      

About Arsip Buku Tamu Al-Qur’an Digital TV Online Privacy Policy Term of Use

Contoh Judul o Judul Disertasi o Judul Skripsi  Judul Skripsi Bahasa Arab  Judul Skripsi Bahasa Indonesia  Judul Skripsi Bahasa Inggris  Judul Skripsi Bimbingan & Konseling  Judul Skripsi Biologi  Judul Skripsi Ekonomi Manajemen  Judul Skripsi Kimia  Judul Skripsi Matematika  Judul Skripsi Pendidikan  Judul Skripsi Pendidikan Agama Islam  Judul Skripsi Teknik Informatika o Judul Tesis  Judul Tesis Manajemen Download Makalah o Administrasi, Manajemen & Pendidikan o Aplikasi Komputer o Bahasa Arab o Bahasa Indonesia o Bahasa Inggris o Bimbingan & Konseling o Civic Education o Desain Pembelajaran PAI o Filsafat o Filsafat Ilmu dan Logika o Filsafat Pendidikan Islam

  Fiqih o Ilmu Kalam o Ilmu Pendidikan Islam o Islam & Tamaddun Melayu o Pengantar Studi Islam o Praktik Ibadah o Psikologi Belajar o Psikologi Perkembangan o Psikologi Remaja o Qiroat Qur'an o Sejarah Islam Asia Tenggara (SIAT) o Sejarah Pemikiran Pendidikan Islam o Sejarah Pendidikan Islam o Sejarah Peradaban Islam o Sosiologi Antropologi Pendidikan o Teknik Penulisan Ilmiah o Ulumul Hadits o Ulumul Qur'an o Ushul Fiqh Download Skripsi o Skripsi Agama Islam o Skripsi Ilmu Ekonomi o Skripsi Ilmu Keperawatan Mata Kuliah o Semester I  Bahasa Arab  Bahasa Indonesia  Bahasa Inggris  Ilmu Kalam  Islam & Tamaddun Melayu  Pengantar Studi Islam  Qiroat Qur'an  Sejarah Islam Asia Tenggara (SIAT)  Sejarah Peradaban Islam  Teknik Penulisan Ilmiah o Semester II  Aplikasi Komputer  Civic Education  Ilmu Fiqih 2  Psikologi Belajar o .

  Psikologi Perkembangan  Sejarah Pendidikan Islam  Sosiologi Antropologi Pendidikan  Ulumul Hadits  Ulumul Qur'an  Ushul Fiqh o Semester III  Desain Pembelajaran PAI  Filsafat Ilmu dan Logika  Filsafat Pendidikan Islam  Hadist Tarbawi  Ilmu Pendidikan Islam  Praktik Ibadah  Psikologi Remaja  Sejarah Pemikiran Pendidikan Islam  Tafsir Tarbawi  Teknologi Pendidikan o Silabus  Semester I  Ilmu Fiqih  SIAT  Semester II  Civic Education  Ilmu Fiqih  Psikologi Belajar  Sejarah Pendidikan Islam  Sosiologi Antropologi Pendidikan  Ulumul Hadits  Ulumul Qur'an o Soal Ujian  Semester I  Semester II STAI Bengkalis o Logo Dewan Mahasiswa o Logo STAI Bengkalis o Panduan Karya Tulis Ilmiah o Penerimaan Mahasiswa Baru Tentang Kami o Aan Susilawati o Ahmad Fadhli Saputra  .

o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o Babam Suryaman Badrul Akbar Erma Astuti Irwan Iduardi Ika Windiawati Juharni Khadijah Maleha Marlina Merri De Merri Delvitasari Mimilia Hayati Murni Nur Aisyah Rohana Rozita Rukamah Saodah Siti Aisyah Sri Minarni Sumarmi Sumarni Suratin Surya Surya Dewi Syahri Syahroni Yakup Yeni Susanti  RSS Feed  Twitter   Facebook Kosma Login .

Tabri. M. Akhir kata. S. ucapan terima kasih setinggi-tingginya saya haturkan kepada Dosen mata kuliah Bahasa Indonesia.Pd yang telah membimbing dan menuntun saya sehingga makalah bahasa Indonesia ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. puji dan syukur tak terhingga kami kehadiratkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan karunia nikmat dan ilmu-Nya kepada seluruh hambanya. Pada postingan kali ini saya akan sedikit membahas sebagian dari sekian banyaknya permasalahan dalam mata kuliah Bahasa Indonesia dengan judul makalah Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengajaran Bahasa Indonesia.Username: Password: Remember me Login » http://w w w . 2010 babam suryaman 1 Comment Alhamdulillah. Saya menyadari sepenuhnya makalah bahasa Indonesia yang saya susun ini masih jauh dari kata sempurna oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif dari seluruh pembaca khususnya mahasiswa/i Pendidikan Agama Islam Extension I STAI Bengkalis untuk penyempurnaan dimasa yang akan datang. tak lupa ucapan terima . Sholawat beriring salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar nabi Muhammad SAW yang telah membawa manusia dari zaman Jahiliyah yang buta terhadap ilmu ke zaman terang benderang yang sarat dengan indahnya ilmu pengetahuan.kosm 1 1 o Lost your password? Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengajaran Bahasa Indonesia December 27.

BABI PENDAHULUAN Bangsa Indonesia beruntung memiliki bahasa Indonesia yang berkududukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. bahasa administrasi negara. lambang kebanggaan nasional. Sedangkan salah satu wujud pembinaan bahasa Indonesia adalah terselenggaranya pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh masyarakat Indonesia. teknologi dan budaya. BABII PEMBAHASAN Dilihat dari segi kebahasaan bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat multibahasa dengan derajat bilingualitas yang berbeda untuk masing-masing bahasa yang dikuasai. Ikrar Sumpah Pemuda merupakan peristiwa penting sebab melibatkan kepentingan kehidupan nasional dan generasi muda. Secara garis besar makalah Bahasa Indonesia dengan judul faktor-faktor yang mempengaruhi pengajaran bahasa Indonesia ini adalah sebagai berikut . Kondisi multi bahasa ini juga akan tampak dalam pendidikan sekolah. Sedangkan sebagai bahasa negara. setiap siswa menjadi model bilingual disekolahnya masing-masing. . Siswa-siswa Indonesia datang dari masyarakat multibahasa. bahasa pengantar di lembaga pendidikan dan sebagai alat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu melalui makalah ini akan coba di uraikan apa-apa saja yang menjadi faktor penyebab yang mempengaruhi pengajaran bahasa Indonesia yang tentunya dari pengajaran bahasa Indonesia ini akan menjadi cikal bakal bagus atau tidaknya pemakaian bahasa Indonesia itu sendiri dimasa yang akan datang. bahasa Indonesia digunakan sebagai lambang identitas nasional. Dengan demikian. alat pemersatu bangsa dan alat komunikasi antarsuku bangsa. Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang amat penting. bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa resmi kenegaraan. masalah pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah masalah nasional Indonesia.kasih juga kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu khususnya mahasiswa/i Pendidikan Agama Islam Extension I STAI Bengkalis. budaya dan politik yang menjiwai perjuangan generasi Indonesia pada masa sekarang. baik pada masa itu dan lebihlebih bagi pertumbuhan bangsa Indonesia di masa sekarang dan mendatang Masalah pembinaan bahasa Indonesia adalah masalah yang menyangkut pemeliharaan bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda juga menyatakan kebulatan tekad sosial. Karena itu. Sebagai bahasa nasional. Keberhasilan bangsa Indonesia menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara tak terlepas dari perjuangan pemuda generasi tahun 20-an melalui ikrar Sumpah Pemuda.

alangkah lebih baik menggunakan bahasa sesuai dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Terciptalah ketegangan bahasa pada diri siswa. Terjadi satu kondisi dan konteks tarik menarik antara bahasa daerah atau dialek bahasa Indonesia pada satu pihak dan berbahasa Indonesia pada pihak lain. Orang yang melakukan kesalahan tidak dengan sendirinya berarti yang bersangkutan tidak bersikap positif. Pemakaian bahasa yang sesuai dengan kaidah dan dengan situasinya adalah salah satu sikap positif. Orang yang kurang terampil berbahasa dapat menunjukkan sikap positif jika ia belajar dari kesalahan. atau pendapat orang yang ahli. misalnya. Walaupun lawan bicara mengerti maksud pembicaraan tersebut. kita sering mendengar pernyataan untuk menumbuhkan sikap positif masyarakat terhadap bahasa Indonesia. Oleh sebab itu. Sikap positif yang dapat ditunjukkan oleh siswa terhadap bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan cara berbicara tidak dicampur dengan bahasa asing. bahasa yang lain atau bahasa asing kadang-kadang diperlukan untuk keperluan itu. petunjuk. tetapi enggan berusaha memperbaikinya.Sesampai di sekolah para siswa dikondisikan dalam satu masyarakat yang monolingual. Peralihan dan pengalihan dari kondisi multibahasa ke masyarakat monolingual mempengaruhi sikap dan kesiapan dalam berbahasa dan belajar bahasa. . perlu kiranya di sini dikemukakan perilaku konkrit yang menggambarkan sikap positif itu. kadang-kadang menuntut pemakaian bahasa yang sesuai dengan kemampuan orang yang terlibat di dalamnya. Kondisi seperti ini memungkinkan terjadinya kesulitan bagi siswa dalam menerapkan pembelajaran bahasa dalam komunikasi antar teman di lingkungan sekolah mereka. Jika itu dilakukan.SikapBerbahasa Di dalam banyak kesempatan. Karena yang disebutkan sikap positif itu hal yang abstrak. Pergaulan antarbangsa. Dengan sikap seperti itu berarti kita bangga akan bahasa kita sendiri. Ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengajaran bahasa Indonesia. memperhatikan saran. Sikap positif juga dapat ditunjukkan lewat pemakaian bahasa yang sesuai dengan keperluan. Dalam pergaulan sosial. kita mungkin menghadapi beragam keperluan pula. Secara singkat dapat dikatakan bahwa penggunaan bahasa selain bahasa Indonesia untuk keperluan tertentu tidak perlu dipandang sebagai cerminan rasa kebangsaan yang rendah. Seandainya untuk keperluan resmi pun orang menganggap bahwa dalam berbahasa itu yang terpenting ialah asal kawan bicara dapat menangkap maksud pembicara. orang akan tahu letak kesalahan pada kalimat. Hal itu terjadi jika orang tidak asal jadi dalam berbahasa. serta mengupayakan perbaikan pemakaian bahasanya. yakni kondisi masyarakat sekolah dengan monolingual bahasa Indonesia. dapat dikatakan bahwa orang itu tidak bersikap positif. Sikap tidak positif terbentuk jika orang tahu atau sudah diberi tahu bahwa ia telah melakukan kesalahan. yaitu : 1.

Dan semua permasalahan diatas bisa dibantu diminimalisir ketika pembelajaran bahasa Indonesia berlangsung. serta sekolah dan lingkungannya. jika benar guru itu menggunakan bahasa Indonesia baik lafal maupun makna. perkembangan kognitif siswa. Jika ternyata kita tidak dapat mengharapkan orang asing berurusan dengan kita – dengan kata lain. Sering kita lihat bahwa keinginan untuk berkomunikasi dengan sebanyak-banyak orang baik orang Indonesia maupun orang asing sekaligus menempatkan bahasa Indonesia pada urutan kedua atau bahkan pada urutan yang dapat diabaikan sama sekali. jika kita harus membuat pemberitahuan atau yang sejenisnya. Jika itu dianggap perlu sebagai ungkapan keinginan kita untuk menghargai dan menyapa bangsa sendiri. serta tulisan open di pintunya. jika kata serapan itu akan dipakai. Akibatnya. Sebetulnya. kesiapan siswa dalam menerima pengajaran bahasa Indonesia. reparasi motor dan servis.Persoalannya sekarang ialah bagaimana kita dapat memprioritaskan pemilihan bahasa yang sesuai dengan keperluan itu. menuntut persiapan. Masih lebih baik jika bahasa Indonesianya disajikan juga. gunakanlah bahasa Indonesia di samping bahasa asing itu. Ini adalah bahasa gado-gado. maka biasanya akan ditiru/diikuti oleh . bahasa asinglah yang dipakai. di sebelahnya lagi ada bengkel bertuliskan revarasi motor dan serfise. kesiapan dan pengetahuan yang tinggi dari seorang guru. baru kemudian disajikan juga bahasa asingnya. dan fotokopi. sebab jika suatu sekolah itu ada pada suatu daerah yang kurang dalam penggunaan bahasa Indonesianya maka sangat berpengaruh penggunaan bahasa Indonesia guru itu. Oleh karena itu guru harus bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. tentulah tidak pada tempatnya memasang tulisan Hang Tuah Salon For Ladies and Gents. Di sebuah gerobak yang dipakai untuk membuka jasa cetak foto terpampang tulisan pasfhoto kilat. Akan tetapi. guru adalah orang yang paling memahami kemampuan siswanya didalam kelas. Semua fakta diatas menuntut seorang guru untuk dapat menentukan metode dan teknik apa yang sebaiknya dipakai dalam pengajaran bahasa Indonesia. kita hanya berhadapan dengan orang Indonesia saja – apa salahnya jika kita hanya berbahasa Indonesia. situasi kebahasaan lingkungannya. fasilitas yang dimiliki siswa. Contohnya. Kecenderungan untuk menggunakan bahasa asing seperti di atas kadang-kadang juga didorong oleh keinginan bergagah-gagahan dan memberi kesan tahu akan bahasa asing. Demikian juga pada kemasan hasil produksi dalam negeri yang konsumennya sebagian besar dapat dipastikan orang asing. sebuah balai rias atau yang dikenal dengan istilah salon di pinggiran kota yang amat jarang dilewati orang asing. Sikap terbuka seperti yang tampak dalam pembelajran bahasa Indonesia diatas. Itulah beberapa hal yang dapat menunjukkan sikap positif terhadap bahasa Indonesia. kita dapat menuliskan secara bersahaja dan benar: pasfoto kilat. tidak jarang justru terjadi kesalahan yang memalukan. di sebelahnya lagi ada tulisan fotocopy. kita dapat menempatkan bahasa Indonesia terlebih dahulu. Jika ternyata kita akan berhubungan dengan orang asing dan sekaligus dengan orang Indonesia.

akan lebih banyak kita jumpai orang Indonesia yang buta bahasa Indonesia. Hal ini akan berakibat buruk pada pelajaran siswa. banyak guru mata pelajaran lain merangkap menjadi guru bahasa Indonesia. menghadapi siswa dalam profil kebahasaan seperti itu. sebagian besar siswa di Indonesia bagian timur tidak akan menerima bunyi fonem “f” dengan baik dari pada siswa daerah Jawa Barat. tetapi siswa dari Indonesia bagian timur tidak mudah menerima fonem “?” mereka akan mentransfer kedalam bunyi “?”. radio dan sebagainya besar pengaruhnya terhadap masyarakat. maka kemungkinan transfer dan interferensi pun tidak sama. Bahasa pelajar sampai saat ini masih tetap belum memuaskan. Disamping itu guru mata pelajaran lain kurang memberi perhatian tehadap pelajaran bahasa Indonesia sehingga tidak membantu pembinaan bahasa Indonesia di kalangan pelajar. Transfer dan interferensi tidak hanya terjadi pada komponen penggunaan bahasa misalnya. 2. Bahasa antar siswa adalah bahasa Indonesia nonstandar dan bahasa dialek setempat. Indonesia adalah negara multi bahasa dengan tipologi yang tidak sama antar bahasa. guru harus mempunyai kita menghasilkan bahasa siswa dari keterampilan berbahasa nonstandar ke bahasa Indonesia. Situasi Kebahasaan di Indonesia Situasi di Indonesia setelah 65 tahun merdeka masih besar jumlah bangsa kita yang tidak dapat/belum dapat berbahasa Indonesia. karena frekuensinya cukup tinggi dari bahasa Indonesia standar. Didaerah pedalaman kita akan menyaksikan kebenaran pernyataan ini. Standar penguasaan bahasa antar siswa cukup kuta. Sebaliknya jika guru tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar maka akan berpengaruh pada pelajaran yang ia ajar. Didaerah yang bahasa daerahnya besar jumlah pemakainya dan bahasa itu hidup dalam masyarakat sebagai alat komunikasi.siswa dan lingkungan. Banyak guru bahasa Indonesia yang tidak mempunyai wewenang mengajarkan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia yang digunakan dalam media massa seperti surat kabar. Masih banyak diantara penutur bahasa Indonesia yang dapat menggunakan bahasa Indonesia secara penuh dalam mengungkapkan pikiran seni hingga ia lari kebahasa daerah yang lebih mereka kuasai. Dalam berbahasa. Siswa Jawa Barat akan . kegagalan pengajaran bahasa Indonesia sebagainya disebabkan oleh guru. Namun suatu kemungkinan yang perlu diwaspadai oleh guru adalah transfer dari interferensi yang dilakukan oleh siswa. Oleh karena itu tipologi bahasa-bahasa di Indonesia tidak sama. bila media massa tersebut menggunakan yang tidak teratur maka pastilah itu akan menjadi contoh yang kurang baik dan cenderung membuat bahasa masyarakat semakin rusak. Kemungkinan siswa tidak memahami apa yang dijelaskan oleh gurunya. hanya perlu ada kesadaran yang timbul oleh rasa cinta akan bahasa itu sendiri. Karena itu. Membina bahasa Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab dan kewajiban para ahli bahasa atau guru bahasa melainkan menjadi tanggung jawab setiap putra putri Indonesia yang cinta akan miliki nasionalnya secara sadar.

b. Bagaimana sebenarnya cara menumbuhkan sikap berbahasa Indonesia yang positip bagi kalangan siswa? Keinginan berbahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan dikalangan siswa sebenarnya dapat dilakukan selama ada motivasi. suruhan. Misalnya anak mau belajar karena di suruh oleh orang tuanya agar mendapat peringkat pertama di kelasnya. Siswa yang menjadi penerus budaya bangsa diharapkan dapat mempertahankan budaya yang ada dengan memakai tatanan bahasa yang benar. ia rajin belajar tanpa ada suruhan dari orang lain. Dengan perkembangan yang terjadi dan cepatnya arus informasi tanpa ada filter mengakibatkan carut marutnya bahasa yang dipakai. sintaksis. Oleh krena itu. Pemakaian kosa kata-kosa kata baru yang merupakan gabungan dari bahasa resmi dengan bahasa gaul mengakibatkan rusaknya aturan bahasa yang ada. tetapi atas kemauan sendiri. morfologi.menerima baik bunyi fonem “?”. Oleh karena itu diperlukan satu penelitian yang mendalam tentang kesamaan dan perbedaan tipologi bahasa-bahasa di Indonesia pada setiap tataran bahasa. apabila dipertimbangkan dua hal berikut ini: • Penyebab utama timbulnya pengukuhan positif maupun negatif. 3. Siswa yang seharusnya sebagai generasi penerus bangsa Indonesia dididik agar menggunakan bahasa Indonesia tidak hanya digunakan secara formal di sekolah namun juga digunakan sebagai bahasa pergaulan. dan semantik. Misalnya anak mau belajar karena ingin memperoleh ilmu pengetahuan dan ingin menjadi orang berguna bagi nusa.MotivasiIntrinsik Jenis motivasi ini timbul sebagai akibat dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan dari orang lain. dari dalam dan dari luar dirinya. Masalah Keduniabahasaan Perubahan zaman yang sangat cepat yang tidak disertai dengan sumber daya manusia yang cerdas akan mengikiskan budaya bangsa. atau paksaan dari orang lain sehingga dengan kondisi yang demikian akhirnya ia mau melakukan sesuatu atau belajar.MotivasiEkstrinsik Jenis motivasi ini timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu. transfer dan interferensi mungkin akan terjadi pada setiap tataran bahasa. misalnya fonologi. atau dengan perkataan lain pengalaman berhasil atau gagal bukanlah pada suatu fenomena alam yang . apakah karena adanya ajakan. bangsa. Motivasi dapat timbul dari dalam individu dan dapat pula timbul akibat pengaruh. dan negara. Sekarang bagaimana cara motivasi itu tumbuh dikalangan siswa? Pengetahuan tentang timbulnya motivasi belajar serta hambatan belajar memperoleh makna pedagogis yang istimewa. Hal ini akan di uraikan sebagai berikut: a.

• Perkiraan akan gagal dan hambatan belajar di peroleh dalam proses interaksi sosial yang buruk kondisinya. yakin bahwa bahasa Indonesia tidak akan hilang seiring perubahan zaman. diperhatikan berbagai aspek : • Perilaku yang memperkukuh perilaku • ’’ Teknik-teknik motivasi’’ khusus untuk • Gaya interaksi sosial dalam proses mengajar dan belajar pada umumnya. Bagaimanakah seharusnya sikap pengajar atau guru agar mendorong timbulnya motivasi belajar. Dengan lain perkataan. Dengan potensi pengajar yang dapat memotivasi siswanya untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan. Dengan begitu timbul pertanyaan. pengajar. Karena itu umumnya dapat dilenyapkan lagi dengan mengadakan kondisi belajar yang baik. Bagi yang tertarik dengan makalah bahasa Indonesia berjudul Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengajaran Bahasa Indonesia ini. belajar.kosmaext2010. pengajar atau guru dapat sangat mempengaruhi perkembangan motivasi dengan jalan membentuk corak pengajarannya secara selaras serta melalui bentuk-bentuk perilaku tertentu dalam interaksi yang berlangsung antara dirinya dan pengajar. melainkan pada pengajar atau guru. Untuk menjawabnya.misterius. bisa di download disini dengan password : www.com : .