P. 1
SEJARAH KIMIA

SEJARAH KIMIA

|Views: 179|Likes:
Published by nawastra

More info:

Published by: nawastra on Dec 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2015

pdf

text

original

KIMIA Kelas 3 Semester 2

BAB 6 : SENYAWA TURUNAN ALKANA
GUGUS FUNGSI

Apa yang dapat Anda simpulkan dari pengamatan dua senyawa di atas? Kedua senyawa di atas mempunyai jumlah atom C dan H sama, tetapi mempunyai sifat yang berbeda. Perbedaan sifat kedua senyawa di atas disebabkan oleh satu atom H pada etana digantikan oleh gugus –OH. Gugus –OH inilah yang menyebabkan perbedaan sifat antara etana dengan etanol. Gugus –OH ini dikenal dengan sebutan gugus fungsi. Gugus fungsi adalah atom atau gugus atom yang menjadi ciri khas suatu deret homolog. Setiap senyawa karbon yang mempunyai gugus fungsi berbeda akan mempunyai sifat yang berbeda pula. Berikut ini beberapa gugus fungsi dari senyawa turunan alkana yang akan kita pelajari pada bab-bab selanjutnya.

Penamaan secara sistem IUPAC. maupun untuk kepentingan medis. Senyawa alkohol sudah banyak dikenal dan dimanfaatkan oleh manusia. Gugus alkil yang terikat dapat sama dan dapat berbeda.3 berikut. Beberapa jenis makanan dan minuman beralkohol yang banyak dikonsumsi orang dihasilkan dari hasil fermentasi karbohidrat. Penamaan secara lazim. Eter mempunyai rumus umum R–O–R′. Contoh rumus struktur salah satu jenis alkohol. yaitu dengan mengganti akhiran a pada alkana dengan akhiran ol (alkanamenjadi alkanol) ALKOKSIALKANA (ETER) Eter atau alkoksi alkana merupakan turunan alkana yang mempunyai struktur berbeda dengan alkohol. yaitu metanol seperti tampak pada gambar 4. Dengan gugus fungsi –O– yang terikat pada dua gugus alkil. makanan. yaitu: a. Beberapa contoh senyawa eter seperti pada tabel 4.TATA NAMA SENYAWA TURUNAN ALKANA ALKOHOL Alkohol merupakan senyawa turunan alkana yang mengandung gugus fungsi – OH. yaitu dimulai dengan menyebut nama gugus alkil yang terikat pada gugus –OH kemudian diikuti kata alkohol. . TATA NAMA ALKOHOL Ada dua cara pemberian nama pada alkohol. baik dalam bentuk minuman.1. minuman anggur. dan lain-lain. misalnya tape singkong. b.

yaitu dengan mengganti akhiran ana pada alkana asal dengan akhiran oksi.TATA NAMA ETER Ada dua cara pemberian nama eter. ALDEHID (ALKANAL) Tata nama senyawa aldehid dengan rantai cabang sama seperti tata nama alkohol. tetapi posisi gugus fungsi –CHO tidak perlu dinyatakan karena selalu menjadi atom karbon nomor satu . Penamaan berdasarkan IUPAC. yaitu: a. Penamaan secara lazim dimulai dengan menyebut nama alkil yang terikat pada gugus –O– kemudian diikuti oleh kata eter. b.

Nama Lazim (Trivial) ALKANON (KETON) TATA NAMA ALKANON a. Cara Trivial Menyebut dulu gugus alkil yang terikat pada atom C gugus karbonil kemudian diikuti kata keton. Nama IUPAC Nama aldehid sebagai turunan dari alkana diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran adengan al. Penyebutan gugus alkil mengikuti urutan abjad.TATA NAMA ALKANA a. b. yaitu rantai atom C terpanjang yang mengandung gugus karbonil . Sistem IUPAC 1). Contoh: b. Menentukan rantai induk.

Sistem IUPAC Nama asam alkanoat diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti akhiran a menjadi oatdan diawali kata asam. 3). Urutan penamaan: Nomor cabang Nama cabang Nomor atom C gugus karbonil Nama rantai induk (alkanon) · · · · ASAM KARBOKSILAT (ALKAONAT) TATA NAMA KARBOKSILAT a. Memberi nomor dari salah satu ujung sehingga atom C pada gugus karbonil mendapat nomor terkecil. Hal ini karena banyaknya asam karboksilat yang telah dikenal orang sejak lama. b. . seperti terlihat pada tabel 4.11. Cara Trivial Nama trivial asam karboksilat biasanya didasarkan pada nama sumbernya. bukan berdasarkan strukturnya.2).

.13 dapat disimpulkan bahwa rumus umum ester adalah CnH2nO2. Cara penamaam asam alkanoat adalah: Urutan penamaan: Asam(nomor cabang)-(nama cabang)(alkanoat) ALKIL ALKAONAT (ESTER) Dari tabel 4. TATA NAMA ESTER Ester mempunyai nama IUPAC alkil alkanoat.c. tetapi nama asam diganti dengan nama alkil dari R′ karena atom H dari gugus –OH diganti dengan gugus alkil. Tata nama ester hampir sama dengan tata nama asam karboksilat.

Catatan: Jika terdapat lebih dari satu atom halogen. maka prioritas penomoran didasarkan kereaktifannya. Br. Cl. I). Cl. Penomoran dimulai dari salah satu ujung rantai sedemikian sehingga posisi atom halogen mendapat nomor terkecil. 3) Gugus alkil selain rantai induk dan atom halogen sebagai cabang. I. Cl. Br. Tata Nama Trivial (lazim) Nama lazim monohaloalkana adalah alkilhalida. yaitu F. yaitu: a. Sedangkan urutan cara penamaannya sebagai berikut: 1) Menentukan rantai induk. I). Haloalkana mempunyai rumus struktur yang sama dengan alkana. hanya satu atau lebih atom H-nya diganti oleh atom halogen (X = F. 2) Memberi nomor. . b. TATA NAMA HALOALKANA Tata nama haloalkana dapat dikelompokkan menjadi dua. yaitu rantai karbon terpanjang yang mengandung atom halogen (X = F.HALOALKANA Haloalkana merupakan salah satu senyawa turunan alkana. Tata Nama IUPAC Haloalkana merupakan nama IUPAC. Br.

Makin panjang rantai karbonnya. Keisomeran dibedakan menjadi 2 yaitu : o Keisomeran struktur : keisomeran karena perbedaan struktur. Struktur berkaitan dengan cara atom-atom saling berikatan. § Keisomeran struktur pada alkena dapat terjadi karena perbedaan posisi ikatan rangkap atau karena perbedaan kerangka atom C. · keisomeran gugus fungsi KEISOMERAN RUANG Dapat dibedakan menjadi 2 yaitu : o keisomeran geometri : keisomeran karena perbedaan arah (orientasi) gugus-gugus tertentu dalam molekul dengan struktur yang sama. o Cara sistematis untuk mencari jumlah kemungkinan isomer pada alkana : B. o Misalnya : dapat dibuat 18 kemungkinan isomer dari C 8 H 18. KEISOMERAN PADA ALKENA Dapat berupa keisomeran struktur dan ruang. · keisomeran posisi : jika rumus molekul dan rantai induknya (kerangka atom) sama tetapi posisi cabang / gugus penggantinya berbeda. makin banyak pula kemungkinan isomernya. a) Keisomeran Struktur. tetapi tidak berarti ada 18 senyawa dengan rumus molekul C 8 H 18 . Perlu diketahui juga bahwa tidak berarti semua kemungkinan isomer itu ada pada kenyataannya. o Keisomeran ruang : keisomeran karena perbedaan konfigurasi (rumus molekul dan strukturnya sama). A. KEISOMERAN PADA ALKANA o Tergolong keisomeran struktur yaitu perbedaan kerangka atom karbonnya. sedangkan konfigurasi berkaitan dengan susunan ruang atom-atom dalam molekul. o keisomeran optik .KEISOMERAN Isomer adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul yang sama tetapi mempunyai struktur atau konfigurasi yang berbeda . o Pertambahan jumlah isomer ini tidak ada aturannya. KEISOMERAN STRUKTUR Dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : · keisomeran kerangka : jika rumus molekulnya sama tetapi rantai induknya (kerangka atom) berbeda. .

keenam atom karbon pada benzena tersusun secara melingkar membentuk segi enam beraturan dengan sudut ikatan masing-masing 120 derajat. b) Keisomeran Geometris. Ø Keisomeran ruang pada alkena tergolong keisomeran geometris yaitu : karena perbedaan penempatan gugus-gugus di sekitar ikatan rangkap. sebaliknya pada trans -2-butena. kedua gugus metil berseberangan. Ø Tidak semua senyawa yang mempunyai ikatan rangkap pada atom karbonnya (C=C) mempunyai keisomeran geometris. kedua gugus metil terletak pada sisi yang sama dari ikatan rangkap. BAB 7 : BENZENA & TURUNANNYA STRUKTUR BENZENA atau Struktur Kekule Benzena Struktur benzena pertama kali diperkenalkan oleh Kekule pada tahun 1865. v Pada alkuna tidak terdapat keisomeran geometris. Contohnya : o Keisomeran pada 2-butena. Menurutnya. Ikatan antara karbon adalah ikatan rangkap dua dan ikatan tunggal yang berselang seling. Contoh yang lain yaitu alkena dengan 5 atom C. v Keisomeran mulai terdapat pada butuna yang mempunyai 2 isomer. seperti diperlihatkan gambar di atas. KEISOMERAN PADA ALKUNA v Keisomeran pada alkuna tergolong keisomeran kerangka dan posisi . Senyawa itu akan mempunyai keisomeran geometris jika kedua atom C yang berikatan rangkap mengikat gugus-gugus yang berbeda.§ Keisomeran mulai ditemukan pada butena yang mempunyai 3 isomer struktur. . Keduanya mempunyai struktur yang sama tetapi berbeda konfigurasi (orientasi gugus-gugus dalam ruang). Dikenal 2 jenis 2-butena yaitu cis -2-butena dan trans -2-butena. o Pada cis -2-butena. C.

Benzena termasuk senyawa aromatik dan memiliki rumus molekul C6H6. Adanya resonansi pada benzena ini menyebabkan ikatan pada benzena menjadi stabil. Mengapa demikian? Berdasarkan hasil analisis. Tata Nama Senyawa Turunan Benzena dengan satu substituen yang terikat pada cincin Benzena Perhatikan beberapa contoh berikut: Etil benzena bromobenzena nitrobenzena Dari ketiga contoh di atas. ikatan rangkap dua karbon-karbon pada benzena tidak terlokalisasi pada karbon tertentu melainkan dapat berpindah-pindah. Tetapi ketika dilakukan uji bromin benzena tidak memperlihatkan sifat ketakjenuhan karena benzena tidak melunturkan warna dari air bromin. Gugus-gugus fungsi lain yang terikat pada benzena dianggap sebagai cabang. Benzena yang kehilangan satu atom H disebut fenil (C6H5-) dengan struktur sebagai berikut: fenil Sehingga klorobenzena dapat juga disebut fenilklorida dan bromobenzena dapai disebut fenilbromina klorobenzena = fenilklorida . TATA NAMA BENZENA & TURUNANNYA Dalam sistem penamaan IUPAC. dapat terlihat bahwa gugu alkil seperti etil. a. Gejala ini disebut resonansi. cincin benzena dianggap sebagai induk. Rumus molekul benzena memperlihatkan sifat ketakjenuhan dengan adanya ikatan rangkap. sehingga ikatan rangkapnya tidak dapat diadisi oleh air bromin. sama seperti rantai terpanjang dalam alkana. dan gugus nitro dituliskan sebagai awalan pada benzena. golongan halogen seperti bromo.

seperti contoh dibawah ini: Benzilamina b. m (meta). orto meta para Perhatikan contoh-contoh berikut: o-dibromobenzena m-kloroanilina p-nitrofenol . Tata Nama Senyawa Turunan Benzena dengan dua substituen yang terikat pada cincin Benzena Jika terdapat dua jenis substituen.Sedangkan toluena yang kehilangan satu atom Hnya disebut benzil dengan struktur sebagai berikut: Benzil Sehingga. p (para) atau dengan menggunakan angka. maka posisi substituen dapat dinyatakan dengan awalan o (orto). senyawa turunan benzena yang tersusun dari toluena yang kehilangan satu atom H diberi nama dengan awalan benzil.

p tidak dapat diterapkan lagi dan hanya dapat dinyatakan dengan angka.6-trinitotoluena Urutan prioritas penomoran sama denganprioritas penomoran pada tata nama benzena yang tersubtitusi oleh dua substituen.4-trinitro benzena 2. Kemudahan benzena mengalami reaksi substitusi elektrofilik menyebabkan benzena memiliki banyak senyawa turunan. Tata Nama Senyawa Turunan Benzena dengan lebih dari dua substituen yang terikat pada cincin benzena Sedangkan jika terdapat tiga substituen atau lebih pada cincin benzena. Semua senyawa karbon yang mengandung cincin benzena digolongkan sebagai turunan benzena.4. m.2. maka sistem o. maka penomorannya dengan nomor yang semakin kecil c.Urutan prioritas penomoran untuk beberapa substituen yang umum: Arah tanda panah menunjukkan substituen yang semakin prioritas. Perhatikan contoh berikut: 1. Berikut ini beberapa turunan benzena yang umum: Struktur Nama Struktur Toluena Nama Fenol p-xilena Benzaldehida Stirena Asam Benzoat .

masih banyak lagi senyawa turunan benzena yang terdapat di sekitar kita baik itu dengan satu substituen yang terikat pada cincin benzena. 2. tetapi larut dalam pelarut yang kurang polar atau nonpolar. tapi mudah terbakar dengan menghasilkan banyak jelaga Lebih mudah mengalami reaksi substitusi dari pada adisi KEGUNAAN & DAMPAK BENZENA BESERTA TURUNANNYA KEGUNAAN Kegunaan benzena yang terpenting adalah sebagai pelarut dan sebagai bahan baku pembuatan senyawa-senyawa aromatik lainnya yang merupakan senyawa turunan benzena. Toluena Toluena digunakan sebagai pelarut dan sebagai bahan dasar untuk membuat TNT (trinitotoluena).1derajat Celsius Densitas : 0. seperti eter dan tetraklorometana Titik Leleh : 5. Berikut ini beberapa senyawa turunan Benzena dan kegunaannya: 1.Anilina Benzil alkohol Selain senyawa-senyawa di atas.88 SIFAT KIMIA:     Bersifat kasinogenik (racun) Merupakan senyawa nonpolar Tidak begitu reaktif. ataupun dua substituen atau lebih.5 derajat Celsius Titik didih : 80. Stirena Stirena digunakan sebagai bahan dasar pembuatan polimer sintetik polistirena melalui . senyawa yang digunakan sebagai bahan peledak (dinamit). SIFAT-SIFAT BENZENA SIFAT FISIK:        Zat cair tidak berwarna Memiliki bau yang khas Mudah menguap Tidak larut dalam pelarut polar seperti air air. Masing-masing dari senyawa turunan benzena tersebut memiliki kegunaan yang beragam bagi kehidupan manusia.

alergi. Hampir semua obat yang beredar dipasaran menggunakan zat aktif parasetamol. diantaranya adalah: • Asam asetil salisilat atau lebih dikenal dengan sebutan aspirin atau asetosal yang biasa digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit (analgesik) dan penurun panas (antipiretik). untuk menghasilkan sinamaldehida (minyak kayu manis). • Asam tereftalat merupakan bahan serat sintetik polyester. sol sepatu serta piring dan cangkir.proses polimerisasi. Polistirena banyak digunakan untuk membuat insolator listrik. Dampak kesehatan akibat paparan Benzena berupa depresi pada sistim saraf pusat hingga kematian. sakit gigi. penyakit kanker darah yang telah banyak menyebabkan kematian. Benzaldehida dapat berkondensasi dengan asetaldehida (etanal). Penggunaan parasetamol yang berlebihan dapat menimbulkan gangguan ginjal dan hati. Beberapa penelitian menunjukan bahwa benzena merupakan salah satu penyebab leukemia. yaitu zat yang dapat membentuk kanker dalam tubuh manusia jika kadarnya dalam tubuh manusia berlebih. dan asma. • Natrium benzoat yang biasa ggunakan sebagai pengawet makanan dalam kaleng. Oleh karena itu aspirin juga digunakan sebagai obat sakit kepala. DAMPAK Telah disebutkan bahwa benzena memiliki sifat racun atau kasinogenik. gangguan ginjal. Konsentrasi Benzena yang lebih tinggi dapat menyebabkan efek yang lebih parah. Paparan sebesar 20. • Parasetamol (asetaminofen) memiliki fungsi yang sama dengan aspirin tetapi lebih aman bagi lambung. Paparan Benzena antara 50–150 ppm dapat menyebabkan sakit kepala. Asam Benzoat dan Turunannya Terdapat beberapa turunan dari asam benzoat yang tanpa kita sadari sering kita gunakan. Anilina Anilina merupakan bahan dasar untuk pembuatan zat-zat warna diazo. Penggunaan dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi lapisan mukosa pada lambung sehingga menimbulkan sakit maag. termasuk vertigo dan kehilangan kesadaran. Fenol Dalam kehidupan sehari-hari fenol dikenal sebagai karbol atau lisol yang berfungsi sebagai zat disenfektan. 4. boneka. 5. Benzaldehida Benzaldehida digunakan sebagai zat pengawet serta bahan baku pembuatan parfum karena memiliki bau yang khas.000 ppm . dan perasaan mengantuk. demam dan sakit jantung. Anilina dapat diubah menjadi garam diazonium dengan bantuan asam nitrit dan asam klorida. • Metil salisilat adalah komponen utama obat gosok atau minyak angin. 6. kelesuan. 3.

sakit kepala. serat sintetik.500 ppm dapat menyebabkan keracunan jika terhirup selama 0. muntah. Polimer ini banyak dipakai dalam bidang transportasi (mobil. melamin formaldehid b. Material non biologis (makromolekul sintetik) Contoh : plastik. kapal udara). Makromolekul dibagi atas dua material yaitu 1. Berdasarkan kegunaannya polimer digolongkan atas : a. Dampak yang ringan dapat berupa euforia. harganya murah dan banyak dipakai dalam kehidupan sehari hari. wool. Polimer komersial (commodity polymers) Polimer ini dihasilkan di negara berkembang. polivinilklorida (PVC). bahan bangunan (pipa ledeng). atau jaringan tiga dimensi. selulosa. gaya berjalan terhuyung-huyung. sutera dan asbes 2. Polimer ini cukup mahal dan canggih dengan sifat mekanik yang unggul dan daya tahan yang lebih baik. polipropilen (PP). karena mereka terdiri dari unit ulangan yang identik (unit struktural). Inilah sebabnya mereka disebut polimer. polistirena (PS). . Kegunaan sehari-hari dari polimer ini ditunjukkan dalam tabel 1. bercabang. Polimer teknik (engineering polymers) Polimer ini sebagian dihasilkan di negara berkembang dan sebagian lagi di negara maju. elastomer sintetik Material biologis dapat menunjang tersediaanya pangan dan dibahas dalam biokimia sedang material non biologis mencakup bahan sintetik. BAB 8 : MAKROMOLEKUL (POLIMER) MAKROMOLEKUL adalah molekul raksasa (giant) dimana paling sedikit seribu atom terikat bersama oleh ikatan kovalen.selama 5 – 10 menit bersifat fatal dan paparan sebesar 7. Makromolekul ini mungkin rantai linear.5 – 1 jam. dan pingsan.1 Contoh : Polietilen (PE). Material biologis (makromolekul alam) Contoh : karet alam. truk. Banyak makromolekul sintetik memiliki struktur yang relatif sederhana.

dan kecepatan reaksi dapat berlangsung lebih cepat sampai 1011 kalinya. Asam amino termasuk monomer juga. beberapa protein juga memiliki fungsi vital dalam tubuh. Untuk contoh. sehingga sangat selektif. Salah satu jenis protein yang paling penting adalah enzim. Unit ulangan ini biasanya setara atau hampir setara dengan monomer yaitu bahan awal dari polimer. Molekul enzim hanya dapat mengenali satu jenis molekul reaktan saja. hanya satu molekul tertentu atau satu grup molekul. pergerakan dari protein aktin dan miosinsangat berperan bagi kontraksi otot lurik. mesin-mesin industri dan barang-barang konsumsi Contoh : Nylon. biopolimer Definisi  Polimer Molekul besar (makromolekul) yang terbangun oleh susunan unit ulangan kimia yang kecil. poliester c. Antibodi adalah satu contoh protein yang hanya dapat mengikat satu tipe molekul saja. etilena adalah monomer yang dapat dipolimerisasi menjadi polietilena (lihat reaksi berikut). polisulfon. membran. Enzim akan mengkatalis reaksi.barang-barang listrik dan elektronik (mesin bisnis. Contohnya. textura. komputer). polikarbonat. sehingga energi aktivasi akan menurun. yang dapat dipolimerisasi menjadi polipeptida dengan pelepasan air BAB 9 : ASPEK BIOKIMIA PROTEIN Seperti karbohidrat.  Monomer Sebarang zat yang dapat dikonversi menjadi suatu polimer. nomex. tapi dengan enzim mungkin menjadi kurang dari satu detik.000 tahun untuk betul-betul selesai. Salah satu ciri dari kebanyakan protein adalah mereka hanya dapat mengikat secara spesifik. Enzim . Polimer fungsional (functional polymers) Polimer ini dihasilkan dan dikembangkan di negara maju dan dibuat untuk tujuan khusus dengan produksinya dalam skala kecil Contoh : kevlar. sederhana dan terikat oleh ikatan kovalen. reaktan ini disebut sebagai substrat. Sebuah reaksi mungkin akan memakan waktu 3. polimer peka cahaya. polimer penghantar arus dan foton.

Tidak semua protein memiliki lebih dari satu subunit. Beberapa kombinasi dari asam amino akan cenderung membentuk gulungan yang disebut dengan αhelix atau menjadi lembaran yang disebut dengan β-sheet. Dalam sintesis dehidrasi ini. Struktur utama dari protein terdiri dari rangkaian linear asam amino. Grup pertama dalah gugus amino. KARBOHIDRAT Fungsi dari karbohidrat adalah sebagai pembangun dan sumber energi. sehingga akan langsung mengkatalis substrat lainnya. Monosakarida Tipe karbohidrat yang paling sederhana adalah monosakarida. Grup yang keempat biasanya disingkat sebagai "—R". tapi tidak semua karbohidrat adalah gula. Pada dasarnya. Struktur dari protein bisa dijelaskan melalui empat tingkatan. —COOH (meskipun eksisnya sebagai —NH3+dan — COO− dalam kondisi fisiologis). hemoglobin dengan keempat subunitnya. Beberapa dari mereka mempunyai fungsi sendiri-sendiri. misalnya. protein terdiri dari rantai asam amino. jika residu glutamat di posisi ke-6 digantikan dengan valin. Asam amino dapat bergabung melalui ikatan peptida. Rangkaian beberapa asam amino (biasanya lebih kecil dari 30) disebut polipeptida. Sebagai contoh. Grup yang ketiga adalah atom hidrogen. misalnya. Jika ada satu perubahan saja maka akan mengubah keseluruhan struktur. Jumlah karbohidrat di bumi lebih banyak daripada jumlah biomolekul manapun. Struktur kuartener lebih memfokuskan pada struktur dari protein dengan beberapa subunit peptida. —NH2. Gula merupakan karbohidrat. sebuah molekul air akan dilepaskan dan ikatan peptida akan menghubungkan atom nitrogen dari asam amino yang satu dengan atom karbon dari gugus asam karboksil lain. maka akan mengubah sifat hemoglobin tersebut. Bentuk ini akan ditentukan oleh urutan asam amino. Untuk rangkaian yang lebih panjang. kebanyakan dengan perbandingan 1:2:1 (formula . hasilnya adalah dipeptida. Struktur tersier adalah bentuk 3 dimensi protein tersebut secara keseluruha. Contohnya. Ada 20 macam asam amino standar. dan grup inilah yang membedakan antar asam amino. Sebuah asam amino terdiri dari satu atom karbon yang berikatan dengan 4 grup. dan mengakibatkan penyakit anemia sel sabit. Struktur sekunder lebih kepada morfologi lokal. Maka. hidrogen.sendiri tidak digunakan dalam proses reaksinya. "alanin-glisin-triptofan-serin-glutamatasparagin-glisin-lisin-…". fungsi glutamat adalah sebagai neurotransmiter. Rantai alfa hemoglobin terdiri dari 146 residu asam amino. yang biasanya terdiri dari atom karbon. dan oksigen. protein albumin pada plasma darah terdiri dari 585 residu asam amino. grup kedua adalah asam karboksilik. biasanya disebut sebagai protein.

akan dilepaskan satu atom hidrogen dan satu grup hidroksil (OH-). atau mungkin bercabang-cabang. gula yang biasanya ditemukan dalam manisnya buah-buahan. Di dalam tubuh. Disakarida Dua monosakarida dapat bergabung menjadi satu melalui sintesis dehidrasi. Jika banyak monosakarida bergabung menjadi satu. Maka. [1][a] Beberapa karbohidrat (terutama setelah kondensasi menjadi oligo. Monosakarida dapat dikelompokkan ke aldosa (mempunyai grup aldehida di akhir rantainya.  Glikogen. maka akan disebut sebagai oligosakarida (oligo-artinya "sedikit"). Atom hidrogen dan hidroksil akan bergabung dan membentuk molekul air (H-OH atau H2O). Jenis disakarida yang paling dikenal adalah sukrosa atau yang biasanya kita kenal dengan gula tebu. Disakarida yang lain contohnya laktosa. pada orang berusia lanjut. dengan menggunakan satu molekul air untuk memecah satu molekul disakarida.umumnya CnH2nOn. Satu molekul sukrosa terdiri dari satu molekul glukosa dan satu molekul fruktosa. merupakan contoh dari monosakarida. digunakan oleh manusia dan hewan sebagai sumber energi.  Selulosa dibuat oleh tumbuhan dan merupakan komponen penting yang membentuk dinding sel.dan polisakarida) memiliki jumlah karbon yang relatif lebih rendah daripada H dan O. Biasanya. produksi laktase semakin sedikit dan akibatnya adalah penyakit intoleransi laktosa. dimana n paling kecil adalah 3). Oligosakarida dan polisakarida Ketika beberapa (sekitar 3-6) monosakarida bergabung menjadi satu.Glukosa. Reaksinya pun bisa berbalik arah (reaksi pemecahan). contohnya glukosa) dan ketosa (mempunyai grup keton di rantainya. atau nama lainnya adalah gula otot. Juga termasuk dengan fruktosa. contohnya fruktosa). 2 jenis polisakarida yang paling dikenal adalah selulosa dan glikogen. Manusia tidak bisa membuat ataupun mencerna selulosa. Monosakarida dapat bergabunf membentuk satu rantai panjang. LIPID . maka dari itu disebut "dehidrasi". salah satu karbohidrat yang paling penting. maka akan disebut sebagai polisakarida. terdiri dari satu molekul glukosa dan satu molekulgalaktosa. Molekul baru ini disebut "disakarida". Reaksi inilah yang disebut dengan hidrolisis. maka akan memecah ikatan glikosidik pada disakarida. dua-duanya terdiri dari monomer glukosa. dikenal adanya enzim laktase yang memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.

glikolipid. termasuk juga kelompok molekul yang sulit larut dalam air (contohnya malam.Kata lipid merujuk kepada suatu kelompok molekul yang beragam. dan urasil hanya pada RNA. dan beberapa juga lunak. dan turunan asam lemak seperti fosfolipid. asam lemak. tapi ada juga yang mempunyai struktur cincin. Beberapa juga molekul aromatik. ASAM NUKLEAT Asam nukleat merupakan makromolekul biokimia yang kompleks. dan guanin bisa ada di RNA dan DNA. dan minyak samin terdiri dari lemak. dan gugus fosfat. Dalam kasus kolesterol. dan tiap nukleotida terdiri dari 3 komponen: basa nitrogen (purin dan pirimidin). Perbedaan tipe asam nukleat dapat ditemukan di jenis gula pada rantainya (contohnya. asam nukleat juga berperan dalam penyampai pesan kedua. DNA terdiri dari 2 deoksiribosa). Tapi ada beberapa bagian dari strukturnya bersifat hidrofilik ("sukaair"). gula pentosa/senyawa gula karbon-5. serta pembentuk molekul dasar untuk adenosin trifosfat. timin hanya pada DNA. Makanan yang mengandung lemak. jika dicerna dalam tubuh maka akan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol. Monomer dari asam nukleat disebut nukleotida. Jenis asam nukleat yang paling umum adalah asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA). Beberapa lipid mempunyaii sifat polar meskipun kebanyakan dari mereka merupakan nonpolar/hidrofobik ("takut air"). sehingga membuat molekul ini menjadi amfifilik (mempunyai sifat hidrofobik dan hidrofilik). gugus polarnya hanya -OH (hidroksil atau alkohol). sfingolipid. . Kebanyakan produk minyak dan produk susu yang kita gunakan untuk masak dan makan seperti mentega. dan terpenoid. terdiri dari rantai-rantai nukleotida yang menyimpan informasi genetik. gugus polarnya lebih besar sehingga dianggap polar. sitosin. Juga. jenis basa nitrogen yang mungkin ada di asam nukleat juga bisa berbeda: adenin. Lipid merupakan salah satu unsur penting dalm tubuh. Dalam kasus fosfolipid. Asam nukleat ditemukan di segala jenis sel makhluk hidup dan virus. Beberapa lipid merupakan molekul alifatik linear.keju. Disamping sebagai penyimpan informasi genetik.

Tapi ada beberapa bagian dari strukturnya bersifat hidrofilik ("sukaair"). Asam nukleat ditemukan di segala jenis sel makhluk hidup dan virus. Manusia tidak bisa membuat ataupun mencerna selulosa.keju. atau mungkin bercabang-cabang. Perbedaan tipe asam nukleat dapat ditemukan di jenis gula pada rantainya (contohnya. Jenis asam nukleat yang paling umum adalah asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA). dan terpenoid. Dalam kasus kolesterol. dan turunan asam lemak seperti fosfolipid. Dalam kasus fosfolipid.  Glikogen. Monomer dari asam nukleat disebut nukleotida. ASAM NUKLEAT Asam nukleat merupakan makromolekul biokimia yang kompleks. Jika banyak monosakarida bergabung menjadi satu. termasuk juga kelompok molekul yang sulit larut dalam air (contohnya malam. Kebanyakan produk minyak dan produk susu yang kita gunakan untuk masak dan makan seperti mentega. gugus polarnya lebih besar sehingga dianggap polar. serta pembentuk molekul dasar untuk adenosin trifosfat. DNA terdiri dari 2 deoksiribosa). Monosakarida dapat bergabunf membentuk satu rantai panjang. terdiri dari rantai-rantai nukleotida yang menyimpan informasi genetik. tapi ada juga yang mempunyai struktur cincin. dan tiap nukleotida terdiri dari 3 komponen: basa nitrogen (purin dan pirimidin). dan minyak samin terdiri dari lemak. sehingga membuat molekul ini menjadi amfifilik (mempunyai sifat hidrofobik dan hidrofilik). 2 jenis polisakarida yang paling dikenal adalah selulosa dan glikogen. asam nukleat juga berperan dalam penyampai pesan kedua. Beberapa lipid merupakan molekul alifatik linear. gugus polarnya hanya -OH (hidroksil atau alkohol). maka akan disebut sebagai polisakarida.  Selulosa dibuat oleh tumbuhan dan merupakan komponen penting yang membentuk dinding sel. asam lemak. Beberapa lipid mempunyaii sifat polar meskipun kebanyakan dari mereka merupakan nonpolar/hidrofobik ("takut air"). dan gugus fosfat. digunakan oleh manusia dan hewan sebagai sumber energi. sfingolipid.Ketika beberapa (sekitar 3-6) monosakarida bergabung menjadi satu. jika dicerna dalam tubuh maka akan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol. gula pentosa/senyawa gula karbon-5. LIPID Kata lipid merujuk kepada suatu kelompok molekul yang beragam. Disamping sebagai penyimpan informasi genetik. Lipid merupakan salah satu unsur penting dalm tubuh. Juga. Makanan yang mengandung lemak. Beberapa juga molekul aromatik. dan beberapa juga lunak. dua-duanya terdiri dari monomer glukosa. jenis basa nitrogen yang mungkin ada di asam nukleat juga bisa berbeda: . maka akan disebut sebagai oligosakarida (oligo-artinya "sedikit"). glikolipid. atau nama lainnya adalah gula otot.

timin hanya pada DNA. sitosin.adenin. dan urasil hanya pada RNA. . dan guanin bisa ada di RNA dan DNA.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->