“Pentingnya Rasa Malu”

• Defunisi Malu
MALU Menurut al-Quran dan as-Sunnah yang Shahih Oleh Salim bin 'Ied al-Hilali Pengertian Menurut bahasa berarti perubahan, kehancuran perasaan atau duka cita yang terjadi pada jiwa manusia karena takut di cela. Adapun asal kata al-hayaa u (malu) berasal dari kata al-hayaatu (hidup), juga berasal dari kata al-hayaa (air hujan). Sedangkan menurut istilah adalah akhlaq yang sesuai dengan sunnah yang membangkitkan fikiran untuk meninggalkan perkara yang buruk sehingga akan menjauhkan manusia dari kemaksiatan dan menghilangkan kemalasan untuk menjalankan hak Allah.

Dalil Pentingnya Rasa Malu

Hadits “Rasa Malu” A. Matan Hadits ٌ ‫أ َخب َرنا هارون ب ْن عب ْد الل ّه قال حدّث َنا معن قال حدّث َنا مال ِك ح وال ْحارث ب ْن مسكين‬ ُ ِ َ َ ِ َ ُ ُ َ َ َ ٌ ْ َ َ َ َ َ ِ َ َ ُ َ َ َ ْ ٍ ِ ْ ِ ُ َ ‫قراءَةً عل َي ْه وأ َنا أ َسمع عن اب ْن ال ْقاسم ِ أ َخب َرني مال ِك والل ّفظ ل‬ ُ ْ ٌ َ ‫ه عن اب ْن شهاب عن‬ ِ َ ْ َ َ ِ َ ِ ْ َ ٍ َ ِ ِ ْ َ ُ ْ َ ُ َ ْ َ َ َ ِ ِ َ َ ّ َ َ َ َ ِ َ ُ ّ َ ِ َ ُ َ ّ ِ ِ ْ َ ‫سال ِم ٍ عن أ َبيه أ َن رسول الل ّه صلى الل ّه عل َي ْه وسل ّم مر على رجل ي َعظ أ َخاهُ في‬ َ ُ ِ ٍ ُ َ ِ َ َ َ َ ِ َ َ ‫.ال ْحياء فقال دَعه فإ ِن ال ْحياءَ من اليمان‬ ّ َ ُ ْ َ َ َ ِْ ْ ِ B. . Mufrodat Isi Hadits ‫ : مر‬Lewat. َ َ ‫ : ال ْحياء‬Rasa Malu. َ َ ُ‫ : ي َعظ‬Menasehati. ِ ُ‫ : دَعه‬Tinggalkan akan perbuatan itu. ْ

C. . Terjemahan Hadits Artinya :

Rasa malu yang diperoleh melalui usaha Yaitu rasa malu yang didapat seseorang setelah ia mengenal Allah swt. ia akan asyik dengan segala perbuatan keji dan munkar. Jika rasa malu it uterus tumbuh dan berkembang maka seseorang tidak akan terbawa kepada kepada lembah maksiat. sekalipun dalam hati. Malu kepada Allah. Namun lebih tepatnya ‘amr diatas untuk larangan. Rasa malu yang dimaksud disini adalah rasa malu terhadap Allah swt jika terbesit ingin melakukan hal-hal yang berdosa. Isi Kandungan Hadits Perintah. keji dan munkar. Rasa maku bisa membawa pemiliknya kepada akhlak yang mulia. . Mentahditskan Ma’an kepada kami. Al-Ahzab : 53). D. Bukanlah malu disini malu pada suatu tindakan atau perbuatan disaat kita tidak percaya diri dihadapan manusia. Terdapat banyak jenis-jenis malu. Hal tersebut dilarang Allah swt. maka sesungguhnya rasa malu adalah sebagian daripada iman. Mentahditskan Malik kepada kami. dan berbagai perilaku yang menunjukan kerendahan akhlak. ia berkata. ceramah dll.Mengkhabarkan Harun bin Abdullah kepada kami. sebagaimana Allah swt berfirman. jika rasa malu telah tiada. rasa malu itu merupakan sumber kebaikan dan salah satu cabang dari keimanan. di dalam hadits ini berarti pemberitahuan. Ada dua macam rasa malu : 1. 2. diantaranya : 1. dan Harits bin Miskin membacakan kepadanya dan aku mendengar dari Ibnu Al-Qosim bahwa Malik telah mengkhabarkan kepadaku. padahal tindakan itu baik dan benar. bahwa Allah swt senantiasa mengawasi hambaNya dan bahwa Allah mengetahui apa yang tampak dan apa yang tersembunyi. mengetahui keagunganNya. yang diberikan Allah SWT pada hambanya. Karena itu. Seperti malu saat mengajarkan masalah-masalah agama dan saat mencari kebenaran. dan lafadznya dari Ibnu Shihab dari Salim dari bapaknya bahwa sanya Rasulullah SAW melewati seorang laki-laki yang sedang memberi nasehat kepada saudaranya tentang rasa malu. Rasa malu pembawaan Yaitu rasa malu yang sudah di bawa manusia sejak lahir. Sampai-sampai Nabi Muhammad rasa malunya itu melebihidaripada seorang gadis dalam pingitan. kedekatan-Nya terhadap hambanya-Nya.” (QS. Haun (Tahwihul haditsain). tidak heran. perbuata keji. lalu Rasulullah bersabda: Tinggalkanlah perbuatan jelek itu. ia berkata. Seolah hadits diatas memberitakan bahwa jika seseorang tidak lagi memiliki rasa malu. ِArtinya : “Dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar.

diantaranya: 1. “Sesungguhnya setiap agama itu berakhlaq. Allah mencintai sifat malu. kerendahan dan kehinaan.” . Karena jika seorang hamba takut di cela Allah. ‘Persetujuannya diketahui dari diamnya’”. Keutamaan-Keutamaan Sifat Malu. sesungguhnya gadis itu malu. Termasuk jenis malu adalah malunya sebagian manusia kepda sebagian yang lain. Malu kepada Allah adalah jalan untuk menegakkan segala bentuk Ketaatan dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan. bahwasannya ia berkata. isteri kepada suaminya. yang satu merasa malu kepada yang lain. “Sesungguhnya Allah adalah Maha Pemalu dan Maha Menutupi. Malu kepada Manusia. “Iman itu memiliki tujuh puluh cabang lebih. Sebagaimana malunya seorang anak kepada orangtuanya. Malu adalah akhlaq Islam. Dan ini salah satu bentuk malu yang di rasakan oleh jiwa yang terhormat. ‘wahai Rasulullah Shollallahu'alaihi Wa Sallam. orang bodoh kepada orang pandai. tinggi dan mulia. Malunya seseorang terhadap dirinya. 3.” 2. Nabi shollallahu’alaihi wassallam bersabda. Orang yang tercela adalah orang yang dicela oleh Allah. dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. serta malunya seorang gadis untuk terang-terangan menyatakan ingin menikah. Malu inilah yang paling sempurna karena jika pada dirinya sendiri saja sudah demikian malu. apalagi terhadap orang lain. Karena itu engkau akan menjumpai seseorang yang merasa malu kepada dirinya sendiri. “Dari ‘Aisyah radhiallahu’anha. Dia mencintai rasa malu dan ketertutupan. Dan rasa malu termasuk salah satu cabang iman. sehingga ia tidak puas dengan kekurangan . Maka haruslah lebih malu kepada Allah dari pada yang lain. Maka Rasulullah Shollallahu'alaihi Wa Sallam bersabda. tentunya ia tidak akan menolak ketaatan dan tidak pula mendekati kemaksiatan. seolah-olah di dalam raganya terdapat dua jiwa. Sedangkan akhlaq agama islam adalah malu. yang paling utama adalah ucapan laa ilaaha illallah (tiadak illah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah).” 2.Ketahuilah sesungguhnya celaan Allah itu diatas seluruh celaan. Oleh karena itulah malu merupakan sebagian dari iman. Dan pujian Allah subhanahu wata’ala itu diatas segala pujian. Orangorang yang terpuji adalah orang-orang yang dipuji oleh Allah.

Sebaliknya orang yang tidak punya rasa malu akan melakukannya dengan tenang tanpa ada rasa gugup sedikipun. Orang yang memiliki rasa malu. Artinya diizinkan untuk memilih tindakan dan bebas untuk melaksanakan keinginan-keinginannya. • Kesimpulan Rasa malu merupakan sebagian dari iman. sesungguhnya malu merupakan bagian dari iman” 4. Sifat malu mendatangkan kebaikan. bahwasannya Rasulullah Shollallahu'alaihi Wa Sallam melewati seorang laki-laki dari sahabat Anshar sedang menasehati temannya tetang rasa malu. sehingga manusia harus memilah-milah mana keinginan yang patut dilaksanakan dan mana yang tidak patut dilaksanakan. oleh karena itu tinggalkanlah perbuatan jelek. Jadi sudah jelas sekali bahwa sifat malu itu sangat penting sekali untuk manusia. sedangkan ucapan keji termasuk bagian dari tabiat kasar. Karena sifat malu akan menjauhkan manusia dari kemaksiatan dan menghilangkan kemalasan untuk menjalankan hak Allah. apabila melakukan sesuatu yang tidak patut. rendah atau tidak baik dia akan terlihat gugup atau mukanya merah. Dari Ibnu ‘Umar radhiallahu’anhu.3. Lalu Rasulullah Shollallahu'alaihi Wa Sallam bersabda. Allah juga memberikan rasa malu. Sifat malu menghantarkan ke surge “Malu itu bagian dari iman. “Malu itu tidak mendatangkan kecuali kebaikan” 5. Termasuk bagian dari iman. Dan iman tempatnya di surga. Disamping diberi kebebasan.” • Penjelasan Manusia sebagai ciptaan Allah diberikan kebebasan. Karena sifat malu yang diberikan oleh Allah memiliki hikmah untuk menjaga kehormatan manusia. tabiat kasar itu tempatnya di neraka. Karena malu adalah sifat atau perasaan yang menimbulkan keengganan melakukan sesuatu yang rendah atau tidak baik. . “Biarkan ia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful