Soal Dan Pembahasan gayak Gesek Kumpulan Soal gaya Gesek 1.

Sebuah balok kayu diletakkan pada sebuah meja. Massa balok 4 kg, percepatan gravitasi 10 m/s2, koefisien gesekan antara balok dan meja adalah 0,2 dan 0,4. Analisa apakah balok bergerak, tentukan besar gaya gesekan dan percepatan balok jika gaya tariknya: 6 N, 16 N, dan 20 N!

Jawab:

Berat balok => w = m . g = (4) (10) = 40 N Menentukan total gaya pada sumbu Y:

2. Sebuah perusahaan ekspedisi barang, baru saja menurunkan sebuah peti 500 N dari truknya. Seorang pegawainya mengikatkan tali pada peti itu dan kemudian menyeret peti itu. Untuk menarik peti dari keadaan diam sampai tepat akan bergerak diperlukan gaya tarik horizontal 230 N. Begitu peti bergerak, dia hanya memerlukan gaya 200 N. Berapa koefisien gesekan statik dan kinetik antara permukaan peti dan jalan?

Jawab:

3. Jika sebuah kotak 10 kg ditarik dengan gaya 40 N membentuk sudut 30° sepanjang permukaan meja licin (gesekan diabaikan), hitunglah: a. Percepatan kotak b. Besar gaya normal yang dikerjakan permukaan meja pada balok Jawab: Berat kotak => N = w = m . g = (10)(10) = 100 N

5. Seorang pemain ski meluncur dari keadaan diam pada bidang miring dengan kemiringan 37° (sin 37° = 0,6). Dengan menganggap koefisien gesekan kinetik 0,10 hitung: a. Percepatan pemain ski b. Kelajuan pemain ski ketika bergerak selama 6 s Jawab:

Gaya horizontal 80 N diperlukan untuk mengusahakan agar peti itu akan bergerak. Sebuah peti kecil dengan massa 8 kg diam di atas lantai licin. Setelah balok bergerak.4 dan 0. Tentukan gaya gesekan yang bekerja pada balok dan percepatan balok (g = 10 m/s2).2. Tentukan besar gaya gesekan dan percepatan balok jika besar P: 30 N. jika balokcdidorong dengan gaya horizontal: 15 N. dan 40 N! 2.6) terhadap arah horizontal.4 kg diletakkan di atas lantai kasar.04 dan 0. . Hitunglah koefisien gesekan statis dan kinetis antara peti dan lantai! 5. Sebuah balok kayu 10 kg diletakkan di atas lantai kasar yang memiliki koefisien gesekan 0.2.02. berapakah gaya horizontal yang dihasilkan mesinnya untuk menjaga mobil bergerak dengan kecepatan tetap? 4. yang memiliki koefisien gesekan 0. 40 N. Sebuah mobil sedan 1300 kg sedang bergerak. Balok itu ditarik dengan gaya miring ke atas 37° (sin 37° = 0. dan 50 N! 3. 30 N. Sebuah balok kayu 10. hanya diperlukan gaya 60 N untuk menjaga agar balok bergerak dengan kecepatan tetap. Jika koefisien gesekan antara ban dan permukaan jalan 0.Soal Gaya 1. Sebuah peti 25 kg diam pada sebuah lantai kasar.3 dan 0.

maka balok akan meluncur ke bawah bidang dan dalam waktu 2. Berapa lama waktu yang diperlukan balok untuk meluncur ke dasar bidang miring? b. Gaya gesekan dan gaya normal yang bekerja pada balok 12.2. Jika gesekan pada bidang miring diabaikan dan g = 10 m/s2 : a. 7 tetapi lantai kasar dengan koefisien gesekan knetik 0. Sebuah gaya P sejajar bidang dikerjakan pada balok dengan arah ke atas.6 m/s2.2 m/s2 ke atas? c. 9. Soal sama dengan No. (sin 37° = 0. Sebuah peti kecil dengan massa 6 kg bertumpu pada dua rodanya sedang melaju dengan kelajuan 4 m/s2 di atas lantai es horizontal. . Berapa besar gaya normal yang dikerjakan lantai es pada tiap roda peti? (Gaya normal pada tiap roda peti sama dengan setengah gaya normal total) 7.2 m/s2 ke bawah? 11.Dengan kecepatan tetap? b. Sebuah balok 6 kg diam di puncak bidang miring yang memiliki sudut kemiringan 30° terhadap arah horisontal. Jika balok dibiarkan bebas. Sebuah balok kayu 50 kg diam di puncak sebuah bidang miring dengan ketinggian 5 m dan panjang lintasan miring 20 m. Hitung: a. Sebuah balok 8 kg terletak pada bidang miring bersudut 37° yang licin (tanpa gesekan). Dengan percepatan 0. Jika koefisien gesekan kinetik antara bidang dan balok adalah 0. Dengan percepatan 0.2 m? b. Hitung gaya yang dikerjakan bidang pada balok! 10. Dua balok kayu dengan massa masing-masing 20 kg dan 40 kg. Jika tidak ada gesekan pada lantai es: a.9 m? b.6) Berapa besar gaya P jika balok bergerak: a. bersentuhan sisi sampingnya dan diam di atas lantai licin (gesekan diabaikan).5 s menempuh jarak 4 m. Hitung: Percepatan sistem dan Gaya kontak yang dikerjakan tiap balok pada balok lainnya! 8. Sebuah balok kayu yang massanya 800 gram meluncur pada bidang datar dengan kecepatan 19.1. Koefisien gesekan kinetik antara bidang dan balok c.a. Percepatan balok b. Sebuah gaya 120 N dikerjakan pada balok 40 kg. Untuk menentukan koefisien gesekan kinetik sebuah permukaan horisontal terhadap kayu. Berapa besarnya gaya tarik P (dengan sudut 37°) yang dapat memberikan kecepatan 7 m/s setelah balok menempuh jarak 4. Berapa besarnya gaya normal yang dikerjakan lantai pada balok? 6. Berapa besar gaya henti P yang membentuk sudut α (sin α = 5/13) yang mampu menghentikan peti setelah menempuh jarak 3. berapajah jauh dan lama balok itu bergerak? 13.

html#ixzz1f62fInen Fisikastudycenter. dan dia mendapatkan hasil pengukuran 7.blogspot.com . Amir mengukur panjang lintasan yang ditempuh balok sampai berhenti. Jika g = 10 m/s2. μs = koefisien gesek statis. tentukan koefisien gesekan permukaan itu! Sumber Artikel Asli http://file-education. μk = koefisien gesek kinetis Gaya Berat W = mg Contoh Soal dan Pembahasan .Rumus Minimal Hukum Newton I ΣF=0 → benda diam atau → benda bergerak dengan kecepatan konstan / tetap atau → percepatan gerak benda nol atau → benda bergerak lurus beraturan (GLB) Hukum Newton II Σ F = ma → benda bergerak dengan percepatan tetap → benda bergerak lurus berubah beraturan (GLBB) → kecepatan gerak benda berubah Gaya Gesek Gaya Gesek Statis → fs = μs N Gaya Gesek Kinetis → fk = μk N dengan N = gaya normal. Materi Fisika kelas 2 (XI) SMA dengan melibatkan gaya gesek dalam beberapa kasus dinamika. variasi menentukan nilai gaya normal.sebuah balok kayu diluncurkan di atas permukaan itu dengan kecepatan 3 m/s.com/2011/11/latihan-soal-dan-pembahasangaya-gesek.5 m. Rumus . gaya kontak dan penguraian gaya-gaya.Contoh Soal dan Pembahasan tentang Dinamika Gerak.

2 dengan koefisien gesekan kinetis 0. Sesuai dengan hukum Newton untuk benda diam : Σ Fx = 0 F − fges = 0 12 − fges = 0 fges = 12 N c) Percepatan gerak benda Benda dalam keadaan diam.1 tentukan besarnya : a) Gaya normal b) Gaya gesek antara benda dan lantai c) Percepatan gerak benda Pembahasan Gaya-gaya pada benda diperlihatkan gambar berikut: a) Gaya normal Σ Fy = 0 N−W=0 N − mg = 0 N − (10)(10) = 0 N = 100 N b) Gaya gesek antara benda dan lantai Cek terlebih dahulu gaya gesek statis maksimum yang bisa terjadi antara benda dan lantai: fsmaks = μs N fsmaks = (0.2)(100) = 20 N Ternyata gaya gesek statis maksimum masih lebih besar dari gaya yang menarik benda (F) sehingga benda masih berada dalam keadaan diam. Jika koefisien gesekan statis antara benda dan lantai adalah 0.Soal No. percepatan benda NOL . 1 Perhatikan gambar berikut! Benda bermassa m = 10 kg berada di atas lantai kasar ditarik oleh gaya F = 12 N ke arah kanan.

2 dengan koefisien gesekan kinetis 0. Untuk benda yang bergerak gaya geseknya adalah gaya gesek dengan koefisien gesek kinetis : fges = fk = μk N fges = (0.1 tentukan besarnya : a) Gaya normal b) Gaya gesek antara benda dan lantai c) Percepatan gerak benda d) Jarak yang ditempuh benda setelah 2 sekon Pembahasan Gaya-gaya pada benda diperlihatkan gambar berikut: a) Gaya normal Σ Fy = 0 N−W=0 N − mg = 0 N − (10)(10) = 0 N = 100 N b) Gaya gesek antara benda dan lantai Cek terlebih dahulu gaya gesek statis maksimum yang bisa terjadi antara benda dan lantai: fsmaks = μs N fsmaks = (0.1)(100) = 10 N c) Percepatan gerak benda Hukum Newton II : Σ Fx = ma F − fges = ma 25 − 10 = 10a .2)(100) = 20 N Ternyata gaya yang gesek statis maksimum (20 N) lebih kecil dari gaya yang menarik benda (25 N). Jika koefisien gesekan statis antara benda dan lantai adalah 0. benda mula-mula dalam kondisi rehat! Benda bermassa m = 10 kg berada di atas lantai kasar ditarik oleh gaya F = 25 N ke arah kanan.Soal No. 2 Perhatikan gambar berikut. Sehingga benda bergerak.

5 N c) Percepatan gerak benda Σ Fx = ma F cos θ − fges = ma . koefisien gesek kinetis permukaan lantai adalah 0.1)(35) = 3.6) = 35 N b) Gaya gesek Jika dalam soal hanya diketahui koefisien gesek kinetis.6 dan cos 37o = 0. sehingga fges = fk : fges = μk N fges = (0.a = 15/10 = 1. benda 5 kg mula-mula dalam kondisi tidak bergerak! Jika sudut yang terbentuk antara gaya F = 25 N dengan garis mendatar adalah 37o.8) Pembahasan Gaya-gaya pada benda diperlihatkan gambar berikut: a) Gaya normal Σ Fy = 0 N + F sin θ − W = 0 N = W − F sin θ = (5)(10) − (25)(0.5 m/s2 d) Jarak yang ditempuh benda setelah 2 sekon S = Vo t + 1/2 at2 S = 0 + 1/2(1.1 dan percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 tentukan nilai: a) Gaya normal b) Gaya gesek c) Percepatan gerak benda (sin 37o = 0.5)(22) S = 3 meter Soal No. maka dipastikan benda bisa bergerak. 3 Perhatikan gambar berikut.

5 a = 3.3 m/s2 Soal No. 4 Perhatikan gambar berikut.125. Tentukan nilai dari : a) Gaya normal pada balok b) Gaya gesek antara lereng dan balok c) Percepatan gerak balok Pembahasan Gaya-gaya pada balok diperlihatkan gambar berikut: a) Gaya normal pada balok Σ Fy = 0 N − W cos θ = 0 N − mg cos 53o = 0 N − (100)(10)(0.5 = 5a 5a = 16. Percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 dan sin 53o = 0.125)(600) = 75 newton c) Percepatan gerak balok Σ Fx = ma W sin θ − fges = ma .8.6) = 0 N = 600 Newton b) Gaya gesek antara lereng dan balok fges = μk N fges = (0.(25)(0.8) − 3.6. balok 100 kg diluncurkan dari sebuah bukit! Anggap lereng bukit rata dan memiliki koefisien gesek 0. cos 53o = 0.

8) − 75 = 100a a = 725/100 = 7.25 m/s2 Soal No. 5 Balok A massa 40 kg dan balok B massa 20 kg berada di atas permukaan licin didorong oleh gaya F sebesar 120 N seperti diperlihatkan gambar berikut! Tentukan : a) Percepatan gerak kedua balok b) Gaya kontak yang terjadi antara balok A dan B Pembahasan a) Percepatan gerak kedua balok Tinjau sistem : Σ F = ma 120 = (40 + 20) a a = 120/60 m/s2 b) Gaya kontak yang terjadi antara balok A dan B Cara pertama. Tinjau benda B : Σ F = ma Fkontak = mB a Fkontak = 20(2) = 40 Newton . Tinjau benda A : Σ F = ma F − Fkontak = mA a 120 − Fkontak = 40(2) Fkontak = 120 − 80 = 40 Newton Cara kedua.mg sin 53o − fges = ma (100)(10)(0.

6) = (40 + 20) a a = 120/60 = 2 m/s2 b) Gaya kontak antara balok A dan B Cara pertama. tinjau balok A Gaya-gaya pada balok A terlihat pada gambar berikut : . 6 Balok A dan B terletak pada permukaan bidang miring licin didorong oleh gaya F sebesar 480 N seperti terlihat pada gambar berikut! Tentukan : a) Percepatan gerak kedua balok b) Gaya kontak antara balok A dan B Pembahasan a) Percepatan gerak kedua balok Tinjau Sistem : Gaya-gaya pada kedua benda (disatukan A dan B) terlihat pada gambar berikut: Σ F = ma F − W sin 37o = ma 480 − (40 + 20)(10)(0.Soal No.

600 D.2 dan koefisien gesekan antara B dan lantai = 0. 100 (Sumber Soal : UMPTN 1993) Pembahasan fAB → gaya gesek antara balok A dan B fBL → gaya gesek antara balok B dan lantai fAB = μAB N fAB = (0..newton A. tinjau benda B Σ F = ma Fkontak − WB sin 37o = mB a Fkontak − (20)(10)(0.. 320 E. Koefisien gesekan antara A dan B = 0.5.Σ F = ma F − WA sin 37o − Fkontak = mA a 480 − (40)(10) (0. Besarnya gaya F minimal untuk menggeser balok B adalah. 750 C..2)(100) = 20 N . 7 Balok A beratnya 100 N diikat dengan tali mendatar di C (lihat gambar).6) − Fkontak = (40)(2) 480 − 240 − 80 = Fkontak Fkontak = 160 Newton Cara kedua.6) =(20)(2) Fkontak = 40 + 120 = 160 Newton Soal No. Balok B beratnya 500 N. 950 B.

tentukan : a) Percepatan benda pertama b) Percepatan benda kedua c) Tegangan tali T Pembahasan a) Percepatan benda pertama Hubungan antara percepatan benda pertama (a1) dan percepatan benda kedua (a2) adalah: a1 = 2a2 atau a2 = 1/2a1 Tinjau m2 F − 2T = m2a2 42 − 2T = 4a2 .5)(100 + 500) = 300 N Tinjau benda B Σ Fx = 0 F − fAB − fBL = 0 F − 20 − 300 = 0 F = 320 Newton Soal No. 8 Benda pertama dengan massa m1 = 6 kg dan benda kedua dengan massa m2 = 4 kg dihubungkan dengan katrol licin terlihat pada gambar berikut ! Jika lantai licin dan m2 ditarik gaya ke kanan F = 42 Newton.fBL = μBL N fBL = (0.

42 − 2T = 4(1/2)a1 42 − 2T = 2a1 (Pers.1 tentukan: a) Percepatan gerak kedua massa b) Tegangan tali penghubung antara kedua massa Pembahasan Tinjauan massa B : . 1) Tinjau m1 T = m1a1 T = 6 a1 (Pers. 9 Massa A = 4 kg. 1 dan Pers. 2) Gabung Pers. 2 42 − 2T = 2a1 42 − 2(6a1) = 2a1 42 = 14 a1 a1 = 42/14 = 3 m/s2 b) Percepatan benda kedua a2 = 1/2a1 a2 = 1/2(3) = 1.5 m/s2 c) Tegangan tali T T = 6a1 = 6(3) = 18 Newton Soal No. massa B = 6 kg dihubungkan dengan tali dan ditarik gaya F = 40 N ke kanan dengan sudut 37o terhadap arah horizontal! Jika koefisien gesekan kinetis kedua massa dengan lantai adalah 0.

4 − T = 6 a → (persamaan 1) Tinjauan gaya-gaya pada massa A Σ Fx = ma T − fgesA = ma T − μk N = ma T − μk mg = ma T − (0.4 = 10a a = 2.6 N Hukum Newton II: Σ Fx = ma F cos 37o − fgesB − T = ma (40)(0.1)(36) = 3.6) = (6)(10) N = 60 − 24 = 36 N Besar gaya gesek : fgesB = μk N fgesB = (0.6 − T = 6 a 28.4 − T = 6 a 28.4 − ( 4a + 4) = 6 a 24.44 m/s2 b) Tegangan tali penghubung antara kedua massa T = 4a + 4 .Nilai gaya normal N : Σ Fy = 0 N + F sin 37o = W N + (40)(0.8) − 3.1)(4)(10) = 4 a T = 4a + 4 → Persamaan 2 Gabung 1 dan 2 28.

10 Diberikan gambar sebagai berikut! Jika massa katrol diabaikan.T = 4(2.44) + 4 T = 13. tentukan: a) Percepatan gerak kedua benda b) Tegangan tali penghubung kedua benda Pembahasan Tinjau A Σ Fx = ma T − WA sin 37o = mA a T − (5)(10)(0.6) = 5 a T − 30 = 5a → (Persamaan 1) Tinjau B Σ Fx = ma .76 Newton Soal No.

Tentukan besar gaya F agar balok A bergerak lurus beraturan ke arah kanan. abaikan massa katrol! Pembahasan Tinjau B Benda bergerak lurus beraturan → a =0 Σ Fx = 0 T − fBA =0 T = fBA = μBA N = μBA mg= (0.2.WB sin 53o − T = mB a (10)(0. Koefisien gesekan kinetis antara balok A dengan B adalah 0. 11 Diberikan gambar sebagai berikut: Massa balok A = 6 kg.1)(4)(10) = 4 N Tinjau A . massa balok B = 4 kg.8) − T = 10 a T = 80 − 10 a → (Persamaan 2) Gabung 1 dan 2 T − 30 = 5a (80 − 10 a) − 30 = 5 a 15 a = 50 a = 50/15 = 10/3 m/s2 b) Tegangan tali penghubung kedua benda T − 30 = 5a T − 30 = 5( 10/3) T = 46.67 Newton Soal No.1 dan koefisien gesekan antara balok A dengan lantai adalah 0.

tentukan tegangan tali penarik elevator jika gerakan elevator adalah ke bawah! Pembahasan Elevator bergerak ke bawah : Σ Fy = ma W − T = ma .8) =(400)(2) T = 800 + 3920 = 4720 Newton Soal No.. 4720 newton (Sumber Soal : Proyek Perintis I 1981) Pembahasan Σ Fy = ma T − W = ma T − (400)(9.8 m/s2 . 3120 newton D. 13 Dari soal nomor 12. 12 Sebuah elevator bermassa 400 kg bergerak vertikal ke atas dari keadaan diam dengan percepatan tetap 2 m/s2. A. 3920 newton E. maka tegangan tali penarik elevator adalah.. 800 newton C.Σ Fx = 0 F − T − fAB − fAL = 0 dengan fAL = μAL N = (0.2)(10)(10) = 20 N (Gaya normal pada A adalah jumlah berat A ditambah berat B. Jika percepatan gravitasi 9. 400 newton B.. karena ditumpuk) Sehingga : F − 4 − 4 − 20 = 0 F = 28 Newton Soal No.

massa benda pertama = 4 kg dan massa benda kedua 6 kg. 14 Perhatikan susunan dua buah benda berikut ini: Koefisien gesekan kinetis antara massa pertama dengan lantai adalah 0.1 .(400)(9. Tentukan : a) Percepatan gerak benda pertama b) Percepatan gerak benda kedua Pembahasan a) Percepatan gerak benda pertama Hubungan percepatan benda pertama dan benda kedua adalah : a1 =2a2 atau a2 = 1/2a1 Tinjau benda pertama Σ Fx = m1a1 T − f = 4 a1 T − μk N = 4a1 T − (0.8) − T = (400)(2) T = 3920 − 800 = 3120 Newton Soal No.1)(4)(10) = 4 a1 T = 4a1 + 4 → Persamaan 1 Tinjau benda kedua .

15 Balok m bermassa 10 kg menempel pada dinding kasar dengan koefisien gesekan kinetis 0.1. Tentukan besar gaya vertikal F1 agar balok bergerak vertikal ke atas dengan percepatan 2 m/s2 ! Pembahasan Tinjauan gaya yang bekerja pada m : Σ Fx = 0 N − F2 = 0 N − 50 = 0 N = 50 Newton . Balok mendapat gaya horizontal F2 = 50 N dan gaya vertikal F1 .Σ Fy = m2a2 W − 2T = (6)(1/2 a1) 60 − 2T = 3a1 → Persamaan 2 Gabung Persamaan 2 dan Persamaan 1 60 − 2T = 3 a1 60 − 2(4a1 + 4) = 3a1 60 − 8a1 − 8 = 3a1 52 = 11a1 a1 = 52/11 m/s2 b) Percepatan gerak benda kedua a2 = 1/2 a1 a2 = 1/2 ( 52/11 ) = 26/11 m/s2 Soal No.

Benda berhenti setelah menempuh jarak (A) 3 m (B) 4 m (C) 5 m (D) 6 m (E) 8 m (Sumber Soal : UM UGM 2009) Soal Latihan No.Σ Fy = ma F1 − W − f = ma F1 − mg − μk N = ma F1 − (10)(10) − (0. 1 Sebuah katrol licin digantungi beban dengan kondisi mula-mula kedua benda diam dengan m1 = 4 kg dan m2 = 6 kg! .1)(50) = 10(2) F1 = 20 + 100 + 5 = 125 Newton Soal Latihan Soal Latihan No. Tentukan besar tegangan tali penghubung benda : a) 2 kg dan 3 kg b) 4 kg dan 5 kg oal No. 2 Lima buah benda (sebutlah balok). 3 kg. lalu ditarik mendatar di atas lantai dengan gaya sebesar 40 N seperti gambar di bawah. 5 kg dan 6 kg. percepatan gravitasi 10 m/s2. Koefisien gesek antara masing-masing benda dan lantai 0. dihubungkan dengan tali-tali tanpa massa (halus).85. masing-masing bermassa 2 kg. Benda mengalami gaya gesek dari bidang sebesar 16 N dan sinα =0.1.1 Benda bermassa 4 kg diberi kecepatan awal 10 m/s dari ujung bawah bidang miring seperti gambar. 4 kg.

demikian juga tegangan tali keduanya sama.Tentukan : a) Percepatan gerak benda pertama dan kedua b) Tegangan tali pertama c) Jarak yang ditempuh benda kedua dalam waktu 2 sekon d) Jarak benda pertama dan kedua setelah 2 sekon (Percepatan gravitasi bumi = 10 m/s2) Pembahasan Percepatan pada benda pertama akan sama dengan percepatan pada benda kedua. a) Mencari percepatan Tinjau benda pertama : Tinjau benda kedua: .

Soal No. 2 Perhatikan gambar berikut ini.Dari persamaan I dan II: b) Tegangan Tali c) Jarak tempuh benda kedua setelah 2 sekon d) Jarak benda pertama dan kedua adalah 8 meter. benda bermassa 5 kg ditarik gaya F = 10 N dengan arah 60o terhadap arah horizontal! Tentukan : a) Penguraian gaya yang bekerja pada benda b) Percepatan gerak benda c) Besar gaya Normal .

Tentukan : a) Percepatan gerak kedua benda . N = gaya normal.Pembahasan a) Penguraian gaya-gaya yang bekerja pada benda. W = gaya berat b) Percepatan gerak benda Dari gaya-gaya dengan arah horizontal : c) Besar gaya Normal (N) Dari gaya-gaya dengan arah vertikal : Soal No. Benda B bermassa 6 kg digantung pada sebuah tali dihubungkan dengan katrol licin pada benda A. 3 Benda A 4 kg berada pada lantai licin mula-mula ditahan agar diam.

b) Tegangan Tali penghubung kedua benda Pembahasan a) Tinjau gaya-gaya dengan arah mendatar pada benda A Tinjau benda B b) Tegangan Tali Soal No.katrol licin seperti gambar berikut! m1 = 1 . 4 Tiga buah benda dihubungkan dengan tali dan katrol .

kg. Tentukan percepatan benda pertama. m2 = 2 kg dan m3 = 3 kg. kedua dan ketiga Pembahasan Tinjau benda pertama Tinjau benda kedua Tinjau benda ketiga Hubungan percepatan ketiga benda: .

Dari persamaan III dan IV Dari persamaan I dan II Dari persamaan V dan VI Dari persamaan II dan VII Soal No. 5 Perhatikan sistem berikut. benda A bermassa 5 kg dan benda B bermassa 15 kg ! .

Jika lantai dan katrol licin tentukan percepatan turunnya benda B! Pembahasan Tinjau benda A pada gaya yang searah lintasan gerak Tinjau benda B lihat gaya-gaya yang searah lintasan gerak .

Dari persamaan I dan II Gerak Benda Pada Bidang Miring .

F gerak adalah gaya yang menyebabkan benda bergerak. jika lebih besar maka benda akan bergerak dan menimbulkan gaya gesekan (fg) yang berlawanan dengan arah gerak benda....seperti yang diulas dalam artikel terdahulu.... Dari rumus F gerak dan fg di atas dapat kita gunakan untuk mencari besarnya percepatan gerak benda : jika lantai licin berarti besarnya gaya gesek (fg) = 0 atau koefisien geseknya = 0 .. jika diketahui gaya gesek statisnya maka kita perlu mengecek apakah F gerak < atau > dari gaya gesek statisnya...

.... .Sebagai tambahan kadang2 dalam soal ditanyakan Kapan benda tepat akan bergerak ? Jawab : Benda tepat akan bergerak saan F gerak harganya = gaya gesek statis maksimumnya. jika massa balok A > massa balok B maka yang menyebabkan benda bergerak adalah balok A dan yang menghambat adalah balok B maka dalam rumus percepatan di atas tertulis mA .mB... dengan mengalikan tetapan gaya gesek maksimum di atas dengan gaya nolmalnya akan diperoleh besarnya gaya gesek maksimumnya... Gerak Benda Pada Katrol dalam gambar di atas.

Bentuk Katrol yang lain....karena T searah dengan percepatannya maka T bernilai positif (+) dan berat benda berlawanan dengan arah percepatannya maka bernlai negatif (-)... ..sedangkan tegangan talinya dapat kita hitung dengan mudah konsentrasikan pada pengamatan gaya2 yang bekerja pada balok B : bila kita Gaya yang bekerja pada balok B ada 2 yaitu tegangan tali (T) dan berat benda (WB)...

. dalam lantai licin benda bergerak karena berat balok B sedangkan dalam lantai kasar benda bergerak karena selisih berat balok B dengan gaya gesek balok A.......antara lantai licin dan kasar perbedaannya terdapat dalam perhitungan gaya yang menyebabkan benda bergerak.... Sedangkan dalam rumus2 sebelah kiri digunakan saat lantai kasar... ..seperti yang tercantum dalam rumus sebelah kiri bagian bawah.. Bentuk Katrol yang Lainnya lagi. sebagai tambahan. besarnya tegangan tali dalam lantai licin dapat dihitung langsug tanpa menghitung percepatan gerak dahulu..( harga berat balok B (WB) positif karena searah dengan percepatannya dan tegangan talinya (T) bernilai negatif karena berlawanan dengan percepatannya.. Dalam rumus tegangan tali jika ditinjau dari balok B damam lantai licin dan kasar mempunyai rumus yang sama....dalam rumus2 sebelah kanan digunakan saat lantai licin. Dalam rumus percepatan..........sehingga besarnya gaya gesek lantai terhadap balok A = 0...

Gaya gerak balok A dalam bidang miring dan gaya gesek benda A terhadap lantai.......... dan berlaku hubungan sebagai berikut : ..sehingga kita perlu tahu bentuk rumus dasarnya...saya cantumkan rumus langsugnya. namun untuk bentuk2 soal yang lebihkompleks dan lebih beragam kita akan kesilitan jika kita hafalkan semua...dalam rumus2 percepatan sebelumnya baik dalam bidang miring maupun katrol. semua bentuk rumus gerak dalam artikel ini semuanya bersumber dari hukum Newton kedua yakni : F adalah gabungan gaya2 yang bekerja pada benda sehingga benda bergerak dengan percepatan a sebagai contoh bentuk katrol di atas ada 3 gaya yang bekerja yakni : berat balok B...karena rumus2 di atas sering keluar dalam soal....

Gaya yang bekerja pada katrol di atas dapat berupa gabungan -/+ dengan gaya gerak balok A dan berat balok B namun selalu dikurangi dengan gaya geseknya.karena gaya gesek selalu berlawanan dengan arah gerak.. Gaya Normal dalam Lift ...

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful