PATOLOGI HEPATITIS A

Disusun Oleh:

1. Asni Nurul Aini (P0 7131110001) 2. Dewanti Noritasari (P0 7131110003) 3. Endri Purwoningsih (P0 713111008) 4. Wikan Sinung Arief (P0 7131110035) 5. Yunita Ahadti (P0 7131110039) 6. Zukhruf Faridho (P0 7131110040)

KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES YOGYAKARTA JURUSAN GIZI 2011/2012

dan hubungan seks anal termasuk homoseks. dari usus melalui vena porta yang kaya akan zat gizi. hepatitis F. HAV terdapat di penderita hepatitis A. hepatitis D. 1 orang harus mendapatkan pertolongan di rumah sakit bahkan 3-6 orang meninggal karena infeksi HAV dalam 1000 kasus infeksi HAV. dan . HAV memiliki masa inkubasi selama 2 – 6 minggu. Prevalensi infeksi HAV banyak terjadi di Negara-negara miskin dan berkembang seperti Negara-negara di Africa. lobus terbesar ialah sebelah kanan dan kecil sebelah kiri. Biasa juga disebut jaundice atau penyakit kuning.5 kg dan terletak di bawah iga. hepatitis B. Malaysia. hepatitis G. PENDAHULUAN Hati adalah salah satu organ yang paling penting. Asia (kecuali Jepang.A. Penularannya dapat melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi virus dari tinja penderita.4 juta kasus infeksi HAV di dunia. Selain itu hepatitis A dapat ditularkan lewat lewat jarum suntik. menyaring produk-produk yang tidak berguna lagi dari darah dan bertindak sebagai bagian tubuh yang menjamin terjadinya keseimbangan zat-zat kimia dalam system itu seperti mengatur jumlah kolesterol dalam darah. Virus yang menyebabkan penyakit ini berada dalam cairan tubuh manusia yang sewaktu-waktu bisa ditularkan ke orang lain. Hati merupakan organ yang mengolah zat-zat gizi yang diserap dari makanan dan minuman dari usus dan eritrosit yang tua menjadi bilirubin. Berat hati manusia adalah ± 1. Organ ini berperan sebagai gudang untuk menimbun gula. Istilah “ Hepatitis “ dipakai untuk semua jenis peradangan hati (liver) disebabkan mulai dari virus atau obat-obatan. dari 5 orang yang menderita infeksi HAV. Korea Selatan. B. bilirubin. anak-anak. kolesterol dan beberapa jenis obat. hepatitis C. Salah satu penyakit yang menyerang hati adalah penyakit hepatitis. Singapura). belum divaksinasi hepatitis A. Memerangi racun dalam tubuh seperti alcohol. Orang yang menderita Hepatitis A dapat sembuh sendiri dan penyakit ini tidak menjadi kronis. orang-orang yang sering melakukan hubungan seks tanpa pengaman serta berganti-ganti pasangan dan orang yang tinggal dengan sanitasi lingkungan yang buruk. Jenis virus yang diketahui diantaranya adalah hepatitis A. Orang yang beresiko menderita hepatitis A adalah orang-orang yang belum menderita hepatitis A.S Department of Health and Human Service bagian Centers for Disease Control and Prevention (CDC). menyentuh lampin. lemak. Menurut World Health Organization (WHO) setiap tahun terdapat 1. seprai dan handuk yang dikotori tinja penderita hepatitis A berhubungan seks dengan penderita. Akan tetapi menurut data U. PENGERTIAN Hepatitis A adalah jenis peradangan hati yang disebabkan oleh suatu virus RNA dari family enterovirus atau sering disebut Hepatitis A Virus (HAV). vitamin dan zat gizi lain. Hati juga berperan sebagai pembuang yaitu dengan mengeluarkan bahan-bahan yang berlebihan dan tidak diperlukan. Hati berbentuk segitiga dan memiliki dua buah lobus. Hati mendapatkan suplai darah dari jantung melalui arteri hepatica yang kaya O2.

tuberculosis. ETIOLOGI Inveksi HAV merupakan infeksi yang disebabkan virus yang memiliki genus Heparnavirus. Pada anak-anak dibawah 6 tahun biasanya tidak terlihat gejala-gejala dan menurut WHO hanya 10 % penderita dibawah 6 tahun mengalami gejala jaundice. mual muntah. Pada anak-anak gejala yang mencolok hanya demam tiba-tiba dan hilang nafsu makan. C. sirosis empedu primer. Epidemic banyak terjadi karena makanan dan minuman yang terkontaminasi HAV.Amerika Tengah dan Selatan. Morfologi virus ini adalah merupakan partikel membulat berukuran 27 hingga 32 nm dan mempunyai simetri kubik. selama 3 hari pada 37°C atau dengan khlorin (10-15 ppm selama 30 menit). Penyebab noninfeksiosa meliputi penyumbatan empedu. sifilis. Klasifikasi Kingdom : Virus Filum Kelas Famili Ordo Genus Spesies : Pikarnavrides : Pikarnavrides : Pikornavridae : Pikornavridales : Heparnavirus :- D. yang semuanya peka terhadap pengobatan kusus.8 kb. dengan panas kering (180°C selama 1 jam). dengan penyinaran ultra ungu (1 menit pada 1. Partikel ini mempunyai genom RNA tunggal dan linear dengan ukuran 7. Sifat-sifat umum virus ini adalah virus ini dapat dirusak dengan aoutoklaf (121°C selama 20 menir). tidak mempunyai selubung serta tahan terhadap panas dan asam. Bahkan pada tahun 1988. toksoplasmosis. Gejala-gejala lebih sering dimiliki orang dewasa dari pada anak-anak. . rasa letih. hilangnya nafsu makan karena mual dan muntah dan perut sebelah kanan atas terasa sakit.000 orang. Gejala hepatitis A biasanya muncul akut seperti gejala flu. bagian bola mata yang putih menjadi kekuningan dan kulit berwarna kekuningan (jaundice) 70% (U. demam. air seni kemerahan karena bilirubin yg berkeliaran bertemu dengan urin sehingga menjadi kemerahan. dan amebiasis.S Department of Health and Human Service bagian Centers for Disease Control and Prevention (CDC). keracunan obat. WHO mencatat bahwa di Shanghai terjadi epidemic HAV yang menginfeksi 300. penderita. dengan didihkan dalam air selama 5 menit. GEJALA Tidak semua penderita yang terinfeksi oleh virus hepatitis A tersebut menunjukkan tanda atau gejala. Waktu terekspos hingga terkena penyakit kira-kira 2 sampai 6 minggu.1 watt). Penyakit hepatitis kadang-kadang dapat timbul sebagai komplikasi leptospirosis. 2009). pusing yang terus menerus.

tes kadar ALT dan AST. yaitu orang yang telah terkena virus hepatitis A dengan atau tanpa gejala. G. serta pengukuran antibody spesifik di dalam serum. Setelah enam bulan IgM akan berubah menjadi negative 4. Asai serologic yang lebih pekat. sebelum timbul ikterus. berarti mengindikasikan hepatitis A akut 3. berarti virus hepatitis A terjadi sudah enam bulan. berarti kebanyakan orang dengan hasil ini tidak atau tahan terhadap HAV. PATOFISIOLOGI HAV mula-mula diidentifikasi dari tinja dan sediaan hati. makananakan menginflamasi hati. IgG). atau yang telah divaksinasi vaksin hepatitis A. IgM negative/ IgG Positif. PEMERIKSAAN LABORATORIUM Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan sampel darah untuk mengetahui respon antibody terhadap virus (IgM. Penambahan antiserum hepatitis A spesifik dari penderita yang hampir sembuh pada tinja penderita diawal masa inkubasi penyakitnya. dilakukan tes darah yang menunjukkan positif terhadap antibody virus tersebut. hal ini dapat mengakibatkan peregangan kapsula hati dan mengakibatkan hepatomegali sehingga perasaan yang tidak nyaman pada kuadran kanan atas seperti nyeri. Immunoglobulin M (IgM) yang mengindikasikan penyakit akut. F. homogenate hati dan empedu. air. orang dengan hasil ini mengindikasikan kebal terhadap hepatitis A. Tes ini juga bertujuan untuk mendeteksi respon antibody terhadap virus hepatitis A. IgM positif/ IgG positif. . memungkinkan pemekatan dan terlihatnya partikel virus melalui pembentukan agregat antigen antibody. Virus dari tinja. IgM berperan utama selama 5 sampai 10 hari menahan serangan virus. seperti asai mikrotiter imunoradiometri fase padat dan pelekatan imun. Interpretasinya adalah 1. IgM negative/ IgG negative. IgM positif/ IgG negative. 2. Tes lebih tepat bila kadar ALT (serum alanine aminitransferase) dan AST (asparaten aminotranferase) menunjukkan angka di atas normal. kecuali pada para lansia atau seseorang yang memang sudah mengidap penyakit kronis hati atau sirosis. GAMBARAN KLINIS DAN DIAGNOSIS Untuk memastikan seseorang mengidap infeksi HAV. E. Komplikasi akibat hepatitis A hampir tidak ada. Tes darah berfungsi untuk mengetahui apakah fungsi hati berfungsi normal atau tidak.dan reaksi hipersessivitas obat. dan immunoglobulin G (IgG). telah memungkinkan deteksi HAV di dalam tinja.

orang-orang yang bepergian atau bekerja di daerah yang rawan hepatitis A. Hanya sekitar 10% yang merasa kurang enak badan setelah disuntik. Sanitasi perorangan Semua orang harus selalu mencuci tangan dengan baik dengan sabun dan air mengalir sekurang-kurangnya 10 detik dan dikeringkan dengan handuk bersih setelah menggunakan kakus. pengguna narkoba. sebelum makan. Kebersihan seperti mencuci tangan setelah buang air besar atau sebelum makan. dan pemakaian disinfektan natrium hipoklorit 0. pengobatan yang paling baik adalah menghentikan penggunaan alcohol. serta setelah menyentuh benda seperti lampin dan kondom.H. narkoba. Vaksinasi Hasil penelitian menyatakan. anak-anak dan remaja 2 hingga 18 tahun yang tinggal di daerah yang tinggi insiden hepatitis. Pengendalian langsung ditunjukkan pada pencegahan terkontaminasinya makanan. Orang yang harus mendapatkan vaksin hepatitis A atau beresiko adalah yang belum mendapatkan vaksinasi. karena hepatitis A tidak menjadi kronis dan akan sembuh dengan sendiri. Daya tahan tubuh yang tinggi akan menghindarkan diri dari HAV. Sanitasi lingkungan. petugas kesehatan. PENCEGAHAN 1. dan obat-obatan atau racun yang mengakibatkan gejala yang sama seperti virus hepatitis. I. sebelum dan sesudah mempersiapkan. Bagi anak anak pemberian vaksin dilakukan pertama kali saat umur 12 bulan hingga 23 bulan.5% sangat penting dalam mencegah penyebaran HAV selama fase akut. TERAPI Apabila hepatitis yang disebabkan oleh alcohol. penderita hemofili yang mungkin menerima konsentrat plasma terkumpul. 2. dan menghidangkan makanan. petugas penitipan anak. Vaksin ini mungkin memakan waktu sampai dua minggu untuk memberikan perlindungan. sedangkan untuk penderita beresiko diberikan sesuai permintaan pasien. air atau sumber-sumber lainnya oleh tinja. . semua anak-anak diantara 12 bulan hingga 23 bulan. alat. memproses. penggunaan piring dan alat makan sekali pakai. penderita hepatitis kronis. kaum gay. Bagi pelancong atau pekerja di Negara Negara beresiko waktu terbaik pemberian vaksin adalah sebulan sebelum keberangkatan. sedangkan untuk HAV pengobatan bergantung pada kekuatan imun atau respon antibody seseorang terhadap virus. narkoba. vaksinasi hepatitis A efektif pada lebih dari 90% orang. Efek samping tidak ada kecuali rasa sakit pada bagian yang terkena suntikan. atau obat-obatan yang dapat mengganggu hati. menyediakan. orang yang bekerja dengan penderita HAV dan peneliti HAV di laboratorium. petugas sanitasi baik air maupun sampah. 3. Timbulnya hepatitis merupakan petunjuk sanitasi dan hygiene perorangan yang buruk. dan makanan.

disamping mencuci tangan dengan bersih.       Jangan menyiapkan. Makanan berkarbohidrat tinggi. sekolah. Pengurangan konsumsi garam dimaksudkan untuk mencegah akumulasi cairan dalam rongga peritoneal. penderita harus menjauhi dari kegiatan berikut. Tidak menghadiri tempat kerja. handuk pakaian dengan mesin cuci. Bagi penderita hepatitis A Jika menderita hepatitis A. menghidangkan makanan atau minuman untuk orang lain.4. handuk dengan orang lain Jangan berhubungan kelamin Cuci peralatan makan minum dengan air bersabun dan cuci peralatan seprai. DIET Hepatitis tipe apapun yang diidap. Penderita juga dianjurkan melakukan diet dengan gizi seimbang. Demikian juga garam. . berprotein atau berlemak tinggi memang tidak dilarang secara khusus tetapi hendaknya dibatasi. Jangan menggunakan alat makan atau minum yang sama dengan orang lain Jangan menggunakan seprai. memproses. tempat mengendalikan makanan. J. Penderita juga tidak dilarang mengkonsumsi suplemen vitamin dan mineral sepanjang belum terjadi kerusakan hati. mensyaratkan penderitannya beristirahat cukup dan berobat secara teratur.

who.int/mediacentre/factsheets/fs328/en/index.html http://www.com/doc/33496085/Hepatitis http://www.gov/hepatitis.com/doc/45788643/Hepatitis-A http://www. 2008.cdc.edu/ .htm http://id.com/ http://www.pdf) http://www. Available at http://www. B. and C in the United States.org/wiki/Antibodi_G http://www.scribd.cdc. Disease Burden from Viral Hepatitis A.wikipedia.DAFTAR PUSTAKA Anonim.pdf http://www.emedicinehealth.wikipedia.com/hepatitis_a/article_em.com/doc/20271385/Tutorial-Hepatitis-A-B-C-D-E-F-G http://id.gov/vaccines/pubs/vis/downloads/vis-hep-a.scribd. diakses tanggal 16 November 2011 Centers for Disease Control and Prevention (2009a). Hepatitis.cdc.psu.org/wiki/Hepatitis_A http://www. www.gov/hepatitis/PDFs/disease_burden.scribd.about-hepatitis.