Sel (biologi

)
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensikl’;opedia bebas Langsung ke: navigasi, cari Halaman ini sedang dipersiapkan dan sedang dikembangkan dan mungkin terjadi perubahan besar. Anda dapat membantu dalam penyuntingan halaman ini. Halaman ini terakhir disunting oleh Sentausa (Kontrib • Log) 2 hari 188 menit lalu. mohon hapuskan templat ini. "Sel" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain dari Sel, lihat Sel (disambiguasi).
Jika Anda melihat halaman ini tidak disunting dalam beberapa hari,

Sel selaput penyusun umbi bawang bombai (Allium cepa) dilihat dengan mikroskop cahaya. Tampak dinding sel (yang membentuk "ruang-ruang") dan inti sel (berupa noktah di dalam setiap ruang). Perbesaran 400 kali.

Sel bakteri Helicobacter pylori dilihat menggunakan mikroskop elektron. Bakteri ini memiliki banyak flagela pada permukaan selnya. Dalam biologi, sel adalah kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup dan merupakan unit penyusun semua makhluk hidup.[1][2] Sel mampu melakukan semua aktivitas kehidupan dan sebagian besar reaksi kimia untuk mempertahankan kehidupan berlangsung di dalam sel.[3][4] Kebanyakan makhluk hidup tersusun atas sel tunggal,[5] atau disebut organisme uniselular, misalnya bakteri dan ameba. Makhluk hidup lainnya, termasuk tumbuhan, hewan, dan manusia,

merupakan organisme multiselular yang terdiri dari banyak tipe sel terspesialisasi dengan fungsinya masing-masing.[1] Tubuh manusia, misalnya, tersusun atas lebih dari 1013 sel.[5] Namun demikian, seluruh tubuh semua organisme berasal dari hasil pembelahan satu sel. Contohnya, tubuh bakteri berasal dari pembelahan sel bakteri induknya, sementara tubuh tikus berasal dari pembelahan sel telur induknya yang sudah dibuahi. Sel-sel pada organisme multiseluler tidak akan bertahan lama jika masing-masing berdiri sendiri.[1] Sel yang sama dikelompokkan menjadi jaringan, yang membangun organ dan kemudian sistem organ yang membentuk tubuh organisme tersebut. Contohnya, sel otot jantung membentuk jaringan otot jantung pada organ jantung yang merupakan bagian dari sistem organ peredaran darah pada tubuh manusia. Sementara itu, sel sendiri tersusun atas komponenkomponen yang disebut organel.[6] Sel terkecil yang dikenal manusia ialah bakteri Mycoplasma dengan diameter 0,0001 sampai 0,001 mm,[7] sedangkan salah satu sel tunggal yang bisa dilihat dengan mata telanjang ialah telur ayam yang belum dibuahi. Akan tetapi, sebagian besar sel berdiameter antara 1 sampai 100 µm (0,001–0,1 mm) sehingga hanya bisa dilihat dengan mikroskop.[8] Penemuan dan kajian awal tentang sel memperoleh kemajuan sejalan dengan penemuan dan penyempurnaan mikroskop pada abad ke-17. Teori sel sebagai unit kehidupan baru dirumuskan dua abad setelah itu oleh Matthias Schleiden dan Theodor Schwann. Selanjutnya, sel dikaji dalam cabang biologi yang disebut biologi sel.

Daftar isi
[sembunyikan]

 

1 Struktur sel o 1.1 Sel prokariota o 1.2 Sel eukariota 2 Komponen subselular o 2.1 Membran o 2.2 Nukleus o 2.3 Ribosom o 2.4 Sistem endomembran  2.4.1 Retikulum endoplasma  2.4.2 Badan Golgi  2.4.3 Lisosom  2.4.4 Vakuola o 2.5 Mitokondria o 2.6 Kloroplas o 2.7 Peroksisom o 2.8 Sitoskeleton 3 Komponen ekstraselular 4 Perkembangan sel o 4.1 Proses pembelahan sel  4.1.1 Fase pada siklus sel

   

4.2 Diferensiasi sel 4.3 Morfogenesis 4.4 Apoptosis 4.5 Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan sel hewan dan tanaman 5 Sel-sel khusus 6 Sejarah penemuan sel o 6.1 Robert Hooke 7 Referensi 8 Pranala luar

o o o o

[sunting] Struktur sel
Semua sel dibatasi oleh suatu membran yang disebut membran plasma dan daerah di dalam sel disebut sitoplasma.[9] Setiap sel, pada tahap tertentu dalam hidupnya, mengandung DNA sebagai materi yang dapat diwariskan dan mengarahkan aktivitas sel tersebut.[10] Selain itu, semua sel memiliki struktur disebut ribosom yang berfungsi dalam pembuatan protein yang akan digunakan sebagai katalis banyak reaksi kimia dalam sel tersebut.[5] Setiap organisme tersusun atas salah satu dari dua jenis sel yang secara struktur berbeda: sel prokariotik atau sel eukariotik. Kedua jenis sel ini dibedakan berdasarkan posisi DNA di dalam sel; sebagian besar DNA pada eukariota terselubung membran organel yang disebut nukleus atau inti sel, sedangkan prokariota tidak memiliki nukleus. Hanya bakteri dan arkea yang memiliki sel prokariotik, sementara protista, tumbuhan, jamur, dan hewan memiliki sel eukariotik.[7]

[sunting] Sel prokariota
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prokariota

Gambaran umum sel prokariota.

Pada sel prokariota (dari bahasa Yunani, pro, 'sebelum' dan karyon, 'biji'), tidak ada membran yang memisahkan DNA dari bagian sel lainnya, dan daerah tempat DNA terkonsentrasi di sitoplasma disebut nukleoid.[7] Kebanyakan prokariota merupakan organisme uniselular dengan sel berukuran kecil (berdiameter 0,7–2,0 µm dan volumenya sekitar 1 µm3) serta umumnya terdiri dari selubung sel, membran sel, sitoplasma, nukleoid, dan beberapa struktur lain.[11] Hampir semua sel prokariotik memiliki selubung sel di luar membran selnya. Jika selubung tersebut mengandung suatu lapisan kaku yang terbuat dari karbohidrat atau kompleks karbohidrat-protein, peptidoglikan, lapisan itu disebut sebagai dinding sel. Kebanyakan bakteri memiliki suatu membran luar yang menutupi lapisan peptidoglikan, dan ada pula bakteri yang memiliki selubung sel dari protein. Sementara itu, kebanyakan selubung sel arkea berbahan protein, walaupun ada juga yang berbahan peptidoglikan. Selubung sel prokariota mencegah sel pecah akibat tekanan osmosis pada lingkungan yang berkonsentrasi lebih rendah daripada isi sel.[12] Sejumlah prokariota memiliki struktur lain di luar selubung selnya. Banyak jenis bakteri memiliki lapisan di luar dinding sel yang disebut kapsul yang membantu sel bakteri melekat pada permukaan benda dan sel lain. Kapsul juga dapat membantu sel bakteri menghindari jenis tertentu sel kekebalan tubuh manusia. Selain itu, sejumlah bakteri melekat pada permukaan benda dan sel lain dengan benang protein yang disebut pilus (jamak: pili) dan fimbria (jamak: fimbriae). Banyak jenis bakteri bergerak menggunakan flagelum (jamak: flagela) yang melekat pada dinding selnya dan berputar seperti motor.[13] Prokariota umumnya memiliki satu molekul DNA dengan struktur lingkar yang terkonsentrasi pada nukleoid. Selain itu, prokariota sering kali juga memiliki bahan genetik tambahan yang disebut plasmid yang juga berstruktur DNA lingkar. Pada umumnya, plasmid tidak dibutuhkan oleh sel untuk pertumbuhan meskipun sering kali plasmid membawa gen tertentu yang memberikan keuntungan tambahan pada keadaan tertentu, misalnya resistansi terhadap antibiotik.[14]

[sunting] Sel eukariota
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Eukariota

eu. misalnya nukleus. yang di dalamnya terdapat organel-organel dengan bentuk dan fungsi terspesialisasi serta sebagian besar tidak dimiliki prokariota.Gambaran umum sel tumbuhan. namun ada pula yang dibatasi oleh dua membran. Diameter sel eukariota biasanya 10 hingga 100 µm. Tidak seperti prokariota. 'sebenarnya' dan karyon) memiliki nukleus. Sitoplasma ini terdiri dari medium semicair yang disebut sitosol. . Sitoplasma eukariota adalah daerah di antara nukleus dan membran sel. sel eukariota (bahasa Yunani. sepuluh kali lebih besar daripada bakteri.[7] Kebanyakan organel dibatasi oleh satu lapis membran. Gambaran umum sel hewan.

Baik sel tumbuhan maupun sejumlah eukariota uniselular memiliki satu atau lebih vakuola. yaitu organel tempat menyimpan nutrien dan limbah serta tempat terjadinya sejumlah reaksi penguraian.[15] Sentriol.[15] Sitosol sel eukariota mengandung jaringan protein serat yang disebut sitoskeleton yang mempertahankan bentuk sel dan mengendalikan pergerakan struktur di dalam sel. dan adhesi sel. tempat sebagian besar metabolisme energi sel terjadi. tempat terjadinya fotosintesis. namun komposisinya berbeda dari dinding sel bakteri maupun tumbuhan. nutrien. yang menguraikan komponen sel yang rusak dan benda asing yang dimasukkan oleh sel. Sel hewan. juga terbuat dari sitoskeleton. Artikel utama untuk bagian ini adalah: Membran sel Membran sel yang membatasi sel disebut sebagai membran plasma dan berfungsi sebagai rintangan selektif yang memungkinkan aliran oksigen. retikulum endoplasma. terbuat dari selulosa dan polimer lain.[16] Dinding sel yang kaku. yaitu mitokondria. badan Golgi. yang mengarahkan hasil sintesis sel ke tempat tujuannya. yang hanya ditemukan pada sel hewan di dekat nukleus. Kloroplas.[15] Di antara dinding sel tumbuhan yang bersebelahan terdapat saluran yang disebut plasmodesmata. tempat perombakan asam lemak dan asam amino. sejumlah organel lain dimiliki hampir semua sel eukariota. dan limbah yang cukup untuk melayani seluruh volume sel.[7] Membran sel juga berperan dalam sintesis ATP. Fungi juga memiliki dinding sel. dan peroksisom. memiliki lisosom. pensinyalan sel. Membran sel bersifat dinamik dan kebanyakan molekulnya dapat bergerak di sepanjang bidang membran.[17] [sunting] Komponen subselular [sunting] Membran Membran sel terdiri dari lapisan ganda fosfolipid dan berbagai protein. tetapi tidak sel tumbuhan.Selain nukleus. . hanya ditemukan pada sel-sel tertentu daun tumbuhan dan sejumlah organisme uniselular. mengelilingi sel tumbuhan dan membuatnya kuat dan tegar. suatu jaringan membran tempat sintesis glikoprotein dan lipid. Membran sel berupa lapisan sangat tipis yang terbentuk dari molekul lipid dan protein.

[21] Selubung nukleus melingkupi nukleus dan memisahkan isinya (yang disebut nukleoplasma) dari sitoplasma. misalnya mengangkut molekul tertentu melewati membran. DNA terorganisasi bersama dengan protein menjadi kromatin. Membran luar dan dalam selubung nukleus dipisahkan oleh ruangan sekitar 20–40 nm. dan ada pula yang tidak memiliki nukleus. Komponen-komponen ini kemudian dilewatkan melalui pori nukleus ke sitoplasma. atau menjadi reseptor yang mendeteksi dan menyalurkan sinyal kimiawi dalam lingkungan sel.[18] [sunting] Nukleus Artikel utama untuk bagian ini adalah: Inti sel Nukleus dan bagian-bagiannya. organel ini umumnya adalah organel yang paling mencolok dalam sel eukariota.[20] namun ada pula yang memiliki banyak nukleus.[19] Di dalam nukleus. Nukleus mengandung sebagian besar gen yang mengendalikan sel eukariota (sebagian lain gen terletak di dalam mitokondria dan kloroplas). contohnya sel otot rangka. kromatin kusut yang berbentuk benang akan menggulung. menjadi cukup tebal untuk dibedakan melalui mikroskop sebagai struktur terpisah yang disebut kromosom. kedua membran selubung nukleus menyatu.[19] Struktur yang menonjol di dalam nukleus sel yang sedang tidak membelah ialah nukleolus. Selubung nukleus memiliki sejumlah pori yang berdiameter sekitar 100 nm dan pada bibir setiap pori. Molekul-molekul protein yang menembus lapisan ganda lipid tersebut berperan dalam hampir semua fungsi lain membran.Molekul lipid membran tersusun dalam dua lapis dengan tebal sekitar 5 nm yang menjadi penghalang bagi kebanyakan molekul hidrofilik.[19] Kebanyakan sel memiliki satu nukleus. Dengan diameter rata-rata 5 µm. Selubung ini terdiri dari dua membran yang masing-masing merupakan lapisan ganda lipid dengan protein terkait. Sewaktu sel siap untuk membelah. Diperkirakan bahwa sekitar 30% protein yang dapat disintesis sel hewan merupakan protein membran. Ada pula protein yang menjadi pengait struktural ke sel lain. contohnya sel darah merah matang yang kehilangan nukleusnya saat berkembang. yang merupakan tempat sejumlah komponen ribosom disintesis dan dirakit. tempat semuanya bergabung menjadi .

Sel dengan laju sintesis protein yang tinggi memiliki banyak sekali ribosom. contohnya sel hati manusia yang memiliki beberapa juta ribosom. Sebagian besar protein yang diproduksi ribosom bebas akan berfungsi di dalam sitosol. sementara ribosom terikat umumnya membuat protein yang ditujukan untuk dimasukkan ke dalam membran. RNA ini lalu dikeluarkan ke sitoplasma melalui pori nukleus dan melekat pada ribosom.ribosom. yang disintesis berdasarkan "pesan" gen pada DNA. Kadang-kadang terdapat lebih dari satu nukleolus. bergantung pada spesiesnya dan tahap reproduksi sel tersebut. Keduanya terdiri dari satu subunit besar dan satu subunit kecil yang bergabung membentuk ribosom lengkap dengan massa beberapa juta dalton. tempat pesan genetik tersebut diterjemahkan menjadi urutan asam amino protein yang disintesis. untuk dibungkus di dalam organel tertentu seperti lisosom. ribosom dapat ditemukan bebas di sitosol atau terikat pada bagian luar retikulum endoplasma.[19] Ribosom sendiri tersusun atas berbagai jenis protein dan sejumlah molekul RNA. namun keduanya sangat mirip dalam hal struktur dan fungsi.[19] [sunting] Sistem endomembran . yaitu mRNA. atau untuk dikirim ke luar sel. Ribosom bebas dan terikat memiliki struktur identik dan dapat saling bertukar tempat.[22] Pada eukariota. Sel dapat menyesuaikan jumlah relatif masing-masing ribosom begitu metabolismenya berubah.[19] [sunting] Ribosom Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ribosom Ribosom merupakan tempat sel membuat protein.[19] Nukleus mengedalikan sintesis protein di dalam sitoplasma dengan cara mengirim molekul pembawa pesan berupa RNA. Ribosom eukariota lebih besar daripada ribosom prokariota.

dan bergabung dengan organel yang berperan lebih lanjut dalam modifikasi dan distribusinya. Terdapat dua bentuk retikulum endoplasma. Membran ini dihubungkan melalui sambungan fisik langsung atau melalui transfer antarsegmen membran dalam bentuk vesikel (gelembung yang dibungkus membran) kecil. termasuk sintesis dan modifikasi protein serta transpor protein ke membran dan organel atau ke luar sel.[19] Sistem ini memiliki berbagai fungsi. Protein yang terbentuk akan terdorong ke bagian dalam retikulum endoplasma yang disebut lumen.Sistem endomembran sel.[24] Di dalam lumen.[23] [sunting] Retikulum endoplasma Artikel utama untuk bagian ini adalah: Retikulum endoplasma Retikulum endoplasma merupakan perluasan selubung nukleus yang terdiri dari jaringan (reticulum = 'jaring kecil') saluran bermembran dan vesikel saling terhubung.[23] Retikulum endoplasma kasar disebut demikian karena permukaannya ditempeli banyak ribosom. Berbagai membran dalam sel eukariota merupakan bagian dari sistem endomembran. berbagai jenis vakuola. Ribosom yang mulai mensintesis protein dengan tempat tujuan tertentu. dan membran plasma. Kebanyakan . yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus. Protein tersebut lalu dipindahkan ke bagian lain sel di dalam vesikel kecil yang menyembul keluar dari retikulum endoplasma. lisosom. sintesis lipid. badan Golgi. retikulum endoplasma. seperti organel tertentu atau membran. akan menempel pada retikulum endoplasma kasar. protein tersebut mengalami pelipatan dan dimodifikasi. misalnya dengan penambahan karbohidrat untuk membentuk glikoprotein. dan penetralan beberapa jenis racun. Sistem endomembran mencakup selubung nukleus.

endositosis. Dalam proses yang disebut autofagi. lisosom dapat memiliki berbagai ukuran dan bentuk. Di dalam lumen. Protein yang disekresikan dari sel diangkut ke membran plasma di dalam vesikel sekresi.[23] [sunting] Badan Golgi Artikel utama untuk bagian ini adalah: Badan Golgi Badan Golgi (dinamai menurut nama penemunya. misalnya dengan penambahan karbohidrat.protein menuju ke badan Golgi. protein dimasukkan ke dalam lumen sisterna. ada yang digabungkan ke membran plasma sebagai protein transmembran.[24] Badan Golgi mengatur pergerakan berbagai jenis protein.[23] [sunting] Lisosom Artikel utama untuk bagian ini adalah: Lisosom Lisosom pada sel hewan merupakan vesikel yang memuat lebih dari 30 jenis enzim hidrolitik untuk menguraikan berbagai molekul kompleks. membran retikulum endoplasma halus mengandung enzim yang mengubah obat-obatan. Retikulum endoplasma halus berfungsi misalnya dalam sintesis lipid komponen membran sel. Biasanya terdapat tiga sampai delapan sisterna. . dan dipilah-pilah agar nantinya dapat dikirim ke tujuannya masingmasing. Dalam jenis sel tertentu. Proses sebaliknya. protein tersebut dimodifikasi. yang akan mengemas dan memilahnya untuk diantarkan ke tujuan akhirnya. Jumlah dan ukuran badan Golgi bergantung pada jenis sel dan aktivitas metabolismenya. Ketika tiba di sisi cis. dapat terjadi bila membran plasma mencekung ke dalam sel dan membentuk vesikel endositosis yang dibawa ke badan Golgi atau tempat lain. Sel menggunakan kembali subunit molekul yang sudah diuraikan lisosom itu. ditandai dengan penanda kimiawi. tetapi ada sejumlah organisme yang memiliki badan Golgi dengan puluhan sisterna. dan ada pula yang ditempatkan di dalam lisosom. sementara sisi yang menjauhi nukleus disebut sisi trans. Organel ini dibentuk sebagai vesikel yang melepaskan diri dari badan Golgi. Camillo Golgi) tersusun atas setumpuk kantong pipih dari membran yang disebut sisterna. Organel ini biasanya terletak di antara retikulum endoplasma dan membran plasma. Sel yang aktif melakukan sekresi protein dapat memiliki ratusan badan Golgi. Bergantung pada zat yang diuraikannya. Retikulum endoplasma halus tidak memiliki ribosom pada permukaannya. ada yang disekresikan ke luar sel. dan produk sampingan beracun dari metabolisme sel menjadi senyawa-senyawa yang kurang beracun atau lebih mudah dikeluarkan tubuh. yang melepaskan isinya dengan cara bergabung dengan membran plasma dalam proses eksositosis.[23] Sisi badan Golgi yang paling dekat dengan nukleus disebut sisi cis. misalnya lisosom. racun.[23] Lisosom menguraikan molekul makanan yang masuk ke dalam sel melalui endositosis ketika suatu vesikel endositosis bergabung dengan lisosom. misalnya sel hati.

dan limbah metabolisme. Zat yang beracun bagi herbivora dapat pula disimpan dalam vakuola sebagai mekanisme pertahanan. . Membran vakuola. pigmen. yang mengeluarkan kelebihan air dari sel. yang bergabung dengan lisosom agar makanan di dalamnya dapat dicerna. yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. berasal dari kata yang berarti 'kosong'. disebut tonoplas. yang merupakan bagian dari sistem endomembran. Kebanyakan protozoa memiliki vakuola makanan. Beberapa jenis protozoa juga memiliki vakuola kontraktil. dinamai demikian karena organel ini tidak memiliki struktur internal. Vakuola sentral juga mengandung cadangan makanan.[25] [sunting] Mitokondria Artikel utama untuk bagian ini adalah: Mitokondria Gambaran umum mitokondria. dan kadang kala terbentuk dari gabungan banyak vesikel. Lisosom juga berperan dalam fagositosis. proses yang dilakukan sejumlah jenis sel untuk menelan bakteri atau fragmen sel lain untuk diuraikan. Ukuran sel tumbuhan diperbesar dengan menambahkan air ke dalam vakuola sentral tersebut. Vakuola. Contoh sel yang melakukan fagositosis ialah sejenis sel darah putih yang disebut fagosit. garam-garam. Umumnya vakuola lebih besar daripada vesikel.lisosom mencerna organel yang tidak berfungsi dengan benar.[23] [sunting] Vakuola Artikel utama untuk bagian ini adalah: Vakuola Kebanyakan fungsi lisosom sel hewan dilakukan oleh vakuola pada sel tumbuhan.[25] Sel tumbuhan muda berukuran kecil dan mengandung banyak vakuola kecil yang kemudian bergabung membentuk suatu vakuola sentral seiring dengan penambahan air ke dalamnya.[25] Vakuola memiliki banyak fungsi lain dan juga dapat ditemukan pada sel hewan dan protista uniselular. Vakuola juga berperan penting dalam mempertahankan tekanan turgor tumbuhan.

[27] Organel ini memiliki DNA sendiri yang menyandikan sejumlah protein mitokondria.[23] Energi kimiawi ATP nantinya dapat digunakan untuk menjalankan berbagai reaksi kimia dalam sel. yaitu suatu proses kimiawi yang memberi energi pada sel. atau krista. 'benang') di bawah mikroskop cahaya. dan kloroplas. yang menyembul ke dalam matriks. yang menempati sampai 25 persen volume sitoplasma.[25] [sunting] Kloroplas Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kloroplas Gambaran umum kloroplas. Mitokondria-lah yang menghasilkan sebagian besar ATP sel.Sebagian besar sel eukariota mengandung banyak mitokondria.[26] Mitokondria adalah tempat berlangsungnya respirasi selular. Kloroplas merupakan salah satu jenis organel pada tumbuhan dan alga yang disebut plastid. atau ruang dalam mitokondria.[28] Karbohidrat dan lemak merupakan contoh molekul makanan berenergi tinggi yang dipecah menjadi air dan karbon dioksida oleh reaksi-reaksi di dalam mitokondria. Kebanyakan energi yang dilepas dalam proses itu ditangkap oleh molekul yang disebut ATP. yang dipisahkan oleh ruang antarmembran.[26] Mitokondria memperbanyak diri secara independen dari keseluruhan bagian sel lain. yaitu membran luar dan membran dalam.[29] . vakuola. dengan pelepasan energi. Luas permukaan membran dalam lebih besar daripada membran luar karena memiliki lipatan-lipatan. secara umum hanya lebih kecil dari nukleus. yang dibuat pada ribosomnya sendiri yang serupa dengan ribosom prokariota. Organel ini termasuk organel yang besar. pigmen hijau yang menangkap energi cahaya untuk fotosintesis. yaitu serangkaian reaksi yang mengubah energi cahaya menjadi energi kimiawi yang disimpan dalam molekul karbohidrat dan senyawa organik lain.[26] Nama mitokondria berasal dari penampakannya yang seperti benang (bahasa Yunani mitos.[27] Organel ini memiliki dua macam membran.[17] Kloroplas mengandung klorofil.[25] Sebagian besar tahap pemecahan molekul makanan dan pembuatan ATP tersebut dilakukan oleh enzim-enzim yang terdapat di dalam krista dan matriks mitokondria.

Satu sel alga uniselular dapat memiliki satu kloroplas saja. yaitu mikrotubulus. peroksisom pada biji tumbuhan berperan penting mengubah cadangan lemak biji menjadi karbohidrat yang digunakan dalam tahap perkecambahan.[32] Hidrogen peroksida merupakan bahan kimia beracun. filamen intermediat. dan mikrofilamen.[30] Sama seperti mitokondria.[34] [sunting] Komponen ekstraselular . Sitoskeleton dapat ditemukan di dalam sel prokariota maupun eukariota. Klorofil terdapat pada membran tilakoid. Salah satu tugas peroksisom adalah mengoksidasi asam lemak panjang menjadi lebih pendek yang kemudian dibawa ke mitokondria untuk oksidasi sempurna.[30] [sunting] Peroksisom Artikel utama untuk bagian ini adalah: Peroksisom Peroksisom berukuran mirip dengan lisosom dan dapat ditemukan dalam semua sel eukariota. yaitu terlibat dalam pembentukan ATP. kloroplas juga memiliki DNA dan ribosomnya sendiri serta tumbuh dan memperbanyak dirinya sendiri. dan kemampuan untuk bergerak. grana).[31] Peroksisom pada sel hati dan ginjal juga mendetoksifikasi berbagai molekul beracun yang memasuki darah. seperti mitokondria.[32] [sunting] Sitoskeleton Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sitoskeleton Sitoskeleton merupakan jaringan padat serat protein yang memberi sel kekuatan. yang memuat berbagai enzim yang bertanggung jawab membentuk karbohidrat dari karbon dioksida dan air dalam fotosintesis. Organel ini cenderung lebih besar daripada mitokondria. sementara satu sel daun dapat memiliki 20 sampai 100 kloroplas. Sitoskeleton juga berfungsi dalam pembelahan sel dan transpor di dalam sel. bentuk. Sementara itu. misalnya alkohol.[29] Sebagian ATP yang terbentuk ini digunakan oleh enzim di stroma untuk mengubah karbon dioksida menjadi senyawa antara berkarbon tiga yang kemudian dikeluarkan ke sitoplasma dan diubah menjadi karbohidrat. memiliki membran luar dan membran dalam yang dipisahkan oleh ruang antarmembran.[33] Sitoskeleton eukariota terdiri dari tiga jenis serat protein. Suatu sistem membran dalam yang kedua di dalam stroma terdiri dari kantong-kantong pipih disebut tilakoid yang saling berhubungan. dengan panjang 5–10 µm atau lebih. Kloroplas biasanya berbentuk seperti cakram dan. Tilakoid-tilakoid membentuk suatu tumpukan yang disebut granum (jamak. namun di dalam peroksisom senyawa ini digunakan untuk reaksi oksidasi lain atau diuraikan menjadi air dan oksigen. yang berperan serupa dengan membran dalam mitokondria.[25] Kedua organel ini juga dapat berpindah-pindah tempat di dalam sel.[31] Organel ini dinamai demikian karena biasanya mengandung satu atau lebih enzim yang terlibat dalam reaksi oksidasi menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2). Membran dalam kloroplas menyelimuti stroma.

diferensiasi sel. kehidupan manusia juga dimulai dari sebuah sel embrio diploid hasil dari fusi haploid oosit dan spermatosit yang kemudian mengalami serangkaian mitosis. hingga menjadi sel progenitor yang hanya memiliki kapasitas untuk terdiferensiasi menjadi satu jenis sel saja. fase G dan S disebut sebagai Interfase. perkembangan sel dikendalikan melalui suatu proses pembelahan sel. dengan kapasitas unipoten. Sebagaimana organisme multiselular lainnya. 3. Kondisi ini sangat bergantung pada sinyal atau rangsangan baik dari luar atau dalam sel. Fasa tersebut berlangsung dengan urutan S > G2 > M > G0 > G1 > kembali ke S. kapasitas diferensiasi menjadi menurun menjadi pluripoten. setiap sel memiliki kapasitas untuk terdiferensiasi menjadi salah satu dari seluruh jenis sel tubuh. Fasa S (sintesis): Tahap terjadinya replikasi DNA 2. [sunting] Diferensiasi sel Regenerasi sel adalah proses pertumbuhan dan perkembangan sel yang bertujuan untuk mengisi ruang tertentu pada jaringan atau memperbaiki bagian yang rusak. [sunting] Proses pembelahan sel Siklus sel adalah proses duplikasi secara akurat untuk menghasilkan jumlah DNA kromosom yang cukup banyak dan mendukung segregasi untuk menghasilkan dua sel anakan yang identik secara genetik. sel-sel embrio bersifat totipoten. [sunting] Fase pada siklus sel 1. Fasa M (mitosis): Tahap terjadinya pembelahan sel (baik pembelahan biner atau pembentukan tunas) 3. Siklus ini mengatur pertumbuhan sel dengan meregulasi waktu pembelahan dan mengatur perkembangan sel dengan mengatur jumlah ekspresi atau translasi gen pada masing-masing sel yang menentukan diferensiasinya. sel eukariot mendapatkan sinyal untuk tumbuh. Umum terjadi dan beberapa tidak melanjutkan pertumbuhan (dorman) dan mati. Pada tahap awal. 1. antara sitokinesis dan sintesis. . sebelum sel tersebut dapat menerima sinyal mitogenik dari lingkungan di luar sel. Dalam konteks Mitosis. 2. morfogenesis dan apoptosis. telah dikenali sekitar 210 jenis sel. diaktivasi secara genetik. Tiap proses. sel yang baru saja mengalami pembelahan berada dalam keadaan diam atau sel tidak melakukan pertumbuhan maupun perkembangan. pada awalnya. Fasa G (gap): Tahap pertumbuhan bagi sel. Proses ini berlangsung terus-menerus dan berulang (siklik) Pertumbuhan dan perkembangan sel tidak lepas dari siklus kehidupan yang dialami sel untuk tetap bertahan hidup. Fasa G2. Selang berjalannya tahap perkembangan.[sunting] Perkembangan sel Di dalam tubuh manusia. Pada level molekular. pertumbuhan sel eukariot antara sintesis dan mitosis. Fasa G1. Fasa G0.

Regenerasi dan diferensiasi sel hewan ditentukan oleh genom. Tidak ada badan pengatur khusus untuk proses ini. perbedaan tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut: Hewan Tumbuhan . sebagai berikut: Proliferasi sel menghasilkan banyak sel dari satu sel Spesialisasi sel menciptakan sel dengan karakteristik berbeda pada posisi yang berbeda Interaksi sel mengkoordinasi perilaku sebuah sel dengan sel tetangganya Pergerakan sel menyusun sel untuk membentuk struktur jaringan dan organ Pada embrio yang berkembang. namun mengekspresikan set gen yang berbeda. yaitu sel yang telah dibuahi. sel tidak dapat mati begitu saja tanpa suatu mekanisme yang tertanam di dalam sel. Genom yang identik terdapat pada setiap sel. dan mendukung fisiologis hewan. saraf. tetap mempertahankan karakteristik karena masih mengingat sinyal yang diberikan oleh nenek moyangnya saat awal perkembangan embrio. [sunting] Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan sel hewan dan tanaman Secara umum. Oleh karena itu. sel hewan memiliki 4 proses esensial pengkonstruksian embrio yang diatur oleh ekspresi gen. dsb. keempat proses ini berlangsung bersamaan. interaksi sel. Saat sebuah sel tunggal. menurut jumlah kopi instruksi genetik dan kondisi khusus masing-masing sel. jenis sel. bergantung pada jumlah gen yang diekspresikan. sebuah stem cell mampu berdiferensiasi menjadi sel kulit. Setiap sel dari jutaan sel embrio harus membuat keputusannya masing-masing. mengalami pembelahan berulang kali dan menghasilkan pola akhir dengan keakuratan dan kompleksitas yang spektakuler. yang dapat diaktivasi oleh sinyal internal maupun eksternal. Misalnya. Sel tubuh.Diferensiasi sel adalah proses pematangan suatu sel menjadi sel yang spesifik dan fungsional. sel itu telah mengalami regenerasi dan diferensiasi. Misalnya. pada sel retina mata. terletak pada posisi tertentu di dalam jaringan. seperti otot. [sunting] Apoptosis Apoptosis merupakan bagian dari perkembangan sel. [sunting] Morfogenesis Pengekspresian gen itu sendiri memengaruhi jumlah sel. tentu gen penyandi karakteristik penangkap cahaya terdapat dalam jumlah yang jauh lebih banyak daripada ekspresi gen indera lainnya. bahkan lokasi sel.

