P. 1
Makalah Tentang Demokrasi

Makalah Tentang Demokrasi

|Views: 3,754|Likes:
Published by Kopral Jayadidarana

More info:

Published by: Kopral Jayadidarana on Nov 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2013

pdf

text

original

Makalah Tentang Demokrasi A. Arti dan perkembangan Demokrasi Demokrasi artinya 1.

Bentuk atau sistem pemerintahan yang segenap rakyat turut serta memerintah dengan perantara wakilnya ; pemerintahan rakyat. 2. Gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara (Kamus Besar Bahasa Indonesia 1994 : 220) Secara etimologi istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani, “demos” berarti rakyat dan “krotos/kratein” berarti kekuasaan. Konsep dasar demokrasi berarti “rakyat berkuasa” (government of rule by the people). Ada pula definisi singkat untuk istilah demokrasi yang diartikan sebagai pemerintahan atau kekuasaan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Namun demikian penerapan demokrasi diberbagai negara di dunia, memiliki ciri khas dan spesifikasi masing-masing, yang lazimnya sangat dipengaruhi oleh ciri khas masyarakat sebagai rakyat dalam suatu negara. Demokrasi mempunyai arti yang penting bagi masyarakat yang menggunakannya, sebab dengan demokrasi hak masyarakat untuk menentukan sendiri jalannya organisasi negara dijamin. Oleh sebab itu, hampir semua pengertian yang diberikan untuk istilah demokrasi ini selalu memberikan posisi penting bagi rakyat kendati secara operasional aplikasinya di berbagai negara tidak selalu sama. Sekedar untuk menunjukkan betapa rakyat diletakkan pada posisi penting dalam asas demokrasi ini berikut akan dikutip beberapa pengertian demokrasi. Demokrasi sebagai dasar hidup bernegara memberi pengertian bahwa pada tingkat terakhir rakyat memberikan ketentuan dalam masalah-masalah pokokmengenai kehidupannya, termasuk dalam menilai kebijaksanaan negara, karena kebijaksanaan tersebut menentukan kehidupan rakyat (Noer, 1983 : 207). Jadi, negara demokrasi adalah negara yang diselenggarakan berdasarkan kehendak dan kemauan rakyat, atau jika ditinjau dari sudut organisasi, ia

berarti suatu pengongorganisasian negara yang dilakuakan oleh rakyat sendiri atau asa persetujuan rakyat karena kedaulatan berada ditangan rakyat. Dalam hubungan ini menurut Henry B. Mayo bahwa sistem politk demokrasi adalah sistem yang menunjukkan bahwa kebijaksanaan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang di awasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan berkala yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana terjaminnya kebebasan politik (Mayo, 1960:70). Konsep demokrasi semula lahir dari pemikiran mengenai hubungan negara dan hukum di Yunani Kuno dan dan dipraktikkan dalam hidup bernegara antara abad ke 4 sebelum masehi sampai abad 6 masehi. Padea waktu itu, dilihat dari pelaksanaannya, demokrasi yang dipraktekkan bersifat langsung (direct democracy) artinya hak rakyat untuk membuat keputusankeputusan politik dijalankan secara langsung oleh seluruh warga negara yang bertindak berdasarkan prosedur mayoritas. Sifat langsung ini dapat dijalankan secara efektif karena Negara Kota (City State) Yunani Kuno berlangsung dalam kondisi sederhana dengan wilayah negara yang hanya terbatas sebuah kota dan daerah sekitarnya dan jumlah penduduk hanya lebih kurang 300.000 orang dalam satu negara. Lebih dari itu ketentuan-ketentuan demokrasi hanya berlaku untuk warga negara yang resmi yang merupakan sebagian kecil dari seluruh penduduk. Sebagian besar yang terdiri dari budak belian, pedagang asing, perempuan dan anak-anak tidak dapat menikmati hak demokrasi (Budiardjo, 1982: 54). Gagasan demokasi Yunani boleh dikatakan leyap dari muka Dunia Barat ketika bangsa Romawi dikalahkan oleh suku Eropa Barat dan Benua Eropa memasuki abad pertengahan (600-1400). Masyarakat abad pertengahan ini dicirikan oleh struktur sosial yang feodal; kehidupan sosial dan spiritualnya dikuasai oleh Paus dan pejabat-pejabat agama, sedangkan kehidupan politiknya ditandai oleh perebutan kekuasaan diantaranya para bangsawan. Dengan demikian, masyarakat abad pertengahan terbelenggu oleh kekuasaan feodal dan kekuasaan pemimpin-pemimpin agama, sehingga

pekerjaan baik dan perantar gereja. hak asasi manusia lebih penting daripada kedaulatan raja (Ramdionnaning. yakni lahirnya dokumen Magna Charta (piagam besar). kekuasaan raja harus dibatasi. kedua. ada sesuatu yang penting perkenaan dengan demokrasi pada abad pertengahan itu. Luther mempunyai ajaran tentang pengampunan dengan kepercayaan saja. Remormasi dimulai pada pintu gereja Wittenberg (31 Oktober 1517). yaitu revolusi agama yang terjadi di Eropa Barat pada pada abad ke-16 perbaikan gereja yang pada mulanya menunjukkan sebagai pergerakan katolik kemudian berkembang menjadi asas-asas Protestanisme. serta mendesak supaya membaca kitab suci yang ternyata telah memberikan pertanggungjawaban lebih besar kepada perseorangan untuk keselamatan sendiri. yang kemudian memancing terjadinya serangan terhadap gereja. yang berupa gelombang-gelombang kebudayaan dan pemikiran yang dimulai dari Italia pada abad ke 14 dan mencapai puncaknya pada abad ke-15 dan 16. suatu piagam yang berisi suatu perjanjian antara beberapa bangsawan dan raja John di inggris bahwa raja mengakui dan menjamin beberapa hak dan privileges bahwasannya sebagai imbalan untuk penyerahan dana bagi keperluan perang dan lain-lain. Ajaran yang kemudian disambut ddimana-mana itu telah menyulut api pemberontakan secara tepat dan meluasdi jerman dan sekitarnya. sengketa . Selain Renaissance. Masa renaissance adalah masa ketika orang mematahkan suatu ikatan yang ada dan menggantikan kebebasan yang bertindak yang seluas-luasnya sepanjang sesuai yang di pikirkan. Kendati begitu. peristiwa yang lain yang mendorong munculnya kembali “demokrasi” yang dahulu tenggelan dalam abad pertengahan adalah terjadinya Reformasi. sebagai pengganti upacara-upacara. sebab dari piagam itu terlihat adanya dua prinsip dasar: pertama. 1983: 9). dapat dikatakan sebagai lahirnya tonggak baru bagi perkembangan demokrasi. Lahirnya piagam ini.tenggelam kedalam yang disebut sebagai masa kegelapan. karena dasar ide ini adalah kebebasan berfikir dan bertindak bagi manusia tanpa boleh ada orang lain yang menguasai dan membatasi dengan ikatan-ikatan. Ranaissance adalah aliran yang mengidupkan kembali para minat sastra dan budaya Yunani Kuno.

protestanisme yang lahir dari reformasi itu tidak hilang dengan terlesainya reformasi. liberal. kebebasan dan hak memiliki (live. tetapi tetap menjadi kekuatan dasar di dunia barat sampai sekarang (Shadily. yakni suatu sistem pemisahan kekuasaan dalam negara kedalam kekuasaan legislatif. properti). John Locke (1632 – 1704) mengemukakan bahwa hak-hak politik rakyat mencakup hak atas hidup. Dua kejadian (Renaissance dan Reformasi) ini telah mempersiapkan Eropah masuk kedalam Aufklarung (Abad Pemikiran) dan rasionalisme yang mendorong mereka untuk memerdekakan pikiran dari batas-batas yang ditentukan gereja untuk mendasarkan pada pemikiran atau akal (rasio) sematamata pada gilirannya kebebasan berfikir ini menelorkan lahirnya pikiran tentang kebebasan berpolitik. 1977 : 937).dengan gereja dan kaisar berjalan lama dan getir yang tidak selesai dengan terselenggarakannya muktamar-muktamar perdamaian Westphalia (1648) yang di speyer (1526. serta timbul kecaman-kecaman terhadap raja yang pada waktu rezim memerintah dengan kekuasaan tak terbatas dalam bentuk monarki-monarki absolut. 1529) dan di ternyata mampu menciptakan Augsburg (1530). Namun. Tampak bahwa teori hukum alam merupakan usaha untuk mendobrak pemerintahan absolut dan menetapkan hak-hak politik rakyat dalam suatu asas yang disebut demokrasi (pemerintah rakyat). Dari sini timbullah gagasan tentang hak-hak polotik rakyat yang tidak boleh diselewengkan oleh raja. . Dua filsuf besar yaitu John Locke dan Montesquieu. eksekutif dan yudikatif yang masing-masing harus dipegang oleh organ sendiri yang merdeka. masing-masing di inggris dan perancis telah memberikan sumbangan yang besar dan gagasan pemerintah demokrasi ini. Berakhirnya reformasi ditandai dengan terjadinya keseimbangan setelah kelelahan akibat perdang yang berlangsung selama 30 tahun. sedangkan Montesqueiou (1689-1955) mengemukakan sistem pokok yang menurutnya dapat menjamin hak-hak politik tersebut melalui “trias Politika”nya. artinya secara prinsip kiranya semua kekuasaan itu tidak boleh dipegang hanya seorang saja.

Bentuk – bentuk Demokrasi Menurut Torres demokrasi dapat dilihat dari dua aspek yaitu pertama. Sistem parlementer : sistem ini menerapkan model hubungan yang menyatu antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. yaitu menunjuk bagaimana proses demokrasi itu dilakukan (Winataputra. UMY). Adapun kepala negara (head of state) adalah berada pada seorang ratu. substantive democracy. Oleh karena itu presiden adalah merupakan kepala eksekutif (head of goverment) dan sekaligus menjadi kepala negara (head of state). Dalam sistem ini kekuasaan eksekutif (kekuasaan menjalankan pemerintahan) sepenuhnya berada ditangan presiden. B. Presiden adalah penguasa dan sekaligus sebagai simbol kepemimpinan negara (Tim LP3. misalnya di negara inggris atau ada pula yang berada pada seorang presiden misalnya diindia. Tetapi dalam kemunculannya saat ini demokrasi telah melahirkan dua konsep demokrasi yang berkaitan dengan peranan negara dan peranan masyarakat. Sistem demokrasi ini sebagai mana diterapkan di negara Amerika dan negara Indonesia. 2006) Formal democracy menunjuk pada demokrasi dalam bentuk sistem pemerintahan. . sehingga presiden terpilih mendapatkan mandat secara langsung dari rakyat. 1999 : 20). yaitu demokrasi konstitusional abad ke-19 dan demokrasi konstitusional abad ke-20 yang keduanya senantiasa diakitkan dengan konsep negara hukum (mahfud. Sistem presidensial : sistem ini menekankan pada pemilihan presiden secara langsung. Dalam suatu negara misalnya dapat diterapkan demokrasi dengan menerapkan sistem presidensial atau sistem parlementer.Dari pemikiran tentang hak-hak politik rakyat dan pemisahan kekuasaan inilah terlihat munculnya kembali ide pemerintahan rakyat (demokrasi). Hal ini dapat dilihat dalam berbagai pelaksanaan demokrasi di berbagai negara. formal democracy dan kedua. Kepala eksekutif (head of goverment) adalah berada ditangan seorang perdana menteri.

bahwa demokrasi perwakilan liberal merupakan suatu pembaharuan kelembagaan pokok untuk mengatasi problema keseimbangan antara kekuasaan memaksa dan kebebasan. Demokrasi perwakilan liberal Prinsip demokrasi ini didasarkan pada suatu filsafat kenegaraan bahwa manusia adalah sebagai makhuk individu yang bebas. Individu dalam suatu negara dalam partisipasinya disalurkannya melalui wakil-wakil yang dipilih melalui proses demokrasi. Atas dasar kepentingan ini dalam kenyataannya muncullah kekuasaan yang kadangkala menjurus ke arah otoriterianisme. Dengan tujuan untuk melindungi kepentingan dan hak individu dalam kehidupan masyarakat negara. Locke dan Rousseau bahwa negara terbentuk karena adanya pembentukan kepentingan hidup mereka dengan hidup bermasyarakat dalam suatu natural state. Namun demikian perlu disadari bahwa dalam prinsip demokrasi ini apapun yang dikembangkan melalui kelembagaan negara senantiasa merupanakan manifestasi perlindungan serta jaminan atas kebebasan individu dalam hidup bernegara. Akibatnya adalah terjadi penindasan di antara satu dengan yang lain. Berdasarkan kenyataan yang dilematis tersebut. Oleh karena itu individu-individu dalam suatu masyarakat itu membentuk suatu persekutuan hidup bersama yang disebut negara. Menurut Held (2004 : 10). Pemikiran tentang negara demokrasi sebagaimana dikembangkan oleh Hobbes. Oleh karena itu dalam sistem demokrasi ini kebebasan individu sebagai dasar fundamental dalam melaksanakan demokrasi. 1.Selain bentuk demokrasi sebagaimana dipahami diatas terdapat beberapa sistem demokrasi yang berdasarkan pada prinsip filosofi negara. Rakyat harus diberikan jaminan . maka muncullah pemikiran kearah kehidupan demokrasi perwakilan liberal dan hal inilah yang sering dikenal dengan demokrat-demokrat liberal.

Konsekwensi dari implementasi sistem dan prinsip demokasi ini adalah perkembangan persaingan bebas. Dalam hubungan ini Marx mengembangkan pemikiran sistem demokrasi “commune structure” (struktur persekutuan). cina. vietnam dan lainnya. Hal ini sesuai dengan analisis P. sosial. Semua delegasi bisa ditarik kembali. Komunitas yang paling kecil ini mengatur urusan merekasendiri yang akan memilih wakil-wakil untuk unit-unit administrasi yang besar misalnya distrik atau kota. 2. Kebebasan formal berdasarkan demokrasi liberal akan menhasilkan kesenjangan kelas yang semakin lebar dalam masyarakat dan akhirnya kapitalislah yang menguasai negara. 1970 : 67). Susunan ini sering dikenal dengan struktur “piramida” dari “demokrasi delegatif”. Menurut sistem demokrasi ini masyarakat tersusum atas komunitas-komunitas yang terkecil. keagamaan bahkan kebebasan anti agama. politik maupun kebudayaan (Berger. 1988). diikat oleh perintahperintah dari distrik pemilihan mereka dan diorganisasikan dalam suatu . rusia. Kapitalisme telah menjadi fenomena global dan dapat mengubah masyarakat diseluruh dunia baik dalam bidang sosial.L Berger bahwa dalam era globalisasi dewasa ini dengan pasar bebas yang dijiwai oleh filosofi demokrasi liberal. maka kaum kapitalismelah yang berkuasa. Akibatnya kekuasaan kapitalislah yang menguasai kehidupan negara bahkan berbagai kebijakan di dalam negara sangat ditentukan oleh kekuasaan kapitalis. terutama dalam kehidupan ekonomi hingga akibatnya individu yang tidak mampu mewnghadapi persaingan tersebutakan tenggelam. ekonomi. Unit-unit administratif yang lebih besar ini kemudian akan memilih calon-calon administratif yang lebih besar lagi yang sering di istilahkan dengan delegasi nasional (Marx. Demokrasi satu partai dan komunisme Demokrasi satu partai ini lazimnya dilaksanakan dinegara-negara komunis seperti.kebebasan individu baik di dalam kehidupan politik.

Partai tersebut merupakan instrumen yang bisa menciptakan landasan bagi sosialisme dan komunisme (Held. Demokrasi material 3. Demokrasi gabungan 1. karena titik tolak kepentingan kelas bekerja merupakan suatu kepentingan yang progresif dalam masyarakat. 1947). tanpa mengurangi kesenjangan di bidang . yakni rezim parlementer. Menurut pandangan kaum Marxis-Leninis. Hanya kepemimpinan yang seperti itu yang mempunyai kemmapuan untuk mengorganisasikan pertahan revolusi melawan kekuatan-kekuatan kapitalisme dan mengawasi rekonstruksi masyarakat. dari kader-kader revisioner dan disiplin (Lenin. Demokrasi formal 2. Transisi menuju sosialisme dan komunisme memerlukan kepemimpinan yang profesional. sistem delegatif harus dilengkapi. Oleh karena itu menurut komunis.“piramida” komite-komite yang dipilih secara langsung. dan karena selama dan setelah revolusi kepentingan kelas bekerja itu harus diatualisasikan secara pasti. Hal itu dikarenakan perbedaan kepentingan yang fundamental adalah kepentingan kelas. pada prinsipnya dengan suatu sistem yang terpisah tetapi sama pada tingkat partai komunis. negara post kapitalistidak akan melahirkan kemiripan apapun dengan suatu rezim liberal. artinya masing-masing paham mendasarkan pengertian bahwa kekuasaan di tangan rakyat. maka pengertian demokrasi secara filosofis menjadi semakin luas. Berdasarkan teori serta praktek demokrasi sebagaimana dijelaskan diatas. 2004: 15-17). Dilihat dari titik berat yang menjadi perhatian. Demokrasi formal ialah demokrasi yang mengagungkan persamaan pada bidang politik. demokrasi dapat dibedakan sebagai : 1. Semua perwakilan atau agen negara akan dimasukkan kedalam lingkungan seperangkan institusi-institusi tunggal yang bertanggung jawab secara langsung.

sehingga menimbulkan perkosaan di bidang rohaniah dan spiritual. ialah demokrasi yang mennitik beratnya diarahkan pada usaha-usaha menghilangkan jurang pemisah pada bidang ekonomi. partai politik yang berkebetulan berkuasa sering mengatasnamakan negara menjadikan segala sesuatu sebagai hak milik negara. Persamaan derajat dan hak setiap orang tetap diakui. Untuk menghilangkan jurang pemisah pada bidang ekonomi. . maka terjadilah jurang pemisah anatar si kaya dan si miskin. sehingga meskipun secara resmi menyeruakan suara rakyat. Karena dalam bidang ekonomi digunakan juga asas persaingan bebas. ialah demokrasi yang mengambil kebiakan dan membuang keburukan dari demokrasi formal dan demokrasi material. Demokrasi formal juga disebut demokrasi liberal atau demokrasi barat. tetapi sering dibatasi. sehingga tidak diakui adanya hak milik pribadi. 3. Pada demokrasi ini persamaan bidang politik kurang diperhatikan. 2. Demokrasi gabungan. tetapi kenyataannya condong kepada kepentingan golongan yang menguasai ekonomi. misalnya setiap orang mempunyai hak untuk memilih. Usaha-usaha pemerintah untuk mensejahterakan rakyat diusahakan jangan sampai memperkosa apalagi menghilangkan persamaan derajat dan hak asasi rakyat. Dengan kesenjangan kekuatan ekomominya. Kebebasan dan hak-hak manusia di bidang politik dihilangkan. Pada demokrasi jenis itu.ekonomi. untuk menjadi wakil rakyat dan sebagainya. golongan yang kaya membeli suara rakyat dan suara dewan perwakilan rakyat. secara formal orang dianggap mempunyai derajat dan hak yang sama. untuk mengeluarkan pendapat. Demokrasi material. Bahkan sering kali dihilangkan.

memilih denganlangsung orang-orang yang akan duduk dalam dewan perwakilan. Yang disebut sistem pemilihan adalah : dengan cara bagaimana rakyat memmilih waki-wakilnya yang akan duduk dalam dewan perwakilan. b. Demokrasi moderen sistem referendum atau pengawasan langsung dari rakyat. sehingga hasil pemilihan itu benar-benar akan menguntungkan mereka. sebab hak rakyat untuk menentukan wakil-wakilnya ditentukan oleh mereka sendirisecara langsung. Pemilihan langsung Pemilihan bertingkat Pada pemilihan langsung tiap – tiap warga negara yang berhak. Bentuk-bentuk demokrasi ditinjau dari pemegang kekuasaan pemerintahan. Sistem ini dipakai dalam negara-negara yang rakyatnya dianggap masih belum cerdas untuk melakukan pemilihan secara langsung. Demokrasi moderen sistem pemisahan kekuasaan 3. yaitu : a. Sistem pemilihan ada 2 macam. barulah orang-orang yang sudah terpilih oleh rakyat itu memilih anggota-anggota dewan perwakilan rakyat. Demokrasi sistem parlemen . sehingga dalam menentukan pilihannya itu mereka benar-benar bersandar atas perhitungan yang betul. Sistem pemilihan langsung ini hanya dapat berhasil baik apabila rakyat sudah maju. Sistem ini adalah sistem yang paling demokrasi. Pada pemilihan bertingkat yang dipilih oleh rakyat pada tingakat pertama ialah orang-orang dalam lingkungannya. 2. antara lain : 1. Demokrasi moderen sistem parlemen. 1.Pelaksanaan demokrasi perwakilan pada umumnya dilaksanakan melalui pemilihan.

Kekuasaan yang nyata dalam pemerintahan tidak nampak. maka suatu mosi tidak percaya diajukan oleh dewan perwakilan rakyat kabinet menyebabkan jatuhnya kabinet tersebut. Sistem ini terdapat pada kebanyakan negar-negara eropa barat. Oleh karena pertanggung jawab pemerintahan dalam sistem ini dipegang oleh kabinet. belanda. misalnya inggris. Dia adalah sebagai kepala badan eksekutif. dan menteri-menteri dalam menjalankan tugasnya harus bertanggung jawab kepada dewan perwakilan rakyat. Kepala negara biasanya selalu mengesahkan saja setiap rencana undang-undang yang sudah disetujui oleh dewan perwakilan rakyat. belgia dan lain-lain. Tetapi apabila dewan perwakilan rakyat tidak lagi percaya kepada kabinet. maka kabinet dalam sistem ini disebut kabinet ministerial. Demokrasi sistem pemisahan kekuasaan Pada negara demokrasi yang memakai sistem pemisahan kekuasaan ini. Kekuasaan kehakiman dipegang oleh suatu badan yang lepas dari pengaruh badan legislatif dan badan eksekutif. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh kabinet atau dewan menteri. Yang disebut pemerintah meliputi dewan menteri dan kepala negara. demikian juga badan yudikatif itu berdiri sendiri. Negara republik indonesia dengan UUDS 1950 juga memakai sistem demokrasi parlemen. Kekuasaan legislatif dipegang oleh dewan perwakilan rakyat bersama-sama pemerintah. 2.Pada demokrasi sistem parlemen kedudukan kepala negara (baik raja maupun presiden) hanya sebgai lambang saja. . Disini badan eksekutif itu terpisah dari badan legislatif. Karena itu sistem semacam ini sering disebut dengan sistem eropa barat. perancis. pepala negara dengan nyata mempunyai kekuasaan yang besar sekali. Akibat pertanggung jawab menteri-menteri kepada dewan perwakilan rakyat ini bahwa jatuh atau tegaknya suatu kabinet atau seorang menteri tergantung kepada kepercayaan yang diberikan oleh dewan perwakilan rakyat kepada kabinet. serta kedudukannya mendapat perlindungan dari undang-undang.

Presiden dipilih untuk waktu 4 tahun. Ada 2 macam referendum.Contoh : Amerika Serikat. Referendum fakultatif Di dalam referendum obligatur ini. Kalu dalam waktu tertentu tidak ada sejumlah warganegara yang menyatakan ketidaksetujuannya. barulah rencana itu disahkan sebagai undang-undang. Tetapi dalam waktu tertentu sejumlah warga negara menyatakan ketidaksetujuannya. Setelah badan legislatif membuat rencana undang-undang. Demokrasi sistem referendum Pada negara demokrasi dengan sistem referendum ini tugas badan legislatif selalu dibawah pengawasan seluruh rakyat atau referendum. melainkan kepada presiden. asalkan presiden masih menyetujuinya. Sebaliknya dalam referendum fakultatif. Negara yang memakai sistem ini ialah Swiss. yaitu : 1. Referendum obligatur 2. dengan jalan pemungutan suara rakyat (referendum). badan legislatif membuat undang-undang dulu. barulah badan legislatif memintakan persetujuan kepada seluruh rakyat seperti pada era obligatur. . maka rencana itu harus ditawarkan kepada rakyat. Stelah ternyata sebagian besar suara rakyat menyetujui rencana undang-undang tersebbut. Dia mengangkat materi-materi yang akan memimpin berbagai kementrian. Karena kongres tak dapat memaksa seorang atau seluruh menteri untuk mengundurkan diri dari pemerintahan. 3. memerlukan persetujuan dari rakyat dengan suara terbanyak. maka rencana undang-undang tersebut sudah tetap sebagai undang-undang. Di amerika serikat. Menteri-menteri itu tidak bertanggung jawab kepada kongres. untuk dapat membuat undangundang. presiden sebagai kepala badan eksekutif dipilih langsung oleh pemilih-pemilih yang khuus dipilih rakyat intuk itu.

masa demokrasi parlementer yang menonjolkan peranan parlemen serta partai-partai. partai ataupun militer. terbatasnya peran partai politik. sekaligus menghindarkan timbulnya diktatur perorangan. UUD 1945 . dengan partisipasi rakyat. b. Perkembangan demokrasi di Indonesia dapat dibagi dalam empat periode : a. Periode 1959 – 1965. perkembangan pengaruh komunis. Pada masa ini kelemahan demokrasi parlemen memberi peluang untuk dominasi partai-partai politik dan DPR. Masalah ini berkisar pada penyusunan suatu sistem politik dengan kepemimpinan cukup kuat untuk melaksanakan pembangunan ekonomi serta charakter and nation building. Perkembangan demokrasi di Indonesia Dalam sejarah Negara Republik Indonesia yang telah lebih dari setengah abad. Masalah pokok yang dihadapi bangsa indonesia ialah bagaimana meningkatkan meningkatkan kehidupan ekonomi dan membangun kehidupan sosial dan politik yang demokratis dalam masyarakat yang beraneka ragampola adat budayanya. Periode 1945 – 1959. Masa ini didominasi dengan presiden. perkembangan demokrasi telah mengalami pasang surut.C. Demokrasi di Indonesia 1. Landasan formal periode ini adalah Pancasila. Akibatnya persatuan yang digalang selama perjuangan melawan musuh bersama menjadi kendor dan tidak dapat dibina menjadi kekuatan konsatruktif sesudah kemerdekaan. dan peran ABRI sebagai unsur sosial-politik semakin meluas. c. masa demokrasi terpimpin yang dalam banyak aspek telah nayak menyimpang dari demokrasi konstitusional dan lebih menampilkan beberapa aspek dari demokrasi rakyat. Periode 1966 – 1998. masa demokrasi pancasila era orde baru yang merupakan demokrasi konstitusi yang menonjolkan sistem presidensial.

Namun dalam perkembangannya peran presiden semakin dominan terhadap lemabaga-lembaga negara yang lain. hakhak asasi manusia baik dalam aspek kolektif maupun dalam aspek perorangan dijamin. antara eksekutif. melainkan lebih kearah pembagian kekuasaan antara presiden dan partai politik dalam DPR. Pengertian demokrasi menurut UUD 1945 a. dihindarkan secara dan penyalahgunaan kekuasaan dapat institusional. Periode 1999-sekarang. Seminar Angkatan Darat II ( Agustus 1966) 1) Bidang politik dan konstitusional : Demokrasi indonesia seperti yang dimaksud dalam undang-undang dasar 1945 berarti menegakkan kembali asas-asas negara hukum di mana kepastian hukum dirasakan oleh segenap warga negara. Pada masa ini peran partai politik kembali menonjol. namun dalam pelaksanaannya setelah pemilu banyak kebijakan tidak mendasarkan pada kepentingan rakyat. d. Melihat praktek demokrasi pada masa ini. Jikaqlau esensi demokrasi adalah kekuasaan di tangan rakyat.dan ketetapan MPRS/MPR dalam rangka meluruskan kembali penyelenggaraan terhadap UUD 1945 yang terjadi pada masa demokrasi terpimpin. masa demokrasi pancasila era reformasi dengan berakar pada kekuatan multi partai yang berusaha mengembalikan perimbangan kekuatan antar lembaga negara. maka praktek demokrasi tatkala pemilu memang demikian. sebab kenyataannya yang dilaksanakan tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. 2. Dengan lain perkataan model demokrasi era reformasi dewasa ini. kurang mendasarkan pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (walfare state). nama pancasila hanya digunakan sebagai legitimasi politik penguasa pada masa itu. Dalam rangka ini perlu . legislatif dan yudikatif. sehingga iklim demokrasi memperoleh nafas baru.

2) Bidang ekonomi Demokrasi ekonomi sesuai dengan asas-asas yang menjiwai ketentuan-ketentuan mengenai ekonomi dalam UUD 1945 yang pada hakikatnya berarti kehidupan yang layak bagi semua warga negara yang antara lain mencakup : a) Pengawasan oleh rakyatr terhadap penggunaan kekayaan dan keuangan negara. hukum. penunjuk jalan serta pelindung. d) Peranan pemerintah yang bersifat pembianaan. dapat dilaksanakan dan aman dalam melaksanakannya. sosial.diusahakan supaya lenbaga-lembaga dan tat kerja orde baru dilepaskan dari ikatan pribadi dan lebih diperlembagakan. kultural dan pendidikan. 2) Peradilan yang bebas dan tidak memihak tidak terpengaruh oleh sesuatu kekuasaan/kekuatan lain apapun. artinya demokrasi yang dijiawai oleh rasa tanggung jawab terhadap tuhan dan sesama kita. Munas III Persahi : the rule of law (Desember 1966) Asas negara hukum Pancasila mengandung prinsip : 1) Pengakuan dan perlindungan hak asasi yang mengandung persamaan dalam bidang politk. yang dimaksudkan kepastian hukum yaitu jaminan bahwa ketentuan hukumnya dapat dipahami. b) Koperasi c) Pengakuan atas hak milik perorangan dan kepastian hukum dalam penggunaannya. Simposium hak-hak asasi manusia (Juni 19670 Apapun predikat yang diberikan kepada demokrasi kita. maka demokrasi itu harus demokrasi yang bertanggung jawab. b. Berhubungan dengan keharusan kita di tahun-tahun yang akan datang untuk memperkembangkan “a rapidly expanding . ekonomi. c. 3) Jaminan kepastian hukum dalam semua persoalan.

Untuk itu diperlukan kebebasan politik yang sebesar mungkin. Oleh karena itu kekuasaan pemerintah Negara di tangan rakyat menganung pengertian tiga hal : pertama. diperlukan juga secara mutlak pembebasan dinamika yang terdapat dalam masyarakat dari kekuatan-kekuatan yang mendukung pancasila. pemerintahan dari rakyat . Persoalan hak-hak asasi manusia dalam kehidupan kepartaian untuk tahun-tahun mendatang harus ditinjau dalam rangka keharusan kita untuk mencapai keseimbangan yang wajar diantara tiga hal : 1) Adanya pemerintah yang cukup kekuasaan dan kewibawaan.economy” maka disamping pemerintahan yang kuat dan berwibawa. Setiap Negara dan orang menerapkan definisi demokrasi menurut kriteria masing-masing. 2) Adanya kebebasan yang sebesar-besarnya. Berdasarkan kenyataan tersebut di atas maka diambil suatu pengertian esensial tentang demokrasi yang diterapkan di dalam suatu Negara termasuk di Negara Indonesia. Kekuasaan dalam Negara itu dikelola oleh rakyat. dari rakyat dan untuk rakyat (Asshiddiqie. Dengan lain perkataan kekuasaan tertinggi dalam suatu Negara adalah ditangan rakyat. 2005:141). bahkan Negara komunis seperti RRC. Demokrasi Pasca Reformasi Dewasa ini hamper seluruh Negara mengklaim menjadi penganut setia paham demokrasi.Kuba. 3) Perlunya untuk membina suatu “rapidly expanding economy” (pengembangan ekonomi secara cepat). Vietnam juga menyatakan sebagai Negara demokrasi. Berdasarkan esensi pengertian tersebut maka hakikat kekuasaan di tangan rakyat adalah menyangkut baik penyelengaaraan Negara maupun pemerintahan. Dalam suatu Negara termasuk di Negara Indonesia. Namun demikian sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan oleh Amos J. 3. Peaslee bahwa dalam kenyataannya demokrasi dipraktekkan di seluruh dunia secara berbeda-beda dari satu Negara ke Negara lain. Dalam suatu Negara yang menganut system demokrasi harus berdasarkan suatu kedaulatan rakyat.

.(government of the people). Prinsip demokrasi tersebut secara eksplisit juga dijabarkan dalam pasal UUD 1945 hasil Amandemen denagn mewujudakn system penentuan kekuasaan pemerintah Negara secara langsung. serta dengan mewujudkan suatu keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia”. Selain itu dasar pelaksanaan demokrasi Indonesia juga secara eksplisit tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 1 ayat (2) yang berbunyi “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar”. persatuan yang dipimpin oleh hikmat Indonesia. kerakyatan dalam kebijaksanaan permusyawaratan/perwakilan. kedua. Prinsip pemerintahan berdasarkan kedaulatan rakyat tersebut bagi Negara Indonesia terkandung dalam pembukaan UUD 1945 alinea IV yang berbunyi : “………… maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. . yaitu melibatkan rakyat secara langsung dalam memilih presiden dan wakil presiden Pasal 6A ayat (1). kemanusiaan yang adil dan beradab. oleh karena itu merupakan sumberhukum positif dalam Negara Republik Indonesia. Makna pengertian “dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan” dimaksudkan bahwa dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia itu didasarkan pada moral kebijaksanaan yang terkandung dalam sil Ketuhanan Yang Maha Esa dan kemanusiaan yang adil dan beradab. pemerintahan oleh rakyat (government by people) . Pembukaan UUD 1945 dalam ilmu hokum memiliki kedudukan sebagai “staatsfundamentalnorm”. pemerintahan intuk rakyat (government for people). Maka prinsip demokrasi dalam Negara dalam Negara Indonesia selain tercantum dalam pembukaan juga berdasarkan pada dasar filsafat Negara Pancasila sila keempat yaitu kerakyatan yang juga tercantum dalam pembukaan UUD 1945. ketiga.

Apa yang dimaksud dengan demokrasi perwakilan Liberal ? Jelaskan secara singkat! 4. Mengapa kapitalisme mampu menguasai dunia dalam segala bidang kehidupan. Apakah tindakan “demokrasi mahasiswa” untuk menuntut suatu masalah kepada aparat. 1945-1965)? 6. ekonomi dan budaya. Bagaimana pelaksanaan demokrasi di Indonesia saat sekarang ini. dengan maraknya model pembagian uang kepada pemilik waktu pelaksanaan pemilu ? 7. 1. dan ternyata tidak ada calon presiden yang memenuhi syarat. walaupun sebagian besar rakyat menyetujui ? . Bagaimana pelaksanaan demokrasi di Indonesia pada masa pemerintahan Orde lama (th.Pertanyaan . Apabila masa jabatan presiden yang akan datang ini habis. politik. untuk 3X masa jabatan. Jelaskan pengertian demokrasi yang meliputi pelaksanaannya di berbagai Negara ! 2. Apa pengertian formal demokrasi ? Jelaskan secara singkat ! 3. social. apakah presiden yang sekarang dapat dipilih kembali.dapat disebut juga sebagai perwujudan dari demokrasi ? 8. padahal asas demokrasi tetap dilaksanakan ? 5.

Presiden memegang kekuasaan eksekutif (menjalankan pemerintahan). di Indonesia Sistem parlementer. akan tenggelam. memiliki ciri khas dan spesifikasi masingmasing sesuai dengan ciri khas masyarkat sebagai rakyat dalam suatu negara. menimbulkan dampak persaingan bebas. yaitu demokrasi yang menerapkan sistem presidensial atau sistem parlementer. sedang kepala negara dipegang oleh ratu (misalnya di inggris) atau presiden (misalnya di India). Partisipasi individu dalam suatu pemerintahan negara disalurkan melalui wakilwakil yang dipilih melalui proses demokrasi dan kebebasan individu harus tetap terjamin baik dalam bidang politik ekonomi. menerapkan model hubungan yang menyatu antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. berkaitan dengan sistem pemerintahan. bahkan kebebasan anti agama. . sistem presidensial. berbeda-beda. 3. sosial. Demokrasi perwakilan liberal pada prinsipnya memandang bahwa manusia adalah sebagai makhluk individu yang bebas. menekankan pentingnya pemilihan presiden secara langsung. yang menjamin hak-hak masyarakat untuk menentukan sendiri jalannya pemerintahan. sehingga berakibat individu yang tidak mempu menghadapi persaingan akan terpuruk. 2. 4. Demokrasi berarti kekuasaan pemerintah negara ada ditangan rakyat. Prinsip demokrasi liberal yang menganut sistem kebebasan individu dalam segala bidang. Contoh : di Amerika Serikat.Jawaban : 1. keagamaan. Kepala eksekutif adalah perdana menteri. Pengertian formal democracy. terutama dalam bidang ekonomi. Namun pelaksanaan demokrasi diberbagai negara. sehingga presiden terpilih mendapatkan mandat langsung dari rakyat.

Analisis P. menyimpang dari demokrasikonstitusional dan dominasi presiden sangat tinggi.Akibatnya kekuasaan kapitalisme menguasai kahidupan negara. Contoh : presiden diangkan seumur hidup. Tindakan mahasiswa melakukan “demonstrasi” kepada aparat. Pada masa tahun 1945 – 1959. baik kepentingan perorangan atau kepentingan partai. tetpi syarat dengan muatan kepentingan-kepentingan. di indonesia menganut sistem demokrasi parlemen. Yang sering terjadi. legislatif dan yudikatif. komunis berpengaruh. maka kaum kapitalis yang berkuasa. 5. Kapitalisme telah menjadi fenomena global dan dapat mengubah masyarakat di seluruh dunia baik dalam bidang sosial. 1988). misalnya pengunduran Bupati. maka sejak tahun 1959 – 1965. pemimpin besar refolusi. yaitu adanya sistem pembagian uang kepada pemilih berakibat pada pelaksanaan dipemerintahan juga tidak mulus. Bahkan pemilu tidak sempat dilaksanakan. demonstrasi dilakukan . sehingga kepentingan nasional sering terabaikan. Akibatnya kesatuan bangsa untuk pembangunan bangsa sangat rapuh. Peran partai cukup menonjol. 6. hal-hal tersebut menandai penyimpangan asas demokrasi. Periode tahun 1999 sampai sekarang.L Berger menyatakan bahwa era global dewasa ini dengan semangat pasar bebas yang dijiwai oleh filosofi demokrasi liberal. peran ABRI sebagai kekuatan sosial politik meluas. menganut demokrasi terpimpin. 7. masa demokrasi yang berusaha untuk mengembalikan penimbangan kekuatan antar lembaga negara. yang menonjolkan peran parlemen dan partai. bahkan berbagai kebijaksanaan dalam negara sangat ditentukan oleh kekuasaan kapitalis. antara eksekutif. politik maupun kebudayaan (Berger. masih dapat dikategorikan sebagai wujud demokrasi selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku. MPR bersifat sementara. untuk menuntut sesuatu. peran partai politik terbatas. Namun karen alatar belakang pelaksanaan penuh yang tidak bersih.

Namun disamping itu. Namun dalam pasal 7 UUD 1945 setelah amandemen disebutkan. Presiden dipilih oleh rakyat langsung sebagai perwujudan asas demokrasi. jadi segala sesuatu harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. negara kita menganut sistem negara hukum artinya segala sesuatu harus dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Negara kita berdasarkan hukum. tidak dapat dipilih kembali untuk masa jabatan yang kelima kali. Inilah suatu penyimpangan yang tidak semestinya terjadi.dengan pemaksaan dan pengerusakan. Dalam negara demokrasi memang kedaulatan tertinggi ditangan rakyat. presiden sekarang yang sudah menjabat untuk kedua kali. . setelah habis masa jabatan presiden dapat dipilih kembali untuk 1 kali masa jabatan maka apabila dalam masa pemilihan presiden yang akan datang tidak ada calon yang memenuhi syarat. 8.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->