PROPOSAL PENELITIAN

Judul:
Krisis Nilai-Nilai Kebangsaan dan Keberagamaan Di Balik Penyimpangan Gerakan Faham Keagamaan: Studi Kasus Penyelesaian Isu Gerakan NII/KW9 Al Zaytun

Disusun Oleh :
1.

Kurniawan ( Koordinator )

2. Sukanto 3. Taufik Hidayat

Forum Komunikasi Korban NII KW9 – Al Zaytun
Jl Tambak No. 20 D Pegangsaan Jakarta Pusat Telp. (021) 02191607012 – 08998096569

Website : www.nii-crisis-center.com Email : ken_setia@yahoo.com

PROPOSAL PENELITIAN

1

PROPOSAL PENELITIAN 2 .

dan tak ada yang mau memberikan solusi bagi permasalahan hidup yang mereka hadapi. rakyat jelata dan kalangan generasi muda. memberikan solusi. Dibutuhkan mobilisasi kesatuan solidaritas dan kemandirian berdasarkan prinsip keadilan sosial yang menjadi substansi dari nilai-nilai keagamaan. ini membuktikan ketidakberdayaan sistem pertahanan kita sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. Salah satu penyebab utama pendangkalan nilai-nilai kebangsaan terkait erat dengan semakin suburnya penyimpangan pemikiran. Di depan mata kita setiap hari diperlihatkan berbagai bentuk pendangkalan nilai-nilai kebangsaan. Latar Belakang Tantangan mereaktualisasikan terbesar bangsa ini adalah menyadarkan betapa pentingnya nilai-nilai kebangsaan ditengah erosi zaman. media masa. Jama’ah Lia Eden dan Gerakan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW9) . pelaku ekonomi. Untuk itu dibutuhkan suasana batin masyarakat yang kondusif dalam mengaktualisasikan nilainilai kebangsaan tersebut. baik dilakukan aparatur penyelenggara negara. Ganda Upaya. Al Qiyadah Al Islamiyah.Ma’had Al Zaytun. masing-masing telah menjadi isu menarik menyangkut nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. mereka ikut meskipun itu aliran yang dianggap oleh mainstream sangat menyimpang. Khusus mensikapi isu gerakan NII/KW9. tak ada tempat yang at home (nyaman) bagi mereka untuk curhat. Mulai dari Ahmadiyah.” Dari ratusan aliran dan faham keagamaan yang menyimpang diantaranya ada 5 aliran menyimpang yang telah disikapi secara berbeda dan diskriminatif. Disinilah dibutuhkan peran aktif dan ketegasan para pemimpin bangsa untuk melindungi rakyat dan segenap tumpah darah Indonesia sesuai cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. ada hal yang sangat mengusik nurani dan solidaritas kebangsaan kita ketika ‘negara gagal’ melindungi segenap tumpah darah Indonesia. aliran dan faham keagamaan ditengah masyarakat. Islam Jama’ah (LDII). praktisi hukum.1. Dan lebih mengerikan lagi adalah ketika semua elemen bangsa ‘membiarkan. Dalam kasus ini semakin banyak warga masyarakat menjadi korban gerakan penyimpangan faham keagamaan tersebut. Peneliti Senior Sosiologi Universitas Indonesia. ia menyatakan: banyaknya pengikut aliran menyimpang itu disebabkan karena homeless of mind (kehilangan rumah berfikir). “Nah ketika bertemu orang atau kelompok yang bisa membuat mereka enjoy. PROPOSAL PENELITIAN 3 . berdaulat dan sangat kaya dengan sumber daya alam yang melimpah seharusnya bangsa ini bangkit dari keterpurukan. Sebagai bangsa yang merdeka. tidak berbuat apa-apa dan menyerah’ terhadap sepak terjang gerakan NII KW9 yang sudah memakan banyak korban generasi muda ditengah dimasyarakat.

terutama dimensi sejarah politik yang sama sekali belum diteliti. termasuk banyaknya laporan korban mahasiswa yang droup out. Lima tahun lalu pernah dilakukan penelitian terhadap ajaran dan faham keagamaan terkait dengan Gerakan NII/KW9 dan Ma’had Al Zaytun yang dilakukan MUI Pusat dan Departemen Agama (Balitbang Depag). Pabrik dan pinggiran kota. Bahkan proses menuju Indonesia sebagai negara bangsa yang utuh akan terhambat. Oleh karena itu penelitian tentang subjek yang sama dengan fokus yang berbeda seharusnya dilakukan penelitian intensif mengingat gerakan NII KW9 terkait Ma’had Al Zaytun semakin menyebarkan sayapnya ke sekolah-sekolah elit orang kaya dan pejabat. Mall. ribuan pelajar-mahasiswa menghilang dari rumah meninggalkan kasih sayang orangtuanya dan dampaknya sangat fantastis jutaan Keluarga Besar Orang Tua Korban mengalami pemiskinan dan penelantaran tanpa ada yang peduli siapa yangh mau mengulurkan tangan memberikan advokasi ataupun pembelaan. Apakah proses transformasi yang dilakukan oleh sekelompok orang atau tokoh pendiri Ma’had ini akan tetap berlanjut? Bagaimana mereka mengembangkan ‘klaim’ pendidikan model baru ini benar-benar menjawab kebutuhan akan pendidikan masa depan yang berorientasi kepada keluasan ilmu pengetahuan dan kesamaptaan jasmani atau dalam istilah mereka “basthatan fil 'ilmi wal jismi. Namun juga diakui bahwa Ma’had Al Zaytun selain sebagai sebuah lembaga pendidikan memiliki hidden curriculum (kurikulum tersembunyi) yang tidak diangkat dalam penelitian Litbang.Diharapkan adanya perhatian serius terhadap dampak Gerakan Makar & Kriminal NII/KW9 yang telah menjelma sebagai Mesin Penghancur Masa Depan Anak Bangsa yang bergentayangan di seantero Kampus-Kampus. Diakui oleh Tim dari Depag perlu adanya penelitian lebih lanjut terhadap Ma’had Al Zaytun. Sudah ratusan ribu anak bangsa putus sekolah/kuliah (Drop Out). Diakui juga oleh Tim Depag. Hasil penelitian Depag hanya terfokus pada masalah etnografi lembaga pendidikannya. Disinilah peran pemerintah terutama Departemen Agama sangat diharapkan memberikan solusi tuntas dan integral terhadap upaya penghancuran bangsa berkedok pesantren dan penyimpangan gerakan faham keagamaan yang sudah berlangsung lebih dari 15 tahun ini. kasus kehilangan orang dan tindak kriminal terselubung dilakukan anak kepada orangtuanya. PROPOSAL PENELITIAN 4 . apalagi bila orientasi politik Ma’had Al-Zaytun tidak berbeda dengan orientasi politik NII yakni mendirikan negara Islam maka akan menghambat proses negoisasi demokrasi di Indonesia. bahwa penelitiannya masih menyisakan berbagai pertanyaan tentang masa depan subjek atau sasaran penelitian. Jumlah riil korban sangat fantastis sekitar 200 ribu pemuda-mahasiswa.

PROPOSAL PENELITIAN 5 . dan keempat gerakan dan pemikiran masyarakat madani (civil society). secara intensif dilakukan dan difasilitasi secara santun dan terhormat. MUI menutup akses bagi publik dan media masa untuk meliput kegiatan pelaporan dari para korban. Dalam kasus Ma’had Al Zaytun. LSM dan orang tua korban tidak disikapi secara profesional dan transparan. Kedua. kualifikasi gerakan keagamaannya sangatlah berbeda. pelaporan dari ormas Islam. Ketiga. Disisi lain penelitian Depag menganggap bahwa hasil penelitian tim MUI masih merupakan informasi yang berasal dari satu sumber yakni pihak yang kontra. Tim Peneliti Depag juga menyimpulkan bahwa gerakan keagamaan dalam sejarah Indonesia adalah sesuatu yang bersifat latent. Gerakan keagamaan ini memiliki motif dan modus baru yang harus diwaspadai karena memiliki muatan pembusukan politik bernuansa kriminalitas dan makar. ketimbang masyarakat sebagai keluarga korban. gerakan modernisme maupun fundamentalisme. secara garis besar terdapat empat macam model gerakan dalam sejarah social Islam.Laporan Tim Depag masih sangat jauh dari solusi masalah umat Islam berkaitan dengan ketidapercayaan masyarakat (social distrust) antara kelompok satu dengan kelompok yang lain. Tim peneliti hanya mewawancarai pihak-pihak yang kontra dengan pihak Ma’had Al-Zaytun tanpa melakukan trianggulasi. Tim Depag menyebutkan berdasarkan data yang ada. Gerakan yang dimaksud adalah: Pertama. Padahal faktanya sebaliknya Pengurus Harian MUI Pusat lebih menganak emaskan tergugat yakni Ma’had Al Zaytun. gerakan purifikasi ala Wahabi. gerakan purifikasi sufisme. Tapi sebaliknya MUI Pusat membuka seluasnya bagi Ma’had Al Zaytun untuk secara sepihak mempublis klaim dan propagandanya. Namun sangat disayangkan. Beberapa audiensi dengan pihak Ma’had Al Zaytun dan Keluarga Besar Orang Tua Santri Ma’had Al Zaytun yang diorganisir oleh salah satu orang tua koban yang kebetulan memiliki kedekatan dengan Badan Intelejen Negara (BIN). apalagi menyangkut nilai-nilai keagamaan berbasis komitmen kebangsaan.

Dianggap tidak syah keislaman seseorang bilamana ia masih mengakui aturan sistem bernegara selain aturan Allah SWT yang telah diatur dalam Negara Islam Indonesia. sehingga anggota tergiring untuk melakukan tindakan kriminal”—tidak disebutkan ajaran yang mana yang dimaksud. kelompok ini justru meninggalkan syari’ah yang telah baku. Realitanya adalah bentuk manipulasi dan kebohongan publik saja. Mengenai keimanan dan kemusliman seseorang jika hendak diterima Allah SWT bila berada dalam territorial Negara Islam. yang ada hanya semangat taqlid akibat sistem rekrutmen dan ‘cuci otak’ yang dilakukan kepada anggotanya untuk menghasilkan keta’atan mutlak pada pimpinan. apa yang disebut oleh tim peneliti MUI—dengan “konsep-konsep ajaran agama Islam yang diselewengkan serta terjadinya eksploitasi dan pemaksaan. gerakan keagamaan ini mengajukan konsep kebangkitan Islam.Dalam Penelitian Tim Depag mengakui. shadaqah istighfar. termasuk tidak dilampirkannya fakta hukum yang bisa direkomendasikan dapat ditindaklanjuti aparat penegak hukum. Investasi dana dan sumber daya manusia guna mempersiapkan cikal bakal ibukota Negara di Ma’had Al Zaytun Indramayu Jawa Barat kehilangan relevansinya . Namun apa yang terjadi sesungguhnya. seperti sholat. jauh dari sikap kasih sayang. Selanjutnya. Gerakan ini pun mencoba membangun kembali dari puing-puing masa lalu dari jejak Negara Islam Indonesia yang pernah diproklamasikan oleh Imam SM. Kartoesuwiryo. shadaqah tahkim. Dalam lapangan amal sholeh pun demikian. Dan fakta tersebut dipahami benar oleh pihak intelejen Indonesia. Warga Islam adalah warga negara Indonesia yang sudah Hijrah dan Berbai’at sebagai masyarakat Madinah. Begitu juga dengan fakta-fakta penyelewengan dengan menggunakan simbol agama seperti “haraqoh qurban. Sayangnya. gerakan keagamaan ini membuat perbedaan yang jelas antara masyarakat Islam dan masyarakat kafir. Sedang masyarakat kafir adalah warga negara Indonesia yang menganut Pancasila diluar kelompok. puasa dan lainnya. dalam konteks mobilitas spiritual. kelompok ini berkembang dalam proses eksploitasi (perbudakan berantai) dan human trafiching. bahwa hasil penelitian MUI berhasil mengungkap apa yang dipandang sebagai “kesesatan ajaran” dan keterkaitan Ma’had AlZaytun dengan NII/KW9. dan shadaqah munakahat” tidak dijelaskan apa yang menyimpang dari simbol-simbol tersebut. Dalam pernyataaannya mereka menyebutkan bahwa kebangkitan sebuah bangsa akan terjadi jika sistem bernegaranya diubah dengan sistem Islam. Dalam PROPOSAL PENELITIAN 6 . dan dicap sebagai masyarakat Jahiliyah. Pribadi-pribadi di kelompok ini sebenarnya kering spiritualisme. Ciri khas gerakan NII/KW9 pada mula perjalanannya.

karena berbagai atraksi Syakhul Ma’had Al Zaytun Syakh A. bahkan larangan. maka pantas dikatakan kita sedang melakukan gerakan bunuh diri dan mengubur hidup-hidup NKRI dan membumi hanguskan Pancasila sebagai Rumah Kita. Perumusan Masalah Perumusan masalah berpijak dari beberapa pertanyaan terhadap hasil penelitian Departemen Agama dan Laporan Lengkap Tim Investigasi MUI Pusat yang kami anggap meninggalkan banyak masalah yang harus ditindaklanjuti. 3. fenomena itu lebih sebagai "kriminalitas" yang bermotif ekonomi suatu "kriminalitas" yang relatif eksklusif. terutama bahaya gerakan NII/KW9 bagi kehidupan pelajar dan mahasiswa diperkotaan . dimana para pemimpinn NII KW9 dianggap sesat dan berkhianat. Dalam konteks ini. Hal lainnya.konteks ini hanya sebatas klaim saja. relatif sangat mengena. di bawah krisis ekonomi dewasa ini. 2. bisa dikaitkan dengan fundamentalisme Islam? Jawabnya. Panji Gumilang selalu meleset dan gagal total. dan ketidakadilan meluas merajalela. kesulitan dan halangan. bisa jadi masih teka-teki. Islam sebagai ekspresi oposisi dan sikap politik.S. Batasan Masalah Studi Kasus Maraknya Gerakan NII KW9 disekitar kampus diperkotaan dengan korban ditambah dengan penggambaran dan pemetaan situasi Generasi Muda Pemuda dan Mahasiswa kondisional terakhir Gerakan NII KW9 beserta aparatur terkait secara terbatas. gerakan NII KW-9 dan Ma’had Al Zaytun sangat terkait dengan realitas konteks Indonesia. bolehlah kita bertanya: Apakah kasus penggelembungan suara pada pilpres Juli 2004 di Ma’had Al Zaytun dan gerakan NII ( NSebelas ) KW 9 ala Abu Toto dan bergabungnya mereka dengan Partai RepublikaN pada Pileg 2009. sebagai berikut : • Mengapa hasil penelitian dari Depag tidak memberikan kesimpulan yang tegas tentang bahaya ‘pembiaran dan maraknya’ NII/KW9 bagi ketertiban masyarakat dan ancaman terhadap isu kebangsaan dan NKRI. relevan dan efektif. ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah dan hilangnya ikatan-ikatan sosial dan keteladanan. Islam bisa digunakan untuk mengekspersikan oposisi apabila ummat merasakan saluran politik mampet. ekstrim dan berstruktur kekerasan. Maka bisa dikatakan bila semua pihak membiarkan gerakan ini menebar kesesatan dan kejahatannya tersebar tanpa batas. PROPOSAL PENELITIAN 7 . mengingat banyaknya penolakan terhadap keberadaan dalam masalah kepimpinan. Kalau fenomena itu dicurigai sebagai "gerakan" bermotif politik.

Al Qiyadah dan Komunitas Lia Eden? MUI tidak konsisten dengan Protap Penetapan Aliran Sesat yang dibuatnya sendiri. • Mengapa MUI Pusat telah melakukan standar ganda dan diskriminasi terhadap isu NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun dibanding dengan isu aliran sesat lainnya. termasuk keengganan merekomendasikan kepada Pemerintah dan Aparat Hukum bahwa Gerakan NII/KW9 harus segera dilarang dan ditindak tegas mengingat Gerakan NII/KW9 sudah sangat berbahaya dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. ekslusif dan membahayakan. Ditemukan sedikitnya 3 kategori kriteria kesesatan dari 10 kriteria aliran sesat yang ditetapkan pada Rakernas MUI Pusat.• Mengapa hasil penelitian Depag tidak merekomendasikan dibentuknya Tim Pemantau & Evaluasi keberadaan Ma’had Al Zaytun terkait Gerakan NII/KW9. • Mengapa penelitian MUI dan Balitbang Departemen Agama tidak pernah resmi dikoordinasikan dan dilaporkan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum? Sedangkan alasan pemerintah dan aparat kepolisian tidak bertindak disebabkan menunggu hasil penelitian Departemen Agama dan MUI Pusat . padahal faktanya hasil Investigasi Tim MUI Pusat sudah mengeluarkan kesimpulan dan rekomendasi yang telah menetapkan bahwa Gerakan NII KW9 sangat sesat menyesatkan. Hipotesis Penelitian PROPOSAL PENELITIAN 8 . 4. • Mengapa penelitian MUI tidak pernah resmi dilaporkan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum? Sedangkan alasan pemerintah dan aparat kepolisian tidak bertindak disebabkan menunggu hasil penelitian Departemen Agama dan MUI Pusat . semisalnya Ahmadiyah. dengan banyaknya korban dikalangan generasi muda berkisar 200. • Mengapa MUI Pusat dianggap telah melakukan kebohongan publik menyangkut pengakuan sudah adanya laporan resmi kepada pihak Mabes Polri terkait dengan pengorganisasian tindak kriminal yang dilakukan NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun? Hal ini dijadikan alasan klasik Pimpinan Mabes Polri untuk lepas tanggungjawab.000 orang yang komulatif setiap bulannya tidak kurang 300 an rekrutmen baru pemuda Indonesia dicuci otak dan diorganisir untuk melakukan tindak kejahatan dan penyebaran faham keagamaan yang radikal.

juga memiliki jaringan perwakilan diseantero propinsi se Nusantara. Maka sudah seharusnya Gerakan NII KW9 harus dilarang dan ditumpas. nyaris merata diseantero Jabodetabek. sedangkan Ma’had Al Zaytun harus segera dicabut izin pengelolaan pendidikannya karena dijadikan sebagai kedok/kamuflase dan sebagai base camp gerakan kriminal terorganisir dan membangun kekuatan ‘Negara dalam Negara’ (Makar) 5. sistematis dan professional. Terbukti keduanya terkait erat memiliki benang merah dengan tindak kejahatan.a. sesat menyesatkan dan giat menyebarkan rasa kebencian dan permusuhan terhadap masyarakat dan negara (makar) b. PROPOSAL PENELITIAN 9 . Dalam rangka mengokohkan kembali semangat solidaritas dan kesetiakawanan sosial antar anak bangsa dengan membumikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Gerakan Negara Islam Indonesia KW9 berpusat di Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) Al Zaytun dan memiliki jejaring social ditingkat territorial mulai basis Qobilah (RW). Gerakan Negara Islam Indonesia KW9 adalah organisasi terstruktur (Negara dalam Negara). b. stabilitas nasional dan NKRI. gerakan keagamaan yang menyimpang dan menyesatkan. upaya makar dan penyebaran faham sesat menyesatkan yang membahayakan bagi keutuhan masyarakat. Tujuan Penelitian Adapun mengenai tujuan dari penelitian ini adalah: a. terutama generasi muda dari ancaman Untuk membangun satu tekad dan persepsi yang sama tentang komitmen depan generasi muda dan mengancam stabilitas keamanan berbangsa dan bernegara. menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik mensikapi isu Ma’had Al Zaytun dan NII/KW9. bermuatan kriminal. c. Untuk membuktikan bahwa Gerakan NII KW9 sangat berbahaya bagi masa Sebagai upaya membentengi masyarakat. perkotaan se Jawa dan Lampung. Desa hingga Gubernur. d.

aliran dan gerakan keagamaan di Indonesia dalam Kurikulum Pendidikan Nasional yang akan datang. POLRI dan pertahanan sipil sebagai bentuk manifestasi cinta tanah air dan keterpanggilan akan semangat mempertahankan nilainilai kemerdekaan 17 Agustus 1945. Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang dapat dipetik dari penelitian ini adalah: a. Dalam rangka merekonstruksi & revitalisasi Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Hankamrata) baik ditubuh TNI. Departemen Dalam Negeri. Sebagai otokritik terhadap lemahnya semangat kebangsaan dan buruknya solidaritas di kalangan ulama. Badan Intelejen Negara dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia pasca hasil penelitian Tim Balitbang Departemen Agama tentang Ma’had Al Zaytun dan kaitannya dengan Gerakan NII/ KW9. b. f. g. terutama Menkopolhukam. Adanya pemahaman sejak dini tentang aliran menyimpang-sesat menyesatkan dikalangan pelajar dan mahasiswa dapat mencegah terjadinya tindak anarkisme masyarakat dan provokasi dari pihak yang menginginkan instabilitas nasional dan disintegrasi bangsa. Sebagai rekomendasi sangat mendesak perlu dimasukkannya materi pelajaran pemahaman tentang fenomena penyimpangan faham. tokoh masyarakat.e. 6. Mabes Polri. aparat hukum dan para pengambil kebijakan. Sebagai pertimbangan para pengambil kebijakan di pemerintahan terutama pimpinan Departemen Agama Republik Indonesia . PROPOSAL PENELITIAN 10 . Memberikan masukan penelitian sebagai bahan penyusunan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia. Mabes TNI / BAIS.

para pejabat teras negara dalam negara diterritorial NII KW9. yaitu data-data kepustakaan berupa buku.nii-crisis-center dan facebook. kenapa NII KW9. Kalau menemukan hal-hal lain tetap dalam konteks NII KW9 dan ma’had Al Zaytun yang merupakan satu kesatuan seperti dua sisi mata uang. serta 4) penggunaan tehnologi Hidden camera sebagai alat bukti primer skala A1. Pada analisis. wawancara mendalam (indepth interviewing). 5) Data operasi intelejen 3) Sumber dan Teknik Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan dua sumber data. 4) Teknik Analisis Data. website: www. Unit analisis penelitian adalah basis teritorial NII KW9. juga peristiwa. Metodologi Penelitian 1) Pendekatan Penelitian ini menggunakan pendekatan investigasi yang bersifat multi dimensional. siapa NII KW9?. PROPOSAL PENELITIAN 11 . seperti observasi lapangan. termasuk yang utamanya adalah rekonstruksi di TKP. dan fakta yang didapati dari hasil observasi. Artinya. informan. pendekatan ilmu politik dan ilmu kependidikan. Pertama. Data lapangan ini dikumpulkan dengan beberapa instrumen teknis. kita akan melihat “apa. dan 3) Warga resmi NII KW9 yang masih aktif dan non aktif yang pernah memberikan keterangan tentang keterkaitan AlZaytun dengan NII. kapan Kapan NII KW9 didirikan?. Unit-unit yang akan dianalisis dalam penelitian ini adalah. Pendekatan dokumenter diarahkan untuk meneliti aspek sosiologis. termasuk jejaring sosial yang dibentuk oleh NII KW9. majalah. siapa. 1) individu yang menjadi rekrutmen (dibaca korban) NII KW9. penelitian ini berkisar pada: apa itu NII KW9?. mau kemana dan untuk apa” 2) Unit Analisis. terbalik dengan penelitian Departemen Agama. sumber-sumber bibliografis dan dokumentasi.7. surat kabar. dan hasilhasil penelitian dan karya ilmiah lainnya. di mana NII KW9?. data-data yang diperoleh hasil hidden camera (penyusupan agen action) dengan responden penelitian. 2) Lembaga dan jaringan usaha. dan diskusi terfokus. termasuk lembaga Ma’had Al Zaytun. Kedua adalah barang bukti dokumen NII KW9 hasil penggerebekan masyarakat. dan bagaimana dan mengapa NII KW9?. dan untuk meneliti aspek teks digunakan pendekatan hukum dan psikologi masa (marketing).

com PROPOSAL PENELITIAN 12 . Pertama. Organisasi Peneliti Adapun yang telah mendapatkan mandat dalam penelitian ini adalah: • Kurniawan. mahasiswa droup out. hasil pengamatan lapangan didiskripsikan dalam bentuk laporan awal. Relawan investigasi. hasilnya adalah gambaran umum tentang Jejaring NII KW9. Pekerjaan : Consultan Forum komunikasi korban NII KW9 di www. Kedua adalah menganalisis diskripsi NII KW9 dan pengaduan masyarakat tentang adanya orang hilang. penyimpangan prilaku mengarah tindakan melawan hukum dan berbagai bentuk keberatan masyarakat pembiaran NII KW9 oleh pemerintah dan aparat penegak hukum. I Kegiatan Perencanaan Penyusunan Proposal Menunggu pengumuman II seleksi Pelaksanaan Investigasi Pengambilan Data Pengolahan Data X X X X X X X X X X X X Juli 2 3 4 Agustus 1 2 1 2 x x x 3 4 1 September Oktober November Minggu Ke 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 Desember 4 1 2 3 4 X X X X X X X X X X X X X III Pelaporan 9. Lembaga Penelitian & Pengkajian Islam (LPPI) Pengalaman : Mantan aparatur NII KW jabatan Lurah diwilayah Jakarta Timur. 5) Jadwal Penelitian Juni No.nii-crisis-center.Ada tiga tahapan dalam analisa data. dan Ketiga adalah merekonstruksi NII KW9 sebagai mesin penghancur yang memiliki daya rusak terhadap keharmonisan kehidupan masyarakat sehingga dapat ditentukan solusi tuntas dalam perspektif gerakan keagamaan dan kebangsaan ditinjau dari sisi hukum positif yang berkeadilan dan humanistis.

2000). Kartosoewirjo.04/01 Jakarta Timur Telp.wartawan media nasional. 2001. 2008 • • PROPOSAL PENELITIAN 13 . draft 2008 Intelkam Mabes Polri – Operasi Kresna VII. • Dokumentasi SIKAT (Solidaritas umat Islam untuk Keluarga Besar Korban Gerakan NII KW9 Ma’had Al Zaytun-Abu Toto) 2000 – 2009 • Dokumentasi LPPI (Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam) Jakarta 2001 . Panji Gumilang • • Menyelewengkan NKA-NII Pasca S. investigasi. NKRI Kafir?Fakta Investigasi Gerakan Negara dalam Negara.M. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia. eks. Umar.Halim Perdana Kusuma No. Abduh. Pasar Minggu.2008 Dokumen Al Qiyadah Al Islamiyah & Kesatuan Al Haq yang memiliki kesamaan modus operandi dengan NII KW-IX • • Fatwa Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) Bandung • Hasil Penelitian dan Investigasi Tim Balitbang Depag dan Tim INSEP. Relawan Riset.Beralamat di Jl.20 Rt. Fakta dan Data Sejarah Darul Islam. ( 021 ) 93020793 • Taufik Hidayat. “Ma’had Al-Zaytun Sebuah Gerakan Keagamaan Dalam Perspektif Hermeutika. __________ Sepak Terjang KW9 Abu Toto Syekh A. Taufik.02198279091 10. Jakarta Selatan Telp. Jakarta: Madani Press.Kalibata raya Jakarta Selatan (021) 91607012 • Sukanto. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Beralamat di Jl.” Februari 2004. editor buku. Daftar Orang Hilang dan Tindak Penipuan Laporan Orang Tua Korban. 1999). S.S. Lembaga Penelitian dan Pengkajian (LPPI) Pengalaman : Koordinator Aliansi Mahasiswa Anti NII KW9 Pekerjaan : Manajer Lembaga Kursus Bahasa Inggris di Jakarta Selatan dan masih sebagai Mahasiswa UNAS semester akhir (persiapan skripsi) Tinggal di Jl. Pesantren Al-Zaytun Sesat? Investigasi Mega Proyek Dalam Gerakan NII. Koordinator investigasi Lembaga Penelitian & Pengkajian Islam (LPPI) Pengalaman dibidang pendidikan. Kartosuwirjo. Jakarta: Darul Falah. 2006 .M. Al-Chaidar. Hidayat. Suroso.2009 • Daftar Diskusi dan Pameran NII Masuk Kampus diberbagai kampus & SMU di Jabotabek. 2000. NII Dalam Timbangan Aqidah. Poltangan. (Jakarta: Darul Falah. Daftar Pustaka • • Abdul Salam.

com • 11. Hendropriyono di Ma’had Al Zaytun. 2003 • Tinjauan Blog: video-documenter. 2002.• • Kekuatan Riil Aparat & Warganegara NII KW-IX per Oktober 2007 LPPI. 2.com Transkrip VCD Statemen Ka BIN A. Hidden Camera Investigasi Pembai’atan.Flow Chart Gerakan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah IX Tim Peneliti Ma’had Al-Zaytun Majelis Ulama Indonesia. Lampiran • Satu berkas CD-R berisikan : Proposal Penelitian dan Flow Chart Study Kasus Jakarta. SIKAT . • Pasal KUHP yang dapat menjerat Gerakan NII KW-IX & Ma’had Al Zaytun • • SIKAT. 22 Juni 2009 Koordinator Tim Peneliti Kurniawan DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1. Pelepasan kewarganegaraan NKRI • • • Tinjauan Website : www. Modus Operandi & Pengorganisasian Tindak Kejahatan NII KW-IX Sukanto. Dokumenter Kliping Media Masa Cetak Nasional SIKAT. Jakarta: Majelis Ulama Indonesia.M.nii-crisis-center. Dokumenter. Laporan Lengkap Hasil Penelitian Ma’had Al-Zaytun Haurgeulis Indramayu. DVD. N A M A: Kurniawan TMPT/TGL/LAHIR: Kebumen. 10 September 1979 14 PROPOSAL PENELITIAN .blogspot.

9. PENDIDIKAN: Pesantren An Nawawi Berjan Purworejo SMEA NAHDLATUL ULAMA – Berjan Purworejo Pengalaman Organisasi: 1. Pulo Gadung . 8.com Jurnalis di Koran Presiden Team Infestigasi Solidaritas umat Islam untuk Keluarga Besar Korban NII Al Zaytun – Abu Toto ( SIKAT ) Relawan Investigasi Lembaga Penelitian Dan Pengkajian Islam ( LPPI ) Jakarta 2000 – 2009 (sekarang) Wiraswasta OPTIK ’Kurniawan’ Aktif dalam Operasi BUSER NII di masyarakat Kerjasama dengan Tim Secret Operation & Metro Realitas MetroTV Kerjasama dengan Tim Telusur TV One 2. 2. 3. 7. 1999 – 2009 (sekarang) Ketua Forum Komunikasi Korban NII KW9 – Al Zaytun 7. Aktif di berbagai seminar tentang NII KW9 – ALZaytun Pengalaman Kerja: 1.blogspot.3. Umar. 6. Mega PROPOSAL PENELITIAN 15 . Jakarta: Darul Falah. 5. Pesantren Al-Zaytun Sesat? Investigasi Proyek Dalam Gerakan NII.com Moderator Blog : video-documenter. 10. 4. Karya Tulis: • Tim Penyusun Buku Abduh. Moderator Website : www.nii-crisis-center. 6. 5. 2001. 9. 3. Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Purworejo Pelatih Ikatan Seni Membela Diri ( ISMD ) PUTRA SETIA Kebumen Turnamen Bela diri ISMD PUTRA SETIA Se Jawa Anggota ( IKTRIMEN ) Ikatan Santri Kebumen Aparat NII Jakarta Pusat 2000 Aparat NII SEKDES Kayu Putih. 8.Jakarta Timur Pengurus Remaja Masjid Al Ikhlas – Pasar Rumput Jakarta Selatan Humas SIKAT (Solidaritas umat Islam untuk Keluarga Besar Korban NII Al Zaytun – Abu Toto) di Jakarta. 4.

Mega & Zaytun” Penerbit CEDSOS.blogspot. Darul Falah Tim Penyusun Buku : “Bunker Al Zaytun”. Penerbit Darul falah Tim Penyusun Buku : “Konspirasi BIN. 2002 Tim Penyusun Buku : Dajjal Akhir Zaman Negara Impian Iblis.• • Tim Penyusun Buku : Membongkar Gerakan Sesat NII Di Balik Pesantren Mewah Alzaytun.com Moderator Blog : proposal-penelitian. 2004 Moderator blog : video-documenter.com Moderator Website : www. Penerbit Darul Falah.com • • • • • PROPOSAL PENELITIAN 16 .nii-crisis-center.blogspot.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.