P. 1
TEORI DASAR JARINGAN

TEORI DASAR JARINGAN

|Views: 159|Likes:
Published by Gita Puspitasari

More info:

Published by: Gita Puspitasari on Dec 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2015

pdf

text

original

TEORI DASAR JARINGAN, PRAKTIKUM PENGKABELAN, DAN PRAKTIKUM KONEKSI JARINGAN

DISUSUN OLEH : GITA PUSPITASARI XII IPA 3/04

DINAS PENDIDIKAN KOTA MALANG SMA NEGERI 4 MALANG Jalan Tugu Utara No.1 Malang Telp.(0341)325267 Agustus 2010

 Topologi Jaringan Tujuan dari suatu jaringan adalah menghubungkan jaringan-jaringan yang telah ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapatditransfer dari satu lokasi ke lokasi yang lain. yaitu menyediakan sumber daya secara maksimal untuk digunakan oleh client tetapi tidak memakai sumber daya yang disediakan oleh client. Sedangkan peran yang terakhir adalah sebagai server. Jaringan ini terdiri dari banyak client dari satu atau lebih server. dimana seluruh komputer saling berbagi data dan resources satu sama lain sehingga tercapai efisiensi dalam pemanfaatan teknologi. sedangkan server yang sering disebut back-end menyampaikan permintaan tersebut ke tujuan yang tepat. Struktur Geometric ini disebut dengan LAN Topologies. Karena suat perusahaan memiliki keinginan atau kebutuhan yang berbeda-beda maka terdapat berbagai cara jaringan terminal-terminal dapat dihubungkan.TEORI DASAR JARINGAN  Pengertian Jaringan Internet adalah kumpulan dari jaringan-jaringan kecil dan besar yang saling terhubung secara real-time atau terus menerus di seluruh dunia. Terdapat 6 jenis topologi yaitu : Bus Ring Star Extended Star hierarchical topology Mesh Setiap topologi memuliki karakteristik yang berdeda-beda dan masing-masing juga memiliki keuntungan dan kerugian. amat dibutuhkan perangkat-perangkat khusus dan instalasi tertentu. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanya menggunakan media sebagai berikut : Jenis-jenis Media yaitu : Twisted Pair Coaxial Cable Optical Cable Wireless  Tipe Jaringan Dalam jaringan terdapat tiga buah peran yang dijalankan. jaringan berbasis server diorganisasikan di dalam domain-domain. dan Windows Server 2003. Dibawah ini akan dijelaskan jenis-jenis jaringan yang ada. Dalam suatu sistem jaringan. dan lain-lain. Domain adalah koleksi jaringan dan client yang . Yang pertama adalah client. yaitu client yang menyediakan sumber daya untuk dibagi kepada client lain sekaligus memakai sumber daya yang tersedia pada client yang lain (peer to peer). Peran ini hanya sebatas pengguna tetapi tidak menyediakan sumber daya (sharing). Peran kedua adalah sebagai peer. Pada Windows NT. Client juga biasa disebut front-end meminta layanan seperti penyimpanan dan pencetakan data ke printer jaringan. Jaringan Berbasis Server Jaringan berbasis server atau client-server diartikan dengan adanya server didalam sebuah jaringan yang menyediakan mekanisme pengamanan dan pengelolaan jaringan tersebut. Windows 2000. informasi. 1.

dibawah sepuluh workstation. Token Ring. Keamanan domain dan perizinan log on dikendalikan oleh server khusus yang disebut domain controlle. . Tipe Bus seperti ISA dan PCI. Keuntungan jaringan hybrid adalah sama dengan keuntungan menggunakan jaringan berbasis server dan berbasis peer. 2. 3. 3. Tipe Media seperti Twisted Pair. yaitu : Tipe jaringan seperti Ethernet LANs. Ini berarti pengguna dalam jaringan dapat mengakses sumber daya yang dishare oleh jaringan peer. Fiber-Optic. secara sederhana setiap komputer pada jaringan peer berfungsi sebagai client dan server sekaligus. Jaringan peer digunakan di sebuah kantor kecil dengan jumlah computer sedikit. Modem Modem atau Modul the Modulator adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk terhubung ke jaringan internet menggunakan kabel telepon. Jaringan Hybrid Jaringan hybrid memiliki semua yang terdapat pada tiga tipe jaringan di atas. PCMCIA Network Interface Card PCMCIA card adalah card jaringan yang digunakan untuk terhubung kedalam sebuah jaringan tanpa menggunakan kabel.saling berbagi informasi. atau Fiber Distributed Data Interface (FDDI). Jaringan Peer-to-peer Setiap computer di dalam jaringan peer mempunyai fungsi yang sama dan dapat berkomunikasi dengan computer lain yang telah member izin. dan Wireless. Jaringan hybrid memiliki kekurangan seperti pada jaringan berbasis server. ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan. Peralatan ini adalah : 1. Terdapat satu pengendali domain utama atau Primary Domain Controller (PDC) dan beberapa domain controller pendukung atau backup Domain Controller (BDC) yang membantu PDC pada waktu-waktu sibuk atau pada saat PDC tidak berfungsi karena alasan tertentu. Coaxial.  Peralatan Jaringan Ada beberapa peralatan yang digunakan dalam jaringan. Software yang cukup andal menangani masalah ini adalah samba yang sekaligus dapat digunakan sebagai penyedia layanan file dan print yang membuat computer Windows dapat mengakses file-file di mesin Linux dan begitu pula sebaliknya. Pertimbangan-pertimbangan ini sangat penting untuk diperhatikan. sedangkan di waktu bersamaan juga dapat memanfaatkan seumber daya yang disediakan oleh server. Jadi. 2. peralatan ini sering digunakan di dalam perkantoran dan perusahan besar. Network Interface Card Dalam memilih network interface card. Primary Domain Controller juga diterapkan di dalam jaringan yang menggunakan server Linux.

dan Wireless. Dan jika alamat tujuan berada dalam segmen yang sama dengan alamat asal. Bridge hadir dalam tiga tipe dasar yaitu Local. jadi protocol jaringan yang sama (seperti TCP/IP) harus berjalan kepada kedua segemen jaringan yang terkoneksi ke bridge. Bridge dapat juga mendukung Simple Network Management Protocol (SNMP). 6.4. Peralatan ini sering digunakan pada topologi star dan extended star. Jika bride tidak mengenali alamat tujuan paket. Bridge remote yang dapat digunakan untuk membuat sebuah Wide Area Network (WAN) menghubungkan dua atau lebih LAN. Remote. serta memiliki kemampuan diagnosa jaringan. 5. Sedangkan wireless bridge dapat digunakan untuk menggabungkan LAN atau menghubungkan mesin-mesin yang jauh ke suatu LAN. dan untuk menggabungkan arsitektur jaringan yang berbeda seperti Token Ring dan Ethernet. bridge akan menolak paket. Perbedaan antara HUB dan Switch adalah kecepatan transfer datanya. Bridge berfungsi untuk menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama seperti kabel unshielded twisted pair (UTP) dan kabel fiber-optic. Bridge meregenerate sinyal tetapi tidak melakukan konversi protocol. Table ini digunakan untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan penyaringan (filtering). Setelah mengetahui ke segmen mana suatu paket hendak disampaikan. Bridge Bridge adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas ata memecah jaringan. HUB/Switch HUB atau Switch digunakan untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN. Router banyak digunakan di dalam internetwork yang besar menggunakan keluarga . Bridge local secara langsung menghubungkan Local Area Network (LAN). Router Router adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan dengan melanjutkan paket-paket dari satu jaringan logika ke jaringan yang lain. maka paket akan di forward ke semua segmen yang terkoneksi kecuali segmen alamat asalnya. Bridge juga melanjutkan paket-paket broadcast ke semua segmen kecuali segmen asalnya. Yaitu 10:100 Mbps. bridge akan melanjutkan pengiriman paket secara langsung ke segmen tersebut. Bridge beroperasi mengenali alamat MAC address node asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara automatis membangun sebuah table routing internal.

. Saat ini. Karena menggunakan alamat paket jaringan tujuan. Ini berbeda dengan bridge yang bersifat protocol independent. Crimping Tools Crimping tools berguna untuk memotong. masih banyak perusahaan menggunakan router Cisco 2500 series untuk mengkoneksikan dua buah LAN (WAN dengan anggota dua LAN). 7. LAN ke ISP (Internet Service Provider). Koneksi seperti ini menyebabkan semua workstation dapat terkoneksi ke internet selama 24 jam.protocol TCP/IP dan untuk menghubungkan semua host TCP/IP dan Local Area Network (LAN) ke internet menggunakan dedicated leased line. router bekerja hanya jika protocol yang dikonfigurasi adalah protocol yang routetable seperti TCP/IP atau atau IPX/SPX. Router berisi table-tabel informasi internal yang disebut label routering yang melakukan pencatatan terhadap semua alamat jaringan yang diketahui dan lintasan yang mungkin dilalui. merapikan dan mengunci kabel UTP dalam melakukan instalasi Networking. Router membuat jalur paket-paket berdasarkan lintasan yang tersedia dan waktu tempuhnya.

Susunlah kabel berdasarkan urutan warna kabel sesuai dengan standardnya. Susunan Kabel Straight 1. Putih Orange 4. Coklat Ujung Kabel 2 1. Putih coklat 8. Putih Biru 6. Coklat Susunan Kabel Cross : Ujung Kabel 1 1. Orange 7. kemudian jepit dengan menggunakan crimping tool hingga terdengar bunyi “klik”. Putih Orange 2. Masukkan Ujung kabel UTP yang telah disusun menurut urutan ke dalam RJ-45. Biru 5. Hijau 3. Putih Biru 6. Putih Hijau 4.PRAKTIKUM PENGKABELAN 1. 2. Orange 3. . Biru 5. Putih orange 2. Putih Coklat 8. Putih Hijau 2. Putih Coklat 8. Putih hijau 4. Putih biru 6. Coklat 3. Biru 5. Orange 3. Kupas lapisan luar kabel UTP kira-kira sepanjang 1 cm dari ujung. sehingga 8 urat kabel terlihat dari luar. Hijau 7. Hijau 7.

4. Ujilah kabel UTP yang telah dibuat dengan cable tester. .

. KONEKSI JARINGAN MENGGUNAKAN SWITCH Untuk melakukan praktikum koneksi jaringan ini. . . . Gantilah IP Address sesuai yang telah ditentukan. maka akan muncul tulisan reply . 4. Bila koneksi gagal. Kegagalan koneksi dapat terjadi apabila terdapat ketidaksesuaian pada IP address atau terjadi kerusakan pada kabel.PRAKTIKUM KONEKSI JARINGAN A. Bila koneksi berhasil. . Hubungkan laptop 1 dengan laptop 2 dengan menggunakan kabel cross. . biasanya akan muncul tulisan request timed out . . diperlukan 2 buah laptop dan 2 buah kabel straight. 5. 4. Bila koneksi gagal. diperlukan 2 buah laptop dan 1 buah kabel cross . . Apabila sambungan kabel telah teridentifikasi. 2. Langkah kerjanya yaitu sebagai berikut : 1. 5. Hubungkan laptop 1 dengan switch dan laptop 2 dengan switch menggunakan kabel straight. bukalah sistem operasi MS-DOS. Pada laptop 1 : ketik ping(spasi)IP address laptop 2 Pada laptop 2 : ketik ping(spasi)IP address laptop 1 Lalu. tekan enter. KONEKSI JARINGAN Untuk melakukan praktikum koneksi jaringan ini. . . 2. tekan enter. Pada laptop 1 : ketik ping(spasi)IP address laptop 2 Pada laptop 2 : ketik ping(spasi)IP address laptop 1 Lalu. . B. bukalah sistem operasi MS-DOS. 3. . biasanya akan muncul tulisan request timed out . Gantilah IP Address sesuai yang telah ditentukan. Kegagalan koneksi dapat terjadi apabila terdapat ketidaksesuaian pada IP address atau terjadi kerusakan pada kabel. maka akan muncul tulisan reply . Langkah kerjanya yaitu sebagai berikut : 1. 3. Bila koneksi berhasil. . Apabila sambungan kabel telah teridentifikasi.

biasanya akan muncul tulisan request timed out . Bila koneksi berhasil. maka akan muncul tulisan reply . . . .4. . . Pada laptop 1 : ketik ping(spasi)IP address laptop 2 Pada laptop 2 : ketik ping(spasi)IP address laptop 1 Lalu. 5. tekan enter. Kegagalan koneksi dapat terjadi apabila terdapat ketidaksesuaian pada IP address atau terjadi kerusakan pada kabel. Bila koneksi gagal. . .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->