P. 1
A Ipo

A Ipo

|Views: 20|Likes:
Published by Velta Lasakk

More info:

Published by: Velta Lasakk on Dec 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2012

pdf

text

original

ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO

Efisiensi Pasar
Makalah

Di susun oleh :

Pelta wulandari (085310685) Ria megawati (085310720)

Universitas Islam Riau
Fakultas Ekonomi
Jurusan Akuntansi 2011/2012

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Amin. Akhir kata. Pekanbaru.28 september 2011 penulis . kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang efisiensi pasar. oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan penulisan makalah ini.kata pengantar Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “Efisiensi Pasar” Makalah ini berisikan tentang informasi efisiensi pasar.

Jadi. sebagai salah satu penerima hadiah nobel dan beberapa ahli keuangan perusahaan dengan tegas mengatakan bahwa salah satu temuan penting dalam sejarah perkembangan teori keuangan adalah teori pasar efisien dan dari sekian banyak teori keuangan. tidak berlebihan kitanya untuk mencoba mengulas lagi tentang teori pasar efisien. Miller (1999). Sejak dikemukakan tahun 1970. 1989) dan (4) definisi efsiensi pasar didasarkan pada proses dinamik (Jones. 19951) Salah satu terobosan penting dalam perkembangan teori keuangan perusahaan adalah dikedepankannya hipotesis pasar efisien ( Efficient Market Hypothesis) oleh Fama di tahun 1970. teori pasar efisien seakan-akan menjadi magnet peniliti keuangan untuk terus diuji keabsahannya.Secara umum. teori pasar efisien adalah yang paling banyak mendapat perhatian dan diuji secara empiris di hamper semua pasar modal dunia Dalam satu artikelnya yang berjudul “ The Theory Of Corporite Finance: A Historical Overview “. Secara detail. Menyikapi beberapa pendapat tersebut di atas. 1970).PENDAHULUAN Makalah ini akan membahas Efisiensi Pasar dalam hubungannya dengan kehidupan Perekonomian indonesia. (3)definisi efisiensi pasar didasarkan pada disstribusi dan informasinya (Beaver. menyatakan bahwa teori pasar efisien merupakan tonggak penting dalam perkembangan teori keuangan dan menyebutnya sebagai alah satu kerangka bangun dasar (fundamental building stock) keuangan. efisiensi pasar (market efficiency) didefinisikan oleh Beaver (1989) sebagai hubungan antara harga-harga sekuritas dengan informasi.yaitu: (1)definisi pasar didasarkan pada nilai intrinsik sekuritas. Hal senada juga disampaikan oleh Megginson (1997) serta Shanken dan Smith (1996). Tulisan ini dimaksudkan untuk mengungkap teori pasar efisien dengan memberikan tekanan pada bukti empiris yang pernah ditemukan berkaitan dengan pengujian teori tersebut. efisiensi pasar dapat didefinisikan dalam beberapa macam definisi. Smith (1990). Penyajian tulisan ini diharapkan menyegarkan kembali ingatan kita tentang pentingnya memahami konsep pasar efisien yang sampai saat ini masih menjadi topic menarik dalam manajemen keuangan . (2) definisi efisiensi pasar didasarkan pada akurasi dari harga sekuritas (Fama. teori pasar efisien merupakan bagian penting dalam kita membahas teori keuangan perusahaan.

PEMBAHASAN 1. Konsep Dasar Pasar Efisien Konsep pasar efisien pertama kali dikemukakan dan dipopulerkan oleh Fama (1970). dengan menggunakan strategi perdagangan yang ada. Suatu pasar dikatakan efisien apabila tidak seorangpun. Dalam mempelajari konsep pasar efisien. setelah disesuaikan dengan resiko. Masing – masing kelompok informasi tersebut mencerminkan sejauh mana tingkat efisiensi suatu pasar. akan mampu memperoleh return tidak normal (abnormal return). . yaitu (1) informasi harga saham masa lalu (information in past stock prices). yaitu informasi masa lalu (misalnya laba tahun atau kuartal yang lalu) dan informasi saat ini (current information) selain juga kejadian atau peristiwa yang telah diumumkan tetapi masih akan terjadi (misalnya rencana pemisahan saham). Dalam konteks ini yang dimaksud dengan pasar adalah pasar modal (capital market) dan pasar uang. perhatian kita akan diarahkan pada sejauh mana dan seberapa cepat informasi tersebut dapat mempengaruhi pasar yang tercermin dalam perubahan harga sekuritas. Dalam hal ini Haugen (2001) membagi kelompok informasi menjadi tiga. baik investor individu maupun investor institusi. Contoh untuk informasi yang masih membutuhkan dugaan adalah jika banyak investor percaya bahwa suku bunga akan segera turun. harga-harga akan mencerminkan kepercayaan ini sebelum penurunan sebenarnya terjadi. Ekspresi yang lain menyebutkan bahwa dalam pasar yang efisien harga-harga asset atau sekuritas secara cepat dan utuh mencerminkan informasi yang tersedia tentang asset atau sekuritas tersebut. Jones (1998) menyebutkan bahwa harga sekarang suatu saham (sekuritas) mencerminkan dua jenis informasi. harga-harga yang terbentuk di pasar merupakan cerminan dari informasi yang ada atau “stock prices reflect all available information”. Artinya. (2) semua informasi yang ada termasuk informasi public (all public information). yaitu informasi yang sudah diketahui meliputi dua macam. dan (3) semua informasi yang ada termasuk informasi orang dalam (all available information including inside or private information).

dari nilai intrisiknya(Beaver. Definisi Efisiensi Pasar Berdasarkan Nilai Intrinsik Sekuritas Konsep awal dari efsiensi pasar yang berhubungan dengan informasi laporan keuangan berasal dari praktek analis sekuritas yang mencoba menemukan sekuritassekuritas dengan harga yang kurang benar (mispriced).A. Definisi Efisiensi pasar berdasarkan Distribusi informasi Beaver (1989) memberikan definisi efisiensi pasar yang didasarkan pada distribusi informasi adalah sebagai berikut : "Pasar dikatakan efisien terhadap suatu sistem informasi. Untuk konteks seperti ini.jika dan hanya jika hargaharga sekuritas bertindak seakan-akan setiap orang emngamati sistem informasi tersebut". Sekuritas:sekuritas yang dihargat kurang benar (mispriced) merupakan sekuritas-sekuritas yang haganya menyimpang dari nilai intrinsiknya atau nilai fundamentalnya. B. Definisi Efisiensi Pasar Berdasarkan Akurasi Ekspektasi Harga Fama (1970) mendefinisikan efisiensi pasar sebagai berikut: "Suatu pasar sekuritas dikatakan efisien jika harga-harga sekuritas "mencerminkan secara penuh" informasi yang tersedia". Definisi Efisiensi Pasar didasarkan pada Proses Dinamik Adalah Efisiensi Pasar yang mempertimbangakan distribusi informasi yang tidak simetris dan menjelaskan bagaimana harga-harga akan menyesuaikan karena informasi tidak simetris tersebut.maka efisiensi pasar (market efficiency) diukur dari seberapa jauh harga~harga sekuntas menyimpan. C. D. Dengan demikian suatu pasar yang efisien menurut konsep ini dapat didefinisikan sebagai pasar yang nilainilai sekuritasnya tidak menyimpang dari nilai-nilai intinsiknya. . 1989).

Informasi yang disebarkan dapat diprediksi dengan baik oleh sebagian pelakupelaku pasar 7. Harga dari informasi adalah mahal dan terdapat akses yang tidak seragam antara pelaku pasar yang satu dengan yang lainnyaterhadap suatu informasi yang sama. banyak terdapat investor rasional dan berorientasi pada maksimisasikeuntungan yang secara aktif berpartisipasi di pasar dengan menganalisis. ALASAN YANG MENYEBABKAN PASAR MENJADI EFISIEN 1. investor bereaksi dengan cepat dan sepenuhnya terhadap informasi baru yang masuk di pasar. Terdapat sejumlah kecil pelaku pasar yang dapat mempengaruhi harga dari sekuritas 5. ALASAN YANG MENYEBABKAN PASAR MENJADI TIDAK EFISIEN 4. dan brdagang saham. tidak diperlukan biaya untuk mendapatkan informasi dan informasi tersedia bebas bagi pelaku pasar pada waktu yang hamper sama (tidak jauh berbeda). perlu . kondisi-kondisi berikut idealnya harus terpenuhi. 3. informasi diperoleh dalam bentuk acak. Untuk menjawab pertanyaan tersebur. 2. Walaupun demikian. Harus diakui bahwa akan sulit sekali untk mewujudkan kondisi sebagaimana di atas. menilai. Investor adalah individual-individual yang lugas dan tidak canggih Kondisi-kondisi di atas mungkin terkesan kaku atau akan sulit untuk dapat dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari. Investor-investor ini adalah price taker. pasti menimbulkan pertanyaan mengapa harus ada konsep pasar efisien dan memungkinkan pasar efisien ada dalam kehidupan nyata. artinya pelaku itu sendiri tidak akan dapat mempengaruhi harga suatu sekuritas. 6. Mengapa Pasar Dapat Diharapkan Efisien Membahas pasar efisien. yang menyebabkan harga saham segera melakukan penyesuaian. dalam arti setiap pengumuman yang ada di pasar adalah bebas atau tidak terpengaruh dari pengumuman yang lain.2.

misalnya corporate actions. unutk institusi di dunia bisnis.dipertimbangkan seberapa dekat kondisi-kondisi tersebut dengan kenyataan yang ada di pasar satu persatu. Dengan kata lain. atau alat komunikasi khusus yang tersedia bagi investor yang rela untuk membayar untuk mendapatkannya. . tetap saja bahwa pengumuman suatu peristiwa. maka terwujudlah suatu pasar efisien.. adalah independent dan dapat muncul setiap saat. menunjukkan bahwa jika ke empat kondisi ideal yang disyaratkan terpenuhi. Walaupun ada ketergantungan terhadap beberapa informasi sepanjang waktu. harga hari ini tidak terpengaruh oleh harga kemarin. dengan kata lain acak. Perubahan harga adalah independen dan tidak terpengaruh oleh harga yang lain dan harga bergerak dalam bentuk acak (random walk). Walaupun untuk mndapatkan informasi diperlukan pengorbanan. karena harga yang terbentuk hari ini terjadi berdasarkan pada informasi baru yang masuk ked an diterima di pasar. Fleksibilitas dan bervariasinya sumber dan jenis informasi memungkinkan investor untuk mendapatkan informasi secara gratis. Artinya. dan selalu siap untuk melakukan transaksi beli atau jual manakala menurut perhitungan akan didapat hasil yang menguntungkan. Informasi yang ada dapat dengan mudah diperoleh dan hamper setiap saat sama seperti halnya informasi yang disampaikan lewat radio. Investor pasti senantiasa memperhatikan pergerakan harga di pasar. Dari paparan di atas. investor yang secara cepat dapat mengetahui potensi adanya nilai tambah akan dapat memperoleh keuntungan dengan menggunakan pilihan strategi yang tepat. pencarian berbagai jenis informasi sudah merupakan sesuatu yang biasa dan urusan biaya adalah sesuatu yang wajar dan banyak pelaku lain yang memperolehnya secara gratis (walaupun mungkin investor dikenai biaya broker atau jasa lainnya). Artinya. Bila kondisi keempat terpenuhi. hampir semua investor tidak dapat memprediksi kapan perusahaan akan mengumumkan perkembangan baru yang penting. jelas bahwa hasil yang dapat diduga adalah investor akan dengan segera melakukan penyesuaian setiap saat ada informasi baru yang masuk ke pasar. Artinya. televisi. Informasi diperoleh dalam bentuk acak dan bebas yang setiap saat dapat muncul. baik investor individual maupun institusi mengikuti pergerakan pasar tiap saat secara seksama.

1 Hipotesis Pasar Efisien Bentuk Lemah (Weak Form) Dalam hipotesis ini harga saham diasumsikan mencerminkan semua informasi yang terkandung dalam sejarah masa lalu tentang harga sekuritas yang bersangkutan. dan hipotesis pasar efisien bentuk kuat (strong form of the efficient market hypotesis). Misalkan. dan akibatnya harga adalah bebas (independen) dari bentuk harga saham histories. harga yang terbentuk atas suatu saham. Artinya. Bentuk Pasar Efisien Menurut Fama (1970) bentuk pasar dapat dikelompokkan menjadi tiga. 3. Jalan acak adalah konsep statistic yang memprediksi bahwa keluaran . Berdasarkan pada hipotesis pasar efisien bentuk lemah. Masing-masing bentuk pasar efisien tersebut terkait erat dengan sejauh mana penyerapan informasi terjadi di pasar. Mengantisipasi kemungkinan penurunan harga pada awal tahun. Investor yang cerdik tentu akan menjual saham yang dimilikinya pada akhir tahun untuk menghindari kerugian sebagai akibat dari menurunnya harga saham di awal tahun.3. (2) hipotesis pasar efisien bentuk setengah kuat (semi strong form of the efficient market hypotesis. Upaya yang dilakukan pedagang tersebut akan menyebabkan harga saham perusahaan secara keseluruhan akan turun. misalnya merupakan cermin dari pergerakan harga saham yang bersangkutan di masa lalu. pedagang akan menjual saham yang dimilikinya sesegera mungkin untuk menghindari kerugian sebagai akibat dari ”jatuhnya” harga saham perusahaan yang diamati. yang dikenal sebagai hipotesis pasar efisien (efficient market hypothesis). Jika hipotesis pasar bentuk lemah terpenuhi. ada bentuk musiman atas kinerja harga suatu saham yang menunjukkan bahwa harga saham akan naik menjelang tutup tahun (akhir tahun) dan kemudian turun pada awal tahun. Ketiga bentuk efisien pasar pasar dimaksud adalah (1) hipotesis pasar efisien bentuk lemah (weak form of the efficient market hypotesis). pasar akan segera mengetahui dan merevisi kebijakan harganya dengan melakukan perubahan terhadap strategi perdagangannya. maka dapat dikatakan bahwa perubahan-perubahan harga akan mengikuti kaedah jalan acak (random walk) manakala pengujian hanya dilakukan terhadap perubahan harga secara histories.

kita dapat mengharapkan bahwa harga sasham akan senantiasa naik atau mengalami apresiasi sepanjang waktu. Menurut konsep semi-kuat. Selanjutnya dapat dihitung return yang diharapkan (expected return) adalah E(R) = 0. Walaupun tingkat pengembalian yang diharapkan di sini adalah 6.(output) berikutnya dalam suatu urutan tidak tergantung pada keluaran (output) sebelumnya. termasuk di dalamnya adalah laporan keuangan dan informasi tambahan sebagaimana diwajibkan oleh peraturan akuntansi. Sehingga. dalam hal ini kita dapat mengatakan bahwa harga sekuritas mengikuti kaedah jalan acak. Dalam hal ini jelas bahwa tiga per-empat dari keluaran akan menghasilkan return12% sedangkan seperempatnya akan menghasilkan return10%. analisis terhadap laporan keuangan tidak memberikan manfaat apa-apa. Informasi yang tersedia di public juga dapat berupa berupa peraturan keuangan lain seperti pajak bangunan (property) atau suku bunga dan/atau beta saham termasuk rating perusahaan. Strategi perdagangan yang menggunakan data pasar histories (umumnya harga saham) dikenal dengan sebutan analis teknikal (Technical Analysis).5 % nilai yang sebenarnya tetap saja merupakan nilai yang acak (tidak dapat diketahui dengan pasti).. Ide dari pandangan ini adalah bahwa sekali informasi tersebut menjadi informasi public (umum). investor tidak akan mampu untuk memperoleh abnormal returns dengan menggunakan strategi yang dibangun berdasarkan informasi yang tersedia di public.25 (-10%) = 6. harga mencerminkan semua informasi public yang relevan..5%. karena perubahan harga mengikuti kaedah acak. 1.maka setiap periode harganya akan naik sebesar 12% dengan kemungkinan 75% atau turun 10% dengan kemungkinan 25%. Dengan kata lain. Seandainya saat ini sekuritas yang dimilikiharganya adalah Rp.2 Hipotesis Pasar Efisien Bentuk Semi-Kuat (Semi Strong Form) Menurut hipotesis pasar efisisen bentuk semi kuat. Tetapi tren atau kecenderungan kenaikan tersebut tidak selamanya kan begitu.75 (12%) + 0. harga yang tercipta juga terjadi karena informasi yang ada di pasar. Karena sekuritas berisiko menawarkan return positif.000. artinya . Di samping merupakan cerminan harga saham histories. 3. dalam artikel yang lain Farma (1991) menyebutnya sebagai studi peristiwa (event studies).

baik public maupun nonpublic.3 Hipotesis Pasar Efisien Bentuk Kuat (Strong Form) Pasar efisien bentuk kuat menyatakan bahwa harga yang terjadi mencerminkan semua informasi yang ada. disamping juga informasi yang hanya diketahui oleh beberapa pihak saja.tersebar di pasar. Sehingga. Berlawanan dengan pendukung hipotesis pasar efisien bentu lemah. khususnya di Amerika Serikat. tergantung dari ada tidaknya bukti tentang abnormal return yang dapat diperoleh oleh investor. efisien tidaknya pasar modal. Dalam perkembangannya. atau tepatnya masuk dalam kelompok bentuk efisien mana sebuah pasar modal. termasuk di dalamnya informasi yang hanya dapat diakses oleh orang-orang tertentu. Hal ini terkait dengan pengertiannya bahwa harga pasar mencerminkan semua informasi. dalam hal ini. Bentuk pasar efisien kuat merupakan bentuk pasar efisien paling ketat. dewan direksi. 3. misalnya manajemen perusahaan. para peneliti sepertinya sepakat untuk menyebut bahwa pengujian terhadap bentuk kuat hipotesis pasar efisien sering dikaitkan dengan keberhasilan dalam penggunaan akses monopolistic terhadap informasi oleh pelaku pasar tertentu. tetapi bukti-bukti yang tidak mendukung juga banyak. dengan menggunakan informasi yang tersedia di publik dalam konteks kelebihan informasi. Tentu saja efisiensi bentuk kuat mengungguli baik . Jadi. bentuk kuat mencakup semua informasi historis yang relevan dan juga informasi yang ada di public yang relevan. Dalam kaitannya dengan hal tersebut. untuk suatu periode tertentu. dan kreditor. pada pasar efisien bentuk smei-kuat ada banyak investor yang berfikir bahwa mereka dapat memperoleh keuntungan dengan melakukan analisis dengan menggunakan data atau informasi akuntansi (dari laporan keuangan) dan dari sumber lain untuk mengidentifikasi saham yang salah harga (mispriced) disebut investor tersebut melaukan analisis fundamental (Fndamental Analysis). amka semua investor akan bereaksi dengan cepat dan mendorong harga naik untuk mencerminkan semua informasi public yang ada. Beberapa bukti empiris mendukung adanya pasar efisien. maka dalam konteks pasar efisien bentuk kuat tidak ada seorangpun baik individu maupun institusi dapat memperoleh abnormal return. baik informasi public (public information) maupun informasi pribadi (private information).

maka harus juga membahas tentang adanya ketidak-teraturan (anomali) yang ada yg terkait dengan hipotesis pasar efisien. Anomali di sini adalah salah satu bentuk dari fenomena yang ada di pasar. bukti empiris adanya anomaly di pasar modal muncul pada semua bentuk efisien semi kuat (semi strong). penelitian yang mecoba utnuk menguji keberadaan pasar efisien sudah banyak dilakukan dengan berbagai macam pendekatan. Anomali yang ada. Namun. Ringkasan dari pengujian pasar efisien yang pernah ada atas informasi nonakuntansi dan informasi akuntansi ditunjukkan dalam Tabel 1 berikut. perlu adanya dukungan yang tidak sedikit. . beberapa penelitian harus memiliki kesimpulan yang tidak jauh berbeda satu sama lain. Untuk kuatnya suatu pernyataan atau bukti akan adanya anomali pasar. Pengujian Efisien Pasar Menurut Dyckman dan Morse (1986) pengujian efisien dapat dikelompokkan menjadi dua. demikian. 4.pasar efisien bentuk lemah maupun bentuk semi kuat dan merupakan bentuk efisiensi paling tinggi dan secara empiris paling sulit untuk diuji. Pengujian berbasis informasi non-akuntansi didasarkan pada ketiga bentuk pasar efisien menurut Fama (1970) dan beberapa variasi yang masih berkaitan dengan aspek non-akuntansi. Pada anomaly ditemukan hal-hal yang seharusnya tidak ada bilamana dianggap bahwa pasar efisien benar-benar ada. Pada model pendekatan ini peneliti melakukan pengujian untuk menjawab pertanyaan bagaimana harga histories (hystorical price data) bergerak (berubah) sebagai konsekuensi dari adanya kejadian atau pengamatan. Pengujian berbasis ada tidaknya anomali menggunakan model pendekatan uji ke belakang (back tasted method). Dengan kata lain seorang investor dimungkinkan untuk memperoleh abnormal return dengan mengandalkan suatu peristiwa tertentu. yaitu pengujian berbasis informasi non-akuntansi dan pengujian berbasis informasi akuntansi. Artinya. Artinya. Sebagaimana dapat dilihat dalam Tabel 1. Abnormal Pasar (Market Anomalies) Dalam membahas pengujian pasar efisien. Sedangkan pengujian berbasis informasi akuntansi tidak mengikuti bentuk pasar efisien yang ada. beberapa hal penting perlu mendapat perhatian 5. Artinya. suatu peristiwa dapat dimanfaatkan untuk memperoleh abnormal return. tidak hanya ditemukan pada satu jenis bentuk pasar efisien saja. tetapi ditemukan pada bentuk pasar efisien yang lain.

Table 3 menyajikan rangkuman lengkap tentang berbagai macam anomali yang telah ditemukan di pasar sekuritas (saham) .Dalam teori keuangan. anomaly musiman (seasonal anomalis). anomaly peristiwa atau kejadian (event anomalies). dan anomaly akuntansi (accounting anomalies). dikenal sedikitnya empat macam anomaly pasar. Keempat anomali tersebut adalah anomaly perusahaan (firm anomalies).

Pertama. Dukungan ini disampaikan oleh Fama (1991). pertanyaan yang muncul berkenaan dgn teori pasar efisien adalah apakah pasar benarbenar telah efisien. Dukungan ini disampaikan oleh Malkiel(1989). dengan beberapa pengecualian. adanya anomaly di pasar yang dalam banyak hal membuktikan penentangan atas hipotesis pasar efisiensi kemungkinan merupakan nukti dan sekaligus tantangan bahwa hipotesis pasar efisien harus terus diuji. Pengujian tentang anomali pasar tetap menjadi acuan yang menarik bagi peneliti keuangan dan akuntansi untuk melihat sejauh mana kecepatan perubahan harga (speed of adjustment) atas masuknya informasi baru ke pasar. Pertama. Kedua. Pasar efisien memang ada. Dukungan ini disampaikan oleh Le Baron (1983). Adalah peluang bagi peneliti keuangan dan akuntansi untuk mencoba mengupas lebih lanjut tentang pasar modal Indonesia.KESIMPULAN Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan dua hal penting. Berkaitan dengan kesimpulan tersebut. . suatu informasi yang baru masuk ke pasar (menjadi public) dapat mempengaruhi harga sekuritas. 3. Ditemukannya anomali di pasar tidak serta merta menggugurkan hipotesis pasar efisien. 2. beberapa penelitian sudah pernah dilakukan untuk menguji tingkat efisiensi pasar modal Indonesia dimana hasil yang diperoleh masih menunjukkan adanya kata sepakat. karena anomaly yang ada sepertinya hanya terkait dengan bentuk pasar efisien semi kuat. Jawaban atas pertanyaan tersebut bisa bermacam-macam dan mungkin belum ada kesimpulan yang pasti. secara umum bukti empiris yang memberikan dukungan terhadap dipotesis pasar efisien cukup kuat. Sejauh ini keberadaan pasar efisien di pasar modal masih menjadi perdebatan. Beberapa pendapat yg dapat diperhatikan adalah (levy 1996:438): 1. karena para praktisi tidak memperhitungkan alas an-alasan mendasar sebagai patokan untuk mengambil keputusan beli-jual sekuritas. bukti yg ada cukup mendukung. Artinya. mengingat belum konsistennya bukti yang mendukung atau menolak hipotesis pasar efisien. Studi peristiwa (event studies) adalah bkti yang paling baik yang dimiliki dalam hal efisiensi. ada dua hal yang mungkin menarik untuk dijadikan bahan pemikiran. Kedua. maka dapat dilakukan penelitian lanjutan sehingga dapat diperoleh konfirmasi lebih mendalam.

2nd Edition. 2nd Edition. Frank E. Prentice Hall. Eugene F. Dycman. Levy. New Jersey. and Instruments. (1986). William. Haim S. (May 1970). Capital Markets. H. Fabbozi.DAFTAR PUSTAKA Beaver. South Western Publishing. “Efficient market: A review of theory and empirical work”. dan Franco Modligiani (1996). 25 (2): 383-417. New Jersey. Thomas. Dale Morse (1986). New Jersey. R. dan . Prentice Hall. Prentice Hall. wassalam . Fama. Intruduction to Investment. Efficient Capital Markets and Accounting: A Critical Analysis. Financial Reporting: An Accounting Revolution. Institutions.(1996). Journal of Finance.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->