UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI NO.

165725 KOTA TEBING TINGGI PADA PELAJARAN IPA MATERI PENGGOLONGAN HEWAN BERDASARKAN MAKANANNYA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

NURIATI PURBA
NIP : 19781108 200904 2 002

JL. SUDIRMAN KELURAHAN SRI PADANG KEC.RAMBUTAN

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang IPA adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala alam, baik yang menyangkut makhluk hidup maupun benda mati. Pada prinsipnya, IPA diajarkan untuk membekali siswa agar mempunyai pengetahuan (mengetahui berbagai cara) dan keterampilan (cara mengerjakan) yang dapat membantu siswa untuk memahami gejala alam secara mendalam. Pembelajaran di SD Negeri No.165725 Jl.Sudirman belum berhasil sepenuhnya, terutama dalam pemakaian media gambar. Jumlah gedung sekolah sebanyak 7 unit, tetapi tempat pembuangan sampah terlalu dekat dengan kelas, sehingga siswa merasa terganggu dan tidak nyaman dengan bau aroma yang tidak sedap dan dapat mengganggu kesehatan. Di SD No.165725 Jl.Sudirman masih menggunakan kapur untuk menjelaskan materi pelajaran guru jarang menggunakan media alat peraga dan buku penunjang. Buku paket yang dimiliki pun telah banyak yang rusak, Karena tidak adanya buku penunjang, maka contoh-contoh yang diberikan pada siswa diambil dari buku

paket. Siswa kelas 4 menjadi kesulitan memahami isi buku, siswa harus bergantian menggunakan buku tersebut. Terkadang siswa harus berkelahi, siswa sering tidak mengerjakan pekerjaan rumah, serta tidak memiliki keinginan untuk bertanya serta penggunaan metode ceramah dominan dalam pembelajaran. Dalam proses belajar mengajar sering timbul permasalah:
1. Seperempat siswa kelas 4 SD Negeri No.165725 jl.sudirman yang tidak

mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan guru.
2. Sepertiga siswa kelas 4 SD No.165725 Jl.Sudirman sering ribut dan

mengganggu teman
3. 40% siswa kelas 4 SD Negeri No.165725 Jl.Sudirman lambat dalam

mengerjakan latihan yang diberikan guru.
4. 30% siswa kelas 4 SD Negeri No.165725 Jl.Sudirman mengobrol dengan

teman sebangku bila guru menerangkan.
5. kurangnya media dalam pembelajaran.

Dari masalah yang ada, masalah yang paling penting adalah kurang termotivasinya siswa dalam belajar pada pelajaran IPA. Ciri-ciri dari masalah tersebut :     Siswa cenderung ribut bila guru menerangkan Adanya siswa yang mengantuk Siswa keluar masuk kelas Siswa mengganggu teman

maka rumusan masalahnya “Bagaimana meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 4 SD Negeri No. 1.4 Manfaat Penelitian .2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan.Penyebabnya :     Dominan menggunakan metode ceramah Tidak menggunakan media dfalam menjelaskan materi Contoh yang diberikan hanya dari buku paket.Sudirman pada Pelajaran IPA materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya dengan menggunakan media gambar”.165725 Jl. Tujuan Umum Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi dalam penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPA. 1. Tujuan Khusus Memberikan gambaran tentang media gambar yang digunakan dalam pembelajaran IPA. Gedung sekolah yang belum memadai.3 Tujuan Penelitian a. b. 1.

IPA diajarkan untuk membekali siswa agar mempunyai pengetahuan (mengetahui berbagai cara) dan keterampilan (cara mengerjakan) yang dapat membantu siswa untuk memahami gejala alam. memudahkan siswa untuk mengingat materi pembelajaran khususnya dalam penggunaan media yang tepat agar tujuan pendidikan dapat tercapai. IPA diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah yang . BAB II KAJIAN PUSTAKA 2. mengetahui strategi pembelajaran yang bervariasi untuk dapat meningkatkan sistem pembelajaran di kelas. Pada prinsipnya.1 Ilmu Pengetahuan Alam IPA adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala alam. Bagi guru. Bagi siswa. b. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkan didalam kehidupan sehari-hari. baik yang menyangkut makhluk hidup maupun benda mati.a.1 Kajian Teoritis dan Impiris 2.1.

mudah dalam pembuatannya. (Heinich.dapat diidentifikasikan. 2.1. Menurut Nana Sudjana dan Ahmad Rivai (2001: 68) media gambar adalah media yang mengkombinasikank fakta dan gagasan secara jelas dan kuat melalui kombinasi pengungkapan kata-kata dengan gambar-gambar. atau elektronis untuk menangkap. fotografis. menyusun kembali informasi visual atau verbal. Gambar dapat kita buat sendiri ataupun mengambil dari . mudah dimengarti dalam pembelajaran serta untuk mengatasi kesulitan menampilkan benda asli di dalam kelas. Istilah ini mengacu pada sesuatu yang membawa informasi antara sebuah sumber dan penerima. dan ditinjau dari pembiayaannya termasuk media yang murah harganya. 1996: 8). Molenda. Pembelajaran IPA yang ada pada jenjang pendidikan sekolah dasar hanya menekankan dari segi praktis.2 Media Gambar Kata media diambil dari kata bahasa latin yang berarti “antara”. pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung dijadikan alat-alat grafis. Gambar yang baik digunakan dalam pembelajaran berukuran 12x8 cm. Media gambar merupakan media yang sederhana. Russel. Dari uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa media gambar adalah foto atau sejenisnya yang menampakan benda yang banyak dan umum digunakan. memproses. Secara lebih khusus.

Kelebihan dari media gambar itu sendiri adalah :  Sifatnya konkrit artinya gambar lebih realistis menunjukkan pokok masalah  Gambar tidak dapat mengatasi ruang dan waktu. Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan media gambar:  Gunakan gambar yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan siswa .media yang ada. Tidak semua benda. Media visual dalam proses belajar mengajar dapat mengembangkan imajinasi anak.  Media gambar tidak dapat mengatasi keterbatasan pengamatan  Media gambar murah harganya dan gampang didapat serta digunakan.  Gambar harus berfungsi untuk melukiskan perbedaan konsep  Warna gambar harus digunakan untuk mengarahkan perhatian dan membedakan komponen. objek atau peristiwa dapat dibawa kekelas. Prinsip umum penggunaan media gambar :  Gambar harus realistis karena gambar yang amat rinci dengan realisme yang sulit dipelajari sering mengganggu perhatian siswa untuk mengamati apa yang seharusnya diperhatikan. membantu meningkatkan penguasaan anak terhadap hal abstrak yang tidak mungkin dihadirkan di dalam kelas.

Syarat yang bersifat non verbal atau simbol-simbol seperti tanda panah ataupun tanda-tanda lainnya pada gambar dapat memperjelas atau mengubah pesan yang sebenarnya.  Perlihatkan gambar itu satu persatu agar perhatian siswa tertuju pada satu gambar  Arahkan perhatian siswa pada sebuah gambar. membantu siswa memahami dan mengingat isi informasi bahanbahan verbal yang menyertainya. Dengan demikian. Gambar yang dipilih dan diadaptasikan secara tepat. Penggunaan gambar dapat merangsang minat atau perhatian siswa b. kemudian ajukan beberapa pertanyaan sehubungan dengan gambar. c. 2. Penemuan-penemuan dari penelitian mengenai nilai guna gambar tersebut menurut Brown (1977) memiliki sejumlah implikasi bagi pengajaran yaitu : a.1. motivasi merupakan dorongan yang terdapat dalam . usahakan gambar jangan bergerak.3 Motivasi Belajar Istilah motivasi berasal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu tersebut bertindak. Saat memperlihatkan gambar.

Sedangkan menurut Winkel (1996:21) belajar berarti perubahan . Maslow. malas. dan mengorganisasikan tingkah laku. benci. keterampilan dan sikap. sehingga mereka memiliki keinginan dan minat serta bersedia melakukan sesuatu. yang menimbulkan. menyatakan bahwa kebutuhan manusia secara hierarki semuanya laten dalam diri manusia. Melalui motivasi diharapkan siswa memiliki usaha untuk membangun kondisi. Jika seorang siswa tidak melakukan yang seharusnya seperti yang dilakukan oleh temannya. lapar. Teori motivasi yang sangat fundamental dan monamental.diri seseorang untuk berusaha mengadakan perubahan tingkah laku yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhan. Bell Gredler (1986:1) mendefenisikan belajar sebagai proses memperoleh berbagai kemampuan. Berbagai pakar mengetengahkan pandangannya tentang motivasi. sibuk mengerjakan tugas yang lain. juga telah banyak dikenal orang dan digunakan dalam berbagai kegiatan adalah teori motivasi dari Abraham Maslow. Martin Handoko (2002:9) mengartikan motivasi itu sebagai suatu tenaga atau faktor yang terdapat dalam diri manusia. Ada kemungkinan siswa tidak mampu. sebagai tokoh motivasi aliran humanisme. perlu diselidiki apa penyebabnya. sakit. Penyebab dapat bermacam-macam dan antara siswa yang satu dengan yang lain bisa berbeda. mengarahkan. malu.

yakni kearah mana tujuan akan dicapai 3. Sebagai penggerak Menentukan arah perbuatan. Motivasi instrinsik yaitu motivasi yang timbul dalam diri seseorang tanpa rangsangan maupun bantuan orang lain. 2. misalnya membaca. mengamati. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar Intelektual . Memiliki strategi untuk mencapai sukses Membuat siswa berani berpartisipasi Membangkitkan hasrat ingin tahu pada siswa Menyempurnakan perhatian siswa Motivasi yang menyebabkan siswa melakukan kegiatan belajra dapat timbul dari dalam diri sendiri maupun luar diri. 6. a. meniru. mendengarkan.tingkah laku atau penampilan. sedangkan motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang timbul oleh rangsangan dari luar diri seseorang.M (2001: 84) mengemukan beberapa fungsi motivasi dalam proses pembelajaran : 1. Sudirman A.2 Kerangka Berfikir 1. dengan serangkaian kegiatan. Sehubungan dengan hal itu Sumadi Suryabrata (1988: 9) membedakan motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik. 5. 2. 4.

sumber belajar yang tersedia. daya motivasi belajar. c. Kebutuhan belajar Perhatian siswa akan bangkit karena adanya dorongan ingin tahu. lingkungan belajar. Sifat pribadi Faktor ini mencakup hal-hal seperti taraf intelegensi. Minat Strategi untuk merangsang minat siswa dapat dilakukan dengan cara : 1) yang bervariasi 2) melengkapi bahan kajian 3) Menggunakan teknik bertanya Menggunakan media untuk Menggunakan metode pembelajaran d. kondisi mental dan fisik. cita-cita dimasa depan. unik atau cara yang sudah ada. hal itu dapat dirangsang melalui cara baru. perasaan dalam belajar. .Ini merupakan salah satu faktor yang penting yang ikut menentukan tingkat motivasi seseorang dalam usaha memiliki pengetahuan serta mempelajari sesuatu. b.

BAB III METODE PENELITIAN 3.165725 Jl.1 Subjek Penelitian . Faktor yang meningkatkan motivasi belajar Semakin sering guru menggunakan media dalam PBM maka diperkirakan siswa akan termotivasi dalam belajar.3 Hipotesis Tindakan Menggunakan media gambar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri No.2.Sudirman. Faktor yang meningkatkan motivasi belajar : Pengetahuan Media yang digunakan Fasilitas Lingkungan Sumber belajar Suasana belajar Penghargaan Cita-cita mada depan 2.

Jumlah siswa yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 27orang yang terdiri dari 18 orang siswa perempuan dan 9 orang siswa lakilaki. Siswa kelas IV berasali dari keluarga prasejahtera. membuat matrik. a. membuat lembaran observasi. dll. pelaksanaan. menentukan tindakan. Meneliti Kelas . sehingga tidak ada lagi minat belajarnya disekolah. menentukan jadwal. membuat RPP. Maka pembelajaran disekolahpun tidak diikuti dengan baik oleh siswa tersebut.165725 Jl. observasi. tukang becak. Karena kehidupan factor ekonomi tidak memadai siswapun ikut mencari nafkah untuk membantu orangtuanya.2 Prosedur Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan selama tiga siklus. pada umumnya mata pencaharian orang tua mereka sebagai buruh.2. pemulung.1 Perencanaan Tahap perencaan peneliti melakukan 6 kegiatan utama : meneliti kelas untuk menentukan dan merumuskan masalah penelitian. 3. Setiap siklus terdiri atas 4 fase : perencanaan. dan banyak diantara mereka berasal dari keluarga yang broken home. Umur mereka berkisar antara 9 sampai 11 tahun. refleksi.Sudirman Kecamatan rambutan Kota Tebing Tinggi pada jam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya. 3. pedagang asongan.Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri No.

3. Contoh yang diberikan hanya dari buku paket. Tidak menggunakan media dfalam menjelaskan materi 3. Berdasarkan masalah tersebut peneliti mengambil salah satu masalah yaitu kurang termotivasinya siswa dalam belajar pada pelajaran IPA. peneliti menentukan beberapa masalah : 1. Adanya siswa yang mengantuk 3. Siswa tidak mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan guru 2.Dalam tahap ini. Siswa keluar masuk kelas 4. Siswa sering ribut dan mengganggu teman Siswa lambat dalam mengerjakan latihan yang diberikan guru 4. Siswa cenderung ribut bila guru menerangkan 2. Dengan ciri-ciri : 1. . Siswa ribut karena kurangnya media pembelajaran yang diberikan oleh guru. Siswa mengobrol dengan teman sebangku bila guru menerangkan 5. Siswa mengganggu teman Penyebabnya : 1. Dominan menggunakan metode ceramah 2.

media gambar 2. Membuat RPP Tindakan RPP terlampir d. 4. b. Setelah masalah dianalisis serta menentukan ciri-ciri dan penyebabnya. Membuat Lembar Observasi Masalah yang diteliti adalah motivasi belajar siswa pada saat pembelajaran IPA. 5. 2. 3.4. Faktor motivasi yang dibuat dalam observasi : 1. pertanyaan guru 6. Keaktifan siswa mengerjakan PR Perhatian siswa saat guru menerangkan Keaktifan siswa selama mengerjakan latihan Kehadiran siswa Keaktifan siswa dalam bertanya Keberanian siswa dalam menjawab . Fasilitas sekolah yang belum memadai. maka peneliti dapat menentukan tindakan berupa : 1. Mengaktifkan siswa untuk maju kedepan Menggunakan media pembelajaran yaitu c.

e. Jadwal Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri No. No 1 2 3 4 Waktu Kegiatan • Menyiapkan RPP • Menyiapkan lembaran observasi • Menyiapkan soal test • Melaksanakan kegiatan seperti: o Memberi pertanyaan movitasi pada siswa o Memberi penjelasan tentang materi o Memberi test o Mengisi lembar observasi Bulan Juli Agustus September 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 .165725 Jl.Sudirman yang terletak di Kecamatan Rambutan.

No Rumusan Masalah Variabel yang diamati Defenisi Operasional Variabel Instrumen Sumber Data Cara Pengambilan Data Analisis .Sudirman pada materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makannya mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakan media gambar.f.165725 Jl. Membuat matrik metodologi penelitian Matrik Metodologi Penelitian Judul : Upaya meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri No.

3. perbaikan daur satu. 5. 4. b. Kegiatan siklus ini : a. a. Pelaksanaan Menyiapkan alat pengumpul data Persiapan Memilih dan menetapkan materi pelajaran Menyiapkan buku paket IPA kelas IV Menyiapkan RPP Menentukan metode pengajaran Menyiapkan media gambar tentang Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah melaksanakan tindakan sesuai dengan rencana dan persiapan yang telah dilakukan : 1. Pengumpulan data awal Data awal mengenai keadaan siswa dikumpulkan pada siklus I dengan mengobservasi. refleksi. gambar b.2 Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dimulai dengan melakukan: persiapan.3.2. pelaksanaan tindakan. 2. perkembang biakan 6. Menanyakan tentang materi Menjelaskan materi dengan media . 1.

Mengoreksi jawaban siswa d. Aspek yang diamati adalah : perhatian siswa selama guru menerangkan. Lembar Observasi Lembaran ini bertujuan untuk meliaht aktifitas siswa selama proses belajar mengajar. kehadiran siswa. c. Dalam refleksi yang dilakukan dilakukan. Menyuruh siswa untuk membedakan perkembang biakan antar hewan dalam gambar d.c. Dengan data yang ada peneliti dapat menentukan langkah tindak lanjut agar tiap siklus berjalan dengan baik dan perubahan itu menuju yang lebih baik. keaktifan siswa selama mengerjakan latihan. Tetapi dapat melakukan tindakan perbaikan setelah melakukan penelitian. keaktifan siswa . peneliti menyiapkan alat pengumpul data berupa : 1. Perbaikan Daur Satu Memantau selama pelaksanaan tindakan di dalam kelas yang dilakukan selama proses belajar mengajar. Refleksi Data yang diperoleh dari hasil observasi akan dijadikan bahan untuk melaksanakan tindakan perbaikan.

Lampiran I RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas/ Semester Waktu : Ilmu Pengetahuan Alam : IV/ I : 2 x 35 Menit Standar Kompetensi 3. keaktifan siswa mengerjakan PR. Tujuan Pembelajaran .dalam menjawab pertanyaan guru. Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya Kompetensi Dasar 3.1 Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya Indikator • Siswa dapat menyebutkan hewan-hewan yang dikenal siswa dilingkungan tempat tinggal • Siswa menyebutkan hewan-hewan yang belum pernah dilihat • Siswa menyebutkan jenis-jenis makanan hewan I.

a. Sumber dan Media Pembelajaran Metode . Memberikan tugas pada siswa Kegiatan akhir Guru menyimpulkan materi pelajaran Do’a bersama Absen Kegiatan inti Memberikan pengantar tentang hewan-hewan dilingkungan tempat tinggal Memberikan contoh beberapa gambar hewan yang Siswa memperhatikan penjelasan guru Guru memperlihatkan gambar hewan-hewan. Langkah-langkah Pembelajaran Kegiatan awal b. Siswa diminta menyebutkan hewan yang ada dilingkungan Guru menanyakan jenis makanan dari hewan-hewan dilingkungan tempat dilingkungan tempat tinggal tempat tinggal V. a. Metode Pembelajaran Media gambar IV. Materi Pokok Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya III. tersebut c. Metode.Mengenal hewan berdasarkan jenis makanannya II.

Media Sumber Ceramah Tanya jawab Tugas Buku Pengetahuan Alam Kelas IV Gambar-gambar yang relevan d.b. - Penilaian Lisan Perbuatan Tertulis Mengetahui Kepala Sekolah Guru Kelas RENTI SINAGA. 19781108 200904 2 002 . c. SPd NIP. A.Ma NIP. 19580716 197909 2 004 NURIATI PURBA.

Tujuan Pembelajaran Mengenal hewan berdasarkan jenis makanannya . Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya Kompetensi Dasar 3.2 Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya Indikator • Siswa dapat menyebutkan hewan-hewan yang dikenal siswa dilingkungan tempat tinggal • Siswa menyebutkan hewan-hewan yang belum pernah dilihat • Siswa menyebutkan jenis-jenis makanan hewan I.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas/ Semester Waktu : Ilmu Pengetahuan Alam : IV/ I : 2 x 35 Menit Standar Kompetensi 3.

guru menyuruh siswa membuat tabel hasil yaitu gambar: Kuda. Media gambar IV. b. . Kegiatan awal Materi Pokok Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya Metode Pembelajaran Langkah-langkah Pembelajaran Do’a bersama Absen Kegiatan inti Memberikan pengantar pengenalan tentang hewan-hewan Guru menunjukkan gambar hewan untuk mengenakan yang belum pernah dilihat hewan yang belum pernah dilihat. Unta tersebut. Beruang. Elang. Cecak. Zebra. Siswa menjawab pertanyaan guru : Singa makannya Beruang makannya Hiu makannya Zebra makannya Unta makannya Jawab : No 1 Nama Hewan Kuda Jenis Makanannya Rumput : hewan lain seperti zebra : Buah-buahan dan hewan laut : Hewan lain seperti ikan : Rumput : Rumput Guru menanyakan pada siswa jenis makanan hewan Guru memperlihatkan gambar-gambar hewan yang lainnya Sebagai latihan. a.II. Harimau. III. Gambar: Singa. Hiu. pengamatan gambar hewan dan jenis makanannya. Kambing.

Sumber c. 19781108 200904 2 002 . Penilaian Lisan Perbuatan Tertulis Mengetahui Kepala Sekolah Guru Kelas Gambar-gambar yang relevan Buku Pengetahuan Alam Kelas IV Ceramah Tanya jawab Tugas RENTI SINAGA.Ma NIP.2 3 4 5 c. SPd NIP. Media d. 19580716 197909 2 004 NURIATI PURBA. A. Metode. sisa makanan Kegiatan akhir Guru menyimpulkan materi pelajaran V. Harimau Cecak Elang Ayam Daging Nyamuk Ayam Beras. Metode b. Sumber dan Media Pembelajaran a.

Lampiran II Lembar Observasi N o 1 2 3 4 5 6 7 8 Faktor yang diobservasi 1 2 3 4 5 6 Nama Siswa ERPAN M. Keaktifan siswa mengerjakan latihan . MAULANA FINAL TAHJUDIN M. Keaktifan siswa dalam bertanya 5. Perhatian siswa saat guru menerangkan 2. DAFA AHMAD DEDI DIKI KURNIAWAN ADELA IMELYA DINA HERIANI Ket : √ : siswa melakukan kegiatan Kolom : 1. Keaktifan siswa selama mengerjakan latihan 3. Keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan guru 6. Kehadiran siswa 4.

Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan. Bagaimana respons siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal? 3. Apakah guru terampil dalam memanfaatkan dan mampu memanipulasi media pembelajaran? 6. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang bahan ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa? 4. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotivasi siswa? 2.Lampiran III Lembar Observasi LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN Model Belajar Bermutu Mata Pelajaran/ Topik Kelas / Sekolah Nama Pengajar TAHAP/ ASPEK Kegiatan Awal Apersepsi dan motivasi INDIKATOR 1. lingkungan dan pengetahuan lainnya? 5. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber/ media? 7. Apakah proses pembelajaran dilaksankaan dengan strategi yang sesuai secara lancar? / / HASIL OBSERVASI KEGIATAN INTI Materi Ajar : Pengelolaan sumber belajar/ media Strategi pembelajaran .

Bagaimana cara guru memberikan arahan yang mendorong siswa untuk bertanya. mereviu. Apakah guru memberi tugas rumah untuk remidi atau penguatan? 13. Bagaimana cara guru melakukan evaluasi pembelajaran? 14. Bagaimana ketuntasan belajar siswa? Keterlaksanaan skenario pembelajaran (berdasarkan RPP): Pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh pengamat: Lain-lain : KOMENTAR PENGAMAT Tebing Tinggi.………………………. merangkum menyimpulkan? HASIL OBSERVASI guru dengan atau 12. .. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar? 9.8. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)? Berapa banyak siswa yang aktif belajar? TAHAP/ ASPEK KEGIATAN PENUTUP Penguatan/ konsolidasi Evaluasi INDIKATOR 11. Bagaimana cara memberikan penguatan. berpikir dan berkegiatan? 10. Observer …………………………….

Penelitian Tindakan Kelas. Tiga Serangkai. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Lebih Dekat Dengan IPA. Jakarta: PT. Model Silabus Kelas IV. A. Sugiyono. Sri. Dr. Rahardjito. 2008. 2007. Angkowo dan Kosasih. Uno. Solo: PT. Hamzah B. 2009. Grasindo. Gorontalo: BUMI Aksara. 2008. Badan Standar Nasional Pendidikan. dkk. Meningkatkan hasil Belajar Siswa di Kelas IV SDN 96/I LAdang Peris Pada Materi Sumber Daya Alam Menggunakan Media Gambar. 2010. Wardani. 1984. Media Pendidikan. Dr. Rubertus. Jakarta: PT. Metode Penelitian Pendidikan. Universitas Terbuka. 2006. Yeni. Harmi. 2007.DAFTAR RUJUKAN Departemen Pendidikan Nasional. . Prof. Bandung: Alfabeta. Raja Grafindo Persada. Optimalisasi Media Pembelajaran.