P. 1
Standar Sarana Dan Prasarana Sekolah

Standar Sarana Dan Prasarana Sekolah

|Views: 188|Likes:
Published by Kasnan Usaha

More info:

Published by: Kasnan Usaha on Dec 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/30/2015

pdf

text

original

Standar Sarana dan Prasarana Sekolah

Posted by d2n5r0 at 22:55

30Okt LATAR BELAKANG Pelaksanaan pendidikan nasional harus menjamin pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di tengah perubahan global agar warga Indonesia menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, produktif, dan berdaya saing tinggi dalam pergaulan nasional maupun internasional. Untuk menjamin tercapainya tujuan pendidikan tersebut, Pemerintah telah mengamanatkan penyusunan delapan standar nasional pendidikan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimum tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.Pelaksanaan pembelajaran dalam pendidikan nasional berpusat pada peserta didik agar dapat: (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Untuk menjamin terwujudnya hal tersebut diperlukan adanya sarana dan prasarana yang memadai. Sarana dan prasarana yang memadai tersebut harus memenuhi ketentuan minimum yang ditetapkan dalam standar sarana dan prasarana.Standar sarana dan prasarana ini untuk lingkup pendidikan formal, jenis pendidikan umum, jenjang pendidikan dasar dan menengah yaitu: Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). Standar sarana dan prasarana ini mencakup: 1. kriteria minimum sarana yang terdiri dari perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, teknologi informasi dan komunikasi, serta perlengkapan lain yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah/madrasah, 2. kriteria minimum prasarana yang terdiri dari lahan, bangunan, ruang-ruang, dan instalasi daya dan jasa yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah/madrasah. PENGERTIAN 1. Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah. 2. Prasarana adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi sekolah/madrasah. 3. Perabot adalah sarana pengisi ruang. 4. Peralatan pendidikan adalah sarana yang secara langsung digunakan untuk pembelajaran. 5. Media pendidikan adalah peralatan pendidikan yang digunakan untuk membantu komunikasi dalam pembelajaran. 6. Buku adalah karya tulis yang diterbitkan sebagai sumber belajar. 7. Buku teks pelajaran adalah buku pelajaran yang menjadi pegangan peserta didik dan guru untuk setiap mata pelajaran. 8. Buku pengayaan adalah buku untuk memperkaya pengetahuan peserta didik dan guru. 9. Buku referensi adalah buku rujukan untuk mencari informasi atau data tertentu.

19. Tempat bermain adalah ruang terbuka atau tertutup untuk peserta didik dapat melakukan kegiatan bebas. Ruang konseling adalah ruang untuk peserta didik mendapatkan layanan konseling dari konselor berkaitan dengan pengembangan pribadi. 7. ruang pimpinan. Ruang perpustakaan adalah ruang untuk menyimpan dan memperoleh informasi dari berbagai jenis bahan pustaka. 22.8. 3. Tempat beribadah adalah tempat warga sekolah/madrasah melakukan ibadah yang diwajibkan oleh agama masing-masing pada waktu sekolah. 13. ruang guru. 16. Teknologi informasi dan komunikasi adalah satuan perangkat keras dan lunak yang berkaitan dengan akses dan pengelolaan informasi dan komunikasi. 26. dan compact disk. 25. ruang kelas. dan lahan pertamanan. Lahan adalah bidang permukaan tanah yang di atasnya terdapat prasarana sekolah/madrasah meliputi bangunan. 2. tempat beribadah. jamban. laboratorium IPA. 30. PRASANA SEKOLAH Sebuah SD/MI sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: 1. Bangunan adalah gedung yang digunakan untuk menjalankan fungsi sekolah/madrasah. 31. dan arsip sekolah/madrasah. Ruang kelas adalah ruang untuk pembelajaran teori dan praktik yang tidak memerlukan peralatan khusus. poster. situs (website). Gudang adalah ruang untuk menyimpan peralatan pembelajaran di luar kelas. 11. peralatan sekolah/madrasah yang tidak/belum berfungsi. 27. Ruang tata usaha adalah ruang untuk pengelolaan administrasi sekolah/madrasah. Ruang UKS adalah ruang untuk menangani peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan dini dan ringan di sekolah/madrasah. 5. 20. majalah. 12. 6. sosial. dan menerima tamu. 18. 21. . dan karir. ruang UKS. 17. 23. Perlengkapan lain adalah alat mesin kantor dan peralatan tambahan yang digunakan untuk mendukung fungsi sekolah/madrasah. 29. belajar. beristirahat. Ruang organisasi kesiswaan adalah ruang untuk melakukan kegiatan kesekretariatan pengelolaan organisasi peserta didik. Rombongan belajar adalah kelompok peserta didik yang terdaftar pada satu satuan kelas. 28. Bahan habis pakai adalah barang yang digunakan dan habis dalam waktu relatif singkat. surat kabar. 4. Ruang pimpinan adalah ruang untuk pimpinan melakukan kegiatan pengelolaan sekolah/madrasah. Ruang guru adalah ruang untuk guru bekerja di luar kelas. lahan untuk prasarana penunjang. Ruang sirkulasi adalah ruang penghubung antar bagian bangunan sekolah/madrasah. Jamban adalah ruang untuk buang air besar dan/atau kecil. 24. ruang perpustakaan. Ruang laboratorium adalah ruang untuk pembelajaran secara praktik yang memerlukan peralatan khusus. 14. 15. lahan praktik. Sumber belajar lainnya adalah sumber informasi dalam bentuk selain buku meliputi jurnal. Tempat berolahraga adalah ruang terbuka atau tertutup yang dilengkapi dengan sarana untuk melakukan pendidikan jasmani dan olah raga.10.

ruang kelas. 12. ruang tata usaha. gudang. 13. ruang perpustakaan. 14. ruang laboratorium kimia. 16. ruang sirkulasi. jamban. 9. 13.9. 7. tempat beribadah. 4. 8. tempat bermain/berolahraga. tempat bermain/berolahraga. ruang guru. ruang kelas. 6. ruang tata usaha. 11. 3. 11. 5. Sebuah SMP/MTs sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: 1. tempat bermain/berolahraga . ruang UKS. 2. gudang. jamban. tempat beribadah. ruang pimpinan. ruang sirkulasi. ruang laboratorium biologi. 14. 9. ruang laboratorium komputer. 10. 4. 2. 12. ruang organisasi kesiswaan. ruang pimpinan. 3. ruang laboratorium bahasa. ruang konseling. 11. 6. 7. ruang laboratorium fisika. 18. 10. ruang UKS. Sebuah SMA/MA sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: 1. 5. 17. ruang guru. gudang. 15. ruang sirkulasi. ruang laboratorium IPA. 10. ruang perpustakaan. ruang organisasi kesiswaan. 8. ruang konseling.

percobaan. o Laboratorium komputer. penelitian. Sebuah sekolah mungkin sangat sederhana dimana sebuah lokasi tempat bertemu seorang pengajar dan beberapa peserta didik. 2002 Ukuran dan jenis sekolah bervariasi tergantung dari sumber daya dan tujuan penyelenggara pendidikan. ruang ini berfungsi sebagai ruangan tempat siswa menerima pelajaran melalui proses interaktif antara peserta didik dengan pendidik. ruang belajar terdiri dari berbagai ukuran. o Ruang keterampilan. Berikut ini adalah sarana prasarana yang sering ditemui pada institusi yang ada di Indonesia. dan fungsi.Sarana Prasarana Sekolah Sekolah di pedalaman Sudan. atau mungkin. dll • [sunting] Kantor Ruang kantor adalah suatu tempat dimana tenaga kependidikan melakukan proses administrasi sekolah tersebut. Ruang ini mempunyai kekhususan dan diberi nama sesuai kekhususannya tersebut. latihan. . o Laboratorium bahasa. Ruang Praktik/Laboratorium ruang yang berfungsi sebagai ruang tempat peserta didik menggali ilmu pengetahuan dan meningkatkan keahlian melalui praktik. berdasarkan kegunaannya: [sunting] Ruang Belajar Ruang belajar adalah suatu ruangan tempat kegiatan belajar mengajar dilangsungkan. Ruang belajar terdiri dari beberapa jenis sesuai fungsinya yaitu: • Ruang kelas atau ruang Tatap Muka. diantaranya: o Laboratorium Fisika/Kimia/Biologi. pada institusi yang lebih besar ruang kantor merupakan sebuah gedung terpisah. sebuah kompleks bangunan besar dengan ratusan ruang dengan puluhan ribu tenaga kependidikan dan peserta didiknya.

pada awal masa penjajahan sampai tahun 1903 sekolah formal masih dikhususkan bagi warga Belanda di Hindia Belanda. [sunting] Sejarah Sekolah di Indonesia [sunting] Sekolah sebelum masa penjajahan Sebelum masa penjajahan pendidikan yang ada di Indonesia berupa pendidikan nonformal. Sekolah yang ada pada masa itu diantaranya ELS. murid terlebih dahulu harus mempunyai kartu peminjaman agar dapat meminjam sebuah buku. [sunting] Sekolah pada masa penjajahan Pendidikan formal di Indonesia mulai dikenal pada masa ini. maka keberadaan perpustakaan sangat penting. MULO. [sunting] Halaman/Lapangan Merupakan area umum yang mempunyai berbagai fungsi diantaranya: • • • • • tempat tempat tempat tempat tempat upacara olahraga kegiatan luar ruangan latihan bermain/beristirahat [sunting] Ruang lain • • • • • Kantin/cafetaria Ruang organisasi peserta didik (OSIS. perguruan atau padepokan. dll) Ruang Komite Ruang keamanan Ruang produksi.[sunting] Perpustakaan Sebagai satu institusi yang bergerak dalam bidang keilmuan. Senat Mahasiswa. Pramuka. Pendidikan ini telah ada sejak Zaman Kerajaan Hindu (atau sebelumnya). penyiaran dll. HIS. HCS. AMS [sunting] Sekolah saat ini • Lihat Pendidikan di Indonesia [sunting] Sekolah menurut status Menurut status sekolah terbagi dari: .Untuk meminjam buku. sekolah/pendidikan dilangsungkan di tempat ibadah.

Sekolah Swasta (Private School). sedangkan untuk seragam Sekolah Tingkat Atas (SMA) berwarna putih abu-abu. yaitu sekolah yang diselenggarakan oleh non-pemerintah/Swasta.• • Sekolah Negeri (Public school). Seragam Sekolah Dasar (SD) berwarna putih merah. biasanya seragam disamakan sesuai dengan tingkatannya. untuk sekolah milik pemerintah. [sunting] Seragam sekolah Kewajiban mengenakan seragam sekolah diterapkan di beberapa negara. penyelenggara berupa badan berupa yayasan pendidikan yang sampai saat ini badan hukum penyelenggara pendidikan masih berupa rancangan peraturan pemerintah. Seragam sekolah swasta ada yang berbeda dari seragam sekolah milik pemerintah. . dan Perguruan Tinggi. Sekolah Menengah Atas. Sekolah Menengah Pertama. Di Indonesia. mulai dari Sekolah Dasar. Seragam Sekolah Tingkat Pertama (SMP) berwarna putih biru. yaitu sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah.

. kepedulian lingkungan. pendekatan. pendidikan kesehatan dan sosial). Mendorong dan memfasilitasi siswa melakukan riset dan penulisan karya ilmiah. Siswa juga diharapkan bervisi jauh ke depan. Siswa diharapkan memiliki standar disiplin yang berlaku internasional. Penerapan keempat faktor tersebut dalam kurikulum dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: Faktor Fisik Siswa berdaya saing yang bagus karena memiliki disiplin dan motivasi yang baik. penilaian dan hasil pembelajaran secara komprehensif sesuai dengan standar Internasional yang diacu. Dalam tahap pembelajaran siswa diharapkan lebih menghargai proses daripada hasil. taat pada peraturan sekolah dan negara. Ciri-ciri tersebut meliputi faktor fisik. menjadi contoh bagi masyarakat disekitarnya dalam hal ketaatan terhadap peraturan. Dalam proses tersebut dituntut untuk mengerjakan sendiri setiap tugas yang diberikan. intelektual. Mendorong siswa untuk menggali keterkaitan antara etika. dan teknolgi. Meningkatkan kreativitas guru untuk menggunakan multi metode (termasuk riset. pembelajaran dengan praktek dan inovasi). sosial dan spritual. Mendorong siswa untuk terlibat dalam kegiatan interaksi antara kurikulum dengan kehidupan nyata (seperti pelayanan masyarakat. penulisan karya ilmiah. metode. Mampu melihat diri sendiri dan masyarakat serta membandingkannya dengan dunia internasional agar tercapai kemajuan yang signifikan. Faktor Intelektual Menggunakan standar yang lebih tinggi dari SI dan SKL yang diperkaya dgn adaptasi dan/atau adopsi kurikulum negara Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) dan negara maju lain.Dalam pengembangan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) diharapkan ada ciri-ciri yang semakin menguat sebagai pembeda dari sekolah lain. sains. • • • • • Mengadaptasi dan/atau mengadopsi (menerapkan) isi. menghargai waktu. estetika.

dan budaya Indonesia • • • • Memberikan pemahaman kepada siswa tentang konservasi lingkungan hidup dan menumbuhkan tanggung jawab siswa terhadap lingkungannya (misalnya menggunakan bahan-bahan daur ulang. mandiri serta dapat berkerja sama dengan orang lain • • Mendorong siswa agar mampu melihat masalah dari berbagai sudut pandang. membuang sampah pada tempatnya). Menggunakan sistem satuan kredit semester (SKS) • • Menggunakan sistem paket dan sistem SKS di SMP jika sekolah telah menyiapkan semua sarana dan prasarana pendukung. memecahkan masalah.Mengembangkan kemampuan komunikasi siswa dengan sekurang-kurangnya satu bahasa asing • • Membentuk komunitas dwi-bahasa (Bilingual Community) dalam sekolah. . Penyediaan sarana untuk menunjang sikap peduli terhadap lingkungan alam (mis: tong sampah yang berbeda untuk sampah basah dan kering. tari-tarian. Mendorong siswa agar mampu mengkomunikasikan gagasan. kuliner. Faktor Sosial Mengembangkan sikap peduli terhadap lingkungan alam. Menyiapkan siswa menjadi warga dunia yang bangga terhadap budaya bangsanya. Menerapkan sistem SKS di SMA. kerajinan tangan/ketrampilan khas Indonesia. Menerapkan bidang ICT sebagai daya saing di dunia internasional. penyediaan perangkat lunak (sofware) dan perangkat keras (hardware) yang memadai untuk menerapkan ICT di sekolah. mampu berpikir kritis dan holistik. Membiasakan siswa untuk berdiskusi agar bersedia menerima perbedaan pendapat dan bekerja sama dengan orang lain. Mendorong siswa mengerti mengenai masalah-masalah sosial dan berperan aktif dalam memecahkannya. Memberikan fasilitas yang mendukung untuk dapat menerapkan ICT dengan baik. menyediakan lahan untuk bercocok tanam). • • • • Mendorong siswa agar mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah. baik dalam bahasa asing maupun dalam bahasa ibu secara lisan dan tulisan. menanam pohon. sosial. dll). Penyediaan pelajaran dan sarana belajar untuk tempat pengembangan minat terhadap budaya Indonesia (musik. Menciptakan situasi yang ”melek” ICT di sekolah.

sks. dwi-bahasa. Penyediaan sarana dan media bagi siswa untuk mengutarakan pendapatnya sebagai warga sekolah dan warga negara yang demokratis dan menghargai pendapat orang lain. (Learning How to Learn). Membimbing siswa melakukan cara belajar yang benar. sks sma.• • • Mendorong siswa agar mampu mandiri dan dapat menjalin kerja sama baik dengan orang lain maupun bangsa lain Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kebudayaan baik bersifat nasional maupun internasional. Possibly Related Posts: • Pembelajaran Bahasa Inggris SBI tingkat SD. kreativitas guru. satuan kredit semester. sarana dan prasarana sekolah. berahklak mulia. sistem sks. Memberikan pengenalan nilai-nilai yang bersifal universal. OECD. SMP dan SMA Tags: bilingual community. Faktor Spiritual Mengembangkan siswa menjadi manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan menjadi warga negara yang demokratis • • • • Menjadikan siswa sebagai subyek pembelajaran. sarana sekolah. Organization for Economic Cooperation and Development. ict. teknologi sekolah . melek ict. Mendorong siswa agar dapat mengapresiasi karya budaya bangsa Indonesia dan bangsa lainnya. sekolah bertaraf internasional. sbi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->