P. 1
Makalah Sel Biologi

Makalah Sel Biologi

|Views: 252|Likes:
Published by Praja Muda

More info:

Published by: Praja Muda on Nov 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/24/2014

pdf

text

original

Makalah Sel Biologi

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Perikanan merupakan suatu bidang ilmu yang terus berubah dan berkembang. Sebagian ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan penangkapan, pemiaraan, dan pembudidayaan ikan, ilmu perikanan sangat membantu pencapaian sasaran pembangunan nasional, yakni masyarakat maritim. Sebagaimana ilmu – ilmu terapan yang lain, pengembangan ilmu dan teknologi perikanan sangat ditentukan oleh pengetahuan dasar yang memadai, antara lain fisiologi. Fisiologi sebagai salah satu cabang biologi perikanan yang berkaitan dengan fungsi dan kegiatan kehidupan dapat lebih mudah dipahami, jika organisasi dan fungsi sel diketahui. Fisologi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari fungsi, mekanisme dan cara kerja dari organ, jaringan dan sel – sel organisme. Fisiologi mencoba menerangkan faktor – faktor fisika dan kimia yang mempengaruhi seluruh proses kehidupan. Tiap – tiap jenis kehidupan, mulai dari mahluk hidup sederhana seperti virus yang bersel satu sampai manusia yang mempunyai susunan sel yang lebih rumit, mempunyai sifat – sifat fungsional tersendiri. Salah satu ilmu yang dipelajari dalam fisiologi adalah ilmu mengenai sel. Unit dasar tubuh, mulai virus sampai manusia adalah sel, dan tiap – tiap organ sebenarnya merupakan kumpulan banyak sel yang tidak sama, yang bersama – sama digabungkan oleh struktur penyokong interasel. Tiap – tiap jenis sel secara khusus beradaptasi untuk melakukan suatu fungsi tertentu, misalnya sel – sel yang menyusun lamela insang di satu pihak, bertugas dalam pertukran gas dan di pihak lain bertugas pula sebagai tempat pertukaran ion – ion dan air. Sel darah merah berfungsi mengangkut oksigen dari insang ke jaringan, sel hati berperan sebagai mesin pembaru bagi bahan – bahan yang sudah rusak sehingga dapat dipergunakan kembali bagi tubuh dan lain – lain. Sel mampu untuk hidup, tumbuh, dan melakukan fungsi – fungsi khususnya selama tersedia oksigen, glukosa, berbagai ion, asam amino, dan asam lemak yang sesuai dalam lingkungan internal sel. Selanjutnya semua kehidupan sel pada hakikatnya mempunyai lingkungan yang sama, yaitu cairan ekstrasel mengandung ion natrium, klorida dan bikarbonat dalam jumlah besar, serta nutrien untuk sel, seperti oksigen, glukosa, asam lemak, asam amino, juga karbondioksida yang selanjutnya diangkut ke insang untuk dieksresi. Dalam tulisan ini akan dikaji lebih lanjut lagi mengenai pengertian, fungsi dan komunikasi antarsel.

1.2 Tujuan 1. Mahasiswa (i) mengetahui struktur sel

3. Siklus ini mengatur pertumbuhan sel dengan meregulasi waktu pembelahan dan mengatur perkembangan sel dengan mengatur jumlah ekspresi atau translasi gen pada masing-masing sel yang menentukan diferensiasinya. serta sejumlah fungi dan protozoa) atau dari banyak sel (multiselular). Karena itulah. Mahasiswa (i) memahami fungsi organel sel Mahasiswa (i) memahami komunikasi antar sel BAB 2.2 Fase pada siklus sel 1. yang menjadi dasar bagi hirarki hidup.3. TINJAUN PUSTAKA 2. Archaea. Proses ini berlangsung terus-menerus dan berulang (siklik). Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel.2. 2. Fase S (sintesis): Tahap terjadinya replikasi DNA . namun jalur evolusi yang ditempuh oleh masing-masing golongan besar organisme (Regnum) juga memiliki kekhususan sendiri-sendiri. Sel-sel prokariota beradaptasi dengan kehidupan uniselular sedangkan sel-sel eukariota beradaptasi untuk hidup saling bekerja sama dalam organisasi yang sangat rapi.3 Pertumbuhan Dan Perkembangan Sel Pertumbuhan dan perkembangan umumnya terjadi pada organisme multiseluler yang hidup. 2. Pada organisme multiselular terjadi pembagian tugas terhadap sel-sel penyusunnya.1 Siklus sel Siklus sel adalah proses duplikasi secara akurat untuk menghasilkan jumlah DNA kromosom yang cukup banyak dan mendukung segregasi untuk menghasilkan dua sel anakan yang identik secara genetik. 2. sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi. Pertumbuhan dan perkembangan sel tidak lepas dari siklus kehidupan yang dialami sel untuk tetap bertahan hidup.3.1 Pengertian Sel Sel merupakan unit terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Makhluk hidup (organisme) tersusun dari satu sel tunggal (uniselular).2 Sejarah Penemuan Sel Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan Inggris Robert Hooke yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Kata sel berasal dari kata bahasa Latin cellula yang berarti rongga/r 2. misalnya bakteri. Struktur sel dan fungsi-fungsinya secara menakjubkan hampir serupa untuk semua organisme.

pertumbuhan sel eukariot antara sintesis dan mitosis. terletak pada posisi tertentu di dalam jaringan. antara sitokinesis dan sintesis. namun mengekspresikan set gen yang berbeda. Fase G1. a. Fase G2. sel itu telah mengalami regenerasi dan diferensiasi. Interaksi sel = mengkoordinasi perilaku sebuah sel dengan sel tetangganya Pergerakan sel = menyusun sel untuk membentuk struktur jaringan dan organ .2. Misalnya. Saat sebuah sel tunggal. Misalnya. sel eukariot mendapatkan sinyal untuk tumbuh. bergantung pada jumlah gen yang diekspresikan. pada sel retina mata. Fase G0. jenis sel. Proliferasi sel = menghasilkan banyak sel dari satu sel 2. fase G dan S disebut sebagai Interfase. Dalam Fase tersebut berlangsung dengan urutan S > G2 > M > G0 > G1 > kembali konteks Mitosis. Umum terjadi dan beberapa tidak melanjutkan pertumbuhan (dorman) dan mati. dan mendukung fisiologis hewan. b. Oleh karena itu. sel hewan memiliki 4 proses esensial pengkonstruksian embrio yang diatur oleh ekspresi gen. tentu gen penyandi karakteristik penangkap cahaya terdapat dalam jumlah yang jauh lebih banyak daripada ekspresi gen indera lainnya. Spesialisasi sel = menciptakan sel dengan karakteristik berbeda pada posisi yang berbeda 3. Fase G (gap): Tahap pertumbuhan bagi sel. Diferensiasi sel adalah proses pematangan suatu sel menjadi sel yang spesifik dan fungsional. yaitu sel yang telah dibuahi. sel yang baru saja mengalami pembelahan berada dalam keadaan diam atau sel tidak melakukan pertumbuhan maupun perkembangan. sebagai berikut: 1. c. Fase M (mitosis): Tahap terjadinya pembelahan sel (baik pembelahan biner atau pembentukan tunas) 3. 2.5 Empat Proses Esensial Pengkonstruksian Embrio Regenerasi dan diferensiasi sel hewan ditentukan oleh genom. interaksi sel. ke S. Genom yang identik terdapat pada setiap sel. sebuah stem cell mampu berdiferensiasi menjadi sel kulit. bahkan lokasi sel. 4. Pengekspresian gen itu sendiri mempengaruhi jumlah sel. 2. Kondisi ini sangat bergantung pada sinyal atau rangsangan baik dari luar atau dalam sel. mengalami pembelahan berulang kali dan menghasilkan pola akhir dengan keakuratan dan kompleksitas yang spektakuler.4 Regenerasi dan Diferensiasi Sel Regenerasi sel adalah proses pertumbuhan dan perkembangan sel yang bertujuan untuk mengisi ruang tertentu pada jaringan atau memperbaiki bagian yang rusak.

Setiap sel dari jutaan sel embrio harus membuat keputusannya masing-masing. dan Sel Bakteri Sel tumbuhan. saraf. Perbedaan Sel Tumbuhan. seperti otot. Yang biasa • Nukleus lebih dimiliki hewan kecil adalah vesikel daripada atau (vesicle). keempat proses ini berlangsung bersamaan. (vacuole)]. tidak sebesar • Tidak memiliki yang dimiliki lisosom tumbuhan). . dinding sel (cell • Mempunyai • Tidak wal)l dari dinding sel mempunyai lipoprotein. • Tidak bentuk yang • Mempunyai mempunyai tetap. plastida. (vacuole) atau mempunyai • Tidak rongga sel yang vakuola Mempunyai besar.6 Perbedaan Sel Tumbuhan. bentuk yang bentuk yang • Mempunyai tetap. (cell wall) dari dinding sel • Tidak selulosa. • Tidak memiliki tenaga dalam terkadang sel nukleus bentuk butiran beberapa dalam arti (granul) pati.Pada embrio yang berkembang. Tidak ada badan pengatur khusus untuk proses ini. hewan sebenarnya. mempunyai • Tidak • Mempunyai plastida. tetap. tetap mempertahankan karakteristik karena masih mengingat sinyal yang diberikan oleh nenek moyangnya saat awal perkembangan embrio. sel hewan. mempunyai • Mempunyai • Tidak plastida. menurut jumlah kopi instruksi genetik dan kondisi khusus masing-masing sel. (cell wall). mempunyai vakuola • Tidak vakuola. dsb. dan sel bakteri mempunyai beberapa perbedaan seperti berikut: Tabel 1. (lysosome). Sel tubuh. sentrosom • Menyimpan walaupun (centrosome). • Tidak uniseluler Mempunyai memiliki sentrosom vakuola (tapi (centrosome). 2. Sel Hewan dan Sel Bakteri Sel Tumbuhan Sel Hewan Sel Bakteri • Sel tumbuhan • Sel hewan lebih • Sel bakteri lebih besar kecil daripada sangat kecil daripada sel sel tumbuhan • Mempunyai hewan. Sel Hewan.

sedangkan lainnya tersuspensi dalam bentuk partikel – partikel kecil. Mempunyai sentrosom (centrosome). dan semua sel hampir seluruhnya mempunyai nutrein yang sama jenisnya. . inti dan sitoplasma. tiap – tiap sel memerlukan nutrisi untuk mempertahankan kehidupan. Semua sel menggunakan oksigen sebagai salah satu zat utama untuk membentuk energy pada semua sel dasarnya adalah sama dan semua sel juga mengirimkan hasil – hasil akhir reaksi – reaksi kimianya ke dalam cairan sekitarnya. Misalnya. Bila ada sel yang rusak maka sel – sel yang tersisa dari jenisnya akan memperbanyak diri sampai jumlahnya kembali lengkap. lipid dan karbohidrat. Inti dipisahkan dari sitoplasma oleh mebran inti dan sitoplasma dipisahkan dari cairan sekitarnya oleh membrane sel. Hampir semua sel juga mempunyai kemampuan untuk berbiak atau memperbanyak diri.vakuola. protein. Air Medium cair semua protoplasma adalah air dengan konsentrasi antara 70 – 85 %. • BAB 3. Protoplasma terdiri atas lima zat dasar yaitu air. Sel mengadung dua bagian utama. Substansi yang menyusun sel bersama – sama disebut protoplasma. Nukleus lebih besar daripada vesikel. tetapi juga memliki persamaan. Bayank zat – zat kimia sel terlarut dalam air. elektroit. • • • Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) glikogen. PEMBAHASAN 3. 1. Memiliki lisosom (lysosome). Sifat air yang cair memungkinkan zat terlarut dan tersuspensi berdifusi atau mengalir keberbagai bagian sel.1 Sel Sebagai Unit Hidup Tubuh Setiap sel meiliki perbedaan.

klorida dan kalsium. misalnya terdapat dalam membran sel. dan membrane yang membatasi organel-organel intrasitoplasma. Tetapi. Entitas juga penting untuk kerja beberapa mekanisme pengawasan sel. Lipid yang paling banyak terdapat dalam jaringan binatang adalah trigliserida atau lemak netral. . Lipid Lipid merupakan berbagai zat yang larut dalam pelarut lemak. Sifat lipid yang tidak larut atau hanya sebagian yang larut dalam air membuat membrane kedap terhadap banyak zat yang larut. Dalam jumlah kecil karbohidrat yang disimpan dalam sel hampir seluruhnya terdapat dalam bentuk glikogen. 4. membrane sekitar struktur intra sel seperti relitikum endoplasma dan mitokondria. 5. biasanya hanya berkisar % dari massa total. membran inti. Karbohidrat Pada umunya. protein structural dan enzim. Elektrolit – elektrolit terlarut dalam air merupakan zat kimia anorganik bagi reaksi seluler. Enzim-enzim berhubungan langsung dengan berbagai zat di dalam sel dan mengkatalisis reaksi-reaksi kimia. magnesium. terdapat pula protein khusus dalam inti dan sitoplasma yaitu nucleoprotein. yaitu masing-masing molekul protein berpolimerasi membentuk benang-benang fibrosa yang panjang. Misalnya. Selain kedua jenis protein tersebut. bikarbonat dan jumlah kecil yaitu natrium. Protein dapat dibagi dalam dua jenis. Sebagian besar sel hewan tidak dapat menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar. Konsentrasi lipid tertinggi terdapat pada membrane sel. Sebaliknya enzim. tetapi fungsinya memegang peranan penting dalam nutrisi sel. Sel biasanya mengandung 2-3% lipid yang terbesar di seluruh sel.berperanan pada membran sel memungkinkan transmisi implus elektrokimia dalam saraf dan serabut otot.2. yaitu terdiri atas molekul protein tunggal atau kumpulan beberapa molekul dalam bentuk globular. elektrolit Na+ dan K. sulfat. Selain itu juga terdapat fosfolipid dan kolesterol. merupakan protein yang bentuk keseluruhannya berbeda. karbohidrat mempunyai fungsi structural yang kecil dalam sel. zat yang paling banyak dalam kebanyakan sel adalah protein. Misalnya pemecahan glukosa menjadi bagian-bagian komponennya dan menggabungkannya dengan oksigen untuk membentuk karbon dioksida dalam air. fosfat. protein ini sering kali larut dalam cairan sel. Elektrolit Elektrolit yang paling penting dalam sel adalah aklium. 3. Protein Selain air. yang dalam keadaan normal merupakan 10 – 20 % massa sel. Elektrolit intrasel menentukan aktivitas berbagai reaksi – reaksi yang dikatalisis secara enzimatik untuk metabolisme sel. Berbeda dengan protein fibrosa. karbohidrat dalam bentuk glukosa. Pada saat yang sama enzim menghasilkan energy untuk fungsi sel. membrane sel. Benang-benang ini selanjutnya memberikan daya regangan pada struktur sel. Sebagian besar protein structural adalah fibrosa. Protein struktural bersama – sama membentuk struktur sel. seperti reticulum endoplasma dan mitokondria. selalu terdapat disekitar cairan ekstra sel sehingga ia dengan mudah tersedia bagi sel. yang merupakan polimer glukosa yang tidak larut.

granula sekresi dan dua organel yang penting. 3. ADN ini mengawasi aktivitas sitoplasma dengan cara mensintesis asam ribonukleat (ARN ) dari salah satu utas molekul AND kemudian ditranspor kedalam sitoplasma tempat sintesis protein.1 Inti Inti sel adalah pusat pengawasan sel.2 Bagian-bagian Sel 3. ARN pemindah (tRNA).2. dan ARN ribosom (rRNA). dan dalam jumlah sedikit fospolipid. kolesterol dan asam lemak teresterifikasi. ribosom. pertumbuhan sel somatik. 2. hialoplasma terutama mengandung protein yang terlarut. dinamakan hialoplasma. Selain akibat sintesis protein. mitokondria dan lisosom.3. Sintesis protein. Gen ini menentukan sifat-sifat protein enzim sitoplasma. juga dipengaruhi oleh pembelahan mitosis. yakni satu sel membelah menjadi dua sel anak yang mengandung jumlah kromosom yang sama dengan sel induknya. maka disebut reticulum endoplasma granular. Sedangkan organel penting lainnya yang melekat pada membrane inti sel adalah reticulum endoplasma dan kompleks golgi. Pertumbuhan organisme disebabkan oleh bertambah besar atau bertambah banyaknya sel. yakni pembelahan sel yang diikuti dengan reduksi jumlah kromosom.2. Bila ribosom melekat pada bagian luar retikulum endoplasma. dan ARN ribosom membawa asam amino yang dibituhkan untuk sintesis protein tertentu. dan dengan jalan ini mengawasi aktivitas sitoplasma. Inti mengandung asam dioksiribonukleat (ADN) yang umum disebut gen atau kromosom. berfungsi dalam sintesis protein dalam sel. ARN disintesis gen dari kromosom kemudian disimpan dalam anak inti sebelum dikeluarkan ke sitoplasma dalam bentuk ribosom granula. glukosa. Mitokondria . Sedangkan sitoplasma yang terdapat antara korteks dan membrane inti berbentuk encer dan dinamakan endoplasma. ARN kurir memindahkan molekul asam amino kemollekul protein waktu protein disentesis. baik protein structural maupun enzim sangat berpengaruh terhadap inti sel. Ia mengawasi reaksi-reaksi kimia yang terjadi dalam sel dan reproduksi sel. 1. elektolit. antara lain mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangbiakan organisme. Sedangkan pada sel-sel kelamin. Ada tiga jenis ARN yang penting dalam sintesis protein yakni ARN kurir (mRNA). Bagian cairan yang jernih dimana pertikel-partikel tersebar. Jenis pembelah ini menyebabkan sela anak hanya mewarisi setengah dari kromosom sel induk. pembelahan mitosi akan diikuti dengan pembeelahan mitosis. Bagian sitoplasma yang tepat dibawah membrane sel sering mengalami gelatinasi menjadi setengah padat yang dinamakan korteks atau ektoplasma.2 Sitoplasma Sitoplasma terisi oleh partikel-partikel dan organel kecil dan besar. granula glikogen. Partikel-partikel besar yang terbesar dalam sitoplasma adalah butir-butir lemak netral. Ribosom Ribosom berbentuk granular dan mengandung ARN.

yang berfungsi memecahkan senyawa organik menjadi dua bagian atau lebih dengan mengikatkan hydrogen (H) dari molekul air dengan bagian senyawa organic tersebut dan dengan mengikatkan bagian hidroxil (OH) molekul air dengan bagian lain dri senyawa tersebut. Rongga dalam mitokondria juga banyak mengandung enzim-enzim terlarut yang penting untuk menyaring energy dari nutrian. Proses ini disebut hidrolisis adalah sebagai berikut : R” – R’ + H2O R” OH + R’H Lisosom bekerja dengan cara melekat pada vesikel vinositik atau fagositik.ruang ini juga berhubungan dengan ruang dalam kompleks golgi. asam nukleat. Energy yang dilepas digunakan untuk sintesis zat-zat berenergi tinggi yang dinamakan adenosine trifosfat (ATP). ATP kemudian kemdian ditransfor keluar mitokondria. Misalnya. protein dihidrolisis menjadi asamasam amino. khususnya struktur yang rusak atau asing. Membran dalam banyak membentuk lapisan yang didalamnya melekat enim-enzim oksidatif sel. Ukuran dan bentuknyapun berbeda-beda. Lisosom berisi enzim-enzim hidrolik. dan sebagainya yang kemudian dapat berdifusi melalui membrane vesikel kedalam sitoplasma. dan membuang zat-zat atau struktur yang tidak diinginkan. Mitokondria dapat mengadakan repliksi sendiri . yang bertugas menghidrolisis protein. Lisosom Lisosom menghasilkan sistem pencernaan intrasel yang memungkinkan sel mencerna. fosfat. seperti bakteri. mukopolisakarida. ada yang berbentuk globular dan ada pula yang berbentuk filament. dan berdifusi keseluruh sel untuk melepaskan energinya bila mana diperlukan untuk melakukan fungsi sel. dan zat-zat lain dalam vesikel. suatu medium cair yang berbeda dengan cairan diluar reticulum endoplasma. Zat-zat yang dibentuk pada . bilamana dibutuhkan dalam sel untuk menambah jumlah ATP. glukosa. Ruang di dalam tubulus dan vesicular terisi oleh matrix endoplasmic. ketiga dan seterusnya. dan glikogen dihidrolisis membentuk glukosa. kemudian melepaskan hidrolasenya kedalam vesikel sehingga terbentuk esikel vigestis. glikogen. Jumlah mitokondria pada setiap sel berbeda-beda. Enzim-enzim ini bekerja bersama-sama dengan enzim oksidatif untuk oksidasi nutrient membentuk karbondioksida dan air. Mitokondria terdiri atas dari dua lapisan unit membrane yaitu: membrane luar dan membrane dalam. Badan residual yang tersisa dalam vesikel digestif dieksresi atau mengalami pelarutan dalam sitoplasma. Hasil-hasil pencernaan ini berupa molekul-molekul kecil asam amino. Retikulum indoplasma tampak seperti jala-jala yang disusun oleh struktur tubular dan vesicular.Mitokondria menyaring energy dari nutrian dan oksigen yang selanjutnya digunakan untuk melakukan fungsi sel. Ruang reticulum endoplasma dihubungkan dengan antara membran inti. Dalam beberapa hal reticulum endoplasma langsung berhubungan dengan bagian luar sel melalui celah yang sempit. . Sebagaimana pada inti mitokondria juga mengandung asam dioksiribonukleat tetapi berbeda dengan yang terdapat pada inti 3. berarti satu mitokondria mungkin dapat membentuk mitokondria ke dua. tergantung pada jumlah energi yang diperlukan oleh setiap sel. Jadi lisosom dapat dianamakan organ digestif sel.

Kompleks golgi jug mensintesis karbohidrat dan menggabungkannya dengan protein membentuk gikoprotein. Misalnya. yakni terdiri atas lipid. mitokondria. kompleks golgi juga berperan dalam pembentukan lisosom. asam amino. Transpor Melalui Membran Sel 1.3 Membran Sel Pada dasarnya semua struktur fisika sel dibatasi oleh membrane yang terutama terdiri atas lipid dan protein. vitamin dan bahan lain dari luar sel kedalam sel (sitoplasma). 3. (3) zat dasar tulang rawan dan tulang. Dari struktur tersebut.2. maupun kompeks golgi mempunyai struktur yang sama. reticulum endoplasma. . jelaslah bahwa reticulum endoplasma terutama berfungsi dalam sintesis zat dan teransfor zat-zat tersebut ke luar selatau untuk ke bagian dalam sel. Mediator trasnpor tersebut berperan dalam pengangkutan gula. air. Karenanya. atau gas melalui membrane akibat perbedaan konsentrasi medium. membrane sel tidak hanya semi perrmiabel terhadap substansi yang mengelilinginya. kadang-kadang bergabung dengan transport aktif.pergerakan molekul biasanya terjadi dari wilayah yang konsentrasinya tinggi ke wilayah yang konsentrasinya rendah. Adanya lapisan mukoplolisakarida pada permukaan luar membrane menyebabkan tegangan permukaan luar berbeda dengan permukaan dalam. Difusi Difusi adalah proses lewatnya partikel larutan. yakni air dengan mudah melekat pada membrane. sehingga reaktivitas kimia permukaan dalam sel berbeda dengan permukaan luarnya. Fungsi kompleks golgi diduga merupakan gudang sementara dan kondensasi zat-zat sekresi serta menyiapkan zat-zat ini untuk akhirnya disekresi. Protein dan mukopolisakarida yang terdapat pada permukaan membrane membuatnya hidrofilix. Difusi juga dapat terjadi dengan bantuan pengemban. lapisan protein dan lapisan tipis mukplolisakarida. Pori-pori pada membrane disebabkan oleh adanya molekul protein besar yang merusak struktur lipid membrane dan membentuk jalan dari satu sisi membrane ke sisi lainnya.berbagai bagian sel masuk ke dalam ruang system vesicular ini dan kemudia diteruskan ke bagian-bagian sel lainnya. Semua membrane. Difusi dengan media transport. lisosom.. Salah satu hasil sintesinya yang terpenting adalah mukoplosakarida karena merupakan unur utama dari (1) mucus. (2) Zat dasar ruang interstitial. inti. Kompleks golgi mungikn merupakan bagian khusus reticulum endoplasma karena mempunyai membrane yang sama seperti membrane reticulum endoplasma agranular dan biasanya terdiri atas emapat atau lebih lapisan vesikula yang tipis. Selain itu. Sedangkan lipid yang terletak ditengah membrane menyebabkan membrane tidak dapat ditembus oleh zat-zat yang tidak larut dalam lipid. baik membrane sel. tetapi juga kadang bersifat permeabel atau impermeabel. Membran sel dilengkapi pori-pori agar zat yang tidak larut dalam lipid seperti air dan urea dapat melewati membran sel. dilakukan dengan cara mengikat zat terlarut pada media sebelum transport ke dalam sel.

Jika lingkungan luar sel (rongga usus) tidak mengandung Na +. Na+ bertindak sebagai pengemban. difusi alanin ke dalam sel berjalan secara lambat dan konsentrasi alanin di dalam sel tidak melebihi konsentrasi alanin dilingkungan luarnya. Tetapi ketika konsentarasi ion Na+ dilingkungan luar cukup tinggi.kedua perbedaan tersebut cenderung menyebabkan ion Na+ masuk ke dalam sel. dan banyak membrane lainnya. Proses endosiosis dicirikan dengan terbentuknya lekukan pada permukaan sel kemudian diikuti dengan pembentukan semacam kantung (vesikel) yang didalamnya terdapat bahan yang akan diangkut /ditransprtasikan. Biasanya vesikel tersebut berfungsi dengan lisosom yang mengandung ezim hidroliik untuk mencegah senyawa protein sel. Ion-ion yang ditrasportasikan secara aktif antara lain ion Na+. Glukosa dan ion Na+ dilepaskan oleh pengmban ketika sudah berada pada permukaan membrane bagian dalam. Osmose Osmose adalah proses pergerakan air dari media yang konsentrasinya rendah ke media yang konsentrasinya tinggi melalui membrane semi permiabel. H+.pada tranpor molekul gula melewati epithelium usus. yang mana air adalah pelarut dan difusi dari zat pelarut dibatasi oleh membrane permiabel. Transpor Aktif Transport aktif adalah transport ion melalui membran sel dengan cara yang bertentangan dengan prisip difusi. Endosiosis dan Eksosiosis U bahan partikel padat aau cairan) ke dalam sel melalui membaran. Selanjutnya ion Na+ akan dikeluarkan dari dalam sel melalui proses traspor aktif. Sebaliknya eksosiosisa adalah proses mengeluarkan substansi seluler yang terdapa dalam vesikel melalui fusi membrane plasma dan membran vesikel. Selanjunya vesikel tersebut akan terlepas dari dinding sel menuju bagian dalam sel (sioplasma). epitel tubulus ginjal. Endositosis disebut pinositosis bilamana bahan yang . Osmose dapat dianggap sebagai suatu kasus special dari difusi. 4. epitel kelenjar-kelenjar eksokrin. Contoh lain difusi difusi gabungan adalah alanin dan ion Na+. maka konsentrasi alanin di dalam sel dapat mencapai 6 – 7 kali konsentrasi di luar sel. sehingga membutuhkan energy metabolism untuk melakukan aktivitasnya. transpor aktif dilakukan sebagai upaya untuk mempertahankan konsentrai ion jauh dari keadaan keseimbanagannya. Transpor aktif suatu ion selalu melibatkan pengemban. Ion Na+ mengikatkan afinitas pengemban terhadap glukosa. Ca+ dan sebagainya. Transport jenis ini terjadi melalui epitel usus. melawan perbedaan konsentrasi dan melawan perbedaan potensial listrik.transpor aktif yang sangat dikenal dengan baik adalah trasportasi Na+ dari dalam sel keluar sel. alanin diserap dari rongga usus melalui difusi. 2. Edosiosis ini disebut fagosiosis bilamana bahan yang diambil oleh sel tersebut berupa partikel padat dengan ukran cukup besar. 3.

Retikulum Endoplasma . membrane plasma ini membentuk lipatan-lipatan disebut mikrovilli berguna untuk memperlua permukaan.diambil oleh sel berupa cairan apakah didalamnya mengandung partikel berukuran kecil atau tidak. sel membenuk psedopoda yakni pemanjangan sitoplasma yang mengarah/mendekati partikel yang dituju. Mengatur keluar masuknya molekul-molekul d. Sebagai reseptor (penerima) rangsangan dari luar sel. karena pinosiosis adalah salah satu – satunya cara protein dapat melewati membran sel. Mengontrol pertukaran zat antara isi sel dengan lingkungan sekitar b. Melindungi isi sel c. granulosis. Pada beberapa sel jaringan tubuh. badan golgi vakoula dan sebagainya. hidup. Membran plasma dari sel yang satu berhubungan dengan membran plasma sel tetangganya dengan desmosom atau dengan menggunakan bentuk-bentuk hubungan lainnya. mitokondria. Komposisi kimia membran plasma yaitu lapisan luar dan dalam berupa molekul protein sedangkan bagian tengah molekul lemak. Pada sitoplasma sel terdapat komponen-komponen lainnya misalnya RE. Sedangkan pinosiosis terjadi hanya bila ada respon terhadap jenis zat tertentu yang bersentuhan dengan menbran sel. Adapun struktur dan fungsi komponen-komponen atau organel-organel sel hewan sebagai berikut : 1. ukuran. Pada proses fagositosis. 3. dan makrofage. yang paling sering adalah terhadap protein. dan sangat tipis. 2. Kasus fagosiosis dijumpai misalnya pada amuba.4 Fungsi Organel Sel Bentuk.3 Struktur Sel 3. Berfungsi untuk: a. Membran plasma Bersifat semipermiabel (zat-zat tertentu saja yang dapat melewati membrane plasma). komposisi organel sel hewan bervariasi. Untuk memahami struktur sel hewan perhatikan gambar di bawah ini. Mekanisme menggunakan alat gerak sel dan bergantung pada kalsium (ion Ca++). Struktur sel hewan pada bagian luar dibatasi dengan selaput yang tipis sekali dan dinamakan membran plasma atau plasmalemma. ribosom.

RE kasar merupakan penampung protein yang dihasilkan ribosom. bila pada permukaan membrane RE ini ditempeli ribosom sehingga tampak berbintil-bintil. Lisosom merupakan membrane berbentuk kantong kecil yang berisi hidrolitik yang disebut lisozim. Fungsi badan golgi : a. Protein yang dihasilkan masuk kedalam rongga RE b. ukurannya 500 sampai 2000 nm. sebagai organ sekresi. RE halus . Badan golgi banyak terdapat pada sel-sel kelenjar seperti kelenjar ludah. maka terbentuklah lumen yang menyerupai “terowongan” yang menghubungkan nucleus dengan bagian luar sel. 4. karena mengeluarkan zat yang masih dibutuhkan yaitu berupa sekret dalam bentuk butiran getah b. pancreas. Ada 2 macam RE. Membrane badan golgi terbentuk dari lipoprotein. dan hormone. Mitokondria Mitokondria bentuknnya bulat lonjong atau bercabang. membentuk enzim yang belum aktif (zimogent/proenzym) c. Sel-sel kelenjar mengandung lebih banyak RE dibandingkan sel-sel bukan kelenjar Fungsi dari RE diantaranya sebagai alat transportasi zat-zat yang diperlukan inti sel dari luar inti sel. hati. Mitokondria banyak terdapat pada sel yang sedang aktif. Badan Golgi Berbentuk tumpukan kantong-kantong pipih yang sangat komplek dan pada bagian dalam kantong-kantong tersebut terdapat ruang-ruang kecil atau vakuola. Dengan adanya system endomembran ini. RE kasar/granuler . . bila pada membrane RE ini tidak ditempeli ribosom sehingga tampak halus. Enzim ini berfungsi dalam pencernaan intrasel. yaitu : a.Merupakan membrane lipoprotein dan sitoplasma yang terletak antara membrane inti dengan membrane sitoplasma. Lisosom berfungsi sebagai tempat pembuatan enzim-enzim pencernaan. 5. yaitu mencernakan zat-zat yang masuk kedalam sel. membentuk glikoprotein (musin/mucus/lendir) Lisosom Lisosom hanya terdapat pada sel hewan. 3.

10. gula ribose protein. Nukleus Letak inti pada sitoplasma biasanya ditengah. 6. Ribosom Ribosom sangat kecil (diameternya 20 – 25 nm). Sentriol sendiri merupakan organel sel yang dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan.Struktur mitokondria dikelilingi dua lapisan membrane yaitu membrane dalam dan terbentuk Krista. berisi enzim katalase dan oksidase . Umumnya sel MH mengandung 1 inti. 7. membrane inti memisahkan inti sel dari sitoplasma. Fungsi kromosom adalah mengandung material genetic yang berguna untuk mengontrol aktivitas hidup sel dan pewarisan sifat-sifat yang diturunkan. Ruang dalam mitokondria berisi matrix mitokondria. 8. Bagian-bagian inti sel : a. Nucleolus berfungsi untuk sintesa RNA ribosom. setiap nucleolus mengandung nucleoli yang berbentuk bulat. Nukleoplasma dan kromosom . membrane inti . Struktur flagel terdiri dari 2 fibril yang dikelilingi oleh 9 fibril yang terletak disebelah luar. Sedangkan fibril keluarnya dari granula basal dan secara kimia terdiri dari tubulin dan protein dinein dan ATP. tetapi ada juga yang berinti lebih dari 1 misalnya pada sel otot lurik. Nukleolus . c. fungsi dari ribosom adalah tempat berlangsungnya sintesa protein. Sentrosom Umumnya sel hewan mengendung sentrosom yang letaknya pada sitoplasma dekat membrane inti. terdapat pada sel hewan dan tumbuhan. Membrane inti terdiri dari 2 lapisan membrane dan pada daerah-daerah tertentu terdapat pori-pori yang berfungsi tempat keluar masuknya bahan kimia. Pada saat pembelahan mengandung 2 sentriol. Perioksisom. Fungsi mitokondria adalah tempat respirasi atau oksidasi karbohidrat yang menghasilkan energi (ATP). 9. Sebuah sentrosom terbentuk dari 9 set tabung masing-masing set terdiri dari 3 buah microtubule yang berfungsi menggerakan kromosom pada saat pembelahan sel. terdapat pada sitoplasma secara bebas atau menempel pada RE. Badan mikro: a. Pada nukleoplasma terdapat benang-benang kromathin yang tampak jelas pada saat terjadi pembelahan sel membentuk kromosom. inti sel mengandung nukleoplasma. Lapisan membrane yang sebelah luar berhubungan dengan membrane b. nukleotida dan asam nukleat. Secara kimia nucleolus mengandung RNA dan protein. Bahan kimia pada nukleoplasma yaitu larutan fosfat. Flagel dan Silia Pada MH bersel satu misalnya pada protozoa ada yang memiliki alat gerak flagel dan silia.

Sistem komunikasi ini selain dilakukan oleh sistem saraf. Ada tiga kelompok komunikasi ekstraseluller. sel target bedekatan dengan sel sekretori. Berperan dalam pembelahan sel. Komunikasi antar sel biasnya melewati enam tahap: . suhu. reproduksis dan lainlain. Glioksisom. berisi semua atau sebagian enzim dari daur glioksiat disamping katalase dan oksidase. Membentuk alat gerak seperti silia dan flagella Mikrotubule Berfungsi sebagai a. 11. peristiwa visceral yang berubah dengan cepat.5 Komunikasi Antar Sel Jaringan komunikasi antara satu sel dengan yang lain menghasilkan suatu koordinasi untuk mengatur pertumbuhan. pertumbuhan.kedua sistem ini saling mengisi secara fungsional yang demikian luar biasa. yaitu : 1) endocrine hormon yang merupakan substansi isysrat yang dilepaskan organ endokrin dengan sasaran organ target tertentu. seperti kontraksi otot. Penyusun sentriol. Mikrofilamen berfungsi sebagai: a.periode panjang hari menuju alat-alat gerak dan kemudian mengintegrasin dengan sistem endokrinuntuk mengontrol osmoregulasi. atau bahkan sistem saraf bersama-sama dengan sistem endokrin mengontrol aktivitas organ atau jaringan tubuh. 2) isyarat parakrin. hanya terdapat pada sel tumbuhan. Mengendalikan gerakan kromosom dari daerah equator ke kutub masing-masing pada anaphase b. Sistemsaraf menerima ribuan informasi kecil dari berbagai organ indra seperti salinitas.sistem endokrin mengatur fungsi metabolik tubuh pada jalur lambat. 12. osmoregulasi.isyarat kimiawi parakrin disebut neurotransmitter atau neurohormon. Sebagai sitoskleton dalam sel b. flagel dan silia sehingga berperan dalam pergerakan sel 3. Sistem saraf mengatur kegiatan tubuh dengan cepat. dan bahkan kecepatan sekresi beberapa kelenjar endokrin. metabolisme. reproduksi. gerakan sel dan gerakan sitoplasma.sehingga unsur-unsur saraf dan endokrin sering dianggap menyusun sistem neuroendokrin. pada Amoeba berfungsi dalam pembentukan Pseudopoda. dan lain-lain pada berbagai jaringan maupun organ. 3) isyarat autokrin biasanya terjadi pada kondisi patologik. c. misalya pada sel tumor. juga dilakukan oleh sistem endokrin. Sedangkan.b.

2) mengatur kerja urat daging licin. Sistem saraf otonom Susunan saraf otonom terdiri atas saraf simpatis dan para simpatis. serabut saraf berpencar menjadi 12 pasang saraf yang dinamakan saraf tengkorak. melayani kepala.tetapi saling melengkapi. c) Bentuk umum sistem kerja saraf Satuan dasar sistem saraf adalah neuron. Otak memiliki tiga fungsi utama yaitu.1) Sintesis 2) Pelepasan hormone 3) Transpor ke organ target 4) Pengenalan petunjuk (seiring oleh reseptor protein yang spesifik) 5) Penerjemahan 6) Respons. 2) menghasilkan output berupa parintah untuk koordinasi semua bagian badan sebagai impuls saraf atau hormon. yakni sistem saraf pusat dan sistem saraf otonom. Masing-masing saraf membawa impuls isyarat elektokimiawi yang dicetuskan oleh suatu rangsang. 3) mengatur kerja kelenjar-kelenjar. a) Sistem saraf pusat Jaringan saraf yang menjalin seluruh tubuh berpusat dalam otak maupun sumsum tulang belakang. Kedua sistem tersebut pada dasarnya tidak bekerja secara terpisah. Neuron mempunyai satu ciri struktur yang menyebabkan kelihatan lain dari semua tipe sel tubuh lainnya. dan. b). Sistem Saraf Pada tubuh makhluk hidup terdapa dua kelompok kerja sistem saraf. Dari sumsum tulang belakang beberapa saraf bercabang dan bercabang membentuk batang-batang sarafmenuju alat-alat gerak. dan beberapa organ dalam. jantung. Bila digolongkan menurut fungsinya.1) menerima input dan menginterpretasikan informasi dari semua organ-organ sensor baik internal maujpun eksternal. usus dan . 1) neuron sensoris yang membawa isyarat dari organ sensoris ke otak dan sumsum tulang belakang. Saraf otonom mengontrol fungsi vegetatif badan. mata. A. antara lain: 1) mengatur kegiatan jantung dan pembuluh darah. 2) neuron motorik membawa petunjuk dari otak dan sumsum tulang belakang ke alat gerak.neuron dapat dibagi menjadi tiga kelompok. 3) integrasi antara kedua aspek fungsi otak Dari otak.

Transmitter perangsangpadaberbagaisinapsneuronsarafpusatadalahasetilkolin.organ tubuh yang lain. tetapi apabila hormon tersebut tiba pada sel/organ target maka reseptornya akan mengikat hormon tersebut. Karena sistem saraf yang rumit dan sibuk dapat menyerap energi dengan laju yang sangat besar sehingga memerlukan bahan bakar (oksigen dan glukosa) yang lebih banyak 3) Neurotransmitter Neuron-neuron otonom pada mamalia biasanya mengandung lebih dari satu neurotransmitter. L-glutamat. C. sumsum tumlang belakang dan lain-lain.yakni : 1) berdasarkan responnya dibagi menjadi dua kelenjar yang dihasilkan oleh kelanjar kedua seringkali menghambat produksi hormon pituitari proses ini disebut penghambat feedback. selaput sel kembali berfungsi sebagai pembatas sampai impuls lain timbul. apabila satu impuls terjadi. B.dan alanin.seringkali. Organ endokrin melepaskan suatu zat kimia yang disebut hormon dengan organ target tertentu dibawa oleh darah. sekali dimulai impuls saraf pada ujung serabut saraf maka impuls ini akan diteruskan oleh serangkaian sentuhan elektrik.disekresi langsung ke dalam darah dan dibawa ke sel/organ target.dan berperan mempengaruhi fungsi tubuh . 3) interneuron yang menggerakkan isyarat bolak balik lewat lintasan antara otak. Bila jumlah potensial yang terkumpul pada ujung saraf sudah cukup banyak.norepinerin. Sistem Endokrin Sistem endokrin pada ikan tidak jauh berbeda dengan sistem endokrin vertebrata pada umumnya.satu atau lebih neuropeptida bergabung satu sama lain atau bergabung dengan transmitter acetylcholine yang klasik ataupun transmitter adrenaline. Yang menyebabkan terjadinya keseimbangan respon.seroton im. taurin. Hormon dan Kelenjar Penghasilnya. selaput sel berubah sebentar untuk membiarkan mengalirnya ion kalium bermuatan keluar dari sel dan masuknya ion natrium bermuatan ke dalam sel. 2) pengiriman dan pengolahan sinyal : pada hakikatnya. setelah itu impuls ini lewat. Hubungan di antara sistem endokrin banyak dan kompleks. d).dopamn. sel berikutnya menembak .karena itu hormon bisa juga disebut pesuruh kimia. hormon dihasilkan dari kelenjar endokrin antara lain : 1) Pituitari . Mekanisme kerja saraf 1) fungsi sinap neuron : hubungan antara satu neuron dengan neuron berikutnya disebut sinaps. misalnya oleh reseptor cahaya pada mata. Hormon adalah zat kimia organik yang dibentuk dalam sel atau kelenjar yang sehat dan normal. tetapi biasanya mengikuti dua prinsip. Pada ikan hanya sedikit kasus-kasus gabungan seperti itu. Gerak bolak balik ini menimbulkan potensial elektrik yang kecil membentuk impuls saraf.dan L-asparat sedangkan transmitter penghambat yangpenting adalah asam gamma aminobutirat (GABA).hormon tidak akan bekerja pada sel yang tidak memiliki reseptornya. glisin. dalam sinaps terdapat bongkol yang mempunyai dua struktur internal yang penting untuk fungsi perangsangan atau penghambatan vesikel sinaptik dan mitokondria.pada ikan.

hormon-hormon yang terdapat pada kelenjar pituitari yaitu : Prolaktin yang merupakan hormon yang berhubungan dengan reproduksi dan perawatan anak serta osmoregulasi. 7) Urofisis Urofisis merupakan neurosekretori yang terletak pada bagian belakang spinal cord.juga merangsang sintesis melanin.Kelenjar pituitari atau hipofisa terletak pada lekukan tulang di dasar otak(sela tursika).hormon yang dihasilkan adalah hormon tiroxin yang terdiri dari tetraiodotironin (T4) dan triiodotironin (T3) yang berfungsi dalam pertumbuhan. 6) Kelenjar Uultimobranchial Kelenjar ultimobranchial terletak pada septum pemisah antara rongga abdomen dan sinus venosus.sel-sel kromaffin. 5) Ginjal Ginjal merupakan salah satu organ yang memiliki sel-sel endokrin antara lain jaringan internal .dan korpuskel stanius. adalah hormon pituitari yang berfungsi sebagai produksi telur dan sperma. Hormon gonadotropin. 4) Gonad Gonad merupakan kelenjar endokrin yang dipengaruhi oleh gonadotropin hormon (GtH) yang disekresi oleh kelenjar pituitari. 2) jaringan yang dibentuknya memiliki kemampuan mengubah iodine dan inkorporasinya menjadi hormon tiroid.kedua hormon ini fungsinya serupa yaitu menggiatkan output steroid korteks adrenal.yakni adenohipofisa dan neurohipofisa. Hormon adrenocorticotropic (ACTH) dan hormon pelepas melanosit(MSH). dimana pengaruh terbesarnya adalah pada ginjal.hormon yang terdapat pada pankreas yakni insulin yang berperan besar terhadap metabolisme karbohidrat.juxtaglomerulus. 3) Pankreas Pankreas adalah suatu kelenjar majemuk yang terdiri atas jaringan eksokrin dan endokrin. protein dan lemak.fungsi hormon yang terdapat pada kelenjar ini masih menimbulkan kontraversi walaupun secara umum berhubungan dengan fungsi osmoregulasi. yakni 1) unit dasar histologisnya adalah sel tunggal yang dikelilingi oleh folikel. Kelenjar ini dikontrol oleh pituitari melalui ACTH. 2) Tiroid Kelenjar tirod memiliki dua karekteristik utama.terdiri atas dua bagian utama. urotensis III menstimulasi . tampak sebagai pita berwarna putih pada septum.ada empat jenis hormon yang diidentifikasikan dari urofis yakni urotensis I belum diketahui efeknya. II berperan dalam kontraksi otot licin. Dan glukagon yang berfungsi merangsang pelepasan insulin dan menyebabkan peningkatan output jantung. Hormon yang terdapat pada kelenjar ini adalah kalsitonin yang berfungsi menurunkan kadar kalsium darah dan membuat ikan mampu menyusaikan diri terhadap lingkungan hidromineral yang berubah-ubah. berfungsi merangsang kelenjar tiroid untuk membentuk dan melepasakan hormon-hormon tiroid. Hormon tirotrofin (TSH). metamorfosis dan reproduksi.

atau bahkan sistem saraf bersama-sama dengan sistem endokrin mengontrol aktivitas organ atau jaringan tubuh. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. dan urotensi IV diduga adalah arginine vasotocin tetapi hanyanteridentifikasi pada rainbow trout jepang. sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi.commons [18 Desember 2009] [18 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. osmoregulasi. Fisiologi Hewan. namun jalur evolusi yang ditempuh oleh masing-masing golongan besar organisme (Regnum) juga memiliki kekhususan sendiri-sendiri. juga dilakukan oleh sistem endokrin. tetapi berkat dukungan pihak-pihak yang telah membantu. sehingga unsur-unsur saraf dan endokrin sering dianggap menyusun sistem neuroendokrin. A.kedua sistem ini saling mengisi secara fungsional yang demikian luar biasa. DAFTAR PUSTAKA Yunus. Ibu Ida. penulis banyak menemukan hambatan. 2009. Sel-sel prokariota beradaptasi dengan kehidupan uniselular sedangkan sel-sel eukariota beradaptasi untuk hidup saling bekerja sama dalam organisasi yang sangat rapi. Struktur sel dan fungsi-fungsinya secara menakjubkan hampir serupa untuk semua organisme. penulis dapat menyelesaikannya dengan baik. 2. Dalam menyelesaikan penulisan makalah ini. Desember 2009] Kirei. Karena itulah. Untuk itu tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang telah membantu penulis dalam penulisan makalah ini dengan baik. karena berkat hidayah dan rahmat-Nya yang diberikan kepada penulis berupa kesehatan rohani dan jasmani sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul ”BIOLOGI SEL” dapat diselesaikan dengan baik. http://wikimedia.com/.sistem komunikasi ini selain dilakukan oleh sistem saraf.peningkatan penyerapan Na atau ginjal.perikanan. dan lain-lain pada berbagai jaringan maupun organ. selaku dosen biologi perikanan Orang tua. yang telah memberikan semangat dan doa .umi. reproduksi. Jaringan komunikasi antara satu sel dengan yang lain menghasilkan suatu koordinasi untuk mengatur pertumbuhan. http://askar. Komunikasi Antar Sel. 2008. PENUTUP Kesimpulan Sel merupakan unit terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. BAB 4. diantaranya : 1.

oleh karena itu untuk memperbaikan makalah ini penulis mengharapkan kritik-kritik dan saran-saran yang membangun. . Semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya.3. yang telah membantu dan memberikan masukan kepada penulis hingga dapat meyelesaikan penulisan makalah ini dengan baik. Atas perhatiannya penulis mengucapkan terima kasih. Penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini masih belum sempurna. Teman-teman.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->