Inovasi Melalui Transformasi Pengetahuan dan Inovasi Produk, serta Daya Saing

MAKALAH Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah Kewirausahaan Dan Manajemen Inovasi Oleh : Kelompok 1 Martha Andy P. Jimmy Puguh A.P Irwan A. Setiawan Satrio Wibowo Khomi Farisi Aditya Fajar Januar N. Adam Aji N. Puguh Dwi Cahyono Heri Iswanto Kelas E (0910323120) (0910320280) (0910320276) (0910320343) (0910323117) (0910323004) (0910323003) (0910321024) (0910320073)

Universitas Brawijaya Fakultas Ilmu Admisitrasi Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis

Pekerja dianggap alat produksi sehingga investasi untuk pendidikan dan . informasi. Barney (1991) pada awal decade tahun 1990-an pernah mengemukakan adanya “resource new millennium” yang mencakup semua aset. organisasi dituntut untuk mau merubah paradigma dari economic company menjadi river company. kapabilitas. Perubahan paradigm dari era industrial menuju era pengetahuan ditandai oleh perubahan karakteristik persaingan seperti di bawah ini: Karakteristik Era Industrial dan Era Pengetahuan Era Industri Aset Fisik Fragmentasi Pekerjaan Pemasaran Massal Kontrol Manajemen Era Pengetahuan Aset Intangible Pekerjaan Terintegrasi dan Terkoordinasi Just In Time Inovasi Pencapaian Tujuan dan Sasaran Umum Pelajaran Pelatihan Dalam era pengetahuan. Menurutnya nilai sumber daya tergantung pada informasi atau pengetahuan saat ini. atribut.2011 INOVASI MELALUI TRANSFORMASI PENGETAHUAN Perspektif Bisnis dalam Kompetisi Berbasis Pengetahuan Kondisi persaingan global yang sarat dengan makin intensifnya persaingan. dan pengetahuan yang diperlukan untuk memperbaiki efisiensi dan efektivitas organisasi. Pengetahuan dipandang sebagai senjata untuk mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan dan menandai lahirnya era ekonomi baru yaitu era ekonomi berbasis pengetahuan yang diindikasikan oleh makin maraknya persaingan berbasis pengetahuan. 1994). inovasi yang cepat. Economic company berprinsip bahwa misi organisasi adalah mendapatkan keuntungan maksimum dengan memproduksi maksimal melalui penggunaan sumber daya minimal. proses organisasi. dan siklus hidup yang rendah menjadikan pengetahuan dan proses pembelajaran sebagai satu aspek penting untuk dimiliki dan dikelola organisasi (Nonaka.

yaitu intranet. ide-ide baru sehingga dapat menghasilkan temuan baru yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan melalui informasi yang didapatkan. organisasi dapat memperluas cakupan pasar. Ekstranet merupakan jaringan komputer yang menghubungkan sistem jaringan organisasi dengan sistem jaringan mitra bisnisnya. Jika lingkungan baik maka organisasi untung. dan kooperasi. sikap toleransi dalam membangun hubungan konstruktif dengan berbagai entitas yang berbeda. organisasi dapat meningkatkan kemampuandan kekuatan untuk mengembangkan pengetahuan. Era pengetahuan tumbuh dan berkembang pesat akibat berkembangnya teknologi informasi yang merupakan perpaduan teknologi jaringan dan teknologi komputer. begitu pula sebaliknya. River company berprinsip seperti sungai yang mampu mengalir sesuai pasokannya dan mengalirkan air ke muara terus menerus. misalnya biaya penyimpanan dan biaya transportasi. Saat ini terdapat tiga jenis aplikasi teknologi informasi. dan kapanpun. Sedangkan internet merupakan jaringan komputer global yang terdiri atas beberapa sub jaringan yang ada di seluruh dunia yang dapat diakses oleh siapapun. serta menjalin hubungan dengan pelanggan dari beragam lapisan masyarakat. Melalui adopsi teknologi informasi. Kelangsungan hidup organisasi sangat tergantung pada perkembangan lingkungan bisnis. Dengan mengadopsi ekstranet.pelatihan karyawan perlu ditekan seminimal mungkin. Untuk menjadi river company. Organisasi juga dapat mengetahui perubahan kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga dapat mengantisipasinya untuk menjamin kelangsungan hidup organisasi. Mengelola Kompetensi dan Pengetahuan Kerja . sehingga mampu bertahan hidup dalam kurun waktu yang panjang. 2006). organisasi dapat mempercepat proses pengadaan suatu barang serta menekan biaya yang tidak diperlukan. dan melakukan manajemen investasi yang rasional (Tjakraatmaja dan Lantu. kolaborasi. dimanapun. dan internet. organisasi dapat meningkatkan efisisensi dan efektivitas komunikasi. Dengan intranet. Intranet merupakan jaringan yang menghubungkan seluruh karyawan dalam suatu organisasi tanpa mengenal batas geografis. meningkatkan kualitas potensi pelanggan. organisasi perlu memperhatikan beberapa hal: sensitif terhadap perubahan perubahan lingkungan. ekstranet. Melalui internet. memiliki jati diri yang kuat.

Kompetensi teknikal merupakan tipe kompetensi yang diekspresikan dalam ketrampilan kerja (hard competence/hard skill) yang dapat dilihat dari kemampuan karyawan dalam memahami detail pekerjaannya.Untuk membangun kekuatan persaingan dalam era pengetahuan. pengetahuan. Untuk itu diperlukan manajemen pengetahuan dalam mengelola pengetahuan karyawan. dan ketrampilan. serta membagikan pengetahuan individualnya pada orang lain sehingga menjadi pengetahuan organisasi. memanfaatkan informasi yang disediakan organisasi. mengorganisasikan. organisasi dituntut untuk mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif sehingga memotivasi karyawan untuk terus belajar. Kelima unsur tersebut akan membentuk kompetensi kerja individu yang akhirnya akan sangat menentukan dan mempengaruhi kualitas kerja karyawan. memilih. Kompetensi individual dibentuk dari lima unsur: motif. atau kemampuan individual yang relative stabil ketika menghadapi situasi kerja. Transformasi Pengetahuan dalam Proses Pembelajaran . Kompetensi perilaku merupakan tipe kompetensi yang diekspresikan dalam perilaku seseorang yang lebih dikenal soft competence/soft skill.dan perilaku. yang terbentuk dari sinergi watak. konsep diri. Spencer dan Spencer (1993) mendefinisikan kompetensi intelektual sebagai karakter. konsep diri. sikap. Manajemen pengetahuan yang efektif dapat dicapai bila organisasi mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta mekanisme kerja yang mampu membangkitkan semangat dan mendorong terciptanya pengetahuan seluruh anggota organisasi. untuk selanjutnya mampu menginstitusionalisasikan pengetahuan miliknya menjadi pengetahuan organisasi. motivasi internal. dan orang lain di luar organisasi. dan menyajikan informasi dengan cara tertentu sehingga karyawan mampu memanfaatkan dan meningkatkan pengetahuan dalam suatu bidang kajian spesifik. yang diperoleh baik melalui proses learning by doing ketika berinteraksi dengan konsumen/masyarakat dan feedback dari senior dalam organisasi. watak. Kompetensi kerja digolongkan menjadi tipe kompetensi teknikal dan kompetensi perilaku. Manajemen pengetahuan merupaakan proses sistematis untuk menemukan. misalnya kemampuan berinteraksi dengan rekan kerja. atasan. serta kapasitas pengetahuan kontekstual.

dan menginterasikan penegtahuan dari sumber yang berbeda. pengetahuan harus dimiliki setiap individu dan dikelola melalui sistem manajemen pengetahuan dengan mengelola transformasi pengetahuan. yang menekankan pengetahuan harus diterapkan dalam produk. diciptakan. Pengembangan sistem tersebut mencakup lima fase yang memungkinkan organisasi untuk mempelajari dan merefleksikan pengetahuan yang akan dikembangkan: penciptaan pengetahuan (knowledge creation).Pengetahuan merupakan sumber daya utama dan memiliki peran penting untuk pencapaian keunggulan kompetitif berkelanjutan. proses. Fase pengenalan pengetahuan menunjukkan bagaimana pengetahuan diperlihatkan pada anggota organisasi karena tiap organisasi memiliki gaya berbeda. yaitu: 1. kesuksesan proses manajemen pengetahuan dapat diperoleh dengan cara sama. dan jasa untuk menciptakan keunggulan kompetitif dan meningkatkan nilai. dan pemilihan pengetahuan dilakukan untuk menyesuaikan dengan realita. pengesahan pengetahuan (knowledge validation). pendistribusian pengetahuan (knowledge distribution). Fase distribusi pengetahuan. Civi (2000) mengemukakan meskipun organisasi memiliki struktur berbeda. atau bulletin oragnisasi yang memungkinkan tiap anggota untuk berdiskusi dan menginterpretasikan informasi melalui perspektif yang berbeda. penerapan pengetahuan (knowledge application). Fase pengesahan pengetahuan menunjukkan luasnya cakupan suatu organisasi dapat merefleksikan dan mengevaluasi keefektifan lingkungan organisasi yang ada. Penciptaan pengetahuan merupakan kemampuan organisasi untuk mengembangkan dan memanfaatkan ide dan solusi dengan mengkombinasikan dan membentuk pengetahuan melalui interaksi yang berbeda-beda. Pada fase ini. Mengidentifikasi masalah bisnis dan menciptakan tujuan dan sasaran kegiatan yang berhubungan dengan pengetahuan untuk memberikan pengarahan bagi anggota organisasi mengenai pengetahuan yang akan diraih. mengkombinasikan. penyajian pengetahuan (knowledge presentation). dimana penegtahuan harus didistribusikan dan disebarkan melalui organisasi lewat sarana e-mailinternet. pengujian. Fase penerapan pengetahuan. proses kontrol. Sebagai salah satu aset kompetitif. dan dikembangkan . seringkali individu mengalami kesulitan untuk membentuk.

2. Membantu organisasi untuk mengubah budaya organisasi untuk menerapkan aktifitas pengetahuan 5. organisasi yang berhasil bukan karena bertempur dengan kompetitor melainkan dengan menciptakan blue ocean strategy dari ruang baru yang tak tertandingi dalam suatu pasar. menjadi acuan dalam persaingan. Inovasi sebagai Wujud Riil Manajemen Pengetahuan dan Pembelajaran Di era pengetahuan. Memberi akses bagi pengetahuan dengan menggunakan jaringan kerja dan teknologi Melalui proses manajemen pengetahuan yang melibatkan tanggung jawab individu dalam proses pembelajaran individual akan membawa dampak bagi tercapainya knowledge worker yang sangat diperlukan dalam organisasi abad 21 yang menghadapi tantangan kompetisi berbasis pengetahuan. Kim dan Mauborgne (2005) mengemukakan bahwa untuk memenangkan persaingan di masa yang akan datang. Penguasaan pengetahuan akan memberi manfaat bagi individu dalam beradaptasi dengan lingkungan dan merespon setiap hambatan yang muncul. Penguasaan pengetahuan saja tidak cukup. dan pengalaman berbeda 3. Adaptasi dengan semua level manajemen dengan proses penciptaan penegtahuan baru memerlukan partisipasi semua level maanjer yang masing-masing memiliki peraturan yang berbeda 4. Menciptakan tim pengetahuan yang bertujuan meraih kesuksesan implementasi manajemen pengetahuan. . dengan anggota tim diseleksi dari semua level organisasi yang memiliki ketrampilan. bahkan individu dapat memanfaatkan hambatan yang muncul sebagai tantangan untuk membangun pengetahuan dan mengembangkan pengetahuan yang dimiliknya. keunggulan bersaing dalam persaingan global tidak harus diraih melalui pertempuran hingga “berdarah-darah” (red ocean strategy) dalam mengalahkan musuh dan menguasai pangsa pasar. dan memerlukan penguasaan ketrampilan bahkan lebih dari ketrampilan (multiskill). pengetahuan. Value innovation yaitu strategi yang mengkombinasikan biaya murah dalam menciptakan manfaat lebih bagi konsumen.

customization. perlu dilihat apakah ada peluang dan pasar untuk menjual produk yang akan diproduksi. Salah satu contohnya adalah pengalaman yang dimiliki Starbuck. Keunggulan kompetitif organisasi dalam persaingan bisnis saat ini bersumber pada kemampuan untuk mengimplementasikan. menghasilkan produk secara berkelanjutan.meskipun pada kenyataan harga jual produk Starbuck lebih mahal. pelayanan. Brand Starbuck sangat kuat. Pengembangan produk memerlukan dukungan implementasi teknologi yang digunakan dalam proses Research & Development dan inovasi produk oganisasi. Dunia usaha sebaiknya tidak menjual produk kepada konsuemen. Inovasi produk dan teknologi baru merupakan cara terpenting bagi organisasi untuk menciptakan nilai baru bagi pelanggan dan mencapai keunggulan kompetitif (Gaynor. Kesuksesan pengembangan produk yang digunakan dapat menciptakan tersendiri bagi organisasi. meskipun tidak pernah memasang iklan. Salah satu kunci utamadalam menghadapi pasar yang makin kompetitif adalah jeli melihat pasar dan kemampuan menciptakan ide brilian untuk pengembangan produk. Dalam kasus dimana produk telah masuk tahap mature dan established. Untuk mencapai sasaran sesuai paradigma sistem industri yang berlaku yaitu menyediakan produk bagi konsumen dengan prinsip “fitness for use in the right time. dan inovasi. Untuk memenuhi tuntutan pasar yang berubah secara dinamis. dan quality. Inovasi bisa memberikan kontribusi terhadap keunggulan bersaing melalui kontribusinya pada pelanggan seperti penciptaan value added dan value in use. Starbuck berhasil menciptakan pangsa pasar baru dimana pesaing sulit untuk masuk. tetapi pengalaman. . Inovasi produk berkaitan denagn waktu dan kecepatan sebagai faktor kekuatan kunci. sebab pengalaman dapat berjalan dengan konsisten dalam waktu lama. 1996). Blue ocean strategy memberikan manfaat bagi dunia industri untuk tumbuh dan menciptakan permintaan yang awalnya tidak ada menjadi ada. karena . Inovasi menghasilkan keunggulan kompetitif melalui penciptaan value added dan value in use suatu produk. maka pertumbuhan penjualan yang kompetitif tidak hanya dicapai dengan menawarkan harga yang lebih rendah tetapi juga dari berbagai faktor non harga seperti design. Sebelum menawarkan produk baru. Strategi ini mengemukakan pentingnya pengalaman dalam memenangkan persaingan.Blue ocean strategy dilaksanakan untuk menciptakan inovasi baru dan bagaimana mengetahui pasar sebelum produk dipasarkan. produk harus dikembangkan dan diperbaiki terus-menerus.” pengembangan produk memainkan peranan penting dalam merespon kebutuhan dan keinginan konsumen.

yaitu produk digital. Toshiba bekerjasama denagn raksasa elektronik Korea Selatan. mengikuti tren perubahan. konsep fast innovation. dan produk konsumer. 2005). serta modal dan teknologi.. tetapi juga berlaku paad organisasi berteknologi rendah. Berbicara mengenai strategi inovasi. organisasi harus memfokuskan pada SDM yang kompeten. Samsung untuk memproduksi notebook dengan drive DVD yang menggunakan format HD DVD terbaru (Faizal. Inovasi: Kunci Sukses Toshiba Inovasi harus dibangun melalui budaya inovatif. yaitu dengan produk inovatif HD DVD yang telah memenangkan dukungan dari dua raksasa industri komputer Intel dan Microsoft.hanya produk yang fleksibel. berkualitas baik. yaitu secara konsisten masuk ke pasar lebih dulu agar mampu mengeruk margin yang lebih besar. Drucker (1985) mengemukakan bahwa inovasi tidak hanya dapat diterapkan pada organisasi berteknologi tinggi. Toshiba aktif dalam tiga bidang utama. Keberhasilan Toshiba tidak lepas dari budaya inovatif perusahaan yang mampu menciptakan peralatan elektronik maupun bagian peralatan elektronik yang tepat yang merupakan produk inovatif mereka. Geoffrey (2005) mengemukakan konsep fast innovation yang menekankan pada diferensiasi produk yang memberikan kinerja super pada pelanggan dengan menerapkan strategi fast time to the market. Dalam perkembangan terakhir. budaya belajar berkelanjutan. atau fast time to the market. membawa nama Toshiba sebagai perusahaan elektronik tertua di Jepang yang menduduki peringkat kesembilan terbesar di seluruh dunia. dimana kedua perusahaan tersebut memilih menggunakan teknologi Toshiba daripada teknologi Bluray milik Sony. . Untuk membangun organisasi yang inovatif. Setelah memenangkan kerjasama dengan Intel dan Microsoft. dan sesuai dengan selera baik kebutuhan dan keinginan konsumen yang akan dapat bersaing dalam persaingan bisnis global. dan membangun pasar. Perusaahan ini mampu menembus pangsa pasar di berbagai negara dan mencapai penjualan lebih dari USD53 milyar per tahun. Toshiba mampu memenangkan persaingan dengan Sony di bidang format DVD. produk sistem infrastruktur.

dan sebagai proses menciptakan produk baru (Woodman et al. atau late-entrant. Dimensi kedua yaitu tipe inovasi mewakili kombinasi inovasi manufaktur yaitu proses yang dilakukan dan produk yang dihasilkan perusahaan. Inovasi proses menekankan pada metode baru dalam pengoperasian dengan cara membuat teknologi baru atau mengembangkan teknologi yang telah ada. Perusahaan sebagai late entrant hanya melakukan penjiplakan produk yang memiliki merk terkenal dan menjualnya pada harga rendah. Secara umum inovasi memiliki makna proses mengadopsi “sesuatu” yang baru oleh siapapun yang mengadopsinya. 1987). Perusahaan dalam posisi first-tothe-market menitikberatkan pada implementasi inovasi proses dan inovasi produk untuk menghasilkan produk yang unik dan inovatif. Sedangkan sumber inovasi eksternal berarti . Inovasi merupakan suatu konsep multidimensional yang terdiri dari empat dimensi. 1988). ide. 1989). Dimensi ketiga adalah sumber inovasi yang menjelaskan aktivitas inovasi.INOVASI PRODUK: STRATEGI MERAIH DISTINCTIVE COMPETENCE Pengertian dan Dimensi Inovasi Konsep inovasi.. atau proses baru. Sedangkan inovasi produk merupakan hasil dari penciptaan dan pengenalan produk secara radikal atau modifikasi produk yang telah ada. Inovasi dapat pula diartikan sebagai proses adaptasi produk. 1993 dalam Gilbert. jasa. jasa. perusahaan sebagai pemain kedua second-to-the-market. sumber inovasi (Mansfield. atau keduanya. eksternal perusahaan. tipe inovasi yang dilakukan (Betz. 2003). ideatatu proses baik yang sudah ada dalam organisasi maupun yang dikembangkan dari luar organisasi. Inovasi terdiri atas beberapa dimensi. Perusahaan second-to-the-market memonitor inovasi yang dilakukan perusahaan pesaing dan menirukan pesaing. secara singkat didefinisikan perubahan yang dilakukan dalam organisasi yang di dalamnya mencakup kreatifitas dalam menciptakan produk baru. Sumber inovasi internal bermakna bahwa perusahaan mempercayakan untuk berinovasi baik pada proses atau produk pada usaha bagian riset dan pengembangan. yaitu orientasi kepemimpinan perusahaan terhadap inovasi (Maidique and Patch. 1988) dan investasi yang dibutuhkan dalam inovasi (Thomson and Ewer. apakah ide inovasi berasal dari internal perusahaan. yang pertama yaitu orientasi kepemimpinan menunjukkan posisi perusahaan dalam pasar apakah perusahaan sebagai first-to-the-market.

Layanan ini didesain khusus oleh PT Excelcomindo dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi biaya komunikasi internal. akuisisi perusahaan lain atau kerjasama dengan supplier. Investasi SDM termasuk diantaranya gaji. Dimensi inovasi keempat yaitu tingkat investasi mencakup investasi baik dalam hal investasi keuangan. Investasi teknologi adalah pengeluaran untuk peralatan. proses yang baru. maupun SDM. pelanggan.perusahaan akan melakukan inovasi dengan cara membeli. Tipe Inovasi: Inovasi Radikal dan Inovasi Incremental Implementasi strategi inovasi dapat dilakukan dengan menggunakan dua pendekatan: incremental innovation dan radical innovation. dan fasilitas dasar yang diperlukan untuk berinovasi. Salah satu contoh incremental innovation adalah strategi inovasi produk yang dikembangkan PT Indomobil Suzuki International melalui pengembangan Suzuki Satria FU150 yang semakin memperkokoh posisinya sebagai pelopor motor bebek bermesin besar. Radical innovation bersifat radikal. dan biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pengembangan staf. atau perusahaan lain. persetujuan lisensi. Investasi keuangan meliputi pengeluaran untuk proyek R & D. Kegiatan eksploitasi berhubungan dengan kegiatan memperbaiki/memperluas produk dan proses yang sudah ada. kegiatan ini berbeda dengan eksplorasi yang mencakup sesuatu yang pada dasarnya baru. dan memiliki karakteristik umum. memiliki daya cipta. dan pembelian suatu inovasi produk yang telah dikembangkan di tempat lain. Sedangkan radical innovation adalah pengembangan lini produk baru berdasarkan ide/teknologi baru atau reduksi biaya yang substansial yang mentransformasikan “economic of a business” dan memerlukan kompetensi eksploitasi. infrastruktur. Incremental innovation yaitu perluasan lini produk atau penambahan modifikasi dari produk yang telah ada (Gilbert. perusahaan yang menggunakan jasa layanan ini akan memperoleh beberapa keuntungan: 1) semua panggilan masuk ke telepon kantor akan langsung terhubung ke ponsel . Suzuki Satria FU150 merupakan Hyper Underbone pertama di Indonesia dan diakui sebagai replikasi GSXR 1000 karena banyak menggunakan teknologi GSXR 1000. pelatihan. Melalui layanan ini. termasuk produk. Contoh riil penerapan radical innovation adalah inovasi GSM PABX Integration. teknologi. atau kombinasi keduanya. 2003).

kondisi industri diamana perusahaan bersaing. Faktor kedua. Perusahaan dapat mengimplementasikan strategi yang sama dari waktu ke waktu. Faktor ketiga. Inovasi didefinisikan sebagai perubahan yang menciptakan suatu dimensi kinerja yang baru. Faktor pertama. Dukungan sistem yang berbeda seperti budaya. Menurutnya bisnis hanya memiliki dua fungsi.pribadi selama berada dalam kantor. Inovasi dan Keunggulan Kompetitif Sejarah lahirnya inovasi tidak lepas dari ide Peter F. Drucker (1985) mengemukakan bahwa perubahan lingkungan yang dihadapi perusahaan memberikan kesempatan untuk melahirkan sesuatu yang baru dan berbeda melalui inovasi sistematik yang memerlukan perubahan secara terorganisir dan terarah sehingga memberikan kesempatan untuk menciptakan inovasi baik ekonomi maupun sosial. inovatif melalui pendidikan dan pelatihan dalam perusahaan. dan sumber daya manusia dan material. sejarah dan strategi perusahaan saat ini. Perusahaan yang bersaing pada industri yang memiliki siklus hidup produk pendek dan memerlukan tingkat perubahan yang tinggi dan cepat cenderung memiliki tingkat inovasi tinggi. sejarah dan strategi perusahaan saat ini. Drucker pada tahun 1954. SDM dan material. Perusahaan yang bergerak dalam bidang industri yang berbeda memiliki tingkat inovasi yang berbeda pula. Perusahaan yang proaktif dukungan memerlukan manajemen dan R&D untuk dapat menyelesaikan tiap masalah dan tantangan yang dihadapi organisasi. struktur organisasi. Menjadi perusahaan yang pro aktif diperlukan dukungan SDM yang kreatif. berbeda sama sekali dengan strategi sebelumnya. yaitu pemasaran dan inovasi. multitalenta. 2) panggilan ke sesama ponsel karyawan selama masih di zone kantor tidak akan dikenai biaya. Keputusan perusahaan untuk melakukan inovasi dipengaruhi oleh beberapa faktor penting : kondisi industri dimana perusahaan bersaing. dan reward system sangat diperlukan untuk menjamin kesuksesan strategi inovasi yang diterapkan. atau melakukan perpaduan antara strategi sebelumnya dengan strategi baru. .

5% PDB dan ditingkatkan lagi menjadi 2. Aset intelektual perusahaan yang sangat bergantung pada karakteristik intangible seperti kemampuan inovasi. Komitmen tinggi terhadap implementasi strategi inovasi di China di bawah kepemimpinan Presiden Hu Jintao ditunjukkan dari peningkatan anggaran PDB untuk kegiatan R&D.Inovasi sebagai sebuah mamanjemen proses membutuhkan sistem dan budaya yang tepat untuk mencapai keefektifan perusahaan. pengembangan dan retensi karyawan. penguasaan teknologi. kesempatan terhadap pasar. Implementasi Strategi Inovasi di Indonesia Keterbatasan modal. Vince Feng (Direktur Pelaksana Atlantic Partners) menyatakan “bilamana kegiatan manufaktur berlangsung di suatu negara. Toshiba. struktur. SDM yang terbatas menjadi faktor-faktor penting yang menyebabkan perusahaan-perusahaan di Indonesia kurang berani berinovasi. Pada akhir 1990-an. Oleh karena itu. dan proses. inovasi akan mengikutinya”. Dua dimensi penting yang diperlukan untuk mendukung inovasi perusahaan adalah dari sisi “sistem” yaitu teknologi. serta budaya baik meliputi komitmen karyawan. pada tahun 2006 meningkat menjadi 1. . kebanyakan produk domestik cenderung kalah bersaing dengan produk asing yang masuk dalam pasar Indonesia. dalam pasar pasar komputer ada kecenderungan masyarakat memilih laptop buatan Fujitsu. Contohnya. Dukungan aset intangible yang melekat dalam diri manusia seperti pengetahuan sangat diperlukan sebagai sumber nilai perusahaan. dan hubungan dengan pelanggan. China membelanjakan kurang dari 1% PDBnya untuk kegiatan R&D. atau Acer dibandingkan laptop merk dalam negeri meskipun dengan spesifikasi yang hamper sama dan harga yang lebih murah. maupun akses karyawan yang berbakat. Ini menunjukkan bahwa brand image produk local kalah bersaing dibanding produk asing. Bill Gates mengemukakan bahwa aset perusahaannnya adalah software dan pengembangan software yang sama sekali tidak Nampak dalam balance sheet. Salah satu contoh riil kesuksesan inovasi dalam membangun kekuatan persaingan perusahaan adalah perusahaan-perusahaan dari China. kemampuan berubah. baik dalam hal inovasi teknologi maupun inovasi produk.5% PDB pada 2020.

dan pengenalan pasar (Gilbert. Inovasi produk akan berhasil jika proses tersebut direncanakan dan diimplementasikan dengan baik. maupun iklan TV. promo penukaran tutup botol. fasilitas R&D. dan timing inovasi (Lengnick-Hall. strategi pemasaran. Coca Cola juga melakukan promosi yang unik dan kreatif dengan menyesuaikan event yang sedang berlangsung baik melalui konser musik. dan perlengkapan penjualan yang berkualitas. dan unik yang menjadikan kompetensi khusus bagi perusahaan. dan yang terpenting adalah kolaborasi dengan mitra bisnis. manufacturing. yaitu melalui beberapa tahap perencanaan seperti penelitian. hadiah kejutan. serta memberikan kontribusi bagi masyarakat Indonesia. komitmen pimpinan perusahaan dan partisipasi aktif karyawan. Faktor Penentu Kesuksesan Strategi Inovasi Produk Beberapa aspek penting perlu dipertimbangkan untuk merumuskan strategi inovasi produk yang dilakukan perusahaan. Pembentukan tim lintas fungsional melibatkan bagian R&D. pengembangan. pameran. rekayasa. Inovasi produk yang dilakukan Coca Cola tidak lepas dari peran bagian R&D mereka dalam melakukan riset dan pengembangan terus menerus untuk menciptakan produk. 1992). Faktor pertama. terutama dalam melakukan inovasi produk. strategi pelengkap penjualan. Kunci keberhasilan Coca Cola bertahan di pasar Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor: inovasi produk dan desain produk. kompetensi SDM. Kompetensi manajerial sangat diperlukan dalam mengelola operasi perusahaan secara keseluruhan. kreatif. kompetensi manajerial. dan pemasaran . jaringan sistem informasi. kemasan. Tahun 2004 diperkenalkan iklan Coca Cola versi Kabayan yang menjadi iklan paling efektif versi survei TV. strategi pemasaran. 1994). Inovasi manjadi salah satu kunci keberhasilan Coca Cola di Indonesia untuk menjadi perusahaan yang semakin besar dan dikenal luas. Contoh riil dapat kita ambil dari strategi inovasi perusahaan Coca Cola.Untuk mencapai kesuksesan implementasi strategi inovasi di Indonesia tak ada salahnya jika kita belajar dari pengalaman perusahaan asing di Indonesia yang sukses dalam inovasi produknya. yaitu kompetensi manajerial. pabrikasi. selain itu iklan Demam Euro 2004 menunjukkan Coca Cola mampu memanfaatkan event berskala nasional/internasional dan mencoba tampil dengan strategi pemasaran baru yang menarik bagi masyarakat.

diperlukan untuk dapat menghasilkan produk yang inovatif sesuai dengan keinginan konsumen dan kesanggupan perusahaan dalam menghasilkan produk baru. 2006). Faktor kelima. lokakarya yang bersifat jangka pendek. 2006). menengah. Namun dalam jangka panjang ketiadaan fasilitas R&D tak hanya mempengaruhi profitabilitas. dan panjang yang diadakan negara maju kualitas SDM yang dimiliki (Zhou. jaringan sistem informasi. maupun profitabilitas perusahaan. Pelatihan. waktu tunggu yang pendek. Faktor keempat. 2002). Di sisi lain agar karyawan bisa berpartisipasi aktif dalam proses produksi yang menghasilkan produk inovatif. Faktor ketiga. dan harga yang kompetitif menjadi kunci keunggulan kompetitif perusahaan dalam era berbasis pelayanan saaat ini. Mempersiapkan SDM yang sesuai dengan syarat yang dibutuhkan bukan pekerjaan mudah dan perlu biaya yang tidak sedikit terutama bagi SDM perusahaan Indonesia yang relatif tertinggal kemampuannya dibanding SDM negara lain. Implementasi strategi inovasi menuntut figure kepemimpinan yang komunikatif.. Di Indonesia masih sedikit perusahaan yang memiliki fasilitas R&D yang memadai. Pelayanan yang baik melalui penciptaan produk dengan kualitas tinggi dan inovatif. seminar. dan komitmen tinggi terhadap perkembangan perusahaan (Lyer et al. pimpinan perusahaan perlu mendistribusikan informasi yang berkaitan dengan proses produksi pada karyawan yang terlibat. handal. pangsa pasar. SDM bertanggung jawab dalam mengoperasikan strategi inovasi sehingga dibutuhkan SDM yang tangguh. kepemilikan fasilitas R&D. Fasilitas R&D diperlukan untuk melakukan pengkajian terus menerus dan mendalam mengenai proses produksi yang menghasilkan produk kompetitif dan inovatifdalam mengikuti tuntutan konsumen. perlu dilakukan untuk meningkatkan . tapi juga eksistensi perusahaan dalam pasar. kompetensi SDM. dan kompeten. komitmen pimpinan perusahaan dan partisipasi aktif karyawan. Mungkin dalam jangka pendek tidak begitu berpengaruh pada tingkat penjualan. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan sistem informasi yang mampu mengidentifikasi secara tepat profil konsumen baik untuk cakupan pasar bukan hanya pasar local maupun global (Drejer. Faktor kedua. memiliki dedikasi tinggi.

perhatian terhadap pemasaran adalah aspek kritis timing inovasi. mampu menentukan kapabilitas yang sesuai dengan sudut pandang pelanggan. . dan daur hidup industri. ancaman produk substitusi. ancaman perusahaan lain. mendukung engineering yang memadai dan mengembangkan program pemasaran yang efektif (Zangwill. 1990) Konsep ini memiliki makna kemampuan suatu organisasi untuk memanfaatkan berbagai sumber dayayang dimiliki secara terkoordinasiuntuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Pemahaman terhadap tuntutan konsumen. 1993). 2. antara lain: 1. Keunggulan posisional bisnis yang dicapai perusahaan secara langsung adalah hambatan mobilitas kompetitif dalam persaingan karena dapat menjadi masuknya pesaing baru. perubahan pada preferensi konsumen. Peluang dan resiko produk baru tergantung pada beberapa hal seperti perubahan keadaan ekonomi. keahlian pemasaran.Faktor keenam. Investasi pada R&D dan pemasaran juga bisa mengubah peluang dan resiko produk baru hasil inovasi. Perubahan fokus pengembangan daya saing perusahaan dari waktu ke waktu membawa dampak pada munculnya paradigma strategi bisnis yang berbeda-beda. Pemilihan waktu yang tepat untuk memasuki pasar merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan/kegagalan inovasi produk baru (Lilien dan Yoon. Misalnya entry yang lambat memungkinkan investasi lebih tinggi dalam mendesain produk baru. 1985) Konsep ini memiliki makna keunggulan posisional. Keunggulan ini meliputi nilai pelanggan yang unggul dan biaya relatif lebih rendah. Konsep Kompetensi Inti (Prahalad dan Hamel. 1990). Konsep Persaingan Berbasis Waktu (Time Based Competition) Konsep ini menekankan fleksibilitas respon yang tinggi dalam value delivery system. timing inovasi. R&D. persaingan antar perusahaan sejenis. dan membuat strategi yang bisa membuat bertahan hidup. Kompetensi inti berupa keahlian teknologi dan produksi. Konsep Keunggulan Kompetitif (Porter. kemampuan penawaran pembeli. dan kemampuan otak anggota inti perusahaan. 3. Menurut Porter situasi industri secara struktural dipengaruhi 5 faktor: kemampuan penawaran pemasok.

Kevcepatan terkait dengan dimensi waktu memberi penekanan pada esensi kompetisi berbasis waktu atau dikenal dengan fast response. Rapid Delivery Yaitu waktu yang ditempuh untuk mengirimkan pesanan konsumen secara cepat dan tepat waktu. Fast Processing Time Yaitu penurunan waktu siklus produk melalui penyederhanaan proses. 3. IBM telah menerapkan hal ini. 2. dan mengkoordinasikan berbagai tugas. Sony. Fast to Market Yaitu waktu untuk mengembangkan produk baru mulai dari pembentukan konsep produk. Perusahaan macam Toyota. mengembangkan prototype. Keunggulan Strategik Melalui Pengembangan Produk Tipe Pengembangan Produk Novelty (Sesuatu yang baru) Keunggulan Strategik Menawarkan suatu produk ketika tiadak ada perusahaan lain yang dapat menawarkan atau membuat produk tsb Competence Kompetensi) shifting (Perubahan Mengidentifikasi kembali semua peraturan dalam persaingan untuk menentukan tetapi belum kompetensi mana yang dimiliki perusahaan dan bisa dikembangkan dimanfaatkan secara optimal Complexity (Kompleksitas) Penguasaan teknologi dengan tingkat pembelajaran dan penguasaan yang sulit akan memberikan hambatan masuk yang . Contoh perusahaan yang berusaha meraih keunggulan bersaing melalui pengiriman cepat adalah Federal Express. model akhir. hingga pemasaran produk. Hadavi (1996) mengemukakan manajemen berbasis waktu saat ini diimplementasiakn dalam tiga cara berbeda: 1. menghilangkan pemborosan.

2. Misalnya sebuah perusahaan membentuk tim lintas fungsional yang beranggotakan 5 orang untuk tiap kategori produk. mengkoordinasikan. 1996). . produksi. penjualan. 3. dan mengintegrasikan seluruh tahapan pengembangan produk baru mulai dari perencanaan. layanan purna jual. Concurrent engineering Yaitu cara menyusun desain produk yang akan dikembangkan dengan mengkomunikasikan. 2004). Membangun tim lintas fungsional Tim bertanggung jawab untuk memusatkan usahanya pada pasar sehingga focus pada pelanggan akan tercapai. Tim lintas fungsi bisa dibentuk dengan cara: 1.tinggi bagi pesaing Robust design Pengembangan model dasar suatu produk atau proses akan memberikan penghematan biaya produksi secara menyeluruh Incremental Innovation secara kontinu Melakukan inovasi incremental secara kontinu yaitu dengan memperluas lini produk atau penambahan modifikasi dari produk yang telah ada Selanjutnya strategi pengembangan produk dalam time-based competence bisa dilakukan dengan membentuk tim yang berfungsi mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan pengembangan produk-proses yang lebih dikenal dengan concurrent design. promosi. Tim lintas fungsional berdasar kategori produk Program yang dimiliki masing-masing tim harus relevan dengan spesialisasibisnisnya (Heizer dan Render. rekayasa prototipe. Dan tiap tim wajib memikirkan produknya sendiri dari tahap desain sampai pemasaran. Pendekatan ini disebut market segmen team (Purdon.

dsb. . tim segmen pasar pertanian.yang dilakukan dengan membentuk tim segmen pasar industri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful