1.

Hakikat pkn a) hakikatnya Pendidikan Kewarganegaraan (Citizenship) merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan diri yang beragam dari segi agama, sosio-kultural, bahasa, usia dan suku bangsa untuk menjadi warga negara yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945 (Kurikulum Berbasis Kompetensi, 2004). Pendidikan Kewarganegaraan mengalami perkembangan sejarah yang sangat panjang, yang dimulai dari Civic Education, Pendidikan Moral Pancasila, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, sampai yang terakhir pada Kurikulum 2004 berubah namanya menjadi mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Pendidikan Kewarganegaraan dapat diartikan sebagai wahana untuk mengembangkan dan melestarikan nilai luhur dan moral yang berakar pada budaya bangsa Indonesia yang diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk perilaku kehidupan sehari-hari peserta didik sebagai individu, anggota masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Landasan PKn adalah Pancasila dan UUD 1945, yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia, tanggap pada tuntutan perubahan zaman, serta Undang Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Kurikulum Berbasis Kompetensi tahun 2004 serta Pedoman Khusus Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Kewarganegaraan yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional-Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Menengah-Direktorat Pendidikan Menengah Umum. b) Menurut para ahli Beberapa pandangan pakar tentang Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebagai berikut. 1). Henry Randall Waite (1886) merumuskan, Civics adalah Ilmu Kewarganegaraan yang membicarakan hubungan manusia dengan manusia dalam perkumpulan-perkumpulan yang terorganisasi (organisasi sosial, ekonomi, politik), dan individu individu dengan negara. 2). Edmonson (1958) mengemukakan bahwa civics adalah kajian yang berkaitan dengan pemerintahan dan yang menyangkut hak dan kewajiban warga negara. Civics merupakan cabang ilmu politik. 3). Stanley E. Dimond berpendapat bahwa civics adalah citizenship mempunyai dua makna dalam aktivitas sekolah. Yang pertama, kewarganegaraan termasuk kedudukan yang berkaitan dengan hukum yang sah. Yang kedua, aktivitas politik dan pemilihan dengan suara terbanyak, organisasi pemerintahan, badan pemerintahan, hukum, dan tanggung jawab. 4). Menurut Elise Boulding, perlu adanya pengembangan kebudayaan kewarganegaraan yang menjelaskan apa yang dapat disumbangkan terhadap ruang dunia, sumber daya, dan kesempatan dan pengelolaan yang saling ketergantungan. Ruang dunia bukan hanya ruang fisik, tetapi ruang secara sosial. Ruang sosial adalah ruang tindakan yang dapat mengarahkan, menyusun serta meningkatkan saling ketergantungan dalam kehidupan

(Kurikulum KTSP. demokrasi. Berpikir secara kritis. 5). tidak hanyà dalam konteks school civics tetapi juga community civics. dengan government. 3. Kebudayaan kewarganegaraan tidak saja menyangkut tentang masyarakat dalam negara. yang intinya kaitan antara warga negara. terampil. individu. berbangsa. Fungsi dan tugas Mata pelajaran Kewarganegaraan berfungsi sebagai wahana untuk membentuk warga negara cerdas. dan partisipasi. Menurut Azyumardi Azra. tetapi juga tentang masyarakat dunia. pendidikan kewarganegaraan. 2. 4. dan bernegara. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan pada karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lain. 2006) . dan kreatif dalam menangggapi isu kewarganegaraan. hukum.sosial. hak dan kewajiban sebagai warga negara dan sebuah negara. 1. Dan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa pendidikan kewarganegaraan bersifat universal. tetapi juga membangun kesiapan warga negara menjadi warga dunia. kesiapan warga negara sebagai bagian dan warga dunia. 3. dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat. global society. Tujuan pkn Tujuan mata pelajaran Kewarganegaraan adalah sebagai berikut ini. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. dan berkarakter yang setia kepada bangsa dan negara Indonesia dengan merefleksikan dirinya dalam kebiasaan berpikir dan bertindak sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945. civics education dikembangkan menjadi pendidikan kewargaan yang secara substantif tidak saja mendidik generasi muda menjadi warga negara yang cerdas dan sadar akan hak dan kewajibannya dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Referensi Pendidikan Kewarganegaraan: Perjuangan Menghidupi Jati Diri Bangsa Oleh Minto Rahayu 2. rasional. Berpartisipasi secara bermutu dan bertanggungjawab.

Nilai ini sudah pernah dikemas dan disosialisasikan melalui P4 (Pedoman. Disini. dapat juga menggunakan jenjang afektif (Kratzwoh. berbangsa. dan lebih kuat daripada jenis kayu yang lain seperti kamper. menurut Djahiri (1999). maupun bernegara. nilai Pancasila secara individu hendaknya dimaknai sebagai cermin perilaku hidup sehari-hari yang terwujud dalam cara bersikap dan dalam cara bertindak. PKn SD merupakan mata pelajaran yang berfungsi sebagai pendidikan nilai. Anda hendaknya sadar bahwa secara historis. Dengan demikian. atau jiwa yang tersurat dan tersirat dalam fakta. 1967). sehingga kayu jati memiliki nilai jual lebih mahal daripada kayu kamper atau kayu lainnya. yaitu sehari setelah Indonesia merdeka. Nilai Pancasila yang digali dari bumi Indonesia sendiri merupakan pandangan hidup/panutan hidaup bangsa Indonesia. adalah harga. tidak mudah kropos. ditingkatkan kembali menjadi Dasar Negara yang secara yuridis formal ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945. dan dianjurkan disekolah-sekolah sebagaimana telah dibahas di muka. menurut pandangan masyarakat khususnya pemborong.4. tangguh. nilai difungsikan untuk mengarahkan. kesusilaan. penghargaan nilai (valuing). Penghayatan. Kemudian. Secara spesifik. Sedangkan menurut Dictionary dalam Winataputra (1989). nilai pancasila merupakan standar hidup bangsa yang berideologi pancasila. sudah sepantasnya jika pancasila mendapat predikat sebagai jiwa bangsa. Contoh : Nilai benda kayu jati dianggap tinggi. Nilai ini sudah ada sejak bangsa Indonesia lahir. semangat. sesuatu dianggap memiliki nilai apabila sesuatu tersebut secara instrinsik memang berharga. berupa penerimaan nilai (receiving). dan teori. dan menentukan kelakuan seseorang. penaggapan nilai (responding). isi dan pesan. Pengertian Nilai dan Moral dalam Materi PKn Pengertian nilai (value). kesopanan. Oleh karena itu. bukan dikulak dari negara lain. nilainya mahal. Oleh karena itu. nilai adalah harga atau kualitas sesuatu. serta norma hukum. dan Pengamalan Pancasila). Pelaksanaan pendidikan nilai selain dapat melalui taksonomi Bloom dkk. Berdasarkan uraian di muka dapat disimpulkan bahwa pengertian dan makna nilai adalah suatu bobot/kualitas perbuatan kebaikan yang mendapat dalam berbagai hal yang . mengendalikan. nilai Pancasila telah tercermin dalam norma seprti norma agama. sudah sewajarnya jika kayu jati. karaterisasi nilai (characterization). Secara instrinsik kayu jati adalah kayu yang memiliki kualitas yang baik. kebiasaan. nilai agama. karena nilai dijadikan standar perilaku. nilai pancasila digali dari puncak-puncak kebudayaan. sehingga bermakna secara fungsional. pengorganisasi nilai (organization). Dalam hidup bermasyarakat. dan adat istiadat bangsa Indonesia sendiri. makna. Pendidikan nilai adalah pendidikan yang mensosialisasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai dalam diri siswa. Artinya. yaitu mata pelajaran yang mensosialisasikan dan menginternalisasikan nila-nilai pancasila/ budaya bangsa seperti yang terdapat pada kurikulum PKn SD. konsep. Karakteristik pkn nilai dan moral E.

Cinta lingkungan. Pemajuan. Ruang lingkup pkn Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut. Peraturan-peraturan daerah. meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga. Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kebebasan berorganisasi. Hubungan internasional dan organisasi internasional. Menghargai keputusan bersama. Demokrasi dan sistem politik. Prestasi diri . Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Dalam pembelajaran PKn SD. Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. hukum dan peraturan. Budaya demokrasi menuju masyarakat madani. Norma. Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Norma yang berlaku di masyarakat. Kemerdekaan mengeluarkan pendapat. Pancasila meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara. Keterbukaan dan jaminan keadilan 2. Hubungan dasar negara dengan konstitusi 6. 5. Politik luar negeri Indonesia di era globalisasi.dianggap sebagai sesesuatu yang berharga. Partisipasi dalam pembelaan negara. Pemerintahan daerah dan otonomi. meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan. berguna. dan Mengevaluasi globalisasi. Tata tertib di sekolah. Harga diri sebagai warga masyarakat. Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya. Hukum dan peradilan internasional 3. Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara. penghormatan dan perlindungan HAM 4. Persamaan kedudukan warga negara 5. 1. Hak dan kewajiban anggota masyarakat. Sistem pemerintahan. Dampak globalisasi. Pers dalam masyarakat demokrasi 7. Kekuasan dan Politik. Persatuan dan Kesatuan bangsa. Sistim hukum dan peradilan nasional. Konstitusi Negara meliputi: Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama. Instrumen nasional dan internasional HAM. Kebutuhan warga negara meliputi: Hidup gotong royong. Budaya politik. . Konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. Pemerintah pusat. meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan. Hak asasi manusia meliputi: Hak dan kewajiban anak. Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sumpah Pemuda. dan memiliki manfaat. Pancasila sebagai ideologi terbuka 8. nilai sangat penting untuk ditanamkan sejak dini karena nilai bermanfaat sebagai standar pegangan hidup.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful