PENERBIT BEUNA mempersembahkan karya ini dalam rangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa

PENERBIT BEUNA Jl. Tanah Abang V — Petojo Sabangan XI/33 Jakarta Pusat

1. 2.

Kekeliruan tersebut, yaitu : Halaman 316 harusnya terletak setelah halaman 292, halaman tersebut menjadi halaman 293.

sehingga

Halaman 365 harusnya terletak setelah halaman 293 (asalnya halaman 316 ) sehingga menjadi halaman 294. Setelah penggeseran kembali halaman - halaman menjadi halaman - halaman 293 dan 294, maka laman berikutnya dari dua halaman tersebut, yang telah ada, sekalipun salah nomor halaman, nya sudah benar. 316 dan 365 halaman - hatetap seperti tetapi letak-

Kepada para pembaca kami harap memperbaiki terlebih dahulu sebelum membaca, dan dengan ini kami mohon maaf kepada pengarang dan para pembaca. PENERBIT / K O R E K T O R

KEBUDAYAAN ACEH dalam SEJARAH

PENUNJUK H A L A M A N

Halaman 1. R A N U P S I G A P U 2. E J A A N B A H A S A A C E H BAHAGIAN P E R T A M A Lintasan Sejarah Kerajaan Islam di Aceh 3. M U K A D D I M A H Sebab timbulnya kebudayaan - kebutuhan jasmani kebutuhan ruhani - kebutuhan sosial - difinisi kebudayaan - kebudayaan Islam 4. I S L A M M A S U K K E I N D O N E S I A 5. B E R D I R I N Y A K E R A J A A N - K E R A J A A N I S L A M . . Kerajaan Pase Kerajaan Kerajaan Kerajaan Islam Peureulak - Kerajaan Islam Samudra/ Islam Beunua - Kerajaan Islam Lingga Islam Pidie - Kerajaan IslamDaya Islam Darussalam. 58 36 45 35 13 30

6. L A H I R N Y A K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M . . Arus penjajahan barat ke timur - Silsilah Raja-raja Kerajaan Aceh Darussalam. BAHAGIAN KEDUA Kebudayaan Islam Dalam Lintasan Serajah Aceh 7. K E T A T A N E G A R A A N DARUSSALAM KERAJAAN ACEH

67
5

delegasi Aceh ke Betawi delegasi Inggeris dan Mekkah .hubungan Aceh dengan Belanda dan Inggeris diplomasi Iskandarmuda .dasar dan sumber hukum .hubungan Aceh dengan Turki . P E R A N A N K E H A K I M A N Pembinaan hukum.diplomasi zaman menurun .pemerintah daerah .perdagangan luar negeri . O R G A N I S A S I D A N PERKEMBANGAN ANGKATAN PERANG Balai laksamana .diplomasi Aceh tahun 1873 .ketegasan ratu .negara hukum .diplomasi Aceh .rukun negara .pembangunan angkatan perang rasi nama pangkat .perjanjian Pidie .rasi nama jabatan rangkap 97 94 84 74 119 .lima besar Islam .Halaman Dasar negara .derajat mahkamah 11.perdagangan dalam negeri .dalam keadaan perang 8.prinsip adil dan thaat .negara syura .delegasi van Swieten diplomasi menjelang perang .perindusterian/pertambangan pelayaran .syarat menjadi sulthan .syarat menjadi wazir . B E N T U K D A N S T R U K T U R K E R A J A A N Jawatan-jawatan pusat .balai baitul mal .pertanian/perikanan 10.mata uang balai furdhah .dewan delapan 12.cap sikureueng .diplomasi klassik Inggeris . K E H I D U P A N E K O N O M I / K E U A N G A N Lembaga pelaksana . H U B U N G A N L U A R N E G E R I Balai wazir badlul muluk .politik luar negeri .syarat menjadi qadli 9.

universitas baitur rahman 16. .lembaga-lembaga pendidikan .Syamsuddin A s Suamatrany syekh Nuruddin A r Raniry .Teungku D i Leupue . BANDA A C E H DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN Kota politik .Banda Aceh Ibukota Negara BAHAGIAN KETIGA Kesenian/pendidikan sejarah Aceh 15.seni mengarang surat .istana taman kesenian .upacara-upacara adat .sejarahnya .taman gairah .unsur-unsur warganegara kedudukan wanita .angkatan perang dalam kenyataan 13.dayah-dayah terkemuka 7 . K E H I D U P A N D A N P E R K E M B A N G A N S O S I A L .tingkatan pendidikan . .para ulama lainnya .industeri perang .Halaman pendidikan tentera . SEJARAH RINGKAS P A R A TERKENAL ULAMA/SARJANA 1 9 4 Hamzah Fansury .kota universitas .dua buah sarakata .Teungku Chik Pantee Kulu Teungku Faki .gegunungan dan pintoo khoop .wanita dalam angkatan perang armada inong bale .upacaraupacara kenegaraan 14. Lembaga-lembaga sosial .kota yang makmur . PERKEMBANGAN PENGETAHUAN Islam menghiasi lembaran 140 153 PENDIDIKAN D A N ILMU 190 Dasar dan tujuan pendidikan .Syekh Abdur Rauf Teungku Chik D i Tiro .

kitab syarah ruba'i .prosa .hikayat jihad zaman Nabihikayat pocut muhammad . RIWAYAT HIDUP PENGARANG KEPUSTAKAAN 461 4 7 4 8 .puisi .adat Aceh .i'lamul muttaqin 1 safinatul hukkam .faraidlul quran .Halaman 17. K A R Y A S A S T E R A B A H A S A A C E H Hikayat maleem dagang.dawaul qulub .Risalah Munjiyatul anam.talkhishul falah .kandang dan makam rencong.hikayat Aceh asrarul arifin .hikayat aja jeumpa " hikayat .mudhharul ajla . 18.jam'u jawami'il mushannafat .hikayat putroe gumbak meuhhikayat banta beuransah .syifaul qulub .hikayat nun parisi .masailil muhtadin .kasyful muntadhir .senibangunan .kasyful kiram .al mawa'idhatul badi'ah .miraatut thullab . 19.hikayat akhbarul karim .bustanus salatintafsir baidlawy .hikayat zaman baru r 3 8 9 3 4 1 20.kissah prang kompeuni .senidrama .senisuara dan senitari senirupa .hidayatul 'awam .sepucuk surat dari Tiro qanun meukuta alam . K A R Y A S A S T E R A Gudang ilmu pengetahuan . 21. KEHIDUPAN BUDAJA D A N PERKEMBANGAN SENI256 Senibahasa .hikayat prang sabi .

25. 5. Teuku Lueng Bata dll Lukisan Laksamana Malahayati Sket lukisan Kuta Inong Bale Sisa reruntuhan Kuta Inong Bale Batunisan Laksamana Malahayati Gambar lukisan Ratu Safiatuddin Gambar lukisan Cut Nyak Dhien Sisa reruntuhan Kuta Padang Makam Cut Nyak Dhien Gambar lukisan Cut Meutia Lukisan T. 20.. 21. 24. 16. 6. 4. 18. Umar Johan Pahlawan .PENUN JUK H A L A M A N B E R G A M B A R Halaman 1. 9. 3. 17. 7. 15. bajak dan weeng teube Foto k opi dua halaman kitab Kanzul Raghaib tentang Kerajaan Aceh Gambar Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.' Lukisan T. 12. Daud Mesjid Baitur Rahman yang dibakar Belanda dan gantinya Mesjid Raya Baiturrahman yang tiga kubah dan lima kubah Pintoo Khoop dan Gegunongan Foto kopi dokumen dari negeri Belanda Gambar Lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 15 28-29 29 41 42 43 64 64 a 72-73 75-76 85 92 102-103 117-118 128 129 130-131 132-133 139 143 144 145-146 147 148 149 155 156 165 176 199 9 . 19. 14. 10. 8. Sket Kuta Inong Bale Gambar perjalanan ke Lam Susoon Gambar sedang di Lam Susoon Foto kopi Kitab Idharul Haq Salinan Kitab Idharul Haq Foto kopi halaman Tazkirah Thabaqatain Gambar Alam Cap Peudeueng Peta Kraton Darud Dunia Foto kopi'Cap Sikureueng Foto kopi organisasi kerajaan Aceh Mata uang Kerajaan Aceh Darussalam Alat tenun. 30. Panglima Polem M . 26. 2. 29. 13. 11. 22 23. 28. 27.

55. 51. 46. Gambar Lukisan Syekh Abdurrauf Gambar lukisan Teungku Chik Di Tiro Lukisan Teungku Chik Pantee Kulu Gambar lukisan Teungku Faki Mesjid dan Dayah Teungku Faki Makam Teungku Faki Makam Baba Daud Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Makam Teungku Chik Lam Keuneu'eun Batunisan Teungku Chik Lam Keuneu'eun Sumur Teungku Chik Lam Keuneu'eun Makam Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Said Ahmad kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi Beslit pengangkatan Qadli dari Sulthan Alaiddin Mansur Syah Foto kopi surat kuasa dari Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah Foto kopi surat Tuanku Ibrahim Lukisan Teungku Chik Lam Birah Lukisan Teungku Chik Lam Jabat Lukisan Teungku Hasballah Indrapuri Dayah Teungku DiAnjoong Gambar tari Seudati Gambar tari Inong dan Ratoh Duek Gambar orkes hareubab dan penari Tari ranup lampuwan dan tari pho Tari adat Aceh Tengah Tari rapa-i dan daboih Gambar aksi main daboih Gambar permainan geudrang Lonceng Cakra Doonya depan rumooh Aceh Gambar pakaian kebesaran Aceh Gambar cerana sirih (puwan) 203 206 210 213 216 217 219 220 221-222 223-224 229 230 231 236 237 238 246 247 248 250 251 252 254 260 261 262 264 265 267 268 270 272-273 275 276-278 10 . 42. 54.Halaman 31. 60. 33. 61. 47. 49. 48. 44. 43. 52. 64. 56. 45. 50. 58. 59. 40. 35. 62. 38. 41. 63. 36. 37. 39. 53. 32. 57. 34.

Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Tgk. Makam Ratu Nihrasiyah yang berukir amat indah dalam Kandang Kuta Karang 80. Foto kopi surat dari Tiro 97. Gambar Rumooh Aceh 67. . Jembatan lama di Garoot 66. Makam Sulthan Iskandar Muda 72. Gambar Mesjid Indra Puri yang lama 68. Makam-makam para ulama dalam komplek Makam Teungku Di Bale Pase 80. Batunisan berukir dalam Kandang Pangoe 74. Telaga berkubah dalam Kuta Indrapatra 94. Kandang Dalam dan batunisannya 77. 78. Makam -makam dalam Kandang XII 71. Batunisan-batunisan dalam Kandang Kuta Karang 81. Batunisan makam Sulthan 69. . Di Bale Pase 83. Komplek Kandang Bilui 75. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Lheue . . Cot Bruk 93. Batunisan berukir dalam Kandang Meureuhoom Daya 85. Makam dalam Kandang Cot Bada 89. 79. Bangunan Kandang Meureuhoom Daya 84.Halaman 65. Batunisan berukir para meurah Mamprai 92. . Berbagai alat senjata Aceh 96. Makam sulthan dalam Kandang Blang 86. Makam dan meunasah Cot Bada 90. Makam-Makam dalam Kandang Pangoe 73. Reruntuhan Kuta Alam 95. Foto kopi 2 halaman Miratut-Thullab 280 282 284 286 287-289 290 291 293-294 295-296 297-298 299-305 306-307 308-309 310-315 317 318 319 320 321 322 323 324 325-326 327 329 331 332 333 335 337-338 340 342 369 11 . Makam-makam dalam Kanang Baperis 70. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Raja . . . Makam Syekh Abddurrauf Syahkuala 88. Jejeran batunisan indah dalam Kandang Bilui 76. Pemandangan alam dataran tinggi Mamprai 91. Makam ulama dan sulthan 87. Makam Putroe Ijoo dna Tgk.

Halaman 98. Gambar pengarang dalam pakaian dinas waktu menjadi Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh 418 472 473 12 . Gambar pengarang dengan keluarga 100. Gambar Dookarim pengarang Hikayat Prang Koompeuni 99.

4. yang pada umumnya tidak menyebut nama pengarangnya. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab. dan nomor-nomor halamannya yang dicantumkan pada tiap-tiap foot-noteyaitu nomor halaman dari naskah yang ada pada saya. 3. ia belum merupakan buku sejarah kebudayaan Aceh yang berfungsi meriwayatkan kebudayaan dari segala seginya. maka uraian mengenai lembaga-lembaga pendidikan (dayah-dayah). teristimewa Sdr. dan saya susun dengan sistematika modern. 2. sehingga memudahkan sesuatu penyelidikan. sangat tidak memadai dibandingkan dengan kenyataan yang sebenarnya. kesulitan yang pertama saya hadapi yaitu kurangnya buku-buku bacaan mengenai sejarah Aceh. Risalah ini saya namakan " K E B U D A Y A A N A C E H D A L A M S E J A R A H " . yang harus dimulai sejak zaman sebelum Islam. karya-karya sastera dan riwayat para ulama. 5. 13 . dengan pengertian bahwa buku ini mengemukakan kembali kebudayaan Aceh seperti yang termaktub dalam kitab-kitab sejarah dan catatan-catatan lainnya. Karena kesulitan bahan seperti yang tersebut diatas. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab atau salinan kembali dari naskah lama itu. Buku Qanun Meukuta Alam yang sering saya ambil bahannya dalam menyusun risalah ini.R A M P SIGAPU BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM 1. kecuali satu dua buah. berbeda dengan kitab-kitab agama yang dikarang dalam bahasa Jawi (Melayu) yang semuanya menyebut nama pengarang dan dicatat pula tanggal selesainya pada akhir kitab. sebagai langkah kearah penyusunan sebuah buku sejarah kebudayaan Aceh yang lengkap. Jadi. Dalam menyusun buku ini. Sungguhpun demikian. dengan bahan-bahan yang ada dalam perpustakaan saya dan dengan bantuan bahan dari teman-teman. Yunus Jamil dan Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. Teungku M . maka risalah ini telah dapat saya selesaikan pada tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 (3 Juni 1972). terutama mengenai sejarah kebudayaan. Semua buku hikayat Aceh yang saya pakai dan bicarakan dalam risalah ini.

10. menambah dan menyempurnakannya. Buku Adat Aceh With Introduction adalah salinan dari buku tersebut yang diterbitkan/dicetak s'-Gravenhage-Martinus Nijhoof. 7. serta mengadakan usaha lanjutan untuk memperbaiki. 8. H. setelah selesai saya susun ia telah menjadi hak masyarakat bangsa Indonesia untuk ditelaah. Wabillahit Taufiq Wal Hidayah ! BandaAceh. yaitu mengetengahkan kembali kebudayaan Aceh dalam rangka membina Kebudayaan Indonesia yang lengkap menyeluruh. adalah diangkat dari koleksi album pribadi saya. Adapun gambar-gambar dan fotocopi-fotocopi yang dimuat dalam buku ini. HASJMY. 9. bahwa risalah ini selesai saya susun menjelang berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh Kedua. Jadi nomor-nomor yang tercantum pada foot-nottadalah nomor-nomor pada naskah salinannya yang ada pada saya. dan inilah harapan saya satu-satunya.6. 23 Rabiul Achitr 1392 5 Juni 1972 ttd. dan menurut anggapan saya bahwa usaha Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh mengadakan Pekan Kebudayaan Aceh Kedua dan usaha saya menyusun risalah ini bertujuan sama. Nederland. Cara kebetulan. Risalah yang bernama kebudayaan Aceh Dalam Sejarah ini. 14 . yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus s/d 2 September 1972.

SEKETKUTA INONG BALEE 15 .

selama akhir Juni sampai awal Agustus 1972 hari-hari yang senggang dari kesibukan dinas rutine saya pergunakan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah. dimana terdapat kuta-kuta (benteng). Kuta Inong Bale (Benteng Wanita Janda) terletak kira-kira 7 kilo meter dari Krung Raya. Kuta Inong Bale ini adalah pangkalan utama dari Armada Inong Bale yang dibentuk oleh Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil. Kuta Inong Bale ini terdiri dari benteng utama yang dilingkari dengan tembok yang sangat kuat. semakin terasa bagi saya betapa bermanfaatnya turun kelapangan untuk melihat dan mempelajari benda-benda budaya peninggalan zaman jayanya Aceh. yang masih ada bekas-bekasnya. kandang-kandang para Sulthan dan makam para ulama. Kuta Mukuta A l a m . tinggi dari permukaan laut kita-kita 100 m. diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya yang indah. zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai kedudukan internasional yang amat mengagumkan. Demikianlah. (1589-1604 M ) .PENGANTAR TAMBAHAN T E N T A N G BENDA-BENDA B U D A Y A Setelah buku ini selesai saya susun. 16 . baik yang berada di Banda Aceh ataupun ditempattempat lain. K U T A INONG B A L E Kesempatan yang pertama pada tanggal 20 Juni 1972. Kuta Inong Bale dan Makam Laksamana Malahayati yang ketiga-tiganya terletak sekitar Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. dan panjang kuta ini kira-kira 600 m. yang memerintah tahun 997-1011 H . saya berpendapat ada baiknya menurunkan dibawah ini beberapa catatan tentang benda-benda budaya yang saya kunjungi itu. dengan panglimanya Laksamana Malahayati dan Kepala Stafnya Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. saya pergunakan untuk mengunjungi Kuta Indrapatra di Ladong Kecamatan Darus Salam. dan kuta menyeluruh dimana didalamnya terdapat bangunan-bangunan asrama dan sebuah kolam pemandian yang bernama Kolam Putroë Ijoo. Inti dari Armada Inong Bale terdiri dari janda para Syuhada. Untuk melengkapi buku i n i .

Makam Laksamana Malahayati yang terletak diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya. yang terletak diatas sebuah bukit dekat Kampung Kuta. mungkin sekali. MAKAM MALAHAYATI Disebelah selatan Kuta Inong Bale terdapat Makam Laksamana Malahayati. K A N D A N G BILUY Kesempatan yang kedua pada tanggal 4 Juli 1972. tetapi bentuk dan arsitekturnya serupa. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Biluy dan M a k a m L a m 17 . Kampung Kuta dahulunya adalah perkampungan perwira dari Armada Inong Bale. sekalipun tidak tertutup kemungkinan bahwa Kuta Indrapatra dibangun diatas puing-puing reruntuhan candi Hindu. ditempat mana Laksamana Malahayati dan Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen serta perwira-perwira lainnya bertempat tinggal. Disamping makam Laksamana Malahayati. Kuta Indrapatra lebih besar dari Kuta Meukuta A l a m . Sekalipun ada orang mengatakan bahwa Kuta Indrapatra adalah peninggalan zaman Hindu. juga terdapat makam yang lain. sedangkan Kuta Meukuta A l a m (Kuta Iskandar Muda) terletak dekat Teluk Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. mempunyai batunisan yang berukiran indah dengan ayat-ayat Quran. mungkin makam Kepala Stafnya Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen. namun saya tidak melihat adanya unsur-unsur Hindu pada kedua kuta ini adalah asli buatan Kerajaan Aceh Darussalam sendiri.Tempat terletak Kuta Inong Bale ini indah sekali dan bersama-sama dengan benda-benda budaya lainnya sekitar Krung Raya baik sekali untuk menjadi objek turisme. KUTA INDRAPATRA D A N K U T A M E U K U T A A L A M Kuta Indrapatra terletak di Ladong Kecamatan Darussalam sekarang. bahwa arsitek perencana kedua kuta itu adalah satu orang. menandakan. Diatas bukit ini sekarang telah ditumbuhi kayu yang tinggi besar. Lam Reh.

Pengaruh Teungku Lam Keuneu'euen sangat besar. yang mungkin dibinanya belum lebih dari 200 tahun. tetapi juga karena seorang pengusaha dan ahli pertanian yang besar. seorang ulama besar yang bersama-sama dengan Meurah Johan sekitar tahun 576 H . yang antaranya Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah yang memerintah tahun 895-902 H .Keuneu'euen yang keduanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. bukan saja karena beliau seorang ulama dan pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. M A K A M L A M KEUNEU'EUEN Makam Lam Keuneu'euen ini telah tua usianya. bahkan kampung itupun telah bernama Kampung Lam Peuneu'euen. (1180 M) datang ke Aceh Besar untuk menjalankan dakwah Islam. dan juga mempunyai nilai seni yang tinggi karena ianya berukiran dengan huruf-huruf Arab yang bermotifkan ayat-ayat Quran. yaitu makam dari Syekh Abdullah Kan'an. Makam Teungku Chik ini terletak dalam sebuah bangunan yang berbentuk mesjid. sementara sumur dihadapannya dengan munyeng dari tanah berukir. yaitu telah lebih dari 700 tahun. Makam Lam Keu Neu'euen ini. maka kemudian makamnya terkenal dengan sebutan Makam Teungku Chik Lam Keuneu'euen yang lama kelamaan oleh lidah Aceh menjadi Lapeueneu'euen. sehingga sampai sekarang demikianlah namanya. maka Kandang Biluy sangat memerlukan kepada perawatan dan pengawetan yang pantas. Syekh Abdullah Kan'an inilah yang mula-mula membawa bibit lada ke Aceh sehingga beliau dapat disebut Bapak Lada Aceh. Dalam Kandang Biluy terdapat makam para Meurah dan para Sulthan serta para keluarganya. terlihat 18 . Setelah beliau dimakamkan ditempat tersebut. Baik untuk kepentingan sejarah ataupun untuk kepentingan turisme. yaitu kinipun makam beliau masih dikunjungi orang dan masih banyak orang meiepaskan nazar. diduga telah berumur lebih dari 700 tahun. (1490-1497 M). Bukti dari besarnya pengaruh beliau sampai sekarang. Batunisan-batunisan yang terdapat pada makam-makam di Kandang Biluy ini mempunyai nilai sejarah karena tercatat nama Sulthan dan tanggal mangkatnya. Pada hari saya berkunjung kesana.

M A K A M SEKITAR M A M P R A I Sekitar dataran tinggi Mamprai banyak terdapat makam para Meurah (raja-raja kecil) dan para ulama kenamaan. Saya telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri. Sulthan yang menolak ultimatum Belanda bertanggal 26 Maret 1873. yang menurut cerita beratus tahun yang lalu berpenduduk banyak sekali. sehingga menjadi makam yang layak bagi seorang sulthan yang lebih suka meninggalkan istana daripada menyerah kepada musuh M A K A M . Sulthan yang gagah berani dan tahu harga-diri. Kandang Cot Bada yang terletak dekat Samahani Kecamatan Suka Makmur. Seharusnyalah Pemerintah Daerah dan rakyat Aceh secepatnya membina kembali makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Jenazah beliau dibawa ke Cot Bada dan dimakamkan disana. 19 . dan Kandang Pangoe yang terletak dekat Lam Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. karena Kraton Daruddunia direbut Belanda setelah menjadi puing. bagaimana menyedihkan makam Sulthan ini. seorang ulama dan pengarang kenamaan. yang tereletak dalam kecamatan Suka Makmur. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Cot Bada. K A N D A N G COT B A D A Kesempatan ketiga pada tanggal 18 Juli 1972. Mamprai satu dataran tinggi yang berpemandangan indah. terdapat makam Teungku Cik Kuta Karang. sehingga didaerahnya pernah dibangun satu kota istirahat. (1870-1874 M). tanpa ada kesempatan untuk membuat makamnya yang layak sebagai seorang Sulthan yang tidak kenal menyerah.beberapa ekor kambing nazar. yang menurut keterangan khadam makam tersebut bahwa kambing-kambing itu akan disembelih hari Jum'at mendatang Dalam komplek pekarangan Makam Teungku Cik Lam Keuneu'euen. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah meninggal setelah Pusat Kerajaan Aceh dipindah keluar kota Banda Aceh. adalah tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . Makam para Meurah sekitar dataran tinggi Mamprai.

yang semuanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. didalamnya antara lain terdapat makam Meurah Jiee yang berbatu nisan besar tinggi serta berukiran yang bermotifkan ayat-ayat Quran. juga seorang ulama yang dianggap sangat kramat. hal mana menambah keyakinan penduduk akan keramatnya Ja tersebut. Kandang Lheue yang terletak di Kampung Paya Trieng. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Lheue. Kandang Ulee Lueng dan Kandang Leu Ue. demikian pula dengan makam-makam lainnya ditempat itu. terdapat makam Teungku Cik Awee Geutah. Kebetulan waktu saya kesana. terletak di Kampung Lagang. oleh karena rindangnya dengan kayu-kayu besar KANDANG LHEUE ULEE LUENG. Tiada berapa jauh dari Kandang Lheue i n i . yaitu Makam Meurah Cot Bakkrut (turunan Meurah Eumpee Blieng). Makam Putroe Ijoo (puterinya Meurah Cot Bakkrut dan isteri dari Teungku C i k Glee Weueng yang terkenal). Pada makam-makam ini. seorang ulama besar pencinta binatang. Kandang telah ditumbuhi kayu-kayu besar dan rindang. Makam Teungku Cik Cot Bruk. terdapat didalamnya banyak makam Meurah-Meurah dan keluarganya. M a k a m Meurah Keunayan (dua yang akhir ini anaknya Meurah Cot Bakkrut). dengan batunisan-batunisan yang besar tinggi dan 20 . kecuali sumur yang dekat dengan makam Ja C i k . Makam Meurah Puteh.Diantara makam-makam yang terdapat didataran tinggi M a m prai ini. sehingga semua sumur telah kering. lagi musim kemarau yang amat sangat. Tetapi. seorang ulama besar yang dianggap keramat sampai sekarang. juga terdapat batunisan-batunisan yang berukiran huruf Arab yang indah dengan motif ayat-ayat Quran. K A N D A N G L E U UE. Memang waktu itu saya lihat banyak wanita-wanita mengambil air kesumur Ja C i k Kandang Ulee Lueng yang terletak dekat Kampung Daroy Kameu. dan sebuah lagi makam Ja C i k . terletak di Kampung Meunasah L a m Blang. Kesempatan keempat pada tanggal 21 Juli 1972. sayang sekali karena makam-makam itu telah menjadi tempat istirahat kerbau waktu terik matahari.

yaitu sama-sama mempunyai batunisan-batunisan besar tinggi. 21 . baiknya hutan/rimba dipelihara terus. Menurut hernat saya. akan sangat menarik bagi kaum toris yang biasanya selalu mendekam dalam kota besar. keadannya juga sama seperti Kandang Ulee Lueng dan Kandang Lheue. (1497-1511 M ) dan makam Raja Ibrahim. Dalam kandang antara lain terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah tahun 902-916 H . artinya jangan dipotong. Saya rasa dalam suasana seperti dalam hutan belantara ini. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang Kecamatan Darul Imarah. sehingga betul-betul dapat menjadi objek turisme yang amat berkesan K A N D A N G RAJA Kesempatan kelima pada tanggal 25 Juli 1972.berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. kecuali yang betul-betul tumbuh atas kubur. Juga kesempatan hari ini saya pergunakan sebaik-baiknya untuk mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) yang juga terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. adalah salah satu Kandang yang dahulunya bernaung dibawah pengawasan Kraton Kuta A l a m . Kandang Ulee Lueng ini saya lihat sekarang telah merupakan hutan dan rimba kayu-kayu besar yang mungkin telah ratusan tahun umurnya. Jumlah makam-makam dikandangkandang ini banyak sekali. Kandang Raja ini sama halnya juga dengan Kandang Ulee Lueng. Kandang Lheue dan Kandang Leu Ue. KANDANG PANGOE Kandang Pangoë yang terletak dekat L a m Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. baik kayu-kayunya ataupun batunisan-batunisannya. dekat dengan Kampung Daroy Kameu. Kandang Leu Ue yang terletak di Kemukiman Puni tidak berapa jauh dari Kandang Ulee Lueng. dibawah naungan kayu-kayu besar tinggi dengan hutan-hutan kecil kelilingnya. berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran.

(1205-1234 M ) . Kira 90 tahun kemudian. dan ditengahtengah blang padang itu terdapat tanah yang agak tinggi (bukit rendah mendatar) yang disebut Peukan Dara Baroo (Pasar Penganten Baru). yaitu Kampung Daroy Kameu dan Kampung Kandang. yang mungkin tempat upacaraupacara waktu pemakaman orang-orang besar. Antara Kampung Daroy Kameu (Pusat Kraton) dan Kampung Kandang (asrama perajurit dan Kandang Raja) terhampar blang padang (lapangan luas) yang mungkin antara lain dijadikan tempat upacara-upacara kenegaraan yang besar dan parade. didirikan pula Kraton Darud Dunya oleh Sulthan Mahmud Syah I yang memerintah dalam tahun 665-708 H . Menurut keterangan penjaga kandang itu kepada kami. Kampung Daroy Kameu terletak pada pusat Kraton tempat dulunya berdiri istana dan gedung-gedung lainnya. Bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) sekarang menjadi dua buah kampung. maka Kraton Daroy Kameu dijadikan lembaga pusat Balai Majelis Mahkamah (Mahkamah Agung) dan pusat kegiatan ilmu. Setelah kedudukan Sulthan dan Pusat Pemerintahan dipindahkan ke Kraton Dunya. bahwa tidak ada orang yang berani memotong kayu ditempat itu. ditempat mana tiap-tiap tahun diadakan upacara keramaian 22 . (1267-1309 M ) . KRATON D A R U L K A M A L Kesempatan tanggal 25 Juli 1972 juga saya pergunakan untuk menyelidiki dan mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal. karena kuatir akan celaka. pertama kali didirikan oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. yang memerintah dalam tahun 601-631 H . sedangkan Kampung Kandang terletak disebelah selatan. sebagai sulthan pertama dari Kerajaan (Aceh) Darussalam. sehingga batunisan kepala dari Sulthan Syamsu Syah telah patah. Kandang inipun telah merupakan rimba kecil dengan kayu-kayu besar tinggi. maka Kandang Pangoë inipun tidak terpelihara samasekali. dalam Kecamatan Darul Imarah.Seperti halnya dengan kandang-kandang didaerah Kecamatan Darul Imarah. yang oleh lidah Aceh disebut "Daroy K a m e u " . tempat dulunya berdiri asrama perajurit dan sebuah kandang yang kemudian terkenal dengan sebutan Kandang Raja yang tinggi dan bermedan luas. Kraton Darul Kamal.

Kraton Darud Dunya setelah mencapai puncak kegemilangannya. (1539-1571 M ) . = 1675-1678 M ) terjadilah pembakaran terhadap Kraton Darud Dunya. Balai Peratna Sembah dan Balai Mahkamah Rakyat. = 1607-1636 M ) .yang kira-kira sama dengan Pekan Kebudayaan Aceh sekarang. tiap-tiap sulthan berturut-turut memperbesar dan menyempurnakan Kraton Darud Dunya. Kandang Leu Ue dan Kandang Lheue. yaitu Kandang Raja dan Kandang Dalam (sekarang terkenal dengan sebutan Kandang Ulee Lueng). sedangkan sekitarnya terdapat Kandang Biluy. Balai Rong Sari. Mesjid Baitur Rahim. Demikianlah. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a Meukuta Alam (1016-1045 H . yang mulai didiami oleh penggantinya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II yang memerintah dalam tahun 811-870 H . Dalam zaman pemerintahan Sri Ratu Nurul AlamNaqiyatuddin (1086-1088 H . sebagai usaha sabot yang putus asa dari golongan kaum wujudiyah yang menjadi alat golongan politik yang anti raja wanita. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I membangun Kraton Darud Dunya dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. K R A T O N D A R U D DUNYA Selagi Sulthan Alaiddin Johan Syah masih hidup. Diantara gedung-gedung yang sempat terbakar. Istana Sulthan. Asrama Perajurit Pengawal dan rumah-rumah para perwiranya. sehingga pada zaman Sulthan Alaiddin Riayat Syah II A l Kahhar yang memerintah dalam tahun 945-979 H . Balai Mahkamah Rakyat. Balai Gading. semua bangunan dalam kraton telah diganti dengan tembok beton. Oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. Kraton Darud Dunya dilengkapi dengan istana resmi. (1292M). Dalam tahun 691 H . kota baru direncanakan pada satu waktu dijadikan Ibukota Kerajaan untuk menggantikan kota lama Bandar Lamuri. telah mulai dibangun satu kota baru dekat sungai Kuala Naga (sungai Aceh sekarang) antara Kampung Pandee dan Blang Peureulak. kota mana dinamakan Bandar Darussalam (dalam perjalanan sejarahnya berobah menjadi Banda Aceh). (1408-1465 M ) . Dalam Kraton Darul Kamal terdapat dua buah kandang. Balai Peratna Sembah. yaitu Mesjid Baitur Rahim. Gudang-gudang 23 . beberapa istana lainnya.

maka Kraton Darul Aman berantakan menjadi puing K A N D A N G L A M SUSOON Kesempatan tanggal 7 Agustus 1972 saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang L a m Susoon. diberi nama "Kraton Darul A m a n " . sedangkan mesjid dalam Kraton Darul Aman oleh Sulthan Iskandar Sani diberi nama baru yaitu Baitul Musyahadah. yang kemudian oleh karena kuat bentengnya dinamakan juga Kraton Kuta A l a m (Benteng Dunia). selain istana-istana dan gedung-gedung pemerintah lainnya. yang kemudian nama ini oleh Sulthan Iskandar M u d a dijadikan nama mesjid dalam Kraton Darud Dunya. Kota A l a m dan sebahagian kampung L a m Bhuk. Jadi daerah Kraton Darul A m a n meliputi sebagian Peunayong. (1497-1511 M ) . Kraton yang baru dibangun ini. setelah diperbaiki dan Dan sebagai akibat dari perang saudara beberapa kali. Teunambak Pidie memanjang dari pinggir sungai Aceh (dijembatan Kota Alam sekarang) sampai ke Kampung Lam Dingen. maka di bangunlah Kraton baru oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah dalam tahun 902-916 H . Pada tanggal 24 Januari 1874. ditempat mana menurut riwayat muktamad dimakamkan tiga orang Sulthan. diseberang sungai Aceh atau disebelah utara dari Kraton Darud Dunya. yang memerintah tahun . juga dibangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjida Baitur Rahim. dan ditambah lagi dengan perang semesta melawan Belanda. 24 Sulthan Alaiddin Johan Syah. tentera Belanda dibawah pimpinan agressor Van Swieten dapat merebut Kraton Darud Dunya yang telah menjadi puing dan setelah Syahid perajurit terakhir KRATON DARUL A M A N Setelah Kraton Darud Dunya berusia 200 tahun lebih. (1205-1234 M ) . 601-631 H . Dalam Kraton Darul Aman (Kraton Kuta Alam). yaitu : 1.perlengkapan persenjataan dan lainnya. dan dari sana membelintang sampai kepinggir sungai Aceh didaerah Peunayong sekarang. yang dibentengi dengan sebuah tanggul raksasa yang bernama "Teunambak P i d i e " .

dimana sebelah kiri ternganga jurang dalam yang sayup-sayup mata memandang ke bawah. Menurut keterangan yang saya peroleh dari orang-orang tua di Lam Krak. tetapi mereka tiada mengetahui siapa nama sulthan-sulthan itu. Kalau dihubungkan dengan keterangan-keterangan ini. Dari Lam Birah. bahwa di Lam Suoon ada kuburan sulthan-sulthan. Untuk maksud membuktikan dengan mata kepala sendiri itulah maka kami tanggal 7 Agustus 1972 berkunjung ke Lam Susoon yang terletak di atas dataran tinggi Mamprai yang berpemandangan sangat indah. kami berjalan kaki menuju ke selatan dengan menempuh jalan mendaki dan terus mendaki. Bagi kami yang tidak biasa sangat mengerikan melalui 25 2. Sulthan AJaiddin Mahmud Syah I. tetapi bukan persis di Glee Weueng. (1267—1309 M). yaitu nama satu kampung di daerah Bilui. yang memerintah dalam tahun 665—708 H . Hanya pernah orang melihat dalam sebuah catatan naskah lama. Kecamatan Suka Makmur. Ketiga orang sulthan ini memang tiada terdapat makamnya di salah satu kandang yang ada sekitar Banda Aceh ataupun kandangkandang lainnya di luar kota Banda Aceh. Kecapekan dapat terhibur oleh indahnya pemandangan alam yang menta'jubkan. hanya di suatu tempat yang sekarang bernama Lam Susoon. karena memang ketiganya berasal dari Lam Susoon Bilui. 3. bahwa makam ketiga sulthan tersebut terletak dalam satu tempat yang dulunya sebagai kota istirahat di dataran tinggi Mamprai yang bernama Glee Weueng. sementara di sebelah kanan meninggi bukit terjal yang menakutkan. . yang memerintah dalam tahun 631—665 H . saya mendapat penjelasan bahwa tempat tersebut dinamakan Lam Susoon. (1234—1267 M). kemukiman Luthu. yang seluruhnya kami tempuh dalam masa 4 jam jalan kaki. hampir sudah dapat diambil kesimpulan bahwa memang di tempat itulah berkubur ketiga sulthan kita itu. Kami berjalan melereng bukit yang menanjak. Dari Banda Aceh. kami dapat berkenderaan hanya sampai ke Lam Birah.Sulthan Alaiddin ahmad Syah. memang makam ketiga orang sulthan tersebut benar terdapat di dataran tinggi Mamprai. Dari seorang orang tua yang bernama Teungku Ubit. Hasil penyelidikan yang sudah mendekati kebenaran. sekalipun orang telah coba mengadakan penyelidikan.

Jam 14 sampailah kami di L a m Susoon. Indrupuri dan sebagainya. Apabila mereka ingin hendak bertemu. sama sekali tidak merasa bahwa waktu itu kita telah berada ditempat yang tingginya dari 26 . sedangkan putroe Ijoo. sehingga karenanya beliau pindah dari Banda Aceh dan mengambil tempat di Glee Weueng. Menurut cerita yang kami peroleh dari seorang orang tua yang. tidak saja untuk istirahat. yaitu salah seorang puteri dari Meurah Cot Bak Krut. maka Teungku turun dari Glee Weueng dan Putroe naik dari Mamprai dan bertemulah selalu ditempat yang kemudian dimashurkan namanya dengan " C i n t a G u n a " . Demikian juga Pulau Weh dengan Sabangnya. sebagai perlambang kesetiaan kedua suami isteri itu. yang dulunya merupakan kota pegunungan tempat istirahat. Diantara L a m Birah dengan L a m Susoon berkali-kali kami berhenti untuk istirahat. keluarga raja-raja di Bilui. yang kedua ujung bukit itu setelah melengkung membentuk sebuah lingkaran lantas hampir bertemu mengarah keutara. terpampanglah didepan mata kita dataran rendah Aceh Besar dengan terlihat jelas kota Banda Aceh. tetapi oleh karena tempat yang bernama agak romantis itu mempunyai riwayat pula. Samahani. Teungku D i Weueng yaitu salah seorang ulama besar yang tidak menyetujui kebijaksanaan Ratu Safiatuddin. Dari tempat yang bernama Cinta Guna i n i . bahwa tempat itu dinamakan Cinta Guna karena ditempat itulah selalu terjadi pertemuan antara Teungku di Weueng dengan isterinya Putroe Ijoo . apabila kita memandang ke utara. sungguh indah pemandangan. yang terletak antara lingkaran bukit diatas dataran tinggi itu. dari mana kami dan siapa saja harus masuk kalau mau ke L a m Susoon. Indah. Lambaro. Sibreh. karena telah biasa. Apabila kita telah sampai dalam lingkaran bukit itu.jalan yang hanya muat sebuah tapak kaki. mengantar kami. yang membentuk gerbang seakan-akan pintu masuk. dimana sekarang telah merupakan kebun durian. tetapi bagi penduduk disana yang menemani kami berlari seperti diatas jalan aspal. Ceritanya begini : Putroe Ijoo bertempat tinggal di Mamprai sedangkan suaminya di Glee Weueng yang letaknya lebih tinggi. dan pada suatu tempat yang bernama Cinta Guna kami berhenti agak lama sedikit. seakan-akan dekat sekali diujung mata kita.

setelah makan siang. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri. Sulthan Alaiddin Akhmad Syah dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I ? Karena batunisannya adalah batu biasa dan tiada bertulisan. kami dapati faktanya. Kandang Lheue. maka saya mengambil kesimpulan bahwa sudah dapat dipastikan. apa yang diceritakan orang-orang tua di Lam Krak itu. dan setelah mendengar keterangan-keterangan dari orang-orang tua sekitar Lam Krak dan Lam Birah serta dihubungkan dengan catatan pada sebuah naskah lama. yang kemudian saya namakan dengan "Kandang Lam Susoon". Kandang Leu Ue dan Kandang Pangoe. Dari tempat makam itu. satu diantaranya yaitu makam Teuku Lam Teungoh yang syahid dalam peperangan dengan Belanda sekitar tahun 1880. haruskan dilanjutkan dengan usaha-usaha penyelidikan yang terus menerus Banda Aceh. jika kita mengarah keutara terpandanglah dataran rendah tempat lokasi Banda Aceh dan dikejauhan sana laut biru mengapungkan pulau Weh yang amat indah. disitulah ketiga sulthan kita berkubur. i 27 . Hal ini lebih menyakinkan lagi. dan yang tiga lagi itulah makam dari sulthan-sulthan yang diceritakan oleh orang-orang tua di Lam Krak. 17 Agustus 1972. yaitu empat segi memanjang dan meninggi dari dataran tanah sekelilingnya sekalipun dalam format kecil. Kami terus dibawa ketempat tanah pekuburan. masuk akal kalau dahulu ditempat itu telah terbangun satu kota pegunungan tempat istirahat. kita merasa seperti dalam kebun durian ditengah-tengah dusun dataran rendah. setelah melihat komplek pekuburan itu persis seperti komplek-komplek pekuburan Kandang Bilui.permukaan laut mendekati 1000 meter. Memang disana kami dapati ada empat buah makam. Melihat tempatnya. hanya timbul pertanyaan : apakah benar makam yang tiga itu tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. Demikianlah. yang kata Teungku Ubit berasal dari Kampung Lam Susoon. dan lupalah kami sejenak keletihan empat jam berjalan kaki tadi Pendapat saya sementara tentang Kandang Lam Susoon ini. Kandang Ulee Lueng.

Sedang melalui dataran tinggi Mamprai menuju Kandang Lam Susoon. 28 . didepan mata terbentang luas dataran rendah Aceh Besar yang indah. Beristirahat sejenak berkorsikan batu besar.

sehingga tidak dapat diambilfotonya. setelah berjalan mendaki 4 jam lebih. Sayang sekali. (Gambar atas)sedang makan siang.Telah berada ditempat bekos kota peristirahatan. (Gambar bawah) sedang mencari tempat makam dan membersihkannya. yang tingginya daripermukaan laut mendekati 1000 meter. hujanpun turun dengan lebatnya. setelah dibersihkan dan nampak batunisan-batunisannya. 29 .

dueq. shah. Arab : gafuroon. q : qawoom. ditulis dengan huruf seperti yang akan dijelaskan dibawah ini. mitsee. rueq. u : ganti oe dalam ejaan lama: abu. Sebab semua huruf itu dapat dipakai untuk menulis bahasa Aceh. ee. coontan.EJAAN BAHASA ACEH Karena dalam buku ini termuat syair-syair dalam bahasa Aceh. tb. dl : dla'eh. seuu. aneuq. yang diambil sebagai contoh. cigaret. curusuh. : batheen. tha'at. Ejaan itu sebagai berikut: a. mempergunakan semua Abjad Laten dari A sampai Z. kumbang. tanggoong. kumbee. te : tsabeet. ushuy. paham g : huruf ini jika digunakan pada kata-kata berasal bahasa Arab. pijooh. chusuh. dibaca seperti s : centi. Ejaan bahasa Aceh yang baru itu. i. mb . panggang. e. 30 . meudlarat. maka dirasa ada manfaatnya menurunkan disini ejaan bahasa Aceh yang baru. beuo. ngg : nggang. qaooy. o. i. shuboh. sakeet. thabi'at. sebab kata-kata itu berasal dari pahit. ue : ganti oee dalam ejaan lama : bue. bijooh. u. redacsi. c dimuka a. gani. achee. j : dipakai pada kata-kata: lija. seperti yang diutarakan oleh Anzib. u dibaca seperti k: carbon. gajeeb. kalau dimuka e. muen. nd : ndie. sabeet. karu. tetapi tidak pada kata-kata seperti : pheet. f : kafan. suleet. bae. o. dibaca seperti ghain. berdiri sendiri dalam kata-kata : siat. djula. bunda. mitseue. dueq. laweet. shahbat. bandum. ch : Chaba. ganti e ejaan lama : padee. gamba. pham. sija. mboon. ridla. dan kalau mati semua dibaca seperti k juga: contrac acte. cheuradjeuen. batheue. banda. qadli. due. wafeuet. seuoot. maqlum. geupeet. seui. Kata-kata yang berasal dari bahasa Arab. sh . meurijam. krueng.

vitamin. qaooy. paruy.v w x y z : : . visum. 31 . puwan. leubuy. seexa. : dipakai pada kata-kata yang berasal dari bahasa Arab: zat. dipakai pada k a t a : duwa. 'uzo. izin. meuntuy. 'euy. dipakai kata mati ja : kapay. kuwah. (x = s): paxa. . saxi.

.

BAHAGIAN PERTAMA LINTASAN S E J A R A H K E R A J A A N ISLAM DI A C E H .

.

menjelmalah seni-budaya dalam segala bentuknya : seni-bahasa. b. Telah menjadi fitrah manusia. 35 . seni-suara. tatacara hidup. kebutuhan ruhani. Dari kebutuhan ini. Jasmani manusia membutuhkan sesuatu yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya.MUKADDIMAH SEBAB TIMBULNYA K E B U D A Y A A N a. Kebudayaan ditimbulkan oleh kebutuhan manusia: (1) kebutuhan jasmani. perumahan dan alat-alat perlindungan diri. senirupa. manusia membutuhkan makanan. penjelmaan cita. kebutuhan sosial. adalah manifestasi akal-budi dan hati-nurani manusia. Kebutuhan sosial. perundang-undangan. bahwa mereka membutuhkan satu sama lain. Definisi kebudayaan. sehingga dengan demikian kebudayaan berarti: a. (1) A. Untuk ini. lembaga. c. Kebudayaan yang menjelma dari serba kebutuhan manusia. Kebutuhan ruhani. b. baik kehidupan pribadi ataupun kehidupan kelompok. Dari kebutuhan ini menjelmalah berbagai organisasi. Ruhani manusia membutuhkan hiburan. Kebutuhan jasmani. Hasjmy: Sejarah Kebudayaan Islam halaman 1 -3. seni-tari dan seni-drama. c. serba-cita dan resam-kanun. penjelmaan rasa. manusia tidak bisa hidup sendirian. penjelmaan akal.

d. Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung di Medan mulai 17 s/d 20 Maret 1963.Kebudayaan Islam. b. untuk mereka tersedia padala berganda. sehingga definisinya berbunyi : Kebudayaan Islam adalah penjelmaan iman dan amal salih seorang Muslim atau segolongan Kaum Muslimin. kemudian kami lemparkan kembali kedalam kawah yang sangat hina. orang-orang Indonesia ikut aktif mengambil bahagian. bahwa menurut sumber-sumber yang kita ketahui. ada yang mengatakan di Jaya dan ada pula yang mengatakan di Barus. (At T i n : 4-6) ISLAM MASUK K E INDONESIA Tentang dimana dan kapan masuknya Islam ke Indonesia. Tentang masanya. juga sebagai saudagar. ada yang mengatakan pada abad ke I H . bahwa daerah yang pertama didatangi oleh Islam ialah pesisir Sumatera dan bahwa setelah terbentuknya Masyarakat Islam. maka raja Islam yang pertama berada di Aceh. . Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 265. bahwa penyiaran itu di Indonesia dilakukan dengan cara damai. hanya perbedaannya: ada yang mengatakan di Pase. kecuali mereka yang beriman dan beramalsalih. para ahli sependapat yaitu dipesisir Sumatera Utara. bahwa muballigh-muballigh Islam yang lama-lama itu selain sebagai penyiar agarna. antara lain telah menyimpulk a n : (2) a. (2) 36 . e.ke delapan M . Mengenai dimana. Jin dan manusia Ku-jadikan kepada-Ku. ke II H . Definisi ini berlandaskan pada : a. b. para ahli sejarah berbeda pendapat. c. Islam untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah (abad ke tujuh . Kebudayaan Islam bersumber kepada manusia Muslim. (Az Zarijat: 56) semata-mata untuk beribadat Sesungguhnya manusia telah Kami jadikan dalam bentuk yang maha indah. bahwa dalam proses peng-Islaman selanjutnya. dan sebagainya. ) dan langsung dari A r a b .

(4) Menurut catatan Syekh Nuruddin Ar Ranity dalam kitabnya Bustanus Salatin. d. (3) Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 87-88. disamping ada Ulama kita belajar ke Mekkah. c. Penyiar Islam pertama di Indonesia tidak hanya terdiri dari saudagar India dari Gujarat. tetapi juga terdiri dari Muballighmuballigh Islam dari bangsa Arab. Saya mengakui bahwa ulama luar yang datang kemari. maka jalannya itu adalah berangsur-angsur. Syam.f. Tetapi semua itu bukanlah menghilangkan kepribadian Muslim Indonesia dalam rangka Ummat Islam sedunia. Oleh karena penyebaran Islam itu tidak dijalankan dengan kekerasan dan tidak ada penaklukkan negeri. Hamka memberi kesimpulan : (3) a. Diantara mazhab pertama dipeluk di Aceh ialah Syi'ah dan Syafi'i. c. Haji Abubakar Aceh membuat kesimpulan : (5) a. (4) b. b. 37 .) dibawa oleh saudagar-saudagar Islam yang intinya ialah orang-orang Arab diikuti oleh orang Persia dan Gujarat. tidak mungkin didaerah lain. sehingga Aceh menjadi "Serambi Mekkah". Aden dan lainnya. e. Yaman. (5) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Inodnesia halaman 127. Mazhab Syafi'i telah berpengaruh sejak semula perkembangan itu. Dr. tetapi mengesankan kebesaran Salafussalihin Indonesia. Aceh telah bergelar "Serambi Mekkah". bahwa kedatangan Islam itu ke Indonesia membawa kecerdasan dan peradaban yang tinggi dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia. bahwa sebelum Pemerintahan Ratu Safiatuddin. Agama Islam telah berangsur datang ketanah air kita ini sejak abad pertama (abad ke 7 M. sampai Raja Islam Pasai Samudra itu adalah seorang Alim ahli fiqh Mazhab Syafi'i. Kedatangan Ulama-ulama Islam dari luar negeri ke Aceh memperteguh ideologi Mazhab Syafi'i yang telah ditanam raja-raja Pasai. Islam masuk ke Indonesia mula pertama di Aceh.

Haji Zainuddin menekankan : Setelah wafat Nabi Muhammad pada abad ke VII M . d. Dalam tahun 82 H . Sumber-sumber sejarah Arab menegaskan bahwa diberbagai bandar di Sumatera sejak abad ke 9 (catatan Mas'udi) sudah banyak pendatang Arab yang beragama Islam mendatangi tempat-tempat dimaksud. bahwa wilayah yang dimaksud adalah "Lamuri" atau Rami yang disebut oleh orang Arab dalam abad ke 9. Menurut cerita itu yang terjadi dalam abad kesatu Hijrah pula. ikut pula Muballigh-muballigh Islam untuk mengembangkan Islam. e. Maka kemungkinannya ialah bahwa Tashi itu sudah mempunyai raja yang beragama Islam. dalam rombongan itu.Mohammad Said membuat kesimpulan : (6) a. selain saudagarsaudagar. raja "Tasyi" telah mengirim peninjau ke Holing yang dirajai oleh sorang perempuan bernama Sima.) satu expeditie dari 33 buah kapal bangsa Ajam/Parsia yang dikepalai oleh Zahid telah meneruskan pelayaran kenegeri Cina. (717 M. (6) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia halaman 226-2 38 . c. yaitu Lamuri. Disitulah mulai masuknya Islam menurut katanya. Ada alasan untuk diyakinkan. Sebahagian besar dari kapal-kapal musafïr itu telah singgah pula di Sumatera Utara (Aceh). ada kemungkinan Tashi dimaksud adalah Lamno atau Rami. berangkatlah satu expeditie dari beberapa orang saudagar Arab serta beberapa orang Muballigh Islam ikut dalam rombongan itu berlayar kenegeri Cina tinggal dinegeri Kanten dan singgah pula dipelabuhan Sumatera Utara (Aceh). Memperhubungkan dengan catatan Tiongkok itu. Professor Neinar mengatakan bahwa Ramni adalah Lamno yang letaknya di pantai barat ujung Sumatera. b. tahun Masehi 632. Berdasarkan sumber-sumber orang luar (Arab dan Tionghoa) maka besar kemungkinan bahwa Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad kesatu Hijrah. Petunjuk lainnya mengatakan bahwa Tashi dimaksud ini disebelah barat ujung Sumatera.

hampir berdekatan dengan catatan Prof. Catatan Abu Ishak A l Makarany dan Di Meulek diatas. Yunus Jamil dalam risalahnya Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. yang memerintah dalam tahun 225-249 H . yang memang hampir-hampir serupa. Abu Ishak A l Makarany Pasy. the Arabs enter North Sumatra for the first time (Sekitar tahun 866-950. pada beberapa tempat agak berbeda bilangan tahun dan nama raja dari pada catatan di Meulek tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak/Pase dalam risalahnya Kanun Meukuta Alam. mungkin sekali terjadi waktu penyalinan dari tangan ketangan. Paulus yang menyatakan : "Toen kwamen de Arabieren. = 840-864 M . (800 M) berlabuh di Bandar Peureulak sebuah kapal dagang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah bersama sejumlah pedagang-pedagang Muslim. dalam kitabnya Idhharul Haq mencatat. Catatan tersebut juga hampir berdekatan dengan catatan Mr. Catatan selanjutnya dari Abu Ishak A l Makarany tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak. dan sebagainya. Sungguhpun ada perbedaan-perbedaan bilangan tahun dan penulisan nama raja. bahwa dalam tahun 173 H . Sunario yang menulis: 866-950. namun sudah dapat dipastikan bahwa Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara ini. en met 39 . dari nama Adh Dhahir kadangkala berobah menjadi A z Zahir waktu penyalinannya kehuruf Laten. misalnya dari angka dua Arab bisa berobah menjadi angka tiga Arab. bahkan mungkin di Asia Tenggara. barulah dapat didirikan di Peureulak sebuak Kerajaan Islam dengan raja yang pertamanya bergelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. Perbedaan catatan bilangan tahun dan penulisan nama. J. seperti yang nanti banyak saya kutip dalam buku ini. adalah di Peureulak/Aceh (Bahagian Utara Sumatera). setelah hampir 50 tahun mereka berjihad dalam bidang dakwah. sehingga beratus tangan. Menurut Abu Ishak A l Makarany selanjutnya. dan selanjutnya mereka menetap di Peureulak untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. Juga ada sedikit berbeda pada beberapa tempat dengan catatan Teungku M . Dr.(Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 250). untuk pertama kali orang-orang Arab (Muslim) memasuki bagian utara pulau Sumatera).

voor welks propaganda Aceh's Noordoostkust in later eeuwen weer als tusschenstation zou dienen. Lamari of Lameri. Sunario : A Chronology of Indonesian History halaman 22." (Ketika orang-orang Arab. Lamari atau Lameri). Door Arabieren vinden we Noord-Sumatra tusschen 846 en 950 achtereenvolgens betiteld als Rami. e. Piekaar : Encyclopaedie Islam (terjemahan bahasa Arab) jilid I dibawah huruf alif. 40 . Abu Ishak Al Makarany Pasy: Idhharul Haq. A. A l Ramni. yang kemudian beberapa abad mendatang ia menjadi setasiun perantara (penyiaran Islam dikepulauan Nusantara). J. (7) (7) a. Dr. c. Karena orang-orang Arab itu. A l Ramni. Alrami. Di Meulek: Qanun Meukuta A lam.-penj). d. b. Alrami. halaman 70-71.hen via Malabar. Encyclopedie vam Nederlandsche Indie. Deel I huruf A (A ceh) halaman 73. dimana melalui Malabar mereka membawa dan menyiarkan Islam kepesisir Timurlaut Aceh (Peureulak. maka sekitar tahun 846 dan 950 kita dapati Sumatera Utara (Aceh) berturut-turut digelar Rami.

Diangkat dari salah satu lembar kitab Idhharul Haq. 41 .Fotokopi silsilah raja-raja Peureulak/Samudra Pase.

1ia MABMtro xm. . Maka pada h i d j r a h Sabi. t i g a h a r i . p a da h a r i S a b t u . s a w . Maka pada h i d j r a h Sabi. . ^ a r h u - Fotokopi salinan kehuruf latin silsilah raja-raja Peureulak/P Samudra 42 . Maka n a t i l a h i a pada h a r t S e l a a a .saw. 1 ) 8 1 1 l a m i B 4 4 1 0 1 1 a t i l a h i a P d t u d u h h 8 r i .anaa h a r i d j n a . DPA RATOS HOI M j m a Mfc— pada h a r i SELASA.Intaha k a l a a . .a w a l waktu fihnha. S a w . dan lama dalam Tahta Keradjaan DOA BELAS t a h u n T maka m a t i l a h i a pada h a r i Ahad d j u a .pada waktu Dhuhur. . Baka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n M«»hm. Ban laaa ia. . Maka pada h i d j r a h Babl. A d a l a h i a l a o a dalam Tahta jawT3g51S fa m i " l u h l i m a t a h u n . . dan a d a l a h laoa dalam ï a a t a Keradjaan PDA PTOOH EMPAT tahun.saw. t u d j u h h a r i b u l a n t a b i ' u l .ri^ ^. aaka i a pon a a t i l a h i a pada h a r t AHAD. Maka pada h i d j r a h H a b i . aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n ABDOL-QADIR SJAH BJauhan B a r d a u l a t d h i l l u l l a h f i l ' a l a a pada h a r i K e a i s tudjuh belaa"Sari 'bulan K a W u l a c h i r dan a d a l a h l a o a dalam Tahta Keradjaan EMPAT tAHOXJUA LAPAH bul a n .aaka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Harhum ' A l a i d d i n MUHAMMAD AHIM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a m dan lama i a d a l a a Tahta KeradjaarTSUA PUXUH TIGA t a h u n . e n a a h a r i . aaka a a t i l a h i a pada h a r i Sabtu. . h a r l Ahaddjua' iS.Salinan fcchnraf Latijn.Intaha k a l a a . maka m a t i l a h a a pada h a r i D e l a s a pada s e h a r T b u l a n S a f a r pada waktu Dhuhur d j u a . t u d j u h bolan. dua h a r i b u l a n Xtthaxaa. . TIGA RATOS SKMTTJW tahun.saw.maka n a i k l a h r a d j a Marhua ' A l a i d d i n ABDÜL^MALIK SJAH d h i ï ï ö ï l a h f i l ' a l a a dan lama i a dalam Tahta K e r a d j a a n BOA PULUH TODJuf t a h u n .aaw. M a k a m a t l l a h i a pada h a r i C J w a ' a t t u d j n h h a rt b u l a n Hadjab waktu Dhuhur. TIGA RATUS DUA PPLDH TUDJUH tahun. TICA RATOS BBA t a h i a v n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ' A L I MOGBATAH SJAH d h i l l u l -ï-ï^t K e r a i j a a n TÏCA TAHUf EKAM BULAH wallü^ïïEuh^ ™ * * J b u l a n " S ' j a w d . TIGA RATOS EMPAT PÏÏLÜH SEMILAB tahun d pada tahun A l iafh. dalam Tahta Keradjaan LIMA BELAS t a h u n . rlai m a hB r i t h auB a n Muharam. saijid Hauiana ABDPL'AZIZ SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . Maka pada h i d j r a h K a h i .pada h a r i B J u a ' a i waktu Dhua b l " " ' A l a i d d i n S«i. pada l a p a n h a r i b S a n ' R a d Jab n a l k l a h r a i j a ~ « m l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d ftulana ABBAS SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . Maka pada h i d j r a h Jtobi.pada vakta S h n h ï r T Maka pada h i d j r a h Habi. —' ^l^^.TICA RATDS LIMA t a h u n . . S a w . BÜA RATOS LAPAH PüLOH LIMA t a h u n . .. MH-RATUS KKPAT POHJH SEHBIUH tahun aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ABOTR-RÏHFM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . Maka pada h i d j r a h S a b i . . « a h 1 d h i l l u l l a h f i l ' a l a a .Saw.

Dokumen silsilah Raja-raja Samudra/Pase. 43 . Diangkat dari Tazkirah Thabaqakatain catatan di meulek.

Kesimpulan: Dari kutipan-kutipan diatas dan catatan-catatan sejarah lainnya. Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara. Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah. yang berdasarkan dokumen-dokumen muktamad. yaitu sementara belum didapati penemuan-penemuan yang lebih baru. ke Lingga (jurusan selatan). kemudian dari Peureulak menjalar ke Tamieng (jurusan timur). Ilmu sejarah adalah termasuk-dalam katagori "ilmu sosial". Daerah yang pertama-tama dimasuki Islam. yaitu Peureulak (Aceh Timur). 2. dan dari Lingga ke Lamuri (Aceh Besar). = 840 M . Karena itu kesimpulan-kesimpulan ini haruslah dianggap sementara. yaitu ke Pidie dan lainnya mengarah kebarat yaitu ke Jaya. yaitu Kerajaan Islam Peureulak (Aceh) dalam tahun 225 H . 44 . kita dapat mengambil kesimpulan bahwa : 1. dan seterusnya Lamuri kembali lagi kejurusan timur. yaitu kepesisir utara pulau Sumatera (Aceh). ke Pase (jurusan barat). 4. 3.

sebagai berikut: (10) 1. (840 M . Dalam masa kurang dari setengah abad. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 2-4. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul A z i z Syah. M. sehingga pada hari Selasa tanggal 1 Muharram 225 H . bahwa sebelum Islam datang. Menurut H . ) . (840-864 M . (9) Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 94-95. M . yaitu peranakan Arab. dengan membawa saudagar Islam. (9) Perbedaan tahun antara H . Beberapa abad setelah berdiri Kerajaan Peureulak. Persia dan Gujarat. Para saudagar Islam dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. (10) Tgk. sedangkan dalam hal-hal lain mereka berpendapat sama. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 5-8. (8) Tgk. Menurut catatan Tgk. Zainuddin tahunnya 420 H .K E R A J A A N ISLAM K E R A J A A N ISLAM P E U R E U L A K Menurut catatan sejarah. Kapal Nakhoda Khalifah ini tiba di Bandar Peureulak pada tahun 173 H . M . Di Bandar Peureulak mereka menjumpai perdagangan telah maju. Yunus Jamil. selain berniaga juga bertindak sebagai Muballigh. dan Ibukota Negara Bandar Peureulak dirobah menjadi "Bandar Khalifah". turunan campuran. 45 . ) diproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam Peureulak. Zainuddin dengan Tgk. ) . dengan diangkat Sulthannya yang pertama Saiyid Maulana Abdul Aziz (turunan Qaraisy) dengan gelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. berlabuhlah dipelabuhannya sebuah kapal yang datang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. (8). bahwa silsilah Raja-raja Kerajaan Islam Peureulak. M. negeri Peureulak telah lama berdiri dan raja-rajanya berasal dari turunan raja-raja Siam (Syahir Nuwi). sehingga dengan usaha mereka Islamlah sebahagian besar penduduk Kerajaan Peureulak. didalam Kerajaan Peureulak telah berdiri masyarakat Islam dengan anggota-anggotanya yang terdiri dari turunan asli. Junus Jamil sangat menyolok. sebagai kenang-kenangan bagi Nakhoda Khalifah. ) .BERDIRINYA K E R A J A A N . 225-249 H . (800 M . (1028 M .

501-527 H . 8. 450-470 H .2. (976-1012 M.). (1078-1108 M. 17. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdurrahim Syah. 19. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulaziz Syah Johan Berdaulat. 662-692 H (1263-1291 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Abduljalil Syah Johan Berdaulat. 5. Sulthan Makhudum Alaiddin Malik Mansur Syah Johan Berdaulat. Aliran mazhab/politik yang mula-mula masuk kenegeri Peureulak. 592-622 H . 285-300 H . (1125-1263 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Syah Johan Berdaulat.). 302-305 H . (1134-1158 M. 365-377 H . 622-662 H .). Sulthan ini dari golongan Syi'ah. 6. 3.). (1158-1170 M.).). 402-450 H . (946-973 M. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abbas Syah.). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdullah Syah Johan Berdaulat. Johan Berdaulat. 13. (1012-1059 M. (1196-1225 M.). (915-918 M.).). (1170-1196 M. 16. 12.). 9. 18.). 306-310 H. 334-361 H . Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Mahmud Syah. yaitu aliran Syi'ah. 10. Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat. 470-501 H .). (976-988 M. 522-565 H . (1108-1134 M.).).). 4. 365-402 H . (922-946 M. 310-344 H. (918-922 M. Sulthan tandingan dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ahmad Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat. 15. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat.). 527-522 H . (864-888M. (1059-1078 M. Sulthan Muhammad Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat. 565-592 H . 7. 14. 249-258 H .). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulkadir Syah. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Usman Syah Johan Berdaulat. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Ali Mughaiyat Syah. 11. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. (888-913 M. 46 .

yang sama-sama turut memperebutkan kekuasaan. Marah Silu atau Malikus Saleh.). antara lain: a.). India. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H. 47 . pecah perang lagi antara Syi'ah dengan Ahlussunnah. ingat satu pusat ilmu pengetahuan "Dayah Cotkala" dibawah pimpinan Ulama Besar Teungku Muhammad Amin yang lebih terkenal dengan Teungku Cotkala. hatta timbul perang saudara antara kedua golongan yang menyebabkan Kerajaan Islam Peureulak tiada beraja selama 2 tahun.). sementara puterinya yang kedua Puteri Ganggang dikawinkan dengan raja Kerajaan Pase. Dalam tahun 375 H . Mengenai dengan Kerajaan Islam Peureulak. tentara Sriwijaya menyerang Peureulak. e. kita dapat berkesimpulan bahwa kerajaan tersebut telah berkebudayaan dan bertamaddun. Parsia. keduanya perkawinan politik.) mengawinkan puterinya Ratna Kemala dengan raja Malaka Sulthan Muhammad Syah yang bergelar peramesjwara Iskandar Syah. Sudah mengenai adanya partai-partai politik : Syi'ah dan Ahlussunnah. masuklah aliran mazhab/politik Ahlussunnah Wal Jama'ah. (986 M.Pada masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abas Syah (274-300 H. Adanya hubungan luar negeri (hubungan diplomatik). Ilmu pengetahuan telah berkembang. d. sehingga masing-masing golongan mengangkat Sulthannya sendiri. yang kemudian dapat dipukul mundur. Adanya angkatan perang yang teratur. Malaka dll. Adanya kemakmuran (ekonomi yang baik). b. c. Pada akhir Pemerintahan Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat (334-361 H. antara Peureulak dengan Arab.

seperti negeri Jeumpa. Seorang lagi ulama besar bernama (Syekh Ja'kub Blang Raya. dimana didapatinya Kerajaan Islam (11) Tgk. menjadi pembesar kerajaan. dikebumikan di Geudung dan terkenal dengan nama " K u b u r Teungku di Iboh". Tanoh Data dll. (12) Untuk menyaksikan perkembangan Islam dalam Kerajaan Islam Pase/Samudra. dengan gelar Maharaja Mahmud Syah. telah datang ke Samudra Pase perutusan dari Syarif Mekkah. Wafat Muharram 630 H . ) . (12) Ibid halaman 10.K E R A J A A N ISLAM S A M U D R A / P A S E . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9. (1226-M. didaerah itu telah berdiri kerajaan-kerajaan kecil. (1213 M . yang terkenal dengan nama " K u b u r Teungku Cot M a m p l a m " .H 00E-*Y£) IÜSY2 usdA Sebelum berdiri Kerajaan Islam Samudra/Pase. ) . makamnya di Meunasah P l e Geudung. . wafat Syawal 623 H . (10421078 M ) . Samudra. yang diketuai oleh Syekh Ismail A l Zarfy. (11) Dalam tahun 433 H . (1042 M . datanglah kenegeri Tanoh Data (kira-kira sekitar Cotgirik sekarang) Meurah Khair. dan disebut juga Meurah G i r i . untuk mengembangkan Islam dan membangun Kerajaan Islam Samudra/Pase dimana beliau diangkat menjadi rajanya yang pertama. seorang Muballigh dan ahli pikir. (1166 M . wafat bulan Zulqa'idah 610 H . dan sebagai kenang-kenangan oleh Ulama Besar tersebut diberi gelar Sulthan A l Kamil kepada Maharaja Nurdin atau Meurah N u r . 48 . Seorang lagi Ulama yang diangkat menjadi Perdana Menteri oleh Sulthan Alkamil. pada tahun 560 H .{. yaitu Quthbulma'aly Abdurrahman A l Pasy. M. yaitu Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. Salah seorang diantaranya telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Kerajaan.). (13) Pada waktu Pemerintahan Sulthan Malikussaleh. (1233 M . ) . yang dipimpin oleh raja yang bergelar " M e u r a h " . Dalam masa Sulthan A l Kamil ini telah banyak datang tokoh-tokoh pemimpin/ ulama dari Malabar dan Sarkasih. (13) Ibid halaman 11. Syekh Abdullah Arif. dimakamkan di Blang Perija Geudung. ) datanglah seorang Ulama Besar dari Mekkah. 433-470 H . terkenal dengan " K u b u r Teungku Jirat R a y a " . salah seorang dari keluarga Sulthan Mahmud Peureulak.

c.) Kerajaan Mojopahit menyerang Pase dibawah pimpinan panglima Patih Nala.telah mempunyai lembaga-lembaga Negara yang teratur dengan Angkatan Perang. b. H. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 55. (15) Ibid halaman 14. (14) Dalam masa pemerintahan Sulthan Muhammad Malikud Dhahir (688-725 H. dengan bekerja sama dengan kerajaan Siam. Hal ini tersebab karena Ratu telah mengangkat seorang tokoh terkemuka dari gerakan Thariqat Wujudiyah menjadi Mangkubumi (Perdana Menteri).). Puteri Madoong Periya. seorang yang kejam yang telah menyuruh bunuh lebih 40 orang ulama-ulama Ahlussunnah. akhirnya balatentara Majapahit terpaksa meninggalkan Pase. dengan dalih karena mencegah dia memperisterikan anak-kandungnya sendiri. Lembaga kabinet yang menjadi perdana menterinya Sri Kaya Said Khiatuddin. Zainuddin : Tarich Aceh dan Nusantara halaman 216-218.). Tgk. dengan membawa sejumlah tawanan. Dan dalam masa pemerintahan Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. M. antara lain didapatinya: a. Said: A ceh SepanjangA bad halaman 38 dan 44. Laut dan Darat yang kuat. Didapatinya juga yang berpengaruh dalam pemerintahan yaitu golongan Ahlussunnah dengan mashab Syafi'i. dimana dengan tipu daya yang licik utusan Raja Siam menculik Sulthan Zainul Abidin. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 13. berkembang-suburlah paham Thariqat Wujudiyah (mystic) yang bercabang dari gerakan Syi'ah. Karena tidak tahan peperangan gerilya yang dilakukan rakyat/tentera. Mangkubumi (14) M. (15) Dalam masa pemerintahan Sulthan Zainul Abidin Malikud Dhahir (750-796 H. digabungkan Kerajaan Islam Peureulak dengan Kerajaan Islam Samudra/Pase. 49 . Lembaga Kementerian Luar Negeri yang menjadi menterinya Bawa Kaya Ali Hisamuddin A l Malabary. tawanan mana kemudian menjadi pembawa Islam pertama kepulau Jawa. yang menjadi Mufti Besarnya (Syaikhul Islam) Said Ali bin Ali A l Makarany. Kerajaan Beunua (Tamieng) digabungkan pula dengan Kerajaan Samudra Pase. (16) Ibidhalaman 15-16. (16) Daiam Zaman Pemerintahan Ratu Nihrasiyah (801-831 H. Lembaga Mahkamah Agung.

Maharaja Mansur Syah. (19) M. Junus Djamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. suami Ratu Nihrasiyah. 6. Sulthan Muhammad Malikud Dhahir. 433-470 H . Sulthan Malikus Salih. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9-17. 550-607 H . pemerintahan dijalankan oleh Maharaja Nagur Rabath Abdulkadir Syah selama empat tahun (sampai tahun 801 H. Af. (1078-1133 M. (17) Tgk. 527-550 H . mata uang sendiri.). Menurut Muhammad Said. (1042-1078 M. meninggal tahun 1513 M .). 688-725 H .). 2. (13501394 M.). (19) Tentang kemajuan dan teraturnya Kerajaan Islam Samudra 2. Maharaja Khiyasyuddin Syah. bahwa Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah mempunyai tamaddun dan kebudayaan yang tinggi. (18) Dari catatan-catatan sejarah. 7. Adapun silsilah dari Raja-raja Samudra Pase. (1261-1289 M. kemudian diapun terbunuh. 470-527 H . (1155-1210 M. perdagangan yang maju. 50 .) Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. (1133-1155 M. Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. 725-750 H .).). 801-831 H .). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 74-75. Telah mempunyai pemerintahan dan lembaga-lembaga negara yang teratur. M. 9. kita dapat mengambil kesimpulan. yaitu : Maharaja Mahmud Syah (Meurah Giri). antara lain dapat dibuktikan dengan : 1. 750-796 H . 5. (1326-1350 M. lembaga-lembaga ilmu pengetahuan yang berkembang. dan yang terakhir Sulthan Abdullah. (18) M.75. (1289-1326 M. 8. Said: A ceh Sepanjang abad halaman 38. angkatan perang yang kuat dan hubungan luar negeri yang teratur. HM. (14001427 M).). 4. Maharaja Nurdin Sulthan A l Kamil. Setelah terbunuh Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. (17) 1. 3.pemuka Thariqat Wujudiyah ini kemudian dibunuh oleh Malik Mustafa. 659-688 H . Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 109-125. perekonomian dan keuangan yang setabil. Malikah Nihrasiyah Rawangsa Khadiyu. setelah Nihrasiyah masih ada beberapa orang raja lagi.

berani dan cinta kepada ulama. keadilan menyeluruh.) dia beroleh seorang putera dan diberi nama Raja Muda. (21) Tgk. Raja Muda. yang berparas rupawan. ulama-ulama yang salih dan jujur. Pada waktu pemerintahan Panglima Eumpieng telah datang ke Teumieng satu T i m Muballigh Islam dari Peureulak yang dipimpin oleh seorang ulama yang bernama Teungku Ampoon Tuan.Pase. kemakmuran merata. bijaksana. angkatan perang yang kuat. Atas anjuran Teungku Ampoon Tuan. (1353-1398 M . ) . Puteri Teungku Ampoon Tuan kemudian dipersuamikan dengan putera mahkota kerajaan. yang memerintah dari tahun 753-800 H . M. ) berasal dari Peureulak. (1184-1213 M . HM. dan dari perkawinan ini kemudian lahir seorang puteri yang diberi nama Puteri Lindung Bulan. kapal-kapal dagang yang melayari segala penjuru samudra dan sebagainya. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 18-23. beliau raja pertama dari Kerajaan Islam Teumieng yang kemudian namanya dirobah menjadi Kerajaan Islam Beunua. dimana beliau menceriterakan tentang rajanya yang alim. bahwa Kerajaan Teumieng telah berdiri semenjak tahun 580 H . (1323-1353 M . (21) Setelah mangkat Panglima Eumpieng Beusoe. diangkatlah puteranya menjadi raja dengan gelar Raja Muda Seudia. maka Kerajaan Islam Beunua digabungkan dengan Kerajaan (20) Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-155 dan halaman 171-172. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 127-184. 51 . dimana beliau kemudian dapat menjadikan Kerajaan Teumieng itu menjadi Kerajaan Islam. Dari perkawinannya dengan puteri Raja Malat (678-723 H. 723-753 H . (20) K E R A J A A N ISLAM BEUNUA Menurut catatan sejarah. tatacara dan susunan pemerintahan yang teratur. melukiskan dalam bukunya betapa tinggi sudah kebudayaan Islam dalam Kerajaan tersebut. ) dengan raja pertamanya bergelar Meurah Gajah. menterimenterinya yang arif budiman. (1184 M . 580-599 H . ibnu Bathuthah yang dua kali singgah di Samudra Pase dalam perjalanan pergi dan pulang dari negeri Cina. keprotokolan yang sempurna. ) dan raja terakhir sebelum zaman Islam Makhdum Saat (Panglima Eumpieng Beusoe).

Angkatan Perang Mojopahit yang telah menduduki Pulau Kampey pada tahun 779 H .Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase dalam satu federasi. yaitu : Negeri Indra. datanglah bantuan pasukan dan alat perlengkapan perang dari Kerajaan Islam Peureulak dan Pase. 52 . permintaan mana ditolak mentah-mentah. Dari kutipan sejarah ringkas ini. Kota Masmani. dua sekutu dalam federasi. (1398 M. Kerajaan Islam Beunua (Teumieng) menjadi kacau dan pecah menjadi tiga buah kerajaan kecil. Agressi Mojopahit. dapatlah kita membuat kesimpulan bahwa Islam telah dapat membangun kebudayaannya yang tinggi dalam Kerajaan Islam Beunua disegala bidang : sosial. Prabu Rajasanagara Hajam Wuruk. sehingga akhirnya tentara Mojopahit mengalami kekalahan disegala medan perang dan terpaksalah mengurungkan niatnya hendak menjajah Kerajaan Islam Beunua. Negeri Karang dan Kuala Peunaga. sehingga angkatan perang Mojopahit menderita kerugian besar dikota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee. Pada saat yang sangat kritis itu. Raja Muda Seudia bersama rakyatnya mengadakan perlawanan yang seru.) dibawah pimpinan Panglimanya Patih Nala.). parang rumah kerumah. maka Panglima Patih Nala melakukan agressinya terhadap Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). ilmu pengetahuan dan seni-budaya. ekonomi. politik. Setelah Raja Muda Seudia wafat tahun 800 H . Dalam pada itu peperangan di Ibukota Negara. mengirim utusan kepada Raja Muda Seudia meminta agar Raja menyerahkan puterinya "Puteri Lindung Bulan" sebagai persembahan kepada Raja Mojopahit. (1377 M. Dengan alasan penolakan ini. sehingga kota tersebut hancur seluruhnya. yang pada hakikatnya didorong oleh nafsu penjajahan. sementara Ibukota Kerajaan Islam Beunua pun dipindahkan agak kepedalaman dengan membangun kota baru yang kemudian diberi nama " K O T A M A S M A N I " (Emas Murni) dan negerinya bernama "NEGERI B E U N U A " sementara kota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee tetap menjadi pelabuhan dagang yang ramai. berlangsung sangat seru.

2. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 28-29. pada zaman pemerintahan Sulthan Mahmud II Alaiddin Johan Syah di Kerajaan Darussalam (811-870 H. Meurah Lingga II tetap tinggal dinegeri Lingga. K E R A J A A N ISLAM PIDIER. (986 M. menjadi Raja turun temurun sampai-sampai terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. M. setelah angkatan perang Kerajaan Darussalam dibawah pimpinan Sulthan Mansur Syah I (755-811 H. Menurut catatan Sdr. (22) 1. Yunus Jamil. M . bahwa pembina pertama Kerajaan Islam Lingga yaitu ADDI GENALI yang bergelar Meurah Lingga putera dari Meurah Tanjoong Krueng Jamboo Ayee. antara lain kenegeri Lingga (Aceh Tengah sekarang).). Menjelang pertengahan abad kedelapan H . yang kemudian gunung tersebut bernama Gunung Sibayak. (XIV M. anak-anak raja Peureulak yang mengungsi keberbagai negeri lain. M . dan untuk (22) Tgk. saudara Sulthan Peureulak Makhdum Johan Berdaulat Syahir Nuwi.KERAJAAN ISLAM LINGGA Setelah terjadi penyerangan Sriwidjaja terhadap Kerajaan Islam Peureulak dalam tahun 375 H . dimana mereka kemudian dapat mendirikan Masyarakat dan Kerajaan Islam. yang ikut dalam rombongan Syekh Abdullah Kan'an (Syiah Hudan) dari Peureulak ke Indra Purba (Aceh Besar sekarang) untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. Muerah Johan. Menurut catatan Tgk. Adi Genali berputera tiga orang. banyaklah ulama-ulama. yaitu : Sibajak Lingga. kerajaan Hindu/Budha didaerah Syahir Poli (Pidier) terlebur menjadi Kerajaan Islam Pidier.).) mengalahkan balatentara Syahir Poli dalam suatu peperangan yang dahsyat. yang mengungsi ke Aru (Karo) dan menetap dilembah sebuah gunung. 3. pemimpin-pemimpin. Yunus Jamil.) barulah Islam meluas dalam daerah Syahir Poli dan seluruh jejak Hindu/Budha dikikis habis. Beliau gagal dalam meng-Islam-kan Karo. 53 .

Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 24-27 (24) Tgk. Pada satu waktu beberapa masa kemudian. Maharaja Sidil Mukammil. M . 5. Af. sehingga datanglah kesana Raja Inajat Syah dan puteranya Ri'ayal Syah dari Kerajaan Darussalam. Diantara raja-raja yang terkenal dari turunan Meurah Pupook. yaitu : 1. dimana mereka menghindarkan diri dari angkatan laut Cina yang menyerang negeri mereka. yang berhasil meng-Islamkan Maharaja dan rakyat Indra Jaya. Maharaja Ahmad Syah (Syahir Dauli). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 30-31 54 . Maharaja Malik Ma'ruf Syah (Syahir Dauli). Maharaja Sulaiman Nur. putera Firman Syah. Puteri Sulthan Husain Syah. Yunus Jamil. Maharaja Husain Syah. yaitu "Meureuhoom Onga". lanjutan dari Kerajaannya. Menjadi Sulthan kerajaan Aceh Darussalam pada tahun 997-1011H. yang kemudian daerah tersebut dinamakan Indra Jaya. 3. (23) Tgk. bahwa Kerajaan Islam Jaya didirikan oleh para pengusi dari Kerajaan Indra Jaya yang berpusat di Bandar Panton Bie (Seudu).). 6. dan akhirnya Meurah Pupook sendiri diangkat menjadi raja dan negeri itu dinamakan "Kerajaan Islam Jaya".memimpin Kerajaan Islam yang baru itu (Kerajaan Islam Pidier). Baginda adalah nenekanda Sulthan Iskandarmuda (ayahanda dari bundanya). (23) Adapun Maharadja Pidie Laksamana Raja yang memerintah Kerajaan Islam Pidie turun temurun. Kerajaan Islam Jaya menjadi mundur dan kacau. (24) Maharadja Indra Jaya yang turut mengungsi memilih tempat pengungsiannya pada satu tanah datar yang subur dibalik Gunung Gerutee. Maharaja Syamsu Syah. datang ke Indra Jaya serombongan muballigh Islam dibawah pimpinan Meurah Pupook (Teungku Sagoop). Af. Sulthan Mahmud II mengangkat puteranya Raja Husain Syah menjadi "Raja Muda" dengan pangkat dan gelar "Maharaja Pidie Laksamana Raja". K E R A J A A N ISLAM JAYA Menurut Tgk. Setelah mangkat Meureuhoom Onga. (1589-1604 M. 2. 4.

Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 25-37. putera dari Adi Genali atau Teungku Kawee Teupat.Putera Mahkota Ri'ayat Syah diangkatlah menjadi Raja Kerajaan Islam Jaya dengan gelar Sulthan Salathin Ri'ayat Syah. (25) M. (26) M. yang pada masa itu sedang diperintah oleh Maharadja Indra Sakti. 55 . terjadilah suatu insiden berdarah dengan Kerajaan Islam Jaya yang telah dipengaruhi Portugis. yang dirajakan dinegeri Lingga. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 32-35. yaitu dari Dayah Cot Kala Bayeuen. Diantara mereka terdapat seorang pemuda yang gagah-rupawan bernama Meurah Johan. 902-916 H . sedang ayahnya Inayat Syah tetap memerintah Kerajaan Darussalam.). tentera Cina yang telah menduduki Kerajaan Indra Jaya (daerah Leupung sekarang) menyerang Kerajaan Indra Purba (Ibu kotanya Lamuri). Pada masa Kerajaan Darussalam diperintah Syamsu Syah. Pada tahun 913 H . 7 Rajab (12 Nopember 1508 M.) berpulang kerahmatullah Sulthan Salathin Ri'ayat Syah yang kemudian terkenal dengan nama "Meureuhoom Jaya". telah mengalami berkali-kali serbuan dari luar. dan akhirnya berdamai kembali setelah Sulthan Syamsu Syah yang bernama Raja Muda Ali Mugayat Syah memperisterikan puteri Raja Jaya. (25) Sekitar tahun-tahun 450-460 H . tibalah ke Lamuri pasukan yang dikirim oleh Kerajaan Islam Peureulak sebanyak 300 orang dibawah pimpinan seorang ulama/pahlawan Syekh Abdullah Kan'an yang bergelar "Syiah Hudan" (turunan Arab dari Kan'an). KERAJAAN ISLAM DARUSSALAM Kerajaan Indra Purba (Aceh Besar sekarang) adalah satu kerajaan yang telah berdiri sekitar 2000 tahun sebelum Nabi Isa. Portugis dll. Gola. (1480-1490 M. umpamanya dari Cina.). 885-895 H . Sriwijaya.). mereka datang dari pusat kegiatan ilmu dan meliter. (26) Dalam keadaan sedang berkecamuknya peperangan antara dua pasukan itu. yang selama ribuan tahun itu telah berkali-kali mengalami pasang-surut dalam perjalanan sejarahnya. (1059-1069 M. Puteri Hur namanya. 1497-1511 M.

56 . (27) Dua puluh lima tahun kemudian.Mereka mendapat izin untuk menetap dalam Kerajaan Indra Purba dengan mengambil tempat di Mamprai (dekat Sibreh) dan membuka kebun lada. yang selanjutnya menggilai Meurah Johan. Kemudian pasukan Islam ini dibawah pimpinan panglima muda Meurah Johan bersama-sama dengan pasukan Kerajaan Indra Purba menghadapi pasukan Cina Budha. Proklamasi Kerajaan Darussalam oleh Ummat Islam Indra Purba dengan Ibukota negara yang baru B A N D A D A R U S S A L A M berlangsung pada hari Jum'at bulan Ramadhan 601 H . Maharaja Indra Sakti yang telah masuk Islam. mengawinkan puterinya yang bernama Puteri Biieng Indra Keusuma dengan Meurah Johan. Meurah Johan mengawini Nian Nio yang kemudian namanya terkenal dengan sebutan Putroe Neng. dimana akhirnya mereka kal ah dan Lamuri menang yang membawa akibat Maharaja Indra Sakti dan seluruh rakyat Kerajaan Indra Purba masuk agama Islam. dibagian atas kampung Mamprai. puteri pahlawan Cina itupun masuk Islam.). Yunus Jamil. (1205 M. dan diangkatlah menantunya Meurah Johan menjadi raja Indra Purba dengan gelar Sulthan Alaiddin Johan Syah. bahwa tentera Cina yang menyerang Lamuri dipimpin oleh panglima puteri yang bernama Nian Nio Lian Khl dimana setelah dikalahkan oleh pahlawan Meurah Johan. Menurut catatan M . Untuk membalas jasa. dimana Kerajaan Indra Purba dijadikan kerajaan Islam dengan nama Kerajaan Darussalam dan Ibukota Negara dibuat yang baru ditepi sungai Kuala Naga (Krueng Aceh sekarang) dan dinamai Bandar Darussalam. (27) Ibid halaman 35-37. dan Syekh Abdullah Kan'an sebagai pembawa Islam (sekurang-kurangnya pembawa lanjutan) ke Lamuri terkenal dengan nama Teungku Chik Lampeuneu'eun. juga Sulthan Alaiddin Johan Syah mendirikan sebuah tempat peristirahatan (kota Istirahat) didaerah pegunungan. pada suatu dataran tinggi yang bernama "Glee Weueng". Maharaja Indra Sakti meninggal dunia. Disamping membangun Ibukota Negara yang baru Banda Darussalam. dan akhirnya dengan persetujuan isterinya Puteri Indra Keüsuma dan Syekh Abdullah Kan'an. Masuknya Putroe Neng kedalam Islam menyebabkan pasukan Cina yang bersamanya juga masuk Islam.

Sulthan Alaiddin Johan Syah. Baginda mangkat 10 Rajab 902 H . 811-870 H . 665-708 H . (1205-1234 M. Af Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37-38.).). Sulthan Alaiddin InayatSyah. 708-755 H . 5.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah I. sehingga terjadi perang saudara. (28) V.). Bagindalah yang merebut kembali Kerajaan Indrajaya (dirobah oleh tentera pendudukan Cina menjadi Panton Bie/Kantoli) dari tentera pendudukan Cina. 883-895 H . (1309-1354 M. dimakamkan di Kandang Bilui.R A H M A N di B A N D A D A R U S S A L A M dalam tahun 691 H . 7. (1408-1465 M. (1234-1267 M. 9. Sulthan Alaiddin Ahmad Syah. Mangkat hari Selasa tanggal 4 Sya'ban 665 H . dimakamkan di Glee Weueng. (1490-1497 M. demikian pula kedua puteranya Sulthan Ahmad Syah dan Sulthan Mahmud Syah.). Sulthan Alaiddin Firman Syah. baginda pula yang membangun Dalam (keraton) DARUD-DUNIA dan mesjid B A I T U R .).). Tgk. mangkat hari Kemis 1 Rajab 631 H . Sulthan Alaiddin Johan Mahmud Syah I. Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah. 3. 895-902 H .Ditempat peristirahatan itulah Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri dimakamkan setelah beliau wafat.). Baginda mangkat hari Jum'at tanggal 12 Rabi'ul Awal 708 H . 4. Silsilah Raja-raja Kerajaan Darussalam. 601-631 H . (1354-1408 M. dan dimakamkan di Glee Weueng.). 57 . sedang Ibukota Negara dirobah menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . 6. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II. (28) Af Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 81-82. (1267-1309 M. Makam baginda di Kandang Bilui. Dimakamkan di Glee Weueng. 755-811 H . 631-665 H . Baginda mangkat pada hari Rabu tanggal 1 Rajab 855 H .). 8. Pengangkatan ditentang Maharaja Pidie Syamsu Syah. Sulthan Alaiddin Husain Syah. 2. Pada masa bagindalah beberapa kerajaan kecil (dalam daerah Aceh Besar sekarang) dan Pidier bersatu dengan Kerajaan Darussalam dalam sebuah federasi yang diberi nama Kerajaan Islam Aceh. (1465-1480 M. Bagindalah yang meng-Islam-kan daerah-daerah Indrapuri dan Indrapatra. (1292 M. 870-885 H . (1480-1490 M.

(1511-1530 M. sejak dari Aru sampai ke Jaya. dimana setelah mereka dapat (29) M. 58 . LAHIRNYA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM ARUS P E N J A J A H A N B A R A T K E TIMUR Menjelang akhir abad ke X V arus penjajahan barat ketimur sangat derasnya. Baginda adalah Sulthan dari Kerajaan Islam Aceh yang terakhir. sementara puteranya A l i Mughaiyat Syah yang telah diangkat menjadi Amirul-Harb (Panglima Angkatan Perang) mendiami Keraton Darud Dunia. Nafsu untuk mendapat rezki yang banyak dengan cara yang haram. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. (9 September 1530 M. Baginda membangun istana baru dilengkapi dengan sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid BAITUR R A H I M disamping Baitur Rahman yang telah ada diseberang sungai sana. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah. (1497-1511 M. (29) Diantara bangsa Eropah Kristen yang pada waktu itu sangat haus tanah jajahan. Pada tanggal 14 Muharram 937 H . 916-936 H . 11. nama Baitur Rahim dipakai menjadi nama Mesjid dalam Ke raton Darud-Dunia. terutama penjajahan barat Kristen terhadap timur Islam. Pidier dan Jaya.10. Sulthan Syamsu Syah sendiri mendiami Keraton K U T A A L A M . (1511 M.). telah mendorong orang-orang Eropah berlomba-lomba ke Dunia Timur. terutama sekali setelah Columbus menemui Amerika dan Vasco de Gama menjejak kakinya di India. yang meliputi seluruh Kerajaan kecil-kecil. 902-916 H .) Sulthan Alaiddin Syamsu Syah wafat dan dimakamkan dalam Kandang Pangoe. Untuk dapat menghadapi tentara penjajahan Portugis yang telah mulai menduduki daerah-daerah Kerajaan Samudra Pase. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 90-91. maka Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan pada tanggal 12 Zulka'idah 916 H . yaitu Portugis. Sulthan Alaiddin Syamsu Syah bin raja Munawar Syah. mesjid yang dibangun oleh baginda sendiri. dan pembangun Kerajaan Aceh Darussalam.) diangkatlah puteranya A l i Mughaiyat Syah menjadi Sulthan.).

Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 92-93. Portugis mengatur rencana tahap demi tahap. Pidie. (30) Tahap kedua mereka langsung melakukan penyerangan dan seterusnya mendudukinya. (1511 M. kalau mungkin menimbulkan perang saudara seperti yang terjadi di Samudra/Pase. sejak dari Daya sampai ke Pulau Kampai (Aru). mata penjajahannya diincerkan ke Malaka dan Kerajaan-kerajaan Islam yang telah berdiri dipantai Utara Sumatera: Aru. Pase. (31) H. (31) Keadaan dan peristiwa-peristiwa itulah yang dilihat dengan mata akalndya oleh Panglima Angkatan Perang Kerajaan Islam Aceh Ali Mughaiyat Syah. sehingga ada pihakpihak yang meminta bantuan kepada mereka. dan tahap berikutnya memaksa raja yang telah menyerah untuk menandatangani kontrak pemberian monopoli dagang kepada mereka.M. pada waktu dia meminta agar ayahnya yang telah tua Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan dan menyerahkan pimpinan negara kepadanya. Ali Mughaiyat berpendapat untuk melaksanakan tekadnya itu akan sukar sekali. Untuk mencapai nafsu serakahnya itu. Aceh dan Jaya. Portugis telah dapat memaksakan nafsu penjajahannya kepada Raja-raja Aru (Pulau Kampai). Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 267-269. Pidier dan Jaya. Langkah yang diambilnya. selama kerajaan-kerajaan yang kecil-kecil itu masih tetap berdiri sendiri. Menjelang akhir abad ke X V dan awal abad ke X V I . Setelah pada hari tanggal 12 Zulka'dah 916 H . Pase. Teumieng. 59 . maka beliau terus menetapkan suatu tekad untuk mengusir Portugis dari seluruh daratan pantai Sumatera Utara. tidak menggabungkan diri dalam satu kerajaan yang besar. dari Malaka yang telah dirampoknya. yang kuat (30) M.merampok Goa di India. yaitu mengirim kakitangan-kakitangannya ke daerah-daerah pesisir Utara Sumatera untuk menimbulkan kekacauan dan perpecahan dalam negeri.) Ali Mughaiyat dilantik menjadi Sulthan Kerajaan Islam Aceh dengan gelar Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. Dalam wilayah kerajaan-kerajaan tersebut mereka mendirikan kantor dagang dan menempatkan pasukan. kalau tidak boleh dikatakan mustahil. hal mana menjadi alasan bagi mereka untuk melakukan intervensi.

Tetapi. bahkan mereka tambah memberi hati kepada Portugis. karena kuku penjajahan Portugis semakin kuat menancap di Jaya.dan bersatu. dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. sehingga terpaksa baginda menempuh jalan kekerasan. yang dikejar oleh Mughaiyat. dengan membawa kemenangan yang gemilang. Pidier. peringatan Ali yang bertujuan baik itu bukan saja tidak diindahkan.). dan mengangkat adiknya Laksamana Raja Ibrahim menjadi Raja Muda untuk Wilayah Timur kerajaan (Pase dan Aru). dilarangnya berbuat demikian. Dalam suatu pertempuran antara armada Aceh dengan armada Portugis di Teluk Aru. A l i Mughaiyat mengambil langkah yang cepat dan tegas. kekuatan Portugis di Jaya dihancur lumatkan. Waktu niatnya hendak menyerang Jaya disampaikan kepada ayahnya Syamsu Syah yang telah tua. mempunyai angkatan darat dan laut yang berdisiplin (32) Untuk maksud itulah. di Pase juga angkatan perang Portugis mengalami kehancuran yang sefatal-fatalnya. Dari Pidier Portugis bersama dengan Raja Jaya dan Raja Pidier melarikan diri ke Pase. Dikirimnya peringatan tegas kepada raja-raja Jaya. (30 November 1542 M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. maka secepat dia diangkat menjadi Sulthan. (32) Af. Untuk merealisir proklamsinya itu. (33) Af. Pase dan Aru agar mereka mengusir Portugis dari negerinya masing-masing dan kemudian bersatu menjadi satu kerajaan yang besar. Setelah selesai pengusiran Portugis dari seluruh daratan Aceh. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah pun kembali ke Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. 60 . tetapi namun demikian niat menyerangnya tidak dapat dielakkan lagi. (33) Penyerangan dimulai dan dalam waktu yang relatif singkat. maka Laksamana Raja Ibrahim gugur syahid pada tanggal 21 Muharam 930 H . secepat itu pula diproklamirkan berdirinya " K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M " yang daerah wilayahnya meliputi Aru sampai ke Pancu dipantai utara dan Jaya sampai ke Barus dipantai Barat. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 94-98. sehingga Raja Jaya bersama dengan majikannya tentera pendudukan Portugis lari ke Pidier. dimana dikejar terus oleh Ali Mughaiyat sampai ke Pidier dan disanapun tentera Portugis di remuk-redamkan dengan mengalami kerugian yang amat besar. dimana sebahagian besar serdaduserdadunya terpaksa berkubur konjol di teluk Samudra Pase.

Masa-masa semenjak Sulthan Alaiddin Ali Mughayat Syah sampai kepada masa Ratu Tajul Alam Safiatuddin adalah "Zaman Gemilang" yang menanjak. Simon de Souza mati dalam pertemouran tahun 934 H . Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. dan setelah menciptakan bendera kerajaan yang bernama "Alam Zulfiqar" (bendera cap pedang) yang berwarna merah darah dengan pedang putih membelintang diatasnya. ipar Sulthan Ali Mughaiyat sendiri). (7 Agustus 1530 M.).Laksamana Ibrahim digantikan oleh Laksamana Malik Uzair (putera Sulthan Salathin Meureuhoom Jaya. Kerajaan Aceh Darussalam yang mengambil Islam menjadi dasar negaranya. adalah masa suram yang terus menurun.) dll. sementara zaman-zaman setelah itu. Setelah Syahid Laksamana Malik Uzair. telah sanggup membangun tamaddun dan kebudayaan yang tinggi dikawasan kepulauan Nusantara. semenjak pemerintahan Ratu Nurul Alam Naqiyatuddin sampai kepada Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. bahwa armada Portugis benar-benar telah dihancur lumatkan dan sekian perwira tinggi yang mati konyol seperti Laksamana Jorge de Berito yang mati konyol dalam pertempuran bulan Mei 1521 M . dan adakalanya mengalami masa-masa menurun menuju lembah kemunduran. (1526 M. Sulthan mengangkat putera bungsunya. Kerajaan Aceh Darussalam peranah mengalami zaman-zaman naik menanjak kemercu kebesaran. Dalam pertempuran-pertempuran diberbagai medan dapat dicatat. Malik Abdul Qahhar menjadi Amirul Harb (Panglima Perang) untuk Kawasan Timur merangkap Raja Muda di Aru. 61 . (927 H.). Setelah selesai membersihkan negara dari anasir penjajahan yang datang dari luar dan pengacau dari dalam. yang juga syahid pada bulan Jumadil Awal 931 H . dan setelah meletakkan fondasi yang kuat bagi Kerajaan Aceh Darussalam. terutama di Sumatera dan Malaya.) dalam suatu pertempuran yang lain. (1528 M. Dalam perjalanan sejarahnya. maka setelah itu Sulthan A l i Mughaiyat Syah berpulang kerahmatullah pada hari Selasa tanggal 12 Zulhijah 936 H . A l Qahhar Iskandar Muda dan Safiatuddin adalah mutiara utama dalam mata rantai silsilah raja-raja Aceh.

1016-1045 H . (anak angkat Safiatuddin). (usia 7 bulan) hanya 28 hari. 1139-1139 H . 12. (1726 M. 5.).). (1587-1589 M. Sulthanat Sri Ratu Nurul Alam Naqiatuddin. (1589-1604 M. (1641-1675 M.1011-1015 H . 1098-1109 H . (1675-1678 M.). Sulthan Muda Ali Riayat Syah V. (1579-1580 M.). 4. 945-979 H . 997-1011 H .). 1045-1050 H .). Sulthan Jamalul Alam Barul Munir bin Syarif Hasyim.SILSILAH RAJA-RAJA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM: (34) 1.). 9. 20. Sulthan Jauharul Alam Imaduddin. 1086-1088 H . yang terkenal dengan " A L Q A H H A R " . 2. 995-997 H . Sulthan Syamsul Alam Wandi Teubeueng. (1678-1688 M. M.) Sulthan Perkasa Alam Syarif Lamtui bin Syarif Ibrahim.). 22.). 11.). 62 .). 10. 18. 1050-1086 H . (1579 M. 8. Sulthan Alaiddin Riayat Syah II. (1688-1699 M.). 11131115 H . 6. Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani. (1511-1530 M.).). 1088-1098 H . Sulthan Mughal Seri Alam Periaman Syah. (1571-1579 M. Sulthan Meugat Bujung. 17. (1699-1702 M. 1110-1113 H .). 14. hanya 20 hari. (1702-1703 M. 939-945 H . Sulthanat Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat. (34) Tgk.).989-995 H . Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. (1581-1587 M. (1604-1607 M. 987-988 H . 21. 7. Sulthanat Sri Ratu Kamalat Syah (anak aagkat Safiatuddin).). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 41-53. 19. Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah. 979-987 H . 3. (1636-1641 M. 987 H . Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalullil. Sulthan Muda bin Husain Syah. Sulthanat Sri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (puteri Nagiatuddin). 15. Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. 16.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah. (1539-1571 M. (1530-1539 M. 916-936 H . Sulthan Salahuddin. Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah III. 11151139 H . (1607-1636 M. (1703-1726 M. Sulthan Zainal Abidin. 13.).

(1727-1735 M.).) 25. (1795-1823 M. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah.23. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 26. 28. (1735-1760 M. (1836-1870 M.). (1874-1903 M. 1195-1209 H . (1870-1874 M. Sulthan Husain Alaiddin JauharulAlam Syah. Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. Sulthan Alaiddin Muhammad Dud Syah. 1174-1195 H.). 1238-1251 H . setelah berperang 29 tahun. 1147-1174 H . 29. 1209-1238 H . (18231836 M.). Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Sulthan Alaidin Maharaja Lila Ahmad Syah. 31.(1760-1781 M. dan tidak pernah menyerahkan "Kedaulatan" negaranya 63 .) 30. 27. Sulthan Aceh yang terakhir.). 1139-1147 H . 24. 1290H. Sulthan Alaiddin Johan Syah. 1251-1286 H . (17811795 M.). Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah.). baginda ditawan oleh Belanda. 1286-1290 H .

Iskandar Sani duk geunatrtoS iakoë putroë Tadjui mulia kota Melaka teuma geu engkhoë Peutugeèh diwoë keudéh u Gua. sedangkan pedang dan bulan bintang berwarna putih.megah nabis dipiiidah di Atjeh raja ke ilelaka mereka bertedun dikedjar terus sajEnpai kesana Iskandar Sani jang menggaiK: suan-. INDONESIA Di Atjeh ada bendera pedang tjap semoilan ditan&ran radja dari Atjeh siunpai ke Pahang tiada jang tentang Iskandar Muda Bangsa Partugis angkatan . Alam Cap Peudeueng {Bendera Aceh) warna dasarnya merahdarah.Di Atjah na Alam peudeuëng tjap sikureuëng lam djaroë radja phon di Atjeh troih u Pahang tan soë teuntang Iskandar Muda Bangsa Peutugéh ab6h geupinah di u Melaka keudèh keunan pih troih angkatan raeugsh Atjah raja di ploh geupltjrok teuma.i puteri Tudjui muüa Ki-ta Melaka dlgempuri Partugis lan boïik ke Goa. {Dari buku: TarikhAceh dan Nusantara) 64 .

.

.

A N KEDUA JDAYAAN ISLAM T A S A N SEJARAH A C E H .

.

sehingga karena demikian segala hukum yang berlaku didalamnya tidak boleh bertentangan dengan Hukum Islam.KETATANEGARAAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DASAR NEGARA Untuk menguraikan masalah ketatanegaraan Kerajaan Aceh Darussalam. (35) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. yaitu empat perkara : (35) a. yang Insya Allah jangan sampai meieset'dari kebenaran. bahwa semua kerajaan-kerajaan yang tersebut diatasa adalah mengambil Islam sebagai "Dasar Negara". Pedang Keadilan. bahwa Kerajaan Aceh Darussalam mengambil Islam menjadi "Dasar Negara". maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan "Rukun Kerajaan" sesuai dengan ajaran Islam. saya akan berusaha menganalisa sedapat-dapat mungkin berdasarkan fakta-fakta dan data-data yang ada. Jika tidak ada pedang. maka tidak ada kerajaan. Karena itu. Kerajaan Islam Pase. Kerajaan Islam Daya dan Kerajaan Islam Lamuri (Kerajaan Darussalam). Kerajaan Islam Pidie. Kerajaan Islam Beuna. Apa yang akan diuraikan dalam pasal-pasal berikut adalah kesimpulan yang dikutip dari berbagai buku dan naskah-naskah lama tulisan Arab. Hanya yang sudah kita pastikan. kita harus mengalami banyak sekali kesulitan. Sungguhpun demikian. oleh karena hampir tidak ada buku-buku yang agak khusus mengupas masalah tersebut. 67 . yang menguraikan cara sambilan ataupun tersisip disana-sini dalam celah sejarah atau silsilah raja-raja. dan kalaupun ada adalah sepintas lam saja. RUKUN NEGARA Seperti yang telah dijelaskan diatas. Kalau dengan Kerajaan Aceh Darussalam sudah demikian sulitnya. Kerajaan Islam Lingga. yang kemudian membuat kesimpulan-kesimpulan. konon pula lagi dengan Kerajaan Islam Peureulak.

Ilmu. (38) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30-31. yaitu segalanya tidak boleh bert en tangan dengan hukum Islam. para Menteri. Ilmu bahasa. Demikianlah dalam Qanun Meukuta Alam ditetapkan. Jika tidak mengetahui ilmu dunia-achirat. seperti yang tercantum dalam Qanun Meukuta Alam : (36) "Bahwa Aceh Darussalam adalah Negeri Hukum yang muthlak sah. Ilmu yang bisa menulis. akan tetapi rakyat seperti pedang sembilan mata yang amat tajam. Mengenai dengan sumber hukum. Ilmu yang bisa mengetahui mengatur dan menyusun negeri. yaitu : (38) (36) Di Meulek: Qanun Meukuta alam halaman 73-74. yaitu undang-undang hukum negeri Aceh. tidak bisa mengatur kerajaan. b. c.Qalam. para menteri dan pejabat lainnya diwajibkan tunduk kepada hukum yang berlaku. Ilmu yang bisa memegang pedang. b. Qadli Malikul Adil. c. (37) DASAR D A N SUMBER H U K U M Segala hukum yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam didasarkan kepada ajaran Islam. Kalaam. (37) Ibid halaman 40-41. maka tidak bisa berdiri kerajaan. Untuk dapat melaksanakan keempat rukun tersebut. d. d. maka semua pejabat dalam kerajaan sejak Sulthan. Jika tidak ada "kitab undang-undang". NEGARA H U K U M Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan sebagai satu Negara Hukum. Jika tidak ada bahasa. bahwa Sulthan. juga dalam Qanun Meukuta Alam disebut dengan jelas. 68 . yaitu: a. lagi besar matanya lagi panjang sampai ketimur dan kebarat". maka dalam Kerajaan Aceh Darussalam diperlukan empat pula. para Panglima Angkatan Perang. Sebagai Negara Hukum. dan rakyat bukan patung yang terdiri ditengah pedang. para pejabat sipil (Hulubalang) dan pejabat-pejabat lainnya diwajibkan tunduk "kebawah qanun". tidak ada kerajaan.

2. 3. Hukum Aridli. kemasyarakatan dan ketenteraan. Yang dimaksud dengan "reusam" yaitu perundangundangan yang mengatur masalah kemasyarakatan. Adat Aridli. Baik hukum. Reusam Aridli. yaitu: 1. Reusam Dlaruri. ada empat macam. yaitu undang-undang dlarurat yang langsung dibuat/dijalankan oleh Sulthan sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Reusam 4. hal mana. Hukum. Idjma'Ulama Ahlussunnah Wal Dajama'ah. Yang dimaksud dengan "qanun" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah ketenteraan/pertahanan. Yang dimaksud dengan "hukum" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah keagamaan. Ijma' Ulama dan Qias. dan sumbernya Quran. Qanun Dlaruri. Reusam Syari'i. 2. Adat Syari'i. yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Qanun Syari'i. masing-masing ada empat tingkat. 69 . kenegaraan. Adat 3. Hukum Syari'i. Adapun hukum yang bersumber kepada empat sumber diatas. Yang dimaksud dengan "adat" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah kenegaraan. (39) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 34-35. Qanun Aridll. yaitu: (39) 1. kenegaraan. adat.1. 4. kenegaraan. A l Quran. reusam atau qanun. kemasyarakatan. 3. hukum dasar atau undang-undang pokok yang mengatur masalah-masalah keagamaan. Adat Dlaruri. ketenteraan. Qanun. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh Pemerintah (Sulthan atau Menteri-menteri) untuk mengatur masalah keagamaan. untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. A l Hadis. kemasyarakatan dan ketenteraan. Qias. Hadis. Hukum Dlaruri. 2. juga diatur dalam Qanun Meukuta Alam.

Reusam 'Urfi. kenegaraan. Qanun Nafsi. (43) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. (42) Ibid halaman 42. Adat 'Urfi. yaitu "Balai Rong S a r i " . (44) Ibid halaman 88. Hukum Nafsi. Hukum 'Urfi. dengan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman) dan "Majelis Ulama Sepuluh". (43) Selanjutnya ditetapkan pula bagaimana cara-cara melaksanakan keadilan. Reusam Nafsi. atau antara para menteri sendiri. pemerintahan. Kepada Wazir Mu'adhdham Panglima Polem M u d a Perkasa yang oleh Qanun telah diberi hak untuk mengangkat dan mema'zulkan Sulthan. terutama bagi Sulthan. "Balai G a d i n g " dan "Balai Mahkamah Rakyat" (41) dalam balai-balai tersebut dilakukan musyawarah. artinya harus berlaku adil kepada rakyat. yang dinyatakan dengan 10 perkera. 70 . (44) (40) Ibid halaman 44. ataupun antara para penguasa dengan para Ulama dan wakil-wakil rakyat. (41) Ibid halaman 41. Qanun 'Urfi. NEGARA SYURA Sebagai suatu negara yang mengambil Islam menjadi dasarnya. Adat Nafsi. kemasyarakatan dan ketenteraan didaerahdaerahnya masing-masing.(42) PRINSIP ADIL D A N T H A A T Qanun Meukuta A l a m menetapkan pula syarat keadilan bagi para penguasa. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan " S y u r a " sebagai salah satu asasnya yang penting. 81 dan 87. yaitu peraturan-peraturan istimewa yang khusus dibuat oleh Sulthan untuk mengatur masalah-masalah keagamaan.4. kemasyarakatan dan ketenteraan. (40) Dalam melaksanakan prinsip " S y u r a " tersebut dibentuklah beberapa lembaga. baik antara Sulthan dengan menteri-menterinya. juga diharuskan bermusyawarah terlebih dahulu dalam masalah tersebut dengan Majelis Mahkamah Rakyat. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh para Penguasa Daerah (Hulubalang) untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. 5.

maka demikianlah raja dengan sekalian rakyat. goyang selamanya Maka tiap-tiap raja negeri hendaklah bersatu dengan rakyat yang amat kuat dan bulat serta mencari belaian kasih sayang rakyat negeri semuanya. sebab adalah asal raja itu dari pada rakyat dan dengan pilihan rakyat jua. sebab karena raja dengan rakyatnya itu seperti jasad dengan ruh " (45) Ibid halaman 44 dan 60. bulu dengan kulit. Maka demikianlah raja dengan rakyat.Qanun juga mewajibkan kepada rakyat agar thaat kepada para penguasa (terutama Sulthan) yang adil. jika satu urat tersalah atau satu tulang tersalah atau patah. janganlah diberi sakit hati rakyat. niscaya susahlah jasad menanggung sakitnya. (46) Ibid halaman 36. hati dengan jantung dan akal dengan pikir. Maka jikalau ada demikian. maka janganlah pekerjaannya aniaya dhalim dan Khianat kepada rakyat. akan tetapi adalah raja buat mengurus rakyat dan sekalian perintah negeri " Tidak saja kepada Sulthan ditujukan ketentuan-ketentuan pelaksanaan keadilan. Dalam hal ini. hulubalang dan sekalian panglima. maka bertambah-tambah kuat raja dan pemerintah. yaitu misal umpamanya daging dengan darah. yaitu yang ada pangkatnya dan martabatnya dan jabatannya. bahkan juga untuk semua pejabat dalam kerajaan. (45) Agar prinsip keadilan dan thaat dapat terlaksana dengan baik. sekalian wazir. sudah terang pemerintahnya tidak kuat dan tidak aman. maka Qanun menetapkan pula bahwa raja dengan rakyat tidak boleh bercerai sama sekali. dan bukan asal rakyat raripada raja. yaitu seperti jasad. (47) Ibid halaman 35: 71 . tulang dengan urat. istimewa kepada alim-ulama. dalam Qanun antara lain termaktub : (46) "Bahwasanya raja sekali-kali tidak boleh bercerai dengan rakyat. seperti yang dapat kita baca dalam nukilan dibawah i n i : (47) "Bahwa tiap-tiap raja. dan jangan mengharap banyak senjatanya dan kuat laskarnya dengan kerasnya menindih rakyat dan bermusuh dengan rakyat.

yaitu semacam setempel kerajaan. ditengahtengah tertera nama Sulthan yang sedang berkuasa. Surat-surat Kuasa yang amat penting.C A P SIKUREUENG Cap Sikureueng. Cap Sikureueng (stempel sembilan) berbentuk bundar. sedangkan sekelilingnya tertera nama delapan orang para Sulthan yang memerintah pada masa sebelumnya. Suratsurat Keputusan Kerajaan yang penting. Menurut yang termaktub dalam Qanun Meukuta Alam bahwa delapan orang sulthan yang namanya tercantum berkeliling dalam 72 . yang hanya dipakai pada menguatkan surat-surat yang sangat penting. surat-surat Perjanjian antar-negara.

(1742-Ï7d7> Sultïui» Alaiddin 4 dan 5 S u l i h i i ï i AlaicJtli» iManajursjn. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). \ItthiiH»m.' s u H h a B ü l i Tutfjul Alam Sjaf ia t h ud dtn*> jah.ili.il. • * (1584-1903* ï)juiiitn*j. Cap Sikureueung(setempel) Kerajaan Aceh Darussalam.iil Raiidsjuh {• l ï ^ h a b i s a n J .TJAP SEMBÏLAN KERADJAAN ATJEH.1675) Sultliai) A l a i d d i n fjaotf 'i. tjr. 73 .

berarti dilingkungi oleh hukum sehingga maksudnya bermakna bahwa dia harus tunduk kepada hukum atau qanun. Dan sekalian rakyat hendaklah memperutangkan derham kepada Raja bila masa perlu. Hadis. Dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: (50) (48) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Qias. yaitu harta dan perbuatan dan ruh dan serta akal dan pikiran. sehingga Sulthan yang sedang berkuasa. (49) Ibid halaman 48."Cap Sikureueng" adalah melambangkan empat jenis sumber hukum dan empat jenis nama hukum (Quran. Hukum. yaitu seperti hak rakyat yang mutlak utang kepada kerajaan maka dibayarnya oleh kerajaan sesudah menang perang " BENTUK DAN STRUKTUR KERAJAAN Dalam Qanun Meukuta Alam dengan pasti telah ditetapkan bagaimana bentuk struktur kerajaan. Filsafat dari "Cap Sikureueng" yaitu bahwa Sulthan harus berada dalam lingkungan hukum. Mengenai ini dalam Qanun antara lain tercantum : (49) "Bahwa jika negeri Aceh diserang oleh musuh dan jika negeri Aceh menyerang musuh. dan jika menang maka kerajaan berhak mutlak membayar kembali kepada rakyat dan anak negeri seluruhnya. yang namanya tertera ditengah-tengah. maka sekalian anak negeri atas nama rakyat Aceh dan bangsa Aceh. antara lain Qanun mencantumkan ketentuan-ketentuan mengenai tugas-tugas para pejabat dan rakyat. 74 . (50) Ibid halaman 40-46. Adat. Reusam dan Qanun). Dinamakan dengan "Cap Sikureueng" (setempel sembilan). diwajibkan menolong yang kebajikan kepada negeri dan kepada kerajaan dengan tulus ichlas berupa apapun juga. (48) DALAM KE AD A AN PERANG Dalam Qanun juga ditetapkan bagaimana keadaan Kerajaan bila diserang oleh musuh ataupun menyerang negeri musuh. Dalam hal ini. Anthony Reid : The Contest For North Sumatra halaman 2-4. kebolehan kerajaan melakukan pinjaman pada rakyat yang akan dibayar kembali setelah selesai peperangan. Ijma' Ulama. karena sembilan orang sulthan namanya tercantum didalamnya. tidak boleh menyeleweng dari rel qanun.

75 .Diangkat dari Qanun Meukuta A lam. Susunan organisasi Kerajaan Aceh Darussalam.

Diangkat dari Qanun Meukuta Alam Susunan kerajaan Aceh Darussalam. 76 .

dimana dalam menjalankan tatausaha negara dibantu oleh sekretaris negara yang bergelar Rama Seutia Keureukon Katibul Muluk. Kepala Negara bergelar Sulthan Imam Adil. dengan empat orang pembantunya yang bergelar Mufti Empat. 2. 4. Balai Gading yaitu Majelis Perdana Menteri yang beranggotakan (50) Ibid halaman 40-46. 77 . sebagai orang pertama dalam kerajaan. LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA Qanun menetapkan juga adanya beberapa Lembaga Negara pada tingkat Pemerintah Pusat. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 2-4. mazhab Maliki. yang dinamakan "Sagoe". Kerajaan bernama Kerajaan Aceh Darussalam dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam dan terdiri dari Pemerintah Pusat (Kerajaan). Balai Rong Sari yaitu Majelis Kerajaan yang beranggotakan menteri-menteri inti yang bergelar "Hulubalang Empat" dan "Ulama Tujuh". Balai Gading. Qanun menetapkan beberapa pejabat tinggi yang bergelar "Wazir" (Perdana Menteri dan Menteri-Menteri). 3. yang masing-masingnya dari Mazhab Syafi'i. 2.1. Orang yang kedua dalam kerajaan. yang bertugas membantu Qadli Malikul Adil dalam mengeluarkan "fatwa". Negara berbentuk kerajaan. Balai Rong 2ari. (51) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 39-44. Dalam keadaan dari turunan tertentu tidak ada yang memenuhi syarat-syarat. yaitu Qadli Malikul Adil. Di daerah Aceh Besar ada tiga federasi yang terdiri dari beberapa buah Pemerintah Daerah. yang khusus membantu Qadli Malikul Adil dalam masalah keagamaan ditetapkan seorang Ulama Besar yang bergelar Syeikhul Islam. maka boleh diangkat dari yang bukan turunan raja. Pemerintah Daerah (keulebalangan dan kemukiman) dan Pemerintah Desa (Kampung). Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. Untuk membantu sulthan dalam menjalankan pemerintahan. 5. yaitu : (51) 1. dimana kepala negara bergelar Sulthan yang diangkat turun temurun.

maka Qanun menetapkan beberapa lembaga yang lain. Balai Qadli Malikul Adil. 5. yaitu kantor Qadli Malikul A d i l . yang merupakan lembaga tertinggi. dibawah pimpinan Laksamana Amirul Harb (Menteri Pertahanan). 4. 4. dan balai-balai tersebut yaitu : (52) 1. Balai Malikul Islam. 7. dibawah pimpinan Wazir urusan perniagaan (Menteri Perdagangan). kira-kira semacam "jawatan pusat" yang juga bernama " B a l a i " sedangkan kepalanya bergelar " I m a m " . Balai Furdhah yaitu kantor pusat perdagangan/perniagaan dalam dan luar negeri. Balai Majelis Mahkamah.J A W A T A N PUSAT Disamping lembaga-lembaga yang tersebut. (52) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72. 78 . Balai Baitul M a l yaitu kantor pusat perbendaharaan negara dibawah pimpinan Bendahara Raja Wazir Derham (Menteri Keuangan). Balai Majelis Mahkamah yaitu kantor mahkamah tertinggi yang beranggotakan 10 orang ulama fiqh (Fuqaha-Ahli Hukum) dibawah pimpinan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman). 2. 6. J A W A T A N . Balai Laksamana yaitu kantor pusat balatentera laut dan darat. (tidak jelas kantor apa). mungkin kantor para ahli pikir/hukama. Balai Majelis Mahkamah Rakyat. yaitu kantor Sulthan sendiri. 3. Balai Baitul Mal. Balai Furdhah.menteri-menteri kabinet yang bergelar "Hulubalang Delapan" dan " U l a m a T u j u h " . yang tarafnya lebih rendah. Balai Malikul Habib. yang beranggotakan 73 orang. Balai Setia Hukama. Balai Laksamana. 3. Majelis Mahkamah Rakyat yaitu semacam Dewan Perwakilan Rayat. yang masing-masing mewakili satu mukim dalam Daerah Federasi Aceh Besar.

5. Balai Taubah. 2. (tidak j elas maksudnya). Balai Setia Purba. Balai Baitur Rij al. menteri yang diperbantukan pada Sulthan. Balai Malikul Mahmud. mungkin kantor urusan Grasi dari Sulthan. 20. (tidak jelas maksudnya). 17. Perdana Menteri. (tidak jelas kantor apa). 6. kantor seorang pejabat tinggi. kantor urusan pria. mungkin kantor urusan perjalanan atau kantor urusan para wisata. Seri Maharaja Lila. 12. (tidak jelas maksudnya). Menteri Seri Paduka. Seri Maharaja Mangkubumi. 13. mungkin semacam kantor biro. 21. Balai Ahli Sijasah. 9. 7. baik menteri ataupun lainnya. mungkin kantor seorang pejabat tinggi. 4. yang mengurus segala Hulubalang. „ Rama Setia Katibul Muluk. 11. (53) Di Meulek: Qanun}-" 19 . 7. Balai Mufti Empat. Balai Silaturrahim. mungkin kantor urusan tenaga kerja. 3. Balai Baitul Fakir Miskin. yaitu kantor tempat para ulama bermusyawarah. Kantor Balai Baitur Rahim. yaitu kantor urusan politik. mengepalai Balai Furdhah. 15. Balai Safinah. menteri Perdagangan -HaAlam halaman 64-67. kantor urusan mesjid istana. 6. kantor urusan sosial. Qadli Malikul Adil. Menteri P»duka Tuan. 14. 5. Balai Sri Setia Salih. Balai Sri Purba Setia. 10. Menteri Paduka Raja. 16. 18. Balai Darul Asyikin. 19. Mengenai hal tersebut disebutkan: (53) 1. kantor urusan kapal-kapal (pelayaran). tangan kanan Sulthan. 8. G E L A R A N P E J A B A T TINGGI Qanun juga menetapkan nama gelaran bagi para pejabat tinggi kerajaan. Balai Musafir. Balai Setia Ulama. Sekretaris Negara. Balai Sri Suara. kira-kira menteri Negara. Balai Sri Purba Wangsa. pejabat pelaksana harian di Balai Rong Sari. (tidak jelas kantor apa). Menteri Dalam Negeri. kantor mufti empat.

Gampong. Mukim. ketua Majelis Kerajaan. 80 . Maharaja Purba Paduka raja. 11. Menteri Urusan Dalam (Keraton) dan merangkap menjadi Syahbandar (walikota) Banda Aceh Darussalam. mengurus perutusan-perutusan dari luar negeri dan perutusan-perutusan Aceh keluar negeri. Wazir Kun Diraja. 12. Wazir Badlul Muluk. Qanun sebagai berikut: (54). 13. Seri Raja Panglima Wazir Mizan. jang mengurus angkatan darat dan angkatan laut. 2. Orangkaya Seri Maharaja Bendahara Raja Wazir Derham. 15. yaitu pejabat yang mengurus cukai pekan diseluruh Aceh. Wazirul Harb Laksamana. 14. menetapkan Gampong dinamakan juga "Meunasah". PEMERINTAH D A E R A H Mengenai dengan Pemerintah Daerah. M u k i m yaitu badan federasi dari beberapa gampong. kira kira Menteri Kehutanan. Dalam satu mukim didirikan satu mesjid tempat melakukan sembahyang (54) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 44-46. Seri Maharaja Garut. Untuk satu gampong diangkat seorang Keuchik dengan sebuah staf pembantu yang bernama " T u h a Peuet" dan seorang Imam Rawatib. 16. Menteri Rama Setia. Menteri Kehakiman. Seri Maharaja Gurah. 9. dan sekurang-kurangnya untuk satu mukim harus terdiri dari delapan buah gampong. juga masalah-masalah laut lainnya. yaitu keudjrun Dalam Darud Dunia. Menteri Keuangan. kira-kira Menteri Luar Negeri. pejabat yang mengurus hasil-hasil hutan dan segala yang bersangkut paut dengan hutan. 10. Untuk memimpin federasi gampong-gampong yang bernama M u k i m diangkat seorang Imam dan seorang Qadli.8. Pemerintahan Gampong ini mendapat hak otonomi yang luas. 1.

Sagoe Teungoh Lhee Plooh. empat mukim. 5. yang terdiri dari 26 M u k i m . Satu daerah uleebalang ada yang terdiri tiga mukim. Panglima Sagi. Sagoe Duaploh Dua. Daerah Uleebalang. Dalam daerah Aceh Besar dibentuk tiga buah federasi yang mengkoordinir daerah-daerah uleebalang yang tergabung didalamnya. Sagoe Duaploh Nam. tempat belajar dan pusat segala kegiatan ummat lainnya. b. dan masing-masing Hulubalang itu mempunyai gelar khusus sendiri-sendiri mendapat hak otonomi yang luas. lima mukim. yang dalam Qanun Meukuta A l a m disebut "Daerah Takluknya''. Kerajaan Aceh Darussalam mempunyai wilayah-wilayah perlindungannya diluar Aceh. hanya yang diurus oleh Pemerintah Pusat di Banda Aceh. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagi. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Seri Imam Muda ' O h . yang terdiri dari 22 M u k i m . yang terdiri dari 25 M u k i m . yaitu urusan luar-negeri dan pertahanan. 4. enam mukim. 81 . Wilayah Luar Aceh.Jum'at dan ibadat-ibadat lainnya. Kepada daerah wilayah luar Aceh diberi hak mengurus rumah-tangga sendiri seluas-luasnya. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. baik di Suamtera ataupun diseberang lautan. Adapun tiga buah federasi itu yaitu : a. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. delapan mukim dan sembilan mukim. tempat musyawarah. 3. Daerah Uleebalang yang dipimpin oleh seorang kepala yang bergelar Hulubalang. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Qadli Malikul A l a m Seri Setia Ulama. Disamping Hulubalang diangkat pula seorang Qadli. tujuh mukim. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Panglima Polem Seri M u d a Perkasa. c.

Akal-baligh. yaitu 10 syarat: (56) (55) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 58-59. Memelihara sekalian perintah Agama Islam. Seboleh-bolehnya laki-laki. Harus sanggup menerima saksi dalam perkara-perkara. 17. 5. Sanggup mengumpulkan zakat-fïthrah. Sanggup menyelidiki pekerjaan para menteri dan pejabatpejabat lainnya. 4. 14. yaitu: (55) 1. para perwira dan saudagar/pengusaha agar jangan menyeleweng dari rel qanun. kasih-sayang orang teraniaya. 16. Sanggup melengkapi laskar. 21. Berani lapang tiada khianat. melanggar hukum. 1 82 . 3. Sanggup menyuruh sembahyang Jum'at dan sembahyang berjama'ah. 2. Islam. Sanggup membagikan harta ghanimah kepada yang mustahak. 13. 11. 18. 8. 6. hulubalang. Sanggup memelihara harta baitul-mal. Sanggup menghukum segala orang yang bersalah. 7. 10. 19. 20.SYARAT-SYARAT MENJADI SULTHAN Untuk menjadi Sulthan Qanun menetapkan 21 syarat pokok. Sanggup menjaga para menteri. Adil mengerjakan hukum Allah dan Rasul. (56) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 81. 9. Merdeka. SYARAT-SYARAT MENJADI WAZIR Untuk menjadi Wazir (Menteri) juga qanun menetapkan syaratsyarat khusus. Keturunan baik-baik. Sanggup memelihara negeri. Sanggup menyelesaikan perkara-perkara selang-sengketa antara rakyat. Membela rakyat dengan insaf. Sanggup memelihara kanak-kanak laki dan perempuan yang tiada walinya. 12. 15.

7. Tidak tamak loba kepada harta kerajaan negeri dengan menindih rakyat. 3. 5. 4. Alim ilmu pada pekerjaan dunia dan achirat. Islam. Jaga (waspada) lagi rajin. 8. Keras ingatan.Mengetahui ilmu dunia dan ilmu achirat. Tidak dengki dan tidak mengacau rakyat. Tua umurnya. Laki-laki. 6. Ahli berkata. SYARAT-SYARAT MENJADI QADLI Qanun selanjutnya menetapkan 10 syarat untuk menjadi Qadli. 2. 9. 10. (57) Ibid halaman 62. Mukallaf. yaitu: (57). Bisa memegang amanah kepercayaan rakyat. 8. 2. 9. Tidak mengikuti nafsu jahat. 6. Melihat (tidak buta). 5. 1. Budiman dan arif akal ahli dan bijaksana. Mendengar (tidak pekak). Memadalah reskinya dengan keredlaan Allah diatas tadah yang diberikan oleh kerajaan masing-masing menurut kadarnya dan tahu memakai malu. dan mengetahui atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan adil. 7. 4. 10. Setia kepada rakyat. tiada chianat dan tiada dhalim. Merdeka. 3. 1. jernih akal pikiran serta ditulis pada tiap-tiap urusan kerajaan. 83 . Adil.

yaitu orang kaya Bendahara Wazir Derham. Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan). (59) (58) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 65. Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah membuat mata uang sendiri. yaitu: a. Jizyah (pajak badan bagi warganegara yang bukan Muslim). dibentuk dua lembaga bertingkat kementerian. Kharraj (pajak hasil bumi dari warganegara yang bukan Muslim). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 52. demikian menurut ketentuan Qanun Meukuta Alam. Asyur (bea-cukai). 2. yang diperbuat pada awal abd ke XIV. (58) Sebelum berdiri Kerajaan Aceh Darussalam (916 H. (59) M. yang bertugas mengurus penglolaan keuangan dalam arti yang seluas-luasnya. zakat perternakan. 3. b.). 4. Balai Furdhah (Kementerian perdagangan). 5. Zakat (zakat pertanian. Mata uang Pase ini adalah mata uang asli yang pertama di Kepulauan Nusantara ini. 84 . Keuntungan dari perusahaan-perusahaan kerajaan.KEHIDUPAN EKONOMI/KEUANGAN LEMBAGA PELAKSANA Untuk mengurus dan melaksanakan urusan-urusan mengenai ekonomi/keuangan. Adapun sumber-sumber uang masuk untuk Baitul Mal (Perbendaharaan Negara) antara lain yaitu : 1. BALAI BAITUL MAL Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan) dipimpin oleh Menteri Keuangan yang bergelar Bendahara Raja Wazir Derham. MATA UANG uirifiYang bertanggung jawab dalam mencetak mata uang. zakat perniagaan. zakat fithrah dan lain-lainnya). zakat pertambangan. seperti yang telah dijelaskan pada pasal-pasal yang lalu.

J<! </ftll fit.(dóiifeuham rnas) dari Sidikmiah I adjul Alam Sjafiatlaiddm Sjah. Wang Koiü'li dari li-mba<ia 30 l\ . wang daumutiam dari Alaaddin iJjalmti sjah. Sulidun («735 — (~6oJ Beberapa jenis mata uang Kerajaan Aceh Darussalam.fi - l(r-l lil. . (Dari buku: Tarifch Aceh dan Nusantara) 85 . (l6.

dimana pada sisi sebelah dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Sulthan yang dibuat dalam masanya. dimana pada satu sisi dirakam tahun pembuatannya sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. perkapalan/pelayaran dll. 1539-1571 M. perternakan. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 70. Pada ketiga-tiga macam mata uang itu. (61) Ibid halaman 71-74. antara lain yaitu : (62) (60) HM. ditulis dengan huruf Arab. B A L AI F U R D H A H Balai Furdhah (Kementerian Perdagangan) dipimpin oleh Menteri Perdagangan yang bergelar Menteri Seri Paduka Wazir Perniagaan. Uang timah yang bernama "keueh". b. dan terdiri dari tiga macam.Sebelum ada mata uang yang dibuat sendiri. maka banyak pejabat-pejabat penting yang ditugaskan pada Balai Furdhah. (62) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 95. Belanda dan lainnya. tetapi juga mengurus dan mengawasi bidang-bidang usaha yang menghasilkan bahan-bahan perdagangan. karena bukan saja hanya mengurus urusan-urusan perdagangan dalam dan luar negeri. di Aceh telah berlaku bermacam mata uang asing. seperti pertanian. c. sedangkan pada sisi yang lain dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. Untuk dapat melaksanakan tugas yang begitu penting dan amat luas bidangbidangnya. sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam.). Spanyol. dimana pada sisi sebelah dirakamkan nama Sulthan yang dibuat pada zamannya. Balai Furdhah termasuk salah satu departemen yang sangat penting dan vital sekali. yaitu : (61) a. Uang perak yang bernama "kupang". perindustrian. seperti mata uang Inggeris. Uang emas yang bernama "derham". Portugis. 86 . Adat Aceh: halaman 48-49. (60) Kerajaan Aceh Darussalam membuat mata uang sendiri pada zaman Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Qahhar (945-979 H . pertambangan.

13. 10. Sjahbandar Saiful Muluk. 31. 29. 27. 26. Penghulu Kawal. Penghulu Khalas. 33. Nadhar Maharaja Indera Dewa. 7. Penghulu Dacing. Bujang Dalam. Keujrun Kawal. Penghulu Keurukon. 19. Sagi Panglima. Penghulu Kunci. Keurukon Bauwab. 22. 9. PERDAGANGAN DALAM NEGERI Agar perdagangan dalam negeri berjalan dengan baik dan 87 . 16. 28. Sjahbandar Muktabar Chan. 2. Syahbandar Mu'izzul Muluk. Tandil Kawal. Sagi Kawal. 23. BujangTujuh. Bendahara. orang kedua dalam kementerian. Seri Purba Chan. 21. Nadhar Majelis Chan. Nadhar Seri Maharaja Purba. Penghulu Cap. Lasykar Raja Tun Guna Setia Tandil. Orangkaya Seri Maharaja Lila. Tandil Menteri Dagang. Keurukon Seri Indera Muda. 25. 17. 15. Tandil Dacing. pejabat tinggi yang mengurus tera dacing). Seri Indera Su Suwara. Keureukon Enam. 30. 5. Syahbandar Seri Rama Setia. 4. 14. 32. 20. Keureukon Empat. pejabat yang mengepalai pelabuhan dalam Kerajaan Aceh Darussalam.1. Nadhar Seri Muda Setia. Nadhar Mahsur Diraja. 11. 18. 6. kira-kira panglima markim. 24. 3. Penghulu Furdhah. 8. 12.

yang mengatur jenis-jenis ukuran/timbangan/sukatan. (68) (63) (64) (65) (66) (67) (68) Af. yang mengatur adat-peukan. Kalau dilanggarnya juga. Undang-undang pokok perdagangan luar negeri yang terdiri dari 10 pasal. John Anderson: Acheen halaman 45-46. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 373-374. para pejabat tinggi dalam kerajaan sekali-kali tidak boleh berniaga. pejabat bersangkutan akan dihukum dan dipecat dan si saudagar akan dihukum juga dan hartanya disita. juga tidak boleh memberi modal kepada para saudagar. ketentuan-ketentuan bagi kapal yang berlabuh dan sebagainya. Husin . adat kamsen. barang-barang yang boleh dieksport dan diimport. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 61. dimana beliau memuji kebaikannya. (64) 3. dimana ditetapkan yang mana pelabuhan internasional. (65) P E R D A G A N G A N L U A R NEGERI Perdagangan luar negeri amat vital bagi kerajaan. wase kuala. (66) Mengenai dengan undang-undang pokok ini. wase gledll. Hukum Adat Ukuran.M. bahwa para menteri.keadaan harga tetap setabil. 88 . umpamanya: 1. sehingga rasa-rasanya tidak ada sesuatu yang tinggal lagi. cara-cara pemakaiannya dan sebagainya. Adat Aceh halaman 116-117. Karena penting dan vitalnya. adat-harija. Adat Aceh: halaman 47-63. telah mengatur segala hal ihwal perdagangan luar negeri secara umum dan prinsipil. Ibid halaman 47. adat-blang. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 92-126. para panglima. Hukum Wase Adat. (63) 2. besarnya bea cukai. H. maka telah ditetapkan berbagai macam peraturan dan adat. wase lhok. yang antara lain kata beliau dibuat sesuai dengan prinsip-prinsip undang-undang orang Eropah. maka telah ditetapkan undang-undang dan peraturan-peraturan pelaksanaan sampai mendetail. Hukum yang menetapkan. telah ditanggapi oleh Governor Turlerton (Gubernur Penang). (67) Tentang peraturan pelaksanaannya telah diatur sedemikian mendetail.

M. "pande-kapai" (pandai kapal) dan sebagainya. Tersebutlah "pande-meueh" (pande emas). Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 243. yaitu : lada. sebelum Penang dibangun oleh Inggeris. pinang. telah berlabuh dipelabuhan-pelabuhan Aceh sebanyak 27 buah kapal Amerika. emas. bahwa dalam musim lada tahun 1823. yaitu "Gampoong Pande" (industry-state). bahwa orang Aceh tidak saja sebagai ahli pelayaran yang sangat mahir. John Anderson: Acheen halaman 159-167. umpamanya "teumpeuen-meueh". pengaruh perdagangan luar negeri Aceh terasa. yang membawa pedagang-pedagang dari 6 negara. gading gajah dll. Anderson mencatat. 89 . juga terkenal sebagai pembuat kapal dari hasil rencananya sendiri. bahkan sampaisampai kepada industeri perang.Dalam peraturan tersebut telah dicantumkan sebanyak 73 macam barang-barang yang dieksport atau/dan diimport serta ditetapkan jumlah bea/cukainya. disamping sejumlah besar kapal-kapal kepunyaan East India Company. Dalam Ibukota Kerajaan Banda Aceh terdapat satu komplek sebagai daerah industeri. Yang tumbuh di Aceh waktu itu. Ibid halaman 160. "pande-kajee" (pandai kayu). (70) Anderson mencatat. (72) PERINDUSTRIAN/PERTAMBANGAN Tentang kemajuan perindustrian dalam Kerajaan Aceji Darussalam. "teumpeuen-beusoe" dan sebagainya. kayu. empat buah kapal Perancis. serta perahu-perahu dan kapalkapal penduduk pribumi dari Penang (71) Sebelum tahun 1784. Ahli-ahli dalam bidang industeri dinamakan "pande" (artinya orang pandai). (69) Diantara barang-barang eksport yang terpenting. Tempat-tempat industeri itu disebut dengan nama "teumpeuen". tidak saja industri ringan (kerajinan rumah tangga) juga industeri berat menurut ukuran zamannya. "pandebeusoe" (pandai besi). karena hasil bumi Aceh yang sangat banyak itu merupakan kebutuhan muthlak diluar negeri. kapur barus. padi. telah banyak ahli sejarah mencatatnya. baik kapal dagang ataupun kapal (69) (70) (71) (72) Di Meulek: Qanun MeukutaAkam halaman 127-130.

(73) Sebagai diakui Anderson. bahwa rakyat Aceh adalah bangsa pelaut yang mahir mengarungi lautan.perang. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 101-102. (77) Suatu catatan Anderson lagi.M. bahkan dari sutera. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 75-78. tambang batu permata dan lainnya. (76) Menurut Pinto (seorang petualang Portugis) bahwa Kerajaan Aceh Darussalam telah memiliki armada kapal yang cukup besar. terutama sekali tambang emas. yang membuktikan bahwa Aceh telah memiliki kapal dagangnya sendiri yang cukup banyak. Pengakuan ini dibuktikan oleh kenyataan. seperti tambang minyak tanah. Menurut catatan Ibnu Bathuthah. juga membuka tambang-tambang yang lain. dan kearah timur sampai kenegeri Cina. Beliau sendiri waktu kembali dari negeri Cina menumpang kapal dagang kepunyaan Aceh. bahkan juga untuk dieksport. Per tambangan di Aceh sudah mulai dibuka semenjak zaman Kerajaan Pase. Juga dikatakan. dimana dia menyatakan pada 6 Desember 1815 Sulthan Aceh Jauhar Alam telah tiba dipelabuhan Penang dengan sebuah armada dagang sendiri. sehingga kaïn sutera Aceh sangat indah dan mahal. Ibid halaman 79-83. Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah dj. memang benar bahwa industeri-sutera Aceh sangat terkenal dan maju. yang berukuran besar. 90 . sehingga pernah satu armada kapal dagang Aceh sebanyak 4 buah sampai ke Turki membawa barang dagangan dan pulang dengan selamat membawa senjata. H. bahwa semenjak zaman Peureulak dan Samudra Pase. (73) (74) (75) (76) (77) John Anderson: Acheen halaman 24-25. II halaman 171-172. disamping melanjutkan usaha-usaha penambangan emas diberbagai tempat seluruh Aceh. bahwa rakyat Aceh menghasilkan sendiri bahan-bahan pakaian dari kapas. sehingga sutera Aceh tidak saja untuk dipakai sendiri dalam negeri. bahwa kapal-kapal dagang Aceh (Samudra/Pase) telah melayari lautan kearah barat sampai kenegeri-negeri Arab dan Parsia. (74) Setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. Aceh telah melayari lautan dengan kapal-kapal dagang dan kapal-kapal perangnya sendiri. M. (75) PELAYARAN Seperti telah diakui oleh dunia.

(79) Karena itu. Kerajaan membuat berbagai peraturan dan mengangkat pejabat-pejabat ahli dalam bidangnya masing-masing. Husin . Adat Aceh halaman 109-112 dan 176-177. bahwa Aceh sanggup membuat kapal-kapal dagang sendiri. menghidupkan tanah mati. M. Pejatiat-pejabat ahli dalam bidang ini yang diangkat. bahwa pertanian dan perikanan telah mencapai kemajuan yang pesat dizaman Kerajaan Aceh Darussalam. 1. Ibid halaman 24. terbukti dengan eksport Aceh yang terdiri dari lada. kayu. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 376-378. Hukom Adat Blang (peraturan mengenai persawahan) mengatur masalah pengairan (lueng Ie).M. yaitu : a. 91 . H. terutama perkebunan lada). mengatur masaalah pengizinan pembukaan "tanah mati". yaitu tanah negara yang belum dikerjakan (78) (79) (80) (81) John Anderson: Acheen halaman 64. Keujrun Lueng. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pengairan (irrigasi). Keujrun Blang. b. pembagian hasil. (80) Untuk memajukan pertanian. gambir dan sebagainya. pajak hasil bumi. sewa menyewa tanah. Hukom Adat Seuneubok. (81) 2. pemakaian air. (78) Seperti yang dinyatakan Anderson. sawah dan sebagainya. PERTANIAN/PERIKANAN Sudah tidak dapat diragukan lagi. padi. tidaklah heran kalau pada masa itu kapal-kapal dagang Aceh mengarungi lautan menuju delapan penjuru angin. Hukum Adat Seuneubok (peraturan-peraturan mengenai perkebunan. antara lain: Hukom Adat Blang.yang terdiri dari beberapa buah kapal. damar. ikan asin. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pertanian/persawahan. Ibid halaman 161-163. dengan tujuan hendak mengadakan pembicaraan dengan Gubernur Penang. pinang.

(Dari buku: De A tjeher) 92 .Teupeun (alat tenuri) lama di Aceh. Langa (luka-bajak). (Kanari). dengan alat inilah diperas air tebu dan kemudian dimasak menjadi gula. Weeng (alat untuk memeras tebu). Wanita tua sedang menenun. seorangpria sedang membajak sawah. (Kiri).

(dibuka), untuk dijadikan kebun, pengangkatan pcjabat-pejabatnya, pengelolaannya dan sebagainya. Yang dibolehkan membuka tanah-mati untuk membuat Seuneubok, hanyalah orang-orang Islam. Pelopor yang membuka tanahmati untuk menjadi seuneubok, diangkat menjadi pemimpinnya dengan gelar Peutua Seuneubok; artinya setelah ada beberapa kebun dalam seuneubok tersebut, yang mengepalai gabungan dari beberapa buah seuneubok, disebut "Peutua Chik Seuneubok", yang dibawahnya ada beberapa orang Peutua Seuneubok. (82) 3. Hukom Adat Laut

H u k o m Adat Laot (peraturan-peraturan mengenai penangkapan ikan dilaut) mengatur masaalah penangkapan ikan, alat-alat penangkap ikan, para nelayan, upah kerja, pembagian antara yang punya alat dengan pekerja, pimpinan, tugas-tugas pimpinan, mengambil penyu, Cukai laut dan sebagainya. A d a tiga pejabat ahli diangkat untuk memajukan perikanan, yaitu: (83) a. Panglima Laot, yang menjadi penguasa tertinggi dalam bidang perikanan laut. b. Keujrun Kuala, yaitu pejabat pengusa kuala yang menjadi pangkatan dari perahu-perahu pukat. c. Pawang Pukat, yaitu yang menjadi pemimpin teknis dari perahu pukat dan bersama-sama anak pukat ikut turun kelaut. Dibawah Panglima Laot yang beberapa orang Keujrun Kuala, artinya ada beberapa kuala yang menjadi pangkalan perahu pukat, dan yang berpangkal pada satu kuala ada beberapa perhu pukat. (84) 4. H u k o m Adat Gles.

H u k o m Adat Glee (peraturan-peraturan mengenai kehutanan/ rimba) yang mengatur kedudukan/tugas "Keujrun Glee" (pejabat ahli tentang kehutanan), pembagian hasil usaha wasee glee,- larangan
(82) M. Husin . Adat Aceh halaman 177. (83) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 263-266. (84) Ibid halaman 378-383.

93

memotong kayu, adat merusa, kedudukan "Pawang Glee" (pejabat ahli tentang kehidupan rimba), cara mengambil madu lebah dan sebagainya. Adapun pejabat-pejabat yang diangkat untuk itu, yaitu : a. b. Keujrun Glee, tenaga ahli kehutanan yang ditugas mengepalai urusan-urusan kehutanan. Pawang Glee, tenaga ahli kehidupan rimba ditugas memimpin melindungi para pemburu, mengatur daerah-daerah pemburuan dan binatang-binatang yang boleh diburu, juga ditugas untuk melindungi binatang-binatang rimba. (85) Hukom Adat Geumeubeu.

5.

H u k o m Adat Geumeubeu (peraturan-peraturan mengenai penternakan) yang mengatur masalah mawaih (mendua laba) untung, mawaih aneuek (mendua laba anak hewan), pemasaran hewan, tempat-tempat yang memelihara ternak dan sebagainya. Pada suatu tempat yang telah ditetapkan menjadi daerah ternak, dilarang disitu untuk bertani, tempat tersebut dinamakan "Padang Geumeubeue" (Padang Gembala), dalam padang mana didirikan berpuluh-puluh " W e u e " (kandang berpagar kawat dan beratap langit), tempat ternak-ternak gembalaan berteduh waktu malam. Weue-Weue itu kepunyaan masing-masing pemilik ternak, dan petugas yang disuruh mengembala bernama SI Geumeubeue (pengembala), dan yang menjadi pemimpin dari "Padang Geumeubeue" itu yaitu seorang pejabat yang bergelar "Pawang Geumeubeue", tenaga ahli dalam bidang penternakan. (86) PERANAN KEHAKIMAN PEMBINAAN H U K U M Sudah menjadi keharusan mutlak bagi Kerajaan Aceh Darussalam yang telah menjadikan dirinya sebagai "Negara H u k u m " (87),
(85) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 384-386. (86) Ibid halaman 387-389. M. Husin: Adat Aceh halaman 107-109. (87) DiMeulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73-74.

94

berusaha membina dan menegakkan hukum. Agar pelaksanaan hukum terjamin sesuai dengan Qanun Meukuta Alam, maka dibentuk lembaga-lembaga pelaksana serta mengangkat pejabat-pejabat yang ditugaskan untuk mengawasi dan/atau melaksanakan hukum itu, yaitu : 1. Balai Majlis Mahkamah Agung, yaitu lembaga tertinggi dalam bidang kehakiman (kira-kira sama dengan Mahkamah Agung yang dipimpin oleh Wazir Sulthan Menteri Mizan (Menteri Kehakiman) dan dibantu oleh 10 orang Ulama Faqih (Hakim Agung). (88) Qanun menyatakan, bahwa tugas dari Balai Madjlis Mahkamah Agung yaitu "mengurus tiap-tiap perkara dan memeriksa segala perkara kehakiman negeri dan sekalian perkara negeri seluruhnya umumiyah. (89) 2. Qadli Malikul Adil, disamping sebagai orang kedua dalam kerajaan (tangan-kanan Sulthan), juga merangkap sebagai Penuntut Umum (Jaksa Agung), yang tugasnya dinyatakan untuk menuntut hukuman sekalian yang berbuat kesalahan melanggar qanun negara, walau si-pai'pun (tentera). (90) Mufti Empat, yang masing-masing mereka bergelar Syaichul Islam, yaitu seorang Mufti (Syaikhul Islam) untuk satu Mazhab. (91) Hal ini, karena dalam Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan bahwa para hakim dalam memutuskan perkara boleh berpedoman kepada Mazhab Syafi'i, Mazhab Maliki, Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. (92) Qadli Panglime Sagoe dan Qadli Uleebalang, yang tugasnya kecuali sebagai orang kedua dalam pemerintahan, juga menjadi Hakim. (93) Qadli Mukim, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu Imam

3.

4.

5j

(88) Ibid halaman 42 (89) Ibid halaman 66 (90) Ibid halaman 39-40. (91) Ibid halaman 40. (92) Ibid halaman 33. (93) Ibidhi<*~,an45.

95

M u k i m , juga menjadi Qadli Nikah, Hakim Mukim dan Imam Jum'at. (94) 6. Imam Rawatib, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu keuthjik, juga sebagai Imam Sembahyang, Saksi-Nikah dan Pembantu Hakim Damai. (95)

DERAJAT M A H K A M A H Mahkamah (pengadilan) yang bertugas mengadili segala macam perkara, terdiri dari beberapa tingkat, yaitu : (96) 1. Hukom-Peujroh, yaitu pengadilan damai ditiap-tiap kampung (gampong); ketuanya Keuchik, Wakil Imam Meunasah (Imam Rawatib) dan anggota-anggotanya Tuha Peuet. Tugasnya untuk mendamaikan antara yang bersengketa. Mahkamah Mukim, yaitu pengadilan tingkat rendah. Ketuanya Imam M u k i m , Wakil Qadli M u k i m dan anggota-anggotanya beberapa orang Keuchik dan Ulama terkemuka. Bertugas mengadili segala perkara, dan kalau tidak bisa selesai, diserahkan kepada pengadilan lebih tinggi (pengadilan uleebalang). Mahkamah Uleebalang, yaitu pengadilan menengah atau pengadilan negeri, yang bertugas mengadili perkara-perkara yang tidak bisa atau tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah M u k i m , atau yang bersengketa tidak menerimanya. Hakimnya Uleebalang, Wakil Qadli Uleebalang dan anggota-anggotanya beberapa orang Imam dan Qadli M u k i m . Mahkamah Panglima Sagoe, yaitu pengadilan tinggi, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari Mahkamah Uleebalang. Ketuanya Panglima Sagoe Wakil Qadli Panglima Sagoe dan anggota-anggota beberapa Uleebalang dan Qadli Uleebalang.

2.

3.

4.

(94) Ibid halaman 44. (95) Ibid halaman 44. (96) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 317-319 M. Husin: Adat Aceh halaman 210-212.

96

5.

Mahkamah Agung, yaitu pengadilan tertinggi dalam kerajaan, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari mahkamah-mahkamah bawahan, serta mengadili perkara-perkara besar yang ditentukan dengan dekrit Sulthan. Ketuanya Sulthan, Wakil Qadli Malikul A d i l , anggota-anggotanya : Wazir Sulthan Menteri Mizan, Ulama-ulama Faqih dan Mufti Empat. H U B U N G A N L U A R NEGERI

BALAI WAZIR B A D L U L M U L U K Sudah semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase, hubungan dengan luar-negeri telah diadakan, yang sekarang disebut "hubungan-diplomatik". Setelah Kerajaan Aceh Darussalam diproklamirkan maka hubungan luar negeri lebih ditingkatkan lagi, sehingga dalam susunan menteri kabinet terdapatlah nama seorang menteri yang bergelar Wazir Sulthan Badlul Muluk yang memimpin Balai Badlul Muluk, yang tugasnya yaitu mengurus urusan perutusan dan wakil-wakil kerajaan dan pekerjaan luar negeri. (97) POLITIK L U A R NEGERI Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah, Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam, yang memerintah dalam tahun 916-936 H . (1511-1530 M . ) telah meletakkan batu dasar terhadap keyakinan dan kenyataan : 1. Bahwa suatu negara tidak bisa berdiri kalau hanya seluas kampung, seluas kota ataupun hanya beberapa ratus kilometer saja. Berdirinya baru dapat dipelihara, kalau daerah wilayahnya luas, sekurang-kurangnya seluas Aceh yang dibangunnya, bahkan lebih luas lagi. Walaupun Kerajaan Melayu yang jaya di Malaka sudah tumbang oleh Portugis dan kepercayaan telah mulai retak bahwa orangorang Timur akan dapat mempertahankan diri dari Imperialisme barat, tapi hancurnya Portugis di Aceh telah memulangkan keyakinan bahwa penjajahan asing selalu bisa dihalau.

2.

(97) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 65.

97

3. 4.

Untuk menghadapi agressi imperialis asing, perlu dibangun armada (angkatan lautXyang kuat. Ekonomi harus dipersehat dan terhadap soal ini sesuatu negara harus dapat menguasai sendiri. (98)

Diatas prinsip-prinsip yang bertujuan menyusun kekuatan didalam negeri ini, maka Kerajaan Aceh Darussalam meletakkan dasar-dasar dari politik luar negeri yang akan dijalankannya, yaitu : 1. Tidak menggantungkan nasib, baik ekonomi ataupun melker, kepada luar negeri. 2. Bersahabat erat dengan negara-negara Islam di Indonesia, India Arab, Malaya dan Turki. J. Selalu waspa$da terhadap negara-negara yang mempunyai nafsu penjajahan dan sebaliknya bersahabat dengan negara-negara barat yang ingin hidup damai. 4. 5. Bantuan luar negeri lebih diutamakan yang berupa tenagaahli. (99) Perluasan dakwah Islamiyah keseluruh Kepulauan Nusantara.

L I M A BESAR ISLAM Empat prinsip politik luar negeri yang dibangun atas empat dasar penyusunan kekuatan dalam negeri, telah menampilkan Kerajaan Aceh Darussalam sebagai satu kekuatan nyata didaerah rantau Asia Tenggara, baik politik, ekonomi ataupun melker. Pada saat-saat kekuatan-kekuatan imperialis kristen barat telah mematahkan kekuatan sebagian besar negara-negara Islam, pada saat itulah, pada permulaan abad Ke X V I lahirlah menjadi suatu kenyataan yang hidup "Lima Besar Islam" yang terikat dalam suatu kerjasama ekonomi, politik, militer dan kebudayaan. Lima Besar Islam yang dimaksud yaitu : (100) 1. Kerajaan Islam Turki Usmaniyah yang berpusat di Istambul, Asia Minor.

(98) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. (99) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. (100) Wilfred Cantwell Smith : Islam In Modern History halaman 45.

98

2. 3. 4. 5.

Kerajaan Islam Marokko di Afrika Utara. Kerajaan Islam Isfahan di Timur Tengah. Kerajaan Islam Agra di Anak Benua India. Kerajaan Aceh Darussalam di Asia Tenggara.

DIPLOMASI ACEH Apabila kita meneliti sejarah perjalanan Diplomasi Aceh sejak zaman Kerajaan Islam Peureulak, Samudra Pase, terutama sekali dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam, dapatlah kita mengambil suatu kesimpulan, bahwa Aceh telah menjalankan empat diplomasi, yang merupakan "diplomasi klassik" yang terus diperbaharui sampai abad ke X X ini, yaitu : 1. Diplomasi Kancil, yang kalau dalam Kerajaan Aceh Darussalam kemudian terkenal dengan istilah "tipee Aceh" bagi dunia internasional. Diplomasi Meubisan, yaitu perkawinan agung antar negara, suatu diplomasi yang sangat klassik. Diplomasi Kekuatan, yaitu diplomasi yang diandalkan pada kekuatan senjata, atau yang sering disebut sekarang "diplomasi mihter". Diplomasi Ekonomi, yaitu diplomasi yang didasarkan pada kekuatan ekonomi untuk mencapai pengaruh dan kekuasaan politik.

2. 3. 4.

Keempat macam diplomasi ini dipergunakan oleh Sulthan Iskandarmuda Meukuta Alam dalam menjalankan 5 pasal program politik luar-negerinya, yaitu : (101) 1. Menguasai seluruh negeri dan pelabuhan sebelah menyebelah Selat Melaka dan menetapkan terjaminnya wibawa atas negerinegeri itu, sehingga tidak mungkin kemasukan "divide et impera" oleh negara asing. Usaha ini dijalankan dengan cara mufakat, dan kalau tidak tercapai dengan dratis. Memukul Johor, supaya tidak dapat lagi ditunggangi oleh Portugis dan Belanda. Memukul negeri-negeri disebelah timur Malaya, sejauh yang merugikan perdagangan Aceh dan usahanya untuk mencapai ke-

2. 3.

(101) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147.

99

menangan dari musuh, seperti Pahang, Petani dan lain-lain. 4. 5. Memukul Portugis dan merampas Melaka. Menaikkan harga pasaran hasil bumi untuk eksport, dengan jalan memusatkan pelabuhan samudera kesatu pelabuhan di Aceh, atau sedikit-dikitnya mengadakan pengawasan yang sempurna sedemikian rupa sehingga kepentingan kerajaan tidak dirugikan.

Iskandarmuda menetapkan lima pasal politik luar-negerinya ini, adalah untuk menghadapi bahaya agressi yang haus penjajahan dari Portugis, Belanda dan Inggeris. (102) P E L A K S A N A A N POLITIK L U A R NEGERI Semenjak zaman Peureulak dan Samudra/Pase sampai kezaman Kerajaan Aceh Darussalam, hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara asing lainnya telah terjadi, yang berarti bahwa Kerajaan-kerajaan di Aceh itu telah mempunyai dan menjalankan politik luar negeri, yang dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Kerajaan Islam Peureulak.

Sejak berdiri Kerajaan Peureulak, telah terjadi hubungan luar negeri dengan beberapa negara, umpamanya Parsia, Gujarat (India, Melaka dll). (103 Dalam rangka mempererat hubungan dengan negara tetangga, maka telah terjadi perkawinan agung antara puteri Malik Muhammad A m i n Syah (Sulthan Peureulak) Ratna Kemala dengan Raja Melaka (Sulthan Muhammad Syah), sementara puterinya yang kedua, puteri Ganggang, dikawinkan dengan Sulthan Malikus Saleh dari Samudra/ Pase, keduanya perkawinan politik, suatu ciri dari diplomasimeubisan. (104) 2. Kerajaan Islam Samudra/Pase. Hubungan luar negeri antara Kerajaan Islam Samudra/Pase,
(102) (103) (104) Ibid halaman 145-146. Tgk. M. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. Ibid halaman 8.

100

juga telah berlangsung sejak hari jadinya, antara lain dengan negeri-negeri Arah, Parsia, India (Gujarat), Kerajaan-kerajaan di Semenanjung Malaya, Kerajaan-kerajaan di Jawa, Cina dan lainlainnya. (105) H U B U N G A N DENGAN TURKI Waktu mula pecah perang antara Aceh-Belanda (1873), sebuah surat kabar yang terbit di Istambul menceritakan, bahwa dalam tahun 1516 Sulthan Aceh Firman Syah telah menghubungi Siman Pasya, Wazir dari Sultan Selim I Turki untuk mengikat tali persahabatan. Permintaan Aceh disetujui oleh Turki dan semenjak itu hubungan keduanya telah dimulai. (106) Hubungan yang telah ada ini dilanjutkan dan diperteguh lagi oleh Sulthan A l Qahhar, dimana pada tahun 952 H . (1545 M.) mengirim utusan ke Turki untuk memperbaharui hubungan-diplomatik disamping untuk meminta bantuan senjata dan tenaga ahli untuk melawan Portugis. Sulthan Turki yang berkuasa waktu itu, yaitu Sulthan Sulaiman Chan, 926-974 H . (1523-1566 M.). Pemrintaan Aceh dikabul Sulthan Turki, dengan memberi sejumlah besar alat senjata dan kira-kira 300 orang tenaga ahli (ahii teknik, meliter, ekonomi dan hukum/tatanegara). Diantara alat senjata, yaitu meriam besar, Meriam Lada Sicupak. (107) H U B U N G A N A C E H D E N G A N B E L A N D A D A N INGGERIS Untuk pertama kali secara resmi, pada tanggal 21 Juni 1599 tibalah di Banda Aceh Darussalam dua bersaudara Cornelis dan Frederick Houtman, utusan Kerajaan Belanda, untuk mengadakan perundingan dengan Sulthan Aceh dalam rangka mengikat hubungan diplomatik dan hubungan dagang. Missi Houtman bersaudara mengalami kegagalan, karena mereka datang dengan penuh rahasia, yang tersembunyi, ditambah lagi oleh propakasi perwakilan dagang Portugis yang telah berada di
Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah dj. II halaman 152-155 dan halaman 171-173. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 38-74. (106) Af. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 102. (107) Tgk. Af. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. (105)

101

Bab tentang perjanjian antara kerajaan Aceh dengan Inggeris dan Belanda.

102

Duafoto kopi ini diambil dari sebuah kitab yang dicetak di Turki, yang bernama Kunzul RaghaMb kepunyaan Almanihum Tuwanku AbdulAziz. Bab yang menyatakan permulaan berdirinya Kerajaan Islam di Aceh Besar.

103

sebagai Kerajaan Berdaulat yang pertama yang mengakuinya. Belanda menghadapi kegagalan ini dengan kepala dingin dan bertekad untuk mengirim perutusan yang lain yang lebih bijaksana. datang pula ke Banda Aceh perutusan Inggeris dibawah pimpinan Sir (108) (109) M. Langhe Bracke dan De Sonne. Middelborgh. Perutusan Belanda ini berangkat dengan empat buah kapal. tawanan-tawanan Belanda dibebaskan dan hubungan diplomatik/dagang dinyatakan berlaku. Hasilnya baik sekali. selain untuk berunding juga untuk meninjau. Sulthan Aceh mengirim sebuah perutusan muhibbah dibawah pimpinan Orangkaya Abdul Hamid dan anggota-anggotanya terdiri dari Panglima Angkatan Laut Aceh Laksamana Sri Muhammad dan M i r Hasan. (109) H U B U N G A N D E N G A N INGGERIS Tidak beberapa lama setelah diikat hubungan dengan Belanda. yang isinya sangat baik dan diplomatis sekali. Untuk membalas kunjungan Missi Gerard. mengirim sebuah perutusan lagi ke Aceh. 104 . hal mana mengakibatkan terbunuhnya Cornelis de Houtman dan ditawan saudaranya Frederick de Houtman bersama delapan orang pengikutnya. Pada tanggal 23 Agustus 1601 tibalah perutusan tersebut di Pelabuahan Internasional Banda Aceh. Ketua Delegasi Aceh Abdul Hamid meninggal di negeri Belanda pada tanggal 10 Agustus 1602 dan dikebumikan di Middelburg. bersama seorang juru bahasa bernama Leonard Warner. Delegasi Aceh tinggal di Negeri Belanda selama 16 bulan. Prins Maurits Pembangun dan Kepala Republik Belanda. Said: Aceh Sepanjang A bad halaman 126-133. (108) Demikianlah dalam tahun 1600. yaitu Zeelandia. untuk merundingkan pengikatan hubungan diplomatik/dagang dengan Kerajaan Aceh.Banda Aceh. perutusan mana berada dibawah pimpinan Komisaris Gerard de Roy dan Laksamana Laurens Boeker. Pada waktu itulah dengan resmi Kerajaan Aceh Darussalam mengakui Republik Belanda yang baru dibanun. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 118-120. pada tanggal 28 Januari 1601 dari pelabuhan Zeeland. Perutusan ini dibekali dengan sebuah surat berbahasa Sepanyol (bahasa internasional waktu itu). yang terdiri dari diplomat-diplomat yang cakap.

(110) DIPLOMASI ISKADAR M U D A Telah dijelaskan. Sir James Lancaster menyatakan bahwa tujuan missinya. juga sama-sama memuji satu sama lain. Lancaster menghadap Sulthan dengan 30 orang anggota delegasi. dalam surat-surat mana dinyatakan maksud baik kedua belah pihak untuk tetap berhubungan dan bermuhibbah. siapa lemah tenggelam. Selama mereka di Banda Aceh. bahwa setelah Iskandar Muda menjadi Sulthan Aceh dia telah mengambil langkah-langkah penting untuk membangun Aceh dalam segala bidang. Raja Aceh yang besar dan perkasa. diadakan surat menyurat lanjutan antara Ratu Inggeris dengan Sulthan Aceh. antara lain diikatnya hubungan diplomatik/dagang antara dua kerajaan. malam kesenian dan sebagainya. Hasilnya perkunjungan Missi Lancaster baik sekali. maka pada hari ketiga delegasi Lancaster diterima menghadap Raja. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 133-140. dimana kepada mereka diberi penghormatan yang cukup wajar. b. Dengan berpedoman kepada dua filsafat ini. Hector dan Ascention. termasuk bidang luar negeri. Perjanjian antara Aceh/Belanda yang memberi hak kepada (110) M. antaranya jamuan makan kenegaraan. Setelah diadakan pertukaran utusan antara Istana dengan kapal. Disamping beberapa prinsip yang telah diuraikan pada pasal-pasal yang lalu. yaitu Dragon. karena mereka akan mempersembahkan surat Ratu Inggeris kepada " H i s Majesty King O f Acheen A n d Sumatra" (istiiah mereka). yaitu untuk membangun perdamaian dan persahabatan antara yang dipertuannya Ratu Inggeris dengan kakandanya yang dicinta. Iskandar M u d a memegang dua filsafat: a. 105 . Siapa kuat hidup. Iskandar Muda menjalankan diplomasi-diplomasi berikut: 1.James Lancaster dengan rombongannya yang terdiri dari tiga buah kapal. Kemajuan suatu negara bergantung pada kemajuan ekonominya. Waktu mereka berlabuh dipelabuhan Aceh. mereka mendapati kapal-kapal banyak sekali yang datang dari berbagai negeri. telah diberi bermacam penghormatan.

. Setelah ternyata Raja Bungsu tidak pro Portugis.). yang diganti oleh Sulthan Iskandar Sani.). 1050-1086 H . 1678-1688 M. 1045-1050 H . (1607-1636 M.2. yaitu memberi gelar tertinggi dalam kerajaan. 155-157 dan 161-165. umpamanya Raja Bungsu dari Johar. dan Tun Sri Lanang (Pengarang Sejarah Melayu). maka dia dikembalikan ke Johar untuk menjadi Raja kembali. Panglima Thomas Best. 4. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 145-147. dibatalkan. 3. kedudukan Aceh dalam percaturan politik dunia jadi menurun.) maka benar-benar martabat Aceh dalam arena internasional jatuh merosot. (1636-1641 M.1675-1678 M. Dari surat penolakan Iskandar Muda. jelaslah kelihatan sekaligus dia mempergunakan Diplomasi Kancil. Bersama dengan kembalinya Raja Bungsu diberangkatkan pula 30 buah kapal penuh berisi berbagai bahan/alat untuk membangun Johar kembali. Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (1088-1098 H . (1641-1675 M) diganti oleh tiga .orang Ratu berturutturut: Ratu Nurul Alam Naqiatuddin (1086-1088 H . Dua ribu tenaga ahli dibawah pimpinan Orangkaya Lelawangsa menyertai Raja Bungsu untuk membantunya. Belanda membuat " L o j i " di Aceh (ditandatangani 17 Januari 1607) yang merugikan ekonomi/meliter Aceh. ketua Delegasi Inggeris yang mengantar surat Raja Inggeris kepada Iskandar Muda diberi penghormatan besar. (111) DIPLOMASI ZAMAN MENURUN Setelah berakhir pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. dimana tangan-tangan luar dengan semena-mena mencampuri urusan dalam negeri Aceh.). Kerajaan-kerajaan di Malaya yang pro dan membantu Portugis ditaklukkan dan rajanya serta pembesar-pembesar lainnya ditawan serta dibawa ke Aceh. Menolak permintaan Raja Inggeris James I untuk mendirikan kantor dagang Inggeris di Periman. 10161045 H . wilayah-wilayahnya satu persatu dirampas oleh kekuasaan imperialis Barat Kristen. yaitu Orang Kaya Putih.) dan Ratu Kamalat Syah (1098-1109 H . .1688-1699 M. Dalam hal ini telah terjadi suatu surat menyurat diplomatik yang sangat menarik. teristimewa lagi setelah Ratu Safiatuddin. Diplomasi Kekuatan dan Diplomasi Ekonomi. bahkan yang lebih menyedih(111) Af. 106 .

ratu bersikap : diplomasi harus disambut dengan diplomasi. 1. Diplomasi Disambut Diplomasi. yang dibantu oleh dua orang Syahbandar. Yang dicatat dibawah ini adalah beberapa peristiwa penting dalam hubungan luar negeri selama zaman menurun itu.). (114) M. Belanda mengirim sebuah delegasi untuk berunding. . Politik Malaka. suatu pelaksanaan daripada hukum pidana Islam.). 15 hari sebelum mangkat Sulthan Iskandar (mangkatnya 29 RajaRajab 1046 H . Hasil protes. yaitu Orangkaya Bentara Raja. Penyambutan dan perundingan dilakukan oleh tiga orang Menteri. sebagai ahli perdagangan. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1644 M . Politik Malaka dari Sulthan Iskandar Sani yang menggantikan Iskandar Muda adalah lemah. telah dijatuhkan hukuman • mati (rajam) terhadap putera-mahkota yang hanya satu-satunya. (112) 2. 27 Desember 1636 M. dibawah pimpinan Komisaris Tinggi Arnold de Vlamingh van Outoorn. (114) (112) Ibid halaman 183. masa berkuasa Gubernur Jenderal Antonie Van Diemen (1636-1645 M. Sekalipun sambutan sangat ramah tamah. Setia Wangsa dan Saudagar Raja. (113) Ibid halaman 185-188 dan 194-196. dan diantara anggota delegasi Jan Harmansz^ kepala Jawatan Perdagangan Belanda di Jakarta. 107 . sehingga memberi peluang dan kemungkinan besar bagi Belanda dan penjajahan lainnya untuk mencaplok Malaka dan daerah-daerah lainnya di Malaya. karena terbukti telah berbuat zina. (113) 3. Putera Mahkota Dirajam. Setelah Malaka dicaplok Belanda dan beberapa wilayah Kerajaan Aceh lainnya di Malaya diganggu. namun hasilnya sedikit sekali. Aceh memprotes dengan keras.kan lagi meletusnya perang saudara dan pemberontakan didalam negeri. Ratu Safiatuddin Tajul Alam menerima delegasi Belanda itu. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 197-199.

terbukti dengan kapal-kapal perang Belanda memblokade pantai barat Aceh dan menguasai beberapa wilayah Aceh di Sumatera Barat. termasuk Inggeris juga. (116) Af. ) . sehingga Belanda sulit. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 202-203. Belanda mengirim utusan lagi untuk berunding dibawah pimpinan seorang Duta Istimewa Trijmen. 108 . (115) 5. 1678-1688 M . Setelah perundingan yang tidak memberi hasil. yang ditandatangani pada tanggal 15 Desember 1650 di Banda Aceh. yang menghasilkan sebuah perjanjian persahabatan dan dagang. dan upacara resmi penandatangan dilakukan di Banda Aceh. (115) Ibid halaman 199-200.4. Delegasi berangkat ke Betawi bulan Mei 1659 dan waktu itu yang menjadi Gubernur Hindia Belanda John Maatsuijeker. Dalam surat jawaban Ratu dibulan Desember 1647 dinyatakan dengan tegas bahwa Aceh ingin memperlakukan segala bangsa asing sama mendapat kesempatan. Akibat jawaban tegas ini. Ketegasan Ratu. Persetujuan tercapai bulan September 1659. telah datang ke Aceh Delegasi dari Syarif Mekkah dan Delegasi Kerajaan Inggeris. Dalam masa pemerintahan Ratu Inayat Zakiatuddin Syah (1088-1098 H . (116) • 6. Belanda masih mendesak Ratu Safiatuddin untuk memberi kepada pedagangpedagang Belanda hak-hak istimewa. Delegasi Inggeris dan Mekkah. Untuk membicarakan seluruh masalah. Belanda minta agar perundingan di langsungkan di Betawi. Tindakan Belanda itu dibalas oleh panglima-panglima Aceh dengan serbuan angkatan perang. Persetujuan Banda Aceh bertanggal 15 Desember 1650 tidak dijalankan Belanda sepenuhnya. Delegasi Aceh ke Betawi. hubungan Aceh/Belanda menjadi kurang baik. Sebuah delegasi berat dikirim Ratu ke Betawi yang diketahui oleh Menteri Utama Qadli Malikul A d i l .

Persaingan memperluas tanah jajahan terjadi antara Inggeris. maka Syarif Barakat mengirim delegasi kedua ke Aceh dengan bingkisan yang berharga. Mereka menjalankan kekuasannya dalam bidangnya masingmasing dengan hak dan kekuasaan besar. (118) M. karena ada hubungan dengan Perancis.Utusan Sjarif Mekkah yang terdiri dari beberapa pembesar. Inggeris seringsering mempergunakan "diplomasi klassik"nya yaitu diplomasigertak dan diplomasi-kekuatan. tetapi gagal. Diplomasi Klassik Inggeris. antara lain bermaksud mengadakan hubungan persahabatan/ persaudaraan Islam dan meninjau keadaan Aceh dibawah pemerintah seorang Ratu. bahwa yang memerintah di Mekkah waktu itu adalah Sjarif Barakat. Belanda. Inggeris mengirim surat kepada Sulthan Djauhar Alam menggeretak. bahwa Aceh diperintah oleh seorang Ratu.sewaktu perutusan Perancis yang berangkat satu kapal untuk menghadap Sulthan Aceh Djauhar Alam (1139-1139 h. Snouck Hurgronje. Utusan kerajaan Inggeris terdiri dari Ord dan Cawley. Dalam catatannya dia mengatakan. Kemudian datang lagi utusan Inggeris yang lain. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 47-48. Tgk. yang kemudian dibalas pula oleh Ratu dengan bingkisan yang sangat bernilai. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 228-229. Baik terhadap tanah-tanah yang akan dijajah atau pun terhadap para saingannya.) dibawah pimpinan Kapten Leon de la Housaye. yang datang untuk merundingkan masaalah dagang. (117) Menurut Dr. M. Demikianlah. Setelah itu. 7. (118) (117) Ibid halaman 212-213. Kemudian sekembalinya utusan ke Mekkah dengan membawa laporan yang menggembirakan. Portugis dan Perancis. William Dampier namanya. Salah seorang diantara anggota Delegasi itu tinggal menetap di Aceh sebagai Duta Besar namanya Syarif Hasyim Jamalullail. dibawahnya ada 12 Orangkaya atau Pangeran Agung. lantas ditengah laut dibajak oleh kapal perang Inggeris serta merampas segala surat-surat untuk Sulthan Aceh. 109 .

menurut catatan orangorang Inggeris yang datang ke Aceh. Delegasi Van Swieten. serta mempelajari masalah-masalah dengan kesungguhan. Dengan membawa surat dan mendaat dari Gubernur Jenderal. Perjanjian Pidie. berbicara. karena Sulthan dengan cara blak-blakan membuka segala kecurangan dan kejahatan Belanda (119) Ibid halaman 238-241. (119) 9. barulah Sulthan Jauhar A l a m mau berunding dengan sungguh-sungguh. termasuk karya-karya Shakespear. bahwa Sulthan Jauhar Alam mempelajari dengan teliti usul-usul Raffles.8. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1819. Setelah tidak mempan dengan diplomasi-gertak. karena memang seorang yang cermat dan hati-hati. Setelah berunding lama dan mempelajari masalah dengan tekun. barulah Sulthan mau menandatangani sebuah perjanjian (traktat) yang dibuat pada tanggal 22 April 1819. 110 . Selanjutnya traktat itu menentukan bahwa kedua pihak akan bersahabat sepanjang zaman dan tidak saling membantu musuh-musuh dari keduanya. disamping beliau sangat suka pada sastera Inggeris. Van Swieten dengan menumpang kapal " A m s t e r d a m " berangkat ke Aceh untuk berunding dengan Sulthan Aceh. Beliau pasih berbahasa Inggeris. sedangkan inggeris menjamin kemerdekaan Aceh selamanya dan akan memperlindungi dari serangan siapapun. membaca dan menulis. Setelah Raffles dan Coombs terkatung-katung selama tujuh minggu di Teluk pidie. Perundingan berjalan lama. Traktat yang ditandatangani oleh Sulthan Jauhar A l a m dan Raffles atas nama Kerajaan Inggeris. berintikan bahwa Aceh akan bersedia memberi kesempatan berdagang bagi Inggeris. kemudian Kerajaan Inggeris mengirim sebuah delegasi yang terdiri dari Raffles dan Coombs untuk berunding dengan Sulthan : Jauhar A l a m . dan pada tanggal 30 Maret 1857 diterima oleh Sulthan dengen upacara yang layak.

terhadap Aceh. .). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 289-297. karena perjanjian inilah satu-satunya perjanjian internasional yang diikat oleh Belanda (sejak negerinya konstusionil) dengan satu kerajaan di Indonesia. 111 . dan juga Van Swieten membuka segala curahan perutnya yang menuduh Aceh dengan tuduhan-tuduhan palsu.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . tetapi Sulthan dapat menahan diri. (121) DIPLOMASI M E N J E L A N G P E R A N G Menjelang pecah perang antara Aceh dengan Belanda. (120) m. Setelah melalui saat-saat tegang yang mencemaskan. Kerajaan Aceh Darussalam telah menjalankan suatu diplomasi yang luas untuk menarik perhatian dunia dan untuk mengeratkan kembali hubungan internasionalnya. (121) Ibid halaman 297. diplomasi mana bertujuan : 1. Said bahwa traktat ini ditinjau dari sudut hukum ketatanegaraan di Indonesia. Diplomasi menjelang perang ini dijalankan oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah (1273-1286 H . ekonomi dan militer untuk menghadapi ancaman agressi Belanda. Membangun kekuatan kembali di Aceh. perjanjian persahabatan ini mengandung dan memiliki catatan sejarah yang perlu dipertahankan. perdamaian dan perdagangan. (120) Menurut ahli sejarah M .1857-1870 M. akan tetapi hanya "politik kontrak". barulah persetujuan dapat dicapai dengan membuat traktat yang terdiri atas 10 pasal. serta tidak serang menyerang dengan sama-sama melupakan segala peristiwa-peristiwa yang sudah. setelah propakasi Belanda terus menerus dilakukannya dengan merobekrobek segala perjanjian damai yang telah dibuatnya. 2. menarik' simpati dunia agar berpihak kepada Aceh dan menekan Belanda. Perjanjian-perjanjian lainnya yang telah diperbuat dengan raja-raja Indonesia menurut pasal 34 " indische Staatregeling" bukanlah bersama "verdrag" ataupun traktat. Perundingan berjalan agak panas. perjanjian persahabatan. masa sebelum proklamasi 1945.1870-1874 M. . baik politik.

(123) Ibid halaman 339-400. masa mana digunakan oleh Aceh untuk melakukan suatu kampanye dahsyat (segala macam bentuk diplomasi) untuk menarik simpasi dunia. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 309-400.3. Uraian lanjut tentang hal ini telah ditulis oleh ahli sejarah M . antara lain seorang jenderalnya mati konyol. dimana Belanda dengan bangga telah mengumumkan perang kepadanya. (125) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 119-155. sehingga Belanda menderita kerugian yang sangat besar. telah menulis satu bab chusus dalam bukunya : The Contest For North Sumatra. 112 . (125) " M u n g k i n sangat sukar untuk mendapat calon-calon diantara kekuatan-kekuatan Eropah yang bersedia datang untuk membela Kerajaan Kecil yang terasing itu. Said. (123) Pengumuman perang disertai terus dengan agressi pertamanya. dimana dia memulai karangannya yang menarik itu dengan (Terjemahannya). disamping Belanda menderita malu yang amat dahsyat. antara lain dapat menarik perhatian Raja Perancis Napoleon III. (122) DIPLOMASI A C E H T A H U N 1873. berbagai usaha telah dikerjakan. (124) Ibid halaman 401-425. Mengenai dengan "Diplomasi Serba macam" ini A h l i Sejarah Australia. yang dapat dipukul mundur oleh angkatan perang dan rakyat Aceh. maka pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda mengumumkan perang kepada Aceh. Dengan tidak mengenai malu dan dengan merobek-robek traktat (perjanjian) yang dibuatnya sendiri setelah tujuh minggu menyembahnyembah Sulthan Djauhar A l a m . Anthony Reid. Memang Aceh telah (122) M. (124) Antara agressi pertama dengan agressi kedua terluang waktu hanya enam bulan. Hasilnya juga ada. menguatkan kembali hubungan internasional yang telah pernah ada. terutama sekali dengan negara-negara Islam chususnya dengan Turki Usmaniyah. Untuk mencapai tujuan diplomasi i n i . mengadakan kontak dengan perwakilan-perwakilan dunia internasional yang berada di Penang dan Singapura. antaranya mengirim duta-duta istimewa keberbagai negeri.

Di Penang. Mereka berangkat dari Penang dengan menyinggahi Mekkah untuk terlebih dahulu mengadakan kontak dengan Syarif Mekkah dan Pemimpinpemimpin Islam yang f. Meminta Bantuan Chalifah. dimana penduduknya sama sekali tidak simpati kepada agressi Belanda.da dikota suci tersebut. adalah kutipan disana-sini dari bab "Atjehnese Diplomacy 1873" nya Anthony Reid. Untuk meminta bantuan dan perhatian Khalifah Turki Usmanuyah di Istambui. kebetulan sekali tanggal tersebut jatuhnya pada hari tentera kolonial Belanda dipukul hancur didaratan Aceh sehingga sisa-sisanya lari terbirit-birit kekapal-kapal dengan meninggalkan bangkai-bangkai teman-temannya yang telah mati konyol. Mereka tiba dl [t ikota Negara Turki Istambui pada tanggal 27 April 1873. Abad eksport lada telah mengantar lebih banyak kemakmuran dan hubungan internasional kepada orang-orang Aceh. hasil ini tidak akan mengurangi pencapaian yang didapati di Turki oleh Duta Istimewa yang ajaib. Abdur Rahman AdhDhahir ". sekalipun tidak cukup untuk merobah rencana Belanda. 1. Sulthan Aceh Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H .1870-1874 M. orang-orang Aceh mendapati satu "pintu gerbang yang netral" menuju dunia yang luas.) mengirim satu delegasi ke Istambui yang terdiri dari Said Abdur Rahman (seorang politikus/diplomat ulung yang berkedudukan Duta Besar Berkuasa Penuh) dan NyalAbbas (seorang ekonom dan pedagang lada kenamaan). Yang saya turunkan di atas ini.berhasil membangkitkan perhatian untuk sejumlah simpasi dunia. dibandingkan dengan kebanyakan orang-orang Indonesia lainnya. Aceh sebagai suatu Negara berdaulat penuh yang sedang dalam bahaya mengancam mempergunakan kesempatan itu untuk berbicara dengan kekuatan-kekuatan dunia. Memang. . Aceh telah memulai dengan berbagai hasil luar biasa untuk mengatasi bahaya-bahaya lain dari ekpansi Eropah. 113 . Masa mengaso enam bulan antara agressi Belanda pertama yang gagal dan datangnya agressi kedua.

diplomasi dan ekonomi Aceh diluar negeri dimasa-masa menjelang perang dan setelah agressi pertama. demikian tulis Anthony Reid. Sungguhpuh demikian. Penang adalah pusat kegiatan Aceh diluar negeri. orang-orang Aceh dari segala golongan seialu mengunjungi kota pelabuhan Penang untuk mengecap kehidupan kota.Setibanya delegasi di Istambui. D i Penang telah berdiri sebuah perwakilan Aceh yang bernama " G E D U N G A C E H " dipusat kota Penang. 2. dimana negara-negara barat kristen sedang berusaha untuk memperetelinya. dengan biaya $ 40. Tetapi. Sekarang. setelah agressi Belanda pertama. terutama sekali pers memberi uraian yang amat berguna. Mereka mengemukakan masaalah Aceh diagressi oleh Belanda. missi Abdur Rahman telah mencapai hasil-hasil politis dan diplomatis yang sangat berguna. karena Turki sendiri waktu itu dalam keadaan sulit. bahkan diantara mereka ada yang mengirim puteraputeranya untuk belajar disana. Sambutan baik dan hangat sekali. Memang sejak Sama. Dewan Delapan. baik oleh Pemerintah ataupun oleh rakyat Turki. yan terdiri dari pemuka-pemuka dan pemimpin-pemimpin Aceh yang ada 114 . karena Penang sejak dahulu telah menjadi kota dagang dan politik bagi Kerajaan dan orang-orang Aceh.000. untuk menarik simpasi dunia. pemuka-pemuka Aceh yang ada dikota tersebut dengan aktif sekali mengadakan hubungan dengan Dunia Eropah Modern. maka dengan sangat menyesal Turki tidak dapat memberi bantuan langsung berupa meliter atau benda-benda lainnya. Setelah agressi pertama. di Penang dibentuklah sebuah bada yang bernama " D E W A N D E L A P A N " (The Council of Eight). langsung menemui Menteri Luar Negeri Safvet Pasya dan Perdana Menteri Vizir A l i Pasya.satu jumlah yang sangat besar menurut ukuran nilai uang waktu itu. disamping Missi Abdur Rahman mengadakan kontak-kontak di Timur Tengah. dan pers Turki tiap-tiap hari memuat berita dan komentar mengenai "missi Abdur R a h m a n " dan masaalah Aceh serta agressi Belanda pada umumnya. Kabinet Turki berkali-kali mengadakan sidang-sidang istimewa untuk membicarakan masaalah Aceh. Gedung Aceh menjadi pusat segala kegiatan politik.

Dapat menarik untuk menyebelah Aceh seorang tokoh terkemuka penerbitan surat-surat kabar. Diplomasi dan kampanye Dewan Delapan. 5. Gullahmeidin dan Umar (kelahiran India . Menggerakkan perhatian dunia terhadap masalah Aceh. Marshall. tuan W. Dewan Delapan yang terdiri dari Teuku Paya (Ketuanya). Tuanku Hasyim.disaria. Juga dapat mendekati kepala kantor berita Reuter di Penang. Swendsen (Norwegia). dari kaum Muslimin diseluruh dunia. juga telah memberi hasilhasil yang positif bagi Aceh: 1. tokoh politik/ekonomi ukuran berat). tuan Herriot. Nyak Abu dan Panglima Perang Haji Yusuf (keduanya kelahiran Aceh. Mengumpulkan sejumlah besar dana untuk biaya perang Aceh. 4. Luhring (Jerman) dan F. ada empat orang Eropah Muslim yang tinggal di Aceh ikut berperang melawan Belanda. Panitia Tiga dari Dewan Delapan (Teuku Paya. Diantara me115 2. amunisi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya ke Aceh. Menembusi blokade Belanda untuk memasukkan senjata. dan yang menjadi sekretaris Dewan Delapan yaitu Said Ahmad. politikus yang cakap dan lincah. Teuku Ibrahim (ketiganya tokoh politik/militer kenamaan). tokoh ekonomi kenamaan) dan Syekh Kasim (turunan Arab. 3. disamping telah menggegerkan Den Haag dan Batavia. yaitu Thepen (Jerman). Sheppard (Amerika). terutama di Malaya dan Singapura sendiri. Dapat mempengaruhi sebahagian orang-orang Eropah untuk menyebelahi Aceh.J. Syekh Ahmad dan Teuku Ibrahim) bertugas membuat garis politik luar negeri Aceh.Muslim. . sementara pimpinan harian dari Dewan Delapan dibawah Teuku Ibrahim selalu mengadakan sidang-sidang rutine untuk membicarakan masalah-masalah hangat yang datang dari Aceh ataupun dari wakilnya diseantero dunia. tokoh melker dan tokoh dagang kenamaan). sehingga karenanya suratsurat kabar Penang banyak sekali memuat berita dan komentar yang menguntungkan Aceh dan merugikan Belanda. yang bertugas membantu Aceh dalam peperangan melawan Belanda dalam arti seluas-luasnya. bahkan sebelum pecah perang. dan pembina utama harian P E N A N G GAZETTE.

Seorang Amerika lain yang berdomisili di Penang Tuan Thomas Carr. 9. Hasil-hasil dari kontak-kontak diplomasi ini banyak juga. 6.reka. Dewan Delapan terus mengadakan kontak dengan Pemerintah Inggeris. dia bersama satu grup orang-orang bekas anggota satu perkumpulan di Sanghai dikirim untuk membantu perang Aceh. Sejumlah besar para perwira Turki ikut membantu Aceh sampai akhir tahun 1875. yaitu bekas Syahbandar Pelabuhan Rangoon. ada sejumlah kira-kira 80 orang Eropah yang tinggal di Aceh dalam tahun 1873 untuk ikut bersama rakyat Aceh memerangi Belanda. Perancis dan Amerika. 116 . Kecuali. Perancis memberi bantuan moril dan Amerika telah memberi kesempatan luas sekali kepada Dewan Delapan untuk berunding dengan Wakil Perutusan Amerika di Penang dan Singapura. Dia telah membantu Aceh. ada yang ahli ekonomi. dan tahun berikutnya datang lagi dua orang perwira arteleri Turki. meliter. diantaranya tuan Pennifeather (orang Inggeris bekas Inspektur Polisi) dan seorang lagi orang Inggeris. sehingga hampir-hampir saja ditandatangani satu perjanjian (traktat) persahabatan dan saling membantu antara Amerika Serikat dan Kerajaan Aceh Darussalam. 8. 7. antaranya Inggeris membiarkan Penang. Kecuali itu. Singapura dan kota-kota jajahan Inggeris lainnya untuk dipakai oleh Aceh menjadi basis kampanyenya. Dia tiba di Banda Aceh dalam bulan Mei 1874 dengan menyamar sebagai juru-masak untuk dua orang Inggeris. politik dan ahli pembuat senjata.

Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. yang tidak pernah menyerahkan kedaulatan Aceh kepada Belanda. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantard) 117 . sekalipun beliau sendiri telah ditawan.

II | | 00 «3 «3 tso § R ? 3 B 5 2 ^ & ^ § g g o § 5 * 121 § 0.5 K S § 5. !5 •« ^ U H . •• £ 118 . |> ^ ti.

Ibid halaman 70-71. 12. Bujang Kawal Bentara Siyasah. disamping angkatan darat yang telah dibangun semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Samudra/Pase. 5. dan pejabat tinggi yang memimpinnya bergelar Orang Kaya Laksamana Wazirul Harb. Tandil Amirul Harb. yaitu : membanguüi< armada (angkatan laut) yang kuat. Bujang Akiyana. M. yaitu: (128) 1. Bujang Bentara Sidik. diantara lembaga-lembaga Negara Tertinggi. 7. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. Seri Bentara Laksamana. Magat Seukawat. 9. Qanun selanjutnya menyebutkan gelar-gelar perwira pada Balai Laksamana.ORGANISASI D A N P E R K E M B A N G A N A N G K A T A N P E R A N G BALAI LAKSANA Menurut Qanun Meukuta Alam. 8. 6. Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. 119 . (129) Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah yang lebih terkenal dengan A l Kahhar. Bujang Laksamana. Tandil Gapunara Siyasah. 2. 4. (127) Menteri Pertahanan kalau istilah sekarang yang mengepalai Angkatan Darat dan Angkatan Laut. 11. telah menetapkan empat dasar program negara. Bujang Raja. Tandil Bentara Semasat. segera meriaiisir rencana A l i Mughaiyat Syah dengan (126) (127) (128) (129) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 41. 10. Tandil Kawal Laksamana. Tandil Raja. Ibid halaman 65. (126) sama dengan Departemen Pertahanan kalau istilah sekarang. 3. terdapat B A L A I L A K S A M A N A A M I R U L H A R B . PEMBANGUNAN ANGKATAN PERANG Sulthan Ali Mughaiyat Syah. salah satu diantaranya.

Banta (sersan mayor). Af. Tantra (angkatan). Said. Daud Beureueh) kira-kira pada tahun 1959. 120 . (131) Af. (131) RASI N A M A P A N G K A T Sebagai suatu Angkatan Perang yang dibangun secara modern. Pang M u d a (Letnan I). Hasballah Daud (Anaknya Tgk. seperti halnya dengan Angkatan Perang Kerajaan Turki Usmaniyah. sementara tenaga-tenaga ahli teknik untuk keperluan jeni dan ilmu perang didatangkan dari Turki. Banta Cut (Kopral). Rasi nama tantra yaitu : 1. Banta Setia (Pembantu letnan). Pang (Kapten).H. siapa lemah tenggelam" terus memperkuat dan mempermoderrn angkatan perangnya. darat dan laut. Sulthan Iskandar M u d a yang mendasarkan kerjanya pada filsafat: "Siapa kuat hidup. (130) Turki saja yang mengirim 300 tenaga ahli yang dimaksud. 8. Si Pai'(Perajurit). Hasballah Daud berdasarkan buku yang berbahasa Inggeris. H a l ini bisa dimengerti. saya kutip dari satu naskah yang diberikan kepada saya oleh sdr.membangun armada dan angkatan perang yang kuat. oleh karena para tenaga dalam bidang militer didatangkan dari Turki pada waktu Aceh sedang membangun Angkatan Perangnya yang modern. nama angkatan. Pang Cut (Letnan II). maka kepangkatan Angkatan Perang Aceh ditetapkan agak mirip dengan kepangkatan dalam Angkatan Perang T u r k i . Dibawah ini saya turunkan rasi nama pangkat. Arab dan India. Saya rasa. (130) Ibid halaman 100-103. 2. 5. nama jabatan dan staf komando dari Angkatan Perang Aceh. karena namaitu disejajarkan dengan bahasa Inggeris A. 3.Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147. Banta sedang (sersan). 7. yaitu : (132) I. (132) Rasi nama pangkat dan sebagainya ini. 6. bahwa naskah tersebut dibuat Sdr. 4.

121 . Ulee (Komandan). 9. 2. 5. Adat Seumasat (Staf Intelijen). Rakan (Peleton). Balang (Bataliyon). 1. 10. Kaway (Piket). 7. Pang Muda Seutia (Letnan Ajudan). Panglima Sukey (Brigadir Jenderal). Bentara Rama Seutia (Kolonel Ajudan). Bentara (Kolonel). 14. 11. 6. Tuha Adat (Kepala Staf).9. 13. Panglima Muda (Letnan Jenderal). 6. Peurintah (Komando). 9. Buhoon Angkatan (Pasukan Tentera) Sabat(Regu). Panglima Peurintah Sagoe (Panglima Dipisi). IV. Keujruen Balang (Ajudan Bataliyon). 8. Tuha Adat Peurintah (Kepala Staf Komando). 5. Keujruen (Ajudan Jenderal). Sukey (Resimen). Pang Seutia (Kapten Ajudan). Kawan (Kompani). 6. 12. 1. Adat (Staf). Bentara Muda (Letnan Kolonel). 7. Panglima (Jenderal). 10. Adat-Samaindra (Staf Administrasi). 2. Panglima Cut (Jenderal Mayor). Keujruen (Staf Ajudan). 15. 4. II. 2. Adat Peurintah Sagoe (Staf Komando Dipisi). 4. 3. 8. 5. 3. Sagoe (Dipisi) Neumat Buet (Jabatan). 4. Panglima Wakilah (Wakil Panglima). Adat Meuhad (Staf Chusus). 1. Rama Seutia (Ajudan). 3. Keujruen Panglima (Ajudan Panglima). III. Bentara Cut (Mayor).

22. Adat Peunaroe (Staf Operasi). 19.10. 24. Bala Utooh Pandee (Corp Jeni Bangunan). yaitu "Revolusi 12 Z u l k a ' d a h " (tahun 916 H . Kerajaan Aceh Darussalam selalu dalam keadaan perang. 14. Adapun gelar tersebut seperti tercantum dibawah i n i : (133) I. 25. 2. Adat Seunaroe (Staf Logistik/Tetorial). 11. yang antara satu dengan daerah lain berbeda-beda. Kawan Bala Gaj ah (Bataliyon Kavaleri). 17. Ulee Adat (Perwira Staf). ) yang telah meleburkan Kerajaan-kerajaan Kecil di Aceh menjadi satu kerajaan besar. Mentara Tuha Adat (Kepala Staf). Bentara Seri M u d a Wangsa. 13. Bala Sideek Tantra (Corps Polisi Meliter). Terhadap Ulee Balang (Komandan-komandan Bataliyon) yang merangkap jabatan sipil (kepala Pemerintah Daerah) diberi gelar-gelar tertentu. 15. 21. Bala Dapu Bale (Corp Perbekalan Asrama). (133) DiMeuelek: Ganun Meukuta Alam halaman 68-70. Balang Balee Raya (Bataliyon Garnizun). 20. yang kebanyakannya oleh Komandan Bataliyon (Ulee Balang). 12. 122 . RASI N A M A J A B A T A N R A N G K A P Kerajaan Aceh Darussalam adalah hasil suatu revolusi besar. 26. Sejak berdirinya sampai waktu-waktu yang panjang. 23. Balang Meuriam Lila (Batliyon Arteleri). Bentara Dewa Maharaja. Ulee Kawan (Komandan Kompani). Ulee Balang (Komandan Bataliyon). Bala Surah Hanta (Corps Perhubungan). Bala Tantra Rantoe (Tentera Lapangan). sehingga oleh karena itu kepala-kepala pemerintahan daerah hampir semuanya dijabat rangkap oleh komandan-komandan tentera setempat. Adat Meuhad (Staf Chusus). K A W A S A N A C E H BESAR 1. Ulee Bala (Kepala Corp). 16. Bala Buleuen Mirah (Corp Palang Merah). 18.

29. Bentara Seri Udahna Raja. 17. 19. Bentara Seri Lila Wangsa. 30. Bentara Paduka Ari Wangsa. Bentara Raja Setia Wangsa. 13. 16. Bentara Seri Rama Meukuta. 23. Bentara Seri Maharaja Muda. Bentara Raja Meurah. 31. Bentara Lila Raja. Bentara Seri Indera Seutia. 28. Bentara Raja Indera Seutia. Bentara Seri Indera Muda. 9. 22. 14. Bentara Setia Indera. Bentara Seri Rama Wangsa. Bentara Megat Bangsa Diraja. Bentara Seri Indera Diraja. Bentara Seri Maharaja Dewa Purba. 33. 12. 35. 27. 38. 37. Bentara Megat Seutia Muda. Bentara Duka Raja Bentara Maharaja Indera. Bentara Seri Raja Setia. Bentara Seri Ratna Meukuta. Bentara Indera Wangsa.3. 10. 21. 11. Bentara Sinara Indera. 25. Bentara Seri Indera Wangsa. 32. Bentara Seri Nara Paduka. Bentara Bijaya Pahlawan. Bentara Raja Dewa Muda. 8. 24. 39. 40. Bentara Paduka Seri Raja Muda. 20. 4. Bentara Seri Raja Muda. Bentara Seri Amar Diraja. 34. 7. 6. Bentara Maharaja Darudahna. Bentara Paduka. 41. Bentara Seri Lila Indera. 123 . 5. Bentara Seri Indera Pura. Bentara Seri Indera Lila. Bentara Raja Dewa Indera. 18. Bentara Seri Maharaja Paduka. 15. 26. Bentara Raja Indera Perkasa. 36. Bentara Duka Wangsa.

Bentara Seri Muda Seutia Padang Tiji. 12. 21. Bentara Maharaja Dewa. 31. Bentara Raja Seudia Pahlawan. 19. 14. K A W A S A N L U A R A C E H BESAR 1. 16. Bentara Raja Purba Indera. 17. Bentara Seri Bijaya Megat. 9. Bentara Sinara Wangsa (Bentara Balang II).42. Bentara Seri Indera Maharaja. Bentara Seri Rama Wangsa Diraja. Bentara Seri Raja Indera. 3. 18. Bentara Seri Muda Wangsa. 30. 26. 28. 10. 5. 13. 22. 27. 20. 32. 33. Bentara Raja Seutia Wangsa. Bentara Seri Daria. 8. (Pengawal Bandar). 124 Bentara Seri Rama Indera (Bentara Balang I). Bentara Seri Nara Indera. 23. Bentara Raja Dewa Seutia. Bentara Bidaja Pahlawan. Bentara Seri Raja Purba. Bentara Seri Muda Seutia. Bentara Seri Nara Seutia. Bentara Paduka Lila. Bentara Seri Indera Megat. Bentara Seri Perdana Wangsa. Bentara Seri Raja Diraja. 11. 6. Bentara Maharaja Purba. Bentara Seri Ratna Perkasa. 43. 7. Bentara Seri Indera Pahlawan. 29. 44. Bentara Seri Indera Perkasa Bentara Raja Seutia Muda. Bentara Seri Seutia Diraja. 4. 24. Bentara Seri Maharaja Dewa. Bentara Raja Udahna Seutia. Bentara Raja Dewa Sakti. 2. Bentara Seri Rama Paduka. Bentara Seri Lila Raja. . 15. Bentara Balang Raja Indera Wangsa. 25. Bentara Raja Seutia Indera.

sulthan Sulaiman Chan (926-974 H . . PENDIDIKAN TENTERA Pembangunar Kerajaan Aceh Darussalam. Oleh karena itu. 38.) telah me(134) Anthiny Reid: The Contest For North Sumatra halaman 3. Bentara Paduka Seutia Muda. 42. Sulthan A l i Maghaijat Sjah dan pelanjut-pelanjutnya : A l Kahhar. (134) Sulthan Iskandar Muda lebih jauh lagi dalam usahanya mempermodern Angkatan Perang Aceh. Bentara Seri Muda Dewa. Bentara Raja Lila Meukuta. Bentara Raja Dewa Pahlawan.34. Kerajaan Aceh Darussalam mendatangkan para guru dan instruktur dari negara-negara sahabat. tempat-tempat pendidikan/latihan mana dinamakan :"Blang Si Pal' " dan "Blang Peurade". Bentara Datok Bendahara. Bentara Seri Nara Diraja. Tgk. hanyalah "Angkatan Perang" yang berpendidikan dan terlatih baik.1523-1566 M. 39. Bentara Seri Dewa Perkasa. dalam membangun angkatan perang. 45. Iskandar Muda dan lainnya. 43. 41. 35. Bentara Seri Perdana Lila. umpamanya dari Kerajaan Turki Usmaniyah. 46. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. 36. Bentara Seri Muda Wangsa Seri. Anak-anak muda yang sedang dididik untuk menjadi anggota tentera itu dinamakan "Rakan Syarikat Raja". M. 44. Untuk mendapat tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman. Sulthan Turki Usmaniyah.M. (135) Atas permintaan Sulthan A l Kahhar. telah mengadakan tempattempat latihan diberbagai tempat diseluruh Aceh. M. sektor pendidikannya mendapat tempat yang istimewa. menyadari bahwa angkatan perang yang dapat diandalkan untuk menaikkan martabat negara. 125 . 37. (135) H. Bentara Raja Dewa Pahlawan. 40. Bentara Seri Buni Diraja. Zainuddin: Singa Aceh halaman 79. Bentara Paduka Singa Raja. terutama dari negara-negara Islam. Bentara Raja Lila Muda. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100.

seperti yang diakuinya oleh seorang perwira tinggi Perancis.ngirim ke Aceh sebanyak 40 orang perwira-perwira tentera Turki. (138) WANITA D A L A M A N G K A T A N P E R A N G Sudah sejak zaman Kerajaan Islam Samudra/Pase. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 181. A R M A D A INONG B A L E Semenjak pertama kali dimana Sulthan A l Kahhar mengirim Armada Aceh ke Malaka untuk menghancurkan kubu kolonialis Portugis. yang antara lain tulisnya : " setelah Sulthan Iskandar Muda memerintah. 17 September 1969 halaman 9.). Singa Aceh halaman 114. (137) Majaiah Sinar Darussalam. (14001428 M. (136) 126 . (1. no. 801-831 H . diberilah kesempatan yang luas kepada wanita untuk ikut serta dalam lembaga-lembaga negara dan pertahanan. Demikianlah setelah terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. di Ibukota Negara Banda Aceh didirikan sebuah akademi militer yang bernama "Darul Harb" yang dapat diterjemahkan dengan Fakultas Ilmu Peperangan. (137) Hasil dari pendidikan yang teratur baik itu. maka orang Aceh telah menjadi perajurit terbaik dikepulauan Nusantara.M. dimana mereka langsung masuk dalam dinas tentera aktif.16) Kecuali tempat-tempat pendidikan/latihan yang dinamakan "Blang Si Pai' " yang banyak terdapat diberbagai daerah dan wilayah Aceh. sampai-sampai kepada para sulthan penggantinya yang silih H. masing-masing ahli dalam bidang barisan meriam dan barisan kuda (arteleri dan cavaleri) untuk mendidik dan melatih angkatan perang Aceh. Ingat saja seorang raja wanita Ratu Nihrasiyah. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 272. (138) M. peranan wanita dalam politik negara dan meliter sudah nampak menonjol. maka Angkatan Perang Aceh pada waktu itu adalah satu-satunya angkatan perang yang terbaik di Kepulauan Nusantara. Laksamana Beaulieu. Dibawah ini dituturkan beberapa contoh : I.

Laksamana Malahayati pula yang diserahkan oleh Sulthan Alaiddin Ri'ajat Sjah IV untuk menerima dan menghadapi utusan Ratu Inggeris. yang terdiri dari 2000 perajurit wanita yang gagah dan tangkas. 1011-1015 H . Kalau umpamanya Iskandar M u d a tidak dibebaskan dan sempat dibunuh. M. 127 . (1604-1607 M . ) . yang memerintah tahun 997-1011 H .berganti mengirim angkatan laut/darat kedaerah-daerah timur dan barat Sumatera serta ke Malaya. Sir James Lancaster. (1589-1604 M . . dalam bukunya "Vrowelijke Admiral Malahayati" sangat memuji-muji Laksamana Malahayati dengan Armada Inong Balenya. maka banyak sudah perajuritperajurit yang syahid. ) . ) . Armada ini dinamakan dengan " A r m a d a Inong Bale" dibawah pimpinan Laksamana Malahayati. Kedua Pahlawan inilah yang berjasa membebaskan Iskandar M u d a dari penjara tahanan Sulthan M u d a Alaiddin Ri'ayat Syah V . (139) II. seorang pahlawan wanita yang telah banyak jasa kepada Kerajaan. RESIMEN WANITA P E N G A W A L I S T A N A Dalam masa pemerintahan Sulthan M u d a A l i Ri'ayat Syah V .M. Laksamana Malahayatilah yang telah berhasil menggagalkan percobaan pengacauan oleh Angkatan Laut Belanda dibawah pimpinan Cornelis dan Frederick Houtman (1006 H .1599 M . nenekanda Iskandar M u d a . Seorang Pengarang wanita Belanda. dengan isterinya menjadi "janda " atau "Inong B a l e " . Zainuddin : SrikandiAceh halaman 8-15. Berkali-kali Armada Inong Bale ikut bertempur diselat Melaka dan pantai-pantai sumatera Timur dan Malaya. barangkali Aceh tidak (139) Tgk. Pada zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Sjah I V . yang terdiri " S i P a i ' Inong" (perajurit wanita) dibawah pimpinan dua pahlawan wanita : Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. Tawarikh Raja-rajaKerajaan Aceh halaman 45. seorang yang bodoh dan bejat moral. dibentuklah sebuah armada yang sebahagian perajuritnya terdiri dari janda-janda (Inong bale) pahlawan-pahlawan yang telah tewas. yang datang ke Banda Aceh Darussalam pada tanggal 6 Juni 1602 dengan surat dari Ratu Inggeris. H. Yunus Jamil: Sulthan Iskandar Muda halaman 4. Marie van Zuchtelen. dibentuklah "Suke kaway Istana" (Resimen Pengawal Istana).

128 .

129 . jika dilihat dari udara. pernah beberapa sarjana dan mahasiswa Amerika meninjau dan mempelajari kuta lama {benteng) o ini.Seket Kuta Inong Balee. yang sekarang hanya tinggal reruntuhannya lagi. Dalam 1962.

KUTA INONG BALEE 130 .

-v * is > 5 M I Si II 1? §1 2 s« ^ 3 • © < -~ u 131 .

Dalam kandang ini terdapat mak Laksamana Malahayati. Lamreh Krueng RayaAceh Besar.Kandang Kampung Kuta. Terletak diatas sebuah bukit kecil d Kampung Kuta. 132 .

133 .Makam Laksamana Malahayati di Kandang Kampung Kuta Lamreh Krueng Raya.

logislah kalau dengan cepat membina industeri perkapalan dengan mendirikan galangan-galangan kapal yang sanggup membuat kapal-kapal perang (140) Tgk. 134 .). M. yang perajuritperajuritnya dipilih dari dara-dara yang ramping semampai dan berwajah rupawan. Bataliyon inilah yang ditugaskan untuk menyambut tamu-tamu agung dengan barisan kehormatannya.akan pernah punya Sulthan yang agung sedemikianrupa. satu bataliyon dipisi wanita yang bernama "Dipisi Keumala Cahya" dijadikan "Bataliyon Kawal Kehormatan". (141) INDUSTERI P E R A N G Pada waktu Sulthan Turki Sulaiman Chan (926-974 H . DIPISI K E U M A L A C A H Y A Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. seperti yang diceritakan oleh Petualang Portugis Pinto. melihat bahwa antara Turki dengan Aceh terlalu jauh. (141) M. beliau hanya menerima untuk satu kali saja. (142) M. M. yang terdiri dari perajurit-perajurit wanita melulu dan panglimanya seorang jenderal wanita. (142) A l Kahhar yang memusatkan perhatiannya untuk membangun Angkatan Laut yang kuat dan Armada Niaga yang besar. Sulthan Sulaiman Chan pun mengirimkan 300 tenaga teknisi ke Aceh.) menawarkan alat senjata dan perlengkapan perang lainnya kepada Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah II A l Kahhar (945-979 H. Menurut catatan sejarah. 1523-1566 M. dan untuk selanjutnya beliau meminta bantuan tenaga ahli yang sanggup membantu pembangunan industeri perang. A l Kahhar yang berpemandangan jauh. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 193. Maka demikianlah untuk pertama kali. juga telah membentuk satu dipisi pengawal istana. yang telah memperbesar dan mempermodern Angkatan Perang Aceh. yang sangat sulit membina hubungan laut yang terjamin apabila kapal-kapal mengangkut alat-alat perlengkapan perang ke Aceh. (1607-1636 M. 1016-1045 H . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 43. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 114. Karena itulah.). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 101-102. (140) III.-1539-1571 M. A l Kahhar berpendapat bahwa Aceh perlu ada industeri perangnya sendiri.

Kapiten Kapal berbangsa Belanda yang sempat mengunjungi Aceh dalam tahun 1599. maka pada akhir bab ini saya akan menurunkan beberapa catatan sejarah yang melukiskan "fakta nyata" dari kehidupan Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. diantaranya dari Demak dan Bantan. antara lain mencatat tentang hasil industeri perang Aceh sebagai berikut : "Bahwa Sulthan mempunyai juga banyak sekali meriam-meriam besar dari waja. (146) A N G K A T A N P E R A N G D A L A M KEN ¥ AT A A N Setelah selesai menguraikan tentang organisasi Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. sudah dapat diperbuat sendiri di Aceh masa A l Kahhar itu. kata John John Anderson: Acheen halaman 24. Namanya F. Ibid halaman 124. Tenaga ahli ini. seperti yang diakui oleh John Anderson. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 109-110. Suatu masa Aceh dapat menginsafkan ahli Portugis dari Malaka supaya belut dari Pemerintahnya. 1. Kemajuan industeri meriam dan senjata di Aceh telah sedemikian meningkatnya. (144) Davis. sehingga pesanan-pesanan dari negeri lain. M. hampir semua barang-barang dari pertukangan dan kerajinan yang dikerjakan orang-orang diluar negeri. industeri perang dan sebagainya. Bahwa Aceh adalah Kerajaan yang mahakuat.J. yang sesudah memeluk agama Islam di Aceh bernama Khoja Zainal Abidin. kepangkatan.dan kapal-kapal niaga. Said mencatat. (143) (144) (145) (146) Kerajaan Yang Mahakuat. yaitu membantu membuat dan memimpin pembuatan senjata pada industeri perang didaerah Samalanga. dapat dipenuhi. dapat dipergunakan untuk membikin kapal-kapal yang modern. bahwa pembangunan kapal digiatkan. pendidikan. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 137. (145) Seorang teknisi Amerika yang telah masuk Islam dan telah naik haji. yang juga direncanakan oleh teknisi-teknisi Aceh sendiri. Kekuatan pertahanan dapat diperhebat pula dengan adanya barisan gajah yang dipergunakan oleh hulubalang-hulubalang (Ulee-balang-komandan bataliyon)". bekerja pada Kerajaan Aceh Darussalam. 135 . Demikianlah. (143) Ahli sejarah M . Sheppard.

Puncak Kekuatan. sementara perdagangan luar negerinya telah mampu merealisir segala cita-citanya. baik didalam ataupun diluar negeri. Raja Aceh menyerang Malaka untuk menghantam Portugis. ) Sulthan A l Kahhar terpaksa mengangkat angkatan yang besar menghadapi Semenanjung Malaya. yang mengakibatkan ketiga kapal perang Portugis itu ditenggelamkan Selanjutnya Raja mendaratkan tenteranya di Malaka dan mengepung serta menembakinya selama 70 hari Dalam tahun 1582 sekali lagi Sulthan Aceh menyerang Malaka dengan membawa 150 kapal perang. Pengawasan kerajaan berjalan efektif sekali terhadap pelabuhanpelabuhan penting di sepanjang pantai barat Sumatera.sedangkan istananya yang besar dan agung adalah pusat kegiatan ilmu dan kesarjanaan yang tidak ada bandingnya dikepulauan Nusantara (148). Af. jurusan Malaka dan jurusan Patani (149) (147) John A nderson: A cheen halaman 25-26. dan setelah itu diserang sekali lagi dengan kekuatan tidak kurang dari 300 kapal perang (147) 2. 400 Penembak Meriam.Anderson. kekuatan dan kebesaran Aceh. (149) Tgk. Aceh menyerang Semenanjung Malaya dari tiga jurusan. 136 . 3. Dengan kekuatan ini. maka dalam tahun 970 H . Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 104-105. terbukti dengan dilakukan beberapa ekspedisi dibawah pimpinan rajanya. jurusan Johor. dengan sebuah armada yang menguasi Selat Malaka. (1564 M . (148) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman h3. Dalam tahun 1575. Perjalanan penaklukkannya mencapai sejauh Pahang dipantai timur Semenanjung Tanah Melalu. Ditengah laut dihadang oleh tiga buah kapal perang Portugis sehingga terjadi satu pertempuran. Angkatan Perang Aceh yang telah begitu kuat dengan mendapat ajaran dan latihan dari ahli-ahli yang datang dari Turki. ) . Angkatan perang ini terdiri 300 kapal perang 400 ahli penembak meriam dan 15. seperti halnya dipantai timur sampai-sampai keselatan Asahan. Dibawah pimpinan raja yang gagah berani dan brilian Sulthan Iskandar M u d a (1607-1636 M . telah mencapai puncaknya.000 lasykar.

Kebesaran Aceh Menurut Beaulieu. Dom Antonio de Noronda gubernur Portugis ketika di Goa ditahun 1564. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 111. 137 . Serangan Aceh ke Mala'ka berkekuatan 236 buah kapal dengan 20. didarat: barisan infantri yang diperteguh oleh tentera gajah. Said . Serangan yang terbesar persiapannya oleh Aceh ke Malaka itu adalah terjadinya dalam tahun 1629. Daya dan Pidie. menghancur tembaga dan membikin kapal.4. Merekapun penggemar sastera. pertukangan besi. pembersih dilihat dari pakaian dan rumah tangganya. tersedia beratus kapal perang itu " bahwa kapal-kapal perang Aceh jauh lebih besar dari kapal-kapal perang yang pernah dibikin orang di Eropah dizaman itu "Telah kupersaksikan sendiri. membuat catatan antara lain sebagai berikut: (152) " bahwa banyak penduduk (Aceh) yang tahu membaca. Dari Sulthan Turki diterimanya sumbangan 500 meriam dan sejumlah besar alat-alat Dalam tahun 1568 barulah terjadi lagi serangan Aceh terhadap Portugis. Aceh Sepanjang Abad halaman 181-182. Front Negara-negara Islam. Pertukangan adalah bakat orang Aceh.000 perajurit. juga 200 meriam tembaga (150) 5. dan berhitung. Serangan ini terdiri seperangkatan armada yang mengangkut sejumlah 15. yakni Orang Kaya Laksamana dan Orang Kaya Setia Lila (151) 6.000 perajurit dan 400 orang Turki.000 perajurit Expedisi dipercayakan kepada dua pahlawan yang berpengalaman diperairan ini. Ditiga pelabuhan jaitu pelabuhan Aceh. Dengan 20. bahwa kapal yang pertengahan saja (150) Af. Duta Besar Perancis yang mendapat mandat penuh dari rajanya untuk mengantar surat yang berunding dengan Sulthan Aceh Iskandar Muda. telah mendapat kabar pula bahwa Aceh telah membentuk suatu front persatuan negara-negara Islam untuk menentang kafir Portugis. (152) Af. keahlian mereka adalah mengagumkan " dilaut berdiri kapal-kapal perang dari jumlah besar. (151) Ibid halaman 169.

Semuanya tahu menjalankan tugas dalam peperangan. Pun banyak dijumpai tukang-tukang yang pandai menuang tembaga. A d a sejumlah 1500 hamba sahaya. Disitulah nampak sejumlah 400 perajurit dan 300 gajah yang bertugas di Dalam 138 . Disitu didapati bilik-bilik. " mudah saja dijumpai tukang-tukang besi yang ahli. Terachir sekali sengaja dipertebal temboknya daripada batu-bata yang tebalnya 50 langkah. untuk berhenti. untuk lari. didapati lapangan luas. Kapal-kapal yang akan dinaikkan kepantai untuk digalang dan disimpan. sudah terlatih. "Gajah-gajah cukup banyak. Diempat penjuru didapati empat buah menara tinggi. Juga dayung-dayungnya panjang tapi enteng. Mereka itu kebanyakan asal dari orang asing (Habsyi). apalagi tukang-tukang membikin kapal banyak sekali. harus dilalui dulu empat buah pintu gerbang. Setiap dayung dikayuh oleh dua orang " Kapal-kapal perang itu dipelihara baik-baik sehabis dipakai berperang "Setiap kapal disediakan beberapa meriam besar. yang cukup dipercayai dan yang segera dapat menjalankan perintah dengan tanpa pikir-pkir dan bimbang.ada 120 kaki panjangnya. tapi berat. Sesudah dinding terachir. untuk berbelok. duduk berlindung dan sebagainya. K i r i kanannya banyak tangga untuk turun mandi berkecimpung kedalamnya. cantik. "Ditaksir tidak kurang dari 900 ekor banyaknya gajah kepunyaan Sulthan sendiri. "Setiap kapal sanggup membawa 700 sampai 800 tentera. gajahlah yang menariknya. Istana dikelilingi oleh lapangan kira-kira 1 Vi mil berbentuk bulat telur " melewati istana mengalir sungai yang airnya jernih sekali. terlalu lebar dan tinggi pula. Sebagai pegawai Sulthan saja didalam istana didapati tidak kurang dari 300 orang tukang mas. sebelum sampai keruang istana sebenarnya. dan banyak sekali tukang-tukang kayu. Orang Aceh amatlah ahli membikin kapal perang. dan mereka bisa pula bertugas berdayung berganti-ganti kalau angin kuat. Binatang ini amat penting sekali dibutuhkan dipeperangan.

Gambar lukisan Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Syah Sri Baginda mangkat pada 23 Oktober 1675, memerintah dari 5 Febru 1641—23 Oktober 1675.

(Dari buku: Srikandi Aceh) .

139

KEHIDUPAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL LEMBAGA—LEMBAGA SOSIAL Diantara lembaga-lembaga pada tingkat Pemerintahan Pusat, terdapat empat lembaga yang tugas pekerjaannya meliputi bidangbidang sosial, yaitu: (153) 1. Balai Baltul Musafir.

Balai ini bertugas mengurus para pengembara (wisatawan dalam dan luar negeri), menyantuni para pengembara terlantar dan mengurus perjalanan keluar negeri. 2. Balai Baltul Fakir Wal Miskin.

Balai ini bertugas menyantuni fakir miskin, mendidik dan menyantuni anak yatim piatu. 3. Balai Silatur Rahim.

Balai ini berfungsi mengatur hubungan persaudaraan antara warga-negara dan antar manusia yang berdiam dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 4. Balai Darul Asyikin.

Balai ini berfungsi sebagai "kontak biro" antara pemudapemudi yang ingin berkenalan, berpacaran, bertunangan dan seterusnya berjodoh. UNSUR—UNSUR WARGANEGARA Menurut catatan sejarah, bahwa penduduk asli Aceh sebelum datang Agama Islam berasal dari suku-suku bangsa yang datang dari negeri-negeri atas angin yaitu Hindia, Siam, Funan, Kamboja dan Campa.
(153) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72.

140

Mereka adalah pecahan dari bangsa "Mon Khmer" dan suku "Mantra" (Mantir), yang kemudian oleh orang Aceh disebut "Manteu". (154) Setelah Aceh dimasuki Agama Islam (akhir abad I H.), maka datang pula ke Aceh orang-orang Islam Parsia, Arab Afrika, yang mana mereka menetap di Aceh dan menjadi warganegara, bahkan menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan. Akhirnya mereka juga menjadi unsur-unsur warganegara yang penting. KEDUDUKAN WANITA Kerajaan Aceh Darussalam yang telah mengambil Islam menjadi dasar negaranya dan Quran serta Hadis sumber hukumnya, maka adalah sesuatu yang logis kalau kedudukan wanita disetarafkan dengan pria dan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Qanun Meukuta Alam membolehkan kaum wanita menduduki segala jabatan dalam lembaga negara, termasuk Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen). (155) Dalam perjalanan sejarah Kerajaan Aceh Darussalam, kita dapati banyak sekali tokoh-tokoh wanita yang memegang peranan penting dalam pemerintahan dan lembaga-lembaga negara, sebagai akibat logis dari ketentuan Qanun Meukuta Alam yang mengatur kedudukan wanita. Nukilan catatan sejarah dibawah ini adalah sebahagian dari padanya: 1. Wanita-wanita Anggota Legeslatif.

Balai Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen) dizaman Ratu Safiatuddin, terdiri dari 73 orang anggota, dan 1 diantaranya adalah wa8 nita, sedangkan pada zaman-zaman sebelumnya jumlah anggota wanita kurang dari 10 orang. Diantara kedelapan belas anggota wanita, tersebutlah tokoh-tokoh utama wanita waktu itu, antaranya yaitu Sitti Cahaya Sinyak Bunga, Nyak Puwan, Sinyak Ukah, Sinyak Habibah, Uli Puwan, Siti Awam, Sinyak Tampli dll. (156)
(154) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 1-2. (155) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 90-91. (156) Ibid halaman 90-91. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 192-193.

141

2.

Wanita-wanita Negarawan.

A k a n terlalu banyak untuk menyebut tokoh-tokoh wanita Aceh yang menjadi negarawan ulung, baik sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan daerah dan sebagainya. Sebagai Kepala Negara Wanita, terkenallah nama-nama : Ratu Nihrasiyah Rawa Khadiyu (157), Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat, Seri Ratu Nurul A l a m Naqiatuddin, Seri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah, Seri Ratu Kamalat Syah (158) Sebagai kepala Pemerintahan Daerah (Uleebalang) terkenallah tokoh-tokoh wanita seperti Cut Nyak Asiah (159), Pocut Meuligoe, Cut Nyak Keureuto dan Cutma Fatimah (160). Sebagai pahlawan terkenallah tokoh-tokoh wanita kenamaan seperti: Laksamana Malahayati (161), Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen (162), Cut Nyak Dhien, Teungku Fakinah, Cut Meutia, Pocut Baren, Polcut Biheue dan Cutpo Fatimah. (163) UPACARA—UPACARA ADAT Kerajaan Aceh Darussalam sebagai suatu masyarakat modern yang mempunyai tata-tertip, logislah kalau mengenai berbagai "upacara-adat" dalam kehidupan sosialnya, seperti: 1. Upacara Perkawinan.

Sesuatu perkawinan didahului dan diliputi oleh berbagai adat-istiadat dengan berbagai macam upacara, seperti Melihat Fhai (masa perkenalan), Meulakee (meminang), ranup kong baba (memberi tanda pertunangan), Malam Mampleue (malam penganten),
(157) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (158) Ibid halaman 48. Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 191-2IS. H.Af. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 16-55. Ilyas Sutan Pamenan: RencongAceh ditangan Wanita halaman 35-93. (159) H.m. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 134. (160) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 139. (161) Tgk. Af. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 111-112. (162) Ibid halaman 114. (163) H.M. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 56-132.

142

Gambar lukisan Cut Nyak Dhien

143

I
a g 3 B, 3

I

*:
.2

!
a 1
co

144

I s
3

K

•5 Q
e

i

a

145

Makam Srikandi Cut NyakDhien di Sumedang Jawa Barat.

146

Gambar lukisan CutMeutia

147

Gambar lukisan Teuku Umar Johan Pahlawan. 148 .

Gambar lukisan Teuku Panglima Polem Muhammad Daud. 149 .

memotong padi. khanduri rabu abeeh (Rebu akhir bulan Safar. 150 . (166) UPACARA—UPACARA KENEGARAAN Dalam Kerajaan Aceh Darussalam telah ditetapkan beberapa macam upacara kenegaraan yang banyak sangkut pautnya dengan kehidupan sosial. b. dinamakan juga khanduri tolak bala). Meuseuraya untuk bersama. Zainuddin: Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 364-366. antara lain yaitu : (164) H. jalan. khanduri blang (kenduri waktu akan turun kesawah). Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 362-364. Keumaweueh (menepung-tawar penganten wanita yang hamil pertama dengan membawa hidangan). umpamanya mengerjakan sawah. untuk mengerjakan sawah. khanduri bu (asyura 10 Muharram). peumeukleh (dipisahkan dari ibu/bapa atau mertua) dan peusunat (menyunatkan anak).M.M. pagar dan sebagainya. Upacara Meuseuraya. puwoe sie bak meugang (mengatur daging pada hari meugang). (165) H. kebun.Meukeuridja (pesta kawin). meunasah. mesjid dan sebagainya. (164) 2. Khanduri apam (Isra-mikradj). khanduri laot (kenduri turun kelaut) dan khanduri lada (kenduri waktu panen lada) (165) 3. M. menggerik dan sebagainya. yaitu khanduri molud (12 Rabiul Awal). seperti membikin lueng ie (irrigasi). Tueng Dara Baro (menjemput penganten wanita). keuchik/teungku dan pemimpin-pemimpin tertentu. yaitu untuk uleebalang. Meuseuraya untuk umum. (166) H. madeueng (bersalin). Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 340-358. Meuseuraya (gotong-royong) ada tiga macam : a. yaitu gotong royong timbalbalik antara penduduk. kadli. Husin : Adat Aceh halaman 982. Meuseuraya untuk pribadi tanpa balas. Ada beberapa macam khanduri yang telah diadatkan.M. Khanduri. c.

yang dihadiri oleh Sulthan. syahbandar Seri Rama Setia mempersembahkan bungong-jaroe kepada Sulthan berupa pakaian. para menteri. para perwira dan pemimpin-pemimpin rakyat. ekonomi/keuangan. Dalam upacara itu.1. Tiap-tiap pembukaan dari sidang-sidangnya. (169) (167) (168) (169) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 76-77. yang memang chusus menjemput Sulthan di Istana Kemala Cahaya Nurul Asyikin. para ulama dan cerdik pandai. Terjadi pada sehari sebelum Ramadlan (30 atau 29 Sya'ban). dimana diuraikan masalah-masalah politik. dimana Sulthan sendiri akan hadir dan membukanya. pertahanan dan sebagainya. Balai Majelis Mahkamah Rakyat terletak dalam daerah Istana "Darud D u n i a " . Dana disediakan oleh Qadli Mu'adhdham sebagai Bendhara Chazanah Balai Silatur Rahim. Sulthan mengucapkan amanat kenegaraan. Juga Syahbandar menyediakan karangankarangan bunga untuk dibawa ke " K a n d a n g " (makam) rajaraja. D i Keraton Darud Dunia ada upacara khusus. yang dipakai raja dalam upacara itu. Menjelang upacara itu. Sulthan memerintahkan Imam Balai Baitul F a k i r / M i s k i n untuk membagikan daging. pakaian dan beras kepada fakir/miskin. para pembesar negara. Adat Aceh (Adat Meukuta Alam) halaman 19-20. Pembukaan Majelis Mahkamah Rakyat. diharuskan dengan suatu upacara besar dan khidmat. (168) Pada hari itu juga. para pembesar dan undangan hadir. untuk menjadi bahan bagi balai dalam menyusun garis-garis besar haluan negara (167) 2. Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 67. orang lumpuh dan janda-janda. maka barulah Sulthan memasuki ruangan upacara (gedung parlemen) dengan dipapah oleh Bujang Raja Seri Bentara Rakyat (Imam Balai Majelis Mahkamah Rakyat atau Ketua Parlemen). Upacara hari meumeugang. 151 . Setelah segala-galanya musta'id segala anggota. Balai Majelis Mahkamah Rakyat adalah semacam badan musyawarah negara (kira-kira parlemen) yang beranggotakan 73 orang.

pakaian mana akan dipakai Sulthan waktu menghadiri upacara malam Lailatul-Qadar yang diadakan dimedan Darud Dunia. para ulama. (172) Adat Aceh (Adat Meuketa Alam) halaman 24-25. para pejabat dan perwira tinggi serta pemimpin-pemimpin rakyat. tetapi hari idil adhha jauh lebih hebat dan amat meriah.3. anggota Balai Majelis Mahkamah Rakyat. Kedua upacara ini sangat meriah. yang melaporkan hal ihwal tahun yang baru lalu dan menggariskan rencana kerja untuk tahun mendatang. berangkat dari Istana Darud Dunia ke Baitur Rahman dengan barisan yang hebat. bertempat dihadapan Balai Rong Sari dalam Keraton Darud Dunia. perwakilan-perwakilan negara sahabat! Upacara Majelis Junjungan Duli diadakan dengan khidmat dan agung sekali. baik idil fithri atau idil adhha. Upacara Malam Lailatul-Qadar. Menjelang malam 27 Ramadlan. para pejabat sipil dan meliter. para ulama/hukama. (171) 5 Upacara Hari Raya Junjungan Duli. Sapi yang dipotong oleh Sulthan telah diberi berpakaian yang indah. para pengusaha. Upacara diakhir dengan pawai keliling Kota Banda Aceh. 152 . Sulthan memberi amanat/titah tahunan. para pembesar sipil dan militer. dengan suatu upacara khidmat Syahbandar Saiful Muluk mempersembahkan "euntatan" berupa pakaian kepada Sulthan. berpuluh gajah dan beratus-ratus kuda ikut serta. Upacara Sembahyang Hari Raya. Dalam upacara itu. Upacara dihadiri oleh para menteri. Sulthan bersama para pembesar menghadiri upacara memotong qurban. Upacara sembahyang hari raya. (170) 4. (172) (170) Adat Aceh (Adat MeukutaAlam) halaman 20-21. (171) Ibid halaman 21-23 dan 25-38. ditaburi kesturi dan bauan lainnya atas seluruh badannya. Dihadiri oleh para menteri. diadakan dalam Mesjid Raya Baitur Rahman. pemimpin-pemimpin rakyat. Sulthan dengan para menteri. Majelis Junjungan Duli diadakan setahun sekali. Sehabis sembahyang Idil Adhha.

dan hari Rabu akhir orang beramai-ramai kelaut untuk mengadakan pesta pantai yang dinamakan "Mandi Safar". sehingga telah merupakan istana kecilmungil. Syahbandar Muktabar Chan (Bentara Pelabuhan Aceh) semenjak bulan Zulhijah telah mempersiapkan tempat upacara untuk Sulthan dan para pembesar. bahkan juga dalam rantau Asia Tenggara seluruhnya. ekonomi dan sosial. Akhir bulan Safar selama seminggu dinyatakan libur urrium dalam kerajaan. Dalam abad ke X V I dan XVII. Timur Tengah. India dan Afrika. Banda Aceh menjadi pusat kegiatan politik dan ekonomi. Pada pagi-pagi hari Araba'a Achir. betul-betul hidup dan (173) Ibid halaman 42. Korea. Eropah. garis hubungan Banda Aceh memanjang ke Tiongkok. Banda Aceh otomatis menjadi pusat perkembangan dan kegiatan politik. baik politik/ekonomi nasional ataupun politik/ekonomi internasional. Pada waktu itu.6. Syahbandar Muktabar Chan bertugas mempersiapkan "Upacara Mandi Safar" (pesta pantai) itu untuk Sulthan. Amerika. yang dijemput oleh Syahbandar Muktabar Chan. Upacara Mandi Safar. dengan satu perarakan amat besar dan dahsyat Sulthan berangkat ketempat upacara mandi safar (pesta pantai). Sebuah jambur (kemah) besar yang dibuat dari kerangka besi dan hiasan-hiasan yang indah. Banda Aceh sebagai suatu Kota Politik. Sulthan dan para pembesar turut dalam upacara mandi Safar. (173) BANDA ACEH DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN KOTA POLITIK Sebagai Ibukota Negara. 153 . Pelaksanaan segala pekerjaan itu dibawah tanggung-jawab Tandil Kawal (Komandan Pengawal Pelabuhan). tidak saja dalam kawasan kepulauan Nusantara sendiri.

Said: Aceh Sepanjang Abad b. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri. dimana sering terjadi pakat-pakat politik. Tgk. Ummat Islam Kerajaan Indra Purba memproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam yang diberi nama K E R A J A A N D A R U S S A L A M . = 1465-1480 M) berdiri Kerajaan Aceh. kebudayaan dan meliter. suatu federasi dari Kerajaan Darussalam.) sempurnalah pemindahan Ibukota Negara dari Lamuri ke Bandar Darussalam. dan pada tanggal tersebut juga (1 Ramadlan 601 H. setelah Jenderal Agressor van Swieten merebut Kraton Darud-Dunia pada tanggal 24 Januari 1874. mendirikan Kraton Darud-Dunia dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. Kota Banda Aceh Darussalam yang menjadi kebanggaan Ummat Islam sedünia. sehingga achirnya menjadi kota internasional dalam arti seluas kata. sering dikunjungi para wakil berbagai negara. = 1267-1309 M. terutama kaum Muslimin dalam kawasan Kepulauan Nusantara. (174) SEJARAHNYA Pada hari Jum'at tanggal 1 Ramdlan 601 H . Anthony Reid: The Contest For North Sumatra c. Yunus Jamil : Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 38.) diresmikan berdirinya Ibukota Negara yang baru. Anderson: Acheen. = 1292 M . Sulthan Islam yang pertama. Setelah dalam masa pemerintahan Sulthan HusainSyah (870-885 H . Tgk. Dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665-708 H . (176) Demikianlah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 36-37. M.bergolak. 154 . ekonomi. dimana juga beliau sebagai pendiri dan arsitek bagi kota istirahat Glee Weueng. (175). dirobah nama menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . Banda Aceh Darussalam terus berkembang. M. Kerajaan Daya dan Kerajaan Pidie. maka ibukota Negara (174) (175) (176) Baca : a. Sebagai pendiri dan arsitek dari kota Bandar Darussalam ini. dimana baginda dalam tahun 691 H . = 1205 M . dan diberi nama BANDAR DARUSSALAM. maka Ibukota Negara Bandar Darussalam. M. yang didirikan dekat sungai Kuala Naga (Kuala/Sungai Aceh sekarang).

155 .MESJID JAMIBAITURRAHMAN YANG DIBAKAR BELANDA WAKTU PENYERANGAN-I GAMBAR DIBUAT JAKFAR MENURUT PETUNJUK TGK SYEKH IBRAHIM LAMBHUK. Mesjid Jami Baiturrahman yang dibikin lain setelah selesai perang. Mesjid anti Baiturrahman yang dibakar serdadu-serdadu Belanda dalam tahun 1873.

Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar lagi dengan menambah dua buah kubah dan dua menara dalam 1958. sehi besarnya menjadi empat kali dari sebelumnya.Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar dengan menamb dua buah kubah dalam tahun 1932. 156 .

d. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman xiii. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 473. juga didatangkan dari Turki. Semenjak tanggal tersebut. A. c. yang dalam istilah sekarang disebut "Kota Universitas". ada tiga pusat tempat kegiatan ilmu pengetahuan dalam kota Banda Aceh. Arab. Mesjid Jami Baitur Rahman. 52/1/43-43. (179) (177) a. M. dan Banda Aceh itu dinamainya dengan Kutaraja. Parsia. dan semenjak itu resmilah Banda Aceh Darussalam dikebumikan dan diatas pusaranya ditegakkan Kutaraja sebagai lambang dari kolonialisme". sementara guru besar-guru besarnya kecuali ulama/sarjana Aceh sendiri. juga ia merupakan sebuah lembaga perguruan tinggi (universitas) yang terbesar di Asia Tenggara waktu itu yang lengkap dengan segala cabang ilmu pengetahuan. (178) Mesjid Jami Baitur Rahman. 17/1969 halaman 6—18. (177) Setelah 89 tahun Banda Aceh Darussalam dikuburkan hiduphidup dan Kutaraja dihidupkannya. resmilah Banda Aceh menjadi nama Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Aceh. b. K O T A UNIVERSITAS Banda Aceh Darussalam pada zaman jayanya (sekitar abad XVI dan XVII) bukan saja sebagai kota tempat kegiatan politik dan ekonomi. menjadi hak-milik Kerajaan Belanda. hal ini terjadi dengan Keputusan Menteri Pemerintahan Umum Dan Otonomi Daerah bertanggal 9 Mei 1963 No. maka dalam tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali. yang kemudian disahkan oleh Gubernur Jenderal di Batavia dengan beslit yang bertanggal 16 Maret 1874. tetapi juga ia sebagai kota tempat kegiatan dan perkembangan ilmu pengetahuan. = 1292 M . Des. bukan lagi Kutaraja. yaitu : 1. yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I dalam tahun 691 H . Ismail Jakup: Teungku Chik Di Tiro halaman 20—21. India dan lainnya. yang kemudian diperbesar oleh Sulthan-sulthan setelahnya. dengan sebuah proklamasinya yang berbunyi: "Bahwa kerajaan Aceh sesuai dengan hukum Perang. j ^ (178) (179) .Aceh dirobah menjadi K U T A R A J A . Tgk. Pada zaman itu. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 23-24. Sinar Darussalam No. disamping sebagai pusat kegiatan ibadat. Junus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Acsh halaman 37.

terutama sekali ilmu-ilmu politik dan hukum tatanegara. 3 7/1971 halaman 36-37. sehingga apa yang ditulis ahli sejarah Muhammad Said adaiah suatu fakta sejarah yang bernas. disamping Balai Setia Hukama. lembaga-lembaga mana adalah pusat-pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan dalam komplek Kraton Darud-Dunia.2. maka beralasanlah kiranya kalau dikatakan bahwa Banda Aceh pada zaman keemasannya itu adalah " K O T A U N I V E R S I T A S " menurut istilah orang sekarang. Sinar Darussalam No. . Said. juga merupakan pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan yang ketiga dalam kota Banda Aceh. Said . Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin. =1607 M . Mesjid Baitur Rahim. = 1607 H . dimana nama baitur Rahim ini dialihkan dari nama mesjid yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah dalam komplek Kraton Kuta A l a m bersamaan dengan membuat Istana tersebut. 158 . " dalam soal ilmu pengetahuan atau kecerdasan" demikian tulis M . (183) M. Iskandar M u d a mempunyai minat yang besar sekali untuk mendirikan mesjid atau rumah ibadah. (181) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 71. (181) 3. Balai Setia Ulama dan Balai Jama'ah Himpunan Ulama. pesantren dan sebagainya " (183) ISTANA T A M A N KESENIAN ^ Istana dalam Kraton Darud-Dunia merupakan "Taman Kesenia n " yang menggairahkan. masa Sulthan Iskandar M u d a itu dapat dikatakan sebagai suatu masa kesadaran. = 1637 M . yang dibuat oleh Sulthan Iskandar M u d a Meukuta A l a m dalam komplek Kraton Darud-Dunia sekitar 1016 H . Aceh Sepanjang Abad halaman 173—$74. (180) Mesjid Baitur Rahim merupakan pusat kegiatan ilmu dalam istana Kraton Darud-Dunia. yang dibuat oleh Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani dalam komplek Kraton Kuta A l a m sekitar 1046 H . dimana selalu dihidangkan berbagai tarian dan nyanyian pada waktu tertentu. untuk menggantikan mesjid Baitur Rahim yang dibuat Sulthan Syamsu Syah. (182) Dengan adanya tiga pusat kegiatan ilmu pengetahuan i n i . Mesjid Baitul Musyahadah. M. pada waktu ada upacara (180) Tgk. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh halaman 38. (182) a. Mesjid Baitul Musyahadah yang cantik i n i . b. "terutama dibidang agama.

Leher mereka seluruhnya dikalungi emas. Diatas batil dikembangkan saputangan bertenun emas. "Penyambutan termasuk luar biasa. tidak disangkanya dinegeri sepanas itu menemui gadis rupawan seputih bulan. halus kulitnya. Telinga mereka diberi beranting-ranting emas bergantung hingga bahu. Tidak lama. sekeliling bahu dihiasi dengan pita hampir leher. Setelah mendapat isyarat dari Sulthan. kecuali pusparagam hiasan memperindah pakaian keemasan mereka. "Dandanan rambutnya disungkup oleh semacam topi yang mencuram kekuping daripada emas kertas diberi berumbai sepanjang VA kaki. lalu diadakan pertunjukan kesenian. Disepanjang kulaian tabir berkelim hiasannya batu permata indah. Upacara audiensi diistana dilangsungkan dengan membacakan surat raja Perancis. tampil dua gadis jelita. Sekeliling balai ditaburi dindingnya dan ditikari lantainya dengan permadani Turki. Menurut Beaulieu. menakjubkan Beaulieu melihatnya. sambil berkeliling menari berdendang mengikuti gendang yang diiramakan menepuknya. berkeliling. maka (184) Ibid halaman 180-181. pada malam-malam resepsi. ditaburi dengan emas picak segi berulis. sangat indah mata menatap. Seluruh pakaiannya bertenun benang emas. 159 . ketigapuluh wanita itu segera melayani perjamuan makan siang. Sejumlah tiga puluh wanita masing-masing dengan batil perak yang besar bawaannya tampil. utusan khas Raja Perancis: (184) " Hari pertama Beaulieu keistana belum diterima langsung oleh Sulthan. lalu meletakkan diatas permadani. dan terutama sekali dalam jamuan makan atau dalam resepsi untuk menerima dan menghormati tamu-tamu agung dari luar negeri. tiada sanggup Beaulieu mencari kata-kata untuk menceritakan kekagumannya ketika itu. gemerlapan silaunya seperti pancaran cahaya metahari.kenegaraan ataupun upacara-upacara lainnya. Lima belas gadis tampil pula masing-masing dengan gendang kecil. demikianlah dinyatakan oleh Syahbandar Aceh kepada Beaulieu sendiri ketika Jenderal Perancis ini mendapat keistimewaan. "Selesai jamuan. seperti umpamanya yang dilukiskan Muhmmad Said waktu Sulthan Iskandar Muda menjamu makan Jenderal Beaulieu. Hari Penerimaan ditentukan setelah Sulthan sembuh. karena cantik sekali.

maka diturap dengan kapur yang amat bersih seperti perak rupanya. Sanalah Hadharat Yang Maha Mulia semanyam mengail. telah melukiskan Taman Gairah itu sebagai dibawah i n i : (185) Pada zaman bagindalah berbuat suatu taman. Adalah dewala taman itu daripada batu dirapati. barangsiapa meminum dia sehatlah tubuhnya. M a k a kedua belah tebing sungai Darul Isyki itu diturapnya dengan batu pancawarna. kira-kira seribu depa luasnya. Dr. dan perbuatan pintunya itu berkop. bergelar Tebing Sangga Saffa. Digelar baginda bustan itu "Taman G a i r a h " . seperti peterana rupanya. 35/1971 halaman 17-21. Syekh Nuruddin A r Raniry. terlalu gemerlap sinarnya. yaitu kebun. antara lain dilengkapi dengan sebuah taman sari yang indah dan lengkap sekali. Syahdan adalah pertemuan dewala Taman Gairah itu. dan pintunya menghadap keistana. yang pada sungai Darul Isyki itu.lengan dan betisnya hanya ditutup dengan banyak gelang emas. seorang ulama dan pengarang besar yang berjiwa seni. keluarnya daripada batu hitam. Iskandar: A nalisa Tentang Bustanus Salatin halaman 48-52. diatas kop itu batu diperbuat seperti biram berkelopak dan berkemuncakkan daripada sangga pelinggam. Dan adalah terbit mata air itu daripada pihak maghrib dibawah gunung Jabalul A l a . Sinar Darussalam No. b. bergelar Rambut Gemalai. terlalu indah. berkerlapan rupanya. bergelar Pintu Biram Indera Bangsa. bagaikan taman kayangan yang terdapat dalam mimpi. M a k a ditanaminya pelbagai bunga-bungaan dan aneka-aneka buah-buahan. Dan disisinya itu sepohon buraksa terlalu rampak. dua buah jambangan. T. bergelar Tanjung Indera Bangsa. "Demikianlah mereka mengayiinkan tarinya sesuai dengan irama gendang sambil sujud menyembah raja " T A M A N GAIRAH Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara yang bersifat internasional. M a k a adalah disisi tangga arah kekanan itu suatu batu mengampar. Diatasnya suatu balai delapan segi. Dan adalah kiri kanan tebing sungai arah kehulu itu dua buah tangga batu hitam diikatnya dengan tembaga semburan seperti emas rupanya. dan ada pada sama tengah taman itu amat sejuk. 160 . rupanya seperti payung (185) a.

terlalu amat gemuruh bunyinya. Adalah dalamnya berbagai-bagai jenis ikan dan bunga-bungan. Dan tebingnya terlalu tinggi. dan ada sebuah balai kambang diteluk itu. bergelar Teluk Dendang Anak. Dan ada dalam kolam itu beberapa ikan. perusahaannya seperti tembus. dan teratai. daripada bunga telepuk. dan bunga iram iram. warnanya seperti emas. Sebermula diseberang sungai Darul Isyki itu dua buah kolam. tunjung ungu dan tunjung biru. senantiasa air mengalir pada saluran itu. bergelar Lubuk Taghyir.hijau. putih seperti kapur barus. dan di hilir pantai itu suatu lubuh terlalu dalam. Maka dalah dalam kolam itu pelbagai bunga-bungan. Dan ada disisinya suatu kolam terlalu luas. Dan diatasnya suatu batu mengampar. lakunya seperti lidah naga. yang arah kekanan itu bergelar Pantai Ratna Cuaca dan arah kekiri bergelar Pantai Sumbaga. tutupnya daripada perak. Dan adalah isinya air mawar jazdi yang amat merebak baunya. Dan adalah kersik pulau terlalu elok rupanya. Syahdan adalah dihilir pulau itu suatu jeram. barangsiapa mendengar dia terlalu sukacita hatinya. dan atapnya daripada timah. dan seroja. bergelar Rindu Reka. bergelar Karang Pancalogam. bergelar Banar Nila warna. Dan adalah sama tengah sungai Darul Isyki itu sebuah pulau. dan kelahnya daripada perak. yaitu pemandian. Dan dihilir jeram itu suatu teluk. dan ada pada mulut naga itu suatu saluran emas berpermata. diturapi dengan batu putih. dan pegawainya daripada sewadaru. terlalu amat rindang. Dan ada diatas tebing sepohon kayu. 161 . Di kepala pulau itu sebuah batu mengampar. Dan ada pada pantai itu seekor naga hikmat. Bermula pantai sungai Darul Isyki itu dirapatnya dengan batu yang mengampar. bergelar Sangga Sumak. dan bunga jengke linir. bergelar Jeram Tangisan Naga. kayu labi-labi. dan bunga tanjung. Dan adalah keliling pulau itu karang berbagai-bagai warnanya. bergelar pulau Sangga Sembega. bergelar Tiindur Hati. terlalu permai. kedudukannya daripada kayu jati. Dan adalah dalamnya sarwa jenis ikan. bergelar Pantai Indera Paksa. rupanya seperti sisik naga. daripada tunjung putih dan tunjung merah. seperti singgasana rupanya. suatu Cita Rasa dan suatu kolam bergelar Cita Hati. dan caraknya daripada fidlii yang abyadl. Diatas pulau Sangga Marmar itu suatu pasu. Dan pada sama tengah kolam itu sebuah pulau. bergelar pulau Sangga Marmar. Dan ada dihilir teluk itu suatu pantai.

dan Naga Puspa. Dan ada tanaman-tanaman atas gunung itu. Dan ada ditebing sungai Darul Isyki itu suatu 162 . M a k a apabila kena matahari cemerlanglah cahayanya itu. seperti warna nilam. Dan adalah atap kandang itu dua lapis. bergelar Medan Chairani. tempat khanduri baginda. Syahdan dari kanan sungai Darul Isyki itu suatu medan terlalu amat luas. selapis daripada papan dicat dengan lumerik hitam. dan air mawar merah dan putih dan srigading. bergelar Kembang Lela Mashadi. Dan ada disisi gunung arah tepi sungai itu suatu peterana batu berukir. Dan ada disisi gunung itu kandang baginda.tunjung kuning dan tunjung dadu. dan tembus dan mega arakan-arakan. bergelar pedikeran leka. Dan ada ditebing kolam itu dua buah jambangan. suatu bergelar kembang Cerpu Cinta. bergelar Gegunungan Menara Permata. daripada pisang emas dan pisang suasa. Dan barangsiapa masuk kedalam kandang itu. warnanya seperti warna zamrud. Adalah dalamnya beberapa permata puspa ragam. dan selapis lagi atas kandang itu daripada cat hijau. diukir pelbagai warna. Dan di hadapan kandang itu sebuah balai gading. adalah dia mengucap selawat kepada Nabi S A W . dan serba jenis bunga-bungan adalah disana. Dan pada sama tengah medan itu sebuah gunung diatasnya menara tempat semanyam. Dan disisi balai itu beberapa pohon pisang. kilau-kilauan dipandang orang. dan selimpat. dan nakas. daripada cempaka. Sulaimani dan Yamani. kersiknya daripada batu pelinggam. dan arah kehulunya suatu peterana batu warna nilam. beberapa bungabungaan. gemerlap rupa warnanya. dan dewala kandang itu diturap dengan batu putih. pintunya bertingkap perak. Dan adalah dewalah yang didalam itu beberapa beteterapan batu putih belazuwardi. Kemuncaknya daripada mulamma dan sulur bayungnya daripada perak dan dibawah salur bayungnya itu buah pendendang daripada cermin. dan disisinya ada sebuah rumah merpati. bergelar Kembang Seroja Berkerawang. Dan ada pada gegunungan itu suatu guha. suatu bergelar Peterana Sangga. dan atapnya daripada perak seperti sisik rumbia. Syahdan adalah semua merpati itu sekaliannya tahu menari. Dan dihadapan gunung itu pasirnya daripada batu nilam dan ada sebuah balai keemasan perbuatan orang atas angin. tiangnya daripada tembaga. perbuatan orang benua Turki. dan kemuncaknya suasa. Dan tiang kandang itu bernama Tamriah. dan Dewadaru dan pegawainya daripada kayu jentera mula.

maka senantiasa air mengalir daripada saluran mulut naga itu. dan nyiur rambai. Dan ukirannya segala margasatwa. berukir awan setangkai. bergelar Medabar Laksana. Dan ada disisi Balai Keemasan hampir sungai Darul Isyki itu sebuah batu berukir kerawang. dindingnya berjumbai bercat sarwa bagai warna. dan pinang kacu. Dan ada sepohon nyiur gading bergelar Serbat Januri. Dan adalah antara kiri kanan balai itu dua ekor naga. bergelar Kersik Indera Reka. bergelar Balai Rekaan Cina. Sekalian pegawainya berukir dan dindingnya bercat berkerawang. M a k a segala pohon kayu dan bunga-bungaan yang hampir balai itu sekelilingnya kelihatan dalamnya seperti tulisan. dan berselang dengan pinang bulan. ditambak dengan batu berturap dengan berkapur. Bermula ada hampir Kolam Jentera Hati itu sebuah balai gading bersendi dengan kayu arang Timur. terlalu manis airnya. dan atapnya daripada papan bercat kuning. dan kemuncaknya daripada mulamma emas. dan ditanami sarwa bagai jenis bunga-bungaan. Syahdan adalah didarat Balai Keemasan itu sebuah balai. tiangnya astakona. Dan berkeliling mesjid itu beberapa nyiur gading. bergelar Balai Cermin Perang. dan nyiur karah.balai cermin. sekalian balainya bercat air emas yang merah. dan pinang gading. Adalah kemuncaknya dan salur bayungnya bercat merah. dan pinang ba wang. dan nyiur masin dan nyiur dadih. Nyiur itulah akan persantapan Duli Syah A l a m . Dan ada sebuah lagi balai. Dan ada dalam taman sebuah mesjid terlalu elok perbuatannya. mengalur daripada mulut naga itu saluran suasana. bergelar Isyki Musyahadah. dan daripada setengah tiangnya naga membelit. bergelar Balai Keemasan. Syahdan adalah disebelah sungai Darul Isyki itu pada pihak kiri suatu balai perbuatan orang benua Cina. Adalah pohonnya cenderung seperti orang menyerahkan dirinya. bergelar Balai Kumbang Caya. Adapun bumi taman itu ditambaknya daripada tanah kawi. dan pada sama tengahnya harimau hendak menerkam. bergelar Kembang Seroja. dan air mawar 163 . daripada bunga air mawar merah. ada gajah berjuang dan singa bertangkap dan beberapa unggas yang terbang. terlalu indah perbuatannya. Dan dihadapan balai itu jambangan batu berturap. Dan adalah dalam mesjid itu suatu mimbar batu berukir lagi bercat sangga rupa-rupa dan rungkau-rungkau panca warna. Dan halaman balai itu ditambaknya dengan pasir pancawarna gilang gemilang. dan nyiur ratus.

dan andang putih. dan tanjung merah. dan rambai. dan limau kasturi. dan delima. dan bunga kelapa.ungu. dan bunga jengkelenir. dan bunga telang biru. dan jambu. dan bunga kenanga. dan binjai. dan pauh. dan bunga sembewarna. dan tebu. dan bunga perkula. dan buah melaka. Parsi dan Turki. dan belimbing sagi. Said: Aceh Sepanjang abad halaman 177-179. dan pisang. dan bunga kesumba. (186) Af. dan buah manggista. dan bunga cempaka. dan bunga asad. pohon mas-mas. dan cempedak. dan andang merah. dan bunga seranggini. dan bunga cempaka. dan bunga air mawar putih. dan pinang. dan buah anggur. dan bunga seberat. dan bunga seruni. dan sukun. dan jambu bertih. dan jagung. dan mancang. dan bunga cina. dan setul kecapai. dan kedelai. dan bunga pandan. dan buah jela. dan buah rambutan. dan buah tampoi. dan buah durian. dan bunga angrek sembewarna. dan bunga kemuning. dan timun. dan limau kedangsa. dan buah tufah. dan bunga pekan. dan bunga maderas pada jeram tangisan naga. dan bunga telang putih. dan nangka. dan limau inderagiri. dan enjelai. dan ranum manis. dan kemendikai. A p a yang diceritakan dan meluas tentang keajaiban di India. dan bunga kembang setahun. dan limau gersik. dan sekoi. dan belimbing buluh. dan ketela. dan bidara. dan tembikai. dan mempelam. dan jintan. dan bunga seganda. demikian tulis seorang ahli sejarah kenamaan (186). dan bunga buluh gading. dan labu. dan cermai. dan bunga sena. dan nyiur. dan kacang. dan lawa-lawa. dan bunga raja merah. dan jaba. dan bunga pacar galuh. Dan sekalian dalam taman itu daripada sarwan bagi buahbuahan daripada buah serbarasa. dan bunga kepadiah. dan bunga metia tabur. G E G U N U N G A N D A N PINTOO KHOOP Dilapangan duniawi. dan buah langsat. dan gandum. dan bunga melur. dan bunga warsiki. dan bunga delima wanta. dan bunga gandasuli. dan berangan. dan bunga raja putih. kebanggaan itupun tidaklah kecil. dan bunga angrek bulan. tidaklah ganjil dizaman Sulthan Iskandar Muda. dan bunga tanjung biru. dan limau manis. dan bunga serigading. mengenai kebesaran Sulthan-sulthannya. 164 . dan bunga keremunting dan bunga serbarasa. dan buah tin. dan limau hentimun. dan bunga tanjung putih. dan bunga pancawarna.

Gunungan dan Pintoo Khoop yang dibangun dalam taman Gairah Banda Aceh. 165 .

Kedua mereka itu. Lukisan A r Raniry itu sebagai berikut: (187) (187) a. kerajaannya dipegunungan. Untuk menghilangkan kerinduan tersebut Sulthan membikin gunung tiruan. Snouck Hurgronje mengatakan. Iskandar: Analisa Bustanus Salatin halaman 44-45. bahwa hikayat-hikayat penduduk menyebut bahwa ada seorang Sulthan yang beristerikan seorang puteri dari pedalaman. akan tetapi dimintanya supaya Puteri Pahang itu diserahkan kepadanya. 166 . 37/1971 halaman 36-37. Banyak sarjana yang telah menumpahkan perhatiaannya kepada bangunan ini. dikatakan bahwa mereka datang ke Aceh untuk minta ditimbangkan persengketaannya kepada Sultan Iskandar Muda. yang menunjukkan kesanggupan pembikinannya zaman itu. tidak lain si Ujut dan Raja Raden yang juga didapati didalam Hikayat Sultan Aceh Almarhum. tetapi selalu siisteri merindui ayahnya dan hendak pulang kenegerinya. Puteri Pahang dibawa oleh dua orang bersaudara ke Aceh karena mereka memperebutkannya. namun bangunan adalah sisa dari banyak yang sudah hilang. Isteri itu disayangi Sulthan. pada waktu beliau hendak melahirkan sukacitanya bertepatan dengan penobatan fskandar Sani menjadi Sulthan Aceh. Tapi Jayaningrat mengatakan bahwa cerita orang tua yang didengarnya sendiri juga di Aceh menyebut bahwa Gunongan itu tadinya untuk tempat bersenang isteri Sultan yang bernama Puteri Pahang. untuk tempat isterinya menghibur diri. Bekas-bekas itu kini tidak terlihat begitu berarti. Sinar Darussalam No. Bagi kesenangan Puteri Pahanglah Gunongan itu diperbuat KOTA Y A N G MAKMUR Betapa makmurnya kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara Kerajaan Aceh Darussalam. Dan Sultan Iskandar M u d a mengawinkan adiknya untuk Raja Raden. Dr. T. b. Yang berkesan di antaranya ialah yang disebut Pintu Khop dan Kota Gunongan. Sultan menetapkan bahwa Raja Raden berada dipihak yang benar. telah dilukiskan oleh Syekh Nuruddin A r Raniry dengan sangat indahnya. Peristiwa Puteri Pahang itu telah mendapat tempat didalam Hikayat Malem Dagang yang terkenal.Bekas yang kini masih didapati memenuhi kekaguman. terutama karena disekitar bangunan tersebut sudah pernah dibangun suatu taman indah. Menurut hikayat ini. Dr.

dan makananpun sangat murah. pada hari Sabtu. Maka bertiuplah angin bahagianya. beberapa daripada harta dan seorangpun tiada kembali dengan 167 . dan terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. dan tawakal pada segala barang pekerjaannya. Sulthan Mughallah kerajaan. bergelar Seri Sulthan Iskandar Sani Alauddin Mughaiyat Syah Johan Berdaulat Dhillah Fil Alam Ibnu Sulthan Ahmad Syah. dan berdirilah alam daulatnya. Maka berdirilah payung daulatnya. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. Dan adalah sukacita hati segala manusia. Dan ialah yang mengurniai nakhoda dan saudagar yang datang menghadap hadlaratnya. dan lagi halim perangainya. lagi mengerasi atas segala yang durhaka. dan sabar atas segala barang halnya. umpama bungabungaan yang kena rintik hujan pada ketika dinihari. dan segala manusia dalam kesentausaan. Turun temurun nasab sulthani. Dan ialah hebat pada segala kelakuannya. BANDA A C E H DARUSSALAM pun terlalu makmur. maka beroleh naunglah segala mereka itu dibawahnya. masing-masing dari negerinya. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. bijaksana pada segala barang perkataannya. pada waktu dhuhur. Ruba'i: Ialah perkasa terlalu berani. Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. dan mengasihi akan segala rakyatnya lagi safakat akan segala fakir-miskin. Dan ialah yang menyentausakan segala kanak-kanak yang belum lagi patut menanggung pekerjaan. Maka adalah pada ketika itu. Maka masyhurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. Ialah menjunjung inayat Ilahi. Maka datanglah beberapa bahtera. Dan ialah yang adil pada segala hukumnya.Kemudian dari itu. duapuluh sembilan hari bulan Rajab. Ialah daripada anak cucu Sulthan Iskanar Zul Karnain yang mengempu kerajaan alam ini. dan beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah hujan kurnianya.

bersendi bersendura. supaya kami lihat betapa perbuatan kamu dan seperti sabda Nabi yang artinya: Ketahui olehmu bahwasanya dunia ini sebuah lobang dan bahwasanya Allah s. melainkan adalah mereka itu menjunjung kurnianya. Yang berair mas. Yang berpancuran emas. dibawah ini diturunkan sepucuk surat Sulthan Iskandar Muda Meukuta A l a m kepada King James I. sehingga karena itu. dan ialah yang melarang bercelup minyak dan berjilat besi. berkerawang. maka ditilik betapa perbuatan kamu SENI M E N G A R A N G SURAT Sebagai disebut diatas.a. Raja yang mengempukan perbendaharaan daripada seni emas dan seni perak.a.w.puius-asanya. surat-surat agung yang keluar dari Istana Kraton Darud Dunia adalah dikarang dengan bahasa seni yang menakjubkan. bahwa Istana dalam Kraton Darud Dunia juga merupakan pusat kegiatan seni. Yang dalam tahta kerajaan. Said . yang bermahligai gading. 168 . Berwarna sedalinggam. berpermata daripada pancuran perak. yang tiada terlihat oleh penglihat. Sebagai contoh. Yang bersungai berikat batu pelinggam. Dan ialah melakukan hukum Allah dan mengeraskan Syari'at Nabi Muhammad s. yang beristana saudaya mata memandang. Yang seumpama cermin. dan ialah yang terdiri pada makam firman Allah yang artinya : Telah kami jadikan kamu khalifah dibumi kemudian daripada segala raja-raja yang dahulukala yang telah kami binasakan akan mereka itu. Dan ialah yang mendirikan Masjid di B A N D A ACEH Darussalam bernama Baitul Musyahadah. Surat tersebut berbunyi: (188) Surat daripada Sri Sultan Perkasa A l a m Johan Berdaulat. Raja yang beroleh martabat kerajaan. (188) M. berukir. Aceh Sepanjang Abad halaman 163-165.w. raja Inggeris. sudah terupam. menjadikan khalifah dalamnya.

yang bergelar Megat Alam. dan yangdalam negeri jangtakluk ke Batu Sawar. dan Pasaman dan Tiku. dan Basitang. dan Daya dan Barus. yang berciu emas. dan yang bergajah kursi perak. dan yang bergong suasa. Raja yang bergajah berrengka tinggi suasa. raja yang mengempukan raja-raja yang ratus-ratus daripada masyrik. Raja yang membuat gajah peperangan tujuh puluh dari laut dan beberapa daripada segala pakaian. Yaitu raja yang senantiasa mengucap pujian akan Tuhan Seru Alam sekalian daripada dilimpahkannya kelimpahan kurniaNya pada menyerahkan negeri daripada pihak masyrik seperti Lubok dan Pidir. dan daripada segala senjata yang. raja yang beroleh kelebihan daripada limpah kelebihan Tuhan Seru Alam sekalian dalam tachta kerajaan Negeri Aceh Darussalam. Maka daripada pihak maghrib. dan yang beriimba emas berpermata. dan yang berkuda berpelana suasa. raja yang menyelenggarakan nisan diri daripada nisan emas. Yang mengempukan negeri Britani dan negeri Peransi dan negeri 169 . Yang mengempukan permata sembilan jenis. dan Perak. yang berpeteratna emas. dan yang beralat emas. dan Pariaman. dan yang berko perak. dan daripada pihak maghrib yang dalam negeri yang takluk ke Pariaman dan ke Barus. yang dalam negeri yang takluk di Deli. dan Pahang dan Inderagiri. dan suasa dan perak. seperti negeri Calang. dan yang bergajah bergading emas. dan beristinggar suasa. dan segala takluk ke Batu Sawar. dan Rokan dan Batu Sawar. yang bernama Raja Jakub. Datang kepada: Raja yang dinegeri Inggeris. yang beratnya beratus kati. yang turun daripada raja bernisan suasa. Raja yang mengempukan kuda yang berpelana emas. bergenta suasa yang berantai suasa. Yang berpayung emas bertimbalan. Yang berumbai-umbaikan emas. pada gunong negeri Salida. dan berketopang suasa. Salida. mulia-mulia. dan pesenggerahan yang indahindah. Raja yang berzirah suasa. dan Tamiang.Dan daripada galian mas yang dalam negeri Pariaman. yang beratnya beratus kati. dan yang berlembing suasa. dan Pasangan. dan Pasai dan Perlak. dan Semerlang. dan Inderapura. yang berkekang emas bepermata. dan Deli dan Asahan dan Tanjong dan Panai. dan Salibar dan Palembang dan Jambi.

maka orang Inggeris yang seperti diketahui raja itu tiada dapat duduk berniaga disana. BANDA ACEH IBUKOTA NEGARA Adanya sementara orang yang salah mengerti. telah menimbulkan tertawaan dalam masyarakat yang mengerti dan mengetahui bahwa Banda Acehlah nama Ibukota Negara yang asli semenjak adanya Kerajaan Aceh Darussalam. Setelah itu barang tahu kiranya raja. maka berniagalah dalam negeri Aceh. bahwa hamba terlalu suka cita mendengar bunyi surat yang disuruh raja persembahkan kepada hamba itu. dan barang dapat orang itu duduk berniaga disana. jika hendak orang Inggeris yang hamba pada raja itu berniaga. dan jika ia hendak mengantarkan petornya (wakil dagang-penj) berniaga dalam negeri Aceh dihantarkannya. Dikekalkan Tuhan Seru Alam sekalian juga kiranya kerajaannya dan ditolongnya jua kiranya ia daripada segala seterusnya. Adapun surat ini disurat dalam negeri Aceh pada bilangan Islam 1024tahun. lagi jauh daripada kita. Maka titah hamba. seperti pada zaman marhum Saidil Mukammil itu. dan kita hukum dengan hukuman yang adil. Dengan anugerah Tuhan Seru Alam sekalian.Irlandi. yang antara lain seperti dinukilkan dibawah i n i : 170 . bukan Banda Aceh. Jika dianiaya orang Tiku atau orang Pariaman akan orang itu niscaya keji bunyi kita kepada raja Jakub itu. yang mengatakan bahwa "Kutaraja" adalah nama asli dari Ibukota Kerajaan Aceh Darussalam. bahwa raja mohonkan barang dapat orang Inggeris berniaga dalam negeri Tiku dan Pariaman. karena negeri itu negeri dusun. Masyarakat yang mengerti ini mendasarkan keyakinannya kepada fakta-fakta sejarah. Disejahterakan Tuhan serwa Alam jua kiranya raja Jakub dalam takhtakerajaan Inggeris itu selama-lamanya. daripadanya bahwa ia hamba pada raja yang berkirim-kiriman surat dengan kita itu. Maka ada tersebut didalamnya. supaya barangsiapa berbuat aniaya segera akan kita periksa.

dalam bukunya ini mengenai Ibukota Kerajaan Aceh. Iskandar menulis : Maar Atjeh wordt ook gebruikt voor de aanduiding van Bandar Atjeh of volledigheidshalve Banda Aceh Darussalam. Drewes: Adat Aceh halamanxiii. D r . Prof. D r . dimana temannya tesebut meminjamkannya kepada saya ( A . De Hikayat Atjeh. Toekamp Lammers seorang perwira tentera Belanda yang pernah tinggal di Aceh. Tuan Toekamp atas permintaan sahabatnya.. Drewes menulis mengenai Ibukota Kerajaan Aceh : The decree of Friday 14 R a b i ' I 1045 A . yang menegaskan bahwa Banda Aceh Ibukota Aceh yang asli. Prof. dalam bukunya yang mengupas tentang kitab Adat Aceh. Dr. 171 . dalam bukunya ini Prof. Iskandar: De Hikayat A ceh halaman 28. Hasjmy) untuk difotokopikannya. mengirim surat kepada pimpinan Koningklijk Instituut Voor De Troopen di Den Haag. (190) 3. Adat Aceh. antara lain D r . John Anderson : Acheen halaman 22. or Banda Aceh (192) 5.1. T . yang dari negeri Belanda dikirimkannya kepada seorang temannya di Aceh. Anthony Reid tentang Ibukota Aceh menulis : It was traditionally referred to simply as Aceh. The Contest For North Sumatra. (189) 2... H . T. dalam buku ini dibawah judul De Structuur van de Hikayat Aceh. calld achi by the natives The capita] of the Kingdom is Acheen . where by Sulthan Iskandar Muda declard all Achehnese harbours closed for foreign shipping with the exception of the Bandar Aceh (191) 4. A nthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 16. Dr. menanyakan apakah yang asli Banda Aceh atau Kutaraja ? Surat Tuan Toekamp kemudian dijawab oleh Onder directeur dari instituut tersebut dengan sebuah surat yang panjang lebar. Dokumen penting ini berasal dari Tuan D . Prof. Acheen. John Anderson menulis : The kingdom of Acheen. Dokumen penting dari negeri Belanda. Surat dokument penting itu selengkapnya berbunyi: (189) (190) (191) (192) Dr. yang kemudian oleh Tuan Toekamp difotokopikannya dan dikirim kepada sahabatnya di Aceh.

Afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek KONINKLIJKE INSTITUUT VOOR D E T R O E P E N Bijlagen : Onderwerp : Amsterdam. Leiden 1893). dan geschiedde dit onderdezelfe naam als het gehele rijk v. 5 November 1971 Uw Ref OnzeRef : : 335/71. 397 noemt de hoofstad " A c h i n " en haalt daar 172 . Zeer geachte Heer Toekamp Lammers. van een eigenlijke " H o o f d s t a d " was nauwelijks sprake. hoewel zulks in de 18 e sn 19e eeuw een nauwelijks denkbare situatie was. Uw schijven betreffende de naam Kota Raja werd aan de afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek voorgelegd ter beantwoording. A a n De Heer D . cf. : William Marsden : "The History of Sumatra" (London J811) op p. verwezen werd naar deze kraton en het complex eromheen gelegen kampongs (voor het gemak en naar analogie van de situatie in andere landen "hoofdstad" genoemd. Alle voorhanden litteratuur leidt tot de conclusie dat " K o t a R a j a " slechts werd toe gepast op de Kraton van de Sultans. G Snouck Hurgronje : " D e Atjehers". met name reisbechrijvingen. weshalve ik U hierbij enige uit ter zake gedane research voortvloeiende gegevens moge verstrekken. dr.v. en als in Westerse litteratuur. Toekamp Lammers Luxemburglaan 45 Beverwijk. gezien het verval van het Atjehse sultanaat en het alsdan bijna geheel ontbreken van enig centraal gezag.

de Hollander : "Handleiding bij de beoefening der Land-en Volkenkune van Nederlandsch Oost-Indie" (Breda 1869). in "Peratoeran didalam Negeri Atjeh Banar dar as-salam disalin daripada daftar paduka Sri Sultan Makota Alam Iskandar Moeda. F . De naam Kota Raja." art. volgens wien dit epitheton Baghdad in Moslemse landen ook gebruik wordt voor andere hoofdsteden (in dit geval Bandar Atjeh). 52 : "Op de keerzijde van onder sultan Aloe'ddin (1723-1735) geslagen munten wordt gelezen : Bandar Atjeh dar as-salam".aan uit "Lettres Edifiantes" waar de stad ook "Achen" word genoemd. de Bait al. lies in north latitude 5° 56' and east logitude 96°26' . doch dan hoogstwaarshijnlijk in Atjehse versie. F . p. bijv. 10 "Onder Iskandar Moeda (1607-1636) telde het gehele land slechts 7 Mesjids.J. 22 "The capital of the kingdom is Acheen " John Grawford : A descriptive dictionary of the Indian islands and adjecent countries (London 1856) p. 699: "Atjeh. 12-16 geeft beschrijving van de hoofstad. is safe for shipping at all seasons . alsmede J. In een voetnoot wordt verwezen naar dr. p. zoals vermeld door K .. about two miles from the sea " . p. The town. 1888).2 "The town of Achin. 8 : hamba raja bersama hulubalangnya yang berjaga di balai kota daral dunia " (Vermeld op p. with the valley in which it is situated... Veth : "Atchin" (Leiden 1873). Soms ook wordt een andere omschrijving gebruikt. en verder beschrijft als een verzameling kampongs rondon de kraton. te weten: 1. Een verwijzing naar Banda(r) Aceh kwam ik tegen in van Langen's werk op p. now a poor place. gelegen op den Noord-Westelij ken uithoek des lands aan den mond der rivier van Atjeh De plaats is van weinig belangs". van Langen : "De inrichting van het Atjehsche Saatsbestuur onder het Sultanaat" ('s Grav. en P. which. 57 van ! bovenvermelde werk van K . H . H . de hoofdplaats en residentie van de Sultan.J. is the chief seat of the Achinese population. werd uitsluitend gebruik om de kraton zelf aan te duiden. John Anderson: "Acheen" (London 1840) p. Snouck Hurgronye. The roadstead of Achin formed by the main land several islands. die hij eenmaal "Atchin" noemt. is situated on both banks of the river. van Langen).Rahim in de Kota Raja (kraton) " 173 .

en J .p. 2 5 " A a n het gezag der sagihoofden waren ont trokken : 1. omdat deze tevens de residentie (dalam) van den Soeltan was De omwalling vormde een rechthoek. 323 : "de Koeta Raja de voornamste van alle. als Nederlandsche hoofdbezetiing. ^ 600 bij £ 2 5 0 m " . Drewes and P .50 "het vroegere Soeltansverblijf . derhalve ook A . Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1922) deel I. J .door ons oneigelijk Kraton. Gerlach : " D e tweede expeditie tegen A t j e h " heef het steeds over "de kraton" : p. en K . Kota Raja zal noemen". besloot van swieten dien te behouden. A . Voorhoeve : " A d a t A t j e h " 174 .p.116 "dien ik voortaan. 17 : "Voorloping zou men zich zoveel mogelijk moeten bepalen tot de vorming eener veilige stelling inden Kraton en daar deze bij de Atjehsche bevolking niet anders bekend was dan onder den naam van Koeta Raja. W . de kraton van den Sulthan met Pakan Atjeh en de onmiddelijk daaran grenzende kampongs Kandang (hier hielden de slaven des sultans verblijft). J . deel I. de Indische Regeering hechtte daaraan bij Besluit van 19 Maart 1874 no. alsmede G . zoels vermeld in. 1 haare geoekeurig. 2. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1911) deel I. J . 322. Djawa (de handelaren en vreemdelingen) etc. de hoofd moskee (Mesjid Raya) en de dauromheen leggende kampongs.10 : "Koeta Raja. thans meerendeels verwoest en door militaire of andere gauvernements ge bauwen gelijk mede door wijken van Europeanen of vreemde oosterlingen ingenomen". door de Atjehers of Kota Raja genoemd " p. van der Maaten : "Senouck Hurgronje en de Atjeh O o r l o g " (Leiden 1948). p. N a de 2e expeditie besluit het Nederlands Gouvernement de naam Koeta Raja toe te passen op het onmiddelijk na de verovering van de kraton terplaatse gestichte militair en bestuurscentrum. p. Merdowatie (de beamten). de aldus herdoopte met buitenwijken".

"Kota Raja". 1958) p. in de Afdelingsbibliotheek. mede ook uit persoonlijke belangstelling voor het onderwerp. Dit zijn de resultaten van enig speurwerk. O. schijnt toch wel oorsprongkelijk alleen tot de dalam te zijn betrokken. le kolom : "De Kota Raja gedoopte dalam werd ver strek en ingericht tot vast verblijf". aanduidende allereerst de voor de handel belangrijke rede. Encylopaedie van Nederlandsch Oost Indie". dat de naam Bandar Atjeh. Zie ook in deze Encyclopeadie dl. wich name afterwards/after 1873/has come intu use for the whole capital". L . Gorissen 175 . heb verricht. de plaats veel grooter was. Resumerend is men dus wel geneigd aan te nemen. Met gevoelens van de meeste hoogachting. V . II s. werd gebruikt als naam voor het gebeid waar thans Kuta Raja ligt. in de bloeitijd van het Sultanaat. onder "Atjeh". Tot het geven van meerdere inlichtingen ben ik uiteraard te allen teijde bereid.a. indien al van oudsher bestaand. waar alle aangehaalde werken voorhanden zijn. aangehaald door Grawford. voor zover althans in mijn vermogen ligt. toen volgens oude schrijvers. p. 9 : " the Dalam or residence of the Sultan (also called Kutaraja.S. en voorts. 78. o. De Onderdirecteur der afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek: ttd Mr. Leiden 1917. dat ik. ' X X I V .(Verhandelingen T . 2e druk.A. deel 1.v. deze laatste benaming.

176 .

Banda Aceh Asli : dengan judul seperti yang tertera disamping ini. yaitu karena Dalam (istana Sultan) yang (berhasil) direbutnya lambang dari kejatuhan kuasa raja (kepala kerajaan) Aceh atau sebab sukses untuk raja Belanda dengan mana kota itu disebut sebagai kota (hasil kemenangan) raja Belanda. Dia di "citakan" oleh jenderal Van Swieten ketika dia pada agresi ke 2 yang dipimpinnya ditahun 1874 berhasil menduduki Istana (Dalam). Istilah "Raja" itu nampaknya tumbuh satu antara dua sebab. bahwa menguasai istana sekaligus berarti sudah merebut Ibkota dan merebut Ibukota sekaligus berarti merebut seluruh kerajaan Aceh. : "Bekas kegembiraan Van Swieten direkamkan oleh Belanda dengan merobah nama Banda Aceh Darussalam menjadi Kutaraja. karena begitu Kraton yang sudah terbuka itu dimasuki oleh Belanda begitu para penyerbu menjanjikan Wilhelmus dan mereka berteriak-teriak dengan riuhnya memberi salut untuk Raja Belanda. Van Swieten segera mengetok kawat yang isinya memberi tahu perebutan tersebut dan mengucap selamat pada Tanah Air dan Raja Belanda (24 Januari kraton is ons stop koning en vederland gelukgewenscht metdeze overwinning). f77 . Dua ratus tujuh puluh lima tahun lebih lamanya sudah Belanda berusaha dengan segala daya. Van Swieten bermaksud hendak menyunglap." Saya sebut demikian. ahli Aceh (Aceh-Kenner gelar zaman Belanda) Muhammad Said telah mengupas dengan lebar panjang masaalah Banda Aceh yang dihebohkan sementara orang.6. Bayangkan. barulah hal itu dalam khayalan Van Swieten "tercapai" impian Belanda. tidakkah meluap-luap kegembiraan itu. tenaga dan modalnya untuk menaklukkan Aceh. '27/1970 halaman 30-36. baik dari orang barat ataupun dari orang Islam sendiri. Tulisan Muhammad Said itu selengkapnya berbunyi: (193) Sesungguhnya tidaklah benar sama sekali bahwa Kutaraja itu sudah ada semula. dengan mengemukakan bukti-bukti fakta sejarah. Pada hari 24 Januari ketika Kraton diduduki. Namun hasil pendudukan Kraton saja dirasakan oleh Van Swieten (193) Sinar Darussalam No. Dalam buku saya "Aceh Sepanjang Abad" halaman 548 antara lain sudah saya ungkap sbb.

Segi yang penting lagi ialah apa akal untuk menonjol kepada pemerintah Belanda dan publiknya bahwa sekses itu secara psychologis dapat dipertahankan. ialah memusatkan pertahanan di Kraton dengan membuat kubu-kubu disepanjang lalu lintas dan kompoikompoi kuat untuk memelihara hubungan pasukannya di Kraton dengan pantai dan kapal perang. padahal Van Swieten sehari ketika berhasil menduduki Dalam (istana) telah mengetok kawat resmi. nama semula. Sebagai biasa. Dan sebagai kebiasaan Belanda nama-nama itu diambil untuk mengingat jasa-jasa seseorang raja atau panglima. dan kalau kita seseorang melker tentu mudah memahami pergulatan dalam sanubari jenderal Belanda itu dalam keinginan memanfaatkan "sukses" dengan kemungkinan buruk yang harus diperhitungkan. atau lain-lain. tidak usah dicungkil dalam-dalam apa sebabnya itu tidak lain bahwa yang baru berhasil didudukinya barulah Kraton yang sudah jadi puing-puing bukan seluruhnya Ibukota. seperti halnya dengan Fort van de Capellen yang berasal dari Batusangkar Fort de Koek yang berasal dari Bukittinggi.masih goyang karena perlawanan pihak Aceh dengan tegen ofensifnya yang dahsyat membuat kedudukannya di Kraton itu sendiri dalam bahaya. 178 . Fort Elout yang berasal dari Penyabungan. Fort Cochius yang berasal dari Bonjol. tewas ? Ini semua diperhitungkan oleh Van Swieten tentunya. sedangkan pasukan sudah banyak susut. Satu-satunya akal supaya jangan mengulangi nasib pasukan jenderal Kohier pada agresi ke I beberapa bulan lampau yang lari puntang panting (undur) kekapal. Dan bagaimana kalau besok lusa Kraton lepas kembali dan Van Swieten menjadi Kohier ke 2. bagi si menang ada-ada saja impian dikhayalkan dari jauh-jauh hari. Demikian pula Belanda setiap berhasil merebut atau menguasai kota ditukarkan nama tempat itu dengan namanama baru. Karena tempat terpijak untuk menamakan Fort London atau Fort Van Swieten masih rapuh. menjadi Kutaraja. Tapi dalam perang Aceh sekali itu Van Swieten merasa sangsi untuk lantas menukar ibukota Aceh dengan Fort London atau Fort Van Swieten. Van Swieten menukar saja nama Banda Aceh Darussalam. Dengan perhitungan ini Van Swieten mendapat akal untuk menyunglap Istana menjadi Ibukota Aceh. dan lain sebagainya. apa lagi untuk mendapat mukim-mukim sekitarnya.

Sebuah buku diterbitkannya dan itulah yang dikenal dengan judul "De Waarheid over onze vestiging Aceh". Van Swieten sendiri tidak menceritakan bahwa dia sudah menyelidiki sumber-sumber rakyat dan andai kata Dada Meuraxa membalik buku Van Swieten tersebut dan menelitinya dengan kritis. Tapi dia tidak ar -njelaskan sama sekali siapa orang-orang Aceh van^ • men in the street-kah. Dia telah termakan dengan keterangan -n bahwa Van Swieten telah "menyelidiki kyat menyebut Kutaraja. uisertai dengan sumber-sumber yang seyogianya bisa 'dukung secara ilmiah. maka paling sedikit dia sadar bahwa pertukaran nama itu mengandung "udang dibalik batu". Dengan akal ini Van Swieten ingin berhasil untuk mempertahankan bahwa dia memang masih berhasil menguasai kerajaan Aceh seluruhnya. bahkan perwira tinggi yang turut bertempur dengannya sebagai seorang "Brutus" menguliti komidi Van Swieten. maka Van Swieten . Dia dihujani keca'man 'terus menerus. brosur dan buku-buku. Lebih-lebih karena pertempuran yang terus berkecamuk telah menewaskan seorang jenderal Belanda. dan banyak jiwa serdadu perwira Belanda.itu Kutaraja". Pun Dada akan sadar 1 179 . atas alasan bahwa Ibukota sudah diduduki nya. bahwa ungkapan Dada jra> . Dalam bukunya. Dia memperluas area nama itu dari seluas Kraton (400 meter x 600 meter) menjadi seluas ibukota yang sampai berkilometer lebar maupun panjangnya. banyak ulasan pers. Tapi publik Belanda terutama lawan-lawannya tidak mau dikibuh dengan surat yang tidak berisi. Sayang. apalagi mengetahui latar belakang buku itu diterbitkan. Dalam suatu noot dibuku Van Swieten ada mengatakan bahwa "Kutaraja is denaam die de Atjeheers aan de Kraton geven" (Kuta raja adalah nama untuk Kraton yang diberikan oleh orang-orang Aceh). mereka curiga bahwa apa yang disebut oleh Van Swieten bahwa pihak Belanda sekarang bersikap "afwachtende houding" (sikap menunggu) pada hakikatnya adalah terkepung. suatu uraiannya menyebut buku Van ^atu-satunya bahwa nama Kutaraja sejak ada.Dia membohong dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa Kutaraja itu adalah nama yang digunakan oleh orang Aceh untuk Kraton. Pel. pihak resmikah? . Karena mau tidak mau dia harus mempertahankan diri maka diapun membuat pembelaan.

Malaka. Pagaruyung. Langkat. Kedah. Johor. pelawat-pelawat asing (baik resmi maupun admiral penulis-penulis biasa dan sebagainya) hanya nama Acehlah yang diperkenalkan kepada mereka baik untuk kota. namun saya masih yakin tidak adanya terdapat unsur sedemikian dikalangan Istana Aceh. Walaupun kegemaran demikian ada dikalangan raja-raja bangsa kita. Ketika Aceh dibangun oleh Sultan Ali Munghayat Syah 450 tahun dulu dia hanya suatu kota. Siak dan sebagainya. halmana diingat pula betapa kuatnya pengaruhnya Islam diwilayah tersebut yang tidak mengenai perbedaan kelas kecuali terhadap Tuhan dengan menilai amal ^ibadannya. Asahan. seperti misalnya dengan kerajaan Deli yang ibukotanya Medan diberi nama Kota Meiran atau Kota Ma'sum untuk memperkenalkan Istana dan sekitarnya. Dan itu sebabnya nama istana hanya disebut dalam tanpa menggunakan suatu nama tersendiri sebagai di Deli. sejak masa itu. Jambi dan banyak lagi sama saja dengan Aceh. yang kemudian berangsur besar. Solo.h Jbübsi gtnlsq uitat . . Kegemaran sebagai itu sedikit banyak ada juga yang dicerminkan oleh semangat bangsa dan rasa feodalisme dari nama terbayang keinginan untuk membedakan adanya ruling-class dan golongan rakyat jelata.bahwa sekalipun pernah ada nama Kutaraja (halmana saya bantah keras) maka nama itu hanya untuk Istana bukan untuk seluruh Ibukota. bukanlah asing dalam tradisi kita. dari mula dibangun kecil sampai menjadi besar wilayahnya dari sepotong tanah dibentengi untuk istana sampai menjadi wilayah yang luas. Jogya.. yang menyebabkan kerajaan Aceh membuat nama Istananya sendiri. Mungkin di Aceh terdapat percerrninan tentang tidak adanya garis memisah antara groop raja dengan groop rakyat dilihat dari segi tempat kediaman dan kaya miskin. Dengan Langkat yang ibukotanya Tanjung Pura dengan nama Istana Darul Aman atau Asahan yang beribukota Tanjung Balai dengan istana Kotaraja Indrasakti. pelabuhan. . „ nB^Bfein Disamping itu harus diingat bahwa pama suatu kerajaan atau wilayah yang sama dengan nama ibukota karena diambil dari nama itu.fxstiii -v isb&i asiB BbsQ au<i ."uisd rfiisdA gnsbu" anubnaaU W I Ü K J i • > sn . diberi nama Khas. . maupun kerajaan sekaligus dengan pusparagam nama (sebagai mana n^iumq isbBZ B'. Dalam tradisi bangsa kita sesungguhnya tidak asing suatu istana dan kompleknya yang biasanya dipagari atau dibentengi batu dengan letaknya yang agak terasing dan istimewa.

melainkan dengan bergaul dengan segala manusia sampai langsung ditanyakan pada rakyat sendiri. Lebh jelas lagi dalam tahun 1823 John Anderson berkunjung ke Sumatera. Dia menulis terperinci sekali tentang Aceh dan mengenai ibukota disebutnya dengan amat jelas sebagai . Bahkan beberapa lama setelah Kraton jatuh. Dalam perjanjian yang dia sendiri turut menanda tangani jelas tercantum "Aceh" 14 Sya'ban 1273. tentu dia tidak lupa menceritakan itu dalam 181 . dalam bukunya berjudul "Acheen and port of the North and Eastcoast of Sumatera". (Ibukota kerajaan adalah Aceh. Surat Tgk. atau "gedaan te Atjeh" (tidak "gedaan te Kutaraja") ddo.dikesankan dalam buku professor Veth yang terkenal) dengan adinan : Achom Achen Acen Assl. ultimatumnya kepada Sultan Mahmud ber "dedato" Aceh. . istilah Aceh Darussalam atau Banda Aceh Darussalam mulai terdapat dalam catatan/arsip. Decem. and astimated maryers ago at 36. Anderson mengadakan studitour dia tidak dengan tembak. kalau waktu itu istana Sultan diketahuinya disebut orang Kutaraja. Dia telah menceritakan terperinci sekali tentang ibukota Aceh. Surat menyurat resmi sejak Alauddin Kahar (sekitar 1537-an) yang mengembangkan relasi luar negerinya pertama-tama dengan Turki. Ketika itu utusan Belanda adalah Jenderal Van Swieten sendiri. Atchin. melainkan Kraton. Degem.000). Dacem Achin. Atcheen. u *uo rriËi "The capital of the kingsom is Acheen. nsrï-iiBi benkut. Van Swieten masih memakai istilah Aceh. Surat Iskandarmuda kepada James Raja Inggeris juga memperkenalkan Banda Aceh Darussalam tidak sampai pada Sulthan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian sampai pada Sultan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian dengan Belanda di tahun 1757. Atschen.000". 30 Maret 1857. tidak disebut Kutaraja. Athen.. Petabumi yang dibuatnya dalam buku yang diterbitkan ditahun 1879 flima tahun setelah dia menguasai Kraton) yang berjudul "De Waarhid over onze vestiging in Atjeh" itu tidak ditulisnya "Kutaraja" untuk menyebut Kraton. dan penduduknya beberapa tahun yang lalu sekitar 36. 2 Januari 1874 15 Dzulkaidah 1290 bukan berdato Kutaraja. Anderson seorang yang jauh lebih banyak mengenai rakyat dan cara-cara hidupnya daripada Van Swieten. Kali Malikul Adil bertanggal 17 Ramadan 1289 disebut termaktub di Aceh Darussalam. Atjin dan akhirnya Aceh. Achin.

seorang terpelajar. Tidak sukar baginya mendekati si kecil atau bertanyakan pada orang-orang besar untuk mengetahui apa sebenarnya nama ibukota Aceh dan jika memang sudah ada semula nama Kutaraja tentu itupun akan disebutnya bahwa "The Capital of the Kingdom is Kutaraja".de Klerck berjudul "De Atjeh Oorlog" (1912) tatkala mengupas soa! "Land en Volk" (Tanah dan rakyat) Aceh.dalam pendengaran telinga Aceh bisa diartikan bandar dalam arti parit. 182 .Walaupun dalam surat-surat resmi sultanat Aceh dulu ejaan huruf Arab "Banda" memakai " r a " ketika menulis Bandar Aceh Darussalam tapi dalam kehidupan sehari-hari " r a " tidak dimasukkan lagi. Saya merasa bahwa bekas Gubernur Ali Hasjmy sudah bertindak tepat sekali dalam usahanya mengikis habis unsur Belanda dengan menumpas kembali nama Kutaraja dan menggantinya dengan Banda Aceh. Tafsiran "bandar" yang ke 2 ini yang sebetulnya adalah asli bahasa kita sendiri. etsc. Bandar berarti pelabuhan atau kota dagang {emporium. handelsplaats)yang asal istilahnya dariParsi. ahli bahasa Melayu. sekaligus menghilangkan keraguan terhadap makna kata yang diucapkan. John Anderson menjadi pegawai tinggi Inggeris di Pulau Pinang. Tentang ejaan Banda bukan Bandar dengan "t". dengan perbedaan yang justru berlawanan antara daerah-daerah yang memakaikan. tali air ataupun bondar (ingat: Bunga Bondar dalam bahasa Tapanuli. Bukan suatu kebetulan dalam buku E.S. di bagian permulaan pada halaman 12 menulis ejaan "Banda Aceh" yang diringkaskan sebutannya dengan "Aceh" yang memberikan nama kerajaan dari situ. Lebih-lebih mengenai istilah "bandar" itu sendiri yang mengandung arti dua. dengan telinga. saya kira Pak Hasjmy sedikitnya sudah berjasa untuk memulihkan pencerminan identitas ke Acehan dengan menyesuaikan eja pada fonimnya.bukunya. sebagaimana telah dilakukannya untuk saat-saat lain sampai men-detanis. jika sekiranya memang Kutarajalah nama ibukota tersebut. Seperti disinggung diatas. die aan het land haar naam gaf. Pak Hasjmy telah memulihkan sesuatu identitas ke Acehan dengan meniadakan " r " untuk mengeja Banda yang dimaksudkan Bandar pelabuhan. dan seterusnya (de hoofdplaats Banda Aceh tanpa "r") of korteweg Aceh.

is meer steeds . dia hanya memulihkan. Van Swieten mendapat kabar bahwa Sultan Mahmud Syah tewas oleh koléra. (perhatikan : tanpa "r") . Kitapun juga seolah-olah akan meremehkan perjoangan patriotik Aceh yang dalam catatan sejarah nasional harus dinukil bahwa mereka yang mempertahankan ibukota dengan jiwanya masih berhasil tidak meiepas begitu saja ibukota walaupun Istana raja sudah jatuh. dan dunia luar bahwa Belanda atas dasar "recht van verovering" (Hak menang perang) sudah mempunyai hak kedaulatan (souvereini eits recht) atas seluruh kerajaan Aceh.hoffd plaats me ommelanden . rakyat tetap menyebut "Banda Aceh".Dan pada halaman 32 dia juga terus mengeja Banda tanpa " r " untuk ibukota. Ini mengesankan sekaligus bahwa sarjana-sarjana Belanda pun sudah sejak semula mendengar dan mengenai sebutan "Banda Aceh" (tanpa "r"). Alhasil Banda bukan suatu fabrikasi Ali Hasjmy. bahwa ketika tanggal 24 Januari 1874 Van Swieten berhasil menguasai Kraton dan ingin mengambil keuntungan dari pendudukan itu untuk meneriakkan kepada bangsanya. Tatkala disangsikan oleh publik dan politisi Belanda bahwa pengumumannya mempunyai landasan 183 . melulu karena tidak kritis meneliti latar belakang peristiwa perang Aceh ketika mulai diserang oleh Van Swieten. tanpa seizinnya. kita menghilangkan lagi. Amatlah sia-sia bila sesudah kita dengan bebas memulihkan kembali milik. dia ingin "memperoleh" keuntungan politik dari suasana itu tapi dalam kekuatiran bahwa pihak Aceh akan segera mengangkat penggantinya.werd geheeten. tapi juga mendukung isapan jempol Van Swieten yang latar belakang uraiannya adalah membela kelamahan dirinya. Untuk penutup baik dijelaskan lagi. Dengan buru-buru Van Swieten mengumumkan bahwa tidak seorang berhak mengangkat Sulthan pengganti. Dan kalau ini terjadi kita tidak hanya mendustakan sejarah. Sebagai pujangga dia tentunya mengeluarkan sesuatu yang berkembang dikalangan masyarakat.masih terus bernama Banda. Jadi walaupun nama sudah menjadi Kutaraja dialih.Pada halaman 20 sipenulis mengingatkan bahwa ibu kota yang dulunya bernama Banda Aceh-ibukota dan sekitarnya . (de hoffdlaats van wat eertijds Banda Aceh).oleh Van Swieten. maka pihak Aceh tidak begitu saja mendiamkan hal itu.Banda".

karena dengan menonjolkan kemungkinan sebagai ini dia hendak memberi nilai yang menentukan terhadap status Kraton. Belanda untuk seterusnya tidak mau mengakui Sultan Alauddin menjadi Sultan Aceh. dus hak pihak Aceh dianggapnya sudah diambil alih olehnya bersandar "recht van veroevering" yang realitasnya hanya nol besar. Mereka dalam membangun garis pertahanan yang baru (atau katakanlah : undur) dan dalam menghadapi faktor tewasnya Sultan Mahmud. Maka dalam catatan sejarah disebutlah dengan resmi bahwa perang Aceh berakhir ditahun 1903. sebab realitasnya itu tidak lebih dari Kraton yang rusak. Belanda merasa dirinya mempunyai hak penuh untuk menentukan pengangkatan Sulthan. ketika Alauddin ditawan di tahun 1903. Belanda memungkiri fakta itu. Pretendent Sultan. dan untuk mempertegas kemungkiran tersebut itulah Van Swieten membuat pengumuman tanggal 2 Pebruari 1874 bahwa hak pengangkatan sultan adalah ditangannya. Didalam sejarah. dia hanya menyebut Sultan itu. Dengan ini pihak Aceh sudah merampungkan kebutuhan legalitas. 184 . Tapi lucunya. mereka sudah menetapkan ibukotanya (atau katakanlah setelah pemerintahan yang baru dipengungsian) dan mereka sudah mengumumkan penabalan Sultan baru. Tapi pihak Aceh tidak sebodoh yang disangkanya. Belanda ternyata sudah terperosok kedalam pembohongannya sendiri. Alauddin Syah. tanggal 24 Januari 1874 sudah teranggap berakhir perang Aceh. Van Heutsz sudah menerima penawanan tersebut sebagai penyerahan diri dari Sultan in kwalitas. Bersandar pada Pengumuman 2 Pebruari 1874 dari Van Swieten. bahwa Sultan pengganti tidak bisa ditabalkan karena katanya menurut adat Aceh Sultan hanya dapat ditabalkan dibalairung Istana (Kraton).hukum maka disitulah dia mendapat ilham untuk mempertinggi "status" Kraton. yang masih dibawah umur. Padahal jika benar "recht van verovering". Dia menulis. Dengan pembohongan diri itu. Tapi itu hanya isapan jempolnya. dan sebagai tanda bahwa dia sudah keceblos dengan fabrikasinya. Sultan ini dipangku oleh badan perwakilan. diketuai oleh Tuanku Hasyim.

Sebelumnya membenarkan begitu saja apa yang dibacanya dalam buku sejarah. 185 . Pembayangan ini sudah berjalan lebih kurang 3 tahun. Hasjmy tidak seorang sembrono. nama Banda Aceh adalah asli. Pemerintah sipil dan kantor-kantor pos seluruh Indonesia dan kaum cerdik pandai disana masih memakai nama Banda Aceh. tentunya masih ada orang-orang tua yang hidup tempat bertanya. Namun tadinya mereka yang terus berjuang tetap masih menyebut nama itu Banda Aceh atau Aceh saja seperti De Klerck. Kutaraja.Soal ini dianggap untuk mengingatkan lagi agar kita (terutama putera-putera Aceh sendiri) jangan terperosok pada pengibulan Belanda mengenai fakta-fakta sejarah Aceh. penduduk dalam wilayah kekuasaannya turut menyesuaikan diri untuk memakai nama baru itu. Dilain pihak. apabila didiskusikan. yang selengkapnya seperti tertera dibawah ini: (194) Sebuah laporan dari Aceh mengatakan bahwa dewasa ini nama resmi ibukota daerah itu. Nama Kutaraja hanyalah suatu fabrikasi jenderal Belanda Van Swieten ditahun 1874. 7. yakin sejak Brigjen Teuku Hamzah menjadi Pangdam di sana. ditahun 1963-an diapun meminta dukungan DPRD dan seterusnya memohon wewenang dan putusan pusat untuk memulihkan nama Banda Aceh itu. Tapi kini timbul issue karena dipulihkannya nama bikinan Van Swieten tersebut. Pertimbangan pihak pembayang yang sementara itu terdengar ialah bahwa nama Kutaraja diganti dimasa A l i Hasjmy menjadi Gubernur hanya karena feodalfobi. Aceh belum seratus dirampas oleh Belanda. dia telah bertanya sana sini pada penduduk apa nama ibukota Aceh itu dulu sebelum Kutaraja. Mungkin saja sesudah Van Swieten mengumumkan bahwa istana adalah Kutaraja dan Kutaraja adalah ibukota Aceh. ahli sejarah Muhammad Said sekali lagi menulis masaalah Banda Aceh. Maju Mundur. Banda Aceh. dengan memakai judul Maju Mundur dari Banda Aceh ke Kutaraja. Bagaimanapun. Sebagai seorang pujangga Islam dan anak Pusa yang dulu cukup dihormati. Begitulah sesudah yakin. atas pertimbangan sendiri-sendiri. sedang dibayangi oleh nama bikinan Belanda dulu. kalangan yang mempertahankan Banda Aceh membantah dalih itu. tercipta sejak masa Munghaiyat Syah dan dimasyhurkan sejak (194) Harian Merdeka 4 Januari 1972.

Kuta A l a m . raja/ratu Inggeris. sampai pada Sultan-Sultan Aceh diabad ke 19 bersurat menyurat dengan Presiden Perancis. Tidak seorang dari penulis-penuls perjalanan asing seperti Van Linscoten. G G Belanda di Jakarta. de Houtmans sampai Valentijn pernah mencatat Kutaraja atau mengenalnya. buku ini masih bisa diperoleh ditoko-toko buku. Surat menyuruat resmi Sultan-Sultan sejak itu baik dengan raja Portugis. Malaka. tapi di Aceh. plus kampung Keudah. Dia sendiripun tentu tahu waktu itu bahwa yang disebut ibukota Aceh tidak hanya istana yang dikotai/dibentengi itu. 186 . (Bandingkan misalnya Kraton Jogja. komplek Gunongan. terus-terus menggunakan nama Banda Aceh (atau Bandar Aceh Darussalam) dan tidak Kutaraja. Sejak penyerangan Belanda ke 1 ditahun 1873 diketika mana Belanda kehilangan jenderalnya Kohier dan harus undur kekapal. Pangeran Maurits. maka publik Belanda dan parlemennya terus sangsi terhadap kemampuan panglima-panglimanya untuk merebut yang minimalnya sajapun diperlukan oleh mereka. Jika ini berhasil direbut bisalah Belanda menggembar gemborkan kedunia internasional bahwa dia sudah berhasil memiliki seluruh kerajaan Aceh. pembesar Belanda di Riau dan pembesar-pembesar Inggeris di Penang. The Town stands on a river. dan lain-lain. melainkan istana plus Peukan Aceh. Sultan Delhi Akbar. dan wek-wek luar istana lainnya dimana gerilyawan masih gigih mengendapi musuhnya. Perjanjian yang ditandatanganinya dengan Sultan Aceh sendiri ditahun 1857 (diratifisir oleh Staten General di Den Haag) tidak disebut diperbuat di Kutaraja.Iskandar M u d a . yakni ibukota Aceh.000. Ditahun 1823 seorang pembesar Inggeris terkemuka di Penang yang berkunjung kedaerah itu dan menulis kesan-kesannya dalam buku "Acheen and the ports on the North and Eastcoasts of Sumatra" dengan tegas-tegas memberi tahu penyaksiannya bahwa "The capital of the Kingdom is Acheen and the population was estimated many years ago at 36. bukanlah dapat disebut ibukota Jogyakarta tanpa wek-wek diluarnya yang masih luas lagi). Sultan Turki. Van Swieten sendiri sebelum 1874 membuat ultimatum kepada Sultan Aceh tidak dialamatkan ke Kutaraja tapi ke Aceh. Bahkan penyerang Jdl. Singapura dan sebagainya. etc". Van Swieten baru mendapat ilham untuk melahirkan Kutaraja dari "kandungan"nya ketika dia harus mencanangkan sudah berhasil merebut ibukota Aceh walaupun realita baru hanya Istana Raja. Peunayong. G G Inggeris di Calcutta.

Deli dan sebagainya. 20 dan 32 menyinggung nama Banda Aceh (ejaan persis) ketika menceritakan perkembangan ibukota tersebut masa sebelum Van Swieten memperkenalkan nama Kutaraja. 187 . Malaka. Kuta dari raja bukan suatu nama melainkan suatu bentuk dari kompleks. ganti terkepung dari istilah yang dipergunakan Belanda). karena yang direbutnya hanyalah kuta dari raja.S. Banten. Pagaruyung. Siak. misalnya Singosari.Van Swieten menemukan akalnya ketika berhasil merebut istana raja yang dibentengi atau dengan kata rakyat : di-kuta-i itu. Tapi dia adalah pendusta besar tatkala mengatakan bahwa dia sudah berhasil merebut seluruh ibu kota. Palembang. Majapahit. Pengarang Belanda E. Banda Aceh. Dia masih harus mengorbankan pahlawan-pahlawannya termasuk seorang lagi jenderal kesayangannya (Pel) tewas sebelum seluruh Banda Aceh (sebagai ibukota) yang sebenarnya berada dalam kuasa militer Belanda. Johor. Jambi. Dia benar kalau mengatakan bahwa kuta (istana) raja sudah direbutnya. Demak. Makasar. Timbullah inspirasinya untuk sekaligus merobah nama Banda Aceh menjadi Kutaraja. Mungkin suatu kebetulan bahwa Sultan-Sultan Aceh memperjelas beda ibukota dengan nama kerajaan tatkala menambahkan kemudian perkataan Banda didepan Aceh. Bintan. Dan ini historis ! Baik kiranya dicatat bahwa sepanjang sejarah bangsa Indonesia adalah lumrah nama-nama kerajaan kita berasal dari nama kota atau bandar dimana suatu kekuasaan mula dibangun. Sebagai ternyata kemudian bertahun-tahun sesudah itupun pasukan Belanda masih terkepung (ingatlah : geconcentreerde linie. De Klerck dalam buku yang dikarangnya ditahun 1912 berjudul "De Atjeh Oorlog" pada halaman-halaman 12.

.

b Evnnisi "9 t&ÓB .BAHAGIAN KETIGA KESENIAN/PENDIDIKAN I S L A M MENGHIASILEMBARAN SEJARAH ACEH .n&rüürë ifafliösrn qu A < j -is fi ? .

selanjutnya untuk membina suatu rakyat yang menjalankan makruf dan menjauhkan mungkar. Ibid halaman 58. 190 . maka pendidikan itu haruslah bertujuan untuk membina manusia-manusia yang sanggup menjalankan ajaran Islam. ialah mengambil " I s l a m " menjadi dasar pendidikannya. Apabila dalam Qanun Meukuta A l a m tertulis : " U l a m a dengan Raja tidak boleh jauh atau cerai. Sebagai akibat logis dari kenyataan i n i .P E R K E M B A N G A N PENDIDIKAN D A N ILMU P E N G E T A H U A N DASAR D A N T U J U A N PENDIDIKAN Seperti telah diuraikan. dapat memegang amanah tiada khianat" (197). Ibid halaman 62. maka jelaslah bahwa tujuan pendidikan dari Kerajaan Aceh Darussalam ialah untuk membina manusia-manusia yang sanggup "menjadi Sulthan. dan boleh juga berarti bahwa dalam diri satu penguasa harus berkumpul unsur kekuasaan dan ilmu. menjadi Qadli dan pejabat-pejabat lainnya dengan syarat-syarat yang ditetapkan. menjadi Menteri. itu berarti bahwa raja dan ulama (sarjana) haruslah kedua-dua menjadi pimpinan pemerintahan. (195) Selanjutnya kalau kita perhatikan diantara 21 syarat menjadi Sulthan termasuk : "adil mengeriakan hukum AlJah dan hukum Rasul. diantara 10 syarat menjadi Wazir (menteri) termasuk: " A l i m pada ilmu dunia dan ilmu akhirat. sebab jikalau cerai ulama oengan raja niscaya binasalah negeri". memeiiharakan sekalian perintah agama Islam" (196). L E M B A G A — L E M B A G A PENDIDIKAN Diantara lembaga-lembaga negara yang tersebut dalam Qanun (195) (196) (197) (198) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Ibid halaman 61. Kalau Islam telah menjadi dasar pendidikan. alim ilmu pada pekerjaan dunia dan akhirat dan mengetahui ia atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan a d i l " (198). bahwa A l Quran dan A l Hadis adalah sumber hukum bagi Kerajaan Aceh Darussalam. diantara 10 syarat menjadi Qadli termasuk : " a d i l .

hukama (ahli-pikir) untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Ibid halaman 174. (199) 1 Balai Setia Hukama. membahas masalah-masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan.Meukuta A l a m . M. Ilyqs Sutan Parnenan: Rencong Ditangan Wanita halaman 30 Buku Darussalam halaman 39. tinggi dan sempurna ilmu agama. setelah berdiri Kerajaan Islam Peureulak. 3. seperti yang diakui ke xvii (200) e n a n C i S B e a U l i C U y a n g P C r n a h b e r k u n J u n 8 e Aceh diabad k Iskandar M u d a mempunyai minat yang sangat besar untuk memperkembangkan ilmu pengetahuan. Balai ini dapat disamakan dengan jawatan pendidikan. Buku 10 Tahun Darussalam halaman 401-402. Balai Jama'ah Himpunan Ulama. 2. adalah sebagai berikut: (2021 (199) (200) (201) (202) Ibid halaman 71. Balai ini dapat disamakan dengan sebuah studi klub tempat para ulama/sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran. Balai ini dapat disamakan dengan lembaga ilmu pengetahuan tempat berkumpulnya para sarjana. Said: A ceh Sepanjang Bada halaman 181.. menempatkan Aceh menjadi lebih banyak pula memusatkan perhatian dibidang pendidikan. sehingga untuk itu banyaklah dayah-dayah (pesantren-pesantren) yang didirikannya.. 191 . T I N G K A T A N PENDIDIKAN Sudah semenjak berabad-abad yang lampau. yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan. (201) Kegiatan untuk mengetahui lebih dalam. Adapun tingkatan pendidikan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Kerajaan Islam Samudra / Pase yang dilanjutkan dengan berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam maka Aceh sudah tidak mengenai lagi buta huruf. yaitu . ada tiga lembaga yang bidang tugasnya meliputi masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. Balai Setia Ulama.

dan sebahagian kitab-kitab Agama sudah diajar dengan bahasa Arab. sejarah/ilmu tatanegara. D i Meunasah. tempat murid tinggal (asrama). Kebanyakan murid terus memondok dimesjid. antara lain fxqh (hukum). dengan menyediakan sebuah "balai utama" sebagai aula. sudah mulai diajar bahasa Arab. A r a b . seperti halnya ditiap-tiap kampung harus ada satu meunasah. 2. kalau sekarang dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Pertama atau Sanawiyah. sejarah dan berhitung. dalam tiap-tiap mukim harus ada satu mesjid. juga berfungsi sekolah (madarasah). 192 . Pada pendidikan rangkang. termasuk kegiatan pendidikan. Juga mulai diajar sedikit ilmu-ilmu umum. kebanyakan dayah berdiri sendiri ditempat luar pekarangan mesjid.1. tasauwuf/akhlak. Dayah. Menurut ketentuan Qanun Meukuta A l a m . disamping fungsi-fungsi yang lain. Tetapi. Kadang-kadang ada dayah-dayah yang berpusat pada mesjid-mesjid bersama dengan rangkang. Dalam dayah serrraa pelajaran diajar dalam bahasa A r a b . Meunasah. Rangkang. ilmupasti/faraidl. Akhlak. tauhid. ilmu bumi. Meunasah yang terdapat dalam tiap-tiap kampung. jadi mesjid merupakan madrasah tingkat menengah. yang kalau sekarang sama dengan Sekolah Dasar. yang digunakan menjadi tempat mengajar dan sembahyang berjama'ah. 3. Ilmu-ilmu yang diajar. ilmu agama dalam bahasa jawi (melayu). seperti ilmu bumi. (203) Mesjid adalah tempat segala kegiatan ummat. Dayah terdapat hampir pada tiap-tiap daerah Uleebalang. dengan menggunakan buku berbahasa A r a b . Dayah dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah kalau sekarang. Akhlak dll. (203) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 44. para murid diajar menulis/membaca huruf Arab. sehingga dirasa perlu dikelilingi mesjid dibangun rangkang. bahsa.

Darul Wizarah (Fakultas Ilmu Pemerintahan). dan yang betul-betul telah merupakan sebuah perguruan tinggi dalam arti sungguhsungguh (universitas). Darul Ahkam (Fakultas Hukum). 193 . 8. sejarah/tatanegara. Dayah Teungku Chik barangkali lebih tepat kita namakan dengan "akademi" menurut istilah sekarang. Dayah Teungku Chik dapat disamakan dengan perguruan tinggi. sekaligus dijadikannya sebagai pusat kegiatan ilmu. (204) Adapun daar-daar tersebut. manthik dan ilmu bintang/falak. Dayah Teungku Chik. Yang diajarkan pada Dayah Teungku Chik. Darul Aqli (Fakultas Ilmu Akal. yang kemudian dalam perkembangan selanjutnya. 5. 17/ September 1969 halaman 9. tafsir. Darul Hisab (Fakultas Ilmu Pasti). Darul Ardli (Fakultas Ilmu Pertambangan). akhlak/tasauwuf. 7. 2. ilmu bahasa dan sastera Arab. tauhid/fïlsafat. 4. Majalah Sinar Darussalam No. ilmu bumi. UNIVERSITAS BAITUR R A H M A N . kira-kira sama dengan "fakultas" kalau istilah sekarang. antara lain fiqh (hukum). 10. Jamiah Baitur Rahman mempunyai beberapa "daar". 12. 6.4. Darus Siyasah (Fakultas Ilmu Politik). 13. Darut Tarikh (Fakultas Ilmu Sejarah). Daruz Zira' ah (Fakultas Pertanian). 3. Darul Khasanah Baitul Mal (Fakultas Ilmu Perbendaharaan/ Keuangan Negara). Darul Falsafah (Fakultas Filsafat). Darul Kalam (Fakultas Ilmu Kalam/Tauhid). hadis. Darut Thib (Fakultas Kedokteran). yaitu Jamiah Baitur Rahman di Banda Aceh (Universitas Baitur Rahman). 11. Pada masa Sulthan Iskandar Muda disempurnakan pembangunan Mesjid Raya Baitur Rahman. Mungkin juga dimaksud ilmu alam). 1. 14. 9. Darul Kimia (Fakultas Ilmu Kimia). yaitu : (204) Darut Tafsir wal Hadis (Fakultas Ilmu Tafsir dan Hadis).

maka Jamiah Baitur Rahman juga mempunyai sekolah-sekolah (madrasahmadrasah-Rangkang-Dayah) sejak rendah sampai menengah. seperti Teungku di Geudong. Dibidang ilmu pengetahuan agama (theologi). tulis Ustaz Mahmud Yunus. 194 . S E J A R A H RINGKAS P A R A U L A M A / S A R J A N A TERKEN A L Bukanlah suatu hal yang aneh. (205) Sejak mulai masuk agama Islam ke Aceh. Pada zaman Iskandar Muda Meukuta Alam. Ketika Malaka ditaklukkan Portugis. Nama-nama ulama pujangga seperti Hamzah Fansury. surau-surau langgar-langgar tersebar dari kota-kota sampai kedusun-dusun. pesantren-pesantren. Teungku Cot Mamplam dll. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Singkel. pindah ke Aceh. Syamsuddin Pasai. Terutama setelah berdiri Kerajaan Islam Pasai. maka pendidikan dan pengajaran Islam mulai lahir dan tumbuh dengan suburnya. demikian tulis Muhammad Said. Aceh menjadi Serambi Mekkah. Darul Mazahib (Fakultas Ilmu Perbandingan Agama). kalau Kerajaan Aceh Darussalam yang sangat mementingkan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Maka banyaklah pelajar-pelajar datang ke Pasai dari daerah-daerah lain untuk belajar agama Islam. adalah nama-nama yang tidak asing lagi sampai kini.15. 16. Pendeknya sejarah pesantren di Aceh pada zaman Iskandar Muda menempuh zaman keemasan. Darul Harb (Fakultas Ilmu Peperangan). Darul Nahwu. banyaklah ulama dan muballigh-muballigh Islam meninggalkan Malaka. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 174. 17. Maka dengan bantuan Pemerintah Islam dan masyarakat. Disana mereka mendirikan pesantren-pesantren untuk menyiarkan agama Islam dan pendidikan calon-calon alkn-ulama yang fuqaha. Sebagaimana halnya dengan Jamiatul Azhar di Mezir. masa Iskandar semakin terkenal. Waktu itu banyaklah ulama di Pasai membangunkan pesantren. kemudian telah melahirkan ulama-ulama dan sarjana-sarjana terkenal yang berkaliber internasional. khusus Islam. sehingga menjadi masyhur (205) M.

artinya ada bahan-bahan dalam perpustakaan pribadi saya. yang mungkin saya ketahui. Dari namanya "Hamzah Fansuri" (dibaagsakan kepada kampung Fansur) jelas dia berasal dari Fansur. . . 195 . HAMZAH FANSURY "Neither the date nor the place of Hamzah Fansuri's birth has been established" demikian tulis Prof. (207) Memang sekarang kita belum mengetahui tempat dan tanggal/ tahun lahirnya ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansuri.). kemudian karena banyak orang-orang Fansuri pindah ke Barus waktu Barus menjadi wilayah kerajaan Aceh.1607-1636 M. "and the span of the priode in which he lived and flourished is stil a problematic question". maka kampung tempat tinggal orang-orang berasal Fansuri di Barus dinamakan Fsnsur. jadi pada penghujung abad ke XVI dan permulaan abad ke XVII. Daripada Abdul Qadir Sayid Jailani. Beroleh khilafat ilmu yang 'adil. sama dengan Syekh Abdur Rauf Fansuri dan abangnya Syekh Ali Fansuri. Syed Muhammad Naguib A l Attas. (207) Syed Muhammad Naguib: The Misticism Of Hamzah Fansuri halaman 3. Jadi sekampung dengan Syekh Abdur Rauf. karena banyak alim-ulama dan ahli sastera Islam Indonesia. 1604-1607 M. Jelas beliau asal dari kampung Fansuri. (206) Dibawah ini akan saya turunkan sejarah-singkat beberapa para ulama/sarjana.) sampai permulaan pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Meukuta Alam (1016-1045 H . Asalnya. Mendapat wujud ditanah Syahr Nawi. Kampung Fansuri yang ada dekat Singkel (Aceh). Hanya yang telah pasti beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukamil (997-1011 H . Tentang asalnya beliau sendiri menulis : Hamzah nin asalnya Fansuri.) dan pemerintahan Sulthan Muda Ali Riayat Syah V (1011-1015 H . (206) Mahmud Junus: Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia halaman 151.1589-1604 M.kemana-mana.

dan memang beliau seorang penyair terbesar diabadnya. hakikat dan ma'rifat. mengenai ilmu-ilmu tasauwuf. Karya-karyanya Syekh Hamzah Fansuri banyak sekali. manthik. Zinatul Muwahhidin. Pada ujung hayatnya. Syekh Hamzah Fansuri juga belajar di India. 196 . Ghazali. filsafat dll. sebahagiannya dalam bentuk prosa dan sebagian lainnya dalam bentuk puisi. yang membahas masalah ilmu suluk dan tauhid.tasauwuf. bahkan juga Abdulkarim Jili. yang membicarakai. terutama di Banda Aceh. adalah sebagai kesaksian dari adanya Tuhan. Parsia dan Arab. Murid dan pengikut beliau yang terkenal dan besar yaitu Syekh Syamsuddin As Samathrani. Beliau sangat terpengaruh dengan ajaran-ajaran filsafat Syekh Abdul Qadir Jailani. Asrarul Arifin Fibayani Ilmis Suluk Wat Tauhid. beliau mendirikan dayah didaerah tempat lahirnya. jadinya sama dengan teori "monism" (serba esa atau "pantheism" (serba dewa) Lawannya "Wihdatus Syuhud". Mas'ud dan Syah NNikmatullah. Beliau menguasai ilmu-ilmu Fiqh. Karya-karyanya. sejarah sastera. Beliau pasih berbahasa Melayu. yang bermakna bahwa alam yang baharu ini. Diantara karangan-karangannya yang saya ketahui: Syarabul Asyiqin. beliau menganut paham "wihdatulwujud" dan menjadi pengikut Tharikat Qadiriyah. Parsia dan Arab.r Tempat belajar. A l Bustami. Beliau mengajar ilmu-ilmunya itu pada beberapa tempat di Aceh. Dalam filsafat/mistic. Kecuali di aceh sendiri. 2. Barus. Urdu. laksana buih pada puncak ombak. Menurut paham "Wihdatul Wujud" bahwa alam ini adalah ciptaan dan bahagian ke Tuhanan sendiri. sedangkan musuh dari paham beliau yang terbesar yaitu Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. A l Juneidi. dalam bahasa Aceh. Parsia dan Arab. fiqh. yaitu pada suatu kampung dekat Runding (Singkel) dan disanalah beliau berkubur. filsafat dan sebagainya. Djaluludin Rumi. masalah thariqat. syariat. Jawa. 1. Melayu. A l Halladj.

manthik. sejarah. Jawa. ilmu bahasa Arab. Beliau wafat di Banda Aceh di zaman Sulthan Iskandar Muda pada malam Isnin 12 Rajab 1039 H . A l Muntahi. filsafat. yaitu Syekh Hamzah Fansury dan juga beliau pernah belajar pada Pangeran Bonang di Jawa.) dengan meninggalkan jasanya yang cukup banyak. Parsia dan Arab. Ilmu-ilmu yang beliau kuasai. Wihdatul SJAMSUDDIN AS S A M A T H R A N I Dari namanya kita mengetahui. yang membahas masalah-masalah Wujud. tauhid. terutama sekali pada Sulthan Iskandar Muda. Beliau menguasai bahasa-bahasa Melayu. (1630 M. beliau mendapat kedudukan baik sekali. Prof. Sekalipun beliau beraliran Syi'ah dan menganut paham Widdatul Wujud. hal mana menunjukkan bahwa beliau pernah belajar diluar Aceh. Drs Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. 4. Kealimannya dan kesarjanaannya diakui oleh semua pihak. b. Beliau juga menjadi Syekh Jamiah Baitur Rahman (Rektor Universitas Baitur Rahman). juga menjadi Ketua Balai Gading yang beranggotakan 7 Ulama dan 8 Uleebalang. karena beliau ikut serta membesarkan Aceh. Nama lengkapnya Syekh Sjamsuddin bin Abdullah As Samathrani. tasauwuf. Dalam Kerajaan Aceh Darussalam. dan memang beliau dilahirkan disana pada penghujung abad ke X V I . Syed Naguib: The Mysticism Of Hamzah Fansuri. 197 . dimana beliau diangkat menjadi Qadli Malikul Adil.3. (208) Rubai Fansuri. terutama dalam bidang Ilmu pengetahuan dan politik. bahkan juga oleh musuh pahamnya Syekh Nuruddin A r Raniry. baik dalam bahasa Melayu/Jawi atau(208) Keterangan lanjut dapat dibaca dalam : a. antara lain fiqh (hukum). Guru beliau yang utama. orang nomer dua dalam kerajaan. Karangan-karangannya. bahwa Syekh Syamsuddin As Samathrani berasal dari Samudra/Pase. puissi. ilmu tatanegara/politik dll. namun beliau sebagai orang besar kerajaan tetap berlaku adil. baik pada Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. 36/1971 halaman 44-49.

Kedua paham ini telah tumbuh sejak abad pertama hijrah. Syarah Miratul Qulub (Uraian tentang cermin segala hati). 198 . Kerajaan Islam Pase dan sampai-sampai dalam Kerajaan Aceh Darussalam. maka terjadilah pertentangan seru antara paham (209) Uraian lanjut baca Drs Zakaria Ahmad : Sinar Darussalam No. Tentang Wihdatul Wujud dan Wihdatus Syuhud. Syar'ul Arifin (jalan orang arif budiman). 2. 11. Miratul Muhaqqiqin (cermin para ahli pembukti). Antara kitab-kitab karangan yang dapat saya ketahui. 5. yaitu : Miratul Mukminin (cermin perbandingan bagi orang-orang mukmin). 3. Tiap-tiap golongan itu silih berganti dapat merebut kekuasaan ataupun mempengaruhi penguasa. 16. 12. Jauharul Haqaaiq (permata kebenaran). TanbihuPlah (peringatan allah). Golongan politik Syi'ah dan Ahlussunnah telah ikut memperebutkan kekuasaan semenjak berdiri Kerajaan Islam Peurelak. 10. Risalatul Baijin Mulahadhatil Muwahhidin Alal Mulhidi fi Zikrillah (Tinjauan ahli-ahli tauhid terhadap orang-orang yang sesat mengingat Allah). 9. 6. 4. cukup banyak dan bernilai tinggi ditinjau adari segi ilmu pengetahuan. Kitab Tazyim (kitab celaan ?). 13. sementara paham Wihdatus Syuhud pada umumnya dianut oleh aliran politik Ahlus Sunnah. 14. Sjarah Ruba'i Hamzah Fansury (uraian dan tafsir terhadap buku Hamzah Fansury berjudul Ruba'i Fansury). 7.pun dalam bahasa Arab. Karena itu. Miratul Haqiqah (cermin hakikat). 8. Kitabul Ushulut Tahqiq (kitab dasar-dasar penguat). 34/Mei 1 halaman 51-53. Kitabul Harakah (mungkin mengenai ilmu bahasa). 15. Kitabul Martabah (kitab tentang martabat manusia). 1. Wihdatul Wujud pada umumnya diaftut oleh aliran politik Syi'ah. Risalatul Wahhab (risalah tentang Mahapemberi). Miratul Iman (Cermin keimanan). Nurul Daqaaiq (cahaya yang murni). (209).

Gambar lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 199 .

Pertentangan yang pada mulanya melulu karena hendak merebut kekuasaan politik. 3/Mai 1968. Dalam tahun 1030 H . No.Wihdatul Wujud golongan Syi'ah dengan paham Wihdatus Syuhud golongan Ahlussunnah. Dinegerinya beliau telah mempelajari bahasa melayu. bahkan akhirnya paham "Wihdatul Wujud menjurus kearah kesesatan/penyesatan. seorang ulama. dilahirkan di Ranir. No. Syekh Nuruddin datang ke Aceh pada tanggal 6 Muharram 1047 H . pujangga. dan beliau adalah Syekh dalam ilmu thariqat dan diterima dalam thariqat oleh gurunya Said Umar Ibn Abdullah ba Syaiban (lebih terkenal dengan Thariqat yaibany). pada masa pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. (31 Mei 1637 M. Gujarat (India) dalam satu keluarga Quraisj. (210) Baca lebih lanjut : Dr. pengarang. 31/Februari 1971. 10/Januari 1969. ahli sufi. beliau menunaikan rukun Haji dan terus menetap dinegeri Arab berapa lama untuk belajar lagi. tidak banyak diketahui orang dan nama lengkapnya yaitu Syekh Nuruddin Muhammad Djailani bin Ali bin Hasandji bin Muhammad Hamid Ar Raniry. politikus dan negarawan ternama. T. No. Iskandar: Batanus Salatin halaman 2-13. 25/Agustus 1970. (210) Tanggal lahir dan kehidupan kecilnya. Sinar Darussalam No. Pendidikan pertama diterima Syekh Nuruddin dinegerinya sendiri. SYEKH NURUDDIN AR RANIRY Syekh Nuruddin A r Raniry.). lama kelamaan berobah menjadi pertentangan akidah. seperti paham apa yang dinamakan "salik buta" di Aceh. 6/September 1968. bahkan kekufuran. Surat. ahli hukum. 200 . karena bahasa Melayu pada waktu itu telah menjadi "lingua franca" dikepulauan Nusantara. sedangkan kedatangan kali pertama adalah pada waktu Sulthan Iskandar Muda. Prof. karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. Syed Naguib: RaniriAnd The Wujudlyah halaman 12-17. tetapi pula kembali ke Melayu. bahkan selagi dinegerinya beliau sudah alim. sehingga beliau menjadi alim benar. dan beliau sangat ahli dalam bahasa Melayu. No.

Beliau mendapat kedudukan yang baik sekali dalam pemerintahan Sulthan Iskandar Sani dan juga dalam pemerintahan Ratu Safiatuddin. Mufti Mu'adhdham. = 1658 M. b. Qadli Malikul Adil. Hidayatul Habib fit Targhib wat Tarhib (1045 H . Tambihul' awamili fi tahqiqia kalami finawafil. At Tibyan fi Ma'rifatil Ad-Yan (1056-1064 H . Fathui Muhil Alal Mulhidin. Ala lam'u fi Tafkiri man qala bi khalqil Quran. = 1640M.).karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan.). 5. 13. 21. sama dengan kedudukan Sjech Sjamsuddin As Sumathrani dalam pemerintahan Iskandar Muda. Busthanus Salathin fi Zikril Auwalin wal akhirin (1052 H . Maul hayati li ahlil mamati. 2. Hilluz-zil 11. = 1635 M. baik dalam bahasa Arab. tentang tauhid/filsafat. 15. dimana beliau menjabat: a. = 1646-1653 M. = 1642 M. tentang fiqh/hukum. 20. Lathaiful Asrar. Nubzatun fi Da'wazzil ma'a Sahibin. 201 .) 4. Bad-u Khalqis Samawati wal Ardli (1047 H . Djahawirul Ulum fi Kasyfil Ma'lum (1052 H . c. Hudyjatush Shadik li Daf'iz Zindiq. = 1642 M. 7. 12.). 14. = 1638 M. Daruul Faraid bi Syarhil Aqaid. 19. Umdatul I'tiqad. 9. Syekh Jamiah Baitur Rahman. Melayu dan Parsia. = 1637 M.). Shawarimush Shadik li Qath'iz Zindiq. antaranya yang saya ketahui yaitu : L Asy Shiratul Mustaqim (1044-1054 H .1634-1644 M. 18. 16. Syafa-ul Qulub.). Kitab-kitab karangan beliau banyak sekali. 8. Akhbarul Akhirah fi Ahwali Jaumil Qiyamah (1052 H .). Rahiqul Muhammadiyah fi Thariqish Shufiyah (1069 H . 6.).). . 3. 10. 17. Asrarul Insan fi Ma'rifatir Ruhi war Rahman (1050 H .

karena telah diangkat oleh Sulthan Iskandar Muda menjadi Qadli Malikul Adil. dilahirkan di Singkel pada tahun 1001 H . Abdur Rauf mendapat pendidikan dari ayahnya di Dayah Simpang Kanan bersama dengan banyak pemuda-pemuda yang lain. Dari Barus. Beliau juga belajar pada Syekh Nuruddin Ar Raniry. BabunNikah. yang membangun dan memimpin "Dayah Simpang Kanan" dipedalaman Singkel. seorang ulama besar pengikut utama aliran Hamzah Fansury. antara lain Syekh Nawawy Bantan. 25. Abdur Rauf melanjutkan pelajarannya ke Barus pada sebuah dayah tinggi (Dayah Teungku Chik) yang dipimpin oleh ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansury. manthik. yaitu ke Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya. dan bergaul dengan ulama-ulama berasal Indonesia. Mu'ammadul I'tiqad. Setelah selesai pada Dayah Simpang Kanan. 24. maka pada tanggal 22 Zulhijah 1068. Ayahnya Syekh Ali A l Fansuy seorang terkenal. + 1593 M . maka Syekh Abdur Rauf pun bertolak keluar negeri. Syekh Abdus Samad Petani dan lain-lainnya.Kissah Iskandar Zulkarnain. 27. 23. 26. kebetulan waktu itu sedang berada di Mekkah. Abdur Rauf pindah lagi ke Samudra Pase melanjutkan pelajarannya pada Dayah Tinggi Syekh Syamsuddin As Sumathrani. SaqyurRasul. Setelah Syekh Syamsuddin As Sumathrani pindah ke Banda Aceh. Hidayatul Mubtadi bi Fadl-lillahil Muhdi. Syekh Nuruddin A r Raniry berpulang ke Rahmatullah. dari keluarga baik-baik. filsafat. Di Mekkah beliau tinggal dikampung Qusyasyiyah dalam Rumah Aceh dan belajar pada Syekh Ahmad Qusyasyy. . Di Barus Abdur Rauf melanjutkan pelajaran bahasa Arabnya. yang lebih terkenal dengan nama julukan Syiahkuala. Syekh 202 22. S Y E K H ABDUR R A U F Syekh Abdur Rauf A l Fansuri. Setelah mengabdi untuk Islam selama 17 tahun di Aceh saja. Hikayat Raja Badar. sejarah. ilmu-ilmu agama. sastera Arab/Melayu dan juga bahasa Parsia.

203 .Gambar lukisan Teungku Syekh A bdurrauf Syiahkuala.

setelah dua tahun sebelumnya Syekh Nuruddin Ar Raniry meninggalkan Aceh menuju Mekkah dan selanjutnya pulang ketanah airnya Ranir. sejarah. Dari Banda Aceh kemudian Rauf melanjutkan perjalanan ke Singkel dan kemudian kembali ke Banda Aceh untuk memangku jabatan selaku Qadli Malikul Adil/Mufti Besar dan Syekh Jamiah Baitur Rahim. Masa pemerintahan tiga Ratu yang akhir. Sebagai seorang ahli hukum kenamaan. M. Tafsir ini lebih terkenal (211) Bahan-bahan ini dari diktat sejarah Syekh Abdur Rauf yang disusun oleh Sdr Tgk. (Oktober 1699 M. dan dikebumikan dikuala krung Aceh. Ratu Kamalat Syahpun diturunkan dari takhta kerajaannya. manthik. dan bahan-bahan dari buku-buku/majalah-majalah lainnya.Abdur Rauf menetap di Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya selama 19 tahun. Empat tahun setelah beliau wafat. disamping menguasai filsafat. kesemuanya itu untuk menggantikan Syekh Nuruddin Ar Raniry. falak. 204 . Dalam tahun 1063 H . (211) Beliau telah mengarang sejumlah besar karangan-karangan baik dalam bahasa Jawi (Melayu) ataupun dalam bahasa Arab. Syekh Abdur Rauf menguasai segala bidang ilmu Hukum. maka pada hari Rebu 20 Rabiul Akhir 1110 H . Semua jabatan-jabatan tersebut dipangkunya berturut-turut dalam masa pemerintahan para Ratu (Ratu Safiatuddin.). pada hakikatnya yang memegang kendali pemerintahan adalah Syekh Abdur Rauf dari belakang layar. Gujarat. satu waktu yang cukup lama untuk memberi kesempatan kepada beliau mengarungi lautan ilmu.). tauhid. Diantara karangan-karangan beliau yang dapat saya ketahui yaitu : 1. Ratu Naqiatuddin. karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazy A l Baidlawy. politik dan sebagainya. Turjumanul Mustafiid. Demikianlah Ikhtisar riwayat hidup Syiahkuala. Yunus Jamil dan disiarkan oleh Lembaga Kebudayaan Aceh bertanggal 14 Juli 1960. Syekh Abdur Rauf Syiah Kuala berpulang ke rahmatullah dalam usia 105 tahun. yaitu terjemahan dari tafsir Anwaru Tanzil wa Asrarut Tak wil. (1695 M. Syekh Abdur Rauf telah sampai kembali di Banda Aceh. ilmu bumi. Ratu Zakiatuddin dan Ratu Kamalat Syah). Pada hari Isnin 23 Syawal 1106 H .

Demikianlah riwayat singkat Syekh Abdur Rauf. (213) Baca a. yang berarti "rahasia huruf". Umdatul Muhtajin Ha Suluki Maslakil Mufradin. Tgk. membahas halhal mengenai dengan tauhid/thariqat. Sya'ir Ma'rifat. beliau mencatat sejumlah besar para ulama/ahli tasauwuf/filsafat. 2. Mungkin kitab hukum/ fiqh yang pertama dikarang dalam bahasa Melayu (Indonesia yanglengkap. mengenai ilmu tasauwuf. Bayan Tajalli. 3. yang membahas masalah ilmu tasauwuf. 205 . Daqaiqul Huruf. Umdatul Ahkaam. Pada akhir kitab ini. 35/71. Zakaria Ahmad. 4. sebagai tulis Drs. 6. 9. Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. Chik Tiro halaman 29-92. 5. Kifayatul Muhtajin. (213) Muhammad Saman lahir dalam tahun 1251 H . meliputi segala bidang hukum. juga kitab/ilmu hukum/fiqh. yaitu Syekh Muhammad Saman Tiro yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Di Tiro". Hidayatul Balaghah 'ala Jum'atil Mukhashamah. persaksian dan sumpah palsu. b. mungkin membahas masalah falsafah. mengenai ilmu ketuhanan/filsafat. seorang ulama/intelektuil yang genius. Drs. Salah seorang diantara empat orang pahlawan Aceh yang mendapat gelar "Pahlawan Nasional". 31/71 halaman 54. adalah putera dari Teungku Syekh Abdullah bin Teungku Syekh Ubaidillah (212) Drs. 7. = 1836 M . Miraatut Thullab. yang riwayat singkatnya akan saya turunkan dibawah ini.dengan terjemahan tafsir Baidlawy. yaitu kitab fiqh (ilmu nukum) yang lengkap sekali. yang beliau berguru pada mereka ataupun bersahabat. Yakub: Tgk. yang namanya melampaui batasbatas Kerajaan Aceh Darussalam. telah menjadi obyek studi para sarjana tentang beliau pribadi ataupun tentang ajaran-ajarannya (212) T E U N G K U CHIK DI TIRO. yaitu kitab penting sekali yang mengupas masalah hukum Islam tentang bukti. 8. karangan yang berbentuk puisi. Ismuha: Sinar Darussalam No.

Gambar lukisan Teungku Chik di Tiro. 206 .

Syekh Muhammad Saman berangkat ketanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam Kelima. yang dalam zaman pemerintahan Ratu Utama itu beliau bersamabeberapa ulama lainnya mengusi kedaerah Pidie dan bertempat tinggal di Tiro. dimana menurut keterangan Tgk. disamping ingin memperdalam ilmunya dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin Islam. Haji Abdullah Ujong Rimba kepada kami. dan setelah bertemu dengan teman kecilnya. sejarah. antaranya ilmu fiqh (hukum. tokoh ulama besar diabad Ratu Safiatuddin (1050-1086 H . perang sedang berkecamuk dengan hebatnya di Aceh Besar. hadis. Sebelum berumur 15 tahun. Waktu beliau berangkat ke Mekkah.) Tafsir. t akak teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. ditempat mana beliau terus mendirikan "Dayah" sebagai halnya dayah-dayah yang ada di Aceh Lhee Sagoe. ilmu bumi dan sebagainya. Dari dua saluran. seterusnya berturut-turut pindah ke Dayah Teungku Chik Abdullah Meunasah Blang. yang seakan-akan menanti pulang beliau dari Mekkah untuk memimpinnya. mathik/filsafat. kedahtm tubuh Muhammad Saman mengalir darah ulama dari silsilah yang panjang. Muhammad Pante Kulu. Muhammad Saman belajar pada Dayah-dayah ayah/ibunya. Setelah memperdalam beberapa cabang ilmu agama dan umum. ilmu-ilmu agama. maka Muhammad Saman pulang ke Tiro untuk mengajar sebagai pembantu pamannya (asisten) Atas persetujuan pamannya. = 1641-1675 M. Setelah menguasai berbagai ilmu.). juga mulai belajar bahasa Arab. Dari Tiro pindah ke Dayah Teungku Chik Di Jan Ie Leubeue. terutama mengenai dengan Perang Sabil. tauhid. barulah pindah ke Dayah Tiro dibawah asuhan pamannya Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. sejarah. yang kemudian terkenal sebagai penyair perang terbesar didunia. akhlak. pengarang Hikayat Prang 207 .Garot. tasauwuf. bahwa nenek moyang dari dua saluran darah Muhammad Saman bertemu dalam tubuh seorang pribadi. yaitu TeungkuSyekh Abdul Wahab. kemudian ke Dayah Teungku Chik Tandjung Bungong dan pindang ke Dayah Teungku Chik Lam Krak di Aceh Besar. semuanya dalam bahasa Jawi (Melayu). Dayah Garot: belajar tulis baca huruf Arab. Setelah berusia 15 tahun. sedangkan ibunya bernama Sitti Aisjah. binti Teunglu» Abdussalam Muda Tiro bin Leube Polem Cot Rheuem.

Semenjak tahun tersebut sampai wafatnya dalam bulan Januari 1891. = 1881 M . maka beliau langsung berangkat ke Aceh Besar untuk menerima pimpinan Angkatan Jihad disektor Aceh Besar. sehingga serdadu-serdadu Belanda kewalahan dibuatnya. Chik Di Tiro. wahai Mujahid. Kalbu merindu dalam dadaku. Riwayatmu berkata. Ingin mencipta jaya bahari. hal mana telah menimbulkan insperasi kepada seorang penyair Islam (saya sendiri) untuk menciptakan serangkum sajak persembahan kepada Almarhum. Lengkap syarat sifat satria. Alun ciptaan sama sekata: —Syarat pahlawan meribu arti. Setelah tiba di Tanah Air. bahkan hampir-hampir pimpinan tentera Belanda menarik pasukan-pasukannya untuk kedua kali dari Aceh. Dimalam sunyi penyanyi menyanyi. hal ini terjadi dalam tahun 1298 H . sajak mana saya turunkan kembali dibawah ini SEKAKIKESUMA Dipersembahakan kepada arwah Mujahid Besar Tgk. kalau sekiranya mereka tidak berhasil melakukan suatu perbuatan keji/kotor yang tidak ada tolak bandingnya dalam sejarah. yaitu meracuni Mujahid Besar Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro.Sabi. Hidup rukun pantun poyangku. maka beliau kembalilah ketanah airnya karena panggilan jihad sudah tidak terelakkan lagi. Pemuda bangsa satria berani. beliau terus melakukan serangan-serangan tak kenal damai kebenteng-benteng Belanda. Kissah jihadmu melukiskan makna : — Benarlah Tuan pahlawan abid. Disenja senyap meratap pujangga. 208 . peracunan mana telah mengantarkan pahlawan utama itu keliang kubur.

Mudjahid Tiro pahlawan mulia. Kemedan jihad menentang angkara. Muharram 1364. Setara tiada suntingku. Ziarahi pusaramu membawa pujian. yang isinya membangkitkan semangat jihat perang sabil Hikayat dalam bentuk puisi. selain seorang pahlawan/mujahid yang amat besar dalam sejarah ummat manusia. karena sedang selalu dimedan perang. Hubaya dikurniai satria seperti. Cinta jiwa mengabdi agama. Naiklah gita kudus menyepi. karangan Teungku Ismail Yakub. juga beliau seorang ahli pidato yang hebat sekali. Hasjmy Montasie. yaitu Hikayat Sa'labah. dan juga seorang pengarang/penyair yang baik. Turun mengembun kembali kebumi. Lagu jiwaku tinggi mengawan.Pinta jiwa reda tiada. Sekaki hanya kesuma sembahan. Mohon sempena semangat perwira. Penuntun kami kejalan bakti. 209 . wahai pahlawan : — Pemuda bangsa menjadi satria. Menggunung rinduku. (214) Sajak ini telah dimuat dalam buku riwayat hidup Teungku Chik Di Tiro cetakan 1dan II. hanya ada sebuah yang saya ketahui. Bernajat kalbu dimalam waktu. Semoga menjelma pada bangsaku. Teungku Chik di Tiro Syekh Muhammad Saman. Tuan (214) A . Sayangnya beliau tidak banyak mendapat kesempatan untuk mengarang. Restuilah kami Mujahid budiman.

Gambar lukisan Teungku Chik Pantee Kulu 210 .

akhlak/tasauwuf dll. 211 . 5/1968 halaman 76-81. Kebangkitan Dunia Islam yang dikumandangkan oleh Gerakan Wahabi dibawah pimpinan Ulama Besar Muhammad bin Abdul Wahab dan gerakan pembaharuan yang dicanangkan oleh Said Jamaluddin Afganistan. yang sejarah singkatnya akan diturunkan dibawah ini. adalah seorang Ulama Besar dan Penyair Perrang Agung dalam sejarah dunia. telah meninggalkan pengaruh yang sangat (215) Uraian lanjut dapat dibaca dalam : 10 Tahun Darussalam halaman 302-303 Sinar Darussalam No. telah berhasil mempersembahkan kepada dunia kemanusiaan sebuah karya sastera besar. orang yang telah membuat serdadu-serdadu kolonial Belanda Mati ketakutan dengan syair-syairnya. bersama-sama dengan Muhammad Saman yang kemudian menjadi pahlawan/mujahid perang Aceh. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 31-43. ilmu bumi. (1836 M. bahasa Arab. seorang Ulama-Penyair Haji Muhammad. dilahirkan dalam tahun 1251 H . logika. sejarah. daerah Pidie. ditempat mana dilanjutkan pelajarannya untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu agama. A. fiqh/hukum. (215) Muhammad. maka pemuda Muhammad melanjutkan studinya ke Mekkah.) didesa Pante Kulu. bahasa dan sastera Arab dan sebagainya. beliau mengadakan hubungan dengan pemimpin-pemimpin gerakan Wahabi yang sedang menghangat. yang kalau tidak mengatasi. Setelah mendapat pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu agama. Disamping belajar. atau sebagai tulis Gubernur Aceh A . juga dengan pemimpin-pemimpin Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia. sejarah. manthik. dalam satu keluarga ulama yang ada hubungan kerabat dengan kelompok ulama-ulama Tiro. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pante Kulu. sekurang-kurangnya Menyamai "Odyssea"-nya Homerus. Musakkir Waled. Pendidikan pertama diterimanya di "Dayah Tiro" yang dipimpm oleh Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut.TEUNGKU CHIK PANTEE KULU Teungku Haji Muhammad yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Pante Kulu". füsafat/tauhid.

Teungku Chik Pante Kulu meninggalkan Mekkah dan sesampainya di Aceh terus menyerahkan hasil karyanya (Hikayat Prang Sabi) kepada teman lamanya Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro yang telah aktif memimpin perang sabil. Hamzah. baik yang berbentuk puisi ataupun prosa. beliau berhalil mencipta sebuah karya sastera. Kecuali gemar membaca karya-karya sastera. dengan meninggalkan dua orang isteri. sebagai sumbangan beliau untuk membangkitkan semangat. diatas kapal antara Jeddah dengan Penang. Teungku Chik Pante Kulu adalah seorang ulama besar. seperti Khalid bin Walid. Setelah 10 tahun lebih tinggal di Mekkah. Usamah bin Zaid dan lain-lainnya. dan akhirnnya namanya terkenal dengan Teungku Chik Pate Kulu. Hasan bin Sabit. sehingga dia sesampai di Aceh diangkat menjadi "Teungku Chik" (Guru besar). beliau sangat gemar membaca buku-buku syair Arab. pengarang dan penyair agung. pemuda Muhammad kembali ke Aceh dengan membawa bekal ilmu yang cukup. Syair-syair mereka itu membimbing pemuda Muhammad untuk menjadi seorang penyair perang terbesar. Karangan-karangan beliau banyak. Umar bin Khaththab. juga beliau sangat suka membaca sejarah pahlawan-pahlawan Islam kenamaan. Kira-kira dalam tahun 1881 M . sebagai seorang yang berjiwa seni. terutama karya penyairperang dizaman Rasul. sedangkan puteranya yang tua telah syahid selagi beliau masih hidup. Disamping itu. hal mana memberi arah kepada Hikayat Prang Sabi yang akan dikarangnya nanti. yaitu Hilcayat Prang Sabi. 212 . selain dari Hikayat Prang Sabi yang termasyhur itu. Abdullah bin Malik dan Ka'ab bin Zubair. Kecamatan Indrapuri.mendalam dalam jiwa Muhammad Pante Kulu yang mulai menanjak dewasa. beliau bersama-sama dengan ulama-ulama dan pemimpin-pemimpin rakyat lainnya terus berjihad bahu membahu sehingga ajalnya tiba dan dikebumikan di Lam Leuet. baik dalam bahasa Aceh ataupun dalam bahasa Jawi (Melayu). Dalam perjalanan pulang ke Aceh. yang kemudian ternyata menjadi jiwanya perang Acerh lawan Belanda. Kemudian. Tahriq bin Zaiyad.

Teungku Faki. (Dari buku: Srikandi A ceh). Pahlawan dan Ulama Wanita yang sangat hebat. 213 .

3. (216) H. Zainuddin bahwa nama lengkapnya Teungku Fakinah. ayahnya bernama Datu Mahmud seorang pejabat pemerintahan dalam zaman Sulthan Alaiddin Iskandar Syah. Diantara pahlawan yang memimpin pasukan dibawah komando Teungku Faki. yaitu: 1. M . suaminya sendiri dan beliau juga syahid. didesa Lam Diran Kampung Lambunot (Lamkrak). beliau juga syahid. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 70-84. Sedangkan ibunya yang bernama Cut Fathimah adalah puteri dari seorang Ulama Besar yang bernama Teungku Muhammah Sa'at yang terkenal dengan lakap Teungku Chik Lam Pucok. yang lebih terkenal dengan Habib Lhong. beliau juga syahid. Waktu pee ah perang antara Aceh dengan Belanda. Karena dalam tubuhnya mengalir dua jenis darah itulah. pendiri Dayah Lam Pucok. beliau syahid dalam satu pertempuran. Habib Abdurrahman. Teungku Nyak Badai.M. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Leupung. sehingga akhirnya beliau diserahkan sebuah pasukan besar (kira-kira resimen) yang perajurit-perajuritnya terdiri dari pria dan wanita. 2. maka kehidupan mudanya Teungku Faki sebagai Panglima Perang. 214 . Teungku Daud. Pahlawan Perang Ternama dan pembangun pendidikan ulung. tempatnya pernah Teungku Chik Tiro Muhammad Saman belajar. M . 5. 4. Menurut H . Teungku Ahmad. yang makamnya dalam komplek makam Teungku Faki sendiri. sementara kehidupan tuanya sebagai Ulama Pengajar dan Pembangun. Teungku Faki wanita pahlawan itu ikut aktif berperang dimedan. Menurut H . (216) Beliau dilahirkan sekitar tahun 1856m. beliau tidak syahid. Teungku Saleh. Zainuddin namanya Habib Kabul.T E U N G K U F AKI Teungku Faki adalah seorang wanita yang menjadi Ulama Besar. tetapi masih sempat membantu Teungku Faki dalam kehidupan membangun. Dalam tubuh beliau mengalir darah ulama dan darah penguasa/bangsawan.

Dalam bergotong royong membikin jalan umpamanya. ataupun dari suami kedua Teungku Nyak Badai. terbuka untuk wanita dan pria. yaitu dalam bulan Juli tahun 1915. Pergaulan bebas dalam batas-batas kesopanan antara pelajar wanita-pria dibolehkan beliau. seperti menyulam. hal mana tidak lazim waktu itu. Dayah Lam Diran yang dibangun beliau itu. Kuta Bak Balee. 3. Kemukiman Lamkrak. sekalipun asramanya jauh terpisah. Pang M . Teungku Faki tidak mendapat anak. yaitu : a. salah seorang komandan bawahannya yang juga Syahid. Kuta Cot Weue. selain mengajar juga Teungku Faki turutaktif membangun daerahnya. 2. juga untuk menambah ilmu pengetahuan. dipimpin sendiri. Dalam tahun 1925 beliau sekali lagi pergi ke Mekkah dan bermukim disana setahun lamanya. yang agak lama bermukim di Mekkah untuk menambah berbagai macam ilmu pengetahuan. Kuta Cot Bak Garot. Dalam kehidupan berumah tangga. . Satu hal yang sangat menarik perhatian. Juga dalam dayah beliau kecuali ilmu-ilmu agama juga diajar ilmu-ilmu umum dan kerajinan tangan. Saleh. yang kemudian setelah habis perang berobah menjadi "Dayah Lam Diran" yang terletak diperkampungan Lam Bunot. menjahit dan bertukang.Dibawah komando Teungku Faki ada empat buah kuta (benteng pertahanan) yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan bawahan. Pang Amat. juga tidak mendapat anak dari suaminya yang ketiga Teungku Haji Ibrahim. dipimpin Tgk. dan dibantu oleh suaminya dan beberapa ulama lainnya. Dalam kehidupan tua ini. dengan siapa kawin setelah usai perang bersama-sama pergi ke Mekkah. Adapun markasnya sendiri disebut Kuta Lam Diran. dimana beliau sendiri menjadi pemimpinnya. b. dipimpin Tgk. beliau terus membangun Dayah Lam Diran yang terkenal itu. yaitu: Kuta Lam Sayun. baik dari suami yang pertama Teungku Abdullah yang syahid. Kembalinya ke Aceh. dipimpin Habib Lhong. beliau sanggup memimpin wanita dan pria dalam waktu ber215 1. 4.

Sisa Dayah Taman Pendidikan yang dibangun Teungku Faki. 216 .Mesjid Lam Krak hasil karya Teungku Faki.

217 .Makam Teungku Faki di Lam Krak.

adalah salah seorang murid Sjech Abdurrauf Sjiahkuala. Teungku Fathimah Batee Linteueng. telah meninggal. Teungku Hawa Lam Dilip. mengajar dan sekarang telah meninggal. yaitu mesjid Lam Krak. seperti pada waktu membikin jalan ateueng seunabat yang panjang. wanita pahlawan dan ulama kenamaan ini. yaitu sebuah karangan yang bernama Kitab Masaailal Muhtadi dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). 2. 3. (1933 M. Salah satu karya Baba Daud ini (Teungku Chik Di Leupue) yang abadi sampai sekarang. Tuanku Raja-raja Keumala. Kitab ini dikarang dengan sistem tanya jawab. Teungku Fathimah Ulee Tutue. suatu sistem pendidikan yang dianggap baik. Dalam hidup tuanya sebagai Teungku Chik Lam Diran. dimana juga banyak berkubur pahlawan-pahlawan bangsa lainnya. Setelah hidup lebih kurang 76 tahun. seorang Residen Belanda disamping beberapa perwira mereka. 4. yaitu : 1. sangat alim dan sangat setia kepada gurunya. menurut seorang Tgk. M .samaan pada satu obyek. seperti Teungku Panglima Polem Muhammad Daud. dekat dengan Dayah Lam Diran. masih hidup dan masih mengajar. Diantara murid beliau yang terkenal. Teungku Di Leupue ini atau Baba Daud. Teungku Faki sering dikunjungi orang-orang besar. maka kemudian diserahkan pimpinan Dayah Leupue kepadanya oleh Syekh Abdur Rauf. ulama wanita terkenal. 218 . Teungku Sa'idah Lamjamee. TEUNGKU DI LEUPUE Baba Daud yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Di Leupeu ini.). masih hidup dan masih mengajar walaupun telah tua. baik bangsa Indonesia Aceh ataupun bangsa Belanda. Diantara karya besar beliau yang sampai sekarang masih utuh. pada waktu beliau telah uzur dan pindah ke Kuala Aceh sampai wafatnya. Ismail Lam Krak pada tanggal 3 Oktober 1933 berpulang kerahmatullah dan dimakamkan dalam komplek dayahnya. Teungku Faki.sehingga komplek Makam Teungku Faki ini banyak diziarahi orang. dan menurut H . yang kemudian menjadi ulama dan mengajar. Zainuddin pada 8 Ramadlan 1359 H .

1 I «3 C O | K 3 60 £ &© 3" K 3 1 I 5 s I 3 i I -o 9 «) S Q 3 < 3 1 219 .

220 . dinyatakan Quran ini tidak boleh dijual atau dihadiah. Yang diatas ini pada halaman pertama sekali.Fotokopi dari Quran tulisan tangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala.

221 .

222 . yaitu Surat Al Fatihah dan permulaan Surat Baqarah.Dua halam pada permulaan.

223 .

Dua halaman pada akhir. yaitu Surat Al Falaqi dan Surat An Nasi. 224 .

Kitab Massailal Muhtadi ini berisi masalah-masalah aqidah. yaitu: 1. Sekarang Quran tersebut disimpan oleh Teungku Abdul Aziz Ujong Peunajong. Walaupun bagaimana sulitnya. salah seorang dari cicit Teungku Haji Yahya. yang setelah meninggal beliau dipusakai kepada Teungku Haji Jahja sebagai pelanjut Dayah Leupue. dengan tulisan bernilai seni indah sekali. dan seterusnya kepada turunan beliau turun temurun. Qurannya masih baik. Sungguh suatu sukses luar biasa. Dibawah ini. Namanya Muhammad Amin. dipusakai kepada Baba Daud. Amat sayang. ibadah dan bermacam ajaran Islam lainnya. akan saya rakamkan nama beberapa orang ulama/sarjana yang telah ikut membina dan mempertahankan Kerajaan Aceh Darussalam. sejarah hidup mereka yang tercatat (tertulis) mungkin telah banyak hilang selama 50 tahun lebih perang dengan Belanda. masih terlalu banyak lagi ulama-ulama besar yang telah berjasa dalam bidang pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan. Malaysia. Kitab ini sampai sekarang dipakai untuk pelajaran agama permulaan diseluruh kawasan rantau ini yang memakai bahasa Melayu: Indonesia. seorang ulama besar yang ikut membangun Kerajaan Islam Peureulak. Singapura dan Siam bahagian Melayu. Teungku Cot Kala. seharusnya diadakan penyelidikan dan riset yang sungguh-sungguh guna menggali nama dan sejarah hidup ratusan para ulama. sarjana dan pujangga-pujangga yang hidup dan berabdi dalam Kerajaan Aceh Darussalam. penulis buku ini pernah melihatnya. sehingga amat sukar bagi kita yang hidup dalam abad ini untuk mengetahuinya. PARA U L A M A LAINNYA Kecuali enam orang ulama yang telah diturunkan riwayat singkatnya itu. sekalipun riwayat hidupnya belum sempat sayaperiksa/tulis. terutama pada mulanya dalam bidang ilmu pengetahuan dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang diberi nama "Dayah Cot Kala" (daerah 225 . Sebuah Quran yang ditulis dengan tangan Syekh Abdurrauf sendiri.

Oleh Sulthan Machdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat (402-450 H . = 922-946 M. seorang pangeran.). Beliau hidup dalam zaman Maharaja Nurdin Sulthan A l (217) (218) (219) Tgk. Namanya Sirajuddin. yang semua mereka telah mengambil bahagian penting dalam pembangunan Peureulak.Bayeuen sekarang). lulusan Dayah Cot Kala. seorang ahli hukum.). = 1025 M. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 6 Ibid halaman 28. Beunua (Taming). Pindah ke Aceh Tengah dan membangun Kerajaan Islam Lingga (416 H . Dayah Cot Kala adalah pusat kegiatan ilmu dan telah banyak menghasilkan ulama/sarjana. Kemudian beliau membangun Kerajaan Islam Peureulak dalam bidang politik/kekuasaan. Keluaran Dayah Cot Kala. Daya dan Lamuri (Aceh). dengan diangkatnya beliau menjadi sulthan Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310-334 H . pendidik dan pemimpin. (218) 3. Lingga. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 7. Setelah menjadi ulama besar bergelar Syekh Sirajuddin atau lebih terkenal dengan nama Teungku Chik Seuruleue. Namanya Adi Geunali. = 1012-1059 M. Pidie. M. dari Ulama menjadi penguasa. (217) 2. beliau ditunjuk untuk mengepalai satu rombongan juru dakwah dan dikirim ke Lingga (Aceh Tengah) bersama-sama dengan Adi Geunali. 226 . dimana beliau menjadi pemimpinnya sehingga karenanya nama beliau terkenal dengan Teungku Chik Dajah Cot Kala. setelah menjadi ulama besar bergelar Teungku Chik Blang Peria. Namanya Ja'kub. Teungku Kawee Teupat. Teungku Chik Blang Peria. Samudra Pase. untuk membangun Islam dan Kerajaan Islam disana. Teungku Chik Seuruleue. (219) 4. juru dakwah. Tgk. pujangga dan muballigh yang terkenal. dan menjadi raja pertama. M.).

= 1261-1289). Namanya kemudian terkenal dengan Maulana Ishak. yaitu sahabat karib dari Raja Bakoy Ahmad Permala. Ibid halaman 10. = 1155-1210 M . = 1133-1155 M .Kamil (550-607 H . 227 . ) memerintah Samudra/Pase. 8. Ulama ini juga disebut Syekh Siti Jenar dan kemudian terkenal dengan " W a l i Songo". (224) (220) (221) (222) (223) (224) Ibid Halaman 11. ) . yaitu ayahda Sunan Giri salah seorang sunan penyiar Islam dipulau Jawa (223). beliau turunan dari Meurah Khair (Meurah Giri). Kubur beliau terkenal dengan nama Kubur Teungku Jirat Raja di Blang Peria (Gedung). Tgk. Ibid halaman 16. seorang ulama besar. M. Syekh Abdul Jalil. penganut paham Wihdatul Wujud. tokoh penguasa yang menganut Wihdatul Wujud di Samudra/Pase. (222) 7. = 1233 M . Meninggal 15 Muharram 630 H . (221) 6. Syekh Ismail. yang memerintah untuk membunuh lebih dari 40 orang ulama Ahlus Sunnah. Nama lengkapnya Said A l i bin A l i A l Makarany. Ibid halaman 13. datang ke Pase pada zaman Maharaja Khiyasyuddin Syah (527-550 H . Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 16. Yunus Jamil:. Syekh Awaluddin. diangkat menjadi Syaichul Islam pada waktu Sulthan Alaiddin Malikus Salih memerintah Kerajaan Islam Samudra/Pase (659-688 H . hidup sekitar tahun 801-831 H . (220) 5. Lingga dan Isak. = 1400-1428 M . Beliau mendakwahkan Islam sampai-sampai ke Djeumpa. Syekh Ismail A l Ramaly ini seorang ulama besar dan juru dakwah terkemuka. Said Ali. pembangun Islam pertama di negeri Samudra/Pase.

Nama kecilnya tidak jelas. Teungku Chik Lainpeuneu'eun. antaranya Meurah Johan putera A d i Geunali. 228 . dan beliau diangkat menjadi Qadli negeri Batu Karang. Salah seorang diantara murid dan pendukung paham Syekh Abdur Rauf Syiahkula yang terbesar. dan setelah beliau meninggal namanya terkenal dengan Teungku Chik Lampeuneu'eun. Orang tuanya datang ke Peureulak bersama ulama-ulama lainnya dari negeri Arab untuk menjadi guru/juru dakwah. Syekh Abdullah Kan'an adalah pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. (225) 10. Setelah menjadi ulama besar beliau menetap dan mengajar di Ulakan Pariaman (waktu itu masih menjadi wilayah Aceh). sehingga namanya menjadi Syekh Burhanuddin Ulakan. ) . Teungku Ampoon Tuanlah yang menganjurkan agar Kerajaan Teuming digabungkan dalam satu federasi dengan Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase. ) dengan diberi nama Abdullah oleh orang tuanya yang berasal dari Kan'an (Palestina). Teungku Ampoon Tuan. terutama pada perguruan tinggi Dayah Cot Kala. keluaran Dayah Cot Kala.9. Ibid halaman 35-36. (226) 11. Lahir sekitar tahun-tahun 400-450 H . = 1012-1059 M . Beliau dikirim ke Teuming untuk mengembangkan Islam pada zaman memerintah Teuming Raja M u d a Sedia (753-800 H . = 13531398 M . Kemudian gadis beliau dikawinkan dengan Raja M u d a Seudia dan memperoleh seorang puteri dari perkawinan itu dengan diberi nama Puteri Lindung Bulan. Syekh Burhanuddin. (225) (226) Ibid halaman 19. sehingga karenanya setelah dia besar dan menamatkan pelajarannya di Dayah Cot Kala namanya menjadi Syekh Abdullah Kan'an. Seorang ulama dan muballigh terkemuka. Syekh Abdullah Kan'an pindah ke Lamuri (Aceh Besar) bersama dengan 300 orang iaki perempuan.

Beberapa kuburan diluar bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun.Makam Teungku Chik Lam Peuneu 'eun dalam bangunan. 229 .

230 .Makam Teungku Chik Peuneu'eun atau Teungku Syek Abdullah Kan'an. Batu nisan Teungku Chik Lam Peueu'eun yang telah pat dengan tulisanArab.

231 .Muka sumur yang dibikin kira-kira 700 tahun yang didepan bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun dan peudeuna tempat air.

232 . = 1826 M . ) Dalam tahun 1152 H . yaitu Teungku Harun yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Teupin Raja. Syekh Jalaluddin. Karangannya banyak. seorang ulama dan A h l i H u k u m Islam (Fiqh) yang besar. = 1735-1760 M . Salah seorang keturunannya (cucunya dari anak perempuan) yang sangat terkenal. baik dalam bentuk natsar (prosa) ataupun dalam bentuk syair (puisi). Sulthan Alaiddin Johan Syah Berdaulat meminta kepada Syekh Jalaluddin agar mengarang sebuah kitab tentang ilmu tauhid. : Langien. kumpulan karangan Ulama-ulama/Pengarang-pengarang Aceh. terkenal dengan lakab Teungku Khathib Langien. : Muhammad bin Akhmad Khathib Langien. Teungku Chik Di Simpang. Pidie.Diantara kitab-kitab karangannya. Salah satu antaranya yang termasyhur : Dawaaul Qulub. untuk membrantas paham-paham yang sesat mengenai ke Tuhanan. : Teungku Ahmad. (227) 12. Nama kecil Ayahnya Nama lengkapnya Nama popuier Tempat lahir : Muhammad. bahwa risalah selesai pada hari Selasa 1245 H . . Permintaan Sulthan dilaksanakannya. kitab yang ketujuh dari Jawami'ul Mushannafat. Malam Ahad 19 Zulhijjah 1275 H . Melayu (Jawi) dan Aceh. yaitu : K A S Y F U L M U N T A D H I R . Teupin Raja. dimana dia kemudian mengarang kitab dimaksud yang diberi nama "Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A ' l a " . (228) 13. Pada akhir kitab dinyatakan. (11471174H. beliau wafat (227) Keterangan hanya sedikit didapat dalam kitabnya Kasyful Muntadhir Lima Yarahul Muchtadlar. tentang ilmu tauhid. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (Poteuk Uek). (228) Sedikit keterangan tentang dirinya juga didapat dalam kitabnya. baik dalam bahasa Arab. : Teungku Chik D i Simpang. Seorang ulama dan pengarang.

) Karangan yang terkenal : Safinatul Hukkam. (230) Keterangan Teungku Tursany. Beliau meninggal tahun 1153 H . juga saya dapati dari Teungku H. = 1727-1735 M . Kitab-kitab beliau banyak sekali. Syekh Jalaluddin. (232) Keterangan dari Teungku H. yaitu Dayah Langien sangat terkenal. (230) 15. beliau pernah menjadi Qadli dari Sulthan Aceh (mungkin Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . (232) Kecuali sebagai seorang pengarang yang ternama. Sebelum itu. Sisa-sisa dari kitab-kitab beliau yang telah dimakan rayap masih terdapat di Dayah Babussalam di L a m Kunyet. Seorang Ulama/Pengarang yang terkenal. 2. disamping Teungku Chik Tanoh Abee dan ulama-ulama lainnya. Nama kecilnya Abbas. (231) Tgk. Kitabur Rahman. = 1735-1760 M . Abdullah Ujong rimba. Diantara kitab-kitab karangannya: 1. dan setelah mendirikan dayahnya sendiri namanya bergelar Teungku Chik Abbas Kuta Karang atau Teungku Chik Kuta Karang. Ismail Yakub: Teungku Chik Di Tiro halaman 45. mengenai ilmu kedokteran. Chik Kuta Karang adalah salah seorang staf dan penasehatnya yang utama. (231) Disamping sebagai seorang ulama/ahli hukum dan pengarang. kitab hukum pedoman untuk para hakim. Waktu Teungku Tiro mendirikan markasnya di Mureu. Ilmu Falak. juga beliau seorang politikus yang sangat dihormati oleh lawan dan kawan. Tgk. kemudian setelah alim sedikit menjadi Syekh Abbas. Kemukimah Ulee (229) Sedikit keterangan tentang Chik Langien ini didapati dari Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. 233 . mengenai ilmu bintang. dan catatan pada akhir kita karangannya. juga beliau seorang thabib (dokter) yang terkenal dalam zamannya. Nama lengkapnya Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursany. (229) 14. ) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Dayah beliau.dalam usia 99 tahun dan dimakamkan di Teupin Raya. Teungku Chik Kuta Karang. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja L i l a A h m a d Syah (1139-1147 H . = 1870-1874 M . Abdullah Ujong Rimba.

Waktu meninjau ke Dayah tersebut. yang telah ada sekarang ini duduk dengan istirahatul khair kesenangannya didalam daerah negeri Aceh Banda Darussalam. b. Untuk diketahui bagaimana seni mengarang surat waktu itu. washshalatu wassalamu'ala man la nabiya ba'dahu. apalah kiranya datang menghadap kehadapan majelis paduka guru saya yang termasyhur nama Teungku Kuta Karang yang mulia dunia akhirat. Syahdan barang wasilkan oleh Tuhan Chaliqul asya-i'. yang telah ada sekarang ini duduk bernaung dengan dukacita yang amat sangat didalam daerah Bandar Negeri Teurumon jua adanya. akan jadi ganti perhubungan dan pertemuan antara kedua pihak. dua pucuk surat yang dikirimkan orang kepada beliau. 234 . antaranya : catatan-catatan tentang Teungku Chik Di Tiro. Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. Amin ! Summa amin (ya) Birral Karim At Tauwabar Rahim. Alhamdulillah wahdahu.Susu. ada baiknya saya turunkan salinan kedua pucuk surat tersebut dibawah ini. yaitu ialah datang daripada pihak saya yang bernama Teuku Nek Naggroe yang hina dina (sobek) miskin daripada segala hamba Allah fil 'alamin. saya dengan Teungku yang guru saya. mudah-mudahan barang ditetapkan Allah iman dan amalnya serta dilanjutkan Allah asyya umur zamannya didalam sehat wal'afiat min darid-dunia ilal daril achirah. yang memberi gambaran betapa terhormatnya kedudukannya dalam masyarakat. itupun tiadalah dengan sepertinya. Wa ba'dal kalam al-mazkur. kemudian daripada itu maka adalah saya melayangkan kertas yang sepotong kecil ini. Kampung Sikureueng Mukim juga adanya. saya sempat menjumpai beberapa dokumen penting. fahazihir risalah (telah sobek kertas) yang termazkur dalamnya dengan beberapa sembah salam wa bihurmatit ta'dhim dan takrim bi'inayatillahir rahim. 1. Surat dari Teuku Nek Purba Bangsa : a.

Sallamahullahu Ta'ala fid darain (sobek kertasnya). kepada pangkat derajat yang a'la wa fadhlan. M a k a haraplah saya kepada Teungku yang guru saya hal itulah adanya. sementara belum sampai saya.bahwa surat yang Teungku kirim kepada uloon tuan sudah uloon tuan paham serta dengan kemuliaan daripada uloon tuan -insya Allah. (Disamping surat ada cap Habib Ahmad yang dilengkapi dengan sanah 1315).Ihwal maka adalah saya memberi maklum kepada Teungku. yaitu Habib Ahmad yang terhenti pada masa sekarang ini apda kuta Cot Bak U . M a k a hendaklah Teungku lihat-lihati anak saya dan anak Teungku juga. (disamping surat ini ada cap Teuku Nek Purba Bangsa) 2. yaitu Teungku D i Kuta Karang yang guru perhamba yang ada terhenti pada masa sekarang ini pada kubur Teungku Dalam Keuneu'eun adanya sallamahullahu-. dan uloon tuan bri maklumkan kepada Teungku yang guru perhamba -insya Allah Ta'-ala. kesukaran Teungku tolong. W a ba'du. pagi dan petang. dan sungguh Tuanku Raja Cut Teungku yang guru kedeeh langkah kadar lima hari itulah. Makam Teungku Chik Kuta Karang terletak dalam komplek makam Teungku L a m Peuneu'uen. lepas langkah Teungku ambil meski sibarang-sibarang hal. dalam Kecamatan Darul Imarah. yang terbit dari hamba Allah Ta'ala yang gharib dan miskin. 235 . Kabupaten Aceh Besar. dan tiadalah satu apa-apa kepada hernat hamba sematamata. jikalau salah Teungku tegah. hendaklah mendapat cium kadam Teungku yang guru perhamba. benar Teungku ikut. Diperbuat surat kepada 2 hari bulan (sobek) pada tarikh 1310 tahun wau bilangan j i m . adapun seperti anak saya yang bernama Nyak Imam saya suruh pergi ke Aceh bersama-sama dengan Pang Djanga akan jadi ganti saya sekejab. doa fil laili wal aiyam. Surat dari Habib Ahmad : Alhamdulillah wahdahu washshalatu wassalamu 'ala asyrafil anam. fassalamu 'alaikum waramatullhi wabarakatuh.uloon tuan beri tangguh pada Teungku yang guru perhamba kadar lima hari serta dalam cita-cita hari dan malam.

Makam Teungku Chik Kuta Karang.MAKAM LAM PEUNEU'EUN Bangunan dalam komplek makam Lampeuneu'eun. 236 .

Fotokopi surat dari Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang. 237 .

Fotokopi surat dari Habib Ahmad kepada Teungku Chik Kutakarang. 238 .

Syekh Abdullah. tentang masalah nikah dan thalak. Syech Djalaluddin (pengarang Kitab Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A'la) anak baginda Chathib. 19. 18. Jadi beliau adalah anak dan cucu dari Ulama/Faqih/Pengarang.). Syekh Jamaluddin. Kasyful Kiraam. Seorang Ulama/Pengarang ahli tasauwuf yang hidup dalam 239 . Seorang Ulama ahli Hadis kenamaan. Dalam kedua kitabnya ini diterangkan tentang dirinya. yaitu Muhammad Zain anak Tuan Faqih Jalaluddin Aceh. sehingga nama lengkapnya menjadi Syekh Muhammad Zain bin Syekh Jamaluddin bin Syekh Jalaluddin bin Syekh Khathib. Syafi'i mazhabnya. Syekh Muhammad Zein. Beliau pengarang dari: a. Faqir yang hina kepada Tuhannya Alla Ta'ala yang bersifat kekayaan. = 1795-1823 M. chadim Ulama Haji Jalaluddin anak syech yang 'arif billah. b. = 1727-1735 M.16. Tentang dirinya disebut dalam kitabnya itu : Faqir yang hina. tentang akhlak/tasauwuf yang mengandung 400 buah Hadis.). pengarang dari Kitab Fiqh Hidaayatul 'Awam. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Jauharul Alam Syah (1209-1238 H . Syekh Jamaluddin.). Talkhishul Falah. Kitab ini dikarang atas permintaan Aladdin Ahmad Syah dalam tahun 1145 H . yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174-1195 H = 1760-1781 M. 17. tentang masalah niat dalam takbiratul ihram. Beliau pengarang dari Kitab Syifaaul Qulub. Seorang Ulama pengarang turun-temurun. Seorang Ulama dan pengarang yang hidup dalam masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat 1139-1147 H .

Syekh Abdulwahab. Seorang Ulama Besar pembina lanjutan dari "Dayah Tanoh A b a y " . Nama lengkapnya Syekh Jamaluddin bin Syekh Abdullah Aceh (pengarang Kitab Syifaul Qulub). Lakabnya yang terkenal : Teungku Chik Tanoh Abay. Syekh Abdulwahab mempunyai anak yang alim. . ) .zaman pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Chik Seulimeum. Nama lengkapnya Syech Faqih Abdussalam tiro bin Syech Faqih Abdulwahab Haitamy. = 1870-1874 M . Nama lengkapnya : Syekh Abdulwahab bin Syekh Muhammad Salih bin Syekh Abdur Rahim bin Syekh A b d u l Hafidh bin Syekh Idrus Bayan (berasal dari Baghdad) yang terkenal dengan lakab Teungku Pantee Cermin. = 1836-1857 M . Beliau pengarang Kitab I'laamul Muttaqin. Beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . 20. Syekh Faqih Abdussalam yang termasyhur di Aceh dan Pidie hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jaharul 240 . Syekh Abdussalam. b. Anak beliau Haji Sulaiman yang bergelar Teungku L a m Buga. sebuah perguruan tinggi Islam yang telah banyak melahirkan ulama-ulama. Teungku Haji Muhammad Husin. Seorang U l a m a / A h l i H u k u m Islam yang terkenal. Teungku Yahya dan anak Teungku Yahya yaitu Teungku Muhammad A l i A l i m kitab Jawi) yang terkenal dengan gelar Teungku Gampoong Teungoh. datunya dari Ulama-ulama Tiro. dan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1290 H . yaitu : a. dan meninggal tanggal 8 Rajab 1311. yang kemudian mendirikan dayah-dayah diseluruh Aceh. ) . pembina Dayah Seulimeum. c. Teungku Hasan. = 1874-1903 M . negarawan-negarawan politikus-politikus dan pahlawan-pahlawan. 21.

U . Dari Syekh Abdussalam Tiro inilah menurunnya Ulama-ulama Teungku Muhammad A m i n yang bergelar Teungku Chik dajah Cut dan Teungku Syekh Abdullah. Teungku Haji Muhammad Thahir yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Cot Plieng bin Teungku Zainul Abidin (terkenal 241 . 27.1823 M . yang mempunyai anak-anak: Fathimah.U . = 1795 . ) . 26. Teungku Poma Fathimah. = 1823-1836 M . ) dan meninggal pada tanggal 3 Zulhijjahl340H. Teungku Ya'kub Meureudu. yang terkenal dengan Teungku D i Tiro Muhammad A m i n .A l a m Syah (1209-1238 H . 25. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Jan. Muhammad A m i n . Ubaidillah. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1233-1251 H . Abdullah dan Teungku Umar Tiro. = 1822 M . pendiri Dayah L a m . salah seorang Ulama/Hafidh Quran yang terkenal. Lahir dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Pantee Geulima. Teungku Muhammad Arsyad Ie Leubeue. 23. ) dan meninggal dalam tahun 1246 H . Teungku Syekh Muhammad Saman mempunyai anak : a. c. dan beliau meninggal pada hari Isnin 1237 H . = 1870-1874 M . Syekh Marhaban ibnu Almarhum Haji Muhammad Saleh A l Pidiry. Teungku Umar yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i L a m . 24. 22. ayahnya Syekh Muhammad Saman yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Tiro (meninggal malam Selasa 10 Jumadil Akhir 1308 H . pendiri Dayah Ie Leubeue. d. pendiri Dayah Pantee Geulima. Muhjiddin. ) . Teungku Syekh Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik L a m Nyong. b. Pendiri Dayah L a m Nyong terkenal.

Beliau syahid dalam perang dengan Belanda pada tahun 1902. ) . Teungku Chik Tanjoong Bungong Samalanga. 32. yaitu : a. Teungku Muhammad Jusuf diangkat menjadi Qadli untuk daerah Rantau X I I Aceh Barat sebelah timur. yaitu Teungku Ibrahim L a m N o . Teungku Muhammad Saleh ibnu Teungku Abdur Rahman Bitay. b. = 1607-1636 M .dengan Teungku Chik Beulong Basah) bin Muhammad Jusuf Geulumpang Minjeuek bin Ismail. Menurut keterangan salah seorang dari keturunannya. pembina Dayah Rumpeet di Kuala Daya. Teungku A b u Bakar dikirim menjadi Qadli untuk daerah Kaway X V I Aceh Barat sebelah barat. 28. Teungku Muhammad Yusuf. Teungku Djamaluddin dikirim kewilayah Deli Sumatera Timur. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. 242 . tiga orang bersaudara dari turunan Ulama Rumpeet. Teungku Haji Muda yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Krueng Kalee. mendapat tugas dari Sulthan. bahwa pada masa Sulthan Iskandar Meukuta A l a m memerintah (1016-1045 H . Teungku Abdullah yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Meunasah Blang. c. Beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik di Rumpeet. beliau sezaman dengan Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. pendiri Dayah Meunasah Blang. 30. 31. Hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1286-1290 H . berkedudukan di Daya. X X V I mukim. 29. ) . = 1870-1874 M . sebagai dayah pertama di Aceh Barat. berkedudukan di Meulaboh.

DUA B U A H S A R A K A T A Pada waktu akan menyelesaikan penyusunan buku ini. yaitu anak turunan dari ulama yang tersangkut dalam kedua sarakata itu. wa bibarakti afwah paduka marhum Saiyidil Mukammil. Pada kedua surat sarakata ini dibubuhi setempel kerajaan tertinggi: Cap Sikureueng. alaf wa miatain tsamaniyah wa khamsina.a. di Keumala. wahiya Abu Bakar. wa bibarakati afwah Sulthan Alamarhum Alaiddin Ahmad Syah.Dari turunan Teungku Muhammad Yiisuf terus menerus menjadi Ulama dan Qadli dalam wilayah Rantau XII. wabibarakati kullihim Auliyais Salihin al Abidin. wa bibarakati afwah alamarhum 243 . wa'ala alihi wasahbihi wa sallam.. Umar. yaitu dibuat oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. wafi hiyratil A l i yauma syahri Jumadil Akhir. saya dapat meminjam dua buah sarakata yang masih asli.) sebagai surat pengangkatan Teungku Tjut menjadi Hakim wilayah Nikah Aceh Barat.w. wa bibarakti afwah paduka marhum Meukuta Alam Iskandar Muda. menunjukkan betapa tinggi kedudukannya turunan ulama Rumpeet ini dalam Kerajaan Aceh Darussalam. min masyariqil ardli ila magharibiha. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Johan Syah. Satu diantara kedua sarakata itu. Wabihaqqi Saiyid Syekh Muhjiddin Abdulqadir Jailani.a. Sarakata kedua. sebagai surat kuasa kepada Teungku Di Rumpeet. Sulthan Aceh terakhir. wabirakatin Nabiyi Saiyidil Anam. sampai-sampai kepada masa Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. A l i r. wa bibarakti afwah paduka marhum kulluhum. wabibarakatis Sahabatil Arba'ah. yaumil Ahad. dari Sdr. Usman. yaitu dibuat oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah yang memerintah pada tahun 1273-1286 H . wabibarakati Izzati Quthbir Rabbani wal Arifissamadani. wa birakati afwah Sulthan Almarhum Tajul Alam Safiatuddin. Sarakata yang dibubuhi Cap Sikureueng Sulthan Mansur Syah berbunyi: Fi Hijaratin Nabiyi s. waktil ahsri fis sa'atil mubarak (tidak jelas lagi) Bi'aunillahi A l Malikil Alam. Teungku Ibrahim Lamno. Dua buah sarakata cap sikureueng yang dimuat dibawah ini. (1857-1870 M.

wa bibarakati afwah Alamarhum Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. inipun siapa yang akan pasah atau nikah. pertama Hulubalang dan segala Pertuan dan segala orang tuha-tuha. dan sekalian keuchik dan wakil atau tandial serta segala rakyat kiranya.in insya Allah Ta'ala. menurunkan titah hukum wilayah nikah dan pasah.Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. tatkala baginda semayam serta istirahatul khair diatas singgasana kerajaan daripada masa qudrati yang sepluh mutu dan bertatahkan adengan ratna mutu manikam dan berumbaikan mutiara daripada intan dikarang dan berjad yangtelah terjeradi. supaya segera mendapat hendaknya sekalian hamba Allah jangan menjadi kesusahan. Akan sekarang ini pun siapa yang mau akan nikah dan pasah hendaklah sekalian tuan-tuan datangkan kepada Teungku Cut supaya jangan jadi menanggungkan berat diatas duli hadlarat Syah Alam. kurnia duli hadlarat Syah Alam akan Teungku Cut. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Jauhar Alam Syah. Maka bersabdalah duli hadlarat Syah Alam. Maka adalah seperti Teungku Cut ini sudahlah dia menjunjung titah hukum wilayah nikah pasah daripada duli hadlarat Syah Alam. Intahalkalam sanah 12S8. Demikianlah. dan yang telah dipertuan dalam negeri Aceh di Bandar Darussalam dewasa itu. hendaklah pengetahuan sekalian tuan-tuan hal inilah. lagi pun jangan menjadikan kesukaran atas sekalian hamba Allah yang jauh dengan duli hadlarat Syah Alam si perkara. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Mansur Syah ibnu Sulthan Almarhum Djauhar Alam Syah Johan Berdaulat Dhillulah fil Alam. rahmatullahi alaihim ajma'. Dengan tolong Allah dan dengan berkat yang mempunyai kebenaran dan ketinggian dan kemuliaan serta martabat al a'la dan pada yang telah dikurniyai daripada Tuhan yang bernama Rabbukumul A'la. demikian juga seperti yang telah tersebut hukum di dalam surat ini. (Tercap dengan cap Sikureueng) 244 . lagi jikalau sampai Teungku Cut barangmana negeri dalam daerah sebelah barat rantau duabelas. menyuruh perbuat sepucuk surat ini. Syahdan barang sekalian tuan-tuan ketahuilah yang di dalam negeri daya.

Maka sekarang pun jikalau ada Hulubalang kami sekalian mengikut seperti yang telah tersebut di dalam firman Allah Ta-ala : Athi'ul-Laha. yang telah dikurniai oleh Tuhan. Maka dewasa itulah bersabda Duli Hadlarat Syah Alam kepada Katibul Muluk. supaya boleh kami perdamai dan suluh bersama-sama Hulubalang kami yang sudah permusuhan dengan perdamaian yang sempurna aturannya diatas masing-masing hak dan pangkatnya. Demikianlah kami hendaklah perintah dengan mulut sendiri kami. wa athi'ur Rasuli wa Ulilamri minkum. sabda yang maha mulia. lagi a'la wal fadlal. Amin. menjadi kebinasaan iman diatas sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami. maka kami menyatakan kepada sekalian Hulubalang yang ada memegang perintah jabatan sehingga negeri Keluwang hatta sampai ke negeri Teunom. Maka adalah guru kami Teungku di Rumpeet ini ada sampai mengadu apa kami serta dipersembahkan akan hal sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami bermusuh-musuhan sama-samanya Hulubalang. Sehari sampai guru kami Teungku di Rumpeet ini mendapatkan sekalian tuan-tuan dibawakan sabda kami. Dianya mengajak sekalian tuan-tuan menghadap kami. Sabtu waktu jam pada 8 fi sanah 1307. bermusuh-musuhan sama Islam yang larang Allah dan Rasul. Termazkur pada 24 bulan Rajab fil jaumi. serta dengan mufakat Hulubalang yang memegang adat dan Ulama yang memegang syara'. yang bernama Rabbukumul A'la. Maka lazim sekalian tuan-tuan mendengar dan mengikut dianya menghadap kami. Syahdan. Tatkala baginda bersemayam di atas singgasana tahta kerajaan di dalam Kuta Keumala. supaya boleh berkekalan jabatannya masing-masing dengan sejahteranya fid-dunya wal akhirah.Adapun sarakata yang diperbuat di Kuta Keumala oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seru Sulthan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ibnu Sulthan Almarhum Mansur Syah Johan Berdaulat Dhillullah fil Alam. yaitu : Insya Allah Ta'ala. menyuruh perbuat sepucuk surat kenyataan kurnia akan guru kami yang bernama Teungku Di Rumpeet jua adanya. 245 . Tamatul Kalam.

Fotokopi Sarakata Sulthan Mansur Syah. 246 .

247 .Fotokopi Sulthan Muhammad Daud Syah.

248 .

ttd. Dengan peringatan. supaya dari siksa kubur dan mendapat pahala yang berlipat-lipat ganda sampai akhirat. Saya Tuanku Ibrahim ibnu Almarhum Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah dan Tuanku Iskandar serta sekalian ahli famili berkedudukan di Buitenweg Kutaraja memberi maklum kepada yang mulia pada hari Isnayan tanggal 6 Februari 1939 bersamaan 16. Seri Paduka Yang Mahamulia Ayahanda Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Berita mangkat Sulthan Daud. khusus menerima surat berita kemangkatan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah di Jakarta. 9 Februari 1939. Haji Sulaiman berselamat di kampung di Lamo Daya. Kalau salah seorang turunan ulama Rumpeet ini yang masih hidup dalam tahun 1939. telah dimakamkan di Batavia—Centrum. Zulhijah 1357 jam pukul 3 siang. Tuanku Ibrahim. 249 . Kutaraja.(Bercap Cap Sikureueng Sulthan Muhammad Daud Syah. saya dan sekalian ahli famili berharap kepada yang mulia mendoakan kepada arwahnya seri paduka yang maha mulia Tuanku Sulthan. Dihaturkan kehadapan yang mulia Tgk. telah mangkat berpulang ke rahmatullah (meninggalkan dunia yang fana) pada hari Rabu tanggal 8 Februari 1939. Surat berita kemangkatan itu selengkapnya berbunyi: Assalamualaikum w. dapatlah kita merasai betapa akrab dan terhormatnya kedudukannya Teungku Chik Di Rumpeet itu dalam Kerajaan Aceh Darussalam.w. Salam dan bahagia dari saya dan sekalian ahli famili. Oleh sebab hal yang demikian. 18 Zulhijah 1357. Demikianlah pengharapan saya dan sekalian ahli famili. dan disamping cap Sikureueng tertera pula cap Sulthan pribadi dan semboyan: Allah Yajma'u bainanawabainakum). mudah-mudahan dikabulkan Allah sekalian doa hambanya Amin.

Gambar lukisan Teungku Haji A bbas Lambirah 250 .

Gambar lukisan Teungku H. Jakfar Lam Jabat 251 .

252 .Gambar lukisan Teungku Hasballah Indrapuri.

(1782 M. Beliau hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah dalam tahun 1174—1195 H . di tempat mana juga sekarang makam beliau berada. pendiri Dayah Lambhuk. Dari kedua beliaulah menurun Teungku Chik Cot Keupeueng. Teungku Di Anjong meninggal dunia dalam tahun 1196 H . Tengku Chik Lam Baro Ayah dari Teungku Haji Abbas yang bergelar Teungku Chik Lambirah dan Teungku Haji Ja'far yang bergelar Teungku Chik Lamjabat.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1174-1195 H . = . yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lambhuk. bahkan diseluruh Indonesia. 35. dua orang Ulama/Bangsawan bersaudara yang hidup dalam masa pemerintahan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . DAYAH DAYAH TERKEMUKA Semenjak berdirinya Kerajaan Islam Peureulak (hari Selasa 1 Muharram 225 H . telah banyak didirikan taman-taman pendidikan di Aceh dengan nama ' D A Y A H ' baik tingkat menengah ataupun tingkat tinggi. Dja meutroe dan Dja Bendahara. bahkan ada diantaranya yang sampai ke Pilipina.). Teungku Syech Marhaban.33. Beliau turunan suku "Bal Faqih ini. Sejumlah dayah-dayah yang ada bahan pada saya atau yang (233) Majalah Sinar Darussalam No. = 840 M. nama beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Di Anjong. pendiri Dayah Lambirah. 33/April 1971 halaman 61.) sampai-sampai jatuh Kerajaan Aceh Darussalam (1903 m.). 253 . (1760—1791 M. (233) Dayah beliau yang sangat terkenal terletak di Pelanggahan. Banda Aceh. yang kemudian banyak bertebaran diseluruh Indonesia sebagai juru dakwah Islam. = 1760-1781 M). Teungku Di Anjong.1735-1760 M. Sebagai seorang Ulama Besar kenamaan. dengan meninggalkan harta waqaf yang banyak sekali. Nama aslinya Saiyid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih.). Saijid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih ini sangat berjasa dalam pengembangan dan pemantapan ajaran Islam di Aceh. 34.

is I O Q •*: a öo — -O i a I g c « 3 5 S ! ! 1 i6c & s: o I 254 .

Pendiri Teungku Muhammad Yusuf yang berlakab dengan Teungku Chik Di Rumpeet. pendirinya Teungku Chik Indrapu/i.D A Y A H TIRO yaitu : a. D A Y A H COT K A L A . belum jelas sejarahnya dan nama kecilnya. c. D A Y A H U L E E SUSU. 4. dan tahun 1045 H . pendirinya Haji Muhammad Thahir. 3. ' 9. pendirinya Teungku Syekh Abbas yang terkenal dengan gelar Teungku Chik Kuta Karang. Riwayatnya belum jelas. DY A H L A M SEUNONG. Dayah Cot Muroong. Pendirinya Teungku Chik Muhammad Amin yang terkenal dengan Teungku Chik Cot Kala. dayah pertama di bagian Barat Aceh. pendirinya Teungku Chik Lam Lhom. D A Y A H RUMPEET. 5. D A Y A H L A M K R A K . pendiri Teungku Dayah Chik. = 1870 M . seorang pahlawan wanita. e. 7. 6.dapat saya kumpulkan keterangan pada para Ulama kita. 10. D A Y A H L A M NJONG. pendirinya Teungku Haji Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik di Lamnjong. D A Y A H . 12. Dayah yang pertama di Aceh. yang kemudian beliau menjadi raja Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310—334 H . Dayah Lampoh Raja atau Dayah Krueng. pendirinya Teungku Chik Lam Seunong. D A Y A H L A M L H O M . D A Y A H L A M BHUK. 255 . pendirinya Teungku Chik Lam Krak. akan saya daftarkan dibawah ini. Dayah Tiro. b. Dayah terkenal yang didirikan oleh dua bersaudara Ja Meuntroedan Ja Bendahara. ' belum jelas nama terang dan sejarahnya. = 1607 M . 8. neneknya Teungku Faki. Dayah Blang. D A Y A H L A M B I R A H . pendirinya Teungku Syekh Marhatian yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lam Bhuk. satu dayah yang telah banyak menghasilkan ulama-ulama besar. = 922—964 M. Dayah Cot Plieng. 11.) 2. d. = 1636 M . D A Y A H INDRAPURI. Pembina lanjutan Teungku Syekh Abdulwahab (Teungku Chik Tanoh Abah) sekitar tahun 1286 H . yaitu: 1. sekitar antara tahun 1016 H . sekitar tahun 1147 H . D A Y A H T A N O H A B A Y .

yaitu : Prosa dan Puisi. pendirinya Teungku Chik Rangkang Manjang. b. 15. D A Y A H R A N G K A N G MANJANG. Riwayatnya belum jelas. 14. A. pidato dan kata-bersambut dalam upacara perkawinan. Perkembangan prosa bahasa Aceh hanya dalam percakapan. D A Y A H RUNDEENG. pendirinya Teungku Harun yang terkenal dengan lakab Teungku Teupin Raja. ajaran ataupun sejarah. c. pendirinya Teungku Muhammad Irsyad yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Y a n .13. D A Y A H U L E E U . gurunya Teungku Chik Eumpee Trieng. PROSA Perkembangan prosa kesusasteraan Aceh (seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa) tidak begitu pesat. baik yang dalam bahasa Aceh ataupun yang dalam bahasa Melayu. = 1835 M . Bahasa Aceh. bahasa nasional. k'ematian dan lain-lain. sementara bahasa Arab baik kata-katanya ataupun ibaratnya banyak sekali mempengaruhi kesusasteraan Aceh dalam kedua bahasanya itu. pendirinya Teungku Chik D i Rundeeng. Karena itu. pendirinya Teungku Muhammad Yusuf yang terkenal dengan lakab Teungku Guelumpang Minyeuek. D A Y A H M E U N A S A H RAJA. cerita. 256 . bahasa Agama/ilmu pengetahuan. baik ia kissah. bahkan hampir-hampir tidak kita jumpai buku-buku dalam bahasa Aceh dalam bentuk prosa (nasar). belum jelas riwayatnya. Bahasa Arab. didirikan sekitar tahun 1250 H . 18. 16. 17. Kesusasteraan Aceh. kesusasteraaan Aceh ada yang dalam bahasa Aceh dan ada pula dalam bahasa Melayu. terdiri dari dua bentuk. pendirinya Teungku Chik Ulee U Jruk-Samahani. bahasa perhubungan antar bangsa kepulauan Nusantara dan Asia Tenggara. D A Y A H TEUPIN RAJA. KEHIDUPAN D A N PERKEMBANGAN SENI B U D A Y A SENI BAHASA Dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga bahasa yang berlaku : a. Bahasa Melayu. D A Y A H IE L E U B E U E .

seperti Syekh Abdur Rauf Syiahkula. malahan ada ulama/pengarang yang mula-mula mengarang dalam bahasa Arab. Meutaleh panton. sehingga kitab-kitab karangannya dalam bahasa Melayu kentara sekali pengaruh bahasa Arabnya. orang Aceh lebih banyak mencipta bahasa-puisi daripada bahasa prosa. . Surat menyurat resmi dan bahasa tata-usaha negara ditulis dalam bahasa Melayu. umpamanya pada upacara malam penganten. Para rombongan pengantar penganten laki-laki berhenti di halaman rumah penganten perempuan sementara waktu. Kedua penyair itulah yang terus-menerus berbalas-balas pantun. Kata sambutan tuan rumah dibalas oleh rombongan yang datang. Para pujangga Aceh sanggup menciptakan puisi-puisi yang indah tanpa ada persiapan lebih dahulu. dan dalam hal ini ada persamaannya dengan jiwa Arab. kanun dan resam semuanya ditulis dalam bahasa Melayu. Biasanya. yaitu menunggu kata sambutan dari tuan rumah. yaitu berbalas pantun antara dua pihak.Kesusasteraan Aceh yang berbentuk prosa berkembang pesat dalam bahasa Melayu. baik untuk surat menyurat ataupun buku. Tetapi amat sayang karena waktu itu belum ada lagi mesin cetak. akibat peperangan 50 tahun dengan Belanda. Dalam dunia sastera. terutama sekali dalam zaman Sulthan Iskandar Muda dan Ratu Safiatuddin. Banyak sekali yang telah hilang. kemudian menjalin kembali ke dalam bahasa Melayu. pada berbalas kata dalam berbagai upacara ataupun dalam arena pertandingan sastera (polemik-puisi). Huruf resmi yang digunakan. PUISI Jiwa Aceh adalah tanah yang subur untuk puisi. hal ini dapat kita ketahui. Sebagai contoh dapat dikemukakan : a. Banyak sekali buku-buku karangan para ulama/pujangga terkenal yang telah dikarang dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. kadang-kadang sampai berjam-jam. sehingga terpaksa ditulis dengan tangan. yaitu huruf Arab. sementara buku-buku ilmu pengetahuan sebahagian besar dikarang dalam bahasa Melayu dan sejumlah kecil dalam bahasa Arab. baik tuan rumah ataupun rombongan yang datang telah menunjuk seorang juru-bicaranya yang pandai berpantun. 257 B. peraturan-peraturan pemerintah. Meutaleh pantaon. demikian pula undang-undang. umpamanya.

N A S I B berarti untung. juga terdapat pantun-pantun nasehat. hampir semuanya dengan bahasa-puisi atau pantun. hampir-hampir sukar kita mendapati seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa. yaitu mempertarungkan nasibnya semalam suntuk. bahkan mereka mengarang sejarah dan ajaran-ajaran agama pun dalam bentuk hikayat. hanya yang ada seni-gabungan. SENI SUARA/SENITARI Dalam dunia seni-budaya di Aceh. roman. bahkan ratusan halaman. karena pidato/berpantun untuk membalas pidato lawannya. Kejadiannya demikian: Pada waktu-waktu tertentu di tempat-tempat tertentu pula. dan pada waktu pagi barulah dewan juri menetapkan siapa yang menang dan siapa yang kalah. sehingga kadangkadang dapat membuat orang menangis tersedu-sedu. dongeng dan haba-peuingat. Biasanya Syekh-nasib ini dibantu oleh seorang atau dua orang asistennya. pantun jenaka. diadakan "meunasib". Disamping hikayat yang biasanya panjang sampai puluhan. hampir-hampir tidak ada seni-suara saja ataupun seni-tari saja.meunasib. Sekalipun mereka berpidato dengan bahasa-puisi tanpa ada persiapan (memang tidak mungkin ada persiapan. artinya seni-tari dengan seni-suara tergabung menjadi satu dibawah 258 b. yang dinamakan "hikayat". cerita. Dalam hal ini adu untung antara dua orang/kelompok Syech-nasib (penyair-ulung). Keindahan bahasa-hikayat sangat mempesona. namun bahasanya indah sekali. hampir semuanya dalam bentuk puisi. dimana terjadi balas-membalas silih berganti). kissah. pantun anak-anak dan pantun percintaan yang pendek-pendek. ketawa terbahak-bahak ataupun menyalakan keberanian dan kemarahan yang membakar menghanguskan. mengandung nilai-nilai seni yang sempurna. yaitu penyair-ulung yang sanggup menciptakan syair (pantun) atau berpidato dengan bahasa-puisi tanpa" ada persiapan terlebih dahulu. . Mereka berbalas-balas pantun semalam suntuk sampai pagi. Karena itu. jadi meunasib berarti mengadu untung. Para pujangga Aceh menciptakan novel. yaitu pertunangan antara dua orang "Syekh-nasib".

Lagu seulaweuet dilagukan beramai-ramai. kadang-kadang juga merupakan pencurahan rasa-cinta yang menyayat. yang isinya memuja Rasul. Biasanya dilagukan pada malam-malam tertentu di tempat orang kematian. Nyanyi salawalee. Isi nyanyian. Kalau seni-suara ada juga yang berdiri sendiri. Pantoon jaga tuloo. Meudikee. yaitu puja dan puji kepada Rasul. biasanya sedih menyajukan. W . ataupun pada waktu ada sesuatu upacara keagamaan. Meudikee yang kadang-kadang disebut juga "dikee m o l o o d " . Biasanya terjadi pula berbalas pantun antara dara di satu dangau dengan pemuda di dangau yang lain. kalau sekiranya ayah si bayi sedang jauh dirantau. kadang-kadang sampai ratusan. Meunasib. e. yaitu lagu yang dinyanyikan waktu mengantar penganten laki-laki ke rumah penganten wanita di 'Malam Penganten' .satu nama. Dooda-idi. Diantara jenis-jenis seni-suara. b. yaitu pantun yang dinyanyikan oleh gadis-gadis ataupun jejaka diatas dangau di sawah pada musim mengejar pipit. d. kissah hidup Rasul dan perjuangannya. tetapi kalau seni-tari tidak ada yang tanpa seni-suara. Lagu wanita-wanita membuaikan anak. dimana dalam seudati itu sekaligus ada tari dan ada nyanyi. di mesjid-mesjid ataupun meunasah-meunasah pada malam Jum'at. mengumandangkan shalat dan salam kepadanya dan juga berisi doa. Salawalee. antara lain yaitu : a. biasanya lagu salawalee ini sifatnya riang. nasehat agama. Seulaweuet. jenaka. c. Diantara jenis-jenis seni-gabungan. Pantoon jaga tuloo. umpamanya 'seudati'. artinya hanya seni-suara saja. antara lain yaitu : f. yaitu lagu-lagu yang dinyanyikan dalam upacara memperingati maulid Nabi Muhammad S . Dinyanyikan beramai-ramai. Mengenai dengan 'meunasib' sudah dijelaskan diatas. bila demikian indah sekali. A . seni amat. pada bulan Rabiul A w a l . 259 .

Tari Seudati 260 .

yaitu tari wanita Aceh yang juga dinamakan Ratoh Inong atau seudati wanita.Tari Inong. 261 .

•a c 3 4 > -1 *: •s." S e . e ? "5 Q * 3 1 « la 'C s: K s: 5 •*»* • — * I < O 3 60 -V C « eo > < Ü T3 "O -Cl *~ 3 -V !i Ö .A o K 262 .

5. Ratoh memang bahasa Aceh asli. Saman juga berasal dari bahasa A r a b . lima orang pemain-pengikut. meuratoh artinya mengobrol. pemimpin pemain. Seudati agam. Yang dimaksud dengan tuan-tuanku di sini yaitu para pemain seudati yang terdiri dari 8 orang. Seudati juga bernama ' 'saman" dan "ratoh''. karena bermainnya sambil berdiri. seorang Syekh. dua orang anak seudati yang berdiri tetap di luar komposisi 263 a. Seudati berasal dari bahasa Arab. Ratoh duk. Dari nama ini. . timbul pula nama-nama lainnya dengan adanya tambahan embel-embel di belakangnya. 2. seorang apet uneuen (pembantu kanan). Para pemain seudati terdiri dari delapan orang dan dua orang anak seudati.Seudati. Seudati adalah jenis seni. yaitu saadati yang artinya : tuan-tuanku atau bapak-bapakku kalau istilah sekarang. umpamanya : 1. karena bermainnya sambil duduk. 3. karena para pemainnya terdiri dari laki-laki. yaitu : 1. 3. 6. Ratoh dong. 4. Kesimpulan ini dipancarkan oleh nama dan sifat-sifatnya. 4. 2. Saman Gayo. yang merata di seluruh Aceh. karena para pemain dan tempat bermainnya di Lukoop (Aceh Timur). dan yang memanggilnya yaitu aneuk-seudati (anak seudati). yang berarti delapan. Seudati adalah perpaduan antara seni-suara dengan seni-tari. karena para pemain dan tempat bermainnya di Gayo (Aceh Tengah). Seni-seudati adalah jenis kesenian yang diciptakan setelah berdiri Masyarakat Islam Aceh. Seudati inong. cerita. yang berarti kira-kira obrol. dan ia dinamakan dengan saman karena para pemainnya delapan orang. sindiran dan sebagainya. 5. yang berfungsi dakwah dan hiburan. Penamaan dengan ratoh karena nyanyian-nyanyiannya mengandung kissah. karena para pemainnya terdiri dari perempuan. sekalipun kadang-kadang berlainan nama. Para pemain. yang bersifat anak kepada para pemain seudati. Saman Lukoop. seudati inong juga dinamakan pho dan bines. seorang apet wie (pembantu kiri).budaya asli yang berjiwa agama.

yaitu tari asli Aceh yang dimainkan oleh wanita melulu. TariPho. yaitu tari penghormatan kepada tamu agung dengan memberi sirih. Biasanya sebgaipembuka malam kesenian. 264 .Tari Ranup Lam Puwan.

Takengon. 265 .Tari adat dari Aceh Tengah.

salah seorang diantaranya berfungsi sebagai "syekh". Kemudian 266 . tangkulook kasab (destar asli Aceh) dan rencong disandang di pinggang. sedangkan anak seudati mengulangi syair-syair pendek waktu syech dan para pemainnya berhenti sejenak dari berkisah. dan mungkin ada juga di daerah-daerah lain dengan nama yang lain. 3. Geundrang ini terdiri dari empat buah instrumen. baju kaus putih berlengan panjang. Tari pho terdiri dari seorang Syekh-wanita dan tujuh orang gadis-gadis lainnya. diucapkan oleh syech dan para pembantunya dan diulangi kembali oleh anak seudati. Ketiga buah instrumen ini dimainkan oleh tiga orang pemain.pemain yang delapan. Geundrang juga semacam seni-gabungan (nyanyi + tari). 2. sedangkan kalau di Gayo ia bernama "bines". yaitu celana pantalon hitam atau putih. yaitu : 1. Likok. kemeja sutera berlengan panjang dengan warna yang menyolok dan pakai tangkulook Aceh. 3. Pho ini khusus Aceh Barat/Selatan. dimana anak seudati juga berfungsi sebagai musik yang mengatur gerak tari. Aneuek seudati bercelana pantalon hitam atau putih. Pakaiannya. Pho bermakna ratap. Sifat tari pho (seudati inong) hampir sama dengan seudati agam. sebuah geundrang (gendang) kecil. Geundrang. dua buah geundrang besar. satu serunai kale. S e u d a t i terdiri dari: 1. c. yaitu kissah atau riwayat yang dilagukan sambil menari. Syech dan para pembantunya sama berpakaian seragam. b. karena asal mula tari ini digunakan untuk meratap waktu kematian. yaitu gerak tari yang menuruti irama lagu. yaitu serangkum syair yang dilagukan pada pembukaan permainan seudati. Pho (Seudati Inong). 2. yang berfungsi mengatur gerak tari. dan kemungkinan sekali ia telah ada semenjak lama sebelum Islam datang ke Aceh. Sjahi (berasal dari kata-kata syair). Ratoh.

Permainan daboih. yaitu permainan keahlian dan kepahlawanan. 267 .Sejenis alat musikyang bernama Rapa—1. bunyinya hebat sekali.

268 .

Permainan Rapai Daboh terdiri dari seorang syekh yang bergelar " K h a l i f a h " . yaitu melagukan zikir. beberapa orang penabuh rebana (rapai). yang semuanya berada dibawah pimpinan/pengawasan khalifah. Rapai daboh. Rapai. hal ini menurut mereka oleh karena suatu keyakinan bahwa yang berkuasa hanya Khalik (Tuhan). Yang dimaksud dengan "rapai-wirid". jadi besi makhluk dan manusia pun makhluk. Pada waktu para penabuh rapai sedang memukul rebananya sehebat-hebatnya. antaranya yaitu : 1. d. yaitu suatu permainan ketangkasan atau kekebalan. salawat atau syair-syair agama lainnya dengan mempergunakan rapai (rebana) sebgai pengatur irama lagunya. 269 . sedangkan makhluk sama-sama tidak berkuasa. 3. dan kalau goyang pastilah senjata akan makan tubuh mereka. Rapat pulot ini terdiri dari seorang " s y e k h " dua orang "apet-syekh" dan sepuluh atau duabelas orang pemain lainnya. Rapai pulot. dan beberapa lagi pemain rencong atau senjata tajam lainnya. maka para pemain rencong memusatkan seluruh pikirannya pada keyakinan diatas. Rapai yang juga dinamakan terbang. Geundang biasa dipanggil pada waktu diadakan pesta kawin ataupun kenduri khitan ataupun pada upacara-upacara keramaian lainnya. 2. A p a sebab tubuh mereka tidak dimakan senjata. Permainan rapai di Aceh banyak macamnya. dimana mereka pada waktu sedang menabuh rebana memukul rapainya sambil bernyanyi dengan lagu-lagu tertentu terus menikam-nikam anggota badannya dengan sehebat-hebatnya. Biasanya dimainkannya pada malam Isnin dan Jum'at. sedikit pun tidak boleh goyang.menari mengikuti irama lagu yang dimainkannya. Rapai wirid. Geundrang dapat disamakan dengan sebuah perkumpulan band yang lengkap dengan penarinya. yaitu semacam rebana. hatta kadang-kadang rencongnya menjadi bengkok.

270 .yang kadang-kadang menjadipengatur tari. Suatu permainan yang sangat digemari.Permainan geundrang. semacam alat bunyi-bunyian (Instrumen Musik).

Hasjmy) Sendiri (1960). 271 .Pengarangnya (A.

272 .Lonceng CakraDonya.

C -s: o £ 273 .I I s 60 C «> O O s: o e •§ •s.

sehingga sadang-kadang orang mengatakan. bahwa rapai lagee adalah seudati yang disuarakan lewat rebana. seperti mempermainkan tali-temali sehingga akhirnya menjadi sebuah jala ikan. menuruti irama pemain alu dan tali tempurung. Seorang syech yang mahir dan ahli dapat membuat penonton haru dan takjub. sejenis dengan suling. Para pemainnya terdiri dari gadis-gadis. A d a yang besar. adalah klimaknya dari permainan rapai pulot. yaitu : 1. Rapai dalam segala macam bentuknya. f. dan waktunya bermain di malam terang bulan. hanya keahlian melagukan rebana yang menjadi titik tuju.Syekh dengan dua pembantunya menyanyikan lagu seraya menepuk rebananya sementara anak-anak pulot menari memperlihatkan berbagai keahlian. Alat-alat (instrumen) musik asli sepanjang yang diketahui di Aceh. Bansi. bedanya karena rapai lagee tanpa adanya pertunjukan keahlian. Alee tunjang. Caranya demikian : Beberapa orang memainkan alu yang ditumbuk-tumbuk atas lesung kayu membawa irama lagu-lagu tertentu. 4. Alee tunjang juga gabungan seni-tari dengan seni-suara. ataupun kepandaian lainnya. 2. dan sejumlah gadis yang lain menyanyikan ïagu sambil menari. Geudrang. dalam segala macam bentuknya. dengan enam 274 . sedangkan sejumlah gadis-gadis yang lain sambil duduk diatas tikar memainkan dengan jari-jarinya tali daun pandan yang bersambung dengan tempurung. Rapai lagee hampir serupa dengan rapai pulot. semacam klarinet. e. •K Rapai lagee. Serunai kalee. Lagu-lagu serta syair-syair yang dibawakannya hampir sama dengan seudati. Alat-alat musik. terbuat dari buluh. sedang dan kecil. 3'ang juga menghasilkan bunyi yang indah meningkah lagu alu bertemu dengan lesung. Berakhirnya sesuatu kepandaian yang dijalin sambil menari dan berlagu. 3.

dflfcubam. 4. Tundjung S*t>rafi badi<*e badjeé. {Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). t»ngj«v pakcian bu*t R«Simpiaib keheiar«n pu»r»/puln. 275 . Keupak Sawouk tccput* Tatuv Bob iMlee doib. t*r2. 2. KETERANGAN GAMBAR : 1.bab Jjeum^ra. 7. gunr-.m-i:: uri. bob tji bad oo. 5. 8. ^011.Jenis-jenis pakaian kebesaran Aceh.. 9. dari emas. .. badje. ó. KouUb Seweufe r*ubung rab 3. puijok fce- dja a t a u o r a i g Be bgngong Abt ciufts pakaian keto man ptrftiasufl pttieri daa pulent pc. AjeunS****wk djaiué ro.

18. r^nub. Boh ' h u bunjjkoih Eniuëk. bungkoih an rih 14. Tiang« Boh koïh.idjeo ba- kanljing dju. ~ ka- ompeb k-her 'nak-kanak. 24.'. Entuèk bungkoih bung- mainan kus 15. bungkus I«ki2.if!. 21 èên 22. buneong meulim- Perhiasan wanita : tempat sirih (bungkus sirih) Raja atau Uleebalang dan perhiasan kanak2 dari pada emas yang berukir (Clise Singa Ackeh). A n l t n g anfiny da 6 7 AdjeLfrit. 19. Ajeuém main si- BungkoiK (bungkus 12. sirih Ia'<u2. Subang meutjintra. Ajeucm seunanguj * a r» g - mainan g f w. 23. 3 d« 4 Boh Q< . 1 ó.B A R A N G EMAS P E R M A T A Y A N G ANTIK DIPAKAI D A L A M P E R A L A T A N D A N HARI-HARI R A Y A Keterangan gambar I. Sub3ng po'. 5 2. 276 . 20. bungkoïb. baujee iunvjo. 10. bung tjruek 17. 1 aweuk | bob bakeu- 9. Gantjing b. Gantjing boh 1 1. 8. e. T*luë gule. 25. a 'luna b. Bob djec raleb .B A R A N G . Subang mtulu. Boh Taulë mainan tja ié. dan 13. g . sirih.

tjapcng ttlut Iccu-tAg. kar. Guk?v 8 erg timv- tt K*wp*|i ba lali pinpan?. v-anitü.'»t pvf$el 1 . »»p?t. 12. 277 . ~ ari sun tehie Bungong tifïg inf>n }. 7 'cve jan k**u 3 r* ïefKJ ulre 9. Tjapinp keu ïeng *g*m. Taiue fü cf$*ruë 14. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). Iiarang2 mi dipakai dalam pt-raJatan perkawinan atau óihari-hari raj^ï (CHffe S i n g a Atjeh. n • ft*m' s« 7 Fjn>?4 . Kr po'<. 15. 16 1 Bob ago* Tjeukflm nguj.ak2. pvihiasan Iaki2. iht * 3 4 I*lwë k«u d#n keu bob 5 Nb g rhu • n f*fuë u 6. Bungong ting.Jenis-jenis pakaian emas dan cerana sirih. Serapi permainan karmk? kcvit dan ra wat bertauhJttn emas. 10 11. KETERANGAN GAMBAR 1 Kvu'ab t*p*h meuDêb!.

K\ « K M Ü I I ' K R ( . AL.S. \ D A L A M l ' E K A L A T A N t ' P A T J A K A Pt K K \ U is W D.B A « A X < » 2 V \ I I K i*miil St.'-1441.A7 WERANA ItPAK SIRIM 278 .B Uihat halamam :U» — . l \ A K A .

Tetapi seni-drama dalam arti sesuatu pertunjukan yang melakonkan sesuatu peristiwa. " R a j a K e r a " . pada tirai-tirai. seekor rama dan sebagainya. Tetapi. seulas rihan. Salueng. pada batu-batu nisan di " K a n d a n g " (pandam pekuburan). 279 . hanya salueng tidak pakai lidah dan ditiup pada sebuah lobang. masih banyak jejaknya yang tinggal pada dinding-dinding rumah lama. Rapai bruk. seni-pahat yang mewujudkan patung menjadi hilang dan menjelmakan dirinya menjadi seni-ukir. baik peristiwa dalam dunia manusia ataupun peristiwa dalam dunia binatang. menyulamkan benang tatawarna dan benang emas menjadi sehelai daun. pada rihan-rihan dan sebagainya. Aceh juga mengenai seni-pahat yang mewujudkan patung. Dengan demikian. A d a lakon-lakon yang beranma " R a j a J i n " . dengan motif ayat-ayat Qur'an. setangkai mawar. Pertunjukan dilakukan di alam terbuka. kembang-kembang. sekembang teratai. Pembawa lakon utama dinamakan " S i D a l u p a " . 6. Seni-sulam. yaitu pandai-ukir menjelmakan bakat seninya diatas kayu dan batu. b. pada tilam-tilam dan alas-alas duduk. pada tampuk-tampuk bantal. Kedua jenis dari seni-rupa ini. " R a j a Ueteun" dan sebagainya. setelah berdiri Masyarakat Islam. Seni-ukir. ada juga. jari-jari halus kaum wanita mencurahkan rasa seninya ke atas kain. sama dengan bansi. dalam zaman Islam jenis seni-rupa yang didapati di Aceh hanya : a. SENI RUPA Sebelum zaman Islam. daun-daun kayu dan sebagainya. SENI D R A M A Seni-drama seperti yang kita kenal sekarang sekarang memang tidak ada di Aceh pada zaman dahulu. yaitu rebana kecil yang dibikin dari tempurung belah. 5. Hadis-hadis Nabawi.Iobang pengatur irama dan pakai lidah.

(Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). 280 .Salah satu type dari jembatan Aceh di zaman dahulu.

didirikan dalam tahun sekitar tahun 527 H . dan c. didirikan pada 1 Ramadlan 601 H . Ibid halaman 10 Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-154. ibukota Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). ibukota negara Kerajaan Islam Peureulak. = 1353—1398 M . di sebelah menyebelah Kuala Naga (Krung Aceh). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. taman-taman dan rumah-rumah. Bandar Masmani. (234) (235) (236) (237) (238) (239) Tgk. . yaitu bangunan kota. Ibid halaman 36. M. Bandar Glee Weueng ini indah sekali. yaitu : 1. Af. (239) Dalam kota pegunungan ini dimakamkan tiga orang Raja Kerajaan Darussalam. Seni-Bangunan Sipil. didirikaan antara tahun 753—800 H . = 1205—1234 M . Setelah Kerajaan Darussalam berobah menjadi Kerajaan Aceh Darussalam. b. ibukota Kerajaan Islam Samudra/Pase. (237) 4. (238) 5. (235) Mengenai dengan ibukota Kerajaan Samudra/Pase. didirikan dalam tahun 225 H . = 1133 M .SENI BANGUNAN Seni-bangunan dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga macam. Seni-Bangunan Agama. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 19. Tgk. (236) 3. mempunyai taman-taman. Bandar Darussalam. = 1205 M . India dan Aceh sendiri. Bandar Khalifah. mesjid dan sebagainya. yaitu kota pegunungan tempat istirahat. yang dibuat sekitar tahun-tahun 601—631 H . 281 . Ibnu Bathuthah mengatakan satu kota yang indah. telah banyak dibangun kota-kota dengan perencanaan yang direncanakan oleh para arsitek-perencana dari Turkia. Bandar Salasari. SENI BANGUNAN SIPIL Yang dimaksud dengan bangunan sipil. Arabia. yaitu: a. maka Bandar Darussalam pun menjadi Bandar Aceh Darussalam. Semenjak Kerajaan Islam Peureulak sampai kepada Kerajaan Aceh Darussalam. = 840 M . Ibid halaman 37. Parsia. Bandar Glee Weueng. ibukota Kerajaan Darussalam. (234) 2. Diantara kota-kota yang telah dibangun. teratur. Seni-Bangunan Militer. gedung-gedung.

282 .Rumoh (rumah) Aceh dalam komplek BAPRIS di Banda Aceh.

Seulasa (teras muka kalau istilah sekarang) yang terletak di depan serambi muka dan bertautan. Rumoh Aceh terdiri d a r i : 1. tempatnya di depan atau disamping ataupun di belakang. tetapi masih dalam pekarangan. 7. 4. Rumoh-Dapu (kamar dapur) yang terletak bertautan serambi belakang dan agak rendah sedikit. TAMAN GAIRAH Taman Gairah dibangun semasa Sulthan Iskandar Muda dan disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Sani. Kroong-Padee (lumbung padi) yang berdiri terasing dari rumah. Rumoh-Inong (rumah induk) antara seuramou-keu dengan seuramou-likoot dan agak tinggi sedikit. sehingga dibawah kolongnya dapat berjalan-jalan. 3. Iskandar/Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin halaman 48-51.RUMOH ACEH Yang dimaksud dengan " R u m o h A c e h " yaitu rumah penduduk di kampung-kampung. Seuramou-Keu (serambi muka) yang berfungsi tempat menerima tamu laki-laki. menjadi tempat rekreasi dalam kota Banda Aceh. orang-orang kaya dan kepala-kepala kampung. 5. Seuramou-Likoot (serambi belakang) yang berfungsi tempat menerima tamu-tamu wanita dan sekaligus menjadi tempat tidur/makan mereka. yang ada keupaleh ini biasanya di rumah orang-orang besar. Rumoh-inong ini dibagi menjadi dua jurai (kamar-tidur) yang antara keduanya dibatasi oleh rambat (gang) yang menghubungkan antara serambi muka dengan serambi belakang. tapi agak rendah sedikit. sekaligus menjadi tempat tidur dan tempat makan mereka. Pintu Gerbang utamanya bergelar Pintu Biram Indera Bangsa (Pinto Khoop) dan di dalamnya antara lain berdiri sebuah bangunan yang indah bergelar Gegunungan Menara Permata. dengan 2. yang sekarang disebut juga " R u m o h A d a t " . Luas taman 1000 m persegi. 6. Rumoh Aceh terbikin dari kayu dan tinggi dari tanah. malahan kolongnya menjadi serba-guna. 283 . Keupaleh (pintu gerbang yang ada bilik kecil diatasnya). (240) (240) T.

5 5 ^ r | : * & '£ 3a 284 .I I I § s co B 5 s e 3 s: te s. 9S • I ? 5 s S "B I | § «3 h.

yang menandakan bahwa fungsi mesjid/meunasah dalam negara Islam adalah penting sekali. arsitekturnya sederhana sekali. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . yaitu : a. Qanun Meukuta Alam menetapkan. 1. M. dan berkubah satu dengan bentuk empat segi meruncing ke atas yang diatasnya dipancangkan bintang-bulan. = 1497—1511 M. Qanun Meukuta Alam halaman 44. = 127—1309 M. Mesjid Baitur Rahman ini juga berfungsi sebagai Perguruan Tinggi. (243). Diantara mesjid-mesjid yang terdapat dalam Ibukota Negara. sementara Mesjid Baitur Rahim di Kuta Alam diberi nama yang lain. (243) Ibid halaman 38.SENI B A N G U N A N A G A M A Yang dimaksud dengan seni-bangunan agama. Selain di tiap-tiap mukim. yaitu berbentuk empat segi. Tentang pembangunan Mesjid dan Meunasah ditetapkan dengan satu dasar hukum yang kuat. meunasah dan sebagainya) dan bangun kuburan. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda dan Iskandar Sani. di Ibukota Negara Banda Aceh dibangun beberapa buah mesjid yang arsitekturnya campuran gaya Arab. yaitu bangunan tempat (mesjid. = 1292 M . Kemudian oleh sulthan-sulthan sesudahnya diperbesar dan diperindah terus-menerus. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37. gaya Persia dan gaya Aceh sendiri. yang dibangun oleh Sulthan Mughaijat Syah Iskandar Sani (1045—1050 H .) bersamaan dengan didirikannya keraton baru yang bernama "Kuta Alam" mengimbangi keraton Daruddunia yang telah dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665—708 H . yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (Raja ke III dari Kerajaan Darussalam) pada tahun 691 H . = 1636—1641 (241) Di Meulek. 285 .) Waktu Sulthan Iskandar Muda mendirikan mesjid dalam Keraton Darud Dunia. karena mesjid pusat segala kegiatan ummat. Mesjid/Meunasah. Mesjid Baitul Musyahadah. Mesjid Jami Baitur Rahman. bahwa dalam tiap-tiap satu mukim harus didirikan satu mesjid dan dalam tiap-tiap satu kampung harus didirikan satu meunasah. (242) Tgk. (241) Mesjid yang didirikan di tiap-tiap mukim dalam Kerajaan Aceh Darussalam. (242) 6. maka dinamakannya dengan Mesjid Baitur Rahim. Mesjid Baitur Rahim.

286 . antara lain terdapat makam-makam Sulthan Alaiddin Johan Syah. Dalam kandang ini. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah. yang terletak dalam Kandang Raja-raja Aceh. sekarang dalam komplek BA PERIS Banda A ceh. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah. yaitu gambar makam para Sulthan dan keluarganya. Pocut Muhammad dan para keluarga/pangeran lainnya. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah.Gambar di atas ini dan gambar-gambar di halaman-halaman berikutnya.

287 .

288 .

289 .

Makam para Sulthan dalam Kandang XII. Sulthan Ri'ayat Syah Al Qahhar dan Sulthan Husain Alaiddin Ri'ayat Syah. antaranya terdapat makam Sulthan Al Mughaiyat Syah. yang kini terletak dalam asrama Kraton Banda Aceh. 290 . serta para pangeran/keluarga lainnya.

Makam Sulthan Iskandar Muda dalam Kandang Mas di Banda Aceh. 291 .

Dalam komplek B A P R I S (Badan Rumpun Iskandar Muda) yang sekarang. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah (1795—1824 M . biasanya agung-megah. yang juga berukiran ayat-ayat A l Qur'an dengan tulisan Arab yang indah.M . Iskandar: Bustanus Salatin halaman 44. H . dengan ukiran-ukiran ayat-ayat A l Qur'an yang bernilai seni tinggi. (244) KANDANG DAN M A K A M Pandam pekuburan dalam Kerajaan Aceh Darussalam dikenal dengan dua nama. terdapat dua kandang raja-raja Aceh. = 1735—1760 M . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174—1195 H . kira-kira di daerah Peunajong sekarang. b. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 45-69. Af. disamping bentuknya hebat-dahsyat. Kuburan atau batu nisan di dalam kandang. M . yang dibawah ini saja ringkaskan: (245) 1. sedangkan kuburan atau batu-nisan yang terdapat di dalam makam biasanya sederhana mempesona. = 1760—1781 M . Yang pertama terdiri dari kuburan Sultan Alaiddin Johan Syah (1147—1174 H . ) . ibu dan saudara-saudara mereka lainnya. T. = 1857—1870 M . Zainuddin telah mencatat tempat-tempat dan hal ikhwal beberapa buah " K a n d a n g " dan " M a k a m " . Kandang Raja-raja Aceh. Kandang X I I ini terletak (244) (245) dalam komplek asrama keraton Ar Raniry/Dr. Af. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273—1286 H . ƒ/. sarjana dan golongan rakyat lainnya. ) . 2. ) . Mesjid ini indah dan besar. Yang satu lagi terdiri dari kuburan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1238—1251 h. ) dan para pangeran serta saudara-saudara lainnya. ) . yaitu : a. Makam sebutan bagi pandam pekuburan para ulama. Kandang XII. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 185. Kandang sebutan bagi pandam pekuburan para raja dan orang-orang bangsawan. ) . = 1823—1836 M . A d a perbedaan nyata antara bangunan kuburan/nisan yang terdapat dalam " K a n d a n g " daripada yang terdapat dalam " M a k a m " . 292 .

ini sebuah batu nisan yang bertulisan Arab indah. dalamnya antara terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah. Aceh Besar. 293 .K A N D A N G PANGOE Kandang ini terletak dekat Lam Bhuk.

ï *> • "1 • «< ~^ ~^ t? I Os R 3 -R I a •R a CU R 5 g öo R < 3 •R* 5 1 R «s •R CO R < 3 •V < 3 5 5 294 .

Sebelah sebuah batu nisan yang berukir indah dengan ayat-ayat Qur'an. Nilai seninya cukup mengesankan.Juga Kandang Pangoe. 295 .

se' -c: •3 S 5 I< * > 8 * 53 -et I s: ! O öo § IS •§ SC g Cu *o 53 60 SC •§ SC 5 3 s e E 5U 296 .

K A N D A N G BILUI 297 .

* e S 1ë s S 298 .c (3 | I tui a co •si •i| I & *.

Batu nisan Kandang Bilui dibawah rindangnya pepohonan. 299 .

300 .

Batu nisan Kandang Biluiyang bernilai sejarah/'seni. 301 .

302 .

Makam Teungku Ja Chik (atas) Makam Teungku A wee Geutah (bawah) terletak dalam Kemukiman Lheue. Kecamatan Darul Imarah. dan banyak orang meiepaskan nazar. Dua Ulama Besar yang sampai sekarang dianggap keramat. 303 .

Batu nisan Kandang Bilui dengan lukisan tulisan Arab yang indah. 304 .

305 .

. Salah satu nisan yang berukiran tulisan Arab yang indah. Kecamatan Darul Imarah. terletak di Kampung Ulee Lueng. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Eumpee Blieng.KANDANG DALAM Yang juga disebut Kandang Ulee Lueng.

307 .53 •Si <u ai sc 2 s 53 0© SS -S Q • § SC SC 53 5C > SC •§ sc 53 £ 5U O.

Gambar-gambar ini sebahagian dari batu-batu nisannya. berukira ayat-ayat Qur'an yang halus seninya. adalah kandang para Meurah. Mukim Lam Ara Kecamatan Darul Imarah. 308 . di sana banyak makam yang berbatu nisan besar tinggi dan indah.Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang.

309 .

310 .KANDANG LEU UE Kandang Leheue terletak di Kemukiman Lheue Kecamatan Darul Imarah. sebuah batunisan yang berukiran dan berbentuk indah. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Ji-ey (Meurah Tampi).

3 «S CU CU sj •I K SS ! se •§ ss £ cu 00 SS I 311 .

Batu nisan Kandang Bilui dengan ukiran indah tulisan Arab. 312 .

13 .

KANDANG LEU UE terletak di Kampung Leu Ue. Kecamata Darul Imarah. keluarganya. Dalamnya terdapat makam para Meurah da. . sebuah batu nisan yang besar dan berukiran indah 314 tulisanArab.

315 .1 3 " ! I B ! i B 1 t § s 5.

Masih dalam Kabupaten Aceh Besar terdapat Makam Meurahmeurah di kampung Ulee Lueng. Dalam kandang ini terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . = 1490—1497 M . = 1604—1636 M . Ratu Safiatuddin dan tiga Ratu lainnya. Puteri Pahang. Dalam komplek kandang ini. 6. Kandang Pangoe. ) . Kandang Bilui. Dalam lingkungan M a k a m Teungku D i Bitay. = 1530—1539 M .sekarang. Sulthan Alaiddin Riajat Syah A l Qahhar (945—979 H . = 1539—1571 m. = 1571—1579 M . Puteri Sani. terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan A l i Mughaijat Syah (916—936 H . ) .(. ) . Kandang Bilui juga dalam Kabupaten Aceh Besar. ) dan Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah (895—902 H . antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Inayat Syah (885—895 H . Kandang ini lebih terkenal dengan sebutan Kandang Poteu Meureuhoom Meukuta A l a m Pangoe.) dan Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah(979—987 H . yang dibangun sebelum ada Banda Aceh dengan Keraton Darud Dunianya. di dalam mana terdapat kuburan beberapa orang raja. ) . Makam Meurah-meurah. 316 8. ) . = 1511—1530 m. 3. Kandang Iskandarmuda. = 1497—1511 M . terdapat kuburan Sulthan Salahuddin (936—945 H . terdapat Kandang L a m Lheue. Tiada berapa jauh dari M a k a m Meurah di Ulee Lueng. 4. yang pada nisannya bertulis-tulisan A r a b yang indah. dan tiada jauh dari makam tersebut terdapat bekas istana Keraton Darul Kamal. 7. yang terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan Iskandar M u d a M u d a Meukuta A l a m (1016—1045 H . 5. Dalam komplek Makam Meurah-meurah ini terdapat banyak sekali kuburan yang indah-indah yang pada batu nisannya berukir tulisan A r a b . Makam Bitay. . = 1480—1490 M . Kandang Lam Lheue. Kandang ini terletak dalam komplek B A P R I S sekarang juga.

Inilah makam Ratu Nihrasiyah yang terletak dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra/Pase. 317 . sungguh sangat indah. membuktikan betapa tinggi sudah seni-ukir Islam dizaman Kejayaan Kerajaan Islam Samudra/Pase. Ukiran ayat-ayat Al Quran disebelah kepala dan ukiran daun dan kembang disebelah kaki.

dalam komplek mana terdapat makam Ratu Nihrasiyah yang amat indah. Salah satu makam sulthan dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra Pase.Batu-batu nisan yang terdapat dalam komplek Makam Teungku DiBale. 318 . Samudra Pase.

dan antara lain terdapat makam Sulthan Mahmud Malik Dhahir yang juga sebagai ulama.Komplek Makam Teungku Di Bale Pase. dalam komplek makam ini. terdapat makam para ulama terkenal. 319 .

320 .Batu-batunisan yang terdapat dalam komplek Kandang Teungku di Bale Samudra/Pase.

Lamno. 321 .Bangunan Kandang Meureuhoom Daya yang terletak di Cot Glee Njong Kuala Daya. dimana dalam bangunan ini terdapat makam Sulthan Salathin Riayat Syah dan saudaranya Puteri Sitti Hawa. Makam Puteri Sitti Hawa dengan batunisan yang berukir namanya dan ayat-ayat Al Quran dengan tulisan yang indah sekali.

322 .Batunisan yang bertulisan indah dari makam Sulthan Salath Riayat Syah dalam Kanang Meureuhoom Daya di Cot Njong.

CS X. "u cO li « -Si ^3 O Q c as ^ 1 $ B £ " 5 ^ | -Si cj •§"§1 S B » ^ co Ö) J § § t * 1 * 1 ^ •s| i 3 cs •§ a ö ^ S * § f a < 3 -s % s£ s * •"• 323 .S tv § B § > cu B 1 ^ • 8 •ü E C cu 5 S g < u cs B I (X. ^ C3 1 5 .

Cu « l s'§> 5 -S 5 3 U i1 -S g «3 "3 6§ ^ 3 ? -c f) sI ^Cu 3 •~ s I ^ •5 ^ 5 CO 324 .i 5 •S a Öfl s: 3 5 O p.

. dan dalam komplek ini banyak makam-makam ulama lain.Dalam bangunan ini terletak makam Syekh Abdurrauf Syiahkuala.

326 .Makam Syekh Abdurrauf dengan batu nisan berselubungkan kain putih.

karena perang sedang berkecamuk. dan pada waktu itu tidak sempat membuat makamnya seperti seharusnya bagi seorang Kepala Negara yang gagah berani itu. Kecamatan Sukamakmur. Seharusnyalah sekarang Pemerintah dan rakyat Aceh membina makam yang layak untuk Sulthan telah sanggup mematahkan penyerangan Belanda yang pertama sehingga mati konyol seorang jenderal yang bernama Kohier.KANDANG COTBADA Kandang Cot Bada terletak dekat Smahani. Sekarang makamnya telah dipugardan telah bagus. Beliau wafat dalam pengungsian. Dalam kandang ini berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah memerintah tahun 1286-1290 H. Kabupaten Aceh. Alamarhum Sulthan Alaiddin Mahmud Syah dimakamkan di Cot Bada. (1870-1874 M). 327 . Keadaan makamnya sekarang sangat menyedihkan. setelah Banda Aceh direbut Belanda dan Ibukota Kerajaan dipindah kepedalaman. seperti terlihatpada gambar-gambar ini.

Meureuhoom Onga adalah salah seorang dari Raja Daya. Makam ini terletak dekat dengan Kuala Daya. yang mangkat dala tahun 970 H . Seterusnya di Sangeue terdapat makam Putroe Balee. yang wafat pada Syawal 623 H . 1508 M . 19.16. Kandang Raja Pidie. antara lain terdapat kuburan Sulthan Salathin Ri'ayat Syah I (neureuhoom Daya) yang mangkat dalam tahun 913 H . dan Maulana Tajuddaulah Quthbul M a ' a l y Abdur Rahman A l Pasy yang wafat dalam bulan Zulqa*idah 610 H . Kandang Meureuhoom Onga. yang mangkat dalam tahun 916 H . = 1226 M . Makam ini terletak di Meunasah Pie (Geudung). antara lain kuburan Sulthan Alaiddin Mukimin Syah (terkenal dengan nama Raja Si Uroe) yang mangkat dalam tahun 934 H . dalam kompleknya. Makam Teungku Di Iboih. ) . Masih di Banda Aceh terdapat satu makam yang bernama Kandang Blang (di Lorong Muhammadiyah sekarang). Di Gampong Pandee (Banda Aceh) terdapat banyak sekali makam/kuburan yang indah-indah. = 1511 M . Kandang Cot Gle Njong. di dalam kompleknya terdapat banyak kuburan ulama dan orang-orang Besar. = 1576 M . Juga disana banyak kuburan para Laksamana dari angkatan laut. Makam Gampong Pandee. = 1213 M . = 1589-1604 M . 21. Batu nisannya indah sekali. 17. 328 . antaranya Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. Kandang Blang. dan saudaranya Siti Hawa. = 1588 M . 18. dalam kompleknya antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah Saidil Mukammil yang memerintah tahun 997-1011 H . Dalam komplek makam Teungku di Kandang dekat Klibeuet. Kandang ini terletak diatas puncak bukit dekat rakit-jembatan Kuala Onga. 20. terdapat kuburan Maharaja Malik M a ' r u f Sjah.

Meunasah Cot Bada yang sekarang. Keadaannya juga sama menyedihkan.Kandang Cot Bada tempat berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 329 . terletak tidak berapa jauh Kandang Cot Bada. Sangat menyedihkan.

terdapat pandam pekuburan yang sudah dilindungi oleh kayu-kayu besar. yang tidak berapa jauh dari Sibreh Ibukota Kecamatan Sukamakmur. Kira-kira satu jam bermotor-boot dari Rundeng menyusur sungai Singkel. Makam Mamprai. Makam Hamzah Fansury. Ujung Peunayong. 24. yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Syiahkuala. Dalam komplek M a kam Syiahkuala ini juga terdapat dua kuburan murid beliau yang besar. 25. Memang dulu tidak sempat dibangun dengan bangunan yang layak untuk seorang Sulthan pejuang yang gagah berani. Kandang Cot Bada. Makam Syiahkuala. Makam Laksamana. 23. terdapat makam para laksamana yang pada batu nisannya bertulis dengan tulisan Arab. dan juga dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Pandam pekuburan Makam Hamzah Fansury. Sekarang oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Aceh telah membangun kembali makam yang layak bagi Sulthannya yang bijaksana dan gagah berani. karena sedang dalam keadaan perang. antara lain kuburan Syekh Abdur Rauf Fansury. Aceh Besar.22. terdapat 330 . Kabupaten Aceh Besar. seperti yang saya lihat waktu berkunjung kesana dalam tahun 1961. Didaerah Mamprai yang beralam indah. Kandang Cot Bada terletak dekat Samahani Kecamatan Sukamakmur. diatas tebing sungai yang tinggi. 26. = 1695 M . yaitu Maharaja Lila Abdur Rahim dan Sulthan Ahmad Syah. yang mangkat setelah Ibukota Negara dipindahkan dari Banda Aceh kepedalaman. Beliau mangkat selagi memimpin peperangan untuk melawan tentera penjajahan Belanda. Dalam kandang ini terdapat makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. ulama yang terkenal itu. D i Kuala Aceh terdapat kuburan para ulama kenamaan dan pemimpin-pemimpin. Inilah kandang Raja Terakhir di Aceh. Dikampung L a m Dingin. bersama dengan banyak kuburan dari para murid/pengikutnya. wafat pada malam Isnin 23 Syawal 1106 H .

dan makam para Meurah. yaitu pada masa Kerajaan Darussalam atau Lamuri. dekat dengan Lam Birah. yaitu Makam Putroe Ijoo. Diantara makam-makam itu. Darul Imarah). yang dulunya memegang kekuasaan sebelum terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. seorang Ulama Pencinta Binatang. Kecamatan Sukamakmur.MAKAM—MAKAM DIMAPRAI Sekitar daerah pegunungan Mamprai. dimana didaerah inilah terletak makam para ulama dan meurah. Semua mereka ini keturunan dari Meurah Eumpee Blieng. Makam Meurah Cot Bak Krut. 331 . suami Putroe Ijoo. makam Teungku Chik Cot Bruk. Inilah beberapa gambar dari makam-makam tersebut: Suatu pemandangan yang amat indah didataran tinggi Mamprai. yang berkubur di Kandang Dalam (Kandang Ulee Lueng. banyak terdapat makam para ulama yang sangat terkenal. Aceh Besar. Makam Tuan Di Weueng. Makam Meurah Puteh dan Makam Raja Keunajan.

332 .Makam para Meurah sekitar Mamprai.

Makam Putroe Ijoo. 333 . Makam Teungku Chik Cot Bruk.

untuk menahan arus penyerang musuh. biasanya dibangun disepenjang pantai-pantai yang strategis dan juga disepanjang perbatasan dengan negeri musuh atau dengan tempat-tempat yang telah diduduki musuh. yaitu : Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang. kembali lagi kedalam kuta. yaitu dari dalam kuta pasukan keluar menyerang musuh.beberapa makam para ulama besar dan para Meurah. yang hidup dalam zaman Iskandar Muda. tempat permainan dan tempat latihan. 334 . yaitu benteng pertahanan yang dibangun sambung bersambung panjang sekali. a. kemudian dalam keadaan terdesak atau untuk istirahat. yaitu benteng pertahanan yang berdiri sendiri pada sesuatu tempat yang dianggap strategis. Baik kuta linteueng ataupun Kuta Reuntang. Dalam sejarah kemeliteran di Aceh terkenal dua macam " k u t a " (benteng). makam Meurah Cot Bak Krut. Seni bangunan militer berujud dalam bentuk kuta-kuta (benteng) dan menara-menara pengintai. makam Teungku Cot Bruk. makam Meurah Puteh dll. antaranya Makam Putroe Ijoo (isteri Teungku Glee Weueng). benteng mana terentang sepanjang perbatasan Perancis dengan Jerman dan Belgia. seorang ahli pertahanan Perancis. sejak zaman Peureulak sampaisampai kezaman Aceh Darussalam. b. seperti umpamanya "Maginot-Line" yang direncanakan oleh Andre Maginot. Kuta Reuntang. Kuta Linteueng. banyak sekali dibangun untuk pertahanan Aceh. Fungsinya untuk menghempang musuh. seorang ulama besar pencinta binatang. SENI B A N G U N A N MILITER. KutaLinteung dapat disamakan dengan benteng-benteng pertahanan di Eropah yang dibuat sepanjang perbatasan antara dua negeri yang bermusuhan. Dalam lingkungan kedua macam benteng Aceh ini (Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang) dibangun pula mesjid/musalla. KUTA—KUTA TERKENAL.

ai c •§ 3 I a s * 1 i ÖO K: 3 3 f21 335 .

Kuta Padang. Kuta ini dibangun pada masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil (997-1011 H . Sampai kini masih utuh bekas-bekas temboknya. menghadap keteluk Krueng Raya. Krueng Raya. karena ia menjadi benteng bagi sebuah armada yang terdiri dari wanita melulu. Arsitektur dari Kuta ini hampir sama dengan Kuta Indra Patra (Ladong) dan Kuta Asan Sigli. yang menjadi intinya. Krueng Raya. 3. Yaitu sebuah kuta (benteng) yang dibangun oleh pahlawan wanita Cut Nyak Dhien. sampai sekarang masih ada bekas-bekas reruntuhannya. tetapi tidak berhasil direbutnya. yaitu Laksamana Kamalahajati sebagai komandannya. Kuta Inong Balee. Kuta ini terletak di Ladong. 2. kira-kira 30 k m dari Banda Aceh. Benteng ini terletak di sebelah timur Krueng Raya pada satu bukit yang sangat strategis. Kuta ini juga terkenal dengan Kuta Po Teumeureuhoom. sehingga berkali-kali diserang serdadu-serdadu Belanda. masih ada bekas sampai sekarang. ) . yaitu wanita-wanita janda dari pahlawan-pahlawan yang telah syahid. Masih ada tembok bekasnya. Kuta Padang ini terletak di Lam Teh pada suatu tempat dekat pantai yang strategis sekali. Makam Laksamana Kamalahayati terletak diatas sebuah kaki bukit dekat Kampung Kuta Lamreh. yaitu : 1. 336 . Kuta Padang ini. bahkan yang berhasil yaitu matinya secara konyol serdadu-serdadu yang dipaksa menyerang itu. Pemimpin dari Aramada Inong Balee dan Kuta Inong Balee i n i .Diantara kuta-kuta yang terkenal itu. Kuta Meukuta Alam. Kuta ini bernama Kuta Inong Balee. = 1589-1604 M . sebelum beliau hijrah ke Meulaboh bersama suaminya Teuku Umar Johan Pahlawan. Yaitu yang dibangun oleh Sulthan Iskandar M u d a bertempat di Krueng Raya. dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen sebagai Kepala Stafnya. 4. Kuta Indrapatra.

Reruntuhan Kuta Meukuta Alam (Benteng Iskandar Muda) yang terletak dekat dengan Teluk Krung Raya. 337 .

338 .Reruntuhan Kuta Meukuta A lam.

Kuta Podiamat. Cara membuat rencong asli itupun mempunyai syarat-syarat tertentu. juga ia satu senjata sakti yang melambangkan kepahlawanan rakyat Aceh. lebih-lebih kalau sudah berlumuran darah. KutLeubook. Masih utuh bekas temboknya. 339 . Kuta Cot Bak U . Setelah mereka berpikir berhari-hari dengan bersamadi dan istikharah. 7. Kuta ini terletak di Pidie Sigli. (246) Jadi. Kuta ini diatas sebuah gunung pinggir laut. masih banyak lagi kuta-kuta baik Kuta Liteueng ataupun Kuta Reuntang.5. (246) Teungku M. Kecuali yang telah disebut diatas. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 102-103. yaitu "Rencong". Setelah beliau mengalami kurang praktis penggunaan "siwaih" dan "keris" dalam pertempuran jarak dekat. maka beliau memanggil para pande besi dan pande senjata untuk merundingkan tentang penciptaan semacam senjata tajam yang praktis dalam pemakaian diwaktu pertempuran. Dibuat semasa Sulthan Al-Kahhar. Sampai sekarang masih utuh bekas temboknya. RENCONG. yang berbentuk "bismillah" dalam tulisan Arab. karena kedua macam senjata itu bergagang pendek menggelembung keatas sehingga sukar digenggam. Rencong disamping sebagai senjata yang sangat praktis dalam pertempuran jarak dekat. Kuta Asan. Kuta Aneuek Galoong. maka terciptalah senjata rencong itu. antaranya yaitu : Kuta Cot Gli. Salah satu senjata tajam yang sangat terkenal di Aceh. Kuta Rima. dibuat kira-kira sebelum Iskandar Muda memerintah. yaitu Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Kahhar. A l Kahhar-lah pencipta lambang kepahlawanan rakyat Aceh. Menurut riwayat. Kuta Batee Iliek dan sebagainya. Kuta-kuta lainnya. 6. bahwa yang mula-mula menyuruh menciptakan senjata rencong. kira-kira 10 km sebelah timur Krueng Raya.

(Paitylima) jong biasa diberikan oleh liadja tcbagcü pcrsal'man. antaranya Rencong Aceh yang (Dari buku: Tarikh Aceh Dan Nusantara 340 .u livhormalan dari Ixitutsa Atjeh pang her tatalikan emm ftatg aipakai oleh uleëbaiangi. Berbagai alat senjata Aceh. Perna Bintara.

biarpun mereka sudah terpencil bersembunyi kegunung-gunung yang berjauhan karena harus menyingkirkan diri dari serangan tentera Belanda. kitab-kitab. XVII dan XVIII Aceh adalah gudang ilmu pengetahuan dikawasan Kepulauan Nusantara. Banyak ulama Aceh mengadakan surat menyurat dalam bahasa Arab.K A R Y A SASTERA GUDANGj ILMU P E N G E T A H U A N Tidak diragukan lagi. Dalam masa masak meranumnya ilmu pengetahuan di Aceh. bahwa dalam abad ke X V I . menyimpulkan antara lain sebagai berikut: cukuplah sudah kenyataan bahwa segala buku-buku ilmu pengetahuan Dunia Islam dikenalnya sepenuhnya di Aceh. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 176-177. tapi tiada sedikit bilangnya mendalami pengetahuan dibidang tersebut melalui pengetahuan sempurna tentang saraf dan nahwu bahasa Arab. Dengan ini terbukti pula tidak benarnya keterangan orang-orang Belanda yang katanya mengaku ahli bahwa menjelang masuk Belanda ke Aceh disana pengetahuan agama Islam sudah diabaikan "Dr. Dr. banyaklah buku-buku. Mengenai dengan Aceh sebagai gudang ilmu pengetahuan. Sekalipun diantaranya banyak yang mengenai itu melalui terjemahan kitab-kitab bahasa Melayu. dan dari catatan-catatan dibuku yang mereka pelajari terbukti bahwa pengetahuan itu mereka pahami (melaksanakan) sepenuhnya. Kegiatan menguasai ilmu pengetahuan agama sedalam-dalamnya dibuktikan pula oleh berlangsungnya hubungan antara sesama mereka pada masa perang sabil menghadapi agressi Belanda. Hurgronje menceritakan bagaimana para ulama memahami sedalam-dalamnya hukum Islam. sebagai jembatan untuk hukum itu sepenuhnya. 341 . dan sebahagiannya masih tinggal sampai sekarang. mereka tetap kirim mengirim dan pinjam meminjam buku-buku pengetahuan (247) M. bahkan dirantau Asia Tenggara. Snouck Hurgronje yang telah memeriksa kitab-kitab yang jatuh ketangan militer Belanda. Muhammad Said menulis : 247) " kenyataan sejarah ini telah mewariskan kegiatan yang subur bagi generasi belakangan untuk memperkaya kitab-kitab pelajaran agama. karya-karya sastera yang telah dikarangnya.

Snouck Hurgronje tentang penguasaan bahasa Arab oleh ulama-ulama Aceh dizaman itu dan surat menyurat mereka dalam bahasa Arab. selengkapnya berbunyi sebagai berikut: Keterangan gambar foto kopi.tersebut. Kitab-kitab bahasa Melayu dan Aceh umumnya dikarang. Diantara kitab yang dijumpai ada pula sebuah kitab Injil salinan bahasa Arab. Apa yang dikatakan Dr. dicetak kembali ". Selama perang dengan Belanda. terus menerus terjadi surat menyurat antara para Ulama didaerah perang dengan para Ulama yang ditugaskan tinggal didaerah-daerah pendudukan kompeni. "Diantara lebih kurang 300 buah buku dan manuscript (cetakan batu dan tulisan tangan) yang ditemui kepala marsuse van der Maaten ketika menyerbu ke Keumala banyak pula yang umurnya sudah dua abad bahkan lebih lagi. Sepucuk surat dari Tiro yang dimuat dibawah ini menjadi bukti nyata dari kesimpulan tersebut. Untuk memperkaya perpustakaan eloklah kiranya jika kitab-kitab agama yang bermutu tinggi hasil karia ulama-ulama Aceh beratus tahun yang lalu itu. dikerjakan dan diterbitkan di Aceh. Surat dari Tiro itu. yang dilakukan dalam bahasa Arab yang pasih dan baik. 342 . memang benar.

usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. Terjemahannya : Kepada cucuku yang cerdas Muhammad Thahir Tiro. untuk salah seorang "CUCUNYA" BERNAMA Muhammad Thahir. Dengan kebijaksanaanmu. 343 . Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". terutama dari Teungku Haji Ibrahim. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972 dan saya foto copipada tanggal 15 Mei 1972. Segala puji untuk Allah saja. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. maka yang sangat kami butuhkan darimu.Ini adalah surat dari Teungku Muhammad Dayah Cut Tiro. Surat yang dibikin kira sekitar tahun 1880 ini. Demikian dan salam bahagia untukmu. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil.

Muhammad Thahir Tiro. dan tentu banyak pula diluar Aceh. Kalau di Keumala saja ditemui lebih dari 300 naskah kitab. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". telah mengarang banyak sekali kitab-kitab dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. maka surat menyurat antara para ulama berjalan terus dalam bahasa Arab. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. dari Teungku Muhammad Amin Dayah Cut kepada cucuandanya bernama Muhammad Thahir. Dengan kebijaksanaanmu. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. Segala puji untuk Allah saja. negeri Belanda dan lainnya. umpamanya di Jakarta. dan saya foto kopi pada tanggal 15 Mei 1972. Demikianlah dan salam bahagia untukmu. 344 . Dengan berdalilkan catatan sejarah itu. Sebahagian dari naskah-naskah tersebut masih dapat kita jumpai sekarang di Aceh. tidaklah kaliru kalau kita mengambil kesimpulan bahwa para ulama dan pujangga yang hidup selama masa Kerajaan Aceh Darussalam. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu.SEPUCUK SURAT DARI TIRO Sewaktu perang sedang berkecamuk antara tentera Belanda dengan angkatan perang Aceh. Terjemahannya: Kepada Cucuku yang cerdas. hal ini ada dua kemungkinan yaitu : a. pengarang sendiri memang dari semula tidak mau menyebut namanya. dapatlah kita kira-kira tentu amat banyak jumlahnya kalau dikumpul dengan yang dijumpai ditempat-tempat yang lain. Surat yang berbahasa Arab ini. Inggeris. Sebagian besar dari naskah-naskah itu tidak menyebut siapa pengarangnya. maka yang sangat kami butuhkan darimu. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972. Surat yang salinannya akan saya muat dibawah ini.

salinan yang lupa menyebut nama pengarang itu menjadi sumber salinan-salinan selanjutnya. dimana antara lain beliau menulis : " pada tahun Hijrah 1278. = 1641-1675 M. = 1539-1579 M). yang kalau dalam istilah modern sekarang dapat disamakan dengan "Undangundang Dasar Negara". bahwa raja yang mula-mula menyuruh susun Adat Aceh (Qanun Aceh) yaitu Sulthan Alaiddin Riayat Syah A l Kahhar (945-979 H . terutama mengenai kedudukan wanita.) dan terakhir diadakan beberapa perobahan lagi. . yaitu yang ada dalam perpustakaan pribadi saya. saya akan mendaftarkan sebahagian dari naskah-naskah tersebut. oleh Sulthanah Seri Ratu Tajul Alam SafiatUvMin Johan Berdaulat (1050-1086 H . Dalam uraian selanjutnya. = 1857-1870 M. hal mana saya alami sendiri.). Menurut keterangan Teungku Di Meulek dalam risalahnya : Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273-1286 H . yang kemudian disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah (1016-1045 H . Karena tidak ada nama pengarang pada naskah-naskah itu. Mengenai dengan ini dapat kita ketahui dari catatan Di Meulek sendiri dalam risalah Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. malahan oleh Ratu Safiatuddin disuruh bukukannya dengan lebih sempurna. QANUN MEUKUTA ALAM Qanun Meukuta Alam adalah suatu peraturan yang menetapkan dasar-dasar pokok bagi Kerajaan Aceh Darussalam. disamping disuruhnya pula menyusun kembali silsilah Raja-raja Islam Peureulak/Samudra Pase da'n Raja-raja Aceh lainnya. menimbulkan satu kesulitan bagi para penyelidik yang hendak memberi uraian terhadap naskah-naskah itu.para penyalin yang lupa menyebut nama pengarang.) memerintahkan kepada Teungku Di Meulek untuk membukukan kembali Qanun Meukuta Alam dengan membuat beberapa keterangan penjelasan. yaitu pada tanggal 12 Rajab hari Kamis maka seri baginda Duli Hadlarat Syah 345 b. sebahagiannya disertakan dengan sedikit keterangan. Qanun Meukuta Alam oleh sumber-sumber Barat sering disebut dengan "Adat Meukuta Alam". sedang sebahagian yang lain hanya pendaftaran saja. = 1607-1636 M.

Pemerintah pusat dan pembagian wilayah-wilayah negara. 9. juga Qanun Meukuta Alam menetapkan beberapa garis pokok tentang cara bagaimana seharusnya Sulthan dan para pejabat tinggi lainnya menjalankan pemerintahan. 14. 10. Kecuali itu. Hak-hak warganegara dan hubungannya dengan negara. Menteri Qadli dan pejabat tinggi lainnya. Organisasi Angkatan Perang dan gelar-gelar para perwira tinggi/ menengah. 346 . 4. Susunan Pemerintah Daerah dan tugas-tugas para pejabat daerah. 8. 3. Peraturan dasar tentang perdagangan dalam dan luar negeri. tentang masalah-masalah yang berikut: 1.Alam. Nama-nama dan gelar jabatan bagi pejabat tinggi tingkat pusat. 12. yaitu saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah Dhillu'lah Fil Alam. 5. Negara dalam keadaan perang. Syarat keadilan Pemerintah dan ketaatan rakyat. Qanun Meukuta Alam memuat ketentuan-ketentuan bagi Kerajaan Aceh Darussalam. yaitu yang mahamulia menyuruh salinkan nama-nama raja-raja Pase dan lain-lain ". maka dimasa itulah yang Mahamulia memberikan izin dengan titahnya kepada Hamba A l Faqir A l Gharib. 13. Syarat-syarat menjadi Sulthan. 11. Lembaga-lembaga negara dalam tingkat pusat serta tugas wewenangnya. 2. 7. Sumber hukum dan jenis-jenis hukum yang berlaku dalam kerajaan. yaitu Teungku Di Meulek lakab gelarannya dan namanya Saiyid Abdullah Ibnu Saidi Ahmad Ibnu Ali Ibnu Abdur Rahman Habib Abu Bakar Ibnu Usman Ibnu Hasan ibnu Wandi Meulek Said Lila Habib Syarif Abdullah Ibnu Faisal Abdul Jalil Badrul Alam Syarif Hasyim Jamaluddin Perkasa Alam Saiyid Habib Syarif Ibrahim Sulthan Jamalul Alam Badrul Munir Ibnu Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalul Lail Perkasa Alam Habib Syarif Ibrahim Saiyid Mukammil Saiyid Mukammil Habib Syarif Abu Bakar Ubaidillah Jamalul Lail. 6. Cara-cara pengangkatan sulthan. Kampung Garot Keutapang Dua Negeri Aceh Bandar Darussalam. Dasar serta rukun Negara dan sistem pemerintahan.

jadilah Adat Meukuta A l a m adalah adat betsendi Syara'. Etiquette tobe Observed at the Court. sehingga telah diambil menjadi contoh oleh beberapa negara. Perintah Segala Raja-raja. G . terutama oleh negara tetangga. yang disadur dan dijadikan batu dasar kemudian ketika puterinya Tajul A l a m Safiatuddin dan Raja-raja seterusnya memerintah. ketika diperintah oleh seorang sulthan yang bernama Sulthan Hasan. telah mengambil pedoman-pedoman untuk peraturan negerinya dengan berterus terang mengatakan mengambil teladan undang-undang Mahkota A l a m Aceh. Penerbitan hukum yang dibangun oleh Iskandar Muda memperluas kemashurannya sampai keluar negeri. Silsilah Tharaf Hulubalang dan Dustur segala kapal yang berniaga.Menurut ukuran zamannya. seperti yang ditulis ahli sejarah Muhammad S a i d : (248) "Iskandar M u d a telah mengadakan perundang-undangan yang terkenal dengan sebutan Adat Meukuta A l a m . membagi buku tersebut kedalam empat bahagian. Mesir. Portugis. Adat Majelis Raja-raja. Qanun Meukuta A l a m sudah cukup baik. Geneology of the Kings of Achin. seorang yang keras dan pemeluk agama yang setia. J . Drewes dalam introductionnya mengenai buku Adat Aceh yang juga dinamakan Adat Meukuta A l a m . 3. 2. Inggeris. D r . Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 174. 4. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. "Sebuah kerajaan yang jaya dimasa lampau di Kalimantan yang bernama Brunei (kini masuk jajahan Inggeris). 347 . Comprises a variety of regulation for Port duties and customs. Rule of Government For Kings. Spanyol dan Tiongkok. terutama karena peraturan itu berunsur kepribadian yang dijiwai sepenuhnya oleh hukum-hukum agama. yaitu : 1. (248) M. Banyak negeri tetangga mengambil peraturan-peraturan hukum di Aceh untuk menjadi teladan. Turki. also rules for the minor officer of government. ke India. Arab. " I n i suatu bukti kemashuran dan nilai tinggi negeri Aceh yang sudah dimaklumi orang masa itu " ADAT ACEH Sesuai dengan isinya. "Beberapa peraturan disempurnakan. Belanda. maka Prof.

5. . regulation for the processions on the days of the two religious feasts.dimulainya bagian kedua. pada zaman Maulana Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat" demikian antara lain tertulis pada awal bahagian ketiga ini. "yang jadi kerajaan dalam negeri Aceh Darussalam". diatas takhta kerajaan negeri Aceh Bandar Darussalam Sabda hadhirat yang mulia kepada Orang Kaya Seri Maharaja L i l a dan kepada penghulu Keurukon Raja Setia M u d a dan Keurukon Katibul Muluk Seri Indra Sura. Majelis Berangkat Yang Kedua Hari Raya. Majelis Berangkat Hari Jum'at. dan diakhiri dengan Sulthan Alaiddin Muhammad Syah yang memerintah pada tahun 1238-1251 H . 4. = 1205-1234 M . Sekalian Majelis Raja. the regulations for the King's going to the Mosque on Friday. Majelis Jaga-jaga. " maka adalah pada sanat 1015 H . 2. regulations about the ceremonies during the days just before the fasting month. Majelis Hadlarat Syah Alam berangkat sembahyang Hariraya Haji. the cermonial prosessions from the Palace to the mosque Baiturrahman on the lOth of Zulhijjah. Majelis Tabal Pada Hari Meumeugang Puasa. regulations concerning government officials. regulations for the figils in the night of the kadar in the month of Ramadlan. Mejelis Berangkat Bulan Safar. Adat Majelis Raja-raja. 7. regulations for the ceremony at wich the officials of the court make obeisnce to the King. Silsilah raja-raja ini dimulai dengan Sulthan Alaiddin Johan Syah. 3. 9. 8. maka disuruh tandakan surat seperti dalam terakata. yang memerintah pada 601-631 H . the regulations concerning Kings. maka Orang Kaya Maharaja L i l a duduk menulis : 1. = 1823-1836 M . Majelis Hulubalang. regulations for the procession on the final Wednesday of the Month Safar. 6. 348 . Catatan ini menunjukkan bahwa pencatat silsilah ini adalah hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Muhammad Syah ini. serta Keurukon Seri Indra M u d a yang di Balai Besar. Majelis Junjungan Duli.

Bagian pertama (Perintah Segala Raja-raja) terdiri dari 31 majelis atau chapters. yaitu mejelis 1 s/d 5 dan mejelis 25 s/d 31. sementara majelis 6 s/d 24 hilang dari naskah. Majelis Kedua tentang syarat bagi segala raja atas sepuluh perkara. pada menyatakan syarat segala raja-raja setelah sudah dari pada semanyam. yang diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Melayu) dengan Perintah Segala Raja-raja. terdiri atas tujuh perkara. peri menyatakan syarat Bodoanda tatkala menghadap raja itu atas lima perkara. segala raja-raja dan Menteri. "Bahwa inilah silsilah yang terqimat segala Raja-raja demikian 349 . peri mengatakan larangan atas segala hamba raja. Majelis Ketigapuluh Satu. yaitu Ismail Bapa Ahmad yang dalam bahasa Arab dinamakannya dengan "Mabainas Salathin". peri menyatakan syarat Bodoanda itu atas empat perkara. Menurut catatan padaawal bagian ini. 10. Majelis Ketigapuluh. yang terdiri dari majelis-majelis. Majelis Keduapuluh Sembilan. 5. 4. 12. 9. dan yang terdapat dalam naskah yang dipergunakan tuan Drewes hanya sebelas majelis. Majelis Pertama tentang arti raja. yaitu : 1. mengatakan kehendak segala raja-raja itu atas delapan perkara. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. Majelis Keempat. Majelis Kelima. terdiri dari lima perkara. maksudnya syarat-syarat bagi seorang duta. Majelis Keduapuluh Tujuh. 11. 8. Majelis Keduapuluh Lima. 2. yang mengatakan syarat segala raja-raja tatkala semanyam diatas takhta kerajaan. Majelis Keduapuluh Delapan. peri mengatakan kehendak (tugas) bodoanda itu atas lima perkara. bahwa yang menyusunnya atas perintah Sulthan. 6. atas lima perkara. 7. peri mengatakan syarat Hulubalang mengenai ilmu hikmat peperangan. 3. dihadapi oleh segala pendita. terdiri atas tiga perkara. peri mengatakan lima martabat kemuliaan (maksudnya lima pangkat kehormatan). segala Hulubalang Bodoanda Raja. Majelis Keduapuluh Enam. peri mengatakan arti utusan (ambasadors). Majelis Ketiga.

dewasa itu Paduka Seri Sulthan Iskandar Muda Johan Berdaulat menurunkan "dustur". Adat majelis Bandar Darussalam (Harbour Regulations) yang juga disebut Tharaf Hulubalang Dan Dustur Segala Kepala (Comprises a variety of Regulations for port duties and customs and rules for the minor officer of government) dimulai dengan taraf kedudukan para pembesar seperti yang diatur oleh Ratu Safiatuddin (the hierarchical order of functionaries). daripada adat sekalian pada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandar M u d a Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Djohan Berdaulat. A . sabda suruh salin. maka Orang Kaya Maharaja Lila Melayu salin daripada Tarakata Balai Besar daripada daftar Penghulu Keurukon Raja Setia M u d a P o Sarong Kampung Pegu dan Keurukon Bop Po Meurah. enam haribulan Rabiul Awal Yaumal Isnin Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Johan Berdaulat bersabda kepada Orang kaya Maharaja L i l a Panglima Bandar dan kepada pihak Penghulu Keurukon Raja Setia Muda. Majelis Hulubalang pada hari Sabtu. dustur adat hasil bagi sejumlah para pejabat (the regular tributes to be paid annually by a number of functionaries). seribu seratus duapuluh tahun. Telah begitulah hukum Sulthan Iskandar M u d a " Selanjutnya mengenai dengan riwayat pembukaan kembali Adat Majelis Bandar Darussalam. ditandakan didalam daftar Balai Furdhah daripada Asyur dan adat segala hasil yang lain dalam Bandar dan segala majelis Raja-raja dan Hulubalang. Adat Majelis Bandar Darussalam. disalin oleh Orang 350 . W . seperti tersurat dalam Tarakata Balai Besar sekaliannya. disebut: " P a d a hijrah Nabi S . bahwa segala silsilah daripada segala raja-raja pada zaman dahulukala sampai kita menjunjungkan khalifah Allah sekarang ini. pada empatbelas hari bulan Rabiul Awal yaumal Jum'at waktu dhuha. barulah setelah itu disebut: "Pada Hijrah Nabi S . regulations about the audience given to Hulubalangs on Saturday. melainkan di Bandar Aceh Darussalam. A . pada ketika yang baik fi saatil-mubarrak. seribu empatpuluh lima tahun.10. W . segala kapal yang berniaga tiadalah jadi ia berniaga didalam bandar yang lain.

3. 8. 17. Membaca isinya. seperti inilah majelis didalam Bandar Aceh Darussalam yang di Balai Furdhah : " selanjutnya dicantumkan berbagai ketentuan beacukai yang dinamakan dengan "adat". sehingga menurut ukuran zamannya. Adat gajah. Hikayat Aceh ini lebih tepat dikatakan riwayat (silsilah) sebahagian Raja-raja Aceh. HIKAYAT A C E H Buku Hikayat Aceh ini menurut isinya dikarang dalam zaman Sulthan Iskandar Muda (1016-1045 H . 15. 12. Adat mengiring surat. 14. Adat Orangkaya Seri Maharaja Mangkubumi. susunan 351 . 5. kita mengetahui bahwa ia bukan karangan fiktif sekalipun dinamakan "hikayat". Adat kain akan Penghulu Kawal. Adat hak kalam. umpamanya: 1. Adat Orangkaya Laksamana. ia adalah sejarah yang disusun dengan uslub bahasa kissah (novel). 2. Adat akan wakil Furdhah. 10. = 1607-1636 M . 7. Adat cap megat Sri Bujang. dimana yang menjadi titik tuju silsilah Sulthan Iskandar Muda semenjak belum Iahir sampai remaja.Kaya Maharaja Melayu maka inilah tarakata yang tersalin daripada tarakata yang asal itu. Sebagaimana telah dijelaskan. Adat kain yang kedalam. Adat besi yang terimbang. 11. Dan adat-adat lainnya lagi. Adat kuda. juga kitab ini tidak mencatat siapa pengarangnya. 6. bahwa Hikayat Aceh ini disusun dengan uslub novel. 4. 13. ) dalam bentuk prosa dengan bahasa Jawi (Melayu-Aceh). Adat lapik cap pada sebuah kapal. 16. Seperti halnya dengan banyak kitab-kitab yang lain hasil karya Ulama/Pengarangpengarang Aceh. 9. Adat kurnia persalin. Adat cap megat membuat surat. A d a t ' asyur dalam bandar. Adat kain akan Panglima Bandar.

dengan uslub yang indah. Walaupun bagaimana. dimana dinyatakan bahwa "indatu" Iskandar Muda berasal dari kayangan (baludari). dengan budi. yang penuh dengan dongeng-dongeng yang mengasikkan. pada tanggal 14 Januari 1959.w. baik dilihat dari segi bahasanya ataupun dari segi isinya. Dari namanya sudah jelas. yang antara lain berbunyi: "Ketahui. menyesuaikan dengan novel-novel yang dikarang dizaman itu. dengan nyawa. bahwa kitab ini berisi pembahasanpembahasan tentang ilmu suluk dan ilmu tauhid. bahwa Allah s. Jika kamu paham pada 352 . supaya jangan taksir kita. Dikarang dalam bahasa Melayu Lama (Jawi). Hikayat ini dimulai dengan suatu dongeng. Teuku Iskandar. Dr. b. menjadikan kita. Kitab dimulai dengan satu mukaddimah. atau dengan khidmat kita kepada guru yang sempurna mengenai Dia.bahasanya sudah cukup indah. sebagai seorang raja yang dilukiskan demikian luarbiasanya. menurut paham Syekh Hamzah Fansury. dengan hati. lengkap dengan telinga. bernilai seni. Hal ini dibuat pengarangnya mungkin karena : a. bermaksud lebih mengagungkan Sulthan Iskandar Muda. A S R A A R U L ARIFIN Karangan Syekh Hamzah Fansury. Hikayat Aceh ini sungguh bernilai sekali. hai segala anak Adam yang Islam. "Adapun sementaranya belum bertemu dengan yang sempurna bermakrifat. " dalam kesusasteraan dari Universitas Negeri Leiden.a. pandang pada limabelas baik. seorang putera Aceh yang belajar di Negeri Belanda. daripada tiada bernama diberi-Nya nama. dan daripada tiada berupa diberi berupa . tentang uraian ilmu suluk dan tauhid). telah mengambil Hikayat ini untuk menjadi pokok pembahasan dalam "Thesisnya". Nama lengkapnya : "Asraarul Arifin Fi Bajaani Ilmil Suluk Wat Tauhid" (Rahasia para cerdik pandai. dengan apa beliau telah mencapai titel " D r . Yogia kita cari Tuhan kita itu supaya kita kenal dengan makrifat kita. memenuhi nilai-nilai seni yang dihajatkan.

Keempat Qadir dengan Qudrat-Nya tamam Kelimanya Sifat bernama Kalam Keenamnya Sami' dengan Ada-Nya Dawam Ketujuhnya Basir akan halal dan haram. Tuhan kita itu yang empatnya Zat Awalnya Haiyi pertama bilang Sifat Keduanya Ilmu dan Rupa Maklumat Ketiga Murid 'kan sekalian Iradat. terdapat dalam limabelas rangkum sajak yang padat berisi. Kelimabelas rangkum sajak itu. Ketujuhnya itu adanya qadim Akan isti'dad alamin sempurna 'Alam Karena Sifat ini dengan Kamalul Hakim Bernama Bismillahir Rahmanir Rahim. karena pada syarahnya itu perkataan makrifat Allah ada dengan nyata dalamnya " Dari kutipan mukaddimah ini jelaslah. bahwa inti ilmu suluk dan ilmu tauhid yang terkandung dalam bukunya itu.baik limabelas ini. yang sukar dapat dimengerti oleh orang awam. kami salin selengkapnya: Aho segala kita yang menyembah 'kan nama Yogia diketahui apa yang pertama Karena Tuhan kita yang sedia lama Dengan ketujuh Sifat bersama-sama. Ilmu ini Haqiqat Muhammadin Nabi Menurut kan maklum dengan lengkapnya kawi Daripada Haqiqatnya itu jahil dan wali Beroleh iktibar dengan sekalian peri. sehingga memerlukan syarahan penafsirannya. 353 . lihat pada syarahnya pulang. Tuhan kita itu empunya Kamal Didalam Ilmu-Nya tiada panah zawal Rahman dalamnya perhimpunan Jalal Beserta dengan Rahim pada sekalian Jamal.

Lautnya A l i m halunyaMaklum Keadaannya Qasim ombaknya Maqsum Taufannya Hakim syu'unnya Mahkum Pada sekalian 'alamin inilah rusum.Tuhan kita itu yang bernama Aliyi Dengan sekalian Sifat-Nya senantiasa Baqi ' A l a Jami'il alamin Atharnya jadi Daripada sittu-jihat sebab inilah khali. Jikalau sisi kamu tahu akan wujud Itulah tempat kamu syuhud Buanglah rupamu daripada sekalian quyud Supaya dalam kedalam diri qu'ud. Cahaya Athar-Nya tiadakan paham Memberikan wujud pada sekalian alam Menjadikan makhluk siang dan malam Ila abadil abad tiadakan karam. Tuhan kita itu seperti Bahrul A m i q Ombaknya penuh pada sekalian thariq Laut dan ombak keduanya rafiq A k h i r kedalamnya jua ombak ghariq. Jika engkau belum tetap seperti batu Hukum dua lagi khadim dan ratu Setelah lupa engkau daripada enam dan matu Mangkanya dapat menjadi satu. 354 . Pada Wujud Allah itulah yogia kau qa'im Buangkan rupa dan namamu daim Nafikan rasamu daripada makhdum dan khadim Supaya sampai kepada A m a l yang Khatim. Jika belum fana daripada ribu dan ratus Tiada 'kan dapat adamu kau hapus Nafikan rasamu itu daripada kasar dan halus Supaya dapat barang katamu harus.

yang menghabiskan empatpuluh delapan pasa'. Terlepas kita setuju atau tidak dengan pendapat Syekh Hamzah Fansuri dalam Ruba'inya itu.Hamzah Fansuri sungguhpun dla'if Haqiqatnya hampir pada Zatus Syarif Sungguhpun habab rupanya kathif Wasilnya Daim dengan Bahrul Latif. kemudian diberinya syarahan. dan arti 355 . Syarahannya : M a k a arti subhanallah itu : Mahasuci A l l a h . murid dan pengikut Syekh Hamzah Fansuri. yang dikarangnya sangat padat dan sukar dimengerti. Dengan kitabnya ini. Cara penafsirannya dilakukan rangkum demi rangkum. Untuk menjadi pengetahuan para pembaca. Dengarkan pula ibarat syarah pulan KITAB S Y A R A H RUBAT 1 Kitab Syarah Ruba'i ini karangan Syèkb Syamsuddin bin Abdullah Sumathrani.dimana beliau memulainya: "Inilah Bait limabelas. yaitu: Subhanallah terlalu Kamil Menjadikan insan alim dan jahil Dengan hamba-Nya daim Ia wasil Itulah mahbub bernama A d i l . yaitu dikutipnya kepingan-kepingan dari sajak Ruba'i Fansuri. yang susah dipahami oleh orang awam bahkan mungkin akan salah dimengertinya. Kemudian Hamzah Fansuri menafsirkan kelimabelas rangkum sajak suluk dan tauhidnya itu dengan lebar panjang. Syarahan yang telah diberikan oleh Syekh Syamsuddin masih belum banyak dapat membantu orang awam waktu membacanya. sehingga muridnya Syamsuddin merasa perlu membuat syarahnya. namun yang sudah pasti bahwa sajak-sajak dalam Ruba'i Fansuri mengandung masalah-masalah Ketuhanan yang pelik dan sukar. Syekh Syamsuddin menafsirkan sebuah buku sajak gurunya yang bernama " R u b a ' i Hamzah Fansuri" yang berisikan masalah-masalah Ketuhanan. baiklah diturunkan beberapa bahagian dari buku Kitab Syarah Ruba'i Fansuri.

niscaya tak dapat tiada ia dalam kesempurnaan karenanya. yang tiada bagi-Nya rupa dan yang tiada bagi-Nya sekutu. M a k a kehendak kata ini. M a k a arti mahbub itu i kekasih.w. Syarahannya : M a k a arti mahbub itu : kekasih.w.a.w. M a k a bahwasanya iapun mengambil orang itu akan mahbubnya. maka yang mengambil D i a akan mahbubnya itu itupun tiada bagi-Nya lawan dengan dalil firman Allah : " A l a a ! Inna Auliaallahi la chaufun alaihim wa la hum jahzanun".a. M a k a kehendak kata itu.a.w. dan arti adil itu : yang menyamakan. M a k a arti Daim itu : nantiasa dan arti wasil itu : sampai. M a k a kehendak kata ini : maka Allah s. bahwa Allah s. M a k a kehendak kata ini. artinya : ketahui segala yang mengawasi Allah itu tiada takut akan mereka itu dan tiada mereka itu gentar. itu nantiasa Ia tiada bercerai dengan insan dan semesta sekalian itu. M a k a kehendak kata ini.w. M a k a Ahlullah mengambil dia akan mahbub-Nya supaya beroleh tolong ia pada segala pekerjaan dhahir-bathinya. daripada banyak rahmat Allah akan 356 . dan arti alim : yang berilmu dan arti jahil itu : bebal. Maka kehendak kata ini : Allah s. bahwa adapun wujud yang bernama Allah Ta'ala itu sempurna kesempurnaannya. bahwa Allah s. Maka arti insan itu : manusia. dan yang menjadikan semesta sekalian alam itu Allah s. yang "laisa kamislihi syaiun" itu artinya yang tiada sebagai suatu itu tiada bercerai dengan segala arif billah daripada martabat azal datang kepada martabat abadi. yang diambil seseorang akan mahbub itu amat kasih ia akan yang mengambil Du? akan kekasih itu lagi banyak gunanya pada yang mengambil akan kekasihnya itu.a. bahwa A l l a h s. Mahbub itu tiada berlawan Lagi alim lagi bangsawan Kasihnya banyak lagi gunawan Oleh itu bait tertawan. M a k a kehendak kata ini. M a k a arti alim itu : yang tahu.a.Kamil itu : yang sempurna.w. yang diambil dakan mahbub itu diketahui-Nya diketahui diri-Nya diambil seorang akan mahbub itu.a yang diambil akan mahbub itu tiada bagi-Nya lawan pada segala laku-nya. M a k a jika ada ia jadi mahbub pada Allah Ta'ala.

niscaya barang kemana dihadapkannya muka pengetahuannya dan muka pengenalan. bahwa Allah s. niscaya tiada terlindung padanya dan Allah yang mahbubnya itu. Syarahannya : A r t i lahir itu : yang nyata. M a k a kata ini. bahwa nyata kenyataan Allah itu amat nyata pada kedua alam. A r t i Fa-ainama Tuwallu itu : maka barang kemana kamu berhadap. Arti kamil itu : yang sempurna.a.w. M a k a pandangan kepada-Nya itulah jalan wasil kepada-Nya. daripada alam dunia dan alam akhirat. Kata i n i . barang siapa daripada arif yang mengambil Allah akan mahbubnya yang hakiki itu. Kata ini bahwa A l l a h itu kekasih akan segala arif ini nyata pada mengambil D i a .yang mengambil Allah Ta'ala akan kekasihnya itu. M a k a Allah Ta'ala mahbub-Nya yang hakiki itu tiada terindang pada-Nya. Syarahannya : A r t i mahbub itu : kekasih. Kekasihmu lahir terlalu terang Pada kedua alam nyata terbentang ahlul makrifah terlalu menang Wasilnya daim tiada berselang. M a k a jadi segala Ahlullah tertawan oleh-Nya. itu pada Ahlullah mahbub-Nya yang hakiki. dan arti gfhafil itu: lalai. bahwa jalan musyahadah kepada Allah itu. 357 . dan arti wasil itu : sampai. M a k a arti kata ini. maka barang kemana dihapannya pemandang kalbunya. jalan segala orang yang kamil. Mahbub itu tiada berhail Pada "ainama tuwallu" jangan kau ghafil " F a samma Wajullah" sempurna wasil Inilah jalan orang yang kamil. M a k a arti kata ini. tetapi nyata-Nya itu pada segala yang beroleh karunia makrifat yang sempurna. A r t i fa samma wajhullah itu : disana ada A l l a h . Kata ini. barang siapa daripada arif yang berlakukan pemandang hatinya kepada Allah itu. dan arti hail itu : rindang. niscaya tiada terlindung ada Allah padanya. Arti alim itu : barang lain daripada Allah itu.

Rangkum terakhir dari rua'i Fansuri berbunyi: Hamzah miskin orang 'uryani Seperti Ismail jadi qurbani Bukannya Ajam dan A ' r a b i Nantiasa wasil dengan yang Baqi. niscaya orang itu beroleh kemenangan dan beroleh laba yang amat besar dalam negeri dunia dan akhirat itu. dan arti daim itu: yang nantiasa. niscaya terbuka matanya yang bathin itu. maka segala arif yang hendak musyahadah kepada Allah itu. Kata ini. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia memfanakan segala yang lain daripada Allah. 358 . niscaya tiada diperolehnya jalan wasil. maka pada rupa dirinya yang elok yang tetap dalam ilmu hak Ta'ala itulah ia melihat ada Allah. Kata ini. karena jalan wasil kepada Allah itu. Kata ini. Syarahannya : Kata ini. Kata ini. maka nyata padanya keelokan rupa dirinya. barang siapa beroleh karunia Allah pengenal akan Allah. apabila arif membawa jalan musyahadah kepada Allah apakala dipejamkan kedua matanya yang dhahir itu. supaya terbuka matanya yang bathin. Hapuskan akal dan rasamu Lenyapkan badan dan nyawamu Pejamkan hendak kedua matamu Disana lihat peri rupamu. yakni menafikan akal dan rasanya.A r t i ahlul makrifah itu : orang yang bermakrifat Allah. maka hendaklah ia memejamkan kedua matanya yang dhahir itu. maka dengan matanya yang bathin itulah ia memandang kepada A l l a h . Arti wasil itu: sampai. Jika tiada ia memfanakan badannya dan nyawanya. hingga difanakannya badanny dan nyawanya pun. maka segala orang yang beroleh makrifat Allah itu. apabila terbuka matanya yang bathin itu. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia membawa jalan fana. senantiasa sampai kepada Allah dengan tiada berkeputusan sampainya itu. karena akal dan rasa itu suatu ta'jin daripada segala ta'jin makhluk.

yang membawa jalan nafi-isbat bukan ia daripada bangsa Arab dan bukan ia daripada bangsa Ajam. Bab yang kelima pada menyatakan segala raja-raja yang zalim dan segala wazir yang aniaya. A m i n . itu. Syekh Hamzah radliyallahu 'anhu. dan arti 'uryani itu : telanjang. bahwa Hamzah itu menyatakan dan mengikrarkan yang ditasdikkan dan tiada berfaal lagi ia yang pada sangkanya ada akan dia wujud dan sifat dan faal itu. Kata ini. ya Rabbal Alamin ! BUSTANUS SALATIN Kitab Bustanus Salatin ini dikarang oleh Syekh Nuruddin A r Raniry. D r . pada pihak ia meridlakan dirinya mati dan fana itu. atas permintaan Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani (1045-1050 H . Iskandar: Bustanus Salatin halaman 4-6. maka barang siapa sampai kepada yang kekal itu. M a k a kata i n i .s. M a k a dengan isbatnya itulah nantiasa ia wasil kepada Allah yang amat kekal itu. M a k a kata ini. niscaya diperolehnya kekal itu dan niscaya diperolehnyalah kekal dalam dunia dan akhirat. Kitab Bustanus Salatin terdiri dari atas tujuh bab : Bab yang pertama pada menyatakan kejadian tujuh petala langit dan bumi.Syarahannya : A r t i miskin itu: tiada bermilik. 359 . Bab yang keempat pada menyatakan segala raja-raja yang bertapa dan segala aulia yang salihin dan didalamnya 2 pasal. (249) Dr. Kata ini. = 1636-1641 M ) . didalamnya beberapa (13) pasal. A r t i wasil itu : yang sampai. Bab yang ketiga pada menyatakan segala raja-raja yang adil dan wazir yang berakal dan didalamnya 6 pasal. Penulisannya dimulai pada 17 Syawal tahun 1047 H . T. menghendaki keridlaan Allah. dalamnya 2 pasal. bahwa Syekh Hamzahmengumpamakan dirinya dengan Nabiyullah Ismail jadi qurbani pada Ibrahim a. Teuku Iskandar menulis: (249) Atas titah Sulthan dikarangnya Kitab Bustanus Salatin. dan arti baqi itu : yang kekal. Bab yang kedua pada menyatakan segala ambia dan segala raja-raja. bahwa Syekh Hamzah memasuki jalan kepada Allah Ta'ala membawa jalan nafi-isbat itu. Mengenai dengan Kitab Bustanus Salatin. dalamnya beberapa (10) pasal.

Bab yang keenam pada menyatakan segala orang yang murah lagi mulia dan segala orang berani yang besar. Lagi pula menyalin kitab ini dalam keseluruhannya tidaklah begitu mudah karena sangat tebal. Pendahuluan Sejarah Melayu dikutip dari pendahuluan Bustanus Salatin Pengarang Hikayat Hang Tuah telah mengutip pula riwayat mengenai taman yang dibuat oleh Sulthan Iskandar Sani dan dijadikan kisah istana dan Taman Sultan Rum Bab kedua Bustanus Salatin mengandungi dua pasal yang meriwayatkan sejarah Semenanjung Tanah Melayu dan Aceh. dihiasinya karangannya itu dengan suatu r u b a ' i : Ialah perkasa terlalu berani. dalamnya 2 pasal. Bab yang ketujuh pada menyatakan akan dan ilmu dan firasat dan kifayat dan ilmu tabib dan segala sifat perempuan dan setengah daripada segala hikayat yang ajaib dan gharib. Bustanus Salatin merupakan karya Nuruddin A r Raniry yang terbesar dan karya yang terbesar pula yang pernah dihasilkan oleh seseorang pengarang dalam bahasa Melayu Bustanus Salatin. Keahlian 360 Nuruddin menggunakan bahasa nampak bila ia . Ialah menjunjung inayat Rahmani. Pasal 12 merupakan saduran Sejarah Melayu dan mengandungi silsilah raja-raja Pahang. Diseluruh kepulauan Melayu terdapat salinan dari bagian-bagian kitab ini. Turun temurun nasab Sulthani. Bahkan nilai-nilai sejarahlah mengambil peranan yang lebih penting dalam karya Nuruddin yang besar ini. dalamnya 5 pasal. H a l ini mungkin karena Bustanus Salatin ditulis begitu rupa hingga bagian-bagiannya merupakan cerita-cerita yang tersendiri. disamping nilai-nilai keagamaan juga mempunyai nilai-nilai sejarah. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kesusasteraan Melayu tidak kurang juga pentingnya. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kebudayaan Melayu tidak sedikit pula. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. Meriwayatkan tentang kerajaan Sulthan ini. Pasal ini dimaksudkan sebagai pengantar bagi pasal 13 mengenai sejarah Kerajaan Aceh yang mencapai puncaknya dengan Pemerintahan Sulthan Iskandar Sani yang berasal dari Pahang.

ada kuning. sehingga kalau ia melukiskan sesuatu benar-benar indah dan hidup. ada hijau. maka mashurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. dan bermega. Kemampuannya untuk melontarkan kata-kata dan kalimat-kalimat yang hidup. berukir awan. ada seperti warna paru-paru. Maka bertiuplah angin bahagianya. dan bangunnya seperti biram berkelahi. Dan adalah sukacita hati segala manusia umpama segala bunga-bungaan yang kena rintik hujan pada ketika dini hari. maka terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. ada pancawarna. Dan beberapa cermin Cina terkena pada selang kerawang itu. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. ada berkurai. dan batu mengampar berkumai seperti perbuatan peterana. bergelar Seri Muka. ada jingga. maka beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah kurnianya." Hampir dalam segala kitab-kitab karangannya.memuja raja yang menjadi pelindungnya ketika baginda menaiki takhta kerajaan Aceh: "Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. maka dikerawangnya pada lingkar tepi-tepi kumai itu. Sebagai contoh. Maka tatkala berdirilah payung daulatnya. ada ungu. dan beberapa perhiasannya terkena "Syahdan adalah perbuatan arah kepaksina itu suatu pintu. diatas kumai. Nuruddin mempergunakan bahasa yang hidup padu bernilai seni. sungguh indah : " adalah perbuatan itu empat persegi. Maka adalah perbuatan pintu itu berkerawang. ada ablok. ada merah. adalah putih. Maka diperbuatnya pada kaki dewala itu. dan terdirilah alam daulatnya. dan beberapa kalok. ada biru. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. Dan adalah pada empat penjurunya itu bercanggai. coba kita perhatikan bagaimana Syekh Nuruddin dalam Bustanus Salatin melukiskan Kandang Darud Dunia (Makam Sulthan Iskandar Sani). sungguh luar biasa. Maka sekaliannya itu disusun dengan batu yang berbagai-bagai warnanya. Dan 361 . ada hitam. Maka diatas batu mengampar itulah ditambaknya tanah kira-kira delapan hasta tingginya.

karangan A l Imam A l Qadli Nashiruddin A b i Sa'id Abdullah bin Umar bin Muchammad Asy Syirazy A l Baidlawy. berkerawang. dan pada segenap penjurunya dibubuhnya buah berembang. Dan pada kumai dewala itu berpucuk rebung. dan kedua lapis daripada kimkha berbunga bertelepokkan air emas. bercat lagi bertulis lazuwardi berair emas. maka diatas batu itu diperbuatnya kisi larikan atas angin.pada suatu segi beberapa telepok daripada air emas dicat. berumbai-umbaikan permata bercampuran mutiara dikarang. Sekalian suratan itu air emas berukir. berbunga lawang. M a k a dalam kandang itu diperbuatnya suatu lapis lagi dewala daripada batu pelinggam yang maha putih. 362 . perbuatan Darus Salam " M a k a ada hampir Raja Nisan Darussalam itu suatu payung kerajaan berlazuwardi berbatang emas dan kemuncaknya daripada menikam merah. dan lapis yang keempat daripada zarzari. bersurat kalimah. Demikian nama yang tercantum pada halaman terjemahan tersebut. Dan adalah kelambu itu berlapis-lapis jua. Dan diatasnya sulor bayung daripada perak berukir. perbuatannya seperti sirip naga berukir. berkarang-karang seperti karang nakas. M a k a adalah diatas dewala yang tiga lapis itu berlapis-lapis langit-langit daripada kain keemasan. yang lebih terkenal di Aceh dengan nama julukan Teungku Syiahkuala. dan dibawah kemuncaknya itu terkena beberapa permata yang tiada terhargakan " TAFSIR B A I D L A W Y Asli kitab tafsir ini bernama "Anwaarut Tanzil W a Asraarut T a k w i l " . Yang dimaksud. bertelepok berselimpat. berumbai-rumbai daum emas. dan perbuatan kumai itu berkerawang. yaitu Syekh Abdur Rauf Fansury Singkel. dan kemuncaknya bersalup dengan suasa. Tafsir A l Quranul Karim ini diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Bahasa Melayu lama) oleh Syekh Abdur Rauf bin A l i Fansury A l Jawy dan diberi nama "Turjumanul Mustafid". Dan lapis yang ketiga daripada kain keemasan. M a k a dikenanya pada bara pintu itu dua tempat. bersemburan air mas " M a k a adalah kemuncak Raja Kandang itu daripada perak. selapis kelambu daripada warna pelangi.

Untuk contoh. mari kita perhatikan terjemahan. karena penterjemah. dan telah kami periksa dengan sungguh-sungguh. lagi yang amat mengasihani hamba-Nya yang mukmin didalam negeri Akhirat itu. yaitu Syekh Abdur Rauf Ibnu A l i A l Fansury adalah ulama yang terbaik pada zamannya. adalah tafsir yang pertama-tama dalam bahasa Melayu (Indonesia). Tuhan yang mempunyai segala Mahluk. dan tiada ada perobahan dan penyimpangan. Syekh Ahmad Petani. Bermula dikehendaki dengan jalan yang dimurkai disini. b. lagi yang amat mengasihi hamba-hamba-Nya yang mukmin didalam negeri akhirat. dan karena itu Syekh Abdur Rauf dalam hal ini berjasa sangat besar. oleh pentashih pada percetakan menilai Syekh Abdur Rauf sebagai berikut: \ "Sungguhnya Baidlawy yang terkenal. Beri petunjuk oleh-Mu akan kami jalan yang betul. dimana ketiga-tiga mereka bermukim di Mekkah dan terpandang sebagai ulama-ulama kenamaan. lagi Tuhan yang amat murah didalam dunia ini. Pada Akhir cetakan yang keempat. dan dengan terjemahannya itu penterjemah bermaksud agar dapat diambil manfaat oleh penduduk kepulauan Jawi (Melayu) " Pengakuan ini ditandatangani oleh : a. " Kami tentukan akan Dikau ibadat dan kami tuntut daripada-Mu tolong atas berbuat ibadat dan yang lainnya. tanpa ada tambahan atau kekurangan. jua ku mengambil berkat pada membaca fatihah i n i . c. tafsir Surat A l Fatihah: "Dengan nama Allah yang amat murah didalam dunia ini. jalan segala Yahudi dan jalan segala Nasrani " Selanjutnya mari kita kinyam tafsir surat terakhir. yaitu Surat A n Nas : 363 . Syekh Idris Kelantani. Raja yang memeriptahkan pada Hari Qiamat. lain daripada jalan segala yang dimurkai atas mereka itu dan lain daripada jalan segala orang yang sesat. yang semoga dilimpahi Allah dengan rahmat-Nya dan ditempati dalam sorganya.Tafsir terjemahan ini. Syekh Daud Petani. Segala puji sabit bagi A l l a h . dimana kami dapati bahwa terjemahan kedalam bahasa Jawi (Melayu) adalah terjemahan yang sesuai dengan aslinya dalam bahasa Arab. jalan segala mereka itu yang telah Kau anugerahi nikmat atas mereka itu.

yang dikasihani Allah Ta'ala jua kiranya akan dia dan diterimanya. Berlindung aku itu daripada kejahatan waswas syaithan yang kufur kemudian. yang di Jawikan akan dia oleh Syekh kita dan ikutan kita kepada Allah Ta'ala. atas permintaan Ratu Tajul A l a m Safiatuddin. . Menurut catatan pada akhir kitab. dan dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi para Kadli (Hakim). Karangan Syekh Abdur Rauf Fansury-Singkel." Kata olehmu. maka pengarang menulis : 364 . lagi Waliyullah yang fani fillah ta'ala. Miraatut Thullab selesai dikarang pada hari Sabtu tanggal 8 Jumadil A k h i r 1083 H . aku berlindung kepada Tuhan yang menjadikan segala manusia dan yang memilikkan mereka itu. yakni daya daripada tiaptiap zikir Allah yang ia memberi waswas pada segala hati manusia " Salah seorang murinya yang bernama Daud Jawi anak Ismail anak Agha Musthafa anak Agha A l i Rumi. = 1641-1675 M . yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Syiahkuala. yaitu pada masa pemerintahan Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat (1050-1086 H . ya Muhammad. Setelah dia memuji Allah dan mengucapkan salam bahagia kepada Rasul Utamanya. membubuhi catatan pada akhir tafsir i n i : ' ' Dan telah sempurnalah tafsir Quran yang amat mulia lagi yang dinamai dengan Turjumanul Mustafid. lagi Tuhan segala. dan diberi Allah Ta'ala manfaat jua kiranya akan kita. ) . Kitab ini adalah kitab H u k u m Islam yang agak lengkap pertama dikarang dalam bahasa Melayu. Aminuddin Abdur Rauf anak A l i Jawi lagi Fansuri. dengan berkat ilmunya didalam dunia dan didalam akhirat. Perkenan oleh-Mu hai Tuhanku ! " MIRAATUT T H U L L A B Nama lengkapnya : Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati Ahkaamisy Syar'iyah (Cermin para mahasiswa untuk memudahkan mengetahui hukum-hukum Syara'). dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimah kitabnya. Mengenai sebab dan maksud tujuan mengarang kitab ini. yang alim lagi 'allamah .

Makam ini terletak di negeri Blang M e . 365 . Teungku Said Syarif. 10. salah seorang diantaranya yaitu Qaid Ja'kub (mungkin seorang perwira tinggi) yang meninggal bulan Muharram 630 H . Terletak juga di sebelah kiri sungai Pase. = 1400—1428 M . antara lain kuburan Ratu Nihrasiyah Rawangsa Chadiju (801—831 H . ) . Dalam komplek Kandang Samudra yang tuletak di sebelah kiri Sungai Pase. = Agustus 1232 M . Dalam komplek M a k a m Cot Astana ini (juga di daerah Pase) didapati kuburan para ulama besar. Makam Teungku Peuet-Ploh-Peuet. yang diduga tulisan Aceh lama. Blang M e . Meskipun batu-batu nisannya sangat sederhana. Kandang Kuta Karang. antaranya Teungku Sareh. namun juga bertulis dengan huruf Arab yang indah yang memiliki nilai-nilai seni. Dalam komplek makam ini (juga di Pase) terdapat kuburankuburan yang berbatu nisan dengan tulisan kuno. 14. Makam Teungku Sidi. Makam Blang Peuria. 13. antara lain terdapat kuburan Sulthan Malikus Salih (659—688 H . 11. Dalam komplek makam ini terdapat kuburan Pangeran Abdullah yang meninggal dalam tahun 799 H . = 1407 M . 12. D i sana juga banyak kuburan ulama-ulama dan orang-orang besarnya. = 1261—1289 M . Makam Teungku Di Bale. makam Cot Astana.9. Kandang Samudra. Dalam komplek Kandang Kuta Karang ini banyak sekali kuburan raja-raja Pase yang indah-indah. banyak terdapat kuburan para ulama dan beberapa orang Sulthan yang memerintah sekitar tahun-tahun 1400—1500 M . ) . . siapa adalah turunan dari salah seorang Khalifah Daulah Abbasiyah. Dalam komplek makam yang terletak di sebelah kanan Sungai Pase ini. 15. Makam Blang Peuria ini terletak di daerah Geudong.

. yaitu Amirul Mukminin A b u Bakar. maka Ia menjadikan dibumi ini Khaiifah-Nya yang menggantikan Dia pad?. dan dipalingkannya jua kiranya daripada hadlarat yang mahamulia kejahatan segala mereka yang dengki akan dia daripada laki-laki dan perempuan. Dikekalkan Allah s. 366 .s." maka dijadikannya akan segala perkara yang khariji ini dari pada Nur Nabi kita Muhammad yang sebaik daripada segala manusia. yang tiada siapa dapat memelikkan dia lain daripadanya. jua kiranya akan daulat hadlarat yang mahamulia. yang amat keras dan ditinggikannya kiranya akan martabat hadlarat yang mahamulia dalam dunia dan akhirat. tujuh petala langit dan bumi. " Yaitu Sulthan yang amat besar dan Raja yang amat mulia. Dan ditolonginya jua kiranya bathin. lagi yang berpegang mereka itu kepada Syari'at Nabi kita Muhammad yang mulia. yang menghukumkan segala manusia dengan hukum yang telah diturunkan Allah Ta'ala ia kepada Nabi-Nya pada tiap-tiap negeri daripada segala Negeri Islam. Setelah sudah Khalifah Nabi kita. Maka setengah daripada segala perkara yang tersebut itu. melakukan segala hukum-Nya. "Setelah sudah Ia menjadikan tujuh petala langit dan bumi.w. dan Usman dan A l i Radliyal-Lahu'Anhum. maka adalah Khalifah itu bagi Imam yang empat dalam tigapuluh tahun daripada segala tahun yang banyak. seperti rirman-Nya : Bahwasanya A k u jua Tuhan yang lagi akan menjadikan dibumi seorang Khalifah. penghulu kita dan tuan kita yang arif billah. " Dan setengah daripada segala raja-raja itu. " D a n adalah mula-mula Khalifah pada lahirnya bagi Adam a. paduka Seri Sulthanah Tajul A l a m Safiatuddin Syah Berdaulat Dhillullah fil A l a m anak paduka Seri Sulthan Raja Iskandar M u d a Johan Berdaulat. lagi yang berjalan atas jalan penghulu segala Nabi Allah yang mursal. yaitu Muhammad anak Abdullah yany sebaik-baik perangai segala manusia. kepada kebajikan yang sekarang dan yang lagi akan datang. dengan tilik pengasih dan penyayang dan insaf.w. " Setelah sudah Khalifah Imam yang empat. maka adalah hukum Khalifah itu segala raja-raja yang be>ar-besar. yang Khalifah ia pada melakukan segala hukum Tuhan dalam tanah Jawi yang dibangsakan kepada Negeri Aceh Darussalam yang mubarak. dan Umar. dan kesudah-sudahannya bagi Nabi Kita Muhammad Rasul Allah s. yang menilik ia pada tiap-tiap ketika dan masa kepada segala mahluk.a.

jua kiranya dua buah negeri itu dengan berkat kemuliaan penghulu segala manusia. maka mohon kebajikan aku kebawah hadlarat-Nya dengan sembahyang istikharah pada berkenankan sabda hadlarat yang mahamulia itu. yang muhtady kepadanya orang yang menjabat jabatan Qadli (Hakim) pada pekerjaan hukumnya daripada segala hukum Syara 'Allah yang mu'tamad pada segala ulama.. dan daripada segala ulama yang mengerjakan seperti yang ada pada ilmu merka.w.). atas anugerah yang demikian itu. yaitu Nabi kita Nabi Muhammad Rasul Allah s. yang dibangsakan kepada bahasa Pasi (Bahasa Melayu-Pase. jua kiranya akan keduanya dan dikekalkannya jua kiranya akan keduanya dalam kebajikan dan afiat dan segala nikmat yang sempurna.a. insya Allah Ta'ala.yang dibangsakan kepada Imam Syafi'i r. lagi fadlil. maka kukaranglah akan dia kitab ini dengan tolong Allah s. dan adalah perpegangan yang kukarang akan dia itu atas mafhum kitab Fathui Wahhab. Tuhan yang amat mulia.a. yang tiada berumah tangga daripada mereka itu dan yang ada berumah tangga daripadanya pun.a. akan daku dengan sebab dua orang saudaraku yang salih. sebab lama aku berdagang dan diam pada segala negeri daripada negeri Jaman.a. Dan adalah aku keberatan pada menjunjung sabdanya yang demikian itu. melainkan pada barang yang kutambihkan atasnya dalam kitab ini." Dan ditolonginya puia kiranya akan segala mereka yang menolong hadlarat yang mahamulia. karena kurang fasahatku pada bahasa Jawi. lagi yang berturut-turut. padahal aku berbuat bakti akan dia. dan akan Pesuruh-Nya dan akan raja-raja kamu.a. dan tatkala dianugerahinya akan daku dengan keduanya itu. dipelaharakan Allah s.w. bahwa kukarang baginya sebuah kitab dengan bahasa Jawi. Maka adalah hadlarat yang mahamulia itu telah bersabda kepadaku.a. pun daripada segala hulubalangnya yang besar-besar dan yang kecil-kecil. daripada sangat lobanya akan agama Rasul Allah. yang fasahah keduannya pada bahasa Jawi itu. dan Mekkah dan Madinah.w. " Maka mengucap syukurlah aku kahadlarat Allah s. lagi yang amat mengabulkan taubat hamba-Nya.w. " Dan kuperkenankanlah akan sabda hadlarat yang mahamulia yang demikian itu. " Maka dianugerahi Allah s. karena firman Allah: berbuat bakti kamu akan Allah Ta'ala.w. -Penj.w. dan 367 . dipermulia Allah s.a.

failit.kunamainya kitab ini Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati A h kaamisy Syar'iyah L i l Malikil Wahhab. riba. " Dan kukatakan : ketahui olehmu hai orang yang dijadikan akan Qadli.a. kuasa atas harta anak kecil. barang hilang dan lainnya. hanya tiga rubu' saja. ditolong Allah s. bahwasanya menghukumkan antara segala manusia itu. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata). hukum khulu'. Hal ini mungkin. c. pembeslahan. wakaf. 368 . beliau memberi beberapa nasihat kepada para Qadli (Hakim). Berbeda dengan kitab-kitab Fiqh (Hukum Islam) yang lain. dan kuharap akan hak Subahanahu Wata'ala mengurniyai aku taufiq. perdamaian. yaitu : a. anggunan. siapa siapa boleh dikawini. dalamnya bahaya yang amat besar dan pahala yang amat banyak " Selanjutnya. orang yang menilik dalamnya seperti yang beroleh manfaat ia dengan segala asalnya. mendua-laba. tiada mengandung " R u b u ' Ibadat" (hukum Bidang Ibadat). perkongsian. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata) antara lain berisikan uraian-uraian tentang jual-beli. pesta kawin. kepada siapa kitab-kitab ini ditujukannya. antara lain berisikan uraian-uraian tentang hukum nikah.a.w. sewa menyewa. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). b. barang beroleh manfaat jua kiranya dengan kitab Miraatut Thullab i n i . perdagangan buah-buahan dan sayur-mayur. barang dagangan sebelum dan sesudah serah terima.Nya. perdagangan budak. insya Allah. agar mereka benarbenar menjalankan tugasnya dengan adil dan sesuai dengan amanah Allah dan Rasul. maka kitab Miraatut Thullab ini. sebelum pengarang memasuki kepada kandungan kitab. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). hutang piutang. karena kitab Miraatut Thullab ini ditujukan kepada para Qadli (Hakim) dan para mahasiswa jurusan qadla'. urutan wali. artinya : Cermin segala mereka yang menuntut ilmu Fiqh pada memudahkan mengenai segala hukum Syara ' A l l a h " Dan kupohonkan kehadlarat Allah s. jua kiranya akan daku dan akan dikau. yaitu jalan yang betul dan beroleh kemenangan pada hari kiamat.w. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). persemandaan.

membuktikan betapa berharganya kitab tersebut. 369 . yaitu halaman pertamanya dan halaman terakhir.Kitab Miraatuththullab yang telah dicetak. Fotokopi yang di bawah ini. Kitab karangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala ini telah puluhan kali dicetak.

dakwa dan pembuktian.thalak. maka kubawa kepadanya suatu risalah bahasa Arab daripada perkataan dan yang telah dipegang oleh kebanyakan segala orang Jawi. masa iddah. yang mungkin pengikut Syekh Hamzah Fansuri dan Syekh Syamsuddin Sumatrani. bertujuan menolak atau membantah risalah-risalah mengenai masalah tersebut yang dikarang oleh ulama-ulama suluk.a. atau memang kedua beliau sendiri. antara lain pengarang menjelaskan dalam mukaddimah risalahnya itu : " maka tatkala sampai saudaraku Syekh Abdur Rauf anak A l i ghafaral lahu 'anhu ke Banda Aceh Darussalam. Setelah itu menilik ia apa ada sesuatu yang nyata baginya daripada segala rupa dan segala barang.w. dan yang telah diperbesar mereka itu akan dia hingga seolah-olah adalah perkataan itu pada mereka itu tiada sah dan tiada sempurna makrifat. KASYFUL MUNTADHIR Kitab ini karangan Syekh Burhanuddin. petunjuk-petunjuk kepada Qadli mengenai penyelesaian perkara/sengketa dan lain-lainnya. fasach. maka adalah iblis. dipeliharakan Allah s. maka ia mengambil nafas lillah kepadanya. pencurian. dan lain-lainnya. ruju'. pembebasan budak. sumpah. yang berisikan uraian-uraian mengenai keadaan orang pada waktu "sakaratul-maut". jua kiranya akan dia daripada bid'ah dan mengadu-mengadu. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). maka adalah ia nasrani. Ii'an. juga dalam Miraatut Thullab ada pasal-pasal yang menguraikan masalah-masalah penyaksian. M a k a jika menilik ia kepada keadaan rupa itu hitam. maka hendaklah ia mengucap : Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. Qishash. Dalam menerangkan mengapa dan untuk apa kitab Kasyful Muntadhir dikarang. apabila sangatlah sakitnya dipandangnyalah dalam sakitnya kepada sakaratul-maut. murid dan sahabat utama Syekh Abdur Rauf Fansuri. nafaqah dan lainnya. zina. 370 . antara lain berisikan uraianuraian tentang pemberontakan. " D a n jika menilik ia kepadanya itu merah. Kecuali itu. melainkan dengan mengetahui perkataan itu. riba. dhihar. demikian bunyinya (hasil maknanya): "Bahwasanya orang sakit. perampokan/pembajakan.

maka dikarang. " D a n jika menilik ia kepadanya itu kuning. M a k a bertanya aku kepadanya : Adakah muktamad seperti perkataan yang tersebut dalam risalah itu atau tiada ? M a k a jawabnya : Tiada aku tahu akan seperti perkataan yang tersebut dalamnya itu dan tiada pernah kulihat dalam kitab Hadis dan tiada dalam kaum ahlus Sufi seperti yang demikian itu. maka adalah ia Muhammad s. Kemudian maka kupindahkan daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. suatu risalah bahasa Arab pada menyatakan perkataan yang telah diperpegang akan dia pada ketika sakaratul maut. ya Muhammad. "Demikianlah hasil makna perkataan yang dalam risalah itu. Anta Allah huwa huwa. 371 .s.maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa. pada menanyai dia kepadanya demikian bunyinya : Tanyai hamba Syekh kami.. hanyasanya yang kulihat dan yang kuperpegang lain daripada itu. nafa'allahu bi'ulumihi. maka hendaklah ia mengucap : M a Syaa Allah. dan daripada perkataan yang datang ia daripada Malikul maut pada ketika ia mengambil nyawa dengan apa dikenal oleh segala manusia yang sakaratul maut. adakah perkataan itu sahih yang tersebut ini pada sebuah kitab daripada segala kata Hadis atau daripada kata segala kitab kaum ahlus Sufi atau tiada ? " M a k a jika perkataan ini benar.a. hendaklah Syekh kami menyuruhkan bagi kami suatu perkataan yang muktamad daripada perkataan yang datang ia daripada orang sakaratul maut.. maka adalah ia Yahudi. maka pinta daripada Syekh kami. bahwasanya ia mengetahui akan Malikatul maut atau syaithan. maka adalah ia Jibril a. supaya mudah memahamkan dia segala yang mubtadi. "Setelah itu. " D a n jika menilik ia kepadanya itu hijau. "Setelah itu. kebenua Madinah Rasul kepada Syekh kita Maulana Ibrahim anak Hasan Kurani Asy Syafi'i Asy Syathari. " D a n jika menilik ia kepadanya itu putih. nafa'allahu bi'ulumihi. maka dikirimkan seperti perkataan yang tersebut dalam risalah yang kubawa kepadanya itu. kaana lilmukminina ya huwa huwa. maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa huwa. maka dalam kitab yang mana tersebut ia.w. dan dengan zikir yang mana diistighal segala manusia terafdlal pada ketika sakaratul maut itu ? " Demikianlah ditanyai kepada Syekh Burhanuddin. maka hendaklah ia mengucap : Qul : Huwa Allahu Ahad.

mengamalkan firman Allah : wa Ta'awanu 'alal birri wat taqwa. artinya : matikan diri kamu sebelum mati." Setelah itu. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah Syahi Berdaulat Dhillullah F i l A l a m Ibnu Sulthan Marhum Ahmad Syah. yang radliyallahu jua kerajaan. supaya mudah memfahamkan dia segala yang mutadi " MUDHHARUL AJLA. kitab yang menguraikan tentang ilmu tauhid dan masalah-masalah ketuhanan. dan setengah daripada takut akan Allah itu membesarkan akan Kalimah Tauhid kepada segala daging dan darah. artinya bertolong-tolong kamu atas berbuat kebajikan dan berbuat takut akan Allah. maka dikirimkan oleh Syekh Burhanuddin akan jawab tanya itu suatu risalah yang bernama "Kasyful Muntadhir" Kemudian maka kupindahkan ia daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. Nama lengkapnya : Mudhharul Adjla Ha Rutbatil A ' l a . ) Kitab ini dikarang atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah. yaitu L a Ilaha Illallah. Bahwa fakir yang hina itu menyatakan "Ilmu T a u h i d " yang sebenar jalan kepada mati anak Adam yang meubahgia. seorang ulama/ahli hukum Islam yang terkenal. dewasa itu fakir yang hina Jalaluddin telah dititahkan oleh hadlarat tuan kita Syah A l a m . = 1735-1760 M . artinya kunamai akan dia Cermin yang Amat Bersih Kepada Menilik Martabat Yang Amat Tinggi " JAMU'U JAWAMITL MUSHANNAFAT Kitab ini kumpulan karangan-karangan (risalah) dari beberapa 372 . seperti sabda Nabi : Mutu Qabla an tamutu. yaitu Sulthan yang mahabesar kerajaan lagi maha tinggi derajatnya. M a k a fakir yang hina ini berkenankan pintanya yang mulia serta menjunjung titahnya yang mahaindah. wa samaituha bimudhharil Adyla ila rutbatil a'la. lagi mulia bangsanya. maka pada hijrah seribu seratus limapuluh dua tahun. Kitab ini dikarang oleh Syekh Jalaluddin. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . seperti yang ditulis dalam mukaddimah kitabnya itu : "Adapun kemudian dari itu.

Cahaya berhimpun sepandang mata. oleh Syekh Ismail didahului dengan sekumpulan syair yang menurut ukuran zamannya sudah cukup baik. dengan maksud agar dapat diketahui oleh segala yang berhajat. himpun bagi himpun bagi segala karangan. seperti ditulisnya dalam mukaddimah : •• a k a aku himpun setengah daripada segala kitab bagi Ulama-ulama yang besar-besar dan segala Faqih yang mulia. Segala permata yang terpakai. Ajaib Subhanallah. Segala bagai mutiara. 373 . Setelah puji Allah Ahad. Adapun syair tersebut selengkapnya berbunyi: Alhamdulillah sekalian puji. supaya beroleh manfaat dengan dia oleh setengah orang singkat ilmunya seumpamaku. yang dalam kalangan rakyat Aceh dan orang-orang Melayu lebih terkenal dengan nama " Kitab Majmu' " atau "Kitab Delapan". hal keadaannya berhias dengan berbagai-bagai mutiara dan berbagai-bagai manikam yang terkarang " m Sebelum mukaddimah. Salawat meuhat akan Saiyidina. Yang berusaha mengumpulkannya kedalam satu kitab.orang ulama Aceh yang terkenal. Wahai Ikhwan yang muslimin. Segala manikam himpun disana. Wasiat sepatah dagang hina. Karangan ini intan kenarang. yang mengandung delapan buah kitab dan sebuah tambahan. Beliau menamakan kitab kumpulannya ini dengan "Jamu'u Jawami'il Mushannafat". yaitu seorang Ulama Aceh terkenal yang bernama Syekh Ismail bin Abdullah A l Asyi. Tuhanku Rabbi amat kuasa. Orang yang yakin akan Rabbana. dan kunamai akan dia dengan Jam'u Jawami'il Mushannafat. Yakub yang merah zamrud yang hijau.

Daripada Rabbi Tuhan Yang Esa. Kitab ini membahas masalah-masalah hukum Islam (Fiqh). Yang zahid lagi war'a. Sahabat seraya sama serta. Keempat nasihat daripada Wali. Adapun kedelapan buah kitab yang terhimpun dalam kitab Jam'u Jawami'il Mushannafat. Serta haqiqat berhimpun disana. Orang yang suci daripada dausa. antara lain dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya sebagai berikut: 374 . W a ya sitti jantan betina. Menjadikan waki masuk syurga. Ngaji hai tuan pada orang alim. Kedua pengajaran daripada Nabi. Itulah thabib mengobat luka. Orang yang alim lagi mursyid. Ketiga pengajaran Tabi' Tabi'in. yaitu : I. Anak Melayu tuha muda. Yang ikutan sahabat mulia.Wahai tuan anak penghulu. Siapa yang pakai karangan ini. Karangan ini obat hati. Siapa yang suruh mengarang kitab ini dan apa maksudnya. Orang yang pakai jati penawa. wa ya saidi. Wa Y a Ikhwan. Terlalu indah pengajaran ini. HIDAYATUL' AWAM Karangan Ulama besar Syekh Jallauddin anak Syekh A r i f Billah Syekh Jalaluddin. Ilmu syari'at dan thariqat.

maka aku namai akan dia "Hidayatul 'Awam" pada menyatakan perintah Agama Islam. seorang daripada sahabat Raja itu yang takut akan Allah Ta'ala. Kitab ini membahas masalah mengenai niat waktu takbiratul ihram. dan segala yang wajib " II. Mungkin Syekh Jalaluddin juga. pada menguraikan maksud dan aku namai akan dia Kasjful Kiraam. yaitu Muhammad Zain anak Faqih Jalaluddin. anak Qadli baginda Khathib. karena ia merupakan bahagian dari Fiqh. lagi yang mahatinggi derajatnya. yaitu Muhammad Zain anak Faqih yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. pada lima hari bulan Muharram zaman Paduka Seri Sulthan yang besar kerajaannya.) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . K A S Y F U L K I R A A M Karangan Syekh Muhammad Zain bin Faqih Jalaluddin. telah mengampun Allah baginya dan bagi kedua ibu-bapanya. dan segala barang yang bergantung dengan dia dari pada segala syarat. Bahwa aku suratkan baginya suatu risalah yang simpan. sallamahul-Lahu Ta'ala. karena ada perselisihan. III. yaitu Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat dhillullah faqir yang hina. Khadim ulama Haji Jalaluddin anak Syekh yang arif billah. = 1727-1735 M. yang membahas masalah pembagian pusaka berdasarkan ajaran Quran." pada hijrah Nabi seribu seratus empat puluh. F A R A A I D L U L Q U R A N Kitab kedua bernama "Faraaidlul Quran". maka aku kehendaki bahwa aku perusaha satu kitab yang kecil. seperti yang dinyatakan dalam mukaddimahnya : " berkata faqir yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. yang hidup sekitar pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja Lila Ahmad Syah (1139-1147 H . pada menyatakan niat taktala tabiratul ihram " 375 . Syafi'i mazhabnya. dan perintah sembahyang lima waktu. Setelah aku lihat beberapa manusia bersalah-bersalahan mereka itu pada niat tatkala takbiratul ihram. = 1735-1760 M). Tidak disebut siapa pengarangnya. Syekh Jalaluddin. Aceh negerinya.

dan aku namai akan dia Talkhishul Falaah pada menyatakan segala hukum thalaq dan nikah. (1795-1823 M. telah memaafkan Allah Ta'ala daripadanya dan daripada segala ibu bapanya. bahwasanya aku kehendak bahwa aku himpunkan akan beberapa Hadis Nabi s. antara lain sebagai berikut: " kemudian dari itu. yang diriwayatkan akan dia dengan isnad yang sahih dan dengan riwayat yang kepercayaan. . 1209-1238 H . Sanya telah memohonkan akan daku oleh setengah daripada sahabatku. dan aku ambilkan akan segala maksudnya jua. lagi yang sangat ja'if daripada segala hamba Allah. maka berkatalah faqir ilal-lahi Ta'ala. bahwa selesai dikarang pada hari Isnin waktu dhohor. Pengarangnya juga Syekh Muhammad Zain. dan dalamnya beberapa pasal dan satu khatimah " V. Tentang maksud dan kandungan dari kitab Syifaaul Qulub. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya. yamg menurut catatan pada akhir kitabnya. disini aku buangkan segala isnadnya. yang menguraikan masalah thalak dan nikah.a. Tetapi. dan aku jadikan akan dia satu kitab dan 376 . yang memberi Allah akan dia Taufiq bagi jalan yang benar lagi betul. aku tinggalkan akan lafadhnya. bahwa aku bahaskan beberapa masalah nikah dan thalak dan barang yang bergantung dengan keduanya.). kawin cerai. yaitu Muhammad Zain anak tuan Faqih Jalaluddin Aceh.w. lagi yang sangat kecil dari pada makhluk Allah. tanggal 2 bulan Ramadlan 1225 H . Kitab ini adalah kitab ilmu tashauwuf. seperti yang ditegaskan dalam mukadimahnya: " berkata fakir yang hina kepada Tuhanya Allah Ta'ala yang bersifat kekayaan. TALKHISHUL F A L A H Nama lengkapnya : Talkhishul Falaah Fi Bayaani Ahkaamit Thalaq Wan Nikaah. yaitu dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul Alam Syah (Meureuhoom Kuala). SYIFAAUL QULUB Karangan Ulama Besar Syekh Abdullah Aceh.IV. Syafi'i mazhabnya. supaya jangan payah orang yang menyurati dia. dan supaya jangan jemu orang yang membaca dia.

a. A L M A W A T D H U L BADI'AH Karangan Ulama/Mufti Besar Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. artinya Obat Hati dan aku hantarkan dalamnya empat ratus Hadis Nabi s.. " H a i segala anak A d a m . kelebihan berzikir. kelebihan puasa. hak anak atas ibu-bapa. seperti yang dijelaskan pengarang sendiri dalam mukaddimah kitabnya : " inilah suatu kitab dan kunamai akan dia A l Mawa'idhul Badi'ah. karena segala pengajaran ini. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Rasul Allah s. kelebihan tahlil.aku namai akan dia Syifaaul Qulub. masing-masing membahas masalah-masalah kelebihan ilmu dan ulama. kelebihan belajar memanah. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan sahabat r. kelebihan mengucap salawat kepada Nabi. kelebihan azan.. kelebihan meminta ampun. kelebihan sembahyang jum'at. dan aku jadikan akan dia empat puluh bab " Keempat puluh bab yang disebut pengarang itu. kejelekan orang tertawa terbahak. syiksa orang minum arak. syiksa orang meratapi mayit atau mengeluh karena bala dan kelebihan sabar.q.a. kelebihan menyikat gigi. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Hukama dan Ulama yang 'amilin rahmatullah alaihim.. perkataan Hukama/Ulama. kelebihan kawin. Kitab yang bernama A l Mawi'idhul Badi'ah (Pengajaran-pengajaran yang indah cemerlang) ini mengandung limapuluh buah pengajaran yang amat berguna. laki-laki dan perempuan ! Percayakan oleh kamu akan segala pengajaran i n i . 377 . jangan engkau syak akan dia. syiksa liwat (homo-sex). dan setengahnya aku ambil daripada perkataan A u l i a Allah r.q. hak ibu bapa atas anak. kelebihan memakai serban. artinya segala pengajaran yang indah-indah. kelebihan memberi salam. kelebihan ingat mati. kelebihan sedekah. kelebihan mesjid. kelebihan zikir. VI. Hadis. kelebihan iman.a.a. kelebihan diam. mengenai berbagai masalah yang berdasarkan Quran. kelebihan do'a. kelebihan taubat. kelebihan tasbih. setengahnya aku ambil daripada perkataan Allah Ta'ala. kelebihan mengucap bismillahir rahmanir rahim. kelebihan mengunjung orang sakit. kelebihan ingat hal ihwal kubur. kelebihan sembahyang berjama'ah. kelebihan makan sedikit. kelebihan berwudlu'.

D A W A A U L QULUB MINAL 'UJUB Kitab Dawaul Qulub Minal 'Ujub (Obat Hati Daripada Penyakit Ajib) mengenai ilmu tasauwuf. Syekh Muhammad anak Khathib Langien (Teupin Raya Pidie). dikarang oleh seorang Ulama Besar. Tuhan yang amat kaya. antara lain ditulisnya: "Ketahui olehmu hai murid. mudah-mudahan jadi lembut hati kamu " VII. Tentang kandungan isi kitab. Dan aku aturkan akan dia atas satu mukaddimah dan tiga bab dan satu khatimah. dan tilik oleh kamu kepadanya sehari-hari sekali atau sejum'at sekali atau sebulan sekali. dan tiada sah adab melainkan dengan engkau ketahui segala kaifiatnya. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul A l a m Syah (1209-1238 H . dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " berkata hamba faqir yang berkehendak ia kepada. jangan kamu takchirkan daripadanya." Dalam mukaddimah yang mengandung dua pasal. yang sempurna ia dalam kekurangan sangat berkehendak pada menolaknya kepada syafa'at Penghulu segala manusia. Menurut catatan pengarang pada akhir kitab. sedang pada khatimah diterangkan tentang perbuatan murid. jangan beri jauh akan dia. bab kedua tentang maksiat hati dan bab ketiga tentang thaat dalam hati. 378 . ) . nama Muhammad anak khathib di negeri Langien. " D a n inilah suatu mukhtasar aku namai ia akan kitab ini Dawaaul Qulub. Dalam bab pertama dijelaskannya tentang maksiat anggota. dengan tolong Tuhan yang memerintah Ia akan alam syahadat dan alam segala yang gaib. tiada sah ilmu melainkan dengan adab. = 1795-1823 M . M a k a sebab itulah kudahulukan adab daripada lainnya. lagi yang mengampun segala dausa hamba yang karam ia dalam segala laut aib. bahwa karangan selesai disusun pada hari bulan Rabi'ul Akhir 1237 H ." Selanjutnya diuraikan mengenai dengan adab guru dan adab murid. masing-masingnya dalam pasal yang banyak." H a i anak Adam ! Taruhkan olehmu pengajaran ini pada sisi kamu. yakni obat segala hati daripada segala aib.

yaitu Maulana wa Qudwatuna Syekh Jamaluddin anak Penghulu kita Tuan Syekh A b d u l l a h " . I ' L A A M U L MUTTAQIN Tentang pengarang kitab I'laamul Muttaqin ini.VIII. sebagai berikut: " Kitab yang kedelapan I'laamul Muttaqin yang dipindahkan daripada kitab Irsyaadul Muridin pada ilmu tasauwuf. dan mengekalkan atasnya. . lagi yang dibahasakan kepada bahasa Jawi. yang melengkapi ia atas ilmu takut akan Allah Ta'ala. tanggal 26 Sya'ban 1262 H . Pada akhir kitab. menghitam ia akan hati. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . yang dipindahkan akan dia daripada kitab Irsyaadul Muridin. dan kunamai akan kitab ini akan I'laamul Mutaqin. dan menegahkan ia kepada berbuat thaat. dicatat oleh pengumpul dalam mukaddimah Jam'u Jawami'il Mushannafat. yang antara lain ditulisnya: " taubat. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " inilah suatu kitab yang simpan lagi bahasa Jawi. yang antara lain mengenai fungsi ilmu ditulisnya: " bahwasanya ilmu itu ialah tujuan pada pelajaran akhirat dan atasnyalah berkeliling segala pekerjaan ". yaitu ikutan segala orang yang berjalan kepada jalan Allah Ta'ala. M a k a bahwasanya celaka dausa itu mempusakai dinding antaramu dan antara A l l a h Ta'ala. supaya mudah ia bagi segala abid yang mubtadi. karangan A l i m Billah lagi yang berhimpun padanya ilmu Syari'at dan thariqat dan ilmu haqiqat. Yaitu melengkapi ia atas tujuh aqabah. karena hasilkan taufiq. pengarang mencatat bahwa karangannya selesai pada hari ahad waktu dhohor. maka jadilah engkau dalam kelam dan keras hati " 379 . Tentang isi kandungan kitabnya. Aqabah kedua yaitu mengenai dengan taubat. dan akan A l l a h Ta'ala aku pohonkan bahwa memberi mafaat ia bagiku dan bagi tiap-tiap hamba-Nya yang takut akan D i a dan bagi sekalian orang yang Islam Adapun "aqabah" pertama dari kitabnya itu. Syekh Ismail bin Abdulmuth Thalib. lazimkan olehmu dengan dia. = 1836-1857 M ) . membahas masalah ilmu pengetahuan.

maka syukur olehmu akan Allah Ta'ala. supaya betul engkau pada ibadat. yaitu mengenai dengan 'awaridh dalam ibadat. seperti mendaki bukit. yaitu mengenai rintangan-rintangan menuju ibadat. dan dengki dan lain daripadanya yang membinasakan amalmu ". zuhud oleh engkau dalamnya. karena orang yang gemar akan dunia itu bimbangkan ia akan lahir anggotanya dengan menuntut akan dia. Bermula tiap-tiap keduanya 'aiq namanya " Aqabah keempat. yaitu mengenai bawa'is yang merangsangkan ibadat. seperti tulisnya: " syukur. dan untuk itu ditekankan dengan dua cara : takut dan harap. seperti ujud dan ria dan takabbur.Aqabah ketiga. yang menurut pengarang adalah sangat sukar. dan bimbang hatinya dengan mencita-cita akan dia dan mengira-ngira hati akan dia. memberi catatan pendapat pada penutup kitab. tawakkal olehmu atas Tuhanmu pada rezki itu. yang antara lain yaitu cinta dunia seperti yang ditulisnya pada awal aqabah i n i : " dunia. Aqabah keenam. Ustaz Ilyas Ya'kub. yaitu mengenai dengan hal-hal yang mencederakan amal. karena bahwasanya thaat itu amatlah berat dan beberapa yang mencabul daripadanya ". karena bahwasanya orang yang tiada tawakkal itu membimbanglah dia dengan menuntut rezki itu akan badannya dan hatinya " Aqabah kelima. ialah yang memberanikan akan daku atas mengerjakan thaat. yang antara lain menuntut rezki seperti yang ditulisnya : " rezki. Adapun takut itu supaya jadi hardik akan nafsu yang amarah Adapun harap itu. karena syukur itu mengikat ia akan nikmat " P E N D A P A T MUSAHHIH Pentashih pada cetakan kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat. Aqabah ketujuh. yaitu mengenai dengan syukur yang menjadi kunci dari segala-galanya untuk mendapat nikmat lebih banyak. kemudian engkau melalui segala aqabah ini atas nikmat yang mahabesar. supaya kekal nikmat itu bagimu. seperti tulisnya: " maka lazimkan akan takut dan harap. antara lain : 380 .

Ketahui olehmu hai saudara kami yang dapat kemenangan dunia dan akhirat. SAFINATUL H U K K A M Kitab yang sangat bermutu dalam bidang hukum ini dikarang oleh seorang Ulama/Ahli hukum yang terkanal Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursani (Aceh Besar). niscaya sunyilah segala Islam daripada hukum syarak Allah. dan bahwasanya adalah kitab ini seelok-elok susunan dan peraturannya ". Akan kuhimpunkan baginya satu risalah yang simpan. kemudian daripada seribu daripada Hijrah yang mahatinggi. pada masa empat hari bulan yang amat berkat. Jalaluddin anak Syekh Muhammad Kamaluddin anak Qadli Baginda Khathib dinegeri Tursan. Bermula tatkala adalah tahun seratus lima puluh tiga. oleh pengarang disebutnya pada permulaan kitab : " kemudian dari itu. dan turun temurun silsilahnya daripada raja-raja yang amat besar yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah anak Tuan kita marhum Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Berdaulat Dhillullah fil Alam." maka dengan pertolongan Tuhan Malikul Wahhab. Maka telah kujunjung titahnya yang mahamulia pada yang demikian itu. maka jadilah hukum syarak itu lupa yang dilupakan. khadim ulama. maka berkata fakir yang hina. karena jahilku atas kadar diriku pada sedikit ilmu dan pendek paham. Dan sanya telah menjawikan dahulu Syekh kita Aminuddin 381 . pada menyatakan segala dakwa dan syaksi pada menyelesaikan orang yang berkhusumat. karena ketiadaan ahlinya dan sedikit thalib ilmu. dan masa yang mahamulia atas yang empunya dia itu selebih-lebih rahmat dan sejahtera. Dan tetapi jikalau tiada kuperkenankan titahnya yang mahamulia itu pada waktu ini. telah dipeliharakan Allah Ta'ala jua kiranya keduanya itu. telah dikasihani Allah jua keduanya. pada hari Jum'at. Tentang sebab dikarangnya kitab ini. telah menunjukkan titah akan daku Tuan kita Sulthan yang amat besar kerajaannya. telah sempurnalah cap kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat yang ajbul-ujjab. yaitu bulan Muharram.

Bab yang kedua mengupas masalah perkawinan. Kitab ini terdiri dari dua buah mukaddimah. tiga bab dan sebuah khatimah. dan dipergunakan diseluruh gugusan kepulauan Nusantara oleh penduduk yang beragama Islam. artinya bahtera segala Hakim pada menyelesaikan segala orang yang berkhusumat " Jadi beliau mengarang kitab ini atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Mukaddimah pertama menjelaskan arti kata-kata dan istilahistilah yang sukar yang terdapat dalam kitab ini. Sampai saat ini. Sampai sekarang kitab ini masih cukup baik untuk dipelajarai pertama. 382 . Mukaddimah kedua menguraikan tugas-tugas dan sifat-sifat raja. = 1735-1760 M . karena termasuk salah satu sistem pendidikan yang dianggap baik sampai sekarang. daripada lupa.Abdurrauf radliyallahu'anhu akan kitab Miraatuth Thullab. RISALAH MASAILIL MUHTADI Nama lengkapnya dari kitab ini : Risalah masailil Muhtadi L i Ikhwanil Mubtadi. hakim setta pejabat-pejabatnya. yang sampai sekarang telah berpuluhpuluh kali dicetak. kitab ini masih bernilai sebagai suatu kitab hukum yang baik. Teungku Baba Daud yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Leupue. telah lemahlah thalib daripada menghafalkannya Maka mohonkan kebajikan akan Allah pada menghimpunkan dia. dan cara-cara memerintah. Kitab Masailil Muhtadi ini adalah kitab pelajaran agama dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). Bab ketiga menguraikan masalah-masalah pidana dan segala hal ihwal yang ada sangkut pautnya dengan kejahatan. dan kunamai akan dia S A F I N A T U L H U K K A M fi takhlishil Khisham. baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang baru mempelajari dasar-dasar ajaran Islam. Bab yang pertama menguraikan masalah ekonomi/perdagangan dan segala sangkut pautnya. dan tetapi ia sangat besar. perceraian dan segala hal ihwal yang ada sangkut paut dengan perkawinan. salah seorang murid Syekh Abdur Rauf. ) . bahwa dipeliharanya akan daku daripada tersalah. Sistem tanya jawab yang dipakai adalah sangat baik. karangan seorang terkemuka.

masih dipakai untuk buku pelajaran sampai sekarang. Perhatikan bagaimana jelas dan ringkas masalah keimanan yang diketengahkan dengan sistem tanya jawab. dan hakikat wajibul wujud itu qadim.a. apa arti tauhid itu ? : Bahwa arti tauhid itu. Maka tiada bersamaan keduanya dan tiada berhimpun keduanya.Satu hal yang sangat mengagumkan. bahwa kitab yang telah ratusan tahun umurnya ini dalam bahasa Melayu. sedangkan kitab-kitab pelajaran karangan orang sekarang. percayakan barang yang datang dengan dia Rasul Allah s.q. : Jika ditanyai orang kita. yaitu mengesakan Dia sekira-kiratiadalah diperoleh sekutu pada yang diesakannya. yakni menyempurnakan keelokan sifat suatu kemudian daripada diperolehnya. Dengan ringkas dan jelas kitab ini menguraikan masalahmasalah aqidah/ketuhanan. yaitu menjunjung dan mengikut segala titah Allah dan mengikut sabda Rasul Allah dan menjauh segala larangannya. boleh membedakan antara muhdas dan qadim. dan Islam. : Jika ditanyai orang kita. : Jika ditanyai orang kita. 383 . apa arti ihsan itu ? : Bahwa arti ihsan itu. apa arti iman itu ? : Bahwa arti iman itu. Jika ditanyai orang kita. apa arti auwaluddin itu ? Bahwa arti auwaluddin itu. yang mana dinamanya agama itu? : Bahwa yang dinamanya agama itu. yaitu berbaik cinta rasa serta tulus ikhlas. yaitu ibarat daripada menghimpunkan empat perkara. apa asal makrifat itu ? Bahwa asal makrifat itu. Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. sehingga mudah dimengerti oleh mereka yang baru belajar : Soal Jawab Soal Jawab : : : : Jika ditanyai orang kita. dari karena hakikat mumkinul wujud itu muhdas. paling lama bisa tahan 10 tahun. yaitu Iman. makrifat Allah. dan Tauhid dan Makrifat. ibadat dan sebagainya. apa arti Islam itu ? : Bahwa arti Islam itu. : Jika ditanyai orang kita.

Dan sucikan oleh-Mu akan segala anggota kami dengan cahaya ampunan-Mu. apa arti makrifat itu ? : Bahwa arti makrifat itu. 5. namun ia bukan cerita roman. 4. sekalipun bernama "hikayat". mengenai akan sesuatu serta memutuskan hukum pengenalnya dengan nafi dan isbat. Keindahan bahsa dari pengarangnya semakin terasa. masalah bersuci. tentang najis yang cara menghilangkannya. 8. = 1870-1874 M . . Karangannya yang berbentuk puisi ini. Dan mudahkan oleh-Mu akan segala pekerjaan kami dengan cahaya penolong-Mu. 7. rukun-rukun agama Islam. Beliau hidup kira-kira dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . Hai yang amat memberi rahmat daripada segala orang yang memberi rahmat. yaitu : " H a i Tuhanku ! Terangkan oleh-Mu akan hati kami dengan cahaya agama-Mu. hanya mengandung ajaran-ajaran agama yang membahas: 1. 384 masalah mengenai Allah. sifat-sifat Allah. tentang berwudlu dan cara-caranya. ) . jelas bahwa masalah yang dikemukakannya cukup terang. 6. 2. tentang sembahyang. Dari kutipan diatas ini. Dan perkenan oleh-Mu akan doa kami dengan cahaya rahmatmu. nama aslinya tidak disebut.Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. tentang buang air dan istinja. lagi kasih sayang segala hamba-Nya ! HIKAYAT A K H B A R U L KARIM Pengarang hikayat ini orang Ulama Aceh terkenal yang bernama/bergelar Teungku Seumatang (Geudong Aceh Utara). setelah kita menginyam doa pada penutup kitabnya itu. jenis air dan kebersihan. sekalipun ia telah berusia ratusan tahun. 10. 3. dali-dali tentang adanya Allah. 9. masalah keharusan mengenai Rasul. disamping bahasanya cukup baik.

Soe njang pandang mata lazat. 14. Bak binatang kajee batee. Ma neukheun Siti Aminah. Siulah-ulah ban bungoong djeumpa. diuraikan oleh pengarang dengan lebar panjang dan mendalam dengan bahasa puisi. tentang Isra dan Mikradj. Surooh Tuhan bak djeen iensan. Lam peut plooh thoon neudong di Makkah. Bangsa Arab Nabi mulia. . Teutap Nabi di Madinah. Peurintah Allah Azza Wa Djalla. 13. dan menurut ukuran zamannya bahwa puisi itu adalah bernilai seni yang baik. Pangsan raqjat djieu rupa. Trooh panghulee kepadanya. tentang kej adian Muhammad. Tentang Nabi Muhammad dipuisikan antara lain sebagai berikut: Ku eek sjaksi Nabi Muhammad. Semua masalah-masalah yang tersebut diatas ini. Rupa Nabi sangat indah. Nabi Muhammad aneuq Abdullah. Peusuruh djeup alam dunia. Kuleet neuputeeh meudjampu mirah. Kutjhik neukheun Abdulmutthalib. U Madinah teuma neubungka. 12. Meunan peuneugah dum ulama. Siulah ban buleuen purnama. tentang hijrah Nabi.tentang hal ihwal sorga. Di nanggroe Makkah asay mula. 385 11. Njan njang peumom Rasul Allah. Terooh bak ikan njang mee doonja. Siti Halimah njang peulahra.

Njang away phoon Nabi Adam. Qubu Nabi di Madinah. Nabi njang laeen meulaxa ribee. Untuk binatang kayu dan batu.Neu'ibadat h'ana chali. Demikian kata para ulama. Rahmat Muhammad meliputinya. Turunan Arab darah mulia. Abdulmutthalib neneknya Nabi. Untuk jin manusia lagi. Laksana bulan purnama. Indah laksana bunga cempaka. Sitti Aminah bunda tercinta. Ureung ziarah meribee laxa. Leubeh Panghulee Nabi kita. Negeri Mekkah tempat lahirnya. Pesuruh Ilahi untuk semesta. Nyaman mata memandang rupa. Ibu penyusu Muhammad Rasul. Juga ikan seantero dunia. Terjemahannya: Kuakui Muhammad sebagai Nabi. Kulit putih bercampur merah. Halimah Sitti pengasuh utama. Keusudahan Nabi Moosthafa. Rupa cantik indah rupawan. Neuprang kafee h'ana reuda. Senang jiwa dibuatnya. Muhammad Nabi putera Abdullah. 386 .

Banyak Nabi segala Nabi. Laksanakan perintah Allah Mahaesa. Betapa besar perhatian rakyat kepada risalah ini terbukti dengan sudah tujuh kali dicetak sampai saat saja membuat catatan ini. Mengabdi Ilahi tiada khali.Empatpuluh tahun menetap di Mekkah. M u l a pertama Nabi A d a m . Beliau selain seorang ahli pidato yang ulung. 5. masalah fiqh (hukum). masalah akhlak. yang lebih dikenal dengan gelaran Teungku Chik D i L a m U putera Umar. Diantara karya sastera beliau yang sangat digemari rakyat Aceh. masalah ibadat. Semuanya dikupas dengan mendalam dengan mempergunakan puisi bahasa Aceh sebagai alatnya. Nabi Muhammad penghulu ambinya. tugas-tugas para Nabi. 2. sedang berkecamuknya perang dengan Belanda. juga seorang pengarang penyair yang cakap. yaitu Mundjijatul Anam buku puisi dalam bahasa Aceh yang membahas masalah-masalah agama. Bermukim di Madinah menjalankan dakwah. Muhammad kemudian akhir Ambiya. kemudian menjadi seorang Ulama Aceh yang terkenal. D i Madinah sana Nabi bermakam. Orang ziarah juta dan juta. RISALAH M U N J I Y A T U L A N A M Abdullah yang lahir pada kahir abar ke X I X . Mengenai dengan "rukun limabelas" dalam Islam dijelaskan oleh pengarang sebagai berikut: 387 . Ke Madinah hijrah kehendak Ta'ala. ilmu tauhid. 3. yang antara lain : 1. Memerangi kafir senantiasa. 4.

Phoon-phoon limong peukara rukoon Islam. Renung perhatikan wahai saudara. Lam siuroe simalam bandum peureulee. Teuma rukoon Islam limong phoon loon peungah. Dan njang keulhay puasa buleun Ramadlan. Utjap duwa kalimah sjahdat deungon lidah. Syahadat empat rukun utama. Kedua sembahyang sudahlah pasti. Mengucap syahadat lidah berkata. Djituree rukoon limong-blah dara agam. Ban njang djikheun oleeh lidah tan meuriba. Mengenai limabelas rukun agama. Njang keduwa sembahjang limong boh watee. Rukun iman enam hanya. Sjarat rokoon teuseubut lam kitab fiqah. Hati didalam benarkan pasti.Wahee thaleeb wadjeeb ateuh aneuq Adam. Rukun Islam mula pertama. 388 . Terjemahannya: Menjadi kewajiban bani Adam. Njang keulimong taeek hadji ke Baitullah. Lima waktu ketentuan nyata. Teuma njang peut peukara treuq rukoon sjahdat. Rukoon Iman nam peukara wahee sahbat. Seperti ucap lidah berkata. Beuseeurta tasdeek hatee djipeubeuna. Peut booh zakeut dum hareuta deungon badan. Lima pertama rukun Islam. Njang limong blah deungo loon pegah beugot tapham.

HIKAYAT M A L E E M DAGANG Hikayat Maleem Dagang ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Derma Wangsa Perkasa Alam Chik (10161045 H . adalah karya sastera bahasa Aceh dalam bentuk puisi. Lingga. Dalam kitab tertera nyata. namun isinya baik sekali. romah sejarah ataupun roman khajali."Hikayat" . Peristiwa yang terjadi dizaman Kerajaan Islam Peureulak. Yang akan dibicarakan berikut ini. Malaka dan 389 . Dengan indah sekali. Samudra/Pase. Pidie. Karya tersebut bernama "Mursjidul Anam". yaitu novel puisi yang dalam bahasa Aceh disebut "Hikayat". Beuna. K A R Y A SASTERA BAHASA A C E H . dan dari Asahan ke Johor. Sekalipun bahasanya masih bahasa Melayu Lama (bahasa Jawi). Beberapa buah "Novel Puisi" akan dibicarakan dibawah ini. Teungku Chik Abdullah Lam U masih sempat menyelesaikan sebuah karya sastera. semuanya dalam bentuk prosa dan berbahasa Melayu (Jawi).Rukun ketiga puasa Ramadlan. hikayat melukiskan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perjalanan Iskandar Muda dari Banda Aceh sampai ke Asahan. dengan mempergunakan bahasa Indonesia. = 1607-1636 M. sementara beberapa buah yang lain hanya akan didaftarkan saja. juga dalam bentuk puisi. banyak yang di . Kitab-kitab yang telah dibicarakan pada bagian yang lalu. pembimbing manusia kejalan benar. Menjelang akan berpulang ke Rahmatullah. Kelima haji wajid tunaikan. mengandung banyak pelajaran agama. Zakat keempat bayar segala.) dan mengisahkan sejarah Iskandar Muda dengan armadanya ke Semenanjung Tanah Melayu. Dalam tahun 1963 risalah ini telah dicetak untuk pertama kalinya dengan huruf Laten. Daya dan setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam.kan menjadi novel-puisi dalam wujud sejarah.

"Pakon bu adoe kamarit meunan. keadaan negeri-negeri. Teuma djimarit Radja Siudjud. bahkan disinilah tersembunyi rahasia ketinggian nilai seninya. Habeeh ngon binoe ka gob tuka. seperti percakapan antara Raja Radeen dengan Raja Siujud : Siujud beungeh ngon amarah. keadaan laut dan berbagai pengetahuan lainnya. (1645 M. agama. Teuma keugantoe sang meuruwa. Lah na geuteem bri Putroe Aceh. = 1641-1675 M. Hikayat mulai dikarang pada hari Isnin tanggal 27 Rajab 1055 H . Tariseh-riseh gata bak radja. memang seorang yang berpengetahuan luas tentang peperangan. percakapan-percakapan yang menarik. watak manusia. Kadjook keugon njang Putroe Phang. Didalamnya banyak didapati ibarat-ibarat yang indah mendalam artinya. Pengarangnya seorang ulama besar Teungku Chik Pantee Geulima (Meureudu). Geutung keugop njang sambinoe.). Gata geupulang ri njang waba. Teuma seuoot Radja Radeen. sehingga seolah-olah benar-benar kejadian didepan mata. Kafee Paqnat tan agama : "Bek lee kamarit tuha asee. Digata daleem tadong Sinoe". Ureueng gedj bateen teugoh seutia. Narit njang djheut lee djibuka. Baik peperangan ataupun kejadian-kejadian lainnya.lain-lainnya.)." 390 . Mata mirah ban aneuq saga. digambarkan demikian hidup. Kakira h'an kah binasa !" Lom djiseuoot Radja siudjud. yaitu pada masa pemerintahan Ratu Tajul Alam Safiatuddin (10501085 H . Kah tan malee tuha tjeulaka.

H'an katakoot keu neuraka ?" Terjemahannya : Marah Siujud dendam menyala. Suci hati teguh setia : "Mengapa adik kata demikian. Puteri Pahang lepaskan pergi. Wanita hina ganti tukaran." Raja Radeen jawab tuduhan. Siujud merengut buka bicara. Merah mata penaka saga. Orang miliki dara jelita.Lom djiseunoot Radja Radeen. Karena gilakan janda sulthan. Abang diberi perempuan jalang. Bukankan neraka balasnya nanti ?" 391 . Mulutnya memuntah kata durjana : "Abang senang bermukim disini. That gedj bateen Allah karoonja: "Pakon adoe kee katjaroot. Tua celaka malu tiada !" Raja Radeen menyahut lembut. Angkuh mengira tidakkan binasa ?' Raja Siujud membangkang garang Kafir durjana penentang agama: "Cis. Rela isteri diambil orang. jangan bicara anjing suang. Jiwa mulia karunia Ilahi: " Mengapa adik memaki ribut. Sembah mencium kaki raja.

Suatu percakapan yang indah, terharu dan romantis sekali, terjadi antara Sulthan Iskandar Muda dengan permaisurinya Puteri Pahang, pada waktu persiapan telah lengkap untuk berangkat, dimana Sulthan memberitakan kepada permaisuri: Meunoë neukheun jooh neumeuhey: "Po sambinoe ho ka gata ? Ho ka gata po sambinoe, Tatroon keunoe putroe muda j . " Lalu neuseuoot tuwan putroe : "Njoe pat kamoe po meukuta, Pakon tuwanku neumeuhey kamoe, Toh salah proe peuebu sabda ? Njang ka h'an torn neyhey kamoe. Bak uraoe njoe peue bitjara ? Peue teukeudi bak uroe njoe, Meuhey kamoe putroe hina ?" "Njang kumeuhey tuwan putroe, Hadjad peugah droe ubak gata, Adak na untoong ubak Allah, Hadjad meulangkah u Djuhoo Lama. Meung na Allah bri umukuh landjut, Kuseutedj Siudjut menalee djiba." Kri tjit narit tuwan Putroe, Sira neumoe neuroo ie mata. Ie mata roo that meualoon, Ban udjeuen troon diudara: "Baroo uroe njoe tamupakat, Meusampee that putroe hina Terjemahannya: Demikian sabda panggil adinda: 392

"

"Dimana gerang Ratuku tuan, Semanyam dimana kemala negara, Mari kemari puteri rupawan !" Tuan puteri menjawab peri: " Kami disini daulat mahkota, Mengapa tuanku memanggil kami, Gerangan apa salah adinda ? Tiada biasa mengajak bicara, Kini begini mengapa gerangan, Takdir terjadi apa kiranya, Dipanggil kami puteri buangan ?" Kanda memanggil adindaku sayang, Hasrat jiwa nyampaikan berita, Andai izin Allah Penyayang, Akan berangkat ke Johor Lama. Kalau takdir umurku panjang, Akan mengejar Siujud celaka." Menjawab puteri berhati bimbang, Tersedu sedan cucurkan irmata. Irmata duka mengembun dimata, Bagaikan hujan titik berlinang : "Baru sekarang pendapat diminta, Hina kiranya nasibku malang " Selanjutnya Puteri Pahang menangisi dirinya yang jauh dari orang tua dan sanak saudara, jauh dari tanah tempat lahirnya, menyesali suaminya Sulthan Iskandar Muda, karena terlambat bermusyarat dengannya dalam hal hendak berangkat ke Semenanjung Tanah Melayu untuk mengejar Raja Siujud. Setelah Sulthan Iskandar Muda memberi penjelasan, barulah Puteri Pahang merasa puas dan rela meiepaskan sulthan pergi. Akhirnya pembicaraan sampailah kepada suatu klimak yang sangat romantis: 393

"Adak tuwanku neubeurangkat, Neukeubah pat Putroe hina, Meung goh meupat loon neukeubah, Karena Allah h'an kubri bungka. Pat Tuwanku loon neukeubah, Deelat leupah prang Meulaka, Ampoon Tuwanku deelat meukatoe, Kumat didjaroe bek tabungka. Meng h'an meupat neukeubah kamoe, Achee rugoe po meukuta." Teuma neuseuoot Meukuta Alam, Radja salihan adee raja : Gata kupeudjook putroe bak Allah, Sinan kukeubah rueq-rueq masa, Gata kupeudjook putroe bak Tuhan. Jooh away phoon djudookuh gata. Gata tadueq lam meuligoe, Tuhan sidroe njang peulahra.'' Teuma seuoot tuan Putroe Phang, Putroe djeunulang ahli bitjara : "Meujo neupeudjook loon bak Allah, H'an kutheuen langkah bah lee neubungka, Adak neudjook bak soe laeen, Diloon h'an kuteem po meukuta."

Terjemahannya: "Andai tuanku jadi berangkat, Tinggalkan dimana kami yang hina, Sebelum pasti kami bertempat, Tuanku pergi rela tiada.

394

Dimana kami tuanku tinggalkan, Kakanda pergi memerangi Melaka, Ampun tuanku daulat Syah Alam, Kupegang tangan lepas tiada. Bila kami tiada pasti, Menyesal nanti wahai mahkota !" Meukuta Alam menjawab peri, Bijak bestari adil bicara : "Adik kutitip kepada Allah, Kepada-Nya terserah sepanjang masa, Kepada Tuhan kakanda serah, Sejak mula berjodoh kita. Adik bertachta dalam istana, Tuhan Esa Pelindung Utama." Puteri Pahang menjawab kata, Muda jauhari bijak bicara : " Kalau Allah tempat menyerah, Rela tuanku berangkat pergi, Andai bukan kepada Allah, Kami tak rela wahai mahkota !" Yang lebih mengharukan lagi, ketika Sulthan Iskandar Muda menolak permintaan Puteri Pahang yang hendak mengantar sampai kekuala : Teuma djikheun tuwan putroe, That bit raghoe bidjaxana : "Adak tuwanku djadeh berangkat, Putroe djak euntat 'oh mieng kuala." Lom neumarit meukuta naggroe : "Bek hee Putroe susah gata, Bek taeuntat po sambinoe, Tadueq keudroe lam astana

!" 395

Terjemahannya : Berkata manja puteri andalan, Bijak bestari tutur merayu : "Andai tuanku jadi berjalan, Izinkan dikuala kami lepaskan Menjawab haru raja perkasa : " Janganlah adinda bersusah diri, Cukup disini berpisah kita, Menetap diistana puteri jauhari

!"

!"

Pulangnya Iskandar Muda dari medan perang dengan membawa kemenangan dan tawanan, yang diantaranya Raja Siujud, sangat membesarkan hati Puteri Pahang, sehingga diadakan penyambutan dengan sangat meriah: Djitoot beudee h'ana macam, Buet putroe Phang ampeueng Radja. Geutot beudee geunta bumoe, Su mubunjoe sigala doonja. Meugah Siudjud didalam taloe, Poteuh puwoe naggroe Guha, R'aqjat djitroon djeub-djeub naggroe, H'ana padoe habeeh teuka. Terjemahannya: Bedil dipasang berbagai ragam, Puteri Pahang sambut raja, Pasang bedil gemparkan alam, Letusan meriam gegarkan dunia. Terdengar Siujud orang tawanan, Ditawan Sulthan dinegeri Guha, Rakyat gembira turun berkawan, Dari kota dusun segala. 396

H I K A J A T J I H A D Z A M A N NABI Hikayat yang sangat bernilai ini, sayang sekali kita tidak dapat mengetahui siapa nama pengarangnya, karena dalam naskah yang ada pada saya tiada tercantum nama pengarang. Nilai hikayat ini tidak saja pada bahasanya yang amat indah, tetapi juga pada kandungan isinya yang mengandung ajaranajaran Islam yang bermakna luas. Hanya tentang pengarangnya kita dapat menyakinkan bahwa beliau adalah seorang Ulama Besar yang berpengetahuan luas, berbudi luhur, berakhlak tinggi dan mempunyai kedudukan terhormat serta keramat. Setelah kita membaca hikayat ini sampai tammat, dapatlah kita membenarkan kesimpulan ini, bahkan dapat kita tambahkan lagi, yaitu bahwa pengarang Hikayat Jihad zaman Nabi ini, adalah seoarang ahli sejarah besar, terutama sejarah Islam. Membaca hikayat ini, kita berkesan bahwa pengarangnya bermaksud dengan karangannya ini untuk membangkitkan semangat perang sabil dalam kalangan rakyat Aceh, guna melawan musuh yang disebutnya "kafir". Karena itu, tentang waktu kapan hikayat ini dikarang, ada kemungkinan: a. dalam zaman Kerajaan Aceh mula dibangun, yaitu sekitar abad ke X V I , untuk menghadapi ancaman kafir Portugis. b. dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai puncak kejayaan dan kebesarannya sekitar abad ke XVII, untuk menghadapi kafir-kafir lain disamping kafir Portugis, seperti Inggeris, Belanda dan lainnya. c. dalam masa berkecamuknya perang 50 tahun antara Kerajaan Aceh Darussalam dengan penjajah Belanda. Mana yang benar antara tiga kemungkinan ini, sukar untuk dipastikan, karena dalam hikayat sendiri tidak terdapat petunjuk kearah salah satu dari tiga kemungkinan tersebut. Hanya yang sudah pasti, bahwa hikayat bermaksud hendak membangkitkan semangat jihad dan perang di Jalan Allah; yang mana pada garis besarnya berisi:

397

a.

Dalil-dalil yang memastikan wajib berperang di Jalan Allah, membela agama dan tanah air; wajib mendermakan harta kekayaan dan segala yang ada untuk kepentingan Perang Sabil; wajib membantu perang sabil dalam segala bentuk. Dalil-dalil untuk ini berdasarkan ayat-ayat Quran, Hadis-hadis Nabi dan Fatwa-fatwa ulama. Riwayat jihad dan perang sabil dizaman Nabi dan para sahabat, seperti Perang Badar Kubra, Perang Uhud, Perang Chandak, Perang Bani Quraidhah, Perang Hudaibiyah, Fath Makkah, Perang Hunain, Perang Tabuk dan sebagainya; dengan pahlawan-pahlawan utamanya disamping Rasul sendiri, seperti: Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar bin Chaththab, Saiyidina Usman bin Affan, Saiyidina Ali bin Abi Thalib, Saiyidina Hamzah, Ubaidah, Sa'ad ibn Abi Waqash, Abdullah ibn Djahasj, Zaid bin Harisah, Zubair bin Awam, Bilal bin Rabah, Ammar bin Jasir, Abu Ubaidah, Usamah bin Zaid dan lainlainnya.

b.

Mengenai dengan dalil-dalil wajib berperang melawan musuh agama dan tanah air, antara lain dihikayatkan : Meuhey Nabi njoe sikarang, Beudoh taprang kafee dum na, Surooh umat dum sibarang, Soe peuwajang beutjeulaka. Ureueng mokmin dum tauroh, Tajue poh kafee beusigra, Bek tatinggay pih meusaboh, Jue bunoh bandum njang mungka. Lom peureman nibak Tuhan, Ajat Qeuruan teudooh h'ana, Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnatun wa jakunad-dinu kulluhu lillah. Wahee mokmin taprang kafee. Nak beek lee pitnah teuka, Bandum tapoh njan beumatee, Bek sabee seumah beurahla. 398

Terjemahnya : Panggilan Rasul sekarang i n i : Mari memerangi kafir angkara, Ajak ummat siapkan diri, Siapa durhaka akan celaka. Panggil berjihad mukmin segala, Bunuh musuh bergegas maju, Jangan biarkan hidup mereka, Mungkar segala segera serbu. Ada fiman Mahakuasa, Dalam Quran terakam indah : Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnah wajakunaddinu kulluhu lillah. Memerangi kafir marilah Mukmin, Agar fitnah tiada lagi, Bunuh mati sampaikan yakin, Hatta binasa penyembah berhala. Mengenai atas siapa diwajibkan perang sabil, oleh pengarang dikutip fatwa Imam Nawawi, yang dihikayatkan dengan bahasa Aceh: 'Oh kabaligh kanak-kanak, Wadjeeb djidjak meuh'an hina, Agam dara njan idjmak, Dum beugalak takeureudja. Saleh paseq 'aleem djahee, Besa ketjee tuha muda, Radja r'aqjat dum seugala bee, Taprang kafee wadjeeb rata. Kafee njang prang nanggroe geutanjoe, Meuribee bagoe wadjeeb tabila, Beutalawan malam uroe, Meudeeh meunoe tabitjara. 399

Hareum plung wadjeeb talawan, Mita djalan njang sidjahtra, Ban njan djeud ladju tapadan, Musooh tanjan taprang landja. Terjemahannya: Setelah anak jadi dewasa, Wajib berangkat kemedan jihad, Muda dan dara tiada beda, Haruslah rela semua sepakat. Salih dan pasik, alim dan jahil, Besar dan kecil, tua dan muda, Raja dan rakyat, wajib bersabil, Memerangi kafir angkara murka. Kafir penyerang negara kita, Wajib dilawan betapa djua. Baikpun siang malam segala, Berjuang wajib kapan saja. Lari haram, lawan wajib, Jalan sejahtera carilah segera, Ajak membina tata tertib, Musuh moyang bunuh segala. Tentang pahala perang sabil, dihikayatkan pengarang sebagai berikut: Tuhan neubree peunulangkan, Duwa djalan meuteumeung laba, Lam doonja dapat rampahsan, Taloo djih njan tatung areuta, Lom laba naggroe akhirat, Neubree teumpat lam sjeuruga, Padum-padum sinan neqmat, Peu njang hadjat Tuhan koornija. 400

Dhuhoo uroe hingga asha. Nikmat segala tiada terperi. Sorga tinggi Allah kurnia. rampas harta. R'qjat laeen sideeh sinoe. apabila pengarang melukiskan dalam hikayatnya itu peristiwa-peristiwa yang berkecamuk dalam medan perang. Maseeng-maseeng dum sinaroe. Didunia kini dapat rampasan. Allah kabulkan segala pinta. Rijooh bunjoe h'aneek kira. Demikian pula halnya. Ureueng surak meugeurintjang. H'ana tiwah keudeeh keunoe. Ateuh guda njan geupasang. Johnjan muprang h'ana sunjoe. seperti waktu melukiskan betapa dahsyatnya perang Badar Kubra : Nabi Muhammad sadjan mokmin.Terjemahannya: Pemberian Allah berlimpahan. Keahlian pengarang melukiskan dalil-dalil wajib jihad di Jalan Allah dan pahala dunia akhirat yang akan diterimanya. Bak Tuhan Rabul'alamin. Dimidan prang bumoe geunta. 401 . Meutjang keudroe dum lawan na. Lagi untung dihari nanti. Neuleueng amin h'ana reuda. Hatee jaqin lakee do'a. sungguh luar biasa. sehingga benar-benar dapat merangsangkan semangat perang bagi yang membacanya. Dua jalan mendapat laba. Ureueng nam droe njang keupalang. Musuh kalah. sehingga benar-benar terpampang didepan mata kita. Meutop meutjang rijooh kaba.

Sana sini kalah tiada. Meutak babboob pakree rupa. Duwa pihak h'anlee biza. Tjampoo bawoo djimeutop tak. Matee rusak h'an teuhingga. Tango a-oo pihak duwa. Djipo ahoe beudoh sagoop. Sang-sang langeet ka teupuroo. guda meuplung ureueng meugroop. R'gjat surak tango pakri. Sang-sang hantjoo tanoh rata. Pinta pada Rabbul Alamin. Sorak sorai mengguruh keawan. Subhanallah prang meuhajak. Perang berkecamuk sunyi tiada. Ban duwa si saree geumpa. Terjemahannya: Nabi Muhammad bersama mukmin. Enam pahlawan tampil kedepan.Meusu guda tange 'a-'i. Diatas kuda bertengger pahlawan. 402 . Baca amin reda tiada. Sang kadjiloop uroe sindja. Deumpeek Ali tanoh geunta. Dimedan perang bumi tergoyang. Sideeh sinoe ka meuhuboo. Gemerincing pedang tusuk mencencang. Dari pagi sampai petang. Hati yakin tadahkan doa.

politikus dan negarawan. Langit laksana bagaikan runtuh. ahli ilmu bumi. Mati cedera tiada terhingga. Masing-masing semua mereka. Rintih kuda membahana. orang melompat. Pasir terbang bagaikan asap. Kuda lari. tidak kurang dari 3500 bait (rangkum) syair yang disusun dengan bahasa Aceh yang sangat indah. Campur baur tikam berdarah. Kedua Pihak sama bergerak. Saling cencang tikam menikam. Demikianlah sekedar gambaran mengenai Hikayat Jihad Zaman Nabi. Kawan lawan beda tiada. Riuh sorak tiada terbada. Rasakan siang jadi malam. H I K A Y A T POCUT M U H A M M A D Pengarangnya : Teungku Di Rukam (Kecamatan Peukan Bada. 403 . Dempik Ali tanah berserak. hanya dengan membaca karangannya ini (Hikayat Pocut Muhammad kita dapat mengambil kesimpulan. bahwa beliau adalah Ulama Besar. jauh lebih tebal dari hikayat-hikayat yang lain.Rakyat banyak dimana-mana. ahli sejarah. Bagaikan guruh teriak bersama. Dimana-mana riuh gemuruh. Keterangan lanjut tentangnya tidak ada. Cencang mencencang teduh tiada. Rasakan lebur tanah rata. Kabupaten Aceh Besar). Pujangga Kenamaan. Berkecamuk perang Subhanallah. suatu hikayat yang sangat tebal. Rakyat bersorak gegap gempita.

dalam suatu kampanye keliling Aceh yang sangat berkesan. masing-masing mereka ada pengikutnya. Sulthan Alaiddin Johan Syah yang lemah dan bersikap kompromis. Dengan kecakapan diplomasi yang luar biasa. Setelah Sulthan Alaiddin Johan Syah dilantik menjadi Raja. baik hulubalang-hulubalang ataupun rakyat biasa. J . ) . yaitu Sulthan Alaiddin Johan yang berkedudukan di Istana Darud Dunia. 404 . (1726 M . Pocut Sandang dan yang termuda Pocut Muhammad. Terjadilah perselisihan dan perang saudara yang sangat merugikan Aceh sebagai satu kerajaan. Drewes. yaitu Pocut Kleeng. satu novel puisi yang bersifat sejarah. hidup padu dan mengandung butiran-butiran nasihat dan mutiara-mutiara hikmat/filsafat. G . Sjedara neuh lhee njang ureueng lakoe. Radja naggroe neuduk di Dalam. kembali ke Banda Aceh serta memproklamirkan dirinya menjadi sulthan kembali. Sulthan Alaiddin Johan Syah mempunyai tiga orang saudara. hal mana mendorong Pocut Muhammad untuk bergerak membela dan mempertahankan abangnya. siapa menjadi tokoh utama dari hikayat ini. Nama aseuli Suleutan Djohan. ) dan selama itu berlindung di Pidie. tanpa ada sedikitpun dongeng didalamnya. dan hal inilah yang dikisahkan oleh Teungku D i Rukam dalam hikayatnya itu yang bernama Hikayat Pocut Muhammad. dan Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir berkedudukan di Kampung Jawa. maka Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir yang telah dimakzulkan dalam tahun 1139 H . seorang ahli bahasa/sastera Aceh bangsa Belanda. W . sehingga dengan demikian Aceh diperintah oleh dua raja. yang sangat indah dan bernilai seni tinggi.Peristiwa-peristiwa dalam hikayat ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . dia dapat menarik para pendukung/pengikut Jamalul A l a m untuk berpihak kembali kepada Alaiddin Johan Syah. dimana pada masa itu Aceh mempunyai dua raja. Tentang sulthan dan tiga saudaranya dilukiskan : Radja Muda geula geurasi. Bahasanya indah. telah memberi kesempatan kepada Jamalul A l a m Badrul Munir untuk memperkuat diri. D r . = 1735-1760 M . sehingga sangat dipuji oleh Prof.

Adik Bungsu Pocut Muhammad. Pocut Muda nyan leumah rahasia. \ \ Langkah pertama Pocut Muhammad memberi pengertian kepada dua saudaranya. Di Istana Dalam bertakhta Seri. Areef sangat akay bicara. Adoe yang tuloot Pocut Muhammad. seumpama: 405 . Tujuhbelas tahun usia tercatat. Akhirnya Pocut Muhammad berhasil membangkitkan semangat dan harga diri kedua abangnya. Sudara lelaki tiga gerangan. Terakam jelas dibawah i n i : Pocut Kleeng dan Pocut Sandang.Jinoe loon peugah nama diadoe. Demikian dua namanya dirasi. Tujooh blah thoon umu bak kiraan. Nama Adik tiga bangsawan. Meunah hee rakan geumeuhey nama. Mangat tasusoe wahee syeedara. Pocut Muda melihat rahasia. agar mereka mau berjuang membela dan mempertahankan abangnya Sulthan Alaiddin dan menjatuhkan lawannya Jamalul Alam Badrul Munir. Suthan Johan nama asli. Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Arif Bijak akal bicara. dengan kecakapan Kcara dan ketajaman lidah yang luar biasa. Sidroe Pocut Kleeng dua Cut Sandang. Terjemahannya: Raja Muda nama gelaran.

Nakeuh baroo tamat gajam. Gata nyoe lhee hana malee. H'an tateen tjok njan keumeunalee. Teungoh muda mantong gagah. H'an meusidroe nyang na meurasa. Peue tatakoot ke Jara-Itam. Sangkira kon loon ta-meuadoe. Hantom digop na ditanjoe. Saboh keubeue duwa keunambam. Bahkeuh reulee ho langkah ba. Saboh meunasah duwa peu'tuwa. Jamalul Alam ureueng ka tuha. Bah kuboh droe ho langkah ba. Saboh nanggroe duwa raja Saboh keunambam dua gajah. Geutanyoe lhee droe seudang-seudang. Nibak loon kalon dumnoe pi'ee. Booh tamuprang ngon gampoong Jawa. Dumnan narit h'an tapuproe. 406 . Peuet geutanyoe ureueng lakoe. Ureueng siblah krueng kamupakat. Ma'zul geudelat teuma keuraja. Bahkeu loon weh u Batu Bara. H'an lee loon dong dinaggroe Aceh. Dum geutik key sang nyum hana. Gata njoe Ihee ka raja-raja. Duwa agam sidroe dara. Teungoh muda darah seu'um. Mangat pantah tapubiasa. Tacuba theun boh ramtaga. Aceh ka lham h'an sakon guna. Mee kupubloe gata duwa.

Mari mencoba pelor ramtaga. Kita berempat saudara sekufu. Ke Batu Bara aku pergi. Demikian peri perduli tiada. Selagi muda berdarah panas. Abang bertiga malu tiada. 407 . Orang seberang berhati seia. Mari menyerang kampung Jawa. Raja makzul diangkat semula. Andaikan adik bukan adinda. Kita bertiga muda sedang. Jamalul Alam lah tua bangka. Aceh tenggelam porak poranda. Biar Aceh hilang dimata. Dengan kelilingkingku sebaya tiada. Tidakkah kakanda merasa malu. Agar bisa menjadi biasa. Hana tasajang keu poteu Muda. Bah tabooh kee keu Panglima. Terjemahannya: Baru saja berkuasa. Mengapa tiada yang merasa ? Takut mengapa saudaraku sayang. Sedang muda lagi bernafas. Pantaslah kujual abang berdua. Abang bertiga lah dewasa. h'ankeuh teuseureeh keu hak malee. Pergi daku jauhkan diri.Menugh'an tateem tapangkey prang.

Pakon sidum noe r'aqyat neuba? Loon kalon tjukoop dengan alat. Meujak meuteumee adoe ngon gata. Loon deungo gata h'an tadong sinoe." 408 . sehingga terjadilah suatu dialoog yang indah dan menarik sekali: "Deelat tuwanku si 'alam deelat. maka kedua abangnya itu pergi ke Istana Daruddunia untuk meyakinkan Sulthan guna memerangi Jamalul Alam di Kampung Jawa. abangnya. Tidakkah malu terlintas dimata. Tiada didunia pernah ada. Setelah kedua abangnya dapat diyakinkan. Majoh meucheen sit keu gata. Satu meunasah dua kepala. Baik pergi kerantau orang. Ho beurangkat po meukuta?" "Nyang troh kamoe meujak keunoe. Pocut Muhammad menghadapi Sulthan. Angkatkan adik jadi panglima. Andai tak suka angkat senjata. Satu negara dua raja. Sepucuk tambang dua gajah. bahwa menimbulkan amarahnya kepada Pocut Muhammad. Saleh neupeurap ugampoong Jawa? "H'ana hee adoe loon jak ho laeen. sehingga berangkatlah dia dengan pasukan yang lengkap untuk menangkap adiknya Pocut Muhammad. Tanda tak cinta Poteu Muda. Dengan keberanian dan kebijaksanaan yang luar biasa. Bukan saja Sulthan tidak dapat diyakinkan.Dari hidup berputih mata. Seorang dara dua pria. Tabungka unanggroe Batu Bahra. Seekor kerbau dua galah." "Adak tuwanku neujak bak kamoe.

Terdengar berita dibawa angin. Adinda akan ke Batu Bara. Nyoepat kamoe gata tabungka. Cinta bermain rindukan adinda." "Pakri tajak hee adoe droe."Bit wuwanku loon meung boh droe. Amanah ayah kepada kita " 409 . Rindu berjumpa dengan adinda.'' "Dengar adikku sebuah pesan. Jamalul Alam di Gampoong Jawa. Jamalul Alam di Kampung Jawa. Mungkin barangkali ke Kampung Jawa?" "Tiada kakanda tujuan lain. Jinoe kupeugah adoe bak gata " Terjemahannya: "Daulat Tuanku Syahi Alam. Meujak kheun proe bak Meukuta." "Memang Tuanku hamba kan pergi. Benar seperti dengar Mahkota." "Tadeungo adoe amanah ajah. adikku tuan. Entah mengapa rakyat dibawa ? Cukup alat segala jadi." "Andai Tuanku menjumpai kami." "Mengapa pergi adikku Jauhari. Kemana gerangan Mahkota Dunia?" "Kami kemari." "Tuwanku teutap sinoe di Dalam. Dengan siapa tinggal kakanda?" "Tuanku bahagia di Istana Dalam.

2. yaitu kesadaran beliau tentang betapa besarnya pengaruhnya syair-syair Penyair Hassan bin Tsabit dalam mengobarkan semangat jihat kepada kaum Müslimin dizaman Rasul. (252) Kisah Ainul Mardlijah melukiskan mimpi seorang pemuda yang sedang dalam perjalanan kemedan perang. yang sekalipun fiktif. (250) Dalam perjalanan pulang dari Mekkah ke Aceh. dara-dara (250) A. Kisah Budak Mati Hidup Kembali. telah berhasil menjadikan karya sasteranya itu sebagai "PUISIP E R A N G " terbesar diatas dunia. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 37. (252) Ibid halaman 35. dalam perjalanan kampanye keliling Aceh dapat memalingkan kembali muka Hulubalang-hulubalang dan Pemimpinpemimpin serta rakyat kepada Sulthan Alaiddin. Hikayat Prang Sabi yang dalam bentuk puisi ini. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pantee Kulu. dalam mimpi mana dia memasuki taman sorga dengan sungai yang berair bening. bahwa tokoh Pocut Muhammad dapat menyakinkan abangnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. Kisah Ainul Mardlij ah. 3. tetapi berdasar sejarah. sebagai sumbangsihnya untuk membangkitkan semangat jihad melawan Belanda. Kisah Sa'id Salmy. Keempat kisah tersebut yaitu : 1. Haji Muhammad mengarang Hikayat Prang Sabi.Selanjutnya dalam hikayat ini kita menjumpai.A. yaitu antara Jeddah dengan Penang. (251) Yang mendorong Teungku Chik Pantee Kulu untuk mengarang Hikayat Prang Sabi ini. terdiri dari empat kisah (cerita). adalah karena keahlian Teungku Di Rukam menyusun kata yang berjiwa. Kisah Pasukan Gajah. dengan tujuan akan dipersembahkan kepada Teungku Chik Tiro dan rakyat Aceh. 410 . sehingga Jamalul Alam dapat dijatuhkan dari "tahta" Kampung Jawa. (251) Ibid halaman 33. 4. Hidupnya tokoh Pocut Muhammad dalam Hikayat. HIKAYAT PRANG SABI Pengarangnya Teungku Haji Muhammad Pantee Kulu.

percakapan antara pemuda kita dengan dara-dara sorga sangat mengasikkan : "Assamu'laykoom ja chairannisa. Katrooh langkah datang keumari. Lukisannya indah sekali.jelita yang sedang mandi kecimpung. Peunulang Allah bulueng prang sabi. Neumeulangkah sediket lagi. dara pilihan. 411 . Dalam khimah pocut kami. Alhamdulillah tuan kemari. Aynulmardlijah sambinoe rupa. kekasih Allah. Hadiah Allah Ilahi Rabbi. Dimana dia sikarang ini ?" "Alaykomm salam ya Walijullah. Bek lee bimbang deungon kami." Terjemahannya: "Assalamualaikum. Keuhadapan teungku langkah. Kamoe njoe bandum wahee tuwan. dan bidadari-bidadari yang cantik rupawan dengan ratunya yang bernama Ainul Mardliyah. Chadam bintang judoo duli. Hee tuwanku jak berijang. Ziarah tunangan Ainulmardliyah. Judoo hamba na di sini. yang semua itu hanya teruntuk bagi orang-orang yang mati syahid dalam perang sabil. Ditempat mana dia bertakhta?" '' Alaikum salam. dimana gerangan tunangan hamba? Ainulmardliyah puteri rupawan. Hee teungku tjut njang meutuwah. Woe bak judoo Aynulmardliyah.

pasukan gajahnya. Pergi oh tuan. bermaksud hendak meruntuhkan Ka'bah. " (253) Kissah Pasukan Gajah meriwayatkan cerita Abrahah yang menyerang Mekkah dengan. Bak ureueng M a k a bek meud'aqwa. Tuan puteri rindu menanti. Lukisannya indah sekali. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 107-108. Dengo achi loon calitra. Nun disana didalam taman. K a meuhimpoon bandum kafee. bahwa tentera kafir yang batil pasti kalah. Disana tunangan memendam r i n d u . Kafee bajeueng laqnatullah. Apalah arti kami ini. Puteri menanti dalam sorga. lekas pergi. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 137. Wazi meuhasee lam blang raja.Berbahagialah tuan pahlawan kami. Rasalah pahala wahai mahkota. Gusuroot lee bandum rata. Jilakee reuleh Ka'batullah. A. (254) Digambarkan dengan indah sekali bagaimana kehancuran pasukan gajah A b r a h a h : Mitshee kissah Ashabul F i l i . (253) (254) A. tetapi tidak berhasil. Ureueng Makah lija hatee. 412 . Manteng didalam kandoong ummi. Jiprang Mekkah nanggroe meulija. Dayang pelayan gaharu tuanku. Mari pahlawan mujahid budiman. Hadiah jihad mujahid berani. dimaksudkan untuk perbandingan bagi rakyat Aceh. bahkan tenteranya hancur lumat didepan Ka'bah. Gegas berjalan sebentar lagi. Masa Nabi gob lom nyata.

Puluhan ribu hancur berderai. Musuh siap akan menyerang. Kafee bajeueng habeeh matee. Penduduk Mekkah jangan bicara. Lemparkan batu ulang berulang. Jang tinggal hidup sedikit hanya. Memerangi Mekkah tanah mulia. Jisrom gon batee h'ana teudooh. Sidroe tinggay h'ana matee. Sebelum Nabi lahir kedunia. Kafir celaka musnah binasa. Orang Mekkah geger ketakutan. Hancurkan musuh kafir celaka. Laeen tan lee laxin-laxa. Badan terkapar bersusun bangkai. Mitsee gurooh lam blang raja. Terjemahannya : Laksana kissah pasukan gajah. 413 . Burung ababil terbang menyerang. Ingin rubuhkan bangunan Ka'bah. (255) (255) A. Jue poh musooh kafee tjilaka. Gegap gempita dipadang raya. Mundur teratur keluar kota. Masih dalam kandungan Ummah.Cicem hidjoo Tuhan surooh. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 140-141. Laksana guruh geggarkan dunia. Tinggay bangkee dum meukeuba. Dengar saudara kabar berita. Kafir celaka musuh A l l a h .

Po Sambinoe hatee suka. akhirnya perkawinan jadi juga. H a l ini diadukan kepada Rasul. Nyoekeuh lakoe nyang that h i n a . Sa'id teukheem ka teusinjom. " Tekap bibi teugantjeeng gigoe. sehingga syahidlah dia. 414 . Kemudian dia hidup kembali dan pulang kerumah isterinya. Tetapi sebelum sempat tidur setempat dengan isterinya. dilukiskan pengarang sangat indahnya : Hingga sampoe pintoo inoong. Meugah sjahid didalam prang." Po sambinoe tanjong laju. namun tidak seorang wanitapun yang mau bersuamikan dia.Kissah Sa'id Salmi melukiskan riwayat seorang budak yang hitam pekat. Sekalipun pada mulanya enggan. sampai lahir dua anak. Woe bak Tuhan Rabbul ' A l a . " (256) Ibid: halaman 155-157. (256) Percakapan antara Sa'id dengan isterinya pada malam pertama dia hidup kembali. Maneh reunom ngon ie muka. " H ' a n a taturee uloon sidroe. Teuma marit puteeh liceen : "Wahee poleem pane gata?" " S a ' i d tahee jooh njan siat. Ubak judoo dengon nisa : "Gata meugah wahee teungku. " A m p o o n meu'ah meuribee kali. Sa'id berangkat ke Medan perang. Inong sasat pane gata. sehingga Rasul terpaksa turun tangan dengan memerintahkan seorang sahabat agar mengawini puterinya yang cantik jelita dengan budak hitam Sa'id Salmi. yang sekalipun dia telah masuk Islam. K a teuceungong po jroh rupa. Tan lee umu tinggay doonja. H'ana loon turi po meukuta.

Teungku syahid dimedan perang. Kemudian senyum terlepas sayup. Inilah suami dagang yang h i n a . Badan terkapar nyawa tiada. Kakanda tercinta kenal tiada. tanya suami kabar berita : "Terbetik berita diangin selayang. " Terkatup mulut gigit gigi." 415 . Canda bergelut dibibirnya : "Tidaklah tuan mengenai kami. Gadoh ingat diloon nyang na. Kakanda tuan pulang kebaka. Kamoe muwoe bak Hadlarat." Terjemahannya : Setelah pintu dibuka dara. Mengapa dara sasat periksa. Ureung Syahid na tatukri. Tuhanku Rabbi limpah kaya. Tercengang rupawan tanya dihati. Meunan bagoe but Rabbana.Beuthat meunan po sambinoe. Tuan puteri hati gembira : Ampun ma'af junjung duli." Dara jelita bijak berperi. Neupadok droe bak doonja nyoe. Berdatang sembah pocut jelita: "Gerangan siapa abang i n i ? " Sekejab Sa'id heran ta'ajub. Tuhan sidroe limpah kaya.

Geuplung pantah teuma sigra. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 213-214. Terasa sepi ingatan tiada. (257) A." (257) Kissah Budak Mati Hidup Kembali melukiskan sepasang suami isteri yang telah tua tetapi belum lagi mendapat anak. Sebelum Isterinya bersalin." M e s k i demikian adikku jauhari. Leumah bak kubu hu meujeureulah. Meuhey Allah h'ana reuda. anaknya bangkit dari kubur hidup kembali. Pahlawan syahid tahukah-adik. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 198-199. Kami kembali keharian Ilahi. (258) A. isterinya bersalin yang gagal. isterinya telah meninggal. Leumah jooh njan bijen mata. isterinya hamillah. Alangkah sedih dan terharunya sang suami/calon bapak waktu pulang setelah usai perang. didapati rumahnya kosong sepi. Teuduk sidroe atueh kubu. Tan lee ibu po jroh rupa. Selama sang suami dimedan perang memerangi kafir. Terlindung dari dunia terik. Tuhan Chaliq limpah kurnia. 416 . Oh trooh neuplung teungku keunan. panggilan jihad membawa dia ke medan perang. siibupun meninggal dan dikubur bersama bajinya yang masih dalam kandungan. Waktu berziarah kemakam isterinya setelah matahari terbenam. (258) Peristiwa dikuburan ini dilukiskan pengarang sangat indah dan mengharukan : Teungoh poh droe apooh apah. kecuali setelah usianya lanjut barulah doanya makbul. dimana sebelum anaknya sempat keluar dari perut. Mahakuasa atur segala. Rabbul Jali Mahakaya.

Teungku kesana Iari segera. Tinggay meung budak po jroh rupa. Sayang bayi ibu tiada. Terjemahannya: Selagi hati diamuk gelisah. Lekat dimulut cicip gairah. Nampak cahaya dikubur cerah. Silap teungku masa neujak. Budak sendiri menangis tiada. Budak bocah tiada bunda. Sinan leumah neqmat syeureuga. (259) (259) A. Pentil susu payu bunda. Memanggil Allah reda tiada. 417 .Kejeud keutanoh ibu sinjak. Tefkur ta'ajub sampai dikubur. Teudueq sidroe manjak meutuwah. Tinggay puteeng tieq bak babah. Lihat anak budak jelita. Tuju meung aneuq tinggay bunda. Ibu nyenyak dibawah tanah. Lupa teungku munajat Allah. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 226-227. Kaya Allah Wahidulqahha. Duduk manja sendiri menekur. Kaya Allah Tuhan Pemurah. Anak diserah bunda tiada.

penyair kenamaan. pengarang Hikayat Prang Koompeuni.Abdul Karim (Dookarim). (Dari buku: De A tjeher) 418 .

bahwa beliau lahir sebelum perang Aceh meietus (26 Maret 1873) dan meninggal sebelum Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ditawan Belanda pada tahun 1093. yaitu D O K A R I M (Abdul Karim). 419 . Muwatan peunooh jiwoe ngon jiba. H'ana seunabee hukoom that seunang. Raja Beulanda jieek gurangsang. Meunan ka leumah jis'ah lam dada. Meuneukat murah reundah bukon lee. Kissah ini dicipta dalam bentuk puisi dan meriwayatkan peristiwa perang Aceh dengan Belanda semenjak pra-agressi. Kapay di Bumboe dinanggroe Cina. R'aqyat that muqa nibak masa nyan. Aceh n eurdeehka jikeumeung jak prang. Geunap uroe na troh kapay dagang. Teuma teupikee raja Beulanda. Trooh u Ierupa nama meuguncang. Pulo Sumatra jikeuheudak guncang. yaitu diceritakan lebih dahulu pakat pemerintah Belanda di Den Haag untuk menyerang Aceh. Are pih sabee nibak timbangan. Keudeeh u Daya nanggroe keuluwang. Sigeunap uroe kapay djiteuka. dari kissahnya itu kita dapat menarik kesimpulan. Jak maniaga nanggroe suloothan. U Banda Aceh jadeh jiteuka. Meusyeuhu meugah ban saboh doonya. Tetapi.KISSAH PRANG KOMPEUNI Pengarang Kissah Prang Kompeuni. keterangan lanjutan tentang pengarang tidak jelas. karena Aceh tanah yang kaya bahan mentah : Pada masa nyan raja that adee. H a l ini dapat dipahami dari kissahnya itu tidak dicatat sampai berakhirnya perang Aceh. Jipeudueq rapat pakat panglima.

Cuba takira wahee Kapitan. yaitu Kerajaan Belanda. "Geutanyoe bandum jinoe tabeudoh. Dari Cina maupun India. Ke Banda Aceh tujuannya terang. Kapal dagang datang berulang. Gata Rasid'en seureuta Uboh." Terjemahannya: Dimasa itu Rajanya adil. U Banda Aceh jadeh tateuka. (260) Yang dimaksud mungkin Koningkrijk der Nederland. 'Oh saree habeeh bandum meusapat. Datanglah kapal silih berganti. Sukatan sama dengan timbangan. Hukum berjalan tiada bandingan. Sarat muatan datang dan pergi. 420 ." Teuma jiseuoot jisamboot sabda : " L o m o n g ribee sa sidadu sajan. Negeri Sulthan jadi tujuan. Teuma 'oh lheuh nyan laeem takira. Dagangan murah tiada bertamsil. Aceh tareuloh nanggroe tajak prang. Rakyat makmur bukan buatan. R'aqyat dum taba dengon Sireusan. Masa nyan deelat phoon buka kalam. negeri Keluang. (260) Sangat leupah kha h'ana soe lawan. Tame lom tantra méribee kujan. Tatimang beujroh sabda loontuwan. Juga ke Daya.Raja Kuneng masa nyan raja. Padum nyang r'aqyat nyang kuasa.

Di Eropah sana namanya terpampang. Tokoh Utama dalam hikayat ini bernama Abdul Risyad." Setelah pengarang meriwayatkan pakat Den Haag dan persiapanpersiapan Belanda untuk menyerang Aceh. jurubicara Kerajaan yang bertugas mendakwahkan rakyat untuk memenuhi panggilan perang." Sabda raja disambut perwira : "Limaribu saja cukuplah sementara. Pulau Sumatera haruslah diserang. alim dan tajam lidahnya.Aceh masyhur keseluruh dunia. Menyerang Aceh tujuan utama. Tuan kutunjuk pemegang kendali. Mengenai dengan ini dilukiskan pengarang : 421 . Bersabdalah baginda mengarah tuju. Kepada perwira segala angkatan : "Kita bersiap sudahlah pasti. Tokoh Abdul Risyad seorang yang ahli bicara. Terpikirlah dihati raja Belanda. Puluhan ribu diantara segera. Hendak menyerang Aceh Merdeka. Demikian bisikan didalam dada. Nafsunya besar tiada terlawan. Cukup berapa jumlah serdadu. Raja Belanda dimasa itu. Ke Banda Aceh arah kan tuju. Sabdaku ini laksanakan segera. Siapkan tentera dengan perwira. Belakang nanti ditambah berganda. maka dikissahkan pula persiapan-persiapan di Aceh sendiri untuk menghadang agressi Belanda. Raja Belanda dirangsang nafsu. Rencanakan pasti sekarang jua. Putuslah pakat dengan panglima.

Dalam seureuga neq mat h'an sakri. Rata bak jaroe deungon bee-beewan. Bandum gata njan dalam syeuruga. Budiyadari tadeungo loon kheun. H'anjeued takalon meutareek hila. Dudoe Tuhan bri balah seurga. Ayat neubaca peureuman Tuhan : "Nyangkeuh wahee po beuna neupikee. H'an peue peurunoe aneueq syeuruga. Membaca ayat firman Tuhan. Budiyadari geubrie keugata. Abdul Risyad nyang peugah haba. Deungon peukajan bandum bak asoe. Jitajoo bandum meurungkhom-rungkhom. Watee geutanyoe tamasook lam prang." Terjemahannya: Lengkap sudah alat senjata. Budiyadari keunan trooh teuka. Sibaranggasoe geujak Prang Sabi. 422 . Geupreh Beulanda Pajan trooh datang. Soe-soe nyang pandang silala mata. Bandum neupeutroon dalam seuruga. Mitsee ceureumeen kuleet dibadan. Nam tamsee buleuen limpah Cuaca. Peureuman Rabbi meunan meusabda. Abdul Risyad tampil bicara. Ureueng nyang syahid dalam prang sabi. Kedatangan Belanda pasti dihadang.Bandum ka siyap alat sinjata.

Diakhirat nanti pahala sorga. Firman Ilahi demikian sabda : Siapa berjihad membela agama. seluruh kekuatan rakyat. Tentang gaya pakaian dibadan. Rata jari menaburi wangi. Bidadari cantik rupawan. saudara-saudara. Jangan ditanya dara sorga. Diuloon jinoe loon jak upasi. latihan-latihan tentara diperhebat. Dulu mendulu rebut-rebutan. Bidadari datang berlomba. pemudapemuda dipanggil untuk dilatih. Setelah itu pengarang melukiskan bagaimana gegap gempitanya persiapan perang. Kulit badannya cermin umpama. Loon lawan kafee asoe neuraka. Indahnya rupa seperti kata. Badan yang syahid disambut sitti. Tiada terkata nikmat sorga. Gaki ngon tanganloon tabooh gaca. Keadaan sudah dalam siap tempur. Semua kita dibalasi sorga."Renungkan makna. Para perajurit yang akan masuk latihan berat dan seterusnya akan bertempur. "Tadeungo kamoe hee judoo badan. sama pulang kerumah untuk pamitan dengan isterinya. lahir batin dikerahkan. Tarik menarik sama menghela. 423 . Dibawa angin dari sorga. Asal rela ikut berperang. Silau mata orang memandang. Memancar cahaya laksana bulan.

Kakanda sekarang akan berjalan." Terjemahannya: "Dengar gerangan adikku tuan. Bak nyang geutakat h'ana meuriba. Kaki dan tanganku di naikkan segera. Kafee beedeu'ah neubree beupahna.Watee na tuwah hee judoo badan. "Wahee ya Allah neutuloong hamba. Sureuta geukheun dengon Bismillah. Droekeuh sidroe njang eu nyang papah. Kalau baik untungku badan. Seureuta dengon meuucap syahdat. Memerangi kafir penghuni neraka. Neumat ngon tunam neupasang nubat. Berjumpa kita diakhirat nanti. Jakalee h' ana hee bungong riwat." Oh ban neupeulheuh raja meuriyam. Dilukiskan sangat indahnya pertempuran laut yang dahsyat: Toot Kuechik Baloon nyang pasang nubat." Setelah diceritakan persiapan perang kedua belah pihak. maka sampailah lukisan kepada saat yang dinanti-nanti. Kalaupun tidak adindaku tuan. Kalam beureukat bak ureueng tuha. yaitu agressi Belanda yang pertama pada awal April 1873. Pujoe hadlarat Tuhan nyang Asa. dimana Belanda terpaksa lari kelaut kembali karena banyaknya korban. Izin Tuhan kakanda kembali. Loon teumee riwang adoe bak gata. 424 . yang mengalami kegagalan total. Uroe acheerat tameunging mata. Jikoh lee tihang kapay Belanda.

Suara leusooh lam awam miga. (261) Sejenis meriam. Takalon geucooh meuriyam lila. Memuji hadlarat Tuhan Esa. Bumoe meunguncang meugisa-gisa. Masa nyan ka prang ya salee 'ala. Eungkoot dilaoot mangat that hatee. Seraya mengucap Kalimat Syahadat. Beudee didarat pih h'ana teudooh. Sideeh dilaoot meuriyam jityooh. H'ana geupiyoh uroe ngon malam. Teuka reuzeuki Allah karoonja. 425 . Allah Ghafurun neutuloong hamba. Tihang teupeuroo kapay Beulanda. Sinoe didarat pih h'ana teudooh. Malingkan Allah nyang thee sibeuna. Na tamtsee gurooh meunan umpama. Kafee nyang matee h'ana eek soe peugah. Sigala r'aqjat meungucap syukoo. Diyee ngon paroe jimeukeurija Terjemahannya: Keuchik Baloon yang pasang nubat (261) Tanda berkat dari rang tua. Aneueq meuriyam tamtsee ujeuen tooh. Teuma neupeuleueh ngon putroe hijoo. Ie dalam laoot ka habeh cekoe. Suara meugrak lam awam miga. H'antom lee tangkoh banduwa tantra.Teuma geupeulheuh lada sicupak. Beudee dilaoot pih h'ana reunggang.

426 . Nama sebuah meriam besar. Kafir mati tiada terkata. Hebat kuat kedua tentera. Menyentuh tepat sasarannya. ya Allah limpahkan kurnia. Hancur berserak kapal Belanda. Goncang bumi amatlah seru. Bedil didarat teduh tiada. Mengucap bismillah mohonkan berkat. Oh. (262) (263) (264) )265) Semacam senjata tajam. Patah tiang kapal Belanda. Perang mendahsyat ketika itu. Surat getarkan awan mega. Kemudian dipasang Lada Sicupak (263) Suara mengarak awan miga. Nama meriam pemberian Sulthan Turki pada zaman Pemerintahan Sulthan Al Kahar. pasang nubat. Pelor meriam bagaikan hujan. (265) Siang malam berhenti tiada. Binasakan segera kafir celaka. Rakyat segala syukurkan Allah. Yaitu meriam terbuat dari baja. Dilaut meriam simbah menyimbah." Demi dipasang raja meriam. Bermain dahsyat meriam lila. Hanya yang tahu Allah Ta'ala. Laksana guruh gegar membahana.Pegang tunam (262). Tuhan Pengampun Penolong hamba. Didarat pelor terus berhamburan. Engkaulah hanya Pelindung alam. Puteri hijau (264) kemudian bergerak. Bedil dilaut ganda berganda.

Beueek trooh sampoe hajat banpinta. bagaimana Panglima Abah melapurkan kepada Teungku Chik Tiro waktu dia akan berangkat kemedan perang. Uloon ngon rakan rampah Beulanda. dimana satu persatu kota direbut kembali dari serdadu Belanda. Sira dilaman jak cok haliya." Teungku Chik Tiro neuseuoot reujang : "Pakri reumbang aneuq bak gata. baik peristiwa-peristiwa waktu agressi pertama. Loon keumeung jak cok keutila bawang. Beueek silamat tajak ngon tawoe. Laju neupeugah chaba sibeuna. Laut biru memerah rupa. Teuma neubeuoot jaroe duwa blah. Berpesta ria hiyu dan pari Demikianlah dalam kissah Prang Kompeuni ini kita dapati lukisan-lukisan yang hidup padu. Paleuet teulinteueng hatee that suka. Suka that kamoe ngon jinoe reujang." 427 ! . ataupun kejadian-kejadian dalam masa agressi kedua. Keahlian pengarangnya dapat mengutarakan peristiwa-peristiwa dalam perang Aceh seakan-akan hidup didepan mata. Panglima Abah bijak lagoena : "Ampoon hee teungku guree loontuwan. Sebagai penutup uraian mengenai buku Kissah Prang Kompeuni. Kareuna reumbang keunong keutika. Rezki datang kurnia Ilahi. juga pada waktu Teungku Chik Tiro memegang pimpinan perjuangan rakyat Aceh.Ikan dilaut bertepuk gembira. serta betapa indahnya doa Teungku Chik : 'Oh ban saree troh Panglima Abah. Uloon hee aneuq hatee that teuleueng. baiklah saya kutip lagi sebuah lukisan.

Sayang sekali." HIKAYAT PUTROE GUMBAK M E U H . Hayat pinta segera panjatkan. karya sastera yang begitu indah dan sangat bernilai tidak diketaljui siapa pengarangnya. (266) Demikian pula jahe halia. oleh pengarang dinyatakan sebagai berikut: (266) Yang dimaksud dengan ketela. Hajat kan ambil keteladan bawang. bawang dan jahe yaitu alat-alat perlen Belanda yang hendak dirampas. 428 . Menjunjung tangan angkat keatas. Disampaikan hajat segala pinta. Semoga anakku diselamatkan Tuhan. Panglima Abbas bijak bicara : " A m p u n kiranya Teungku guruku. Rindukan kami segera berangkat. demikian pula dalam naskah yang telah dicetak dalam huruf Laten pada tahun 1928. Saat baik sekarang i n i . Tempat dan masa kejadian. bahwa tempat kejadiannya adalah di Aceh. Dari segala peristiwa-peristiwa yang dihikayatkan didalamnya kita mengetahui. Hatiku tertadah anakku tuan. Mengenai dalam zaman mana terjadinya.Terjemahannya: Demi sampai Panglima Abbas. Tangan terbuka mohon sempena. " Teungku menjawab penuh sasat: "Kepada anakda terserah kini. Kami kan pergi peretili Belanda. Dalam naskah hikayat ini yang ada pada saya tiada tersebut siapa pengarangnya.

Dikissahkan pengarang. yaitu Ratna Dewi 429 . umpamanya bahwa Putroe Gumbak Meuh seorang puteri yang amat salih. Masa pemerintahan Nabi Sulaiman. pemerintahan berjalan baik. semalam suntuk membaca kitab suci A l Quran. Oleh karena itu. sedangkan Quran turunnya dalam Masa Nabi Muhammad. saya berkesimpulan bahwa yang disebut Nabi Sulaiman maksudnya Raja Sulaiman nama kecil Sulthan Iskandar Muda. Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan kandungan isinya. hal mana bertentangan dengan peristiwa-peristiwa yang diceritakan didalamnya. Sekalipun raja mempunyai dua orang permaisuri. Terjemahannya: Cerita purba akan kukabarkan. Pada waktu negeri Gulitan Sagoop diperintah oleh raja yang bernama Chamsoolkasara.Chaba jameun uloon peugah. Pengarangnya ahli sekali menyusun hikayat ini dalam puisi yang sangat indah. Bukan dongengan wahai saudara. Masa cheurajeuen Nabi Sulayman. Karangan ini disusun pengarangnya dalam akhir pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. yang sekalipun sifatnya fiktif namun berdasarkan fakta peristiwa dalam bentuk khayal masuk akal disamping ada juga khayal tak masuk akal atau dongeng. Jadi. Ringkasan cerita. Demikian kissah dalam berita. saya berpendapat bahwa cerita ini terjadi dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a dan Sulthan Iskandar Sani. Y o h masa nyan geucalitra. Kon beurakah hee syeedara. negeri makmur dan rakyat senang. bahwa cerita ini terjadi dimana pemerintahan Nabi Sulaiman. dan pada masa Nabi Sulaiman belum ada Quran lagi. raja adil.

Untuk ganti keseratus bayi itu. tetapi dilarang oleh Gogasi perempuan. dikadunya kepada baginda Syah Keubandi adalah perempuan sihir. Gogasi lelaki mau memakannya. karena kedua permaisuri itu mandul. yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Maksud raja berhasil. Diluar dugaan Syah Keubandi melahirkan seratus orang anak. sehingga hanyut kemuara. Masa kepergian raja kerimba raya. Syah Keubandi ingin makan daging rusa. Atas persetujuan Perdana Menteri dan para Ulama. sembilanpuluh sembilan orang laki-laki dan seorang yang bungsu perempuan. Muara sungai Adan adalah tempat sepasang Gogasi (Orang Raksasa) bermain-main dan mandi. karena ingin hendak menjadikan bayi-bayi itu anak 430 . Dihasut raja demikian benei kepada Syah Keubandi dan kembali mencintai mereka. Bersalinlah Syah Keubandi dengan dibidani oleh kedua madunya. mereka kumpulkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa serta ditaruh dibawah tempat tidur Syah Keubandi. Memang usaha mereka berhasil. Dalam masa hamil tua. dia hanya melahirkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa. namun raja tidak berhasil untuk mendapat anak.dan Kancan Ansari. Untuk itu raja dengan para menteri dan pawang rimba pergilah kerimba untuk memburu rusa. yang bersikap pura-pura sayang kepada Syah Keubandi. Oleh Ratna Dewi dan Kancan Ansari. menanti saatnya bersalin. Kebetulan waktu hanyut peti seratus bayi sampai dimuara sungai Adan. dilihatnya seratus bayi yang cantik-cantik. Setelah raja kembali dari rimba dengan membawa berpuluhpuluh ekor rusa. digunakan oleh kedua permaisurinya yang mandul itu untuk menyingkirkan Syah Keubandi dari kehidupan istana. diambillah keseratus bayi itu dan dimasukkan kedalam satu peti besar serta disuruh lemparkan kedalam sungai Adan. raja kawin untuk ketiga kali dengan seorang puteri yang bernama Syah Keubandi. Syah Keubandi dipenjarakan dan raja kembali hidup bercinta-cinta dengan mereka. karena semenjak Syah Keubandi hamil kedua mereka sudah sangat benei dan iri hati kepada madunya yang telah berhasil memberi keturunan kepada raja. diambillah oleh Gogasi perempuan dan dibuka. karena tidak berapa lama kemudian Syah Keubandi pun hamil. Berhari-hari mereka menunggu istana Syah Keubandi.

akhirnya sampailah mereka kenegeri Gulitan Sagoop. dan setelah bebas hidup rukunlah dengan kedua madunya.mereka. Raja Lila beranak dua orang. Demikianlah. tetapi tidak seorangpun yang disetujui oleh puteri jelita itu. putera dari rajanya yang bernama Raja L i l a . Demikianlah seratus bayi menjadi anak Gogasi. Raja hendak mempersuamikan Putroe Gumbak Meuh. setelah dibekalinya dengan bermacam ilmu mantra dan diberikannya kepada Putroe Gumbak Meuh sebentuk cincin bermata hikmat untuk membela diri dari segala marabahaya. yaitu negeri kayangan. Kecuali cerita asal usulnya. namun akhirnya diizinkan juga. yaitu membebaskan ibunya. setelah menghadapi bermacam bahaya dalam perjalanan. Cerita ini disuruh sampai oleh burung Bayan kepada sembilapuluh sembilan saudaranya. sebab kedua Gogasi itu belum punya anak lagi. Pulangnya seratus putera/puteri Raja itu membuat negeri Gulitan Sagoop bertambah makmur dan maju. Usaha mereka yang pertama. tiap hari juga burung Bayan mengajar Putroe Gumbak Meuh membaca Quran.demikian nama puteri yang bungsumenceritakan bahwa Gogasi itu bukanlah orang tuanya. sedang ibunya bernama Lila Geunta. Akhirnya tuan puteri jatuh cinta kepada seorang pemuda yang sedang belajar pada satu dayah Teungku Chik yang bergelar Syiah Ulama. pada waktu pandang pertama jatuh ketika para pelajar dayah tersebut dijamu makan dalam istana. yang sekalipun pada mulanya keberatan. Pada suatu hari mereka minta izin pada kedua Gogasi untuk kembali sebentar kenegerinya. dipelihara dengan cinta kasihnya sehingga mereka besar menanjak remaja. kalau tidak karena seekor burung Bayan yang datang tiap hari kepada Putroe Gumbak Meuh . Diceritakanlah segala asal usulnya dari awal sampai diambil Gogasi. berbagai kitab agama dan ilmu-ilmu lainnya. Pemuda berasal dari negeri Seumanta Indra. sekalipun telah beribu-ribu ditunjuk pemuda-pemuda bangsawan yang gagah-gagah dan tampan. Keseratus mereka mengira bahwa mereka betul-betul anak Gogasi. seorang puteri bernama Sithoon 431 . dan dengan suatu cara yang ajaib terus diketahui oleh ayahnya dan para Menteri.

ayah bundanya meninggal dunia. Lila Bangguna minta izin sebentar pulang kekayangan. maka tidak berapa lama kemudian. Raja Cina yang rakus wanita cantik. Setelah mendapat izin. ayahnya Putroe Gumbak Meuh. Kecantikan Putroe Gumbak Meuh telah masyhur keseluruh dunia. negeri Seumanta Indra. sehingga raja Cina mati terbunuh dan tentaranya mengalami kekalahan dahsyat. 432 . sampai-sampai kenegeri Cina.Geulima dan yang bungsu putera bernama Lila Bangguna. Kemudian Lila bersama Putroe Gumbak Meuh kembali kedunia. yang disusul oleh isterinya yang punya cincin hikmat. Kepada pemuda L i l a Banggunalah jatuh hati puteri Gumbak Meuh. puteri Sithoon Geulima benei kepada Putroe Gumbak dan diusahakanlah untuk mengawinkan adiknya dengan puteri kayangan. Lila Bangguna didunia menetap di negeri Gulitan Sagoop dan belajar pada Dayah Teungku Syiah Ulama. Setelah selamat dari bencana cina yang terakhir i n i . untuk melihat kakaknya. dan setelah lahir diberinya nama Meurak Diwangga. yang tidak berapa jauh dari istana Chamsulkasara. bangsanya sendiri. Percintaan mereka disetujui oleh raja Chamsoolkasara. mulanya hidup mereka rukun damai bersama dengan kakak L i l a Bangguna puteri Sithoon Geulima. Perkawinan itu digagalkan oleh saudara-saudara Putroe Gumbak Meuh yang dengan cara rahasia telah terbang ke Seumanta Indra. dan diresmilah perkawinan mereka dalam satu upacara yang sangat hebat. dan hidup senang disana. Putroe Gumbak Meuh pun hamil. bersiap untuk merebut Putroe Gumbak Meuh. yang dengan keberatan akhirnya diberi izin juga dan Sithoon Geulima memerintah negeri Seumanta Indra. seperti yang diceritakan diatas. Terjadilah peperangan yang dahsyat antara tentara Cina dengan tentara Gulitan Sagoop yang banyak makan korban. dan berakhirlah cerita yang indah itu. L i l a Bangguna minta izin kepada kakaknya Sithoon Geulima akan pergi kedunia untuk belajar. tetapi dapat direbut kembali. keadaan berobah. Satu kali pernah sampai direbut Putroe Gumbak Meuh oleh Raja Cina dan dibawa kenegerinya dalam peti Kaca. Tetapi akhirnya. Dinegeri Seumanta Indra. Setelah keduanya remaja. terbanglah dia kenegeri Seumanta Indra. Setelah beberapa waktu kawin. kenegeri Gulitan Sagoop.

Serta A l i sahabat janjoongan. Semangat Agama. Ngon beureukat kalam rabbi. oleh pengarang telah dilukiskan dengan sangat indahnya dan hidup padu dalam ben tuk puisi yang mengagumkan. Umar. Bahwa hikayat ini berjiwa agama sudahlah pasti.Segala neristiwa-peristiwa dalam hikayat ini. Penghule ummat dum barangri. menjalankan hukuman-hukuman Agama Islam. Keu Muhammad silaweuet Nabi. Nyan keuh teumpat jak eek haji. Ngon Bismillah loon puphoon surat. Bandum pujoe mileek Tuhan. karena tema dari hikayat lukisan daripada seorang raja yang adil dan tokoh-tokoh lain yang berakhirlah baik. Lheueh pujoe Allah A h a d . Naggroe Makkah tanooh suci. 433 . Abaubakari. Lheueh nibak nyan Alhamdullillah. Usman. yaitu kebenaran Islam. Nama Allah kalam yang suci. disamping adanya tokoh-tokoh jahat dan berakhlak jahat. Ditanyoe tan ubee padee. Beureukat Ka'bah kubu Nabi. yang telah saya ikhtisarkan itu. sudah meyakinkan bahwa tema dari hikayat ini adalah perjuangan antara A l Haq dengan Bathil: Wabihi nasta'inu billahi 'ala. Loon pujoe Allah Tuhan yang Ghani. dimana dalam perjuangan antara baik dengan jahat akhirnya dimenangkan yang baik. Beureukat hijeer ngonAsuwad. Mukaddimahnya yang sudah merupakan sebuah mukaddimah dari satu kitab tasauwuf. Beureukat tabir hitam mirah. Silaweuet saleuem keu Muhammad. Ngon beureukat Ka'batullah.

Umar. Neubri beutrang hatee hamba. j ^ ^ a . Kita hamba tak punya apa. Beureukat keuramat dum eeliya. Serta Ka'bah dan makam Nabi. Setelah mengucap Alhamdulillah. Segala puji miliknya Allah.^ iÈ-Ausw^ó oogW . Dengan Ka'bah tumpuan uirunat.iouz rioonBl rfe^jleM soiggBH Berkat tabir hitam merah. Diiringi tahniah kepada Nabi.Beureukat eentu Nabi Adam. Memuji Allah Mahakaya. Banduwa ngon Tuwan Siti. Panghulu ummat dialam ini. Kepada A l i doa selamat. L o m ngon bapa duwa ngon oommi.. Loon qishah raja ngon puteri. D i negeri Mekkah tanah^sucj. ^ Tempat ummat tvmaikan haji. Dengan nama-Nya dimulai suratan. Salawat salam kepada Muhammad. Y a Ghafur Tuhanku Rabbi. Terjemahannya: Kepada Allah kumohon bantuan. Kalam Allah kata yang suci. Y a Allah Wahidulqahar. f - . Usman dan Ababakari.i(srl >o jlfit Jeqmual Ausi nis^H t3 u d i ri£tf s)j m l u s S 43. Berkat restu kalam Ilahi.4. Berkat batu hijir A ^ d ^ . Sesudah memuji Allah Ahad.

Kesimpulan yang telah saya ambil diatas ini menjadi lebih nyata setelah membaca sifat-taqwa tokoh utama Putroe Gumbak Meuh : Ban nyang ciceem aruwah. puteri ibadat. Laeen samad bandum simpan. Berikan hatiku tawajuh kekal.Berkat Datu Nabi Adam. Neuthee Allah ngon Muhammad. Tiap hari. Dawoo laloe pujoe Tuhan. 435 . Bu neupajooh h'ana torn troe. Tiga hari sepotong roti. Serta afwah ibu dan bapa. Sunttok buleuen geunap uroe. Bersama ummi Siti Hawa. Puji Allah. Menyurati kissah raja dan puteri. Ya Allah. H'ana ingat sikalijan. Terbenam dalam memuji Tuhan. Cut putroe ti aja badan. O ya Tuhan Ilahi Rabbi. Berkat keramat Aulia kiram. Terjemahannya: Seperti pesan burung bayan. Puteri jauhari latih badan. Pujoe Allah Muhammadan. sepanjang bulan. Makan nasi kenyang tiada. salawat Muhammad. Penguasa Tunggal. Teutap putroe lam 'ibadat. Membaca Quran. Teulhee uroe saboh ruti. Tuwan putroe beuet Qeuruan.

Aqay liseek dengan cangklak. Eleumee tasawoof pih that ahli. Teuma neubeuet lee ngon Sirath. Lila bangguna jeud lee sigra. Neubeuet Mantheq deungon Ma'ani. Areeh sangat poo samlakoe. Yang lain lupa segala. Jeup-jeup teumpat neupham jinoe.Puteri tetap dalam ibadat. Ngon Alfiyah hafay jinoe. Eleumee mintra. Mengenang Allah dan Muhammad. Mutammimah pih ka sampoe. Kesimpulan saya itu lebih menjadi kuat lagi setelah mengetahui pendidikan yang diterima oleh tokoh utama seorang lagi. Lila Bangguna: Teulheueh nyan neubeuet Queruan raja. Eleumee nudjum. Dum peue bijak po samlakoe. Seumah hadlarat malam uroe. Thatbakeuti raja nanggroe. Hatee Chusyhueq ngon saleh that. Neumeuhidja malam uroe. eleumee heekeumat. Eleumee hukoom pih ka raghoe. Neubeuet matan Jaroomiyah. eleumee falak. 436 . Eleumee haqiqat ngon maqrifat. Eleumee sulook pih ka muphoom. Lalai tiada sekejap mata. Eleumee Ladoni pih ka sampoe. Peurintah haq po geutanyoe. Nyankeuh raja nyang mubudhoe.

Lila Bangguna paham mengerti. Setelah memperhatikan peristiwa-peristiwa dan hal-hal yang diketengahkan dalam hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Kemudian belajar kitab Sirath. Segala rukun paham merata. maka saya berkecendrungan bahwa yang dimaksud oleh pengarang dengan : 437 . Alafiyah lagi hafal segala. Raja budiman berakal budi. Hati tunduk. Ilmu Suluk sudah mafhum. Belajar manthiq dengan ma'ani. ilmu nujum. Ilmu hukum mendalam pula. ilmu alat.Terjemahannya: Setelah itu belajar Quran. ilmu hikmat. Khamsoolkasara adalah Iskandarmuda. Ilmu hakikat dengan ma'rifat. Lila Bangguna cepat hafalan. Sembah Hadlarat tiada khali. Arif sangat muda jauhari. Mutammimah kemudian tambah pula. bijak bicara. dan meneliti sifat-sifat dan watak tokoh utama yang bermain dalam kissah ini. saleh takwa. Ilmu tasawuf segala ahli. Siang malam mengulang kaji. Tekun bakti raja muda. Ilmu falak. Jalankan haq kebenaran Ilahi. Akal cerdik. Matan Jarumiyah sudahlah tammat. Ilmu Laduni lengkap semua.

Putroe Gumbak Meuh. Tentang lukisan Kemakmuran : Ngon hareuta that bahroollah. Kapay kleeng ngon kapay Arab. Manyang lamboong h'ana sakri. Seumanta Indra. umpamanya : a. Negeri Gulitan Sagoop. Me meuneukat tiep-tiep hari. yaitu Puteri Pahang. suami Safiatuddin.a. Keude le that h'ana tara. Raja Chamsoolkasara. yaitu Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin. b. c. Jime ija hitam puteeh. Tangan murah Raja nanggri. 438 . yaitu Sulthan Iskandar Sani bin Sulthan Ahmad Perak. Gedoong ija dummeuriti. f. yaitu Sulthan Iskandarmuda Dermawangsa. Kapay Inggreeh dum keumari. yaitu Kerajaan Perak Malaya. Puteri Sjah Keubandi. yaitu Kerajaan Aceh Darussalam. karena hal keadaan yang dilukiskan dalam hikayat ini. Peukam rame that meujeuhu. Tabloe sigupang ladoom dijibri. Barat timu ureueng peureugi. Nanggroe maqmu h'ana sakri. banyak sekali perserupaannya dengan hal keadaan Aceh dizaman pemerintahan Sulthan Iskandarmuda. Kecendrungan saya ini. Lila Bangguna. Tujooh bandja geupeget geudoong. Peukan rame that meusjeuhu. e. d. Rukoon aweueh hailya bawang.

Bawa dagangan sesuntuk masa. Timur dan barat datang ziarah. Jipeugah bak wazi meuntroe. Meunan teungku bak loon kira. Beli sigupang hadiah lagi. Ketumbar jahe bawang segala. b. Gedung berderet penuh berisi. "Neudeungo teungku meutuwuh. malahan mereka menganjurkan agar Lila Bangguna suami adiknya diangkat menjadi Sulthan. Raja muda paruy kamoe. Bawa kain hitam putih. Nyankeuh raja peutimang nanggroe. Bek Chalifah neubooh kamoe. Tujuh baris berjejar rata. Toko banyak tara tiada. suami Safiatuddin. Kapal Keling. Hal ini ada persamaan dengan pengangkatan Iskandar Sani. kapal Arab. Negeri makmur segala jadi.Terjemahannya : Negara kaya laut umpama. Hayad uloon hee syeedara. Apa kata hikayat: Aduen putroe beukatalah. Kapal Inggeris berlabuh segala. Bertingkat melambung tinggi. Raja adil berhati murah. Pasar ramai mashur nama. sedangkan mereka cukup menjadi panglima saja. Kota mashur ramai niaga. 01-439 . Tentang penolakan abang Putroe Gumbak Meuh untuk diangkat menjadi raja waktu ayahnya meninggal. setelah wafat Iskandar Muda.

440 . Serahkan dia pimpinan negara. Beudjeued aneuq keu uleebalang. Jak kutimang bungong meulu. Sampaikan pada Perdana Menteri: "Dengarkan kami Teungku Perdana. Nyang cheurajeun judoo putroe. Hee teungku Meurak Diwangga. baiklah saya turunkan serangkaian pantun Putroe Gumbak Meuh mendendangkan puteranya Meurak Diwangga. Dirembang bulan baik ketika. Patah Cabang angin raya." Daleem putroe meunan jikheun.Neujook gampoong deungon mideun. pantun-pantun mana mencerminkan betapa besar cita-cita Putroe Gumbak Meuh (Ratu Safiatuddin) agar putera bangsanya menjadi pahlawanpahlawan yang berguna bagi bangsa. Beurayek sinjak geunantoe du. Demikian pakat kami semua. Bek keeng-keueng nanggroe njang raja. Jangan kami menjadi raja. Kepada Lila suami adinda. Raja M u d a ipar kami. negara dan agama : "Jak kutimang bungong mancang." Abang puteri demikian peri. Sebagai penutup pandangan mengenai Hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Daulatkan wahai para Menteri. Terjemahannya: Abang puteri demikian berkata. Reumbang buleuen keunong uroe. Meutabu seulanga dara. Serahkan kampung kerajaan ini.

Jak kutimang bungong pandjoe. Bee meudr'am-dr'am teungoh sindja. Njoe amanat aneuq bak loon. Jeub-jeUb gampoong peukong agama. Ditiap kampung tegakkan agama. Bertabur dilaman selanga dara. 441 . Muda oroe tjabeueng meutangga. Tasiboe aneuq lee gata " Terjemahannya: "Mari kubuai bunga embacang. Pegang gayam pimpinan negara. Beujeued rakan dum na banta. Mari kubuai bunga murung. Meukeupoong bungong keupula. Mari kubuai bunga rihan. Jadikan kawan segala banta.Jak kutimang bungong muroong. Jak kutimang bungong rihan. Bunga tanjung harum baunya. Cabangmu patah angin raya. Panjanglah usia puteraku intan. Mari kubuai melur kenangan. Inilah amanat ibumu kandung. Lekaslah besar anakku tuan. Wazi raqyat gadli meutroe. Beuna 'umu gata intan. Anakku menjadi Hulubalang. Semerbak baumu dikala senja. Wahai mahkota Meurak Diwangga.

Uloon puphoon ngon Bismillah. Nyang peujeud agam seureuta ngon dara. hormati anakku dengan ikhlas. mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidang agama. kita dapat menarik kesimpulan bahwa pengarangnya adalah berpendidikan agama yang baik. Dum mileek Tuhan sit laeen h'ana. Dipagi hari bertangga awan. Dari isi kandungan hikayat ini. terjadi dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. Asoe laoot ngon asoe darat. Ngon nama Allah Po nyang Asa. Ngon nama Allah zat yang qadim. Perhatikan sebahagian mukaddimahnya: Bismillahir Rahmanir Rahim. Dum peue leungkap neukaroonya. Asoealam peuneujeued dum na. Romans berangkai yang dijalin dalam hikayat ini. terutama dari mukaddimahnya. Nyang peujeud uroe seureuta malam.Mari kubuai bunga kapas. Beureukat isim njang meulija. Alhamdulillah Pujoe keu Tuhan. politik dan sejarah. Rahmanirrahim sifeuet meulija. dan memperhatikan cara mengarangnya kita berkesimpulan bahwa pengarangnya juga hidup dalam zaman kebesaran Kerajaan Aceh Darussalam. jadi siapa pengarangnya tidak jelas. Langet ngon bumoe ngon asoe alam. Qulluhu Allah kufuwan Ahad. Wazir Menteri Qadli bangsawan HIKAYAT BANTA BEURANSAH " Pengarang dari Hikayat Banta Beuransah ini tidak tercatat pada naskah yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. 442 . H'ana sisat buet Rabbana.

Dum peue leungkap asoe doonya. Penghuni darat tambah samudera. Berbagai batu diatas gunung. Kurnia-Nya limpah lengkap segala. Neupeudjeued eensan ngon lat batat. Naleueng awee dalam doonya. Pencipta alam semesta dunia. Rumput merumpun dibumi rata. Apuy angen neupeuhadlee. Lengkap kurnia Mahakuasa. Dun peue hashee neukaroonya. 443 . Pencipta siang dengan malam. Dengan Bismillah Zat Qadim. Langit bumi isi alam. Lengkap sempurna ciptaan Rabbana. Berkat afwah nama mulia. Api menyala. Neupeudjeued tuleueng deungon urat. Pengasih Penyayang sifat mulia. Katakan: Allah Mahaesa. angin membubung. Milik Tuhan Mahakuasa. Terjemahannya: Dengan nama Allah yang Rahim-Rahmah. Neubooh ingat dalam dada. Nama Allah yang Mahaesa. Manusia segala muda dan dara.Djeuneh batee didalam glee. Alhamdulillah pujikan Rahim. Kumulai surat dengan Bismillah.

Tuhan ciptakan makhluk insani. Percintaan yang terjadi selalu dalam kalangan anak-anak raja. Ciri khas hikayat Aceh. sehingga karenanya pecahlah perang antara Aceh dengan Cina untuk merebut puteri. ilmu hikmat. Diberinya tulang dan urat nadi. ilmu firasat. berahlak tinggi. karena puteri sangat thaat dan bersembunyi dalam peti kaca. tetapi tidak mungkin dicemarkan kehormatannya. Akhirnya direbut kembali setelah mengalahkan tentara Cina. antaranya dinyatakan sejak kecil sudah hafal Quran. ilmu mantra dan ilmu memerintah. # 2. Lengkap isi alam semesta. mempunyai beberapa ciri khas. Jalannya hikayat selalu dibumbui dengan khayal masuk akal dan khayal tak masuk akal. 4. dengan nama A l l a h . yang antaranya yaitu : 1. kemudian diiringi dengan pujian kepada Allah dan salawat kepada Rasul. H a l ini mungkin karena sejak lama dahulu hubungan Cina dengan Aceh telah ada. 444 . selalu digambarkan sebagai manusia yang thaat kepada Tuhan. berhati budiman. berpendidikan sempurna. kemudian mempelajari berbagai kitab Agama. Mukaddimahnya dimulai dengan Bismillah. Hikayat-hikayat Aceh yang diciptakan dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. berwatak pahlawan. Tokoh-tokoh utama yang bermain dalam hikayat. Pada babak pertama puteri dapat dirampas dan dibawa kenegeri Cina. selanjutnya dilengkapkan dengan sifat-sifat Allah dan tugas-tugas Nabi Muhammad. dan sekurang-kurangnya dalam lingkungan anak-anak menteri atau panglima. 3. selalu dirindukan oleh Raja Cina. 5. Puteri cantik yang menjadi tokoh utama dalam hikayat. Lengkap akal ingatan segala.

bahkan banyak kesenangan dunia disepanjangnya. hampir saja gila. Di raja saboh meuligoe. Peristiwa ini dilukiskan oleh pengarang sebagai berikut: Maseeng-maseeng geubri jeumba. sementara jalan satu lagi sulit dilalui dan penuh marabahaya. yang akhirnya tercapai tujuan. Adoe ngon a maseeng meuligoe. sedang dari isterinya yang dikawininya kemudian yang bernama Puteri Sjaribanun mendapat pula seorang putera yang diberi nama Banta Beuransah. sedang kedua abangnya yang kemudian sadar dan insaf. keputusannya: Banta Beursijah dan Banta Quereuthah masing-masing memilih satu jalan yang mudah. Raja Syamsyah yang memerintah negeri Arminyah mempunyai dua orang putera dari isterinya yang pertama yang telah meninggal. Sampai ditengah rimba mereka menjumpai simpang berjalan tiga jurusan. M i m p i ini sangat menyusahkan raja. Raja mempunyai seorang puteri bernama Ruhoon Afeulah yang sangat cantik rupanya. Raja Syamsyah bermimpi. 445 . Dari tulisan rahasia atas batu yang dapat dibaca Banta Beuransah ternyata bahwa dua jalan mudah dilalui tetapi tak sampai ketujuan. akhirnya untuk memenuhi hasrat ayahnya. D i Beuransah saboh kuta. sedangkan Banta Beuransah memilih jalan sulit. Akhirnya kebenaran yang ditempuh Banta Beuransah menang dan jalan salah dari kedua abangnya mengalami kegagalan dan kehancuran. Puteri memelihara seekor burung bernama Malaoondiri yang indah bukan buatan. Tema pokok dari Hikayat Banta Beuransa.Inti Hikayat Ini. yaitu perjuangan antara kebenaran dengan kejahatan. dikawinkan dengan dua puteri cantik yang dibawa oleh Banta Beuransah dari negeri Indra. Mereka bertiga berunding. namanya masing-masing Banta Beursiyah dan Banta Qeureuthah. tetapi akhirnya sampai ketujuan. ketiga puteranya itu sama berangkat mencari mimpi ayahnya. dilihatnya dalam mimpinya itu Raja Maleek Syamsarah yang memerintah dinegeri Gulitan Eebeuram. antara haq dengan bathil. Banta Beuransah mendapat puteri Ruhoon Afeulah dan atas persetujuan ayahnya dikawininya.

Raja kakanda begitu pula. Dapat bahagia sepanjang zaman HIKAYAT NUN PARISI Pengarang hikayat ini juga tidak tercatat dalam naskah yang ada dalam koleksi buku-buku saya. Tema dari Hikayat Nun Parisi ini. Hasil pasti raja bermimpi.Meunankeuh dum maseeng jeumba. Demikian nasib masing mereka. dapat harta. Karena bahagia putera bertiga. AJJah tuloong meubahgiya. Banta Beuransah juga demikian. Masing raja minta bahagian. terutama rangkum dari mukaddimah sudah memberi pertanda kepada demikian : Alhamdulillah pujoe keu Tuhan. Sabab raja neumeulumpoe. Kurnia Allah limpahkan bahagia. Meuri dengon nyan salah ngon beuna: 446 . yaitu pertentangan antara kebenaran dengan kejahatan. Maseeng keudroe mita jeumba. Adik abang mendapat istana. Meuteumee putroe ngon hareuta. seperti yang dapat diperhatikan dalam seluruh isi kandungan. Njang peudjeued eensan utooh beukata. Seorang raja seorang puteri. Sidroe raja saboh putroe. Meuteumee bahgiya geunap uroe. Terjemahannya: Masing-masing dapat bahagian. Sabab meutuwah aneuqneuh lhee droe. Dapat dara. Neupeujeued hatee teumpat pikeeran.

Nanggroe pih aman reuzeuqi mudah. Pencipta insan cakap bicara. Nyang ka geukheuen sah Syamtalira. demikian pula 'Ain Sibayan yang dipertarungkan antara kebenaran dengan kejahatan. Terjemahan : Tabiatnya baik banyak gunanya. Adil pemurarfitatówadagiB'ïJl ens'rf fismsm BIBUÓ 302§ninuad grifilB gnooluiuaO 447 . 'ain Sibayan (tunangan Nun Parisi) dan tokoh pembantu yaitu Lizam dan Ariyan (anak-anak Perdana Menteri dan Nakhoda) dan Said Buriyan (anak Hulubalang). Sulthan Sarah yang pimpinnegara. Kejadian-kejadian dalam hikayat ini terjadi dalam Kerajaan Syamtalira (Pase). Menetapkan jalan salah dan benar. Tentang dimana hikayat terjadi dan siapa rajanya ditempat itu. Adee murah lagitaqwa.Terjemahannya: Alhamdulillah memuji Tuhan. dan pada waktu itu yang menjadi raja yaitu Sulthan Sarah yang dilukiskannya sebagai sangat adil dan takwa. Misse paidah bintang Syamsia. Nama nanggroe nyan didalam qishah. Bumoe dum basah udeep peunula. dilukiskan pengarang sebagai berikut: Tabi'at pih gedj raja paidah. Nun Parisi. Bumi subur tanaman menjadi. yaitu Nun Parisi (putera raja). sementara Sa'id Buriyan adalah lambang dari kejahatan. dimana akhirnya kebenaran yang menang. nyang mat cheuradjeuen Suloothan Sarah. Tokoh utama yang bermain dalam hikayat ini. Ciptakan hati pusat pikiran. anak Perdana Menteri dan anak Nakhoda adalah lambang dari kebenaran.

Nibak hukooman peugang neuraca. Waleepoon namiet hamba teuboohsan. pemurah dan takwa. Nyang ka patoot brat haana jeued ringan. Tentang sifat pemurah digambarkannya : Hareutoe murah sifeued peunyayang.Nama negeri didalam kissah. 448 . bulat pakatan. Tentang sifat adil dilukiskannya : Hareutoe adee sabee timbangan. Sjamtalira tersebut nyata. H u k u m Quran dan Hadis Nabi. Ngon qieh eejeumaq teungoh pakatan. Sekalipun hamba budak belian. Leumah tapandang nibak ri rupa. Ataupun sulthan turunan raja. Geutuloong alang beurangsoe teuka. Laksana guna bintang surya. pemurah dan takwa. Tambah qias. kita melihat disitulah inti hakikat tema dari Hikayat N u n Parisi. Benar dan salah terpisah pasti. Beuthat suloothan nyang sukee raja. Dari tafsir arti adil. Yang berat takkan ringan. Negeri aman rezki murah. Hukoom Qeuruan Hadih Saydina. Suara mameh h'ana krang ceukang. Terjemahannya: A r t i adil sama timbangan. Beuna salahan h'an jeued meutuka. Sulthan Sarah digambarkannya sebagai seorang yang adil. Dalam perkara pegang neraca.

Santoon dan supan meudjeulih bahsa. Nibak buet teungah neuboh udjiooh. Maqna taquwa 'ibadat sunggooh.Walee bangsa Kleeng ureueng meudagang. Teuma meuriwang maqna taquwa. Bandum na r'aqjat h'an neubri malang. Hatee teuwadjooh keu Tuhan Asa. Kini kembali arti takwa. Hukoom dan adat qanun ngon reusam. H'ana torn jiriwang na sroot suwara. Tiada pinta makbul tiada. Jibeudoh Cahya bandrang seumeulhooh. Meunankeuh bangon sifeut penyayang. Laeen nibak njan jalan peumuga. Njaqni neupeubuet pakri njang surooh. Nampak terang wajah muka. Lagi neujue buet meugoe meuladang. Suara lembut mengalun senang. Dum sikalijan tuha ngon muda. Keuaneuq r'aqjat neubri adjaran. Tangan terbuka untuk peminta. 449 . Peungeuh udjiooh tangloong peulita. Hareuem dan meukrooh h'antom meuhawa. Peu-ee nyang suwang meung sidroe h'ana. Demikian indahnya sifat penyayang. Terjemahannya: Arti murah sifat penyayang. Sekalipun Keling orang dagang. Anggeeta tudjooh leumah keu tanda.

Anggota tujuh jadi pertanda. Kolenel Husin Yusuf) dan telah diterbitkan dalam huruf Laten oleh badan penerbit P. Menyinar jauh tanglung pelita. Raja Abdullah meugah h'ana soe. Laki perempuan tua dan muda. Uloon hareutoenyoe sidroe raja. Kepada rakyat perintah ajaran. Hikayat ini telah disusun kembali menurut gaya sekarang oleh Abu Za'im (Sdr. Melarat sengsara tiada siapa. Haram dan makruh suka tiada. kanun dan resam. Sopan dan santun budi bahasa. Rakyat tak boleh derita malang. Hukum dan adat. dilukiskan pengarang dalam dua rangkum pada awal hikayat : Soobhan Allah qisah loon kheuen proe. Nyakni berbuat menurut suruh. Lagi perintah bersawah berladang. HIKAYAT RAJA JEUMPA Nama pengarang asli tidak tersebut dalam naskah yang ada pada saya. Neumat keumudoe dinanggroe Jeumpa. Sakti.T. Benderang cahaya laksana kilat. Perbuatan mungkar dibuang jauh. Tambah pula berkebun segala. Hati tawajuh ingatan Yang Esa. Dimana tempat terjadi hikayat ini dan siapa raja dit empat tersebut.Terjemahannya: Arti takwa rajin ibadat. 450 .

Laksana caya mentari pagi. Hanjeued kuta teuboh sigala janda. Geubri beulanja deungon pakaiyan. Permaisuri bernama Ratna Keumala. Raja Abdullah dikaruniai dua orang anak. seorang puteri bernama Siti Geulima dan seorang lagi putera bernama Raja Jeumpa. Teman hidup raja jauhari. Nyankeu judoo droe di poteuraja. Terjemahannya: Subhanallah kumulai kissah. 'h'anlee teulanta teueeh bak jalan.Ratna Keumala nama Cut putroe. Pegang neraca negara Jeumpa. Bandum geupuwoe dalam astana. Hana lam kuta meueen ngon agam. Namanya mashur Raja Abdullah. Kabar berita seorang raja. Laksana uroe teungoh keuluwa. Neubri ngon ija neujue seumbayang. Aneuk yatim dum geutampoong sigra. 451 . Meungnyankeu raja nyong Islam. Cantik rupawan puteri jelita. Gasien kaja dum na pih saban. Geujook teumpat beuet geupeusikula. Rupa that ceudah indah h'an bagoe. Kemudian Raja Abdulla mangkat dan diganti oleh puteranya Raja Jeumpa yang dilukiskan pengarang sebagai raja yang adil bijaksana: Hukoom pih adee diglee ngon banda. Keu inong balee bandum neukira.

Ditampung semua dalam wisma. yang berakhir dengan kekalahan Raja Cina. Tak boleh janda keluyuran. Bandum neutileek sideek neujaga.Inong nyang muda hanjeued keu buja. Disantun sempurna dalam asrama. dilukiskan pengarang bagaimana sambutan yang mengharukan dihalaman istana: 452 . Negeri Indra dan akhirnya hikayat diramaikan dengan perang berkecamuk antara Raja Cina hendak merebut puteri. Janda segala mendapat santunan. Terjemahannya: Hukum adil dikota dan rimba. Dalam hikayat Raja Jeumpa ini terjadi percintaan berangkai antara Raja Jeumpa dan Siti Geulima sebagai tokoh-tokoh utama hikayat dengan anak-anak raja dinegeri Darul Aman. H'ana jak runda 'oh watee malam. Segala diatur ketat dijaga. Waktu puteri dibawa kembali dari negeri Cina. Tiada dikota mabuk kepayang. Meungnyo buet mungka get that neularang. Disuruh mengaji sekolah segala. Hadian kain suruh sembahyang. Miskin dan kaya sama merata. Yatim piatu tersia tiada. Demikian sifatnya Raja Islam. Malam mereka tiada dijalan. Keji mungkar segala dilarang. Tiada wanita tunasila. Tiada orang terlantar dijalan.

Sujut raja diiringi puteri. Disana puteri disambut haru. Dengan suloothan nyang raja deelat. Bersama sulthan kakanda raja. Sembah ayahda dendam merindu. Geupreh disinan lee ajah meuhat. Seumah ngon sujud lagee atoran. Peueek urumooh laju rinjang. Geuba udalam laju lee leugat. Diarak dara masuk kota. buah hati telah kembali. Masih hayat kurnia Tuhan. Peudeuek bak tilang deungon nooreumat.Hingga ka sampoe cut putroe keunan. Rotdeeh rotnoe meumoe-meumoe kijam. Kusarap hanlee meuteumeung pandang. Terjemahannya: Sampailah sudah puteri andalan. Sama menangis tersedu-sedan: Bahagialah tuan anakku puteri. Gata djitawan lee Cina kaplat. Jak seumah tuwan po bungoong rihat. E aneueq badan meutuwah that-that. Katroh tariwang kenoe lom meuhat. Peurap samlakoe Cut putroe sadjan. Sembah sujut pocut rupawan. Di leuen meuligoe Cut putroe intan. Dihalaman istana ayah menanti. Mantong reuzeuki geubri lee Tuhan. 453 .

Anakda ditawan Cina keparat. HIKA YAT-HIKA Y A T Z A M A N B A R U Sebahagian dari Hikayat-hikayat Aceh karya pudjangga lama yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya.Sangka ayah tiada kembali. yaitu Rencong. kalau saya daftarkan buku-buku hikayat Aceh ciptaan para pujangga dalam zaman baru. 3. Pengarangnya : Teungku Yahya Badin. QISHAH P R A N G CUMBOOK Hikayat ini meriwayatkan peristiwa-peristiwa dalam revolusi sosial di Aceh sekitar tahun 1945-1946. RIWAYAT P R A N G P A N D R A H Hikayat ini mengisahkan yang terjadi antara ulama-ulama/rak454 . yang karena thaat kepada Tuhan maka mendapat kehidupan bahagia. Saya rasa juga akan besar manfaatnya. QISHAH A S H A Y USHUY REUNCONG Hikayat ini meriwayatkan asal-usul senjata keramat Aceh. yaitu setelah Indonesia Merdeka. yaitu: 1. Masuk istana bahagia selamat. 4. Adapun buku-buku hikayat tersebut yang ada dalam koleksi saya. H I K A Y A T JARIJ Hikayat ini menceritakan seorang yang salih dan takwa. dihikayatkan dari buku prosa lama oleh ANZIB dan Muhammad Abdulmuthalib. 2. bernama Jaridj. telah saya bicarakan sekedar untuk pengetahuan para pembaca peminat sastera dan pencita sejarah. Mari puteriku sibuah hati. Pengarangnya: Abdul Muthalib.

Pengarangnya : M . tetapi satu buku Puisi yang mengandung nasihat untuk pedoman hidup dalam masalah perkawinan. 5. Idris AS. Pengarangnya: T. Pengarangnya: Daud. 455 . Pengarangnya: Syekh Rih. QISHAH IE MBOON COT UROE Hikayat ini menceritakan sebuah roman yang bertemakan anak yang tidak hiraukan nasihat orang tua. HIKAYAT ABU SJAMMAH Hikayat ini meriwayatkan peperangan antara kaum muslimin dizaman Rasul dengan orang-orang musyrikin. Pengarannya: T. Raja Mahmud Suddin. Pengarangnya: Muhammad Abdulmuthalib. 9.yat Pandrah (Kecamatan Samalanga) dengan tentera pendudukan Jepang. H I K A Y A T R A J A ISTAMBOOY Sebuah roman yang dihikayatkan seakan-akan terjadi di Istambui dan sekitar negeri-negeri Arab. dimana akhirnya hidupnya susah. 8. yang disusun dalam bentuk Hikayat Aceh. P E U D O M A N UDEEP Ini bukan hikayat. 7. roman fiktif yang banyak khayal takmasuk akal. KHEUDAKILAHI Hikayat ini mengisahkan sebuah roman modern yang terjadi di aceh dalam zaman penjajahan. 6. Raja Mahmud Suddin.

H I K A Y A T B U D I M A N ASYEEK. A l i El Zakaly. yang punya putera Budiman Asyeek. yang bernama K H A L I D A N dengan rajanya yang bernama Syah Zaman. 13.10. H I K A Y A T L I L A J A U H A R I Hikayat ini mengissahkan sebuah roman yang mengasikkan puteri Lila Djuhari dengan Indra Bangsawan. 14. terjadi dalam lungkungan raja-raja dalam negeri khayalan. dan dari susah menjadi senang. Pengarangnya : M . INDRA B U D I M A N Hikayat ini mengisahkan sebuah roman dimasa yang lalu. 15. Pengarangnya : Tibranu. 11. Dikarang dalam zaman baru ini. Pengarangnya : Teungku Ti Hawa. H I K A Y A T TAJOOL M U L O O K B A N G K A W A L I Hikayat inipun mengandung kissah tentang percintaan dalam 456 . 12. Menceritakan percintaan anak-anak raja dalam negera khayalan yang bernama Riyan Abujat dengan rajanya yang bernama Jamalul Asyeek. Pengarangnya : Muhammad Yusuf Ismail. tokoh utama dalam hikayat ini. NASIP Hikayat ini menceritakan dua orang pemuda anak orang kaya yang dibanting nasib dari senang menjadi susah. Pengarangnya: Tibranu. H I K A Y A T Q A M A R U Z Z A M A N Hikayat menceritakan sebuah roman berangkai yang terjadi dalam sebuah negara khayalan. tetapi masih dengan gaya lama.

PANTOON MUD A-MUD A Abdullah Arif sekali ini berhasil pula mengumpul kembali pantun-pantun Aceh yang sangat romantis. Pengarangnya: Tibranu. yang sekali lagi berhasil menggambarkan dengan bahasa-puisi yang indah betapa hebatnya semangat Aceh sejak dulu.dua buah negara khayalan. 17. ciptaan pujanggapujangga lama. kemudian mengalami kehancuran setelah pemberontakan. 18. nasehat dan sebagainya. A . SEUMANGAT ACEH Pengarangnya juga Abdullah Arif. 457 . Raja Syarakatan punya seorang anak bernama Tajol Mulook. Antara putera dan puteri raja inilah dijalin sebuah percintaan yang mengasikkan. 16. maka dalam kumpulan ini Abdullah arif berusaha mengemukakan bacaan untuk anak-anak dengan mengetengahkan pantun-pantun jenaka. pengarangnya Abdullah Arif M . dan pembangunan kembali. yaitu negeri Syarakatan dan negeri Antara. Dengan bahasa puisi-Aceh yang indah sekali. PANTOON ANEUEKMIET Berbeda dengan pantun muda-mudi yang romantis. 19. sejak zaman yang telah lama lalu. berhasil melukiskan nasib Aceh yang silih berganti suka dan duka. yang pada mulanya bernama "Modal Revolusi" sejak awal kemerdekaan. dan demikianlah seterusnya hal-hal lain. pantun-pantun percintaan antara muda dan mudi yang sangat mengasyikan. NASIB ACEH Hikayat ini mengisahkan nasib Aceh dan rakyatnya. sedang raja Antara punya seorang puteri bernama Bangkawali.

juga dengan bahasa puisi Aceh yang amat indah. yang berakhir dengan perkawinan yang berbahagia. 458 Dara Daroohaka. yang menjadi korban dalam perang saudara antara pendukung Ali dengan pendukung Mu'awiyah. dimana kemudian karena putus asa sang dara menggantung diri. Banun Seutia. Bahasanya indah. SIJUDOO PAHLAWAN ACEH Pengarangnya Drs Araby Ahmad. SYAIR KERUKUNAN RAKYAT ACEH Setelah tadinya Abdullah Arif melukiskan Nasib Aceh yang terus menderita akibat peperangan. dengan hikayatnya ini telah berhasil melukiskan dengan indahnya peristiwa perang Aceh dengan Belanda. yaitu : a. . maka dengan syairnya ini dia telah mengemukakan suasana Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh yang diadakan di Blang Padang Banda Aceh mulai 20 Desember 1962. HIKAYAT HASAN HUSEEN Sekali lagi Syekh Rih Krung Raya berhasil menghikayatkan sejarah dua putera khalifah Ali bin Abi Thalib. NASIB PUTOOH HARAPAN Hikayat yang dikarang oleh Syekh Rih Krung Raja ini mengisahkan sebuah percintaan antara seorang pemuda dengan seorang pemudi yang tidak berhasil. yang didalamnya dikissahkan hubungan romantis antara dua pahlawan muda. Syekh Rih termasuk diantara pengarang-pengarang hikayat Aceh yang subur dizaman Republik Indonesia. 22. Sebuah novel modern yang dilukiskan dengan puisi bahasa Aceh (Hikayat). Diantara karangan-karangannya yang lain. yaitu Panglima Nyak Miga dengan Serikandi Cut Bandi. setelah semua pihak berdamai kembali dan melupakan segala peristiwa yang lalu. 23. b. yaitu Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin.20. 21.

Si Rhang Manyang. Abu Nawah. Kepada Allah saya pohonkan ampun terhadap segala dosa. Kekasih Seutia.45 tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 bertepatan dengan tanggal 3 Juni 1972. e. AKHIRUL K A L A M Dengan rahmat Allah Yang Mahakuasa. selesailah saya menyusun buku ini. d. TAMMAT 459 . pada hari Sabtu jam 10. g. Siti Islam. Pahlawan Seutia. f.c. setelah memulainya dalam bulan Safar 1392 atau dalam bulan April 1972.

Hasjmy sedang mengucapkan pidato dalam Sidang Senat Terbuka IAIN Jamiah Ar Raniry Darussalam pada tanggal 16 November 1982. Hasjmy melaporkan. Dalam pidato tersebut A. 460 . perkembangan IAIN Jamiah Ar Raniry selama hampir enam tahun di bawah pimpinannya. Hasjmy kepada Rektor baru Ibrahim Husein M. Juga pidato tersebut sebagai pidato timbangterima jabatan Rektor IAIN Ar Raniry dari Prof..A. A. dengan disaksikan oleh Menteri Agama Haji Alamsyah Ratu Perwiranegara.A.

A . 5 September 1949 (meninggal 12 September 1949). Sipil Fakultas Teknik Gajahmada Yokyakarta. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan). 9 Juni 1947. 3.RIWAYAT HIDUP SINGKAT PROF. 461 . 4. Hasjmy yang lahir tanggal 28 Maret 1914. yaitu Governement Inlandsche School Montasie Banda Aceh. Sekarang bekerja pada Dinas Tatakota D K I Jakarta. H . Darma. Masih hidup sampai sekarang. A . A r i a Hadiningsun dan Asmara H a k i k i . lahir Agustus 1926. H . H . Gunawan. Ir. Sekarang Kepala Pertamina Perbekalan Dalam Negeri Cabang Balikpapan (tiga Prop : Kalimantan Timur. Ir. Hidup dengan seorang isteri dan mempunyai 7 orang anak. telah punya 4 anak. H . Pendidikan yang telah ditempuhnya. Sarjana Ekonomi (Drs) pada Itobashi University Tokyo. Sekarang Asisten Kepala Proyek Tali Tanjung Morawa .Belawan (Karyawan Bina Marga P U ) . enam laki-laki dan seorang perempuan yaitu : Isteri: Zuriah A . 11 Februari 1945. A . Nikah/kawin tanggal 14 Agustus 1941. A l Jami'ah A l Islamiyah Qism Adaabul Lughah wa Taarikh al Saqafah al Islamiyah (Jurusan Sastra dan Sejarah Kebudayaan Islam) di Padang dan dalam tahun limapuluhan mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara Medan. nama kecilnya Muhammad A l i Hasjim. yaitu A l Hariry. 2. Dalam tahun tigapuluhan dan empatpuluhan sering memakai beberapa nama samaran dalam karangankarangan puisi dan cerpen. A . Mahdi. HASJMY A . 15 Desember 1942. Putera/puteri: 1. telah punyasatu anak. Thawalib School Tingkat Menengah Padang Panjang. H . Surlya. A . . (Arsitek) Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Gajahmada Yokyakarta. Telah punya dua anak.

23 Maret 1951. 2. dr. 462 . mulai Yanuari 1983 telah belajar lagi mengambil spesialisasi bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. Jakarta. masih kulliah pada tingkat IV Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya. 6. Dalam tahun 1979. Dalam tahun enampuluhan beberapa kali ke Malaysia dan Singapura untuk menyertai berbagai Seminar dan pertemuan Sastra. dan memberi sebuah prasaran yang berjudul Bahasa dan Sastra Melayu di Aceh. 14 Mei 1953. 7. Dalam tahun 1979 berkunjung ke Sabah. H . juga pernah berkunjung ke Thailand. Jurusan Bahasa Inggeris Fakultas Keguruan Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Dalam tahun 1980 berkunjung ke Korea Selatan. A . Saudi Arabia dan Kueit. H . Belum kawin. suaminya Ir.5. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. memenuhi undangan untuk meninjau pembangunan masyarakat desa dan pembangunan pendidikan. 7. Setelah melakukan tugas "Impres" selama tiga tahun di Kairatu. 3. karena keburu kawin. 21 Yuni 1955. memenuhi undangan Kerajaan Negara Bahagian dan Yayasan Sabah. Kamal.I II ke Saudi Arabia dan Mesir. antara lain : 1. India dan Pakistan. A . Dahlia. tidak tammat. A . untuk Hari Sastra Malaysia. 4. Selain dari itu. untuk memberi serangkaian Dakwah Islamiyah dan menghadiri beberapa diskusi tentang Islam. 5. Perlawatan ke Luar Negeri yang pernah dilakukan. Sipil Fakultas Teknik Universitas Gajahmada Yokyakarta). bersama Menteri Agama R. Mulya. H .I. Belum kawin. mengunjungi Bahrain. selama 3 bulan. Ikramullah (Ir. Hongkong dan Singapura. Tahun 1949 menjalankan tugas Negara RI sebagai Anggota Missi Haji R. Dalam tahun 1979 juga berkunjung ke Ipoh dan Kuala Lumpur. Seram (Maluku). Telah punya 3 anak. 6. Dalam perjalanan pulang singgah di Taiwan.

sejarah kebudayaan. Bulan Bintang Tahun 1978). Dalam tahun 1981. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. berkunjung ke Jepang (Tokyo. memenuhi Undangan. N. Kobe. 1983. Hiroshima dan lain-lain) memenuhi undangan untuk mempelajarai adat istiadat dan kebudayaan Jepang.Dalam tahun 1981. Medan 1938. Sayap Terkulai (roman perjuangan). Syarikat Tapanuli. Medan 1939. 463 . Kissah Seorang Pengembara (sajak). menyampaikan makalah dalam simposium Internasional tentang Kesusasteraan Melayu Tradisional di Kuala Lumpur. yaitu : 1. Pustaka Islam. juga mengunjungi Penang. 4. Bulan Bintang tahun 1978). Trengganu dan Kelantan. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. berkunjung lagi ke Pilipina memenuhi undangan Imam Besar Mesjid Jami' Maharlika Manila. naskahnya hilang pada Balai Pustaka Jakarta waktu pendudukan Jepang. berkunjung ke Thailand (Muangthai) atas undangan Organisasi Islam disana. Medan 1940. Dalam tahun 1981. Centrale Courant. 7. 2. 9. Melalui jalan Raya Dunia (roman masyarakat).V. pendidikan moral dan sebagainya dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit baik dalam maupun Luar Negeri.T. 6. 5. Akhir tahun 1982. 8. agama. 11. Bermandi Cahaya Bulan (roman pergerakan).T. 3. Indiche Drukrij. Osaka. Indische Drukkrij. Medan 1939. Cinta Mendaki (roman filsafat/perjuangan). 10. tidak terbit.T. Dewan Saj ak (puisi). (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Kuala Lumpur. Bulan Bintang tahun 1978. Suara Azan dan Lonceng Gereja (Roman antara agama). Buku-buku yang telah dikarang : Sejak umur 20 tahun sampai sekarang sudah lebih 50 buah buku yang telah dikarang dalam berbagai disiplin ilmu. naskahnya hilang di Balai Pustaka waktu pendudukan Jepang. Medan 1936. Kyoto. Edisi Singapura diterbitkan oleh Pustaka Nasional tahun 1982.

cetakan II tahun 1978.T. Pustaka Faraby. 17. Jakarta 1974 (tahun 1982 dicetak ulang).Dewi Fajar. Pustaka Putro Canden Banda Aceh 1963. Sejarah Hukum Islam. Pustaka Nasional. tahun 1982 dicetak lagi. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Bulan Bintang. P. Banda Aceh 1963. 11. Singapura 1972. Dimana Letaknya Negara Islam (Karya ilmiyah tentang ketatanegaraan dalam Islam).T. 21. Banda Aceh 1973. 464 . Yahudi Bangsa Terkutuk. Bulan Bintang. P. 12. Pustaka Faraby. 8. Bulan Bintang. Islam dan Ilmu Pengetahuan Moderen (terjemahan dari bahasa Arab). Pustaka Putro Cande Banda Aceh 1963. Lembaga Penerbit IAIN Jamiah Ar-Raniry. Pahlawan-Pahlawan Islam Yang Gugur (saduran dari bahasa Arab).T. Banda Aceh. 1970. 15. P. Dustur Dakwah Menurut Al-Qur'an. Kerajaan Saudi Arabia (Riwayat perjalanan). Rindu Bahagia (kumpulan sajak dan cerpen). diterbitkan oleh Aceh Simbun. 23. 1943. 16. 19. cetakan ke II tahun 1971. Pustaka Nasional. Sejarah Kebudayaan Islam. Banda Aceh 1970. Singapura 1970. Dewan Bahasa dan Pustaka. Pustaka Putro Canden. Jalan Kembali (Sajak bernafaskan Islam). Banda Aceh 1969. BandaAceh. Bulan Bintang. Jakarta 1977. 14. P. 18. Rubai' Hamzah Fanssury Karya Sastra Sufi Abad XVII. 10. 22. Semangat Kemerdekaan Dalam Sajak Indonesia Baru (Analisa Sastra). Banda Aceh 1971. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 20. cetakan ke IV tahun 1981 (edisi Singapura oleh Pustaka Nasional tahun 1971. Sejarah Kebudayaan dan Tamaddun Islam. Jakarta 1975. Kuala Lumpur 1974. cetakan ke II edisi Singapura tahun 1982). Jakarta 1956. (roman politik).T. cetakan ke III tahun 1974. 13. 9. Pemimpin dan akhlaknya. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh.

Bulan Bintang. 28.T.T. Langit dan Para Penghuninya (terjemahan dari Bahasa Arab) P. 38. Jakarta 1978. Peranan Islam dalam Perang Aceh. Jakarta 1978. 34. P. Jakarta 1977. 59 Tahun Aceh Merdeka dibawah Pemerintahan Ratu. Cahaya Kebenaran (terjemahan Al-Qur'an Juz Amma). Bulan Bintang. Jakarta 1978. P. Bulan Bintang. Bulan Bintang. 25. Bulan Bintang.T.T. Risalah Akhlak. Sulthan Aceh terbesar). 33. P.T. 32. P. Bulan Bintang. P. P.24.T. 26. P. Jakarta 1979. 29. P. 31. Bulan Bintang.T. 27. Jakarta 1978. Jakarta 1979. Iskandar Muda Meukuta Alam (Sejrah hidup Sultan Iskandar Muda.T. 35. Mengapa Ibadat Puasa Diwajibkan (terjemahan dari Bahasa Arab). Bulan Bintang.T. Bulan Bintang. P. Jakarta 1977. Jakarta 1979.T. 36. 30. Surat-surat dari penjara (catatan waktu dalam penjara tahun 1953 . Bunga Rampai Revolusi dari Aceh. P. Bulan Bintang.T.T. Mutiara. Jakarta 1978. Jakarta 1980. Meurah Johan (Roman sejarah Islam di Aceh). Sumbangan Kesusasteraan Aceh Dalam Pembinaan Kesusasteraan Indonesia. setelah ditambah dan disempurnakan). Jakarta 1978. Bulan Bintang. Nabi Muhammad Sebagai Panglima Perang. Jakarta 1977. Jakarta 1950. 39.1954). 465 . Tanah Merah (Roman perjuangan).T. Jakarta 1978. P.T. Bulan Bintang. Apa Sebab A l Qur'an Tidak Bertentangan Dengan Akal (terjemahan dari Bahasa Arab). Bulan Bintang.T. 37. P. Apa Sebab Rakyat Aceh Sanggup Berperang Puluhan Tahun Melawan Agressi Belanda (berasal dari buku Hikayat Perang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. P. P. Bulan Bintang. Bulan Bintang. Mengapa Ummat Islam Mempertahankan Pendidikan Agama Dalam Sistem Pendidikan Nasional.T. Jakarta 1978. P.

52. Mengenang Kembali Perjuangan Nissi Haji RI ke II. 49. 45. P. Pujangga Baru (Jakarta). Perang Gerilya Dan Pergerakan Politik di Aceh Untuk Merebut Kemerdekaan Kembali. dalam tahun 1983 akan diterbitkan serentak oleh P. Kesusteraan Indonesia Dari Zaman Ke Zaman. Sastra dan Agama. Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983. 41.40. Sejarah Kesusasteraan Islam/Arab. (Sebelum Perang Dunia II): a. 50. 1980. 466 . Penerbit Beuna Jakarta 1983. Benarkah Dakwah Islamiyah Bertugas Membangun Manusia. Pokok Pikiran Sekitar Dakwah Islamiyah. 47.T.T. A l Maarif Bandung. P. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Jakarta 1983. 53. 48. Publistik Dalam Islam. akan terbit tahun 1983. 43. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). Dakwah Islamiyah Dan Kaitannya Dengan Pembangunan Manusia.T. P. akan terbit (Penerbit Beuna Jakarta) dalam tahun 1983. Bina Ilmu Surabaya dan Pustaka Nasional Singapura. Mengarang dalam beberapa majalah dan harian yang terbit di Jawa. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.T. 51. Bandung 1981. Mutiara. Jakarta 1978. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). Apa Tugasnya Sastrawan Sebagai Khalifah Allah. Al Maarif Bandung. 54. 44. 42. akan terbit dalam tahun 1983. Banda Aceh 1981. Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah. Sumatera dan Singapura/Malaysia. A l Maarif. Beberapa naskah/terjemahan lagi yang sedang disiapkan. Syiah Dan Ahlussunah Saling Rebut Pengaruh Di Nusantara. P. Hikayat Pocut Muhammad Dalam Analisa. B H A Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 55. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 46. Penerbit Beuna. 1980. BandaAceh.T. BandaAceh.

Dharma (Banda Aceh). h. menjadi salah seorang anggota 467 . Harmonis (Jakarta). Setelah S E P I A dirobah menjadi P E R A M I I N D O (Pergerakan Angkatan Muda Islam Indonesia). Kewajiban (Padang Panjang). b. Suluh Islam (Medan). a. d. Bebas (Banda Aceh). Angkatan Baru (Surabaya). (Sesudah Perang Dunia II) Sinar Darussalam. n. 1. Akibatnya. H P I I merupakan onderbow dari Partai Politik P E R M I (Persatuan Muslimin Indonesia). Matahari Islam. diantaranya tahun 1932 s/d 1935 menjadi Anggota Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia (HPII) dan dari tahun 1933-1935 menjadi Sekretaris H P I I Cabang Padang Panjang. j. Tahun 1935 bersama. g. c. Pemimpin redaksi (Padang). Miami (Medan). PENGALAMAN PERGERAKAN Sejak usia muda. Fajar Islam (Singapura). k. Pahlawan M u d a (Padang).b. i. Santunan (Banda Aceh). c. m. A . e. Harian Waspada (Medan). Panji Islam (Medan). suatu Partai yang radikal yang menganut sistem non kooperasi terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. Gubahan Maya (Medan). Gema A r Raniry (Banda Aceh). Panji Masyarakat (Medan). d. Raya (Padang). Pemimpin Umum (Banda Aceh). Hasjmy telah aktif bergerak dalam berbagai Pergerakan. f.sama beberapa Pemuda yang baru kembali dari Padang Panjang mendirikan S E P I A (Serikat Pemuda Islam Aceh) dan kemudian terpilih menjadi Sekretaris Umum Pengurus Besar SEPIA. tahun 1934 dipenjarakan 4 bulan di Padang Panjang dengan tuduhan melanggar Undang-undang larangan rapat. e.

IPI bergerak aktif secara terang-terangan terutama setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menggerakkan kekuatan rakyat terutama Pemuda untuk mempertahankan Proklamasi itu. Hasjmy memimpin pemberontakan itu pula. Sejak awal tahun 1942 gerakan ini aktif melakukan sabotase diseluruh Aceh sampai meningkat kepada perlawanan fisik. Gerakan ini dengan cepat menjalar keseluruh daerah Aceh. bersama-sama dengan dipisi Gajah dan Dipisi Tgk. tetapi kegiatannya merupakan gerakan politik menentang penjajahan Belanda. (Kasyafatul Islam) Aceh Besar. Selanjutnya pertempuran segera menjalar keseluruh daerah Aceh. 468 . Setelah Jepang menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945. dibawah Pimpinan A l i Hasjimy. Sejak dari IPI. IPI kemudian beroleh menjadi B P I (Barisan Pemuda Indonesia). C i k Ditiro berjuang dengan heroik mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Besar serta menjadi Wakil Kwartir Kepanduan K . Dipisi Rencong. dengan tujuan mengorganisir dengan cepat permberontakan terhadap kekuasaan Belanda. menidirikan satu gerakan rahasia IPI (Ikatan Pemuda Indonesia) yang bertujuan mengadakan persiapan perlawanan terhadap kekuasaan Belanda kalau Belanda kembali setelah kalahnya Jepang yang waktu itu memang telah diperkirakan kekalahannya. P E R A M I I N D O merupakan suatu Gerakan Pemuda yang radikal yang giat melakukan Gerakan Politik Menentang Penjajahan Belanda. Hasjim ditangkap Belanda dan baru bebas setelah Belanda lari dari Aceh. Kemudian tahun 1941 bersama beberapa orang teman dari beberapa Pemuda P U S A mendirikan suatu gerakan rahasia (gerakan bawah tanah) dengan nama "Gerakan Fajar". P U S A meskipun bukan partai politik. ayahnya Tgk. berobah lagi menjadi P R I (Pemuda Republik Indonesia) dan akhirnya menjadi Kesatria DIPISI R E N C O N G . sampai kepada DIPISI R E N C O N G . Sejak tahun 1939 menjadi Anggota Pengurus Pemuda P U S A (Persatuan Ulama seluruh Aceh). I . Pada awal tahun 1945 bersama-sama sejumlah Pemuda yang bekerja pada Kantor Aceh Sinbun dan Domai. Karena A . diantaranya minggu ketiga Pebruari 1942 sejumlah Pemuda Kasyafatul Islam yang terlatih menyerbu kota Seulimuem dan membunuh Kontroleur Tinggelmen dan terjadi pula pertempuran di Keumirue.Pengurus Besarnya.

diantaranya menjadi Anggota Badan Pekerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (1946). Inilah Bendera Merah Putih yang pertama dikibarkan di Angkasa Banda Aceh yang kemudiannya baru disusul oleh tempat-tempat lain. aktif sebagai Pegawai Negeri dan menduduki berbagai jabatan.Demikianlah secara kontiniu dan terus menerus aktif dalam setiap kegiatan baik sebelum kemerdekaan maupun sesudahnya. menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). Selain aktif sebagai pegawai negeri juga bergerak dalam berbagai bidang kegiatan kemasyarakatan. Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas Ekonomi Negeri Kutaraja (1958). PENGALAMAN KEPEGAWAIAN ' Setelah Indonesia Merdeka. menjadi Kepala Jawatan Sosial Kareiidenan Aceh dengan pangkat Bupati (1949). menjadi Kepala Jawatan Sosial Daerah Aceh. Langkat dan Tanah Karo (1947). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Aceh (1957). Wakil Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). menjadi PIMPINAN KURSUS K A R A N G M E N G A R A N G di Kutaraja dan menjadi Staf Pengajar (1947-1948 dan 1950-1951). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh (1960-1964) dan dipensiunkan sebagai pegawai negeri atas permintaan sendiri (1966). Anggota Komite Nasional Pusat (1949). Pada awal September 1945 dengan menghadapi ancaman Jepang yang masih berkuasa di Aceh. Kutaraja (Banda Aceh) (1946-1947). dalam suatu upacara yang penuh khidmad dinaikanlah sang saka Merah Putih didepan kantor IPI (bekas kantor Aceh Sinbun) yang disaksikan oleh ribuan Pemuda dan masyarakat Umum. diangkat menjadi Pejabat Dekan Fakultas Dakwah/Publisistik IAIN Ar-Raniry Banda Aceh (1968). 469 . menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Propinsi Aceh (1950). Kepala Bagian Umum pada Jawatan Bimbingan dan Perbaikan Sosial dari Kementerian Sosial di Jakarta (1955). diangkat dikukuhkan sebagai Guru Besar (Professor) dalam Ilmu Dakwah (1976) dan kemudiannya diangkat menjadi Rektor IAIN Jami'ah Ar-Haniry Darussalam Banda Aceh (1977 sampai Nopember 1982). Anggota Staf Gubernur Militer Aceh. menjadi Ketua II Panitia Persiapan Universitas Negeri Sumatera Utara (USU) Medan (1957). diantaranya.

U N S Y A H (1960). A . Khususnya dengan Daerah Istimewa Aceh dan Kota Pelajar & Mahasiswa Darussalam. Disamping itu telah berdiri pula beberapa Perkampungan Pelajar dibeberapa Kabupaten dan beberapa Taman Pelajar pada beberapa Kecamatan diseluruh Daerah Aceh. Jakarta. Sebagai hasilnya. pada beberapa Fakultas di K O P E L M A Darussalam. P j . Anggota M P R S Golongan B (Wakil Daerah Istimewa Aceh) tahun 1967. kini telah dapat kita saksikan Kota Pelajar dan M a hasiswa ( K O P E L M A ) Darussalam dengan dua Perguruan Tinggi didalamnya. akhir tahun 1982 dipilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan sejak berdirinya terus menjadi anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia. Hasjmy bersama beberapa orang kawan seperjuangan lainnya mulai memikirkan dan memusatkan pikirannya untuk membangun Pusat-pusat Pendidikan diseluruh Daerah Aceh. Hasjmy mempunyai andil yang cukup besar. Kopelma Darussalam merupakan (Pusat Pendidikan untuk tingkat Propinsi).Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Agama Islam Negeri Kutaraja (1959).daerah lainnya akibat perang yang terus menerus. Kemudian dipilih menjadi Wakil Ketua Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh sejak 1969. 470 . Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas T A R I B I Y A H I A I N Ar-Raniry (1960). dan sejak tahun itu pula menjadi Dosen dalam mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam Publisistik. Ketua Umum Panitia Persiapan Universitas Syiah Kuala. Pimpinan Umum Harian Musa Putra dan Staf Redaksi Harian Karya Bhakti di Jakarta (1964/1965). Ketua Dewan Kurator Universitas Negeri Syiah Kuala (1962).G R Daerah Istimewa Aceh (1961) . Ketua D P R . I A I N Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala. Anggota Pengurus Besar Fron Nasional (1960) . A . sejak diangkat menjadi Gubernur Aceh. Demikian pula dalam rangka mengejar ketinggalan Daerah Aceh dari daerah . Pengangkatannya sebagai Gubernur Aceh tidak terlepas dari usaha pemulihan keamanan Daerah Aceh yang sedang diamuk Perang Saudara sehingga Daerah Aceh bisa berobah dari Darul Harb menjadi Darussalam. Rektor I A I N Ar-raniry (1963).

Singapura. Taiwan. BANDA A C E H . 17 April 1983. Bahrain). Lokakarya. 471 .Telah puluhan kali A . Akhirnya dapat dijelaskan bahwa A . Pakistan. Hasjmy menghadiri dan menyampaikan makalah dalam berbagai Seminar. Hasjmy telah dua kali menunaikan ibadah Haji. beberapa kali melaksanakan ibadah umrah dan telah beberapa kali melakukan perlawatan ke Timur Tengah (Mesir. Jepang dan Korea Selatan. Philipina. baik dalam Negeri (Indonesia) maupun di Luar Negeri. Muangthai. Konperensi dan Muktamar. Saudi Arabia. Hongkong. Malaysia. Simposium. Kuwait.

Pengarang bersama keluarga (1957) 472 .

413 .Pengarang dalam pakaian dinas sebagai Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh.

Medan 1966. Penerbit Ajdam I Iskandarmuda. Singa Aceh. Toko Buku A d i l . Banda Aceh 1959. Sejarah Kebudayaan Islam. Abubakar Aceh: 9. Medan 1957. 3. Aceh sepanjang Abad. Banda Aceh 1968. Srikandi Aceh. Medan 1961. Penerbit Lembaga Kebudayaan Aceh. H . 6. M . Jakarta 1962. Darussalam 1969. Tgk. H . cetakan pertama. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. Hasjmy: 7. 5. Banda Aceh 1971.KEPUSTAKAAN Mohammad Said: 1. M . Yunus Jamil: 2. Sidi Gazalba: 10. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. 8. Mesjid Pusat Ibadat Dan Kebudayaan Islam. A . 474 . Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Penerbit Pustaka Antara. Sejarah Mesjid. Banjarmasin 1955. penerbit Pustaka Iskandarmuda. Penerbit Pustaka Faraby. Gajah Putih. Penerbit Lembaga Penerbitan I A I N Djamaih A r Raniry. Drs. Penerbit Pengarang sendiri Medan 1961. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. Tarikh Aceh Dan Nusantara. Zainuddin: 4.

Penerbit Jambatan.D. Teungku Chik Di Tiro. Penerbit Pustaka Dan Bahasa. Penerbit Pengarang sendiri. 13. 475 . Mahmud Yunus: 19.K. Nederlandsche Boeok En Steendrukkerij. Banda Aceh 1970. Prof. Teuku Umar Dan Jakarta 1952. V . Dr.M. Sari Sejarah Serdang. Penerbit Pustaka Mahmudijah. Syekh Nuruddin Ar Raniry : 14. MA : 15. Jakarta 1959. Iskandar: 12. Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia. Kuala Lumpur 1966. Jakarta 1952. Jakarta 1960. Husin: 11. Analisa tentang Bustanus-Salatin. Teungku Luckman Sinar SH : 18. Hazil: 16. 'S-Gravenhage Nederland 1959. Prof. Medan 1971. Cetakan huruf Arab dicetak di Jeddah Saudi Arabia sebelum perang dunia pertama. De Hikayat Aceh. T. Ismail Jakub SH.Penerbit Bulan Bintang. Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Rencong Aceh Ditangan Wanita. Dyas Sutan Pameran: 17. Cut Nya Din. Bustanus Salatin. Penerbit Pengarang Sendiri. Adat Aceh. penerbit Dinas P. Penerbit N .

Miraatut Thullab. Penerbit Frasser & Neave Limited. Syed M. Prof.Abdul Hadi Bin Haji Hasan : 20. Royal Asiatic Society. Raniri And The Wujudiyyah Of 17TH Century Aceh. Drewes: 25. Prof. Dr. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Kuala Lumpur 1969. Penerbit Mathba'ah A l Azhariyah. Cetakan I. Singapore. Penerbit University Of Malaya Press. Sejarah Alam Melayu. Dr. The Misticism Of Hamzah Fansri. Naguib Al-Attas : 21. Acheen. Prof. Syekh Abdurrauf Syiahkuala: 28. Rihlah Ibnu Bathuthah. Penerbit S-Gravenhaga Martinus Nijhoof. With Introduction And Notes. reproduksi oleh Universitas Sjiahkuala 476 . Anthony Reid : 24. Abu Abdullah Muhammad (Ibnu Bathuthah): 26. Adat Aceh. Penerbit Oxford University Press. 22. Nederland 1958. Kairo 1927.W. Printers.J. Teungku Di Meulek: 27. Singapore 1966. Kuala Lumpur 1970. G. London-New York 1971. Penerbit University Of Malaya Press. Penerbit Malaysian Branch. The Contest For North Sumatra. John Anderson: 23. Qanun Meukuta Alam.

Hasjmy. Jam'u Jawami'il Mushannafat. koleksi buku A . 34. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. koleksi buku A . Darussalam 2 Syekh Ismail Ibnu Abdulmuthathalib : 29. 33. koleksi buku A . Ruba'i Hamzah Fansuri. Hasjmy. Koleksi buku A . naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Isal Baby E l Halaby.Darussalam dari naskah September 1971. Hamzah Fansury: 32. koleksi buku A . Teungku Di Rukam: 30. Hikayat Pocut Muhammad. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hasjmy. Hikayat Maleem Dagang. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hasjmy. Asrarul Arifin. 477 . A l Muntahi. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. lama tulisan A r a b . Hasjmy. Teungku Pantee Geulima: 31. Kairo.

Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. Penerbit Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh. Penerbit Pemerintah * Daerah Kabupaten Aceh Timur. Medan 1963. 36. PenerbitJPanitia Seminar sendiri. 40. Majalah Pengetahuan Sinar Darussalam No. Hang Tuah (huruf Arab). Banda Aceh 1963. Buku Peringatan 5 Tahun Darussalam. Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia. 1970.Buku-buku lain: 35. 39. Buku Peringatan 10 Tahun Darussalam. 37. Penerbit Jambatan/Gunung Agung. Banda Aceh 1969. Banda Aceh. Jakarta 1960. 38. 478 . 1 S/d 38 tahun 1968 s/d 1971. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. Monografi Daerah Kabupaten Aceh Timur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful