MAKALAH PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM DUNIA BISNIS

Download disini BAB I PENDAHULUAN 1.1. Umum Bidang Teknologi Informasi memberi prospek pada bangsa Indonesia yang tengah dilanda krisis ekonomi. Industri lain saat ini ditandai dengan pemogokan buruh, pemungutan liar, dan gangguan fisik lainnya. Untuk itu bisnis Teknologi Informasi atau bisnis lain yang didukung oleh Teknologi Informasi perlu mendapat perhatian yang khusus karena sifatnya yang strategis bagi bangsa Indonesia. Dua aspek penting dalam pengembangan bisnis yang berhubungan dengan Teknologi Informasi adalah infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Selain kedua aspek tersebut, tentunya masih banyak aspek lain seperti finansial. Persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya. Jika dilihat lebih mendalam, ternyata esensi dari persaingan terletak pada bagaimana sebuah perusahaan dapat mengimplementasikan proses penciptaan produk dan atau jasanya secara lebih murah, lebih baik, dan lebih cepat dibandingkan dengan pesaing bisnisnya. Saat ini penerapan teknologi informasi dan komunikasi diperlukan dalam dunia bisnis sebagai alat bantu dalam upaya memenangkan persaingan. a. Pembangunan teknologi informasi dan komunikasi Pembangunan Teknologi Informasi Perusahaan dilakukan secara bertahap sebelum sebuah sistem holistik atau menyeluruh selesai dibangun, hal tersebut disesuaikan dengan kekuatan sumber daya yang dimiliki. Dalam penerapannya rencana strategis Teknologi Informasi senantiasa diselaraskan dengan Rencana Perusahaan, agar setiap penerapan Teknologi Informasi dapat memberikan nilai bagi Perusahaan. Mengacu kepada Arsitektur Teknologi Informasi Perusahaan pembangunan, penerapan Teknologi Informasi yang dilakukan dikategorikan sebagai berikut : • Aplikasi Teknologi Informasi yang menjadi landasan dari berbagai aplikasi lain yang ada di dalam Perusahaan antara lain sistem operasi, basis data, network management dan lain-lain. • Aplikasi yang sifatnya mendasar (utility) yaitu aplikasi Teknologi Informasi yang dipergunakan untuk berbagai urusan utilisasi sumber daya Perusahaan anatara lain sistem penggajian, sistem akuntansi & keuangan dan lain-lain. • Aplikasi Teknologi Informasi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik Perusahaan terutama yang berkaitan dengan proses penciptaan produk/jasa yang ditawarkan Perusahaan antara lain Aplikasi Properti, Aplikasi Forwarding dan Aplikasi Pergudangan. b. Pemanfaatan teknologi informasi & komunikasi • Perusahaan sudah pemanfaatkan Teknologi Informasi dalam menunjang kegiatan operasional dan menunjang bisnis utama yaitu Properti dan Logistik. • Perusahaan sudah memiliki aplikasi Teknologi Informasi yang terintegrasi, didukung sistem jaringan komputer transaksi terlaksana secara online dari Kantor Pusat hingga Unit Usaha sehingga dapat mengefisiensikan kegiatan operasional Perusahaan. Pemanfaatan Teknologi Informasi yang sudah dilakukan dalam menunjang kegiatan

Sistem Informasi Akuntansi dan Keuangan 2. Peran teknologi informasi dibidang jasa logistic.Pembahasan Berisi tentang sejarah java. 4. sistematika penulisan. Ruang Lingkup Agar masalah yang dibahas tidak melebar. Penerapan eCommerce. 5. Teknologi Informasi Dalam Business Devolepment Centre. Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan makalah ini adalah sebagai sarana pemenuhan tugas mata kuliah system informasimanajemen.3.operasional Perusahaan meliputi bidang-bidang sebagai berikut : 1. 1. Internetisasi. Sistem Inventarisasi Peralatan Kantor 10. 1. .4. Kemitraan bisnis Internasional. Efek Pada TI Dunia Usaha. Dan diharapkan makalah ini juga dapat dipakai sebagai bahan tambahan pengetahuan tentang “PERANAN TEKHNOLOGI INFORMASI DALAM DUNIA BISNIS” untuk para pembaca pada umumnya dan untuk penulis sendiri pada khususnya. Pendahuluan Berisi tentang umum. 1. BAB III. Usulan Peningkatan Peran Teknologi dan komunikasi. Aplikasi Audit Internal (Pengawasan SPI) 8. Website dan intranet. Sistem Electronic Data Interchange (EDI) untuk pengiriman dokumen 11. disini penulis membatasi penulisan makalah ini sekitar tekhnologi informasi dalam bisnis. Sistem Informasi Forwarding. ruang lingkup. Sistematika Penulisan BAB I. khususnya penerapan teknologi informasi dalam bisnis. Sistem Informasi Poliklinik 7. BAB II. Sistem Informasi Pergudangan. Penutup Berisi tentang kesimpulan. Sistem Informasi Properti 3. Konsep E-Commerce. Sistem Persediaan ATK/Cetakan 9. Sistem Informasi SDM 6. maksud dan tujuan. Mekanisme Sucure Electronic Transaction Dalam E-Commers.2.

Problem solving (pemecahan masalah). Pada era tahun 70-an seorang pakar manajemen memprediksi bahwa siapa yang menguasai sumber daya manusia dan informasi akan menguasai dunia. Dalam dunia bisnis teknologi informasi mempunyai pengaruh yang nyata. mengidentifikasi alternatif pemecahan masalah dan berhasil menerapkan solusi yang dipilih. Dengan semakin gencarnya globlalisasi dunia saat ini. Kegunaan utama teknologi infrormasi adalah membantu dalam pemecahan masalah dengan kreativitas tinggi dan membuat manusia semakin efektif dalam memanfaakannya. Teknologi infrormasi banyak membantu manusia dalam mengenali dan memecahkan masalah. Bagi masyarakat yang masih awam akan teknologi informasi wajib mengenal dan mempelajarinya agar dapat menyesuaikan dengan tren yang berkembang. meningkatkan efektivitas. mentransformasikannya menjadi informasi dan menyebarkannya kepada para pemakai informasi. Teknologi informasi memiliki banyak peranan dalam membantu manusia dan memecahkan masalah.Teknologi informasi dibuat untuk memudahkan para penggunanya dalam mencatat suatu transaksi. meningkatkan efisiensi. dengan dukungan teknologi informasi. transaksi bisnis dicatat secara on-line. informasi semakin mudah diperoleh tanpa dibatasi ruang dan waktu. Teknologi informasi sudah menjadi senjata (alat) dalam proses bisnis perusahan yang dapat membuat aliran informasi berjalan secara cepat secara internal maupun eskternal. Sejarah Belakangan ini kita banyak mendengar kemajuan di bidang informasi. Membantu Manusia dalam : meningkatkan produktivitas. meningkatkan kreativitas.1. diolah dan pada saat yang hampir bersamaan (real-time) hasil pengolahan atau informasi dapat dilihat. Peran yang dimainkan pemakai .BAB II PEMBAHASAN 2. Tanggung jawab pemakai teknologi informasi akan memberikan peran yang penting dalam memaksimalkan kinerja teknologi informasi. telekomumikasi dan teknologi informasi yang begitu pesat yang berorientasi pada teknologi informasi. Masalah dimengerti sebagai perbedaan antara kondisi yang terjadi dengan kondisi yang diinginkan. seperti yang lazim dilakukan para nasabah bank pada saat melakukan transaksi pada ATM (automated teller machine). meningkatkan mutu. Prinsip “High-tech / high-touch” adalah semakin “high-tech” teknologi informasi yang kita pertimbangkan. menyimpannya dalam bentuk data. Hal ini dapat dibuktikan bahwa menjelang abad ke 21 negara-negara dan perusahaan-perusahaan yang unggul adalah mereka yang sejak awal sudah menerapkan teknologi informasi sebagai alat untuk berkompetisi. maka teknologi informasi juga semakin marak pada kehidupan masayarakat. Problem solving adalah mengenali sebuah masalah.Pada saat ini informasi menjadi hal yang sangat penting dalam kegiatan bisnis. semakin penting untuk mempertimbangkan aspek “high-touch” dari teknologi informasi tersebut yaitu aspek manusia. Jangan meminta manusia untuk menyesuaikan dengan teknologi tetapi sesuaikan teknologi dengan manusia.

• Tugas teknologi informasi selanjutnya adalah mengolah informasi yang diperoleh dengan berbagai konteks organisasi yang ada menjadi sebuah knowledge yang dapat diakses oleh semua pihak di dalam perusahaan.3. yaitu secara manual dan otomatis. dari kehilangan dan kerusakan. pesanan konsumen. yaitu karena esensi dari pengintegrasian berbagai proses dan entitas bisnis di dalam domain manajemen supply chain adalah melakukan share terhadap informasi yang dimiliki dan dihasilkan oleh berbagai pihak . ada dua fungsi dari teknologi informasi yang harus dipenuhi. keluhan pelanggan. yaitu : 1. justru kemajuan teknologi inilah yang melahirkan prinsipprinsip dasar dari manajemen supply chain. • Jasa angkutan barang. Peran teknologi informasi dibidang jasa logistik. konsep manajemen supply chain tidak dapat dipisahkan dari perkembangan teknologi informasi (TI). pengeluaran barang dari gudang dan lain-lain. pemakai harus melindungi data dan informasi yang berada di dalam sistem komputer atau yang dikirim melalui jaringan. pemilik perusahaan. Fungsi penciptaan Aspek-aspek yang harus dapat dilakukan oleh teknologi informasi adalah sebagai berikut : • Teknologi informasi harus mampu menjadi sarana untuk mengubah fakta-fakta atau kejadian-kejadian sehari-hari yang dijumpai dalam bisnis perusahaan ke dalam format data kuantitatif. Bahkan. Perspektif Teknis Dilihat dari sisi teknis. scanner untuk mencatat kendaraan dipintu gerbang kawasan. Usulan Peningkatan Peran Teknologi dan komunikasi Kegiatan jasa pelayanan logistik mengintegrasikan usaha pelayanan forwarding dan pergudangan baik gudang berikat maupun gudang umum serta depo kontainer ke dalam mata rantai sistem total logistik (Total Logistik System). dan • Jasa sewa gudang/lapangan dan depo kontainer. mitra bisnis. kumpulan dari knowledge yang diperoleh dan dipelajari selama perusahaan beroperasi akan menjadi suatu bekal “kebijaksanaan” (wisdom) yang tidak ternilai harganya. smart card untuk data pelanggan.2.adalah tahu cara menggunakan teknologi informasi dan keterbatasannya dalam berbagai situasi. Wisdom yang diperoleh merupakan hasil dari pembelajaran sebuah . kalau dilihat dari sejarahnya. Yang dimaksud dengan manual adalah dilibatkannya seorang user untuk melakukan data entry terhadap fakta-fakta relevan didalam aktivitas sehari-hari yang dipandang perlu direkam. dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. privasi dan keberadaan orang lain. Sedangkan yang dimaksud dengan cara otomatis disini adalah jika berbagai teknologi dipergunakan sebagai alat untuk merekam fakta dan mengubahnya menjadi data tanpa harus melibatkan unsur manusia sebagai data entry. 2. konsumen. • Jasa bongkar muat. meliputi : • Jasa pengurusan dokumen ekspor/impor. A. • Teknologi harus mampu mengubah data mentah yang telah dikumpulkan menjadi informasi yang relevan bagi setiap penggunanya yaitu manajemen staf. Alasannya cukup sederhana. • Akhirnya. Contohnya adalah penggunaan barcode untuk kode barang. 2. pemakai harus dapat menggunakan teknologi informasi dengan benar dan beretika sehingga tidak melanggar hak. Teknologi Informasi sebagai tulang punggung manajemen supply chain. Ada dua cara umum yang biasa dipergunakan. Misalnya catatan pengeluaran keuangan.

• Integrasi proses. Reduce costs Peranan teknologi informasi sebagai katalisator dalam berbagai usaha pengurangan biaya-biaya operasional perusahaan pada akhirnya akan berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan. perlu pula menjadi sarana untuk membantu manajemen dalam mengelola risiko yang dihadapi. teknologi informasi memiliki fungsi-fungsi yang berhubungan dengan aspek penyebaran sebagai berikut : • Gathering. Teknologi informasi juga mampu melakukan pengintegrasian beberapa proses menjadi satu sehingga terasa lebih cepat dan praktis (secara langsung akan meningkatkan kepuasan pelanggan juga). Contoh scanner untuk menggantikan fungsi mata manusia dalam meletakan dan mencari barang digudang. 2. Mengubah proses manual menjadi otomatis merupakan tawaran klasik dari teknologi informasi. • Organising. terutama berkaitan dengan factorfaktor keuangan. Untuk memudahkan pencarian terhadap entitasentitas tersebut dikemudian hari. Fungsi penyebaran Terhadap entitas fakta. Pada umumnya risiko berasal dari ketidakpastian dalam berbagai hal dan aspek-aspek eksternal lain yang berada diluar control perusahaan. Teknologi portal merupakan salah satu cara yang sedang digemari oleh perusahaan dalam memecahkan permasalahan ini. . yaitu : 1. terutama dalam kaitannya dengan manajemen supply chain. • Simplifikasi proses. Saat ini berbagai jenis aplikasi telah tersedia untuk mengurangi risiko-risiko yang kerap dihadapi oleh bisnis seperti forecasting. Implementasi berbagai komponen teknologi informasi akan mampu menghilangkan atau mengeliminasi proses-proses yang dirasa tidak perlu. planning expert dan lain-lain. informasi. data. Kehadiran teknologi informasi selain harus mampu membantu perusahaan mengurangi risiko bisnis yang ada. Teknologi informasi harus memiliki fasilitas-fasilitas yang mampu mengumpulkan entitas-entitas tersebut dan meletakannya di dalam suatu media penyimpanan digital. financial advisory. Sehubungan dengan hal tersebut biasanya ada empat cara yang ditawarkan teknologi informasi untuk mengurangi biaya-biaya kegiatan operasional yaitu : • Eleminasi proses. • Selecting. • Otomatisasi proses. Berbagai proses yang panjang dan berbelit-belit (birokratis) biasanya dapat disederhanakan dengan mengimplementasikan berbagai komponen teknologi informasi. 2. knowledge. B. Perspektif Manajerial Dilihat dari sisi bisnis dan manajerial. Contoh order dapat dilakukan melalui situs perusahaan tanpa perlu datang ke bagian pelayanan order. ada empat peranan yang diharapkan oleh perusahaan dari implementasi efektif sebuah teknologi informasi. teknologi informasi harus memiliki mekanisme baku dalam mengorganisasikan penyimpanan entitas-entitas tersebut di dalam media penyimpanan. dan wisdom tersebut. Disaat berbagai pihak di dalam perusahaan membutuhkan entitas entitas tersebut. Contoh call center untuk menggantikan fungsi layanan pelanggan dalam menghadapi keluhan pelanggan.organisasi yang akan menjadi identitas perusahaan dimasa mendatang. teknologi informasi harus menyediakan fasilitas untuk memudahkan pencarian dan pemilihan. Minimize risk Setiap bisnis memiliki risiko .

C.3.4. Digital communication perspective Sistem yang memungkinkan pengiriman informasi digital. Internetisasi Perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi telah berhasil menciptakan infrastruktur informasi baru yang dikenal dengan istilah internet. 4. Add Value Peranan selanjutnya dari teknologi informasi adalah untuk menciptakan value bagi pelanggan perusahaan. akan semakin kompleks strategi pengelolaan yang perlu dibangun. 2. Istilah internetisasi mengacu pada proses sebuah perusahaan terlibat dalam aktivitas-aktivitas bisnis secara elektronik (ecommerce atau e-bisnis). Online purchasing perspective Sistem yang memungkinkan pembelian dan penjualan produk dan informasi melalui internet dan jasa online lainnya. Create new realities Perkembangan teknologi informasi terakhir yang ditandai dengan pesatnya teknologi internet telah mampu menciptakan suatu arena bersaing baru bagi perusahaan. PERSPEKTIF DEFINISI E-COMMERCE 1. khususnya dengan memanfaatkan internet sebagai media. (2) aliran uang (flow of money). dan meningkatkan kecepatan penyampaian jasa. digital communication. jaringan selular. eprocurement ecustomer. Jika diperharikan dengan seksama. Service perspective Sistem yang memungkinkan upaya menekan biaya. (3) aliran dokumen (flow of documents) Yang dimaksud dengan system informasi terpadu disini adalah sebuah system yang terdiri dari berbagai komponen data. internet membawa dampak transpormasional yang menciptakan paradigma baru dalam berbisnis. didalam sebuah perusahaan ada tiga aliran entitas yang harus dikelola dengan baik yaitu : (1) aliran produk dan jasa (flow of products and services). dan teknologi yang saling berkaitan untuk mendukung kebutuhan informasi perusahaan 2. service. berupa digital marketing atau internet marketing (cyber marketing. Infrastruktur ini meliputi serangkaian jaringan elektronik yang bermanfaat dalam memfasilitasi transfer informasi dan komunikasi interaktif. diantaranya jaringan telepon. tetapi lebih jauh lagi untuk menciptakan loyalitas sehingga pelanggan tersebut bersedia selalu menjadi konsumennya untuk jangka panjang. business process. Semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam rantai tersebut. satelit. jaringan intra-komputer korporasi dan bisnis. Tujuan akhir dari penciptaan value tidak sekedar untuk memuaskan pelanggan. dan market-of-one perspectives. 3. menyempurnakan kualitas produk dan informasi instant terkini. dan lain-lainnya pada dasarnya merupakan cara pandang baru dalam menanggapi mekanisme bisnis di era globalisasi informasi. . Konsep sistem informasi terpadu Konsep menajemen supply chain memperlihatkan adanya proses ketergantungan antara berbagai perusahaan yang terkait di dalam sebuah system bisnis. dan jasa pembayaran online. jaringan kabel (cable networks). yaitu di dunia maya. electronic marketing). Berbagai konsep e-business semacan e-commerce. aplikasi. Definisi ecommerce bisa ditinjau dari 5 perspektif : online purchasing. e-loyalty. pasar. Dalam konteks bisnis. maupun infrastruktur penunjang. produk.

tetapi pelanggan dan masyarakat. system informasi dan manajemen.Selain itu. infrastruktur dan pilar-pilarnya. 2. penjualan. jasa. standard dan protokoler teknis. sulit untuk menetapkan aturan standar etika. serta organisasi lain. dan individu bekerja di rumah.Dengan demikian manajer puas karena mengurangi biaya dan alur kerja telah ditingkatkan. terutama internet. waktu pendekatan persediaan membantu masalah itu dengan menjadwalkan bahan-bahan untuk tiba di gudang kapan tepatnya diperlukan. Business process perspective Sistem yang memungkinkan otomatisasi transaksi bisnis dan aliran kerja. tetapi karena teknologi informasi cukup baru dan cepat berubah. hokum dan isu privasi.5.kode etik yang berkaitan dengan teknologi komputer sangat diperlukan.Hari ini. Manfaat dan dampak e-commerce telah membawa tidak hanya untuk organisasi.E-commerce menyediakan kesempatan bagi organisasi menakjubkan untuk memperluas seluruh dunia pada biaya kecil. Teknologi Informasi tidak hanya membawa manfaat dalam organisasi. atau tidak cukup bahan.Banyak perusahaan juga memiliki on-line membantu.Hari ini perusahaan kecil sekarang memiliki kesempatan untuk bersaing dengan perusahaan besar.Dengan demikian. orang.konsumen dapat menemukan ribuan produk dan mencari kualitas terbaik dan harga. konsumen tidak menunggu untuk sebuah produk yang seharusnya dikirim dua hari yang lalu. Anda bisa cukup klik pada "online membantu" icon dan seseorang akan segera membantu Anda. mengambil persediaan dan penjadwalan untuk bahan-bahan untuk datang mengambil banyak pengambilan keputusan dan perencanaan. penjual. 5. perantara. Pilar orang terdiri dari pembeli. Telah dipahami bahwa teknologi komputer memiliki dampak yang kuat pada masyarakat dan percaya untuk melonggarkan nilai-nilai moral. misalnya. dan informasi melalui jaringan komputer.Melalui penggunaan internet dan perdagangan elektronik. banyak informasi yang mengalir melalui internet itu dianggap salah dan mengganggu secara moral masyarakat kita. Market of one perspective Sistem yang memungkinkan proses customization produk dan jasa untuk diadaptasikan pada kebutuhan dan keinginan setiap pelanggan secara efisien. konsumen toko dari rumah atau lokasi manapun 24 jam sehari.Ada banyak masalah yang telah menimbulkan melalui teknologi informasi. Pilar standar teknis . Aplikasi e-Commerce ditopang oleh berbagai infrastruktur sedangkan implementasinya tidak lepas dari 4 wilayah utama yaitu manusia. di mana membantu perekonomian dengan sedikit lalu lintas. Sebagai contoh.Ecommerce adalah hanya didefinisikan sebagai pembelian.Online advertising telah meningkatkan keuntungan banyak organisasi secara besar-besaran dengan memungkinkan perusahaan untuk mencapai jumlah konsumen yang luas dengan harga lebih murah. jasa. Manajemen e-Commerce-lah yang akan mengkoordinasikan aplikasi. Pilar kebijakan publik meliputi pajak. pelanggan lebih berpengetahuan tentang kualitas dan ketersediaan produk yang ada di pasar yang bersaing. jika Anda ingin membeli sebuah televisi on line dan membutuhkan pertanyaan yang diajukan. kebijakan public.Sebelum IT dilaksanakan. dan bertukar produk. Kita tahu etika didefinisikan sebagai apa yang benar dan yang salah.tetapi kepuasan pelanggan juga meningkat dengan pelaksanaan Internet. Penerapan e-Commerce Salah satu yang paling menonjol perubahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis adalah pengenalan e-commerce.Sebuah perusahaan tidak ingin memiliki kelebihan dari bahan baku ware-rumah mereka.4.

asosiasi dan pelayanan pemerintah. Online shopping menyediakan banyak kemudahan dan kelebihan jika dibandingkan dengan cara belanja yang konvensional. ‘Shopping cart’ biasanya berupa formulir dalam web.Jika pembeli ingin membayar untuk barang yang telah dipilih. 2. Konsep E-Commerce Bagi pihak konsumen. Sedangkan pilar organisasi adalah partner. transportasi membuat kemitraan menjadi lebih mudah dilakukan.Bisnis yang menggunakan web conferencing untuk menjauhkan diri dari memakan waktu dan mahal perjalanan. Karena informasi ini bisa disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah. pesaing. Efek Pada TI Dunia Usaha Cara lain teknologi informasi adalah bisnis mempengaruhi web conferencing. Konsep ‘shopping cart’ ini meniru kereta belanja yang biasanya digunakan orang untuk berbelanja di pasar swalayan. biasanya informasi tentang barang jualan tersedia secara lengkap. dan HTML. ia harus mengisi form transaksi. menggunakan E-Com dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. database. jika pembeli berniat untuk membatalkan membeli barang tersebut. sehingga walaupun kita tidak membeli secara on-line. menampilkan slide Power Point. di internet telah tersedia hampir semua macam barang yang biasanya dijual secara lengkap. maka pihak penyedia jasa e-commerce telah mengusahakan agar pengiriman data-data tersebut berjalan secara aman. dan dibuat dengan kombinasi CGI. dan berbicara .8. karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional. keamanan dan protocol jaringan dan system pembayaran.mencakup dokumen. Kemitraan bisnis Internasional Perkembangan teknologi dan tantangan kompetisi yang mengikuti arus globalisasi pasar menyebabkan banyak perusahaan terjun ke dalam kemitraan bisnis internasional.Contoh bagaimana web conferencing digunakan ketika seorang CEO memberikan live video dan audio berbicara kepada karyawan atau pemasok yang menonton pada komputer mereka. Barang-barang yang sudah dimasukkan ke shopping cart masih bisa di-cancel. harga barang-barang yang dijual melalui E-Com biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko. perkembangan teknologi dan kemajuan dibidang teknologi informasi & komunikasi. dengan menggunakan standar security tertentu. retailer akan mengirimkan barang yang dipesan melalui jasa pos langsung ke rumah pembeli. Setelah pembeli mengadakan transaksi. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan. Selain itu.Web conferencing juga dapat meningkatkan pelatihan staf dan interaksi dengan klien. 2. 2.6. Beberapa cybershop menyediakan fasilitas bagi pembeli untuk mengecek status barang yang telah dikirim melalui internet. Selain itu. kita bisa mendapatkan banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih suatu produk yang akan dibeli Mekanisme E-Commerce Pembeli yang hendak memilih belanjaan yang akan dibeli bisa menggunakan ‘shopping cart’ untuk menyimpan data tentang barangbarang yang telah dipilih dan akan dibayar. pergi atas keuangan perusahaan.CEO dapat membahas strategi pemasaran. Selain bisa menjadi lebih cepat.7. Biasanya form ini menanyakan identitas pembeli serta nomor kartu kredit. Selain itu. Arus globalisasi yang memberikan tantangan persaingan yang lebih ketat terhadap perusahaan yang berkecimpung dipasar internasional telah membuat perusahaan menjadi semakin perlu untuk saling bermitra agar mendapatkan posisi yang lebih kuat di pasar.

Untuk alasan ini. mengurangi biaya penyimpanan. Satu industri yang lebih menekankan pada IT adalah kesehatan. Produktivitas dan efisiensi biaya meningkat. Namun. keamanan informasi yang tersimpan secara elektronik adalah berkembangnya kekhawatiran. perusahaan besar yang mendapatkan keuntungan dari inovasi TI. Menyadari perusahaan-perusahaan kecil sedikit perbaikan dalam operasi sehari-hari dari pengenalan teknologi informasi baru. produktivitas.Ini bisa menjadi masalah. Perusahaan manufaktur dapat berkomunikasi dengan pemasok dan pelanggan melalui extranet. penyedia layanan kesehatan belum melihat kualitas. Pelanggan dapat dengan mudah menemukan informasi tentang produk atau layanan pada situs web di seluruh internet. Hal ini juga menghemat ruang fisik di lingkungan kerja. Hukum perusahaan dan lembaga pemerintah telah menemukan bahwa dokumen-dokumen penting dapat disimpan secara elektronik. Pengangkutan perusahaan seperti FedEx dan UPS telah menggunakan teknologi untuk memungkinkan pelanggan mereka untuk melacak paket dengan menggunakan Internet. biaya. Rumah sakit dan klinik mulai berinvestasi di infrastruktur TI tahun lalu.tentang kampanye periklanan di masa mendatang. pemasok. Beruntung bagi industri kesehatan TI dimaksudkan untuk membantu memecahkan masalah biaya dan masalah lain Kualitas. dan menggunakan rekening pengeluaran. karena skala ekonomi. Setiap industri harus berbaur IT agar sesuai dengan spesifikasi. Aksesibilitas merupakan salah satu karakteristik TI. Bisnis sekarang mengakui bahwa aksesibilitas tersebut dapat disalahgunakan. Nilai TI dalam bisnis dapat diukur dalam tiga dimensi. vendor IT TI untuk mendorong pertumbuhan yang eksplosif dan sukses dalam sepuluh tahun terakhir. Menurut para ahli teknologi informasi ada perubahan dalam lingkungan TI yang sedang berlangsung. Dimensi pertama adalah hubungan antara investasi . meningkatkan kualitas output. komputer dan IT pemasok adalah driver di balik perubahan dan inovasi. Biaya kesehatan telah terus meningkat selama beberapa dekade.Dalam tahun-tahun formatif pengembangan IT. dan perantara. Interaksi seperti itu telah mengurangi kesalahan manusia dan memperkuat hubungan antara pemasok dan pelanggan.Eksekutif dan manajer telah menyadari bahwa TI adalah cukup fleksibel untuk dapat dibentuk agar sesuai dengan berbagai ukuran dan jenis bisnis apapun. dan pengambilan keputusan perbaikan mereka diharapkan dari implementasi IT. Studi empiris di negara-negara Eropa telah menunjukkan dampak TI dan praktik e-bisnis di anak perusahaan terletak di sana. Menurut pakar IT. Manajer sekarang menyadari bahwa TI adalah area di mana bisnis dapat mempercepat proses.Kesempatan untuk perbaikan melalui teknologi informasi telah tumbuh secara eksponensial. Juga. perusahaan yang berpartisipasi dalam transaksi online harus memiliki surveilans untuk setiap transaksi. Hal ini akan mengurangi biaya penyimpanan surat-surat tersebut secara fisik. administrator mulai mempertanyakan nilai sebenarnya TI untuk industri kesehatan. menghilangkan kertas kerja.Pengecer telah menemukan bahwa rekaman elektronik penjualan dapat mempersingkat transaksi bisnis. Setelah ledakan teknologi tahun 1990-an. dan meningkatkan pengetahuan yang dibagi antara pelanggan. fokus yang belum pernah terjadi sebelumnya kini telah dilatih pada pemasok TI. Bank dan lembaga keuangan telah menghilangkan dokumen dan mempercepat proses pemindahan dana dengan mentransfer dana secara elektronik. Sekarang alasan teknologi yang mereka butuhkan adalah untuk membuat bisnis mereka lebih baik". Untuk sebagian besar. Oleh karena itu. Komputer dapat hacked untuk menemukan dokumen pribadi di perusahaan milik. "IT pelanggan tidak lagi perlu untuk meningkatkan TI untuk kepentingannya sendiri. Semua ini dapat dilakukan tanpa harus memesan tiket pesawat dan kamar hotel. dan isu-isu pelayanan kesehatan mengancam. Oleh karena itu. menyewa mobil.

seperti keputusan strategis.. Komputer adalah alat yang ampuh untuk mengumpulkan. Efek awal harus lebih baik layanan pelanggan. dan semua macam surat transfer. memanipulasi. dan Gaji. Untuk membantu tugas-tugas yang kompleks peningkatan tersebut. dan menampilkan informasi kepada para manajer.Telah menyediakan informasi transfer ke negara-negara lain di mana pun di dunia dalam hitungan menit. tugas-tugas yang berulang-ulang otomatis. telah otomatis untuk memotong biaya dan meningkatkan produktivitas. Jika teknologi dalam sistem kantor depan (seperti memesan mesin). organisasi terus-menerus mencari terobosan-terobosan yang akan memberikan mereka sebuah keuntungan dari pesaing mereka. Dengan pasar yang kompetitif sangat besar. mengatur. TI harus dapat membuat perbedaan bagi keunggulan kompetitif suatu organisasi. seperti Sumber Daya Manusia. yang dapat mengambil minggu untuk menerima. mereka bisa mengucapkan selamat tinggal. Ide umum adalah untuk memenuhi harapan pelanggan. dan mendistribusikan informasi. dan ketersediaan. Dimensi kedua adalah bahwa dari hubungan investasi TI kepada pelanggan. Kita harus memahami teknologi informasi dan potensinya.IT untuk proses bisnis inti..Orang dan bisnis dapat beroperasi lebih cepat dan lebih efisien menggunakan e-mail daripada layanan pos.Untuk meningkatkan produktivitas sederhana. Sistem komputer juga mendukung pelaporan informasi. sistem informasi manajemen yang akses.Tanda otomatis sekarang sedang dipertimbangkan untuk digunakan oleh para dokter dan perawat.Call center sedang dikembangkan di rumah sakit untuk mengukur kepuasan pelanggan. Teknologi informasi (TI) didefinisikan sebagai kumpulan teknologi masing-masing komponen yang biasanya diatur dalam komputer berbasis sistem informasi. teknologi informasi. ketepatan waktu. Administrator kesehatan berusaha untuk meningkatkan bisnis mereka dengan meningkatkan produktivitas. Teknologi informasi telah mengubah kehidupan kita dan akan terus memainkan bagian yang lebih besar dari kehidupan kita sehari-hari. dan jika organisasi tidak mempercepat dengan perubahan ini dan lingkungan yang kompetitif. pelaksanaan strategi cepat.Orang-orang mengandalkan pada e-mail untuk laporan mereka. dan meningkatkan layanan. dan kehandalan. Konsolidasi fungsi tertentu adalah mungkin.Selama bertahun-tahun sistem back office. Dimensi ketiga adalah bahwa tujuan bisnis yang investasi TI dibuat. IT membantu organisasi dalam banyak hal. Penagihan. kampanye pemasaran. maka akan terpisahkan dalam menentukan bagi pelanggan apakah / pengalamannya itu menguntungkan atau tidak. Untuk meningkatkan sistem informasi kualitas merekam dan mendistribusikan laporan. . yang mengubah hubungan antara pelanggan dan pemasok yang dapat secara drastis meningkatkan produksi dan pasar peringkat. perdagangan luar negeri. kustomisasi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengakses lebih banyak informasi untuk membuat keputusan bersama. Alasan bahwa sebagian besar investasi IT tidak membawa kembali jenis dibayangkan oleh eksekutif dalam kesehatan adalah bahwa investasi IT belum secara tradisional dibuat untuk mendukung bisnis inti kompetensi. meningkatkan kualitas. Layanan ini dapat ditingkatkan melalui responsif. memo. Sistem TI memungkinkan manajemen untuk meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan. karena telah menjadi sebuah kebutuhan untuk pertumbuhan pribadi dan profesional. banyak perusahaan memperoleh dan dioperasikan oleh. Ada perubahan berkesinambungan dalam teknologi yang sedang terjadi. Agar bisa turut bermain di lapangan. Perusahaan harus titik fokus pada strategi mereka dan di atas tekanan bisnis. Sekarang sistem kantor depan akan mengurus pendaftaran dan penjadwalan di tingkat peningkatan. Komputer telah membawa lingkungan bisnis ke tingkat yang baru operasi.

BDC dapat dikembangkan dalam bentuk layanan bisnis berbasis IT (seperti. dan Manajemen Sumber Daya Manusia. m-commerce). baik pada level koperasi. bahkan di kalangan NGO (sebagai upaya fund raising).9. pengembangan jaringan dan advokasi. adalah semua transaksi bisnis dasar yang diproses oleh sistem pengolahan transaksi. Keuangan. produk bukan hanya berkualitas lebih bagus tetapi juga lebih efisien dan mudah dijangkau beragam kalangan. serta riset dan pengembangan. showcase). e-commerce. penanganan program kunjungan (exposure visits) bisnis dalam rangka memperluas perspektif bisnis dan meningkatkan ketrampilan. layanan pemasaran. dan ringkasan dari produksi harian. BDC dapat dikembangkan dalam bentuk. data bank. organisasi sekarang dapat berkonsentrasi pada yang lebih besar non-tugas berulang. memberikan asistensi/konsultasi untuk mengurus bisnis (mengurus ijin . Teknologi Informasi Dalam Business Devolepment Centre Dalam era globalisasi yang semakin menguat. pusat informasi bisnis dan sumberdaya. laporan terjadwal. Sistem Informasi. training kewirausahaan berbasis IT. konseling bisnis. pemasaran produk dan layanan (e-commerce. baik dalam hal jumlah. Dengan ketepatan waktu ini transaksi. trade exhibits. koperasi akan kehilangan kesempatan. Berkat teknologi informasi. mencatat catatan pelayaran. Banyak mungkin bertanya-tanya apakah akan sulit untuk membuat informasi ini karena informasi yang berbeda dalam divisi yang berbeda dari organisasi '. Karena bila tidak. Tidak mengherankan. SIM membantu dalam banyak fungsi-fungsi seperti perkiraan masa depan penjualan.Banyak tanggung jawab yang terjadi sehari-hari. sudah waktunya bagi koperasi untuk menyiapkan diri dan menggunakan momen perkembangan teknologi ini bagi kepentingan usaha. Di tingkat koperasi primer atau UMKM di tingkat wilayah. penataan kembali persediaan bila diperlukan. tidak berkembang.Tanaman sistem informasi adalah suatu sistem yang menggabungkan semua aplikasi dan menyediakan departemen komunikasi di antara tanaman. dan membayar utang dagang. seperti mengeluarkan gaji. wholesaling. SIM mempersiapkan laporan dengan mengolah informasi dari database organisasi. layanan konsultasi.Teknologi manajemen kemudian diimplementasikan ke dalam perusahaan dan sekarang menggunakan sebuah sistem manajemen dokumen online. antara lain. Mempertimbangkan begitu pentingnya teknologi dan informasi. Dalam pengembangan usaha. negoisasi untuk meningkatkan posisi tawar dalam kompetisi pasar. teknologi informasi memberikan dampak yang sangat besar baik dalam pengembangan produk dan layanan. dan semakin terisisih dalam persaingan dan berhadapan dengan pengusaha besar yang sangat sigap mengakses dan mengembangkan IT sebagai basis bagi percepatan dan pengembangan usaha mereka. UMKM. dan bagaimana satu divisi divisi lain memperoleh informasi? Sebuah organisasi memiliki departemen utama seperti Akuntansi. pengembangan produk dan control kualitas. Banyak keuntungan yang diperoleh BDC berbasis IT. serta mobilitas.adalah sebuah sistem yang memainkan peran utama dalam posisi manajer. Perangkat lunak ini menciptakan gambar dari W-4 bentuk dan resume. penguasaan terhadap Teknologi Komunikasi dan Informasi (Information Communication Technology) merupakan keharusan yang tak lagi bisa ditawar. pengembangan dan sertifikasi produk. kualitas. bila teknologi yang juga menjadi penopang globalisasi ini mengalami perkembangan yang luar biasa pesat. 2.Masing-masing departemen memiliki sistem informasi di sana sendiri yang terdiri dari beberapa program aplikasi spesifik dirancang untuk memenuhi kebutuhan departemen. Di tingkat nasional atau koperasi sekunder. memberikan training ketrampilan bisnis atau ICT untuk bisnis pada para pengusaha laki-laki dan perempuan.

Konsep menajemen supply chain memperlihatkan adanya proses ketergantungan antara berbagai perusahaan yang terkait di dalam sebuah system bisnis. Enkripsi ini menggunakan dua kunci/key (yaitu kode). Public key disertakan secara gratis untuk setiap web browser. pasangan untuk pasangan public key tersebut disimpan oleh pengelola e-com. perencanaan bisnis. Jika pembeli menggunakan browser untuk mengirim form transaksi. yaitu puclic key dan private key.10. SET menggunakan suatu kriptografi khusus yang dinamakan asymmetric cryptography untuk menjamin keamanan suatu transaksi. kerahasiaan informasi customer (berupa nama dan nomor kartunya) bisa dijaga. mengembangan “Pusat ICT” dengan dilengkapi fasilitas untuk kebutuhan transaksi bisnis (seperti. Kedua kunci tersebut terhubung secara matematis dengan rumus tertentu. Karena adanya hubungan yang khusus antara kedua kunci. SET juga bisa menjaga autotentifikasi atau identitas penjual dan customer. sehingga tidak bisa disalahgunakan oleh sembarang orang. user dan siapa pun yang menerima public key tersebut mendapat jaminan bahwa data yang telah dienkripsi dengan suatu public key dan dikirimkan ke user hanya bisa didekripsi oleh private key. Artinya. mesin fax. Dengan menggunakan SET. dan Adleman). Selain digunakan untuk pembayaran dengan credit card.usaha. suatu pihak pengelola e-commerce yang menggunakan SET. Keamanan ini terjamin selama user dapat menjaga kerahasiaan private key. dan hal ini biasanya dilakukan melalui penyebaran web browser. computers. layanan pembukuan). Asymmetric cryptography ini juga disebut dengan nama Public-key Cryptography. pembeli tersebut akan menggunakan public key yang telah tersedia di web browsernya. Mekanisme Sucure Electronic Transaction Dalam E-Commere Standar enkripsi yang digunakan dalam e-commerce pada saat ini adalah SET (Secure Electronic Transaction). tidak akan bisa men-dekripsi data form yang dikirim dengan public key tersebut. Artinya. harus membuat pasangan key khusus untuk webnya. layanan printing. Teknologi Informasi sebagai tulang punggung manajemen supply chain. Public key akan disebarkan. mesin photocopy. akan semakin kompleks strategi pengelolaan yang perlu . internet. Pasangan key ini harus dibuat secara khusus oleh user. scanners. Algoritma yang biasanya digunakan untuk pembuatan key adalah algoritma RSA (dinamakan berdasarkan inisial pembuatnya. Semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam rantai tersebut. SET juga digunakan untuk pembayaran dengan smartcard. dan telah tersedia jika browser tersebut diinstall. Setelah data sampai ke pengelola e-com. dan data identitas serta nomor kartu kredit customer tidak akan jatuh ke tangan yang tidak berhak. telephone. yaitu : Rivest. satu kunci digunakan untuk meng-enkripsi data. User dapat menyebarkan public key secara bebas. Orang lain yang tidak mempunyai private key pasangannya. Private key. sehingga data yang telah di-enkripsi oleh suatu kunci hanya bisa di-dekripsi dengan menggunakan kunci pasangannya. dll) 2. Setiap user mempunyai dua kunci. data tersebut akan di-dekripsi dengan menggunakan private key. dan kunci lainnya untuk men-dekripsi data tersebut. BAB III PENUTUP Kesimpulan Persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi menuntut perusahaan untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya. hanya pengelola e-com yang bisa mendapatkan data itu dalam bentuk yang sebenarnya. konsep manajemen supply chain tidak dapat dipisahkan dari perkembangan teknologi informasi (TI). Shamir.

Istilah internetisasi mengacu pada proses sebuah perusahaan terlibat dalam aktivitas-aktivitas bisnis secara elektronik (ecommerce atau e-bisnis). electronic marketing). berupa digital marketing atau nternet marketing (cyber marketing. khususnya dengan memanfaatkan internet sebagai media. maupun infrastruktur penunjang.dibangun. . internet membawa dampak transpormasional yang menciptakan paradigma baru dalam berbisnis. pasar. Dalam konteks bisnis.