P. 1
Kelas_10_20090904215214_ekonomi_yulieko

Kelas_10_20090904215214_ekonomi_yulieko

|Views: 8,315|Likes:
Published by anon_701566619

More info:

Published by: anon_701566619 on Dec 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/22/2015

pdf

text

original

Sumber: CD Profile Perekonomian Indonesia Era Kabinet Gotong Royong. 2004

Gambar 2.11 Industri meubel dalam kegiatan ekonomi berperan sebagai produsen

Kegiatan apakah yang terdapat pada gambar di atas? Barang-barang apa sajakah yang
diproduksi dalam industri kegiatan tersebut? Siapa sajakah yang berperan dalam kegiatan
ekonomi tersebut? Pada umumnya pelaku kegiatan ekonomi terdiri atas rumah tangga
konsumen (RTK), rumah tangga produsen (RTP), pemerintah dan masyarakat luar negeri.
pelaku ekonomi sebagai subjek yang menjalankan kegiatan ekonomi, mempunyai peran
yang berbeda satu sama lain. Dari perbedaan peran itu menimbulkan hubungan atau interakasi
satu dengan lainnya. Pernahkah kalian mendengar
RTK, RTP, pemerintah dan masyarakat luar negeri?
Apa saja peran mereka dalam perekonomian? Coba
perhatikan penjelasan berikut ini.

1.Rumah Tangga Konsumen (RTK)

Gambar di samping adalah gambar para
pekerja tambang minyak. Faktor produksi apa
yang disediakan tenaga kerja tersebut? Kom-
pensasi/imbalan apakah yang akan diperolehnya
apabila ia menyediakan faktor produksi tersebut?
Apakah mereka juga mengonsumsi hasil pro-
duksi perusahaan tambang minyak tersebut?

Sumber: CD Profile Perekonomian Indonesia Era
Kabinet Gotong Royong. 2004

Gambar 2.12 Perusahaan dalam kegiatan
ekonomi berperan sebagai produsen

Ekonomi Kelas 10

40

Rumah tangga konsumen adalah individu atau kelompok manusia yang mengkonsumsi
barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen. Rumah Tangga Konsumen (RTK)
atau biasa disebut rumah tangga merupakan sebuah keluarga yang terdiri atas suami,
istri dan anak serta anggota keluarga lainnya, yang setiap hari melakukan kegiatan
ekonomi guna memenuhi kebutuhan keluarga.
Pada dasarnya kita adalah konsumen yang setiap hari mulai dari bangun tidur sampai
dengan tidur lagi bahkan ketika sedang tidur pun melakukan kegiatan konsumsi. Makan,
mandi, berpakaian, bekerja, dan semua aktivitas kita pada dasarnya adalah konsumsi.
Bisakah kalian jelaskan apa sebabnya makan, minum, berpakaian, bekerja dan
aktivitas lain pada dasarnya adalah konsumsi? Pasti kalian akan menjawab, tentu
bisa. Sebab makan, minum, berpakaian, bekerja, tidur, mandi dan kegiatan lainnya
yang kita lakukan adalah dalam rangka menggunakan barang/jasa baik dengan
menghabiskan sekaligus atau mengurangi nilai gunanya.
Kelompok rumah tangga konsumen berperan melakukan kegiatan sebagai berikut.
a.Menyediakan faktor-faktor produksi (alam, tenaga kerja, modal dan skill) dan
menjualnya kepada Rumah Tangga Produksi.
b.Memperoleh imbalan (kompensasi) atas faktor produksi yang telah diberikan.
Imbalan tersebut berupa upah/gaji dari menjual tenaga, sewa dari penyewaan
tanah atau gedung, bunga dari hasil jasa modal, dan laba atau keuntungan dari
keahlian untuk menghimpun usaha.
c.Bertindak mengkonsumsi (membeli) barang dan jasa.
d.Membayar pajak kepada pemerintah.
e.Membelanjakan penghasilan untuk membeli barang/jasa yang dihasilkan produsen.

2.Rumah Tangga Perusahaan (RTP)

Rumah tangga perusahaan (RTP) adalah rumah tangga ekonomi yang melakukan
kegiatan produksi barang dan jasa dalam hal ini perusahaan sebagai produsen.
Kegiatannya tersebut dilakukan dengan menggunakan faktor-faktor produksi dari
rumah tangga konsumen.

Sumber: CD Profile Perekonomian Indonesia Era Kabinet Gotong Royong. 2004

Gambar 2.13 Perusahaan dalam kegiatan ekonomi berperan sebagai produsen

Ekonomi Kelas 10

41

Faktor produksi tersebut terdiri dari:
a.Sumber daya alam

Sumber daya alam, seperti tanah dan hasil-hasil dari tanah. Tanah merupakan
tempat dilakukannya usaha. Bahan baku produksi pun berasal dari tanah.
b.Sumber daya manusia

Seperti halnya tanah, manusia merupakan faktor produksi asli. Manusia berperan
sebagai tenaga kerja dalam berbagai tingkatan. Mulai dari pimpinan puncak sampai
tenaga pesuruh, manusia sangat menentukan baik-buruknya hasil produksi.

c.Sumber daya modal

Modal dengan berbagai bentuk dan sumbernya, juga menentukan keberhasilan
suatu produksi. Mesin-mesin dan uang yang diperoleh dari pemilik atau pinjaman
dan hibah pihak lain, sangat berguna untuk menghasilkan barang/jasa.
d.Kewirausahaan (skill)

Kewirausahaan atau keahlian dalam mengelola usaha sangat erat dengan penggunaan
faktor-faktor produksi lainnya. Jiwa wirausaha dan keahlian dalam mengelola usaha
yang dimiliki setiap individu dalam proses produksi sangat menunjang keberhasilan
dalam menghasilkan barang dalam segi kuantitas dan kualitas.

Peran rumah tangga perusahaan pada umumnya dalam kegiatan ekonomi adalah
sebagai berikut.
a.Perusahaan menjual hasil produksinya kepada rumah tangga konsumen, rumah
tangga pemerintah, dan masyarakat luar negeri.
b.Membayar kompensasi/balas jasa atas penggunaan faktor-faktor produksi berupa
upah/gaji, sewa, bunga, dan keuntungan atau laba.
c.Memproduksi barang dan jasa yang diperoleh dari faktor-faktor produksi.
d.Berkewajiban membayar pajak kepada pemerintah.

3.Rumah Tangga Pemerintah (RTG)

Sumber: CD Profile Perekonomian Indonesia Era Kabinet Gotong Royong. 2004

Gambar 2.14 Pemerintah mengaspal jalan demi lancarnya kegiatan pendistribusian barang
ke daerah-daerah di seluruh Indonesia

Ekonomi Kelas 10

42

Pasal 33 UUD 1945 ayat (2) berbunyi: “Cabang-cabang produksi yang penting
bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.”
Berdasarkan isi pasal tersebut, berarti di negara kita, selain swasta, pemerintah pun
boleh melakukan kegiatan ekonomi, terutama pada bidang-bidang yang penting bagi
kehidupan masyarakat banyak, seperti listrik, air, telekomunikasi dan pertambangan.
Pelaksanaan dari pasal di atas, maka keluarlah Instruksi Presiden No. 7 tahun 1967
yang membagi perusahaan negara menjadi tiga bentuk, yaitu:
a.perusahaan jawatan (Perjan);
b.perusahaan umum (Perum); dan
c.perusahaan perseroan (Persero).
Di setiap negara sekalipun negara tersebut menggunakan sistem ekonomi liberal
seperti negara Amerika Serikat, peran pemerintah masih ada dengan melakukan
berbagai campur tangan terhadap perekonomian dalam negeri. Begitu juga dengan
Indonesia, pemerintah yang ada baik pemerintah pusat maupun daerah, berperan
penting dalam kegiatan perekonoman di Indonesia di antaranya.
a.Membelanjakan penerimaan negara untuk membeli barang-barang kebutuhan
pemerintah. Mengadakan pengeluaran pemerintah dengan membeli barang dan
jasa dengan tujuan meningkatkan fasilitas untuk kepentingan umum/publik.
Estimasi anggaran dan belanja negara sering kita sebut sebagai Anggaran
Pendapatan Belanja Negara (APBN). Contohnya anggaran yang digunakan
menggaji para pegawai negeri, pengaspalan jalan, dan membuat jembatan.
b.Menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat luas dengan
melakukan produksi barang dan jasa melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Contohnya : di Indonesia Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan menyediakan
listrik kepada masyarakat.
c.Menciptakan iklim yang kondusif dan sehat bagi dunia usaha dengan melakukan
bimbingan, pengarahan, pengaturan dan pengawasan dengan membuat peraturan/
perundang-undangan bersama dengan DPR yang berhubungan dengan
perekonomian nasional. Contohnya undang-undang anti trust (monopoli) dan
undang-undang ekspor-impor.
d.Menjaga stabilitas ekonomi dengan kebijakan-kebijakan ekonomi. Contohnya
adalah pada tahun 2005 pemerintah Indonesia menerapkan beberapa kebijakan
yaitu, kebijakan moneter dengan mengurangi subsidi terhadap BBM dan
menetapkan harga BBM khusus untuk Industri. Sedangkan dana yang digunakan
untuk subsidi BBM sebelumnya, digunakan pemerintah untuk memberikan dana
kompensasi kepada warga miskin sehingga pemerataan distribusi pendapatan
masyarakat semakin merata.

Ekonomi Kelas 10

43

4.Masyarakat Luar Negeri

Sumber: www.tempointeraktif.com

Gambar 2.14 Salah satu alasan kegiatan impor dari luar negeri dilakukan,
apabila stock kebutuhan dalam negeri tidak mencukupi.

Masyarakat luar negeri adalah masyarakat negara lain. Kita ketahui bersama bahwa
tidak ada negara di dunia ini dapat mencukupi kebutuhannya sendiri. Keterlibatan
perekonomian negara lain bertujuan untuk mencapai sasaran pembangunan dan
pertumbuhan ekonomi sehingga suatu negara akan melakukan kerjasama dengan negara
lain, baik di dalam satu kawasan maupun di kawasan internasional. Kita ketahui bersama
bahwa tidak semua negara mempunyai sumber daya alam dan juga menguasai ilmu
pengetahuan dan teknologi yang tinggi. Solusi dari ketimpangan masing-masing negara
adalah dengan melakukan pertukaran. Pertukaran antara negara disebut sebagai perdagangan
luar negeri (ekspor- impor). Contohnya adalah negara Indonesia menjual barang komoditas
yang diekspor berupa kelapa sawit kepada Cina, sebaliknya Indonesia mengimpor barang
komoditas motor dari Cina. Selain itu peran masyarakat luar negeri adalah melakukan
investasi pada perusahaan yang mengeluarkan obligasi, saham, maupun sekuritas lain,
sehingga perusahaan tersebut dapat melaksanakan kegiatan produksi.
Hubungan kerjasama dengan luar negeri dalam bidang ekonomi dapat berupa:
a.Perdagangan (Ekspor ke luar negeri dan Impor ke dalam negeri)
b.Kerjasama Regional (satu kawasan) seperti:
1)ASEAN (Association of South East Asian Nation) atau Perhimpunan Bangsa-
bangsa Asia Tenggara.
2)AFTA (Asean Free Trade Area) atau Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN.
3)Proyek SIJORI (Singapura, Johor dan Riau).
4)EEC (Europe Economy Community) atau Masyarakat Ekonomi Eropa.
c.Kerjasama Multilateral (dari berbagai kawasan), seperti IMF (International Monetary
Fund
= Dana Moneter Internasional), World Bank (Bank Dunia).
Bentuk-bentuk kerjasama antarnegara selain ekspor dan impor, dapat juga
berupa pertukaran tenaga kerja, kerjasama teknologi dan pertukaran tenaga ahli.
Kegiatan yang dilakukan rumah tangga masyarakat luar negeri adalah penyedia
atau penjual barang-barang impor, pembeli barang-barang hasil produksi dalam
negeri, dan penyedia modal atau tenaga ahli.

Ekonomi Kelas 10

44

POJOK ISTILAH

house hold

konsumen

firms

produsen

circulair flow diagram

diagram yang menggambarkan hubungan timbal balik
antarpelaku ekonomi berupa arus melingkar yang
membentuk sistem tertentu

regional

hubungan perdagangan dalam satu kawasan

bilateral

hubungan pedagangan antara dua negara

multi lateral

hubungan pedagangan banyak kawasan

ekspor

menjual barang dan jasa dari dalam negeri ke luar negeri

impor

membeli barang dan jasa dari luar negeri ke dalam negeri

AFTA

kawasan perdagangan bebas ASEAN

Setelah kamu mempelajari pembelajaran di atas, kesulitan apa sajakah yang kamu
hadapi, bagaimanakah cara mengatasinya, apakah kamu menemukan solusi atau
jawab dari kesulitanmu tersebut?

Carilah informasi tertulis dalam surat kabar, majalah maupun internet mengenai
profil perusahaan tersebut di atas! Kemudian jelaskan peran perusahaan tersebut
bagi masyarakat dan peran masyarakat sebagai konsumen ataupun sebagai tenaga
kerja! Setelah itu kumpulkanlah kepada gurumu dalam bentuk makalah!

Tugas

Refleksi Diri

Ekonomi Kelas 10

45

1.Konsumsi ialah kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai guna
suatu barang/jasa. Pelaku kegiatan konsumsi dinamakan konsumen.
2.Ciri-ciri kegiatan konsumsi ialah barang yang digunakan dalam kegiatan
konsumsi merupakan barang konsumsi, ditujukan langsung untuk memenuhi
kebutuhan dan barang yang dipergunakan akan habis atau berkurang.
3.Terdapat empat tujuan kegiatan konsumsi dan ini juga merupakan pola
perilaku dari konsumen yaitu:
a.Mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap.
b.Menghabiskan nilai guna barang sekaligus.
c.Memuaskan kebutuhan secara fisik.
d.Memuaskan kebutuhan rohani.
4.Produksi adalah kegiatan menciptakan atau menambah nilai guna suatu
barang/jasa. Pelaku kegiatan produksi disebut produsen.
5.Dari pengertian tersebut jelas bahwa kegiatan produksi mempunyai tujuan
dan memengaruhi perilaku produsen yang meliputi:
a.Menghasilkan barang atau jasa.
b.Meningkatkan nilai guna barang atau jasa.
c.Meningkatkan kemakmuran masyarakat.
d.Meningkatkan keuntungan.
e.Memperluas lapangan usaha.
f.Menjaga kesinambungan usaha perusahaan.
6.Suatu diagram yang menggambarkan hubungan timbal balik antarpelaku
ekonomi berupa arus melingkar yang membentuk sistem tertentu disebut

circulair flow diagram.

7.Rumah Tangga Konsumen (RTK) atau biasa disebut rumah tangga
merupakan sebuah keluarga yang terdiri atas suami, istri dan anak serta
anggota keluarga lainnya, yang setiap hari melakukan kegiatan ekonomi guna
memenuhi kebutuhan keluarga.
8.Rumah tangga perusahaan (RTP) adalah rumah tangga ekonomi yang
melakukan kegiatan produksi barang dan jasa dalam hal ini perusahaan sebagai
produsen.

Rangkuman

Ekonomi Kelas 10

46

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->