BAB I PENDAHULUAN A.

LATAR BELAKANG Di era globalisasi seperti sekarang ini banyak hal yang dapat terjadi dengan mudah dan banyak pula yang dapat dirubah dengan mudah. Setiap Negara berusaha menciptakan suatu hal yang baru untuk di perlihatkan ke Negara lain dari masing-masing kehebatannya. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada yang dapat menciptakan suatu alat atau suatu metode yang sangat tepat untuk proses pembelajaran dan pengajaran yang baik. Membuat setiap orang memiliki keinginan yang tinggi untuk belajar, untuk bersekolah. Karena, apapun yang terjadi dengan suatu Negara, dari individu maupun kelompok sendiri dipengaruhi dan didukung oleh cara dan pola berfikir tiap-tiap orang di dalamya. Kedamaian dan keributan yang terjadi pun di dukung oleh cara berfikir seseorang benar atau tidak. Sekarang ini pun tak jarang keributan, konflik, kesalahpahaman, tawuran, dan sebagainya yang semua itu di dukung oleh cara berfikir dan menyikapi sesuatu yang tidak tepat. Di Negara ini, bukan hanya orang yang sudah dewasa, bukan saja orang tua, preman, dan orangorang dari kelompok tertentu yang menjadi bagian dari suatu keributan dan pertikaian yang terjadi, bahkan sekarang pun anak-anak, terutama anak-anak remaja, sering ikut menjadi bagian dari suatu keributan. Sering terlihat di jalan anak-anak yang masih menggunakan seragam SMP atau SMA berlari bergerombol saling kejar, saling baku hantam, saling menuding. Hal ini adalah salah satu contoh kecil suatu kenakalan dan sikap negative yang terjadi di Negara ini dan anak-anak remaja lah yang terlibat. Masih banyak lagi kenakalan remaja lainnya yang sering terjadi di antara anak-anak remaja saat ini. Dan hal ini terjadi di sebabkan oleh salah satu faktor, yaitu, kurangnya pengarahan dan bimbingan dari keluarga dan guru-guru disekolah. Oleh karena itu, pemakalah mengangkat judul kenakalan remaja agar dapat memaparkan lebih lengkap salah satu permasalahan di Negara ini yaitu mengenai kenakaln remaja. Beberapa factor penyebab dan cara-cara mengatasi masalah tersebut. B. RUANG LINGKUP Beberapa hal yang akan pemakalah bahas di sini adalah hal-hal yang menyangkut masalah kenakalan remaja. Diantaranya mengenai: • • Definisi kenakalan remaja Jenis - Jenis kenakalan remaja 1

Dengan adanya ilmu sosiologi permasalahan tentang kenakalan remaja dapat diatasi dan dicegah karena mereka akan mengkaji mengapa remaja tersebut nakal. adalah sebagai berikut : • Sosiologi Ilmuan sosiologi mengkaji dan mengamati kenakalan remaja saat ini. KONSEP JUDUL Berangkat dari tujuan yang sudah dipaparkan. • Psikologi Psikologi merupakan ilmu mempelajari perkembangan dan perubahan aspek kejiwaan manusia sejak dilahirkan sampai dengan mati. apa saja kenakalan atau pelanggaran yang dilakukan. mulai kapan remaja tersebut berperilaku nakal. kami mencoba untuk membahas kenakalan remaja yang berkaitan dengan ilmu-ilmu pengetahuan. Dengan adanya ilmu psikologi masalah-masalah yang dialami oleh para remaja khususnya kenakalan remaja dapat teratasi dengan berorientasi pada kondisi kejiwaan remaja. pengoptimalan kualitas hidup dewasa tua. • Ekonomi 2 . Terapan dari ilmu psikologi perkembangan digunakan di bidang berbagai bidang seperti pendidikan dan pengasuhan. Adapun tujuan mengapa kami memilih judul tentang “Kenakalan Remaja” adalah : • • Untuk memenuhi salah satu tugas kelompok mata kuliah Ilmu Sosial dan budaya Untuk menambah pengetahuan kelompok kami serta pengetahuan mahasiswa yang mengikuti kuliah Ilmu Sosial dan Budaya tentang fenomena yang terjadi dalam kehidupan remaja masa kini • • Agar sebagai calon orang tua dapat mencegah dan mengatasi terjadinya kenakalan remaja kepada anak-anak kita di masa mendatang Untuk mengetahui apa saja yang menyebabkan maraknya kenakalan remaja masa kini D. kami mencoba untuk membahas masalah ini. penanganan remaja. TUJUAN Berangkat dari latar belakang yang sudah dipaparkan.• • • Faktor-faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja Cara menanggulangi kenakalan remaja Dampak negatif kenakalan remaja C.

penjambretan. pertukaran. 3 . distribusi. Ekonomi pun berkaitan dengan terjadinya kenakalan remaja mengapa dikatakan demikian? Karena semakin bertambahnya usia tuntutan kebutuhan manusia selalu bertambah khusunya remaja sedangkan pendapatan atau pemasukan uang para remaja tidak bertambah hal ini yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja seperti penodongan.Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi. dan konsumsi barang dan jasa. Hal tersebut dapat diantisipasi pula dengan ilmu ekonomi contohnya remaja dapat diarahkan oleh orang tua atau guru untuk berwirausaha. pencurian dan lin sebagainya. • Dan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang dialami remaja.

Dengan demikian. • Zakiah Daradjat. yaitu mereka yang berusia di antara 13 tahun ke atas dan 21 tahun ke bawah. seorang pakar psikologi agama Islam.BAB II PERMASALAHAN APAKAH KENAKALAN REMAJA ITU ? BAB III PEMBAHASAN A. yaitu jasmani.” (Zakiah Daradjat. Para remaja yang tidak memanfaatkan masa remajanya di dalam aktivitas dan kreativitas positif atau terpuji. yaitu 8 tahun. perasaan dan sosial. pikiran. 2004: 1). pengetahuan dan pengalaman. akan tetapi pengertian “kejahatan” tersebut mengandung konotasi negatif. serta kecakapan dan keterampilan sebagai jenjang masuk ke dalam masa dewasa atau berumah tangga. Memaparkan: “Remaja adalah suatu masa dari umur manusia. Kenakalan itu biasanya dikaitkan dengan remaja. DEFINISI KENAKALAN REMAJA MENURUT PARA AHLI Dari sudut etimologis. Agar terkesan lebih moderat dan edukatif serta demi nama baik para remaja itu sendiri. sehingga membawanya pindah dari masa anak-anak menuju kepada masa dewasa. 1974: 35). kenakalan remaja mengandung arti segala sikap dan perilaku yang menyimpang dari aturan sosial (tata krama). 4 . rohani. hukum dan agama. para remaja mempersiapkan dirinya dengan bekal ilmu. Di dalam masa yang panjang itu. maka beberapa ilmuwan mengartikan juvenile deliquency menjadi sebagai “kenakalan remaja” (Sudarsono. juvenile deliquency mengandung arti “kejahatan anak”. maka dia dapat digolongkan ke dalam perilaku remaja nyeleneh. Perubahan-perubahan yang terjadi itu meliputi segala segi kehidupan manusia. menyimpang atau remaja yang nakal. yang paling banyak mengalami perubahan. adat istiadat (peradaban).

Sejak kecil remaja melihat adanya gang-gang 5 . kecemasan atau konflik batin yang tidak dapat diselesaikan. yaitu : a. menganiaya dan sebagainya. • Menurut Kartono seorang ilmuwan sosiolog Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Dalam Bakolak inpres no: 6 / 1977 buku pedoman 8. Semua perbuatan penyelewengan dari norma kelompok tertentu untuk menimbulkan keonaran dalam masyarakat. jadi tidak ada motivasi. 2. 3. agama serta ketentuan hukum yang berlaku dalam masyarakat. melanggar norma sosial." • Menurut Paul Moedikdo. • Menurut Santrock "Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal. Semua perbuatan yang menunjukkan kebutuhan perlindungan bagi sosial B. 2) Mereka kebanyakan berasal dari daerah kota yang transisional sifatnya yang memiliki subkultur kriminal.SH adalah : 1. mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang".• Kartini Kartono (1988 : 93) Mengatakan remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. Pada umumnya mereka tidak menderita kerusakan psikologis. Kenakalan terisolir (Delinkuensi terisolir) Kelompok ini merupakan jumlah terbesar dari remaja nakal. JENIS – JENIS KENAKALAN REMAJA Menurut Kartono (2003). dikatakan bahwa kenakalan remaja adalah kelainan tingkah laku / tindakan remaja yang bersifat anti sosial. Mereka menderita cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat. Semua perbuatan yang dari orang dewasa merupakan suatu kejahatan bagi anak-anak merupakan kenakalan jadi semua yang dilarang oleh hukum pidana. Perbuatan nakal mereka didorong oleh faktor-faktor berikut : 1) Keinginan meniru dan ingin konform dengan gangnya. sehingga perilaku mereka dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kelainan dan disebut “kenakalan”. bentuk-bentuk perilaku kenakalan remaja dibagi menjadi empat. seperti mencuri. Akibatnya.

3) Pada umumnya remaja berasal dari keluarga berantakan. Hal ini disebabkan oleh proses pendewasaan 12 dirinya sehingga remaja menyadari adanya tanggung jawab sebagai orang dewasa yang mulai memasuki peran sosial yang baru. Kenakalan neurotik (Delinkuensi neurotik) Pada umumnya. gang-gang perjudian b. delinkuen terisolasi itu mereaksi terhadap tekanan dari lingkungan sosial. Remaja merasa diterima. Ciri . Gang remaja nakal memberikan alternatif hidup yang menyenangkan.ciri perilakunya adalah : 1) Perilaku nakalnya bersumber dari sebab-sebab psikologis yang sangat dalam. 2) Perilaku kriminal mereka merupakan ekspresi dari konflik batin yang belum terselesaikan. dan mengalami banyak frustasi. Sebagai jalan keluarnya. remaja nakal tipe ini menderita gangguan kejiwaan yang cukup serius. 3) Biasanya remaja ini melakukan kejahatan seorang diri. pengakuan dan prestise tertentu. dan cenderung mengisolir diri dari lingkungan. antara lain berupa kecemasan. Ringkasnya. karena perilaku jahat mereka merupakan alat pelepas ketakutan. merasa bersalah dan berdosa dan lain sebagainya. remaja memuaskan semua kebutuhan dasarnya di tengah lingkungan kriminal. 6 . namun pada usia dewasa. tidak harmonis. 4) Remaja dibesarkan dalam keluarga tanpa atau sedikit sekali mendapatkan supervisi dan latihan kedisiplinan yang teratur. 5) Remaja memiliki ego yang lemah. merasa selalu tidak aman. mayoritas remaja nakal ini meninggalkan perilaku kriminalnya. mendapatkan kedudukan hebat. paling sedikit 60 % dari mereka menghentikan perilakunya pada usia 21-23 tahun. namun pada umumnya keluarga mereka mengalami banyak ketegangan emosional yang parah.kriminal. Contoh kenakalan ini seperti gang-gang motor ugal-ugalan. kecemasan dan kebingungan batinnya. sebagai akibatnya dia tidak sanggup menginternalisasikan norma hidup normal. sampai kemudian dia ikut bergabung. mereka mencari panutan dan rasa aman dari kelompok gangnya. dan bukan hanya berupa adaptasi pasif menerima norma dan nilai subkultur gang yang kriminal itu saja. dan mempraktekkan jenis kejahatan tertentu 4) Remaja nakal ini banyak yang berasal dari kalangan menengah. dan orangtuanya biasanya juga neurotik atau psikotik.

tidak lengkap. cacat. diliputi banyak pertikaian keluarga. Kenakalan psikotik (Delinkuensi psikopatik) Delinkuensi psikopatik ini sedikit jumlahnya.6) Motif kejahatannya berbeda-beda. berdosa. akan tetapi dilihat darikepentingan umum dan segi keamanan. Contoh kenakalan jenis ini yaitu suka memperkosa kemudian membunuh korbannya dan bertindak kriminal c. cedera. mereka merupakan oknum kriminalyang paling berbahaya. Contoh kenakalan jenis ini yaitu seperti terpidana Ryan yang membunuh korban-korbannya tanpa rasa bersalah layaknya seorang psikopat d. kurang. 4) Mereka selalu gagal dalam menyadari dan menginternalisasikan normanorma sosial yang umum berlaku. Ciri tingkah laku mereka adalah : 1) Hampir seluruh remaja delinkuen psikopatik ini berasal dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang ekstrim. sehingga mereka tidak mempunyai kapasitas untuk menumbuhkan afeksi dan tidak mampu menjalin hubungan emosional yang akrab dan baik dengan orang lain. defectus) artinya rusak. dan sulit sekali diperbaiki. 2) Mereka tidak mampu menyadari arti bersalah. dan orangtuanya selalu menyia-nyiakan mereka. biasanya mereka residivis yang berulang kali keluar masuk penjara. juga tidak peduli terhadap norma subkultur gangnya sendiri. sehingga mengurangi kemampuan untuk mengendalikan diri sendiri. anti sosial dan selalu menentang apa dan siapapun. Mereka pada umumnya sangat agresif dan impulsif. tergantung pada suasana hatinya yan kacau dan tidak dapat diduga. selalu mempunyai konflik dengan norma sosial dan hukum. Sikapnya kasar. Kenakalan defek moral (Delinkuensi defek moral) Defek (defect. 7) Perilakunya menunjukkan kualitas kompulsif (paksaan). brutal. salah. 5) Kebanyakan dari mereka juga menderita gangguan neurologis. kurang ajar dan sadis terhadap siapapun tanpa sebab. Delinkuensi defek 7 moral mempunyai ciri-ciri: selalu . atau melakukan pelanggaran. Psikopat merupakan bentuk kekalutan mental dengan karakteristik sebagai berikut: tidak memiliki pengorganisasian dan integrasi diri. orangnya tidak pernah bertanggung jawab secara moral. berdisiplin keras namun tidak konsisten. Mereka sangat egoistis. 3) Bentuk kejahatannya majemuk.

jadi mereka menderita defek mental. misalnya mengingkari status anak sebagai pelajar dengan cara membolos. minggat dari rumah. Impulsnya tetap pada taraf primitif sehingga sukar dikontrol dan dikendalikan.lain. 2002) membagi kenakalan remaja menjadi empat bentuk yaitu: a. Mereka merasa cepat puas dengan prestasinya. Kenakalan sosial yang tidak menimbulkan korban di pihak orang lain: pelacuran. di antara para penjahat residivis remaja. sikapnya sangat dingin tanpa afeksi jadi ada kemiskinan afektif dan sterilitas emosional. penyerangan dan kejahatan. berupa disposisi dan perkembangan mental yang salah. b. Krisis identitas 8 . Terdapat kelemahan pada dorongan instinktif yang primer. sehingga pembentukan super egonya sangat lemah. pencopetan. dan lain. perampokan. Kenakalan yang meninbulkan korban materi: perusakan. Kelemahan para remaja delinkuen tipe ini adalah mereka tidak mampu mengenal dan memahami tingkah lakunya yang jahat. impuls dan kebiasaan primitif. FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KENAKALAN REMAJA Perilaku 'nakal' remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal): Faktor Internal: 1. rasa kemanusiaannya sangat terganggu. pembunuhan. pemerasan dan lain. kurang lebih 80 % mengalami kerusakan psikis. pencurian. c. Hanya kurang dari 20 % yang menjadi penjahat disebabkan oleh faktor sosial atau lingkungan sekitar. Contoh kenakalan jenis ini yaitu tawuran antar pelajar Jensen (dalam Sarwono. namun ada disfungsi pada inteligensinya. perkosaan. d. juga tidak mampu mengendalikan dan mengaturnya.melakukan tindakan anti sosial. Remaja yang defek moralnya biasanya menjadi penjahat yang sukar diperbaiki. mereka selalu ingin melakukan perbuatan kekerasan. Kenakalan yang menimbulkan korban fisik pada orang lain: perkelahian. C. Kenakalan yang melawan status. namun perbuatan mereka sering disertai agresivitas yang meledak. penyalahgunaan obat.lain. walaupun pada dirinya tidak terdapat penyimpangan. membantah perintah. hubungan seks bebas. Mereka adalah para residivis yang melakukan kejahatan karena didorong oleh naluri rendah.

Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut.Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga. 8. Hal ini terkadang tidak terlalu diperhatikan oleh orang tua yang sibuk dengan segala usaha dan kegiatan mereka dan juga oleh pihak sekolah terkadang kurang memperhatikan hal ini. Faktor Eksternal: 1. karena jika remaja tidak mendapat pendidikan agama yang baik mereka akan jauh dari Tuhan dan pasti tingkah laku mereka akan sembarangan. 2. Contoh masalah berpacaran. terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. tercapainya identitas peran. sehingga merek merasa bahwa mereka mampu mengatasi masalah itu sendiri. 3. Tidak Adanya Media Penyalur Bakat Dan Hobinya Masa remaja merupakan masa dimana mereka mulai menyalurkan berbagai bakat dan potensi yang mereka miliki dan terkadang media atau tempat untuk mereka menyalurkan bakat mereka. Pertama. Dasar-Dasar Agama Yang Kurang.mabuk-mabukan merokok. Kedua.ketika remaja putus cinta terkadang mereka tidak mau menceritakan hal ini kepada orang tua tetapi yang mereka lakukan adalah memendam dan akhirnya mereka sendiri yang depresi dan akhirnya lari ke hal-hal yang tidak baik. Keluarga Perceraian orangtua. namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.tidak tersedia dan akhirnya yang mereka lakukan adalah mencari kesenangan sendiri dan lebih suka hura-hura daripada duduk tenang dirumah atau belajar. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.ternyata mereka tidak sanggup.dl. Masalah Yang Dipendam Masa remaja sering penuh dengan berbagai problem. atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku 9 . Kontrol diri yang lemah Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. 6.terkadang remaja tidak terbuka pada orang tua.

kebanggaan ini adalah semu sifatnya.negatif pada remaja. Misalnya. Apalagi mereka dapat memiliki teman dari kalangan terbatas. 2. makin tinggi nilai mereka di mata teman-temannya. bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. Apabila timbul frustrasi. Padahal. Tekanan orang tua dalam memilih pendidikan Memberikan pendidikan yang sesuai adalah merupakan salah satu tugas orangtua kepada anak. Sebab. Tak jarang dengan adanya selisih paham tentang pendidikan anak menjadi lebih egois karena dia mempunyai tempat pendidikan menurutnya terbaik. anak orang yang paling kaya di kota itu. maka remaja kemudian 10 . bersenang-senang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang. Orangtua juga senang dan bangga kalau anaknya mempunyai teman bergaul dari kalangan tertentu tersebut. tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudian menjadi kecewa. atau penolakan terhadap eksistensi anak. agar anak dapat memperoleh pendidikan yang sesuai. memiliki banyak kawan adalah merupakan satu bentuk prestasi tersendiri. Teman sebaya yang kurang baik Di kalangan remaja. Sebab kawan dari kalangan tertentu pasti juga mempunyai gaya hidup yang tertentu pula. Pendidikan yang salah di keluarga pun. 3. frustrasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Terkadang hal ini yang menjadikan orang tua berkeras hati untuk memasukan anaknya kesekolah yang manurut orang tua adalah yang terbaik tapi belum tentu untuk anak itu sendiri. pengaruh kawan bermain ini bukan hanya membanggakan si remaja saja tetapi bahkan juga pada orangtuanya. pergaulan itu akan menimbulkan kekecewaan nantinya. Di jaman sekarang. tidak memberikan pendidikan agama. anak pejabat pemerintah setempat bahkan mungkin pusat atau pun anak orang terpandang lainnya. Apabila si anak akan berusaha mengikuti tetapi tidak mempunyai modal ataupun orangtua tidak mampu memenuhinya maka anak akan menjadi frustrasi. Malah kalau tidak dapat dikendalikan. pilihkanlah sekolah yang bermutu. Mereka malah pergi bersama dengan kawankawannya. meski memang ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orangtuanya tersebut. Makin banyak kawan. Pemaksaan ini tidak jarang justru akan berakhir dengan kekecewaan. seperti terlalu memanjakan anak.

Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik. Dapat diperhatikan dalam berbagai program televisi seperti pada sinetron-sinetron maupun reality show yang banyak menayangkan tentang pergaulan bebas remaja bersifat pornografis. tapi tidak tersebut ada terpengaruh sensasi di mengikutinya. 5. hedonisme dan sebagainya untuk selalu ditampilkan dilayar kaca. Sebagaimana kita ketahui bahwa ciri khas remaja adalah adanya ikatan yang erat dengan kelompoknya. remaja harus belajar bergaul dengan semua orang. Kebebasan Yang Berlebihan Ada orang tua yang dalam mendidik anak mereka menerapkan pola asuh yang demokratis yang berlebihan sehingga anak menjadi yang keras 11 . Dari tayangan–tayangan remaja yang hanya sekedar menyaksikan. obat terlarang. Dan ada juga remaja yang memang gemar menyaksikan dan terpengaruh untuk mengikuti hal tersebut guna mencari lingkungan pergaulan. Dampak negatif dari media informasi Meningkatnya kenakalan remaja saat ini merupakan salah satu dampak dari media informasi yaitu program siaran televisi yang dinilai kurang memberikan nilai edukatif bagi remaja ketimbang nilai amoralnya. maupun yang sejenis atau berlainan jenis. cara berpakaian yang terlalu minim dan lain sebagainya. Untuk mencapai tujuan perkembangan. Hal ini disebabkan karena industri perfilman kurang memberikan pesanpesan moral terhadap siaran yang ditampilkan. 4. Adanya hambatan dalam hal ini dapat menyebabkan ia memilih satu lingkungan pergaulan saja misalnya suatu kelompok tertentu dan ini dapat menjurus ke tindakan penyalahgunaan zat. Seperti tayangan remaja dalam mengonsumsi obat-obatan terlarang. kekerasan. bagaimana caranya agar remaja memiliki sifat dan sikap serta rasa (Citra: disiplin dan loyalitas terhadap teman.akan melarikan rasa kekecewaannya itu pada narkotik. Berbagai acara yang menayangkan tentang pergaulan bebas remaja di kota besar yang sarat akan dunia gemerlap (dugem). 6. orang tua dan cita-citanya. dan lain sebagainya. Remaja inilah yang paling rawan melakukan berbagai pelanggaran. Hal ini menimbulkan ide. karena mereka mudah terpengaruh dan ingin mencari sensasi dilingkungan pergaulan agar dapat disebut sebagai remaja yang gaul. baik teman sebaya atau tidak sebaya.

D. organisasi dsb. • Mencari kesibukan atau kegiatan – kegiatan yang positif di luar.kepala dan sering memaksakan kehendaknya kepada orang tua dan pola asuh seperti ni akan berakibat buruk pada anak. komunikatif. • Orangtua hendaknya memberikan teladan untuk menanamkan pengertian bahwa uang hanya dapat diperoleh dengan kerja dan keringat. • Faktor lain yang memungkinkan anak bertindak nakal adalah kurangnya komunikasi yang akrab orang tua dengan anak. Sebagaimana yang 12 . • Dilatih untuk disiplin serta mampu memecahkan masalah sehari-hari. CARA MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA • Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. misal olah raga. Remaja hendaknya dididik agar dapat menghargai nilai uang. Mereka dididik untuk mandiri. Paling terpenting adalah kualitas dari pertemuan bukan kuantitas seberapanya. guru. Selain itu. • Ganti suasana atau lingkungan rumah. • Mengadu masalah tidak hanya terhadap teman atau keluarga tetapi juga kepada Tuhan masing-masing • Fungsi keluarga harus optimal. • Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis. • Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan. dan nyaman bagi remaja. teman sebaya untuk melakukan point pertama. berilah pengarahan kepada mereka tentang batasan teman yang baik. • Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul. • Adanya motivasi dari keluarga. Mereka dilatih agar mempunyai sifat tidak suka memboroskan uang tetapi juga tidak terlalu kikir.

bukan karena sebab-sebab yang mewajibkan hukum qishash. A.” (QS 5:32 ) Membunuh berarti melakukan tindakan kriminal dan melawan terhadap perintah Allah.” (QS 5:36) 2. Berikut adalah norma dan ganjaran bagi para pelanggarnya seperti dalam norma agama Islam yang melarang untuk membunuh manusia. Dengan demikian orang tua dituntut sadar untuk membekali dan membentengi anak-anaknya karena anak adalah generasi masa depan. maka seolah-olah dia telah memelihara keselamatan nyawa manusia semuanya. Sebagaimana Hadis Nabi Muhammad saw. Al-Quran menyatakan: “Adapun hukuman terhadap orang-orang yang berbuat keonaran terhadap Allah dan RasulNya dan membuat bencana kerusuhan di muka bumi ialah: dihukum mati. atau bukan karena kerusuhan di muka bumi. Makin banyaknya pelanggaran-pelanggaran dan penyimpanganpenyimpangan terhadap nilai-nilai dan norma agama. atau diasingkan dari masyarakatnya. Gerungan sebagai berikut : 63% dari anak yang nakal dalam suatu lembaga pendidikan adalah anak yang berasal dari keluarga tidak utuh. keluarga mempunyai peranan yang sangat penting terhadap anak-anaknya.dikemukakan oleh W. 70% dari anak yang sulit dididik adalah dari keluarga yang tidak teratur. Nasrani atau Majusi. merekalah yang akan menggantikan generasi sebelumnya. beliau bersabda : "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. atau dipotong tangan dan kakinya secara bersilang. Dan barang siapa yang memelihara keselamatan nyawa seorang manusia. Firman Allah: “Barang siapa yang membunuh seorang manusia. maka seakanakan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Banyak terjadi seks bebas bahkan aborsi 13 . tidak utuh atau mengalami tekanan yang terlampau berat."( HR. Dalam hal ini orang tua dituntut untuk memdidik anak-anaknya dengan baik. F. atau disalib. Abu Ya'la. maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya beragama Yahudi. Hukuman yang demikian itu sebagai suatu penghinaan untuk mereka di dunia dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang pedih. Tabarani dan Baihaqi)" Hadist di atas menjelaskan bahwa. Makin maraknya penyalahgunaan narkoba oleh kalangan remaja 3. DAMPAK NEGATIF KENAKALAN REMAJA 1.

Banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran hukum dari kalangan remaja G. 14 . beliau menyatakan bahwa Remaja ikut-ikutan teman atau ikut-ikutan gaya teman adalah sesuatu yang wajar karena mereka hidup dalam perspektif peer group. guru maupun warga masyarakat untuk merangkul mereka ke arah yang positif dan menjadi remaja normal yang tidak menyimpang dari norma yang berlaku. sifat. Buat anak-anak yang kreatif. Kedewasaan dengan syarat ada pengarahan dari orang terdekat 4. menjadi rujukan buat anak-anak yang relatif pasif dan tak kreatif.4. mereka akan jadi pemimpin dalam grup. Hal itu hanya dapat dilakukan oleh orangorang terdekatnya dan merupakan kewajiban bagi setiap orang-orang terdekatnya baik orang tua. akan menguntungkan pertumbuhan psikologis karena remaja sangat berkepentingan untuk diakui dan diterima kelompoknya Kenakalan remaja tentunya dapat berdampak positif bagi remaja maupun lingkungannya apabila kenakalan itu dapat diarahkan kedalam hal yang positif. Mereka yang pasif ini akan sangat terbantu. menurut Tika. Percampuran model kepribadian. dan karakter ini. Menurut Psikolog Tika Bisono dalam wawancaranya dengan media kompas. DAMPAK POSITIF KENAKALAN REMAJA 1. Menambah pengalaman remaja akan sesuatu yang belum pernah diketahuinya tentunya dengan arahan orang terdekatnaya 3. karena pada dasarnya kenakalan itu timbul dari berbagai faktor baik internal maupun eksternal. Dengan adanya kenalakan remaja dapat menambah wawasan remaja akan sesuatu dan dengan itu remaja dapat memilih mana yang baik dan tidak baik untuk dirinya 2.

BAB IV PENUTUP A. mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang". KESIMPULAN • Kenakalan Remaja ( juvenile delinquency) merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial Akibatnya. SARAN ialah dengan cara memberikan keteladana yg baik 15 . • Faktor Penyebab terjadinya kenakalan remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal) • Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja salah satunya kepada mereka B.

1986. 1988.edukasi. hal ini bertujuan agar remaja tidak salah dalam bergaul dan mencegah terjadinya prilaku negatif yang biasa disebut kenakalan remaja • Bagi orang tua memberikan bimbingan dan pengarahan yang baik.detiknews. serta orang tua harus memberikan contoh tauladan yang baik di dalam keluarga • Bagi guru. kelompok ataupun kegiatan yang akan diikutinya.kompas.• Bagi para remaja agar lebih bijak dalam memilih teman.com www. DAFTAR PUSTAKA Gunarsa Singgih D at al.damandiri. masyarat serta lingkungan sepatutnya mengarahkan para anak didik atau remajanya ke arah yang positif agar kelak terbentuk kedewasaan dalam diri mereka dan apabila mereka melakukan penyimpangan dan pelanggaran norma atau aturan alangkah baiknya para remaja dirangkul ke arah yang lebih baik. Psikologi Sosial 2 Kenakalan Remaja. teman maupun lingkungan serta melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya baik dalam hal pergaulan maupun pendidikan yang akan ditempuhnya.com 16 .or. BPK Gunung Mulya : Jakarta Kartini Kartono. Rajawali : Jakarta www. baik dalam berhubungan dengan keluarga. Psikologi Remaja.id www.

17 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful