P. 1
EvoLusi Katak

EvoLusi Katak

|Views: 511|Likes:
Published by Airi Firdausia

More info:

Published by: Airi Firdausia on Dec 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

Kresna Kustrianugroho

XII IPA 2 (18)

Evolusi Katak

mikroevolusi dan makroevolusi dapat melibatkan seleksi pada tingkat-tingkat yang berbeda.Evolusi Katak Evolusi mempengaruhi setiap aspek dari bentuk dan perilaku organisme. Dalam pengertian ini. pada makroevolusi. dan bentuk kehidupan yang sederhana tetap lebih umum. Dalam jangka waktu yang lama. Walaupun spesies kompleks berkembang dari evolusi. Misalnya. hal ini terjadi sebagai efek samping dari jumlah organisme yang meningkat. Akibat evolusi kadang-kadang dibagi menjadi makroevolusi dan mikroevolusi. sifat-sifat keseluruhan spesies adalah penting. . Terdapat sebuah miskonsepsi bahwa evolusi bersifat "progresif". menghindari predator. biasanya dengan saling membantu dalam simbiosis. Kehidupan kompleks tampaknya lebih beranekaragam karena ia lebih mudah diamati. Adaptasi-adaptasi ini meningkatkan kebugaran dengan membantu aktivitas seperti menemukan makanan.Organisme sederhana oleh karenanya merupakan bentuk kehidupan yang dominan di bumi dalam sejarahnya sampai sekarang. Sedangkan kisaran geografi yang luas meningkatkan kemungkinan spesiasi dengan membuat sebagian populasi menjadi terisolasi. sehingga perbedaan antara mikroevolusi dengan makroevolusi tidaklah begitu banyak terkecuali pada waktu yang terlibat dalam proses tersebut Namun. mayoritas besar spesies adalah prokariota mikroskopis yang membentuk setengah biomassa dunia walaupun bentuknya yang kecil. dengan mikroevolusi bekerja pada gen dan organisme. seperti kepunahan dan spesiasi. evolusi menghasilkan spesies yang baru melalui pemisahan populasi leluhur organisme menjadi kelompok baru yang tidak akan bercampur kawin. versus makroevolusi yang bekerja pada keseluruhan spesies dan mempengaruhi laju spesiasi dan kepunahan. Organisme juga dapat merespon terhadap seleksi dengan berkooperasi satu sama lainnya. variasi dalam jumlah besar di antara individu mengijinkan suatu spesies secara cepat beradaptasi terhadap habitat yang baru. seperti adaptasi yang terjadi dalam spesies atau populasi. makroevolusi dianggap sebagai akibat jangka panjang dari mikroevolusi. Secara umum. dan menarik lawan jenis. Yang paling terlihat adalah adaptasi perilaku dan fisik yang diakibatkan oleh seleksi alam. mengurangi kemungkinan terjadinya kepunahan.serta merupakan mayoritas pada biodiversitas bumi. Makroevolusi adalah evolusi yang terjadi pada tingkat di atas spesies.Sebagai contoh. Sedangkan mikroevolusi adalah perubahan evolusioner yang kecil. namun seleksi alam tidaklah memiliki tujuan jangka panjang dan tidak perlulah menghasilkan kompleksitas yang lebih besar.

Penemuan ini di buat oleh tim peneliti yang di pimpin ilmuan2 dari University of Calgary. katak mengalami perubahan bentuk. dan caecilian serupa cacing-merupakan . ia akan memiliki tubuh yang memungkinkannya hidup di darat.Sebaliknya. Melalui metamorfosis. fakta telah membuk. yakni bisa hidup di air dan darat dan memiliki empat kaki. di kemudian hari merubah diri mereka sendiri menjadi amfibi yang dapat hidup di darat. salamander. 2008) — Deskripsi amfibi purba yang jutaan tahun lalu berenang di kolam yang tenang dan menangkap mayfly di tanah sekitarnya di Texas telah menghentikan salah satu kontroversi terbesar dalam evolusi vertebrata. Tengkorak. padahal keduanya tidak ada kaitannya satu sama lain. Fosil Gerobatrachus memberikan pemahaman yang jauh lebih penuh atas asal usul dan evolusi amfibi modern. Klaim para evolusionis tentang perpindahan dari air ke darat mengatakan bahwa ikan. Temuan tersebut diharapkan memberi petunjuk mengenai nenek moyang katak dan salamander yang merupakan hewan amfibi itu. sesungguhnya metamorfosis malah meruntuhkan teori evolusi daripada mendukungnya. Satu-satunya mekanisme perkembangan yang dikemuka-kan oleh evolusi adalah mutasi. Katak jelas berbeda dengan salamander.Sebuah fosil berusia 280 juta tahun yang berasal dari spesies katak yang telah punah. Nama itu mengacu pada kata frog atau katak dan salamander. Metamorfosis tidak muncul akibat peristiwa kebetulan sebagaimana mutasi. dengan kode genetik yang secara khusus dirancang untuk kehidupan di air. Sangatlah penting bagi metamorfosis untuk berlangsung secara sempurna. Amfibi modern-katak. Adalah mustahil jika proses serumit ini. Di akhir perubahan yang sempurna ini. Dengan kata lain. yang tidak memberi peluang bagi kesalahan. untuk terjadi melalui mutasi acak dan kebetulan sebagaimana pernyataan evolusi.tikan bahwa ketika seekor katak lahir. hidup di sini untuk beberapa saat. yang normalnya ada pada salamander. Katak awalnya dilahirkan di air. Namun. yang ditemukan kali ini sungguh menakjubkan karena merupakan perpaduan keduanya. keduanya memiliki kemiripan. perubahan ini diha-silkan oleh kode genetik dalam katak. dan sebuah telinga timpanik sangat besar (gendang telinga). metamorfosis adalah sebuah keajaiban yang mengungkapkan kesempurnaan dalam penciptaan. tulang belakang dan gigi dari Gerobatrachus merupakan campuran dari fitur katak dan salamander--fosil memiliki dua tulang menyatu di lutut. Tulang belakangnya tepat merupakan intermediat antara katak dan salamander modern dan primitif. yang berevolusi dari invertebrata. mereka menjadi teradaptasi untuk hidup di darat. Tetapi. Skenario evolusi juga mengatakan bahwa ikan. ScienceDaily (May 21. berubah menjadi makhluk darat sebagai hasil dari mutasi acak dan kebetulan. dan kemudian muncul di darat setelah menjalani proses yang dikenal dengan “metamorfosis”. (Amfibi adalah hewan yang dapat hidup di darat dan di air. dengan alasan ini. Ia juga memiliki tengkorak yang ringan dan lebar seperti katak. Para peneliti Kanada telah menemukan fosil berusia 290 juta tahun yang disebut frogamander. Pada kenyataannya. Namun. seperti katak). Sebab kesalahan terkecil dalam proses metamorfosis berarti kematian atau cacat bagi organism tersebut. Sejumlah orang beranggapan bahwa metamor-fosis adalah bukti evolusi.

Pekerjaan tim yang dilanjutkan oleh Anderson kemudian berhasil memunculkan anatomi fosil itu secara penuh. Anderson yakin penemuan ini akan memberi petunjuk untuk menjawab pertanyaan apakah katak dan salamander memiliki nenek moyang sama yang lebih modern dibanding perkiraan sebelumnya. Gerobatrachus hottoni sendiri ditemukan di Texas tahun 1995 oleh tim peneliti dari Institusi Smithsonian. Dari situlah fosil tersebut diberi nama. ketiadaan catatan fosil yang menunjukkan perkembangan evolusi mereka menjadi bahan perdebatan di ranah ilmu pengetahuan. Kaki-kakinya terlipat di bagian perut. "Ini adalah mata rantai yang hilang antara fosil purba dan fosil modern yang menjadi nenek moyang hewan-hewan amfibi itu. di mana katak dan salamander berasal dari amfibi purba yang disebut temnospondyl." Gerobatrachus memiliki bentuk antara katak dan salamander. dengan tulang pergelangan kaki serupa dengan tulang salamander. Fosil tersebut memunculkan dugaan bahwa amfibi modern mungkin berasal dari dua kelompok. "Inilah yang kita sebut sebagai katak-salamander. "Ia mati dalam posisi terlentang. dan tulang belakang yang serupa perpaduan keduanya. "Fosil tersebut nyaris lengkap." ujar Anderson.hewan-hewan yang diduga memiliki hubungan kekerabatan." Walau masih menjadi perdebatan yang harus dibuktikan melalui lebih banyak temuan. Temuan fosil Gerobatrachus hottoni atau "katak tua" yang dideskripsikan dalam jurnal Nature mungkin menjadi satu-satunya petunjuk yang ada mengenai kekerabatan keduanya. tengkorak lebar serupa katak. Namun. sementara caecilian serupa cacing adalah keturunan lepospondyls." ujar Jason Anderson dari University of Calgary yang memimpin penelitian. yang salah satu anggotanya adalah almarhum Nicholas Hotton. .

David Cannatella. menerbitkan penemuannya bulan ini di jurnal PLoS Biology. 10. lembah Amazon adalah tempat pencairan untuk katak amerika selatan. "Pada dasarnya. atau filogeni. beragam dan tersebar luas di Neotropik. Kami menunjukkan kalau anda tidak dapat memahami keanekaragaman Amazon dengan hanya melihat pada lembah ini. . "Ada dispersal berulang pada katak dari kaki gunung Andes setelah daratan basah dalam benua yang luas tertarik dari Amazon. saat hutan tropis modern dari lembah Sungai Amazon terbentuk. karya mereka berdasarkan terutama pada barisan DNA untuk menemukan sejarah evolusi katak. salah satu oasis terbesar keanekaragaman hayati di bumi. Dalam menganalisa hubungan evolusi pada katak racun. professor biologi integratif."Santos dan Dr. "Katak racun memiliki beberapa tempat asal.KATAK RACUN ScienceDaily (Mar. memakai 223 dari 353 spesies katak racun yang diketahui dari daerah ini. sebagian besar (11 dispersal) datang dari pegunungan Andes. sebuah studi baru dari University of Texas at Austin menunjukkannya Ini adalah studi pertama untuk menunjukkan kalau Andes telah menjadi sumber utama keanekaragaman di lembah Amazon. Daerah sekitarnya juga berperan penting. Telah lama dianggap kalau banyak evolusi keanekaragaman hayati di lembah amazon terjadi pada satu hingga dua juta tahun terakhir. pengarang utama studi ini. selama jutaan tahun. yang jelas di pegunungan andes. penunungan Andes memulai terangkat (sekitar 15 juta tahun lalu) dan Sungai Amazon terbentuk (sekitar 9 juta tahun lalu)." kata mahasiswa Juan Santos. Sebagian besar dispersal katak dari Andes terjadi antara satu dan 7 juta tahun lalu. Karena tidak adanya catatan fosil yang banyak untuk hutan tropis. atau dendrobatidae. Penemuan ini melawan gagasan kalau keanekaragaman Amazon adalah hasil dari evolusi hanya dalam hutan tropis itu sendiri. Sebuah sistem air dalam daratan raksasa telah muncul dan lenyap. sebuah waktu yang singkat. sebuah wilayah yang meliputi Amerika tengah dan selatan. 2009) — Katak racun berwarna di Amazon mendapatkan keanekaragamannya yang besar pada leluhur yang melompat ke daerah ini dari pegunungan Andes beberapa kali pada 10 juta tahun terakhir. mereka menemukan kalau keanekaragaman Amazon adalah hasil dari setidaknya 14 dispersal dari katak purba pada daerah ini berawal dari sekitar 23 juta tahun lalu. Lembah Amazon telah berubah dramatis pada waktu itu. Semua katak racun amazon yang hidup berevolusi dari leluhur-leluhur ini. Katak racun. Para ilmuan membuat sebuah pohon evolusi. Katak-katak kemudian berevolusi menjadi sekitar 70 spesies yang ditemukan sekarang di lembah Amazon. Santos dan Cannatella mengintip ke sekitar 45 juta tahun lalu memakai teknik biogeografis terbaru untuk menciptakan sejarah evolusi mendalam dari katak racun dalam ruang waktu." kata Santos.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->