PENERBIT BEUNA mempersembahkan karya ini dalam rangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa

PENERBIT BEUNA Jl. Tanah Abang V — Petojo Sabangan XI/33 Jakarta Pusat

1. 2.

Kekeliruan tersebut, yaitu : Halaman 316 harusnya terletak setelah halaman 292, halaman tersebut menjadi halaman 293.

sehingga

Halaman 365 harusnya terletak setelah halaman 293 (asalnya halaman 316 ) sehingga menjadi halaman 294. Setelah penggeseran kembali halaman - halaman menjadi halaman - halaman 293 dan 294, maka laman berikutnya dari dua halaman tersebut, yang telah ada, sekalipun salah nomor halaman, nya sudah benar. 316 dan 365 halaman - hatetap seperti tetapi letak-

Kepada para pembaca kami harap memperbaiki terlebih dahulu sebelum membaca, dan dengan ini kami mohon maaf kepada pengarang dan para pembaca. PENERBIT / K O R E K T O R

KEBUDAYAAN ACEH dalam SEJARAH

PENUNJUK H A L A M A N

Halaman 1. R A N U P S I G A P U 2. E J A A N B A H A S A A C E H BAHAGIAN P E R T A M A Lintasan Sejarah Kerajaan Islam di Aceh 3. M U K A D D I M A H Sebab timbulnya kebudayaan - kebutuhan jasmani kebutuhan ruhani - kebutuhan sosial - difinisi kebudayaan - kebudayaan Islam 4. I S L A M M A S U K K E I N D O N E S I A 5. B E R D I R I N Y A K E R A J A A N - K E R A J A A N I S L A M . . Kerajaan Pase Kerajaan Kerajaan Kerajaan Islam Peureulak - Kerajaan Islam Samudra/ Islam Beunua - Kerajaan Islam Lingga Islam Pidie - Kerajaan IslamDaya Islam Darussalam. 58 36 45 35 13 30

6. L A H I R N Y A K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M . . Arus penjajahan barat ke timur - Silsilah Raja-raja Kerajaan Aceh Darussalam. BAHAGIAN KEDUA Kebudayaan Islam Dalam Lintasan Serajah Aceh 7. K E T A T A N E G A R A A N DARUSSALAM KERAJAAN ACEH

67
5

ketegasan ratu .balai baitul mal .delegasi Aceh ke Betawi delegasi Inggeris dan Mekkah . P E R A N A N K E H A K I M A N Pembinaan hukum. B E N T U K D A N S T R U K T U R K E R A J A A N Jawatan-jawatan pusat .diplomasi zaman menurun .dewan delapan 12.politik luar negeri .hubungan Aceh dengan Belanda dan Inggeris diplomasi Iskandarmuda .dalam keadaan perang 8.pertanian/perikanan 10.diplomasi klassik Inggeris .syarat menjadi sulthan .perjanjian Pidie . K E H I D U P A N E K O N O M I / K E U A N G A N Lembaga pelaksana .syarat menjadi qadli 9.diplomasi Aceh .rukun negara .mata uang balai furdhah .perindusterian/pertambangan pelayaran .hubungan Aceh dengan Turki .perdagangan dalam negeri .negara syura .diplomasi Aceh tahun 1873 .syarat menjadi wazir .perdagangan luar negeri .delegasi van Swieten diplomasi menjelang perang .rasi nama jabatan rangkap 97 94 84 74 119 .Halaman Dasar negara . O R G A N I S A S I D A N PERKEMBANGAN ANGKATAN PERANG Balai laksamana .derajat mahkamah 11.dasar dan sumber hukum . H U B U N G A N L U A R N E G E R I Balai wazir badlul muluk .pemerintah daerah .prinsip adil dan thaat .cap sikureueng .negara hukum .lima besar Islam .pembangunan angkatan perang rasi nama pangkat .

universitas baitur rahman 16. PERKEMBANGAN PENGETAHUAN Islam menghiasi lembaran 140 153 PENDIDIKAN D A N ILMU 190 Dasar dan tujuan pendidikan .wanita dalam angkatan perang armada inong bale .lembaga-lembaga pendidikan .kota yang makmur .kota universitas .gegunungan dan pintoo khoop .Banda Aceh Ibukota Negara BAHAGIAN KETIGA Kesenian/pendidikan sejarah Aceh 15.tingkatan pendidikan .Teungku D i Leupue .industeri perang . K E H I D U P A N D A N P E R K E M B A N G A N S O S I A L .upacaraupacara kenegaraan 14.Halaman pendidikan tentera .unsur-unsur warganegara kedudukan wanita .angkatan perang dalam kenyataan 13. SEJARAH RINGKAS P A R A TERKENAL ULAMA/SARJANA 1 9 4 Hamzah Fansury .sejarahnya .Teungku Chik Pantee Kulu Teungku Faki .taman gairah .istana taman kesenian . Lembaga-lembaga sosial . .dayah-dayah terkemuka 7 .seni mengarang surat .dua buah sarakata . BANDA A C E H DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN Kota politik .upacara-upacara adat .Syamsuddin A s Suamatrany syekh Nuruddin A r Raniry . .para ulama lainnya .Syekh Abdur Rauf Teungku Chik D i Tiro .

faraidlul quran .hikayat zaman baru r 3 8 9 3 4 1 20.hikayat akhbarul karim .senisuara dan senitari senirupa .kitab syarah ruba'i . K A R Y A S A S T E R A B A H A S A A C E H Hikayat maleem dagang.senibangunan .puisi .kasyful muntadhir . KEHIDUPAN BUDAJA D A N PERKEMBANGAN SENI256 Senibahasa .hikayat putroe gumbak meuhhikayat banta beuransah .sepucuk surat dari Tiro qanun meukuta alam . RIWAYAT HIDUP PENGARANG KEPUSTAKAAN 461 4 7 4 8 .masailil muhtadin .senidrama .kandang dan makam rencong.talkhishul falah .miraatut thullab . 18.Risalah Munjiyatul anam. 21.jam'u jawami'il mushannafat . 19.kissah prang kompeuni .al mawa'idhatul badi'ah .adat Aceh .hikayat nun parisi .kasyful kiram .mudhharul ajla .hikayat prang sabi .prosa .dawaul qulub .bustanus salatintafsir baidlawy .hikayat aja jeumpa " hikayat .i'lamul muttaqin 1 safinatul hukkam .hidayatul 'awam .hikayat Aceh asrarul arifin .syifaul qulub . K A R Y A S A S T E R A Gudang ilmu pengetahuan .hikayat jihad zaman Nabihikayat pocut muhammad .Halaman 17.

28. Panglima Polem M . 3. 19. 11. 5. 20. Teuku Lueng Bata dll Lukisan Laksamana Malahayati Sket lukisan Kuta Inong Bale Sisa reruntuhan Kuta Inong Bale Batunisan Laksamana Malahayati Gambar lukisan Ratu Safiatuddin Gambar lukisan Cut Nyak Dhien Sisa reruntuhan Kuta Padang Makam Cut Nyak Dhien Gambar lukisan Cut Meutia Lukisan T. 4. Umar Johan Pahlawan . 6. 18. 24. 22 23. 12.. 29. 30. 9.PENUN JUK H A L A M A N B E R G A M B A R Halaman 1. 25. 26. 10. Sket Kuta Inong Bale Gambar perjalanan ke Lam Susoon Gambar sedang di Lam Susoon Foto kopi Kitab Idharul Haq Salinan Kitab Idharul Haq Foto kopi halaman Tazkirah Thabaqatain Gambar Alam Cap Peudeueng Peta Kraton Darud Dunia Foto kopi'Cap Sikureueng Foto kopi organisasi kerajaan Aceh Mata uang Kerajaan Aceh Darussalam Alat tenun. 2. 27. 17. 16.' Lukisan T. 14. 21. 15. 7. Daud Mesjid Baitur Rahman yang dibakar Belanda dan gantinya Mesjid Raya Baiturrahman yang tiga kubah dan lima kubah Pintoo Khoop dan Gegunongan Foto kopi dokumen dari negeri Belanda Gambar Lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 15 28-29 29 41 42 43 64 64 a 72-73 75-76 85 92 102-103 117-118 128 129 130-131 132-133 139 143 144 145-146 147 148 149 155 156 165 176 199 9 . 8. bajak dan weeng teube Foto k opi dua halaman kitab Kanzul Raghaib tentang Kerajaan Aceh Gambar Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 13.

39. 52. 63. 35. 34. 61. 44. 56. 37. 41. 47. 54. 36. 43. 46. 57. 53. 42. 40. 58. 60. 59. 62. 32. 64. 33.Halaman 31. 49. 50. 51. Gambar Lukisan Syekh Abdurrauf Gambar lukisan Teungku Chik Di Tiro Lukisan Teungku Chik Pantee Kulu Gambar lukisan Teungku Faki Mesjid dan Dayah Teungku Faki Makam Teungku Faki Makam Baba Daud Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Makam Teungku Chik Lam Keuneu'eun Batunisan Teungku Chik Lam Keuneu'eun Sumur Teungku Chik Lam Keuneu'eun Makam Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Said Ahmad kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi Beslit pengangkatan Qadli dari Sulthan Alaiddin Mansur Syah Foto kopi surat kuasa dari Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah Foto kopi surat Tuanku Ibrahim Lukisan Teungku Chik Lam Birah Lukisan Teungku Chik Lam Jabat Lukisan Teungku Hasballah Indrapuri Dayah Teungku DiAnjoong Gambar tari Seudati Gambar tari Inong dan Ratoh Duek Gambar orkes hareubab dan penari Tari ranup lampuwan dan tari pho Tari adat Aceh Tengah Tari rapa-i dan daboih Gambar aksi main daboih Gambar permainan geudrang Lonceng Cakra Doonya depan rumooh Aceh Gambar pakaian kebesaran Aceh Gambar cerana sirih (puwan) 203 206 210 213 216 217 219 220 221-222 223-224 229 230 231 236 237 238 246 247 248 250 251 252 254 260 261 262 264 265 267 268 270 272-273 275 276-278 10 . 38. 55. 45. 48.

Komplek Kandang Bilui 75. Makam dan meunasah Cot Bada 90. . Foto kopi surat dari Tiro 97. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Lheue . Telaga berkubah dalam Kuta Indrapatra 94. Makam Sulthan Iskandar Muda 72. Makam Syekh Abddurrauf Syahkuala 88. Jembatan lama di Garoot 66.Halaman 65. . Bangunan Kandang Meureuhoom Daya 84. Kandang Dalam dan batunisannya 77. Makam Ratu Nihrasiyah yang berukir amat indah dalam Kandang Kuta Karang 80. Batunisan berukir dalam Kandang Pangoe 74. Makam ulama dan sulthan 87. Gambar Mesjid Indra Puri yang lama 68. Gambar Rumooh Aceh 67. . Makam sulthan dalam Kandang Blang 86. Makam-makam dalam Kanang Baperis 70. Makam-Makam dalam Kandang Pangoe 73. Foto kopi 2 halaman Miratut-Thullab 280 282 284 286 287-289 290 291 293-294 295-296 297-298 299-305 306-307 308-309 310-315 317 318 319 320 321 322 323 324 325-326 327 329 331 332 333 335 337-338 340 342 369 11 . Di Bale Pase 83. Jejeran batunisan indah dalam Kandang Bilui 76. Cot Bruk 93. 78. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Raja . Berbagai alat senjata Aceh 96. 79. Makam dalam Kandang Cot Bada 89. . Pemandangan alam dataran tinggi Mamprai 91. Batunisan berukir para meurah Mamprai 92. Makam Putroe Ijoo dna Tgk. . Makam -makam dalam Kandang XII 71. Batunisan makam Sulthan 69. Makam-makam para ulama dalam komplek Makam Teungku Di Bale Pase 80. Reruntuhan Kuta Alam 95. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Tgk. . Batunisan berukir dalam Kandang Meureuhoom Daya 85. Batunisan-batunisan dalam Kandang Kuta Karang 81.

Gambar pengarang dalam pakaian dinas waktu menjadi Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh 418 472 473 12 . Gambar Dookarim pengarang Hikayat Prang Koompeuni 99. Gambar pengarang dengan keluarga 100.Halaman 98.

terutama mengenai sejarah kebudayaan. Sungguhpun demikian. Risalah ini saya namakan " K E B U D A Y A A N A C E H D A L A M S E J A R A H " . 4. dan saya susun dengan sistematika modern. Yunus Jamil dan Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. dengan bahan-bahan yang ada dalam perpustakaan saya dan dengan bantuan bahan dari teman-teman. maka uraian mengenai lembaga-lembaga pendidikan (dayah-dayah). ia belum merupakan buku sejarah kebudayaan Aceh yang berfungsi meriwayatkan kebudayaan dari segala seginya. kecuali satu dua buah. Semua buku hikayat Aceh yang saya pakai dan bicarakan dalam risalah ini. sebagai langkah kearah penyusunan sebuah buku sejarah kebudayaan Aceh yang lengkap. Buku Qanun Meukuta Alam yang sering saya ambil bahannya dalam menyusun risalah ini. 5. dan nomor-nomor halamannya yang dicantumkan pada tiap-tiap foot-noteyaitu nomor halaman dari naskah yang ada pada saya. teristimewa Sdr. dengan pengertian bahwa buku ini mengemukakan kembali kebudayaan Aceh seperti yang termaktub dalam kitab-kitab sejarah dan catatan-catatan lainnya. 3. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab. sangat tidak memadai dibandingkan dengan kenyataan yang sebenarnya. yang harus dimulai sejak zaman sebelum Islam. maka risalah ini telah dapat saya selesaikan pada tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 (3 Juni 1972). Dalam menyusun buku ini. Karena kesulitan bahan seperti yang tersebut diatas. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab atau salinan kembali dari naskah lama itu. 2. 13 . Teungku M . karya-karya sastera dan riwayat para ulama. kesulitan yang pertama saya hadapi yaitu kurangnya buku-buku bacaan mengenai sejarah Aceh. sehingga memudahkan sesuatu penyelidikan.R A M P SIGAPU BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM 1. berbeda dengan kitab-kitab agama yang dikarang dalam bahasa Jawi (Melayu) yang semuanya menyebut nama pengarang dan dicatat pula tanggal selesainya pada akhir kitab. yang pada umumnya tidak menyebut nama pengarangnya. Jadi.

yaitu mengetengahkan kembali kebudayaan Aceh dalam rangka membina Kebudayaan Indonesia yang lengkap menyeluruh. Jadi nomor-nomor yang tercantum pada foot-nottadalah nomor-nomor pada naskah salinannya yang ada pada saya. Risalah yang bernama kebudayaan Aceh Dalam Sejarah ini. bahwa risalah ini selesai saya susun menjelang berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh Kedua. serta mengadakan usaha lanjutan untuk memperbaiki. 23 Rabiul Achitr 1392 5 Juni 1972 ttd. dan menurut anggapan saya bahwa usaha Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh mengadakan Pekan Kebudayaan Aceh Kedua dan usaha saya menyusun risalah ini bertujuan sama.6. Adapun gambar-gambar dan fotocopi-fotocopi yang dimuat dalam buku ini. HASJMY. Nederland. H. 7. dan inilah harapan saya satu-satunya. 10. Cara kebetulan. 9. Wabillahit Taufiq Wal Hidayah ! BandaAceh. yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus s/d 2 September 1972. Buku Adat Aceh With Introduction adalah salinan dari buku tersebut yang diterbitkan/dicetak s'-Gravenhage-Martinus Nijhoof. 8. menambah dan menyempurnakannya. 14 . adalah diangkat dari koleksi album pribadi saya. setelah selesai saya susun ia telah menjadi hak masyarakat bangsa Indonesia untuk ditelaah.

SEKETKUTA INONG BALEE 15 .

yang memerintah tahun 997-1011 H . Demikianlah. Kuta Inong Bale (Benteng Wanita Janda) terletak kira-kira 7 kilo meter dari Krung Raya.PENGANTAR TAMBAHAN T E N T A N G BENDA-BENDA B U D A Y A Setelah buku ini selesai saya susun. Inti dari Armada Inong Bale terdiri dari janda para Syuhada. dengan panglimanya Laksamana Malahayati dan Kepala Stafnya Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. Kuta Inong Bale ini terdiri dari benteng utama yang dilingkari dengan tembok yang sangat kuat. selama akhir Juni sampai awal Agustus 1972 hari-hari yang senggang dari kesibukan dinas rutine saya pergunakan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah. saya pergunakan untuk mengunjungi Kuta Indrapatra di Ladong Kecamatan Darus Salam. kandang-kandang para Sulthan dan makam para ulama. dimana terdapat kuta-kuta (benteng). dan kuta menyeluruh dimana didalamnya terdapat bangunan-bangunan asrama dan sebuah kolam pemandian yang bernama Kolam Putroë Ijoo. Kuta Inong Bale ini adalah pangkalan utama dari Armada Inong Bale yang dibentuk oleh Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil. Untuk melengkapi buku i n i . saya berpendapat ada baiknya menurunkan dibawah ini beberapa catatan tentang benda-benda budaya yang saya kunjungi itu. semakin terasa bagi saya betapa bermanfaatnya turun kelapangan untuk melihat dan mempelajari benda-benda budaya peninggalan zaman jayanya Aceh. Kuta Inong Bale dan Makam Laksamana Malahayati yang ketiga-tiganya terletak sekitar Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. dan panjang kuta ini kira-kira 600 m. diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya yang indah. Kuta Mukuta A l a m . baik yang berada di Banda Aceh ataupun ditempattempat lain. (1589-1604 M ) . K U T A INONG B A L E Kesempatan yang pertama pada tanggal 20 Juni 1972. 16 . zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai kedudukan internasional yang amat mengagumkan. tinggi dari permukaan laut kita-kita 100 m. yang masih ada bekas-bekasnya.

mempunyai batunisan yang berukiran indah dengan ayat-ayat Quran. KUTA INDRAPATRA D A N K U T A M E U K U T A A L A M Kuta Indrapatra terletak di Ladong Kecamatan Darussalam sekarang.Tempat terletak Kuta Inong Bale ini indah sekali dan bersama-sama dengan benda-benda budaya lainnya sekitar Krung Raya baik sekali untuk menjadi objek turisme. juga terdapat makam yang lain. Kuta Indrapatra lebih besar dari Kuta Meukuta A l a m . MAKAM MALAHAYATI Disebelah selatan Kuta Inong Bale terdapat Makam Laksamana Malahayati. bahwa arsitek perencana kedua kuta itu adalah satu orang. tetapi bentuk dan arsitekturnya serupa. menandakan. mungkin sekali. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Biluy dan M a k a m L a m 17 . mungkin makam Kepala Stafnya Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen. K A N D A N G BILUY Kesempatan yang kedua pada tanggal 4 Juli 1972. namun saya tidak melihat adanya unsur-unsur Hindu pada kedua kuta ini adalah asli buatan Kerajaan Aceh Darussalam sendiri. yang terletak diatas sebuah bukit dekat Kampung Kuta. Kampung Kuta dahulunya adalah perkampungan perwira dari Armada Inong Bale. sekalipun tidak tertutup kemungkinan bahwa Kuta Indrapatra dibangun diatas puing-puing reruntuhan candi Hindu. sedangkan Kuta Meukuta A l a m (Kuta Iskandar Muda) terletak dekat Teluk Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. ditempat mana Laksamana Malahayati dan Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen serta perwira-perwira lainnya bertempat tinggal. Lam Reh. Sekalipun ada orang mengatakan bahwa Kuta Indrapatra adalah peninggalan zaman Hindu. Disamping makam Laksamana Malahayati. Makam Laksamana Malahayati yang terletak diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya. Diatas bukit ini sekarang telah ditumbuhi kayu yang tinggi besar.

Bukti dari besarnya pengaruh beliau sampai sekarang. bahkan kampung itupun telah bernama Kampung Lam Peuneu'euen. diduga telah berumur lebih dari 700 tahun. yaitu telah lebih dari 700 tahun. sehingga sampai sekarang demikianlah namanya. (1180 M) datang ke Aceh Besar untuk menjalankan dakwah Islam. yaitu makam dari Syekh Abdullah Kan'an. Makam Lam Keu Neu'euen ini. maka kemudian makamnya terkenal dengan sebutan Makam Teungku Chik Lam Keuneu'euen yang lama kelamaan oleh lidah Aceh menjadi Lapeueneu'euen. tetapi juga karena seorang pengusaha dan ahli pertanian yang besar. bukan saja karena beliau seorang ulama dan pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. sementara sumur dihadapannya dengan munyeng dari tanah berukir. Syekh Abdullah Kan'an inilah yang mula-mula membawa bibit lada ke Aceh sehingga beliau dapat disebut Bapak Lada Aceh. Makam Teungku Chik ini terletak dalam sebuah bangunan yang berbentuk mesjid. Pengaruh Teungku Lam Keuneu'euen sangat besar. Setelah beliau dimakamkan ditempat tersebut. (1490-1497 M). Dalam Kandang Biluy terdapat makam para Meurah dan para Sulthan serta para keluarganya. terlihat 18 . maka Kandang Biluy sangat memerlukan kepada perawatan dan pengawetan yang pantas. dan juga mempunyai nilai seni yang tinggi karena ianya berukiran dengan huruf-huruf Arab yang bermotifkan ayat-ayat Quran. Pada hari saya berkunjung kesana. yaitu kinipun makam beliau masih dikunjungi orang dan masih banyak orang meiepaskan nazar. yang mungkin dibinanya belum lebih dari 200 tahun. M A K A M L A M KEUNEU'EUEN Makam Lam Keuneu'euen ini telah tua usianya. seorang ulama besar yang bersama-sama dengan Meurah Johan sekitar tahun 576 H . Batunisan-batunisan yang terdapat pada makam-makam di Kandang Biluy ini mempunyai nilai sejarah karena tercatat nama Sulthan dan tanggal mangkatnya. yang antaranya Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah yang memerintah tahun 895-902 H .Keuneu'euen yang keduanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. Baik untuk kepentingan sejarah ataupun untuk kepentingan turisme.

bagaimana menyedihkan makam Sulthan ini. Sulthan yang menolak ultimatum Belanda bertanggal 26 Maret 1873. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah meninggal setelah Pusat Kerajaan Aceh dipindah keluar kota Banda Aceh. 19 . (1870-1874 M).beberapa ekor kambing nazar.M A K A M SEKITAR M A M P R A I Sekitar dataran tinggi Mamprai banyak terdapat makam para Meurah (raja-raja kecil) dan para ulama kenamaan. Makam para Meurah sekitar dataran tinggi Mamprai. dan Kandang Pangoe yang terletak dekat Lam Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Cot Bada. yang menurut keterangan khadam makam tersebut bahwa kambing-kambing itu akan disembelih hari Jum'at mendatang Dalam komplek pekarangan Makam Teungku Cik Lam Keuneu'euen. adalah tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . K A N D A N G COT B A D A Kesempatan ketiga pada tanggal 18 Juli 1972. karena Kraton Daruddunia direbut Belanda setelah menjadi puing. terdapat makam Teungku Cik Kuta Karang. sehingga didaerahnya pernah dibangun satu kota istirahat. seorang ulama dan pengarang kenamaan. Jenazah beliau dibawa ke Cot Bada dan dimakamkan disana. Sulthan yang gagah berani dan tahu harga-diri. Seharusnyalah Pemerintah Daerah dan rakyat Aceh secepatnya membina kembali makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Kandang Cot Bada yang terletak dekat Samahani Kecamatan Suka Makmur. yang tereletak dalam kecamatan Suka Makmur. tanpa ada kesempatan untuk membuat makamnya yang layak sebagai seorang Sulthan yang tidak kenal menyerah. Mamprai satu dataran tinggi yang berpemandangan indah. Saya telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri. sehingga menjadi makam yang layak bagi seorang sulthan yang lebih suka meninggalkan istana daripada menyerah kepada musuh M A K A M . yang menurut cerita beratus tahun yang lalu berpenduduk banyak sekali.

terdapat makam Teungku Cik Awee Geutah. seorang ulama besar yang dianggap keramat sampai sekarang. juga terdapat batunisan-batunisan yang berukiran huruf Arab yang indah dengan motif ayat-ayat Quran. yaitu Makam Meurah Cot Bakkrut (turunan Meurah Eumpee Blieng). juga seorang ulama yang dianggap sangat kramat. dan sebuah lagi makam Ja C i k . Kandang Ulee Lueng dan Kandang Leu Ue. terletak di Kampung Lagang.Diantara makam-makam yang terdapat didataran tinggi M a m prai ini. Pada makam-makam ini. Memang waktu itu saya lihat banyak wanita-wanita mengambil air kesumur Ja C i k Kandang Ulee Lueng yang terletak dekat Kampung Daroy Kameu. lagi musim kemarau yang amat sangat. Tiada berapa jauh dari Kandang Lheue i n i . oleh karena rindangnya dengan kayu-kayu besar KANDANG LHEUE ULEE LUENG. K A N D A N G L E U UE. Kesempatan keempat pada tanggal 21 Juli 1972. Kebetulan waktu saya kesana. Kandang telah ditumbuhi kayu-kayu besar dan rindang. hal mana menambah keyakinan penduduk akan keramatnya Ja tersebut. M a k a m Meurah Keunayan (dua yang akhir ini anaknya Meurah Cot Bakkrut). yang semuanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Lheue. Makam Putroe Ijoo (puterinya Meurah Cot Bakkrut dan isteri dari Teungku C i k Glee Weueng yang terkenal). seorang ulama besar pencinta binatang. terdapat didalamnya banyak makam Meurah-Meurah dan keluarganya. didalamnya antara lain terdapat makam Meurah Jiee yang berbatu nisan besar tinggi serta berukiran yang bermotifkan ayat-ayat Quran. kecuali sumur yang dekat dengan makam Ja C i k . terletak di Kampung Meunasah L a m Blang. sayang sekali karena makam-makam itu telah menjadi tempat istirahat kerbau waktu terik matahari. Kandang Lheue yang terletak di Kampung Paya Trieng. sehingga semua sumur telah kering. Makam Meurah Puteh. demikian pula dengan makam-makam lainnya ditempat itu. Tetapi. Makam Teungku Cik Cot Bruk. dengan batunisan-batunisan yang besar tinggi dan 20 .

Kandang Lheue dan Kandang Leu Ue. Dalam kandang antara lain terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah tahun 902-916 H . Kandang Ulee Lueng ini saya lihat sekarang telah merupakan hutan dan rimba kayu-kayu besar yang mungkin telah ratusan tahun umurnya. Jumlah makam-makam dikandangkandang ini banyak sekali. dekat dengan Kampung Daroy Kameu. yaitu sama-sama mempunyai batunisan-batunisan besar tinggi. artinya jangan dipotong. keadannya juga sama seperti Kandang Ulee Lueng dan Kandang Lheue. adalah salah satu Kandang yang dahulunya bernaung dibawah pengawasan Kraton Kuta A l a m .berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. kecuali yang betul-betul tumbuh atas kubur. sehingga betul-betul dapat menjadi objek turisme yang amat berkesan K A N D A N G RAJA Kesempatan kelima pada tanggal 25 Juli 1972. Menurut hernat saya. 21 . saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang Kecamatan Darul Imarah. Kandang Leu Ue yang terletak di Kemukiman Puni tidak berapa jauh dari Kandang Ulee Lueng. baik kayu-kayunya ataupun batunisan-batunisannya. Saya rasa dalam suasana seperti dalam hutan belantara ini. KANDANG PANGOE Kandang Pangoë yang terletak dekat L a m Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. dibawah naungan kayu-kayu besar tinggi dengan hutan-hutan kecil kelilingnya. baiknya hutan/rimba dipelihara terus. Kandang Raja ini sama halnya juga dengan Kandang Ulee Lueng. (1497-1511 M ) dan makam Raja Ibrahim. akan sangat menarik bagi kaum toris yang biasanya selalu mendekam dalam kota besar. berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. Juga kesempatan hari ini saya pergunakan sebaik-baiknya untuk mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) yang juga terletak dalam Kecamatan Darul Imarah.

yang mungkin tempat upacaraupacara waktu pemakaman orang-orang besar. Antara Kampung Daroy Kameu (Pusat Kraton) dan Kampung Kandang (asrama perajurit dan Kandang Raja) terhampar blang padang (lapangan luas) yang mungkin antara lain dijadikan tempat upacara-upacara kenegaraan yang besar dan parade. yang memerintah dalam tahun 601-631 H . Kira 90 tahun kemudian. karena kuatir akan celaka. tempat dulunya berdiri asrama perajurit dan sebuah kandang yang kemudian terkenal dengan sebutan Kandang Raja yang tinggi dan bermedan luas. Menurut keterangan penjaga kandang itu kepada kami. (1205-1234 M ) . yang oleh lidah Aceh disebut "Daroy K a m e u " . ditempat mana tiap-tiap tahun diadakan upacara keramaian 22 . (1267-1309 M ) . maka Kandang Pangoë inipun tidak terpelihara samasekali. maka Kraton Daroy Kameu dijadikan lembaga pusat Balai Majelis Mahkamah (Mahkamah Agung) dan pusat kegiatan ilmu.Seperti halnya dengan kandang-kandang didaerah Kecamatan Darul Imarah. dan ditengahtengah blang padang itu terdapat tanah yang agak tinggi (bukit rendah mendatar) yang disebut Peukan Dara Baroo (Pasar Penganten Baru). bahwa tidak ada orang yang berani memotong kayu ditempat itu. sebagai sulthan pertama dari Kerajaan (Aceh) Darussalam. sehingga batunisan kepala dari Sulthan Syamsu Syah telah patah. dalam Kecamatan Darul Imarah. Kandang inipun telah merupakan rimba kecil dengan kayu-kayu besar tinggi. KRATON D A R U L K A M A L Kesempatan tanggal 25 Juli 1972 juga saya pergunakan untuk menyelidiki dan mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal. pertama kali didirikan oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. Kampung Daroy Kameu terletak pada pusat Kraton tempat dulunya berdiri istana dan gedung-gedung lainnya. sedangkan Kampung Kandang terletak disebelah selatan. Bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) sekarang menjadi dua buah kampung. didirikan pula Kraton Darud Dunya oleh Sulthan Mahmud Syah I yang memerintah dalam tahun 665-708 H . Setelah kedudukan Sulthan dan Pusat Pemerintahan dipindahkan ke Kraton Dunya. yaitu Kampung Daroy Kameu dan Kampung Kandang. Kraton Darul Kamal.

sehingga pada zaman Sulthan Alaiddin Riayat Syah II A l Kahhar yang memerintah dalam tahun 945-979 H . Balai Rong Sari. K R A T O N D A R U D DUNYA Selagi Sulthan Alaiddin Johan Syah masih hidup. yang mulai didiami oleh penggantinya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II yang memerintah dalam tahun 811-870 H . yaitu Mesjid Baitur Rahim. beberapa istana lainnya. Demikianlah. Dalam Kraton Darul Kamal terdapat dua buah kandang. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I membangun Kraton Darud Dunya dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam.yang kira-kira sama dengan Pekan Kebudayaan Aceh sekarang. = 1607-1636 M ) . telah mulai dibangun satu kota baru dekat sungai Kuala Naga (sungai Aceh sekarang) antara Kampung Pandee dan Blang Peureulak. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a Meukuta Alam (1016-1045 H . Mesjid Baitur Rahim. (1539-1571 M ) . = 1675-1678 M ) terjadilah pembakaran terhadap Kraton Darud Dunya. Balai Gading. yaitu Kandang Raja dan Kandang Dalam (sekarang terkenal dengan sebutan Kandang Ulee Lueng). Balai Mahkamah Rakyat. Gudang-gudang 23 . (1292M). Diantara gedung-gedung yang sempat terbakar. sebagai usaha sabot yang putus asa dari golongan kaum wujudiyah yang menjadi alat golongan politik yang anti raja wanita. kota mana dinamakan Bandar Darussalam (dalam perjalanan sejarahnya berobah menjadi Banda Aceh). Balai Peratna Sembah. Asrama Perajurit Pengawal dan rumah-rumah para perwiranya. semua bangunan dalam kraton telah diganti dengan tembok beton. kota baru direncanakan pada satu waktu dijadikan Ibukota Kerajaan untuk menggantikan kota lama Bandar Lamuri. Balai Peratna Sembah dan Balai Mahkamah Rakyat. Kraton Darud Dunya dilengkapi dengan istana resmi. Dalam tahun 691 H . (1408-1465 M ) . sedangkan sekitarnya terdapat Kandang Biluy. Oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. Istana Sulthan. Dalam zaman pemerintahan Sri Ratu Nurul AlamNaqiyatuddin (1086-1088 H . tiap-tiap sulthan berturut-turut memperbesar dan menyempurnakan Kraton Darud Dunya. Kandang Leu Ue dan Kandang Lheue. Kraton Darud Dunya setelah mencapai puncak kegemilangannya.

yang memerintah tahun . selain istana-istana dan gedung-gedung pemerintah lainnya. yang dibentengi dengan sebuah tanggul raksasa yang bernama "Teunambak P i d i e " . maka di bangunlah Kraton baru oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah dalam tahun 902-916 H . Pada tanggal 24 Januari 1874. maka Kraton Darul Aman berantakan menjadi puing K A N D A N G L A M SUSOON Kesempatan tanggal 7 Agustus 1972 saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang L a m Susoon. diberi nama "Kraton Darul A m a n " . (1205-1234 M ) . Jadi daerah Kraton Darul A m a n meliputi sebagian Peunayong. yaitu : 1. tentera Belanda dibawah pimpinan agressor Van Swieten dapat merebut Kraton Darud Dunya yang telah menjadi puing dan setelah Syahid perajurit terakhir KRATON DARUL A M A N Setelah Kraton Darud Dunya berusia 200 tahun lebih. dan dari sana membelintang sampai kepinggir sungai Aceh didaerah Peunayong sekarang. Kota A l a m dan sebahagian kampung L a m Bhuk. yang kemudian nama ini oleh Sulthan Iskandar M u d a dijadikan nama mesjid dalam Kraton Darud Dunya. Kraton yang baru dibangun ini. dan ditambah lagi dengan perang semesta melawan Belanda. setelah diperbaiki dan Dan sebagai akibat dari perang saudara beberapa kali. 24 Sulthan Alaiddin Johan Syah. juga dibangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjida Baitur Rahim. yang kemudian oleh karena kuat bentengnya dinamakan juga Kraton Kuta A l a m (Benteng Dunia). diseberang sungai Aceh atau disebelah utara dari Kraton Darud Dunya. ditempat mana menurut riwayat muktamad dimakamkan tiga orang Sulthan. Dalam Kraton Darul Aman (Kraton Kuta Alam).perlengkapan persenjataan dan lainnya. 601-631 H . sedangkan mesjid dalam Kraton Darul Aman oleh Sulthan Iskandar Sani diberi nama baru yaitu Baitul Musyahadah. (1497-1511 M ) . Teunambak Pidie memanjang dari pinggir sungai Aceh (dijembatan Kota Alam sekarang) sampai ke Kampung Lam Dingen.

3. memang makam ketiga orang sulthan tersebut benar terdapat di dataran tinggi Mamprai. tetapi bukan persis di Glee Weueng. . karena memang ketiganya berasal dari Lam Susoon Bilui. Kecapekan dapat terhibur oleh indahnya pemandangan alam yang menta'jubkan. (1267—1309 M). Hasil penyelidikan yang sudah mendekati kebenaran. Ketiga orang sulthan ini memang tiada terdapat makamnya di salah satu kandang yang ada sekitar Banda Aceh ataupun kandangkandang lainnya di luar kota Banda Aceh. kemukiman Luthu. bahwa di Lam Suoon ada kuburan sulthan-sulthan. Dari Banda Aceh. Bagi kami yang tidak biasa sangat mengerikan melalui 25 2. yang seluruhnya kami tempuh dalam masa 4 jam jalan kaki. Dari seorang orang tua yang bernama Teungku Ubit. hanya di suatu tempat yang sekarang bernama Lam Susoon. hampir sudah dapat diambil kesimpulan bahwa memang di tempat itulah berkubur ketiga sulthan kita itu. sementara di sebelah kanan meninggi bukit terjal yang menakutkan. bahwa makam ketiga sulthan tersebut terletak dalam satu tempat yang dulunya sebagai kota istirahat di dataran tinggi Mamprai yang bernama Glee Weueng. Kami berjalan melereng bukit yang menanjak. yang memerintah dalam tahun 631—665 H . Kalau dihubungkan dengan keterangan-keterangan ini. sekalipun orang telah coba mengadakan penyelidikan. tetapi mereka tiada mengetahui siapa nama sulthan-sulthan itu. Sulthan AJaiddin Mahmud Syah I. Untuk maksud membuktikan dengan mata kepala sendiri itulah maka kami tanggal 7 Agustus 1972 berkunjung ke Lam Susoon yang terletak di atas dataran tinggi Mamprai yang berpemandangan sangat indah. Menurut keterangan yang saya peroleh dari orang-orang tua di Lam Krak. yang memerintah dalam tahun 665—708 H . saya mendapat penjelasan bahwa tempat tersebut dinamakan Lam Susoon. Dari Lam Birah. (1234—1267 M). kami dapat berkenderaan hanya sampai ke Lam Birah. kami berjalan kaki menuju ke selatan dengan menempuh jalan mendaki dan terus mendaki. yaitu nama satu kampung di daerah Bilui. Hanya pernah orang melihat dalam sebuah catatan naskah lama. dimana sebelah kiri ternganga jurang dalam yang sayup-sayup mata memandang ke bawah. Kecamatan Suka Makmur.Sulthan Alaiddin ahmad Syah.

keluarga raja-raja di Bilui. Dari tempat yang bernama Cinta Guna i n i . sedangkan putroe Ijoo. dari mana kami dan siapa saja harus masuk kalau mau ke L a m Susoon. yang terletak antara lingkaran bukit diatas dataran tinggi itu. sebagai perlambang kesetiaan kedua suami isteri itu. karena telah biasa. mengantar kami. terpampanglah didepan mata kita dataran rendah Aceh Besar dengan terlihat jelas kota Banda Aceh. Menurut cerita yang kami peroleh dari seorang orang tua yang. sungguh indah pemandangan.jalan yang hanya muat sebuah tapak kaki. Ceritanya begini : Putroe Ijoo bertempat tinggal di Mamprai sedangkan suaminya di Glee Weueng yang letaknya lebih tinggi. apabila kita memandang ke utara. yang kedua ujung bukit itu setelah melengkung membentuk sebuah lingkaran lantas hampir bertemu mengarah keutara. yaitu salah seorang puteri dari Meurah Cot Bak Krut. tidak saja untuk istirahat. Apabila kita telah sampai dalam lingkaran bukit itu. Teungku D i Weueng yaitu salah seorang ulama besar yang tidak menyetujui kebijaksanaan Ratu Safiatuddin. dan pada suatu tempat yang bernama Cinta Guna kami berhenti agak lama sedikit. maka Teungku turun dari Glee Weueng dan Putroe naik dari Mamprai dan bertemulah selalu ditempat yang kemudian dimashurkan namanya dengan " C i n t a G u n a " . Samahani. sama sekali tidak merasa bahwa waktu itu kita telah berada ditempat yang tingginya dari 26 . Indah. Apabila mereka ingin hendak bertemu. Diantara L a m Birah dengan L a m Susoon berkali-kali kami berhenti untuk istirahat. Indrupuri dan sebagainya. Lambaro. sehingga karenanya beliau pindah dari Banda Aceh dan mengambil tempat di Glee Weueng. seakan-akan dekat sekali diujung mata kita. Sibreh. tetapi bagi penduduk disana yang menemani kami berlari seperti diatas jalan aspal. yang dulunya merupakan kota pegunungan tempat istirahat. tetapi oleh karena tempat yang bernama agak romantis itu mempunyai riwayat pula. Jam 14 sampailah kami di L a m Susoon. yang membentuk gerbang seakan-akan pintu masuk. Demikian juga Pulau Weh dengan Sabangnya. dimana sekarang telah merupakan kebun durian. bahwa tempat itu dinamakan Cinta Guna karena ditempat itulah selalu terjadi pertemuan antara Teungku di Weueng dengan isterinya Putroe Ijoo .

Kandang Ulee Lueng. Melihat tempatnya. kami dapati faktanya.permukaan laut mendekati 1000 meter. jika kita mengarah keutara terpandanglah dataran rendah tempat lokasi Banda Aceh dan dikejauhan sana laut biru mengapungkan pulau Weh yang amat indah. setelah makan siang. dan setelah mendengar keterangan-keterangan dari orang-orang tua sekitar Lam Krak dan Lam Birah serta dihubungkan dengan catatan pada sebuah naskah lama. yang kata Teungku Ubit berasal dari Kampung Lam Susoon. Kandang Lheue. dan lupalah kami sejenak keletihan empat jam berjalan kaki tadi Pendapat saya sementara tentang Kandang Lam Susoon ini. i 27 . Sulthan Alaiddin Akhmad Syah dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I ? Karena batunisannya adalah batu biasa dan tiada bertulisan. haruskan dilanjutkan dengan usaha-usaha penyelidikan yang terus menerus Banda Aceh. dan yang tiga lagi itulah makam dari sulthan-sulthan yang diceritakan oleh orang-orang tua di Lam Krak. hanya timbul pertanyaan : apakah benar makam yang tiga itu tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri. 17 Agustus 1972. Dari tempat makam itu. masuk akal kalau dahulu ditempat itu telah terbangun satu kota pegunungan tempat istirahat. satu diantaranya yaitu makam Teuku Lam Teungoh yang syahid dalam peperangan dengan Belanda sekitar tahun 1880. yaitu empat segi memanjang dan meninggi dari dataran tanah sekelilingnya sekalipun dalam format kecil. apa yang diceritakan orang-orang tua di Lam Krak itu. Kandang Leu Ue dan Kandang Pangoe. Demikianlah. setelah melihat komplek pekuburan itu persis seperti komplek-komplek pekuburan Kandang Bilui. Hal ini lebih menyakinkan lagi. yang kemudian saya namakan dengan "Kandang Lam Susoon". Memang disana kami dapati ada empat buah makam. maka saya mengambil kesimpulan bahwa sudah dapat dipastikan. disitulah ketiga sulthan kita berkubur. Kami terus dibawa ketempat tanah pekuburan. kita merasa seperti dalam kebun durian ditengah-tengah dusun dataran rendah.

Beristirahat sejenak berkorsikan batu besar. 28 . didepan mata terbentang luas dataran rendah Aceh Besar yang indah.Sedang melalui dataran tinggi Mamprai menuju Kandang Lam Susoon.

Telah berada ditempat bekos kota peristirahatan. 29 . setelah dibersihkan dan nampak batunisan-batunisannya. setelah berjalan mendaki 4 jam lebih. (Gambar bawah) sedang mencari tempat makam dan membersihkannya. sehingga tidak dapat diambilfotonya. Sayang sekali. (Gambar atas)sedang makan siang. hujanpun turun dengan lebatnya. yang tingginya daripermukaan laut mendekati 1000 meter.

bandum. e. tanggoong. u dibaca seperti k: carbon. seui. i. djula. f : kafan. gajeeb. gamba. Sebab semua huruf itu dapat dipakai untuk menulis bahasa Aceh. ngg : nggang. ch : Chaba. qaooy. te : tsabeet. maka dirasa ada manfaatnya menurunkan disini ejaan bahasa Aceh yang baru. i. yang diambil sebagai contoh. qadli. Arab : gafuroon. cheuradjeuen. aneuq. dl : dla'eh. ue : ganti oee dalam ejaan lama : bue. achee. meudlarat. dan kalau mati semua dibaca seperti k juga: contrac acte. : batheen. ganti e ejaan lama : padee. kalau dimuka e. sh . sabeet. 30 . j : dipakai pada kata-kata: lija. bijooh. tetapi tidak pada kata-kata seperti : pheet. karu. bunda. Ejaan itu sebagai berikut: a. ushuy. chusuh. Ejaan bahasa Aceh yang baru itu. u : ganti oe dalam ejaan lama: abu. mitseue. suleet. q : qawoom. coontan. muen. meurijam. due. o. sebab kata-kata itu berasal dari pahit. berdiri sendiri dalam kata-kata : siat. cigaret. shuboh. wafeuet. banda. mitsee. shahbat. krueng. nd : ndie. seperti yang diutarakan oleh Anzib. c dimuka a. paham g : huruf ini jika digunakan pada kata-kata berasal bahasa Arab. mempergunakan semua Abjad Laten dari A sampai Z. beuo. curusuh. bae. panggang. ee. mboon. laweet. ridla.EJAAN BAHASA ACEH Karena dalam buku ini termuat syair-syair dalam bahasa Aceh. geupeet. tha'at. rueq. shah. redacsi. kumbang. dueq. kumbee. mb . ditulis dengan huruf seperti yang akan dijelaskan dibawah ini. u. thabi'at. sakeet. o. batheue. dueq. seuoot. Kata-kata yang berasal dari bahasa Arab. gani. maqlum. pham. seuu. dibaca seperti ghain. pijooh. dibaca seperti s : centi. tb. sija.

31 . dipakai kata mati ja : kapay. : dipakai pada kata-kata yang berasal dari bahasa Arab: zat.v w x y z : : . izin. qaooy. dipakai pada k a t a : duwa. saxi. 'euy. puwan. (x = s): paxa. paruy. . seexa. 'uzo. meuntuy. visum. leubuy. kuwah. vitamin.

.

BAHAGIAN PERTAMA LINTASAN S E J A R A H K E R A J A A N ISLAM DI A C E H .

.

(1) A. Kebutuhan jasmani. lembaga. b. kebutuhan sosial. 35 . Dari kebutuhan ini. baik kehidupan pribadi ataupun kehidupan kelompok. tatacara hidup. Kebudayaan yang menjelma dari serba kebutuhan manusia. penjelmaan rasa. sehingga dengan demikian kebudayaan berarti: a. c. adalah manifestasi akal-budi dan hati-nurani manusia. Untuk ini. Telah menjadi fitrah manusia. manusia tidak bisa hidup sendirian. Kebutuhan ruhani. serba-cita dan resam-kanun. Dari kebutuhan ini menjelmalah berbagai organisasi. Definisi kebudayaan. c. Kebudayaan ditimbulkan oleh kebutuhan manusia: (1) kebutuhan jasmani.MUKADDIMAH SEBAB TIMBULNYA K E B U D A Y A A N a. senirupa. seni-tari dan seni-drama. bahwa mereka membutuhkan satu sama lain. manusia membutuhkan makanan. seni-suara. penjelmaan cita. Jasmani manusia membutuhkan sesuatu yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya. Ruhani manusia membutuhkan hiburan. kebutuhan ruhani. penjelmaan akal. perundang-undangan. b. Kebutuhan sosial. perumahan dan alat-alat perlindungan diri. Hasjmy: Sejarah Kebudayaan Islam halaman 1 -3. menjelmalah seni-budaya dalam segala bentuknya : seni-bahasa.

e. ada yang mengatakan di Jaya dan ada pula yang mengatakan di Barus. bahwa menurut sumber-sumber yang kita ketahui. (2) 36 . d. bahwa muballigh-muballigh Islam yang lama-lama itu selain sebagai penyiar agarna. ada yang mengatakan pada abad ke I H . Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 265. untuk mereka tersedia padala berganda. .Kebudayaan Islam. c. hanya perbedaannya: ada yang mengatakan di Pase. b. bahwa daerah yang pertama didatangi oleh Islam ialah pesisir Sumatera dan bahwa setelah terbentuknya Masyarakat Islam. ) dan langsung dari A r a b . kemudian kami lemparkan kembali kedalam kawah yang sangat hina. kecuali mereka yang beriman dan beramalsalih. (At T i n : 4-6) ISLAM MASUK K E INDONESIA Tentang dimana dan kapan masuknya Islam ke Indonesia. ke II H . Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung di Medan mulai 17 s/d 20 Maret 1963. Definisi ini berlandaskan pada : a. sehingga definisinya berbunyi : Kebudayaan Islam adalah penjelmaan iman dan amal salih seorang Muslim atau segolongan Kaum Muslimin. (Az Zarijat: 56) semata-mata untuk beribadat Sesungguhnya manusia telah Kami jadikan dalam bentuk yang maha indah.ke delapan M . para ahli sependapat yaitu dipesisir Sumatera Utara. dan sebagainya. maka raja Islam yang pertama berada di Aceh. Islam untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah (abad ke tujuh . bahwa penyiaran itu di Indonesia dilakukan dengan cara damai. para ahli sejarah berbeda pendapat. orang-orang Indonesia ikut aktif mengambil bahagian. bahwa dalam proses peng-Islaman selanjutnya. Tentang masanya. antara lain telah menyimpulk a n : (2) a. Jin dan manusia Ku-jadikan kepada-Ku. b. Mengenai dimana. juga sebagai saudagar. Kebudayaan Islam bersumber kepada manusia Muslim.

Hamka memberi kesimpulan : (3) a. Kedatangan Ulama-ulama Islam dari luar negeri ke Aceh memperteguh ideologi Mazhab Syafi'i yang telah ditanam raja-raja Pasai. Haji Abubakar Aceh membuat kesimpulan : (5) a. Aceh telah bergelar "Serambi Mekkah". tidak mungkin didaerah lain. Tetapi semua itu bukanlah menghilangkan kepribadian Muslim Indonesia dalam rangka Ummat Islam sedunia. Agama Islam telah berangsur datang ketanah air kita ini sejak abad pertama (abad ke 7 M. c. sampai Raja Islam Pasai Samudra itu adalah seorang Alim ahli fiqh Mazhab Syafi'i.f. (4) b. Yaman. bahwa sebelum Pemerintahan Ratu Safiatuddin. (5) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Inodnesia halaman 127. (4) Menurut catatan Syekh Nuruddin Ar Ranity dalam kitabnya Bustanus Salatin. b. d. tetapi juga terdiri dari Muballighmuballigh Islam dari bangsa Arab. disamping ada Ulama kita belajar ke Mekkah. tetapi mengesankan kebesaran Salafussalihin Indonesia. 37 . Oleh karena penyebaran Islam itu tidak dijalankan dengan kekerasan dan tidak ada penaklukkan negeri. e. Syam.) dibawa oleh saudagar-saudagar Islam yang intinya ialah orang-orang Arab diikuti oleh orang Persia dan Gujarat. Dr. sehingga Aceh menjadi "Serambi Mekkah". Aden dan lainnya. Saya mengakui bahwa ulama luar yang datang kemari. maka jalannya itu adalah berangsur-angsur. c. Penyiar Islam pertama di Indonesia tidak hanya terdiri dari saudagar India dari Gujarat. Mazhab Syafi'i telah berpengaruh sejak semula perkembangan itu. Islam masuk ke Indonesia mula pertama di Aceh. (3) Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 87-88. bahwa kedatangan Islam itu ke Indonesia membawa kecerdasan dan peradaban yang tinggi dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia. Diantara mazhab pertama dipeluk di Aceh ialah Syi'ah dan Syafi'i.

c. (717 M. Haji Zainuddin menekankan : Setelah wafat Nabi Muhammad pada abad ke VII M . Berdasarkan sumber-sumber orang luar (Arab dan Tionghoa) maka besar kemungkinan bahwa Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad kesatu Hijrah. Petunjuk lainnya mengatakan bahwa Tashi dimaksud ini disebelah barat ujung Sumatera. Sumber-sumber sejarah Arab menegaskan bahwa diberbagai bandar di Sumatera sejak abad ke 9 (catatan Mas'udi) sudah banyak pendatang Arab yang beragama Islam mendatangi tempat-tempat dimaksud. Sebahagian besar dari kapal-kapal musafïr itu telah singgah pula di Sumatera Utara (Aceh). d. bahwa wilayah yang dimaksud adalah "Lamuri" atau Rami yang disebut oleh orang Arab dalam abad ke 9. tahun Masehi 632. Dalam tahun 82 H . yaitu Lamuri. Maka kemungkinannya ialah bahwa Tashi itu sudah mempunyai raja yang beragama Islam.) satu expeditie dari 33 buah kapal bangsa Ajam/Parsia yang dikepalai oleh Zahid telah meneruskan pelayaran kenegeri Cina. Disitulah mulai masuknya Islam menurut katanya. (6) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia halaman 226-2 38 . ada kemungkinan Tashi dimaksud adalah Lamno atau Rami. selain saudagarsaudagar. b. ikut pula Muballigh-muballigh Islam untuk mengembangkan Islam. Memperhubungkan dengan catatan Tiongkok itu. Menurut cerita itu yang terjadi dalam abad kesatu Hijrah pula. Ada alasan untuk diyakinkan. berangkatlah satu expeditie dari beberapa orang saudagar Arab serta beberapa orang Muballigh Islam ikut dalam rombongan itu berlayar kenegeri Cina tinggal dinegeri Kanten dan singgah pula dipelabuhan Sumatera Utara (Aceh). raja "Tasyi" telah mengirim peninjau ke Holing yang dirajai oleh sorang perempuan bernama Sima. dalam rombongan itu.Mohammad Said membuat kesimpulan : (6) a. Professor Neinar mengatakan bahwa Ramni adalah Lamno yang letaknya di pantai barat ujung Sumatera. e.

Catatan Abu Ishak A l Makarany dan Di Meulek diatas. barulah dapat didirikan di Peureulak sebuak Kerajaan Islam dengan raja yang pertamanya bergelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. yang memerintah dalam tahun 225-249 H . Abu Ishak A l Makarany Pasy. Catatan selanjutnya dari Abu Ishak A l Makarany tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak. Perbedaan catatan bilangan tahun dan penulisan nama. Paulus yang menyatakan : "Toen kwamen de Arabieren. Menurut Abu Ishak A l Makarany selanjutnya. bahkan mungkin di Asia Tenggara. seperti yang nanti banyak saya kutip dalam buku ini. dan sebagainya. dan selanjutnya mereka menetap di Peureulak untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. pada beberapa tempat agak berbeda bilangan tahun dan nama raja dari pada catatan di Meulek tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak/Pase dalam risalahnya Kanun Meukuta Alam. the Arabs enter North Sumatra for the first time (Sekitar tahun 866-950. Juga ada sedikit berbeda pada beberapa tempat dengan catatan Teungku M . Yunus Jamil dalam risalahnya Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. misalnya dari angka dua Arab bisa berobah menjadi angka tiga Arab. Sungguhpun ada perbedaan-perbedaan bilangan tahun dan penulisan nama raja. setelah hampir 50 tahun mereka berjihad dalam bidang dakwah. (800 M) berlabuh di Bandar Peureulak sebuah kapal dagang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah bersama sejumlah pedagang-pedagang Muslim. J. bahwa dalam tahun 173 H . = 840-864 M . dalam kitabnya Idhharul Haq mencatat. mungkin sekali terjadi waktu penyalinan dari tangan ketangan. dari nama Adh Dhahir kadangkala berobah menjadi A z Zahir waktu penyalinannya kehuruf Laten. adalah di Peureulak/Aceh (Bahagian Utara Sumatera). yang memang hampir-hampir serupa. sehingga beratus tangan. en met 39 . Sunario yang menulis: 866-950.(Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 250). namun sudah dapat dipastikan bahwa Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara ini. untuk pertama kali orang-orang Arab (Muslim) memasuki bagian utara pulau Sumatera). hampir berdekatan dengan catatan Prof. Dr. Catatan tersebut juga hampir berdekatan dengan catatan Mr.

40 . dimana melalui Malabar mereka membawa dan menyiarkan Islam kepesisir Timurlaut Aceh (Peureulak. Encyclopedie vam Nederlandsche Indie. maka sekitar tahun 846 dan 950 kita dapati Sumatera Utara (Aceh) berturut-turut digelar Rami. e. Alrami. A l Ramni. Sunario : A Chronology of Indonesian History halaman 22. J. d. b. Dr. Lamari of Lameri. (7) (7) a." (Ketika orang-orang Arab. Lamari atau Lameri). Karena orang-orang Arab itu.-penj). A l Ramni. voor welks propaganda Aceh's Noordoostkust in later eeuwen weer als tusschenstation zou dienen. Piekaar : Encyclopaedie Islam (terjemahan bahasa Arab) jilid I dibawah huruf alif. Deel I huruf A (A ceh) halaman 73. yang kemudian beberapa abad mendatang ia menjadi setasiun perantara (penyiaran Islam dikepulauan Nusantara). Door Arabieren vinden we Noord-Sumatra tusschen 846 en 950 achtereenvolgens betiteld als Rami. Di Meulek: Qanun Meukuta A lam. Abu Ishak Al Makarany Pasy: Idhharul Haq. c.hen via Malabar. A. Alrami. halaman 70-71.

41 .Fotokopi silsilah raja-raja Peureulak/Samudra Pase. Diangkat dari salah satu lembar kitab Idhharul Haq.

. Maka pada h i d j r a h K a h i . TIGA RATOS SKMTTJW tahun.a w a l waktu fihnha. . A d a l a h i a l a o a dalam Tahta jawT3g51S fa m i " l u h l i m a t a h u n . t u d j u h bolan. BÜA RATOS LAPAH PüLOH LIMA t a h u n . saijid Hauiana ABDPL'AZIZ SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . —' ^l^^. TIGA RATOS EMPAT PÏÏLÜH SEMILAB tahun d pada tahun A l iafh. .anaa h a r i d j n a . TICA RATOS BBA t a h i a v n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ' A L I MOGBATAH SJAH d h i l l u l -ï-ï^t K e r a i j a a n TÏCA TAHUf EKAM BULAH wallü^ïïEuh^ ™ * * J b u l a n " S ' j a w d . . pada l a p a n h a r i b S a n ' R a d Jab n a l k l a h r a i j a ~ « m l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d ftulana ABBAS SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . maka m a t i l a h a a pada h a r i D e l a s a pada s e h a r T b u l a n S a f a r pada waktu Dhuhur d j u a . ^ a r h u - Fotokopi salinan kehuruf latin silsilah raja-raja Peureulak/P Samudra 42 . « a h 1 d h i l l u l l a h f i l ' a l a a .Intaha k a l a a . . .Intaha k a l a a . p a da h a r i S a b t u . Baka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n M«»hm.pada vakta S h n h ï r T Maka pada h i d j r a h Habi. .saw. . rlai m a hB r i t h auB a n Muharam. aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n ABDOL-QADIR SJAH BJauhan B a r d a u l a t d h i l l u l l a h f i l ' a l a a pada h a r i K e a i s tudjuh belaa"Sari 'bulan K a W u l a c h i r dan a d a l a h l a o a dalam Tahta Keradjaan EMPAT tAHOXJUA LAPAH bul a n .TICA RATDS LIMA t a h u n . . MH-RATUS KKPAT POHJH SEHBIUH tahun aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ABOTR-RÏHFM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . Maka pada h i d j r a h Babl. DPA RATOS HOI M j m a Mfc— pada h a r i SELASA. dan a d a l a h laoa dalam ï a a t a Keradjaan PDA PTOOH EMPAT tahun. Ban laaa ia. .pada waktu Dhuhur. Maka n a t i l a h i a pada h a r t S e l a a a .1ia MABMtro xm. e n a a h a r i . h a r l Ahaddjua' iS.aaw. dan lama dalam Tahta Keradjaan DOA BELAS t a h u n T maka m a t i l a h i a pada h a r i Ahad d j u a .Salinan fcchnraf Latijn.pada h a r i B J u a ' a i waktu Dhua b l " " ' A l a i d d i n S«i..saw. TIGA RATUS DUA PPLDH TUDJUH tahun. Maka pada h i d j r a h Sabi. 1 ) 8 1 1 l a m i B 4 4 1 0 1 1 a t i l a h i a P d t u d u h h 8 r i .maka n a i k l a h r a d j a Marhua ' A l a i d d i n ABDÜL^MALIK SJAH d h i ï ï ö ï l a h f i l ' a l a a dan lama i a dalam Tahta K e r a d j a a n BOA PULUH TODJuf t a h u n .aaka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Harhum ' A l a i d d i n MUHAMMAD AHIM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a m dan lama i a d a l a a Tahta KeradjaarTSUA PUXUH TIGA t a h u n . s a w . S a w . Maka pada h i d j r a h Jtobi. Maka pada h i d j r a h H a b i . . dua h a r i b u l a n Xtthaxaa. M a k a m a t l l a h i a pada h a r i C J w a ' a t t u d j n h h a rt b u l a n Hadjab waktu Dhuhur. t i g a h a r i . dalam Tahta Keradjaan LIMA BELAS t a h u n . t u d j u h h a r i b u l a n t a b i ' u l .saw. Maka pada h i d j r a h Sabi.ri^ ^. aaka a a t i l a h i a pada h a r i Sabtu. Maka pada h i d j r a h S a b i . aaka i a pon a a t i l a h i a pada h a r t AHAD. S a w .Saw.

Dokumen silsilah Raja-raja Samudra/Pase. Diangkat dari Tazkirah Thabaqakatain catatan di meulek. 43 .

ke Lingga (jurusan selatan). ke Pase (jurusan barat). Karena itu kesimpulan-kesimpulan ini haruslah dianggap sementara. 3.Kesimpulan: Dari kutipan-kutipan diatas dan catatan-catatan sejarah lainnya. yaitu ke Pidie dan lainnya mengarah kebarat yaitu ke Jaya. yaitu sementara belum didapati penemuan-penemuan yang lebih baru. = 840 M . Daerah yang pertama-tama dimasuki Islam. dan seterusnya Lamuri kembali lagi kejurusan timur. Ilmu sejarah adalah termasuk-dalam katagori "ilmu sosial". kemudian dari Peureulak menjalar ke Tamieng (jurusan timur). yaitu Kerajaan Islam Peureulak (Aceh) dalam tahun 225 H . Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah. 4. 2. yaitu Peureulak (Aceh Timur). yang berdasarkan dokumen-dokumen muktamad. kita dapat mengambil kesimpulan bahwa : 1. Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara. dan dari Lingga ke Lamuri (Aceh Besar). 44 . yaitu kepesisir utara pulau Sumatera (Aceh).

sehingga pada hari Selasa tanggal 1 Muharram 225 H . Yunus Jamil. negeri Peureulak telah lama berdiri dan raja-rajanya berasal dari turunan raja-raja Siam (Syahir Nuwi). Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul A z i z Syah. ) diproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam Peureulak. ) . (840 M . M. (8) Tgk. M . turunan campuran. Zainuddin dengan Tgk. bahwa sebelum Islam datang. sedangkan dalam hal-hal lain mereka berpendapat sama. dengan membawa saudagar Islam. didalam Kerajaan Peureulak telah berdiri masyarakat Islam dengan anggota-anggotanya yang terdiri dari turunan asli. ) . Persia dan Gujarat. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 5-8. Dalam masa kurang dari setengah abad. Di Bandar Peureulak mereka menjumpai perdagangan telah maju. Zainuddin tahunnya 420 H . berlabuhlah dipelabuhannya sebuah kapal yang datang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. dan Ibukota Negara Bandar Peureulak dirobah menjadi "Bandar Khalifah". M. Kapal Nakhoda Khalifah ini tiba di Bandar Peureulak pada tahun 173 H . Menurut H . (9) Perbedaan tahun antara H . selain berniaga juga bertindak sebagai Muballigh.BERDIRINYA K E R A J A A N . Menurut catatan Tgk. bahwa silsilah Raja-raja Kerajaan Islam Peureulak.K E R A J A A N ISLAM K E R A J A A N ISLAM P E U R E U L A K Menurut catatan sejarah. (1028 M . 45 . Beberapa abad setelah berdiri Kerajaan Peureulak. yaitu peranakan Arab. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 2-4. Para saudagar Islam dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. (840-864 M . (800 M . dengan diangkat Sulthannya yang pertama Saiyid Maulana Abdul Aziz (turunan Qaraisy) dengan gelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. 225-249 H . M . sebagai kenang-kenangan bagi Nakhoda Khalifah. sehingga dengan usaha mereka Islamlah sebahagian besar penduduk Kerajaan Peureulak. (9) Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 94-95. ) . sebagai berikut: (10) 1. Junus Jamil sangat menyolok. (8). (10) Tgk.

Sulthan Makhudum Alaiddin Malik Mansur Syah Johan Berdaulat. (1059-1078 M.).). 565-592 H . 622-662 H . 3. (1158-1170 M. 365-402 H . 334-361 H . yaitu aliran Syi'ah. 14. 522-565 H . Sulthan ini dari golongan Syi'ah. (1012-1059 M. 306-310 H. (888-913 M.).). Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Ali Mughaiyat Syah. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulaziz Syah Johan Berdaulat. 4. (976-1012 M. 15.). 46 .). 13. 501-527 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulkadir Syah.). Sulthan Makhdum Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat. (1170-1196 M. 19. 527-522 H . (915-918 M. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdurrahim Syah. 365-377 H . 662-692 H (1263-1291 M. (1078-1108 M. 7. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. 302-305 H .). 285-300 H . 450-470 H .2. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Usman Syah Johan Berdaulat. (1125-1263 M. Aliran mazhab/politik yang mula-mula masuk kenegeri Peureulak. (1108-1134 M.). 8. Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdullah Syah Johan Berdaulat. 11. (946-973 M. Sulthan Muhammad Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat. 592-622 H .). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Abduljalil Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abbas Syah. 402-450 H . (918-922 M. (922-946 M. (1196-1225 M.).).). 10. 12. 16. (1134-1158 M.).). (976-988 M.). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ahmad Syah Johan Berdaulat. 470-501 H . 9. 310-344 H. 5. Sulthan tandingan dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah.). 18. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Mahmud Syah.). Johan Berdaulat. 17. 249-258 H . 6. (864-888M.

Ilmu pengetahuan telah berkembang. Sudah mengenai adanya partai-partai politik : Syi'ah dan Ahlussunnah. tentara Sriwijaya menyerang Peureulak. 47 . India. Dalam tahun 375 H .).). Adanya hubungan luar negeri (hubungan diplomatik). Pada akhir Pemerintahan Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat (334-361 H. antara Peureulak dengan Arab. keduanya perkawinan politik.Pada masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abas Syah (274-300 H. d. hatta timbul perang saudara antara kedua golongan yang menyebabkan Kerajaan Islam Peureulak tiada beraja selama 2 tahun. Malaka dll.). sehingga masing-masing golongan mengangkat Sulthannya sendiri. yang kemudian dapat dipukul mundur. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H.) mengawinkan puterinya Ratna Kemala dengan raja Malaka Sulthan Muhammad Syah yang bergelar peramesjwara Iskandar Syah. Adanya kemakmuran (ekonomi yang baik). sementara puterinya yang kedua Puteri Ganggang dikawinkan dengan raja Kerajaan Pase. Marah Silu atau Malikus Saleh. Parsia. c. Mengenai dengan Kerajaan Islam Peureulak. kita dapat berkesimpulan bahwa kerajaan tersebut telah berkebudayaan dan bertamaddun. ingat satu pusat ilmu pengetahuan "Dayah Cotkala" dibawah pimpinan Ulama Besar Teungku Muhammad Amin yang lebih terkenal dengan Teungku Cotkala. antara lain: a. Adanya angkatan perang yang teratur. e. yang sama-sama turut memperebutkan kekuasaan. masuklah aliran mazhab/politik Ahlussunnah Wal Jama'ah. (986 M. b. pecah perang lagi antara Syi'ah dengan Ahlussunnah.

(1213 M . (1233 M . dimana didapatinya Kerajaan Islam (11) Tgk. (1166 M . (11) Dalam tahun 433 H .). (10421078 M ) . seorang Muballigh dan ahli pikir. Seorang lagi ulama besar bernama (Syekh Ja'kub Blang Raya. wafat Syawal 623 H . dikebumikan di Geudung dan terkenal dengan nama " K u b u r Teungku di Iboh". dan sebagai kenang-kenangan oleh Ulama Besar tersebut diberi gelar Sulthan A l Kamil kepada Maharaja Nurdin atau Meurah N u r . ) . didaerah itu telah berdiri kerajaan-kerajaan kecil. salah seorang dari keluarga Sulthan Mahmud Peureulak. dan disebut juga Meurah G i r i . Salah seorang diantaranya telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Kerajaan. seperti negeri Jeumpa. (13) Ibid halaman 11. yaitu Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. telah datang ke Samudra Pase perutusan dari Syarif Mekkah. 433-470 H . Dalam masa Sulthan A l Kamil ini telah banyak datang tokoh-tokoh pemimpin/ ulama dari Malabar dan Sarkasih. (12) Ibid halaman 10. yang terkenal dengan nama " K u b u r Teungku Cot M a m p l a m " .K E R A J A A N ISLAM S A M U D R A / P A S E . (13) Pada waktu Pemerintahan Sulthan Malikussaleh. . Samudra. (1226-M. (1042 M . pada tahun 560 H .H 00E-*Y£) IÜSY2 usdA Sebelum berdiri Kerajaan Islam Samudra/Pase. 48 . Tanoh Data dll. ) . Seorang lagi Ulama yang diangkat menjadi Perdana Menteri oleh Sulthan Alkamil. ) datanglah seorang Ulama Besar dari Mekkah. terkenal dengan " K u b u r Teungku Jirat R a y a " . wafat bulan Zulqa'idah 610 H . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9. untuk mengembangkan Islam dan membangun Kerajaan Islam Samudra/Pase dimana beliau diangkat menjadi rajanya yang pertama. ) . (12) Untuk menyaksikan perkembangan Islam dalam Kerajaan Islam Pase/Samudra. Wafat Muharram 630 H . Syekh Abdullah Arif. datanglah kenegeri Tanoh Data (kira-kira sekitar Cotgirik sekarang) Meurah Khair. yaitu Quthbulma'aly Abdurrahman A l Pasy. M. dimakamkan di Blang Perija Geudung. yang diketuai oleh Syekh Ismail A l Zarfy. makamnya di Meunasah P l e Geudung. dengan gelar Maharaja Mahmud Syah. menjadi pembesar kerajaan.{. yang dipimpin oleh raja yang bergelar " M e u r a h " .

Lembaga Kementerian Luar Negeri yang menjadi menterinya Bawa Kaya Ali Hisamuddin A l Malabary. Karena tidak tahan peperangan gerilya yang dilakukan rakyat/tentera. Laut dan Darat yang kuat. Lembaga kabinet yang menjadi perdana menterinya Sri Kaya Said Khiatuddin. seorang yang kejam yang telah menyuruh bunuh lebih 40 orang ulama-ulama Ahlussunnah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 13. yang menjadi Mufti Besarnya (Syaikhul Islam) Said Ali bin Ali A l Makarany. Said: A ceh SepanjangA bad halaman 38 dan 44.). (15) Ibid halaman 14. Didapatinya juga yang berpengaruh dalam pemerintahan yaitu golongan Ahlussunnah dengan mashab Syafi'i.). Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 55. Puteri Madoong Periya. dimana dengan tipu daya yang licik utusan Raja Siam menculik Sulthan Zainul Abidin. Kerajaan Beunua (Tamieng) digabungkan pula dengan Kerajaan Samudra Pase. Lembaga Mahkamah Agung. (16) Ibidhalaman 15-16. dengan membawa sejumlah tawanan. berkembang-suburlah paham Thariqat Wujudiyah (mystic) yang bercabang dari gerakan Syi'ah. b. tawanan mana kemudian menjadi pembawa Islam pertama kepulau Jawa. Hal ini tersebab karena Ratu telah mengangkat seorang tokoh terkemuka dari gerakan Thariqat Wujudiyah menjadi Mangkubumi (Perdana Menteri). c. (16) Daiam Zaman Pemerintahan Ratu Nihrasiyah (801-831 H. dengan bekerja sama dengan kerajaan Siam.) Kerajaan Mojopahit menyerang Pase dibawah pimpinan panglima Patih Nala. Mangkubumi (14) M. akhirnya balatentara Majapahit terpaksa meninggalkan Pase. digabungkan Kerajaan Islam Peureulak dengan Kerajaan Islam Samudra/Pase. (14) Dalam masa pemerintahan Sulthan Muhammad Malikud Dhahir (688-725 H. Dan dalam masa pemerintahan Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. 49 . antara lain didapatinya: a. H.telah mempunyai lembaga-lembaga Negara yang teratur dengan Angkatan Perang. Tgk. (15) Dalam masa pemerintahan Sulthan Zainul Abidin Malikud Dhahir (750-796 H. Zainuddin : Tarich Aceh dan Nusantara halaman 216-218. M. dengan dalih karena mencegah dia memperisterikan anak-kandungnya sendiri.

). Adapun silsilah dari Raja-raja Samudra Pase. (18) Dari catatan-catatan sejarah. pemerintahan dijalankan oleh Maharaja Nagur Rabath Abdulkadir Syah selama empat tahun (sampai tahun 801 H. suami Ratu Nihrasiyah. Malikah Nihrasiyah Rawangsa Khadiyu. antara lain dapat dibuktikan dengan : 1. kemudian diapun terbunuh.). 6. 725-750 H . dan yang terakhir Sulthan Abdullah. 7.) Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. angkatan perang yang kuat dan hubungan luar negeri yang teratur. (1078-1133 M. (1133-1155 M. 9. 3. 8.). Menurut Muhammad Said. 4. 50 . 550-607 H . (1155-1210 M. (1042-1078 M. Maharaja Mansur Syah.). M.). (14001427 M). Junus Djamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. bahwa Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah mempunyai tamaddun dan kebudayaan yang tinggi. 750-796 H . 688-725 H . Telah mempunyai pemerintahan dan lembaga-lembaga negara yang teratur. (17) Tgk. HM. 5. mata uang sendiri. Maharaja Nurdin Sulthan A l Kamil. Setelah terbunuh Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. 433-470 H . (1289-1326 M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9-17. (19) M. lembaga-lembaga ilmu pengetahuan yang berkembang.). setelah Nihrasiyah masih ada beberapa orang raja lagi.75. Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 109-125. Maharaja Khiyasyuddin Syah. 527-550 H .).pemuka Thariqat Wujudiyah ini kemudian dibunuh oleh Malik Mustafa. 2. Sulthan Malikus Salih. (1261-1289 M. perekonomian dan keuangan yang setabil. 659-688 H .). (17) 1. (19) Tentang kemajuan dan teraturnya Kerajaan Islam Samudra 2. Sulthan Muhammad Malikud Dhahir. 470-527 H . (13501394 M. yaitu : Maharaja Mahmud Syah (Meurah Giri). 801-831 H . kita dapat mengambil kesimpulan. perdagangan yang maju. Af. Said: A ceh Sepanjang abad halaman 38. (18) M. meninggal tahun 1513 M . (1326-1350 M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 74-75.

51 . ulama-ulama yang salih dan jujur. keadilan menyeluruh. ibnu Bathuthah yang dua kali singgah di Samudra Pase dalam perjalanan pergi dan pulang dari negeri Cina. (1184 M . diangkatlah puteranya menjadi raja dengan gelar Raja Muda Seudia. tatacara dan susunan pemerintahan yang teratur. (1184-1213 M . angkatan perang yang kuat. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 18-23. (21) Tgk.Pase. Atas anjuran Teungku Ampoon Tuan. kemakmuran merata. Raja Muda. M. berani dan cinta kepada ulama. melukiskan dalam bukunya betapa tinggi sudah kebudayaan Islam dalam Kerajaan tersebut. (21) Setelah mangkat Panglima Eumpieng Beusoe. dan dari perkawinan ini kemudian lahir seorang puteri yang diberi nama Puteri Lindung Bulan.) dia beroleh seorang putera dan diberi nama Raja Muda. (1323-1353 M . Dari perkawinannya dengan puteri Raja Malat (678-723 H. dimana beliau menceriterakan tentang rajanya yang alim. kapal-kapal dagang yang melayari segala penjuru samudra dan sebagainya. yang memerintah dari tahun 753-800 H . Puteri Teungku Ampoon Tuan kemudian dipersuamikan dengan putera mahkota kerajaan. 580-599 H . dimana beliau kemudian dapat menjadikan Kerajaan Teumieng itu menjadi Kerajaan Islam. menterimenterinya yang arif budiman. ) berasal dari Peureulak. ) dengan raja pertamanya bergelar Meurah Gajah. bahwa Kerajaan Teumieng telah berdiri semenjak tahun 580 H . (20) K E R A J A A N ISLAM BEUNUA Menurut catatan sejarah. (1353-1398 M . bijaksana. Pada waktu pemerintahan Panglima Eumpieng telah datang ke Teumieng satu T i m Muballigh Islam dari Peureulak yang dipimpin oleh seorang ulama yang bernama Teungku Ampoon Tuan. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 127-184. HM. ) dan raja terakhir sebelum zaman Islam Makhdum Saat (Panglima Eumpieng Beusoe). ) . 723-753 H . maka Kerajaan Islam Beunua digabungkan dengan Kerajaan (20) Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-155 dan halaman 171-172. yang berparas rupawan. keprotokolan yang sempurna. beliau raja pertama dari Kerajaan Islam Teumieng yang kemudian namanya dirobah menjadi Kerajaan Islam Beunua.

Raja Muda Seudia bersama rakyatnya mengadakan perlawanan yang seru. parang rumah kerumah. Pada saat yang sangat kritis itu.) dibawah pimpinan Panglimanya Patih Nala. datanglah bantuan pasukan dan alat perlengkapan perang dari Kerajaan Islam Peureulak dan Pase. sehingga kota tersebut hancur seluruhnya. dua sekutu dalam federasi. sementara Ibukota Kerajaan Islam Beunua pun dipindahkan agak kepedalaman dengan membangun kota baru yang kemudian diberi nama " K O T A M A S M A N I " (Emas Murni) dan negerinya bernama "NEGERI B E U N U A " sementara kota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee tetap menjadi pelabuhan dagang yang ramai. (1398 M. Prabu Rajasanagara Hajam Wuruk. 52 . maka Panglima Patih Nala melakukan agressinya terhadap Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). berlangsung sangat seru. Setelah Raja Muda Seudia wafat tahun 800 H . politik. yaitu : Negeri Indra. Dalam pada itu peperangan di Ibukota Negara. Angkatan Perang Mojopahit yang telah menduduki Pulau Kampey pada tahun 779 H . Dengan alasan penolakan ini. Negeri Karang dan Kuala Peunaga. sehingga angkatan perang Mojopahit menderita kerugian besar dikota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee. ekonomi. sehingga akhirnya tentara Mojopahit mengalami kekalahan disegala medan perang dan terpaksalah mengurungkan niatnya hendak menjajah Kerajaan Islam Beunua. permintaan mana ditolak mentah-mentah. mengirim utusan kepada Raja Muda Seudia meminta agar Raja menyerahkan puterinya "Puteri Lindung Bulan" sebagai persembahan kepada Raja Mojopahit. (1377 M. dapatlah kita membuat kesimpulan bahwa Islam telah dapat membangun kebudayaannya yang tinggi dalam Kerajaan Islam Beunua disegala bidang : sosial. ilmu pengetahuan dan seni-budaya. yang pada hakikatnya didorong oleh nafsu penjajahan. Dari kutipan sejarah ringkas ini. Agressi Mojopahit.). Kerajaan Islam Beunua (Teumieng) menjadi kacau dan pecah menjadi tiga buah kerajaan kecil. Kota Masmani.Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase dalam satu federasi.

Adi Genali berputera tiga orang.KERAJAAN ISLAM LINGGA Setelah terjadi penyerangan Sriwidjaja terhadap Kerajaan Islam Peureulak dalam tahun 375 H . pada zaman pemerintahan Sulthan Mahmud II Alaiddin Johan Syah di Kerajaan Darussalam (811-870 H. Menjelang pertengahan abad kedelapan H . yang mengungsi ke Aru (Karo) dan menetap dilembah sebuah gunung. Menurut catatan Tgk. menjadi Raja turun temurun sampai-sampai terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. banyaklah ulama-ulama.). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 28-29. M . Muerah Johan. bahwa pembina pertama Kerajaan Islam Lingga yaitu ADDI GENALI yang bergelar Meurah Lingga putera dari Meurah Tanjoong Krueng Jamboo Ayee. yang ikut dalam rombongan Syekh Abdullah Kan'an (Syiah Hudan) dari Peureulak ke Indra Purba (Aceh Besar sekarang) untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. Yunus Jamil. pemimpin-pemimpin. M. (986 M. Beliau gagal dalam meng-Islam-kan Karo. kerajaan Hindu/Budha didaerah Syahir Poli (Pidier) terlebur menjadi Kerajaan Islam Pidier.). yang kemudian gunung tersebut bernama Gunung Sibayak. dan untuk (22) Tgk.) barulah Islam meluas dalam daerah Syahir Poli dan seluruh jejak Hindu/Budha dikikis habis. yaitu : Sibajak Lingga. 2. antara lain kenegeri Lingga (Aceh Tengah sekarang). (22) 1. Menurut catatan Sdr. 3.) mengalahkan balatentara Syahir Poli dalam suatu peperangan yang dahsyat. saudara Sulthan Peureulak Makhdum Johan Berdaulat Syahir Nuwi. Yunus Jamil. anak-anak raja Peureulak yang mengungsi keberbagai negeri lain. 53 . (XIV M. M . dimana mereka kemudian dapat mendirikan Masyarakat dan Kerajaan Islam. Meurah Lingga II tetap tinggal dinegeri Lingga. K E R A J A A N ISLAM PIDIER. setelah angkatan perang Kerajaan Darussalam dibawah pimpinan Sulthan Mansur Syah I (755-811 H.

Af. Af. M . (23) Adapun Maharadja Pidie Laksamana Raja yang memerintah Kerajaan Islam Pidie turun temurun.). 4. (23) Tgk. yaitu : 1. K E R A J A A N ISLAM JAYA Menurut Tgk. 6. 2. Maharaja Malik Ma'ruf Syah (Syahir Dauli). Maharaja Husain Syah. Maharaja Sulaiman Nur. Pada satu waktu beberapa masa kemudian.memimpin Kerajaan Islam yang baru itu (Kerajaan Islam Pidier). yaitu "Meureuhoom Onga". yang kemudian daerah tersebut dinamakan Indra Jaya. yang berhasil meng-Islamkan Maharaja dan rakyat Indra Jaya. 5. putera Firman Syah. 3. lanjutan dari Kerajaannya. sehingga datanglah kesana Raja Inajat Syah dan puteranya Ri'ayal Syah dari Kerajaan Darussalam. Puteri Sulthan Husain Syah. bahwa Kerajaan Islam Jaya didirikan oleh para pengusi dari Kerajaan Indra Jaya yang berpusat di Bandar Panton Bie (Seudu). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 30-31 54 . Yunus Jamil. Diantara raja-raja yang terkenal dari turunan Meurah Pupook. Kerajaan Islam Jaya menjadi mundur dan kacau. dan akhirnya Meurah Pupook sendiri diangkat menjadi raja dan negeri itu dinamakan "Kerajaan Islam Jaya". Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 24-27 (24) Tgk. (24) Maharadja Indra Jaya yang turut mengungsi memilih tempat pengungsiannya pada satu tanah datar yang subur dibalik Gunung Gerutee. Menjadi Sulthan kerajaan Aceh Darussalam pada tahun 997-1011H. Sulthan Mahmud II mengangkat puteranya Raja Husain Syah menjadi "Raja Muda" dengan pangkat dan gelar "Maharaja Pidie Laksamana Raja". dimana mereka menghindarkan diri dari angkatan laut Cina yang menyerang negeri mereka. Maharaja Ahmad Syah (Syahir Dauli). datang ke Indra Jaya serombongan muballigh Islam dibawah pimpinan Meurah Pupook (Teungku Sagoop). Baginda adalah nenekanda Sulthan Iskandarmuda (ayahanda dari bundanya). Maharaja Sidil Mukammil. Setelah mangkat Meureuhoom Onga. (1589-1604 M. Maharaja Syamsu Syah.

) berpulang kerahmatullah Sulthan Salathin Ri'ayat Syah yang kemudian terkenal dengan nama "Meureuhoom Jaya".). (25) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 25-37. 1497-1511 M.). Puteri Hur namanya. tibalah ke Lamuri pasukan yang dikirim oleh Kerajaan Islam Peureulak sebanyak 300 orang dibawah pimpinan seorang ulama/pahlawan Syekh Abdullah Kan'an yang bergelar "Syiah Hudan" (turunan Arab dari Kan'an). yang pada masa itu sedang diperintah oleh Maharadja Indra Sakti. terjadilah suatu insiden berdarah dengan Kerajaan Islam Jaya yang telah dipengaruhi Portugis. 55 . yang dirajakan dinegeri Lingga. 7 Rajab (12 Nopember 1508 M. telah mengalami berkali-kali serbuan dari luar. yaitu dari Dayah Cot Kala Bayeuen. (1480-1490 M. (1059-1069 M. Pada masa Kerajaan Darussalam diperintah Syamsu Syah. dan akhirnya berdamai kembali setelah Sulthan Syamsu Syah yang bernama Raja Muda Ali Mugayat Syah memperisterikan puteri Raja Jaya.Putera Mahkota Ri'ayat Syah diangkatlah menjadi Raja Kerajaan Islam Jaya dengan gelar Sulthan Salathin Ri'ayat Syah. Pada tahun 913 H . Portugis dll. (26) Dalam keadaan sedang berkecamuknya peperangan antara dua pasukan itu. sedang ayahnya Inayat Syah tetap memerintah Kerajaan Darussalam. KERAJAAN ISLAM DARUSSALAM Kerajaan Indra Purba (Aceh Besar sekarang) adalah satu kerajaan yang telah berdiri sekitar 2000 tahun sebelum Nabi Isa. yang selama ribuan tahun itu telah berkali-kali mengalami pasang-surut dalam perjalanan sejarahnya.). 885-895 H . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 32-35. putera dari Adi Genali atau Teungku Kawee Teupat. tentera Cina yang telah menduduki Kerajaan Indra Jaya (daerah Leupung sekarang) menyerang Kerajaan Indra Purba (Ibu kotanya Lamuri). Gola. Sriwijaya. 902-916 H . umpamanya dari Cina. Diantara mereka terdapat seorang pemuda yang gagah-rupawan bernama Meurah Johan. (25) Sekitar tahun-tahun 450-460 H . (26) M. mereka datang dari pusat kegiatan ilmu dan meliter.

Menurut catatan M . Untuk membalas jasa. (27) Dua puluh lima tahun kemudian. Meurah Johan mengawini Nian Nio yang kemudian namanya terkenal dengan sebutan Putroe Neng. dan akhirnya dengan persetujuan isterinya Puteri Indra Keüsuma dan Syekh Abdullah Kan'an. bahwa tentera Cina yang menyerang Lamuri dipimpin oleh panglima puteri yang bernama Nian Nio Lian Khl dimana setelah dikalahkan oleh pahlawan Meurah Johan. dan Syekh Abdullah Kan'an sebagai pembawa Islam (sekurang-kurangnya pembawa lanjutan) ke Lamuri terkenal dengan nama Teungku Chik Lampeuneu'eun. (27) Ibid halaman 35-37. dan diangkatlah menantunya Meurah Johan menjadi raja Indra Purba dengan gelar Sulthan Alaiddin Johan Syah. Disamping membangun Ibukota Negara yang baru Banda Darussalam. mengawinkan puterinya yang bernama Puteri Biieng Indra Keusuma dengan Meurah Johan. Kemudian pasukan Islam ini dibawah pimpinan panglima muda Meurah Johan bersama-sama dengan pasukan Kerajaan Indra Purba menghadapi pasukan Cina Budha. yang selanjutnya menggilai Meurah Johan. Masuknya Putroe Neng kedalam Islam menyebabkan pasukan Cina yang bersamanya juga masuk Islam.). Proklamasi Kerajaan Darussalam oleh Ummat Islam Indra Purba dengan Ibukota negara yang baru B A N D A D A R U S S A L A M berlangsung pada hari Jum'at bulan Ramadhan 601 H . 56 . juga Sulthan Alaiddin Johan Syah mendirikan sebuah tempat peristirahatan (kota Istirahat) didaerah pegunungan. dimana akhirnya mereka kal ah dan Lamuri menang yang membawa akibat Maharaja Indra Sakti dan seluruh rakyat Kerajaan Indra Purba masuk agama Islam. dimana Kerajaan Indra Purba dijadikan kerajaan Islam dengan nama Kerajaan Darussalam dan Ibukota Negara dibuat yang baru ditepi sungai Kuala Naga (Krueng Aceh sekarang) dan dinamai Bandar Darussalam. puteri pahlawan Cina itupun masuk Islam. dibagian atas kampung Mamprai. Maharaja Indra Sakti yang telah masuk Islam. Yunus Jamil.Mereka mendapat izin untuk menetap dalam Kerajaan Indra Purba dengan mengambil tempat di Mamprai (dekat Sibreh) dan membuka kebun lada. (1205 M. Maharaja Indra Sakti meninggal dunia. pada suatu dataran tinggi yang bernama "Glee Weueng".

baginda pula yang membangun Dalam (keraton) DARUD-DUNIA dan mesjid B A I T U R . Mangkat hari Selasa tanggal 4 Sya'ban 665 H . (28) V. Dimakamkan di Glee Weueng. Sulthan Alaiddin Johan Mahmud Syah I. 9.). demikian pula kedua puteranya Sulthan Ahmad Syah dan Sulthan Mahmud Syah.). 3. Af Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37-38. Baginda mangkat pada hari Rabu tanggal 1 Rajab 855 H . dan dimakamkan di Glee Weueng. 755-811 H . 57 . Baginda mangkat hari Jum'at tanggal 12 Rabi'ul Awal 708 H . (1267-1309 M. 6. 7.). (1354-1408 M. (28) Af Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 81-82. Bagindalah yang meng-Islam-kan daerah-daerah Indrapuri dan Indrapatra. Baginda mangkat 10 Rajab 902 H . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II. 601-631 H . 631-665 H .). (1309-1354 M.). 665-708 H .). (1205-1234 M. sehingga terjadi perang saudara.). (1480-1490 M.).Ditempat peristirahatan itulah Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri dimakamkan setelah beliau wafat. Sulthan Alaiddin InayatSyah. Pengangkatan ditentang Maharaja Pidie Syamsu Syah. 708-755 H .). Silsilah Raja-raja Kerajaan Darussalam. (1234-1267 M. Sulthan Alaiddin Ahmad Syah. sedang Ibukota Negara dirobah menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . (1490-1497 M.R A H M A N di B A N D A D A R U S S A L A M dalam tahun 691 H . Sulthan Alaiddin Firman Syah. 2. mangkat hari Kemis 1 Rajab 631 H . 8. Tgk. Bagindalah yang merebut kembali Kerajaan Indrajaya (dirobah oleh tentera pendudukan Cina menjadi Panton Bie/Kantoli) dari tentera pendudukan Cina.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah I. 5. 883-895 H . Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah. dimakamkan di Glee Weueng. Pada masa bagindalah beberapa kerajaan kecil (dalam daerah Aceh Besar sekarang) dan Pidier bersatu dengan Kerajaan Darussalam dalam sebuah federasi yang diberi nama Kerajaan Islam Aceh. dimakamkan di Kandang Bilui. Sulthan Alaiddin Johan Syah. (1292 M. 811-870 H . (1465-1480 M. 4. Sulthan Alaiddin Husain Syah. Makam baginda di Kandang Bilui. 895-902 H . 870-885 H . (1408-1465 M.

58 . Baginda membangun istana baru dilengkapi dengan sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid BAITUR R A H I M disamping Baitur Rahman yang telah ada diseberang sungai sana. Sulthan Alaiddin Syamsu Syah bin raja Munawar Syah.) diangkatlah puteranya A l i Mughaiyat Syah menjadi Sulthan. yaitu Portugis.).10. LAHIRNYA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM ARUS P E N J A J A H A N B A R A T K E TIMUR Menjelang akhir abad ke X V arus penjajahan barat ketimur sangat derasnya. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. Pidier dan Jaya. nama Baitur Rahim dipakai menjadi nama Mesjid dalam Ke raton Darud-Dunia. sementara puteranya A l i Mughaiyat Syah yang telah diangkat menjadi Amirul-Harb (Panglima Angkatan Perang) mendiami Keraton Darud Dunia. dimana setelah mereka dapat (29) M. maka Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan pada tanggal 12 Zulka'idah 916 H . (1511 M. yang meliputi seluruh Kerajaan kecil-kecil. Pada tanggal 14 Muharram 937 H . (9 September 1530 M. (1497-1511 M. terutama penjajahan barat Kristen terhadap timur Islam. dan pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. Sulthan Syamsu Syah sendiri mendiami Keraton K U T A A L A M . telah mendorong orang-orang Eropah berlomba-lomba ke Dunia Timur. (29) Diantara bangsa Eropah Kristen yang pada waktu itu sangat haus tanah jajahan. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 90-91. Untuk dapat menghadapi tentara penjajahan Portugis yang telah mulai menduduki daerah-daerah Kerajaan Samudra Pase. terutama sekali setelah Columbus menemui Amerika dan Vasco de Gama menjejak kakinya di India. 916-936 H .) Sulthan Alaiddin Syamsu Syah wafat dan dimakamkan dalam Kandang Pangoe. 11. mesjid yang dibangun oleh baginda sendiri. (1511-1530 M. 902-916 H . Nafsu untuk mendapat rezki yang banyak dengan cara yang haram. Baginda adalah Sulthan dari Kerajaan Islam Aceh yang terakhir.). sejak dari Aru sampai ke Jaya.

pada waktu dia meminta agar ayahnya yang telah tua Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan dan menyerahkan pimpinan negara kepadanya. selama kerajaan-kerajaan yang kecil-kecil itu masih tetap berdiri sendiri. (31) H. Pidie. (1511 M. sejak dari Daya sampai ke Pulau Kampai (Aru). kalau tidak boleh dikatakan mustahil. Untuk mencapai nafsu serakahnya itu.merampok Goa di India. Setelah pada hari tanggal 12 Zulka'dah 916 H . tidak menggabungkan diri dalam satu kerajaan yang besar. Pidier dan Jaya. (31) Keadaan dan peristiwa-peristiwa itulah yang dilihat dengan mata akalndya oleh Panglima Angkatan Perang Kerajaan Islam Aceh Ali Mughaiyat Syah. sehingga ada pihakpihak yang meminta bantuan kepada mereka. Portugis telah dapat memaksakan nafsu penjajahannya kepada Raja-raja Aru (Pulau Kampai). yang kuat (30) M. Pase. Teumieng. Dalam wilayah kerajaan-kerajaan tersebut mereka mendirikan kantor dagang dan menempatkan pasukan. Pase. yaitu mengirim kakitangan-kakitangannya ke daerah-daerah pesisir Utara Sumatera untuk menimbulkan kekacauan dan perpecahan dalam negeri. (30) Tahap kedua mereka langsung melakukan penyerangan dan seterusnya mendudukinya. Aceh dan Jaya. maka beliau terus menetapkan suatu tekad untuk mengusir Portugis dari seluruh daratan pantai Sumatera Utara.) Ali Mughaiyat dilantik menjadi Sulthan Kerajaan Islam Aceh dengan gelar Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. Portugis mengatur rencana tahap demi tahap.M. kalau mungkin menimbulkan perang saudara seperti yang terjadi di Samudra/Pase. hal mana menjadi alasan bagi mereka untuk melakukan intervensi. Ali Mughaiyat berpendapat untuk melaksanakan tekadnya itu akan sukar sekali. 59 . mata penjajahannya diincerkan ke Malaka dan Kerajaan-kerajaan Islam yang telah berdiri dipantai Utara Sumatera: Aru. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 92-93. dan tahap berikutnya memaksa raja yang telah menyerah untuk menandatangani kontrak pemberian monopoli dagang kepada mereka. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 267-269. Menjelang akhir abad ke X V dan awal abad ke X V I . Langkah yang diambilnya. dari Malaka yang telah dirampoknya.

kekuatan Portugis di Jaya dihancur lumatkan. sehingga terpaksa baginda menempuh jalan kekerasan. peringatan Ali yang bertujuan baik itu bukan saja tidak diindahkan.dan bersatu. tetapi namun demikian niat menyerangnya tidak dapat dielakkan lagi. maka secepat dia diangkat menjadi Sulthan. Setelah selesai pengusiran Portugis dari seluruh daratan Aceh. maka Laksamana Raja Ibrahim gugur syahid pada tanggal 21 Muharam 930 H . Dikirimnya peringatan tegas kepada raja-raja Jaya. Dalam suatu pertempuran antara armada Aceh dengan armada Portugis di Teluk Aru. dimana sebahagian besar serdaduserdadunya terpaksa berkubur konjol di teluk Samudra Pase. (30 November 1542 M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 94-98. (33) Penyerangan dimulai dan dalam waktu yang relatif singkat. Pidier. Dari Pidier Portugis bersama dengan Raja Jaya dan Raja Pidier melarikan diri ke Pase. Untuk merealisir proklamsinya itu. di Pase juga angkatan perang Portugis mengalami kehancuran yang sefatal-fatalnya. 60 . dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. Pase dan Aru agar mereka mengusir Portugis dari negerinya masing-masing dan kemudian bersatu menjadi satu kerajaan yang besar. Waktu niatnya hendak menyerang Jaya disampaikan kepada ayahnya Syamsu Syah yang telah tua. dengan membawa kemenangan yang gemilang. dilarangnya berbuat demikian. Tetapi. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. bahkan mereka tambah memberi hati kepada Portugis. (32) Af. dimana dikejar terus oleh Ali Mughaiyat sampai ke Pidier dan disanapun tentera Portugis di remuk-redamkan dengan mengalami kerugian yang amat besar. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah pun kembali ke Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam.). yang dikejar oleh Mughaiyat. dan mengangkat adiknya Laksamana Raja Ibrahim menjadi Raja Muda untuk Wilayah Timur kerajaan (Pase dan Aru). secepat itu pula diproklamirkan berdirinya " K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M " yang daerah wilayahnya meliputi Aru sampai ke Pancu dipantai utara dan Jaya sampai ke Barus dipantai Barat. sehingga Raja Jaya bersama dengan majikannya tentera pendudukan Portugis lari ke Pidier. karena kuku penjajahan Portugis semakin kuat menancap di Jaya. (33) Af. A l i Mughaiyat mengambil langkah yang cepat dan tegas. mempunyai angkatan darat dan laut yang berdisiplin (32) Untuk maksud itulah.

Malik Abdul Qahhar menjadi Amirul Harb (Panglima Perang) untuk Kawasan Timur merangkap Raja Muda di Aru. Setelah selesai membersihkan negara dari anasir penjajahan yang datang dari luar dan pengacau dari dalam. Setelah Syahid Laksamana Malik Uzair. Simon de Souza mati dalam pertemouran tahun 934 H . sementara zaman-zaman setelah itu.). dan setelah menciptakan bendera kerajaan yang bernama "Alam Zulfiqar" (bendera cap pedang) yang berwarna merah darah dengan pedang putih membelintang diatasnya. (1526 M.) dll. dan setelah meletakkan fondasi yang kuat bagi Kerajaan Aceh Darussalam.).) dalam suatu pertempuran yang lain. yang juga syahid pada bulan Jumadil Awal 931 H . telah sanggup membangun tamaddun dan kebudayaan yang tinggi dikawasan kepulauan Nusantara. maka setelah itu Sulthan A l i Mughaiyat Syah berpulang kerahmatullah pada hari Selasa tanggal 12 Zulhijah 936 H . ipar Sulthan Ali Mughaiyat sendiri). dan adakalanya mengalami masa-masa menurun menuju lembah kemunduran. adalah masa suram yang terus menurun. Masa-masa semenjak Sulthan Alaiddin Ali Mughayat Syah sampai kepada masa Ratu Tajul Alam Safiatuddin adalah "Zaman Gemilang" yang menanjak. (1528 M. Sulthan mengangkat putera bungsunya. Kerajaan Aceh Darussalam yang mengambil Islam menjadi dasar negaranya. Dalam perjalanan sejarahnya. Dalam pertempuran-pertempuran diberbagai medan dapat dicatat. semenjak pemerintahan Ratu Nurul Alam Naqiyatuddin sampai kepada Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 61 . terutama di Sumatera dan Malaya. Kerajaan Aceh Darussalam peranah mengalami zaman-zaman naik menanjak kemercu kebesaran.Laksamana Ibrahim digantikan oleh Laksamana Malik Uzair (putera Sulthan Salathin Meureuhoom Jaya. (927 H. bahwa armada Portugis benar-benar telah dihancur lumatkan dan sekian perwira tinggi yang mati konyol seperti Laksamana Jorge de Berito yang mati konyol dalam pertempuran bulan Mei 1521 M . A l Qahhar Iskandar Muda dan Safiatuddin adalah mutiara utama dalam mata rantai silsilah raja-raja Aceh. Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. (7 Agustus 1530 M.

Sulthan Jamalul Alam Barul Munir bin Syarif Hasyim. (usia 7 bulan) hanya 28 hari. Sulthan Mughal Seri Alam Periaman Syah.).) Sulthan Alaiddin Mansur Syah. (1675-1678 M. (1587-1589 M. 19. Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah. 979-987 H . yang terkenal dengan " A L Q A H H A R " . 916-936 H . 1045-1050 H . (34) Tgk.). 995-997 H . Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. 62 .). 10. Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. 1086-1088 H . (1539-1571 M. Sulthan Zainal Abidin. 18. (1579 M. Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalullil.). (1571-1579 M. Sulthan Salahuddin. Sulthanat Sri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (puteri Nagiatuddin). 2. Sulthan Alaiddin Riayat Syah II. 11131115 H .). 6.). 1016-1045 H . (1579-1580 M. 945-979 H . (1641-1675 M.). Sulthan Syamsul Alam Wandi Teubeueng.). 13. 15. (1511-1530 M. M. (1699-1702 M. 1139-1139 H . Sulthanat Sri Ratu Kamalat Syah (anak aagkat Safiatuddin). Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah III. 9.).). 16. 5. Sulthan Muda bin Husain Syah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 41-53. Sulthanat Sri Ratu Nurul Alam Naqiatuddin. (1607-1636 M. (1703-1726 M. 3. (anak angkat Safiatuddin). (1678-1688 M. (1581-1587 M. Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani. 987 H . Sulthan Meugat Bujung. 11. (1688-1699 M. hanya 20 hari. (1636-1641 M. 12.). 11151139 H . (1530-1539 M.). 987-988 H .). 8. 22. 7. Sulthanat Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat. Sulthan Jauharul Alam Imaduddin. 1088-1098 H .989-995 H . Sulthan Muda Ali Riayat Syah V.). 1050-1086 H . 21.1011-1015 H .). 997-1011 H . (1702-1703 M.).) Sulthan Perkasa Alam Syarif Lamtui bin Syarif Ibrahim.SILSILAH RAJA-RAJA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM: (34) 1. 1110-1113 H .). (1604-1607 M.). 1098-1109 H . 939-945 H . 4. 20. 14. (1726 M. (1589-1604 M. 17.

1174-1195 H. Sulthan Alaiddin Johan Syah. Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah. 24.). (1836-1870 M.). (1735-1760 M. 1238-1251 H . Sulthan Alaidin Maharaja Lila Ahmad Syah. dan tidak pernah menyerahkan "Kedaulatan" negaranya 63 . (18231836 M. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Sulthan Husain Alaiddin JauharulAlam Syah.). 1209-1238 H . 29. 1139-1147 H . 1251-1286 H . 31.).). 1290H. 26.). (17811795 M.(1760-1781 M. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah.23. setelah berperang 29 tahun. (1874-1903 M. Sulthan Aceh yang terakhir.) 30. 1147-1174 H . (1727-1735 M.) 25. baginda ditawan oleh Belanda. 1195-1209 H . 1286-1290 H . 28. Sulthan Alaiddin Muhammad Dud Syah.). 27. (1795-1823 M. (1870-1874 M.

Alam Cap Peudeueng {Bendera Aceh) warna dasarnya merahdarah. Iskandar Sani duk geunatrtoS iakoë putroë Tadjui mulia kota Melaka teuma geu engkhoë Peutugeèh diwoë keudéh u Gua. INDONESIA Di Atjeh ada bendera pedang tjap semoilan ditan&ran radja dari Atjeh siunpai ke Pahang tiada jang tentang Iskandar Muda Bangsa Partugis angkatan .megah nabis dipiiidah di Atjeh raja ke ilelaka mereka bertedun dikedjar terus sajEnpai kesana Iskandar Sani jang menggaiK: suan-. sedangkan pedang dan bulan bintang berwarna putih.Di Atjah na Alam peudeuëng tjap sikureuëng lam djaroë radja phon di Atjeh troih u Pahang tan soë teuntang Iskandar Muda Bangsa Peutugéh ab6h geupinah di u Melaka keudèh keunan pih troih angkatan raeugsh Atjah raja di ploh geupltjrok teuma.i puteri Tudjui muüa Ki-ta Melaka dlgempuri Partugis lan boïik ke Goa. {Dari buku: TarikhAceh dan Nusantara) 64 .

.

.

A N KEDUA JDAYAAN ISLAM T A S A N SEJARAH A C E H .

.

Pedang Keadilan. Kerajaan Islam Beuna. RUKUN NEGARA Seperti yang telah dijelaskan diatas.KETATANEGARAAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DASAR NEGARA Untuk menguraikan masalah ketatanegaraan Kerajaan Aceh Darussalam. Kerajaan Islam Lingga. bahwa semua kerajaan-kerajaan yang tersebut diatasa adalah mengambil Islam sebagai "Dasar Negara". Apa yang akan diuraikan dalam pasal-pasal berikut adalah kesimpulan yang dikutip dari berbagai buku dan naskah-naskah lama tulisan Arab. sehingga karena demikian segala hukum yang berlaku didalamnya tidak boleh bertentangan dengan Hukum Islam. 67 . konon pula lagi dengan Kerajaan Islam Peureulak. yang menguraikan cara sambilan ataupun tersisip disana-sini dalam celah sejarah atau silsilah raja-raja. Karena itu. Kerajaan Islam Daya dan Kerajaan Islam Lamuri (Kerajaan Darussalam). yaitu empat perkara : (35) a. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan "Rukun Kerajaan" sesuai dengan ajaran Islam. bahwa Kerajaan Aceh Darussalam mengambil Islam menjadi "Dasar Negara". saya akan berusaha menganalisa sedapat-dapat mungkin berdasarkan fakta-fakta dan data-data yang ada. Kalau dengan Kerajaan Aceh Darussalam sudah demikian sulitnya. Kerajaan Islam Pase. oleh karena hampir tidak ada buku-buku yang agak khusus mengupas masalah tersebut. maka tidak ada kerajaan. Sungguhpun demikian. Kerajaan Islam Pidie. yang Insya Allah jangan sampai meieset'dari kebenaran. (35) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. Jika tidak ada pedang. dan kalaupun ada adalah sepintas lam saja. yang kemudian membuat kesimpulan-kesimpulan. kita harus mengalami banyak sekali kesulitan. Hanya yang sudah kita pastikan.

c. Ilmu yang bisa menulis. yaitu : (38) (36) Di Meulek: Qanun Meukuta alam halaman 73-74. para pejabat sipil (Hulubalang) dan pejabat-pejabat lainnya diwajibkan tunduk "kebawah qanun". d.Qalam. maka dalam Kerajaan Aceh Darussalam diperlukan empat pula. (37) Ibid halaman 40-41. seperti yang tercantum dalam Qanun Meukuta Alam : (36) "Bahwa Aceh Darussalam adalah Negeri Hukum yang muthlak sah. b. Ilmu yang bisa memegang pedang. b. para Menteri. maka tidak bisa berdiri kerajaan. Ilmu yang bisa mengetahui mengatur dan menyusun negeri. tidak bisa mengatur kerajaan. lagi besar matanya lagi panjang sampai ketimur dan kebarat". yaitu segalanya tidak boleh bert en tangan dengan hukum Islam. akan tetapi rakyat seperti pedang sembilan mata yang amat tajam. Ilmu bahasa. yaitu: a. yaitu undang-undang hukum negeri Aceh. dan rakyat bukan patung yang terdiri ditengah pedang. Qadli Malikul Adil. d. bahwa Sulthan. Ilmu. Sebagai Negara Hukum. Jika tidak ada "kitab undang-undang". para Panglima Angkatan Perang. Jika tidak mengetahui ilmu dunia-achirat. NEGARA H U K U M Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan sebagai satu Negara Hukum. para menteri dan pejabat lainnya diwajibkan tunduk kepada hukum yang berlaku. juga dalam Qanun Meukuta Alam disebut dengan jelas. Mengenai dengan sumber hukum. (37) DASAR D A N SUMBER H U K U M Segala hukum yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam didasarkan kepada ajaran Islam. maka semua pejabat dalam kerajaan sejak Sulthan. 68 . Kalaam. Untuk dapat melaksanakan keempat rukun tersebut. (38) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30-31. c. Demikianlah dalam Qanun Meukuta Alam ditetapkan. tidak ada kerajaan. Jika tidak ada bahasa.

Reusam Aridli. juga diatur dalam Qanun Meukuta Alam. Adapun hukum yang bersumber kepada empat sumber diatas. Qanun. kemasyarakatan dan ketenteraan. Yang dimaksud dengan "reusam" yaitu perundangundangan yang mengatur masalah kemasyarakatan. Qias.1. 2. Hukum Aridli. A l Hadis. Reusam Dlaruri. Reusam 4. masing-masing ada empat tingkat. Adat Syari'i. Idjma'Ulama Ahlussunnah Wal Dajama'ah. Hukum Dlaruri. Ijma' Ulama dan Qias. kenegaraan. A l Quran. 2. ada empat macam. Yang dimaksud dengan "adat" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah kenegaraan. 4. Adat Aridli. hukum dasar atau undang-undang pokok yang mengatur masalah-masalah keagamaan. kemasyarakatan dan ketenteraan. adat. Adat 3. yaitu: (39) 1. kenegaraan. kemasyarakatan. reusam atau qanun. yaitu undang-undang dlarurat yang langsung dibuat/dijalankan oleh Sulthan sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Qanun Syari'i. hal mana. yaitu: 1. Hadis. Reusam Syari'i. Baik hukum. 69 . (39) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 34-35. Qanun Aridll. ketenteraan. 3. Adat Dlaruri. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh Pemerintah (Sulthan atau Menteri-menteri) untuk mengatur masalah keagamaan. dan sumbernya Quran. Yang dimaksud dengan "qanun" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah ketenteraan/pertahanan. yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Hukum Syari'i. Yang dimaksud dengan "hukum" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah keagamaan. 3. kenegaraan. untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. Hukum. 2. Qanun Dlaruri.

Reusam Nafsi. 70 . (44) (40) Ibid halaman 44. 81 dan 87. kemasyarakatan dan ketenteraan didaerahdaerahnya masing-masing. (40) Dalam melaksanakan prinsip " S y u r a " tersebut dibentuklah beberapa lembaga. (42) Ibid halaman 42. Adat Nafsi. ataupun antara para penguasa dengan para Ulama dan wakil-wakil rakyat. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh para Penguasa Daerah (Hulubalang) untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. Hukum Nafsi. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan " S y u r a " sebagai salah satu asasnya yang penting. Qanun Nafsi. atau antara para menteri sendiri. baik antara Sulthan dengan menteri-menterinya. dengan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman) dan "Majelis Ulama Sepuluh". (43) Selanjutnya ditetapkan pula bagaimana cara-cara melaksanakan keadilan. Reusam 'Urfi. Adat 'Urfi. yaitu peraturan-peraturan istimewa yang khusus dibuat oleh Sulthan untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. kemasyarakatan dan ketenteraan. 5. "Balai G a d i n g " dan "Balai Mahkamah Rakyat" (41) dalam balai-balai tersebut dilakukan musyawarah. yaitu "Balai Rong S a r i " . terutama bagi Sulthan. Hukum 'Urfi. (44) Ibid halaman 88. Kepada Wazir Mu'adhdham Panglima Polem M u d a Perkasa yang oleh Qanun telah diberi hak untuk mengangkat dan mema'zulkan Sulthan.4. Qanun 'Urfi.(42) PRINSIP ADIL D A N T H A A T Qanun Meukuta A l a m menetapkan pula syarat keadilan bagi para penguasa. NEGARA SYURA Sebagai suatu negara yang mengambil Islam menjadi dasarnya. yang dinyatakan dengan 10 perkera. kenegaraan. juga diharuskan bermusyawarah terlebih dahulu dalam masalah tersebut dengan Majelis Mahkamah Rakyat. (41) Ibid halaman 41. artinya harus berlaku adil kepada rakyat. pemerintahan. (43) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73.

maka demikianlah raja dengan sekalian rakyat. sekalian wazir. hulubalang dan sekalian panglima. hati dengan jantung dan akal dengan pikir. sebab adalah asal raja itu dari pada rakyat dan dengan pilihan rakyat jua. maka bertambah-tambah kuat raja dan pemerintah. Dalam hal ini. bahkan juga untuk semua pejabat dalam kerajaan. yaitu yang ada pangkatnya dan martabatnya dan jabatannya. istimewa kepada alim-ulama. sebab karena raja dengan rakyatnya itu seperti jasad dengan ruh " (45) Ibid halaman 44 dan 60. Maka demikianlah raja dengan rakyat. goyang selamanya Maka tiap-tiap raja negeri hendaklah bersatu dengan rakyat yang amat kuat dan bulat serta mencari belaian kasih sayang rakyat negeri semuanya. sudah terang pemerintahnya tidak kuat dan tidak aman. maka Qanun menetapkan pula bahwa raja dengan rakyat tidak boleh bercerai sama sekali. dan bukan asal rakyat raripada raja. yaitu seperti jasad. (45) Agar prinsip keadilan dan thaat dapat terlaksana dengan baik. janganlah diberi sakit hati rakyat. (47) Ibid halaman 35: 71 . (46) Ibid halaman 36. seperti yang dapat kita baca dalam nukilan dibawah i n i : (47) "Bahwa tiap-tiap raja. Maka jikalau ada demikian. jika satu urat tersalah atau satu tulang tersalah atau patah. tulang dengan urat.Qanun juga mewajibkan kepada rakyat agar thaat kepada para penguasa (terutama Sulthan) yang adil. yaitu misal umpamanya daging dengan darah. maka janganlah pekerjaannya aniaya dhalim dan Khianat kepada rakyat. akan tetapi adalah raja buat mengurus rakyat dan sekalian perintah negeri " Tidak saja kepada Sulthan ditujukan ketentuan-ketentuan pelaksanaan keadilan. bulu dengan kulit. dan jangan mengharap banyak senjatanya dan kuat laskarnya dengan kerasnya menindih rakyat dan bermusuh dengan rakyat. dalam Qanun antara lain termaktub : (46) "Bahwasanya raja sekali-kali tidak boleh bercerai dengan rakyat. niscaya susahlah jasad menanggung sakitnya.

ditengahtengah tertera nama Sulthan yang sedang berkuasa. yaitu semacam setempel kerajaan.C A P SIKUREUENG Cap Sikureueng. Menurut yang termaktub dalam Qanun Meukuta Alam bahwa delapan orang sulthan yang namanya tercantum berkeliling dalam 72 . Surat-surat Kuasa yang amat penting. Cap Sikureueng (stempel sembilan) berbentuk bundar. yang hanya dipakai pada menguatkan surat-surat yang sangat penting. surat-surat Perjanjian antar-negara. sedangkan sekelilingnya tertera nama delapan orang para Sulthan yang memerintah pada masa sebelumnya. Suratsurat Keputusan Kerajaan yang penting.

• * (1584-1903* ï)juiiitn*j. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). Cap Sikureueung(setempel) Kerajaan Aceh Darussalam. \ItthiiH»m.ili. (1742-Ï7d7> Sultïui» Alaiddin 4 dan 5 S u l i h i i ï i AlaicJtli» iManajursjn.iil Raiidsjuh {• l ï ^ h a b i s a n J .il.TJAP SEMBÏLAN KERADJAAN ATJEH. tjr.' s u H h a B ü l i Tutfjul Alam Sjaf ia t h ud dtn*> jah.1675) Sultliai) A l a i d d i n fjaotf 'i. 73 .

tidak boleh menyeleweng dari rel qanun. maka sekalian anak negeri atas nama rakyat Aceh dan bangsa Aceh. (49) Ibid halaman 48. yang namanya tertera ditengah-tengah. yaitu harta dan perbuatan dan ruh dan serta akal dan pikiran. karena sembilan orang sulthan namanya tercantum didalamnya. dan jika menang maka kerajaan berhak mutlak membayar kembali kepada rakyat dan anak negeri seluruhnya. Hadis. Dalam hal ini. diwajibkan menolong yang kebajikan kepada negeri dan kepada kerajaan dengan tulus ichlas berupa apapun juga. 74 . Qias. kebolehan kerajaan melakukan pinjaman pada rakyat yang akan dibayar kembali setelah selesai peperangan. Dan sekalian rakyat hendaklah memperutangkan derham kepada Raja bila masa perlu. Dinamakan dengan "Cap Sikureueng" (setempel sembilan). Reusam dan Qanun). Mengenai ini dalam Qanun antara lain tercantum : (49) "Bahwa jika negeri Aceh diserang oleh musuh dan jika negeri Aceh menyerang musuh. Hukum. berarti dilingkungi oleh hukum sehingga maksudnya bermakna bahwa dia harus tunduk kepada hukum atau qanun. Filsafat dari "Cap Sikureueng" yaitu bahwa Sulthan harus berada dalam lingkungan hukum. Dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: (50) (48) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Anthony Reid : The Contest For North Sumatra halaman 2-4. (50) Ibid halaman 40-46. (48) DALAM KE AD A AN PERANG Dalam Qanun juga ditetapkan bagaimana keadaan Kerajaan bila diserang oleh musuh ataupun menyerang negeri musuh."Cap Sikureueng" adalah melambangkan empat jenis sumber hukum dan empat jenis nama hukum (Quran. antara lain Qanun mencantumkan ketentuan-ketentuan mengenai tugas-tugas para pejabat dan rakyat. yaitu seperti hak rakyat yang mutlak utang kepada kerajaan maka dibayarnya oleh kerajaan sesudah menang perang " BENTUK DAN STRUKTUR KERAJAAN Dalam Qanun Meukuta Alam dengan pasti telah ditetapkan bagaimana bentuk struktur kerajaan. sehingga Sulthan yang sedang berkuasa. Adat. Ijma' Ulama.

75 .Diangkat dari Qanun Meukuta A lam. Susunan organisasi Kerajaan Aceh Darussalam.

76 .Diangkat dari Qanun Meukuta Alam Susunan kerajaan Aceh Darussalam.

Orang yang kedua dalam kerajaan. Pemerintah Daerah (keulebalangan dan kemukiman) dan Pemerintah Desa (Kampung). LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA Qanun menetapkan juga adanya beberapa Lembaga Negara pada tingkat Pemerintah Pusat. 2. Kerajaan bernama Kerajaan Aceh Darussalam dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam dan terdiri dari Pemerintah Pusat (Kerajaan). (51) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 39-44. 2. Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. Balai Rong Sari yaitu Majelis Kerajaan yang beranggotakan menteri-menteri inti yang bergelar "Hulubalang Empat" dan "Ulama Tujuh". Di daerah Aceh Besar ada tiga federasi yang terdiri dari beberapa buah Pemerintah Daerah. sebagai orang pertama dalam kerajaan. maka boleh diangkat dari yang bukan turunan raja. Qanun menetapkan beberapa pejabat tinggi yang bergelar "Wazir" (Perdana Menteri dan Menteri-Menteri). 77 . yang dinamakan "Sagoe". dimana kepala negara bergelar Sulthan yang diangkat turun temurun. Balai Gading yaitu Majelis Perdana Menteri yang beranggotakan (50) Ibid halaman 40-46. yaitu : (51) 1. mazhab Maliki. Kepala Negara bergelar Sulthan Imam Adil. 3. dengan empat orang pembantunya yang bergelar Mufti Empat. Balai Rong 2ari. yaitu Qadli Malikul Adil. dimana dalam menjalankan tatausaha negara dibantu oleh sekretaris negara yang bergelar Rama Seutia Keureukon Katibul Muluk. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 2-4. Balai Gading. Dalam keadaan dari turunan tertentu tidak ada yang memenuhi syarat-syarat. Untuk membantu sulthan dalam menjalankan pemerintahan. 4. yang khusus membantu Qadli Malikul Adil dalam masalah keagamaan ditetapkan seorang Ulama Besar yang bergelar Syeikhul Islam. Negara berbentuk kerajaan.1. yang masing-masingnya dari Mazhab Syafi'i. 5. yang bertugas membantu Qadli Malikul Adil dalam mengeluarkan "fatwa".

J A W A T A N PUSAT Disamping lembaga-lembaga yang tersebut. Balai Majelis Mahkamah. Balai Furdhah. Balai Malikul Habib. yaitu kantor Sulthan sendiri. Balai Laksamana. 2. 4. Balai Majelis Mahkamah yaitu kantor mahkamah tertinggi yang beranggotakan 10 orang ulama fiqh (Fuqaha-Ahli Hukum) dibawah pimpinan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman). yang merupakan lembaga tertinggi. Balai Setia Hukama. dan balai-balai tersebut yaitu : (52) 1.menteri-menteri kabinet yang bergelar "Hulubalang Delapan" dan " U l a m a T u j u h " . yang beranggotakan 73 orang. 6. Balai Qadli Malikul Adil. 3. Balai Malikul Islam. J A W A T A N . Balai Baitul Mal. 78 . (52) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72. yang tarafnya lebih rendah. Majelis Mahkamah Rakyat yaitu semacam Dewan Perwakilan Rayat. kira-kira semacam "jawatan pusat" yang juga bernama " B a l a i " sedangkan kepalanya bergelar " I m a m " . Balai Furdhah yaitu kantor pusat perdagangan/perniagaan dalam dan luar negeri. Balai Majelis Mahkamah Rakyat. 3. mungkin kantor para ahli pikir/hukama. dibawah pimpinan Laksamana Amirul Harb (Menteri Pertahanan). maka Qanun menetapkan beberapa lembaga yang lain. yaitu kantor Qadli Malikul A d i l . (tidak jelas kantor apa). 4. 5. yang masing-masing mewakili satu mukim dalam Daerah Federasi Aceh Besar. 7. dibawah pimpinan Wazir urusan perniagaan (Menteri Perdagangan). Balai Baitul M a l yaitu kantor pusat perbendaharaan negara dibawah pimpinan Bendahara Raja Wazir Derham (Menteri Keuangan). Balai Laksamana yaitu kantor pusat balatentera laut dan darat.

14. 12. kantor mufti empat. (tidak jelas kantor apa). „ Rama Setia Katibul Muluk. mungkin kantor urusan Grasi dari Sulthan. 7. 5. menteri yang diperbantukan pada Sulthan. Balai Taubah. Qadli Malikul Adil. Balai Sri Purba Wangsa. 2. Balai Setia Ulama. mungkin semacam kantor biro. (53) Di Meulek: Qanun}-" 19 . 6. 7. Balai Sri Purba Setia. 17. 15. 4. 9. mungkin kantor seorang pejabat tinggi. Balai Sri Setia Salih. Balai Mufti Empat. mungkin kantor urusan tenaga kerja. (tidak jelas kantor apa). baik menteri ataupun lainnya. Balai Baitul Fakir Miskin. Balai Sri Suara.5. Mengenai hal tersebut disebutkan: (53) 1. Menteri Paduka Raja. Balai Ahli Sijasah. 21. kantor urusan sosial. Balai Musafir. Menteri P»duka Tuan. kantor seorang pejabat tinggi. (tidak jelas maksudnya). yaitu kantor tempat para ulama bermusyawarah. Perdana Menteri. Balai Setia Purba. (tidak j elas maksudnya). 3. Balai Silaturrahim. 6. 18. yang mengurus segala Hulubalang. Seri Maharaja Lila. 11. Balai Darul Asyikin. Seri Maharaja Mangkubumi. yaitu kantor urusan politik. Menteri Seri Paduka. kantor urusan kapal-kapal (pelayaran). pejabat pelaksana harian di Balai Rong Sari. 13. menteri Perdagangan -HaAlam halaman 64-67. Sekretaris Negara. tangan kanan Sulthan. G E L A R A N P E J A B A T TINGGI Qanun juga menetapkan nama gelaran bagi para pejabat tinggi kerajaan. kantor urusan pria. 8. Balai Safinah. kira-kira menteri Negara. Balai Malikul Mahmud. 10. Balai Baitur Rij al. 19. 20. Kantor Balai Baitur Rahim. 16. mengepalai Balai Furdhah. mungkin kantor urusan perjalanan atau kantor urusan para wisata. kantor urusan mesjid istana. Menteri Dalam Negeri. (tidak jelas maksudnya).

Menteri Rama Setia. Menteri Kehakiman. 2. pejabat yang mengurus hasil-hasil hutan dan segala yang bersangkut paut dengan hutan. M u k i m yaitu badan federasi dari beberapa gampong. yaitu keudjrun Dalam Darud Dunia. 1. Qanun sebagai berikut: (54). Orangkaya Seri Maharaja Bendahara Raja Wazir Derham. Wazir Badlul Muluk. 14. Pemerintahan Gampong ini mendapat hak otonomi yang luas. Menteri Keuangan. Wazirul Harb Laksamana. Menteri Urusan Dalam (Keraton) dan merangkap menjadi Syahbandar (walikota) Banda Aceh Darussalam. 11. yaitu pejabat yang mengurus cukai pekan diseluruh Aceh. 15. mengurus perutusan-perutusan dari luar negeri dan perutusan-perutusan Aceh keluar negeri. 12. 13. 16.8. juga masalah-masalah laut lainnya. Untuk memimpin federasi gampong-gampong yang bernama M u k i m diangkat seorang Imam dan seorang Qadli. menetapkan Gampong dinamakan juga "Meunasah". Seri Maharaja Garut. Dalam satu mukim didirikan satu mesjid tempat melakukan sembahyang (54) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 44-46. kira-kira Menteri Luar Negeri. jang mengurus angkatan darat dan angkatan laut. dan sekurang-kurangnya untuk satu mukim harus terdiri dari delapan buah gampong. Gampong. Wazir Kun Diraja. PEMERINTAH D A E R A H Mengenai dengan Pemerintah Daerah. ketua Majelis Kerajaan. Seri Raja Panglima Wazir Mizan. Mukim. kira kira Menteri Kehutanan. 80 . 9. Seri Maharaja Gurah. Maharaja Purba Paduka raja. 10. Untuk satu gampong diangkat seorang Keuchik dengan sebuah staf pembantu yang bernama " T u h a Peuet" dan seorang Imam Rawatib.

beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagi.Jum'at dan ibadat-ibadat lainnya. Panglima Sagi. Disamping Hulubalang diangkat pula seorang Qadli. yang terdiri dari 26 M u k i m . lima mukim. hanya yang diurus oleh Pemerintah Pusat di Banda Aceh. tempat belajar dan pusat segala kegiatan ummat lainnya. yang terdiri dari 25 M u k i m . delapan mukim dan sembilan mukim. Sagoe Duaploh Nam. tempat musyawarah. 5. Kepada daerah wilayah luar Aceh diberi hak mengurus rumah-tangga sendiri seluas-luasnya. dan masing-masing Hulubalang itu mempunyai gelar khusus sendiri-sendiri mendapat hak otonomi yang luas. Satu daerah uleebalang ada yang terdiri tiga mukim. enam mukim. 4. Daerah Uleebalang yang dipimpin oleh seorang kepala yang bergelar Hulubalang. b. empat mukim. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Qadli Malikul A l a m Seri Setia Ulama. Dalam daerah Aceh Besar dibentuk tiga buah federasi yang mengkoordinir daerah-daerah uleebalang yang tergabung didalamnya. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Panglima Polem Seri M u d a Perkasa. Sagoe Teungoh Lhee Plooh. Kerajaan Aceh Darussalam mempunyai wilayah-wilayah perlindungannya diluar Aceh. tujuh mukim. 81 . yaitu urusan luar-negeri dan pertahanan. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. baik di Suamtera ataupun diseberang lautan. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Seri Imam Muda ' O h . 3. yang terdiri dari 22 M u k i m . c. Daerah Uleebalang. Sagoe Duaploh Dua. Wilayah Luar Aceh. Adapun tiga buah federasi itu yaitu : a. yang dalam Qanun Meukuta A l a m disebut "Daerah Takluknya''.

1 82 . 17. 6. 19. Sanggup memelihara negeri. 5. Sanggup memelihara kanak-kanak laki dan perempuan yang tiada walinya. 16. 11. Sanggup melengkapi laskar. Akal-baligh. para perwira dan saudagar/pengusaha agar jangan menyeleweng dari rel qanun. (56) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 81. 13. 14. 21. Islam. Berani lapang tiada khianat. Sanggup menyuruh sembahyang Jum'at dan sembahyang berjama'ah. 15. kasih-sayang orang teraniaya. Keturunan baik-baik. Sanggup menyelesaikan perkara-perkara selang-sengketa antara rakyat. melanggar hukum. 12. 18. Sanggup mengumpulkan zakat-fïthrah. Membela rakyat dengan insaf. 3. Harus sanggup menerima saksi dalam perkara-perkara. Memelihara sekalian perintah Agama Islam. 20. SYARAT-SYARAT MENJADI WAZIR Untuk menjadi Wazir (Menteri) juga qanun menetapkan syaratsyarat khusus. Adil mengerjakan hukum Allah dan Rasul. 7. Sanggup memelihara harta baitul-mal. 8. Merdeka.SYARAT-SYARAT MENJADI SULTHAN Untuk menjadi Sulthan Qanun menetapkan 21 syarat pokok. yaitu: (55) 1. 2. Seboleh-bolehnya laki-laki. Sanggup menjaga para menteri. hulubalang. yaitu 10 syarat: (56) (55) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 58-59. Sanggup membagikan harta ghanimah kepada yang mustahak. 10. 9. Sanggup menyelidiki pekerjaan para menteri dan pejabatpejabat lainnya. Sanggup menghukum segala orang yang bersalah. 4.

Mendengar (tidak pekak). Jaga (waspada) lagi rajin. Budiman dan arif akal ahli dan bijaksana. Tidak mengikuti nafsu jahat. jernih akal pikiran serta ditulis pada tiap-tiap urusan kerajaan. 4. yaitu: (57). Mukallaf. 7. 10. Tua umurnya. SYARAT-SYARAT MENJADI QADLI Qanun selanjutnya menetapkan 10 syarat untuk menjadi Qadli. 3. 8. 3. 4. Merdeka. tiada chianat dan tiada dhalim. (57) Ibid halaman 62. 8. 2. 5. 6. 1. 9. 5. 83 . Bisa memegang amanah kepercayaan rakyat. 2. Setia kepada rakyat. Tidak dengki dan tidak mengacau rakyat. Islam. 10. Memadalah reskinya dengan keredlaan Allah diatas tadah yang diberikan oleh kerajaan masing-masing menurut kadarnya dan tahu memakai malu.Mengetahui ilmu dunia dan ilmu achirat. Tidak tamak loba kepada harta kerajaan negeri dengan menindih rakyat. 9. Keras ingatan. 1. Ahli berkata. 7. 6. Laki-laki. Adil. dan mengetahui atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan adil. Alim ilmu pada pekerjaan dunia dan achirat. Melihat (tidak buta).

zakat fithrah dan lain-lainnya). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 52. 3. 4. Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah membuat mata uang sendiri. (59) (58) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 65. yang bertugas mengurus penglolaan keuangan dalam arti yang seluas-luasnya. Keuntungan dari perusahaan-perusahaan kerajaan. yaitu: a. Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan). 5. Asyur (bea-cukai). 84 . 2. demikian menurut ketentuan Qanun Meukuta Alam. BALAI BAITUL MAL Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan) dipimpin oleh Menteri Keuangan yang bergelar Bendahara Raja Wazir Derham. b. Adapun sumber-sumber uang masuk untuk Baitul Mal (Perbendaharaan Negara) antara lain yaitu : 1. zakat perternakan. yang diperbuat pada awal abd ke XIV. dibentuk dua lembaga bertingkat kementerian. (58) Sebelum berdiri Kerajaan Aceh Darussalam (916 H. (59) M.KEHIDUPAN EKONOMI/KEUANGAN LEMBAGA PELAKSANA Untuk mengurus dan melaksanakan urusan-urusan mengenai ekonomi/keuangan. seperti yang telah dijelaskan pada pasal-pasal yang lalu. zakat pertambangan.). yaitu orang kaya Bendahara Wazir Derham. Mata uang Pase ini adalah mata uang asli yang pertama di Kepulauan Nusantara ini. Zakat (zakat pertanian. Kharraj (pajak hasil bumi dari warganegara yang bukan Muslim). Jizyah (pajak badan bagi warganegara yang bukan Muslim). Balai Furdhah (Kementerian perdagangan). MATA UANG uirifiYang bertanggung jawab dalam mencetak mata uang. zakat perniagaan.

(dóiifeuham rnas) dari Sidikmiah I adjul Alam Sjafiatlaiddm Sjah. Wang Koiü'li dari li-mba<ia 30 l\ . Sulidun («735 — (~6oJ Beberapa jenis mata uang Kerajaan Aceh Darussalam. .J<! </ftll fit. (l6. wang daumutiam dari Alaaddin iJjalmti sjah. (Dari buku: Tarifch Aceh dan Nusantara) 85 .fi - l(r-l lil.

(61) Ibid halaman 71-74. di Aceh telah berlaku bermacam mata uang asing. Adat Aceh: halaman 48-49. perindustrian. (60) Kerajaan Aceh Darussalam membuat mata uang sendiri pada zaman Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Qahhar (945-979 H . seperti pertanian.). Uang perak yang bernama "kupang".Sebelum ada mata uang yang dibuat sendiri. karena bukan saja hanya mengurus urusan-urusan perdagangan dalam dan luar negeri. perkapalan/pelayaran dll. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 70. dimana pada satu sisi dirakam tahun pembuatannya sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. Balai Furdhah termasuk salah satu departemen yang sangat penting dan vital sekali. dimana pada sisi sebelah dirakamkan nama Sulthan yang dibuat pada zamannya. ditulis dengan huruf Arab. yaitu : (61) a. tetapi juga mengurus dan mengawasi bidang-bidang usaha yang menghasilkan bahan-bahan perdagangan. maka banyak pejabat-pejabat penting yang ditugaskan pada Balai Furdhah. Portugis. perternakan. 86 . 1539-1571 M. sedangkan pada sisi yang lain dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. B A L AI F U R D H A H Balai Furdhah (Kementerian Perdagangan) dipimpin oleh Menteri Perdagangan yang bergelar Menteri Seri Paduka Wazir Perniagaan. Uang emas yang bernama "derham". Pada ketiga-tiga macam mata uang itu. b. Belanda dan lainnya. sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. c. dan terdiri dari tiga macam. Uang timah yang bernama "keueh". dimana pada sisi sebelah dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Sulthan yang dibuat dalam masanya. pertambangan. antara lain yaitu : (62) (60) HM. seperti mata uang Inggeris. Spanyol. (62) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 95. Untuk dapat melaksanakan tugas yang begitu penting dan amat luas bidangbidangnya.

Tandil Dacing. Nadhar Seri Muda Setia. 28. Keujrun Kawal. PERDAGANGAN DALAM NEGERI Agar perdagangan dalam negeri berjalan dengan baik dan 87 . Keurukon Seri Indera Muda. 17. Penghulu Cap. Sagi Panglima. 7. 30. 22. 5. 21. Keurukon Bauwab. 15. 18. 19. Penghulu Khalas. 27. Nadhar Maharaja Indera Dewa. 24. 4. 10. Orangkaya Seri Maharaja Lila. 29. 12. Lasykar Raja Tun Guna Setia Tandil. pejabat tinggi yang mengurus tera dacing). 6. 26. BujangTujuh. orang kedua dalam kementerian. 2. Penghulu Furdhah. Keureukon Enam. Keureukon Empat. Sjahbandar Muktabar Chan. pejabat yang mengepalai pelabuhan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Sagi Kawal. Sjahbandar Saiful Muluk. 32. 11. 16. 23. Penghulu Kunci. 9. Nadhar Seri Maharaja Purba. Penghulu Kawal. 3. Bujang Dalam. Syahbandar Seri Rama Setia. Tandil Menteri Dagang. Nadhar Mahsur Diraja. Tandil Kawal. Nadhar Majelis Chan. 20. Penghulu Dacing. Seri Indera Su Suwara. 14. 8. 13. 33. Seri Purba Chan. Syahbandar Mu'izzul Muluk.1. 31. Bendahara. 25. Penghulu Keurukon. kira-kira panglima markim.

telah mengatur segala hal ihwal perdagangan luar negeri secara umum dan prinsipil. John Anderson: Acheen halaman 45-46. dimana ditetapkan yang mana pelabuhan internasional. wase kuala. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 373-374. (64) 3. yang mengatur jenis-jenis ukuran/timbangan/sukatan. maka telah ditetapkan undang-undang dan peraturan-peraturan pelaksanaan sampai mendetail. Adat Aceh halaman 116-117. Hukum yang menetapkan. (67) Tentang peraturan pelaksanaannya telah diatur sedemikian mendetail. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 92-126. cara-cara pemakaiannya dan sebagainya. ketentuan-ketentuan bagi kapal yang berlabuh dan sebagainya. bahwa para menteri. Undang-undang pokok perdagangan luar negeri yang terdiri dari 10 pasal. wase gledll. Adat Aceh: halaman 47-63. maka telah ditetapkan berbagai macam peraturan dan adat. adat-harija. Kalau dilanggarnya juga. pejabat bersangkutan akan dihukum dan dipecat dan si saudagar akan dihukum juga dan hartanya disita. Karena penting dan vitalnya. adat-blang. barang-barang yang boleh dieksport dan diimport. para panglima. sehingga rasa-rasanya tidak ada sesuatu yang tinggal lagi.keadaan harga tetap setabil. yang mengatur adat-peukan. para pejabat tinggi dalam kerajaan sekali-kali tidak boleh berniaga. Ibid halaman 47.M. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 61. juga tidak boleh memberi modal kepada para saudagar. yang antara lain kata beliau dibuat sesuai dengan prinsip-prinsip undang-undang orang Eropah. umpamanya: 1. (65) P E R D A G A N G A N L U A R NEGERI Perdagangan luar negeri amat vital bagi kerajaan. dimana beliau memuji kebaikannya. 88 . (63) 2. (68) (63) (64) (65) (66) (67) (68) Af. telah ditanggapi oleh Governor Turlerton (Gubernur Penang). adat kamsen. (66) Mengenai dengan undang-undang pokok ini. Husin . H. wase lhok. besarnya bea cukai. Hukum Wase Adat. Hukum Adat Ukuran.

Yang tumbuh di Aceh waktu itu. disamping sejumlah besar kapal-kapal kepunyaan East India Company. Tempat-tempat industeri itu disebut dengan nama "teumpeuen". M. bahwa orang Aceh tidak saja sebagai ahli pelayaran yang sangat mahir. (70) Anderson mencatat. "pande-kajee" (pandai kayu). telah berlabuh dipelabuhan-pelabuhan Aceh sebanyak 27 buah kapal Amerika. baik kapal dagang ataupun kapal (69) (70) (71) (72) Di Meulek: Qanun MeukutaAkam halaman 127-130. yang membawa pedagang-pedagang dari 6 negara. telah banyak ahli sejarah mencatatnya. juga terkenal sebagai pembuat kapal dari hasil rencananya sendiri. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 243. umpamanya "teumpeuen-meueh". Dalam Ibukota Kerajaan Banda Aceh terdapat satu komplek sebagai daerah industeri. serta perahu-perahu dan kapalkapal penduduk pribumi dari Penang (71) Sebelum tahun 1784. yaitu : lada. tidak saja industri ringan (kerajinan rumah tangga) juga industeri berat menurut ukuran zamannya. bahwa dalam musim lada tahun 1823. bahkan sampaisampai kepada industeri perang. (72) PERINDUSTRIAN/PERTAMBANGAN Tentang kemajuan perindustrian dalam Kerajaan Aceji Darussalam. sebelum Penang dibangun oleh Inggeris. gading gajah dll. pinang. kapur barus. Anderson mencatat. "teumpeuen-beusoe" dan sebagainya. padi. (69) Diantara barang-barang eksport yang terpenting. "pande-kapai" (pandai kapal) dan sebagainya. Ibid halaman 160. emas. karena hasil bumi Aceh yang sangat banyak itu merupakan kebutuhan muthlak diluar negeri. kayu.Dalam peraturan tersebut telah dicantumkan sebanyak 73 macam barang-barang yang dieksport atau/dan diimport serta ditetapkan jumlah bea/cukainya. pengaruh perdagangan luar negeri Aceh terasa. "pandebeusoe" (pandai besi). John Anderson: Acheen halaman 159-167. empat buah kapal Perancis. yaitu "Gampoong Pande" (industry-state). Tersebutlah "pande-meueh" (pande emas). Ahli-ahli dalam bidang industeri dinamakan "pande" (artinya orang pandai). 89 .

bahkan dari sutera. seperti tambang minyak tanah. Beliau sendiri waktu kembali dari negeri Cina menumpang kapal dagang kepunyaan Aceh. (73) Sebagai diakui Anderson. yang membuktikan bahwa Aceh telah memiliki kapal dagangnya sendiri yang cukup banyak. bahwa kapal-kapal dagang Aceh (Samudra/Pase) telah melayari lautan kearah barat sampai kenegeri-negeri Arab dan Parsia. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 75-78. bahwa rakyat Aceh menghasilkan sendiri bahan-bahan pakaian dari kapas. yang berukuran besar. terutama sekali tambang emas. (75) PELAYARAN Seperti telah diakui oleh dunia. disamping melanjutkan usaha-usaha penambangan emas diberbagai tempat seluruh Aceh. sehingga pernah satu armada kapal dagang Aceh sebanyak 4 buah sampai ke Turki membawa barang dagangan dan pulang dengan selamat membawa senjata. Ibid halaman 79-83. tambang batu permata dan lainnya. bahkan juga untuk dieksport. Pengakuan ini dibuktikan oleh kenyataan. (74) Setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. Juga dikatakan. (77) Suatu catatan Anderson lagi. sehingga sutera Aceh tidak saja untuk dipakai sendiri dalam negeri. Menurut catatan Ibnu Bathuthah. H. dimana dia menyatakan pada 6 Desember 1815 Sulthan Aceh Jauhar Alam telah tiba dipelabuhan Penang dengan sebuah armada dagang sendiri. II halaman 171-172. Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah dj. juga membuka tambang-tambang yang lain.perang. sehingga kaïn sutera Aceh sangat indah dan mahal.M. 90 . dan kearah timur sampai kenegeri Cina. (76) Menurut Pinto (seorang petualang Portugis) bahwa Kerajaan Aceh Darussalam telah memiliki armada kapal yang cukup besar. bahwa rakyat Aceh adalah bangsa pelaut yang mahir mengarungi lautan. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 101-102. Aceh telah melayari lautan dengan kapal-kapal dagang dan kapal-kapal perangnya sendiri. (73) (74) (75) (76) (77) John Anderson: Acheen halaman 24-25. M. bahwa semenjak zaman Peureulak dan Samudra Pase. memang benar bahwa industeri-sutera Aceh sangat terkenal dan maju. Per tambangan di Aceh sudah mulai dibuka semenjak zaman Kerajaan Pase.

Keujrun Blang. damar. Pejatiat-pejabat ahli dalam bidang ini yang diangkat. H. pinang. pembagian hasil. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pertanian/persawahan. Kerajaan membuat berbagai peraturan dan mengangkat pejabat-pejabat ahli dalam bidangnya masing-masing. padi. terutama perkebunan lada). ikan asin. Hukom Adat Blang (peraturan mengenai persawahan) mengatur masalah pengairan (lueng Ie). yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pengairan (irrigasi). yaitu : a. (79) Karena itu. Hukom Adat Seuneubok. terbukti dengan eksport Aceh yang terdiri dari lada. pemakaian air. Keujrun Lueng.M.yang terdiri dari beberapa buah kapal. kayu. Hukum Adat Seuneubok (peraturan-peraturan mengenai perkebunan. tidaklah heran kalau pada masa itu kapal-kapal dagang Aceh mengarungi lautan menuju delapan penjuru angin. yaitu tanah negara yang belum dikerjakan (78) (79) (80) (81) John Anderson: Acheen halaman 64. M. Husin . 1. gambir dan sebagainya. menghidupkan tanah mati. (80) Untuk memajukan pertanian. (81) 2. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 376-378. mengatur masaalah pengizinan pembukaan "tanah mati". Ibid halaman 161-163. sewa menyewa tanah. 91 . Adat Aceh halaman 109-112 dan 176-177. pajak hasil bumi. Ibid halaman 24. (78) Seperti yang dinyatakan Anderson. PERTANIAN/PERIKANAN Sudah tidak dapat diragukan lagi. sawah dan sebagainya. bahwa pertanian dan perikanan telah mencapai kemajuan yang pesat dizaman Kerajaan Aceh Darussalam. bahwa Aceh sanggup membuat kapal-kapal dagang sendiri. dengan tujuan hendak mengadakan pembicaraan dengan Gubernur Penang. b. antara lain: Hukom Adat Blang.

(Kanari). (Dari buku: De A tjeher) 92 . (Kiri). seorangpria sedang membajak sawah.Teupeun (alat tenuri) lama di Aceh. Weeng (alat untuk memeras tebu). Langa (luka-bajak). dengan alat inilah diperas air tebu dan kemudian dimasak menjadi gula. Wanita tua sedang menenun.

(dibuka), untuk dijadikan kebun, pengangkatan pcjabat-pejabatnya, pengelolaannya dan sebagainya. Yang dibolehkan membuka tanah-mati untuk membuat Seuneubok, hanyalah orang-orang Islam. Pelopor yang membuka tanahmati untuk menjadi seuneubok, diangkat menjadi pemimpinnya dengan gelar Peutua Seuneubok; artinya setelah ada beberapa kebun dalam seuneubok tersebut, yang mengepalai gabungan dari beberapa buah seuneubok, disebut "Peutua Chik Seuneubok", yang dibawahnya ada beberapa orang Peutua Seuneubok. (82) 3. Hukom Adat Laut

H u k o m Adat Laot (peraturan-peraturan mengenai penangkapan ikan dilaut) mengatur masaalah penangkapan ikan, alat-alat penangkap ikan, para nelayan, upah kerja, pembagian antara yang punya alat dengan pekerja, pimpinan, tugas-tugas pimpinan, mengambil penyu, Cukai laut dan sebagainya. A d a tiga pejabat ahli diangkat untuk memajukan perikanan, yaitu: (83) a. Panglima Laot, yang menjadi penguasa tertinggi dalam bidang perikanan laut. b. Keujrun Kuala, yaitu pejabat pengusa kuala yang menjadi pangkatan dari perahu-perahu pukat. c. Pawang Pukat, yaitu yang menjadi pemimpin teknis dari perahu pukat dan bersama-sama anak pukat ikut turun kelaut. Dibawah Panglima Laot yang beberapa orang Keujrun Kuala, artinya ada beberapa kuala yang menjadi pangkalan perahu pukat, dan yang berpangkal pada satu kuala ada beberapa perhu pukat. (84) 4. H u k o m Adat Gles.

H u k o m Adat Glee (peraturan-peraturan mengenai kehutanan/ rimba) yang mengatur kedudukan/tugas "Keujrun Glee" (pejabat ahli tentang kehutanan), pembagian hasil usaha wasee glee,- larangan
(82) M. Husin . Adat Aceh halaman 177. (83) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 263-266. (84) Ibid halaman 378-383.

93

memotong kayu, adat merusa, kedudukan "Pawang Glee" (pejabat ahli tentang kehidupan rimba), cara mengambil madu lebah dan sebagainya. Adapun pejabat-pejabat yang diangkat untuk itu, yaitu : a. b. Keujrun Glee, tenaga ahli kehutanan yang ditugas mengepalai urusan-urusan kehutanan. Pawang Glee, tenaga ahli kehidupan rimba ditugas memimpin melindungi para pemburu, mengatur daerah-daerah pemburuan dan binatang-binatang yang boleh diburu, juga ditugas untuk melindungi binatang-binatang rimba. (85) Hukom Adat Geumeubeu.

5.

H u k o m Adat Geumeubeu (peraturan-peraturan mengenai penternakan) yang mengatur masalah mawaih (mendua laba) untung, mawaih aneuek (mendua laba anak hewan), pemasaran hewan, tempat-tempat yang memelihara ternak dan sebagainya. Pada suatu tempat yang telah ditetapkan menjadi daerah ternak, dilarang disitu untuk bertani, tempat tersebut dinamakan "Padang Geumeubeue" (Padang Gembala), dalam padang mana didirikan berpuluh-puluh " W e u e " (kandang berpagar kawat dan beratap langit), tempat ternak-ternak gembalaan berteduh waktu malam. Weue-Weue itu kepunyaan masing-masing pemilik ternak, dan petugas yang disuruh mengembala bernama SI Geumeubeue (pengembala), dan yang menjadi pemimpin dari "Padang Geumeubeue" itu yaitu seorang pejabat yang bergelar "Pawang Geumeubeue", tenaga ahli dalam bidang penternakan. (86) PERANAN KEHAKIMAN PEMBINAAN H U K U M Sudah menjadi keharusan mutlak bagi Kerajaan Aceh Darussalam yang telah menjadikan dirinya sebagai "Negara H u k u m " (87),
(85) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 384-386. (86) Ibid halaman 387-389. M. Husin: Adat Aceh halaman 107-109. (87) DiMeulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73-74.

94

berusaha membina dan menegakkan hukum. Agar pelaksanaan hukum terjamin sesuai dengan Qanun Meukuta Alam, maka dibentuk lembaga-lembaga pelaksana serta mengangkat pejabat-pejabat yang ditugaskan untuk mengawasi dan/atau melaksanakan hukum itu, yaitu : 1. Balai Majlis Mahkamah Agung, yaitu lembaga tertinggi dalam bidang kehakiman (kira-kira sama dengan Mahkamah Agung yang dipimpin oleh Wazir Sulthan Menteri Mizan (Menteri Kehakiman) dan dibantu oleh 10 orang Ulama Faqih (Hakim Agung). (88) Qanun menyatakan, bahwa tugas dari Balai Madjlis Mahkamah Agung yaitu "mengurus tiap-tiap perkara dan memeriksa segala perkara kehakiman negeri dan sekalian perkara negeri seluruhnya umumiyah. (89) 2. Qadli Malikul Adil, disamping sebagai orang kedua dalam kerajaan (tangan-kanan Sulthan), juga merangkap sebagai Penuntut Umum (Jaksa Agung), yang tugasnya dinyatakan untuk menuntut hukuman sekalian yang berbuat kesalahan melanggar qanun negara, walau si-pai'pun (tentera). (90) Mufti Empat, yang masing-masing mereka bergelar Syaichul Islam, yaitu seorang Mufti (Syaikhul Islam) untuk satu Mazhab. (91) Hal ini, karena dalam Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan bahwa para hakim dalam memutuskan perkara boleh berpedoman kepada Mazhab Syafi'i, Mazhab Maliki, Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. (92) Qadli Panglime Sagoe dan Qadli Uleebalang, yang tugasnya kecuali sebagai orang kedua dalam pemerintahan, juga menjadi Hakim. (93) Qadli Mukim, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu Imam

3.

4.

5j

(88) Ibid halaman 42 (89) Ibid halaman 66 (90) Ibid halaman 39-40. (91) Ibid halaman 40. (92) Ibid halaman 33. (93) Ibidhi<*~,an45.

95

M u k i m , juga menjadi Qadli Nikah, Hakim Mukim dan Imam Jum'at. (94) 6. Imam Rawatib, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu keuthjik, juga sebagai Imam Sembahyang, Saksi-Nikah dan Pembantu Hakim Damai. (95)

DERAJAT M A H K A M A H Mahkamah (pengadilan) yang bertugas mengadili segala macam perkara, terdiri dari beberapa tingkat, yaitu : (96) 1. Hukom-Peujroh, yaitu pengadilan damai ditiap-tiap kampung (gampong); ketuanya Keuchik, Wakil Imam Meunasah (Imam Rawatib) dan anggota-anggotanya Tuha Peuet. Tugasnya untuk mendamaikan antara yang bersengketa. Mahkamah Mukim, yaitu pengadilan tingkat rendah. Ketuanya Imam M u k i m , Wakil Qadli M u k i m dan anggota-anggotanya beberapa orang Keuchik dan Ulama terkemuka. Bertugas mengadili segala perkara, dan kalau tidak bisa selesai, diserahkan kepada pengadilan lebih tinggi (pengadilan uleebalang). Mahkamah Uleebalang, yaitu pengadilan menengah atau pengadilan negeri, yang bertugas mengadili perkara-perkara yang tidak bisa atau tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah M u k i m , atau yang bersengketa tidak menerimanya. Hakimnya Uleebalang, Wakil Qadli Uleebalang dan anggota-anggotanya beberapa orang Imam dan Qadli M u k i m . Mahkamah Panglima Sagoe, yaitu pengadilan tinggi, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari Mahkamah Uleebalang. Ketuanya Panglima Sagoe Wakil Qadli Panglima Sagoe dan anggota-anggota beberapa Uleebalang dan Qadli Uleebalang.

2.

3.

4.

(94) Ibid halaman 44. (95) Ibid halaman 44. (96) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 317-319 M. Husin: Adat Aceh halaman 210-212.

96

5.

Mahkamah Agung, yaitu pengadilan tertinggi dalam kerajaan, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari mahkamah-mahkamah bawahan, serta mengadili perkara-perkara besar yang ditentukan dengan dekrit Sulthan. Ketuanya Sulthan, Wakil Qadli Malikul A d i l , anggota-anggotanya : Wazir Sulthan Menteri Mizan, Ulama-ulama Faqih dan Mufti Empat. H U B U N G A N L U A R NEGERI

BALAI WAZIR B A D L U L M U L U K Sudah semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase, hubungan dengan luar-negeri telah diadakan, yang sekarang disebut "hubungan-diplomatik". Setelah Kerajaan Aceh Darussalam diproklamirkan maka hubungan luar negeri lebih ditingkatkan lagi, sehingga dalam susunan menteri kabinet terdapatlah nama seorang menteri yang bergelar Wazir Sulthan Badlul Muluk yang memimpin Balai Badlul Muluk, yang tugasnya yaitu mengurus urusan perutusan dan wakil-wakil kerajaan dan pekerjaan luar negeri. (97) POLITIK L U A R NEGERI Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah, Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam, yang memerintah dalam tahun 916-936 H . (1511-1530 M . ) telah meletakkan batu dasar terhadap keyakinan dan kenyataan : 1. Bahwa suatu negara tidak bisa berdiri kalau hanya seluas kampung, seluas kota ataupun hanya beberapa ratus kilometer saja. Berdirinya baru dapat dipelihara, kalau daerah wilayahnya luas, sekurang-kurangnya seluas Aceh yang dibangunnya, bahkan lebih luas lagi. Walaupun Kerajaan Melayu yang jaya di Malaka sudah tumbang oleh Portugis dan kepercayaan telah mulai retak bahwa orangorang Timur akan dapat mempertahankan diri dari Imperialisme barat, tapi hancurnya Portugis di Aceh telah memulangkan keyakinan bahwa penjajahan asing selalu bisa dihalau.

2.

(97) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 65.

97

3. 4.

Untuk menghadapi agressi imperialis asing, perlu dibangun armada (angkatan lautXyang kuat. Ekonomi harus dipersehat dan terhadap soal ini sesuatu negara harus dapat menguasai sendiri. (98)

Diatas prinsip-prinsip yang bertujuan menyusun kekuatan didalam negeri ini, maka Kerajaan Aceh Darussalam meletakkan dasar-dasar dari politik luar negeri yang akan dijalankannya, yaitu : 1. Tidak menggantungkan nasib, baik ekonomi ataupun melker, kepada luar negeri. 2. Bersahabat erat dengan negara-negara Islam di Indonesia, India Arab, Malaya dan Turki. J. Selalu waspa$da terhadap negara-negara yang mempunyai nafsu penjajahan dan sebaliknya bersahabat dengan negara-negara barat yang ingin hidup damai. 4. 5. Bantuan luar negeri lebih diutamakan yang berupa tenagaahli. (99) Perluasan dakwah Islamiyah keseluruh Kepulauan Nusantara.

L I M A BESAR ISLAM Empat prinsip politik luar negeri yang dibangun atas empat dasar penyusunan kekuatan dalam negeri, telah menampilkan Kerajaan Aceh Darussalam sebagai satu kekuatan nyata didaerah rantau Asia Tenggara, baik politik, ekonomi ataupun melker. Pada saat-saat kekuatan-kekuatan imperialis kristen barat telah mematahkan kekuatan sebagian besar negara-negara Islam, pada saat itulah, pada permulaan abad Ke X V I lahirlah menjadi suatu kenyataan yang hidup "Lima Besar Islam" yang terikat dalam suatu kerjasama ekonomi, politik, militer dan kebudayaan. Lima Besar Islam yang dimaksud yaitu : (100) 1. Kerajaan Islam Turki Usmaniyah yang berpusat di Istambul, Asia Minor.

(98) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. (99) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. (100) Wilfred Cantwell Smith : Islam In Modern History halaman 45.

98

2. 3. 4. 5.

Kerajaan Islam Marokko di Afrika Utara. Kerajaan Islam Isfahan di Timur Tengah. Kerajaan Islam Agra di Anak Benua India. Kerajaan Aceh Darussalam di Asia Tenggara.

DIPLOMASI ACEH Apabila kita meneliti sejarah perjalanan Diplomasi Aceh sejak zaman Kerajaan Islam Peureulak, Samudra Pase, terutama sekali dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam, dapatlah kita mengambil suatu kesimpulan, bahwa Aceh telah menjalankan empat diplomasi, yang merupakan "diplomasi klassik" yang terus diperbaharui sampai abad ke X X ini, yaitu : 1. Diplomasi Kancil, yang kalau dalam Kerajaan Aceh Darussalam kemudian terkenal dengan istilah "tipee Aceh" bagi dunia internasional. Diplomasi Meubisan, yaitu perkawinan agung antar negara, suatu diplomasi yang sangat klassik. Diplomasi Kekuatan, yaitu diplomasi yang diandalkan pada kekuatan senjata, atau yang sering disebut sekarang "diplomasi mihter". Diplomasi Ekonomi, yaitu diplomasi yang didasarkan pada kekuatan ekonomi untuk mencapai pengaruh dan kekuasaan politik.

2. 3. 4.

Keempat macam diplomasi ini dipergunakan oleh Sulthan Iskandarmuda Meukuta Alam dalam menjalankan 5 pasal program politik luar-negerinya, yaitu : (101) 1. Menguasai seluruh negeri dan pelabuhan sebelah menyebelah Selat Melaka dan menetapkan terjaminnya wibawa atas negerinegeri itu, sehingga tidak mungkin kemasukan "divide et impera" oleh negara asing. Usaha ini dijalankan dengan cara mufakat, dan kalau tidak tercapai dengan dratis. Memukul Johor, supaya tidak dapat lagi ditunggangi oleh Portugis dan Belanda. Memukul negeri-negeri disebelah timur Malaya, sejauh yang merugikan perdagangan Aceh dan usahanya untuk mencapai ke-

2. 3.

(101) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147.

99

menangan dari musuh, seperti Pahang, Petani dan lain-lain. 4. 5. Memukul Portugis dan merampas Melaka. Menaikkan harga pasaran hasil bumi untuk eksport, dengan jalan memusatkan pelabuhan samudera kesatu pelabuhan di Aceh, atau sedikit-dikitnya mengadakan pengawasan yang sempurna sedemikian rupa sehingga kepentingan kerajaan tidak dirugikan.

Iskandarmuda menetapkan lima pasal politik luar-negerinya ini, adalah untuk menghadapi bahaya agressi yang haus penjajahan dari Portugis, Belanda dan Inggeris. (102) P E L A K S A N A A N POLITIK L U A R NEGERI Semenjak zaman Peureulak dan Samudra/Pase sampai kezaman Kerajaan Aceh Darussalam, hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara asing lainnya telah terjadi, yang berarti bahwa Kerajaan-kerajaan di Aceh itu telah mempunyai dan menjalankan politik luar negeri, yang dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Kerajaan Islam Peureulak.

Sejak berdiri Kerajaan Peureulak, telah terjadi hubungan luar negeri dengan beberapa negara, umpamanya Parsia, Gujarat (India, Melaka dll). (103 Dalam rangka mempererat hubungan dengan negara tetangga, maka telah terjadi perkawinan agung antara puteri Malik Muhammad A m i n Syah (Sulthan Peureulak) Ratna Kemala dengan Raja Melaka (Sulthan Muhammad Syah), sementara puterinya yang kedua, puteri Ganggang, dikawinkan dengan Sulthan Malikus Saleh dari Samudra/ Pase, keduanya perkawinan politik, suatu ciri dari diplomasimeubisan. (104) 2. Kerajaan Islam Samudra/Pase. Hubungan luar negeri antara Kerajaan Islam Samudra/Pase,
(102) (103) (104) Ibid halaman 145-146. Tgk. M. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. Ibid halaman 8.

100

juga telah berlangsung sejak hari jadinya, antara lain dengan negeri-negeri Arah, Parsia, India (Gujarat), Kerajaan-kerajaan di Semenanjung Malaya, Kerajaan-kerajaan di Jawa, Cina dan lainlainnya. (105) H U B U N G A N DENGAN TURKI Waktu mula pecah perang antara Aceh-Belanda (1873), sebuah surat kabar yang terbit di Istambul menceritakan, bahwa dalam tahun 1516 Sulthan Aceh Firman Syah telah menghubungi Siman Pasya, Wazir dari Sultan Selim I Turki untuk mengikat tali persahabatan. Permintaan Aceh disetujui oleh Turki dan semenjak itu hubungan keduanya telah dimulai. (106) Hubungan yang telah ada ini dilanjutkan dan diperteguh lagi oleh Sulthan A l Qahhar, dimana pada tahun 952 H . (1545 M.) mengirim utusan ke Turki untuk memperbaharui hubungan-diplomatik disamping untuk meminta bantuan senjata dan tenaga ahli untuk melawan Portugis. Sulthan Turki yang berkuasa waktu itu, yaitu Sulthan Sulaiman Chan, 926-974 H . (1523-1566 M.). Pemrintaan Aceh dikabul Sulthan Turki, dengan memberi sejumlah besar alat senjata dan kira-kira 300 orang tenaga ahli (ahii teknik, meliter, ekonomi dan hukum/tatanegara). Diantara alat senjata, yaitu meriam besar, Meriam Lada Sicupak. (107) H U B U N G A N A C E H D E N G A N B E L A N D A D A N INGGERIS Untuk pertama kali secara resmi, pada tanggal 21 Juni 1599 tibalah di Banda Aceh Darussalam dua bersaudara Cornelis dan Frederick Houtman, utusan Kerajaan Belanda, untuk mengadakan perundingan dengan Sulthan Aceh dalam rangka mengikat hubungan diplomatik dan hubungan dagang. Missi Houtman bersaudara mengalami kegagalan, karena mereka datang dengan penuh rahasia, yang tersembunyi, ditambah lagi oleh propakasi perwakilan dagang Portugis yang telah berada di
Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah dj. II halaman 152-155 dan halaman 171-173. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 38-74. (106) Af. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 102. (107) Tgk. Af. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. (105)

101

Bab tentang perjanjian antara kerajaan Aceh dengan Inggeris dan Belanda.

102

Duafoto kopi ini diambil dari sebuah kitab yang dicetak di Turki, yang bernama Kunzul RaghaMb kepunyaan Almanihum Tuwanku AbdulAziz. Bab yang menyatakan permulaan berdirinya Kerajaan Islam di Aceh Besar.

103

yang isinya sangat baik dan diplomatis sekali. pada tanggal 28 Januari 1601 dari pelabuhan Zeeland. M. Pada waktu itulah dengan resmi Kerajaan Aceh Darussalam mengakui Republik Belanda yang baru dibanun. tawanan-tawanan Belanda dibebaskan dan hubungan diplomatik/dagang dinyatakan berlaku. yaitu Zeelandia. (109) H U B U N G A N D E N G A N INGGERIS Tidak beberapa lama setelah diikat hubungan dengan Belanda. Belanda menghadapi kegagalan ini dengan kepala dingin dan bertekad untuk mengirim perutusan yang lain yang lebih bijaksana. hal mana mengakibatkan terbunuhnya Cornelis de Houtman dan ditawan saudaranya Frederick de Houtman bersama delapan orang pengikutnya. sebagai Kerajaan Berdaulat yang pertama yang mengakuinya. mengirim sebuah perutusan lagi ke Aceh. Untuk membalas kunjungan Missi Gerard. 104 . Perutusan ini dibekali dengan sebuah surat berbahasa Sepanyol (bahasa internasional waktu itu). Sulthan Aceh mengirim sebuah perutusan muhibbah dibawah pimpinan Orangkaya Abdul Hamid dan anggota-anggotanya terdiri dari Panglima Angkatan Laut Aceh Laksamana Sri Muhammad dan M i r Hasan. perutusan mana berada dibawah pimpinan Komisaris Gerard de Roy dan Laksamana Laurens Boeker. Delegasi Aceh tinggal di Negeri Belanda selama 16 bulan. Ketua Delegasi Aceh Abdul Hamid meninggal di negeri Belanda pada tanggal 10 Agustus 1602 dan dikebumikan di Middelburg. Pada tanggal 23 Agustus 1601 tibalah perutusan tersebut di Pelabuahan Internasional Banda Aceh. yang terdiri dari diplomat-diplomat yang cakap. Hasilnya baik sekali. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 118-120. selain untuk berunding juga untuk meninjau. datang pula ke Banda Aceh perutusan Inggeris dibawah pimpinan Sir (108) (109) M. Perutusan Belanda ini berangkat dengan empat buah kapal. (108) Demikianlah dalam tahun 1600. untuk merundingkan pengikatan hubungan diplomatik/dagang dengan Kerajaan Aceh. bersama seorang juru bahasa bernama Leonard Warner. Prins Maurits Pembangun dan Kepala Republik Belanda. Said: Aceh Sepanjang A bad halaman 126-133. Langhe Bracke dan De Sonne.Banda Aceh. Middelborgh.

Disamping beberapa prinsip yang telah diuraikan pada pasal-pasal yang lalu. telah diberi bermacam penghormatan. Raja Aceh yang besar dan perkasa. Selama mereka di Banda Aceh. 105 . termasuk bidang luar negeri. Sir James Lancaster menyatakan bahwa tujuan missinya. Waktu mereka berlabuh dipelabuhan Aceh. karena mereka akan mempersembahkan surat Ratu Inggeris kepada " H i s Majesty King O f Acheen A n d Sumatra" (istiiah mereka). Iskandar M u d a memegang dua filsafat: a. antaranya jamuan makan kenegaraan. Setelah diadakan pertukaran utusan antara Istana dengan kapal. bahwa setelah Iskandar Muda menjadi Sulthan Aceh dia telah mengambil langkah-langkah penting untuk membangun Aceh dalam segala bidang. mereka mendapati kapal-kapal banyak sekali yang datang dari berbagai negeri. Hector dan Ascention. siapa lemah tenggelam. antara lain diikatnya hubungan diplomatik/dagang antara dua kerajaan. diadakan surat menyurat lanjutan antara Ratu Inggeris dengan Sulthan Aceh. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 133-140. Hasilnya perkunjungan Missi Lancaster baik sekali. yaitu Dragon. b. Perjanjian antara Aceh/Belanda yang memberi hak kepada (110) M. juga sama-sama memuji satu sama lain. Siapa kuat hidup. malam kesenian dan sebagainya. (110) DIPLOMASI ISKADAR M U D A Telah dijelaskan. Kemajuan suatu negara bergantung pada kemajuan ekonominya. Dengan berpedoman kepada dua filsafat ini. Lancaster menghadap Sulthan dengan 30 orang anggota delegasi. dimana kepada mereka diberi penghormatan yang cukup wajar. dalam surat-surat mana dinyatakan maksud baik kedua belah pihak untuk tetap berhubungan dan bermuhibbah.James Lancaster dengan rombongannya yang terdiri dari tiga buah kapal. maka pada hari ketiga delegasi Lancaster diterima menghadap Raja. yaitu untuk membangun perdamaian dan persahabatan antara yang dipertuannya Ratu Inggeris dengan kakandanya yang dicinta. Iskandar Muda menjalankan diplomasi-diplomasi berikut: 1.

Dari surat penolakan Iskandar Muda. 4. . dimana tangan-tangan luar dengan semena-mena mencampuri urusan dalam negeri Aceh. (1636-1641 M. umpamanya Raja Bungsu dari Johar. ketua Delegasi Inggeris yang mengantar surat Raja Inggeris kepada Iskandar Muda diberi penghormatan besar.). yaitu memberi gelar tertinggi dalam kerajaan. Dalam hal ini telah terjadi suatu surat menyurat diplomatik yang sangat menarik.1688-1699 M. Diplomasi Kekuatan dan Diplomasi Ekonomi. 10161045 H . dan Tun Sri Lanang (Pengarang Sejarah Melayu). jelaslah kelihatan sekaligus dia mempergunakan Diplomasi Kancil. 1678-1688 M. 1050-1086 H . bahkan yang lebih menyedih(111) Af. (1607-1636 M.). yaitu Orang Kaya Putih. Bersama dengan kembalinya Raja Bungsu diberangkatkan pula 30 buah kapal penuh berisi berbagai bahan/alat untuk membangun Johar kembali. Belanda membuat " L o j i " di Aceh (ditandatangani 17 Januari 1607) yang merugikan ekonomi/meliter Aceh. Menolak permintaan Raja Inggeris James I untuk mendirikan kantor dagang Inggeris di Periman.) dan Ratu Kamalat Syah (1098-1109 H . (111) DIPLOMASI ZAMAN MENURUN Setelah berakhir pemerintahan Sulthan Iskandar Muda.). Setelah ternyata Raja Bungsu tidak pro Portugis. 3. dibatalkan. kedudukan Aceh dalam percaturan politik dunia jadi menurun. 155-157 dan 161-165. yang diganti oleh Sulthan Iskandar Sani. Panglima Thomas Best. wilayah-wilayahnya satu persatu dirampas oleh kekuasaan imperialis Barat Kristen. teristimewa lagi setelah Ratu Safiatuddin. . Kerajaan-kerajaan di Malaya yang pro dan membantu Portugis ditaklukkan dan rajanya serta pembesar-pembesar lainnya ditawan serta dibawa ke Aceh. (1641-1675 M) diganti oleh tiga .1675-1678 M. 1045-1050 H .) maka benar-benar martabat Aceh dalam arena internasional jatuh merosot. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 145-147. 106 .2. Dua ribu tenaga ahli dibawah pimpinan Orangkaya Lelawangsa menyertai Raja Bungsu untuk membantunya. maka dia dikembalikan ke Johar untuk menjadi Raja kembali. Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (1088-1098 H .orang Ratu berturutturut: Ratu Nurul Alam Naqiatuddin (1086-1088 H .

dan diantara anggota delegasi Jan Harmansz^ kepala Jawatan Perdagangan Belanda di Jakarta. 1. Setia Wangsa dan Saudagar Raja. Yang dicatat dibawah ini adalah beberapa peristiwa penting dalam hubungan luar negeri selama zaman menurun itu.). yaitu Orangkaya Bentara Raja. . (113) Ibid halaman 185-188 dan 194-196. Hasil protes. namun hasilnya sedikit sekali. Belanda mengirim sebuah delegasi untuk berunding.).kan lagi meletusnya perang saudara dan pemberontakan didalam negeri. Penyambutan dan perundingan dilakukan oleh tiga orang Menteri. Politik Malaka dari Sulthan Iskandar Sani yang menggantikan Iskandar Muda adalah lemah. dibawah pimpinan Komisaris Tinggi Arnold de Vlamingh van Outoorn. 15 hari sebelum mangkat Sulthan Iskandar (mangkatnya 29 RajaRajab 1046 H . Setelah Malaka dicaplok Belanda dan beberapa wilayah Kerajaan Aceh lainnya di Malaya diganggu. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1644 M . sehingga memberi peluang dan kemungkinan besar bagi Belanda dan penjajahan lainnya untuk mencaplok Malaka dan daerah-daerah lainnya di Malaya. suatu pelaksanaan daripada hukum pidana Islam. (114) (112) Ibid halaman 183. Ratu Safiatuddin Tajul Alam menerima delegasi Belanda itu. Putera Mahkota Dirajam. sebagai ahli perdagangan. yang dibantu oleh dua orang Syahbandar. masa berkuasa Gubernur Jenderal Antonie Van Diemen (1636-1645 M. (114) M. Politik Malaka. 107 . Sekalipun sambutan sangat ramah tamah. ratu bersikap : diplomasi harus disambut dengan diplomasi. Aceh memprotes dengan keras. karena terbukti telah berbuat zina. 27 Desember 1636 M. (113) 3. telah dijatuhkan hukuman • mati (rajam) terhadap putera-mahkota yang hanya satu-satunya. Diplomasi Disambut Diplomasi. (112) 2. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 197-199.

(115) 5. Akibat jawaban tegas ini. ) . sehingga Belanda sulit. telah datang ke Aceh Delegasi dari Syarif Mekkah dan Delegasi Kerajaan Inggeris. Sebuah delegasi berat dikirim Ratu ke Betawi yang diketahui oleh Menteri Utama Qadli Malikul A d i l . Delegasi Aceh ke Betawi. Belanda minta agar perundingan di langsungkan di Betawi. Persetujuan tercapai bulan September 1659. termasuk Inggeris juga. Belanda masih mendesak Ratu Safiatuddin untuk memberi kepada pedagangpedagang Belanda hak-hak istimewa.4. Tindakan Belanda itu dibalas oleh panglima-panglima Aceh dengan serbuan angkatan perang. Persetujuan Banda Aceh bertanggal 15 Desember 1650 tidak dijalankan Belanda sepenuhnya. Ketegasan Ratu. 108 . Setelah perundingan yang tidak memberi hasil. (116) • 6. 1678-1688 M . Belanda mengirim utusan lagi untuk berunding dibawah pimpinan seorang Duta Istimewa Trijmen. Untuk membicarakan seluruh masalah. yang ditandatangani pada tanggal 15 Desember 1650 di Banda Aceh. Delegasi berangkat ke Betawi bulan Mei 1659 dan waktu itu yang menjadi Gubernur Hindia Belanda John Maatsuijeker. (116) Af. dan upacara resmi penandatangan dilakukan di Banda Aceh. Delegasi Inggeris dan Mekkah. terbukti dengan kapal-kapal perang Belanda memblokade pantai barat Aceh dan menguasai beberapa wilayah Aceh di Sumatera Barat. (115) Ibid halaman 199-200. hubungan Aceh/Belanda menjadi kurang baik. yang menghasilkan sebuah perjanjian persahabatan dan dagang. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 202-203. Dalam surat jawaban Ratu dibulan Desember 1647 dinyatakan dengan tegas bahwa Aceh ingin memperlakukan segala bangsa asing sama mendapat kesempatan. Dalam masa pemerintahan Ratu Inayat Zakiatuddin Syah (1088-1098 H .

William Dampier namanya. Persaingan memperluas tanah jajahan terjadi antara Inggeris. (117) Menurut Dr. yang kemudian dibalas pula oleh Ratu dengan bingkisan yang sangat bernilai. Utusan kerajaan Inggeris terdiri dari Ord dan Cawley.sewaktu perutusan Perancis yang berangkat satu kapal untuk menghadap Sulthan Aceh Djauhar Alam (1139-1139 h. Snouck Hurgronje. 109 . Kemudian sekembalinya utusan ke Mekkah dengan membawa laporan yang menggembirakan. Inggeris mengirim surat kepada Sulthan Djauhar Alam menggeretak. Salah seorang diantara anggota Delegasi itu tinggal menetap di Aceh sebagai Duta Besar namanya Syarif Hasyim Jamalullail. M. karena ada hubungan dengan Perancis.Utusan Sjarif Mekkah yang terdiri dari beberapa pembesar. Portugis dan Perancis. Diplomasi Klassik Inggeris. (118) (117) Ibid halaman 212-213. antara lain bermaksud mengadakan hubungan persahabatan/ persaudaraan Islam dan meninjau keadaan Aceh dibawah pemerintah seorang Ratu. Dalam catatannya dia mengatakan. Demikianlah. Setelah itu. bahwa yang memerintah di Mekkah waktu itu adalah Sjarif Barakat. Tgk. Mereka menjalankan kekuasannya dalam bidangnya masingmasing dengan hak dan kekuasaan besar. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 47-48. tetapi gagal. Belanda. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 228-229. (118) M. Kemudian datang lagi utusan Inggeris yang lain. yang datang untuk merundingkan masaalah dagang. Inggeris seringsering mempergunakan "diplomasi klassik"nya yaitu diplomasigertak dan diplomasi-kekuatan. dibawahnya ada 12 Orangkaya atau Pangeran Agung.) dibawah pimpinan Kapten Leon de la Housaye. 7. Baik terhadap tanah-tanah yang akan dijajah atau pun terhadap para saingannya. maka Syarif Barakat mengirim delegasi kedua ke Aceh dengan bingkisan yang berharga. bahwa Aceh diperintah oleh seorang Ratu. lantas ditengah laut dibajak oleh kapal perang Inggeris serta merampas segala surat-surat untuk Sulthan Aceh.

Traktat yang ditandatangani oleh Sulthan Jauhar A l a m dan Raffles atas nama Kerajaan Inggeris. Perjanjian Pidie. Beliau pasih berbahasa Inggeris. berintikan bahwa Aceh akan bersedia memberi kesempatan berdagang bagi Inggeris. 110 . Setelah berunding lama dan mempelajari masalah dengan tekun. kemudian Kerajaan Inggeris mengirim sebuah delegasi yang terdiri dari Raffles dan Coombs untuk berunding dengan Sulthan : Jauhar A l a m . Delegasi Van Swieten. Setelah tidak mempan dengan diplomasi-gertak. dan pada tanggal 30 Maret 1857 diterima oleh Sulthan dengen upacara yang layak.8. Selanjutnya traktat itu menentukan bahwa kedua pihak akan bersahabat sepanjang zaman dan tidak saling membantu musuh-musuh dari keduanya. karena memang seorang yang cermat dan hati-hati. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1819. barulah Sulthan Jauhar A l a m mau berunding dengan sungguh-sungguh. berbicara. menurut catatan orangorang Inggeris yang datang ke Aceh. Van Swieten dengan menumpang kapal " A m s t e r d a m " berangkat ke Aceh untuk berunding dengan Sulthan Aceh. termasuk karya-karya Shakespear. Dengan membawa surat dan mendaat dari Gubernur Jenderal. barulah Sulthan mau menandatangani sebuah perjanjian (traktat) yang dibuat pada tanggal 22 April 1819. bahwa Sulthan Jauhar Alam mempelajari dengan teliti usul-usul Raffles. sedangkan inggeris menjamin kemerdekaan Aceh selamanya dan akan memperlindungi dari serangan siapapun. Perundingan berjalan lama. serta mempelajari masalah-masalah dengan kesungguhan. karena Sulthan dengan cara blak-blakan membuka segala kecurangan dan kejahatan Belanda (119) Ibid halaman 238-241. membaca dan menulis. (119) 9. Setelah Raffles dan Coombs terkatung-katung selama tujuh minggu di Teluk pidie. disamping beliau sangat suka pada sastera Inggeris.

akan tetapi hanya "politik kontrak". perjanjian persahabatan. diplomasi mana bertujuan : 1. Kerajaan Aceh Darussalam telah menjalankan suatu diplomasi yang luas untuk menarik perhatian dunia dan untuk mengeratkan kembali hubungan internasionalnya.). . (121) Ibid halaman 297. perdamaian dan perdagangan. (121) DIPLOMASI M E N J E L A N G P E R A N G Menjelang pecah perang antara Aceh dengan Belanda. dan juga Van Swieten membuka segala curahan perutnya yang menuduh Aceh dengan tuduhan-tuduhan palsu. baik politik. serta tidak serang menyerang dengan sama-sama melupakan segala peristiwa-peristiwa yang sudah. (120) Menurut ahli sejarah M . tetapi Sulthan dapat menahan diri. masa sebelum proklamasi 1945. Membangun kekuatan kembali di Aceh. ekonomi dan militer untuk menghadapi ancaman agressi Belanda.terhadap Aceh. setelah propakasi Belanda terus menerus dilakukannya dengan merobekrobek segala perjanjian damai yang telah dibuatnya. Perjanjian-perjanjian lainnya yang telah diperbuat dengan raja-raja Indonesia menurut pasal 34 " indische Staatregeling" bukanlah bersama "verdrag" ataupun traktat. karena perjanjian inilah satu-satunya perjanjian internasional yang diikat oleh Belanda (sejak negerinya konstusionil) dengan satu kerajaan di Indonesia.1857-1870 M. perjanjian persahabatan ini mengandung dan memiliki catatan sejarah yang perlu dipertahankan. . (120) m. Perundingan berjalan agak panas. Diplomasi menjelang perang ini dijalankan oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah (1273-1286 H .1870-1874 M.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . menarik' simpati dunia agar berpihak kepada Aceh dan menekan Belanda. 2. barulah persetujuan dapat dicapai dengan membuat traktat yang terdiri atas 10 pasal. Said bahwa traktat ini ditinjau dari sudut hukum ketatanegaraan di Indonesia. 111 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 289-297. Setelah melalui saat-saat tegang yang mencemaskan.

maka pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda mengumumkan perang kepada Aceh. (123) Pengumuman perang disertai terus dengan agressi pertamanya. dimana dia memulai karangannya yang menarik itu dengan (Terjemahannya). Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 309-400.3. Dengan tidak mengenai malu dan dengan merobek-robek traktat (perjanjian) yang dibuatnya sendiri setelah tujuh minggu menyembahnyembah Sulthan Djauhar A l a m . 112 . Untuk mencapai tujuan diplomasi i n i . berbagai usaha telah dikerjakan. sehingga Belanda menderita kerugian yang sangat besar. Said. antaranya mengirim duta-duta istimewa keberbagai negeri. telah menulis satu bab chusus dalam bukunya : The Contest For North Sumatra. Anthony Reid. dimana Belanda dengan bangga telah mengumumkan perang kepadanya. Mengenai dengan "Diplomasi Serba macam" ini A h l i Sejarah Australia. terutama sekali dengan negara-negara Islam chususnya dengan Turki Usmaniyah. antara lain dapat menarik perhatian Raja Perancis Napoleon III. Uraian lanjut tentang hal ini telah ditulis oleh ahli sejarah M . (125) " M u n g k i n sangat sukar untuk mendapat calon-calon diantara kekuatan-kekuatan Eropah yang bersedia datang untuk membela Kerajaan Kecil yang terasing itu. menguatkan kembali hubungan internasional yang telah pernah ada. Hasilnya juga ada. mengadakan kontak dengan perwakilan-perwakilan dunia internasional yang berada di Penang dan Singapura. (123) Ibid halaman 339-400. masa mana digunakan oleh Aceh untuk melakukan suatu kampanye dahsyat (segala macam bentuk diplomasi) untuk menarik simpasi dunia. (122) DIPLOMASI A C E H T A H U N 1873. (124) Antara agressi pertama dengan agressi kedua terluang waktu hanya enam bulan. Memang Aceh telah (122) M. (124) Ibid halaman 401-425. yang dapat dipukul mundur oleh angkatan perang dan rakyat Aceh. antara lain seorang jenderalnya mati konyol. (125) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 119-155. disamping Belanda menderita malu yang amat dahsyat.

Di Penang. Abad eksport lada telah mengantar lebih banyak kemakmuran dan hubungan internasional kepada orang-orang Aceh. sekalipun tidak cukup untuk merobah rencana Belanda. Mereka berangkat dari Penang dengan menyinggahi Mekkah untuk terlebih dahulu mengadakan kontak dengan Syarif Mekkah dan Pemimpinpemimpin Islam yang f.berhasil membangkitkan perhatian untuk sejumlah simpasi dunia. Meminta Bantuan Chalifah. adalah kutipan disana-sini dari bab "Atjehnese Diplomacy 1873" nya Anthony Reid. hasil ini tidak akan mengurangi pencapaian yang didapati di Turki oleh Duta Istimewa yang ajaib. Memang. kebetulan sekali tanggal tersebut jatuhnya pada hari tentera kolonial Belanda dipukul hancur didaratan Aceh sehingga sisa-sisanya lari terbirit-birit kekapal-kapal dengan meninggalkan bangkai-bangkai teman-temannya yang telah mati konyol.1870-1874 M. Aceh telah memulai dengan berbagai hasil luar biasa untuk mengatasi bahaya-bahaya lain dari ekpansi Eropah. 1. Yang saya turunkan di atas ini. Untuk meminta bantuan dan perhatian Khalifah Turki Usmanuyah di Istambui. Sulthan Aceh Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . orang-orang Aceh mendapati satu "pintu gerbang yang netral" menuju dunia yang luas. Mereka tiba dl [t ikota Negara Turki Istambui pada tanggal 27 April 1873. . dimana penduduknya sama sekali tidak simpati kepada agressi Belanda. 113 . Masa mengaso enam bulan antara agressi Belanda pertama yang gagal dan datangnya agressi kedua. Aceh sebagai suatu Negara berdaulat penuh yang sedang dalam bahaya mengancam mempergunakan kesempatan itu untuk berbicara dengan kekuatan-kekuatan dunia.) mengirim satu delegasi ke Istambui yang terdiri dari Said Abdur Rahman (seorang politikus/diplomat ulung yang berkedudukan Duta Besar Berkuasa Penuh) dan NyalAbbas (seorang ekonom dan pedagang lada kenamaan).da dikota suci tersebut. dibandingkan dengan kebanyakan orang-orang Indonesia lainnya. Abdur Rahman AdhDhahir ".

satu jumlah yang sangat besar menurut ukuran nilai uang waktu itu. D i Penang telah berdiri sebuah perwakilan Aceh yang bernama " G E D U N G A C E H " dipusat kota Penang. bahkan diantara mereka ada yang mengirim puteraputeranya untuk belajar disana. baik oleh Pemerintah ataupun oleh rakyat Turki.Setibanya delegasi di Istambui. Tetapi.000. Gedung Aceh menjadi pusat segala kegiatan politik. karena Penang sejak dahulu telah menjadi kota dagang dan politik bagi Kerajaan dan orang-orang Aceh. langsung menemui Menteri Luar Negeri Safvet Pasya dan Perdana Menteri Vizir A l i Pasya. Kabinet Turki berkali-kali mengadakan sidang-sidang istimewa untuk membicarakan masaalah Aceh. Mereka mengemukakan masaalah Aceh diagressi oleh Belanda. Penang adalah pusat kegiatan Aceh diluar negeri. 2. disamping Missi Abdur Rahman mengadakan kontak-kontak di Timur Tengah. maka dengan sangat menyesal Turki tidak dapat memberi bantuan langsung berupa meliter atau benda-benda lainnya. orang-orang Aceh dari segala golongan seialu mengunjungi kota pelabuhan Penang untuk mengecap kehidupan kota. setelah agressi Belanda pertama. karena Turki sendiri waktu itu dalam keadaan sulit. pemuka-pemuka Aceh yang ada dikota tersebut dengan aktif sekali mengadakan hubungan dengan Dunia Eropah Modern. dimana negara-negara barat kristen sedang berusaha untuk memperetelinya. Dewan Delapan. dengan biaya $ 40. demikian tulis Anthony Reid. untuk menarik simpasi dunia. di Penang dibentuklah sebuah bada yang bernama " D E W A N D E L A P A N " (The Council of Eight). diplomasi dan ekonomi Aceh diluar negeri dimasa-masa menjelang perang dan setelah agressi pertama. yan terdiri dari pemuka-pemuka dan pemimpin-pemimpin Aceh yang ada 114 . dan pers Turki tiap-tiap hari memuat berita dan komentar mengenai "missi Abdur R a h m a n " dan masaalah Aceh serta agressi Belanda pada umumnya. terutama sekali pers memberi uraian yang amat berguna. Memang sejak Sama. Sekarang. Setelah agressi pertama. Sungguhpuh demikian. Sambutan baik dan hangat sekali. missi Abdur Rahman telah mencapai hasil-hasil politis dan diplomatis yang sangat berguna.

Muslim. Dapat mempengaruhi sebahagian orang-orang Eropah untuk menyebelahi Aceh.J. Menggerakkan perhatian dunia terhadap masalah Aceh. tuan Herriot. Marshall. juga telah memberi hasilhasil yang positif bagi Aceh: 1. yang bertugas membantu Aceh dalam peperangan melawan Belanda dalam arti seluas-luasnya. tokoh politik/ekonomi ukuran berat). Luhring (Jerman) dan F. 3. dan pembina utama harian P E N A N G GAZETTE. Dewan Delapan yang terdiri dari Teuku Paya (Ketuanya). Diantara me115 2. bahkan sebelum pecah perang. terutama di Malaya dan Singapura sendiri. 5.disaria. Teuku Ibrahim (ketiganya tokoh politik/militer kenamaan). 4. Dapat menarik untuk menyebelah Aceh seorang tokoh terkemuka penerbitan surat-surat kabar. . Gullahmeidin dan Umar (kelahiran India . Swendsen (Norwegia). disamping telah menggegerkan Den Haag dan Batavia. dan yang menjadi sekretaris Dewan Delapan yaitu Said Ahmad. politikus yang cakap dan lincah. Syekh Ahmad dan Teuku Ibrahim) bertugas membuat garis politik luar negeri Aceh. tokoh melker dan tokoh dagang kenamaan). Sheppard (Amerika). Juga dapat mendekati kepala kantor berita Reuter di Penang. Panitia Tiga dari Dewan Delapan (Teuku Paya. Diplomasi dan kampanye Dewan Delapan. Menembusi blokade Belanda untuk memasukkan senjata. Tuanku Hasyim. amunisi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya ke Aceh. tuan W. sementara pimpinan harian dari Dewan Delapan dibawah Teuku Ibrahim selalu mengadakan sidang-sidang rutine untuk membicarakan masalah-masalah hangat yang datang dari Aceh ataupun dari wakilnya diseantero dunia. dari kaum Muslimin diseluruh dunia. tokoh ekonomi kenamaan) dan Syekh Kasim (turunan Arab. sehingga karenanya suratsurat kabar Penang banyak sekali memuat berita dan komentar yang menguntungkan Aceh dan merugikan Belanda. ada empat orang Eropah Muslim yang tinggal di Aceh ikut berperang melawan Belanda. yaitu Thepen (Jerman). Nyak Abu dan Panglima Perang Haji Yusuf (keduanya kelahiran Aceh. Mengumpulkan sejumlah besar dana untuk biaya perang Aceh.

Kecuali itu. Perancis memberi bantuan moril dan Amerika telah memberi kesempatan luas sekali kepada Dewan Delapan untuk berunding dengan Wakil Perutusan Amerika di Penang dan Singapura.reka. Dia tiba di Banda Aceh dalam bulan Mei 1874 dengan menyamar sebagai juru-masak untuk dua orang Inggeris. Dewan Delapan terus mengadakan kontak dengan Pemerintah Inggeris. Dia telah membantu Aceh. Perancis dan Amerika. 116 . 9. 7. dan tahun berikutnya datang lagi dua orang perwira arteleri Turki. ada sejumlah kira-kira 80 orang Eropah yang tinggal di Aceh dalam tahun 1873 untuk ikut bersama rakyat Aceh memerangi Belanda. 6. Kecuali. yaitu bekas Syahbandar Pelabuhan Rangoon. Sejumlah besar para perwira Turki ikut membantu Aceh sampai akhir tahun 1875. Hasil-hasil dari kontak-kontak diplomasi ini banyak juga. antaranya Inggeris membiarkan Penang. dia bersama satu grup orang-orang bekas anggota satu perkumpulan di Sanghai dikirim untuk membantu perang Aceh. meliter. diantaranya tuan Pennifeather (orang Inggeris bekas Inspektur Polisi) dan seorang lagi orang Inggeris. 8. ada yang ahli ekonomi. politik dan ahli pembuat senjata. sehingga hampir-hampir saja ditandatangani satu perjanjian (traktat) persahabatan dan saling membantu antara Amerika Serikat dan Kerajaan Aceh Darussalam. Singapura dan kota-kota jajahan Inggeris lainnya untuk dipakai oleh Aceh menjadi basis kampanyenya. Seorang Amerika lain yang berdomisili di Penang Tuan Thomas Carr.

yang tidak pernah menyerahkan kedaulatan Aceh kepada Belanda. sekalipun beliau sendiri telah ditawan. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantard) 117 .Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah II.

5 K S § 5. !5 •« ^ U H .II | | 00 «3 «3 tso § R ? 3 B 5 2 ^ & ^ § g g o § 5 * 121 § 0. |> ^ ti. •• £ 118 .

3. Qanun selanjutnya menyebutkan gelar-gelar perwira pada Balai Laksamana.ORGANISASI D A N P E R K E M B A N G A N A N G K A T A N P E R A N G BALAI LAKSANA Menurut Qanun Meukuta Alam. Bujang Laksamana. Ibid halaman 65. telah menetapkan empat dasar program negara. Magat Seukawat. 10. Tandil Raja. 7. Bujang Bentara Sidik. Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. Tandil Amirul Harb. 6. yaitu : membanguüi< armada (angkatan laut) yang kuat. 8. terdapat B A L A I L A K S A M A N A A M I R U L H A R B . Ibid halaman 70-71. 11. Bujang Kawal Bentara Siyasah. M. (129) Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah yang lebih terkenal dengan A l Kahhar. diantara lembaga-lembaga Negara Tertinggi. 5. disamping angkatan darat yang telah dibangun semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Samudra/Pase. 9. 119 . yaitu: (128) 1. Seri Bentara Laksamana. salah satu diantaranya. (126) sama dengan Departemen Pertahanan kalau istilah sekarang. Tandil Bentara Semasat. Bujang Akiyana. 2. Tandil Kawal Laksamana. (127) Menteri Pertahanan kalau istilah sekarang yang mengepalai Angkatan Darat dan Angkatan Laut. dan pejabat tinggi yang memimpinnya bergelar Orang Kaya Laksamana Wazirul Harb. 12. segera meriaiisir rencana A l i Mughaiyat Syah dengan (126) (127) (128) (129) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 41. 4. Tandil Gapunara Siyasah. PEMBANGUNAN ANGKATAN PERANG Sulthan Ali Mughaiyat Syah. Bujang Raja. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97.

Dibawah ini saya turunkan rasi nama pangkat. (131) RASI N A M A P A N G K A T Sebagai suatu Angkatan Perang yang dibangun secara modern. Af. sementara tenaga-tenaga ahli teknik untuk keperluan jeni dan ilmu perang didatangkan dari Turki. 7. 2. karena namaitu disejajarkan dengan bahasa Inggeris A. bahwa naskah tersebut dibuat Sdr. Banta (sersan mayor). Banta Cut (Kopral). Pang (Kapten). 3. Banta sedang (sersan). Saya rasa. Pang Cut (Letnan II). (131) Af. maka kepangkatan Angkatan Perang Aceh ditetapkan agak mirip dengan kepangkatan dalam Angkatan Perang T u r k i . (130) Turki saja yang mengirim 300 tenaga ahli yang dimaksud. Sulthan Iskandar M u d a yang mendasarkan kerjanya pada filsafat: "Siapa kuat hidup. (130) Ibid halaman 100-103. Said. Arab dan India. (132) Rasi nama pangkat dan sebagainya ini. saya kutip dari satu naskah yang diberikan kepada saya oleh sdr. siapa lemah tenggelam" terus memperkuat dan mempermoderrn angkatan perangnya. Daud Beureueh) kira-kira pada tahun 1959. oleh karena para tenaga dalam bidang militer didatangkan dari Turki pada waktu Aceh sedang membangun Angkatan Perangnya yang modern. Si Pai'(Perajurit). Pang M u d a (Letnan I). darat dan laut. Rasi nama tantra yaitu : 1. 5. 8. Hasballah Daud (Anaknya Tgk. yaitu : (132) I.membangun armada dan angkatan perang yang kuat.Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147. 120 .H. 4. Hasballah Daud berdasarkan buku yang berbahasa Inggeris. H a l ini bisa dimengerti. Tantra (angkatan). 6. nama angkatan. nama jabatan dan staf komando dari Angkatan Perang Aceh. Banta Setia (Pembantu letnan). seperti halnya dengan Angkatan Perang Kerajaan Turki Usmaniyah.

9. Adat (Staf). Tuha Adat (Kepala Staf). Panglima Wakilah (Wakil Panglima). Panglima Muda (Letnan Jenderal). 9. Peurintah (Komando). 11. Pang Seutia (Kapten Ajudan). Adat Peurintah Sagoe (Staf Komando Dipisi). 3. 5. 3. Adat Seumasat (Staf Intelijen). Balang (Bataliyon). 2. Adat-Samaindra (Staf Administrasi). Panglima Cut (Jenderal Mayor). 4. Keujruen (Staf Ajudan). 7. 12. III. 2. 4. Kaway (Piket). IV. 8. Panglima (Jenderal). 14. Rama Seutia (Ajudan). Keujruen Balang (Ajudan Bataliyon). Panglima Sukey (Brigadir Jenderal). Bentara Cut (Mayor). Buhoon Angkatan (Pasukan Tentera) Sabat(Regu). Adat Meuhad (Staf Chusus). Bentara (Kolonel). Ulee (Komandan). 1. Sukey (Resimen). 6. II. Tuha Adat Peurintah (Kepala Staf Komando). 3. 5. 13. 1. 10. Kawan (Kompani). Bentara Rama Seutia (Kolonel Ajudan). 6. 10. 8. 5. Sagoe (Dipisi) Neumat Buet (Jabatan). 2. 4. Keujruen (Ajudan Jenderal). Pang Muda Seutia (Letnan Ajudan). 7. 9. 15. 6. Keujruen Panglima (Ajudan Panglima). Panglima Peurintah Sagoe (Panglima Dipisi). 121 . Rakan (Peleton). Bentara Muda (Letnan Kolonel). 1.

20. Bala Sideek Tantra (Corps Polisi Meliter). Terhadap Ulee Balang (Komandan-komandan Bataliyon) yang merangkap jabatan sipil (kepala Pemerintah Daerah) diberi gelar-gelar tertentu. Bala Utooh Pandee (Corp Jeni Bangunan). 24. 19. yaitu "Revolusi 12 Z u l k a ' d a h " (tahun 916 H . ) yang telah meleburkan Kerajaan-kerajaan Kecil di Aceh menjadi satu kerajaan besar. 17. Ulee Bala (Kepala Corp). Bala Surah Hanta (Corps Perhubungan). 2. RASI N A M A J A B A T A N R A N G K A P Kerajaan Aceh Darussalam adalah hasil suatu revolusi besar. 11. 14. Balang Balee Raya (Bataliyon Garnizun). (133) DiMeuelek: Ganun Meukuta Alam halaman 68-70. yang kebanyakannya oleh Komandan Bataliyon (Ulee Balang). Ulee Adat (Perwira Staf). 18. Bala Tantra Rantoe (Tentera Lapangan). Ulee Kawan (Komandan Kompani). Balang Meuriam Lila (Batliyon Arteleri). 13. Kawan Bala Gaj ah (Bataliyon Kavaleri). 25. Mentara Tuha Adat (Kepala Staf). Sejak berdirinya sampai waktu-waktu yang panjang. Adat Meuhad (Staf Chusus). K A W A S A N A C E H BESAR 1. Bala Dapu Bale (Corp Perbekalan Asrama). 21. Bentara Seri M u d a Wangsa. Bentara Dewa Maharaja. Adat Seunaroe (Staf Logistik/Tetorial). Ulee Balang (Komandan Bataliyon).10. 122 . 23. sehingga oleh karena itu kepala-kepala pemerintahan daerah hampir semuanya dijabat rangkap oleh komandan-komandan tentera setempat. 22. 16. Adat Peunaroe (Staf Operasi). Kerajaan Aceh Darussalam selalu dalam keadaan perang. Adapun gelar tersebut seperti tercantum dibawah i n i : (133) I. 15. Bala Buleuen Mirah (Corp Palang Merah). 26. 12. yang antara satu dengan daerah lain berbeda-beda.

Bentara Seri Indera Pura. 20. 8. Bentara Seri Maharaja Muda. Bentara Raja Dewa Indera. Bentara Raja Indera Seutia. 16. Bentara Bijaya Pahlawan. Bentara Duka Wangsa. 22. 32. Bentara Seri Maharaja Paduka. Bentara Seri Amar Diraja. Bentara Setia Indera. Bentara Seri Indera Diraja. Bentara Seri Indera Lila. 11. 5. 27. Bentara Seri Raja Muda. Bentara Seri Nara Paduka. 35. Bentara Paduka Seri Raja Muda. Bentara Seri Ratna Meukuta. 36. Bentara Seri Lila Wangsa. 34. 6. Bentara Raja Meurah. 19. Bentara Seri Rama Wangsa. Bentara Seri Udahna Raja. Bentara Megat Seutia Muda. 123 . Bentara Sinara Indera. 29. 4. 41. 24. Bentara Seri Maharaja Dewa Purba. 9. 26. 18. Bentara Raja Setia Wangsa. 33. 13. Bentara Seri Rama Meukuta. 37. 15. 30. 12.3. 21. Bentara Megat Bangsa Diraja. Bentara Seri Indera Muda. 14. 38. 7. Bentara Seri Indera Wangsa. Bentara Maharaja Darudahna. Bentara Duka Raja Bentara Maharaja Indera. Bentara Seri Lila Indera. 39. Bentara Paduka. 23. 31. Bentara Seri Indera Seutia. Bentara Seri Raja Setia. 40. Bentara Paduka Ari Wangsa. Bentara Lila Raja. 25. Bentara Raja Indera Perkasa. 28. 17. Bentara Raja Dewa Muda. 10. Bentara Indera Wangsa.

22. 24. Bentara Maharaja Dewa. 17. 7. 9. Bentara Seri Maharaja Dewa. Bentara Seri Muda Seutia. 16. Bentara Raja Udahna Seutia. Bentara Raja Seutia Wangsa. Bentara Seri Indera Maharaja. 10. 4. Bentara Bidaja Pahlawan. 11. 32. Bentara Seri Raja Indera. Bentara Seri Nara Seutia. 30. Bentara Seri Muda Seutia Padang Tiji. Bentara Seri Indera Megat. (Pengawal Bandar). 13. Bentara Paduka Lila. 27. Bentara Raja Dewa Sakti. Bentara Raja Seudia Pahlawan. 18. 43. 5. Bentara Maharaja Purba. 15. Bentara Seri Daria. Bentara Sinara Wangsa (Bentara Balang II). Bentara Seri Seutia Diraja. 2. 31. 14. Bentara Seri Indera Perkasa Bentara Raja Seutia Muda. Bentara Seri Nara Indera. K A W A S A N L U A R A C E H BESAR 1. 19. Bentara Seri Ratna Perkasa. Bentara Seri Lila Raja. Bentara Seri Perdana Wangsa. Bentara Balang Raja Indera Wangsa. . 21. 124 Bentara Seri Rama Indera (Bentara Balang I).42. Bentara Seri Muda Wangsa. Bentara Seri Rama Paduka. Bentara Seri Rama Wangsa Diraja. 26. 6. Bentara Seri Indera Pahlawan. 12. 23. 8. Bentara Raja Seutia Indera. 20. Bentara Raja Dewa Seutia. Bentara Seri Bijaya Megat. 33. Bentara Seri Raja Purba. Bentara Seri Raja Diraja. Bentara Raja Purba Indera. 44. 28. 29. 3. 25.

Bentara Raja Dewa Pahlawan. Bentara Paduka Seutia Muda. 44. Iskandar Muda dan lainnya. Oleh karena itu. Bentara Paduka Singa Raja. . M. Bentara Datok Bendahara. dalam membangun angkatan perang. 45. umpamanya dari Kerajaan Turki Usmaniyah. Tgk. 46. (134) Sulthan Iskandar Muda lebih jauh lagi dalam usahanya mempermodern Angkatan Perang Aceh. 37. Bentara Raja Lila Meukuta. 36. Untuk mendapat tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman.) telah me(134) Anthiny Reid: The Contest For North Sumatra halaman 3. (135) H. Anak-anak muda yang sedang dididik untuk menjadi anggota tentera itu dinamakan "Rakan Syarikat Raja". terutama dari negara-negara Islam. Bentara Raja Lila Muda.34. hanyalah "Angkatan Perang" yang berpendidikan dan terlatih baik. 39. 42. Bentara Seri Nara Diraja. Bentara Seri Perdana Lila. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. M. (135) Atas permintaan Sulthan A l Kahhar. 43. Bentara Raja Dewa Pahlawan. Bentara Seri Buni Diraja. sulthan Sulaiman Chan (926-974 H . Bentara Seri Muda Dewa. 35. Zainuddin: Singa Aceh halaman 79. menyadari bahwa angkatan perang yang dapat diandalkan untuk menaikkan martabat negara. tempat-tempat pendidikan/latihan mana dinamakan :"Blang Si Pal' " dan "Blang Peurade". PENDIDIKAN TENTERA Pembangunar Kerajaan Aceh Darussalam. telah mengadakan tempattempat latihan diberbagai tempat diseluruh Aceh. Bentara Seri Dewa Perkasa. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. Bentara Seri Muda Wangsa Seri. 40. Sulthan A l i Maghaijat Sjah dan pelanjut-pelanjutnya : A l Kahhar. 125 . Kerajaan Aceh Darussalam mendatangkan para guru dan instruktur dari negara-negara sahabat. Sulthan Turki Usmaniyah.M. sektor pendidikannya mendapat tempat yang istimewa.1523-1566 M. 41. 38.

seperti yang diakuinya oleh seorang perwira tinggi Perancis. Laksamana Beaulieu. (136) 126 . di Ibukota Negara Banda Aceh didirikan sebuah akademi militer yang bernama "Darul Harb" yang dapat diterjemahkan dengan Fakultas Ilmu Peperangan. peranan wanita dalam politik negara dan meliter sudah nampak menonjol. Dibawah ini dituturkan beberapa contoh : I. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 181. 17 September 1969 halaman 9. masing-masing ahli dalam bidang barisan meriam dan barisan kuda (arteleri dan cavaleri) untuk mendidik dan melatih angkatan perang Aceh.16) Kecuali tempat-tempat pendidikan/latihan yang dinamakan "Blang Si Pai' " yang banyak terdapat diberbagai daerah dan wilayah Aceh. yang antara lain tulisnya : " setelah Sulthan Iskandar Muda memerintah. maka Angkatan Perang Aceh pada waktu itu adalah satu-satunya angkatan perang yang terbaik di Kepulauan Nusantara. (138) M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 272. Ingat saja seorang raja wanita Ratu Nihrasiyah. (137) Majaiah Sinar Darussalam. (1. sampai-sampai kepada para sulthan penggantinya yang silih H. Demikianlah setelah terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. diberilah kesempatan yang luas kepada wanita untuk ikut serta dalam lembaga-lembaga negara dan pertahanan. 801-831 H .). (137) Hasil dari pendidikan yang teratur baik itu. maka orang Aceh telah menjadi perajurit terbaik dikepulauan Nusantara. dimana mereka langsung masuk dalam dinas tentera aktif. no.ngirim ke Aceh sebanyak 40 orang perwira-perwira tentera Turki. Singa Aceh halaman 114. A R M A D A INONG B A L E Semenjak pertama kali dimana Sulthan A l Kahhar mengirim Armada Aceh ke Malaka untuk menghancurkan kubu kolonialis Portugis.M. (138) WANITA D A L A M A N G K A T A N P E R A N G Sudah sejak zaman Kerajaan Islam Samudra/Pase. (14001428 M.

seorang yang bodoh dan bejat moral. 127 . yang memerintah tahun 997-1011 H . seorang pahlawan wanita yang telah banyak jasa kepada Kerajaan. dibentuklah sebuah armada yang sebahagian perajuritnya terdiri dari janda-janda (Inong bale) pahlawan-pahlawan yang telah tewas.berganti mengirim angkatan laut/darat kedaerah-daerah timur dan barat Sumatera serta ke Malaya. Berkali-kali Armada Inong Bale ikut bertempur diselat Melaka dan pantai-pantai sumatera Timur dan Malaya. Kedua Pahlawan inilah yang berjasa membebaskan Iskandar M u d a dari penjara tahanan Sulthan M u d a Alaiddin Ri'ayat Syah V . RESIMEN WANITA P E N G A W A L I S T A N A Dalam masa pemerintahan Sulthan M u d a A l i Ri'ayat Syah V . yang terdiri " S i P a i ' Inong" (perajurit wanita) dibawah pimpinan dua pahlawan wanita : Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. M. Tawarikh Raja-rajaKerajaan Aceh halaman 45. Pada zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Sjah I V . (1604-1607 M . Seorang Pengarang wanita Belanda. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 8-15. Yunus Jamil: Sulthan Iskandar Muda halaman 4. ) . H. ) . Armada ini dinamakan dengan " A r m a d a Inong Bale" dibawah pimpinan Laksamana Malahayati.M. Kalau umpamanya Iskandar M u d a tidak dibebaskan dan sempat dibunuh.1599 M . dibentuklah "Suke kaway Istana" (Resimen Pengawal Istana). Laksamana Malahayati pula yang diserahkan oleh Sulthan Alaiddin Ri'ajat Sjah IV untuk menerima dan menghadapi utusan Ratu Inggeris. dalam bukunya "Vrowelijke Admiral Malahayati" sangat memuji-muji Laksamana Malahayati dengan Armada Inong Balenya. (1589-1604 M . Sir James Lancaster. ) . nenekanda Iskandar M u d a . barangkali Aceh tidak (139) Tgk. yang datang ke Banda Aceh Darussalam pada tanggal 6 Juni 1602 dengan surat dari Ratu Inggeris. yang terdiri dari 2000 perajurit wanita yang gagah dan tangkas. maka banyak sudah perajuritperajurit yang syahid. . Marie van Zuchtelen. (139) II. dengan isterinya menjadi "janda " atau "Inong B a l e " . 1011-1015 H . Laksamana Malahayatilah yang telah berhasil menggagalkan percobaan pengacauan oleh Angkatan Laut Belanda dibawah pimpinan Cornelis dan Frederick Houtman (1006 H .

128 .

Dalam 1962.Seket Kuta Inong Balee. yang sekarang hanya tinggal reruntuhannya lagi. 129 . pernah beberapa sarjana dan mahasiswa Amerika meninjau dan mempelajari kuta lama {benteng) o ini. jika dilihat dari udara.

KUTA INONG BALEE 130 .

-v * is > 5 M I Si II 1? §1 2 s« ^ 3 • © < -~ u 131 .

Lamreh Krueng RayaAceh Besar.Kandang Kampung Kuta. Dalam kandang ini terdapat mak Laksamana Malahayati. 132 . Terletak diatas sebuah bukit kecil d Kampung Kuta.

133 .Makam Laksamana Malahayati di Kandang Kampung Kuta Lamreh Krueng Raya.

). Karena itulah. A l Kahhar yang berpemandangan jauh. Bataliyon inilah yang ditugaskan untuk menyambut tamu-tamu agung dengan barisan kehormatannya. Maka demikianlah untuk pertama kali. 1016-1045 H .). (1607-1636 M. (140) III. DIPISI K E U M A L A C A H Y A Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. yang sangat sulit membina hubungan laut yang terjamin apabila kapal-kapal mengangkut alat-alat perlengkapan perang ke Aceh. dan untuk selanjutnya beliau meminta bantuan tenaga ahli yang sanggup membantu pembangunan industeri perang. Sulthan Sulaiman Chan pun mengirimkan 300 tenaga teknisi ke Aceh.) menawarkan alat senjata dan perlengkapan perang lainnya kepada Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah II A l Kahhar (945-979 H. yang perajuritperajuritnya dipilih dari dara-dara yang ramping semampai dan berwajah rupawan. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 193. yang terdiri dari perajurit-perajurit wanita melulu dan panglimanya seorang jenderal wanita. melihat bahwa antara Turki dengan Aceh terlalu jauh. 1523-1566 M. juga telah membentuk satu dipisi pengawal istana. (142) M. logislah kalau dengan cepat membina industeri perkapalan dengan mendirikan galangan-galangan kapal yang sanggup membuat kapal-kapal perang (140) Tgk. M. seperti yang diceritakan oleh Petualang Portugis Pinto. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 43. (141) INDUSTERI P E R A N G Pada waktu Sulthan Turki Sulaiman Chan (926-974 H . Menurut catatan sejarah.-1539-1571 M.akan pernah punya Sulthan yang agung sedemikianrupa. beliau hanya menerima untuk satu kali saja. 134 . (141) M. yang telah memperbesar dan mempermodern Angkatan Perang Aceh. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 101-102. M. satu bataliyon dipisi wanita yang bernama "Dipisi Keumala Cahya" dijadikan "Bataliyon Kawal Kehormatan". (142) A l Kahhar yang memusatkan perhatiannya untuk membangun Angkatan Laut yang kuat dan Armada Niaga yang besar. A l Kahhar berpendapat bahwa Aceh perlu ada industeri perangnya sendiri. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 114.

Sheppard. Said mencatat. 135 . Ibid halaman 124. pendidikan. yang sesudah memeluk agama Islam di Aceh bernama Khoja Zainal Abidin. Namanya F. industeri perang dan sebagainya. dapat dipenuhi. yaitu membantu membuat dan memimpin pembuatan senjata pada industeri perang didaerah Samalanga. (143) (144) (145) (146) Kerajaan Yang Mahakuat. (143) Ahli sejarah M . (146) A N G K A T A N P E R A N G D A L A M KEN ¥ AT A A N Setelah selesai menguraikan tentang organisasi Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. (145) Seorang teknisi Amerika yang telah masuk Islam dan telah naik haji.J. Kemajuan industeri meriam dan senjata di Aceh telah sedemikian meningkatnya. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 109-110. bekerja pada Kerajaan Aceh Darussalam. seperti yang diakui oleh John Anderson. M. diantaranya dari Demak dan Bantan. sudah dapat diperbuat sendiri di Aceh masa A l Kahhar itu. hampir semua barang-barang dari pertukangan dan kerajinan yang dikerjakan orang-orang diluar negeri. kepangkatan. bahwa pembangunan kapal digiatkan. Kekuatan pertahanan dapat diperhebat pula dengan adanya barisan gajah yang dipergunakan oleh hulubalang-hulubalang (Ulee-balang-komandan bataliyon)". sehingga pesanan-pesanan dari negeri lain.dan kapal-kapal niaga. 1. yang juga direncanakan oleh teknisi-teknisi Aceh sendiri. maka pada akhir bab ini saya akan menurunkan beberapa catatan sejarah yang melukiskan "fakta nyata" dari kehidupan Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. Demikianlah. (144) Davis. antara lain mencatat tentang hasil industeri perang Aceh sebagai berikut : "Bahwa Sulthan mempunyai juga banyak sekali meriam-meriam besar dari waja. kata John John Anderson: Acheen halaman 24. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 137. Suatu masa Aceh dapat menginsafkan ahli Portugis dari Malaka supaya belut dari Pemerintahnya. Bahwa Aceh adalah Kerajaan yang mahakuat. Tenaga ahli ini. dapat dipergunakan untuk membikin kapal-kapal yang modern. Kapiten Kapal berbangsa Belanda yang sempat mengunjungi Aceh dalam tahun 1599.

400 Penembak Meriam. Aceh menyerang Semenanjung Malaya dari tiga jurusan. kekuatan dan kebesaran Aceh. dan setelah itu diserang sekali lagi dengan kekuatan tidak kurang dari 300 kapal perang (147) 2. jurusan Johor. Dalam tahun 1575. Puncak Kekuatan. Af. baik didalam ataupun diluar negeri. dengan sebuah armada yang menguasi Selat Malaka. maka dalam tahun 970 H . ) Sulthan A l Kahhar terpaksa mengangkat angkatan yang besar menghadapi Semenanjung Malaya. Dengan kekuatan ini. Pengawasan kerajaan berjalan efektif sekali terhadap pelabuhanpelabuhan penting di sepanjang pantai barat Sumatera. (149) Tgk. 3. seperti halnya dipantai timur sampai-sampai keselatan Asahan. Angkatan perang ini terdiri 300 kapal perang 400 ahli penembak meriam dan 15. Dibawah pimpinan raja yang gagah berani dan brilian Sulthan Iskandar M u d a (1607-1636 M . Ditengah laut dihadang oleh tiga buah kapal perang Portugis sehingga terjadi satu pertempuran. yang mengakibatkan ketiga kapal perang Portugis itu ditenggelamkan Selanjutnya Raja mendaratkan tenteranya di Malaka dan mengepung serta menembakinya selama 70 hari Dalam tahun 1582 sekali lagi Sulthan Aceh menyerang Malaka dengan membawa 150 kapal perang. 136 . Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 104-105. Perjalanan penaklukkannya mencapai sejauh Pahang dipantai timur Semenanjung Tanah Melalu. (1564 M .sedangkan istananya yang besar dan agung adalah pusat kegiatan ilmu dan kesarjanaan yang tidak ada bandingnya dikepulauan Nusantara (148).Anderson. telah mencapai puncaknya. Raja Aceh menyerang Malaka untuk menghantam Portugis. terbukti dengan dilakukan beberapa ekspedisi dibawah pimpinan rajanya. ) . sementara perdagangan luar negerinya telah mampu merealisir segala cita-citanya. Angkatan Perang Aceh yang telah begitu kuat dengan mendapat ajaran dan latihan dari ahli-ahli yang datang dari Turki. jurusan Malaka dan jurusan Patani (149) (147) John A nderson: A cheen halaman 25-26. (148) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman h3.000 lasykar.

Said . menghancur tembaga dan membikin kapal. Duta Besar Perancis yang mendapat mandat penuh dari rajanya untuk mengantar surat yang berunding dengan Sulthan Aceh Iskandar Muda. (151) Ibid halaman 169. Pertukangan adalah bakat orang Aceh.000 perajurit Expedisi dipercayakan kepada dua pahlawan yang berpengalaman diperairan ini. keahlian mereka adalah mengagumkan " dilaut berdiri kapal-kapal perang dari jumlah besar. (152) Af. Kebesaran Aceh Menurut Beaulieu. Serangan ini terdiri seperangkatan armada yang mengangkut sejumlah 15. Dengan 20. pertukangan besi. Dari Sulthan Turki diterimanya sumbangan 500 meriam dan sejumlah besar alat-alat Dalam tahun 1568 barulah terjadi lagi serangan Aceh terhadap Portugis.000 perajurit dan 400 orang Turki. Dom Antonio de Noronda gubernur Portugis ketika di Goa ditahun 1564. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 111. Serangan Aceh ke Mala'ka berkekuatan 236 buah kapal dengan 20. pembersih dilihat dari pakaian dan rumah tangganya. bahwa kapal yang pertengahan saja (150) Af. Serangan yang terbesar persiapannya oleh Aceh ke Malaka itu adalah terjadinya dalam tahun 1629. Daya dan Pidie.4. dan berhitung. yakni Orang Kaya Laksamana dan Orang Kaya Setia Lila (151) 6. 137 .000 perajurit. membuat catatan antara lain sebagai berikut: (152) " bahwa banyak penduduk (Aceh) yang tahu membaca. Ditiga pelabuhan jaitu pelabuhan Aceh. Front Negara-negara Islam. tersedia beratus kapal perang itu " bahwa kapal-kapal perang Aceh jauh lebih besar dari kapal-kapal perang yang pernah dibikin orang di Eropah dizaman itu "Telah kupersaksikan sendiri. didarat: barisan infantri yang diperteguh oleh tentera gajah. telah mendapat kabar pula bahwa Aceh telah membentuk suatu front persatuan negara-negara Islam untuk menentang kafir Portugis. Merekapun penggemar sastera. juga 200 meriam tembaga (150) 5. Aceh Sepanjang Abad halaman 181-182.

Juga dayung-dayungnya panjang tapi enteng. duduk berlindung dan sebagainya. Terachir sekali sengaja dipertebal temboknya daripada batu-bata yang tebalnya 50 langkah. Istana dikelilingi oleh lapangan kira-kira 1 Vi mil berbentuk bulat telur " melewati istana mengalir sungai yang airnya jernih sekali. "Ditaksir tidak kurang dari 900 ekor banyaknya gajah kepunyaan Sulthan sendiri. cantik. didapati lapangan luas. "Gajah-gajah cukup banyak. Diempat penjuru didapati empat buah menara tinggi. tapi berat. harus dilalui dulu empat buah pintu gerbang. Pun banyak dijumpai tukang-tukang yang pandai menuang tembaga. untuk berbelok. dan mereka bisa pula bertugas berdayung berganti-ganti kalau angin kuat. untuk berhenti. Kapal-kapal yang akan dinaikkan kepantai untuk digalang dan disimpan. Semuanya tahu menjalankan tugas dalam peperangan. apalagi tukang-tukang membikin kapal banyak sekali. Sesudah dinding terachir. Disitu didapati bilik-bilik. K i r i kanannya banyak tangga untuk turun mandi berkecimpung kedalamnya. gajahlah yang menariknya. " mudah saja dijumpai tukang-tukang besi yang ahli. Setiap dayung dikayuh oleh dua orang " Kapal-kapal perang itu dipelihara baik-baik sehabis dipakai berperang "Setiap kapal disediakan beberapa meriam besar. Mereka itu kebanyakan asal dari orang asing (Habsyi). untuk lari. Disitulah nampak sejumlah 400 perajurit dan 300 gajah yang bertugas di Dalam 138 . sebelum sampai keruang istana sebenarnya. A d a sejumlah 1500 hamba sahaya. terlalu lebar dan tinggi pula. yang cukup dipercayai dan yang segera dapat menjalankan perintah dengan tanpa pikir-pkir dan bimbang. Orang Aceh amatlah ahli membikin kapal perang. Binatang ini amat penting sekali dibutuhkan dipeperangan. Sebagai pegawai Sulthan saja didalam istana didapati tidak kurang dari 300 orang tukang mas.ada 120 kaki panjangnya. dan banyak sekali tukang-tukang kayu. sudah terlatih. "Setiap kapal sanggup membawa 700 sampai 800 tentera.

Gambar lukisan Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Syah Sri Baginda mangkat pada 23 Oktober 1675, memerintah dari 5 Febru 1641—23 Oktober 1675.

(Dari buku: Srikandi Aceh) .

139

KEHIDUPAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL LEMBAGA—LEMBAGA SOSIAL Diantara lembaga-lembaga pada tingkat Pemerintahan Pusat, terdapat empat lembaga yang tugas pekerjaannya meliputi bidangbidang sosial, yaitu: (153) 1. Balai Baltul Musafir.

Balai ini bertugas mengurus para pengembara (wisatawan dalam dan luar negeri), menyantuni para pengembara terlantar dan mengurus perjalanan keluar negeri. 2. Balai Baltul Fakir Wal Miskin.

Balai ini bertugas menyantuni fakir miskin, mendidik dan menyantuni anak yatim piatu. 3. Balai Silatur Rahim.

Balai ini berfungsi mengatur hubungan persaudaraan antara warga-negara dan antar manusia yang berdiam dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 4. Balai Darul Asyikin.

Balai ini berfungsi sebagai "kontak biro" antara pemudapemudi yang ingin berkenalan, berpacaran, bertunangan dan seterusnya berjodoh. UNSUR—UNSUR WARGANEGARA Menurut catatan sejarah, bahwa penduduk asli Aceh sebelum datang Agama Islam berasal dari suku-suku bangsa yang datang dari negeri-negeri atas angin yaitu Hindia, Siam, Funan, Kamboja dan Campa.
(153) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72.

140

Mereka adalah pecahan dari bangsa "Mon Khmer" dan suku "Mantra" (Mantir), yang kemudian oleh orang Aceh disebut "Manteu". (154) Setelah Aceh dimasuki Agama Islam (akhir abad I H.), maka datang pula ke Aceh orang-orang Islam Parsia, Arab Afrika, yang mana mereka menetap di Aceh dan menjadi warganegara, bahkan menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan. Akhirnya mereka juga menjadi unsur-unsur warganegara yang penting. KEDUDUKAN WANITA Kerajaan Aceh Darussalam yang telah mengambil Islam menjadi dasar negaranya dan Quran serta Hadis sumber hukumnya, maka adalah sesuatu yang logis kalau kedudukan wanita disetarafkan dengan pria dan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Qanun Meukuta Alam membolehkan kaum wanita menduduki segala jabatan dalam lembaga negara, termasuk Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen). (155) Dalam perjalanan sejarah Kerajaan Aceh Darussalam, kita dapati banyak sekali tokoh-tokoh wanita yang memegang peranan penting dalam pemerintahan dan lembaga-lembaga negara, sebagai akibat logis dari ketentuan Qanun Meukuta Alam yang mengatur kedudukan wanita. Nukilan catatan sejarah dibawah ini adalah sebahagian dari padanya: 1. Wanita-wanita Anggota Legeslatif.

Balai Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen) dizaman Ratu Safiatuddin, terdiri dari 73 orang anggota, dan 1 diantaranya adalah wa8 nita, sedangkan pada zaman-zaman sebelumnya jumlah anggota wanita kurang dari 10 orang. Diantara kedelapan belas anggota wanita, tersebutlah tokoh-tokoh utama wanita waktu itu, antaranya yaitu Sitti Cahaya Sinyak Bunga, Nyak Puwan, Sinyak Ukah, Sinyak Habibah, Uli Puwan, Siti Awam, Sinyak Tampli dll. (156)
(154) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 1-2. (155) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 90-91. (156) Ibid halaman 90-91. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 192-193.

141

2.

Wanita-wanita Negarawan.

A k a n terlalu banyak untuk menyebut tokoh-tokoh wanita Aceh yang menjadi negarawan ulung, baik sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan daerah dan sebagainya. Sebagai Kepala Negara Wanita, terkenallah nama-nama : Ratu Nihrasiyah Rawa Khadiyu (157), Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat, Seri Ratu Nurul A l a m Naqiatuddin, Seri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah, Seri Ratu Kamalat Syah (158) Sebagai kepala Pemerintahan Daerah (Uleebalang) terkenallah tokoh-tokoh wanita seperti Cut Nyak Asiah (159), Pocut Meuligoe, Cut Nyak Keureuto dan Cutma Fatimah (160). Sebagai pahlawan terkenallah tokoh-tokoh wanita kenamaan seperti: Laksamana Malahayati (161), Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen (162), Cut Nyak Dhien, Teungku Fakinah, Cut Meutia, Pocut Baren, Polcut Biheue dan Cutpo Fatimah. (163) UPACARA—UPACARA ADAT Kerajaan Aceh Darussalam sebagai suatu masyarakat modern yang mempunyai tata-tertip, logislah kalau mengenai berbagai "upacara-adat" dalam kehidupan sosialnya, seperti: 1. Upacara Perkawinan.

Sesuatu perkawinan didahului dan diliputi oleh berbagai adat-istiadat dengan berbagai macam upacara, seperti Melihat Fhai (masa perkenalan), Meulakee (meminang), ranup kong baba (memberi tanda pertunangan), Malam Mampleue (malam penganten),
(157) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (158) Ibid halaman 48. Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 191-2IS. H.Af. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 16-55. Ilyas Sutan Pamenan: RencongAceh ditangan Wanita halaman 35-93. (159) H.m. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 134. (160) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 139. (161) Tgk. Af. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 111-112. (162) Ibid halaman 114. (163) H.M. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 56-132.

142

Gambar lukisan Cut Nyak Dhien

143

I
a g 3 B, 3

I

*:
.2

!
a 1
co

144

I s
3

K

•5 Q
e

i

a

145

Makam Srikandi Cut NyakDhien di Sumedang Jawa Barat.

146

Gambar lukisan CutMeutia

147

148 .Gambar lukisan Teuku Umar Johan Pahlawan.

Gambar lukisan Teuku Panglima Polem Muhammad Daud. 149 .

(166) UPACARA—UPACARA KENEGARAAN Dalam Kerajaan Aceh Darussalam telah ditetapkan beberapa macam upacara kenegaraan yang banyak sangkut pautnya dengan kehidupan sosial. Khanduri apam (Isra-mikradj). Meuseuraya (gotong-royong) ada tiga macam : a. yaitu khanduri molud (12 Rabiul Awal). peumeukleh (dipisahkan dari ibu/bapa atau mertua) dan peusunat (menyunatkan anak). M. yaitu untuk uleebalang. khanduri bu (asyura 10 Muharram). Upacara Meuseuraya. mesjid dan sebagainya. Husin : Adat Aceh halaman 982. umpamanya mengerjakan sawah.Meukeuridja (pesta kawin). seperti membikin lueng ie (irrigasi). keuchik/teungku dan pemimpin-pemimpin tertentu. Meuseuraya untuk umum. untuk mengerjakan sawah. Keumaweueh (menepung-tawar penganten wanita yang hamil pertama dengan membawa hidangan).M. Tueng Dara Baro (menjemput penganten wanita). menggerik dan sebagainya. Ada beberapa macam khanduri yang telah diadatkan. 150 . Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 362-364. Zainuddin: Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 364-366. (165) H. khanduri laot (kenduri turun kelaut) dan khanduri lada (kenduri waktu panen lada) (165) 3. khanduri rabu abeeh (Rebu akhir bulan Safar. (166) H. pagar dan sebagainya. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 340-358. Khanduri. yaitu gotong royong timbalbalik antara penduduk. puwoe sie bak meugang (mengatur daging pada hari meugang). (164) 2. madeueng (bersalin). kebun. c. khanduri blang (kenduri waktu akan turun kesawah). meunasah. b. kadli. memotong padi.M. jalan.M. antara lain yaitu : (164) H. dinamakan juga khanduri tolak bala). Meuseuraya untuk bersama. Meuseuraya untuk pribadi tanpa balas.

dimana Sulthan sendiri akan hadir dan membukanya. Tiap-tiap pembukaan dari sidang-sidangnya. syahbandar Seri Rama Setia mempersembahkan bungong-jaroe kepada Sulthan berupa pakaian. untuk menjadi bahan bagi balai dalam menyusun garis-garis besar haluan negara (167) 2. Menjelang upacara itu. dimana diuraikan masalah-masalah politik. Balai Majelis Mahkamah Rakyat terletak dalam daerah Istana "Darud D u n i a " . Pembukaan Majelis Mahkamah Rakyat.1. (169) (167) (168) (169) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 76-77. Upacara hari meumeugang. yang dihadiri oleh Sulthan. para pembesar negara. para perwira dan pemimpin-pemimpin rakyat. Balai Majelis Mahkamah Rakyat adalah semacam badan musyawarah negara (kira-kira parlemen) yang beranggotakan 73 orang. yang dipakai raja dalam upacara itu. yang memang chusus menjemput Sulthan di Istana Kemala Cahaya Nurul Asyikin. para pembesar dan undangan hadir. maka barulah Sulthan memasuki ruangan upacara (gedung parlemen) dengan dipapah oleh Bujang Raja Seri Bentara Rakyat (Imam Balai Majelis Mahkamah Rakyat atau Ketua Parlemen). diharuskan dengan suatu upacara besar dan khidmat. pakaian dan beras kepada fakir/miskin. pertahanan dan sebagainya. (168) Pada hari itu juga. Dalam upacara itu. orang lumpuh dan janda-janda. ekonomi/keuangan. para ulama dan cerdik pandai. Sulthan memerintahkan Imam Balai Baitul F a k i r / M i s k i n untuk membagikan daging. para menteri. Juga Syahbandar menyediakan karangankarangan bunga untuk dibawa ke " K a n d a n g " (makam) rajaraja. Adat Aceh (Adat Meukuta Alam) halaman 19-20. Terjadi pada sehari sebelum Ramadlan (30 atau 29 Sya'ban). Sulthan mengucapkan amanat kenegaraan. Setelah segala-galanya musta'id segala anggota. 151 . D i Keraton Darud Dunia ada upacara khusus. Dana disediakan oleh Qadli Mu'adhdham sebagai Bendhara Chazanah Balai Silatur Rahim. Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 67.

pakaian mana akan dipakai Sulthan waktu menghadiri upacara malam Lailatul-Qadar yang diadakan dimedan Darud Dunia. tetapi hari idil adhha jauh lebih hebat dan amat meriah. anggota Balai Majelis Mahkamah Rakyat. bertempat dihadapan Balai Rong Sari dalam Keraton Darud Dunia. berpuluh gajah dan beratus-ratus kuda ikut serta. para pembesar sipil dan militer. Dalam upacara itu. para ulama. (171) Ibid halaman 21-23 dan 25-38.3. Kedua upacara ini sangat meriah. Upacara Sembahyang Hari Raya. Majelis Junjungan Duli diadakan setahun sekali. baik idil fithri atau idil adhha. Sapi yang dipotong oleh Sulthan telah diberi berpakaian yang indah. Upacara Malam Lailatul-Qadar. dengan suatu upacara khidmat Syahbandar Saiful Muluk mempersembahkan "euntatan" berupa pakaian kepada Sulthan. para pejabat dan perwira tinggi serta pemimpin-pemimpin rakyat. yang melaporkan hal ihwal tahun yang baru lalu dan menggariskan rencana kerja untuk tahun mendatang. Sulthan dengan para menteri. perwakilan-perwakilan negara sahabat! Upacara Majelis Junjungan Duli diadakan dengan khidmat dan agung sekali. (170) 4. diadakan dalam Mesjid Raya Baitur Rahman. para pengusaha. berangkat dari Istana Darud Dunia ke Baitur Rahman dengan barisan yang hebat. Dihadiri oleh para menteri. para ulama/hukama. pemimpin-pemimpin rakyat. ditaburi kesturi dan bauan lainnya atas seluruh badannya. Upacara dihadiri oleh para menteri. Menjelang malam 27 Ramadlan. (171) 5 Upacara Hari Raya Junjungan Duli. Upacara diakhir dengan pawai keliling Kota Banda Aceh. (172) (170) Adat Aceh (Adat MeukutaAlam) halaman 20-21. Upacara sembahyang hari raya. para pejabat sipil dan meliter. Sehabis sembahyang Idil Adhha. Sulthan bersama para pembesar menghadiri upacara memotong qurban. Sulthan memberi amanat/titah tahunan. (172) Adat Aceh (Adat Meuketa Alam) halaman 24-25. 152 .

sehingga telah merupakan istana kecilmungil. betul-betul hidup dan (173) Ibid halaman 42. Dalam abad ke X V I dan XVII. Syahbandar Muktabar Chan bertugas mempersiapkan "Upacara Mandi Safar" (pesta pantai) itu untuk Sulthan. Banda Aceh sebagai suatu Kota Politik. Pada waktu itu. Syahbandar Muktabar Chan (Bentara Pelabuhan Aceh) semenjak bulan Zulhijah telah mempersiapkan tempat upacara untuk Sulthan dan para pembesar. India dan Afrika. 153 .6. ekonomi dan sosial. (173) BANDA ACEH DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN KOTA POLITIK Sebagai Ibukota Negara. garis hubungan Banda Aceh memanjang ke Tiongkok. Upacara Mandi Safar. Eropah. Pelaksanaan segala pekerjaan itu dibawah tanggung-jawab Tandil Kawal (Komandan Pengawal Pelabuhan). Pada pagi-pagi hari Araba'a Achir. yang dijemput oleh Syahbandar Muktabar Chan. baik politik/ekonomi nasional ataupun politik/ekonomi internasional. tidak saja dalam kawasan kepulauan Nusantara sendiri. Banda Aceh otomatis menjadi pusat perkembangan dan kegiatan politik. Banda Aceh menjadi pusat kegiatan politik dan ekonomi. dengan satu perarakan amat besar dan dahsyat Sulthan berangkat ketempat upacara mandi safar (pesta pantai). bahkan juga dalam rantau Asia Tenggara seluruhnya. Sebuah jambur (kemah) besar yang dibuat dari kerangka besi dan hiasan-hiasan yang indah. Sulthan dan para pembesar turut dalam upacara mandi Safar. Akhir bulan Safar selama seminggu dinyatakan libur urrium dalam kerajaan. Timur Tengah. Korea. dan hari Rabu akhir orang beramai-ramai kelaut untuk mengadakan pesta pantai yang dinamakan "Mandi Safar". Amerika.

mendirikan Kraton Darud-Dunia dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. = 1465-1480 M) berdiri Kerajaan Aceh. maka Ibukota Negara Bandar Darussalam. sehingga achirnya menjadi kota internasional dalam arti seluas kata. = 1205 M . Anderson: Acheen. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra c. suatu federasi dari Kerajaan Darussalam. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri. = 1267-1309 M. Dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665-708 H . Ummat Islam Kerajaan Indra Purba memproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam yang diberi nama K E R A J A A N D A R U S S A L A M . 154 . dan pada tanggal tersebut juga (1 Ramadlan 601 H. Yunus Jamil : Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 38. M. = 1292 M . sering dikunjungi para wakil berbagai negara. dirobah nama menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . Kota Banda Aceh Darussalam yang menjadi kebanggaan Ummat Islam sedünia. (176) Demikianlah. Tgk. Said: Aceh Sepanjang Abad b. dan diberi nama BANDAR DARUSSALAM. kebudayaan dan meliter. Sebagai pendiri dan arsitek dari kota Bandar Darussalam ini. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 36-37. Tgk. (175). Banda Aceh Darussalam terus berkembang. Kerajaan Daya dan Kerajaan Pidie.bergolak. setelah Jenderal Agressor van Swieten merebut Kraton Darud-Dunia pada tanggal 24 Januari 1874. yang didirikan dekat sungai Kuala Naga (Kuala/Sungai Aceh sekarang). Setelah dalam masa pemerintahan Sulthan HusainSyah (870-885 H .) sempurnalah pemindahan Ibukota Negara dari Lamuri ke Bandar Darussalam.) diresmikan berdirinya Ibukota Negara yang baru. dimana sering terjadi pakat-pakat politik. dimana baginda dalam tahun 691 H . maka ibukota Negara (174) (175) (176) Baca : a. Sulthan Islam yang pertama. M. ekonomi. M. terutama kaum Muslimin dalam kawasan Kepulauan Nusantara. dimana juga beliau sebagai pendiri dan arsitek bagi kota istirahat Glee Weueng. (174) SEJARAHNYA Pada hari Jum'at tanggal 1 Ramdlan 601 H .

Mesjid Jami Baiturrahman yang dibikin lain setelah selesai perang. 155 .MESJID JAMIBAITURRAHMAN YANG DIBAKAR BELANDA WAKTU PENYERANGAN-I GAMBAR DIBUAT JAKFAR MENURUT PETUNJUK TGK SYEKH IBRAHIM LAMBHUK. Mesjid anti Baiturrahman yang dibakar serdadu-serdadu Belanda dalam tahun 1873.

Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar dengan menamb dua buah kubah dalam tahun 1932. 156 . sehi besarnya menjadi empat kali dari sebelumnya. Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar lagi dengan menambah dua buah kubah dan dua menara dalam 1958.

tetapi juga ia sebagai kota tempat kegiatan dan perkembangan ilmu pengetahuan. bukan lagi Kutaraja. resmilah Banda Aceh menjadi nama Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Aceh. (177) Setelah 89 tahun Banda Aceh Darussalam dikuburkan hiduphidup dan Kutaraja dihidupkannya. yang dalam istilah sekarang disebut "Kota Universitas". terutama oleh Sulthan Iskandar Muda. yang kemudian diperbesar oleh Sulthan-sulthan setelahnya. sementara guru besar-guru besarnya kecuali ulama/sarjana Aceh sendiri. hal ini terjadi dengan Keputusan Menteri Pemerintahan Umum Dan Otonomi Daerah bertanggal 9 Mei 1963 No. ada tiga pusat tempat kegiatan ilmu pengetahuan dalam kota Banda Aceh. = 1292 M . India dan lainnya. M. Mesjid Jami Baitur Rahman. j ^ (178) (179) . Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 473. yaitu : 1. juga ia merupakan sebuah lembaga perguruan tinggi (universitas) yang terbesar di Asia Tenggara waktu itu yang lengkap dengan segala cabang ilmu pengetahuan. c. maka dalam tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali. dengan sebuah proklamasinya yang berbunyi: "Bahwa kerajaan Aceh sesuai dengan hukum Perang. dan semenjak itu resmilah Banda Aceh Darussalam dikebumikan dan diatas pusaranya ditegakkan Kutaraja sebagai lambang dari kolonialisme".Aceh dirobah menjadi K U T A R A J A . K O T A UNIVERSITAS Banda Aceh Darussalam pada zaman jayanya (sekitar abad XVI dan XVII) bukan saja sebagai kota tempat kegiatan politik dan ekonomi. Parsia. A. Sinar Darussalam No. yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I dalam tahun 691 H . (178) Mesjid Jami Baitur Rahman. Pada zaman itu. 17/1969 halaman 6—18. dan Banda Aceh itu dinamainya dengan Kutaraja. Arab. Junus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Acsh halaman 37. yang kemudian disahkan oleh Gubernur Jenderal di Batavia dengan beslit yang bertanggal 16 Maret 1874. juga didatangkan dari Turki. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman xiii. disamping sebagai pusat kegiatan ibadat. (179) (177) a. 52/1/43-43. Tgk. Ismail Jakup: Teungku Chik Di Tiro halaman 20—21. menjadi hak-milik Kerajaan Belanda. d. b. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 23-24. Des. Semenjak tanggal tersebut.

maka beralasanlah kiranya kalau dikatakan bahwa Banda Aceh pada zaman keemasannya itu adalah " K O T A U N I V E R S I T A S " menurut istilah orang sekarang. yang dibuat oleh Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani dalam komplek Kraton Kuta A l a m sekitar 1046 H . 3 7/1971 halaman 36-37. Said . pesantren dan sebagainya " (183) ISTANA T A M A N KESENIAN ^ Istana dalam Kraton Darud-Dunia merupakan "Taman Kesenia n " yang menggairahkan. =1607 M . Mesjid Baitul Musyahadah. Iskandar M u d a mempunyai minat yang besar sekali untuk mendirikan mesjid atau rumah ibadah. 158 . M. = 1637 M . "terutama dibidang agama. = 1607 H . (182) Dengan adanya tiga pusat kegiatan ilmu pengetahuan i n i . pada waktu ada upacara (180) Tgk. Mesjid Baitul Musyahadah yang cantik i n i . Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin. Said. untuk menggantikan mesjid Baitur Rahim yang dibuat Sulthan Syamsu Syah. Balai Setia Ulama dan Balai Jama'ah Himpunan Ulama. lembaga-lembaga mana adalah pusat-pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan dalam komplek Kraton Darud-Dunia. terutama sekali ilmu-ilmu politik dan hukum tatanegara. (180) Mesjid Baitur Rahim merupakan pusat kegiatan ilmu dalam istana Kraton Darud-Dunia. sehingga apa yang ditulis ahli sejarah Muhammad Said adaiah suatu fakta sejarah yang bernas. (182) a. disamping Balai Setia Hukama. (183) M.2. Mesjid Baitur Rahim. yang dibuat oleh Sulthan Iskandar M u d a Meukuta A l a m dalam komplek Kraton Darud-Dunia sekitar 1016 H . " dalam soal ilmu pengetahuan atau kecerdasan" demikian tulis M . dimana selalu dihidangkan berbagai tarian dan nyanyian pada waktu tertentu. Aceh Sepanjang Abad halaman 173—$74. juga merupakan pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan yang ketiga dalam kota Banda Aceh. . dimana nama baitur Rahim ini dialihkan dari nama mesjid yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah dalam komplek Kraton Kuta A l a m bersamaan dengan membuat Istana tersebut. Sinar Darussalam No. (181) 3. b. (181) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 71. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh halaman 38. masa Sulthan Iskandar M u d a itu dapat dikatakan sebagai suatu masa kesadaran.

menakjubkan Beaulieu melihatnya. kecuali pusparagam hiasan memperindah pakaian keemasan mereka. Sekeliling balai ditaburi dindingnya dan ditikari lantainya dengan permadani Turki. ditaburi dengan emas picak segi berulis. Leher mereka seluruhnya dikalungi emas. Menurut Beaulieu. "Penyambutan termasuk luar biasa. tidak disangkanya dinegeri sepanas itu menemui gadis rupawan seputih bulan. Hari Penerimaan ditentukan setelah Sulthan sembuh. lalu diadakan pertunjukan kesenian. Sejumlah tiga puluh wanita masing-masing dengan batil perak yang besar bawaannya tampil. Setelah mendapat isyarat dari Sulthan. dan terutama sekali dalam jamuan makan atau dalam resepsi untuk menerima dan menghormati tamu-tamu agung dari luar negeri.kenegaraan ataupun upacara-upacara lainnya. sangat indah mata menatap. demikianlah dinyatakan oleh Syahbandar Aceh kepada Beaulieu sendiri ketika Jenderal Perancis ini mendapat keistimewaan. utusan khas Raja Perancis: (184) " Hari pertama Beaulieu keistana belum diterima langsung oleh Sulthan. maka (184) Ibid halaman 180-181. halus kulitnya. Disepanjang kulaian tabir berkelim hiasannya batu permata indah. seperti umpamanya yang dilukiskan Muhmmad Said waktu Sulthan Iskandar Muda menjamu makan Jenderal Beaulieu. sekeliling bahu dihiasi dengan pita hampir leher. berkeliling. tampil dua gadis jelita. karena cantik sekali. Upacara audiensi diistana dilangsungkan dengan membacakan surat raja Perancis. "Selesai jamuan. pada malam-malam resepsi. gemerlapan silaunya seperti pancaran cahaya metahari. 159 . Seluruh pakaiannya bertenun benang emas. lalu meletakkan diatas permadani. ketigapuluh wanita itu segera melayani perjamuan makan siang. Diatas batil dikembangkan saputangan bertenun emas. tiada sanggup Beaulieu mencari kata-kata untuk menceritakan kekagumannya ketika itu. Telinga mereka diberi beranting-ranting emas bergantung hingga bahu. sambil berkeliling menari berdendang mengikuti gendang yang diiramakan menepuknya. Lima belas gadis tampil pula masing-masing dengan gendang kecil. "Dandanan rambutnya disungkup oleh semacam topi yang mencuram kekuping daripada emas kertas diberi berumbai sepanjang VA kaki. Tidak lama.

M a k a ditanaminya pelbagai bunga-bungaan dan aneka-aneka buah-buahan. dan ada pada sama tengah taman itu amat sejuk. M a k a adalah disisi tangga arah kekanan itu suatu batu mengampar. bergelar Rambut Gemalai. M a k a kedua belah tebing sungai Darul Isyki itu diturapnya dengan batu pancawarna. diatas kop itu batu diperbuat seperti biram berkelopak dan berkemuncakkan daripada sangga pelinggam. barangsiapa meminum dia sehatlah tubuhnya. kira-kira seribu depa luasnya. "Demikianlah mereka mengayiinkan tarinya sesuai dengan irama gendang sambil sujud menyembah raja " T A M A N GAIRAH Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara yang bersifat internasional. Sinar Darussalam No. 160 . bergelar Pintu Biram Indera Bangsa. bergelar Tebing Sangga Saffa. Adalah dewala taman itu daripada batu dirapati. Dan adalah terbit mata air itu daripada pihak maghrib dibawah gunung Jabalul A l a . bagaikan taman kayangan yang terdapat dalam mimpi. terlalu gemerlap sinarnya. antara lain dilengkapi dengan sebuah taman sari yang indah dan lengkap sekali. Digelar baginda bustan itu "Taman G a i r a h " . Syahdan adalah pertemuan dewala Taman Gairah itu. keluarnya daripada batu hitam. seorang ulama dan pengarang besar yang berjiwa seni. 35/1971 halaman 17-21. Dan disisinya itu sepohon buraksa terlalu rampak. seperti peterana rupanya. berkerlapan rupanya. T. Syekh Nuruddin A r Raniry.lengan dan betisnya hanya ditutup dengan banyak gelang emas. dua buah jambangan. rupanya seperti payung (185) a. yang pada sungai Darul Isyki itu. yaitu kebun. Dan adalah kiri kanan tebing sungai arah kehulu itu dua buah tangga batu hitam diikatnya dengan tembaga semburan seperti emas rupanya. maka diturap dengan kapur yang amat bersih seperti perak rupanya. Diatasnya suatu balai delapan segi. telah melukiskan Taman Gairah itu sebagai dibawah i n i : (185) Pada zaman bagindalah berbuat suatu taman. dan pintunya menghadap keistana. Sanalah Hadharat Yang Maha Mulia semanyam mengail. dan perbuatan pintunya itu berkop. bergelar Tanjung Indera Bangsa. terlalu indah. Iskandar: A nalisa Tentang Bustanus Salatin halaman 48-52. b. Dr.

yaitu pemandian. bergelar Banar Nila warna. Dan adalah dalamnya sarwa jenis ikan. perusahaannya seperti tembus. Dan diatasnya suatu batu mengampar. dan bunga iram iram. dan pegawainya daripada sewadaru. dan kelahnya daripada perak. terlalu permai. Dan tebingnya terlalu tinggi. dan seroja. dan caraknya daripada fidlii yang abyadl. Sebermula diseberang sungai Darul Isyki itu dua buah kolam. rupanya seperti sisik naga. Dan adalah kersik pulau terlalu elok rupanya. diturapi dengan batu putih. 161 . lakunya seperti lidah naga. terlalu amat gemuruh bunyinya. dan bunga jengke linir. dan ada pada mulut naga itu suatu saluran emas berpermata. putih seperti kapur barus. tutupnya daripada perak. Dan dihilir jeram itu suatu teluk. dan atapnya daripada timah. barangsiapa mendengar dia terlalu sukacita hatinya. kedudukannya daripada kayu jati. bergelar Rindu Reka. dan ada sebuah balai kambang diteluk itu. bergelar pulau Sangga Marmar. bergelar Tiindur Hati. tunjung ungu dan tunjung biru. Di kepala pulau itu sebuah batu mengampar. suatu Cita Rasa dan suatu kolam bergelar Cita Hati. dan teratai. bergelar Lubuk Taghyir. Dan adalah sama tengah sungai Darul Isyki itu sebuah pulau. Bermula pantai sungai Darul Isyki itu dirapatnya dengan batu yang mengampar. warnanya seperti emas. Dan ada disisinya suatu kolam terlalu luas. Dan ada diatas tebing sepohon kayu. yang arah kekanan itu bergelar Pantai Ratna Cuaca dan arah kekiri bergelar Pantai Sumbaga. bergelar Teluk Dendang Anak. bergelar pulau Sangga Sembega. Adalah dalamnya berbagai-bagai jenis ikan dan bunga-bungan. Dan pada sama tengah kolam itu sebuah pulau. terlalu amat rindang. Dan adalah isinya air mawar jazdi yang amat merebak baunya. Dan adalah keliling pulau itu karang berbagai-bagai warnanya. bergelar Pantai Indera Paksa. Dan ada dalam kolam itu beberapa ikan. bergelar Karang Pancalogam. Syahdan adalah dihilir pulau itu suatu jeram. Maka dalah dalam kolam itu pelbagai bunga-bungan. Dan ada pada pantai itu seekor naga hikmat. kayu labi-labi. bergelar Jeram Tangisan Naga. daripada bunga telepuk. seperti singgasana rupanya. daripada tunjung putih dan tunjung merah. dan bunga tanjung. bergelar Sangga Sumak. Dan ada dihilir teluk itu suatu pantai. senantiasa air mengalir pada saluran itu.hijau. dan di hilir pantai itu suatu lubuh terlalu dalam. Diatas pulau Sangga Marmar itu suatu pasu.

dan selimpat. Kemuncaknya daripada mulamma dan sulur bayungnya daripada perak dan dibawah salur bayungnya itu buah pendendang daripada cermin. gemerlap rupa warnanya. dan Dewadaru dan pegawainya daripada kayu jentera mula. Dan ada pada gegunungan itu suatu guha. dan dewala kandang itu diturap dengan batu putih. Dan disisi balai itu beberapa pohon pisang. pintunya bertingkap perak. warnanya seperti warna zamrud. perbuatan orang benua Turki. diukir pelbagai warna. daripada cempaka. kersiknya daripada batu pelinggam. tiangnya daripada tembaga. dan arah kehulunya suatu peterana batu warna nilam. M a k a apabila kena matahari cemerlanglah cahayanya itu. Dan ada tanaman-tanaman atas gunung itu. bergelar Kembang Lela Mashadi. Syahdan adalah semua merpati itu sekaliannya tahu menari. Dan adalah atap kandang itu dua lapis. Sulaimani dan Yamani. tempat khanduri baginda. dan tembus dan mega arakan-arakan. Dan tiang kandang itu bernama Tamriah. dan nakas.tunjung kuning dan tunjung dadu. kilau-kilauan dipandang orang. dan disisinya ada sebuah rumah merpati. dan air mawar merah dan putih dan srigading. selapis daripada papan dicat dengan lumerik hitam. Syahdan dari kanan sungai Darul Isyki itu suatu medan terlalu amat luas. Dan barangsiapa masuk kedalam kandang itu. Dan ada disisi gunung itu kandang baginda. dan serba jenis bunga-bungan adalah disana. Dan pada sama tengah medan itu sebuah gunung diatasnya menara tempat semanyam. Dan adalah dewalah yang didalam itu beberapa beteterapan batu putih belazuwardi. bergelar Medan Chairani. seperti warna nilam. bergelar pedikeran leka. dan selapis lagi atas kandang itu daripada cat hijau. beberapa bungabungaan. bergelar Gegunungan Menara Permata. Dan di hadapan kandang itu sebuah balai gading. bergelar Kembang Seroja Berkerawang. Dan ada disisi gunung arah tepi sungai itu suatu peterana batu berukir. suatu bergelar kembang Cerpu Cinta. Adalah dalamnya beberapa permata puspa ragam. daripada pisang emas dan pisang suasa. Dan dihadapan gunung itu pasirnya daripada batu nilam dan ada sebuah balai keemasan perbuatan orang atas angin. suatu bergelar Peterana Sangga. Dan ada ditebing kolam itu dua buah jambangan. adalah dia mengucap selawat kepada Nabi S A W . Dan ada ditebing sungai Darul Isyki itu suatu 162 . dan atapnya daripada perak seperti sisik rumbia. dan Naga Puspa. dan kemuncaknya suasa.

Dan ada sebuah lagi balai. dan nyiur ratus. Dan adalah dalam mesjid itu suatu mimbar batu berukir lagi bercat sangga rupa-rupa dan rungkau-rungkau panca warna. M a k a segala pohon kayu dan bunga-bungaan yang hampir balai itu sekelilingnya kelihatan dalamnya seperti tulisan. dan berselang dengan pinang bulan. Dan ada dalam taman sebuah mesjid terlalu elok perbuatannya. dan pada sama tengahnya harimau hendak menerkam. Syahdan adalah disebelah sungai Darul Isyki itu pada pihak kiri suatu balai perbuatan orang benua Cina. bergelar Balai Rekaan Cina. dan nyiur masin dan nyiur dadih. Dan ukirannya segala margasatwa. bergelar Kersik Indera Reka. bergelar Balai Kumbang Caya. dan pinang gading. dan ditanami sarwa bagai jenis bunga-bungaan. Syahdan adalah didarat Balai Keemasan itu sebuah balai. terlalu indah perbuatannya.balai cermin. bergelar Balai Cermin Perang. bergelar Isyki Musyahadah. bergelar Balai Keemasan. ditambak dengan batu berturap dengan berkapur. dan air mawar 163 . Dan ada sepohon nyiur gading bergelar Serbat Januri. berukir awan setangkai. terlalu manis airnya. tiangnya astakona. dan pinang ba wang. dan nyiur rambai. dan nyiur karah. daripada bunga air mawar merah. Dan halaman balai itu ditambaknya dengan pasir pancawarna gilang gemilang. dan daripada setengah tiangnya naga membelit. dan kemuncaknya daripada mulamma emas. Dan berkeliling mesjid itu beberapa nyiur gading. dindingnya berjumbai bercat sarwa bagai warna. bergelar Kembang Seroja. bergelar Medabar Laksana. Nyiur itulah akan persantapan Duli Syah A l a m . dan atapnya daripada papan bercat kuning. maka senantiasa air mengalir daripada saluran mulut naga itu. ada gajah berjuang dan singa bertangkap dan beberapa unggas yang terbang. dan pinang kacu. sekalian balainya bercat air emas yang merah. Adalah pohonnya cenderung seperti orang menyerahkan dirinya. Bermula ada hampir Kolam Jentera Hati itu sebuah balai gading bersendi dengan kayu arang Timur. Dan ada disisi Balai Keemasan hampir sungai Darul Isyki itu sebuah batu berukir kerawang. Adalah kemuncaknya dan salur bayungnya bercat merah. mengalur daripada mulut naga itu saluran suasana. Adapun bumi taman itu ditambaknya daripada tanah kawi. Sekalian pegawainya berukir dan dindingnya bercat berkerawang. Dan dihadapan balai itu jambangan batu berturap. Dan adalah antara kiri kanan balai itu dua ekor naga.

dan timun. (186) Af. dan lawa-lawa. dan buah manggista. dan kacang. dan berangan. dan sukun. dan pinang. dan setul kecapai. dan buah tufah. dan jagung. dan labu. dan bunga raja putih. dan bunga serigading. dan bunga metia tabur. dan andang putih. dan mempelam. dan sekoi. dan bunga cina. dan mancang. dan tanjung merah. G E G U N U N G A N D A N PINTOO KHOOP Dilapangan duniawi. dan bunga angrek sembewarna. dan bunga cempaka. Dan sekalian dalam taman itu daripada sarwan bagi buahbuahan daripada buah serbarasa. dan cermai. dan bunga angrek bulan. dan bunga telang biru. dan kedelai. dan limau kedangsa. dan bunga raja merah. dan jambu. mengenai kebesaran Sulthan-sulthannya. 164 . dan pauh. dan belimbing buluh. demikian tulis seorang ahli sejarah kenamaan (186). dan gandum. dan tembikai. dan buah anggur. dan ranum manis. dan bunga kembang setahun. dan bunga seberat. dan bunga pekan. dan enjelai. dan belimbing sagi. dan bunga keremunting dan bunga serbarasa. dan bunga air mawar putih. dan binjai. dan ketela. dan buah rambutan. kebanggaan itupun tidaklah kecil. dan bunga tanjung biru. dan bunga delima wanta. dan cempedak. dan bunga pandan. pohon mas-mas. dan kemendikai. dan bunga telang putih. dan bunga pacar galuh. dan bunga jengkelenir. tidaklah ganjil dizaman Sulthan Iskandar Muda. dan jintan. dan bunga pancawarna. dan jaba. dan bunga kepadiah. dan bunga tanjung putih. dan buah tin. dan bunga melur. dan bunga seganda.ungu. dan nyiur. dan limau hentimun. dan bunga seruni. dan bunga perkula. dan andang merah. dan buah jela. dan jambu bertih. dan bunga sembewarna. dan limau gersik. dan bunga maderas pada jeram tangisan naga. dan bunga kelapa. dan bunga asad. dan bunga kenanga. A p a yang diceritakan dan meluas tentang keajaiban di India. dan bunga kesumba. dan bunga sena. dan tebu. Parsi dan Turki. dan limau inderagiri. dan nangka. dan bunga warsiki. dan bunga buluh gading. dan bunga seranggini. dan bunga gandasuli. dan buah melaka. dan buah langsat. dan buah tampoi. Said: Aceh Sepanjang abad halaman 177-179. dan bunga cempaka. dan pisang. dan limau kasturi. dan bunga kemuning. dan bidara. dan buah durian. dan rambai. dan delima. dan limau manis.

165 .Gunungan dan Pintoo Khoop yang dibangun dalam taman Gairah Banda Aceh.

pada waktu beliau hendak melahirkan sukacitanya bertepatan dengan penobatan fskandar Sani menjadi Sulthan Aceh. Untuk menghilangkan kerinduan tersebut Sulthan membikin gunung tiruan. T. Dan Sultan Iskandar M u d a mengawinkan adiknya untuk Raja Raden. tetapi selalu siisteri merindui ayahnya dan hendak pulang kenegerinya. Menurut hikayat ini. Iskandar: Analisa Bustanus Salatin halaman 44-45. yang menunjukkan kesanggupan pembikinannya zaman itu. 166 . 37/1971 halaman 36-37. b. Bagi kesenangan Puteri Pahanglah Gunongan itu diperbuat KOTA Y A N G MAKMUR Betapa makmurnya kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara Kerajaan Aceh Darussalam. Lukisan A r Raniry itu sebagai berikut: (187) (187) a. Puteri Pahang dibawa oleh dua orang bersaudara ke Aceh karena mereka memperebutkannya. Bekas-bekas itu kini tidak terlihat begitu berarti. Yang berkesan di antaranya ialah yang disebut Pintu Khop dan Kota Gunongan. kerajaannya dipegunungan. terutama karena disekitar bangunan tersebut sudah pernah dibangun suatu taman indah. akan tetapi dimintanya supaya Puteri Pahang itu diserahkan kepadanya. bahwa hikayat-hikayat penduduk menyebut bahwa ada seorang Sulthan yang beristerikan seorang puteri dari pedalaman. Peristiwa Puteri Pahang itu telah mendapat tempat didalam Hikayat Malem Dagang yang terkenal. Dr. Sultan menetapkan bahwa Raja Raden berada dipihak yang benar.Bekas yang kini masih didapati memenuhi kekaguman. dikatakan bahwa mereka datang ke Aceh untuk minta ditimbangkan persengketaannya kepada Sultan Iskandar Muda. Sinar Darussalam No. Dr. Snouck Hurgronje mengatakan. namun bangunan adalah sisa dari banyak yang sudah hilang. untuk tempat isterinya menghibur diri. Tapi Jayaningrat mengatakan bahwa cerita orang tua yang didengarnya sendiri juga di Aceh menyebut bahwa Gunongan itu tadinya untuk tempat bersenang isteri Sultan yang bernama Puteri Pahang. Isteri itu disayangi Sulthan. tidak lain si Ujut dan Raja Raden yang juga didapati didalam Hikayat Sultan Aceh Almarhum. telah dilukiskan oleh Syekh Nuruddin A r Raniry dengan sangat indahnya. Kedua mereka itu. Banyak sarjana yang telah menumpahkan perhatiaannya kepada bangunan ini.

dan beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah hujan kurnianya. Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. Dan adalah sukacita hati segala manusia. dan berdirilah alam daulatnya.Kemudian dari itu. maka beroleh naunglah segala mereka itu dibawahnya. dan tawakal pada segala barang pekerjaannya. umpama bungabungaan yang kena rintik hujan pada ketika dinihari. Dan ialah yang mengurniai nakhoda dan saudagar yang datang menghadap hadlaratnya. BANDA A C E H DARUSSALAM pun terlalu makmur. dan segala manusia dalam kesentausaan. dan terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. pada hari Sabtu. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. Ialah menjunjung inayat Ilahi. Ialah daripada anak cucu Sulthan Iskanar Zul Karnain yang mengempu kerajaan alam ini. Maka adalah pada ketika itu. dan mengasihi akan segala rakyatnya lagi safakat akan segala fakir-miskin. dan lagi halim perangainya. bijaksana pada segala barang perkataannya. Dan ialah yang adil pada segala hukumnya. dan makananpun sangat murah. Dan ialah hebat pada segala kelakuannya. Maka datanglah beberapa bahtera. Turun temurun nasab sulthani. pada waktu dhuhur. lagi mengerasi atas segala yang durhaka. dan sabar atas segala barang halnya. Maka berdirilah payung daulatnya. masing-masing dari negerinya. Dan ialah yang menyentausakan segala kanak-kanak yang belum lagi patut menanggung pekerjaan. duapuluh sembilan hari bulan Rajab. Maka masyhurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. Sulthan Mughallah kerajaan. beberapa daripada harta dan seorangpun tiada kembali dengan 167 . Ruba'i: Ialah perkasa terlalu berani. bergelar Seri Sulthan Iskandar Sani Alauddin Mughaiyat Syah Johan Berdaulat Dhillah Fil Alam Ibnu Sulthan Ahmad Syah. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. Maka bertiuplah angin bahagianya.

Yang bersungai berikat batu pelinggam. sehingga karena itu. (188) M. Dan ialah yang mendirikan Masjid di B A N D A ACEH Darussalam bernama Baitul Musyahadah. Berwarna sedalinggam. Yang seumpama cermin. berpermata daripada pancuran perak. Raja yang mengempukan perbendaharaan daripada seni emas dan seni perak. surat-surat agung yang keluar dari Istana Kraton Darud Dunia adalah dikarang dengan bahasa seni yang menakjubkan. bersendi bersendura. dan ialah yang melarang bercelup minyak dan berjilat besi. menjadikan khalifah dalamnya. yang bermahligai gading. sudah terupam.a. Raja yang beroleh martabat kerajaan. melainkan adalah mereka itu menjunjung kurnianya. berkerawang. maka ditilik betapa perbuatan kamu SENI M E N G A R A N G SURAT Sebagai disebut diatas. dan ialah yang terdiri pada makam firman Allah yang artinya : Telah kami jadikan kamu khalifah dibumi kemudian daripada segala raja-raja yang dahulukala yang telah kami binasakan akan mereka itu. Said . yang tiada terlihat oleh penglihat. Yang dalam tahta kerajaan.w. Yang berair mas. bahwa Istana dalam Kraton Darud Dunia juga merupakan pusat kegiatan seni.puius-asanya. Sebagai contoh. raja Inggeris. dibawah ini diturunkan sepucuk surat Sulthan Iskandar Muda Meukuta A l a m kepada King James I.a. berukir. 168 . Aceh Sepanjang Abad halaman 163-165. Yang berpancuran emas. Dan ialah melakukan hukum Allah dan mengeraskan Syari'at Nabi Muhammad s. Surat tersebut berbunyi: (188) Surat daripada Sri Sultan Perkasa A l a m Johan Berdaulat. supaya kami lihat betapa perbuatan kamu dan seperti sabda Nabi yang artinya: Ketahui olehmu bahwasanya dunia ini sebuah lobang dan bahwasanya Allah s.w. yang beristana saudaya mata memandang.

yang bernama Raja Jakub. dan Salibar dan Palembang dan Jambi. yang berkekang emas bepermata. Raja yang membuat gajah peperangan tujuh puluh dari laut dan beberapa daripada segala pakaian. yang berpeteratna emas. yang turun daripada raja bernisan suasa. raja yang mengempukan raja-raja yang ratus-ratus daripada masyrik. yang bergelar Megat Alam. dan yang berko perak. yang dalam negeri yang takluk di Deli. dan pesenggerahan yang indahindah. dan Basitang. dan Perak. dan Daya dan Barus. mulia-mulia. dan yang bergajah bergading emas. dan Rokan dan Batu Sawar. dan Tamiang. dan yang berlembing suasa. Maka daripada pihak maghrib. dan beristinggar suasa. Datang kepada: Raja yang dinegeri Inggeris. dan segala takluk ke Batu Sawar. dan Semerlang. yang beratnya beratus kati.Dan daripada galian mas yang dalam negeri Pariaman. Yaitu raja yang senantiasa mengucap pujian akan Tuhan Seru Alam sekalian daripada dilimpahkannya kelimpahan kurniaNya pada menyerahkan negeri daripada pihak masyrik seperti Lubok dan Pidir. dan yang beriimba emas berpermata. dan suasa dan perak. Yang berpayung emas bertimbalan. dan Inderapura. yang berciu emas. dan yang beralat emas. dan Pahang dan Inderagiri. dan Pasangan. dan Pasaman dan Tiku. dan daripada segala senjata yang. dan yang berkuda berpelana suasa. raja yang menyelenggarakan nisan diri daripada nisan emas. Yang berumbai-umbaikan emas. dan yangdalam negeri jangtakluk ke Batu Sawar. dan Pasai dan Perlak. dan daripada pihak maghrib yang dalam negeri yang takluk ke Pariaman dan ke Barus. dan Deli dan Asahan dan Tanjong dan Panai. pada gunong negeri Salida. yang beratnya beratus kati. raja yang beroleh kelebihan daripada limpah kelebihan Tuhan Seru Alam sekalian dalam tachta kerajaan Negeri Aceh Darussalam. dan berketopang suasa. Salida. seperti negeri Calang. bergenta suasa yang berantai suasa. dan yang bergajah kursi perak. dan yang bergong suasa. dan Pariaman. Yang mengempukan negeri Britani dan negeri Peransi dan negeri 169 . Raja yang mengempukan kuda yang berpelana emas. Raja yang berzirah suasa. Yang mengempukan permata sembilan jenis. Raja yang bergajah berrengka tinggi suasa.

karena negeri itu negeri dusun. seperti pada zaman marhum Saidil Mukammil itu. Jika dianiaya orang Tiku atau orang Pariaman akan orang itu niscaya keji bunyi kita kepada raja Jakub itu. dan barang dapat orang itu duduk berniaga disana. bahwa raja mohonkan barang dapat orang Inggeris berniaga dalam negeri Tiku dan Pariaman. bahwa hamba terlalu suka cita mendengar bunyi surat yang disuruh raja persembahkan kepada hamba itu. lagi jauh daripada kita. yang antara lain seperti dinukilkan dibawah i n i : 170 . Masyarakat yang mengerti ini mendasarkan keyakinannya kepada fakta-fakta sejarah. jika hendak orang Inggeris yang hamba pada raja itu berniaga. yang mengatakan bahwa "Kutaraja" adalah nama asli dari Ibukota Kerajaan Aceh Darussalam. maka orang Inggeris yang seperti diketahui raja itu tiada dapat duduk berniaga disana. Dikekalkan Tuhan Seru Alam sekalian juga kiranya kerajaannya dan ditolongnya jua kiranya ia daripada segala seterusnya. dan kita hukum dengan hukuman yang adil. BANDA ACEH IBUKOTA NEGARA Adanya sementara orang yang salah mengerti. bukan Banda Aceh. Setelah itu barang tahu kiranya raja. Adapun surat ini disurat dalam negeri Aceh pada bilangan Islam 1024tahun. Dengan anugerah Tuhan Seru Alam sekalian. Maka ada tersebut didalamnya. Disejahterakan Tuhan serwa Alam jua kiranya raja Jakub dalam takhtakerajaan Inggeris itu selama-lamanya. dan jika ia hendak mengantarkan petornya (wakil dagang-penj) berniaga dalam negeri Aceh dihantarkannya.Irlandi. maka berniagalah dalam negeri Aceh. supaya barangsiapa berbuat aniaya segera akan kita periksa. telah menimbulkan tertawaan dalam masyarakat yang mengerti dan mengetahui bahwa Banda Acehlah nama Ibukota Negara yang asli semenjak adanya Kerajaan Aceh Darussalam. Maka titah hamba. daripadanya bahwa ia hamba pada raja yang berkirim-kiriman surat dengan kita itu.

Toekamp Lammers seorang perwira tentera Belanda yang pernah tinggal di Aceh. A nthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 16. dalam bukunya ini Prof.. H . Acheen. Drewes menulis mengenai Ibukota Kerajaan Aceh : The decree of Friday 14 R a b i ' I 1045 A . (190) 3. where by Sulthan Iskandar Muda declard all Achehnese harbours closed for foreign shipping with the exception of the Bandar Aceh (191) 4. dalam bukunya ini mengenai Ibukota Kerajaan Aceh. yang menegaskan bahwa Banda Aceh Ibukota Aceh yang asli. John Anderson : Acheen halaman 22. Dr. calld achi by the natives The capita] of the Kingdom is Acheen . 171 . dimana temannya tesebut meminjamkannya kepada saya ( A . Dr. yang kemudian oleh Tuan Toekamp difotokopikannya dan dikirim kepada sahabatnya di Aceh.. Adat Aceh. The Contest For North Sumatra. Iskandar menulis : Maar Atjeh wordt ook gebruikt voor de aanduiding van Bandar Atjeh of volledigheidshalve Banda Aceh Darussalam. mengirim surat kepada pimpinan Koningklijk Instituut Voor De Troopen di Den Haag. (189) 2. or Banda Aceh (192) 5. Tuan Toekamp atas permintaan sahabatnya. Surat dokument penting itu selengkapnya berbunyi: (189) (190) (191) (192) Dr. De Hikayat Atjeh. yang dari negeri Belanda dikirimkannya kepada seorang temannya di Aceh. Anthony Reid tentang Ibukota Aceh menulis : It was traditionally referred to simply as Aceh. Dokumen penting dari negeri Belanda. John Anderson menulis : The kingdom of Acheen. Dokumen penting ini berasal dari Tuan D . Iskandar: De Hikayat A ceh halaman 28. D r . Prof. T. menanyakan apakah yang asli Banda Aceh atau Kutaraja ? Surat Tuan Toekamp kemudian dijawab oleh Onder directeur dari instituut tersebut dengan sebuah surat yang panjang lebar.1. Prof. dalam buku ini dibawah judul De Structuur van de Hikayat Aceh. T . Prof. Drewes: Adat Aceh halamanxiii. D r . Hasjmy) untuk difotokopikannya. antara lain D r .. dalam bukunya yang mengupas tentang kitab Adat Aceh.

Uw schijven betreffende de naam Kota Raja werd aan de afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek voorgelegd ter beantwoording. : William Marsden : "The History of Sumatra" (London J811) op p. G Snouck Hurgronje : " D e Atjehers". met name reisbechrijvingen. dr. Toekamp Lammers Luxemburglaan 45 Beverwijk. van een eigenlijke " H o o f d s t a d " was nauwelijks sprake. dan geschiedde dit onderdezelfe naam als het gehele rijk v. weshalve ik U hierbij enige uit ter zake gedane research voortvloeiende gegevens moge verstrekken. cf. verwezen werd naar deze kraton en het complex eromheen gelegen kampongs (voor het gemak en naar analogie van de situatie in andere landen "hoofdstad" genoemd.v. Zeer geachte Heer Toekamp Lammers. 397 noemt de hoofstad " A c h i n " en haalt daar 172 . hoewel zulks in de 18 e sn 19e eeuw een nauwelijks denkbare situatie was. Leiden 1893). A a n De Heer D .Afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek KONINKLIJKE INSTITUUT VOOR D E T R O E P E N Bijlagen : Onderwerp : Amsterdam. 5 November 1971 Uw Ref OnzeRef : : 335/71. Alle voorhanden litteratuur leidt tot de conclusie dat " K o t a R a j a " slechts werd toe gepast op de Kraton van de Sultans. en als in Westerse litteratuur. gezien het verval van het Atjehse sultanaat en het alsdan bijna geheel ontbreken van enig centraal gezag.

John Anderson: "Acheen" (London 1840) p. in "Peratoeran didalam Negeri Atjeh Banar dar as-salam disalin daripada daftar paduka Sri Sultan Makota Alam Iskandar Moeda. zoals vermeld door K ." art. Snouck Hurgronye. now a poor place. en P. F . about two miles from the sea " . p.2 "The town of Achin. is situated on both banks of the river. p. van Langen : "De inrichting van het Atjehsche Saatsbestuur onder het Sultanaat" ('s Grav. H .Rahim in de Kota Raja (kraton) " 173 .. The roadstead of Achin formed by the main land several islands. Een verwijzing naar Banda(r) Aceh kwam ik tegen in van Langen's werk op p. de hoofdplaats en residentie van de Sultan. F .J. volgens wien dit epitheton Baghdad in Moslemse landen ook gebruik wordt voor andere hoofdsteden (in dit geval Bandar Atjeh).J. 22 "The capital of the kingdom is Acheen " John Grawford : A descriptive dictionary of the Indian islands and adjecent countries (London 1856) p. is safe for shipping at all seasons . which. werd uitsluitend gebruik om de kraton zelf aan te duiden. p. Veth : "Atchin" (Leiden 1873).aan uit "Lettres Edifiantes" waar de stad ook "Achen" word genoemd. te weten: 1. Soms ook wordt een andere omschrijving gebruikt. 699: "Atjeh. gelegen op den Noord-Westelij ken uithoek des lands aan den mond der rivier van Atjeh De plaats is van weinig belangs". In een voetnoot wordt verwezen naar dr. 1888).. H . with the valley in which it is situated. lies in north latitude 5° 56' and east logitude 96°26' . 10 "Onder Iskandar Moeda (1607-1636) telde het gehele land slechts 7 Mesjids. 8 : hamba raja bersama hulubalangnya yang berjaga di balai kota daral dunia " (Vermeld op p. doch dan hoogstwaarshijnlijk in Atjehse versie. de Hollander : "Handleiding bij de beoefening der Land-en Volkenkune van Nederlandsch Oost-Indie" (Breda 1869). van Langen). en verder beschrijft als een verzameling kampongs rondon de kraton.. The town. alsmede J. bijv. is the chief seat of the Achinese population. De naam Kota Raja. 52 : "Op de keerzijde van onder sultan Aloe'ddin (1723-1735) geslagen munten wordt gelezen : Bandar Atjeh dar as-salam". de Bait al. 57 van ! bovenvermelde werk van K . die hij eenmaal "Atchin" noemt. 12-16 geeft beschrijving van de hoofstad.

zoels vermeld in. 2 5 " A a n het gezag der sagihoofden waren ont trokken : 1. 1 haare geoekeurig. omdat deze tevens de residentie (dalam) van den Soeltan was De omwalling vormde een rechthoek. de aldus herdoopte met buitenwijken". deel I. besloot van swieten dien te behouden.50 "het vroegere Soeltansverblijf .10 : "Koeta Raja. 322. thans meerendeels verwoest en door militaire of andere gauvernements ge bauwen gelijk mede door wijken van Europeanen of vreemde oosterlingen ingenomen". derhalve ook A . p. alsmede G .116 "dien ik voortaan.door ons oneigelijk Kraton. A . en K . en J .p. J . de hoofd moskee (Mesjid Raya) en de dauromheen leggende kampongs. van der Maaten : "Senouck Hurgronje en de Atjeh O o r l o g " (Leiden 1948). door de Atjehers of Kota Raja genoemd " p. J . N a de 2e expeditie besluit het Nederlands Gouvernement de naam Koeta Raja toe te passen op het onmiddelijk na de verovering van de kraton terplaatse gestichte militair en bestuurscentrum. 323 : "de Koeta Raja de voornamste van alle. Voorhoeve : " A d a t A t j e h " 174 . 2. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1911) deel I. de Indische Regeering hechtte daaraan bij Besluit van 19 Maart 1874 no. 17 : "Voorloping zou men zich zoveel mogelijk moeten bepalen tot de vorming eener veilige stelling inden Kraton en daar deze bij de Atjehsche bevolking niet anders bekend was dan onder den naam van Koeta Raja. Merdowatie (de beamten). Djawa (de handelaren en vreemdelingen) etc. W . Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1922) deel I. de kraton van den Sulthan met Pakan Atjeh en de onmiddelijk daaran grenzende kampongs Kandang (hier hielden de slaven des sultans verblijft). J . ^ 600 bij £ 2 5 0 m " . als Nederlandsche hoofdbezetiing.p. Drewes and P . Kota Raja zal noemen". Gerlach : " D e tweede expeditie tegen A t j e h " heef het steeds over "de kraton" : p. p.

78. dat de naam Bandar Atjeh. wich name afterwards/after 1873/has come intu use for the whole capital". V . deze laatste benaming. 2e druk. indien al van oudsher bestaand. en voorts. waar alle aangehaalde werken voorhanden zijn. toen volgens oude schrijvers.A. Resumerend is men dus wel geneigd aan te nemen. "Kota Raja". II s. in de bloeitijd van het Sultanaat. de plaats veel grooter was.S. in de Afdelingsbibliotheek. onder "Atjeh". aanduidende allereerst de voor de handel belangrijke rede. voor zover althans in mijn vermogen ligt. O. le kolom : "De Kota Raja gedoopte dalam werd ver strek en ingericht tot vast verblijf". Gorissen 175 . 9 : " the Dalam or residence of the Sultan (also called Kutaraja. heb verricht. Met gevoelens van de meeste hoogachting. De Onderdirecteur der afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek: ttd Mr. aangehaald door Grawford.v. Tot het geven van meerdere inlichtingen ben ik uiteraard te allen teijde bereid. schijnt toch wel oorsprongkelijk alleen tot de dalam te zijn betrokken. Encylopaedie van Nederlandsch Oost Indie". Leiden 1917.(Verhandelingen T . Zie ook in deze Encyclopeadie dl. p. o. ' X X I V . deel 1. mede ook uit persoonlijke belangstelling voor het onderwerp. L . 1958) p. Dit zijn de resultaten van enig speurwerk. werd gebruikt als naam voor het gebeid waar thans Kuta Raja ligt. dat ik.a.

176 .

Dua ratus tujuh puluh lima tahun lebih lamanya sudah Belanda berusaha dengan segala daya. karena begitu Kraton yang sudah terbuka itu dimasuki oleh Belanda begitu para penyerbu menjanjikan Wilhelmus dan mereka berteriak-teriak dengan riuhnya memberi salut untuk Raja Belanda. Bayangkan. Dia di "citakan" oleh jenderal Van Swieten ketika dia pada agresi ke 2 yang dipimpinnya ditahun 1874 berhasil menduduki Istana (Dalam)." Saya sebut demikian. Van Swieten bermaksud hendak menyunglap. dengan mengemukakan bukti-bukti fakta sejarah. f77 . ahli Aceh (Aceh-Kenner gelar zaman Belanda) Muhammad Said telah mengupas dengan lebar panjang masaalah Banda Aceh yang dihebohkan sementara orang. Namun hasil pendudukan Kraton saja dirasakan oleh Van Swieten (193) Sinar Darussalam No. baik dari orang barat ataupun dari orang Islam sendiri. Dalam buku saya "Aceh Sepanjang Abad" halaman 548 antara lain sudah saya ungkap sbb. barulah hal itu dalam khayalan Van Swieten "tercapai" impian Belanda. Tulisan Muhammad Said itu selengkapnya berbunyi: (193) Sesungguhnya tidaklah benar sama sekali bahwa Kutaraja itu sudah ada semula. '27/1970 halaman 30-36. Banda Aceh Asli : dengan judul seperti yang tertera disamping ini. Istilah "Raja" itu nampaknya tumbuh satu antara dua sebab. bahwa menguasai istana sekaligus berarti sudah merebut Ibkota dan merebut Ibukota sekaligus berarti merebut seluruh kerajaan Aceh. Van Swieten segera mengetok kawat yang isinya memberi tahu perebutan tersebut dan mengucap selamat pada Tanah Air dan Raja Belanda (24 Januari kraton is ons stop koning en vederland gelukgewenscht metdeze overwinning).6. Pada hari 24 Januari ketika Kraton diduduki. tenaga dan modalnya untuk menaklukkan Aceh. : "Bekas kegembiraan Van Swieten direkamkan oleh Belanda dengan merobah nama Banda Aceh Darussalam menjadi Kutaraja. tidakkah meluap-luap kegembiraan itu. yaitu karena Dalam (istana Sultan) yang (berhasil) direbutnya lambang dari kejatuhan kuasa raja (kepala kerajaan) Aceh atau sebab sukses untuk raja Belanda dengan mana kota itu disebut sebagai kota (hasil kemenangan) raja Belanda.

nama semula. atau lain-lain. Fort Elout yang berasal dari Penyabungan. dan lain sebagainya. Segi yang penting lagi ialah apa akal untuk menonjol kepada pemerintah Belanda dan publiknya bahwa sekses itu secara psychologis dapat dipertahankan. Demikian pula Belanda setiap berhasil merebut atau menguasai kota ditukarkan nama tempat itu dengan namanama baru. Sebagai biasa. Dan sebagai kebiasaan Belanda nama-nama itu diambil untuk mengingat jasa-jasa seseorang raja atau panglima. Tapi dalam perang Aceh sekali itu Van Swieten merasa sangsi untuk lantas menukar ibukota Aceh dengan Fort London atau Fort Van Swieten. Satu-satunya akal supaya jangan mengulangi nasib pasukan jenderal Kohier pada agresi ke I beberapa bulan lampau yang lari puntang panting (undur) kekapal. Dengan perhitungan ini Van Swieten mendapat akal untuk menyunglap Istana menjadi Ibukota Aceh. bagi si menang ada-ada saja impian dikhayalkan dari jauh-jauh hari. tidak usah dicungkil dalam-dalam apa sebabnya itu tidak lain bahwa yang baru berhasil didudukinya barulah Kraton yang sudah jadi puing-puing bukan seluruhnya Ibukota. ialah memusatkan pertahanan di Kraton dengan membuat kubu-kubu disepanjang lalu lintas dan kompoikompoi kuat untuk memelihara hubungan pasukannya di Kraton dengan pantai dan kapal perang. sedangkan pasukan sudah banyak susut. tewas ? Ini semua diperhitungkan oleh Van Swieten tentunya. Van Swieten menukar saja nama Banda Aceh Darussalam. 178 . seperti halnya dengan Fort van de Capellen yang berasal dari Batusangkar Fort de Koek yang berasal dari Bukittinggi. Dan bagaimana kalau besok lusa Kraton lepas kembali dan Van Swieten menjadi Kohier ke 2. Fort Cochius yang berasal dari Bonjol.masih goyang karena perlawanan pihak Aceh dengan tegen ofensifnya yang dahsyat membuat kedudukannya di Kraton itu sendiri dalam bahaya. menjadi Kutaraja. apa lagi untuk mendapat mukim-mukim sekitarnya. dan kalau kita seseorang melker tentu mudah memahami pergulatan dalam sanubari jenderal Belanda itu dalam keinginan memanfaatkan "sukses" dengan kemungkinan buruk yang harus diperhitungkan. Karena tempat terpijak untuk menamakan Fort London atau Fort Van Swieten masih rapuh. padahal Van Swieten sehari ketika berhasil menduduki Dalam (istana) telah mengetok kawat resmi.

Dia dihujani keca'man 'terus menerus. mereka curiga bahwa apa yang disebut oleh Van Swieten bahwa pihak Belanda sekarang bersikap "afwachtende houding" (sikap menunggu) pada hakikatnya adalah terkepung. Pun Dada akan sadar 1 179 . uisertai dengan sumber-sumber yang seyogianya bisa 'dukung secara ilmiah. Sebuah buku diterbitkannya dan itulah yang dikenal dengan judul "De Waarheid over onze vestiging Aceh". Dia memperluas area nama itu dari seluas Kraton (400 meter x 600 meter) menjadi seluas ibukota yang sampai berkilometer lebar maupun panjangnya. pihak resmikah? .Dia membohong dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa Kutaraja itu adalah nama yang digunakan oleh orang Aceh untuk Kraton.itu Kutaraja". suatu uraiannya menyebut buku Van ^atu-satunya bahwa nama Kutaraja sejak ada. banyak ulasan pers. apalagi mengetahui latar belakang buku itu diterbitkan. Dalam bukunya. Dengan akal ini Van Swieten ingin berhasil untuk mempertahankan bahwa dia memang masih berhasil menguasai kerajaan Aceh seluruhnya. dan banyak jiwa serdadu perwira Belanda. bahwa ungkapan Dada jra> . Dalam suatu noot dibuku Van Swieten ada mengatakan bahwa "Kutaraja is denaam die de Atjeheers aan de Kraton geven" (Kuta raja adalah nama untuk Kraton yang diberikan oleh orang-orang Aceh). bahkan perwira tinggi yang turut bertempur dengannya sebagai seorang "Brutus" menguliti komidi Van Swieten. Sayang. maka Van Swieten . atas alasan bahwa Ibukota sudah diduduki nya. Lebih-lebih karena pertempuran yang terus berkecamuk telah menewaskan seorang jenderal Belanda. Tapi publik Belanda terutama lawan-lawannya tidak mau dikibuh dengan surat yang tidak berisi. Tapi dia tidak ar -njelaskan sama sekali siapa orang-orang Aceh van^ • men in the street-kah. maka paling sedikit dia sadar bahwa pertukaran nama itu mengandung "udang dibalik batu". Van Swieten sendiri tidak menceritakan bahwa dia sudah menyelidiki sumber-sumber rakyat dan andai kata Dada Meuraxa membalik buku Van Swieten tersebut dan menelitinya dengan kritis. Karena mau tidak mau dia harus mempertahankan diri maka diapun membuat pembelaan. brosur dan buku-buku. Dia telah termakan dengan keterangan -n bahwa Van Swieten telah "menyelidiki kyat menyebut Kutaraja. Pel.

maupun kerajaan sekaligus dengan pusparagam nama (sebagai mana n^iumq isbBZ B'. „ nB^Bfein Disamping itu harus diingat bahwa pama suatu kerajaan atau wilayah yang sama dengan nama ibukota karena diambil dari nama itu.fxstiii -v isb&i asiB BbsQ au<i .bahwa sekalipun pernah ada nama Kutaraja (halmana saya bantah keras) maka nama itu hanya untuk Istana bukan untuk seluruh Ibukota. Pagaruyung. Asahan. Ketika Aceh dibangun oleh Sultan Ali Munghayat Syah 450 tahun dulu dia hanya suatu kota. halmana diingat pula betapa kuatnya pengaruhnya Islam diwilayah tersebut yang tidak mengenai perbedaan kelas kecuali terhadap Tuhan dengan menilai amal ^ibadannya. namun saya masih yakin tidak adanya terdapat unsur sedemikian dikalangan Istana Aceh. . Kedah. yang menyebabkan kerajaan Aceh membuat nama Istananya sendiri. Siak dan sebagainya. Dan itu sebabnya nama istana hanya disebut dalam tanpa menggunakan suatu nama tersendiri sebagai di Deli. bukanlah asing dalam tradisi kita. Langkat. yang kemudian berangsur besar. Dengan Langkat yang ibukotanya Tanjung Pura dengan nama Istana Darul Aman atau Asahan yang beribukota Tanjung Balai dengan istana Kotaraja Indrasakti. pelawat-pelawat asing (baik resmi maupun admiral penulis-penulis biasa dan sebagainya) hanya nama Acehlah yang diperkenalkan kepada mereka baik untuk kota. pelabuhan.h Jbübsi gtnlsq uitat . seperti misalnya dengan kerajaan Deli yang ibukotanya Medan diberi nama Kota Meiran atau Kota Ma'sum untuk memperkenalkan Istana dan sekitarnya. dari mula dibangun kecil sampai menjadi besar wilayahnya dari sepotong tanah dibentengi untuk istana sampai menjadi wilayah yang luas. Walaupun kegemaran demikian ada dikalangan raja-raja bangsa kita. Mungkin di Aceh terdapat percerrninan tentang tidak adanya garis memisah antara groop raja dengan groop rakyat dilihat dari segi tempat kediaman dan kaya miskin. sejak masa itu. Malaka. diberi nama Khas. ."uisd rfiisdA gnsbu" anubnaaU W I Ü K J i • > sn . Johor. . Solo. Jogya. Kegemaran sebagai itu sedikit banyak ada juga yang dicerminkan oleh semangat bangsa dan rasa feodalisme dari nama terbayang keinginan untuk membedakan adanya ruling-class dan golongan rakyat jelata.. Jambi dan banyak lagi sama saja dengan Aceh. Dalam tradisi bangsa kita sesungguhnya tidak asing suatu istana dan kompleknya yang biasanya dipagari atau dibentengi batu dengan letaknya yang agak terasing dan istimewa.

Atjin dan akhirnya Aceh. 30 Maret 1857. atau "gedaan te Atjeh" (tidak "gedaan te Kutaraja") ddo. melainkan dengan bergaul dengan segala manusia sampai langsung ditanyakan pada rakyat sendiri. dan penduduknya beberapa tahun yang lalu sekitar 36. 2 Januari 1874 15 Dzulkaidah 1290 bukan berdato Kutaraja. kalau waktu itu istana Sultan diketahuinya disebut orang Kutaraja. . Anderson mengadakan studitour dia tidak dengan tembak. Surat Iskandarmuda kepada James Raja Inggeris juga memperkenalkan Banda Aceh Darussalam tidak sampai pada Sulthan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian sampai pada Sultan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian dengan Belanda di tahun 1757.000". Decem. Achin. Anderson seorang yang jauh lebih banyak mengenai rakyat dan cara-cara hidupnya daripada Van Swieten. Atschen.dikesankan dalam buku professor Veth yang terkenal) dengan adinan : Achom Achen Acen Assl. tentu dia tidak lupa menceritakan itu dalam 181 . and astimated maryers ago at 36. Athen. tidak disebut Kutaraja. Dacem Achin. ultimatumnya kepada Sultan Mahmud ber "dedato" Aceh. melainkan Kraton. Petabumi yang dibuatnya dalam buku yang diterbitkan ditahun 1879 flima tahun setelah dia menguasai Kraton) yang berjudul "De Waarhid over onze vestiging in Atjeh" itu tidak ditulisnya "Kutaraja" untuk menyebut Kraton. (Ibukota kerajaan adalah Aceh. Bahkan beberapa lama setelah Kraton jatuh. nsrï-iiBi benkut. Lebh jelas lagi dalam tahun 1823 John Anderson berkunjung ke Sumatera. Dia menulis terperinci sekali tentang Aceh dan mengenai ibukota disebutnya dengan amat jelas sebagai . istilah Aceh Darussalam atau Banda Aceh Darussalam mulai terdapat dalam catatan/arsip. Atchin. Surat Tgk. Degem. u *uo rriËi "The capital of the kingsom is Acheen. dalam bukunya berjudul "Acheen and port of the North and Eastcoast of Sumatera".. Ketika itu utusan Belanda adalah Jenderal Van Swieten sendiri. Dalam perjanjian yang dia sendiri turut menanda tangani jelas tercantum "Aceh" 14 Sya'ban 1273.000). Atcheen. Kali Malikul Adil bertanggal 17 Ramadan 1289 disebut termaktub di Aceh Darussalam. Surat menyurat resmi sejak Alauddin Kahar (sekitar 1537-an) yang mengembangkan relasi luar negerinya pertama-tama dengan Turki. Dia telah menceritakan terperinci sekali tentang ibukota Aceh. Van Swieten masih memakai istilah Aceh.

John Anderson menjadi pegawai tinggi Inggeris di Pulau Pinang. di bagian permulaan pada halaman 12 menulis ejaan "Banda Aceh" yang diringkaskan sebutannya dengan "Aceh" yang memberikan nama kerajaan dari situ. Seperti disinggung diatas.Walaupun dalam surat-surat resmi sultanat Aceh dulu ejaan huruf Arab "Banda" memakai " r a " ketika menulis Bandar Aceh Darussalam tapi dalam kehidupan sehari-hari " r a " tidak dimasukkan lagi. sebagaimana telah dilakukannya untuk saat-saat lain sampai men-detanis. Bukan suatu kebetulan dalam buku E. seorang terpelajar.de Klerck berjudul "De Atjeh Oorlog" (1912) tatkala mengupas soa! "Land en Volk" (Tanah dan rakyat) Aceh. Pak Hasjmy telah memulihkan sesuatu identitas ke Acehan dengan meniadakan " r " untuk mengeja Banda yang dimaksudkan Bandar pelabuhan. 182 . die aan het land haar naam gaf. Tafsiran "bandar" yang ke 2 ini yang sebetulnya adalah asli bahasa kita sendiri. Tidak sukar baginya mendekati si kecil atau bertanyakan pada orang-orang besar untuk mengetahui apa sebenarnya nama ibukota Aceh dan jika memang sudah ada semula nama Kutaraja tentu itupun akan disebutnya bahwa "The Capital of the Kingdom is Kutaraja". dengan perbedaan yang justru berlawanan antara daerah-daerah yang memakaikan. dan seterusnya (de hoofdplaats Banda Aceh tanpa "r") of korteweg Aceh.dalam pendengaran telinga Aceh bisa diartikan bandar dalam arti parit. handelsplaats)yang asal istilahnya dariParsi. dengan telinga. Tentang ejaan Banda bukan Bandar dengan "t". Saya merasa bahwa bekas Gubernur Ali Hasjmy sudah bertindak tepat sekali dalam usahanya mengikis habis unsur Belanda dengan menumpas kembali nama Kutaraja dan menggantinya dengan Banda Aceh. Lebih-lebih mengenai istilah "bandar" itu sendiri yang mengandung arti dua. sekaligus menghilangkan keraguan terhadap makna kata yang diucapkan. jika sekiranya memang Kutarajalah nama ibukota tersebut. Bandar berarti pelabuhan atau kota dagang {emporium.bukunya. tali air ataupun bondar (ingat: Bunga Bondar dalam bahasa Tapanuli.S. ahli bahasa Melayu. etsc. saya kira Pak Hasjmy sedikitnya sudah berjasa untuk memulihkan pencerminan identitas ke Acehan dengan menyesuaikan eja pada fonimnya.

dia ingin "memperoleh" keuntungan politik dari suasana itu tapi dalam kekuatiran bahwa pihak Aceh akan segera mengangkat penggantinya. Van Swieten mendapat kabar bahwa Sultan Mahmud Syah tewas oleh koléra. Ini mengesankan sekaligus bahwa sarjana-sarjana Belanda pun sudah sejak semula mendengar dan mengenai sebutan "Banda Aceh" (tanpa "r"). rakyat tetap menyebut "Banda Aceh". Amatlah sia-sia bila sesudah kita dengan bebas memulihkan kembali milik. (perhatikan : tanpa "r") . Sebagai pujangga dia tentunya mengeluarkan sesuatu yang berkembang dikalangan masyarakat. Kitapun juga seolah-olah akan meremehkan perjoangan patriotik Aceh yang dalam catatan sejarah nasional harus dinukil bahwa mereka yang mempertahankan ibukota dengan jiwanya masih berhasil tidak meiepas begitu saja ibukota walaupun Istana raja sudah jatuh. Dengan buru-buru Van Swieten mengumumkan bahwa tidak seorang berhak mengangkat Sulthan pengganti. maka pihak Aceh tidak begitu saja mendiamkan hal itu. (de hoffdlaats van wat eertijds Banda Aceh). Dan kalau ini terjadi kita tidak hanya mendustakan sejarah.hoffd plaats me ommelanden . Tatkala disangsikan oleh publik dan politisi Belanda bahwa pengumumannya mempunyai landasan 183 . is meer steeds .werd geheeten.masih terus bernama Banda.Banda". Alhasil Banda bukan suatu fabrikasi Ali Hasjmy. tapi juga mendukung isapan jempol Van Swieten yang latar belakang uraiannya adalah membela kelamahan dirinya. dan dunia luar bahwa Belanda atas dasar "recht van verovering" (Hak menang perang) sudah mempunyai hak kedaulatan (souvereini eits recht) atas seluruh kerajaan Aceh.oleh Van Swieten. dia hanya memulihkan. melulu karena tidak kritis meneliti latar belakang peristiwa perang Aceh ketika mulai diserang oleh Van Swieten. kita menghilangkan lagi. Untuk penutup baik dijelaskan lagi. Jadi walaupun nama sudah menjadi Kutaraja dialih.Pada halaman 20 sipenulis mengingatkan bahwa ibu kota yang dulunya bernama Banda Aceh-ibukota dan sekitarnya .Dan pada halaman 32 dia juga terus mengeja Banda tanpa " r " untuk ibukota. bahwa ketika tanggal 24 Januari 1874 Van Swieten berhasil menguasai Kraton dan ingin mengambil keuntungan dari pendudukan itu untuk meneriakkan kepada bangsanya. tanpa seizinnya.

hukum maka disitulah dia mendapat ilham untuk mempertinggi "status" Kraton. Sultan ini dipangku oleh badan perwakilan. dan untuk mempertegas kemungkiran tersebut itulah Van Swieten membuat pengumuman tanggal 2 Pebruari 1874 bahwa hak pengangkatan sultan adalah ditangannya. dus hak pihak Aceh dianggapnya sudah diambil alih olehnya bersandar "recht van veroevering" yang realitasnya hanya nol besar. Bersandar pada Pengumuman 2 Pebruari 1874 dari Van Swieten. Dengan ini pihak Aceh sudah merampungkan kebutuhan legalitas. Belanda untuk seterusnya tidak mau mengakui Sultan Alauddin menjadi Sultan Aceh. Padahal jika benar "recht van verovering". Tapi pihak Aceh tidak sebodoh yang disangkanya. ketika Alauddin ditawan di tahun 1903. Belanda merasa dirinya mempunyai hak penuh untuk menentukan pengangkatan Sulthan. Dengan pembohongan diri itu. Dia menulis. Belanda memungkiri fakta itu. diketuai oleh Tuanku Hasyim. Maka dalam catatan sejarah disebutlah dengan resmi bahwa perang Aceh berakhir ditahun 1903. Tapi itu hanya isapan jempolnya. mereka sudah menetapkan ibukotanya (atau katakanlah setelah pemerintahan yang baru dipengungsian) dan mereka sudah mengumumkan penabalan Sultan baru. 184 . Van Heutsz sudah menerima penawanan tersebut sebagai penyerahan diri dari Sultan in kwalitas. dia hanya menyebut Sultan itu. dan sebagai tanda bahwa dia sudah keceblos dengan fabrikasinya. yang masih dibawah umur. Didalam sejarah. Alauddin Syah. Belanda ternyata sudah terperosok kedalam pembohongannya sendiri. Tapi lucunya. Pretendent Sultan. karena dengan menonjolkan kemungkinan sebagai ini dia hendak memberi nilai yang menentukan terhadap status Kraton. Mereka dalam membangun garis pertahanan yang baru (atau katakanlah : undur) dan dalam menghadapi faktor tewasnya Sultan Mahmud. sebab realitasnya itu tidak lebih dari Kraton yang rusak. tanggal 24 Januari 1874 sudah teranggap berakhir perang Aceh. bahwa Sultan pengganti tidak bisa ditabalkan karena katanya menurut adat Aceh Sultan hanya dapat ditabalkan dibalairung Istana (Kraton).

185 . kalangan yang mempertahankan Banda Aceh membantah dalih itu. tercipta sejak masa Munghaiyat Syah dan dimasyhurkan sejak (194) Harian Merdeka 4 Januari 1972. Pemerintah sipil dan kantor-kantor pos seluruh Indonesia dan kaum cerdik pandai disana masih memakai nama Banda Aceh. Aceh belum seratus dirampas oleh Belanda. sedang dibayangi oleh nama bikinan Belanda dulu. Sebelumnya membenarkan begitu saja apa yang dibacanya dalam buku sejarah. Hasjmy tidak seorang sembrono. Namun tadinya mereka yang terus berjuang tetap masih menyebut nama itu Banda Aceh atau Aceh saja seperti De Klerck. Begitulah sesudah yakin. nama Banda Aceh adalah asli.Soal ini dianggap untuk mengingatkan lagi agar kita (terutama putera-putera Aceh sendiri) jangan terperosok pada pengibulan Belanda mengenai fakta-fakta sejarah Aceh. Mungkin saja sesudah Van Swieten mengumumkan bahwa istana adalah Kutaraja dan Kutaraja adalah ibukota Aceh. penduduk dalam wilayah kekuasaannya turut menyesuaikan diri untuk memakai nama baru itu. Pertimbangan pihak pembayang yang sementara itu terdengar ialah bahwa nama Kutaraja diganti dimasa A l i Hasjmy menjadi Gubernur hanya karena feodalfobi. Nama Kutaraja hanyalah suatu fabrikasi jenderal Belanda Van Swieten ditahun 1874. Kutaraja. yang selengkapnya seperti tertera dibawah ini: (194) Sebuah laporan dari Aceh mengatakan bahwa dewasa ini nama resmi ibukota daerah itu. Dilain pihak. Bagaimanapun. ditahun 1963-an diapun meminta dukungan DPRD dan seterusnya memohon wewenang dan putusan pusat untuk memulihkan nama Banda Aceh itu. dia telah bertanya sana sini pada penduduk apa nama ibukota Aceh itu dulu sebelum Kutaraja. Pembayangan ini sudah berjalan lebih kurang 3 tahun. 7. tentunya masih ada orang-orang tua yang hidup tempat bertanya. Sebagai seorang pujangga Islam dan anak Pusa yang dulu cukup dihormati. ahli sejarah Muhammad Said sekali lagi menulis masaalah Banda Aceh. apabila didiskusikan. Tapi kini timbul issue karena dipulihkannya nama bikinan Van Swieten tersebut. Maju Mundur. dengan memakai judul Maju Mundur dari Banda Aceh ke Kutaraja. Banda Aceh. atas pertimbangan sendiri-sendiri. yakin sejak Brigjen Teuku Hamzah menjadi Pangdam di sana.

yakni ibukota Aceh. Jika ini berhasil direbut bisalah Belanda menggembar gemborkan kedunia internasional bahwa dia sudah berhasil memiliki seluruh kerajaan Aceh. raja/ratu Inggeris. etc". de Houtmans sampai Valentijn pernah mencatat Kutaraja atau mengenalnya. Sultan Delhi Akbar. komplek Gunongan. dan lain-lain. The Town stands on a river. Singapura dan sebagainya. Bahkan penyerang Jdl. plus kampung Keudah. Malaka. Sejak penyerangan Belanda ke 1 ditahun 1873 diketika mana Belanda kehilangan jenderalnya Kohier dan harus undur kekapal. sampai pada Sultan-Sultan Aceh diabad ke 19 bersurat menyurat dengan Presiden Perancis. bukanlah dapat disebut ibukota Jogyakarta tanpa wek-wek diluarnya yang masih luas lagi). Perjanjian yang ditandatanganinya dengan Sultan Aceh sendiri ditahun 1857 (diratifisir oleh Staten General di Den Haag) tidak disebut diperbuat di Kutaraja. Kuta A l a m . G G Belanda di Jakarta. Ditahun 1823 seorang pembesar Inggeris terkemuka di Penang yang berkunjung kedaerah itu dan menulis kesan-kesannya dalam buku "Acheen and the ports on the North and Eastcoasts of Sumatra" dengan tegas-tegas memberi tahu penyaksiannya bahwa "The capital of the Kingdom is Acheen and the population was estimated many years ago at 36. 186 . melainkan istana plus Peukan Aceh. tapi di Aceh. Dia sendiripun tentu tahu waktu itu bahwa yang disebut ibukota Aceh tidak hanya istana yang dikotai/dibentengi itu. Pangeran Maurits. Van Swieten sendiri sebelum 1874 membuat ultimatum kepada Sultan Aceh tidak dialamatkan ke Kutaraja tapi ke Aceh. (Bandingkan misalnya Kraton Jogja. dan wek-wek luar istana lainnya dimana gerilyawan masih gigih mengendapi musuhnya. Surat menyuruat resmi Sultan-Sultan sejak itu baik dengan raja Portugis. Tidak seorang dari penulis-penuls perjalanan asing seperti Van Linscoten. maka publik Belanda dan parlemennya terus sangsi terhadap kemampuan panglima-panglimanya untuk merebut yang minimalnya sajapun diperlukan oleh mereka.000. Peunayong.Iskandar M u d a . G G Inggeris di Calcutta. Van Swieten baru mendapat ilham untuk melahirkan Kutaraja dari "kandungan"nya ketika dia harus mencanangkan sudah berhasil merebut ibukota Aceh walaupun realita baru hanya Istana Raja. Sultan Turki. terus-terus menggunakan nama Banda Aceh (atau Bandar Aceh Darussalam) dan tidak Kutaraja. pembesar Belanda di Riau dan pembesar-pembesar Inggeris di Penang. buku ini masih bisa diperoleh ditoko-toko buku.

Dia masih harus mengorbankan pahlawan-pahlawannya termasuk seorang lagi jenderal kesayangannya (Pel) tewas sebelum seluruh Banda Aceh (sebagai ibukota) yang sebenarnya berada dalam kuasa militer Belanda. De Klerck dalam buku yang dikarangnya ditahun 1912 berjudul "De Atjeh Oorlog" pada halaman-halaman 12.Van Swieten menemukan akalnya ketika berhasil merebut istana raja yang dibentengi atau dengan kata rakyat : di-kuta-i itu. Jambi. Palembang. Dia benar kalau mengatakan bahwa kuta (istana) raja sudah direbutnya. 187 .S. Majapahit. Banten. Dan ini historis ! Baik kiranya dicatat bahwa sepanjang sejarah bangsa Indonesia adalah lumrah nama-nama kerajaan kita berasal dari nama kota atau bandar dimana suatu kekuasaan mula dibangun. Siak. Tapi dia adalah pendusta besar tatkala mengatakan bahwa dia sudah berhasil merebut seluruh ibu kota. Malaka. Mungkin suatu kebetulan bahwa Sultan-Sultan Aceh memperjelas beda ibukota dengan nama kerajaan tatkala menambahkan kemudian perkataan Banda didepan Aceh. misalnya Singosari. Banda Aceh. Johor. Bintan. ganti terkepung dari istilah yang dipergunakan Belanda). Sebagai ternyata kemudian bertahun-tahun sesudah itupun pasukan Belanda masih terkepung (ingatlah : geconcentreerde linie. Kuta dari raja bukan suatu nama melainkan suatu bentuk dari kompleks. 20 dan 32 menyinggung nama Banda Aceh (ejaan persis) ketika menceritakan perkembangan ibukota tersebut masa sebelum Van Swieten memperkenalkan nama Kutaraja. Timbullah inspirasinya untuk sekaligus merobah nama Banda Aceh menjadi Kutaraja. Makasar. karena yang direbutnya hanyalah kuta dari raja. Pengarang Belanda E. Deli dan sebagainya. Pagaruyung. Demak.

.

BAHAGIAN KETIGA KESENIAN/PENDIDIKAN I S L A M MENGHIASILEMBARAN SEJARAH ACEH . b Evnnisi "9 t&ÓB .n&rüürë ifafliösrn qu A < j -is fi ? .

dapat memegang amanah tiada khianat" (197). selanjutnya untuk membina suatu rakyat yang menjalankan makruf dan menjauhkan mungkar. L E M B A G A — L E M B A G A PENDIDIKAN Diantara lembaga-lembaga negara yang tersebut dalam Qanun (195) (196) (197) (198) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. (195) Selanjutnya kalau kita perhatikan diantara 21 syarat menjadi Sulthan termasuk : "adil mengeriakan hukum AlJah dan hukum Rasul. Ibid halaman 62. bahwa A l Quran dan A l Hadis adalah sumber hukum bagi Kerajaan Aceh Darussalam.P E R K E M B A N G A N PENDIDIKAN D A N ILMU P E N G E T A H U A N DASAR D A N T U J U A N PENDIDIKAN Seperti telah diuraikan. memeiiharakan sekalian perintah agama Islam" (196). Sebagai akibat logis dari kenyataan i n i . diantara 10 syarat menjadi Qadli termasuk : " a d i l . maka pendidikan itu haruslah bertujuan untuk membina manusia-manusia yang sanggup menjalankan ajaran Islam. dan boleh juga berarti bahwa dalam diri satu penguasa harus berkumpul unsur kekuasaan dan ilmu. diantara 10 syarat menjadi Wazir (menteri) termasuk: " A l i m pada ilmu dunia dan ilmu akhirat. menjadi Menteri. Kalau Islam telah menjadi dasar pendidikan. sebab jikalau cerai ulama oengan raja niscaya binasalah negeri". alim ilmu pada pekerjaan dunia dan akhirat dan mengetahui ia atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan a d i l " (198). Ibid halaman 61. itu berarti bahwa raja dan ulama (sarjana) haruslah kedua-dua menjadi pimpinan pemerintahan. 190 . Apabila dalam Qanun Meukuta A l a m tertulis : " U l a m a dengan Raja tidak boleh jauh atau cerai. ialah mengambil " I s l a m " menjadi dasar pendidikannya. Ibid halaman 58. maka jelaslah bahwa tujuan pendidikan dari Kerajaan Aceh Darussalam ialah untuk membina manusia-manusia yang sanggup "menjadi Sulthan. menjadi Qadli dan pejabat-pejabat lainnya dengan syarat-syarat yang ditetapkan.

membahas masalah-masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. setelah berdiri Kerajaan Islam Peureulak. yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan. tinggi dan sempurna ilmu agama. (201) Kegiatan untuk mengetahui lebih dalam. M. hukama (ahli-pikir) untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan.. T I N G K A T A N PENDIDIKAN Sudah semenjak berabad-abad yang lampau. Balai Setia Ulama. 2. Ilyqs Sutan Parnenan: Rencong Ditangan Wanita halaman 30 Buku Darussalam halaman 39. adalah sebagai berikut: (2021 (199) (200) (201) (202) Ibid halaman 71. seperti yang diakui ke xvii (200) e n a n C i S B e a U l i C U y a n g P C r n a h b e r k u n J u n 8 e Aceh diabad k Iskandar M u d a mempunyai minat yang sangat besar untuk memperkembangkan ilmu pengetahuan. Balai ini dapat disamakan dengan sebuah studi klub tempat para ulama/sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran. Balai ini dapat disamakan dengan jawatan pendidikan. 191 . menempatkan Aceh menjadi lebih banyak pula memusatkan perhatian dibidang pendidikan. sehingga untuk itu banyaklah dayah-dayah (pesantren-pesantren) yang didirikannya. Balai Jama'ah Himpunan Ulama. Buku 10 Tahun Darussalam halaman 401-402. Adapun tingkatan pendidikan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. ada tiga lembaga yang bidang tugasnya meliputi masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. yaitu . Said: A ceh Sepanjang Bada halaman 181. 3. (199) 1 Balai Setia Hukama. Balai ini dapat disamakan dengan lembaga ilmu pengetahuan tempat berkumpulnya para sarjana. Ibid halaman 174.Meukuta A l a m . Kerajaan Islam Samudra / Pase yang dilanjutkan dengan berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam maka Aceh sudah tidak mengenai lagi buta huruf..

Tetapi. (203) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 44. Dayah terdapat hampir pada tiap-tiap daerah Uleebalang. Kadang-kadang ada dayah-dayah yang berpusat pada mesjid-mesjid bersama dengan rangkang. sehingga dirasa perlu dikelilingi mesjid dibangun rangkang. yang digunakan menjadi tempat mengajar dan sembahyang berjama'ah. yang kalau sekarang sama dengan Sekolah Dasar. bahsa. D i Meunasah. Rangkang. kebanyakan dayah berdiri sendiri ditempat luar pekarangan mesjid. Dalam dayah serrraa pelajaran diajar dalam bahasa A r a b . Akhlak. sudah mulai diajar bahasa Arab. jadi mesjid merupakan madrasah tingkat menengah. dalam tiap-tiap mukim harus ada satu mesjid. Kebanyakan murid terus memondok dimesjid. antara lain fxqh (hukum). sejarah dan berhitung. dengan menyediakan sebuah "balai utama" sebagai aula. dengan menggunakan buku berbahasa A r a b . Dayah. ilmupasti/faraidl. sejarah/ilmu tatanegara. Akhlak dll. Dayah dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah kalau sekarang. Meunasah. Juga mulai diajar sedikit ilmu-ilmu umum.1. tauhid. disamping fungsi-fungsi yang lain. ilmu agama dalam bahasa jawi (melayu). Pada pendidikan rangkang. tasauwuf/akhlak. juga berfungsi sekolah (madarasah). dan sebahagian kitab-kitab Agama sudah diajar dengan bahasa Arab. seperti halnya ditiap-tiap kampung harus ada satu meunasah. ilmu bumi. Menurut ketentuan Qanun Meukuta A l a m . Ilmu-ilmu yang diajar. seperti ilmu bumi. A r a b . (203) Mesjid adalah tempat segala kegiatan ummat. 3. termasuk kegiatan pendidikan. para murid diajar menulis/membaca huruf Arab. kalau sekarang dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Pertama atau Sanawiyah. 192 . Meunasah yang terdapat dalam tiap-tiap kampung. tempat murid tinggal (asrama). 2.

Darul Wizarah (Fakultas Ilmu Pemerintahan). 4. 8. Darul Kalam (Fakultas Ilmu Kalam/Tauhid). kira-kira sama dengan "fakultas" kalau istilah sekarang. tafsir. Pada masa Sulthan Iskandar Muda disempurnakan pembangunan Mesjid Raya Baitur Rahman. 12. 6. Darul Ardli (Fakultas Ilmu Pertambangan). yaitu Jamiah Baitur Rahman di Banda Aceh (Universitas Baitur Rahman). 7. Darul Falsafah (Fakultas Filsafat). hadis. 1. 17/ September 1969 halaman 9. 2. tauhid/fïlsafat. yaitu : (204) Darut Tafsir wal Hadis (Fakultas Ilmu Tafsir dan Hadis). antara lain fiqh (hukum). Darut Tarikh (Fakultas Ilmu Sejarah). Darus Siyasah (Fakultas Ilmu Politik). sekaligus dijadikannya sebagai pusat kegiatan ilmu. Jamiah Baitur Rahman mempunyai beberapa "daar". Darul Hisab (Fakultas Ilmu Pasti). 13. Darul Aqli (Fakultas Ilmu Akal. Darut Thib (Fakultas Kedokteran).4. Darul Kimia (Fakultas Ilmu Kimia). 3. ilmu bumi. Dayah Teungku Chik. Mungkin juga dimaksud ilmu alam). akhlak/tasauwuf. 5. Yang diajarkan pada Dayah Teungku Chik. Dayah Teungku Chik dapat disamakan dengan perguruan tinggi. 14. 10. yang kemudian dalam perkembangan selanjutnya. 193 . Dayah Teungku Chik barangkali lebih tepat kita namakan dengan "akademi" menurut istilah sekarang. 11. UNIVERSITAS BAITUR R A H M A N . Darul Khasanah Baitul Mal (Fakultas Ilmu Perbendaharaan/ Keuangan Negara). Darul Ahkam (Fakultas Hukum). manthik dan ilmu bintang/falak. Daruz Zira' ah (Fakultas Pertanian). sejarah/tatanegara. Majalah Sinar Darussalam No. 9. (204) Adapun daar-daar tersebut. ilmu bahasa dan sastera Arab. dan yang betul-betul telah merupakan sebuah perguruan tinggi dalam arti sungguhsungguh (universitas).

surau-surau langgar-langgar tersebar dari kota-kota sampai kedusun-dusun. Sebagaimana halnya dengan Jamiatul Azhar di Mezir. Dibidang ilmu pengetahuan agama (theologi). kalau Kerajaan Aceh Darussalam yang sangat mementingkan pendidikan dan ilmu pengetahuan. tulis Ustaz Mahmud Yunus. banyaklah ulama dan muballigh-muballigh Islam meninggalkan Malaka. 17. Terutama setelah berdiri Kerajaan Islam Pasai. Maka banyaklah pelajar-pelajar datang ke Pasai dari daerah-daerah lain untuk belajar agama Islam. demikian tulis Muhammad Said. sehingga menjadi masyhur (205) M. (205) Sejak mulai masuk agama Islam ke Aceh. 16. Teungku Cot Mamplam dll. maka pendidikan dan pengajaran Islam mulai lahir dan tumbuh dengan suburnya. Darul Nahwu. adalah nama-nama yang tidak asing lagi sampai kini. khusus Islam. Disana mereka mendirikan pesantren-pesantren untuk menyiarkan agama Islam dan pendidikan calon-calon alkn-ulama yang fuqaha. Pada zaman Iskandar Muda Meukuta Alam. Pendeknya sejarah pesantren di Aceh pada zaman Iskandar Muda menempuh zaman keemasan. Ketika Malaka ditaklukkan Portugis. masa Iskandar semakin terkenal. S E J A R A H RINGKAS P A R A U L A M A / S A R J A N A TERKEN A L Bukanlah suatu hal yang aneh.15. maka Jamiah Baitur Rahman juga mempunyai sekolah-sekolah (madrasahmadrasah-Rangkang-Dayah) sejak rendah sampai menengah. Darul Mazahib (Fakultas Ilmu Perbandingan Agama). Aceh menjadi Serambi Mekkah. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 174. 194 . Syamsuddin Pasai. Darul Harb (Fakultas Ilmu Peperangan). kemudian telah melahirkan ulama-ulama dan sarjana-sarjana terkenal yang berkaliber internasional. Waktu itu banyaklah ulama di Pasai membangunkan pesantren. pindah ke Aceh. seperti Teungku di Geudong. pesantren-pesantren. Nama-nama ulama pujangga seperti Hamzah Fansury. Maka dengan bantuan Pemerintah Islam dan masyarakat. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Singkel.

HAMZAH FANSURY "Neither the date nor the place of Hamzah Fansuri's birth has been established" demikian tulis Prof.1607-1636 M. Asalnya. (206) Mahmud Junus: Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia halaman 151. Hanya yang telah pasti beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukamil (997-1011 H .1589-1604 M. Mendapat wujud ditanah Syahr Nawi. Beroleh khilafat ilmu yang 'adil. 195 . maka kampung tempat tinggal orang-orang berasal Fansuri di Barus dinamakan Fsnsur. Dari namanya "Hamzah Fansuri" (dibaagsakan kepada kampung Fansur) jelas dia berasal dari Fansur. jadi pada penghujung abad ke XVI dan permulaan abad ke XVII. sama dengan Syekh Abdur Rauf Fansuri dan abangnya Syekh Ali Fansuri. (206) Dibawah ini akan saya turunkan sejarah-singkat beberapa para ulama/sarjana.) dan pemerintahan Sulthan Muda Ali Riayat Syah V (1011-1015 H . Daripada Abdul Qadir Sayid Jailani. Jadi sekampung dengan Syekh Abdur Rauf.kemana-mana. . (207) Memang sekarang kita belum mengetahui tempat dan tanggal/ tahun lahirnya ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansuri. Jelas beliau asal dari kampung Fansuri. Tentang asalnya beliau sendiri menulis : Hamzah nin asalnya Fansuri. .).) sampai permulaan pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Meukuta Alam (1016-1045 H . karena banyak alim-ulama dan ahli sastera Islam Indonesia. Kampung Fansuri yang ada dekat Singkel (Aceh). Syed Muhammad Naguib A l Attas. kemudian karena banyak orang-orang Fansuri pindah ke Barus waktu Barus menjadi wilayah kerajaan Aceh. (207) Syed Muhammad Naguib: The Misticism Of Hamzah Fansuri halaman 3. "and the span of the priode in which he lived and flourished is stil a problematic question". artinya ada bahan-bahan dalam perpustakaan pribadi saya. 1604-1607 M. yang mungkin saya ketahui.

yang bermakna bahwa alam yang baharu ini. Syekh Hamzah Fansuri juga belajar di India. yaitu pada suatu kampung dekat Runding (Singkel) dan disanalah beliau berkubur. jadinya sama dengan teori "monism" (serba esa atau "pantheism" (serba dewa) Lawannya "Wihdatus Syuhud". A l Bustami. Djaluludin Rumi. terutama di Banda Aceh. Beliau mengajar ilmu-ilmunya itu pada beberapa tempat di Aceh. Barus. masalah thariqat. Beliau menguasai ilmu-ilmu Fiqh. Beliau sangat terpengaruh dengan ajaran-ajaran filsafat Syekh Abdul Qadir Jailani. yang membicarakai. Mas'ud dan Syah NNikmatullah. beliau mendirikan dayah didaerah tempat lahirnya. Kecuali di aceh sendiri. 196 . beliau menganut paham "wihdatulwujud" dan menjadi pengikut Tharikat Qadiriyah. Karya-karyanya Syekh Hamzah Fansuri banyak sekali. manthik. sebahagiannya dalam bentuk prosa dan sebagian lainnya dalam bentuk puisi. Murid dan pengikut beliau yang terkenal dan besar yaitu Syekh Syamsuddin As Samathrani. sedangkan musuh dari paham beliau yang terbesar yaitu Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. adalah sebagai kesaksian dari adanya Tuhan. Parsia dan Arab. Dalam filsafat/mistic. A l Halladj. Beliau pasih berbahasa Melayu. Melayu. 1. Diantara karangan-karangannya yang saya ketahui: Syarabul Asyiqin. Ghazali. hakikat dan ma'rifat. syariat. A l Juneidi. dan memang beliau seorang penyair terbesar diabadnya. filsafat dll. Urdu. Parsia dan Arab. 2. Karya-karyanya. Jawa. sejarah sastera.r Tempat belajar. Pada ujung hayatnya. yang membahas masalah ilmu suluk dan tauhid.tasauwuf. Menurut paham "Wihdatul Wujud" bahwa alam ini adalah ciptaan dan bahagian ke Tuhanan sendiri. dalam bahasa Aceh. Zinatul Muwahhidin. Asrarul Arifin Fibayani Ilmis Suluk Wat Tauhid. fiqh. bahkan juga Abdulkarim Jili. laksana buih pada puncak ombak. mengenai ilmu-ilmu tasauwuf. Parsia dan Arab. filsafat dan sebagainya.

) dengan meninggalkan jasanya yang cukup banyak. Beliau wafat di Banda Aceh di zaman Sulthan Iskandar Muda pada malam Isnin 12 Rajab 1039 H . 4. Drs Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. antara lain fiqh (hukum). puissi. baik dalam bahasa Melayu/Jawi atau(208) Keterangan lanjut dapat dibaca dalam : a. hal mana menunjukkan bahwa beliau pernah belajar diluar Aceh. Karangan-karangannya. Beliau juga menjadi Syekh Jamiah Baitur Rahman (Rektor Universitas Baitur Rahman). 197 . yaitu Syekh Hamzah Fansury dan juga beliau pernah belajar pada Pangeran Bonang di Jawa. Beliau menguasai bahasa-bahasa Melayu.3. Jawa. beliau mendapat kedudukan baik sekali. ilmu tatanegara/politik dll. Ilmu-ilmu yang beliau kuasai. dimana beliau diangkat menjadi Qadli Malikul Adil. yang membahas masalah-masalah Wujud. dan memang beliau dilahirkan disana pada penghujung abad ke X V I . b. Nama lengkapnya Syekh Sjamsuddin bin Abdullah As Samathrani. bahkan juga oleh musuh pahamnya Syekh Nuruddin A r Raniry. filsafat. Guru beliau yang utama. Kealimannya dan kesarjanaannya diakui oleh semua pihak. Wihdatul SJAMSUDDIN AS S A M A T H R A N I Dari namanya kita mengetahui. ilmu bahasa Arab. manthik. sejarah. tasauwuf. 36/1971 halaman 44-49. Dalam Kerajaan Aceh Darussalam. juga menjadi Ketua Balai Gading yang beranggotakan 7 Ulama dan 8 Uleebalang. Parsia dan Arab. Syed Naguib: The Mysticism Of Hamzah Fansuri. terutama dalam bidang Ilmu pengetahuan dan politik. orang nomer dua dalam kerajaan. A l Muntahi. bahwa Syekh Syamsuddin As Samathrani berasal dari Samudra/Pase. terutama sekali pada Sulthan Iskandar Muda. tauhid. karena beliau ikut serta membesarkan Aceh. Prof. (1630 M. (208) Rubai Fansuri. baik pada Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. Sekalipun beliau beraliran Syi'ah dan menganut paham Widdatul Wujud. namun beliau sebagai orang besar kerajaan tetap berlaku adil.

Kitabul Ushulut Tahqiq (kitab dasar-dasar penguat). 16. Sjarah Ruba'i Hamzah Fansury (uraian dan tafsir terhadap buku Hamzah Fansury berjudul Ruba'i Fansury). Syar'ul Arifin (jalan orang arif budiman). 11. Risalatul Wahhab (risalah tentang Mahapemberi). Karena itu. 9. Kerajaan Islam Pase dan sampai-sampai dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 10. maka terjadilah pertentangan seru antara paham (209) Uraian lanjut baca Drs Zakaria Ahmad : Sinar Darussalam No. Kedua paham ini telah tumbuh sejak abad pertama hijrah. Tentang Wihdatul Wujud dan Wihdatus Syuhud. 1. Wihdatul Wujud pada umumnya diaftut oleh aliran politik Syi'ah. Kitabul Harakah (mungkin mengenai ilmu bahasa). 8. Syarah Miratul Qulub (Uraian tentang cermin segala hati). 15. 7. 12. TanbihuPlah (peringatan allah).pun dalam bahasa Arab. Antara kitab-kitab karangan yang dapat saya ketahui. 3. (209). Tiap-tiap golongan itu silih berganti dapat merebut kekuasaan ataupun mempengaruhi penguasa. 13. 5. sementara paham Wihdatus Syuhud pada umumnya dianut oleh aliran politik Ahlus Sunnah. Kitab Tazyim (kitab celaan ?). Risalatul Baijin Mulahadhatil Muwahhidin Alal Mulhidi fi Zikrillah (Tinjauan ahli-ahli tauhid terhadap orang-orang yang sesat mengingat Allah). Miratul Haqiqah (cermin hakikat). cukup banyak dan bernilai tinggi ditinjau adari segi ilmu pengetahuan. 2. 14. Nurul Daqaaiq (cahaya yang murni). 4. Golongan politik Syi'ah dan Ahlussunnah telah ikut memperebutkan kekuasaan semenjak berdiri Kerajaan Islam Peurelak. Jauharul Haqaaiq (permata kebenaran). 198 . Miratul Iman (Cermin keimanan). 6. Kitabul Martabah (kitab tentang martabat manusia). 34/Mei 1 halaman 51-53. yaitu : Miratul Mukminin (cermin perbandingan bagi orang-orang mukmin). Miratul Muhaqqiqin (cermin para ahli pembukti).

Gambar lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 199 .

10/Januari 1969. SYEKH NURUDDIN AR RANIRY Syekh Nuruddin A r Raniry. (31 Mei 1637 M. pada masa pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. pengarang. Pertentangan yang pada mulanya melulu karena hendak merebut kekuasaan politik. Syed Naguib: RaniriAnd The Wujudlyah halaman 12-17. Dinegerinya beliau telah mempelajari bahasa melayu. 3/Mai 1968. Sinar Darussalam No. No.Wihdatul Wujud golongan Syi'ah dengan paham Wihdatus Syuhud golongan Ahlussunnah. seperti paham apa yang dinamakan "salik buta" di Aceh. Prof. Surat. Syekh Nuruddin datang ke Aceh pada tanggal 6 Muharram 1047 H . tetapi pula kembali ke Melayu. karena bahasa Melayu pada waktu itu telah menjadi "lingua franca" dikepulauan Nusantara. lama kelamaan berobah menjadi pertentangan akidah. tidak banyak diketahui orang dan nama lengkapnya yaitu Syekh Nuruddin Muhammad Djailani bin Ali bin Hasandji bin Muhammad Hamid Ar Raniry. 25/Agustus 1970. No. No.). T. bahkan kekufuran. beliau menunaikan rukun Haji dan terus menetap dinegeri Arab berapa lama untuk belajar lagi. ahli sufi. Iskandar: Batanus Salatin halaman 2-13. dilahirkan di Ranir. seorang ulama. bahkan selagi dinegerinya beliau sudah alim. Dalam tahun 1030 H . karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. (210) Baca lebih lanjut : Dr. sehingga beliau menjadi alim benar. bahkan akhirnya paham "Wihdatul Wujud menjurus kearah kesesatan/penyesatan. dan beliau sangat ahli dalam bahasa Melayu. No. (210) Tanggal lahir dan kehidupan kecilnya. Pendidikan pertama diterima Syekh Nuruddin dinegerinya sendiri. ahli hukum. 200 . pujangga. politikus dan negarawan ternama. 6/September 1968. dan beliau adalah Syekh dalam ilmu thariqat dan diterima dalam thariqat oleh gurunya Said Umar Ibn Abdullah ba Syaiban (lebih terkenal dengan Thariqat yaibany). sedangkan kedatangan kali pertama adalah pada waktu Sulthan Iskandar Muda. 31/Februari 1971. Gujarat (India) dalam satu keluarga Quraisj.

b. 8. Tambihul' awamili fi tahqiqia kalami finawafil. Melayu dan Parsia. = 1642 M. 17. Syafa-ul Qulub. 6. Bad-u Khalqis Samawati wal Ardli (1047 H . Mufti Mu'adhdham. Rahiqul Muhammadiyah fi Thariqish Shufiyah (1069 H . 10. 7. Hilluz-zil 11. 13. tentang fiqh/hukum. Qadli Malikul Adil. 201 .) 4. 2. tentang tauhid/filsafat. 9. Ala lam'u fi Tafkiri man qala bi khalqil Quran.1634-1644 M.karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. Kitab-kitab karangan beliau banyak sekali.). Syekh Jamiah Baitur Rahman. 14. = 1658 M.). 20. 12. Lathaiful Asrar. Umdatul I'tiqad. = 1635 M. = 1642 M. baik dalam bahasa Arab. 3. dimana beliau menjabat: a. 18.). = 1637 M. c. Beliau mendapat kedudukan yang baik sekali dalam pemerintahan Sulthan Iskandar Sani dan juga dalam pemerintahan Ratu Safiatuddin.). At Tibyan fi Ma'rifatil Ad-Yan (1056-1064 H . Fathui Muhil Alal Mulhidin. 15. 5.).). Akhbarul Akhirah fi Ahwali Jaumil Qiyamah (1052 H . = 1638 M. 21. 16. Hudyjatush Shadik li Daf'iz Zindiq. Asrarul Insan fi Ma'rifatir Ruhi war Rahman (1050 H . Shawarimush Shadik li Qath'iz Zindiq. = 1646-1653 M. Hidayatul Habib fit Targhib wat Tarhib (1045 H . . antaranya yang saya ketahui yaitu : L Asy Shiratul Mustaqim (1044-1054 H . = 1640M. Daruul Faraid bi Syarhil Aqaid. 19. Djahawirul Ulum fi Kasyfil Ma'lum (1052 H .). Maul hayati li ahlil mamati. sama dengan kedudukan Sjech Sjamsuddin As Sumathrani dalam pemerintahan Iskandar Muda.). Busthanus Salathin fi Zikril Auwalin wal akhirin (1052 H . Nubzatun fi Da'wazzil ma'a Sahibin.

Setelah selesai pada Dayah Simpang Kanan. BabunNikah. sejarah. Setelah Syekh Syamsuddin As Sumathrani pindah ke Banda Aceh.Kissah Iskandar Zulkarnain. dilahirkan di Singkel pada tahun 1001 H . karena telah diangkat oleh Sulthan Iskandar Muda menjadi Qadli Malikul Adil. dari keluarga baik-baik. sastera Arab/Melayu dan juga bahasa Parsia. yang membangun dan memimpin "Dayah Simpang Kanan" dipedalaman Singkel. Hikayat Raja Badar. Abdur Rauf melanjutkan pelajarannya ke Barus pada sebuah dayah tinggi (Dayah Teungku Chik) yang dipimpin oleh ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansury. maka pada tanggal 22 Zulhijah 1068. 25. Di Mekkah beliau tinggal dikampung Qusyasyiyah dalam Rumah Aceh dan belajar pada Syekh Ahmad Qusyasyy. Hidayatul Mubtadi bi Fadl-lillahil Muhdi. . S Y E K H ABDUR R A U F Syekh Abdur Rauf A l Fansuri. 24. ilmu-ilmu agama. Syekh Nuruddin A r Raniry berpulang ke Rahmatullah. filsafat. Mu'ammadul I'tiqad. Setelah mengabdi untuk Islam selama 17 tahun di Aceh saja. Abdur Rauf mendapat pendidikan dari ayahnya di Dayah Simpang Kanan bersama dengan banyak pemuda-pemuda yang lain. SaqyurRasul. manthik. + 1593 M . 26. Syekh Abdus Samad Petani dan lain-lainnya. Abdur Rauf pindah lagi ke Samudra Pase melanjutkan pelajarannya pada Dayah Tinggi Syekh Syamsuddin As Sumathrani. 27. maka Syekh Abdur Rauf pun bertolak keluar negeri. kebetulan waktu itu sedang berada di Mekkah. Dari Barus. antara lain Syekh Nawawy Bantan. dan bergaul dengan ulama-ulama berasal Indonesia. yang lebih terkenal dengan nama julukan Syiahkuala. Di Barus Abdur Rauf melanjutkan pelajaran bahasa Arabnya. seorang ulama besar pengikut utama aliran Hamzah Fansury. yaitu ke Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya. 23. Syekh 202 22. Ayahnya Syekh Ali A l Fansuy seorang terkenal. Beliau juga belajar pada Syekh Nuruddin Ar Raniry.

Gambar lukisan Teungku Syekh A bdurrauf Syiahkuala. 203 .

Empat tahun setelah beliau wafat. Semua jabatan-jabatan tersebut dipangkunya berturut-turut dalam masa pemerintahan para Ratu (Ratu Safiatuddin.Abdur Rauf menetap di Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya selama 19 tahun. tauhid. dan dikebumikan dikuala krung Aceh. setelah dua tahun sebelumnya Syekh Nuruddin Ar Raniry meninggalkan Aceh menuju Mekkah dan selanjutnya pulang ketanah airnya Ranir.). Ratu Kamalat Syahpun diturunkan dari takhta kerajaannya. politik dan sebagainya. maka pada hari Rebu 20 Rabiul Akhir 1110 H . Diantara karangan-karangan beliau yang dapat saya ketahui yaitu : 1. Dari Banda Aceh kemudian Rauf melanjutkan perjalanan ke Singkel dan kemudian kembali ke Banda Aceh untuk memangku jabatan selaku Qadli Malikul Adil/Mufti Besar dan Syekh Jamiah Baitur Rahim. 204 . manthik. yaitu terjemahan dari tafsir Anwaru Tanzil wa Asrarut Tak wil. satu waktu yang cukup lama untuk memberi kesempatan kepada beliau mengarungi lautan ilmu. Demikianlah Ikhtisar riwayat hidup Syiahkuala. Masa pemerintahan tiga Ratu yang akhir. (211) Beliau telah mengarang sejumlah besar karangan-karangan baik dalam bahasa Jawi (Melayu) ataupun dalam bahasa Arab. Syekh Abdur Rauf telah sampai kembali di Banda Aceh. (Oktober 1699 M. sejarah. pada hakikatnya yang memegang kendali pemerintahan adalah Syekh Abdur Rauf dari belakang layar. Dalam tahun 1063 H . Yunus Jamil dan disiarkan oleh Lembaga Kebudayaan Aceh bertanggal 14 Juli 1960. Ratu Zakiatuddin dan Ratu Kamalat Syah). karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazy A l Baidlawy. (1695 M. Syekh Abdur Rauf menguasai segala bidang ilmu Hukum. disamping menguasai filsafat. Sebagai seorang ahli hukum kenamaan. Syekh Abdur Rauf Syiah Kuala berpulang ke rahmatullah dalam usia 105 tahun. Pada hari Isnin 23 Syawal 1106 H . ilmu bumi. falak.). M. Ratu Naqiatuddin. Gujarat. Tafsir ini lebih terkenal (211) Bahan-bahan ini dari diktat sejarah Syekh Abdur Rauf yang disusun oleh Sdr Tgk. Turjumanul Mustafiid. kesemuanya itu untuk menggantikan Syekh Nuruddin Ar Raniry. dan bahan-bahan dari buku-buku/majalah-majalah lainnya.

adalah putera dari Teungku Syekh Abdullah bin Teungku Syekh Ubaidillah (212) Drs. mungkin membahas masalah falsafah. 8. b. (213) Muhammad Saman lahir dalam tahun 1251 H . Miraatut Thullab. Yakub: Tgk. yaitu kitab fiqh (ilmu nukum) yang lengkap sekali. sebagai tulis Drs. yaitu Syekh Muhammad Saman Tiro yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Di Tiro". seorang ulama/intelektuil yang genius. yang namanya melampaui batasbatas Kerajaan Aceh Darussalam. meliputi segala bidang hukum. Kifayatul Muhtajin. Sya'ir Ma'rifat. 31/71 halaman 54. karangan yang berbentuk puisi. Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. membahas halhal mengenai dengan tauhid/thariqat. mengenai ilmu ketuhanan/filsafat. Daqaiqul Huruf. 4. 5. yang riwayat singkatnya akan saya turunkan dibawah ini. Pada akhir kitab ini. 6. yaitu kitab penting sekali yang mengupas masalah hukum Islam tentang bukti. 205 . Drs. = 1836 M . 9. mengenai ilmu tasauwuf. beliau mencatat sejumlah besar para ulama/ahli tasauwuf/filsafat. juga kitab/ilmu hukum/fiqh. Zakaria Ahmad. yang beliau berguru pada mereka ataupun bersahabat. Bayan Tajalli. Umdatul Muhtajin Ha Suluki Maslakil Mufradin. Chik Tiro halaman 29-92. yang membahas masalah ilmu tasauwuf. Ismuha: Sinar Darussalam No. 35/71. Tgk. yang berarti "rahasia huruf". telah menjadi obyek studi para sarjana tentang beliau pribadi ataupun tentang ajaran-ajarannya (212) T E U N G K U CHIK DI TIRO. Mungkin kitab hukum/ fiqh yang pertama dikarang dalam bahasa Melayu (Indonesia yanglengkap. Demikianlah riwayat singkat Syekh Abdur Rauf. Hidayatul Balaghah 'ala Jum'atil Mukhashamah. (213) Baca a.dengan terjemahan tafsir Baidlawy. Umdatul Ahkaam. persaksian dan sumpah palsu. 7. 3. 2. Salah seorang diantara empat orang pahlawan Aceh yang mendapat gelar "Pahlawan Nasional".

206 .Gambar lukisan Teungku Chik di Tiro.

Dayah Garot: belajar tulis baca huruf Arab. yaitu TeungkuSyekh Abdul Wahab. t akak teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. hadis. barulah pindah ke Dayah Tiro dibawah asuhan pamannya Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. maka Muhammad Saman pulang ke Tiro untuk mengajar sebagai pembantu pamannya (asisten) Atas persetujuan pamannya. Sebelum berumur 15 tahun. tauhid. terutama mengenai dengan Perang Sabil. sejarah. Muhammad Saman belajar pada Dayah-dayah ayah/ibunya. yang seakan-akan menanti pulang beliau dari Mekkah untuk memimpinnya.Garot. pengarang Hikayat Prang 207 . Setelah memperdalam beberapa cabang ilmu agama dan umum. akhlak. ditempat mana beliau terus mendirikan "Dayah" sebagai halnya dayah-dayah yang ada di Aceh Lhee Sagoe. seterusnya berturut-turut pindah ke Dayah Teungku Chik Abdullah Meunasah Blang. kedahtm tubuh Muhammad Saman mengalir darah ulama dari silsilah yang panjang. binti Teunglu» Abdussalam Muda Tiro bin Leube Polem Cot Rheuem. yang dalam zaman pemerintahan Ratu Utama itu beliau bersamabeberapa ulama lainnya mengusi kedaerah Pidie dan bertempat tinggal di Tiro. dimana menurut keterangan Tgk. Dari Tiro pindah ke Dayah Teungku Chik Di Jan Ie Leubeue. Muhammad Pante Kulu. ilmu-ilmu agama. Haji Abdullah Ujong Rimba kepada kami. ilmu bumi dan sebagainya. dan setelah bertemu dengan teman kecilnya. kemudian ke Dayah Teungku Chik Tandjung Bungong dan pindang ke Dayah Teungku Chik Lam Krak di Aceh Besar. yang kemudian terkenal sebagai penyair perang terbesar didunia.) Tafsir. sejarah. = 1641-1675 M. semuanya dalam bahasa Jawi (Melayu). tasauwuf.). Setelah berusia 15 tahun. juga mulai belajar bahasa Arab. Waktu beliau berangkat ke Mekkah. Setelah menguasai berbagai ilmu. mathik/filsafat. tokoh ulama besar diabad Ratu Safiatuddin (1050-1086 H . Dari dua saluran. antaranya ilmu fiqh (hukum. perang sedang berkecamuk dengan hebatnya di Aceh Besar. Syekh Muhammad Saman berangkat ketanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam Kelima. sedangkan ibunya bernama Sitti Aisjah. disamping ingin memperdalam ilmunya dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin Islam. bahwa nenek moyang dari dua saluran darah Muhammad Saman bertemu dalam tubuh seorang pribadi.

= 1881 M . Ingin mencipta jaya bahari. maka beliau kembalilah ketanah airnya karena panggilan jihad sudah tidak terelakkan lagi. sajak mana saya turunkan kembali dibawah ini SEKAKIKESUMA Dipersembahakan kepada arwah Mujahid Besar Tgk. Chik Di Tiro.Sabi. Hidup rukun pantun poyangku. wahai Mujahid. maka beliau langsung berangkat ke Aceh Besar untuk menerima pimpinan Angkatan Jihad disektor Aceh Besar. hal mana telah menimbulkan insperasi kepada seorang penyair Islam (saya sendiri) untuk menciptakan serangkum sajak persembahan kepada Almarhum. Dimalam sunyi penyanyi menyanyi. 208 . Semenjak tahun tersebut sampai wafatnya dalam bulan Januari 1891. Pemuda bangsa satria berani. yaitu meracuni Mujahid Besar Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro. bahkan hampir-hampir pimpinan tentera Belanda menarik pasukan-pasukannya untuk kedua kali dari Aceh. Disenja senyap meratap pujangga. beliau terus melakukan serangan-serangan tak kenal damai kebenteng-benteng Belanda. Setelah tiba di Tanah Air. Kissah jihadmu melukiskan makna : — Benarlah Tuan pahlawan abid. Alun ciptaan sama sekata: —Syarat pahlawan meribu arti. Riwayatmu berkata. sehingga serdadu-serdadu Belanda kewalahan dibuatnya. hal ini terjadi dalam tahun 1298 H . Lengkap syarat sifat satria. kalau sekiranya mereka tidak berhasil melakukan suatu perbuatan keji/kotor yang tidak ada tolak bandingnya dalam sejarah. peracunan mana telah mengantarkan pahlawan utama itu keliang kubur. Kalbu merindu dalam dadaku.

selain seorang pahlawan/mujahid yang amat besar dalam sejarah ummat manusia. dan juga seorang pengarang/penyair yang baik. Hubaya dikurniai satria seperti. 209 . Menggunung rinduku. Kemedan jihad menentang angkara. Sekaki hanya kesuma sembahan. yaitu Hikayat Sa'labah. karena sedang selalu dimedan perang. yang isinya membangkitkan semangat jihat perang sabil Hikayat dalam bentuk puisi. Muharram 1364. Mohon sempena semangat perwira. juga beliau seorang ahli pidato yang hebat sekali. Semoga menjelma pada bangsaku. Restuilah kami Mujahid budiman. Turun mengembun kembali kebumi. Naiklah gita kudus menyepi. karangan Teungku Ismail Yakub. Cinta jiwa mengabdi agama. (214) Sajak ini telah dimuat dalam buku riwayat hidup Teungku Chik Di Tiro cetakan 1dan II. Mudjahid Tiro pahlawan mulia. Bernajat kalbu dimalam waktu. Hasjmy Montasie.Pinta jiwa reda tiada. Setara tiada suntingku. Teungku Chik di Tiro Syekh Muhammad Saman. Penuntun kami kejalan bakti. Ziarahi pusaramu membawa pujian. Lagu jiwaku tinggi mengawan. wahai pahlawan : — Pemuda bangsa menjadi satria. Sayangnya beliau tidak banyak mendapat kesempatan untuk mengarang. Tuan (214) A . hanya ada sebuah yang saya ketahui.

Gambar lukisan Teungku Chik Pantee Kulu 210 .

akhlak/tasauwuf dll. sejarah. bersama-sama dengan Muhammad Saman yang kemudian menjadi pahlawan/mujahid perang Aceh. yang kalau tidak mengatasi. logika. bahasa Arab. telah meninggalkan pengaruh yang sangat (215) Uraian lanjut dapat dibaca dalam : 10 Tahun Darussalam halaman 302-303 Sinar Darussalam No. ditempat mana dilanjutkan pelajarannya untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu agama. (215) Muhammad. manthik. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pante Kulu. Musakkir Waled. ilmu bumi. 211 . dalam satu keluarga ulama yang ada hubungan kerabat dengan kelompok ulama-ulama Tiro. juga dengan pemimpin-pemimpin Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia.TEUNGKU CHIK PANTEE KULU Teungku Haji Muhammad yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Pante Kulu". dilahirkan dalam tahun 1251 H . seorang Ulama-Penyair Haji Muhammad. A. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 31-43.) didesa Pante Kulu. Disamping belajar. orang yang telah membuat serdadu-serdadu kolonial Belanda Mati ketakutan dengan syair-syairnya. bahasa dan sastera Arab dan sebagainya. adalah seorang Ulama Besar dan Penyair Perrang Agung dalam sejarah dunia. beliau mengadakan hubungan dengan pemimpin-pemimpin gerakan Wahabi yang sedang menghangat. atau sebagai tulis Gubernur Aceh A . fiqh/hukum. daerah Pidie. füsafat/tauhid. Pendidikan pertama diterimanya di "Dayah Tiro" yang dipimpm oleh Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. Setelah mendapat pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu agama. yang sejarah singkatnya akan diturunkan dibawah ini. (1836 M. sejarah. telah berhasil mempersembahkan kepada dunia kemanusiaan sebuah karya sastera besar. Kebangkitan Dunia Islam yang dikumandangkan oleh Gerakan Wahabi dibawah pimpinan Ulama Besar Muhammad bin Abdul Wahab dan gerakan pembaharuan yang dicanangkan oleh Said Jamaluddin Afganistan. 5/1968 halaman 76-81. sekurang-kurangnya Menyamai "Odyssea"-nya Homerus. maka pemuda Muhammad melanjutkan studinya ke Mekkah.

sehingga dia sesampai di Aceh diangkat menjadi "Teungku Chik" (Guru besar). yaitu Hilcayat Prang Sabi. terutama karya penyairperang dizaman Rasul. beliau bersama-sama dengan ulama-ulama dan pemimpin-pemimpin rakyat lainnya terus berjihad bahu membahu sehingga ajalnya tiba dan dikebumikan di Lam Leuet. selain dari Hikayat Prang Sabi yang termasyhur itu. baik yang berbentuk puisi ataupun prosa. dan akhirnnya namanya terkenal dengan Teungku Chik Pate Kulu. Tahriq bin Zaiyad. sebagai sumbangan beliau untuk membangkitkan semangat. beliau sangat gemar membaca buku-buku syair Arab. Karangan-karangan beliau banyak. Teungku Chik Pante Kulu meninggalkan Mekkah dan sesampainya di Aceh terus menyerahkan hasil karyanya (Hikayat Prang Sabi) kepada teman lamanya Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro yang telah aktif memimpin perang sabil. Setelah 10 tahun lebih tinggal di Mekkah. baik dalam bahasa Aceh ataupun dalam bahasa Jawi (Melayu). 212 . hal mana memberi arah kepada Hikayat Prang Sabi yang akan dikarangnya nanti. diatas kapal antara Jeddah dengan Penang. dengan meninggalkan dua orang isteri. pemuda Muhammad kembali ke Aceh dengan membawa bekal ilmu yang cukup. seperti Khalid bin Walid. Abdullah bin Malik dan Ka'ab bin Zubair. juga beliau sangat suka membaca sejarah pahlawan-pahlawan Islam kenamaan. Kira-kira dalam tahun 1881 M . sedangkan puteranya yang tua telah syahid selagi beliau masih hidup. Dalam perjalanan pulang ke Aceh. pengarang dan penyair agung. Syair-syair mereka itu membimbing pemuda Muhammad untuk menjadi seorang penyair perang terbesar. Teungku Chik Pante Kulu adalah seorang ulama besar. Umar bin Khaththab. yang kemudian ternyata menjadi jiwanya perang Acerh lawan Belanda.mendalam dalam jiwa Muhammad Pante Kulu yang mulai menanjak dewasa. Usamah bin Zaid dan lain-lainnya. Hasan bin Sabit. Disamping itu. Kemudian. Hamzah. Kecamatan Indrapuri. sebagai seorang yang berjiwa seni. beliau berhalil mencipta sebuah karya sastera. Kecuali gemar membaca karya-karya sastera.

(Dari buku: Srikandi A ceh). Pahlawan dan Ulama Wanita yang sangat hebat. 213 .Teungku Faki.

5. yang lebih terkenal dengan Habib Lhong. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 70-84. Teungku Nyak Badai. ayahnya bernama Datu Mahmud seorang pejabat pemerintahan dalam zaman Sulthan Alaiddin Iskandar Syah. suaminya sendiri dan beliau juga syahid. sementara kehidupan tuanya sebagai Ulama Pengajar dan Pembangun. Pahlawan Perang Ternama dan pembangun pendidikan ulung. Diantara pahlawan yang memimpin pasukan dibawah komando Teungku Faki. Sedangkan ibunya yang bernama Cut Fathimah adalah puteri dari seorang Ulama Besar yang bernama Teungku Muhammah Sa'at yang terkenal dengan lakap Teungku Chik Lam Pucok. maka kehidupan mudanya Teungku Faki sebagai Panglima Perang. 214 . beliau tidak syahid. beliau syahid dalam satu pertempuran. Menurut H . Zainuddin namanya Habib Kabul. tempatnya pernah Teungku Chik Tiro Muhammad Saman belajar. didesa Lam Diran Kampung Lambunot (Lamkrak). Zainuddin bahwa nama lengkapnya Teungku Fakinah. Menurut H . yang makamnya dalam komplek makam Teungku Faki sendiri. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Leupung. Teungku Daud. Habib Abdurrahman. tetapi masih sempat membantu Teungku Faki dalam kehidupan membangun.T E U N G K U F AKI Teungku Faki adalah seorang wanita yang menjadi Ulama Besar. Karena dalam tubuhnya mengalir dua jenis darah itulah. (216) H. Teungku Ahmad. Waktu pee ah perang antara Aceh dengan Belanda. M . beliau juga syahid. 4. M . 3. beliau juga syahid. sehingga akhirnya beliau diserahkan sebuah pasukan besar (kira-kira resimen) yang perajurit-perajuritnya terdiri dari pria dan wanita.M. Dalam tubuh beliau mengalir darah ulama dan darah penguasa/bangsawan. 2. Teungku Faki wanita pahlawan itu ikut aktif berperang dimedan. pendiri Dayah Lam Pucok. (216) Beliau dilahirkan sekitar tahun 1856m. Teungku Saleh. yaitu: 1.

Teungku Faki tidak mendapat anak. 2. Dalam bergotong royong membikin jalan umpamanya. yaitu : a. Adapun markasnya sendiri disebut Kuta Lam Diran. Pang M . salah seorang komandan bawahannya yang juga Syahid. ataupun dari suami kedua Teungku Nyak Badai. dan dibantu oleh suaminya dan beberapa ulama lainnya. Kemukiman Lamkrak. beliau terus membangun Dayah Lam Diran yang terkenal itu. Satu hal yang sangat menarik perhatian. Saleh. 4. .Dibawah komando Teungku Faki ada empat buah kuta (benteng pertahanan) yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan bawahan. Dalam kehidupan tua ini. dengan siapa kawin setelah usai perang bersama-sama pergi ke Mekkah. hal mana tidak lazim waktu itu. yaitu: Kuta Lam Sayun. Pang Amat. menjahit dan bertukang. yang kemudian setelah habis perang berobah menjadi "Dayah Lam Diran" yang terletak diperkampungan Lam Bunot. Juga dalam dayah beliau kecuali ilmu-ilmu agama juga diajar ilmu-ilmu umum dan kerajinan tangan. dipimpin sendiri. 3. dimana beliau sendiri menjadi pemimpinnya. juga untuk menambah ilmu pengetahuan. selain mengajar juga Teungku Faki turutaktif membangun daerahnya. Kembalinya ke Aceh. Dalam tahun 1925 beliau sekali lagi pergi ke Mekkah dan bermukim disana setahun lamanya. yaitu dalam bulan Juli tahun 1915. Kuta Bak Balee. seperti menyulam. sekalipun asramanya jauh terpisah. dipimpin Tgk. yang agak lama bermukim di Mekkah untuk menambah berbagai macam ilmu pengetahuan. terbuka untuk wanita dan pria. Pergaulan bebas dalam batas-batas kesopanan antara pelajar wanita-pria dibolehkan beliau. beliau sanggup memimpin wanita dan pria dalam waktu ber215 1. juga tidak mendapat anak dari suaminya yang ketiga Teungku Haji Ibrahim. b. dipimpin Habib Lhong. Dalam kehidupan berumah tangga. Kuta Cot Weue. dipimpin Tgk. Dayah Lam Diran yang dibangun beliau itu. baik dari suami yang pertama Teungku Abdullah yang syahid. Kuta Cot Bak Garot.

Mesjid Lam Krak hasil karya Teungku Faki. Sisa Dayah Taman Pendidikan yang dibangun Teungku Faki. 216 .

Makam Teungku Faki di Lam Krak. 217 .

ulama wanita terkenal. 218 . seperti pada waktu membikin jalan ateueng seunabat yang panjang. menurut seorang Tgk. Teungku Faki. (1933 M. yang kemudian menjadi ulama dan mengajar. yaitu mesjid Lam Krak.). masih hidup dan masih mengajar walaupun telah tua. Teungku Fathimah Batee Linteueng.sehingga komplek Makam Teungku Faki ini banyak diziarahi orang. Salah satu karya Baba Daud ini (Teungku Chik Di Leupue) yang abadi sampai sekarang. suatu sistem pendidikan yang dianggap baik. Teungku Di Leupue ini atau Baba Daud. telah meninggal.samaan pada satu obyek. Teungku Fathimah Ulee Tutue. dekat dengan Dayah Lam Diran. yaitu sebuah karangan yang bernama Kitab Masaailal Muhtadi dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). Kitab ini dikarang dengan sistem tanya jawab. wanita pahlawan dan ulama kenamaan ini. Teungku Faki sering dikunjungi orang-orang besar. Diantara karya besar beliau yang sampai sekarang masih utuh. pada waktu beliau telah uzur dan pindah ke Kuala Aceh sampai wafatnya. 3. dimana juga banyak berkubur pahlawan-pahlawan bangsa lainnya. mengajar dan sekarang telah meninggal. dan menurut H . adalah salah seorang murid Sjech Abdurrauf Sjiahkuala. Teungku Hawa Lam Dilip. Teungku Sa'idah Lamjamee. Ismail Lam Krak pada tanggal 3 Oktober 1933 berpulang kerahmatullah dan dimakamkan dalam komplek dayahnya. 2. Dalam hidup tuanya sebagai Teungku Chik Lam Diran. maka kemudian diserahkan pimpinan Dayah Leupue kepadanya oleh Syekh Abdur Rauf. baik bangsa Indonesia Aceh ataupun bangsa Belanda. sangat alim dan sangat setia kepada gurunya. seperti Teungku Panglima Polem Muhammad Daud. M . Setelah hidup lebih kurang 76 tahun. seorang Residen Belanda disamping beberapa perwira mereka. masih hidup dan masih mengajar. TEUNGKU DI LEUPUE Baba Daud yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Di Leupeu ini. 4. Zainuddin pada 8 Ramadlan 1359 H . Tuanku Raja-raja Keumala. yaitu : 1. Diantara murid beliau yang terkenal.

1 I «3 C O | K 3 60 £ &© 3" K 3 1 I 5 s I 3 i I -o 9 «) S Q 3 < 3 1 219 .

Fotokopi dari Quran tulisan tangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala. 220 . Yang diatas ini pada halaman pertama sekali. dinyatakan Quran ini tidak boleh dijual atau dihadiah.

221 .

222 .Dua halam pada permulaan. yaitu Surat Al Fatihah dan permulaan Surat Baqarah.

223 .

Dua halaman pada akhir. 224 . yaitu Surat Al Falaqi dan Surat An Nasi.

Malaysia. sarjana dan pujangga-pujangga yang hidup dan berabdi dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Walaupun bagaimana sulitnya. seorang ulama besar yang ikut membangun Kerajaan Islam Peureulak. yang setelah meninggal beliau dipusakai kepada Teungku Haji Jahja sebagai pelanjut Dayah Leupue. Amat sayang.Kitab Massailal Muhtadi ini berisi masalah-masalah aqidah. akan saya rakamkan nama beberapa orang ulama/sarjana yang telah ikut membina dan mempertahankan Kerajaan Aceh Darussalam. Sungguh suatu sukses luar biasa. Teungku Cot Kala. PARA U L A M A LAINNYA Kecuali enam orang ulama yang telah diturunkan riwayat singkatnya itu. Namanya Muhammad Amin. Qurannya masih baik. Kitab ini sampai sekarang dipakai untuk pelajaran agama permulaan diseluruh kawasan rantau ini yang memakai bahasa Melayu: Indonesia. sekalipun riwayat hidupnya belum sempat sayaperiksa/tulis. dengan tulisan bernilai seni indah sekali. sehingga amat sukar bagi kita yang hidup dalam abad ini untuk mengetahuinya. Sekarang Quran tersebut disimpan oleh Teungku Abdul Aziz Ujong Peunajong. ibadah dan bermacam ajaran Islam lainnya. terutama pada mulanya dalam bidang ilmu pengetahuan dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang diberi nama "Dayah Cot Kala" (daerah 225 . Dibawah ini. Singapura dan Siam bahagian Melayu. yaitu: 1. salah seorang dari cicit Teungku Haji Yahya. sejarah hidup mereka yang tercatat (tertulis) mungkin telah banyak hilang selama 50 tahun lebih perang dengan Belanda. seharusnya diadakan penyelidikan dan riset yang sungguh-sungguh guna menggali nama dan sejarah hidup ratusan para ulama. penulis buku ini pernah melihatnya. Sebuah Quran yang ditulis dengan tangan Syekh Abdurrauf sendiri. dipusakai kepada Baba Daud. dan seterusnya kepada turunan beliau turun temurun. masih terlalu banyak lagi ulama-ulama besar yang telah berjasa dalam bidang pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan.

M. seorang ahli hukum. seorang pangeran. pendidik dan pemimpin. Tgk. Oleh Sulthan Machdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat (402-450 H . (217) 2. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 7. = 922-946 M. pujangga dan muballigh yang terkenal. juru dakwah. Beunua (Taming). YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 6 Ibid halaman 28. yang semua mereka telah mengambil bahagian penting dalam pembangunan Peureulak. dengan diangkatnya beliau menjadi sulthan Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310-334 H . = 1025 M.). Teungku Chik Seuruleue. Teungku Chik Blang Peria. (218) 3. dimana beliau menjadi pemimpinnya sehingga karenanya nama beliau terkenal dengan Teungku Chik Dajah Cot Kala.). 226 . Daya dan Lamuri (Aceh). Pindah ke Aceh Tengah dan membangun Kerajaan Islam Lingga (416 H .Bayeuen sekarang). Beliau hidup dalam zaman Maharaja Nurdin Sulthan A l (217) (218) (219) Tgk. Pidie. Namanya Adi Geunali. Namanya Sirajuddin. dan menjadi raja pertama. Namanya Ja'kub. Teungku Kawee Teupat. setelah menjadi ulama besar bergelar Teungku Chik Blang Peria. untuk membangun Islam dan Kerajaan Islam disana. lulusan Dayah Cot Kala. Kemudian beliau membangun Kerajaan Islam Peureulak dalam bidang politik/kekuasaan. Samudra Pase. Lingga. dari Ulama menjadi penguasa. Dayah Cot Kala adalah pusat kegiatan ilmu dan telah banyak menghasilkan ulama/sarjana. = 1012-1059 M. M. Setelah menjadi ulama besar bergelar Syekh Sirajuddin atau lebih terkenal dengan nama Teungku Chik Seuruleue. beliau ditunjuk untuk mengepalai satu rombongan juru dakwah dan dikirim ke Lingga (Aceh Tengah) bersama-sama dengan Adi Geunali.). (219) 4. Keluaran Dayah Cot Kala.

Syekh Awaluddin. Lingga dan Isak. beliau turunan dari Meurah Khair (Meurah Giri). yaitu ayahda Sunan Giri salah seorang sunan penyiar Islam dipulau Jawa (223). = 1155-1210 M . = 1233 M . pembangun Islam pertama di negeri Samudra/Pase. yang memerintah untuk membunuh lebih dari 40 orang ulama Ahlus Sunnah. 8. Beliau mendakwahkan Islam sampai-sampai ke Djeumpa. (220) 5. Syekh Abdul Jalil. tokoh penguasa yang menganut Wihdatul Wujud di Samudra/Pase. datang ke Pase pada zaman Maharaja Khiyasyuddin Syah (527-550 H . (222) 7. ) memerintah Samudra/Pase. Ibid halaman 10. penganut paham Wihdatul Wujud. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 16. = 1261-1289). Meninggal 15 Muharram 630 H . ) . Said Ali. diangkat menjadi Syaichul Islam pada waktu Sulthan Alaiddin Malikus Salih memerintah Kerajaan Islam Samudra/Pase (659-688 H . Ibid halaman 13. Ibid halaman 16. seorang ulama besar. Ulama ini juga disebut Syekh Siti Jenar dan kemudian terkenal dengan " W a l i Songo".Kamil (550-607 H . 227 . Yunus Jamil:. hidup sekitar tahun 801-831 H . Nama lengkapnya Said A l i bin A l i A l Makarany. Syekh Ismail. = 1400-1428 M . (221) 6. Syekh Ismail A l Ramaly ini seorang ulama besar dan juru dakwah terkemuka. yaitu sahabat karib dari Raja Bakoy Ahmad Permala. (224) (220) (221) (222) (223) (224) Ibid Halaman 11. Namanya kemudian terkenal dengan Maulana Ishak. M. = 1133-1155 M . Kubur beliau terkenal dengan nama Kubur Teungku Jirat Raja di Blang Peria (Gedung). Tgk.

Teungku Ampoon Tuan. Setelah menjadi ulama besar beliau menetap dan mengajar di Ulakan Pariaman (waktu itu masih menjadi wilayah Aceh). terutama pada perguruan tinggi Dayah Cot Kala. Syekh Abdullah Kan'an pindah ke Lamuri (Aceh Besar) bersama dengan 300 orang iaki perempuan. Syekh Burhanuddin. dan beliau diangkat menjadi Qadli negeri Batu Karang. Beliau dikirim ke Teuming untuk mengembangkan Islam pada zaman memerintah Teuming Raja M u d a Sedia (753-800 H . 228 . Syekh Abdullah Kan'an adalah pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. Kemudian gadis beliau dikawinkan dengan Raja M u d a Seudia dan memperoleh seorang puteri dari perkawinan itu dengan diberi nama Puteri Lindung Bulan. Seorang ulama dan muballigh terkemuka. sehingga karenanya setelah dia besar dan menamatkan pelajarannya di Dayah Cot Kala namanya menjadi Syekh Abdullah Kan'an. keluaran Dayah Cot Kala. = 13531398 M . (226) 11. Orang tuanya datang ke Peureulak bersama ulama-ulama lainnya dari negeri Arab untuk menjadi guru/juru dakwah. Salah seorang diantara murid dan pendukung paham Syekh Abdur Rauf Syiahkula yang terbesar. ) . ) dengan diberi nama Abdullah oleh orang tuanya yang berasal dari Kan'an (Palestina). sehingga namanya menjadi Syekh Burhanuddin Ulakan. Lahir sekitar tahun-tahun 400-450 H .9. (225) (226) Ibid halaman 19. Teungku Ampoon Tuanlah yang menganjurkan agar Kerajaan Teuming digabungkan dalam satu federasi dengan Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase. Ibid halaman 35-36. dan setelah beliau meninggal namanya terkenal dengan Teungku Chik Lampeuneu'eun. Teungku Chik Lainpeuneu'eun. = 1012-1059 M . Nama kecilnya tidak jelas. antaranya Meurah Johan putera A d i Geunali. (225) 10.

Beberapa kuburan diluar bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun. 229 .Makam Teungku Chik Lam Peuneu 'eun dalam bangunan.

Makam Teungku Chik Peuneu'eun atau Teungku Syek Abdullah Kan'an. Batu nisan Teungku Chik Lam Peueu'eun yang telah pat dengan tulisanArab. 230 .

Muka sumur yang dibikin kira-kira 700 tahun yang didepan bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun dan peudeuna tempat air. 231 .

= 1826 M . terkenal dengan lakab Teungku Khathib Langien. bahwa risalah selesai pada hari Selasa 1245 H . 232 . kitab yang ketujuh dari Jawami'ul Mushannafat. : Teungku Chik D i Simpang. untuk membrantas paham-paham yang sesat mengenai ke Tuhanan. tentang ilmu tauhid. dimana dia kemudian mengarang kitab dimaksud yang diberi nama "Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A ' l a " . Malam Ahad 19 Zulhijjah 1275 H . Teupin Raja. = 1735-1760 M . : Muhammad bin Akhmad Khathib Langien.Diantara kitab-kitab karangannya. baik dalam bentuk natsar (prosa) ataupun dalam bentuk syair (puisi). (227) 12. Salah satu antaranya yang termasyhur : Dawaaul Qulub. seorang ulama dan A h l i H u k u m Islam (Fiqh) yang besar. (228) 13. (11471174H. Permintaan Sulthan dilaksanakannya. Pada akhir kitab dinyatakan. ) Dalam tahun 1152 H . : Teungku Ahmad. Pidie. Syekh Jalaluddin. kumpulan karangan Ulama-ulama/Pengarang-pengarang Aceh. : Langien. Seorang ulama dan pengarang. yaitu Teungku Harun yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Teupin Raja. . (228) Sedikit keterangan tentang dirinya juga didapat dalam kitabnya. Karangannya banyak. Sulthan Alaiddin Johan Syah Berdaulat meminta kepada Syekh Jalaluddin agar mengarang sebuah kitab tentang ilmu tauhid. beliau wafat (227) Keterangan hanya sedikit didapat dalam kitabnya Kasyful Muntadhir Lima Yarahul Muchtadlar. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (Poteuk Uek). Melayu (Jawi) dan Aceh. Teungku Chik Di Simpang. Nama kecil Ayahnya Nama lengkapnya Nama popuier Tempat lahir : Muhammad. Salah seorang keturunannya (cucunya dari anak perempuan) yang sangat terkenal. baik dalam bahasa Arab. yaitu : K A S Y F U L M U N T A D H I R .

Dayah beliau. juga saya dapati dari Teungku H.dalam usia 99 tahun dan dimakamkan di Teupin Raya. mengenai ilmu kedokteran. Sebelum itu. Ilmu Falak. Abdullah Ujong Rimba. Seorang Ulama/Pengarang yang terkenal. Ismail Yakub: Teungku Chik Di Tiro halaman 45. dan setelah mendirikan dayahnya sendiri namanya bergelar Teungku Chik Abbas Kuta Karang atau Teungku Chik Kuta Karang. (231) Disamping sebagai seorang ulama/ahli hukum dan pengarang. Nama kecilnya Abbas. (232) Kecuali sebagai seorang pengarang yang ternama. Kemukimah Ulee (229) Sedikit keterangan tentang Chik Langien ini didapati dari Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. Tgk. Nama lengkapnya Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursany. Chik Kuta Karang adalah salah seorang staf dan penasehatnya yang utama. Syekh Jalaluddin. Teungku Chik Kuta Karang. = 1870-1874 M . yaitu Dayah Langien sangat terkenal. juga beliau seorang thabib (dokter) yang terkenal dalam zamannya. kemudian setelah alim sedikit menjadi Syekh Abbas. Waktu Teungku Tiro mendirikan markasnya di Mureu. 2. (230) 15. ) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . (232) Keterangan dari Teungku H. Abdullah Ujong rimba. mengenai ilmu bintang. (231) Tgk. juga beliau seorang politikus yang sangat dihormati oleh lawan dan kawan. 233 . Kitabur Rahman. Diantara kitab-kitab karangannya: 1. disamping Teungku Chik Tanoh Abee dan ulama-ulama lainnya. beliau pernah menjadi Qadli dari Sulthan Aceh (mungkin Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . Sisa-sisa dari kitab-kitab beliau yang telah dimakan rayap masih terdapat di Dayah Babussalam di L a m Kunyet. ) Karangan yang terkenal : Safinatul Hukkam. Beliau meninggal tahun 1153 H . kitab hukum pedoman untuk para hakim. dan catatan pada akhir kita karangannya. = 1727-1735 M . Kitab-kitab beliau banyak sekali. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja L i l a A h m a d Syah (1139-1147 H . = 1735-1760 M . (229) 14. (230) Keterangan Teungku Tursany.

Surat dari Teuku Nek Purba Bangsa : a. Amin ! Summa amin (ya) Birral Karim At Tauwabar Rahim. yang telah ada sekarang ini duduk bernaung dengan dukacita yang amat sangat didalam daerah Bandar Negeri Teurumon jua adanya. antaranya : catatan-catatan tentang Teungku Chik Di Tiro.Susu. fahazihir risalah (telah sobek kertas) yang termazkur dalamnya dengan beberapa sembah salam wa bihurmatit ta'dhim dan takrim bi'inayatillahir rahim. yaitu ialah datang daripada pihak saya yang bernama Teuku Nek Naggroe yang hina dina (sobek) miskin daripada segala hamba Allah fil 'alamin. itupun tiadalah dengan sepertinya. Kampung Sikureueng Mukim juga adanya. saya dengan Teungku yang guru saya. mudah-mudahan barang ditetapkan Allah iman dan amalnya serta dilanjutkan Allah asyya umur zamannya didalam sehat wal'afiat min darid-dunia ilal daril achirah. Wa ba'dal kalam al-mazkur. b. Waktu meninjau ke Dayah tersebut. Alhamdulillah wahdahu. apalah kiranya datang menghadap kehadapan majelis paduka guru saya yang termasyhur nama Teungku Kuta Karang yang mulia dunia akhirat. 234 . ada baiknya saya turunkan salinan kedua pucuk surat tersebut dibawah ini. saya sempat menjumpai beberapa dokumen penting. kemudian daripada itu maka adalah saya melayangkan kertas yang sepotong kecil ini. yang telah ada sekarang ini duduk dengan istirahatul khair kesenangannya didalam daerah negeri Aceh Banda Darussalam. washshalatu wassalamu'ala man la nabiya ba'dahu. yang memberi gambaran betapa terhormatnya kedudukannya dalam masyarakat. 1. Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. Syahdan barang wasilkan oleh Tuhan Chaliqul asya-i'. Untuk diketahui bagaimana seni mengarang surat waktu itu. dua pucuk surat yang dikirimkan orang kepada beliau. akan jadi ganti perhubungan dan pertemuan antara kedua pihak.

235 . Makam Teungku Chik Kuta Karang terletak dalam komplek makam Teungku L a m Peuneu'uen. jikalau salah Teungku tegah. W a ba'du. M a k a haraplah saya kepada Teungku yang guru saya hal itulah adanya. yaitu Teungku D i Kuta Karang yang guru perhamba yang ada terhenti pada masa sekarang ini pada kubur Teungku Dalam Keuneu'eun adanya sallamahullahu-. kepada pangkat derajat yang a'la wa fadhlan. (Disamping surat ada cap Habib Ahmad yang dilengkapi dengan sanah 1315). Kabupaten Aceh Besar. dan uloon tuan bri maklumkan kepada Teungku yang guru perhamba -insya Allah Ta'-ala. benar Teungku ikut. dan tiadalah satu apa-apa kepada hernat hamba sematamata. yaitu Habib Ahmad yang terhenti pada masa sekarang ini apda kuta Cot Bak U . sementara belum sampai saya.bahwa surat yang Teungku kirim kepada uloon tuan sudah uloon tuan paham serta dengan kemuliaan daripada uloon tuan -insya Allah. Sallamahullahu Ta'ala fid darain (sobek kertasnya). pagi dan petang. adapun seperti anak saya yang bernama Nyak Imam saya suruh pergi ke Aceh bersama-sama dengan Pang Djanga akan jadi ganti saya sekejab. yang terbit dari hamba Allah Ta'ala yang gharib dan miskin. Diperbuat surat kepada 2 hari bulan (sobek) pada tarikh 1310 tahun wau bilangan j i m . (disamping surat ini ada cap Teuku Nek Purba Bangsa) 2. hendaklah mendapat cium kadam Teungku yang guru perhamba. lepas langkah Teungku ambil meski sibarang-sibarang hal. kesukaran Teungku tolong.Ihwal maka adalah saya memberi maklum kepada Teungku. fassalamu 'alaikum waramatullhi wabarakatuh. M a k a hendaklah Teungku lihat-lihati anak saya dan anak Teungku juga.uloon tuan beri tangguh pada Teungku yang guru perhamba kadar lima hari serta dalam cita-cita hari dan malam. doa fil laili wal aiyam. dan sungguh Tuanku Raja Cut Teungku yang guru kedeeh langkah kadar lima hari itulah. Surat dari Habib Ahmad : Alhamdulillah wahdahu washshalatu wassalamu 'ala asyrafil anam. dalam Kecamatan Darul Imarah.

236 . Makam Teungku Chik Kuta Karang.MAKAM LAM PEUNEU'EUN Bangunan dalam komplek makam Lampeuneu'eun.

Fotokopi surat dari Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang. 237 .

238 .Fotokopi surat dari Habib Ahmad kepada Teungku Chik Kutakarang.

Kitab ini dikarang atas permintaan Aladdin Ahmad Syah dalam tahun 1145 H .). yaitu Muhammad Zain anak Tuan Faqih Jalaluddin Aceh. Syekh Muhammad Zein. Syekh Jamaluddin.). Dalam kedua kitabnya ini diterangkan tentang dirinya. 17. Syekh Jamaluddin. Seorang Ulama pengarang turun-temurun. Syech Djalaluddin (pengarang Kitab Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A'la) anak baginda Chathib. Syekh Abdullah. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Jauharul Alam Syah (1209-1238 H . pengarang dari Kitab Fiqh Hidaayatul 'Awam. Talkhishul Falah. tentang masalah nikah dan thalak. tentang akhlak/tasauwuf yang mengandung 400 buah Hadis. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174-1195 H = 1760-1781 M. Seorang Ulama dan pengarang yang hidup dalam masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat 1139-1147 H . = 1727-1735 M. Beliau pengarang dari Kitab Syifaaul Qulub. 18. b. sehingga nama lengkapnya menjadi Syekh Muhammad Zain bin Syekh Jamaluddin bin Syekh Jalaluddin bin Syekh Khathib.). Beliau pengarang dari: a. Seorang Ulama ahli Hadis kenamaan. Faqir yang hina kepada Tuhannya Alla Ta'ala yang bersifat kekayaan. tentang masalah niat dalam takbiratul ihram. = 1795-1823 M. chadim Ulama Haji Jalaluddin anak syech yang 'arif billah. Syafi'i mazhabnya. Seorang Ulama/Pengarang ahli tasauwuf yang hidup dalam 239 . Kasyful Kiraam. 19. Jadi beliau adalah anak dan cucu dari Ulama/Faqih/Pengarang. Tentang dirinya disebut dalam kitabnya itu : Faqir yang hina.16.

b. Seorang Ulama Besar pembina lanjutan dari "Dayah Tanoh A b a y " . Beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . c. ) . Teungku Haji Muhammad Husin. dan meninggal tanggal 8 Rajab 1311. datunya dari Ulama-ulama Tiro. = 1874-1903 M . Nama lengkapnya Syech Faqih Abdussalam tiro bin Syech Faqih Abdulwahab Haitamy. dan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1290 H . yaitu : a. = 1870-1874 M . 21. Lakabnya yang terkenal : Teungku Chik Tanoh Abay. Syekh Abdussalam. yang kemudian mendirikan dayah-dayah diseluruh Aceh. Syekh Faqih Abdussalam yang termasyhur di Aceh dan Pidie hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jaharul 240 . 20. Teungku Yahya dan anak Teungku Yahya yaitu Teungku Muhammad A l i A l i m kitab Jawi) yang terkenal dengan gelar Teungku Gampoong Teungoh. Syekh Abdulwahab mempunyai anak yang alim. Nama lengkapnya : Syekh Abdulwahab bin Syekh Muhammad Salih bin Syekh Abdur Rahim bin Syekh A b d u l Hafidh bin Syekh Idrus Bayan (berasal dari Baghdad) yang terkenal dengan lakab Teungku Pantee Cermin. Anak beliau Haji Sulaiman yang bergelar Teungku L a m Buga. sebuah perguruan tinggi Islam yang telah banyak melahirkan ulama-ulama. pembina Dayah Seulimeum. ) . . yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Chik Seulimeum. Seorang U l a m a / A h l i H u k u m Islam yang terkenal.zaman pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . Nama lengkapnya Syekh Jamaluddin bin Syekh Abdullah Aceh (pengarang Kitab Syifaul Qulub). Teungku Hasan. negarawan-negarawan politikus-politikus dan pahlawan-pahlawan. Syekh Abdulwahab. Beliau pengarang Kitab I'laamul Muttaqin. = 1836-1857 M .

salah seorang Ulama/Hafidh Quran yang terkenal.A l a m Syah (1209-1238 H . Ubaidillah. Teungku Haji Muhammad Thahir yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Cot Plieng bin Teungku Zainul Abidin (terkenal 241 . pendiri Dayah Pantee Geulima. Teungku Poma Fathimah. Dari Syekh Abdussalam Tiro inilah menurunnya Ulama-ulama Teungku Muhammad A m i n yang bergelar Teungku Chik dajah Cut dan Teungku Syekh Abdullah. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Jan. Lahir dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . Teungku Syekh Muhammad Saman mempunyai anak : a. = 1823-1836 M . Muhammad A m i n . b. c. = 1795 .1823 M . dan beliau meninggal pada hari Isnin 1237 H . 24. Pendiri Dayah L a m Nyong terkenal.U . yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1233-1251 H . 26. Teungku Syekh Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik L a m Nyong. ) . ) dan meninggal pada tanggal 3 Zulhijjahl340H. yang mempunyai anak-anak: Fathimah. = 1822 M . ) . Syekh Marhaban ibnu Almarhum Haji Muhammad Saleh A l Pidiry.U . 27. 23. = 1870-1874 M . yang terkenal dengan Teungku D i Tiro Muhammad A m i n . Abdullah dan Teungku Umar Tiro. 25. ayahnya Syekh Muhammad Saman yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Tiro (meninggal malam Selasa 10 Jumadil Akhir 1308 H . ) dan meninggal dalam tahun 1246 H . pendiri Dayah Ie Leubeue. 22. Muhjiddin. Teungku Muhammad Arsyad Ie Leubeue. d. Teungku Ya'kub Meureudu. yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Pantee Geulima. Teungku Umar yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i L a m . pendiri Dayah L a m .

pendiri Dayah Meunasah Blang. 30. Beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik di Rumpeet.dengan Teungku Chik Beulong Basah) bin Muhammad Jusuf Geulumpang Minjeuek bin Ismail. mendapat tugas dari Sulthan. sebagai dayah pertama di Aceh Barat. c. berkedudukan di Daya. 29. b. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. Teungku Muhammad Saleh ibnu Teungku Abdur Rahman Bitay. = 1607-1636 M . Teungku A b u Bakar dikirim menjadi Qadli untuk daerah Kaway X V I Aceh Barat sebelah barat. = 1870-1874 M . 28. yaitu Teungku Ibrahim L a m N o . ) . Teungku Haji Muda yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Krueng Kalee. 32. tiga orang bersaudara dari turunan Ulama Rumpeet. Hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1286-1290 H . beliau sezaman dengan Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. Teungku Muhammad Yusuf. Menurut keterangan salah seorang dari keturunannya. pembina Dayah Rumpeet di Kuala Daya. Teungku Djamaluddin dikirim kewilayah Deli Sumatera Timur. bahwa pada masa Sulthan Iskandar Meukuta A l a m memerintah (1016-1045 H . yaitu : a. ) . guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. Teungku Muhammad Jusuf diangkat menjadi Qadli untuk daerah Rantau X I I Aceh Barat sebelah timur. Teungku Abdullah yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Meunasah Blang. 242 . Beliau syahid dalam perang dengan Belanda pada tahun 1902. X X V I mukim. Teungku Chik Tanjoong Bungong Samalanga. berkedudukan di Meulaboh. 31.

Usman. Pada kedua surat sarakata ini dibubuhi setempel kerajaan tertinggi: Cap Sikureueng. Sarakata yang dibubuhi Cap Sikureueng Sulthan Mansur Syah berbunyi: Fi Hijaratin Nabiyi s. Umar.Dari turunan Teungku Muhammad Yiisuf terus menerus menjadi Ulama dan Qadli dalam wilayah Rantau XII. waktil ahsri fis sa'atil mubarak (tidak jelas lagi) Bi'aunillahi A l Malikil Alam. Sulthan Aceh terakhir. wafi hiyratil A l i yauma syahri Jumadil Akhir. wa bibarakti afwah paduka marhum Meukuta Alam Iskandar Muda. Satu diantara kedua sarakata itu. alaf wa miatain tsamaniyah wa khamsina. min masyariqil ardli ila magharibiha. yaitu dibuat oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah yang memerintah pada tahun 1273-1286 H . wabibarakati kullihim Auliyais Salihin al Abidin. yaumil Ahad. yaitu dibuat oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.w. Dua buah sarakata cap sikureueng yang dimuat dibawah ini. DUA B U A H S A R A K A T A Pada waktu akan menyelesaikan penyusunan buku ini. wabibarakati Izzati Quthbir Rabbani wal Arifissamadani. A l i r. menunjukkan betapa tinggi kedudukannya turunan ulama Rumpeet ini dalam Kerajaan Aceh Darussalam. wabirakatin Nabiyi Saiyidil Anam. saya dapat meminjam dua buah sarakata yang masih asli. sampai-sampai kepada masa Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Teungku Ibrahim Lamno. Wabihaqqi Saiyid Syekh Muhjiddin Abdulqadir Jailani.) sebagai surat pengangkatan Teungku Tjut menjadi Hakim wilayah Nikah Aceh Barat. di Keumala. Sarakata kedua. wa bibarakati afwah alamarhum 243 . wa'ala alihi wasahbihi wa sallam.a. (1857-1870 M. dari Sdr.. wahiya Abu Bakar. wabibarakatis Sahabatil Arba'ah. wa birakati afwah Sulthan Almarhum Tajul Alam Safiatuddin. yaitu anak turunan dari ulama yang tersangkut dalam kedua sarakata itu. wa bibarakti afwah paduka marhum kulluhum. wa bibarakati afwah Sulthan Alamarhum Alaiddin Ahmad Syah. sebagai surat kuasa kepada Teungku Di Rumpeet. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Johan Syah. wa bibarakti afwah paduka marhum Saiyidil Mukammil.a.

menyuruh perbuat sepucuk surat ini. rahmatullahi alaihim ajma'. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Mansur Syah ibnu Sulthan Almarhum Djauhar Alam Syah Johan Berdaulat Dhillulah fil Alam. Akan sekarang ini pun siapa yang mau akan nikah dan pasah hendaklah sekalian tuan-tuan datangkan kepada Teungku Cut supaya jangan jadi menanggungkan berat diatas duli hadlarat Syah Alam. demikian juga seperti yang telah tersebut hukum di dalam surat ini. Maka bersabdalah duli hadlarat Syah Alam. lagi pun jangan menjadikan kesukaran atas sekalian hamba Allah yang jauh dengan duli hadlarat Syah Alam si perkara. Syahdan barang sekalian tuan-tuan ketahuilah yang di dalam negeri daya. tatkala baginda semayam serta istirahatul khair diatas singgasana kerajaan daripada masa qudrati yang sepluh mutu dan bertatahkan adengan ratna mutu manikam dan berumbaikan mutiara daripada intan dikarang dan berjad yangtelah terjeradi. Dengan tolong Allah dan dengan berkat yang mempunyai kebenaran dan ketinggian dan kemuliaan serta martabat al a'la dan pada yang telah dikurniyai daripada Tuhan yang bernama Rabbukumul A'la. hendaklah pengetahuan sekalian tuan-tuan hal inilah. Intahalkalam sanah 12S8. menurunkan titah hukum wilayah nikah dan pasah. supaya segera mendapat hendaknya sekalian hamba Allah jangan menjadi kesusahan. pertama Hulubalang dan segala Pertuan dan segala orang tuha-tuha. lagi jikalau sampai Teungku Cut barangmana negeri dalam daerah sebelah barat rantau duabelas. dan yang telah dipertuan dalam negeri Aceh di Bandar Darussalam dewasa itu.in insya Allah Ta'ala. Maka adalah seperti Teungku Cut ini sudahlah dia menjunjung titah hukum wilayah nikah pasah daripada duli hadlarat Syah Alam. dan sekalian keuchik dan wakil atau tandial serta segala rakyat kiranya. (Tercap dengan cap Sikureueng) 244 . wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Jauhar Alam Syah. Demikianlah. inipun siapa yang akan pasah atau nikah.Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. kurnia duli hadlarat Syah Alam akan Teungku Cut. wa bibarakati afwah Alamarhum Sulthan Alaiddin Muhammad Syah.

Maka sekarang pun jikalau ada Hulubalang kami sekalian mengikut seperti yang telah tersebut di dalam firman Allah Ta-ala : Athi'ul-Laha. menyuruh perbuat sepucuk surat kenyataan kurnia akan guru kami yang bernama Teungku Di Rumpeet jua adanya. menjadi kebinasaan iman diatas sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami. supaya boleh kami perdamai dan suluh bersama-sama Hulubalang kami yang sudah permusuhan dengan perdamaian yang sempurna aturannya diatas masing-masing hak dan pangkatnya. lagi a'la wal fadlal. Termazkur pada 24 bulan Rajab fil jaumi. Tatkala baginda bersemayam di atas singgasana tahta kerajaan di dalam Kuta Keumala. yang telah dikurniai oleh Tuhan. Dianya mengajak sekalian tuan-tuan menghadap kami. yang bernama Rabbukumul A'la. serta dengan mufakat Hulubalang yang memegang adat dan Ulama yang memegang syara'. Maka adalah guru kami Teungku di Rumpeet ini ada sampai mengadu apa kami serta dipersembahkan akan hal sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami bermusuh-musuhan sama-samanya Hulubalang. supaya boleh berkekalan jabatannya masing-masing dengan sejahteranya fid-dunya wal akhirah. Maka lazim sekalian tuan-tuan mendengar dan mengikut dianya menghadap kami. wa athi'ur Rasuli wa Ulilamri minkum. yaitu : Insya Allah Ta'ala. sabda yang maha mulia. Sehari sampai guru kami Teungku di Rumpeet ini mendapatkan sekalian tuan-tuan dibawakan sabda kami. maka kami menyatakan kepada sekalian Hulubalang yang ada memegang perintah jabatan sehingga negeri Keluwang hatta sampai ke negeri Teunom. Sabtu waktu jam pada 8 fi sanah 1307. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seru Sulthan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ibnu Sulthan Almarhum Mansur Syah Johan Berdaulat Dhillullah fil Alam. Amin. Tamatul Kalam. Syahdan. Demikianlah kami hendaklah perintah dengan mulut sendiri kami. bermusuh-musuhan sama Islam yang larang Allah dan Rasul. Maka dewasa itulah bersabda Duli Hadlarat Syah Alam kepada Katibul Muluk. 245 .Adapun sarakata yang diperbuat di Kuta Keumala oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.

246 .Fotokopi Sarakata Sulthan Mansur Syah.

247 .Fotokopi Sulthan Muhammad Daud Syah.

248 .

Kalau salah seorang turunan ulama Rumpeet ini yang masih hidup dalam tahun 1939. Oleh sebab hal yang demikian. telah mangkat berpulang ke rahmatullah (meninggalkan dunia yang fana) pada hari Rabu tanggal 8 Februari 1939. Berita mangkat Sulthan Daud.w. 249 . Haji Sulaiman berselamat di kampung di Lamo Daya. 18 Zulhijah 1357. Seri Paduka Yang Mahamulia Ayahanda Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Salam dan bahagia dari saya dan sekalian ahli famili. mudah-mudahan dikabulkan Allah sekalian doa hambanya Amin. Surat berita kemangkatan itu selengkapnya berbunyi: Assalamualaikum w. telah dimakamkan di Batavia—Centrum. Demikianlah pengharapan saya dan sekalian ahli famili. Kutaraja. Saya Tuanku Ibrahim ibnu Almarhum Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah dan Tuanku Iskandar serta sekalian ahli famili berkedudukan di Buitenweg Kutaraja memberi maklum kepada yang mulia pada hari Isnayan tanggal 6 Februari 1939 bersamaan 16.(Bercap Cap Sikureueng Sulthan Muhammad Daud Syah. dan disamping cap Sikureueng tertera pula cap Sulthan pribadi dan semboyan: Allah Yajma'u bainanawabainakum). ttd. saya dan sekalian ahli famili berharap kepada yang mulia mendoakan kepada arwahnya seri paduka yang maha mulia Tuanku Sulthan. Tuanku Ibrahim. Dengan peringatan. Dihaturkan kehadapan yang mulia Tgk. Zulhijah 1357 jam pukul 3 siang. khusus menerima surat berita kemangkatan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah di Jakarta. 9 Februari 1939. dapatlah kita merasai betapa akrab dan terhormatnya kedudukannya Teungku Chik Di Rumpeet itu dalam Kerajaan Aceh Darussalam. supaya dari siksa kubur dan mendapat pahala yang berlipat-lipat ganda sampai akhirat.

Gambar lukisan Teungku Haji A bbas Lambirah 250 .

Jakfar Lam Jabat 251 .Gambar lukisan Teungku H.

Gambar lukisan Teungku Hasballah Indrapuri. 252 .

dengan meninggalkan harta waqaf yang banyak sekali. Sejumlah dayah-dayah yang ada bahan pada saya atau yang (233) Majalah Sinar Darussalam No. pendiri Dayah Lambhuk. = . 35. telah banyak didirikan taman-taman pendidikan di Aceh dengan nama ' D A Y A H ' baik tingkat menengah ataupun tingkat tinggi. yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lambhuk. bahkan diseluruh Indonesia. Nama aslinya Saiyid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih. bahkan ada diantaranya yang sampai ke Pilipina. Beliau turunan suku "Bal Faqih ini. dua orang Ulama/Bangsawan bersaudara yang hidup dalam masa pemerintahan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . 253 . (233) Dayah beliau yang sangat terkenal terletak di Pelanggahan. pendiri Dayah Lambirah. Saijid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih ini sangat berjasa dalam pengembangan dan pemantapan ajaran Islam di Aceh.). (1760—1791 M. DAYAH DAYAH TERKEMUKA Semenjak berdirinya Kerajaan Islam Peureulak (hari Selasa 1 Muharram 225 H . = 1760-1781 M). Teungku Syech Marhaban. (1782 M.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1174-1195 H . Banda Aceh. Tengku Chik Lam Baro Ayah dari Teungku Haji Abbas yang bergelar Teungku Chik Lambirah dan Teungku Haji Ja'far yang bergelar Teungku Chik Lamjabat. Teungku Di Anjong. Teungku Di Anjong meninggal dunia dalam tahun 1196 H . 33/April 1971 halaman 61. Dari kedua beliaulah menurun Teungku Chik Cot Keupeueng. yang kemudian banyak bertebaran diseluruh Indonesia sebagai juru dakwah Islam. Sebagai seorang Ulama Besar kenamaan. 34.33.) sampai-sampai jatuh Kerajaan Aceh Darussalam (1903 m. Beliau hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah dalam tahun 1174—1195 H . Dja meutroe dan Dja Bendahara. = 840 M. di tempat mana juga sekarang makam beliau berada.1735-1760 M. nama beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Di Anjong.).).

is I O Q •*: a öo — -O i a I g c « 3 5 S ! ! 1 i6c & s: o I 254 .

pendirinya Teungku Chik Lam Krak. satu dayah yang telah banyak menghasilkan ulama-ulama besar. 11. 4. D A Y A H L A M NJONG. ' belum jelas nama terang dan sejarahnya. Dayah Cot Plieng. dayah pertama di bagian Barat Aceh. 5. D A Y A H U L E E SUSU. pendirinya Haji Muhammad Thahir. pendirinya Teungku Chik Lam Lhom.D A Y A H TIRO yaitu : a.dapat saya kumpulkan keterangan pada para Ulama kita. pendirinya Teungku Syekh Abbas yang terkenal dengan gelar Teungku Chik Kuta Karang. d. Dayah Cot Muroong. = 1870 M . 6. ' 9. pendirinya Teungku Chik Lam Seunong. Dayah Blang. 12. D A Y A H T A N O H A B A Y . 7. pendirinya Teungku Chik Indrapu/i. b. sekitar tahun 1147 H . D A Y A H L A M L H O M . pendiri Teungku Dayah Chik. pendirinya Teungku Haji Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik di Lamnjong. sekitar antara tahun 1016 H . akan saya daftarkan dibawah ini. Dayah Lampoh Raja atau Dayah Krueng. Riwayatnya belum jelas. D A Y A H INDRAPURI. 3. e. D A Y A H COT K A L A . D A Y A H L A M K R A K . D A Y A H RUMPEET. Dayah yang pertama di Aceh. = 1636 M . D A Y A H . 255 .) 2. dan tahun 1045 H . neneknya Teungku Faki. Pendiri Teungku Muhammad Yusuf yang berlakab dengan Teungku Chik Di Rumpeet. Pendirinya Teungku Chik Muhammad Amin yang terkenal dengan Teungku Chik Cot Kala. yaitu: 1. DY A H L A M SEUNONG. seorang pahlawan wanita. 8. Dayah terkenal yang didirikan oleh dua bersaudara Ja Meuntroedan Ja Bendahara. yang kemudian beliau menjadi raja Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310—334 H . D A Y A H L A M BHUK. D A Y A H L A M B I R A H . 10. = 922—964 M. = 1607 M . c. Dayah Tiro. belum jelas sejarahnya dan nama kecilnya. Pembina lanjutan Teungku Syekh Abdulwahab (Teungku Chik Tanoh Abah) sekitar tahun 1286 H . pendirinya Teungku Syekh Marhatian yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lam Bhuk.

baik yang dalam bahasa Aceh ataupun yang dalam bahasa Melayu. yaitu : Prosa dan Puisi. bahasa Agama/ilmu pengetahuan. bahasa perhubungan antar bangsa kepulauan Nusantara dan Asia Tenggara. gurunya Teungku Chik Eumpee Trieng. Bahasa Aceh. 256 . 16. Bahasa Melayu. sementara bahasa Arab baik kata-katanya ataupun ibaratnya banyak sekali mempengaruhi kesusasteraan Aceh dalam kedua bahasanya itu. c. pendirinya Teungku Muhammad Yusuf yang terkenal dengan lakab Teungku Guelumpang Minyeuek. Perkembangan prosa bahasa Aceh hanya dalam percakapan. k'ematian dan lain-lain. 14. D A Y A H RUNDEENG. pidato dan kata-bersambut dalam upacara perkawinan. bahkan hampir-hampir tidak kita jumpai buku-buku dalam bahasa Aceh dalam bentuk prosa (nasar). ajaran ataupun sejarah. 17. pendirinya Teungku Chik Ulee U Jruk-Samahani. D A Y A H M E U N A S A H RAJA. kesusasteraaan Aceh ada yang dalam bahasa Aceh dan ada pula dalam bahasa Melayu. belum jelas riwayatnya. D A Y A H U L E E U . Kesusasteraan Aceh. baik ia kissah. didirikan sekitar tahun 1250 H . D A Y A H R A N G K A N G MANJANG. Bahasa Arab. pendirinya Teungku Chik Rangkang Manjang. Karena itu. Riwayatnya belum jelas. KEHIDUPAN D A N PERKEMBANGAN SENI B U D A Y A SENI BAHASA Dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga bahasa yang berlaku : a. pendirinya Teungku Harun yang terkenal dengan lakab Teungku Teupin Raja. 15. pendirinya Teungku Muhammad Irsyad yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Y a n . pendirinya Teungku Chik D i Rundeeng. A. PROSA Perkembangan prosa kesusasteraan Aceh (seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa) tidak begitu pesat. bahasa nasional.13. 18. D A Y A H IE L E U B E U E . cerita. terdiri dari dua bentuk. = 1835 M . b. D A Y A H TEUPIN RAJA.

Para rombongan pengantar penganten laki-laki berhenti di halaman rumah penganten perempuan sementara waktu. dan dalam hal ini ada persamaannya dengan jiwa Arab. pada berbalas kata dalam berbagai upacara ataupun dalam arena pertandingan sastera (polemik-puisi). hal ini dapat kita ketahui.Kesusasteraan Aceh yang berbentuk prosa berkembang pesat dalam bahasa Melayu. kadang-kadang sampai berjam-jam. Sebagai contoh dapat dikemukakan : a. yaitu menunggu kata sambutan dari tuan rumah. Meutaleh panton. Kata sambutan tuan rumah dibalas oleh rombongan yang datang. seperti Syekh Abdur Rauf Syiahkula. malahan ada ulama/pengarang yang mula-mula mengarang dalam bahasa Arab. yaitu huruf Arab. 257 B. Banyak sekali buku-buku karangan para ulama/pujangga terkenal yang telah dikarang dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. akibat peperangan 50 tahun dengan Belanda. baik untuk surat menyurat ataupun buku. baik tuan rumah ataupun rombongan yang datang telah menunjuk seorang juru-bicaranya yang pandai berpantun. orang Aceh lebih banyak mencipta bahasa-puisi daripada bahasa prosa. kanun dan resam semuanya ditulis dalam bahasa Melayu. sehingga kitab-kitab karangannya dalam bahasa Melayu kentara sekali pengaruh bahasa Arabnya. Biasanya. sementara buku-buku ilmu pengetahuan sebahagian besar dikarang dalam bahasa Melayu dan sejumlah kecil dalam bahasa Arab. terutama sekali dalam zaman Sulthan Iskandar Muda dan Ratu Safiatuddin. PUISI Jiwa Aceh adalah tanah yang subur untuk puisi. kemudian menjalin kembali ke dalam bahasa Melayu. Banyak sekali yang telah hilang. Huruf resmi yang digunakan. Dalam dunia sastera. umpamanya. Meutaleh pantaon. Tetapi amat sayang karena waktu itu belum ada lagi mesin cetak. . Surat menyurat resmi dan bahasa tata-usaha negara ditulis dalam bahasa Melayu. Kedua penyair itulah yang terus-menerus berbalas-balas pantun. sehingga terpaksa ditulis dengan tangan. Para pujangga Aceh sanggup menciptakan puisi-puisi yang indah tanpa ada persiapan lebih dahulu. yaitu berbalas pantun antara dua pihak. demikian pula undang-undang. umpamanya pada upacara malam penganten. peraturan-peraturan pemerintah.

namun bahasanya indah sekali. . yaitu pertunangan antara dua orang "Syekh-nasib". hanya yang ada seni-gabungan. Karena itu. bahkan mereka mengarang sejarah dan ajaran-ajaran agama pun dalam bentuk hikayat. yaitu penyair-ulung yang sanggup menciptakan syair (pantun) atau berpidato dengan bahasa-puisi tanpa" ada persiapan terlebih dahulu. yaitu mempertarungkan nasibnya semalam suntuk. Mereka berbalas-balas pantun semalam suntuk sampai pagi. diadakan "meunasib". pantun anak-anak dan pantun percintaan yang pendek-pendek. Para pujangga Aceh menciptakan novel. cerita. kissah. bahkan ratusan halaman. dongeng dan haba-peuingat. Disamping hikayat yang biasanya panjang sampai puluhan. hampir semuanya dengan bahasa-puisi atau pantun. pantun jenaka. karena pidato/berpantun untuk membalas pidato lawannya. hampir semuanya dalam bentuk puisi. sehingga kadangkadang dapat membuat orang menangis tersedu-sedu. Dalam hal ini adu untung antara dua orang/kelompok Syech-nasib (penyair-ulung). Keindahan bahasa-hikayat sangat mempesona. juga terdapat pantun-pantun nasehat. roman. hampir-hampir tidak ada seni-suara saja ataupun seni-tari saja. dimana terjadi balas-membalas silih berganti). artinya seni-tari dengan seni-suara tergabung menjadi satu dibawah 258 b. mengandung nilai-nilai seni yang sempurna. hampir-hampir sukar kita mendapati seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa. Sekalipun mereka berpidato dengan bahasa-puisi tanpa ada persiapan (memang tidak mungkin ada persiapan. jadi meunasib berarti mengadu untung. SENI SUARA/SENITARI Dalam dunia seni-budaya di Aceh. Kejadiannya demikian: Pada waktu-waktu tertentu di tempat-tempat tertentu pula. ketawa terbahak-bahak ataupun menyalakan keberanian dan kemarahan yang membakar menghanguskan.meunasib. Biasanya Syekh-nasib ini dibantu oleh seorang atau dua orang asistennya. N A S I B berarti untung. yang dinamakan "hikayat". dan pada waktu pagi barulah dewan juri menetapkan siapa yang menang dan siapa yang kalah.

Pantoon jaga tuloo. seni amat. Lagu seulaweuet dilagukan beramai-ramai. nasehat agama. jenaka. antara lain yaitu : a. kissah hidup Rasul dan perjuangannya. kadang-kadang juga merupakan pencurahan rasa-cinta yang menyayat. yaitu lagu yang dinyanyikan waktu mengantar penganten laki-laki ke rumah penganten wanita di 'Malam Penganten' . Diantara jenis-jenis seni-suara. yang isinya memuja Rasul. yaitu puja dan puji kepada Rasul. Nyanyi salawalee. W .satu nama. Biasanya terjadi pula berbalas pantun antara dara di satu dangau dengan pemuda di dangau yang lain. biasanya sedih menyajukan. tetapi kalau seni-tari tidak ada yang tanpa seni-suara. yaitu pantun yang dinyanyikan oleh gadis-gadis ataupun jejaka diatas dangau di sawah pada musim mengejar pipit. e. 259 . kadang-kadang sampai ratusan. A . Dinyanyikan beramai-ramai. Meunasib. Meudikee yang kadang-kadang disebut juga "dikee m o l o o d " . c. ataupun pada waktu ada sesuatu upacara keagamaan. Biasanya dilagukan pada malam-malam tertentu di tempat orang kematian. pada bulan Rabiul A w a l . biasanya lagu salawalee ini sifatnya riang. Pantoon jaga tuloo. umpamanya 'seudati'. di mesjid-mesjid ataupun meunasah-meunasah pada malam Jum'at. Lagu wanita-wanita membuaikan anak. artinya hanya seni-suara saja. Kalau seni-suara ada juga yang berdiri sendiri. Mengenai dengan 'meunasib' sudah dijelaskan diatas. Diantara jenis-jenis seni-gabungan. dimana dalam seudati itu sekaligus ada tari dan ada nyanyi. Salawalee. Dooda-idi. Meudikee. Isi nyanyian. mengumandangkan shalat dan salam kepadanya dan juga berisi doa. d. Seulaweuet. antara lain yaitu : f. yaitu lagu-lagu yang dinyanyikan dalam upacara memperingati maulid Nabi Muhammad S . bila demikian indah sekali. kalau sekiranya ayah si bayi sedang jauh dirantau. b.

Tari Seudati 260 .

yaitu tari wanita Aceh yang juga dinamakan Ratoh Inong atau seudati wanita. 261 .Tari Inong.

•a c 3 4 > -1 *: •s." S e . e ? "5 Q * 3 1 « la 'C s: K s: 5 •*»* • — * I < O 3 60 -V C « eo > < Ü T3 "O -Cl *~ 3 -V !i Ö .A o K 262 .

dua orang anak seudati yang berdiri tetap di luar komposisi 263 a.budaya asli yang berjiwa agama. Ratoh duk. Saman Gayo. Seni-seudati adalah jenis kesenian yang diciptakan setelah berdiri Masyarakat Islam Aceh. 4. dan ia dinamakan dengan saman karena para pemainnya delapan orang. yang bersifat anak kepada para pemain seudati. cerita. dan yang memanggilnya yaitu aneuk-seudati (anak seudati). lima orang pemain-pengikut. yang merata di seluruh Aceh. 5. seorang apet wie (pembantu kiri). seorang Syekh. karena bermainnya sambil berdiri. Seudati inong. umpamanya : 1. karena bermainnya sambil duduk. seorang apet uneuen (pembantu kanan). 3. 4. 3. yang berarti kira-kira obrol. Penamaan dengan ratoh karena nyanyian-nyanyiannya mengandung kissah. Saman juga berasal dari bahasa A r a b . yaitu : 1. meuratoh artinya mengobrol. karena para pemain dan tempat bermainnya di Gayo (Aceh Tengah). Kesimpulan ini dipancarkan oleh nama dan sifat-sifatnya. Para pemain seudati terdiri dari delapan orang dan dua orang anak seudati. Ratoh dong. yang berfungsi dakwah dan hiburan. Seudati berasal dari bahasa Arab. Dari nama ini. yang berarti delapan. Yang dimaksud dengan tuan-tuanku di sini yaitu para pemain seudati yang terdiri dari 8 orang. karena para pemainnya terdiri dari perempuan. karena para pemain dan tempat bermainnya di Lukoop (Aceh Timur).Seudati. . Seudati adalah perpaduan antara seni-suara dengan seni-tari. 2. timbul pula nama-nama lainnya dengan adanya tambahan embel-embel di belakangnya. karena para pemainnya terdiri dari laki-laki. sindiran dan sebagainya. Para pemain. Seudati agam. Ratoh memang bahasa Aceh asli. Seudati juga bernama ' 'saman" dan "ratoh''. 5. seudati inong juga dinamakan pho dan bines. Seudati adalah jenis seni. Saman Lukoop. sekalipun kadang-kadang berlainan nama. pemimpin pemain. 2. 6. yaitu saadati yang artinya : tuan-tuanku atau bapak-bapakku kalau istilah sekarang.

264 . Biasanya sebgaipembuka malam kesenian. TariPho.Tari Ranup Lam Puwan. yaitu tari asli Aceh yang dimainkan oleh wanita melulu. yaitu tari penghormatan kepada tamu agung dengan memberi sirih.

265 . Takengon.Tari adat dari Aceh Tengah.

Sjahi (berasal dari kata-kata syair). Geundrang juga semacam seni-gabungan (nyanyi + tari). Pho (Seudati Inong). Sifat tari pho (seudati inong) hampir sama dengan seudati agam. yaitu celana pantalon hitam atau putih. karena asal mula tari ini digunakan untuk meratap waktu kematian. yaitu serangkum syair yang dilagukan pada pembukaan permainan seudati. Likok. tangkulook kasab (destar asli Aceh) dan rencong disandang di pinggang. 2. Kemudian 266 . 3. yaitu : 1.pemain yang delapan. Syech dan para pembantunya sama berpakaian seragam. Tari pho terdiri dari seorang Syekh-wanita dan tujuh orang gadis-gadis lainnya. Pakaiannya. b. dimana anak seudati juga berfungsi sebagai musik yang mengatur gerak tari. yang berfungsi mengatur gerak tari. S e u d a t i terdiri dari: 1. Geundrang. diucapkan oleh syech dan para pembantunya dan diulangi kembali oleh anak seudati. Pho bermakna ratap. salah seorang diantaranya berfungsi sebagai "syekh". Aneuek seudati bercelana pantalon hitam atau putih. Ratoh. sebuah geundrang (gendang) kecil. dua buah geundrang besar. yaitu gerak tari yang menuruti irama lagu. Ketiga buah instrumen ini dimainkan oleh tiga orang pemain. baju kaus putih berlengan panjang. satu serunai kale. 3. 2. Pho ini khusus Aceh Barat/Selatan. sedangkan kalau di Gayo ia bernama "bines". Geundrang ini terdiri dari empat buah instrumen. kemeja sutera berlengan panjang dengan warna yang menyolok dan pakai tangkulook Aceh. yaitu kissah atau riwayat yang dilagukan sambil menari. dan kemungkinan sekali ia telah ada semenjak lama sebelum Islam datang ke Aceh. sedangkan anak seudati mengulangi syair-syair pendek waktu syech dan para pemainnya berhenti sejenak dari berkisah. c. dan mungkin ada juga di daerah-daerah lain dengan nama yang lain.

yaitu permainan keahlian dan kepahlawanan. Permainan daboih. bunyinya hebat sekali. 267 .Sejenis alat musikyang bernama Rapa—1.

268 .

menari mengikuti irama lagu yang dimainkannya. 2. yaitu melagukan zikir. Geundrang dapat disamakan dengan sebuah perkumpulan band yang lengkap dengan penarinya. dimana mereka pada waktu sedang menabuh rebana memukul rapainya sambil bernyanyi dengan lagu-lagu tertentu terus menikam-nikam anggota badannya dengan sehebat-hebatnya. d. Permainan rapai di Aceh banyak macamnya. Rapai yang juga dinamakan terbang. Pada waktu para penabuh rapai sedang memukul rebananya sehebat-hebatnya. Rapai pulot. salawat atau syair-syair agama lainnya dengan mempergunakan rapai (rebana) sebgai pengatur irama lagunya. antaranya yaitu : 1. maka para pemain rencong memusatkan seluruh pikirannya pada keyakinan diatas. jadi besi makhluk dan manusia pun makhluk. sedikit pun tidak boleh goyang. yaitu semacam rebana. Rapai. Geundang biasa dipanggil pada waktu diadakan pesta kawin ataupun kenduri khitan ataupun pada upacara-upacara keramaian lainnya. Permainan Rapai Daboh terdiri dari seorang syekh yang bergelar " K h a l i f a h " . hatta kadang-kadang rencongnya menjadi bengkok. Biasanya dimainkannya pada malam Isnin dan Jum'at. hal ini menurut mereka oleh karena suatu keyakinan bahwa yang berkuasa hanya Khalik (Tuhan). 269 . sedangkan makhluk sama-sama tidak berkuasa. yaitu suatu permainan ketangkasan atau kekebalan. Rapai daboh. beberapa orang penabuh rebana (rapai). dan kalau goyang pastilah senjata akan makan tubuh mereka. A p a sebab tubuh mereka tidak dimakan senjata. Yang dimaksud dengan "rapai-wirid". dan beberapa lagi pemain rencong atau senjata tajam lainnya. Rapat pulot ini terdiri dari seorang " s y e k h " dua orang "apet-syekh" dan sepuluh atau duabelas orang pemain lainnya. 3. yang semuanya berada dibawah pimpinan/pengawasan khalifah. Rapai wirid.

270 . Suatu permainan yang sangat digemari.Permainan geundrang.yang kadang-kadang menjadipengatur tari. semacam alat bunyi-bunyian (Instrumen Musik).

Hasjmy) Sendiri (1960).Pengarangnya (A. 271 .

272 .Lonceng CakraDonya.

C -s: o £ 273 .I I s 60 C «> O O s: o e •§ •s.

Geudrang. seperti mempermainkan tali-temali sehingga akhirnya menjadi sebuah jala ikan. Seorang syech yang mahir dan ahli dapat membuat penonton haru dan takjub. 4. e. dan sejumlah gadis yang lain menyanyikan ïagu sambil menari. ataupun kepandaian lainnya. 2. Bansi. A d a yang besar. bedanya karena rapai lagee tanpa adanya pertunjukan keahlian. 3. Caranya demikian : Beberapa orang memainkan alu yang ditumbuk-tumbuk atas lesung kayu membawa irama lagu-lagu tertentu. Rapai dalam segala macam bentuknya. semacam klarinet. Lagu-lagu serta syair-syair yang dibawakannya hampir sama dengan seudati. Serunai kalee. dengan enam 274 . bahwa rapai lagee adalah seudati yang disuarakan lewat rebana. dan waktunya bermain di malam terang bulan. dalam segala macam bentuknya. hanya keahlian melagukan rebana yang menjadi titik tuju. yaitu : 1. 3'ang juga menghasilkan bunyi yang indah meningkah lagu alu bertemu dengan lesung. sedang dan kecil. menuruti irama pemain alu dan tali tempurung. f. sedangkan sejumlah gadis-gadis yang lain sambil duduk diatas tikar memainkan dengan jari-jarinya tali daun pandan yang bersambung dengan tempurung. Alat-alat (instrumen) musik asli sepanjang yang diketahui di Aceh. Alat-alat musik. Alee tunjang juga gabungan seni-tari dengan seni-suara. Berakhirnya sesuatu kepandaian yang dijalin sambil menari dan berlagu. •K Rapai lagee. adalah klimaknya dari permainan rapai pulot. Para pemainnya terdiri dari gadis-gadis.Syekh dengan dua pembantunya menyanyikan lagu seraya menepuk rebananya sementara anak-anak pulot menari memperlihatkan berbagai keahlian. Alee tunjang. sehingga sadang-kadang orang mengatakan. Rapai lagee hampir serupa dengan rapai pulot. terbuat dari buluh. sejenis dengan suling.

4. KouUb Seweufe r*ubung rab 3. 2.bab Jjeum^ra.. bob tji bad oo. 275 . 8. AjeunS****wk djaiué ro. 5. Keupak Sawouk tccput* Tatuv Bob iMlee doib. 7.Jenis-jenis pakaian kebesaran Aceh. dari emas. ^011. t*r2. 9. . puijok fce- dja a t a u o r a i g Be bgngong Abt ciufts pakaian keto man ptrftiasufl pttieri daa pulent pc. badje. dflfcubam. gunr-. KETERANGAN GAMBAR : 1. Tundjung S*t>rafi badi<*e badjeé.. t»ngj«v pakcian bu*t R«Simpiaib keheiar«n pu»r»/puln. {Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). ó.m-i:: uri.

Gantjing b. e. Subang mtulu. 1 ó. 18. dan 13. g . 3 d« 4 Boh Q< . 276 .B A R A N G . r^nub. Subang meutjintra. 5 2. bung tjruek 17.if!. bungkus I«ki2. bungkoïb.'. buneong meulim- Perhiasan wanita : tempat sirih (bungkus sirih) Raja atau Uleebalang dan perhiasan kanak2 dari pada emas yang berukir (Clise Singa Ackeh).idjeo ba- kanljing dju. bungkoih an rih 14. 19. baujee iunvjo. Gantjing boh 1 1. Sub3ng po'.B A R A N G EMAS P E R M A T A Y A N G ANTIK DIPAKAI D A L A M P E R A L A T A N D A N HARI-HARI R A Y A Keterangan gambar I. 10. Boh ' h u bunjjkoih Eniuëk. Ajeuém main si- BungkoiK (bungkus 12. 24. ~ ka- ompeb k-her 'nak-kanak. 21 èên 22. Boh Taulë mainan tja ié. 8. sirih Ia'<u2. 25. a 'luna b. 20. T*luë gule. Tiang« Boh koïh. sirih. Bob djec raleb . Entuèk bungkoih bung- mainan kus 15. A n l t n g anfiny da 6 7 AdjeLfrit. 1 aweuk | bob bakeu- 9. Ajeucm seunanguj * a r» g - mainan g f w. 23.

KETERANGAN GAMBAR 1 Kvu'ab t*p*h meuDêb!. »»p?t. 12. pvihiasan Iaki2. ~ ari sun tehie Bungong tifïg inf>n }. 277 . n • ft*m' s« 7 Fjn>?4 . Guk?v 8 erg timv- tt K*wp*|i ba lali pinpan?.Jenis-jenis pakaian emas dan cerana sirih. tjapcng ttlut Iccu-tAg. Serapi permainan karmk? kcvit dan ra wat bertauhJttn emas. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).'»t pvf$el 1 . 16 1 Bob ago* Tjeukflm nguj. Taiue fü cf$*ruë 14.ak2. Bungong ting. iht * 3 4 I*lwë k«u d#n keu bob 5 Nb g rhu • n f*fuë u 6. 10 11. Tjapinp keu ïeng *g*m. 7 'cve jan k**u 3 r* ïefKJ ulre 9. kar. v-anitü. Kr po'<. Iiarang2 mi dipakai dalam pt-raJatan perkawinan atau óihari-hari raj^ï (CHffe S i n g a Atjeh. 15.

B A « A X < » 2 V \ I I K i*miil St. \ D A L A M l ' E K A L A T A N t ' P A T J A K A Pt K K \ U is W D.A7 WERANA ItPAK SIRIM 278 .B Uihat halamam :U» — .S. l \ A K A . AL.K\ « K M Ü I I ' K R ( .'-1441.

seekor rama dan sebagainya. Seni-sulam. hanya salueng tidak pakai lidah dan ditiup pada sebuah lobang. pada batu-batu nisan di " K a n d a n g " (pandam pekuburan). Seni-ukir. Rapai bruk. ada juga. Hadis-hadis Nabawi. pada tampuk-tampuk bantal. sekembang teratai. dengan motif ayat-ayat Qur'an. 5. Pertunjukan dilakukan di alam terbuka. seni-pahat yang mewujudkan patung menjadi hilang dan menjelmakan dirinya menjadi seni-ukir. Tetapi seni-drama dalam arti sesuatu pertunjukan yang melakonkan sesuatu peristiwa. " R a j a Ueteun" dan sebagainya. daun-daun kayu dan sebagainya. yaitu pandai-ukir menjelmakan bakat seninya diatas kayu dan batu. 279 . 6. pada tilam-tilam dan alas-alas duduk. setangkai mawar. Pembawa lakon utama dinamakan " S i D a l u p a " . Dengan demikian. " R a j a K e r a " . Aceh juga mengenai seni-pahat yang mewujudkan patung.Iobang pengatur irama dan pakai lidah. sama dengan bansi. yaitu rebana kecil yang dibikin dari tempurung belah. pada tirai-tirai. masih banyak jejaknya yang tinggal pada dinding-dinding rumah lama. Salueng. kembang-kembang. jari-jari halus kaum wanita mencurahkan rasa seninya ke atas kain. setelah berdiri Masyarakat Islam. A d a lakon-lakon yang beranma " R a j a J i n " . pada rihan-rihan dan sebagainya. SENI RUPA Sebelum zaman Islam. dalam zaman Islam jenis seni-rupa yang didapati di Aceh hanya : a. SENI D R A M A Seni-drama seperti yang kita kenal sekarang sekarang memang tidak ada di Aceh pada zaman dahulu. baik peristiwa dalam dunia manusia ataupun peristiwa dalam dunia binatang. seulas rihan. Kedua jenis dari seni-rupa ini. Tetapi. menyulamkan benang tatawarna dan benang emas menjadi sehelai daun. b.

280 .Salah satu type dari jembatan Aceh di zaman dahulu. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).

telah banyak dibangun kota-kota dengan perencanaan yang direncanakan oleh para arsitek-perencana dari Turkia. didirikan dalam tahun 225 H . ibukota negara Kerajaan Islam Peureulak. Ibnu Bathuthah mengatakan satu kota yang indah. (239) Dalam kota pegunungan ini dimakamkan tiga orang Raja Kerajaan Darussalam. (235) Mengenai dengan ibukota Kerajaan Samudra/Pase. teratur. yang dibuat sekitar tahun-tahun 601—631 H . = 1353—1398 M . Semenjak Kerajaan Islam Peureulak sampai kepada Kerajaan Aceh Darussalam. Parsia. gedung-gedung. (238) 5. ibukota Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). Ibid halaman 10 Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-154. mesjid dan sebagainya. mempunyai taman-taman. = 1205—1234 M . Seni-Bangunan Agama. (237) 4. Bandar Khalifah. yaitu: a. (234) 2. Setelah Kerajaan Darussalam berobah menjadi Kerajaan Aceh Darussalam. didirikan dalam tahun sekitar tahun 527 H . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. didirikaan antara tahun 753—800 H . = 1133 M . = 1205 M . Seni-Bangunan Militer. M. Ibid halaman 36. India dan Aceh sendiri. = 840 M . Bandar Glee Weueng ini indah sekali. dan c. Arabia. Bandar Darussalam. Af. Bandar Salasari. SENI BANGUNAN SIPIL Yang dimaksud dengan bangunan sipil. taman-taman dan rumah-rumah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 19. Tgk. didirikan pada 1 Ramadlan 601 H . maka Bandar Darussalam pun menjadi Bandar Aceh Darussalam. b. yaitu bangunan kota. ibukota Kerajaan Darussalam. Diantara kota-kota yang telah dibangun. (236) 3. . yaitu kota pegunungan tempat istirahat. Bandar Glee Weueng. ibukota Kerajaan Islam Samudra/Pase. Bandar Masmani. Seni-Bangunan Sipil. yaitu : 1. Ibid halaman 37. 281 . (234) (235) (236) (237) (238) (239) Tgk.SENI BANGUNAN Seni-bangunan dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga macam. di sebelah menyebelah Kuala Naga (Krung Aceh).

Rumoh (rumah) Aceh dalam komplek BAPRIS di Banda Aceh. 282 .

5. (240) (240) T. Seuramou-Likoot (serambi belakang) yang berfungsi tempat menerima tamu-tamu wanita dan sekaligus menjadi tempat tidur/makan mereka. yang sekarang disebut juga " R u m o h A d a t " . malahan kolongnya menjadi serba-guna. Rumoh Aceh terdiri d a r i : 1. 4. 7. Rumoh-Dapu (kamar dapur) yang terletak bertautan serambi belakang dan agak rendah sedikit. Rumoh-Inong (rumah induk) antara seuramou-keu dengan seuramou-likoot dan agak tinggi sedikit. dengan 2. TAMAN GAIRAH Taman Gairah dibangun semasa Sulthan Iskandar Muda dan disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Sani. orang-orang kaya dan kepala-kepala kampung. 283 . 6. menjadi tempat rekreasi dalam kota Banda Aceh. sekaligus menjadi tempat tidur dan tempat makan mereka. 3. Seulasa (teras muka kalau istilah sekarang) yang terletak di depan serambi muka dan bertautan. tetapi masih dalam pekarangan. Luas taman 1000 m persegi. Rumoh-inong ini dibagi menjadi dua jurai (kamar-tidur) yang antara keduanya dibatasi oleh rambat (gang) yang menghubungkan antara serambi muka dengan serambi belakang. Seuramou-Keu (serambi muka) yang berfungsi tempat menerima tamu laki-laki. tapi agak rendah sedikit. Kroong-Padee (lumbung padi) yang berdiri terasing dari rumah. yang ada keupaleh ini biasanya di rumah orang-orang besar. Keupaleh (pintu gerbang yang ada bilik kecil diatasnya). Rumoh Aceh terbikin dari kayu dan tinggi dari tanah. Pintu Gerbang utamanya bergelar Pintu Biram Indera Bangsa (Pinto Khoop) dan di dalamnya antara lain berdiri sebuah bangunan yang indah bergelar Gegunungan Menara Permata. Iskandar/Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin halaman 48-51. tempatnya di depan atau disamping ataupun di belakang. sehingga dibawah kolongnya dapat berjalan-jalan.RUMOH ACEH Yang dimaksud dengan " R u m o h A c e h " yaitu rumah penduduk di kampung-kampung.

I I I § s co B 5 s e 3 s: te s. 5 5 ^ r | : * & '£ 3a 284 . 9S • I ? 5 s S "B I | § «3 h.

Selain di tiap-tiap mukim. sementara Mesjid Baitur Rahim di Kuta Alam diberi nama yang lain. yaitu berbentuk empat segi. Qanun Meukuta Alam halaman 44. = 1497—1511 M. Diantara mesjid-mesjid yang terdapat dalam Ibukota Negara. = 1636—1641 (241) Di Meulek. meunasah dan sebagainya) dan bangun kuburan.SENI B A N G U N A N A G A M A Yang dimaksud dengan seni-bangunan agama. (241) Mesjid yang didirikan di tiap-tiap mukim dalam Kerajaan Aceh Darussalam. = 127—1309 M. Qanun Meukuta Alam menetapkan. di Ibukota Negara Banda Aceh dibangun beberapa buah mesjid yang arsitekturnya campuran gaya Arab. yaitu : a. yang menandakan bahwa fungsi mesjid/meunasah dalam negara Islam adalah penting sekali. = 1292 M . Mesjid Baitur Rahman ini juga berfungsi sebagai Perguruan Tinggi. dan berkubah satu dengan bentuk empat segi meruncing ke atas yang diatasnya dipancangkan bintang-bulan. gaya Persia dan gaya Aceh sendiri. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (Raja ke III dari Kerajaan Darussalam) pada tahun 691 H . terutama oleh Sulthan Iskandar Muda dan Iskandar Sani. Mesjid Jami Baitur Rahman. arsitekturnya sederhana sekali. yang dibangun oleh Sulthan Mughaijat Syah Iskandar Sani (1045—1050 H . (243) Ibid halaman 38. karena mesjid pusat segala kegiatan ummat. yaitu bangunan tempat (mesjid. Kemudian oleh sulthan-sulthan sesudahnya diperbesar dan diperindah terus-menerus. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37.) bersamaan dengan didirikannya keraton baru yang bernama "Kuta Alam" mengimbangi keraton Daruddunia yang telah dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665—708 H . maka dinamakannya dengan Mesjid Baitur Rahim. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . Tentang pembangunan Mesjid dan Meunasah ditetapkan dengan satu dasar hukum yang kuat. Mesjid/Meunasah.) Waktu Sulthan Iskandar Muda mendirikan mesjid dalam Keraton Darud Dunia. 285 . 1. bahwa dalam tiap-tiap satu mukim harus didirikan satu mesjid dan dalam tiap-tiap satu kampung harus didirikan satu meunasah. (242) 6. (242) Tgk. M. Mesjid Baitul Musyahadah. (243). Mesjid Baitur Rahim.

Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Pocut Muhammad dan para keluarga/pangeran lainnya. yaitu gambar makam para Sulthan dan keluarganya. 286 .Gambar di atas ini dan gambar-gambar di halaman-halaman berikutnya. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah. antara lain terdapat makam-makam Sulthan Alaiddin Johan Syah. yang terletak dalam Kandang Raja-raja Aceh. Dalam kandang ini. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah. sekarang dalam komplek BA PERIS Banda A ceh.

287 .

288 .

289 .

290 . yang kini terletak dalam asrama Kraton Banda Aceh. serta para pangeran/keluarga lainnya. antaranya terdapat makam Sulthan Al Mughaiyat Syah.Makam para Sulthan dalam Kandang XII. Sulthan Ri'ayat Syah Al Qahhar dan Sulthan Husain Alaiddin Ri'ayat Syah.

291 .Makam Sulthan Iskandar Muda dalam Kandang Mas di Banda Aceh.

Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 45-69. sarjana dan golongan rakyat lainnya. ƒ/. 2. H . yaitu : a.M . yang juga berukiran ayat-ayat A l Qur'an dengan tulisan Arab yang indah. Kandang X I I ini terletak (244) (245) dalam komplek asrama keraton Ar Raniry/Dr. ) . ) . Kandang sebutan bagi pandam pekuburan para raja dan orang-orang bangsawan. disamping bentuknya hebat-dahsyat. b. ) . Mesjid ini indah dan besar. Dalam komplek B A P R I S (Badan Rumpun Iskandar Muda) yang sekarang. ) . Zainuddin telah mencatat tempat-tempat dan hal ikhwal beberapa buah " K a n d a n g " dan " M a k a m " . ibu dan saudara-saudara mereka lainnya. dengan ukiran-ukiran ayat-ayat A l Qur'an yang bernilai seni tinggi. = 1735—1760 M . Kuburan atau batu nisan di dalam kandang. Af. Kandang Raja-raja Aceh. ) dan para pangeran serta saudara-saudara lainnya. M . sedangkan kuburan atau batu-nisan yang terdapat di dalam makam biasanya sederhana mempesona. terdapat dua kandang raja-raja Aceh. biasanya agung-megah. T. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174—1195 H . Yang satu lagi terdiri dari kuburan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1238—1251 h. = 1823—1836 M . Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273—1286 H . kira-kira di daerah Peunajong sekarang. = 1857—1870 M . ) . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 185. Yang pertama terdiri dari kuburan Sultan Alaiddin Johan Syah (1147—1174 H . (244) KANDANG DAN M A K A M Pandam pekuburan dalam Kerajaan Aceh Darussalam dikenal dengan dua nama. Af. A d a perbedaan nyata antara bangunan kuburan/nisan yang terdapat dalam " K a n d a n g " daripada yang terdapat dalam " M a k a m " . = 1760—1781 M . Kandang XII. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah (1795—1824 M . yang dibawah ini saja ringkaskan: (245) 1. 292 . Iskandar: Bustanus Salatin halaman 44. Makam sebutan bagi pandam pekuburan para ulama.

Aceh Besar. dalamnya antara terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah. ini sebuah batu nisan yang bertulisan Arab indah. 293 .K A N D A N G PANGOE Kandang ini terletak dekat Lam Bhuk.

ï *> • "1 • «< ~^ ~^ t? I Os R 3 -R I a •R a CU R 5 g öo R < 3 •R* 5 1 R «s •R CO R < 3 •V < 3 5 5 294 .

Nilai seninya cukup mengesankan. Sebelah sebuah batu nisan yang berukir indah dengan ayat-ayat Qur'an.Juga Kandang Pangoe. 295 .

se' -c: •3 S 5 I< * > 8 * 53 -et I s: ! O öo § IS •§ SC g Cu *o 53 60 SC •§ SC 5 3 s e E 5U 296 .

K A N D A N G BILUI 297 .

* e S 1ë s S 298 .c (3 | I tui a co •si •i| I & *.

299 .Batu nisan Kandang Bilui dibawah rindangnya pepohonan.

300 .

Batu nisan Kandang Biluiyang bernilai sejarah/'seni. 301 .

302 .

Dua Ulama Besar yang sampai sekarang dianggap keramat. Kecamatan Darul Imarah. 303 . dan banyak orang meiepaskan nazar.Makam Teungku Ja Chik (atas) Makam Teungku A wee Geutah (bawah) terletak dalam Kemukiman Lheue.

304 .Batu nisan Kandang Bilui dengan lukisan tulisan Arab yang indah.

305 .

KANDANG DALAM Yang juga disebut Kandang Ulee Lueng. Kecamatan Darul Imarah. terletak di Kampung Ulee Lueng. . Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Eumpee Blieng. Salah satu nisan yang berukiran tulisan Arab yang indah.

307 .53 •Si <u ai sc 2 s 53 0© SS -S Q • § SC SC 53 5C > SC •§ sc 53 £ 5U O.

berukira ayat-ayat Qur'an yang halus seninya.Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang. adalah kandang para Meurah. Mukim Lam Ara Kecamatan Darul Imarah. 308 . di sana banyak makam yang berbatu nisan besar tinggi dan indah. Gambar-gambar ini sebahagian dari batu-batu nisannya.

309 .

310 .KANDANG LEU UE Kandang Leheue terletak di Kemukiman Lheue Kecamatan Darul Imarah. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Ji-ey (Meurah Tampi). sebuah batunisan yang berukiran dan berbentuk indah.

3 «S CU CU sj •I K SS ! se •§ ss £ cu 00 SS I 311 .

312 .Batu nisan Kandang Bilui dengan ukiran indah tulisan Arab.

13 .

sebuah batu nisan yang besar dan berukiran indah 314 tulisanArab. Kecamata Darul Imarah. keluarganya. Dalamnya terdapat makam para Meurah da.KANDANG LEU UE terletak di Kampung Leu Ue. .

315 .1 3 " ! I B ! i B 1 t § s 5.

= 1604—1636 M . dan tiada jauh dari makam tersebut terdapat bekas istana Keraton Darul Kamal. Puteri Sani. 4. Kandang ini terletak dalam komplek B A P R I S sekarang juga. Sulthan Alaiddin Riajat Syah A l Qahhar (945—979 H . Tiada berapa jauh dari M a k a m Meurah di Ulee Lueng. Kandang Lam Lheue. 6. Masih dalam Kabupaten Aceh Besar terdapat Makam Meurahmeurah di kampung Ulee Lueng. = 1539—1571 m.) dan Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah(979—987 H . ) dan Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah (895—902 H .(. = 1480—1490 M . ) . Kandang Iskandarmuda. 7. Ratu Safiatuddin dan tiga Ratu lainnya. Kandang Bilui. terdapat Kandang L a m Lheue.sekarang. di dalam mana terdapat kuburan beberapa orang raja. Makam Bitay. Dalam kandang ini terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . 316 8. Puteri Pahang. ) . Dalam komplek Makam Meurah-meurah ini terdapat banyak sekali kuburan yang indah-indah yang pada batu nisannya berukir tulisan A r a b . yang terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan Iskandar M u d a M u d a Meukuta A l a m (1016—1045 H . antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Inayat Syah (885—895 H . yang dibangun sebelum ada Banda Aceh dengan Keraton Darud Dunianya. Kandang Bilui juga dalam Kabupaten Aceh Besar. ) . 3. 5. = 1490—1497 M . ) . Makam Meurah-meurah. = 1571—1579 M . = 1511—1530 m. Dalam lingkungan M a k a m Teungku D i Bitay. Kandang ini lebih terkenal dengan sebutan Kandang Poteu Meureuhoom Meukuta A l a m Pangoe. yang pada nisannya bertulis-tulisan A r a b yang indah. Dalam komplek kandang ini. ) . . Kandang Pangoe. = 1497—1511 M . terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan A l i Mughaijat Syah (916—936 H . = 1530—1539 M . terdapat kuburan Sulthan Salahuddin (936—945 H .

317 . membuktikan betapa tinggi sudah seni-ukir Islam dizaman Kejayaan Kerajaan Islam Samudra/Pase.Inilah makam Ratu Nihrasiyah yang terletak dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra/Pase. sungguh sangat indah. Ukiran ayat-ayat Al Quran disebelah kepala dan ukiran daun dan kembang disebelah kaki.

Batu-batu nisan yang terdapat dalam komplek Makam Teungku DiBale. dalam komplek mana terdapat makam Ratu Nihrasiyah yang amat indah. Samudra Pase. Salah satu makam sulthan dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra Pase. 318 .

terdapat makam para ulama terkenal. dalam komplek makam ini.Komplek Makam Teungku Di Bale Pase. 319 . dan antara lain terdapat makam Sulthan Mahmud Malik Dhahir yang juga sebagai ulama.

Batu-batunisan yang terdapat dalam komplek Kandang Teungku di Bale Samudra/Pase. 320 .

Lamno. 321 . dimana dalam bangunan ini terdapat makam Sulthan Salathin Riayat Syah dan saudaranya Puteri Sitti Hawa. Makam Puteri Sitti Hawa dengan batunisan yang berukir namanya dan ayat-ayat Al Quran dengan tulisan yang indah sekali.Bangunan Kandang Meureuhoom Daya yang terletak di Cot Glee Njong Kuala Daya.

Batunisan yang bertulisan indah dari makam Sulthan Salath Riayat Syah dalam Kanang Meureuhoom Daya di Cot Njong. 322 .

"u cO li « -Si ^3 O Q c as ^ 1 $ B £ " 5 ^ | -Si cj •§"§1 S B » ^ co Ö) J § § t * 1 * 1 ^ •s| i 3 cs •§ a ö ^ S * § f a < 3 -s % s£ s * •"• 323 .S tv § B § > cu B 1 ^ • 8 •ü E C cu 5 S g < u cs B I (X. ^ C3 1 5 . CS X.

i 5 •S a Öfl s: 3 5 O p. Cu « l s'§> 5 -S 5 3 U i1 -S g «3 "3 6§ ^ 3 ? -c f) sI ^Cu 3 •~ s I ^ •5 ^ 5 CO 324 .

Dalam bangunan ini terletak makam Syekh Abdurrauf Syiahkuala. . dan dalam komplek ini banyak makam-makam ulama lain.

326 .Makam Syekh Abdurrauf dengan batu nisan berselubungkan kain putih.

Kabupaten Aceh.KANDANG COTBADA Kandang Cot Bada terletak dekat Smahani. Sekarang makamnya telah dipugardan telah bagus. seperti terlihatpada gambar-gambar ini. setelah Banda Aceh direbut Belanda dan Ibukota Kerajaan dipindah kepedalaman. Kecamatan Sukamakmur. dan pada waktu itu tidak sempat membuat makamnya seperti seharusnya bagi seorang Kepala Negara yang gagah berani itu. karena perang sedang berkecamuk. Keadaan makamnya sekarang sangat menyedihkan. 327 . Dalam kandang ini berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah memerintah tahun 1286-1290 H. (1870-1874 M). Seharusnyalah sekarang Pemerintah dan rakyat Aceh membina makam yang layak untuk Sulthan telah sanggup mematahkan penyerangan Belanda yang pertama sehingga mati konyol seorang jenderal yang bernama Kohier. Alamarhum Sulthan Alaiddin Mahmud Syah dimakamkan di Cot Bada. Beliau wafat dalam pengungsian.

dan Maulana Tajuddaulah Quthbul M a ' a l y Abdur Rahman A l Pasy yang wafat dalam bulan Zulqa*idah 610 H . 21. Makam ini terletak di Meunasah Pie (Geudung). Makam Gampong Pandee. Meureuhoom Onga adalah salah seorang dari Raja Daya. Kandang Raja Pidie. antara lain terdapat kuburan Sulthan Salathin Ri'ayat Syah I (neureuhoom Daya) yang mangkat dalam tahun 913 H . Juga disana banyak kuburan para Laksamana dari angkatan laut. = 1226 M . dalam kompleknya. 19. Makam ini terletak dekat dengan Kuala Daya. Kandang Meureuhoom Onga. dalam kompleknya antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah Saidil Mukammil yang memerintah tahun 997-1011 H . = 1511 M . = 1588 M . antaranya Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. Kandang ini terletak diatas puncak bukit dekat rakit-jembatan Kuala Onga. Batu nisannya indah sekali. di dalam kompleknya terdapat banyak kuburan ulama dan orang-orang Besar. 328 . ) . Masih di Banda Aceh terdapat satu makam yang bernama Kandang Blang (di Lorong Muhammadiyah sekarang). antara lain kuburan Sulthan Alaiddin Mukimin Syah (terkenal dengan nama Raja Si Uroe) yang mangkat dalam tahun 934 H . Dalam komplek makam Teungku di Kandang dekat Klibeuet. yang mangkat dala tahun 970 H . 1508 M . 20. Kandang Blang. 18. Di Gampong Pandee (Banda Aceh) terdapat banyak sekali makam/kuburan yang indah-indah. Makam Teungku Di Iboih. yang mangkat dalam tahun 916 H . = 1576 M . = 1213 M . terdapat kuburan Maharaja Malik M a ' r u f Sjah. yang wafat pada Syawal 623 H . Kandang Cot Gle Njong. = 1589-1604 M . 17. dan saudaranya Siti Hawa. Seterusnya di Sangeue terdapat makam Putroe Balee.16.

Keadaannya juga sama menyedihkan. terletak tidak berapa jauh Kandang Cot Bada. Meunasah Cot Bada yang sekarang.Kandang Cot Bada tempat berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 329 . Sangat menyedihkan.

23. terdapat makam para laksamana yang pada batu nisannya bertulis dengan tulisan Arab. yang mangkat setelah Ibukota Negara dipindahkan dari Banda Aceh kepedalaman. Memang dulu tidak sempat dibangun dengan bangunan yang layak untuk seorang Sulthan pejuang yang gagah berani. Didaerah Mamprai yang beralam indah. Pandam pekuburan Makam Hamzah Fansury. yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Syiahkuala. wafat pada malam Isnin 23 Syawal 1106 H . diatas tebing sungai yang tinggi. = 1695 M . Inilah kandang Raja Terakhir di Aceh. Aceh Besar. Dalam kandang ini terdapat makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Makam Mamprai. karena sedang dalam keadaan perang. 25. D i Kuala Aceh terdapat kuburan para ulama kenamaan dan pemimpin-pemimpin. seperti yang saya lihat waktu berkunjung kesana dalam tahun 1961. Dalam komplek M a kam Syiahkuala ini juga terdapat dua kuburan murid beliau yang besar. ulama yang terkenal itu. Kira-kira satu jam bermotor-boot dari Rundeng menyusur sungai Singkel. yang tidak berapa jauh dari Sibreh Ibukota Kecamatan Sukamakmur. dan juga dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Kabupaten Aceh Besar. terdapat pandam pekuburan yang sudah dilindungi oleh kayu-kayu besar. antara lain kuburan Syekh Abdur Rauf Fansury. Kandang Cot Bada. Makam Hamzah Fansury. 26. Makam Laksamana. Dikampung L a m Dingin.22. Beliau mangkat selagi memimpin peperangan untuk melawan tentera penjajahan Belanda. terdapat 330 . yaitu Maharaja Lila Abdur Rahim dan Sulthan Ahmad Syah. 24. bersama dengan banyak kuburan dari para murid/pengikutnya. Kandang Cot Bada terletak dekat Samahani Kecamatan Sukamakmur. Ujung Peunayong. Sekarang oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Aceh telah membangun kembali makam yang layak bagi Sulthannya yang bijaksana dan gagah berani. Makam Syiahkuala.

Makam Meurah Puteh dan Makam Raja Keunajan. Diantara makam-makam itu. banyak terdapat makam para ulama yang sangat terkenal. dan makam para Meurah. makam Teungku Chik Cot Bruk. yaitu pada masa Kerajaan Darussalam atau Lamuri. dimana didaerah inilah terletak makam para ulama dan meurah. yang dulunya memegang kekuasaan sebelum terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. Makam Meurah Cot Bak Krut. dekat dengan Lam Birah. yang berkubur di Kandang Dalam (Kandang Ulee Lueng. Kecamatan Sukamakmur. Semua mereka ini keturunan dari Meurah Eumpee Blieng. Aceh Besar. Inilah beberapa gambar dari makam-makam tersebut: Suatu pemandangan yang amat indah didataran tinggi Mamprai. suami Putroe Ijoo. 331 . yaitu Makam Putroe Ijoo.MAKAM—MAKAM DIMAPRAI Sekitar daerah pegunungan Mamprai. Darul Imarah). seorang Ulama Pencinta Binatang. Makam Tuan Di Weueng.

Makam para Meurah sekitar Mamprai. 332 .

Makam Teungku Chik Cot Bruk.Makam Putroe Ijoo. 333 .

yaitu dari dalam kuta pasukan keluar menyerang musuh. SENI B A N G U N A N MILITER. Fungsinya untuk menghempang musuh. b. seperti umpamanya "Maginot-Line" yang direncanakan oleh Andre Maginot. kembali lagi kedalam kuta. yaitu : Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang. seorang ulama besar pencinta binatang. a. Dalam lingkungan kedua macam benteng Aceh ini (Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang) dibangun pula mesjid/musalla. Kuta Linteueng. yang hidup dalam zaman Iskandar Muda. makam Meurah Cot Bak Krut. Baik kuta linteueng ataupun Kuta Reuntang. yaitu benteng pertahanan yang dibangun sambung bersambung panjang sekali. yaitu benteng pertahanan yang berdiri sendiri pada sesuatu tempat yang dianggap strategis. KutaLinteung dapat disamakan dengan benteng-benteng pertahanan di Eropah yang dibuat sepanjang perbatasan antara dua negeri yang bermusuhan.untuk menahan arus penyerang musuh. kemudian dalam keadaan terdesak atau untuk istirahat. makam Teungku Cot Bruk. makam Meurah Puteh dll.beberapa makam para ulama besar dan para Meurah. antaranya Makam Putroe Ijoo (isteri Teungku Glee Weueng). tempat permainan dan tempat latihan. KUTA—KUTA TERKENAL. Seni bangunan militer berujud dalam bentuk kuta-kuta (benteng) dan menara-menara pengintai. sejak zaman Peureulak sampaisampai kezaman Aceh Darussalam. banyak sekali dibangun untuk pertahanan Aceh. Kuta Reuntang. biasanya dibangun disepenjang pantai-pantai yang strategis dan juga disepanjang perbatasan dengan negeri musuh atau dengan tempat-tempat yang telah diduduki musuh. 334 . seorang ahli pertahanan Perancis. benteng mana terentang sepanjang perbatasan Perancis dengan Jerman dan Belgia. Dalam sejarah kemeliteran di Aceh terkenal dua macam " k u t a " (benteng).

ai c •§ 3 I a s * 1 i ÖO K: 3 3 f21 335 .

Krueng Raya. Krueng Raya. menghadap keteluk Krueng Raya. sampai sekarang masih ada bekas-bekas reruntuhannya. Yaitu yang dibangun oleh Sulthan Iskandar M u d a bertempat di Krueng Raya. Masih ada tembok bekasnya. dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen sebagai Kepala Stafnya. Kuta Padang ini. bahkan yang berhasil yaitu matinya secara konyol serdadu-serdadu yang dipaksa menyerang itu. karena ia menjadi benteng bagi sebuah armada yang terdiri dari wanita melulu. Kuta Indrapatra. 3. kira-kira 30 k m dari Banda Aceh. yaitu : 1. 336 . 4. sehingga berkali-kali diserang serdadu-serdadu Belanda. Kuta ini terletak di Ladong. 2. Yaitu sebuah kuta (benteng) yang dibangun oleh pahlawan wanita Cut Nyak Dhien. Kuta Inong Balee. Kuta Padang ini terletak di Lam Teh pada suatu tempat dekat pantai yang strategis sekali. Sampai kini masih utuh bekas-bekas temboknya. yaitu wanita-wanita janda dari pahlawan-pahlawan yang telah syahid. Benteng ini terletak di sebelah timur Krueng Raya pada satu bukit yang sangat strategis. Kuta Meukuta Alam. Kuta ini bernama Kuta Inong Balee. Kuta ini juga terkenal dengan Kuta Po Teumeureuhoom.Diantara kuta-kuta yang terkenal itu. Kuta ini dibangun pada masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil (997-1011 H . Pemimpin dari Aramada Inong Balee dan Kuta Inong Balee i n i . sebelum beliau hijrah ke Meulaboh bersama suaminya Teuku Umar Johan Pahlawan. yaitu Laksamana Kamalahajati sebagai komandannya. Kuta Padang. yang menjadi intinya. masih ada bekas sampai sekarang. Makam Laksamana Kamalahayati terletak diatas sebuah kaki bukit dekat Kampung Kuta Lamreh. Arsitektur dari Kuta ini hampir sama dengan Kuta Indra Patra (Ladong) dan Kuta Asan Sigli. ) . = 1589-1604 M . tetapi tidak berhasil direbutnya.

Reruntuhan Kuta Meukuta Alam (Benteng Iskandar Muda) yang terletak dekat dengan Teluk Krung Raya. 337 .

Reruntuhan Kuta Meukuta A lam. 338 .

Kuta Batee Iliek dan sebagainya. Kuta ini diatas sebuah gunung pinggir laut. 339 . bahwa yang mula-mula menyuruh menciptakan senjata rencong. Kuta Podiamat. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 102-103. RENCONG. Kuta Cot Bak U . Setelah mereka berpikir berhari-hari dengan bersamadi dan istikharah. Setelah beliau mengalami kurang praktis penggunaan "siwaih" dan "keris" dalam pertempuran jarak dekat. (246) Jadi. masih banyak lagi kuta-kuta baik Kuta Liteueng ataupun Kuta Reuntang. Kuta ini terletak di Pidie Sigli. Sampai sekarang masih utuh bekas temboknya. KutLeubook. Kuta Asan. yaitu Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Kahhar. Salah satu senjata tajam yang sangat terkenal di Aceh. Kuta-kuta lainnya. karena kedua macam senjata itu bergagang pendek menggelembung keatas sehingga sukar digenggam. antaranya yaitu : Kuta Cot Gli. kira-kira 10 km sebelah timur Krueng Raya. dibuat kira-kira sebelum Iskandar Muda memerintah. yang berbentuk "bismillah" dalam tulisan Arab.5. 6. Menurut riwayat. Cara membuat rencong asli itupun mempunyai syarat-syarat tertentu. Kecuali yang telah disebut diatas. yaitu "Rencong". Masih utuh bekas temboknya. Rencong disamping sebagai senjata yang sangat praktis dalam pertempuran jarak dekat. maka terciptalah senjata rencong itu. Kuta Aneuek Galoong. lebih-lebih kalau sudah berlumuran darah. maka beliau memanggil para pande besi dan pande senjata untuk merundingkan tentang penciptaan semacam senjata tajam yang praktis dalam pemakaian diwaktu pertempuran. Dibuat semasa Sulthan Al-Kahhar. A l Kahhar-lah pencipta lambang kepahlawanan rakyat Aceh. juga ia satu senjata sakti yang melambangkan kepahlawanan rakyat Aceh. Kuta Rima. 7. (246) Teungku M.

Perna Bintara. antaranya Rencong Aceh yang (Dari buku: Tarikh Aceh Dan Nusantara 340 .u livhormalan dari Ixitutsa Atjeh pang her tatalikan emm ftatg aipakai oleh uleëbaiangi. Berbagai alat senjata Aceh. (Paitylima) jong biasa diberikan oleh liadja tcbagcü pcrsal'man.

tapi tiada sedikit bilangnya mendalami pengetahuan dibidang tersebut melalui pengetahuan sempurna tentang saraf dan nahwu bahasa Arab. dan dari catatan-catatan dibuku yang mereka pelajari terbukti bahwa pengetahuan itu mereka pahami (melaksanakan) sepenuhnya. Muhammad Said menulis : 247) " kenyataan sejarah ini telah mewariskan kegiatan yang subur bagi generasi belakangan untuk memperkaya kitab-kitab pelajaran agama. menyimpulkan antara lain sebagai berikut: cukuplah sudah kenyataan bahwa segala buku-buku ilmu pengetahuan Dunia Islam dikenalnya sepenuhnya di Aceh. Dengan ini terbukti pula tidak benarnya keterangan orang-orang Belanda yang katanya mengaku ahli bahwa menjelang masuk Belanda ke Aceh disana pengetahuan agama Islam sudah diabaikan "Dr. Hurgronje menceritakan bagaimana para ulama memahami sedalam-dalamnya hukum Islam.K A R Y A SASTERA GUDANGj ILMU P E N G E T A H U A N Tidak diragukan lagi. mereka tetap kirim mengirim dan pinjam meminjam buku-buku pengetahuan (247) M. Kegiatan menguasai ilmu pengetahuan agama sedalam-dalamnya dibuktikan pula oleh berlangsungnya hubungan antara sesama mereka pada masa perang sabil menghadapi agressi Belanda. XVII dan XVIII Aceh adalah gudang ilmu pengetahuan dikawasan Kepulauan Nusantara. sebagai jembatan untuk hukum itu sepenuhnya. 341 . Mengenai dengan Aceh sebagai gudang ilmu pengetahuan. Dalam masa masak meranumnya ilmu pengetahuan di Aceh. kitab-kitab. Banyak ulama Aceh mengadakan surat menyurat dalam bahasa Arab. banyaklah buku-buku. bahkan dirantau Asia Tenggara. dan sebahagiannya masih tinggal sampai sekarang. Sekalipun diantaranya banyak yang mengenai itu melalui terjemahan kitab-kitab bahasa Melayu. Snouck Hurgronje yang telah memeriksa kitab-kitab yang jatuh ketangan militer Belanda. karya-karya sastera yang telah dikarangnya. Dr. biarpun mereka sudah terpencil bersembunyi kegunung-gunung yang berjauhan karena harus menyingkirkan diri dari serangan tentera Belanda. bahwa dalam abad ke X V I . Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 176-177.

"Diantara lebih kurang 300 buah buku dan manuscript (cetakan batu dan tulisan tangan) yang ditemui kepala marsuse van der Maaten ketika menyerbu ke Keumala banyak pula yang umurnya sudah dua abad bahkan lebih lagi. yang dilakukan dalam bahasa Arab yang pasih dan baik. Snouck Hurgronje tentang penguasaan bahasa Arab oleh ulama-ulama Aceh dizaman itu dan surat menyurat mereka dalam bahasa Arab. Apa yang dikatakan Dr. Sepucuk surat dari Tiro yang dimuat dibawah ini menjadi bukti nyata dari kesimpulan tersebut. 342 . Untuk memperkaya perpustakaan eloklah kiranya jika kitab-kitab agama yang bermutu tinggi hasil karia ulama-ulama Aceh beratus tahun yang lalu itu. dicetak kembali ". terus menerus terjadi surat menyurat antara para Ulama didaerah perang dengan para Ulama yang ditugaskan tinggal didaerah-daerah pendudukan kompeni. Kitab-kitab bahasa Melayu dan Aceh umumnya dikarang. selengkapnya berbunyi sebagai berikut: Keterangan gambar foto kopi. Selama perang dengan Belanda. dikerjakan dan diterbitkan di Aceh. Diantara kitab yang dijumpai ada pula sebuah kitab Injil salinan bahasa Arab. memang benar.tersebut. Surat dari Tiro itu.

Segala puji untuk Allah saja. Terjemahannya : Kepada cucuku yang cerdas Muhammad Thahir Tiro. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. untuk salah seorang "CUCUNYA" BERNAMA Muhammad Thahir. Surat yang dibikin kira sekitar tahun 1880 ini. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972 dan saya foto copipada tanggal 15 Mei 1972. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. 343 . Demikian dan salam bahagia untukmu. maka yang sangat kami butuhkan darimu. Dengan kebijaksanaanmu. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro".Ini adalah surat dari Teungku Muhammad Dayah Cut Tiro.

maka yang sangat kami butuhkan darimu. Dengan kebijaksanaanmu. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. Segala puji untuk Allah saja. dari Teungku Muhammad Amin Dayah Cut kepada cucuandanya bernama Muhammad Thahir. maka surat menyurat antara para ulama berjalan terus dalam bahasa Arab. negeri Belanda dan lainnya. Kalau di Keumala saja ditemui lebih dari 300 naskah kitab. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". Sebagian besar dari naskah-naskah itu tidak menyebut siapa pengarangnya. dapatlah kita kira-kira tentu amat banyak jumlahnya kalau dikumpul dengan yang dijumpai ditempat-tempat yang lain. dan saya foto kopi pada tanggal 15 Mei 1972. dan tentu banyak pula diluar Aceh. 344 . hal ini ada dua kemungkinan yaitu : a. Surat yang salinannya akan saya muat dibawah ini. Demikianlah dan salam bahagia untukmu. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. Terjemahannya: Kepada Cucuku yang cerdas. Surat yang berbahasa Arab ini. pengarang sendiri memang dari semula tidak mau menyebut namanya. umpamanya di Jakarta. Sebahagian dari naskah-naskah tersebut masih dapat kita jumpai sekarang di Aceh. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. Dengan berdalilkan catatan sejarah itu.SEPUCUK SURAT DARI TIRO Sewaktu perang sedang berkecamuk antara tentera Belanda dengan angkatan perang Aceh. Muhammad Thahir Tiro. telah mengarang banyak sekali kitab-kitab dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. tidaklah kaliru kalau kita mengambil kesimpulan bahwa para ulama dan pujangga yang hidup selama masa Kerajaan Aceh Darussalam. Inggeris.

disamping disuruhnya pula menyusun kembali silsilah Raja-raja Islam Peureulak/Samudra Pase da'n Raja-raja Aceh lainnya. = 1607-1636 M. Dalam uraian selanjutnya. oleh Sulthanah Seri Ratu Tajul Alam SafiatUvMin Johan Berdaulat (1050-1086 H . = 1539-1579 M). = 1857-1870 M. .) dan terakhir diadakan beberapa perobahan lagi. menimbulkan satu kesulitan bagi para penyelidik yang hendak memberi uraian terhadap naskah-naskah itu. sedang sebahagian yang lain hanya pendaftaran saja. hal mana saya alami sendiri. Mengenai dengan ini dapat kita ketahui dari catatan Di Meulek sendiri dalam risalah Silsilah Raja-raja Samudra/Pase.) memerintahkan kepada Teungku Di Meulek untuk membukukan kembali Qanun Meukuta Alam dengan membuat beberapa keterangan penjelasan. malahan oleh Ratu Safiatuddin disuruh bukukannya dengan lebih sempurna. sebahagiannya disertakan dengan sedikit keterangan. yang kalau dalam istilah modern sekarang dapat disamakan dengan "Undangundang Dasar Negara".para penyalin yang lupa menyebut nama pengarang. Qanun Meukuta Alam oleh sumber-sumber Barat sering disebut dengan "Adat Meukuta Alam". salinan yang lupa menyebut nama pengarang itu menjadi sumber salinan-salinan selanjutnya. terutama mengenai kedudukan wanita. QANUN MEUKUTA ALAM Qanun Meukuta Alam adalah suatu peraturan yang menetapkan dasar-dasar pokok bagi Kerajaan Aceh Darussalam. saya akan mendaftarkan sebahagian dari naskah-naskah tersebut. bahwa raja yang mula-mula menyuruh susun Adat Aceh (Qanun Aceh) yaitu Sulthan Alaiddin Riayat Syah A l Kahhar (945-979 H . dimana antara lain beliau menulis : " pada tahun Hijrah 1278. = 1641-1675 M. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273-1286 H . yaitu yang ada dalam perpustakaan pribadi saya. yang kemudian disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah (1016-1045 H . Menurut keterangan Teungku Di Meulek dalam risalahnya : Silsilah Raja-raja Samudra/Pase.). Karena tidak ada nama pengarang pada naskah-naskah itu. yaitu pada tanggal 12 Rajab hari Kamis maka seri baginda Duli Hadlarat Syah 345 b.

juga Qanun Meukuta Alam menetapkan beberapa garis pokok tentang cara bagaimana seharusnya Sulthan dan para pejabat tinggi lainnya menjalankan pemerintahan. 14. 12. Kampung Garot Keutapang Dua Negeri Aceh Bandar Darussalam. Susunan Pemerintah Daerah dan tugas-tugas para pejabat daerah. 3. 10. maka dimasa itulah yang Mahamulia memberikan izin dengan titahnya kepada Hamba A l Faqir A l Gharib. Sumber hukum dan jenis-jenis hukum yang berlaku dalam kerajaan. Syarat keadilan Pemerintah dan ketaatan rakyat. Syarat-syarat menjadi Sulthan. Nama-nama dan gelar jabatan bagi pejabat tinggi tingkat pusat. yaitu yang mahamulia menyuruh salinkan nama-nama raja-raja Pase dan lain-lain ". tentang masalah-masalah yang berikut: 1. Pemerintah pusat dan pembagian wilayah-wilayah negara. Lembaga-lembaga negara dalam tingkat pusat serta tugas wewenangnya. yaitu saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah Dhillu'lah Fil Alam. Peraturan dasar tentang perdagangan dalam dan luar negeri. Kecuali itu. 11. Negara dalam keadaan perang. Hak-hak warganegara dan hubungannya dengan negara. 4. 346 . Dasar serta rukun Negara dan sistem pemerintahan. 13. 7. 8.Alam. Organisasi Angkatan Perang dan gelar-gelar para perwira tinggi/ menengah. Qanun Meukuta Alam memuat ketentuan-ketentuan bagi Kerajaan Aceh Darussalam. Menteri Qadli dan pejabat tinggi lainnya. 6. Cara-cara pengangkatan sulthan. 2. 9. yaitu Teungku Di Meulek lakab gelarannya dan namanya Saiyid Abdullah Ibnu Saidi Ahmad Ibnu Ali Ibnu Abdur Rahman Habib Abu Bakar Ibnu Usman Ibnu Hasan ibnu Wandi Meulek Said Lila Habib Syarif Abdullah Ibnu Faisal Abdul Jalil Badrul Alam Syarif Hasyim Jamaluddin Perkasa Alam Saiyid Habib Syarif Ibrahim Sulthan Jamalul Alam Badrul Munir Ibnu Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalul Lail Perkasa Alam Habib Syarif Ibrahim Saiyid Mukammil Saiyid Mukammil Habib Syarif Abu Bakar Ubaidillah Jamalul Lail. 5.

sehingga telah diambil menjadi contoh oleh beberapa negara. Silsilah Tharaf Hulubalang dan Dustur segala kapal yang berniaga. Drewes dalam introductionnya mengenai buku Adat Aceh yang juga dinamakan Adat Meukuta A l a m . seperti yang ditulis ahli sejarah Muhammad S a i d : (248) "Iskandar M u d a telah mengadakan perundang-undangan yang terkenal dengan sebutan Adat Meukuta A l a m . yang disadur dan dijadikan batu dasar kemudian ketika puterinya Tajul A l a m Safiatuddin dan Raja-raja seterusnya memerintah. Rule of Government For Kings. Etiquette tobe Observed at the Court. 2. (248) M. "Sebuah kerajaan yang jaya dimasa lampau di Kalimantan yang bernama Brunei (kini masuk jajahan Inggeris). Penerbitan hukum yang dibangun oleh Iskandar Muda memperluas kemashurannya sampai keluar negeri. yaitu : 1. Arab. maka Prof. membagi buku tersebut kedalam empat bahagian. terutama karena peraturan itu berunsur kepribadian yang dijiwai sepenuhnya oleh hukum-hukum agama. also rules for the minor officer of government. 4. Comprises a variety of regulation for Port duties and customs. Spanyol dan Tiongkok. Adat Majelis Raja-raja. 347 .Menurut ukuran zamannya. terutama oleh negara tetangga. Portugis. jadilah Adat Meukuta A l a m adalah adat betsendi Syara'. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 174. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. " I n i suatu bukti kemashuran dan nilai tinggi negeri Aceh yang sudah dimaklumi orang masa itu " ADAT ACEH Sesuai dengan isinya. Qanun Meukuta A l a m sudah cukup baik. Turki. telah mengambil pedoman-pedoman untuk peraturan negerinya dengan berterus terang mengatakan mengambil teladan undang-undang Mahkota A l a m Aceh. ketika diperintah oleh seorang sulthan yang bernama Sulthan Hasan. 3. Perintah Segala Raja-raja. Mesir. J . seorang yang keras dan pemeluk agama yang setia. Banyak negeri tetangga mengambil peraturan-peraturan hukum di Aceh untuk menjadi teladan. Geneology of the Kings of Achin. Belanda. D r . Inggeris. "Beberapa peraturan disempurnakan. ke India. G .

Catatan ini menunjukkan bahwa pencatat silsilah ini adalah hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Muhammad Syah ini. 5. Mejelis Berangkat Bulan Safar. 9. Majelis Tabal Pada Hari Meumeugang Puasa. regulations for the procession on the final Wednesday of the Month Safar. regulations concerning government officials. 348 . 2. = 1205-1234 M . = 1823-1836 M . 3. Adat Majelis Raja-raja. 7. Majelis Junjungan Duli. Majelis Berangkat Yang Kedua Hari Raya. 8. regulations for the figils in the night of the kadar in the month of Ramadlan. Majelis Hulubalang. Majelis Berangkat Hari Jum'at. regulation for the processions on the days of the two religious feasts. "yang jadi kerajaan dalam negeri Aceh Darussalam". pada zaman Maulana Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat" demikian antara lain tertulis pada awal bahagian ketiga ini. the cermonial prosessions from the Palace to the mosque Baiturrahman on the lOth of Zulhijjah.dimulainya bagian kedua. Silsilah raja-raja ini dimulai dengan Sulthan Alaiddin Johan Syah. the regulations concerning Kings. " maka adalah pada sanat 1015 H . regulations about the ceremonies during the days just before the fasting month. Majelis Jaga-jaga. Sekalian Majelis Raja. dan diakhiri dengan Sulthan Alaiddin Muhammad Syah yang memerintah pada tahun 1238-1251 H . 4. regulations for the ceremony at wich the officials of the court make obeisnce to the King. serta Keurukon Seri Indra M u d a yang di Balai Besar. diatas takhta kerajaan negeri Aceh Bandar Darussalam Sabda hadhirat yang mulia kepada Orang Kaya Seri Maharaja L i l a dan kepada penghulu Keurukon Raja Setia M u d a dan Keurukon Katibul Muluk Seri Indra Sura. the regulations for the King's going to the Mosque on Friday. maka disuruh tandakan surat seperti dalam terakata. Majelis Hadlarat Syah Alam berangkat sembahyang Hariraya Haji. yang memerintah pada 601-631 H . . maka Orang Kaya Maharaja L i l a duduk menulis : 1. 6.

4. Majelis Keduapuluh Lima. 3. yaitu mejelis 1 s/d 5 dan mejelis 25 s/d 31. yang diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Melayu) dengan Perintah Segala Raja-raja. yaitu Ismail Bapa Ahmad yang dalam bahasa Arab dinamakannya dengan "Mabainas Salathin". 10. segala Hulubalang Bodoanda Raja. bahwa yang menyusunnya atas perintah Sulthan. Majelis Keduapuluh Sembilan. terdiri dari lima perkara. "Bahwa inilah silsilah yang terqimat segala Raja-raja demikian 349 . Majelis Keduapuluh Delapan. peri menyatakan syarat Bodoanda tatkala menghadap raja itu atas lima perkara. terdiri atas tujuh perkara. 9. dan yang terdapat dalam naskah yang dipergunakan tuan Drewes hanya sebelas majelis. 5.Bagian pertama (Perintah Segala Raja-raja) terdiri dari 31 majelis atau chapters. segala raja-raja dan Menteri. 6. Menurut catatan padaawal bagian ini. Majelis Keempat. yang terdiri dari majelis-majelis. atas lima perkara. Majelis Keduapuluh Enam. 12. peri mengatakan kehendak (tugas) bodoanda itu atas lima perkara. 2. 8. sementara majelis 6 s/d 24 hilang dari naskah. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. 11. peri menyatakan syarat Bodoanda itu atas empat perkara. Majelis Pertama tentang arti raja. pada menyatakan syarat segala raja-raja setelah sudah dari pada semanyam. 7. Majelis Kelima. terdiri atas tiga perkara. Majelis Ketiga. maksudnya syarat-syarat bagi seorang duta. peri mengatakan arti utusan (ambasadors). Majelis Ketigapuluh. mengatakan kehendak segala raja-raja itu atas delapan perkara. Majelis Kedua tentang syarat bagi segala raja atas sepuluh perkara. yaitu : 1. Majelis Ketigapuluh Satu. peri mengatakan syarat Hulubalang mengenai ilmu hikmat peperangan. dihadapi oleh segala pendita. peri mengatakan larangan atas segala hamba raja. peri mengatakan lima martabat kemuliaan (maksudnya lima pangkat kehormatan). Majelis Keduapuluh Tujuh. yang mengatakan syarat segala raja-raja tatkala semanyam diatas takhta kerajaan.

Adat majelis Bandar Darussalam (Harbour Regulations) yang juga disebut Tharaf Hulubalang Dan Dustur Segala Kepala (Comprises a variety of Regulations for port duties and customs and rules for the minor officer of government) dimulai dengan taraf kedudukan para pembesar seperti yang diatur oleh Ratu Safiatuddin (the hierarchical order of functionaries). bahwa segala silsilah daripada segala raja-raja pada zaman dahulukala sampai kita menjunjungkan khalifah Allah sekarang ini. maka Orang Kaya Maharaja Lila Melayu salin daripada Tarakata Balai Besar daripada daftar Penghulu Keurukon Raja Setia M u d a P o Sarong Kampung Pegu dan Keurukon Bop Po Meurah. Majelis Hulubalang pada hari Sabtu. Adat Majelis Bandar Darussalam. W . ditandakan didalam daftar Balai Furdhah daripada Asyur dan adat segala hasil yang lain dalam Bandar dan segala majelis Raja-raja dan Hulubalang. seribu empatpuluh lima tahun. enam haribulan Rabiul Awal Yaumal Isnin Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Johan Berdaulat bersabda kepada Orang kaya Maharaja L i l a Panglima Bandar dan kepada pihak Penghulu Keurukon Raja Setia Muda. A . Telah begitulah hukum Sulthan Iskandar M u d a " Selanjutnya mengenai dengan riwayat pembukaan kembali Adat Majelis Bandar Darussalam. regulations about the audience given to Hulubalangs on Saturday. pada empatbelas hari bulan Rabiul Awal yaumal Jum'at waktu dhuha. A . segala kapal yang berniaga tiadalah jadi ia berniaga didalam bandar yang lain. melainkan di Bandar Aceh Darussalam. dewasa itu Paduka Seri Sulthan Iskandar Muda Johan Berdaulat menurunkan "dustur". barulah setelah itu disebut: "Pada Hijrah Nabi S . seperti tersurat dalam Tarakata Balai Besar sekaliannya. daripada adat sekalian pada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandar M u d a Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Djohan Berdaulat. dustur adat hasil bagi sejumlah para pejabat (the regular tributes to be paid annually by a number of functionaries). seribu seratus duapuluh tahun. disebut: " P a d a hijrah Nabi S . W .10. pada ketika yang baik fi saatil-mubarrak. sabda suruh salin. disalin oleh Orang 350 .

Adat kain akan Panglima Bandar. sehingga menurut ukuran zamannya. kita mengetahui bahwa ia bukan karangan fiktif sekalipun dinamakan "hikayat". Sebagaimana telah dijelaskan. 9. ) dalam bentuk prosa dengan bahasa Jawi (Melayu-Aceh). HIKAYAT A C E H Buku Hikayat Aceh ini menurut isinya dikarang dalam zaman Sulthan Iskandar Muda (1016-1045 H . Adat hak kalam. Adat lapik cap pada sebuah kapal. 14. Seperti halnya dengan banyak kitab-kitab yang lain hasil karya Ulama/Pengarangpengarang Aceh. 11. 8. bahwa Hikayat Aceh ini disusun dengan uslub novel. 6. A d a t ' asyur dalam bandar. Adat mengiring surat. 2. Membaca isinya. 10.Kaya Maharaja Melayu maka inilah tarakata yang tersalin daripada tarakata yang asal itu. 3. 7. umpamanya: 1. Adat kuda. 16. susunan 351 . Hikayat Aceh ini lebih tepat dikatakan riwayat (silsilah) sebahagian Raja-raja Aceh. 17. Adat akan wakil Furdhah. Adat gajah. Adat besi yang terimbang. Adat Orangkaya Seri Maharaja Mangkubumi. juga kitab ini tidak mencatat siapa pengarangnya. Dan adat-adat lainnya lagi. ia adalah sejarah yang disusun dengan uslub bahasa kissah (novel). 13. Adat kain yang kedalam. Adat kain akan Penghulu Kawal. Adat cap megat Sri Bujang. Adat cap megat membuat surat. dimana yang menjadi titik tuju silsilah Sulthan Iskandar Muda semenjak belum Iahir sampai remaja. Adat Orangkaya Laksamana. 5. Adat kurnia persalin. 12. = 1607-1636 M . 15. seperti inilah majelis didalam Bandar Aceh Darussalam yang di Balai Furdhah : " selanjutnya dicantumkan berbagai ketentuan beacukai yang dinamakan dengan "adat". 4.

menurut paham Syekh Hamzah Fansury. tentang uraian ilmu suluk dan tauhid). supaya jangan taksir kita. atau dengan khidmat kita kepada guru yang sempurna mengenai Dia. pandang pada limabelas baik. daripada tiada bernama diberi-Nya nama. hai segala anak Adam yang Islam. Teuku Iskandar. b. sebagai seorang raja yang dilukiskan demikian luarbiasanya. Nama lengkapnya : "Asraarul Arifin Fi Bajaani Ilmil Suluk Wat Tauhid" (Rahasia para cerdik pandai.w. dan daripada tiada berupa diberi berupa . bermaksud lebih mengagungkan Sulthan Iskandar Muda. dengan apa beliau telah mencapai titel " D r . telah mengambil Hikayat ini untuk menjadi pokok pembahasan dalam "Thesisnya". dengan budi. yang antara lain berbunyi: "Ketahui. Dr.a. baik dilihat dari segi bahasanya ataupun dari segi isinya. dengan hati. Hikayat Aceh ini sungguh bernilai sekali. menjadikan kita. " dalam kesusasteraan dari Universitas Negeri Leiden. Hal ini dibuat pengarangnya mungkin karena : a. bahwa kitab ini berisi pembahasanpembahasan tentang ilmu suluk dan ilmu tauhid. dengan uslub yang indah. dimana dinyatakan bahwa "indatu" Iskandar Muda berasal dari kayangan (baludari). Kitab dimulai dengan satu mukaddimah. Walaupun bagaimana. Dari namanya sudah jelas. lengkap dengan telinga. yang penuh dengan dongeng-dongeng yang mengasikkan. "Adapun sementaranya belum bertemu dengan yang sempurna bermakrifat. seorang putera Aceh yang belajar di Negeri Belanda. A S R A A R U L ARIFIN Karangan Syekh Hamzah Fansury. Yogia kita cari Tuhan kita itu supaya kita kenal dengan makrifat kita. memenuhi nilai-nilai seni yang dihajatkan. Dikarang dalam bahasa Melayu Lama (Jawi).bahasanya sudah cukup indah. Hikayat ini dimulai dengan suatu dongeng. dengan nyawa. Jika kamu paham pada 352 . bernilai seni. menyesuaikan dengan novel-novel yang dikarang dizaman itu. pada tanggal 14 Januari 1959. bahwa Allah s.

Tuhan kita itu yang empatnya Zat Awalnya Haiyi pertama bilang Sifat Keduanya Ilmu dan Rupa Maklumat Ketiga Murid 'kan sekalian Iradat. sehingga memerlukan syarahan penafsirannya. 353 . terdapat dalam limabelas rangkum sajak yang padat berisi. Keempat Qadir dengan Qudrat-Nya tamam Kelimanya Sifat bernama Kalam Keenamnya Sami' dengan Ada-Nya Dawam Ketujuhnya Basir akan halal dan haram. Ketujuhnya itu adanya qadim Akan isti'dad alamin sempurna 'Alam Karena Sifat ini dengan Kamalul Hakim Bernama Bismillahir Rahmanir Rahim. Ilmu ini Haqiqat Muhammadin Nabi Menurut kan maklum dengan lengkapnya kawi Daripada Haqiqatnya itu jahil dan wali Beroleh iktibar dengan sekalian peri. karena pada syarahnya itu perkataan makrifat Allah ada dengan nyata dalamnya " Dari kutipan mukaddimah ini jelaslah. bahwa inti ilmu suluk dan ilmu tauhid yang terkandung dalam bukunya itu. Tuhan kita itu empunya Kamal Didalam Ilmu-Nya tiada panah zawal Rahman dalamnya perhimpunan Jalal Beserta dengan Rahim pada sekalian Jamal. lihat pada syarahnya pulang.baik limabelas ini. yang sukar dapat dimengerti oleh orang awam. Kelimabelas rangkum sajak itu. kami salin selengkapnya: Aho segala kita yang menyembah 'kan nama Yogia diketahui apa yang pertama Karena Tuhan kita yang sedia lama Dengan ketujuh Sifat bersama-sama.

Tuhan kita itu yang bernama Aliyi Dengan sekalian Sifat-Nya senantiasa Baqi ' A l a Jami'il alamin Atharnya jadi Daripada sittu-jihat sebab inilah khali. Jika engkau belum tetap seperti batu Hukum dua lagi khadim dan ratu Setelah lupa engkau daripada enam dan matu Mangkanya dapat menjadi satu. Cahaya Athar-Nya tiadakan paham Memberikan wujud pada sekalian alam Menjadikan makhluk siang dan malam Ila abadil abad tiadakan karam. Pada Wujud Allah itulah yogia kau qa'im Buangkan rupa dan namamu daim Nafikan rasamu daripada makhdum dan khadim Supaya sampai kepada A m a l yang Khatim. Jika belum fana daripada ribu dan ratus Tiada 'kan dapat adamu kau hapus Nafikan rasamu itu daripada kasar dan halus Supaya dapat barang katamu harus. Lautnya A l i m halunyaMaklum Keadaannya Qasim ombaknya Maqsum Taufannya Hakim syu'unnya Mahkum Pada sekalian 'alamin inilah rusum. 354 . Tuhan kita itu seperti Bahrul A m i q Ombaknya penuh pada sekalian thariq Laut dan ombak keduanya rafiq A k h i r kedalamnya jua ombak ghariq. Jikalau sisi kamu tahu akan wujud Itulah tempat kamu syuhud Buanglah rupamu daripada sekalian quyud Supaya dalam kedalam diri qu'ud.

namun yang sudah pasti bahwa sajak-sajak dalam Ruba'i Fansuri mengandung masalah-masalah Ketuhanan yang pelik dan sukar. Terlepas kita setuju atau tidak dengan pendapat Syekh Hamzah Fansuri dalam Ruba'inya itu. yang susah dipahami oleh orang awam bahkan mungkin akan salah dimengertinya. Syarahan yang telah diberikan oleh Syekh Syamsuddin masih belum banyak dapat membantu orang awam waktu membacanya. yang dikarangnya sangat padat dan sukar dimengerti.Hamzah Fansuri sungguhpun dla'if Haqiqatnya hampir pada Zatus Syarif Sungguhpun habab rupanya kathif Wasilnya Daim dengan Bahrul Latif. Syarahannya : M a k a arti subhanallah itu : Mahasuci A l l a h . Syekh Syamsuddin menafsirkan sebuah buku sajak gurunya yang bernama " R u b a ' i Hamzah Fansuri" yang berisikan masalah-masalah Ketuhanan. Dengarkan pula ibarat syarah pulan KITAB S Y A R A H RUBAT 1 Kitab Syarah Ruba'i ini karangan Syèkb Syamsuddin bin Abdullah Sumathrani.dimana beliau memulainya: "Inilah Bait limabelas. baiklah diturunkan beberapa bahagian dari buku Kitab Syarah Ruba'i Fansuri. yaitu: Subhanallah terlalu Kamil Menjadikan insan alim dan jahil Dengan hamba-Nya daim Ia wasil Itulah mahbub bernama A d i l . yang menghabiskan empatpuluh delapan pasa'. murid dan pengikut Syekh Hamzah Fansuri. sehingga muridnya Syamsuddin merasa perlu membuat syarahnya. dan arti 355 . kemudian diberinya syarahan. Cara penafsirannya dilakukan rangkum demi rangkum. yaitu dikutipnya kepingan-kepingan dari sajak Ruba'i Fansuri. Dengan kitabnya ini. Untuk menjadi pengetahuan para pembaca. Kemudian Hamzah Fansuri menafsirkan kelimabelas rangkum sajak suluk dan tauhidnya itu dengan lebar panjang.

M a k a kehendak kata ini. M a k a arti Daim itu : nantiasa dan arti wasil itu : sampai. Maka kehendak kata ini : Allah s. M a k a Ahlullah mengambil dia akan mahbub-Nya supaya beroleh tolong ia pada segala pekerjaan dhahir-bathinya.Kamil itu : yang sempurna.a. daripada banyak rahmat Allah akan 356 .w. dan yang menjadikan semesta sekalian alam itu Allah s.w. dan arti alim : yang berilmu dan arti jahil itu : bebal.w. Maka arti insan itu : manusia.a. yang diambil seseorang akan mahbub itu amat kasih ia akan yang mengambil Du? akan kekasih itu lagi banyak gunanya pada yang mengambil akan kekasihnya itu.w. M a k a bahwasanya iapun mengambil orang itu akan mahbubnya. M a k a arti alim itu : yang tahu. M a k a arti mahbub itu i kekasih. M a k a jika ada ia jadi mahbub pada Allah Ta'ala.a. yang tiada bagi-Nya rupa dan yang tiada bagi-Nya sekutu.a. M a k a kehendak kata ini. yang "laisa kamislihi syaiun" itu artinya yang tiada sebagai suatu itu tiada bercerai dengan segala arif billah daripada martabat azal datang kepada martabat abadi. dan arti adil itu : yang menyamakan. M a k a kehendak kata ini : maka Allah s.w. bahwa Allah s. Mahbub itu tiada berlawan Lagi alim lagi bangsawan Kasihnya banyak lagi gunawan Oleh itu bait tertawan.w. M a k a kehendak kata ini.a. M a k a kehendak kata itu. artinya : ketahui segala yang mengawasi Allah itu tiada takut akan mereka itu dan tiada mereka itu gentar. niscaya tak dapat tiada ia dalam kesempurnaan karenanya. itu nantiasa Ia tiada bercerai dengan insan dan semesta sekalian itu. yang diambil dakan mahbub itu diketahui-Nya diketahui diri-Nya diambil seorang akan mahbub itu. bahwa A l l a h s. M a k a kehendak kata ini. maka yang mengambil D i a akan mahbubnya itu itupun tiada bagi-Nya lawan dengan dalil firman Allah : " A l a a ! Inna Auliaallahi la chaufun alaihim wa la hum jahzanun". bahwa Allah s.a yang diambil akan mahbub itu tiada bagi-Nya lawan pada segala laku-nya. Syarahannya : M a k a arti mahbub itu : kekasih. bahwa adapun wujud yang bernama Allah Ta'ala itu sempurna kesempurnaannya.

M a k a kata ini. jalan segala orang yang kamil.yang mengambil Allah Ta'ala akan kekasihnya itu. M a k a Allah Ta'ala mahbub-Nya yang hakiki itu tiada terindang pada-Nya. Arti alim itu : barang lain daripada Allah itu. Kekasihmu lahir terlalu terang Pada kedua alam nyata terbentang ahlul makrifah terlalu menang Wasilnya daim tiada berselang. 357 . daripada alam dunia dan alam akhirat. itu pada Ahlullah mahbub-Nya yang hakiki. A r t i fa samma wajhullah itu : disana ada A l l a h . bahwa Allah s. dan arti gfhafil itu: lalai. tetapi nyata-Nya itu pada segala yang beroleh karunia makrifat yang sempurna. A r t i Fa-ainama Tuwallu itu : maka barang kemana kamu berhadap. Kata ini. M a k a pandangan kepada-Nya itulah jalan wasil kepada-Nya. bahwa jalan musyahadah kepada Allah itu. Kata i n i . barang siapa daripada arif yang mengambil Allah akan mahbubnya yang hakiki itu. Kata ini bahwa A l l a h itu kekasih akan segala arif ini nyata pada mengambil D i a . niscaya tiada terlindung padanya dan Allah yang mahbubnya itu. M a k a arti kata ini. M a k a arti kata ini.a. Syarahannya : A r t i mahbub itu : kekasih. niscaya barang kemana dihadapkannya muka pengetahuannya dan muka pengenalan. dan arti hail itu : rindang. Syarahannya : A r t i lahir itu : yang nyata.w. niscaya tiada terlindung ada Allah padanya. maka barang kemana dihapannya pemandang kalbunya. M a k a jadi segala Ahlullah tertawan oleh-Nya. barang siapa daripada arif yang berlakukan pemandang hatinya kepada Allah itu. Arti kamil itu : yang sempurna. dan arti wasil itu : sampai. Mahbub itu tiada berhail Pada "ainama tuwallu" jangan kau ghafil " F a samma Wajullah" sempurna wasil Inilah jalan orang yang kamil. bahwa nyata kenyataan Allah itu amat nyata pada kedua alam.

Rangkum terakhir dari rua'i Fansuri berbunyi: Hamzah miskin orang 'uryani Seperti Ismail jadi qurbani Bukannya Ajam dan A ' r a b i Nantiasa wasil dengan yang Baqi. Jika tiada ia memfanakan badannya dan nyawanya. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia membawa jalan fana. maka segala orang yang beroleh makrifat Allah itu. niscaya tiada diperolehnya jalan wasil. dan arti daim itu: yang nantiasa. Kata ini. karena jalan wasil kepada Allah itu. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia memfanakan segala yang lain daripada Allah. supaya terbuka matanya yang bathin. maka dengan matanya yang bathin itulah ia memandang kepada A l l a h . yakni menafikan akal dan rasanya. karena akal dan rasa itu suatu ta'jin daripada segala ta'jin makhluk. Syarahannya : Kata ini. barang siapa beroleh karunia Allah pengenal akan Allah. Kata ini. maka hendaklah ia memejamkan kedua matanya yang dhahir itu. maka pada rupa dirinya yang elok yang tetap dalam ilmu hak Ta'ala itulah ia melihat ada Allah. Kata ini. Arti wasil itu: sampai. niscaya terbuka matanya yang bathin itu. maka segala arif yang hendak musyahadah kepada Allah itu. maka nyata padanya keelokan rupa dirinya. Kata ini. niscaya orang itu beroleh kemenangan dan beroleh laba yang amat besar dalam negeri dunia dan akhirat itu. Hapuskan akal dan rasamu Lenyapkan badan dan nyawamu Pejamkan hendak kedua matamu Disana lihat peri rupamu. senantiasa sampai kepada Allah dengan tiada berkeputusan sampainya itu. apabila terbuka matanya yang bathin itu. hingga difanakannya badanny dan nyawanya pun. 358 .A r t i ahlul makrifah itu : orang yang bermakrifat Allah. apabila arif membawa jalan musyahadah kepada Allah apakala dipejamkan kedua matanya yang dhahir itu.

Mengenai dengan Kitab Bustanus Salatin. (249) Dr. bahwa Hamzah itu menyatakan dan mengikrarkan yang ditasdikkan dan tiada berfaal lagi ia yang pada sangkanya ada akan dia wujud dan sifat dan faal itu. A r t i wasil itu : yang sampai. = 1636-1641 M ) . dalamnya 2 pasal. itu. bahwa Syekh Hamzahmengumpamakan dirinya dengan Nabiyullah Ismail jadi qurbani pada Ibrahim a. M a k a dengan isbatnya itulah nantiasa ia wasil kepada Allah yang amat kekal itu. Kitab Bustanus Salatin terdiri dari atas tujuh bab : Bab yang pertama pada menyatakan kejadian tujuh petala langit dan bumi. dan arti 'uryani itu : telanjang. menghendaki keridlaan Allah. 359 . Penulisannya dimulai pada 17 Syawal tahun 1047 H . Bab yang kedua pada menyatakan segala ambia dan segala raja-raja. ya Rabbal Alamin ! BUSTANUS SALATIN Kitab Bustanus Salatin ini dikarang oleh Syekh Nuruddin A r Raniry. Kata ini. Teuku Iskandar menulis: (249) Atas titah Sulthan dikarangnya Kitab Bustanus Salatin. atas permintaan Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani (1045-1050 H . didalamnya beberapa (13) pasal. dalamnya beberapa (10) pasal. T. Bab yang keempat pada menyatakan segala raja-raja yang bertapa dan segala aulia yang salihin dan didalamnya 2 pasal. dan arti baqi itu : yang kekal. yang membawa jalan nafi-isbat bukan ia daripada bangsa Arab dan bukan ia daripada bangsa Ajam. maka barang siapa sampai kepada yang kekal itu. bahwa Syekh Hamzah memasuki jalan kepada Allah Ta'ala membawa jalan nafi-isbat itu. M a k a kata i n i . A m i n . Syekh Hamzah radliyallahu 'anhu. niscaya diperolehnya kekal itu dan niscaya diperolehnyalah kekal dalam dunia dan akhirat. Bab yang ketiga pada menyatakan segala raja-raja yang adil dan wazir yang berakal dan didalamnya 6 pasal. Iskandar: Bustanus Salatin halaman 4-6. Kata ini. pada pihak ia meridlakan dirinya mati dan fana itu. Bab yang kelima pada menyatakan segala raja-raja yang zalim dan segala wazir yang aniaya. D r .Syarahannya : A r t i miskin itu: tiada bermilik.s. M a k a kata ini.

Bustanus Salatin merupakan karya Nuruddin A r Raniry yang terbesar dan karya yang terbesar pula yang pernah dihasilkan oleh seseorang pengarang dalam bahasa Melayu Bustanus Salatin. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kebudayaan Melayu tidak sedikit pula. Turun temurun nasab Sulthani. Pasal 12 merupakan saduran Sejarah Melayu dan mengandungi silsilah raja-raja Pahang. Ialah menjunjung inayat Rahmani. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kesusasteraan Melayu tidak kurang juga pentingnya. dalamnya 2 pasal. Bahkan nilai-nilai sejarahlah mengambil peranan yang lebih penting dalam karya Nuruddin yang besar ini. Pasal ini dimaksudkan sebagai pengantar bagi pasal 13 mengenai sejarah Kerajaan Aceh yang mencapai puncaknya dengan Pemerintahan Sulthan Iskandar Sani yang berasal dari Pahang. disamping nilai-nilai keagamaan juga mempunyai nilai-nilai sejarah. Diseluruh kepulauan Melayu terdapat salinan dari bagian-bagian kitab ini. H a l ini mungkin karena Bustanus Salatin ditulis begitu rupa hingga bagian-bagiannya merupakan cerita-cerita yang tersendiri. dihiasinya karangannya itu dengan suatu r u b a ' i : Ialah perkasa terlalu berani. Meriwayatkan tentang kerajaan Sulthan ini. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. Keahlian 360 Nuruddin menggunakan bahasa nampak bila ia .Bab yang keenam pada menyatakan segala orang yang murah lagi mulia dan segala orang berani yang besar. Bab yang ketujuh pada menyatakan akan dan ilmu dan firasat dan kifayat dan ilmu tabib dan segala sifat perempuan dan setengah daripada segala hikayat yang ajaib dan gharib. Pendahuluan Sejarah Melayu dikutip dari pendahuluan Bustanus Salatin Pengarang Hikayat Hang Tuah telah mengutip pula riwayat mengenai taman yang dibuat oleh Sulthan Iskandar Sani dan dijadikan kisah istana dan Taman Sultan Rum Bab kedua Bustanus Salatin mengandungi dua pasal yang meriwayatkan sejarah Semenanjung Tanah Melayu dan Aceh. dalamnya 5 pasal. Lagi pula menyalin kitab ini dalam keseluruhannya tidaklah begitu mudah karena sangat tebal.

berukir awan. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. Maka adalah perbuatan pintu itu berkerawang. Sebagai contoh. Dan adalah pada empat penjurunya itu bercanggai. maka dikerawangnya pada lingkar tepi-tepi kumai itu. dan batu mengampar berkumai seperti perbuatan peterana. ada ungu. ada berkurai. dan bangunnya seperti biram berkelahi. adalah putih. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. ada hitam. sehingga kalau ia melukiskan sesuatu benar-benar indah dan hidup. maka mashurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri." Hampir dalam segala kitab-kitab karangannya.memuja raja yang menjadi pelindungnya ketika baginda menaiki takhta kerajaan Aceh: "Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. Dan beberapa cermin Cina terkena pada selang kerawang itu. Dan 361 . Maka diatas batu mengampar itulah ditambaknya tanah kira-kira delapan hasta tingginya. Kemampuannya untuk melontarkan kata-kata dan kalimat-kalimat yang hidup. ada kuning. ada ablok. ada jingga. sungguh luar biasa. maka terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. Nuruddin mempergunakan bahasa yang hidup padu bernilai seni. ada pancawarna. ada merah. dan beberapa kalok. dan terdirilah alam daulatnya. coba kita perhatikan bagaimana Syekh Nuruddin dalam Bustanus Salatin melukiskan Kandang Darud Dunia (Makam Sulthan Iskandar Sani). Dan adalah sukacita hati segala manusia umpama segala bunga-bungaan yang kena rintik hujan pada ketika dini hari. diatas kumai. ada seperti warna paru-paru. dan bermega. bergelar Seri Muka. ada hijau. maka beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah kurnianya. Maka tatkala berdirilah payung daulatnya. Maka bertiuplah angin bahagianya. Maka sekaliannya itu disusun dengan batu yang berbagai-bagai warnanya. sungguh indah : " adalah perbuatan itu empat persegi. Maka diperbuatnya pada kaki dewala itu. dan beberapa perhiasannya terkena "Syahdan adalah perbuatan arah kepaksina itu suatu pintu. ada biru.

perbuatan Darus Salam " M a k a ada hampir Raja Nisan Darussalam itu suatu payung kerajaan berlazuwardi berbatang emas dan kemuncaknya daripada menikam merah. berkarang-karang seperti karang nakas. yang lebih terkenal di Aceh dengan nama julukan Teungku Syiahkuala. berumbai-rumbai daum emas. bercat lagi bertulis lazuwardi berair emas. M a k a adalah diatas dewala yang tiga lapis itu berlapis-lapis langit-langit daripada kain keemasan. Dan pada kumai dewala itu berpucuk rebung. Dan diatasnya sulor bayung daripada perak berukir. M a k a dalam kandang itu diperbuatnya suatu lapis lagi dewala daripada batu pelinggam yang maha putih. dan perbuatan kumai itu berkerawang. Sekalian suratan itu air emas berukir. perbuatannya seperti sirip naga berukir. dan pada segenap penjurunya dibubuhnya buah berembang. 362 . bertelepok berselimpat. berkerawang.pada suatu segi beberapa telepok daripada air emas dicat. Demikian nama yang tercantum pada halaman terjemahan tersebut. dan dibawah kemuncaknya itu terkena beberapa permata yang tiada terhargakan " TAFSIR B A I D L A W Y Asli kitab tafsir ini bernama "Anwaarut Tanzil W a Asraarut T a k w i l " . maka diatas batu itu diperbuatnya kisi larikan atas angin. Dan lapis yang ketiga daripada kain keemasan. dan kedua lapis daripada kimkha berbunga bertelepokkan air emas. karangan A l Imam A l Qadli Nashiruddin A b i Sa'id Abdullah bin Umar bin Muchammad Asy Syirazy A l Baidlawy. Tafsir A l Quranul Karim ini diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Bahasa Melayu lama) oleh Syekh Abdur Rauf bin A l i Fansury A l Jawy dan diberi nama "Turjumanul Mustafid". selapis kelambu daripada warna pelangi. Yang dimaksud. bersemburan air mas " M a k a adalah kemuncak Raja Kandang itu daripada perak. berumbai-umbaikan permata bercampuran mutiara dikarang. berbunga lawang. bersurat kalimah. dan kemuncaknya bersalup dengan suasa. yaitu Syekh Abdur Rauf Fansury Singkel. dan lapis yang keempat daripada zarzari. Dan adalah kelambu itu berlapis-lapis jua. M a k a dikenanya pada bara pintu itu dua tempat.

Syekh Idris Kelantani. b. dan tiada ada perobahan dan penyimpangan. Bermula dikehendaki dengan jalan yang dimurkai disini. adalah tafsir yang pertama-tama dalam bahasa Melayu (Indonesia). oleh pentashih pada percetakan menilai Syekh Abdur Rauf sebagai berikut: \ "Sungguhnya Baidlawy yang terkenal. lagi Tuhan yang amat murah didalam dunia ini. dan dengan terjemahannya itu penterjemah bermaksud agar dapat diambil manfaat oleh penduduk kepulauan Jawi (Melayu) " Pengakuan ini ditandatangani oleh : a. tanpa ada tambahan atau kekurangan. jua ku mengambil berkat pada membaca fatihah i n i . dan telah kami periksa dengan sungguh-sungguh. lagi yang amat mengasihani hamba-Nya yang mukmin didalam negeri Akhirat itu. mari kita perhatikan terjemahan. dan karena itu Syekh Abdur Rauf dalam hal ini berjasa sangat besar. Pada Akhir cetakan yang keempat. Segala puji sabit bagi A l l a h . dimana ketiga-tiga mereka bermukim di Mekkah dan terpandang sebagai ulama-ulama kenamaan. jalan segala mereka itu yang telah Kau anugerahi nikmat atas mereka itu. yaitu Surat A n Nas : 363 . " Kami tentukan akan Dikau ibadat dan kami tuntut daripada-Mu tolong atas berbuat ibadat dan yang lainnya. Syekh Daud Petani. tafsir Surat A l Fatihah: "Dengan nama Allah yang amat murah didalam dunia ini. Beri petunjuk oleh-Mu akan kami jalan yang betul. yang semoga dilimpahi Allah dengan rahmat-Nya dan ditempati dalam sorganya. dimana kami dapati bahwa terjemahan kedalam bahasa Jawi (Melayu) adalah terjemahan yang sesuai dengan aslinya dalam bahasa Arab. Untuk contoh. karena penterjemah. Syekh Ahmad Petani. lagi yang amat mengasihi hamba-hamba-Nya yang mukmin didalam negeri akhirat. yaitu Syekh Abdur Rauf Ibnu A l i A l Fansury adalah ulama yang terbaik pada zamannya. Raja yang memeriptahkan pada Hari Qiamat. lain daripada jalan segala yang dimurkai atas mereka itu dan lain daripada jalan segala orang yang sesat. c.Tafsir terjemahan ini. Tuhan yang mempunyai segala Mahluk. jalan segala Yahudi dan jalan segala Nasrani " Selanjutnya mari kita kinyam tafsir surat terakhir.

yang di Jawikan akan dia oleh Syekh kita dan ikutan kita kepada Allah Ta'ala. Setelah dia memuji Allah dan mengucapkan salam bahagia kepada Rasul Utamanya. Menurut catatan pada akhir kitab. dengan berkat ilmunya didalam dunia dan didalam akhirat. atas permintaan Ratu Tajul A l a m Safiatuddin. lagi Tuhan segala. = 1641-1675 M . dan dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi para Kadli (Hakim). yang alim lagi 'allamah . Aminuddin Abdur Rauf anak A l i Jawi lagi Fansuri. Berlindung aku itu daripada kejahatan waswas syaithan yang kufur kemudian. Mengenai sebab dan maksud tujuan mengarang kitab ini. . yakni daya daripada tiaptiap zikir Allah yang ia memberi waswas pada segala hati manusia " Salah seorang murinya yang bernama Daud Jawi anak Ismail anak Agha Musthafa anak Agha A l i Rumi. ) . membubuhi catatan pada akhir tafsir i n i : ' ' Dan telah sempurnalah tafsir Quran yang amat mulia lagi yang dinamai dengan Turjumanul Mustafid. Karangan Syekh Abdur Rauf Fansury-Singkel. maka pengarang menulis : 364 . ya Muhammad. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Syiahkuala. Kitab ini adalah kitab H u k u m Islam yang agak lengkap pertama dikarang dalam bahasa Melayu. Perkenan oleh-Mu hai Tuhanku ! " MIRAATUT T H U L L A B Nama lengkapnya : Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati Ahkaamisy Syar'iyah (Cermin para mahasiswa untuk memudahkan mengetahui hukum-hukum Syara'). yang dikasihani Allah Ta'ala jua kiranya akan dia dan diterimanya. dan diberi Allah Ta'ala manfaat jua kiranya akan kita. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimah kitabnya." Kata olehmu. aku berlindung kepada Tuhan yang menjadikan segala manusia dan yang memilikkan mereka itu. lagi Waliyullah yang fani fillah ta'ala. yaitu pada masa pemerintahan Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat (1050-1086 H . Miraatut Thullab selesai dikarang pada hari Sabtu tanggal 8 Jumadil A k h i r 1083 H .

. Dalam komplek makam ini terdapat kuburan Pangeran Abdullah yang meninggal dalam tahun 799 H . 15. banyak terdapat kuburan para ulama dan beberapa orang Sulthan yang memerintah sekitar tahun-tahun 1400—1500 M . 11. Teungku Said Syarif. Dalam komplek M a k a m Cot Astana ini (juga di daerah Pase) didapati kuburan para ulama besar. salah seorang diantaranya yaitu Qaid Ja'kub (mungkin seorang perwira tinggi) yang meninggal bulan Muharram 630 H . ) . Dalam komplek makam ini (juga di Pase) terdapat kuburankuburan yang berbatu nisan dengan tulisan kuno. Blang M e . 12. Makam Teungku Di Bale. = 1407 M . Dalam komplek makam yang terletak di sebelah kanan Sungai Pase ini. antara lain terdapat kuburan Sulthan Malikus Salih (659—688 H . Kandang Kuta Karang. = 1400—1428 M . antaranya Teungku Sareh. = 1261—1289 M . 14. 13. Meskipun batu-batu nisannya sangat sederhana. D i sana juga banyak kuburan ulama-ulama dan orang-orang besarnya. = Agustus 1232 M . Dalam komplek Kandang Kuta Karang ini banyak sekali kuburan raja-raja Pase yang indah-indah. 10. ) . Makam Teungku Peuet-Ploh-Peuet. Makam Teungku Sidi. 365 .9. makam Cot Astana. Makam Blang Peuria. antara lain kuburan Ratu Nihrasiyah Rawangsa Chadiju (801—831 H . Makam Blang Peuria ini terletak di daerah Geudong. Dalam komplek Kandang Samudra yang tuletak di sebelah kiri Sungai Pase. Kandang Samudra. Makam ini terletak di negeri Blang M e . namun juga bertulis dengan huruf Arab yang indah yang memiliki nilai-nilai seni. yang diduga tulisan Aceh lama. siapa adalah turunan dari salah seorang Khalifah Daulah Abbasiyah. Terletak juga di sebelah kiri sungai Pase.

maka Ia menjadikan dibumi ini Khaiifah-Nya yang menggantikan Dia pad?. yaitu Muhammad anak Abdullah yany sebaik-baik perangai segala manusia. yang tiada siapa dapat memelikkan dia lain daripadanya. tujuh petala langit dan bumi. Setelah sudah Khalifah Nabi kita.w. dan Umar. seperti rirman-Nya : Bahwasanya A k u jua Tuhan yang lagi akan menjadikan dibumi seorang Khalifah. " Dan setengah daripada segala raja-raja itu. " D a n adalah mula-mula Khalifah pada lahirnya bagi Adam a..s. " Setelah sudah Khalifah Imam yang empat. "Setelah sudah Ia menjadikan tujuh petala langit dan bumi. yang amat keras dan ditinggikannya kiranya akan martabat hadlarat yang mahamulia dalam dunia dan akhirat. " Yaitu Sulthan yang amat besar dan Raja yang amat mulia. paduka Seri Sulthanah Tajul A l a m Safiatuddin Syah Berdaulat Dhillullah fil A l a m anak paduka Seri Sulthan Raja Iskandar M u d a Johan Berdaulat.w. yang Khalifah ia pada melakukan segala hukum Tuhan dalam tanah Jawi yang dibangsakan kepada Negeri Aceh Darussalam yang mubarak. dengan tilik pengasih dan penyayang dan insaf. dan Usman dan A l i Radliyal-Lahu'Anhum. maka adalah hukum Khalifah itu segala raja-raja yang be>ar-besar. penghulu kita dan tuan kita yang arif billah. yang menghukumkan segala manusia dengan hukum yang telah diturunkan Allah Ta'ala ia kepada Nabi-Nya pada tiap-tiap negeri daripada segala Negeri Islam.a. 366 . maka adalah Khalifah itu bagi Imam yang empat dalam tigapuluh tahun daripada segala tahun yang banyak. melakukan segala hukum-Nya. Maka setengah daripada segala perkara yang tersebut itu. kepada kebajikan yang sekarang dan yang lagi akan datang. yang menilik ia pada tiap-tiap ketika dan masa kepada segala mahluk." maka dijadikannya akan segala perkara yang khariji ini dari pada Nur Nabi kita Muhammad yang sebaik daripada segala manusia. lagi yang berpegang mereka itu kepada Syari'at Nabi kita Muhammad yang mulia. yaitu Amirul Mukminin A b u Bakar. dan dipalingkannya jua kiranya daripada hadlarat yang mahamulia kejahatan segala mereka yang dengki akan dia daripada laki-laki dan perempuan. dan kesudah-sudahannya bagi Nabi Kita Muhammad Rasul Allah s. jua kiranya akan daulat hadlarat yang mahamulia. lagi yang berjalan atas jalan penghulu segala Nabi Allah yang mursal. Dikekalkan Allah s. Dan ditolonginya jua kiranya bathin.

). atas anugerah yang demikian itu. dipermulia Allah s. " Maka mengucap syukurlah aku kahadlarat Allah s. yang muhtady kepadanya orang yang menjabat jabatan Qadli (Hakim) pada pekerjaan hukumnya daripada segala hukum Syara 'Allah yang mu'tamad pada segala ulama. lagi yang berturut-turut. akan daku dengan sebab dua orang saudaraku yang salih.a. dipelaharakan Allah s. maka mohon kebajikan aku kebawah hadlarat-Nya dengan sembahyang istikharah pada berkenankan sabda hadlarat yang mahamulia itu. sebab lama aku berdagang dan diam pada segala negeri daripada negeri Jaman. yang tiada berumah tangga daripada mereka itu dan yang ada berumah tangga daripadanya pun.a. lagi fadlil. " Maka dianugerahi Allah s. Tuhan yang amat mulia. dan Mekkah dan Madinah.. bahwa kukarang baginya sebuah kitab dengan bahasa Jawi. insya Allah Ta'ala." Dan ditolonginya puia kiranya akan segala mereka yang menolong hadlarat yang mahamulia. yaitu Nabi kita Nabi Muhammad Rasul Allah s.w. maka kukaranglah akan dia kitab ini dengan tolong Allah s.yang dibangsakan kepada Imam Syafi'i r. padahal aku berbuat bakti akan dia. pun daripada segala hulubalangnya yang besar-besar dan yang kecil-kecil. karena firman Allah: berbuat bakti kamu akan Allah Ta'ala.a. dan akan Pesuruh-Nya dan akan raja-raja kamu. jua kiranya dua buah negeri itu dengan berkat kemuliaan penghulu segala manusia.a. Maka adalah hadlarat yang mahamulia itu telah bersabda kepadaku. dan adalah perpegangan yang kukarang akan dia itu atas mafhum kitab Fathui Wahhab. dan daripada segala ulama yang mengerjakan seperti yang ada pada ilmu merka. melainkan pada barang yang kutambihkan atasnya dalam kitab ini.a.w.w.w. yang dibangsakan kepada bahasa Pasi (Bahasa Melayu-Pase. yang fasahah keduannya pada bahasa Jawi itu. jua kiranya akan keduanya dan dikekalkannya jua kiranya akan keduanya dalam kebajikan dan afiat dan segala nikmat yang sempurna. dan 367 . karena kurang fasahatku pada bahasa Jawi.a. dan tatkala dianugerahinya akan daku dengan keduanya itu. -Penj.a. daripada sangat lobanya akan agama Rasul Allah. lagi yang amat mengabulkan taubat hamba-Nya. " Dan kuperkenankanlah akan sabda hadlarat yang mahamulia yang demikian itu.w.w. Dan adalah aku keberatan pada menjunjung sabdanya yang demikian itu.

w. pembeslahan. perdamaian. jua kiranya akan daku dan akan dikau. barang beroleh manfaat jua kiranya dengan kitab Miraatut Thullab i n i . failit. beliau memberi beberapa nasihat kepada para Qadli (Hakim). kepada siapa kitab-kitab ini ditujukannya. hanya tiga rubu' saja. dalamnya bahaya yang amat besar dan pahala yang amat banyak " Selanjutnya. wakaf. agar mereka benarbenar menjalankan tugasnya dengan adil dan sesuai dengan amanah Allah dan Rasul. ditolong Allah s. barang dagangan sebelum dan sesudah serah terima. antara lain berisikan uraian-uraian tentang hukum nikah. artinya : Cermin segala mereka yang menuntut ilmu Fiqh pada memudahkan mengenai segala hukum Syara ' A l l a h " Dan kupohonkan kehadlarat Allah s. perdagangan buah-buahan dan sayur-mayur. yaitu jalan yang betul dan beroleh kemenangan pada hari kiamat. insya Allah. c.kunamainya kitab ini Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati A h kaamisy Syar'iyah L i l Malikil Wahhab.w. riba. Berbeda dengan kitab-kitab Fiqh (Hukum Islam) yang lain. hutang piutang.Nya. tiada mengandung " R u b u ' Ibadat" (hukum Bidang Ibadat). orang yang menilik dalamnya seperti yang beroleh manfaat ia dengan segala asalnya. barang hilang dan lainnya. dan kuharap akan hak Subahanahu Wata'ala mengurniyai aku taufiq. bahwasanya menghukumkan antara segala manusia itu. urutan wali. siapa siapa boleh dikawini. maka kitab Miraatut Thullab ini. mendua-laba. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata). sewa menyewa. Hal ini mungkin. yaitu : a. persemandaan. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). 368 . karena kitab Miraatut Thullab ini ditujukan kepada para Qadli (Hakim) dan para mahasiswa jurusan qadla'. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata) antara lain berisikan uraian-uraian tentang jual-beli. perdagangan budak. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). pesta kawin. hukum khulu'. kuasa atas harta anak kecil. " Dan kukatakan : ketahui olehmu hai orang yang dijadikan akan Qadli. perkongsian. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan).a. b. sebelum pengarang memasuki kepada kandungan kitab. anggunan.a.

369 . Fotokopi yang di bawah ini. yaitu halaman pertamanya dan halaman terakhir.Kitab Miraatuththullab yang telah dicetak. membuktikan betapa berharganya kitab tersebut. Kitab karangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala ini telah puluhan kali dicetak.

murid dan sahabat utama Syekh Abdur Rauf Fansuri. masa iddah. " D a n jika menilik ia kepadanya itu merah. Dalam menerangkan mengapa dan untuk apa kitab Kasyful Muntadhir dikarang. riba. fasach. bertujuan menolak atau membantah risalah-risalah mengenai masalah tersebut yang dikarang oleh ulama-ulama suluk. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). Kecuali itu.w. sumpah. pencurian. maka adalah iblis. demikian bunyinya (hasil maknanya): "Bahwasanya orang sakit. juga dalam Miraatut Thullab ada pasal-pasal yang menguraikan masalah-masalah penyaksian. jua kiranya akan dia daripada bid'ah dan mengadu-mengadu. dakwa dan pembuktian. zina. pembebasan budak. antara lain pengarang menjelaskan dalam mukaddimah risalahnya itu : " maka tatkala sampai saudaraku Syekh Abdur Rauf anak A l i ghafaral lahu 'anhu ke Banda Aceh Darussalam. maka hendaklah ia mengucap : Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. dan lain-lainnya. maka kubawa kepadanya suatu risalah bahasa Arab daripada perkataan dan yang telah dipegang oleh kebanyakan segala orang Jawi. ruju'. dipeliharakan Allah s. yang berisikan uraian-uraian mengenai keadaan orang pada waktu "sakaratul-maut". perampokan/pembajakan. KASYFUL MUNTADHIR Kitab ini karangan Syekh Burhanuddin. atau memang kedua beliau sendiri. maka adalah ia nasrani. yang mungkin pengikut Syekh Hamzah Fansuri dan Syekh Syamsuddin Sumatrani. melainkan dengan mengetahui perkataan itu.a. Ii'an. Qishash. 370 .thalak. M a k a jika menilik ia kepada keadaan rupa itu hitam. apabila sangatlah sakitnya dipandangnyalah dalam sakitnya kepada sakaratul-maut. petunjuk-petunjuk kepada Qadli mengenai penyelesaian perkara/sengketa dan lain-lainnya. Setelah itu menilik ia apa ada sesuatu yang nyata baginya daripada segala rupa dan segala barang. dhihar. nafaqah dan lainnya. antara lain berisikan uraianuraian tentang pemberontakan. dan yang telah diperbesar mereka itu akan dia hingga seolah-olah adalah perkataan itu pada mereka itu tiada sah dan tiada sempurna makrifat. maka ia mengambil nafas lillah kepadanya.

" D a n jika menilik ia kepadanya itu hijau.s. " D a n jika menilik ia kepadanya itu kuning. dan daripada perkataan yang datang ia daripada Malikul maut pada ketika ia mengambil nyawa dengan apa dikenal oleh segala manusia yang sakaratul maut. supaya mudah memahamkan dia segala yang mubtadi. maka pinta daripada Syekh kami.a. maka adalah ia Yahudi. maka dikarang. maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa huwa. pada menanyai dia kepadanya demikian bunyinya : Tanyai hamba Syekh kami. Anta Allah huwa huwa. 371 . nafa'allahu bi'ulumihi.. maka dikirimkan seperti perkataan yang tersebut dalam risalah yang kubawa kepadanya itu. nafa'allahu bi'ulumihi. adakah perkataan itu sahih yang tersebut ini pada sebuah kitab daripada segala kata Hadis atau daripada kata segala kitab kaum ahlus Sufi atau tiada ? " M a k a jika perkataan ini benar. bahwasanya ia mengetahui akan Malikatul maut atau syaithan. maka adalah ia Muhammad s. maka hendaklah ia mengucap : Qul : Huwa Allahu Ahad. kaana lilmukminina ya huwa huwa. "Setelah itu. " D a n jika menilik ia kepadanya itu putih. maka dalam kitab yang mana tersebut ia. ya Muhammad. hanyasanya yang kulihat dan yang kuperpegang lain daripada itu.. M a k a bertanya aku kepadanya : Adakah muktamad seperti perkataan yang tersebut dalam risalah itu atau tiada ? M a k a jawabnya : Tiada aku tahu akan seperti perkataan yang tersebut dalamnya itu dan tiada pernah kulihat dalam kitab Hadis dan tiada dalam kaum ahlus Sufi seperti yang demikian itu. hendaklah Syekh kami menyuruhkan bagi kami suatu perkataan yang muktamad daripada perkataan yang datang ia daripada orang sakaratul maut. dan dengan zikir yang mana diistighal segala manusia terafdlal pada ketika sakaratul maut itu ? " Demikianlah ditanyai kepada Syekh Burhanuddin. "Setelah itu. "Demikianlah hasil makna perkataan yang dalam risalah itu. suatu risalah bahasa Arab pada menyatakan perkataan yang telah diperpegang akan dia pada ketika sakaratul maut. kebenua Madinah Rasul kepada Syekh kita Maulana Ibrahim anak Hasan Kurani Asy Syafi'i Asy Syathari.w. maka adalah ia Jibril a. Kemudian maka kupindahkan daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. maka hendaklah ia mengucap : M a Syaa Allah.maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa.

supaya mudah memfahamkan dia segala yang mutadi " MUDHHARUL AJLA. yaitu L a Ilaha Illallah." Setelah itu. = 1735-1760 M . ) Kitab ini dikarang atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah. kitab yang menguraikan tentang ilmu tauhid dan masalah-masalah ketuhanan. mengamalkan firman Allah : wa Ta'awanu 'alal birri wat taqwa. Kitab ini dikarang oleh Syekh Jalaluddin. seperti yang ditulis dalam mukaddimah kitabnya itu : "Adapun kemudian dari itu. dan setengah daripada takut akan Allah itu membesarkan akan Kalimah Tauhid kepada segala daging dan darah. maka dikirimkan oleh Syekh Burhanuddin akan jawab tanya itu suatu risalah yang bernama "Kasyful Muntadhir" Kemudian maka kupindahkan ia daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. artinya bertolong-tolong kamu atas berbuat kebajikan dan berbuat takut akan Allah. maka pada hijrah seribu seratus limapuluh dua tahun. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah Syahi Berdaulat Dhillullah F i l A l a m Ibnu Sulthan Marhum Ahmad Syah. lagi mulia bangsanya. Nama lengkapnya : Mudhharul Adjla Ha Rutbatil A ' l a . yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . dewasa itu fakir yang hina Jalaluddin telah dititahkan oleh hadlarat tuan kita Syah A l a m . M a k a fakir yang hina ini berkenankan pintanya yang mulia serta menjunjung titahnya yang mahaindah. yang radliyallahu jua kerajaan. artinya : matikan diri kamu sebelum mati. seorang ulama/ahli hukum Islam yang terkenal. Bahwa fakir yang hina itu menyatakan "Ilmu T a u h i d " yang sebenar jalan kepada mati anak Adam yang meubahgia. seperti sabda Nabi : Mutu Qabla an tamutu. yaitu Sulthan yang mahabesar kerajaan lagi maha tinggi derajatnya. wa samaituha bimudhharil Adyla ila rutbatil a'la. artinya kunamai akan dia Cermin yang Amat Bersih Kepada Menilik Martabat Yang Amat Tinggi " JAMU'U JAWAMITL MUSHANNAFAT Kitab ini kumpulan karangan-karangan (risalah) dari beberapa 372 .

yaitu seorang Ulama Aceh terkenal yang bernama Syekh Ismail bin Abdullah A l Asyi. Adapun syair tersebut selengkapnya berbunyi: Alhamdulillah sekalian puji. dan kunamai akan dia dengan Jam'u Jawami'il Mushannafat. Setelah puji Allah Ahad. himpun bagi himpun bagi segala karangan. oleh Syekh Ismail didahului dengan sekumpulan syair yang menurut ukuran zamannya sudah cukup baik. Ajaib Subhanallah. Yakub yang merah zamrud yang hijau. Wahai Ikhwan yang muslimin.orang ulama Aceh yang terkenal. Beliau menamakan kitab kumpulannya ini dengan "Jamu'u Jawami'il Mushannafat". yang mengandung delapan buah kitab dan sebuah tambahan. Segala bagai mutiara. Segala manikam himpun disana. supaya beroleh manfaat dengan dia oleh setengah orang singkat ilmunya seumpamaku. seperti ditulisnya dalam mukaddimah : •• a k a aku himpun setengah daripada segala kitab bagi Ulama-ulama yang besar-besar dan segala Faqih yang mulia. Karangan ini intan kenarang. Orang yang yakin akan Rabbana. 373 . yang dalam kalangan rakyat Aceh dan orang-orang Melayu lebih terkenal dengan nama " Kitab Majmu' " atau "Kitab Delapan". Yang berusaha mengumpulkannya kedalam satu kitab. dengan maksud agar dapat diketahui oleh segala yang berhajat. Tuhanku Rabbi amat kuasa. Salawat meuhat akan Saiyidina. Cahaya berhimpun sepandang mata. Segala permata yang terpakai. hal keadaannya berhias dengan berbagai-bagai mutiara dan berbagai-bagai manikam yang terkarang " m Sebelum mukaddimah. Wasiat sepatah dagang hina.

Ilmu syari'at dan thariqat. Kedua pengajaran daripada Nabi. antara lain dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya sebagai berikut: 374 . Kitab ini membahas masalah-masalah hukum Islam (Fiqh). Siapa yang pakai karangan ini. Adapun kedelapan buah kitab yang terhimpun dalam kitab Jam'u Jawami'il Mushannafat. Yang zahid lagi war'a. Yang ikutan sahabat mulia. Orang yang alim lagi mursyid. Daripada Rabbi Tuhan Yang Esa. Wa Y a Ikhwan. Terlalu indah pengajaran ini. Itulah thabib mengobat luka. Ketiga pengajaran Tabi' Tabi'in. Serta haqiqat berhimpun disana. Siapa yang suruh mengarang kitab ini dan apa maksudnya. Karangan ini obat hati. W a ya sitti jantan betina. Orang yang pakai jati penawa. wa ya saidi. yaitu : I. Ngaji hai tuan pada orang alim. HIDAYATUL' AWAM Karangan Ulama besar Syekh Jallauddin anak Syekh A r i f Billah Syekh Jalaluddin. Keempat nasihat daripada Wali. Menjadikan waki masuk syurga. Sahabat seraya sama serta.Wahai tuan anak penghulu. Orang yang suci daripada dausa. Anak Melayu tuha muda.

Setelah aku lihat beberapa manusia bersalah-bersalahan mereka itu pada niat tatkala takbiratul ihram.) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . karena ia merupakan bahagian dari Fiqh. dan segala barang yang bergantung dengan dia dari pada segala syarat. Bahwa aku suratkan baginya suatu risalah yang simpan. Mungkin Syekh Jalaluddin juga. dan perintah sembahyang lima waktu. sallamahul-Lahu Ta'ala. seorang daripada sahabat Raja itu yang takut akan Allah Ta'ala. = 1727-1735 M. III. F A R A A I D L U L Q U R A N Kitab kedua bernama "Faraaidlul Quran". yang membahas masalah pembagian pusaka berdasarkan ajaran Quran. Syekh Jalaluddin. pada menyatakan niat taktala tabiratul ihram " 375 . seperti yang dinyatakan dalam mukaddimahnya : " berkata faqir yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. yaitu Muhammad Zain anak Faqih yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. lagi yang mahatinggi derajatnya. = 1735-1760 M)." pada hijrah Nabi seribu seratus empat puluh. yaitu Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat dhillullah faqir yang hina. maka aku namai akan dia "Hidayatul 'Awam" pada menyatakan perintah Agama Islam. dan segala yang wajib " II. telah mengampun Allah baginya dan bagi kedua ibu-bapanya. yang hidup sekitar pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja Lila Ahmad Syah (1139-1147 H . maka aku kehendaki bahwa aku perusaha satu kitab yang kecil. K A S Y F U L K I R A A M Karangan Syekh Muhammad Zain bin Faqih Jalaluddin. Kitab ini membahas masalah mengenai niat waktu takbiratul ihram. Khadim ulama Haji Jalaluddin anak Syekh yang arif billah. Tidak disebut siapa pengarangnya. pada lima hari bulan Muharram zaman Paduka Seri Sulthan yang besar kerajaannya. pada menguraikan maksud dan aku namai akan dia Kasjful Kiraam. anak Qadli baginda Khathib. Syafi'i mazhabnya. karena ada perselisihan. yaitu Muhammad Zain anak Faqih Jalaluddin. Aceh negerinya.

antara lain sebagai berikut: " kemudian dari itu. Tentang maksud dan kandungan dari kitab Syifaaul Qulub. 1209-1238 H . disini aku buangkan segala isnadnya. TALKHISHUL F A L A H Nama lengkapnya : Talkhishul Falaah Fi Bayaani Ahkaamit Thalaq Wan Nikaah. dan aku ambilkan akan segala maksudnya jua. Kitab ini adalah kitab ilmu tashauwuf. . kawin cerai. lagi yang sangat ja'if daripada segala hamba Allah. yamg menurut catatan pada akhir kitabnya. dan dalamnya beberapa pasal dan satu khatimah " V.IV. Syafi'i mazhabnya. Pengarangnya juga Syekh Muhammad Zain. SYIFAAUL QULUB Karangan Ulama Besar Syekh Abdullah Aceh. telah memaafkan Allah Ta'ala daripadanya dan daripada segala ibu bapanya.a. dan aku jadikan akan dia satu kitab dan 376 . bahwa aku bahaskan beberapa masalah nikah dan thalak dan barang yang bergantung dengan keduanya. yang diriwayatkan akan dia dengan isnad yang sahih dan dengan riwayat yang kepercayaan. tanggal 2 bulan Ramadlan 1225 H . maka berkatalah faqir ilal-lahi Ta'ala. bahwa selesai dikarang pada hari Isnin waktu dhohor. yang menguraikan masalah thalak dan nikah. yaitu Muhammad Zain anak tuan Faqih Jalaluddin Aceh. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya. Tetapi. (1795-1823 M. bahwasanya aku kehendak bahwa aku himpunkan akan beberapa Hadis Nabi s. Sanya telah memohonkan akan daku oleh setengah daripada sahabatku. yaitu dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul Alam Syah (Meureuhoom Kuala). seperti yang ditegaskan dalam mukadimahnya: " berkata fakir yang hina kepada Tuhanya Allah Ta'ala yang bersifat kekayaan. dan aku namai akan dia Talkhishul Falaah pada menyatakan segala hukum thalaq dan nikah. yang memberi Allah akan dia Taufiq bagi jalan yang benar lagi betul. supaya jangan payah orang yang menyurati dia. lagi yang sangat kecil dari pada makhluk Allah.).w. dan supaya jangan jemu orang yang membaca dia. aku tinggalkan akan lafadhnya.

mengenai berbagai masalah yang berdasarkan Quran. laki-laki dan perempuan ! Percayakan oleh kamu akan segala pengajaran i n i . dan setengahnya aku ambil daripada perkataan sahabat r. kelebihan sedekah.a. setengahnya aku ambil daripada perkataan Allah Ta'ala. " H a i segala anak A d a m . kelebihan meminta ampun. kelebihan memberi salam. perkataan Hukama/Ulama. syiksa orang meratapi mayit atau mengeluh karena bala dan kelebihan sabar. A L M A W A T D H U L BADI'AH Karangan Ulama/Mufti Besar Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. karena segala pengajaran ini.a. dan aku jadikan akan dia empat puluh bab " Keempat puluh bab yang disebut pengarang itu. kelebihan menyikat gigi. kelebihan iman. kelebihan ingat mati.. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Rasul Allah s.aku namai akan dia Syifaaul Qulub.a. kejelekan orang tertawa terbahak.q. kelebihan mengunjung orang sakit. kelebihan sembahyang jum'at.a. kelebihan belajar memanah. masing-masing membahas masalah-masalah kelebihan ilmu dan ulama. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Hukama dan Ulama yang 'amilin rahmatullah alaihim. kelebihan memakai serban. kelebihan kawin. kelebihan mengucap bismillahir rahmanir rahim. seperti yang dijelaskan pengarang sendiri dalam mukaddimah kitabnya : " inilah suatu kitab dan kunamai akan dia A l Mawa'idhul Badi'ah. kelebihan azan. kelebihan sembahyang berjama'ah. kelebihan zikir. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan A u l i a Allah r. kelebihan berzikir. kelebihan puasa. artinya Obat Hati dan aku hantarkan dalamnya empat ratus Hadis Nabi s. kelebihan berwudlu'. 377 . kelebihan tahlil. jangan engkau syak akan dia. hak anak atas ibu-bapa. kelebihan diam. kelebihan makan sedikit. artinya segala pengajaran yang indah-indah. kelebihan mengucap salawat kepada Nabi. Hadis. Kitab yang bernama A l Mawi'idhul Badi'ah (Pengajaran-pengajaran yang indah cemerlang) ini mengandung limapuluh buah pengajaran yang amat berguna. kelebihan do'a. kelebihan taubat.. kelebihan tasbih. VI.q. kelebihan mesjid. syiksa liwat (homo-sex).. syiksa orang minum arak. kelebihan ingat hal ihwal kubur. hak ibu bapa atas anak.

sedang pada khatimah diterangkan tentang perbuatan murid. dan tiada sah adab melainkan dengan engkau ketahui segala kaifiatnya. Tentang kandungan isi kitab. bahwa karangan selesai disusun pada hari bulan Rabi'ul Akhir 1237 H . Dalam bab pertama dijelaskannya tentang maksiat anggota. Tuhan yang amat kaya. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul A l a m Syah (1209-1238 H . mudah-mudahan jadi lembut hati kamu " VII. 378 . tiada sah ilmu melainkan dengan adab. dikarang oleh seorang Ulama Besar. M a k a sebab itulah kudahulukan adab daripada lainnya. masing-masingnya dalam pasal yang banyak. yang sempurna ia dalam kekurangan sangat berkehendak pada menolaknya kepada syafa'at Penghulu segala manusia. ) . = 1795-1823 M ." H a i anak Adam ! Taruhkan olehmu pengajaran ini pada sisi kamu. lagi yang mengampun segala dausa hamba yang karam ia dalam segala laut aib. bab kedua tentang maksiat hati dan bab ketiga tentang thaat dalam hati. Dan aku aturkan akan dia atas satu mukaddimah dan tiga bab dan satu khatimah." Dalam mukaddimah yang mengandung dua pasal. Menurut catatan pengarang pada akhir kitab. antara lain ditulisnya: "Ketahui olehmu hai murid. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " berkata hamba faqir yang berkehendak ia kepada. yakni obat segala hati daripada segala aib. jangan kamu takchirkan daripadanya. nama Muhammad anak khathib di negeri Langien." Selanjutnya diuraikan mengenai dengan adab guru dan adab murid. Syekh Muhammad anak Khathib Langien (Teupin Raya Pidie). dengan tolong Tuhan yang memerintah Ia akan alam syahadat dan alam segala yang gaib. dan tilik oleh kamu kepadanya sehari-hari sekali atau sejum'at sekali atau sebulan sekali. D A W A A U L QULUB MINAL 'UJUB Kitab Dawaul Qulub Minal 'Ujub (Obat Hati Daripada Penyakit Ajib) mengenai ilmu tasauwuf. jangan beri jauh akan dia. " D a n inilah suatu mukhtasar aku namai ia akan kitab ini Dawaaul Qulub.

VIII. yaitu ikutan segala orang yang berjalan kepada jalan Allah Ta'ala. yang melengkapi ia atas ilmu takut akan Allah Ta'ala. karangan A l i m Billah lagi yang berhimpun padanya ilmu Syari'at dan thariqat dan ilmu haqiqat. dicatat oleh pengumpul dalam mukaddimah Jam'u Jawami'il Mushannafat. yaitu Maulana wa Qudwatuna Syekh Jamaluddin anak Penghulu kita Tuan Syekh A b d u l l a h " . I ' L A A M U L MUTTAQIN Tentang pengarang kitab I'laamul Muttaqin ini. lazimkan olehmu dengan dia. membahas masalah ilmu pengetahuan. Aqabah kedua yaitu mengenai dengan taubat. lagi yang dibahasakan kepada bahasa Jawi. dan menegahkan ia kepada berbuat thaat. Tentang isi kandungan kitabnya. M a k a bahwasanya celaka dausa itu mempusakai dinding antaramu dan antara A l l a h Ta'ala. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " inilah suatu kitab yang simpan lagi bahasa Jawi. yang antara lain mengenai fungsi ilmu ditulisnya: " bahwasanya ilmu itu ialah tujuan pada pelajaran akhirat dan atasnyalah berkeliling segala pekerjaan ". dan akan A l l a h Ta'ala aku pohonkan bahwa memberi mafaat ia bagiku dan bagi tiap-tiap hamba-Nya yang takut akan D i a dan bagi sekalian orang yang Islam Adapun "aqabah" pertama dari kitabnya itu. sebagai berikut: " Kitab yang kedelapan I'laamul Muttaqin yang dipindahkan daripada kitab Irsyaadul Muridin pada ilmu tasauwuf. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . dan kunamai akan kitab ini akan I'laamul Mutaqin. = 1836-1857 M ) . yang dipindahkan akan dia daripada kitab Irsyaadul Muridin. dan mengekalkan atasnya. karena hasilkan taufiq. Yaitu melengkapi ia atas tujuh aqabah. supaya mudah ia bagi segala abid yang mubtadi. . menghitam ia akan hati. pengarang mencatat bahwa karangannya selesai pada hari ahad waktu dhohor. yang antara lain ditulisnya: " taubat. Pada akhir kitab. maka jadilah engkau dalam kelam dan keras hati " 379 . tanggal 26 Sya'ban 1262 H . Syekh Ismail bin Abdulmuth Thalib.

yang antara lain menuntut rezki seperti yang ditulisnya : " rezki. karena bahwasanya orang yang tiada tawakkal itu membimbanglah dia dengan menuntut rezki itu akan badannya dan hatinya " Aqabah kelima. Aqabah keenam. seperti tulisnya: " syukur. seperti mendaki bukit. memberi catatan pendapat pada penutup kitab. kemudian engkau melalui segala aqabah ini atas nikmat yang mahabesar. Adapun takut itu supaya jadi hardik akan nafsu yang amarah Adapun harap itu. seperti tulisnya: " maka lazimkan akan takut dan harap. antara lain : 380 . Ustaz Ilyas Ya'kub. karena orang yang gemar akan dunia itu bimbangkan ia akan lahir anggotanya dengan menuntut akan dia. ialah yang memberanikan akan daku atas mengerjakan thaat. supaya kekal nikmat itu bagimu. maka syukur olehmu akan Allah Ta'ala. yaitu mengenai rintangan-rintangan menuju ibadat. yang antara lain yaitu cinta dunia seperti yang ditulisnya pada awal aqabah i n i : " dunia. zuhud oleh engkau dalamnya. yang menurut pengarang adalah sangat sukar. karena bahwasanya thaat itu amatlah berat dan beberapa yang mencabul daripadanya ". seperti ujud dan ria dan takabbur. yaitu mengenai dengan hal-hal yang mencederakan amal. Aqabah ketujuh. tawakkal olehmu atas Tuhanmu pada rezki itu. dan untuk itu ditekankan dengan dua cara : takut dan harap. yaitu mengenai dengan 'awaridh dalam ibadat. Bermula tiap-tiap keduanya 'aiq namanya " Aqabah keempat.Aqabah ketiga. karena syukur itu mengikat ia akan nikmat " P E N D A P A T MUSAHHIH Pentashih pada cetakan kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat. dan dengki dan lain daripadanya yang membinasakan amalmu ". yaitu mengenai dengan syukur yang menjadi kunci dari segala-galanya untuk mendapat nikmat lebih banyak. yaitu mengenai bawa'is yang merangsangkan ibadat. supaya betul engkau pada ibadat. dan bimbang hatinya dengan mencita-cita akan dia dan mengira-ngira hati akan dia.

Maka telah kujunjung titahnya yang mahamulia pada yang demikian itu. telah menunjukkan titah akan daku Tuan kita Sulthan yang amat besar kerajaannya. dan turun temurun silsilahnya daripada raja-raja yang amat besar yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah anak Tuan kita marhum Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Berdaulat Dhillullah fil Alam. Dan sanya telah menjawikan dahulu Syekh kita Aminuddin 381 . telah dipeliharakan Allah Ta'ala jua kiranya keduanya itu. yaitu bulan Muharram. dan bahwasanya adalah kitab ini seelok-elok susunan dan peraturannya ". Dan tetapi jikalau tiada kuperkenankan titahnya yang mahamulia itu pada waktu ini. khadim ulama. telah sempurnalah cap kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat yang ajbul-ujjab. karena jahilku atas kadar diriku pada sedikit ilmu dan pendek paham. telah dikasihani Allah jua keduanya. karena ketiadaan ahlinya dan sedikit thalib ilmu. pada masa empat hari bulan yang amat berkat. kemudian daripada seribu daripada Hijrah yang mahatinggi. niscaya sunyilah segala Islam daripada hukum syarak Allah. SAFINATUL H U K K A M Kitab yang sangat bermutu dalam bidang hukum ini dikarang oleh seorang Ulama/Ahli hukum yang terkanal Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursani (Aceh Besar). dan masa yang mahamulia atas yang empunya dia itu selebih-lebih rahmat dan sejahtera." maka dengan pertolongan Tuhan Malikul Wahhab. Tentang sebab dikarangnya kitab ini. Bermula tatkala adalah tahun seratus lima puluh tiga. oleh pengarang disebutnya pada permulaan kitab : " kemudian dari itu. Ketahui olehmu hai saudara kami yang dapat kemenangan dunia dan akhirat. maka berkata fakir yang hina. pada menyatakan segala dakwa dan syaksi pada menyelesaikan orang yang berkhusumat. pada hari Jum'at. Jalaluddin anak Syekh Muhammad Kamaluddin anak Qadli Baginda Khathib dinegeri Tursan. maka jadilah hukum syarak itu lupa yang dilupakan. Akan kuhimpunkan baginya satu risalah yang simpan.

Sampai saat ini. bahwa dipeliharanya akan daku daripada tersalah. dan tetapi ia sangat besar. karangan seorang terkemuka. 382 . kitab ini masih bernilai sebagai suatu kitab hukum yang baik. Mukaddimah pertama menjelaskan arti kata-kata dan istilahistilah yang sukar yang terdapat dalam kitab ini. Kitab ini terdiri dari dua buah mukaddimah. dan kunamai akan dia S A F I N A T U L H U K K A M fi takhlishil Khisham.Abdurrauf radliyallahu'anhu akan kitab Miraatuth Thullab. perceraian dan segala hal ihwal yang ada sangkut paut dengan perkawinan. Sampai sekarang kitab ini masih cukup baik untuk dipelajarai pertama. karena termasuk salah satu sistem pendidikan yang dianggap baik sampai sekarang. tiga bab dan sebuah khatimah. Teungku Baba Daud yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Leupue. Mukaddimah kedua menguraikan tugas-tugas dan sifat-sifat raja. Bab yang kedua mengupas masalah perkawinan. hakim setta pejabat-pejabatnya. daripada lupa. Bab yang pertama menguraikan masalah ekonomi/perdagangan dan segala sangkut pautnya. dan cara-cara memerintah. artinya bahtera segala Hakim pada menyelesaikan segala orang yang berkhusumat " Jadi beliau mengarang kitab ini atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . salah seorang murid Syekh Abdur Rauf. telah lemahlah thalib daripada menghafalkannya Maka mohonkan kebajikan akan Allah pada menghimpunkan dia. dan dipergunakan diseluruh gugusan kepulauan Nusantara oleh penduduk yang beragama Islam. Bab ketiga menguraikan masalah-masalah pidana dan segala hal ihwal yang ada sangkut pautnya dengan kejahatan. ) . Kitab Masailil Muhtadi ini adalah kitab pelajaran agama dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). RISALAH MASAILIL MUHTADI Nama lengkapnya dari kitab ini : Risalah masailil Muhtadi L i Ikhwanil Mubtadi. baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang baru mempelajari dasar-dasar ajaran Islam. = 1735-1760 M . yang sampai sekarang telah berpuluhpuluh kali dicetak. Sistem tanya jawab yang dipakai adalah sangat baik.

yaitu Iman. masih dipakai untuk buku pelajaran sampai sekarang. Perhatikan bagaimana jelas dan ringkas masalah keimanan yang diketengahkan dengan sistem tanya jawab.a. dan Tauhid dan Makrifat.q. yaitu menjunjung dan mengikut segala titah Allah dan mengikut sabda Rasul Allah dan menjauh segala larangannya. percayakan barang yang datang dengan dia Rasul Allah s. Maka tiada bersamaan keduanya dan tiada berhimpun keduanya. : Jika ditanyai orang kita. yakni menyempurnakan keelokan sifat suatu kemudian daripada diperolehnya. makrifat Allah. Jika ditanyai orang kita. : Jika ditanyai orang kita. yaitu berbaik cinta rasa serta tulus ikhlas. sehingga mudah dimengerti oleh mereka yang baru belajar : Soal Jawab Soal Jawab : : : : Jika ditanyai orang kita. apa arti ihsan itu ? : Bahwa arti ihsan itu. : Jika ditanyai orang kita. dan Islam. apa asal makrifat itu ? Bahwa asal makrifat itu. Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. bahwa kitab yang telah ratusan tahun umurnya ini dalam bahasa Melayu. boleh membedakan antara muhdas dan qadim. apa arti iman itu ? : Bahwa arti iman itu. dari karena hakikat mumkinul wujud itu muhdas. ibadat dan sebagainya. yaitu ibarat daripada menghimpunkan empat perkara. yaitu mengesakan Dia sekira-kiratiadalah diperoleh sekutu pada yang diesakannya. yang mana dinamanya agama itu? : Bahwa yang dinamanya agama itu. paling lama bisa tahan 10 tahun. : Jika ditanyai orang kita. sedangkan kitab-kitab pelajaran karangan orang sekarang. apa arti Islam itu ? : Bahwa arti Islam itu. apa arti auwaluddin itu ? Bahwa arti auwaluddin itu. Dengan ringkas dan jelas kitab ini menguraikan masalahmasalah aqidah/ketuhanan.Satu hal yang sangat mengagumkan. apa arti tauhid itu ? : Bahwa arti tauhid itu. dan hakikat wajibul wujud itu qadim. 383 .

sifat-sifat Allah. Beliau hidup kira-kira dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . 384 masalah mengenai Allah. nama aslinya tidak disebut. 8. 4. jenis air dan kebersihan. sekalipun bernama "hikayat". tentang najis yang cara menghilangkannya. hanya mengandung ajaran-ajaran agama yang membahas: 1. ) . masalah bersuci. mengenai akan sesuatu serta memutuskan hukum pengenalnya dengan nafi dan isbat. 2. . apa arti makrifat itu ? : Bahwa arti makrifat itu. disamping bahasanya cukup baik. 9. 3. = 1870-1874 M . 7. setelah kita menginyam doa pada penutup kitabnya itu. Keindahan bahsa dari pengarangnya semakin terasa. Dan mudahkan oleh-Mu akan segala pekerjaan kami dengan cahaya penolong-Mu. 5. 6. lagi kasih sayang segala hamba-Nya ! HIKAYAT A K H B A R U L KARIM Pengarang hikayat ini orang Ulama Aceh terkenal yang bernama/bergelar Teungku Seumatang (Geudong Aceh Utara). sekalipun ia telah berusia ratusan tahun.Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. Dan sucikan oleh-Mu akan segala anggota kami dengan cahaya ampunan-Mu. Dari kutipan diatas ini. dali-dali tentang adanya Allah. tentang buang air dan istinja. tentang sembahyang. Dan perkenan oleh-Mu akan doa kami dengan cahaya rahmatmu. Karangannya yang berbentuk puisi ini. tentang berwudlu dan cara-caranya. masalah keharusan mengenai Rasul. Hai yang amat memberi rahmat daripada segala orang yang memberi rahmat. namun ia bukan cerita roman. rukun-rukun agama Islam. yaitu : " H a i Tuhanku ! Terangkan oleh-Mu akan hati kami dengan cahaya agama-Mu. 10. jelas bahwa masalah yang dikemukakannya cukup terang.

Njan njang peumom Rasul Allah. Terooh bak ikan njang mee doonja. 13. Soe njang pandang mata lazat. tentang hijrah Nabi. Di nanggroe Makkah asay mula. Ma neukheun Siti Aminah. Pangsan raqjat djieu rupa. diuraikan oleh pengarang dengan lebar panjang dan mendalam dengan bahasa puisi. Nabi Muhammad aneuq Abdullah. 14. Teutap Nabi di Madinah. Bak binatang kajee batee. Siti Halimah njang peulahra. Peurintah Allah Azza Wa Djalla. Lam peut plooh thoon neudong di Makkah. tentang kej adian Muhammad. Rupa Nabi sangat indah. 385 11. Siulah-ulah ban bungoong djeumpa. Siulah ban buleuen purnama. Kutjhik neukheun Abdulmutthalib. Trooh panghulee kepadanya. Surooh Tuhan bak djeen iensan. . Peusuruh djeup alam dunia. dan menurut ukuran zamannya bahwa puisi itu adalah bernilai seni yang baik.tentang hal ihwal sorga. U Madinah teuma neubungka. Kuleet neuputeeh meudjampu mirah. tentang Isra dan Mikradj. 12. Semua masalah-masalah yang tersebut diatas ini. Tentang Nabi Muhammad dipuisikan antara lain sebagai berikut: Ku eek sjaksi Nabi Muhammad. Meunan peuneugah dum ulama. Bangsa Arab Nabi mulia.

Leubeh Panghulee Nabi kita. Halimah Sitti pengasuh utama. Indah laksana bunga cempaka. Nyaman mata memandang rupa. Juga ikan seantero dunia. Negeri Mekkah tempat lahirnya. Turunan Arab darah mulia. Terjemahannya: Kuakui Muhammad sebagai Nabi. Neuprang kafee h'ana reuda. Rahmat Muhammad meliputinya. Keusudahan Nabi Moosthafa. Rupa cantik indah rupawan. Muhammad Nabi putera Abdullah. 386 . Demikian kata para ulama. Untuk binatang kayu dan batu. Kulit putih bercampur merah. Qubu Nabi di Madinah.Neu'ibadat h'ana chali. Senang jiwa dibuatnya. Abdulmutthalib neneknya Nabi. Sitti Aminah bunda tercinta. Njang away phoon Nabi Adam. Nabi njang laeen meulaxa ribee. Ibu penyusu Muhammad Rasul. Laksana bulan purnama. Untuk jin manusia lagi. Pesuruh Ilahi untuk semesta. Ureung ziarah meribee laxa.

5. M u l a pertama Nabi A d a m . ilmu tauhid. sedang berkecamuknya perang dengan Belanda. 2. tugas-tugas para Nabi. Mengabdi Ilahi tiada khali. Semuanya dikupas dengan mendalam dengan mempergunakan puisi bahasa Aceh sebagai alatnya. Bermukim di Madinah menjalankan dakwah. Betapa besar perhatian rakyat kepada risalah ini terbukti dengan sudah tujuh kali dicetak sampai saat saja membuat catatan ini. Banyak Nabi segala Nabi. 4. kemudian menjadi seorang Ulama Aceh yang terkenal. D i Madinah sana Nabi bermakam. yaitu Mundjijatul Anam buku puisi dalam bahasa Aceh yang membahas masalah-masalah agama. masalah ibadat. Mengenai dengan "rukun limabelas" dalam Islam dijelaskan oleh pengarang sebagai berikut: 387 . Orang ziarah juta dan juta. Nabi Muhammad penghulu ambinya. Beliau selain seorang ahli pidato yang ulung.Empatpuluh tahun menetap di Mekkah. Memerangi kafir senantiasa. Laksanakan perintah Allah Mahaesa. masalah fiqh (hukum). yang antara lain : 1. juga seorang pengarang penyair yang cakap. Muhammad kemudian akhir Ambiya. masalah akhlak. 3. yang lebih dikenal dengan gelaran Teungku Chik D i L a m U putera Umar. Ke Madinah hijrah kehendak Ta'ala. RISALAH M U N J I Y A T U L A N A M Abdullah yang lahir pada kahir abar ke X I X . Diantara karya sastera beliau yang sangat digemari rakyat Aceh.

Teuma rukoon Islam limong phoon loon peungah. Terjemahannya: Menjadi kewajiban bani Adam. Hati didalam benarkan pasti. Renung perhatikan wahai saudara. 388 . Lam siuroe simalam bandum peureulee. Njang keulimong taeek hadji ke Baitullah. Njang limong blah deungo loon pegah beugot tapham. Teuma njang peut peukara treuq rukoon sjahdat. Njang keduwa sembahjang limong boh watee. Syahadat empat rukun utama. Ban njang djikheun oleeh lidah tan meuriba. Utjap duwa kalimah sjahdat deungon lidah. Seperti ucap lidah berkata. Mengucap syahadat lidah berkata. Lima waktu ketentuan nyata. Beuseeurta tasdeek hatee djipeubeuna. Djituree rukoon limong-blah dara agam.Wahee thaleeb wadjeeb ateuh aneuq Adam. Rukun iman enam hanya. Mengenai limabelas rukun agama. Lima pertama rukun Islam. Phoon-phoon limong peukara rukoon Islam. Peut booh zakeut dum hareuta deungon badan. Sjarat rokoon teuseubut lam kitab fiqah. Dan njang keulhay puasa buleun Ramadlan. Rukoon Iman nam peukara wahee sahbat. Rukun Islam mula pertama. Kedua sembahyang sudahlah pasti.

dengan mempergunakan bahasa Indonesia. Kitab-kitab yang telah dibicarakan pada bagian yang lalu. Sekalipun bahasanya masih bahasa Melayu Lama (bahasa Jawi). Beuna. Dengan indah sekali. K A R Y A SASTERA BAHASA A C E H . HIKAYAT M A L E E M DAGANG Hikayat Maleem Dagang ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Derma Wangsa Perkasa Alam Chik (10161045 H . Menjelang akan berpulang ke Rahmatullah. sementara beberapa buah yang lain hanya akan didaftarkan saja. Malaka dan 389 . Lingga. Zakat keempat bayar segala. namun isinya baik sekali. juga dalam bentuk puisi. pembimbing manusia kejalan benar. Dalam kitab tertera nyata. Dalam tahun 1963 risalah ini telah dicetak untuk pertama kalinya dengan huruf Laten. banyak yang di . Karya tersebut bernama "Mursjidul Anam". = 1607-1636 M. Teungku Chik Abdullah Lam U masih sempat menyelesaikan sebuah karya sastera. yaitu novel puisi yang dalam bahasa Aceh disebut "Hikayat". Beberapa buah "Novel Puisi" akan dibicarakan dibawah ini."Hikayat" .kan menjadi novel-puisi dalam wujud sejarah. semuanya dalam bentuk prosa dan berbahasa Melayu (Jawi). adalah karya sastera bahasa Aceh dalam bentuk puisi. Peristiwa yang terjadi dizaman Kerajaan Islam Peureulak.) dan mengisahkan sejarah Iskandar Muda dengan armadanya ke Semenanjung Tanah Melayu. mengandung banyak pelajaran agama. Yang akan dibicarakan berikut ini. hikayat melukiskan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perjalanan Iskandar Muda dari Banda Aceh sampai ke Asahan. Kelima haji wajid tunaikan. dan dari Asahan ke Johor. Pidie. Samudra/Pase. Daya dan setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam.Rukun ketiga puasa Ramadlan. romah sejarah ataupun roman khajali.

Baik peperangan ataupun kejadian-kejadian lainnya. keadaan laut dan berbagai pengetahuan lainnya. sehingga seolah-olah benar-benar kejadian didepan mata. "Pakon bu adoe kamarit meunan. Didalamnya banyak didapati ibarat-ibarat yang indah mendalam artinya. bahkan disinilah tersembunyi rahasia ketinggian nilai seninya. watak manusia. Kah tan malee tuha tjeulaka. (1645 M. Digata daleem tadong Sinoe". Teuma seuoot Radja Radeen. Geutung keugop njang sambinoe. Mata mirah ban aneuq saga. Narit njang djheut lee djibuka. Kafee Paqnat tan agama : "Bek lee kamarit tuha asee. Pengarangnya seorang ulama besar Teungku Chik Pantee Geulima (Meureudu). = 1641-1675 M. Lah na geuteem bri Putroe Aceh. Tariseh-riseh gata bak radja. Kakira h'an kah binasa !" Lom djiseuoot Radja siudjud. percakapan-percakapan yang menarik. memang seorang yang berpengetahuan luas tentang peperangan.). Gata geupulang ri njang waba. agama. yaitu pada masa pemerintahan Ratu Tajul Alam Safiatuddin (10501085 H . Ureueng gedj bateen teugoh seutia." 390 .lain-lainnya. digambarkan demikian hidup. Teuma keugantoe sang meuruwa. seperti percakapan antara Raja Radeen dengan Raja Siujud : Siujud beungeh ngon amarah. Hikayat mulai dikarang pada hari Isnin tanggal 27 Rajab 1055 H .). Teuma djimarit Radja Siudjud. Kadjook keugon njang Putroe Phang. keadaan negeri-negeri. Habeeh ngon binoe ka gob tuka.

Siujud merengut buka bicara. H'an katakoot keu neuraka ?" Terjemahannya : Marah Siujud dendam menyala. Bukankan neraka balasnya nanti ?" 391 .Lom djiseunoot Radja Radeen. Sembah mencium kaki raja. Tua celaka malu tiada !" Raja Radeen menyahut lembut." Raja Radeen jawab tuduhan. Angkuh mengira tidakkan binasa ?' Raja Siujud membangkang garang Kafir durjana penentang agama: "Cis. Jiwa mulia karunia Ilahi: " Mengapa adik memaki ribut. Merah mata penaka saga. Orang miliki dara jelita. That gedj bateen Allah karoonja: "Pakon adoe kee katjaroot. Karena gilakan janda sulthan. Wanita hina ganti tukaran. jangan bicara anjing suang. Mulutnya memuntah kata durjana : "Abang senang bermukim disini. Rela isteri diambil orang. Suci hati teguh setia : "Mengapa adik kata demikian. Abang diberi perempuan jalang. Puteri Pahang lepaskan pergi.

Suatu percakapan yang indah, terharu dan romantis sekali, terjadi antara Sulthan Iskandar Muda dengan permaisurinya Puteri Pahang, pada waktu persiapan telah lengkap untuk berangkat, dimana Sulthan memberitakan kepada permaisuri: Meunoë neukheun jooh neumeuhey: "Po sambinoe ho ka gata ? Ho ka gata po sambinoe, Tatroon keunoe putroe muda j . " Lalu neuseuoot tuwan putroe : "Njoe pat kamoe po meukuta, Pakon tuwanku neumeuhey kamoe, Toh salah proe peuebu sabda ? Njang ka h'an torn neyhey kamoe. Bak uraoe njoe peue bitjara ? Peue teukeudi bak uroe njoe, Meuhey kamoe putroe hina ?" "Njang kumeuhey tuwan putroe, Hadjad peugah droe ubak gata, Adak na untoong ubak Allah, Hadjad meulangkah u Djuhoo Lama. Meung na Allah bri umukuh landjut, Kuseutedj Siudjut menalee djiba." Kri tjit narit tuwan Putroe, Sira neumoe neuroo ie mata. Ie mata roo that meualoon, Ban udjeuen troon diudara: "Baroo uroe njoe tamupakat, Meusampee that putroe hina Terjemahannya: Demikian sabda panggil adinda: 392

"

"Dimana gerang Ratuku tuan, Semanyam dimana kemala negara, Mari kemari puteri rupawan !" Tuan puteri menjawab peri: " Kami disini daulat mahkota, Mengapa tuanku memanggil kami, Gerangan apa salah adinda ? Tiada biasa mengajak bicara, Kini begini mengapa gerangan, Takdir terjadi apa kiranya, Dipanggil kami puteri buangan ?" Kanda memanggil adindaku sayang, Hasrat jiwa nyampaikan berita, Andai izin Allah Penyayang, Akan berangkat ke Johor Lama. Kalau takdir umurku panjang, Akan mengejar Siujud celaka." Menjawab puteri berhati bimbang, Tersedu sedan cucurkan irmata. Irmata duka mengembun dimata, Bagaikan hujan titik berlinang : "Baru sekarang pendapat diminta, Hina kiranya nasibku malang " Selanjutnya Puteri Pahang menangisi dirinya yang jauh dari orang tua dan sanak saudara, jauh dari tanah tempat lahirnya, menyesali suaminya Sulthan Iskandar Muda, karena terlambat bermusyarat dengannya dalam hal hendak berangkat ke Semenanjung Tanah Melayu untuk mengejar Raja Siujud. Setelah Sulthan Iskandar Muda memberi penjelasan, barulah Puteri Pahang merasa puas dan rela meiepaskan sulthan pergi. Akhirnya pembicaraan sampailah kepada suatu klimak yang sangat romantis: 393

"Adak tuwanku neubeurangkat, Neukeubah pat Putroe hina, Meung goh meupat loon neukeubah, Karena Allah h'an kubri bungka. Pat Tuwanku loon neukeubah, Deelat leupah prang Meulaka, Ampoon Tuwanku deelat meukatoe, Kumat didjaroe bek tabungka. Meng h'an meupat neukeubah kamoe, Achee rugoe po meukuta." Teuma neuseuoot Meukuta Alam, Radja salihan adee raja : Gata kupeudjook putroe bak Allah, Sinan kukeubah rueq-rueq masa, Gata kupeudjook putroe bak Tuhan. Jooh away phoon djudookuh gata. Gata tadueq lam meuligoe, Tuhan sidroe njang peulahra.'' Teuma seuoot tuan Putroe Phang, Putroe djeunulang ahli bitjara : "Meujo neupeudjook loon bak Allah, H'an kutheuen langkah bah lee neubungka, Adak neudjook bak soe laeen, Diloon h'an kuteem po meukuta."

Terjemahannya: "Andai tuanku jadi berangkat, Tinggalkan dimana kami yang hina, Sebelum pasti kami bertempat, Tuanku pergi rela tiada.

394

Dimana kami tuanku tinggalkan, Kakanda pergi memerangi Melaka, Ampun tuanku daulat Syah Alam, Kupegang tangan lepas tiada. Bila kami tiada pasti, Menyesal nanti wahai mahkota !" Meukuta Alam menjawab peri, Bijak bestari adil bicara : "Adik kutitip kepada Allah, Kepada-Nya terserah sepanjang masa, Kepada Tuhan kakanda serah, Sejak mula berjodoh kita. Adik bertachta dalam istana, Tuhan Esa Pelindung Utama." Puteri Pahang menjawab kata, Muda jauhari bijak bicara : " Kalau Allah tempat menyerah, Rela tuanku berangkat pergi, Andai bukan kepada Allah, Kami tak rela wahai mahkota !" Yang lebih mengharukan lagi, ketika Sulthan Iskandar Muda menolak permintaan Puteri Pahang yang hendak mengantar sampai kekuala : Teuma djikheun tuwan putroe, That bit raghoe bidjaxana : "Adak tuwanku djadeh berangkat, Putroe djak euntat 'oh mieng kuala." Lom neumarit meukuta naggroe : "Bek hee Putroe susah gata, Bek taeuntat po sambinoe, Tadueq keudroe lam astana

!" 395

Terjemahannya : Berkata manja puteri andalan, Bijak bestari tutur merayu : "Andai tuanku jadi berjalan, Izinkan dikuala kami lepaskan Menjawab haru raja perkasa : " Janganlah adinda bersusah diri, Cukup disini berpisah kita, Menetap diistana puteri jauhari

!"

!"

Pulangnya Iskandar Muda dari medan perang dengan membawa kemenangan dan tawanan, yang diantaranya Raja Siujud, sangat membesarkan hati Puteri Pahang, sehingga diadakan penyambutan dengan sangat meriah: Djitoot beudee h'ana macam, Buet putroe Phang ampeueng Radja. Geutot beudee geunta bumoe, Su mubunjoe sigala doonja. Meugah Siudjud didalam taloe, Poteuh puwoe naggroe Guha, R'aqjat djitroon djeub-djeub naggroe, H'ana padoe habeeh teuka. Terjemahannya: Bedil dipasang berbagai ragam, Puteri Pahang sambut raja, Pasang bedil gemparkan alam, Letusan meriam gegarkan dunia. Terdengar Siujud orang tawanan, Ditawan Sulthan dinegeri Guha, Rakyat gembira turun berkawan, Dari kota dusun segala. 396

H I K A J A T J I H A D Z A M A N NABI Hikayat yang sangat bernilai ini, sayang sekali kita tidak dapat mengetahui siapa nama pengarangnya, karena dalam naskah yang ada pada saya tiada tercantum nama pengarang. Nilai hikayat ini tidak saja pada bahasanya yang amat indah, tetapi juga pada kandungan isinya yang mengandung ajaranajaran Islam yang bermakna luas. Hanya tentang pengarangnya kita dapat menyakinkan bahwa beliau adalah seorang Ulama Besar yang berpengetahuan luas, berbudi luhur, berakhlak tinggi dan mempunyai kedudukan terhormat serta keramat. Setelah kita membaca hikayat ini sampai tammat, dapatlah kita membenarkan kesimpulan ini, bahkan dapat kita tambahkan lagi, yaitu bahwa pengarang Hikayat Jihad zaman Nabi ini, adalah seoarang ahli sejarah besar, terutama sejarah Islam. Membaca hikayat ini, kita berkesan bahwa pengarangnya bermaksud dengan karangannya ini untuk membangkitkan semangat perang sabil dalam kalangan rakyat Aceh, guna melawan musuh yang disebutnya "kafir". Karena itu, tentang waktu kapan hikayat ini dikarang, ada kemungkinan: a. dalam zaman Kerajaan Aceh mula dibangun, yaitu sekitar abad ke X V I , untuk menghadapi ancaman kafir Portugis. b. dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai puncak kejayaan dan kebesarannya sekitar abad ke XVII, untuk menghadapi kafir-kafir lain disamping kafir Portugis, seperti Inggeris, Belanda dan lainnya. c. dalam masa berkecamuknya perang 50 tahun antara Kerajaan Aceh Darussalam dengan penjajah Belanda. Mana yang benar antara tiga kemungkinan ini, sukar untuk dipastikan, karena dalam hikayat sendiri tidak terdapat petunjuk kearah salah satu dari tiga kemungkinan tersebut. Hanya yang sudah pasti, bahwa hikayat bermaksud hendak membangkitkan semangat jihad dan perang di Jalan Allah; yang mana pada garis besarnya berisi:

397

a.

Dalil-dalil yang memastikan wajib berperang di Jalan Allah, membela agama dan tanah air; wajib mendermakan harta kekayaan dan segala yang ada untuk kepentingan Perang Sabil; wajib membantu perang sabil dalam segala bentuk. Dalil-dalil untuk ini berdasarkan ayat-ayat Quran, Hadis-hadis Nabi dan Fatwa-fatwa ulama. Riwayat jihad dan perang sabil dizaman Nabi dan para sahabat, seperti Perang Badar Kubra, Perang Uhud, Perang Chandak, Perang Bani Quraidhah, Perang Hudaibiyah, Fath Makkah, Perang Hunain, Perang Tabuk dan sebagainya; dengan pahlawan-pahlawan utamanya disamping Rasul sendiri, seperti: Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar bin Chaththab, Saiyidina Usman bin Affan, Saiyidina Ali bin Abi Thalib, Saiyidina Hamzah, Ubaidah, Sa'ad ibn Abi Waqash, Abdullah ibn Djahasj, Zaid bin Harisah, Zubair bin Awam, Bilal bin Rabah, Ammar bin Jasir, Abu Ubaidah, Usamah bin Zaid dan lainlainnya.

b.

Mengenai dengan dalil-dalil wajib berperang melawan musuh agama dan tanah air, antara lain dihikayatkan : Meuhey Nabi njoe sikarang, Beudoh taprang kafee dum na, Surooh umat dum sibarang, Soe peuwajang beutjeulaka. Ureueng mokmin dum tauroh, Tajue poh kafee beusigra, Bek tatinggay pih meusaboh, Jue bunoh bandum njang mungka. Lom peureman nibak Tuhan, Ajat Qeuruan teudooh h'ana, Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnatun wa jakunad-dinu kulluhu lillah. Wahee mokmin taprang kafee. Nak beek lee pitnah teuka, Bandum tapoh njan beumatee, Bek sabee seumah beurahla. 398

Terjemahnya : Panggilan Rasul sekarang i n i : Mari memerangi kafir angkara, Ajak ummat siapkan diri, Siapa durhaka akan celaka. Panggil berjihad mukmin segala, Bunuh musuh bergegas maju, Jangan biarkan hidup mereka, Mungkar segala segera serbu. Ada fiman Mahakuasa, Dalam Quran terakam indah : Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnah wajakunaddinu kulluhu lillah. Memerangi kafir marilah Mukmin, Agar fitnah tiada lagi, Bunuh mati sampaikan yakin, Hatta binasa penyembah berhala. Mengenai atas siapa diwajibkan perang sabil, oleh pengarang dikutip fatwa Imam Nawawi, yang dihikayatkan dengan bahasa Aceh: 'Oh kabaligh kanak-kanak, Wadjeeb djidjak meuh'an hina, Agam dara njan idjmak, Dum beugalak takeureudja. Saleh paseq 'aleem djahee, Besa ketjee tuha muda, Radja r'aqjat dum seugala bee, Taprang kafee wadjeeb rata. Kafee njang prang nanggroe geutanjoe, Meuribee bagoe wadjeeb tabila, Beutalawan malam uroe, Meudeeh meunoe tabitjara. 399

Hareum plung wadjeeb talawan, Mita djalan njang sidjahtra, Ban njan djeud ladju tapadan, Musooh tanjan taprang landja. Terjemahannya: Setelah anak jadi dewasa, Wajib berangkat kemedan jihad, Muda dan dara tiada beda, Haruslah rela semua sepakat. Salih dan pasik, alim dan jahil, Besar dan kecil, tua dan muda, Raja dan rakyat, wajib bersabil, Memerangi kafir angkara murka. Kafir penyerang negara kita, Wajib dilawan betapa djua. Baikpun siang malam segala, Berjuang wajib kapan saja. Lari haram, lawan wajib, Jalan sejahtera carilah segera, Ajak membina tata tertib, Musuh moyang bunuh segala. Tentang pahala perang sabil, dihikayatkan pengarang sebagai berikut: Tuhan neubree peunulangkan, Duwa djalan meuteumeung laba, Lam doonja dapat rampahsan, Taloo djih njan tatung areuta, Lom laba naggroe akhirat, Neubree teumpat lam sjeuruga, Padum-padum sinan neqmat, Peu njang hadjat Tuhan koornija. 400

Maseeng-maseeng dum sinaroe. seperti waktu melukiskan betapa dahsyatnya perang Badar Kubra : Nabi Muhammad sadjan mokmin. Musuh kalah. Meutjang keudroe dum lawan na. Rijooh bunjoe h'aneek kira. R'qjat laeen sideeh sinoe. Bak Tuhan Rabul'alamin. Didunia kini dapat rampasan. Allah kabulkan segala pinta. Keahlian pengarang melukiskan dalil-dalil wajib jihad di Jalan Allah dan pahala dunia akhirat yang akan diterimanya. sungguh luar biasa. Dhuhoo uroe hingga asha. Ureueng nam droe njang keupalang. 401 . Dimidan prang bumoe geunta. rampas harta. H'ana tiwah keudeeh keunoe. Nikmat segala tiada terperi. Neuleueng amin h'ana reuda. apabila pengarang melukiskan dalam hikayatnya itu peristiwa-peristiwa yang berkecamuk dalam medan perang. sehingga benar-benar dapat merangsangkan semangat perang bagi yang membacanya. Johnjan muprang h'ana sunjoe. Hatee jaqin lakee do'a. Dua jalan mendapat laba. Demikian pula halnya.Terjemahannya: Pemberian Allah berlimpahan. Ureueng surak meugeurintjang. Meutop meutjang rijooh kaba. Ateuh guda njan geupasang. Lagi untung dihari nanti. sehingga benar-benar terpampang didepan mata kita. Sorga tinggi Allah kurnia.

Perang berkecamuk sunyi tiada. Hati yakin tadahkan doa. Sideeh sinoe ka meuhuboo. Sang-sang langeet ka teupuroo. Duwa pihak h'anlee biza. Tjampoo bawoo djimeutop tak. guda meuplung ureueng meugroop. Enam pahlawan tampil kedepan. Sorak sorai mengguruh keawan.Meusu guda tange 'a-'i. R'gjat surak tango pakri. Matee rusak h'an teuhingga. Sang kadjiloop uroe sindja. Pinta pada Rabbul Alamin. Dari pagi sampai petang. Sang-sang hantjoo tanoh rata. Baca amin reda tiada. Subhanallah prang meuhajak. Sana sini kalah tiada. Dimedan perang bumi tergoyang. 402 . Terjemahannya: Nabi Muhammad bersama mukmin. Tango a-oo pihak duwa. Deumpeek Ali tanoh geunta. Ban duwa si saree geumpa. Diatas kuda bertengger pahlawan. Gemerincing pedang tusuk mencencang. Djipo ahoe beudoh sagoop. Meutak babboob pakree rupa.

Kuda lari. Pasir terbang bagaikan asap. politikus dan negarawan. hanya dengan membaca karangannya ini (Hikayat Pocut Muhammad kita dapat mengambil kesimpulan. Campur baur tikam berdarah. Kedua Pihak sama bergerak. Mati cedera tiada terhingga. jauh lebih tebal dari hikayat-hikayat yang lain. Saling cencang tikam menikam. H I K A Y A T POCUT M U H A M M A D Pengarangnya : Teungku Di Rukam (Kecamatan Peukan Bada. Langit laksana bagaikan runtuh. orang melompat. Berkecamuk perang Subhanallah. Demikianlah sekedar gambaran mengenai Hikayat Jihad Zaman Nabi. Rasakan lebur tanah rata. Dimana-mana riuh gemuruh. bahwa beliau adalah Ulama Besar. 403 . Riuh sorak tiada terbada. tidak kurang dari 3500 bait (rangkum) syair yang disusun dengan bahasa Aceh yang sangat indah. Cencang mencencang teduh tiada. Keterangan lanjut tentangnya tidak ada. ahli ilmu bumi. Rasakan siang jadi malam. Rintih kuda membahana. Kabupaten Aceh Besar). ahli sejarah. Pujangga Kenamaan. Rakyat bersorak gegap gempita. Masing-masing semua mereka. suatu hikayat yang sangat tebal. Bagaikan guruh teriak bersama. Dempik Ali tanah berserak. Kawan lawan beda tiada.Rakyat banyak dimana-mana.

maka Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir yang telah dimakzulkan dalam tahun 1139 H . dan hal inilah yang dikisahkan oleh Teungku D i Rukam dalam hikayatnya itu yang bernama Hikayat Pocut Muhammad. yaitu Sulthan Alaiddin Johan yang berkedudukan di Istana Darud Dunia. seorang ahli bahasa/sastera Aceh bangsa Belanda. Sulthan Alaiddin Johan Syah mempunyai tiga orang saudara. Pocut Sandang dan yang termuda Pocut Muhammad. hidup padu dan mengandung butiran-butiran nasihat dan mutiara-mutiara hikmat/filsafat. dia dapat menarik para pendukung/pengikut Jamalul A l a m untuk berpihak kembali kepada Alaiddin Johan Syah. masing-masing mereka ada pengikutnya. tanpa ada sedikitpun dongeng didalamnya. hal mana mendorong Pocut Muhammad untuk bergerak membela dan mempertahankan abangnya. ) . siapa menjadi tokoh utama dari hikayat ini. dimana pada masa itu Aceh mempunyai dua raja. Radja naggroe neuduk di Dalam. D r . ) dan selama itu berlindung di Pidie. Sulthan Alaiddin Johan Syah yang lemah dan bersikap kompromis. 404 . sehingga sangat dipuji oleh Prof. yang sangat indah dan bernilai seni tinggi. telah memberi kesempatan kepada Jamalul A l a m Badrul Munir untuk memperkuat diri. yaitu Pocut Kleeng. baik hulubalang-hulubalang ataupun rakyat biasa. Nama aseuli Suleutan Djohan.Peristiwa-peristiwa dalam hikayat ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Bahasanya indah. = 1735-1760 M . J . satu novel puisi yang bersifat sejarah. (1726 M . Setelah Sulthan Alaiddin Johan Syah dilantik menjadi Raja. Dengan kecakapan diplomasi yang luar biasa. kembali ke Banda Aceh serta memproklamirkan dirinya menjadi sulthan kembali. dan Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir berkedudukan di Kampung Jawa. W . Terjadilah perselisihan dan perang saudara yang sangat merugikan Aceh sebagai satu kerajaan. Tentang sulthan dan tiga saudaranya dilukiskan : Radja Muda geula geurasi. Drewes. G . Sjedara neuh lhee njang ureueng lakoe. dalam suatu kampanye keliling Aceh yang sangat berkesan. sehingga dengan demikian Aceh diperintah oleh dua raja.

Areef sangat akay bicara. Sidroe Pocut Kleeng dua Cut Sandang. Akhirnya Pocut Muhammad berhasil membangkitkan semangat dan harga diri kedua abangnya. agar mereka mau berjuang membela dan mempertahankan abangnya Sulthan Alaiddin dan menjatuhkan lawannya Jamalul Alam Badrul Munir. Terakam jelas dibawah i n i : Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. dengan kecakapan Kcara dan ketajaman lidah yang luar biasa. \ \ Langkah pertama Pocut Muhammad memberi pengertian kepada dua saudaranya. Nama Adik tiga bangsawan. Suthan Johan nama asli. Demikian dua namanya dirasi. Meunah hee rakan geumeuhey nama.Jinoe loon peugah nama diadoe. Terjemahannya: Raja Muda nama gelaran. Pocut Muda nyan leumah rahasia. Sudara lelaki tiga gerangan. Tujuhbelas tahun usia tercatat. Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. seumpama: 405 . Arif Bijak akal bicara. Mangat tasusoe wahee syeedara. Di Istana Dalam bertakhta Seri. Adoe yang tuloot Pocut Muhammad. Tujooh blah thoon umu bak kiraan. Pocut Muda melihat rahasia. Adik Bungsu Pocut Muhammad.

Aceh ka lham h'an sakon guna. Hantom digop na ditanjoe. H'an tateen tjok njan keumeunalee. H'an meusidroe nyang na meurasa. H'an lee loon dong dinaggroe Aceh. Dumnan narit h'an tapuproe. Mee kupubloe gata duwa. Jamalul Alam ureueng ka tuha. Bahkeu loon weh u Batu Bara. Bahkeuh reulee ho langkah ba. Gata njoe Ihee ka raja-raja. Bah kuboh droe ho langkah ba. Peue tatakoot ke Jara-Itam. Geutanyoe lhee droe seudang-seudang. Booh tamuprang ngon gampoong Jawa. Mangat pantah tapubiasa. Ma'zul geudelat teuma keuraja. Saboh meunasah duwa peu'tuwa. Saboh nanggroe duwa raja Saboh keunambam dua gajah.Nakeuh baroo tamat gajam. Sangkira kon loon ta-meuadoe. Teungoh muda darah seu'um. Dum geutik key sang nyum hana. Peuet geutanyoe ureueng lakoe. Saboh keubeue duwa keunambam. Gata nyoe lhee hana malee. Nibak loon kalon dumnoe pi'ee. Teungoh muda mantong gagah. Duwa agam sidroe dara. Ureueng siblah krueng kamupakat. Tacuba theun boh ramtaga. 406 .

Pergi daku jauhkan diri. Abang bertiga malu tiada. Ke Batu Bara aku pergi. Biar Aceh hilang dimata. h'ankeuh teuseureeh keu hak malee. Tidakkah kakanda merasa malu. Orang seberang berhati seia. Kita bertiga muda sedang. Aceh tenggelam porak poranda. Mengapa tiada yang merasa ? Takut mengapa saudaraku sayang. Dengan kelilingkingku sebaya tiada. Mari mencoba pelor ramtaga. Agar bisa menjadi biasa. Hana tasajang keu poteu Muda. Andaikan adik bukan adinda. Bah tabooh kee keu Panglima.Menugh'an tateem tapangkey prang. Terjemahannya: Baru saja berkuasa. Sedang muda lagi bernafas. Selagi muda berdarah panas. 407 . Jamalul Alam lah tua bangka. Kita berempat saudara sekufu. Raja makzul diangkat semula. Mari menyerang kampung Jawa. Abang bertiga lah dewasa. Demikian peri perduli tiada. Pantaslah kujual abang berdua.

" "Adak tuwanku neujak bak kamoe. bahwa menimbulkan amarahnya kepada Pocut Muhammad. Bukan saja Sulthan tidak dapat diyakinkan. sehingga terjadilah suatu dialoog yang indah dan menarik sekali: "Deelat tuwanku si 'alam deelat. Ho beurangkat po meukuta?" "Nyang troh kamoe meujak keunoe. Pakon sidum noe r'aqyat neuba? Loon kalon tjukoop dengan alat. Meujak meuteumee adoe ngon gata. Dengan keberanian dan kebijaksanaan yang luar biasa." 408 . Baik pergi kerantau orang. Satu meunasah dua kepala. Andai tak suka angkat senjata. Majoh meucheen sit keu gata. Setelah kedua abangnya dapat diyakinkan. Tanda tak cinta Poteu Muda. Tabungka unanggroe Batu Bahra. Sepucuk tambang dua gajah.Dari hidup berputih mata. Seekor kerbau dua galah. Pocut Muhammad menghadapi Sulthan. Seorang dara dua pria. Saleh neupeurap ugampoong Jawa? "H'ana hee adoe loon jak ho laeen. Tidakkah malu terlintas dimata. Angkatkan adik jadi panglima. sehingga berangkatlah dia dengan pasukan yang lengkap untuk menangkap adiknya Pocut Muhammad. Tiada didunia pernah ada. maka kedua abangnya itu pergi ke Istana Daruddunia untuk meyakinkan Sulthan guna memerangi Jamalul Alam di Kampung Jawa. abangnya. Satu negara dua raja. Loon deungo gata h'an tadong sinoe.

Meujak kheun proe bak Meukuta. Rindu berjumpa dengan adinda. Cinta bermain rindukan adinda." "Mengapa pergi adikku Jauhari. Kemana gerangan Mahkota Dunia?" "Kami kemari. Jinoe kupeugah adoe bak gata " Terjemahannya: "Daulat Tuanku Syahi Alam. Dengan siapa tinggal kakanda?" "Tuanku bahagia di Istana Dalam." "Pakri tajak hee adoe droe. Mungkin barangkali ke Kampung Jawa?" "Tiada kakanda tujuan lain. Terdengar berita dibawa angin." "Tadeungo adoe amanah ajah. Entah mengapa rakyat dibawa ? Cukup alat segala jadi. Amanah ayah kepada kita " 409 . Benar seperti dengar Mahkota. Adinda akan ke Batu Bara." "Andai Tuanku menjumpai kami.'' "Dengar adikku sebuah pesan."Bit wuwanku loon meung boh droe. adikku tuan. Jamalul Alam di Gampoong Jawa." "Tuwanku teutap sinoe di Dalam. Jamalul Alam di Kampung Jawa." "Memang Tuanku hamba kan pergi. Nyoepat kamoe gata tabungka.

2. sehingga Jamalul Alam dapat dijatuhkan dari "tahta" Kampung Jawa. dalam mimpi mana dia memasuki taman sorga dengan sungai yang berair bening. 3. dengan tujuan akan dipersembahkan kepada Teungku Chik Tiro dan rakyat Aceh. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 37. 4. telah berhasil menjadikan karya sasteranya itu sebagai "PUISIP E R A N G " terbesar diatas dunia. Kisah Ainul Mardlij ah. yang sekalipun fiktif.A. Kisah Pasukan Gajah. Haji Muhammad mengarang Hikayat Prang Sabi. adalah karena keahlian Teungku Di Rukam menyusun kata yang berjiwa. tetapi berdasar sejarah. Kisah Budak Mati Hidup Kembali. yaitu kesadaran beliau tentang betapa besarnya pengaruhnya syair-syair Penyair Hassan bin Tsabit dalam mengobarkan semangat jihat kepada kaum Müslimin dizaman Rasul. (252) Kisah Ainul Mardlijah melukiskan mimpi seorang pemuda yang sedang dalam perjalanan kemedan perang. Keempat kisah tersebut yaitu : 1. yaitu antara Jeddah dengan Penang. bahwa tokoh Pocut Muhammad dapat menyakinkan abangnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. Kisah Sa'id Salmy. (251) Ibid halaman 33. Hikayat Prang Sabi yang dalam bentuk puisi ini. sebagai sumbangsihnya untuk membangkitkan semangat jihad melawan Belanda. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pantee Kulu. dalam perjalanan kampanye keliling Aceh dapat memalingkan kembali muka Hulubalang-hulubalang dan Pemimpinpemimpin serta rakyat kepada Sulthan Alaiddin. (251) Yang mendorong Teungku Chik Pantee Kulu untuk mengarang Hikayat Prang Sabi ini. dara-dara (250) A.Selanjutnya dalam hikayat ini kita menjumpai. 410 . (252) Ibid halaman 35. terdiri dari empat kisah (cerita). (250) Dalam perjalanan pulang dari Mekkah ke Aceh. Hidupnya tokoh Pocut Muhammad dalam Hikayat. HIKAYAT PRANG SABI Pengarangnya Teungku Haji Muhammad Pantee Kulu.

Hee teungku tjut njang meutuwah. Dalam khimah pocut kami. Bek lee bimbang deungon kami. Lukisannya indah sekali. Hee tuwanku jak berijang. Aynulmardlijah sambinoe rupa. dimana gerangan tunangan hamba? Ainulmardliyah puteri rupawan. Chadam bintang judoo duli. Hadiah Allah Ilahi Rabbi. Kamoe njoe bandum wahee tuwan. Judoo hamba na di sini. Ditempat mana dia bertakhta?" '' Alaikum salam. Katrooh langkah datang keumari. Keuhadapan teungku langkah. Dimana dia sikarang ini ?" "Alaykomm salam ya Walijullah. yang semua itu hanya teruntuk bagi orang-orang yang mati syahid dalam perang sabil. 411 . kekasih Allah. dara pilihan. percakapan antara pemuda kita dengan dara-dara sorga sangat mengasikkan : "Assamu'laykoom ja chairannisa. Woe bak judoo Aynulmardliyah." Terjemahannya: "Assalamualaikum. dan bidadari-bidadari yang cantik rupawan dengan ratunya yang bernama Ainul Mardliyah. Peunulang Allah bulueng prang sabi. Neumeulangkah sediket lagi. Ziarah tunangan Ainulmardliyah.jelita yang sedang mandi kecimpung. Alhamdulillah tuan kemari.

K a meuhimpoon bandum kafee. Kafee bajeueng laqnatullah. Gusuroot lee bandum rata. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 107-108. Tuan puteri rindu menanti. Masa Nabi gob lom nyata. (254) Digambarkan dengan indah sekali bagaimana kehancuran pasukan gajah A b r a h a h : Mitshee kissah Ashabul F i l i . tetapi tidak berhasil. bermaksud hendak meruntuhkan Ka'bah. Hadiah jihad mujahid berani. Jiprang Mekkah nanggroe meulija. " (253) Kissah Pasukan Gajah meriwayatkan cerita Abrahah yang menyerang Mekkah dengan. (253) (254) A. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 137. Lukisannya indah sekali. Jilakee reuleh Ka'batullah. Dengo achi loon calitra. Disana tunangan memendam r i n d u . Puteri menanti dalam sorga. bahkan tenteranya hancur lumat didepan Ka'bah. Wazi meuhasee lam blang raja. Rasalah pahala wahai mahkota. Manteng didalam kandoong ummi. Gegas berjalan sebentar lagi. Bak ureueng M a k a bek meud'aqwa. Apalah arti kami ini. Dayang pelayan gaharu tuanku. dimaksudkan untuk perbandingan bagi rakyat Aceh. Nun disana didalam taman. lekas pergi. Ureueng Makah lija hatee. Pergi oh tuan. Mari pahlawan mujahid budiman. 412 . pasukan gajahnya. A.Berbahagialah tuan pahlawan kami. bahwa tentera kafir yang batil pasti kalah.

Laksana guruh geggarkan dunia. Gegap gempita dipadang raya. Jisrom gon batee h'ana teudooh. Memerangi Mekkah tanah mulia. Ingin rubuhkan bangunan Ka'bah. Mundur teratur keluar kota.Cicem hidjoo Tuhan surooh. Masih dalam kandungan Ummah. Badan terkapar bersusun bangkai. Puluhan ribu hancur berderai. Laeen tan lee laxin-laxa. (255) (255) A. Lemparkan batu ulang berulang. Jang tinggal hidup sedikit hanya. Jue poh musooh kafee tjilaka. Hancurkan musuh kafir celaka. Kafir celaka musuh A l l a h . Sidroe tinggay h'ana matee. Orang Mekkah geger ketakutan. Kafee bajeueng habeeh matee. Sebelum Nabi lahir kedunia. Burung ababil terbang menyerang. Kafir celaka musnah binasa. Musuh siap akan menyerang. 413 . Penduduk Mekkah jangan bicara. Terjemahannya : Laksana kissah pasukan gajah. Dengar saudara kabar berita. Mitsee gurooh lam blang raja. Tinggay bangkee dum meukeuba. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 140-141.

K a teuceungong po jroh rupa. akhirnya perkawinan jadi juga. Maneh reunom ngon ie muka. sehingga syahidlah dia. " Tekap bibi teugantjeeng gigoe. Teuma marit puteeh liceen : "Wahee poleem pane gata?" " S a ' i d tahee jooh njan siat. H'ana loon turi po meukuta. Meugah sjahid didalam prang. Tetapi sebelum sempat tidur setempat dengan isterinya.Kissah Sa'id Salmi melukiskan riwayat seorang budak yang hitam pekat. (256) Percakapan antara Sa'id dengan isterinya pada malam pertama dia hidup kembali. namun tidak seorang wanitapun yang mau bersuamikan dia. " (256) Ibid: halaman 155-157. Nyoekeuh lakoe nyang that h i n a . Po Sambinoe hatee suka. sehingga Rasul terpaksa turun tangan dengan memerintahkan seorang sahabat agar mengawini puterinya yang cantik jelita dengan budak hitam Sa'id Salmi. " H ' a n a taturee uloon sidroe." Po sambinoe tanjong laju. H a l ini diadukan kepada Rasul. Tan lee umu tinggay doonja. Sa'id berangkat ke Medan perang. Inong sasat pane gata. 414 . Ubak judoo dengon nisa : "Gata meugah wahee teungku. Sekalipun pada mulanya enggan. dilukiskan pengarang sangat indahnya : Hingga sampoe pintoo inoong. Kemudian dia hidup kembali dan pulang kerumah isterinya. sampai lahir dua anak. Sa'id teukheem ka teusinjom. yang sekalipun dia telah masuk Islam. Woe bak Tuhan Rabbul ' A l a . " A m p o o n meu'ah meuribee kali.

Kakanda tercinta kenal tiada. Kamoe muwoe bak Hadlarat." Dara jelita bijak berperi. Canda bergelut dibibirnya : "Tidaklah tuan mengenai kami. Neupadok droe bak doonja nyoe. Badan terkapar nyawa tiada. tanya suami kabar berita : "Terbetik berita diangin selayang. Tercengang rupawan tanya dihati. Mengapa dara sasat periksa. Kemudian senyum terlepas sayup. Ureung Syahid na tatukri. Meunan bagoe but Rabbana. Kakanda tuan pulang kebaka. Tuan puteri hati gembira : Ampun ma'af junjung duli. Inilah suami dagang yang h i n a . Gadoh ingat diloon nyang na. Teungku syahid dimedan perang. Tuhanku Rabbi limpah kaya." 415 .Beuthat meunan po sambinoe. Berdatang sembah pocut jelita: "Gerangan siapa abang i n i ? " Sekejab Sa'id heran ta'ajub. " Terkatup mulut gigit gigi. Tuhan sidroe limpah kaya." Terjemahannya : Setelah pintu dibuka dara.

Kami kembali keharian Ilahi. dimana sebelum anaknya sempat keluar dari perut. Leumah bak kubu hu meujeureulah. panggilan jihad membawa dia ke medan perang. Geuplung pantah teuma sigra. (258) Peristiwa dikuburan ini dilukiskan pengarang sangat indah dan mengharukan : Teungoh poh droe apooh apah. siibupun meninggal dan dikubur bersama bajinya yang masih dalam kandungan. anaknya bangkit dari kubur hidup kembali. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 198-199. 416 . isterinya bersalin yang gagal. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 213-214. Waktu berziarah kemakam isterinya setelah matahari terbenam. Pahlawan syahid tahukah-adik. Alangkah sedih dan terharunya sang suami/calon bapak waktu pulang setelah usai perang. Terasa sepi ingatan tiada. didapati rumahnya kosong sepi." (257) Kissah Budak Mati Hidup Kembali melukiskan sepasang suami isteri yang telah tua tetapi belum lagi mendapat anak. Meuhey Allah h'ana reuda. (258) A. Mahakuasa atur segala. Tuhan Chaliq limpah kurnia." M e s k i demikian adikku jauhari. (257) A. Terlindung dari dunia terik. isterinya telah meninggal. Teuduk sidroe atueh kubu. kecuali setelah usianya lanjut barulah doanya makbul. Tan lee ibu po jroh rupa. Oh trooh neuplung teungku keunan. isterinya hamillah. Rabbul Jali Mahakaya. Leumah jooh njan bijen mata. Selama sang suami dimedan perang memerangi kafir. Sebelum Isterinya bersalin.

Sinan leumah neqmat syeureuga. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 226-227. Budak sendiri menangis tiada. Kaya Allah Wahidulqahha. Lupa teungku munajat Allah. Teudueq sidroe manjak meutuwah. Tefkur ta'ajub sampai dikubur. Memanggil Allah reda tiada. Sayang bayi ibu tiada. Tinggay meung budak po jroh rupa. (259) (259) A. Nampak cahaya dikubur cerah. Ibu nyenyak dibawah tanah. Pentil susu payu bunda. Terjemahannya: Selagi hati diamuk gelisah. Budak bocah tiada bunda. Silap teungku masa neujak. Lekat dimulut cicip gairah. Teungku kesana Iari segera. Anak diserah bunda tiada. Tuju meung aneuq tinggay bunda. Lihat anak budak jelita.Kejeud keutanoh ibu sinjak. Duduk manja sendiri menekur. Tinggay puteeng tieq bak babah. 417 . Kaya Allah Tuhan Pemurah.

(Dari buku: De A tjeher) 418 . pengarang Hikayat Prang Koompeuni.Abdul Karim (Dookarim). penyair kenamaan.

Meuneukat murah reundah bukon lee. Kapay di Bumboe dinanggroe Cina. Geunap uroe na troh kapay dagang. Sigeunap uroe kapay djiteuka. karena Aceh tanah yang kaya bahan mentah : Pada masa nyan raja that adee.KISSAH PRANG KOMPEUNI Pengarang Kissah Prang Kompeuni. dari kissahnya itu kita dapat menarik kesimpulan. R'aqyat that muqa nibak masa nyan. Aceh n eurdeehka jikeumeung jak prang. Muwatan peunooh jiwoe ngon jiba. bahwa beliau lahir sebelum perang Aceh meietus (26 Maret 1873) dan meninggal sebelum Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ditawan Belanda pada tahun 1093. Trooh u Ierupa nama meuguncang. H a l ini dapat dipahami dari kissahnya itu tidak dicatat sampai berakhirnya perang Aceh. Are pih sabee nibak timbangan. keterangan lanjutan tentang pengarang tidak jelas. Meunan ka leumah jis'ah lam dada. Tetapi. Raja Beulanda jieek gurangsang. Keudeeh u Daya nanggroe keuluwang. 419 . Jipeudueq rapat pakat panglima. U Banda Aceh jadeh jiteuka. yaitu D O K A R I M (Abdul Karim). yaitu diceritakan lebih dahulu pakat pemerintah Belanda di Den Haag untuk menyerang Aceh. Jak maniaga nanggroe suloothan. Kissah ini dicipta dalam bentuk puisi dan meriwayatkan peristiwa perang Aceh dengan Belanda semenjak pra-agressi. Teuma teupikee raja Beulanda. Pulo Sumatra jikeuheudak guncang. H'ana seunabee hukoom that seunang. Meusyeuhu meugah ban saboh doonya.

Tatimang beujroh sabda loontuwan." Teuma jiseuoot jisamboot sabda : " L o m o n g ribee sa sidadu sajan. 'Oh saree habeeh bandum meusapat. Hukum berjalan tiada bandingan. Masa nyan deelat phoon buka kalam. Tame lom tantra méribee kujan. Sarat muatan datang dan pergi. (260) Sangat leupah kha h'ana soe lawan. U Banda Aceh jadeh tateuka. 420 . Datanglah kapal silih berganti. Gata Rasid'en seureuta Uboh. Juga ke Daya. (260) Yang dimaksud mungkin Koningkrijk der Nederland. Rakyat makmur bukan buatan. R'aqyat dum taba dengon Sireusan. Kapal dagang datang berulang. "Geutanyoe bandum jinoe tabeudoh. Cuba takira wahee Kapitan." Terjemahannya: Dimasa itu Rajanya adil. Dagangan murah tiada bertamsil. Aceh tareuloh nanggroe tajak prang. Teuma 'oh lheuh nyan laeem takira. Ke Banda Aceh tujuannya terang.Raja Kuneng masa nyan raja. Dari Cina maupun India. Sukatan sama dengan timbangan. Padum nyang r'aqyat nyang kuasa. Negeri Sulthan jadi tujuan. negeri Keluang. yaitu Kerajaan Belanda.

Belakang nanti ditambah berganda. Kepada perwira segala angkatan : "Kita bersiap sudahlah pasti. alim dan tajam lidahnya. Siapkan tentera dengan perwira. Mengenai dengan ini dilukiskan pengarang : 421 . Terpikirlah dihati raja Belanda. Di Eropah sana namanya terpampang. Demikian bisikan didalam dada. jurubicara Kerajaan yang bertugas mendakwahkan rakyat untuk memenuhi panggilan perang. maka dikissahkan pula persiapan-persiapan di Aceh sendiri untuk menghadang agressi Belanda. Rencanakan pasti sekarang jua. Tokoh Abdul Risyad seorang yang ahli bicara. Puluhan ribu diantara segera. Nafsunya besar tiada terlawan. Sabdaku ini laksanakan segera. Tokoh Utama dalam hikayat ini bernama Abdul Risyad. Hendak menyerang Aceh Merdeka. Raja Belanda dirangsang nafsu. Cukup berapa jumlah serdadu. Tuan kutunjuk pemegang kendali. Raja Belanda dimasa itu." Sabda raja disambut perwira : "Limaribu saja cukuplah sementara. Putuslah pakat dengan panglima. Menyerang Aceh tujuan utama. Pulau Sumatera haruslah diserang." Setelah pengarang meriwayatkan pakat Den Haag dan persiapanpersiapan Belanda untuk menyerang Aceh. Ke Banda Aceh arah kan tuju. Bersabdalah baginda mengarah tuju.Aceh masyhur keseluruh dunia.

Bandum gata njan dalam syeuruga. Watee geutanyoe tamasook lam prang. Soe-soe nyang pandang silala mata. Peureuman Rabbi meunan meusabda. Membaca ayat firman Tuhan. Kedatangan Belanda pasti dihadang. H'anjeued takalon meutareek hila. Nam tamsee buleuen limpah Cuaca. Sibaranggasoe geujak Prang Sabi. Deungon peukajan bandum bak asoe. Abdul Risyad tampil bicara. Rata bak jaroe deungon bee-beewan. Ayat neubaca peureuman Tuhan : "Nyangkeuh wahee po beuna neupikee. Geupreh Beulanda Pajan trooh datang. Abdul Risyad nyang peugah haba. Mitsee ceureumeen kuleet dibadan. Budiyadari tadeungo loon kheun. Ureueng nyang syahid dalam prang sabi.Bandum ka siyap alat sinjata. H'an peue peurunoe aneueq syeuruga. Bandum neupeutroon dalam seuruga." Terjemahannya: Lengkap sudah alat senjata. Jitajoo bandum meurungkhom-rungkhom. 422 . Budiyadari geubrie keugata. Dalam seureuga neq mat h'an sakri. Dudoe Tuhan bri balah seurga. Budiyadari keunan trooh teuka.

Rata jari menaburi wangi. Dibawa angin dari sorga. Dulu mendulu rebut-rebutan. Kulit badannya cermin umpama. Semua kita dibalasi sorga. latihan-latihan tentara diperhebat. Tentang gaya pakaian dibadan. Bidadari cantik rupawan. saudara-saudara. Silau mata orang memandang. Firman Ilahi demikian sabda : Siapa berjihad membela agama. Loon lawan kafee asoe neuraka. Indahnya rupa seperti kata. "Tadeungo kamoe hee judoo badan. pemudapemuda dipanggil untuk dilatih. Memancar cahaya laksana bulan. Gaki ngon tanganloon tabooh gaca. seluruh kekuatan rakyat. 423 . Para perajurit yang akan masuk latihan berat dan seterusnya akan bertempur. Jangan ditanya dara sorga. Bidadari datang berlomba. Diuloon jinoe loon jak upasi. Setelah itu pengarang melukiskan bagaimana gegap gempitanya persiapan perang. Tarik menarik sama menghela. Tiada terkata nikmat sorga. Diakhirat nanti pahala sorga. sama pulang kerumah untuk pamitan dengan isterinya."Renungkan makna. lahir batin dikerahkan. Keadaan sudah dalam siap tempur. Asal rela ikut berperang. Badan yang syahid disambut sitti.

Kalam beureukat bak ureueng tuha." Setelah diceritakan persiapan perang kedua belah pihak. "Wahee ya Allah neutuloong hamba. yang mengalami kegagalan total. Uroe acheerat tameunging mata. dimana Belanda terpaksa lari kelaut kembali karena banyaknya korban.Watee na tuwah hee judoo badan. 424 . yaitu agressi Belanda yang pertama pada awal April 1873. Kaki dan tanganku di naikkan segera. Bak nyang geutakat h'ana meuriba. Kakanda sekarang akan berjalan. maka sampailah lukisan kepada saat yang dinanti-nanti." Terjemahannya: "Dengar gerangan adikku tuan. Kalaupun tidak adindaku tuan. Pujoe hadlarat Tuhan nyang Asa. Sureuta geukheun dengon Bismillah. Memerangi kafir penghuni neraka. Seureuta dengon meuucap syahdat." Oh ban neupeulheuh raja meuriyam. Izin Tuhan kakanda kembali. Dilukiskan sangat indahnya pertempuran laut yang dahsyat: Toot Kuechik Baloon nyang pasang nubat. Jikoh lee tihang kapay Belanda. Kalau baik untungku badan. Jakalee h' ana hee bungong riwat. Berjumpa kita diakhirat nanti. Loon teumee riwang adoe bak gata. Droekeuh sidroe njang eu nyang papah. Kafee beedeu'ah neubree beupahna. Neumat ngon tunam neupasang nubat.

Teuma neupeuleueh ngon putroe hijoo. Memuji hadlarat Tuhan Esa. Seraya mengucap Kalimat Syahadat. Suara meugrak lam awam miga. Ie dalam laoot ka habeh cekoe. Eungkoot dilaoot mangat that hatee. Allah Ghafurun neutuloong hamba. 425 . Na tamtsee gurooh meunan umpama. (261) Sejenis meriam. H'antom lee tangkoh banduwa tantra. Masa nyan ka prang ya salee 'ala. Malingkan Allah nyang thee sibeuna. Kafee nyang matee h'ana eek soe peugah. H'ana geupiyoh uroe ngon malam. Tihang teupeuroo kapay Beulanda. Bumoe meunguncang meugisa-gisa. Beudee didarat pih h'ana teudooh. Aneueq meuriyam tamtsee ujeuen tooh. Takalon geucooh meuriyam lila. Sideeh dilaoot meuriyam jityooh. Suara leusooh lam awam miga.Teuma geupeulheuh lada sicupak. Sinoe didarat pih h'ana teudooh. Beudee dilaoot pih h'ana reunggang. Teuka reuzeuki Allah karoonja. Diyee ngon paroe jimeukeurija Terjemahannya: Keuchik Baloon yang pasang nubat (261) Tanda berkat dari rang tua. Sigala r'aqjat meungucap syukoo.

Patah tiang kapal Belanda. Oh. Pelor meriam bagaikan hujan. Perang mendahsyat ketika itu. Menyentuh tepat sasarannya. Puteri hijau (264) kemudian bergerak. Nama sebuah meriam besar. Laksana guruh gegar membahana. Goncang bumi amatlah seru. Yaitu meriam terbuat dari baja. Kafir mati tiada terkata. Didarat pelor terus berhamburan. Hancur berserak kapal Belanda. Tuhan Pengampun Penolong hamba. Hebat kuat kedua tentera. Dilaut meriam simbah menyimbah. Engkaulah hanya Pelindung alam." Demi dipasang raja meriam. (265) Siang malam berhenti tiada. ya Allah limpahkan kurnia. Bedil didarat teduh tiada.Pegang tunam (262). Nama meriam pemberian Sulthan Turki pada zaman Pemerintahan Sulthan Al Kahar. Bedil dilaut ganda berganda. Rakyat segala syukurkan Allah. Hanya yang tahu Allah Ta'ala. pasang nubat. Mengucap bismillah mohonkan berkat. Binasakan segera kafir celaka. Kemudian dipasang Lada Sicupak (263) Suara mengarak awan miga. Bermain dahsyat meriam lila. Surat getarkan awan mega. 426 . (262) (263) (264) )265) Semacam senjata tajam.

Laut biru memerah rupa. Beueek silamat tajak ngon tawoe. baiklah saya kutip lagi sebuah lukisan. Sebagai penutup uraian mengenai buku Kissah Prang Kompeuni." 427 ! . Suka that kamoe ngon jinoe reujang. Keahlian pengarangnya dapat mengutarakan peristiwa-peristiwa dalam perang Aceh seakan-akan hidup didepan mata. serta betapa indahnya doa Teungku Chik : 'Oh ban saree troh Panglima Abah. Laju neupeugah chaba sibeuna. Kareuna reumbang keunong keutika. baik peristiwa-peristiwa waktu agressi pertama. Loon keumeung jak cok keutila bawang. Paleuet teulinteueng hatee that suka.Ikan dilaut bertepuk gembira. Rezki datang kurnia Ilahi. Sira dilaman jak cok haliya. Uloon ngon rakan rampah Beulanda. Uloon hee aneuq hatee that teuleueng. Berpesta ria hiyu dan pari Demikianlah dalam kissah Prang Kompeuni ini kita dapati lukisan-lukisan yang hidup padu. Beueek trooh sampoe hajat banpinta. Teuma neubeuoot jaroe duwa blah. Panglima Abah bijak lagoena : "Ampoon hee teungku guree loontuwan. bagaimana Panglima Abah melapurkan kepada Teungku Chik Tiro waktu dia akan berangkat kemedan perang. ataupun kejadian-kejadian dalam masa agressi kedua. juga pada waktu Teungku Chik Tiro memegang pimpinan perjuangan rakyat Aceh. dimana satu persatu kota direbut kembali dari serdadu Belanda." Teungku Chik Tiro neuseuoot reujang : "Pakri reumbang aneuq bak gata.

Menjunjung tangan angkat keatas. Hatiku tertadah anakku tuan. karya sastera yang begitu indah dan sangat bernilai tidak diketaljui siapa pengarangnya. Sayang sekali. Hajat kan ambil keteladan bawang.Terjemahannya: Demi sampai Panglima Abbas. bahwa tempat kejadiannya adalah di Aceh. Saat baik sekarang i n i . Dalam naskah hikayat ini yang ada pada saya tiada tersebut siapa pengarangnya. Mengenai dalam zaman mana terjadinya. 428 . Tangan terbuka mohon sempena. Dari segala peristiwa-peristiwa yang dihikayatkan didalamnya kita mengetahui. Disampaikan hajat segala pinta. " Teungku menjawab penuh sasat: "Kepada anakda terserah kini. bawang dan jahe yaitu alat-alat perlen Belanda yang hendak dirampas. Kami kan pergi peretili Belanda. Tempat dan masa kejadian." HIKAYAT PUTROE GUMBAK M E U H . Semoga anakku diselamatkan Tuhan. Rindukan kami segera berangkat. oleh pengarang dinyatakan sebagai berikut: (266) Yang dimaksud dengan ketela. (266) Demikian pula jahe halia. Hayat pinta segera panjatkan. demikian pula dalam naskah yang telah dicetak dalam huruf Laten pada tahun 1928. Panglima Abbas bijak bicara : " A m p u n kiranya Teungku guruku.

yang sekalipun sifatnya fiktif namun berdasarkan fakta peristiwa dalam bentuk khayal masuk akal disamping ada juga khayal tak masuk akal atau dongeng. saya berkesimpulan bahwa yang disebut Nabi Sulaiman maksudnya Raja Sulaiman nama kecil Sulthan Iskandar Muda. Y o h masa nyan geucalitra. Dikissahkan pengarang. Masa pemerintahan Nabi Sulaiman. Masa cheurajeuen Nabi Sulayman. saya berpendapat bahwa cerita ini terjadi dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a dan Sulthan Iskandar Sani. raja adil. Jadi. Sekalipun raja mempunyai dua orang permaisuri. hal mana bertentangan dengan peristiwa-peristiwa yang diceritakan didalamnya. Pada waktu negeri Gulitan Sagoop diperintah oleh raja yang bernama Chamsoolkasara. Pengarangnya ahli sekali menyusun hikayat ini dalam puisi yang sangat indah. Oleh karena itu. bahwa cerita ini terjadi dimana pemerintahan Nabi Sulaiman. yaitu Ratna Dewi 429 . Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan kandungan isinya. Kon beurakah hee syeedara. Ringkasan cerita. umpamanya bahwa Putroe Gumbak Meuh seorang puteri yang amat salih. sedangkan Quran turunnya dalam Masa Nabi Muhammad.Chaba jameun uloon peugah. Terjemahannya: Cerita purba akan kukabarkan. dan pada masa Nabi Sulaiman belum ada Quran lagi. semalam suntuk membaca kitab suci A l Quran. negeri makmur dan rakyat senang. Karangan ini disusun pengarangnya dalam akhir pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. pemerintahan berjalan baik. Bukan dongengan wahai saudara. Demikian kissah dalam berita.

mereka kumpulkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa serta ditaruh dibawah tempat tidur Syah Keubandi. Maksud raja berhasil. Syah Keubandi ingin makan daging rusa. namun raja tidak berhasil untuk mendapat anak. digunakan oleh kedua permaisurinya yang mandul itu untuk menyingkirkan Syah Keubandi dari kehidupan istana. yang disimpan dibawah tempat tidurnya. yang bersikap pura-pura sayang kepada Syah Keubandi. Dalam masa hamil tua. Untuk itu raja dengan para menteri dan pawang rimba pergilah kerimba untuk memburu rusa. Memang usaha mereka berhasil. diambillah keseratus bayi itu dan dimasukkan kedalam satu peti besar serta disuruh lemparkan kedalam sungai Adan. Dihasut raja demikian benei kepada Syah Keubandi dan kembali mencintai mereka. Kebetulan waktu hanyut peti seratus bayi sampai dimuara sungai Adan. Syah Keubandi dipenjarakan dan raja kembali hidup bercinta-cinta dengan mereka. karena ingin hendak menjadikan bayi-bayi itu anak 430 . karena kedua permaisuri itu mandul. karena tidak berapa lama kemudian Syah Keubandi pun hamil. diambillah oleh Gogasi perempuan dan dibuka. Setelah raja kembali dari rimba dengan membawa berpuluhpuluh ekor rusa. sehingga hanyut kemuara. raja kawin untuk ketiga kali dengan seorang puteri yang bernama Syah Keubandi. Atas persetujuan Perdana Menteri dan para Ulama. Gogasi lelaki mau memakannya. dia hanya melahirkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa. Muara sungai Adan adalah tempat sepasang Gogasi (Orang Raksasa) bermain-main dan mandi. Masa kepergian raja kerimba raya. Diluar dugaan Syah Keubandi melahirkan seratus orang anak. sembilanpuluh sembilan orang laki-laki dan seorang yang bungsu perempuan. Untuk ganti keseratus bayi itu. karena semenjak Syah Keubandi hamil kedua mereka sudah sangat benei dan iri hati kepada madunya yang telah berhasil memberi keturunan kepada raja. menanti saatnya bersalin.dan Kancan Ansari. dikadunya kepada baginda Syah Keubandi adalah perempuan sihir. Oleh Ratna Dewi dan Kancan Ansari. Bersalinlah Syah Keubandi dengan dibidani oleh kedua madunya. dilihatnya seratus bayi yang cantik-cantik. tetapi dilarang oleh Gogasi perempuan. Berhari-hari mereka menunggu istana Syah Keubandi.

putera dari rajanya yang bernama Raja L i l a . Raja hendak mempersuamikan Putroe Gumbak Meuh. akhirnya sampailah mereka kenegeri Gulitan Sagoop. tetapi tidak seorangpun yang disetujui oleh puteri jelita itu. berbagai kitab agama dan ilmu-ilmu lainnya. dan dengan suatu cara yang ajaib terus diketahui oleh ayahnya dan para Menteri. kalau tidak karena seekor burung Bayan yang datang tiap hari kepada Putroe Gumbak Meuh . sebab kedua Gogasi itu belum punya anak lagi. Akhirnya tuan puteri jatuh cinta kepada seorang pemuda yang sedang belajar pada satu dayah Teungku Chik yang bergelar Syiah Ulama. Diceritakanlah segala asal usulnya dari awal sampai diambil Gogasi. tiap hari juga burung Bayan mengajar Putroe Gumbak Meuh membaca Quran. setelah menghadapi bermacam bahaya dalam perjalanan.demikian nama puteri yang bungsumenceritakan bahwa Gogasi itu bukanlah orang tuanya. Raja Lila beranak dua orang. Pemuda berasal dari negeri Seumanta Indra. yang sekalipun pada mulanya keberatan. Demikianlah seratus bayi menjadi anak Gogasi. Keseratus mereka mengira bahwa mereka betul-betul anak Gogasi. pada waktu pandang pertama jatuh ketika para pelajar dayah tersebut dijamu makan dalam istana. setelah dibekalinya dengan bermacam ilmu mantra dan diberikannya kepada Putroe Gumbak Meuh sebentuk cincin bermata hikmat untuk membela diri dari segala marabahaya. seorang puteri bernama Sithoon 431 . sekalipun telah beribu-ribu ditunjuk pemuda-pemuda bangsawan yang gagah-gagah dan tampan. namun akhirnya diizinkan juga. sedang ibunya bernama Lila Geunta.mereka. Demikianlah. dan setelah bebas hidup rukunlah dengan kedua madunya. Kecuali cerita asal usulnya. yaitu negeri kayangan. dipelihara dengan cinta kasihnya sehingga mereka besar menanjak remaja. yaitu membebaskan ibunya. Pada suatu hari mereka minta izin pada kedua Gogasi untuk kembali sebentar kenegerinya. Pulangnya seratus putera/puteri Raja itu membuat negeri Gulitan Sagoop bertambah makmur dan maju. Cerita ini disuruh sampai oleh burung Bayan kepada sembilapuluh sembilan saudaranya. Usaha mereka yang pertama.

sehingga raja Cina mati terbunuh dan tentaranya mengalami kekalahan dahsyat. negeri Seumanta Indra. 432 .Geulima dan yang bungsu putera bernama Lila Bangguna. kenegeri Gulitan Sagoop. Lila Bangguna minta izin sebentar pulang kekayangan. Percintaan mereka disetujui oleh raja Chamsoolkasara. Putroe Gumbak Meuh pun hamil. seperti yang diceritakan diatas. mulanya hidup mereka rukun damai bersama dengan kakak L i l a Bangguna puteri Sithoon Geulima. Satu kali pernah sampai direbut Putroe Gumbak Meuh oleh Raja Cina dan dibawa kenegerinya dalam peti Kaca. dan hidup senang disana. Terjadilah peperangan yang dahsyat antara tentara Cina dengan tentara Gulitan Sagoop yang banyak makan korban. dan berakhirlah cerita yang indah itu. tetapi dapat direbut kembali. keadaan berobah. Kemudian Lila bersama Putroe Gumbak Meuh kembali kedunia. Setelah keduanya remaja. ayahnya Putroe Gumbak Meuh. Setelah selamat dari bencana cina yang terakhir i n i . yang dengan keberatan akhirnya diberi izin juga dan Sithoon Geulima memerintah negeri Seumanta Indra. sampai-sampai kenegeri Cina. Dinegeri Seumanta Indra. Kepada pemuda L i l a Banggunalah jatuh hati puteri Gumbak Meuh. bersiap untuk merebut Putroe Gumbak Meuh. Setelah mendapat izin. dan diresmilah perkawinan mereka dalam satu upacara yang sangat hebat. puteri Sithoon Geulima benei kepada Putroe Gumbak dan diusahakanlah untuk mengawinkan adiknya dengan puteri kayangan. ayah bundanya meninggal dunia. yang tidak berapa jauh dari istana Chamsulkasara. L i l a Bangguna minta izin kepada kakaknya Sithoon Geulima akan pergi kedunia untuk belajar. maka tidak berapa lama kemudian. Raja Cina yang rakus wanita cantik. yang disusul oleh isterinya yang punya cincin hikmat. Tetapi akhirnya. Lila Bangguna didunia menetap di negeri Gulitan Sagoop dan belajar pada Dayah Teungku Syiah Ulama. dan setelah lahir diberinya nama Meurak Diwangga. Setelah beberapa waktu kawin. Perkawinan itu digagalkan oleh saudara-saudara Putroe Gumbak Meuh yang dengan cara rahasia telah terbang ke Seumanta Indra. bangsanya sendiri. untuk melihat kakaknya. terbanglah dia kenegeri Seumanta Indra. Kecantikan Putroe Gumbak Meuh telah masyhur keseluruh dunia.

Nama Allah kalam yang suci. Keu Muhammad silaweuet Nabi. Lheueh nibak nyan Alhamdullillah. Loon pujoe Allah Tuhan yang Ghani. yaitu kebenaran Islam. Beureukat Ka'bah kubu Nabi. yang telah saya ikhtisarkan itu. Umar. Penghule ummat dum barangri. Silaweuet saleuem keu Muhammad. Lheueh pujoe Allah A h a d .Segala neristiwa-peristiwa dalam hikayat ini. karena tema dari hikayat lukisan daripada seorang raja yang adil dan tokoh-tokoh lain yang berakhirlah baik. Usman. Bandum pujoe mileek Tuhan. sudah meyakinkan bahwa tema dari hikayat ini adalah perjuangan antara A l Haq dengan Bathil: Wabihi nasta'inu billahi 'ala. Beureukat tabir hitam mirah. Mukaddimahnya yang sudah merupakan sebuah mukaddimah dari satu kitab tasauwuf. Serta A l i sahabat janjoongan. Nyan keuh teumpat jak eek haji. Beureukat hijeer ngonAsuwad. Naggroe Makkah tanooh suci. Abaubakari. oleh pengarang telah dilukiskan dengan sangat indahnya dan hidup padu dalam ben tuk puisi yang mengagumkan. 433 . Ngon Bismillah loon puphoon surat. Ngon beureukat Ka'batullah. Semangat Agama. menjalankan hukuman-hukuman Agama Islam. Ngon beureukat kalam rabbi. disamping adanya tokoh-tokoh jahat dan berakhlak jahat. Ditanyoe tan ubee padee. dimana dalam perjuangan antara baik dengan jahat akhirnya dimenangkan yang baik. Bahwa hikayat ini berjiwa agama sudahlah pasti.

Terjemahannya: Kepada Allah kumohon bantuan. Segala puji miliknya Allah.. Usman dan Ababakari. Dengan nama-Nya dimulai suratan. Loon qishah raja ngon puteri. Serta Ka'bah dan makam Nabi. L o m ngon bapa duwa ngon oommi. Memuji Allah Mahakaya. Kita hamba tak punya apa. Beureukat keuramat dum eeliya. Dengan Ka'bah tumpuan uirunat. Kepada A l i doa selamat. Banduwa ngon Tuwan Siti.4. f - . Umar. D i negeri Mekkah tanah^sucj. j ^ ^ a . Berkat batu hijir A ^ d ^ .^ iÈ-Ausw^ó oogW .i(srl >o jlfit Jeqmual Ausi nis^H t3 u d i ri£tf s)j m l u s S 43. Salawat salam kepada Muhammad. Neubri beutrang hatee hamba.iouz rioonBl rfe^jleM soiggBH Berkat tabir hitam merah. Kalam Allah kata yang suci.Beureukat eentu Nabi Adam. Setelah mengucap Alhamdulillah. Diiringi tahniah kepada Nabi. Y a Ghafur Tuhanku Rabbi. Y a Allah Wahidulqahar. Berkat restu kalam Ilahi. ^ Tempat ummat tvmaikan haji. Sesudah memuji Allah Ahad. Panghulu ummat dialam ini.

puteri ibadat. Terjemahannya: Seperti pesan burung bayan. Kesimpulan yang telah saya ambil diatas ini menjadi lebih nyata setelah membaca sifat-taqwa tokoh utama Putroe Gumbak Meuh : Ban nyang ciceem aruwah. sepanjang bulan. Menyurati kissah raja dan puteri. Sunttok buleuen geunap uroe. Teulhee uroe saboh ruti. Serta afwah ibu dan bapa. Makan nasi kenyang tiada. salawat Muhammad. Teutap putroe lam 'ibadat. Terbenam dalam memuji Tuhan. Dawoo laloe pujoe Tuhan. Puteri jauhari latih badan. Berikan hatiku tawajuh kekal. Berkat keramat Aulia kiram. Membaca Quran. Cut putroe ti aja badan.Berkat Datu Nabi Adam. Tuwan putroe beuet Qeuruan. 435 . Bu neupajooh h'ana torn troe. O ya Tuhan Ilahi Rabbi. Ya Allah. Laeen samad bandum simpan. H'ana ingat sikalijan. Tiap hari. Bersama ummi Siti Hawa. Puji Allah. Neuthee Allah ngon Muhammad. Tiga hari sepotong roti. Pujoe Allah Muhammadan. Penguasa Tunggal.

Eleumee hukoom pih ka raghoe. Hatee Chusyhueq ngon saleh that.Puteri tetap dalam ibadat. Lila Bangguna: Teulheueh nyan neubeuet Queruan raja. Neubeuet Mantheq deungon Ma'ani. Eleumee nudjum. Dum peue bijak po samlakoe. Nyankeuh raja nyang mubudhoe. Eleumee haqiqat ngon maqrifat. Eleumee mintra. Mutammimah pih ka sampoe. eleumee falak. Seumah hadlarat malam uroe. Teuma neubeuet lee ngon Sirath. Thatbakeuti raja nanggroe. Ngon Alfiyah hafay jinoe. Yang lain lupa segala. Jeup-jeup teumpat neupham jinoe. Aqay liseek dengan cangklak. Neumeuhidja malam uroe. Eleumee Ladoni pih ka sampoe. Lalai tiada sekejap mata. Kesimpulan saya itu lebih menjadi kuat lagi setelah mengetahui pendidikan yang diterima oleh tokoh utama seorang lagi. Eleumee tasawoof pih that ahli. Areeh sangat poo samlakoe. Eleumee sulook pih ka muphoom. Mengenang Allah dan Muhammad. Lila bangguna jeud lee sigra. Neubeuet matan Jaroomiyah. 436 . eleumee heekeumat. Peurintah haq po geutanyoe.

Lila Bangguna cepat hafalan. Jalankan haq kebenaran Ilahi. Lila Bangguna paham mengerti. Tekun bakti raja muda. Belajar manthiq dengan ma'ani. maka saya berkecendrungan bahwa yang dimaksud oleh pengarang dengan : 437 . dan meneliti sifat-sifat dan watak tokoh utama yang bermain dalam kissah ini. bijak bicara. Matan Jarumiyah sudahlah tammat. Mutammimah kemudian tambah pula.Terjemahannya: Setelah itu belajar Quran. Alafiyah lagi hafal segala. Ilmu falak. Ilmu tasawuf segala ahli. Setelah memperhatikan peristiwa-peristiwa dan hal-hal yang diketengahkan dalam hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Ilmu hakikat dengan ma'rifat. Arif sangat muda jauhari. Hati tunduk. Raja budiman berakal budi. saleh takwa. Ilmu hukum mendalam pula. Sembah Hadlarat tiada khali. Kemudian belajar kitab Sirath. ilmu alat. Khamsoolkasara adalah Iskandarmuda. Akal cerdik. Ilmu Laduni lengkap semua. ilmu hikmat. Siang malam mengulang kaji. Segala rukun paham merata. ilmu nujum. Ilmu Suluk sudah mafhum.

d. Jime ija hitam puteeh. Kapay kleeng ngon kapay Arab. Gedoong ija dummeuriti. yaitu Puteri Pahang. Tangan murah Raja nanggri. umpamanya : a. f. Nanggroe maqmu h'ana sakri. Kecendrungan saya ini. Lila Bangguna. Rukoon aweueh hailya bawang. Tujooh bandja geupeget geudoong. Barat timu ureueng peureugi.a. Putroe Gumbak Meuh. suami Safiatuddin. karena hal keadaan yang dilukiskan dalam hikayat ini. Keude le that h'ana tara. 438 . yaitu Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin. Seumanta Indra. b. e. Negeri Gulitan Sagoop. Tabloe sigupang ladoom dijibri. yaitu Kerajaan Aceh Darussalam. yaitu Sulthan Iskandarmuda Dermawangsa. yaitu Kerajaan Perak Malaya. yaitu Sulthan Iskandar Sani bin Sulthan Ahmad Perak. Peukan rame that meusjeuhu. Raja Chamsoolkasara. Peukam rame that meujeuhu. c. Puteri Sjah Keubandi. Me meuneukat tiep-tiep hari. Kapay Inggreeh dum keumari. banyak sekali perserupaannya dengan hal keadaan Aceh dizaman pemerintahan Sulthan Iskandarmuda. Tentang lukisan Kemakmuran : Ngon hareuta that bahroollah. Manyang lamboong h'ana sakri.

Apa kata hikayat: Aduen putroe beukatalah. Bek Chalifah neubooh kamoe. Tujuh baris berjejar rata. malahan mereka menganjurkan agar Lila Bangguna suami adiknya diangkat menjadi Sulthan. Hal ini ada persamaan dengan pengangkatan Iskandar Sani. Negeri makmur segala jadi. Bawa kain hitam putih. Raja muda paruy kamoe. setelah wafat Iskandar Muda. Bawa dagangan sesuntuk masa. Raja adil berhati murah. Pasar ramai mashur nama. Gedung berderet penuh berisi. suami Safiatuddin. "Neudeungo teungku meutuwuh. Bertingkat melambung tinggi. 01-439 . Hayad uloon hee syeedara. Ketumbar jahe bawang segala. kapal Arab. Kapal Inggeris berlabuh segala. b. Toko banyak tara tiada. Kota mashur ramai niaga.Terjemahannya : Negara kaya laut umpama. Timur dan barat datang ziarah. Meunan teungku bak loon kira. sedangkan mereka cukup menjadi panglima saja. Kapal Keling. Nyankeuh raja peutimang nanggroe. Jipeugah bak wazi meuntroe. Tentang penolakan abang Putroe Gumbak Meuh untuk diangkat menjadi raja waktu ayahnya meninggal. Beli sigupang hadiah lagi.

Serahkan dia pimpinan negara. Meutabu seulanga dara. Terjemahannya: Abang puteri demikian berkata. Dirembang bulan baik ketika. Demikian pakat kami semua. Raja M u d a ipar kami." Abang puteri demikian peri." Daleem putroe meunan jikheun. Kepada Lila suami adinda. Hee teungku Meurak Diwangga. Serahkan kampung kerajaan ini. negara dan agama : "Jak kutimang bungong mancang. baiklah saya turunkan serangkaian pantun Putroe Gumbak Meuh mendendangkan puteranya Meurak Diwangga. Beurayek sinjak geunantoe du. 440 . Daulatkan wahai para Menteri. Patah Cabang angin raya. Nyang cheurajeun judoo putroe. Bek keeng-keueng nanggroe njang raja. Jak kutimang bungong meulu. Reumbang buleuen keunong uroe. Sebagai penutup pandangan mengenai Hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. pantun-pantun mana mencerminkan betapa besar cita-cita Putroe Gumbak Meuh (Ratu Safiatuddin) agar putera bangsanya menjadi pahlawanpahlawan yang berguna bagi bangsa. Jangan kami menjadi raja.Neujook gampoong deungon mideun. Sampaikan pada Perdana Menteri: "Dengarkan kami Teungku Perdana. Beudjeued aneuq keu uleebalang.

Bee meudr'am-dr'am teungoh sindja. Panjanglah usia puteraku intan. Beujeued rakan dum na banta. Pegang gayam pimpinan negara. Semerbak baumu dikala senja.Jak kutimang bungong muroong. Lekaslah besar anakku tuan. Jak kutimang bungong rihan. Jak kutimang bungong pandjoe. Bertabur dilaman selanga dara. Njoe amanat aneuq bak loon. Mari kubuai bunga rihan. Tasiboe aneuq lee gata " Terjemahannya: "Mari kubuai bunga embacang. Mari kubuai bunga murung. Anakku menjadi Hulubalang. 441 . Wazi raqyat gadli meutroe. Bunga tanjung harum baunya. Meukeupoong bungong keupula. Jeub-jeUb gampoong peukong agama. Inilah amanat ibumu kandung. Jadikan kawan segala banta. Beuna 'umu gata intan. Mari kubuai melur kenangan. Cabangmu patah angin raya. Muda oroe tjabeueng meutangga. Ditiap kampung tegakkan agama. Wahai mahkota Meurak Diwangga.

442 . hormati anakku dengan ikhlas. Dum peue leungkap neukaroonya.Mari kubuai bunga kapas. Alhamdulillah Pujoe keu Tuhan. Langet ngon bumoe ngon asoe alam. Wazir Menteri Qadli bangsawan HIKAYAT BANTA BEURANSAH " Pengarang dari Hikayat Banta Beuransah ini tidak tercatat pada naskah yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. kita dapat menarik kesimpulan bahwa pengarangnya adalah berpendidikan agama yang baik. Perhatikan sebahagian mukaddimahnya: Bismillahir Rahmanir Rahim. Ngon nama Allah zat yang qadim. Uloon puphoon ngon Bismillah. mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidang agama. dan memperhatikan cara mengarangnya kita berkesimpulan bahwa pengarangnya juga hidup dalam zaman kebesaran Kerajaan Aceh Darussalam. Ngon nama Allah Po nyang Asa. Asoealam peuneujeued dum na. jadi siapa pengarangnya tidak jelas. politik dan sejarah. Dari isi kandungan hikayat ini. Qulluhu Allah kufuwan Ahad. Romans berangkai yang dijalin dalam hikayat ini. Nyang peujeud agam seureuta ngon dara. Rahmanirrahim sifeuet meulija. Beureukat isim njang meulija. terjadi dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. terutama dari mukaddimahnya. Nyang peujeud uroe seureuta malam. Asoe laoot ngon asoe darat. H'ana sisat buet Rabbana. Dum mileek Tuhan sit laeen h'ana. Dipagi hari bertangga awan.

Apuy angen neupeuhadlee. Neubooh ingat dalam dada. 443 . Katakan: Allah Mahaesa. Pencipta alam semesta dunia. Berkat afwah nama mulia. Dengan Bismillah Zat Qadim. Manusia segala muda dan dara. Alhamdulillah pujikan Rahim. Pengasih Penyayang sifat mulia. Milik Tuhan Mahakuasa. Langit bumi isi alam. Pencipta siang dengan malam. Penghuni darat tambah samudera. Kurnia-Nya limpah lengkap segala. Rumput merumpun dibumi rata. Dum peue leungkap asoe doonya. Lengkap sempurna ciptaan Rabbana. Neupeudjeued eensan ngon lat batat. Api menyala. Nama Allah yang Mahaesa. Lengkap kurnia Mahakuasa. Naleueng awee dalam doonya. Terjemahannya: Dengan nama Allah yang Rahim-Rahmah. Berbagai batu diatas gunung. angin membubung.Djeuneh batee didalam glee. Dun peue hashee neukaroonya. Neupeudjeued tuleueng deungon urat. Kumulai surat dengan Bismillah.

Percintaan yang terjadi selalu dalam kalangan anak-anak raja. Tokoh-tokoh utama yang bermain dalam hikayat. Lengkap isi alam semesta. Mukaddimahnya dimulai dengan Bismillah. kemudian diiringi dengan pujian kepada Allah dan salawat kepada Rasul. 3. ilmu hikmat. kemudian mempelajari berbagai kitab Agama. selalu digambarkan sebagai manusia yang thaat kepada Tuhan. H a l ini mungkin karena sejak lama dahulu hubungan Cina dengan Aceh telah ada. selalu dirindukan oleh Raja Cina. Akhirnya direbut kembali setelah mengalahkan tentara Cina. ilmu mantra dan ilmu memerintah. selanjutnya dilengkapkan dengan sifat-sifat Allah dan tugas-tugas Nabi Muhammad. yang antaranya yaitu : 1. karena puteri sangat thaat dan bersembunyi dalam peti kaca. Diberinya tulang dan urat nadi. Lengkap akal ingatan segala. Ciri khas hikayat Aceh. Pada babak pertama puteri dapat dirampas dan dibawa kenegeri Cina.Tuhan ciptakan makhluk insani. dengan nama A l l a h . berhati budiman. mempunyai beberapa ciri khas. berpendidikan sempurna. berahlak tinggi. 5. ilmu firasat. 4. berwatak pahlawan. dan sekurang-kurangnya dalam lingkungan anak-anak menteri atau panglima. 444 . tetapi tidak mungkin dicemarkan kehormatannya. sehingga karenanya pecahlah perang antara Aceh dengan Cina untuk merebut puteri. Hikayat-hikayat Aceh yang diciptakan dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. # 2. Puteri cantik yang menjadi tokoh utama dalam hikayat. Jalannya hikayat selalu dibumbui dengan khayal masuk akal dan khayal tak masuk akal. antaranya dinyatakan sejak kecil sudah hafal Quran.

Sampai ditengah rimba mereka menjumpai simpang berjalan tiga jurusan.Inti Hikayat Ini. Akhirnya kebenaran yang ditempuh Banta Beuransah menang dan jalan salah dari kedua abangnya mengalami kegagalan dan kehancuran. Di raja saboh meuligoe. yang akhirnya tercapai tujuan. sedang kedua abangnya yang kemudian sadar dan insaf. D i Beuransah saboh kuta. namanya masing-masing Banta Beursiyah dan Banta Qeureuthah. tetapi akhirnya sampai ketujuan. keputusannya: Banta Beursijah dan Banta Quereuthah masing-masing memilih satu jalan yang mudah. 445 . Dari tulisan rahasia atas batu yang dapat dibaca Banta Beuransah ternyata bahwa dua jalan mudah dilalui tetapi tak sampai ketujuan. sedang dari isterinya yang dikawininya kemudian yang bernama Puteri Sjaribanun mendapat pula seorang putera yang diberi nama Banta Beuransah. yaitu perjuangan antara kebenaran dengan kejahatan. hampir saja gila. Adoe ngon a maseeng meuligoe. bahkan banyak kesenangan dunia disepanjangnya. Peristiwa ini dilukiskan oleh pengarang sebagai berikut: Maseeng-maseeng geubri jeumba. sedangkan Banta Beuransah memilih jalan sulit. Raja mempunyai seorang puteri bernama Ruhoon Afeulah yang sangat cantik rupanya. Tema pokok dari Hikayat Banta Beuransa. Puteri memelihara seekor burung bernama Malaoondiri yang indah bukan buatan. sementara jalan satu lagi sulit dilalui dan penuh marabahaya. dilihatnya dalam mimpinya itu Raja Maleek Syamsarah yang memerintah dinegeri Gulitan Eebeuram. akhirnya untuk memenuhi hasrat ayahnya. antara haq dengan bathil. Raja Syamsyah bermimpi. ketiga puteranya itu sama berangkat mencari mimpi ayahnya. M i m p i ini sangat menyusahkan raja. Mereka bertiga berunding. Banta Beuransah mendapat puteri Ruhoon Afeulah dan atas persetujuan ayahnya dikawininya. Raja Syamsyah yang memerintah negeri Arminyah mempunyai dua orang putera dari isterinya yang pertama yang telah meninggal. dikawinkan dengan dua puteri cantik yang dibawa oleh Banta Beuransah dari negeri Indra.

seperti yang dapat diperhatikan dalam seluruh isi kandungan. Sidroe raja saboh putroe. AJJah tuloong meubahgiya. Demikian nasib masing mereka. Dapat dara. Banta Beuransah juga demikian. Karena bahagia putera bertiga. Masing raja minta bahagian. Sabab meutuwah aneuqneuh lhee droe. Meuteumee putroe ngon hareuta. Meuteumee bahgiya geunap uroe. Sabab raja neumeulumpoe. dapat harta. Kurnia Allah limpahkan bahagia. Dapat bahagia sepanjang zaman HIKAYAT NUN PARISI Pengarang hikayat ini juga tidak tercatat dalam naskah yang ada dalam koleksi buku-buku saya. Neupeujeued hatee teumpat pikeeran. yaitu pertentangan antara kebenaran dengan kejahatan. Maseeng keudroe mita jeumba. Hasil pasti raja bermimpi.Meunankeuh dum maseeng jeumba. Adik abang mendapat istana. Raja kakanda begitu pula. Meuri dengon nyan salah ngon beuna: 446 . terutama rangkum dari mukaddimah sudah memberi pertanda kepada demikian : Alhamdulillah pujoe keu Tuhan. Terjemahannya: Masing-masing dapat bahagian. Tema dari Hikayat Nun Parisi ini. Njang peudjeued eensan utooh beukata. Seorang raja seorang puteri.

Adil pemurarfitatówadagiB'ïJl ens'rf fismsm BIBUÓ 302§ninuad grifilB gnooluiuaO 447 . Menetapkan jalan salah dan benar. Bumi subur tanaman menjadi. demikian pula 'Ain Sibayan yang dipertarungkan antara kebenaran dengan kejahatan.Terjemahannya: Alhamdulillah memuji Tuhan. Nyang ka geukheuen sah Syamtalira. Tentang dimana hikayat terjadi dan siapa rajanya ditempat itu. Kejadian-kejadian dalam hikayat ini terjadi dalam Kerajaan Syamtalira (Pase). Terjemahan : Tabiatnya baik banyak gunanya. Tokoh utama yang bermain dalam hikayat ini. dilukiskan pengarang sebagai berikut: Tabi'at pih gedj raja paidah. Pencipta insan cakap bicara. Nun Parisi. anak Perdana Menteri dan anak Nakhoda adalah lambang dari kebenaran. Misse paidah bintang Syamsia. dimana akhirnya kebenaran yang menang. dan pada waktu itu yang menjadi raja yaitu Sulthan Sarah yang dilukiskannya sebagai sangat adil dan takwa. Nama nanggroe nyan didalam qishah. 'ain Sibayan (tunangan Nun Parisi) dan tokoh pembantu yaitu Lizam dan Ariyan (anak-anak Perdana Menteri dan Nakhoda) dan Said Buriyan (anak Hulubalang). sementara Sa'id Buriyan adalah lambang dari kejahatan. Nanggroe pih aman reuzeuqi mudah. Ciptakan hati pusat pikiran. nyang mat cheuradjeuen Suloothan Sarah. Adee murah lagitaqwa. yaitu Nun Parisi (putera raja). Sulthan Sarah yang pimpinnegara. Bumoe dum basah udeep peunula.

Tambah qias. Sekalipun hamba budak belian. Leumah tapandang nibak ri rupa. Geutuloong alang beurangsoe teuka. Ataupun sulthan turunan raja.Nama negeri didalam kissah. Nyang ka patoot brat haana jeued ringan. bulat pakatan. Dalam perkara pegang neraca. kita melihat disitulah inti hakikat tema dari Hikayat N u n Parisi. Beuna salahan h'an jeued meutuka. Benar dan salah terpisah pasti. Suara mameh h'ana krang ceukang. 448 . Sulthan Sarah digambarkannya sebagai seorang yang adil. Yang berat takkan ringan. Nibak hukooman peugang neuraca. Hukoom Qeuruan Hadih Saydina. pemurah dan takwa. Waleepoon namiet hamba teuboohsan. H u k u m Quran dan Hadis Nabi. Sjamtalira tersebut nyata. Tentang sifat adil dilukiskannya : Hareutoe adee sabee timbangan. Laksana guna bintang surya. Dari tafsir arti adil. Terjemahannya: A r t i adil sama timbangan. Beuthat suloothan nyang sukee raja. Tentang sifat pemurah digambarkannya : Hareutoe murah sifeued peunyayang. Negeri aman rezki murah. pemurah dan takwa. Ngon qieh eejeumaq teungoh pakatan.

Tangan terbuka untuk peminta. Demikian indahnya sifat penyayang. Nibak buet teungah neuboh udjiooh. Hukoom dan adat qanun ngon reusam. Dum sikalijan tuha ngon muda. Keuaneuq r'aqjat neubri adjaran. Laeen nibak njan jalan peumuga. Anggeeta tudjooh leumah keu tanda. Lagi neujue buet meugoe meuladang. Nampak terang wajah muka. Santoon dan supan meudjeulih bahsa. Maqna taquwa 'ibadat sunggooh. Meunankeuh bangon sifeut penyayang. Terjemahannya: Arti murah sifat penyayang. Suara lembut mengalun senang.Walee bangsa Kleeng ureueng meudagang. Njaqni neupeubuet pakri njang surooh. Peungeuh udjiooh tangloong peulita. Hareuem dan meukrooh h'antom meuhawa. Jibeudoh Cahya bandrang seumeulhooh. Peu-ee nyang suwang meung sidroe h'ana. H'ana torn jiriwang na sroot suwara. Sekalipun Keling orang dagang. Kini kembali arti takwa. Tiada pinta makbul tiada. Bandum na r'aqjat h'an neubri malang. 449 . Teuma meuriwang maqna taquwa. Hatee teuwadjooh keu Tuhan Asa.

Lagi perintah bersawah berladang. Kepada rakyat perintah ajaran. Dimana tempat terjadi hikayat ini dan siapa raja dit empat tersebut. Hukum dan adat.T. Rakyat tak boleh derita malang. Haram dan makruh suka tiada. Sopan dan santun budi bahasa. Sakti. Hikayat ini telah disusun kembali menurut gaya sekarang oleh Abu Za'im (Sdr. Tambah pula berkebun segala. Raja Abdullah meugah h'ana soe. Laki perempuan tua dan muda. Nyakni berbuat menurut suruh. Melarat sengsara tiada siapa. dilukiskan pengarang dalam dua rangkum pada awal hikayat : Soobhan Allah qisah loon kheuen proe. Menyinar jauh tanglung pelita. Benderang cahaya laksana kilat. kanun dan resam. HIKAYAT RAJA JEUMPA Nama pengarang asli tidak tersebut dalam naskah yang ada pada saya. Perbuatan mungkar dibuang jauh. Uloon hareutoenyoe sidroe raja. Neumat keumudoe dinanggroe Jeumpa. Anggota tujuh jadi pertanda. 450 .Terjemahannya: Arti takwa rajin ibadat. Kolenel Husin Yusuf) dan telah diterbitkan dalam huruf Laten oleh badan penerbit P. Hati tawajuh ingatan Yang Esa.

Laksana caya mentari pagi. Gasien kaja dum na pih saban. Pegang neraca negara Jeumpa. Aneuk yatim dum geutampoong sigra. Raja Abdullah dikaruniai dua orang anak. Nyankeu judoo droe di poteuraja. Geujook teumpat beuet geupeusikula. Cantik rupawan puteri jelita. 451 . Meungnyankeu raja nyong Islam. Kabar berita seorang raja. Terjemahannya: Subhanallah kumulai kissah. Rupa that ceudah indah h'an bagoe. Bandum geupuwoe dalam astana. 'h'anlee teulanta teueeh bak jalan.Ratna Keumala nama Cut putroe. Teman hidup raja jauhari. Namanya mashur Raja Abdullah. Hanjeued kuta teuboh sigala janda. Permaisuri bernama Ratna Keumala. Laksana uroe teungoh keuluwa. Keu inong balee bandum neukira. Hana lam kuta meueen ngon agam. Geubri beulanja deungon pakaiyan. Neubri ngon ija neujue seumbayang. Kemudian Raja Abdulla mangkat dan diganti oleh puteranya Raja Jeumpa yang dilukiskan pengarang sebagai raja yang adil bijaksana: Hukoom pih adee diglee ngon banda. seorang puteri bernama Siti Geulima dan seorang lagi putera bernama Raja Jeumpa.

dilukiskan pengarang bagaimana sambutan yang mengharukan dihalaman istana: 452 . Hadian kain suruh sembahyang.Inong nyang muda hanjeued keu buja. Ditampung semua dalam wisma. Tak boleh janda keluyuran. Dalam hikayat Raja Jeumpa ini terjadi percintaan berangkai antara Raja Jeumpa dan Siti Geulima sebagai tokoh-tokoh utama hikayat dengan anak-anak raja dinegeri Darul Aman. Malam mereka tiada dijalan. Disantun sempurna dalam asrama. Segala diatur ketat dijaga. Yatim piatu tersia tiada. Negeri Indra dan akhirnya hikayat diramaikan dengan perang berkecamuk antara Raja Cina hendak merebut puteri. yang berakhir dengan kekalahan Raja Cina. Waktu puteri dibawa kembali dari negeri Cina. Terjemahannya: Hukum adil dikota dan rimba. Demikian sifatnya Raja Islam. Tiada orang terlantar dijalan. Meungnyo buet mungka get that neularang. Tiada dikota mabuk kepayang. Disuruh mengaji sekolah segala. H'ana jak runda 'oh watee malam. Miskin dan kaya sama merata. Janda segala mendapat santunan. Tiada wanita tunasila. Keji mungkar segala dilarang. Bandum neutileek sideek neujaga.

Dengan suloothan nyang raja deelat. Peurap samlakoe Cut putroe sadjan. Diarak dara masuk kota. Gata djitawan lee Cina kaplat. 453 . Masih hayat kurnia Tuhan. Katroh tariwang kenoe lom meuhat. Peudeuek bak tilang deungon nooreumat.Hingga ka sampoe cut putroe keunan. Seumah ngon sujud lagee atoran. Disana puteri disambut haru. Dihalaman istana ayah menanti. Terjemahannya: Sampailah sudah puteri andalan. Geupreh disinan lee ajah meuhat. Kusarap hanlee meuteumeung pandang. Rotdeeh rotnoe meumoe-meumoe kijam. Bersama sulthan kakanda raja. Sujut raja diiringi puteri. buah hati telah kembali. Sembah sujut pocut rupawan. Sembah ayahda dendam merindu. Sama menangis tersedu-sedan: Bahagialah tuan anakku puteri. Di leuen meuligoe Cut putroe intan. Geuba udalam laju lee leugat. E aneueq badan meutuwah that-that. Jak seumah tuwan po bungoong rihat. Mantong reuzeuki geubri lee Tuhan. Peueek urumooh laju rinjang.

Saya rasa juga akan besar manfaatnya. Adapun buku-buku hikayat tersebut yang ada dalam koleksi saya. yaitu Rencong. bernama Jaridj. RIWAYAT P R A N G P A N D R A H Hikayat ini mengisahkan yang terjadi antara ulama-ulama/rak454 . yaitu setelah Indonesia Merdeka.Sangka ayah tiada kembali. Mari puteriku sibuah hati. 4. Pengarangnya : Teungku Yahya Badin. H I K A Y A T JARIJ Hikayat ini menceritakan seorang yang salih dan takwa. HIKA YAT-HIKA Y A T Z A M A N B A R U Sebahagian dari Hikayat-hikayat Aceh karya pudjangga lama yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. QISHAH A S H A Y USHUY REUNCONG Hikayat ini meriwayatkan asal-usul senjata keramat Aceh. Masuk istana bahagia selamat. Anakda ditawan Cina keparat. 3. yaitu: 1. Pengarangnya: Abdul Muthalib. dihikayatkan dari buku prosa lama oleh ANZIB dan Muhammad Abdulmuthalib. kalau saya daftarkan buku-buku hikayat Aceh ciptaan para pujangga dalam zaman baru. QISHAH P R A N G CUMBOOK Hikayat ini meriwayatkan peristiwa-peristiwa dalam revolusi sosial di Aceh sekitar tahun 1945-1946. 2. yang karena thaat kepada Tuhan maka mendapat kehidupan bahagia. telah saya bicarakan sekedar untuk pengetahuan para pembaca peminat sastera dan pencita sejarah.

yat Pandrah (Kecamatan Samalanga) dengan tentera pendudukan Jepang. Pengarangnya: Muhammad Abdulmuthalib. QISHAH IE MBOON COT UROE Hikayat ini menceritakan sebuah roman yang bertemakan anak yang tidak hiraukan nasihat orang tua. Pengarangnya: Daud. Idris AS. 6. Pengarannya: T. 5. 9. H I K A Y A T R A J A ISTAMBOOY Sebuah roman yang dihikayatkan seakan-akan terjadi di Istambui dan sekitar negeri-negeri Arab. P E U D O M A N UDEEP Ini bukan hikayat. Raja Mahmud Suddin. Pengarangnya: T. Pengarangnya: Syekh Rih. HIKAYAT ABU SJAMMAH Hikayat ini meriwayatkan peperangan antara kaum muslimin dizaman Rasul dengan orang-orang musyrikin. 7. Pengarangnya : M . tetapi satu buku Puisi yang mengandung nasihat untuk pedoman hidup dalam masalah perkawinan. dimana akhirnya hidupnya susah. KHEUDAKILAHI Hikayat ini mengisahkan sebuah roman modern yang terjadi di aceh dalam zaman penjajahan. 455 . 8. Raja Mahmud Suddin. yang disusun dalam bentuk Hikayat Aceh. roman fiktif yang banyak khayal takmasuk akal.

Pengarangnya : M . NASIP Hikayat ini menceritakan dua orang pemuda anak orang kaya yang dibanting nasib dari senang menjadi susah. terjadi dalam lungkungan raja-raja dalam negeri khayalan. yang punya putera Budiman Asyeek. Dikarang dalam zaman baru ini. tetapi masih dengan gaya lama. H I K A Y A T TAJOOL M U L O O K B A N G K A W A L I Hikayat inipun mengandung kissah tentang percintaan dalam 456 . dan dari susah menjadi senang. H I K A Y A T B U D I M A N ASYEEK. 12. Menceritakan percintaan anak-anak raja dalam negera khayalan yang bernama Riyan Abujat dengan rajanya yang bernama Jamalul Asyeek. 15. 13.10. INDRA B U D I M A N Hikayat ini mengisahkan sebuah roman dimasa yang lalu. tokoh utama dalam hikayat ini. Pengarangnya : Muhammad Yusuf Ismail. Pengarangnya: Tibranu. H I K A Y A T Q A M A R U Z Z A M A N Hikayat menceritakan sebuah roman berangkai yang terjadi dalam sebuah negara khayalan. 14. 11. A l i El Zakaly. Pengarangnya : Teungku Ti Hawa. Pengarangnya : Tibranu. yang bernama K H A L I D A N dengan rajanya yang bernama Syah Zaman. H I K A Y A T L I L A J A U H A R I Hikayat ini mengissahkan sebuah roman yang mengasikkan puteri Lila Djuhari dengan Indra Bangsawan.

PANTOON ANEUEKMIET Berbeda dengan pantun muda-mudi yang romantis. sejak zaman yang telah lama lalu. maka dalam kumpulan ini Abdullah arif berusaha mengemukakan bacaan untuk anak-anak dengan mengetengahkan pantun-pantun jenaka. 17. PANTOON MUD A-MUD A Abdullah Arif sekali ini berhasil pula mengumpul kembali pantun-pantun Aceh yang sangat romantis.dua buah negara khayalan. Antara putera dan puteri raja inilah dijalin sebuah percintaan yang mengasikkan. 18. dan demikianlah seterusnya hal-hal lain. dan pembangunan kembali. 457 . kemudian mengalami kehancuran setelah pemberontakan. NASIB ACEH Hikayat ini mengisahkan nasib Aceh dan rakyatnya. yaitu negeri Syarakatan dan negeri Antara. A . sedang raja Antara punya seorang puteri bernama Bangkawali. berhasil melukiskan nasib Aceh yang silih berganti suka dan duka. yang pada mulanya bernama "Modal Revolusi" sejak awal kemerdekaan. 19. SEUMANGAT ACEH Pengarangnya juga Abdullah Arif. Pengarangnya: Tibranu. Raja Syarakatan punya seorang anak bernama Tajol Mulook. Dengan bahasa puisi-Aceh yang indah sekali. yang sekali lagi berhasil menggambarkan dengan bahasa-puisi yang indah betapa hebatnya semangat Aceh sejak dulu. pantun-pantun percintaan antara muda dan mudi yang sangat mengasyikan. 16. pengarangnya Abdullah Arif M . nasehat dan sebagainya. ciptaan pujanggapujangga lama.

23. juga dengan bahasa puisi Aceh yang amat indah. yang didalamnya dikissahkan hubungan romantis antara dua pahlawan muda. Sebuah novel modern yang dilukiskan dengan puisi bahasa Aceh (Hikayat). yaitu Panglima Nyak Miga dengan Serikandi Cut Bandi. yang menjadi korban dalam perang saudara antara pendukung Ali dengan pendukung Mu'awiyah. Syekh Rih termasuk diantara pengarang-pengarang hikayat Aceh yang subur dizaman Republik Indonesia. b. NASIB PUTOOH HARAPAN Hikayat yang dikarang oleh Syekh Rih Krung Raja ini mengisahkan sebuah percintaan antara seorang pemuda dengan seorang pemudi yang tidak berhasil. yang berakhir dengan perkawinan yang berbahagia. dengan hikayatnya ini telah berhasil melukiskan dengan indahnya peristiwa perang Aceh dengan Belanda. 22. Diantara karangan-karangannya yang lain. setelah semua pihak berdamai kembali dan melupakan segala peristiwa yang lalu. Banun Seutia. SIJUDOO PAHLAWAN ACEH Pengarangnya Drs Araby Ahmad. SYAIR KERUKUNAN RAKYAT ACEH Setelah tadinya Abdullah Arif melukiskan Nasib Aceh yang terus menderita akibat peperangan. . HIKAYAT HASAN HUSEEN Sekali lagi Syekh Rih Krung Raya berhasil menghikayatkan sejarah dua putera khalifah Ali bin Abi Thalib. yaitu : a. maka dengan syairnya ini dia telah mengemukakan suasana Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh yang diadakan di Blang Padang Banda Aceh mulai 20 Desember 1962. 458 Dara Daroohaka. 21.20. dimana kemudian karena putus asa sang dara menggantung diri. yaitu Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin. Bahasanya indah.

45 tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 bertepatan dengan tanggal 3 Juni 1972. Kekasih Seutia. setelah memulainya dalam bulan Safar 1392 atau dalam bulan April 1972. d. Abu Nawah. Pahlawan Seutia. pada hari Sabtu jam 10. Siti Islam. f. selesailah saya menyusun buku ini. Kepada Allah saya pohonkan ampun terhadap segala dosa. TAMMAT 459 . AKHIRUL K A L A M Dengan rahmat Allah Yang Mahakuasa.c. g. e. Si Rhang Manyang.

perkembangan IAIN Jamiah Ar Raniry selama hampir enam tahun di bawah pimpinannya. Hasjmy melaporkan. Dalam pidato tersebut A. 460 . Hasjmy kepada Rektor baru Ibrahim Husein M. dengan disaksikan oleh Menteri Agama Haji Alamsyah Ratu Perwiranegara. Juga pidato tersebut sebagai pidato timbangterima jabatan Rektor IAIN Ar Raniry dari Prof.. A. Hasjmy sedang mengucapkan pidato dalam Sidang Senat Terbuka IAIN Jamiah Ar Raniry Darussalam pada tanggal 16 November 1982.A.A.

Belawan (Karyawan Bina Marga P U ) . A . Sarjana Ekonomi (Drs) pada Itobashi University Tokyo. Hasjmy yang lahir tanggal 28 Maret 1914. enam laki-laki dan seorang perempuan yaitu : Isteri: Zuriah A . 461 . Mahdi. yaitu A l Hariry. Masih hidup sampai sekarang. 2. telah punyasatu anak. H . A . 9 Juni 1947. HASJMY A . Gunawan. yaitu Governement Inlandsche School Montasie Banda Aceh. Sipil Fakultas Teknik Gajahmada Yokyakarta. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan). telah punya 4 anak. A . lahir Agustus 1926. (Arsitek) Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Gajahmada Yokyakarta. H . Pendidikan yang telah ditempuhnya. Sekarang bekerja pada Dinas Tatakota D K I Jakarta. Putera/puteri: 1. Thawalib School Tingkat Menengah Padang Panjang. Darma. Surlya. Ir. H . Nikah/kawin tanggal 14 Agustus 1941. nama kecilnya Muhammad A l i Hasjim. 3. A . H . Hidup dengan seorang isteri dan mempunyai 7 orang anak. Dalam tahun tigapuluhan dan empatpuluhan sering memakai beberapa nama samaran dalam karangankarangan puisi dan cerpen. A l Jami'ah A l Islamiyah Qism Adaabul Lughah wa Taarikh al Saqafah al Islamiyah (Jurusan Sastra dan Sejarah Kebudayaan Islam) di Padang dan dalam tahun limapuluhan mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara Medan. A . 5 September 1949 (meninggal 12 September 1949). Sekarang Asisten Kepala Proyek Tali Tanjung Morawa .RIWAYAT HIDUP SINGKAT PROF. Ir. 4. H . A r i a Hadiningsun dan Asmara H a k i k i . 11 Februari 1945. . Sekarang Kepala Pertamina Perbekalan Dalam Negeri Cabang Balikpapan (tiga Prop : Kalimantan Timur. 15 Desember 1942. Telah punya dua anak.

7. H . 23 Maret 1951. memenuhi undangan untuk meninjau pembangunan masyarakat desa dan pembangunan pendidikan. Dalam tahun enampuluhan beberapa kali ke Malaysia dan Singapura untuk menyertai berbagai Seminar dan pertemuan Sastra. Perlawatan ke Luar Negeri yang pernah dilakukan. Dalam tahun 1979 berkunjung ke Sabah. untuk Hari Sastra Malaysia. mengunjungi Bahrain. Belum kawin. Sipil Fakultas Teknik Universitas Gajahmada Yokyakarta). Dalam tahun 1979 juga berkunjung ke Ipoh dan Kuala Lumpur.I. Seram (Maluku). Mulya.I II ke Saudi Arabia dan Mesir. suaminya Ir. H . memenuhi undangan Kerajaan Negara Bahagian dan Yayasan Sabah. Saudi Arabia dan Kueit. Dalam tahun 1980 berkunjung ke Korea Selatan. 5. Ikramullah (Ir. dr. tidak tammat. Dahlia. karena keburu kawin.5. dan memberi sebuah prasaran yang berjudul Bahasa dan Sastra Melayu di Aceh. Selain dari itu. selama 3 bulan. masih kulliah pada tingkat IV Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya. 462 . A . juga pernah berkunjung ke Thailand. Telah punya 3 anak. A . 3. A . untuk memberi serangkaian Dakwah Islamiyah dan menghadiri beberapa diskusi tentang Islam. Belum kawin. 7. 2. mulai Yanuari 1983 telah belajar lagi mengambil spesialisasi bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. antara lain : 1. Dalam perjalanan pulang singgah di Taiwan. India dan Pakistan. Tahun 1949 menjalankan tugas Negara RI sebagai Anggota Missi Haji R. Jurusan Bahasa Inggeris Fakultas Keguruan Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Dalam tahun 1979. 6. Hongkong dan Singapura. H . Kamal. Jakarta. 21 Yuni 1955. 14 Mei 1953. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. Setelah melakukan tugas "Impres" selama tiga tahun di Kairatu. 4. bersama Menteri Agama R. 6.

Medan 1939. Akhir tahun 1982. 11. 1983. menyampaikan makalah dalam simposium Internasional tentang Kesusasteraan Melayu Tradisional di Kuala Lumpur. Dalam tahun 1981. 9. 3. Dalam tahun 1981. 7. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. 5. Suara Azan dan Lonceng Gereja (Roman antara agama).Dalam tahun 1981. pendidikan moral dan sebagainya dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit baik dalam maupun Luar Negeri. naskahnya hilang pada Balai Pustaka Jakarta waktu pendudukan Jepang. N. Centrale Courant.T. Kobe. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Trengganu dan Kelantan. 8. Melalui jalan Raya Dunia (roman masyarakat). agama. Kyoto. berkunjung ke Thailand (Muangthai) atas undangan Organisasi Islam disana. 463 . 4. Medan 1936. naskahnya hilang di Balai Pustaka waktu pendudukan Jepang. juga mengunjungi Penang. berkunjung ke Jepang (Tokyo. 6. Bulan Bintang tahun 1978. Medan 1940. Bulan Bintang Tahun 1978). Medan 1939. Medan 1938. Pustaka Islam. Indische Drukkrij. Sayap Terkulai (roman perjuangan). Edisi Singapura diterbitkan oleh Pustaka Nasional tahun 1982. Kuala Lumpur.V. Dewan Saj ak (puisi). 2. Hiroshima dan lain-lain) memenuhi undangan untuk mempelajarai adat istiadat dan kebudayaan Jepang. Osaka. Syarikat Tapanuli. tidak terbit. Bulan Bintang tahun 1978). Buku-buku yang telah dikarang : Sejak umur 20 tahun sampai sekarang sudah lebih 50 buah buku yang telah dikarang dalam berbagai disiplin ilmu. memenuhi Undangan. yaitu : 1. 10. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Indiche Drukrij. Cinta Mendaki (roman filsafat/perjuangan).T. Bermandi Cahaya Bulan (roman pergerakan). sejarah kebudayaan. Kissah Seorang Pengembara (sajak).T. berkunjung lagi ke Pilipina memenuhi undangan Imam Besar Mesjid Jami' Maharlika Manila.

23. Lembaga Penerbit IAIN Jamiah Ar-Raniry. 10. cetakan ke III tahun 1974. cetakan II tahun 1978. 9. Jakarta 1977. 464 .T. 22. P. Banda Aceh 1963. Yahudi Bangsa Terkutuk. Singapura 1972. Dewan Bahasa dan Pustaka. Jalan Kembali (Sajak bernafaskan Islam). Sejarah Hukum Islam. Jakarta 1956. P. 11. 20. Bulan Bintang.Dewi Fajar. Pustaka Nasional. P.T. Banda Aceh. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Dimana Letaknya Negara Islam (Karya ilmiyah tentang ketatanegaraan dalam Islam). Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Bulan Bintang. Jakarta 1974 (tahun 1982 dicetak ulang). Islam dan Ilmu Pengetahuan Moderen (terjemahan dari bahasa Arab). tahun 1982 dicetak lagi. (roman politik). 18. cetakan ke II tahun 1971. Jakarta 1975. 19.T. diterbitkan oleh Aceh Simbun. Bulan Bintang. Rindu Bahagia (kumpulan sajak dan cerpen). 12. Pahlawan-Pahlawan Islam Yang Gugur (saduran dari bahasa Arab). 14. 8. Pustaka Faraby. Pemimpin dan akhlaknya. 1943. 21. Banda Aceh 1970. cetakan ke IV tahun 1981 (edisi Singapura oleh Pustaka Nasional tahun 1971. Banda Aceh 1973. Pustaka Faraby. Banda Aceh 1969. Pustaka Nasional.T. Singapura 1970. Rubai' Hamzah Fanssury Karya Sastra Sufi Abad XVII. 17. Semangat Kemerdekaan Dalam Sajak Indonesia Baru (Analisa Sastra). Kuala Lumpur 1974. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Banda Aceh 1971. Sejarah Kebudayaan Islam. P. 13. 15. Bulan Bintang. Pustaka Putro Cande Banda Aceh 1963. 1970. 16. Sejarah Kebudayaan dan Tamaddun Islam. Kerajaan Saudi Arabia (Riwayat perjalanan). cetakan ke II edisi Singapura tahun 1982). Pustaka Putro Canden. BandaAceh. Pustaka Putro Canden Banda Aceh 1963. Dustur Dakwah Menurut Al-Qur'an.

setelah ditambah dan disempurnakan). P. Tanah Merah (Roman perjuangan). Surat-surat dari penjara (catatan waktu dalam penjara tahun 1953 . Jakarta 1979. Apa Sebab Rakyat Aceh Sanggup Berperang Puluhan Tahun Melawan Agressi Belanda (berasal dari buku Hikayat Perang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Bulan Bintang. 25. Jakarta 1978. Bulan Bintang.T. Meurah Johan (Roman sejarah Islam di Aceh). P. Cahaya Kebenaran (terjemahan Al-Qur'an Juz Amma).T. Bulan Bintang. 28. 38. Jakarta 1977. 39. 37. Sulthan Aceh terbesar). 35.T. Mengapa Ibadat Puasa Diwajibkan (terjemahan dari Bahasa Arab). Peranan Islam dalam Perang Aceh.T. Jakarta 1950. Jakarta 1978. Bulan Bintang. Bulan Bintang. P. Jakarta 1977. 33. P. Bulan Bintang. 34. Bulan Bintang. Jakarta 1978. Jakarta 1980.T. P. Langit dan Para Penghuninya (terjemahan dari Bahasa Arab) P.T. P.T. 59 Tahun Aceh Merdeka dibawah Pemerintahan Ratu.1954). Jakarta 1979. Jakarta 1978. Bulan Bintang. 30.T.T. Mengapa Ummat Islam Mempertahankan Pendidikan Agama Dalam Sistem Pendidikan Nasional. 27. Bulan Bintang. Iskandar Muda Meukuta Alam (Sejrah hidup Sultan Iskandar Muda. P. Nabi Muhammad Sebagai Panglima Perang. P. Jakarta 1978. 26. 32.T. 465 . 36. P. Sumbangan Kesusasteraan Aceh Dalam Pembinaan Kesusasteraan Indonesia. P. Jakarta 1978. Bulan Bintang. P.T. P. Bulan Bintang. Bulan Bintang. Jakarta 1978. Mutiara. 31. P. 29.T.T. Bulan Bintang.T. Jakarta 1978. Bunga Rampai Revolusi dari Aceh. P. Jakarta 1979. Risalah Akhlak.24. Bulan Bintang.T. Bulan Bintang.T. Apa Sebab A l Qur'an Tidak Bertentangan Dengan Akal (terjemahan dari Bahasa Arab). Jakarta 1977. P.

Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah. A l Maarif. 43. Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983. 45. 1980. Publistik Dalam Islam. Pokok Pikiran Sekitar Dakwah Islamiyah. Mutiara. Perang Gerilya Dan Pergerakan Politik di Aceh Untuk Merebut Kemerdekaan Kembali. Sastra dan Agama. Bandung 1981. Al Maarif Bandung.T. akan terbit (Penerbit Beuna Jakarta) dalam tahun 1983. Mengarang dalam beberapa majalah dan harian yang terbit di Jawa. Jakarta 1978. 52. Penerbit Beuna. Apa Tugasnya Sastrawan Sebagai Khalifah Allah. 53. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. A l Maarif Bandung. P. 49. Mengenang Kembali Perjuangan Nissi Haji RI ke II. P. BandaAceh. 55. 44. 46. Kesusteraan Indonesia Dari Zaman Ke Zaman. akan terbit tahun 1983. Sumatera dan Singapura/Malaysia. B H A Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh.T. 50. Dakwah Islamiyah Dan Kaitannya Dengan Pembangunan Manusia. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). dalam tahun 1983 akan diterbitkan serentak oleh P.T. Penerbit Beuna Jakarta 1983. BandaAceh. Syiah Dan Ahlussunah Saling Rebut Pengaruh Di Nusantara. 47. 42. Beberapa naskah/terjemahan lagi yang sedang disiapkan. 41. Banda Aceh 1981. 466 . 1980. Pujangga Baru (Jakarta). Jakarta 1983. 51. (Sebelum Perang Dunia II): a. P.40. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). 54.T. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. P.T. Benarkah Dakwah Islamiyah Bertugas Membangun Manusia. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. akan terbit dalam tahun 1983. Hikayat Pocut Muhammad Dalam Analisa. Sejarah Kesusasteraan Islam/Arab. 48. Bina Ilmu Surabaya dan Pustaka Nasional Singapura.

diantaranya tahun 1932 s/d 1935 menjadi Anggota Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia (HPII) dan dari tahun 1933-1935 menjadi Sekretaris H P I I Cabang Padang Panjang. A . m. Akibatnya.b. Tahun 1935 bersama. c. H P I I merupakan onderbow dari Partai Politik P E R M I (Persatuan Muslimin Indonesia). f. a. Santunan (Banda Aceh). Kewajiban (Padang Panjang). Angkatan Baru (Surabaya). Fajar Islam (Singapura). Suluh Islam (Medan). Panji Masyarakat (Medan). d. h. PENGALAMAN PERGERAKAN Sejak usia muda. e. tahun 1934 dipenjarakan 4 bulan di Padang Panjang dengan tuduhan melanggar Undang-undang larangan rapat. Panji Islam (Medan). n. Pahlawan M u d a (Padang). i. Dharma (Banda Aceh). Bebas (Banda Aceh). d. Harmonis (Jakarta). Hasjmy telah aktif bergerak dalam berbagai Pergerakan. e. Miami (Medan). j. k. g. b.sama beberapa Pemuda yang baru kembali dari Padang Panjang mendirikan S E P I A (Serikat Pemuda Islam Aceh) dan kemudian terpilih menjadi Sekretaris Umum Pengurus Besar SEPIA. Pemimpin redaksi (Padang). Gubahan Maya (Medan). suatu Partai yang radikal yang menganut sistem non kooperasi terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. Matahari Islam. 1. c. Gema A r Raniry (Banda Aceh). Raya (Padang). menjadi salah seorang anggota 467 . (Sesudah Perang Dunia II) Sinar Darussalam. Setelah S E P I A dirobah menjadi P E R A M I I N D O (Pergerakan Angkatan Muda Islam Indonesia). Harian Waspada (Medan). Pemimpin Umum (Banda Aceh).

C i k Ditiro berjuang dengan heroik mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Sejak dari IPI. P U S A meskipun bukan partai politik. Sejak tahun 1939 menjadi Anggota Pengurus Pemuda P U S A (Persatuan Ulama seluruh Aceh). (Kasyafatul Islam) Aceh Besar. IPI bergerak aktif secara terang-terangan terutama setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menggerakkan kekuatan rakyat terutama Pemuda untuk mempertahankan Proklamasi itu. berobah lagi menjadi P R I (Pemuda Republik Indonesia) dan akhirnya menjadi Kesatria DIPISI R E N C O N G . sampai kepada DIPISI R E N C O N G . ayahnya Tgk. Gerakan ini dengan cepat menjalar keseluruh daerah Aceh.Pengurus Besarnya. Hasjim ditangkap Belanda dan baru bebas setelah Belanda lari dari Aceh. Hasjmy memimpin pemberontakan itu pula. bersama-sama dengan dipisi Gajah dan Dipisi Tgk. menidirikan satu gerakan rahasia IPI (Ikatan Pemuda Indonesia) yang bertujuan mengadakan persiapan perlawanan terhadap kekuasaan Belanda kalau Belanda kembali setelah kalahnya Jepang yang waktu itu memang telah diperkirakan kekalahannya. IPI kemudian beroleh menjadi B P I (Barisan Pemuda Indonesia). Pada awal tahun 1945 bersama-sama sejumlah Pemuda yang bekerja pada Kantor Aceh Sinbun dan Domai. dibawah Pimpinan A l i Hasjimy. 468 . dengan tujuan mengorganisir dengan cepat permberontakan terhadap kekuasaan Belanda. Sejak awal tahun 1942 gerakan ini aktif melakukan sabotase diseluruh Aceh sampai meningkat kepada perlawanan fisik. tetapi kegiatannya merupakan gerakan politik menentang penjajahan Belanda. Karena A . P E R A M I I N D O merupakan suatu Gerakan Pemuda yang radikal yang giat melakukan Gerakan Politik Menentang Penjajahan Belanda. diantaranya minggu ketiga Pebruari 1942 sejumlah Pemuda Kasyafatul Islam yang terlatih menyerbu kota Seulimuem dan membunuh Kontroleur Tinggelmen dan terjadi pula pertempuran di Keumirue. Setelah Jepang menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945. Dipisi Rencong. I . Selanjutnya pertempuran segera menjalar keseluruh daerah Aceh. Besar serta menjadi Wakil Kwartir Kepanduan K . Kemudian tahun 1941 bersama beberapa orang teman dari beberapa Pemuda P U S A mendirikan suatu gerakan rahasia (gerakan bawah tanah) dengan nama "Gerakan Fajar".

menjadi PIMPINAN KURSUS K A R A N G M E N G A R A N G di Kutaraja dan menjadi Staf Pengajar (1947-1948 dan 1950-1951). PENGALAMAN KEPEGAWAIAN ' Setelah Indonesia Merdeka. diantaranya. Anggota Staf Gubernur Militer Aceh. Wakil Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). diantaranya menjadi Anggota Badan Pekerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (1946). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Aceh (1957). dalam suatu upacara yang penuh khidmad dinaikanlah sang saka Merah Putih didepan kantor IPI (bekas kantor Aceh Sinbun) yang disaksikan oleh ribuan Pemuda dan masyarakat Umum. menjadi Ketua II Panitia Persiapan Universitas Negeri Sumatera Utara (USU) Medan (1957). Langkat dan Tanah Karo (1947). Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas Ekonomi Negeri Kutaraja (1958). aktif sebagai Pegawai Negeri dan menduduki berbagai jabatan. 469 . Anggota Komite Nasional Pusat (1949). menjadi Kepala Jawatan Sosial Kareiidenan Aceh dengan pangkat Bupati (1949). Pada awal September 1945 dengan menghadapi ancaman Jepang yang masih berkuasa di Aceh. Kutaraja (Banda Aceh) (1946-1947). menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Propinsi Aceh (1950). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh (1960-1964) dan dipensiunkan sebagai pegawai negeri atas permintaan sendiri (1966). Inilah Bendera Merah Putih yang pertama dikibarkan di Angkasa Banda Aceh yang kemudiannya baru disusul oleh tempat-tempat lain.Demikianlah secara kontiniu dan terus menerus aktif dalam setiap kegiatan baik sebelum kemerdekaan maupun sesudahnya. Selain aktif sebagai pegawai negeri juga bergerak dalam berbagai bidang kegiatan kemasyarakatan. menjadi Kepala Jawatan Sosial Daerah Aceh. Kepala Bagian Umum pada Jawatan Bimbingan dan Perbaikan Sosial dari Kementerian Sosial di Jakarta (1955). diangkat dikukuhkan sebagai Guru Besar (Professor) dalam Ilmu Dakwah (1976) dan kemudiannya diangkat menjadi Rektor IAIN Jami'ah Ar-Haniry Darussalam Banda Aceh (1977 sampai Nopember 1982). diangkat menjadi Pejabat Dekan Fakultas Dakwah/Publisistik IAIN Ar-Raniry Banda Aceh (1968).

Hasjmy bersama beberapa orang kawan seperjuangan lainnya mulai memikirkan dan memusatkan pikirannya untuk membangun Pusat-pusat Pendidikan diseluruh Daerah Aceh. 470 . A . Anggota M P R S Golongan B (Wakil Daerah Istimewa Aceh) tahun 1967. Ketua D P R . A . Khususnya dengan Daerah Istimewa Aceh dan Kota Pelajar & Mahasiswa Darussalam. akhir tahun 1982 dipilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan sejak berdirinya terus menjadi anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia. Ketua Dewan Kurator Universitas Negeri Syiah Kuala (1962). sejak diangkat menjadi Gubernur Aceh. Sebagai hasilnya. Hasjmy mempunyai andil yang cukup besar. kini telah dapat kita saksikan Kota Pelajar dan M a hasiswa ( K O P E L M A ) Darussalam dengan dua Perguruan Tinggi didalamnya.daerah lainnya akibat perang yang terus menerus. Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas T A R I B I Y A H I A I N Ar-Raniry (1960).Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Agama Islam Negeri Kutaraja (1959). Demikian pula dalam rangka mengejar ketinggalan Daerah Aceh dari daerah . Pengangkatannya sebagai Gubernur Aceh tidak terlepas dari usaha pemulihan keamanan Daerah Aceh yang sedang diamuk Perang Saudara sehingga Daerah Aceh bisa berobah dari Darul Harb menjadi Darussalam. Jakarta.G R Daerah Istimewa Aceh (1961) . Pimpinan Umum Harian Musa Putra dan Staf Redaksi Harian Karya Bhakti di Jakarta (1964/1965). I A I N Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala. Kemudian dipilih menjadi Wakil Ketua Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh sejak 1969. Anggota Pengurus Besar Fron Nasional (1960) . Kopelma Darussalam merupakan (Pusat Pendidikan untuk tingkat Propinsi). pada beberapa Fakultas di K O P E L M A Darussalam. U N S Y A H (1960). Ketua Umum Panitia Persiapan Universitas Syiah Kuala. P j . Disamping itu telah berdiri pula beberapa Perkampungan Pelajar dibeberapa Kabupaten dan beberapa Taman Pelajar pada beberapa Kecamatan diseluruh Daerah Aceh. Rektor I A I N Ar-raniry (1963). dan sejak tahun itu pula menjadi Dosen dalam mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam Publisistik.

Saudi Arabia. Hongkong. Hasjmy telah dua kali menunaikan ibadah Haji. BANDA A C E H . Konperensi dan Muktamar. Philipina. 471 . baik dalam Negeri (Indonesia) maupun di Luar Negeri. Simposium. 17 April 1983. Bahrain). Akhirnya dapat dijelaskan bahwa A . Jepang dan Korea Selatan.Telah puluhan kali A . Hasjmy menghadiri dan menyampaikan makalah dalam berbagai Seminar. Singapura. Taiwan. Malaysia. Muangthai. Kuwait. beberapa kali melaksanakan ibadah umrah dan telah beberapa kali melakukan perlawatan ke Timur Tengah (Mesir. Pakistan. Lokakarya.

Pengarang bersama keluarga (1957) 472 .

Pengarang dalam pakaian dinas sebagai Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh. 413 .

KEPUSTAKAAN Mohammad Said: 1. H . Sejarah Kebudayaan Islam. Penerbit Pengarang sendiri Medan 1961. Penerbit Lembaga Penerbitan I A I N Djamaih A r Raniry. Aceh sepanjang Abad. 3. H . 6. Banda Aceh 1959. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. Jakarta 1962. 474 . Tgk. Srikandi Aceh. Penerbit Pustaka Faraby. Drs. penerbit Pustaka Iskandarmuda. 8. Abubakar Aceh: 9. Penerbit Pustaka Antara. A . Darussalam 1969. Hasjmy: 7. Banda Aceh 1971. Sejarah Mesjid. Medan 1957. M . Penerbit Pustaka Iskandarmuda. Penerbit Lembaga Kebudayaan Aceh. Tarikh Aceh Dan Nusantara. Gajah Putih. Yunus Jamil: 2. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. M . Penerbit Ajdam I Iskandarmuda. Toko Buku A d i l . Medan 1961. Zainuddin: 4. Medan 1966. Sidi Gazalba: 10. cetakan pertama. 5. Banda Aceh 1968. Singa Aceh. Mesjid Pusat Ibadat Dan Kebudayaan Islam. Banjarmasin 1955.

Jakarta 1952. Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia. Sari Sejarah Serdang.K. penerbit Dinas P.M. Penerbit Pengarang Sendiri. Cut Nya Din. De Hikayat Aceh. Ismail Jakub SH.D. Adat Aceh. Iskandar: 12. Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Prof. Mahmud Yunus: 19. Husin: 11. Hazil: 16. Cetakan huruf Arab dicetak di Jeddah Saudi Arabia sebelum perang dunia pertama. 475 . Teungku Luckman Sinar SH : 18. Jakarta 1959. Rencong Aceh Ditangan Wanita. Prof. Penerbit N . V . Dr. Penerbit Pustaka Dan Bahasa. Dyas Sutan Pameran: 17. Penerbit Jambatan. Kuala Lumpur 1966. Teuku Umar Dan Jakarta 1952. Syekh Nuruddin Ar Raniry : 14. Nederlandsche Boeok En Steendrukkerij. 'S-Gravenhage Nederland 1959. T. Penerbit Pustaka Mahmudijah. Bustanus Salatin.Penerbit Bulan Bintang. Jakarta 1960. 13. Penerbit Pengarang sendiri. Teungku Chik Di Tiro. Medan 1971. MA : 15. Analisa tentang Bustanus-Salatin. Banda Aceh 1970.

naskah lama tulisan tangan huruf Arab. The Contest For North Sumatra. London-New York 1971. 22. Drewes: 25. Penerbit Mathba'ah A l Azhariyah. Adat Aceh. Kuala Lumpur 1969. Nederland 1958. Penerbit Malaysian Branch. reproduksi oleh Universitas Sjiahkuala 476 . Acheen. Anthony Reid : 24. Teungku Di Meulek: 27. Abu Abdullah Muhammad (Ibnu Bathuthah): 26. Penerbit University Of Malaya Press. Printers. Kairo 1927. Prof. Naguib Al-Attas : 21. Penerbit Oxford University Press. Prof. Penerbit S-Gravenhaga Martinus Nijhoof. With Introduction And Notes. Syed M. Qanun Meukuta Alam. Raniri And The Wujudiyyah Of 17TH Century Aceh. Dr. Miraatut Thullab. Penerbit University Of Malaya Press. Singapore 1966. Sejarah Alam Melayu. The Misticism Of Hamzah Fansri. Cetakan I.J. John Anderson: 23. Prof. Dr.W. Singapore. Syekh Abdurrauf Syiahkuala: 28. Kuala Lumpur 1970. G.Abdul Hadi Bin Haji Hasan : 20. Penerbit Frasser & Neave Limited. Rihlah Ibnu Bathuthah. Royal Asiatic Society.

Kairo. Hikayat Maleem Dagang. A l Muntahi. Hamzah Fansury: 32. koleksi buku A . naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hasjmy. Hasjmy. 33. koleksi buku A . koleksi buku A . Ruba'i Hamzah Fansuri. lama tulisan A r a b . Isal Baby E l Halaby. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hasjmy. Koleksi buku A . koleksi buku A . Hikayat Pocut Muhammad. Teungku Pantee Geulima: 31. 34. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Darussalam 2 Syekh Ismail Ibnu Abdulmuthathalib : 29. Jam'u Jawami'il Mushannafat. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Teungku Di Rukam: 30. Hasjmy. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Asrarul Arifin.Darussalam dari naskah September 1971. Hasjmy. 477 .

Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia. Penerbit Jambatan/Gunung Agung. PenerbitJPanitia Seminar sendiri. 1970. Penerbit Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh. 39. Banda Aceh 1963. Buku Peringatan 5 Tahun Darussalam. 40. 37. 478 .Buku-buku lain: 35. 36. Hang Tuah (huruf Arab). Jakarta 1960. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. Banda Aceh. Buku Peringatan 10 Tahun Darussalam. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. 1 S/d 38 tahun 1968 s/d 1971. Majalah Pengetahuan Sinar Darussalam No. 38. Banda Aceh 1969. Medan 1963. Penerbit Pemerintah * Daerah Kabupaten Aceh Timur. Monografi Daerah Kabupaten Aceh Timur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful