TEGANGAN PERMUKAAN A. Latar Belakang B. Rumusan Masalah 1. Apakah jenis larutan mempengaruhi lama tenggelamnya silet? 2.

Apakah luas permukaan mempengaruhi lama tenggelamnya uang logam? C. Tujuan : 1. Dapat merancang percobaan tegangan permukaan 2. Dapat menemukan gejal-gejala tegangan permukaan 3. Dapat mendeskripsikan konsep tegangan pernukaan D. Hipotesis 1. Jenis larutan akan mempengaruhi lama tenggelamnya silet karena terdapat beberapa larutan yang memiliki zat-zat terlarut yang dapat menyebabkan menurunnya tegangan permukaan sehingga akan mempercepat tenggelamnya silet. 2. Luas permukaan akan mempengaruhi lama tenggelamnya uang logam karena dengan luas permukaan yang semakin kecil maka gaya berat dari uang logam terkonsentrasi pada satu titik di permukaannya sehingga uang logam cepat tenggelam. Sebaliknya, bila luas permukaan semakin besar maka gaya berat uang logam akan tersebar seluas permukaannya sehingga uang logam akan lama tenggelam. E. Tinjauan Pustaka Tegangan permukaan adalah gaya perentang yang diperlukan untuk membentuk selaput yang diperoleh dengan membagi suku energi permukaan dengan panjang satuan selaput dalam kesetimbangan. Tegangan permukaan ini terjadi akibat perbedaan tarik menarik antara molekul-molekul zat cair dekat permukaan dan molekul-molekul yang terletak agak lebih jauh dari permukaan dalam zat cair yang sama. Dengan kata lain, gaya kohesi ini selalu berusaha untuk memperkecil luas permukaan zat cair. Salah satu zat yang dapat menurunkan tegangan permukaan adalah surfaktan yang biasanya terdapat dalam sabun atau deterjen. Surfaktan merupakan nyawa organik yang di dalam molekulnya memiliki sedikitnya satu gugus hidrofilik dan satu gugus hidrofobik. Surfaktan merupakan suatu zat yang bersifat aktif permukaan yang dapat menurunkan tegangan antar muka antara minyak dan air karena strukturnya yang amphifilik yaitu adanya dua gugus yang memiliki derajat polaritas yang berbeda pada

. 3) Menuangkan air tersebut ke dalam baskom 4) Meletakkan silet di atas permukaan air sedemikian rupa sehingga silet terapung di air dan bersamaan dengan itu menyalakan stopwatch. sabun mandi. air d. deterjen.00 b.molekuk yang sama. dan silet 2) Mengisi air ke dalam gelas ukur hingga volume 1000 mL. pipet i. Cara Kerja a. F. Apabila ditambahkan suatu cairan pada konsentrasi rendah. mangkok c. 6) Mencatat hasil pengamatan dalam bentuk tabel . stopwatch 3. kertas j. Hal ini dilakukan dengan meletakkan kepala-kepala hidrofiliknya pada permukaan air dengan ekor hidrofobiknya terentang menjauhi permukaan air. silet g.00 . Rp 500. uang logam Rp 100. Metode Kegiatan 1. gunting f. Alat dan Bahan : Eksperimen : a. biasanya udara. Antarmuka adalah bagian dimana dua fasa saling bertemu. pipet. maka surfaktan dapat mengubah karakteristik tegangan permukaan dan antarmuka cairan tersebut. sabun mandi dan deterjen e. mangkok. Surfaktan menurunkan tegangan permukaan air dengan mematahkan ikatan-ikatan hydrogen pada permukaan. 5) Mengamati silet sampai tengelam dimana waktu pengamatan dibatasi selama 5 menit. Bentuk Kegiatan 2. gelas ukur. gelas ukur h. Permukaan yaitu antarmuka dimana satu fasa berkontak dengan gas. Kegiatan I 1) Menyiapkan air.

Air Air sabun mandi Air deterjen 33 - 272 Keterangan : V larutan = 1000 mL 2.00 - . mangkok.00. Kegiatan II 1) Menyiapkan uang logam Rp 100. gelas ukur. 2. 2. 7) Melakukan prosedur yang sama terhadap uang logam Rp 500. Tebl 1. 2) Mengisi air ke dalam gelas ukur hingga volume 1000 mL. b. Tabel 1.00 di atas permukaan air sedemikian rupa sehingga uang terapung di air dan bersamaan dengan itu menyalakan stopwatch.00 dan Rp 500. Pengaruh Jenis Zat Cair Terhadap Waktu Tenggelam Silet No Jenis Larutan I Waktu (detik) keII III - 1. Rp 100.00 Rp 500.00 G.2. air. 5) Mengamati uang logam sampai tengelam dimana waktu pengamatan dibatasi selama 5 menit. gunting. kertas. Pengaruh Luas Permukaan Terhadap Waktu Tenggelam Uang Logam No Uang Logam I Waktu (detik) keII III - 1. Hasil Percobaan 1. 3. 6) Mencatat hasil pengamatan dalam bentuk tabel .7) Melakukan prosedur yang sama pada langkah ke 1 sampai 5 dengan mengganti air menggunakan larutan sabun mandi dan deterjen. 3) Menuangkan air tersebut ke dalam baskom 4) Meletakkan uang logam Rp 100.1. pipet.

Keterangan : Zat cair yang digunakan adalah air dengan volume 1000 mL.000 mL. Silet dipilih sebagai benda yang akan diujikan dengan alasan silet ringan sehingga mudah mengapung di atas permukaan zat cair. Hal ini ditunjukkan bahwa pada detik ke 33. pada percobaan pertama ini kami hanya memperoleh hasil yang . dari hasil ini kami hanya dapat menarik kesimpulan yang bersifat sementara bukan simpulan yang mutlak karena waktu pengamatan yang kami tetapkan hanya 5 menit saja. Dari 3 pengulangan didapatkan hasil bahwa silet tenggelam pada pengulangan pertama saat detik ke-33. Namun. Karena tegangan yang berkurang maka benda yang mengapung dalam larutan tersebut akan cepat tenggelam. kemungkinan terdapat kekurangtelitian pada prosedur percobaan sehingga air dalam air justru lebih cepat tenggelam daripada dalam air deterjen misalnya teknik peletakan silet yang tidak sama ataupun air yang bergetar sehingga menyebabkan silet tenggelam lebih cepat. Dengan demikian. Selain itu. Percobaan pertama yakni silet yang diapungkan pada permukaan air. silet tenggelam pada pengulangan ketiga saat detik ke-272. Adapun zat cair yang digunakan adalah air. dan air deterjen dengan volume ketiganya sama yaitu 1. kami mengambil 2 permasalahan yang menekankan pada jenis larutan dan luas permukaan yang dihubungkan dengan lama tenggelamnya suatu benda. air sabun mandi. Waktu pengamatan sendiri dibatasi selama 5 menit. H. Pada larutan air sabun mandi tidak ada silet yang tenggelam. justru silet lebih cepat tenggelam dalam air daripada dalam air deterjen dan sabun mandi. Pada kegiatan pertama kami melakukan percobaan pengaruh jenis larutan terhadap lama tenggelamnya silet. Pada kenyataan yang kami peroleh saat percobaan. Bahan ini akan memperkecil tegangan permukaan. sedangkan pada larutan air deterjen. silet dalam air tenggelam. pada detik ke 272 silet dalam air deterjen tenggelam sementara pada air sabun mandi silet tidak tenggelam sama sekali. batas waktu tersebut mengakibatkan kami tidak dapat mengetahui proses yang terjadi selanjutnya pada silet yang diapungkan pada zat cair. Maka dari itu. terdapat salah satu faktor yang dapat memperkecil tegangan permukaan yaitu adanya bahan terlarut misalnya surfaktan dalam sabun atau deterjen. Pembahasan Pada percobaan tegangan permukaan ini. Berdasarkan tinjauan pustaka yang kami peroleh.

semakin besar luas permukaan maka berat uang logam akan tersebar pada permukaannya sehingga lebih lama waktu yang dibutuhkan untuk tenggelam.00 dan Rp 500. luas permukaan berbanding terbalik dengan tekanan. 3. Uang logam yang digunakan adalah uang logam senilai Rp 100. Maka.4 + 0. Keadaan mengapung yang terjadi pada kedua uang logam tersebut dikarenakan adanya tegangan permukaan pada air.304 cm2 Sementara luas permukaan uang logam Rp 500. Pemilihan permasalahan ini didasarkan bahwa uang logam dengan luas permukaan lebih kecil akan cepat tenggelam daripada yang memiliki luas permukaan lebih besar.00 karena kedua uang logam tersebut memiliki luas permukaan yang berbeda sehingga dapat kita teliti pengaruhnya terhadap waktu yang dibutuhkan uang logam untuk berada pada kondisi tenggelam. Percobaan yang kedua yaitu pengaruh luas permukaan terhadap lama tenggelam uang logam. Selain itu. Berat uang logam akan memberikan gaya tekan ke bawah sementara air sendiri akan memberikan gaya apung terhadap uang logam. ½. Semakin kecil luas permukaan uang logam maka akan cepat tenggelam karena berat uang akan terkonsentrasi pada permukaan yang sempit.14.4.7 + 0. tekanan akan menjadi semakin besar dan hasil yang diharapkan yaitu uang logam dengan luas permukaan lebih kecil akan cepat tenggelam. molekul . 3.3 cm.bersifat sementara sehingga tidak dapat menggeneralisasikannya menjadi suatu simpulan yang bersifat mutlak. Pada dasarnya.00 memiliki diameter 2. uang logam berbentuk tabung yang dapat dihitung luas permukaannya.3) = 11. 2. Selain itu.4 cm dan tinggi 0.14. Uang senilai Rp 100. ½. selain itu tekanan terhadap air menjadi kecil akibatnya uang logam sendiri akan berada dalam kondisi mengapung yang lebih lama. 2. Uang senilai Rp 100. sehingga molekul-molekul air yang terletak di bawah memberikan gaya pemulih ke atas untuk menopang uang logam. Sebaliknya. (1/2 . 9887 cm2 Zat cair yang digunakan adalah air dengan volume 1000 mL. 00 yaitu : = 2. 2. (1/2 .7 cm dan tinggi 0.00 memiliki diameter 2.3) = 13. Molekul-molekul air yang terletak di permukaan agak ditekan oleh gaya berat uang logam tersebut.00 memiliki luas permukaan yaitu : = 2. 2.3 cm sementara uang Rp 500. dengan luas permukaan yang semakin kecil.7.

Keterampilan proses yang lain adalah keterampilan membuat hipotesis. Luas permukaan tidak mempengaruhi cepatnya uang logam tenggelam. merencanakan percobaan. Kegiatan ini baru berupa kegiatan awal saja yang selanjutnya dapat diteruskan hingga memperoleh simpulan yang dapat digeneralisasikan menjadi konsep. 2. Silet dalam air lebih cepat tenggelam dibandingkan silet dalam air sabun atau air deterjen. Untuk keterampilan membuat hipotesis belum dapat dibuktikan sepenuhnya karena desain percobaan kami bersifat sementara sehingga. . Dari kedua percobaan tersebut. silet serta uang logam yang digunakan sama dalam percobaan. Selanjutnya terbentuklah tegangan permukaan yang dapat menahan uang logam tetap mengapung di permukaan air. kami belum dapat membuktikan hipotesis yang kami buat. seperti halnya percobaan pertama kamipun hanya dapat menarik simpulan yang bersifat sementara. mengendalikan variabel. Sehingga. keterampilan proses sains yang dapat diperoleh diantaranya keterampilan mengobservasi terlihat pada kemampuan mengamati proses yang terjadi pada silet dan uang logam dengan menggunakan indera penglihatan untuk melihat proses tenggelam. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak ada satupun uang logam yang tenggelam kendati dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Molekul air pada permukaan mengalami gaya ke bawah lebih besar sehingga cenderung mengerut dan membentuk luas permukaan air sekecil mungkin. Selain itu termasuk di dalamnya keterampilan menghitung luas permukaan uang logam. Dalam percobaan ini. Keterampilan merencanakan percobaan dibuktikan dengan adanya 2 desain percobaan yang berbeda dan keterampilan mengendalikan variabel terlihat dari hal-hal yang dibuat sama seperti volume zat cair.air di dalam akan lebih banyak saling tarik menarik dibandingkan molekul air pada permukaan. Simpulan 1. dan menyusun inferensi. I. Salah satu penyebab yang dapat kami duga yaitu karena waktu pengamatan dibatasi selama 5 menit saja sehingga kami tidak dapat mengetahui proses yang terjadi selanjutnya pada uang logam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful