Instrumen Investasi Pasar Modal (Analisis Perbandingan Obligasi dan Sukuk ) Pendahuluan Dalam Islam, investasi merupakan kegiatan

muamalah yang sangatdianjurkan, karena dengan berinvestasi harta yang dimiliki menjadi produktif dan juga mendatangkan manfaat bagi orang lain. Investasi menurut definisi adalahmenanamkan atau menempatkan aset, baik berupa harta maupun dana padasesuatu yang diharapkan akan memberikan hasil pendapatan atau akan meningkatnilainya di masa mendatang. Sedangkan investasi keuangan menurut syariahdapat berkaitan dengan kegiatan perdagangan atau kegiatan usaha, dimanakegiatan usaha dapat berbentuk usaha yang berkaitan dengan suatu produk atauaset maupun usaha jasa. Untuk mengimplementasikan anjuran investasi tersebut, maka harusdiciptakan suatu sarana untuk berinvestasi. Banyak pilihan untuk menanamkanmodal dalam bentuk investasi. Salah satu bentuk investasi adalah menanamkandana pada suatu surat berharga yang diharapkan akan meningkat nilainya di masamendatang melalui pasar modal. Pasar modal pada dasarnya merupakan pasaruntuk berbagai instrumen keuangan atau surat-surat berharga jangka panjang yangbisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang maupun modal sendiri. Dilihat dari sisi syariah, pasar modal adalah salah satu sarana atau produk muamalah. Transaksi di pasar modal, menurut prinsip hukum syariah tidak dilarang atau dibolehkan sepanjang tidak terdapat transaksi yang bertentangandengan ketentuan yang telah digariskan oleh syariah. Pasar modal syariah adalah pasar modal yang dijalankan dengan konsep syariah, di mana setiap perdagangansurat berharga mentaati ketentuan transaksi sesuai dengan basis syariah. Salah satu bentuk investasi pada pasar modal syariah adalah membelisekuritas syariah. sekuritas syariah mencakup saham syariah, obligasi syariah(sukuk), reksadana syariah dan surat berharga lainnya yang sesuai dengan prinsipsyariah. Investasi dengan pemilikan sekuritas syariah dapat dilakukan di pasarmodal syariah, baik secara langsung pada saat penawaran perdana, maupunmelalui transaksi perdagangan sekunder di bursa. Dari berbagai jenis sekuritas yang ada, beberapa di antaranya telah telahmemperoleh pengakuan dari Dewan Syariah Nasional (DSN) ataskesyariahannya, salah satunya adalah instrumen obligasi syariah atau sukuk.Sukuk adalah salah satu bentuk terobosan baru dalam dunia keuangan Islam, dimana sukuk merupakan bentuk pendanaan dan sekaligus investasi. Meskipunistilah sukuk adalah istilah yang memiliki akar sejarah yang panjang, namuninilah salah satu bentuk produk yang paling inovatif dalam pengembangan sistemkeuangan syariah kontemporer.Tulisan ini akan mengkaji lebih jauh tentang instrumen investasi sukuk dengan melihat akad-akad yang digunakan dan kemudian membandingkannyadengan obligasi. Pada bagian awal akan diuraikan tinjauan umum tentang obligasidan dilanjutkan dengan uraian tentang sukuk dan diakhir makalah akandikemukakan analisis perbandingan kedua instrumen investasi pasar modal ini. Tinjauan Umum Obligasia. Pengertian Obligasi Obligasi berasal dari bahasa latin obligare yang berarti ikatan kewajiban.Obligasi merupakan istilah yang dipergunakan dalam dunia keuangan yang merupakan sertifikat yang berisi kontrak antara investor dan perusahaan, yang menyatakan bahwa investor tersebut/ pemegang obligasi telah meminjamkan uang kepada perusahaan. Perusahaan yang menerbitkan obligasi tersebutmempunyai kewajiban untuk membayar bunga secara regular sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan serta pokok pinjaman saat jatuh tempo.Besarnya persentase pembayaran didasarkan atas nilai nominalnya ataudisebut pembayaran kupon ( coupon ). Kupon merupakan penghasilan bungaobligasi yang didasarkan atas nilai nominal yang dilakukan berdasarkanperjanjian, biasanya setiap tahun atau setiap semester atau triwulanan.

memilikibeberapa karakteristik antara lain.Sebagai suatu efek. Salah satupersyaratan ketentuan pasar modal adalah obligasi harus dicatat di bursa efek untuk ditawarkan kepada masyarakat. Jenis-Jenis Obligasi Setiap obligasi mempunyai struktur yang berbeda-beda.obligasi dapat memberikan pendapatan tetap secara periodik melaluipembayaran kupon ( coupon ). Kedua . c. pasar perdana. face value . Adadua jenis pasar obligasi. Setelah obligasi memasuki masa jatuh tempo ( maturity ). hak penukaran/ opsi. Pemegang obligasi serta pihak yang inginmembelinya akan berinteraksi dengan online trading atau telpon. perdagangan akan dilakukan secara Over the Counter (OTC). pemilik obligasi akan menerima pokok pinjaman dan satu kali pembayaran kupon. yaitu tempatobligasi diperdagangkan setelah diterbitkan dan tercatat di bursa.Ketentuan lain yang juga dicantumkan dalam obligasi adalah identitaspemegang obligasi. pertama . Surat utang berjangka waktu 1 hingga 10tahun disebut “surat utang”. obligasi merupakan surat berhargayang mempunyai kekuatan hukum. Investasi dengan cara menerbitkan obligasi memilikipotensial keuntungan lebih besar dari produk perbankan. stated value. keempat .Penentuan tingkat kupon obligasi biasanya ditentukan berdasarkan tingkatsuku bunga. 6 Dari uraian di atas. ada nilai nominal yang disebut dengannilai pari. ketiga . yaitu pasar yangmerupakan tempat obligasi diperdagangkan saat mulai diterbitkan. Beberapa jenis obligasi dapat ditinjau darisisi penerbit. pembatasan-pembatasan atas tindakan hukum yangdilakukan oleh penerbit. sistem pembayaran bunga. obligasi dapat diperdagangkan di pasar modal. Obligasi pada umumnya diterbitkan untuk suatu jangka waktu tetap diatas 10 tahun. bisa juga dari pemerintah) yang memerlukan dana untuk kebutuhan operasional maupun ekspansi dalam memajukan investasi yangmereka laksanakan. Keuntunganberinvestasi dengan cara menerbitkan obligasi akan memperoleh bunga dankemungkinan adanya capital gain . surat utang berjangka waktu 1hingga 10 tahun yang diterbitkan oleh pemerintah yang disebut denganSuratUtang Negara(SUN). atau nilai kupon. kedua . par-value. Obligasi terdiridari berbagai macam klassifikasi. memiliki jangka waktu tertentuatau masa jatuh tempo sebagaimana yang tersebut dalam surat obligasi. Di Indonesia. pasar sekunder. 5 Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa obligasi adalah surathutang yang dikeluarkan oleh emiten (bisa berupa badan hukum atauperusahaan. artinya tidak ada tempatperdagangan secara fisik. yakni pertama . dapat diketahui bahwa obligasi sebagaimana jugasekuritas pendapatan tetap yang lain ( fixed income securities ). dan sisi jaminan/ collateral .

sukuk juga harus distruktur secarasyariah agar instrumen keuangan ini aman dan terbebas dari riba. karena surathutang menimbulkan kesan adanya bunga yang menurut syariah tidak halalsehingga tidak boleh diterbitkan. Keuntunganyang diperoleh investor merupakan bagian proporsional keuntungan daripengelolaan dana oleh investor.pokok pinjaman juga akan dikembalikan kepada pemegangnya. Zero coupon bonds . Corporate bonds . dan adanya akad ataupenjanjian antara para pihak yang disusun berdasarkan prinsip-prinsip syariah.c. Hal ini menyebabkan sukuk disebut sebagaisurat berharga bukan surat hutang. Ditinjau dari sistem pembayaran bunga :a. Sukuk menjadi alternatif investasi bagi pihak-pihak yangmempertimbangkan manfaat ekonomi dan juga aspek kehalalan investasi. Transaksi dalam konteks sukuk adalah . Municipal bonds . dengan perbedaan pokok antara lain berupa penggunaan konsep imbalan dan bagi hasil sebagai penggantibunga. Ditinjau dari sisi penerbit :a. yaitu obligasi yang tidak melakukan pembayaranbunga secara periodik. yaitu obligasi dengan kupon yang dapat diuangkansecara periodik sesuai dengan ketentuan penerbitnya. Penghasilan yang diterimainvestor bisa berupa bagi hasil.b. Government bonds . Dan ketika jatuh tempo. Coupon bonds . Emiten bertindak selaku pengelola dana dan investor bertindak selaku pemilik modal. gharar dan maysir ..Dalam bentuk yang sederhana sukuk diterbitkan oleh sebuah perusahaanatau emiten sebagai pengelola dan dibeli oleh investor. Selain itu. adanya suatu transaksi pendukung ( underlying transaction ) berupasejumlah tertentu aset yang menjadi dasar penerbitan. Kesimpulan Sukuk pada prinsipnya mirip seperti obligasi.2. Penjelasan atas jenis obligasi adalah sebagai berikut : 7 1. baik berbentuk badan usaha milik negara maupun swasta.b. yaitu obligasi yang diterbitkan oleh pemerintahdaerah. yaitu obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah. fee. dan margin tertentu. yaitu obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan.Transaksi sukuk bukan akad utang piutang melainkan penyertaan.

Daftar Pustaka . bukan hutang piutang karena investment merupakan milik pemilik modal. maka ia dapat menjualnya kepada pihak lain.transaksiinvestment.

Investasi pada Pasar Modal Syariah. Islamic Law and Finance: Religion. (Jakarta: Renaisan. Frank E. dan Samuel L. Edukasi Profesional Syariah tentang Investasi Halal di Reksa Dana Syariah . Briefcase Book. Bank and Financial Institution Management . 2005). Pasar Keuangan Syariah : Struktur. www. (Jakarta : Direktorat Perbankan Syariah. (Kluwer Law International. Bertambah. 2002). 2003).id .(Jakarta : Rajagrafindo Persada. Sudarsono. Panduan Investasi di Pasar Modal Indonesia . (Jakarta: Bapepam dan JICA. Ali. dan Nurul Huda. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Lutfi. indonesian stock exchange. Heri. Ahmad. Halal. Himpunan Fatwa Dewan Syariah Nasional .. Konsep Dasar Obligasi Syariah.badilag. Rivai. (Jakarta : Pustaka Progresif. 1998).euromoneybooks. 2004). Nasution. 2006). 2003).2007). 2003). 2003). Asas-Asas Perbankan Islam dan Lembaga-Lembaga Terkait . M. (Jakarta: PT Intermasa. Gozali. (Jakarta : Senayan Abadi. Warkum. Renaisan. 2004). (Jakarta : Prenada Media. Hayes. Mustafa Edwin.com www. Syahatah. dkk. 2007). dkk. Buhuts fi al-Iqtishad al-Islami (Beirut : Dar al-Basyair. (Jakarta :Rajagrafindo Persada. Iggi H. 272 Vogel. dkk. Mengenal Dan Memilih Produk Investasi Syariah . 2005) Firdaus. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah . Muhyiddin. Dadang. Bursa Efek : Tuntunan Islam Dalam Bertransaksi di Pasar Modal . Muhammad. dkk. (Jakarta : Elex Media Komputindo.co. 2004). Risk and Return ... 2007).Achsien. hal.net www. Berkah. Husein. Veithzal. Sumitro. Investasi Syariah di Pasar Modal: Menggagas Konsep dan Praktek Manajemen Portofolio Syariah. Instrumen dan Akad. Tim Penulis Dewan Syariah Nasional MUI. Hamidi. (Jakarta: Gramedia PustakaUtama. (Yogyakarta: Ekonosia. BAPEPAM. Mulyawan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful