MAKALAH HUKUM LINGKUNGAN

TENTANG

PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan atas Kemurahan dan Pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, atas ijin, kehendak, dan karunianya penulis dapat menyelesaikan tugas makalah ini tanpa suatu rintangan, dan ucapan terima kasih saya haturkan kepada semua pihak yang turut membantu terselesaikannya Tugas Mandiri semester V (lima) ini dengan baik dan selesai pada waktu yang telah ditentukan. Dengan judul PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN. Tugas mandiri ini merupakan salah satu syarat dalam menyelesakan perkuliahan Hukum Lingkungan. Rasa terima kasih yang tulus penulis ucapkan kepada berbagai pihak yang turut berperan dalam membantu penulis dalam dalam bentuk materi ilmu dan dukungan spirit guna terselesaikannya tugas makalah ini. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, sehingga jauh dari kesempurnaan, dengan sikap terbuka penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat dan menambah literature pengetahuan kita tentang Pembangunan Berkelanjutan Dan Berwawasan Lingkungan. Pekanbaru, 11 November 2011

pembangunan berkelanjutan mempunyai tiga pilar: ekonomi. Urgensi Pembangunan Berkelanjutan [1]Oekan S. 1987). pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan ekonomi yang harus berwawasan lingkungan dan sekaligus mengusahakan pemerataan yang adil. Abdoellah.[2] Walau pun merupakan syarat penting dalam pembangunan berkelanjutan. .1. Pembangunan Berkelanjutan Pembangunan berkelanjutan adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan mereka (WCED. yang menempatkan lingkungan hidup dan komponennya mempunyai hak eksistensi terlepas dari kepentingan manusia. 14 [2] Ibiden. hal. Workshop Penjajakan dan Pengembangan Kurikulum ESD. semua orang. jika Pembangunan tidak pro-rakyat belum pilar bersifat pembangunan berkelanjutan memperhatikan Pertama.[1] Untuk mencapai tujuan tersebut. menjamin terciptanya kesempatan yang merata dan adil bagi lingkungan hidup dan sosial budaya. Dengan dua syarat tersebut. 2006 ). kemungkinan terjadinya pembangunan yang lebih seimbang tentu antara ketiga pilar tersebut diperbesar.1. Dalam Deklarasi Johannesburg. . Deklarasi tersebut juga menyatakan. Sementara lingkungan hidup adalah sumber daya yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. dan sosial.1. ( Bandung : Rinika. L atar Belakang Masalah 1. peningkatan potensi produksi dengan pengelolaan yang ramah Kedua. lingkungan. lingkungan hidup. Dengan berkembangnya demokrasi. ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. lingkungan hidup tidak menganut aliran ekologi dalam (deep ecology). pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan ekonomi yang harus berwawasan lingkungan dan sekaligus mengusahakan pemerataan yang adil.BAB I PENDAHULUAN 1.

eksploitasi sistematis terhadap lingkungan secara terus menerus dilakukan dengan berbagai cara dan dalih. Akibatnya harus dibayar mahal dengan terjadinya degradasi lingkungan kehutanan.2 Pembangunan Berwawasan Lingkungan Pembangunan berwawasan lingkungan adalah pembangunan berkelanjutan yang mengoptimalkan manfaat sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan cara menserasikan aktivitas manusia dengan kemampuan sumber daya alam untuk menopangnya. kerusakan lingkungan yang Sumberdaya alam atau lingkungan hidup mempunyai peran penting dalam menunjang pembangunan nasional. dan pertambangan.go. sebagai hasil rekayasa ilmu pengetahuan dan tehnologi dibanyak negara maju terbukti telah membuat erosi tanah dan pencemaran limbah pada tanah pertanian yang menyebabkan terjadinya proses penggaraman (solinizasi) atau penggurunan (desertifikasii) pada lahan produktif. oleh karena dampaknya yang negatif terhadap kelestarian lingkungan. 1. Sementara lahan yang tersedia bersifat tetap dan tidak bisa bertambah sehingga menambah beban lingkungan hidup. Sumberdaya Alam masih merupakan modal utama pendorong pertumbuhan ekonomi. Soekanto. Sementara kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sebenarnya diharapkan dapat memberi kesejahteraan bagi kehidupan umat manusia ternyata juga harus dibayar amat mahal. perikanan. sumber Namun daya laju alam pertumbuhan dan ekonomi itu harus hebat.1. Pembangunan Berwawasan Lingkunga. Proses perencanaan dan pengambilan kebijakan oleh pemerintah yang berkenaan dengan [3]http : // Mklh.Lebih dari 40 tahun Indonesia telah menempatkan pembangunan ekonomi sebagai indikator ditebus keberhasilan dengan pembangunan. Buletin.tegalkota. Atas dasar inilah. tanpa seperti menggunakan kaidah konservasi. Pertumbuhan industri.[3] Pertumbuhan penduduk yang relatif cepat berimplikasi pada ketersediaan lahan yang cukup untuk menopang tuntutan kesejahteraan hidup. dilakukan eksploitasi sumberdaya sumberdaya alam dan alam dan lingkungan hidup pada hidup beberapa yang sektor berlebihan strategis. Daya dukung alam ternyata semakin tidak seimbang dengan laju tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup penduduk.id. pertanian. 12 April 2011 . Masalahnya untuk mengejar pertumbuhan ekonomi.

pangan. .[4] Taraf kesejahteraan ini diusahakan dicapai dengan menjaga kelestarian lingkungan alam serta tetap tersediannya sumber daya yang diperlukan.1 Rumusan Masalah 1) Apa yang di magsud dengan Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan? 2) Apakah pokok-pokok kebijaksanaan pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan? 3) Bagaimana pengembangan tata ruang pembangunan berkelanjutan? 4) Apakah yang dimagsud penetapan baku lingkungan dan baku mutu limbah? 5) Bagaimana penerapan PP No. Tujuan pembangunan berkelanjutan yang bermutu adalah tercapainya standar kesejahteraan hidup manusia dunia akhirat yang layak. Kebijakan yang dapat dilakukan adalah kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan yang berkenaan dengan upaya pendayagunaan sumber daya alam dengan tetap mempertahankan aspek-aspek pemeliharaan dan pelestarian lingkungan. lapangan kerja yang diperlukan. papan.2 Rumusan Dan Batasan Masalah 1. 27 Tahun 1999 Tentang analisis mengenai dampak lingkungan? 6) 7) Bagaimana peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungan yang berwawasan lingkungan? Bagaimana kelembagaan dan pengawasan dan penyidikan dalam penegakan hukum pidana lingkungan? [4]Ibiden. keamanan dan kebebasan berpolitik. kebebasan dari ketakutan dan tindak kekerasan. kesehatan yang baik.persoalan teknologi dan lingkungan hidup menuntut adanya pemahaman yang komprehensif dari pelaku pengambil kebijakan mengenai masalah terkait. . pendidikan bagi anak-anaknya. cukup sandang.Pemahaman ini berangkat dari pengetahuan secara akademis dan diperkuat oleh data-data lapangan sehingga dapat menghasilkan skala kebijakan yang berbasis kerakyatan secara umum dan ekologi secara khusus. 1.2. dan kebebasan untuk menggunakan hak-haknya sebagai warga negara. Pembangunan berwawasan lingkungan adalah pembangunan berkelanjutan yang mengoptimalkan manfaat sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan cara menserasikan aktivitas manusia dengan kemampuan sumber daya alam untuk menopangnya.

Memberi solusi pemecahannya dengan memberikan sosialisasi mengenai tata cara Pembangunan Berkelanjutan Dan Berwawasan Lingkungan.2.3 Tujuan Dan Manfaat 1.1 Tujuan Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah : 1. 1. 3.2 Manfaat/ Kegunaan 1. Peneliti ingin mengetahui gambaran Lingkungan. Bagi objek Sebagai bahan masukan atau pertimbangan bagi objek penelitian didalam Pembangunan Berkelanjutan Dan Berwawasan Lingkungan. 1. Bagi pembaca Untuk dapat menambah cakrawala berfikir bagi para pembaca tentang Pembangunan Berkelanjutan Dan Berwawasan Lingkungan.3. Bagi penulis Sebagai salah satu syarat di dalam memenuhi tugas Makalah untuk perkuliahan Hukum Lingkungan 2.3.1. 2.2 Batasan Masalah Pembahasan ini penulis batasi dengan permasalahan yang menyangkut pengertian Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan secara luas. Pembangunan Berkelanjutan Dan Berwawasan BAB II PEMBAHASAN MASALAH .

Jurnal Hukum Lingkungan. Antara lingkungan dan sumber daya alam terdapat hubungan timbalebalik yang erat. pemerataan sosial. Pembangunan Berwawasan Lingkungan. sumber daya alam yang dapat menopang proses pembangunan secara berkelanjutan perlu memiliki kemampuan agar dapat berfungsi secara berkesinambungan. Pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berimbang haruslah berorientasi pada kebutuhan pokok hidup manusia. harus dilakukan pengevaluasian serta pengauditan. Melaksanakan rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi yang tepat guna dalam menghasilkan barang dan jasa yang unggul. Strategi pembangunan adalah usaha untuk meningkatkan potensi sumber daya manusia dalam mendayagunakan sumber daya alam dengan segenap peluang serta kendalanya. serta pembangunan yang berkesinambungan. 3) Faktor kependudukan adalah unsure yang menjadi modal atau sebaliknya menjadi unsure yang menimbulkan dinamika dalam proses pembangunan. sehingga sesuai dengan rencana dan tujuannya. peningkatan kualitas hidup.1998 ). 2. hal. Semakin tinggi kualitas lingkungan maka akan semakin tinggi pula kualitas sumber daya alam yang mampu menopang pembangunan berkualitas. Penggunaan teknologi bersih yang berwawasan lingkungan dengan segala perencanaan yang baik dan layak. Selain itu pembangunan harus dilaksanakan sesuai misinya. 6 [15]Muhammad shiroth. hal 2 . ( Depok : Fakultas Ekonomi UI. Djajadiningrat. yang berdampak positif bagi kelangsungan hidup pembangunan itu sendiri.2. ( Jakarta : ICEL. 3. Hal tersebut diatas dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:[15] 1. Bertujuan untuk memberikan umpan balik yang diperlukan bagi penyempurnaan pelaksanaan maupun [14]Suma T. tangguh dan berkualitas tinggi. dkk. seperti adanya rencana pembangunan dan pemantauan. 1994 ). 2) Kualitas Lingkungan.1 Pokok-Pokok Kebijaksanaan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan Proses pembangunan berkelanjutan bertumpu pada tiga faktor yaitu sebagai berikut:[14] 1) Kondisi sumber daya alam alam. Adanya pengawasan dan pemantauan terhadap jalannya pembangunan.

Dalam penataan ruang beberapa permasalahan yang dihadapi adalah:[17] 1. . hal. 3. Perlindungan terhadap proses ekologi dan pendukung kehidupan. . peningkatan kualitas hidup manusia dan kualitas lingkungan hidupdapat dilaksanakan secara berlanjut. Hukum Lingkungan Dalam Sistem Kebijaksanaan Pembangunan Lingkungan Hidup. 56 [18]Ibiden.tahap perencanaan pembangunan berikutnya. ( Bandung : Aditama. hal. 51 [17]Ibid. Tidak semua areal hutan dan atau ruangan cocok untuk suatu kegiatan manusia. Dengan demikian. 2. Belum adanya pengaturan kelembagaan yang jelas untuk penanganan tata ruang wilayah yang berwawasan lingkungan 2. Pemanfaatan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan. 2. Terjadinya pemanfaatan lahan dan ruang yang saling mengganggu antara berbagai kegiatan. Keberlanjutan ini dapat terjad. 2.2 Pengembangan Tata Ruang Penataan ruang bertujuan untuk mengarahkan struktur dan lokasi beserta hubungan fungsional secara serasi dan seimbang. dalam pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya manusia. yang relatif tidak bertambah. 3.jika penataan ruang memperhatikan usaha-usaha:[16] 1. misalnya menjaga tetap berfungsinya daur biogeofisikyang ada di alam. Pelestarian keanekaragaman jenis dan plasma nutfah (sumber genetika). . 2008 ).3 Penetapan Baku Mutu Lingkungan dan Baku Mutu Limbah Baku mutu lingkungan adalah batas atau kadar yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar terdapat dalam media lingkungan sehingga dapat tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya. dalam peraturan ini Pemerintah dan Pemerintah [16]Muh Erwin. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. 4.[18] Pada tanggal 14 Desember 2001 ditetapkan PP No. Keterbatasan tersedianya luas lahan dan ruang.

82 Tahun 2001 menetapkan bahwa Pemerintah melakukan pengendalian pencemaran air pada sumber air yang lintas Propinsi dan atau lintas batas Negara. 2. Kurang keterampilan Komisi AMDAL untuk memeriksa laporan AMDAL. 4. sehingga AMDAL dilaksanakan sekedar untuk memenuhi peraturan perundang-undangan atau disalah gunakan untuk membenarkan suatu proyek 3. sehingga tidak dapat lagi memepengaruhi proses perencanaan tanpa menyebabkan penundaan pelaksanaan program atau proyek dan menaikkan biaya proyek. 51/MENLH/10/95. Pelaksanaan AMDAL yang terlambat. [19]http://www. 5. BAB III. Taryono. 27 Tahun 1999 belum efektif dalam pelaksanaannya. M. Pengertian Dan Pengelompokan Limbah Lingkungan. Pemerintah Kabupaten/Kota menyusun rencana pendayagunaan air. 20 Juli 2011 . Baku mutu limbah cair adalah batas yang diperbolehkan bagi zat atau bahan pencemar untuk dibuang dari sumber pencemaran ke badan air sehingga tidak mengakibatkan dilampauinya baku mutu air.Propinsi. Belum adanya pemantauan yang baik untuk mengetahui apakah rekomendasi AMDAL benarbenar digunakan untuk menyempurnakan perencanaan dan dilaksanakan dalam implementasi proyek.masbied. 2.[19] Peraturan perundangan dan ketentuan lain tentang lingkungan hidup untuk penetapan baku mutu lingkungan tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. Pasal 18 PP No. sebab-sebab penting tidak efektifnya AMDAL ialah: 1.4 Penetapan PP No. Belum cukup berkembangnya teknik AMDAL. Kurangnya pengertian pada sementara pihak tentang arti dan peranan AMDAL. 13/MENLH/3/1995. Sementara pengendalian pencemaran air pada sumber air yang lintas kabupaten/ kota oleh Pemerintah Propinsi. Artikel.com. 27 Tahun 1999 Tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan PP No. Untuk baku mutu emisi sumber tidak bergerak tertuang dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. sedangkan pengendalian pencemaran air pada sumber yang berada pada Kabupaten/Kota dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota.

Berlakunya hukum pidana dalam suatu masyarakat. Selama ini kinerja penegakan hukum pidana lingkungan belum berjalan seperti yang diharapkan. aktif berpartisipasi dalam pengaturan global dan bekerja untuk menghapus korupsi dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan. perlu dipikirkan agar Indonesia memiliki kewenangan penuh seperti POLRI untuk melakukan tugas-tugas penyidikan dan menentukan apakah sebuah kasus dapat dilimpahkan ke Kejaksaan Pada saat yang sama. juga melekat kewajiban untuk memelihara lingkungan hidup dan mencegah serta menanggulangi kerusakan dan pencemaran lingkungan. 2. dan telah dituangkan dalam bentuk produk hukum dan wajib untuk dipatuhi setiap orang Indonesia. Hukum pidana memainkan peranan penting dalam upaya penegakan hukum lingkungan. Selain mempunyai hak akan lingkungan. namun demikian beban yang ditimpakan pada hukum pidana tidak berarti harus melebihi kapasitas yang dimilikinya dan perlu diperhatikan pembatasan-pembatasan secara in heren terkandung dalam penerapan hukum pidana tersebut.5 Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan yang Berwawasan Lingkungan. pada dasarnya berkait dengan tiga . Bab III. Pasal 10 UU No. bimbingan.6 Kelembagaan Dalam Pengawasan Dan Penyidikan Dalam Penegakan Hukum Pidana Lingkungan. semua orang sama-sama memiliki tanggungjawab untuk membantu kebaikan bersama. Asas keterbukaan dan peran serta masyarakat sangat penting dalam pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan. pendidikan. melindungi kepentingan masa depan dengan mengejar perkembangan terus menerus dan menjaga publik global memelihara warisan intelektual dan kultural manusia. menyeimbangkan tindakan mereka kepada keamanan dan kesejahteraan orang lain. Dalam UU No. 23 Tahun 1997. Oleh karena itu. dan penelitian tentang lingkungan hidup”. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup berbunyi : “ Pemerintah berkewajiban menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran masyarakat akan tanggung jawabnya dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui penyuluhan. Pasal 5 berbunyi :” Setiap orang mempunyai hak yang sama atas lingkungan hidup yang baik dan sehat”.2. seperti asas legalitas maupun asas kesalahan.

Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Terpadu Dalam Perspektif Hukum Pidana. adanya seperangkat peraturan yang berfungsi mengatur perilaku manusia. serta peran serta masyarakat. Terdapat dua sumber daya atau sumber energy di ala mini yaitu : (a). sumber daya alam [20]http : // google. Artikel. BAB IV PENUTUP 3. LSM. yaitu anggota masyarakat baik secara perorangan maupun kelompok. adanya seperangkat orang/lembaga yang melaksanakan tugas agar peraturan-peraturan yang dengan sengaja dibuat itu ditaati dan tidak dilanggar. Hal ini bisa kita minimalisir dengan penegakan hukum bagi yang melakukan pelanggaran pencemaran lingkungan oleh penbegak hukum itu sendiri. juga berfungsi mendidik. Kewenangan ini tercermin dalam sanksi/akibat (pelanggaran) hukum yang menyertainya. juga berfungsi menyelesaikan sengketa yang timbul diantara anggota masyarakat tersebut. Ketiga. co. Dalam hal dilanggar. maka seperangkat orang/lembaga tersebut diberi kewenangan untuk menyelesaikannya.1 Kesimpulan Jadi pada dasarnya terdapat dua sisi yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan. semakin banyak pembangunan tentu akan semakin merubah ekosistem dan tata ruang lingkungan yang mengakibatkan timbulnya ketidak keseimbangan lingkungan dan ekosistem. menyelesaikan permasalahan bila terjadi pelanggaran atas peraturan perundang-undangan yang dibuat dengan sengaja untuk mengatur perilaku anggota masyarakat itu. Alvi Syahrin. adanya orang/orang-orang yang dikenai oleh peraturan itu.id. Kedua. 05 September 2011 . yaitu:[20] Pertama. Khususnya fungsi yang terakhir mengingat setiap peraturan yang dibuat dengan sengaja selalu bertujuan untuk mengatur perilaku anggota masyarakat untuk waktu mendatang (sifat preventif suatu peraturan hukum) berdasarkan suatu tujuan tertentu dan oleh karena itu harus dilaksanakan atau dipatuhi. Sedang fungsinya yang kedua juga merupakan sifat setiap peraturan hukum yang refresif.unsur/komponen hukum yang satu sama lainnya terkait erat .

serta terlaksananya upaya penegakan hukum secara adil dan konsisten. udara. untuk itu seyogyanya di dalam program pembangunan nasional/daerah merumuskan program pembangunan sumberdaya alam dan lingkungan hidup. 2. Program Peningkatan Peranan Masyarakat dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup. perundangan. air. Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pelestarian Lingkungan Hidup. Bertujuan untuk mengembangkan kelembagaan. Bertujuan memperoleh dan menyebarluaskan informasi mengenai potensi dan produktivitas sda dan LH melalui inventarisasi dan evaluasi serta penguatan sistem informasi. Oleh karena itu dalam pembangunan yang berkelanjutan kita diminta bijak dalam memakainya. Program Penataan Kelembagaan dan Penegakan Hukum. atau dengan harapan tercapainya sasaran berupa terlindunginya kawasankawasan konservasi dari kerusakan akibat pemanfaatan sda yang tidak terkendali dan eksploitatif. yang mencakup : 1. Bertujuan meningkatkan kualitas LH dalam upaya mencegah kerusakan dan pencemaran lingkungan serta pemulihan kualitas lingkungan yang rusak akibat pemanfaatan sda yang berlebihan. 5. Di dalam kebijakan pengelolaan lingkungan hidup titik tekannya ada di daerah.yang terbarukan. . Program Peningkatan Efektivitas Pengelolaan. menata sistem hukum. Bertujuan meningkatkan peranan dan kepedulian semua pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan sda dan pelestarian fungsi LH. Bertujuan menjaga keseimbangan pemanfaatan dan pelestarian sda dan LH laut. Program Pengembangan dan Peningkatan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup. dan Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Konservasi dan Rehabilitasi Sumber Daya Alam. 4. 3. kebijakan. Program Pencegahan dan Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan Hidup..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful