SEJARAH PSIKOLOGI

Ilmu pengetahuan yang mempelajari prilaku manusia yang hubungannya dengan lingkungan disebut psikologi. Dapat juga didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku dan proses mental atau bisa juga sebagai pembahasan tentang jiwa manusia.

A. Masa Yunani
pada masa ini anggapan tentang filsafat masih mengarah pada eksplorasi alam, tahap intelektual ini masih primitive yaitu masih percaya kepada dewa – dewa dan bersifat spiritual. Contoh: Mesir. Banyak filosof yang mengemukakan pendapatnya , dimulai dari  Pythagoras (572-497 SM) :jiwa merupakan sesuatu yang berdiri sendri dan tidak dapat mati  Socrates (469-399 SM) : memandang bahwa jiwa sebagai inti sari manusia  Plato (427- 347 SM) : seorang murid Socrates berpandangan bahwa jiwa dan tubuh merupakan dua kenyataan yang harus dibeda-bedakan. Memandang bahwa jiwa itu kekal dan tak dapat mati.dikenal sebagai istilah dualisme Plato.  Aristoteles (384-322 SM) : seorang murid Plato yang pada awalnya mendukung dualisme plato kemudian menjadi berbalik menyerang. Ia memandang jiwa dan raga sebagai dua aspek yang tidak dapat dipisahkan dansaling berhubungan. Salah satu karyanya yaitu human action and memory : perilaku manusia dilatar belakangi oleh adanya alasan tertentu sehingga perilaku manusiadari gerakan-gerakan yang sederhana . Sehingga muncul definisi manusia sebagai ilmu tentang prilaku.

B. Masa Abad Pertengahan
a. Akhir Hellenistic Pendekatan natural science dari Aristoteles disebarkan oleh muridnya, Alexander the Great melalui ekspansi militer sampai ke daerah Timur. Bersamaan dengan itu mulai juga masuk pandangan belahan dunia Timur ke Barat, terutama Persia, India, dan Mesir. Dengan runtuhnya kekuasaan Alexander the Great, pengaruh timur ini semakin kuat, ditandai dengan menguatnya pandangan spiritualitas menggantikan naturalisme. b. Masa Romawi Konteks sosial :  Pemerintahan kekaisaran romawi yang mendunia dengan tertib administrasi kependudukan yang kuat serta jaminan akan ketentraman sosial.  Mereka lebih tertarik pada ilmu pengetahuan yang teknikal dan aplikatif, untuk memperkuat kekaisaran Romawi.  Ide-ide dan pemikiran tentang manusia berkembang pesat juga ide-ide tentang ketuhanannya Pengaruh bagi perkembangan pemikiran tentang manusia:

2) Thomas Aquinas (1225-1274) · Mentransformasikan pandangan Aristoteles ke dalam konsep-konsep kekristenan. tetapi juga spiritual entity. bukan sesuatu yang harus dipertentangkan. apakah jiwa adalah unsur yang aktif dan mandiri terhadap lingkungan ataukah unsur yang pasif dan hanya bisa memberi reaksi. hanya dapat dipercayai (iman)  Menempatkan ide Plato dalam konteks kekristenan  Usaha untuk menjelaskan hubungan antara body and soul sebagai suatu dualisme. body dan soul masing-masing memiliki fungsi tersendiri. dan psikoanalisa. Pengaruh pada pandangan mengenai manusia :  Manusia bukan hanya physical being. Agustinus · Filsuf pertama pada masa Kekristenan. Pengubahan mutlak dari Aristoteles’ natural science . gestalt. Maka soul adalah sesuatu yang vital bagi manusia. c. F · Sumbangan bagi psikologi : metode introspective. · Pentingnya eksplorasi spiritualitas sebagai usaha manusia untuk mendekatkan diri pada Tuhan.  Pemikiran pada masa Romawi memberi jalan bagi berkembangnya kekristenan. b) manusia dipandang sebagai makhlukyang hidupnya harus berusaha dan mecari kebenaran dalam alam dan Tuhan.  gereja dan para ulamanya berperan penting dalam masyarakat  pada waktu itu gereja dipandang sebagai penentu nilai di masyarakat. Jiwa manusia adalah image dari Tuhan. Pengembangan dualisme hubungan antara manusia dengan alam secara lenih spesifik. yaitu hubungan antara aspek-aspek di dalam diri manusia itu sendiri .  Pengaruh pada pemikiran tentang. hal yang tidak dapat dilakukan oleh fisik manusia semata. nilai moral. Filsafat yang berkembang memiliki konteks yang lebih terbatas dan spesifik. bumi dan surga. Teknik utama manusia untuk melakukan transendensi. tujuan utamanya adalah memahami dunia. serta tampak dalam bentuk yang nyata. Apa yang dikenal sebagai reason oleh Aristoteles diterjemahkan sebagai soul oleh Aquinas. Dalam psikologi modern teknik ini digunakan oleh beberapa aliran besar seperti strukturalisme (teknik utama untuk menggali jiwa manusia). · Tuhan adalah kebenaran yang menciptakan manusia. · Sumbangan bagi science/psikologi modern : . misalnya ritual religi masyarakat Romawi. Jiwa manusia (soul) ada pada dunia yang tidak nyata (intangible).  Fokus yang dibicarakan : a) dikotomi aktif-pasif. Aspek spiritual tidak diatur oleh hukum alam. Tokoh dalam abad ini: 1) St. Pengaruh Kristen Konteks sosial :  tokoh “Yesus” dipandang sebagai manusia sempurna dan prilakunya harus menjadi tauladan.

Ada 3 aliran yang berkembang: 1. Aristoteles dan lainlain dikaji untuk melihat bagaimana pola pikir penulisnya dan konteks histories waktu tulisan itu dibuat. dan ilmu yang benar hanya dapat diperoleh melalui proses berfikir bukan berdasarkan percobaan atau pengalaman. Tulisan-tulisan filsuf terkenal seperti Plato. pola pikir lebih sistematis dan mekanistik itu berarti alam memiliki sistem dapat diramalkan dan tidak tunduk pada spiritual belaka. juga bukan karena jiwa. Manusia juga dapat berfikir logis dan tidak semata-mata tunduk pada hukum agama. Masa Pasca Renaisans dan Revolusi Ilmiah Beberapa pandangan tentang manusia. sensasi. fisiologis. Kesimpulan akhirnya adalah penerimaan bahwa kebenaran memiliki lebih dari satu perspektif. charles Bell-Francoise Magendie: fakta bahwa syaraf sensoris dan motorik beroperasi secara terpisah dan searah. dan refleks. Tokoh a. . c) Marshall Hall : refleks dikomandoi oleh syaraf tulang belakang (spinal cord) dan bukan syaraf batang otak.  Rene Descartes (1596-1650): banyak membahas tentang jiwa dan raga. meliputi riset-riset dibidang aktifitas syaraf. bukan semata-mata disebabkan oleh objek tertentu. tapi diperantarai oleh proses transmisi syaraf. Doctrine of Specific Nerve Energies : transmisi syaraf adalah proses yang menjembatani antara sensed object dengan mind. Kemudian munculnya diskusi tentang “knowledge” yang menjadikan perkembangan pesat di bidang ilmu dan metode ilmiah dengan munculnya pisikawan Newton. Mendiferensiasikan gerakan tubuh ke dalam 4 kelompok : voluntary movement. Pandangan ini melengkapi penjelasan ttg peran mind dan consciousness (cogito ergo sum) dan menjadi dasar bagi penelitian mengenai lokasi spesifik dari fungsi tertentu di otak. Jiwa memiliki satu fungsi yaitu berfikir. dan otak memberi dasar empiris . Maka yang dicari adalah human truth dan bukan God truth. respiratory movement. namun tidak sebaliknya. involuntary movement. Ini menjadikan ilmu pengetahuan menggantikan tempat agama dan iman di masyarakat Masa Rennaissance ditandai dengan bergesernya fokus pemahaman dari Godcenteredness menjadi human-centerednes. Maka awareness manusia. Masa Renaissans Konteks sosial dan intelektual Masa ini adalah reaksi dari masa sebelumnya dimana pengetahuan bersifat doktrinal dan lebih didasarkan pada iman. D. menurutnya jiwa mempengaruhi raga. Pandangannya ini memicu diskusi mengenai kesadaran yang sangat relevan bagi perkembangan psikologi. b) Johannes Mueller : lebih menekankan pada proses transmisi syaraf.C. dikenal dengan istilah sekularisasi atau humanity.

Konsepnya : unconscious inference : penyimpulan hasil persepsi manusia diperoleh berdasarkan proses yang berulang sehingga akhirnya menjadi sesuatu yang tidak disadari . just noticeable threshold). psikofisiologis adalah bagian dari ilmu fisiologi yang memfokuskan pada subjective experience dalam mempelajari hubungan antara stimulus fisik dan sensasinya. berusaha menguraikan anatomi dari reseptor indrawi dan menganalisis pengalaman psikologis yang dihasilkan berdasarkan proses fisiologisnya. mencoba pendekatan dengan bukti nonpathological (melengkapi Broca). merupakan sesuatu yang masih banyak digunakan dalam psi eksperimen sampai sekarang. seeing.‘irresisitible’. sebaliknya ia berpegang pada tradisi pemikiran Jerman dimana mind diangagp sebagai sesuatu yang aktif dan memiliki struktur secara mandiri. menemukan pusat-pusat penting dari otak yaitu : o Cerebral hemisphere : willing. satu-satunya pendekatan yang waktu itu berfokus pada otak . Tokoh-tokoh penting : a) Gustav Theodor Fechner : hubungan antara sensasi dan persepsi.d) Paul Broca (1824 – 1880). Sensasi yang dirasakan panca indera dipandang sebagai refleksi hubungan soul-body dan tidak semata-mata dari sudut fisik saja. dan digeneralisasikepada stimulus yang mirip di lingkungan. judging. Ia mengajukan ilmu empiris tentang mind dimana meningkatnya bodily and sensory stimulations dianggap sebagai indicator atau measurement untuk intensitas pengalaman mental. memory. Ia merupakan tokoh penting dalam studi fisiologis otak. and hearing o Cerebellum : motor coordination o Medulla oblongata: mediation of sensory and motor function o Corpora quadrigemina : vision o Spinal cord : conduction o Nerves : excitation f) Para ahli yang bersibuk diri dengan studi fisiologis dari sensasi. sekali terbentuk sulit secara sadar untuk dimodifikasi. Konsep penting lain : unbewusster schluss . b) Hermann von Helmholtz (1821-1894)Seorang pelopor psikologi eksperimen. Konsep utama : ambang atau threshold. menganggap psikofisik sebagai sebuah ilmu eksak untuk menjelaskan hubungan antara body and mind. Tokoh : Thomas Young (1773-1829) : trichromatic theory. menemukan pusat Broca yang mengendalikan aktivitas bicara. Ia tidak setuju dengan materialism. Fokus utama dari eksplorasi fisiologis otak adalah untuk menemukan lokasi fisiologis dari bagian-bagian mental. yaitu bahwa mind harus selalu diwujudkan dalam bentuk nyata baru bisa diteliti. banyak menggunakan waktu reaksi dalam penelitiannya. (absolute threshold. bagian tertentu dari otak yang merupakan central dari aktivitas mental manusia. Studi ini berkembang dari phrenology (Gall & Spurzheim). e) Pierre Flourens (1794-1867). Jan Purkinje (1787-1869) : hubungan sistematis antara struktur mata dan syaraf ke otak untuk menjelaskan perceptual error 2.

Fisiologi adalah ilmu yang menginformasikan fenomena kehidupan sebagaimana yang kita persepsikan melalui penginderaan eksternal sedangkan psikologi adlaah yang memungkinkan manusia melihat ke dalam dirinya dari sisi internal dirinya sendiri. Eksperimenter mencatat hasil ini secara mendetil. Area studi inilah yang berkembang menjadi obyek studi psikologi 3. Metode ini dilakukan oleh Wundt dg cara sangat terkontrol sehinga dapat direplikasi. yaitu : bahasa. Tanah kelahiran Psikologi adalah Jerman. atau filosofi.Para tokoh psychophysics menunjukkan area studi yang tidak dengan mudah diakomodasi dalam ilmu fisika.Dalam perkembangannya. Wundt mengakui bahwa metode eksperimental dalam psikologi fisiologi sangat kuat untuk menggali elemen-elemen soul yang mendasar (misalnya persepsi. Research Method for Psychology. Prosesproses ketidaksadaran tidak lagi menjadi fokus dari ‘study of the mind’. Psikologi Sebagai Ilmu yang Mandiri Konteks intelektual Eropa sudah siap untuk menerima Psikologi sebagai dislipin Ilmu yang mandiri dan format. metode eksperimen adalah cara untuk membawa mind ke dalam batas-batas ruang lingkup natural science yang obyektif dan empiris. Tokoh Psikologi yaitu Wilhelm Wundt: beranggapan bahwa fisiologi dan psikologi. budaya. Metode ini dilakukan di bawah pengawasan ketat dari seorang eksperimenter yang terlatih. Memindahkan konteks biologis menjadi konteks perbaikan dalam masyarakat. Higher mental process ini muncul dalam bentuk kreativitas mental dan menjadi kekuatan sebuah peradaban dan bersifat abadi. Namun di atas fenomena-fenomena mendasar ini masih ada proses-proses mental yang lebih tinggi (higher mental process) yang mengintegrasikan fenomena dasar tsb. custom. fisiologis. Idenya tentang metode juga berkembang sejalan dengan kematangan proses intelektualnya. Subyek dimasukkan ke dalam situasi lab yang terkontrol dan diminta melaporkan secara sistematis pengalaman yang dihasilkan dari situasi tersebut. dll). pengembangan dari metode perenungan (armchair subjective introspection) yang sering dipakai dalam filsafat.pandangan ini penting dan revelan sekali bagi perkembangan psikologi tokoh penting: Francis Galton (1822-1911): dikenal sebagai bapak psikologi eksperimental Iggris. Pada tahap ini Wundt membatasi fungsi soul hanya pada tahap kesadaran. mitos. Menampilkan aspek praktikal dan kegunaan dari evolusi Darwin. Metode eksperimental introspection di atas sangat diutamakan oleh Wundt dalam penelitian-penelitiannya pada masa ia memahami mind sbagai studi yang mencakup unconsciousness. adalah fokus pemikiran Wundt selanjutnya. emosi. Metode yang pertama kali dianjurkan Wundt sebagai strategi ilmiah untuk eksplorasi psikologis adalah eksperimental self-observation/introspection. Oleh karenaya munculnya Psikologi tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial masyarakat jerman dan orientasi intelektual Wilhelm Wundt. Metode ini dianggap lebih unggul daripada . E. Evolusi yang dikemukakan oleh Charles Darwin (1809-1882) bahwa keberadaan manusia merupaka bagian dari proses adaptasi makhluk hidup dengan alam.

Kretschmer dan Kraepelin. Wundt memandang bahasa dalam dua seginya. Mind individu adalah hasil dari sebuah perkembangan species yang panjang. Pada saat pandangan Wundt tentang mind terfokus pada level kesadaran. Wundt menemukan metode lain. dan Wundt beralih pada metode eksperimen laboratorium modern. Principles of Physiological Psychology. Hasil kajian ini dianggap sebagai prestasi besar dalam dunia psikologi dan meletakkan dasar bagi bidang psikolinguistik. serta karakteristik dari kesadaran manusia yang bersifat selektif. fakta bahwa ide yang bermakna akan lebih diingat daripada yang muncul secara random. yaitu comparative-psychological dan historical-psychological.Ide tentang abnormalitas kesadaran dari Wundt dibangun melalui diskusi-disksui dengan para psikiater terkenal masa itu. suatu bentuk operasi mental yang mensintesakan elemen mental menjadi satu kesatuan utuh.introspeksi yang tradisional (armchair introspection) karena lebih mampu menjangkau tahap unconsciousness daripada yang terakhir. Untuk anak-anak. Wundt sampai pada kajian yang detil dan sistematis tentang perkembangan bahasa manusia. Fokus studi Wundt dapat dilihat melalui dua karya besarnya. dalam karyanya ini Wundt memfokuskan pada hasil-hasil eksperimennya tentang ingatan. Bahasa menggambarkan bagaiamana proses kognitif berjalan dan menggambarkan juga tingkat abstraksi individu. dan individu dengan gangguan kejiwaaan dilakukancomparative-psychological guna melihat perbedaan mental mereka. Wundt percaya bahwa perkembangan psikologis individu dapat dipelajari dengan cara melihat sejarah perkembangan manusia itu sendiri. Hasil eksperimen tentang ingatan akan simple ideas menghasilkan jumlah ide sederhana yang dapat disimpan dalam ingatan manusia (mind). Konsep penting yang muncul adalah apperception. Sedangkan historical-psychological adalah metode untuk melihat perbedaan mental individu dari ras dan kebangsaan yang berbeda. adalah karyanya yang berfokus pada metode historical psychological. binatang. Sejarah adalah cara untuk sampai pada psikologi manusia secara intuitif. Metode eksperimental introspection hanya bermanfaat pada subyek dewasa yang normal. Principles of Physiological Psychology dan Voelkerpsychologie. metode introspection mulai dibatasi penggunaannya. dan abnormalitas kesadaran. emosi. Studi Wundt tentang emosi dan feelings menghasilkan pembagian kutub-kutub emosi ke dalam tiga dimensi : Pleasant vs unpleasant High vs low arousal Concentrated vs relaxed attention Teori ini dikenal sebagai the three dimensional theory namun bersifat kontroversial. Voelkerpsychologie. dari aspek linguistik dan aspek kognitif. juga berpengaruh dalam proses mental tinggi seperti analisis dan judgement. Ide Wundt tentang schizoprenic adalah hilangnya kontrol appersepsi dan kontrol dalam proses atensi. Sebagai seorang yang dipengaruhi pemikiran Darwin.Selain eksperimental introspection. Maka usaha untuk memahami perkembangan mind harus dilakukan dengan cara menjajagi perkembangan sejarah peradaban manusia. . Akibatnya proses berpikir hanya bersifat rangkaian asosiasi ide yang tidak terkontrol. Dalam eksplorasi sejarah perkembangan ini. dimana yang dipentingkan adalah kemungkinan duplikasi yang eksak.

empat elemen pengecap. dsb. Titchener menggunakan metode experimental introspection untuk menggali elemen sensasi dasar ini. hingga kemudian ia menciptakan “aliran kesadaran” untuk menggambarkan proses yang berkesinambungan (bukan berupa unsur-unsur). ide dan image yang kompleks. Aliran ini menghilang bersamaan dengan wafatnya Titchener. dan lainlain. metode yang dipelajarinya dari Wundt. Hubungan ini bersifat dinamis dan selalu berubah sesuai dengan berubahnya elemen dasar. maka selanjutnya berbagai aliran utama yang muncul adalah sebagai berikut. Aliran strukturalisme tidak berkembang menjadi aliran yang besar. Tetapi pada akhirnya dia mengembangkan alirannya sendiri yaitu structural psychologi. Para murid Wundt juga lebih tertarik untuk mengembangkan psikologi ke dua arah tsb : natural science dan applied science E. Karena proses fisiologis lebih observable daripada proses psikologis. Semua proses mental yang kompleks dapat direduksi ke dalam elemen mendasar ini.Jasa utama Wundt dalam bidang psikologi adalah usahanya untuk memperjuangkan diterimanya psikologi sebagai sebuah disiplin ilmu yang mandiri. Kalau Wundt meletakkan dasar bagi psikologi dengan pandangan strukturalisme. 3 pemikiran utamanya: a) Identifikasi elemen sensation yang mendasar. . Dalam konteks perkembangan psikologi sebagai sebuah disiplin ilmu. meskipun sebenarnya banyak menolak pandangan Wundt. yaitu aktivitas sistem syaraf. c) Menjelaskan bekerjanya mind. jadi bukan proses asosiasi.B Titchener Adalah salah satu murid Wundt yang dianggap paling mendukung pandangan Wundt. Titchener menemukan 30. metode ini lebih elaboratif. psikologi berkembang dalam berbagai school of thought. yang membuanya dianggap tidak ilmiahdan bahkan dijauhi oleh sebagian ilmuwan. Psikologi Memasuki Abad ke-20 Memasuki abad ke-20. · Fungsionalisme: titik berat pandangan ini adalah pada cara berjalannya fungsi otak. b) Identifikasi bagaimana elemen dasar sensasi ini saling berhubungan untuk membentuk persepsi. Namun di tangan Titchener. Mind harus dijelaskan berdasarkan proses fisiologis. Ide-ide Wundt sendiri tidak bertahan lama dan bahkan muridmuridnya tidak banyak mempopulerkan pemikirannya. F.500 elemen visual. paranormal. Sebagai contoh. Ia banyak mempelajari tentang telepati. spiritualisme.Mempermasalahkan tentang bagaimana dan mengapa dan mecoba untuk menerapkan psikologi dalam kehidupan sehari-hari William James( tertarik pada konsep kesadaran sebagai hasil dari aktivitaas otak.Wundt lebih tepat dianggap sebagai seorang figur transisi yang menjembatani aspek filosofis dari psikologi di masa lalu dengan ciri terapan dan natural science dari psikologi di masa depan. karena sifatnya tidak hanya deskriptif tetapi juga analisis yang retrospektif. Titchener tidak setuju bahwa mind dijelaskan melalui proses psikologis (higher mental process) seperti yang dilakukan Wundt.

Ajarannya menyatakan bahwa melihat keseluruhan jauh lebih berarti daripada melihat bagian per bagian. phalik. 3. Id.. l . Konstribusi terbesar dari aliran ini adalah di bidang persepsi dan belajar. 4. Salah satu bentuk libido adalah kegiatan seksual. Libido yaitu energi bawaan sejak lahir yang kita miliki yang memotivasi dan membuat kita mampu bertahan hidup. pra-sadar. Jonh B Watson (1878-1958). yaitu oral. fakta-nilai. Id adalah berkaitan dengan prinsip kesenagan. dan Kurt Koffka (1886-1941) . Tentang kesadaran. Ia melihat bahwa anak-anak sebagai mahluk yang aktif yang dibentuk dan membentuk lingkungannya James Angell (1869-1949) secara formal mengubah fungsionalisme menjadi sebuah mazhab pemikiran “Aliran Chichago”. Dewey banyak meneliti tentang evolusi yaitu yang berkaitan dengan perjuangan manusia untuk hidup. · Psikologi Gestalt : Psikologi Gestalt mengkaji masalah tingkah laku dan pengalaman sebagai kesataun totalitas. ego. Pokok ajaran behaviorisme adalah mengenai tingkah laku tanpa mengkaitkannya degnan konsep kesadaran atau mentalitas. Perhatian Dewey terhadap dunia pendidikan melahirkan pandangan bahwa sekolah harus menjadi tempat anak-anak berinteraksi dan bereksperimen. yang merupakan adaptasi social maupun fisik · Behaviorisme : Aliran Behaviorisme berakar dari pemikiran filosofis tentang asosiasinisme yang mempelajari cara pikiran saling berhubungan dan mencoba untuk menemukan “hukum” yang menggambarkan dan menjelaskan tingkah laku (Benson & Grove. John Dewey (1859-1952) adalah seorang ilmuwan yang pragmatis (menyetujui apa saja yang efektif dalam pelaksanaan). emosi. ego berkaitan dengan prinsip kenyataan. genital. Dewey tidak menyetujui konsep “dikotomi” tentang pemisahan jiwa-raga. anal. Tokoh-tokoh yang mengembangkan aliran ini antara alin Ivan Pavlov (18491936). sebagai pengungkapan adaptasi organic terhadap lingkungannya. Pemikir utama aliran ini adalah Max Wertheimer (1880-1943). Istilah Psikoanalisis pertama kali digunkan oleh Freud Pokok ajaran : 1. BF Skinner (1904-1990) · Psikoanalisa : Aliran Psikodinamika (1896) yang berarti “jiwa yang aktif”. laten. Menurutnya kita harus memandang semua kerja kesadaran-semua sensasi. menurut kebutuhan dan “keingintahuan intelegensinya” masing-masing. sedangkan superego merupakan penjaga moral atau kata hati. Karl S Lashley (1890-1958). Tahap perkembangan psikoseksual. dan ketidaksadaran jiwa yang dianalogikan dengan menggunakan fenomena gunung es. superego. individu-masyarakat. Aliran ini pada pelaksanaannya sering menerapkan teori psikoanalisis sehingga kemudian banyak orang menyebutnya sebagai aliran Psikoanalisis. dipelopori oleh Sigmund Freud (1856-1939). 2001 : 60). pikiran-tindakan. 2. Wolfgang Kohler (18871967). dan keinginan kita.

berbagi dan kedermawanan. Daniel Goleman (kecerdasan emosi). psikologi di indonesia di butuhkan dalam bidang kesehatan. dengan segala atribut positifnya. sehingga timbul kebingungan di masyarakat. seperti kebahagiaan. Pada umumnya masyarakat masih menganggap suatu ilmu itu pasti yaitu dapat memberikan jawaban dan penyelesaian. Rogers juga mengembangkan suatu bentuk Psikoterapi yaitu person centered theraphy yaitu suatu terapi yang berpusat pada kemapuan klien untuk menetukan sendiri apa masalahnya dan apa yang harus dilakukan dalam menghadapi masalahnya tersenut B. Indegeneous Psychology (Psikologi Indgeneus). Maslow (teori aktualisasi diri) Roger Wolcott (teori belahan otak). kesenangan. misalnya standar IQ dari Wescsler-Bellevue yang berlaku di negara-nagara barat tidak berlaku umum di indonesia.· Psikologi Humanistik : Psikologi Humanistik berkembang dari fenomenologi. SEJARAH PSIKOLOGI DI INDONESIA Psikologi dimulai pada tahun 1952 yang dipelopori oleh Slamet Iman Santoso yang mendirikan pendidikan psikologi pertama di tahun 1960 Universitas Indonesia. kebaikan. . permasalahan sosial dan lain-lain seperti psikologi di barat yang memiliki sejarah yang rumit. kasih saying. Dan kemudian mejadi psikologi yang kontemporer berkembang sesuai dengan zaman. Sebagai negara berkembang. Albert Bandura (social learning teory). Kemudian muncul teori-teori baru dan aliran-aliran baru seperti Psikologi Lintas Budaya (cross cultur psychology). Belakangan ini ilmu psikologi mengalami kemajuan pesat dengan bermunculannya tokoh-tokoh baru. begitu pula psikologi di indonesia. dan Carl Rogers (1902-1987) yang banyak membahas mengenai kepribadian yang sehat. kegembiraan. bahkan psikologi yang ada di indonesia belum tentu dapat berlaku pada etnik lainnya. Aliran ini mengkaji masalah kesehatan mental. Walau sejarahnya lebih pendek tetapi kebutuhan adanya psikologi sama besar dengan negara barat lainnya. pendidikan. Tetapi psikologi di barat tidak selalu dapat di terapkan di indonesia. misalnya BF Skinner (pendekatan behavioristik). dan Psikologi Positif (Positive Psychology). Howard Gadner (multiple intelligences) dan sebagainya. bisnis. Aliran ini banyak dikembangkan oleh Abraham Maslow (1908-1970) yang sangat terkenal dengan teori aktualisasi diri dan hierarki kebutuhan . politik.para ahli dalam penerapan pengajaran mempunyai pendekatan dan teori yang berbeda-beda sehingga timbul.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful