P. 1
Jalan Adalah Prasarana Transportasi Darat Yang Meliputi Segala Bagian Jalan

Jalan Adalah Prasarana Transportasi Darat Yang Meliputi Segala Bagian Jalan

|Views: 560|Likes:
Published by Temon sujadi

More info:

Published by: Temon sujadi on Dec 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2013

pdf

text

original

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya

yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel. Jalan umum adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum. Jalan khusus adalah jalan yang di bangun oleh instasi, badan usaha. Perseorangan, atau kelompok masyarakat untuk kepentingan sendiri. Jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar tol. Tol adalah sejumlah uang tertentu yang dibayarkan untuk penggunaan jalan tol. Penyelenggaraan jalan adalah kegiatan yang meliputi pengaturan, pembinaan, pembangunan, dan pengawasan jalan. Pengaturan jalan kegiatan perumusan kebijakan perencanaan, penyusunan perencanaan umum, dan penyusunan peraturan perundang-undangan jalan. Pembinaan jalan adalah kegiatan penyusunan pedoman dan standar teknis, pelayanan, pemberdayaan sumber daya manusia, serta penelitian dan pengembangan jalan. Pengembangan jalan adalah kegiatan pemrograman dan penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta pengoperasian dan pemeliharaan jalan Pengawasan jalan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan tertib pengaturan, pembinaan, dan pengembangan jalan. Penyelenggaraan jalan adalah pihak yang melakukan peraturan, pembinaan, pembangunan, dan pengawasan jalan sesuai dengan kewenangannya. Jalan bebas hambatan adalah jalan umum untuk lalu lintas menerus dengan pengendalian jalan masuk secara penuh dan tanpa adanya persimpangan sebanding serta dilengkapai dengan pagar ruang milik jalan.

Pengelompokan Jalan
Jalan sesuai dengan peruntukannya terdiri atas jalan umum dan jalan khusus.

[sunting] Jalan umum dikelompokkan menurut sistem, fungsi, status, dan kelas
[sunting] Sistem jaringan jalan

fungsi sekunder kesatu. dan menghubungkan antarpusat kegiatan nasional. kecepatan rata-rata tinggi. Sistem jaringan jalan disusun dengan mengacu pada rencana tata ruang wilayah dan dengan memperhatikan keterhubungan antarkawasan dan/atau dalam kawasan perkotaan. [sunting] Sistem jaringan jalan primer Sistem jaringan jalan primer disusun berdasarkan rencana tata ruang dan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk pengembangan semua wilayah di tingkat nasional. . [sunting] Jalan kolektor Jalan kolektor merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan pengumpul atau pembagi dengan ciri perjalanan jarak sedang. [sunting] Jalan arteri Jalan arteri merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh. dengan menghubungkan semua simpul jasa distribusi yang berwujud pusat-pusat kegiatan sebagai berikut:   menghubungkan secara menerus pusat kegiatan nasional. dan jalan lingkungan. dan jumlah jalan masuk dibatasi. fungsi sekunder kedua. pusat kegiatan lokal sampai ke pusat kegiatan lingkungan. dan jumlah jalan masuk dibatasi secara berdaya guna. [sunting] Jalan umum menurut fungsi Jalan umum menurut fungsinya dikelompokkan kedalam jalan arteri. jalan kolektor. jalan lokal. dan seterusnya sampai ke persil.Sistem jaringan jalan merupakan satu kesatuan jaringan jalan yang terdiri dari sistem jaringan jalan primer dan sistem jaringan jalan sekunder yang terjalin dalam hubungan hierarki. [sunting] Sistem jaringan jalan sekunder Sistem jaringan jalan sekunder disusun berdasarkan rencana tata ruang wilayah kabupaten/kota dan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk masyarakat di dalam kawasan perkotaan yang menghubungkan secara menerus kawasan yang mempunyai fungsi primer. dan jumlah jalan masuk tidak dibatasi. fungsi sekunder ketiga. [sunting] Jalan lokal Jalan lokal merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat. pusat kegiatan wilayah. dan kawasan perdesaan. kecepatan rata-rata sedang. kecepatan rata-rata rendah.

dan jalan strategis kabupaten. dan jalan desa. antaribukota kecamatan. serta jalan tol. jalan raya. dan jalan kecil.[sunting] Jalan lingkungan Jalan lingkungan merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan lingkungan dengan ciri perjalanan jarak dekat. jalan provinsi. dan jalan strategis provinsi. [sunting] Bagian jalan . serta jalan lingkungan. jalan kabupaten. dan jalan strategis nasional. [sunting] Jalan umum menurut kelas Pengaturan kelas jalan berdasarkan spesifikasi penyediaan prasarana jalan dikelompokkan atas bebas hambatan. [sunting] Jalan kabupaten Jalan kabupaten merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer yang tidak termasuk dalam jalan nasional dan jalan provinsi. ibukota kabupaten dengan pusat kegiatan lokal. [sunting] Jalan kota Jalan kota adalah jalan umum dalam sistem jaringan sekunder yang menghubungkan antarpusat pelayanan dalam kota. [sunting] Jalan umum menurut status Jalan umum menurut statusnya dikelompokkan ke dalam jalan nasional. serta menghubungkan antarpusat permukiman yang berada di dalam kota. serta jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder dalam wilayah kabupaten. atau antar ibukota kabupaten/kota. menghubungkan antara persil. [sunting] Jalan nasional Jalan nasional merupakan jalan arteri dan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan antar ibukota provinsi. yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan. jalan sedang. [sunting] Jalan provinsi Jalan provinsi merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan primer yang menghubungkan ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten/kota. [sunting] Jalan desa Jalan desa merupakan jalan umum yang menghubungkan kawasan dan/atau antarpermukiman di dalam desa. jalan kota. dan kecepatan rata-rata rendah. menghubungkan pusat pelayanan dengan persil. antarpusat kegiatan lokal.

tinggi. [sunting] Ruang milik jalan Ruang milik jalan terdiri dari ruang manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan. jalan kolektor primer 10 (sepuluh) meter. Ruang pengawasan jalan merupakan ruang sepanjang jalan di luar ruang milik jalan yang dibatasi oleh lebar dan tinggi tertentu. Ruang manfaat jalan hanya diperuntukkan bagi median. lereng. Ruang milik jalan diperuntukkan bagi ruang manfaat jalan. perlengkapan jalan. pengerasan jalan. dan tinggi tertentu. [sunting] Ruang pengawasan jalan Ruang pengawasan jalan merupakan ruang tertentu di luar ruang milik jalan yang penggunaannya ada di bawah pengawasan penyelenggara jalan. timbunan dan galian. walau pada prakteknya banyak digunakan untuk keperluan lain semisal parkir atau tempat berjualan. dan kedalaman tertentu yang ditetapkan oleh penyelenggara jalan yang bersangkutan berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh departemen yang berwenang. Trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki. Ruang milik jalan merupakan ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar. jalan arteri sekunder 15 (lima belas) meter. . saluran tepi jalan. Sejalur tanah tertentu dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai lansekap jalan. jalur pemisah. Dalam hal ruang milik jalan tidak cukup luas. saluran tepi jalan. lebar ruang pengawasan jalan ditentukan dari tepi badan jalan paling sedikit dengan ukuran sebagai berikut:        jalan arteri primer 15 (lima belas) meter. dan bangunan pelengkap lainnya. jalan lokal primer 7 (tujuh) meter. jalan lokal sekunder 3 (tiga) meter. kedalaman. jalan kolektor sekunder 5 (lima) meter. Ruang manfaat jalan merupakan ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar. gorong-gorong. trotoar. dan penambahan jalur lalu lintas di masa akan datang serta kebutuhan ruangan untuk pengamanan jalan. pelebaran jalan. Ruang pengawasan jalan diperuntukkan bagi pandangan bebas pengemudi dan pengamanan konstruksi jalan serta pengamanan fungsi jalan. dan ambang pengamannya.[sunting] Ruang manfaat jalan Ruang manfaat jalan meliputi badan jalan. ambang pengaman. bahu jalan. jalan lingkungan primer 5 (lima) meter.

(Ini mungkin melibatkan penebasan hutan). tanah yang lembut akan diganti dengan tanah yang lebih keras. Karena itu permukaan jalan sebenarnya tidak betul-betul rata. Seterusnya di atas lapisan dasar ini akan dilapisi dengan satu lapisan lagi yang disebut lapisan permukaan. jika perlu. Biasanya lapisan permukaan dibuat dengan aspal ataupun semen. yakni sejenis benda bersinar seperti batu yang "ditanamkan" di permukaan jalan. Setelah itu retroflektor dipasang di tempat-tempat yang berbahaya seperti belokan yang tajam. Lapisan tanah ini akan menjadi lapisan dasar. jalan juga mengembangkan ekonomi lalu lintas di sepanjang lintasannya. dan jembatan 100 (seratus) meter ke arah hilir dan hulu. air hujan akan mengalir kembali ke selokan. [sunting] Perekonomian jalan Jalan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di suatu tempat karena menolong orang untuk pergi atau mengirim barang lebih cepat ke suatu tujuan. Selain itu. Berikutnya. Dengan demikian. [sunting] Pembangunan jalan Jalan di Jepang Pada dasarnya pembangunan jalan adalah proses pembukaan ruangan lalu lintas yang mengatasi pelbagai rintangan geografi. Fungsinya adalah untuk menandakan batas lintasan. malahan akan mengikis dan merusakkan struktur jalan. Dengan adanya jalan.  jalan lingkungan sekunder 2 (dua) meter. pembangunan jembatan dan terowongan. Muka bumi harus diuji untuk melihat kemampuannya untuk menampung beban kendaraan. sebaliknya mempunyai landaian yang berarah ke selokan di pinggir jalan. Proses ini melibatkan pengalihan muka bumi. . komoditi dapat mengalir ke pasar setempat dan hasil ekonomi dari suatu tempat dapat dijual kepada pasaran di luar wilayah itu. Di permukaan jalan mungkin juga akan diletakkan "mata kucing". Air yang berkumpul di permukaan jalan setelah hujan tidak hanya membahayakan pengguna jalan. Pengaliran/ drainase air merupakan salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam pembangunan jalan. Pelbagai jenis mesin pembangun jalan akan digunakan untuk proses ini. bahkan juga pengalihan tumbuh-tumbuhan.

maka dibangunlah jalan raya yang menghubungkan Mesopotamia-Mesir. jalan tertua disebut-sebut adalah Jalur Kuning yang berawal dari Yunani dan Tuscany hingga Laut Baltik. Salah satu sumber mengatakan bahwa jalan muncul pada 3000 SM. Ekonomi Trafik-Istirihat seperti yang berlaku di Machap sebenarnya tidak hanya bergantung kepada lokasi dan juga fasilitas. Satu contoh yang baik bagi ekonomi lalu lintas dapat dilihat di pasar Machap. Jalan tersebut masih berupa jalan setapak dengan kontruksi sesuai dengan kendaraan beroda padaknya diduga antara masa itu.Contohnya. penduduk setempat dapat menjual makanan kepada sopir truk yang kerap lewat di situ. Tetapi cara yang paling baik ialah menghubungi langsung perusahaan bus tersebut agar memilih suatu tempat sebagai tempat istirahat yang tetap. Sehubungan itu. Jalan utama pertama di kawasan itu. Tidak jelas dikatakan bahwa peradaban mana yang lebih dahulu membuat jalan. [sunting] Jalan di Eropa dan China Di Eropa. penumpang-penumpang bus akan membelanjakan uang untuk pelayanan restoran dan kamar kecil. bangsa Cina membangun jalan yang menghubungkan kota-kota utamanya yang bila digabung mencapai 3200 km. Letaknya diduga antara Pegunungan Kaukasus dan Teluk Persia. disebut-sebut adalah Jalan Bangsawan Persia yang terentang dari Teluk Persia hingga Laut Aegea sepanjang 2857 km. Untuk menarik lebih banyak sopir bus datang ke mari bersama penumpangnya. pemilik restoran berusaha menarik hati sopir bus dengan menyediakan makanan dan rokok gratis kepada mereka. jalan tersebut berguna untuk kebudayaan bahkan untuk peperangan. [sunting] Jalan Mesopotamia-Mesir Seiring perkembangan peradaban di Timur tengah pada masa 3000 SM. Machap telah menjadi tempat istirahat bagi bus jarak-jauh karena adanya fasilitas istirahat yang lengkap di situ dan juga letaknya di pertengahan Lebuh Raya Utara Selatan. Selain untuk perdagangan. Jalan ini bertahan dari tahun 3500-300 SM. Di Asia timur. Di Machap. [sunting] Jalan Romawi . Johor Malaysia. Akan tetapi hampir semua peradaban tidak terlepas dari keberadaan jalan tersebut. di pertengahan lintasan jalan utama yang menghubungkan bandar-bandar besar. Yang lebih penting ialah hubungan pihak pemilik restoran dengan sopir bus. [sunting] Sejarah Pembangunan Jalan Jalan sudah ada sejak manusia memerlukan area untuk berjalan terlebih-lebih setelah menemukan kendaraan beroda diantaranya berupa kereta yang ditarik kuda.

Di Skotlandia."Banyak jalan menuju Roma" begitulah istilah yang umum dikenal mengenai jalan-jalan Romawi. Konstruksi ini sangat kuat terutama sebagai pondasi jalan. Rancangan Jalan Romawi tersebut termasuk mutakhir sebelum muncul teknologi jalan modern di akhir abad XVIII atau awal abad XIX. kemudian lapisan tipis permukaan lava yang mirip batu api. Ketebalan jalan itu sekitar 0.1834) membuat rancangan jalan raya. Istilah tersebut tidaklah keliru karena bangsa Romawi banyak membangun jalan. Seorang skotlandia bernama Thomas Telford (1757 . Jalan tersebut berupa batu pecah yang diatur padat dan ditimbun dengan kerikil. Di kepulauan Malta ada bagian jalan yang ditatah agar kendaraan tidak meluncur turun. batu pecah digelar tidak perlu disusun satu per satu dan saling mengunci sebagai satu kesatuan.5 m. berbagai macam teknik digunakan untuk membangun jalan.9-1. Di puncak kejayaannya . dan sangat padat karya karena harus disusun dengan tangan satu per satu. terbukti di Mahenjo Daro. Lapisan pertama berupa hamparan pasir atau adukan semen. Keberadaan jalan tersebut diabadikan dalam peta yang dikenal sebagai Peta Peutinger. Sejarah Teknik Membangun Jalan Dalam sejarahnya. dari pantai Samudera Atlantik di Semenanjung Iberia hingga Teluk Persia. Banyak jalan yang bermutu baik dengan konstruksi Telford. Paris. bangsa Romawi membangun jalan sepanjang 85. dipilih jalan kayu berupa gelondongan kayu dipasang diatas ranting. Konstruksi jalan yang di Indonesia dikenal dengan jalan Makadam itu lahir berkat semangat membuat banyak jalan dengan biaya murah. Di akhir abad ke XIX. Dapat dikatakan. lalu diatasnya disusun kayu secara melintang berpotongan untuk melalui rintangan tersebut. Meski lebih kuat. Pakistan. lapisan berikutnya berupa batu besar datar yang kemudian disusul lapisan kerikil dicampur dengan kapur. Berbeda dengan aspal yang bersipat lebih . hadir jalan beton yang dibuat dari semen portland pada 1865. Di Eropa Utara yang repot dengan tanah basah yang berupa "bubur". jalan tersebut mudah retak karena perubahan cuaca.000 km yang terbentang dari Inggris hingga Afrika Utara. seiring dengan maraknya penggunaan sepeda. Oleh sebab itu ada konstruksi berikutnya oleh John Loudon Mc Adam (1756-1836). pada 1824 dibangun jalan aspal namun dengan cara menaruh blok-blok aspal. terdapat penampung air berbahan batu bata bertambalkan aspal. Sedangkan masyarakat di Lembah Sungai Indus. pemakaian bahan aspal sudah dikenal sejak milenium ke 3 sebelum masehi dikawasan ini. di mana batu besar pipih diletakan menghadap ke atas atau berdiri dan sekarang dikenal dengan pondasi jalan Telford. Jalan bersejarah itu dapat disaksikan di Champ-Elysess. sudah membangun jalan dari bata yang disemen dengan bituna (bahan aspal) agar tetap kering. Konstruksi jalan Bangsa Romawi berciri khas lurus dengan empat lapisan. Perancis. Jalan Makadam sangat praktis. Sayangnya jalan itu rusak ketika Romawi mulai runtuh. tetapi tidak praktis memakan waktu.

plastis atau dapat kembang susut yang baik terhadap perubahan cuaca dan sebagai pengikat yang lebih tahan air. semakin banyak kendaraan yang melewati ruas jalan. Pada saat arus rendah kecepatan lalu lintas kendaraan bebas tidak ada gangguan dari kendaraan lain. atau dengan mempertimbangan berbagai jenis kendaraan yang melalui suatu jalan digunakan satuan mobil penumpang sebagai satuan kendaraan dalam perhitungan kapasitas maka kapasitas menggunakan satuan satuan mobil penumpangper jam atau (smp)/jam. di sinilah kapasitas terjadi. dinyatakan dalam jumlah kendaraan yang melewati potongan jalan tertentu dalam satu jam (kend/jam). Hubungan Arus dengan Kecepatan dan Kepadatan Hubungan antara besarnya arus/ volume lalu lintas dengan kecepatan (dalam hal ini kecepatan sesaat) dengan kepadatan lalu lintas adalah (yang juga ditunjukkan dalam gambar)sebagai berikut:   Hubungan kecepatan dan kepadatan adalah linier yang berarti bahwa semakin tinggi kecepatan lalu lintas dibutuhkan ruang bebas yang lebih besar antar kendaraan yang mengakibatkan jumlah kendaraan perkilometer menjadi lebih kecil. New York. kecepatan akan semakin turun sampai suatu saat tidak bisa lagi arus/volume lalu lintas bertambah.C pada tahun 1877. Hubungan kecepatan dan arus adalah parabolik yang menunjukkan bahwa semakin besar arus kecepatan akan turun sampai suatu titik yang menjadi puncak parabola tercapai . tahun 1872 dan Pennsylvania Avenue. Aspal itu dipakai di Battery Park dan Fifth Avenue. Kapasitas jalan adalah kemampuan ruas jalan untuk menampung arus atau volume lalu lintas yang ideal dalam satuan waktu tertentu. ia sukses merekayasa aspal dengan kepadatan maksimum. Setelah itu arus akan berkurang terus dalam kondisi arus yang dipaksakan sampai suatu saat kondisi macet total. arus tidak bergerak dan kepadatan tinggi. Jalan Aspal modern merupakan hasil karya imigran Belgia Edward de Smedt di Columbia University. New York. Washington D. Pada tahun 1872.

C=Co x FCW X FCSP X FCSF dimana C = Kapasitas (smp/jam) Co = Kapasitas Dasar FCW = Faktor penyesuaian lebar jalan FCSP = Faktor penyesuaian arah lalu lintas FCSF = Faktor penyesuaian gesekan samping . Rumus di wilayah perkotaan ditunjukkan berikut ini: C = Co x FCW x FCSP x FCSF x FCCS Dimana: C = Kapasitas (smp/jam) Co = Kapasitas dasar (smp/jam). hambatan bahu/kerb jalan. didaerah perkotaan atau luar kota. ada tidaknya pemisah/median jalan. biasanya digunakan angka 2300 smp/jam FCW = Faktor penyesuaian lebar jalan FCSP = Faktor penyesuaian pemisahan arah (hanya utk jalan tak terbagi) FCSF = Faktor penyesuaian hambatan samping dan bahu jalan/kereb FCCS = Faktor penyesuaian ukuran kota [sunting] Kapasitas jalan antar kota Kapasitas jalan antar kota dipengaruhi oleh lebar jalan. [sunting] Faktor yang memengaruhi kapasitas jalan [sunting] Kapasitas jalan kota Faktor yang memengaruhi kapasitas jalan kota adalah lebar jalur atau lajur. gradient jalan. ukuran kota. setelah itu semakin padat maka arus akan semakin kecil. arah lalu lintas dan gesekan samping. Hubungan antara arus dengan kepadatan juga parabolik semakin tinggi kepadatan arus akan semakin tinggi sampai suatu titik dimana kapasitas terjadi. kapasitas setelah itu kecepatan akan semakin rendah lagi dan arus juga akan semakin mengecil.

3. 2. [sunting] Tingkat pelayanan C dengan kondisi: 1. kepadatan lalu lintas rendah hambatan internal lalu lintas belum memengaruhi kecepatan. kepadatan lalu lintas sangat rendah dengan kecepatan yang dapat dikendalikan oleh pengemudi berdasarkan batasan kecepatan maksimum/minimum dan kondisi fisik jalan. kenyamanan rendah. tetapi kondisi ini masih dapat ditolerir untuk waktu yang singkat. pengemudi memiliki keterbatasan untuk memilih kecepatan. arus mendekati tidak stabil dengan volume lalu lintas tinggi dan kecepatan masih ditolerir namun sangat terpengaruh oleh perubahan kondisi arus. pindah lajur atau mendahului. kepadatan lalu lintas sedang karena hambatan internal lalu lintas meningkat. 2.[sunting] Tingkat pelayanan Tingkat pelayanan berdasarkan KM 14 Tahun 2006 tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Di Jalan diklasifikasikan atas: [sunting] Tingkat pelayanan A dengan kondisi: 1. kepadatan lalu lintas sedang namun fluktuasi volume lalu lintas dan hambatan temporer dapat menyebabkan penurunan kecepatan yang besar. 2. pengemudi memiliki kebebasan yang sangat terbatas dalam menjalankan kendaraan. pengemudi masih punya cukup kebebasan untuk memilih kecepatannya dan lajur jalan yang digunakan. 3. . 3. pengemudi dapat mempertahankan kecepatan yang diinginkannya tanpa atau dengan sedikit tundaan. arus bebas dengan volume lalu lintas rendah dan kecepatan tinggi. arus stabil tetapi kecepatan dan pergerakan kendaraan dikendalikan oleh volume lalu lintas yang lebih tinggi. [sunting] Tingkat pelayanan B dengan kondisi: 1. [sunting] Tingkat pelayanan D dengan kondisi: 1. arus stabil dengan volume lalu lintas sedang dan kecepatan mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas. 2. 3.

aman. lancar. [sunting] Tingkat pelayanan F dengan kondisi: 1. kecepatan maupun volume turun sampai 0. Komponen lalu lintas . kepadatan lalu lintas tinggi karena hambatan internal lalu lintas tinggi. dan/atau barang yang berupa Jalan dan fasilitas pendukung. arus lebih rendah daripada tingkat pelayanan D dengan volume lalu lintas mendekati kapasitas jalan dan kecepatan sangat rendah. Tata cara berlalu lintas di jalan diatur dengan peraturan perundangan menyangkut arah lalu lintas. lajur lalu lintas. perioritas menggunakan jalan. kepadatan lalu lintas sangat tinggi dan volume rendah serta terjadi kemacetan untuk durasi yang cukup lama. Pemerintah mempunyai tujuan untuk mewujudkan lalu lintas dan angkutan jalan yang selamat. 2. [sunting] Lihat pula Lalu lintas di dalam Undang-undang No 22 tahun 2009[1] didefinisikan sebagai gerak Kendaraan dan orang di Ruang Lalu Lintas Jalan. arus tertahan dan terjadi antrian kendaraan yang panjang. 2. orang. sedang yang dimaksud dengan Ruang Lalu Lintas Jalan adalah prasarana yang diperuntukkan bagi gerak pindah Kendaraan. nyaman dan efisien melalui manajemen lalu lintas dan rekayasa lalu lintas. 3. 3. tertib dan teratur. jalur lalu lintas dan pengendalian arus di persimpangan.[sunting] Tingkat pelayanan E dengan kondisi: 1. pengemudi mulai merasakan kemacetan-kemacetan durasi pendek. cepat. dalam keadaan antrian.

usaha peningkatan kapasitas jalan ruas. perlambatan. dan/atau jaringan jalan. pengaturan. b. penyesuaian antara permintaan perjalanan dengan tingkat pelayanan tertentu dengan mempertimbangkan keterpaduan intra dan antar moda. penerangan/lampu jalan dan tata ruang. keamanan. UUUYY [sunting] Jalan Jalan merupakan lintasan yang direncanakan untuk dilalui kendaraan bermotor maupun kendaraan tidak bermotor termasuk pejalan kaki. percepatan. . d. konsentrasi dll). pengawasan. Manajemen lalu lintas bertujuan untuk keselamatan. [sunting] Manajemen Lalu Lintas Manajemen lalu lintas meliputi kegiatan perencanaan. Perbedaan-perbedaan tersebut masih dipengaruhi oleh keadaan phisik dan psykologi. persimpangan. Jalan tersebut direncanakan untuk mampu mengalirkan aliran lalu lintas dengan lancar dan mampu mendukung beban muatan sumbu kendaraan serta aman. larangan dan/atau perintah bagi pemakai jalan. dimensi dan muatan yang membutuhkan ruang lalu lintas yang secukupnya untuk bisa bermanuver dalam lalu lintas. penetapan sirkulasi lalu lintas. sehingga dapat meredam angka kecelakaan lalu-lintas.Komponen sistem lalu lintas Ada tiga komponen terjadinya lalu lintas yaitu manusia sebagai pengguna. dan pengendalian lalu lintas. umur serta jenis kelamin dan pengaruh-pengaruh luar seperti cuaca. pemberian prioritas bagi jenis kendaraan atau pemakai jalan tertentu. [sunting] Kendaraan Kendaraan digunakan oleh pengemudi mempunyai karakteristik yang berkaitan dengan kecepatan. ketertiban. dan kelancaran lalu lintas. c. kendaraan dan jalan yang saling berinteraksi dalam pergerakan kendaraan yang memenuhi persyaratan kelaikan dikemudikan oleh pengemudi mengikuti aturan lalu lintas yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundangan yang menyangkut lalu lintas dan angkutan jalan melalui jalan yang memenuhi persyaratan geometrik. [sunting] Manusia sebagai pengguna Manusia sebagai pengguna dapat berperan sebagai pengemudi atau pejalan kaki yang dalam keadaan normal mempunyai kemampuan dan kesiagaan yang berbeda-beda (waktu reaksi. dan dilakukan antara lain dengan : a.

usulan pengadaan dan pemasangan serta pemeliharaan rambu rambu lalu lintas marka jalan. [sunting] Kegiatan pengendalian lalu lintas meliputi 1. larangan dan/atau perintah bagi pemakai jalan [sunting] Kegiatan pengawasan lalu lintas meliputi 1. Pemberian arahan dan petunjuk dalam ketentuan ini berupa penetapan atau pemberian pedoman dan tata cara untuk keperluan pelaksanaan manajemen lalu lintas. pemantauan dan penilaian terhadap pelaksanaan kebijaksanaan lalu lintas. dengan maksud agar .[sunting] Kegiatan perencanaan lalu lintas Kegiatan perencanaan lalu lintas meliputi inventarisasi dan evaluasi tingkat pelayanan. termasuk dalam pengertian penetapan kebijaksanaan lalu lintas dalam ketentuan ini antara lain penataan sirkulasi lalu lintas. dan karakteristik jalan. dan alat pengendali dan pengaman pemakai jalan. Termasuk dalam tindakan korektif adalah peninjauan ulang terhadap kebijaksanaan apabila di dalam pelaksanaannya menimbulkan masalah yang tidak diinginkan. aspek sosial dan ekonomi. Maksud tingkat pelayanan dalam ketentuan ini adalah merupakan kemampuan ruas jalan dan persimpangan untuk menampung lalu lintas dengan tetap memperhatikan faktor kecepatan dan keselamatan. usulan kegiatan atau tindakan baik untuk keperluan penyusunan usulan maupun penyuluhan kepada masyarakat. penentuan kecepatan maksimum dan/atau minimum. alat pemberi isyarat lalu lintas. penyusunan rencana dan program pelaksanaan perwujudannya. karakteristik lalu lintas. kapasitas. kelas jalan. pemberian arahan dan petunjuk dalam pelaksanaan kebijaksanaan lalu lintas. analisis tingkat pelayanan. 2. Maksud inventarisasi antara lain untuk mengetahui tingkat pelayanan pada setiap ruas jalan dan persimpangan. jumlah pelanggaran dan tindakan-tindakan koreksi yang telah dilakukan atas pelanggaran tersebut. larangan penggunaan jalan. aspek lingkungan. Maksud rencana dan program perwujudan dalam ketentuan ini antara lain meliputi: penentuan tingkat pelayanan yang diinginkan pada setiap ruas jalan dan persimpangan. tindakan korektif terhadap pelaksanaan kebijaksanaan lalu lintas.penetapan pemecahan permasalahan lalu lintas. Tindakan korektif dimaksudkan untuk menjamin tercapainya sasaran tingkat pelayanan yang telah ditentukan. peranan. penetapan tingkat pelayanan yang diinginkan. Kegiatan pemantauan dan penilaian dimaksudkan untuk mengetahui efektifitas dari kebijaksanaankebijaksanaaan tersebut untuk mendukung pencapaian tingkat pelayanan yang telah ditentukan. usulan aturan-aturan lalu lintas yang akan ditetapkan pada setiap ruas jalan dan persimpangan. analisis pelanggaran dan usulan tindakan perbaikan. Termasuk dalam kegiatan penilaian antara lain meliputi penentuan kriteria penilaian. Dalam menentukan tingkat pelayanan yang diinginkan dilakukan antara lain dengan memperhatikan : rencana umum jaringan transportasi jalan. [sunting] Kegiatan pengaturan lalu lintas meliputi Kegiatan penetapan kebijaksanaan lalu lintas pada jaringan atau ruas-ruas jalan tertentu. Termasuk dalam kegiatan pemanatauan antara lain meliputi inventarisasi mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan lalu lintas yang berlaku pada ruas jalan.

2.diperoleh keseragaman dalam pelaksanaannya serta dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya untuk menjamin tercapainya tingkat pelayanan yang telah ditetapkan. pemberian bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban masyarakat dalam pelaksanaan kebijaksanaan lalu lintas .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->