HUBUNGAN ANTARA FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DAN ILMU PENDIDIKAN ISLAM

Tugas Perkuliahan Ilmu Pendidikan Islam Dosen Pengampu: Dr. H.M. Djaswidi Al Hamdani, M.Pd.

Di susun oleh : Kelompok II Enay Sunarsih, S.Pd.I./11.011.273 Eros Rosyidah, S.Pd.I./11.011.275 Selamet, S.Pd.I./11.011.310

PROGRAM PASCASARJANA INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM CIAMIS JAWA BARAT

Induk dari segala ilmu pengetahuan adalah filsafat. yakni ilmu-ilmu alam (natural philosophy) dan ilmu-ilmu sosial (moral philosophy) maka dewasa ini terdapat lebih dari 650 cabang keilmuan (Suriasumantri. sebab segala ilmu pengetahuan lahir dari rahim filsafat. 2003:92). Dalam hal ini. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan 2 . 2003. Sebagai suatu disiplin ilmu. dimana memiliki obyek kajian yang jelas (fakta empiris). kegiatan pendidikan ditekankan pada materi yang berisi tentang pengetahuan umum baik berupa wawasan asal mula. Filsafat Ilmu. Sebaliknya. Jujun S. untuk dapat membedakan antara Ilmu Pendidikan dengan pengetahuan lainnya yang bukan ilmu. Pendidikan muncul dari memulai sesuatu. Dengan demikian. sebab pendidikan dalam makna yang luas berlansung sepanjang hidup manusia. Sebuah Pengantar Populer. Pada fase awalnya filsafat hanya melahirkan dua ilmu pengetahuan. Dalam kajian secara filosofis. pendidikan merupakan suatu disiplin ilmu pengetahuan (Ilmu Pendidikan) yang persoalan khasnya adalah menumbuh-kembangkan potensi manusia menjadi semakin dewasa dan matang.2011 BAB I PENDAHULUAN Pendidikan adalah suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia sebab berbicara tentang pendidikan berarti membicarakan hidup dan kehidupan manusia. Dengan demikian. eksistensi serta tujuan kehidupan.1 Hal ini disebabkan oleh berkembangnya kebudayaan dan peradaban manusia dari zaman ke zaman 1 Suriasumantri. maka Ilmu Pendidikan haruslah dapat dibuktikan secara mendasar terhadap eksistensinya sebagai suatu disiplin ilmu. Manusia mulai mencoba untuk mendidik diri dan sesamanya dengan sasaran menumbuhkan kesadaran terhadap makna dan hakikat kehidupan ini. menggunakan metode keilmuan yang bersifat rasional (penalaran) dan empiris (eksperimen) serta bagaimana nilai keguanaan Ilmu Pendidikan tersebut. berbicara masalah kehidupan manusia adalah persoalan pendidikan. berbicara tentang kehidupan manusia berarti harus mempersoalkan masalah pendidikan. maka Ilmu Pendidikan haruslah memiliki ciri-ciri yang ilmiah.

Jujun S. Ilmu Dalam Persektif. 2003. Falsafah mempelajari hal ini sedalamdalamnya dan hasil pengkajiannya merupakan dasar bagi eksistensi ilmu (Suriasumantri. (2) bagaimana cara mendapatkan atau penggarapan gejala/objek itu (landasan epistemologis).2 Ciri-ciri keilmuan ini didasarkan pada jawaban yang diberikan pada setiap pembahasan tentang gejala atau obyek suatu ilmu pengetahuan. yakni sedikitnya pada 3 (tiga) pertanyaan pokok yaitu : (1) apa hakikat gejala/objek itu (landasan ontologis). Sebuah Kumpulan Karangan Tentang Hakikat Ilmu. memang harus diakui bahwa hubungan filsafat dan ilmu pengetahun pendidikan islam. saling berkaitan. Makalah ini akan mendiskripsikan hubungan filsafat pendidikan islam dan ilmu 2 Suriasumantri.serta kekuatan daya pemikiran manusia yang tidak terbatas terhadap obyek-obyek yang dapat diselidiki dan diamati ada alam semesta ini. Barat menempatkan filsafat sebagai sumber pengetahuan dan pedoman hidup. 2003:5). termasuk di dalamnya Ilmu Pendidikan itu sendiri. (3) apa manfaat gejala/objek itu (landasan aksiologis). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia 3 . Ilmu merupakan kumpulan pengetahuan yang mempunyai ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan pengetahuan lainnya.

http://tanbihun.com/pendidikan/definisi-atau-pengertian-filsafat-dan-ilmu-pengetahuan-serta-perbedaannya/ 4 5 6 Burhanuddin Salam. dkk. Pengantar Filsafat. Pengertian Ilmu Pendidikan Islam Pengertian Ilmu menurut beberapa ahli: • Mohammad Hatta mengatakan ilmu adalah pengetahuan yang teratur tentang pekerjaan hukum kausal dalam suatu golongan masalah yang sama tabiatnya. namun dilanjutkan dengan suatu pemikiran secara cermat dan teliti dengan menggunakan berbagai metode. Ilmu Pendidikan Islam.6 3 http://filsafat-ilmu.4 pengetahuan yang benar.html Beni Ahmad Sebani. 1995). Cambridge-Dictionary (1995) mengatakan ilmu pengetahuan adalah kumpulan observasi. mempunyai objek dan tujuan tertentu dengan sistim.blogspot. maupun menurut kedudukannya tampak dari luar. dan wahyu dalam suatu ajaran agama. 21. 2009.BAB II PEMBAHASAN A. intuisi.5 Menurut “ensiklopedia Indonesia” ilmu pengetahuan adalah suatu sistem dari berbagai pengetahuan yang masing-masing didapatkan sebagai hasil pemeriksaaanpemeriksaan yang dilakukan secara teliti dengan menggunakan metode-metode tertentu. suatu pengetahuan yang berasal dari pengalaman dan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari.3 • • Ilmu adalah akumulasi pengetahuan yang dapat berasal dari ide. (Jakarta: Bumi Aksara.com/2008/06/persamaan-dan-perbedaan-filsafat-dan. pengalaman.. Pengertian Ilmu dan Filsafat 1. Ilmu pengetahuan prinsipnya merupakan usaha untuk mengorganisasikan dan mensistematiskan common sense. hal 10 4 . h. maupun menurut hubungannya dari dalam. Bandung: CV Pustaka Setia. met ode untuk berkembang serta berlaku universal yang dapat diuji kebenarannya.

Φιλοσοφία/philosophia.) dan (sophia = "kebijaksanaan").8 Jadi. Berikut filsuf dan ahli filsafat. gagap menjadi terampil. Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia. hal 17 10 11 5 . Dalam bahasa Indonesia seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut "filsuf". Plato ( 428 -348 SM ) 7 Drs. Sumber ajaran Islam yang dimaksud adalah Al-Quran dan As-sunnah. dkk. 9 2. 8 9 Ibid h. 2009. Bandung: CV Pustaka Setia. arti dari ilmu pendidikan Islam adalah seperangkat pengetahuan yang berbasis pada iraadah Allah yang tertuang dalam Al-Quran dan As-Sunnah. 43. cinta dsb.7 Pendidikan Islam adalah sistem pengajaran yang didasarkan pada ajaran agama Islam. 46. http://id.wikipedia. (Jakarta: Bumi Aksara. 2008. Sedangkan filsafat secara terminologi terdapat banyak definisi. amatir menjadi proposional. Sehingga arti harafiahnya adalah seorang “pencinta kebijaksanaan” atau “ilmu”.فلسسة‬ yang juga diambil dari bahasa Yunani. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan aslinya. Ilmu Filsafat Suatu Pengantar. yang berasal dari bahasa latin scientia dari bentuk kata kerja scire yang berarti mempelajari. Pengantar Filsafat. hal 62 Beni Ahmad Sebani. Ilmu Pendidikan Islam. Pengertian Filsafat Pendidikan Kata falsafah atau filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab ‫.10 Filsafat secara etimologi bermakna cinta kebijaksanaan.Surajiyo.org/wiki/Filsafat" Ali Maksum. yang dijadikan rujukan untuk membimbing dan mengarahkan murid agar mempunyai kemauan untuk mengubah kondisi yang bodoh menjadi pintar. kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan. mengetahui. (Ar-Ruzz Media.Ilmu pengetahuan diambil dari kata bahasa inggris science . Dalam bahasa ini. cinta pengetahuan. h. diantaranya:11 memilih sudut beberapa definisi dari beberapa a. 2005). beragamnya definisi filsafat menunjukkan bahwa manusia memiliki kebebasan untuk pandang dalam memikirkan filsafat. cinta kearifan.

Dengan demikian dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa filsafat adalah cinta kepada ilmu pengetahuan atau kebenaran. Al-Syaibany mengartikan bahwa filsafat pendidikan ialah aktifitas pikiran yang teratur yang menjadikan filsafat tersebut sebagai jalan untuk mengatur. ia juga mengatakan bahwa filsafat adalah b. Sementara itu. Al Farabi Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) tentang alam maujud bagaimana hakikat yang sebenarnya. c. sehingga manusia menemui kepribadiannya seraya di dalam kepribadiannya itu dialamiya kesungguhan. Berbagai pengertian (definisi) tentang Filsafat Pendidikan yang telah dikemukakan oleh para ahli. menyelaraskan dan memadukan proses pendidikan. Selain itu.Mumahamd Yamin Filsafat ialah pemusatan pikiran. e. Rene Descrates Filsafat adalah himpunan dari segala pengetahuan yang pangkal adalah mengenai Tuhan. Prof. falsafah tersebut menggambarkan satu aspek dari aspekaspek pelaksana falsafah umum dan menitik beratkan kepada pelaksanaan prinsip-prinsip dan 6 . Mr. dan manusia. maka filsafat pendidikan dan pengalaman kemanusian merupakan faktor yang integral atau satu kesatuan. f. bahwa filsafat pendidikan dapat menjelaskan nilai-nilai dan maklumat-maklumat yang diupayakan untuk mencapainya. asli dan penyelidikan tentang prinsip-prinsip penyelidikannya mengatakan bahwa filsafat menurut arti katanya adalah cinta akan kebenaran. filsafat juga didefinisikan sebagai pelaksana pandangan falsafah dan kaidah falsafah dalam bidang pendidikan. Artinya. berilmu pengetahuan. suka kepada hikmah dan kebijaksanaan. alam. Hasan Shadily sebab-sebab dan asas-asas yang paling akhir dari segala sesuatu yang ada. Aristoteles ( (384 – 322 SM) Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang senantiasa berupaya mencari dan penyebab-penyebab dari realitas yang ada. ahli hikmah dan bijaksana. Jadi orang yang berfilsafat adalah orang yang mencintai akan kebenaran. d.Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang beusaha meraih kebenaran yang murni.

dan sosiologi. Lama-kelamaan. dan masing menjadi fisika. filsafat kejiwaan. Dengan demikian. Secara historis.ac. sedangkan filsafat alamiah.uii. dengan bersifat filosofis. dan geologi.php/home/topic. Meskipun dalam perkembangannya setiap ilmu. Filsafat ilmu adalah segenap pemikiran reflektif terhadap persoalan-persoalan mengenai segala hal yang menyangkut landasan ilmu maupun hubungan ilmu dengan segala segi dari kehidupan manusia. Filsafat Ilmu merupakan satu-satunya medium resmi untuk memperbincangkan ilmu. Tetap masih ada ciri khusus dan batas-batas 12 http://forum. dua ilmu pengetahuan baru muncul. Pada abad ke-19. pelbagai ilmu pengetahuan yang semula tergabung dalam filsafat memisahkan diri dan mengejar tujuan Astronomi (ilmu perbintangan) dan fisika (ilmu alam) merupakan cabang-cabang filsafat yang memisahkan diri yang kemudian diikuti oleh ilmu kimia. Barnadib mempunyai versi pengertian atas filsafat pendidikan. masingmasyarakat). Atronomi. yakni ilmu yang pada hakikatnya merupakan jawaban dari pertanyaanpertanyaan dalam bidang pendidikan. Karenanya. bermakna bahwa filsafat pendidikan merupakan aplikasi sesuatu analisa filosofis terhadap bidang pendidikan. tidak berarti antara ilmu-ilmu khusus dengan filsafat tidak ada hubungannya sama sekali. zaman dan tumbuhnya peradaban manusia. psikologi. biologi. Filsafat Ilmu merupakan suatu bidang pengetahuan campuran yang eksistensinya bergantung pada hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi antara filsafat dan ilmu.kepercayaan yang menjadi dasar dari filsafat umum dalam upaya memecahkan persoalanpersoalan pendidikan secara praktis. pernah menjadi bagian dan filsafat yang dianggap sebagai induk dari segala pengetahuan pemikiran dan filsafat pada waktu itu mencakup pula segala usaha mengenai masyarakat.id/index.12 Dalam teologi Islam diyakini bahwa manusia dengan potensi natiq memiliki kemampuan filosofis dan ilmiah. memisahkan diri dari filsafat. pada mulanya merupakan bagian dari filsafat yang kosmologi.html?id=183 7 . yaitu psikologi (ilmu yang mempelajari perilaku dan sifat-sifat manusia) dan sosiologi (ilmu yang mempelajari bernama filsafat sosial. ini. Potensi inilah yang secara spesifik melahirkan daya Filsafat Ilmu. dengan perkembangan masing-masing. semua ilmu pengetahuan yang dikenal dewasa ini.

saling mengisi. Demikian sangat penting bagi perkembangan dengan pengetahuan ilmiah. berdasarkan suatu asumsi. dan filsafat pendidikan Islam. karena pada hakikatnya. Kegiatan manusia dapat diartikan dalam prosesnya dan juga dalam hasilnya. Pengantar Filsafat. hal 33) Drs.perbedaan maupun titik temu antara keduanya. Pengantar Filsafat. (Ar Ruzz Media. Burhanuddin Salam. Ada interaksi atau kesalinghubungan antara ilmu dengan filsafat. Dengan kata lain. hubungannya saling melengkapi satu sama lainnya. filsafat dan ilmu merupakan hasil daripada berpikir manusia secara sadar. Dilihat dari hasilnya. Menurutnya filsafat ialah jenis pengetahuan manusia yang 13 Ali Maksum. Perbedaan antara kedua kegiatan manusia itu.yang tegas yang dimiliki setiap ilmu. Filsafat dan ilmu. di antara masing-masing tidak ada yang menghubungkan. Hubungan Filsafat dan Ilmu Kita berusaha melihat realita hubungannya. dengan menggunakan metode-metode atau prosedur-prosedur tertentu secara sistematis dan kritis.13 B. Realita Hubungan Filsafat dan Ilmu 1. Di sinilah filsafat berusaha masing ilmu yang terpecah belah itu. filsafat dan ilmu menunjukkan suatu kegiatan yang berusaha untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan manusia (untuk memperoleh kebenaran dan pengetahuan). melainkan untuk perbedaan itu terjadi pula ilmu dewasa ini dapat menyediakan bagi filsafat sejumlah besar bahan. bukan untuk dipertentangkan. sedangkan dilihat dari segi prosesnya. Maka dalam hal ini perlu membandingkan antar filsafat dan ilmu.bahan yang berupa fakta-fakta yang gagasan-gagasan filsafati yang tepat sehingga sejalan disebabkan cara pendekatan yang berbeda. hal 74-75 14 8 . ilmu itu menyatupadukan masingBanyak persoalan filsafat yang memerlukan lanjutan dasar pada pengetahuan ilmiah apabila membahasannya tidak ingin dangkal dan keliru.14 Ahmad Tafsir memberi penjelasan tentang perbedaan antara filsafat dan ilmu (sains). yang menyangkut perbedaan. bahwa keduanya merupakan kegiatan manusia. saling melengkapi.

yang dimulai dari tidak tahu menjadi tahu. Adapun filsafat pendidikan Islam adalah kumpulan teori pendidikan Islam yang hanya dapat dipertanggung jawabkan secara logis dan tidak akan dapat dibuktikan secara empiris. 14. yang mutlak. yaitu. kritis. Di samping itu. yaitu segala sesuatu yang ada [realita] sedangkan obyek material ilmu [pengetahuan ilmiah] itu bersifat khusus dan empiris. mendalam dan mendasar. 5) Filsafat memberikan penjelasan yang terakhir. yang menguraikan secara logis. dan intensif. sedangkan kajian filsafat tidak terkotak-kotak dalam disiplin tertentu 2) Dilihat dari obyek formal [sudut pandangan] Filsafat itu bersifat non fragmentaris. Artinya. nilai ilmu terletak pada kegunaan pragmatis.logis saja.html 9 . 3) Filsafat dilaksanakan dalam suasana pengetahuan yang menonjolkan daya spekulasi. yang berarti bahwa cara ide-ide manusia itu mengadakan penyatuan diri dengan realita. 1) Dilihat dari obyek material [lapangan] Filsafat itu bersifat universal [umum]. Sedangkan ilmu bersifat fragmentaris.com/2008/06/persamaan-dan-perbedaan-filsafat-dan. 15 Ahmad Tafsir. 4) Filsafat memuat pernyataan lebih jauh dan lebih mendalam berdasarkan pada pengalaman realitas sehari-hari. 16 http://filsafat-ilmu. tentang obyek-obyek yang abstrak. benar tidaknya suatu teori ilmu ditentukan oleh logis-tidaknya dan ada-tidaknya bukti empiris. dan mendalam sampai mendasar (primary cause) sedangkan ilmu menunjukkan sebab-sebab yang tidak begitu mendalam.15 Perbedaan filsafat dan ilmu diantaranya. sedangkan ilmu bersifat diskursif.blogspot. spesifik. Ilmu ialah jenis pengetahuan manusia yang diperoleh dengan riset terhadap obyek-obyek empiris. ilmu hanya terfokus pada disiplin bidang masing-masing secara kaku dan terkotak-kotak. obyek formal itu bersifat teknik. dan pengawasan. 2000). karena mencari pengertian dari segala sesuatu yang ada itu secara luas. yang sekunder (secondary cause). yang lebih dekat. sedangkan kegunaan filsafat timbul dari nilainya. Oleh karena itu. Ilmu Pendidikan Islam dalam Perspektif Islam (Bandung: Remaja Rosda Karya.16 Persamaan filsafat dan ilmu. sedangkan ilmu haruslah diadakan riset lewat pendekatan trial and error.

5) Menggunakan metode eksperimen yang 5) Menggunakan semua terkontrol sebagai cara kerja dan sifat terpenting.17 Henderson. netral mengabstrakkan faktor keinginan dan penilaian manusia memakai pikiran.1) Keduanya mencari rumusan yang sebaik-baiknya menyelidiki obyek selengkaplengkapnya sampai ke akar-akarnya. yaitu suatu pandangan yang bergandengan 4) Keduanya mempunyai metode dan sistem 5) Keduanya hendak memberikan penjelasan tentang kenyataan seluruhnya timbul dari hasrat manusia (obyektivitas).memandang dunia dan alam semesta sebagai keseluruhan. Semua ilmu sudah dibicarakan dalam filsafat. memeriksa semua gejala melalui unsur terkecilnya untuk memperoleh gambaran senyatanya menurut bagiannya 3) Menekankan melukiskan fakta-fakta untuk dan 1) Induk ilmu 2) Sinoptis. memberikan gambaran hubungan (dalam hal ini perbedaan) filsafat dan ilmu sebagai berikut: Ilmu (Science) 1) Anak filsafat 2) Analitis. menafsirkannya dan memahaminya secara keseluruhan 3) Bukan saja menekankan keadaan sebenarnya dari obyek. faktor Manusia dan nilai merupakan Filsafat antara obyeknya. untuk dapat menerangkannya. 2) Keduanya memberikan pengertian mengenai hubungan atau koheren yang ada antara kejadian-kejadian yang kita alami dan mencoba menunjukkan sebab akibatnya 3) Keduanya hendak memberikan sistesis. Bahkan beberapa ilmu pengetahuan lahir dari filsafat. akan pengetahuan yang lebih mendasar. berarti ilmu memisahkan diri dari filsafat. melainkan juga bagaimana penting 4) Memulai sesuatu dengan memakai 4) Memeriksa dan meragukan segala penemuan menguji sesuatu dengan asumsi-asumsi asumsi-asumsi. berdasarkan pengalaman seharusnya obyek itu. 17 Ibid 10 . menguji sesuatu dengan menggunakan penginderaan ilmu pengetahuan.

kebenaran filsafat ialah kebenaran spekulatif (dugaan yang tak dapat dibuktikan secara empiri. 3) Banyak ahli filsafat yang termasyhur. manusia Filsafat untuk tidak hanya melukiskan membantu mengambil putusan-putusan tentang tujuan. Sedangkan agama bersumber dari Wahyu Allah. kondifikasi Firman Allah untuk manusia di permukaan planet bumi ini. yaitu : 1) Ilmu dan filsafat adalah hasil dari sumber yang sama yaitu : ra’yu (akal. ver nunft) manusia. biologi. fisika. rede. nous. eksperimen). kimia. Kebenaran ilmu pengetahuan ialah kebenaran positif. Sedangkan Filsafat menghampiri kebenaran dengan cara mengelanakan atau mengembarakan akal budi secara redikal (mengakar). belajar dari ilmu pengetahuan dengan menekankan keseluruhan dari sesuatu (sinoptis). reason. psikologi dan Ilmu bersifat satu ilmu pengetahuan hanya menganggap salah Sedangkan filsaft lapangan pengetahuan sebagai obyek formalnya. riset. 2) Ilmu pengetahuan mencari kebenaran dengan jalan penyeledikan. dalam ”Diferensial matematikanya yang 11 . astronomi. Whitehead dan Bertrand Russel dengan teori terkenal. analitis.Misalnya sosiologi. tidak merasa terikat oleh ikatan apapun. matematika. Titik Temu Filsfat dan Ilmu Ada beberapa titik pertemuan antara filsafat dan ilmu. kecuali ikatan tangannya sendiri yang disebut ’logika’ Manusia dalam mencari dan menemukan kebenaran dengan dan dalam agama dengan jalan mempertanyakan pelbagi masalah asasi dari suatu kepada kitab Suci. Ilmu bersifat deskriptif tentang obyeknya agar dapat menemukan fakta-fakta sesuatu. ratio. pengalaman (empiri) dan percobaan (eksperimen) sebagai batu ujian. nilai-nilai dan tentang apa-apa yang harus diperbuat manusia. teknik-teknik melainkan dan alat-alat. dan integral (menyeluruh) serta universal (mengalam). karena keseluruhan mempunyai sifat sendiri yang tidak ada pada bagian-bagiannya. 2. telah memberikan sumbangannya pengembangan ilmu pengetahuan. misalnya Leibiz menemukan Kalkulus”. budi.

18 Drs. h.18 yang essensial secara tersebut ke dalam suatu pandangan tentang hidup dan dunia yang lebih menyeluruh dan BAB III KESIMPULAN Adapun kesimpulan yang dapat kita tarik sekarang ialah : a. 9) Filsafat merangkum pengetahuan yang terpotong-potong yang bahan-bahan menjadikan bermacan-macam ilmu dan berbeda-beda. gagap menjadi terampil. dan menyusun terpadu. 8) Ilmu mengoreksi filsafat dengan jalan menghilangkan sejumlah ide-ide bertentangan dengan pengetahuan yang ilmiah. (1995). yang dijadikan rujukan untuk membimbing dan mengarahkan murid agar mempunyai kemauan untuk mengubah kondisi yang bodoh menjadi pintar. Pengantar Filsafat. 6) Keduanya tertarik terhadap pengetahuan yang terorganisir dan tersusun sistematis 7) Ilmu memberi filsafat sejumlah bahan-bahan deskriptif dan faktual serta bagi pemikiran filsafat. Ilmu pendidikan Islam adalah seperangkat pengetahuan yang berbasis pada iraadah Allah yang tertuang dalam Al-Quran dan As-Sunnah. amatir menjadi proposional. reflective 5) Filsafat dan ilmu keduanya menunjukkan sikap kritis dan terbuka. dan memberikan perhatian yang tidak berat sebelah terhadap kebenaran. 77 12 . Burhanuddin Salam.4) Filsafat dan ilmu pengetahuan keduanya menggunakan metode-metode thinking di dalam menghadapi fakta-fakta dunia dan hidup ini.

Sifat khusus dari filsafat ialah bahwa filsafat hendak menunjukkan bahwa hubungan antara gejala-gejala. mengatasi yang tersendiri. melainkan berdasarkan hanya dengan pertolongan panca indera. menyelaraskan dan memadukan proses pendidikan. Jadi filsafat hanya menggunakan budi murni. merupakan bentuk pengetahuan dengan ilmu-ilmu pengetahuan ilmu pengetahuan d. untuk mencapai sebab-sebab yang terdalam itu. Pada waktu sekarang dengan tegas dibedakan lapangannya masing-masing antara filsafat dan 13 . yang bersifat keharusan (necessity) artinya gejala-gejala itu memang seharusnya demikian adanya e. jadi ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. berdasarkan pertolongan istimewa dari wahyu Allah atau syarat-syarat yang kekuatannya sendiri. Alat yang dipergunakan dalam penyelidikan itu ialah akal budi. Filsafat pendidikan ialah aktifitas pikiran yang teratur yang menjadikan filsafat tersebut sebagai jalan untuk mengatur. Filsafat boleh dikatakan suatu ilmu pengetahuan. tetapi mempertanggungjawabkan mengatasinya karena dilakukan dengan cara ilmiah dan jawaban-jawaban yang diberikannya. tetapi obyeknya tak terbatas. Filsafat itu erat hubungannya dengan pengetahuan biasa. c. Tentang hubungan antara filsafat itu telah menimbulkan persoalan yang hangat. tingkatan pengetahuan (level of thought) tersendiri. Dengan perkataan lain: Filsafat adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempunyai sift-sifat ilmu pengetahuan. Akan tetapi jelaslah bahwa filsafat tidak termasuk ruangan ilmu pengetahuan yang khusus. pikiran tidak manusia sendiri (by natural light of the human inttellec).b. melampauinkodrat budi murni kita.

Ilmu Dalam Persektif. 2008.uii. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. Salam.com/2008/06/persamaan-dan-perbedaan-filsafatdan. Jakarta: Bumi Aksara. 2000. http://tanbihun. Surajiyo. Suriasumantri. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Pengantar Filsafat. Sumantri.php/home/topic. Diakses pada tanggal 26 November 2011.html (Posting tanggal 15-06-2008 oleh Djoko Adi Walujo). Tanggal Akses 20 November 2011. Ali. Filsafat Ilmu. http://filsafat-ilmu. Bandung: Remaja Rosda Karya. Ahmad. Jujun S.1995.id/index. 14 .diakses pada tanggal 20 November 2011. 2005. 2007. dkk. Beni Ahmad. 2009. http://id. Suria 1995.com/pendidikan/definisi-atau-pengertian-filsafat-dan-ilmupengetahuan-serta-perbedaannya/ (Diposting pada tanggal 21 September 2010). Filsafat Ilmu. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Tafsir. Jakarta : Bumi Aksara Saebani. Amsal. 2003. Ilmu Pendidikan Islam dalam Perspektif Islam. Jogjakarta:Ar-Ruzz Media. http://forum. Tanggal Akses 20 November 2011.html?id=183 (Tanggal Posting 10 Juni 2011).DAFTAR PUSTAKA Bakhtiar. Sebuah Kumpulan Karangan Tentang Hakikat Ilmu.ac. Jujun S. Ilmu Filsafat Suatu Pengantar. Ilmu Pendidikan Islam. Burhanuddin. Suriasumantri. Bandung: CV Pustaka Setia. Sebuah Pengantar Populer. Pengantar Filsafat. Jakarta: CV Mulia Sari. Jakarta: Raja Grafindo Persada Maksum.org/wiki/Filsafat (Diposting tanggal 25 November 2011).blogspot. Jujun S. 2003.wikipedia.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.