Lahir dan Berkembangnya Sosiologi

LAHIRNYA SOSIOLOGI Lahirnya sosiologi di latar belakangi oleh perubahan masyarakat di Eropa barat akibat Revolusi Iindustri (Inggris) dan Revolusi Perancis. Banyak orang pada masa itu berharap bahwa Revolusi Industri dan Revolusi Perancis bakal membawa kemajuan bagi semua anggota masyarakat. Dengan munculnya Revolusi Industri, pola-pola tradisional ditinggalkan dan muncullah tekhnologi baru yang mempermudah sekaligus meningkatkan produksi masyarakat, dan dengan demikian meninggalkan taraf hidupnya. Dengan berakhirnya Revolusi Perancis, semua orang berharap bahwa kesamaan (egalite), persaudaraan (fraternite), dan kebebasan (liberte) yang menjadi semboyan revolusi benar-benar akan terwujud. Ketiga semboyan itu memiliki kaitan yang erat satu sama lain. Kalau pada masa feodalisme sebelum Revolusi Perancis, masyarakat terkotak-kotak dalam lapisan sosial yang sangat membatasi ruang bagi lapisan sosial yang lebih rendah, setelah revolusi semua orang berharap bahwa akses terhadap semua sumber daya sosial dan ekonomi (misalnya, pendidikan, pekerjaan) harus terbuka lebar bagi semua orang, bukan hanya para raja, bangsawan, dan para klerus. Demikian juga halnya dengan kebebasan dan persaudaraan. Kalau sebelumnya, ruang politik dan sosial masyarakat dikekang lewat berbagai macam peraturan dan kondisi sosial masyarakat yang tidak adil, setelah revolusi semua orang berharap semua itu tidak akan terjadi lagi. Dengan demikian terciptalah persaudaraan yang sejati, dalam arti tidak ada lagi yang megkotak-kotakkan; kedudukan, pangkat, kelas sosial, kekayaan bukan lagi merupakan elemen-elemen pemisah sebab sekarang ini kita semua sama dan bebas. Namun dalam kenyataannya berbeda dengan apa yang diharapkan. Revolusi memang telah mendatangkan perubahan, namun pada saat yang sama juga telah mendatangkan kekuatiran yang lebih besar. Apa sesungguhnya yang terjadi? yang terjadi adalah timbulnya anarki (situasi tanpa aturan) dan kekacauan (chaos) yang lebih besar setelah Revolusi Perancis. Disamping itu, sebagai akibat dari Revolusi Industri, timbul kesenjangan sosial yang baru antara yang kaya dengan yang miskin. Kelas-kelas sosial bukannya di hapus tetapi semakin nyata. Kaum buruh semakin ditekan oleh segelintir orang yang memiliki modal dan perusahaan (bourgeoisie). Seperti yang di kemukakan oleh Karl Marx kaum bourgeoisie ialah kaum yang menguasai alat produksi. Dengan demikian, konflik antar kelas menjadi tidak terhidarkan. Banyak sekali ketegangan-ketegangan pada saat itu seperti pendiskriminasian terhadap orang miskin. August Comte adalah orang yang pertama kali membuat deskipsi ilmiah atas situasi sosial seperti ini. Dan dialah yang pertama kali menggunakan kata "sosiologi". PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Walaupun sosiologi muncul pada abad ke-19 pada masanya August Comte, akan tetapi perhatian terhadap mayarakat sudah ada sebelum abad 19, hanya saja masih berupa pemikiran-pemikiran dan belum menjadi suatu ilmu pengetauan yang banyak dikemukakan oleh tokoh-tokoh filosof, antara lain;
1. Plato (429-347 SM), seorang filosof aal Romawi, sebutulnya Plato bermaksud untuk

merumuskan suatu tentang bentuk negara yang dicita-citakan, yang organisasinya didasarkan pada pengamatan kritis terhadap sistem-sistem sosial yang ada pada

2.

3.

4.

5.

zamannya. Plato menyatakan bahwa masyarakat sebenarnya merupakan refleksi dari manusia perorangan. Suatu masyarakat akan mengalami kegoncangan, sebagaimana halnya manusia perorangan yang terganggu keseimbangan jiwanya yang terdiri dari tiga unsur yaitu nafsu, semangat dan inteligensia. Inteligensia merupakan unsur pengendali, sehingga suatu negar seyogyangya juga merupakan refleksi dari dari ketiga unsur yang berimbang atau serasi tadi. Dengan jalan menganalisis lembaga-lembaga didalam masyarakat, maka Plato berhasil menunjukan hubungan fungsional antara lembagalembaga tersebut yang pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan yang menyeluruh. Dengan demikian Plato berhasil merumuskan suatu teori organis tentang masyarakat, yang mencakup bidang-bidang kehidupan ekonomis dan sosial. Suatu unsur yang menyebabkan masyarakat berdinamika adalah adanya sistem hukum identik dengan moral, oleh karena itu, didasarkan pada keadilan. Aristoteles (384-322 SM), didalam bukunya politics, Aristoteles mengadakan suatu analisis mendalam terhadap lembaga-lembaga politik dalam masyarakat. Pengertian politik digunakannya dalam arti luas mencakup juga berbagai masalah ekonomidan sosial. Sebagaimana halnya dengan Plato, perhatian Aristoteles terhadap biologi telah menyebabkannya mengadakan suatu analogi antara masyarakat dengan organisme biologis manusia. Disamping itu Aritoteles menggaris bawahi kenyataan bahwa basis masyarakt adalah moral (etika dalam arti yang sempit) Ibnu Khaldun (1332-1406), filsafat kebangsaan Arab yang mengemukakan beberpa prinsip pokok untuk menafsirkan kejadian-kejadian sosial dan peristiwa-peristiwa dalam sejarah. Prinsip-prinsip yang sama akan dapat dijumpai, bila ingin mengadakan analisis terhadap timbul dan tenggelamnya negara. Gejala-gejala yang sama akan terlihat pada kehidupan masyarakat-masyarakat pengembara, dengan segela kekuatan dan kelemahannya. Faktor yang menyebabkan bersatunya manusia di dalam suku-suku clan, negara dan sebagainya, adalah rasa solidaritas. Faktor itulah yang menyebabkan adanya ikatan dan usaha-usaha atau kegiatan-kegiatan bersama anatar manusia. Zaman Renaissance (1200-1600), tercatat dengan nama-nama seperti Thomas More denga utopia-nya dan Campanella yang menulis city of the sun. Mereka masih sangat terpengaruh oleh gagasan-gagasan terhadap adanya masyarakat yang ideal. Berbeda dengan mereka adalah N. Machiavelli yang terkenal dengan bukunya II Principe yang menganalisa bagaimana mempertahankan kekuasaan. Unutk pertama kalinya politik dipisahkan dari moral, sehingga terjadi suatu pendekatan yang mekanis terhadap masyarakat. Pengaruh ajaran Marchiavelli antara lain, suatu ajaran, bahwa teori-teori politik dan sosial memusatkan perhatian mekanisme pemerintahan. Abad ke-17 ditandai tulisan Hobbes (1588-1679) yang berjudul The Leviathan. Inti ajarannya di ilhami oleh hukum alam, fisika dan matematika. Dia beranggapan bahwa dalam keadaan alamiah, kehidupan manusia didasarkan pada keinginan-keinginan yang mekanis, sehingga manusia selalu ingin berkelahi. Akan tetapi meereka mempunyai pikiran bahwa hidup damai dan tentram jauh lebih baik. Keadaan semacam itu baru dapat tercapai apabila mereka mengadakan suatu perjanjian atau kontrak dengan pihak-pihak yang mempunyai wewenang, pihak mana akan dapat memelihara ketentraman. Supaya keadaan damai tadi terpelihara, maka orang-orang harus sepenuhnya mematuhi pihak yang mempunyai wewenang tadi. Dalam keadaan demikianlah masyarakat dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

6. Abad ke-18 masih bersifat rasionalistis, akan tetapi sifatnya yang dogmatis sudah agak

berkurang. Pada abad ini muncullah antara lain ajaran John Locke (1632-1704) dan J.J Rousseau (1712-1778) yang masih berpegang pada konsep kontrak sosial dari Hobbes. Menurut Locke manusia pada dasarnya, mempunyai hak-hak asasi yang berupa hak untuk hidup, kebebasan dan hak atas harta benda. Kontrak antara warga masyarakat dengan pihak yang mempunyai wewenang sifatnya atas dasar faktor pamrih. Bila pihak mempunyai wewenang tadi gagal untuk memenuhi syarat-syarat kontrak, maka wargawarga masyarakat berhak untuk memilih pihak lain. Rousseau antara lain berpendapat bahwa kontrak antara pemerintah dengan yang diperintah, menyebabkan tumbuhnya suatu kolektivitas yang mempunyai keinginan-keinginan sendiri, yaitu keinginan umum. Keinginan umum tadi berbeda denga keinginan masing-masing individu. 7. Awal abad ke-19 muncullah ajaran Saint Simon (1760-1825) yang terutama mengatakan bahwa manusia hendaknya dipelajari dalam kehidupan berkelompok. Di dalam bukunya yang berjudul Memoirs sur la science de l,home, dia menyatakan bahwa ilmu politik merupakan bahwa suatu imu yang positif. Artinya, masalah-masalah dalam ilmu politik hendaknya di analisis dengan metode-metode yang lazim dipakai terhadap gejala-gejala lain. Dia memikirkan sejarah sebagai suatu fisika sosial. Fisiologi sangat mempengaruhi ajaran-ajaranya mengenai masyarakat. Masyarakat bukanlah suatu kumpulan dari orangorang belaka yang tindakan-tindakannya tidak mempunyai sebab, kecuali kemauan masing-masing. Kumpulan tersebut hidup karena didorong oleh organ-organ tertentu yang menggerakan manusia untuk melakukan fungsi-fungsi tersebut. 8. Setelah itu muncullah di abad ke-19 nama Auguste Comte yang telah menulis beberapa buah buku yang berisikan tentang pendekatan-pendekatan umum untuk mempelajari masyarakat. Nama yang dipakai pada saat itu adalah "sosiologi" ( 1839) yang berasal dari kata latin socius yang berarti "kawan", "teman", "masyarakat" dan dari kata yunani logos yang berarti "kata", "berbicara". Jadi sosiologi adalah berbicara tentang masyarakat. Lahirnya sosiologi, tercatat pada 1842, tatkala Comte menerbitkan jilid dari bukunya yang berjudul Positive-Philosophy yang tersohor itu. Kemudian Herbert Spencer seseorang kebangsaan inggris mengembangkan suatu sistematika penelitian masyarakat dalam bukunya yang berjudul Principles of Sociology setengah abad kemudian nama sosiologi menjadi lebih populer, dan berkembang pesat pada abad ke-20, terutama di Perancis, Jerman dan Amerika serikat. __________________________ Sitorus, M, Berkenalan Dengan Sosiologi Jilid I. Jakarta, Erlangga, 2003 Soekanto, Soerjono, Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta, Rajawali Pers, 2006 Diposkan oleh Nurul Hidayat di 00.12 Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.

[rujukan?] Sebagai sebuah ilmu. dan berbagai organisasi politik.3 Gejolak abad revolusi o 6. memiliki kepentingan bersama. dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. negara. Daftar isi [sembunyikan] • • • • • • 1 2 3 4 5 6 • • Sejarah istilah sosiologi Pokok bahasan sosiologi Ciri-Ciri dan Hakikat Sosiologi Objek Sosiologi Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Perkembangan sosiologi dari abad ke abad o 6.4 Kelahiran sosiologi modern 7 Referensi 8 Lihat pula [sunting] Sejarah istilah sosiologi . dan memiliki budaya. ekonomi. suku bangsa. sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. perilaku masyarakat. Kelompok tersebut mencakup keluarga. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat. sosial.2 Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan o 6.Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan.1 Perkembangan pada abad pencerahan o 6.

Max Weber memperkenalkan pendekatan verstehen (pemahaman). yang menganggap konflik antar-kelas sosial menjadi intisari perubahan dan perkembangan masyarakat. sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain. Di Amerika Lester F. [sunting] Pokok bahasan sosiologi Pokok bahasan sosiolgi ada empat: 1. berpikir. dan sikap yang menjadi penuntun perilaku manusia. Kewajibankewajiban tersebut dituangkan ke dalam sebuah aturan dan memiliki sanksi tertentu jika dilanggar. • 1842: Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis. Fakta sosial sebagai cara bertindak. Max Weber. kepercayaan. tujuan. yang bersifat memaksa dan mengendalikan individu (murid).[rujukan?] Emile memperkenalkan pendekatan fungsionalisme yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen sosial sebagai pengikat sekaligus pemelihara keteraturan sosial. di sekolah seorang murid diwajidkan untuk datang tepat waktu. bernama August Comte tahun 1842 dan kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi. Karl Marx memperkenalkan pendekatan materialisme dialektis. [rujukan?] • • • • • Émile Durkheim — ilmuwan sosial Perancis — berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplin akademis.Potret Auguste Comte.[rujukan?] Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang masyarakat lahir di Eropa karena ilmuwan Eropa pada abad ke-19 mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial.[rujukan?] Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi. yang berupaya menelusuri nilai. Dari contoh tersebut bisa dilihat adanya cara bertindak.[rujukan?] Comte membedakan antara sosiologi statis. yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia. Emile Durkheim. dimana perhatian dipusatkan pada hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat dan sosiologi dinamis dimana perhatian dipusatkan tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan. . dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah). 1876: Di Inggris Herbert Spencer mempublikasikan Sosiology dan memperkenalkan pendekatan analogi organik.[rujukan?] Mereka antara lain Herbert Spencer. tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. dan Pitirim Sorokin(semuanya berasal dari Eropa). Ferdinand Tönnies. Karl Marx. Rintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas. dan bersikap hormat kepada guru. menggunakan seragam. dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunya kekuatan memaksa dan mengendalikan individu tersebut.[rujukan?] Contoh.[rujukan?] Para ilmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. berpikir. Georg Simmel. Ward mempublikasikan Dynamic Sosiology.

Realitas sosial adalah penungkapan tabir menjadi suatu realitas yang tidak terduga oleh sosiolog dengan mengikuti aturan-aturan ilmiah dan melakukan pembuktian secara ilmiah dan objektif dengan pengendalian prasangka pribadi. dan pengamatan tabir secara jeli serta menghindari penilaian normatif.[1] • • • • Empiris. dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsurunsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori.[rujukan?] Menurut Wright Mills. maka pengangguran tersebut merupakan isu. merupakan tindakan sosial.2. jika suatu daerah hanya memiliki satu orang yang menganggur. yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut. Permasalahan pribadi individu merupakan ancaman terhadap nilai-nilai pribadi. Komulatif. Isu merupakan hal yang ada di luar jangkauan kehidupan pribadi individu. Contoh. maka pengangguran itu adalah masalah. yang dikutip oleh Soerjono Soekanto. Tindakan sosial sebagai tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain. menanam bunga untuk kesenangan pribadi bukan merupakan tindakan sosial. yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga). kita mampu memahami sejarah masyarakat. sebagai berikut. tetapi menanam bunga untuk diikutsertakan dalam sebuah lomba sehingga mendapat perhatian orang lain. Sementara jika di kota tersebut ada 12 juta penduduk yang menganggur dari 18 juta jiwa yang ada. dengan khayalan sosiologi. [sunting] Ciri-Ciri dan Hakikat Sosiologi Sosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat. 4. Hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan sebagai berikut.[2] . riwayat hidup pribadi.[rujukan?] Contoh. diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama. yang pemecahannya menuntut kajian lebih luas lagi. sosiologi sebagai ilmu mempunyai ciri-ciri. yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada. Khayalan sosiologis sebagai cara untuk memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada dalam diri manusia. tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam. Masalah individual ini pemecahannya bisa lewat peningkatan keterampilan pribadi. Alat untuk melakukan khayalan sosiologis adalah persmasalahan (troubles) dan isu (issues). 3. yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan. Sosiologi sebagai ilmu telah memenuhi semua unsur ilmu pengetahuan. Menurut Harry M. Teoritis. dan hubungan antara keduanya. Johnson. kemudian diperbaiki. Nonetis.

Sosiologi bertujuan menghasilkan pengertian dan pola-pola umum. merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi. bukan merupakan disiplin ilmu kategori yang membatasi diri pada kejadian saat ini dan bukan apa yang terjadi atau seharusnya terjadi. sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal. [sunting] Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Sebagai ilmu pengetahuan. isi. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.• • • • • • • Sosiologi adalah ilmu sosial karena yang dipelajari adalah gejala-gejala kemasyarakatan. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. hakikat. bentuk. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstrak dan bukan ilmu pengetahuan konkret. Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan terapan. sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. Sosiologi termasuk disiplin ilmu normatif.[5] Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu. Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri. [sunting] Objek Sosiologi Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek. bukan hanya peristiwa itu sendiri. sifat. asalkan menggunakan prosedur ilmiah. artinya sosiologi mempunyai gejala-gejala umum yang ada pada interaksi antara manusia. Artinya yang menjadi perhatian adalah bentuk dan pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh. serta kelompok dengan kelompok di lingkugan masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan umum. dan struktur masyarakat manusia. • Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. individu dengan kelompok. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional. Hal ini menyangkut metode yang digunakan.[3] • Objek Material Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial. serta mencari prinsip-prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia. mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. misalnya antara lain:[6] .[4] Misalnya seorang sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini.

manusia tidak bisa mengetahui. Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di . [sunting] Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad pencerahan. Hal ini terlihat dengan jelas terutama dalam revolusi Amerika. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. faktor-faktor. dan Thomas Aquinas. misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat. serta proses dalam kelompoknya. standar. Berkembangnya ilmu pengetahuan di abad pencerahan (sekitar abad ke-17 M). Sebagai contoh. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. Para ahli di zaman itu berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus berpedoman pada akal budi manusia. seperti Sokrates. apalagi menentukan apa yang akan terjadi dengan masyarakatnya. Selama kelompok itu ada. revolusi industri. cara-cara.dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam. turut berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat. terus berkembang secara revolusioner sapanjang abad ke-18 M. mekanisme. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. [sunting] Perkembangan sosiologi dari abad ke abad [sunting] Perkembangan pada abad pencerahan Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu. Mereka berpendapat bahwa sebagai makhluk hidup yang fana. ciri-ciri ilmiah mulai tampak di abad ini. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. dan sebagainya.• • • Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi. seperti Agustinus. masalah. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. Dengan cepat struktur masyarakat lama berganti dengan struktur yang lebih baru. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. Ibnu Sina. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia. dan revolusi Perancis. Pendapat itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad pertengahan. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini. distribusi. Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis. masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya. Plato dan Aristoteles beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. berkaitan dengan apa yang dialami warganya. Tanpa ada yang bisa mencegah. Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian.

disetarakan haknya dengan rakyat jelata. Raja yang semula berkuasa penuh. penjelasan yang teliti. [sunting] Gejolak abad revolusi Perubahan yang terjadi akibat revolusi benar-benar mencengangkan. melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya. Perubahan drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam masyarakat. pemberontakan dan kerusuhan. perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah. Artinya : • • • Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu saja. mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan dalam masyarakat. [sunting] Kelahiran sosiologi modern . Bencana itu dapat dicegah sekiranya perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini. Para ilmuwan tergugah. dan perumusan teori berdasarkan pembuktian). Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian berulang kali. Struktur masyarakat yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. kini harus memimpin berdasarkan undang-undang yang di tetapkan. kemiskinan. Banyak kerajaan-kerajaan besar di Eropa yang jatuh dan terpecah. Bangasawan dan kaum Rohaniwan yang semula bergemilang harta dan kekuasaan.seluruh dunia. Harus dicari metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat serta masuk akal. Revolusi Perancis berhasil mengubah struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas Gejolak abad revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis. Mereka telah menyakikan betapa perubahan masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang.

1928. Hlm 10 4. 2006. Hlm. Conflict Sociology: Toward an Explanatory Science. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. ^ Randall Collins. 28 • • Sosiologi Andrey Korotayev. 2002. Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras. 1986. gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. and Daria Khaltourina. 25 5. Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk. New York: Mc Graw-Hill. Konsekuensi gejolak sosial itu. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. M. Pada permulaan abad ke-20. Artinya. 19 6. 1992. [sunting] Lihat pula • • • • • • Masyarakat Organisasi Kebudayaan Asimilasi Konflik perubahan sosial . 5 3. [sunting] Referensi 1. ^ James. CA: Mayfield Publishing Company. Hlm. ^ William D Perdue. New York: Academic Press. Contemporary Sociological Theories. Pengantar Sosiologi. perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. ISBN 5-484-00414-4 [1]. pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi. Paradigm. bertambahnya kriminalitas dan lain lain. ^ Pitirim Sorokin. 20 2. Hlm. 1974. ^ Kamanto Sunarto. New York: Harper. 2004.Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika. and Ideology. Boston: Allyn and Bacon. Moscow: URSS. perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI. Essential of Sociology: A Down to Earth Approach Fourth Edition. Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya). ^ George Ritzer. tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. Maka lahirlah sosiologi modern. Hlm. Henslin. Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi. Palo Alto. Sociological Theory: Explanation. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya. Sociological Theory. Artemy Malkov. Hlm. munculnya kota-kota industri baru. Introduction to Social Macrodynamics.

[sembunyikan] l • b • s Cabang utama dalam Ilmu sosial Antropologi · Komunikasi · Studi budaya · Demografi · Ekonomi · Akuntansi · Pendidikan · Gerontologi · Sejarah · Geografi manusia · Ilmu pengetahuan informasi · Pengembangan international · Hukum · Linguistik · Manajemen · Studi media · Ilmu politik · Psikologi · Karya sosial · Sosiologi Portal · Indeks · Publikasi .

sebuah kota kecil di bagian barat daya . Di samping pembelaan analisis kuantitatif nya. secara berurutan ia tunjukkan ilmu Tokoh-tokoh Sosiologi n Short Story. Bapak Sosiologi August Comte. 8 tokoh sosiologi.AUGUSTE COMTE AUGUSTE COMTE (17981857) Lahir dari keluarga Katholik taat pada tahun 1798. Silsilah dan Bapak Sosiologi August Comte. suatu ensiklopedi telah disusun dengan meletakkan matematika sebagai dasar bagi semua cabang ilmu.Bapak Sosiologi August Comte (1798 August Comte atau juga Auguste tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi Posted in Tokoh Sosiologi.Bapak Prangko Dunia. bukan menjadi pembaca.download (63 kb) Demikianlah daftar riwayat Bapak Sosiologi kita. yang merasa dirinya adalah seorang penemu sekaligus Bapak Sosiologi August Comte Tokoh Ilmuwan Penemu on Aug 25. Dia dikenal sebagai orang pertama yang mengaplikasikan metode ilmiah dalam ilmu sosial. Comte lihat suatu batas dalam kemampuan nya untuk membantu menjelaskan gejala sosial. Dalam hal ini ia sama dengan tokoh sosiologi awal Auguste Comte yang juga mengalami gangguan otak.Tokoh Ilmuwan Penemu. Kemudian mengenyam pendidikan di sekolah yang prestisius: . Mengenai keengganannya membaca buku orang lain itu. Berkat jasa beliau. dan di atas matematika. Auguste Comte yang terus berusaha menciptakan ilmu masyarakat demi melancarkan kelangsungan hidup masyarakat yang akan dating. Penemu Komputer PertamaJawab : Bapak sosiologi mengklasifikasikan ilmu pengetahuan dengan menyatakan. 1. Rowland Hill . 2010 Latest Posts on: tokoh ilmuwan penemu Retrieved latest 5 posts at: http://feeds Bapak Sosiologi August Comte | 25 Aug 2010 August Comte atau juga Auguste Comte (Nama panjang August Comte atau juga Auguste Comte (Nama panjang: Isidore Marie 5 September 1857 pada umur 59 tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai "bapak sosiologi". Tagged with August Comte. 25 Nabi dan Rasul yang Wajib Diketahui. Spencer berkata : “Aku telah menjadi pemikir sepanjang hidupku. Biografi Tokoh Ilmuwan Penemu Dunia. August Comte seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi” Comte. kita dapat memilah dan memilih sesuatu Dia adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi”.doc . Comte lahir di Montpellier..

Dan August Comte hanya penemu istilah Sosiologi dan bukanlah orang yang pertama melahirkan ilmu itu. Boleh dikatakan ia salah seorang pemimpin . Comte. tahun) adalah seorang tokoh pendidikan dan pemerintahan Indonesia. Tak lama setelahnya.motto postivisme August Comte . Teori ini dianggap dianggap sebagai salah satu penemuan penting sepanjang sejarah. Menurut Aguste Comte sosiologi terdiri dari dua bagian pokok. 6. 5 September 1857 pada umur 59 tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai bapak sosiologi. Comte melihat satu hukum universal dalam semua ilmu Hanya saja waktu itu beliau tidak mengenalkan istilah Sosiologi meskipun secara teori dan ajarannya sangatlah sosiologis. Sebagai ilmuwan sosial. karena teori ini menjadi dasar bagi astronomi dan sains modern. Sebagai social statistics. ilmu sosiologi merupakan Ada cara sederhana untuk menjadi ilmuwan menemukan (masalah) penemuan (dan memecahkannya) di . 4. astronom. Banyak ahli-ahli sosiologi baik di Indonesia maupun Internasional mengenal tokoh ini sebagai Bapak Sosiologi. kita dikenalkan. sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial. Voltair dianggap sebagai salah satu tokoh yang peling berpengaruh pada zamannya. yang merasa dirinya adalah seorang penemu sekaligus seorang nabi dari “agama kemanusiaan” (religion of humanity). Comte (1798-1857) August Comte adalah seorang ilmuwan Perancis yang dikenal sebagai bapak sosiologi.Ecole Polytechnic. yaitu social statistics dan social dynamics. hukum tiga langkah-langkah.. salah satu [dari] teori yang pertama evolutionism yang sosial. Adapun asal-usul Ibnu Khaldun menurut Ibnu Hazm ulama Prancis. termasuk perubahan-perubahan sosial. A. Galileo Galilei (1564-1642) Galileo Galilei adalah seorang filsuf. menerbitkan bukunya yang berjudul Système de politique positive (1851 – 1854). Oleh: Zaldy Munir Sebenarnya siapakah Bapak Sosiologi Ibnu Khaldun atau August Comte? Waktu pertama kali masuk kuliah Sosiologi. Menurut Bapak Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. Ibnu Khaldun sangat menyadari bahwa reversi tersebut tidak akan dapat tegambarkan tanpa menggambarkan pelajaran-pelajaran dari sejarah terlebih dahulu untuk menentukan faktor-faktor yang membawa sebuah peradaban besar melemah dan menurun drastis.

bidang apa pun. . ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Karl Marx Dari Wikipedia bahasa Indonesia. yang dapat diringkas sebagai "Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas". Jerman. sebagaimana yang tertulis dalam kalimat pembuka dari Manifesto Komunis. ia paling terkenal atas analisisnya terhadap sejarah. [1]. yaitu meneliti seluruh informasi yang ada di bidang itu sebelumnya dari lama hingga terbaru. Walaupun Marx menulis tentang banyak hal semasa hidupnya. terutama mengenai pertentangan kelas. 5 Mei 1818 – meninggal di London. pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari Prusia. cari Karl Marx Karl Heinrich Marx (lahir di Trier. 14 Maret 1883 pada umur 64 tahun) adalah seorang filsuf.

[2] Di Berlin.[2]Pada saat itu. menggunakan metode dialektika Hegel.2 Akhir dari Kapitalisme 2 Karya-karya Marx 3 Referensi 4 Lihat pula 5 Pranala luar [sunting] Biografi Karl Marx adalah seseorang yang lahir dari keluarga progresif Yahudi. yang kemudian meninggalkan agama Yahudi dan beralih ke agama resmi Prusia.[1] Herschel pun mengganti namanya menjadi Heinrich. Pada usia nya yang ke-17.[1] Keluarga Marx amat liberal dan rumah Marx sering dikunjungi oleh cendekiawan dan artis masa-masa awal Karl Marx.[1] Saudara Herschel.[2] Pada tahun berikutnya. namun ayahnya tidak menyetujuinya karena ia tak percaya bahwa anaknya akan berhasil memotivasi dirinya sendiri untuk mendapatkan gelar sarjana. Marx melanjutkan pendidikan nya di Universitas Bonn jurusan hukum pada tahun 1835.[2] Marx mempunyai keponakan yang bernama Azariel. dan Gerald yang sangat membantunya dalam semua teori yang telah ia ciptakan. Hans.Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Biografi o 1. dan bergabung ke lingkaran mahasiswa dan dosen muda yang dikenal sebagai Pemuda Hegelian.[2] Marx mendapat gelar Doktor pada tahun 1841 dengan tesis nya yang berjudul ‘The Difference Between the Democritean and Epicurean Philosophy of Nature’ namun. keturunan para rabi.[1] Ayahnya bernama Herschel. yang disebut juga sebagai Hegelian-kiri.[2] Marx tertarik untuk belajar kesustraan dan filosofi.[2] Sebagian dari mereka.[2] Setelah lulus dari Gymnasium Trier.[1] [sunting] Pendidikan Marx menjalani sekolah di rumah sampai ia berumur 13 tahun.1 Pendidikan o 1. walaupun begitu ayahnya cenderung menjadi deis. menggunakan bahasa teologi yang diwarisi dari ayahnya seperti ‘The Deity’ namun ia juga menerapkan filosofi atheis dari Young Hegelian yang terkenal di Berlin pada saat itu. sebagai alat yang ampuh untuk melakukan kritik terhadap politik dan agama mapan saat itu. Protestan aliran Lutheran yang relatif liberal untuk menjadi pengacara. dimana ia bergabung dengan klub minuman keras Trier Tavern yang mengakibatkan ia mendapat nilai yang buruk. minat Marx beralih ke filsafat. ia harus menyerahkan disertasi nya ke Universitas Jena karena Marx menyadari bahwa status nya sebagai Young Hegelian radikal akan diterima dengan kesan buruk di Berlin. yang dipisahkan dari isi teologisnya. yaitu Friedrich-WilhelmsUniversität di Berlin. Marx menulis banyak puisi dan esai tentang kehidupan. Samuel — seperti juga leluhurnya— adalah rabi kepala di Trier.[2] . ayahnya memaksa Karl Marx untuk pindah ke universitas yang lebih baik.

[1] Marx terkenal karena analisis nya di bidang sejarah yang dikemukakannya di kalimat pembuka pada buku ‘Communist Manifesto’ (1848) :” Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas.Pada tahun 1981 Marx memperoleh gelar doktor filsafatnya dari Universitas Berlin. sosialisme.[2] .[1] Setelah lulus ia menjadi penulis di koran radikal-liberal. esai-esai tersebut menyebarkan prinsip-prinsip demokrasi. – Ideologi Jerman-[1] Hubungan antara Marx dan Marxism adalah titik kontroversi. dengan ekonomi politik yang membangun orientasi intelektualitasnya.[1] Desertasi doktoral Marx hanyalah satu risalah filosofis yang hambar. masyarakat tanpa kelas setelah beberapa periode dari sosialisme radikal yang menjadikan negara sebagai revolusi keditaktoran proletariat(kaum paling bawah di negara Romawi). Marx menulis bahwa kapitalisme akan berakhir karena aksi yang terorganisasi dari kelas kerja internasional. karena posisi politisnya. impian naif komunis utopis. penulis biografi Francis Wheen mengulangi penelitian David McLellan yang menyatakan bahwa sejak Marxisme tidak berhasil di Barat. Das Kapital (2006).[1]Dan hasil dari pergerakan ini menciptakan hasil dari yang lingkungan yang ada dari saat ini. koran ini ditutup sepuluh bulan kemudian oleh pemerintah.[1] Marx Menikah pada tahun 1843 dan segera terpaksa meninggalkan Jerman untuk mencari atmosfir yang lebih liberal di Paris. Hasil dari pergerakan ini kita yang akan mengatur dirinya sendiri secara otomatis.[1] Namun. namun ia juga mendalami dua gagasan baru –sosialisme Prancis dan ekonomi politik Inggris.[1] Ketika menolak aktivis-aktivis tersebut. Marx meletakkan landasan karyanya. tetapi merupakan cara ideal untuk keadaan negara pada saat ini[1]. namun hal tersebut tidak dihalangi oleh kontrol pemerintah untuk dipelajari.[1]“Komunisme untuk kita bukanlah hubungan yang diciptakan oleh negara. namun hal ini mengantisipasi banyak gagasannya kemudian.[1]Marxism tetap berpengaruh dan kontroversial dalam bidang akademi dan politik sampai saat ini.[1] Di lain tangan.[2] Inilah cara uniknya mengawinkan Hegelianisme. yang suportif namun kritis terhadap guru mereka.[1]Komunisme adalah pergerakan yang akan menghilangkan keadaan yang ada pada saat ini.[1] [sunting] Akhir dari Kapitalisme Marx sering dijuluki sebagai bapak dari komunisme yang berasal dari kaum terpelajar dan politikus.[3] Dengan bebas.[1] Dalam kurun waktu sepuluh bulan bekerja disana menjadi editor kepala. hal tersebut tidak menjadikan Marxisme sebagai ideologi formal.[1] Ia memperdebatkan bahwa analisis tentang kapitalisme miliknya membuktikan bahwa kontradiksi dari kapitalisme akan berakhir dan memberikan jalan untuk komunisme. [1] Esai-esai awal yang di publikasikan pada waktu itu mulai merefleksikan sejumlah pandanganpandangan yang akan mengarahkan Marx sepanjang hidupnya. dan para aktivis yang menyerukan hal-hal yang dipandangnya sebagai aksi politik prematur. humanisme. sekolah yang dulu sangat dipengaruhi Hegel dan para Hegelian Muda.[1] Dalam bukunya Marx.”[1] Marx percaya bahwa kapitalisme yang ada akan digantikan dengan komunisme.[1]Ia menolak sifat abstrak filsafat Hegelian. dan idealisme muda.[2] Disana ia terus menganut gagasan Hegel dan para pendukungnya.

Di Perancis ia bertemu dengan Friedrich Engels sahabat sepanjang hayatnya, penopang finansialnya dan kolaboratornya[4]. Engels adalah anak seorang pemilik pabrik tekstil, dan menjadi seorang sosialis yang bersifat kritis terhadap kondisi yang dihadapi oleh para kelas pekerja.[2] Kendati Marx dan Engels memiliki kesamaan orientasi teoritis, ada banyak perbedaan diantara kedua orang ini.[2] Marx cenderung lebih teoritis, intelektual berantakan, dan sangat berorientasi pada keluarga.[2] Engels adalah pemikir praktis, seorang pengusaha yang rapi dan cermat, serta orang yang sangat tidak percaya pada institusi keluarga.[2] Banyak kesaksian Marx atas nestapa kelas pekerja berasal dari paparan Engels dan gagasan-gagasannya.[2] Pada tahun 1844 Engels dan Marx berbincang lama disalah satu kafe terkenal di Prancis dan ini mendasari pertalian seumur hidup keduanya.[2] Dalam percakapan itu Engels mengatakan, “Persetujuan penuh kita atas arena teoritis telah menjadi gamblang...dan kerja sama kita berawal dari sini”[5]. Tahun berikutnya, Engels mepublikasikan satu karya penting, The Condition of the Working Class in England.[2] Selama masa itu Marx menulis sejumlah karya rumit (banyak diantaranya tidak dipublikasikan sepanjang hayatnya), termasuk The Holy Family dan The German Ideology (keduanya ditulis bersama dengan Engels), namun ia pun menulis The Economic and Philosophic Manuscripts of 1844, yang memayungi perhatiannya yang semakin meningkat terhadap ranah ekonomi[6]. Di tengah-tengah perbedaan tersebut, Marx dan Engels membangun persekutuan kuat tempat mereka berkolabirasi menulis sejumlah buku dan artikel serta bekerja sama dalam organisasi radikal, dan bahkan Engels menopang Marx sepanjang hidupnya sehingga Marx menagbdikan diri untuk petualang politik dan intelektualnya[7]. Kendati mereka berasosiasi begitu kuat dengan nama Marx dan Engels, Engels menjelaskan bahwa dirinya partner junior Marx.[2] Sebenarnya banyak orang percaya bahwa Engels sering gagal memahami karya Marx [8]. Setelah kematian Marx, Engels menjadi juru bicara terkemuka bagi teori Marxian dan dengan mendistorsi dan terlalu meyederhanakan teorinya, meskipun ia tetap setia pada perspektif politik yang telah ia bangun bersama Marx.[2] Karena beberapa tulisannya meresahkan pemerintah Prussia, Pemerintahan Prancis pada akhirnya mengusir Marx pada tahun 1945, dan ia berpindah ke Brussel.[2] Radikalismenya tumbuh, dan ia menjadi anggota aktif gerakan revolusioner internasional.[2] Ia juga bergabung dengan liga komunis dan diminta menulis satu dokumen yang memaparkan tujuan dan kepercayaannya.[2] Hasilnya adalah Communist Manifesto yang terbit pada tahun 1848, satu karya yang ditandai dengan kumandang slogan politik [9]. Pada tahun 1849 Marx pindah ke London, dan karena kegagalan revolusi politiknya pada tahun 1848, ia mulai menarik diri dari aktivitas revolusioner lalu beralih ke penelitian yang lebih serius dan terperinci tentang bekerjanya sistem kapitalis.[2] Pada tahun 1852, ia mulai studi terkenalnya tentang kondisi kerja dalam kapitalisme di British Museum.[2] Studi-studi ini akhirnya menghasilkan tiga jilid buku Capital, yang jilid pertamanya terbit pada tahun 1867; dua jilid lainnya terbit setelah ia meninggal.[2] Ia hidup miskin selama tahun-tahun itu, dan hampir tidak mampu bertahan hidup dengan sedikitnya pendapatan dari tulisan-tulisannya dan dari bantuan Engels [10]. Pada tahun 1864 Marx terlibat dalam aktivitas politik dengan bergabung dengan gerakan pekerja Internasional.[2] Ia segera mengemuka dalam gerakan ini dan menghabiskan selama beberapa tahun di dalamnya.[1] Namun disintegrasi yang terjadi di dalam gerakan ini pada tahun 1876,

gagalnya sejumlah gerakan revolusioner, dan penyakit yang dideritanya menandai akhir karier Marx.[2] Istrinya meninggal pada tahun 1881, anak perempuannya tahun 1882, dan Marx sendiri meninggal pada tanggal 14 Maret 1883.[2] Dalam hidupnya, Marx terkenal sebagai orang yang sukar dimengerti.[1] Ide-ide nya mulai menunjukkan pengaruh yang besar dalam perkembangan pekerja segera setelah ia meninggal.[1] Pengaruh ini berkembang karena didorong oleh kemenangan dari Marxist Bolsheviks dalam Revolusi Oktober Rusia.[1]Ide Marxian baru mulai mendunia pada abad ke-20.[1]

[sunting] Karya-karya Marx
• •

Manifest der Kommunistischen Partei Achtzehnte Brumaire

[sunting] Referensi
1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad ae Jonathan H. Turner. The Emergence of sociological theory. 1981. Illinois: The Dorsey Press. Hlm. 165190 2. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad David McLellan. 1973. Karl Marx: His Life and Thought. New York: Harper Colophon. Hlm. 34-65 3. ^ Phil Brown. 2005. Psikologi Maxis. Yogyakarta, Alenia. Hlm. 45 4. ^ Terrell Carver. 1983. Marx and Engels: The Intellectual Relationship. Bloomington: Indiana University Press. Hlm. 113 5. ^ Paul D. McLean. 1998. A Frame Analysis of Favor Seeking in the Renainaissance: Agency Networks, and Political Culture. American Journal of Sociology. Hlm. 51-91 6. ^ Engels, Frederick. Frederick Engels tentang das Kapital Marx. Diterjemahkan oleh Ira Iramanto. 2002. Jakarta: Hasta Mitra. Hlm. 56 7. ^ Paul M. Sweezy and Leo Huberman. 1964. The Communist Manifesto After 100 Years. New York: Monthly Review Press. Hlm. 98 8. ^ Cyril Smith. 1997. Friedrich Engels and Marx’s Critique of Political Economy. Capital and Class 62: 123-142 9. ^ Jonathan H. Turner. The Emergence of sociological theory. 1981. Illinois: The Dorsey Press. Hlm. 165 10.^ Michael H. Hart, 1995. Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah. Jakarta, Dunia Pustaka Jaya. Hlm. 98

Herbert Spencer
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Artikel biografi tokoh yang masih hidup ini tidak memiliki referensi atau sumber. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber

terpercaya. Hal-hal mengenai tokoh yang masih hidup tetapi tidak memiliki referensi atau sumber yang memadai harus segera dihapus. (Maret 2010)
Temukan sumber: (Herbert Spencer – berita, buku, cendekia)

Herbert Spencer

Herbert Spencer (lahir 27 April 1820 – meninggal 8 Desember 1903 pada umur 83 tahun) adalah seorang filsuf Inggris dan seorang pemikir teori liberal klasik terkemuka. Meskipun kebanyakan karya yang ditulisnya berisi tentang teori politik dan menekankan pada "keuntungan akan kemurahan hati", dia lebih dikenal sebagai bapak Darwinisme sosial. Spencer seringkali menganalisis masyarakat sebagai sistem evolusi, ia juga menjelaskan definisi tentang "hukum rimba" dalam ilmu sosial. Dia berkontribusi terhadap berbagai macam subyek, termasuk etnis, metafisika, agama, politik, retorik, biologi dan psikologi. Spencer saat ini dikritik sebagai contoh sempurna untuk scientism atau paham ilmiah, sementara banyak orang yang kagum padanya di saat ia masih hidup. Menurutnya, objek sosiologi yang pokok adalah keluarga, politik, agama, pengendalian sosial dan industri. Termasuk pula asosiasi, masyarakat setempat, pembagian kerja, pelapisan sosial, sosiologi pengetahuan dan ilmu pengetahuan, serta penelitian terhadap kesenian dan keindahan. Pada tahun 1879 ia mengetengahkan sebuah teori tentang Evolusi Sosial yang hingga kini masih dianut walaupun di sana sini ada perubahan. Ia juga menerapkan secara analog (kesamaan fungsi) dengan teori evolusi karya Charles Darwin (yang mengatakan bahwa manusia berasal dari kera) terhadap masyarakat manusia. Ia yakin bahwa masyarakat mengalami evolusi dari masyarakat primitif ke masyarakat industri. Herbert Spencer memperkenalkan pendekatan analogi organik, yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia, sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain.

Ia mendirikan fakultas sosiologi pertama di sebuah universitas Eropa pada 1895. . L'Année Sociologique pada 1896. Diperoleh dari "http://id. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi.org/wiki/Herbert_Spencer" Kategori: Kelahiran 1820 | Kematian 1903 | Tokoh Inggris | Meninggal usia 83 | Filsuf Inggris Émile Durkheim Dari Wikipedia bahasa Indonesia.15 November 1917) dikenal sebagai salah satu pencetus sosiologi modern.Artikel bertopik biografi tokoh Inggris ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. dan menerbitkan salah satu jurnal pertama yang diabdikan kepada ilmu sosial.wikipedia. cari Emile Durkheim David Émile Durkheim (15 April 1858 .

ia pergi ke Bordeaux pada 1887.banyak mahasiswa dan rekan kerjanya adalah sesama Yahudi. Jadi. Durkheim tertarik dengan pendekatan ilmiah terhadap masyarakat sejak awal kariernya. Banyak orang menganggap pendekatan Katolik. latar belakang Yahudinya membentuk sosiologinya . dan karena itu setelah belajar sosiologi selama setahun di Jerman. Ini adalah konflik pertama dari banyak konflik lainnya dengan sistem akademik Prancis. dan sangat nasionalistik sebagai jalan satu-satunya untuk menghidupkan kembali kekuasaan Prancis yang memudar di daratan Eropa. Peristiwa Dreyfus pada 1894 hanya memperkuat sikapnya sebagai seorang aktivis. Pada saat yang sama. dan seringkali masih berhubungan darah dengannya.Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Biografi 2 Teori dan gagasan 3 Tentang pendidikan 4 Literatur 5 Pranala luar [sunting] Biografi Durkheim dilahirkan di Épinal. yang saat itu baru saja membuka pusat pendidikan guru yang pertama di Prancis. Ia masuk ke École Normale Supérieure pada 1879. Di ENS Durkheim belajar di bawah Fustel de Coulanges. Durkheim.ayah dan kakeknya adalah Rabi. suatu situasi yang membakarnya secara politik. Hidup Durkheim sendiri sama sekali sekular. Ia lulus dengan peringkat kedua terakhir dalam angkatannya ketika ia menempuh ujian agrégation – syarat untuk posisi mengajar dalam pengajaran umum – dalam ilmu filsafat pada 1882. Prancis. Namun demikian. Kekalahan Prancis dalam Perang Prancis-Prusia telah memberikan pukulan terhadap pemerintahan republikan yang sekular. Angkatannya adalah salah satu yang paling cemerlang pada abad ke-19 dan banyak teman sekelasnya. yang tidak mempunyai kurikulum ilmu sosial pada saat itu. seorang pakar ilmu klasik. Malah kebanyakan dari karyanya dimaksudkan untuk membuktikan bahwa fenomena keagamaan berasal dari faktor-faktor sosial dan bukan ilahi. seorang Yahudi dan sosialis. Minat Durkheim dalam fenomena sosial juga didorong oleh politik. seperti Jean Jaurès dan Henri Bergson kemudian menjadi tokoh besar dalam kehidupan intelektual Prancis. Ia berasal dari keluarga Yahudi Prancis yang saleh . Durkheim merasa ilmu-ilmu kemanusiaan tidak menarik. Dari posisi ini Durkheim memperbarui sistem sekolah Prancis dan memperkenalkan . yang berpandangan ilmiah sosial. Durkheim adalah mahasiswa yang cepat matang. Seseorang yang berpandangan seperti Durkheim tidak mungkin memperoleh pengangkatan akademik yang penting di Paris. ia membaca karyakarya Auguste Comte dan Herbert Spencer. Di sana ia mengajar pedagogi dan ilmu-ilmu sosial (suatu posisi baru di Prancis). yang terletak di Lorraine. berada dalam posisi minoritas secara politik.

rasa enggannya untuk tunduk kepada semangat nasionalis yang sederhana (ditambah dengan latar belakang Yahudinya) membuat ia sasaran yang wajar dari golongan kanan Prancis yang kini berkembang. kecenderungannya untuk mereduksi moralitas dan agama ke dalam fakta sosial semata-mata membuat ia banyak dikritik. Apapun pendapat orang. sebuah studi kasus yang memberikan contoh tentang bagaimana bentuk sebuah monograf sosiologi. Tahun 1890-an adalah masa kreatif Durkheim. Pada 1895 ia menerbitkan “Aturan-aturan Metode Sosiologis”. sebuah manifesto yang menyatakan apakah sosiologi itu dan bagaimana ia harus dilakukan. pernyataan dasariahnya tentang hakikat masyarakat manusia dan perkembangannya. pada 1897. rasional. Akhirnya. Pandangan kiri Durkheim selalu patriotik dan bukan internasionalis – ia mengusahakan bentuk kehidupan Prancis yang sekular. Pada 1893 ia menerbitkan “Pembagian Kerja dalam Masyarakat”. ia menerbitkan “Bunuh Diri”. Selain sangat terpukul emosinya. Pada 1896 ia menerbitkan jurnal L'Année Sociologique untuk menerbitkan dan mempublikasikan tulisantulisan dari kelompok yang kian bertambah dari mahasiswa dan rekan (ini adalah sebutan yang digunakan untuk kelompok mahasiswa yang mengembangkan program sosiologinya).studi ilmu-ilmu sosial dalam kurikulumnya. René. Pada 1902 Durkheim akhirnya mencapai tujuannya untuk memperoleh kedudukan terhormat di Paris ketika ia menjadi profesor di Sorbonne. Perang Dunia I mengakibatkan pengaruh yang tragis terhadap hidup Durkheim. Dan akhirnya. Pada tahun itu pula ia menerbitkan karya besarnya yang terakhir “Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Keagamaan”. [sunting] Teori dan gagasan Perhatian Durkheim yang utama adalah bagaimana masyarakat dapat mempertahankan integritas dan koherensinya di masa modern. Durkheim memperkuat kekuasaan kelembagaannya pada 1912 ketika ia secara permanen diberikan kursi dan mengubah namanya menjadi kursi pendidikan dan sosiologi. Yang lebih parah lagi. ketika hal-hal seperti latar belakang keagamaan dan etnik bersama tidak ada lagi. posisi ini memberikan Durkheim pengaruh yang cukup besar – kuliah-kuliahnya wajib diambil oleh seluruh mahasiswa. Ia pun mendirikan Jurusan Sosiologi pertama di Eropa di Universitas Bourdeaux. anak lakilaki Durkheim sendiri tewas dalam perang – sebuah pukulan mental yang tidak pernah teratasi oleh Durkheim. Durkheim juga terlalu lelah bekerja. Karena universitas-universitas Prancis secara teknis adalah lembaga-lembaga untuk mendidik guru-guru untuk sekolah menengah. Durkheim berusaha menciptakan salah satu pendekatan ilmiah pertama terhadap fenomena sosial. dan banyak dari mereka yang tewas ketika Prancis bertahan mati-matian. Bersama Herbert Spencer Durkheim adalah salah satu orang pertama yang menjelaskan keberadaan dan sifat berbagai bagian dari masyarakat dengan mengacu kepada fungsi yang . Sementara Durkheim giat mendukung negarainya dalam perang. untuk mendapatkan pengangkatan politik. generasi mahasiswa yang telah dididik Durkheim kini dikenai wajib militer. pada masa setelah Peristiwa Dreyfus. Untuk mempelajari kehidupan sosial di kalangan masyarakat modern. sehingga akhirnya ia terkena serangan lumpuh dan meninggal pada 1917. Kembali. Tetapi datangnya perang dan propaganda nasionalis yang tidak terhindari yang muncul sesudah itu membuatnya sulit untuk mempertahankan posisinya.

Durkheim meneliti bagaimana tatanan sosial dipertahankan dalam berbagai bentuk masyarakat. Dalam bukunya “Pembagian Kerja dalam Masyarakat” (1893). demikian Durkheim. misalnya. melainkan lebih kepada penelitian terhadap "fakta-fakta sosial". dan darwinisme sosial. Akibat dari pembagian kerja yang semakin rumit ini. dan karenanya mempunyai banyak kesamaan di antara sesamanya. ia memusatkan perhatian bukan kepada apa yang memotivasi tindakan-tindakan dari setiap pribadi (individualisme metodologis). Durkheim membalikkan rumusan ini. Max Weber. Sebaliknya. bergerak dari sebuah keadaan yang sederhana kepada yang lebih kompleks yang mirip dengan cara kerja mesin-mesin yang rumit. para pekerja memperoleh gaji dan harus mengandalkan orang lain yang mengkhususkan diri dalam produk-produk tertentu (bahan makanan. Ia menemukan bahwa masyarakat yang memiliki solidaritas mekanis hokum seringkali bersifat represif: pelaku suatu kejahatan atau perilaku menyimpang akan terkena hukuman. pakaian. Ia memusatkan perhatian pada pembagian kerja. Spesialisasi yang berbeda-beda dalam bidang pekerjaan dan peranan sosial menciptakan ketergantungan yang mengikat orang kepada sesamanya. dll) untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dalam masyarakat tradisional. Durkheim menghubungkan jenis solidaritas pada suatu masyarakat tertentu dengan dominasi dari suatu sistem hukum. misalnya. Ia berpendapat bahwa masyarakat-masyarakat tradisional bersifat ‘mekanis’ dan dipersatukan oleh kenyataan bahwa setiap orang lebih kurang sama. dan meneliti bagaimana hal itu berbeda dalam masyarakat tradisional dan masyarakat modern[1]. istilah yang diciptakannya untuk menggambarkan fenomena yang ada dengan sendirinya dan yang tidak terikat kepada tindakan individu. kesadaran kolektif sepenuhnya mencakup kesadaran individual – norma-norma sosial kuat dan perilaku sosial diatur dengan rapi. ialah bahwa kesadaran individual berkembang dalam cara yang berbeda dari kesadaran kolektif – seringkali malah berbenturan dengan kesadaran kolektif. kata Durkheim. sambil menambahkan teorinya kepada kumpulan teori yang terus berkembang mengenai kemajuan sosial. karena mereka tidak lagi dapat memenuhi seluruh kebutuhan mereka sendiri. hukum bersifat restitutif: ia bertujuan bukan . dalam masyarakat yang memiliki solidaritas organic. Ia berpendapat bahwa fakta sosial mempunyai keberadaan yang independen yang lebih besar dan lebih objektif daripada tindakan-tindakan individu yang membentuk masyarakat dan hanya dapat dijelaskan melalui fakta-fakta sosial lainnya daripada. pembagian kerja yang sangat kompleks menghasilkan solidaritas 'organik'. Durkheim juga menekankan bahwa masyarakat lebih daripada sekadar jumlah dari seluruh bagiannya. para petani gurem hidup dalam masyarakat yang swa-sembada dan terjalin bersama oleh warisan bersama dan pekerjaan yang sama. Jadi berbeda dengan rekan sezamannya.mereka lakukan dalam mempertahankan kesehatan dan keseimbangan masyarakat – suatu posisi yang kelak dikenal sebagai fungsionalisme. hukuman itu bertindak lebih untuk mempertahankan keutuhan kesadaran. Dalam masyarakat modern. demikian pendapatnya. dan hal itu akan membalas kesadaran kolektif yang dilanggar oleh kejahatan itu. Dalam masyarakat yang ‘mekanis’. melalui adaptasi masyarakat terhadap iklim atau situasi ekologis tertentu. Para penulis sebelum dia seperti Herbert Spencer dan Ferdinand Toennies berpendapat bahwa masyarakat berevolusi mirip dengan organisme hidup. evolusionisme sosial. Dalam masyarakat modern yang 'organik'.

dan seringkali disebut sebagai studi sosiologis yang klasik. Durkheim menamai keadaan ini anomie. Dalam bukunya ini. Durkheim diingat orang karena karyanya tentang masyarakat 'primitif' (artinya. Durkheim juga tertarik pada bagaimana pendidikan dapat digunakan untuk memberikan kepada warga Prancis semacam latar belakang sekular bersama yang dibutuhkan untuk mencegah anomi (keadaan tanpa hukum) dalam masyarakat modern. yang diterbitkannya pada 1897. Menurut Durkheim. masyarakat Katolik mempunyai tingkat integrasi yang normal. Durkheim berpendapat bahwa pendidikan mempunyai banyak fungsi: 1) Memperkuat solidaritas sosial . sementara masyarakat Protestan mempunyai tingat yang rendah. Karya ini telah mempengaruhi para penganjur teori kontrol. ia meneliti berbagai tingkat bunuh diri di antara orang-orang Protestan dan Katolik. dan menjelaskan bahwa kontrol sosial yang lebih tinggi di antara orang Katolik menghasilkan tingkat bunuh diri yang lebih rendah. Durkheim belakangan mengembangkan konsep tentang anomie dalam "Bunuh Diri". Dari keadaan anomie muncullah segala bentuk perilaku menyimpang. sementara tingkat yang tinggi menyebabkan orang bunuh diri agar mereka tidak menjadi beban bagi masyarakat. orang mempunyai suatu tingkat keterikatan tertentu terhadap kelompok-kelompok mereka.untuk menghukum melainkan untuk memulihkan aktivitas normal dari suatu masyarakat yang kompleks. Menurut Durkheim. perubahan masyarakat yang cepat karena semakin meningkatnya pembagian kerja menghasilkan suatu kebingungan tentang norma dan semakin meningkatnya sifat yang tidak pribadi dalam kehidupan sosial. yang disebutnya integrasi sosial. Lebih luas lagi. Kedua karya ini meneliti peranan yang dimainkan oleh agama dan mitologi dalam membentuk pandangan dunia dan kepribadian manusia dalam masyarakat-masyarakat yang sangat 'mekanis' (meminjam ungkapan Durkheim) [sunting] Tentang pendidikan Durkheim juga sangat tertarik akan pendidikan. Jadi. Akhirnya. Tingkat integrasi sosial yang secara abnormal tinggi atau rendah dapat menghasilkan bertambahnya tingkat bunuh diri: tingkat yang rendah menghasilkan hal ini karena rendahnya integrasi sosial menghasilkan masyarakat yang tidak terorganisasi. Hal ini sebagian karena ia secara profesional dipekerjakan untuk melatih guru. dan yang paling menonjol adalah bunuh diri. yang akhirnya mengakibatkan runtuhnya norma-norma sosial yang mengatur perilaku. dan ia menggunakan kemampuannya untuk menciptakan kurikulum untuk mengembangkan tujuan-tujuannya untuk membuat sosiologi diajarkan seluas mungkin. non Barat) dalam buku-bukunya seperti "Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Agama" (1912) dan esainya "Klasifikasi Primitif" yang ditulisnya bersama Marcel Mauss. menyebabkan orang melakukan bunuh diri sebagai upaya terakhir. Dengan tujuan inilah ia mengusulkan pembentukan kelompok-kelompok profesional yang berfungsi sebagai sumber solidaritas bagi orang-orang dewasa.

1 Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme  1. Menyatakan kesetiaan: membuat individu merasa bagian dari kelompok dan dengan demikian akan mengurangi kecenderungan untuk melanggar peraturan. Karyanya tentang agamaagama lain terhenti oleh kematiannya yang mendadak pada 1920. • Membagi-bagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecakapan. Weber mendefinisikan negara sebagai sebuah lembaga yang memiliki monopoli dalam penggunaan kekuatan fisik secara sah. aturan. dan Yudaisme Kuno. yang mengawali penelitiannya tentang sosiologi agama. Agama India: Sosiologi Hindu dan Buddha. Jerman.1 Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme 2 Referensi 3 Lihat pula 4 Pranala luar [sunting] Sosiologi agama Karya Weber dalam sosiologi agama bermula dari esai Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme dan berlanjut dengan analisis Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme. Sekolah mendidik orang muda untuk memenuhi berbagai peranan. meski ia sering pula menulis di bidang ekonomi. tuntutan yang sama dengan "dunia luar". Maximilian Weber (lahir di Erfurt. Politik sebagai Panggilan. sebuah definisi yang menjadi penting dalam studi tentang ilmu politik Barat modern. Sekolah mempunyai hierarkhi. Karya utamanya berhubungan dengan rasionalisasi dalam sosiologi agama dan pemerintahan. 21 April 1864 – meninggal di München. Dalam karyanya yang terkenal lainnya. Daftar isi [sembunyikan] • • • • 1 Sosiologi agama o 1. Weber berpendapat bahwa agama adalah salah satu alasan utama bagi perkembangan yang berbeda antara budaya Barat dan Timur. Mengajar siswa untuk mencari pekerjaan sesuai dengan kecakapan mereka. hingga ia tidak dapat . Karyanya yang paling populer adalah esai yang berjudul Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme. 3) Mempertahankan pembagian kerja.• • Sejarah: belajar tentang orang-orang yang melakukan hal-hal yang baik bagi banyak orang membuat seorang individu merasa tidak berarti.1. Jerman. 14 Juni 1920 pada umur 56 tahun) adalah seorang ahli ekonomi politik dan sosiolog dari Jerman yang dianggap sebagai salah satu pendiri ilmu sosiologi dan administrasi negara modern. 2) Mempertahankan peranan sosial • Sekolah adalah masyarakat dalam bentuk miniatur.

Pada akhirnya. menggabungkan pengamatan dengan matematika. semata-mata hanyalah meneliti meneliti satu fase emansipasi dari magi. Kristen) memiliki dampak besar dalam perkembangan sistem ekonomi Eropa dan Amerika Serikat. Weber berpendapat bahwa pemikiran agama Puritan (dan lebih luas lagi. studi tentang sosiologi agama. Dalam analisis terhadap temuannya. Kitab Yakub.melanjutkan penelitiannya tentang Yudaisme Kuno dengan penelitian-penelitian tentang Mazmur. Tujuannya adalah untuk menemukan alasan-alasan mengapa budaya Barat dan Timur berkembang mengikuti jalur yang berbeda. ilmu tentang pembelajaran dan yurisprudensi. tapi juga mencatat bahwa hal-hal tersebut bukan satu-satunya faktor dalam perkembangan tersebut. menurut Weber. Esai Weber Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme (Die protestantische Ethik und der Geist des Kapitalismus) adalah karyanya yang paling terkenal. yakni "pembebasan dunia dari pesona" ("disenchanment of the world") yang dianggapnya sebagai aspek pembeda yang penting dari budaya Barat. sistematisasi terhadap administrasi pemerintahan dan usaha ekonomi. [sunting] Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme Sampul salah satu edisi The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. Faktor-faktor penting lain yang dicatat oleh Weber termasuk rasionalisme terhadap upaya ilmiah. melainkan lebih . hubungan antara stratifikasi sosial dan pemikiran agama. Yahudi Talmudi. dan pembedaan karakteristik budaya Barat. Dikatakan bahwa tulisannya ini tidak boleh dipandang sebagai sebuah penelitian mendetail terhadap Protestanisme. Tiga tema utamanya adalah efek pemikiran agama dalam kegiatan ekonomi. Kekristenan awal dan Islam.

Weber mengajukan tesis bahwa etika dan pemikiran Puritan mempengaruhi perkembangan kapitalisme. Ini bukanlah tujuan dari ide-ide keagamaan. Weber menunjukkan bahwa tipe-tipe Protestanisme tertentu mendukung pengejaran rasional akan keuntungan ekonomi dan aktivitas duniawi yang telah diberikan arti rohani dan moral yang positif. gagasan bahwa kerja adalah kutuk dan beban yang harus dihindari. telah memulai penulisan buku The Social Teachings of the Christian Churches and Sects. Mengapa hal ini tidak terjadi dalam Protestanisme? Weber menjelaskan paradoks tersebut dalam esainya. apabila dipertimbangkan sebagai sikap individual. begitu Weber menyebut mereka -. terutama penelitiannya tentang interaksi antara berbagai gagasan agama dan perilaku ekonomi. yang dilanjutkannya kelak dalam karya-karyanya berikutnya. dan orang-orang non-Kristen. Weber berpendapat bahwa ada banyak alasan untuk mencari asal-usulnya di dalam gagasan-gagasan keagamaan dari Reformasi. Henry Thomas Buckle." demikian Weber menulis. Alasan lainnya adalah esai tersebut telah menyediakan perspektif untuk perbandingan yang luas bagi agama dan masyarakat. Ia mendefinisikan "semangat kapitalisme" sebagai gagasan dan kebiasaan yang mendukung pengejaran yang rasional terhadap keuntungan ekonomi. "dapat mendominasi yang lainnya. Di antara kecenderungan-kecenderungan yang diidentifikasikan oleh Weber adalah keserakahan akan keuntungan dengan upaya yang minimum. "Agar suatu cara hidup yang teradaptasi dengan baik dengan ciri-ciri khusus kapitalisme. dan lainlainnya yang telah berkomentar tentang hubungan yang dekat antara Protestanisme dengan perkembangan semangat perdagangan.sebagai perkenalan terhadap karya-karya Weber selanjutnya. Weber menunjukkan bahwa semangat seperti itu tidak terbatas pada budaya Barat. Weber menyatakan dia menghentikan riset tentang Protestanisme karena koleganya Ernst Troeltsch. Istilah ini diambil ketika gagasan tentang etika Protestan digeneralisasikan terhadap orang Jepang. dan bukan dalam diri individu yang terisolasi semata.para wiraswasta yang heroik. Banyak pengamat seperti William Petty. termasuk pengejaran ekonomi. Frase "etika kerja" yang digunakan dalam komentar modern adalah turunan dari "etika Protestan" yang dibahas oleh Weber. khususnya apabila hal itu melampaui apa yang secukupnya dibutuhkan untuk hidup yang sederhana. Bakti keagamaan biasanya disertai dengan penolakan terhadap urusan duniawi. hidup itu harus dimulai di suatu tempat. orang Yahudi. Montesquieu. seorang teolog profesional." Setelah mendefinisikan semangat kapitalisme. tetapi bahwa individu-individu seperti itu -. . melainkan sebagai suatu cara hidup yang lazim bagi keseluruhan kelompok manusia. John Keats. melainkan lebih merupakan sebuah produk sampingan – logika turunan dari doktrin-doktrin tersebut dan saran yang didasarkan pada pemikiran mereka yang secara langsung dan tidak langsung mendorong perencanaan dan penyangkalan-diri dalam pengejaran keuntungan ekonomi.tidak dapat dengan sendirinya membangun sebuah tatanan ekonomi yang baru (pelacur). Dalam Etika Protestan dan Semangant Kapitalisme.

pengaruh agama-agama asing.[sunting] Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme adalah karya besar Weber yang kedua dalam sosiologi agama. Dengan cara ini. diabdikan kepada pengkajian hukum. Amerika pada 27 Februari 1863. Weber membahas pengorganisasian konfederasi awal. mengapa kapitalisme tidak berkembang di tiongkok. yang muncul dari keyakinan keagamaan terhadap roh-roh leluhur. Dia anak dari clergyman. Ini disebabkan oleh kekuatan ikatan-ikatan kekerabatan. minister bernama Hiram Mead yang juga adalah seorang gereja kongregasional serta juga mengajar sebagai profesor di kecil di seorang pendeta seminar . para pemimpin yang sesat dan penganjur perlawanan. karena pengaruhnya sama pentingnya dengan pengaruh yang diberikan oleh budaya-budaya Helenistik dan Romawi. Selain itu. sebuah kota Massachussetts. dan para warganya tidak mempunyai hak-hak politik khusus. Weber mencatat bahwa Yudaisme tidak hanya melahirkan agama Kristen dan Islam. Karenanya. dan merupakan pusat perdagangan dan kerajinan. orientasi sosial para nabi. negara Tiongkok telah berkembang dari suatu federasi yang kendur dari negara-negara feodal menjadi suatu kekaisaran yang bersatu dengan pemerintahan Patrimonial. Pada masa itu aliran-aliran pemikiran Tiongkok yang besar (Konfusianisme dan Taoisme) mengemuka. mereka tidak pernah mendapatkan otonomi politik. Weber melontarkan pertanyaan. Dalam Seratus Aliran Pemikiran Masa Peperangan Antar-Negara. Ia kemudian menggambarkan masa-masa perpecahan Kerajaan Israel. tetapi juga memainkan peranan penting dalam bangkitnya negara Barat modern." George Herbert Mead lahir di South Hadley. Pada tahun 200 SM. gigih dalam upaya melakukan apa yang benar di mata Tuhan dalam pengharapan akan masa depan yang lebih baik. para warga kotakota di Tiongkok tidak pernah menjadi suatu kelas status terpisah seperti para warga kota Eropa. sebagaimana digambarkan dalam Masa Peperangan Antar-Negara. ekstasi dan politik. Weber memusatkan perhatian pada aspek-aspek dari masyarakat Tiongkok yang berbeda dengan masyarakat Eropa Barat dan khususnya dikontraskan dengan Puritanisme. tidak pernah bersatu untuk memperjuangkan lebih banyak haknya. dan perjuangan para nabi dalam melawan ekstasi dan penyembahan berhala. Seperti di Eropa. Namun. menulis bahwa "bebas dari spekulasi magis dan esoterik. kota-kota di Tiongkok dibangun sebagai benteng atau tempat tinggal para pemimpinnya. tipe-tipe ekstasi keagamaan. aspek-aspek sosial dari kenabian di zaman Alkitab. para nabi membangun sebuah agama iman yang menempatkan kehidupan sehari-hari manusia di bawah kewajiban-kewajiban yang ditetapkan oleh hukum moral yang telah diberikan Tuhan. ia memusatkan pengkajiannya pada tahap awal sejarah Tiongkok. Reinhard Bendix. Yudaisme kuno ikut membentuk rasionalisme moral dari peradaban Barat. sifat-sifat yang unik dari hubungan umat Israel dengan Yahweh. yang meringkas Yudaisme Kuno. dan etika serta teodisitas (ajaran tentang kebaikan Allah di tengah penderitaan) dari para nabi. gilda-gilda saling bersaing memperebutkan perkenan Kaisar.

George Herbert Mead adalah merupakan orang penting dalam Filsafat Pragmatis.generasi terakhir. Sedangkan ibunya bernama Elizabeth Storrs Billings adalah seorang wanita yang berpendidikan yang juga mengajar di Berlin College selama dua tahun dan kemudian menjadi presiden di Mount Holyoke College selama sepuluh tahun. Self and Society (1934) dan Movements of Thought in the 19th Century adalah merupakan materi – materi kuliah Mead yang telah . yaitu Helen Castle. Dan di tanah Eropa itu juga George Herbert Mead menikah dangan saudari dari Henry Northrup Castle. Selama di Harvard. Mead sempat mengajar di sebuah sekolah namun hanya sebentar. yaitu teman juga koleganya selama di Universitas Chicago. dan di Jermanlah Mead semakin menunjukkan ketertarikan pada psikologi dibanding dengan filsafat. Mead mewarisi Puritanisme New England. dia masuk ke Fakultas Teologi di Oberlin College Ohio. Selama disana Mead mempelajari pandangan serta gagasan dari para filosof idealis Jerman. dan John Dewey pun juga adalah salah satu tokoh pragmatis yang berpengaruh pada pemikiran – pemikiran George Gerbert Mead dalam konsep isyarat (gesture). Dan George Herbert Mead pun pada tahun 1887 belajar ke Harvard University selama satu tahun untuk mengkaji filsafat dan psikologi. yang menurut catatan dia adalah sebuah institusi yang secara social sangat maju. Tulisannya tentang Mind. Melalui kedua orang tuanya. Kemudian ditahun berikutnya Mead menggabungkan diri dengan Depertemen Filosofi ketika mengajar Psikologi Sosial tingkat lanjut di Universitas Chicago sampai dia meninggal pada tahun 1931 dalam usia 68 tahun. George Herbert Mead tidak pernah menulis buku secara sistematik. namun kurikulun serta gaya intelektualnya sangat tradisional dan dogmatis yang mencerminkan pengarus dari Puritanisme New England. dan dibawa pengaruh dari temannya yaitu Henry Northrup Castle. Mead kembali ke Amerika dan mulai mengajar sebagai dosen untuk mata kulian filsafat dan psikologi di Michigan University selama tiga tahun. Mead tertarik dengan filsafat romantic dan idealistic dari Hegel. Selama menempuh pendidikan di Harvard. Mead pelan – pelan menolak dogmatism agama dari Oberlin namun tetap mempertahankan masalah social yang sangat kuat tersebut. walaupun dia masihkurang kalau sebagai pelopor pragmatism dibandingkan dengan John Dewey. tempat dimana ayahnya mengajar. Akhirnya pada tahun 1891. yang kemudian dia pergi ke Jerman selama tiga tahun untuk belajar filsafat dan psikologi di Leipzig dan Berlin. Dan ketika Mead berusia enam belas tahun.teologi di Oberlin College di Ohio. dan Mead mendapatkan gelar sarjananya pada tahun 1883 dari Oberlin College. teman lamanya ketika di Oberlin. Setelah lulus dari Oberlin di umur 20 tahun. tempat dimana dia bertemu dengan John Dewey. Mead banyak belajar dan mendapat pengaruh dari William James tentang pragmatism dalam filsafat di konsep diri (self). dan disebut oleh John Dewey bahwa George Herbert Mead adalah pikiran paling asli dalam filsafat Amerika bagi generasi .

perubahan. Mead adalah salah satu pelopor dalam Filsafat Pragmatisme dinama pragmatism adalah menekankan hubungan yang sangat erat antara pengetahuan dan tindakan untuk mengatasi masalah social. Mead menerima prinsip Darwin bahwa organism terus menerus terlibat dalam usaha menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Mead menempatkan arti penting komunikasi dalam konsep tentang perilaku manusia. Pemikiran Mead tentang teori Darwin adalah bahwa pikiran atau kesadaran manusia sejalan dengan kerangka evolusi dari teori Darwin. Seperti yang telah diuraikan diatas. tetapi Mead sangat mengagumi konsep tentang evolusi Darwin karena konsep tersebut dianggap Mead sebagai petunjuk dengan menekankan pada proses. George Herbert Mead juga melibatkan dirinya dalam reformasi social karena dia mempercayai bahwa ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk mengatasi masalah – masalah sosial tersebut. 2. Oleh karena itu. George Herbert Mead adalah orang yang sederhana dan rendah hati. dia sangat tekun dalam mempelajari dan mendalami pemikiran dari Charles Darwin.mempengaruhi perkembangan Sosiologi Kontemporer khususnya pada pembahasan tentang Interaksionisme Simbolik. Seperti para penganut pragmatism lainnya. yaitu Leonard Cottreil. Tokoh yang Mempengaruhi George Herbert Mead. George Herbert Mead memiliki pemikiran yang mempunyai sumbangan besar terhadap ilmu social dalam perspektif teori yang dikenal dengan interaksionisme simbolik. kepribadian individu dibentuk melalui komunikasi dengan orang lain serta citra diri dibangun melalui sarana interaksi dengan orang lain. dan dia merasa sangat nyaman di tengah – tengah lingkungan kota Chicago yang dinamis. ketidakstabilan dan perkembangan sebagai esensi dari sebuah kehidupan social. Mead melihat bahwa pikiran manusia sebagai suatu hasil yang muncul melalui proses . Dan Mead juga menentang gagasan bahwa insting adalah sebagai dasar dari kepribadian manusia. karena dia melihat bahwa komunikasi antar individu adalah sebagai inti dari pembentukan kepribadian manusia itu. meskipun dia bukan termasuk darwinisme social yang mana merupakan unsur paling penting dalam perspektif ilmu sosial. yang diberikannya ketika Mead menjadi dosen dan dibukukan oleh salah satu mahasiswanya yang sangat mengagumi Mead dan juga merupakan salah satu Sosiolog terkenal. Mead yakin akan kemungkinan – kemungkinan perubahan social. Dengan kata lain. yang menyatakan bahwa komunikasi manusia berlangsung melalui pertukaran symbol serta pemaknaan symbol – symbol tersebut. serta mengembangkan konsep interaksi simbolik bertolak pada pemikiran Simmel yang melihat persoalan pokok sosiologi adalah masalah sosial. dan lewat dari proses inilah karakter dari suatu organisme mengalami proses perubahan yang terus menerus atau dinamis.

Dewey telah menunjukkan bahwa pikiran timbul dari interaksi dengan dunia social. manusia mempunyai kemampuan untuk melihat dirinya sebagai obyek dan dalam kemampuan itu. Max Weber dalam teori ini mengemukakan bahwa masyarakat hanya merupakan satu nama yang menunjuk pada sekumpulan individu. melainkan Mead menjelaskannya dalan konteks yang lebih luas dari pada itu. dan bukan dari kerangkan siapa dia. George Herbert Mead juga dipengaruhi oleh Max Weber dengan teorinya tentang Interaksi dan Tindakan. Gagasan Mead . Menurut James. Selain itu. tetapi juga dapat mengobservasi perilaku yang tidak jelas yang keduanya tersebut dapat diketahui dengan melalui metode introspeksi. keunikan manusia muncul dari proses penyesuaian diri dengan kondisi hidupnya. Maksudny adalah bahwa metode yang ditemukan tidak hanya mampu melakukan observasi perilaku yang terang dan jelas. Dewey memusatkan perhatian pada proses penyesuaian manusia tergadap dunia. Dewey menegaskan bahwa yang unik dalam diri manusia adalah kemampuannya untuk berpikir. manusia bisa mengembangkan sikap dan perasaan terhadap dirinya sendiri. George Herbert Mead juga diilhami oleh para tokoh filsafat dan psikologi seperti William James dimana James adalah orang pertama yang mengembangkan konsep “self” diri secara jelas. Selain terpengaruh oleh pemikiran teori evolusi dari Darwin. Behaviorisme memiliki pandangan bahwa kehidupan manusia harus dipahami pada kerangka perilaku (behaviour) mereka. George Herbert Mead terinspirasi dengan konsep dari dua filosof tersebut dikarenakan Mead mempunyai intensitas kedekatan yang cukup sering dengan aliran psikologi khususnya behaviorisme. Tokoh filosof yang lain yang mempengaruhi Mead adalah John Dewey yang merupakan pendukung utaman pragmatisme.evolusi yang ilmiah dan pikiran tersebut akan terus berkembang sejalan dengan dinamika yang muncul serta prosedur yang telah dilewati. dan menurut Max Weber konsep fakta . George Herbert Mead tidak memahami behaviorisme sekedar mereduksi hubungan social sebagai rumus stimulus dan respom. karena bagi George Hebert Mead pragmatism berhasil melihat organisme sebagai ciptaan yang berhubungan dengan kondisi dunia yang paling terkini. James mengakui pentingnya kemampuan dalam membentuk cara pandang seseorang dalam menanggapi dunia di sekitarnya. Menurutnya. Konsep Dewey tentang pikiran sebagai suatu proses penyesuaian diri dengan lingkunganlah yang mempengaruhi Mead. Mead mengatakan bahwa behaviorisme social didalamnya terdapat semanacam loncatan dari investigasi ilmiah. Ia juga dapat membentuk tanggapan terhadap perasaan dan sikap tersebut.mengenai hal tersebut dalam pandangan para filosof dikatakan sebagai pragmatisme. karena mereka akan berinteraksi menyesuaikan keadaan yang ada.

Namun tidak semua tindakan ataupun perilaku individu adalah suatu manifestasi yang rasional. Rasionalitas yang dikemukakan oleh Max Weber lebih dibawa ke ranak suatu lembaga atau structural. dimana makna dari sebuah pemikiran adalah sesuatu yang penting dalam mengerti manusia dimana pemilikan karakter – karakter ini membuat esensi berbeda dengan perilaku binatang. Menurut Weber. . ide dasarnya adalah sebuah symbol. Berdasarkan dari keseluruhan konsep serta hasil dari tokoh – tokoh tersebutlah George Herbert Mead dapat mengemukakan konsep tentang Interaksionisme Simbolik yang merupakan reduksi ulang serta pengembangan dari konsep konsep tersebut. Simbol ini muncul akibat dari kebutuhan setiap individu untuk berinteraksi dengan orang lain. Max Weber mengemukakan bahwa antara individu yang satu dengan individu yang lain berinteraksi satu sama lain diwujudkan dengan adanya suatu tindakan maupun perilaku. Rasionalitas hadir dalam diri seorang individu dengan terlebih dahulu melewati proses pemikiran. dan Mead selalu memberi prioritas pada dunia social dalam memahami pengalaman social karena keseluruhan kehidupan social mendahului pikiran individu secara logis maupun temporer. Dalam tinjauannya di buku Mind. meskipun selanjutkan rasionalitas yang dikembangkan Mead berdasar dari konsep Weber ini lebih dibawa ke ranah individu dan lingkungan sosialnya. sehingga Max Weber menginterpretasikan individu dan tindakannya sebagai satuan dasar atau sebagai “otorinya”. 3. kelompok social dll yang lebih dari sekedar individu dan perilakunya. Mead mengemukakan bahwa dalam teori Interaksionisme Simbolik. Dan dalam proses berinteraksi tersebut pasti ada suatu tindakan atau perbuatan yang diawali dengan pemikiran. Mead berpendapat bahwa bukan pikiran yang pertama kali muncul.social seperti struktur social. melainkan masyarakatlah yang terlebih dulu muncul dan baru diikuti pemikiran yang muncul pada dalam diri masyarakat tersebut. Dan Max Weber membuat klasifikasi tentang tipe – tipe tindakan social dengan menggunakan konsep dasar “rasionalitas” yaitu ada tindakan yang rasional dan non rasional. Self and Society. tindakan rasional dihubungkan dengan kesadaran dan pilihan bagaimana tindakan tersebut direalisasikan. karena symbol ini adalah suatu konsep mulia yang membedakan manusia dari binatang. Berdasar dari beberapa konsep teori dari tokoh – tokoh yang mempengaruhinya beserta pengembangan dari konsep – konsep atau teori – teori tersebut. dianggap sebagai abstraksi spekulatif tanpa dasar empiric. Dan analisa George Herbert Mead ini mencerminkan fakta bahwa masyarakat atau yang lebih umum disebut kehidupan social menempati prioritas dalam analisanya. Konsep dan Pemikiran George Herbert Mead mengembangkan teori atau konsep yang dikenal sebagai Interaksionisme Simbolik.

ketika seseorang ingin menonton film di bioskop. maka dia akan mencari 3. Manipulasi adalah tahapan selanjutnya yang masih berhubungan dengan tahap-tahap sebelum. yang mana Mead menganalisa perbuatan dengan pendekatan behavioris serta memusatkan perhatian pada stimulus dan respon. dengan adanya pertimbangan maupun pemikiran secara sadar. sehingga suatu respon tidak secara langsung dapat terwujud. dimana dia adalah pertimbangan. bayangan maupun pikiran terhadap bagaimana cara untuk bisa memenuhi impuls. Persepsi adalah tahapan kedua. Dalam tahapan ini actor mengambil tindakan yang berkaitan dengan obyek yang telah dipersepsikan. yaitu: • Tindakan Perbuatan bagi George Herbert Mead adalah unit paling inti dalam teori ini. • Gestur . 1. Bagi Mead. 4. Konsumsi adalah upaya terakhir untuk merespon impuls. 2. actor dapat mengambil keputusan atau tindakan yang umumnya akan berorientasi untuk memuaskan impuls yang ada di awal tadi. karena stimulus adalah situasi atau peluang untuk bertindak dan bukannya suatu paksaan. Impuls adalah tahap paling awal dalam keempat tahap diatas. Dalam teorinya yang dinamakan Interaksionisme Simbolik ini. Misal. tahapan ini menciptakan jeda temporer dalam proses tersebut. Contohnya adalah ketika seseorang mempunyai keinginan untuk menonton film di bioskop.Individu yang berpikir dan sadar diri tidak mungkin ada sebelum kelompok social . actor memberikan respon atau bereaksi terhadap stimulus yang berkaitan dengan impuls tadi. George Herbert Mead mengemukakan beberapa konsep yang mendasari teori yang ada. Kelompok social hadir lebih dulu dan dia mengarah pada perkembangan kondisi mental sadar – diri. Mead mengemukakan bahwa stimulus tidak selalu menimbulkan respon otomatis seperti apa yang diperkirakan oleh actor. Dalam tahapan ini. berkaitan dengan contoh impul diatas. Impuls melibatkan stimulasi inderawi secara langsung dimana respon yang diberikan oleh actor adalah bertujuan untuk kebutuhan dirinya sendiri. Dalam tahapan ini. Dia adalah reaksi yang paling awal dimana dia berfungsi untuk dirinya sendiri. Mead menjelaskan bahwa ada empat tahap yang masing-masing dari tahap tersebut saling berkaitan satu sama lain dalam setiap perbuatan.

maupun pada orang yang bereaksi terhadap symbol – symbol itu. bereaksi. . yang artinya bahwa antara aksi dan reaksi terdapat suatu proses yang melibatkan pikiran atau kegiatan mental. dia adalah jenis gestur yang hanya bisa dilakukan dan diinterpretasikan oleh manusia. Sekali pun ada manusia yang bertindak dengan skema aksi reaksi. Dalam teori George Herbert Mead. maka seorang actor harus bisa mengerti symbol – symbol dengan arti yang sama. yang berarti bahwa manusia harus mengerti bahasa yang sama. Gestur ini menjadi symbol ketika dia bisa membuat seorang individu mengeluarkan respon – respon yang diharapkan olehnya yang juga diberikan oleh individu yang menjadi sasaran dari gesturnya. Bahasa membuat manusia mampu untuk mengartikan bukan hanya symbol yang berupa gerak gerik atau gesture. fungsi symbol adalah memungkinkan terbentuknya pikiran. Pikiran juga menghasilkan suatu bahasa isyarat yang disebut symbol. Simbol – simbol yang mempunyai arti bisa berbentuk gerak gerik atau gesture tapi juga bisa dalam bentuk sebuah bahasa. namun kebanyakan tindakan manusia melibatkan suatu proses mental. Gestur adalah gerak organisme pertama yang bertindak sebagai stimulus yang menghasilkan respon dari pihak kedua sesuai dengan apa yang diinginkan. Dan kemampuan manusia dalam menciptakan bahasa inilah yeng membedakan manusia dengan hewan. dan berinteraksi menjadi mungkin karena symbol – symbol yang penting dalam sebuah kelompok social mempunyai arti yang sama dan menimbulkan reaksi yang sama pada orang yang menggunakan symbol – symbol itu. Kemampuan ini lah yang memungkinkan manusia menjadi bisa melihat dirinya sendiri melalui perspektif orang lain dimana hal ini sangatlah penting dalam mengerti arti – arti bersama atau menciptakan respon yang sama terhadap symbol – symbol suara yang sama.Mead mempunyai pandangan bahwa gesture merupakan mekanisme dalam perbuatan social serta dalam proses social. melainkan juga mampu untuk mengartikan symbol yang berupa kata – kata. • Simbol Simbol. proses mental dan lain sebagainya. melainkan sebagai suatu proses social. • Mind (Pikiran) George Herbert Mead memandang akal budi bukan sebagai satu benda. karena hanya ketika symbol – symbol ini dipahami dengan makna juga respon yang samalah seorang individu dapat berkomunikasi dengan individu yang lainnya. Dan agar kehidupan social tetap bertahan. Proses berpikir.

Mampu memberi jawaban kepada diri sendiri seperti orang lain yang juga memberi jawaban. . Hal itu berarti bahwa orang masih bisa berinteraksi walaupun ada hal – hal yang membingungkan atau tidak mereka mengerti. melinkan dia baru menjadi diri ketika pikran telah perkembang. seorang anak bermain atau memainkan peran orang – orang yang dianggap penting baginya. dan ada tiga fase dalam proses sosialisasi tersebut. Pertama adalah Play Stage atau tahap bermain. Namun Mead juga mengatakan. Self mengalami perkembangan melalui proses sosialisasi.Mampu menyadari apa yang sedang dikatakan dan kemampuan untuk menggunakan kesadaran untuk menentukan apa yang garus dilakukan pada fase berikutnya. Suatu perbuatan bisa mempunyai arti kalau seseorang bisa menggunakan akal budinya untuk menempatkan dirinya sendiri di dalam diri orang lain. . . • Self (Diri) Mead menganggap bahwa kemampuan untuk memberi jawaban pada diri sendiri layaknya memberi jawaban pada orang lain. situasi social memberikan arti kepada sesuatu. Bagi Mead. merupakan situasi penting dalam perkembangan akal budi. Selain memahami symbol-simbol yang sama dengan arti yang sama. meski orang tidak mengerti arti dari symbol yang diberikan. dan itu dimungkinkan karena akal budi yang bersifat fleksibel dari pikiran.Mampu untuk mengambil bagian dalam percakapan sendiri dengan orang lain. bahwa arti tidak berasal dari akal budi melainkan dari situasi social yang dengan kata lain.Mead juga menekankan pentingnya fleksibilitas dari mind (akal budi). norma atau hokum yang juga memberi jawaban padanya.Mampu memberi jawaban seperti aturan. Simbol verbal sangat penting bagi Mead karena seorang manusia akan dapat mendengarkan dirinya sendiri meski orang tersebut tidak bisa melihat tanda atau gerak gerik fisiknya. seperti : . Konsep tentang arti sangat penting bagi Mead. Self bukan suatu obyek melainkan suatu proses sadar yang mempunyai kemampuan untuk berpikir. . fleksibilitas juga memungkinkan untuk terjadinya interaksi dalam situasi tertentu. Dan Mead juga berpendapat bahwa tubuh bukanlah riri. Dalam arti ini. sehingga dia bisa menafsirkan pikiran – pikirannya dengan tepat. Dalam fase atau tahapan ini.

Sedangkan “I” adalah ketika terdapat ruang spontanitas. masyarakat itu . Bagi Mead dalam pembahasan ini. maka pada saat itu “I” berubah menjadi “Me”. dimana dalam tahapan ini seorang anak mengambil peran orang lian dan terlibat dalam suatu organisasi yang lebih tinggi. Jadi. serta harapan-harapan orang lain. Contoh Anak kecil yang suka bola yang tadinya hanya berpura – pura mengambil peran orang lain. dia akan berusaha untuk mengorganisir teamnya dan bekerjasama dengan teamnya. Dia menjadi pesepak bola handal dan dalam menjalankan perannya sudah punya pemikiran dan pertimbangan. sehingga muncul tingkah laku spontan dan kreativitas diluar harapan dan norma yang ada. maka dia meminta dibelikan atribut yang berhubungan degan bola dan brmain dengan atribut tersebut serta berpura – pura menjadi pesepak bola idolanya. yaitu organisasi social tempat akal budi (mind) serta diri (self) muncul.Contoh ktika seorang anak laki – laki yang masih kecil suka akan bermain bola. Dengan fase ini. kebiasaan-kebiasaan. Contoh anak tadi dalam fase ini telah mengambil secara penuh perannya dalam masyarakat. “I” adalah aspek diri yang bersifat non-reflektif yang merupakan respon terhadap suatu perilaku spontan tanpa adanya pertimbangan. Fase kedua dalam proses sosialisasi serta proses pembentukan konsep tentang diri adalah Game Stage atau tahap permainan. melainkan masyarakat dalam ruang lingkup yang lebih mikro. generalized other. Dalam fase ini anak-anak mengarahkan tingkah lakunya berdasarkan standar-standar umum serta norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. dalam fase terakhir ini. • I and Me Inti dari teori George Herbert Mead yang penting adalah konsepnya tentang “I” and “Me”. maka dalam tahapan ini anak itu sudah berperan seperti idolanya dalam sebuah team sepak bola anak. yaitu dimana diri seorang manusia sebagai subyek adalah “I” dan diri seorang manusia sebagai obyek adalah “Me”. Dan ketika didalam aksi dan reaksi terdapat suatu pertimbangan ataupun pemikiran. • Society (Masyarakat) Masyarakat dalam konteks pembahasan George Herbert Mead dalam teori Interaksionisme Simbolik ini bukanlah masyarakat dalam artian makro dengan segala struktur yang ada. yaitu harapan-harapan. standar-standar umum dalam masyarakat. Sedang fase ketiga adalah generalized other. maka dia bertindak berdasarkan pertimbangan terhadap norma-norma. Mead mengemukakan bahwa seseorang yang menjadi “Me”. anak belajar sesuatu yang melibatkan orang banyak. dan sesuatu yang impersonal yaitu aturan – aturan dan norma – norma. seorang anak menilai tindakannya berdasarkan norma yang berlaku dalam masyarakat.

Yogyakarta : Gadjah Mada University Press Veeger. Jakarta : Pustakaraya Ritzer. Ada beberapa factor yang menyebabkan perubahan social dalam pergaulan hidup masyarakat yakni pendidikan dan pengajaran. 2007. 1986. Kritik terhadap Teori Sosiologi Kontemporer. 2002. Perspektif Sosiologi Modern. Teori – Teori Sosial Modern.J.sebagai pola-pola interaksi dan institusi social yang adalah hanya seperangkat respon yang biasa terjadi atas berlangsungnya pola-pola interaksi tersebut. Dinamika yaitu hal-hal yang mempelajari hukum-hukum dan dalil-dalil tentang perubahan masyarakat. Rajawali Pers Zeitlin. Dwi. sarana komunikasi . 1986. 1984. serta makna – makna itu terus berkembang dan disempurnakan pada saat interaksi itu berlangsung. Doyle Paul. GRAMEDIA Craib. Daftar Pustaka Susilo. pada dasarnya Teori Interasionisme Simbolik adalah sebuah teori yang mempunyai inti bahwa manusia bertindak berdasarkan atas makna – makna. Statistika yaitu ruang lingkup yang mempelajari hal-hal tentang dasar-dasar pergaulan hidup manusia. K. 2008. karena Mead berpendapat bahwa masyarakat ada sebelum individu dan proses mental atau proses berpikir muncul dalam masyarakat. Jakarta: CV. Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Memahami Kembali Sosiologi. Jakarta : PT. Yogyakata: AR-RUZZ MEDIA Raho. Ian. Bernard. Riyadi. Refleksi Filsafat Sosial atas Hubungan Individu – Masyarakat dalam Cakrawala Sejarah Sosiologi. dimana makna tersebut didapatkan dari interaksi dengan orang lain. George. Dari Teori Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Mutakhir Teori Soiologi Postmodern. Rachmad K. Jakarta : PT. . Teori Sosiologi Modern. Gramedia Pustaka Utama Soeprapto. Biografi para Peletak Sosiologi Modern. Dari Parsons sampai Habermas. Jadi. Johnson. Interaksionisme Simbolik. proses social dalam berbagai bentuk. Realitas Sosial. Irving M. 20 Tokoh Sosiologi Modern. yaitu statistika dan dinamika. Teori – teori Sosiologi. Malang : Averroes PENGERTIAN DAN KONSEP SOSIOLOGI Ada dua ruang lingkup dalam sosiologi. .

dan masyarakat perlu berinteraksi dan menciptakan hubungan antara manusia.Kecenderungan social.Kecenderungan untuk patuh. yaitu hasrat untuk menghindarkan diri dari kekangan Kaitannya dengan tugas kita sebagai seorang perawat : Dalam menghadapi pasien atau klien kita harus bisa menciptakan hubungan yang baik dengan menggunakan pendekatan secara komprehensif agar kita tidak canggung menceritakan penyakit dan semua keluhan yang dialaminya.Hasrat berjuang yaitu adanya keinginan untuk mengalahkan lawan 7.social. Sedangkan untuk mencapai tujuan hidup manusia juga tidak bisa lepas dari bantuan orang lain. karena dengan berinteraksi dan menciptakan hubungan antara manusia akan menghasilkan hubungan yang dinamis yaitu yang mempertemukan orang dengan orang. kelompok dengan kelompok. yaitu untuk menggabungkan dirinya dengan individu lainnya dalam bentuk kelompok 2. terpaksa ataupun motif lainnya 4. tetapi sekarang perawat adalah mitra dokter KONSEP MANUSIA Manusia sebagai mahluk social di kodratkan sebagai subsistem terbuka dari lingkungan. yaitu turut merasakan sesuatu yang dirasakan oleh orang lain 6. kelompok. menurut dan ada hasrat untuk tunduk dan sukarela. dulunya digunakan untuk menurunkan panas tetapi di jaman sekarang dapat digunakan kompres hangat/ hangat yang memiliki cara kerja yang lebih baik karena dengan kompres panas dapat mencegah vasokonstriksi pembuluh darah Penggunaan spoit. Dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. maupun orang dengan kelompok manusia. Menurut Bauman manusia juga mempunyai hasrat atau kecenderungan bernaluri antara lain sebagai berikut : 1. misalnya kita ingin menjadi seorang perawat maka kita harus sekolah/ kuliah dan secara otomatis kita membutuhkan tenaga seorang pengajar. yaitu adanya keinginan untuk meniru orang-orang yang dikaguminya 5. tetapi sekarang penggunaan spoit hanya digunakan sekali pakai lalu dibuang agar tidak terjadi penularan penyakit dari satu pasien ke pasien lainnya Adanya perubahan status perawat. manusia mencoba belajar menggali dan menggunakan sumber-sumber yang diperlukan berdasarkan potensi dengan segala keterbatasannya. yaitu supaya kelihatan berharga menurut pandangan orang lain 3. KONSEP BUDAYA . dulunya perawat dianggap hanya sebagai pembantu dokter. dulunya spoit digunakan berulangkali pada pasien yang berbeda-beda. Dan di situlah kita sebagai seorang perawat harus menolong untuk mengatasi penyakitnya.Hasrat tolong-menolong dan simpatik. Jadi manusia sebagai anggota keluarga. pengaruh budaya asing dan hukum yang diperankan dalam perubahan masyarakat.Rasa harga diri.Kecenderungan meniru. Manusia sebagai mahluk yang utuh dan unik serta merupakan mahluk Bio-Psikososial dan Spritual juga mempunyai kebutuhan dan tujuan hidup. Contohnya : Penggunaan kompres dingin.Hasrat untuk mendapatkan kebebasan.

fungsi sosialisasi anak. Sedangkan karya yaitu perawat dalam memberikan perawatan sebaiknya tidak memanfaatkan hal-hal yang ada saja. Jadi fungsi kebudayaan adalah sebagai patokan atau pedoman mempelajari manusia dengan melihat kebiasaan-kebiasaan manusia itu sendiri.Kesenian h.Kepercayaan (religius) Sehubungan dengan tugas kita sebagai seorang perawat maka budaya adalah hal-hal yang berhubungan dengan akal. Keluarga yang dibentuk melalui ikatan perkawinan merupakan sarana yang sah bagi pasangan suami-istri untuk memenuhi kebutuhan seksualnya. KONSEP KELUARGA Jika seorang pria dan wanita telah melalui jenjang pernikahan maka mereka berarti telah memulai kehidupan baru yang akhirnya melahirkan tanggungg jawab baru.Mewujudkan tata tertib dalam pergaulan masyarakat Di dalam kebudayaan terdapat norma yang harus dipatuhi oleh masyarakat. Mereka berdua pun akan melaksanakan fungsi. Dengan adanya kebudayaan yang di dalamnya terdapat kepercayaan manusia dapat sehat kembali. agar manusia tidak memenuhi kebutuhan tersebut secara bebas seperti binatang. rasa. dia juga harus berkarya sesuai dengan kemajuan teknologi. berkaitan dengan kekuatan politik e. fungsi educatif. fungsi protektif. dan fungsi penentuan status.Melindungi masyarakat terhadap alam sekitarnya Kebudayaan ini sangat membantu manusia terhadap ancaman lingkungan. memungkinkan kerjasama para anggota masyarakat f. b. Kebudayaan merupakan karya. Unsur-unsur kebudayaan antara lain : a. fungsi religius. Misalnya budaya masyarakat di dalam kebudayaan seseorang lelaki harus melamar anak gadis terlebih dahulu sebelum menikah. karya. fungsi ekonomi.Ekonomi berkaitan dengan mata pencaharian dan system ekonomi d. fungsi afeksi.fungsi sebuah keluarga. Fungsi Biologis.Bahasa.Memuaskan seuautu rangkaian hasrat naluri dalam kebutuhan hidup dari mahluk hidup. Perawat yang berbudaya memiliki cipta. c. dan karsa. melalui bahasa manusia dapat berkomunikasi g.Teknologi berkaitan dengan peralatan dan perlengkapan hidup manusia b. yang secara khusus dalam bentuk hubungan seks. Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang berhubungan dengan budi atau akal. Cipta artinya kemampuan perawat berpikir tentang bagaimana dia menyelesaikan masalah yang dihadapinya misalnya dengan berpikir kritis.Norma. fungsi rekreatif.Kekuatan. Misalnya dalam menghadapi pasien yang berbeda.Kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansakerta yaitu Budhayah yang merupakan bentuk jamak kata Budhi yang berarti budi atau akal. rasa dan cipta.Keluarga berkaitan dengan system pendidikan karena keluarga adalah lembaga pendidikan yang utama c. . Fungsi-fungsi keluarga meliputi : fungsi biologis. rasa. karsa dan yang paling penting menurut Sir Edward Tylor merupakan kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan sebagai anggota masyarakat. Jadi keluarga berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan biologis manusia. Seseorang biasanya sakit karena ketidakmampuannya berinteraksi dengan lingkungannya. Rasa yaitu perawat harus memiliki rasa empati dan simpati. Fungsi kebudayaan antara lain : a. cipta.

Ia dapat merasakan dan menangkap suasana perasaan yang meliputi orangtuanya pada saat anak berkomunikasi dengan mereka. Oleh karena itu. Anak. Fungsi Penentuan Status.Fungsi Sosialisasi Anak. diikuti pernikahan. mengurangi ketegangan perasaan. berkomunikasi dengan lingkungannya dan orangtuanya dengan keseluruhan kepribadiannya. Fungsi Religius. Orangtuanya mempersiapkannya untuk menjadi anggota masyarakat yang baik. Fungsi Afeksi. Fungsi ekonomi keluarga meliputi pencari nafkah. memperkokoh kerukunan dan solidaritas keluarga. Dalam keluarga pun anak-anak merasa terlindungi oleh kasih sayang kedua orangtuanya. Fungsi ekonomi sangat penting bagi kehidupan keluarga. pengakuan akan keturunan. kehidupan ekonomi yang diselenggarakan . sehingga anak-anak harus sekolah. perencanaan serta penggunaan. Keluarga dapat melakukan upaya pencegahan terhadap anggota agar tidak melakukan perilaku menyimpang dari nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. orangtua. solidaritas dan tanggung jawab bersama dalam keluarga itu. Fungsi educatif atau fungsi pendidikan keluarga merupakan salah satu tanggung jawab yang paling penting yang dipikul oleh orangtua. karena dapat menjamin keseimbangan kepribadian anggota keluarga. Keluarga juga dapat melakukan upaya kreatif. Kehidupan keluarga sehari-hari tertentu beralih menjadi situasi pendidkan yang dihayati oleh anak-anaknya. Dengan melaksanakan fungsi sosialisasi ini dapat dikatakan bahwa keluarga berkedudukan sebagai penghubung anak dengan kehidupan social di masyarakat. Artinya keluarga berkewajiban memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lainnya kepada kehidupan beragama. terutama ibu. Misalnya seorang istri akan merasa hidupnya terjamin dan terlindungi serta tentram di samping suaminya. meningkatkan saling pengertian dan meningkatkan rasa kasih saying. baik secara fisik (jasmani) maupun psikologis (rohani). terutama pada saat masih kecil. misalnya dengan mengingatkan. Fungsi Ekonomi. Di antara alasan seseorang melangsungkan pernikahan atau membentuk sebuah keluarga adalah untuk mendapatkan rasa keterjaminan atau keterlindungan hidupnya. Keluarga dapat berperan sebagai agen penentuan status bagi anggotanya. Anak memperoleh sosialisasi yang pertama di lingkungan keluarganya. Jadi fungsi-fungsi perlindungan dari keluarganya terhadap anak meliputi perlindungan lahir dan batin. maka tidak semua hal dapat diajarkan atau dididik oleh orangtua. Pembinaan rasa keagamaan anak lebih awal lebih baik. pendidikan di keluarga tetap merupakan dasar atau landasan utama bagi anak untuk mengembangkan pendidikan selanjutnya. Karena sekarang berbagai kemampuan yang harus dikuasai anak begitu kompleksnya. Untuk dapat memahami lebih lanjut tentang keluarga maka kita harus memahami tentang karakteristik atau ciri khusus keluarga. pelaksanaan fungsi ekonomi keluarga oleh dan untuk semua anggota keluarga mempunyai kemungkinan menambah saling pengertian. Anak akan mempunyai keyakinan agama dan landasan hidup yang kuat jika keluarganya mampu melaksankan fungsi religius ini dengan baik. harus melaksanakan fungsi afeksi (perasaan) ini dengan baik agar jiwa anak tumbuh dengan sehat. Fungsi Educatif. Fungsi Rekreatif. menyadarkan ataupun menghukum anggota kelurganya yang telah melakukan perilaku menyimpang atau melanggar nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Adapun ciri-cirinya yaitu hubungan berpacaran dua sejoli. Namun demikian.di lingkungan keluarga pertama-tama anak mesti dibiasakan dalam kehidupan beragama tersebut. Keluarga mempunyai fungsi religius. Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama bagi anak. Fungsi rekreatif sangat penting bagi anggota keluarga. Fungsi Protektif atau Perlindungan. karena merupakan pendukung utama bagi keutuhan dan kelangsungan keluarga.

Kaitannya dengan kita sebagai seorang perawat : Seorang perawat perlu menyikai peran klien dalam keluarga dan menyikapi bagaimana keadaan keluarga jika salah satu anggota keluarga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Setelah mengetahui karakteristik atau ciri khas keluarga kita pun harus mengetahui tipe-tipe keluarga. Keluarga Prokreasi dan Keluarga Orientasi. Tapi dalam kepercayaan banyak masyarakat yang beranggapan bahwa mahluk-mahluk yang menempati bumi ini yang dipercayai masyarakat sangat sakral diantaranya dewa-dewa yang baik maupun yang jahat. Dengan jalan ini maka kemungkinan besar kita diberikan kepercayaan dari pasien itu sendiri bahwa sebenarnya ada namun memiliki tempat sendiri. termasuk masing-masing istri dan suami. Dalam kepercayaan sangat berkaitan dengan agama di mana definisi agama adalah tidak kacau. serta kehidupan berumah tangga. sejahtera. ibu dan anakanaknya yang belum mengikatkan diri dalam membentuk keluarga tersendiri. Peran kita sebagai seorang perawat : Perawat hendaknya memberikan Health Education di mana kita sebagai perawat apabila menemukan pasien dengan penyakit yang dialami terlebih dahulu kita menjelaskan diagnosa dari penyakit itu dan sebab-sebab timbulnya penyakit. Sesudah kita mengetahui tipe-tipe keluarga dan pengertiannya masing-masing. aman dan menuju kepada kebenaran atau keselamatan. Di mana kepercayaan ini merupakan suatu keyakinan pada sesuatu yang tampak atau tidak tampak yang menguasai alam gaib. Yang termasuk tipe-tipe keluarga yaitu : Keluarga Batin (Nuclear Family) ialah kelompok orang yang terdiri dari ayah. Adapun keluarga orientasi adalah keluarga yang individunya merupakan salah seorang keturunan. maka kita dapat lihat letak perbedaannya yaitu pada jumlah anggota dari setiap tipe-tipe keluarga tersebut. keluarga prokreasi adalah sebuah keluarga yang individunya merupakan orangtua. KEPERCAYAAN DAN AGAMA Dalam kehidupan. Keluarga Pangkal (Stream Family) yaitu sejenis keluarga yang menggunakan sistem pewarisan kekayaan pada satu anak yang paling tua. Seorang perawat hendaknya memberi dorongan psikis kepada kliennya dalam menghadapi masalah yang ada kaitannya dengan keluarga. KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT . manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan mengenal adanya kepercayaan. antara lain saudara laki-laki pada setiap generasi. Keluarga Luas (Extended Family) yaitu keluarga yang terdiri dari semua orang yang berketurunan dari kakek dan nenek yang sama. Kita tidak dapat diganggu karena mereka memiliki tempatnya sendiri. yang mempunyai kekuatan atau kekuasaan atau tidak dapat berupa benda atau mahluk gaib. kekuatan yang bisa berguna maupun yang bisa menyebabkan bencana. mahluk-mahluk halus seperti roh-roh leluhur dan roh-roh lainnya yang baik maupun yang jahat.dan dinikmati bersama. Sedangkan menurut istilah suatu ajaran atau tuntunan yang menjadi pedoman hidup bagi seseorang untuk menciptakan kehidupan yang damai. Keluarga Gabungan (Joint Family) yaitu keluarga yang terdiri atas orang-orang yang berhak atau hak milik keluarga.

yaitu masyarakat sederhana dan masyarakat maju. Masyarakat sederhana Masyarakat yang pola pembagian kerjanya cenderung menurut jenis kelamin.individual Dengan demikian timbul suatu struktur antar hubungan social yang beraneka ragam. Begitupun antara kebudayaan dan masyarakat. Masyarakat yang memiliki aneka ragam kelompok social yang bercirikan: 1.mobilitas social 3. berkomunikasi dengan baik. Jadi jelas bahwa peran perawat di sini sangatlah penting dalam melakukan penyuluhan kesehatan. adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungan. Di sini terlihat jelas adanya perbedaan corak kebudayaan.Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan. pemungutan uang iuran. Karena bisa saja si ibu tadi mengidap penyakit menular.pertautan merupakan kepntingan masyarakat 2. Dengan kebudayaan masyarakat dapat mengetahui bagaimana seharusnya bertindak. jika menemukan kebudayaan dan masyarakat ini yang bertentangan dengan tugas kita sebagai perawat atau dalam ilmu kesehatan yang pernah kita pelajari sebelumnya.heterogenitas 2. Peran Kita Sebagai Seorang Perawat. Sehingga kita sebagai seorang perawat harus bisa beradaptasi. Sedangkan informal group adalah kelompok yang tidak mempunyai struktur organisasi tertentu atau yang pasti kelompok tersebut biasanya terbentuk karena persamaan-persamaan yang berulang kali menjadi dasar bagi bertemunya kepentingan-kepentingan dan pengalaman yang sama. Misalnya saja tindakan seorang ibu yang terlebih dahulu mengunyah makanan yang akan diberikan kepada anaknya. dimana biasanya si ibu mengunyah makanan terlebih dahulu kemudian diberikan pada anaknya. berbuat. Misalnya saja TBC. dsb. menentukan sikap. sehingga sangat beresiko bagi anaknya. Contohnya : kelompok arisan. serta berinteraksi dengan masyarakat sekitar. dan memberikan informasi yang sejelas-jelasnya bahwa hal yang dilakukannya tidak baik bagi kesehatan anaknya. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya penyakit. KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL Dalam masyarakat terdapat kelompok-kelompok social. Dimana cirri-ciri masyarakat ini sendiri : 1. norma. Melihat kenyataannya masyarakat dibagi atas perkembangannya. Kelompok formal adalah kelompok-kelompok yang tegas dan sengaja diciptakan oleh anggota-anggotanya untuk mengatur hubungan antara anggotanya. Dari uraian tersebut nampaklah perbedaan antara kelompok formal dan kelompok informal. . Dalam menghadapi situasi yang demikian kita hendaknya mengajak si ibu untuk berdiskusi.mengutamakan kualitas manusia Masyarakat maju Masyarakat yang cepat sekali menerima kemajuan IPTEK. di antaranya Kelompok Formal dan Kelompok Informal. kadang kita menemukan masyarakat sederhana dan masyarakat maju. dimana dalam setiap masyarakat tercipta hubungan timbale balik. misalnya : peraturan untuk memilih ketua. Kebudayaan dengan kesehatan sebagaimana kita lihat dalam kehidupan masyarakat sederhana. yaitu : Dalam melakukan tugas kita sebagai seorang perawat. masih banyak membudaya tentang cara memberikan makanan pada anak-anak mereka.

perumahan Mudah atau sukarnya bertukar pikiran Solidaritas di antara individu atau kelompok yang menduduki kedudukan yang sama dalam social masyarakat. Hal ini memungkinkan tujuan dapat tercapai semaksimal mungkin. Pokok-pokok yang dijadikan pedoman untuk meneliti terjadinya proses pelapisan masyarakat adalah sebagai berikut : 1. Khususnya dalam kelompok in group dan out group. Seorang perawat perlu memahami kliennya dan berupaya agar kliennya dapat bersikap in group. Misalnya pada kelompok formal. B.System lapisan masyarakat mungkin berpokok pada system pertentangan dalam masyarakat 2. STRATIFIKASI SOSIAL A. System lapisan tertutup jelas terlihat pada masyarakat India yang berkasta atau pada masyarakat feudal. TERJADINYA LAPISAN MASYARAKAT Sistem lapisan masyarakat dapat terjadi dengan sendirinya dalam proses pertumbuhan masyarakat itu. Tetapi hal ini justru membuat pembagian tugas yang tidak jelas dan terjadi tumpang tindih dalam melakukan sesuatu. perawat harus mengetahui apakah pasiennya/ kliennya termasuk in group atau out group dan melakukan pendekatan sesuai dengan kelompoknya. keanggotaan kerabat tertentu Lembaga-lembaga kedudukan seperti tingkah laku hidup. cara berpakaian. bahkan sikap empati pada kliennya. kelebihan dari kelompok ini adalah adanya pembagian tugas yang jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam melakukan sesuatu. yaitu apakah di dapat berdasarkan kualitas pribadi. Yang bersifat tertutup membatasi kemungkinan pindahnya seseorang dari satu lapisan yang lain.Sistem lapisan dapat di analisa dalam ruang lingkup unsur-unsur sebagai berikut : Distribusi hak-hak istimewa yang objektif seperti : penghasilan. Pentingnya perawat dalam mempelajari kelompok social adalah agar perawat dapat bersikap. Yang terjadi dengan sendirinya adalah kepandaian. Berbeda halnya dengan kelompok informal. wewenang System pertentangan yang diciptakan masyarakat Criteria system pertentangan. . ramah.kekayaan. atau masyarakat dimana lapisannya tergantung pada perbedaan warna kulit atau rasialis. anggotanya memiliki rasa saling percaya yang tinggi dan tidak diikat oleh aturanaturan. tingkat umur (senioritas). SIFAT SISTEM LAPISAN MASYARAKAT Sifat system lapisan masyarakat dalam suatu masyarakat dapat bersifat terbuka atau tertutup.Namun perbedaan-perbedaan itu dapat pula tertuang dalam kekurangan dan kelebihan dari tiap kelompok masyarakat. kemungkinan terjadinya persaingan memperebutkan jabatan cukup besar dan anggotanya diikat oleh aturan yang cukup tegas. sehingga seorang perawat dapat menampakkan sikap simpati. Sehingga perkembangan kelompok relative lambat dan pada akhirnya tujuan sulit dicapai secara maksimal. Bahkan mungkin kelompok ini dapat bubar di tengah jalan. keselamatan. Tetapi adapula yang di sengaja di susun untuk mengejar suatu tujuan bersama yang biasa menjadi alasan terbentuknya lapisan masyarakat. perkembangan kelompok juga cepat yang ditunjang oleh peningkatan pengetahuan anggotanya. Hanya saja dalam kelompok formal. Namun bila klien bersikap out group maka seorang perawat perlu melakukan pendekatan terapeutik yang baik sehingga pada akhirnya klien dapat menjadi in group.

Artinya mereka yang mempunyai uang banyak.Tertutup : mobilitas sangat terbatas.Perbedaan kepentingan masing-masing jenis pekerjaan 4. maka akan di jumpai beberapa kriteria yang tradisional yaitu : 1.Keinginan pada kedudukan yang formal sebagai alat sosial atau organisasi 5. yang menentukan hak-hak dan kewajiban warganya 3. atau bahkan mungkin tidak ada 2. LAPISAN YANG SENGAJA DISUSUN Sistem kedudukan dalam organisasi formal timbul karena perbedaan-perbedaan kebutuhan dan kemampuan individu yang mencakup sebagai berikut : 1.Tanda/ lambang yang memiliki ciri khas 5.Kebudayaan yang sama.Peranan (role) F. Warga masyarakat seperti itu seringkali mempunyai kesadaran dan konsepsi yang jelas tentang saluran susunan lapisan dalam masyarakat.Antigonisma tertentu Sehubungan dengan kriteria di atas maka tiap kelas memberikan fasilitas hidup yang tertentu bagi anggotanya. karena orang-orang dari kelas tersebut memperoleh sejumlah hak dan kewajiban yang dilindungi oleh hukum positif masyarakat bersangkutan. DASAR LAPISAN MASYARAKAT Di antara lapisan atas dan yang rendah.Terbuka : kemungkinan mengadakan mobilisasi sangat besar 3. maupun mendapatkan gambaran kedua hal tersebut adalah sebagai berikut : 1. terdapat batas-batas yang tegas sekali. dimana terjadi pemisahan yang tajam antara golongan kulit putih dengan golongan kulit hitam.System kasta seperti di India juga dijumpai pada masyarakat di Amerika Serikat. akan tetapi kedudukan yang tinggi itu bisa bersifat komutatif. Apabila penggantian kelas ditinjau secara lebih mendalam. D. E. KLASIFIKASI DALAM MASYARAKAT Beberapa masyarakat di dunia.Batas-batas yang tegas 6. Biasanya lapisan atas hanya memiliki satu macam saja apa yang di hargai oleh masyarakat.perbedaan-perbedaan yang menyangkut kesukaan untuk melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan 3.Perbedaan kemampuan individu 2.Kelanggengan 4.Kedudukan (status) 2.Kebutuhan akan perlindungan bagi seseorang PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL .Besar jumlah anggota-anggotanya 2. UNSUR-UNSUR LAPISAN MASYARAKAT Yang diartikan sebagai sistem sosial adalah pola-pola yang mengatur hubungan timbal balik antara individu dan masyarakat. akan mudah mendapatkan tanah kekuasaan dan mungkin juga kehormatan. Secara visual sifat-sifat lapisan adalah : 1.Campuran : kemungkinan pribumi dengan pribumi C. terdapat lapisan yang jumlahnya relatif banyak.

Proses Sosial Sekumpulan individu yang bergabung atau terbentuk oleh karena adanya interaksi sosial yang memacu terjadinya aktivitas sosial dalam kelompok disebut kelompok sosial. dan siakp akomodasi. Adapun syarat terbentuknya kelompok sosial adalah : 1. Perawat juga harus pandai dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya.Kontak sosial artinya sama-sama menyentuh. tradisi dan berbagai pola budaya kelompoknya lebih mendalam Ciri-ciri masyarakat setempat : Seperasaan (saling merasakan hal-hal yang sama) Sepenanggungan . dan papan. maka perawat dapat menjalin hubungan saling percaya dengan klien karena tanpa adanya saling kepercayaan maka pelayanan yang akan diberikan tidak mencapai titik maksimal Proses Assosiatif Asimilasi merupakan proses sosial yang ditandai oleh adanya usaha-usaha mengurangin perbedaan-perbedaan yang terdapat di antara beberapa orang atau kelompok dan juga meliputi usaha mempertinggi kesatuan. asimilasi. terdiri dari berbagai suku bangsa dengan berbagai kebudayaan. Masyarakat setempat menunjuk pada warga atau anggota pergaulan sebuah kota atau sebuah desa tertentu. Hal ini sangat berhubungan dengan proses asimilasi. mata pencaharian beraneka ragam dan umumnya masyarakat perkotaan ikut terjun dalam pemerintahan. individualistis.Komunikasi artinya pengiriman dan penerimaan pesan atau berita Dengan adanya interaksi. Yang menjadi dasar terbentuknya kelompok sosial adalah adanya intraksi tatap muka dan terlibat dalam ruang dan waktu yang sama. tindakan. lapangan pekerjaan lebih banyak. kontak tidak bergantung pada tindakan tetapi juga tanggapan 2. sangat penting dalam bidang kesehatan apalagi berhubungan dengan profesi seseorang sebagai perawat Perawat dalam melakukan suatu tindakan dan proses keperawatan maka perawat harus saling berhubungan dan berinteraksi. yaitu terjalin hubungan timbal balik dalam pergaulan hidup dimana mereka mengadakan interaksi dan komunikasi sosial dan dapat memenuhi kebutuhan hidup primer seperti kebutuhan sandang. Dengan mengurangi perbedaan maka dapat mencapai tujuan bersama. Dengan demikian kita dapat simpulkan bahwa masyarakat perkotaaan adalah kelompok sosial yang masyarakatnya lebih besar daripada penduduk desa. materialistis. pangan. MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN Masyarakat setempat adalah kelompok sosial yang memenuhi kriteria. Adapun ciri-ciri masyarakat perkotaan : Profesi dan mata pencaharian beraneka ragam Diferensiasi kerja dan profesi jauh lebih baik Kota merupakan pusat pemerintahan dan lembaga pendidikan tinggi serta pusat transportasi Ciri-ciri masyarakat pedesaan : Masyarakat dengan jumlah anggota/ penduduk yang relatif kecil. lebih kecil dari penduduk kota Hidup dalam suasana yang intim dan saling mengenal dengan komunikasi tatap muka Hidup dalam suasana rukun dan kekeluargaan Status sosial terbatas karena relatif sedikitnya diferensiasi kerja Mata pencaharian nafkah cenderung ke pertanian Penghayatan akan norma. kerjasama.

Masyarakat menjelaskan sakit dengan anggapan yang berbeda. Mappaccing diadakan karena ingin mengharapkan orang yang dipaccing melupakan semua masa lalunya menuju pada kehidupan yang baru yang akan dijalaninya dan anggota keluarga yang lain berkumpul memberikan restu kepada mempelai. diambil dari orang yang baik hidupnya. dan bahkan antarbangsa atau pernikahan adalah suatu cara menyatukan dua orang yang berbeda karakter dan jenis kelamin yang di dalamnya terjalin hubungan kerjasama misalnya dalam hal ekonomi. Selain itu orang yang datang bergantian memberikan atau membubuhi tangan pengantin dengan korongtigi. suku bangsa bugis. KELOMPOK SOSIAL BUDAYA DAN KESEHATAN Keadaan sakit ditinjau dari sudut kebudayaan adalah keadaan di mana seseorang tidak dapat memenuhi peranan normalnya secara seksama sehingga perlu dilakukan suatu tindakan untuk mengatasinya. Perbedaan yang tidak terlalu prinsipil terdapat pada pelaksanaan setiap macam upacara. Kebudayaan makassar di beberapa kota atau kabupaten tersebut pada dasarnya pada dasarnya sama. maka kita selaku perawat dapat memberikan pelayanan yang komprehensif tanpa memandang status sosialnya. Seorang perawat harus lebih sopan karena rata-rata masyarakat desa dan setempat mudah tersinggung. Masyarakat setempat dan pedesaan jika sakit masih banyak menggunakan ramuan. Sebelum acara akad nikah. Pernikahan merupakan salah satu jalan melanjutkan keturunan dengan berdasar cinta kasih yang sah yang dapat mempererat hubungan silaturahmi antarkeluarga. dan suatu symptom yang dianggap sakit pada masyarakat yang satu tetapi mungkin tidak dianggap sakit . suku bangsa mandar dan suku bangsa toraja. Keempat suku bangsa tersebut adat istiadat dan kebiasaan suku makassar yang akan menjadi pembahasan khususnya masalah perkawinan. tapi dapat memberikan atau menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang dimasuki sehingga kita dapat lebih mengenal orang di sekitar kita. jumlah orang biasanya ganjil.Saling membutuhkan Hidup dan bergaul bersama merupakan suatu sistem kehidupan bersama yang melahirkan kebudayaan Terdapat kehidupan yang terbatas pada warga dengan satu kebudayaan tertentu Mempelajari konsep masyarakat setempat dan masyarakat kota/ desa. orang yang derajatnya tinggi atau pejabat yang dianggap sukses. pada malam harinya diadakan acara korongtigi atau malam pacar atau dalam bahasa bugis mappaccing. Suku makssar yang bertempat tinggal di daerah tersebut memiliki kebudayaan sebagai dasar dalam mengatur tata cara hidupnya. antarsuku. sedangkan masyarakat kota jika merasa sakit yang pertama dilakukan mencoba mengobati dirinya sendiri dan setelah itu jika masih tidak ada perubahan baru dia akan pergi ke yang ahlinya (dokter) dan menggunakan peralatan canggih. Masyarakat kota bersifat lebih individualistis sehingga perawat hanya memberikan pelayanan berupa tindakan medis dan non medis yang kurang dapat diaplikasikan. misalnya pernikahan. masih menggunakan peralatan dan sarana yang seadanya. membersihkan diri untuk kehidupan yang baru. Juga dapat membandingkan teknologi yang ada dan menggunakan teknologi baru kelompok masyarakat setempat dan pedesaan. ADAT ISTIADAT DAN KEBIASAAN Penduduk propinsi Sulawesi Selatan secara garis besar dapat dibedakan atas empat suku bangsa yaitu suku bangsa makassar.

biscuit. pola makan yang tidak teratur tanpa diimbangi oleh diet seimbang menyebabkan beberapa orangtua dari remaja putri maupun putra ini merasa cemas. Sering terjadi hanya karena ingin senantiasa tampil cantik. permen. terutama pada perusahaan-perusahaan industri.dsb. Sebagai contoh. Padahal beberapa kandungan bahan dari makanan yang dikonsumsinya justru mengandung zat-zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh dalam proses metabolisme. Misalnya saja anak-anak usia 5-atas lebih senang untuk mengkonsumsi cemilan-cemilan atau jajanan berupa kripik. tidak sedikit barangbarang elektronik yang menggunakan zat ini sebagai bahan pembuatan utamanya. Atau bahkan dapat disantap langsung. pada umumnya disebabkan oleh budaya “salah” masyarakat. Peranan perawat dalam : Masyarakat tradisonal : Perawat harus lebih aktif dalam menghadapi pasien Perawat menjelaskan kepada pasien dengan timbulnya penyakit ini Perawat menghargain kebudayaan. dan merek. Pada masyarakat modern tentang keadaan sehat sakit secara modern sejalan dengan pandangan medis tentang keadaan sakit dimana penekanan utamanya ialah bekerjanya fungsi tubuh. seksi di hadapan pacar. dapat diperoleh hanya dengan memencet nomor telepon. Kekurangan gizi sering terjadi pada wanita. daripada . diseputaran jalan yang menjadi pusat perdagangan kota.pada masyarakat yang lain. SOSIAL BUDAYA SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT Beberapa penyakit yang timbul akibat dari budaya masyarakat antara lain : Kanker kulit akibat penggunaan zat Freon. Oleh karena itu fenomena yang dianggap gejala penyakit pada suatu masyarakat mungkin dianggap sebagai tanda sehat pada pada masyarakat yang lain. suami. Oleh karena itu pengobatannya juga didasarkan atas prosedur yang kompleks dengan menggunakan kekuatan yang cocok untuk mengalahkan pengaruh ilmu gaib tersebut. kepercayaan pasien Perawat memberi tahu dampak dari penyakitnya Masyarakat modern : Dalam hal ini akan lebih mudah dalam melakukan suatu tindakan dan proses keperawatan karena pasien dengan konsep sehat atau sakit modern ini sudah mengetahui bagaimana seorang perawat membantunya dari penyakitnya. Pada masyarakat awam (tradisional) terdapat pemahaman yang menjelaskan bahwa keadaan sakit timbul karena ilmu gaib. makan cepat saji yang menggiurkan tanpa diketahui kandungan bahan yang dikandungnya. mereka sengaja mengurangi porsi makannya. Namun tampaknya hal ini sulit untuk dihindari karena factor pendukung terjadinya obesitas ini justru semakin berkembang pesat. Obesitas yang umumnya banyak di temukan di negara eropa. ukuran. Sedangkan pada anak-anak lebih disebabkan oleh konsep yang salah mengenai makanan yang sebaiknya dikonsumsi terutama bagi yang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh. dimana zat ini memicu terjadinya efek rumah kaca yang secara perlahan-lahan mengikis lapisan ozon yang berfungsi melindungi kita dari pengaruh negative sinar ultraviolet. Misalnya lemari pendingin (freezer) yang ditawarkan dalam beragam harga. Masyarakat yang mempunyai paham tentang keadaan sehat sakit secara tradisional biasanya tidak mengetahui bahwa penyebab sakit dapat di cari melalui gejala klinis yang timbul. Bayangkan saja. teman. Budaya masyarakat dewasa ini mengutamakan hal-hal yang bersifat financial. terutama diderita oleh para remajanya disebabkan oleh pengaruh budaya “serba cepat” dewasa ini. dsb.

Peran Kita Sebagai Seorang Perawat. namun bila musim penghujan tiba. akibat pembangunan rumah hunian yang dilakukan secara sembrono. maka air hujan yang terus turun dengan deras justru menjadi penghuni dari rumah tadi. dampaknya justru dirasakan oleh penduduk yang menghuni rumah-rumah tadi. Masalah sosial pada umumnya sama. . Akibatnya polusi udara meningkat tanpa diiimbangi peningkatan jumlah tanaman hijau di jalur tersebut. tanaman di area yang akan dijadikan jalan raya yang padat kendaraan. kita memikirkan terlebih dahulu dampaknya ke depan bagaimana.Kemiskinan Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. mungkin dapat ditanamkan mulai sekarang. Misalnya saja penggunanaan Freon pada industri elektronik. atau justru hal yang dapat dipertahankan setelah melakukan beberapa perombakan yang berarti. Jangan sampai anak cucu kita yang harus menanggungnya. tergantung sistem dan respon masyarakat tentang hal tersebut. baik di masa sekarang maupun di masa depan. baik pada petani sendiri maupun pada para konsumen yang nantinya akan mengkonsumsi hasil panen. Bahkan dengan adanya tanaman-tanaman rindang tersebut. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh semakin majunya pembangunan antara lain dari segi pengairan . sampai penggunaan pengawet pada industri makanan. Masalah kemiskinan ini kadang kita lihat pada pasien di RS yang kurang mendapatkan respon RS karena kekurangan dana. Padahal mereka tidaka tahu-menahu mengenai hal tersebut. yang nantinya dapat mempersulit diri dalam berinteraksi dengan mereka nantinya. penggunaan pestisida yang salah akan memicu timbulnya penyakit. Ditinjau dari segi jalanan . Dari segi pertanian . tanaman-tanaman tersebut dapat meredam laju pencemaran polusi di daerah tersebut. di samping memberikan nilai estetika. hendaknya kita sebagai anggota masyarakat dapat menjadi hakim bagi diri kita sendiri. MASALAH SOSIAL YANG MENYIMPANG Masalah sosial ialah masalah-masalah yang timbul dalam interaksi individu dengan masyarakat. Karena selain memberikan keuntungan pada kegiatan sehari-hari kita. Hendaknya keanekaragaman dalam masyarakat tersebut dijadikan sebagai suatu hal yang patut dibanggakan. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan. Dan kita sebagai seorang perawat hendaknya mampu bersikap bijaksana dalam menghadapi beragam karakteristik dalam masyarakat di sekitar kita. Padahal tanaman tersebut sangat penting. Karena buruknya saluran pembuangan. Being Positive Thinking. Dampaknya mungkin belum terasa saat musim kemarau. yaitu : Perkembangan budaya masyarakat dewasa ini. Hendaknya dalam bertindak atau mengambil suatu keputusan. terkadang saluran pembuangan mungkin sengaja di salah perhitungkan hanya agar dana yang tersedia dapat berlebih untuk digunakan secara pribadi. Jenis-jenis masalah sosial yang terjadi pada masyarakat antara lain : 1. ditebang dan di ganti dengan aspal. hal yang harus diubah.makan makanan yang disiapkan oleh ibu di rumah. namun jangan terlalu berlarut-larut hingga tidak mampu memilah hal yang sebaiknya tetap dipertahankan. bisa jadi berbalik menjadi ancaman berbahaya. misalnya kanker. para pengendara yang nantinya akan kerap kali menggunakan jalur tersebut akan merasa lebih nyaman dan sejuk dalam berkendaraan.

Pada abad modern ini ada suatu kejahatan yang disebut white-colour crime. Peperangan mengakibatkan disorganisasi dalam pelbagai aspek kemasyarakatan. 5. . • Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat.Pelanggaran Norma Masyarakat Pelanggaran terhadap norma masyarakat antara lain pelacuran.Perubahan lambat dan perubahan cepat b.Masalah Kependudukan 8. yang menghasilkan perilaku-perilaku sosial lainnya. karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajiban sesuai peranan sosialnya. 7.[3] • Objek Material Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial.Kejahatan Kejahatan dapat disebabkan karena kondisi-kondisi dan proses-proses sosial yang sama.Birokrasi Perubahan sosial ialah terjadinya pergeseran nilai-nilai sosial yang disebabkan oleh beberapa faktor. Generasi muda lebih menonjol pada masa remaja yang merupakan masa transisi. homoseksualitas. Hal ini disebabkan karena kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan kebudayaan. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri. alkoholisme. delikuensi anak-anak. Salah satunya ialah unsur budaya. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. baik dari dalam maupun dari luar.2.Perubahan yang dikehendaki DIarsipkan di bawah: 9. 6. kejahatan yang dilakukan oleh pengusaha atau para pejabat di dalam menjalankan peranan dan fungsinya. 3.Disorganisasi Keluarga Disorganisasi keluarga adalah perpecahan sebagai suatu unit.Masalah Lingkungan Hidup 9.Masalah Generasi Muda Masalah generasi muda ditandai oleh ciri-ciri yang berlawanan. 4. Pada waktu itu mereka memerlukan bimbingan. SOSIOLOGI ZONE Objek Sosiologi Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek.Peperangan Peperangan merupakan masalah sosial yang sulit dipecahkan. yaitu keinginan untuk melawan 2 sikap yang apatis.Perubahan kecil dan perubahan besar c. terutama dari orangtuanya. Perubahan sosial dan kebudayaan dapat dibedakan ke dalam beberapa bentuk yaitu : a.

mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. seperti Sokrates. merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi. Ibnu Sina. Mereka berpendapat bahwa sebagai makhluk hidup yang fana. Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis. dan Thomas Aquinas. serta proses dalam kelompoknya. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. Tanpa ada yang bisa mencegah. Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian. misalnya antara lain:[6] • • • Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi. individu dengan kelompok. cara-cara.[sunting] Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Sebagai ilmu pengetahuan. misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat. manusia tidak bisa mengetahui. berkaitan dengan apa yang dialami warganya. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara.[4] Misalnya seorang sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini. sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. masalah. asalkan menggunakan prosedur ilmiah. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. Pendapat itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad pertengahan. apalagi menentukan apa yang akan terjadi dengan masyarakatnya. serta kelompok dengan kelompok di lingkugan masyarakat. dan sebagainya. [sunting] Perkembangan sosiologi dari abad ke abad [sunting] Perkembangan pada abad pencerahan Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. faktor-faktor. Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya.[5] Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu. Sebagai contoh. . distribusi. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini.dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam. Selama kelompok itu ada. Plato dan Aristoteles beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. seperti Agustinus. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia. Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal. standar. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. mekanisme. Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya.

Struktur masyarakat yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. Bangasawan dan kaum Rohaniwan yang semula bergemilang harta dan kekuasaan. Revolusi Perancis berhasil mengubah struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas Gejolak abad revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis. Mereka telah menyakikan betapa perubahan masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang. ciri-ciri ilmiah mulai tampak di abad ini. Para ahli di zaman itu berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus berpedoman pada akal budi manusia. melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya. Hal ini terlihat dengan jelas terutama dalam revolusi Amerika. Para ilmuwan tergugah. pemberontakan dan kerusuhan. Banyak kerajaan-kerajaan besar di Eropa yang jatuh dan terpecah. Perubahan drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam masyarakat. revolusi industri.Berkembangnya ilmu pengetahuan di abad pencerahan (sekitar abad ke-17 M). Artinya : • Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu saja. . turut berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat. dan revolusi Perancis. Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di seluruh dunia. mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan dalam masyarakat. kemiskinan. Raja yang semula berkuasa penuh. disetarakan haknya dengan rakyat jelata. terus berkembang secara revolusioner sapanjang abad ke-18 M. Dengan cepat struktur masyarakat lama berganti dengan struktur yang lebih baru. [sunting] Gejolak abad revolusi Perubahan yang terjadi akibat revolusi benar-benar mencengangkan. Bencana itu dapat dicegah sekiranya perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini. kini harus memimpin berdasarkan undang-undang yang di tetapkan. [sunting] Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad pencerahan.

Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya). pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras. perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. Objek dari sosiologi adalah masyarakat dalam berhubungan dan juga proses yang dihasilkan dari hubungan tersebut. Tujuan dari ilmu sosiologi adalah untuk meningkatkan kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Pada permulaan abad ke-20. Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk. Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian berulang kali. untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi. perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah.• • Harus dicari metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat serta masuk akal. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. Artinya. Konsekuensi gejolak sosial itu. gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. dan perumusan teori berdasarkan pembuktian). penjelasan yang teliti. Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi. [sunting] Kelahiran sosiologi modern Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika. bertambahnya kriminalitas dan lain lain. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya. munculnya kota-kota industri baru. . Maka lahirlah sosiologi modern. tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada.

sosiologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari hubungan timbale balik antara lembaga-lembaga . merupakan bapak sosiologi yang pertama-tama member nama pada ilmu tersebut (socius dan logos). yaitu social statistic dan social dynamic. Sebagai social statistic. TOKOHTOKOH YANG MEMPENGARUHI 8 Votes TOKOH-TOKOH YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN SOSIOLOGI 1. Auguste Comte (1789-1857) Auguste Comte. Dia mempunyai anggapan bahwa sosiologi terdiri dari dua bagian pokok. sosiologi.• þÿ Beranda Cari TOKOH-TOKOH YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN SOSIOLOGI 20 Apr 2010 Tinggalkan sebuah Komentar by aton29 in Pengetahuan Lain. Sosiologi Tag:perkembangan sosiologi. seorang Prancis.

2. Dia juga menekankan bahwa sosiologi harus menyoroti hubungan timbale balik antara unsure-unsur masyarakat seprti pengaruh normanorma atas kehidupan keluarga. Emile Durkheim (1858-1917) . 2. The Positive Philosophy (6 jilid 1830-1840).pengendalian social dan industry. Sebagai social dynamic. hubungan antara lembaga polotik dan lembaga keagamaan. meneropong bagaimana lembaga-lembaga itu berkembang dan mengalami perkembangan sepanjang masa. Herbert Spencer (1820-1903) Dalam bukunya The Principles of Sociology ( 3 jilid. The Scientific Labors Necerssary for Reorganization of Society (1822). Dia mengatakan bahwa objek sosiologi yang pokok adalah keluarga. 2. 1864 dan 1961) Principles of Ethics (1893) 3.agama. 3. Spencer menguraikan materi sosiologi secara rinci dan sistematis. 4.kemasyarakatan. Principles of Psychology (1955). Menurut Comte. Principles of Biologis (2 jilid. Hasil karya Comte yang terutama adalah : 1. Social Statistic (1850). 1877). Subjective Synthesis (1820-1903). 3. Hasil karya yang terkenal lainnya : 1. masyarakat harus diteliti atas dasar fakta-fakta objektif dan dia juga menekankan pentingnya penelitian-penelitian perbandingan antara pelbagai masyarakat yang berlainan. politik.

4. Sosiologi tentang kejahatan 5. yaitu: 1.Menurut Emile Durkheim. The Elementary Forms of Religious (1912) 4. ia mengklasifikasikan pembagian sosiologi atas tujuh seksi. sosiologi meneliti lembaga-lembaga dalam masyarakat dan prosesproses social. Max Webber(1864-1920) . The Rules of Sociological Method (1895) 3. Sosiologi hukum dan moral yang mencakup organisasi politik. The Social Division of Labor (1893) 2. Dalam majalah sosiologi. perkawinan dan keluarga. Sosiologi estetika Hasil karyanya yang terkemuka : 1. Sosiologi agama 3. Sosiologi ekonomi yang mencakup ukuran-ukuran penelitian dan kelompok kerja 6. 2. organisasi social. Demografi yang mencakup masyarakat pedesaan dan perkotaan 7. Sosiologi umum yang mencakup kepribadian individu dan kelompok manusia.

seorang Jerman. 5. 1921) Collected Essays on Sociology and Social Problems (1924) From Max Webber : Essays in Sociology (1946) The Theori of Social and Economic Organization (1947) Alex Webber on The Methodology of Social Sciences (1949) 5.1889) Economy and Society (1920) Collected Essays on Sociology of Region (3 jilid. Charles Horton Cooley (1864-1929) . berusaha memberikan pengertian mengenai perilaku manusia dan sekaligus menelaah sebab-sebab terjadinya interaksi social.Max Webber. 4. 6. yaitu merupakan suatu konstruksi dalam pikiran seorang peneliti yang dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisis gejala-gejala dalam masyarakat. 7. Karya yang ditulisnya antara lain : 1. Max juga terkenal dengan teori ideal typus. 3. 2. The History of Trading Companies During the Moddle Ages (disertasi.

Ferdinand Tonnies Ferdinand Tonnies terkenal dengan teorinya mengenai Gemeinschaft dan Gesellschaft sebagai dua bentuk yang menyertai perkembangan kelompok-kelompok social.1902) 2. yaitu dengan jalan mengadakan observasi terhadap fakta-fakta social dan analisis induktif. Charles Horton Cooley. European Worker (1855). Social Reform in France (1864) The Organization of The Family (1871) The Organization of Labor (1872) 7. sebagaimana dijumpai pada masyarakat-masyarakat yang masih bersahaja. keluarga. mengembangkan konsepsi mengenai hubungan timbale balik dan hubungan yang tidak terpisah antara individu dengan masyarakat. Pierre Guillaurne Frederic Le Play (1806-1882) Le Play mengenalkan suatu metode tertentu di dalam meneliti dan menganalisis gejala-gejala social. Human Nature and Social Order (3 jilid. 4. Gemeinschaft . Penelitian-penelitiannya terhadap masyarakat menghasilkan dalil bahwa lingkungan geografis menentukan jenis pekerjaan dan hal ini mempengaruhi organisasi ekonomi. Karangan-karangan yang pernah di buatnya: 1. damai. Coooley dalam mengemukakan teorinya terpengaruh aliran romantic yang mengidamkan kehidupan bersama. 3. rukun.Seorang Amerika. Social Process (1918) 6. Social Organization (1909) 3. Hasil-hasil karyanya : 1. serta lembaga-lembaga lainnya. 2. Kemudian ia juga menggunakan metode case study dalam penelitian-penelitian social.

4. . Gemeinschaft und Gesellschaft (1887) 2. dan jilid II 3. jilid I Social Relations (1924). Masyarakat merupakan himpunan interaksi-interaksi social. Tujuan utamanya adalah membentuk suatu system sosiologi yang akan menyempurnakan kesejahteraan umum manusia. Hasil-hasil karyanya adalah antara lain : 1. ia menyatakan bahwa sosiologi terutama mempelajari interaksi dan hasi interaksi tersebut. Sociological Studies and Criticism (3 jilid. Menurutnya sosiologi bertujuan menetili kemejuan-kemajuan manusia. 5. Lester Frank Ward (1841-1913) Ward merupakan salah satu pelopor sosiologi di Amerika. Leopold von Wiese (1876-1949) Von Wiese. 2. menganggap sosiologi sebagai ilmu pengegtahuan empiris yang berdiri sendiri. objek khusus ilmu sosiologi adalah interaksi social atau proses social.(paguyuban) adalah bentuk kehidupan bersama dimana anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat ilmiah serta bersifat kekal. 1952) 3. Introduction to Sociology (1937) dan lain-lain. Hasil-hasil karyanya adalah : 1. Main Problems of Philosophical Sociology (1922) Dictionary of Sociology (1931) Family. Jadi. Social Forms (1929) 4. Sosiology of Social Relation (1940) 9. Objek sosiologi adalah penelitian terhadap hubungan antarmanusia yang merupakan kenyataan social. 3. Penelitian selanjutnya dilakukan terhadap struktur social yang merupakan saluran dari hubungan antar manusia. sehingga sosiologi bertugas untuk mengkontruksikan teori-teori tentang masyarakat dan kebudayaan. Kemudian. General Sosiology. Alfred Vierkandt (1867-1953) Pada permulaannya Alfred menganggap sosiologi harus mempelajari sejarah kebudayaan. Gasellschaft (patembayan) merupakan bentuk kehidupan bersama yang merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya dalam jangka waktu yang pendek. Systematic Sosiology (bersama dengan Howard Becker. Ia membedakan antara pure sociology (sosiologi murni) yang meneliti asal dan perkembangan gejala-gejala social dan applied sociology (sosiologi terapan) yang khusus mempelajari perubahan-perubahan dinamis dalam masyaraka karena usaha-usaha manusia. The Basis of Sosiologi : A critical examination of Herbert spencer’s Synthetic Philosophy (1906) 2. 8. seorang jerman. Primitive and Civilized (1896) Inertia in Culture Change (1908) Theory of Society.1932) 5. menurutnya. People and State in their Social Life (1936) 10. Hasil karyanya antara lain : 1.

Collected Essays on Political and Science (1885) What Social Classes Owe to Folksway (1907) Selected Essays of WilliamGraham Summer (1924) The Science of Sociology (dengan A. William Graham Summer (1840-1910) Sistem sosiologi Summer didasarkan pada konsep in-group dan out-group. 1934) 14.Hasil karyanya adalah : 1. sosiologi merupakan ilmu pengtahuan khusus. 2. eksperimen terhadap faktafakta dan rumus-rumus matematis. Masyarakat merupakan suatu proses yang berjalan dan berkembang terus. Dynamic Society (1883) 2. Robert Ezra Park (1864-1944) Pokok ajaran Robert Ezra Park adalah suatu pendapat yang menyatakan bahwa sosiologi meneliti masyarakat setempat dari sudut hubungan antarmanusia. Georg Simmel (1858-1918) Menurut Georg Simmel. 2. Pure Sociology (1903) 11. hasil katya-karyanya adalah : 1. 5. yang diterjemahkan ke bahasa Inggris dengan judul The Mind and Society. Studies of the Forms of Socialization (1908) Basic Problems of Sociology (1917) Conflic of Modern Culture (1918) 13. Buku yang pernah ditulisnya antara lain Treatisme on General Sociology (3 jilid. 12. 3. 3. 4. yaitu satu-satunya ilmu pengetahuan analitis yang abstrak diantara semua ilmu pengetahuan kemasyarakatan. Masyarakat merupakan peleburan dari kelompok-kelompok social. maupun wargawarga dari kelompok lainnya. Kebiasaan dan tata kelakuan merupakan petunjuk-petunjuk bagaimana harus memperlakukan warga-warga sekelompok. Psychic Factors of Civilization (1893) 3. hasil karyanya misalnya : 1. Masyarakat ada dimana individu mengadakan interaksi dengan indiviu-individu lainnya. Menurut dia. Concering Social Differentiation (1890) Sociology. 4. Namanya terkenal karena telah . masyarakat merupakan system kekuatan yang seimbang dan keseimbangan tersebut tergantung pada cirri-ciri tingkah laku dan tindakantindakan manusia dan tindakan-tindakan manusia tergantung dari keinginan-keinginan serta dorongan-dorongan dari dalam dirinya.C Keller.1917). Vilfredo Pareto (1848-1923) Teori Pareto didasarkan pada observasi terhadap tindakan-tindakan. 1927) Essays of William Graham Summer (2 jilid.

Man and Society in an Age of Reconstruction (1940) 3. Old World Traits Transplanted (bersama H. Karl Mannheim (1893-1947) Mannheim telah banyak menyumbangkan pikirannya bagi perkembangan sosiologi.A Miller. Antara lain di peloporinya satu cabang sosiologi. Hasil-hasil karya dari Karl Mannheim yang terkenal antaralain : 1. yang dinamakan sosiologi pengetahuan. Kemudian teorinya yang sangat terkenal adalah mengenai krisis. 1921) 15. Race and Culture (1950) 2. . Diagnosis of our Time (1943). Ideology and Utopia (1929) 2.mengarang sebuah buku (bersama Burgess) yang berjudul : Introduction to The Science of Sociology tahun 1921. Hasil karya lainnya : 1. yang khusus menelaah hubungan antara masyarakat dengan pengetahuan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful