BAB I PENDAHULUAN SISTEM, PENDEKATAN DAN FUNGSI MANAJEMEN

A. Latar Belakang Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Beberapa orang melihatnya (dengan definisi) sebagai konseptualisasi modern akhir (late modern conceptualization). Dalam istilah tersebut manajemen tidak memiliki sejarah pra-modern, hanya merupakan pertanda. Beberapa orang lainnya, mendeteksi aktivitas mirip-manajemen di masa pra-modern. Beberapa penulis melacak perkembangan pemikiran manajemen pada pedagang-pedangan Sumeria dan pembangun piramid Mesir. Para pemilik budak selama berabad-abad menghadapi permasalahan eksploitasi/memotivasi budak yang bergantung namun terkadang suka melawan (memaksa otoritas), namun banyak perusahaan pra-industri, dengan skala mereka yang kecil, tidak merasa terdorong ungtuk menghadapi permasalahan manajemen secara sistematis. namun, inovasi seperti penyebaran sistem angka Hindu-Arab (abad ke-5 hingga ke15) dan kodifikasi kesekretariatan entri-ganda (1494) menyediakan perangkat untuk penilaian, perencanaan dan kendali manajemen. Manajemen merupakan sebuah kegiatan; pelaksanaannya disebut manajing dan orang yang melakukannya disebut manajer. Individu yang menjadi manajer menangani tugas-tugas baru yang seluruhya bersifat manajerial , yang penting diantaranya ialah menghentikan kecenderungan untuk melaksanakan segala sesuatu seorang diri.

B. Pengertian Manajemen Arti manajemen Manajemen dalam bahasa Inggris berasal dari kata “to manage”. Kata “manage” berasal dari bahasa Italia “managgio” dari kata “managgiare” yang selanjutnya kata ini berasal dari bahasa latin “manus” yang berarti tangan (hand). Kata manage dalam bahasa Perancis berarti housekeeping (rumah tangga). Dalam kamus Webster’s New Collegiate Dictionary, kata management diberikan penjelasan sebagai : the act or art of managing, conduct, direction, and controll. Kata manage bisa juga berarti : a. to direct and control (membimbing dan mengawasi) b. to treat with care (memperlakukan dengan seksama) c. to carry on business or affairs (mengurus perniagaan, atau persoalan-persoalan) d. to achieve one purpose (mencapai tujuan tertentu) Selanjutnya manajemen diberi arti : 1. Act or art or managing; conduct; control; direction (tindakan atau seni mengurus; memperlakukan; pengawasan; pembimbingan) 2. The collective body of those who manage any enterprise or interest (badan kolektif yang mengurus sesuatu perusahaan atau kepentingan) Sedangkan Ilmu manajemen merupakan suatu kumpulan pengetahuan yang disistemisasi, dikumpulkan dan diterima kebenarannya. Hal ini dibuktikan dengan adanya metode ilmiah yang dapat digunakan dalam setiap penyelesaian masalah dalam manajemen. Namun selain itu, beberapa ahli seperti Follet menganggap manajemen adalah sebuah seni. Hal ini disebabkan karena kepemimpinan memerlukan kharisma, stabilitas emosi, kewibawaan, kejujuran, kemampuan menjalin hubungan antaramanusia yang semuanya itu banyak ditentukan oleh bakat seseorang dan sulit dipelajari.

1

Pengertian dan definisi sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang saling berinteraksi. Kesatuan gagasan yang terorganisir dan saling terikat satu sama lain. Sistem pemerintahan. sistem jaringan. 3. Adanya suatu kondisi harmonis dan interaksi yang teratur. sistem hukum. sistem kerangka. dll. dll. Contoh konkret dari sebuah sistem diantaranya: • • • Organ tubuh manusia yang membentuk beragam sistem. sistem saraf. sistem perangkat keras. 1.Kata Sistem awalnya berasal dari bahasa Yunani (sustēma) dan bahasa Latin (systēma). Kumpulan dari objek atau fenomena yang disatukan bersama untuk tujuan klasifikasi atau analisis. 2. sebuah sistem adalah sekumpulan objek/benda yang memiliki hubungan diantara mereka. mari kita lihat contoh berikut ini. Berikut ini ada beberapa pengertian sistem yang diambil dari berbagai sumber. Dalam definisi yang paling umum. Biar lebih jelas. 4. Sistem pernafasan. Pendekatan dan Fungsi manajemen.Manajemen terbagi atas tiga bagian yaitu Sistem. Rakyat Indonesia yang membentuk beragam sistem di Negara kita. atau saling bergantung membentuk keseluruhan yang kompleks. dll. 2 . Komponen elektronik komputer yang membentuk sistem komunikasi. sistem perangkat lunak. sistem kebudayaan. sistem eksresi. sistem keamanan. Pengertian dan definisi sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang saling berinteraksi. saling terkait. saling terkait. sistem pencernaan. atau saling bergantung membentuk keseluruhan yang kompleks.

pekerjaan dapat dengan cepat dikerjakan. Pimpinan telah mendapat kharisma dari bawahan atau pengikutnya. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Manajemen Bapak Artinya bahwa setiap usaha dan aktivitas organisasi para bawahan selalu mengikuti pimpinannya. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. b. Dampak Negatif : • • • • Jika pemimpin tidak benar. Apa yang dikatakan pimpinan itulah yang benar. sehingga para pengikut menganggap pemimpinnya itulah yang paling baik. pada tingkatan mana keputusan harus diambil. c. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. 3 . dan paling benar. perusahaan akan hancur karena bawahannya akan turut menyeleweng.Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Dampak Positifnya : • Jika pemimpin tetap pada proporsi yang benar. yaitu sebagai berikut : a. Jika terjadi pergantian pemimpin akan susah kaderisasi nya karena bawahan terlanjur percaya/respek pada pimpinan yang lama. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan. Manajemen Tertutup Manajer tidak memberitahukan atau menginformasikan keadaan perusahaan kepada para bawahannya. Dampak Positif : • • Kerahasiaan dan keadaan perusahaan sangat terjamin. paling pintar. bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan. Sistem – System Manajemen a. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Kemajuan hanya bergantung kepada kecakapan pemimpin. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. b. sehingga tujuan tercapai dengan baik. bawahan hanya robot saja. Bawahan menjadi tidak kreatif. tidak ada alternative lain kecuali mengikuti pimpinannya. Pengambilan keputusan cepat karena tidak melibatkan partisipasi bawahannya. siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. siapa yang harus mengerjakannya. 1. fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu.

Kedekatan pimpinan dan bawahan akan menimbulkan berkurangnya wibawa pimpinan.Dampak Negatif : • • • • Bawahan tidak mengetahui keadaan perusahaan. Dan semakin tinggi kedudukan bawahan maka semakin banyak ia mengetahui rahasia perusahaan. manajer mengajak bawahan untuk berpartisipasi dalam memecahkan masalah. Adanya kompetisi yang sehat dari para bawahan sehingga kecakapan serta kemampuan mereka berkembang. Bawahan tahu arah yang diambil organisasi. karena dipikirkan dan diputuskan oleh orang banyak. d. Kerja sama akan semakin baik dan hubungan antar personal semakin akrab/harmonis. 4 . Manajemen Terbuka Manajer menginformasikan keadaan perusahaan kepada para bawahannya. hanya pada manajemen demokrasi hanya dapat dilakukan dalam suatu organisasi yang setiap anggotanya hanya mempunyai hak suaru yang sama (DPR. dan biaya semakin banyak. Terhambatnya regenerasi jabatan. Dampak Negatif : • • • Pengambilan keputusan lama. Menjadi tim yang solid. c. Dalam manajemen demokrasi setiap anggota ikut menetapkan keputusan berdasarkan suara terbanyak. sehingga bawahan dalam batas-batas tertentu mengetahui keadaan perusahaan. Menimbulkan sikap apatis para bawahan thd masalah yang dihadapi oleh perusahaan. Bawahan lebih termotivasi kerjanya dalam pekerjaannya. Rahasia perusahaan kurang terjamin. bertele-tele. Bawahan terbina dan terlatih sehingga regenerasi dapat berjalan dengan baik. sehingga mereka tidak raguragu lagi untuk melaksanakannya. Manajemen Demokrasi Hampir sama dengan manajemen terbuka. Dampak Positif : • Keputusan yang diambil relative lebih baik. MPR). Dampak Positif : • • • • • • • Bawahan ikut serta memikirkan problem yang dihadapi perusahaan. Pemecahan masalah hanya akan diatnggung oleh manajer. sedangkan dalam manajemen terbuka keputusan tetap dipegang oleh manajer (pimpinan).

5 . Dampak Negatif : • • • Biaya.• • • Kecenderungan untuk bertindak otoriter dapat dihindarkan. Adanya kelompok yang tersisih Adanya ambisi pribadi dari para anggota agar pendapat atau idenya disetujui menjadi suatu keputusan. bertele-tele sebab pemikiran sering tidak sama dan sering berargumentasi. Ruang lingkup dan arah keputusan diketahui oleh masyarakat. pengambilan keputusan lama. Keputusan yang diambil dipertanggungjawabkan oleh para anggota.

machines. c. logis. e. Pendekatan Sistem Kerja Sama Sosial Manajer memimpin suatu organisasi berdasarkan kerja sama manusia. • Batasan Biologi. Pendekatan – Pendekatan Manajemen a. jadi alam bermanfaat bagi manusia jika manusia tersebut bekerja sama dengan manusia lain. bersatu. dan equipment nya tidak sesuai maka produktivitas kerja tidak akan meningkat. Keputusan rasional harus didasari oleh alternatif-alternatif kegiatan yang dievaluasi. f. Pendekatan Teori Keputusan Merupakan pemilihan secara rasional yang dititikberatkan pada keputusan rasional. dan berdasarkan pengalaman nyata di masa lalu. tetapi jika methods. machines. pola hubungan antar manusia di antara kelompok. d. • Batasan Psikologi.2. 6 . dan equipment. perasaan inilah yang mendorong manusia untuk bekerja sama atau hidup berkelompok. untuk memenuhi kebutuhan makanan. secara fisik manusia relatif lebih lemah dibandingkan dengan mahluk lain. b. Pendekatan Berdasarkan Kelakuan Antarindividu Berdasarkan hubungan antar manusia yakni tingkah laku hubungan manajer dengan bawahan dan tingkah laku hubungan bawahan dengan bawahan sebagai manusia. Pendekatan Sistem Sosio Teknik Pendekatan ini menyangkut masalah teknis yaitu methods. dan ilmiah. • Batasan Sosial. Kerja sama ini dipengaruhi oleh : • Batasan Alam. baru kemudian dipilih. manusia harus menanam dan dilakukan bersama-sama dengan orang lain. dihormati. manusia adalah mahluk social yang tidak bisa hidup sendiri. Pendekatan Berdasarkan Kelakuan Kelompok Berdasarkan psikologi social suatu studi pola budaya mengenai susunan tingkah laku kelompok manusia yang diartikan sebagai system. dan mengadakan ikatan dengan manusia lainnya. rasa ingin dihargai. Pendekatan Berdasarkan Kebiasaan Berdasarkan sejarah. Meskipun kerja sama baik. dipuji. untuk memperkuat dirinya manusia harus bekerja sama. asal usulnya.

Pendekatan Pusat Komunikasi Keputusan ditetapkan oleh manajer lalu dikomunikasikan kepada para bawahan untuk dilaksanakan dan hasil pelaksanaannya dikomunikasikan lagi kepada manajer Jadi. lingkungan kerja. 7 . biasanya digolongkan pada perencanaan. kepemimpinan/motivasi dan pengaturan. penyimpan. Metode i. manajer berperan sebagai penyebar. Fungsi Manajemen Manajemen berfungsi sebagai Manajemen beroperasi melalui bermacam fungsi. j. dan motivasi-motivasi apa yang dapat meningkatkan produktivitas kerja dari sumber daya manusia itu 3. mempelajari manajemen didasarkan pada sifat situasional (sikon) internal atau eksternal organisasi pada saat tersebut.g. kelompok kerja. sehingga pemecahan masalah yang berbeda-beda dilakukan dengan cara yang berbeda-beda pula. dan memproses informasi untuk dasar pengambilan keputusan. pengorganisasian. Pendekatan Situasional Menurut pendekatan ini. penerima. h. Pendekatan Matematis Dalam pengambilan keputusan selalu dengan bantuan operation research yang merupakan penerapan dari metode ilmiah terhadap masalah-masalah manajemen yang dikemukakan secara kuantitatif. Masalah masalah yang dihadapi diselesaikan dan diatasi berdasarkan situasional (sikon). Pendekatan Sumber Daya Manusia Manajemen dipelajari dengan sumber daya manusia sebagai dasar kajian atau tinjauan. Pendekatan sumber daya manusia mempelajari mengenai masalahmasalah individu.

2. pengarahan.) dan membuat rencana untuk dilaksanakan Pengorganisasian: membuat penggunaan maksimal dari sumberdaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan rencana dnegan baik Leading/Kepemimpinan dan motivasi: memakai kemampuan di area ini untuk membuat yang lain mengambil peran dengan efektif dalam mencapai suatu rencana. tahun depan. Unsur – Unsur Perencanaan Unsur . setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. dsb. dan pengontrolan— tak akan dapat berjalan.unsur dari perencanaan : hasil akhir karena hasil akhir merupakan tujuan atau sasaran yang akan dicapai dalam suatu perencanaan . perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi. Sasaran Dan Tujuan Perencanaan Perencanaan terdiri dari dua elemen penting.Sumber mencakup kwantitas mendapatkan dan mengalokasiakan bermacam macam sumber antara lain tenaga kerja keuangan.BAB II PEMBAHASAN PLANING ( PERENCANAAN ) 1. bulan depan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian. dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. yaitu sasaran (goals) dan rencana itu sendiri (plan).Pelaksanaan. Pengertian Planing (Perencanaan) Dalam manajemen. Kadang bagian ini sering disebut Penggerakan (Actuating). Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. 8 . yang mungkin membutuhkan perubahan tergantung apa yang terjadi. membuat strategi untuk mencapai tujuan itu. setelah lima tahun. Pengendalian: monitoting/controlling .Alat . artinya.memantau kemajuan rencana. minggu depan. Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.alat sebagai pemilihan dari kebjaksanaan strategis prosedur dan prakteknya.Pengawasan. Perencanaan: memutuskan apa yang harus terjadi di masa depan (hari ini. 3.

karyawan akan merasa dihargai sehingga produktivitas mereka akan meningkat. Sasaran dapat dibagi menjadi dua kelompok. Bawahannya itu kemudian menurunkannya lagi kepada anak buahnya. tetapi juga oleh karyawan. grup.• Sasaran Sasaran adalah hal yang ingin dicapai oleh individu. laporan tahunan. Pendekatan kedua disebut dengan management by objective atau MBO. Sedangkan sasaran riil adalah sasaran yang benar-benar dinginkan oleh perusahaan. Ada dua pendekatan utama yang dapat digunakan organisasi untuk mencapai sasarannya: a. Pada pendekatan ini. yang kemudian diturunkan oleh bawahannya menjadi sub-tujuan (subgoals) yang lebih terperinci. Pendekatan pertama disebut pendekatan tradisional. Seringkali." atau "kembangkan perusahaan. b. atau seluruh organisasi. Sasaran memandu manajemen membuat keputusan dan membuat kriteria untuk mengukur suatu pekerjaan. adanya kecenderungan karyawan untuk bekerja memenuhi sasarannya tanpa memedulikan rekan sekerjanya. atau pernyataan publik yang dibuat oleh manajemen. Namun ada beberapa kelemahan dalam pendekatan MBO. Sasaran seperti ini dapat dilihat di piagam perusahaan. 9 . Stated goals adalah sasaran yang dinyatakan organisasi kepada masyarakat luas. sehingga kurang cocok bila diterapkan pada lingkungan bisnis yang sangat dinamis. Seringkali stated goals ini bertentangan dengan kenyataan yang ada dan dibuat hanya untuk memenuhi tuntutan stakeholder perusahaan. sehingga kerjasama tim berkurang. negosiasi dan pembuatan keputusan dalam pendekatan MBO membutuhkan banyak waktu. Manajer dan karyawan bersama-sama membuat sasaran-sasaran yang ingin mereka capai.[2] Sasaran sering pula disebut tujuan. sasaran dan tujuan organisasi tidak ditentukan oleh manajer puncak saja." sehingga bawahan kesulitan menerjemahkan sasaran ini dan akhirnya salah mengintepretasi maksud sasaran itu (lihat gambar). pengumuman humas. yaitu sasaran yang dinyatakan (stated goals) dan sasaran riil. dan terus hingga mencapai tingkat paling bawah. Kesulitan utama terjadi pada proses penerjemahan sasaran atasan oleh bawahan. manajer puncak memberikan sasaran-sasaran umum. Pertama. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa manajer puncak adalah orang yang tahu segalanya karena mereka telah melihat gambaran besar perusahaan. Kedua. Pada pendekatan ini." "naikkan profit. Dengan begini. pada akhirnya yang menentukan sasaran hanyalah manajemen puncak sendiri. atasan memberikan sasaran yang cakupannya terlalu luas seperti "tingkatkan kinerja. Ada juga yang bilang MBO hanyalan sekedar formalitas belaka. Sasaran riil hanya dapat diketahui dari tindakan-tindakan organisasi beserta anggotanya.

Dengan rencana. tidak mendetail. Tujuan ketiga adalah untuk meminimalisir pemborosan. yang termasuk di dalamnya adalah prosedur. Contohnya adalah "membangun 6 buah pabrik di China atau "mencapai penjualan 1. Rencana dibagi berdasarkan cakupan. Berdasarkan cakupannya. dan menyusun rencana untuk menghadapinya. dan lain-lain. a. Selain itu. Tujuan yang terakhir adalah untuk menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya. rencana dibagi menjadi rencana direksional dan rencana spesifik. d. yaitu proses pengontrolan dan pengevalusasian. seorang manajer juga dapat mengidentifikasi dan menghapus hal-hal yang dapat menimbulkan inefesiensi dalam perusahaan.Rencana atau plan adalah dokumen yang digunakan sebagai skema untuk mencapai tujuan. peraturan. memperkirakan efek dari perubahan tersebut. karyawan dapat bekerja lebih efesien dan mengurangi pemborosan. Rencana biasanya mencakup alokasi sumber daya." Manajer tidak memberi tahu apa yang harus dilakukan untuk mencapai 15% itu. Ketika seorang manajer membuat rencana. namun tingkat ambiguitasnya tinggi. Rencana direksional adalah rencana yang hanya memberikan guidelines secara umum. yaitu single use atau standing. kekhususan. Single-use plans adalah rencana yang didesain untuk dilaksanakan satu kali saja. Tanpa adanya rencana. dan frekuensi penggunaannya. meramalkan perubahan. dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. rencana dibagi berdasarkan frekuensi penggunannya. Dengan kerja yang terarah dan terencana. misalnya dengan memperluas pasar. Proses pengevaluasian atau evaluating adalah proses membandingkan rencana dengan kenyataan yang ada. Berdasarkan jangka waktunya. b. Tujuan kedua adalah untuk mengurangi ketidakpastian. Sedangkan rencana spesifik adalah rencana yang secara detail menentukan cara-cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan." Sedangkan standing plans adalah rencana yang berjalan selama perusahaan tersebut berdiri. karyawan dapat mengetahui apa yang harus mereka capai. dan tindakan-tindakan penting lainnya. dengan rencana. dengan siapa mereka harus bekerja sama. rencana dapat dibagi menjadi rencana strategis dan rencana operasional." ia juga memberikan perintah mendetail. Menurut kekhususannya. Terakhir. Rencana jangka panjang umumnya didefinisikan sebagai rencana dengan jangka waktu tiga tahun. rencana dapat dibagi menjadi rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek. manajer tidak akan dapat menilai kinerja perusahaan. 10 . sehingga kerja organisasi kurang efesien. Rencana strategis adalah rencana umum yang berlaku di seluruh lapisan organisasi sedangkan rencana operasional adalah rencana yang mengatur kegiatan sehari-hari anggota organisasi. kebijakan. • Tujuan Stephen Robbins dan Mary Coulter mengemukakan empat tujuan perencanaan. dan lain-lain. jangka waktu. rencana jangka pendek adalah rencana yang memiliki jangka waktu satu tahun. Rencana seperti ini sangat fleksibel. ia dipaksa untuk melihat jauh ke depan. Misalnya seorang manajer menyuruh karyawannya untuk "meningkatkan profit 15%. Tujuan pertama adalah untuk memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial. departemen dan individual mungkin akan bekerja sendiri-sendiri secara serampangan. jadwa.000. mengurangi biaya. Tanpa rencana. c.000 unit pada tahun 2006. Selain menyuruh karyawan untuk "meningkatkan profit 15%. Sementara rencana yang berada di antara keduanya dikatakan memiliki intermediate time frame.

Hal ini perlu karena berhubungan dengan kualitas. efektifitas dan efesiensi dalam isi kebijakan yang tersusun dalam perencanaan. Lebih dari dalam proses perencanaan hendaknya memperhatikan pendapat dan aspirasi bersama. Sebagai alat pemersatu dalam pengambilan keputusan e. • • Kedua. Keempat. perlu memperhatikan empat unsure: • Pertama tujuan hendaknya jelas. Islam menurut Asnawir dalam bukunya Manajemen Pendidikan. adanya kegiatan yang tersusun.Selain keempat hal tersebut. paling tidak dalam menyusun perencanaan pendidikan. 11 . Memberikan kerangka dasar dalam pengambilan keputusan manajerial sehari-hari d. Ketiga. Menyangkut kurun waktu yang panjang b. berorentasi ke masa depan yang bersifat prediksi. Pemikiran tersebut dilandasi dengan keikhlasan dan keinginan untuk merencanakan suatu sebuah perencanaan bersama. sebagian besar studi menunjukan adanya hubungan antara perencanaan dengan kinerja perusahaan. 4. yang tercakup perumusan sasaran untuk mencari solusi dari problem yang ada. Menyangkut persoalan dasar organisasi c. Bagaimana Menyusun Perencanaan Perencanaan membutuhkan pemkiran yang mendalam dengan pemikiran yang mendalam akan membantu proses perencanaan yang akan buat. • Keempat unsur tersebut hendaknya menjadi perhatian bagi manajer sebelum menyusun perencanaan. Sifat – Sifat Perencanaan Sifat-sifat Perencanaan : a. terangkai untuk mencapai tujuan. Pada umumnya perencanaan strategis merupakan kegiatan manajemen puncak 5. menetapkan teknik pengumpulan dan pengolahan data. termasuk perencanaan pendidikan Islam.

6. tetapi harus diingat bahwa prinsip pemerataan perencanaan memegang peranan penting. besarbya biaya yang dibutuhkan efisiensi dan efektivitas dan lain sebagainya. staffing. Dibutuhkan cara berfikir yang berefleksi. Walaupun fungsi manajemen itu sama pentingnya baik dalam ketentuan maupun pelaksanaannya. bukan atas dasar emosi atau keinginan. Mengadakan kemungkinan-kemungkinan Faktor yang tersedia memberikan perencanaan membuat beberapa kemungkinan dalam pencapaian tujuan. Langkah –Langkah Perencanaan a. Prinsip pengutamaan perencanaan (principle of primacy of planning). Seorang manajer tidak akan dapat melaksanakan fungsi-fungsi manajemen lainnya tanpa mengetahui tujuan dan pedoman dalam melaksanakan kebijaksanaan. Dimana kemungkinan yang telah diperoleh dapat diurut atas dasar tertentu. suatu rencana tidak dapat diformulir tanpa ditetapkan terlebih dahulu apa yang menjadi tugas dan tujuannya. Kemungkinan-kemungkinan yang ada mempunyai kelemahan-kelemahan 7. Observasi dan analisa Menentukan factor-faktor apa yang dapat mempermudah dalam pencapaian tujuan (Observasi) bila sudah diketahui dan terkumpul. Prinsip pemerataan perencanaan (principle of pervasiveness of planning). Selanjutnya Harold Koontz dan Cyril O'Donnell[10] dalam buku principles of management mengemukakan prinsip-prinsip planning sebagai berikut : • • Prinsip membantu tercapainya tujuan (principle of contribution to objective). dan control. Fakta-fakta yang relevan dengan situasi yang sedang dihadapi berhubungan erat dengan pengalaman dan pengetahuan seorang manajer. Setiap perencanaan dan segala perubahannya harus ditunjukkan kepada pencapaian tujuan. maka dilakukan analisa terhadapnya untuk ditentukan mana yang digunakan. Menetapkan tugas dan tujuan Antara tugas dan tujuan tidak dapat dipisahkan. b. • 12 . misalnya lamanya penyelesian. fungsi lainnya adalah organizing. mengingat manajer dalam tingkat tinggi banyak mengerjakan perencanaan dan bertanggungjawab atas berhasilnya rencana tersebut. Prinsip – Prinsip Perencanaan Planning yang efektif didasarkan pada fakta dan informasi. directing. d. sedang tujuan yaitu suatu atau nilai yang akan diperoleh. Tugas diartikan sebagai apa yang harus dilakukan. Perencanaan merupakan keperluan utama daripada manajer. Membuat sintesa Sintesa yaitu alternatif yang akan dipilih dari kemungkinankemungkinan yang ada dengan cara mengawinkan sitesa dari kemungkinankemungkinan tersebut. c. juga dapat dibantu oleh imaginasi dan forecast. Tidak pernah ada seorang manajer yang tidak mengerjakan perencanaan.

Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership). • Perencanaan (Planning) Kegiatan seorang manajer adalah menyusun rencana. Fungsi – Fungsi Perencanaan Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. sebelumnya harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya • Pengorganisian (Organizing) Pengorganisasian atau organizing berarti menciptakan suatu struktur dengan bagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antarbagian-bagian satu sama lain dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan struktur tersebut. • Menggerakkan (Actuating) Menggerakkan atau Actuating adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha-usaha organisasi. 13 . Agar dapat membuat rencana secara teratur dan logis. adapun fungsi-fungsi manajemen adalah. • Pengawasan (Controling) Pengawasan merupakan tindakan seorang manajer untuk menilai dan mengendalikan jalannya suatu kegiatan yang mengarah demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu. Menyusun rencana berarti memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki.Pengorganisasian bertujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil.8.

Takut menghadapi resiko/kegagalan ii. R. Adapun keuntungan-keuntungan dari perencanaan menurut G. Kurang adanya pengetahuan tentang organisasi • Kurang memahami tentang lingkungan • Kurang percaya bahwa organisasinya mampu mencapai sasaran • Hambatan dari pihak pelaksana o o o o o Keterikatan pada program Penetapan sasaran tingkat puncak Sasaran-sasaran individu Peran serta dari karyawan dan manajer Pengkajian kembali hasil pelaksanaan 14 . Hambatan Perencanaan • Hambatan dari pihak manajer i.9. Keuntungan Perencanaan Pertanyaan-pertanyaan pokok terhadap Planning dapat disingkat dengan 5 W + 1 H (What. 11. Why. Where + How). Terry diantaranya: • Pertama-tama perencanaan menyebabkan bahwa kegiatan-kegiatan dilakukan secara teratur dan bertujuan (Planning makes for the utilization of purposeful and orderly activities) • Perencanaan meminimalisir tindakan-tindakan yang tidak produktif (Unproductive promotes the use of a measure of performance) • Perencanaan membantu penggunaan suatu alat pengukur hasil kerja (Planning promotes the use of a measure of performance). When. Who. Sumber – Sumber Perencanaan • • • • Peningkatan perubahan teknologi Semakin rumitnya tugas manajerial Lingkungan luar perusahaan yang semakin kompleks Semakin panjangnya jangka waktu antara keputusan yang dibuat dengan dampaknya dimasa yang akan datang 10.

BAB VI PENUTUP Sekian hasil makalah dari kelompok kami. Terima Kasih 15 . bila ada salah atau kejanggalan. kami meminta maaf.

google.DAFTAR PUSTAKA www.com 16 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful