P. 1
AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

|Views: 73|Likes:

More info:

Published by: Okthi Letishaliviana Rebeccakhotimah on Dec 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/24/2013

pdf

text

original

Akuntansi Sektor Publik

Akuntansi Sektor Publik mempelajari bagaimana akuntansi di sebuah organisasi Sektor Publik. Organisasi sektor publik berbeda dengan sektor privat yang berorientasi pada laba. Organisasi sektor publik memiliki tujuan beragam sesuai dengan misi yang diemban organisasi tersebut. Bentuk organisasi sektor publik diantaranya adalah organisasi pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat, Yayasan dan lain-lain.

Perbedaan tujuan organisasi tersebut menyebabkan bentuk pelaporanya berbeda karena akuntabilitas yang dituntut oleh stakeholder berbeda. Tujuan pelaporan diarahkan pada tujuan pertanggungjawaban pelaksanaan tujuan organisasi tersebut.

Mata ajar Akuntansi Sektor Publik akan membahas karakteristik organisasi sektor publik, standar akuntansi untuk organisasi sektor publik, pelaporan akuntansi sektor publik dan akuntansi manajemen sektor publik. Akuntansi manajemen sektor publik membahas tentang anggaran, pengendalian manajemen dan penilaian kinerja.

Akuntansi Sektor Publik
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Dari berbagai kupasan seminar dan lokakarya, pemahaman sektor publik sering diartikan sebagai aturan pelengkap pemerintah yang mengakumulasi “utang sektor publik” dan “permintaan pinjaman sektor publik” untuk suatu tahun tertentu. Artikulasi ini dampak dari sudut pandang ekonomi dan politik yang selama ini mendominasi perdebatan sektor publik. Dari sisi kebijakan publik, sektor publik dipahami sebagai tuntutan pajak, birokrasi yang berlebihan, pemerintahan yang besar dan nasionalisasi versus privatisasi. Terlihat jelas, dalam artian luas, sektor publik disebut bidang yang membicarakan metoda manajemen negara. Sedangkan dalam arti sempit, diartikan sebagai pembahasan pajak dan kebijakan perpajakan. Dari berbagai sebutan yang muncul, sektor publik dapat diartikan dari berbagai disiplin ilmu yang umumnya berbeda satu dengan yang lain.

Dalam bukunya. purchaser/provider split. performace orientation. dari sentralisasi kepada desentralisasi. dan juga pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta. Inovasi teknologi (Technology Inovation). market concept. Berbagai perkembangan terakhir. Dari definisi diatas perlu diartikan dana masyarakat sebagai dana yang dimiliki oleh masyarakat . Kekuatan sosial masyarakat. Dari berbagai buku lama terbitan Eropa Barat.Daftar isi [sembunyikan]      1 Sejarah Akuntansi Sektor Publik 2 Aspek Filosofi Sektor Publik 3 Definisi Akuntansi Sektor Publik 4 Penerapan Akuntansi Sektor Publik di Indonesia 5 Lihat pula [sunting] Sejarah Akuntansi Sektor Publik Sejarah organisasi sektor publik sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. kompensasi dan kondisi yang fleksibel.bukan individual. dapat diklasifikasikan dalam:    Semangat kapitalisasi (Capitalistic Spirit). Akuntansi sektor publik didefinisikan sebagai akuntansi dana masyarakat. [sunting] Definisi Akuntansi Sektor Publik Dari berbagai buku Anglo Amerika. [sunting] Aspek Filosofi Sektor Publik Pendekatan filosofi yang ada di sektor publik ialah customer approach. sebagai dampak penerapan daripada accrual base di Selandia Baru. sosial ke mendekati pasar dan birokrasi ke lebih penghargaan konsumen. akuntansi sektor publik disebut akuntansi pemerintahan. Pilihan-pilihan akan filosofi tersebut akan menyebabkan perbedaan di dalam kebijakan publik. akuntansi sektor publik dapat didefinisikan: “… mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen . Peristiwa politik dan ekonomi (Economic and Politic Event). yang umumnya berbentuk pemerintahan – organisasi sektor publik ini. Di Indonesia. Dan diberbagai kesempatan disebut juga sebagai akuntansi keuangan publik. pemahaman ini telah berubah. Kemunculannya lebih dipengaruhi pada interaksi yang terjadi pada masyarakat dan kekuatan sosial di dalam masyarakat. Salah satu contoh adalah perubahan dari masa orde baru kepada masa reformasi saat ini. akuntansi sektor publik diartikan sebagai mekanisme akuntansi swasta yang diberlakukan dalam praktik-praktik organisasi publik. contarct culture. Vernon Kam (1989) menjelaskan bahwa praktik akuntansi sektor publik sebenarnya telah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi. Akuntansi dana masyarakat dapat diartikan sebagai: “… mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat”. individualism and self reliance. yang biasanya dikelola oleh organisasi -organisasi sektor publik.

dibawahnya. Semangat kapitalisasi (Capitalistic Spirit). [sunting] Penerapan Akuntansi Sektor Publik di Indonesia Salah satu bentuk penerapan teknik akuntansi sektor publik adalah di organisasi BUMN. Dengan memperhatikan beberapa fungsi tersebut. Dan diberbagai kesempatan disebut juga sebagai akuntansi keuangan publik. sebagai dampak penerapan daripada accrual base di Selandia Baru. Kekuatan sosial masyarakat. Sehingga sejarah kehadirannya tidak memperlihatkan hasil yang baik dan tidak menggembirakan. Dari definisi diatas perlu diartikan dana masyarakat sebagai dana yang dimiliki oleh masyarakat . Aspek Filosofi Sektor Publik Dari berbagai buku Anglo Amerika. Lebih bertolak belakang lagi pada saat dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1983 tentang fungsi dari BUMN. mengakibatkan perusahaan tersebut hanya dijadikan „sapi perah‟ oleh para birokrat. yang umumnya berbentuk pemerintahan. pemahaman ini telah berubah. Dari berbagai buku lama terbitan Eropa Barat. Kemunculannya lebih dipengaruhi pada interaksi yang terjadi pada masyarakat dan kekuatan sosial didalam masyarakat. 2. Akuntansi sektor publik didefinisikan sebagai akuntansi dana masyarakat. Inovasi teknologi (Technology Inovation). Di tahun 1959 pemerintahan orde lama mulai melakukan kebijakan-kebijakan berupa nasionalisasi perusahaan asing yang ditransformasi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). konsekuensi yang harus ditanggung oleh BUMN sebagai perusahaan publik adalah menonjolkan keberadaannya sebagai agent of development daripada sebagai business entity. pemerintah daerah. 3. Akuntansi dana masyarakat dapat diartikan sebagai: “… mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat”. BUMN. Berbagai perkembangan terakhir. maupun pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta”. Salah satunya adalah Perusahaan Umum Telekomunikasi (1989). akuntansi sektor publik disebut akuntansi pemerintahan. akuntansi sektor publik diartikan sebagai mekanisme akuntansi swasta yang diberlakukan dalam praktik-praktik organisasi publik.bukan . Sejarah Akuntansi Sektor Publik Sejarah organisasi sektor publik sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. BUMD. LSM dan yayasan sosial. Terlepas dari itu semua. Dalam bukunya. Vernon Kam (1989) menjelaskan bahwa praktik akuntansi sektor publik sebenarnya telah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi. Peristiwa politik dan ekonomi (Economic and Politic Event). Tetapi karena tidak dikelola oleh manajer profesional dan terlalu banyaknya „politisasi‟ atau campur tangan pemerintah. Organisasi sektor publik ini. Kondisi ini terus berlangsung pada masa orde baru. dapat diklasifikasikan dalam: 1. bahwa keberadaan praktik akuntansi sektor publik di Indonesia dengan status hukum yang jelas telah ada sejak beberapa tahun bergulir dari pemerintahan yang sah.

1. (d) bersifat spesifikasi. akuntansi sektor publik dapat didefinisikan: “… mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen dibawahnya. maka satu-satunya tolok ukur yang dapat digunakan untuk tujuan pengawasan hanyalah tingkat kepatuhan penggunaan anggaran. (e) tahunan. Struktur anggaran tradisional dengan ciri-ciri tersebut tidak mampu mengungkapkan besarnya dana yang dikeluarkan untuk setiap kegiatan. Di Indonesia. dan (f) menggunakan prinsip anggaran bruto. BUMN.proyek kerjasama sektor publik dan swasta”. CIRI-CIRI ANGGARAN TRADISIONAL : Incrementalism Penekanan dan tujuan utama pendekatan tradisional adalah pada pengawasan dan pertanggungjawaban yang terpusat.individual. yaitu hanya menambah atau mengurangi jumlah rupiah pada item-item anggaran yang sudah ada . BUMD. pemerintah daerah. LSM dan yayasan sosial. Pendekatan baru yang sering dikenal dengan pendekatan New Public Management. Terdapat dua ciri utama dalam pendekatan ini. Oleh karena tidak tersedianya berbagai informasi tersebut. dan bahkan anggaran tradisional tersebut gagal dalam memberikan informasi tentang besarnya rencana kegiatan. yang biasanya dikelola oleh organisasi -organisasi sektor publik. Anggaran tradisional atau anggaran konvensional 2. Ciri lain yang melekat pada pendekatan anggaran tradisional tersebut adalah: (c) cenderung sentralistis. yaitu: (a) cara penyusunan anggaran yang didasarkan atas pendekatan incrementalism dan (b) struktur dan susunan anggaran yang besifat line-item. JENIS-JENIS ANGGARAN SEKTOR PUBLIK Secara garis besar terdapat dua pendekatan utama yang memiliki perbedaan mendasar. Kedua pendekatan tersebut adalah: 1. dan juga pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta. Anggaran tradisional bersifat incrementalism.ANGGARAN TRADISIONAL Anggaran tradisional merupakan pendekatan yang paling banyak digunakan di negara berkembang dewasa ini. maupun pada proyek.

Metode line-item budget tidak memungkinkan untuk menghilangkan item-item penerimaan atau pengeluaran yang telah ada dalam struktur anggaran. 2. Berdasarkan hal tersebut. Penyusunan anggaran dengan menggunakan struktur line-item dilandasi alasan adanya orientasi sistem anggaran yang dimaksudkan untuk mengontrol pengeluaran. birokratis. anggaran tradisional disusun atas dasar sifat penerimaan dan pengeluaran. Akibat digunakannya harga pokok pelayanan historis tersebut adalah suatu item. Perubahan tersebut bukan sekedar perubahan kecil dan sederhana. Konsep ekonomi.sebelumnya dengan menggunakan data tahun sebelumnya sebagai dasar untuk menyesuaikan besarnya penambahan atau pengurangan tanpa dilakukan kajian yang mendalam. dan hierarkis menjadi model manajemen sektor publik yang fleksibel dan lebih mengakomodasi pasar. jumlah penduduk. bukan berdasar pada tujuan yang ingin dicapai dengan pengeluaran yang dilakukan. Line-item Ciri lain anggaran tradisional adalah struktur anggaran bersifat line-item yang didasarkan atas dasar sifat (nature) dari penerimaan dan pengeluaran. seringkali pada akhir tahun anggaran terjadi kelebihan anggaran yang pengalokasiannya kemudian dipaksakan pada aktivitas-aktivitas yang sebenarnya kurang penting untuk dilaksanakan.ANGGARAN PUBLIK DENGAN PENDEKATAN NPM Era New Public Management Sejak pertengahan tahun 1980-an telah terjadi perubahan manajemen sektor publik yang cukup drastis dari sistem manajemen tradisional yang terkesan kaku. Dengan tidak adanya perhatian terhadap konsep value for money ini. karena satu-satunya tolok ukur yang dapat digunakan adalah semata-mata pada ketaatan dalam menggunakan dana yang diusulkan. Masalah utama anggaran tradisional adalah terkait dengan tidak adanya perhatian terhadap konsep value for money. pendapatan dari pajak. Perubahan tersebut telah . dan penyesuaian lainnya. pengeluaran untuk belanja barang. program. seperti misalnya pendapatan dari pemerintah atasan. atau pengeluaran untuk gaji. efisiensi dan efektivitas seringkali tidak dijadikan pertimbangan dalam penyusunan anggaran tradisional. atau kegiatan akan muncul lagi dalam anggaran tahun berikutnya meskipun sebenarnya item tersebut sudah tidak relevan dibutuhkan. dan sebagainya. Karena sifatnya yang demikian. walaupun sebenarnya secara riil item tertentu sudah tidak relevan lagi untuk digunakan pada periode sekarang. Perubahan anggaran hanya menyentuh jumlah nominal rupiah yang disesuaikan dengan tingkat inflasi. penggunaan anggaran tradisional tidak memungkinkan untuk dilakukan penilaian kinerja secara akurat.

dan kompetisi tender. banyak pelayanan publik yang dapat ditingkatkan kualitasnya tanpa harus memperbesar biaya. Pemerintahan wirausaha : mampu menciptakan pendapatan dan tidak sekedar membelanjakan. Pemerintah harus menyediakan beragam pelayanan publik. Pemerintah milik masyarakat : memberdayakan masyarakat daripada melayani. dan bukan keharusan. Pemerintah sebaiknya memberikan wewenang kepada masyarakat sehingga mereka mampu menjadi masyarakat yang dapat menolong dirinya sendiri (self-help community). New Public Management berfokus pada manajemen sektor publik yang berorientasi pada kinerja. Kompetisi adalah satu-satunya cara untuk menghemat biaya sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan. tetapi tidak harus terlibat secara langsung dengan proses produksinya (producing). Paradigma baru yang muncul dalam manajemen sektor publik tersebut adalah pendekatan New Public Management. pemerintah hanya memproduksi pelayanan publik yang belum dapat dilakukan oleh pihak non-pemerintah. pemangkasan biaya (cost cutting). Pemerintah antisipatif : berupaya mencegah daripada mengobati. Semakin kompleks masalah yang dihadapi. . bukan birokrasi. semakin besar pula dana yang dialokasikan. Produksi pelayanan publik oleh pemerintah harus dijadikan sebagai pengecualian. besarnya alokasi anggaran pada suatu unit kerja ditentukan oleh kompleksitas masalah yang dihadapi. Pemerintah berorientasi pada pelanggan : memenuhi kebutuhan pelanggan. Pemerintah tradisonal yang birokratis memusatkan diri pada produksi pelayanan publik untuk memecahkan masalah publik. Penggunaan paradigma New Public Management tersebut menimbulkan beberapa konsekuensi bagi pemerintah di antaranya adalah tuntutan untuk melakukan efisiensi. Pemerintah yang digerakkan oleh misi : mengubah organisasi yang digerakkan oleh peraturan menjadi organisasi yang digerakkan oleh misi.mengubah peran pemerintah terutama dalam hal hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. bukan berorientasi kebijakan. Dengan kompetisi. Perspektif baru pemerintah menurut Osborne dan Gaebler tersebut adalah: Pemerintahan katalis : fokus pada pemberian pengarahan bukan produksi pelayanan publik. Pemerintah yang berorientasi hasil : membiayai hasil bukan masukan. Pemerintah yang kompetitif : menyuntikkan semangat kompetisi dalam pemberian pelayanan publik. Pada pemerintah tradisional. Salah satu model pemerintahan di era New Public Management adalah model pemerintahan yang diajukan oleh Osborne dan Gaebler (1992) yang tertuang dalam pandangannya yang dikenal dengan konsep “reinventing government”.

Pemerintah tradisional menggunakan mekanisme administratif yaitu menggunakan perintah dan pengendalian. Pemerintah berorientasi pada (mekanisme) pasar : mengadakan perubahan dengan mekanisme pasar (sistem insentif) dan bukan dengan mekanisme administratif (sistem prosedur dan pemaksaan).Pemerintah desentralisasi : dari hierarkhi menuju partisipatif dan tim kerja. mengakibatkan perusahaan tersebut hanya dijadikan „sapi perah‟ oleh para birokrat. Lebih bertolak belakang lagi pada saat dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1983 tentang fungsi dari BUMN. konsekuensi yang harus ditanggung oleh BUMN sebagai perusahaan publik adalah menonjolkan keberadaannya sebagai agent of development daripada sebagai business entity. Terlepas dari itu semua. Salah satunya adalah Perusahaan Umum Telekomunikasi (1989) . Kondisi ini terus berlangsung pada masa orde baru. bahwa keberadaan praktik akuntansi sektor publik di Indonesia dengan status hukum yang jelas telah ada sejak beberapa tahun bergulir dari pemerintahan yang sah. Tetapi karena tidak dikelola oleh manajer profesional dan terlalu banyaknya politisasi‟ atau campur tangan pemerintah. Pemerintah wirausaha menggunakan mekanisme pasar yaitu tidak memerintahkan dan mengawasi tetapi mengembangkan dan menggunakan sistem insentif agar orang tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang merugikan masyarakat. Ada dua cara alokasi sumberdaya. Penerapan Akuntansi Sektor Publik di Indonesia Salah satu bentuk penerapan teknik akuntansi sektor publik adalah di organisasi BUMN. yaitu mekanisme pasar dan mekanisme administratif. mekanisme pasar terbukti sebagai yang terbaik dalam mengalokasi sumberdaya. mengeluarkan prosedur dan definisi baku dan kemudian memerintahkan orang untuk melaksanakannya (sesuai dengan prosedur tersebut). Di tahun 1959 pemerintahan orde lama mulai melakukan kebijakan-kebijakan berupa nasionalisasi perusahaan asing yang ditransformasi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dengan memperhatikan beberapa fungsi tersebut. Dari keduanya. Sehingga sejarah kehadirannya tidak memperlihatkan hasil yang baik dan tidak menggembirakan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->