P. 1
Makalah Kenakalan Revisi

Makalah Kenakalan Revisi

|Views: 108|Likes:
Published by Mumut Mutiah

More info:

Published by: Mumut Mutiah on Nov 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2011

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN A.

LATAR BELAKANG Di era globalisasi seperti sekarang ini banyak hal yang dapat terjadi dengan mudah dan banyak pula yang dapat dirubah dengan mudah. Setiap Negara berusaha menciptakan suatu hal yang baru untuk di perlihatkan ke Negara lain dari masing-masing kehebatannya. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada yang dapat menciptakan suatu alat atau suatu metode yang sangat tepat untuk proses pembelajaran dan pengajaran yang baik. Membuat setiap orang memiliki keinginan yang tinggi untuk belajar, untuk bersekolah. Karena, apapun yang terjadi dengan suatu Negara, dari individu maupun kelompok sendiri dipengaruhi dan didukung oleh cara dan pola berfikir tiap-tiap orang di dalamya. Kedamaian dan keributan yang terjadi pun di dukung oleh cara berfikir seseorang benar atau tidak. Sekarang ini pun tak jarang keributan, konflik, kesalahpahaman, tawuran, dan sebagainya yang semua itu di dukung oleh cara berfikir dan menyikapi sesuatu yang tidak tepat. Di Negara ini, bukan hanya orang yang sudah dewasa, bukan saja orang tua, preman, dan orangorang dari kelompok tertentu yang menjadi bagian dari suatu keributan dan pertikaian yang terjadi, bahkan sekarang pun anak-anak, terutama anak-anak remaja, sering ikut menjadi bagian dari suatu keributan. Sering terlihat di jalan anak-anak yang masih menggunakan seragam SMP atau SMA berlari bergerombol saling kejar, saling baku hantam, saling menuding. Hal ini adalah salah satu contoh kecil suatu kenakalan dan sikap negative yang terjadi di Negara ini dan anak-anak remaja lah yang terlibat. Masih banyak lagi kenakalan remaja lainnya yang sering terjadi di antara anak-anak remaja saat ini. Dan hal ini terjadi di sebabkan oleh salah satu faktor, yaitu, kurangnya pengarahan dan bimbingan dari keluarga dan guru-guru disekolah. Oleh karena itu, pemakalah mengangkat judul kenakalan remaja agar dapat memaparkan lebih lengkap salah satu permasalahan di Negara ini yaitu mengenai kenakaln remaja. Beberapa factor penyebab dan cara-cara mengatasi masalah tersebut. B. RUANG LINGKUP Beberapa hal yang akan pemakalah bahas di sini adalah hal-hal yang menyangkut masalah kenakalan remaja. Diantaranya mengenai: • • Definisi kenakalan remaja Jenis - Jenis kenakalan remaja 1

pengoptimalan kualitas hidup dewasa tua. Adapun tujuan mengapa kami memilih judul tentang “Kenakalan Remaja” adalah : • • Untuk memenuhi salah satu tugas kelompok mata kuliah Ilmu Sosial dan budaya Untuk menambah pengetahuan kelompok kami serta pengetahuan mahasiswa yang mengikuti kuliah Ilmu Sosial dan Budaya tentang fenomena yang terjadi dalam kehidupan remaja masa kini • • Agar sebagai calon orang tua dapat mencegah dan mengatasi terjadinya kenakalan remaja kepada anak-anak kita di masa mendatang Untuk mengetahui apa saja yang menyebabkan maraknya kenakalan remaja masa kini D. • Ekonomi 2 . kami mencoba untuk membahas masalah ini. Dengan adanya ilmu psikologi masalah-masalah yang dialami oleh para remaja khususnya kenakalan remaja dapat teratasi dengan berorientasi pada kondisi kejiwaan remaja. Dengan adanya ilmu sosiologi permasalahan tentang kenakalan remaja dapat diatasi dan dicegah karena mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. kami mencoba untuk membahas kenakalan remaja yang berkaitan dengan ilmu-ilmu pengetahuan. TUJUAN Berangkat dari latar belakang yang sudah dipaparkan. apa saja kenakalan atau pelanggaran yang dilakukan. penanganan remaja. adalah sebagai berikut : • Sosiologi Ilmuan sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja saat ini. Terapan dari ilmu psikologi perkembangan digunakan di bidang berbagai bidang seperti pendidikan dan pengasuhan.• • • Faktor-faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja Cara menanggulangi kenakalan remaja Dampak negatif kenakalan remaja C. KONSEP JUDUL Berangkat dari tujuan yang sudah dipaparkan. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. • Psikologi Psikologi merupakan ilmu mempelajari perkembangan dan perubahan aspek kejiwaan manusia sejak dilahirkan sampai dengan mati.

pencurian dan lin sebagainya. penjambretan. distribusi. Hal tersebut dapat diantisipasi pula dengan ilmu ekonomi contohnya remaja dapat diarahkan oleh orang tua atau guru untuk berwirausaha. dan konsumsi barang dan jasa. • Dan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang dialami remaja. Ekonomi pun berkaitan dengan terjadinya kenakalan remaja mengapa dikatakan demikian? Karena semakin bertambahnya usia tuntutan kebutuhan manusia selalu bertambah khusunya remaja sedangkan pendapatan atau pemasukan uang para remaja tidak bertambah hal ini yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja seperti penodongan. pertukaran. 3 .Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi.

maka dia dapat digolongkan ke dalam perilaku remaja nyeleneh. Di dalam masa yang panjang itu. Kenakalan itu biasanya dikaitkan dengan remaja. akan tetapi pengertian “kejahatan” tersebut mengandung konotasi negatif. serta kecakapan dan keterampilan sebagai jenjang masuk ke dalam masa dewasa atau berumah tangga. 4 . Agar terkesan lebih moderat dan edukatif serta demi nama baik para remaja itu sendiri. juvenile deliquency mengandung arti “kejahatan anak”. perasaan dan sosial. menyimpang atau remaja yang nakal. yaitu jasmani. seorang pakar psikologi agama Islam. Perubahan-perubahan yang terjadi itu meliputi segala segi kehidupan manusia. • Zakiah Daradjat. sehingga membawanya pindah dari masa anak-anak menuju kepada masa dewasa. 2004: 1). DEFINISI KENAKALAN REMAJA MENURUT PARA AHLI Dari sudut etimologis. Memaparkan: “Remaja adalah suatu masa dari umur manusia. Para remaja yang tidak memanfaatkan masa remajanya di dalam aktivitas dan kreativitas positif atau terpuji. yaitu mereka yang berusia di antara 13 tahun ke atas dan 21 tahun ke bawah. adat istiadat (peradaban). 1974: 35). yang paling banyak mengalami perubahan. pikiran. yaitu 8 tahun. hukum dan agama. pengetahuan dan pengalaman.” (Zakiah Daradjat. Dengan demikian. para remaja mempersiapkan dirinya dengan bekal ilmu. kenakalan remaja mengandung arti segala sikap dan perilaku yang menyimpang dari aturan sosial (tata krama). maka beberapa ilmuwan mengartikan juvenile deliquency menjadi sebagai “kenakalan remaja” (Sudarsono.BAB II PERMASALAHAN APAKAH KENAKALAN REMAJA ITU ? BAB III PEMBAHASAN A. rohani.

mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang".SH adalah : 1. Pada umumnya mereka tidak menderita kerusakan psikologis. agama serta ketentuan hukum yang berlaku dalam masyarakat.• Kartini Kartono (1988 : 93) Mengatakan remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. 3. Dalam Bakolak inpres no: 6 / 1977 buku pedoman 8. kecemasan atau konflik batin yang tidak dapat diselesaikan. melanggar norma sosial. sehingga perilaku mereka dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kelainan dan disebut “kenakalan”. JENIS – JENIS KENAKALAN REMAJA Menurut Kartono (2003). bentuk-bentuk perilaku kenakalan remaja dibagi menjadi empat." • Menurut Paul Moedikdo. menganiaya dan sebagainya. Akibatnya. jadi tidak ada motivasi. • Menurut Kartono seorang ilmuwan sosiolog Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. 2. • Menurut Santrock "Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal. 2) Mereka kebanyakan berasal dari daerah kota yang transisional sifatnya yang memiliki subkultur kriminal. Semua perbuatan yang dari orang dewasa merupakan suatu kejahatan bagi anak-anak merupakan kenakalan jadi semua yang dilarang oleh hukum pidana. Mereka menderita cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat. dikatakan bahwa kenakalan remaja adalah kelainan tingkah laku / tindakan remaja yang bersifat anti sosial. Perbuatan nakal mereka didorong oleh faktor-faktor berikut : 1) Keinginan meniru dan ingin konform dengan gangnya. seperti mencuri. Kenakalan terisolir (Delinkuensi terisolir) Kelompok ini merupakan jumlah terbesar dari remaja nakal. yaitu : a. Semua perbuatan penyelewengan dari norma kelompok tertentu untuk menimbulkan keonaran dalam masyarakat. Sejak kecil remaja melihat adanya gang-gang 5 . Semua perbuatan yang menunjukkan kebutuhan perlindungan bagi sosial B.

Ciri . pengakuan dan prestise tertentu. dan bukan hanya berupa adaptasi pasif menerima norma dan nilai subkultur gang yang kriminal itu saja. Hal ini disebabkan oleh proses pendewasaan 12 dirinya sehingga remaja menyadari adanya tanggung jawab sebagai orang dewasa yang mulai memasuki peran sosial yang baru. 4) Remaja dibesarkan dalam keluarga tanpa atau sedikit sekali mendapatkan supervisi dan latihan kedisiplinan yang teratur. Kenakalan neurotik (Delinkuensi neurotik) Pada umumnya. sampai kemudian dia ikut bergabung. tidak harmonis. Contoh kenakalan ini seperti gang-gang motor ugal-ugalan. dan orangtuanya biasanya juga neurotik atau psikotik. merasa selalu tidak aman. merasa bersalah dan berdosa dan lain sebagainya. dan mengalami banyak frustasi. 3) Biasanya remaja ini melakukan kejahatan seorang diri. remaja memuaskan semua kebutuhan dasarnya di tengah lingkungan kriminal. Gang remaja nakal memberikan alternatif hidup yang menyenangkan. gang-gang perjudian b.ciri perilakunya adalah : 1) Perilaku nakalnya bersumber dari sebab-sebab psikologis yang sangat dalam.kriminal. mayoritas remaja nakal ini meninggalkan perilaku kriminalnya. sebagai akibatnya dia tidak sanggup menginternalisasikan norma hidup normal. karena perilaku jahat mereka merupakan alat pelepas ketakutan. dan cenderung mengisolir diri dari lingkungan. paling sedikit 60 % dari mereka menghentikan perilakunya pada usia 21-23 tahun. antara lain berupa kecemasan. namun pada usia dewasa. mendapatkan kedudukan hebat. dan mempraktekkan jenis kejahatan tertentu 4) Remaja nakal ini banyak yang berasal dari kalangan menengah. namun pada umumnya keluarga mereka mengalami banyak ketegangan emosional yang parah. Remaja merasa diterima. delinkuen terisolasi itu mereaksi terhadap tekanan dari lingkungan sosial. 5) Remaja memiliki ego yang lemah. mereka mencari panutan dan rasa aman dari kelompok gangnya. 2) Perilaku kriminal mereka merupakan ekspresi dari konflik batin yang belum terselesaikan. Ringkasnya. remaja nakal tipe ini menderita gangguan kejiwaan yang cukup serius. kecemasan dan kebingungan batinnya. 3) Pada umumnya remaja berasal dari keluarga berantakan. Sebagai jalan keluarnya. 6 .

akan tetapi dilihat darikepentingan umum dan segi keamanan. sehingga mengurangi kemampuan untuk mengendalikan diri sendiri. biasanya mereka residivis yang berulang kali keluar masuk penjara. 4) Mereka selalu gagal dalam menyadari dan menginternalisasikan normanorma sosial yang umum berlaku. berdisiplin keras namun tidak konsisten. salah. Kenakalan psikotik (Delinkuensi psikopatik) Delinkuensi psikopatik ini sedikit jumlahnya. Mereka pada umumnya sangat agresif dan impulsif. defectus) artinya rusak. tergantung pada suasana hatinya yan kacau dan tidak dapat diduga. Contoh kenakalan jenis ini yaitu seperti terpidana Ryan yang membunuh korban-korbannya tanpa rasa bersalah layaknya seorang psikopat d.6) Motif kejahatannya berbeda-beda. kurang. 7) Perilakunya menunjukkan kualitas kompulsif (paksaan). Psikopat merupakan bentuk kekalutan mental dengan karakteristik sebagai berikut: tidak memiliki pengorganisasian dan integrasi diri. 5) Kebanyakan dari mereka juga menderita gangguan neurologis. Sikapnya kasar. orangnya tidak pernah bertanggung jawab secara moral. mereka merupakan oknum kriminalyang paling berbahaya. berdosa. dan orangtuanya selalu menyia-nyiakan mereka. atau melakukan pelanggaran. tidak lengkap. anti sosial dan selalu menentang apa dan siapapun. Contoh kenakalan jenis ini yaitu suka memperkosa kemudian membunuh korbannya dan bertindak kriminal c. Mereka sangat egoistis. sehingga mereka tidak mempunyai kapasitas untuk menumbuhkan afeksi dan tidak mampu menjalin hubungan emosional yang akrab dan baik dengan orang lain. selalu mempunyai konflik dengan norma sosial dan hukum. Delinkuensi defek 7 moral mempunyai ciri-ciri: selalu . Kenakalan defek moral (Delinkuensi defek moral) Defek (defect. dan sulit sekali diperbaiki. 3) Bentuk kejahatannya majemuk. Ciri tingkah laku mereka adalah : 1) Hampir seluruh remaja delinkuen psikopatik ini berasal dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang ekstrim. 2) Mereka tidak mampu menyadari arti bersalah. brutal. cedera. juga tidak peduli terhadap norma subkultur gangnya sendiri. kurang ajar dan sadis terhadap siapapun tanpa sebab. cacat. diliputi banyak pertikaian keluarga.

pencurian. impuls dan kebiasaan primitif. walaupun pada dirinya tidak terdapat penyimpangan. pencopetan. jadi mereka menderita defek mental. mereka selalu ingin melakukan perbuatan kekerasan. membantah perintah. juga tidak mampu mengendalikan dan mengaturnya. berupa disposisi dan perkembangan mental yang salah. Kenakalan yang menimbulkan korban fisik pada orang lain: perkelahian. hubungan seks bebas. sikapnya sangat dingin tanpa afeksi jadi ada kemiskinan afektif dan sterilitas emosional. Contoh kenakalan jenis ini yaitu tawuran antar pelajar Jensen (dalam Sarwono.melakukan tindakan anti sosial. Kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban di pihak orang lain: pelacuran. 2002) membagi kenakalan remaja menjadi empat bentuk yaitu: a. FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KENAKALAN REMAJA Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal): Faktor Internal: 1.lain.lain. Remaja yang defek moralnya biasanya menjadi penjahat yang sukar diperbaiki. b. Kenakalan yang meninbulkan korban materi: perusakan. d. Kenakalan yang melawan status. namun perbuatan mereka sering disertai agresivitas yang meledak. namun ada disfungsi pada inteligensinya. di antara para penjahat residivis remaja. C. penyerangan dan kejahatan. Kelemahan para remaja delinkuen tipe ini adalah mereka tidak mampu mengenal dan memahami tingkah lakunya yang jahat. kurang lebih 80 % mengalami kerusakan psikis. pembunuhan. penyalahgunaan obat. Hanya kurang dari 20 % yang menjadi penjahat disebabkan oleh faktor sosial atau lingkungan sekitar. misalnya mengingkari status anak sebagai pelajar dengan cara membolos. sehingga pembentukan super egonya sangat lemah. Krisis identitas 8 . Impulsnya tetap pada taraf primitif sehingga sukar dikontrol dan dikendalikan. rasa kemanusiaannya sangat terganggu. Mereka merasa cepat puas dengan prestasinya. pemerasan dan lain. Mereka adalah para residivis yang melakukan kejahatan karena didorong oleh naluri rendah. dan lain. perampokan. Terdapat kelemahan pada dorongan instinktif yang primer. minggat dari rumah. c. perkosaan.

atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku 9 . tercapainya identitas peran.ternyata mereka tidak sanggup.dl. Kontrol diri yang lemah Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'.Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. 6. Keluarga Perceraian orangtua.tidak tersedia dan akhirnya yang mereka lakukan adalah mencari kesenangan sendiri dan lebih suka hura-hura daripada duduk tenang dirumah atau belajar. Pertama. sehingga merek merasa bahwa mereka mampu mengatasi masalah itu sendiri. Hal ini terkadang tidak terlalu diperhatikan oleh orang tua yang sibuk dengan segala usaha dan kegiatan mereka dan juga oleh pihak sekolah terkadang kurang memperhatikan hal ini. Faktor Eksternal: 1. 8. tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga.terkadang remaja tidak terbuka pada orang tua. 2. Tidak Adanya Media Penyalur Bakat Dan Hobinya Masa remaja merupakan masa dimana mereka mulai menyalurkan berbagai bakat dan potensi yang mereka miliki dan terkadang media atau tempat untuk mereka menyalurkan bakat mereka. 3. Masalah Yang Dipendam Masa remaja sering penuh dengan berbagai problem. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. Dasar-Dasar Agama Yang Kurang. terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. karena jika remaja tidak mendapat pendidikan agama yang baik mereka akan jauh dari Tuhan dan pasti tingkah laku mereka akan sembarangan. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut.ketika remaja putus cinta terkadang mereka tidak mau menceritakan hal ini kepada orang tua tetapi yang mereka lakukan adalah memendam dan akhirnya mereka sendiri yang depresi dan akhirnya lari ke hal-hal yang tidak baik. Contoh masalah berpacaran.mabuk-mabukan merokok. Kedua. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.

negatif pada remaja. Padahal. bersenang-senang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang. kebanggaan ini adalah semu sifatnya. Mereka malah pergi bersama dengan kawankawannya. pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orangtuanya. Terkadang hal ini yang menjadikan orang tua berkeras hati untuk memasukan anaknya kesekolah yang manurut orang tua adalah yang terbaik tapi belum tentu untuk anak itu sendiri. pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya. Sebab. 3. anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat atau pun anak orang terpandang lainnya. Tekanan orang tua dalam memilih pendidikan Memberikan pendidikan yang sesuai adalah merupakan salah satu tugas orangtua kepada anak. atau penolakan terhadap eksistensi anak. Di jaman sekarang. tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa. maka remaja kemudian 10 . bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan. Makin banyak kawan. memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. Tak jarang dengan adanya selisih paham tentang pendidikan anak menjadi lebih egois karena dia mempunyai tempat pendidikan menurutnya terbaik. agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai. makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. tidak memberikan pendidikan agama. frustrasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Misalnya. Malah kalau tidak dapat dikendalikan. 2. Teman sebaya yang kurang baik Di kalangan remaja. anak orang yang paling kaya di kota itu. Pendidikan yang salah di keluarga pun. meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut. Orangtua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut. Apabila timbul frustrasi. Sebab kawan dari kalangan tertentu pasti juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula. pilihkanlah sekolah yang bermutu. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. seperti terlalu memanjakan anak. Apabila si anak akan berusaha mengikuti tetapi tidak mempunyai modal ataupun orangtua tidak mampu memenuhinya maka anak akan menjadi frustrasi.

Kebebasan Yang Berlebihan Ada orang tua yang dalam mendidik anak mereka menerapkan pola asuh yang demokratis yang berlebihan sehingga anak menjadi yang keras 11 . Sebagaimana kita ketahui bahwa ciri khas remaja adalah adanya ikatan yang erat dengan kelompoknya. Dan ada juga remaja yang memang gemar menyaksikan dan terpengaruh untuk mengikuti hal tersebut guna mencari lingkungan pergaulan. hedonisme dan sebagainya untuk selalu ditampilkan dilayar kaca. Adanya hambatan dalam hal ini dapat menyebabkan ia memilih satu lingkungan pergaulan saja misalnya suatu kelompok tertentu dan ini dapat menjurus ke tindakan penyalahgunaan zat. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik. tapi tidak tersebut ada terpengaruh sensasi di mengikutinya. Hal ini disebabkan karena industri perfilman kurang memberikan pesanpesan moral terhadap siaran yang ditampilkan.akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik. kekerasan. Seperti tayangan remaja dalam mengonsumsi obat-obatan terlarang. bagaimana caranya agar remaja memiliki sifat dan sikap serta rasa (Citra: disiplin dan loyalitas terhadap teman. cara berpakaian yang terlalu minim dan lain sebagainya. karena mereka mudah terpengaruh dan ingin mencari sensasi dilingkungan pergaulan agar dapat disebut sebagai remaja yang gaul. Remaja inilah yang paling rawan melakukan berbagai pelanggaran. baik teman sebaya atau tidak sebaya. dan lain sebagainya. Berbagai acara yang menayangkan tentang pergaulan bebas remaja di kota besar yang sarat akan dunia gemerlap (dugem). Dapat diperhatikan dalam berbagai program televisi seperti pada sinetron-sinetron maupun reality show yang banyak menayangkan tentang pergaulan bebas remaja bersifat pornografis. obat terlarang. 4. Dampak negatif dari media informasi Meningkatnya kenakalan remaja saat ini merupakan salah satu dampak dari media informasi yaitu program siaran televisi yang dinilai kurang memberikan nilai edukatif bagi remaja ketimbang nilai amoralnya. remaja harus belajar bergaul dengan semua orang. maupun yang sejenis atau berlainan jenis. 5. Untuk mencapai tujuan perkembangan. 6. Dari tayangan–tayangan remaja yang hanya sekedar menyaksikan. orang tua dan cita-citanya. Hal ini menimbulkan ide.

• Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis. misal olah raga. • Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul. organisasi dsb. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir. Mereka dididik untuk mandiri. • Ganti suasana atau lingkungan rumah. Remaja hendaknya dididik agar dapat menghargai nilai uang. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. • Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. guru. teman sebaya untuk melakukan point pertama. CARA MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA • Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Selain itu. • Orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. • Mengadu masalah tidak hanya terhadap teman atau keluarga tetapi juga kepada Tuhan masing-masing • Fungsi keluarga harus optimal. • Faktor lain yang memungkinkan anak bertindak nakal adalah kurangnya komunikasi yang akrab orang tua dengan anak.kepala dan sering memaksakan kehendaknya kepada orang tua dan pola asuh seperti ni akan berakibat buruk pada anak. Paling terpenting adalah kualitas dari pertemuan bukan kuantitas seberapanya. D. • Adanya motivasi dari keluarga. • Mencari kesibukan atau kegiatan – kegiatan yang positif di luar. Sebagaimana yang 12 . komunikatif. berilah pengarahan kepada mereka tentang batasan teman yang baik. • Dilatih untuk disiplin serta mampu memecahkan masalah sehari-hari. dan nyaman bagi remaja.

Dan barang siapa yang memelihara keselamatan nyawa seorang manusia. Tabarani dan Baihaqi)" Hadist di atas menjelaskan bahwa. Berikut adalah norma dan ganjaran bagi para pelanggarnya seperti dalam norma agama Islam yang melarang untuk membunuh manusia. Firman Allah: “Barang siapa yang membunuh seorang manusia.dikemukakan oleh W. Dalam hal ini orang tua dituntut untuk memdidik anak-anaknya dengan baik. atau dipotong tangan dan kakinya secara bersilang. Abu Ya'la. keluarga mempunyai peranan yang sangat penting terhadap anak-anaknya. atau bukan karena kerusuhan di muka bumi. DAMPAK NEGATIF KENAKALAN REMAJA 1. maka seolah-olah dia telah memelihara keselamatan nyawa manusia semuanya. Makin banyaknya pelanggaran-pelanggaran dan penyimpanganpenyimpangan terhadap nilai-nilai dan norma agama. Banyak terjadi seks bebas bahkan aborsi 13 .” (QS 5:32 ) Membunuh berarti melakukan tindakan kriminal dan melawan terhadap perintah Allah. F. Hukuman yang demikian itu sebagai suatu penghinaan untuk mereka di dunia dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang pedih. Sebagaimana Hadis Nabi Muhammad saw. A. merekalah yang akan menggantikan generasi sebelumnya. Gerungan sebagai berikut : 63% dari anak yang nakal dalam suatu lembaga pendidikan adalah anak yang berasal dari keluarga tidak utuh. beliau bersabda : "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah."( HR. 70% dari anak yang sulit dididik adalah dari keluarga yang tidak teratur. Nasrani atau Majusi. Makin maraknya penyalahgunaan narkoba oleh kalangan remaja 3. atau disalib. tidak utuh atau mengalami tekanan yang terlampau berat. Al-Quran menyatakan: “Adapun hukuman terhadap orang-orang yang berbuat keonaran terhadap Allah dan RasulNya dan membuat bencana kerusuhan di muka bumi ialah: dihukum mati. atau diasingkan dari masyarakatnya. maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya beragama Yahudi. maka seakanakan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dengan demikian orang tua dituntut sadar untuk membekali dan membentengi anak-anaknya karena anak adalah generasi masa depan. bukan karena sebab-sebab yang mewajibkan hukum qishash.” (QS 5:36) 2.

karena pada dasarnya kenakalan itu timbul dari berbagai faktor baik internal maupun eksternal. DAMPAK POSITIF KENAKALAN REMAJA 1. Hal itu hanya dapat dilakukan oleh orangorang terdekatnya dan merupakan kewajiban bagi setiap orang-orang terdekatnya baik orang tua. mereka akan jadi pemimpin dalam grup. Buat anak-anak yang kreatif. Percampuran model kepribadian. 14 . Menurut Psikolog Tika Bisono dalam wawancaranya dengan media kompas.4. guru maupun warga masyarakat untuk merangkul mereka ke arah yang positif dan menjadi remaja normal yang tidak menyimpang dari norma yang berlaku. Menambah pengalaman remaja akan sesuatu yang belum pernah diketahuinya tentunya dengan arahan orang terdekatnaya 3. sifat. beliau menyatakan bahwa Remaja ikut-ikutan teman atau ikut-ikutan gaya teman adalah sesuatu yang wajar karena mereka hidup dalam perspektif peer group. Dengan adanya kenalakan remaja dapat menambah wawasan remaja akan sesuatu dan dengan itu remaja dapat memilih mana yang baik dan tidak baik untuk dirinya 2. menurut Tika. Kedewasaan dengan syarat ada pengarahan dari orang terdekat 4. akan menguntungkan pertumbuhan psikologis karena remaja sangat berkepentingan untuk diakui dan diterima kelompoknya Kenakalan remaja tentunya dapat berdampak positif bagi remaja maupun lingkungannya apabila kenakalan itu dapat diarahkan kedalam hal yang positif. Banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran hukum dari kalangan remaja G. Mereka yang pasif ini akan sangat terbantu. menjadi rujukan buat anak-anak yang relatif pasif dan tak kreatif. dan karakter ini.

SARAN ialah dengan cara memberikan keteladana yg baik 15 . KESIMPULAN • Kenakalan Remaja ( juvenile delinquency) merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial Akibatnya. • Faktor Penyebab terjadinya kenakalan remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal) • Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja salah satunya kepada mereka B.BAB IV PENUTUP A. mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang".

com 16 . baik dalam berhubungan dengan keluarga.kompas. Psikologi Remaja. BPK Gunung Mulya : Jakarta Kartini Kartono. 1986.detiknews. serta orang tua harus memberikan contoh tauladan yang baik di dalam keluarga • Bagi guru.or. Rajawali : Jakarta www.• Bagi para remaja agar lebih bijak dalam memilih teman.damandiri. teman maupun lingkungan serta melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya baik dalam hal pergaulan maupun pendidikan yang akan ditempuhnya. hal ini bertujuan agar remaja tidak salah dalam bergaul dan mencegah terjadinya prilaku negatif yang biasa disebut kenakalan remaja • Bagi orang tua memberikan bimbingan dan pengarahan yang baik.edukasi. DAFTAR PUSTAKA Gunarsa Singgih D at al. kelompok ataupun kegiatan yang akan diikutinya. Psikologi Sosial 2 Kenakalan Remaja. 1988.id www. masyarat serta lingkungan sepatutnya mengarahkan para anak didik atau remajanya ke arah yang positif agar kelak terbentuk kedewasaan dalam diri mereka dan apabila mereka melakukan penyimpangan dan pelanggaran norma atau aturan alangkah baiknya para remaja dirangkul ke arah yang lebih baik.com www.

17 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->