P. 1
Kajian Strategis Analisa Cost-Benefit Investasi Teknologi Informasi

Kajian Strategis Analisa Cost-Benefit Investasi Teknologi Informasi

|Views: 2,859|Likes:
Published by CC_ID
Prof. Richardus Eko Indrajit
indrajit@post.harvard.edu
Prof. Richardus Eko Indrajit
indrajit@post.harvard.edu

More info:

Published by: CC_ID on Nov 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial Share Alike

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

01/18/2014

pdf

original

Dalam setiap metode perhitungan cost-benefit, dilakukan perkiraan manfaat implementasi
teknologi informasi yang dinyatakan dalam ukuran finansial seperti mata uang rupiah atau
dolar Amerika. Perkiraan tersebut biasanya didasarkan pada sejumlah asumsi terkait dengan
”harapan manfaat” atau expected return yang akan diperoleh perusahaan seandainya sebuah
sistem teknologi informasi diaplikasikan. Manfaat yang dimaksud dapat beraneka ragam
rupanya dan berasal dari berbagai sumber, seperti:

• Nilai transaksi yang didapat melalui mekanisme perdagangan elektronik;

Fee yang diperoleh perusahaan untuk setiap transaksi yang terjadi atau dibukukan;

• Biaya overhead yang dihemat karena kehadiran aplikasi dan teknologi informasi;

• Reduksi total biaya yang diperlukan untuk melakukan proses komunikasi,
koordinasi, dan kooperasi; dan lain sebagainya.

Dalam perhitungan yang lebih akurat, nilai manfaat yang diharapkan tersebut sebenarnya
harus dikalikan dengan sejumlah probabilitas agar sesuai dengan kenyataan yang ada. Rumus
atau formula yang kerap dipergunakan untuk hal tersebut adalah sebagai berikut:

Expected Return = Estimated Return x IT Investment Equation

dimana nilai sebenarnya dari manfaat yang akan diperoleh perusahaan adalah merupakan hasil
perkalian antara besarnya nilai yang diharapkan dengan sebuah nilai probabilitas tertentu,
yang pada dasarnya merupakan ekuasi atau persamaan dari investasi teknologi informasi.

47

Adapun persamaan dari investasi teknologi informasi tersebut dapat dinyatakan sebagai:

IT Investment Equation = P(ROI Type) x P(Conversion Success)

dimana

IT Investment Equation = P(Success|Return)

yang berarti bahwa probabilitas kesuksesan sebuah investasi teknologi informasi sehingga
mendatangkan atau memberikan manfaat tertentu akan sangat bergantung dari probabilitas
tercapainya ROI dari tipe aplikasi teknologi informasi terkait dan probabilitas suksesnya
proses pengembangan dan aplikasi aplikasi teknologi informasi tersebut.

Contohnya adalah sebagai berikut. Katakanlah perusahaan bermaksud untuk membeli dan
mengimplementasikan sistem lembur untuk membantu manajemen dalam memonitor dan
mengawasi pekerjaan karyawannya. Alasan diimplementasikannya sistem ini karena melihat
kenyataan bahwa banyak karyawan yang melakukan kerja lembur hanya agar yang
bersangkutan mendapatkan tunjangan tambahan. Perusahaan terpaksa harus ”kehilangan”
banyak uang karena harus membiayai mereka ini, sementara produktivitas perusahaan tidak
meningkat dengan bertambahnya jam kerja lembur tersebut. Diharapkan dengan
diimplementasikannya sistem ini, perusahaan dapat menghemat misalnya sekitar Rp 50 juta
per bulan, hasil dari proses seleksi terhadap permohonan lembur yang tidak perlu.

Menurut pengalaman yang sudah-sudah, probabilitas terjadinya pengembalian investasi atau
ROI dari implementasi sistem lembur di perusahaan adalah sekitar 0.75, sementara diperoleh
data yang mengatakan bahwa 8 dari 10 proyek implementasi sistem informasi lembur berhasil
dilakukan. Artinya adalah bahwa:

Expected Return = Estimated Return x IT Investment Equation
= Rp 50 juta x IT Investment Equation
= Rp 50 juta x P(Success|Return)
= Rp 50 juta x P(ROI Type) x P(Conversion Success)
= Rp 50 juta x 0.75 x 0.8
= Rp 30 juta

48

yang artinya adalah bahwa nilai yang harus dimasukkan sebagai value manfaat dari teknologi
informasi adalah Rp 30 juta, bukan Rp 50 juta seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Untuk mencari angka kedua probabilitas di atas, manajemen biasanya melakukan riset kecil
dengan cara mengumpulkan informasi atau referensi terkait dengan ukuran tersebut. Cukup
banyak lembaga-lembaga di dunia yang telah melakukan riset serupa – seperti AC Nielsen,
Gartner, Jupiter, dan lain-lain - dimana hasilnya dapat dengan mudah didapatkan melalui
internet. Katakanlah sebuah perusahaan yang berniat untuk mengimplementasikan aplikasi
Enterprise Resource Planning atau ERP ingin melakukan perhitungan manfaat yang
mendekati akurat. Melalui perhitungan kasar, didapatkan keuntungan perusahaan dalam satu
tahun sebesar Rp 10 Milyar, dimana nilai ini merupakan estimated return. Ketika dilakukan
pencarian referensi, didapatkan dua buah informasi yang kurang lebih dapat dipergunakan
sebagai parameter probabilitas yang diinginkan untuk menghitung expected return dari
manfaaat implementasi ERP.

49

Dari data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa probabilitas diperolehnya manfaat dari
implementasi ERP adalah sekitar 77% (27% highly successful dan 50% moderately
successful
); sementara probabilitas keberhasilan kebanyakan proyek ERP di perusahaan
adalah sekitar 35% (implementation complete), sehingga memberikan:

Expected Return = Rp 10 Milyar x 77% x 35%
= Rp 2,6950 Milyar

Fenomena tersebut oleh Lucas pada tahun 1991 ditelurkan dalam bentuk 4 (empat) prinsip
utama dalam berinvestasi, yaitu masing-masing:

1. Terdapat beraneka ragam jenis manfaat atau value bagi perusahaan melalui
penerapan teknologi informasi, dimana Return On Investment dalam satuan dan
bentuk uang hanyalah merupakan salah satu jenis dari value tersebut;

2. Setiap jenis investasi di teknologi informasi memiliki probabilitas pengembalian
atau pemberian manfaat yang berbeda-beda;

3. Probabilitas diperolehnya keuntungan dari investasi teknologi informasi sangat
bergantung dengan probabilitas keberhasilan implementasi; dan

50

4. Nilai riil yang didapat perusahaan sebagai manfaat dari implementasi teknologi
informasi di kebanyakan kasus lebih kecil dari nilai manfaat yang diharapkan
melalui hasil perhitungan.

51

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->