contohnya adalah sel xilem. di dalam sel terjadi fungsi-fungsi vital demi kelangsungan hidup organisme dan terdapat informasi mengenai regulasi fungsi tersebut yang dapat diteruskan pada generasi sel berikutnya. kecuali kemampuan akar dalam hal menopang berat tubuh bagian atas Tidak ada "Apoptosis". Euglena sp adalah hewan uniseluler berklorofil. contohnya trombosit dan eritrosit (Sel darah merah). . Jan Evangelista Purkyně melakukan pengamatan terhadap granula pada tanaman melalui mikroskop. yang ada semacam epigeal dan hipogeal Jaringan sel tumbuhan tumbuh menjadi bentuk yang berbeda Terdapat proses histodiferensiasi Meristem sebagai jaringan embrionik seumur hidup Tidak ada batasan pertumbuhan. [sunting] Sejarah penemuan sel [sunting] Robert Hooke Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan Inggris Robert Hooke yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Teori sel kemudian dikembangkan pada tahun 1839 oleh Matthias Jakob Schleiden dan Theodor Schwann yang mengatakan bahwa semua makhluk hidup atau organisme tersusun dari satu sel tunggal. terdapat hemoglobin sebagai pengganti nukleus (inti sel). yang disebut uniselular. yang ada lebih ke arah proteksi diri. Di dalam sel darah merah. contohnya euglena sp. Pada tahun 1835. Kedua ini sangatlah membantu dalam proses transpirasi pada tumbuhan. Semua sel berasal dari sel yang telah ada sebelumnya.Terdapat sentriol Tidak ada pembentukan dinding sel Ada kutub animal dan vegetal Jaringan sel hewan bergerak menjadi bentuk yang berbeda Terdapat proses gastrulasi Tidak terdapat jaringan embrionik seumur hidup Terdapat batasan pertumbuhan (ukuran tubuh) Apoptosis untuk perkembangan jaringan. Sel Berinti Banyak. melibatkan mitokondria dan caspase Tidak ada sentriol Terdapat sitokinesis dan pembentukan dinding sel Tidak ada perbedaan kutub embriogenik. Sel pendukung. atau lebih. Sel xilem akan mati dan meninggalkan dinding sel sebagai "tulang" dan saluran air. tidak melibatkan mitokondria [sunting] Sel-sel khusus     Sel Tidak Berinti. yang disebut multiselular. sebelum teori sel menjadi lengkap. Kata sel berasal dari kata bahasa Latin cellula yang berarti rongga/ruangan. contohnya Paramecium sp dan sel otot Sel hewan berklorofil.

namun jalur evolusi yang ditempuh oleh masing-masing golongan besar organisme (Regnum) juga memiliki kekhususan sendiri-sendiri. materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran. 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus) .Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru b. sel eukarion. . sel yang intinya memiliki membran.Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma .Felix Durjadin (Prancis. Struktur dan fungsi sel February 22.Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada struktur jaringan tumbuhan dan hewan. Sel sendiri adalah kesatuan structural dan fungsional makhluk hidup dimana keberadaannya sangat berpengaruh terhadap kepribadian dan tingkah laku dari masing masing makhluk hidup Teori-teori tentang sel .Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla) Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti a. Sel-sel prokariota beradaptasi dengan kehidupan uniselular sedangkan sel-sel eukariota beradaptasi untuk hidup saling bekerja sama dalam organisasi yang sangat rapi. sel prokarion. sel yang intinya tidak memiliki membran. 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam.Robert Hooke (Inggris. tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi) . konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula) .Struktur sel dan fungsi-fungsinya secara menakjubkan hampir serupa untuk semua organisme. rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode” . Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel . 2010 | In: ilmu Struktur dan fungsi sel – Biologi sel adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sel.Robert Brown (Scotlandia. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru . Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma.Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup . 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop.

Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan . sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid Bagian-bagian Sel . Sel Somatis.Susunan kromosomnya sirkuler Sel Eukariotik .Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus .Mengandungbanyak subunit RNA polymerase .Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik. Dinding sel terdiri daripada selulosa yang kuat yang dapat memberikan sokongan. lignin.Susunan kromosomnya linier Macam Sel Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya a. Dinding sel terdiri dari Selulosa (sebagian besar). Akan tetapi.Organel-organelnya dibatasi membran . dan untuk mengekalkan bentuk sel. Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut : Sel Prokariotik . Dinding sel juga berfungsi untuk menyokong tumbuhan yang tidak berkayu. dll . kitin. badan golgi. pektin. Terdapat liang pada dinding sel untuk membenarkan pertukaran bahan di luar dengan bahan di dalam sel. terdiri atas dinding sel dan isi vakuola mari kita bahas masing-masing bagian satu per satu a Dinding sel Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan. b.Organel-organelnya tidak dibatasi membran .Mengandung 4 subunit RNA polymerase . hemiselulosa.Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid . garam karbonat dan silikat dari Ca dan Mg. Sel Germinal.Membran selnya tersusun atas fosfolipid . sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid b.Diameter sel antara 1-10mm .Bagian mati (inklusio). sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak.Bagian hidup(komponen protoplasma). perlindungan. terdiri atas inti dan sitoplasma termasuk cairan dan struktur sel seperti : mitokondria.Diameter selnya antara 10-100mm . Membran Plasma .

Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya. Membran sel membungkus organel-organel dalam sel. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. glikolipid. Transpor aktif membutuhkan . Sementara itu. Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. dan molekul polar yang sangat kecil (air. molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa). Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus. Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah phosfolipids. O2). dan kolesterol. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel. Transpor aktif Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Difusi. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara. Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Transpor pasif ini bersifat spontan. Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor. Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak. protein. Transpor pasif Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2. Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. oligosakarida.Membran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma. ion. etanol). osmosis. dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif.

Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0. membran luar mitokondria menyerupai membran luar bakteri gram-negatif. Membran dalam mengandung protein yang terlibat dalam reaksi fosforilasi oksidatif. Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriers. Mitokondria Mitokondria adalah tempat di mana fungsi respirasi pada makhluk hidup berlangsung. Jumlah dan bentuk mitokondria bisa berbeda-beda untuk setiap sel. membran luar juga mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani ?-oksidasi menghasilkan Asetil KoA. ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. dan light driven pumps. fosfat inorganik serta ion-ion seperti magnesium. Di dalam matriks mitokondria juga terdapat materi genetik. ATP. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein. Dalam hal ini. Dengan demikian. misalnya sel otot jantung. Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memilki aktivitas metabolisme tinggi dan memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak. 2000]. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama. ATP sintase yang berfungsi membentuk ATP pada matriks mitokondria. membran dalam. serta protein transpor yang mengatur keluar masuknya metabolit dari matriks melewati membran dalam. 2001]. yaitu membran luar. reaksi oksidasi asam amino. Respirasi merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. Luas permukaan ini meningkat sangat tinggi diakibatkan banyaknya lipatan yang menonjol ke dalam matriks. Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi yang penting bagi sel. disebut krista [Lodish. Stuktur krista ini meningkatkan luas permukaan membran dalam sehingga meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi ATP. kalsium dan kalium .0 µm.5 µm dan panjang 0. yaitu simporter dan antiporter. dan matriks yang terletak di bagian dalam membran [Cooper. ADP. mitokondria adalah “pembangkit tenaga” bagi sel. ATP driven pumps.bantuan dari beberapa protein. Membran ini merupakan tempat utama pembentukan ATP. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah. ribosom. c. ruang antar membran. seperti siklus Krebs. Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton. Selain itu. dan reaksi ?-oksidasi asam lemak. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah. Membran dalam yang kurang permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20% lipid dan 80% protein. sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. yang dikenal dengan DNA mitkondria (mtDNA). serta ionophore.5 – 1. Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin.

e. transformasi berudu menjadi katak. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. yang disebut endosom awal. fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut). . organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. Badan Golgi Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. Di dalam endosom awal. fosfatase. Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Membentuk membran plasma. autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom lanjut). ataupun sulfatase. fosfolipase. Mula-mula.Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme endositosis. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. Pertama. beberapa fungsi badan golgi antara lain : 1. Fungsi utama lisosom adalah endositosis. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. misalnya ginjal. berisi enzim dan bahan-bahan lain. seperti organel yang tidak berfungsi lagi. yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak beraturan. nuklease. kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang digunakan kembali (dibuang ke sitoplasma). 2. pH sekitar 6. Badan Golgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi. fagositosis. Setelah itu.d. dan autofagi. Proses ini berguna pada sel hati. Lisosom Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. .Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. lipase. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. bagian dari retikulum endoplasma kasar menyelubungi organel dan membentuk autofagosom. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi.Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma. Di endosom lanjut. Kemudian. glikosidase. materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. . Terjadi penurunan pH (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi pematangan dan membentuk lisosom. membran akan membungkus partikel atau mikroorganisme dan membentuk fagosom. . yang tidak dibawa ke endosom lanjut. Di dalamnya. dan embrio manusia.

Ada tiga jenis retikulum endoplasma: RE kasar Di permukaan RE kasar. dijalankan. Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. 5. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. detoksifikasi obat-obatan. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. g. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon. RE halus Berbeda dari RE kasar. Selain itu. Untuk membentuk lisosom f. RE halus mensintesis molekul. Plastida . RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel.3. dan diakhiri h. Nukleus Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. RE sarkoplasmik RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai. RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. Retikulum Endoplasma RETIKULUM ENDOPLASMA (RE) adalah organel yang dapat ditemukan di seluruh sel hewan eukariotik. Kantung ini disebut cisternae. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. Membentuk dinding sel tumbuhan 4. Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel 7. tergantung pada jenisnya. sebagai tempat sintesis ribosom. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein. terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. Maka. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti “jaringan”). Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. Tempat untuk memodifikasi protein 6. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid.

Vakuola Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). terdapat fase S yang terdiri dari tahap duplikasi kromoseom. memelihara tekanan osmotik sel 2. yaitu sentirol anak akan mulai terbentuk sehingga nanti akan menjadi dua pasang sentriol. Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri. fungsi vakuola adalah : 1. xantofil. Terakhir ialah fase M dimana sentriol bergerak ke kutub-kutub pembelahan dan berlekatan dengan mikrotubula yang tersusun atas benang-benang spindel. Sel Hewan : * tidak memiliki dinding sel * tidak memiliki butir plastida * bentuk tidak tetap karena hanya memiliki membran sel yang keadaannya tidak kaku * jumlah mitokondria relatif banyak * vakuolanya banyak dengan ukuran yang relatif kecil * sentrosom dan sentriol tampak jelas 2. Pada siklus sel di tahapan interfase. dan duplikasi sentrosom. Kemudian dilanjutkan dengan S. Terdapat sejumlah fase tersendiri dalam duplikasi sentrosom. mengadakan sirkulasi zat dalam sel Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan 1.kloroplast : plastida yang umumnya berwarna hijau.Plastida adalah organel sel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. dimulai dengan G1 dimana sepasang sentriol akan terpisah sejauh beberapa mikrometer. kondensasi kromoson. dimana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutub-kutub sel yang sedang membelah. Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya. fenol.kromoplast : plastida yang banyak mengandung karoten i. Sentriol (sentrosom) Sentorom merupakan wilayah yang terdiri dari dua sentriol (sepasang sentriol) yang terjadi ketika pembelahan sel. j. kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. terdiri dari : klorofil a dan b (untuk fotosintesis).leukoplast : plastida yang berbentuk amilum(tepung) . yaitu : . Fase G2 merupakan tahapan ketika sentriol anak yang baru terbentuk tadi telah memanjang. dll 3. ada tiga macam plastida. dan karoten . penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen. Sel Tumbuhan * memiliki dinding sel * memiliki butir plastida .

Biologi perkembangan modern mempelajari kontrol genetik pertumbuhan sel. Biologi perkembangan ialah studi proses pertumbuhan dan perkembangan organisme. cari "Views of a Fetus in the Womb". yang tak perlu awal kehidupan bebas. organ dan anatomi. Leonardo da Vinci. .* bentuk tetap karena memiliki dinding sel yang terbuat dari cellulosa * jumlah mitokondria relatif sedikit karena fungsinya dibantu oleh butir plastida * vakuola sedikit tapi ukurannya besar * sentrosom dan sentriolnya tidak jelas Biologi perkembangan Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Embriologi dan biologi pengembangan kini menghadapi bermacam-macam langkah yang diperlukan untuk pembentukan badan organisme hidup yang benar dan sempurna. studi organisme antara tahap 1 sel (umumnya. Embriologi merupakan subbidang. 1510-1512. diferensiasi sel dan morfogenesis. yang merupakan proses yang menimbulkan jaringan. Perkembangan bayi sebelum lahir adalah bagian utama dari biologi perkembangkan. sekitar. zigot) dan akhir tahap embrio. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Embriologi awalnya merupakan ilmu yang lebih deskriptif sampai abad ke-20.

paedogenesis. Faktor turunan diatur oleh jalan kecil transduksi sinyal yang menyampaikan sinyal dari luar sel ke nukleus sel. efek keibuan. ontogeni. embriogeni. neuron.Penemuan biologi perkembangan dapat membantu memahami malafungsi perkembangan seperti aberasi kromosom. pangenesis. Kontrol turunan dalam bermacam-macam tipe sel yang berbeda membuat setiap tipe sel (epitel. Pengertian spesialisasi sel selama embriogenesis dapat melindungi informasi pada bagaimana mengkhususkan sel batang pada jaringan dan organ yang spesifik. Faktor turunan merupakan regulator kunci dari yang gen ditampakkan dalam sel. morfogenesis. blastomer. korion. membran ekstra-embrio."bunuh diri" sel. fetus (atau janin). embriologi. induksi. Down syndrome. endoderm. gastrula. pembelahan. larva. 1 kelas gen kunci yang secara berbeda diatur oleh faktor turunan dalam macam-macam sel yang berbeda ialah gen untuk protein adhesi sel. perkebnagan saraf. genom. Konsep-konse " konsep-konsep dalam biologi perkembangan :allantois. plasma kuman. embriogenesis. juvenil. oosperma. blastulasi. kepompong. yang dapat menimulkan kloning spesifik organ untuk tujuan medis. gastrulasi. ektoderm. zigot . amnion. neoteni. dll seperti protein kinase. enzim. primordium. blastosis. pupa. banyak model pengembangan digunakan untuk menguraikan fisiologi dan dasar molekul proses selular ini. teratologi. nimfe. ovisme. Untuk alasan ini. lapisan kuman. embrio. otot. permulaan. Proses penting secara biologis lainnya yang terjadi selama perkembangan ialah apoptosis . Jalan kecil transduksi sinyal sering melibatkan reseptor. metamorfosis. bibit. morula. blastula. filogeni. Daftar isi [sembunyikan]      1 Mekanisme perkembangan molekul 2 Organisme model pengembangan 3 Biologi sistem perkembangan 4 Lihat pula 5 Pranala luar [sunting] Mekanisme perkembangan molekul Selam paruh kedua abad ke-20 macam-macam molekul yang terlibat dalam perkembangan embrio diidentifikasikan. mesoderm. dsb) menunjukkan jumlah berbeda dari protein yang mungkin. sebagai contoh. pengecambahan. Protein adhesi sel di antara pengatur morfogenesis kunci.

(buku teks online) Pertumbuhan & Perkembangan Organisme Posted on Oktober 24. [sunting] Lihat pula   Penerbitan penting dalam biologi pengembangan morfogenesis. embriogenesis [sunting] Pranala luar  Biologi pengembangan oleh Scott Gilbert. dan jaringan genom reguler sel dalam pengembangan struktur dan proses multisel. interaksi multisel.[sunting] Organisme model pengembangan Yang sering menggunakan organisme model dalam biologi perkembangan termasuk berikut ini:    Chordata o Cephalochordata Branchiostoma lanceolatum o Ikan zebra Danio rerio o Katak Xenopus laevis o Ayam Gallus gallus o Tikus Mus musculus (embriogenesis mamalia) Invertebrata o Sea urchin o Caenorhabditis elegans o Lalat buah Drosophila melanogaster (embriogenesis Drosophila) Tanaman (Embriogenesis tanaman) o Arabidopsis thaliana o Jagung o Antirrhinum [sunting] Biologi sistem perkembangan Simulasi pengembangan multisel komputer ialah metodologi riset untuk memahami fungsi proses yang sangat kompleks yang dilibatkan dalam perkembangan organisme. 2009 by ahmadrizal96 Pertumbuhan & Perkembangan Organisme . Ini termasuk simulasi sinyal. Genom minimal untuk organisme multiseluler minimal dapat meratakan jalan untuk memahami proses kompleks seperti itu in vivo (lihat Genom).

Proses pertumbuhan bersifat ireversibel artinya perubahan yang terjadi akibat dari proses pertumbuhan meliputi peningkatan substansi dan jumlah sel tidak dapat dikembalikan ke keadaannya semula. yaitu :  Peningkatan ukuran. Pembelahan sel untuk proses pertumbuhan terjadi pada organisme yang berstruktur kompleks. Pertumbuhan pada makhluk hidup bersel satu hanya ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan ukuran sel sedangkan pembelahan sel menghasilkan sel-sel anak yang makin memperbanyak jumlah sel penyusun tubuh.  Pembelahan sel. Peristiwa pembelahan sel pada makhluk hidup mempunyai beberapa fungsi. namun pertumbuhan merupakan proses yang dapat diukur secara kualitas dan kwantitas. . Keterangan : Peningkatan sel ditunjukkan dengan bertambahnya volume dan massa sel. Proses pertumbuhan selain disebabkan oleh peningkatan jumlah sel juga disebabkan oleh peningkatan hubungan sel. sementara itu pertumbuhan pada makhluk hidup bersel banyak dibedakan menjadi 2 tahap. Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan busur tumbuh (ausoknometer). dengan terjadinya peningkatan ukuran sel menjadi lebih besar daripada ukuran semula. Keterangan : Pembelahan sel menghasilkan sel-sel anak yang makin memperbanyak jumlah sel penyusun tubuh pembelahan sel akan diurai lagi setelah sel anak tumbuh sebesar sel induk.Pertumbuhan adalah peningkatan ukuran volume tinggi/berat pada makhluk hidup. yaitu :    Fungsi Perkembangbiakan Fungsi Pertumbuhan Fungsi Regenerasi (calon penerus) Pembelahan sel untuk perkembangbikan terjadi pada organisme bersel satu. contohnya : Manusia berasal dari satu sel yaitu zigot pada akhirnya jumlah sel pada tubuh manusia dewasa 6000 sel. Dengan bertambahnya jumlah sel suatu makhluk hidup sedang melakukan proses pertumbuhan. misalnya : ♠ ♠ ♠ Amoeba spesies Paramecium spesies Euglena spesies Setiap kali sel pada organisme tersebut membelah akan dihasilkan 2 sel baru yang merupakan organisme baru. Dengan terjadinya peningkatan jumlah dan ukuran sel makhluk hidup bersel banyak akan bertambah besar ukurannya.

jumlah sel. c. pada usia tertentu makhluk hidup sudah tidak tumbuh lagi. Definisi Pertumbuhan dan Perkembangan 1) Pertumbuhan Pertumbuhan adalah penambahan biomassa yang bersifat tidak dapat balik (irreversible). a. Terjadi peningkatan kualitatif individu. progresif. Apakah yang terjadi pada fase Interfase dalam siklus pembelahan sel ? 3. Bersifat terbatas. Adapun ciriciri perkembangan antara lain sebagai berikut. e. Dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal f. sempurna. dan berkesinambungan. Terjadi peningkatan jumlah sel. Dapat dinyatakan dalam ukuran panjang maupun berat.SOAL 1. b. c. Ciri-ciri pertumbuhan antara lain sebagai berikut. panjang. panjang. b. dan kompleks. a. volume. Terjadi perubahan fisik dan perubahan ukuran. pertumbuhan dapat dinyatakan dalam ukuran panjang maupun berat. Penambahan bomassa ditandai dengan penambahan berat. Perubahan struktur dan fungsi tersebut menyebabkan bagian-bagian penyusun tubuh bertambah lengkap. Adanya proses kedewasaan. Apa yang dimaksud dengan perkembangan ? 2. dan lainlain. d. Pertumbuhan pada makhluk hidup dapat dilihat dari perubahan ukurannya. 2) Perkembangan Perkembangan merupakan perubahan struktur dan fungsi yang bersifat spesifik. Bersifat sistematis. terus terjadi sampai makhluk tersebut mati. B. Oleh karena itu. maupun berat. Tidak dapat dinyatakan dalam ukuran jumlah. Apakah yang dimaksud dengan pertumbuhan adalah proses Ireversibel ? Pertumbuhan dan Perkembangan Organisme A. Terdapat penambahan kuantitatif individu d. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tanaman 1) Pada Tumbuhan Biji .

2) Pada Tumbuhan Lumut dan Paku Tumbuhan Lumut dan Paku mengalami Metagenesis atau Pergiliran Keturunan (a) Metagenesis Tumbuhan Lumut .

(b) Metagenesis Tumbuhan Paku C. Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan 1) Pada Hewan Beranak .

2) Pada Hewan Bertelur 3) Pada Hewan yang mengalami Metamorfosis (a) Metamorfosis Sempurna misalnya kupu-kupu (b) Metamorfosis Tak Sempurna misalnya Kepik .

misalnya Ubur-ubur .4) Pada Hewan yang mengalami Metagenesis.

Pembelahan ke arah dalam membentuk xilem atau kayu sedangkan pembelahan ke luar membentuk floem atau kulit kayu. yaitu daerah pembelahan. Pada titik tumbuh. dan daerah diferensiasi. 2. Pertumbuhan Primer Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang terjadi akibat aktivitas jaringan meristem primer atau disebut juga meristem apikal. Pertumbuhan Sekunder Pertumbuhan sekunder disebabkan oleh aktivitas jaringan meristem sekunder. Oleh karena itu daerah pertumbuhan dapat dibedakan menjadi tiga. Titik tumbuh primer terbentuk sejak tumbuhan masih berupa embrio. Akibat aktivitas jaringan meristem pada . akar dan batang tumbuhan bertambah panjang. Jaringan meristem ini terdapat di ujung batang dan ujung akar. Sel-sel jaringan kambium senantiasa membelah.D. daerah perpanjangan. Pertumbuhan Primer dan Sekunder pada Tumbuhan Biji 1. Contohnya adalah jaringan kambium pada batang tumbuhan dikotil dan Gymnospermae. Akibat pertumbuhan ini. pertumbuhan terjadi secara bertahap.

diameter batang dan akar bertambah besar. berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. merangsang pembentukan bunga. mempengaruhi pertumbuhan tulang. b) Somatomedin. Tumbuhan sangat membutuhkan cahaya matahari untuk fotosintesis. dan menyebabkan penuaan daun. Tumbuhan monokotil tidak mempunyai kambium sehingga tidak mengalami pertumbuhan sekunder. merangsang pembelahan dan pembesaran sel serta merangsang perkecambahan biji. misalnya suhu tubuh manusia yang normal adalah sekitar 37°C. Pada katak hormon ini merangsang dimulainya proses metamorfosis. Gen mempengaruhi ciri dan sifat makhluk hidup. c) Ekdison dan juvenil. b) Suhu. semua makhluk hidup dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Faktor Luar (Eksternal) a) Makanan atau Nutrisi.GH). berperan untuk menghambat pemanjangan batang. b) Sitokinin. yang sesuai untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. dan mengaktifkan kambium untuk membentuk sel-selbaru. dan metabolisme karbohidrat dalam tubuh. 3) Hormon pada manusia a) Hormon tiroksin. khususnya pada hewan Invertebrata. peranannya adalah memengaruhi kecepatan pertumbuhan seseorang. . mengatur perkembangan organ reproduksi dan munculnya tanda-tanda kelamin sekunder pada pria. memacu pembelahan sel serta mempercepat pembentukan akar dan tunas. berfungsi memengaruhi pertumbuhan. e) Asam absisat berperan dalam proses perontokan daun. Pada suhu optimum. b) Hormon 1) Hormon pada tumbuhan (fitohormon) a) Auksin. d) Etilen. perkembangan. misalnya bentuk tubuh. Kualitas dan kuantitas makanan akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. buah. warnabunga.kambium. warna bulu. merupakan bahan baku dan sumber energi dalam proses metabolisme tubuh. c) Hormon testosteron. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan 1. giberelin dapat menyebabkan munculnya bunga lebih cepat. 2. mengatur perkembangan organ reproduksi dan munculnya tandatanda kelamin sekunder pada wanita. berfungsi untuk memacu perpanjangan sel. b) Hormon pertumbuhan (Growth hormon . Pada tumbuhan tertentu. mempercepat penuaan buah. E. tinggi tubuh. disebut suhu optimum. mengendalikan pertumbuhan hewan. mempengaruhi perkembangan fase larva dan fase dewasa. c) Cahaya. rasa buah. adalah materi pembawa sifat yang diturunkan dari induk. 2) Hormon pada hewan a) Tiroksin. d) Hormon estrogen/progresteron. dan sebagainya. warna kulit. Faktor Dalam (Internal) a) Gen. c) Giberelin.

Fase Pascaembrionik Pertumbuhan pascaembrionik dimulai ketika hewan lahir atau menetas. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional H. suara besar. merupakan faktor penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. tumbuhan tumbuh subur. dkk. Fase Embrionik Zigot terbentuk dari hasil pertemuan ovum dengan sperma. dan otot-otot tubuh lebih kekar. Namun demikian kecepatan pertumbuhan dan perkembangan antara bagian tubuh yang satu dengan bagian tubuh yang lain tidak sama. Semua anggota tubuh mengalami pertumbuhan dan perkembangan. e) Tanah. Tanda kelamin sekunder pada pria berupa tumbuhnya rambut pada bagian tubuh tertentu. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Rinie Pratiwi P. Moch. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional . dkk. Fase Embrionik dan Pasca Embrionik pada Hewan 1. dan membesarnya pinggul. Pertumbuhan ini tidak berlangsung terus-menerus. Agus Krisno. melainkan berhenti setelah mencapai usia tertentu. bse Belajar IPA klas 8. 2. 2008. bse Belajar IPA klas 8. sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. dkk. yaitu pembelahan zigot => morula => blastula => gastrula => organogenesis. Perkembangan dimulai ketika alat kelamin telah mampu memproduksi sel-sel gamet. 2008. kemudian zigot mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam beberapa tahap. Pada manusia perkembangan ini ditandai dengan munculnya sifat-sifat kelamin sekunder. bila kondisi tanah tempat hidupnya sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan unsur hara. Tanda kelamin sekunder pada wanita ditandai dengan membesarnya payudara. bse Belajar IPA klas 8. Sumber: Saeful Karim. tumbuhnya jakun. F. 2008. tumbuhnya rambut pada bagian tubuh tertentu. Air merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia di dalam tubuh. berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.d) Air dan Kelembapan.

(2) kelompok orang yang mencari penghidupan secara berkelompok. (Smith. p. dkk. Kelompok yang tidak berpikir tentang kelompoknya sebagai suatu kelompok bukanlah masyarakat. 1950. Sistem sosial terdiri dari pluralitas prilaku-pnilaku perseorangan yang berinteraksi satu sama lain dalam suatu lingkungan fsik. Konsep ini dipengaruhi oleh konsep pandangan ekologis terhadap satwa sekalian alam. (3) suatu ke orang yang mempunyai sistem . manusia dengan lingkungannya selain menerima dan saling memberi. Shores. Dalam berintegrasi dan bersosialisasi ini kelompok tersebut mempergunakan kerangka acuan pendidikan. 5). p. Oleh karena itu masyarakat bukanlah kelompok yang berkumpul secara mekanis akan tetapi berkumpul secara sistemik. Dari pengertian tersebut di atas ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu bahwa masyarakat itu kelompok yang terorganisasi dan masyarakat itu suatu kelompok yang berpikir tentang dirinya sendiri yang berbeda dengan kelompok yang lain. p.Wasis. sebagai kelompok yang diorganisasi secara tetap untuk waktu yang lama dalam rintang kehidupan seseorang secara terbuka dan bekerja pada daerah geografls tertentu. Stanley. Oleh karena itu kelompok burung yang terbang bersama dan semut yang berbaris rapi bukanlah masyarakat dalam arti yang sebenarnya sebab mereka berkelompok hanya berdasarkan naluri saja Znaniecki menyatakan bahwa masyarakat merupakan suatu sistem yang meliputi unit biofisik para individu yang bertempat tinggal pada suatu daerah geografis tertentu selama periiode waktu tertentu dari suatu generasi. Dalam sosiology suatu masyarakat dibentuk hanya dalam kesejajaran kedudukan yang diterapkan dalam suatu organisasi. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Artikel Pertumbuhan dan Perkembangan (1) Pertumbuhan dan Perkembangan Organisme (2) Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia V V. bse Belajar IPA klas 8. 145). Stanley dan Shores mendefinisikan masyarakat sebagai suatu kelompok individu-individu yang terorganisasi serta berfikir tentatang diri mereka sendiri sebagai suatu kelompok yang berbeda. PENDIDIKAN DAN MASYARAKAT 1. Jika kita bandingkan dua pendapat tersebut di atas tampak bahwa pendapat Znaniecki tersebut memunculkan unsur baru dalam pengertian masyarakat yaitu masyarakat itu suatu kelompok yang telah bertempat tinggal pada suatu daerah tertentu dalam lingkungan geografis tertentu dan kelompok itu merupakan suatu sistem biofisik. 2008. Smith. 1950. 68-69) menyimpulkan bahwa masyarakat adalah (1) suatu kelompok orang yang berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai kelompok yang berbeda. Oleh karena itu orang yang berjalan bersama-sama atau duduk bersama-sama yang tidak terorganisasi bukanlah masyarakat. Parson menjelaskan bahwa suatu sistem sosial di mana semua fungsi prasyarat yang bersumber dan dalam dirinya sendiri bertemu secara ajeg (tetap) disebut masyarakat. HUBUNGAN INDIVIDU DAN MASYARAKAT Banyak para ahil telah memberikan pengertian tentang masyarakat. Jika masing masing individu ini berinteraksi dalam waktu yang lama dari generasi ke generasi dan terjadi pada proses sosialisasi pada generasi tersebut maka aspek ini akan menjadi aspek yang penting dalam sistem sosial. Dari berbagai pendapat tersebut di atas maka W F Connell (1972. diorganisasi. sampai turun temurun dan mensosialkan anggota anggotanya melalui pendidikan. (F Znaniecki. Manusia yang satu dengan yang lain saling memberi.

yaitu sejak Indonesia Merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Ayah merupakan individu yang sudah tidak dapat dibagi lagi. J. sehingga mereka itu dapat mengorganisasikan dirinya dan berpikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tartentu. kelompok Jawa. p.banyak disoroti oleh para ahli baik para filsuf maupun para ilmuan sosial. Oleh karena itu berlaku secara umum dan tidak terikat oleh yang . Sasak merupakan kelompok bagian dari penduduk Indonesia. 4. Penduduk yang berpikir tentang dirinya sendiri sebagai suatu kelompok yang berbeda dengan kelompok penduduk pada suatu masyarakat lain seperti penduduk Singapura. (2) individu yang menentuk masyarakat. 5. 2. Pengertian masyarakat tersebut di atas merupakan pengertian yang sangat luas. Ikatan yang paling kuat adalah adanya satu pandangan hidup bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan dasar hukum nasional yang satu yaitu UUD 1945. Pengarahan anggota dari masyarakat Indonesia ini melalui unit-unit keluarga yang kecil seperti kelompok-kelompok etnik dan keluarga merupakan kelompok yang terkecil. keindahan dan sebagainya itu mewakili realita luar diri yang memikirkan mereka. Penduduk Indonesia telah ada sebagai kelompok sosial yang diakui pada periode waktu yang lama sampai sekarang. Jadi di luar manusia yang sedang berpikir ada suatu realitas tertentu yang bersifat umum. Sistem ini didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi. 6. ibu dan anak. dalam kehidupan sosial politik. pohon. Masyarakat Indonesia ini mengikat anggota-anggotanya melalui sistem yang digeneralisasikan dan suatu kekerabatan. 3. Hubungan individu dan masyarakat secara umum : Hubungan antara individu dan masyarakat telah lama dibicarakan orang.14) yang menyatakan bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama. Veerger (1986. Soeyono Soekanto (1981.kekerabatan yang terorganisasi yang mengikat anggota-anggotanya secara bersama dalam keselurühan yang terorganisasi. Pandangan yang pertama terhadap hubungan antara masyarakat dan individu didasarkan bahwa masyarakat itu mempunyai suatu realitas tersendini. dan (3) idividu dan masyarakat saling menentukan. Maluku. Pandangan ini berakar pada realisme yaitu suatu aliran filsafat yang mengatakan bahwa konsep-konsep umum seperti manusia binatang. Anak masih dapat dibagi sebab dalam suatu keluarga jumlah anak dapat lebih dari satu. p. Masyarakat yang penting dan Individu itu hidup untuk masyarakat. Pengertian individu : Dalam ilmu sosial individu merupakan bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil.4) menyatakan bahwa sejak Plato pada zaman Yunani Kuno telah ditelaah tentang hubungan individu dengan masyarakat. Hubungan antara individu dan masyarakat telah. K. Sosialisasi anak-anak melalui sekolah terutama pada anak-anak umur empat atau lima tahun sampai 18 tahun baik melalui sekolah negeri maupun swasta baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan non-formal. keadaan. Umpama keluarga sebagai kelompok sosial yang terkecil terdiri dari ayah. 10) lebih lanjut menjelaskah bahwa pembahasan tentang hubung individu dan masyarakat telah dibahas sejak Socrates guru Plato. Pendapat tersebut di atas tidak berbeda dengan pendapat Liton yang dikutip oleh Indan Encang (1982. p. Sunda. 7. Berbagai pandangan itu pada dasarnya dapat dikelompokkan kedalam tiga pendapat yaitu pendapat yang menyatakan bahwa (1) masyarakat yang menentukan individu. kehidupan ekonomi dan lapangan kehidupan yang lain. Penduduk Indonesia sebagai masyarakat dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Banjar. demikian pula Ibu. Mereka hidup dan bekerja dalam beribu-ribu pulau besar dan kecil yang terletak di daerah geografis antara Samudera India dan Samudra Pasifik antara benua Asia dan Australia. Penduduk Indonesia ini secara relatif mencukupi kebutuhan diri sendiri sebagai suatu kelompok yaitu mencukupi kehidupannya dalam masyarakatnya terutama dengan bercocok tanam yang ditopang dengan perindustrian.

3. organis dan kolektivitis. Pada manusia. melainkan pada proses spontan otomatis perkembangan akal budi manusia. Pandangan holisme terhadap hubungan individu dan masyarakat. Holos yang berarti keseluruhan. Akal budi dan cara orang berpikir berkembang dengan sendirinya. Keseluruhan dipandang sebagai sesuatu hal yang melebihi dari bagian-bagian. Masyarakat yang dipindahkan oleh seseorang itu berada di luar orang yang berpikir tentang masyarakat itu sendiri. Demikianlah maka sistem peredaran atau sistem pembuangan merupakan pusat perhatian para spesialis biologi dan media. Manusia . hati memiliki struktur dan fungsi yang berbeda dengan paru-paru. dimana semakin besar suatu struktur sosial maka semakin banyak pula bagian-bagiannya. misalnya manusia. agama dan sebagainya. Manusia sebagai individu tidak bebas dalam menentukan arah pertumbuhan masyarakat. Dari uraian tersebut di atas dapat diketahui bahwa menurut Spencer masyarakat dipandang sebagai organisme hidup yang alamiah dan deterministis (bebas). seperti halnya dengan sistem biologis yang menjadi semakin kompleks sementara ia tumbuh menjadi semakin besar Binatang yang lebih kecil. individu merupakan bagianbagian yang hidup untuk kepentingan keseluruhan. Disebabkan oleh pertambahan dalam ukurannya. demikian juga dengan keluarga sebagai struktur institusional memiliki tujuan yang berbeda dengan sistem politik atau alconomi. Pandangan hubungan antara individu dan masyarakat sesuai dengan konsep organisme muncul dari Herbart Spencer (1985) diringkas oleh Margaret H Poloma (1979) sebagai berikut: 1. Perkembangan ini dikuasal Oleh hukum universal yang berlaku bagi semua orang di manapun dan kapanpun Dan pandangan Comte in dapat diketahui bahwa umat manusia itu dipandang sebagai suatu keseluruhan. Pandangan organisme terhadap hubungan antara individu dan masyarakat. 5. Prosesnya berlangsung secara bertahap. 2. hanya sedikit memiliki bagian-bagian yang dapat dibedakan bila dibanding dengan makhluk yang lebih sempurna. maka kita membicarakan setiap manusia terlepas dan manusia yang manapun dan di manapun. pendidikan. Oleh karena itu masyarakat itu tidak terikat pada individu yang memikirkannya. Perubahan sistem politik dari suatu pemerintahan demokratis ke suatu pemerintahan totaliter akan mempengaruhi keluarga. Hukum yang mengatur pertumbuhan fisik tubuh manusla juga mcngatur pertumbuhan sosial.1853). Masyarakat memiliki realitas tersendiri dan tidak terikat oleh unsur yang lain dan yang berlaku umum. Holisme memandang secara berlebihan terhadap totalitas (keseluruhan) path kesatuan kehidupan manusia dengan mengingkari adanya perbedaan di antara manusia. Sebelum individu ada masyarakat yang dipikirkan itu telah ada. Pandangan yang bersifat holistis ini tampak pada pandangan Aguste Comte (1798 . Prinsip perkembangan ini berperan dengan lepas bebas dari kesadaran dan kemauan anggota masyarakat. 4. misalnya cacing tanah.satu persatu. Konsekuensi dari pendapat itu maka masyarakat itu merupakan suatu realitas. maka struktur tubuh sosial (social body) maupun tubuh organisme hidup (living body) itu mengalami pertambahan pula. Masyarakat maupun organisme hidup sama-sama mengalami pertumbuhan. Bagian-bagian tersebut. Bagian-bagian itu saling berkaitan satu sama lain. Semua gejala sosial diterangkan berdasarkan hukum alam. Istilah holisme berasal dan bahasa Yunani. Baik di dalam sistem organisme maupun sistem sosial. merupakan suatu struktur-mikro yang dapat dipelajari secara terpisah. merupakan proses alam yang tak terelakkan dan tak terhentikan. perubahan pada suatu bagian akan mengakibatkan perubahan pada bagian lain dan pada akhirnya di dalam sistem secara keseluruhan. Menurut Aguste Comte masyarakat dilihat suatu kesatuan di mana dalam bentuk dan arahnya tidak tergantung pada inisiatif bebas anggotanya. seperti halnya sistem politik atau sistern ekonomi merupakan sasaran pengkajian para ahli politik dan ekonomi. Jika mengatakan manusia itu makhluk jasmani dan rohani. Tiap bagian yang tumbuh di dalam tubuh organissme biologis maupun organisme sosial memiliki fungsi dan tujuan tertentu: “mereka tumbuh menjadi organ yang berbeda dengan tugas yang berbeda pula”. Menurut K J Veerger (1986) ada tiga pandangan yang memandang masyarakat sebagai suatu realitas yaitu pandangan holistis. walau saling berkaitan. Organisme suatu aliran yang berpendapat bahwa masyarakat itu berevolusi atau berkembang berdasarkan suatu pninsip intrinsik di dalani dirinya sama seperti halnya dengan tiap-tiap organisme atau makhluk hidup.

J. segala kebutuban diatur oleh negara. Bentuk kerja sama dalam hidup bersama itu dibatasi oleh kebutuhan masing-masing individu. Sebaliknya paham totalisme memandang masyarakat itu segala di luar masyarakat itu tidak ada. Pandangan individualistis ini yang otomistis ini berakar pada nominalisme suatu aliran filsafat yang menyatakan bahwa konsep-konsep umum itu tidak mewakili realitas dari sesuatu hal. . perumahan dan kerja diatur oleh negara. Hubungan individu dan masyarakat berdasarkan kolektivisme. Individualisme suatu paham yang menyatakan bahwa dalam kehidupan seorang individu kepentingan dan kebutuhan individu yang lebih penting dan pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Individu mempunyai hak yang mutlak dan tidak boleh dirampas oleh masyarakat demi kepentingan umum. Realitas masyarakat itu ada karena individu itu ada. Masyarakat mengatur secara seragam untuk kepentingan kolektif. Bowles. Menurut pandangan kolektif masyarakat mempunyai realitas yang kuat. Totalisme mengabaikan peranan individu dalam masyarakat sebaliknya. individu tidak punya pilihan lain kecuali yang telah ditentukan oleh negara. kebebasan pribadi dibatasi oleh kelompok elite (kelompok atas yang berkuasa) dengan mengatas namakan rakyat banyak. paham individualisme mengabaikan peranan masyarakat dalam kehidupan individu.sebagai individu justru ditentukan oleh masyarakat dalam pertumbuhannya. Makin banyak kebutuhan seorang yang dapat dtharapkan dari masyarakat maka hubungan dengan masyarakat makin erat. Individu yang menentukan corak masyarakat yang dinginkan. Pabam individu memandang manusia sebagal seorang individu itu sebagai segala-galanya di luar individu itu tidak ada. Dari uraian tersebut di atas kita telah mengetahui paham totalisme dan individualisme yang masih berpijak pada satu kutub. Hanya sampai pada batas tertentu saja individu itu hidup dalam masyarakat. Jadi adanya individu itu tidak tergantung pada adanya masyarakat. Wailer dan Illich tokoh paham kolektif yang berpendapat bahwa individu tidak mempunyai kebebasan. Masyarakat terbina karena orang-orang yang kebetulan tidak berhubungan satu sama lain itu berhubungan disebabkan oleh adanya suatu kebutuhan. Konsep masyarakat kolektif ini diterapkan pada paham totalitas di negara-negara komunis seperti RRC. Atomisme berpendapat bahwa hubungan antara individu itu seperti hubungan antar atom-atom yang membentuk molekul-molekul. 109). Paham individualisme juga disebut Atomisme. sehingga masing-masing individu itu mengadakan kontrak sosial untuk hidup bersama. Negara diperintah oleh satu partai politik komunis. Manusia itu bebas (merdeka) dan hidup pada lingkungan sekitar dan sesamanya. Masyarakat berdiri sendiri dan berkembang bebas dari kemauan dan tanggung ja anggotanya di bawah kuasa hukum alam.J. 1964. Oleh karena itu hubungan in bersifat lahiriah. Jika individu tidak ada maka masyarakat itu tidak ada. Di dalam negara komunis individu tidak mempunyai hak untuk mengatur kepentingan diari sendiri. Menurut Peter Jarvis (1986) yang dikutip oleh DR Wuradji MS (1988) Karl Mark. Paham yang memandang hubungan antara individu dan masyarakat dari segi interaksi. Yang menjadi realitas itu individu. Rousseau (1712-1778) dalam bukunya "kotrak sosial" menjelaskan paham liberalisme dan individualisme dalam satu kalimat yang terkenal: “Manusia itu dilahirkan merdeka. Segala sesuatu kepentingan individu ditentukan oleh masyarakat. Dalam negara komunis ini makan. Semua hak milik individu seperti yang dimiliki orang-orang atau keluarga di negara kita ini tidak ada. p. Jadi individu itu hanya ada jika masyarakat itu ada. Hubungan individu dan masyarakat menurut paham individualistis. sebaliknya makin sedikit kebutuhannya dalam masyarakat makin renggang hubungannya dengan masyarakat. Tidak ada hubungan satu dengan yang lain. Adanya individu itu terikat pada adanya masyarakat. sebaliknya paham individualisme. Jadi masyarakat pun pada dasarnya tidak ada yang ada hanya individu. tetapi di mana-mana dibelenggu” (Driarkara SY. Hidup dalam lingkungan tertutup dari lingkungan dan sesamanya itu manusia merasa bahagia. Paham totalisme berpijak pada masyarakat. pakaian. Oleh karena itu kedua-duanya diliputi oleh kesalahan detotalisme. Masyarakat harus melayani kepentmgan individu. Bukan kesatuan yang penting tetapi keaneka ragaman yang penting dalam masyarakat. Masyarakat hanya merupakan suatu kumpulan atau jumlah orang yang secara kebetulan saja berkumpul pada suatu tempat seperti butli-butir pasir tersebut di atas.

Pertama masyarakat dapat dipandang dari segi anggotanya yang membentuk. dipelihara. masyarakat dan negara tidak merupakan kesatuan-kesatuan yang berdiri di luar. Masyarakat terdiri dari sejumlab pengertian. Hubungan antara masyarakat dan individu dapat digambarkan sebagai kutub positif dan kutup negatif pada aliran listrik. moralitas dan lain sebagainya. keluarga. Ia harus hidup berbagai agar tidak hancur. Tanpa itu semua manusia satu persatu tidak akan berdaya. Pengaruh ini sangat penting sehingga boleh dikatakan bahwa tanpa pengaruh ini manusia satu persatu tidak akan hidup. sikap. yang tidak terbilang banyaknya. Sebab tanpa masyarakat tidak ada hidup individual yang manusiawi. Mereka adalah bagian hidupnya. perasaan. ekonomi. dan ia bertanggungjawab. pertahanan. Mereka adalah bentuk perilaku yang tergantung dari dia. menunjang dan meneruskan suatu pola kehidupan tertentu yang kita sebut masyarakat. Hidup bermasyarakat yang diusahakan dan diciptakan sendiri. Driyarkara SY menyatakan bahwa hubungan masyarakat Indonesia pada dasarnya adalah hubungan yang integral (Driyarkara. Dari uraian ini dapat disimpulkan bahwa paham yang dianut untuk menggambarkan hubungan antara individu dan masyarakat di Indonesia adalah paham integralisme. 225). bertujuan untuk memungkinkan perkembangannya sebagai manusia. Manusia tidak berada di dalam masyarakat bagaikan burung di dalam kurungannya. Jika dua kutub itu dihubungkan listrik ia akan mampu memberi kekuatan baginya dan menimbulkan suasana yang cerah. mendukung. entah terpaksa telah diterima oleh mereka. atau apabila perlu-diubahkan atau diganti oleh manusia. Seandainya tidak. Tidak ada satu pola kebudayaan yang mutlak dan universal. di mana-mana manusia tidak akan berdaya dan manusia akan hancur oleh kekuatan-kekuatan alam dan nalurinya sendin. yang terus dipertahankan. ditunjang. Manusia berkeluarga. yang entah dengan suka. Selalu membuat sesuatu dan berbuat. Paham inntegralisme berpendapat bahwa individu-individu yang bermacam-macam itu merupakan suatu kesatuan dan keseluruhan yang utuh. Mereka ada usaha manusia. kelompok. HUBUNGAN INDIVIDU DAN MASYARAKAT DI INDONESIA Dari uraian tersebut di atas kita dapat mengetahui bahwa hubungan individu dan masyarakat itu dapat ditinjau dari segi masyarakat saja (totalisme). Hubungan individu-masyarakat yaitu bahwa hidup bermasyarakat adalah ciptaan dan usaha manusia sendiri. p. Jadi manusia sekaligus membentuk dan dibentuk oleh hasil karyanya sendiri. hukum. Manusia dalam masyarakat yang teratur dan tertib itu berada . “Masyarakat sebagai proses” dapat dipandang dari dua segi yang dalam kenyataannya tidak dipisahkan satu dengan yang lain karena merupakan satu kesatuan. Tetapi cara dan bentuk hidup berbagai itu ditentukannya dengan bebas. 1959. Jadi ada relasi timbal balik antara individu. ia berkelompok. melainkan ia bermasyarakat. Di satu pihak individu ikut membentuk dan menegakkan masyarakat. dan tindakan. Keluarga. Marilah kita perhatikan bagaimana jika pengaruh masyarakat yang berupa kepemimpinan. Umumnya dapat dikatakan bahwa kebanyakan orang akan menyesuaikan kelakuan mereka dengan pola-pola itu. Kedua masyarakat dapat ditinjau dari segi pengaruh struktumya atas anggotanya. ditinjau dari segi individu saja (individualisme) dan ditinjau dari segi interaksi individu dan masyarakat. ia akan jatuh ke dalam suatu keadaan. yaitu social action. bahasa. Dengan memperhatikan tiga pandangan ini maka bagaimana hubungan individu dan masyarakat di Indonesia? Profesor Supomo menyatakan bahwa hubungan antara warga negana dan negara Indonesia adalah hubungan yang integral. Manusia tidak bebas dalam arti bahwa ia bebas memilih antara hidup sendiri atau hidup berbagai dengan orang lain. Masyarakat bulcan wadah melainkan aksi. Jika individu dan masyarakat dipersatukan maka kehidupan individu dan masyarakat akan lebih bergairah dan suasana kehidupan individu dan kehidupan masyarakat akan lebih bermakna dan hidup serta bergairrah. Orang berkontak dan berhubungan satu dengan yang lain menurut pola-pola sikap dan perilaku tertentu. yaitu masyarakat.Paham yang ketiga ini memandang masyarakat sebagai proses di mana manusia sendiri mengusahakan kehidupan bersama mcnurut konsepsinya dengan bertanggung jawab atas hasilnya. Di lain pihak masyarakat menghidupi individu dan oleh karenanya bersifat mengikat bagi dia. hidup sebagai manusia menjadi mustahil. agama.

Pada alinea keempat dinyatakan bahwa pemerintahan negara Indonesia yang dibentuk adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Dalam Proklamasi dirumuskan: Kami bangsa Indonesia dengan mi menyatakan kemerdekaannya. Pasal 29 negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Pasal 28 menyatakan tiap-tiap warga negara mempunyai kemerdekaan berserikat. (3) bumi dan air dan kekayaan-kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besamya kemakmuran rakyat. Supomo dapat diperhatikan dalam rumusan Proklamasi Kemerdekaan RI. Sukarno Hatta. tenang dan bahagia. (5) kehidupan material yang layak karena orang mengerti bagaimana mencari kehidupan itu. pasal 34 menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. 229-230) terhadap masyarakat Tenganan dan masyarakat Badui serta Tengger disimpuilcan bahwa dalam masyarakat yang integral akan terlihat adanya unsur-unsur pokok sebagai berikut: (1) keyakinan tentang adanya hubungan antara manusia dan dunia yang tak terlihat. H. Menurut Dniyarkara SY integrasi semacam ini dapat berarti dalam arti sosiologis dan psikologis. Penggunaan kata kami dan atas nama bangsa Indonesia menunjukkan bahwa negara yang dikemer dekaan itu untuk semua warga bangsa Indonesia. Dalam pasal 27 dijelaskan bahwa setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu tidak ada kecualinya. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan sebagaimana ditetapkan dalam Undang-undang. Dalam Ketetapan MPR nomor II/MPR/l988 tentang tujuan pembangunan nasional dijelaskan bahwa pembangunan nasional adalah untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila di dalam wadah negara Kesatauan Republik Indonesia yang merdeka. Pada alinea yang ketiga atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorong oleh keinginan yang luhur supaya berkebangsaan yang bebas maka rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Boeke (1953) yang dikutip oleb Driyarkara SY (1959. sebab manusia yang berada dalam integrasi itu merasa aman. (4) suatu bentuk masyarakat di mana semua anggotanya mengerti seluk beluk masyarakatnya. Jadi individu dan masyarakat terinntegrasi untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemederkaan Indonesia. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dalam Pembukaan UUD 1945 alinea pertama dinyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. (3) hubungan antara manusia dengan keluarga yang erat. Jika pasal demi pasal tersebut di atas diperhatikan maka jelas bahwa individu dan masyarakat diberi kewajiban dan hak dalam mengejar kehidupan yang bahagia sejahtera. Pada alinea kedua dinyatakan bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah mengantarkan negara Indonesia yang merdeka. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. pasal 31 yang mengatur hak dan kewajiban tentang pengajaran bagi tiap-tiap warga negara dan pemerintah. berdaulat. berdaulat. adil dan makmur. Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. seperti keluarga. Pada pasal 1 dijelaskan bahwa Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik dan kedaulatan di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. (Nugroho Notosusanto. berkumpul. desa dan negara. Dari kenyataan ini dapat disimpulkan bahwa kepentingan yang diperjuangkan adalah masyarakat secara keseluruhan dan individu-individu sebagai warga bangsa secara perseorangan. p. pasal 33 yang mengatur tentang (1) perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. 17). bersatu. bukan untuk Sukarno maupun Hatta. Atas nama bangsa Indonesia. Hubungan individu dan masyarakat dalam Indonesia merdeka seperti yang dimaksud Prof. (2) hubungan antara manusia dengan tanah tumpah darah yang sangat erat. Integrasi semacam ini terdapat dalam masyanakat kecil maupun besar. Hal ini berarti bahwa kemerdekaan untuk seluruh bangsa Indonesia diperjuangkan oleh masing-masing warga bangsa Indonesia. Menurut peneitian J. (2) cabang cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. . Perhatian terhadap masyarakat dan individu dapat dijumpai pada pasal-pasal dalam UUD 1945 seperti pasal 30 yang mengatur hak dan kewajiban warga negara untuk membela negara. Undang-Undang Dasar 1945 dan GBHN. bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman.dalam suatu integrasi. p. 1983.

Dan pemyataan ini dapat diketahui bahwa kepentingan individu dan kepentingan bersama-sama mendapat perhatian dan diberi tempat yang sama dalam menciptakan kehidupan yang bahagia sejahtera.tenteram. Hubungan sosial yang selarasdan serasi. serasi. bersahabat. . kebahagian manusia akan tercapai jika dapat dikembangkan hubungan yang selaras. dunia dan akhirat. Dan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pandangan integralisme ini tidak lain adalah pandangan Pancasila yang memandang hubungan individu dan masyarakat itu secara serasi selaras dan seimbang dalam menciptakan manusia yang sejahtera dan bahagia lahir batin. tertib dan damai. tertib dan dinamis serta dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka. dan seimbang antara manusia dan masyarakat. tetapi dijiwai oleh nilai-nilal yang terkandung dalam lima sila dalam Pancasila secara kesatuan. Berdasarkan ketetapan MPR NO. II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dijelaskan tentang Pandangan Pancasila terhadap hubungan individu dan masyarakat bahwa. selaras dan seimbang itu antara individu dan masyarakat itu tidak netral.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful