P. 1
Hubungan Kosakata Dengan Menulis

Hubungan Kosakata Dengan Menulis

|Views: 285|Likes:
Published by Aziz Imam

More info:

Published by: Aziz Imam on Nov 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2015

pdf

text

original

Hubungan Kosakata dengan Menulis

09 Mar 2011 2 Komentar by dianarera in bahasa Dian Nuzulia 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penguasaan terhadap kosakata adalah mutlak diperlukan oleh setiap pemakai bahasa, selain merupakan alat penyalur gagasan, penguasaan terhadap sejumlah kosakata dan dapat memperlancar arus informasi yang diperlukan melalui komunikasi lisan maupun tulisan. Misalnya seseorang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan bahasa, baik lisan maupun tulisan paling tidak ia telah memiliki tingkat penguasaan kebahasaan yang cukup memadai jika tidak komunikasi yang dilakukan tidak akan berjalan lancar dan sempurna. Ruang lingkup mata pelajaran bahasa Indonesia di dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) meliputi empat kemampuan, yaitu kemampuan menyimak, kemampuan berbicara, kemampuan membaca dan kemampuan menulis. Menulis surat merupakan salah satu kegiatan yang sangat kompleks yang ada hubungannya dengan kemampuan menggunakan bahasa Indonesia, sebab dalam menulis surat itu seluruh pengetahuan dan pemahaman siswa tentang ejaan dan tanda yang harus dikuasai. Di samping itu, dalam menulis surat kita harus menggunakan kata-kata dan kalimat yang jelas, misalnya menulis surat dalam lingkungan yang tidak resmi boleh menggunakan bahasa surat yang tidak baku. Lingkungan tidak resmi atau lingkungan santai, misalnya lingkungan keluarga dan pergaulan dengan teman. Sebaiknya untuk lingkungan resmi atau lingkungan kediknasan menggunakan bahasa yang resmi atau baku, misalnya pemerintahan kantor dan administrasi sekolah. Hal ini dikarenakan: Dengan surat orang dapat memberitahukan, menanyakan, menyatakan, meminta, melapor, menyampaikan, buah pikiran kepada orang lain. Dengan surat orang dapat bekerja sama atau tolong menolong. Surat juga merintis persahabatan, membina hubungan yang telah ada, meningkatkan hubungan kerjasama, dan mempererat hubungan batin manusia (Arifin, 1987:1) Berdasarkan pendapat di atas, surat sering digunakan orang sebagai alat untuk menyampaikan maksud secara tertulis kepada pihak lain. Surat dapat mempermudah hubungan berkomunikasi antar manusia dalam belajar berbahasa. Namun terkadang terjadi kesalahpahaman atau kekacauan penerimaan antar penulis surat dengan pembaca surat karena isi surat kurang dimengerti. Terlebih lagi penulis dalam menulis surat menggunakan kalimat-kalimat yang cenderung tidak berstruktur yang dapat mengganggu proses komunikasi. Dalam hal ini, penulis dituntut pandai dalam memilih kata-kata yang tepat dan efektif.

penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan pengajaran kosakata dan menulis surat resmi. Adakah hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang? 1. yaitu: pembukaan. maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adakah hubungan yang signifikan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. Hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. Selain itu. Bagi guru. pengajaran ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis surat pada umumnya. dan kata penutup. Surat terdiri dari tiga bagian. tanggal. seorang penulis harus menguasai sejumlah kosakata dalam berbahasa sebagaimana dikemukakan oleh Tarigan (1984:5) berikut ini: …. 2.Oleh karena itu. Penguasaan kosakata siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan pengajaran bahasa dan sastra Indonesia. kata pembuka. 1. kekayaan seseorang turut menentukan kualitas keterampilan berbahasa seseorang. surat juga biasanya dilengkapi dengan nama kota.2 Rumusan Masalah Dari masalah di atas dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Bagi sekolah. tidak dapat disangkal lagi bahwa keterampilan berbahasa membutuhkan kosakata yang cukup. 3. Bagaimanakah penguasaan kosakata siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang? 2. surat resmi pada khususnya. 1. siswa dan sekolah yang dirinci sebagai berikut: 1.4 Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi guru.5 Hipotesis . Bagi siswa. alamat surat. khususnya pengajaran kosakata dan menulis surat resmi. Kemampuan menulis surat resmi undangan OSIS. Dengan kata lain. 2. isi dan penutup. 3. Bagaimanakah kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang? 3.3 Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1. Mengingat pentingnya penguasaan kosakata bagi keterampilan berbahasa seseorang khususnya dalam menulis surat. 1.

jika memperoleh nilai kurang dari 65%.6 korelasi agak rendah 0. 2. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah “terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. Untuk menentukan tingkat hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. 0. Sebaliknya siswa dikatakan tidak mampu atau kurang dalam menguasai kosakata dan menulis surat resmi.0 korelasi tinggi (Arikunto.Hipotesis penelitian adalah suatu jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian. penulis menggunakan kriteria penilaian yang diterbitkan oleh Depdikbud (1995:2) sebagai berikut: TABEL RENTANGAN NILAI Bentuk Kualitatif Istimewa Baik sekali Baik Cukup Sedang Kurang Bentuk Kuantitatif Rentang 0-10 10 9 8 7 6 ≤5 Rentang 0-100 96-100 86-95 76-85 66-75 56-65 ≤ 55 Berdasarkan kriteria penilaian di atas.2 sampai dengan 0. 5.4 sampai dengan 0. penulis terlebih dahulu menghitung . 3. sampai terbukti data yang terkumpul (Arikunto. Berdasarkan pengertian di atas. 4.8 korelasi cukup 0.6 sampai dengan 0.0 sampai dengan 0.2 korelasi sangat rendah 0. penulis mengajukan hipotesis yang selanjutnya akan diuji kebenarannya.4 korelasi rendah 0. maka data tersebut diolah sehingga hasil pengolahan data itu diambil kesimpulan untuk membuktikan hipotesis yang telah dirumuskan untuk menentukan tingkat korelasi menggunakan kriteria sebagai berikut: 1. untuk menentukan hipotesis yang dikemukakan. siswa dinyatakan berhasil apabila mendapat nilai 76-100 atau memiliki penguasaan 65% terhadap materi yang diajarkan. 1998:67). 1998:258) Dalam penguasaan kosakata dan kemampuan menulis surat resmi bahasa Indonesia kriteria penilaian belajar tuntas. 1. siswa dikatakan mampu atau baik apabila rata-rata 65% atau lebih siswa sampel yang memperoleh nilai 76-100.1 Kriteria Pengujian Hipotesis Setelah data terkumpul.8 sampai dengan 1.

Kata abstrak dan kata kongkret tolak Ha diterima Ho . dan alternatif nihil diterima. kosakata adalah perbendaharaan kata. Selanjutnya.1 Pengertian Kosakata Menurut KBBI (1998:527). LANDASAN TEORI 1. menurut Soejito (1992:39) kosakata dalam bahasa Indonesia dapat digolongkan sebagai berikut: 1. Ada hubungan yang berarti antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. Tidak ada hubungan yang berarti antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. keraf (1990:68) mengemukakan bahwa kosakata atau perbendaharaan kata itu tidak lain daripada daftar kata-kata yang segera kita ketahui artinya bila mendengarnya kembali.besarnya koefisien korelasi (rxy) dengan memakai rumus korelasi Product Moment dengan taraf signifikan 5% atau taraf kepercayaan 95%. walaupun jarak atau tidak pernah digunakan lagi falam percakapan atau tulisan kita sendiri. Jika r hitung < r tabel 2.2 Penggolongan Kata Dalam kaitannya dengan pilihan kata (diksi). 1. Sementara itu. penulis akan menghitung r (koefisien korelasi antara kosakata dengan kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang) setelah harga r diketahui untuk uji hipotesis akan dibandingkan dengan tabel r product moment pada tarif 1% dengan ketentuan sebagai berikut. 1. (2) kekayaan kata yang dimiliki oleh seorang pembicara atau penulis. Pengertian kosakata yang lebih rinci lagi diberikan oleh Soejito (1992:1). jika koefisien hitung lebih kecil daripada koefisien tabel. maka hipotesis alternatif ditolak. jika koefisien hitung lebih besar daripada koefisien tabel. ditolak dan hipotesis alternatif diterima. (3) kata yang dipakai dalam suatu bidang ilmu pengetahuan. Dari beberapa pendapat dapat disimpulkan bahwa kosakata atau perbendaharaan kata adalah daftar kata-kata yang dimiliki oleh seseorang dan dipakai dalam bidang ilmu pengetahuan. yaitu: Kosakata (perbendaharaan kata) dapat diartikan sebagai berikut: (1) semua kata yang terdapat dalam satu bahasa. (4) daftar kata yang disusun seperti kamus disertai penjelasan secara singkat dan praktis. Jika r hitung > r tabel tolak Ho diterima Ha 1. maka hipotesis nihil.

2. sedangkan kata kajian adalah kata yang dikenal dan dipakai para ilmuwan/kaum terpelajar dalam karya-karya ilmiah. sedangkan kata konkret adalah kata yang mempunyai rujukan berupa objek yang dapat diserap oleh panca indera (dilihat.Kata abstrak adalah kata yang mempunyai rujukan berupa konsep/pengertian. membaca 2. Contoh: demokrasi kaya kemakmuran kerajinan Abstrak Konkret bermusyawarah. berunding banyak uang. diraba. Kata kajian/ilmiah itu banyak diserap dari bahasa asing. Umum : Ana suka memelihara binatang Khusus : Ana suka memelihara kucing 2. pangan dan papan bekerja. Umum : Saya suka makan buah-buahan Khusus : Saya suka makan apel dan mangga 3. Popular : Otak adalah bagian badan yang paling penting. Contoh: 1. Kajian : Kata adalah unsur bahasa yang berperanan penting. rumah sandang. Contoh: 1. mobil. dirasa. belajar. Kajian : Volume ekspor tahun ini melebihi tahun lalu. Kata umum dan kata khusus Kata umum adalah kata yang luas ruang lingkupnya dan dapat mencakup banyak hal. 4. Kata baku dan kata non baku . Kata popular dan kata kerja Kata popular ialah kata yang dikenal dan dipakai oleh semua lapisan masyarakat dalam komunikasi sehari-hari. Populer : Isi kaleng ini 20 liter. sedangkan kata khusus adalah kata yang sempit/terbatas ruang lingkupnya. didengar atau dicium).

3 Pengertian Surat Resmi Surat resmi adalah surat yang dibuat oleh suatu badan perusahaan. sedangkan kata serapan adalah kata yang berasal (diserap) dari bahasa daerah atau bahasa asing. 1980:6) 1. Bukti tertulis. yaitu dapat dipakai untuk mengetahui dan menggali informasi bagaimana keadaan. yaitu sebagai bukti nyata sah yang lazimnya dikenal sebagai hitam di atas putih. Bukti historis. surat sosial dan surat dinas (Arifin. Kata Asli Kata Serapan strategi moral syukur ton Baku Non Baku senen kemaren kaedah apotek . Kata asli dan serapan Kata asli adalah kata yang berasal dari bahasa kita sendiri. Oleh sebab itu. Contoh: Senin Kemarin Kaidah Apotik 5. surat ini dapat berupa surat niaga. cara pengelolaan administrasi dan cara pelaksanaan masa lalu.4 Fungsi Surat Resmi Marjo (2000:11) mengemukakan fungsi surat resmi sebagai berikut: 1. 2. 3. Alat pengikat. organisasi atau instansi tertentu. yaitu dapat dipakai untuk mengingat dan mengetahui surat-surat yang dikirim atau sudah diterima dalam suatu periode. sedangkan kata non baku ialah kata yang tidak mengikuti kaidah/ragam bahasa yang telah ditentukan/dilazimkan. Contoh: Bahasa Makan Lari Tua 1.Kata baku ialah kata-kata yang mengikuti kaidah/ragam bahasa yang ditentukan/ dilazimkan.

3. METODOLOGI PENELITIAN 1. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang Tahun Ajaran 20102011 yang berjumlah 280 orang. lembaga. dalam penelitian ini penulis menggunakan dua variabel yang saling berhubungan. TABEL 2 POPULASI PENELITIAN NO KELAS 1 2 II.1 II. yaitu kemampuan siswa dalam penguasaan kosakata sebagai variabel bebas (variabel x) dan kemampuan siswa dalam menulis surat resmi sebagai variabel terikat (variabel y). dan organisasi yang mengirimkan surat.5 Tujuan Surat Menurut Marjo (2000:20) bahwa tujuan surat sebagai berikut: 1. Data organisasi. 4.1 Variabel Variabel adalah yang dapat berubah atau faktor yang ikut menentukan perubahan (Salim.1 Populasi “Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian”. Berdasarkan pendapat tersebut. 7. 5. yaitu dapat mencerminkan keadaan mentalitas dan tata nilai pejabat. 1991:02). 6.6 Bentuk-Bentuk Surat Resmi Menurut Suhendra (1995:66). 1998:115). Sebagai pemberitahuan Sebagai surat perintah Sebagai permohonan/permintaan Surat peringatan/teguran Surat laporan Surat perjanjian Surat keputusan Surat panggilan 1. 8. 1. (Arikunto. 1. untuk lebih jelas dapat dilihat pada tabel berikut ini. 3. jawatan. bentuk-bentuk surat resmi ada dua macam yaitu bentuk lurus dan bentuk lekuk. kantor.2 JENIS KELAMIN LAKI-LAKI PEREMPUAN 19 21 17 23 JUMLAH 40 40 .2.4.2 Populasi dan Sampel 1. 2.

Teknik tes yang digunakan dalam bentuk tes objektif dan tes esai. 1. N2 (Nilai tes esai). 1991:156). 1. penulis berusaha untuk menggambarkan hubungan kedua variabel.3 4 II. menganalisis dan menginterpretasikannya (Arikunto.3 II. menyusun atau mengklarifikasinya.2. yaitu penguasaan kosakata dan kemampuan menulis surat resmi.5 6 II. 1998:26). 1998:117).7 JUMLAH 1.6 7 II.4 5 II. N = x 100 (Ket: N (Nilai). 1. S (Jumlah skor maksimal).55 (dibulatkan 42) orang siswa. maka peneliti menentukan jumlah sampel sebesar 15%. Teknik angket tertutup yang digunakan dan terdapat 10 soal. terutama yang mengajar di kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. angket dan wawancara. Untuk menentukan sampel. penulis dalam penelitian ini menggunakan teknik tes. peneliti berpedoman pada pendapat Arikunto “untuk sekedar ancar-ancar. Tes objektif terdiri atas dua puluh soal.3 Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan metode korelasi. lebih baik diambil semuanya. Metode korelasi adalah metode yang dipakai untuk mendeteksikan sejauh mana variabel pada suatu faktor yang berkaitan dengan faktor yang lain berdasarkan koefisien korelasi (Arikunto. yaitu tes objektif dan tes esai. Perhitungan akhir nilai tes objektif ditambah nilai tes esai lalu dibagi dua: N = (Ket: N (Nilai akhir).2 Sampel 18 21 19 17 18 129 20 19 21 22 22 148 38 40 40 39 40 277 Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang diteliti (Arikumto. B (Jumlah skor yang benar). Berdasarkan pendapat tersebut. 1998:147). apabila subjek kurang dari 100.4 Teknik Pengumpulan Data Teknik berarti cara membuat atau melakukan sesuatu (Salim. Teknik wawancara yang dilakukan terhadap seorang guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia. sedangkan tes esai terdiri dari 10 butir soal yang berbentuk uraian berstruktur.5 Teknik Analisis Data Analisis data tes kosakata terdiri dari dua macam. Metode deskriptif adalah metode yang membicarakan beberapa kemungkinan untuk memecahkan masalah yang aktual dengan jalan mengumpulkan data. . Jadi sampel penelitian x 277 = 41. Dengan metode ini. Untuk menghitung nilai siswa pada tes objektif digunakan rumus sebagai berikut. Selanjutnya jika subjek lebih besar diambil antara 10-15% atau 20-25% atau lebih……” Sejalan dengan pendapat di atas. N1 (Nilai tes objektif).

1 Kesimpulan Penguasaan terhadap kosakata adalah mutlak diperlukan oleh setiap pemakai bahasa. penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan pengajaran bahasa dan sastra Indonesia. 4.wordpress.2 Saran Berdasarkan simpulan di atas. Bagi siswa. pengajaran ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis surat pada umumnya. Bagi sekolah. Kosakata atau perbendaharaan kata adalah daftar kata-kata yang dimiliki oleh seseorang dan dipakai dalam bidang ilmu pengetahuan. dengan menggunakan rumus r product moment. penulis mengemukakan beberapa saran berikut ini.Analisis hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan menulis surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Palembang. Bagi guru. Surat sering digunakan orang sebagai alat untuk menyampaikan maksud secara tertulis kepada pihak lain. PENUTUP 4. selain merupakan alat penyalur gagasan. http://arerariena. surat resmi pada khususnya. Surat dapat mempermudah hubungan berkomunikasi antar manusia dalam belajar berbahasa. 2. khususnya pengajaran kosakata dan menulis surat resmi. 4. penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan pengajaran kosakata dan menulis surat resmi. 3. 1.com/2011/03/09/hubungan-kosakata-dengan-menulis/ . penguasaan terhadap sejumlah kosakata dan dapat memperlancar arus informasi yang diperlukan melalui komunikasi lisan maupun tulisan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->