P. 1
BIOLOGI SEL(Lourine Tambottoh

BIOLOGI SEL(Lourine Tambottoh

|Views: 19,502|Likes:
Published by Lourine Tambottoh

More info:

Published by: Lourine Tambottoh on Dec 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2015

pdf

text

original

a.Oksidasi substrat pada sistem mamalia

Reaksi yang berlangsung pada peroksisom jaringan mamalia dibantu oleh

flavin oksidase, yang menggunakan molekul oksigen sebagai akseptor electron dan

mengubahnya menjadi hydrogen peroksida (H2O2). H2O2 yang terbentuk toksik

bagi sel dan diubah menjadi H2O dan O2 oleh katalase enzim flavin oksidase juga

terdapat dalam mitokondria dan ikut serta selama angkutan electron. Tetapi aktifitas

katalisis dalam badan mikro pada dasarrnya berda dari reaksi-reaksi yang terjadi

dalam mitokondria

b.Oksidasi asam lemak-KoA dalam peroksisom mamalia

98

Lemak yang disimpan dalam sitosol dihidrolisis oleh lipase menjadi asam

lemak dan gliserol. Selanjutnya asam lemak diangkut ke mitokondria dan diuraikan

secara oksidasi menjadi asetil-KoA. Proses ini semula diperkirakan hanya terjadi

dalam mitokondria.

Kini diketahui bahwa periksisom hati tikus juga mampu mengoksidasi asam

lemak-KoA menjadi asetil-KoA, dengan menggunakan O2 dan NAD sebagai

akseptor electron. Asetil-KoA yang terbentuk oleh proses ini kemudian akan

diangkut ke mitokondria dan masuk ke daur asam sitrat. Atau jika asetil-KoA itu

masuk ke dalam sitosol, asetil-KoA dapat diubah kembali menjadi asam lemak dan

kemudian menjadi lemak.

c.Oksidasi-β asam lemak dalam glioksisom endosperma tumbuhan

Enzim yang diperlukan untuk oksidasi-β asam lemak dalam badan mikro

mula-mula ditemukan dalam glioksisom endosperma tumbuhan oleh Cooper dan

Beevers. Jalur oksidasi-β yang sama terdapat dalam periksisom mamaila dan

glioksisom tumbuhan.

Ensprema tumbuhan adalah satu jaringan penyimpan lemak. Endosprema

menyediakan nutrient yang diperlukan untuk melaksanakan proses perkecambahan

biji. Sumber energy untuk perkecambahan adalah karbohidrat bukan lemak jadi

perubahan lemak menjadi karbohidrat dilakukan dengan bantuan enzim-enzim

glioksisom. Hasil oksidasi-β yaitu asetil-KoA digunakan di glioksisom untuk

membentuk asam-asam C4 menurut daur glioksilat.

d.Daur glioksilat dalam glioksisom endosperma tumbuhan

99

Daur glioksilat dianggap sebagai suatu bentuk modifikasi dari daur asam

sitrat. Daur glioksilat menghindari tahap-tahap reaksi daur asam sitrat yang

menghasilkan CO2. Jadi reaksi daur asam gleosilat menggunakan asam lemak

sebagai satu-satunya sumber karbon untuk mensintesis karbohidrat. Untuk setiap

dua molekul asetil-KoA yang masuk kedalam daur, dibentuk satu molekul subsinat,

yang kemudian akan digunakan sebagai pra-zat untuk glukoneogenesis dalam

mitokondria. Didalam mitokondria subsinat diubah menjadi oksaloasetat, dan dalam

sitosol oksaloasetat diubah menjadi fosfoenolpiruvat untuk digunakan dalam

pembentukan glukosa baru.

e.Daur glikolat dalam peroksisom daun tumbuhan

Daur glukolat dimulai dalam kloroplas tempat terbentuknya secara

fotosintesis fofogliserat, glikolat, dan fosfogliserat. Kloroplas mempunyai fosfatase

yang memisahkan gugus fosfat dari substrat yang mengandung fosfat sehingga

mengandung glikolat. Glikolat kemudian meniggalkan kloroplas menuju peroksisom.

Disini glikolat dioksidasi oleh suatu oksidase menghasilkan H2O2 dan glioksilat.

Glioksilat akan tetap berada dalam peroksisom untuk mengalami aminasi menjadi

sherin, atau glioksilat akan kembali ke kloroplas untuk melengkapi suatu daur kecil

selain daur glikolat. Daur samping itu merupakan mekanisme penggunaan kelebihan

NADPH menglami oksidasi kembali tanpa menghasilkan H2O2.

Glisin yang dibentuk dari glioksilat, didalam mitokondria mengalami satu

reaksi dan diubah menjadi sherin. Sherin dikembalikan ke peroksisom dan

mengalami deaminasi menjadi hidroksipiruvat, kemudian hidroksipiruvat direduksi

menjadi gliserat yang akan diangkut kembali ke kloroplas. Didalam kloroplas gliserat

mengalami foforilasi menjadi fosfogliserat.

100

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->