BAB I.

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. Istilah medis yang berkaitan dengan darah diawali dengan kata hemo- atau hemato- yang berasal dari bahasa Yunani haima yang berarti darah.
B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa yang dimaksud darah manusia? 2. Apa saja komposisi darah manusia? 3. Sebutkan fungsi darah manusia? 4. Apa saja golongan darah manusia? 5. Sebutkan kelainan-kelainan darah manusia?
C. TUJUAN

1. Mengetahui komposisi darah manusia 2. Mengetahui fungsi darah manusia 3. Mengetahui golongan darah manusia 4. Mengetahui kelainan-kelainan pada darah manusia

1

Rumusan Masalah………………………………………………….. Kesimpulan………………………………………………………………………….. Daftar Isi ……………………………………………………………………………. 7 5. Pembahasan 1. Pembagian Darah……………………………………………………………… 3 3. 1 3. 6 4. 2 III. 8 IV... Fungsi Darah…………………………………………………………………. Tujuan………………………………………………………………………… 1 II.. Pengertian Darah ……………………………………………………………… 3 2. Latar Belakang Masalah……………………………………………………… 1 2.. DAFTAR ISI I. 13 2 .……….. Kandungan Darah………………………………………………………………8 6.BAB 2.. Transfusi Darah / Golongan Darah……………………………………………. Penyakit Pada Darah…………………………………………………………. Pendahuluan 1.

dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertujuan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit. Darah dipompa oleh jantung menuju paru-paru untuk melepaskan sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan menyerap oksigen melalui pembuluh arteri pulmonalis. Hormon-hormon dari sIstem endokrin juga diedarkan melalui darah. PENGERTIAN DARAH Darah manusia adalah cairan jaringan tubuh. antara merah terang apabila kaya oksigen sampai merah tua apabila kekurangan oksigen. Setelah itu darah dikirimkan ke seluruh tubuh oleh saluran pembuluh darah aorta. PEMBAHASAN A. obat-obatan dan bahan kimia asing ke hati untuk diuraikan ke ginjal untuk dibuang sebagai air seni. Darah juga mengangkut bahan bahan sisa metabolisme. protein pernapasan (respiratory protein) yang mengandung besi dalam bentuk heme. Darah kemudian kembali ke jantung melalui pembuluh darah vena cava superior dan vena cava inferior. Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin. mengangkut zat-zat sisa metabolisme. Darah juga menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi. yang merupakan tempat terikatnya molekul-molekul oksigen. Manusia memiliki sistem peredaran darah tertutup yang berarti darah mengalir dalam pembuluh darah dan disirkulasikan oleh jantung. Fungsi utamanya adalah mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh melalui saluran halus darah yang disebut pembuluh kapiler.BAB 3. PEMBAGIAN DARAH • PLASMA DARAH à 55 % 3 .. lalu dibawa kembali ke jantung melalui vena pulmonalis. Darah manusia berwarna merah.

karena didalamnya mengandung suatu zat yang disebut hemoglobin. warna ini akan bertambah merah jika di dalamnya banyak mengandung oksigen.7 unit (0. limpa dan hati. Pengikatan oksigen dan karbon dioksida ini dikerjakan oleh hemoglobin yang telah bersenyawa dengan oksigen yang disebut oksihemoglobin (Hb + oksigen 4 Hb-oksigen) jadi oksigen diangkut dari seluruh tubuh sebagai oksihemoglobin yang nantinya setelah tiba di jaringan akan dilepaskan: Hb-oksigen Hb + oksigen. dan seterusnya. Plasma darah berfungsi untuk mengangkut sari makanan ke sel-sel serta membawa sisa pembakaran dari sel ke tempat pembuangan.Unsur ini merupakan komponen terbesar dalam darah. tidak dapat bergerak. Sel darah merah (eritrosit) diproduksi di dalam sumsum tulang merah. Banyaknya kira–kira 5 juta dalam 1 mm3 (41/2 juta). SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) Sel darah merah (eritrosit) bentuknya seperti cakram/ bikonkaf dan tidak mempunyai inti. Hampir 90% bagian dari plasma darah adalah air. Proses pembentukannya dalam sumsum tulang melalui beberapa tahap. TERDIRI DARI: 1. • SEL-SEL DARAH à 45 %. Fungsi lainnya adalah menghasilkan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit atau zat antibodi. Hb tadi akan bersenyawa dengan karbon dioksida dan disebut karbon dioksida hemoglobin (Hb + karbon dioksida Hb-karbon dioksida) yang mana karbon dioksida tersebut akan dikeluarkan di paru-paru. karena lebih dari separuh darah mengandung plasma darah. Mula-mula besar dan berisi nukleus dan tidak berisi hemoglobin kemudian dimuati hemoglobin dan akhirnya kehilangan nukleusnya dan siap diedarkan dalam sirkulasi darah yang kemudian akan 4 . Warnanya kuning kemerahan. Fungsi sel darah merah adalah mengikat oksigen dari paru–paru untuk diedarkan ke seluruh jaringan tubuh dan mengikat karbon dioksida dari jaringan tubuh untuk dikeluarkan melalui paru–paru.007 mm). Ukuran diameter kira-kira 7.

dan tempat pembuatan eritrosit terganggu. Apabila keduaduanya berkurang maka keadaan ini disebut anemia. penyakit yang melisis eritrosit. sehingga diperlukan diit seimbang zat besi. demikian juga banyaknya hemoglobin dalam sel darah merah.kira 11. mempunyai bermacam. Hemoglobin yang keluar dari eritrosit yang mati akan terurai menjadi dua zat yaitu hematin yang mengandung Fe yang berguna untuk membuat eritrosit baru dan hemoglobin yaitu suatu zat yang terdapat didalam eritrisit yang berguna untuk mengikat oksigen dan karbon dioksida.5 mg% dan laki-laki 13.beredar di dalam tubuh selama kebih kurang 114 . sebagai pengangkut yaitu mengangkut / membawa zat lemak dari dinding usus melalui limpa terus ke pembuluh darah. Jumlah normal pada orang dewasa kira.0 mg%. 2. yang biasanya disebabkan oleh perdarahaan yang hebat. Normal Hb wanita 11. banyaknya dalam 1 mm3 darah kira-kira 6000-9000.macam inti sel sehingga ia dapat dibedakan menurut inti selnya. setelah itu akan mati. SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT) Bentuk dan sifat leukosit berlainan dengan sifat eritrosit apabila kita lihat di bawah mikroskop maka akan terlihat bentuknya yang dapat berubahubah dan dapat bergerak dengan perantaraan kaki palsu (pseudopodia). Fungsinya sebagai pertahanan tubuh yaitu membunuh dan memakan bibit penyakit / bakteri yang masuk ke dalam jaringan RES (sistem retikuloendotel). Di dalam tubuh banyaknya sel darah merah ini bisa berkurang. warnanya bening (tidak berwarna).115 hari. Sel darah merah memerlukan protein karena strukturnya terdiri dari asam amino dan memerlukan pula zat besi.5 – 15 gram dalam 100 cc darah. Sel leukosit disamping berada di dalam pembuluh darah juga terdapat di seluruh jaringan tubuh manusia. tempat pembiakannya di dalam limpa dan kelenjar limfe. Pada kebanyakan penyakit disebabkan oleh 5 .

normal pada orang dewasa 200.000 disebut trombositopenia. ketika kita luka maka darah akan keluar. Trombosit lebih dari 300. sekarang beredar dalam darah untuk mempertahankan tubuh dari serangan penyakit tersebut. FUNGSI DARAH • Sebagai alat pengangkut yaitu: 6 . 3.000/mm3. B. maka kalau ada luka darah tidak lekas membeku sehingga timbul perdarahan yang terus. KEPING-KEPING DARAH (TROMBOSIT) Trombosit merupakan benda-benda kecil yang mati yang bentuk dan ukurannya bermacam-macam. dengan demikian terjadilah pembekuan. Trombokinasi ini akan bertemu dengan protrombin dengan pertolongan Ca2+ akan menjadi trombin. Hal ini disebabkan sel leukosit yang biasanya tinggal di dalam kelenjar limfe.masuknya kuman / infeksi maka jumlah leukosit yang ada di dalam darah akan lebih banyak dari biasanya. Jika jumlah leukosit dalam darah melebihi 10000/mm3 disebut leukositosis dan kurang dari 6000 disebut leukopenia. Trombosit yang kurang dari 200.000-300. bentuk jaringan yang tidak teratur letaknya. dengan demikian vitamin K penting untuk pembekuan darah. Protrombin di buat didalam hati dan untuk membuatnya diperlukan vitamin K. Jika banyaknya kurang dari normal. yaitu Ca2+ dan fibrinogen. Trombin akan bertemu dengan fibrin yang merupakan benang-benang halus. Fibrinogen mulai bekerja apabila tubuh mendapat luka.000 disebut trombositosis. yang akan menahan sel darah.menerus. trombosit pecah dan mengeluarkan zat yang dinamakan trombokinase. ada yang bulat dan lonjong. Di dalam plasma darah terdapat suatu zat yang turut membantu terjadinya peristiwa pembekuan darah. warnanya putih. Fungsinya memegang peranan penting dalam pembekuan darah.

-Mengangkut karbon dioksida dari jaringan untuk dikeluarkan melalui paruparu. -Mengangkat / mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh untuk dikeluarkan melalui ginjal dan kulit. PENYAKIT PADA DARAH MANUSIA 1. -Mengambil zat-zat makanan dari usus halus untuk diedarkan dan dibagikan ke seluruh jaringan/ alat tubuh. • Sebagai pertahanan tubuh terhadap serangan penyakit dan racun dalam tubuh dengan perantaraan leukosit dan antibodi/ zat–zat anti racun. Hemofili / Hemofilia / Penyakit Darah Sulit Beku Hemofilia adalah suatu penyakit atau kelainan pada darah yang sukar membeku jika terjadi luka. Hipotensi / Penyakit Darah Rendah 7 . Hipertensi / Penyakit Darah Tinggi Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang diakibatkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah dengan sistolis sekitar 140-200 mmHg serta tekanan diastolisis kurang lebih antara 90-110 mmHg. 2. Menyebarkan panas keseluruh tubuh. 3. • C. Akibatnya tubuh akan kekurangan oksigen dan berasa lemas karena hemoglobin bertugas mengikat oksigen untuk disebarkan ke seluruh badan.-Mengambil oksigen/ zat pembakaran dari paru-paru untuk diedarkan keseluruh jaringan tubuh. Hemofili merupakan penyakit turunan. Anemia / Penyakit Kurang Darah Anemia adalah suatu kondisi di mana tubuh kita kekurangan darah akibat kurangnya kandungan hemoglobin dalam darah. 4.

6. kalsium. 8 . Leukimia / Penyakit Kanker Darah Leukimia adalah penyakit yang mengakibatkan produksi sel darah putih tidak terkontrol pada sistem transportasi.Hipotensi adalah tekanan darah rendah dengan tekanan sistolis di bawah 100 mmHg (milimeter Hydrargyrum / mili meter air raksa)(Hydrargyrum = air raksa).9% (natrium klorida. Air : 91% 2. Trombus / Embolus Trombus adalah kelainan yang terdapat pada jantung yang disebabkan oleh adanya gumpalan di dalam nadi tajuk. 7. D. garam fosfat. 8. natrium bikarbonat. 5. protombin dan fibrinigen) 3. Protein : 3% (albumin. magnesium. Mineral : 0. Miokarditis Miokarditis adalah suatu kelainan akibat terjadinya radang pada otot jantung. dan zat besi). KANDUNGAN DARAH 1. Varises / Penyakit Otot Nimbul Varises adalah pelebaran pada pembuluh vena yang membuat pembuluh dasar membesar dan terlihat secara kasat mata yang umumnya terdapat pada bagian lipatan betis. 10. 9. Sklerosis Sklerosis adalah penyakit kelainan pada pembuluh nadi sistem transportasi yang menjadi keras. Penyakit Kuning Bayi Penyakit kuning pada anak bayi adalah kelainan akibat adanya gangguan kerusakan sel-sel darah oleh aglutinin sang ibu. globulin.

Transfusi harus dimulai dalam 30 menit setelah unit telah diambil keluar dari penyimpanan dikendalikan”. Ini sering disebut''Allogeneic bukan homolog. Acetaminophen dan / atau antihistamin seperti diphenhydramine kadang-kadang diberikan sebelum transfusi untuk mencegah jenis lain reaksi transfusi. Kesalahan administrasi merupakan sumber signifikan dari reaksi transfusi dan upaya telah dilakukan untuk membangun redundansi ke dalam proses pencocokan yang terjadi di samping tempat tidur. Transfusi darah dapat menyelamatkan jiwa dalam beberapa situasi. Sebuah unit (hingga 500 ml) biasanya diberikan selama 4 jam. suatu kondisi yang disebut Transfusi Overload Peredaran Darah Terkait atau taco. ''Autologus transfusi. lemak asam urat. • Darah hanya dapat diberikan secara intravena. Awal transfusi darah secara keseluruhan digunakan. atau transfusi darah yang disimpan menggunakan orang lain. Bahan organik : 0. tapi praktek medis modern umumnya hanya menggunakan komponen darah. Donor unit darah harus disimpan dalam lemari es untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan memperlambat metabolisme sel. Transfusi darah juga dapat digunakan untuk mengobati anemia berat atau trombositopenia yang disebabkan oleh penyakit darah. TRANSFUSI DARAH / GOLONGAN DARAH Transfusi darah adalah proses mentransfer darah atau darah berbasis produk dari satu orang ke dalam sistem peredaran darah orang lain.4. dan asam amino) E. rincian pribadi pasien dicocokkan dengan darah untuk ditransfusikan. Sebelum darah diberikan. kolesterol. Orang yang menderita hemofilia atau penyakit sel sabit mungkin memerlukan transfusi darah sering. banyak dokter mengelola diuretik untuk mencegah overload cairan.1% (glukosa. 9 . atau transfusi menggunakan darah pasien sendiri disimpan. Karena itu membutuhkan insersi kanula sekaliber cocok. kreatinin. atau dapat digunakan untuk menggantikan darah yang hilang selama operasi. seperti kehilangan darah besar karena trauma. untuk meminimalkan risiko reaksi transfusi. Pada pasien dengan risiko gagal jantung kongestif. Transfusi darah dapat dikelompokkan menjadi dua jenis utama tergantung pada sumber mereka: • ''Transfusi homolog.

dispnea. Seperti tahun 2006. plasma. sakit kepala. dan risiko tertular HIV atau hepatitis C di Amerika Serikat melalui transfusi darah diperkirakan pada 1 per 2 juta unit transfusi Risiko ini jauh lebih tinggi di masa lalu sebelum munculnya tes generasi kedua dan ketiga untuk transfusi penyakit menular. Sel darah merah.000 transfusi trombosit. Pelaksanaan Pengujian Asam Nukleat 10 . Di negara maju. kriopresipitat. Risiko kepada penerima Ada risiko yang terkait dengan menerima transfusi darah. takikardi dan hipotensi. sakit punggung.Darah ini paling sering disumbangkan sebagai seluruh darah dengan memasukkan kateter ke dalam vena dan mengumpulkan dalam kantong plastik (dicampur dengan antikoagulan) melalui gravitasi.000 unit transfusi. risiko infeksi bakteri parah dan sepsis diperkirakan.000 transfusi sel darah merah. Reaksi hemolitik termasuk menggigil. Ada resiko bahwa transfusi darah diberikan akan mengirimkan infeksi virus ke penerima. nyeri dada. Reaksi samping yang paling umum untuk transfusi darah adalah''non-hemolitik demam reaksi transfusi''. dan trombosit. faktor pembekuan konsentrat. Hal ini memungkinkan pengelolaan dan penyelidikan atas penularan penyakit transfusi diduga terkait atau reaksi transfusi. risiko tertular hepatitis B melalui transfusi darah di Amerika Serikat adalah sekitar 1 dalam 250. dan 1 dalam 500. Darah yang dikumpulkan ini kemudian dipisahkan menjadi komponen-komponen untuk membuat penggunaan terbaik dari itu. Di negara berkembang donor kadang-kadang khusus direkrut oleh atau untuk penerima. dan ini harus seimbang terhadap manfaat yang diharapkan. dan pemberian segera sebelum transfusi. berkonsentrasi fibrinogen. plasma dan trombosit juga dapat disumbangkan individu melalui proses yang lebih kompleks yang disebut apheresis. pada 2002. produk darah yang dihasilkan komponen juga termasuk protein albumin. sumbangan biasanya anonim kepada penerima. sianosis. Selain dari sel darah merah. sekitar 1 dalam 50. biasanya anggota keluarga. Produk darah jarang dapat terkontaminasi dengan bakteri. dan imunoglobulin (antibodi). pengujian. pemisahan menjadi komponen-komponen. penyimpanan. dan administrasi kepada penerima. namun produk dalam bank darah selalu individual dapat dilacak melalui siklus seluruh donasi. yang terdiri dari demam yang menyelesaikan sendiri dan tidak menyebabkan masalah abadi atau efek samping.

yang mungkin terjadi sesering 1 tahun 2000 transfusi. Aglutinogen (zat anti) merupakan antigen yang terdapat pada sel darah merah dan bersifat genetis (menurun). Aglutinin ada 2 macam yaitu aglutinin alfa dan agglutinin beta. golongan darah MN. tetapi kebanyakan pasien sembuh sepenuhnya dalam waktu 96 jam. beberapa organisasi transfusi (darah dan Bank Jaringan Cantabria. Karena anti HLA sangat berkorelasi dengan kehamilan. National Health Service di Inggris) telah memutuskan untuk hanya menggunakan plasma dari laki-laki untuk transfusi. dan dikonfirmasi infeksi virus melalui transfusi darah sangat langka di negara maju. Transfusi paru terkait cedera akut (TRALI) adalah suatu peristiwa yang merugikan semakin diakui berhubungan dengan transfusi darah. K. Spanyol. telah konsisten dikaitkan dengan antibodi anti HLA. dan golongan Rh. kelebihan zat besi (dengan beberapa transfusi sel darah merah). aglutinogen M dan N. Penggolongan darah manusia dibedakan 3 sistem penggolongan yaitu golongan darah ABO. dan tingkat kematian dari kondisi ini adalah kurang dari 10% . dan reaksi hemolitik akut (yang paling umumnya karena administrasi jenis darah tidak cocok). Gejala dapat berkisar dari ringan sampai mengancam nyawa. sering dikaitkan dengan demam. Risiko lain yang terkait dengan menerima transfusi darah termasuk kelebihan volume.. reaksi anafilaksis (pada orang dengan kekurangan IgA). non-kardiogenik edema paru. dan factor rhesus (Rh).  Golongan darah A. TRALI adalah sindrom gangguan pernapasan akut. Ada 3 jenis aglutinogen yaitu aglutinogen A dan B.  Golongan darah B. bila dalam sel darah merahnya mengandung aglutinogen B 11 . bila dalam sel darah merahnya mengandung aglutinogen A dan dalam serum atau plasmanya mengandung agglutinin beta.atau "NAT" di 00-an telah lebih jauh mengurangi risiko. Meskipun penyebab TRALI tidak jelas. transfusionassociated graft-versus-host penyakit. Aglutinin merupakan protein plasma yang berfungsi sebagai antibody. dan hipotensi. Landsteiner merumuskan penggolongan darah ABO besar berdasarkan keberadaan aglutinogen dan agglutinin pada darah sebagai berikut. • Golongan darah pada manusia Ada 2 faktor penetu golongan darah yaitu aglutinogen dan agglutinin.

Oleh karena itu. golongan darah ABberperan sebagai resipien universal.dan dalam serum atau plasmanya mengandung agglutinin alfa. pada golongan darah system MN. dalam melakukan transfuse darah akan terjadi penggumpalan apabila golongan darah A di transfuse dengan golongan darah B atau AB. Hal ini berarti golongan darah AB tidak akan menggumpalkan sel darah merah dari semua golongan darah. Jadi dalam proses transfuse. golongan darah B ditransfusi dengan golongan darah A atau AB serta golongan darah O ditransfusi dengan A.  Golongan darah AB. dan N. atau AB. Golongan darah ini dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu  Kelompok orang dengan Rh positif merupakan orang yang di dalam eritrositnya memiliki aglutinogen Rh. golongan darah ini dapat ditransfusikan ke semua golongan darah. artinya dapat menerima darah dari golongan darah manapun. MN. Golongan darah Rh (Rhesus) yaitu Macaca rhesus ditemukan oleh K. Jadi dalam proses transfuse golongan darah O disebut donor universal. serta dalam serum atau plasmanya tidak mengandung agglutinin. Wiener tahun 1940. Oleh karena itu. golongan darah Rh mempunyai arti penting 12 . yaitu M. menghasilkan 3 macam golongan darah. Landsteiner dan A. Seperti halnya golongan darah system ABO.  Kelompok orang dengan Rh negative merupakan orang yang di dalam eritrositnya tidak mengandung aglutinogen Rh. bila dalam sel darah merahnya tidak engandung aglutinogen sedangkan dalam serum atau plasmanya mengandung agglutinin alfa dan beta. Sel darah merah pada seseorang yang begolongan darah O tidak mengandung aglutinogen.Levine menemukan antigen baru yang disebut dengan aglutinogen M dan aglutinogen N. bila dalam sel darah merahnya mengandung aglutinogen A dan B. B. golongan darah system MN tidak penting untuk keperluan transfuse darah akibat tidak adanya bahaya terjadinya penggumpalan. Serum dari seseorang yang bergolongan darah AB tidak memiliki agglutinin.  Golongan darah O. S. serum atau plasma daarh orang tersebut tidak mengandung zat anti M (agglutinin M) dan zat anti N (agglutinin N).Landsteiner dan P. berbeda dengan golongan darah system ABO. Karena tidak mempunyai agglutinin tersebut. K. Proses pengumpalan terjadi bila aglutinogen A bertemu dengan agglutinin alfa dan agglutinogen B bertemu agglutinin beta.

9% (natrium klorida. Keberatan untuk transfusi darah Keberatan untuk transfusi darah mungkin timbul untuk pribadi. Enzim ini tidak mempengaruhi kelompok Rh darah. yang berpotensi memungkinkan darah dari kelompok A. tetapi orang dapat dipacu untuk membentuk agglutinin Rh. atau agama. mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme. Saksi-Saksi Yehuwa objek untuk transfusi darah terutama pada alasan agama . Dalam plasma atau serum seseorang biasanya tidak terdapat agglutinin (anti Rh). natrium bikarbonat. magnesium.mereka percaya darah yang suci. Mineral : 0. dan zat besi). dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri. globulin.sel darah merah (eritrosit). Misalnya. Air 91% . dan kepng darah (trombosit). Protein : 3% (albumin.di dalam darah mengandung : 1.dalam klinik.Darah terdiri dari plasma darah. B dan AB untuk dikonversi ke dalam kelompok O. protombin dan fibrinigen) 2. BAB 4. meskipun mereka juga menyoroti kemungkinan komplikasi yang berhubungan dengan transfusi. Transformasi dari satu tipe ke yang lain Para ilmuwan bekerja di University of Copenhagen dilaporkan dalam jurnal Nature Biotechnology pada bulan April 2007 menemukan enzim. KESIMPULAN Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh.sel darah putih (leukosit). alasan medis. garam fosfat. 13 . kalsium.

Jadi dalam proses transfuse golongan darah O disebut donor universal. dan asam amino) Tipe-tipe golongan darah terdiri dari golongan darah A. artinya dapat menerima darah dari golongan darah manapun.B. golongan darah ini dapat ditransfusikan ke semua golongan darah. Bahan organik : 0. Oleh karena itu. Sel darah merah pada seseorang yang begolongan darah O tidak mengandung aglutinogen. 14 . golongan darah AB berperan sebagai resipien universal.3. Dalam proses transfusI. kreatinin. lemak asam urat.AB dan O.1% (glukosa. kolesterol.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful