Fungsi & Pengertian Amperemeter, Voltmeter, Ohmmeter Alat Ukur Listrik - Ilmu Fisika

Seorang teknisi elektronik biasanya memiliki alat pengukur wajib yang mereka gunakan untuk berbagai keperluan teknis yaitu avometer yang merupakan gabungan dari fungsi alat ukur amperemeter untuk mengukur ampere (kuat arus listrik), voltmeter untuk mengukur volt (besar tegangan listrik) dan ohmmeter untuk mengukur ohm (hambatan listrik). Mari kita lihat arti definisi dan fungsi masing-masing alat : A. Amperemeter / Ampere Meter Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik dalam alat multi tester listrik yang disebut avometer gabungan dari fungsi amperemeter, voltmeter dan ohmmeter. Amper meter dapat dibuat atas susunan mikroamperemeter dan shunt yang berfungsi untuk deteksi arus pada rangkaian baik arus yang kecil, sedangkan untuk arus yang besar ditambhan dengan hambatan shunt. Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya lorentz gaya magnetis. Arus yang mengalir pada kumparan yang selimuti medan magnet akan menimbulkan gaya lorentz yang dapat menggerakkan jarum amperemeter. Semakin besar arus yang mengalir maka semakin besar pula simpangannya.

B. Voltmeter / Volt Meter Voltmeter adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik. Dengan ditambah alat multiplier akan dapat meningkatkan kemampuan pengukuran alat voltmeter berkali-kali lipat. Gaya magnetik akan timbul dari interaksi antar medan magnet dan kuat arus. Gaya magnetic tersebut akan mampu membuat jarum alat pengukur voltmeter bergerak saat ada arus listrik. Semakin besar arus listrik yang mengelir maka semakin besar penyimpangan jarum yang terjadi. C. Ohmmeter / Ohm Meter Ohm meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik yang merupakan suatu daya yang mampu menahan aliran listrik pada konduktor. Alat tersebut menggunakan galvanometer untuk melihat besarnya arus listrik yang kemudian dikalibrasi ke satuan ohm.

TERMOMETER AIR RAKSA

Fungsi Termometer Air Raksa Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Thermometer analog bisa juga disebut sebagai thermometer manual, karena cara pembacaannya masih manual. Penggunaan air raksa sebagai bahan utama thermometer karena koefisien muai air raksa terbilang konstan sehingga perubahan volume akibat kenaikan atau penurunan suhu hampir selalu sama. Namun ada juga beberapa termometer keluarga mengandung alkohol dengan tambahan pewarna merah. Termometer ini lebih aman dan mudah untuk dibaca.] Jenis khusus termometer air raksa, disebut termometer maksimun, bekerja dengan adanya katup pada leher tabung dekat bohlam. Saat suhu naik, air raksa didorong ke atas melalui katup oleh gaya pemuaian. Saat suhu turun air raksa tertahan pada katup dan tidak dapat kembali ke bohlam membuat air raksa tetap di dalam tabung. Pembaca kemudian dapat membaca temperatur maksimun selama waktu yang telah ditentukan. Untuk mengembalikan fungsinya, termometer harus diayunkan dengan keras. Termometer ini mirip desain termometer medis. Air raksa akan membeku pada suhu -38.83 °C (-37.89 °F) dan hanya dapat digunakan pada suhu diatasnya. Air raksa, tidak seperti air, tidak mengembang saat membeku

Ini berhubungan dengan kecepatan pendinginan (dan pemuaian kaca tabung).sehingga tidak memecahkan tabung kaca. Titik didih Celcius yaitu 0 °C (212 °F) dan titik beku pada 100 °C (32 °F).6 °F).1 °C (-78 °F). Dia menamakannya Centrigade. Jika ini terjadi termometer tidak dapat digunakan hingga kembali ke kondisi awal. Cara kerja Termometer Air Raksa Alat ini terdiri dari pipa kapiler yang menggunakan material kaca dengan kandungan air raksa di ujung bawah. pipa ini dibuat sedemikian rupa . Untuk menghindarinya. Untuk tujuan pengukuran.83 ° C (-37. Tetapi peneliti lain -Frenchman Jean Pierre Cristin– mengusulkan versi kebalikan skala celsius dengan titik beku pada 0 °C (32 °F) dan titik didih pada 100 °C (212 °F). Jadi pegukuran suhu celsius menggunakan suhu pencairan dan bukan suhu pembekuan. termometer air raksa sebaiknya dimasukkan ke dalam tempat yang hangat saat temperatur di bawah -37 °C (-34. Saat dikeluarkan termometer dari uap air. Termometer ini mempunyai titik beku of -61. ketinggian air raksa turun perlahan. membuatnya sulit diamati ketika membeku. Pada area di mana suhu maksimum tidak diharapkan naik di atas 38.89 °F) termometer yang memakai campuran air raksa dan thallium mungkin bisa dipakai. gas mungkin mengalir turun ke dalam kolom dan terjebak disana ketika temperatur naik. Jika termometer mengandung nitrogen. Celsius memakai dua titik penting pada skalanya: suhu saat es mencair dan suhu penguapan air. Es mencair pada tanda kalibrasi yang sama pada thermometer yaitu pada uap air yang mendidih. Pengukuran Termometer Air Raksa Termometer air raksa umumnya menggunakan skala suhu Celsius dan Fahrenhait.

2. Kalibrasi Termometer Air Raksa Kalibrasi merupakan proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai dengan rancangannya. Adapun cara kerja secara umum adalah sbb . Perubahan suhu lingkungan di sekitar termometer direspon air raksa dengan perubahan volume. Bagi panjang dari dua poin diatas menjadi seratus bagian yang sama. 2. volume air raksa berada pada kondisi awal. Poin ini adalah poin titik beku air.sehingga hampa udara. Letakkan silinder termometer di air yang sedang mencair dan tandai poin termometer disaat seluruh air tersebut berwujud cair seluruhnya. . Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi. Skala pada termometer akan menunjukkan nilai suhu sesuai keadaan lingkungan. 4. 1. Sebelum terjadi perubahan suhu. 3. Volume merkuri akan mengembang jika suhu meningkat dan akan menyusut jika suhu menurun. Proses kalibrasi thermometer antara lain : 1. Jika temperatur meningkat. Merkuri akan mengembang naik ke arah atas pipa dan memberikan petunjuk tentang suhu di sekitar alat ukur sesuai dengan skala yang telah ditentukan. 3. Dengan cara yang sama. tandai poin termometer disaat seluruh air tersebut mendidih seluruhnya saat dipanaskan.

biasanya menggunakan termokopel sebagai sensornya untuk membaca perubahan nilai tahanan. Jadi dari input temperatur lingkungan setelah melalui termokopel terdeteksi sebagai perbedaan tegangan (volt).TERMOMETER DIGITAL Fungsi Termometer Digital Termometer merupakan salah satu alat ukur yang berfungsi untuk mengetahui suhu objek (benda/tubuh). Prinsip kerja Termometer Digital Termometer digital. Titik penyatuan ini disebut hot junction. logam A memiliki tegangan yang berbeda dengan logam B. pada temperatur tertentu memiliki tegangan tertentu pula. Pada temperatur yang sama. Setiap jenis logam. terjadilah beda tegangan (kecil sekali. miliVolt) yang dapat dideteksi. hanya ujungnya saja. fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuan amper ke dalam satuan volt kemudian dijadikan besaran temperatur yang ditampilkan melalui layar/monitor berupa seven segmen yang menunjukkan temperatur yang dideteksi oleh termokopel. disatukan (dilas). Prinsip kerjanya memanfaatkan karakteristik hubungan antara tegangan (volt) dengan temperatur. . Beda tegangan ini kemudian dikonversikan kembali nilai arusnya melalui pengkomparasian dengan nilai acuan dan nilai offset di bagian komparator. Secara sederhana termokopel berupa dua buah kabel dari jenis logam yg berbeda yang ujungnya.

. fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuan amper ke dalam satuan volt yg akan dikonversi ke display. Pembacaan Pengukuran Termometer Digital Pembacaan pengukuran termometer ini dilakukan langsung dari nilai display dengan memperhatikan garis segmen yang ada. tergantung jenis logam yang digunakan. nilai arus ini di komparasi dengan nilai acuan dan nilai offset di bagian komparator. Sebelum dikonversi. sehingga nilai arus ini bisa dikonversi ke dalam bentuk tampilan display 3.Termokopel ini macam-macam. Secara terperinci prinsip kerja thermometer digital dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Sensor yg berupa PTC atau NTC dengan tingkat sensitifitas tinggi akan berubah nilai tahanannya jika terjadi sebuah prubahan suhu yg mengenainya. 2. Jenis logam akan menentukan rentang temperatur yang bisa diukur (termokopel suhu badan (temperatur rendah) berbeda dengan termokopel untuk mengukur temperatur tungku bakar (temperatur tinggi)). juga sensitivitasnya. Perubahan nilai tahanan ini linear dengan perubahan arus.

. kuat. Contoh : barograf dan anemograf. monitor) ANEMOMETER Fungsi Anemometer Pengamatan unsur-unsur cuaca dan iklim memerlukan alat-alat meteorologi yang bersifat peka. Recording yaitu alat yang dapat mencatat data secara terus-menerus.Kalibrasi Termometer Digital Kalibrasinya biasa menggunakan kalibrator manual atau otomatis. Display (7 segmen. alat meteorologi terdiri atas dua jenis. Kalibrasi otomatis terdiri dari suhu pemanas dan checker untuk gain dalam rangkaian komparatornya Material Penyusun Termometer Digital Termometer digital memiliki bagian penyususn terpenting. sejak pemasangan hingga pergantian alat berikutnya. sederhana dan teliti. Material penyusun tersebut adalah sebagai berikut: 1. Sensor PTC/ NTC 2. Ditinjau dari cara pembacaannya. Dekoder display (IC 7447 TTL misalnya) 5. LCD. ANALOG to Digital konverter 4. kalibrator manual suhu yg dikenakan ke sensor adalah suhu pemanas nyata dimulai dari 0 derajat untuk setting ofsetnya. Komparator (OP-amp dan sejenisnya) 3. yaitu: 1.

Tipe tersebut adalah sebagai berikut: . Dari jumlah putaran dalam satu detik maka dapat diketahui kecepatan anginnya. Anemometer harus ditempatkan di daerah terbuka. Contoh: barometer. kemudian dicocokkan dengan Skala Beaufort. Satuan meteorologi dari kecepatan angin adalah Knots (Skala Beaufort). Non recording yaitu alat yang digunakan bila datanya harus dibaca pada saatsaat tertentu untuk memperoleh data. Anemometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur arah dan kecepatan angin.2.c Gambar Anemometer adalah : Tipe Anemometer Anemometer sendiri terdapat dua tipe secara umum. ermometer dan anemometer. baling-baling/mangkok yang terdapat pada anemometer akan bergerak sesuai arah angin. makin cepat pula kecepatan berputarnya piringan mangkok-mangkok. Di dalam anemometer terdapat alat pencacah yang akan menghitung kecepatan angin. Pada saat tertiup angin. Sedangkan satuan meteorologi dari arah angin adalah 0o – 360o serta arah mata angin. Makin besar kecepatan angin meniup mangkok-mangkok tersebut. Hasil yang diperoleh alat pencacah dicatat.

Jika hanya kecepatan fluida yang berubah. yaitu dihitung dari tekanan statis dan tekanan kecepatan. Anemometer Termal Anemometer ini merupakan satu sensor yang digunakan untuk mengukur kecepatan fluida (angin) sesaat. maka panas yang hilang bisa diinterpretasikan sebagai kecepatan fluida tersebut. sehingga kecepatan anginnya adalah sama dengan akumulasi jarak tempuh tersebut dibagi lama selang waktu pengamatannya. Dengan alat ini penambahan nilai yang dapat dibaca dari satu pengamatan ke pengamatan berikutnya. Anemometer dengan tiga atau empat mangkok Sensornya terdiri dari tiga atau empat buah mangkok yang dipasang pada jari-jari yang berpusat pada suatu sumbu vertikal atau semua mangkok tersebut terpasang pada poros vertikal. Anemometer tipe “cup counter” hanya dapat mengukur rata-rata kecepatan angin selama suatu periode pengamatan. Kerja Anemometer ini mengikuti prinsip tabung pitot. Besarnya panas yang dipindahkan dari sensor secara langsung berhubungan dengan kecepatan fluida yang melewati sensor. perputaran rotor mengatur sistem akumulasi angka penunjuk jarak tiupan angin. b. Kecepatan putar dari rotor tergantung kepada kecepatan tiupan angin. Cara kerja dari sensor ini berdasarkan pada jumlah panas yang hilang secara konvektif dari sensor ke lingkungan sekeliling sensor. Melalui suatu sistem mekanik roda gigi. menyatakan akumulasi jarak tempuh angin selama waktu dari kedua pengamatan tersebut. Seluruh mangkok menghadap ke satu arah melingkar sehingga bila angin bertiup maka rotor berputar pada arah tetap. .a.

maka kecepatan angin dapat dihitung : [(20x3)/10 m = 6 m/dt] Untuk memudahkan menghitung putaran dari pada piringan anemometer maka salah satu mangkok diberi warna lain. Sebagian besar Anemometer ini umumnya tidak dapat merekam kecepatan angin dibawah 1-2 mil/jam karena ada faktor gesekan apa awal putaran. Panjang lingkaran susunan mangkok-mangkok adalah 3 m. Untuk keperluan navigasi alat harus dipasang pada jarak 10 x tinggi faktor penghalang seperti adanya bangunan atau pohon.Proses Pengukuran Anemometer Berikut contoh perhitungan sederhana kecepatan angin yang diukur dengan anemometer tiga mangkok. . Sehubungan dengan karena adanya perbedaan kecepatan angin dari berbagai ketinggian yang berbeda. Untuk bidang agroklimatologi dipasang dengan ketinggian sensor (mangkok) 2 meter di atas permukaan tanah. Di lapangan terbang pemasangan umumnya setinggi 10 m. Untuk mengumpulkan data penunjang bagi pengukuran penguapan Panci Kelas A. maka tinggi pemasangan anemometer ini biasanya disesuaikan dengan tujuan atau kegunaannya.5 m. dipasang anemometer setinggi 0. dan susunan itu pada suatu waktu berputar 20 kali dalam waktu 10 detik. Dipasang didaerah terbuka pada pancang yang cukup kuat.

the full scale wind direction signal from the signal conditioning occurs at 352°. • It is important to note that while the sensor mechanically rotates through 360°.978 volts).Proses Kalibrasi Anemometer Proses kalibrasi anemometer dilakukan secara periodik agar perfomansi dan hasil pencatatan tetap stabil dan baik. For example. This may be an indicator which displays wind direction values in angular degrees or simply a voltmeter monitoring the output. Berikut urutan proses kalibrasi pada anemometer. It should correspond to vane position within 5°. the following method can yield an accuracy of ±5° or better if carefully done.00 VDC represents 0° to 360°.00 volts = 0. Position theinstrument so the mounting crossarm is oriented north-south with the vane on the north and the anemometer on the south. With the counterweight pointing directly at the anemometer the wind direction signal should correspond to 180° or due south. Hold or mount the instrument so the vane center of rotation is over the center of a sheet of paper which has 30° or 45° crossmarkings. • For wind direction calibration. If not. . the output must be adjusted for 0. in a circuit where 0 to 1. (352°/ 360° X 1. See step 3 in the MAINTENANCE section under potentiometer replacement. it may be necessary to adjust the relative position of the vane skirt and shaft.978 VDC when the instrument is at 352° full scale. visually align the vane with each of the crossmarkings and observe the indicator display. Looking from above. Begin by connecting the instrument to a signal conditioning circuit which indicates wind direction value.

.7 TERMOKOPEL Fungsi Termokopel Pada dunia elektronika. serta dapat mengukur temperatur dalam jangkauan suhu yang cukup besar dengan batas kesalahan pengukuran kurang dari 1 °C.2 knots = (1. wind speed are included below.4 mph = (1.4 km/hr = (2.4 mph = (0.02427 x rpm) + 0.04499 x rpm) + 0.02795 x rpm) + 0.6994 x Hz) + 0.4 km/hr = (0. Calibration formulas showing cup wheel rpm and frequency output vs. Termokopel yang sederhana dapat dipasang.4562 x Hz) + 0. • Calibration Formulas for Model 03102 Wind Sentry Anemometer o WIND SPEED vs CUP WHEEL RPM     m/s = (0.7 o WIND SPEED vs OUTPUT FREQUENCY .Hz     m/s = (0.• Wind speed calibration is determined by the cup wheel turning factor and the output characteristics of the transducer.6770 x Hz) + 0.01250 x rpm) + 0. dan memiliki jenis konektor standar yang sama.2 knots = (0.7500 x Hz) + 0. termokopel merupakan sensor suhu yang banyak digunakan untuk mengubah perbedaan suhu dalam benda menjadi perubahan tegangan listrik (voltase).

dilihat dari biaya. dan hasil. titik lebur. salah satu sambungan (sambungan yang dingin) dijaga sebagai temperatur referensi. meninggalkan perbedaan kecil tegangan memungkinkan kita melakukan pengukuran. kemampuan kimia. . Beberapa kombinasi menjadi populer sebagai standar industri. Perbedaan ini umumnya berkisar antara 1 hingga 70 microvolt tiap derajad celcius untuk kisaran yang dihasilkan kombinasi logam modern. gabungan dua macam konduktor sekaligus sering dipakai pada ujung benda panas yang diukur. seorang fisikawan Estonia bernama Thomas Johann Seebeck menemukan bahwa sebuah konduktor (semacam logam) yang diberi perbedaan panas secara gradien akan menghasilkan tegangan listrik. Sangat penting diingat bahwa termokopel mengukur perbedaan temperatur di antara 2 titik. Menggunakan logam yang berbeda untuk melengkapi sirkuit akan menghasilkan tegangan yang berbeda. bukan temperatur absolut.Cara Kerja Termokopel Pada tahun 1821. Konduktor tambahan ini kemudian akan mengalami gradiasi suhu. kemudahan. Untuk mengukur perubahan panas ini. Hal ini disebut sebagai efek termoelektrik. yang bertambah sesuai temperatur. sedang yang lain dihubungkan pada objek pengukuran. Pada banyak aplikasi. stabilitas. Termokopel dapat dihubungkan secara seri satu sama lain untuk membuat termopile. dan mengalami perubahan tegangan secara berkebalikan dengan perbedaan temperatur benda. ketersediaanya.

kurang presisi. Di sini. Mereka menambahkan sambungan dingin tiruan ke sirkuit mereka yaitu peralatan lain yang sensitif terhadap suhu (seperti termistor atau dioda) untuk mengukur suhu sambungan input pada peralatan. yang memungkinkan untuk digunakan pada tegangan yang lebih tinggi.umumnya sebagai kawat tertutup fleksibel atau kabel multi inti. tegangan yang berasal dari hubungan dingin yang diketahui dapat disimulasikan. biasanya campuran material konduktor yang murah yang memiliki koefisien termoelektrik yang sama dengan termokopel (bekerja pada . Mereka memakai perbedaan kecil. dengan tujuan khusus untuk mengurangi gradiasi suhu di antara ujung-ujungnya. Kabel kompensasi pada sisi lain. Kabel ini direkomendasikan untuk keakuratan tinggi. tetapi murah. Kabel ekstensi menggunakan kawat-kawat dengan jumlah yang sama dengan kondoktur yang dipakai pada Termokopel itu sendiri. yang berguna untuk pengukuran di laboratorium. dan koreksi yang baik dapat diaplikasikan. Dengan adanya suhu tetapan pada sambungan dingin. walaupun tidak terlalu murah. Dengan begitu. tegangan pada setiap termokopel menjadi naik. Hal ini dikenal dengan kompensasi hubungan dingin. Tujuannya sudah jelas.dimana tiap sambungan yang panas diarahkan ke suhu yang lebih tinggi dan semua sambungan dingin ke suhu yang lebih rendah. dan biasanya diproduksi pada bentuk yang tepat untuk pengangkutan jarak jauh . Biasanya termokopel dihubungkan dengan alat indikasi oleh kawat yang disebut kabel ekstensi atau kompensasi. Kabel-kabel ini lebih murah daripada kabel termokopel. Kabel-kabel ini biasanya memiliki spesifikasi untuk rentang suhu yang lebih besar dari kabel termokopel. secara sederhana termokopel tidak mudah dipakai untuk kebanyakan indikasi sambungan lansung dan instrumen kontrol.

rentang suhu terbatas). . Kabel ekstensi atau kompensasi harus dipilih sesuai kebutuhan termokopel. suhu yang diperlukan agar uap air dapat berkondensasi. Thermometer pertama dipergunakan untuk mengukur suhu udara biasa dan yang kedua untuk mengukur suhu udara jenuh/lembab (bagian bawah thermometer diliputi kain/kapas yang basah). Pemilihan ini menghasilkan tegangan yang proporsional terhadap beda suhu antara sambungan panas dan dingin. HYGROMETER Prinsip Kerja Hygrometer Hygrometer mempunyai prinsip kerja yaitu dengan menggunakan dua thermometer. Thermometer Bola Kering: tabung air raksa dibiarkan kering sehingga akan mengukur suhu udara sebenarnya. tetapi operasi rentang suhu pada kabel kompensasi dibatasi untuk menjaga agar kesalahan yang diperoleh kecil. Kombinasi ini menghasilkan output yang mirip dengan termokopel. menggantikan perbedaan suhu antara sambungan panas dan dingin. Thermometer Bola Basah: tabung air raksa dibasahi agar suhu yang terukur adalah suhu saturasi/ titik jenuh. dengan hasil yang tidak seakurat kabel ekstensi. dan kutub harus dihubungkan dengan benar sehingga tegangan tambahan ditambahkan pada tegangan termokopel. yaitu.

Kecepatan udara melalui Thermometer bola basah 3. bahan dan cara membasahi kain 4. alatnya harus diputar. kemudian tunggu dan bacalah skalanya. Letak bola kering atau bola basah 5. bentuk. Sifat peka. teliti dan cara membaca thermometer-thermometer 2. Ukuran. bisa dilihat pada raksanya di termometer satu yang untuk mengukur kelembaban dan satu lagi yang mengukur suhu. Cara penggunaannya dengan meletakkan di tempat yang akan diukur kelembabannya. Ada bentuk higrometer lama yakni berbentuk bundar atau berupa termometer yang dipasang didinding. . Suhu dan murninya air yang dipakai untuk membasahi kain Fungsi Hygrometer Hygrometer digunakan untuk mengukur kelembaban udara relative (RH) Proses Pengukuran Higrometer terdapat dua skala. ini dapat dilakukan dengan mengipasi alat tersebut dengan secarik kertas atau kipas. skala kelembaban biasanya ditandai dengan huruf h dan kalau suhu dengan derajat celcius. Perlu diperhatikan pada saat pengukuran dengan hygrometer selama pembacaan haruslah diberi aliran udara yang berhembus kearah alat tersebut. Cara membacanya juga sama. yang bundar ya dibaca skalanya.Hal-hal yang sangat mempengaruhi ketelitian pengukuran kelembaban dengan mempergunakan Psychrometer ialah : 1. Sedangkan pada slink. yang satu menunjukkan kelembaban yang satu menunjukkan temperatur.

Sistem yang dibangun memanfaatkan prinsip kerja divided flow atau aliran terbagi. Kegunaan neraca ini tergantung dari skala dari neraca tersebut misal neraca/timbangan elektrik yang ada di pasar swalayan dengan yang di laboratorium tentu sensitivitas dan skala neracanya jauh berbeda. Massa tidak dipengaruhi gravitasi.5%.Kalibrasi Sebuah sistem kalibrasi higrometer telah dirancang dan dibuat dalam rangka peningkatan kemampuan kalibrasi higrometer untuk menghasilkan sebuah sistem kalibrasi yang dapat memberikan kemampuan ukur terbaik di bawah 2. NERACA DIGITAL/ELEKTRONIK Fungsi Dalam kehidupan sehari-hari. Pengukuran ketidakseragaman test chamber telah dilakukan pada rentang kelembaban tersebut dengan menggunakan dua buah sensor. yaitu dari 10% hingga 95%. Proses Pengukuran .62% pada RH 10% dan 0. massa sering diartikan sebagai berat. sedangkan berat dipengaruhi oleh gravitasi. tetapi dalam tinjauan fisika kedua besaran tersebut berbeda. Hasil akhir pengujian menunjukkan sistem yang dibangun mampu memberikan kemampuan ukur terbaik masing-masing adalah 0.51% pada RH 60% dan 95%. Pengujian dilakukan terhadap sistem tersebut pada rentang kelembaban relative yang biasa dipakai untuk melakukan kalibrasi. Fungsi dari neraca elektrik maupun bukan elektrik secara umum adalah sebagai alat pengukur massa.

Pastikan bahwa timbangan sudah menyala. 3. Timbangan harus terhindar dari gerakan (angin) sebelum menimbang angka “nol” harus dicek dan jika perlu lakukan koreksi. Pastikan timbangan menunjukkan angka ”nol”( jika tidak perlu di koreksi). harus menunggu 30 menit untuk mengatur temperatur. 4. Pengontrolan Timbangan/Neraca Timbangan/Neraca dikontrol dengan menggunakan anak timbangan yang sudah terpasang atau dengan dua anak timbangan eksternal. Kalibrasi 1. Timbangan/Neraca elektronik.Secara umum proses meninbang dengan neraca elektronik/digital adalah: 1. Untuk pengukuran yang sensitivitasnya tinggi perlu menunggu 30 menit. Jika menggunakan timbangan yang sangat sensitif. karena hanya dapat bekerja pada batas temperatur yang ditetapkan. Penyimpangan berat dicatat pada lembar/kartu kontrol. 2. misal 10 gr dan 100 gr. Letakakan benda yang massanya akan diukur pada piringan tempat benda. 5. Baca skala yang tertera pada display digital sesuai skala satuan timbangan tersebut. dimana pada lembar tersebut tercantum pula . hanya dapat bekerja pada batas temperatur yang ditetapkan.

Nilai maksimum yang memberikan fluks terbesar jika cahaya menghantam sensor sejajar dengan bidang vertikal dan nilai terkecil fluks cahaya saat cahaya jatuh sejajar bidang horizontal. Sesudah dibersihkan timbangan dihidupkan dan setelah dipanaskan. Kinerja alat ini dengan dipasang pada suatu permukaan bidang kemudian dengan adanya hantaman cahaya tepat pada sensor cahaya yang akan diteruskan pada tampilan komputer dalam bentuk simpangan besarnya fluks yang diberikan cahaya tersebut. Kebersihan timbangan Kebersihan timbangan harus dicek setiap kali selesai digunakan. Dengan adanya muatan elektron tersebut dapat diukur dengan rumus medan listrik sehingga simpangan fluks magnet berbanding lurus dengan peningkatan arus akibat penumpukan elektron. kemudian piringan (pan) timbangan dapat diangkat dan seluruh timbangan dapat dibersihkan dengan menggunakan pembersih seperti deterjen yang lunak. Jika timbangan tidak dapat digunakan sama sekali maka timbangan harus diperbaiki oleh suatu agen (supplier). Pada saat kalibrasi digunakan . kain halus atau kertas (tissue) dan membersihkan timbangan secara keseluruhan timbangan harus dimatikan. campurkan air dan etanol/alkohol. PYRANOMETER Pyranometer juga disebut solarmeter digunakan untuk mengukur besarnya pengaruh radiasi cahaya pada permukaan bidang dengan satuan W/m2. bagian dan menimbang harus dibersihkan dengan menggunakan sikat.berapa kali timbangan harus dicek. cek kembali dengan menggunakan anak timbangan. sehingga besarnya simpngan fluks bergantung pada sudut cosinus terhadap sumbu vertikal selain dari besarnya muatan elektron yang menghantam sensor dari radiasi cahaya. 1.

berbagai jarak dapat diukur. Sebagai contoh. Mikrometer dapat mengukur kedalaman. mengukur jarak . Alat-alat umum juga dikenal sebagai kaliper mikrometer. Mikrometer standar akan mengukur benda kurang dari satu inci panjangnya / kedalaman / ketebalan. Hal ini umumnya digunakan dalam aplikasi teknik dan mesin mekanik. sebuah mikrometer dapat mengukur ketebalan kawat atau selembar kertas. suatu mikrometer luar digunakan. panjang permukaan kuku atau kedalaman slot. MAKROMETER DAN JANGKA SORONG Mikrometer adalah alat yang digunakan untuk pengukuran tepat dari objek yang sangat kecil.saat diletakkan pyranometer di dalam ruangan gelap yang tidak ada cahaya dan pengaruh medan listrik maupun medan magnet sebagai keadaan ideal saat keadaan normal atau keadaan nol. bola dan blok. Mikrometer luar dapat mengukur kabel. panjang dan ketebalan apa pun objek cocok antara anvil dan spindle. Ini bisa mengukur diameter lubang. Untuk mengukur ketebalan objek. Jenis o Jenis yang tepat dari mikrometer yang diperlukan untuk mengukur jarak jenis tertentu. Mikrometer Di dalam melakukan sebaliknya. Arti o Tergantung pada jenis mikrometer yang tersedia.

bergerak lebih dekat ke poros landasan sampai bisa bergerak lebih jauh lagi. dan kedalaman mikrometer kedalaman slot yang mengukur atau langkah. Mengukur ketebalan tube tabung mikrometer.dalam sesuatu. obyek ditempatkan flush terhadap landasan caliper mikrometer itu. memungkinkan untuk berbagai jenis pengukuran.0001 inci. Landasan dapat dibentuk menjadi disc atau v-bentuk. mikrometer bor dapat digunakan. Ketika objek aman antara landasan dan poros. . Beberapa mikrometer datang dengan landasan saling dipertukarkan.001 inci dengan akurasi + / . Beberapa mikrometer akan memiliki beberapa landasan untuk memungkinkan pengukuran yang lebih presisi. Sebuah. Potensial o Setiap mikrometer dapat dilengkapi dengan peralatan khusus untuk tugas-tugas tertentu.. mikrometer terkunci sehingga pengukuran dapat dibaca dan dicatat secara akurat. standar satu inci mikrometer memiliki tanda pembacaan dari 0. Karena mereka memahami obyek yang diukur. seperti diameter lubang. Bidal dihidupkan dengan sisi lain. Jika lubang tidak memiliki penampang lingkaran yang sempurna. atau bagian bentuk ulir sekrup. Fungsi o Untuk pengukuran menggunakan mikrometer luar. landasan dan tips spindle adalah potongan paling sering disesuaikan untuk situasi yang unik.

meskipun Anda harus tahu cara membaca tanda-tanda pada perangkat. CARA MEMBACA MIKROMETER MILIMETER Mikrometer tepat mengukur jarak. dan garis dengan sebuah tanda pada silinder "bidal.Pertimbangan o Mikrometer ini juga dikenal sebagai ukuran sekrup mikrometer. Dengan mikrometer. tetapi tidak terlihat karena lokasinya di dalam laras instrumen. akurat ke dalam seperseribu inci. mengkonversi torsi untuk memaksa linier. CARA MEMBACA MIKROMETER IMPERIAL Mikrometer yang akurat ke dalam seperseribu inci." Mengambil pengukuran dengan mikrometer kekaisaran perlu memahami apa fraksi inci garis pada setiap bagian yang berbeda dari mikrometer mewakili. muncul pada "lengan" dari mikrometer. . Benang sekrup itu hanyalah punggung terasa ketika menyentuh sekrup. Keakuratan threadform sekrup menentukan akurasi mikrometer. Mikrometer adalah perangkat elegan untuk melakukan pengukuran yang sangat kecil. Anda dapat melakukan pengukuran di kedua standar (metrik) dan sistem kekaisaran. Sekrup adalah jantung dari sebuah mikrometer. Benang adalah struktur heliks bergerak naik sekrup. seperti itu pada penguasa. Sebuah garis pengukuran.

Presisi yang ditawarkan oleh perangkat ini tergantung pada keterampilan dengan mana perangkat dapat digunakan dan membaca. Metrik Mikrometer o 1 Mengidentifikasi lengan dan bidal tersebut. o . yaitu alignment dari penguasa dalam hubungan satu sama lain membantu Anda menentukan pengukuran. Inggris mikrometer fraksi ukuran inci.Menentukan panjang benda dengan mikrometer milimeter memungkinkan pengukuran yang tepat sampai dengan satu-seperseratus milimeter dan sering digunakan oleh para insinyur dan mekanik. Setiap angka mewakili satu milimeter. CARA MENGGUNAKAN MIKROMETER ANALOG Mikrometer mengukur objek menggunakan penguasa di lengan dan bidal. Penguasa pada lengan stasioner dan bidal berputar ditetapkan sebagai sekrup Anda poros menuju landasan untuk menahan objek di tempat. 2 Baca nomor terakhir di bagian atas skala yang tidak tertutup oleh bidal ini. Sleeve adalah bar horisontal yang tidak bergerak sebagai bidal berputar di sekitar lengan. sedangkan metrik ukuran mikrometer milimeter. Ketika item tersebut disimpan dengan aman. Mikrometer memberikan pengukuran yang tepat dari benda-benda kecil. Pengukuran dibaca pada mikrometer menggunakan tanda di lengan dan bidal.

maka Anda mengukur sebuah objek setidaknya 9 milimeter lebar. o o .Sebagai contoh. jika ada tanda terlihat setelah sembilan. Sebagai contoh.06 milimeter untuk pengukuran total 9. jika tanda keenam di baris bidal dengan garis horizontal pada lengan.5 milimeter untuk sebuah tanda yang terjadi setelah ini nomor pada bagian bawah skala. 3 Tambahkan 0. Sebagai contoh. jika tanda terlihat terakhir merupakan nomor sembilan. Tandai masingmasing mewakili seperseratus milimeter (0.56. tambahkan 0.5 milimeter. objek langkahlangkah setidaknya 9.01 milimeter). 4 Menambahkan nomor diwakili oleh tanda pada bidal yang melapisi dengan garis horizontal pada penguasa lengan itu.

tebal. kedalaman dan diameter suatu benda. Alat-alat ukur panjang tersebut yaitu: · Mistar ukur · Mistar geser atau jangka sorong · Mistar geser ketinggian · Mistar geser kedaalaman · Mikrometer A. Mistar baja . 1. Mistar ukur Pada proses pemesinan mistar ukur digunakan untuk mengetahui ukuran banda kerja secara kasar. terutama untuk mengetahui ukuran dan dimensi suatu benda kerja. misalnya untuk mengetahui bahan yang akan dipotong ataupun akan dikerjakan lebih lanjut. Alat ukur linear digunakan menentukan panjang.ALAT-ALAT UKUR PANJANG (LINEAR) Alat ukur ini merupakan bagian terpenting dalam suatu proses pemesinan. Mistar terdiri dari mistar baja dan mistar gulung atau rol.

Mistar gulung Mistar gulung terbuat dari baja tipisyang didesain dengan warna kuning dengan skala ukuran yang berwarna merah atau hitam.fiberglas atau katun.Mistar baja merupakan alat ukur panjang atau linear yang mempunyai satuan millimeter. B. ataupun satuan inchi. centimeter. Alat ukur ini digunakan untuk mengetahui keliling ataupun panjang suatu bahan secara kasar. Mistar gulung yang panjang biasanya terbuat dari bahan sintetis. Mistar geser atau jangka sorong Mistar geser atau yang lebih dikenal jangka sorong ini adalah alat ukur panjang atau linear yang memiliki satuan metris (milimeter) dan satuan inchi. 2.05mm sedangkan untuk satuan inchi dapat mencapai ketelitian 1/128 inchi. Mistar baja ini terbuat dari baja kaku ataupun flexible dengan baja standar dan baja stainless. Alat ukur ini memiliki stuan metris yang dapat mengukur ketelitian hingga 0.rumah atau tempat mistar gulung terbuat dari plat baja atau plastik. Jangka sorong terdiri bagian-bagian yang terdiri atas: · Rahang ukur · Rahang tetap · Lidah ukur · Ekor .

1mm * Jangka sorong dengan ketelitian 0.05mm * Jangka sorong dengan ketelitian 1/128 inchi · Cara pembacaan ukuran .· Skala ukuran utama · Skala ukuran nonius · Knop atau sensor · Pengencang · Batang Macam-macam jangka sorongdapat dilihat dari: · Satuan Dilihat dari satuannya terdiri atas: * Jangka sorong dengan satuan millimeter * Jangka sorong dengan satuan inchi · Ketelitian Dilihat dari ketelitiannya terdiri atas: * Jangka sorong dengan ketelitian 0.02mm * Jangka sorong dengan ketelitian 0.

Mistar geser terdiri dari dua yaitu pembacaan ukuran dengan skala nonius dan pembacaan dengan cara digital.Dilihat dari system pembacaannya terdiri atas: * Jangka sorong dengan garis skala ukuran dan nonius * Jangka sorong dengan jam ukur * Jangka sorong dengan digital · Fungsi Dilihat dari fungsinya terdiri atas: * Jangka sorong untuk pengukuran standar (panjang.tebal dan diameter) * Jangka sorong untuk pengukuran jarak atau celah * Jangka sorong untuk mengukur ketinggian * Jangka sorong untuk mengukur kedalaman * Jangka sorong untuk mengukur dalam lubang * Jangka sorong untuk mengukur roda gigi C. Mistar geser ketinggian Mistar geser ketinggian merupakan alat ukur linear yang mempunyai fungsi untuk mengukur ketinggian satu ataupun dua permukaan benda pada benda kerja. .

dimana benda kerja tersebut merupakan hasil dari proses pemesinan. Mistar geser kedalaman Mistar geser kedalaman merupakan alat ukur langsungyang digunakan untuk mengukur kedalaman lubang atau kedalaman alur dari benda kerja. Ketelitian alat ini dapat mencapai 0. D. E.Mikrometer Mikrometer merupakan suatu alat ukur presisi dengan ketelitian yang akurat. Alat ini berfungsi untuk mengukur ketebalan. Macam-macam mikrometer dapat ditinjau dari: v Ketelitian Ditinjau dari ketelitiannya mikrometer terdiri atas: .Bagian-bagian mistar geser ketinggian: vBadan ataubatang tegak yang dilengkapi dengan skala ukuran vRahang geser vSkala nonius vDudukan badan berupa blok geser vPemegang alat ukur Pembacaan ukuran mistar geser ketinggian sama halnya dengan pembacaan alat ukur atau mistar geser lainnya.001mm.01mm sampai dengan 0. mengukur lubang ataupu diameter suatu banda kerja.

002mm * Mikrometer dengan ketelitian 0.* Mikrometer dengan ketelitian 0.001mm v Pembacaan ukuran Ditinjau dari pembacaan ukurannya mikrometer terdiri atas: * Mikrometer dengan pembacaan ukuran skala secara langsung * Mikrometer dengan pembacaan ukuran skala ukuran dan nonius * Mikrometer dengan jam ukur * Mikrometer dengan pembacaan digital v Fungsi Ditinjau dari fungsinya mikrometer terdiri atas: * Mikrometer luar * Mikrometer dalam * Mikrometer ketinggian atau kedalaman * Mikrometer kepala * Mikrometer khusus dan caliber .01mm * Mikrometer dengan ketelitian 0.

untuk itu landasan harus terbuat yang keras yaitu bahan karbida atau bahan lain sesuai dengan fungsinya. Landasan ini sering bersentuhan dengan benda-benda ukur. e) Tabung ukur . b) Rahang ukur Rahang ukur yaitu jarak antara kedua landasan ukur pada poros geser dan landasan tetap. d) Klem Berfungsi untuk mengunci poros geser agar tidak berubah saat dilepas dari benda ukur untuk pembacaan ukurannya.Konstruksi dan bagian-bagian mikrometer luar terdiri atas: a) Landasan Landasan terdiri atas landasan tetap dan landasan geser. c) Poros geser Untuk membuka dan menutup rahang ukur sesuai dengan ukuran benda yang diukur yaitu dengan cara memutar tabung putar ke kiri atau ke kanan yang menyebabkan poros ini dapat bergerak maju atau mundur.

jika tabung putar diputar satu putaran maka poros geser akan bergerak satu speed atau satu kisar ulir.5 mm. Tabung ukur ini terkunci pada rangka dan tidak berputar atau bergerak.Pada tabung ukur terdapat skala ukuran dan skala nonius.5 mm dan dua putaran tabung putar akan bergeser 1mm pada poros gesernya. Jika tabung putar mempunyai kisar 0. . Kisar ulir pada tabung ada yang mempunyai ukuran 1 mm dan ada pula yang mempunyai kisar 0.5 mm maka satu putaran tabung putar akan menggeserkan poros geser 0. f) Tabung putar atau timble Tabung putar mempunyai ulir yang dihubungkan dangan ujung poros geser.pada tabung ukur ini kita dapat membaca ukuran dengan skala millimeter dan desimalnya.

MAKALAH Di ajukan untuk memenuhi salah satu tugas perbaikan nilai mata pelajaran “PRODUKTIF – ALAT UKUR” DI SUSUN OLEH: AOS MAOSUL .

TAHUN 2011 – 2012 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful