By:ayu,faisal , sutrisno

Adapun ilmu yang mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama sesamanya dinamakan ilmu sosiologi.Manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral  Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak mungkin hidup sendiri dalam memenuhi kebutuhannya tanpa bantuan orang lain. bermasyara kat / bersilaturahmi dengan sesama serta dapat saling tolong menolong dalam memenuhi kebutuhannya. Maka dengan demikian manusia merupakan makhluk sosial ( Homo Socius) yaitu makhluk yang selalu ingin berinteraksi dengan sesama/ bergaul. . Kebutuhan untuk bermasyarakat atau berkumpul dengan sesama merupakan kebutuhan dasar (naluri) manusia itu sendiri yang dinamakan Gregariousness. karena memang manusia diciptakan Tuhan untuk saling berinteraksi.

yaitu Manusia merupakan makhluk ekonomi ( Homo Economicus) yang cenderung tidak pernah merasa puas dengan apa yang diperolehnya dan selalu berusaha secara terus menerus dalam memenuhi kebutuhannya. Sebagai makhluk ekonomi manusia selalu bertindak Rasional artinya selalu memperhitungkan sebab akibat (untung.mementingkan diri sendiri dan merugikan orang lain. . • Aristoteles (seorang filsuf yunani ) menyatakan bahwa manusia adalah makhluk yang selalu hidup bermasyarakat. Namun demikian makhluk ekonomi bukanlah makhluk egois yang hanya Manusia dalam memenuhi kebutuhannya guna mencapai kemakmuran. Makhluk ekonomi cenderung menggunakan prinsip prinsip ekonomi dalam aktifitasnya • Homo homini lupus = manusia menjadi serigala bagi manusia lainnya (maksudnya manusia merugikan /membuat kelicikan/ kejahatan terhadap manusia lainnya.rugi) dalam mengambil suatu keputusan dalam rangka memenuhi kebutuhannya sehingga tidak merugikan diri sendiri. Manusia dalam memenuhi kebutuhannya di ungkapkan oleh Adam Smith ( 1723-1790) dalam bukunya yang berjudul “ An Inquiry into the nature and causes of the wealth of nations”. (zoon politicon). (self Interest). • Homo homini socius = manusia menjadi kawan bagi manusia lainnya.

hingga timbullah norma. Keadaan inilah yang dapat menjadikan suatu masyarakat yang baik. Manusia sebagai makhluk sosial memiliki 2 harat yaitu: 1.  Manusia sebagai makhluk sosial memiliki naluri untuk saling tolong menolong. setia kawan dan toleransi serta simpati dan empati terhadap sesamanya.Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekitarnya. harmonis dan rukun.Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia yang lain di sekelilingnya ( Masyarakat). 2. Manusia sebagai makhluk ekonomi memiliki Ciri.ciri yaitu: . Bila hal hal diatas dilanggar atau terabaikan maka terjadilah yang dinamakan penyimpangan sosial. etika dan kesopan santunan yang dianut oleh masyarakat.Ciri Ciri Manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral.

Faktor Ekstern 1.Keadaan alam . 1.Faktor Intern: 1.Kemajuan teknologi dan kebudayaan 6.Adat istiadat 3.Cenderung melakukan tindakan ekonomi secara efisien.Cenderung memilih suatu kegiatan /aktifitas yang paling dekat dengan pencapaian tujuan yang diinginkan.Intensitas kebutuhan B.Selera 3.lingkungan 2.Sikap dan gaya hidup 2.Cenderung melakukan tindakan ekonomi atas dasar kepentingan sendiri 2.). ( selalu memikirkan perbandingan antara apa yang dikorbankan/ dikeluarkan dengan apa yang akan dicapai / hasilnya.Mode / Trend 5. Ketiga kecenderungan ini disebabkan karena kebutuhan atau keinginan manusia yang selalu bertambah sedangkan sumberdaya / pemuas kebutuhan sifatnya terbatas. 3.Pendapatan 4. Adapun faktor yang mempengaruhi perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhannya adalah: A.Kebijakan pemerintah 4.

 Manusia dalam memenuhi kebutuhannya tak lepas dari hubungannya dengan orang lain. Manusia tidak boleh mengabaikan etika dan nilai nilai moral didalam hubungannya dengan manusia lain (homo socius) dan dalam memenuhi kebutuhannya (homo economicus). Walau manusia sebagai makhluk ekonomi yang selalu ingin mementingkan diri sendiri dalam memenuhi kebutuhannya namun tidak dibenarkan untuk melakukan kecurangan dalam memperoleh apa yang diinginkannya. Manusia membutuhkan makan nasi maka ia harus pergi ke pasar untuk membeli beras pada penjual beras. Seperti mengurangi timbangan atau transaksi dengan menggunakan sebagian uang palsu dan berbagai bentuk kecurangan lainya. Hubungan jual beli ini tentunya akan lebih baik dengan mengindahkan etika dan norma (Moral) yaitu tidak melakukan kecurangan dalam transaksi jual belinya. karena dengan adanya hubungan tersebut maka apa yang dibutuhkan mungkin dapat terpenuhi.Hubungan antara manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi yang bermoral. adapun penjual beras tentunya mendapatkan beras (membelinya) dari para petani di desa. sebagai contoh. . Bila terjadi kecurangan kecurangan tentunya hubungan antar manusia tidak akan harmonis.

secara langsung maupun tidak langsung manusia selalu membutuhkan orang lain. (homo economicus). Oleh karena itu manusia disebut makhluk ekonomi. manusia melakukan kegiatan ekonomi dengan menghasilkan barang dan jasa. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan hidup.Manusia Sebagai Makhluk Sosial dan Ekonomi yang bermoral  Dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun kenyataan yang ada di masyarakat makhluk ekonomi dan sosial itu ada yang bermoral dan ada yang tidak bermoral . Oleh karena itu disebut makhluk sosial ( homo socialis ).

Mengambil ikan di kolam sendiri harus minta ijin orang tua Berlaku jujur dalam setiap kegiatan Membeli kaset / CD yg original Melakukan kerja bakti bersama – sama warga Melakukan penghijauan Menjalankan kegiatan usaha dengan memperhatikan lingkungan sekitar .Contoh tindakan Makhluk Sosial & Ekonomi yang bermoral  Contoh tindakan Makhluk Sosial & Ekonomi yang bermoral 1.

Mencuri ikan di tambak orang lain Membuang sampah sembarangan Beli kaset / CD Bajakan Mengurangi timbangan untuk mendapatkan keuntungan / laba yang besar Menebang pohon di kawasan hutan lindung untuk kepentingan sendiri .contoh tindakan mahkluk sosial dan ekonomi yang tidak bermoral  Contoh tindakan Makhluk Sosial & Ekonomi yang Tidak bermoral 1.

pendidikan) Kemajuan IPTEK Jenis Pekerjaan Sifat Alami manusia Keadaan ekonomi (tingkat pendapatan) Perdagangan internasional .Faktor –Faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia Faktor – faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia : Alam (Tempat) Adat Istiadat (Sosial) Kelas Sosial (kekayaan. jabatan.

.” .Terima Kasiiih.

.

° ° ff° .f ¾f °¯ f°– ¯f O [Z`[ `ZVSSZ Sa [_S [Z[ SZY TW^[^S # WZYST SZ V [S _WZV^ S^a_ Z`S Z [^SZY `aS W^Sa aa^ VSS _W`S\ WYS`SZ WTW S_W` È Y [^YZS WSaSZ W^S TS` TW^_SS Ê _SS cS^YS WSaSZ \WZYSaSZ WZSSZSZ WYS`SZ a_SS VWZYSZ W\W^S`SZ ZYaZYSZ _W`S^ .

n° ° ff° ¯f ¾¾f f° °¯ f°– f ¯f O [Z`[ `ZVSSZ Sa [_S [Z[ SZY VS TW^[^S # WZUa^ SZ V `STS [^SZY SZ WTaSZY _S\S _WTS^SZYSZ W S_W` È SSSZ WZYa^SZY `TSZYSZ aZ`a WZVS\S`SZ WaZ`aZYSZ ÈSTS SZYTW_S^ WZWTSZY \[[Z V ScS_SZ a`SZ ZVaZY aZ`a W\WZ`ZYSZ _WZV^ .

f f f°–¯ ¯½ °–f  f° ¯f°¾f S`[^ Ê XS`[^ SZYW\WZYS^a WTa`aSZ SZa_S S W\S`VS` _`SVS` [_S WS_ [_S WS SSZSTS`SZ\WZVVSZ WSaSZ   WZ_ WW^SSZ XS` S SZa_S WSVSSZ W[Z[ `ZYS` \WZVS\S`SZ W^VSYSZYSZ Z`W^ZS_[ZS .

@ ¯f f¾ # .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful