Jenis tarian tunggal

Di S U S U N Oleh: Nama : Lusi Daniaty Kelas : 7B No.absen : 22 SMP XAVERIUS 2 PALEMBANG TAHUN AJARAN 2011/2012

selain latihan untuk mewujudkan kecakapan. Tari piring juga dipercaya telah ada di Sumatra barat dan berkembang hingga pada zaman Sri Wijaya. Pada awalnya dulu kala tari piring diciptakan untuk memberi persembahan kepada para dewa ketika memasuki masa panen. tapi dipercaya bahwa tari piring telah ada di kepulaian melayu sejak lebih dari 800 tahun yang lalu. Sembah penutup juga diakhiri dengan tiga sembah pengantin dengan susunan berikut. Persiapan awal. para penari Tari Piring juga harus mempunyai latihan penafasan yang baik agar tidak kacau sewaktu membuat persembahan. 4. sembah pengantin tangan sebelah kanan sembah pengantin tangan sebelah kiri sembah pengantin tangan sebelah hadapan . Mengakhiri Tarian Sebuah sajian Tari Piring oleh seseorang penari akan dapat berakhir apabila semua piring telah dipijak dan penari menutup sajiannya dengan melakukan sembah penutup atau sembah pengantin sekali lagi. Mengenai waktu kemunculan pertama kali tari piring ini belum diketahui pasti. tapi setelah datangnya agama islam di Minangkabau tari piring tidak lagi untuk persembahan para dewa tapi ditujukan bagi majlis-majlis keramaian yang dihadiri oleh para raja atau para pembesar negeri. Sudah menjadi kebiasaan bahwa sebuah persembahan kesenian harus dimulakan dengan persediaan yang rapi. telah mendorong tari piring berkembang ke negeri-negeri melayu yang lain bersamaan dengan pelarian orangorang sri wijaya saat itu.Tari piring Tari piring atau dalam bahasa Minangkabau disebut dengan Tari Piriang. adalah salah satu jenis Seni Tari yang berasal dari Sumatra Barat yaitu masyarakat Minangkabau disebut dengan tari piring karena para penari saat menari membawa piring. Setelah kemunculan Majapahit pada abad ke 16 yang menjatuhkan Sri Wijaya. Urutan Seni Tari Piring 1. tari piring juga dipakai dalam acara keramaian lain misalnya seperti pada acara pesta perkawinan. Sebelum sebuah persembahan diadakan.

gong sebagai alat musik pengiring tarian lulo telah digantikan dengan alat musik modern yaitu “Electone”. siapa saja boleh turut serta dalam tarian lulo. yang mencerminkan bahwa masyarakat Tolaki adalah masyarakat yang cinta damai dan mengutamakan persahabatan dan persatuan dalam menjalani kehidupannya. pesta panen raya dan upacara pelantikan raja. Posisi tangan ini merupakan simbolisasi dari kedudukan. medulu ronga mepokoaso. kaya miskin. Peserta tarian ini tidak dibatasi oleh usia maupun golongan. wanita. Suku Tolaki sebagai salah satu suku yang berada di daerah ini memiliki beberapa tarian tradisional . Saat sekarang utamanaya di daerah perkotaan . yang berarti masyarakat Tolaki dalam menjalani perannya masing-masing selalu bersatu. tarian ini dilakukan pada upacara-upacara adat seperti : pernikahan. merupakan salah satu jenis kesenian tari tradisional dari daerah Sulawesi Tenggara. tua. salah satu tarian tradisional yang masih sering dilaksanakan hingga saat ini adalah tarian persahabatan yang disebut tarian Lulo. menari mengikuti irama gong sambil membentuk sebuah lingkaran. peran. untuk pria posisi telapak tangan di bawah menopang tangan wanita. mencari jodoh. Pada zaman dulu. remaja. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah posisi tangan saat bergandengan tangan. Adapun filosofi tarian “lulo” adalah persahabatan. muda boleh bahkan jika anda bukan suku Tolaki atau dari negara lain bisa bergabung dalam tarian ini. yang penting adalah bisa mengikuti gerakan tarian ini. Indonesia. dan anakanak yang saling berpegangan tangan. Gong yang digunakan biasanya terdiri dari 2 macam yang berbeda ukuran dan jenis suara. . yang biasa ditujukan kepada muda-mudi suku Tolaki sebagai ajang perkenalan. Tarian ini dilakukan oleh pria. yang diiringi oleh alat musik pukul yaitu gong.Tari Malulo Tarian Malulo atau Lulo (dari Bahasa Tolaki: Molulo). Seperti filosofi masyarakat Tolaki yang diungkapkan dalam bentuk pepatah samaturu. Di Kendari (Sulawesi Tenggara – Indonesia) terdapat beberapa suku. etika pria dan wanita dalam kehidupan. Yang terpenting dari semua itu adalah arti dari tarian Lulo sendiri. saling tolong– menolong dan bantu-membantu. bekerja sama. dan mempererat tali persaudaraan. Tarian ini dilakukan dengan posisi saling bergandengan tangan dan membentuk sebuah lingkaran.

spontanitas. Istilah ini dapat kita temui pada Jaipongan gaya kaleran. terutama di daerah Subang. juga ada pula tarian yang tidak dipola (Ibing Saka). Tari Jaipongan ini banyak mempengaruhi pada kesenian-kesenian lainnya yang ada di Jawa Barat. terlihat pada acara-acara penting kedatangan tamu-tamu dari Negara asing yang datang ke Jawa Barat. dan kesederhanaan. ada yang diberi pola (Ibing Pola) seperti pada seni Jaipongan yang ada di Bandung. Nur dan Leni hingga menjadi kesenian Pong-Dut. dan banyak dimanfaatkan oleh para pengusaha untuk pemikat tamu undangan.Tarian Jaipong Seni Tari Asal Jawa Barat Jaipongan adalah seni tari yang lahir dari kreativitas seorang seniman asal Bandung. Di Subang Jaipongan gaya “Kaleran” memiliki ciri khas yakni keceriaan. Dengan munculnya tari Jaipongan ini mulai banyak yang membuat kursus-kursus tari Jaipongan. humoris. hajatan. Kehadiran tari Jaipongan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap para pencinta seni tari untuk lebih aktif lagi menggali jenis tarian rakyat yang sebelumnya kurang di perhatikan. misalnya pada seni Jaipongan Subang dan Karawang. semangat. Dari tari Jaipong ini mulai lahir beberapa penari Jaipongan yang handal seperti Tati Saleh. Awal kemunculan tarian tersebut semula dianggap sebagai gerakan yang erotis dan vulgar. Yeti Mamat. erotis. Hal itu tercermin dalam pola penyajian tari pada pertunjukannya. dan Pepen Dedi Kirniadi. Ia terinspirasi pada kesenian rakyat yang salah satunya adalah Ketuk Tilu menjadikannya mengetahui dan mengenal betul perbendaharan pola-pola gerak tari tradisi yang ada pada Kliningan atau Bajidoran atau Ketuk Tilu. Gugum Gumbira. baik pada seni pertunjukkan wayang. genjring dan lainnya yang bahkan telah dikolaborasikan dengan Dangdut Modern oleh Mr. degung. Eli Somali. maupun perayaan-perayaan yang disenggelarakan oleh pemerintah atau oleh pihak swasta. Karya Jaipongan pertama yang mulai dikenal oleh masyarakat adalah tari “Daun Pulus Keser Bojong” dan “Rendeng Bojong” yang keduanya merupakan jenis tari putri dan tari berpasangan (putra dan putri). Sehingga ia dapat mengembangkan tarian atau kesenian yang kini di kenal dengan nama Jaipongan. namun semakin lama tari ini semakin popular dan mulai meningkat frekuensi pertunjukkannya baik di media televisi. selalu di sambut dengan pertunjukkan tari Jaipongan. . Tari Jaipongan pada saat ini bisa disebut sebagai salah satu tarian khas Jawa Barat.

Cak. .Tari Kecak yang sering disebut “The Monkey Dance” bagi kalangan wisatawan merupakan tari dalam bentuk drama relative baru tetapi telah menjadi pertunjukkan yang sangat populer/terkenal dan telah menjadi pertunjukkan yang mesti ditonton baik bagi wisatawan domestik maupun luar negeri.Pertunjukan Tari Kecak Tari Kecak adalah sebuah dramatari Bali yang penarinya berkisar antara 50 sampai 150 orang penari yang sebagian besar adalah pria. “cak. buku petunjuk pariwisata dan lain-lainnya. cak” yang di ucapkan secara terus menerus sepanjang pertunjukan. cak” yang irama ditata sedemikian rupa. cak. diselingi dengan beberapa aksen dan ucapan-ucapan lainnya. Adeganadegan tari kecak telah dipromosikan di beberapa poscard. mereka menari dengan membuat paduan suara.. Ada beberapa yang menerangkan bahwa kata atau suara “cak” sebenarnya mempunyai arti yang sangat penting dan significant di dalam pertunjukan.Nama Kecak adalah adalah sebuah nama yang secara langsung diambil setelah suara “cak. Sebuah tarian yg sangat menarik dengan ratusan orang penari dan menyanyikan lagu2 bernada unik dan teratur. sehingga menghasilkan suatu paduan yang sangat harmonis.cak…cak…cak… itu adalah sepenggal nyanyian para penari Kecak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful