Hukum ketekoran aki: Jika aki tekor maka harus dicas. Jika ngecas biasanya ke tukang cas.

Ke tukang cas bayar ongkos cas. Lebih baik bikin cas2an sendiri. Salah satu faktor yang dapat membuat aki jadi tekor adalah rusaknya kiprok ( dioda bridge ), yaitu komponen untuk mengisi arus listrik ketika mesin kendaraan nyala. Harusnya sebenernya kiprok gini nih…

Faktor lain yang dapat membuat aki tekor dapat dilihat di sini… http://rikkytijawz.wordpress.com/2011/01/28/cara-merawat-aki-dan-memahaminya/ Nah jika aki sudah terlalu tekor atau mungkin si kiprok sudah tidak mampu lagi bekerja dengan baik, maka kita perlu mengecasnya, namun tidak lagi dengan kiprok, melainkan dengan charger aki. Biasanya kita akan membawa aki ke tukang cas. Berikut kerugiannya: –ribet bongkar2 aki. –bawanya ribet dan berat. –kalo gda duit harus ngutang. –kalo ujan harus berteduh. –ternyata tukang casnya tempatnya di puncak gunung. –nah sampe sana tukang casnya ternyata libur karena sedang tahlilan hamsternya yang mati 3 hari kemaren karena ketiban aki, yaaaah… :p –setelah dicas juga harus pasang lagi, ribet. Dan berikut fakta keuntungannya:

kejadian ini hanya akan terjadi dalam siklus 1000 tahun 1 kali dengan perbandingan kegagalan:keberhasilan 99 : 1) Dapat kita lihat dan ambil kesimpulan bahwa keuntungan mengeceskan aki ke orang lain sangatlah minim.–kalo yang ngeces ternyata mbak2 cantik. Trafo Carilah trafo step down 12 volt. Caranya? Buat sendiri charger akinya… Nih rangkaiannya… Charger aki ini hanya menggunakan sebuah transformator (trafo) step down 12 volt 5 ampere. amperemeter 5 ampere dan dua dioda 1N4007. ces.ces. kapasitor 2200 mikrofarad 25 volt (makruh hukumnya).. Udahlah mending kita cas sendiri di rumah. *NB (berdasarkan penelitian yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.. Anda ikut ngeces juga. belum lagi jika kita melihat paparan fakta tentang kerugiannya…haduh caspeks deks. cara kerjanya adalah menurunkan tegangan PLN 220 .ngiler mupeng. bahkan hampir mustahil.ces. 1...

tapi pada kendaraan dioda yang digunakan adalah dioda bridge (4 dioda). AMPERE TRAFO SEBAIKNYA 10% DARI AMPERE AKI! Jadi kalau aki berdaya 12 Volt 50 Ampere. Sebenernya dioda ini seperti kiprok pada kendaraan. Pada saat ini. Amperemeter Amperemeter atau ammeter adalah alat ukur arus listrik. yah kaya jimat aja. Tapi sebaiknya dipasang juga gapapa.Volt menjadi 12 volt. Di rangkaian charger aki ini diperlukan amperemeter sebagai indikator “sudah penuh belum ya itu muatan listrik aki??” Ketika aki belum penuh. Kapasitor Penggunaan kapasitor dalam rangkaian charger adalah makruh hukumnya. kenapa tidak wajib? karena aki sendiri merupakan kapasitor raksasa. sedangkan disini cukup pake 2 buah dioda yang serinya 1N4001. pengecesan dengan daya 10% lebih kecil dari aki dilakukan selama 10 JAM. Oiya. Sebenarnya bisa2 aja pake ampere yang lebih besar. sedangkan aki ber arus DC (direct current) atau arus searah. atau 1N4002. pembacaan pada ammeter menunjukkan angka 1-3 A. emang jadi lebih cepet tu ngisi daya akinya. Jika aki sudah penuh pembacaan ammeter mendekati angka 0 (nol). 3. ga mahal2 amat kok. itung2 buat perata arus. Trafo berfungsi sebagai penyuplai daya listrik untuk mengecas daya listrik aki. Mengapa makruh? ya karena tidak wajib. Dioda Keluaran (output) trafo adalah arus AC (alternating current) atau arus bolak-balik. dan bisa membuat hati tenang. Maka diperlukan komponen elektronik untuk menyearahkan arus AC tersebut. aki harus dicabut dari rangkaian charger. Ampere trafo disesuaikan dengan ampere aki. pakailah trafo stepdown yang berdaya 12 volt 5 Ampere. 2. atau 1N 4007 atau lainnya yang memiliki kemapuan diatas ketiga dioda yang disebutkan. Dipasang secara serial pada rangkaian kelistrikan. Ya jadi terserah mau diaplikasikan atau tidak. yak yaitu dioda. Pasang aja. tapi akinya juga lebih cepet rusak. Selamat mencobaaa… . 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful