Setting karburator Setting karbu... hmmm..

salah satu hal yang tidak bisa disepelekan, tapi juga sangat sepele.. gampang.. dan sedikit rumit.. *walah piye to mbulet...* hehee.. karbu PE28 Thai Vs iritasi

Sebelum melangkah lebih jauh bagaimana setting karburator, alangkah baiknya kalau kita bahas dahulu tugas dari karburator. (serius) Karburator adalah pencampur Bahan Bakar (BB) + Udara (O2). Kira-kira dengan perbandingan range nya : BB : O2 = 1 : 13-15 Cara kerja dari karburator adalah mengandalkan tekanan negatif atau kevakuman silinder saat melakukan langkah hisap. Ada dua jenis karburator, constant velocity yang mengandalkan skep dengan yang vakum dengan menkanisme membran, dua karburator ini memiliki keunggulan masing-masing. Yang pasti untuk power dan torsi besar dibutuhkan karburator yang dapat memberikan buka tutup secara konstan, bukan yang vacum, karena begitu mengadopsi camshaft racing dengan overlap besar otomatis tekanan negatif piston lebih tinggi karena langkah hisap dimulai jauh-jauh sebelum piston turun untuk langkah hisap. Karburator vakum akan bereaksi lambat terhadap perubahan ini. Kenapa pake range???, padahal teori di buku2 primbon, pembakaran ideal itu 1:14 ???? tenang ga usah bingung mikir jawabanya.. dibawah ini sudah saya jelaskan.. Banyak faktor yg menyebabkan campuran ideal BB disetiap kendaraan anda berbeda2, dikarena kondisi mesin & linkungan mempengaruhi settingan campuran BB:O2. misal : 1. HUMIDITY (kelembaban) lingkungan : makin tinggi BERARTI campuran BB terkontaminasi air, BERARTI campuran makin miskin, BERARTI bensin hrs lebih banyak. 2. KOMPRESI mesin makin tinggi : BERARTI mesin makin panas BERARTI butuh suplai BB lebih banyak biar mesin gak overheat. 3. SUHU lingkungan rendah : BERARTI suhu kerja mesin turun BERARTI bensin harus dikurangi agar suhu kerja mesin jadi ideal. 4. KENALPOT (Free flow) : BERARTI rpm makin tinggi BERARTI suhu mesin meningkat BERARTI butuh BB makin tinggi. 5. & Masih banyak lagi parameter yg harus diperhatikan termasuk desain lubang masuk pada blok (porting) yg berpengaruh dgn settingan spuyer sebagai penyalur BB. Itu teori dasarnya. Spuyer Karburator : Tak ubahnya manusia dan makluk ciptaan Tuhan yang beradab.. karburator punya 2 spuyer seperti halnya manusia punya 2 lubang hidung (ga nyambung *biarin yeekk..*) : 1. Satu buah MAIN JET yg berperan meyalurkan BB saat bukaan gas sekitar setengah putaran keatas.

. 2.. cm efek dari pilot jet ini bisa dikatakan tidak terlalu signifikan pada bukaan gas penuh N rpm mesin yg sudah tinggi. Stelan angin : kalo yg ini 90% pembaca pasti udah tahu.2.. Ukuran Venturi karbu : Jika ukuran venturi karbu makin besar maka akan semakin banyak udara yg lewat sehingga butuh spuyer lebih besar baik pilot atau main jetnya agar bisa menemukan campuran yang diharapkan. dan kalau ada gejala brebet di put rendah jg maka pilot hrs turun. atau bahkan tersendat cobalah untuk melakukan setting jarum skep. . 4. Motor sering over heat saat jalan pelan berarti minta naek pilot jet 4. Selain itu yang dapat dirasakan secara nyata Jarum skep ini berpengaruh di putaran menengah dari tenaga motor anda. Satu buah PILOT JET yg berperan menyalurkan BB dari putaran gas 0 derajat sampe penuh. 3. tabel main jet/pilot jet Hal lain yg tidak kalah pentingnya dan sangat berpengaruh dengan setingan : 1. Motor brebet di putaran bawah tapi enak di put atas berarti pilot jet kebesaran. Jarum Skep atau yang bahasa kerenya di sebut Needle jet ini mampu mempengaruhi 10 sampai dengan 60 % tingkat kesempurnaan campuran dari bensin dan udara di karburator. “Ngempos” adalah gejala mesin seperti kehilangan tenaga yg disebabkan kekurangan BB 2. 5. hehee. 3. Kesimpulannya. 2. Mtr dibawa kebut2an sampe putaran atas dan begitu jalan pelan2 jadi ngempos dibarengi asep ngebul BERARTI suhu saat putaran tinggi meningkat drastis BERARTI main jet minta naik. Motor ngelitik padahal yg lain normal BERARTI suhu mesin SANGAT TINGGI saat putaran atas BERARTI main jet minta naik. Motor Brebet di putaran atas saja berarti main jet minta turun 5. namanya jg jarum). gampang. Trus kapan kita harus membesarkan ato mengecilkan spuyer2 tadi? Sebelumnya hrs tahu dulu gejala2 mesin saat kekurangan BB dan kebanyakan BB: 1. jadi apabila ada gejala lambat. “Mberebet” adalah gejala mesin yg sebenernya dirasa padat cuma tenaga seperti tertahan dan kadang dibarengi dengan suara benturan logam kalo settingannya terlalu basah.. Nafas motor di putaran atas terlalu panjang berarti mainjet minta naik.suhu tinggi diputaran yg relatif rendah maka minta naek pilot jet. Motor kl pagi susah hidup karena begitu gas dibuka ngempos terus mati ya berarti naekin pilot jet. dll Kesimpulannya. Motor gak pake di cuk kl pagi N bisa langsung start (ini jg gak normal) berarti pilot harus turun. kl BREBET mesin kebanyakan BB. Berarti kl NGEMPOS mesin butuh BB. jika motor Brebet di putaran atas berarti main jet hrs turun.. Jarum skep : bentuknya kecil runcing (glodag. kasus2 mainjet: 1. Nah berikut kasus2 yg sering terjadi krn masalah pilot jet : 1. kalau ada gejala ngempos. 2. Motor dah jalan tapi sering tiba2 kehilangan tenaga saat putaran rendah berarti naekin pilot jet 3.. jika mtr suhunya tinggi di putaran atas berarti main jet minta naik.

campuran oli samping dan bensin nggak pas (untuk 2 tak). tekanan udara di bak oli terlalu tinggi. dalam hal ini kondisi mesin. bensin jadi terasa boros. Adakalanya detonasi tidak bisa diobati dengan naekin spuyer jika detonasinya sudah parah. seluruh saluran angin di karburator.!!!!) 3. Busi yang baik mampu bekerja dalam suhu 4000C dalam tekanan 100 bar. Salah satunya adalah dari hasil pembakaran yang terjadi dikepala busi. Meski keawetan busi utamanya ditentukan setting mesin yang mencakup sistem pengapian dan campuran bahan bakar. tegangan koil pengapian kurang. Penyebab: setelan angin nggak pas. Akibatnya: Pembakaran tidak sempurna. waktu pengapian dan type busi dalam keadaan prima dan sesuai dengan keadaan pabrik. ganti busi yang sesuai.!!!!!!!!! Melihat Kondisi Mesin Dari Busi Banyak cara mengetahui kondisi mesin. kadang muncul warna hijau rada basah. bensin boros dan tenaga mesin loyo. pada 3/4 putaran gas yang bekerja hanya skep karburator dan perangkatnya. setting mesin. Penyebab: Oli naik ke ruang bakar. pada putaran menengah yang bekerja adalah sedikit pengaruh pilot jet dan pengaruh clip position dan jarum skep v. seher beserta ringnya.. ganti busi baru. 2.Banyak terdapat abu berwarna hitam Pada ujung insulator.. bersihkan saringan udara. jadi telat ke kantor) Solusi: Periksa setelan angin. Busi.Lapisan Kuning Basah Ujung insulator menunjukkan warna kuning agak coklat muda.. elektrode dan busi tertutup lapisan oli warna hitam agak basah. tipe busi yang dipake terlalu panas. katup dan bos katup aus. periksa selang pernapasan blok oli. jumlah oli mesin melebihi kapasitas. berikut ini adalah beberapa keadaan busi pada motor 4 tak beserta penyebabnya: 1. Setiap ada perubahan ukuran spuyer WAJIB setting angin 2. namun saat penggantian busi bisa dilihat pula bagaimana kondisi mesin sesugguhnya. mesin susah hidup. sekian dari saya terima kasih selamat jalan selamat menikmati riset karburator borrz. (untuk newbie mekanik trial n erorr dah biasa kaleee. Cermati lebih lanjut agar langkah preventif dapat dilakukan.. elektrode dan busi tertutup abu sisa pembakaran yang kering tapi lembut. periksa campuran bahan bakar dan oli (untuk 2 tak). jika pembakarannya sempurna maka tenaga motor kita pun akan relatif besar.Note: 1.Arang hitam basah Ujung insulator. cuk macet. susah start waktu mesin dingin (biasanya terjadi pagi pagi. saringan udara tersumbat.s nozzle. Solusi: Harus turun mesin euy. tekanan oli terlalu tinggi. Jangan berpatokan pada indikator suhu untuk panduan setting karena pasti nggak sesuai. ini butuh mekanik yg feelingnya kuat. busi cepat mati. Nah untuk setelan karburator yang pas tentu sudah banyak yang tahu. periksa seal klep nya. campuran bensin terlalu boros. simungil ini memiliki peranan penting dalamproses pembakaran pada kendaraan. kerja pilot jet adalah untuk mengatur idle hingga seperempat throtle open. sedangkan full throtle murni tugas main jet. Ini berarti ada ketidaknormalan pada komponen mesin lainnya. mencari campuran molekul udara terhadap bahan bakar yang ideal guna membentuk senyawa yang mudah untuk dipantik busi dan memiliki potensi yang kuat untuk diledakkan. tetep semangat. Akibatnya: asap knalpot hitam (kayak mesin solar). elektroda pada busi yang pembakarannya normal biasanya berwarna abu-abu terang atau coklat kemerahan. 3. permukaan silinder oblak. . posisi jarum skep. Perbandingan tertentu akan menghasilkan tenaga dan performa yang berbeda. periksa cuk. Tujuan set up karburator sebenernya simple. dan juga dapat disebabkan karena rendahnya kompresi. 4. Normal Kondisi ini bisa dilihat pada warna dari ujung/ elektrode busi.

Penyebab: Kasus PCV(pernapasan antara tutup kepala silinder dan saluran isap) tersumbat. Solusi: Cek kembali sistem dan waktu pengapian berikut campuran bahan bakar. campuran terlalu miskin. perbaiki sistem pendinginan. Solusi: Stel karburator.bagian tertentu dari ruang bakar mengalami panas berlebihan. periksa tegangan yang masuk ke koil. Solusi: Setting kembali campuran bahan bakar. Penyebab: Waktu pengapian terlalu maju (voor). kuras dan ganti baru seluruh oli mesin. Penyebab: Pemakaian additif oli dan bensin yang tidak cocok. pengapian dan perbaiki nilai oktan bensin. adanya benda-benda asing berukuran kecil yang masuk ruang bakar. tenaga cepat drop. lubang busi dan katup gas karburator harus tertutup agar terlindung dari masukya kotoran kedalam slinder. pembentukan arang bisa terjadi antara insulator dan bagian tengah elektrode.Deposit Electrode Berlebihan Insultor dan elektrode massa `ditempeli jaket deposit warna coklat muda. Solusi: Ganti busi baru. distributor aus. Penyebab: Adanya pengapian awal karena berpijarnya arag dalam ruang bakar. gejala nembak karena celah elektrode busi mesin makin jauh (aus akibat tegangan tinggi).aliran campuran bahan bakar dari lubang venturi ke ruang bakar lemah dan ‘pelit’. meskipun harus (pake minyak tanah) keringkan dulu sebelum dipasang. Akibat: Mesin tersendat dan lambat berakselerasi. Akibat: Mesin agak ngempos. ganti additif dan busi baru. Mesin Panas Berlebihan (biasanya terjadi pada kendaraan yang memiliki lebih dari satu slinder) Awalnya. ganti koil sesuai tipe busi. Pemakaian busi lama yang dibersihkan tidak disarankan.Hidung insulator menipis. nb: jangan menggunakan minyak tanah untuk membersihkan ruangan mesin terutama bak oli.Mesin Panas Kondisi mesin overheated ditandai dengan makin menipisnya insulator dan elektrode massa. Solusi: Sama dengan point 6 ditambah ruang mesin harus dibersihkan dari deposit arang. tukar additif dengan merk yang cocok. karena biasanya masih banyak terdapat arang di sela busi. tegangan koil terlalu tinggi. 9. Penyebab: Naiknya serbuk besi hasil pergesekan yang dibawa oli ke ruang bakar. pengapian silang karena induksi antara kabel busi serta tipe busi yang digunakan terlalu panas.berwarna hitam keabuan. sulit hidup saat mesin dingin.Bila dibiarkan mesin bisa jebol.Yang lain. Bentuk elektrode berubah. 5. Kerak berlebihan Kerak berwarna putih mengeras lalu bertumpuk di insulator dan elektrode. ganti busi. Kondisi busi seperti ini menyebabkan misfiring (knalpot meledak-ledak karena bahan bakar tidak terbakar habis). Solusi: Setel kembali mesin. ada bintikbintik kecil dan membentuk “bunga” karang kecil berwarna putih abu-abu. . cek daun skep karburator dan bersihkan lubang venturi. Akibat: Suara mesin agak kasar. ganti busi baru sesuai dengan rekomendasi pabrik. silinder tergores. 6. 7. nilai oktan bahan bakar terlalu tinggi serta mesin pendingin tidak berfungsi secara sempurna. Akibat: Mesin menembak disertai detonasi berlebihan.Kondisi yang sama selanjutnya terjadi pada elektrode massa. bercampur dengan deposit lain yang berada diruang bakar. mesin kadang dipaksa bekerja lebih berat.Ujung insulator dan elektrode massa melebur akhirnya menyatu. Saat pergantian busi. oli cepat kotor. Akibat: Mesin ngelitik dan pincang.Pembungkus Insulator Pecah Pembungkus insulator(Insulator nuse) pecah karena desakan tekanan diruang bakar sangat tinggi. bersihkan saluran PCV.Dalam kasus lebih ekstreem. waktu pengapian terlalu maju dan nilai oktan bensin terlalu rendah. pasokan bahan bakar terlalu pelit dan pemakaian busi tidak tepat(busi panas).Penyebab: Bensin dan oli tercemar bahan lain seperti air atau pemakaian fuel additif yang nggak cocok. 8. Akibat: Mesin ngelitik. tenaga mesin berkurang. mesin sulit mati.hidung insulator meleleh. Sekeliling inslutor warna kehitaman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful