P. 1
MAKALAH AGAMA

MAKALAH AGAMA

|Views: 298|Likes:
Published by Aldy Manyun

More info:

Published by: Aldy Manyun on Dec 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/15/2014

pdf

text

original

Agama bagi kehidupan manusia

Ada beberapa alasan tentang mengapa agama itu sangat penting dalam kehidupan manusia, antara lain adalah :
• • • •

Karena agama merupakan sumber moral Karena agama merupakan petunjuk kebenaran Karena agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika. Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia baik di kala suka, maupun di kala duka.

Manusia sejak dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan lemah dan tidak berdaya, serta tidak mengetahui apa-apa sebagaimana firman Allah dalam Q. S. al-Nahl (16) : 78 Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak tahu apa-apa. Dia menjadikan untukmu pendengaran, penglihatan dan hati, tetapi sedikit di antara mereka yang mensyukurinya. Dalam keadaan yang demikian itu, manusia senantiasa dipengaruhi oleh berbagai macam godaan dan rayuan, baik dari dalam, maupun dari luar dirinya. Godaan dan rayuan daridalam diri manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu

Godaan dan rayuan yang berysaha menarik manusia ke dalam lingkungan kebaikan, yang menurut istilah Al-Gazali dalam bukunya ihya ulumuddin disebut dengan malak Al-hidayah yaitu kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada hidayah ataukebaikan. Godaan dan rayuan yang berusaha memperdayakan manusia kepada kejahatan,yang menurut istilah Al-Gazali dinamakan malak al-ghiwayah, yakni kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada kejahatan

Disinilah letak fungsi agama dalam kehidupan manusia, yaitu membimbing manusia kejalan yang baik dan menghindarkan manusia dari kejahatan atau kemungkaran. Fungsi Agama Kepada Manusia Dari segi pragmatisme, seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. Bagi kebanyakan orang, agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. Tetapi dari segi sains sosial, fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang dihuraikan di bawah: - Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia.

Hal ini dikarenakan nilai-nilai yang mendasari sistem-sistem kewajiban sosial didukung bersama oleh kelompok-kelompok keagamaan sehingga agama menjamin adanya konsensus dalam masyarakat. yaitu pengaruh yang bersifat positif atau pengaruh yang menyatukan (integrative factor) dan pengaruh yang bersifat negatif atau pengaruh yang bersifat destruktif dan memecah-belah (desintegrative factor). pengaruh agama bisa dilihat dari dua sisi.Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia. Fungsi Disintegratif Agama. Contohnya. Pembahasan tentang fungsi agama disini akan dibatasi pada dua hal yaitu agama sebagai faktor integratif dan sekaligus disintegratif bagi masyarakat. baik diantara anggota-anggota beberapa masyarakat maupun dalam kewajiban-kewajiban sosial yang membantu mempersatukan mereka. – Memainkan fungsi kawanan sosial.Agama dikatankan memberi pandangan dunia kepada manusia kerana ia sentiasanya memberi penerangan mengenai dunia(sebagai satu keseluruhan). Fungsi Integratif Agama Peranan sosial agama sebagai faktor integratif bagi masyarakat berarti peran agama dalam menciptakan suatu ikatan bersama. melainkan sedikit penerangan daripada falsafah. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi kawanan sosial Fungsi Sosial Agama Secara sosiologis. agama itulah berfungsi untuk menjawab soalan-soalan ini. Kebanyakan agama di dunia adalah menyaran kepada kebaikan. Penerangan bagi pekara ini sebenarnya sukar dicapai melalui inderia manusia. Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok manusia. pandangan dunia dan nilai yang sama. agama Islam menerangkan kepada umatnya bahawa dunia adalah ciptaan Allah SWTdan setiap manusia harus menaati Allah SWT -Menjawab pelbagai soalan yang tidak mampu dijawab oleh manusia. Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kod etika yang wajib dilakukan oleh penganutnya. matlamat menarik dan untuk menjawabnya adalah perlu. Contohnya soalan kehidupan selepas mati. malah tingkah laku. Ini adalah kerana sistem agama menimbulkan keseragaman bukan sahaja kepercayaan yang sama. . Maka. Sesetangah soalan yang sentiasa ditanya oleh manusia merupakan soalan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. .

Mereka yang mabuk kekuasaan akan melihat dengan jeli dan tidak akan menyia-nyiakan sisi potensial dari agama ini. sehingga dapat mencapai kesejahterahan hidup. pada saat yang sama agama juga dapat memainkan peranan sebagai kekuatan yang mencerai-beraikan. lahir dan batin. Dan. mengintai kepentingan para politisi. Menjunjung tinggi dan melaksanakan peribadatan hanya kepada Allah. para elite agama ini pun tentunya sangat jeli dan tidak akan menyianyiakan peran signifikan dari negara sebagaimana yang dikatakan Hobbes di atas. agama merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Yang lebih sial lagi. di antara elite agama (terutama Islam dan Kristen yang ekspansionis). Hal ini merupakan konsekuensi dari begitu kuatnya agama dalam mengikat kelompok pemeluknya sendiri sehingga seringkali mengabaikan bahkan menyalahkan eksistensi pemeluk agama lain Tujuan Agama Salah satu tujuan agama adalah membentuk jiwa nya ber-budipekerti dengan adab yang sempurna baik dengan tuhan-nya maupun lingkungan masyarakat. agama merupakan aspek yang paling besar pengaruhnya –bahkan sampai pada aspek yang terdalam (seperti kalbu. dan Peter L Berger. politisasi agama menjadi proyek kerja sama antara politisi yang mabuk kekuasaan dengan para elite agama yang juga mabuk ekspansi keyakinan. memecah-belah bahkan menghancurkan eksistensi suatu masyarakat. Mengatur kehidupan manusia di dunia. kloplah. Erich Fromm. Bagi umumnya agamawan.agar kehidupan teratur dengan baik. banyak di antaranya yang berambisi ingin mendakwahkan atau menebarkan misi (baca.Tuhan Yang Maha Esa (tahuit). . memburukan serta membandingkan agama satu dengan yang lain adalah cerminan kebodohan si pemeluk agama Beberapa tujuan agama yaitu : • • • • Menegakan kepercayaan manusia hanya kepada Allah. ruang batin)– dalam kehidupan kemanusiaan. Masalahnya. mengekspansi) seluas-luasnya keyakinan agama yang dipeluknya. Maka.semua agama sudah sangat sempurna dikarnakan dapat menuntun umat-nya bersikap dengan baik dan benar serta dibenarkan. Menyempurnakan akhlak manusia. Menurut para peletak dasar ilmu sosial seperti Max Weber. tak ayal agama kemudian dijadikan sebagai komoditas yang sangat potensial untuk merebut kekuasaan. mengikat. keburukan cara ber-sikap dan penyampaian si pemeluk agama dikarnakan ketidakpahaman tujuan daripada agama-nya. dunia dan akhirat. dan memelihara eksistensi suatu masyarakat. di balik keyakinan para agamawan ini.Meskipun agama memiliki peranan sebagai kekuatan yang mempersatukan. Maka.

memancarkan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari. Bila hati sudah rusak. yang terjadi sebenarnya adalah politisasi agama. Agama tidak berfungsi karena lepas dari ruang batinnya yang hakiki. sesat. . Itulah sebab. Perbincangan tentang fungsi pertama ini berkisar tentang Ketuhanan. perlu dicatat. dimensi ini dinamakan sebagai hablun minaLlah dan ia merupakah skop manusia meneliti dan mengkaji kesahihan kepercayaannya dalam menghuraikan persoalan diri dan Tuhan yang saya sebutkan tadi. Kesahihan Risalah dan sebagainya. agama yang lahir untuk membimbing ke jalan yang benar disalahfungsikan menjadi alat legitimasi kekuasaan. Bagi pembaca Muslim. serta bagaimanakah saya berhubung dengan Tuhan itu. Menurut saya. Dengan kata lain. ialah mendefinisikan siapakah saya dan siapakah Tuhan. dan tuduhan jahat lainnya. melainkan nilai yang melekat dalam hati. Ulama harus mempu mengembalikan fungsi agama karena Agama bukan benda yang harus dimiliki. Kenabian. atau bahkan dijadikan dalil untuk memvonis pihak-pihak yang tidak sejalan sebagai kafir. Hati yang rusak adalah yang lepas dari agama. agama yang mestinya bisa mempersatukan umat malah dijadikan alat untuk mengkotak-kotakkan umat. TIDAK bermaksud menyamaratakan semua agama dalam konteks ini.Namun. Kategori pertama ini. hanya agama yang diletakkan di relung hati yang bisa diobjektifikasi. adalah daerah yang tidak terlibat di dalam dialog antara agama. Di tangan penguasa atau politisi yang ambisius. Bagi Muslim. Padahal sangat jelas. kita lebih suka meletakkan agama di arena yang lain: di panggung atau di kibaran bendera. Mengapa kita sering takut kehilangan agama. rusak pula kehidupan manusia. dalam proyek “kerja sama” ini tentunya para politisi jauh lebih lihai dibandingkan elite agama. Pluralisma agama yang disebut beberapa kali oleh satu dua penceramah. bukan kita internalisasi dalam hati. mereka tampil (seolah-olah) menjadi elite yang sangat relijius yang mengupayakan penyebaran dakwah (misi agama) melalui jalur politik. baik yang ada di organisasi-organisasi Islam semacam MUI. Mana mungkin penyama rataan dibuat sedangkan sesiapa sahaja tahu bahawa asas agama malah sejarahnya begitu berbeza. kategori ini saya rujukkan ia sebagai hablun minannaas. yakni hati (kalbu). disfungsi atau penyalahgunaan fungsi agama inilah yang seyogianya diperhatikan oleh segenap ulama. karena agama kita miliki. mengapa Rasulullah SAW pernah menegaskan bahwa segala tingkah laku manusia merupakan pantulan hatinya. Tidak mungkin semua agama itu sama! Manakala fungsi kedua bagi agama ialah mendefinisikan siapakah saya dalam konteks interpersonal iaitu bagaimanakah saya berhubung dengan manusia. Dengan retorikanya yang memabukkan. bukan di relung hati Fungsi pertama agama. Sayangnya.

Pakistan dan juga Jepang. bahkan dia tewas tertembak oleh seorang fanatik yang mengambil ajaran Kitab Torat untuk menghabisi nyawa PM Israel itu. Fenomena berbilang agama adalah seiring dengan perkembangan manusia yang berbilang bangsa itu semenjak sekian lama. dialog antara agama (Interfaith Dialogue) mengambil tempat. untuk mengatur suatu (politik dan pemerintahan) negara. atau politik yang menggunakan agama sebagai "perisai". Namun situasi Aljazair tidak menentu karena dipengaruhi unsur radikal yang dilakukan partai agama ini. Di bawah ini uraian mengenai agama dalam politik. maka perlu juga mencari contoh-contoh di berbagai kawasan dunia mengenai hal itu. PENGGUNAAN AGAMA DALAM POLITIK Di tengah-tengah merebaknya isu penggunaan agama dalam politik dan anjuran untuk menjaga diri. hingga menggoyahkan stabilitas keamanan. malah agama dan kepercayaan. Di Israel mendiang Yitzhak Rabin menghadapi kaum ultrakanan Yahudi. Dialog antara agama bertujuan untuk menerokai beberapa persamaan yang ada di antara agama. Di Brasil. Maka manusia dituntut agar belajar untuk menjadikan perbedaan itu sebagai medan kenal mengenal. Ini. . dan bukannya gelanggang krisis dan perbalahan. Contoh lain adalah di Aljazair. mereka memerlukan beberapa perkara yang boleh dikongsi bersama untuk menghasilkan persefahaman.Redaksi Pada bulan Januari 1992 Aljazair dihebohkan dengan masalah agama sebagai pemeran utama dalam pemerintahan. Negeri di Afrika Utara ini menjadi perhatian dunia. agar tidak secara salah menggunakan agama sebagai senjata politik. Maka di sinilah. para pastor Katolik telah mengambil isu agama untuk menghadapi rezim Presiden de Mello. mengikuti proses tatanan demokrasi yang melibatkan agama sejak partai Islamic Salvation Front atau Front Penyelamat Islam (FPI) meraih kemenangan di tampuk pemerintahan pada pemilihan umum tahun 1991. Dan persamaan itu banyak ditemui di peringkat etika dan nilai. Untuk seorang manusia berkenalan dan seterusnya bekerjasama di antara satu sama lain. perbezaan yang berlaku di antara manusia bukan sahaja meliputi perbezaan kaum.Ketika Allah SWT menurunkan ayat al-Quran yang memerintahkan manusia agar saling kenal mengenal (Al-Hujurat 49: 13). .

Ia terdesak oleh barisan ultra-ortodoks dan ekstrim agama sayap kanan di parlemen hingga dia harus mengeluarkan dana US$ 585 juta bagi pembangunan jalan. Semua kesengsaraan dan derita masyarakat ditunjukkan kepada rezim de Mello yang dinilai tidak becus. Akhirnya Yitzhak Rabin juga tewas di tangan seorang pemuda Yahudi penganut ultrakanan yang mengaku mengambil ayat-ayat dalam Kitab Taurat untuk alasan menghabisi nyawa PM Rabin. perbankan dan tatanan hukum sosial ingin mengubah berbagai aturan dengan penggunaan kaidah hukum Islam.menyebabkan angkatan bersenjata di negeri 25 juta penduduk itu menghentikan pemilihan umum tingkat parlemen pada bulan Januari 1992. dalam mengelola administrasi pemerintahan maupun pada kurikulum pendidikan. Yitzhak Rabin waktu itu. Presiden Chadli Benjedid dipaksa mundur. Padahal dunia internasional melarang Israel membangun sarana pemukiman pada tanah yang dirampas dari orang-orang Palestina. Tekanan serupa juga dialami pemerintahan Presiden Fernando Collor de Mello di Brasil oleh aksi barisan ekstrem Katolik yang digerakkan kalangan uskup Katolik. Para uskup menggunakan corong gereja mengumandangkan konsep "Kampanye Persaudaraan" dalam memperbaiki tatanan ekonomi. Mereka berupaya mempengaruhi masyarakat memerangi kemiskinan. hingga memperparah keadaan. Aksi sektarianistik juga terjadi di Pakistan ketika para pemuka Islam memaksa agar Shariah dimasukkan dalam konstitusi pemerintahan. Karena meningginya suhu politik. Pemaksaan agama juga dialami pemerintahan Perdana Menteri Israel. Tumbangnya kepemimpinan Benjedid menimbulkan kemarahan pendukung Partai FPI dan menyebarkan isu antipemerintah. pada November 1995. untuk menampung 5. Sebagai Instrumen Strategi .500 kepala keluarga turunan Yahudi yang umumnya dari negeri-negeri Eropa Timur dan Rusia. sekolah dan pemukiman baru. Negeri berpenduduk mayoritas Islam penganut sistem sekularisme. Terapan Hukum Islam juga dikembangkan negeri-negeri bekas Soviet di Asia Tengah dan Asia Barat yang berpenduduk mayoritas Islam. Akibatnya militer dituduh FPI sebagai pengkhianat agama.

oleh kalangan politisi guna meraih kemenangan politik untuk mendominasi tampuk pimpinan eksekutif dan mendapat angin dari publik. dan bukan pada partai politik di luar LDP. berbagai negeri Eropa Timur menempatkan agama Kristen-Orthodoks selain sebagai panutan identitas. Cara serupa . Misalnya publik Jepang yang jenuh terhadap perilaku para King Makers. Namun keadaan dunia. dan kembali pada agama Islam. sebagai alat penggalang pemersatuan identitas nasional. Dasar-dasar keagamaan yang menjadi kebesaran dan peninggalan imperium Ottoman di abad pertengahan dipakai sebagai media kesatuan. Terutama pada pemerintahan yang dipengaruhi pola politik perang dingin. Tidak terjaminnya ketenteraman sosial dan melarutnya praktik politik praktis serba impulsif. terutama yang penganutnya mayoritas. mengalami transisi perubahan bentuk politik yang menimbulkan kevakuman kultural pluralistik. yang tidak lekang dari penyakit korupsi. tidak terlepas dari keadaan kehidupan sosial dan memanfaatkan reaksi kaum lemah yang menderita. Masyarakat awam jenuh karena menjadi mangsa slogan partai politik permainan politisi dan menempatkan posisi agama sebagai penyalur aspirasi. Tetapi hak suara para pemilih menyebar pada berbagai sekte agama. hingga berusaha memperoleh jati diri sejak ideologi komunis tidak lagi berperan sebagai alat kesatuan integrasi di Eropa Timur hingga Asia Tengah yang tergabung dalam lingkungan imperium Uni-Soviet. sejak kapak perang ideologi dunia dikubur akhir 1980-an. sejak usai Perang Dunia II. yang sering menyimpang dari aturan konstitusi oleh para birokrat yang berkuasa.Akhir-akhir ini agama cenderung digunakan sebagai instrumen strategi. juga untuk berperan menjadi perangkat integrasi dan garis politik nasional. Memang dominasi partai LDP selama 38 tahun runtuh. Sedangkan di Asia Tengah aturan diubah. melarutnya korupsi dan krisis ekonomi suatu pemerintahan. Peran Agama Sejak Dekomunisasi Dampak dari Perang Dingin mewarnai kehidupan tatanan politik dan konflik ideologi selama 45 tahun. Mereka menjadikan agama sebagai alat perjuangan alternatif dan menuntut perbaikan asasi akibat tidak menentunya gejolak politik. Transisi ini membuka peluang kebangkitan tradisi agama. Konflik ini menimbulkan sekitar 300 perang proksi dan menghilangkan sekitar 15 juta nyawa manusia di berbagai penjuru dunia. dari sekularisme ideologi komunis. Sejak komunisme surut. Perkembangan peranan agama dalam kancah politik.

untuk menggeser kultur politik tradisional. pekerjaan. terancam sirna. yang menjadikan dua negara tetangga itu musuh bebuyutan. Etos kerja Protestantisme yang mempengaruhi semangat bermotivasi meningkatkan produktivitas cenderung memudar. Sekalipun proses modernisasi turut memperkaya norma gerejani. Proses modernisasi dan pertumbuhan demokrasi juga menimbulkan berbagai ekses buruk dengan menghilangnya nilai-nilai moral dan etika. Peranan unsur agama bagi ketahanan etnis sebagai kekuatan. hingga tatanan hidup berdampingan damai antarmasyarakat pluralistik di Nigeria. dapat menjadi sumber konflik. umumnya berlatar belakang kepentingan etos dan adat kebiasaan suatu rumpun etnis. Kelesuan bermotivasi dirasakan masyarakat dunia ketiga. Kedua pihak berlomba mendominasi pemerintahan. lingkungan pergaulan atau di waktu senggang. India juga rawan dengan ancaman perpecahan. ditambah dengan proses modernisasi dan alih teknologi mengembangkan proses pola pikir industrialistik. Hal ini terjadi dengan timbulnya konflik antara Armenia dengan Azerbaijan di bekas Uni Soviet. namun tidak sedikit menimbulkan ekses punahnya unsur etika tradisi dan jatidiri suatu bangsa. Padahal demokrasi menempatkan agama hanya di lingkungan keluarga. Kegagalan Demokrasi Tatanan demokrasi sekular tidak mudah membendung penetrasi pengaruh agama dalam percaturan politik di Eropa. Yang terakhir ini . Pengaruh partai agama Hindu turut memperpanjang konflik di Kashmir. Atau bentrokan antara Kroasia dengan Serbia di bekas negeri Yugoslavia dan wilayah Balkan. Krisis ini bakal melebar ke jurang konflik antara India dengan Pakistan. Demokrasi juga menjadi penyebab berbagai aksi protes yang menuntut aneka ragam perbaikan serta memasukkan prinsip-prinsip tidak mendasar dan tidak proporsional. Alat Mempertahankan Etnis Masuknya agama di percaturan politik. Ancaman perpecahan menghantui pemerintahan sipil Nigeria yang dilanda kerusuhan akibat persaingan etnis antara masyarakat utara dengan selatan di negeri Afrika Hitam itu.dilakukan penganut Evangelis Protestan di Eropa-Timur dan Amerika Tengah.

Kemajuan teknologi dan ilmu kesehatan ternyata tidak berimbang dengan ledakan kependudukan. Denmark yang dikenal toleran juga goncang. . dapat mengakibatkan jumlah manusia usia lanjut lebih besar dan tidak berimbang. Sejak lama pemerintahan New Delhi didominasi mayoritas turunan Hindu yang larut dengan pergolakan aksi separatisme masyarakat Sikh dan Islam di provinsi Punjab dan Kashmir. "Agama digunakan sebagai alat politik dalam usaha merasionalisasi atau memperoleh suatu identitas sebagai akibat timbulnya perubahan keadaan. Berbagai gereja bergumul guna mencegah pengkotakan yang mengarah pada kebangkitan identitas supremasi rasialisme dan ultra-nasionalisme. Kemenangan partai Front Penyelamat Islam (FPI) pada pemilu babak pertama di Aljazair. hingga mempengaruhi kehidupan bermasyarakat sekuler integratif.menimbulkan future shock bagi masyarakat berpola agrikultural. Faktor agama sebagai pemuka dalam percaturan politik terjadi saat timbulnya kevakuman kultur. Namun perekonomian India tetap saja parah. Munculnya Partai Bharatiya Janata dalam percaturan politik India juga akibat kegagalan Partai Kongres yang berkuasa dan selama 45 tahun memimpin pemerintahan di India. Pakar pengamat masalah gerakan agama. adalah karena menyurutnya popularitas Partai Front Pembebasan Nasional (FPN) yang berkuasa sejak 1962. akibat terbentur oleh berbagai kebijakan dan undang-undang yang masih menggunakan pola lama. Berbagai lembaga pemerintahan belum dapat mengantisipasi perubahan yang berkembang begitu pesat. Memudarnya peranan nilai-nilai Kristiani akibat modernisasi telah menjerumuskan kehidupan masyarakat Eropa ke arah pengkotakan ketimbang panutan integritas. Agama tetap berperan di lingkungan sub-kultur dan memberi peluang dalam keterlibatan politik. Padahal partai sekular ini menjadi motor anti-kolonialisme Prancis dan sebelumnya ditopang kaum agama mayoritas. James Turner Johnson berpendapat. Desakan hidup juga dapat mempengaruhi sikap pembawaan dan nilai nilai Kristiani. Dampak dari kampanye keluarga berencana yang ketat sejak 40 tahun terakhir yang berpengaruh terhadap pertambahan kelahiran. Di Prancis muncul kelompok Front Nasional sebagai kekuatan ultrakanan. atau juga disebabkan tumbangnya sistem pemerintahan Orde Lama. ketika didirikan pusat kebudayaan Islam dan mesjid di Kota Kopenhagen. dikaitkan dengan kemajuan medis. di Jerman timbul Neo-Nazi dan di Austria tampil penentang integrasi hidup bersama dengan masyarakat dan kepercayaan di luar Eropa. Akibatnya dunia dilanda berbagai ekses pergolakan. Fenomena ini mengubah struktur sosial lingkungan masyarakat.

Para uskup terjebak pada panutan utopis yang bertolak belakang dengan kenyataan serba kompleks. dari konservatisme Katolik hingga gerakan kemurnian Alkitabiyah serta pengembangan tradisionalisme Jepang. Kembali Pada Fungsi Semula Perjuangan para pastor Katolik di Brasil mewujudkan "Kampanye Persaudaraan" sebagai alat kontrol sosial ternyata tidak memperbaiki keadaan. tiupan kalangan uskup. Berlakunya hukum agama telah mengorbankan kaum hawa kehilangan ruang gerak hak asasi wanita. Misalnya mewajibkan mengikuti aturan agama." demikian pendapat Nathan Gardels pada majalah kwartalan Perpectives yang memfokuskan kegiatan keagamaan di dunia. Mereka cenderung menjadi politisi hingga menjerumuskan gereja dan mengorbankan umatnya. "Beda persepsi mengenai nasionalisme di alam modern cenderung mengembalikan identitas tribalisme. Modernisasi bahkan cenderung menjauhi keyakinan agama dan tetap hidup dalam keraguan di dunia yang fana. pakar pengamat masalah agama dan politik internasional. yang terbentuk dari proses nasionalisme hasil produk modernisasi. telah mempengaruhi konstitusi. Urusan rumah tangga juga dicampuri. Aksi mogok buruh pabrik dan pelabuhan menuntut perbaikan hidup. Pengungkitan akar silsilah hubungan keturunan melalui ikatan mitos sejarah telah memudarkan eksistensi hidup masyarakat pluralistik. sebagai kelanjutan hidup" tulis Gardels. "Hadirnya senjata peluru kendali membuktikan keraguan manusia terhadap keyakinan berkembangnya peradaban sekularisme. "Akhir-akhir ini timbul kerinduan mengembalikan tatanan tradisi dan keyakinan terhadap beragama. Kepemimpinan Chadli Benjedid dengan agama sebagai panutan utama. Bahkan konfrontasi tidak terhindarkan dengan pemerintah. Kepemimpinan unsur agama di tampuk pemerintahan di Aljazair juga tidak berhasil meredakan keadaan. aksi fundamentalistik Islam. dan tidak menuntaskan keadaan. berdampak buruk yang merugikan produktivitas negeri produsen kopi terbesar di dunia tersebut." demikian pendapat Martin Marty. karena dianggap mengganggu stabilitas keamanan. karena dilarang bekerja di luar lingkungan rumah dan tetap berfungsi sebagai . Kebangkitan kembali identitas tradisi kultural.Tetapi modernisasi ternyata juga tidak menjamin manusia memperbaiki moral dan etika. merupakan fenomena yang mewarnai kondisi trend globalisasi.

Sekuat apapun pengaruh agama dalam panggung kekuasaan. Minorities in the Middle East: A History of StruggleAnd Self-Expression (MacFarland: Jefferson.*** Bahan-bahan Bacaan: Eerdmans' handbook to World's Religions (WM B Eermans Publ. NC 1991). John Solecki." (Los Angeles Times. Summer 1990). Semua kasus yang melibatkan agama. Sedangkan agama kembali berada pada posisi sebagai lembaga moral dan melayani umat menjalankan dan mengamalkan nilai-nilai memanusiakan manusia. Karena bidang ini menjadi jaringan yang terkait dalam konstelasi perekonomian dunia ke arah integrasi interdependensi dari trend globalisasi ekonomi. Mordechai Nisan. agar Iran meraih perbaikan ekonomi dan terhindar dari embargo. Iran juga meninggalkan unsur radikalisme dan berganti dengan pragmatisme. Michigan 1991).hamba para pria. hingga terjadi pembatalan pemilu. terbentur oleh hadangan krisis ekonomi dan tuntutan nilai demokrasi. Pemerintahan ulama di Iran yang didirikan melalui "Revolusi Islam" oleh mendiang Ayatollah Khoumeini pada 1979 juga tidak abadi. January 1992) dan berbagai sumber lain. Timbulnya ekses keterlibatan agama meresahkan pemerintahan dan militer. sekalipun menggunakan agama sebagai pagar pemisah dengan supremasi ketertutupan. "The Politics Of Worship. adalah bila berhadapan dengan ekonomi. . "Arabist And The Myth" (The Middle East Journal. Teheran menghentikan aksi konfrontasi terhadap Washington dan memerintahkan kelompok ekstrem membebaskan 58 tahanan Amerika yang disandera dengan imbalan. Tidak satupun pemerintahan ingin terkucil dari dunia luar sejak dunia memasuki era globalisasi. Robin Wright. tidak pernah abadi. Yang menjadi penghalang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->