Lahir dan Berkembangnya Sosiologi

LAHIRNYA SOSIOLOGI Lahirnya sosiologi di latar belakangi oleh perubahan masyarakat di Eropa barat akibat Revolusi Iindustri (Inggris) dan Revolusi Perancis. Banyak orang pada masa itu berharap bahwa Revolusi Industri dan Revolusi Perancis bakal membawa kemajuan bagi semua anggota masyarakat. Dengan munculnya Revolusi Industri, pola-pola tradisional ditinggalkan dan muncullah tekhnologi baru yang mempermudah sekaligus meningkatkan produksi masyarakat, dan dengan demikian meninggalkan taraf hidupnya. Dengan berakhirnya Revolusi Perancis, semua orang berharap bahwa kesamaan (egalite), persaudaraan (fraternite), dan kebebasan (liberte) yang menjadi semboyan revolusi benar-benar akan terwujud. Ketiga semboyan itu memiliki kaitan yang erat satu sama lain. Kalau pada masa feodalisme sebelum Revolusi Perancis, masyarakat terkotak-kotak dalam lapisan sosial yang sangat membatasi ruang bagi lapisan sosial yang lebih rendah, setelah revolusi semua orang berharap bahwa akses terhadap semua sumber daya sosial dan ekonomi (misalnya, pendidikan, pekerjaan) harus terbuka lebar bagi semua orang, bukan hanya para raja, bangsawan, dan para klerus. Demikian juga halnya dengan kebebasan dan persaudaraan. Kalau sebelumnya, ruang politik dan sosial masyarakat dikekang lewat berbagai macam peraturan dan kondisi sosial masyarakat yang tidak adil, setelah revolusi semua orang berharap semua itu tidak akan terjadi lagi. Dengan demikian terciptalah persaudaraan yang sejati, dalam arti tidak ada lagi yang megkotak-kotakkan; kedudukan, pangkat, kelas sosial, kekayaan bukan lagi merupakan elemen-elemen pemisah sebab sekarang ini kita semua sama dan bebas. Namun dalam kenyataannya berbeda dengan apa yang diharapkan. Revolusi memang telah mendatangkan perubahan, namun pada saat yang sama juga telah mendatangkan kekuatiran yang lebih besar. Apa sesungguhnya yang terjadi? yang terjadi adalah timbulnya anarki (situasi tanpa aturan) dan kekacauan (chaos) yang lebih besar setelah Revolusi Perancis. Disamping itu, sebagai akibat dari Revolusi Industri, timbul kesenjangan sosial yang baru antara yang kaya dengan yang miskin. Kelas-kelas sosial bukannya di hapus tetapi semakin nyata. Kaum buruh semakin ditekan oleh segelintir orang yang memiliki modal dan perusahaan (bourgeoisie). Seperti yang di kemukakan oleh Karl Marx kaum bourgeoisie ialah kaum yang menguasai alat produksi. Dengan demikian, konflik antar kelas menjadi tidak terhidarkan. Banyak sekali ketegangan-ketegangan pada saat itu seperti pendiskriminasian terhadap orang miskin. August Comte adalah orang yang pertama kali membuat deskipsi ilmiah atas situasi sosial seperti ini. Dan dialah yang pertama kali menggunakan kata "sosiologi". PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Walaupun sosiologi muncul pada abad ke-19 pada masanya August Comte, akan tetapi perhatian terhadap mayarakat sudah ada sebelum abad 19, hanya saja masih berupa pemikiran-pemikiran dan belum menjadi suatu ilmu pengetauan yang banyak dikemukakan oleh tokoh-tokoh filosof, antara lain;
1. Plato (429-347 SM), seorang filosof aal Romawi, sebutulnya Plato bermaksud untuk

merumuskan suatu tentang bentuk negara yang dicita-citakan, yang organisasinya didasarkan pada pengamatan kritis terhadap sistem-sistem sosial yang ada pada

2.

3.

4.

5.

zamannya. Plato menyatakan bahwa masyarakat sebenarnya merupakan refleksi dari manusia perorangan. Suatu masyarakat akan mengalami kegoncangan, sebagaimana halnya manusia perorangan yang terganggu keseimbangan jiwanya yang terdiri dari tiga unsur yaitu nafsu, semangat dan inteligensia. Inteligensia merupakan unsur pengendali, sehingga suatu negar seyogyangya juga merupakan refleksi dari dari ketiga unsur yang berimbang atau serasi tadi. Dengan jalan menganalisis lembaga-lembaga didalam masyarakat, maka Plato berhasil menunjukan hubungan fungsional antara lembagalembaga tersebut yang pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan yang menyeluruh. Dengan demikian Plato berhasil merumuskan suatu teori organis tentang masyarakat, yang mencakup bidang-bidang kehidupan ekonomis dan sosial. Suatu unsur yang menyebabkan masyarakat berdinamika adalah adanya sistem hukum identik dengan moral, oleh karena itu, didasarkan pada keadilan. Aristoteles (384-322 SM), didalam bukunya politics, Aristoteles mengadakan suatu analisis mendalam terhadap lembaga-lembaga politik dalam masyarakat. Pengertian politik digunakannya dalam arti luas mencakup juga berbagai masalah ekonomidan sosial. Sebagaimana halnya dengan Plato, perhatian Aristoteles terhadap biologi telah menyebabkannya mengadakan suatu analogi antara masyarakat dengan organisme biologis manusia. Disamping itu Aritoteles menggaris bawahi kenyataan bahwa basis masyarakt adalah moral (etika dalam arti yang sempit) Ibnu Khaldun (1332-1406), filsafat kebangsaan Arab yang mengemukakan beberpa prinsip pokok untuk menafsirkan kejadian-kejadian sosial dan peristiwa-peristiwa dalam sejarah. Prinsip-prinsip yang sama akan dapat dijumpai, bila ingin mengadakan analisis terhadap timbul dan tenggelamnya negara. Gejala-gejala yang sama akan terlihat pada kehidupan masyarakat-masyarakat pengembara, dengan segela kekuatan dan kelemahannya. Faktor yang menyebabkan bersatunya manusia di dalam suku-suku clan, negara dan sebagainya, adalah rasa solidaritas. Faktor itulah yang menyebabkan adanya ikatan dan usaha-usaha atau kegiatan-kegiatan bersama anatar manusia. Zaman Renaissance (1200-1600), tercatat dengan nama-nama seperti Thomas More denga utopia-nya dan Campanella yang menulis city of the sun. Mereka masih sangat terpengaruh oleh gagasan-gagasan terhadap adanya masyarakat yang ideal. Berbeda dengan mereka adalah N. Machiavelli yang terkenal dengan bukunya II Principe yang menganalisa bagaimana mempertahankan kekuasaan. Unutk pertama kalinya politik dipisahkan dari moral, sehingga terjadi suatu pendekatan yang mekanis terhadap masyarakat. Pengaruh ajaran Marchiavelli antara lain, suatu ajaran, bahwa teori-teori politik dan sosial memusatkan perhatian mekanisme pemerintahan. Abad ke-17 ditandai tulisan Hobbes (1588-1679) yang berjudul The Leviathan. Inti ajarannya di ilhami oleh hukum alam, fisika dan matematika. Dia beranggapan bahwa dalam keadaan alamiah, kehidupan manusia didasarkan pada keinginan-keinginan yang mekanis, sehingga manusia selalu ingin berkelahi. Akan tetapi meereka mempunyai pikiran bahwa hidup damai dan tentram jauh lebih baik. Keadaan semacam itu baru dapat tercapai apabila mereka mengadakan suatu perjanjian atau kontrak dengan pihak-pihak yang mempunyai wewenang, pihak mana akan dapat memelihara ketentraman. Supaya keadaan damai tadi terpelihara, maka orang-orang harus sepenuhnya mematuhi pihak yang mempunyai wewenang tadi. Dalam keadaan demikianlah masyarakat dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

6. Abad ke-18 masih bersifat rasionalistis, akan tetapi sifatnya yang dogmatis sudah agak

berkurang. Pada abad ini muncullah antara lain ajaran John Locke (1632-1704) dan J.J Rousseau (1712-1778) yang masih berpegang pada konsep kontrak sosial dari Hobbes. Menurut Locke manusia pada dasarnya, mempunyai hak-hak asasi yang berupa hak untuk hidup, kebebasan dan hak atas harta benda. Kontrak antara warga masyarakat dengan pihak yang mempunyai wewenang sifatnya atas dasar faktor pamrih. Bila pihak mempunyai wewenang tadi gagal untuk memenuhi syarat-syarat kontrak, maka wargawarga masyarakat berhak untuk memilih pihak lain. Rousseau antara lain berpendapat bahwa kontrak antara pemerintah dengan yang diperintah, menyebabkan tumbuhnya suatu kolektivitas yang mempunyai keinginan-keinginan sendiri, yaitu keinginan umum. Keinginan umum tadi berbeda denga keinginan masing-masing individu. 7. Awal abad ke-19 muncullah ajaran Saint Simon (1760-1825) yang terutama mengatakan bahwa manusia hendaknya dipelajari dalam kehidupan berkelompok. Di dalam bukunya yang berjudul Memoirs sur la science de l,home, dia menyatakan bahwa ilmu politik merupakan bahwa suatu imu yang positif. Artinya, masalah-masalah dalam ilmu politik hendaknya di analisis dengan metode-metode yang lazim dipakai terhadap gejala-gejala lain. Dia memikirkan sejarah sebagai suatu fisika sosial. Fisiologi sangat mempengaruhi ajaran-ajaranya mengenai masyarakat. Masyarakat bukanlah suatu kumpulan dari orangorang belaka yang tindakan-tindakannya tidak mempunyai sebab, kecuali kemauan masing-masing. Kumpulan tersebut hidup karena didorong oleh organ-organ tertentu yang menggerakan manusia untuk melakukan fungsi-fungsi tersebut. 8. Setelah itu muncullah di abad ke-19 nama Auguste Comte yang telah menulis beberapa buah buku yang berisikan tentang pendekatan-pendekatan umum untuk mempelajari masyarakat. Nama yang dipakai pada saat itu adalah "sosiologi" ( 1839) yang berasal dari kata latin socius yang berarti "kawan", "teman", "masyarakat" dan dari kata yunani logos yang berarti "kata", "berbicara". Jadi sosiologi adalah berbicara tentang masyarakat. Lahirnya sosiologi, tercatat pada 1842, tatkala Comte menerbitkan jilid dari bukunya yang berjudul Positive-Philosophy yang tersohor itu. Kemudian Herbert Spencer seseorang kebangsaan inggris mengembangkan suatu sistematika penelitian masyarakat dalam bukunya yang berjudul Principles of Sociology setengah abad kemudian nama sosiologi menjadi lebih populer, dan berkembang pesat pada abad ke-20, terutama di Perancis, Jerman dan Amerika serikat. __________________________ Sitorus, M, Berkenalan Dengan Sosiologi Jilid I. Jakarta, Erlangga, 2003 Soekanto, Soerjono, Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta, Rajawali Pers, 2006 Diposkan oleh Nurul Hidayat di 00.12 Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.

sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.4 Kelahiran sosiologi modern 7 Referensi 8 Lihat pula [sunting] Sejarah istilah sosiologi . dan berbagai organisasi politik.[rujukan?] Sebagai sebuah ilmu. negara. perilaku masyarakat. sosial. memiliki kepentingan bersama. dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. suku bangsa. dan memiliki budaya.2 Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan o 6.Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan.1 Perkembangan pada abad pencerahan o 6. Daftar isi [sembunyikan] • • • • • • 1 2 3 4 5 6 • • Sejarah istilah sosiologi Pokok bahasan sosiologi Ciri-Ciri dan Hakikat Sosiologi Objek Sosiologi Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Perkembangan sosiologi dari abad ke abad o 6. ekonomi.3 Gejolak abad revolusi o 6. Kelompok tersebut mencakup keluarga. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat.

dan Pitirim Sorokin(semuanya berasal dari Eropa). Di Amerika Lester F. di sekolah seorang murid diwajidkan untuk datang tepat waktu. Fakta sosial sebagai cara bertindak. tujuan. 1876: Di Inggris Herbert Spencer mempublikasikan Sosiology dan memperkenalkan pendekatan analogi organik. yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia. sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain. yang menganggap konflik antar-kelas sosial menjadi intisari perubahan dan perkembangan masyarakat. Karl Marx. dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunya kekuatan memaksa dan mengendalikan individu tersebut.[rujukan?] Para ilmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. yang bersifat memaksa dan mengendalikan individu (murid). dan bersikap hormat kepada guru. Emile Durkheim.[rujukan?] Emile memperkenalkan pendekatan fungsionalisme yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen sosial sebagai pengikat sekaligus pemelihara keteraturan sosial. Rintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas. Max Weber memperkenalkan pendekatan verstehen (pemahaman). kepercayaan. Dari contoh tersebut bisa dilihat adanya cara bertindak. bernama August Comte tahun 1842 dan kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi. dan sikap yang menjadi penuntun perilaku manusia. • 1842: Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis.[rujukan?] Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi. Karl Marx memperkenalkan pendekatan materialisme dialektis.Potret Auguste Comte. yang berupaya menelusuri nilai. Kewajibankewajiban tersebut dituangkan ke dalam sebuah aturan dan memiliki sanksi tertentu jika dilanggar. dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah).[rujukan?] Mereka antara lain Herbert Spencer.[rujukan?] Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang masyarakat lahir di Eropa karena ilmuwan Eropa pada abad ke-19 mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. menggunakan seragam. berpikir. tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. Georg Simmel. [sunting] Pokok bahasan sosiologi Pokok bahasan sosiolgi ada empat: 1. dimana perhatian dipusatkan pada hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat dan sosiologi dinamis dimana perhatian dipusatkan tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan. berpikir. Max Weber. . Ward mempublikasikan Dynamic Sosiology.[rujukan?] Comte membedakan antara sosiologi statis. Ferdinand Tönnies.[rujukan?] Contoh. [rujukan?] • • • • • Émile Durkheim — ilmuwan sosial Perancis — berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplin akademis.

[rujukan?] Contoh. Menurut Harry M. Tindakan sosial sebagai tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain. Sementara jika di kota tersebut ada 12 juta penduduk yang menganggur dari 18 juta jiwa yang ada. dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsurunsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori. merupakan tindakan sosial.[rujukan?] Menurut Wright Mills. jika suatu daerah hanya memiliki satu orang yang menganggur. riwayat hidup pribadi. 4. Permasalahan pribadi individu merupakan ancaman terhadap nilai-nilai pribadi. sebagai berikut. sosiologi sebagai ilmu mempunyai ciri-ciri. Hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan sebagai berikut. Komulatif. tetapi menanam bunga untuk diikutsertakan dalam sebuah lomba sehingga mendapat perhatian orang lain. maka pengangguran itu adalah masalah. yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga). diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama. dan pengamatan tabir secara jeli serta menghindari penilaian normatif. Teoritis. Khayalan sosiologis sebagai cara untuk memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada dalam diri manusia. yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan. kita mampu memahami sejarah masyarakat.[1] • • • • Empiris. Contoh. yang dikutip oleh Soerjono Soekanto. Johnson. yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut. tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam. Isu merupakan hal yang ada di luar jangkauan kehidupan pribadi individu. 3. Masalah individual ini pemecahannya bisa lewat peningkatan keterampilan pribadi. dengan khayalan sosiologi. [sunting] Ciri-Ciri dan Hakikat Sosiologi Sosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat. maka pengangguran tersebut merupakan isu. dan hubungan antara keduanya. yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada.[2] . Alat untuk melakukan khayalan sosiologis adalah persmasalahan (troubles) dan isu (issues).2. Nonetis. Sosiologi sebagai ilmu telah memenuhi semua unsur ilmu pengetahuan. menanam bunga untuk kesenangan pribadi bukan merupakan tindakan sosial. kemudian diperbaiki. Realitas sosial adalah penungkapan tabir menjadi suatu realitas yang tidak terduga oleh sosiolog dengan mengikuti aturan-aturan ilmiah dan melakukan pembuktian secara ilmiah dan objektif dengan pengendalian prasangka pribadi. yang pemecahannya menuntut kajian lebih luas lagi.

dan struktur masyarakat manusia. Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya. Sosiologi termasuk disiplin ilmu normatif.[3] • Objek Material Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial. merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi.[4] Misalnya seorang sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini. individu dengan kelompok. Sosiologi bertujuan menghasilkan pengertian dan pola-pola umum. sifat. bukan merupakan disiplin ilmu kategori yang membatasi diri pada kejadian saat ini dan bukan apa yang terjadi atau seharusnya terjadi. sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. serta mencari prinsip-prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia. asalkan menggunakan prosedur ilmiah. sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. serta kelompok dengan kelompok di lingkugan masyarakat. mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. [sunting] Objek Sosiologi Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek. bukan hanya peristiwa itu sendiri. artinya sosiologi mempunyai gejala-gejala umum yang ada pada interaksi antara manusia. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan umum. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri. Artinya yang menjadi perhatian adalah bentuk dan pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstrak dan bukan ilmu pengetahuan konkret. hakikat. • Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. [sunting] Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Sebagai ilmu pengetahuan. Hal ini menyangkut metode yang digunakan. isi.[5] Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu. bentuk.• • • • • • • Sosiologi adalah ilmu sosial karena yang dipelajari adalah gejala-gejala kemasyarakatan. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional. Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan terapan. misalnya antara lain:[6] .

misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian. serta proses dalam kelompoknya. Sebagai contoh. Mereka berpendapat bahwa sebagai makhluk hidup yang fana. Selama kelompok itu ada. revolusi industri. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. faktor-faktor. seperti Sokrates. Para ahli di zaman itu berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus berpedoman pada akal budi manusia. dan sebagainya. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. Plato dan Aristoteles beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. dan revolusi Perancis. Dengan cepat struktur masyarakat lama berganti dengan struktur yang lebih baru. Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di . turut berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat.dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam. standar. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. Pendapat itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad pertengahan. masalah. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara. cara-cara. ciri-ciri ilmiah mulai tampak di abad ini. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. Ibnu Sina. Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya. Hal ini terlihat dengan jelas terutama dalam revolusi Amerika. [sunting] Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad pencerahan. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia. distribusi. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. apalagi menentukan apa yang akan terjadi dengan masyarakatnya. terus berkembang secara revolusioner sapanjang abad ke-18 M. dan Thomas Aquinas. [sunting] Perkembangan sosiologi dari abad ke abad [sunting] Perkembangan pada abad pencerahan Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu. Tanpa ada yang bisa mencegah. Berkembangnya ilmu pengetahuan di abad pencerahan (sekitar abad ke-17 M). masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran.• • • Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi. berkaitan dengan apa yang dialami warganya. manusia tidak bisa mengetahui. seperti Agustinus. mekanisme.

Perubahan drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam masyarakat. kini harus memimpin berdasarkan undang-undang yang di tetapkan. Bencana itu dapat dicegah sekiranya perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini. penjelasan yang teliti. pemberontakan dan kerusuhan. Harus dicari metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat serta masuk akal. Mereka telah menyakikan betapa perubahan masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang. melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya. Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian berulang kali. dan perumusan teori berdasarkan pembuktian). disetarakan haknya dengan rakyat jelata.seluruh dunia. Banyak kerajaan-kerajaan besar di Eropa yang jatuh dan terpecah. Revolusi Perancis berhasil mengubah struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas Gejolak abad revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis. [sunting] Kelahiran sosiologi modern . Artinya : • • • Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu saja. [sunting] Gejolak abad revolusi Perubahan yang terjadi akibat revolusi benar-benar mencengangkan. mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan dalam masyarakat. Raja yang semula berkuasa penuh. Para ilmuwan tergugah. Bangasawan dan kaum Rohaniwan yang semula bergemilang harta dan kekuasaan. Struktur masyarakat yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah. kemiskinan.

New York: Harper. 28 • • Sosiologi Andrey Korotayev. Contemporary Sociological Theories. Hlm 10 4. Sociological Theory. 2004. Paradigm. Palo Alto. New York: Academic Press. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. Introduction to Social Macrodynamics. munculnya kota-kota industri baru. and Daria Khaltourina. 1974. 5 3. Maka lahirlah sosiologi modern. CA: Mayfield Publishing Company. perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. Hlm. Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras. ^ Pitirim Sorokin. 1992. Moscow: URSS. 2006.Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika. bertambahnya kriminalitas dan lain lain. New York: Mc Graw-Hill. Hlm. 25 5. ^ Randall Collins. Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi. and Ideology. Konsekuensi gejolak sosial itu. [sunting] Referensi 1. Artemy Malkov. tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. 1986. Pada permulaan abad ke-20. Pengantar Sosiologi. pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). Sociological Theory: Explanation. Hlm. M. 19 6. perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya). Boston: Allyn and Bacon. Henslin. ^ Kamanto Sunarto. Artinya. ISBN 5-484-00414-4 [1]. ^ George Ritzer. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya. Hlm. 2002. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. Essential of Sociology: A Down to Earth Approach Fourth Edition. 20 2. [sunting] Lihat pula • • • • • • Masyarakat Organisasi Kebudayaan Asimilasi Konflik perubahan sosial . Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk. untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi. Hlm. ^ William D Perdue. ^ James. 1928. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI. gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. Conflict Sociology: Toward an Explanatory Science.

[sembunyikan] l • b • s Cabang utama dalam Ilmu sosial Antropologi · Komunikasi · Studi budaya · Demografi · Ekonomi · Akuntansi · Pendidikan · Gerontologi · Sejarah · Geografi manusia · Ilmu pengetahuan informasi · Pengembangan international · Hukum · Linguistik · Manajemen · Studi media · Ilmu politik · Psikologi · Karya sosial · Sosiologi Portal · Indeks · Publikasi .

8 tokoh sosiologi.AUGUSTE COMTE AUGUSTE COMTE (17981857) Lahir dari keluarga Katholik taat pada tahun 1798. bukan menjadi pembaca. Comte lahir di Montpellier. Dia dikenal sebagai orang pertama yang mengaplikasikan metode ilmiah dalam ilmu sosial. secara berurutan ia tunjukkan ilmu Tokoh-tokoh Sosiologi n Short Story. Bapak Sosiologi August Comte. kita dapat memilah dan memilih sesuatu Dia adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi”. yang merasa dirinya adalah seorang penemu sekaligus Bapak Sosiologi August Comte Tokoh Ilmuwan Penemu on Aug 25. suatu ensiklopedi telah disusun dengan meletakkan matematika sebagai dasar bagi semua cabang ilmu. Comte lihat suatu batas dalam kemampuan nya untuk membantu menjelaskan gejala sosial. 2010 Latest Posts on: tokoh ilmuwan penemu Retrieved latest 5 posts at: http://feeds Bapak Sosiologi August Comte | 25 Aug 2010 August Comte atau juga Auguste Comte (Nama panjang August Comte atau juga Auguste Comte (Nama panjang: Isidore Marie 5 September 1857 pada umur 59 tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai "bapak sosiologi". 25 Nabi dan Rasul yang Wajib Diketahui. Spencer berkata : “Aku telah menjadi pemikir sepanjang hidupku. Mengenai keengganannya membaca buku orang lain itu. Berkat jasa beliau. Dalam hal ini ia sama dengan tokoh sosiologi awal Auguste Comte yang juga mengalami gangguan otak.Bapak Sosiologi August Comte (1798 August Comte atau juga Auguste tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi Posted in Tokoh Sosiologi. Silsilah dan Bapak Sosiologi August Comte.download (63 kb) Demikianlah daftar riwayat Bapak Sosiologi kita. Di samping pembelaan analisis kuantitatif nya. August Comte seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi” Comte. dan di atas matematika. Kemudian mengenyam pendidikan di sekolah yang prestisius: . Tagged with August Comte.Bapak Prangko Dunia. Auguste Comte yang terus berusaha menciptakan ilmu masyarakat demi melancarkan kelangsungan hidup masyarakat yang akan dating. Biografi Tokoh Ilmuwan Penemu Dunia. Rowland Hill . Penemu Komputer PertamaJawab : Bapak sosiologi mengklasifikasikan ilmu pengetahuan dengan menyatakan. sebuah kota kecil di bagian barat daya .doc .Tokoh Ilmuwan Penemu.. 1.

motto postivisme August Comte . Boleh dikatakan ia salah seorang pemimpin . sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial.Ecole Polytechnic. Oleh: Zaldy Munir Sebenarnya siapakah Bapak Sosiologi Ibnu Khaldun atau August Comte? Waktu pertama kali masuk kuliah Sosiologi. menerbitkan bukunya yang berjudul Système de politique positive (1851 – 1854). salah satu [dari] teori yang pertama evolutionism yang sosial. Adapun asal-usul Ibnu Khaldun menurut Ibnu Hazm ulama Prancis. A. Menurut Bapak Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. astronom. Sebagai ilmuwan sosial. Sebagai social statistics. hukum tiga langkah-langkah. 6.. karena teori ini menjadi dasar bagi astronomi dan sains modern. Dan August Comte hanya penemu istilah Sosiologi dan bukanlah orang yang pertama melahirkan ilmu itu. ilmu sosiologi merupakan Ada cara sederhana untuk menjadi ilmuwan menemukan (masalah) penemuan (dan memecahkannya) di . Teori ini dianggap dianggap sebagai salah satu penemuan penting sepanjang sejarah. yaitu social statistics dan social dynamics. Comte (1798-1857) August Comte adalah seorang ilmuwan Perancis yang dikenal sebagai bapak sosiologi. Banyak ahli-ahli sosiologi baik di Indonesia maupun Internasional mengenal tokoh ini sebagai Bapak Sosiologi. termasuk perubahan-perubahan sosial. Voltair dianggap sebagai salah satu tokoh yang peling berpengaruh pada zamannya. tahun) adalah seorang tokoh pendidikan dan pemerintahan Indonesia. Tak lama setelahnya. 4. 5 September 1857 pada umur 59 tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai bapak sosiologi. kita dikenalkan. Comte melihat satu hukum universal dalam semua ilmu Hanya saja waktu itu beliau tidak mengenalkan istilah Sosiologi meskipun secara teori dan ajarannya sangatlah sosiologis. Galileo Galilei (1564-1642) Galileo Galilei adalah seorang filsuf. Ibnu Khaldun sangat menyadari bahwa reversi tersebut tidak akan dapat tegambarkan tanpa menggambarkan pelajaran-pelajaran dari sejarah terlebih dahulu untuk menentukan faktor-faktor yang membawa sebuah peradaban besar melemah dan menurun drastis. yang merasa dirinya adalah seorang penemu sekaligus seorang nabi dari “agama kemanusiaan” (religion of humanity). Menurut Aguste Comte sosiologi terdiri dari dua bagian pokok. Comte.

ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. sebagaimana yang tertulis dalam kalimat pembuka dari Manifesto Komunis. [1].bidang apa pun. . terutama mengenai pertentangan kelas. pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari Prusia. Walaupun Marx menulis tentang banyak hal semasa hidupnya. yaitu meneliti seluruh informasi yang ada di bidang itu sebelumnya dari lama hingga terbaru. Karl Marx Dari Wikipedia bahasa Indonesia. yang dapat diringkas sebagai "Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas". cari Karl Marx Karl Heinrich Marx (lahir di Trier. ia paling terkenal atas analisisnya terhadap sejarah. Jerman. 14 Maret 1883 pada umur 64 tahun) adalah seorang filsuf. 5 Mei 1818 – meninggal di London.

[2] Marx mempunyai keponakan yang bernama Azariel.[1] Keluarga Marx amat liberal dan rumah Marx sering dikunjungi oleh cendekiawan dan artis masa-masa awal Karl Marx. sebagai alat yang ampuh untuk melakukan kritik terhadap politik dan agama mapan saat itu. walaupun begitu ayahnya cenderung menjadi deis.[2]Pada saat itu.[1] Herschel pun mengganti namanya menjadi Heinrich. Protestan aliran Lutheran yang relatif liberal untuk menjadi pengacara.[2] Marx mendapat gelar Doktor pada tahun 1841 dengan tesis nya yang berjudul ‘The Difference Between the Democritean and Epicurean Philosophy of Nature’ namun. Hans.[2] . yang disebut juga sebagai Hegelian-kiri.[2] Setelah lulus dari Gymnasium Trier.[1] Ayahnya bernama Herschel. keturunan para rabi. dan Gerald yang sangat membantunya dalam semua teori yang telah ia ciptakan. ayahnya memaksa Karl Marx untuk pindah ke universitas yang lebih baik. Marx melanjutkan pendidikan nya di Universitas Bonn jurusan hukum pada tahun 1835. Marx menulis banyak puisi dan esai tentang kehidupan. dimana ia bergabung dengan klub minuman keras Trier Tavern yang mengakibatkan ia mendapat nilai yang buruk. yaitu Friedrich-WilhelmsUniversität di Berlin. yang kemudian meninggalkan agama Yahudi dan beralih ke agama resmi Prusia. menggunakan metode dialektika Hegel.[2] Di Berlin. ia harus menyerahkan disertasi nya ke Universitas Jena karena Marx menyadari bahwa status nya sebagai Young Hegelian radikal akan diterima dengan kesan buruk di Berlin.1 Pendidikan o 1.[1] [sunting] Pendidikan Marx menjalani sekolah di rumah sampai ia berumur 13 tahun.[2] Marx tertarik untuk belajar kesustraan dan filosofi. yang dipisahkan dari isi teologisnya. minat Marx beralih ke filsafat. menggunakan bahasa teologi yang diwarisi dari ayahnya seperti ‘The Deity’ namun ia juga menerapkan filosofi atheis dari Young Hegelian yang terkenal di Berlin pada saat itu. Samuel — seperti juga leluhurnya— adalah rabi kepala di Trier. dan bergabung ke lingkaran mahasiswa dan dosen muda yang dikenal sebagai Pemuda Hegelian. Pada usia nya yang ke-17.Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Biografi o 1.[2] Pada tahun berikutnya.2 Akhir dari Kapitalisme 2 Karya-karya Marx 3 Referensi 4 Lihat pula 5 Pranala luar [sunting] Biografi Karl Marx adalah seseorang yang lahir dari keluarga progresif Yahudi.[2] Sebagian dari mereka.[1] Saudara Herschel. namun ayahnya tidak menyetujuinya karena ia tak percaya bahwa anaknya akan berhasil memotivasi dirinya sendiri untuk mendapatkan gelar sarjana.

[1] Setelah lulus ia menjadi penulis di koran radikal-liberal.[1]Komunisme adalah pergerakan yang akan menghilangkan keadaan yang ada pada saat ini. penulis biografi Francis Wheen mengulangi penelitian David McLellan yang menyatakan bahwa sejak Marxisme tidak berhasil di Barat.[1]Marxism tetap berpengaruh dan kontroversial dalam bidang akademi dan politik sampai saat ini. namun hal ini mengantisipasi banyak gagasannya kemudian. dengan ekonomi politik yang membangun orientasi intelektualitasnya. hal tersebut tidak menjadikan Marxisme sebagai ideologi formal. karena posisi politisnya. dan para aktivis yang menyerukan hal-hal yang dipandangnya sebagai aksi politik prematur.Pada tahun 1981 Marx memperoleh gelar doktor filsafatnya dari Universitas Berlin. namun ia juga mendalami dua gagasan baru –sosialisme Prancis dan ekonomi politik Inggris.”[1] Marx percaya bahwa kapitalisme yang ada akan digantikan dengan komunisme.[1]“Komunisme untuk kita bukanlah hubungan yang diciptakan oleh negara.[1] Marx terkenal karena analisis nya di bidang sejarah yang dikemukakannya di kalimat pembuka pada buku ‘Communist Manifesto’ (1848) :” Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas. Marx menulis bahwa kapitalisme akan berakhir karena aksi yang terorganisasi dari kelas kerja internasional.[1] Ia memperdebatkan bahwa analisis tentang kapitalisme miliknya membuktikan bahwa kontradiksi dari kapitalisme akan berakhir dan memberikan jalan untuk komunisme. dan idealisme muda. koran ini ditutup sepuluh bulan kemudian oleh pemerintah. humanisme. esai-esai tersebut menyebarkan prinsip-prinsip demokrasi.[1] [sunting] Akhir dari Kapitalisme Marx sering dijuluki sebagai bapak dari komunisme yang berasal dari kaum terpelajar dan politikus.[2] Inilah cara uniknya mengawinkan Hegelianisme. yang suportif namun kritis terhadap guru mereka. Marx meletakkan landasan karyanya.[3] Dengan bebas.[1] Namun. sekolah yang dulu sangat dipengaruhi Hegel dan para Hegelian Muda.[1] Ketika menolak aktivis-aktivis tersebut. [1] Esai-esai awal yang di publikasikan pada waktu itu mulai merefleksikan sejumlah pandanganpandangan yang akan mengarahkan Marx sepanjang hidupnya. masyarakat tanpa kelas setelah beberapa periode dari sosialisme radikal yang menjadikan negara sebagai revolusi keditaktoran proletariat(kaum paling bawah di negara Romawi). impian naif komunis utopis.[1] Dalam kurun waktu sepuluh bulan bekerja disana menjadi editor kepala. tetapi merupakan cara ideal untuk keadaan negara pada saat ini[1].[1] Marx Menikah pada tahun 1843 dan segera terpaksa meninggalkan Jerman untuk mencari atmosfir yang lebih liberal di Paris. – Ideologi Jerman-[1] Hubungan antara Marx dan Marxism adalah titik kontroversi.[1]Dan hasil dari pergerakan ini menciptakan hasil dari yang lingkungan yang ada dari saat ini. Hasil dari pergerakan ini kita yang akan mengatur dirinya sendiri secara otomatis. Das Kapital (2006).[1] Dalam bukunya Marx. namun hal tersebut tidak dihalangi oleh kontrol pemerintah untuk dipelajari.[2] .[1]Ia menolak sifat abstrak filsafat Hegelian.[2] Disana ia terus menganut gagasan Hegel dan para pendukungnya. sosialisme.[1] Di lain tangan.[1] Desertasi doktoral Marx hanyalah satu risalah filosofis yang hambar.

Di Perancis ia bertemu dengan Friedrich Engels sahabat sepanjang hayatnya, penopang finansialnya dan kolaboratornya[4]. Engels adalah anak seorang pemilik pabrik tekstil, dan menjadi seorang sosialis yang bersifat kritis terhadap kondisi yang dihadapi oleh para kelas pekerja.[2] Kendati Marx dan Engels memiliki kesamaan orientasi teoritis, ada banyak perbedaan diantara kedua orang ini.[2] Marx cenderung lebih teoritis, intelektual berantakan, dan sangat berorientasi pada keluarga.[2] Engels adalah pemikir praktis, seorang pengusaha yang rapi dan cermat, serta orang yang sangat tidak percaya pada institusi keluarga.[2] Banyak kesaksian Marx atas nestapa kelas pekerja berasal dari paparan Engels dan gagasan-gagasannya.[2] Pada tahun 1844 Engels dan Marx berbincang lama disalah satu kafe terkenal di Prancis dan ini mendasari pertalian seumur hidup keduanya.[2] Dalam percakapan itu Engels mengatakan, “Persetujuan penuh kita atas arena teoritis telah menjadi gamblang...dan kerja sama kita berawal dari sini”[5]. Tahun berikutnya, Engels mepublikasikan satu karya penting, The Condition of the Working Class in England.[2] Selama masa itu Marx menulis sejumlah karya rumit (banyak diantaranya tidak dipublikasikan sepanjang hayatnya), termasuk The Holy Family dan The German Ideology (keduanya ditulis bersama dengan Engels), namun ia pun menulis The Economic and Philosophic Manuscripts of 1844, yang memayungi perhatiannya yang semakin meningkat terhadap ranah ekonomi[6]. Di tengah-tengah perbedaan tersebut, Marx dan Engels membangun persekutuan kuat tempat mereka berkolabirasi menulis sejumlah buku dan artikel serta bekerja sama dalam organisasi radikal, dan bahkan Engels menopang Marx sepanjang hidupnya sehingga Marx menagbdikan diri untuk petualang politik dan intelektualnya[7]. Kendati mereka berasosiasi begitu kuat dengan nama Marx dan Engels, Engels menjelaskan bahwa dirinya partner junior Marx.[2] Sebenarnya banyak orang percaya bahwa Engels sering gagal memahami karya Marx [8]. Setelah kematian Marx, Engels menjadi juru bicara terkemuka bagi teori Marxian dan dengan mendistorsi dan terlalu meyederhanakan teorinya, meskipun ia tetap setia pada perspektif politik yang telah ia bangun bersama Marx.[2] Karena beberapa tulisannya meresahkan pemerintah Prussia, Pemerintahan Prancis pada akhirnya mengusir Marx pada tahun 1945, dan ia berpindah ke Brussel.[2] Radikalismenya tumbuh, dan ia menjadi anggota aktif gerakan revolusioner internasional.[2] Ia juga bergabung dengan liga komunis dan diminta menulis satu dokumen yang memaparkan tujuan dan kepercayaannya.[2] Hasilnya adalah Communist Manifesto yang terbit pada tahun 1848, satu karya yang ditandai dengan kumandang slogan politik [9]. Pada tahun 1849 Marx pindah ke London, dan karena kegagalan revolusi politiknya pada tahun 1848, ia mulai menarik diri dari aktivitas revolusioner lalu beralih ke penelitian yang lebih serius dan terperinci tentang bekerjanya sistem kapitalis.[2] Pada tahun 1852, ia mulai studi terkenalnya tentang kondisi kerja dalam kapitalisme di British Museum.[2] Studi-studi ini akhirnya menghasilkan tiga jilid buku Capital, yang jilid pertamanya terbit pada tahun 1867; dua jilid lainnya terbit setelah ia meninggal.[2] Ia hidup miskin selama tahun-tahun itu, dan hampir tidak mampu bertahan hidup dengan sedikitnya pendapatan dari tulisan-tulisannya dan dari bantuan Engels [10]. Pada tahun 1864 Marx terlibat dalam aktivitas politik dengan bergabung dengan gerakan pekerja Internasional.[2] Ia segera mengemuka dalam gerakan ini dan menghabiskan selama beberapa tahun di dalamnya.[1] Namun disintegrasi yang terjadi di dalam gerakan ini pada tahun 1876,

gagalnya sejumlah gerakan revolusioner, dan penyakit yang dideritanya menandai akhir karier Marx.[2] Istrinya meninggal pada tahun 1881, anak perempuannya tahun 1882, dan Marx sendiri meninggal pada tanggal 14 Maret 1883.[2] Dalam hidupnya, Marx terkenal sebagai orang yang sukar dimengerti.[1] Ide-ide nya mulai menunjukkan pengaruh yang besar dalam perkembangan pekerja segera setelah ia meninggal.[1] Pengaruh ini berkembang karena didorong oleh kemenangan dari Marxist Bolsheviks dalam Revolusi Oktober Rusia.[1]Ide Marxian baru mulai mendunia pada abad ke-20.[1]

[sunting] Karya-karya Marx
• •

Manifest der Kommunistischen Partei Achtzehnte Brumaire

[sunting] Referensi
1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad ae Jonathan H. Turner. The Emergence of sociological theory. 1981. Illinois: The Dorsey Press. Hlm. 165190 2. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad David McLellan. 1973. Karl Marx: His Life and Thought. New York: Harper Colophon. Hlm. 34-65 3. ^ Phil Brown. 2005. Psikologi Maxis. Yogyakarta, Alenia. Hlm. 45 4. ^ Terrell Carver. 1983. Marx and Engels: The Intellectual Relationship. Bloomington: Indiana University Press. Hlm. 113 5. ^ Paul D. McLean. 1998. A Frame Analysis of Favor Seeking in the Renainaissance: Agency Networks, and Political Culture. American Journal of Sociology. Hlm. 51-91 6. ^ Engels, Frederick. Frederick Engels tentang das Kapital Marx. Diterjemahkan oleh Ira Iramanto. 2002. Jakarta: Hasta Mitra. Hlm. 56 7. ^ Paul M. Sweezy and Leo Huberman. 1964. The Communist Manifesto After 100 Years. New York: Monthly Review Press. Hlm. 98 8. ^ Cyril Smith. 1997. Friedrich Engels and Marx’s Critique of Political Economy. Capital and Class 62: 123-142 9. ^ Jonathan H. Turner. The Emergence of sociological theory. 1981. Illinois: The Dorsey Press. Hlm. 165 10.^ Michael H. Hart, 1995. Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah. Jakarta, Dunia Pustaka Jaya. Hlm. 98

Herbert Spencer
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Artikel biografi tokoh yang masih hidup ini tidak memiliki referensi atau sumber. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber

terpercaya. Hal-hal mengenai tokoh yang masih hidup tetapi tidak memiliki referensi atau sumber yang memadai harus segera dihapus. (Maret 2010)
Temukan sumber: (Herbert Spencer – berita, buku, cendekia)

Herbert Spencer

Herbert Spencer (lahir 27 April 1820 – meninggal 8 Desember 1903 pada umur 83 tahun) adalah seorang filsuf Inggris dan seorang pemikir teori liberal klasik terkemuka. Meskipun kebanyakan karya yang ditulisnya berisi tentang teori politik dan menekankan pada "keuntungan akan kemurahan hati", dia lebih dikenal sebagai bapak Darwinisme sosial. Spencer seringkali menganalisis masyarakat sebagai sistem evolusi, ia juga menjelaskan definisi tentang "hukum rimba" dalam ilmu sosial. Dia berkontribusi terhadap berbagai macam subyek, termasuk etnis, metafisika, agama, politik, retorik, biologi dan psikologi. Spencer saat ini dikritik sebagai contoh sempurna untuk scientism atau paham ilmiah, sementara banyak orang yang kagum padanya di saat ia masih hidup. Menurutnya, objek sosiologi yang pokok adalah keluarga, politik, agama, pengendalian sosial dan industri. Termasuk pula asosiasi, masyarakat setempat, pembagian kerja, pelapisan sosial, sosiologi pengetahuan dan ilmu pengetahuan, serta penelitian terhadap kesenian dan keindahan. Pada tahun 1879 ia mengetengahkan sebuah teori tentang Evolusi Sosial yang hingga kini masih dianut walaupun di sana sini ada perubahan. Ia juga menerapkan secara analog (kesamaan fungsi) dengan teori evolusi karya Charles Darwin (yang mengatakan bahwa manusia berasal dari kera) terhadap masyarakat manusia. Ia yakin bahwa masyarakat mengalami evolusi dari masyarakat primitif ke masyarakat industri. Herbert Spencer memperkenalkan pendekatan analogi organik, yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia, sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain.

dan menerbitkan salah satu jurnal pertama yang diabdikan kepada ilmu sosial. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. cari Emile Durkheim David Émile Durkheim (15 April 1858 . Ia mendirikan fakultas sosiologi pertama di sebuah universitas Eropa pada 1895.Artikel bertopik biografi tokoh Inggris ini adalah sebuah rintisan.wikipedia.15 November 1917) dikenal sebagai salah satu pencetus sosiologi modern. Diperoleh dari "http://id.org/wiki/Herbert_Spencer" Kategori: Kelahiran 1820 | Kematian 1903 | Tokoh Inggris | Meninggal usia 83 | Filsuf Inggris Émile Durkheim Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. L'Année Sociologique pada 1896. .

seorang Yahudi dan sosialis. latar belakang Yahudinya membentuk sosiologinya . seperti Jean Jaurès dan Henri Bergson kemudian menjadi tokoh besar dalam kehidupan intelektual Prancis. Ia lulus dengan peringkat kedua terakhir dalam angkatannya ketika ia menempuh ujian agrégation – syarat untuk posisi mengajar dalam pengajaran umum – dalam ilmu filsafat pada 1882. Durkheim adalah mahasiswa yang cepat matang. Peristiwa Dreyfus pada 1894 hanya memperkuat sikapnya sebagai seorang aktivis. Angkatannya adalah salah satu yang paling cemerlang pada abad ke-19 dan banyak teman sekelasnya. Kekalahan Prancis dalam Perang Prancis-Prusia telah memberikan pukulan terhadap pemerintahan republikan yang sekular. Namun demikian. Durkheim tertarik dengan pendekatan ilmiah terhadap masyarakat sejak awal kariernya. Minat Durkheim dalam fenomena sosial juga didorong oleh politik. Ia masuk ke École Normale Supérieure pada 1879. suatu situasi yang membakarnya secara politik. Seseorang yang berpandangan seperti Durkheim tidak mungkin memperoleh pengangkatan akademik yang penting di Paris. Di ENS Durkheim belajar di bawah Fustel de Coulanges. Prancis. Ia berasal dari keluarga Yahudi Prancis yang saleh . dan karena itu setelah belajar sosiologi selama setahun di Jerman. dan seringkali masih berhubungan darah dengannya.banyak mahasiswa dan rekan kerjanya adalah sesama Yahudi. Hidup Durkheim sendiri sama sekali sekular. dan sangat nasionalistik sebagai jalan satu-satunya untuk menghidupkan kembali kekuasaan Prancis yang memudar di daratan Eropa. yang terletak di Lorraine. Jadi. Durkheim merasa ilmu-ilmu kemanusiaan tidak menarik. seorang pakar ilmu klasik. yang berpandangan ilmiah sosial. Durkheim. yang tidak mempunyai kurikulum ilmu sosial pada saat itu. berada dalam posisi minoritas secara politik. Di sana ia mengajar pedagogi dan ilmu-ilmu sosial (suatu posisi baru di Prancis). Malah kebanyakan dari karyanya dimaksudkan untuk membuktikan bahwa fenomena keagamaan berasal dari faktor-faktor sosial dan bukan ilahi. Ini adalah konflik pertama dari banyak konflik lainnya dengan sistem akademik Prancis.ayah dan kakeknya adalah Rabi.Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Biografi 2 Teori dan gagasan 3 Tentang pendidikan 4 Literatur 5 Pranala luar [sunting] Biografi Durkheim dilahirkan di Épinal. Dari posisi ini Durkheim memperbarui sistem sekolah Prancis dan memperkenalkan . yang saat itu baru saja membuka pusat pendidikan guru yang pertama di Prancis. Banyak orang menganggap pendekatan Katolik. ia membaca karyakarya Auguste Comte dan Herbert Spencer. Pada saat yang sama. ia pergi ke Bordeaux pada 1887.

Dan akhirnya. anak lakilaki Durkheim sendiri tewas dalam perang – sebuah pukulan mental yang tidak pernah teratasi oleh Durkheim. Perang Dunia I mengakibatkan pengaruh yang tragis terhadap hidup Durkheim. ketika hal-hal seperti latar belakang keagamaan dan etnik bersama tidak ada lagi. Ia pun mendirikan Jurusan Sosiologi pertama di Eropa di Universitas Bourdeaux. Pada tahun itu pula ia menerbitkan karya besarnya yang terakhir “Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Keagamaan”. Untuk mempelajari kehidupan sosial di kalangan masyarakat modern. sehingga akhirnya ia terkena serangan lumpuh dan meninggal pada 1917. Akhirnya. Yang lebih parah lagi. kecenderungannya untuk mereduksi moralitas dan agama ke dalam fakta sosial semata-mata membuat ia banyak dikritik. generasi mahasiswa yang telah dididik Durkheim kini dikenai wajib militer. Pada 1893 ia menerbitkan “Pembagian Kerja dalam Masyarakat”. Karena universitas-universitas Prancis secara teknis adalah lembaga-lembaga untuk mendidik guru-guru untuk sekolah menengah. rasional. Pada 1896 ia menerbitkan jurnal L'Année Sociologique untuk menerbitkan dan mempublikasikan tulisantulisan dari kelompok yang kian bertambah dari mahasiswa dan rekan (ini adalah sebutan yang digunakan untuk kelompok mahasiswa yang mengembangkan program sosiologinya). untuk mendapatkan pengangkatan politik. Durkheim juga terlalu lelah bekerja.studi ilmu-ilmu sosial dalam kurikulumnya. Pada 1902 Durkheim akhirnya mencapai tujuannya untuk memperoleh kedudukan terhormat di Paris ketika ia menjadi profesor di Sorbonne. pada masa setelah Peristiwa Dreyfus. Pandangan kiri Durkheim selalu patriotik dan bukan internasionalis – ia mengusahakan bentuk kehidupan Prancis yang sekular. Tahun 1890-an adalah masa kreatif Durkheim. Apapun pendapat orang. pernyataan dasariahnya tentang hakikat masyarakat manusia dan perkembangannya. dan banyak dari mereka yang tewas ketika Prancis bertahan mati-matian. pada 1897. sebuah manifesto yang menyatakan apakah sosiologi itu dan bagaimana ia harus dilakukan. Tetapi datangnya perang dan propaganda nasionalis yang tidak terhindari yang muncul sesudah itu membuatnya sulit untuk mempertahankan posisinya. [sunting] Teori dan gagasan Perhatian Durkheim yang utama adalah bagaimana masyarakat dapat mempertahankan integritas dan koherensinya di masa modern. Durkheim memperkuat kekuasaan kelembagaannya pada 1912 ketika ia secara permanen diberikan kursi dan mengubah namanya menjadi kursi pendidikan dan sosiologi. Bersama Herbert Spencer Durkheim adalah salah satu orang pertama yang menjelaskan keberadaan dan sifat berbagai bagian dari masyarakat dengan mengacu kepada fungsi yang . sebuah studi kasus yang memberikan contoh tentang bagaimana bentuk sebuah monograf sosiologi. Selain sangat terpukul emosinya. posisi ini memberikan Durkheim pengaruh yang cukup besar – kuliah-kuliahnya wajib diambil oleh seluruh mahasiswa. rasa enggannya untuk tunduk kepada semangat nasionalis yang sederhana (ditambah dengan latar belakang Yahudinya) membuat ia sasaran yang wajar dari golongan kanan Prancis yang kini berkembang. Pada 1895 ia menerbitkan “Aturan-aturan Metode Sosiologis”. Durkheim berusaha menciptakan salah satu pendekatan ilmiah pertama terhadap fenomena sosial. ia menerbitkan “Bunuh Diri”. Kembali. Sementara Durkheim giat mendukung negarainya dalam perang. René.

Ia berpendapat bahwa fakta sosial mempunyai keberadaan yang independen yang lebih besar dan lebih objektif daripada tindakan-tindakan individu yang membentuk masyarakat dan hanya dapat dijelaskan melalui fakta-fakta sosial lainnya daripada. Max Weber. para pekerja memperoleh gaji dan harus mengandalkan orang lain yang mengkhususkan diri dalam produk-produk tertentu (bahan makanan. evolusionisme sosial. demikian Durkheim. Jadi berbeda dengan rekan sezamannya. dalam masyarakat yang memiliki solidaritas organic. Ia memusatkan perhatian pada pembagian kerja. ialah bahwa kesadaran individual berkembang dalam cara yang berbeda dari kesadaran kolektif – seringkali malah berbenturan dengan kesadaran kolektif. dan meneliti bagaimana hal itu berbeda dalam masyarakat tradisional dan masyarakat modern[1]. Ia menemukan bahwa masyarakat yang memiliki solidaritas mekanis hokum seringkali bersifat represif: pelaku suatu kejahatan atau perilaku menyimpang akan terkena hukuman. Durkheim menghubungkan jenis solidaritas pada suatu masyarakat tertentu dengan dominasi dari suatu sistem hukum. Spesialisasi yang berbeda-beda dalam bidang pekerjaan dan peranan sosial menciptakan ketergantungan yang mengikat orang kepada sesamanya. dan darwinisme sosial. melainkan lebih kepada penelitian terhadap "fakta-fakta sosial". Para penulis sebelum dia seperti Herbert Spencer dan Ferdinand Toennies berpendapat bahwa masyarakat berevolusi mirip dengan organisme hidup. dan hal itu akan membalas kesadaran kolektif yang dilanggar oleh kejahatan itu. Dalam bukunya “Pembagian Kerja dalam Masyarakat” (1893). hukum bersifat restitutif: ia bertujuan bukan . pembagian kerja yang sangat kompleks menghasilkan solidaritas 'organik'. pakaian. misalnya. sambil menambahkan teorinya kepada kumpulan teori yang terus berkembang mengenai kemajuan sosial. bergerak dari sebuah keadaan yang sederhana kepada yang lebih kompleks yang mirip dengan cara kerja mesin-mesin yang rumit. Sebaliknya. istilah yang diciptakannya untuk menggambarkan fenomena yang ada dengan sendirinya dan yang tidak terikat kepada tindakan individu. misalnya. Durkheim meneliti bagaimana tatanan sosial dipertahankan dalam berbagai bentuk masyarakat. dan karenanya mempunyai banyak kesamaan di antara sesamanya. Durkheim juga menekankan bahwa masyarakat lebih daripada sekadar jumlah dari seluruh bagiannya. demikian pendapatnya. Ia berpendapat bahwa masyarakat-masyarakat tradisional bersifat ‘mekanis’ dan dipersatukan oleh kenyataan bahwa setiap orang lebih kurang sama. Dalam masyarakat modern. ia memusatkan perhatian bukan kepada apa yang memotivasi tindakan-tindakan dari setiap pribadi (individualisme metodologis).mereka lakukan dalam mempertahankan kesehatan dan keseimbangan masyarakat – suatu posisi yang kelak dikenal sebagai fungsionalisme. melalui adaptasi masyarakat terhadap iklim atau situasi ekologis tertentu. Durkheim membalikkan rumusan ini. kata Durkheim. hukuman itu bertindak lebih untuk mempertahankan keutuhan kesadaran. Akibat dari pembagian kerja yang semakin rumit ini. Dalam masyarakat tradisional. Dalam masyarakat modern yang 'organik'. para petani gurem hidup dalam masyarakat yang swa-sembada dan terjalin bersama oleh warisan bersama dan pekerjaan yang sama. kesadaran kolektif sepenuhnya mencakup kesadaran individual – norma-norma sosial kuat dan perilaku sosial diatur dengan rapi. karena mereka tidak lagi dapat memenuhi seluruh kebutuhan mereka sendiri. Dalam masyarakat yang ‘mekanis’. dll) untuk memenuhi kebutuhan mereka.

sementara tingkat yang tinggi menyebabkan orang bunuh diri agar mereka tidak menjadi beban bagi masyarakat. Durkheim diingat orang karena karyanya tentang masyarakat 'primitif' (artinya. dan ia menggunakan kemampuannya untuk menciptakan kurikulum untuk mengembangkan tujuan-tujuannya untuk membuat sosiologi diajarkan seluas mungkin. perubahan masyarakat yang cepat karena semakin meningkatnya pembagian kerja menghasilkan suatu kebingungan tentang norma dan semakin meningkatnya sifat yang tidak pribadi dalam kehidupan sosial. Durkheim belakangan mengembangkan konsep tentang anomie dalam "Bunuh Diri". Tingkat integrasi sosial yang secara abnormal tinggi atau rendah dapat menghasilkan bertambahnya tingkat bunuh diri: tingkat yang rendah menghasilkan hal ini karena rendahnya integrasi sosial menghasilkan masyarakat yang tidak terorganisasi. Menurut Durkheim. dan menjelaskan bahwa kontrol sosial yang lebih tinggi di antara orang Katolik menghasilkan tingkat bunuh diri yang lebih rendah. sementara masyarakat Protestan mempunyai tingat yang rendah. yang disebutnya integrasi sosial. Akhirnya. Menurut Durkheim. Hal ini sebagian karena ia secara profesional dipekerjakan untuk melatih guru. orang mempunyai suatu tingkat keterikatan tertentu terhadap kelompok-kelompok mereka. Durkheim menamai keadaan ini anomie. masyarakat Katolik mempunyai tingkat integrasi yang normal. dan seringkali disebut sebagai studi sosiologis yang klasik. ia meneliti berbagai tingkat bunuh diri di antara orang-orang Protestan dan Katolik. Dengan tujuan inilah ia mengusulkan pembentukan kelompok-kelompok profesional yang berfungsi sebagai sumber solidaritas bagi orang-orang dewasa. Durkheim berpendapat bahwa pendidikan mempunyai banyak fungsi: 1) Memperkuat solidaritas sosial . Lebih luas lagi. Karya ini telah mempengaruhi para penganjur teori kontrol.untuk menghukum melainkan untuk memulihkan aktivitas normal dari suatu masyarakat yang kompleks. Durkheim juga tertarik pada bagaimana pendidikan dapat digunakan untuk memberikan kepada warga Prancis semacam latar belakang sekular bersama yang dibutuhkan untuk mencegah anomi (keadaan tanpa hukum) dalam masyarakat modern. Jadi. Kedua karya ini meneliti peranan yang dimainkan oleh agama dan mitologi dalam membentuk pandangan dunia dan kepribadian manusia dalam masyarakat-masyarakat yang sangat 'mekanis' (meminjam ungkapan Durkheim) [sunting] Tentang pendidikan Durkheim juga sangat tertarik akan pendidikan. dan yang paling menonjol adalah bunuh diri. yang diterbitkannya pada 1897. menyebabkan orang melakukan bunuh diri sebagai upaya terakhir. non Barat) dalam buku-bukunya seperti "Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Agama" (1912) dan esainya "Klasifikasi Primitif" yang ditulisnya bersama Marcel Mauss. yang akhirnya mengakibatkan runtuhnya norma-norma sosial yang mengatur perilaku. Dalam bukunya ini. Dari keadaan anomie muncullah segala bentuk perilaku menyimpang.

1 Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme  1. Menyatakan kesetiaan: membuat individu merasa bagian dari kelompok dan dengan demikian akan mengurangi kecenderungan untuk melanggar peraturan. Maximilian Weber (lahir di Erfurt. dan Yudaisme Kuno. Politik sebagai Panggilan. Jerman. Daftar isi [sembunyikan] • • • • 1 Sosiologi agama o 1. 14 Juni 1920 pada umur 56 tahun) adalah seorang ahli ekonomi politik dan sosiolog dari Jerman yang dianggap sebagai salah satu pendiri ilmu sosiologi dan administrasi negara modern. • Membagi-bagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecakapan. Karyanya tentang agamaagama lain terhenti oleh kematiannya yang mendadak pada 1920. 2) Mempertahankan peranan sosial • Sekolah adalah masyarakat dalam bentuk miniatur. hingga ia tidak dapat . tuntutan yang sama dengan "dunia luar". Karya utamanya berhubungan dengan rasionalisasi dalam sosiologi agama dan pemerintahan. aturan. Weber berpendapat bahwa agama adalah salah satu alasan utama bagi perkembangan yang berbeda antara budaya Barat dan Timur. Sekolah mempunyai hierarkhi. sebuah definisi yang menjadi penting dalam studi tentang ilmu politik Barat modern. Weber mendefinisikan negara sebagai sebuah lembaga yang memiliki monopoli dalam penggunaan kekuatan fisik secara sah. Sekolah mendidik orang muda untuk memenuhi berbagai peranan. yang mengawali penelitiannya tentang sosiologi agama. Mengajar siswa untuk mencari pekerjaan sesuai dengan kecakapan mereka. Agama India: Sosiologi Hindu dan Buddha.1. Karyanya yang paling populer adalah esai yang berjudul Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme. Dalam karyanya yang terkenal lainnya.1 Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme 2 Referensi 3 Lihat pula 4 Pranala luar [sunting] Sosiologi agama Karya Weber dalam sosiologi agama bermula dari esai Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme dan berlanjut dengan analisis Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme. meski ia sering pula menulis di bidang ekonomi. Jerman. 3) Mempertahankan pembagian kerja.• • Sejarah: belajar tentang orang-orang yang melakukan hal-hal yang baik bagi banyak orang membuat seorang individu merasa tidak berarti. 21 April 1864 – meninggal di München.

tapi juga mencatat bahwa hal-hal tersebut bukan satu-satunya faktor dalam perkembangan tersebut. studi tentang sosiologi agama. menurut Weber. Kristen) memiliki dampak besar dalam perkembangan sistem ekonomi Eropa dan Amerika Serikat. semata-mata hanyalah meneliti meneliti satu fase emansipasi dari magi. Esai Weber Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme (Die protestantische Ethik und der Geist des Kapitalismus) adalah karyanya yang paling terkenal. melainkan lebih . dan pembedaan karakteristik budaya Barat. Dikatakan bahwa tulisannya ini tidak boleh dipandang sebagai sebuah penelitian mendetail terhadap Protestanisme. hubungan antara stratifikasi sosial dan pemikiran agama. Faktor-faktor penting lain yang dicatat oleh Weber termasuk rasionalisme terhadap upaya ilmiah. [sunting] Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme Sampul salah satu edisi The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. Dalam analisis terhadap temuannya. sistematisasi terhadap administrasi pemerintahan dan usaha ekonomi.melanjutkan penelitiannya tentang Yudaisme Kuno dengan penelitian-penelitian tentang Mazmur. menggabungkan pengamatan dengan matematika. Yahudi Talmudi. Kekristenan awal dan Islam. yakni "pembebasan dunia dari pesona" ("disenchanment of the world") yang dianggapnya sebagai aspek pembeda yang penting dari budaya Barat. Weber berpendapat bahwa pemikiran agama Puritan (dan lebih luas lagi. ilmu tentang pembelajaran dan yurisprudensi. Pada akhirnya. Tujuannya adalah untuk menemukan alasan-alasan mengapa budaya Barat dan Timur berkembang mengikuti jalur yang berbeda. Kitab Yakub. Tiga tema utamanya adalah efek pemikiran agama dalam kegiatan ekonomi.

seorang teolog profesional. dan lainlainnya yang telah berkomentar tentang hubungan yang dekat antara Protestanisme dengan perkembangan semangat perdagangan. Weber menunjukkan bahwa tipe-tipe Protestanisme tertentu mendukung pengejaran rasional akan keuntungan ekonomi dan aktivitas duniawi yang telah diberikan arti rohani dan moral yang positif. Alasan lainnya adalah esai tersebut telah menyediakan perspektif untuk perbandingan yang luas bagi agama dan masyarakat. Ia mendefinisikan "semangat kapitalisme" sebagai gagasan dan kebiasaan yang mendukung pengejaran yang rasional terhadap keuntungan ekonomi. hidup itu harus dimulai di suatu tempat. telah memulai penulisan buku The Social Teachings of the Christian Churches and Sects. Banyak pengamat seperti William Petty. Dalam Etika Protestan dan Semangant Kapitalisme.tidak dapat dengan sendirinya membangun sebuah tatanan ekonomi yang baru (pelacur). gagasan bahwa kerja adalah kutuk dan beban yang harus dihindari. melainkan sebagai suatu cara hidup yang lazim bagi keseluruhan kelompok manusia." demikian Weber menulis. begitu Weber menyebut mereka -. "Agar suatu cara hidup yang teradaptasi dengan baik dengan ciri-ciri khusus kapitalisme. Montesquieu. dan bukan dalam diri individu yang terisolasi semata. melainkan lebih merupakan sebuah produk sampingan – logika turunan dari doktrin-doktrin tersebut dan saran yang didasarkan pada pemikiran mereka yang secara langsung dan tidak langsung mendorong perencanaan dan penyangkalan-diri dalam pengejaran keuntungan ekonomi. Weber berpendapat bahwa ada banyak alasan untuk mencari asal-usulnya di dalam gagasan-gagasan keagamaan dari Reformasi.sebagai perkenalan terhadap karya-karya Weber selanjutnya. Weber menyatakan dia menghentikan riset tentang Protestanisme karena koleganya Ernst Troeltsch. orang Yahudi.para wiraswasta yang heroik. termasuk pengejaran ekonomi. Istilah ini diambil ketika gagasan tentang etika Protestan digeneralisasikan terhadap orang Jepang. Di antara kecenderungan-kecenderungan yang diidentifikasikan oleh Weber adalah keserakahan akan keuntungan dengan upaya yang minimum. John Keats. Bakti keagamaan biasanya disertai dengan penolakan terhadap urusan duniawi. Mengapa hal ini tidak terjadi dalam Protestanisme? Weber menjelaskan paradoks tersebut dalam esainya." Setelah mendefinisikan semangat kapitalisme. yang dilanjutkannya kelak dalam karya-karyanya berikutnya. Weber mengajukan tesis bahwa etika dan pemikiran Puritan mempengaruhi perkembangan kapitalisme. . Henry Thomas Buckle. terutama penelitiannya tentang interaksi antara berbagai gagasan agama dan perilaku ekonomi. dan orang-orang non-Kristen. Ini bukanlah tujuan dari ide-ide keagamaan. apabila dipertimbangkan sebagai sikap individual. khususnya apabila hal itu melampaui apa yang secukupnya dibutuhkan untuk hidup yang sederhana. Weber menunjukkan bahwa semangat seperti itu tidak terbatas pada budaya Barat. tetapi bahwa individu-individu seperti itu -. "dapat mendominasi yang lainnya. Frase "etika kerja" yang digunakan dalam komentar modern adalah turunan dari "etika Protestan" yang dibahas oleh Weber.

mengapa kapitalisme tidak berkembang di tiongkok. Yudaisme kuno ikut membentuk rasionalisme moral dari peradaban Barat. Namun.[sunting] Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme adalah karya besar Weber yang kedua dalam sosiologi agama. Karenanya. dan perjuangan para nabi dalam melawan ekstasi dan penyembahan berhala. negara Tiongkok telah berkembang dari suatu federasi yang kendur dari negara-negara feodal menjadi suatu kekaisaran yang bersatu dengan pemerintahan Patrimonial. Selain itu. Weber melontarkan pertanyaan. mereka tidak pernah mendapatkan otonomi politik. tetapi juga memainkan peranan penting dalam bangkitnya negara Barat modern. yang muncul dari keyakinan keagamaan terhadap roh-roh leluhur. Seperti di Eropa. Pada tahun 200 SM. gigih dalam upaya melakukan apa yang benar di mata Tuhan dalam pengharapan akan masa depan yang lebih baik. ekstasi dan politik. diabdikan kepada pengkajian hukum. dan para warganya tidak mempunyai hak-hak politik khusus. karena pengaruhnya sama pentingnya dengan pengaruh yang diberikan oleh budaya-budaya Helenistik dan Romawi. tipe-tipe ekstasi keagamaan. Ini disebabkan oleh kekuatan ikatan-ikatan kekerabatan. dan etika serta teodisitas (ajaran tentang kebaikan Allah di tengah penderitaan) dari para nabi. menulis bahwa "bebas dari spekulasi magis dan esoterik. Weber membahas pengorganisasian konfederasi awal." George Herbert Mead lahir di South Hadley. Amerika pada 27 Februari 1863. sebuah kota Massachussetts. Pada masa itu aliran-aliran pemikiran Tiongkok yang besar (Konfusianisme dan Taoisme) mengemuka. sifat-sifat yang unik dari hubungan umat Israel dengan Yahweh. Weber mencatat bahwa Yudaisme tidak hanya melahirkan agama Kristen dan Islam. gilda-gilda saling bersaing memperebutkan perkenan Kaisar. Dalam Seratus Aliran Pemikiran Masa Peperangan Antar-Negara. Dia anak dari clergyman. Reinhard Bendix. aspek-aspek sosial dari kenabian di zaman Alkitab. tidak pernah bersatu untuk memperjuangkan lebih banyak haknya. ia memusatkan pengkajiannya pada tahap awal sejarah Tiongkok. dan merupakan pusat perdagangan dan kerajinan. para nabi membangun sebuah agama iman yang menempatkan kehidupan sehari-hari manusia di bawah kewajiban-kewajiban yang ditetapkan oleh hukum moral yang telah diberikan Tuhan. Weber memusatkan perhatian pada aspek-aspek dari masyarakat Tiongkok yang berbeda dengan masyarakat Eropa Barat dan khususnya dikontraskan dengan Puritanisme. yang meringkas Yudaisme Kuno. kota-kota di Tiongkok dibangun sebagai benteng atau tempat tinggal para pemimpinnya. Ia kemudian menggambarkan masa-masa perpecahan Kerajaan Israel. para warga kotakota di Tiongkok tidak pernah menjadi suatu kelas status terpisah seperti para warga kota Eropa. sebagaimana digambarkan dalam Masa Peperangan Antar-Negara. para pemimpin yang sesat dan penganjur perlawanan. orientasi sosial para nabi. minister bernama Hiram Mead yang juga adalah seorang gereja kongregasional serta juga mengajar sebagai profesor di kecil di seorang pendeta seminar . Dengan cara ini. pengaruh agama-agama asing.

Melalui kedua orang tuanya. Dan di tanah Eropa itu juga George Herbert Mead menikah dangan saudari dari Henry Northrup Castle. George Herbert Mead tidak pernah menulis buku secara sistematik. yang menurut catatan dia adalah sebuah institusi yang secara social sangat maju. tempat dimana ayahnya mengajar.generasi terakhir. yaitu Helen Castle. yaitu teman juga koleganya selama di Universitas Chicago. dan John Dewey pun juga adalah salah satu tokoh pragmatis yang berpengaruh pada pemikiran – pemikiran George Gerbert Mead dalam konsep isyarat (gesture). Selama di Harvard. Mead tertarik dengan filsafat romantic dan idealistic dari Hegel. namun kurikulun serta gaya intelektualnya sangat tradisional dan dogmatis yang mencerminkan pengarus dari Puritanisme New England. Mead pelan – pelan menolak dogmatism agama dari Oberlin namun tetap mempertahankan masalah social yang sangat kuat tersebut. dan disebut oleh John Dewey bahwa George Herbert Mead adalah pikiran paling asli dalam filsafat Amerika bagi generasi . Mead banyak belajar dan mendapat pengaruh dari William James tentang pragmatism dalam filsafat di konsep diri (self). Self and Society (1934) dan Movements of Thought in the 19th Century adalah merupakan materi – materi kuliah Mead yang telah . Dan ketika Mead berusia enam belas tahun. Mead sempat mengajar di sebuah sekolah namun hanya sebentar. Dan George Herbert Mead pun pada tahun 1887 belajar ke Harvard University selama satu tahun untuk mengkaji filsafat dan psikologi. Akhirnya pada tahun 1891. Selama disana Mead mempelajari pandangan serta gagasan dari para filosof idealis Jerman. George Herbert Mead adalah merupakan orang penting dalam Filsafat Pragmatis. Selama menempuh pendidikan di Harvard. dan dibawa pengaruh dari temannya yaitu Henry Northrup Castle. Sedangkan ibunya bernama Elizabeth Storrs Billings adalah seorang wanita yang berpendidikan yang juga mengajar di Berlin College selama dua tahun dan kemudian menjadi presiden di Mount Holyoke College selama sepuluh tahun. Setelah lulus dari Oberlin di umur 20 tahun. dia masuk ke Fakultas Teologi di Oberlin College Ohio. Mead mewarisi Puritanisme New England. dan di Jermanlah Mead semakin menunjukkan ketertarikan pada psikologi dibanding dengan filsafat. Tulisannya tentang Mind. dan Mead mendapatkan gelar sarjananya pada tahun 1883 dari Oberlin College. tempat dimana dia bertemu dengan John Dewey. teman lamanya ketika di Oberlin. yang kemudian dia pergi ke Jerman selama tiga tahun untuk belajar filsafat dan psikologi di Leipzig dan Berlin. walaupun dia masihkurang kalau sebagai pelopor pragmatism dibandingkan dengan John Dewey. Mead kembali ke Amerika dan mulai mengajar sebagai dosen untuk mata kulian filsafat dan psikologi di Michigan University selama tiga tahun. Kemudian ditahun berikutnya Mead menggabungkan diri dengan Depertemen Filosofi ketika mengajar Psikologi Sosial tingkat lanjut di Universitas Chicago sampai dia meninggal pada tahun 1931 dalam usia 68 tahun.teologi di Oberlin College di Ohio.

George Herbert Mead memiliki pemikiran yang mempunyai sumbangan besar terhadap ilmu social dalam perspektif teori yang dikenal dengan interaksionisme simbolik. Mead adalah salah satu pelopor dalam Filsafat Pragmatisme dinama pragmatism adalah menekankan hubungan yang sangat erat antara pengetahuan dan tindakan untuk mengatasi masalah social. Seperti yang telah diuraikan diatas. George Herbert Mead juga melibatkan dirinya dalam reformasi social karena dia mempercayai bahwa ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk mengatasi masalah – masalah sosial tersebut. tetapi Mead sangat mengagumi konsep tentang evolusi Darwin karena konsep tersebut dianggap Mead sebagai petunjuk dengan menekankan pada proses. kepribadian individu dibentuk melalui komunikasi dengan orang lain serta citra diri dibangun melalui sarana interaksi dengan orang lain. dan lewat dari proses inilah karakter dari suatu organisme mengalami proses perubahan yang terus menerus atau dinamis. serta mengembangkan konsep interaksi simbolik bertolak pada pemikiran Simmel yang melihat persoalan pokok sosiologi adalah masalah sosial. yang menyatakan bahwa komunikasi manusia berlangsung melalui pertukaran symbol serta pemaknaan symbol – symbol tersebut.mempengaruhi perkembangan Sosiologi Kontemporer khususnya pada pembahasan tentang Interaksionisme Simbolik. Mead yakin akan kemungkinan – kemungkinan perubahan social. dia sangat tekun dalam mempelajari dan mendalami pemikiran dari Charles Darwin. Mead melihat bahwa pikiran manusia sebagai suatu hasil yang muncul melalui proses . Seperti para penganut pragmatism lainnya. 2. perubahan. yaitu Leonard Cottreil. Tokoh yang Mempengaruhi George Herbert Mead. dan dia merasa sangat nyaman di tengah – tengah lingkungan kota Chicago yang dinamis. yang diberikannya ketika Mead menjadi dosen dan dibukukan oleh salah satu mahasiswanya yang sangat mengagumi Mead dan juga merupakan salah satu Sosiolog terkenal. George Herbert Mead adalah orang yang sederhana dan rendah hati. meskipun dia bukan termasuk darwinisme social yang mana merupakan unsur paling penting dalam perspektif ilmu sosial. Pemikiran Mead tentang teori Darwin adalah bahwa pikiran atau kesadaran manusia sejalan dengan kerangka evolusi dari teori Darwin. Mead menempatkan arti penting komunikasi dalam konsep tentang perilaku manusia. Oleh karena itu. karena dia melihat bahwa komunikasi antar individu adalah sebagai inti dari pembentukan kepribadian manusia itu. Dengan kata lain. ketidakstabilan dan perkembangan sebagai esensi dari sebuah kehidupan social. Dan Mead juga menentang gagasan bahwa insting adalah sebagai dasar dari kepribadian manusia. Mead menerima prinsip Darwin bahwa organism terus menerus terlibat dalam usaha menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

dan menurut Max Weber konsep fakta . melainkan Mead menjelaskannya dalan konteks yang lebih luas dari pada itu. Gagasan Mead .mengenai hal tersebut dalam pandangan para filosof dikatakan sebagai pragmatisme. Konsep Dewey tentang pikiran sebagai suatu proses penyesuaian diri dengan lingkunganlah yang mempengaruhi Mead. Dewey telah menunjukkan bahwa pikiran timbul dari interaksi dengan dunia social. tetapi juga dapat mengobservasi perilaku yang tidak jelas yang keduanya tersebut dapat diketahui dengan melalui metode introspeksi. keunikan manusia muncul dari proses penyesuaian diri dengan kondisi hidupnya. George Herbert Mead terinspirasi dengan konsep dari dua filosof tersebut dikarenakan Mead mempunyai intensitas kedekatan yang cukup sering dengan aliran psikologi khususnya behaviorisme. manusia mempunyai kemampuan untuk melihat dirinya sebagai obyek dan dalam kemampuan itu. manusia bisa mengembangkan sikap dan perasaan terhadap dirinya sendiri. Dewey menegaskan bahwa yang unik dalam diri manusia adalah kemampuannya untuk berpikir. Behaviorisme memiliki pandangan bahwa kehidupan manusia harus dipahami pada kerangka perilaku (behaviour) mereka. George Herbert Mead juga diilhami oleh para tokoh filsafat dan psikologi seperti William James dimana James adalah orang pertama yang mengembangkan konsep “self” diri secara jelas. Menurutnya. karena bagi George Hebert Mead pragmatism berhasil melihat organisme sebagai ciptaan yang berhubungan dengan kondisi dunia yang paling terkini. George Herbert Mead tidak memahami behaviorisme sekedar mereduksi hubungan social sebagai rumus stimulus dan respom. Tokoh filosof yang lain yang mempengaruhi Mead adalah John Dewey yang merupakan pendukung utaman pragmatisme. George Herbert Mead juga dipengaruhi oleh Max Weber dengan teorinya tentang Interaksi dan Tindakan. Maksudny adalah bahwa metode yang ditemukan tidak hanya mampu melakukan observasi perilaku yang terang dan jelas. Mead mengatakan bahwa behaviorisme social didalamnya terdapat semanacam loncatan dari investigasi ilmiah. Dewey memusatkan perhatian pada proses penyesuaian manusia tergadap dunia.evolusi yang ilmiah dan pikiran tersebut akan terus berkembang sejalan dengan dinamika yang muncul serta prosedur yang telah dilewati. Selain terpengaruh oleh pemikiran teori evolusi dari Darwin. James mengakui pentingnya kemampuan dalam membentuk cara pandang seseorang dalam menanggapi dunia di sekitarnya. Ia juga dapat membentuk tanggapan terhadap perasaan dan sikap tersebut. Max Weber dalam teori ini mengemukakan bahwa masyarakat hanya merupakan satu nama yang menunjuk pada sekumpulan individu. dan bukan dari kerangkan siapa dia. Menurut James. karena mereka akan berinteraksi menyesuaikan keadaan yang ada. Selain itu.

melainkan masyarakatlah yang terlebih dulu muncul dan baru diikuti pemikiran yang muncul pada dalam diri masyarakat tersebut. meskipun selanjutkan rasionalitas yang dikembangkan Mead berdasar dari konsep Weber ini lebih dibawa ke ranah individu dan lingkungan sosialnya. dimana makna dari sebuah pemikiran adalah sesuatu yang penting dalam mengerti manusia dimana pemilikan karakter – karakter ini membuat esensi berbeda dengan perilaku binatang. . sehingga Max Weber menginterpretasikan individu dan tindakannya sebagai satuan dasar atau sebagai “otorinya”. Simbol ini muncul akibat dari kebutuhan setiap individu untuk berinteraksi dengan orang lain. Menurut Weber. Konsep dan Pemikiran George Herbert Mead mengembangkan teori atau konsep yang dikenal sebagai Interaksionisme Simbolik. Rasionalitas yang dikemukakan oleh Max Weber lebih dibawa ke ranak suatu lembaga atau structural. Berdasar dari beberapa konsep teori dari tokoh – tokoh yang mempengaruhinya beserta pengembangan dari konsep – konsep atau teori – teori tersebut.social seperti struktur social. tindakan rasional dihubungkan dengan kesadaran dan pilihan bagaimana tindakan tersebut direalisasikan. Namun tidak semua tindakan ataupun perilaku individu adalah suatu manifestasi yang rasional. Dan dalam proses berinteraksi tersebut pasti ada suatu tindakan atau perbuatan yang diawali dengan pemikiran. dianggap sebagai abstraksi spekulatif tanpa dasar empiric. Berdasarkan dari keseluruhan konsep serta hasil dari tokoh – tokoh tersebutlah George Herbert Mead dapat mengemukakan konsep tentang Interaksionisme Simbolik yang merupakan reduksi ulang serta pengembangan dari konsep konsep tersebut. Mead mengemukakan bahwa dalam teori Interaksionisme Simbolik. ide dasarnya adalah sebuah symbol. Dan Max Weber membuat klasifikasi tentang tipe – tipe tindakan social dengan menggunakan konsep dasar “rasionalitas” yaitu ada tindakan yang rasional dan non rasional. 3. Dalam tinjauannya di buku Mind. kelompok social dll yang lebih dari sekedar individu dan perilakunya. Self and Society. Mead berpendapat bahwa bukan pikiran yang pertama kali muncul. Rasionalitas hadir dalam diri seorang individu dengan terlebih dahulu melewati proses pemikiran. karena symbol ini adalah suatu konsep mulia yang membedakan manusia dari binatang. Dan analisa George Herbert Mead ini mencerminkan fakta bahwa masyarakat atau yang lebih umum disebut kehidupan social menempati prioritas dalam analisanya. dan Mead selalu memberi prioritas pada dunia social dalam memahami pengalaman social karena keseluruhan kehidupan social mendahului pikiran individu secara logis maupun temporer. Max Weber mengemukakan bahwa antara individu yang satu dengan individu yang lain berinteraksi satu sama lain diwujudkan dengan adanya suatu tindakan maupun perilaku.

dimana dia adalah pertimbangan. yaitu: • Tindakan Perbuatan bagi George Herbert Mead adalah unit paling inti dalam teori ini. karena stimulus adalah situasi atau peluang untuk bertindak dan bukannya suatu paksaan. ketika seseorang ingin menonton film di bioskop. Mead mengemukakan bahwa stimulus tidak selalu menimbulkan respon otomatis seperti apa yang diperkirakan oleh actor. Bagi Mead. Dalam tahapan ini. Impuls melibatkan stimulasi inderawi secara langsung dimana respon yang diberikan oleh actor adalah bertujuan untuk kebutuhan dirinya sendiri. George Herbert Mead mengemukakan beberapa konsep yang mendasari teori yang ada. maka dia akan mencari 3. actor dapat mengambil keputusan atau tindakan yang umumnya akan berorientasi untuk memuaskan impuls yang ada di awal tadi. bayangan maupun pikiran terhadap bagaimana cara untuk bisa memenuhi impuls. Persepsi adalah tahapan kedua. Mead menjelaskan bahwa ada empat tahap yang masing-masing dari tahap tersebut saling berkaitan satu sama lain dalam setiap perbuatan.Individu yang berpikir dan sadar diri tidak mungkin ada sebelum kelompok social . tahapan ini menciptakan jeda temporer dalam proses tersebut. yang mana Mead menganalisa perbuatan dengan pendekatan behavioris serta memusatkan perhatian pada stimulus dan respon. Dalam tahapan ini actor mengambil tindakan yang berkaitan dengan obyek yang telah dipersepsikan. sehingga suatu respon tidak secara langsung dapat terwujud. 2. Dalam tahapan ini. dengan adanya pertimbangan maupun pemikiran secara sadar. Kelompok social hadir lebih dulu dan dia mengarah pada perkembangan kondisi mental sadar – diri. Konsumsi adalah upaya terakhir untuk merespon impuls. 1. Dalam teorinya yang dinamakan Interaksionisme Simbolik ini. berkaitan dengan contoh impul diatas. Manipulasi adalah tahapan selanjutnya yang masih berhubungan dengan tahap-tahap sebelum. • Gestur . Contohnya adalah ketika seseorang mempunyai keinginan untuk menonton film di bioskop. actor memberikan respon atau bereaksi terhadap stimulus yang berkaitan dengan impuls tadi. Dia adalah reaksi yang paling awal dimana dia berfungsi untuk dirinya sendiri. 4. Impuls adalah tahap paling awal dalam keempat tahap diatas. Misal.

Kemampuan ini lah yang memungkinkan manusia menjadi bisa melihat dirinya sendiri melalui perspektif orang lain dimana hal ini sangatlah penting dalam mengerti arti – arti bersama atau menciptakan respon yang sama terhadap symbol – symbol suara yang sama. Gestur ini menjadi symbol ketika dia bisa membuat seorang individu mengeluarkan respon – respon yang diharapkan olehnya yang juga diberikan oleh individu yang menjadi sasaran dari gesturnya. .Mead mempunyai pandangan bahwa gesture merupakan mekanisme dalam perbuatan social serta dalam proses social. maupun pada orang yang bereaksi terhadap symbol – symbol itu. bereaksi. Pikiran juga menghasilkan suatu bahasa isyarat yang disebut symbol. Dan agar kehidupan social tetap bertahan. Sekali pun ada manusia yang bertindak dengan skema aksi reaksi. melainkan juga mampu untuk mengartikan symbol yang berupa kata – kata. Bahasa membuat manusia mampu untuk mengartikan bukan hanya symbol yang berupa gerak gerik atau gesture. yang berarti bahwa manusia harus mengerti bahasa yang sama. Gestur adalah gerak organisme pertama yang bertindak sebagai stimulus yang menghasilkan respon dari pihak kedua sesuai dengan apa yang diinginkan. proses mental dan lain sebagainya. dia adalah jenis gestur yang hanya bisa dilakukan dan diinterpretasikan oleh manusia. • Mind (Pikiran) George Herbert Mead memandang akal budi bukan sebagai satu benda. yang artinya bahwa antara aksi dan reaksi terdapat suatu proses yang melibatkan pikiran atau kegiatan mental. Dan kemampuan manusia dalam menciptakan bahasa inilah yeng membedakan manusia dengan hewan. fungsi symbol adalah memungkinkan terbentuknya pikiran. Proses berpikir. Dalam teori George Herbert Mead. • Simbol Simbol. Simbol – simbol yang mempunyai arti bisa berbentuk gerak gerik atau gesture tapi juga bisa dalam bentuk sebuah bahasa. dan berinteraksi menjadi mungkin karena symbol – symbol yang penting dalam sebuah kelompok social mempunyai arti yang sama dan menimbulkan reaksi yang sama pada orang yang menggunakan symbol – symbol itu. karena hanya ketika symbol – symbol ini dipahami dengan makna juga respon yang samalah seorang individu dapat berkomunikasi dengan individu yang lainnya. maka seorang actor harus bisa mengerti symbol – symbol dengan arti yang sama. melainkan sebagai suatu proses social. namun kebanyakan tindakan manusia melibatkan suatu proses mental.

sehingga dia bisa menafsirkan pikiran – pikirannya dengan tepat.Mampu untuk mengambil bagian dalam percakapan sendiri dengan orang lain. fleksibilitas juga memungkinkan untuk terjadinya interaksi dalam situasi tertentu. Self bukan suatu obyek melainkan suatu proses sadar yang mempunyai kemampuan untuk berpikir.Mampu menyadari apa yang sedang dikatakan dan kemampuan untuk menggunakan kesadaran untuk menentukan apa yang garus dilakukan pada fase berikutnya. Konsep tentang arti sangat penting bagi Mead. Dalam fase atau tahapan ini. seperti : . merupakan situasi penting dalam perkembangan akal budi.Mampu memberi jawaban kepada diri sendiri seperti orang lain yang juga memberi jawaban. Dan Mead juga berpendapat bahwa tubuh bukanlah riri. Suatu perbuatan bisa mempunyai arti kalau seseorang bisa menggunakan akal budinya untuk menempatkan dirinya sendiri di dalam diri orang lain. meski orang tidak mengerti arti dari symbol yang diberikan.Mampu memberi jawaban seperti aturan. Selain memahami symbol-simbol yang sama dengan arti yang sama. . . Self mengalami perkembangan melalui proses sosialisasi. situasi social memberikan arti kepada sesuatu. norma atau hokum yang juga memberi jawaban padanya. Dalam arti ini. Namun Mead juga mengatakan. bahwa arti tidak berasal dari akal budi melainkan dari situasi social yang dengan kata lain. Bagi Mead. melinkan dia baru menjadi diri ketika pikran telah perkembang. dan ada tiga fase dalam proses sosialisasi tersebut. Hal itu berarti bahwa orang masih bisa berinteraksi walaupun ada hal – hal yang membingungkan atau tidak mereka mengerti. • Self (Diri) Mead menganggap bahwa kemampuan untuk memberi jawaban pada diri sendiri layaknya memberi jawaban pada orang lain. . Simbol verbal sangat penting bagi Mead karena seorang manusia akan dapat mendengarkan dirinya sendiri meski orang tersebut tidak bisa melihat tanda atau gerak gerik fisiknya. Pertama adalah Play Stage atau tahap bermain. dan itu dimungkinkan karena akal budi yang bersifat fleksibel dari pikiran.Mead juga menekankan pentingnya fleksibilitas dari mind (akal budi). seorang anak bermain atau memainkan peran orang – orang yang dianggap penting baginya. .

Sedangkan “I” adalah ketika terdapat ruang spontanitas. Dalam fase ini anak-anak mengarahkan tingkah lakunya berdasarkan standar-standar umum serta norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Contoh Anak kecil yang suka bola yang tadinya hanya berpura – pura mengambil peran orang lain. “I” adalah aspek diri yang bersifat non-reflektif yang merupakan respon terhadap suatu perilaku spontan tanpa adanya pertimbangan. Fase kedua dalam proses sosialisasi serta proses pembentukan konsep tentang diri adalah Game Stage atau tahap permainan. Dan ketika didalam aksi dan reaksi terdapat suatu pertimbangan ataupun pemikiran. Contoh anak tadi dalam fase ini telah mengambil secara penuh perannya dalam masyarakat. dimana dalam tahapan ini seorang anak mengambil peran orang lian dan terlibat dalam suatu organisasi yang lebih tinggi. standar-standar umum dalam masyarakat. yaitu organisasi social tempat akal budi (mind) serta diri (self) muncul. dan sesuatu yang impersonal yaitu aturan – aturan dan norma – norma. serta harapan-harapan orang lain. • Society (Masyarakat) Masyarakat dalam konteks pembahasan George Herbert Mead dalam teori Interaksionisme Simbolik ini bukanlah masyarakat dalam artian makro dengan segala struktur yang ada. Bagi Mead dalam pembahasan ini. maka dia meminta dibelikan atribut yang berhubungan degan bola dan brmain dengan atribut tersebut serta berpura – pura menjadi pesepak bola idolanya. generalized other. maka dia bertindak berdasarkan pertimbangan terhadap norma-norma. seorang anak menilai tindakannya berdasarkan norma yang berlaku dalam masyarakat. sehingga muncul tingkah laku spontan dan kreativitas diluar harapan dan norma yang ada. dalam fase terakhir ini. Sedang fase ketiga adalah generalized other. Mead mengemukakan bahwa seseorang yang menjadi “Me”. • I and Me Inti dari teori George Herbert Mead yang penting adalah konsepnya tentang “I” and “Me”. Jadi. melainkan masyarakat dalam ruang lingkup yang lebih mikro. maka pada saat itu “I” berubah menjadi “Me”. yaitu dimana diri seorang manusia sebagai subyek adalah “I” dan diri seorang manusia sebagai obyek adalah “Me”. yaitu harapan-harapan. dia akan berusaha untuk mengorganisir teamnya dan bekerjasama dengan teamnya.Contoh ktika seorang anak laki – laki yang masih kecil suka akan bermain bola. masyarakat itu . Dengan fase ini. kebiasaan-kebiasaan. Dia menjadi pesepak bola handal dan dalam menjalankan perannya sudah punya pemikiran dan pertimbangan. maka dalam tahapan ini anak itu sudah berperan seperti idolanya dalam sebuah team sepak bola anak. anak belajar sesuatu yang melibatkan orang banyak.

Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Teori – Teori Sosial Modern. Perspektif Sosiologi Modern. karena Mead berpendapat bahwa masyarakat ada sebelum individu dan proses mental atau proses berpikir muncul dalam masyarakat. Doyle Paul. Realitas Sosial. Gramedia Pustaka Utama Soeprapto. Biografi para Peletak Sosiologi Modern. sarana komunikasi . Malang : Averroes PENGERTIAN DAN KONSEP SOSIOLOGI Ada dua ruang lingkup dalam sosiologi. Dinamika yaitu hal-hal yang mempelajari hukum-hukum dan dalil-dalil tentang perubahan masyarakat. GRAMEDIA Craib. serta makna – makna itu terus berkembang dan disempurnakan pada saat interaksi itu berlangsung. . 1984. Jakarta : PT. 1986. pada dasarnya Teori Interasionisme Simbolik adalah sebuah teori yang mempunyai inti bahwa manusia bertindak berdasarkan atas makna – makna. Rachmad K. Dari Parsons sampai Habermas. Statistika yaitu ruang lingkup yang mempelajari hal-hal tentang dasar-dasar pergaulan hidup manusia. Jakarta : Pustakaraya Ritzer. . dimana makna tersebut didapatkan dari interaksi dengan orang lain. Dwi. Ada beberapa factor yang menyebabkan perubahan social dalam pergaulan hidup masyarakat yakni pendidikan dan pengajaran. Dari Teori Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Mutakhir Teori Soiologi Postmodern. Refleksi Filsafat Sosial atas Hubungan Individu – Masyarakat dalam Cakrawala Sejarah Sosiologi. George. Bernard. proses social dalam berbagai bentuk. Jakarta : PT. 2002. Johnson. 2007. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press Veeger.sebagai pola-pola interaksi dan institusi social yang adalah hanya seperangkat respon yang biasa terjadi atas berlangsungnya pola-pola interaksi tersebut. 2008. Interaksionisme Simbolik. Kritik terhadap Teori Sosiologi Kontemporer. Daftar Pustaka Susilo. Jadi. Irving M. Rajawali Pers Zeitlin.J. Yogyakata: AR-RUZZ MEDIA Raho. Riyadi. yaitu statistika dan dinamika. 20 Tokoh Sosiologi Modern. Ian. K. Teori – teori Sosiologi. 1986. Memahami Kembali Sosiologi. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: CV.

karena dengan berinteraksi dan menciptakan hubungan antara manusia akan menghasilkan hubungan yang dinamis yaitu yang mempertemukan orang dengan orang.Hasrat berjuang yaitu adanya keinginan untuk mengalahkan lawan 7. manusia mencoba belajar menggali dan menggunakan sumber-sumber yang diperlukan berdasarkan potensi dengan segala keterbatasannya. kelompok dengan kelompok. Sedangkan untuk mencapai tujuan hidup manusia juga tidak bisa lepas dari bantuan orang lain. maupun orang dengan kelompok manusia. Menurut Bauman manusia juga mempunyai hasrat atau kecenderungan bernaluri antara lain sebagai berikut : 1.Hasrat tolong-menolong dan simpatik. Contohnya : Penggunaan kompres dingin. dan masyarakat perlu berinteraksi dan menciptakan hubungan antara manusia. dulunya spoit digunakan berulangkali pada pasien yang berbeda-beda. tetapi sekarang perawat adalah mitra dokter KONSEP MANUSIA Manusia sebagai mahluk social di kodratkan sebagai subsistem terbuka dari lingkungan.Kecenderungan social.Kecenderungan untuk patuh. Manusia sebagai mahluk yang utuh dan unik serta merupakan mahluk Bio-Psikososial dan Spritual juga mempunyai kebutuhan dan tujuan hidup. yaitu adanya keinginan untuk meniru orang-orang yang dikaguminya 5. menurut dan ada hasrat untuk tunduk dan sukarela. yaitu turut merasakan sesuatu yang dirasakan oleh orang lain 6. kelompok. misalnya kita ingin menjadi seorang perawat maka kita harus sekolah/ kuliah dan secara otomatis kita membutuhkan tenaga seorang pengajar. Jadi manusia sebagai anggota keluarga.Kecenderungan meniru.social. Dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.Rasa harga diri.Hasrat untuk mendapatkan kebebasan. dulunya perawat dianggap hanya sebagai pembantu dokter. yaitu supaya kelihatan berharga menurut pandangan orang lain 3. yaitu hasrat untuk menghindarkan diri dari kekangan Kaitannya dengan tugas kita sebagai seorang perawat : Dalam menghadapi pasien atau klien kita harus bisa menciptakan hubungan yang baik dengan menggunakan pendekatan secara komprehensif agar kita tidak canggung menceritakan penyakit dan semua keluhan yang dialaminya. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. KONSEP BUDAYA . Dan di situlah kita sebagai seorang perawat harus menolong untuk mengatasi penyakitnya. yaitu untuk menggabungkan dirinya dengan individu lainnya dalam bentuk kelompok 2. terpaksa ataupun motif lainnya 4. dulunya digunakan untuk menurunkan panas tetapi di jaman sekarang dapat digunakan kompres hangat/ hangat yang memiliki cara kerja yang lebih baik karena dengan kompres panas dapat mencegah vasokonstriksi pembuluh darah Penggunaan spoit. tetapi sekarang penggunaan spoit hanya digunakan sekali pakai lalu dibuang agar tidak terjadi penularan penyakit dari satu pasien ke pasien lainnya Adanya perubahan status perawat. pengaruh budaya asing dan hukum yang diperankan dalam perubahan masyarakat.

Memuaskan seuautu rangkaian hasrat naluri dalam kebutuhan hidup dari mahluk hidup. b. Cipta artinya kemampuan perawat berpikir tentang bagaimana dia menyelesaikan masalah yang dihadapinya misalnya dengan berpikir kritis. Keluarga yang dibentuk melalui ikatan perkawinan merupakan sarana yang sah bagi pasangan suami-istri untuk memenuhi kebutuhan seksualnya. fungsi educatif.fungsi sebuah keluarga. Fungsi kebudayaan antara lain : a. Sedangkan karya yaitu perawat dalam memberikan perawatan sebaiknya tidak memanfaatkan hal-hal yang ada saja. Fungsi Biologis. Jadi fungsi kebudayaan adalah sebagai patokan atau pedoman mempelajari manusia dengan melihat kebiasaan-kebiasaan manusia itu sendiri.Bahasa. berkaitan dengan kekuatan politik e. rasa. . agar manusia tidak memenuhi kebutuhan tersebut secara bebas seperti binatang. Unsur-unsur kebudayaan antara lain : a.Ekonomi berkaitan dengan mata pencaharian dan system ekonomi d. yang secara khusus dalam bentuk hubungan seks. dan fungsi penentuan status.Kepercayaan (religius) Sehubungan dengan tugas kita sebagai seorang perawat maka budaya adalah hal-hal yang berhubungan dengan akal.Melindungi masyarakat terhadap alam sekitarnya Kebudayaan ini sangat membantu manusia terhadap ancaman lingkungan. Rasa yaitu perawat harus memiliki rasa empati dan simpati. KONSEP KELUARGA Jika seorang pria dan wanita telah melalui jenjang pernikahan maka mereka berarti telah memulai kehidupan baru yang akhirnya melahirkan tanggungg jawab baru.Mewujudkan tata tertib dalam pergaulan masyarakat Di dalam kebudayaan terdapat norma yang harus dipatuhi oleh masyarakat. Mereka berdua pun akan melaksanakan fungsi.Kesenian h. dia juga harus berkarya sesuai dengan kemajuan teknologi. Perawat yang berbudaya memiliki cipta. rasa dan cipta. fungsi protektif. Seseorang biasanya sakit karena ketidakmampuannya berinteraksi dengan lingkungannya. fungsi rekreatif. Dengan adanya kebudayaan yang di dalamnya terdapat kepercayaan manusia dapat sehat kembali. Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang berhubungan dengan budi atau akal. melalui bahasa manusia dapat berkomunikasi g. Jadi keluarga berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan biologis manusia. fungsi sosialisasi anak. fungsi religius. karsa dan yang paling penting menurut Sir Edward Tylor merupakan kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan sebagai anggota masyarakat.Norma. fungsi ekonomi. memungkinkan kerjasama para anggota masyarakat f. Misalnya dalam menghadapi pasien yang berbeda. Kebudayaan merupakan karya. fungsi afeksi. dan karsa.Teknologi berkaitan dengan peralatan dan perlengkapan hidup manusia b.Kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansakerta yaitu Budhayah yang merupakan bentuk jamak kata Budhi yang berarti budi atau akal. karya. c.Keluarga berkaitan dengan system pendidikan karena keluarga adalah lembaga pendidikan yang utama c. cipta. Fungsi-fungsi keluarga meliputi : fungsi biologis.Kekuatan. Misalnya budaya masyarakat di dalam kebudayaan seseorang lelaki harus melamar anak gadis terlebih dahulu sebelum menikah. rasa.

perencanaan serta penggunaan. Fungsi Educatif. Keluarga dapat berperan sebagai agen penentuan status bagi anggotanya. Keluarga mempunyai fungsi religius. pelaksanaan fungsi ekonomi keluarga oleh dan untuk semua anggota keluarga mempunyai kemungkinan menambah saling pengertian. misalnya dengan mengingatkan. Ia dapat merasakan dan menangkap suasana perasaan yang meliputi orangtuanya pada saat anak berkomunikasi dengan mereka. karena merupakan pendukung utama bagi keutuhan dan kelangsungan keluarga. Fungsi Ekonomi. mengurangi ketegangan perasaan. kehidupan ekonomi yang diselenggarakan . Anak. Orangtuanya mempersiapkannya untuk menjadi anggota masyarakat yang baik.di lingkungan keluarga pertama-tama anak mesti dibiasakan dalam kehidupan beragama tersebut. Fungsi educatif atau fungsi pendidikan keluarga merupakan salah satu tanggung jawab yang paling penting yang dipikul oleh orangtua. Misalnya seorang istri akan merasa hidupnya terjamin dan terlindungi serta tentram di samping suaminya. maka tidak semua hal dapat diajarkan atau dididik oleh orangtua. Fungsi Penentuan Status. Fungsi ekonomi keluarga meliputi pencari nafkah. diikuti pernikahan. Anak memperoleh sosialisasi yang pertama di lingkungan keluarganya. Adapun ciri-cirinya yaitu hubungan berpacaran dua sejoli.Fungsi Sosialisasi Anak. orangtua. Artinya keluarga berkewajiban memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lainnya kepada kehidupan beragama. harus melaksanakan fungsi afeksi (perasaan) ini dengan baik agar jiwa anak tumbuh dengan sehat. Keluarga dapat melakukan upaya pencegahan terhadap anggota agar tidak melakukan perilaku menyimpang dari nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. karena dapat menjamin keseimbangan kepribadian anggota keluarga. Keluarga juga dapat melakukan upaya kreatif. Namun demikian. solidaritas dan tanggung jawab bersama dalam keluarga itu. Dalam keluarga pun anak-anak merasa terlindungi oleh kasih sayang kedua orangtuanya. pengakuan akan keturunan. pendidikan di keluarga tetap merupakan dasar atau landasan utama bagi anak untuk mengembangkan pendidikan selanjutnya. Di antara alasan seseorang melangsungkan pernikahan atau membentuk sebuah keluarga adalah untuk mendapatkan rasa keterjaminan atau keterlindungan hidupnya. Fungsi Religius. Oleh karena itu. Fungsi Protektif atau Perlindungan. Fungsi rekreatif sangat penting bagi anggota keluarga. Kehidupan keluarga sehari-hari tertentu beralih menjadi situasi pendidkan yang dihayati oleh anak-anaknya. meningkatkan saling pengertian dan meningkatkan rasa kasih saying. Jadi fungsi-fungsi perlindungan dari keluarganya terhadap anak meliputi perlindungan lahir dan batin. berkomunikasi dengan lingkungannya dan orangtuanya dengan keseluruhan kepribadiannya. Fungsi Rekreatif. Anak akan mempunyai keyakinan agama dan landasan hidup yang kuat jika keluarganya mampu melaksankan fungsi religius ini dengan baik. Pembinaan rasa keagamaan anak lebih awal lebih baik. Dengan melaksanakan fungsi sosialisasi ini dapat dikatakan bahwa keluarga berkedudukan sebagai penghubung anak dengan kehidupan social di masyarakat. Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama bagi anak. baik secara fisik (jasmani) maupun psikologis (rohani). Untuk dapat memahami lebih lanjut tentang keluarga maka kita harus memahami tentang karakteristik atau ciri khusus keluarga. Fungsi Afeksi. terutama pada saat masih kecil. Fungsi ekonomi sangat penting bagi kehidupan keluarga. menyadarkan ataupun menghukum anggota kelurganya yang telah melakukan perilaku menyimpang atau melanggar nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. memperkokoh kerukunan dan solidaritas keluarga. sehingga anak-anak harus sekolah. Karena sekarang berbagai kemampuan yang harus dikuasai anak begitu kompleksnya. terutama ibu.

Dalam kepercayaan sangat berkaitan dengan agama di mana definisi agama adalah tidak kacau. Keluarga Luas (Extended Family) yaitu keluarga yang terdiri dari semua orang yang berketurunan dari kakek dan nenek yang sama. Setelah mengetahui karakteristik atau ciri khas keluarga kita pun harus mengetahui tipe-tipe keluarga. manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan mengenal adanya kepercayaan. Keluarga Pangkal (Stream Family) yaitu sejenis keluarga yang menggunakan sistem pewarisan kekayaan pada satu anak yang paling tua. termasuk masing-masing istri dan suami. Adapun keluarga orientasi adalah keluarga yang individunya merupakan salah seorang keturunan. Kaitannya dengan kita sebagai seorang perawat : Seorang perawat perlu menyikai peran klien dalam keluarga dan menyikapi bagaimana keadaan keluarga jika salah satu anggota keluarga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Tapi dalam kepercayaan banyak masyarakat yang beranggapan bahwa mahluk-mahluk yang menempati bumi ini yang dipercayai masyarakat sangat sakral diantaranya dewa-dewa yang baik maupun yang jahat. antara lain saudara laki-laki pada setiap generasi. Kita tidak dapat diganggu karena mereka memiliki tempatnya sendiri. Peran kita sebagai seorang perawat : Perawat hendaknya memberikan Health Education di mana kita sebagai perawat apabila menemukan pasien dengan penyakit yang dialami terlebih dahulu kita menjelaskan diagnosa dari penyakit itu dan sebab-sebab timbulnya penyakit. KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT . Keluarga Gabungan (Joint Family) yaitu keluarga yang terdiri atas orang-orang yang berhak atau hak milik keluarga. mahluk-mahluk halus seperti roh-roh leluhur dan roh-roh lainnya yang baik maupun yang jahat. Seorang perawat hendaknya memberi dorongan psikis kepada kliennya dalam menghadapi masalah yang ada kaitannya dengan keluarga. serta kehidupan berumah tangga. aman dan menuju kepada kebenaran atau keselamatan.dan dinikmati bersama. Dengan jalan ini maka kemungkinan besar kita diberikan kepercayaan dari pasien itu sendiri bahwa sebenarnya ada namun memiliki tempat sendiri. ibu dan anakanaknya yang belum mengikatkan diri dalam membentuk keluarga tersendiri. Keluarga Prokreasi dan Keluarga Orientasi. yang mempunyai kekuatan atau kekuasaan atau tidak dapat berupa benda atau mahluk gaib. KEPERCAYAAN DAN AGAMA Dalam kehidupan. Di mana kepercayaan ini merupakan suatu keyakinan pada sesuatu yang tampak atau tidak tampak yang menguasai alam gaib. Sesudah kita mengetahui tipe-tipe keluarga dan pengertiannya masing-masing. Sedangkan menurut istilah suatu ajaran atau tuntunan yang menjadi pedoman hidup bagi seseorang untuk menciptakan kehidupan yang damai. kekuatan yang bisa berguna maupun yang bisa menyebabkan bencana. maka kita dapat lihat letak perbedaannya yaitu pada jumlah anggota dari setiap tipe-tipe keluarga tersebut. Yang termasuk tipe-tipe keluarga yaitu : Keluarga Batin (Nuclear Family) ialah kelompok orang yang terdiri dari ayah. sejahtera. keluarga prokreasi adalah sebuah keluarga yang individunya merupakan orangtua.

yaitu masyarakat sederhana dan masyarakat maju. Jadi jelas bahwa peran perawat di sini sangatlah penting dalam melakukan penyuluhan kesehatan. KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL Dalam masyarakat terdapat kelompok-kelompok social.Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan. masih banyak membudaya tentang cara memberikan makanan pada anak-anak mereka. Dari uraian tersebut nampaklah perbedaan antara kelompok formal dan kelompok informal. Dengan kebudayaan masyarakat dapat mengetahui bagaimana seharusnya bertindak. Contohnya : kelompok arisan. Di sini terlihat jelas adanya perbedaan corak kebudayaan.mobilitas social 3. Masyarakat yang memiliki aneka ragam kelompok social yang bercirikan: 1. berkomunikasi dengan baik. adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungan. dsb. yaitu : Dalam melakukan tugas kita sebagai seorang perawat. pemungutan uang iuran. Peran Kita Sebagai Seorang Perawat.mengutamakan kualitas manusia Masyarakat maju Masyarakat yang cepat sekali menerima kemajuan IPTEK. dimana dalam setiap masyarakat tercipta hubungan timbale balik. norma.pertautan merupakan kepntingan masyarakat 2. . Hal ini dapat menyebabkan timbulnya penyakit. Sedangkan informal group adalah kelompok yang tidak mempunyai struktur organisasi tertentu atau yang pasti kelompok tersebut biasanya terbentuk karena persamaan-persamaan yang berulang kali menjadi dasar bagi bertemunya kepentingan-kepentingan dan pengalaman yang sama. Begitupun antara kebudayaan dan masyarakat.heterogenitas 2. menentukan sikap. jika menemukan kebudayaan dan masyarakat ini yang bertentangan dengan tugas kita sebagai perawat atau dalam ilmu kesehatan yang pernah kita pelajari sebelumnya.individual Dengan demikian timbul suatu struktur antar hubungan social yang beraneka ragam. Melihat kenyataannya masyarakat dibagi atas perkembangannya. sehingga sangat beresiko bagi anaknya. Kebudayaan dengan kesehatan sebagaimana kita lihat dalam kehidupan masyarakat sederhana. Sehingga kita sebagai seorang perawat harus bisa beradaptasi. kadang kita menemukan masyarakat sederhana dan masyarakat maju. serta berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Misalnya saja tindakan seorang ibu yang terlebih dahulu mengunyah makanan yang akan diberikan kepada anaknya. Dalam menghadapi situasi yang demikian kita hendaknya mengajak si ibu untuk berdiskusi. Kelompok formal adalah kelompok-kelompok yang tegas dan sengaja diciptakan oleh anggota-anggotanya untuk mengatur hubungan antara anggotanya. Masyarakat sederhana Masyarakat yang pola pembagian kerjanya cenderung menurut jenis kelamin. Dimana cirri-ciri masyarakat ini sendiri : 1. di antaranya Kelompok Formal dan Kelompok Informal. Karena bisa saja si ibu tadi mengidap penyakit menular. dan memberikan informasi yang sejelas-jelasnya bahwa hal yang dilakukannya tidak baik bagi kesehatan anaknya. dimana biasanya si ibu mengunyah makanan terlebih dahulu kemudian diberikan pada anaknya. berbuat. Misalnya saja TBC. misalnya : peraturan untuk memilih ketua.

SIFAT SISTEM LAPISAN MASYARAKAT Sifat system lapisan masyarakat dalam suatu masyarakat dapat bersifat terbuka atau tertutup. keselamatan. System lapisan tertutup jelas terlihat pada masyarakat India yang berkasta atau pada masyarakat feudal. STRATIFIKASI SOSIAL A. Yang bersifat tertutup membatasi kemungkinan pindahnya seseorang dari satu lapisan yang lain.Sistem lapisan dapat di analisa dalam ruang lingkup unsur-unsur sebagai berikut : Distribusi hak-hak istimewa yang objektif seperti : penghasilan. TERJADINYA LAPISAN MASYARAKAT Sistem lapisan masyarakat dapat terjadi dengan sendirinya dalam proses pertumbuhan masyarakat itu. perkembangan kelompok juga cepat yang ditunjang oleh peningkatan pengetahuan anggotanya. bahkan sikap empati pada kliennya. perawat harus mengetahui apakah pasiennya/ kliennya termasuk in group atau out group dan melakukan pendekatan sesuai dengan kelompoknya. anggotanya memiliki rasa saling percaya yang tinggi dan tidak diikat oleh aturanaturan. ramah. sehingga seorang perawat dapat menampakkan sikap simpati. Khususnya dalam kelompok in group dan out group.System lapisan masyarakat mungkin berpokok pada system pertentangan dalam masyarakat 2. Tetapi adapula yang di sengaja di susun untuk mengejar suatu tujuan bersama yang biasa menjadi alasan terbentuknya lapisan masyarakat. Pentingnya perawat dalam mempelajari kelompok social adalah agar perawat dapat bersikap. Misalnya pada kelompok formal. B. kelebihan dari kelompok ini adalah adanya pembagian tugas yang jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam melakukan sesuatu. . keanggotaan kerabat tertentu Lembaga-lembaga kedudukan seperti tingkah laku hidup. tingkat umur (senioritas). Hanya saja dalam kelompok formal. Sehingga perkembangan kelompok relative lambat dan pada akhirnya tujuan sulit dicapai secara maksimal. Tetapi hal ini justru membuat pembagian tugas yang tidak jelas dan terjadi tumpang tindih dalam melakukan sesuatu. Yang terjadi dengan sendirinya adalah kepandaian.Namun perbedaan-perbedaan itu dapat pula tertuang dalam kekurangan dan kelebihan dari tiap kelompok masyarakat. Seorang perawat perlu memahami kliennya dan berupaya agar kliennya dapat bersikap in group. Pokok-pokok yang dijadikan pedoman untuk meneliti terjadinya proses pelapisan masyarakat adalah sebagai berikut : 1.kekayaan. perumahan Mudah atau sukarnya bertukar pikiran Solidaritas di antara individu atau kelompok yang menduduki kedudukan yang sama dalam social masyarakat. yaitu apakah di dapat berdasarkan kualitas pribadi. cara berpakaian. wewenang System pertentangan yang diciptakan masyarakat Criteria system pertentangan. Berbeda halnya dengan kelompok informal. Namun bila klien bersikap out group maka seorang perawat perlu melakukan pendekatan terapeutik yang baik sehingga pada akhirnya klien dapat menjadi in group. atau masyarakat dimana lapisannya tergantung pada perbedaan warna kulit atau rasialis. Hal ini memungkinkan tujuan dapat tercapai semaksimal mungkin. kemungkinan terjadinya persaingan memperebutkan jabatan cukup besar dan anggotanya diikat oleh aturan yang cukup tegas. Bahkan mungkin kelompok ini dapat bubar di tengah jalan.

Tanda/ lambang yang memiliki ciri khas 5. D.Tertutup : mobilitas sangat terbatas. KLASIFIKASI DALAM MASYARAKAT Beberapa masyarakat di dunia.perbedaan-perbedaan yang menyangkut kesukaan untuk melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan 3. DASAR LAPISAN MASYARAKAT Di antara lapisan atas dan yang rendah. UNSUR-UNSUR LAPISAN MASYARAKAT Yang diartikan sebagai sistem sosial adalah pola-pola yang mengatur hubungan timbal balik antara individu dan masyarakat.Peranan (role) F.Perbedaan kepentingan masing-masing jenis pekerjaan 4.Terbuka : kemungkinan mengadakan mobilisasi sangat besar 3. atau bahkan mungkin tidak ada 2.Batas-batas yang tegas 6. Apabila penggantian kelas ditinjau secara lebih mendalam. dimana terjadi pemisahan yang tajam antara golongan kulit putih dengan golongan kulit hitam. yang menentukan hak-hak dan kewajiban warganya 3.Kebudayaan yang sama. karena orang-orang dari kelas tersebut memperoleh sejumlah hak dan kewajiban yang dilindungi oleh hukum positif masyarakat bersangkutan.Besar jumlah anggota-anggotanya 2.Kedudukan (status) 2. E. Biasanya lapisan atas hanya memiliki satu macam saja apa yang di hargai oleh masyarakat. terdapat lapisan yang jumlahnya relatif banyak.Campuran : kemungkinan pribumi dengan pribumi C. maupun mendapatkan gambaran kedua hal tersebut adalah sebagai berikut : 1. akan mudah mendapatkan tanah kekuasaan dan mungkin juga kehormatan. akan tetapi kedudukan yang tinggi itu bisa bersifat komutatif. terdapat batas-batas yang tegas sekali. Warga masyarakat seperti itu seringkali mempunyai kesadaran dan konsepsi yang jelas tentang saluran susunan lapisan dalam masyarakat. maka akan di jumpai beberapa kriteria yang tradisional yaitu : 1. LAPISAN YANG SENGAJA DISUSUN Sistem kedudukan dalam organisasi formal timbul karena perbedaan-perbedaan kebutuhan dan kemampuan individu yang mencakup sebagai berikut : 1.Perbedaan kemampuan individu 2.Kelanggengan 4.Keinginan pada kedudukan yang formal sebagai alat sosial atau organisasi 5.Antigonisma tertentu Sehubungan dengan kriteria di atas maka tiap kelas memberikan fasilitas hidup yang tertentu bagi anggotanya.Kebutuhan akan perlindungan bagi seseorang PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL .System kasta seperti di India juga dijumpai pada masyarakat di Amerika Serikat. Artinya mereka yang mempunyai uang banyak. Secara visual sifat-sifat lapisan adalah : 1.

kontak tidak bergantung pada tindakan tetapi juga tanggapan 2.Kontak sosial artinya sama-sama menyentuh. Dengan mengurangi perbedaan maka dapat mencapai tujuan bersama. Perawat juga harus pandai dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Adapun ciri-ciri masyarakat perkotaan : Profesi dan mata pencaharian beraneka ragam Diferensiasi kerja dan profesi jauh lebih baik Kota merupakan pusat pemerintahan dan lembaga pendidikan tinggi serta pusat transportasi Ciri-ciri masyarakat pedesaan : Masyarakat dengan jumlah anggota/ penduduk yang relatif kecil. lebih kecil dari penduduk kota Hidup dalam suasana yang intim dan saling mengenal dengan komunikasi tatap muka Hidup dalam suasana rukun dan kekeluargaan Status sosial terbatas karena relatif sedikitnya diferensiasi kerja Mata pencaharian nafkah cenderung ke pertanian Penghayatan akan norma. Dengan demikian kita dapat simpulkan bahwa masyarakat perkotaaan adalah kelompok sosial yang masyarakatnya lebih besar daripada penduduk desa.Komunikasi artinya pengiriman dan penerimaan pesan atau berita Dengan adanya interaksi. materialistis. individualistis. asimilasi. Adapun syarat terbentuknya kelompok sosial adalah : 1. sangat penting dalam bidang kesehatan apalagi berhubungan dengan profesi seseorang sebagai perawat Perawat dalam melakukan suatu tindakan dan proses keperawatan maka perawat harus saling berhubungan dan berinteraksi. tindakan. kerjasama. Hal ini sangat berhubungan dengan proses asimilasi. dan papan. pangan. tradisi dan berbagai pola budaya kelompoknya lebih mendalam Ciri-ciri masyarakat setempat : Seperasaan (saling merasakan hal-hal yang sama) Sepenanggungan . terdiri dari berbagai suku bangsa dengan berbagai kebudayaan. lapangan pekerjaan lebih banyak.Proses Sosial Sekumpulan individu yang bergabung atau terbentuk oleh karena adanya interaksi sosial yang memacu terjadinya aktivitas sosial dalam kelompok disebut kelompok sosial. Masyarakat setempat menunjuk pada warga atau anggota pergaulan sebuah kota atau sebuah desa tertentu. yaitu terjalin hubungan timbal balik dalam pergaulan hidup dimana mereka mengadakan interaksi dan komunikasi sosial dan dapat memenuhi kebutuhan hidup primer seperti kebutuhan sandang. mata pencaharian beraneka ragam dan umumnya masyarakat perkotaan ikut terjun dalam pemerintahan. MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN Masyarakat setempat adalah kelompok sosial yang memenuhi kriteria. maka perawat dapat menjalin hubungan saling percaya dengan klien karena tanpa adanya saling kepercayaan maka pelayanan yang akan diberikan tidak mencapai titik maksimal Proses Assosiatif Asimilasi merupakan proses sosial yang ditandai oleh adanya usaha-usaha mengurangin perbedaan-perbedaan yang terdapat di antara beberapa orang atau kelompok dan juga meliputi usaha mempertinggi kesatuan. dan siakp akomodasi. Yang menjadi dasar terbentuknya kelompok sosial adalah adanya intraksi tatap muka dan terlibat dalam ruang dan waktu yang sama.

Masyarakat menjelaskan sakit dengan anggapan yang berbeda. Selain itu orang yang datang bergantian memberikan atau membubuhi tangan pengantin dengan korongtigi. misalnya pernikahan. dan suatu symptom yang dianggap sakit pada masyarakat yang satu tetapi mungkin tidak dianggap sakit . Masyarakat kota bersifat lebih individualistis sehingga perawat hanya memberikan pelayanan berupa tindakan medis dan non medis yang kurang dapat diaplikasikan. jumlah orang biasanya ganjil. ADAT ISTIADAT DAN KEBIASAAN Penduduk propinsi Sulawesi Selatan secara garis besar dapat dibedakan atas empat suku bangsa yaitu suku bangsa makassar. Pernikahan merupakan salah satu jalan melanjutkan keturunan dengan berdasar cinta kasih yang sah yang dapat mempererat hubungan silaturahmi antarkeluarga. diambil dari orang yang baik hidupnya. orang yang derajatnya tinggi atau pejabat yang dianggap sukses.Saling membutuhkan Hidup dan bergaul bersama merupakan suatu sistem kehidupan bersama yang melahirkan kebudayaan Terdapat kehidupan yang terbatas pada warga dengan satu kebudayaan tertentu Mempelajari konsep masyarakat setempat dan masyarakat kota/ desa. Suku makssar yang bertempat tinggal di daerah tersebut memiliki kebudayaan sebagai dasar dalam mengatur tata cara hidupnya. Perbedaan yang tidak terlalu prinsipil terdapat pada pelaksanaan setiap macam upacara. Masyarakat setempat dan pedesaan jika sakit masih banyak menggunakan ramuan. pada malam harinya diadakan acara korongtigi atau malam pacar atau dalam bahasa bugis mappaccing. Seorang perawat harus lebih sopan karena rata-rata masyarakat desa dan setempat mudah tersinggung. membersihkan diri untuk kehidupan yang baru. sedangkan masyarakat kota jika merasa sakit yang pertama dilakukan mencoba mengobati dirinya sendiri dan setelah itu jika masih tidak ada perubahan baru dia akan pergi ke yang ahlinya (dokter) dan menggunakan peralatan canggih. suku bangsa bugis. dan bahkan antarbangsa atau pernikahan adalah suatu cara menyatukan dua orang yang berbeda karakter dan jenis kelamin yang di dalamnya terjalin hubungan kerjasama misalnya dalam hal ekonomi. Mappaccing diadakan karena ingin mengharapkan orang yang dipaccing melupakan semua masa lalunya menuju pada kehidupan yang baru yang akan dijalaninya dan anggota keluarga yang lain berkumpul memberikan restu kepada mempelai. Juga dapat membandingkan teknologi yang ada dan menggunakan teknologi baru kelompok masyarakat setempat dan pedesaan. masih menggunakan peralatan dan sarana yang seadanya. Sebelum acara akad nikah. tapi dapat memberikan atau menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang dimasuki sehingga kita dapat lebih mengenal orang di sekitar kita. Kebudayaan makassar di beberapa kota atau kabupaten tersebut pada dasarnya pada dasarnya sama. Keempat suku bangsa tersebut adat istiadat dan kebiasaan suku makassar yang akan menjadi pembahasan khususnya masalah perkawinan. maka kita selaku perawat dapat memberikan pelayanan yang komprehensif tanpa memandang status sosialnya. suku bangsa mandar dan suku bangsa toraja. antarsuku. KELOMPOK SOSIAL BUDAYA DAN KESEHATAN Keadaan sakit ditinjau dari sudut kebudayaan adalah keadaan di mana seseorang tidak dapat memenuhi peranan normalnya secara seksama sehingga perlu dilakukan suatu tindakan untuk mengatasinya.

seksi di hadapan pacar. pada umumnya disebabkan oleh budaya “salah” masyarakat. Peranan perawat dalam : Masyarakat tradisonal : Perawat harus lebih aktif dalam menghadapi pasien Perawat menjelaskan kepada pasien dengan timbulnya penyakit ini Perawat menghargain kebudayaan. suami. dimana zat ini memicu terjadinya efek rumah kaca yang secara perlahan-lahan mengikis lapisan ozon yang berfungsi melindungi kita dari pengaruh negative sinar ultraviolet. Misalnya saja anak-anak usia 5-atas lebih senang untuk mengkonsumsi cemilan-cemilan atau jajanan berupa kripik. mereka sengaja mengurangi porsi makannya. pola makan yang tidak teratur tanpa diimbangi oleh diet seimbang menyebabkan beberapa orangtua dari remaja putri maupun putra ini merasa cemas. Pada masyarakat awam (tradisional) terdapat pemahaman yang menjelaskan bahwa keadaan sakit timbul karena ilmu gaib. dan merek. kepercayaan pasien Perawat memberi tahu dampak dari penyakitnya Masyarakat modern : Dalam hal ini akan lebih mudah dalam melakukan suatu tindakan dan proses keperawatan karena pasien dengan konsep sehat atau sakit modern ini sudah mengetahui bagaimana seorang perawat membantunya dari penyakitnya. Padahal beberapa kandungan bahan dari makanan yang dikonsumsinya justru mengandung zat-zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh dalam proses metabolisme. terutama pada perusahaan-perusahaan industri. Oleh karena itu pengobatannya juga didasarkan atas prosedur yang kompleks dengan menggunakan kekuatan yang cocok untuk mengalahkan pengaruh ilmu gaib tersebut. Bayangkan saja. tidak sedikit barangbarang elektronik yang menggunakan zat ini sebagai bahan pembuatan utamanya. ukuran. daripada . Misalnya lemari pendingin (freezer) yang ditawarkan dalam beragam harga. teman. diseputaran jalan yang menjadi pusat perdagangan kota. SOSIAL BUDAYA SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT Beberapa penyakit yang timbul akibat dari budaya masyarakat antara lain : Kanker kulit akibat penggunaan zat Freon. dapat diperoleh hanya dengan memencet nomor telepon. Obesitas yang umumnya banyak di temukan di negara eropa.pada masyarakat yang lain. dsb. Sedangkan pada anak-anak lebih disebabkan oleh konsep yang salah mengenai makanan yang sebaiknya dikonsumsi terutama bagi yang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Sebagai contoh. Oleh karena itu fenomena yang dianggap gejala penyakit pada suatu masyarakat mungkin dianggap sebagai tanda sehat pada pada masyarakat yang lain. Atau bahkan dapat disantap langsung. biscuit. makan cepat saji yang menggiurkan tanpa diketahui kandungan bahan yang dikandungnya. permen.dsb. Masyarakat yang mempunyai paham tentang keadaan sehat sakit secara tradisional biasanya tidak mengetahui bahwa penyebab sakit dapat di cari melalui gejala klinis yang timbul. terutama diderita oleh para remajanya disebabkan oleh pengaruh budaya “serba cepat” dewasa ini. Namun tampaknya hal ini sulit untuk dihindari karena factor pendukung terjadinya obesitas ini justru semakin berkembang pesat. Kekurangan gizi sering terjadi pada wanita. Budaya masyarakat dewasa ini mengutamakan hal-hal yang bersifat financial. Pada masyarakat modern tentang keadaan sehat sakit secara modern sejalan dengan pandangan medis tentang keadaan sakit dimana penekanan utamanya ialah bekerjanya fungsi tubuh. Sering terjadi hanya karena ingin senantiasa tampil cantik.

Padahal tanaman tersebut sangat penting. Hendaknya dalam bertindak atau mengambil suatu keputusan. Bahkan dengan adanya tanaman-tanaman rindang tersebut. Dampaknya mungkin belum terasa saat musim kemarau. yang nantinya dapat mempersulit diri dalam berinteraksi dengan mereka nantinya. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh semakin majunya pembangunan antara lain dari segi pengairan .Kemiskinan Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. maka air hujan yang terus turun dengan deras justru menjadi penghuni dari rumah tadi. MASALAH SOSIAL YANG MENYIMPANG Masalah sosial ialah masalah-masalah yang timbul dalam interaksi individu dengan masyarakat. penggunaan pestisida yang salah akan memicu timbulnya penyakit. Dari segi pertanian . yaitu : Perkembangan budaya masyarakat dewasa ini. hendaknya kita sebagai anggota masyarakat dapat menjadi hakim bagi diri kita sendiri. Being Positive Thinking. tanaman di area yang akan dijadikan jalan raya yang padat kendaraan. baik di masa sekarang maupun di masa depan. para pengendara yang nantinya akan kerap kali menggunakan jalur tersebut akan merasa lebih nyaman dan sejuk dalam berkendaraan. bisa jadi berbalik menjadi ancaman berbahaya. tergantung sistem dan respon masyarakat tentang hal tersebut. Karena buruknya saluran pembuangan. hal yang harus diubah. Jenis-jenis masalah sosial yang terjadi pada masyarakat antara lain : 1. akibat pembangunan rumah hunian yang dilakukan secara sembrono. Jangan sampai anak cucu kita yang harus menanggungnya. Masalah sosial pada umumnya sama. misalnya kanker. dampaknya justru dirasakan oleh penduduk yang menghuni rumah-rumah tadi. Dan kita sebagai seorang perawat hendaknya mampu bersikap bijaksana dalam menghadapi beragam karakteristik dalam masyarakat di sekitar kita. Ditinjau dari segi jalanan . . namun jangan terlalu berlarut-larut hingga tidak mampu memilah hal yang sebaiknya tetap dipertahankan. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan. namun bila musim penghujan tiba. kita memikirkan terlebih dahulu dampaknya ke depan bagaimana. ditebang dan di ganti dengan aspal. Masalah kemiskinan ini kadang kita lihat pada pasien di RS yang kurang mendapatkan respon RS karena kekurangan dana. di samping memberikan nilai estetika. Karena selain memberikan keuntungan pada kegiatan sehari-hari kita. Peran Kita Sebagai Seorang Perawat. tanaman-tanaman tersebut dapat meredam laju pencemaran polusi di daerah tersebut. Hendaknya keanekaragaman dalam masyarakat tersebut dijadikan sebagai suatu hal yang patut dibanggakan. mungkin dapat ditanamkan mulai sekarang. Padahal mereka tidaka tahu-menahu mengenai hal tersebut. sampai penggunaan pengawet pada industri makanan. Akibatnya polusi udara meningkat tanpa diiimbangi peningkatan jumlah tanaman hijau di jalur tersebut. Misalnya saja penggunanaan Freon pada industri elektronik. baik pada petani sendiri maupun pada para konsumen yang nantinya akan mengkonsumsi hasil panen. atau justru hal yang dapat dipertahankan setelah melakukan beberapa perombakan yang berarti.makan makanan yang disiapkan oleh ibu di rumah. terkadang saluran pembuangan mungkin sengaja di salah perhitungkan hanya agar dana yang tersedia dapat berlebih untuk digunakan secara pribadi.

karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajiban sesuai peranan sosialnya. yang menghasilkan perilaku-perilaku sosial lainnya.2.Kejahatan Kejahatan dapat disebabkan karena kondisi-kondisi dan proses-proses sosial yang sama. Perubahan sosial dan kebudayaan dapat dibedakan ke dalam beberapa bentuk yaitu : a. baik dari dalam maupun dari luar.Masalah Lingkungan Hidup 9. 5. 3. yaitu keinginan untuk melawan 2 sikap yang apatis.Masalah Kependudukan 8.Masalah Generasi Muda Masalah generasi muda ditandai oleh ciri-ciri yang berlawanan. Salah satunya ialah unsur budaya. . SOSIOLOGI ZONE Objek Sosiologi Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek. Generasi muda lebih menonjol pada masa remaja yang merupakan masa transisi.Disorganisasi Keluarga Disorganisasi keluarga adalah perpecahan sebagai suatu unit. delikuensi anak-anak. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. • Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat.[3] • Objek Material Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial. alkoholisme. Hal ini disebabkan karena kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan kebudayaan. kejahatan yang dilakukan oleh pengusaha atau para pejabat di dalam menjalankan peranan dan fungsinya.Birokrasi Perubahan sosial ialah terjadinya pergeseran nilai-nilai sosial yang disebabkan oleh beberapa faktor. terutama dari orangtuanya. Pada waktu itu mereka memerlukan bimbingan.Perubahan yang dikehendaki DIarsipkan di bawah: 9. 7.Perubahan kecil dan perubahan besar c.Peperangan Peperangan merupakan masalah sosial yang sulit dipecahkan. Peperangan mengakibatkan disorganisasi dalam pelbagai aspek kemasyarakatan.Pelanggaran Norma Masyarakat Pelanggaran terhadap norma masyarakat antara lain pelacuran. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri. 6. homoseksualitas.Perubahan lambat dan perubahan cepat b. Pada abad modern ini ada suatu kejahatan yang disebut white-colour crime. 4.

distribusi. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. dan Thomas Aquinas. mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. dan sebagainya. [sunting] Perkembangan sosiologi dari abad ke abad [sunting] Perkembangan pada abad pencerahan Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu. sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal.dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam. masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis. merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi. mekanisme.[sunting] Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Sebagai ilmu pengetahuan. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. Pendapat itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad pertengahan. serta kelompok dengan kelompok di lingkugan masyarakat. individu dengan kelompok. Sebagai contoh. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. Mereka berpendapat bahwa sebagai makhluk hidup yang fana. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara. sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia. serta proses dalam kelompoknya.[4] Misalnya seorang sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok. .[5] Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu. berkaitan dengan apa yang dialami warganya. Selama kelompok itu ada. Ibnu Sina. apalagi menentukan apa yang akan terjadi dengan masyarakatnya. misalnya antara lain:[6] • • • Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi. Tanpa ada yang bisa mencegah. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. manusia tidak bisa mengetahui. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. Plato dan Aristoteles beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. cara-cara. faktor-faktor. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini. asalkan menggunakan prosedur ilmiah. seperti Sokrates. seperti Agustinus. Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya. masalah. standar. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat. Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya. Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian.

Perubahan drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam masyarakat.Berkembangnya ilmu pengetahuan di abad pencerahan (sekitar abad ke-17 M). kini harus memimpin berdasarkan undang-undang yang di tetapkan. Struktur masyarakat yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. [sunting] Gejolak abad revolusi Perubahan yang terjadi akibat revolusi benar-benar mencengangkan. melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya. Artinya : • Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu saja. [sunting] Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad pencerahan. Para ahli di zaman itu berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus berpedoman pada akal budi manusia. Revolusi Perancis berhasil mengubah struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas Gejolak abad revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis. turut berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat. Dengan cepat struktur masyarakat lama berganti dengan struktur yang lebih baru. Banyak kerajaan-kerajaan besar di Eropa yang jatuh dan terpecah. revolusi industri. pemberontakan dan kerusuhan. mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan dalam masyarakat. kemiskinan. ciri-ciri ilmiah mulai tampak di abad ini. . disetarakan haknya dengan rakyat jelata. Bencana itu dapat dicegah sekiranya perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini. Mereka telah menyakikan betapa perubahan masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang. Hal ini terlihat dengan jelas terutama dalam revolusi Amerika. Bangasawan dan kaum Rohaniwan yang semula bergemilang harta dan kekuasaan. terus berkembang secara revolusioner sapanjang abad ke-18 M. Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di seluruh dunia. dan revolusi Perancis. Raja yang semula berkuasa penuh. Para ilmuwan tergugah.

. Konsekuensi gejolak sosial itu. bertambahnya kriminalitas dan lain lain. [sunting] Kelahiran sosiologi modern Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika.• • Harus dicari metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat serta masuk akal. Objek dari sosiologi adalah masyarakat dalam berhubungan dan juga proses yang dihasilkan dari hubungan tersebut. perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian berulang kali. penjelasan yang teliti. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya. Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk. pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi. tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah. Artinya. Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya). gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. Pada permulaan abad ke-20. dan perumusan teori berdasarkan pembuktian). Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. munculnya kota-kota industri baru. Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras. Tujuan dari ilmu sosiologi adalah untuk meningkatkan kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Maka lahirlah sosiologi modern. perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi.

Sebagai social statistic. Sosiologi Tag:perkembangan sosiologi.• þÿ Beranda Cari TOKOH-TOKOH YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN SOSIOLOGI 20 Apr 2010 Tinggalkan sebuah Komentar by aton29 in Pengetahuan Lain. TOKOHTOKOH YANG MEMPENGARUHI 8 Votes TOKOH-TOKOH YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN SOSIOLOGI 1. Auguste Comte (1789-1857) Auguste Comte. merupakan bapak sosiologi yang pertama-tama member nama pada ilmu tersebut (socius dan logos). yaitu social statistic dan social dynamic. Dia mempunyai anggapan bahwa sosiologi terdiri dari dua bagian pokok. seorang Prancis. sosiologi. sosiologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari hubungan timbale balik antara lembaga-lembaga .

Principles of Biologis (2 jilid. Herbert Spencer (1820-1903) Dalam bukunya The Principles of Sociology ( 3 jilid. 2. meneropong bagaimana lembaga-lembaga itu berkembang dan mengalami perkembangan sepanjang masa. Menurut Comte. The Positive Philosophy (6 jilid 1830-1840). 3. 2. 4. Social Statistic (1850). 1877). 1864 dan 1961) Principles of Ethics (1893) 3. The Scientific Labors Necerssary for Reorganization of Society (1822). hubungan antara lembaga polotik dan lembaga keagamaan. 3. Dia mengatakan bahwa objek sosiologi yang pokok adalah keluarga. Hasil karya Comte yang terutama adalah : 1. Emile Durkheim (1858-1917) .pengendalian social dan industry. 2. Dia juga menekankan bahwa sosiologi harus menyoroti hubungan timbale balik antara unsure-unsur masyarakat seprti pengaruh normanorma atas kehidupan keluarga. Spencer menguraikan materi sosiologi secara rinci dan sistematis.kemasyarakatan. Hasil karya yang terkenal lainnya : 1. Principles of Psychology (1955). Sebagai social dynamic.agama. Subjective Synthesis (1820-1903). politik. masyarakat harus diteliti atas dasar fakta-fakta objektif dan dia juga menekankan pentingnya penelitian-penelitian perbandingan antara pelbagai masyarakat yang berlainan.

Max Webber(1864-1920) . Sosiologi ekonomi yang mencakup ukuran-ukuran penelitian dan kelompok kerja 6. Dalam majalah sosiologi.Menurut Emile Durkheim. Sosiologi agama 3. ia mengklasifikasikan pembagian sosiologi atas tujuh seksi. 2. sosiologi meneliti lembaga-lembaga dalam masyarakat dan prosesproses social. perkawinan dan keluarga. organisasi social. Demografi yang mencakup masyarakat pedesaan dan perkotaan 7. Sosiologi umum yang mencakup kepribadian individu dan kelompok manusia. 4. Sosiologi estetika Hasil karyanya yang terkemuka : 1. Sosiologi tentang kejahatan 5. The Rules of Sociological Method (1895) 3. Sosiologi hukum dan moral yang mencakup organisasi politik. yaitu: 1. The Social Division of Labor (1893) 2. The Elementary Forms of Religious (1912) 4.

1921) Collected Essays on Sociology and Social Problems (1924) From Max Webber : Essays in Sociology (1946) The Theori of Social and Economic Organization (1947) Alex Webber on The Methodology of Social Sciences (1949) 5. 6. 3. 4. 2. 7. 5. The History of Trading Companies During the Moddle Ages (disertasi.Max Webber. Max juga terkenal dengan teori ideal typus. yaitu merupakan suatu konstruksi dalam pikiran seorang peneliti yang dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisis gejala-gejala dalam masyarakat. Karya yang ditulisnya antara lain : 1. seorang Jerman. Charles Horton Cooley (1864-1929) .1889) Economy and Society (1920) Collected Essays on Sociology of Region (3 jilid. berusaha memberikan pengertian mengenai perilaku manusia dan sekaligus menelaah sebab-sebab terjadinya interaksi social.

Karangan-karangan yang pernah di buatnya: 1. yaitu dengan jalan mengadakan observasi terhadap fakta-fakta social dan analisis induktif. Human Nature and Social Order (3 jilid. Pierre Guillaurne Frederic Le Play (1806-1882) Le Play mengenalkan suatu metode tertentu di dalam meneliti dan menganalisis gejala-gejala social. keluarga. Social Process (1918) 6. 4. Penelitian-penelitiannya terhadap masyarakat menghasilkan dalil bahwa lingkungan geografis menentukan jenis pekerjaan dan hal ini mempengaruhi organisasi ekonomi.Seorang Amerika. 3. Charles Horton Cooley. Social Reform in France (1864) The Organization of The Family (1871) The Organization of Labor (1872) 7. Ferdinand Tonnies Ferdinand Tonnies terkenal dengan teorinya mengenai Gemeinschaft dan Gesellschaft sebagai dua bentuk yang menyertai perkembangan kelompok-kelompok social. Kemudian ia juga menggunakan metode case study dalam penelitian-penelitian social. 2. damai. sebagaimana dijumpai pada masyarakat-masyarakat yang masih bersahaja. Social Organization (1909) 3. mengembangkan konsepsi mengenai hubungan timbale balik dan hubungan yang tidak terpisah antara individu dengan masyarakat. European Worker (1855). Coooley dalam mengemukakan teorinya terpengaruh aliran romantic yang mengidamkan kehidupan bersama. rukun. Hasil-hasil karyanya : 1. Gemeinschaft . serta lembaga-lembaga lainnya.1902) 2.

sehingga sosiologi bertugas untuk mengkontruksikan teori-teori tentang masyarakat dan kebudayaan. menurutnya. 4. 2. Social Forms (1929) 4. ia menyatakan bahwa sosiologi terutama mempelajari interaksi dan hasi interaksi tersebut. objek khusus ilmu sosiologi adalah interaksi social atau proses social. People and State in their Social Life (1936) 10. . Sosiology of Social Relation (1940) 9. 8. Main Problems of Philosophical Sociology (1922) Dictionary of Sociology (1931) Family. Gemeinschaft und Gesellschaft (1887) 2. Systematic Sosiology (bersama dengan Howard Becker. The Basis of Sosiologi : A critical examination of Herbert spencer’s Synthetic Philosophy (1906) 2. Masyarakat merupakan himpunan interaksi-interaksi social. dan jilid II 3. menganggap sosiologi sebagai ilmu pengegtahuan empiris yang berdiri sendiri. 3. Hasil-hasil karyanya adalah antara lain : 1. Lester Frank Ward (1841-1913) Ward merupakan salah satu pelopor sosiologi di Amerika. Introduction to Sociology (1937) dan lain-lain. Penelitian selanjutnya dilakukan terhadap struktur social yang merupakan saluran dari hubungan antar manusia.1932) 5. Leopold von Wiese (1876-1949) Von Wiese. 1952) 3. Sociological Studies and Criticism (3 jilid. Gasellschaft (patembayan) merupakan bentuk kehidupan bersama yang merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya dalam jangka waktu yang pendek. Kemudian. seorang jerman. Jadi. Menurutnya sosiologi bertujuan menetili kemejuan-kemajuan manusia. Objek sosiologi adalah penelitian terhadap hubungan antarmanusia yang merupakan kenyataan social. Tujuan utamanya adalah membentuk suatu system sosiologi yang akan menyempurnakan kesejahteraan umum manusia. Hasil-hasil karyanya adalah : 1. Hasil karyanya antara lain : 1.(paguyuban) adalah bentuk kehidupan bersama dimana anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat ilmiah serta bersifat kekal. jilid I Social Relations (1924). 5. Ia membedakan antara pure sociology (sosiologi murni) yang meneliti asal dan perkembangan gejala-gejala social dan applied sociology (sosiologi terapan) yang khusus mempelajari perubahan-perubahan dinamis dalam masyaraka karena usaha-usaha manusia. General Sosiology. Alfred Vierkandt (1867-1953) Pada permulaannya Alfred menganggap sosiologi harus mempelajari sejarah kebudayaan. Primitive and Civilized (1896) Inertia in Culture Change (1908) Theory of Society.

12. Namanya terkenal karena telah . Kebiasaan dan tata kelakuan merupakan petunjuk-petunjuk bagaimana harus memperlakukan warga-warga sekelompok. masyarakat merupakan system kekuatan yang seimbang dan keseimbangan tersebut tergantung pada cirri-ciri tingkah laku dan tindakantindakan manusia dan tindakan-tindakan manusia tergantung dari keinginan-keinginan serta dorongan-dorongan dari dalam dirinya.1917). Concering Social Differentiation (1890) Sociology. 1934) 14. William Graham Summer (1840-1910) Sistem sosiologi Summer didasarkan pada konsep in-group dan out-group. Robert Ezra Park (1864-1944) Pokok ajaran Robert Ezra Park adalah suatu pendapat yang menyatakan bahwa sosiologi meneliti masyarakat setempat dari sudut hubungan antarmanusia. yaitu satu-satunya ilmu pengetahuan analitis yang abstrak diantara semua ilmu pengetahuan kemasyarakatan. hasil karyanya misalnya : 1. Dynamic Society (1883) 2. Menurut dia. Psychic Factors of Civilization (1893) 3.Hasil karyanya adalah : 1. Masyarakat merupakan suatu proses yang berjalan dan berkembang terus. Masyarakat merupakan peleburan dari kelompok-kelompok social. eksperimen terhadap faktafakta dan rumus-rumus matematis. Pure Sociology (1903) 11. sosiologi merupakan ilmu pengtahuan khusus. Georg Simmel (1858-1918) Menurut Georg Simmel.C Keller. Buku yang pernah ditulisnya antara lain Treatisme on General Sociology (3 jilid. 4. yang diterjemahkan ke bahasa Inggris dengan judul The Mind and Society. hasil katya-karyanya adalah : 1. 3. Studies of the Forms of Socialization (1908) Basic Problems of Sociology (1917) Conflic of Modern Culture (1918) 13. 4. 2. 3. 1927) Essays of William Graham Summer (2 jilid. Masyarakat ada dimana individu mengadakan interaksi dengan indiviu-individu lainnya. 5. maupun wargawarga dari kelompok lainnya. 2. Collected Essays on Political and Science (1885) What Social Classes Owe to Folksway (1907) Selected Essays of WilliamGraham Summer (1924) The Science of Sociology (dengan A. Vilfredo Pareto (1848-1923) Teori Pareto didasarkan pada observasi terhadap tindakan-tindakan.

Hasil-hasil karya dari Karl Mannheim yang terkenal antaralain : 1. 1921) 15.A Miller. Diagnosis of our Time (1943). Antara lain di peloporinya satu cabang sosiologi. yang khusus menelaah hubungan antara masyarakat dengan pengetahuan.mengarang sebuah buku (bersama Burgess) yang berjudul : Introduction to The Science of Sociology tahun 1921. Ideology and Utopia (1929) 2. . Race and Culture (1950) 2. Man and Society in an Age of Reconstruction (1940) 3. Karl Mannheim (1893-1947) Mannheim telah banyak menyumbangkan pikirannya bagi perkembangan sosiologi. yang dinamakan sosiologi pengetahuan. Kemudian teorinya yang sangat terkenal adalah mengenai krisis. Hasil karya lainnya : 1. Old World Traits Transplanted (bersama H.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful