P. 1
Bab 2 Energitika

Bab 2 Energitika

|Views: 1,193|Likes:
Published by Adi Nugraha

More info:

Published by: Adi Nugraha on Dec 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/17/2014

pdf

text

original

Eksperimen(Kalorimeter)

Bisa dilakukan pada reaksi berkesudahan yang
berlangsung dengan cepat.
Reaksi Pembakaran, C(s) + O2(g) CO2(g)
Reaksi Penetralan, NaOH(aq)+ HCl(aq) NaCl + H2O
“Reaksi”pelarutan, Na2CO3(s) Na2CO3(aq)

Pada eksperimennya dilakukan pengukuran perubahan
suhu dari air dalam kalorimeter.

KALORIMETER
REAKSI
PEMBAKARAN

KALORIMETER
REAKSI DALAM
LARUTAN

Contoh Soal1. :

Dalam sebuah kalorimeter dicampurkan250mL
NaOH dan0,4 M, 250mL HCl0,4 M.Suhu awal
kedua larutan dan kalorimeter adalah17,50

C.Massa

kalorimeter adalah500 gdan kalor jenisnya
400J/K.kg.Jika suhu akhir adalah19,550

Cdan kalor
jenis larutan4200 J/K.kg,hitung entalpi penetralan.

Contoh soal2. :

Heptana sebanyak 0,5 g yang dibakar
sempurna dalam sebuah kalorimeter
menimbulkan kenaikkan suhu sebesar2,940

C.

Jika kapasitas kalor kalorimeter adalah 8179 J/K
dan suhu rata-ratanya 250

C, hitung kalor
pembakaran heptana (C7H16) dalam kJ/mol,
pada 250

C

Klik alamat di bawah ini untuk
mempelajari panas reaksi secara
interaktif…….

PERCOBAAN PANAS NETRALISASI
http://www.chem.iastate.edu/group/Greenbowe/sections/projectfolder/
flashfiles/thermochem/calorimetry.html

PANAS REAKSI LOGAM DAN AIR
http://www.chem.iastate.edu/group/Greenbowe/sections/projectfolder/
flashfiles/thermochem/heat_metal.html

PANAS REAKSI PELARUTAN GARAM DALAM AIR

http://www.chem.iastate.edu/group/Greenbowe/sections/projectfolder/
flashfiles/thermochem/heat_soln.html

Break !!!

2.6.2. Perhitungan Kalor Reaksi

Karena kebanyakan reaksi kimia dilakukan pada
tekanan tetap maka kita hanya menggunakan entalpi
reaksi(
ΔH )

(1)Perhitungan dengan Menggunakan Hukum Hess

HukumHessmengenai panas adalah bahwa untuk reaksiyang
dapat dinyatakan dalam beberapa jalur,
ΔH°adalahsama
dengan penjumlahan dari nilai
ΔH°setiap tahap.

ΔH jalur biru sama
dengan jalur merah.

Dilakukan jika perhitungan kalor reaksi tidak dapat
dilkukan secara eksperimen,misalnya pada reaksi

C(s)+ ½O2(g)

CO(g)H = ?

∆Hdapat dihitung daridatapembakaran karbon dan
karbon monoksida

C(s)+ O2(g)

CO2(g)H0

= -393,5 kJ

CO(g)+ ½O2(g)

CO2(g)H0

= -283.0 kJ

C(s)+ ½O2(g)

CO(g)H = -110,5 kJ

(2). Perhitungan dari data Entalpi Pembentukan Standar

Entalpi Pembentukan Standaradalah perubahan entalpi yang
terjadi dalam reaksi pembentukan satu molsuatu senyawa dari
unsur-unsurnya, dimana semua zat berada dalam keadaan standar
(25 o

C, 1 atm)

H2(g) + ½O2(g) H2O(l) ∆Hf0

= -285,8 kJ

2Fe(s) + 3/2 O2(g) Fe2O3(s) ∆Hf0

= -824,3 kJ

Untuk sembarang reaksi:

a A + b B c C + d D

∆H0

=( c. ∆Hf0

C + d ∆Hf0

D) -( a. ∆Hf0

A + b. ∆Hf0

B)

Zat

ΔH°f(kJ mol-1)

Zat

ΔH°f(kJ mol-1)

Ag (s)

0,00

H2O2(l)

-187,6

AgBr(s)

-100,4

HBr(g)

-36

AgCl(s)

-127,0

HCl(g)

-92,30

Al (s)

0,00

HI (g)

26,6

Al2O3 (s)

-1669,8

HNO3 (l)

-173,2

C (s, grafit)

0,00

H2SO4 (l)

-811,32

CO (g)

-110,5

HC2H3O2 (l)

-487,0

CO2 (g)

-393,5

Hg (l)

0,00

CH4 (g)

-74,848

Hg (g)

60,84

CH3Cl (g)

-82,0

I2 (s)

0,00

CH3I (g)

14,2

K (s)

0,00

CH3OH (l)

-238,6

KCl(s)

-435,89

CO(NH2)2 (s)(urea)

-333,19

K2SO4 (s)

-1433,7

CO(NH2)2 (aq)

-319,2

N2 (g)

0,00

C2H2 (g)

226,75

NH3 (g)

-46,19

C2H4 (g)

52,284

NH4Cl (s)

-315,4

C2H6 (g)

-84,667

NO (g)

90,37

C2H5OH (l)

-277,63

NO2 (g)

33,8

Ca (s)

0,00

N2O (g)

81,57

CaBr2 (s)

-682,8

N2O4 (g)

9,67

CaCO3 (s)

-1207

N2O5(g)

11

CaCl2 (s)

-795,0

Na (s)

0,00

CaO(s)

-635,5

NaHCO3 (s)

-947,7

Ca(OH)2 (s)

-986,59

Na2CO3 (s)

-1131

CaSO4 (s)

-1432,7

NaCl(s)

-411,0

CaSO4.1/2 H2O (s)

-1575,2

NaOH(s)

-426,8

CaSO4.2H2O (s)

-2021,1

Na2SO4 (s)

-1384,5

Cl2 (g)

0,00

O2 (g)

0,00

Fe (s)

0,00

Pb(s)

0,00

Fe2O3 (s)

-822,2

PbO(s)

-219,2

H2(g)

0,00

S (s)

0,00

H2O (g)

-241,8

SO2 (g)

-296,9

H2O (l)

-285,9

SO3(g)

-395,2

Tabel EntalpiPembentukanStandar

(3). Perkiraan Entalpi Reaksi dari data Energi Ikatan

Metoda ini hanya berlaku untuk senyawa-senyawa gas dan
berikatan kovalen.

Energi ikatan yang terlibat dalam reaksi:

1.Energi disosiasi ikatan, D.

Contoh: H2(g) 2H(g) D H-H= 436,0 kJ

2. Energi Ikatan Rata-rata, ε.

Energi rata-rata yang diperlukan untuk memutuskan ikatan
tertentu dalam semua senyawa yang mengandung ikatan
tersebut. Contoh dalam senyawa CH4, CH3OH, dsb

εC-H= 414,2 kJ/mol

3.Kalor sublimasi

Kaloryangdiperlukan suatu unsur untuk merubah wujudnya
dari padat ke gas.

Hubungan ∆H dengan Energi ikatan :

∆H = ∑(energi ikatan pereaksi) -∑(energi ikatan produk)

Contoh Soal :

1.Hitung entalpi pembentukan standarC2H2(g),jika diketahui
entalpi pembakaran standar dariC2H2(g),C(s)danH2(g)berturut-turut
adalah–1300, -394dan–286 kJ/mol

2.Diberikandata :energi ikatanrata-rata
H-CN = 414,2 kJ/mol
H-H = 436,0 kJ/mol
N=N = 945,6 kJ/mol
C=N = 878,6 kJ/mol
Kalor sublimasiC = 719,7 kJ/mol
Entalpi pembentukan standarHCN, dalamkJ/moladalah..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->