13 PERAN GURU SEBAGAI PENDIDIK 1.

Guru Sebagai Korektor, guru harus dapat membedakan nilai yang baik dan man nilai yang buruk.Semua nilai yang baik harus guru pertahankan dan nilai yang buruk harus disingkirkan dari watak dan jiwa anak didik. 2. Guru Sebagai Inspirator, guru harus dapat memberikan ilham yang baik bagi kemajuan anak didik. Guru harus dapat memberi petunjuk (ilham) bagaimana cara belajar yang baik. 3. Guru Sebagai Informator, guru harus dapat memberikan informasi perkembangan ilmu penetahuan dan teknologi, selain bahan pelajarn untuk setiap mata pelajaran yang telah diprogramkan dalam kurikulum. 4. Guru Sebagai Organisator, guru memiliki kegiatan pengelolaan akademik, menyusun tata tertib sekolah, menyusun kalender akademik, dan sebagainya. 5. Guru Sebagai Motivator, guru hendaknya dapat mendorong anak didik agar bergairah dan aktif belajar. Peran ini sangat penting dalam interaksi edukatif. 6. Guru Sebagai Inisiator, guru harus dapat menjadi pencetus ide-ide kemajuan dalam pendidikan dan pengajaran. Bukan mengikuti terus tanpa mencetuskan ideide inovasi. 7. Guru Sebagai Fasilitator, guru hendaknya dapat menyediakan fasilitas yang memungkinkan kemudahan kegitan belajar anak didik, menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. 8. Guru Sebagai Pembimbing, guru membimbing anak menjadi manusia dewasa susila yang cakap dan mandiri. 9. Guru Sebagai Demonstrator, mempergakan apa yang diajarkan secara diktatis, sehingga apa yang guru inginkan sejalan dengan pemahaman anak didik, tujuan pengajaran tercapai dengan efektif dan efisien. 10. Guru Sebagai Pengelola Kelas, agar anak didik betah tinggal di kelas dengan motivasi yang tinggi untuk senantiasa belajar di dalamnya. 11. Guru Sebagai Mediator, guru hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang media pendidikan baik jenis dan bentuknya, baik media material maupun nonmaterial. 12. Guru Sebagai Supervisor, guru dapat membantu, memperbaiki, dan menilai secara kritis terhadap proses pengajaran. 13. Guru Sebagai Evaluator, guru dituntut untuk menjadi seorang evaluator

yang baik dan jujur, dengan memberikan penilaian yang menyngkut intrinsik maupun ekstrinsik. Guru tidak hanya menilai produk, tetapi juga menilai proses. Tugas Guru - Sebagai seorang pendidik yang memahami fungsi dan tugasnya, guru khususnya ia dibekali dengan berbagai ilmu keguruan sebagai dasar, disertai pula dengan seperangkat latihan keterampilan keguruan dan pada kondisi itu pula ia belajar memersosialisasikan sikap keguruan yang diperlukannya. Seorang yang berpribadi khusus yakni ramuan dari pengetahuan sikap danm keterampilan keguruan yang akan ditransformasikan kepada anak didik atau siswanya. Guru yang memahami fungsi dan tugasnya tidak hanya sebatas dinding sekolah saja, tetapi juga sebagai penghubung sekolah dengan masyarakat yang juga memiliki beberapa tugas menurut Rostiyah (dalam Djamarah, 2000 : 36) mengemukakan bahwa fungsi dan tugas guru profesional adalah : 1. Menyerahkan kebudayaan kepada anak didik berupa kepandaian, kecakapan dan pengalaman-pengalaman 2. Membentuk kepribadian anak yang harmonis sesuai cita-cita dan dasar negara kita Pancasila 3. Menyiapkan anak menjadi warga negara yang baik sesuai dengan UndangUndang Pendidikan yang merupakan keputusan MPR No. 2 Tahun 1983 4. Sebagai prantara dalam belajar 5. Guru adalah sebagai pembimbing untuk membawa anak didik ke arah kedewasaan. Pendidik tidak maha kuasa, tidak dapat membentuk anak menurut kehendak hatinya 6. Guru sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat 7. Sebagai penegak disiplin. Guru menjadi contoh dalam segala hal, tata tertib dapat berjalan apabila guru menjalaninya terlebih dahulu 8. Sebagai adminstrator dan manajerGuru sebagai perencana kurikulum 9. Guru sebagai pemimpin 10. Guru sebagai sponsor dalam kegiatan anak-anak Seorang guru baru dikatakan sempurna jika fungsinya sebagai pendidik dan juga berfungsi sebagai pembimbing. Dalam hal ini pembimbing yang memiliki sarana dan serangkaian usaha dalam memajukan pendidikan. Seorang guru menjadi pendidik yang sekaligus sebagai seorang pembimbing. Contohnya guru sebagai pendidik dan pengajar sering kali akan melakukan pekerjaan bimbingan, seperti bimbingan belajar tentang keterampilan dan sebagainya dan untuk lebih jelasnya proses pendidikan kegiatan mendidik, mengajar dan membimbing sebagai yang taka dapat dipisahkan. Membimbing dalam hal ini dapat dikatakan sebagai kegiatan menuntun anak didik dalam perkembanganya dengan jelas dmemberikan langkah dan arah yang sesuai dengan tujuan pendidikan.

baik perkembangan fisik maupun mental. Dengan demikian diharapkan menciptakan perkembangan yang lebih baik pada diri siswa. Inisator Sebagai inisiator guru harus dapat menjadi pencetur ide-ide kemajuan dan pendidikan dalam pengajaran 9. Korektor Sebagai korektor guru harus bisa membedakan mana nilai yang baik dan buruk 6. Pembimbing Peran guru yang tidak kalah pentingnya dari semua peran yang telah disebutkan di atas adalah sebagai pembimbing 5. Dalam interaksi edukatif. Inspirator Sebagai inspirator guru harus dapat membedakan ilham yang baik bagi kemajuan anak didik 7. Dari uraian di atas secara rinci peranan guru dalam kegiatan belajar mengajar dapat disebutkan sebagai berikut : 1.Sebagai pendidik guru harus berlaku membimbing dalam arti menuntun sesuai dengan kaidah yang baik dan mengarahkan perkembangan anak didik sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. Motivator Sebagai motivator guru hendaknya dapat mendorong anak didik agar bergairah dan aktif belajar 3. termasuk dalam hal ini yang terpenting ikut memecahkan persoalanpersoalan dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi anak didik. 8. Fasilitator Sebagai fasilitator guru hendaknya dapat menyediakan fasilitas yang memungkinkan kemudahan kegiatan belajar mengajar. Informator Sebagai informator guru harus dapat memberikan informasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi selain sejumlah bahan pelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diprogramkan dalam kurikulum. Organisator Sebagai organisator adalah sisi lain dari peranan yang diperlukan oleh guru dalam bidang ini memiliki kegiatan pengelolaan kegiataan akademik dan lain sebagainya. 4. tidak semua bahan pelajaran anak didik pahami Demonstrator . 2.

seorang guru perlu memberi contoh-contoh penerapan praktis kepada anak didik. Dia berperan dalam pengembangan budi pekerti atau kelakuan anak didiknya.mengajar. pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Supervisor Guru hendaknya dapat membantu memperbaiki dan menilai secara kritis terhadap proses pengajaran. Perubahan hidup hanya mungkin terjadi bila anak didik sudah memiliki hubungan pribadi dengan. Ini berarti bahwa guru Kristen tetap bertanggung jawab menjalankan perannya walaupun di luar jam mengajarnya. aadesanjaya. Di samping itu. Sebagai pendidik. bukan hanya sekadar bertumpu pada pengalihan informasi. Dengan dasar ini. pendidik terlibat dalam proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Pengelolaan kelas Guru hendaknya dapat mengelola kelas dengan baik karena kelas adalah tempat terhimpun semua anak didik dan guru dalam rangka menerima bahan pelaaran dari guru. menggunakan istilah-istilah yang sederhana tapi jelas. 12. guru harus mendampingi siswa dalam perkembangannya menuju kedewasaan penuh. Dari pengungkapan ini .blogspot. upaya mendewasakan manusia yang mencakup akhlak (moral) dan kecerdasan pikiran tidak melulu dilakukan di dalam ruang kelas. perlu dihasilkan perubahan dalam kehidupan anak didik. serta menanyakan soal-soal yang penting supaya apa yang dipelajari dapat lebih mudah dipahami. Jadi. Dalam hal ini akhlak berarti budi pekerti atau kelakuan.10. guru juga perlu memberikan kesempatan kepada anak didiknya untuk mau mengungkapkan apa yang menjadi kebutuhan dan kesulitan mereka dalam belajar. Evaluator Guru dituntut untuk menjadi evaluator yang baik dan jujur dengan memerikan penilaian yang menyentuh aspek intrinsik dan ekstrinsik.Pendidik Pendidik adalah orang yang bertugas mendidik. 13. Dengan demikian. Kata "mendidik" itu sendiri berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran. Agar anak didik mengalami perkembangan menuju kedewasaan tersebut. barulah guru dapat menghubungkan kebenaran yang diajarkan dengan kehidupan atau permasalahan yang mereka hadapi dalam kenyataan. Mediator Guru hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pendidikan dalam berbagai bentuk dan jenisnya baik media non material maupun material. 11.com Guru . Untuk menjalankan peranannya sebagai pendidik dalam proses belajar.

Tahap pengajaran seperti ini diperlukan walaupun belum cukup. Namun. cara ini juga memungkinkan guru untuk dapat menolong anak didik yang mengalami kesulitan dalam belajar. . Penyajian bahan ini sama halnya dengan penyajian makanan. Jika pengajaran yang diberikan guru berhenti sampai tahap ini. Dengan begitu. b. Adapun aspek dan tahapan belajar itu adalah sebagai berikut. seorang guru yang telah mengajar satu mata pelajaran untuk jangka waktu yang cukup lama/panjang atau yang telah sangat menguasai pokok-pokok penting tersebut. Seorang fasilitator adalah seorang yang menyediakan bahan buat anak didiknya. Selain itu. c. Guru sebagai pendidik juga mencakup perannya sebagai seorang fasilitator. Sedangkan yang "enak" berarti menarik dalam penyajian. seorang guru harus selalu mempunyai bahan/materi yang siap untuk diberikan kepada anak didik. a. seorang pendidik seringkali tidak dapat atau kurang sabar menghadapi anak didik yang agak lambat menerima pelajaran atau hal. Pulias dan Young memaparkan dua hambatan yang dapat berpengaruh pada proses belajar-mengajar. pengajarannya akan sia-sia. Pertama. Sudah menjadi tugas seorang guru untuk selalu menyajikan bahan atau materi pelajaran buat anak didiknya. Tahap mengenali. Seseorang akan makan dengan lahap jika makanan itu baru dan enak. seringkali lupa bagaimana sukarnya mempelajari sesuatu yang baru. Tahap kedua ini adalah tahap kemampuan seseorang untuk mengenali sesuatu yang baru dikatakan atau dibacakan. Namun. Pada tahap ini seorang pelajar sudah memiliki pengertian tentang hubungan antara beberapa gagasan dan kesanggupan untuk menjelaskan suatu kesatuan pikiran secara lengkap tanpa diberi petunjuk karena gagasan itu sudah dikuasainya. Tetapi mereka tidak mengerti maksudnya. Tahap menghafal tanpa berpikir. Kedua. hal itu belum cukup karena ia belum dapat menghubungkan gagasan tersebut dengan . Perasaan bosan ini dapat menurunkan gairah mengajar dan sudah pasti akan menjalar pula kepada anak didiknya.hal yang baru bagi dirinya. Mereka mengenali dan menyetujui gagasan yang sudah mereka kenal dengan baik. Demikian juga dengan bahan/materi pelajaran yang diberikan oleh guru. dalam menjalankan perannya sebagai pendidik. Dia juga kurang menyadari bahwa anak didiknya belum mempunyai pengetahuan dasar yang sangat dibutuhkan untuk menerima pengetahuan yang lebih tinggi. Tahap mengucapkan kembali dengan kata-kata sendiri. Materi itu hendaknya sesuatu yang "baru" dalam arti yang baru didapat dari persiapan guru. seorang guru sering dihinggapi perasaan bosan terhadap satu mata pelajaran yang telah diajarkannya berulang-ulang. yaitu kehilangan gairah belajar. guru juga menghadapi hambatan-hambatan. Belajar pada tahap ini adalah saat seseorang mengulangi sesuatu di luar kepala tanpa memikirkan apa arti dari yang dihafalkan. Mereka tidak dapat melihat hubungan antara yang diterimanya dengan kebutuhan pribadinya. Jadi.akan terlihat kesulitan mereka sehingga guru pun bisa menyajikan bahan yang sesuai dengan kebutuhan anak didik.

14 Tahun 2005 peran guru adalah sebagai pendidik. Tahap merealisasi/mewujudkan. membentuk kompetensi dan memahami materi standar yang dipelajari. Guru juga harus bertanggung jawab terhadap tindakannya dalam proses pembelajaran di sekolah. wibawa. pelatih. guru membantu peserta didik yang sedang berkembang untuk mempelajari sesuatu yang belum diketahuinya. Oleh karena itu guru harus mempunyai standar kualitas pribadi tertentu. Dengan memahami tahap-tahap di atas. Pada saat demikian. Guru Sebagai Pendidik Guru adalah pendidik. d. yaitu merealisasikan.dirinya sendiri. 2).mengajar. yang cocok dan berarti untuk kehidupannya. serta berusaha berperilaku dan berbuat sesuai dengan nilai dan norma tersebut. pembimbing. pengajar. yang menjadi tokoh. dan apabila secara sekilas ia melihat adanya suatu pengertian yang baru. Hal ini dapat terjadi apabila seseorang dalam kata-katanya sendiri memikirkan kebenaran-kebenaran gagasan. panutan dan identifikasi bagi para peserta didik dan lingkungannya. tahap yang diperlukan selanjutnya adalah tahap menghubungkan. Guru harus memahami nilai-nilai. Sebagai pendidik guru harus berani mengambil keputusan secara mandiri berkaitan dengan pembelajaran dan pembentukan kompetensi. Apabila seorang pelajar melihat adanya hubungan seperti itu dengan sendirinya. pendidik dapat mengerti bahwa seorang dapat belajar dalam beberapa tahap yang berbeda-beda. e. Karena itu. Tahap ini meliputi kesanggupan untuk menghubungkan kebenaran gagasan yang diterima dengan kehidupannya. pengarah. Tahap inilah yang menjadi sasaran dari semua kegiatan belajar. dalam pengertian membuatnya nyata dalam pengalaman hidup pelajar itu sendiri. 20 Tahun 2003 dan Undang Undang No. harus terus mengikuti . Tahap menghubungkan. pada saat itulah terbuka suatu jalan untuk memberi respon secara pribadi. Guru sebagai pengajar. Menurut Undang Undang No. demikian juga anak didik. penilai dan pengevaluasi dari peserta didik. Guru Sebagai Pengajar Di dalam tugasnya. serta bertindak sesuai dengan kondisi peserta didik dan lingkungan. norma moral dan sosial. 1). mandiri dan disiplin. mungkin secara tiba-tiba ia melihat makna dari kebenaran itu dapat diterapkan dalam kehidupannya sendiri. yang mencakup tanggungjawab.

Masihkah guru diperlukan mengajar di depan kelas seorang diri ?. 5). Derasnya arus informasi. Sebagai pembimbing semua kegiatan yang dilakukan oleh guru harus berdasarkan kerjasama yang baik antara guru dengan peserta didik. menggunakan petunjuk perjalanan serta menilai kelancarannya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik. . radio dan surat kabar yang setiap saat hadir di hadapan kita. Hal itu dimungkinkan karena perkembangan teknologi menimbulkan banyak buku dengan harga relatif murah dan peserta didik dapat belajar melalui internet dengan tanpa batasan waktu dan ruang. sehinga apa yang disampaikan kepada peserta didik merupakan hal-hal yang uptodate dan tidak ketinggalan jaman. guru harus merumuskan tujuan secara jelas. Guru memiliki hak dan tanggungjawab dalam setiap perjalanan yang direncanakan dan dilaksanakannya. Guru Sebagai Pengarah Guru adalah seorang pengarah bagi peserta didik. Guru juga dituntut untuk mengarahkan peserta didik dalam mengembangkan potensi dirinya.perkembangan teknologi. sehingga menuntut guru untuk bertindak sebagai pelatih. Guru Sebagai Pelatih Proses pendidikan dan pembelajaran memerlukan latihan ketrampilan. mengarahkan peserta didik dalam mengambil suatu keputusan dan menemukan jati dirinya. menerangkan dan menjelaskan. menginformasikan. Sebagai pembimbing. sehingga tugas dan peran guru sebagai pengajar masih tetap diperlukan sepanjang hayat. Untuk itu guru harus senantiasa mengembangkan profesinya secara profesional. Sebagai pengarah guru harus mampu mengarkan peserta didik dalam memecahkan permasalahanpermasalahan yang dihadapi. baik intelektual maupun motorik. menetapkan waktu perjalanan. yang bertugas melatih peserta didik dalam pembentukan kompetensi dasar sesuai dengan potensi masing-masing peserta didik. belajar melalui televisi. 4). menetapkan jalan yang harus ditempuh. bahkan bagi orang tua. Guru Sebagai Pembimbing Guru sebagai pembimbing dapat diibaratkan sebagai pembimbing perjalanan yang berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya yang bertanggungjawab. 3). serta cepatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan telah memunculkan pertanyaan terhadap tugas guru sebagai pengajar. sehingga peserta didik dapat membangun karakter yang baik bagi dirinya dalam menghadapi kehidupan nyata di masyarakat. Perkembangan teknologi mengubah peran guru dari pengajar yang bertugas menyampaikan materi pembelajaran menjadi fasilitator yang bertugas memberikan kemudahan belajar.

meskipun tidak mencakup semua hal dan tidak setiap hal secara sempurna. prosedur pengembangan.sudarmansmkn1geger. yang meliputi tiga tahap. Guru harus memahami teknik evaluasi. validitas.Pelatihan yang dilakukan. bukan terbebani/terpaksa belajar . ketrampilan dan sikap yang memadai. Guru Sebagai Penilai Penilaian atau evalusi merupakan aspek pembelajaran yang paling kompleks.tidak mudah putus asa . juga harus mampu memperhatikan perbedaan individual peserta didik dan lingkungannya. penilaian harus dilakukan dengan prosedur yang jelas. mungkin tes atau non tes. reliabilitas. (www. kita perlu memahami siapakah yang disebut anak? Anak adalah (menurut Indah): Kelebihan: . penilaian dilaksanakan dengan prinsip-prinsip dan dengan teknik yang sesuai. atau proses untuk menentukan tingkat pencapaian tujuan pembelajaran peserta didik. Sebagai suatu proses. Teknik apapun yang dipilih. pelaksanaan dan tindak lanjut.menikmati belajar sambil bermain. karena melibatkan banyak latar belakang dan hubungan. karakteristik. karena hal itu tidaklah mungkin. Mengingat kompleksnya proses penilaian.inovatif (suka mencoba hal baru/hal yang diluar biasanya) . baik tes maupun non tes yang meliputi jenis masing-masing teknik. Untuk itu guru harus banyak tahu. 6). serta variabel lain yang mempunyai arti apabila berhubungan dengan konteks yang hampir tidak mungkin dapat dipisahkan dengan setiap segi penilaian.com) Sebelum kita mengajar murid. daya beda dan tingkat kesukaran soal.umumnya selalu menyenangkan semua orang dengan tawa bahagia/riangnya . disamping harus memperhatikan kompetensi dasar dan materi standar. Tidak ada pembelajaran tanpa penilaian.lebih mudah menerima pelajaran/pikiran masih bersih .kreatif (positive thinking/baik sangka kepada siapapun) . yaitu persiapan. maka guru perlu memiliki pengetahuan. karena penilaian merupakan proses menetapkan kualitas hasil belajar.Rasa ingin tahunya besar . serta cara menentukan baik atau tidaknya ditinjau dari berbagai segi.

mencari perhatian (dunia anak dunia bermain). maka anak akan cinta kita. Anak hanya kreatif. tetapi kita yang menyesuaikan dengan perkembangan usia anak. jika kita tidak cinta anak.mudah dipengaruhi (khawatirnya jika pengaruh negatif) . Cara mencintai anak dengan memahami keinginan anak serta menjelaskan manfaat perintah yang diberikan pada anak. B Anak tidak nakal.jujur Kekurangan: . B Kunci supaya guru dapa diteima nak dan anak mudah paham serta patuh. jangan harap kita akan berhasil mendidik B Guru memasuki dunia anak. maka perlakukanlah orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. bayangkan masa kecil kita. B Jika kita menuntut anak yang masuk ke dunia kita (guru/orang dewasa) maka kita yang stres. pastinya kita ingin diperlakukan dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. syarat: B mencintai anak B memahami anak B banyak komunikasi dan kreatif mengajar B Anak tidak ada yang nakal. B Setiap anak unik. Sebenarnya anak mudah diatur. hanya ingin berbuat sesuatu. jangan dibiakan salah. bukan anak zaman sekarang yang semakin nakal. tergantung cara kita mendidik. melainkan guru dan orang tua yang maik tidak sabar. guru mengarahkan ke benar. jadi guru menjelaskan manfaat dan resiko yang dilakukan anak (mengarahkan anak ke jalan yang benar). . B Jadilah Guru sabar.. B Senakal-nakalnya anak jangan disalahkan tetapi diarahkan. B Kita cinta anak.belum mandiri/masih tergantung pada orang lain/orang dewasa .pola pikir belum matang/sistematis B Ketika kita mengajar anak. dengan memperbanyak komunikasi dengan anak sehingga barokah dan efektif. B Jangan paksa anak seperti yang kita pengen.

dengan bercerita tokoh islam yang jujur yang akan menjadi idola anak. B Cara menghadapi anak sering berbohong. B Anak tidak mau digurui. B Pengalaman yang baik. jangan menyerah mengahadapi murid nakal.teman-temannya serta anggota masyarakat lainnya. B Anak punya kapasitas melindungi dirinya. bukan otoriter/killer. tetapi kita buat dia aman. B Tugas guru mendidik samapi maksimal. anak kecewa. tetapi bisa diusahakan/tidak condong B Cara menyadarkan anak: anak disuruh merasakan akibat perbuatan yang dia lakukan. yang disampaikan kepada orang untuk diambil hikmahnya. Bagaimana guru meningkatkan pelayananya. tetapi guru yang murid suka dengan kita. bukan ditakuti. guru dirindukan anak/murid.net/tips-trick/tugas-guru-sebagai-pendidik#ixzz1bCUfRt24 Guru sebagai pendidik profesional Guru Sebagai pendidik Profesional mempunyai citra yang baik dimasyarakat apabila dapat menunjukan kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi pamutan atau teladan masyarakat sekelilingnya.meningkatkan pengetahuannya. maka anak lain akan terpengaruh/ikut. B Jika kita mengajar. terus dimana fungsi guru sebagai pendidik??? Sumber: http://desainwebsite.memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya. dia percaya kita mendukung dia. maka anak semangat belajar. keteladanan karakter lewat kisah atau dongeng motivasi. Pahlawan: guru disegani (menolong anak).Apakah memang ada yang patut di teladani atau tidak. Masyarakat terutama akan melihat bagaimana sikap dan perbuatan guru itu sehari-sehari. tidak bisa diatur. harus memahami psikologi peserta didik. cerita dapat mengubah diri anak dari sifat buruk menuju sifat baik. B Jika guru semangat mengajar.B Cara membelajarkan anak. B Guru yang baik. dan bagaimana cara guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa. B Guru adil terhadap semua murid memang sulit. jangan dikeluarkan dari sekolah. selesaikan. B Jangan membiarkan 1 anak ramai. B Respon anak alami. . buat anak tenang (anak merasa aman) dan senang pada kita (guru/ortu) maka kita mudah masuk ke dunia anak (Quantum Teaching). jangan sering dilarang.

c.staf di sekolah. Misalnya saja seorang guru yang sedang terkena penyakit menular tentu saja akan membahayakan bagi peserta didiknya.dari syarat tarsebut dapat di sebarkan yaitu sebagai berikut : a. Sebagai seorang guru syarat tersebut merupakan syarat mutlak yang tidak dapat di abaikan. Syarat utama untuk menjadi seorang guru. Untuk menamakan jiwa ke bangsaan merupakan tugas yang utama bagi seorang guru. Guru harus berijazah Yang dimaksud ijazah disini adalah ijazah yang dapat memberi wewenang untuk menjalankan tugas sebagai seorang guru di suatu sekolah tertentu. Harus selalu introspeksi diri dan siap mnerima kritik dari siapapun.relah berkorban. Guru di indonesia harus berjiwa nasional Bangsa di indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa yang mempunyai bahasa dan adatistiadat berlainan. guru juga bertanggung jawab terhadap keharmonisan perilaku masyarakt dan lingkungan di sekitarnya.yaitu membentuk manusia susila yang bertakwa kepada TYE maka sudah selayaknya guru sebagai pendidik harus dapat menjadi contoh dalam melaksanakan ibadah dan berkelakuan baik. dan mayarakat.pembelajar. Guru harus bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berkelakuan baik. Karena. Selain itu. Guru haruslah orang yang bertanggung jawab Tugas dan tanggung jawab seorang guru sebagai pendidik. .ialah mempunyai syarat-syarat yang perlu untuk dapat memberikan pendidikan dan pembelajaran.karena itulah guru harus terlebih dahulu berjiwa nasional. orang tidak akan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik jika ia di serang suatu penyakit.selain berijazah dan syaratayarat mengenai kesehatan jasmanai dan rohani.dan menyayangi peserta didiknya. Selanjutnya.Tidak sembarangan orang dapat melaksanakan tugas Profesional sebagai seorang guru. Sesuai dengan tujuan pendidikan. d. ada pula syarat lain yang sangat erat hubungannya tugas guru di sekolah. Selain itu. untuk menjadi guru yang baik haruslah memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh pemerintah. e. Sabar. Bersikap baik pada rekan guru. dan pembimbing bagi peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung yang telah di percayakan orang tua/ wali kepadanya hendaknya dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Guru harus sehat jasmani dan rohani Kesehatan jasmani dan rohani merupakan salah satu syarat penting dalam setiap pekerjaan. Harus memiliki wawasan pengtahuan yanh luas dan menguasai benar mata pelajaran yang dibinanya. Memiliki kewibawaan dan tanggung jawab akademis. Syarat-syarat di atas adalah syarat umum yang berhubungan dengan jabatan sebagai seorang guru. sebgai brikut : Harus adil dan dapat di percaya. b.

Ketrampilan menjelaskan. sehingga dapat memotivasi belajar siswa. Kompetensi Sosial. melatih. 8. sehingga tidak hanya akan berdampak pada pola komunikasi pembelajaran. Kompetensi Kepribadian. 3. 4. tetapi juga akan membentuk suasana pembelajaran yang menyenangkan.Sumber: http://id. 3). Ketrampilan membuka dan menutup pelajaran. Ketrampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan. Kompetensi Profesional. Seiring dengan UU No 20/2003 dan ketentuan pasal 1 UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen secara tegas menentukan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. . seharusnya dapat menyajikan proses pembelajaran secara menyenangkan bagi siswa. Berdasarkan Permendiknas No 16/2007.Guru yang profesional dalam bidangnya. pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Khususnya dalam bidang pembelajaran. juga akan membentuk karakter guru menjadi lebih kreatif. mengajar. menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. 5. Melalui model pembelajaran yang tepat diharapkan siswa mendapatkan pembelajaran yang bermakna dan memberikan kesan yang mendalam pada siswa.shvoong. Ketrampilan membimbing diskusi kelompok kecil. 7. Keberanian seorang guru dalam berinovasi dan mempraktikkan ketrampilan dasar mengajar akan berpengaruh secara langsung terhadap prestasi belajar siswa.com/social-sciences/education/2041139-guru-sebagaipendidik-profesional/#ixzz1bCVAn5x8 Peranan Guru sebagai Pendidik Profesional 28 Jul Guru mempunyai peranan strategis dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak didik. yaitu: 1. Kompetensi Pedagogik. seorang guru profesional juga harus dapat menentukan dan memilih metode atau model pembelajaran yang tepat sehingga dapat menarik minat siswa terhadap proses pembelajaran baik yang dilakukan di dalam maupun di luar kelas.Ketrampilan memberikan penguatan. 6. Kompetensi utama yang perlu dimiliki guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogik adalah menguasai pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk mempraktikkan ketrampilan dasar mengajar di kelas. profesionalitas guru menghadapi tantangan untuk mengembangkan kompetensi pedagogik dengan cara berlatih dan belajar mandiri. Sudah banyak model pembelajaran inovatif yang ada dan seyogyanya guru mencoba untuk menggunakannya dalam setiap proses pembelajaran dan bila perlu mengadakan penelitian (PTK) terhadap model pembelajaran inovatif yang baru dipraktekkannya untuk melihat apakah ada perbedaan hasil belajar siswa dari sebelum melakukan model pembelajaran inovatif dan sesudahnya. Ketrampilan bertanya. Dalam Ilmu Kependidikan dikenal adanya 8 ketrampilan dasar mengajar. sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupannya kelak di masyarakat. Dalam perkembangannya. 2). Ketrampilan mengadakan variasi dalam cara mengajar. mengarahkan. membimbing. dan 4). Ketrampilan mengelola kelas. agar profesional seorang guru dituntut untuk mempunyai empat kompetensi yaitu : 1). 2.

baik secara formal (kepada pihak yang mengangkat dan menugaskannya) maupun secara moral (kepada sasaran didik. Konservator (pemelihara) sistem nilai yang merupakan sumber norma kedewasaan. antara lain pendidikan dan pelatihan(Diklat). Taruna ) oleh CLUB GURU KABUPATEN BARITO SELATAN pada 18 Maret 2010 jam 15:58 Sumber: http://blog. Inovator (pengembang) sistem nilai ilmu pengetahuan. Bagi penyandang profesi guru.Seorang guru yang mempunyai tingkat profesional tinggi terhadap profesinya sebagai pendidik akan mempunyai semangat kerja yang tinggi pula. Abin Syamsuddin dengan . Sedangkan dalam pengertian pendidikan yang terbatas. berakhlak mulia. Untuk menentukan kadar profesionalitas guru harus melalui proses pembinaan yang bertahap dan berkesinambungan baik secara formal maupun informal. seorang guru yang ideal seyogyanya dapat berperan sebagai : 1. dalam proses interaksi dengan sasaran didik. Transformator (penterjemah) sistem-sistem nilai tersebut melalui penjelmaan dalam pribadinya dan perilakunya.berilmu. Abin Syamsuddin (2003) mengemukakan bahwa dalam pengertian pendidikan secara luas. Sebaliknya seorang guru yang rendah tingkat profesioanalitasnya sebagai pendidik akan cenderung melakukan aktifitas profesinya dengan motivasi yang kurang dan tidak bersemangat. seminar. Transmitor (penerus) sistem-sistem nilai tersebut kepada peserta didik. Sehingga profesionalitas dan kinerja kita nantinya dapat menghasilkan peserta didik dan anak bangsa yang beriman.kreatif.unila. serta Tuhan yang menciptakannya).Secara individual guru juga dapat melakukan pengembangan pribadi (personal development) baik melalui KKG atau MGMP. bertaqwa kepada Tuhan YME. 4. mari kita tingkatkan profesionalitas dan kinerja kita sebagai guru yang profesional dengan terus berupaya meningkatkan kompetensi.id/hairuddin/2009/10/29/peran-guru-dalam-prosespendidikan/ Efektivitas dan efisien belajar individu di sekolah sangat bergantung kepada peran guru.serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab PERAN GURU DALAM PROSES PENDIDIKAN ( Oleh : Riyanto M. 5.ac. dan diskusi ilmiah lainnya. pengetahuandan ketrampilan dalam melaksanakan proses pembelajaran. cakap dan mandiri. melalui kegiatan yang bermanfaat untuk menambah wawasan di bidangnya sebagai pendidik. 3. Organisator (penyelenggara) terciptanya proses edukatif yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini didorong oleh citacita dan harapan yang ingin dicapainya. cerdas. 2. lokakarya.

artinya guru berperan sebagai pembawa suara dan kepentingan masyarakat dalam pendidikan. Surya (1997) mengemukakan tentang peranan guru di sekolah. memimpin.mengutip pemikiran Gage dan Berliner. Selanjutnya. di mana guru dituntut untuk mampu mengidentifikasi peserta didik yang diduga mengalami kesulitan dalam belajar. Penegak disiplin. pengarah pembelajaran dan pembimbing peserta didik. 4. Dalam hubungannya dengan aktivitas pembelajaran dan administrasi pendidikan. menafsirkan dan akhirnya harus memberikan pertimbangan (judgement). merangsang. dan kalau masih dalam batas kewenangannya. Moh. melakukan diagnosa. dan agen masyarakat (social agent). menggerakkan. Abin Syamsuddin menambahkan satu peran lagi yaitu sebagai pembimbing (teacher counsel). guru berperan sebagai pendidik dalam keluarga (family educator). 3. yang harus dapat menciptakan situasi. 2. harus membantu pemecahannya (remedial teaching). dan dari sudut pandang psikologis. Di sekolah. menganalisa. penilai hasil pembelajaran peserta didik. keluarga dan masyarakat. Seorang pakar dalam bidangnya. atas tingkat keberhasilan proses pembelajaran. guru berperan sebagai : 1. Guru sebagai perencana (planner) yang harus mempersiapkan apa yang akan dilakukan di dalam proses belajar mengajar (pre-teaching problems). diri pribadi (self oriented). Sedangkan dalam keluarga. 3. Lebih jauh. Wakil masyarakat di sekolah. pengarah. Di lain pihak. dikemukakan pula tentang peranan guru yang berhubungan dengan aktivitas pengajaran dan administrasi pendidikan. guru berperan sebagai pembina masyarakat (social developer). yaitu guru harus menjaga agar para peserta didik melaksanakan . mengemukakan peran guru dalam proses pembelajaran peserta didik. 2. baik mengenai aspek keefektifan prosesnya maupun kualifikasi produknya. penemu masyarakat (social inovator). yang mencakup : 1.. Pengambil inisiatif. dan mengarahkan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan rencana. berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Guru sebagai pelaksana (organizer). guru berperan sebagai perancang pembelajaran. Guru sebagai penilai (evaluator) yang harus mengumpulkan. dalam konteks proses belajar mengajar di Indonesia. pengelola pembelajaran. dan penilai pendidikan. Sementara itu di masyarakat. konsultan kepemimpinan yang bijaksana dalam arti demokratik & humanistik (manusiawi) selama proses berlangsung (during teaching problems). yaitu menguasai bahan yang harus diajarkannya. prognosa. di mana ia bertindak sebagai orang sumber (resource person).

Pakar psikologi pendidikan. yaitu guru merupakan orang yang yang mampu menciptakan suatu pembaharuan bagi membuat suatu hal yang baik. 2. 4. Pemberi keselamatan bagi setiap peserta didik. 6. artinya guru bertanggung jawab . yaitu seorang yang harus senantiasa belajar secara terus menerus untuk mengembangkan penguasaan keilmuannya. 5. artinya guru adalah orang yang memiliki kemampuan menciptakan suasana hubungan antar manusia. model keteladanan. seorang guru berperan sebagai : 1. Pembentuk kelompok (group builder). yaitu seorang yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat. khususnya dengan para peserta didik sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan. 3. Catalyc agent atau inovator. artinya guru adalah wakil orang tua peserta didik bagi setiap peserta didik di sekolah. yaitu guru berperan untuk menyampaikan berbagai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. dan 5. seniman dalam hubungan antar manusia (artist in human relations). artinya guru adalah model perilaku yang harus dicontoh oleh mpara peserta didik. Pelaksana administrasi pendidikan.disiplin. dan 7. Penterjemah kepada masyarakat. yaitu guru bertanggung jawab agar pendidikan dapat berlangsung dengan baik. Orang tua. 4. dan 5. 3. artinya guru bertanggung jawab untuk mengarahkan perkembangan peserta didik sebagai generasi muda yang akan menjadi pewaris masa depan. yaitu mampu mambentuk menciptakan kelompok dan aktivitasnya sebagai cara untuk mencapai tujuan pendidikan. 2. Dari sudut pandang secara psikologis. artinya guru merupakan seorang yang memahami psikologi pendidikan dan mampu mengamalkannya dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik. Pekerja sosial (social worker). Di pandang dari segi diri-pribadinya (self oriented). Pemimpin generasi muda. guru berperan sebagai : 1. Peserta didik diharapkan akan merasa aman berada dalam didikan gurunya. Pelajar dan ilmuwan. Petugas kesehatan mental (mental hygiene worker).

guru masa depan harus paham penelitian guna mendukung terhadap efektivitas pengajaran yang dilaksanakannya. namum kenyataannya justru mematikan kreativitas para peserta didiknya. pengelolaan bahan belajar. Yang dimaksud keteraturan di sini mencakup hal-hal yang terkait langsung atau tidak langsung dengan proses pembelajaran. Untuk menghadapi tantangan profesionalitas tersebut. interaksi peserta didik dengan guru. interaksi peserta didik dengan sesamanya. disesuaikan dengan konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedang berlangsung. ia akan terpuruk secara profesional.bagi terciptanya kesehatan mental para peserta didik. berinteraksi dengan manusia di jagat raya ini. peran dan tanggung jawab guru pada masa mendatang akan semakin kompleks. dengan dukungan hasil penelitian yang mutakhir memungkinkan guru untuk melakukan pengajaran yang bervariasi dari tahun ke tahun. BAB I PENDAHULUAN I. Di masa depan. berkembang. sehingga menuntut guru untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian kemampuan professional. Doyle sebagaimana dikutip oleh Sudarwan Danim (2002) mengemukan dua peran utama guru dalam pembelajaran yaitu menciptakan keteraturan (establishing order) dan memfasilitasi proses belajar (facilitating learning). sehingga dengan dukungan hasil penelitiaan guru tidak terjebak pada praktek pengajaran yang menurut asumsi mereka sudah efektif. Disamping itu. Guru harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses pembelajaran peserta didik. dan lain-lain. guru harus melakukan pembaruan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya secara terus menerus. orang tua maupun masyarakat. Sejalan dengan tantangan kehidupan global. Guru dimasa mendatang tidak lagi menjadi satu-satunya orang yang palaing well informed terhadap . Kalau hal ini terjadi. guru perlu berfikir secara antisipatif dan proaktif.peran dan tanggung jawab guru pada masa mendatang akan semakin kompleks. ia akan kehilangan kepercayaan baik dari peserta didik. Latar Belakang Sejalan dengan tantangan global. Jika guru tidak memahami mekanisme dan pola penyebaran informasi yang demikian cepat. guru bukan satu-satunya orang yang lebih pandai di tengah-tengah peserta didiknya. seperti : tata letak tempat duduk. Guru harus harus lebih dinamis dan kreatif dalam mengembangkan proses pembelajaran peserta didik. Artinya. pengelolaan sumber belajar. disiplin peserta didik di kelas. lingkungan belajar. sehingga menuntut guru untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian kemampuan profesionalnya. Guru di masa mendatang tidak lagi menjadi satu-satunya orang yang paling well informed terhadap berbagai informasi dan pengetahuan yang sedang tumbuh. prosedur dan sistem yang mendukung proses pembelajaran. Sementara itu. Begitu juga. jam masuk dan keluar untuk setiap sesi mata pelajaran.1.

pemilihan jabatan dan hal-hal yang bersifat personal dan spiritual. PENGERTIAN Peran guru sebagai pendidik (nurturer) merupakan peran-peran yang berkaitan dengan tugas-tugas membri bantuan dan dorongan (supporter) tugas-tugas pengawasan dan pembinaan (supervisor) serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak itu menjadi patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat.Kalau hal ini terjadi.namun kenyataan justru mematikan kreatifias para peserta didiknya.moralitas dan tanggung jawab kemasyarakatan.berbagai informasi dan pengetahuan yang sedang tumbuh. Jika guru tidak memahami mekanisme dan pola penyebaran informasi yang demikian cepat. Oleh Karena itu tingkah laku pendidik baik guru. orang tua atau tokoh-tokoh masyarakat harus sesuai dengan norma-nora yang dianut oleh masyarakar. Karena nilai dasar Negara dan bangsa Indonesia adalah Pancasila. MACAM-MACAM PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN 1.maka ingkah laku pendidik harus selalu diresapi oleh nilai-nilai pancasila. Disamping itu. Peran guru sebagai model atau contoh bagi anak Setip anak mengharapkan guru mereka dapat menjadi contoh atau model baginya. Tugas-tugas ini berkaitan dengan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak untuk memperoleh pengalaman-pengalaman lebih lanjut seperti penggunaan kesehatan jasmani.sehingga dengan dukungan hasil penelitian guru terjebak pada praktek pengajaran yang menurut asumsi mereka sudah efektif. II.Artinya guru harus melakukan pembaruan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya secara terus menerus.disesuaikan dengan konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang sedang berlangsung.guru bukan satu-satunya orang yang lebih pandai di tengah-tengah peserta didiknya. .bebas dari orang tua.perlu berfikir secara antisipatif dan proaktif.guru masa depan harus paham penelitian gina mendukung terhadap efektifitas pengajaran yang dilakanakannya. Begitu juga. Untuk menghadapi tantangan profesionalitas tersebut. Oleh karena itu tugas guru dapat disebut pendidik dan pemelihara anak.berkembang.pengetahuan dan keterampilan dasar.dengan dukungan hasil penelitian yang mutakhir memungkinkan guru untuk melakukan pengajaran yang berfariasi dari tahun ke tahun.bangsa dan Negara.berinteraksi dengan manusia di jagat raya ini.ia akan terpuruk secara professional. Di masa depan.persiapan untuk perkawinan dan hidup berkeluarga.2. Guru sebagai penanggung jawab pendisiplinan anak harus mengontrol setiap aktifitas anak-anak agar tingkah laku anak tidak menyimpang denan norma-norma yang ada. BAB II PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN II.a akan kehilangan kepercayaan baik dari pesrta didik.dan orang dewasa lain.orang tua maupun masyarakat.1.

hasil belajar yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial tingkah laku social anak. mencatat hasil belajar dan sebagainya merupakan dokumen yang berharaga bahwa ia telah melaksanakan tugasnya dengan baik.dalam arti menjadi semakin bermanfaat bagi sekolah itu sendiri dan bagi masyarakat luas penggunanya. Seorang guru diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang yang sedang dilakukan. Peranan guru sebagai komunikator pembangunan masyarakat. Agar tugas dan tanggung jawab para pimpinan sekolah tersebut menjadi nyata. Oleh karena itu seorang guru dituntut bekerja administrasi teratur.2.kiranya mereka perlu memahami.keterampilan dan pengalaman lain diluar fungsi sekolah seperti persiapan perkawinan dan kehidupan keluarga. Sebab administrasi yang dikerjakan seperti memmbuat rencana mengajar.mendalami. Ia dapat mengembangkan kemampuannya pada bidang-bidang yang dikuasainya. Dalam era kemandirian sekolah danera Manajemen Berbasis sekolah (MBS). 4. mempunyai pengetahuan dan keterampilan dasar untuk hidup dalam masyarakat dan pengetahuan untuk mengembangkan kemampuannya lebih lanjut. tetapi juga sebagai administrator pada bidang pendidikan dan pengajaran. Peran guru sebagai pengajar dan pembimbing dala pengalaman belajar Setiap guru harus memberikan pengetahuan. Guru sebagai administrator. . Segala pelaksanaan dalam kegiatannya proses belajar mengajar perlu diadministrasikan secara baik. Seorang guru tidak hanya sebagai pendidik dan pengajar. Peran guru sebagai setiawan dalam lembaga pendidikan. B antuan dapat secara langsung melalui petemuan-pertemuan resmi maupun pertemuan insidental. tugas dan tanggung jawab yang pertama dan yang utama dari para pimpinan sekolah adalah menciptakan sekolah yang mereka pimpin menjadi semakin efektif. Seorang guru dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilan agar supaya pengetahun dan keterampilan yang dikuasai tidak hanya terbatas pada pengetahuan yang berkaitan dengan pengembangan tugas professional. 3. tetapi juga tugas kemasyarakatan maupun tugas kemanusiaan. hasil belajar yang berupa tingkah laku pribadi dan spiritual dan meilih pekerjaan di masyrakat. 5.dan menerapkan beberapa konsep ilmu manajemen yang dewasa ini telah dikembang mekarkan oleh pemikir-pemikir dfalam dunia bisnis. Kurikulum harus berisi hal-hal tersebut di atas sehingga anak memiliki pribadi yang sesuai dengan nlainilai hidup yang dianut oleh bangsa dan negaranya. Seorang guru diharapkan dapat membantu dalam mengembangkan kemampuannya. Peran guru sebagai pelajar (leamer). 6.

Transformator (Penterjemah) Sistem-sistem nilai tersebutmelalui penjelmaan dalam pribadinya dan perilakunya dalam proses interaksi dengan sasaran didik. Guru sebagai pelaksana (Organizer) Yang harus dapat menciptakan situasi.atas tingkat keberhasilan proses pembelajaran.penilai hasil pembelajaran peserta didik.harus membantu pemecahannya (remedial teaching).menganalisa. Organisator (Penyelenggara) Terciptanya proses edukatif yang dapat dipertanggungjawabkan. PERAN GURU DALAM PROSES PENDIDIKAN Efektifitas dan efisien belajar individu disekolah sangat bergantung kepada peran guru.4. II.menggerakan. . II.pengelola pembelajaran.guru berperan sebagaipendidik dalam keluarga (pamily educator). Transmitor (Penerus) Sistem-sistem nilai tersebut kepada peserta didik d. DAN MASYARAKAT Disekolah guru berperan sebagai perancang pembelajaran. c. Konservator (Pemelihara) Sistem nilai yang merupakan sumber norma kecerdasan.II. Inovator (Pengembang) Sistem ilmu pengetahuan.merangsang.3.konsultan kepemimpinan yang bijaksana dalam arti demokratik dan humanistic (manusiawi)selama proses berlangsung. Guru sebagai Pembimbing (Teacher Ccounsel) Dimana guru dituntut untuk mampu mengidentifikasi peserta didik yang diduga mengalami kesulitan dalam belajar. dimana ia bertindak sebagai orang sumber. e.baik mengenai aspek keefektipan prosesnya maupun kulifikasi produknya.berdasarkan criteria yang ditetapkan.dan pembimbing peserta didik.. Guru sebagai penilai (Evaluator) Yang harus mengumpulkan.dan akhirnya harus memberikan pertimbangan. Guru sebagai perencana (Planner) Yang harus mempersiapkan apa yang akan dilakukan didalam proses belajar mengajar b. Sedangkan dalam kelurga. c.menafsirkan. Seorang guru yang ideal seyogyanya dapat berperan sebagai: a.baik secara formal (kepada pihak yang mengangkat dan menugaskannya) maupun secara moral(kepada sasaran didik.5.dan kalau masih dalam batas kewenangannya. PERAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK a. dan mengarahkan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan rencana.serta Tuhan yang menciptakannya). d.memimpin. PERAN GURU DI SEKOLAH. KELURGA.pengarag pembelajaran. b.

Pembentuk kelompok Yaitu mampu membentuk menciptakan kelompok dan akivitasnya sebagai cara untuk mencapai tujuan pendidikan . b. Seorang pakar alam bidangnya Yaitu mengusai bahan yang harus dikerjakannya 4. Penterjemah kepada masyarakat Yaitu guru berperan untuk menyampaikan berbagai masyarakat. Model Keteladanan Artinya guru adalah model perilaku yang harus dicontoh oleh para peserta didik. Orang Tua Artinya guru adalah wakil dari orang tua peserta didik bagi setiap peserta didik disekolah d.agen masyarakat (socil masyarakat).guru berperan sebagai. Pakar psikologis pendidikan Artinya guru merupakan seorang yang memahami psikologi penidikan dan mampu mengamalkanya dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik. Lebih jauh dikemukakan pula tentang peranan guru yang berhubungan dengan aktivitas pengajaran an adminisrasi pendidikan. Dalam hubungannya dengan aktivitas pembelajaran dan administasi pendidikan.guru berperan sebagai: 1. c.Sementara itu dimasyarakat. Pelaksana administrasi pendidikan Yaitu guru bertanggung jawab agar pendidikan dapat berlangsung dengan baik.diri pribadi. c.guru berperan sebagai Pembina masyarakat (social developer). Dipandang dari segi diri pribadinya. a. Penegak disiplin Yaituguru harus menjaga agar para peserta didik melaksanakan disiplin 5. Seniman dalam hubungan antar manusia Artinya guru adalah orang yang memiliki kemampuan menciptakan suasana hubungan antar manusia khususnya dengan para peserta didik sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan.pengarah dan penilai pendidikan.dan dari sudut pandang psikologis. Pekerja sosial Yaitu seorang yang harus memberikan pelayanan pelayanan kepada masyarakat.seorang guru berperan sebagai : a. Dipandang dari sudut secara biologis. 2. Pemberi keselamatan bagi setiap peserta didik Peserta didik diharapkan akan merasa aman berada dalam didikan gurunya. b. e. Pengambil inisiatif. Pelajar dan ilmuan Yaitu seorang yang harus senantiasa belajar secara terus menerus untuk mengembangkan penguasaan keilmuannya. 3. Wakil masyarakat disekolah Artinya guru berperan sebagai pembawa suara an kepentingan masyarakat dalam pendidikan. Pemimpin generasi muda Artinya guru bertanggung jawab untuk mengarahkan perkembangan peserta didik sebagai generasi muda yang akan menjadi pewaris masa depan 7. 6.

Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi penulis.sedangkan guru di Bimbel adalah pengajar. Taruna NPM 0823011067 PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG .d. Oleh : Riyanto M. Lembar obserfasi pembelajaran III. Inovator Guru merupakan oran yang mampu menciptakan suatu pembaharuan bagi membuat suatu hal yang baik e.2. Peran guru sebagai perncana (planner) pada tahap ini melakukan identifikasi masalah yang ada dikelas yang akan digunakan untuk kegiatan lesson study dan perencanaan alternatif pemecahannya. Kesimpulan Guru di sekolah adalah pendidik.1.konseptor. Dalam KTSP. Lembar kerja siswa 4. Petugas kesehatan mental Artinya guru bertanggung jawab bagi terciptanya kesehatan mental para peserta didik BAB III PENUTUP III. Saran Penulis menyadari dalam penyusunan makalah ini jauh dari sempurna.guru adalah inisiator.guru disekolah adalah pembimbing siswa agar belajar menurut bakat dan minatnya. Instrumen penilaian pross hasil pembelajaran 6.selanjutnya disusun dan dikemas dalam suatu perangkat pembelajaran yang terdiri atas: 1.planner dan programmer. Petunjuk pelaksanaan pambelajaran 3.untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Rencana pembelajaran 2. Media atau alat peraga pembelajaran 5. Dengan kata lain.tugasnya member bimbingan yang ekstra atau lebih kepada siswa dapat menjawab soal dengan cepat dan tepat.tugasnya membimbing dan mendampingi siswa agar kelak dapat hidup mandiri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful