Cara Menghidupkan Dan Mematikan Komputer Yang Baik Dan Benar

Menghidupkan (booting) dan mematikan (Shutdown) komputer tidak seperti menghidupkan radio atau televisi, tetapi ada cara-cara atau langkah-langkah yang benar untuk menghidupkan dan mematikan komputer. Jika tidak melaksanakan hal tersebut tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada Komputer. Di bawah ini akan dijelaskan langkah-langkahnya. Untuk menghidupkan komputer langkahnya adalah: 1. Pastikan semua colokan komputer terpasang dengan benar. 2. Cek apakah arus listrik ada atau tidak 3. Colokkan kabel Listrik dari Stabiliser ke Arus Listrik ( jika ada) 4. Colokkan kabel listrik dari monitor dan CPU ke jek (Colok) listrik 5. Tekan Tombol Power pada Monitor kemudian pada CPU. 6. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai proses booting. 7. Komputer siap dijalankan jika sudah keluar tampilan desktop. Untuk mematikannya langkahnya adalah; 1. Matikan (close) semua program yang aktif pada komputer, Klik tombol Start 2. Klik tombol Turn off computer 3. lalu muncul tampilan dan pilih turn off computer ( untuk windows XP ) 4. dan tunggu hingga komputer sudah non aktif , lalu cabut colok listriknya.

“BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk. USB Mouse. dll) secara otomatis. 4. USB Keyboard. yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya/” 3. Hardware BIOS. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan. BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS. PSU.” 2. “Setelah proses pencarian drive selesai. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)” 8. Printer. Booting terbagi menjadi dua yaitu Cold Booting dan Warm Booting.” 14.Pengertian Cold Booting Dan Warm Booting Proses awal start sebuah komputer dinamakan proses booting.” 7. 11. 3. maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik. BOOT Drive. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive. PnP (Plug and Play) BIOS. maka sistem akan berhenti.” 9.” 12. Pencet tombol power pada casing PC.” 10. BIOS Screen Configuration. 6. Pastikan peralatan komputer (monitor. BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive.” 2. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence. keyboard. Error. Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. 1. dll) terpasang benar. Start Up. Operating System. BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya. 5. Memory BIOS. dalam proses ini dalam bios akan memeriksa seluruh hardware yang terhubung dengan motherboard apakah sudah siap untuk menjalankan tugas masing-masing atau ada yang mengalami kegagalan. Tancapkan Kabel Power ke stop kontak 2. atau CD Drive. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor. mouse. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware. Warm Booting . BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi. Cara melakukan Cold Boot: 1. 2. Floppy.” 13. BOOT Record. Proses yang dialami ketika Cold Boot: 1. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer. “BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT. Cold Booting 1. BIOS ROOM.

Pencet tombol restart yang ada pada casing PC. Floppy. BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya. 2. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)” 8. PSU. USB Mouse.” 9.” 2. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan. Hardware BIOS. Metode-metode melakukan Warm Boot: 1.” 10. “Setelah proses pencarian drive selesai.” 12. dll) secara otomatis. Start Up. Proses yang dialami ketika Warm Boot: 1.” . BIOS ROOM. Memory BIOS. maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware. tekan tombol CTRL+ALT+DEL. maka sistem akan berhenti. BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.” 14. “BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk. 5. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor. Ketika komputer belum masuk ke OS. 11. yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya/” 3. 4. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer. PnP (Plug and Play) BIOS. Operating System. Lakukan lah restart pada komputer anda dengan memilih menu yang ada pada OS. BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive. Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik. 2. 6.” 7.1. atau CD Drive. BOOT Record. BIOS Screen Configuration. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi. USB Keyboard. Error. Printer. 3.” 13. BOOT Drive. Pastikan komputer masuk pada Sistem Operasi.