P. 1
Dasar Dasar Aqidah Islam

Dasar Dasar Aqidah Islam

|Views: 3,609|Likes:
Published by api-3846962
Adidah islamiah
Adidah islamiah

More info:

Published by: api-3846962 on Oct 19, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

Definisi

Tauhid adalah meyakini keesaan Allah dalam
rububiyahNya, uluhiyahNya, serta asma’ (nama nama)
dan sifatNya.

Klasifikasi

Tauhid terbagi menjadi tiga bagian:
1. Tauhid Rububiyah.
2. Tauhid Uluhiyah.
3. Tauhid Asma’ dan Sifat.

1. Tauhid Rububiyah

Tauhid Rububiyah adalah mengesakan Allah dalam
segala perbuatanNya, seperti menciptakan, memiliki dan
mengatur urusan hambaNya. Hanya Allah satu-
satunya Sang Pencipta, Yang Memberi rezeki, Yang
Menghidupkan, Yang Mematikan, Yang Memberi
manfaat, Yang Mendatangkan bahaya, Yang Mengatur
jagat raya ini dan lain sebagainya.
Allah berfirman:

Dasar dasar Aqidah Islam 30

“Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.” (Al-
Fatihah: 2).

“Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak
Allah.”
(Al-A’raaf: 54).

“Dan hanya kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi.”

(Al-Jaatsiyah: 27).

Tauhid ini diakui oleh orang-orang kafir pada masa
Rasulullah , tapi itu tidak cukup untuk melegitimasi
(membenarkan) keislaman mereka. Karena itu Rasulullah
memerangi mereka, serta menghalalkan darah dan harta
benda mereka.
Allah berfirman:

“Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka:
“Siapakah yang mencipta-kan langit dan bumi?” Tentu
mereka akan menjawab: “Allah”.”
(Luqman: 25).

Dasar dasar Aqidah Islam 31

2. Tauhid Uluhiyah

Tauhid Uluhiyah adalah mengesakan Allah dalam
segala perbuatan hambaNya (ibadah) terhadap-Nya,
seperti berdoa, menyembelih, bernadzar, shalat dll.
Seorang muslim tidak boleh menghamba kepada selain
Allah; tidak kepada malaikat, nabi, atau wali dll. Ia
diperintahkan menyembah Allah semata. Diutusnya para
Rasul untuk merealisir Tauhid ini, dan dakwah mereka
kepada tauhid ini. Allah berfirman:

“Dan sesungguhnya kami telah mengutus rasul pada
tiap-tiap umat (untuk menyeru-kan): “Sembahlah Allah
saja, dan jauhilah thaghut”.”
(An-Nahl: 36).

“Katakanlah: “Dialah Allah Yang Maha Esa.” (Al-
Ikhlash: 1).

3. Tauhid Asma’ dan Sifat (Nama nama dan
sifat sifat Allah)

Tauhid asma’ dan sifat adalah menetapkan nama-
nama dan sifat-sifat yang Allah tetapkan untuk diriNya

Dasar dasar Aqidah Islam 32

dalam kitab suciNya, atau ditetapkan oleh rasulNya
dalam sunah-sunahnya yang sahih, dengan cara yang
sesuai dengan keagunganNya, tanpa tahrif
(penyimpangan dari makna sebenarnya), ta’thil
(penghapusan

atau

penafian),

takyif
(visualisasi/menetapkan cara) dan tanpa tamtsil
(penyerupaan dengan makhluk) sebagaimana Firman
Allah:

“Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan
Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha
Melihat.”
(QS.As-Syura:11)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->