BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Dari ketiga agama tauhid (monotheism), hanya agama Yahudi yang bukan agama misi. Islam, seperti juga Nasrani adalah agama dakwah yang mewajibkan para pemeluknya untuk mengemban misi dakwah, yaitu mengajak orang lain kepada kebenaran. Kebenaran menurut Islam adalah pesan-pesan yang disampaikan tuhan melalui nabi Muhammad s.a.w. yang berupa Al-Quran dan Al-Hadits. Itulah kebenaran yang hakiki, selain itu adalah kebenaran nisbi. Dengan kata lain kebenaran hakiki adalah kebenaran wahyu sedangkan kebenaran menurut pemikiran akal saja adalah kebenaran nisbi. Jadi, misi dakwah seorang muslim adalah mengajak orang lain untuk mengamalkan Quran dan hadits. Mengamalkan Quran dan hadits berarti melakukan perintah Tuhan dan meninggalkan laranganNya. Hal ini sesuai dengan ungkapan Ibn Taimiyah tentang dakwah, bahwa tidak sempurna dakwah ke jalan Allah kecuali dengan menyuruh orang melakukan apa yang dicintai Allah dan meninggalkan apa yang dibenciNya, baik itu perkataan atau perbuatan. Sebagaimana disebutkan di atas, bahwa agama Islam adalah agama misi atau agama dakwah memang tidak bisa disangkal lagi dilihat dari teks suci yang mewajibkan pemeluk Islam untuk melakukan aktivitas dakwah. Berikut peneliti kutip sebagian dari ayat-ayat yang mengandung perintah untuk berdakwah.

B. Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits tentang kewajiban berdakwah 2. Untuk mengetahui ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits tentang tanggung jawab manusia terhadap keluarga dan masyarakat. 3. Untuk mengetahui ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits tentang berlaku adil dan jujur

1

menyuruh berbuat baik dan mencegah berbuat mungkar yang dilarang oleh Agama Islam. Asy-Syu'ara 214-216 Artinya: Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat. Memahami Ayat Ayat Al-Qur’an Dan Hadits Tentang Kewajiban Berdakwah Dakwah merupakan aktivitas yang sangat penting dan inheren dengan Islam. (26:215) Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan". segala kegiatan yang melanggar aturan agama Islam dapat dihindarkan dan disana pula ajaran Islam dapat diterima oleh manusia. (26:216) 2 . QS. An Nahl Ayat 125 Artinya: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik serta bantahlah mereka dengan cara yang baik. Ayat-Ayat Al-Qur’an dan Hadist Tentang Kewajiban Berdakwah a. (26:214) Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu. maka kegiatan dakwah bukanlah pekerjaan yang dipikirkan dan dikerjakan sambil lalu saja melainkan suatu pekerjaan yang mesti direncanakan dengan matang. Oleh Awis Karni. sangat sulit memisahkan dakwah dengan Islam karena Islam itu berkembang dengan lewat dakwah. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk” b.BAB II PEMBAHASAN A. QS. Dengan dakwah. Dakwah adalah suatu upaya mengajak manusia kepada kebaikan dan petunjuk. dilakukan secara sustainable. Karena pentingnya dakwah itu. 1. dan dilaksankan secara konsisten. Islam yang disyariatkan melalui kegiatan dakwah yang berfungsi untuk menata kehidupan yang agamis dan penuh dengan keredhaan Allah SWT. yaitu orang-orang yang beriman.

Akan tetapi jika kamu bersabar.QS. sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya). Sesungguhnya Kami memelihara kamu dari (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokan (kamu). 215 3 . maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Hadist Artinya: Perintahkanlah (olehmu) akan kebaikan meskipun kamu belum mengerjakan kebaikan itu. (15:94) c. QS. 214 Lenturkanlah tubuhmu terhadap mereka dan hendaklah kamu mampu bergaul dengan mereka yang keadaannya sangat sederhana dan berinteraksilah dengan mereka melalui akhlak yang baik. Q. dan cegahlah olehmu dari pada munkar meskipun kamu belum meninggalkannya. QS. b. Al. An-Nahl 125 Dan jika kamu memberikan balasan. Kandungan-Kandungan a. Beliau diperintah untuk memperingatkan kerabat karena memperhatikan urusan mereka sangatlah penting. Yang dimaksud di sini ialah Bani Hasyim dan Bani ‘Abdul Muthalib. yaitu orang-orang yang menganggap adanya ilah yang lain di samping Allah. Al-Hijr 94-96 Maka sampaikanlah olehmu segala apa yang diperintahkan (kepadamu) danberpalinglah dari orang-orang yang musyrik.Hijr 94 Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. Asy-Syu'ara 214-216 Keluarga seseorang yang menjadi pokok.S. d. 2.

216 c. kepada jalan Allah mestilah dengan cara yang benar seperti yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah ketika melaksanakan perintah ini. mestilah dengan yang lebih baik kecuali orang yang dholim di antara mereka. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan"). mempunyai hak dan kewajiiban. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Selaras dengan fitrah. Mudah-mudahan mereka menaatimu dan menerima seruanmu. juga merupakan makhluk sosial. atau tidak mengikutimu maka katakanlah. Untuk menyeru kepada kebenaran Islam. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Menunjukkan Perilaku Berdakwah Allah memerintahkan RasulNya Muhammad untuk menyeru manusia ke jalan Allah dengan hikmah.Yakni jika ada keluargamu yang menyimpang dari ketaatan. 3. menyalahi perintahmu. Ucapkanlah perkataan yang baik kepada mereka disertai nasihat dan petuah. Jika kita berharap bahwa dakwah kita bernilai ibadah. Begitu pula dalam menghadapi bantahan atau sanggahan dari ahlul kitab. B. Hadist Hadist ini menjelaskan bahwa kita tetap harus berdakwah (menyeru pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar) meskipun kita belum menjalankan yang ma’ruf itu dan belum meninggalkan yang mungkar itu. Setiap individu memiliki sifat ini. Memahami Ayat Ayat Al-Qur’an Dan Hadits Tentang Tanggung Jawab Manusia Terhadap Keluarga dan Masyarakat Manusia di dalam hidupnya disamping sebagai makhluk Tuhan. Di mana dalam kehidupannya di bebani tanggung jawab. makhluk individu. Inilah yang 4 . maka mestilah dakwah itu tidak menyimpang dari contoh pelaksanaan Nabi dan para sahabat. dituntut pengabdian dan pengorbanan. Tanggung jawab itu sendiri merupakan sifat yang mendasar dalam diri manusia. yakni dari penghambaanmu kepada selain Allah.

kami tidak meminta rezki kepadamu. karena perbuatannya sendiri. a. hati kita. 5 . dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa. QS. Yang kami maksud adalah perasaan nurani kita. QS.” c. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa'at selain daripada Allah. kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun.menyebabkan frekwensi tanggug jawab masing-masing individu berbeda. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. Thoha: 132 Artinya: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan Bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka. At-Tahriim 6 Artinya: “Hai orang-orang yang beriman. yang mempunyai pengaruh besar dalam mengarahkan sikap kita menuju hal positif. dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. QS.” b. Ayat-Ayat Al-Qur’an dan Hadist Tentang Tanggung Jawab Manusia Terhadap Keluarga dan Masyarakat. Al-Anaam 70 Artinya: Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau. keras. Tanggung jawab mempunyai kaitan yang sangat erat dengan perasaan. Nabi bersabda: "Mintalah petunjuk pada hati (nurani) mu" 1.

Allah memerintahkan memerintahkan kepada umat manusia yang percaya kepada Allah dan Rasul-Nya agar mereka menjaga dirinya dan keluarganya dari api neraka yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan batu. anak-anak yatim. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. ibnu sabil dan hamba sahayamu. d. orang-orang miskin. bersabda: ”setiap kamu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya. ia berkata ”saya mendengar rasulullah SAW. yaitu dengan taat dan patuh melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan-Nya dan mengajarkan kepada keluarganya supaya mereka melaksanakan perintah agama dan 6 . Hadist Artinya: Dari Abdullah bin Umar r. e.Bukhari Muslim) 2. Lelaki adalah pemimpin dalam keluarganya dan bertanggung jawab atas semua keluarganya. An-Nissa 36 Artinya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Imam adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas rakyatnya. da ia bertanggung jawab atas keselamatan dan keutuhan hartanya itu. QS. tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh . Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu. dan teman sejawat. Seorang bawahan adalah pemimpin bagi harta majikannya. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa.niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. (H. karibkerabat. Kandungan-Kandungan a. QS.R. Dan kamu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas segala yang dipimpinnya”. At-Tahriim 6 Melalui ayat tersebut.a. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka.

Umar bin Khotob berkata: “ wahai Rasullah. kami sudah menjaga diri kami. Dalam suatu hadist yang diriwayatkan oleh Imam Malik dan Baihaqi dari Aslam.meninggalkan apa yang dilarang-Nya. insyaallah semuanya akan dihadapi dengan penuh kesabaran dan ketabahan. yaitu dengan cara mengerjakan shalat dan memperkokoh jiwanya dengan sifat tabah dan sabar. dan bagaimana menjaga diri kami? Rosulullah bersabda:” laranglah mereka mengerjakan sesuatu yang kamu dilarang melakukannya. sebagaimana perintah mendirikan shalat kepada dirinya sendiri. bahwa diantara kebiasaan Umar Bin Khatab r. Begitulah cara menghindarkan mereka dari api neraka. niscaya Allah akan melepaskanmu dari api neraka”.A:” ajarkan diirimu dan keluargamu kebaikan dan didiklah mereka”. sehinnga kita semua (umat manusia) selamat dari kobaran api neraka. Perintah Allah kepada Rasul-Nya tersebut sebagai bekal untuk menahadapi perjuangan berat yang patut dijadikan tauladan untuk menegakkan kebenaran dan ketauhidan di muka bumi ini. maka betapa beratnya perjuangan menegakkan agama . 7 . Dalam suatu riwayat dinyatakan pada saat ayat in turun. Sedangkan menurut Sayyidina Ali. b. dan serulah mereka mengerjakan sesuatu yang kamu diperintahkan oleh Allah melakukannya”. Kita terlebih dahulu harus menjalin hubungan yang erta dengan khaliqnya.a ialah beliau selalu melaksanakan shalat malam (tahajud) sampai hamper fajar tiba. R. Kemudian beliau membangunkan keluarganya dan memerintahkan mereka melaksanakan shalat dengan membaca ayat ini. Ibnu Abbas menafsirkan “ Quu anfusakum wa ahlikum naaron” sebagai “beramallah kamu taat kepada Allah dan takutlah kamu akan maksiat kepada-Nya dan perintahkanlah keluargamu dengan mengingat Allah. QS. Thoha: 132 Ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah memerrintahkan kepada Nabi Muhammad SAW agar menyeru kepada keluarganya untuk melaksanakan shalat dan bersabar dalam mengerjakannya. Apabila perintah Allah dan Rasul-Nya dilaksanakan secara baik oleh diri kita sendiri dan keluarga kita.

kita juga harus berbuat baik kepada karib-kerabat. (Perewangan/Pesugihan). Kewajiban kita sebagai seorang muslim dan mukmin adalah sebagai pengajak kepada kebenaran (dai). jabatan. Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukannya dengan sesuatupun. 8 . Harta kekayaan di dunia. sebab kalau sikap mereka itu selalu diperhatikan. akan mendapatkan balasan yang asngat pedih berupa minuman air yang mendidih dan azab yang menyakitkan di akhirat kelak. Namun. dan umatnya agar tidak terlalu memperhatikan tingkah polah orang-orang musyrik yang sangat menyakitkan hati. dalam kalimat berikutnya Allah memerintahkan Nabi Muhammad Saw dan para da’I untuk memperingatkan orang dengan aaran-ajaran dari Al-Qur’an agar mereka dapat menjaga diri dengan tidak terjerumus ke dalam jurang api neraka karena perbuatan mereka sendiri. akhirnya justru menjadi beban pikiran orang-orang Islam.c. Bukan cuma orang tua. Allah memberi peringatan kepada nabi Muhammad SAW. d. Mereka yang di dunia menganggap ringan ajaran-ajaran agama yang dibawa Rasul karena terbuai oleh kehidupan dunia. maksudnya kita harus berbakti kepada kedua orang tua kita. san sebagainya tidak akan bisa menolong disrinya sendiri dari siksaan api neraka. Si dalam ayat ini pun dijelaskan hahwa yang dapat membantu seseorang di akhirat kelak hanyalah amal shalehnyasendiri. khususnya para da’I. biarkan saja mereka dalam kemusyrikannya dan serahkan urusannya kepada Allah. QS. Sebagai makhluk sosial tentu interaksi dengan sesama dalam lingkunganya tidak dapat terhindarkan. An-Nissa 36 Ayat itu menyeru kita (Muslim). Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa. Dalam Q. QS.S Al-An’am ayat 70 ini. kawan. ada yan menerima dan ada pula yang menolaknya. Al-Anaam 70 Manusia sebagai indifidu tidak dapat lepas dari lingkungan sekitarnya (mayarakatnya). sikap masyarakat terhadap ajakan itu tentu beragam. Contohnya kita meminta bantuan lain selain Allah.

karena adil itu lebih dekat kepada takwa. mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Ayat-Ayat Alqur’an dan Hadist Tentang Berlaku Adil dan Jujur a. e. semua orang mempertangungjawabkan segala sesuatu yang menjadi tanggung jawabnya. Sebaliknya orang yang zalim akan celaka. Disebutkan dalam hadis tadi. menjadi saksi dengan adil. sendi kehidupan yang harus dijunjung tinggi. Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan yang beramal 9 . sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Tanggung jawab ada hubungannya dengan bak dan kewajiban. Dan bertakwalah kepada Allah. dan berkewajiban untuk menunaikan zakat/infaq dari harta tersebut. Al-Maidah Artinya: Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. QS. Berlaku adillah. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. Hadits diatas juga menjelaskan bahwa pada hakikatnya semua manusia itu adalah pemimpin. dan teman sejawat. Orang-orang yang kaya bertanggung jawab atas harta yang dimilikinya. 1. Dia juga berhak untuk mempergunakannya sebagaimana yang dikehendakinnya asal sesuai dengan aturan ALLAH SWT. Keadilan yang ditegakkan secara benar tanpa pandang bulu akan membawa kemeslahatan bersama. C. Hadist Hadits diatas menunjukkan bahwa ajarab Islam sangat menjunjung tinggi tanggung jawab seseorang. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum. Memahami Ayat-Ayat Al-Qur’an Dan Hadist Tentang Berlaku Adil Dan Jujur Keadilan. orang-orang miskin. Orang yang berlaku adil akan mendapatkan pahalanya. ibnu sabil dan hamba sahayamu. tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh . umpamanya seseorangn pembantu adalah pemimpin bagi harta majikannya itu. Dengan demikian.anak-anak yatim.

QS. (bahwa) untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. dari Nabi saw. Dan sesungguhnya di hari kiamat akan dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu. Hadist Tentang Berlaku Jujur Dari Abdullah bin mas’ud. An-Nahl 90-93 Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. kemungkaran dan permusuhan. sesungguhnya orang yang berlaku adil disisi Allah akan berada dipuncak cahaya disebelah kanan orang-orang yang berlaku adil dalam mengambil keputusan hokum terhadap keluarga mereka dan terhadap sesuatu yang diamalkan kepada mereka (H. Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu. dan Allah melarang dari perbuatan keji. sesudah meneguhkannya. Ia berkata “Rasulullah saw bersabda. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. “Sesungguhnya kejujuran membawa kepada kebaikan (ketaatan) dan kebaikan itu membawa ke 10 . beliau bersabda. mereka itu adalah penghuni neraka.saleh. c. menjadi cerai berai kembali. kamu menjadikan sumpah (perjanjian) mu sebagai alat penipu di antaramu. Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat. memberi kepada kaum kerabat. Sesungguhnya Allah hanya menguji kamu dengan hal itu.R. b. Hadist Tentang Berlaku Adil dan Jujur Artinya: Dari Abdullah bin Amr as. Muslim) d. disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Tapi sesungguhnya kejujuran membawa kebaikan/ketaatan dan kebaikan akan membawa ke syurga. sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami.

sungguh Allah nanti akan dijelaskan pada hari kiamat. sedangkan akemaksiatan membawa ke neraka. Allah menjanjikan orang-orang yang beriman dan beramal soleh bahwa ia mendapat ampunan dan pahala yang besar dan jangan sampai ayat-ayat Al-Qur’an itu di dustakan oleh orang kafir. Melatih diri untuk berbuat ikhsan kepada Allah ataupun kepada sesama makhluk. Allah maha mengetahui segalanya dengan apa yang di perbuat. Al-Maidah 8-10 Apabila manusia telah dapat menegakkan keadilan. 3. Al-Maidah 8-10 Ayat ini ditunjukkan kepada orang yang beriman jadilah engkau sebagai penegak keadilan karena Allah. c. 2. Hadist Tentang Berlaku Adil Dan Jujur Dalam hadist ini apabila (manusia) yang berlaku adil Allah akan berada di puncak cahaya di sebelah kanannya. Dan dusta membawa kepada kemaksiatan. QS. QS.R. jiwanya merasa tenang 11 . d. An-Nahl 90-92 Allah melarang melakukan perbuatan keji. QS. Kandungannya a. dan bahwa Allah tidak buta. An-Nisaa’ 105 Allah sangat tidak suka orang-orang yang selalu berkhianat dan bergelimang dosa. jangan menjadikan sumpah (perjanjian) mu sebagai alat penipu dan ada satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Dan seseorang suka berdusta sehingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta (H. b. sebaliknya apabila berbicara dengan kemaksiatan (dosa) maka kemaksiatan mambawa keneraka. tepatilah janji apabila kamu telah berjanji. QS. Berbicaralah dengan kejujuran karena kejujuran akan membawa kebaikan (ketaatan). kemungkaran dan permusuhan. Menunjukkan Perilaku Orang Yang Mengamalkannya a.syurga dan seseorang membiasakan dirinya berkata jujur sehingga ia dicatat disisi Allah sebagai orang yang jujur. Bukhari dan Muslim).

menyalahkan orang yang salah membenarkan yang benar. orang yang curang. orang yang menempati dan orang yang mengkhianati masing-masing itu menrima azab dari Allah sebagai balasannya. yaitu memungkiri kebenaran karena hendak mencari keuntungan bagi dirinya sendiri atau mempertahankan perbuatan yang salah sebab orang yang bersalah itu adalah kawan/keluarga. Orang yang jujur. QS. atau yang mengembalikan hak kepada pemiliknya sehingga tidak berlaku zalim (aniaya). QS. QS. c. QS. An-Nisaa’ 105 Mengkhianati orang lain. An-Nahl 90-92 Apabila berjanji dia tidak mengingkari. b. Segala amalannya dilakukan atas dasar ikhlas semata-mata karena Allah. Bersikap adil karena keadilan merupakan jalan terdekat menuju takwa kepada Allah.dan memperoleh martabat yang tinggi disisi Allah. lawan adil adalah zalim. An-Nisaa 105 Janganlah kamu berdebat untuk (membela) orang-orang yang mengkhianati dirinya. Menerapkan Perilaku Adil Dan Jujur Dalam Perkataan Dan Perbuatan a. sama dengan mengkhianati diri sendiri karena dampak buruk pengkhiatan itu akan dirasakan yang bersangkutan. Hadist Tentang Berlaku Adil Dan Jujur Orang yang berkhianat itu sebetulnya tersembunyi dari manusia tetapi tidak tersembunyi dari Allah. 4. orang yang menyadari bahwa Allah maha mengetahui terhadap setiap perbuatan manusia. d. 12 . QS. c. An-Nahl 90-92 Berlaku adil yaitu menimbang yang sama berat. Al-Maidah 8-10 Orang yang menjadi penegak kebenaran atas dasar ketaatan kepadanya mereka harus menjadi pribadi-pribadi yang baik. b. pasti tidak akan melakukan khianat/kecurangan.

d. Hadist Tentang Berlaku Adil Dan Jujur Orang yang jujur dan adil dia sangat dicintai oleh Allah karena berlaku adil adalah lebih berdekat dengan takwa sedangkan jujur adalah sesuatu yang membawa dia kepada kebaikan/ketaatan. BAB III PENUTUP 13 .

Sebaliknya kejujuran itu membawa itu membawa kejahatan (dosa) niscaya ia akan masuk ke neraka. khususnya kepada rekan mahasiswa dan kepada semua umumnya. juga merupakan makhluk sosial. Mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi penyusun sendiri dan kita semua. Di mana dalam kehidupannya di bebani tanggung jawab. Manusia di dalam hidupnya disamping sebagai makhluk Tuhan. menyuruh berbuat baik dan mencegah berbuat mungkar yang dilarang oleh Agama Islam. makhluk individu. bila terdapat kesalahan dan kekhilafan baik disengaja maupun tidak disengaja di dalam penyusunan makalah ini tidak ada kata lain yang sepantas penyusun ucapkan hanyalah minta maaf sedalamnya. Tetapi jika kejujuran itu membawa kebaikan (ketaatan) niscaya ia membawa ke syurga. Saran-saran Untuk mengakhiri penyusunan makalah ini. Kesimpulan Dakwah adalah suatu upaya mengajak manusia kepada kebaikan dan petunjuk. dituntut pengabdian dan pengorbanan. mempunyai hak dan kewajiiban. kami sebagai penyusun menyarankan kepada pembaca. B. segala kegiatan yang melanggar aturan agama Islam dapat dihindarkan dan disana pula ajaran Islam dapat diterima oleh manusia. 14 . Dengan dakwah.A. Berlaku adillah disisi Allah niscaya kamu (manusia) akan lebih dekat kepada takwa/berada dipuncak cahaya sebelah kanannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful