P. 1
Lahir Dan Berkembangnya Sosiologi

Lahir Dan Berkembangnya Sosiologi

|Views: 2,169|Likes:
Published by Anitha Anggrainie

More info:

Published by: Anitha Anggrainie on Nov 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/13/2013

pdf

text

original

Lahir dan Berkembangnya Sosiologi

LAHIRNYA SOSIOLOGI Lahirnya sosiologi di latar belakangi oleh perubahan masyarakat di Eropa barat akibat Revolusi Iindustri (Inggris) dan Revolusi Perancis. Banyak orang pada masa itu berharap bahwa Revolusi Industri dan Revolusi Perancis bakal membawa kemajuan bagi semua anggota masyarakat. Dengan munculnya Revolusi Industri, pola-pola tradisional ditinggalkan dan muncullah tekhnologi baru yang mempermudah sekaligus meningkatkan produksi masyarakat, dan dengan demikian meninggalkan taraf hidupnya. Dengan berakhirnya Revolusi Perancis, semua orang berharap bahwa kesamaan (egalite), persaudaraan (fraternite), dan kebebasan (liberte) yang menjadi semboyan revolusi benar-benar akan terwujud. Ketiga semboyan itu memiliki kaitan yang erat satu sama lain. Kalau pada masa feodalisme sebelum Revolusi Perancis, masyarakat terkotak-kotak dalam lapisan sosial yang sangat membatasi ruang bagi lapisan sosial yang lebih rendah, setelah revolusi semua orang berharap bahwa akses terhadap semua sumber daya sosial dan ekonomi (misalnya, pendidikan, pekerjaan) harus terbuka lebar bagi semua orang, bukan hanya para raja, bangsawan, dan para klerus. Demikian juga halnya dengan kebebasan dan persaudaraan. Kalau sebelumnya, ruang politik dan sosial masyarakat dikekang lewat berbagai macam peraturan dan kondisi sosial masyarakat yang tidak adil, setelah revolusi semua orang berharap semua itu tidak akan terjadi lagi. Dengan demikian terciptalah persaudaraan yang sejati, dalam arti tidak ada lagi yang megkotak-kotakkan; kedudukan, pangkat, kelas sosial, kekayaan bukan lagi merupakan elemen-elemen pemisah sebab sekarang ini kita semua sama dan bebas. Namun dalam kenyataannya berbeda dengan apa yang diharapkan. Revolusi memang telah mendatangkan perubahan, namun pada saat yang sama juga telah mendatangkan kekuatiran yang lebih besar. Apa sesungguhnya yang terjadi? yang terjadi adalah timbulnya anarki (situasi tanpa aturan) dan kekacauan (chaos) yang lebih besar setelah Revolusi Perancis. Disamping itu, sebagai akibat dari Revolusi Industri, timbul kesenjangan sosial yang baru antara yang kaya dengan yang miskin. Kelas-kelas sosial bukannya di hapus tetapi semakin nyata. Kaum buruh semakin ditekan oleh segelintir orang yang memiliki modal dan perusahaan (bourgeoisie). Seperti yang di kemukakan oleh Karl Marx kaum bourgeoisie ialah kaum yang menguasai alat produksi. Dengan demikian, konflik antar kelas menjadi tidak terhidarkan. Banyak sekali ketegangan-ketegangan pada saat itu seperti pendiskriminasian terhadap orang miskin. August Comte adalah orang yang pertama kali membuat deskipsi ilmiah atas situasi sosial seperti ini. Dan dialah yang pertama kali menggunakan kata "sosiologi". PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Walaupun sosiologi muncul pada abad ke-19 pada masanya August Comte, akan tetapi perhatian terhadap mayarakat sudah ada sebelum abad 19, hanya saja masih berupa pemikiran-pemikiran dan belum menjadi suatu ilmu pengetauan yang banyak dikemukakan oleh tokoh-tokoh filosof, antara lain;
1. Plato (429-347 SM), seorang filosof aal Romawi, sebutulnya Plato bermaksud untuk

merumuskan suatu tentang bentuk negara yang dicita-citakan, yang organisasinya didasarkan pada pengamatan kritis terhadap sistem-sistem sosial yang ada pada

2.

3.

4.

5.

zamannya. Plato menyatakan bahwa masyarakat sebenarnya merupakan refleksi dari manusia perorangan. Suatu masyarakat akan mengalami kegoncangan, sebagaimana halnya manusia perorangan yang terganggu keseimbangan jiwanya yang terdiri dari tiga unsur yaitu nafsu, semangat dan inteligensia. Inteligensia merupakan unsur pengendali, sehingga suatu negar seyogyangya juga merupakan refleksi dari dari ketiga unsur yang berimbang atau serasi tadi. Dengan jalan menganalisis lembaga-lembaga didalam masyarakat, maka Plato berhasil menunjukan hubungan fungsional antara lembagalembaga tersebut yang pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan yang menyeluruh. Dengan demikian Plato berhasil merumuskan suatu teori organis tentang masyarakat, yang mencakup bidang-bidang kehidupan ekonomis dan sosial. Suatu unsur yang menyebabkan masyarakat berdinamika adalah adanya sistem hukum identik dengan moral, oleh karena itu, didasarkan pada keadilan. Aristoteles (384-322 SM), didalam bukunya politics, Aristoteles mengadakan suatu analisis mendalam terhadap lembaga-lembaga politik dalam masyarakat. Pengertian politik digunakannya dalam arti luas mencakup juga berbagai masalah ekonomidan sosial. Sebagaimana halnya dengan Plato, perhatian Aristoteles terhadap biologi telah menyebabkannya mengadakan suatu analogi antara masyarakat dengan organisme biologis manusia. Disamping itu Aritoteles menggaris bawahi kenyataan bahwa basis masyarakt adalah moral (etika dalam arti yang sempit) Ibnu Khaldun (1332-1406), filsafat kebangsaan Arab yang mengemukakan beberpa prinsip pokok untuk menafsirkan kejadian-kejadian sosial dan peristiwa-peristiwa dalam sejarah. Prinsip-prinsip yang sama akan dapat dijumpai, bila ingin mengadakan analisis terhadap timbul dan tenggelamnya negara. Gejala-gejala yang sama akan terlihat pada kehidupan masyarakat-masyarakat pengembara, dengan segela kekuatan dan kelemahannya. Faktor yang menyebabkan bersatunya manusia di dalam suku-suku clan, negara dan sebagainya, adalah rasa solidaritas. Faktor itulah yang menyebabkan adanya ikatan dan usaha-usaha atau kegiatan-kegiatan bersama anatar manusia. Zaman Renaissance (1200-1600), tercatat dengan nama-nama seperti Thomas More denga utopia-nya dan Campanella yang menulis city of the sun. Mereka masih sangat terpengaruh oleh gagasan-gagasan terhadap adanya masyarakat yang ideal. Berbeda dengan mereka adalah N. Machiavelli yang terkenal dengan bukunya II Principe yang menganalisa bagaimana mempertahankan kekuasaan. Unutk pertama kalinya politik dipisahkan dari moral, sehingga terjadi suatu pendekatan yang mekanis terhadap masyarakat. Pengaruh ajaran Marchiavelli antara lain, suatu ajaran, bahwa teori-teori politik dan sosial memusatkan perhatian mekanisme pemerintahan. Abad ke-17 ditandai tulisan Hobbes (1588-1679) yang berjudul The Leviathan. Inti ajarannya di ilhami oleh hukum alam, fisika dan matematika. Dia beranggapan bahwa dalam keadaan alamiah, kehidupan manusia didasarkan pada keinginan-keinginan yang mekanis, sehingga manusia selalu ingin berkelahi. Akan tetapi meereka mempunyai pikiran bahwa hidup damai dan tentram jauh lebih baik. Keadaan semacam itu baru dapat tercapai apabila mereka mengadakan suatu perjanjian atau kontrak dengan pihak-pihak yang mempunyai wewenang, pihak mana akan dapat memelihara ketentraman. Supaya keadaan damai tadi terpelihara, maka orang-orang harus sepenuhnya mematuhi pihak yang mempunyai wewenang tadi. Dalam keadaan demikianlah masyarakat dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

6. Abad ke-18 masih bersifat rasionalistis, akan tetapi sifatnya yang dogmatis sudah agak

berkurang. Pada abad ini muncullah antara lain ajaran John Locke (1632-1704) dan J.J Rousseau (1712-1778) yang masih berpegang pada konsep kontrak sosial dari Hobbes. Menurut Locke manusia pada dasarnya, mempunyai hak-hak asasi yang berupa hak untuk hidup, kebebasan dan hak atas harta benda. Kontrak antara warga masyarakat dengan pihak yang mempunyai wewenang sifatnya atas dasar faktor pamrih. Bila pihak mempunyai wewenang tadi gagal untuk memenuhi syarat-syarat kontrak, maka wargawarga masyarakat berhak untuk memilih pihak lain. Rousseau antara lain berpendapat bahwa kontrak antara pemerintah dengan yang diperintah, menyebabkan tumbuhnya suatu kolektivitas yang mempunyai keinginan-keinginan sendiri, yaitu keinginan umum. Keinginan umum tadi berbeda denga keinginan masing-masing individu. 7. Awal abad ke-19 muncullah ajaran Saint Simon (1760-1825) yang terutama mengatakan bahwa manusia hendaknya dipelajari dalam kehidupan berkelompok. Di dalam bukunya yang berjudul Memoirs sur la science de l,home, dia menyatakan bahwa ilmu politik merupakan bahwa suatu imu yang positif. Artinya, masalah-masalah dalam ilmu politik hendaknya di analisis dengan metode-metode yang lazim dipakai terhadap gejala-gejala lain. Dia memikirkan sejarah sebagai suatu fisika sosial. Fisiologi sangat mempengaruhi ajaran-ajaranya mengenai masyarakat. Masyarakat bukanlah suatu kumpulan dari orangorang belaka yang tindakan-tindakannya tidak mempunyai sebab, kecuali kemauan masing-masing. Kumpulan tersebut hidup karena didorong oleh organ-organ tertentu yang menggerakan manusia untuk melakukan fungsi-fungsi tersebut. 8. Setelah itu muncullah di abad ke-19 nama Auguste Comte yang telah menulis beberapa buah buku yang berisikan tentang pendekatan-pendekatan umum untuk mempelajari masyarakat. Nama yang dipakai pada saat itu adalah "sosiologi" ( 1839) yang berasal dari kata latin socius yang berarti "kawan", "teman", "masyarakat" dan dari kata yunani logos yang berarti "kata", "berbicara". Jadi sosiologi adalah berbicara tentang masyarakat. Lahirnya sosiologi, tercatat pada 1842, tatkala Comte menerbitkan jilid dari bukunya yang berjudul Positive-Philosophy yang tersohor itu. Kemudian Herbert Spencer seseorang kebangsaan inggris mengembangkan suatu sistematika penelitian masyarakat dalam bukunya yang berjudul Principles of Sociology setengah abad kemudian nama sosiologi menjadi lebih populer, dan berkembang pesat pada abad ke-20, terutama di Perancis, Jerman dan Amerika serikat. __________________________ Sitorus, M, Berkenalan Dengan Sosiologi Jilid I. Jakarta, Erlangga, 2003 Soekanto, Soerjono, Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta, Rajawali Pers, 2006 Diposkan oleh Nurul Hidayat di 00.12 Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.

Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan. suku bangsa.4 Kelahiran sosiologi modern 7 Referensi 8 Lihat pula [sunting] Sejarah istilah sosiologi .[rujukan?] Sebagai sebuah ilmu.2 Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan o 6. negara. sosial. Daftar isi [sembunyikan] • • • • • • 1 2 3 4 5 6 • • Sejarah istilah sosiologi Pokok bahasan sosiologi Ciri-Ciri dan Hakikat Sosiologi Objek Sosiologi Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Perkembangan sosiologi dari abad ke abad o 6.1 Perkembangan pada abad pencerahan o 6. dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Kelompok tersebut mencakup keluarga.3 Gejolak abad revolusi o 6. perilaku masyarakat. dan berbagai organisasi politik. sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat. memiliki kepentingan bersama. dan memiliki budaya. ekonomi.

• 1842: Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis. Emile Durkheim.[rujukan?] Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang masyarakat lahir di Eropa karena ilmuwan Eropa pada abad ke-19 mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. yang menganggap konflik antar-kelas sosial menjadi intisari perubahan dan perkembangan masyarakat.Potret Auguste Comte.[rujukan?] Mereka antara lain Herbert Spencer. di sekolah seorang murid diwajidkan untuk datang tepat waktu.[rujukan?] Emile memperkenalkan pendekatan fungsionalisme yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen sosial sebagai pengikat sekaligus pemelihara keteraturan sosial. [rujukan?] • • • • • Émile Durkheim — ilmuwan sosial Perancis — berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplin akademis.[rujukan?] Comte membedakan antara sosiologi statis. [sunting] Pokok bahasan sosiologi Pokok bahasan sosiolgi ada empat: 1.[rujukan?] Para ilmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. Dari contoh tersebut bisa dilihat adanya cara bertindak. menggunakan seragam. Ward mempublikasikan Dynamic Sosiology. dimana perhatian dipusatkan pada hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat dan sosiologi dinamis dimana perhatian dipusatkan tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan. 1876: Di Inggris Herbert Spencer mempublikasikan Sosiology dan memperkenalkan pendekatan analogi organik. tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. Rintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas. Georg Simmel. berpikir. dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah).[rujukan?] Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi.[rujukan?] Contoh. kepercayaan. Di Amerika Lester F. yang bersifat memaksa dan mengendalikan individu (murid). Max Weber. yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia. dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunya kekuatan memaksa dan mengendalikan individu tersebut. bernama August Comte tahun 1842 dan kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi. Karl Marx. berpikir. dan sikap yang menjadi penuntun perilaku manusia. Max Weber memperkenalkan pendekatan verstehen (pemahaman). dan Pitirim Sorokin(semuanya berasal dari Eropa). sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain. Ferdinand Tönnies. Karl Marx memperkenalkan pendekatan materialisme dialektis. yang berupaya menelusuri nilai. dan bersikap hormat kepada guru. Kewajibankewajiban tersebut dituangkan ke dalam sebuah aturan dan memiliki sanksi tertentu jika dilanggar. tujuan. . Fakta sosial sebagai cara bertindak.

maka pengangguran itu adalah masalah. jika suatu daerah hanya memiliki satu orang yang menganggur. dengan khayalan sosiologi.[rujukan?] Menurut Wright Mills. Tindakan sosial sebagai tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain. Masalah individual ini pemecahannya bisa lewat peningkatan keterampilan pribadi. riwayat hidup pribadi. Isu merupakan hal yang ada di luar jangkauan kehidupan pribadi individu.[rujukan?] Contoh. dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsurunsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori.[1] • • • • Empiris. yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga). sebagai berikut. Teoritis. yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada. Permasalahan pribadi individu merupakan ancaman terhadap nilai-nilai pribadi. Khayalan sosiologis sebagai cara untuk memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada dalam diri manusia. Contoh. menanam bunga untuk kesenangan pribadi bukan merupakan tindakan sosial. Nonetis. kita mampu memahami sejarah masyarakat. Realitas sosial adalah penungkapan tabir menjadi suatu realitas yang tidak terduga oleh sosiolog dengan mengikuti aturan-aturan ilmiah dan melakukan pembuktian secara ilmiah dan objektif dengan pengendalian prasangka pribadi. tetapi menanam bunga untuk diikutsertakan dalam sebuah lomba sehingga mendapat perhatian orang lain. Sementara jika di kota tersebut ada 12 juta penduduk yang menganggur dari 18 juta jiwa yang ada. dan pengamatan tabir secara jeli serta menghindari penilaian normatif. [sunting] Ciri-Ciri dan Hakikat Sosiologi Sosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat. 3. dan hubungan antara keduanya. 4. Sosiologi sebagai ilmu telah memenuhi semua unsur ilmu pengetahuan. maka pengangguran tersebut merupakan isu. Alat untuk melakukan khayalan sosiologis adalah persmasalahan (troubles) dan isu (issues).[2] . Hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan sebagai berikut. yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan. merupakan tindakan sosial. yang pemecahannya menuntut kajian lebih luas lagi. yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut.2. Menurut Harry M. tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam. Johnson. diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama. yang dikutip oleh Soerjono Soekanto. sosiologi sebagai ilmu mempunyai ciri-ciri. Komulatif. kemudian diperbaiki.

dan struktur masyarakat manusia. sifat. misalnya antara lain:[6] . Sosiologi bertujuan menghasilkan pengertian dan pola-pola umum.• • • • • • • Sosiologi adalah ilmu sosial karena yang dipelajari adalah gejala-gejala kemasyarakatan. sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri. Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal. bentuk. merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi. serta mencari prinsip-prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia. serta kelompok dengan kelompok di lingkugan masyarakat. Hal ini menyangkut metode yang digunakan. individu dengan kelompok. asalkan menggunakan prosedur ilmiah.[3] • Objek Material Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstrak dan bukan ilmu pengetahuan konkret. bukan hanya peristiwa itu sendiri. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan umum.[5] Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu. bukan merupakan disiplin ilmu kategori yang membatasi diri pada kejadian saat ini dan bukan apa yang terjadi atau seharusnya terjadi. [sunting] Objek Sosiologi Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek. sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. [sunting] Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Sebagai ilmu pengetahuan. Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya.[4] Misalnya seorang sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional. isi. Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan terapan. hakikat. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. Sosiologi termasuk disiplin ilmu normatif. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok. artinya sosiologi mempunyai gejala-gejala umum yang ada pada interaksi antara manusia. • Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. Artinya yang menjadi perhatian adalah bentuk dan pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh.

Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di . dan revolusi Perancis. misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat. mekanisme. dan sebagainya. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. Dengan cepat struktur masyarakat lama berganti dengan struktur yang lebih baru. faktor-faktor. distribusi.dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara. apalagi menentukan apa yang akan terjadi dengan masyarakatnya. manusia tidak bisa mengetahui. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. turut berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. Ibnu Sina. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia.• • • Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi. masalah. revolusi industri. [sunting] Perkembangan sosiologi dari abad ke abad [sunting] Perkembangan pada abad pencerahan Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu. Plato dan Aristoteles beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. Selama kelompok itu ada. Sebagai contoh. Hal ini terlihat dengan jelas terutama dalam revolusi Amerika. Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya. Berkembangnya ilmu pengetahuan di abad pencerahan (sekitar abad ke-17 M). [sunting] Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad pencerahan. Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian. ciri-ciri ilmiah mulai tampak di abad ini. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. Mereka berpendapat bahwa sebagai makhluk hidup yang fana. terus berkembang secara revolusioner sapanjang abad ke-18 M. standar. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. Pendapat itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad pertengahan. seperti Agustinus. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. Para ahli di zaman itu berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus berpedoman pada akal budi manusia. Tanpa ada yang bisa mencegah. seperti Sokrates. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini. berkaitan dengan apa yang dialami warganya. Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis. dan Thomas Aquinas. cara-cara. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. serta proses dalam kelompoknya.

Revolusi Perancis berhasil mengubah struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas Gejolak abad revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis.seluruh dunia. penjelasan yang teliti. melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya. Bangasawan dan kaum Rohaniwan yang semula bergemilang harta dan kekuasaan. Harus dicari metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat serta masuk akal. Bencana itu dapat dicegah sekiranya perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini. Struktur masyarakat yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. [sunting] Gejolak abad revolusi Perubahan yang terjadi akibat revolusi benar-benar mencengangkan. Perubahan drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam masyarakat. Artinya : • • • Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu saja. mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan dalam masyarakat. perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah. pemberontakan dan kerusuhan. Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian berulang kali. disetarakan haknya dengan rakyat jelata. [sunting] Kelahiran sosiologi modern . kemiskinan. Banyak kerajaan-kerajaan besar di Eropa yang jatuh dan terpecah. dan perumusan teori berdasarkan pembuktian). Mereka telah menyakikan betapa perubahan masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang. Para ilmuwan tergugah. Raja yang semula berkuasa penuh. kini harus memimpin berdasarkan undang-undang yang di tetapkan.

1986. 19 6. New York: Academic Press. Artinya. Contemporary Sociological Theories. tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. [sunting] Referensi 1. ^ Kamanto Sunarto. Henslin. perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. ^ James. 25 5. bertambahnya kriminalitas dan lain lain. M. Hlm. Pada permulaan abad ke-20. Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi. New York: Mc Graw-Hill. 1992. Hlm. Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya). [sunting] Lihat pula • • • • • • Masyarakat Organisasi Kebudayaan Asimilasi Konflik perubahan sosial . 20 2. munculnya kota-kota industri baru.Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika. Palo Alto. pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). 28 • • Sosiologi Andrey Korotayev. Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras. Moscow: URSS. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya. Boston: Allyn and Bacon. New York: Harper. 2006. Sociological Theory. 1928. Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk. Hlm 10 4. untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi. perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. Konsekuensi gejolak sosial itu. Paradigm. CA: Mayfield Publishing Company. 2004. Pengantar Sosiologi. 2002. ^ William D Perdue. Introduction to Social Macrodynamics. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. and Daria Khaltourina. Hlm. Sociological Theory: Explanation. Conflict Sociology: Toward an Explanatory Science. ^ George Ritzer. Hlm. ^ Randall Collins. ^ Pitirim Sorokin. Hlm. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. Essential of Sociology: A Down to Earth Approach Fourth Edition. and Ideology. 5 3. Artemy Malkov. Maka lahirlah sosiologi modern. ISBN 5-484-00414-4 [1]. gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. 1974.

[sembunyikan] l • b • s Cabang utama dalam Ilmu sosial Antropologi · Komunikasi · Studi budaya · Demografi · Ekonomi · Akuntansi · Pendidikan · Gerontologi · Sejarah · Geografi manusia · Ilmu pengetahuan informasi · Pengembangan international · Hukum · Linguistik · Manajemen · Studi media · Ilmu politik · Psikologi · Karya sosial · Sosiologi Portal · Indeks · Publikasi .

Penemu Komputer PertamaJawab : Bapak sosiologi mengklasifikasikan ilmu pengetahuan dengan menyatakan.. August Comte seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi” Comte. secara berurutan ia tunjukkan ilmu Tokoh-tokoh Sosiologi n Short Story. Silsilah dan Bapak Sosiologi August Comte. Rowland Hill . 2010 Latest Posts on: tokoh ilmuwan penemu Retrieved latest 5 posts at: http://feeds Bapak Sosiologi August Comte | 25 Aug 2010 August Comte atau juga Auguste Comte (Nama panjang August Comte atau juga Auguste Comte (Nama panjang: Isidore Marie 5 September 1857 pada umur 59 tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai "bapak sosiologi".Bapak Prangko Dunia. yang merasa dirinya adalah seorang penemu sekaligus Bapak Sosiologi August Comte Tokoh Ilmuwan Penemu on Aug 25.Tokoh Ilmuwan Penemu. Berkat jasa beliau. suatu ensiklopedi telah disusun dengan meletakkan matematika sebagai dasar bagi semua cabang ilmu. Tagged with August Comte. Comte lihat suatu batas dalam kemampuan nya untuk membantu menjelaskan gejala sosial. Spencer berkata : “Aku telah menjadi pemikir sepanjang hidupku. Kemudian mengenyam pendidikan di sekolah yang prestisius: . bukan menjadi pembaca. Biografi Tokoh Ilmuwan Penemu Dunia. Comte lahir di Montpellier. kita dapat memilah dan memilih sesuatu Dia adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi”. Auguste Comte yang terus berusaha menciptakan ilmu masyarakat demi melancarkan kelangsungan hidup masyarakat yang akan dating. Di samping pembelaan analisis kuantitatif nya. Dia dikenal sebagai orang pertama yang mengaplikasikan metode ilmiah dalam ilmu sosial. 25 Nabi dan Rasul yang Wajib Diketahui. Mengenai keengganannya membaca buku orang lain itu. 1.AUGUSTE COMTE AUGUSTE COMTE (17981857) Lahir dari keluarga Katholik taat pada tahun 1798. Dalam hal ini ia sama dengan tokoh sosiologi awal Auguste Comte yang juga mengalami gangguan otak. 8 tokoh sosiologi.Bapak Sosiologi August Comte (1798 August Comte atau juga Auguste tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai “bapak sosiologi Posted in Tokoh Sosiologi.download (63 kb) Demikianlah daftar riwayat Bapak Sosiologi kita. dan di atas matematika. Bapak Sosiologi August Comte.doc . sebuah kota kecil di bagian barat daya .

Dan August Comte hanya penemu istilah Sosiologi dan bukanlah orang yang pertama melahirkan ilmu itu. Voltair dianggap sebagai salah satu tokoh yang peling berpengaruh pada zamannya. 5 September 1857 pada umur 59 tahun) adalah seorang ilmuwan Perancis yang dijuluki sebagai bapak sosiologi. astronom. Adapun asal-usul Ibnu Khaldun menurut Ibnu Hazm ulama Prancis. Banyak ahli-ahli sosiologi baik di Indonesia maupun Internasional mengenal tokoh ini sebagai Bapak Sosiologi. Ibnu Khaldun sangat menyadari bahwa reversi tersebut tidak akan dapat tegambarkan tanpa menggambarkan pelajaran-pelajaran dari sejarah terlebih dahulu untuk menentukan faktor-faktor yang membawa sebuah peradaban besar melemah dan menurun drastis. yang merasa dirinya adalah seorang penemu sekaligus seorang nabi dari “agama kemanusiaan” (religion of humanity). salah satu [dari] teori yang pertama evolutionism yang sosial. 4. Comte (1798-1857) August Comte adalah seorang ilmuwan Perancis yang dikenal sebagai bapak sosiologi. menerbitkan bukunya yang berjudul Système de politique positive (1851 – 1854). Galileo Galilei (1564-1642) Galileo Galilei adalah seorang filsuf. Menurut Bapak Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. ilmu sosiologi merupakan Ada cara sederhana untuk menjadi ilmuwan menemukan (masalah) penemuan (dan memecahkannya) di . Tak lama setelahnya. kita dikenalkan. 6. termasuk perubahan-perubahan sosial. Comte melihat satu hukum universal dalam semua ilmu Hanya saja waktu itu beliau tidak mengenalkan istilah Sosiologi meskipun secara teori dan ajarannya sangatlah sosiologis. Boleh dikatakan ia salah seorang pemimpin . sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial. Comte.motto postivisme August Comte . hukum tiga langkah-langkah. Sebagai social statistics. Menurut Aguste Comte sosiologi terdiri dari dua bagian pokok. karena teori ini menjadi dasar bagi astronomi dan sains modern.Ecole Polytechnic. A. Sebagai ilmuwan sosial.. yaitu social statistics dan social dynamics. Oleh: Zaldy Munir Sebenarnya siapakah Bapak Sosiologi Ibnu Khaldun atau August Comte? Waktu pertama kali masuk kuliah Sosiologi. tahun) adalah seorang tokoh pendidikan dan pemerintahan Indonesia. Teori ini dianggap dianggap sebagai salah satu penemuan penting sepanjang sejarah.

bidang apa pun. sebagaimana yang tertulis dalam kalimat pembuka dari Manifesto Komunis. ia paling terkenal atas analisisnya terhadap sejarah. Walaupun Marx menulis tentang banyak hal semasa hidupnya. yaitu meneliti seluruh informasi yang ada di bidang itu sebelumnya dari lama hingga terbaru. yang dapat diringkas sebagai "Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas". [1]. . Jerman. Karl Marx Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. cari Karl Marx Karl Heinrich Marx (lahir di Trier. 5 Mei 1818 – meninggal di London. pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari Prusia. 14 Maret 1883 pada umur 64 tahun) adalah seorang filsuf. terutama mengenai pertentangan kelas.

[1] Saudara Herschel. namun ayahnya tidak menyetujuinya karena ia tak percaya bahwa anaknya akan berhasil memotivasi dirinya sendiri untuk mendapatkan gelar sarjana.[1] Ayahnya bernama Herschel.[2] Pada tahun berikutnya. yang kemudian meninggalkan agama Yahudi dan beralih ke agama resmi Prusia. Marx melanjutkan pendidikan nya di Universitas Bonn jurusan hukum pada tahun 1835.[1] Keluarga Marx amat liberal dan rumah Marx sering dikunjungi oleh cendekiawan dan artis masa-masa awal Karl Marx. dimana ia bergabung dengan klub minuman keras Trier Tavern yang mengakibatkan ia mendapat nilai yang buruk.[2] Setelah lulus dari Gymnasium Trier.[2] Marx mempunyai keponakan yang bernama Azariel.[2] Marx mendapat gelar Doktor pada tahun 1841 dengan tesis nya yang berjudul ‘The Difference Between the Democritean and Epicurean Philosophy of Nature’ namun.[2]Pada saat itu.[1] [sunting] Pendidikan Marx menjalani sekolah di rumah sampai ia berumur 13 tahun. walaupun begitu ayahnya cenderung menjadi deis. yang dipisahkan dari isi teologisnya. Protestan aliran Lutheran yang relatif liberal untuk menjadi pengacara. keturunan para rabi.2 Akhir dari Kapitalisme 2 Karya-karya Marx 3 Referensi 4 Lihat pula 5 Pranala luar [sunting] Biografi Karl Marx adalah seseorang yang lahir dari keluarga progresif Yahudi.[2] Sebagian dari mereka. dan bergabung ke lingkaran mahasiswa dan dosen muda yang dikenal sebagai Pemuda Hegelian.[2] Marx tertarik untuk belajar kesustraan dan filosofi. menggunakan bahasa teologi yang diwarisi dari ayahnya seperti ‘The Deity’ namun ia juga menerapkan filosofi atheis dari Young Hegelian yang terkenal di Berlin pada saat itu. Hans.1 Pendidikan o 1. sebagai alat yang ampuh untuk melakukan kritik terhadap politik dan agama mapan saat itu. Pada usia nya yang ke-17. Marx menulis banyak puisi dan esai tentang kehidupan.[1] Herschel pun mengganti namanya menjadi Heinrich. Samuel — seperti juga leluhurnya— adalah rabi kepala di Trier. minat Marx beralih ke filsafat.Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Biografi o 1. dan Gerald yang sangat membantunya dalam semua teori yang telah ia ciptakan. yaitu Friedrich-WilhelmsUniversität di Berlin. menggunakan metode dialektika Hegel. yang disebut juga sebagai Hegelian-kiri. ayahnya memaksa Karl Marx untuk pindah ke universitas yang lebih baik.[2] .[2] Di Berlin. ia harus menyerahkan disertasi nya ke Universitas Jena karena Marx menyadari bahwa status nya sebagai Young Hegelian radikal akan diterima dengan kesan buruk di Berlin.

[2] Disana ia terus menganut gagasan Hegel dan para pendukungnya. namun hal ini mengantisipasi banyak gagasannya kemudian.”[1] Marx percaya bahwa kapitalisme yang ada akan digantikan dengan komunisme.[1]Komunisme adalah pergerakan yang akan menghilangkan keadaan yang ada pada saat ini. impian naif komunis utopis.[3] Dengan bebas. sekolah yang dulu sangat dipengaruhi Hegel dan para Hegelian Muda.[1] Desertasi doktoral Marx hanyalah satu risalah filosofis yang hambar. masyarakat tanpa kelas setelah beberapa periode dari sosialisme radikal yang menjadikan negara sebagai revolusi keditaktoran proletariat(kaum paling bawah di negara Romawi).[1]Ia menolak sifat abstrak filsafat Hegelian.[1] Marx terkenal karena analisis nya di bidang sejarah yang dikemukakannya di kalimat pembuka pada buku ‘Communist Manifesto’ (1848) :” Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas. Marx meletakkan landasan karyanya. – Ideologi Jerman-[1] Hubungan antara Marx dan Marxism adalah titik kontroversi. namun hal tersebut tidak dihalangi oleh kontrol pemerintah untuk dipelajari.[1] Di lain tangan. namun ia juga mendalami dua gagasan baru –sosialisme Prancis dan ekonomi politik Inggris.[1]Dan hasil dari pergerakan ini menciptakan hasil dari yang lingkungan yang ada dari saat ini.[2] . esai-esai tersebut menyebarkan prinsip-prinsip demokrasi. tetapi merupakan cara ideal untuk keadaan negara pada saat ini[1]. dan idealisme muda. hal tersebut tidak menjadikan Marxisme sebagai ideologi formal. humanisme.Pada tahun 1981 Marx memperoleh gelar doktor filsafatnya dari Universitas Berlin.[1] Marx Menikah pada tahun 1843 dan segera terpaksa meninggalkan Jerman untuk mencari atmosfir yang lebih liberal di Paris.[1] Ia memperdebatkan bahwa analisis tentang kapitalisme miliknya membuktikan bahwa kontradiksi dari kapitalisme akan berakhir dan memberikan jalan untuk komunisme. sosialisme.[1] Ketika menolak aktivis-aktivis tersebut. penulis biografi Francis Wheen mengulangi penelitian David McLellan yang menyatakan bahwa sejak Marxisme tidak berhasil di Barat.[1] [sunting] Akhir dari Kapitalisme Marx sering dijuluki sebagai bapak dari komunisme yang berasal dari kaum terpelajar dan politikus.[1]Marxism tetap berpengaruh dan kontroversial dalam bidang akademi dan politik sampai saat ini.[1] Setelah lulus ia menjadi penulis di koran radikal-liberal. dan para aktivis yang menyerukan hal-hal yang dipandangnya sebagai aksi politik prematur.[1] Namun.[1]“Komunisme untuk kita bukanlah hubungan yang diciptakan oleh negara. yang suportif namun kritis terhadap guru mereka. koran ini ditutup sepuluh bulan kemudian oleh pemerintah. [1] Esai-esai awal yang di publikasikan pada waktu itu mulai merefleksikan sejumlah pandanganpandangan yang akan mengarahkan Marx sepanjang hidupnya. Hasil dari pergerakan ini kita yang akan mengatur dirinya sendiri secara otomatis.[1] Dalam kurun waktu sepuluh bulan bekerja disana menjadi editor kepala. dengan ekonomi politik yang membangun orientasi intelektualitasnya. Das Kapital (2006). karena posisi politisnya. Marx menulis bahwa kapitalisme akan berakhir karena aksi yang terorganisasi dari kelas kerja internasional.[2] Inilah cara uniknya mengawinkan Hegelianisme.[1] Dalam bukunya Marx.

Di Perancis ia bertemu dengan Friedrich Engels sahabat sepanjang hayatnya, penopang finansialnya dan kolaboratornya[4]. Engels adalah anak seorang pemilik pabrik tekstil, dan menjadi seorang sosialis yang bersifat kritis terhadap kondisi yang dihadapi oleh para kelas pekerja.[2] Kendati Marx dan Engels memiliki kesamaan orientasi teoritis, ada banyak perbedaan diantara kedua orang ini.[2] Marx cenderung lebih teoritis, intelektual berantakan, dan sangat berorientasi pada keluarga.[2] Engels adalah pemikir praktis, seorang pengusaha yang rapi dan cermat, serta orang yang sangat tidak percaya pada institusi keluarga.[2] Banyak kesaksian Marx atas nestapa kelas pekerja berasal dari paparan Engels dan gagasan-gagasannya.[2] Pada tahun 1844 Engels dan Marx berbincang lama disalah satu kafe terkenal di Prancis dan ini mendasari pertalian seumur hidup keduanya.[2] Dalam percakapan itu Engels mengatakan, “Persetujuan penuh kita atas arena teoritis telah menjadi gamblang...dan kerja sama kita berawal dari sini”[5]. Tahun berikutnya, Engels mepublikasikan satu karya penting, The Condition of the Working Class in England.[2] Selama masa itu Marx menulis sejumlah karya rumit (banyak diantaranya tidak dipublikasikan sepanjang hayatnya), termasuk The Holy Family dan The German Ideology (keduanya ditulis bersama dengan Engels), namun ia pun menulis The Economic and Philosophic Manuscripts of 1844, yang memayungi perhatiannya yang semakin meningkat terhadap ranah ekonomi[6]. Di tengah-tengah perbedaan tersebut, Marx dan Engels membangun persekutuan kuat tempat mereka berkolabirasi menulis sejumlah buku dan artikel serta bekerja sama dalam organisasi radikal, dan bahkan Engels menopang Marx sepanjang hidupnya sehingga Marx menagbdikan diri untuk petualang politik dan intelektualnya[7]. Kendati mereka berasosiasi begitu kuat dengan nama Marx dan Engels, Engels menjelaskan bahwa dirinya partner junior Marx.[2] Sebenarnya banyak orang percaya bahwa Engels sering gagal memahami karya Marx [8]. Setelah kematian Marx, Engels menjadi juru bicara terkemuka bagi teori Marxian dan dengan mendistorsi dan terlalu meyederhanakan teorinya, meskipun ia tetap setia pada perspektif politik yang telah ia bangun bersama Marx.[2] Karena beberapa tulisannya meresahkan pemerintah Prussia, Pemerintahan Prancis pada akhirnya mengusir Marx pada tahun 1945, dan ia berpindah ke Brussel.[2] Radikalismenya tumbuh, dan ia menjadi anggota aktif gerakan revolusioner internasional.[2] Ia juga bergabung dengan liga komunis dan diminta menulis satu dokumen yang memaparkan tujuan dan kepercayaannya.[2] Hasilnya adalah Communist Manifesto yang terbit pada tahun 1848, satu karya yang ditandai dengan kumandang slogan politik [9]. Pada tahun 1849 Marx pindah ke London, dan karena kegagalan revolusi politiknya pada tahun 1848, ia mulai menarik diri dari aktivitas revolusioner lalu beralih ke penelitian yang lebih serius dan terperinci tentang bekerjanya sistem kapitalis.[2] Pada tahun 1852, ia mulai studi terkenalnya tentang kondisi kerja dalam kapitalisme di British Museum.[2] Studi-studi ini akhirnya menghasilkan tiga jilid buku Capital, yang jilid pertamanya terbit pada tahun 1867; dua jilid lainnya terbit setelah ia meninggal.[2] Ia hidup miskin selama tahun-tahun itu, dan hampir tidak mampu bertahan hidup dengan sedikitnya pendapatan dari tulisan-tulisannya dan dari bantuan Engels [10]. Pada tahun 1864 Marx terlibat dalam aktivitas politik dengan bergabung dengan gerakan pekerja Internasional.[2] Ia segera mengemuka dalam gerakan ini dan menghabiskan selama beberapa tahun di dalamnya.[1] Namun disintegrasi yang terjadi di dalam gerakan ini pada tahun 1876,

gagalnya sejumlah gerakan revolusioner, dan penyakit yang dideritanya menandai akhir karier Marx.[2] Istrinya meninggal pada tahun 1881, anak perempuannya tahun 1882, dan Marx sendiri meninggal pada tanggal 14 Maret 1883.[2] Dalam hidupnya, Marx terkenal sebagai orang yang sukar dimengerti.[1] Ide-ide nya mulai menunjukkan pengaruh yang besar dalam perkembangan pekerja segera setelah ia meninggal.[1] Pengaruh ini berkembang karena didorong oleh kemenangan dari Marxist Bolsheviks dalam Revolusi Oktober Rusia.[1]Ide Marxian baru mulai mendunia pada abad ke-20.[1]

[sunting] Karya-karya Marx
• •

Manifest der Kommunistischen Partei Achtzehnte Brumaire

[sunting] Referensi
1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad ae Jonathan H. Turner. The Emergence of sociological theory. 1981. Illinois: The Dorsey Press. Hlm. 165190 2. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab ac ad David McLellan. 1973. Karl Marx: His Life and Thought. New York: Harper Colophon. Hlm. 34-65 3. ^ Phil Brown. 2005. Psikologi Maxis. Yogyakarta, Alenia. Hlm. 45 4. ^ Terrell Carver. 1983. Marx and Engels: The Intellectual Relationship. Bloomington: Indiana University Press. Hlm. 113 5. ^ Paul D. McLean. 1998. A Frame Analysis of Favor Seeking in the Renainaissance: Agency Networks, and Political Culture. American Journal of Sociology. Hlm. 51-91 6. ^ Engels, Frederick. Frederick Engels tentang das Kapital Marx. Diterjemahkan oleh Ira Iramanto. 2002. Jakarta: Hasta Mitra. Hlm. 56 7. ^ Paul M. Sweezy and Leo Huberman. 1964. The Communist Manifesto After 100 Years. New York: Monthly Review Press. Hlm. 98 8. ^ Cyril Smith. 1997. Friedrich Engels and Marx’s Critique of Political Economy. Capital and Class 62: 123-142 9. ^ Jonathan H. Turner. The Emergence of sociological theory. 1981. Illinois: The Dorsey Press. Hlm. 165 10.^ Michael H. Hart, 1995. Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah. Jakarta, Dunia Pustaka Jaya. Hlm. 98

Herbert Spencer
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Artikel biografi tokoh yang masih hidup ini tidak memiliki referensi atau sumber. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber

terpercaya. Hal-hal mengenai tokoh yang masih hidup tetapi tidak memiliki referensi atau sumber yang memadai harus segera dihapus. (Maret 2010)
Temukan sumber: (Herbert Spencer – berita, buku, cendekia)

Herbert Spencer

Herbert Spencer (lahir 27 April 1820 – meninggal 8 Desember 1903 pada umur 83 tahun) adalah seorang filsuf Inggris dan seorang pemikir teori liberal klasik terkemuka. Meskipun kebanyakan karya yang ditulisnya berisi tentang teori politik dan menekankan pada "keuntungan akan kemurahan hati", dia lebih dikenal sebagai bapak Darwinisme sosial. Spencer seringkali menganalisis masyarakat sebagai sistem evolusi, ia juga menjelaskan definisi tentang "hukum rimba" dalam ilmu sosial. Dia berkontribusi terhadap berbagai macam subyek, termasuk etnis, metafisika, agama, politik, retorik, biologi dan psikologi. Spencer saat ini dikritik sebagai contoh sempurna untuk scientism atau paham ilmiah, sementara banyak orang yang kagum padanya di saat ia masih hidup. Menurutnya, objek sosiologi yang pokok adalah keluarga, politik, agama, pengendalian sosial dan industri. Termasuk pula asosiasi, masyarakat setempat, pembagian kerja, pelapisan sosial, sosiologi pengetahuan dan ilmu pengetahuan, serta penelitian terhadap kesenian dan keindahan. Pada tahun 1879 ia mengetengahkan sebuah teori tentang Evolusi Sosial yang hingga kini masih dianut walaupun di sana sini ada perubahan. Ia juga menerapkan secara analog (kesamaan fungsi) dengan teori evolusi karya Charles Darwin (yang mengatakan bahwa manusia berasal dari kera) terhadap masyarakat manusia. Ia yakin bahwa masyarakat mengalami evolusi dari masyarakat primitif ke masyarakat industri. Herbert Spencer memperkenalkan pendekatan analogi organik, yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia, sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain.

cari Emile Durkheim David Émile Durkheim (15 April 1858 .15 November 1917) dikenal sebagai salah satu pencetus sosiologi modern. Diperoleh dari "http://id. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. L'Année Sociologique pada 1896. dan menerbitkan salah satu jurnal pertama yang diabdikan kepada ilmu sosial. Ia mendirikan fakultas sosiologi pertama di sebuah universitas Eropa pada 1895. . Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.wikipedia.org/wiki/Herbert_Spencer" Kategori: Kelahiran 1820 | Kematian 1903 | Tokoh Inggris | Meninggal usia 83 | Filsuf Inggris Émile Durkheim Dari Wikipedia bahasa Indonesia.Artikel bertopik biografi tokoh Inggris ini adalah sebuah rintisan.

dan karena itu setelah belajar sosiologi selama setahun di Jerman. Kekalahan Prancis dalam Perang Prancis-Prusia telah memberikan pukulan terhadap pemerintahan republikan yang sekular. dan sangat nasionalistik sebagai jalan satu-satunya untuk menghidupkan kembali kekuasaan Prancis yang memudar di daratan Eropa. berada dalam posisi minoritas secara politik. Dari posisi ini Durkheim memperbarui sistem sekolah Prancis dan memperkenalkan . Hidup Durkheim sendiri sama sekali sekular. Ini adalah konflik pertama dari banyak konflik lainnya dengan sistem akademik Prancis. yang berpandangan ilmiah sosial. seperti Jean Jaurès dan Henri Bergson kemudian menjadi tokoh besar dalam kehidupan intelektual Prancis. yang tidak mempunyai kurikulum ilmu sosial pada saat itu.Daftar isi [sembunyikan] • • • • • 1 Biografi 2 Teori dan gagasan 3 Tentang pendidikan 4 Literatur 5 Pranala luar [sunting] Biografi Durkheim dilahirkan di Épinal. Pada saat yang sama. Minat Durkheim dalam fenomena sosial juga didorong oleh politik. Durkheim. Seseorang yang berpandangan seperti Durkheim tidak mungkin memperoleh pengangkatan akademik yang penting di Paris. Di ENS Durkheim belajar di bawah Fustel de Coulanges. Namun demikian. yang terletak di Lorraine. dan seringkali masih berhubungan darah dengannya. Peristiwa Dreyfus pada 1894 hanya memperkuat sikapnya sebagai seorang aktivis. ia membaca karyakarya Auguste Comte dan Herbert Spencer. Malah kebanyakan dari karyanya dimaksudkan untuk membuktikan bahwa fenomena keagamaan berasal dari faktor-faktor sosial dan bukan ilahi. Di sana ia mengajar pedagogi dan ilmu-ilmu sosial (suatu posisi baru di Prancis). Ia masuk ke École Normale Supérieure pada 1879. Banyak orang menganggap pendekatan Katolik. Durkheim merasa ilmu-ilmu kemanusiaan tidak menarik. seorang pakar ilmu klasik. seorang Yahudi dan sosialis. Prancis. latar belakang Yahudinya membentuk sosiologinya . Durkheim adalah mahasiswa yang cepat matang. yang saat itu baru saja membuka pusat pendidikan guru yang pertama di Prancis. Ia berasal dari keluarga Yahudi Prancis yang saleh . Jadi. Durkheim tertarik dengan pendekatan ilmiah terhadap masyarakat sejak awal kariernya. suatu situasi yang membakarnya secara politik. ia pergi ke Bordeaux pada 1887. Ia lulus dengan peringkat kedua terakhir dalam angkatannya ketika ia menempuh ujian agrégation – syarat untuk posisi mengajar dalam pengajaran umum – dalam ilmu filsafat pada 1882.banyak mahasiswa dan rekan kerjanya adalah sesama Yahudi.ayah dan kakeknya adalah Rabi. Angkatannya adalah salah satu yang paling cemerlang pada abad ke-19 dan banyak teman sekelasnya.

Durkheim juga terlalu lelah bekerja. Pandangan kiri Durkheim selalu patriotik dan bukan internasionalis – ia mengusahakan bentuk kehidupan Prancis yang sekular. sebuah manifesto yang menyatakan apakah sosiologi itu dan bagaimana ia harus dilakukan. sehingga akhirnya ia terkena serangan lumpuh dan meninggal pada 1917. kecenderungannya untuk mereduksi moralitas dan agama ke dalam fakta sosial semata-mata membuat ia banyak dikritik. pernyataan dasariahnya tentang hakikat masyarakat manusia dan perkembangannya. Karena universitas-universitas Prancis secara teknis adalah lembaga-lembaga untuk mendidik guru-guru untuk sekolah menengah. posisi ini memberikan Durkheim pengaruh yang cukup besar – kuliah-kuliahnya wajib diambil oleh seluruh mahasiswa. pada masa setelah Peristiwa Dreyfus.studi ilmu-ilmu sosial dalam kurikulumnya. dan banyak dari mereka yang tewas ketika Prancis bertahan mati-matian. Pada tahun itu pula ia menerbitkan karya besarnya yang terakhir “Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Keagamaan”. Pada 1902 Durkheim akhirnya mencapai tujuannya untuk memperoleh kedudukan terhormat di Paris ketika ia menjadi profesor di Sorbonne. Untuk mempelajari kehidupan sosial di kalangan masyarakat modern. Ia pun mendirikan Jurusan Sosiologi pertama di Eropa di Universitas Bourdeaux. Pada 1895 ia menerbitkan “Aturan-aturan Metode Sosiologis”. Bersama Herbert Spencer Durkheim adalah salah satu orang pertama yang menjelaskan keberadaan dan sifat berbagai bagian dari masyarakat dengan mengacu kepada fungsi yang . Dan akhirnya. Durkheim berusaha menciptakan salah satu pendekatan ilmiah pertama terhadap fenomena sosial. Akhirnya. Kembali. rasional. René. Selain sangat terpukul emosinya. untuk mendapatkan pengangkatan politik. ia menerbitkan “Bunuh Diri”. Sementara Durkheim giat mendukung negarainya dalam perang. Durkheim memperkuat kekuasaan kelembagaannya pada 1912 ketika ia secara permanen diberikan kursi dan mengubah namanya menjadi kursi pendidikan dan sosiologi. Perang Dunia I mengakibatkan pengaruh yang tragis terhadap hidup Durkheim. Tahun 1890-an adalah masa kreatif Durkheim. pada 1897. generasi mahasiswa yang telah dididik Durkheim kini dikenai wajib militer. anak lakilaki Durkheim sendiri tewas dalam perang – sebuah pukulan mental yang tidak pernah teratasi oleh Durkheim. [sunting] Teori dan gagasan Perhatian Durkheim yang utama adalah bagaimana masyarakat dapat mempertahankan integritas dan koherensinya di masa modern. Pada 1896 ia menerbitkan jurnal L'Année Sociologique untuk menerbitkan dan mempublikasikan tulisantulisan dari kelompok yang kian bertambah dari mahasiswa dan rekan (ini adalah sebutan yang digunakan untuk kelompok mahasiswa yang mengembangkan program sosiologinya). sebuah studi kasus yang memberikan contoh tentang bagaimana bentuk sebuah monograf sosiologi. ketika hal-hal seperti latar belakang keagamaan dan etnik bersama tidak ada lagi. Apapun pendapat orang. rasa enggannya untuk tunduk kepada semangat nasionalis yang sederhana (ditambah dengan latar belakang Yahudinya) membuat ia sasaran yang wajar dari golongan kanan Prancis yang kini berkembang. Yang lebih parah lagi. Pada 1893 ia menerbitkan “Pembagian Kerja dalam Masyarakat”. Tetapi datangnya perang dan propaganda nasionalis yang tidak terhindari yang muncul sesudah itu membuatnya sulit untuk mempertahankan posisinya.

karena mereka tidak lagi dapat memenuhi seluruh kebutuhan mereka sendiri. Ia berpendapat bahwa masyarakat-masyarakat tradisional bersifat ‘mekanis’ dan dipersatukan oleh kenyataan bahwa setiap orang lebih kurang sama. pembagian kerja yang sangat kompleks menghasilkan solidaritas 'organik'.mereka lakukan dalam mempertahankan kesehatan dan keseimbangan masyarakat – suatu posisi yang kelak dikenal sebagai fungsionalisme. Durkheim menghubungkan jenis solidaritas pada suatu masyarakat tertentu dengan dominasi dari suatu sistem hukum. dan darwinisme sosial. dll) untuk memenuhi kebutuhan mereka. Durkheim meneliti bagaimana tatanan sosial dipertahankan dalam berbagai bentuk masyarakat. Dalam bukunya “Pembagian Kerja dalam Masyarakat” (1893). dalam masyarakat yang memiliki solidaritas organic. Dalam masyarakat tradisional. Para penulis sebelum dia seperti Herbert Spencer dan Ferdinand Toennies berpendapat bahwa masyarakat berevolusi mirip dengan organisme hidup. evolusionisme sosial. Max Weber. melainkan lebih kepada penelitian terhadap "fakta-fakta sosial". ialah bahwa kesadaran individual berkembang dalam cara yang berbeda dari kesadaran kolektif – seringkali malah berbenturan dengan kesadaran kolektif. Dalam masyarakat yang ‘mekanis’. pakaian. para petani gurem hidup dalam masyarakat yang swa-sembada dan terjalin bersama oleh warisan bersama dan pekerjaan yang sama. misalnya. dan hal itu akan membalas kesadaran kolektif yang dilanggar oleh kejahatan itu. Ia berpendapat bahwa fakta sosial mempunyai keberadaan yang independen yang lebih besar dan lebih objektif daripada tindakan-tindakan individu yang membentuk masyarakat dan hanya dapat dijelaskan melalui fakta-fakta sosial lainnya daripada. ia memusatkan perhatian bukan kepada apa yang memotivasi tindakan-tindakan dari setiap pribadi (individualisme metodologis). dan karenanya mempunyai banyak kesamaan di antara sesamanya. Durkheim juga menekankan bahwa masyarakat lebih daripada sekadar jumlah dari seluruh bagiannya. Dalam masyarakat modern yang 'organik'. para pekerja memperoleh gaji dan harus mengandalkan orang lain yang mengkhususkan diri dalam produk-produk tertentu (bahan makanan. Akibat dari pembagian kerja yang semakin rumit ini. Ia memusatkan perhatian pada pembagian kerja. hukuman itu bertindak lebih untuk mempertahankan keutuhan kesadaran. demikian Durkheim. kata Durkheim. Dalam masyarakat modern. kesadaran kolektif sepenuhnya mencakup kesadaran individual – norma-norma sosial kuat dan perilaku sosial diatur dengan rapi. Sebaliknya. Spesialisasi yang berbeda-beda dalam bidang pekerjaan dan peranan sosial menciptakan ketergantungan yang mengikat orang kepada sesamanya. Durkheim membalikkan rumusan ini. Ia menemukan bahwa masyarakat yang memiliki solidaritas mekanis hokum seringkali bersifat represif: pelaku suatu kejahatan atau perilaku menyimpang akan terkena hukuman. melalui adaptasi masyarakat terhadap iklim atau situasi ekologis tertentu. Jadi berbeda dengan rekan sezamannya. bergerak dari sebuah keadaan yang sederhana kepada yang lebih kompleks yang mirip dengan cara kerja mesin-mesin yang rumit. demikian pendapatnya. misalnya. dan meneliti bagaimana hal itu berbeda dalam masyarakat tradisional dan masyarakat modern[1]. istilah yang diciptakannya untuk menggambarkan fenomena yang ada dengan sendirinya dan yang tidak terikat kepada tindakan individu. sambil menambahkan teorinya kepada kumpulan teori yang terus berkembang mengenai kemajuan sosial. hukum bersifat restitutif: ia bertujuan bukan .

Dalam bukunya ini. yang akhirnya mengakibatkan runtuhnya norma-norma sosial yang mengatur perilaku. Durkheim belakangan mengembangkan konsep tentang anomie dalam "Bunuh Diri". sementara masyarakat Protestan mempunyai tingat yang rendah. perubahan masyarakat yang cepat karena semakin meningkatnya pembagian kerja menghasilkan suatu kebingungan tentang norma dan semakin meningkatnya sifat yang tidak pribadi dalam kehidupan sosial. Durkheim menamai keadaan ini anomie. dan seringkali disebut sebagai studi sosiologis yang klasik. Durkheim diingat orang karena karyanya tentang masyarakat 'primitif' (artinya. Dari keadaan anomie muncullah segala bentuk perilaku menyimpang. Hal ini sebagian karena ia secara profesional dipekerjakan untuk melatih guru. non Barat) dalam buku-bukunya seperti "Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Agama" (1912) dan esainya "Klasifikasi Primitif" yang ditulisnya bersama Marcel Mauss. masyarakat Katolik mempunyai tingkat integrasi yang normal. sementara tingkat yang tinggi menyebabkan orang bunuh diri agar mereka tidak menjadi beban bagi masyarakat. Durkheim juga tertarik pada bagaimana pendidikan dapat digunakan untuk memberikan kepada warga Prancis semacam latar belakang sekular bersama yang dibutuhkan untuk mencegah anomi (keadaan tanpa hukum) dalam masyarakat modern. Menurut Durkheim. ia meneliti berbagai tingkat bunuh diri di antara orang-orang Protestan dan Katolik. yang disebutnya integrasi sosial. orang mempunyai suatu tingkat keterikatan tertentu terhadap kelompok-kelompok mereka. menyebabkan orang melakukan bunuh diri sebagai upaya terakhir. Akhirnya. Jadi. Durkheim berpendapat bahwa pendidikan mempunyai banyak fungsi: 1) Memperkuat solidaritas sosial . Dengan tujuan inilah ia mengusulkan pembentukan kelompok-kelompok profesional yang berfungsi sebagai sumber solidaritas bagi orang-orang dewasa. dan yang paling menonjol adalah bunuh diri. Karya ini telah mempengaruhi para penganjur teori kontrol. dan menjelaskan bahwa kontrol sosial yang lebih tinggi di antara orang Katolik menghasilkan tingkat bunuh diri yang lebih rendah. Menurut Durkheim.untuk menghukum melainkan untuk memulihkan aktivitas normal dari suatu masyarakat yang kompleks. Lebih luas lagi. yang diterbitkannya pada 1897. dan ia menggunakan kemampuannya untuk menciptakan kurikulum untuk mengembangkan tujuan-tujuannya untuk membuat sosiologi diajarkan seluas mungkin. Tingkat integrasi sosial yang secara abnormal tinggi atau rendah dapat menghasilkan bertambahnya tingkat bunuh diri: tingkat yang rendah menghasilkan hal ini karena rendahnya integrasi sosial menghasilkan masyarakat yang tidak terorganisasi. Kedua karya ini meneliti peranan yang dimainkan oleh agama dan mitologi dalam membentuk pandangan dunia dan kepribadian manusia dalam masyarakat-masyarakat yang sangat 'mekanis' (meminjam ungkapan Durkheim) [sunting] Tentang pendidikan Durkheim juga sangat tertarik akan pendidikan.

21 April 1864 – meninggal di München. 2) Mempertahankan peranan sosial • Sekolah adalah masyarakat dalam bentuk miniatur. meski ia sering pula menulis di bidang ekonomi. Maximilian Weber (lahir di Erfurt. Karyanya tentang agamaagama lain terhenti oleh kematiannya yang mendadak pada 1920. Weber mendefinisikan negara sebagai sebuah lembaga yang memiliki monopoli dalam penggunaan kekuatan fisik secara sah.1 Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme 2 Referensi 3 Lihat pula 4 Pranala luar [sunting] Sosiologi agama Karya Weber dalam sosiologi agama bermula dari esai Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme dan berlanjut dengan analisis Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme. dan Yudaisme Kuno. Politik sebagai Panggilan. Karyanya yang paling populer adalah esai yang berjudul Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme. • Membagi-bagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecakapan. Weber berpendapat bahwa agama adalah salah satu alasan utama bagi perkembangan yang berbeda antara budaya Barat dan Timur.1. sebuah definisi yang menjadi penting dalam studi tentang ilmu politik Barat modern. tuntutan yang sama dengan "dunia luar". Karya utamanya berhubungan dengan rasionalisasi dalam sosiologi agama dan pemerintahan. yang mengawali penelitiannya tentang sosiologi agama. Daftar isi [sembunyikan] • • • • 1 Sosiologi agama o 1. Dalam karyanya yang terkenal lainnya. Jerman. hingga ia tidak dapat . Sekolah mendidik orang muda untuk memenuhi berbagai peranan. Mengajar siswa untuk mencari pekerjaan sesuai dengan kecakapan mereka. Agama India: Sosiologi Hindu dan Buddha. Sekolah mempunyai hierarkhi. 3) Mempertahankan pembagian kerja. Menyatakan kesetiaan: membuat individu merasa bagian dari kelompok dan dengan demikian akan mengurangi kecenderungan untuk melanggar peraturan.1 Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme  1. Jerman.• • Sejarah: belajar tentang orang-orang yang melakukan hal-hal yang baik bagi banyak orang membuat seorang individu merasa tidak berarti. 14 Juni 1920 pada umur 56 tahun) adalah seorang ahli ekonomi politik dan sosiolog dari Jerman yang dianggap sebagai salah satu pendiri ilmu sosiologi dan administrasi negara modern. aturan.

studi tentang sosiologi agama. Weber berpendapat bahwa pemikiran agama Puritan (dan lebih luas lagi.melanjutkan penelitiannya tentang Yudaisme Kuno dengan penelitian-penelitian tentang Mazmur. Faktor-faktor penting lain yang dicatat oleh Weber termasuk rasionalisme terhadap upaya ilmiah. sistematisasi terhadap administrasi pemerintahan dan usaha ekonomi. semata-mata hanyalah meneliti meneliti satu fase emansipasi dari magi. Tiga tema utamanya adalah efek pemikiran agama dalam kegiatan ekonomi. yakni "pembebasan dunia dari pesona" ("disenchanment of the world") yang dianggapnya sebagai aspek pembeda yang penting dari budaya Barat. ilmu tentang pembelajaran dan yurisprudensi. Kristen) memiliki dampak besar dalam perkembangan sistem ekonomi Eropa dan Amerika Serikat. hubungan antara stratifikasi sosial dan pemikiran agama. Kekristenan awal dan Islam. menurut Weber. Esai Weber Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme (Die protestantische Ethik und der Geist des Kapitalismus) adalah karyanya yang paling terkenal. tapi juga mencatat bahwa hal-hal tersebut bukan satu-satunya faktor dalam perkembangan tersebut. Dikatakan bahwa tulisannya ini tidak boleh dipandang sebagai sebuah penelitian mendetail terhadap Protestanisme. Dalam analisis terhadap temuannya. melainkan lebih . Tujuannya adalah untuk menemukan alasan-alasan mengapa budaya Barat dan Timur berkembang mengikuti jalur yang berbeda. dan pembedaan karakteristik budaya Barat. [sunting] Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme Sampul salah satu edisi The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. Kitab Yakub. Yahudi Talmudi. menggabungkan pengamatan dengan matematika. Pada akhirnya.

orang Yahudi. termasuk pengejaran ekonomi. Henry Thomas Buckle. khususnya apabila hal itu melampaui apa yang secukupnya dibutuhkan untuk hidup yang sederhana. hidup itu harus dimulai di suatu tempat. Ia mendefinisikan "semangat kapitalisme" sebagai gagasan dan kebiasaan yang mendukung pengejaran yang rasional terhadap keuntungan ekonomi. Istilah ini diambil ketika gagasan tentang etika Protestan digeneralisasikan terhadap orang Jepang. Alasan lainnya adalah esai tersebut telah menyediakan perspektif untuk perbandingan yang luas bagi agama dan masyarakat. Weber berpendapat bahwa ada banyak alasan untuk mencari asal-usulnya di dalam gagasan-gagasan keagamaan dari Reformasi. telah memulai penulisan buku The Social Teachings of the Christian Churches and Sects. Mengapa hal ini tidak terjadi dalam Protestanisme? Weber menjelaskan paradoks tersebut dalam esainya.para wiraswasta yang heroik. Weber menyatakan dia menghentikan riset tentang Protestanisme karena koleganya Ernst Troeltsch. yang dilanjutkannya kelak dalam karya-karyanya berikutnya. dan bukan dalam diri individu yang terisolasi semata. Banyak pengamat seperti William Petty. . dan lainlainnya yang telah berkomentar tentang hubungan yang dekat antara Protestanisme dengan perkembangan semangat perdagangan. seorang teolog profesional." demikian Weber menulis. Montesquieu. Ini bukanlah tujuan dari ide-ide keagamaan. apabila dipertimbangkan sebagai sikap individual. dan orang-orang non-Kristen. gagasan bahwa kerja adalah kutuk dan beban yang harus dihindari. "dapat mendominasi yang lainnya. terutama penelitiannya tentang interaksi antara berbagai gagasan agama dan perilaku ekonomi.tidak dapat dengan sendirinya membangun sebuah tatanan ekonomi yang baru (pelacur). Weber mengajukan tesis bahwa etika dan pemikiran Puritan mempengaruhi perkembangan kapitalisme. "Agar suatu cara hidup yang teradaptasi dengan baik dengan ciri-ciri khusus kapitalisme. Frase "etika kerja" yang digunakan dalam komentar modern adalah turunan dari "etika Protestan" yang dibahas oleh Weber. Dalam Etika Protestan dan Semangant Kapitalisme." Setelah mendefinisikan semangat kapitalisme.sebagai perkenalan terhadap karya-karya Weber selanjutnya. tetapi bahwa individu-individu seperti itu -. Weber menunjukkan bahwa tipe-tipe Protestanisme tertentu mendukung pengejaran rasional akan keuntungan ekonomi dan aktivitas duniawi yang telah diberikan arti rohani dan moral yang positif. Weber menunjukkan bahwa semangat seperti itu tidak terbatas pada budaya Barat. melainkan lebih merupakan sebuah produk sampingan – logika turunan dari doktrin-doktrin tersebut dan saran yang didasarkan pada pemikiran mereka yang secara langsung dan tidak langsung mendorong perencanaan dan penyangkalan-diri dalam pengejaran keuntungan ekonomi. begitu Weber menyebut mereka -. John Keats. melainkan sebagai suatu cara hidup yang lazim bagi keseluruhan kelompok manusia. Bakti keagamaan biasanya disertai dengan penolakan terhadap urusan duniawi. Di antara kecenderungan-kecenderungan yang diidentifikasikan oleh Weber adalah keserakahan akan keuntungan dengan upaya yang minimum.

ia memusatkan pengkajiannya pada tahap awal sejarah Tiongkok. diabdikan kepada pengkajian hukum. Seperti di Eropa. mengapa kapitalisme tidak berkembang di tiongkok. pengaruh agama-agama asing. Dia anak dari clergyman." George Herbert Mead lahir di South Hadley. gilda-gilda saling bersaing memperebutkan perkenan Kaisar. Weber mencatat bahwa Yudaisme tidak hanya melahirkan agama Kristen dan Islam. Amerika pada 27 Februari 1863. Yudaisme kuno ikut membentuk rasionalisme moral dari peradaban Barat. dan perjuangan para nabi dalam melawan ekstasi dan penyembahan berhala. tipe-tipe ekstasi keagamaan. gigih dalam upaya melakukan apa yang benar di mata Tuhan dalam pengharapan akan masa depan yang lebih baik. sifat-sifat yang unik dari hubungan umat Israel dengan Yahweh. Weber memusatkan perhatian pada aspek-aspek dari masyarakat Tiongkok yang berbeda dengan masyarakat Eropa Barat dan khususnya dikontraskan dengan Puritanisme. Ia kemudian menggambarkan masa-masa perpecahan Kerajaan Israel. para pemimpin yang sesat dan penganjur perlawanan. yang meringkas Yudaisme Kuno. Weber membahas pengorganisasian konfederasi awal. dan merupakan pusat perdagangan dan kerajinan. orientasi sosial para nabi. tidak pernah bersatu untuk memperjuangkan lebih banyak haknya. Ini disebabkan oleh kekuatan ikatan-ikatan kekerabatan. Namun. Weber melontarkan pertanyaan. kota-kota di Tiongkok dibangun sebagai benteng atau tempat tinggal para pemimpinnya. Reinhard Bendix. tetapi juga memainkan peranan penting dalam bangkitnya negara Barat modern. dan para warganya tidak mempunyai hak-hak politik khusus. ekstasi dan politik. yang muncul dari keyakinan keagamaan terhadap roh-roh leluhur. Dalam Seratus Aliran Pemikiran Masa Peperangan Antar-Negara. minister bernama Hiram Mead yang juga adalah seorang gereja kongregasional serta juga mengajar sebagai profesor di kecil di seorang pendeta seminar . negara Tiongkok telah berkembang dari suatu federasi yang kendur dari negara-negara feodal menjadi suatu kekaisaran yang bersatu dengan pemerintahan Patrimonial. Karenanya. menulis bahwa "bebas dari spekulasi magis dan esoterik. para warga kotakota di Tiongkok tidak pernah menjadi suatu kelas status terpisah seperti para warga kota Eropa. para nabi membangun sebuah agama iman yang menempatkan kehidupan sehari-hari manusia di bawah kewajiban-kewajiban yang ditetapkan oleh hukum moral yang telah diberikan Tuhan. aspek-aspek sosial dari kenabian di zaman Alkitab. Selain itu. karena pengaruhnya sama pentingnya dengan pengaruh yang diberikan oleh budaya-budaya Helenistik dan Romawi.[sunting] Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme Agama Tiongkok: Konfusianisme dan Taoisme adalah karya besar Weber yang kedua dalam sosiologi agama. Pada tahun 200 SM. mereka tidak pernah mendapatkan otonomi politik. sebagaimana digambarkan dalam Masa Peperangan Antar-Negara. Dengan cara ini. sebuah kota Massachussetts. Pada masa itu aliran-aliran pemikiran Tiongkok yang besar (Konfusianisme dan Taoisme) mengemuka. dan etika serta teodisitas (ajaran tentang kebaikan Allah di tengah penderitaan) dari para nabi.

teman lamanya ketika di Oberlin. Kemudian ditahun berikutnya Mead menggabungkan diri dengan Depertemen Filosofi ketika mengajar Psikologi Sosial tingkat lanjut di Universitas Chicago sampai dia meninggal pada tahun 1931 dalam usia 68 tahun. Dan George Herbert Mead pun pada tahun 1887 belajar ke Harvard University selama satu tahun untuk mengkaji filsafat dan psikologi. tempat dimana dia bertemu dengan John Dewey. Dan ketika Mead berusia enam belas tahun. yaitu Helen Castle. Selama di Harvard. Melalui kedua orang tuanya. dia masuk ke Fakultas Teologi di Oberlin College Ohio. Mead tertarik dengan filsafat romantic dan idealistic dari Hegel. Sedangkan ibunya bernama Elizabeth Storrs Billings adalah seorang wanita yang berpendidikan yang juga mengajar di Berlin College selama dua tahun dan kemudian menjadi presiden di Mount Holyoke College selama sepuluh tahun.teologi di Oberlin College di Ohio. Setelah lulus dari Oberlin di umur 20 tahun. yang menurut catatan dia adalah sebuah institusi yang secara social sangat maju. Selama disana Mead mempelajari pandangan serta gagasan dari para filosof idealis Jerman. namun kurikulun serta gaya intelektualnya sangat tradisional dan dogmatis yang mencerminkan pengarus dari Puritanisme New England. Mead mewarisi Puritanisme New England. Akhirnya pada tahun 1891. Mead pelan – pelan menolak dogmatism agama dari Oberlin namun tetap mempertahankan masalah social yang sangat kuat tersebut. dan John Dewey pun juga adalah salah satu tokoh pragmatis yang berpengaruh pada pemikiran – pemikiran George Gerbert Mead dalam konsep isyarat (gesture). Dan di tanah Eropa itu juga George Herbert Mead menikah dangan saudari dari Henry Northrup Castle. Tulisannya tentang Mind. Mead banyak belajar dan mendapat pengaruh dari William James tentang pragmatism dalam filsafat di konsep diri (self). walaupun dia masihkurang kalau sebagai pelopor pragmatism dibandingkan dengan John Dewey. Selama menempuh pendidikan di Harvard. Mead sempat mengajar di sebuah sekolah namun hanya sebentar. yang kemudian dia pergi ke Jerman selama tiga tahun untuk belajar filsafat dan psikologi di Leipzig dan Berlin. Self and Society (1934) dan Movements of Thought in the 19th Century adalah merupakan materi – materi kuliah Mead yang telah . George Herbert Mead adalah merupakan orang penting dalam Filsafat Pragmatis. dan dibawa pengaruh dari temannya yaitu Henry Northrup Castle.generasi terakhir. dan di Jermanlah Mead semakin menunjukkan ketertarikan pada psikologi dibanding dengan filsafat. yaitu teman juga koleganya selama di Universitas Chicago. tempat dimana ayahnya mengajar. dan disebut oleh John Dewey bahwa George Herbert Mead adalah pikiran paling asli dalam filsafat Amerika bagi generasi . George Herbert Mead tidak pernah menulis buku secara sistematik. Mead kembali ke Amerika dan mulai mengajar sebagai dosen untuk mata kulian filsafat dan psikologi di Michigan University selama tiga tahun. dan Mead mendapatkan gelar sarjananya pada tahun 1883 dari Oberlin College.

Mead yakin akan kemungkinan – kemungkinan perubahan social. George Herbert Mead juga melibatkan dirinya dalam reformasi social karena dia mempercayai bahwa ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk mengatasi masalah – masalah sosial tersebut. tetapi Mead sangat mengagumi konsep tentang evolusi Darwin karena konsep tersebut dianggap Mead sebagai petunjuk dengan menekankan pada proses. kepribadian individu dibentuk melalui komunikasi dengan orang lain serta citra diri dibangun melalui sarana interaksi dengan orang lain. George Herbert Mead memiliki pemikiran yang mempunyai sumbangan besar terhadap ilmu social dalam perspektif teori yang dikenal dengan interaksionisme simbolik. Mead menerima prinsip Darwin bahwa organism terus menerus terlibat dalam usaha menyesuaikan diri dengan lingkungannya. George Herbert Mead adalah orang yang sederhana dan rendah hati. 2. yang menyatakan bahwa komunikasi manusia berlangsung melalui pertukaran symbol serta pemaknaan symbol – symbol tersebut. serta mengembangkan konsep interaksi simbolik bertolak pada pemikiran Simmel yang melihat persoalan pokok sosiologi adalah masalah sosial. dan dia merasa sangat nyaman di tengah – tengah lingkungan kota Chicago yang dinamis. yang diberikannya ketika Mead menjadi dosen dan dibukukan oleh salah satu mahasiswanya yang sangat mengagumi Mead dan juga merupakan salah satu Sosiolog terkenal. dan lewat dari proses inilah karakter dari suatu organisme mengalami proses perubahan yang terus menerus atau dinamis. yaitu Leonard Cottreil. Dengan kata lain. Mead menempatkan arti penting komunikasi dalam konsep tentang perilaku manusia. Mead adalah salah satu pelopor dalam Filsafat Pragmatisme dinama pragmatism adalah menekankan hubungan yang sangat erat antara pengetahuan dan tindakan untuk mengatasi masalah social. Tokoh yang Mempengaruhi George Herbert Mead.mempengaruhi perkembangan Sosiologi Kontemporer khususnya pada pembahasan tentang Interaksionisme Simbolik. Pemikiran Mead tentang teori Darwin adalah bahwa pikiran atau kesadaran manusia sejalan dengan kerangka evolusi dari teori Darwin. meskipun dia bukan termasuk darwinisme social yang mana merupakan unsur paling penting dalam perspektif ilmu sosial. Oleh karena itu. karena dia melihat bahwa komunikasi antar individu adalah sebagai inti dari pembentukan kepribadian manusia itu. Seperti para penganut pragmatism lainnya. Mead melihat bahwa pikiran manusia sebagai suatu hasil yang muncul melalui proses . dia sangat tekun dalam mempelajari dan mendalami pemikiran dari Charles Darwin. perubahan. Seperti yang telah diuraikan diatas. Dan Mead juga menentang gagasan bahwa insting adalah sebagai dasar dari kepribadian manusia. ketidakstabilan dan perkembangan sebagai esensi dari sebuah kehidupan social.

dan bukan dari kerangkan siapa dia. manusia bisa mengembangkan sikap dan perasaan terhadap dirinya sendiri. Mead mengatakan bahwa behaviorisme social didalamnya terdapat semanacam loncatan dari investigasi ilmiah. Maksudny adalah bahwa metode yang ditemukan tidak hanya mampu melakukan observasi perilaku yang terang dan jelas. Dewey telah menunjukkan bahwa pikiran timbul dari interaksi dengan dunia social. George Herbert Mead tidak memahami behaviorisme sekedar mereduksi hubungan social sebagai rumus stimulus dan respom. George Herbert Mead juga diilhami oleh para tokoh filsafat dan psikologi seperti William James dimana James adalah orang pertama yang mengembangkan konsep “self” diri secara jelas. Konsep Dewey tentang pikiran sebagai suatu proses penyesuaian diri dengan lingkunganlah yang mempengaruhi Mead. manusia mempunyai kemampuan untuk melihat dirinya sebagai obyek dan dalam kemampuan itu. Max Weber dalam teori ini mengemukakan bahwa masyarakat hanya merupakan satu nama yang menunjuk pada sekumpulan individu. Selain terpengaruh oleh pemikiran teori evolusi dari Darwin. Gagasan Mead . Dewey menegaskan bahwa yang unik dalam diri manusia adalah kemampuannya untuk berpikir. Ia juga dapat membentuk tanggapan terhadap perasaan dan sikap tersebut. James mengakui pentingnya kemampuan dalam membentuk cara pandang seseorang dalam menanggapi dunia di sekitarnya. keunikan manusia muncul dari proses penyesuaian diri dengan kondisi hidupnya. Behaviorisme memiliki pandangan bahwa kehidupan manusia harus dipahami pada kerangka perilaku (behaviour) mereka. Selain itu. Menurutnya.evolusi yang ilmiah dan pikiran tersebut akan terus berkembang sejalan dengan dinamika yang muncul serta prosedur yang telah dilewati. Dewey memusatkan perhatian pada proses penyesuaian manusia tergadap dunia. Menurut James. karena mereka akan berinteraksi menyesuaikan keadaan yang ada. George Herbert Mead juga dipengaruhi oleh Max Weber dengan teorinya tentang Interaksi dan Tindakan. karena bagi George Hebert Mead pragmatism berhasil melihat organisme sebagai ciptaan yang berhubungan dengan kondisi dunia yang paling terkini. Tokoh filosof yang lain yang mempengaruhi Mead adalah John Dewey yang merupakan pendukung utaman pragmatisme. melainkan Mead menjelaskannya dalan konteks yang lebih luas dari pada itu. dan menurut Max Weber konsep fakta .mengenai hal tersebut dalam pandangan para filosof dikatakan sebagai pragmatisme. tetapi juga dapat mengobservasi perilaku yang tidak jelas yang keduanya tersebut dapat diketahui dengan melalui metode introspeksi. George Herbert Mead terinspirasi dengan konsep dari dua filosof tersebut dikarenakan Mead mempunyai intensitas kedekatan yang cukup sering dengan aliran psikologi khususnya behaviorisme.

meskipun selanjutkan rasionalitas yang dikembangkan Mead berdasar dari konsep Weber ini lebih dibawa ke ranah individu dan lingkungan sosialnya. melainkan masyarakatlah yang terlebih dulu muncul dan baru diikuti pemikiran yang muncul pada dalam diri masyarakat tersebut. Mead mengemukakan bahwa dalam teori Interaksionisme Simbolik. kelompok social dll yang lebih dari sekedar individu dan perilakunya. Namun tidak semua tindakan ataupun perilaku individu adalah suatu manifestasi yang rasional. Rasionalitas yang dikemukakan oleh Max Weber lebih dibawa ke ranak suatu lembaga atau structural. Berdasar dari beberapa konsep teori dari tokoh – tokoh yang mempengaruhinya beserta pengembangan dari konsep – konsep atau teori – teori tersebut. dan Mead selalu memberi prioritas pada dunia social dalam memahami pengalaman social karena keseluruhan kehidupan social mendahului pikiran individu secara logis maupun temporer. dianggap sebagai abstraksi spekulatif tanpa dasar empiric. Dalam tinjauannya di buku Mind. Dan dalam proses berinteraksi tersebut pasti ada suatu tindakan atau perbuatan yang diawali dengan pemikiran. Konsep dan Pemikiran George Herbert Mead mengembangkan teori atau konsep yang dikenal sebagai Interaksionisme Simbolik. dimana makna dari sebuah pemikiran adalah sesuatu yang penting dalam mengerti manusia dimana pemilikan karakter – karakter ini membuat esensi berbeda dengan perilaku binatang. ide dasarnya adalah sebuah symbol. Berdasarkan dari keseluruhan konsep serta hasil dari tokoh – tokoh tersebutlah George Herbert Mead dapat mengemukakan konsep tentang Interaksionisme Simbolik yang merupakan reduksi ulang serta pengembangan dari konsep konsep tersebut. sehingga Max Weber menginterpretasikan individu dan tindakannya sebagai satuan dasar atau sebagai “otorinya”. Menurut Weber. Self and Society. 3. . Max Weber mengemukakan bahwa antara individu yang satu dengan individu yang lain berinteraksi satu sama lain diwujudkan dengan adanya suatu tindakan maupun perilaku.social seperti struktur social. Rasionalitas hadir dalam diri seorang individu dengan terlebih dahulu melewati proses pemikiran. Mead berpendapat bahwa bukan pikiran yang pertama kali muncul. Dan Max Weber membuat klasifikasi tentang tipe – tipe tindakan social dengan menggunakan konsep dasar “rasionalitas” yaitu ada tindakan yang rasional dan non rasional. Dan analisa George Herbert Mead ini mencerminkan fakta bahwa masyarakat atau yang lebih umum disebut kehidupan social menempati prioritas dalam analisanya. Simbol ini muncul akibat dari kebutuhan setiap individu untuk berinteraksi dengan orang lain. karena symbol ini adalah suatu konsep mulia yang membedakan manusia dari binatang. tindakan rasional dihubungkan dengan kesadaran dan pilihan bagaimana tindakan tersebut direalisasikan.

Mead menjelaskan bahwa ada empat tahap yang masing-masing dari tahap tersebut saling berkaitan satu sama lain dalam setiap perbuatan. Impuls melibatkan stimulasi inderawi secara langsung dimana respon yang diberikan oleh actor adalah bertujuan untuk kebutuhan dirinya sendiri. Dalam teorinya yang dinamakan Interaksionisme Simbolik ini. 1. 4. Mead mengemukakan bahwa stimulus tidak selalu menimbulkan respon otomatis seperti apa yang diperkirakan oleh actor. Persepsi adalah tahapan kedua. yaitu: • Tindakan Perbuatan bagi George Herbert Mead adalah unit paling inti dalam teori ini. 2. Misal. • Gestur . berkaitan dengan contoh impul diatas. dengan adanya pertimbangan maupun pemikiran secara sadar. actor dapat mengambil keputusan atau tindakan yang umumnya akan berorientasi untuk memuaskan impuls yang ada di awal tadi. George Herbert Mead mengemukakan beberapa konsep yang mendasari teori yang ada. dimana dia adalah pertimbangan. maka dia akan mencari 3. Dalam tahapan ini. bayangan maupun pikiran terhadap bagaimana cara untuk bisa memenuhi impuls. Contohnya adalah ketika seseorang mempunyai keinginan untuk menonton film di bioskop. Konsumsi adalah upaya terakhir untuk merespon impuls. Kelompok social hadir lebih dulu dan dia mengarah pada perkembangan kondisi mental sadar – diri. Dia adalah reaksi yang paling awal dimana dia berfungsi untuk dirinya sendiri. karena stimulus adalah situasi atau peluang untuk bertindak dan bukannya suatu paksaan. Impuls adalah tahap paling awal dalam keempat tahap diatas. Bagi Mead.Individu yang berpikir dan sadar diri tidak mungkin ada sebelum kelompok social . ketika seseorang ingin menonton film di bioskop. actor memberikan respon atau bereaksi terhadap stimulus yang berkaitan dengan impuls tadi. yang mana Mead menganalisa perbuatan dengan pendekatan behavioris serta memusatkan perhatian pada stimulus dan respon. Manipulasi adalah tahapan selanjutnya yang masih berhubungan dengan tahap-tahap sebelum. Dalam tahapan ini. tahapan ini menciptakan jeda temporer dalam proses tersebut. sehingga suatu respon tidak secara langsung dapat terwujud. Dalam tahapan ini actor mengambil tindakan yang berkaitan dengan obyek yang telah dipersepsikan.

Sekali pun ada manusia yang bertindak dengan skema aksi reaksi. maupun pada orang yang bereaksi terhadap symbol – symbol itu. Bahasa membuat manusia mampu untuk mengartikan bukan hanya symbol yang berupa gerak gerik atau gesture. karena hanya ketika symbol – symbol ini dipahami dengan makna juga respon yang samalah seorang individu dapat berkomunikasi dengan individu yang lainnya. • Simbol Simbol. proses mental dan lain sebagainya. Kemampuan ini lah yang memungkinkan manusia menjadi bisa melihat dirinya sendiri melalui perspektif orang lain dimana hal ini sangatlah penting dalam mengerti arti – arti bersama atau menciptakan respon yang sama terhadap symbol – symbol suara yang sama. Simbol – simbol yang mempunyai arti bisa berbentuk gerak gerik atau gesture tapi juga bisa dalam bentuk sebuah bahasa. melainkan sebagai suatu proses social. dia adalah jenis gestur yang hanya bisa dilakukan dan diinterpretasikan oleh manusia. Dalam teori George Herbert Mead. Pikiran juga menghasilkan suatu bahasa isyarat yang disebut symbol. fungsi symbol adalah memungkinkan terbentuknya pikiran.Mead mempunyai pandangan bahwa gesture merupakan mekanisme dalam perbuatan social serta dalam proses social. yang artinya bahwa antara aksi dan reaksi terdapat suatu proses yang melibatkan pikiran atau kegiatan mental. maka seorang actor harus bisa mengerti symbol – symbol dengan arti yang sama. bereaksi. Dan agar kehidupan social tetap bertahan. Dan kemampuan manusia dalam menciptakan bahasa inilah yeng membedakan manusia dengan hewan. yang berarti bahwa manusia harus mengerti bahasa yang sama. dan berinteraksi menjadi mungkin karena symbol – symbol yang penting dalam sebuah kelompok social mempunyai arti yang sama dan menimbulkan reaksi yang sama pada orang yang menggunakan symbol – symbol itu. . Proses berpikir. melainkan juga mampu untuk mengartikan symbol yang berupa kata – kata. Gestur adalah gerak organisme pertama yang bertindak sebagai stimulus yang menghasilkan respon dari pihak kedua sesuai dengan apa yang diinginkan. namun kebanyakan tindakan manusia melibatkan suatu proses mental. • Mind (Pikiran) George Herbert Mead memandang akal budi bukan sebagai satu benda. Gestur ini menjadi symbol ketika dia bisa membuat seorang individu mengeluarkan respon – respon yang diharapkan olehnya yang juga diberikan oleh individu yang menjadi sasaran dari gesturnya.

Mead juga menekankan pentingnya fleksibilitas dari mind (akal budi).Mampu memberi jawaban kepada diri sendiri seperti orang lain yang juga memberi jawaban. Dalam fase atau tahapan ini. .Mampu memberi jawaban seperti aturan. Self bukan suatu obyek melainkan suatu proses sadar yang mempunyai kemampuan untuk berpikir. Self mengalami perkembangan melalui proses sosialisasi.Mampu untuk mengambil bagian dalam percakapan sendiri dengan orang lain. Namun Mead juga mengatakan. fleksibilitas juga memungkinkan untuk terjadinya interaksi dalam situasi tertentu. merupakan situasi penting dalam perkembangan akal budi. dan itu dimungkinkan karena akal budi yang bersifat fleksibel dari pikiran. meski orang tidak mengerti arti dari symbol yang diberikan. Hal itu berarti bahwa orang masih bisa berinteraksi walaupun ada hal – hal yang membingungkan atau tidak mereka mengerti. Suatu perbuatan bisa mempunyai arti kalau seseorang bisa menggunakan akal budinya untuk menempatkan dirinya sendiri di dalam diri orang lain. • Self (Diri) Mead menganggap bahwa kemampuan untuk memberi jawaban pada diri sendiri layaknya memberi jawaban pada orang lain. Dalam arti ini. Pertama adalah Play Stage atau tahap bermain. Selain memahami symbol-simbol yang sama dengan arti yang sama. . Bagi Mead. situasi social memberikan arti kepada sesuatu. . . bahwa arti tidak berasal dari akal budi melainkan dari situasi social yang dengan kata lain. sehingga dia bisa menafsirkan pikiran – pikirannya dengan tepat. Simbol verbal sangat penting bagi Mead karena seorang manusia akan dapat mendengarkan dirinya sendiri meski orang tersebut tidak bisa melihat tanda atau gerak gerik fisiknya. seorang anak bermain atau memainkan peran orang – orang yang dianggap penting baginya. Konsep tentang arti sangat penting bagi Mead. dan ada tiga fase dalam proses sosialisasi tersebut. norma atau hokum yang juga memberi jawaban padanya. Dan Mead juga berpendapat bahwa tubuh bukanlah riri. seperti : .Mampu menyadari apa yang sedang dikatakan dan kemampuan untuk menggunakan kesadaran untuk menentukan apa yang garus dilakukan pada fase berikutnya. melinkan dia baru menjadi diri ketika pikran telah perkembang.

Jadi. yaitu organisasi social tempat akal budi (mind) serta diri (self) muncul.Contoh ktika seorang anak laki – laki yang masih kecil suka akan bermain bola. Sedangkan “I” adalah ketika terdapat ruang spontanitas. maka pada saat itu “I” berubah menjadi “Me”. • Society (Masyarakat) Masyarakat dalam konteks pembahasan George Herbert Mead dalam teori Interaksionisme Simbolik ini bukanlah masyarakat dalam artian makro dengan segala struktur yang ada. dia akan berusaha untuk mengorganisir teamnya dan bekerjasama dengan teamnya. Dan ketika didalam aksi dan reaksi terdapat suatu pertimbangan ataupun pemikiran. Dengan fase ini. “I” adalah aspek diri yang bersifat non-reflektif yang merupakan respon terhadap suatu perilaku spontan tanpa adanya pertimbangan. Contoh Anak kecil yang suka bola yang tadinya hanya berpura – pura mengambil peran orang lain. Sedang fase ketiga adalah generalized other. serta harapan-harapan orang lain. sehingga muncul tingkah laku spontan dan kreativitas diluar harapan dan norma yang ada. Dalam fase ini anak-anak mengarahkan tingkah lakunya berdasarkan standar-standar umum serta norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Bagi Mead dalam pembahasan ini. kebiasaan-kebiasaan. Fase kedua dalam proses sosialisasi serta proses pembentukan konsep tentang diri adalah Game Stage atau tahap permainan. • I and Me Inti dari teori George Herbert Mead yang penting adalah konsepnya tentang “I” and “Me”. masyarakat itu . dimana dalam tahapan ini seorang anak mengambil peran orang lian dan terlibat dalam suatu organisasi yang lebih tinggi. Contoh anak tadi dalam fase ini telah mengambil secara penuh perannya dalam masyarakat. maka dalam tahapan ini anak itu sudah berperan seperti idolanya dalam sebuah team sepak bola anak. generalized other. yaitu dimana diri seorang manusia sebagai subyek adalah “I” dan diri seorang manusia sebagai obyek adalah “Me”. Dia menjadi pesepak bola handal dan dalam menjalankan perannya sudah punya pemikiran dan pertimbangan. Mead mengemukakan bahwa seseorang yang menjadi “Me”. maka dia bertindak berdasarkan pertimbangan terhadap norma-norma. dalam fase terakhir ini. maka dia meminta dibelikan atribut yang berhubungan degan bola dan brmain dengan atribut tersebut serta berpura – pura menjadi pesepak bola idolanya. yaitu harapan-harapan. anak belajar sesuatu yang melibatkan orang banyak. seorang anak menilai tindakannya berdasarkan norma yang berlaku dalam masyarakat. standar-standar umum dalam masyarakat. melainkan masyarakat dalam ruang lingkup yang lebih mikro. dan sesuatu yang impersonal yaitu aturan – aturan dan norma – norma.

Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press Veeger. pada dasarnya Teori Interasionisme Simbolik adalah sebuah teori yang mempunyai inti bahwa manusia bertindak berdasarkan atas makna – makna. Dari Teori Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Mutakhir Teori Soiologi Postmodern. 2008. George. yaitu statistika dan dinamika. Rajawali Pers Zeitlin. serta makna – makna itu terus berkembang dan disempurnakan pada saat interaksi itu berlangsung. Daftar Pustaka Susilo. proses social dalam berbagai bentuk. 20 Tokoh Sosiologi Modern. Johnson. 1986. Teori Sosiologi Modern. Ada beberapa factor yang menyebabkan perubahan social dalam pergaulan hidup masyarakat yakni pendidikan dan pengajaran. Teori – Teori Sosial Modern. Jakarta : PT. 2007. Malang : Averroes PENGERTIAN DAN KONSEP SOSIOLOGI Ada dua ruang lingkup dalam sosiologi. Rachmad K.J. Teori – teori Sosiologi. Jakarta : Pustakaraya Ritzer. 1986. karena Mead berpendapat bahwa masyarakat ada sebelum individu dan proses mental atau proses berpikir muncul dalam masyarakat. Statistika yaitu ruang lingkup yang mempelajari hal-hal tentang dasar-dasar pergaulan hidup manusia. Perspektif Sosiologi Modern. 1984. K. Realitas Sosial. Jadi. Memahami Kembali Sosiologi. Irving M. Ian. Dari Parsons sampai Habermas. . Jakarta: CV. Doyle Paul.sebagai pola-pola interaksi dan institusi social yang adalah hanya seperangkat respon yang biasa terjadi atas berlangsungnya pola-pola interaksi tersebut. Refleksi Filsafat Sosial atas Hubungan Individu – Masyarakat dalam Cakrawala Sejarah Sosiologi. Interaksionisme Simbolik. sarana komunikasi . Dinamika yaitu hal-hal yang mempelajari hukum-hukum dan dalil-dalil tentang perubahan masyarakat. 2002. Kritik terhadap Teori Sosiologi Kontemporer. GRAMEDIA Craib. Gramedia Pustaka Utama Soeprapto. Dwi. Jakarta : PT. Yogyakata: AR-RUZZ MEDIA Raho. Biografi para Peletak Sosiologi Modern. dimana makna tersebut didapatkan dari interaksi dengan orang lain. Bernard. Riyadi. .

menurut dan ada hasrat untuk tunduk dan sukarela. yaitu adanya keinginan untuk meniru orang-orang yang dikaguminya 5.Rasa harga diri.social. dan masyarakat perlu berinteraksi dan menciptakan hubungan antara manusia. manusia mencoba belajar menggali dan menggunakan sumber-sumber yang diperlukan berdasarkan potensi dengan segala keterbatasannya. Menurut Bauman manusia juga mempunyai hasrat atau kecenderungan bernaluri antara lain sebagai berikut : 1. karena dengan berinteraksi dan menciptakan hubungan antara manusia akan menghasilkan hubungan yang dinamis yaitu yang mempertemukan orang dengan orang. yaitu supaya kelihatan berharga menurut pandangan orang lain 3. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.Hasrat untuk mendapatkan kebebasan.Hasrat berjuang yaitu adanya keinginan untuk mengalahkan lawan 7. dulunya spoit digunakan berulangkali pada pasien yang berbeda-beda.Kecenderungan meniru. dulunya digunakan untuk menurunkan panas tetapi di jaman sekarang dapat digunakan kompres hangat/ hangat yang memiliki cara kerja yang lebih baik karena dengan kompres panas dapat mencegah vasokonstriksi pembuluh darah Penggunaan spoit. Sedangkan untuk mencapai tujuan hidup manusia juga tidak bisa lepas dari bantuan orang lain. yaitu untuk menggabungkan dirinya dengan individu lainnya dalam bentuk kelompok 2. Contohnya : Penggunaan kompres dingin. Jadi manusia sebagai anggota keluarga. misalnya kita ingin menjadi seorang perawat maka kita harus sekolah/ kuliah dan secara otomatis kita membutuhkan tenaga seorang pengajar. tetapi sekarang penggunaan spoit hanya digunakan sekali pakai lalu dibuang agar tidak terjadi penularan penyakit dari satu pasien ke pasien lainnya Adanya perubahan status perawat. Dan di situlah kita sebagai seorang perawat harus menolong untuk mengatasi penyakitnya. terpaksa ataupun motif lainnya 4. kelompok.Hasrat tolong-menolong dan simpatik.Kecenderungan untuk patuh.Kecenderungan social. KONSEP BUDAYA . tetapi sekarang perawat adalah mitra dokter KONSEP MANUSIA Manusia sebagai mahluk social di kodratkan sebagai subsistem terbuka dari lingkungan. kelompok dengan kelompok. Dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. pengaruh budaya asing dan hukum yang diperankan dalam perubahan masyarakat. dulunya perawat dianggap hanya sebagai pembantu dokter. Manusia sebagai mahluk yang utuh dan unik serta merupakan mahluk Bio-Psikososial dan Spritual juga mempunyai kebutuhan dan tujuan hidup. yaitu hasrat untuk menghindarkan diri dari kekangan Kaitannya dengan tugas kita sebagai seorang perawat : Dalam menghadapi pasien atau klien kita harus bisa menciptakan hubungan yang baik dengan menggunakan pendekatan secara komprehensif agar kita tidak canggung menceritakan penyakit dan semua keluhan yang dialaminya. yaitu turut merasakan sesuatu yang dirasakan oleh orang lain 6. maupun orang dengan kelompok manusia.

fungsi rekreatif. Kebudayaan merupakan karya. dan karsa. Rasa yaitu perawat harus memiliki rasa empati dan simpati. KONSEP KELUARGA Jika seorang pria dan wanita telah melalui jenjang pernikahan maka mereka berarti telah memulai kehidupan baru yang akhirnya melahirkan tanggungg jawab baru. c. memungkinkan kerjasama para anggota masyarakat f. Jadi keluarga berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan biologis manusia. dan fungsi penentuan status. agar manusia tidak memenuhi kebutuhan tersebut secara bebas seperti binatang. Jadi fungsi kebudayaan adalah sebagai patokan atau pedoman mempelajari manusia dengan melihat kebiasaan-kebiasaan manusia itu sendiri.Keluarga berkaitan dengan system pendidikan karena keluarga adalah lembaga pendidikan yang utama c. Seseorang biasanya sakit karena ketidakmampuannya berinteraksi dengan lingkungannya.Kesenian h. . Perawat yang berbudaya memiliki cipta. fungsi afeksi.Mewujudkan tata tertib dalam pergaulan masyarakat Di dalam kebudayaan terdapat norma yang harus dipatuhi oleh masyarakat. Cipta artinya kemampuan perawat berpikir tentang bagaimana dia menyelesaikan masalah yang dihadapinya misalnya dengan berpikir kritis.Kekuatan. Sedangkan karya yaitu perawat dalam memberikan perawatan sebaiknya tidak memanfaatkan hal-hal yang ada saja. Misalnya dalam menghadapi pasien yang berbeda. berkaitan dengan kekuatan politik e. fungsi sosialisasi anak. karya. rasa. fungsi educatif.Teknologi berkaitan dengan peralatan dan perlengkapan hidup manusia b.Kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansakerta yaitu Budhayah yang merupakan bentuk jamak kata Budhi yang berarti budi atau akal.fungsi sebuah keluarga. Dengan adanya kebudayaan yang di dalamnya terdapat kepercayaan manusia dapat sehat kembali. dia juga harus berkarya sesuai dengan kemajuan teknologi.Melindungi masyarakat terhadap alam sekitarnya Kebudayaan ini sangat membantu manusia terhadap ancaman lingkungan. Keluarga yang dibentuk melalui ikatan perkawinan merupakan sarana yang sah bagi pasangan suami-istri untuk memenuhi kebutuhan seksualnya. Fungsi Biologis. Fungsi-fungsi keluarga meliputi : fungsi biologis. rasa.Memuaskan seuautu rangkaian hasrat naluri dalam kebutuhan hidup dari mahluk hidup. melalui bahasa manusia dapat berkomunikasi g. Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang berhubungan dengan budi atau akal. fungsi ekonomi. Fungsi kebudayaan antara lain : a. yang secara khusus dalam bentuk hubungan seks. fungsi religius. Mereka berdua pun akan melaksanakan fungsi.Kepercayaan (religius) Sehubungan dengan tugas kita sebagai seorang perawat maka budaya adalah hal-hal yang berhubungan dengan akal.Bahasa. Unsur-unsur kebudayaan antara lain : a. fungsi protektif. cipta. karsa dan yang paling penting menurut Sir Edward Tylor merupakan kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan sebagai anggota masyarakat.Ekonomi berkaitan dengan mata pencaharian dan system ekonomi d. Misalnya budaya masyarakat di dalam kebudayaan seseorang lelaki harus melamar anak gadis terlebih dahulu sebelum menikah. rasa dan cipta. b.Norma.

orangtua. Fungsi Afeksi. Keluarga dapat berperan sebagai agen penentuan status bagi anggotanya. pendidikan di keluarga tetap merupakan dasar atau landasan utama bagi anak untuk mengembangkan pendidikan selanjutnya. Fungsi Ekonomi. mengurangi ketegangan perasaan. Untuk dapat memahami lebih lanjut tentang keluarga maka kita harus memahami tentang karakteristik atau ciri khusus keluarga. Keluarga dapat melakukan upaya pencegahan terhadap anggota agar tidak melakukan perilaku menyimpang dari nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Fungsi Educatif.di lingkungan keluarga pertama-tama anak mesti dibiasakan dalam kehidupan beragama tersebut. Fungsi Protektif atau Perlindungan. Misalnya seorang istri akan merasa hidupnya terjamin dan terlindungi serta tentram di samping suaminya. baik secara fisik (jasmani) maupun psikologis (rohani). Pembinaan rasa keagamaan anak lebih awal lebih baik. maka tidak semua hal dapat diajarkan atau dididik oleh orangtua. sehingga anak-anak harus sekolah. pengakuan akan keturunan. Keluarga mempunyai fungsi religius. Di antara alasan seseorang melangsungkan pernikahan atau membentuk sebuah keluarga adalah untuk mendapatkan rasa keterjaminan atau keterlindungan hidupnya. Dengan melaksanakan fungsi sosialisasi ini dapat dikatakan bahwa keluarga berkedudukan sebagai penghubung anak dengan kehidupan social di masyarakat. memperkokoh kerukunan dan solidaritas keluarga. Fungsi Penentuan Status. Fungsi educatif atau fungsi pendidikan keluarga merupakan salah satu tanggung jawab yang paling penting yang dipikul oleh orangtua. Fungsi ekonomi keluarga meliputi pencari nafkah. kehidupan ekonomi yang diselenggarakan . Namun demikian. perencanaan serta penggunaan. Fungsi ekonomi sangat penting bagi kehidupan keluarga. Fungsi Religius. meningkatkan saling pengertian dan meningkatkan rasa kasih saying. harus melaksanakan fungsi afeksi (perasaan) ini dengan baik agar jiwa anak tumbuh dengan sehat. karena dapat menjamin keseimbangan kepribadian anggota keluarga. Fungsi Rekreatif. solidaritas dan tanggung jawab bersama dalam keluarga itu. Ia dapat merasakan dan menangkap suasana perasaan yang meliputi orangtuanya pada saat anak berkomunikasi dengan mereka. Orangtuanya mempersiapkannya untuk menjadi anggota masyarakat yang baik. Artinya keluarga berkewajiban memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lainnya kepada kehidupan beragama. Anak. terutama ibu. Anak memperoleh sosialisasi yang pertama di lingkungan keluarganya. diikuti pernikahan. Oleh karena itu.Fungsi Sosialisasi Anak. terutama pada saat masih kecil. Fungsi rekreatif sangat penting bagi anggota keluarga. Anak akan mempunyai keyakinan agama dan landasan hidup yang kuat jika keluarganya mampu melaksankan fungsi religius ini dengan baik. karena merupakan pendukung utama bagi keutuhan dan kelangsungan keluarga. Karena sekarang berbagai kemampuan yang harus dikuasai anak begitu kompleksnya. pelaksanaan fungsi ekonomi keluarga oleh dan untuk semua anggota keluarga mempunyai kemungkinan menambah saling pengertian. menyadarkan ataupun menghukum anggota kelurganya yang telah melakukan perilaku menyimpang atau melanggar nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. misalnya dengan mengingatkan. berkomunikasi dengan lingkungannya dan orangtuanya dengan keseluruhan kepribadiannya. Keluarga juga dapat melakukan upaya kreatif. Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama bagi anak. Dalam keluarga pun anak-anak merasa terlindungi oleh kasih sayang kedua orangtuanya. Jadi fungsi-fungsi perlindungan dari keluarganya terhadap anak meliputi perlindungan lahir dan batin. Kehidupan keluarga sehari-hari tertentu beralih menjadi situasi pendidkan yang dihayati oleh anak-anaknya. Adapun ciri-cirinya yaitu hubungan berpacaran dua sejoli.

Kaitannya dengan kita sebagai seorang perawat : Seorang perawat perlu menyikai peran klien dalam keluarga dan menyikapi bagaimana keadaan keluarga jika salah satu anggota keluarga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Keluarga Pangkal (Stream Family) yaitu sejenis keluarga yang menggunakan sistem pewarisan kekayaan pada satu anak yang paling tua. Peran kita sebagai seorang perawat : Perawat hendaknya memberikan Health Education di mana kita sebagai perawat apabila menemukan pasien dengan penyakit yang dialami terlebih dahulu kita menjelaskan diagnosa dari penyakit itu dan sebab-sebab timbulnya penyakit. Dengan jalan ini maka kemungkinan besar kita diberikan kepercayaan dari pasien itu sendiri bahwa sebenarnya ada namun memiliki tempat sendiri. serta kehidupan berumah tangga. antara lain saudara laki-laki pada setiap generasi. Tapi dalam kepercayaan banyak masyarakat yang beranggapan bahwa mahluk-mahluk yang menempati bumi ini yang dipercayai masyarakat sangat sakral diantaranya dewa-dewa yang baik maupun yang jahat. termasuk masing-masing istri dan suami. Keluarga Prokreasi dan Keluarga Orientasi. Kita tidak dapat diganggu karena mereka memiliki tempatnya sendiri. Keluarga Gabungan (Joint Family) yaitu keluarga yang terdiri atas orang-orang yang berhak atau hak milik keluarga. sejahtera. KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT . Sedangkan menurut istilah suatu ajaran atau tuntunan yang menjadi pedoman hidup bagi seseorang untuk menciptakan kehidupan yang damai. Dalam kepercayaan sangat berkaitan dengan agama di mana definisi agama adalah tidak kacau. kekuatan yang bisa berguna maupun yang bisa menyebabkan bencana. mahluk-mahluk halus seperti roh-roh leluhur dan roh-roh lainnya yang baik maupun yang jahat. ibu dan anakanaknya yang belum mengikatkan diri dalam membentuk keluarga tersendiri. manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan mengenal adanya kepercayaan. KEPERCAYAAN DAN AGAMA Dalam kehidupan. Yang termasuk tipe-tipe keluarga yaitu : Keluarga Batin (Nuclear Family) ialah kelompok orang yang terdiri dari ayah.dan dinikmati bersama. aman dan menuju kepada kebenaran atau keselamatan. Di mana kepercayaan ini merupakan suatu keyakinan pada sesuatu yang tampak atau tidak tampak yang menguasai alam gaib. Seorang perawat hendaknya memberi dorongan psikis kepada kliennya dalam menghadapi masalah yang ada kaitannya dengan keluarga. Adapun keluarga orientasi adalah keluarga yang individunya merupakan salah seorang keturunan. Setelah mengetahui karakteristik atau ciri khas keluarga kita pun harus mengetahui tipe-tipe keluarga. Keluarga Luas (Extended Family) yaitu keluarga yang terdiri dari semua orang yang berketurunan dari kakek dan nenek yang sama. maka kita dapat lihat letak perbedaannya yaitu pada jumlah anggota dari setiap tipe-tipe keluarga tersebut. yang mempunyai kekuatan atau kekuasaan atau tidak dapat berupa benda atau mahluk gaib. Sesudah kita mengetahui tipe-tipe keluarga dan pengertiannya masing-masing. keluarga prokreasi adalah sebuah keluarga yang individunya merupakan orangtua.

Kelompok formal adalah kelompok-kelompok yang tegas dan sengaja diciptakan oleh anggota-anggotanya untuk mengatur hubungan antara anggotanya.heterogenitas 2. dimana biasanya si ibu mengunyah makanan terlebih dahulu kemudian diberikan pada anaknya. Karena bisa saja si ibu tadi mengidap penyakit menular. di antaranya Kelompok Formal dan Kelompok Informal. Di sini terlihat jelas adanya perbedaan corak kebudayaan. norma.Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan. dsb. Dimana cirri-ciri masyarakat ini sendiri : 1. serta berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Dari uraian tersebut nampaklah perbedaan antara kelompok formal dan kelompok informal.pertautan merupakan kepntingan masyarakat 2.mengutamakan kualitas manusia Masyarakat maju Masyarakat yang cepat sekali menerima kemajuan IPTEK. sehingga sangat beresiko bagi anaknya. Masyarakat sederhana Masyarakat yang pola pembagian kerjanya cenderung menurut jenis kelamin. . dimana dalam setiap masyarakat tercipta hubungan timbale balik. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya penyakit. Contohnya : kelompok arisan. Begitupun antara kebudayaan dan masyarakat. yaitu masyarakat sederhana dan masyarakat maju. menentukan sikap. Melihat kenyataannya masyarakat dibagi atas perkembangannya. pemungutan uang iuran. yaitu : Dalam melakukan tugas kita sebagai seorang perawat. Misalnya saja TBC. misalnya : peraturan untuk memilih ketua. Sehingga kita sebagai seorang perawat harus bisa beradaptasi. adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungan. Dalam menghadapi situasi yang demikian kita hendaknya mengajak si ibu untuk berdiskusi. Kebudayaan dengan kesehatan sebagaimana kita lihat dalam kehidupan masyarakat sederhana. masih banyak membudaya tentang cara memberikan makanan pada anak-anak mereka. berkomunikasi dengan baik. KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL Dalam masyarakat terdapat kelompok-kelompok social. kadang kita menemukan masyarakat sederhana dan masyarakat maju. jika menemukan kebudayaan dan masyarakat ini yang bertentangan dengan tugas kita sebagai perawat atau dalam ilmu kesehatan yang pernah kita pelajari sebelumnya. Jadi jelas bahwa peran perawat di sini sangatlah penting dalam melakukan penyuluhan kesehatan. Dengan kebudayaan masyarakat dapat mengetahui bagaimana seharusnya bertindak. Peran Kita Sebagai Seorang Perawat.individual Dengan demikian timbul suatu struktur antar hubungan social yang beraneka ragam. Sedangkan informal group adalah kelompok yang tidak mempunyai struktur organisasi tertentu atau yang pasti kelompok tersebut biasanya terbentuk karena persamaan-persamaan yang berulang kali menjadi dasar bagi bertemunya kepentingan-kepentingan dan pengalaman yang sama.mobilitas social 3. berbuat. dan memberikan informasi yang sejelas-jelasnya bahwa hal yang dilakukannya tidak baik bagi kesehatan anaknya. Masyarakat yang memiliki aneka ragam kelompok social yang bercirikan: 1. Misalnya saja tindakan seorang ibu yang terlebih dahulu mengunyah makanan yang akan diberikan kepada anaknya.

Hal ini memungkinkan tujuan dapat tercapai semaksimal mungkin. kemungkinan terjadinya persaingan memperebutkan jabatan cukup besar dan anggotanya diikat oleh aturan yang cukup tegas. Pokok-pokok yang dijadikan pedoman untuk meneliti terjadinya proses pelapisan masyarakat adalah sebagai berikut : 1. kelebihan dari kelompok ini adalah adanya pembagian tugas yang jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam melakukan sesuatu. B. Tetapi adapula yang di sengaja di susun untuk mengejar suatu tujuan bersama yang biasa menjadi alasan terbentuknya lapisan masyarakat. Sehingga perkembangan kelompok relative lambat dan pada akhirnya tujuan sulit dicapai secara maksimal. Pentingnya perawat dalam mempelajari kelompok social adalah agar perawat dapat bersikap. Bahkan mungkin kelompok ini dapat bubar di tengah jalan. System lapisan tertutup jelas terlihat pada masyarakat India yang berkasta atau pada masyarakat feudal. . perumahan Mudah atau sukarnya bertukar pikiran Solidaritas di antara individu atau kelompok yang menduduki kedudukan yang sama dalam social masyarakat. Hanya saja dalam kelompok formal. Khususnya dalam kelompok in group dan out group. SIFAT SISTEM LAPISAN MASYARAKAT Sifat system lapisan masyarakat dalam suatu masyarakat dapat bersifat terbuka atau tertutup. wewenang System pertentangan yang diciptakan masyarakat Criteria system pertentangan. yaitu apakah di dapat berdasarkan kualitas pribadi. ramah. TERJADINYA LAPISAN MASYARAKAT Sistem lapisan masyarakat dapat terjadi dengan sendirinya dalam proses pertumbuhan masyarakat itu. cara berpakaian. STRATIFIKASI SOSIAL A. perkembangan kelompok juga cepat yang ditunjang oleh peningkatan pengetahuan anggotanya. anggotanya memiliki rasa saling percaya yang tinggi dan tidak diikat oleh aturanaturan. keselamatan. bahkan sikap empati pada kliennya. Berbeda halnya dengan kelompok informal. Yang terjadi dengan sendirinya adalah kepandaian. perawat harus mengetahui apakah pasiennya/ kliennya termasuk in group atau out group dan melakukan pendekatan sesuai dengan kelompoknya. keanggotaan kerabat tertentu Lembaga-lembaga kedudukan seperti tingkah laku hidup. Seorang perawat perlu memahami kliennya dan berupaya agar kliennya dapat bersikap in group.System lapisan masyarakat mungkin berpokok pada system pertentangan dalam masyarakat 2. Tetapi hal ini justru membuat pembagian tugas yang tidak jelas dan terjadi tumpang tindih dalam melakukan sesuatu.Namun perbedaan-perbedaan itu dapat pula tertuang dalam kekurangan dan kelebihan dari tiap kelompok masyarakat.Sistem lapisan dapat di analisa dalam ruang lingkup unsur-unsur sebagai berikut : Distribusi hak-hak istimewa yang objektif seperti : penghasilan. Misalnya pada kelompok formal. Namun bila klien bersikap out group maka seorang perawat perlu melakukan pendekatan terapeutik yang baik sehingga pada akhirnya klien dapat menjadi in group. atau masyarakat dimana lapisannya tergantung pada perbedaan warna kulit atau rasialis. tingkat umur (senioritas). Yang bersifat tertutup membatasi kemungkinan pindahnya seseorang dari satu lapisan yang lain. sehingga seorang perawat dapat menampakkan sikap simpati.kekayaan.

Artinya mereka yang mempunyai uang banyak.Perbedaan kemampuan individu 2. LAPISAN YANG SENGAJA DISUSUN Sistem kedudukan dalam organisasi formal timbul karena perbedaan-perbedaan kebutuhan dan kemampuan individu yang mencakup sebagai berikut : 1.Kedudukan (status) 2.perbedaan-perbedaan yang menyangkut kesukaan untuk melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan 3. akan mudah mendapatkan tanah kekuasaan dan mungkin juga kehormatan. D.Kebudayaan yang sama. Warga masyarakat seperti itu seringkali mempunyai kesadaran dan konsepsi yang jelas tentang saluran susunan lapisan dalam masyarakat.Tanda/ lambang yang memiliki ciri khas 5. DASAR LAPISAN MASYARAKAT Di antara lapisan atas dan yang rendah.Besar jumlah anggota-anggotanya 2. Secara visual sifat-sifat lapisan adalah : 1.Keinginan pada kedudukan yang formal sebagai alat sosial atau organisasi 5.Campuran : kemungkinan pribumi dengan pribumi C.Kebutuhan akan perlindungan bagi seseorang PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL . Biasanya lapisan atas hanya memiliki satu macam saja apa yang di hargai oleh masyarakat. terdapat lapisan yang jumlahnya relatif banyak. terdapat batas-batas yang tegas sekali. KLASIFIKASI DALAM MASYARAKAT Beberapa masyarakat di dunia. maupun mendapatkan gambaran kedua hal tersebut adalah sebagai berikut : 1. UNSUR-UNSUR LAPISAN MASYARAKAT Yang diartikan sebagai sistem sosial adalah pola-pola yang mengatur hubungan timbal balik antara individu dan masyarakat.Batas-batas yang tegas 6. karena orang-orang dari kelas tersebut memperoleh sejumlah hak dan kewajiban yang dilindungi oleh hukum positif masyarakat bersangkutan.Tertutup : mobilitas sangat terbatas. maka akan di jumpai beberapa kriteria yang tradisional yaitu : 1.Terbuka : kemungkinan mengadakan mobilisasi sangat besar 3.Antigonisma tertentu Sehubungan dengan kriteria di atas maka tiap kelas memberikan fasilitas hidup yang tertentu bagi anggotanya. dimana terjadi pemisahan yang tajam antara golongan kulit putih dengan golongan kulit hitam. akan tetapi kedudukan yang tinggi itu bisa bersifat komutatif. atau bahkan mungkin tidak ada 2. Apabila penggantian kelas ditinjau secara lebih mendalam.Peranan (role) F. yang menentukan hak-hak dan kewajiban warganya 3.System kasta seperti di India juga dijumpai pada masyarakat di Amerika Serikat. E.Perbedaan kepentingan masing-masing jenis pekerjaan 4.Kelanggengan 4.

yaitu terjalin hubungan timbal balik dalam pergaulan hidup dimana mereka mengadakan interaksi dan komunikasi sosial dan dapat memenuhi kebutuhan hidup primer seperti kebutuhan sandang. kontak tidak bergantung pada tindakan tetapi juga tanggapan 2. dan siakp akomodasi. Dengan demikian kita dapat simpulkan bahwa masyarakat perkotaaan adalah kelompok sosial yang masyarakatnya lebih besar daripada penduduk desa. lapangan pekerjaan lebih banyak. lebih kecil dari penduduk kota Hidup dalam suasana yang intim dan saling mengenal dengan komunikasi tatap muka Hidup dalam suasana rukun dan kekeluargaan Status sosial terbatas karena relatif sedikitnya diferensiasi kerja Mata pencaharian nafkah cenderung ke pertanian Penghayatan akan norma. tindakan. Dengan mengurangi perbedaan maka dapat mencapai tujuan bersama. tradisi dan berbagai pola budaya kelompoknya lebih mendalam Ciri-ciri masyarakat setempat : Seperasaan (saling merasakan hal-hal yang sama) Sepenanggungan . MASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAAN Masyarakat setempat adalah kelompok sosial yang memenuhi kriteria. Masyarakat setempat menunjuk pada warga atau anggota pergaulan sebuah kota atau sebuah desa tertentu.Proses Sosial Sekumpulan individu yang bergabung atau terbentuk oleh karena adanya interaksi sosial yang memacu terjadinya aktivitas sosial dalam kelompok disebut kelompok sosial.Kontak sosial artinya sama-sama menyentuh. Hal ini sangat berhubungan dengan proses asimilasi. Yang menjadi dasar terbentuknya kelompok sosial adalah adanya intraksi tatap muka dan terlibat dalam ruang dan waktu yang sama. asimilasi.Komunikasi artinya pengiriman dan penerimaan pesan atau berita Dengan adanya interaksi. Adapun ciri-ciri masyarakat perkotaan : Profesi dan mata pencaharian beraneka ragam Diferensiasi kerja dan profesi jauh lebih baik Kota merupakan pusat pemerintahan dan lembaga pendidikan tinggi serta pusat transportasi Ciri-ciri masyarakat pedesaan : Masyarakat dengan jumlah anggota/ penduduk yang relatif kecil. kerjasama. individualistis. terdiri dari berbagai suku bangsa dengan berbagai kebudayaan. sangat penting dalam bidang kesehatan apalagi berhubungan dengan profesi seseorang sebagai perawat Perawat dalam melakukan suatu tindakan dan proses keperawatan maka perawat harus saling berhubungan dan berinteraksi. maka perawat dapat menjalin hubungan saling percaya dengan klien karena tanpa adanya saling kepercayaan maka pelayanan yang akan diberikan tidak mencapai titik maksimal Proses Assosiatif Asimilasi merupakan proses sosial yang ditandai oleh adanya usaha-usaha mengurangin perbedaan-perbedaan yang terdapat di antara beberapa orang atau kelompok dan juga meliputi usaha mempertinggi kesatuan. Adapun syarat terbentuknya kelompok sosial adalah : 1. dan papan. materialistis. Perawat juga harus pandai dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. pangan. mata pencaharian beraneka ragam dan umumnya masyarakat perkotaan ikut terjun dalam pemerintahan.

suku bangsa mandar dan suku bangsa toraja. Juga dapat membandingkan teknologi yang ada dan menggunakan teknologi baru kelompok masyarakat setempat dan pedesaan. Mappaccing diadakan karena ingin mengharapkan orang yang dipaccing melupakan semua masa lalunya menuju pada kehidupan yang baru yang akan dijalaninya dan anggota keluarga yang lain berkumpul memberikan restu kepada mempelai. diambil dari orang yang baik hidupnya. Seorang perawat harus lebih sopan karena rata-rata masyarakat desa dan setempat mudah tersinggung. masih menggunakan peralatan dan sarana yang seadanya. suku bangsa bugis. jumlah orang biasanya ganjil. Pernikahan merupakan salah satu jalan melanjutkan keturunan dengan berdasar cinta kasih yang sah yang dapat mempererat hubungan silaturahmi antarkeluarga. Kebudayaan makassar di beberapa kota atau kabupaten tersebut pada dasarnya pada dasarnya sama. Masyarakat menjelaskan sakit dengan anggapan yang berbeda. dan bahkan antarbangsa atau pernikahan adalah suatu cara menyatukan dua orang yang berbeda karakter dan jenis kelamin yang di dalamnya terjalin hubungan kerjasama misalnya dalam hal ekonomi. Keempat suku bangsa tersebut adat istiadat dan kebiasaan suku makassar yang akan menjadi pembahasan khususnya masalah perkawinan. misalnya pernikahan. antarsuku. pada malam harinya diadakan acara korongtigi atau malam pacar atau dalam bahasa bugis mappaccing. dan suatu symptom yang dianggap sakit pada masyarakat yang satu tetapi mungkin tidak dianggap sakit . Masyarakat kota bersifat lebih individualistis sehingga perawat hanya memberikan pelayanan berupa tindakan medis dan non medis yang kurang dapat diaplikasikan. orang yang derajatnya tinggi atau pejabat yang dianggap sukses. KELOMPOK SOSIAL BUDAYA DAN KESEHATAN Keadaan sakit ditinjau dari sudut kebudayaan adalah keadaan di mana seseorang tidak dapat memenuhi peranan normalnya secara seksama sehingga perlu dilakukan suatu tindakan untuk mengatasinya. Sebelum acara akad nikah. Masyarakat setempat dan pedesaan jika sakit masih banyak menggunakan ramuan.Saling membutuhkan Hidup dan bergaul bersama merupakan suatu sistem kehidupan bersama yang melahirkan kebudayaan Terdapat kehidupan yang terbatas pada warga dengan satu kebudayaan tertentu Mempelajari konsep masyarakat setempat dan masyarakat kota/ desa. membersihkan diri untuk kehidupan yang baru. Suku makssar yang bertempat tinggal di daerah tersebut memiliki kebudayaan sebagai dasar dalam mengatur tata cara hidupnya. sedangkan masyarakat kota jika merasa sakit yang pertama dilakukan mencoba mengobati dirinya sendiri dan setelah itu jika masih tidak ada perubahan baru dia akan pergi ke yang ahlinya (dokter) dan menggunakan peralatan canggih. tapi dapat memberikan atau menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang dimasuki sehingga kita dapat lebih mengenal orang di sekitar kita. ADAT ISTIADAT DAN KEBIASAAN Penduduk propinsi Sulawesi Selatan secara garis besar dapat dibedakan atas empat suku bangsa yaitu suku bangsa makassar. Selain itu orang yang datang bergantian memberikan atau membubuhi tangan pengantin dengan korongtigi. maka kita selaku perawat dapat memberikan pelayanan yang komprehensif tanpa memandang status sosialnya. Perbedaan yang tidak terlalu prinsipil terdapat pada pelaksanaan setiap macam upacara.

suami. Pada masyarakat awam (tradisional) terdapat pemahaman yang menjelaskan bahwa keadaan sakit timbul karena ilmu gaib. Budaya masyarakat dewasa ini mengutamakan hal-hal yang bersifat financial. Atau bahkan dapat disantap langsung. kepercayaan pasien Perawat memberi tahu dampak dari penyakitnya Masyarakat modern : Dalam hal ini akan lebih mudah dalam melakukan suatu tindakan dan proses keperawatan karena pasien dengan konsep sehat atau sakit modern ini sudah mengetahui bagaimana seorang perawat membantunya dari penyakitnya.pada masyarakat yang lain. Misalnya saja anak-anak usia 5-atas lebih senang untuk mengkonsumsi cemilan-cemilan atau jajanan berupa kripik. Kekurangan gizi sering terjadi pada wanita. pola makan yang tidak teratur tanpa diimbangi oleh diet seimbang menyebabkan beberapa orangtua dari remaja putri maupun putra ini merasa cemas. Misalnya lemari pendingin (freezer) yang ditawarkan dalam beragam harga. tidak sedikit barangbarang elektronik yang menggunakan zat ini sebagai bahan pembuatan utamanya. dapat diperoleh hanya dengan memencet nomor telepon. Oleh karena itu pengobatannya juga didasarkan atas prosedur yang kompleks dengan menggunakan kekuatan yang cocok untuk mengalahkan pengaruh ilmu gaib tersebut. Namun tampaknya hal ini sulit untuk dihindari karena factor pendukung terjadinya obesitas ini justru semakin berkembang pesat. ukuran. seksi di hadapan pacar. terutama pada perusahaan-perusahaan industri. Oleh karena itu fenomena yang dianggap gejala penyakit pada suatu masyarakat mungkin dianggap sebagai tanda sehat pada pada masyarakat yang lain. Peranan perawat dalam : Masyarakat tradisonal : Perawat harus lebih aktif dalam menghadapi pasien Perawat menjelaskan kepada pasien dengan timbulnya penyakit ini Perawat menghargain kebudayaan. Bayangkan saja. Pada masyarakat modern tentang keadaan sehat sakit secara modern sejalan dengan pandangan medis tentang keadaan sakit dimana penekanan utamanya ialah bekerjanya fungsi tubuh. dsb. Sedangkan pada anak-anak lebih disebabkan oleh konsep yang salah mengenai makanan yang sebaiknya dikonsumsi terutama bagi yang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh. makan cepat saji yang menggiurkan tanpa diketahui kandungan bahan yang dikandungnya. dimana zat ini memicu terjadinya efek rumah kaca yang secara perlahan-lahan mengikis lapisan ozon yang berfungsi melindungi kita dari pengaruh negative sinar ultraviolet.dsb. daripada . SOSIAL BUDAYA SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT Beberapa penyakit yang timbul akibat dari budaya masyarakat antara lain : Kanker kulit akibat penggunaan zat Freon. mereka sengaja mengurangi porsi makannya. teman. Sebagai contoh. biscuit. dan merek. Obesitas yang umumnya banyak di temukan di negara eropa. terutama diderita oleh para remajanya disebabkan oleh pengaruh budaya “serba cepat” dewasa ini. Sering terjadi hanya karena ingin senantiasa tampil cantik. Masyarakat yang mempunyai paham tentang keadaan sehat sakit secara tradisional biasanya tidak mengetahui bahwa penyebab sakit dapat di cari melalui gejala klinis yang timbul. permen. pada umumnya disebabkan oleh budaya “salah” masyarakat. diseputaran jalan yang menjadi pusat perdagangan kota. Padahal beberapa kandungan bahan dari makanan yang dikonsumsinya justru mengandung zat-zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh dalam proses metabolisme.

para pengendara yang nantinya akan kerap kali menggunakan jalur tersebut akan merasa lebih nyaman dan sejuk dalam berkendaraan. Jenis-jenis masalah sosial yang terjadi pada masyarakat antara lain : 1. hendaknya kita sebagai anggota masyarakat dapat menjadi hakim bagi diri kita sendiri. Akibatnya polusi udara meningkat tanpa diiimbangi peningkatan jumlah tanaman hijau di jalur tersebut. Dari segi pertanian . tergantung sistem dan respon masyarakat tentang hal tersebut. Karena selain memberikan keuntungan pada kegiatan sehari-hari kita. namun jangan terlalu berlarut-larut hingga tidak mampu memilah hal yang sebaiknya tetap dipertahankan.makan makanan yang disiapkan oleh ibu di rumah. MASALAH SOSIAL YANG MENYIMPANG Masalah sosial ialah masalah-masalah yang timbul dalam interaksi individu dengan masyarakat. Hendaknya keanekaragaman dalam masyarakat tersebut dijadikan sebagai suatu hal yang patut dibanggakan. yang nantinya dapat mempersulit diri dalam berinteraksi dengan mereka nantinya. di samping memberikan nilai estetika. penggunaan pestisida yang salah akan memicu timbulnya penyakit. ditebang dan di ganti dengan aspal. Padahal mereka tidaka tahu-menahu mengenai hal tersebut. maka air hujan yang terus turun dengan deras justru menjadi penghuni dari rumah tadi. Masalah sosial pada umumnya sama. Misalnya saja penggunanaan Freon pada industri elektronik. terkadang saluran pembuangan mungkin sengaja di salah perhitungkan hanya agar dana yang tersedia dapat berlebih untuk digunakan secara pribadi. Ditinjau dari segi jalanan . bisa jadi berbalik menjadi ancaman berbahaya. Dan kita sebagai seorang perawat hendaknya mampu bersikap bijaksana dalam menghadapi beragam karakteristik dalam masyarakat di sekitar kita. namun bila musim penghujan tiba. misalnya kanker. yaitu : Perkembangan budaya masyarakat dewasa ini. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh semakin majunya pembangunan antara lain dari segi pengairan . Dampaknya mungkin belum terasa saat musim kemarau. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan. Jangan sampai anak cucu kita yang harus menanggungnya. Karena buruknya saluran pembuangan. dampaknya justru dirasakan oleh penduduk yang menghuni rumah-rumah tadi. baik pada petani sendiri maupun pada para konsumen yang nantinya akan mengkonsumsi hasil panen. baik di masa sekarang maupun di masa depan.Kemiskinan Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. Hendaknya dalam bertindak atau mengambil suatu keputusan. Masalah kemiskinan ini kadang kita lihat pada pasien di RS yang kurang mendapatkan respon RS karena kekurangan dana. tanaman di area yang akan dijadikan jalan raya yang padat kendaraan. . tanaman-tanaman tersebut dapat meredam laju pencemaran polusi di daerah tersebut. Peran Kita Sebagai Seorang Perawat. kita memikirkan terlebih dahulu dampaknya ke depan bagaimana. Bahkan dengan adanya tanaman-tanaman rindang tersebut. Padahal tanaman tersebut sangat penting. akibat pembangunan rumah hunian yang dilakukan secara sembrono. sampai penggunaan pengawet pada industri makanan. Being Positive Thinking. hal yang harus diubah. mungkin dapat ditanamkan mulai sekarang. atau justru hal yang dapat dipertahankan setelah melakukan beberapa perombakan yang berarti.

Pada waktu itu mereka memerlukan bimbingan. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri.Peperangan Peperangan merupakan masalah sosial yang sulit dipecahkan. alkoholisme.Birokrasi Perubahan sosial ialah terjadinya pergeseran nilai-nilai sosial yang disebabkan oleh beberapa faktor. delikuensi anak-anak.Perubahan yang dikehendaki DIarsipkan di bawah: 9.Pelanggaran Norma Masyarakat Pelanggaran terhadap norma masyarakat antara lain pelacuran. 6.Masalah Kependudukan 8. Perubahan sosial dan kebudayaan dapat dibedakan ke dalam beberapa bentuk yaitu : a. Generasi muda lebih menonjol pada masa remaja yang merupakan masa transisi.Disorganisasi Keluarga Disorganisasi keluarga adalah perpecahan sebagai suatu unit. • Objek Formal Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. terutama dari orangtuanya. homoseksualitas.2. 4.Kejahatan Kejahatan dapat disebabkan karena kondisi-kondisi dan proses-proses sosial yang sama.Perubahan kecil dan perubahan besar c. yaitu keinginan untuk melawan 2 sikap yang apatis. karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajiban sesuai peranan sosialnya. 3. yang menghasilkan perilaku-perilaku sosial lainnya. Salah satunya ialah unsur budaya.Perubahan lambat dan perubahan cepat b. 5.Masalah Generasi Muda Masalah generasi muda ditandai oleh ciri-ciri yang berlawanan. Pada abad modern ini ada suatu kejahatan yang disebut white-colour crime. baik dari dalam maupun dari luar. SOSIOLOGI ZONE Objek Sosiologi Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai beberapa objek.[3] • Objek Material Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial. 7. Hal ini disebabkan karena kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan kebudayaan. Peperangan mengakibatkan disorganisasi dalam pelbagai aspek kemasyarakatan.Masalah Lingkungan Hidup 9. kejahatan yang dilakukan oleh pengusaha atau para pejabat di dalam menjalankan peranan dan fungsinya. .

distribusi. asalkan menggunakan prosedur ilmiah.[5] Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu. Masalah manajemen yaitu pihak-pihak yang membuat kajian. masalah. mekanisme. Plato dan Aristoteles beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. manusia tidak bisa mengetahui. dan Thomas Aquinas. mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. Hampir semua gejala sosial yang terjadi di desa maupun di kota baik individu ataupun kelompok. misalnya antara lain:[6] • • • Ekonomi beserta kegiatan usahanya secara prinsipil yang berhubungan dengan produksi. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. dan sebagainya. seperti Sokrates. seperti Agustinus. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. [sunting] Perkembangan sosiologi dari abad ke abad [sunting] Perkembangan pada abad pencerahan Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu. serta proses dalam kelompoknya. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. Selama kelompok itu ada.[sunting] Ruang Lingkup Kajian Sosiologi Sebagai ilmu pengetahuan. Tanpa ada yang bisa mencegah. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. Pendapat itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad pertengahan. . sosiologi mengkaji lebih mendalam pada bidangnya dengan cara bervariasi. merupakan ruang kajian yang cocok bagi sosiologi. berkaitan dengan apa yang dialami warganya. Ruang lingkup kajian sosiologi tersebut jika dirincikan menjadi beberapa hal. Sebagai contoh. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. Mereka berpendapat bahwa sebagai makhluk hidup yang fana.[4] Misalnya seorang sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja di Indonesia saat ini. Ibnu Sina. cara-cara. Ruang lingkup kajian sosiologi lebih luas dari ilmu sosial lainnya. Persoalan sejarah yaitu berhubungan dengan catatan kronologis. Sosiologi menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya. serta kelompok dengan kelompok di lingkugan masyarakat. standar. faktor-faktor.dan penggunaan sumber-sumber kekayaan alam. sampai memberikan alternatif pemecahan masalah tersebut. masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. apalagi menentukan apa yang akan terjadi dengan masyarakatnya. individu dengan kelompok. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. misalnya usaha kegiatan manusia beserta prestasinya yang tercatat.

Berkembangnya ilmu pengetahuan di abad pencerahan (sekitar abad ke-17 M). kini harus memimpin berdasarkan undang-undang yang di tetapkan. Raja yang semula berkuasa penuh. Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di seluruh dunia. . mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan dalam masyarakat. ciri-ciri ilmiah mulai tampak di abad ini. Bencana itu dapat dicegah sekiranya perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini. [sunting] Gejolak abad revolusi Perubahan yang terjadi akibat revolusi benar-benar mencengangkan. Bangasawan dan kaum Rohaniwan yang semula bergemilang harta dan kekuasaan. pemberontakan dan kerusuhan. disetarakan haknya dengan rakyat jelata. [sunting] Pengaruh perubahan yang terjadi di abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad pencerahan. Revolusi Perancis berhasil mengubah struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas Gejolak abad revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa perubahan masyarakat harus dapat dianalisis. Struktur masyarakat yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. kemiskinan. Artinya : • Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu saja. Para ilmuwan tergugah. revolusi industri. turut berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat. Mereka telah menyakikan betapa perubahan masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang. Para ahli di zaman itu berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus berpedoman pada akal budi manusia. dan revolusi Perancis. Hal ini terlihat dengan jelas terutama dalam revolusi Amerika. melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya. Dengan cepat struktur masyarakat lama berganti dengan struktur yang lebih baru. terus berkembang secara revolusioner sapanjang abad ke-18 M. Banyak kerajaan-kerajaan besar di Eropa yang jatuh dan terpecah. Perubahan drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam masyarakat.

perubahan masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial yang muncul. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. Artinya. Mengapa bukan di Eropa? (yang notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul pertama kalinya).• • Harus dicari metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat serta masuk akal. Maka lahirlah sosiologi modern. Objek dari sosiologi adalah masyarakat dalam berhubungan dan juga proses yang dihasilkan dari hubungan tersebut. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan perubahan masyarakat secara menyeluruh. perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah. dan perumusan teori berdasarkan pembuktian). Sejak saat itulah disadari betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi. . [sunting] Kelahiran sosiologi modern Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika. pendekatan sosiologi modern cenderung mikro (lebih sering disebut pendekatan empiris). Tujuan dari ilmu sosiologi adalah untuk meningkatkan kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. penjelasan yang teliti. tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. Konsekuensi gejolak sosial itu. Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian berulang kali. Perubahan masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial untuk berpikir keras. perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan. munculnya kota-kota industri baru. Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya. gelombang besar imigran berdatangan ke Amerika Utara. untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan sosiologi lama ala Eropa tidak relevan lagi. Gejala itu berakibat pesatnya pertumbuhan penduduk. Pada permulaan abad ke-20. bertambahnya kriminalitas dan lain lain.

Sosiologi Tag:perkembangan sosiologi. yaitu social statistic dan social dynamic. sosiologi. Sebagai social statistic.• þÿ Beranda Cari TOKOH-TOKOH YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN SOSIOLOGI 20 Apr 2010 Tinggalkan sebuah Komentar by aton29 in Pengetahuan Lain. Dia mempunyai anggapan bahwa sosiologi terdiri dari dua bagian pokok. seorang Prancis. Auguste Comte (1789-1857) Auguste Comte. merupakan bapak sosiologi yang pertama-tama member nama pada ilmu tersebut (socius dan logos). TOKOHTOKOH YANG MEMPENGARUHI 8 Votes TOKOH-TOKOH YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN SOSIOLOGI 1. sosiologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari hubungan timbale balik antara lembaga-lembaga .

Principles of Psychology (1955). Dia mengatakan bahwa objek sosiologi yang pokok adalah keluarga. politik. Menurut Comte. Spencer menguraikan materi sosiologi secara rinci dan sistematis.kemasyarakatan. Subjective Synthesis (1820-1903). Hasil karya Comte yang terutama adalah : 1.pengendalian social dan industry. Hasil karya yang terkenal lainnya : 1.agama. 2. meneropong bagaimana lembaga-lembaga itu berkembang dan mengalami perkembangan sepanjang masa. Emile Durkheim (1858-1917) . Sebagai social dynamic. hubungan antara lembaga polotik dan lembaga keagamaan. masyarakat harus diteliti atas dasar fakta-fakta objektif dan dia juga menekankan pentingnya penelitian-penelitian perbandingan antara pelbagai masyarakat yang berlainan. 3. 4. The Scientific Labors Necerssary for Reorganization of Society (1822). 2. Herbert Spencer (1820-1903) Dalam bukunya The Principles of Sociology ( 3 jilid. Dia juga menekankan bahwa sosiologi harus menyoroti hubungan timbale balik antara unsure-unsur masyarakat seprti pengaruh normanorma atas kehidupan keluarga. Social Statistic (1850). Principles of Biologis (2 jilid. 3. 2. 1877). 1864 dan 1961) Principles of Ethics (1893) 3. The Positive Philosophy (6 jilid 1830-1840).

The Social Division of Labor (1893) 2. yaitu: 1. sosiologi meneliti lembaga-lembaga dalam masyarakat dan prosesproses social. perkawinan dan keluarga. 4. The Elementary Forms of Religious (1912) 4. Sosiologi tentang kejahatan 5. Sosiologi ekonomi yang mencakup ukuran-ukuran penelitian dan kelompok kerja 6. Sosiologi hukum dan moral yang mencakup organisasi politik. Max Webber(1864-1920) . organisasi social. 2. Sosiologi estetika Hasil karyanya yang terkemuka : 1.Menurut Emile Durkheim. The Rules of Sociological Method (1895) 3. Sosiologi agama 3. Dalam majalah sosiologi. ia mengklasifikasikan pembagian sosiologi atas tujuh seksi. Sosiologi umum yang mencakup kepribadian individu dan kelompok manusia. Demografi yang mencakup masyarakat pedesaan dan perkotaan 7.

4. 6. 1921) Collected Essays on Sociology and Social Problems (1924) From Max Webber : Essays in Sociology (1946) The Theori of Social and Economic Organization (1947) Alex Webber on The Methodology of Social Sciences (1949) 5. Karya yang ditulisnya antara lain : 1.1889) Economy and Society (1920) Collected Essays on Sociology of Region (3 jilid.Max Webber. yaitu merupakan suatu konstruksi dalam pikiran seorang peneliti yang dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisis gejala-gejala dalam masyarakat. 3. Charles Horton Cooley (1864-1929) . berusaha memberikan pengertian mengenai perilaku manusia dan sekaligus menelaah sebab-sebab terjadinya interaksi social. The History of Trading Companies During the Moddle Ages (disertasi. Max juga terkenal dengan teori ideal typus. 5. seorang Jerman. 2. 7.

mengembangkan konsepsi mengenai hubungan timbale balik dan hubungan yang tidak terpisah antara individu dengan masyarakat. keluarga. 3. 4. serta lembaga-lembaga lainnya.Seorang Amerika. yaitu dengan jalan mengadakan observasi terhadap fakta-fakta social dan analisis induktif. European Worker (1855). Gemeinschaft . Hasil-hasil karyanya : 1. Charles Horton Cooley. Pierre Guillaurne Frederic Le Play (1806-1882) Le Play mengenalkan suatu metode tertentu di dalam meneliti dan menganalisis gejala-gejala social. damai. Social Process (1918) 6. Ferdinand Tonnies Ferdinand Tonnies terkenal dengan teorinya mengenai Gemeinschaft dan Gesellschaft sebagai dua bentuk yang menyertai perkembangan kelompok-kelompok social. Social Organization (1909) 3. Social Reform in France (1864) The Organization of The Family (1871) The Organization of Labor (1872) 7. Kemudian ia juga menggunakan metode case study dalam penelitian-penelitian social. 2. Coooley dalam mengemukakan teorinya terpengaruh aliran romantic yang mengidamkan kehidupan bersama. Human Nature and Social Order (3 jilid. sebagaimana dijumpai pada masyarakat-masyarakat yang masih bersahaja.1902) 2. Penelitian-penelitiannya terhadap masyarakat menghasilkan dalil bahwa lingkungan geografis menentukan jenis pekerjaan dan hal ini mempengaruhi organisasi ekonomi. rukun. Karangan-karangan yang pernah di buatnya: 1.

3. Sociological Studies and Criticism (3 jilid. 4. sehingga sosiologi bertugas untuk mengkontruksikan teori-teori tentang masyarakat dan kebudayaan. Gasellschaft (patembayan) merupakan bentuk kehidupan bersama yang merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya dalam jangka waktu yang pendek. Masyarakat merupakan himpunan interaksi-interaksi social. General Sosiology. Ia membedakan antara pure sociology (sosiologi murni) yang meneliti asal dan perkembangan gejala-gejala social dan applied sociology (sosiologi terapan) yang khusus mempelajari perubahan-perubahan dinamis dalam masyaraka karena usaha-usaha manusia. Leopold von Wiese (1876-1949) Von Wiese.1932) 5. dan jilid II 3. Hasil karyanya antara lain : 1. Introduction to Sociology (1937) dan lain-lain. Social Forms (1929) 4. The Basis of Sosiologi : A critical examination of Herbert spencer’s Synthetic Philosophy (1906) 2. Jadi. Hasil-hasil karyanya adalah antara lain : 1. People and State in their Social Life (1936) 10. 2. Penelitian selanjutnya dilakukan terhadap struktur social yang merupakan saluran dari hubungan antar manusia. 1952) 3. Menurutnya sosiologi bertujuan menetili kemejuan-kemajuan manusia. ia menyatakan bahwa sosiologi terutama mempelajari interaksi dan hasi interaksi tersebut. jilid I Social Relations (1924). Primitive and Civilized (1896) Inertia in Culture Change (1908) Theory of Society. Gemeinschaft und Gesellschaft (1887) 2. Systematic Sosiology (bersama dengan Howard Becker. menganggap sosiologi sebagai ilmu pengegtahuan empiris yang berdiri sendiri. 5. Kemudian. menurutnya. Main Problems of Philosophical Sociology (1922) Dictionary of Sociology (1931) Family.(paguyuban) adalah bentuk kehidupan bersama dimana anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat ilmiah serta bersifat kekal. . Tujuan utamanya adalah membentuk suatu system sosiologi yang akan menyempurnakan kesejahteraan umum manusia. Objek sosiologi adalah penelitian terhadap hubungan antarmanusia yang merupakan kenyataan social. Sosiology of Social Relation (1940) 9. Alfred Vierkandt (1867-1953) Pada permulaannya Alfred menganggap sosiologi harus mempelajari sejarah kebudayaan. seorang jerman. Hasil-hasil karyanya adalah : 1. objek khusus ilmu sosiologi adalah interaksi social atau proses social. Lester Frank Ward (1841-1913) Ward merupakan salah satu pelopor sosiologi di Amerika. 8.

sosiologi merupakan ilmu pengtahuan khusus. Vilfredo Pareto (1848-1923) Teori Pareto didasarkan pada observasi terhadap tindakan-tindakan. 2. Masyarakat merupakan peleburan dari kelompok-kelompok social. 1934) 14. Studies of the Forms of Socialization (1908) Basic Problems of Sociology (1917) Conflic of Modern Culture (1918) 13. 4. 4. 12. hasil katya-karyanya adalah : 1. 1927) Essays of William Graham Summer (2 jilid. Psychic Factors of Civilization (1893) 3. eksperimen terhadap faktafakta dan rumus-rumus matematis. Pure Sociology (1903) 11. hasil karyanya misalnya : 1.Hasil karyanya adalah : 1. yang diterjemahkan ke bahasa Inggris dengan judul The Mind and Society. maupun wargawarga dari kelompok lainnya. 3. Masyarakat ada dimana individu mengadakan interaksi dengan indiviu-individu lainnya. Buku yang pernah ditulisnya antara lain Treatisme on General Sociology (3 jilid. 5. Robert Ezra Park (1864-1944) Pokok ajaran Robert Ezra Park adalah suatu pendapat yang menyatakan bahwa sosiologi meneliti masyarakat setempat dari sudut hubungan antarmanusia. 2. masyarakat merupakan system kekuatan yang seimbang dan keseimbangan tersebut tergantung pada cirri-ciri tingkah laku dan tindakantindakan manusia dan tindakan-tindakan manusia tergantung dari keinginan-keinginan serta dorongan-dorongan dari dalam dirinya. Collected Essays on Political and Science (1885) What Social Classes Owe to Folksway (1907) Selected Essays of WilliamGraham Summer (1924) The Science of Sociology (dengan A.C Keller. Concering Social Differentiation (1890) Sociology. Namanya terkenal karena telah . William Graham Summer (1840-1910) Sistem sosiologi Summer didasarkan pada konsep in-group dan out-group. Masyarakat merupakan suatu proses yang berjalan dan berkembang terus. Georg Simmel (1858-1918) Menurut Georg Simmel. Kebiasaan dan tata kelakuan merupakan petunjuk-petunjuk bagaimana harus memperlakukan warga-warga sekelompok. yaitu satu-satunya ilmu pengetahuan analitis yang abstrak diantara semua ilmu pengetahuan kemasyarakatan. Dynamic Society (1883) 2. 3. Menurut dia.1917).

A Miller. . yang khusus menelaah hubungan antara masyarakat dengan pengetahuan. Hasil karya lainnya : 1. 1921) 15. Race and Culture (1950) 2. Ideology and Utopia (1929) 2. Antara lain di peloporinya satu cabang sosiologi. Kemudian teorinya yang sangat terkenal adalah mengenai krisis. Hasil-hasil karya dari Karl Mannheim yang terkenal antaralain : 1.mengarang sebuah buku (bersama Burgess) yang berjudul : Introduction to The Science of Sociology tahun 1921. Diagnosis of our Time (1943). Karl Mannheim (1893-1947) Mannheim telah banyak menyumbangkan pikirannya bagi perkembangan sosiologi. yang dinamakan sosiologi pengetahuan. Old World Traits Transplanted (bersama H. Man and Society in an Age of Reconstruction (1940) 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->