Lahir dan Berkembangnya Sosiologi

LAHIRNYA SOSIOLOGI Lahirnya sosiologi di latar belakangi oleh perubahan masyarakat di Eropa barat akibat Revolusi Iindustri (Inggris) dan Revolusi Perancis. Banyak orang pada masa itu berharap bahwa Revolusi Industri dan Revolusi Perancis bakal membawa kemajuan bagi semua anggota masyarakat. Dengan munculnya Revolusi Industri, pola-pola tradisional ditinggalkan dan muncullah tekhnologi baru yang mempermudah sekaligus meningkatkan produksi masyarakat, dan dengan demikian meninggalkan taraf hidupnya. Dengan berakhirnya Revolusi Perancis, semua orang berharap bahwa kesamaan (egalite), persaudaraan (fraternite), dan kebebasan (liberte) yang menjadi semboyan revolusi benar-benar akan terwujud. Ketiga semboyan itu memiliki kaitan yang erat satu sama lain. Kalau pada masa feodalisme sebelum Revolusi Perancis, masyarakat terkotak-kotak dalam lapisan sosial yang sangat membatasi ruang bagi lapisan sosial yang lebih rendah, setelah revolusi semua orang berharap bahwa akses terhadap semua sumber daya sosial dan ekonomi (misalnya, pendidikan, pekerjaan) harus terbuka lebar bagi semua orang, bukan hanya para raja, bangsawan, dan para klerus. Demikian juga halnya dengan kebebasan dan persaudaraan. Kalau sebelumnya, ruang politik dan sosial masyarakat dikekang lewat berbagai macam peraturan dan kondisi sosial masyarakat yang tidak adil, setelah revolusi semua orang berharap semua itu tidak akan terjadi lagi. Dengan demikian terciptalah persaudaraan yang sejati, dalam arti tidak ada lagi yang megkotak-kotakkan; kedudukan, pangkat, kelas sosial, kekayaan bukan lagi merupakan elemen-elemen pemisah sebab sekarang ini kita semua sama dan bebas. Namun dalam kenyataannya berbeda dengan apa yang diharapkan. Revolusi memang telah mendatangkan perubahan, namun pada saat yang sama juga telah mendatangkan kekuatiran yang lebih besar. Apa sesungguhnya yang terjadi? yang terjadi adalah timbulnya anarki (situasi tanpa aturan) dan kekacauan (chaos) yang lebih besar setelah Revolusi Perancis. Disamping itu, sebagai akibat dari Revolusi Industri, timbul kesenjangan sosial yang baru antara yang kaya dengan yang miskin. Kelas-kelas sosial bukannya di hapus tetapi semakin nyata. Kaum buruh semakin ditekan oleh segelintir orang yang memiliki modal dan perusahaan (bourgeoisie). Seperti yang di kemukakan oleh Karl Marx kaum bourgeoisie ialah kaum yang menguasai alat produksi. Dengan demikian, konflik antar kelas menjadi tidak terhidarkan. Banyak sekali ketegangan-ketegangan pada saat itu seperti pendiskriminasian terhadap orang miskin. August Comte adalah orang yang pertama kali membuat deskipsi ilmiah atas situasi sosial seperti ini. Dan dialah yang pertama kali menggunakan kata "sosiologi". PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Walaupun sosiologi muncul pada abad ke-19 pada masanya August Comte, akan tetapi perhatian terhadap mayarakat sudah ada sebelum abad 19, hanya saja masih berupa pemikiran-pemikiran dan belum menjadi suatu ilmu pengetauan yang banyak dikemukakan oleh tokoh-tokoh filosof, antara lain;
1. Plato (429-347 SM), seorang filosof aal Romawi, sebutulnya Plato bermaksud untuk

merumuskan suatu tentang bentuk negara yang dicita-citakan, yang organisasinya didasarkan pada pengamatan kritis terhadap sistem-sistem sosial yang ada pada

2.

3.

4.

5.

zamannya. Plato menyatakan bahwa masyarakat sebenarnya merupakan refleksi dari manusia perorangan. Suatu masyarakat akan mengalami kegoncangan, sebagaimana halnya manusia perorangan yang terganggu keseimbangan jiwanya yang terdiri dari tiga unsur yaitu nafsu, semangat dan inteligensia. Inteligensia merupakan unsur pengendali, sehingga suatu negar seyogyangya juga merupakan refleksi dari dari ketiga unsur yang berimbang atau serasi tadi. Dengan jalan menganalisis lembaga-lembaga didalam masyarakat, maka Plato berhasil menunjukan hubungan fungsional antara lembagalembaga tersebut yang pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan yang menyeluruh. Dengan demikian Plato berhasil merumuskan suatu teori organis tentang masyarakat, yang mencakup bidang-bidang kehidupan ekonomis dan sosial. Suatu unsur yang menyebabkan masyarakat berdinamika adalah adanya sistem hukum identik dengan moral, oleh karena itu, didasarkan pada keadilan. Aristoteles (384-322 SM), didalam bukunya politics, Aristoteles mengadakan suatu analisis mendalam terhadap lembaga-lembaga politik dalam masyarakat. Pengertian politik digunakannya dalam arti luas mencakup juga berbagai masalah ekonomidan sosial. Sebagaimana halnya dengan Plato, perhatian Aristoteles terhadap biologi telah menyebabkannya mengadakan suatu analogi antara masyarakat dengan organisme biologis manusia. Disamping itu Aritoteles menggaris bawahi kenyataan bahwa basis masyarakt adalah moral (etika dalam arti yang sempit) Ibnu Khaldun (1332-1406), filsafat kebangsaan Arab yang mengemukakan beberpa prinsip pokok untuk menafsirkan kejadian-kejadian sosial dan peristiwa-peristiwa dalam sejarah. Prinsip-prinsip yang sama akan dapat dijumpai, bila ingin mengadakan analisis terhadap timbul dan tenggelamnya negara. Gejala-gejala yang sama akan terlihat pada kehidupan masyarakat-masyarakat pengembara, dengan segela kekuatan dan kelemahannya. Faktor yang menyebabkan bersatunya manusia di dalam suku-suku clan, negara dan sebagainya, adalah rasa solidaritas. Faktor itulah yang menyebabkan adanya ikatan dan usaha-usaha atau kegiatan-kegiatan bersama anatar manusia. Zaman Renaissance (1200-1600), tercatat dengan nama-nama seperti Thomas More denga utopia-nya dan Campanella yang menulis city of the sun. Mereka masih sangat terpengaruh oleh gagasan-gagasan terhadap adanya masyarakat yang ideal. Berbeda dengan mereka adalah N. Machiavelli yang terkenal dengan bukunya II Principe yang menganalisa bagaimana mempertahankan kekuasaan. Unutk pertama kalinya politik dipisahkan dari moral, sehingga terjadi suatu pendekatan yang mekanis terhadap masyarakat. Pengaruh ajaran Marchiavelli antara lain, suatu ajaran, bahwa teori-teori politik dan sosial memusatkan perhatian mekanisme pemerintahan. Abad ke-17 ditandai tulisan Hobbes (1588-1679) yang berjudul The Leviathan. Inti ajarannya di ilhami oleh hukum alam, fisika dan matematika. Dia beranggapan bahwa dalam keadaan alamiah, kehidupan manusia didasarkan pada keinginan-keinginan yang mekanis, sehingga manusia selalu ingin berkelahi. Akan tetapi meereka mempunyai pikiran bahwa hidup damai dan tentram jauh lebih baik. Keadaan semacam itu baru dapat tercapai apabila mereka mengadakan suatu perjanjian atau kontrak dengan pihak-pihak yang mempunyai wewenang, pihak mana akan dapat memelihara ketentraman. Supaya keadaan damai tadi terpelihara, maka orang-orang harus sepenuhnya mematuhi pihak yang mempunyai wewenang tadi. Dalam keadaan demikianlah masyarakat dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

6. Abad ke-18 masih bersifat rasionalistis, akan tetapi sifatnya yang dogmatis sudah agak

berkurang. Pada abad ini muncullah antara lain ajaran John Locke (1632-1704) dan J.J Rousseau (1712-1778) yang masih berpegang pada konsep kontrak sosial dari Hobbes. Menurut Locke manusia pada dasarnya, mempunyai hak-hak asasi yang berupa hak untuk hidup, kebebasan dan hak atas harta benda. Kontrak antara warga masyarakat dengan pihak yang mempunyai wewenang sifatnya atas dasar faktor pamrih. Bila pihak mempunyai wewenang tadi gagal untuk memenuhi syarat-syarat kontrak, maka wargawarga masyarakat berhak untuk memilih pihak lain. Rousseau antara lain berpendapat bahwa kontrak antara pemerintah dengan yang diperintah, menyebabkan tumbuhnya suatu kolektivitas yang mempunyai keinginan-keinginan sendiri, yaitu keinginan umum. Keinginan umum tadi berbeda denga keinginan masing-masing individu. 7. Awal abad ke-19 muncullah ajaran Saint Simon (1760-1825) yang terutama mengatakan bahwa manusia hendaknya dipelajari dalam kehidupan berkelompok. Di dalam bukunya yang berjudul Memoirs sur la science de l,home, dia menyatakan bahwa ilmu politik merupakan bahwa suatu imu yang positif. Artinya, masalah-masalah dalam ilmu politik hendaknya di analisis dengan metode-metode yang lazim dipakai terhadap gejala-gejala lain. Dia memikirkan sejarah sebagai suatu fisika sosial. Fisiologi sangat mempengaruhi ajaran-ajaranya mengenai masyarakat. Masyarakat bukanlah suatu kumpulan dari orangorang belaka yang tindakan-tindakannya tidak mempunyai sebab, kecuali kemauan masing-masing. Kumpulan tersebut hidup karena didorong oleh organ-organ tertentu yang menggerakan manusia untuk melakukan fungsi-fungsi tersebut. 8. Setelah itu muncullah di abad ke-19 nama Auguste Comte yang telah menulis beberapa buah buku yang berisikan tentang pendekatan-pendekatan umum untuk mempelajari masyarakat. Nama yang dipakai pada saat itu adalah "sosiologi" ( 1839) yang berasal dari kata latin socius yang berarti "kawan", "teman", "masyarakat" dan dari kata yunani logos yang berarti "kata", "berbicara". Jadi sosiologi adalah berbicara tentang masyarakat. Lahirnya sosiologi, tercatat pada 1842, tatkala Comte menerbitkan jilid dari bukunya yang berjudul Positive-Philosophy yang tersohor itu. Kemudian Herbert Spencer seseorang kebangsaan inggris mengembangkan suatu sistematika penelitian masyarakat dalam bukunya yang berjudul Principles of Sociology setengah abad kemudian nama sosiologi menjadi lebih populer, dan berkembang pesat pada abad ke-20, terutama di Perancis, Jerman dan Amerika serikat. __________________________ Sitorus, M, Berkenalan Dengan Sosiologi Jilid I. Jakarta, Erlangga, 2003 Soekanto, Soerjono, Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta, Rajawali Pers, 2006 Diposkan oleh Nurul Hidayat di 00.12 Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.

dan memiliki budaya. dan berbagai organisasi politik. sosial.1 Perkembangan pada abad pencerahan o 6. Daftar isi [sembunyikan] • • • • • • 1 2 3 4 5 6 • • Sejarah istilah sosiologi Pokok bahasan sosiologi Ciri-Ciri dan Hakikat Sosiologi Objek Sosiologi Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Perkembangan sosiologi dari abad ke abad o 6.2 Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan o 6. ekonomi. memiliki kepentingan bersama. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat.4 Kelahiran sosiologi modern 7 Referensi 8 Lihat pula [sunting] Sejarah istilah sosiologi . Kelompok tersebut mencakup keluarga. suku bangsa. dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya.[rujukan?] Sebagai sebuah ilmu.3 Gejolak abad revolusi o 6. perilaku masyarakat. sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan. negara.

kepercayaan. Emile Durkheim. dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunya kekuatan memaksa dan mengendalikan individu tersebut. di sekolah seorang murid diwajidkan untuk datang tepat waktu. yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia.[rujukan?] Emile memperkenalkan pendekatan fungsionalisme yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen sosial sebagai pengikat sekaligus pemelihara keteraturan sosial.[rujukan?] Para ilmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. Fakta sosial sebagai cara bertindak. yang menganggap konflik antar-kelas sosial menjadi intisari perubahan dan perkembangan masyarakat. dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah). [rujukan?] • • • • • Émile Durkheim — ilmuwan sosial Perancis — berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplin akademis. Ferdinand Tönnies. Di Amerika Lester F. berpikir. yang berupaya menelusuri nilai. dan Pitirim Sorokin(semuanya berasal dari Eropa). tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. Karl Marx memperkenalkan pendekatan materialisme dialektis. sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain. Karl Marx. Dari contoh tersebut bisa dilihat adanya cara bertindak. Kewajibankewajiban tersebut dituangkan ke dalam sebuah aturan dan memiliki sanksi tertentu jika dilanggar. • 1842: Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis.[rujukan?] Mereka antara lain Herbert Spencer. dimana perhatian dipusatkan pada hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat dan sosiologi dinamis dimana perhatian dipusatkan tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan. 1876: Di Inggris Herbert Spencer mempublikasikan Sosiology dan memperkenalkan pendekatan analogi organik. bernama August Comte tahun 1842 dan kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi. tujuan.[rujukan?] Contoh. dan sikap yang menjadi penuntun perilaku manusia.Potret Auguste Comte. [sunting] Pokok bahasan sosiologi Pokok bahasan sosiolgi ada empat: 1. Rintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas. . Ward mempublikasikan Dynamic Sosiology. Max Weber memperkenalkan pendekatan verstehen (pemahaman). Max Weber. yang bersifat memaksa dan mengendalikan individu (murid). dan bersikap hormat kepada guru. Georg Simmel.[rujukan?] Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang masyarakat lahir di Eropa karena ilmuwan Eropa pada abad ke-19 mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial.[rujukan?] Comte membedakan antara sosiologi statis. menggunakan seragam. berpikir.[rujukan?] Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi.

jika suatu daerah hanya memiliki satu orang yang menganggur. Tindakan sosial sebagai tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain. 4. sosiologi sebagai ilmu mempunyai ciri-ciri. maka pengangguran tersebut merupakan isu. tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam. [sunting] Ciri-Ciri dan Hakikat Sosiologi Sosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat.[rujukan?] Contoh. tetapi menanam bunga untuk diikutsertakan dalam sebuah lomba sehingga mendapat perhatian orang lain. Hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan sebagai berikut.2. Komulatif. riwayat hidup pribadi.[2] .[1] • • • • Empiris. sebagai berikut. dan pengamatan tabir secara jeli serta menghindari penilaian normatif. yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada. Contoh. menanam bunga untuk kesenangan pribadi bukan merupakan tindakan sosial. yang dikutip oleh Soerjono Soekanto. Nonetis. 3. kita mampu memahami sejarah masyarakat. Realitas sosial adalah penungkapan tabir menjadi suatu realitas yang tidak terduga oleh sosiolog dengan mengikuti aturan-aturan ilmiah dan melakukan pembuktian secara ilmiah dan objektif dengan pengendalian prasangka pribadi. kemudian diperbaiki. Alat untuk melakukan khayalan sosiologis adalah persmasalahan (troubles) dan isu (issues). maka pengangguran itu adalah masalah. yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut. Sementara jika di kota tersebut ada 12 juta penduduk yang menganggur dari 18 juta jiwa yang ada. Menurut Harry M. Masalah individual ini pemecahannya bisa lewat peningkatan keterampilan pribadi. dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsurunsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori. Isu merupakan hal yang ada di luar jangkauan kehidupan pribadi individu. yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan. merupakan tindakan sosial. Sosiologi sebagai ilmu telah memenuhi semua unsur ilmu pengetahuan. yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga). Teoritis. diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama. Johnson. dan hubungan antara keduanya. Permasalahan pribadi individu merupakan ancaman terhadap nilai-nilai pribadi.[rujukan?] Menurut Wright Mills. dengan khayalan sosiologi. Khayalan sosiologis sebagai cara untuk memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada dalam diri manusia. yang pemecahannya menuntut kajian lebih luas lagi.

bukan merupakan disiplin ilmu kategori yang membatasi diri pada kejadian saat ini dan bukan apa yang terjadi atau seharusnya terjadi. Sosiologi termasuk disiplin ilmu normatif. sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. sifat. Hal ini menyangkut metode yang digunakan.[3] • Objek Material Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial. serta kelompok dengan kelompok di lingkugan masyarakat. mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal.[4] Misalnya seorang sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini. [sunting] Objek Sosiologi Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok. • Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. individu dengan kelompok. merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional. Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan terapan.• • • • • • • Sosiologi adalah ilmu sosial karena yang dipelajari adalah gejala-gejala kemasyarakatan. asalkan menggunakan prosedur ilmiah. bentuk. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstrak dan bukan ilmu pengetahuan konkret. serta mencari prinsip-prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan umum. misalnya antara lain:[6] .[5] Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu. Sosiologi bertujuan menghasilkan pengertian dan pola-pola umum. Artinya yang menjadi perhatian adalah bentuk dan pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh. Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal. dan struktur masyarakat manusia. Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya. sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. bukan hanya peristiwa itu sendiri. artinya sosiologi mempunyai gejala-gejala umum yang ada pada interaksi antara manusia. hakikat. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri. isi. [sunting] Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Sebagai ilmu pengetahuan.

Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian. dan sebagainya. mekanisme. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di . Selama kelompok itu ada. cara-cara. Para ahli di zaman itu berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus berpedoman pada akal budi manusia. serta proses dalam kelompoknya. faktor-faktor. turut berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat. Pendapat itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad pertengahan. dan Thomas Aquinas. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. seperti Agustinus. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara. dan revolusi Perancis. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. terus berkembang secara revolusioner sapanjang abad ke-18 M. [sunting] Perkembangan sosiologi dari abad ke abad [sunting] Perkembangan pada abad pencerahan Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu. revolusi industri. Dengan cepat struktur masyarakat lama berganti dengan struktur yang lebih baru. seperti Sokrates. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. manusia tidak bisa mengetahui. Mereka berpendapat bahwa sebagai makhluk hidup yang fana. [sunting] Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad pencerahan. berkaitan dengan apa yang dialami warganya.• • • Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi. Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. Ibnu Sina. Plato dan Aristoteles beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. Berkembangnya ilmu pengetahuan di abad pencerahan (sekitar abad ke-17 M). Sebagai contoh. apalagi menentukan apa yang akan terjadi dengan masyarakatnya. Tanpa ada yang bisa mencegah.dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia. masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. Hal ini terlihat dengan jelas terutama dalam revolusi Amerika. distribusi. masalah. Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis. standar. ciri-ciri ilmiah mulai tampak di abad ini. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat.

Artinya : • • • Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu saja. penjelasan yang teliti. Perubahan drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam masyarakat.seluruh dunia. perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah. dan perumusan teori berdasarkan pembuktian). kemiskinan. [sunting] Kelahiran sosiologi modern . Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian berulang kali. [sunting] Gejolak abad revolusi Perubahan yang terjadi akibat revolusi benar-benar mencengangkan. Mereka telah menyakikan betapa perubahan masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang. Struktur masyarakat yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. pemberontakan dan kerusuhan. Harus dicari metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat serta masuk akal. Revolusi Perancis berhasil mengubah struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas Gejolak abad revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis. kini harus memimpin berdasarkan undang-undang yang di tetapkan. melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya. Raja yang semula berkuasa penuh. mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan dalam masyarakat. Bangasawan dan kaum Rohaniwan yang semula bergemilang harta dan kekuasaan. Banyak kerajaan-kerajaan besar di Eropa yang jatuh dan terpecah. Para ilmuwan tergugah. disetarakan haknya dengan rakyat jelata. Bencana itu dapat dicegah sekiranya perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini.

^ William D Perdue. tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. Maka lahirlah sosiologi modern. 25 5.Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika. perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi. Hlm 10 4. New York: Harper. Hlm. 5 3. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. munculnya kota-kota industri baru. Palo Alto. Pengantar Sosiologi. Sociological Theory: Explanation. Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras. M. Pada permulaan abad ke-20. 1986. New York: Academic Press. Hlm. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya. Konsekuensi gejolak sosial itu. perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. Artemy Malkov. 19 6. 1974. Essential of Sociology: A Down to Earth Approach Fourth Edition. Hlm. 2002. ^ Pitirim Sorokin. Moscow: URSS. 28 • • Sosiologi Andrey Korotayev. 20 2. Conflict Sociology: Toward an Explanatory Science. Henslin. Contemporary Sociological Theories. ^ Randall Collins. ^ George Ritzer. 2004. Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya). Sociological Theory. Introduction to Social Macrodynamics. Hlm. ISBN 5-484-00414-4 [1]. New York: Mc Graw-Hill. Hlm. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI. bertambahnya kriminalitas dan lain lain. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. ^ Kamanto Sunarto. Boston: Allyn and Bacon. [sunting] Lihat pula • • • • • • Masyarakat Organisasi Kebudayaan Asimilasi Konflik perubahan sosial . 1992. Paradigm. pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. 1928. Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi. and Ideology. [sunting] Referensi 1. CA: Mayfield Publishing Company. Artinya. Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk. 2006. and Daria Khaltourina. ^ James.

[sembunyikan] l • b • s Cabang utama dalam Ilmu sosial Antropologi · Komunikasi · Studi budaya · Demografi · Ekonomi · Akuntansi · Pendidikan · Gerontologi · Sejarah · Geografi manusia · Ilmu pengetahuan informasi · Pengembangan international · Hukum · Linguistik · Manajemen · Studi media · Ilmu politik · Psikologi · Karya sosial · Sosiologi Portal · Indeks · Publikasi .

Dalam hal ini ia sama dengan tokoh sosiologi awal Auguste Comte yang juga mengalami gangguan otak. Biografi Tokoh Ilmuwan Penemu Dunia. 8 tokoh sosiologi. Silsilah dan Bapak Sosiologi August Comte.AUGUSTE COMTE AUGUSTE COMTE (17981857) Lahir dari keluarga Katholik taat pada tahun 1798. Dia dikenal sebagai orang pertama yang mengaplikasikan metode ilmiah dalam ilmu sosial.Bapak Prangko Dunia. Berkat jasa beliau.download (63 kb) Demikianlah daftar riwayat Bapak Sosiologi kita.Bapak Sosiologi August Comte (1798 August Comte atau juga Auguste tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi Posted in Tokoh Sosiologi. Penemu Komputer PertamaJawab : Bapak sosiologi mengklasifikasikan ilmu pengetahuan dengan menyatakan. 2010 Latest Posts on: tokoh ilmuwan penemu Retrieved latest 5 posts at: http://feeds Bapak Sosiologi August Comte | 25 Aug 2010 August Comte atau juga Auguste Comte (Nama panjang August Comte atau juga Auguste Comte (Nama panjang: Isidore Marie 5 September 1857 pada umur 59 tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai "bapak sosiologi". sebuah kota kecil di bagian barat daya .Tokoh Ilmuwan Penemu. dan di atas matematika. August Comte seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi” Comte. yang merasa dirinya adalah seorang penemu sekaligus Bapak Sosiologi August Comte Tokoh Ilmuwan Penemu on Aug 25. Auguste Comte yang terus berusaha menciptakan ilmu masyarakat demi melancarkan kelangsungan hidup masyarakat yang akan dating. Comte lihat suatu batas dalam kemampuan nya untuk membantu menjelaskan gejala sosial. Rowland Hill . Spencer berkata : “Aku telah menjadi pemikir sepanjang hidupku. suatu ensiklopedi telah disusun dengan meletakkan matematika sebagai dasar bagi semua cabang ilmu. bukan menjadi pembaca. Mengenai keengganannya membaca buku orang lain itu. 1. Kemudian mengenyam pendidikan di sekolah yang prestisius: . Tagged with August Comte. Di samping pembelaan analisis kuantitatif nya. Bapak Sosiologi August Comte. kita dapat memilah dan memilih sesuatu Dia adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi”.. Comte lahir di Montpellier. 25 Nabi dan Rasul yang Wajib Diketahui.doc . secara berurutan ia tunjukkan ilmu Tokoh-tokoh Sosiologi n Short Story.

. Boleh dikatakan ia salah seorang pemimpin . yang merasa dirinya adalah seorang penemu sekaligus seorang nabi dari “agama kemanusiaan” (religion of humanity). Oleh: Zaldy Munir Sebenarnya siapakah Bapak Sosiologi Ibnu Khaldun atau August Comte? Waktu pertama kali masuk kuliah Sosiologi. salah satu [dari] teori yang pertama evolutionism yang sosial. Adapun asal-usul Ibnu Khaldun menurut Ibnu Hazm ulama Prancis. Voltair dianggap sebagai salah satu tokoh yang peling berpengaruh pada zamannya. yaitu social statistics dan social dynamics. Menurut Bapak Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. 4. sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial. Tak lama setelahnya. hukum tiga langkah-langkah. 5 September 1857 pada umur 59 tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai bapak sosiologi. Ibnu Khaldun sangat menyadari bahwa reversi tersebut tidak akan dapat tegambarkan tanpa menggambarkan pelajaran-pelajaran dari sejarah terlebih dahulu untuk menentukan faktor-faktor yang membawa sebuah peradaban besar melemah dan menurun drastis. Comte. karena teori ini menjadi dasar bagi astronomi dan sains modern. Menurut Aguste Comte sosiologi terdiri dari dua bagian pokok. 6. kita dikenalkan. Sebagai ilmuwan sosial. A. Galileo Galilei (1564-1642) Galileo Galilei adalah seorang filsuf. termasuk perubahan-perubahan sosial. Comte (1798-1857) August Comte adalah seorang ilmuwan Perancis yang dikenal sebagai bapak sosiologi. astronom. Comte melihat satu hukum universal dalam semua ilmu Hanya saja waktu itu beliau tidak mengenalkan istilah Sosiologi meskipun secara teori dan ajarannya sangatlah sosiologis. Dan August Comte hanya penemu istilah Sosiologi dan bukanlah orang yang pertama melahirkan ilmu itu. Sebagai social statistics.motto postivisme August Comte . tahun) adalah seorang tokoh pendidikan dan pemerintahan Indonesia. ilmu sosiologi merupakan Ada cara sederhana untuk menjadi ilmuwan menemukan (masalah) penemuan (dan memecahkannya) di . menerbitkan bukunya yang berjudul Système de politique positive (1851 – 1854). Banyak ahli-ahli sosiologi baik di Indonesia maupun Internasional mengenal tokoh ini sebagai Bapak Sosiologi. Teori ini dianggap dianggap sebagai salah satu penemuan penting sepanjang sejarah.Ecole Polytechnic.

14 Maret 1883 pada umur 64 tahun) adalah seorang filsuf. Walaupun Marx menulis tentang banyak hal semasa hidupnya. Jerman. [1]. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. ia paling terkenal atas analisisnya terhadap sejarah.bidang apa pun. 5 Mei 1818 – meninggal di London. sebagaimana yang tertulis dalam kalimat pembuka dari Manifesto Komunis. yang dapat diringkas sebagai "Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas". . pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari Prusia. yaitu meneliti seluruh informasi yang ada di bidang itu sebelumnya dari lama hingga terbaru. cari Karl Marx Karl Heinrich Marx (lahir di Trier. Karl Marx Dari Wikipedia bahasa Indonesia. terutama mengenai pertentangan kelas.

1 Pendidikan o 1.[2]Pada saat itu.[1] [sunting] Pendidikan Marx menjalani sekolah di rumah sampai ia berumur 13 tahun.[2] Di Berlin.[2] Marx mendapat gelar Doktor pada tahun 1841 dengan tesis nya yang berjudul ‘The Difference Between the Democritean and Epicurean Philosophy of Nature’ namun.[2] . dan bergabung ke lingkaran mahasiswa dan dosen muda yang dikenal sebagai Pemuda Hegelian. Samuel — seperti juga leluhurnya— adalah rabi kepala di Trier. menggunakan bahasa teologi yang diwarisi dari ayahnya seperti ‘The Deity’ namun ia juga menerapkan filosofi atheis dari Young Hegelian yang terkenal di Berlin pada saat itu.[1] Ayahnya bernama Herschel. yang kemudian meninggalkan agama Yahudi dan beralih ke agama resmi Prusia. dimana ia bergabung dengan klub minuman keras Trier Tavern yang mengakibatkan ia mendapat nilai yang buruk. sebagai alat yang ampuh untuk melakukan kritik terhadap politik dan agama mapan saat itu.[1] Herschel pun mengganti namanya menjadi Heinrich.[1] Saudara Herschel.[1] Keluarga Marx amat liberal dan rumah Marx sering dikunjungi oleh cendekiawan dan artis masa-masa awal Karl Marx. ia harus menyerahkan disertasi nya ke Universitas Jena karena Marx menyadari bahwa status nya sebagai Young Hegelian radikal akan diterima dengan kesan buruk di Berlin. yang disebut juga sebagai Hegelian-kiri. keturunan para rabi.[2] Marx mempunyai keponakan yang bernama Azariel.[2] Setelah lulus dari Gymnasium Trier.Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Biografi o 1. menggunakan metode dialektika Hegel. yaitu Friedrich-WilhelmsUniversität di Berlin.[2] Marx tertarik untuk belajar kesustraan dan filosofi. minat Marx beralih ke filsafat. Pada usia nya yang ke-17.[2] Pada tahun berikutnya.2 Akhir dari Kapitalisme 2 Karya-karya Marx 3 Referensi 4 Lihat pula 5 Pranala luar [sunting] Biografi Karl Marx adalah seseorang yang lahir dari keluarga progresif Yahudi.[2] Sebagian dari mereka. ayahnya memaksa Karl Marx untuk pindah ke universitas yang lebih baik. dan Gerald yang sangat membantunya dalam semua teori yang telah ia ciptakan. Marx menulis banyak puisi dan esai tentang kehidupan. walaupun begitu ayahnya cenderung menjadi deis. yang dipisahkan dari isi teologisnya. namun ayahnya tidak menyetujuinya karena ia tak percaya bahwa anaknya akan berhasil memotivasi dirinya sendiri untuk mendapatkan gelar sarjana. Hans. Protestan aliran Lutheran yang relatif liberal untuk menjadi pengacara. Marx melanjutkan pendidikan nya di Universitas Bonn jurusan hukum pada tahun 1835.

[2] Disana ia terus menganut gagasan Hegel dan para pendukungnya. sekolah yang dulu sangat dipengaruhi Hegel dan para Hegelian Muda.[1]“Komunisme untuk kita bukanlah hubungan yang diciptakan oleh negara.[2] Inilah cara uniknya mengawinkan Hegelianisme. sosialisme. Marx meletakkan landasan karyanya. impian naif komunis utopis.[1] Marx terkenal karena analisis nya di bidang sejarah yang dikemukakannya di kalimat pembuka pada buku ‘Communist Manifesto’ (1848) :” Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas. karena posisi politisnya.[1] Namun.[1] Ketika menolak aktivis-aktivis tersebut.[1] Dalam bukunya Marx.[1]Dan hasil dari pergerakan ini menciptakan hasil dari yang lingkungan yang ada dari saat ini.[1] Ia memperdebatkan bahwa analisis tentang kapitalisme miliknya membuktikan bahwa kontradiksi dari kapitalisme akan berakhir dan memberikan jalan untuk komunisme. Marx menulis bahwa kapitalisme akan berakhir karena aksi yang terorganisasi dari kelas kerja internasional. dan idealisme muda.[2] .[1]Komunisme adalah pergerakan yang akan menghilangkan keadaan yang ada pada saat ini. penulis biografi Francis Wheen mengulangi penelitian David McLellan yang menyatakan bahwa sejak Marxisme tidak berhasil di Barat.[1] Di lain tangan.[1] [sunting] Akhir dari Kapitalisme Marx sering dijuluki sebagai bapak dari komunisme yang berasal dari kaum terpelajar dan politikus. hal tersebut tidak menjadikan Marxisme sebagai ideologi formal. namun hal tersebut tidak dihalangi oleh kontrol pemerintah untuk dipelajari. dan para aktivis yang menyerukan hal-hal yang dipandangnya sebagai aksi politik prematur.[3] Dengan bebas. Hasil dari pergerakan ini kita yang akan mengatur dirinya sendiri secara otomatis. yang suportif namun kritis terhadap guru mereka. dengan ekonomi politik yang membangun orientasi intelektualitasnya.[1] Marx Menikah pada tahun 1843 dan segera terpaksa meninggalkan Jerman untuk mencari atmosfir yang lebih liberal di Paris. tetapi merupakan cara ideal untuk keadaan negara pada saat ini[1]. namun ia juga mendalami dua gagasan baru –sosialisme Prancis dan ekonomi politik Inggris.”[1] Marx percaya bahwa kapitalisme yang ada akan digantikan dengan komunisme. humanisme. Das Kapital (2006). masyarakat tanpa kelas setelah beberapa periode dari sosialisme radikal yang menjadikan negara sebagai revolusi keditaktoran proletariat(kaum paling bawah di negara Romawi). [1] Esai-esai awal yang di publikasikan pada waktu itu mulai merefleksikan sejumlah pandanganpandangan yang akan mengarahkan Marx sepanjang hidupnya.[1]Ia menolak sifat abstrak filsafat Hegelian. esai-esai tersebut menyebarkan prinsip-prinsip demokrasi.[1] Desertasi doktoral Marx hanyalah satu risalah filosofis yang hambar. – Ideologi Jerman-[1] Hubungan antara Marx dan Marxism adalah titik kontroversi. koran ini ditutup sepuluh bulan kemudian oleh pemerintah.[1]Marxism tetap berpengaruh dan kontroversial dalam bidang akademi dan politik sampai saat ini.[1] Dalam kurun waktu sepuluh bulan bekerja disana menjadi editor kepala. namun hal ini mengantisipasi banyak gagasannya kemudian.[1] Setelah lulus ia menjadi penulis di koran radikal-liberal.Pada tahun 1981 Marx memperoleh gelar doktor filsafatnya dari Universitas Berlin.

Di Perancis ia bertemu dengan Friedrich Engels sahabat sepanjang hayatnya, penopang finansialnya dan kolaboratornya[4]. Engels adalah anak seorang pemilik pabrik tekstil, dan menjadi seorang sosialis yang bersifat kritis terhadap kondisi yang dihadapi oleh para kelas pekerja.[2] Kendati Marx dan Engels memiliki kesamaan orientasi teoritis, ada banyak perbedaan diantara kedua orang ini.[2] Marx cenderung lebih teoritis, intelektual berantakan, dan sangat berorientasi pada keluarga.[2] Engels adalah pemikir praktis, seorang pengusaha yang rapi dan cermat, serta orang yang sangat tidak percaya pada institusi keluarga.[2] Banyak kesaksian Marx atas nestapa kelas pekerja berasal dari paparan Engels dan gagasan-gagasannya.[2] Pada tahun 1844 Engels dan Marx berbincang lama disalah satu kafe terkenal di Prancis dan ini mendasari pertalian seumur hidup keduanya.[2] Dalam percakapan itu Engels mengatakan, “Persetujuan penuh kita atas arena teoritis telah menjadi gamblang...dan kerja sama kita berawal dari sini”[5]. Tahun berikutnya, Engels mepublikasikan satu karya penting, The Condition of the Working Class in England.[2] Selama masa itu Marx menulis sejumlah karya rumit (banyak diantaranya tidak dipublikasikan sepanjang hayatnya), termasuk The Holy Family dan The German Ideology (keduanya ditulis bersama dengan Engels), namun ia pun menulis The Economic and Philosophic Manuscripts of 1844, yang memayungi perhatiannya yang semakin meningkat terhadap ranah ekonomi[6]. Di tengah-tengah perbedaan tersebut, Marx dan Engels membangun persekutuan kuat tempat mereka berkolabirasi menulis sejumlah buku dan artikel serta bekerja sama dalam organisasi radikal, dan bahkan Engels menopang Marx sepanjang hidupnya sehingga Marx menagbdikan diri untuk petualang politik dan intelektualnya[7]. Kendati mereka berasosiasi begitu kuat dengan nama Marx dan Engels, Engels menjelaskan bahwa dirinya partner junior Marx.[2] Sebenarnya banyak orang percaya bahwa Engels sering gagal memahami karya Marx [8]. Setelah kematian Marx, Engels menjadi juru bicara terkemuka bagi teori Marxian dan dengan mendistorsi dan terlalu meyederhanakan teorinya, meskipun ia tetap setia pada perspektif politik yang telah ia bangun bersama Marx.[2] Karena beberapa tulisannya meresahkan pemerintah Prussia, Pemerintahan Prancis pada akhirnya mengusir Marx pada tahun 1945, dan ia berpindah ke Brussel.[2] Radikalismenya tumbuh, dan ia menjadi anggota aktif gerakan revolusioner internasional.[2] Ia juga bergabung dengan liga komunis dan diminta menulis satu dokumen yang memaparkan tujuan dan kepercayaannya.[2] Hasilnya adalah Communist Manifesto yang terbit pada tahun 1848, satu karya yang ditandai dengan kumandang slogan politik [9]. Pada tahun 1849 Marx pindah ke London, dan karena kegagalan revolusi politiknya pada tahun 1848, ia mulai menarik diri dari aktivitas revolusioner lalu beralih ke penelitian yang lebih serius dan terperinci tentang bekerjanya sistem kapitalis.[2] Pada tahun 1852, ia mulai studi terkenalnya tentang kondisi kerja dalam kapitalisme di British Museum.[2] Studi-studi ini akhirnya menghasilkan tiga jilid buku Capital, yang jilid pertamanya terbit pada tahun 1867; dua jilid lainnya terbit setelah ia meninggal.[2] Ia hidup miskin selama tahun-tahun itu, dan hampir tidak mampu bertahan hidup dengan sedikitnya pendapatan dari tulisan-tulisannya dan dari bantuan Engels [10]. Pada tahun 1864 Marx terlibat dalam aktivitas politik dengan bergabung dengan gerakan pekerja Internasional.[2] Ia segera mengemuka dalam gerakan ini dan menghabiskan selama beberapa tahun di dalamnya.[1] Namun disintegrasi yang terjadi di dalam gerakan ini pada tahun 1876,

gagalnya sejumlah gerakan revolusioner, dan penyakit yang dideritanya menandai akhir karier Marx.[2] Istrinya meninggal pada tahun 1881, anak perempuannya tahun 1882, dan Marx sendiri meninggal pada tanggal 14 Maret 1883.[2] Dalam hidupnya, Marx terkenal sebagai orang yang sukar dimengerti.[1] Ide-ide nya mulai menunjukkan pengaruh yang besar dalam perkembangan pekerja segera setelah ia meninggal.[1] Pengaruh ini berkembang karena didorong oleh kemenangan dari Marxist Bolsheviks dalam Revolusi Oktober Rusia.[1]Ide Marxian baru mulai mendunia pada abad ke-20.[1]

[sunting] Karya-karya Marx
• •

Manifest der Kommunistischen Partei Achtzehnte Brumaire

[sunting] Referensi
1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad ae Jonathan H. Turner. The Emergence of sociological theory. 1981. Illinois: The Dorsey Press. Hlm. 165190 2. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad David McLellan. 1973. Karl Marx: His Life and Thought. New York: Harper Colophon. Hlm. 34-65 3. ^ Phil Brown. 2005. Psikologi Maxis. Yogyakarta, Alenia. Hlm. 45 4. ^ Terrell Carver. 1983. Marx and Engels: The Intellectual Relationship. Bloomington: Indiana University Press. Hlm. 113 5. ^ Paul D. McLean. 1998. A Frame Analysis of Favor Seeking in the Renainaissance: Agency Networks, and Political Culture. American Journal of Sociology. Hlm. 51-91 6. ^ Engels, Frederick. Frederick Engels tentang das Kapital Marx. Diterjemahkan oleh Ira Iramanto. 2002. Jakarta: Hasta Mitra. Hlm. 56 7. ^ Paul M. Sweezy and Leo Huberman. 1964. The Communist Manifesto After 100 Years. New York: Monthly Review Press. Hlm. 98 8. ^ Cyril Smith. 1997. Friedrich Engels and Marx’s Critique of Political Economy. Capital and Class 62: 123-142 9. ^ Jonathan H. Turner. The Emergence of sociological theory. 1981. Illinois: The Dorsey Press. Hlm. 165 10.^ Michael H. Hart, 1995. Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah. Jakarta, Dunia Pustaka Jaya. Hlm. 98

Herbert Spencer
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Artikel biografi tokoh yang masih hidup ini tidak memiliki referensi atau sumber. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber

terpercaya. Hal-hal mengenai tokoh yang masih hidup tetapi tidak memiliki referensi atau sumber yang memadai harus segera dihapus. (Maret 2010)
Temukan sumber: (Herbert Spencer – berita, buku, cendekia)

Herbert Spencer

Herbert Spencer (lahir 27 April 1820 – meninggal 8 Desember 1903 pada umur 83 tahun) adalah seorang filsuf Inggris dan seorang pemikir teori liberal klasik terkemuka. Meskipun kebanyakan karya yang ditulisnya berisi tentang teori politik dan menekankan pada "keuntungan akan kemurahan hati", dia lebih dikenal sebagai bapak Darwinisme sosial. Spencer seringkali menganalisis masyarakat sebagai sistem evolusi, ia juga menjelaskan definisi tentang "hukum rimba" dalam ilmu sosial. Dia berkontribusi terhadap berbagai macam subyek, termasuk etnis, metafisika, agama, politik, retorik, biologi dan psikologi. Spencer saat ini dikritik sebagai contoh sempurna untuk scientism atau paham ilmiah, sementara banyak orang yang kagum padanya di saat ia masih hidup. Menurutnya, objek sosiologi yang pokok adalah keluarga, politik, agama, pengendalian sosial dan industri. Termasuk pula asosiasi, masyarakat setempat, pembagian kerja, pelapisan sosial, sosiologi pengetahuan dan ilmu pengetahuan, serta penelitian terhadap kesenian dan keindahan. Pada tahun 1879 ia mengetengahkan sebuah teori tentang Evolusi Sosial yang hingga kini masih dianut walaupun di sana sini ada perubahan. Ia juga menerapkan secara analog (kesamaan fungsi) dengan teori evolusi karya Charles Darwin (yang mengatakan bahwa manusia berasal dari kera) terhadap masyarakat manusia. Ia yakin bahwa masyarakat mengalami evolusi dari masyarakat primitif ke masyarakat industri. Herbert Spencer memperkenalkan pendekatan analogi organik, yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia, sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain.

cari Emile Durkheim David Émile Durkheim (15 April 1858 . Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. dan menerbitkan salah satu jurnal pertama yang diabdikan kepada ilmu sosial. Ia mendirikan fakultas sosiologi pertama di sebuah universitas Eropa pada 1895. Diperoleh dari "http://id.Artikel bertopik biografi tokoh Inggris ini adalah sebuah rintisan.wikipedia.org/wiki/Herbert_Spencer" Kategori: Kelahiran 1820 | Kematian 1903 | Tokoh Inggris | Meninggal usia 83 | Filsuf Inggris Émile Durkheim Dari Wikipedia bahasa Indonesia.15 November 1917) dikenal sebagai salah satu pencetus sosiologi modern. L'Année Sociologique pada 1896. .

Durkheim. yang terletak di Lorraine. ia membaca karyakarya Auguste Comte dan Herbert Spencer. berada dalam posisi minoritas secara politik. dan karena itu setelah belajar sosiologi selama setahun di Jerman. Prancis. ia pergi ke Bordeaux pada 1887. Ia masuk ke École Normale Supérieure pada 1879. Namun demikian. seorang pakar ilmu klasik. seperti Jean Jaurès dan Henri Bergson kemudian menjadi tokoh besar dalam kehidupan intelektual Prancis.Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Biografi 2 Teori dan gagasan 3 Tentang pendidikan 4 Literatur 5 Pranala luar [sunting] Biografi Durkheim dilahirkan di Épinal. dan seringkali masih berhubungan darah dengannya.ayah dan kakeknya adalah Rabi. Banyak orang menganggap pendekatan Katolik. Dari posisi ini Durkheim memperbarui sistem sekolah Prancis dan memperkenalkan . Ia berasal dari keluarga Yahudi Prancis yang saleh . Seseorang yang berpandangan seperti Durkheim tidak mungkin memperoleh pengangkatan akademik yang penting di Paris. yang tidak mempunyai kurikulum ilmu sosial pada saat itu. dan sangat nasionalistik sebagai jalan satu-satunya untuk menghidupkan kembali kekuasaan Prancis yang memudar di daratan Eropa. Minat Durkheim dalam fenomena sosial juga didorong oleh politik. Durkheim adalah mahasiswa yang cepat matang. Ia lulus dengan peringkat kedua terakhir dalam angkatannya ketika ia menempuh ujian agrégation – syarat untuk posisi mengajar dalam pengajaran umum – dalam ilmu filsafat pada 1882. Ini adalah konflik pertama dari banyak konflik lainnya dengan sistem akademik Prancis. Jadi. Peristiwa Dreyfus pada 1894 hanya memperkuat sikapnya sebagai seorang aktivis.banyak mahasiswa dan rekan kerjanya adalah sesama Yahudi. Di sana ia mengajar pedagogi dan ilmu-ilmu sosial (suatu posisi baru di Prancis). Malah kebanyakan dari karyanya dimaksudkan untuk membuktikan bahwa fenomena keagamaan berasal dari faktor-faktor sosial dan bukan ilahi. Di ENS Durkheim belajar di bawah Fustel de Coulanges. Kekalahan Prancis dalam Perang Prancis-Prusia telah memberikan pukulan terhadap pemerintahan republikan yang sekular. Durkheim merasa ilmu-ilmu kemanusiaan tidak menarik. Angkatannya adalah salah satu yang paling cemerlang pada abad ke-19 dan banyak teman sekelasnya. Pada saat yang sama. yang saat itu baru saja membuka pusat pendidikan guru yang pertama di Prancis. seorang Yahudi dan sosialis. suatu situasi yang membakarnya secara politik. Hidup Durkheim sendiri sama sekali sekular. yang berpandangan ilmiah sosial. latar belakang Yahudinya membentuk sosiologinya . Durkheim tertarik dengan pendekatan ilmiah terhadap masyarakat sejak awal kariernya.

Durkheim berusaha menciptakan salah satu pendekatan ilmiah pertama terhadap fenomena sosial.studi ilmu-ilmu sosial dalam kurikulumnya. sebuah manifesto yang menyatakan apakah sosiologi itu dan bagaimana ia harus dilakukan. dan banyak dari mereka yang tewas ketika Prancis bertahan mati-matian. Tetapi datangnya perang dan propaganda nasionalis yang tidak terhindari yang muncul sesudah itu membuatnya sulit untuk mempertahankan posisinya. Yang lebih parah lagi. generasi mahasiswa yang telah dididik Durkheim kini dikenai wajib militer. pada 1897. Tahun 1890-an adalah masa kreatif Durkheim. Pandangan kiri Durkheim selalu patriotik dan bukan internasionalis – ia mengusahakan bentuk kehidupan Prancis yang sekular. pernyataan dasariahnya tentang hakikat masyarakat manusia dan perkembangannya. kecenderungannya untuk mereduksi moralitas dan agama ke dalam fakta sosial semata-mata membuat ia banyak dikritik. Pada 1896 ia menerbitkan jurnal L'Année Sociologique untuk menerbitkan dan mempublikasikan tulisantulisan dari kelompok yang kian bertambah dari mahasiswa dan rekan (ini adalah sebutan yang digunakan untuk kelompok mahasiswa yang mengembangkan program sosiologinya). sebuah studi kasus yang memberikan contoh tentang bagaimana bentuk sebuah monograf sosiologi. Selain sangat terpukul emosinya. Durkheim juga terlalu lelah bekerja. Kembali. Pada 1902 Durkheim akhirnya mencapai tujuannya untuk memperoleh kedudukan terhormat di Paris ketika ia menjadi profesor di Sorbonne. Durkheim memperkuat kekuasaan kelembagaannya pada 1912 ketika ia secara permanen diberikan kursi dan mengubah namanya menjadi kursi pendidikan dan sosiologi. Akhirnya. Untuk mempelajari kehidupan sosial di kalangan masyarakat modern. sehingga akhirnya ia terkena serangan lumpuh dan meninggal pada 1917. pada masa setelah Peristiwa Dreyfus. Perang Dunia I mengakibatkan pengaruh yang tragis terhadap hidup Durkheim. ia menerbitkan “Bunuh Diri”. Apapun pendapat orang. [sunting] Teori dan gagasan Perhatian Durkheim yang utama adalah bagaimana masyarakat dapat mempertahankan integritas dan koherensinya di masa modern. Bersama Herbert Spencer Durkheim adalah salah satu orang pertama yang menjelaskan keberadaan dan sifat berbagai bagian dari masyarakat dengan mengacu kepada fungsi yang . posisi ini memberikan Durkheim pengaruh yang cukup besar – kuliah-kuliahnya wajib diambil oleh seluruh mahasiswa. anak lakilaki Durkheim sendiri tewas dalam perang – sebuah pukulan mental yang tidak pernah teratasi oleh Durkheim. Sementara Durkheim giat mendukung negarainya dalam perang. Pada tahun itu pula ia menerbitkan karya besarnya yang terakhir “Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Keagamaan”. ketika hal-hal seperti latar belakang keagamaan dan etnik bersama tidak ada lagi. Karena universitas-universitas Prancis secara teknis adalah lembaga-lembaga untuk mendidik guru-guru untuk sekolah menengah. rasa enggannya untuk tunduk kepada semangat nasionalis yang sederhana (ditambah dengan latar belakang Yahudinya) membuat ia sasaran yang wajar dari golongan kanan Prancis yang kini berkembang. Pada 1893 ia menerbitkan “Pembagian Kerja dalam Masyarakat”. Pada 1895 ia menerbitkan “Aturan-aturan Metode Sosiologis”. untuk mendapatkan pengangkatan politik. René. rasional. Dan akhirnya. Ia pun mendirikan Jurusan Sosiologi pertama di Eropa di Universitas Bourdeaux.

istilah yang diciptakannya untuk menggambarkan fenomena yang ada dengan sendirinya dan yang tidak terikat kepada tindakan individu. dan hal itu akan membalas kesadaran kolektif yang dilanggar oleh kejahatan itu. dan meneliti bagaimana hal itu berbeda dalam masyarakat tradisional dan masyarakat modern[1]. Dalam bukunya “Pembagian Kerja dalam Masyarakat” (1893). misalnya. Ia memusatkan perhatian pada pembagian kerja. para pekerja memperoleh gaji dan harus mengandalkan orang lain yang mengkhususkan diri dalam produk-produk tertentu (bahan makanan. Para penulis sebelum dia seperti Herbert Spencer dan Ferdinand Toennies berpendapat bahwa masyarakat berevolusi mirip dengan organisme hidup. para petani gurem hidup dalam masyarakat yang swa-sembada dan terjalin bersama oleh warisan bersama dan pekerjaan yang sama. dan darwinisme sosial. demikian Durkheim. Dalam masyarakat tradisional. sambil menambahkan teorinya kepada kumpulan teori yang terus berkembang mengenai kemajuan sosial. Dalam masyarakat yang ‘mekanis’. Durkheim membalikkan rumusan ini. Spesialisasi yang berbeda-beda dalam bidang pekerjaan dan peranan sosial menciptakan ketergantungan yang mengikat orang kepada sesamanya. Ia menemukan bahwa masyarakat yang memiliki solidaritas mekanis hokum seringkali bersifat represif: pelaku suatu kejahatan atau perilaku menyimpang akan terkena hukuman. melalui adaptasi masyarakat terhadap iklim atau situasi ekologis tertentu. pembagian kerja yang sangat kompleks menghasilkan solidaritas 'organik'. dalam masyarakat yang memiliki solidaritas organic. bergerak dari sebuah keadaan yang sederhana kepada yang lebih kompleks yang mirip dengan cara kerja mesin-mesin yang rumit. melainkan lebih kepada penelitian terhadap "fakta-fakta sosial". dll) untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dalam masyarakat modern yang 'organik'. dan karenanya mempunyai banyak kesamaan di antara sesamanya. Ia berpendapat bahwa masyarakat-masyarakat tradisional bersifat ‘mekanis’ dan dipersatukan oleh kenyataan bahwa setiap orang lebih kurang sama. Max Weber. Durkheim meneliti bagaimana tatanan sosial dipertahankan dalam berbagai bentuk masyarakat.mereka lakukan dalam mempertahankan kesehatan dan keseimbangan masyarakat – suatu posisi yang kelak dikenal sebagai fungsionalisme. ialah bahwa kesadaran individual berkembang dalam cara yang berbeda dari kesadaran kolektif – seringkali malah berbenturan dengan kesadaran kolektif. karena mereka tidak lagi dapat memenuhi seluruh kebutuhan mereka sendiri. Durkheim juga menekankan bahwa masyarakat lebih daripada sekadar jumlah dari seluruh bagiannya. kata Durkheim. demikian pendapatnya. hukuman itu bertindak lebih untuk mempertahankan keutuhan kesadaran. Dalam masyarakat modern. pakaian. Durkheim menghubungkan jenis solidaritas pada suatu masyarakat tertentu dengan dominasi dari suatu sistem hukum. kesadaran kolektif sepenuhnya mencakup kesadaran individual – norma-norma sosial kuat dan perilaku sosial diatur dengan rapi. Akibat dari pembagian kerja yang semakin rumit ini. evolusionisme sosial. hukum bersifat restitutif: ia bertujuan bukan . Ia berpendapat bahwa fakta sosial mempunyai keberadaan yang independen yang lebih besar dan lebih objektif daripada tindakan-tindakan individu yang membentuk masyarakat dan hanya dapat dijelaskan melalui fakta-fakta sosial lainnya daripada. Sebaliknya. misalnya. ia memusatkan perhatian bukan kepada apa yang memotivasi tindakan-tindakan dari setiap pribadi (individualisme metodologis). Jadi berbeda dengan rekan sezamannya.

orang mempunyai suatu tingkat keterikatan tertentu terhadap kelompok-kelompok mereka. dan seringkali disebut sebagai studi sosiologis yang klasik. Tingkat integrasi sosial yang secara abnormal tinggi atau rendah dapat menghasilkan bertambahnya tingkat bunuh diri: tingkat yang rendah menghasilkan hal ini karena rendahnya integrasi sosial menghasilkan masyarakat yang tidak terorganisasi. Jadi. sementara tingkat yang tinggi menyebabkan orang bunuh diri agar mereka tidak menjadi beban bagi masyarakat. menyebabkan orang melakukan bunuh diri sebagai upaya terakhir. non Barat) dalam buku-bukunya seperti "Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Agama" (1912) dan esainya "Klasifikasi Primitif" yang ditulisnya bersama Marcel Mauss. Dalam bukunya ini. yang diterbitkannya pada 1897. Durkheim berpendapat bahwa pendidikan mempunyai banyak fungsi: 1) Memperkuat solidaritas sosial . Menurut Durkheim. masyarakat Katolik mempunyai tingkat integrasi yang normal.untuk menghukum melainkan untuk memulihkan aktivitas normal dari suatu masyarakat yang kompleks. ia meneliti berbagai tingkat bunuh diri di antara orang-orang Protestan dan Katolik. Dari keadaan anomie muncullah segala bentuk perilaku menyimpang. Durkheim menamai keadaan ini anomie. Hal ini sebagian karena ia secara profesional dipekerjakan untuk melatih guru. Dengan tujuan inilah ia mengusulkan pembentukan kelompok-kelompok profesional yang berfungsi sebagai sumber solidaritas bagi orang-orang dewasa. yang disebutnya integrasi sosial. Menurut Durkheim. dan ia menggunakan kemampuannya untuk menciptakan kurikulum untuk mengembangkan tujuan-tujuannya untuk membuat sosiologi diajarkan seluas mungkin. Karya ini telah mempengaruhi para penganjur teori kontrol. Durkheim juga tertarik pada bagaimana pendidikan dapat digunakan untuk memberikan kepada warga Prancis semacam latar belakang sekular bersama yang dibutuhkan untuk mencegah anomi (keadaan tanpa hukum) dalam masyarakat modern. dan menjelaskan bahwa kontrol sosial yang lebih tinggi di antara orang Katolik menghasilkan tingkat bunuh diri yang lebih rendah. perubahan masyarakat yang cepat karena semakin meningkatnya pembagian kerja menghasilkan suatu kebingungan tentang norma dan semakin meningkatnya sifat yang tidak pribadi dalam kehidupan sosial. Durkheim diingat orang karena karyanya tentang masyarakat 'primitif' (artinya. Durkheim belakangan mengembangkan konsep tentang anomie dalam "Bunuh Diri". Akhirnya. sementara masyarakat Protestan mempunyai tingat yang rendah. yang akhirnya mengakibatkan runtuhnya norma-norma sosial yang mengatur perilaku. Kedua karya ini meneliti peranan yang dimainkan oleh agama dan mitologi dalam membentuk pandangan dunia dan kepribadian manusia dalam masyarakat-masyarakat yang sangat 'mekanis' (meminjam ungkapan Durkheim) [sunting] Tentang pendidikan Durkheim juga sangat tertarik akan pendidikan. Lebih luas lagi. dan yang paling menonjol adalah bunuh diri.

1 Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme 2 Referensi 3 Lihat pula 4 Pranala luar [sunting] Sosiologi agama Karya Weber dalam sosiologi agama bermula dari esai Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme dan berlanjut dengan analisis Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme. 14 Juni 1920 pada umur 56 tahun) adalah seorang ahli ekonomi politik dan sosiolog dari Jerman yang dianggap sebagai salah satu pendiri ilmu sosiologi dan administrasi negara modern. Weber mendefinisikan negara sebagai sebuah lembaga yang memiliki monopoli dalam penggunaan kekuatan fisik secara sah. • Membagi-bagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecakapan. Weber berpendapat bahwa agama adalah salah satu alasan utama bagi perkembangan yang berbeda antara budaya Barat dan Timur. Jerman. 21 April 1864 – meninggal di München. meski ia sering pula menulis di bidang ekonomi. yang mengawali penelitiannya tentang sosiologi agama. hingga ia tidak dapat .1. 3) Mempertahankan pembagian kerja. aturan. Agama India: Sosiologi Hindu dan Buddha. Dalam karyanya yang terkenal lainnya.• • Sejarah: belajar tentang orang-orang yang melakukan hal-hal yang baik bagi banyak orang membuat seorang individu merasa tidak berarti. Karyanya tentang agamaagama lain terhenti oleh kematiannya yang mendadak pada 1920. Karya utamanya berhubungan dengan rasionalisasi dalam sosiologi agama dan pemerintahan. Jerman. Maximilian Weber (lahir di Erfurt. 2) Mempertahankan peranan sosial • Sekolah adalah masyarakat dalam bentuk miniatur. dan Yudaisme Kuno. Daftar isi [sembunyikan] • • • • 1 Sosiologi agama o 1. Mengajar siswa untuk mencari pekerjaan sesuai dengan kecakapan mereka. tuntutan yang sama dengan "dunia luar".1 Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme  1. Karyanya yang paling populer adalah esai yang berjudul Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme. Sekolah mendidik orang muda untuk memenuhi berbagai peranan. sebuah definisi yang menjadi penting dalam studi tentang ilmu politik Barat modern. Politik sebagai Panggilan. Menyatakan kesetiaan: membuat individu merasa bagian dari kelompok dan dengan demikian akan mengurangi kecenderungan untuk melanggar peraturan. Sekolah mempunyai hierarkhi.

tapi juga mencatat bahwa hal-hal tersebut bukan satu-satunya faktor dalam perkembangan tersebut. Weber berpendapat bahwa pemikiran agama Puritan (dan lebih luas lagi. ilmu tentang pembelajaran dan yurisprudensi. sistematisasi terhadap administrasi pemerintahan dan usaha ekonomi. Esai Weber Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme (Die protestantische Ethik und der Geist des Kapitalismus) adalah karyanya yang paling terkenal. Kristen) memiliki dampak besar dalam perkembangan sistem ekonomi Eropa dan Amerika Serikat. melainkan lebih . Tujuannya adalah untuk menemukan alasan-alasan mengapa budaya Barat dan Timur berkembang mengikuti jalur yang berbeda. Pada akhirnya. Dikatakan bahwa tulisannya ini tidak boleh dipandang sebagai sebuah penelitian mendetail terhadap Protestanisme. menggabungkan pengamatan dengan matematika. dan pembedaan karakteristik budaya Barat. yakni "pembebasan dunia dari pesona" ("disenchanment of the world") yang dianggapnya sebagai aspek pembeda yang penting dari budaya Barat. Kekristenan awal dan Islam. Dalam analisis terhadap temuannya. studi tentang sosiologi agama. hubungan antara stratifikasi sosial dan pemikiran agama. Faktor-faktor penting lain yang dicatat oleh Weber termasuk rasionalisme terhadap upaya ilmiah.melanjutkan penelitiannya tentang Yudaisme Kuno dengan penelitian-penelitian tentang Mazmur. Tiga tema utamanya adalah efek pemikiran agama dalam kegiatan ekonomi. Kitab Yakub. semata-mata hanyalah meneliti meneliti satu fase emansipasi dari magi. [sunting] Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme Sampul salah satu edisi The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. menurut Weber. Yahudi Talmudi.

Montesquieu. "dapat mendominasi yang lainnya. Weber menunjukkan bahwa semangat seperti itu tidak terbatas pada budaya Barat. telah memulai penulisan buku The Social Teachings of the Christian Churches and Sects. terutama penelitiannya tentang interaksi antara berbagai gagasan agama dan perilaku ekonomi. Bakti keagamaan biasanya disertai dengan penolakan terhadap urusan duniawi. Frase "etika kerja" yang digunakan dalam komentar modern adalah turunan dari "etika Protestan" yang dibahas oleh Weber.sebagai perkenalan terhadap karya-karya Weber selanjutnya. Di antara kecenderungan-kecenderungan yang diidentifikasikan oleh Weber adalah keserakahan akan keuntungan dengan upaya yang minimum. apabila dipertimbangkan sebagai sikap individual. dan bukan dalam diri individu yang terisolasi semata. Alasan lainnya adalah esai tersebut telah menyediakan perspektif untuk perbandingan yang luas bagi agama dan masyarakat. dan orang-orang non-Kristen." demikian Weber menulis. melainkan lebih merupakan sebuah produk sampingan – logika turunan dari doktrin-doktrin tersebut dan saran yang didasarkan pada pemikiran mereka yang secara langsung dan tidak langsung mendorong perencanaan dan penyangkalan-diri dalam pengejaran keuntungan ekonomi. melainkan sebagai suatu cara hidup yang lazim bagi keseluruhan kelompok manusia. Weber mengajukan tesis bahwa etika dan pemikiran Puritan mempengaruhi perkembangan kapitalisme. Weber menyatakan dia menghentikan riset tentang Protestanisme karena koleganya Ernst Troeltsch. dan lainlainnya yang telah berkomentar tentang hubungan yang dekat antara Protestanisme dengan perkembangan semangat perdagangan. Weber menunjukkan bahwa tipe-tipe Protestanisme tertentu mendukung pengejaran rasional akan keuntungan ekonomi dan aktivitas duniawi yang telah diberikan arti rohani dan moral yang positif. seorang teolog profesional. John Keats. Ini bukanlah tujuan dari ide-ide keagamaan. begitu Weber menyebut mereka -." Setelah mendefinisikan semangat kapitalisme. Henry Thomas Buckle. orang Yahudi. termasuk pengejaran ekonomi. Dalam Etika Protestan dan Semangant Kapitalisme.tidak dapat dengan sendirinya membangun sebuah tatanan ekonomi yang baru (pelacur). hidup itu harus dimulai di suatu tempat. khususnya apabila hal itu melampaui apa yang secukupnya dibutuhkan untuk hidup yang sederhana. Banyak pengamat seperti William Petty. yang dilanjutkannya kelak dalam karya-karyanya berikutnya. Istilah ini diambil ketika gagasan tentang etika Protestan digeneralisasikan terhadap orang Jepang. Ia mendefinisikan "semangat kapitalisme" sebagai gagasan dan kebiasaan yang mendukung pengejaran yang rasional terhadap keuntungan ekonomi. "Agar suatu cara hidup yang teradaptasi dengan baik dengan ciri-ciri khusus kapitalisme. Weber berpendapat bahwa ada banyak alasan untuk mencari asal-usulnya di dalam gagasan-gagasan keagamaan dari Reformasi. Mengapa hal ini tidak terjadi dalam Protestanisme? Weber menjelaskan paradoks tersebut dalam esainya.para wiraswasta yang heroik. tetapi bahwa individu-individu seperti itu -. gagasan bahwa kerja adalah kutuk dan beban yang harus dihindari. .

Dengan cara ini. Ia kemudian menggambarkan masa-masa perpecahan Kerajaan Israel. para nabi membangun sebuah agama iman yang menempatkan kehidupan sehari-hari manusia di bawah kewajiban-kewajiban yang ditetapkan oleh hukum moral yang telah diberikan Tuhan. Reinhard Bendix. minister bernama Hiram Mead yang juga adalah seorang gereja kongregasional serta juga mengajar sebagai profesor di kecil di seorang pendeta seminar . Selain itu. negara Tiongkok telah berkembang dari suatu federasi yang kendur dari negara-negara feodal menjadi suatu kekaisaran yang bersatu dengan pemerintahan Patrimonial. dan para warganya tidak mempunyai hak-hak politik khusus. Amerika pada 27 Februari 1863. tidak pernah bersatu untuk memperjuangkan lebih banyak haknya. gilda-gilda saling bersaing memperebutkan perkenan Kaisar. Weber melontarkan pertanyaan. Namun. menulis bahwa "bebas dari spekulasi magis dan esoterik. Weber memusatkan perhatian pada aspek-aspek dari masyarakat Tiongkok yang berbeda dengan masyarakat Eropa Barat dan khususnya dikontraskan dengan Puritanisme. tipe-tipe ekstasi keagamaan. sebuah kota Massachussetts. dan perjuangan para nabi dalam melawan ekstasi dan penyembahan berhala. diabdikan kepada pengkajian hukum. para warga kotakota di Tiongkok tidak pernah menjadi suatu kelas status terpisah seperti para warga kota Eropa. yang muncul dari keyakinan keagamaan terhadap roh-roh leluhur. aspek-aspek sosial dari kenabian di zaman Alkitab. orientasi sosial para nabi. Ini disebabkan oleh kekuatan ikatan-ikatan kekerabatan. tetapi juga memainkan peranan penting dalam bangkitnya negara Barat modern. mengapa kapitalisme tidak berkembang di tiongkok. dan merupakan pusat perdagangan dan kerajinan. para pemimpin yang sesat dan penganjur perlawanan. sifat-sifat yang unik dari hubungan umat Israel dengan Yahweh. kota-kota di Tiongkok dibangun sebagai benteng atau tempat tinggal para pemimpinnya. ia memusatkan pengkajiannya pada tahap awal sejarah Tiongkok. Dia anak dari clergyman. dan etika serta teodisitas (ajaran tentang kebaikan Allah di tengah penderitaan) dari para nabi. Pada tahun 200 SM. sebagaimana digambarkan dalam Masa Peperangan Antar-Negara. gigih dalam upaya melakukan apa yang benar di mata Tuhan dalam pengharapan akan masa depan yang lebih baik. Seperti di Eropa. karena pengaruhnya sama pentingnya dengan pengaruh yang diberikan oleh budaya-budaya Helenistik dan Romawi. pengaruh agama-agama asing. Karenanya. yang meringkas Yudaisme Kuno. Yudaisme kuno ikut membentuk rasionalisme moral dari peradaban Barat. ekstasi dan politik. Weber mencatat bahwa Yudaisme tidak hanya melahirkan agama Kristen dan Islam. Pada masa itu aliran-aliran pemikiran Tiongkok yang besar (Konfusianisme dan Taoisme) mengemuka. Weber membahas pengorganisasian konfederasi awal. Dalam Seratus Aliran Pemikiran Masa Peperangan Antar-Negara. mereka tidak pernah mendapatkan otonomi politik.[sunting] Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme adalah karya besar Weber yang kedua dalam sosiologi agama." George Herbert Mead lahir di South Hadley.

yang menurut catatan dia adalah sebuah institusi yang secara social sangat maju. yaitu Helen Castle. Sedangkan ibunya bernama Elizabeth Storrs Billings adalah seorang wanita yang berpendidikan yang juga mengajar di Berlin College selama dua tahun dan kemudian menjadi presiden di Mount Holyoke College selama sepuluh tahun. Kemudian ditahun berikutnya Mead menggabungkan diri dengan Depertemen Filosofi ketika mengajar Psikologi Sosial tingkat lanjut di Universitas Chicago sampai dia meninggal pada tahun 1931 dalam usia 68 tahun. George Herbert Mead tidak pernah menulis buku secara sistematik. Tulisannya tentang Mind. Selama menempuh pendidikan di Harvard. dan di Jermanlah Mead semakin menunjukkan ketertarikan pada psikologi dibanding dengan filsafat. dia masuk ke Fakultas Teologi di Oberlin College Ohio. teman lamanya ketika di Oberlin. Dan George Herbert Mead pun pada tahun 1887 belajar ke Harvard University selama satu tahun untuk mengkaji filsafat dan psikologi. yang kemudian dia pergi ke Jerman selama tiga tahun untuk belajar filsafat dan psikologi di Leipzig dan Berlin. Mead tertarik dengan filsafat romantic dan idealistic dari Hegel. Selama disana Mead mempelajari pandangan serta gagasan dari para filosof idealis Jerman. namun kurikulun serta gaya intelektualnya sangat tradisional dan dogmatis yang mencerminkan pengarus dari Puritanisme New England. George Herbert Mead adalah merupakan orang penting dalam Filsafat Pragmatis. Mead pelan – pelan menolak dogmatism agama dari Oberlin namun tetap mempertahankan masalah social yang sangat kuat tersebut. Akhirnya pada tahun 1891. Mead banyak belajar dan mendapat pengaruh dari William James tentang pragmatism dalam filsafat di konsep diri (self). tempat dimana dia bertemu dengan John Dewey. dan disebut oleh John Dewey bahwa George Herbert Mead adalah pikiran paling asli dalam filsafat Amerika bagi generasi . walaupun dia masihkurang kalau sebagai pelopor pragmatism dibandingkan dengan John Dewey. dan Mead mendapatkan gelar sarjananya pada tahun 1883 dari Oberlin College. Setelah lulus dari Oberlin di umur 20 tahun. Dan di tanah Eropa itu juga George Herbert Mead menikah dangan saudari dari Henry Northrup Castle.generasi terakhir. Mead mewarisi Puritanisme New England. Mead kembali ke Amerika dan mulai mengajar sebagai dosen untuk mata kulian filsafat dan psikologi di Michigan University selama tiga tahun. Mead sempat mengajar di sebuah sekolah namun hanya sebentar.teologi di Oberlin College di Ohio. dan dibawa pengaruh dari temannya yaitu Henry Northrup Castle. dan John Dewey pun juga adalah salah satu tokoh pragmatis yang berpengaruh pada pemikiran – pemikiran George Gerbert Mead dalam konsep isyarat (gesture). tempat dimana ayahnya mengajar. Melalui kedua orang tuanya. Self and Society (1934) dan Movements of Thought in the 19th Century adalah merupakan materi – materi kuliah Mead yang telah . Selama di Harvard. yaitu teman juga koleganya selama di Universitas Chicago. Dan ketika Mead berusia enam belas tahun.

George Herbert Mead memiliki pemikiran yang mempunyai sumbangan besar terhadap ilmu social dalam perspektif teori yang dikenal dengan interaksionisme simbolik. meskipun dia bukan termasuk darwinisme social yang mana merupakan unsur paling penting dalam perspektif ilmu sosial. George Herbert Mead juga melibatkan dirinya dalam reformasi social karena dia mempercayai bahwa ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk mengatasi masalah – masalah sosial tersebut. 2. George Herbert Mead adalah orang yang sederhana dan rendah hati. dan lewat dari proses inilah karakter dari suatu organisme mengalami proses perubahan yang terus menerus atau dinamis. Tokoh yang Mempengaruhi George Herbert Mead. tetapi Mead sangat mengagumi konsep tentang evolusi Darwin karena konsep tersebut dianggap Mead sebagai petunjuk dengan menekankan pada proses. yang diberikannya ketika Mead menjadi dosen dan dibukukan oleh salah satu mahasiswanya yang sangat mengagumi Mead dan juga merupakan salah satu Sosiolog terkenal. ketidakstabilan dan perkembangan sebagai esensi dari sebuah kehidupan social. Mead yakin akan kemungkinan – kemungkinan perubahan social. yaitu Leonard Cottreil. Oleh karena itu. Seperti para penganut pragmatism lainnya. Dengan kata lain.mempengaruhi perkembangan Sosiologi Kontemporer khususnya pada pembahasan tentang Interaksionisme Simbolik. Mead melihat bahwa pikiran manusia sebagai suatu hasil yang muncul melalui proses . karena dia melihat bahwa komunikasi antar individu adalah sebagai inti dari pembentukan kepribadian manusia itu. yang menyatakan bahwa komunikasi manusia berlangsung melalui pertukaran symbol serta pemaknaan symbol – symbol tersebut. kepribadian individu dibentuk melalui komunikasi dengan orang lain serta citra diri dibangun melalui sarana interaksi dengan orang lain. Seperti yang telah diuraikan diatas. dan dia merasa sangat nyaman di tengah – tengah lingkungan kota Chicago yang dinamis. Mead adalah salah satu pelopor dalam Filsafat Pragmatisme dinama pragmatism adalah menekankan hubungan yang sangat erat antara pengetahuan dan tindakan untuk mengatasi masalah social. Mead menempatkan arti penting komunikasi dalam konsep tentang perilaku manusia. Mead menerima prinsip Darwin bahwa organism terus menerus terlibat dalam usaha menyesuaikan diri dengan lingkungannya. serta mengembangkan konsep interaksi simbolik bertolak pada pemikiran Simmel yang melihat persoalan pokok sosiologi adalah masalah sosial. Pemikiran Mead tentang teori Darwin adalah bahwa pikiran atau kesadaran manusia sejalan dengan kerangka evolusi dari teori Darwin. Dan Mead juga menentang gagasan bahwa insting adalah sebagai dasar dari kepribadian manusia. dia sangat tekun dalam mempelajari dan mendalami pemikiran dari Charles Darwin. perubahan.

Tokoh filosof yang lain yang mempengaruhi Mead adalah John Dewey yang merupakan pendukung utaman pragmatisme. Max Weber dalam teori ini mengemukakan bahwa masyarakat hanya merupakan satu nama yang menunjuk pada sekumpulan individu. George Herbert Mead tidak memahami behaviorisme sekedar mereduksi hubungan social sebagai rumus stimulus dan respom. George Herbert Mead terinspirasi dengan konsep dari dua filosof tersebut dikarenakan Mead mempunyai intensitas kedekatan yang cukup sering dengan aliran psikologi khususnya behaviorisme. melainkan Mead menjelaskannya dalan konteks yang lebih luas dari pada itu. Selain terpengaruh oleh pemikiran teori evolusi dari Darwin. Konsep Dewey tentang pikiran sebagai suatu proses penyesuaian diri dengan lingkunganlah yang mempengaruhi Mead. Behaviorisme memiliki pandangan bahwa kehidupan manusia harus dipahami pada kerangka perilaku (behaviour) mereka. tetapi juga dapat mengobservasi perilaku yang tidak jelas yang keduanya tersebut dapat diketahui dengan melalui metode introspeksi. Dewey telah menunjukkan bahwa pikiran timbul dari interaksi dengan dunia social.mengenai hal tersebut dalam pandangan para filosof dikatakan sebagai pragmatisme. keunikan manusia muncul dari proses penyesuaian diri dengan kondisi hidupnya. Dewey memusatkan perhatian pada proses penyesuaian manusia tergadap dunia. dan menurut Max Weber konsep fakta . Mead mengatakan bahwa behaviorisme social didalamnya terdapat semanacam loncatan dari investigasi ilmiah. Gagasan Mead . Selain itu. Dewey menegaskan bahwa yang unik dalam diri manusia adalah kemampuannya untuk berpikir. Maksudny adalah bahwa metode yang ditemukan tidak hanya mampu melakukan observasi perilaku yang terang dan jelas.evolusi yang ilmiah dan pikiran tersebut akan terus berkembang sejalan dengan dinamika yang muncul serta prosedur yang telah dilewati. George Herbert Mead juga diilhami oleh para tokoh filsafat dan psikologi seperti William James dimana James adalah orang pertama yang mengembangkan konsep “self” diri secara jelas. karena bagi George Hebert Mead pragmatism berhasil melihat organisme sebagai ciptaan yang berhubungan dengan kondisi dunia yang paling terkini. dan bukan dari kerangkan siapa dia. Ia juga dapat membentuk tanggapan terhadap perasaan dan sikap tersebut. manusia mempunyai kemampuan untuk melihat dirinya sebagai obyek dan dalam kemampuan itu. James mengakui pentingnya kemampuan dalam membentuk cara pandang seseorang dalam menanggapi dunia di sekitarnya. karena mereka akan berinteraksi menyesuaikan keadaan yang ada. Menurut James. George Herbert Mead juga dipengaruhi oleh Max Weber dengan teorinya tentang Interaksi dan Tindakan. Menurutnya. manusia bisa mengembangkan sikap dan perasaan terhadap dirinya sendiri.

Self and Society. sehingga Max Weber menginterpretasikan individu dan tindakannya sebagai satuan dasar atau sebagai “otorinya”. Dan dalam proses berinteraksi tersebut pasti ada suatu tindakan atau perbuatan yang diawali dengan pemikiran. meskipun selanjutkan rasionalitas yang dikembangkan Mead berdasar dari konsep Weber ini lebih dibawa ke ranah individu dan lingkungan sosialnya. Menurut Weber. 3. Mead mengemukakan bahwa dalam teori Interaksionisme Simbolik. Simbol ini muncul akibat dari kebutuhan setiap individu untuk berinteraksi dengan orang lain. karena symbol ini adalah suatu konsep mulia yang membedakan manusia dari binatang. Dalam tinjauannya di buku Mind. Namun tidak semua tindakan ataupun perilaku individu adalah suatu manifestasi yang rasional. tindakan rasional dihubungkan dengan kesadaran dan pilihan bagaimana tindakan tersebut direalisasikan. Rasionalitas yang dikemukakan oleh Max Weber lebih dibawa ke ranak suatu lembaga atau structural. Mead berpendapat bahwa bukan pikiran yang pertama kali muncul. Konsep dan Pemikiran George Herbert Mead mengembangkan teori atau konsep yang dikenal sebagai Interaksionisme Simbolik. Dan analisa George Herbert Mead ini mencerminkan fakta bahwa masyarakat atau yang lebih umum disebut kehidupan social menempati prioritas dalam analisanya. ide dasarnya adalah sebuah symbol. kelompok social dll yang lebih dari sekedar individu dan perilakunya. Rasionalitas hadir dalam diri seorang individu dengan terlebih dahulu melewati proses pemikiran.social seperti struktur social. Max Weber mengemukakan bahwa antara individu yang satu dengan individu yang lain berinteraksi satu sama lain diwujudkan dengan adanya suatu tindakan maupun perilaku. Dan Max Weber membuat klasifikasi tentang tipe – tipe tindakan social dengan menggunakan konsep dasar “rasionalitas” yaitu ada tindakan yang rasional dan non rasional. dimana makna dari sebuah pemikiran adalah sesuatu yang penting dalam mengerti manusia dimana pemilikan karakter – karakter ini membuat esensi berbeda dengan perilaku binatang. melainkan masyarakatlah yang terlebih dulu muncul dan baru diikuti pemikiran yang muncul pada dalam diri masyarakat tersebut. Berdasar dari beberapa konsep teori dari tokoh – tokoh yang mempengaruhinya beserta pengembangan dari konsep – konsep atau teori – teori tersebut. dianggap sebagai abstraksi spekulatif tanpa dasar empiric. . dan Mead selalu memberi prioritas pada dunia social dalam memahami pengalaman social karena keseluruhan kehidupan social mendahului pikiran individu secara logis maupun temporer. Berdasarkan dari keseluruhan konsep serta hasil dari tokoh – tokoh tersebutlah George Herbert Mead dapat mengemukakan konsep tentang Interaksionisme Simbolik yang merupakan reduksi ulang serta pengembangan dari konsep konsep tersebut.

dimana dia adalah pertimbangan. sehingga suatu respon tidak secara langsung dapat terwujud. maka dia akan mencari 3. Impuls adalah tahap paling awal dalam keempat tahap diatas. 2. actor dapat mengambil keputusan atau tindakan yang umumnya akan berorientasi untuk memuaskan impuls yang ada di awal tadi. • Gestur . Kelompok social hadir lebih dulu dan dia mengarah pada perkembangan kondisi mental sadar – diri.Individu yang berpikir dan sadar diri tidak mungkin ada sebelum kelompok social . Bagi Mead. Dalam teorinya yang dinamakan Interaksionisme Simbolik ini. Manipulasi adalah tahapan selanjutnya yang masih berhubungan dengan tahap-tahap sebelum. bayangan maupun pikiran terhadap bagaimana cara untuk bisa memenuhi impuls. Mead mengemukakan bahwa stimulus tidak selalu menimbulkan respon otomatis seperti apa yang diperkirakan oleh actor. George Herbert Mead mengemukakan beberapa konsep yang mendasari teori yang ada. Dalam tahapan ini. Konsumsi adalah upaya terakhir untuk merespon impuls. Persepsi adalah tahapan kedua. 1. Dia adalah reaksi yang paling awal dimana dia berfungsi untuk dirinya sendiri. Mead menjelaskan bahwa ada empat tahap yang masing-masing dari tahap tersebut saling berkaitan satu sama lain dalam setiap perbuatan. Misal. dengan adanya pertimbangan maupun pemikiran secara sadar. ketika seseorang ingin menonton film di bioskop. 4. yaitu: • Tindakan Perbuatan bagi George Herbert Mead adalah unit paling inti dalam teori ini. Dalam tahapan ini. karena stimulus adalah situasi atau peluang untuk bertindak dan bukannya suatu paksaan. actor memberikan respon atau bereaksi terhadap stimulus yang berkaitan dengan impuls tadi. berkaitan dengan contoh impul diatas. Contohnya adalah ketika seseorang mempunyai keinginan untuk menonton film di bioskop. Dalam tahapan ini actor mengambil tindakan yang berkaitan dengan obyek yang telah dipersepsikan. yang mana Mead menganalisa perbuatan dengan pendekatan behavioris serta memusatkan perhatian pada stimulus dan respon. Impuls melibatkan stimulasi inderawi secara langsung dimana respon yang diberikan oleh actor adalah bertujuan untuk kebutuhan dirinya sendiri. tahapan ini menciptakan jeda temporer dalam proses tersebut.

Dalam teori George Herbert Mead. yang artinya bahwa antara aksi dan reaksi terdapat suatu proses yang melibatkan pikiran atau kegiatan mental. dan berinteraksi menjadi mungkin karena symbol – symbol yang penting dalam sebuah kelompok social mempunyai arti yang sama dan menimbulkan reaksi yang sama pada orang yang menggunakan symbol – symbol itu. maka seorang actor harus bisa mengerti symbol – symbol dengan arti yang sama. . melainkan juga mampu untuk mengartikan symbol yang berupa kata – kata. Gestur adalah gerak organisme pertama yang bertindak sebagai stimulus yang menghasilkan respon dari pihak kedua sesuai dengan apa yang diinginkan. Dan agar kehidupan social tetap bertahan. • Simbol Simbol. Simbol – simbol yang mempunyai arti bisa berbentuk gerak gerik atau gesture tapi juga bisa dalam bentuk sebuah bahasa. proses mental dan lain sebagainya. dia adalah jenis gestur yang hanya bisa dilakukan dan diinterpretasikan oleh manusia. Gestur ini menjadi symbol ketika dia bisa membuat seorang individu mengeluarkan respon – respon yang diharapkan olehnya yang juga diberikan oleh individu yang menjadi sasaran dari gesturnya. melainkan sebagai suatu proses social. maupun pada orang yang bereaksi terhadap symbol – symbol itu. yang berarti bahwa manusia harus mengerti bahasa yang sama. Bahasa membuat manusia mampu untuk mengartikan bukan hanya symbol yang berupa gerak gerik atau gesture. Sekali pun ada manusia yang bertindak dengan skema aksi reaksi. Dan kemampuan manusia dalam menciptakan bahasa inilah yeng membedakan manusia dengan hewan. bereaksi. Pikiran juga menghasilkan suatu bahasa isyarat yang disebut symbol.Mead mempunyai pandangan bahwa gesture merupakan mekanisme dalam perbuatan social serta dalam proses social. Proses berpikir. karena hanya ketika symbol – symbol ini dipahami dengan makna juga respon yang samalah seorang individu dapat berkomunikasi dengan individu yang lainnya. fungsi symbol adalah memungkinkan terbentuknya pikiran. Kemampuan ini lah yang memungkinkan manusia menjadi bisa melihat dirinya sendiri melalui perspektif orang lain dimana hal ini sangatlah penting dalam mengerti arti – arti bersama atau menciptakan respon yang sama terhadap symbol – symbol suara yang sama. • Mind (Pikiran) George Herbert Mead memandang akal budi bukan sebagai satu benda. namun kebanyakan tindakan manusia melibatkan suatu proses mental.

situasi social memberikan arti kepada sesuatu. seperti : . dan itu dimungkinkan karena akal budi yang bersifat fleksibel dari pikiran. Pertama adalah Play Stage atau tahap bermain. Dalam arti ini. .Mampu memberi jawaban seperti aturan. merupakan situasi penting dalam perkembangan akal budi. dan ada tiga fase dalam proses sosialisasi tersebut.Mead juga menekankan pentingnya fleksibilitas dari mind (akal budi). . Hal itu berarti bahwa orang masih bisa berinteraksi walaupun ada hal – hal yang membingungkan atau tidak mereka mengerti. Konsep tentang arti sangat penting bagi Mead. Namun Mead juga mengatakan. Suatu perbuatan bisa mempunyai arti kalau seseorang bisa menggunakan akal budinya untuk menempatkan dirinya sendiri di dalam diri orang lain.Mampu memberi jawaban kepada diri sendiri seperti orang lain yang juga memberi jawaban.Mampu menyadari apa yang sedang dikatakan dan kemampuan untuk menggunakan kesadaran untuk menentukan apa yang garus dilakukan pada fase berikutnya. Simbol verbal sangat penting bagi Mead karena seorang manusia akan dapat mendengarkan dirinya sendiri meski orang tersebut tidak bisa melihat tanda atau gerak gerik fisiknya. sehingga dia bisa menafsirkan pikiran – pikirannya dengan tepat. . . fleksibilitas juga memungkinkan untuk terjadinya interaksi dalam situasi tertentu. meski orang tidak mengerti arti dari symbol yang diberikan. bahwa arti tidak berasal dari akal budi melainkan dari situasi social yang dengan kata lain. Self bukan suatu obyek melainkan suatu proses sadar yang mempunyai kemampuan untuk berpikir. melinkan dia baru menjadi diri ketika pikran telah perkembang. Self mengalami perkembangan melalui proses sosialisasi. norma atau hokum yang juga memberi jawaban padanya. Bagi Mead. • Self (Diri) Mead menganggap bahwa kemampuan untuk memberi jawaban pada diri sendiri layaknya memberi jawaban pada orang lain. Dan Mead juga berpendapat bahwa tubuh bukanlah riri. Dalam fase atau tahapan ini.Mampu untuk mengambil bagian dalam percakapan sendiri dengan orang lain. seorang anak bermain atau memainkan peran orang – orang yang dianggap penting baginya. Selain memahami symbol-simbol yang sama dengan arti yang sama.

Sedang fase ketiga adalah generalized other. yaitu harapan-harapan. dia akan berusaha untuk mengorganisir teamnya dan bekerjasama dengan teamnya. Dalam fase ini anak-anak mengarahkan tingkah lakunya berdasarkan standar-standar umum serta norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Bagi Mead dalam pembahasan ini. Fase kedua dalam proses sosialisasi serta proses pembentukan konsep tentang diri adalah Game Stage atau tahap permainan. Dia menjadi pesepak bola handal dan dalam menjalankan perannya sudah punya pemikiran dan pertimbangan.Contoh ktika seorang anak laki – laki yang masih kecil suka akan bermain bola. maka dia meminta dibelikan atribut yang berhubungan degan bola dan brmain dengan atribut tersebut serta berpura – pura menjadi pesepak bola idolanya. Sedangkan “I” adalah ketika terdapat ruang spontanitas. “I” adalah aspek diri yang bersifat non-reflektif yang merupakan respon terhadap suatu perilaku spontan tanpa adanya pertimbangan. dimana dalam tahapan ini seorang anak mengambil peran orang lian dan terlibat dalam suatu organisasi yang lebih tinggi. serta harapan-harapan orang lain. • I and Me Inti dari teori George Herbert Mead yang penting adalah konsepnya tentang “I” and “Me”. dalam fase terakhir ini. generalized other. • Society (Masyarakat) Masyarakat dalam konteks pembahasan George Herbert Mead dalam teori Interaksionisme Simbolik ini bukanlah masyarakat dalam artian makro dengan segala struktur yang ada. Contoh Anak kecil yang suka bola yang tadinya hanya berpura – pura mengambil peran orang lain. yaitu dimana diri seorang manusia sebagai subyek adalah “I” dan diri seorang manusia sebagai obyek adalah “Me”. yaitu organisasi social tempat akal budi (mind) serta diri (self) muncul. sehingga muncul tingkah laku spontan dan kreativitas diluar harapan dan norma yang ada. standar-standar umum dalam masyarakat. Jadi. melainkan masyarakat dalam ruang lingkup yang lebih mikro. dan sesuatu yang impersonal yaitu aturan – aturan dan norma – norma. anak belajar sesuatu yang melibatkan orang banyak. masyarakat itu . maka pada saat itu “I” berubah menjadi “Me”. seorang anak menilai tindakannya berdasarkan norma yang berlaku dalam masyarakat. maka dalam tahapan ini anak itu sudah berperan seperti idolanya dalam sebuah team sepak bola anak. kebiasaan-kebiasaan. Dan ketika didalam aksi dan reaksi terdapat suatu pertimbangan ataupun pemikiran. Mead mengemukakan bahwa seseorang yang menjadi “Me”. Dengan fase ini. maka dia bertindak berdasarkan pertimbangan terhadap norma-norma. Contoh anak tadi dalam fase ini telah mengambil secara penuh perannya dalam masyarakat.

proses social dalam berbagai bentuk. 2002. Johnson. Jakarta: CV. Realitas Sosial. 1986. Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Riyadi. Irving M. . Doyle Paul. 2007. dimana makna tersebut didapatkan dari interaksi dengan orang lain. Ian. Yogyakata: AR-RUZZ MEDIA Raho. 1986.sebagai pola-pola interaksi dan institusi social yang adalah hanya seperangkat respon yang biasa terjadi atas berlangsungnya pola-pola interaksi tersebut. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press Veeger. Statistika yaitu ruang lingkup yang mempelajari hal-hal tentang dasar-dasar pergaulan hidup manusia. Interaksionisme Simbolik. Ada beberapa factor yang menyebabkan perubahan social dalam pergaulan hidup masyarakat yakni pendidikan dan pengajaran. Daftar Pustaka Susilo. Dari Teori Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Mutakhir Teori Soiologi Postmodern. Jakarta : PT. Teori – teori Sosiologi. Rachmad K. 20 Tokoh Sosiologi Modern. karena Mead berpendapat bahwa masyarakat ada sebelum individu dan proses mental atau proses berpikir muncul dalam masyarakat. K. Malang : Averroes PENGERTIAN DAN KONSEP SOSIOLOGI Ada dua ruang lingkup dalam sosiologi. George. Memahami Kembali Sosiologi. Teori Sosiologi Modern. pada dasarnya Teori Interasionisme Simbolik adalah sebuah teori yang mempunyai inti bahwa manusia bertindak berdasarkan atas makna – makna. Jakarta : Pustakaraya Ritzer. Jakarta : PT. . 1984. Dwi. Rajawali Pers Zeitlin. Teori – Teori Sosial Modern. Gramedia Pustaka Utama Soeprapto. Dari Parsons sampai Habermas. 2008.J. Kritik terhadap Teori Sosiologi Kontemporer. Bernard. Jadi. Perspektif Sosiologi Modern. Biografi para Peletak Sosiologi Modern. Refleksi Filsafat Sosial atas Hubungan Individu – Masyarakat dalam Cakrawala Sejarah Sosiologi. yaitu statistika dan dinamika. GRAMEDIA Craib. Dinamika yaitu hal-hal yang mempelajari hukum-hukum dan dalil-dalil tentang perubahan masyarakat. sarana komunikasi . serta makna – makna itu terus berkembang dan disempurnakan pada saat interaksi itu berlangsung.

Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. dan masyarakat perlu berinteraksi dan menciptakan hubungan antara manusia. tetapi sekarang perawat adalah mitra dokter KONSEP MANUSIA Manusia sebagai mahluk social di kodratkan sebagai subsistem terbuka dari lingkungan. KONSEP BUDAYA . yaitu untuk menggabungkan dirinya dengan individu lainnya dalam bentuk kelompok 2. yaitu turut merasakan sesuatu yang dirasakan oleh orang lain 6. Menurut Bauman manusia juga mempunyai hasrat atau kecenderungan bernaluri antara lain sebagai berikut : 1. misalnya kita ingin menjadi seorang perawat maka kita harus sekolah/ kuliah dan secara otomatis kita membutuhkan tenaga seorang pengajar. Jadi manusia sebagai anggota keluarga. Dan di situlah kita sebagai seorang perawat harus menolong untuk mengatasi penyakitnya. manusia mencoba belajar menggali dan menggunakan sumber-sumber yang diperlukan berdasarkan potensi dengan segala keterbatasannya.Kecenderungan meniru. terpaksa ataupun motif lainnya 4. yaitu supaya kelihatan berharga menurut pandangan orang lain 3. menurut dan ada hasrat untuk tunduk dan sukarela. Contohnya : Penggunaan kompres dingin. karena dengan berinteraksi dan menciptakan hubungan antara manusia akan menghasilkan hubungan yang dinamis yaitu yang mempertemukan orang dengan orang.Hasrat berjuang yaitu adanya keinginan untuk mengalahkan lawan 7.Hasrat untuk mendapatkan kebebasan. Dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.Hasrat tolong-menolong dan simpatik. kelompok dengan kelompok.social. Manusia sebagai mahluk yang utuh dan unik serta merupakan mahluk Bio-Psikososial dan Spritual juga mempunyai kebutuhan dan tujuan hidup. dulunya perawat dianggap hanya sebagai pembantu dokter. kelompok.Rasa harga diri. yaitu hasrat untuk menghindarkan diri dari kekangan Kaitannya dengan tugas kita sebagai seorang perawat : Dalam menghadapi pasien atau klien kita harus bisa menciptakan hubungan yang baik dengan menggunakan pendekatan secara komprehensif agar kita tidak canggung menceritakan penyakit dan semua keluhan yang dialaminya. dulunya spoit digunakan berulangkali pada pasien yang berbeda-beda. tetapi sekarang penggunaan spoit hanya digunakan sekali pakai lalu dibuang agar tidak terjadi penularan penyakit dari satu pasien ke pasien lainnya Adanya perubahan status perawat.Kecenderungan untuk patuh. maupun orang dengan kelompok manusia. dulunya digunakan untuk menurunkan panas tetapi di jaman sekarang dapat digunakan kompres hangat/ hangat yang memiliki cara kerja yang lebih baik karena dengan kompres panas dapat mencegah vasokonstriksi pembuluh darah Penggunaan spoit. yaitu adanya keinginan untuk meniru orang-orang yang dikaguminya 5. pengaruh budaya asing dan hukum yang diperankan dalam perubahan masyarakat. Sedangkan untuk mencapai tujuan hidup manusia juga tidak bisa lepas dari bantuan orang lain.Kecenderungan social.

Jadi keluarga berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan biologis manusia. cipta. Misalnya dalam menghadapi pasien yang berbeda. berkaitan dengan kekuatan politik e. Perawat yang berbudaya memiliki cipta. rasa dan cipta.fungsi sebuah keluarga. Kebudayaan merupakan karya. melalui bahasa manusia dapat berkomunikasi g. Cipta artinya kemampuan perawat berpikir tentang bagaimana dia menyelesaikan masalah yang dihadapinya misalnya dengan berpikir kritis. Mereka berdua pun akan melaksanakan fungsi. fungsi educatif.Kekuatan. KONSEP KELUARGA Jika seorang pria dan wanita telah melalui jenjang pernikahan maka mereka berarti telah memulai kehidupan baru yang akhirnya melahirkan tanggungg jawab baru. Keluarga yang dibentuk melalui ikatan perkawinan merupakan sarana yang sah bagi pasangan suami-istri untuk memenuhi kebutuhan seksualnya. memungkinkan kerjasama para anggota masyarakat f. Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang berhubungan dengan budi atau akal. .Kesenian h. rasa. Dengan adanya kebudayaan yang di dalamnya terdapat kepercayaan manusia dapat sehat kembali. Sedangkan karya yaitu perawat dalam memberikan perawatan sebaiknya tidak memanfaatkan hal-hal yang ada saja. Rasa yaitu perawat harus memiliki rasa empati dan simpati.Keluarga berkaitan dengan system pendidikan karena keluarga adalah lembaga pendidikan yang utama c.Kepercayaan (religius) Sehubungan dengan tugas kita sebagai seorang perawat maka budaya adalah hal-hal yang berhubungan dengan akal. Unsur-unsur kebudayaan antara lain : a.Mewujudkan tata tertib dalam pergaulan masyarakat Di dalam kebudayaan terdapat norma yang harus dipatuhi oleh masyarakat.Bahasa. fungsi religius. Seseorang biasanya sakit karena ketidakmampuannya berinteraksi dengan lingkungannya.Kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansakerta yaitu Budhayah yang merupakan bentuk jamak kata Budhi yang berarti budi atau akal. dan karsa.Norma. b. dan fungsi penentuan status. Misalnya budaya masyarakat di dalam kebudayaan seseorang lelaki harus melamar anak gadis terlebih dahulu sebelum menikah.Teknologi berkaitan dengan peralatan dan perlengkapan hidup manusia b. c. fungsi ekonomi. Fungsi kebudayaan antara lain : a. karya. karsa dan yang paling penting menurut Sir Edward Tylor merupakan kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan sebagai anggota masyarakat. fungsi afeksi. Fungsi-fungsi keluarga meliputi : fungsi biologis. yang secara khusus dalam bentuk hubungan seks. fungsi sosialisasi anak. fungsi protektif. Jadi fungsi kebudayaan adalah sebagai patokan atau pedoman mempelajari manusia dengan melihat kebiasaan-kebiasaan manusia itu sendiri.Memuaskan seuautu rangkaian hasrat naluri dalam kebutuhan hidup dari mahluk hidup. fungsi rekreatif. rasa. dia juga harus berkarya sesuai dengan kemajuan teknologi. Fungsi Biologis.Ekonomi berkaitan dengan mata pencaharian dan system ekonomi d. agar manusia tidak memenuhi kebutuhan tersebut secara bebas seperti binatang.Melindungi masyarakat terhadap alam sekitarnya Kebudayaan ini sangat membantu manusia terhadap ancaman lingkungan.

Anak memperoleh sosialisasi yang pertama di lingkungan keluarganya. Anak akan mempunyai keyakinan agama dan landasan hidup yang kuat jika keluarganya mampu melaksankan fungsi religius ini dengan baik. harus melaksanakan fungsi afeksi (perasaan) ini dengan baik agar jiwa anak tumbuh dengan sehat. Fungsi ekonomi sangat penting bagi kehidupan keluarga. Artinya keluarga berkewajiban memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lainnya kepada kehidupan beragama. pendidikan di keluarga tetap merupakan dasar atau landasan utama bagi anak untuk mengembangkan pendidikan selanjutnya. terutama pada saat masih kecil. Karena sekarang berbagai kemampuan yang harus dikuasai anak begitu kompleksnya. perencanaan serta penggunaan. pengakuan akan keturunan. pelaksanaan fungsi ekonomi keluarga oleh dan untuk semua anggota keluarga mempunyai kemungkinan menambah saling pengertian. memperkokoh kerukunan dan solidaritas keluarga. Fungsi Educatif. menyadarkan ataupun menghukum anggota kelurganya yang telah melakukan perilaku menyimpang atau melanggar nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Fungsi Ekonomi. baik secara fisik (jasmani) maupun psikologis (rohani). Fungsi Religius. terutama ibu. diikuti pernikahan. Misalnya seorang istri akan merasa hidupnya terjamin dan terlindungi serta tentram di samping suaminya. Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama bagi anak. Kehidupan keluarga sehari-hari tertentu beralih menjadi situasi pendidkan yang dihayati oleh anak-anaknya. Namun demikian. misalnya dengan mengingatkan. karena merupakan pendukung utama bagi keutuhan dan kelangsungan keluarga. berkomunikasi dengan lingkungannya dan orangtuanya dengan keseluruhan kepribadiannya. Fungsi Penentuan Status. Anak. Orangtuanya mempersiapkannya untuk menjadi anggota masyarakat yang baik. maka tidak semua hal dapat diajarkan atau dididik oleh orangtua. Oleh karena itu. Keluarga dapat melakukan upaya pencegahan terhadap anggota agar tidak melakukan perilaku menyimpang dari nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Fungsi Afeksi. Adapun ciri-cirinya yaitu hubungan berpacaran dua sejoli. Pembinaan rasa keagamaan anak lebih awal lebih baik.Fungsi Sosialisasi Anak. Keluarga juga dapat melakukan upaya kreatif. sehingga anak-anak harus sekolah. solidaritas dan tanggung jawab bersama dalam keluarga itu.di lingkungan keluarga pertama-tama anak mesti dibiasakan dalam kehidupan beragama tersebut. Fungsi ekonomi keluarga meliputi pencari nafkah. mengurangi ketegangan perasaan. Dengan melaksanakan fungsi sosialisasi ini dapat dikatakan bahwa keluarga berkedudukan sebagai penghubung anak dengan kehidupan social di masyarakat. Fungsi educatif atau fungsi pendidikan keluarga merupakan salah satu tanggung jawab yang paling penting yang dipikul oleh orangtua. Jadi fungsi-fungsi perlindungan dari keluarganya terhadap anak meliputi perlindungan lahir dan batin. karena dapat menjamin keseimbangan kepribadian anggota keluarga. Keluarga mempunyai fungsi religius. Fungsi Protektif atau Perlindungan. orangtua. Fungsi rekreatif sangat penting bagi anggota keluarga. Untuk dapat memahami lebih lanjut tentang keluarga maka kita harus memahami tentang karakteristik atau ciri khusus keluarga. Dalam keluarga pun anak-anak merasa terlindungi oleh kasih sayang kedua orangtuanya. Fungsi Rekreatif. Ia dapat merasakan dan menangkap suasana perasaan yang meliputi orangtuanya pada saat anak berkomunikasi dengan mereka. Di antara alasan seseorang melangsungkan pernikahan atau membentuk sebuah keluarga adalah untuk mendapatkan rasa keterjaminan atau keterlindungan hidupnya. meningkatkan saling pengertian dan meningkatkan rasa kasih saying. Keluarga dapat berperan sebagai agen penentuan status bagi anggotanya. kehidupan ekonomi yang diselenggarakan .

manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan mengenal adanya kepercayaan. serta kehidupan berumah tangga. KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT . yang mempunyai kekuatan atau kekuasaan atau tidak dapat berupa benda atau mahluk gaib. termasuk masing-masing istri dan suami. sejahtera. Keluarga Prokreasi dan Keluarga Orientasi. Sedangkan menurut istilah suatu ajaran atau tuntunan yang menjadi pedoman hidup bagi seseorang untuk menciptakan kehidupan yang damai. Seorang perawat hendaknya memberi dorongan psikis kepada kliennya dalam menghadapi masalah yang ada kaitannya dengan keluarga. mahluk-mahluk halus seperti roh-roh leluhur dan roh-roh lainnya yang baik maupun yang jahat. Di mana kepercayaan ini merupakan suatu keyakinan pada sesuatu yang tampak atau tidak tampak yang menguasai alam gaib.dan dinikmati bersama. kekuatan yang bisa berguna maupun yang bisa menyebabkan bencana. Peran kita sebagai seorang perawat : Perawat hendaknya memberikan Health Education di mana kita sebagai perawat apabila menemukan pasien dengan penyakit yang dialami terlebih dahulu kita menjelaskan diagnosa dari penyakit itu dan sebab-sebab timbulnya penyakit. Keluarga Luas (Extended Family) yaitu keluarga yang terdiri dari semua orang yang berketurunan dari kakek dan nenek yang sama. Setelah mengetahui karakteristik atau ciri khas keluarga kita pun harus mengetahui tipe-tipe keluarga. antara lain saudara laki-laki pada setiap generasi. Sesudah kita mengetahui tipe-tipe keluarga dan pengertiannya masing-masing. Adapun keluarga orientasi adalah keluarga yang individunya merupakan salah seorang keturunan. Tapi dalam kepercayaan banyak masyarakat yang beranggapan bahwa mahluk-mahluk yang menempati bumi ini yang dipercayai masyarakat sangat sakral diantaranya dewa-dewa yang baik maupun yang jahat. aman dan menuju kepada kebenaran atau keselamatan. Kaitannya dengan kita sebagai seorang perawat : Seorang perawat perlu menyikai peran klien dalam keluarga dan menyikapi bagaimana keadaan keluarga jika salah satu anggota keluarga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. KEPERCAYAAN DAN AGAMA Dalam kehidupan. Keluarga Gabungan (Joint Family) yaitu keluarga yang terdiri atas orang-orang yang berhak atau hak milik keluarga. keluarga prokreasi adalah sebuah keluarga yang individunya merupakan orangtua. ibu dan anakanaknya yang belum mengikatkan diri dalam membentuk keluarga tersendiri. Kita tidak dapat diganggu karena mereka memiliki tempatnya sendiri. Yang termasuk tipe-tipe keluarga yaitu : Keluarga Batin (Nuclear Family) ialah kelompok orang yang terdiri dari ayah. Dalam kepercayaan sangat berkaitan dengan agama di mana definisi agama adalah tidak kacau. maka kita dapat lihat letak perbedaannya yaitu pada jumlah anggota dari setiap tipe-tipe keluarga tersebut. Keluarga Pangkal (Stream Family) yaitu sejenis keluarga yang menggunakan sistem pewarisan kekayaan pada satu anak yang paling tua. Dengan jalan ini maka kemungkinan besar kita diberikan kepercayaan dari pasien itu sendiri bahwa sebenarnya ada namun memiliki tempat sendiri.

masih banyak membudaya tentang cara memberikan makanan pada anak-anak mereka. kadang kita menemukan masyarakat sederhana dan masyarakat maju. yaitu : Dalam melakukan tugas kita sebagai seorang perawat. Jadi jelas bahwa peran perawat di sini sangatlah penting dalam melakukan penyuluhan kesehatan. adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungan. berkomunikasi dengan baik. sehingga sangat beresiko bagi anaknya.heterogenitas 2. dsb. misalnya : peraturan untuk memilih ketua. norma. Peran Kita Sebagai Seorang Perawat. . Kelompok formal adalah kelompok-kelompok yang tegas dan sengaja diciptakan oleh anggota-anggotanya untuk mengatur hubungan antara anggotanya. Dari uraian tersebut nampaklah perbedaan antara kelompok formal dan kelompok informal. dimana dalam setiap masyarakat tercipta hubungan timbale balik. Melihat kenyataannya masyarakat dibagi atas perkembangannya.individual Dengan demikian timbul suatu struktur antar hubungan social yang beraneka ragam.pertautan merupakan kepntingan masyarakat 2. Kebudayaan dengan kesehatan sebagaimana kita lihat dalam kehidupan masyarakat sederhana. Misalnya saja TBC. Di sini terlihat jelas adanya perbedaan corak kebudayaan. di antaranya Kelompok Formal dan Kelompok Informal. serta berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Contohnya : kelompok arisan. Karena bisa saja si ibu tadi mengidap penyakit menular. Masyarakat yang memiliki aneka ragam kelompok social yang bercirikan: 1. Dalam menghadapi situasi yang demikian kita hendaknya mengajak si ibu untuk berdiskusi. jika menemukan kebudayaan dan masyarakat ini yang bertentangan dengan tugas kita sebagai perawat atau dalam ilmu kesehatan yang pernah kita pelajari sebelumnya. Sedangkan informal group adalah kelompok yang tidak mempunyai struktur organisasi tertentu atau yang pasti kelompok tersebut biasanya terbentuk karena persamaan-persamaan yang berulang kali menjadi dasar bagi bertemunya kepentingan-kepentingan dan pengalaman yang sama. Dimana cirri-ciri masyarakat ini sendiri : 1. Misalnya saja tindakan seorang ibu yang terlebih dahulu mengunyah makanan yang akan diberikan kepada anaknya. Dengan kebudayaan masyarakat dapat mengetahui bagaimana seharusnya bertindak.Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan.mengutamakan kualitas manusia Masyarakat maju Masyarakat yang cepat sekali menerima kemajuan IPTEK. pemungutan uang iuran. menentukan sikap. dimana biasanya si ibu mengunyah makanan terlebih dahulu kemudian diberikan pada anaknya. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya penyakit. Begitupun antara kebudayaan dan masyarakat. berbuat. dan memberikan informasi yang sejelas-jelasnya bahwa hal yang dilakukannya tidak baik bagi kesehatan anaknya.mobilitas social 3. Sehingga kita sebagai seorang perawat harus bisa beradaptasi. KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL Dalam masyarakat terdapat kelompok-kelompok social. Masyarakat sederhana Masyarakat yang pola pembagian kerjanya cenderung menurut jenis kelamin. yaitu masyarakat sederhana dan masyarakat maju.

SIFAT SISTEM LAPISAN MASYARAKAT Sifat system lapisan masyarakat dalam suatu masyarakat dapat bersifat terbuka atau tertutup. Tetapi hal ini justru membuat pembagian tugas yang tidak jelas dan terjadi tumpang tindih dalam melakukan sesuatu. perkembangan kelompok juga cepat yang ditunjang oleh peningkatan pengetahuan anggotanya. Namun bila klien bersikap out group maka seorang perawat perlu melakukan pendekatan terapeutik yang baik sehingga pada akhirnya klien dapat menjadi in group. Pentingnya perawat dalam mempelajari kelompok social adalah agar perawat dapat bersikap. Yang terjadi dengan sendirinya adalah kepandaian. Bahkan mungkin kelompok ini dapat bubar di tengah jalan.Namun perbedaan-perbedaan itu dapat pula tertuang dalam kekurangan dan kelebihan dari tiap kelompok masyarakat.kekayaan. B. Sehingga perkembangan kelompok relative lambat dan pada akhirnya tujuan sulit dicapai secara maksimal. Hanya saja dalam kelompok formal. Seorang perawat perlu memahami kliennya dan berupaya agar kliennya dapat bersikap in group. keselamatan. STRATIFIKASI SOSIAL A. yaitu apakah di dapat berdasarkan kualitas pribadi. wewenang System pertentangan yang diciptakan masyarakat Criteria system pertentangan. Khususnya dalam kelompok in group dan out group. bahkan sikap empati pada kliennya. Yang bersifat tertutup membatasi kemungkinan pindahnya seseorang dari satu lapisan yang lain. atau masyarakat dimana lapisannya tergantung pada perbedaan warna kulit atau rasialis. Pokok-pokok yang dijadikan pedoman untuk meneliti terjadinya proses pelapisan masyarakat adalah sebagai berikut : 1. ramah. keanggotaan kerabat tertentu Lembaga-lembaga kedudukan seperti tingkah laku hidup. Tetapi adapula yang di sengaja di susun untuk mengejar suatu tujuan bersama yang biasa menjadi alasan terbentuknya lapisan masyarakat. tingkat umur (senioritas). perumahan Mudah atau sukarnya bertukar pikiran Solidaritas di antara individu atau kelompok yang menduduki kedudukan yang sama dalam social masyarakat. kemungkinan terjadinya persaingan memperebutkan jabatan cukup besar dan anggotanya diikat oleh aturan yang cukup tegas. kelebihan dari kelompok ini adalah adanya pembagian tugas yang jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam melakukan sesuatu. Hal ini memungkinkan tujuan dapat tercapai semaksimal mungkin. perawat harus mengetahui apakah pasiennya/ kliennya termasuk in group atau out group dan melakukan pendekatan sesuai dengan kelompoknya.Sistem lapisan dapat di analisa dalam ruang lingkup unsur-unsur sebagai berikut : Distribusi hak-hak istimewa yang objektif seperti : penghasilan. Berbeda halnya dengan kelompok informal. cara berpakaian.System lapisan masyarakat mungkin berpokok pada system pertentangan dalam masyarakat 2. sehingga seorang perawat dapat menampakkan sikap simpati. TERJADINYA LAPISAN MASYARAKAT Sistem lapisan masyarakat dapat terjadi dengan sendirinya dalam proses pertumbuhan masyarakat itu. anggotanya memiliki rasa saling percaya yang tinggi dan tidak diikat oleh aturanaturan. Misalnya pada kelompok formal. System lapisan tertutup jelas terlihat pada masyarakat India yang berkasta atau pada masyarakat feudal. .

System kasta seperti di India juga dijumpai pada masyarakat di Amerika Serikat.Antigonisma tertentu Sehubungan dengan kriteria di atas maka tiap kelas memberikan fasilitas hidup yang tertentu bagi anggotanya. Secara visual sifat-sifat lapisan adalah : 1. DASAR LAPISAN MASYARAKAT Di antara lapisan atas dan yang rendah. Apabila penggantian kelas ditinjau secara lebih mendalam. Biasanya lapisan atas hanya memiliki satu macam saja apa yang di hargai oleh masyarakat.Kedudukan (status) 2. D. Warga masyarakat seperti itu seringkali mempunyai kesadaran dan konsepsi yang jelas tentang saluran susunan lapisan dalam masyarakat.perbedaan-perbedaan yang menyangkut kesukaan untuk melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan 3. KLASIFIKASI DALAM MASYARAKAT Beberapa masyarakat di dunia.Kebudayaan yang sama.Campuran : kemungkinan pribumi dengan pribumi C. terdapat batas-batas yang tegas sekali. dimana terjadi pemisahan yang tajam antara golongan kulit putih dengan golongan kulit hitam.Peranan (role) F.Perbedaan kepentingan masing-masing jenis pekerjaan 4. akan mudah mendapatkan tanah kekuasaan dan mungkin juga kehormatan. UNSUR-UNSUR LAPISAN MASYARAKAT Yang diartikan sebagai sistem sosial adalah pola-pola yang mengatur hubungan timbal balik antara individu dan masyarakat. maka akan di jumpai beberapa kriteria yang tradisional yaitu : 1. karena orang-orang dari kelas tersebut memperoleh sejumlah hak dan kewajiban yang dilindungi oleh hukum positif masyarakat bersangkutan. LAPISAN YANG SENGAJA DISUSUN Sistem kedudukan dalam organisasi formal timbul karena perbedaan-perbedaan kebutuhan dan kemampuan individu yang mencakup sebagai berikut : 1.Perbedaan kemampuan individu 2.Tertutup : mobilitas sangat terbatas.Tanda/ lambang yang memiliki ciri khas 5. terdapat lapisan yang jumlahnya relatif banyak. Artinya mereka yang mempunyai uang banyak.Batas-batas yang tegas 6. akan tetapi kedudukan yang tinggi itu bisa bersifat komutatif.Kebutuhan akan perlindungan bagi seseorang PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL .Besar jumlah anggota-anggotanya 2. atau bahkan mungkin tidak ada 2.Keinginan pada kedudukan yang formal sebagai alat sosial atau organisasi 5.Kelanggengan 4. E. yang menentukan hak-hak dan kewajiban warganya 3.Terbuka : kemungkinan mengadakan mobilisasi sangat besar 3. maupun mendapatkan gambaran kedua hal tersebut adalah sebagai berikut : 1.

Adapun syarat terbentuknya kelompok sosial adalah : 1. maka perawat dapat menjalin hubungan saling percaya dengan klien karena tanpa adanya saling kepercayaan maka pelayanan yang akan diberikan tidak mencapai titik maksimal Proses Assosiatif Asimilasi merupakan proses sosial yang ditandai oleh adanya usaha-usaha mengurangin perbedaan-perbedaan yang terdapat di antara beberapa orang atau kelompok dan juga meliputi usaha mempertinggi kesatuan. kerjasama. individualistis. asimilasi. dan papan.Komunikasi artinya pengiriman dan penerimaan pesan atau berita Dengan adanya interaksi.Proses Sosial Sekumpulan individu yang bergabung atau terbentuk oleh karena adanya interaksi sosial yang memacu terjadinya aktivitas sosial dalam kelompok disebut kelompok sosial. Masyarakat setempat menunjuk pada warga atau anggota pergaulan sebuah kota atau sebuah desa tertentu. yaitu terjalin hubungan timbal balik dalam pergaulan hidup dimana mereka mengadakan interaksi dan komunikasi sosial dan dapat memenuhi kebutuhan hidup primer seperti kebutuhan sandang.Kontak sosial artinya sama-sama menyentuh. dan siakp akomodasi. Yang menjadi dasar terbentuknya kelompok sosial adalah adanya intraksi tatap muka dan terlibat dalam ruang dan waktu yang sama. kontak tidak bergantung pada tindakan tetapi juga tanggapan 2. Hal ini sangat berhubungan dengan proses asimilasi. Dengan demikian kita dapat simpulkan bahwa masyarakat perkotaaan adalah kelompok sosial yang masyarakatnya lebih besar daripada penduduk desa. tindakan. terdiri dari berbagai suku bangsa dengan berbagai kebudayaan. sangat penting dalam bidang kesehatan apalagi berhubungan dengan profesi seseorang sebagai perawat Perawat dalam melakukan suatu tindakan dan proses keperawatan maka perawat harus saling berhubungan dan berinteraksi. tradisi dan berbagai pola budaya kelompoknya lebih mendalam Ciri-ciri masyarakat setempat : Seperasaan (saling merasakan hal-hal yang sama) Sepenanggungan . Dengan mengurangi perbedaan maka dapat mencapai tujuan bersama. Perawat juga harus pandai dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. lebih kecil dari penduduk kota Hidup dalam suasana yang intim dan saling mengenal dengan komunikasi tatap muka Hidup dalam suasana rukun dan kekeluargaan Status sosial terbatas karena relatif sedikitnya diferensiasi kerja Mata pencaharian nafkah cenderung ke pertanian Penghayatan akan norma. MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN Masyarakat setempat adalah kelompok sosial yang memenuhi kriteria. pangan. Adapun ciri-ciri masyarakat perkotaan : Profesi dan mata pencaharian beraneka ragam Diferensiasi kerja dan profesi jauh lebih baik Kota merupakan pusat pemerintahan dan lembaga pendidikan tinggi serta pusat transportasi Ciri-ciri masyarakat pedesaan : Masyarakat dengan jumlah anggota/ penduduk yang relatif kecil. mata pencaharian beraneka ragam dan umumnya masyarakat perkotaan ikut terjun dalam pemerintahan. lapangan pekerjaan lebih banyak. materialistis.

Masyarakat menjelaskan sakit dengan anggapan yang berbeda. misalnya pernikahan. jumlah orang biasanya ganjil. membersihkan diri untuk kehidupan yang baru. suku bangsa mandar dan suku bangsa toraja. Mappaccing diadakan karena ingin mengharapkan orang yang dipaccing melupakan semua masa lalunya menuju pada kehidupan yang baru yang akan dijalaninya dan anggota keluarga yang lain berkumpul memberikan restu kepada mempelai. dan bahkan antarbangsa atau pernikahan adalah suatu cara menyatukan dua orang yang berbeda karakter dan jenis kelamin yang di dalamnya terjalin hubungan kerjasama misalnya dalam hal ekonomi. pada malam harinya diadakan acara korongtigi atau malam pacar atau dalam bahasa bugis mappaccing. Seorang perawat harus lebih sopan karena rata-rata masyarakat desa dan setempat mudah tersinggung. Masyarakat setempat dan pedesaan jika sakit masih banyak menggunakan ramuan. masih menggunakan peralatan dan sarana yang seadanya. Juga dapat membandingkan teknologi yang ada dan menggunakan teknologi baru kelompok masyarakat setempat dan pedesaan. Suku makssar yang bertempat tinggal di daerah tersebut memiliki kebudayaan sebagai dasar dalam mengatur tata cara hidupnya. tapi dapat memberikan atau menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang dimasuki sehingga kita dapat lebih mengenal orang di sekitar kita. Sebelum acara akad nikah. antarsuku. suku bangsa bugis. Selain itu orang yang datang bergantian memberikan atau membubuhi tangan pengantin dengan korongtigi. diambil dari orang yang baik hidupnya. dan suatu symptom yang dianggap sakit pada masyarakat yang satu tetapi mungkin tidak dianggap sakit . Keempat suku bangsa tersebut adat istiadat dan kebiasaan suku makassar yang akan menjadi pembahasan khususnya masalah perkawinan. KELOMPOK SOSIAL BUDAYA DAN KESEHATAN Keadaan sakit ditinjau dari sudut kebudayaan adalah keadaan di mana seseorang tidak dapat memenuhi peranan normalnya secara seksama sehingga perlu dilakukan suatu tindakan untuk mengatasinya. maka kita selaku perawat dapat memberikan pelayanan yang komprehensif tanpa memandang status sosialnya. Perbedaan yang tidak terlalu prinsipil terdapat pada pelaksanaan setiap macam upacara.Saling membutuhkan Hidup dan bergaul bersama merupakan suatu sistem kehidupan bersama yang melahirkan kebudayaan Terdapat kehidupan yang terbatas pada warga dengan satu kebudayaan tertentu Mempelajari konsep masyarakat setempat dan masyarakat kota/ desa. sedangkan masyarakat kota jika merasa sakit yang pertama dilakukan mencoba mengobati dirinya sendiri dan setelah itu jika masih tidak ada perubahan baru dia akan pergi ke yang ahlinya (dokter) dan menggunakan peralatan canggih. Masyarakat kota bersifat lebih individualistis sehingga perawat hanya memberikan pelayanan berupa tindakan medis dan non medis yang kurang dapat diaplikasikan. Kebudayaan makassar di beberapa kota atau kabupaten tersebut pada dasarnya pada dasarnya sama. Pernikahan merupakan salah satu jalan melanjutkan keturunan dengan berdasar cinta kasih yang sah yang dapat mempererat hubungan silaturahmi antarkeluarga. orang yang derajatnya tinggi atau pejabat yang dianggap sukses. ADAT ISTIADAT DAN KEBIASAAN Penduduk propinsi Sulawesi Selatan secara garis besar dapat dibedakan atas empat suku bangsa yaitu suku bangsa makassar.

dsb. Budaya masyarakat dewasa ini mengutamakan hal-hal yang bersifat financial. Oleh karena itu fenomena yang dianggap gejala penyakit pada suatu masyarakat mungkin dianggap sebagai tanda sehat pada pada masyarakat yang lain. Sedangkan pada anak-anak lebih disebabkan oleh konsep yang salah mengenai makanan yang sebaiknya dikonsumsi terutama bagi yang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh. dapat diperoleh hanya dengan memencet nomor telepon. Namun tampaknya hal ini sulit untuk dihindari karena factor pendukung terjadinya obesitas ini justru semakin berkembang pesat. dan merek. Bayangkan saja. Peranan perawat dalam : Masyarakat tradisonal : Perawat harus lebih aktif dalam menghadapi pasien Perawat menjelaskan kepada pasien dengan timbulnya penyakit ini Perawat menghargain kebudayaan. tidak sedikit barangbarang elektronik yang menggunakan zat ini sebagai bahan pembuatan utamanya. Misalnya lemari pendingin (freezer) yang ditawarkan dalam beragam harga. ukuran. Kekurangan gizi sering terjadi pada wanita. Pada masyarakat modern tentang keadaan sehat sakit secara modern sejalan dengan pandangan medis tentang keadaan sakit dimana penekanan utamanya ialah bekerjanya fungsi tubuh. Atau bahkan dapat disantap langsung. Masyarakat yang mempunyai paham tentang keadaan sehat sakit secara tradisional biasanya tidak mengetahui bahwa penyebab sakit dapat di cari melalui gejala klinis yang timbul. Obesitas yang umumnya banyak di temukan di negara eropa. seksi di hadapan pacar.pada masyarakat yang lain. terutama diderita oleh para remajanya disebabkan oleh pengaruh budaya “serba cepat” dewasa ini. Padahal beberapa kandungan bahan dari makanan yang dikonsumsinya justru mengandung zat-zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh dalam proses metabolisme. suami.dsb. Misalnya saja anak-anak usia 5-atas lebih senang untuk mengkonsumsi cemilan-cemilan atau jajanan berupa kripik. mereka sengaja mengurangi porsi makannya. pola makan yang tidak teratur tanpa diimbangi oleh diet seimbang menyebabkan beberapa orangtua dari remaja putri maupun putra ini merasa cemas. teman. makan cepat saji yang menggiurkan tanpa diketahui kandungan bahan yang dikandungnya. biscuit. permen. Sering terjadi hanya karena ingin senantiasa tampil cantik. Sebagai contoh. diseputaran jalan yang menjadi pusat perdagangan kota. kepercayaan pasien Perawat memberi tahu dampak dari penyakitnya Masyarakat modern : Dalam hal ini akan lebih mudah dalam melakukan suatu tindakan dan proses keperawatan karena pasien dengan konsep sehat atau sakit modern ini sudah mengetahui bagaimana seorang perawat membantunya dari penyakitnya. daripada . terutama pada perusahaan-perusahaan industri. dimana zat ini memicu terjadinya efek rumah kaca yang secara perlahan-lahan mengikis lapisan ozon yang berfungsi melindungi kita dari pengaruh negative sinar ultraviolet. Pada masyarakat awam (tradisional) terdapat pemahaman yang menjelaskan bahwa keadaan sakit timbul karena ilmu gaib. pada umumnya disebabkan oleh budaya “salah” masyarakat. SOSIAL BUDAYA SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT Beberapa penyakit yang timbul akibat dari budaya masyarakat antara lain : Kanker kulit akibat penggunaan zat Freon. Oleh karena itu pengobatannya juga didasarkan atas prosedur yang kompleks dengan menggunakan kekuatan yang cocok untuk mengalahkan pengaruh ilmu gaib tersebut.

Dampaknya mungkin belum terasa saat musim kemarau. para pengendara yang nantinya akan kerap kali menggunakan jalur tersebut akan merasa lebih nyaman dan sejuk dalam berkendaraan. kita memikirkan terlebih dahulu dampaknya ke depan bagaimana. di samping memberikan nilai estetika. dampaknya justru dirasakan oleh penduduk yang menghuni rumah-rumah tadi. Ditinjau dari segi jalanan . penggunaan pestisida yang salah akan memicu timbulnya penyakit. tanaman-tanaman tersebut dapat meredam laju pencemaran polusi di daerah tersebut. terkadang saluran pembuangan mungkin sengaja di salah perhitungkan hanya agar dana yang tersedia dapat berlebih untuk digunakan secara pribadi. Karena buruknya saluran pembuangan. ditebang dan di ganti dengan aspal. hendaknya kita sebagai anggota masyarakat dapat menjadi hakim bagi diri kita sendiri. Jangan sampai anak cucu kita yang harus menanggungnya.Kemiskinan Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. baik di masa sekarang maupun di masa depan. Masalah sosial pada umumnya sama. akibat pembangunan rumah hunian yang dilakukan secara sembrono. maka air hujan yang terus turun dengan deras justru menjadi penghuni dari rumah tadi. sampai penggunaan pengawet pada industri makanan. Padahal mereka tidaka tahu-menahu mengenai hal tersebut. tergantung sistem dan respon masyarakat tentang hal tersebut. mungkin dapat ditanamkan mulai sekarang. atau justru hal yang dapat dipertahankan setelah melakukan beberapa perombakan yang berarti. Akibatnya polusi udara meningkat tanpa diiimbangi peningkatan jumlah tanaman hijau di jalur tersebut. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan. yaitu : Perkembangan budaya masyarakat dewasa ini. Jenis-jenis masalah sosial yang terjadi pada masyarakat antara lain : 1. Hendaknya keanekaragaman dalam masyarakat tersebut dijadikan sebagai suatu hal yang patut dibanggakan. namun bila musim penghujan tiba. MASALAH SOSIAL YANG MENYIMPANG Masalah sosial ialah masalah-masalah yang timbul dalam interaksi individu dengan masyarakat. baik pada petani sendiri maupun pada para konsumen yang nantinya akan mengkonsumsi hasil panen. yang nantinya dapat mempersulit diri dalam berinteraksi dengan mereka nantinya. Dari segi pertanian . namun jangan terlalu berlarut-larut hingga tidak mampu memilah hal yang sebaiknya tetap dipertahankan. Karena selain memberikan keuntungan pada kegiatan sehari-hari kita. Bahkan dengan adanya tanaman-tanaman rindang tersebut. misalnya kanker. Being Positive Thinking. tanaman di area yang akan dijadikan jalan raya yang padat kendaraan. . hal yang harus diubah. Peran Kita Sebagai Seorang Perawat. Hendaknya dalam bertindak atau mengambil suatu keputusan.makan makanan yang disiapkan oleh ibu di rumah. Misalnya saja penggunanaan Freon pada industri elektronik. bisa jadi berbalik menjadi ancaman berbahaya. Masalah kemiskinan ini kadang kita lihat pada pasien di RS yang kurang mendapatkan respon RS karena kekurangan dana. Padahal tanaman tersebut sangat penting. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh semakin majunya pembangunan antara lain dari segi pengairan . Dan kita sebagai seorang perawat hendaknya mampu bersikap bijaksana dalam menghadapi beragam karakteristik dalam masyarakat di sekitar kita.

Masalah Generasi Muda Masalah generasi muda ditandai oleh ciri-ciri yang berlawanan. yang menghasilkan perilaku-perilaku sosial lainnya. alkoholisme. 7. 6. baik dari dalam maupun dari luar.[3] • Objek Material Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial.Masalah Kependudukan 8.Peperangan Peperangan merupakan masalah sosial yang sulit dipecahkan. karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajiban sesuai peranan sosialnya. . Salah satunya ialah unsur budaya. Generasi muda lebih menonjol pada masa remaja yang merupakan masa transisi. Perubahan sosial dan kebudayaan dapat dibedakan ke dalam beberapa bentuk yaitu : a. homoseksualitas. • Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat.Disorganisasi Keluarga Disorganisasi keluarga adalah perpecahan sebagai suatu unit. delikuensi anak-anak. 4.Pelanggaran Norma Masyarakat Pelanggaran terhadap norma masyarakat antara lain pelacuran. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. SOSIOLOGI ZONE Objek Sosiologi Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek. Peperangan mengakibatkan disorganisasi dalam pelbagai aspek kemasyarakatan. Pada abad modern ini ada suatu kejahatan yang disebut white-colour crime. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri. Pada waktu itu mereka memerlukan bimbingan. Hal ini disebabkan karena kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan kebudayaan. yaitu keinginan untuk melawan 2 sikap yang apatis.Perubahan lambat dan perubahan cepat b.Masalah Lingkungan Hidup 9.2. 5.Birokrasi Perubahan sosial ialah terjadinya pergeseran nilai-nilai sosial yang disebabkan oleh beberapa faktor. kejahatan yang dilakukan oleh pengusaha atau para pejabat di dalam menjalankan peranan dan fungsinya.Perubahan kecil dan perubahan besar c. terutama dari orangtuanya. 3.Kejahatan Kejahatan dapat disebabkan karena kondisi-kondisi dan proses-proses sosial yang sama.Perubahan yang dikehendaki DIarsipkan di bawah: 9.

Tanpa ada yang bisa mencegah. Mereka berpendapat bahwa sebagai makhluk hidup yang fana. cara-cara. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini. merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. dan Thomas Aquinas. . Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian. Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. seperti Sokrates. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok. mekanisme. seperti Agustinus. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya. faktor-faktor. standar. serta proses dalam kelompoknya. masalah. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia. distribusi. manusia tidak bisa mengetahui. individu dengan kelompok.dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam. misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat.[5] Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu. serta kelompok dengan kelompok di lingkugan masyarakat. mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. Sebagai contoh.[4] Misalnya seorang sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini. misalnya antara lain:[6] • • • Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi. [sunting] Perkembangan sosiologi dari abad ke abad [sunting] Perkembangan pada abad pencerahan Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. Selama kelompok itu ada. apalagi menentukan apa yang akan terjadi dengan masyarakatnya. Pendapat itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad pertengahan. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya. Plato dan Aristoteles beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. dan sebagainya. sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. asalkan menggunakan prosedur ilmiah. masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. Ibnu Sina. sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal. berkaitan dengan apa yang dialami warganya.[sunting] Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Sebagai ilmu pengetahuan.

Struktur masyarakat yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. pemberontakan dan kerusuhan. dan revolusi Perancis. Mereka telah menyakikan betapa perubahan masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang. Revolusi Perancis berhasil mengubah struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas Gejolak abad revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis. Dengan cepat struktur masyarakat lama berganti dengan struktur yang lebih baru. mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan dalam masyarakat. Para ahli di zaman itu berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus berpedoman pada akal budi manusia. melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya. Hal ini terlihat dengan jelas terutama dalam revolusi Amerika. Para ilmuwan tergugah. Bencana itu dapat dicegah sekiranya perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini. terus berkembang secara revolusioner sapanjang abad ke-18 M. turut berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat. Banyak kerajaan-kerajaan besar di Eropa yang jatuh dan terpecah. Artinya : • Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu saja. Bangasawan dan kaum Rohaniwan yang semula bergemilang harta dan kekuasaan. disetarakan haknya dengan rakyat jelata. revolusi industri. Raja yang semula berkuasa penuh. ciri-ciri ilmiah mulai tampak di abad ini. [sunting] Gejolak abad revolusi Perubahan yang terjadi akibat revolusi benar-benar mencengangkan. [sunting] Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad pencerahan.Berkembangnya ilmu pengetahuan di abad pencerahan (sekitar abad ke-17 M). kemiskinan. . Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di seluruh dunia. Perubahan drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam masyarakat. kini harus memimpin berdasarkan undang-undang yang di tetapkan.

[sunting] Kelahiran sosiologi modern Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika. tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. munculnya kota-kota industri baru. Artinya. Maka lahirlah sosiologi modern. . Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian berulang kali. pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). dan perumusan teori berdasarkan pembuktian). penjelasan yang teliti. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya. Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi. Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah. Pada permulaan abad ke-20. Tujuan dari ilmu sosiologi adalah untuk meningkatkan kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan sosialnya.• • Harus dicari metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat serta masuk akal. Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya). Konsekuensi gejolak sosial itu. bertambahnya kriminalitas dan lain lain. gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi. Objek dari sosiologi adalah masyarakat dalam berhubungan dan juga proses yang dihasilkan dari hubungan tersebut. Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras.

TOKOHTOKOH YANG MEMPENGARUHI 8 Votes TOKOH-TOKOH YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN SOSIOLOGI 1. yaitu social statistic dan social dynamic. Sosiologi Tag:perkembangan sosiologi. Auguste Comte (1789-1857) Auguste Comte. sosiologi. sosiologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari hubungan timbale balik antara lembaga-lembaga . Dia mempunyai anggapan bahwa sosiologi terdiri dari dua bagian pokok.• þÿ Beranda Cari TOKOH-TOKOH YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN SOSIOLOGI 20 Apr 2010 Tinggalkan sebuah Komentar by aton29 in Pengetahuan Lain. seorang Prancis. Sebagai social statistic. merupakan bapak sosiologi yang pertama-tama member nama pada ilmu tersebut (socius dan logos).

Subjective Synthesis (1820-1903). Herbert Spencer (1820-1903) Dalam bukunya The Principles of Sociology ( 3 jilid.pengendalian social dan industry. politik. 3. 4. Sebagai social dynamic. meneropong bagaimana lembaga-lembaga itu berkembang dan mengalami perkembangan sepanjang masa. Menurut Comte. Dia juga menekankan bahwa sosiologi harus menyoroti hubungan timbale balik antara unsure-unsur masyarakat seprti pengaruh normanorma atas kehidupan keluarga. Spencer menguraikan materi sosiologi secara rinci dan sistematis. Principles of Biologis (2 jilid. 2. Hasil karya yang terkenal lainnya : 1. hubungan antara lembaga polotik dan lembaga keagamaan. Dia mengatakan bahwa objek sosiologi yang pokok adalah keluarga. Social Statistic (1850). 2. 1864 dan 1961) Principles of Ethics (1893) 3. Emile Durkheim (1858-1917) . masyarakat harus diteliti atas dasar fakta-fakta objektif dan dia juga menekankan pentingnya penelitian-penelitian perbandingan antara pelbagai masyarakat yang berlainan. 2. 3. Principles of Psychology (1955). The Scientific Labors Necerssary for Reorganization of Society (1822). Hasil karya Comte yang terutama adalah : 1.kemasyarakatan.agama. The Positive Philosophy (6 jilid 1830-1840). 1877).

Dalam majalah sosiologi. yaitu: 1. Sosiologi umum yang mencakup kepribadian individu dan kelompok manusia. 4. 2. sosiologi meneliti lembaga-lembaga dalam masyarakat dan prosesproses social. organisasi social.Menurut Emile Durkheim. Sosiologi estetika Hasil karyanya yang terkemuka : 1. ia mengklasifikasikan pembagian sosiologi atas tujuh seksi. Sosiologi hukum dan moral yang mencakup organisasi politik. Sosiologi ekonomi yang mencakup ukuran-ukuran penelitian dan kelompok kerja 6. Sosiologi agama 3. The Elementary Forms of Religious (1912) 4. Max Webber(1864-1920) . The Social Division of Labor (1893) 2. Sosiologi tentang kejahatan 5. perkawinan dan keluarga. Demografi yang mencakup masyarakat pedesaan dan perkotaan 7. The Rules of Sociological Method (1895) 3.

5. 6. Karya yang ditulisnya antara lain : 1. 7. seorang Jerman. berusaha memberikan pengertian mengenai perilaku manusia dan sekaligus menelaah sebab-sebab terjadinya interaksi social. Charles Horton Cooley (1864-1929) . yaitu merupakan suatu konstruksi dalam pikiran seorang peneliti yang dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisis gejala-gejala dalam masyarakat. 3. 4. 2. Max juga terkenal dengan teori ideal typus.1889) Economy and Society (1920) Collected Essays on Sociology of Region (3 jilid. 1921) Collected Essays on Sociology and Social Problems (1924) From Max Webber : Essays in Sociology (1946) The Theori of Social and Economic Organization (1947) Alex Webber on The Methodology of Social Sciences (1949) 5.Max Webber. The History of Trading Companies During the Moddle Ages (disertasi.

Karangan-karangan yang pernah di buatnya: 1. sebagaimana dijumpai pada masyarakat-masyarakat yang masih bersahaja. mengembangkan konsepsi mengenai hubungan timbale balik dan hubungan yang tidak terpisah antara individu dengan masyarakat. Human Nature and Social Order (3 jilid. Social Reform in France (1864) The Organization of The Family (1871) The Organization of Labor (1872) 7. keluarga.Seorang Amerika. Penelitian-penelitiannya terhadap masyarakat menghasilkan dalil bahwa lingkungan geografis menentukan jenis pekerjaan dan hal ini mempengaruhi organisasi ekonomi. Social Process (1918) 6. Pierre Guillaurne Frederic Le Play (1806-1882) Le Play mengenalkan suatu metode tertentu di dalam meneliti dan menganalisis gejala-gejala social. Hasil-hasil karyanya : 1. damai. Ferdinand Tonnies Ferdinand Tonnies terkenal dengan teorinya mengenai Gemeinschaft dan Gesellschaft sebagai dua bentuk yang menyertai perkembangan kelompok-kelompok social. 3. yaitu dengan jalan mengadakan observasi terhadap fakta-fakta social dan analisis induktif. 4. European Worker (1855). serta lembaga-lembaga lainnya. Social Organization (1909) 3. Charles Horton Cooley. Kemudian ia juga menggunakan metode case study dalam penelitian-penelitian social.1902) 2. Gemeinschaft . 2. rukun. Coooley dalam mengemukakan teorinya terpengaruh aliran romantic yang mengidamkan kehidupan bersama.

4. sehingga sosiologi bertugas untuk mengkontruksikan teori-teori tentang masyarakat dan kebudayaan. Systematic Sosiology (bersama dengan Howard Becker. 1952) 3. Lester Frank Ward (1841-1913) Ward merupakan salah satu pelopor sosiologi di Amerika. Hasil-hasil karyanya adalah antara lain : 1. Social Forms (1929) 4. menurutnya. People and State in their Social Life (1936) 10. Hasil karyanya antara lain : 1. Hasil-hasil karyanya adalah : 1. Ia membedakan antara pure sociology (sosiologi murni) yang meneliti asal dan perkembangan gejala-gejala social dan applied sociology (sosiologi terapan) yang khusus mempelajari perubahan-perubahan dinamis dalam masyaraka karena usaha-usaha manusia. Kemudian. 3. Primitive and Civilized (1896) Inertia in Culture Change (1908) Theory of Society. General Sosiology. Gasellschaft (patembayan) merupakan bentuk kehidupan bersama yang merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya dalam jangka waktu yang pendek. Sociological Studies and Criticism (3 jilid. Penelitian selanjutnya dilakukan terhadap struktur social yang merupakan saluran dari hubungan antar manusia. 2. . Jadi. seorang jerman.(paguyuban) adalah bentuk kehidupan bersama dimana anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat ilmiah serta bersifat kekal. dan jilid II 3. 5. Menurutnya sosiologi bertujuan menetili kemejuan-kemajuan manusia. Gemeinschaft und Gesellschaft (1887) 2. jilid I Social Relations (1924). Objek sosiologi adalah penelitian terhadap hubungan antarmanusia yang merupakan kenyataan social. Main Problems of Philosophical Sociology (1922) Dictionary of Sociology (1931) Family.1932) 5. objek khusus ilmu sosiologi adalah interaksi social atau proses social. menganggap sosiologi sebagai ilmu pengegtahuan empiris yang berdiri sendiri. Tujuan utamanya adalah membentuk suatu system sosiologi yang akan menyempurnakan kesejahteraan umum manusia. Alfred Vierkandt (1867-1953) Pada permulaannya Alfred menganggap sosiologi harus mempelajari sejarah kebudayaan. 8. Sosiology of Social Relation (1940) 9. Leopold von Wiese (1876-1949) Von Wiese. The Basis of Sosiologi : A critical examination of Herbert spencer’s Synthetic Philosophy (1906) 2. ia menyatakan bahwa sosiologi terutama mempelajari interaksi dan hasi interaksi tersebut. Masyarakat merupakan himpunan interaksi-interaksi social. Introduction to Sociology (1937) dan lain-lain.

yang diterjemahkan ke bahasa Inggris dengan judul The Mind and Society. Concering Social Differentiation (1890) Sociology. Namanya terkenal karena telah . Collected Essays on Political and Science (1885) What Social Classes Owe to Folksway (1907) Selected Essays of WilliamGraham Summer (1924) The Science of Sociology (dengan A. Masyarakat ada dimana individu mengadakan interaksi dengan indiviu-individu lainnya. Studies of the Forms of Socialization (1908) Basic Problems of Sociology (1917) Conflic of Modern Culture (1918) 13. Dynamic Society (1883) 2. hasil karyanya misalnya : 1. 1934) 14. sosiologi merupakan ilmu pengtahuan khusus. maupun wargawarga dari kelompok lainnya. yaitu satu-satunya ilmu pengetahuan analitis yang abstrak diantara semua ilmu pengetahuan kemasyarakatan. 2. 4. 5. hasil katya-karyanya adalah : 1. Vilfredo Pareto (1848-1923) Teori Pareto didasarkan pada observasi terhadap tindakan-tindakan. Menurut dia. 2. masyarakat merupakan system kekuatan yang seimbang dan keseimbangan tersebut tergantung pada cirri-ciri tingkah laku dan tindakantindakan manusia dan tindakan-tindakan manusia tergantung dari keinginan-keinginan serta dorongan-dorongan dari dalam dirinya. 12. 3. Masyarakat merupakan suatu proses yang berjalan dan berkembang terus. Buku yang pernah ditulisnya antara lain Treatisme on General Sociology (3 jilid. Psychic Factors of Civilization (1893) 3. Kebiasaan dan tata kelakuan merupakan petunjuk-petunjuk bagaimana harus memperlakukan warga-warga sekelompok. 4.1917).C Keller. William Graham Summer (1840-1910) Sistem sosiologi Summer didasarkan pada konsep in-group dan out-group. eksperimen terhadap faktafakta dan rumus-rumus matematis. Pure Sociology (1903) 11. 3. Masyarakat merupakan peleburan dari kelompok-kelompok social. Robert Ezra Park (1864-1944) Pokok ajaran Robert Ezra Park adalah suatu pendapat yang menyatakan bahwa sosiologi meneliti masyarakat setempat dari sudut hubungan antarmanusia. Georg Simmel (1858-1918) Menurut Georg Simmel.Hasil karyanya adalah : 1. 1927) Essays of William Graham Summer (2 jilid.

Karl Mannheim (1893-1947) Mannheim telah banyak menyumbangkan pikirannya bagi perkembangan sosiologi.A Miller. Diagnosis of our Time (1943). Man and Society in an Age of Reconstruction (1940) 3. Kemudian teorinya yang sangat terkenal adalah mengenai krisis. Hasil karya lainnya : 1.mengarang sebuah buku (bersama Burgess) yang berjudul : Introduction to The Science of Sociology tahun 1921. Race and Culture (1950) 2. . Ideology and Utopia (1929) 2. Antara lain di peloporinya satu cabang sosiologi. Old World Traits Transplanted (bersama H. yang khusus menelaah hubungan antara masyarakat dengan pengetahuan. yang dinamakan sosiologi pengetahuan. 1921) 15. Hasil-hasil karya dari Karl Mannheim yang terkenal antaralain : 1.