P. 1
opi-Pengertian Motivasi[1]

opi-Pengertian Motivasi[1]

|Views: 41|Likes:

More info:

Published by: Bella Ari Diah Nabilla on Nov 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2011

pdf

text

original

a.

Pengertian Motivasi Motivasi mempunyai arti dorongan, berasal dari bahasa latin “movere”, yang berarti mendorong atau menggerakkan. Motivasi inilah yang mendorong seseorang untuk berperilaku, beraktifitas dalam pencapaian tujuan. Motivasi itu bersifat alami dan kebutuhan, motivasi itu timbul karena adanya kebutuhan seseorang yang harus segera dipenuhi untuk segera mencapai tujuan. Motivasi sebagai motor penggerak, maka bahan bakarnya adalah kebutuhan (Widayatun, 2005). Motivasi dapat diartikan sebagai “driving force” yang menggerakkan manusia untuk bertingkah laku dan berbuat dengan tujuan tertentu. Motivasi adalah suatu perangsang keinginan (want) dan daya tertentu yang ingin dicapai. Tingkah laku seseorang dipengaruhi serta dirangsang oleh keinginan, kebutuhan, dan kepuasannya. Rangsangan timbul dari dirinya sendiri (internal), dari luar (eksternal) dan lingkungan. Rangasangan materiil dan non materiil ini akan menciptakan motivasi yang mendorong orang bekerja atau beraktifitas untuk memperoleh kebutuhan dan kepuasan dari kerjanya (Hasibuan, 2005). b. Teori-teori motivasi Teori-teori motivasi manusia dibagi menjadi 3 yaitu: teori hedonisme, teori naluri dan teori berdasarkan kebutuhan Maslow. 1. 2. Teori hedonisme Teori naluri Teori hedonisme adalah motivasi yang berhubungan dengan senang atau gembira. Teori naluri adalah motivasi yang ada dalam diri manusia, atau motivasi yang akan menimbulkan perilaku kebudayaan. 3. Teori berdasarkan kebutuhan Maslow Sedangkan teori berdasarkan kebutuhan Maslow merupakan motivasi perilaku seseorang atau individu. c. Unsur-unsur motivasi 1. 2. Motivasi merupakan suatu tenaga dinamis manusia dan munculnya Motivasi seringkali ditandai dengan perilaku yang penuh emosi merupakan rangsangan dari dalam atau luar

3. tujuan 4.

Motivasi merupakan reaksi pilihan dari beberapa alternative pencapaian Motivasi berhubungan erat dengan kebutuhan dalam diri manusia

d. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi manusia Menurut Walgito (2004), faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi berasal dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal itu sendiri terdiri atas jenis kelamin, sifat fisik, sifat kepribadian dan intelegensi. 1. Fisik Motivasi seseorang dikaitkan dengan tipe fisiknya 2. Kepribadian Corak kebiasaan manusia yang terhimpun dalam dirinya yang digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan diri terhadap rangasang dari dalam maupun lingkungannya, sehingga corak dan cara kebiasaannya itu merupakan kesatuan fungsional yang khas pada manusia itu sendiri. 3. Intelegensi Merupakan kemampuan individu untuk berfikir dan bertindak secara terarah serta efektif. Sehingga, orang yang mempunyai inteligensi tinggi akan lebih mudah menyerap informasi, saran dan nasehat terhadap kebiasaan yang dilakukan banyak orang (Walgito, 2004). Faktor-faktor pendorong (reinforcing factor) juga mencakup program kesehatan, peraturan, undang-undang, kebijakan-kebijakan, dan perilaku serta sikap petugas kesehatan yang lain. Adanya kebijakan dan aturan mengenai pelaksanaan prosedur tindakan pencegahan universal di kamar bedah akan menjadi pendorong terbentuknya perilaku yang sesuai (Wahyono, 2004). Perilaku seseorang sangat erat kaitannya dengan profesi yang dijalani, tidak terkecuali dengan profesi sebagai seorang perawat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->