Manusia sebagai makhluk individu, keluarga, dan masyarakat oleh karenanya manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosial

yang selalu hidup berkelompok atau berorganisasi dan membutuhkan orang lain. Masyarakat merupakan wadah berkumpulnya individu-individu yang hidup secara sosial, masyarakat terdiri dari ‘Saya’, ‘Anda’ dan ‘Mereka’ yang memiliki kehendak dan keinginan hidup bersama.Kita tahu dan menyadari bahwa manusia sebagai individu dan makhluk sosial serta memahami tugas dan kewajibannya dalam stiap tatanan kehidupan berkelompok dan dalam struktur dan sistem sosial yang ada. Para sosiolog mengartikan masyarakat sebagai sebagai kelompok di dalamnya terdapat orang-orang yang menjalankan kehidupan bersama sebagai satu kesatuan yang diikat melalui kerjasama dan nilai-nilai tertentu yang permanen. Oleh karena itu begitu menariknya judul yang kami bahas ini sehingga kami mendapat tugas membuat makalah dengan judul Manusia Sebagai Individu, Keluarga, dan Masyarakat, semoga makalah yang kami buat ini dapat bermanfaat khususnya bagi pemakalah dan umumnya bagi para pembaca, serta kami minta maaf apabila makalah ini belum sempurna dan jauh dari yang diharapkan, oleh karenya kami meminta kritik dan saran yang sifatnya mendukung untuk kemajuan makalah ini.

PEMBAHASAN I
1. MASALAH PENDUDUK a. Pengertian penduduk Dalam arti luas, penduduk atau populasi berarti sejumlah makhluk sejenis yang mendiami atau menduduki tempat tertentu misalnya pohon bakau yang terdapat pada hutan bakau, atau kera yang menempati hutan tertentu. Bahkan populasi dapat pula dikenakan pada benda-benda sejenis yang terdapat pada suatu tempat, misalnya kursi dalam suatu gedung sekolah. Dalam kaitannya dengan manusia, maka pengertian penduduk adalah manusia yang mendiami dunia atau bagianbagiannya (Ruslan H.Prawiro, 1981 : 3). Pengertian penduduk yang ruang lingkupnya lebih sempit adalah sekumpulan manusia yang duduk atau menempati pada wilayah tertentu.

Jika orang sadar bahwa ruang lingkup sudah terlalu sempit. ia akan bertindak mengurangi kelahiran. dan dari dua factor tersebut. Pertumbuhan penduduk Sejak kapan manusia hidup di bumi tidak dapat diketahui dengan pasti. yang yang makin lama bertambah besar. paling menentukan. Menjelang awal tahun Masehi jumlah penduduk dunia kurang lebh 250 juta jiwa. jumlah penduduk pada tahun 2000 akan berkurang dari perkiraan. .5 milyard dan pada pertengahan tahun 1979 berjumlah 4. sampai pada saat yang ditentukania dihadapkan pada pencarian alternative jawaban dari pertanyaan klasik yang dilemparkan oleh dirinya : bagaimana menghidupi populasi diinya yang terus menerus membengkak. Manusia juga salah satu makhluk yang sama dengan makhluk-makhluk lain dapat dipengaruhi pula oleh factor pangan dan papan. sehingga tercapai keseimbangan serasi antara jumlah manusia dan ruang lingkup.321 juta jiwa. tahun 1970 melebihi 3. dan juga komponenkomponen ruang makin berubah tidak sesuai dengan hidupnya. Titik pangkal letupan itu lahir dari desakan keinginan dan kebutuhan manusia.Bila usaha pengendalian penduduk dengan program keluarga berencana berhasil. sehingga bahan makanan yang dapat disediakan oleh lingkungan tidak akan mencukupi. Tahun 2000 jumlah penduduk diperkirakan menjadi dua kali jumlah pada tahun 1970. dan pada jaman modern (renaissance) sampai kira-kira tahun 1650 pendudukdunia mencapai jumlah 545 juta jiwa. Namun karena manusia mempunyai kebudayaan yang terus berkembang.608 juta jiwa. Sebab-sebab pertumbuhan penduduk Populasi makhluk dipengaruhi banyak factor terutama factor pangan (bahan makan) dan papan (ruanghidup). b.Sejarah perkebangan manusia selalu ditandai dengan munculnya letupan-letupan yang menjadi ciri khas sekaligus yamg membedakan satu masa dengan masa berikutnya. Sejak awal abad ke-18 penduduk dunia berjumlah 625 juta jiwa dan awal abad 20 mencapai 1.hukum alamiah dan hukum jasmaniah sering diatasi dengan tingkah laku sosial dan kebudayaan.

komunikasi dan lain-lain. Dorongan atau hasrat naluri manusia yang selalu memperoleh kondisi yang lebih baik dari sebelumnya di dalam kehidupanya baik material maupun intelektual. Kebudayaan manusia beralih dari berpindah-pindah (nomad) ke opetanian tetap. 4. Keterbatasan kemampuan dukungan alam dan sumber alam serta dukungan lainnya yang diperlukan. Keamanan dan kestabilan Negara terutama setelah pemerintah Orde Baru dengan titik perhatian utama kepada usaha di bidang pembangunan telah membawa pengaruh terhadap tingkat kesejahteraan yang lebih baik. Alam menyediakan bahan makan yang cukup. pelayanan. Dalam hidup . 3. Perkembangan selanjutnya. HAKIKAT MASYARAKAT SEBAGAI WADAH PERGAULAN HIDUP Telah kita maklumi bahwa penduduk adalah sekumpulan manusia yang duduk atau menempati pada wilayah tertentu. Namun akhirnya bahan makanan tidak lagi mengimbangi kebutuhan manusia yang terus bertambah sehingga pertumbuhan penduduk menjadi lambat. pendidikan. Penduduk Indonesia. 2.Sejarah kehidupan manusia menunjukkan bahwa manusia hidup pada mulanya mendapat kemurahan alam sekitar. Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta peradaban manusia terutama di bidang teknologi baru. 2. Sedangkan masyarakat merupakan kumpulan dari penduduk. c. sebuah kasus Problem kependuduklan juga menghantui Indonesia sebagai salah satu Negara dunia ketiga yang sedang giat-giatnya membangun. kesehatan. antara lain: 1. Bertambahnya penduduk bahan makanan yang tersedia tidak mencukupi lagi. Bila dilihat penyebabnya maka beberapa faktor yang mendorong terjadinya problem kependudukan tersebut baik secara kauntitatif maupun kualitatif. Keebutuhan makan dapat tercukupi sehingga ada kecenderungan penduduk bertumbuh lebih cepat. Tingkat kebudayaannya masih rendah sebagai pengumpul bahan makan.

Makin rendah jumlah tersebut yang tersedia. sandang dan papan bagi kehidupan manusia. Menurut Wagner pula. Menurut Wagner. bahan kebutuhan hidup tidak dapat mencukupi lagi kehidupan penduduk daerah tersebut dengan layak. Dalam suatu daerah/wilayah tertentu kebutuhan penduduk diharapkan dapat terpenuhi dari hasil daerah tersebut. absolute over-population ini timbul apabila dalam sauatu daerah tertentu dalam waktu twerbatas. maka pertambahan produksi bahan pangan tidak dapat mengimbangi tambahnya jumlah tenaga kerja yang terus bertambah.bermasyarakat. Kita kenal adanya dua jenis tekanan penduduk : a)Tekanan penduduk yang absolute (mutlak) yang digambarkan sebagai kesukaran mendapatkan suatu keperluan akan pangan. Suatu wilayah/daerah yang penduduknya terus bertanbah. Tekanan penduduk yang absolute itu dapat diketahui dengan menfgukur jumlah keperluan hidup yang dipergunakan perkapita. relative over-population timbul apabila dalam suatu daerah tertentu dalam waktu terbatas penduduk. Dengan luas tanah yang terbatas (tidak dapat bertambah). b) Tekanan penduduk yang relative (nisbi) dapat dinyatakan sebagai suatu tingkat tekanan yang dirasa orang setellah kekurangan dalam memenuhi syarat kehidupannya. dan membandingkan dengan apa yang telah dinikmati oleh orang lain atau golongan lain. akhirnya jumlah tenaga kerja bertambah. Kondisi yang demikian dinamakan terdapatnya tekanan penduduk di daerah tersebut. lebih-lebih pada daerah agraris di Indonesia penduduk suatu wilayahnya dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dari wilayah tersebut dengan bekerja mengolah tanah yang tersedia. terutama buruh tidak akan mudah memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan tingkat perekonomian yang ada dan tingkat hidup yang layak. satu sama lain saling membutuhkan. makin tinggi tekanan penduduk absolutnya. Manusia sebagai anggota masyarakat mempunyai berbagai aktiviyas dan berinteraksi satu dengan yang lain serta masing-masing memenuhi kebutuhan hidupnya. .

Menurut Koentjaraningrat urutan system mata pencaharian hidup adalah sebagai berikut : 1) Berburu dan meramu 2) Perikanan 3) Bercocok tanam di ladang 4 ) Bercocok tanam menetap Sedangkan menurut Jones dan Darkenwald adalah sebagai berikut : 1. Perikanan 4. merupakan suatu aktiviyas manusia guna mempertahankan hidupnya dan memperoleh gidup yang layak. Kehutanan 6. pertanbangan dan pengangkutan . Perburuan 3. Pperbedaan dalam system mata pencaharian hidup ini disebabkan adanya perbedaan sifat. Peternakan dan pertanian (farming) 5. Pengumpulan 2. Corak dan macam aktivitas berbeda sesuai dengan kemampuanmasyarakat yang bersangkutan. Sistem mata pencaharian hidup dari suatu masyarakay makin lama makin bertambah banyak macamnya dan mengalami perubahan dari zaman ke zaman. bakat dan kemampuan serta tingkat kebudayaan setempat. Kerajinan dan perusahaan rumah tangga (manufacturing) 7. kegiatan ekonomi. Industri.Pembagaian Kerja dalam Masyarakat Mata pencaharian.

Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal. satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Di samping kebudayaan ada kata kultur yang berasal dari bahasa inggris culture. pembuatan gedung-gedung bertingkat.B. Kebutuhan ekonomis dan politis c. E. Selain kebudayaan ada kata peradaban (civilization). Perdagangan Selain dari itu aktivitas dari kelompok manusia juga dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain : a. Kebutuhan social b.keilmuan social. kapalkapal laut dan pesawat terbang. Keadaan lingkungan alam dan lingkungan sosialnya 3. Keadaan tingkat kebudayaan penduduk d. Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti budi akal. . Taylor memberikan definisi mengenai kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks yang mencakup pengetahuan. Peradaban dipakai untuk technical skill (keteramplan tekhnik) seperti kemampuan membangun bendungan.hukum. Para ahli sosiologi membedakan kebudayaan dan peradaban. kepercayaan. adat istiadat. dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. kulture berasal dari kata latin yaitu colere yang diartikan sebagai daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan mengubah alam.8. Kebudayaan Sebagai Pengikat Kehidupan Bermasyarakat Kebudayaan dan masyarakat adalah ibarat dua sisi mata uang.

PEMBAHASAN II 1. Jadi merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Proses yang meningkatkan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada ia adalah dirinya sendiri. setiap tindakan dan perbuatan dalam kehidupan bermasyarakat selalu bercermin pada keindahan dan keelokan budi pekerti maka akan tercipata kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat. Kesadaran tersebut mendorongnya untuk terus belajar. Arti lainnya adalah sebagai pengganti “orang seorang” atau manusia perorangan. melainkan sebagai kesatuan yang terbatas. Manusia sebagai individu memiliki tugas pada dirinya sendiri yaitu. Menuntut ilmu pengetahuan. Disini terlihat bahwa sifat dan fungsi manusia. merekayasa teknologi serta memanfaatkannya untuk kemakmuran dan kesejahteraan. melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. 2. Individu Kata “ Individu” berasal dari kata latin. Keluarga . Menghiasi diri dan budi pekerti dengan baik serta akhlak yang terpuji. disebut proses individualisasi atau aktualisasi diri. 2. 1. yaitu individuum. dapat kita uraikan. Makna manusia menjadi individu apabila pola tingkah lakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang bersangkutan. sebagaimana ia hidup di tengah-tengah individu lain dalam masyarakat. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi. bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya. berarti “yang tak terbagi”. yaitu sebagai manusia perorangan. Proses belajar berarti proses perubahan sikap dan perilaku dengan mendapatkan pengalaman dan pelatihan.

2. Secara umum fungsi keluaraga meliputi. mendidik anak. yang ditandai dengan adanya kerja sama ekonomi. seorang istri. menolong. dan anak-anak yang biasanya tinggal dalam satu rumah yang sama ( keluarga inti). dan tanggapan emosinya. 1. . yaitu bagi individu pada saat ia tumbuh menjadi dewasa memerlukan suatu sistem nilai sebagai semacam tuntunan untuk mengarahkan aktivitasnya dalam masyarakat. melindungi. Secara resmi terbentuk dari hasil perkawinan. sikap. Sosialisasi Sebelum bersosialisasi dalam masyarakat ada halnya kita bersosialisasi terlebih dahulu dalm keluarga agar terbebtuknya kepribadian. 4. dan berfungsi sebagai tujuan akhir pengembangan kepribadiannya. Reproduksi Keluarga berfungsi untuk membentuk keturunan. sehingga ketika kita bermasyarakat dapat diterima dengan baik. walaupan banyak yang berpandangan bahwa banyak anak akan menambah beban hidup. Bentuk keluarga terdiri dari seorang suami.Keluarga diartikan sebagai suatu satuan sosial terkecil yang dimiliki manusia sebagai makhluk sosial. dan ada pula yang mengharapkan banyak anak untuk jaminan bagi orang tua di masa depan. oleh karena itu. mensosialisasi. Fungsi keluarga adalah berkembang biak. Kontrol sosial Keluarga yang berfungsi dalam sosialisai. disinilah fungsi keluarga agar pengaturan seksual dapat dikontrol dan tidak ada lagi kelahiran di luar nikah. 3. atu merawat orangorang tua (jompo). Pengaturan Seksual Dapat dibayangkan apabila tidak ada keluarga maka akan terjadi seks bebas yang diakibatkan tidak adanya pengaturan seksual. perilaku.

Dr. M. seperti masyarakat nasion. Jafar Anwar. Jenki Satria. Adanya saling bergaul ini tentu karena ada bentuk-bentuk aturan hidup. Hajjah. Saling tolong menolong dan bantu membantu dalam kebajikan 2. Ruslan Abdul Rahman. Prof. Budaya. ketentraman dan ketertiban lingkungan dan masyarakat 4. M. dan Kealaman Dasar. Hajjah Bainar. yang bukan disebabkan oleh manusia sebagai perseorangan. Ikut meringankan beban kesengsaraan orang lain 3. dkk. dapat ditarik kesimpulan sementara. Jakarta. 1999. Adapun kata “masyarakat” berasal dari bahasa Arab. Budaya. melainkan oleh unsur-unsur lain dalam lingkungan sosial yang merupakan kesatuan. KESIMPULAN Dari seluruh uraian mengenai relasi individu dengan enam macam lingkungan sosial mulai dari keluarga sampai nasional. Menjaga dan memelihara keamanan. Munandar. 2006 Agus. Ilmu Sosial Dasar. Drs. posisi dan peranannya semakin abstrak. Drs. Menghindari perkataan dan tindakan yang menyakitkan orang lain sehingga tercipta ketergantungan yang saling menguntungkan. artinya bergaul. Refika Aditama. Si. Gema Insani. Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial Studi Banding Pandangan Ilmiah Dan Ajaran Agama. Ilmu Sosial. asal katanya socius yang berarti kawan. 1. Prof. Dr.2006 Bainar. Masyarakat Dalam bahasa Inggris masyarakat disebut juga society. Ilmu Sosial. H. . M. Bustanuddin. dan Kealaman Dasar hal 64. sedangkan individu dalam konteks lingkungan sosial yang lebih besar. yaitu syirk. bahwa individu mempunyai makna langsung apabila konteks situasional adalah keluarga atau lembaga sosial. DAFTAR PUSTAKA Soelaeman. Dr. CV. Tugas manusia sebagai anggota masyarakat.3.

H. M.M. Budaya. Si. Dr. Drs. Drs. Munandar Soelaeman. dan Kealaman Dasar hal 64. Dr.Prof. dan Kealaman Dasar hal 65 Prof. Drs. Jafar Anwar. M. William The Family. Drs. dan Kealaman Dasar hal 66 Dr. Ruslan Abdul Rahman. Ilmu Sosial. Munandar Soelaeman. M. Ilmu Sosial Dasar refika Aditama hal 113 Prof. Drs. Dr. PT Bina Aksara. Ruslan Abdul Rahman. Hajjah Bainar. Ilmu Sosial. Ilmu Sosial.1983 hal 44-48 TOP 0 komentar: Poskan Komentar saran dan kritikan dari pembaca amat sangat sy harapkan . Jafar Anwar. Drs. terjemahan bahsa Indonesia oleh Dra. Dr. H. Si. Si. M. Lailahanoum Hasyim. Jafar Anwar.M. Budaya. Hajjah Bainar. M. Ruslan Abdul Rahman. Hajjah Bainar. M. Budaya. Ilmu Sosial Dasar refika Aditama hal 115 Goode. H.