P. 1
Tinjauan Pustaka Zat Aktif Dan Zat Tambahan

Tinjauan Pustaka Zat Aktif Dan Zat Tambahan

|Views: 872|Likes:
Published by Dina Haryanti

More info:

Published by: Dina Haryanti on Nov 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2013

pdf

text

original

Tinjauan Pustaka Zat Aktif dan Zat Tambahan a.

Secnidazol
o o o o

Nama kimia : 1 - (2-metil-5-nitro-1 H-imidazol-1-il) propan-2-ol Sinonim: Sindose, Flagentyl , Secnil Berat molekul : 185,180 g / mol Struktur senyawa : C7H11N3O3

o Dosis Secnidazole : Untuk pengobatan amoebiasis usus & giardiasis: 1 hari pengobatan (Dewasa 2 gram, Anak-anak 30mg/kg berat badan) sebagai dosis tunggal.
o o

Kontra Indikasi : Kehamilan, Menyusui, Hipersensitivitas Efek Samping : Obat ini memiliki efek samping tertentu, yang dapat mempengaruhi individu-individu dalam berbagai cara. Berikut ini adalah beberapa efek samping, yang sering dikaitkan dengan obat: Kehilangan nafsu makan, Mual, Ketidaknyamanan Perut, Diare, Ruam kulit, Kelelahan, Sakit kepala

b. Laktosa

Nama senyawa : Anhydrous Lactose NF 60M; Anhydrous Lactose NF Direct Tableting; Lactopress Anhydrous; lactosum; lattioso; milk sugar; Pharmatose DCL 21; Pharmatose DCL 22; saccharum lactis; Super-Tab Anhydrous.

• • •

Berat molekul

: 342.30

C12H22O11

Kelarutan : larut dalam air; larut dalam etanol (95%) dan eter. Pemerian : putih, kristal putih atau serbuk. Laktosa anhidrat terdiri dari 70-80% β-laktosa anhidrat dan 20-30% α laktosa anhidrat .

Fungsi

: pengikat, sebagai eksipien pada tablet secara

kompres langsung, lyophilization, pengisi tablet dan kapsul.

campuran yang terdiri dari laktosa anhidrat menunjukan kelembapan yang lebih besar dan degradasi obat. pementuk dan pigmen.• Inkompatibilitas pengoksidasi : laktosa Ketika anhidrat inkompatibel dengan dengan hidrofilik kuat. Tioxide. color index number 77891. brookite titanium dioxide. titanic anhydride. dan tempat yang kering.88 Struktur senyawa: TiO2 Kelarutan : praktis tidak larut dalam asam sulfur. Titanium dioxide • • Inkompatibilitas : Inkompatible dengan famotidin. asam hidroklorat. Anatase titanium dioxide. Fungsi : bahan penyalut. Kronos 1171. rutile titanium dioxide. Larut dalam asam hidrofluorat dan asam sulfurat panas. efek fotokatalitik. tidak berbentuk. dicampur leukotrien antagonis dan anhidrat laktosa atau monohidrat laktosa disimpan pada enam minggu pada 40oC dan 75% RH. reaksi dipercepat oleh pemanasan. • Stabilitas dan kondisi penyimpanan : warna laktosa berubah kecoklatan pada penyimpanan. Laktosa anhidrat harus disimpan pada kondisi wadah tertutup rapat pada keadaan dingin. c. kondisi lembab. asam nitrat. . karena menghasilkan monatonically mendegradasi bahan film dan meningkatkan permeabilitas penguapan air dari penyalut polivinil alkohol ketika digunakan sebagai pengisi inert dan pemutih. Kelarutan tergantung dari perlakuan panas. serbuk nonhigroskopis. pelarut organik dan air. E171. • • • Berat molekul : 79.Tronox. Titanium Dioksida • Nama senyawa : Titanii dioxidum. tidak berbau. pigment white 6. • Pemerian : putih. tidak berasa. TiPure. Perpanjangan pemanasan akan menhasilkan bahan yang sedikit larut.

dalam wadah yang sejuk dan kering. Pharmacel. crystalline cellulose. Pemerian : magnesium stearat stabil. • Stabilitas dan kondisi penyimpanan : Magnesium stearate stabil dan harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dalam tempat yang dingin dan kering. • Avicel Nama senyawa : Avicel PH. Emcocel. Ceolus KG. Berat molekul : 591. cellulose gel. eter dan air. dan garam besi. serbuk dengan densitas yang rendah.• Stabilitas dan kondisi penyimpanan : Titanium dioksida sangat stabil dalam temperatur tinggi.25 – 25 % e. Celphere. terlindungi dari cahaya. putih mengkilat. beberapa vitamin dan beberapa garam alkaloid. magnesium salt. etanol (95%). Ethispheres. d. • • • • mengendap. Magnesium stearat tidak dapat digunakan dalam produk yang mengandung aspirin. magnesium salt. Celex. sedikit larut dalam benzene dan etanol panas. basa. Tabulose. stearic acid. Serbuk berminyak jika disentuh dan mudah melekat pada kulit. Inkompatibilitas : Incompatible dengan asam kuat. Vivapur. Fibrocel. • Mg Stearat Nama senyawa : Magnesium octadecanoate. • • Fungsi : lubrikan pada tablet dan kapsul. Hindari campuran dengan bahan pengoksidasi kuat. octadecanoic acid. • Konsentrasi : 0. Titanium dioxide harus disimpan dalam wadah bertutup rapat. • Berat molekul : (C6H10O5)n = 36000 .34 Struktur senyawa : C36H70MgO4 Kelarutan : praktis tidak larut dalam etanol. E460.

Metolose. Pemerian : sedikit berbau. campuran-campuran dari metanol dan dichloromethane. membentuk suatu koloid yang merekat pada larutan. • • HPMC. Kelas-kelas tertentu dari hypromellose bersifat dapat larut di dalam larutan aseton . serbuk putih Fungsi : Agen penyalut. Metosel. dan campuran-campuran dari air dan alkohol.• Kelarutan : praktis tidak larut dalam larutan asam dan pelarut organik. sedikit berasa. • • • Konsentrasi : 2-5 % pH : 5-8 Kelarutan : larut di dalam air dingin. Hypromellosum. Fungsi : Adsorbent. serbuk kristal tersusun ari partikel berpori. tidak mampu larut di dalam cloroform. tingkat polimer atau putih kekuningan. penghancur tablet. tablet and capsule incompatible walaupun • diluent. suspending agent. pembentuk film. glikol metilselulosa. Konsentrasi : 20-90% HPMC • • Nama Sinonim : generik Benecel : MHPC. • Inkompatibilitas : Microcrystalline cellulose dengan agen pengoksidasi kuat. metil hydroxypropylcellulose. pengikat tablet. eter . Simpan dalam wadah tertutup rapat. agen peningkat viskositas. Hypromellose E464. Terlarut sebagian dalam larutan alkali dan air. penstabilan. sedikit berbau. sidikit berasa. Tylopur. dan eter. etanol ( 95%). pensuspens. Stabilitas sejuk. Hidroksipropilmetilselulosa. kering dan • f. : Microcrystalline cellulose • stabil hygroscopic. hanya dapat larut di dalam campuran-campuran dari etanol dan dichloromethane. pengendalian untuk pelepasan berkelanjutan. Hypromellose hydroxypropyl propilena metilselulosa. • Pemerian : putih.

yang lainnya. sejuk dan kering. sedikit Fungsi : Disintegran. Hypromellose mengalami perubahan bentuk sol–gel dengan pemanasan dan mendingin. .0 (5% w/v larutan). PVP. • • polyvinylpyrrolidone. Kenaika suhu mengurangi kekentalan larutan. • mengandung air. g. meski higroskopik setelah pengeringan. campuran-campuran dari dichloromethane dan propan-2-ol. (2-oxo-1-pyrrolidinyl)ethylene]. • Stabilitas : Hypromellose adalah suatu material yang stabil. bahan disolusi.0–7. • pengikat tablet. PVP • Sinonim : Povidone. pensuspensi. dan bahan pelarut organik Inkompatibilitas : dengan Hypromellose beberapa bahan tidak pengoksid cocok/bertentangan karena tidak bersifat ion. • Penyimpanan : Hypromellose harus disimpan pada tempat yang tertutup. Plasdone. Larutan stabil pada pH 3–11. E1201. secara berturut-turut. 1-vinyl-2-pyrrolidinone polymer Nama Kimia : 1-Ethenyl-2-pyrrolidinone homopolymer Pemerian : serbuk putih atau putih kekuningan. • Konsentrasi : • pH : 3. Kollidon. hypromellose tidak akan kompleks dengan garam-garam metalik atau bersifat ion organik untuk membentuk pengedapan yang tak mampu larut. poly[1polyvidone. berbau atau tidak berbau dan serbuk higroskopis.

• Isopropil Alkohol Nama senyawa : Propan-2-ol. phenobarbital. h. Dan dari zat tambahan seperti thimerosal. mungkin mempunyai povidone. • efek menhasilkan bentuk kompleks dengan Stabilitas : Povidone menggelap pada pemanasan suhu 150oC. sodium salisilat. • • Rumus kimia dan Berat molekul : C3H8O = 60. ether. keton. and air.1 Struktur senyawa : • Kelarutan : dapat bercampur dengan benzene. 2-propanol. Praktis tidak larut dalam eter. Stabil dalam siklus pendek dengan paparan suhu sekitar 110–130oC. Dalam air konsentrasi larutan terbatas karena viskositas dari larutan yaitu fungsi nilai-K. Larut dalam aseton. Dimethyl carbinol. Alcohol isopropylicus. karena ini merupakan serbuk higroskopis maka harus disipan dalam wadah bertutup kedap udara dalam ruangan sejuk dan kering. Inkompatibel dengan sulfathiazole. dan kimia lainnya. karena reduksi dengan kelarutan air. petrohol. chloroform. isopropanol. ethanol (95%). asam salisilat. • Penyimpanan : Povidone disimpan di bawah kondisi biasa tanpa mengalami dekomposisi dan degradasi. ethanol (95%). and minyak mineral. and air. Tetapi. . chloroform. tannin. • Inkompatibilitas : Inkompatibel dengan larutan garam inorganik dengan rentang luas. and komponen lainnya. IPA. glycerin. sec-propyl alcohol. metanol. hidrokarbon. resin alami dan sintetis.• Kelarutan : sangat larut dalam asam.

colorless. volatil.323 – 1. natrium sulfat. berbau alkohol menyerupai campuran etanol dan aseton. dan garam lainnya. jernih dan tidak berwarna Rumus empiris : CH2Cl2 Kelarutan : Larut dalam 50 bagian air.4% w/w isopropil alcohol (titik didih 80.325 g Sisa penguapan : Tidak lebih dari 0. . tidak berwarna.Tidak larut dalam lautan garam. • • Fungsi : disinfektan dan pelarut Inkompatibilitas : denganbahan pengoksidasi seperti hidrogen peroksda. cyang mengandung 87. mobile. yang menyebabkan dekomposisi. volatile. Penguapan dilakuka di atas tangas air dan dkeringkan pada suhu 105oC • • • . Membentuk azeotrope dengan air. dapat bercampur dengan etanol (95%). Isopropil alkohol kemungkinan akan jenuh jika ditambahkan natrium klorida. • • • Metilen Klorida Pemerian : Cairan mudah bergerak. i. dan asam nitrat.37oC). • Stabilitas dan kondisi penyimpanan : harus disimpan dalam wadah tertutup kedap udara dalam tempat yang dingin dan kering. dan eter. Memiliki rasa agak pahit.05%. • Pemerian : bersih. atau dengan penambahan natrium hidroksida. Jarak didih : Tidak kurang dari 95% tersuling pada suhu antara 39oC dan 41oC Bobot per ml : 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->