P. 1
Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

|Views: 56|Likes:
Published by Setiawan Haris

More info:

Published by: Setiawan Haris on Nov 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2011

pdf

text

original

CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) BERBASIS CTL Sekolah : SMP ..........................................

Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Kelas/Semester : IX (Sembilan)/ 2 (Dua) Alokasi Waktu : 10 x 40 menit (5 pertemuan) A. Standar Kompetensi : 4. Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari- hari. B. Kompetensi Dasar : 4.1. Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat magnet. C. Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1: Setelah pembelajaran ini selesai siswa diharapkan dapat: 1. mengidentifikasi bahan magnetik dan bahan bukan magnetik. 2. menunjukkan kutub-kutub magnet. 3. menentukan daerah gaya di sekitar magnet (medan magnet). 4. mendeskripsikan sifat kutub-kutub magnet. 5. memberikan pemaknaan terhadap keberadaan kutub-kutub magnet (kutub utara dan kutub selatan). 6. memberikan pemaknaan terhadap sifat-sifat interaksi antara kutub-kutub magnet. Pertemuan 2: Setelah pembelajaran ini selesai siswa diharapkan dapat: 1. mendemonstrasikan pembuatan magnet dengan cara menggosok. 2. mendemonstrasikan pembuatan magnet dengan cara induksi. 3. mendemonstrasikan pembuatan magnet dengan cara elektromagnetik. 4. memberikan pemaknaan terhadap pembuatan magnet dengan cara menggosok. 5. memberikan pemaknaan terhadap pembuatan magnet dengan cara induksi. 6. memberikan pemaknaan terhadap pembuatan magnet dengan cara elektromagnetik. Pertemuan 3: Setelah pembelajaran ini selesai siswa diharapkan dapat: 1. menyebutkan cara-cara menghilangkan sifat kemagnetan. 2. mendeskripsikan kemagnetan bumi. 3. memberikan pemaknaan terhadap cara-cara menghilangkan sifat kemagnetan. 4. memberikan pemaknaan terhadap keberadaan kemagnetan bumi. Pertemuan 4: Setelah pembelajaran ini selesai siswa diharapkan dapat: 1. menjelaskan secara kualitatif sifat medan magnet di sekitar kawat berarus listrik. 2. memberikan pemaknaan terhadap sifat medan magnet di sekitar kawat berarus listrik. Pertemuan 5: Penilaian pencapaian KD 4.1 (Ulangan Harian, materi Pertemuan 1 s.d. 4).

” Hanya Allah-lah dzat yang tunggal. PEMAKNAAN • Semua magnet memiliki dua kutub yang berlawanan. manusia mempunyai dua jenis kelamin. Semua magnet mempunyai sifatsifat tertentu. nikel. Bahan-bahan yang dapat ditarik oleh magnet disebut bahan magnetik. baja. Karena batu tersebut ditemukan di Magnesia. dan kobalt termasuk bahan magnetik. Para ilmuwan mengetahui bahwa atom itu sendiri memiliki sifat-sifat magnetik. yaitu utara (U) dan selatan (S). dan plastik adalah contoh-contoh bahan bukan magnetik. jika didekatkan akan tolak-menolak. Sifat benda yang teramati sebagai suatu gaya tarik atau gaya tolak antara kutub-kutub magnet disebut kemagnetan. Sedangkan kayu. orang Yunani memberi nama batu tersebut magnet. Bagi ajaran agama Islam. kedua kutub tersebut akan tolak. tiap atom di dalam suatu bahan magnetik adalah seperti sebuah magnet kecil yang disebut magnet atom (magnet elementer). Sedangkan kutub-kutub magnet yang tidak senama (U-S). . Materi Pelajaran: Kemagnetan KEMAGNETAN Lebih dari 2000 tahun yang lalu. Secara kodrati. Perilaku ”menyimpang” seperti homoseksual (L-L) atau lesbian (P-P) dilarang oleh agama. Namun. Batu tersebut menarik benda-benda yang mengandung besi. Sifat-sifat magnetik suatu bahan bergantung pada struktur atomnya.menolak. Jika kutub-kutub magnet senama (U dan U atau S dan S) saling didekatkan. Besi. orang Yunani yang hidup di suatu daerah di Turki yang dikenal sebagai Magnesia menemukan batu aneh. yang diberi nama kutub utara (U) dan kutub selatan (S). yaitu: laki-laki (L) dan perempuan (P). Sifat-sifat magnetik tersebut disebabkan gerak elektron atom-atom tersebut. Agama melarang manusia sesama jenis untuk saling jatuh cinta. aluminium. Sedangkan bahan. ”Allah.bahan yang tidak dapat ditarik oleh magnet disebut bahan bukan magnetik. kaca. kutub-kutub tersebut akan tarik-menarik. Manusia hanya boleh menikah dengan lawan jenisnya. jika kutub utara (U) salah satu magnet didekatkan ke kutub selatan (S) magnet lain. hal ini sesuai dengan kandungan dalam Surat Al-Ikhlas.pasangan. Secara sederhana kita dapat mengelompokkan bahan-bahan menjadi dua kelompok. Allah itu satu. yaitu: bahan magnetik dan bahan bukan magnetik. jika didekatkan akan tarikmenarik. Setiap magnet. mempunyai dua ujung di mana pengaruh magnetiknya paling kuat. Dua ujung tersebut dikenal sebagai kutub magnet.D. Oleh karena itu. tidak beranak dan tidak diperanakkan. • Kutub-kutub magnet yang senama (U-U atau S-S). Tuhan yang Maha Esa menciptakan manusia secara berpasang. bagaimanapun bentuknya.

Model Pembelajaran: Pembelajaran Kooperatif (CL) dengan ”Pemaknaan” G. dan tidak mudah menyerah. Buku Sumber (Referensi) lain 3. maka apapun yang kita citacitakan akan dengan lebih mudah untuk kita capai. Catu daya (baterai) F. Sifat kemagnetan dimiliki oleh suatu bahan apabila magnet-magnet elementer bahan itu tersusun secara teratur. E. Penggosokan magnet harus dilakukan secara terarah. • Sebuah magnet dapat hilang sifat kemagnetannya diantaranya apabila kita bakar dan kita pukul-pukul. Apabila kita ingin menjadi orang yang pandai. LKS Kemagnetan 4. Buku Siswa CTL untuk SMP Direktorat PSMP 2. Serbuk besi 6. kita harus rajin belajar. bel listrik. • Sebatang logam (besi) dapat dijadikan magnet dengan cara menginduksi logam tersebut dengan magnet pada logam tersebut. maka adanya provokasi tersebut dapat memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa. Namun. • Sebatang logam (besi) dapat dijadikan magnet dengan cara melilitkan kawat pada logam dan mengalirkan arus listrik pada kawat yang dililitkan pada logam tersebut. dan motor listrik 5. Lingkungan sangat mempengaruhi perilaku dan perkembangan kognitif seseorang. ”Bersatu kita teguh. bercerai kita runtuh.” Apabila kita ingin pandai. misalnya munculnya para provokator-provokator. ”Rajin pangkal pandai. Alat peraga magnet. Kabel/kawat listrik (kawat untuk kumparan) 8. kita harus sering berdiskusi dan mendapat masukan-masukan dari banyak orang yang memiliki kemampuan melebihi kemampuan kita.• Sebatang logam (besi) dapat dijadikan magnet dengan cara menggosokkan magnet pada logam tersebut. maka kita juga harus banyak bergaul dan berteman dengan orang yang pandai. Agar kemampuan (pengetahuan) kita semakin bertambah. apabila kita rukun tidak terjadi saling permusuhan. dengan adanya suatu pengaruh ”negatif” dari luar. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Terlaksana Tahap Pembelajaran Ya Tidak . dan semakin lama penggosokan semakin kuat serta bertahan lama sifat kemagnetannya. Alat/Bahan/Sumber belajar 1.” Dalam suatu komunitas. Apabila kita ingin menjadi orang ”baik-baik” maka kita harus bergaul dan berteman dengan orang yang berperilaku baik pula. Animasi pemaknaan untuk penanaman sikap 7.

dll. • Menginformasikan magnet batang mempunyai dua kutub yang dinamai kutub utara dan selatan sambil mendemonstrasikan menggantungkan magnet batang dengan benang. antara lain berkaitan dengan: . Siswa diminta memperhatikan paku-paku kecil itu apakah dapat menempel pada sebuah paku besar tersebut. mengapa benda tersebut dapat menempel? • Menginformasikan bahwa magnet banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari di sekitar kita sambil memberikan contoh misalnya bel listrik. • Selanjutnya guru memaknai setiap materi yang telah didiskusikan sebagai contoh atau model perilaku dan budi pekerti. Menanyakan kepada siswa. motor listrik. mendemonstrasikan bahwa ada beberapa benda yang dapat ditarik oleh magnet dan ada yang tidak dapat ditarik oleh magnet.sifat gaya magnet antar kutub-kutub magnet.magnet dapat menarik benda. . • Meminta siswa duduk dalam tatanan pembelajaran kooperatif sambil mengingatkan keterampilan kooperatif yang akan dilatihkan dan bagaimana cara mengikuti pelatihan keterampilan kooperatif tersebut dan membagikan LKS 2 “Panduan Belajar Pengaruh magnet”. Pertemuan 2 Model Terlaksana Tahap Pembelajaran Ya Tidak Kegiatan Awal • Mendemonstrasikan dengan menempelkan sebuah paku besar ke paku-paku kecil dan meminta siswa memperhatikan paku. . yaitu: U dan S. • Meminta satu-dua kelompok untuk menulis di papan tulis Tabel 1 yang telah diisi dan ditanggapi kelompok lain. Menjelaskan konsep kemagnetan. Kegiatan Inti • Memperlihatkan magnet batang.magnet memiliki dua kutub. • Meminta siswa membaca Pengaruh Magnet dan membimbing mengerjakan LKS tersebut dan menggarisbawahi kalimat pokok setelah mendiskusikan di kelompoknya masing-masing.Kegiatan Awal • Demonstrasi menarik benda-benda dari logam (besi) dengan sebuah ”magnet”. • Membagikan LKS 1 serta alat dan bahan yang dibutuhkan dan membimbing tiap kelompok mengerjakan LKS tersebut. • Demonstrasi dilanjutkan dengan menempelkan paku besar tersebut dengan sebuah magnet batang dan kemudian menempelkannya pada paku-paku kecil. . Adapun materi-materi yang perlu diberikan pemaknaan. • Menyampaikan tujuan pembelajaran (Pertemuan 1). tape recorder. • (Lain-lainnya dapat dikembangkan sesuai kreativitas guru).paku kecil itu apakah dapat menempel pada sebuah paku besar tersebut.

• Meminta siswa membaca Buku . . • Meminta siswa duduk dalam tatanan pembelajaran kooperatif. • Meminta salah satu kelompok untuk menuliskan hasil kegiatannya di papan tulis dan kelompok lain diminta menanggapinya. apakah suatu magnet. • Selanjutnya guru memaknai setiap materi yang telah didiskusikan sebagai contoh atau model perilaku dan budi pekerti.duksi.pembuatan magnet dengan cara induksi. Adapun materi-materi yang perlu diberikan pemaknaan. • Meminta siswa duduk dalam tatanan pembelajaran kooperatif sambil mengingatkan keterampilan kooperatif yang akan dilatihkan dan bagaimana cara mengikuti pelatihan keterampilan kooperatif tersebut dan membagikan LKS 5. susunan atom-atomnya harus dibuat searah.pembuatan magnet dengan cara elektromagnetik. • Memberi penghargaan pada siswa/kelompok yang kinerjanya bagus.• Menginformasikan bahwa hari ini akan dilakukan per. in. Kegiatan Inti • Menginformasikan bahwa garis gaya magnet dapat digambar untuk memperlihatkan lintasan medan magnet. . antara lain berkaitan dengan: . • Membagikan LKS 3 dan membimbing siswa untuk mengerjakan LKS tersebut. Kegiatan Penutup • Untuk memantapkan pemahaman siswa tentang ”Cara Pembuatan Magnet” guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan Pertemuan 3 Terlaksana Tahap Pembelajaran Ya Tidak Kegiatan Awal • Sambil menggantung bebas sebuah magnet batang. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara mendekatkan sebuah magnet ke besi tersebut. • Menginformasikan bahwa terdapat perbedaan antara kutub magnetik dan kutub geografik bumi. • Menyampaikan tujuan pembelajaran (Pertemuan 2).pembuatan magnet dengan cara menggosok. • (Lain-lainnya dapat dikembangkan sesuai kreativitas guru). Kegiatan Inti • Menyajikan informasi bahwa dalam besi yang bukan magnet susunan atom-atomnya masih acak. sifat kemagnetannya tidak dapat dihilangkan? • Menyampaikan tujuan pembelajaran (Pertemuan 3). Agar besi menjadi magnet. menanyakan kepada siswa: ”ke arah mana magnet batang itu selalu menghadap?” Mengapa? • Menanyakan kepada siswa. menjelaskan pola-pola garis gaya untuk berbagai macam susunan magnet batang. serta menjelaskan bagaimana kompas dapat membantu untuk menentukan arah. dan mengalirkan arus listrik.cobaan membuat magnet dengan cara menggosok.

antara lain berkaitan dengan: . Kemagnetan Bumi. Kegiatan Inti • Menginformasikan bahwa arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar akan menimbulkan medan magnet yang arahnya bergantung pada arah arus listrik.Siswa. .keberadaan kemagnetan bumi. tentang Pengaruh Magnet. • (Lain-lainnya dapat dikembangkan sesuai kreativitas guru). • Meminta siswa membaca Buku Siswa. • Menyampaikan tujuan pembelajaran (Pertemuan 4). . Menanyakan pada siswa. mengapa jarum kompas itu dapat mengalami penyimpangan arah? • Mengingatkan kembali tentang cara membuat magnet dengan mengalirkan arus listrik. subbab Medan Magnet di Sekitar Arus Listrik. • Selanjutnya guru memaknai setiap materi yang telah didiskusikan sebagai contoh atau model perilaku dan budi pekerti. • Meminta satu dua kelompok untuk menggambar pola serbuk besi untuk tiap susunan magnet batang dan ditanggapi kelompok lain.cara menghilangkan sifat kemagnetan. • Menginformasikan bahwa medan magnet solenoida dapat diperbesar dengan memperbesar jumlah lilitan maupun besar arus yang mengalir melaluinya. • Membagikan LKS 7 serta alat dan bahan yang dibutuhkan dan membimbing tiap kelompok mengerjakan LKS tersebut. Adapun materi-materi yang perlu diberikan pemaknaan. • Membagikan LKS 4 serta alat dan bahan yang dibutuhkan dan membimbing tiap kelompok mengerjakan LKS tersebut. • Meminta siswa duduk dalam tatanan pembelajaran kooperatif sambil mengingatkan keterampilan kooperatif yang akan dilatihkan dan bagaimana cara mengikuti pelatihan keterampilan kooperatif tersebut dan membagikan LKS 8. Kegiatan Penutup • Untuk memantapkan pemahaman siswa tentang cara model pembelajaran paikem Pertemuan 4 Terlaksana Tahap Pembelajaran Ya Tidak Kegiatan Awal • Mendemonstrasikan terjadinya penyimpangan suatu jarum kompas ketika diletakkan dekat suatu magnet. dan membimbing mengerjakan LKS 8 tersebut dan menggarisbawahi kalimat pokok setelah mendiskusikan di kelompoknya masing-masing. dan membimbing mengerjakan LKS 5 tersebut dan menggarisbawahi kalimat pokok setelah mendiskusikan di kelompoknya masing-masing.

Penilaian (Instrumen Penilaian Terlampir pada Lembar Penilaian) • Bentuk tes tertulis: pilihan ganda dan uraian singkat • Kinerja saat melakukan kegiatan • Laporan/presentasi Tes tertulis dilaksanakan setelah proses pembelajaran (Pertemuan 5) dengan menggunakan Lembar Penilaian (LP) . Kegiatan Penutup • Untuk memantapkan pemahaman siswa tentang medan magnet H. Adapun materi-materi yang perlu diberikan pemaknaan.sifat medan magnet di sekitar kawat berarus listrik. • Selanjutnya guru memaknai setiap materi yang telah didiskusikan sebagai contoh atau model perilaku dan budi pekerti.• Meminta satu-dua kelompok untuk menulis di papan tulis untuk melengkapi Tabel 1 hasil penyelidikan dan ditanggapi kelompok lain. • (Lain-lainnya dapat dikembangkan sesuai kreativitas guru). yaitu: .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->