PENERBIT BEUNA mempersembahkan karya ini dalam rangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa

PENERBIT BEUNA Jl. Tanah Abang V — Petojo Sabangan XI/33 Jakarta Pusat

1. 2.

Kekeliruan tersebut, yaitu : Halaman 316 harusnya terletak setelah halaman 292, halaman tersebut menjadi halaman 293.

sehingga

Halaman 365 harusnya terletak setelah halaman 293 (asalnya halaman 316 ) sehingga menjadi halaman 294. Setelah penggeseran kembali halaman - halaman menjadi halaman - halaman 293 dan 294, maka laman berikutnya dari dua halaman tersebut, yang telah ada, sekalipun salah nomor halaman, nya sudah benar. 316 dan 365 halaman - hatetap seperti tetapi letak-

Kepada para pembaca kami harap memperbaiki terlebih dahulu sebelum membaca, dan dengan ini kami mohon maaf kepada pengarang dan para pembaca. PENERBIT / K O R E K T O R

KEBUDAYAAN ACEH dalam SEJARAH

PENUNJUK H A L A M A N

Halaman 1. R A N U P S I G A P U 2. E J A A N B A H A S A A C E H BAHAGIAN P E R T A M A Lintasan Sejarah Kerajaan Islam di Aceh 3. M U K A D D I M A H Sebab timbulnya kebudayaan - kebutuhan jasmani kebutuhan ruhani - kebutuhan sosial - difinisi kebudayaan - kebudayaan Islam 4. I S L A M M A S U K K E I N D O N E S I A 5. B E R D I R I N Y A K E R A J A A N - K E R A J A A N I S L A M . . Kerajaan Pase Kerajaan Kerajaan Kerajaan Islam Peureulak - Kerajaan Islam Samudra/ Islam Beunua - Kerajaan Islam Lingga Islam Pidie - Kerajaan IslamDaya Islam Darussalam. 58 36 45 35 13 30

6. L A H I R N Y A K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M . . Arus penjajahan barat ke timur - Silsilah Raja-raja Kerajaan Aceh Darussalam. BAHAGIAN KEDUA Kebudayaan Islam Dalam Lintasan Serajah Aceh 7. K E T A T A N E G A R A A N DARUSSALAM KERAJAAN ACEH

67
5

perjanjian Pidie .lima besar Islam . H U B U N G A N L U A R N E G E R I Balai wazir badlul muluk .hubungan Aceh dengan Belanda dan Inggeris diplomasi Iskandarmuda . K E H I D U P A N E K O N O M I / K E U A N G A N Lembaga pelaksana .diplomasi Aceh .pertanian/perikanan 10.syarat menjadi qadli 9.perdagangan dalam negeri .Halaman Dasar negara .delegasi van Swieten diplomasi menjelang perang .rasi nama jabatan rangkap 97 94 84 74 119 .rukun negara . B E N T U K D A N S T R U K T U R K E R A J A A N Jawatan-jawatan pusat .delegasi Aceh ke Betawi delegasi Inggeris dan Mekkah .syarat menjadi wazir .perindusterian/pertambangan pelayaran .negara hukum .diplomasi zaman menurun .dalam keadaan perang 8.pemerintah daerah .syarat menjadi sulthan .cap sikureueng .pembangunan angkatan perang rasi nama pangkat .diplomasi Aceh tahun 1873 .hubungan Aceh dengan Turki .diplomasi klassik Inggeris . P E R A N A N K E H A K I M A N Pembinaan hukum.politik luar negeri .dasar dan sumber hukum .dewan delapan 12.mata uang balai furdhah .prinsip adil dan thaat . O R G A N I S A S I D A N PERKEMBANGAN ANGKATAN PERANG Balai laksamana .ketegasan ratu .derajat mahkamah 11.perdagangan luar negeri .negara syura .balai baitul mal .

wanita dalam angkatan perang armada inong bale .Syekh Abdur Rauf Teungku Chik D i Tiro .unsur-unsur warganegara kedudukan wanita .Teungku D i Leupue .istana taman kesenian .dua buah sarakata .angkatan perang dalam kenyataan 13.industeri perang .lembaga-lembaga pendidikan .tingkatan pendidikan .sejarahnya . .Banda Aceh Ibukota Negara BAHAGIAN KETIGA Kesenian/pendidikan sejarah Aceh 15.upacara-upacara adat .Syamsuddin A s Suamatrany syekh Nuruddin A r Raniry .Teungku Chik Pantee Kulu Teungku Faki . Lembaga-lembaga sosial . K E H I D U P A N D A N P E R K E M B A N G A N S O S I A L .taman gairah . PERKEMBANGAN PENGETAHUAN Islam menghiasi lembaran 140 153 PENDIDIKAN D A N ILMU 190 Dasar dan tujuan pendidikan . .dayah-dayah terkemuka 7 .universitas baitur rahman 16. BANDA A C E H DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN Kota politik .kota yang makmur .upacaraupacara kenegaraan 14.Halaman pendidikan tentera .kota universitas .seni mengarang surat . SEJARAH RINGKAS P A R A TERKENAL ULAMA/SARJANA 1 9 4 Hamzah Fansury .gegunungan dan pintoo khoop .para ulama lainnya .

prosa .al mawa'idhatul badi'ah .syifaul qulub .hikayat prang sabi .kandang dan makam rencong. K A R Y A S A S T E R A Gudang ilmu pengetahuan .faraidlul quran .dawaul qulub .masailil muhtadin .kasyful kiram .sepucuk surat dari Tiro qanun meukuta alam . 19.hikayat jihad zaman Nabihikayat pocut muhammad .bustanus salatintafsir baidlawy .mudhharul ajla .hikayat akhbarul karim .hikayat nun parisi .jam'u jawami'il mushannafat .talkhishul falah .Risalah Munjiyatul anam.i'lamul muttaqin 1 safinatul hukkam .Halaman 17.senibangunan .adat Aceh .puisi .hidayatul 'awam . RIWAYAT HIDUP PENGARANG KEPUSTAKAAN 461 4 7 4 8 .hikayat zaman baru r 3 8 9 3 4 1 20. K A R Y A S A S T E R A B A H A S A A C E H Hikayat maleem dagang. 18.kasyful muntadhir .hikayat aja jeumpa " hikayat . 21.kissah prang kompeuni .senidrama . KEHIDUPAN BUDAJA D A N PERKEMBANGAN SENI256 Senibahasa .miraatut thullab .kitab syarah ruba'i .senisuara dan senitari senirupa .hikayat putroe gumbak meuhhikayat banta beuransah .hikayat Aceh asrarul arifin .

15. bajak dan weeng teube Foto k opi dua halaman kitab Kanzul Raghaib tentang Kerajaan Aceh Gambar Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 19. 27. 6. 24. Daud Mesjid Baitur Rahman yang dibakar Belanda dan gantinya Mesjid Raya Baiturrahman yang tiga kubah dan lima kubah Pintoo Khoop dan Gegunongan Foto kopi dokumen dari negeri Belanda Gambar Lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 15 28-29 29 41 42 43 64 64 a 72-73 75-76 85 92 102-103 117-118 128 129 130-131 132-133 139 143 144 145-146 147 148 149 155 156 165 176 199 9 . 9. 7. 29. 20. 16.' Lukisan T. 11. Panglima Polem M . 2. 17. 10. 28. 21.. 30. 8. 25. 5. 22 23. 18. Teuku Lueng Bata dll Lukisan Laksamana Malahayati Sket lukisan Kuta Inong Bale Sisa reruntuhan Kuta Inong Bale Batunisan Laksamana Malahayati Gambar lukisan Ratu Safiatuddin Gambar lukisan Cut Nyak Dhien Sisa reruntuhan Kuta Padang Makam Cut Nyak Dhien Gambar lukisan Cut Meutia Lukisan T.PENUN JUK H A L A M A N B E R G A M B A R Halaman 1. 14. 12. Umar Johan Pahlawan . 13. 26. Sket Kuta Inong Bale Gambar perjalanan ke Lam Susoon Gambar sedang di Lam Susoon Foto kopi Kitab Idharul Haq Salinan Kitab Idharul Haq Foto kopi halaman Tazkirah Thabaqatain Gambar Alam Cap Peudeueng Peta Kraton Darud Dunia Foto kopi'Cap Sikureueng Foto kopi organisasi kerajaan Aceh Mata uang Kerajaan Aceh Darussalam Alat tenun. 3. 4.

61. 35.Halaman 31. 63. 53. 38. 59. 54. 41. Gambar Lukisan Syekh Abdurrauf Gambar lukisan Teungku Chik Di Tiro Lukisan Teungku Chik Pantee Kulu Gambar lukisan Teungku Faki Mesjid dan Dayah Teungku Faki Makam Teungku Faki Makam Baba Daud Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Makam Teungku Chik Lam Keuneu'eun Batunisan Teungku Chik Lam Keuneu'eun Sumur Teungku Chik Lam Keuneu'eun Makam Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Said Ahmad kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi Beslit pengangkatan Qadli dari Sulthan Alaiddin Mansur Syah Foto kopi surat kuasa dari Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah Foto kopi surat Tuanku Ibrahim Lukisan Teungku Chik Lam Birah Lukisan Teungku Chik Lam Jabat Lukisan Teungku Hasballah Indrapuri Dayah Teungku DiAnjoong Gambar tari Seudati Gambar tari Inong dan Ratoh Duek Gambar orkes hareubab dan penari Tari ranup lampuwan dan tari pho Tari adat Aceh Tengah Tari rapa-i dan daboih Gambar aksi main daboih Gambar permainan geudrang Lonceng Cakra Doonya depan rumooh Aceh Gambar pakaian kebesaran Aceh Gambar cerana sirih (puwan) 203 206 210 213 216 217 219 220 221-222 223-224 229 230 231 236 237 238 246 247 248 250 251 252 254 260 261 262 264 265 267 268 270 272-273 275 276-278 10 . 33. 42. 40. 49. 64. 32. 46. 43. 62. 52. 48. 60. 56. 39. 55. 45. 50. 58. 57. 47. 34. 51. 37. 44. 36.

Gambar Rumooh Aceh 67. Makam dalam Kandang Cot Bada 89. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Raja . Jejeran batunisan indah dalam Kandang Bilui 76. Makam Putroe Ijoo dna Tgk. Makam ulama dan sulthan 87. Foto kopi surat dari Tiro 97. Bangunan Kandang Meureuhoom Daya 84. Batunisan-batunisan dalam Kandang Kuta Karang 81. Reruntuhan Kuta Alam 95. Makam sulthan dalam Kandang Blang 86. . Makam-makam para ulama dalam komplek Makam Teungku Di Bale Pase 80. . Makam-makam dalam Kanang Baperis 70. . Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Lheue . Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Tgk. Jembatan lama di Garoot 66. . Gambar Mesjid Indra Puri yang lama 68. . Berbagai alat senjata Aceh 96.Halaman 65. 78. Di Bale Pase 83. 79. Makam -makam dalam Kandang XII 71. Foto kopi 2 halaman Miratut-Thullab 280 282 284 286 287-289 290 291 293-294 295-296 297-298 299-305 306-307 308-309 310-315 317 318 319 320 321 322 323 324 325-326 327 329 331 332 333 335 337-338 340 342 369 11 . Makam-Makam dalam Kandang Pangoe 73. Batunisan berukir dalam Kandang Pangoe 74. Batunisan makam Sulthan 69. Batunisan berukir dalam Kandang Meureuhoom Daya 85. Makam dan meunasah Cot Bada 90. Telaga berkubah dalam Kuta Indrapatra 94. Makam Syekh Abddurrauf Syahkuala 88. Kandang Dalam dan batunisannya 77. Pemandangan alam dataran tinggi Mamprai 91. Cot Bruk 93. Batunisan berukir para meurah Mamprai 92. Makam Sulthan Iskandar Muda 72. Makam Ratu Nihrasiyah yang berukir amat indah dalam Kandang Kuta Karang 80. Komplek Kandang Bilui 75. .

Gambar pengarang dalam pakaian dinas waktu menjadi Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh 418 472 473 12 . Gambar pengarang dengan keluarga 100. Gambar Dookarim pengarang Hikayat Prang Koompeuni 99.Halaman 98.

Teungku M . maka risalah ini telah dapat saya selesaikan pada tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 (3 Juni 1972). karya-karya sastera dan riwayat para ulama. kecuali satu dua buah. Semua buku hikayat Aceh yang saya pakai dan bicarakan dalam risalah ini. Dalam menyusun buku ini. terutama mengenai sejarah kebudayaan. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab atau salinan kembali dari naskah lama itu. ia belum merupakan buku sejarah kebudayaan Aceh yang berfungsi meriwayatkan kebudayaan dari segala seginya. sangat tidak memadai dibandingkan dengan kenyataan yang sebenarnya. dengan pengertian bahwa buku ini mengemukakan kembali kebudayaan Aceh seperti yang termaktub dalam kitab-kitab sejarah dan catatan-catatan lainnya. dan nomor-nomor halamannya yang dicantumkan pada tiap-tiap foot-noteyaitu nomor halaman dari naskah yang ada pada saya. Buku Qanun Meukuta Alam yang sering saya ambil bahannya dalam menyusun risalah ini. sebagai langkah kearah penyusunan sebuah buku sejarah kebudayaan Aceh yang lengkap. 2. 13 . Sungguhpun demikian. Risalah ini saya namakan " K E B U D A Y A A N A C E H D A L A M S E J A R A H " . dengan bahan-bahan yang ada dalam perpustakaan saya dan dengan bantuan bahan dari teman-teman. kesulitan yang pertama saya hadapi yaitu kurangnya buku-buku bacaan mengenai sejarah Aceh. Yunus Jamil dan Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. Karena kesulitan bahan seperti yang tersebut diatas. Jadi. 5. berbeda dengan kitab-kitab agama yang dikarang dalam bahasa Jawi (Melayu) yang semuanya menyebut nama pengarang dan dicatat pula tanggal selesainya pada akhir kitab.R A M P SIGAPU BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM 1. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab. 4. yang harus dimulai sejak zaman sebelum Islam. dan saya susun dengan sistematika modern. teristimewa Sdr. 3. sehingga memudahkan sesuatu penyelidikan. yang pada umumnya tidak menyebut nama pengarangnya. maka uraian mengenai lembaga-lembaga pendidikan (dayah-dayah).

bahwa risalah ini selesai saya susun menjelang berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh Kedua. 8. 14 . dan inilah harapan saya satu-satunya. yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus s/d 2 September 1972. H. Jadi nomor-nomor yang tercantum pada foot-nottadalah nomor-nomor pada naskah salinannya yang ada pada saya. dan menurut anggapan saya bahwa usaha Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh mengadakan Pekan Kebudayaan Aceh Kedua dan usaha saya menyusun risalah ini bertujuan sama. Buku Adat Aceh With Introduction adalah salinan dari buku tersebut yang diterbitkan/dicetak s'-Gravenhage-Martinus Nijhoof. serta mengadakan usaha lanjutan untuk memperbaiki. Cara kebetulan. Adapun gambar-gambar dan fotocopi-fotocopi yang dimuat dalam buku ini.6. setelah selesai saya susun ia telah menjadi hak masyarakat bangsa Indonesia untuk ditelaah. Nederland. menambah dan menyempurnakannya. 23 Rabiul Achitr 1392 5 Juni 1972 ttd. Wabillahit Taufiq Wal Hidayah ! BandaAceh. HASJMY. 7. yaitu mengetengahkan kembali kebudayaan Aceh dalam rangka membina Kebudayaan Indonesia yang lengkap menyeluruh. adalah diangkat dari koleksi album pribadi saya. 9. Risalah yang bernama kebudayaan Aceh Dalam Sejarah ini. 10.

SEKETKUTA INONG BALEE 15 .

baik yang berada di Banda Aceh ataupun ditempattempat lain. Kuta Inong Bale dan Makam Laksamana Malahayati yang ketiga-tiganya terletak sekitar Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. Inti dari Armada Inong Bale terdiri dari janda para Syuhada. saya pergunakan untuk mengunjungi Kuta Indrapatra di Ladong Kecamatan Darus Salam. zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai kedudukan internasional yang amat mengagumkan. Kuta Inong Bale (Benteng Wanita Janda) terletak kira-kira 7 kilo meter dari Krung Raya. kandang-kandang para Sulthan dan makam para ulama. yang masih ada bekas-bekasnya. Kuta Mukuta A l a m . (1589-1604 M ) . saya berpendapat ada baiknya menurunkan dibawah ini beberapa catatan tentang benda-benda budaya yang saya kunjungi itu. semakin terasa bagi saya betapa bermanfaatnya turun kelapangan untuk melihat dan mempelajari benda-benda budaya peninggalan zaman jayanya Aceh. diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya yang indah. Kuta Inong Bale ini adalah pangkalan utama dari Armada Inong Bale yang dibentuk oleh Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil.PENGANTAR TAMBAHAN T E N T A N G BENDA-BENDA B U D A Y A Setelah buku ini selesai saya susun. selama akhir Juni sampai awal Agustus 1972 hari-hari yang senggang dari kesibukan dinas rutine saya pergunakan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah. tinggi dari permukaan laut kita-kita 100 m. dan panjang kuta ini kira-kira 600 m. 16 . K U T A INONG B A L E Kesempatan yang pertama pada tanggal 20 Juni 1972. dan kuta menyeluruh dimana didalamnya terdapat bangunan-bangunan asrama dan sebuah kolam pemandian yang bernama Kolam Putroë Ijoo. Untuk melengkapi buku i n i . dimana terdapat kuta-kuta (benteng). yang memerintah tahun 997-1011 H . Demikianlah. dengan panglimanya Laksamana Malahayati dan Kepala Stafnya Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. Kuta Inong Bale ini terdiri dari benteng utama yang dilingkari dengan tembok yang sangat kuat.

bahwa arsitek perencana kedua kuta itu adalah satu orang. yang terletak diatas sebuah bukit dekat Kampung Kuta. tetapi bentuk dan arsitekturnya serupa. KUTA INDRAPATRA D A N K U T A M E U K U T A A L A M Kuta Indrapatra terletak di Ladong Kecamatan Darussalam sekarang. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Biluy dan M a k a m L a m 17 . mungkin makam Kepala Stafnya Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen. Lam Reh. namun saya tidak melihat adanya unsur-unsur Hindu pada kedua kuta ini adalah asli buatan Kerajaan Aceh Darussalam sendiri. Sekalipun ada orang mengatakan bahwa Kuta Indrapatra adalah peninggalan zaman Hindu. Kuta Indrapatra lebih besar dari Kuta Meukuta A l a m . K A N D A N G BILUY Kesempatan yang kedua pada tanggal 4 Juli 1972.Tempat terletak Kuta Inong Bale ini indah sekali dan bersama-sama dengan benda-benda budaya lainnya sekitar Krung Raya baik sekali untuk menjadi objek turisme. mungkin sekali. menandakan. sedangkan Kuta Meukuta A l a m (Kuta Iskandar Muda) terletak dekat Teluk Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. MAKAM MALAHAYATI Disebelah selatan Kuta Inong Bale terdapat Makam Laksamana Malahayati. Diatas bukit ini sekarang telah ditumbuhi kayu yang tinggi besar. Makam Laksamana Malahayati yang terletak diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya. mempunyai batunisan yang berukiran indah dengan ayat-ayat Quran. juga terdapat makam yang lain. Disamping makam Laksamana Malahayati. Kampung Kuta dahulunya adalah perkampungan perwira dari Armada Inong Bale. sekalipun tidak tertutup kemungkinan bahwa Kuta Indrapatra dibangun diatas puing-puing reruntuhan candi Hindu. ditempat mana Laksamana Malahayati dan Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen serta perwira-perwira lainnya bertempat tinggal.

Baik untuk kepentingan sejarah ataupun untuk kepentingan turisme. (1490-1497 M). (1180 M) datang ke Aceh Besar untuk menjalankan dakwah Islam. Pengaruh Teungku Lam Keuneu'euen sangat besar. Bukti dari besarnya pengaruh beliau sampai sekarang. sementara sumur dihadapannya dengan munyeng dari tanah berukir. bahkan kampung itupun telah bernama Kampung Lam Peuneu'euen. yaitu makam dari Syekh Abdullah Kan'an. maka kemudian makamnya terkenal dengan sebutan Makam Teungku Chik Lam Keuneu'euen yang lama kelamaan oleh lidah Aceh menjadi Lapeueneu'euen. terlihat 18 . yaitu telah lebih dari 700 tahun. Pada hari saya berkunjung kesana. yang antaranya Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah yang memerintah tahun 895-902 H . M A K A M L A M KEUNEU'EUEN Makam Lam Keuneu'euen ini telah tua usianya. Syekh Abdullah Kan'an inilah yang mula-mula membawa bibit lada ke Aceh sehingga beliau dapat disebut Bapak Lada Aceh. maka Kandang Biluy sangat memerlukan kepada perawatan dan pengawetan yang pantas. yaitu kinipun makam beliau masih dikunjungi orang dan masih banyak orang meiepaskan nazar. sehingga sampai sekarang demikianlah namanya. yang mungkin dibinanya belum lebih dari 200 tahun. Makam Lam Keu Neu'euen ini. diduga telah berumur lebih dari 700 tahun. Makam Teungku Chik ini terletak dalam sebuah bangunan yang berbentuk mesjid. dan juga mempunyai nilai seni yang tinggi karena ianya berukiran dengan huruf-huruf Arab yang bermotifkan ayat-ayat Quran. seorang ulama besar yang bersama-sama dengan Meurah Johan sekitar tahun 576 H . Dalam Kandang Biluy terdapat makam para Meurah dan para Sulthan serta para keluarganya. Setelah beliau dimakamkan ditempat tersebut. tetapi juga karena seorang pengusaha dan ahli pertanian yang besar. bukan saja karena beliau seorang ulama dan pembawa Islam pertama ke Aceh Besar.Keuneu'euen yang keduanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. Batunisan-batunisan yang terdapat pada makam-makam di Kandang Biluy ini mempunyai nilai sejarah karena tercatat nama Sulthan dan tanggal mangkatnya.

Sulthan yang menolak ultimatum Belanda bertanggal 26 Maret 1873. Saya telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri. sehingga didaerahnya pernah dibangun satu kota istirahat. yang menurut cerita beratus tahun yang lalu berpenduduk banyak sekali. yang menurut keterangan khadam makam tersebut bahwa kambing-kambing itu akan disembelih hari Jum'at mendatang Dalam komplek pekarangan Makam Teungku Cik Lam Keuneu'euen. Sulthan yang gagah berani dan tahu harga-diri. terdapat makam Teungku Cik Kuta Karang.beberapa ekor kambing nazar. bagaimana menyedihkan makam Sulthan ini. Makam para Meurah sekitar dataran tinggi Mamprai. Mamprai satu dataran tinggi yang berpemandangan indah. Kandang Cot Bada yang terletak dekat Samahani Kecamatan Suka Makmur. dan Kandang Pangoe yang terletak dekat Lam Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. adalah tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . 19 . (1870-1874 M).M A K A M SEKITAR M A M P R A I Sekitar dataran tinggi Mamprai banyak terdapat makam para Meurah (raja-raja kecil) dan para ulama kenamaan. tanpa ada kesempatan untuk membuat makamnya yang layak sebagai seorang Sulthan yang tidak kenal menyerah. karena Kraton Daruddunia direbut Belanda setelah menjadi puing. yang tereletak dalam kecamatan Suka Makmur. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah meninggal setelah Pusat Kerajaan Aceh dipindah keluar kota Banda Aceh. seorang ulama dan pengarang kenamaan. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Cot Bada. Seharusnyalah Pemerintah Daerah dan rakyat Aceh secepatnya membina kembali makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. sehingga menjadi makam yang layak bagi seorang sulthan yang lebih suka meninggalkan istana daripada menyerah kepada musuh M A K A M . K A N D A N G COT B A D A Kesempatan ketiga pada tanggal 18 Juli 1972. Jenazah beliau dibawa ke Cot Bada dan dimakamkan disana.

dan sebuah lagi makam Ja C i k . M a k a m Meurah Keunayan (dua yang akhir ini anaknya Meurah Cot Bakkrut). Makam Teungku Cik Cot Bruk. Memang waktu itu saya lihat banyak wanita-wanita mengambil air kesumur Ja C i k Kandang Ulee Lueng yang terletak dekat Kampung Daroy Kameu. Kandang Lheue yang terletak di Kampung Paya Trieng. dengan batunisan-batunisan yang besar tinggi dan 20 . Makam Putroe Ijoo (puterinya Meurah Cot Bakkrut dan isteri dari Teungku C i k Glee Weueng yang terkenal).Diantara makam-makam yang terdapat didataran tinggi M a m prai ini. Pada makam-makam ini. sehingga semua sumur telah kering. Makam Meurah Puteh. kecuali sumur yang dekat dengan makam Ja C i k . yaitu Makam Meurah Cot Bakkrut (turunan Meurah Eumpee Blieng). terletak di Kampung Meunasah L a m Blang. seorang ulama besar pencinta binatang. Kebetulan waktu saya kesana. demikian pula dengan makam-makam lainnya ditempat itu. Tiada berapa jauh dari Kandang Lheue i n i . hal mana menambah keyakinan penduduk akan keramatnya Ja tersebut. sayang sekali karena makam-makam itu telah menjadi tempat istirahat kerbau waktu terik matahari. seorang ulama besar yang dianggap keramat sampai sekarang. juga seorang ulama yang dianggap sangat kramat. lagi musim kemarau yang amat sangat. didalamnya antara lain terdapat makam Meurah Jiee yang berbatu nisan besar tinggi serta berukiran yang bermotifkan ayat-ayat Quran. terdapat makam Teungku Cik Awee Geutah. Tetapi. K A N D A N G L E U UE. oleh karena rindangnya dengan kayu-kayu besar KANDANG LHEUE ULEE LUENG. Kandang telah ditumbuhi kayu-kayu besar dan rindang. yang semuanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. terdapat didalamnya banyak makam Meurah-Meurah dan keluarganya. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Lheue. terletak di Kampung Lagang. Kesempatan keempat pada tanggal 21 Juli 1972. juga terdapat batunisan-batunisan yang berukiran huruf Arab yang indah dengan motif ayat-ayat Quran. Kandang Ulee Lueng dan Kandang Leu Ue.

dekat dengan Kampung Daroy Kameu. (1497-1511 M ) dan makam Raja Ibrahim. Kandang Raja ini sama halnya juga dengan Kandang Ulee Lueng. Menurut hernat saya. artinya jangan dipotong. Dalam kandang antara lain terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah tahun 902-916 H . berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. Jumlah makam-makam dikandangkandang ini banyak sekali.berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. kecuali yang betul-betul tumbuh atas kubur. Kandang Ulee Lueng ini saya lihat sekarang telah merupakan hutan dan rimba kayu-kayu besar yang mungkin telah ratusan tahun umurnya. dibawah naungan kayu-kayu besar tinggi dengan hutan-hutan kecil kelilingnya. 21 . Kandang Leu Ue yang terletak di Kemukiman Puni tidak berapa jauh dari Kandang Ulee Lueng. Kandang Lheue dan Kandang Leu Ue. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang Kecamatan Darul Imarah. KANDANG PANGOE Kandang Pangoë yang terletak dekat L a m Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. baik kayu-kayunya ataupun batunisan-batunisannya. baiknya hutan/rimba dipelihara terus. adalah salah satu Kandang yang dahulunya bernaung dibawah pengawasan Kraton Kuta A l a m . yaitu sama-sama mempunyai batunisan-batunisan besar tinggi. Juga kesempatan hari ini saya pergunakan sebaik-baiknya untuk mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) yang juga terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. sehingga betul-betul dapat menjadi objek turisme yang amat berkesan K A N D A N G RAJA Kesempatan kelima pada tanggal 25 Juli 1972. keadannya juga sama seperti Kandang Ulee Lueng dan Kandang Lheue. akan sangat menarik bagi kaum toris yang biasanya selalu mendekam dalam kota besar. Saya rasa dalam suasana seperti dalam hutan belantara ini.

maka Kraton Daroy Kameu dijadikan lembaga pusat Balai Majelis Mahkamah (Mahkamah Agung) dan pusat kegiatan ilmu.Seperti halnya dengan kandang-kandang didaerah Kecamatan Darul Imarah. Bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) sekarang menjadi dua buah kampung. yaitu Kampung Daroy Kameu dan Kampung Kandang. didirikan pula Kraton Darud Dunya oleh Sulthan Mahmud Syah I yang memerintah dalam tahun 665-708 H . yang memerintah dalam tahun 601-631 H . dalam Kecamatan Darul Imarah. tempat dulunya berdiri asrama perajurit dan sebuah kandang yang kemudian terkenal dengan sebutan Kandang Raja yang tinggi dan bermedan luas. Kira 90 tahun kemudian. (1267-1309 M ) . Menurut keterangan penjaga kandang itu kepada kami. yang mungkin tempat upacaraupacara waktu pemakaman orang-orang besar. pertama kali didirikan oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. sebagai sulthan pertama dari Kerajaan (Aceh) Darussalam. (1205-1234 M ) . Kandang inipun telah merupakan rimba kecil dengan kayu-kayu besar tinggi. dan ditengahtengah blang padang itu terdapat tanah yang agak tinggi (bukit rendah mendatar) yang disebut Peukan Dara Baroo (Pasar Penganten Baru). yang oleh lidah Aceh disebut "Daroy K a m e u " . sedangkan Kampung Kandang terletak disebelah selatan. sehingga batunisan kepala dari Sulthan Syamsu Syah telah patah. ditempat mana tiap-tiap tahun diadakan upacara keramaian 22 . KRATON D A R U L K A M A L Kesempatan tanggal 25 Juli 1972 juga saya pergunakan untuk menyelidiki dan mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal. Antara Kampung Daroy Kameu (Pusat Kraton) dan Kampung Kandang (asrama perajurit dan Kandang Raja) terhampar blang padang (lapangan luas) yang mungkin antara lain dijadikan tempat upacara-upacara kenegaraan yang besar dan parade. karena kuatir akan celaka. Setelah kedudukan Sulthan dan Pusat Pemerintahan dipindahkan ke Kraton Dunya. bahwa tidak ada orang yang berani memotong kayu ditempat itu. Kampung Daroy Kameu terletak pada pusat Kraton tempat dulunya berdiri istana dan gedung-gedung lainnya. Kraton Darul Kamal. maka Kandang Pangoë inipun tidak terpelihara samasekali.

sehingga pada zaman Sulthan Alaiddin Riayat Syah II A l Kahhar yang memerintah dalam tahun 945-979 H . Kandang Leu Ue dan Kandang Lheue. Kraton Darud Dunya setelah mencapai puncak kegemilangannya. Balai Gading. yang mulai didiami oleh penggantinya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II yang memerintah dalam tahun 811-870 H . = 1675-1678 M ) terjadilah pembakaran terhadap Kraton Darud Dunya. kota mana dinamakan Bandar Darussalam (dalam perjalanan sejarahnya berobah menjadi Banda Aceh). Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I membangun Kraton Darud Dunya dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. Balai Mahkamah Rakyat. Dalam Kraton Darul Kamal terdapat dua buah kandang. semua bangunan dalam kraton telah diganti dengan tembok beton. Balai Peratna Sembah. Gudang-gudang 23 . Dalam tahun 691 H .yang kira-kira sama dengan Pekan Kebudayaan Aceh sekarang. Istana Sulthan. beberapa istana lainnya. sedangkan sekitarnya terdapat Kandang Biluy. (1408-1465 M ) . tiap-tiap sulthan berturut-turut memperbesar dan menyempurnakan Kraton Darud Dunya. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a Meukuta Alam (1016-1045 H . Demikianlah. Kraton Darud Dunya dilengkapi dengan istana resmi. Balai Peratna Sembah dan Balai Mahkamah Rakyat. yaitu Mesjid Baitur Rahim. Dalam zaman pemerintahan Sri Ratu Nurul AlamNaqiyatuddin (1086-1088 H . (1539-1571 M ) . Asrama Perajurit Pengawal dan rumah-rumah para perwiranya. kota baru direncanakan pada satu waktu dijadikan Ibukota Kerajaan untuk menggantikan kota lama Bandar Lamuri. = 1607-1636 M ) . yaitu Kandang Raja dan Kandang Dalam (sekarang terkenal dengan sebutan Kandang Ulee Lueng). telah mulai dibangun satu kota baru dekat sungai Kuala Naga (sungai Aceh sekarang) antara Kampung Pandee dan Blang Peureulak. Mesjid Baitur Rahim. Diantara gedung-gedung yang sempat terbakar. sebagai usaha sabot yang putus asa dari golongan kaum wujudiyah yang menjadi alat golongan politik yang anti raja wanita. Balai Rong Sari. Oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. K R A T O N D A R U D DUNYA Selagi Sulthan Alaiddin Johan Syah masih hidup. (1292M).

setelah diperbaiki dan Dan sebagai akibat dari perang saudara beberapa kali. selain istana-istana dan gedung-gedung pemerintah lainnya. yang memerintah tahun . 24 Sulthan Alaiddin Johan Syah. yang kemudian oleh karena kuat bentengnya dinamakan juga Kraton Kuta A l a m (Benteng Dunia). juga dibangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjida Baitur Rahim. 601-631 H . Kota A l a m dan sebahagian kampung L a m Bhuk. Kraton yang baru dibangun ini. yang kemudian nama ini oleh Sulthan Iskandar M u d a dijadikan nama mesjid dalam Kraton Darud Dunya. Teunambak Pidie memanjang dari pinggir sungai Aceh (dijembatan Kota Alam sekarang) sampai ke Kampung Lam Dingen. yang dibentengi dengan sebuah tanggul raksasa yang bernama "Teunambak P i d i e " . Dalam Kraton Darul Aman (Kraton Kuta Alam). maka di bangunlah Kraton baru oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah dalam tahun 902-916 H . Pada tanggal 24 Januari 1874.perlengkapan persenjataan dan lainnya. (1497-1511 M ) . diseberang sungai Aceh atau disebelah utara dari Kraton Darud Dunya. tentera Belanda dibawah pimpinan agressor Van Swieten dapat merebut Kraton Darud Dunya yang telah menjadi puing dan setelah Syahid perajurit terakhir KRATON DARUL A M A N Setelah Kraton Darud Dunya berusia 200 tahun lebih. dan dari sana membelintang sampai kepinggir sungai Aceh didaerah Peunayong sekarang. Jadi daerah Kraton Darul A m a n meliputi sebagian Peunayong. maka Kraton Darul Aman berantakan menjadi puing K A N D A N G L A M SUSOON Kesempatan tanggal 7 Agustus 1972 saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang L a m Susoon. ditempat mana menurut riwayat muktamad dimakamkan tiga orang Sulthan. yaitu : 1. diberi nama "Kraton Darul A m a n " . sedangkan mesjid dalam Kraton Darul Aman oleh Sulthan Iskandar Sani diberi nama baru yaitu Baitul Musyahadah. dan ditambah lagi dengan perang semesta melawan Belanda. (1205-1234 M ) .

(1267—1309 M). Dari seorang orang tua yang bernama Teungku Ubit. kami dapat berkenderaan hanya sampai ke Lam Birah. tetapi bukan persis di Glee Weueng. hampir sudah dapat diambil kesimpulan bahwa memang di tempat itulah berkubur ketiga sulthan kita itu. sekalipun orang telah coba mengadakan penyelidikan. sementara di sebelah kanan meninggi bukit terjal yang menakutkan. Hasil penyelidikan yang sudah mendekati kebenaran. kemukiman Luthu. yang memerintah dalam tahun 665—708 H . memang makam ketiga orang sulthan tersebut benar terdapat di dataran tinggi Mamprai. Ketiga orang sulthan ini memang tiada terdapat makamnya di salah satu kandang yang ada sekitar Banda Aceh ataupun kandangkandang lainnya di luar kota Banda Aceh. Kecapekan dapat terhibur oleh indahnya pemandangan alam yang menta'jubkan. kami berjalan kaki menuju ke selatan dengan menempuh jalan mendaki dan terus mendaki. tetapi mereka tiada mengetahui siapa nama sulthan-sulthan itu.Sulthan Alaiddin ahmad Syah. hanya di suatu tempat yang sekarang bernama Lam Susoon. Dari Lam Birah. Bagi kami yang tidak biasa sangat mengerikan melalui 25 2. dimana sebelah kiri ternganga jurang dalam yang sayup-sayup mata memandang ke bawah. yang memerintah dalam tahun 631—665 H . Dari Banda Aceh. Untuk maksud membuktikan dengan mata kepala sendiri itulah maka kami tanggal 7 Agustus 1972 berkunjung ke Lam Susoon yang terletak di atas dataran tinggi Mamprai yang berpemandangan sangat indah. Sulthan AJaiddin Mahmud Syah I. Kami berjalan melereng bukit yang menanjak. Menurut keterangan yang saya peroleh dari orang-orang tua di Lam Krak. Kalau dihubungkan dengan keterangan-keterangan ini. Hanya pernah orang melihat dalam sebuah catatan naskah lama. bahwa makam ketiga sulthan tersebut terletak dalam satu tempat yang dulunya sebagai kota istirahat di dataran tinggi Mamprai yang bernama Glee Weueng. yaitu nama satu kampung di daerah Bilui. . (1234—1267 M). yang seluruhnya kami tempuh dalam masa 4 jam jalan kaki. saya mendapat penjelasan bahwa tempat tersebut dinamakan Lam Susoon. 3. Kecamatan Suka Makmur. bahwa di Lam Suoon ada kuburan sulthan-sulthan. karena memang ketiganya berasal dari Lam Susoon Bilui.

dan pada suatu tempat yang bernama Cinta Guna kami berhenti agak lama sedikit. Lambaro. Teungku D i Weueng yaitu salah seorang ulama besar yang tidak menyetujui kebijaksanaan Ratu Safiatuddin. Samahani. Diantara L a m Birah dengan L a m Susoon berkali-kali kami berhenti untuk istirahat. sama sekali tidak merasa bahwa waktu itu kita telah berada ditempat yang tingginya dari 26 . Indah. Menurut cerita yang kami peroleh dari seorang orang tua yang. Apabila kita telah sampai dalam lingkaran bukit itu. dimana sekarang telah merupakan kebun durian. Indrupuri dan sebagainya. yang dulunya merupakan kota pegunungan tempat istirahat. sehingga karenanya beliau pindah dari Banda Aceh dan mengambil tempat di Glee Weueng. maka Teungku turun dari Glee Weueng dan Putroe naik dari Mamprai dan bertemulah selalu ditempat yang kemudian dimashurkan namanya dengan " C i n t a G u n a " . tetapi oleh karena tempat yang bernama agak romantis itu mempunyai riwayat pula. terpampanglah didepan mata kita dataran rendah Aceh Besar dengan terlihat jelas kota Banda Aceh. Jam 14 sampailah kami di L a m Susoon. sungguh indah pemandangan. apabila kita memandang ke utara. yang kedua ujung bukit itu setelah melengkung membentuk sebuah lingkaran lantas hampir bertemu mengarah keutara. karena telah biasa. yang membentuk gerbang seakan-akan pintu masuk. tidak saja untuk istirahat. sedangkan putroe Ijoo.jalan yang hanya muat sebuah tapak kaki. Demikian juga Pulau Weh dengan Sabangnya. keluarga raja-raja di Bilui. Dari tempat yang bernama Cinta Guna i n i . Sibreh. yang terletak antara lingkaran bukit diatas dataran tinggi itu. dari mana kami dan siapa saja harus masuk kalau mau ke L a m Susoon. Ceritanya begini : Putroe Ijoo bertempat tinggal di Mamprai sedangkan suaminya di Glee Weueng yang letaknya lebih tinggi. Apabila mereka ingin hendak bertemu. mengantar kami. sebagai perlambang kesetiaan kedua suami isteri itu. tetapi bagi penduduk disana yang menemani kami berlari seperti diatas jalan aspal. seakan-akan dekat sekali diujung mata kita. bahwa tempat itu dinamakan Cinta Guna karena ditempat itulah selalu terjadi pertemuan antara Teungku di Weueng dengan isterinya Putroe Ijoo . yaitu salah seorang puteri dari Meurah Cot Bak Krut.

yang kemudian saya namakan dengan "Kandang Lam Susoon". dan setelah mendengar keterangan-keterangan dari orang-orang tua sekitar Lam Krak dan Lam Birah serta dihubungkan dengan catatan pada sebuah naskah lama. i 27 . Melihat tempatnya. setelah melihat komplek pekuburan itu persis seperti komplek-komplek pekuburan Kandang Bilui. hanya timbul pertanyaan : apakah benar makam yang tiga itu tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. Memang disana kami dapati ada empat buah makam. 17 Agustus 1972. apa yang diceritakan orang-orang tua di Lam Krak itu. masuk akal kalau dahulu ditempat itu telah terbangun satu kota pegunungan tempat istirahat. dan yang tiga lagi itulah makam dari sulthan-sulthan yang diceritakan oleh orang-orang tua di Lam Krak. setelah makan siang. Kandang Ulee Lueng. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri.permukaan laut mendekati 1000 meter. Hal ini lebih menyakinkan lagi. disitulah ketiga sulthan kita berkubur. Kami terus dibawa ketempat tanah pekuburan. Kandang Leu Ue dan Kandang Pangoe. satu diantaranya yaitu makam Teuku Lam Teungoh yang syahid dalam peperangan dengan Belanda sekitar tahun 1880. Dari tempat makam itu. kita merasa seperti dalam kebun durian ditengah-tengah dusun dataran rendah. dan lupalah kami sejenak keletihan empat jam berjalan kaki tadi Pendapat saya sementara tentang Kandang Lam Susoon ini. jika kita mengarah keutara terpandanglah dataran rendah tempat lokasi Banda Aceh dan dikejauhan sana laut biru mengapungkan pulau Weh yang amat indah. Sulthan Alaiddin Akhmad Syah dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I ? Karena batunisannya adalah batu biasa dan tiada bertulisan. yaitu empat segi memanjang dan meninggi dari dataran tanah sekelilingnya sekalipun dalam format kecil. maka saya mengambil kesimpulan bahwa sudah dapat dipastikan. haruskan dilanjutkan dengan usaha-usaha penyelidikan yang terus menerus Banda Aceh. yang kata Teungku Ubit berasal dari Kampung Lam Susoon. kami dapati faktanya. Demikianlah. Kandang Lheue.

Beristirahat sejenak berkorsikan batu besar. didepan mata terbentang luas dataran rendah Aceh Besar yang indah.Sedang melalui dataran tinggi Mamprai menuju Kandang Lam Susoon. 28 .

(Gambar bawah) sedang mencari tempat makam dan membersihkannya. hujanpun turun dengan lebatnya. yang tingginya daripermukaan laut mendekati 1000 meter. setelah dibersihkan dan nampak batunisan-batunisannya. (Gambar atas)sedang makan siang. Sayang sekali. 29 . sehingga tidak dapat diambilfotonya.Telah berada ditempat bekos kota peristirahatan. setelah berjalan mendaki 4 jam lebih.

qaooy. mboon. ee. shahbat. meudlarat. Ejaan itu sebagai berikut: a. maqlum. Sebab semua huruf itu dapat dipakai untuk menulis bahasa Aceh. redacsi. seuoot. ushuy. ch : Chaba. yang diambil sebagai contoh. wafeuet. dibaca seperti ghain. chusuh. c dimuka a. i. tanggoong. gamba. dueq. : batheen. kumbee. rueq. bijooh. tetapi tidak pada kata-kata seperti : pheet. beuo. ditulis dengan huruf seperti yang akan dijelaskan dibawah ini. pham. geupeet. djula. mitsee. o. krueng. curusuh. seperti yang diutarakan oleh Anzib. o. ue : ganti oee dalam ejaan lama : bue. bunda. shuboh. u dibaca seperti k: carbon. pijooh. 30 . u : ganti oe dalam ejaan lama: abu. bae. aneuq. achee. berdiri sendiri dalam kata-kata : siat. kumbang. sakeet. suleet. nd : ndie. ngg : nggang. te : tsabeet. banda. coontan. gani. maka dirasa ada manfaatnya menurunkan disini ejaan bahasa Aceh yang baru. sebab kata-kata itu berasal dari pahit. Kata-kata yang berasal dari bahasa Arab. dibaca seperti s : centi. mempergunakan semua Abjad Laten dari A sampai Z. Ejaan bahasa Aceh yang baru itu. Arab : gafuroon. batheue. laweet. sija. bandum. tha'at. dueq. cheuradjeuen. cigaret. muen. paham g : huruf ini jika digunakan pada kata-kata berasal bahasa Arab. e. ganti e ejaan lama : padee. gajeeb. karu. f : kafan. q : qawoom. ridla. j : dipakai pada kata-kata: lija. kalau dimuka e. seuu. mitseue.EJAAN BAHASA ACEH Karena dalam buku ini termuat syair-syair dalam bahasa Aceh. tb. dan kalau mati semua dibaca seperti k juga: contrac acte. qadli. panggang. u. shah. due. sh . i. dl : dla'eh. thabi'at. seui. mb . sabeet. meurijam.

puwan. paruy. visum. dipakai pada k a t a : duwa. meuntuy. . vitamin. 31 . leubuy. izin. qaooy. saxi. (x = s): paxa. : dipakai pada kata-kata yang berasal dari bahasa Arab: zat.v w x y z : : . kuwah. 'uzo. seexa. dipakai kata mati ja : kapay. 'euy.

.

BAHAGIAN PERTAMA LINTASAN S E J A R A H K E R A J A A N ISLAM DI A C E H .

.

b. Kebutuhan sosial. seni-suara. perundang-undangan. penjelmaan rasa. baik kehidupan pribadi ataupun kehidupan kelompok. c. Dari kebutuhan ini. senirupa. menjelmalah seni-budaya dalam segala bentuknya : seni-bahasa. penjelmaan akal. bahwa mereka membutuhkan satu sama lain. serba-cita dan resam-kanun. Dari kebutuhan ini menjelmalah berbagai organisasi. penjelmaan cita. adalah manifestasi akal-budi dan hati-nurani manusia. Hasjmy: Sejarah Kebudayaan Islam halaman 1 -3. Kebutuhan ruhani. c. Jasmani manusia membutuhkan sesuatu yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya.MUKADDIMAH SEBAB TIMBULNYA K E B U D A Y A A N a. b. Kebudayaan yang menjelma dari serba kebutuhan manusia. manusia tidak bisa hidup sendirian. manusia membutuhkan makanan. tatacara hidup. Kebudayaan ditimbulkan oleh kebutuhan manusia: (1) kebutuhan jasmani. kebutuhan ruhani. lembaga. 35 . Untuk ini. seni-tari dan seni-drama. Kebutuhan jasmani. Ruhani manusia membutuhkan hiburan. kebutuhan sosial. perumahan dan alat-alat perlindungan diri. sehingga dengan demikian kebudayaan berarti: a. Definisi kebudayaan. (1) A. Telah menjadi fitrah manusia.

hanya perbedaannya: ada yang mengatakan di Pase. antara lain telah menyimpulk a n : (2) a. (2) 36 . untuk mereka tersedia padala berganda. bahwa penyiaran itu di Indonesia dilakukan dengan cara damai. Definisi ini berlandaskan pada : a. d. bahwa dalam proses peng-Islaman selanjutnya. bahwa menurut sumber-sumber yang kita ketahui. maka raja Islam yang pertama berada di Aceh. (At T i n : 4-6) ISLAM MASUK K E INDONESIA Tentang dimana dan kapan masuknya Islam ke Indonesia. orang-orang Indonesia ikut aktif mengambil bahagian. para ahli sependapat yaitu dipesisir Sumatera Utara. Jin dan manusia Ku-jadikan kepada-Ku. e. Tentang masanya. b. b. ke II H . para ahli sejarah berbeda pendapat. bahwa daerah yang pertama didatangi oleh Islam ialah pesisir Sumatera dan bahwa setelah terbentuknya Masyarakat Islam. kecuali mereka yang beriman dan beramalsalih. dan sebagainya. ada yang mengatakan pada abad ke I H . ) dan langsung dari A r a b . Mengenai dimana. juga sebagai saudagar. Islam untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah (abad ke tujuh . Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung di Medan mulai 17 s/d 20 Maret 1963. c. . Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 265.ke delapan M . sehingga definisinya berbunyi : Kebudayaan Islam adalah penjelmaan iman dan amal salih seorang Muslim atau segolongan Kaum Muslimin. bahwa muballigh-muballigh Islam yang lama-lama itu selain sebagai penyiar agarna.Kebudayaan Islam. (Az Zarijat: 56) semata-mata untuk beribadat Sesungguhnya manusia telah Kami jadikan dalam bentuk yang maha indah. kemudian kami lemparkan kembali kedalam kawah yang sangat hina. Kebudayaan Islam bersumber kepada manusia Muslim. ada yang mengatakan di Jaya dan ada pula yang mengatakan di Barus.

(5) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Inodnesia halaman 127. Saya mengakui bahwa ulama luar yang datang kemari. (4) b. sampai Raja Islam Pasai Samudra itu adalah seorang Alim ahli fiqh Mazhab Syafi'i. bahwa kedatangan Islam itu ke Indonesia membawa kecerdasan dan peradaban yang tinggi dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia. Agama Islam telah berangsur datang ketanah air kita ini sejak abad pertama (abad ke 7 M. Haji Abubakar Aceh membuat kesimpulan : (5) a. c. maka jalannya itu adalah berangsur-angsur. (3) Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 87-88. b. e. Mazhab Syafi'i telah berpengaruh sejak semula perkembangan itu. Tetapi semua itu bukanlah menghilangkan kepribadian Muslim Indonesia dalam rangka Ummat Islam sedunia. Yaman. disamping ada Ulama kita belajar ke Mekkah.f. tidak mungkin didaerah lain. bahwa sebelum Pemerintahan Ratu Safiatuddin. Islam masuk ke Indonesia mula pertama di Aceh. Diantara mazhab pertama dipeluk di Aceh ialah Syi'ah dan Syafi'i. 37 . tetapi juga terdiri dari Muballighmuballigh Islam dari bangsa Arab. (4) Menurut catatan Syekh Nuruddin Ar Ranity dalam kitabnya Bustanus Salatin. Kedatangan Ulama-ulama Islam dari luar negeri ke Aceh memperteguh ideologi Mazhab Syafi'i yang telah ditanam raja-raja Pasai. d. sehingga Aceh menjadi "Serambi Mekkah". Dr. Syam. Penyiar Islam pertama di Indonesia tidak hanya terdiri dari saudagar India dari Gujarat.) dibawa oleh saudagar-saudagar Islam yang intinya ialah orang-orang Arab diikuti oleh orang Persia dan Gujarat. Aceh telah bergelar "Serambi Mekkah". Hamka memberi kesimpulan : (3) a. c. Aden dan lainnya. Oleh karena penyebaran Islam itu tidak dijalankan dengan kekerasan dan tidak ada penaklukkan negeri. tetapi mengesankan kebesaran Salafussalihin Indonesia.

Berdasarkan sumber-sumber orang luar (Arab dan Tionghoa) maka besar kemungkinan bahwa Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad kesatu Hijrah. Disitulah mulai masuknya Islam menurut katanya. Maka kemungkinannya ialah bahwa Tashi itu sudah mempunyai raja yang beragama Islam. (6) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia halaman 226-2 38 . Haji Zainuddin menekankan : Setelah wafat Nabi Muhammad pada abad ke VII M . e. d. yaitu Lamuri. Dalam tahun 82 H . c. Petunjuk lainnya mengatakan bahwa Tashi dimaksud ini disebelah barat ujung Sumatera. berangkatlah satu expeditie dari beberapa orang saudagar Arab serta beberapa orang Muballigh Islam ikut dalam rombongan itu berlayar kenegeri Cina tinggal dinegeri Kanten dan singgah pula dipelabuhan Sumatera Utara (Aceh). raja "Tasyi" telah mengirim peninjau ke Holing yang dirajai oleh sorang perempuan bernama Sima. tahun Masehi 632. Sebahagian besar dari kapal-kapal musafïr itu telah singgah pula di Sumatera Utara (Aceh).) satu expeditie dari 33 buah kapal bangsa Ajam/Parsia yang dikepalai oleh Zahid telah meneruskan pelayaran kenegeri Cina. dalam rombongan itu. (717 M. ikut pula Muballigh-muballigh Islam untuk mengembangkan Islam. Menurut cerita itu yang terjadi dalam abad kesatu Hijrah pula. Sumber-sumber sejarah Arab menegaskan bahwa diberbagai bandar di Sumatera sejak abad ke 9 (catatan Mas'udi) sudah banyak pendatang Arab yang beragama Islam mendatangi tempat-tempat dimaksud. Memperhubungkan dengan catatan Tiongkok itu. selain saudagarsaudagar.Mohammad Said membuat kesimpulan : (6) a. ada kemungkinan Tashi dimaksud adalah Lamno atau Rami. Ada alasan untuk diyakinkan. bahwa wilayah yang dimaksud adalah "Lamuri" atau Rami yang disebut oleh orang Arab dalam abad ke 9. Professor Neinar mengatakan bahwa Ramni adalah Lamno yang letaknya di pantai barat ujung Sumatera. b.

Sunario yang menulis: 866-950. Yunus Jamil dalam risalahnya Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. Dr. dan sebagainya. Catatan tersebut juga hampir berdekatan dengan catatan Mr. en met 39 . Catatan selanjutnya dari Abu Ishak A l Makarany tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak. misalnya dari angka dua Arab bisa berobah menjadi angka tiga Arab. Juga ada sedikit berbeda pada beberapa tempat dengan catatan Teungku M . dan selanjutnya mereka menetap di Peureulak untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. = 840-864 M . dalam kitabnya Idhharul Haq mencatat. barulah dapat didirikan di Peureulak sebuak Kerajaan Islam dengan raja yang pertamanya bergelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. Sungguhpun ada perbedaan-perbedaan bilangan tahun dan penulisan nama raja. yang memerintah dalam tahun 225-249 H . Catatan Abu Ishak A l Makarany dan Di Meulek diatas. bahwa dalam tahun 173 H . yang memang hampir-hampir serupa. Menurut Abu Ishak A l Makarany selanjutnya. untuk pertama kali orang-orang Arab (Muslim) memasuki bagian utara pulau Sumatera). dari nama Adh Dhahir kadangkala berobah menjadi A z Zahir waktu penyalinannya kehuruf Laten. setelah hampir 50 tahun mereka berjihad dalam bidang dakwah. bahkan mungkin di Asia Tenggara. pada beberapa tempat agak berbeda bilangan tahun dan nama raja dari pada catatan di Meulek tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak/Pase dalam risalahnya Kanun Meukuta Alam. the Arabs enter North Sumatra for the first time (Sekitar tahun 866-950. J.(Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 250). adalah di Peureulak/Aceh (Bahagian Utara Sumatera). hampir berdekatan dengan catatan Prof. Paulus yang menyatakan : "Toen kwamen de Arabieren. (800 M) berlabuh di Bandar Peureulak sebuah kapal dagang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah bersama sejumlah pedagang-pedagang Muslim. mungkin sekali terjadi waktu penyalinan dari tangan ketangan. seperti yang nanti banyak saya kutip dalam buku ini. sehingga beratus tangan. Perbedaan catatan bilangan tahun dan penulisan nama. namun sudah dapat dipastikan bahwa Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara ini. Abu Ishak A l Makarany Pasy.

dimana melalui Malabar mereka membawa dan menyiarkan Islam kepesisir Timurlaut Aceh (Peureulak. A l Ramni. A. voor welks propaganda Aceh's Noordoostkust in later eeuwen weer als tusschenstation zou dienen. Abu Ishak Al Makarany Pasy: Idhharul Haq. J. Alrami. Door Arabieren vinden we Noord-Sumatra tusschen 846 en 950 achtereenvolgens betiteld als Rami. c. Alrami. maka sekitar tahun 846 dan 950 kita dapati Sumatera Utara (Aceh) berturut-turut digelar Rami. yang kemudian beberapa abad mendatang ia menjadi setasiun perantara (penyiaran Islam dikepulauan Nusantara). Encyclopedie vam Nederlandsche Indie. Lamari atau Lameri).hen via Malabar. d. Deel I huruf A (A ceh) halaman 73. A l Ramni.-penj). Di Meulek: Qanun Meukuta A lam. halaman 70-71. Karena orang-orang Arab itu. Dr. b." (Ketika orang-orang Arab. (7) (7) a. Sunario : A Chronology of Indonesian History halaman 22. e. Piekaar : Encyclopaedie Islam (terjemahan bahasa Arab) jilid I dibawah huruf alif. Lamari of Lameri. 40 .

Fotokopi silsilah raja-raja Peureulak/Samudra Pase. 41 . Diangkat dari salah satu lembar kitab Idhharul Haq.

TICA RATOS BBA t a h i a v n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ' A L I MOGBATAH SJAH d h i l l u l -ï-ï^t K e r a i j a a n TÏCA TAHUf EKAM BULAH wallü^ïïEuh^ ™ * * J b u l a n " S ' j a w d . S a w . Maka pada h i d j r a h Sabi. Maka pada h i d j r a h Sabi. TIGA RATOS EMPAT PÏÏLÜH SEMILAB tahun d pada tahun A l iafh. A d a l a h i a l a o a dalam Tahta jawT3g51S fa m i " l u h l i m a t a h u n .ri^ ^. . Maka pada h i d j r a h H a b i . rlai m a hB r i t h auB a n Muharam. aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n ABDOL-QADIR SJAH BJauhan B a r d a u l a t d h i l l u l l a h f i l ' a l a a pada h a r i K e a i s tudjuh belaa"Sari 'bulan K a W u l a c h i r dan a d a l a h l a o a dalam Tahta Keradjaan EMPAT tAHOXJUA LAPAH bul a n . aaka i a pon a a t i l a h i a pada h a r t AHAD.. dan lama dalam Tahta Keradjaan DOA BELAS t a h u n T maka m a t i l a h i a pada h a r i Ahad d j u a . saijid Hauiana ABDPL'AZIZ SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . .Intaha k a l a a .anaa h a r i d j n a . .Saw. —' ^l^^. .pada waktu Dhuhur. « a h 1 d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . .TICA RATDS LIMA t a h u n . ^ a r h u - Fotokopi salinan kehuruf latin silsilah raja-raja Peureulak/P Samudra 42 . MH-RATUS KKPAT POHJH SEHBIUH tahun aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ABOTR-RÏHFM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . Maka pada h i d j r a h Babl. pada l a p a n h a r i b S a n ' R a d Jab n a l k l a h r a i j a ~ « m l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d ftulana ABBAS SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . Maka n a t i l a h i a pada h a r t S e l a a a .Salinan fcchnraf Latijn. Ban laaa ia.saw. Maka pada h i d j r a h K a h i .aaka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Harhum ' A l a i d d i n MUHAMMAD AHIM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a m dan lama i a d a l a a Tahta KeradjaarTSUA PUXUH TIGA t a h u n . maka m a t i l a h a a pada h a r i D e l a s a pada s e h a r T b u l a n S a f a r pada waktu Dhuhur d j u a . t u d j u h h a r i b u l a n t a b i ' u l .pada vakta S h n h ï r T Maka pada h i d j r a h Habi. . .maka n a i k l a h r a d j a Marhua ' A l a i d d i n ABDÜL^MALIK SJAH d h i ï ï ö ï l a h f i l ' a l a a dan lama i a dalam Tahta K e r a d j a a n BOA PULUH TODJuf t a h u n . S a w . h a r l Ahaddjua' iS. . t i g a h a r i . t u d j u h bolan. dalam Tahta Keradjaan LIMA BELAS t a h u n . M a k a m a t l l a h i a pada h a r i C J w a ' a t t u d j n h h a rt b u l a n Hadjab waktu Dhuhur. Maka pada h i d j r a h Jtobi. . BÜA RATOS LAPAH PüLOH LIMA t a h u n . e n a a h a r i . Baka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n M«»hm. 1 ) 8 1 1 l a m i B 4 4 1 0 1 1 a t i l a h i a P d t u d u h h 8 r i . aaka a a t i l a h i a pada h a r i Sabtu.a w a l waktu fihnha.Intaha k a l a a .saw. DPA RATOS HOI M j m a Mfc— pada h a r i SELASA. TIGA RATUS DUA PPLDH TUDJUH tahun.saw. p a da h a r i S a b t u . TIGA RATOS SKMTTJW tahun. . Maka pada h i d j r a h S a b i .pada h a r i B J u a ' a i waktu Dhua b l " " ' A l a i d d i n S«i. dua h a r i b u l a n Xtthaxaa. dan a d a l a h laoa dalam ï a a t a Keradjaan PDA PTOOH EMPAT tahun. s a w .1ia MABMtro xm.aaw. .

Diangkat dari Tazkirah Thabaqakatain catatan di meulek. 43 .Dokumen silsilah Raja-raja Samudra/Pase.

Daerah yang pertama-tama dimasuki Islam. 3. kita dapat mengambil kesimpulan bahwa : 1. yaitu kepesisir utara pulau Sumatera (Aceh). yaitu sementara belum didapati penemuan-penemuan yang lebih baru.Kesimpulan: Dari kutipan-kutipan diatas dan catatan-catatan sejarah lainnya. Karena itu kesimpulan-kesimpulan ini haruslah dianggap sementara. dan seterusnya Lamuri kembali lagi kejurusan timur. 2. kemudian dari Peureulak menjalar ke Tamieng (jurusan timur). Ilmu sejarah adalah termasuk-dalam katagori "ilmu sosial". yang berdasarkan dokumen-dokumen muktamad. yaitu ke Pidie dan lainnya mengarah kebarat yaitu ke Jaya. Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara. 4. Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah. 44 . ke Lingga (jurusan selatan). dan dari Lingga ke Lamuri (Aceh Besar). ke Pase (jurusan barat). yaitu Peureulak (Aceh Timur). = 840 M . yaitu Kerajaan Islam Peureulak (Aceh) dalam tahun 225 H .

) . sedangkan dalam hal-hal lain mereka berpendapat sama. Yunus Jamil. Zainuddin tahunnya 420 H . M. M . Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul A z i z Syah. dengan diangkat Sulthannya yang pertama Saiyid Maulana Abdul Aziz (turunan Qaraisy) dengan gelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. (8). (9) Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 94-95. turunan campuran. dengan membawa saudagar Islam. yaitu peranakan Arab. negeri Peureulak telah lama berdiri dan raja-rajanya berasal dari turunan raja-raja Siam (Syahir Nuwi). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 5-8. 225-249 H . Zainuddin dengan Tgk. dan Ibukota Negara Bandar Peureulak dirobah menjadi "Bandar Khalifah". (1028 M . Persia dan Gujarat. (10) Tgk. (840 M . (840-864 M . M . Junus Jamil sangat menyolok. Di Bandar Peureulak mereka menjumpai perdagangan telah maju.K E R A J A A N ISLAM K E R A J A A N ISLAM P E U R E U L A K Menurut catatan sejarah. M. ) diproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam Peureulak. 45 . Kapal Nakhoda Khalifah ini tiba di Bandar Peureulak pada tahun 173 H . (8) Tgk. (800 M . Para saudagar Islam dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. ) .BERDIRINYA K E R A J A A N . sebagai kenang-kenangan bagi Nakhoda Khalifah. ) . sehingga pada hari Selasa tanggal 1 Muharram 225 H . Menurut H . selain berniaga juga bertindak sebagai Muballigh. Menurut catatan Tgk. Beberapa abad setelah berdiri Kerajaan Peureulak. Dalam masa kurang dari setengah abad. bahwa sebelum Islam datang. berlabuhlah dipelabuhannya sebuah kapal yang datang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. (9) Perbedaan tahun antara H . bahwa silsilah Raja-raja Kerajaan Islam Peureulak. sebagai berikut: (10) 1. sehingga dengan usaha mereka Islamlah sebahagian besar penduduk Kerajaan Peureulak. didalam Kerajaan Peureulak telah berdiri masyarakat Islam dengan anggota-anggotanya yang terdiri dari turunan asli. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 2-4.

8. Johan Berdaulat. 6.). Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhudum Alaiddin Malik Mansur Syah Johan Berdaulat.). 17. (918-922 M. 365-402 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ahmad Syah Johan Berdaulat.). (1125-1263 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdullah Syah Johan Berdaulat. (1196-1225 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Abduljalil Syah Johan Berdaulat. 402-450 H .). 285-300 H . 10.). Sulthan ini dari golongan Syi'ah. 450-470 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Syah Johan Berdaulat. 15. 622-662 H . 46 . 7. 302-305 H .). 527-522 H . (1078-1108 M.). 11. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulaziz Syah Johan Berdaulat. (1012-1059 M. Sulthan Muhammad Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abbas Syah. 9. (888-913 M.2.). Aliran mazhab/politik yang mula-mula masuk kenegeri Peureulak. Sulthan tandingan dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah.). 501-527 H . (946-973 M.). 12. (864-888M.). (1134-1158 M. Sulthan Makhdum Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat. 18. 365-377 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat. (1059-1078 M. 334-361 H . yaitu aliran Syi'ah. (915-918 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. 306-310 H. 522-565 H . 3. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Mahmud Syah. 5. (922-946 M.). 4. 470-501 H . 565-592 H .). (1108-1134 M. (976-1012 M. (1170-1196 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulkadir Syah. 249-258 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. 592-622 H . (1158-1170 M.). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Usman Syah Johan Berdaulat.). Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Ali Mughaiyat Syah. 662-692 H (1263-1291 M. 16. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdurrahim Syah.). 19. (976-988 M. 310-344 H.).). 13. 14.

hatta timbul perang saudara antara kedua golongan yang menyebabkan Kerajaan Islam Peureulak tiada beraja selama 2 tahun. Sudah mengenai adanya partai-partai politik : Syi'ah dan Ahlussunnah. Ilmu pengetahuan telah berkembang. Dalam tahun 375 H . pecah perang lagi antara Syi'ah dengan Ahlussunnah. Pada akhir Pemerintahan Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat (334-361 H. yang kemudian dapat dipukul mundur. sehingga masing-masing golongan mengangkat Sulthannya sendiri.) mengawinkan puterinya Ratna Kemala dengan raja Malaka Sulthan Muhammad Syah yang bergelar peramesjwara Iskandar Syah. Malaka dll.).). (986 M. Adanya kemakmuran (ekonomi yang baik). sementara puterinya yang kedua Puteri Ganggang dikawinkan dengan raja Kerajaan Pase. e. Adanya angkatan perang yang teratur. ingat satu pusat ilmu pengetahuan "Dayah Cotkala" dibawah pimpinan Ulama Besar Teungku Muhammad Amin yang lebih terkenal dengan Teungku Cotkala. tentara Sriwijaya menyerang Peureulak. Marah Silu atau Malikus Saleh. antara Peureulak dengan Arab. b. d. masuklah aliran mazhab/politik Ahlussunnah Wal Jama'ah. antara lain: a. Mengenai dengan Kerajaan Islam Peureulak. c. 47 . India.). kita dapat berkesimpulan bahwa kerajaan tersebut telah berkebudayaan dan bertamaddun. Adanya hubungan luar negeri (hubungan diplomatik).Pada masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abas Syah (274-300 H. keduanya perkawinan politik. Parsia. yang sama-sama turut memperebutkan kekuasaan. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H.

yaitu Quthbulma'aly Abdurrahman A l Pasy. makamnya di Meunasah P l e Geudung. ) . dimana didapatinya Kerajaan Islam (11) Tgk. Salah seorang diantaranya telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Kerajaan. wafat bulan Zulqa'idah 610 H . Dalam masa Sulthan A l Kamil ini telah banyak datang tokoh-tokoh pemimpin/ ulama dari Malabar dan Sarkasih. telah datang ke Samudra Pase perutusan dari Syarif Mekkah. ) .).H 00E-*Y£) IÜSY2 usdA Sebelum berdiri Kerajaan Islam Samudra/Pase. terkenal dengan " K u b u r Teungku Jirat R a y a " . yang dipimpin oleh raja yang bergelar " M e u r a h " . Seorang lagi ulama besar bernama (Syekh Ja'kub Blang Raya. ) . Seorang lagi Ulama yang diangkat menjadi Perdana Menteri oleh Sulthan Alkamil. M. seorang Muballigh dan ahli pikir. dan sebagai kenang-kenangan oleh Ulama Besar tersebut diberi gelar Sulthan A l Kamil kepada Maharaja Nurdin atau Meurah N u r . seperti negeri Jeumpa. (1042 M . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9. dan disebut juga Meurah G i r i . ) datanglah seorang Ulama Besar dari Mekkah. didaerah itu telah berdiri kerajaan-kerajaan kecil. 48 . (13) Ibid halaman 11. menjadi pembesar kerajaan. . (10421078 M ) . (12) Ibid halaman 10. salah seorang dari keluarga Sulthan Mahmud Peureulak. Samudra. Syekh Abdullah Arif. pada tahun 560 H . (12) Untuk menyaksikan perkembangan Islam dalam Kerajaan Islam Pase/Samudra. (13) Pada waktu Pemerintahan Sulthan Malikussaleh. datanglah kenegeri Tanoh Data (kira-kira sekitar Cotgirik sekarang) Meurah Khair. Wafat Muharram 630 H . (1166 M . yang terkenal dengan nama " K u b u r Teungku Cot M a m p l a m " . dimakamkan di Blang Perija Geudung. (1226-M. untuk mengembangkan Islam dan membangun Kerajaan Islam Samudra/Pase dimana beliau diangkat menjadi rajanya yang pertama. (1233 M .{. (11) Dalam tahun 433 H . wafat Syawal 623 H . 433-470 H . yaitu Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. dikebumikan di Geudung dan terkenal dengan nama " K u b u r Teungku di Iboh". dengan gelar Maharaja Mahmud Syah. yang diketuai oleh Syekh Ismail A l Zarfy.K E R A J A A N ISLAM S A M U D R A / P A S E . Tanoh Data dll. (1213 M .

(16) Ibidhalaman 15-16. Dan dalam masa pemerintahan Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. (15) Dalam masa pemerintahan Sulthan Zainul Abidin Malikud Dhahir (750-796 H. dimana dengan tipu daya yang licik utusan Raja Siam menculik Sulthan Zainul Abidin.). tawanan mana kemudian menjadi pembawa Islam pertama kepulau Jawa. Karena tidak tahan peperangan gerilya yang dilakukan rakyat/tentera. Didapatinya juga yang berpengaruh dalam pemerintahan yaitu golongan Ahlussunnah dengan mashab Syafi'i. Zainuddin : Tarich Aceh dan Nusantara halaman 216-218. Laut dan Darat yang kuat. b. dengan bekerja sama dengan kerajaan Siam. Lembaga kabinet yang menjadi perdana menterinya Sri Kaya Said Khiatuddin. digabungkan Kerajaan Islam Peureulak dengan Kerajaan Islam Samudra/Pase. Said: A ceh SepanjangA bad halaman 38 dan 44. Lembaga Kementerian Luar Negeri yang menjadi menterinya Bawa Kaya Ali Hisamuddin A l Malabary. dengan dalih karena mencegah dia memperisterikan anak-kandungnya sendiri. Mangkubumi (14) M. c. (15) Ibid halaman 14. Lembaga Mahkamah Agung.). Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 55. (16) Daiam Zaman Pemerintahan Ratu Nihrasiyah (801-831 H. dengan membawa sejumlah tawanan. akhirnya balatentara Majapahit terpaksa meninggalkan Pase. yang menjadi Mufti Besarnya (Syaikhul Islam) Said Ali bin Ali A l Makarany. 49 . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 13. seorang yang kejam yang telah menyuruh bunuh lebih 40 orang ulama-ulama Ahlussunnah.) Kerajaan Mojopahit menyerang Pase dibawah pimpinan panglima Patih Nala. Tgk. Hal ini tersebab karena Ratu telah mengangkat seorang tokoh terkemuka dari gerakan Thariqat Wujudiyah menjadi Mangkubumi (Perdana Menteri).telah mempunyai lembaga-lembaga Negara yang teratur dengan Angkatan Perang. Puteri Madoong Periya. M. H. (14) Dalam masa pemerintahan Sulthan Muhammad Malikud Dhahir (688-725 H. antara lain didapatinya: a. berkembang-suburlah paham Thariqat Wujudiyah (mystic) yang bercabang dari gerakan Syi'ah. Kerajaan Beunua (Tamieng) digabungkan pula dengan Kerajaan Samudra Pase.

(1133-1155 M.). Maharaja Mansur Syah.). (1155-1210 M. meninggal tahun 1513 M . (17) Tgk.). mata uang sendiri. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 109-125. kita dapat mengambil kesimpulan. 725-750 H .). Maharaja Nurdin Sulthan A l Kamil. pemerintahan dijalankan oleh Maharaja Nagur Rabath Abdulkadir Syah selama empat tahun (sampai tahun 801 H.). 3. 7. 433-470 H . kemudian diapun terbunuh. antara lain dapat dibuktikan dengan : 1. (19) M. (1078-1133 M. 5. Maharaja Khiyasyuddin Syah. (18) M. 659-688 H . M. lembaga-lembaga ilmu pengetahuan yang berkembang. 550-607 H . (1042-1078 M. perekonomian dan keuangan yang setabil. dan yang terakhir Sulthan Abdullah. angkatan perang yang kuat dan hubungan luar negeri yang teratur. 50 . Said: A ceh Sepanjang abad halaman 38. HM.75. (19) Tentang kemajuan dan teraturnya Kerajaan Islam Samudra 2. perdagangan yang maju. suami Ratu Nihrasiyah. 8. Sulthan Muhammad Malikud Dhahir. (1289-1326 M. 9. 470-527 H . Malikah Nihrasiyah Rawangsa Khadiyu. Adapun silsilah dari Raja-raja Samudra Pase. (18) Dari catatan-catatan sejarah. Setelah terbunuh Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. (17) 1. setelah Nihrasiyah masih ada beberapa orang raja lagi. 750-796 H .). (13501394 M. 4.pemuka Thariqat Wujudiyah ini kemudian dibunuh oleh Malik Mustafa. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 74-75. yaitu : Maharaja Mahmud Syah (Meurah Giri). Junus Djamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. 801-831 H . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9-17. (1326-1350 M. 2. 527-550 H . 688-725 H . Menurut Muhammad Said. Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. 6. (1261-1289 M. Af.). Telah mempunyai pemerintahan dan lembaga-lembaga negara yang teratur.). (14001427 M). bahwa Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah mempunyai tamaddun dan kebudayaan yang tinggi.) Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. Sulthan Malikus Salih.

(1323-1353 M . menterimenterinya yang arif budiman. kapal-kapal dagang yang melayari segala penjuru samudra dan sebagainya. (21) Tgk. Puteri Teungku Ampoon Tuan kemudian dipersuamikan dengan putera mahkota kerajaan. kemakmuran merata. 580-599 H . (1184 M . 723-753 H . melukiskan dalam bukunya betapa tinggi sudah kebudayaan Islam dalam Kerajaan tersebut. dimana beliau kemudian dapat menjadikan Kerajaan Teumieng itu menjadi Kerajaan Islam. ) dan raja terakhir sebelum zaman Islam Makhdum Saat (Panglima Eumpieng Beusoe). bahwa Kerajaan Teumieng telah berdiri semenjak tahun 580 H . maka Kerajaan Islam Beunua digabungkan dengan Kerajaan (20) Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-155 dan halaman 171-172. (20) K E R A J A A N ISLAM BEUNUA Menurut catatan sejarah. Pada waktu pemerintahan Panglima Eumpieng telah datang ke Teumieng satu T i m Muballigh Islam dari Peureulak yang dipimpin oleh seorang ulama yang bernama Teungku Ampoon Tuan. Raja Muda.) dia beroleh seorang putera dan diberi nama Raja Muda. ulama-ulama yang salih dan jujur. ) dengan raja pertamanya bergelar Meurah Gajah. yang memerintah dari tahun 753-800 H . diangkatlah puteranya menjadi raja dengan gelar Raja Muda Seudia. 51 . dimana beliau menceriterakan tentang rajanya yang alim. ) berasal dari Peureulak. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 127-184. dan dari perkawinan ini kemudian lahir seorang puteri yang diberi nama Puteri Lindung Bulan. tatacara dan susunan pemerintahan yang teratur.Pase. bijaksana. HM. ) . ibnu Bathuthah yang dua kali singgah di Samudra Pase dalam perjalanan pergi dan pulang dari negeri Cina. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 18-23. keprotokolan yang sempurna. Atas anjuran Teungku Ampoon Tuan. (1353-1398 M . M. berani dan cinta kepada ulama. angkatan perang yang kuat. (21) Setelah mangkat Panglima Eumpieng Beusoe. Dari perkawinannya dengan puteri Raja Malat (678-723 H. keadilan menyeluruh. (1184-1213 M . yang berparas rupawan. beliau raja pertama dari Kerajaan Islam Teumieng yang kemudian namanya dirobah menjadi Kerajaan Islam Beunua.

politik. mengirim utusan kepada Raja Muda Seudia meminta agar Raja menyerahkan puterinya "Puteri Lindung Bulan" sebagai persembahan kepada Raja Mojopahit. Dengan alasan penolakan ini. Agressi Mojopahit. maka Panglima Patih Nala melakukan agressinya terhadap Kerajaan Islam Beunua (Teumieng).Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase dalam satu federasi. berlangsung sangat seru. Dalam pada itu peperangan di Ibukota Negara. ekonomi. (1398 M. 52 . sehingga angkatan perang Mojopahit menderita kerugian besar dikota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee. dapatlah kita membuat kesimpulan bahwa Islam telah dapat membangun kebudayaannya yang tinggi dalam Kerajaan Islam Beunua disegala bidang : sosial. Kerajaan Islam Beunua (Teumieng) menjadi kacau dan pecah menjadi tiga buah kerajaan kecil.). yang pada hakikatnya didorong oleh nafsu penjajahan. ilmu pengetahuan dan seni-budaya. datanglah bantuan pasukan dan alat perlengkapan perang dari Kerajaan Islam Peureulak dan Pase. (1377 M. dua sekutu dalam federasi. Angkatan Perang Mojopahit yang telah menduduki Pulau Kampey pada tahun 779 H . Setelah Raja Muda Seudia wafat tahun 800 H . Raja Muda Seudia bersama rakyatnya mengadakan perlawanan yang seru. Kota Masmani. Negeri Karang dan Kuala Peunaga. yaitu : Negeri Indra. permintaan mana ditolak mentah-mentah. sehingga kota tersebut hancur seluruhnya. Pada saat yang sangat kritis itu. sementara Ibukota Kerajaan Islam Beunua pun dipindahkan agak kepedalaman dengan membangun kota baru yang kemudian diberi nama " K O T A M A S M A N I " (Emas Murni) dan negerinya bernama "NEGERI B E U N U A " sementara kota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee tetap menjadi pelabuhan dagang yang ramai. sehingga akhirnya tentara Mojopahit mengalami kekalahan disegala medan perang dan terpaksalah mengurungkan niatnya hendak menjajah Kerajaan Islam Beunua. Dari kutipan sejarah ringkas ini. parang rumah kerumah. Prabu Rajasanagara Hajam Wuruk.) dibawah pimpinan Panglimanya Patih Nala.

Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 28-29. Yunus Jamil. yang mengungsi ke Aru (Karo) dan menetap dilembah sebuah gunung. (XIV M. Adi Genali berputera tiga orang. setelah angkatan perang Kerajaan Darussalam dibawah pimpinan Sulthan Mansur Syah I (755-811 H. menjadi Raja turun temurun sampai-sampai terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. banyaklah ulama-ulama. bahwa pembina pertama Kerajaan Islam Lingga yaitu ADDI GENALI yang bergelar Meurah Lingga putera dari Meurah Tanjoong Krueng Jamboo Ayee. (986 M. (22) 1. dimana mereka kemudian dapat mendirikan Masyarakat dan Kerajaan Islam. pada zaman pemerintahan Sulthan Mahmud II Alaiddin Johan Syah di Kerajaan Darussalam (811-870 H. yang ikut dalam rombongan Syekh Abdullah Kan'an (Syiah Hudan) dari Peureulak ke Indra Purba (Aceh Besar sekarang) untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. pemimpin-pemimpin. saudara Sulthan Peureulak Makhdum Johan Berdaulat Syahir Nuwi.) barulah Islam meluas dalam daerah Syahir Poli dan seluruh jejak Hindu/Budha dikikis habis. yaitu : Sibajak Lingga. 53 . Beliau gagal dalam meng-Islam-kan Karo.). M. 2.KERAJAAN ISLAM LINGGA Setelah terjadi penyerangan Sriwidjaja terhadap Kerajaan Islam Peureulak dalam tahun 375 H . yang kemudian gunung tersebut bernama Gunung Sibayak. Menurut catatan Tgk. M . Meurah Lingga II tetap tinggal dinegeri Lingga. anak-anak raja Peureulak yang mengungsi keberbagai negeri lain.) mengalahkan balatentara Syahir Poli dalam suatu peperangan yang dahsyat. K E R A J A A N ISLAM PIDIER. 3. Menjelang pertengahan abad kedelapan H . Muerah Johan. M . Yunus Jamil. Menurut catatan Sdr. antara lain kenegeri Lingga (Aceh Tengah sekarang). kerajaan Hindu/Budha didaerah Syahir Poli (Pidier) terlebur menjadi Kerajaan Islam Pidier. dan untuk (22) Tgk.).

Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 24-27 (24) Tgk. 4. M . Pada satu waktu beberapa masa kemudian. Maharaja Sidil Mukammil. (23) Adapun Maharadja Pidie Laksamana Raja yang memerintah Kerajaan Islam Pidie turun temurun. 2. Yunus Jamil. Diantara raja-raja yang terkenal dari turunan Meurah Pupook. Setelah mangkat Meureuhoom Onga. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 30-31 54 . dan akhirnya Meurah Pupook sendiri diangkat menjadi raja dan negeri itu dinamakan "Kerajaan Islam Jaya". Maharaja Ahmad Syah (Syahir Dauli). (23) Tgk. yang berhasil meng-Islamkan Maharaja dan rakyat Indra Jaya. bahwa Kerajaan Islam Jaya didirikan oleh para pengusi dari Kerajaan Indra Jaya yang berpusat di Bandar Panton Bie (Seudu). Puteri Sulthan Husain Syah. K E R A J A A N ISLAM JAYA Menurut Tgk. (24) Maharadja Indra Jaya yang turut mengungsi memilih tempat pengungsiannya pada satu tanah datar yang subur dibalik Gunung Gerutee. datang ke Indra Jaya serombongan muballigh Islam dibawah pimpinan Meurah Pupook (Teungku Sagoop).memimpin Kerajaan Islam yang baru itu (Kerajaan Islam Pidier). sehingga datanglah kesana Raja Inajat Syah dan puteranya Ri'ayal Syah dari Kerajaan Darussalam. putera Firman Syah. Maharaja Husain Syah. Af. (1589-1604 M. Af. 3.). 6. Kerajaan Islam Jaya menjadi mundur dan kacau. Maharaja Sulaiman Nur. 5. Sulthan Mahmud II mengangkat puteranya Raja Husain Syah menjadi "Raja Muda" dengan pangkat dan gelar "Maharaja Pidie Laksamana Raja". yaitu "Meureuhoom Onga". yang kemudian daerah tersebut dinamakan Indra Jaya. dimana mereka menghindarkan diri dari angkatan laut Cina yang menyerang negeri mereka. Maharaja Malik Ma'ruf Syah (Syahir Dauli). Maharaja Syamsu Syah. lanjutan dari Kerajaannya. Baginda adalah nenekanda Sulthan Iskandarmuda (ayahanda dari bundanya). yaitu : 1. Menjadi Sulthan kerajaan Aceh Darussalam pada tahun 997-1011H.

55 . Pada tahun 913 H .). yaitu dari Dayah Cot Kala Bayeuen. Diantara mereka terdapat seorang pemuda yang gagah-rupawan bernama Meurah Johan.). (26) M. Gola. (25) Sekitar tahun-tahun 450-460 H . (1059-1069 M. umpamanya dari Cina. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 25-37. KERAJAAN ISLAM DARUSSALAM Kerajaan Indra Purba (Aceh Besar sekarang) adalah satu kerajaan yang telah berdiri sekitar 2000 tahun sebelum Nabi Isa.). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 32-35. mereka datang dari pusat kegiatan ilmu dan meliter. (26) Dalam keadaan sedang berkecamuknya peperangan antara dua pasukan itu. putera dari Adi Genali atau Teungku Kawee Teupat. (1480-1490 M.Putera Mahkota Ri'ayat Syah diangkatlah menjadi Raja Kerajaan Islam Jaya dengan gelar Sulthan Salathin Ri'ayat Syah. Portugis dll. terjadilah suatu insiden berdarah dengan Kerajaan Islam Jaya yang telah dipengaruhi Portugis. (25) M.) berpulang kerahmatullah Sulthan Salathin Ri'ayat Syah yang kemudian terkenal dengan nama "Meureuhoom Jaya". 885-895 H . sedang ayahnya Inayat Syah tetap memerintah Kerajaan Darussalam. Puteri Hur namanya. yang pada masa itu sedang diperintah oleh Maharadja Indra Sakti. 7 Rajab (12 Nopember 1508 M. Sriwijaya. tibalah ke Lamuri pasukan yang dikirim oleh Kerajaan Islam Peureulak sebanyak 300 orang dibawah pimpinan seorang ulama/pahlawan Syekh Abdullah Kan'an yang bergelar "Syiah Hudan" (turunan Arab dari Kan'an). 902-916 H . yang selama ribuan tahun itu telah berkali-kali mengalami pasang-surut dalam perjalanan sejarahnya. 1497-1511 M. dan akhirnya berdamai kembali setelah Sulthan Syamsu Syah yang bernama Raja Muda Ali Mugayat Syah memperisterikan puteri Raja Jaya. Pada masa Kerajaan Darussalam diperintah Syamsu Syah. telah mengalami berkali-kali serbuan dari luar. yang dirajakan dinegeri Lingga. tentera Cina yang telah menduduki Kerajaan Indra Jaya (daerah Leupung sekarang) menyerang Kerajaan Indra Purba (Ibu kotanya Lamuri).

(27) Dua puluh lima tahun kemudian. puteri pahlawan Cina itupun masuk Islam. Masuknya Putroe Neng kedalam Islam menyebabkan pasukan Cina yang bersamanya juga masuk Islam. Menurut catatan M . Maharaja Indra Sakti yang telah masuk Islam. (27) Ibid halaman 35-37. dan akhirnya dengan persetujuan isterinya Puteri Indra Keüsuma dan Syekh Abdullah Kan'an. dan Syekh Abdullah Kan'an sebagai pembawa Islam (sekurang-kurangnya pembawa lanjutan) ke Lamuri terkenal dengan nama Teungku Chik Lampeuneu'eun. Disamping membangun Ibukota Negara yang baru Banda Darussalam. bahwa tentera Cina yang menyerang Lamuri dipimpin oleh panglima puteri yang bernama Nian Nio Lian Khl dimana setelah dikalahkan oleh pahlawan Meurah Johan. (1205 M. Meurah Johan mengawini Nian Nio yang kemudian namanya terkenal dengan sebutan Putroe Neng.Mereka mendapat izin untuk menetap dalam Kerajaan Indra Purba dengan mengambil tempat di Mamprai (dekat Sibreh) dan membuka kebun lada. juga Sulthan Alaiddin Johan Syah mendirikan sebuah tempat peristirahatan (kota Istirahat) didaerah pegunungan. 56 . Maharaja Indra Sakti meninggal dunia. Kemudian pasukan Islam ini dibawah pimpinan panglima muda Meurah Johan bersama-sama dengan pasukan Kerajaan Indra Purba menghadapi pasukan Cina Budha.). dimana akhirnya mereka kal ah dan Lamuri menang yang membawa akibat Maharaja Indra Sakti dan seluruh rakyat Kerajaan Indra Purba masuk agama Islam. pada suatu dataran tinggi yang bernama "Glee Weueng". Yunus Jamil. dan diangkatlah menantunya Meurah Johan menjadi raja Indra Purba dengan gelar Sulthan Alaiddin Johan Syah. Untuk membalas jasa. Proklamasi Kerajaan Darussalam oleh Ummat Islam Indra Purba dengan Ibukota negara yang baru B A N D A D A R U S S A L A M berlangsung pada hari Jum'at bulan Ramadhan 601 H . dimana Kerajaan Indra Purba dijadikan kerajaan Islam dengan nama Kerajaan Darussalam dan Ibukota Negara dibuat yang baru ditepi sungai Kuala Naga (Krueng Aceh sekarang) dan dinamai Bandar Darussalam. dibagian atas kampung Mamprai. mengawinkan puterinya yang bernama Puteri Biieng Indra Keusuma dengan Meurah Johan. yang selanjutnya menggilai Meurah Johan.

(28) V. 708-755 H . 811-870 H . 665-708 H . 895-902 H . sedang Ibukota Negara dirobah menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . (1234-1267 M. Bagindalah yang meng-Islam-kan daerah-daerah Indrapuri dan Indrapatra. dan dimakamkan di Glee Weueng. 631-665 H . (1354-1408 M. Tgk. Sulthan Alaiddin Johan Syah. 755-811 H . Baginda mangkat 10 Rajab 902 H . Pada masa bagindalah beberapa kerajaan kecil (dalam daerah Aceh Besar sekarang) dan Pidier bersatu dengan Kerajaan Darussalam dalam sebuah federasi yang diberi nama Kerajaan Islam Aceh. Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah.). sehingga terjadi perang saudara.). Sulthan Alaiddin Ahmad Syah. mangkat hari Kemis 1 Rajab 631 H . Bagindalah yang merebut kembali Kerajaan Indrajaya (dirobah oleh tentera pendudukan Cina menjadi Panton Bie/Kantoli) dari tentera pendudukan Cina. (1267-1309 M.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah I. 9. (28) Af Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 81-82.). Baginda mangkat hari Jum'at tanggal 12 Rabi'ul Awal 708 H . (1480-1490 M. 2.). Pengangkatan ditentang Maharaja Pidie Syamsu Syah. Silsilah Raja-raja Kerajaan Darussalam.). 870-885 H . 883-895 H . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II. dimakamkan di Glee Weueng.). 7. (1205-1234 M. 3. Sulthan Alaiddin Firman Syah. Baginda mangkat pada hari Rabu tanggal 1 Rajab 855 H . 601-631 H . dimakamkan di Kandang Bilui. 8. Sulthan Alaiddin Husain Syah. 6. Sulthan Alaiddin InayatSyah. Sulthan Alaiddin Johan Mahmud Syah I. (1292 M. (1408-1465 M. demikian pula kedua puteranya Sulthan Ahmad Syah dan Sulthan Mahmud Syah. Makam baginda di Kandang Bilui. Dimakamkan di Glee Weueng. (1309-1354 M.).Ditempat peristirahatan itulah Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri dimakamkan setelah beliau wafat.). Af Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37-38. Mangkat hari Selasa tanggal 4 Sya'ban 665 H . (1490-1497 M.R A H M A N di B A N D A D A R U S S A L A M dalam tahun 691 H . 57 .). 4. 5. baginda pula yang membangun Dalam (keraton) DARUD-DUNIA dan mesjid B A I T U R . (1465-1480 M.

sementara puteranya A l i Mughaiyat Syah yang telah diangkat menjadi Amirul-Harb (Panglima Angkatan Perang) mendiami Keraton Darud Dunia. terutama sekali setelah Columbus menemui Amerika dan Vasco de Gama menjejak kakinya di India.) diangkatlah puteranya A l i Mughaiyat Syah menjadi Sulthan. (1497-1511 M. LAHIRNYA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM ARUS P E N J A J A H A N B A R A T K E TIMUR Menjelang akhir abad ke X V arus penjajahan barat ketimur sangat derasnya. 916-936 H . (9 September 1530 M. mesjid yang dibangun oleh baginda sendiri. Sulthan Syamsu Syah sendiri mendiami Keraton K U T A A L A M .10. (29) Diantara bangsa Eropah Kristen yang pada waktu itu sangat haus tanah jajahan. Sulthan Alaiddin Syamsu Syah bin raja Munawar Syah.). 11. yang meliputi seluruh Kerajaan kecil-kecil. Nafsu untuk mendapat rezki yang banyak dengan cara yang haram. terutama penjajahan barat Kristen terhadap timur Islam.). dan pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. Untuk dapat menghadapi tentara penjajahan Portugis yang telah mulai menduduki daerah-daerah Kerajaan Samudra Pase. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. (1511 M. 58 . nama Baitur Rahim dipakai menjadi nama Mesjid dalam Ke raton Darud-Dunia. Pada tanggal 14 Muharram 937 H . Baginda membangun istana baru dilengkapi dengan sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid BAITUR R A H I M disamping Baitur Rahman yang telah ada diseberang sungai sana. maka Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan pada tanggal 12 Zulka'idah 916 H . Baginda adalah Sulthan dari Kerajaan Islam Aceh yang terakhir. 902-916 H . sejak dari Aru sampai ke Jaya.) Sulthan Alaiddin Syamsu Syah wafat dan dimakamkan dalam Kandang Pangoe. dimana setelah mereka dapat (29) M. Pidier dan Jaya. yaitu Portugis. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 90-91. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah. telah mendorong orang-orang Eropah berlomba-lomba ke Dunia Timur. (1511-1530 M.

Dalam wilayah kerajaan-kerajaan tersebut mereka mendirikan kantor dagang dan menempatkan pasukan. mata penjajahannya diincerkan ke Malaka dan Kerajaan-kerajaan Islam yang telah berdiri dipantai Utara Sumatera: Aru. (1511 M. Menjelang akhir abad ke X V dan awal abad ke X V I . Portugis mengatur rencana tahap demi tahap. Teumieng. Setelah pada hari tanggal 12 Zulka'dah 916 H . kalau tidak boleh dikatakan mustahil. sehingga ada pihakpihak yang meminta bantuan kepada mereka. Langkah yang diambilnya. selama kerajaan-kerajaan yang kecil-kecil itu masih tetap berdiri sendiri. dan tahap berikutnya memaksa raja yang telah menyerah untuk menandatangani kontrak pemberian monopoli dagang kepada mereka. Pase.) Ali Mughaiyat dilantik menjadi Sulthan Kerajaan Islam Aceh dengan gelar Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. 59 . Portugis telah dapat memaksakan nafsu penjajahannya kepada Raja-raja Aru (Pulau Kampai). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 92-93. (31) H. yaitu mengirim kakitangan-kakitangannya ke daerah-daerah pesisir Utara Sumatera untuk menimbulkan kekacauan dan perpecahan dalam negeri. sejak dari Daya sampai ke Pulau Kampai (Aru).merampok Goa di India. tidak menggabungkan diri dalam satu kerajaan yang besar. kalau mungkin menimbulkan perang saudara seperti yang terjadi di Samudra/Pase. hal mana menjadi alasan bagi mereka untuk melakukan intervensi. Pase. Pidie.M. yang kuat (30) M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 267-269. Ali Mughaiyat berpendapat untuk melaksanakan tekadnya itu akan sukar sekali. (30) Tahap kedua mereka langsung melakukan penyerangan dan seterusnya mendudukinya. pada waktu dia meminta agar ayahnya yang telah tua Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan dan menyerahkan pimpinan negara kepadanya. dari Malaka yang telah dirampoknya. Pidier dan Jaya. maka beliau terus menetapkan suatu tekad untuk mengusir Portugis dari seluruh daratan pantai Sumatera Utara. (31) Keadaan dan peristiwa-peristiwa itulah yang dilihat dengan mata akalndya oleh Panglima Angkatan Perang Kerajaan Islam Aceh Ali Mughaiyat Syah. Untuk mencapai nafsu serakahnya itu. Aceh dan Jaya.

(33) Penyerangan dimulai dan dalam waktu yang relatif singkat. yang dikejar oleh Mughaiyat. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah pun kembali ke Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam.). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 94-98. dilarangnya berbuat demikian. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. 60 . dan mengangkat adiknya Laksamana Raja Ibrahim menjadi Raja Muda untuk Wilayah Timur kerajaan (Pase dan Aru). sehingga terpaksa baginda menempuh jalan kekerasan. maka secepat dia diangkat menjadi Sulthan. Pase dan Aru agar mereka mengusir Portugis dari negerinya masing-masing dan kemudian bersatu menjadi satu kerajaan yang besar. kekuatan Portugis di Jaya dihancur lumatkan. tetapi namun demikian niat menyerangnya tidak dapat dielakkan lagi. (33) Af. mempunyai angkatan darat dan laut yang berdisiplin (32) Untuk maksud itulah. dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. Dikirimnya peringatan tegas kepada raja-raja Jaya.dan bersatu. Tetapi. dimana sebahagian besar serdaduserdadunya terpaksa berkubur konjol di teluk Samudra Pase. dengan membawa kemenangan yang gemilang. dimana dikejar terus oleh Ali Mughaiyat sampai ke Pidier dan disanapun tentera Portugis di remuk-redamkan dengan mengalami kerugian yang amat besar. A l i Mughaiyat mengambil langkah yang cepat dan tegas. Dari Pidier Portugis bersama dengan Raja Jaya dan Raja Pidier melarikan diri ke Pase. Pidier. Setelah selesai pengusiran Portugis dari seluruh daratan Aceh. (30 November 1542 M. sehingga Raja Jaya bersama dengan majikannya tentera pendudukan Portugis lari ke Pidier. Waktu niatnya hendak menyerang Jaya disampaikan kepada ayahnya Syamsu Syah yang telah tua. Untuk merealisir proklamsinya itu. bahkan mereka tambah memberi hati kepada Portugis. karena kuku penjajahan Portugis semakin kuat menancap di Jaya. Dalam suatu pertempuran antara armada Aceh dengan armada Portugis di Teluk Aru. maka Laksamana Raja Ibrahim gugur syahid pada tanggal 21 Muharam 930 H . di Pase juga angkatan perang Portugis mengalami kehancuran yang sefatal-fatalnya. (32) Af. peringatan Ali yang bertujuan baik itu bukan saja tidak diindahkan. secepat itu pula diproklamirkan berdirinya " K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M " yang daerah wilayahnya meliputi Aru sampai ke Pancu dipantai utara dan Jaya sampai ke Barus dipantai Barat.

Kerajaan Aceh Darussalam yang mengambil Islam menjadi dasar negaranya. Setelah selesai membersihkan negara dari anasir penjajahan yang datang dari luar dan pengacau dari dalam. Malik Abdul Qahhar menjadi Amirul Harb (Panglima Perang) untuk Kawasan Timur merangkap Raja Muda di Aru. Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. (927 H. Masa-masa semenjak Sulthan Alaiddin Ali Mughayat Syah sampai kepada masa Ratu Tajul Alam Safiatuddin adalah "Zaman Gemilang" yang menanjak.) dll. semenjak pemerintahan Ratu Nurul Alam Naqiyatuddin sampai kepada Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. yang juga syahid pada bulan Jumadil Awal 931 H . A l Qahhar Iskandar Muda dan Safiatuddin adalah mutiara utama dalam mata rantai silsilah raja-raja Aceh.). Dalam perjalanan sejarahnya. telah sanggup membangun tamaddun dan kebudayaan yang tinggi dikawasan kepulauan Nusantara. Sulthan mengangkat putera bungsunya. ipar Sulthan Ali Mughaiyat sendiri). Simon de Souza mati dalam pertemouran tahun 934 H . (1526 M.). terutama di Sumatera dan Malaya. sementara zaman-zaman setelah itu.) dalam suatu pertempuran yang lain. Setelah Syahid Laksamana Malik Uzair. dan adakalanya mengalami masa-masa menurun menuju lembah kemunduran. Dalam pertempuran-pertempuran diberbagai medan dapat dicatat. bahwa armada Portugis benar-benar telah dihancur lumatkan dan sekian perwira tinggi yang mati konyol seperti Laksamana Jorge de Berito yang mati konyol dalam pertempuran bulan Mei 1521 M . maka setelah itu Sulthan A l i Mughaiyat Syah berpulang kerahmatullah pada hari Selasa tanggal 12 Zulhijah 936 H . Kerajaan Aceh Darussalam peranah mengalami zaman-zaman naik menanjak kemercu kebesaran. (1528 M. adalah masa suram yang terus menurun. (7 Agustus 1530 M.Laksamana Ibrahim digantikan oleh Laksamana Malik Uzair (putera Sulthan Salathin Meureuhoom Jaya. dan setelah menciptakan bendera kerajaan yang bernama "Alam Zulfiqar" (bendera cap pedang) yang berwarna merah darah dengan pedang putih membelintang diatasnya. dan setelah meletakkan fondasi yang kuat bagi Kerajaan Aceh Darussalam. 61 .

Sulthan Zainal Abidin. 1045-1050 H . Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah III.1011-1015 H . Sulthanat Sri Ratu Nurul Alam Naqiatuddin. (1579-1580 M. 1098-1109 H . 979-987 H . (1530-1539 M. (1675-1678 M. Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah. (1678-1688 M. Sulthan Muda Ali Riayat Syah V. 9. Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. Sulthan Syamsul Alam Wandi Teubeueng. 17. 987-988 H . M.). 21. (1702-1703 M. 19. hanya 20 hari. 18. Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. 2. (1607-1636 M. 12.).). 1139-1139 H . Sulthan Salahuddin. Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani. (1587-1589 M.989-995 H .). 1016-1045 H . 11.) Sulthan Perkasa Alam Syarif Lamtui bin Syarif Ibrahim.). (1604-1607 M. 997-1011 H . (34) Tgk. 1088-1098 H . 1110-1113 H . yang terkenal dengan " A L Q A H H A R " . 5. Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalullil. Sulthanat Sri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (puteri Nagiatuddin). 1086-1088 H . Sulthan Jauharul Alam Imaduddin. (1539-1571 M.). 945-979 H . 15. (anak angkat Safiatuddin). 3. 995-997 H .).). (1589-1604 M. Sulthan Muda bin Husain Syah. Sulthan Alaiddin Riayat Syah II. 987 H .). Sulthanat Sri Ratu Kamalat Syah (anak aagkat Safiatuddin).).SILSILAH RAJA-RAJA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM: (34) 1.). (1699-1702 M. (1571-1579 M.). 4. 14. 16. 62 .). 1050-1086 H . (1641-1675 M. (1703-1726 M.). 13. 939-945 H .). 916-936 H . 11131115 H . 22. 11151139 H .) Sulthan Alaiddin Mansur Syah. 20. (1688-1699 M. 8. 6.). Sulthan Jamalul Alam Barul Munir bin Syarif Hasyim. Sulthanat Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat. Sulthan Mughal Seri Alam Periaman Syah. (1636-1641 M. 7. (1581-1587 M. (1726 M. (1511-1530 M. (usia 7 bulan) hanya 28 hari. Sulthan Meugat Bujung.).). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 41-53. 10. (1579 M.

27. dan tidak pernah menyerahkan "Kedaulatan" negaranya 63 . 1147-1174 H . Sulthan Alaiddin Muhammad Dud Syah. setelah berperang 29 tahun. 1286-1290 H .). (1735-1760 M. (17811795 M. (18231836 M.).).23. 28.). Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 26.) 30. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 1251-1286 H . Sulthan Aceh yang terakhir. Sulthan Alaidin Maharaja Lila Ahmad Syah.). Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. (1874-1903 M. 1209-1238 H . 31. (1727-1735 M. 1174-1195 H. 1238-1251 H . Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah. Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. (1836-1870 M. Sulthan Alaiddin Johan Syah. 1195-1209 H .(1760-1781 M. (1870-1874 M. 24. baginda ditawan oleh Belanda.) 25. (1795-1823 M. 1139-1147 H .). 29.). 1290H. Sulthan Husain Alaiddin JauharulAlam Syah.

sedangkan pedang dan bulan bintang berwarna putih.i puteri Tudjui muüa Ki-ta Melaka dlgempuri Partugis lan boïik ke Goa.Di Atjah na Alam peudeuëng tjap sikureuëng lam djaroë radja phon di Atjeh troih u Pahang tan soë teuntang Iskandar Muda Bangsa Peutugéh ab6h geupinah di u Melaka keudèh keunan pih troih angkatan raeugsh Atjah raja di ploh geupltjrok teuma.megah nabis dipiiidah di Atjeh raja ke ilelaka mereka bertedun dikedjar terus sajEnpai kesana Iskandar Sani jang menggaiK: suan-. {Dari buku: TarikhAceh dan Nusantara) 64 . INDONESIA Di Atjeh ada bendera pedang tjap semoilan ditan&ran radja dari Atjeh siunpai ke Pahang tiada jang tentang Iskandar Muda Bangsa Partugis angkatan . Alam Cap Peudeueng {Bendera Aceh) warna dasarnya merahdarah. Iskandar Sani duk geunatrtoS iakoë putroë Tadjui mulia kota Melaka teuma geu engkhoë Peutugeèh diwoë keudéh u Gua.

.

.

A N KEDUA JDAYAAN ISLAM T A S A N SEJARAH A C E H .

.

Pedang Keadilan. dan kalaupun ada adalah sepintas lam saja. Apa yang akan diuraikan dalam pasal-pasal berikut adalah kesimpulan yang dikutip dari berbagai buku dan naskah-naskah lama tulisan Arab. oleh karena hampir tidak ada buku-buku yang agak khusus mengupas masalah tersebut. 67 . yang menguraikan cara sambilan ataupun tersisip disana-sini dalam celah sejarah atau silsilah raja-raja. sehingga karena demikian segala hukum yang berlaku didalamnya tidak boleh bertentangan dengan Hukum Islam. Hanya yang sudah kita pastikan. Kalau dengan Kerajaan Aceh Darussalam sudah demikian sulitnya. RUKUN NEGARA Seperti yang telah dijelaskan diatas. Kerajaan Islam Daya dan Kerajaan Islam Lamuri (Kerajaan Darussalam). Kerajaan Islam Pase. maka tidak ada kerajaan. Jika tidak ada pedang. kita harus mengalami banyak sekali kesulitan. (35) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan "Rukun Kerajaan" sesuai dengan ajaran Islam. Kerajaan Islam Lingga. yang kemudian membuat kesimpulan-kesimpulan.KETATANEGARAAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DASAR NEGARA Untuk menguraikan masalah ketatanegaraan Kerajaan Aceh Darussalam. saya akan berusaha menganalisa sedapat-dapat mungkin berdasarkan fakta-fakta dan data-data yang ada. Karena itu. bahwa semua kerajaan-kerajaan yang tersebut diatasa adalah mengambil Islam sebagai "Dasar Negara". Kerajaan Islam Pidie. bahwa Kerajaan Aceh Darussalam mengambil Islam menjadi "Dasar Negara". Sungguhpun demikian. Kerajaan Islam Beuna. yaitu empat perkara : (35) a. yang Insya Allah jangan sampai meieset'dari kebenaran. konon pula lagi dengan Kerajaan Islam Peureulak.

Demikianlah dalam Qanun Meukuta Alam ditetapkan. juga dalam Qanun Meukuta Alam disebut dengan jelas. yaitu segalanya tidak boleh bert en tangan dengan hukum Islam. maka tidak bisa berdiri kerajaan. Ilmu. 68 . yaitu undang-undang hukum negeri Aceh. Untuk dapat melaksanakan keempat rukun tersebut. NEGARA H U K U M Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan sebagai satu Negara Hukum. Jika tidak ada "kitab undang-undang". d. Jika tidak mengetahui ilmu dunia-achirat. akan tetapi rakyat seperti pedang sembilan mata yang amat tajam. c. (38) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30-31.Qalam. Jika tidak ada bahasa. bahwa Sulthan. b. dan rakyat bukan patung yang terdiri ditengah pedang. yaitu: a. para Menteri. yaitu : (38) (36) Di Meulek: Qanun Meukuta alam halaman 73-74. Ilmu yang bisa memegang pedang. Ilmu yang bisa mengetahui mengatur dan menyusun negeri. b. seperti yang tercantum dalam Qanun Meukuta Alam : (36) "Bahwa Aceh Darussalam adalah Negeri Hukum yang muthlak sah. (37) Ibid halaman 40-41. Qadli Malikul Adil. Ilmu yang bisa menulis. d. para pejabat sipil (Hulubalang) dan pejabat-pejabat lainnya diwajibkan tunduk "kebawah qanun". maka dalam Kerajaan Aceh Darussalam diperlukan empat pula. c. Kalaam. (37) DASAR D A N SUMBER H U K U M Segala hukum yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam didasarkan kepada ajaran Islam. Ilmu bahasa. maka semua pejabat dalam kerajaan sejak Sulthan. tidak bisa mengatur kerajaan. tidak ada kerajaan. lagi besar matanya lagi panjang sampai ketimur dan kebarat". para menteri dan pejabat lainnya diwajibkan tunduk kepada hukum yang berlaku. para Panglima Angkatan Perang. Sebagai Negara Hukum. Mengenai dengan sumber hukum.

2. Hukum Aridli.1. Adapun hukum yang bersumber kepada empat sumber diatas. 2. Qanun Syari'i. Reusam Dlaruri. reusam atau qanun. yaitu undang-undang dlarurat yang langsung dibuat/dijalankan oleh Sulthan sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Adat 3. kemasyarakatan dan ketenteraan. 3. A l Hadis. yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 2. Idjma'Ulama Ahlussunnah Wal Dajama'ah. Adat Dlaruri. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh Pemerintah (Sulthan atau Menteri-menteri) untuk mengatur masalah keagamaan. 3. Yang dimaksud dengan "reusam" yaitu perundangundangan yang mengatur masalah kemasyarakatan. Hukum. A l Quran. Yang dimaksud dengan "hukum" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah keagamaan. (39) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 34-35. hukum dasar atau undang-undang pokok yang mengatur masalah-masalah keagamaan. yaitu: (39) 1. Reusam Syari'i. juga diatur dalam Qanun Meukuta Alam. masing-masing ada empat tingkat. Hukum Dlaruri. untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. 4. Hadis. dan sumbernya Quran. kemasyarakatan dan ketenteraan. Reusam 4. Reusam Aridli. Yang dimaksud dengan "adat" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah kenegaraan. Baik hukum. ketenteraan. Qanun Aridll. Qias. Qanun Dlaruri. 69 . hal mana. Hukum Syari'i. kenegaraan. Ijma' Ulama dan Qias. Adat Syari'i. kemasyarakatan. adat. kenegaraan. Adat Aridli. Qanun. yaitu: 1. ada empat macam. kenegaraan. Yang dimaksud dengan "qanun" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah ketenteraan/pertahanan.

Qanun 'Urfi. yang dinyatakan dengan 10 perkera. artinya harus berlaku adil kepada rakyat. kemasyarakatan dan ketenteraan. Hukum Nafsi.(42) PRINSIP ADIL D A N T H A A T Qanun Meukuta A l a m menetapkan pula syarat keadilan bagi para penguasa. dengan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman) dan "Majelis Ulama Sepuluh". (40) Dalam melaksanakan prinsip " S y u r a " tersebut dibentuklah beberapa lembaga. Adat Nafsi. (43) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. terutama bagi Sulthan. 81 dan 87. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan " S y u r a " sebagai salah satu asasnya yang penting. (43) Selanjutnya ditetapkan pula bagaimana cara-cara melaksanakan keadilan. NEGARA SYURA Sebagai suatu negara yang mengambil Islam menjadi dasarnya. (44) Ibid halaman 88. Adat 'Urfi. pemerintahan. Qanun Nafsi. atau antara para menteri sendiri. Kepada Wazir Mu'adhdham Panglima Polem M u d a Perkasa yang oleh Qanun telah diberi hak untuk mengangkat dan mema'zulkan Sulthan. 70 . (41) Ibid halaman 41. juga diharuskan bermusyawarah terlebih dahulu dalam masalah tersebut dengan Majelis Mahkamah Rakyat. Reusam Nafsi. (44) (40) Ibid halaman 44. baik antara Sulthan dengan menteri-menterinya. "Balai G a d i n g " dan "Balai Mahkamah Rakyat" (41) dalam balai-balai tersebut dilakukan musyawarah. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh para Penguasa Daerah (Hulubalang) untuk mengatur masalah-masalah keagamaan.4. yaitu "Balai Rong S a r i " . Reusam 'Urfi. (42) Ibid halaman 42. 5. kemasyarakatan dan ketenteraan didaerahdaerahnya masing-masing. kenegaraan. ataupun antara para penguasa dengan para Ulama dan wakil-wakil rakyat. yaitu peraturan-peraturan istimewa yang khusus dibuat oleh Sulthan untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. Hukum 'Urfi.

maka janganlah pekerjaannya aniaya dhalim dan Khianat kepada rakyat. janganlah diberi sakit hati rakyat. seperti yang dapat kita baca dalam nukilan dibawah i n i : (47) "Bahwa tiap-tiap raja. akan tetapi adalah raja buat mengurus rakyat dan sekalian perintah negeri " Tidak saja kepada Sulthan ditujukan ketentuan-ketentuan pelaksanaan keadilan. dalam Qanun antara lain termaktub : (46) "Bahwasanya raja sekali-kali tidak boleh bercerai dengan rakyat. yaitu misal umpamanya daging dengan darah. Maka demikianlah raja dengan rakyat. maka bertambah-tambah kuat raja dan pemerintah. yaitu seperti jasad. jika satu urat tersalah atau satu tulang tersalah atau patah. hulubalang dan sekalian panglima. sekalian wazir. goyang selamanya Maka tiap-tiap raja negeri hendaklah bersatu dengan rakyat yang amat kuat dan bulat serta mencari belaian kasih sayang rakyat negeri semuanya. hati dengan jantung dan akal dengan pikir. niscaya susahlah jasad menanggung sakitnya.Qanun juga mewajibkan kepada rakyat agar thaat kepada para penguasa (terutama Sulthan) yang adil. (46) Ibid halaman 36. bulu dengan kulit. Dalam hal ini. (47) Ibid halaman 35: 71 . dan bukan asal rakyat raripada raja. maka Qanun menetapkan pula bahwa raja dengan rakyat tidak boleh bercerai sama sekali. bahkan juga untuk semua pejabat dalam kerajaan. (45) Agar prinsip keadilan dan thaat dapat terlaksana dengan baik. istimewa kepada alim-ulama. yaitu yang ada pangkatnya dan martabatnya dan jabatannya. maka demikianlah raja dengan sekalian rakyat. sebab karena raja dengan rakyatnya itu seperti jasad dengan ruh " (45) Ibid halaman 44 dan 60. sebab adalah asal raja itu dari pada rakyat dan dengan pilihan rakyat jua. dan jangan mengharap banyak senjatanya dan kuat laskarnya dengan kerasnya menindih rakyat dan bermusuh dengan rakyat. sudah terang pemerintahnya tidak kuat dan tidak aman. Maka jikalau ada demikian. tulang dengan urat.

yaitu semacam setempel kerajaan. Surat-surat Kuasa yang amat penting. sedangkan sekelilingnya tertera nama delapan orang para Sulthan yang memerintah pada masa sebelumnya. ditengahtengah tertera nama Sulthan yang sedang berkuasa. Suratsurat Keputusan Kerajaan yang penting. surat-surat Perjanjian antar-negara.C A P SIKUREUENG Cap Sikureueng. yang hanya dipakai pada menguatkan surat-surat yang sangat penting. Cap Sikureueng (stempel sembilan) berbentuk bundar. Menurut yang termaktub dalam Qanun Meukuta Alam bahwa delapan orang sulthan yang namanya tercantum berkeliling dalam 72 .

iil Raiidsjuh {• l ï ^ h a b i s a n J . (1742-Ï7d7> Sultïui» Alaiddin 4 dan 5 S u l i h i i ï i AlaicJtli» iManajursjn.il. Cap Sikureueung(setempel) Kerajaan Aceh Darussalam. • * (1584-1903* ï)juiiitn*j. tjr.TJAP SEMBÏLAN KERADJAAN ATJEH. \ItthiiH»m. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).1675) Sultliai) A l a i d d i n fjaotf 'i. 73 .ili.' s u H h a B ü l i Tutfjul Alam Sjaf ia t h ud dtn*> jah.

Mengenai ini dalam Qanun antara lain tercantum : (49) "Bahwa jika negeri Aceh diserang oleh musuh dan jika negeri Aceh menyerang musuh. antara lain Qanun mencantumkan ketentuan-ketentuan mengenai tugas-tugas para pejabat dan rakyat. 74 . dan jika menang maka kerajaan berhak mutlak membayar kembali kepada rakyat dan anak negeri seluruhnya. Dalam hal ini. diwajibkan menolong yang kebajikan kepada negeri dan kepada kerajaan dengan tulus ichlas berupa apapun juga. karena sembilan orang sulthan namanya tercantum didalamnya. Dinamakan dengan "Cap Sikureueng" (setempel sembilan). (48) DALAM KE AD A AN PERANG Dalam Qanun juga ditetapkan bagaimana keadaan Kerajaan bila diserang oleh musuh ataupun menyerang negeri musuh. Ijma' Ulama. Dan sekalian rakyat hendaklah memperutangkan derham kepada Raja bila masa perlu. Adat. yaitu seperti hak rakyat yang mutlak utang kepada kerajaan maka dibayarnya oleh kerajaan sesudah menang perang " BENTUK DAN STRUKTUR KERAJAAN Dalam Qanun Meukuta Alam dengan pasti telah ditetapkan bagaimana bentuk struktur kerajaan. sehingga Sulthan yang sedang berkuasa. Anthony Reid : The Contest For North Sumatra halaman 2-4. Qias. (50) Ibid halaman 40-46. yaitu harta dan perbuatan dan ruh dan serta akal dan pikiran. kebolehan kerajaan melakukan pinjaman pada rakyat yang akan dibayar kembali setelah selesai peperangan."Cap Sikureueng" adalah melambangkan empat jenis sumber hukum dan empat jenis nama hukum (Quran. tidak boleh menyeleweng dari rel qanun. Hukum. maka sekalian anak negeri atas nama rakyat Aceh dan bangsa Aceh. (49) Ibid halaman 48. berarti dilingkungi oleh hukum sehingga maksudnya bermakna bahwa dia harus tunduk kepada hukum atau qanun. Filsafat dari "Cap Sikureueng" yaitu bahwa Sulthan harus berada dalam lingkungan hukum. Reusam dan Qanun). Hadis. yang namanya tertera ditengah-tengah. Dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: (50) (48) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30.

Diangkat dari Qanun Meukuta A lam. 75 . Susunan organisasi Kerajaan Aceh Darussalam.

Diangkat dari Qanun Meukuta Alam Susunan kerajaan Aceh Darussalam. 76 .

3. Balai Gading. LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA Qanun menetapkan juga adanya beberapa Lembaga Negara pada tingkat Pemerintah Pusat. yang bertugas membantu Qadli Malikul Adil dalam mengeluarkan "fatwa".1. yang masing-masingnya dari Mazhab Syafi'i. Kepala Negara bergelar Sulthan Imam Adil. Balai Rong Sari yaitu Majelis Kerajaan yang beranggotakan menteri-menteri inti yang bergelar "Hulubalang Empat" dan "Ulama Tujuh". Di daerah Aceh Besar ada tiga federasi yang terdiri dari beberapa buah Pemerintah Daerah. Balai Rong 2ari. Orang yang kedua dalam kerajaan. Pemerintah Daerah (keulebalangan dan kemukiman) dan Pemerintah Desa (Kampung). 77 . yang khusus membantu Qadli Malikul Adil dalam masalah keagamaan ditetapkan seorang Ulama Besar yang bergelar Syeikhul Islam. dimana kepala negara bergelar Sulthan yang diangkat turun temurun. Untuk membantu sulthan dalam menjalankan pemerintahan. maka boleh diangkat dari yang bukan turunan raja. yaitu Qadli Malikul Adil. Dalam keadaan dari turunan tertentu tidak ada yang memenuhi syarat-syarat. 5. yang dinamakan "Sagoe". Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. 2. yaitu : (51) 1. 2. 4. Kerajaan bernama Kerajaan Aceh Darussalam dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam dan terdiri dari Pemerintah Pusat (Kerajaan). dimana dalam menjalankan tatausaha negara dibantu oleh sekretaris negara yang bergelar Rama Seutia Keureukon Katibul Muluk. dengan empat orang pembantunya yang bergelar Mufti Empat. Negara berbentuk kerajaan. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 2-4. sebagai orang pertama dalam kerajaan. mazhab Maliki. (51) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 39-44. Qanun menetapkan beberapa pejabat tinggi yang bergelar "Wazir" (Perdana Menteri dan Menteri-Menteri). Balai Gading yaitu Majelis Perdana Menteri yang beranggotakan (50) Ibid halaman 40-46.

Balai Majelis Mahkamah yaitu kantor mahkamah tertinggi yang beranggotakan 10 orang ulama fiqh (Fuqaha-Ahli Hukum) dibawah pimpinan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman).menteri-menteri kabinet yang bergelar "Hulubalang Delapan" dan " U l a m a T u j u h " . Balai Laksamana yaitu kantor pusat balatentera laut dan darat. (52) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72. mungkin kantor para ahli pikir/hukama. 4. maka Qanun menetapkan beberapa lembaga yang lain. J A W A T A N . 3. 7. 78 . Balai Setia Hukama. 3. dan balai-balai tersebut yaitu : (52) 1. Balai Malikul Islam. Majelis Mahkamah Rakyat yaitu semacam Dewan Perwakilan Rayat. 6. 2. Balai Majelis Mahkamah. Balai Laksamana. dibawah pimpinan Wazir urusan perniagaan (Menteri Perdagangan).J A W A T A N PUSAT Disamping lembaga-lembaga yang tersebut. yang masing-masing mewakili satu mukim dalam Daerah Federasi Aceh Besar. 5. Balai Furdhah. yang merupakan lembaga tertinggi. yaitu kantor Qadli Malikul A d i l . Balai Majelis Mahkamah Rakyat. (tidak jelas kantor apa). dibawah pimpinan Laksamana Amirul Harb (Menteri Pertahanan). yaitu kantor Sulthan sendiri. yang beranggotakan 73 orang. 4. Balai Qadli Malikul Adil. Balai Malikul Habib. yang tarafnya lebih rendah. Balai Furdhah yaitu kantor pusat perdagangan/perniagaan dalam dan luar negeri. Balai Baitul M a l yaitu kantor pusat perbendaharaan negara dibawah pimpinan Bendahara Raja Wazir Derham (Menteri Keuangan). Balai Baitul Mal. kira-kira semacam "jawatan pusat" yang juga bernama " B a l a i " sedangkan kepalanya bergelar " I m a m " .

18. Balai Musafir. yang mengurus segala Hulubalang. 13.5. Balai Silaturrahim. Balai Safinah. 14. 21. Balai Setia Purba. 2. baik menteri ataupun lainnya. Balai Baitur Rij al. kantor urusan mesjid istana. Balai Sri Purba Wangsa. yaitu kantor urusan politik. Menteri Dalam Negeri. 8. mungkin semacam kantor biro. tangan kanan Sulthan. 11. Seri Maharaja Lila. kira-kira menteri Negara. Balai Mufti Empat. menteri yang diperbantukan pada Sulthan. Sekretaris Negara. (tidak jelas maksudnya). Balai Ahli Sijasah. Perdana Menteri. Balai Sri Suara. „ Rama Setia Katibul Muluk. kantor mufti empat. (tidak jelas kantor apa). 16. 7. Balai Darul Asyikin. Kantor Balai Baitur Rahim. 4. 15. 20. Seri Maharaja Mangkubumi. 12. 6. 17. 10. 9. 19. kantor seorang pejabat tinggi. 5. pejabat pelaksana harian di Balai Rong Sari. (tidak j elas maksudnya). Balai Sri Purba Setia. Balai Taubah. mungkin kantor urusan tenaga kerja. Menteri Paduka Raja. mungkin kantor urusan Grasi dari Sulthan. Balai Malikul Mahmud. Balai Sri Setia Salih. yaitu kantor tempat para ulama bermusyawarah. kantor urusan kapal-kapal (pelayaran). (tidak jelas kantor apa). 7. 3. mengepalai Balai Furdhah. mungkin kantor seorang pejabat tinggi. Qadli Malikul Adil. Balai Baitul Fakir Miskin. Balai Setia Ulama. G E L A R A N P E J A B A T TINGGI Qanun juga menetapkan nama gelaran bagi para pejabat tinggi kerajaan. Mengenai hal tersebut disebutkan: (53) 1. menteri Perdagangan -HaAlam halaman 64-67. kantor urusan sosial. Menteri P»duka Tuan. Menteri Seri Paduka. mungkin kantor urusan perjalanan atau kantor urusan para wisata. (53) Di Meulek: Qanun}-" 19 . (tidak jelas maksudnya). 6. kantor urusan pria.

15. Maharaja Purba Paduka raja. Wazirul Harb Laksamana. yaitu pejabat yang mengurus cukai pekan diseluruh Aceh. kira-kira Menteri Luar Negeri. Menteri Keuangan. yaitu keudjrun Dalam Darud Dunia. Gampong. 10. juga masalah-masalah laut lainnya. Menteri Kehakiman. Untuk satu gampong diangkat seorang Keuchik dengan sebuah staf pembantu yang bernama " T u h a Peuet" dan seorang Imam Rawatib. Seri Raja Panglima Wazir Mizan. dan sekurang-kurangnya untuk satu mukim harus terdiri dari delapan buah gampong. Menteri Urusan Dalam (Keraton) dan merangkap menjadi Syahbandar (walikota) Banda Aceh Darussalam. pejabat yang mengurus hasil-hasil hutan dan segala yang bersangkut paut dengan hutan. 11. 80 . menetapkan Gampong dinamakan juga "Meunasah". Untuk memimpin federasi gampong-gampong yang bernama M u k i m diangkat seorang Imam dan seorang Qadli. kira kira Menteri Kehutanan. Orangkaya Seri Maharaja Bendahara Raja Wazir Derham. 9. 12. Seri Maharaja Gurah. Wazir Badlul Muluk. M u k i m yaitu badan federasi dari beberapa gampong. Pemerintahan Gampong ini mendapat hak otonomi yang luas.8. jang mengurus angkatan darat dan angkatan laut. 2. Mukim. mengurus perutusan-perutusan dari luar negeri dan perutusan-perutusan Aceh keluar negeri. Wazir Kun Diraja. PEMERINTAH D A E R A H Mengenai dengan Pemerintah Daerah. 13. Seri Maharaja Garut. 16. ketua Majelis Kerajaan. 14. Dalam satu mukim didirikan satu mesjid tempat melakukan sembahyang (54) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 44-46. 1. Menteri Rama Setia. Qanun sebagai berikut: (54).

b. Sagoe Teungoh Lhee Plooh.Jum'at dan ibadat-ibadat lainnya. 4. 81 . Panglima Sagi. enam mukim. yang terdiri dari 22 M u k i m . c. delapan mukim dan sembilan mukim. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Panglima Polem Seri M u d a Perkasa. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagi. hanya yang diurus oleh Pemerintah Pusat di Banda Aceh. tujuh mukim. Disamping Hulubalang diangkat pula seorang Qadli. yaitu urusan luar-negeri dan pertahanan. Satu daerah uleebalang ada yang terdiri tiga mukim. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. lima mukim. Daerah Uleebalang yang dipimpin oleh seorang kepala yang bergelar Hulubalang. Kepada daerah wilayah luar Aceh diberi hak mengurus rumah-tangga sendiri seluas-luasnya. tempat musyawarah. yang terdiri dari 26 M u k i m . tempat belajar dan pusat segala kegiatan ummat lainnya. yang terdiri dari 25 M u k i m . Adapun tiga buah federasi itu yaitu : a. Sagoe Duaploh Dua. dan masing-masing Hulubalang itu mempunyai gelar khusus sendiri-sendiri mendapat hak otonomi yang luas. 5. Kerajaan Aceh Darussalam mempunyai wilayah-wilayah perlindungannya diluar Aceh. Daerah Uleebalang. Sagoe Duaploh Nam. baik di Suamtera ataupun diseberang lautan. Wilayah Luar Aceh. 3. yang dalam Qanun Meukuta A l a m disebut "Daerah Takluknya''. empat mukim. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Seri Imam Muda ' O h . yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Qadli Malikul A l a m Seri Setia Ulama. Dalam daerah Aceh Besar dibentuk tiga buah federasi yang mengkoordinir daerah-daerah uleebalang yang tergabung didalamnya.

Sanggup melengkapi laskar. Merdeka. Sanggup memelihara harta baitul-mal. Seboleh-bolehnya laki-laki. 2. Islam. 16. 9. 15. 8. 12. 19. Memelihara sekalian perintah Agama Islam. para perwira dan saudagar/pengusaha agar jangan menyeleweng dari rel qanun. Sanggup menghukum segala orang yang bersalah. yaitu 10 syarat: (56) (55) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 58-59. Harus sanggup menerima saksi dalam perkara-perkara.SYARAT-SYARAT MENJADI SULTHAN Untuk menjadi Sulthan Qanun menetapkan 21 syarat pokok. yaitu: (55) 1. Keturunan baik-baik. Sanggup menyelidiki pekerjaan para menteri dan pejabatpejabat lainnya. Sanggup mengumpulkan zakat-fïthrah. 7. 10. kasih-sayang orang teraniaya. Membela rakyat dengan insaf. melanggar hukum. 11. 3. Adil mengerjakan hukum Allah dan Rasul. Sanggup membagikan harta ghanimah kepada yang mustahak. 13. 6. Sanggup memelihara kanak-kanak laki dan perempuan yang tiada walinya. 1 82 . Berani lapang tiada khianat. 5. Sanggup menjaga para menteri. Sanggup menyuruh sembahyang Jum'at dan sembahyang berjama'ah. 14. Akal-baligh. 20. Sanggup memelihara negeri. 21. 4. Sanggup menyelesaikan perkara-perkara selang-sengketa antara rakyat. SYARAT-SYARAT MENJADI WAZIR Untuk menjadi Wazir (Menteri) juga qanun menetapkan syaratsyarat khusus. 17. 18. (56) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 81. hulubalang.

1. 4. SYARAT-SYARAT MENJADI QADLI Qanun selanjutnya menetapkan 10 syarat untuk menjadi Qadli. 83 .Mengetahui ilmu dunia dan ilmu achirat. Budiman dan arif akal ahli dan bijaksana. 10. 5. jernih akal pikiran serta ditulis pada tiap-tiap urusan kerajaan. 2. Adil. 7. tiada chianat dan tiada dhalim. Setia kepada rakyat. 8. (57) Ibid halaman 62. 4. yaitu: (57). Memadalah reskinya dengan keredlaan Allah diatas tadah yang diberikan oleh kerajaan masing-masing menurut kadarnya dan tahu memakai malu. 6. 3. Bisa memegang amanah kepercayaan rakyat. dan mengetahui atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan adil. 1. 8. Merdeka. 2. Islam. 9. Mukallaf. Alim ilmu pada pekerjaan dunia dan achirat. Ahli berkata. Jaga (waspada) lagi rajin. Tidak tamak loba kepada harta kerajaan negeri dengan menindih rakyat. 10. 5. Tidak dengki dan tidak mengacau rakyat. 7. 3. Laki-laki. Keras ingatan. Tidak mengikuti nafsu jahat. Tua umurnya. Melihat (tidak buta). 6. 9. Mendengar (tidak pekak).

MATA UANG uirifiYang bertanggung jawab dalam mencetak mata uang. 5. Asyur (bea-cukai). yang bertugas mengurus penglolaan keuangan dalam arti yang seluas-luasnya. (59) M. b. yaitu orang kaya Bendahara Wazir Derham. zakat perniagaan. demikian menurut ketentuan Qanun Meukuta Alam. yang diperbuat pada awal abd ke XIV.KEHIDUPAN EKONOMI/KEUANGAN LEMBAGA PELAKSANA Untuk mengurus dan melaksanakan urusan-urusan mengenai ekonomi/keuangan. 4. Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah membuat mata uang sendiri. (58) Sebelum berdiri Kerajaan Aceh Darussalam (916 H. Mata uang Pase ini adalah mata uang asli yang pertama di Kepulauan Nusantara ini. yaitu: a. seperti yang telah dijelaskan pada pasal-pasal yang lalu. zakat fithrah dan lain-lainnya). BALAI BAITUL MAL Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan) dipimpin oleh Menteri Keuangan yang bergelar Bendahara Raja Wazir Derham. 3. dibentuk dua lembaga bertingkat kementerian. (59) (58) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 65. Jizyah (pajak badan bagi warganegara yang bukan Muslim). Keuntungan dari perusahaan-perusahaan kerajaan. zakat pertambangan. zakat perternakan. Balai Furdhah (Kementerian perdagangan). 84 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 52. 2. Adapun sumber-sumber uang masuk untuk Baitul Mal (Perbendaharaan Negara) antara lain yaitu : 1.). Zakat (zakat pertanian. Kharraj (pajak hasil bumi dari warganegara yang bukan Muslim). Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan).

Wang Koiü'li dari li-mba<ia 30 l\ . (l6. (Dari buku: Tarifch Aceh dan Nusantara) 85 .fi - l(r-l lil. Sulidun («735 — (~6oJ Beberapa jenis mata uang Kerajaan Aceh Darussalam. . wang daumutiam dari Alaaddin iJjalmti sjah.J<! </ftll fit.(dóiifeuham rnas) dari Sidikmiah I adjul Alam Sjafiatlaiddm Sjah.

dimana pada satu sisi dirakam tahun pembuatannya sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. dan terdiri dari tiga macam. tetapi juga mengurus dan mengawasi bidang-bidang usaha yang menghasilkan bahan-bahan perdagangan. Uang timah yang bernama "keueh". 86 . Uang emas yang bernama "derham". c. B A L AI F U R D H A H Balai Furdhah (Kementerian Perdagangan) dipimpin oleh Menteri Perdagangan yang bergelar Menteri Seri Paduka Wazir Perniagaan. seperti pertanian. perindustrian. Spanyol. 1539-1571 M. sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam.). seperti mata uang Inggeris. (60) Kerajaan Aceh Darussalam membuat mata uang sendiri pada zaman Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Qahhar (945-979 H . yaitu : (61) a. b. antara lain yaitu : (62) (60) HM. Uang perak yang bernama "kupang". Balai Furdhah termasuk salah satu departemen yang sangat penting dan vital sekali. di Aceh telah berlaku bermacam mata uang asing. (62) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 95. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 70. dimana pada sisi sebelah dirakamkan nama Sulthan yang dibuat pada zamannya. Portugis. (61) Ibid halaman 71-74. Pada ketiga-tiga macam mata uang itu. perternakan. maka banyak pejabat-pejabat penting yang ditugaskan pada Balai Furdhah. pertambangan. ditulis dengan huruf Arab. Adat Aceh: halaman 48-49. karena bukan saja hanya mengurus urusan-urusan perdagangan dalam dan luar negeri. dimana pada sisi sebelah dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Sulthan yang dibuat dalam masanya.Sebelum ada mata uang yang dibuat sendiri. Belanda dan lainnya. sedangkan pada sisi yang lain dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. Untuk dapat melaksanakan tugas yang begitu penting dan amat luas bidangbidangnya. perkapalan/pelayaran dll.

31. Lasykar Raja Tun Guna Setia Tandil. Penghulu Furdhah. 4. Keurukon Seri Indera Muda. Penghulu Kunci. 27. Nadhar Seri Maharaja Purba. 2. 33. Orangkaya Seri Maharaja Lila. Tandil Menteri Dagang. 32. 3. 23. Penghulu Dacing. 6. Sjahbandar Muktabar Chan. Sagi Kawal. Seri Purba Chan. Keujrun Kawal. kira-kira panglima markim. Tandil Kawal. Nadhar Seri Muda Setia. 5. pejabat tinggi yang mengurus tera dacing). 9. 7. 18. BujangTujuh. Nadhar Mahsur Diraja. 21. 29. Keurukon Bauwab. 26. Syahbandar Seri Rama Setia. 25. Penghulu Khalas. 11. 28. 15. Keureukon Enam. 19. 30. Nadhar Maharaja Indera Dewa. 20. 16. PERDAGANGAN DALAM NEGERI Agar perdagangan dalam negeri berjalan dengan baik dan 87 . 17. Bujang Dalam. 13. Penghulu Kawal. Tandil Dacing. Nadhar Majelis Chan. Penghulu Cap. Penghulu Keurukon. 24. Syahbandar Mu'izzul Muluk. 22. orang kedua dalam kementerian. 14. Seri Indera Su Suwara. Sagi Panglima. 8. Keureukon Empat. 12. pejabat yang mengepalai pelabuhan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Sjahbandar Saiful Muluk. Bendahara.1. 10.

(67) Tentang peraturan pelaksanaannya telah diatur sedemikian mendetail. bahwa para menteri. (65) P E R D A G A N G A N L U A R NEGERI Perdagangan luar negeri amat vital bagi kerajaan. Undang-undang pokok perdagangan luar negeri yang terdiri dari 10 pasal. adat kamsen. wase gledll. adat-blang. John Anderson: Acheen halaman 45-46. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 61. (64) 3. maka telah ditetapkan undang-undang dan peraturan-peraturan pelaksanaan sampai mendetail. yang mengatur jenis-jenis ukuran/timbangan/sukatan. pejabat bersangkutan akan dihukum dan dipecat dan si saudagar akan dihukum juga dan hartanya disita. Husin . Adat Aceh halaman 116-117. para pejabat tinggi dalam kerajaan sekali-kali tidak boleh berniaga. adat-harija. Kalau dilanggarnya juga. Ibid halaman 47. telah mengatur segala hal ihwal perdagangan luar negeri secara umum dan prinsipil. ketentuan-ketentuan bagi kapal yang berlabuh dan sebagainya. Adat Aceh: halaman 47-63. juga tidak boleh memberi modal kepada para saudagar.keadaan harga tetap setabil. 88 . dimana beliau memuji kebaikannya. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 373-374. besarnya bea cukai. wase kuala. dimana ditetapkan yang mana pelabuhan internasional. sehingga rasa-rasanya tidak ada sesuatu yang tinggal lagi.M. yang antara lain kata beliau dibuat sesuai dengan prinsip-prinsip undang-undang orang Eropah. Hukum yang menetapkan. para panglima. barang-barang yang boleh dieksport dan diimport. wase lhok. Hukum Wase Adat. umpamanya: 1. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 92-126. (63) 2. telah ditanggapi oleh Governor Turlerton (Gubernur Penang). H. maka telah ditetapkan berbagai macam peraturan dan adat. (68) (63) (64) (65) (66) (67) (68) Af. Karena penting dan vitalnya. cara-cara pemakaiannya dan sebagainya. yang mengatur adat-peukan. Hukum Adat Ukuran. (66) Mengenai dengan undang-undang pokok ini.

Tempat-tempat industeri itu disebut dengan nama "teumpeuen". bahkan sampaisampai kepada industeri perang. "pande-kajee" (pandai kayu). Anderson mencatat. (72) PERINDUSTRIAN/PERTAMBANGAN Tentang kemajuan perindustrian dalam Kerajaan Aceji Darussalam.Dalam peraturan tersebut telah dicantumkan sebanyak 73 macam barang-barang yang dieksport atau/dan diimport serta ditetapkan jumlah bea/cukainya. emas. yaitu : lada. yaitu "Gampoong Pande" (industry-state). Tersebutlah "pande-meueh" (pande emas). gading gajah dll. M. pengaruh perdagangan luar negeri Aceh terasa. kayu. Dalam Ibukota Kerajaan Banda Aceh terdapat satu komplek sebagai daerah industeri. 89 . telah banyak ahli sejarah mencatatnya. serta perahu-perahu dan kapalkapal penduduk pribumi dari Penang (71) Sebelum tahun 1784. (70) Anderson mencatat. bahwa orang Aceh tidak saja sebagai ahli pelayaran yang sangat mahir. (69) Diantara barang-barang eksport yang terpenting. juga terkenal sebagai pembuat kapal dari hasil rencananya sendiri. padi. umpamanya "teumpeuen-meueh". Yang tumbuh di Aceh waktu itu. bahwa dalam musim lada tahun 1823. John Anderson: Acheen halaman 159-167. tidak saja industri ringan (kerajinan rumah tangga) juga industeri berat menurut ukuran zamannya. pinang. empat buah kapal Perancis. "pande-kapai" (pandai kapal) dan sebagainya. kapur barus. baik kapal dagang ataupun kapal (69) (70) (71) (72) Di Meulek: Qanun MeukutaAkam halaman 127-130. "teumpeuen-beusoe" dan sebagainya. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 243. sebelum Penang dibangun oleh Inggeris. disamping sejumlah besar kapal-kapal kepunyaan East India Company. "pandebeusoe" (pandai besi). Ahli-ahli dalam bidang industeri dinamakan "pande" (artinya orang pandai). yang membawa pedagang-pedagang dari 6 negara. karena hasil bumi Aceh yang sangat banyak itu merupakan kebutuhan muthlak diluar negeri. telah berlabuh dipelabuhan-pelabuhan Aceh sebanyak 27 buah kapal Amerika. Ibid halaman 160.

(74) Setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. tambang batu permata dan lainnya. Pengakuan ini dibuktikan oleh kenyataan. memang benar bahwa industeri-sutera Aceh sangat terkenal dan maju. dimana dia menyatakan pada 6 Desember 1815 Sulthan Aceh Jauhar Alam telah tiba dipelabuhan Penang dengan sebuah armada dagang sendiri. bahwa rakyat Aceh adalah bangsa pelaut yang mahir mengarungi lautan. (77) Suatu catatan Anderson lagi. (73) Sebagai diakui Anderson. Ibid halaman 79-83. bahwa rakyat Aceh menghasilkan sendiri bahan-bahan pakaian dari kapas. yang membuktikan bahwa Aceh telah memiliki kapal dagangnya sendiri yang cukup banyak. Aceh telah melayari lautan dengan kapal-kapal dagang dan kapal-kapal perangnya sendiri. sehingga sutera Aceh tidak saja untuk dipakai sendiri dalam negeri. (76) Menurut Pinto (seorang petualang Portugis) bahwa Kerajaan Aceh Darussalam telah memiliki armada kapal yang cukup besar. M. dan kearah timur sampai kenegeri Cina. Juga dikatakan. Menurut catatan Ibnu Bathuthah. Per tambangan di Aceh sudah mulai dibuka semenjak zaman Kerajaan Pase. juga membuka tambang-tambang yang lain.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 75-78. terutama sekali tambang emas. (73) (74) (75) (76) (77) John Anderson: Acheen halaman 24-25. bahwa semenjak zaman Peureulak dan Samudra Pase. sehingga kaïn sutera Aceh sangat indah dan mahal. Beliau sendiri waktu kembali dari negeri Cina menumpang kapal dagang kepunyaan Aceh. H. 90 . Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah dj. yang berukuran besar. disamping melanjutkan usaha-usaha penambangan emas diberbagai tempat seluruh Aceh. bahkan juga untuk dieksport. bahwa kapal-kapal dagang Aceh (Samudra/Pase) telah melayari lautan kearah barat sampai kenegeri-negeri Arab dan Parsia. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 101-102.perang. II halaman 171-172. sehingga pernah satu armada kapal dagang Aceh sebanyak 4 buah sampai ke Turki membawa barang dagangan dan pulang dengan selamat membawa senjata. (75) PELAYARAN Seperti telah diakui oleh dunia. seperti tambang minyak tanah. bahkan dari sutera.

Keujrun Lueng. padi. Ibid halaman 24. pinang. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 376-378. Ibid halaman 161-163. mengatur masaalah pengizinan pembukaan "tanah mati". b. 1. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pertanian/persawahan. tidaklah heran kalau pada masa itu kapal-kapal dagang Aceh mengarungi lautan menuju delapan penjuru angin. menghidupkan tanah mati. Husin . terbukti dengan eksport Aceh yang terdiri dari lada. Adat Aceh halaman 109-112 dan 176-177. Keujrun Blang. (80) Untuk memajukan pertanian. ikan asin. yaitu tanah negara yang belum dikerjakan (78) (79) (80) (81) John Anderson: Acheen halaman 64. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pengairan (irrigasi). H. yaitu : a. PERTANIAN/PERIKANAN Sudah tidak dapat diragukan lagi. Kerajaan membuat berbagai peraturan dan mengangkat pejabat-pejabat ahli dalam bidangnya masing-masing. (78) Seperti yang dinyatakan Anderson. kayu. sewa menyewa tanah. antara lain: Hukom Adat Blang. pembagian hasil. (79) Karena itu.yang terdiri dari beberapa buah kapal. gambir dan sebagainya. damar. terutama perkebunan lada).M. 91 . M. Pejatiat-pejabat ahli dalam bidang ini yang diangkat. pemakaian air. (81) 2. sawah dan sebagainya. bahwa Aceh sanggup membuat kapal-kapal dagang sendiri. bahwa pertanian dan perikanan telah mencapai kemajuan yang pesat dizaman Kerajaan Aceh Darussalam. Hukom Adat Seuneubok. Hukom Adat Blang (peraturan mengenai persawahan) mengatur masalah pengairan (lueng Ie). pajak hasil bumi. Hukum Adat Seuneubok (peraturan-peraturan mengenai perkebunan. dengan tujuan hendak mengadakan pembicaraan dengan Gubernur Penang.

seorangpria sedang membajak sawah. (Kanari). Wanita tua sedang menenun. Weeng (alat untuk memeras tebu). (Dari buku: De A tjeher) 92 .Teupeun (alat tenuri) lama di Aceh. dengan alat inilah diperas air tebu dan kemudian dimasak menjadi gula. Langa (luka-bajak). (Kiri).

(dibuka), untuk dijadikan kebun, pengangkatan pcjabat-pejabatnya, pengelolaannya dan sebagainya. Yang dibolehkan membuka tanah-mati untuk membuat Seuneubok, hanyalah orang-orang Islam. Pelopor yang membuka tanahmati untuk menjadi seuneubok, diangkat menjadi pemimpinnya dengan gelar Peutua Seuneubok; artinya setelah ada beberapa kebun dalam seuneubok tersebut, yang mengepalai gabungan dari beberapa buah seuneubok, disebut "Peutua Chik Seuneubok", yang dibawahnya ada beberapa orang Peutua Seuneubok. (82) 3. Hukom Adat Laut

H u k o m Adat Laot (peraturan-peraturan mengenai penangkapan ikan dilaut) mengatur masaalah penangkapan ikan, alat-alat penangkap ikan, para nelayan, upah kerja, pembagian antara yang punya alat dengan pekerja, pimpinan, tugas-tugas pimpinan, mengambil penyu, Cukai laut dan sebagainya. A d a tiga pejabat ahli diangkat untuk memajukan perikanan, yaitu: (83) a. Panglima Laot, yang menjadi penguasa tertinggi dalam bidang perikanan laut. b. Keujrun Kuala, yaitu pejabat pengusa kuala yang menjadi pangkatan dari perahu-perahu pukat. c. Pawang Pukat, yaitu yang menjadi pemimpin teknis dari perahu pukat dan bersama-sama anak pukat ikut turun kelaut. Dibawah Panglima Laot yang beberapa orang Keujrun Kuala, artinya ada beberapa kuala yang menjadi pangkalan perahu pukat, dan yang berpangkal pada satu kuala ada beberapa perhu pukat. (84) 4. H u k o m Adat Gles.

H u k o m Adat Glee (peraturan-peraturan mengenai kehutanan/ rimba) yang mengatur kedudukan/tugas "Keujrun Glee" (pejabat ahli tentang kehutanan), pembagian hasil usaha wasee glee,- larangan
(82) M. Husin . Adat Aceh halaman 177. (83) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 263-266. (84) Ibid halaman 378-383.

93

memotong kayu, adat merusa, kedudukan "Pawang Glee" (pejabat ahli tentang kehidupan rimba), cara mengambil madu lebah dan sebagainya. Adapun pejabat-pejabat yang diangkat untuk itu, yaitu : a. b. Keujrun Glee, tenaga ahli kehutanan yang ditugas mengepalai urusan-urusan kehutanan. Pawang Glee, tenaga ahli kehidupan rimba ditugas memimpin melindungi para pemburu, mengatur daerah-daerah pemburuan dan binatang-binatang yang boleh diburu, juga ditugas untuk melindungi binatang-binatang rimba. (85) Hukom Adat Geumeubeu.

5.

H u k o m Adat Geumeubeu (peraturan-peraturan mengenai penternakan) yang mengatur masalah mawaih (mendua laba) untung, mawaih aneuek (mendua laba anak hewan), pemasaran hewan, tempat-tempat yang memelihara ternak dan sebagainya. Pada suatu tempat yang telah ditetapkan menjadi daerah ternak, dilarang disitu untuk bertani, tempat tersebut dinamakan "Padang Geumeubeue" (Padang Gembala), dalam padang mana didirikan berpuluh-puluh " W e u e " (kandang berpagar kawat dan beratap langit), tempat ternak-ternak gembalaan berteduh waktu malam. Weue-Weue itu kepunyaan masing-masing pemilik ternak, dan petugas yang disuruh mengembala bernama SI Geumeubeue (pengembala), dan yang menjadi pemimpin dari "Padang Geumeubeue" itu yaitu seorang pejabat yang bergelar "Pawang Geumeubeue", tenaga ahli dalam bidang penternakan. (86) PERANAN KEHAKIMAN PEMBINAAN H U K U M Sudah menjadi keharusan mutlak bagi Kerajaan Aceh Darussalam yang telah menjadikan dirinya sebagai "Negara H u k u m " (87),
(85) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 384-386. (86) Ibid halaman 387-389. M. Husin: Adat Aceh halaman 107-109. (87) DiMeulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73-74.

94

berusaha membina dan menegakkan hukum. Agar pelaksanaan hukum terjamin sesuai dengan Qanun Meukuta Alam, maka dibentuk lembaga-lembaga pelaksana serta mengangkat pejabat-pejabat yang ditugaskan untuk mengawasi dan/atau melaksanakan hukum itu, yaitu : 1. Balai Majlis Mahkamah Agung, yaitu lembaga tertinggi dalam bidang kehakiman (kira-kira sama dengan Mahkamah Agung yang dipimpin oleh Wazir Sulthan Menteri Mizan (Menteri Kehakiman) dan dibantu oleh 10 orang Ulama Faqih (Hakim Agung). (88) Qanun menyatakan, bahwa tugas dari Balai Madjlis Mahkamah Agung yaitu "mengurus tiap-tiap perkara dan memeriksa segala perkara kehakiman negeri dan sekalian perkara negeri seluruhnya umumiyah. (89) 2. Qadli Malikul Adil, disamping sebagai orang kedua dalam kerajaan (tangan-kanan Sulthan), juga merangkap sebagai Penuntut Umum (Jaksa Agung), yang tugasnya dinyatakan untuk menuntut hukuman sekalian yang berbuat kesalahan melanggar qanun negara, walau si-pai'pun (tentera). (90) Mufti Empat, yang masing-masing mereka bergelar Syaichul Islam, yaitu seorang Mufti (Syaikhul Islam) untuk satu Mazhab. (91) Hal ini, karena dalam Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan bahwa para hakim dalam memutuskan perkara boleh berpedoman kepada Mazhab Syafi'i, Mazhab Maliki, Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. (92) Qadli Panglime Sagoe dan Qadli Uleebalang, yang tugasnya kecuali sebagai orang kedua dalam pemerintahan, juga menjadi Hakim. (93) Qadli Mukim, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu Imam

3.

4.

5j

(88) Ibid halaman 42 (89) Ibid halaman 66 (90) Ibid halaman 39-40. (91) Ibid halaman 40. (92) Ibid halaman 33. (93) Ibidhi<*~,an45.

95

M u k i m , juga menjadi Qadli Nikah, Hakim Mukim dan Imam Jum'at. (94) 6. Imam Rawatib, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu keuthjik, juga sebagai Imam Sembahyang, Saksi-Nikah dan Pembantu Hakim Damai. (95)

DERAJAT M A H K A M A H Mahkamah (pengadilan) yang bertugas mengadili segala macam perkara, terdiri dari beberapa tingkat, yaitu : (96) 1. Hukom-Peujroh, yaitu pengadilan damai ditiap-tiap kampung (gampong); ketuanya Keuchik, Wakil Imam Meunasah (Imam Rawatib) dan anggota-anggotanya Tuha Peuet. Tugasnya untuk mendamaikan antara yang bersengketa. Mahkamah Mukim, yaitu pengadilan tingkat rendah. Ketuanya Imam M u k i m , Wakil Qadli M u k i m dan anggota-anggotanya beberapa orang Keuchik dan Ulama terkemuka. Bertugas mengadili segala perkara, dan kalau tidak bisa selesai, diserahkan kepada pengadilan lebih tinggi (pengadilan uleebalang). Mahkamah Uleebalang, yaitu pengadilan menengah atau pengadilan negeri, yang bertugas mengadili perkara-perkara yang tidak bisa atau tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah M u k i m , atau yang bersengketa tidak menerimanya. Hakimnya Uleebalang, Wakil Qadli Uleebalang dan anggota-anggotanya beberapa orang Imam dan Qadli M u k i m . Mahkamah Panglima Sagoe, yaitu pengadilan tinggi, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari Mahkamah Uleebalang. Ketuanya Panglima Sagoe Wakil Qadli Panglima Sagoe dan anggota-anggota beberapa Uleebalang dan Qadli Uleebalang.

2.

3.

4.

(94) Ibid halaman 44. (95) Ibid halaman 44. (96) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 317-319 M. Husin: Adat Aceh halaman 210-212.

96

5.

Mahkamah Agung, yaitu pengadilan tertinggi dalam kerajaan, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari mahkamah-mahkamah bawahan, serta mengadili perkara-perkara besar yang ditentukan dengan dekrit Sulthan. Ketuanya Sulthan, Wakil Qadli Malikul A d i l , anggota-anggotanya : Wazir Sulthan Menteri Mizan, Ulama-ulama Faqih dan Mufti Empat. H U B U N G A N L U A R NEGERI

BALAI WAZIR B A D L U L M U L U K Sudah semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase, hubungan dengan luar-negeri telah diadakan, yang sekarang disebut "hubungan-diplomatik". Setelah Kerajaan Aceh Darussalam diproklamirkan maka hubungan luar negeri lebih ditingkatkan lagi, sehingga dalam susunan menteri kabinet terdapatlah nama seorang menteri yang bergelar Wazir Sulthan Badlul Muluk yang memimpin Balai Badlul Muluk, yang tugasnya yaitu mengurus urusan perutusan dan wakil-wakil kerajaan dan pekerjaan luar negeri. (97) POLITIK L U A R NEGERI Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah, Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam, yang memerintah dalam tahun 916-936 H . (1511-1530 M . ) telah meletakkan batu dasar terhadap keyakinan dan kenyataan : 1. Bahwa suatu negara tidak bisa berdiri kalau hanya seluas kampung, seluas kota ataupun hanya beberapa ratus kilometer saja. Berdirinya baru dapat dipelihara, kalau daerah wilayahnya luas, sekurang-kurangnya seluas Aceh yang dibangunnya, bahkan lebih luas lagi. Walaupun Kerajaan Melayu yang jaya di Malaka sudah tumbang oleh Portugis dan kepercayaan telah mulai retak bahwa orangorang Timur akan dapat mempertahankan diri dari Imperialisme barat, tapi hancurnya Portugis di Aceh telah memulangkan keyakinan bahwa penjajahan asing selalu bisa dihalau.

2.

(97) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 65.

97

3. 4.

Untuk menghadapi agressi imperialis asing, perlu dibangun armada (angkatan lautXyang kuat. Ekonomi harus dipersehat dan terhadap soal ini sesuatu negara harus dapat menguasai sendiri. (98)

Diatas prinsip-prinsip yang bertujuan menyusun kekuatan didalam negeri ini, maka Kerajaan Aceh Darussalam meletakkan dasar-dasar dari politik luar negeri yang akan dijalankannya, yaitu : 1. Tidak menggantungkan nasib, baik ekonomi ataupun melker, kepada luar negeri. 2. Bersahabat erat dengan negara-negara Islam di Indonesia, India Arab, Malaya dan Turki. J. Selalu waspa$da terhadap negara-negara yang mempunyai nafsu penjajahan dan sebaliknya bersahabat dengan negara-negara barat yang ingin hidup damai. 4. 5. Bantuan luar negeri lebih diutamakan yang berupa tenagaahli. (99) Perluasan dakwah Islamiyah keseluruh Kepulauan Nusantara.

L I M A BESAR ISLAM Empat prinsip politik luar negeri yang dibangun atas empat dasar penyusunan kekuatan dalam negeri, telah menampilkan Kerajaan Aceh Darussalam sebagai satu kekuatan nyata didaerah rantau Asia Tenggara, baik politik, ekonomi ataupun melker. Pada saat-saat kekuatan-kekuatan imperialis kristen barat telah mematahkan kekuatan sebagian besar negara-negara Islam, pada saat itulah, pada permulaan abad Ke X V I lahirlah menjadi suatu kenyataan yang hidup "Lima Besar Islam" yang terikat dalam suatu kerjasama ekonomi, politik, militer dan kebudayaan. Lima Besar Islam yang dimaksud yaitu : (100) 1. Kerajaan Islam Turki Usmaniyah yang berpusat di Istambul, Asia Minor.

(98) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. (99) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. (100) Wilfred Cantwell Smith : Islam In Modern History halaman 45.

98

2. 3. 4. 5.

Kerajaan Islam Marokko di Afrika Utara. Kerajaan Islam Isfahan di Timur Tengah. Kerajaan Islam Agra di Anak Benua India. Kerajaan Aceh Darussalam di Asia Tenggara.

DIPLOMASI ACEH Apabila kita meneliti sejarah perjalanan Diplomasi Aceh sejak zaman Kerajaan Islam Peureulak, Samudra Pase, terutama sekali dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam, dapatlah kita mengambil suatu kesimpulan, bahwa Aceh telah menjalankan empat diplomasi, yang merupakan "diplomasi klassik" yang terus diperbaharui sampai abad ke X X ini, yaitu : 1. Diplomasi Kancil, yang kalau dalam Kerajaan Aceh Darussalam kemudian terkenal dengan istilah "tipee Aceh" bagi dunia internasional. Diplomasi Meubisan, yaitu perkawinan agung antar negara, suatu diplomasi yang sangat klassik. Diplomasi Kekuatan, yaitu diplomasi yang diandalkan pada kekuatan senjata, atau yang sering disebut sekarang "diplomasi mihter". Diplomasi Ekonomi, yaitu diplomasi yang didasarkan pada kekuatan ekonomi untuk mencapai pengaruh dan kekuasaan politik.

2. 3. 4.

Keempat macam diplomasi ini dipergunakan oleh Sulthan Iskandarmuda Meukuta Alam dalam menjalankan 5 pasal program politik luar-negerinya, yaitu : (101) 1. Menguasai seluruh negeri dan pelabuhan sebelah menyebelah Selat Melaka dan menetapkan terjaminnya wibawa atas negerinegeri itu, sehingga tidak mungkin kemasukan "divide et impera" oleh negara asing. Usaha ini dijalankan dengan cara mufakat, dan kalau tidak tercapai dengan dratis. Memukul Johor, supaya tidak dapat lagi ditunggangi oleh Portugis dan Belanda. Memukul negeri-negeri disebelah timur Malaya, sejauh yang merugikan perdagangan Aceh dan usahanya untuk mencapai ke-

2. 3.

(101) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147.

99

menangan dari musuh, seperti Pahang, Petani dan lain-lain. 4. 5. Memukul Portugis dan merampas Melaka. Menaikkan harga pasaran hasil bumi untuk eksport, dengan jalan memusatkan pelabuhan samudera kesatu pelabuhan di Aceh, atau sedikit-dikitnya mengadakan pengawasan yang sempurna sedemikian rupa sehingga kepentingan kerajaan tidak dirugikan.

Iskandarmuda menetapkan lima pasal politik luar-negerinya ini, adalah untuk menghadapi bahaya agressi yang haus penjajahan dari Portugis, Belanda dan Inggeris. (102) P E L A K S A N A A N POLITIK L U A R NEGERI Semenjak zaman Peureulak dan Samudra/Pase sampai kezaman Kerajaan Aceh Darussalam, hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara asing lainnya telah terjadi, yang berarti bahwa Kerajaan-kerajaan di Aceh itu telah mempunyai dan menjalankan politik luar negeri, yang dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Kerajaan Islam Peureulak.

Sejak berdiri Kerajaan Peureulak, telah terjadi hubungan luar negeri dengan beberapa negara, umpamanya Parsia, Gujarat (India, Melaka dll). (103 Dalam rangka mempererat hubungan dengan negara tetangga, maka telah terjadi perkawinan agung antara puteri Malik Muhammad A m i n Syah (Sulthan Peureulak) Ratna Kemala dengan Raja Melaka (Sulthan Muhammad Syah), sementara puterinya yang kedua, puteri Ganggang, dikawinkan dengan Sulthan Malikus Saleh dari Samudra/ Pase, keduanya perkawinan politik, suatu ciri dari diplomasimeubisan. (104) 2. Kerajaan Islam Samudra/Pase. Hubungan luar negeri antara Kerajaan Islam Samudra/Pase,
(102) (103) (104) Ibid halaman 145-146. Tgk. M. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. Ibid halaman 8.

100

juga telah berlangsung sejak hari jadinya, antara lain dengan negeri-negeri Arah, Parsia, India (Gujarat), Kerajaan-kerajaan di Semenanjung Malaya, Kerajaan-kerajaan di Jawa, Cina dan lainlainnya. (105) H U B U N G A N DENGAN TURKI Waktu mula pecah perang antara Aceh-Belanda (1873), sebuah surat kabar yang terbit di Istambul menceritakan, bahwa dalam tahun 1516 Sulthan Aceh Firman Syah telah menghubungi Siman Pasya, Wazir dari Sultan Selim I Turki untuk mengikat tali persahabatan. Permintaan Aceh disetujui oleh Turki dan semenjak itu hubungan keduanya telah dimulai. (106) Hubungan yang telah ada ini dilanjutkan dan diperteguh lagi oleh Sulthan A l Qahhar, dimana pada tahun 952 H . (1545 M.) mengirim utusan ke Turki untuk memperbaharui hubungan-diplomatik disamping untuk meminta bantuan senjata dan tenaga ahli untuk melawan Portugis. Sulthan Turki yang berkuasa waktu itu, yaitu Sulthan Sulaiman Chan, 926-974 H . (1523-1566 M.). Pemrintaan Aceh dikabul Sulthan Turki, dengan memberi sejumlah besar alat senjata dan kira-kira 300 orang tenaga ahli (ahii teknik, meliter, ekonomi dan hukum/tatanegara). Diantara alat senjata, yaitu meriam besar, Meriam Lada Sicupak. (107) H U B U N G A N A C E H D E N G A N B E L A N D A D A N INGGERIS Untuk pertama kali secara resmi, pada tanggal 21 Juni 1599 tibalah di Banda Aceh Darussalam dua bersaudara Cornelis dan Frederick Houtman, utusan Kerajaan Belanda, untuk mengadakan perundingan dengan Sulthan Aceh dalam rangka mengikat hubungan diplomatik dan hubungan dagang. Missi Houtman bersaudara mengalami kegagalan, karena mereka datang dengan penuh rahasia, yang tersembunyi, ditambah lagi oleh propakasi perwakilan dagang Portugis yang telah berada di
Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah dj. II halaman 152-155 dan halaman 171-173. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 38-74. (106) Af. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 102. (107) Tgk. Af. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. (105)

101

Bab tentang perjanjian antara kerajaan Aceh dengan Inggeris dan Belanda.

102

Duafoto kopi ini diambil dari sebuah kitab yang dicetak di Turki, yang bernama Kunzul RaghaMb kepunyaan Almanihum Tuwanku AbdulAziz. Bab yang menyatakan permulaan berdirinya Kerajaan Islam di Aceh Besar.

103

Pada tanggal 23 Agustus 1601 tibalah perutusan tersebut di Pelabuahan Internasional Banda Aceh. mengirim sebuah perutusan lagi ke Aceh. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 118-120. bersama seorang juru bahasa bernama Leonard Warner. Langhe Bracke dan De Sonne. Untuk membalas kunjungan Missi Gerard. M. Pada waktu itulah dengan resmi Kerajaan Aceh Darussalam mengakui Republik Belanda yang baru dibanun. Prins Maurits Pembangun dan Kepala Republik Belanda. perutusan mana berada dibawah pimpinan Komisaris Gerard de Roy dan Laksamana Laurens Boeker. Delegasi Aceh tinggal di Negeri Belanda selama 16 bulan. pada tanggal 28 Januari 1601 dari pelabuhan Zeeland. selain untuk berunding juga untuk meninjau. Belanda menghadapi kegagalan ini dengan kepala dingin dan bertekad untuk mengirim perutusan yang lain yang lebih bijaksana. Sulthan Aceh mengirim sebuah perutusan muhibbah dibawah pimpinan Orangkaya Abdul Hamid dan anggota-anggotanya terdiri dari Panglima Angkatan Laut Aceh Laksamana Sri Muhammad dan M i r Hasan.Banda Aceh. (108) Demikianlah dalam tahun 1600. tawanan-tawanan Belanda dibebaskan dan hubungan diplomatik/dagang dinyatakan berlaku. Middelborgh. yang isinya sangat baik dan diplomatis sekali. Hasilnya baik sekali. (109) H U B U N G A N D E N G A N INGGERIS Tidak beberapa lama setelah diikat hubungan dengan Belanda. yang terdiri dari diplomat-diplomat yang cakap. untuk merundingkan pengikatan hubungan diplomatik/dagang dengan Kerajaan Aceh. datang pula ke Banda Aceh perutusan Inggeris dibawah pimpinan Sir (108) (109) M. sebagai Kerajaan Berdaulat yang pertama yang mengakuinya. Perutusan Belanda ini berangkat dengan empat buah kapal. hal mana mengakibatkan terbunuhnya Cornelis de Houtman dan ditawan saudaranya Frederick de Houtman bersama delapan orang pengikutnya. 104 . yaitu Zeelandia. Perutusan ini dibekali dengan sebuah surat berbahasa Sepanyol (bahasa internasional waktu itu). Said: Aceh Sepanjang A bad halaman 126-133. Ketua Delegasi Aceh Abdul Hamid meninggal di negeri Belanda pada tanggal 10 Agustus 1602 dan dikebumikan di Middelburg.

Iskandar Muda menjalankan diplomasi-diplomasi berikut: 1.James Lancaster dengan rombongannya yang terdiri dari tiga buah kapal. Siapa kuat hidup. Hector dan Ascention. Iskandar M u d a memegang dua filsafat: a. siapa lemah tenggelam. b. Kemajuan suatu negara bergantung pada kemajuan ekonominya. antara lain diikatnya hubungan diplomatik/dagang antara dua kerajaan. juga sama-sama memuji satu sama lain. bahwa setelah Iskandar Muda menjadi Sulthan Aceh dia telah mengambil langkah-langkah penting untuk membangun Aceh dalam segala bidang. telah diberi bermacam penghormatan. dimana kepada mereka diberi penghormatan yang cukup wajar. Selama mereka di Banda Aceh. Perjanjian antara Aceh/Belanda yang memberi hak kepada (110) M. diadakan surat menyurat lanjutan antara Ratu Inggeris dengan Sulthan Aceh. termasuk bidang luar negeri. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 133-140. karena mereka akan mempersembahkan surat Ratu Inggeris kepada " H i s Majesty King O f Acheen A n d Sumatra" (istiiah mereka). Setelah diadakan pertukaran utusan antara Istana dengan kapal. antaranya jamuan makan kenegaraan. Dengan berpedoman kepada dua filsafat ini. dalam surat-surat mana dinyatakan maksud baik kedua belah pihak untuk tetap berhubungan dan bermuhibbah. malam kesenian dan sebagainya. Sir James Lancaster menyatakan bahwa tujuan missinya. maka pada hari ketiga delegasi Lancaster diterima menghadap Raja. 105 . Hasilnya perkunjungan Missi Lancaster baik sekali. Waktu mereka berlabuh dipelabuhan Aceh. mereka mendapati kapal-kapal banyak sekali yang datang dari berbagai negeri. Disamping beberapa prinsip yang telah diuraikan pada pasal-pasal yang lalu. yaitu untuk membangun perdamaian dan persahabatan antara yang dipertuannya Ratu Inggeris dengan kakandanya yang dicinta. yaitu Dragon. (110) DIPLOMASI ISKADAR M U D A Telah dijelaskan. Lancaster menghadap Sulthan dengan 30 orang anggota delegasi. Raja Aceh yang besar dan perkasa.

Belanda membuat " L o j i " di Aceh (ditandatangani 17 Januari 1607) yang merugikan ekonomi/meliter Aceh. Menolak permintaan Raja Inggeris James I untuk mendirikan kantor dagang Inggeris di Periman.). Diplomasi Kekuatan dan Diplomasi Ekonomi.orang Ratu berturutturut: Ratu Nurul Alam Naqiatuddin (1086-1088 H . (1641-1675 M) diganti oleh tiga . 106 . (1607-1636 M. (1636-1641 M. umpamanya Raja Bungsu dari Johar. teristimewa lagi setelah Ratu Safiatuddin. . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 145-147. Dalam hal ini telah terjadi suatu surat menyurat diplomatik yang sangat menarik. 4. kedudukan Aceh dalam percaturan politik dunia jadi menurun. . jelaslah kelihatan sekaligus dia mempergunakan Diplomasi Kancil. Setelah ternyata Raja Bungsu tidak pro Portugis. 1678-1688 M.) dan Ratu Kamalat Syah (1098-1109 H .). dan Tun Sri Lanang (Pengarang Sejarah Melayu). Panglima Thomas Best. Bersama dengan kembalinya Raja Bungsu diberangkatkan pula 30 buah kapal penuh berisi berbagai bahan/alat untuk membangun Johar kembali. dimana tangan-tangan luar dengan semena-mena mencampuri urusan dalam negeri Aceh.) maka benar-benar martabat Aceh dalam arena internasional jatuh merosot. yang diganti oleh Sulthan Iskandar Sani. maka dia dikembalikan ke Johar untuk menjadi Raja kembali.1675-1678 M. yaitu memberi gelar tertinggi dalam kerajaan. Dua ribu tenaga ahli dibawah pimpinan Orangkaya Lelawangsa menyertai Raja Bungsu untuk membantunya. 3. 10161045 H .1688-1699 M. Kerajaan-kerajaan di Malaya yang pro dan membantu Portugis ditaklukkan dan rajanya serta pembesar-pembesar lainnya ditawan serta dibawa ke Aceh. 1045-1050 H . wilayah-wilayahnya satu persatu dirampas oleh kekuasaan imperialis Barat Kristen. (111) DIPLOMASI ZAMAN MENURUN Setelah berakhir pemerintahan Sulthan Iskandar Muda.2. bahkan yang lebih menyedih(111) Af. Dari surat penolakan Iskandar Muda.). 155-157 dan 161-165. yaitu Orang Kaya Putih. Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (1088-1098 H . 1050-1086 H . ketua Delegasi Inggeris yang mengantar surat Raja Inggeris kepada Iskandar Muda diberi penghormatan besar. dibatalkan.

dan diantara anggota delegasi Jan Harmansz^ kepala Jawatan Perdagangan Belanda di Jakarta. dibawah pimpinan Komisaris Tinggi Arnold de Vlamingh van Outoorn. . yang dibantu oleh dua orang Syahbandar.kan lagi meletusnya perang saudara dan pemberontakan didalam negeri. masa berkuasa Gubernur Jenderal Antonie Van Diemen (1636-1645 M. (114) (112) Ibid halaman 183. yaitu Orangkaya Bentara Raja. Yang dicatat dibawah ini adalah beberapa peristiwa penting dalam hubungan luar negeri selama zaman menurun itu. (113) 3. Setelah Malaka dicaplok Belanda dan beberapa wilayah Kerajaan Aceh lainnya di Malaya diganggu. 107 . Diplomasi Disambut Diplomasi. namun hasilnya sedikit sekali. karena terbukti telah berbuat zina. Sekalipun sambutan sangat ramah tamah.). Politik Malaka. Setia Wangsa dan Saudagar Raja. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 197-199. Ratu Safiatuddin Tajul Alam menerima delegasi Belanda itu. Putera Mahkota Dirajam. suatu pelaksanaan daripada hukum pidana Islam. Hasil protes. (113) Ibid halaman 185-188 dan 194-196. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1644 M . sebagai ahli perdagangan. Aceh memprotes dengan keras. (112) 2. sehingga memberi peluang dan kemungkinan besar bagi Belanda dan penjajahan lainnya untuk mencaplok Malaka dan daerah-daerah lainnya di Malaya. ratu bersikap : diplomasi harus disambut dengan diplomasi. 1.). 15 hari sebelum mangkat Sulthan Iskandar (mangkatnya 29 RajaRajab 1046 H . Penyambutan dan perundingan dilakukan oleh tiga orang Menteri. 27 Desember 1636 M. telah dijatuhkan hukuman • mati (rajam) terhadap putera-mahkota yang hanya satu-satunya. Politik Malaka dari Sulthan Iskandar Sani yang menggantikan Iskandar Muda adalah lemah. Belanda mengirim sebuah delegasi untuk berunding. (114) M.

Untuk membicarakan seluruh masalah. Persetujuan tercapai bulan September 1659. Setelah perundingan yang tidak memberi hasil. Delegasi berangkat ke Betawi bulan Mei 1659 dan waktu itu yang menjadi Gubernur Hindia Belanda John Maatsuijeker. Belanda minta agar perundingan di langsungkan di Betawi. Dalam masa pemerintahan Ratu Inayat Zakiatuddin Syah (1088-1098 H . Belanda mengirim utusan lagi untuk berunding dibawah pimpinan seorang Duta Istimewa Trijmen. Persetujuan Banda Aceh bertanggal 15 Desember 1650 tidak dijalankan Belanda sepenuhnya. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 202-203. telah datang ke Aceh Delegasi dari Syarif Mekkah dan Delegasi Kerajaan Inggeris. (116) • 6. (115) Ibid halaman 199-200. Ketegasan Ratu. sehingga Belanda sulit. Belanda masih mendesak Ratu Safiatuddin untuk memberi kepada pedagangpedagang Belanda hak-hak istimewa. hubungan Aceh/Belanda menjadi kurang baik. Akibat jawaban tegas ini. terbukti dengan kapal-kapal perang Belanda memblokade pantai barat Aceh dan menguasai beberapa wilayah Aceh di Sumatera Barat. termasuk Inggeris juga.4. ) . yang menghasilkan sebuah perjanjian persahabatan dan dagang. (116) Af. dan upacara resmi penandatangan dilakukan di Banda Aceh. 1678-1688 M . Sebuah delegasi berat dikirim Ratu ke Betawi yang diketahui oleh Menteri Utama Qadli Malikul A d i l . yang ditandatangani pada tanggal 15 Desember 1650 di Banda Aceh. Tindakan Belanda itu dibalas oleh panglima-panglima Aceh dengan serbuan angkatan perang. Dalam surat jawaban Ratu dibulan Desember 1647 dinyatakan dengan tegas bahwa Aceh ingin memperlakukan segala bangsa asing sama mendapat kesempatan. 108 . Delegasi Inggeris dan Mekkah. Delegasi Aceh ke Betawi. (115) 5.

bahwa Aceh diperintah oleh seorang Ratu. Mereka menjalankan kekuasannya dalam bidangnya masingmasing dengan hak dan kekuasaan besar. Diplomasi Klassik Inggeris. 109 . Belanda.) dibawah pimpinan Kapten Leon de la Housaye. Snouck Hurgronje. Inggeris mengirim surat kepada Sulthan Djauhar Alam menggeretak. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 47-48. Setelah itu. bahwa yang memerintah di Mekkah waktu itu adalah Sjarif Barakat. (117) Menurut Dr. Demikianlah. Kemudian sekembalinya utusan ke Mekkah dengan membawa laporan yang menggembirakan. 7.Utusan Sjarif Mekkah yang terdiri dari beberapa pembesar. lantas ditengah laut dibajak oleh kapal perang Inggeris serta merampas segala surat-surat untuk Sulthan Aceh. karena ada hubungan dengan Perancis. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 228-229. yang kemudian dibalas pula oleh Ratu dengan bingkisan yang sangat bernilai. dibawahnya ada 12 Orangkaya atau Pangeran Agung. yang datang untuk merundingkan masaalah dagang. antara lain bermaksud mengadakan hubungan persahabatan/ persaudaraan Islam dan meninjau keadaan Aceh dibawah pemerintah seorang Ratu. maka Syarif Barakat mengirim delegasi kedua ke Aceh dengan bingkisan yang berharga. Utusan kerajaan Inggeris terdiri dari Ord dan Cawley. (118) M. Portugis dan Perancis. Dalam catatannya dia mengatakan. (118) (117) Ibid halaman 212-213.sewaktu perutusan Perancis yang berangkat satu kapal untuk menghadap Sulthan Aceh Djauhar Alam (1139-1139 h. tetapi gagal. William Dampier namanya. Persaingan memperluas tanah jajahan terjadi antara Inggeris. Tgk. Salah seorang diantara anggota Delegasi itu tinggal menetap di Aceh sebagai Duta Besar namanya Syarif Hasyim Jamalullail. Kemudian datang lagi utusan Inggeris yang lain. M. Inggeris seringsering mempergunakan "diplomasi klassik"nya yaitu diplomasigertak dan diplomasi-kekuatan. Baik terhadap tanah-tanah yang akan dijajah atau pun terhadap para saingannya.

berbicara. Perjanjian Pidie. 110 . Setelah Raffles dan Coombs terkatung-katung selama tujuh minggu di Teluk pidie. kemudian Kerajaan Inggeris mengirim sebuah delegasi yang terdiri dari Raffles dan Coombs untuk berunding dengan Sulthan : Jauhar A l a m .8. Selanjutnya traktat itu menentukan bahwa kedua pihak akan bersahabat sepanjang zaman dan tidak saling membantu musuh-musuh dari keduanya. disamping beliau sangat suka pada sastera Inggeris. dan pada tanggal 30 Maret 1857 diterima oleh Sulthan dengen upacara yang layak. sedangkan inggeris menjamin kemerdekaan Aceh selamanya dan akan memperlindungi dari serangan siapapun. barulah Sulthan Jauhar A l a m mau berunding dengan sungguh-sungguh. Perundingan berjalan lama. Dengan membawa surat dan mendaat dari Gubernur Jenderal. menurut catatan orangorang Inggeris yang datang ke Aceh. berintikan bahwa Aceh akan bersedia memberi kesempatan berdagang bagi Inggeris. (119) 9. Setelah tidak mempan dengan diplomasi-gertak. termasuk karya-karya Shakespear. bahwa Sulthan Jauhar Alam mempelajari dengan teliti usul-usul Raffles. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1819. barulah Sulthan mau menandatangani sebuah perjanjian (traktat) yang dibuat pada tanggal 22 April 1819. Beliau pasih berbahasa Inggeris. Van Swieten dengan menumpang kapal " A m s t e r d a m " berangkat ke Aceh untuk berunding dengan Sulthan Aceh. karena memang seorang yang cermat dan hati-hati. Traktat yang ditandatangani oleh Sulthan Jauhar A l a m dan Raffles atas nama Kerajaan Inggeris. serta mempelajari masalah-masalah dengan kesungguhan. Delegasi Van Swieten. Setelah berunding lama dan mempelajari masalah dengan tekun. karena Sulthan dengan cara blak-blakan membuka segala kecurangan dan kejahatan Belanda (119) Ibid halaman 238-241. membaca dan menulis.

perjanjian persahabatan ini mengandung dan memiliki catatan sejarah yang perlu dipertahankan. perjanjian persahabatan. serta tidak serang menyerang dengan sama-sama melupakan segala peristiwa-peristiwa yang sudah. baik politik. 111 . menarik' simpati dunia agar berpihak kepada Aceh dan menekan Belanda. . Perjanjian-perjanjian lainnya yang telah diperbuat dengan raja-raja Indonesia menurut pasal 34 " indische Staatregeling" bukanlah bersama "verdrag" ataupun traktat.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . setelah propakasi Belanda terus menerus dilakukannya dengan merobekrobek segala perjanjian damai yang telah dibuatnya. Kerajaan Aceh Darussalam telah menjalankan suatu diplomasi yang luas untuk menarik perhatian dunia dan untuk mengeratkan kembali hubungan internasionalnya. 2. tetapi Sulthan dapat menahan diri. diplomasi mana bertujuan : 1.). perdamaian dan perdagangan. (120) Menurut ahli sejarah M . (121) Ibid halaman 297. ekonomi dan militer untuk menghadapi ancaman agressi Belanda. dan juga Van Swieten membuka segala curahan perutnya yang menuduh Aceh dengan tuduhan-tuduhan palsu. akan tetapi hanya "politik kontrak". Membangun kekuatan kembali di Aceh. Diplomasi menjelang perang ini dijalankan oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah (1273-1286 H .1857-1870 M. Setelah melalui saat-saat tegang yang mencemaskan.1870-1874 M. karena perjanjian inilah satu-satunya perjanjian internasional yang diikat oleh Belanda (sejak negerinya konstusionil) dengan satu kerajaan di Indonesia. Perundingan berjalan agak panas. (121) DIPLOMASI M E N J E L A N G P E R A N G Menjelang pecah perang antara Aceh dengan Belanda. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 289-297. Said bahwa traktat ini ditinjau dari sudut hukum ketatanegaraan di Indonesia. masa sebelum proklamasi 1945. barulah persetujuan dapat dicapai dengan membuat traktat yang terdiri atas 10 pasal. . (120) m.terhadap Aceh.

Anthony Reid. antara lain dapat menarik perhatian Raja Perancis Napoleon III. Untuk mencapai tujuan diplomasi i n i . antaranya mengirim duta-duta istimewa keberbagai negeri. dimana dia memulai karangannya yang menarik itu dengan (Terjemahannya). menguatkan kembali hubungan internasional yang telah pernah ada. dimana Belanda dengan bangga telah mengumumkan perang kepadanya. (125) " M u n g k i n sangat sukar untuk mendapat calon-calon diantara kekuatan-kekuatan Eropah yang bersedia datang untuk membela Kerajaan Kecil yang terasing itu. Uraian lanjut tentang hal ini telah ditulis oleh ahli sejarah M . Hasilnya juga ada. Mengenai dengan "Diplomasi Serba macam" ini A h l i Sejarah Australia. disamping Belanda menderita malu yang amat dahsyat. Said. terutama sekali dengan negara-negara Islam chususnya dengan Turki Usmaniyah. (124) Ibid halaman 401-425. sehingga Belanda menderita kerugian yang sangat besar. yang dapat dipukul mundur oleh angkatan perang dan rakyat Aceh. (122) DIPLOMASI A C E H T A H U N 1873. (123) Pengumuman perang disertai terus dengan agressi pertamanya. 112 . (123) Ibid halaman 339-400. telah menulis satu bab chusus dalam bukunya : The Contest For North Sumatra. (125) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 119-155. maka pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda mengumumkan perang kepada Aceh.3. masa mana digunakan oleh Aceh untuk melakukan suatu kampanye dahsyat (segala macam bentuk diplomasi) untuk menarik simpasi dunia. Memang Aceh telah (122) M. mengadakan kontak dengan perwakilan-perwakilan dunia internasional yang berada di Penang dan Singapura. berbagai usaha telah dikerjakan. (124) Antara agressi pertama dengan agressi kedua terluang waktu hanya enam bulan. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 309-400. antara lain seorang jenderalnya mati konyol. Dengan tidak mengenai malu dan dengan merobek-robek traktat (perjanjian) yang dibuatnya sendiri setelah tujuh minggu menyembahnyembah Sulthan Djauhar A l a m .

hasil ini tidak akan mengurangi pencapaian yang didapati di Turki oleh Duta Istimewa yang ajaib. Sulthan Aceh Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . Yang saya turunkan di atas ini. Meminta Bantuan Chalifah. Abdur Rahman AdhDhahir ". dibandingkan dengan kebanyakan orang-orang Indonesia lainnya. sekalipun tidak cukup untuk merobah rencana Belanda. dimana penduduknya sama sekali tidak simpati kepada agressi Belanda.da dikota suci tersebut. kebetulan sekali tanggal tersebut jatuhnya pada hari tentera kolonial Belanda dipukul hancur didaratan Aceh sehingga sisa-sisanya lari terbirit-birit kekapal-kapal dengan meninggalkan bangkai-bangkai teman-temannya yang telah mati konyol. Mereka tiba dl [t ikota Negara Turki Istambui pada tanggal 27 April 1873. Di Penang. orang-orang Aceh mendapati satu "pintu gerbang yang netral" menuju dunia yang luas. Memang. adalah kutipan disana-sini dari bab "Atjehnese Diplomacy 1873" nya Anthony Reid.berhasil membangkitkan perhatian untuk sejumlah simpasi dunia. Untuk meminta bantuan dan perhatian Khalifah Turki Usmanuyah di Istambui.1870-1874 M. 1. Aceh sebagai suatu Negara berdaulat penuh yang sedang dalam bahaya mengancam mempergunakan kesempatan itu untuk berbicara dengan kekuatan-kekuatan dunia. Abad eksport lada telah mengantar lebih banyak kemakmuran dan hubungan internasional kepada orang-orang Aceh. Masa mengaso enam bulan antara agressi Belanda pertama yang gagal dan datangnya agressi kedua.) mengirim satu delegasi ke Istambui yang terdiri dari Said Abdur Rahman (seorang politikus/diplomat ulung yang berkedudukan Duta Besar Berkuasa Penuh) dan NyalAbbas (seorang ekonom dan pedagang lada kenamaan). 113 . Mereka berangkat dari Penang dengan menyinggahi Mekkah untuk terlebih dahulu mengadakan kontak dengan Syarif Mekkah dan Pemimpinpemimpin Islam yang f. Aceh telah memulai dengan berbagai hasil luar biasa untuk mengatasi bahaya-bahaya lain dari ekpansi Eropah. .

D i Penang telah berdiri sebuah perwakilan Aceh yang bernama " G E D U N G A C E H " dipusat kota Penang. Sungguhpuh demikian. karena Turki sendiri waktu itu dalam keadaan sulit. maka dengan sangat menyesal Turki tidak dapat memberi bantuan langsung berupa meliter atau benda-benda lainnya. Kabinet Turki berkali-kali mengadakan sidang-sidang istimewa untuk membicarakan masaalah Aceh. Dewan Delapan. demikian tulis Anthony Reid. yan terdiri dari pemuka-pemuka dan pemimpin-pemimpin Aceh yang ada 114 .satu jumlah yang sangat besar menurut ukuran nilai uang waktu itu. orang-orang Aceh dari segala golongan seialu mengunjungi kota pelabuhan Penang untuk mengecap kehidupan kota. Memang sejak Sama. dengan biaya $ 40. Setelah agressi pertama. diplomasi dan ekonomi Aceh diluar negeri dimasa-masa menjelang perang dan setelah agressi pertama.000. terutama sekali pers memberi uraian yang amat berguna. langsung menemui Menteri Luar Negeri Safvet Pasya dan Perdana Menteri Vizir A l i Pasya. bahkan diantara mereka ada yang mengirim puteraputeranya untuk belajar disana. dimana negara-negara barat kristen sedang berusaha untuk memperetelinya. disamping Missi Abdur Rahman mengadakan kontak-kontak di Timur Tengah. 2. Gedung Aceh menjadi pusat segala kegiatan politik. Mereka mengemukakan masaalah Aceh diagressi oleh Belanda. baik oleh Pemerintah ataupun oleh rakyat Turki. untuk menarik simpasi dunia. Sambutan baik dan hangat sekali. karena Penang sejak dahulu telah menjadi kota dagang dan politik bagi Kerajaan dan orang-orang Aceh. Sekarang. Tetapi. pemuka-pemuka Aceh yang ada dikota tersebut dengan aktif sekali mengadakan hubungan dengan Dunia Eropah Modern. dan pers Turki tiap-tiap hari memuat berita dan komentar mengenai "missi Abdur R a h m a n " dan masaalah Aceh serta agressi Belanda pada umumnya. di Penang dibentuklah sebuah bada yang bernama " D E W A N D E L A P A N " (The Council of Eight).Setibanya delegasi di Istambui. Penang adalah pusat kegiatan Aceh diluar negeri. setelah agressi Belanda pertama. missi Abdur Rahman telah mencapai hasil-hasil politis dan diplomatis yang sangat berguna.

tuan Herriot. terutama di Malaya dan Singapura sendiri. Dewan Delapan yang terdiri dari Teuku Paya (Ketuanya). Teuku Ibrahim (ketiganya tokoh politik/militer kenamaan). dan yang menjadi sekretaris Dewan Delapan yaitu Said Ahmad. yang bertugas membantu Aceh dalam peperangan melawan Belanda dalam arti seluas-luasnya. amunisi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya ke Aceh. dan pembina utama harian P E N A N G GAZETTE. tokoh politik/ekonomi ukuran berat). Panitia Tiga dari Dewan Delapan (Teuku Paya. tokoh ekonomi kenamaan) dan Syekh Kasim (turunan Arab. Nyak Abu dan Panglima Perang Haji Yusuf (keduanya kelahiran Aceh. . Tuanku Hasyim. Juga dapat mendekati kepala kantor berita Reuter di Penang. sehingga karenanya suratsurat kabar Penang banyak sekali memuat berita dan komentar yang menguntungkan Aceh dan merugikan Belanda. Sheppard (Amerika). Marshall. Syekh Ahmad dan Teuku Ibrahim) bertugas membuat garis politik luar negeri Aceh. Swendsen (Norwegia). yaitu Thepen (Jerman). Luhring (Jerman) dan F. tuan W. 3. bahkan sebelum pecah perang. disamping telah menggegerkan Den Haag dan Batavia. Menggerakkan perhatian dunia terhadap masalah Aceh. politikus yang cakap dan lincah. Menembusi blokade Belanda untuk memasukkan senjata. 5. ada empat orang Eropah Muslim yang tinggal di Aceh ikut berperang melawan Belanda. Gullahmeidin dan Umar (kelahiran India . Diantara me115 2. tokoh melker dan tokoh dagang kenamaan). Diplomasi dan kampanye Dewan Delapan. juga telah memberi hasilhasil yang positif bagi Aceh: 1. Mengumpulkan sejumlah besar dana untuk biaya perang Aceh.Muslim. 4. dari kaum Muslimin diseluruh dunia.J. sementara pimpinan harian dari Dewan Delapan dibawah Teuku Ibrahim selalu mengadakan sidang-sidang rutine untuk membicarakan masalah-masalah hangat yang datang dari Aceh ataupun dari wakilnya diseantero dunia. Dapat menarik untuk menyebelah Aceh seorang tokoh terkemuka penerbitan surat-surat kabar. Dapat mempengaruhi sebahagian orang-orang Eropah untuk menyebelahi Aceh.disaria.

Dia telah membantu Aceh. 8. Dewan Delapan terus mengadakan kontak dengan Pemerintah Inggeris. Kecuali. Sejumlah besar para perwira Turki ikut membantu Aceh sampai akhir tahun 1875. Seorang Amerika lain yang berdomisili di Penang Tuan Thomas Carr. Perancis memberi bantuan moril dan Amerika telah memberi kesempatan luas sekali kepada Dewan Delapan untuk berunding dengan Wakil Perutusan Amerika di Penang dan Singapura. sehingga hampir-hampir saja ditandatangani satu perjanjian (traktat) persahabatan dan saling membantu antara Amerika Serikat dan Kerajaan Aceh Darussalam. Singapura dan kota-kota jajahan Inggeris lainnya untuk dipakai oleh Aceh menjadi basis kampanyenya. 7. ada sejumlah kira-kira 80 orang Eropah yang tinggal di Aceh dalam tahun 1873 untuk ikut bersama rakyat Aceh memerangi Belanda. Perancis dan Amerika. yaitu bekas Syahbandar Pelabuhan Rangoon. politik dan ahli pembuat senjata. dan tahun berikutnya datang lagi dua orang perwira arteleri Turki. 6. diantaranya tuan Pennifeather (orang Inggeris bekas Inspektur Polisi) dan seorang lagi orang Inggeris. 116 . Dia tiba di Banda Aceh dalam bulan Mei 1874 dengan menyamar sebagai juru-masak untuk dua orang Inggeris. Hasil-hasil dari kontak-kontak diplomasi ini banyak juga. dia bersama satu grup orang-orang bekas anggota satu perkumpulan di Sanghai dikirim untuk membantu perang Aceh. antaranya Inggeris membiarkan Penang. 9. Kecuali itu.reka. meliter. ada yang ahli ekonomi.

Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. yang tidak pernah menyerahkan kedaulatan Aceh kepada Belanda. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantard) 117 . sekalipun beliau sendiri telah ditawan.

!5 •« ^ U H .II | | 00 «3 «3 tso § R ? 3 B 5 2 ^ & ^ § g g o § 5 * 121 § 0. •• £ 118 .5 K S § 5. |> ^ ti.

M.ORGANISASI D A N P E R K E M B A N G A N A N G K A T A N P E R A N G BALAI LAKSANA Menurut Qanun Meukuta Alam. 3. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. (126) sama dengan Departemen Pertahanan kalau istilah sekarang. Magat Seukawat. Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. dan pejabat tinggi yang memimpinnya bergelar Orang Kaya Laksamana Wazirul Harb. (127) Menteri Pertahanan kalau istilah sekarang yang mengepalai Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Tandil Gapunara Siyasah. diantara lembaga-lembaga Negara Tertinggi. Bujang Akiyana. 119 . 2. Bujang Bentara Sidik. disamping angkatan darat yang telah dibangun semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Samudra/Pase. Ibid halaman 70-71. Bujang Raja. 7. 4. Tandil Bentara Semasat. Tandil Kawal Laksamana. 5. 10. yaitu : membanguüi< armada (angkatan laut) yang kuat. Tandil Raja. 9. terdapat B A L A I L A K S A M A N A A M I R U L H A R B . 6. 12. Ibid halaman 65. 8. (129) Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah yang lebih terkenal dengan A l Kahhar. segera meriaiisir rencana A l i Mughaiyat Syah dengan (126) (127) (128) (129) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 41. Bujang Laksamana. Seri Bentara Laksamana. telah menetapkan empat dasar program negara. Qanun selanjutnya menyebutkan gelar-gelar perwira pada Balai Laksamana. PEMBANGUNAN ANGKATAN PERANG Sulthan Ali Mughaiyat Syah. yaitu: (128) 1. salah satu diantaranya. Tandil Amirul Harb. 11. Bujang Kawal Bentara Siyasah.

saya kutip dari satu naskah yang diberikan kepada saya oleh sdr. bahwa naskah tersebut dibuat Sdr. nama jabatan dan staf komando dari Angkatan Perang Aceh. (130) Turki saja yang mengirim 300 tenaga ahli yang dimaksud.membangun armada dan angkatan perang yang kuat. Saya rasa. siapa lemah tenggelam" terus memperkuat dan mempermoderrn angkatan perangnya. 7. Banta Setia (Pembantu letnan). Af. oleh karena para tenaga dalam bidang militer didatangkan dari Turki pada waktu Aceh sedang membangun Angkatan Perangnya yang modern. Dibawah ini saya turunkan rasi nama pangkat. sementara tenaga-tenaga ahli teknik untuk keperluan jeni dan ilmu perang didatangkan dari Turki. Daud Beureueh) kira-kira pada tahun 1959. 2. Si Pai'(Perajurit). 8. 6. darat dan laut. Hasballah Daud berdasarkan buku yang berbahasa Inggeris. (131) RASI N A M A P A N G K A T Sebagai suatu Angkatan Perang yang dibangun secara modern. (130) Ibid halaman 100-103. Pang Cut (Letnan II). maka kepangkatan Angkatan Perang Aceh ditetapkan agak mirip dengan kepangkatan dalam Angkatan Perang T u r k i .H. Arab dan India. Rasi nama tantra yaitu : 1. seperti halnya dengan Angkatan Perang Kerajaan Turki Usmaniyah. 3. Banta (sersan mayor). (131) Af. yaitu : (132) I.Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147. Said. (132) Rasi nama pangkat dan sebagainya ini. Banta sedang (sersan). H a l ini bisa dimengerti. 5. Sulthan Iskandar M u d a yang mendasarkan kerjanya pada filsafat: "Siapa kuat hidup. Banta Cut (Kopral). karena namaitu disejajarkan dengan bahasa Inggeris A. Hasballah Daud (Anaknya Tgk. Pang (Kapten). Pang M u d a (Letnan I). 120 . Tantra (angkatan). 4. nama angkatan.

Bentara Rama Seutia (Kolonel Ajudan). 10. Ulee (Komandan). Pang Seutia (Kapten Ajudan). 2. Kaway (Piket). 9. III. 2. 5. 15. Keujruen (Staf Ajudan). 6. 2. Peurintah (Komando). Rama Seutia (Ajudan). Panglima (Jenderal). Keujruen Panglima (Ajudan Panglima). Panglima Muda (Letnan Jenderal). Panglima Cut (Jenderal Mayor). 6. 5. Bentara Muda (Letnan Kolonel). Balang (Bataliyon). 4. 3. 13. Sagoe (Dipisi) Neumat Buet (Jabatan). 3. 12. Adat (Staf). Panglima Wakilah (Wakil Panglima). 6. Bentara Cut (Mayor). Buhoon Angkatan (Pasukan Tentera) Sabat(Regu). Panglima Peurintah Sagoe (Panglima Dipisi). 7. 10. 11. IV. Keujruen Balang (Ajudan Bataliyon). Panglima Sukey (Brigadir Jenderal). Adat-Samaindra (Staf Administrasi). 9. 4. 3. Adat Seumasat (Staf Intelijen). Pang Muda Seutia (Letnan Ajudan). 1. Bentara (Kolonel). Adat Meuhad (Staf Chusus). 14. Tuha Adat (Kepala Staf). 7. 4. 5. Rakan (Peleton). Tuha Adat Peurintah (Kepala Staf Komando).9. Sukey (Resimen). Adat Peurintah Sagoe (Staf Komando Dipisi). 8. II. 1. Keujruen (Ajudan Jenderal). Kawan (Kompani). 121 . 1. 8.

Bala Utooh Pandee (Corp Jeni Bangunan). yaitu "Revolusi 12 Z u l k a ' d a h " (tahun 916 H . Adat Peunaroe (Staf Operasi). (133) DiMeuelek: Ganun Meukuta Alam halaman 68-70. ) yang telah meleburkan Kerajaan-kerajaan Kecil di Aceh menjadi satu kerajaan besar. Ulee Kawan (Komandan Kompani). 21. Bala Dapu Bale (Corp Perbekalan Asrama). 122 . 18. 16. RASI N A M A J A B A T A N R A N G K A P Kerajaan Aceh Darussalam adalah hasil suatu revolusi besar. 12. 2. 25. Ulee Bala (Kepala Corp). 26. Bentara Seri M u d a Wangsa. 20. 13. 19. 15. sehingga oleh karena itu kepala-kepala pemerintahan daerah hampir semuanya dijabat rangkap oleh komandan-komandan tentera setempat. Bentara Dewa Maharaja. 24.10. Bala Surah Hanta (Corps Perhubungan). 14. Adat Seunaroe (Staf Logistik/Tetorial). Adat Meuhad (Staf Chusus). Terhadap Ulee Balang (Komandan-komandan Bataliyon) yang merangkap jabatan sipil (kepala Pemerintah Daerah) diberi gelar-gelar tertentu. 23. Bala Tantra Rantoe (Tentera Lapangan). 17. yang antara satu dengan daerah lain berbeda-beda. Sejak berdirinya sampai waktu-waktu yang panjang. Kerajaan Aceh Darussalam selalu dalam keadaan perang. Bala Sideek Tantra (Corps Polisi Meliter). K A W A S A N A C E H BESAR 1. Bala Buleuen Mirah (Corp Palang Merah). Mentara Tuha Adat (Kepala Staf). yang kebanyakannya oleh Komandan Bataliyon (Ulee Balang). Balang Meuriam Lila (Batliyon Arteleri). Ulee Adat (Perwira Staf). Balang Balee Raya (Bataliyon Garnizun). Adapun gelar tersebut seperti tercantum dibawah i n i : (133) I. 11. 22. Kawan Bala Gaj ah (Bataliyon Kavaleri). Ulee Balang (Komandan Bataliyon).

Bentara Lila Raja. Bentara Raja Meurah. Bentara Seri Indera Diraja. 22. 19. 12. Bentara Seri Lila Indera. 40. Bentara Seri Maharaja Dewa Purba. Bentara Setia Indera. 8. 16. Bentara Megat Bangsa Diraja. 6. Bentara Bijaya Pahlawan. 21. 23. Bentara Seri Nara Paduka. Bentara Seri Rama Wangsa. Bentara Paduka Seri Raja Muda. 33. Bentara Seri Indera Lila. Bentara Raja Setia Wangsa. 41. Bentara Seri Raja Setia. 35. Bentara Seri Indera Muda. Bentara Seri Udahna Raja. Bentara Raja Dewa Indera. 7. 36. Bentara Raja Indera Perkasa. 37. 38. Bentara Seri Raja Muda. 24. Bentara Sinara Indera.3. 39. Bentara Duka Raja Bentara Maharaja Indera. Bentara Indera Wangsa. 5. Bentara Raja Dewa Muda. Bentara Seri Maharaja Muda. 26. Bentara Seri Indera Pura. 9. 13. 25. Bentara Seri Maharaja Paduka. Bentara Seri Ratna Meukuta. Bentara Seri Amar Diraja. 15. 18. Bentara Seri Rama Meukuta. 17. 27. 4. 123 . Bentara Duka Wangsa. 11. 14. 29. 28. 31. Bentara Raja Indera Seutia. 10. 30. 34. 32. Bentara Megat Seutia Muda. Bentara Maharaja Darudahna. Bentara Paduka. Bentara Seri Indera Wangsa. Bentara Seri Lila Wangsa. Bentara Seri Indera Seutia. Bentara Paduka Ari Wangsa. 20.

44. Bentara Seri Nara Indera. 22. Bentara Seri Raja Purba. 43. Bentara Seri Seutia Diraja. 18. Bentara Maharaja Dewa. Bentara Seri Muda Seutia Padang Tiji. Bentara Seri Rama Wangsa Diraja. Bentara Raja Seutia Indera. Bentara Seri Muda Wangsa. Bentara Seri Rama Paduka. Bentara Seri Raja Diraja. 13. . Bentara Paduka Lila. 33. 30. 32. Bentara Seri Indera Maharaja. 8. Bentara Seri Daria. 26. Bentara Seri Indera Megat. Bentara Raja Purba Indera. 2. (Pengawal Bandar). Bentara Seri Nara Seutia. 5. Bentara Seri Indera Pahlawan. 17. 29. 21. 12. 4. Bentara Seri Raja Indera. Bentara Seri Bijaya Megat.42. 25. 9. K A W A S A N L U A R A C E H BESAR 1. 10. Bentara Balang Raja Indera Wangsa. Bentara Maharaja Purba. Bentara Raja Seudia Pahlawan. Bentara Raja Seutia Wangsa. 11. 24. Bentara Sinara Wangsa (Bentara Balang II). 3. Bentara Raja Udahna Seutia. 14. Bentara Raja Dewa Seutia. Bentara Seri Ratna Perkasa. Bentara Seri Perdana Wangsa. 16. Bentara Bidaja Pahlawan. Bentara Seri Lila Raja. Bentara Seri Muda Seutia. Bentara Seri Maharaja Dewa. Bentara Raja Dewa Sakti. 31. 124 Bentara Seri Rama Indera (Bentara Balang I). 7. 23. 27. 6. 28. 15. 19. Bentara Seri Indera Perkasa Bentara Raja Seutia Muda. 20.

Zainuddin: Singa Aceh halaman 79. (135) H. Bentara Seri Buni Diraja. Anak-anak muda yang sedang dididik untuk menjadi anggota tentera itu dinamakan "Rakan Syarikat Raja". Bentara Paduka Singa Raja. tempat-tempat pendidikan/latihan mana dinamakan :"Blang Si Pal' " dan "Blang Peurade". 45. Untuk mendapat tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman. umpamanya dari Kerajaan Turki Usmaniyah. 35. Tgk. Bentara Raja Lila Muda. Bentara Seri Dewa Perkasa. Sulthan A l i Maghaijat Sjah dan pelanjut-pelanjutnya : A l Kahhar. Bentara Raja Dewa Pahlawan. telah mengadakan tempattempat latihan diberbagai tempat diseluruh Aceh. hanyalah "Angkatan Perang" yang berpendidikan dan terlatih baik. Iskandar Muda dan lainnya. (135) Atas permintaan Sulthan A l Kahhar.1523-1566 M. Bentara Seri Perdana Lila. dalam membangun angkatan perang. sektor pendidikannya mendapat tempat yang istimewa. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. 36. menyadari bahwa angkatan perang yang dapat diandalkan untuk menaikkan martabat negara. 42. Bentara Seri Nara Diraja. Bentara Raja Lila Meukuta. 44. Bentara Seri Muda Dewa. Bentara Raja Dewa Pahlawan. M. (134) Sulthan Iskandar Muda lebih jauh lagi dalam usahanya mempermodern Angkatan Perang Aceh. Sulthan Turki Usmaniyah. Bentara Datok Bendahara. 125 . Bentara Seri Muda Wangsa Seri. sulthan Sulaiman Chan (926-974 H .M. 39. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. Oleh karena itu. Kerajaan Aceh Darussalam mendatangkan para guru dan instruktur dari negara-negara sahabat. Bentara Paduka Seutia Muda. 43. terutama dari negara-negara Islam. . PENDIDIKAN TENTERA Pembangunar Kerajaan Aceh Darussalam.34. 40. M. 46. 38.) telah me(134) Anthiny Reid: The Contest For North Sumatra halaman 3. 41. 37.

(138) WANITA D A L A M A N G K A T A N P E R A N G Sudah sejak zaman Kerajaan Islam Samudra/Pase. Singa Aceh halaman 114. diberilah kesempatan yang luas kepada wanita untuk ikut serta dalam lembaga-lembaga negara dan pertahanan. maka orang Aceh telah menjadi perajurit terbaik dikepulauan Nusantara. sampai-sampai kepada para sulthan penggantinya yang silih H. Demikianlah setelah terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. Ingat saja seorang raja wanita Ratu Nihrasiyah. (137) Hasil dari pendidikan yang teratur baik itu. no.M. peranan wanita dalam politik negara dan meliter sudah nampak menonjol. seperti yang diakuinya oleh seorang perwira tinggi Perancis. yang antara lain tulisnya : " setelah Sulthan Iskandar Muda memerintah. masing-masing ahli dalam bidang barisan meriam dan barisan kuda (arteleri dan cavaleri) untuk mendidik dan melatih angkatan perang Aceh. (137) Majaiah Sinar Darussalam.16) Kecuali tempat-tempat pendidikan/latihan yang dinamakan "Blang Si Pai' " yang banyak terdapat diberbagai daerah dan wilayah Aceh. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 181. (136) 126 . A R M A D A INONG B A L E Semenjak pertama kali dimana Sulthan A l Kahhar mengirim Armada Aceh ke Malaka untuk menghancurkan kubu kolonialis Portugis.). di Ibukota Negara Banda Aceh didirikan sebuah akademi militer yang bernama "Darul Harb" yang dapat diterjemahkan dengan Fakultas Ilmu Peperangan. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 272. (14001428 M. Laksamana Beaulieu. maka Angkatan Perang Aceh pada waktu itu adalah satu-satunya angkatan perang yang terbaik di Kepulauan Nusantara. (1. dimana mereka langsung masuk dalam dinas tentera aktif. 17 September 1969 halaman 9. 801-831 H . (138) M.ngirim ke Aceh sebanyak 40 orang perwira-perwira tentera Turki. Dibawah ini dituturkan beberapa contoh : I.

Kedua Pahlawan inilah yang berjasa membebaskan Iskandar M u d a dari penjara tahanan Sulthan M u d a Alaiddin Ri'ayat Syah V . Tawarikh Raja-rajaKerajaan Aceh halaman 45. maka banyak sudah perajuritperajurit yang syahid. Marie van Zuchtelen. Pada zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Sjah I V . ) . ) . Yunus Jamil: Sulthan Iskandar Muda halaman 4. M. dengan isterinya menjadi "janda " atau "Inong B a l e " . barangkali Aceh tidak (139) Tgk.berganti mengirim angkatan laut/darat kedaerah-daerah timur dan barat Sumatera serta ke Malaya.M. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 8-15. (1589-1604 M . seorang pahlawan wanita yang telah banyak jasa kepada Kerajaan. Armada ini dinamakan dengan " A r m a d a Inong Bale" dibawah pimpinan Laksamana Malahayati. yang terdiri " S i P a i ' Inong" (perajurit wanita) dibawah pimpinan dua pahlawan wanita : Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. yang terdiri dari 2000 perajurit wanita yang gagah dan tangkas. H. Seorang Pengarang wanita Belanda. dibentuklah "Suke kaway Istana" (Resimen Pengawal Istana). (1604-1607 M . dibentuklah sebuah armada yang sebahagian perajuritnya terdiri dari janda-janda (Inong bale) pahlawan-pahlawan yang telah tewas. Berkali-kali Armada Inong Bale ikut bertempur diselat Melaka dan pantai-pantai sumatera Timur dan Malaya. seorang yang bodoh dan bejat moral. yang datang ke Banda Aceh Darussalam pada tanggal 6 Juni 1602 dengan surat dari Ratu Inggeris. ) . dalam bukunya "Vrowelijke Admiral Malahayati" sangat memuji-muji Laksamana Malahayati dengan Armada Inong Balenya. Laksamana Malahayati pula yang diserahkan oleh Sulthan Alaiddin Ri'ajat Sjah IV untuk menerima dan menghadapi utusan Ratu Inggeris. 1011-1015 H . . Laksamana Malahayatilah yang telah berhasil menggagalkan percobaan pengacauan oleh Angkatan Laut Belanda dibawah pimpinan Cornelis dan Frederick Houtman (1006 H . nenekanda Iskandar M u d a . (139) II. Sir James Lancaster. RESIMEN WANITA P E N G A W A L I S T A N A Dalam masa pemerintahan Sulthan M u d a A l i Ri'ayat Syah V .1599 M . Kalau umpamanya Iskandar M u d a tidak dibebaskan dan sempat dibunuh. yang memerintah tahun 997-1011 H . 127 .

128 .

Seket Kuta Inong Balee. yang sekarang hanya tinggal reruntuhannya lagi. Dalam 1962. pernah beberapa sarjana dan mahasiswa Amerika meninjau dan mempelajari kuta lama {benteng) o ini. jika dilihat dari udara. 129 .

KUTA INONG BALEE 130 .

-v * is > 5 M I Si II 1? §1 2 s« ^ 3 • © < -~ u 131 .

Terletak diatas sebuah bukit kecil d Kampung Kuta. Lamreh Krueng RayaAceh Besar. Dalam kandang ini terdapat mak Laksamana Malahayati.Kandang Kampung Kuta. 132 .

133 .Makam Laksamana Malahayati di Kandang Kampung Kuta Lamreh Krueng Raya.

). (142) M.). yang perajuritperajuritnya dipilih dari dara-dara yang ramping semampai dan berwajah rupawan.) menawarkan alat senjata dan perlengkapan perang lainnya kepada Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah II A l Kahhar (945-979 H. yang terdiri dari perajurit-perajurit wanita melulu dan panglimanya seorang jenderal wanita. seperti yang diceritakan oleh Petualang Portugis Pinto.akan pernah punya Sulthan yang agung sedemikianrupa. melihat bahwa antara Turki dengan Aceh terlalu jauh. M. (1607-1636 M. 1016-1045 H . (140) III. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 101-102. Bataliyon inilah yang ditugaskan untuk menyambut tamu-tamu agung dengan barisan kehormatannya. 1523-1566 M. M. yang telah memperbesar dan mempermodern Angkatan Perang Aceh. yang sangat sulit membina hubungan laut yang terjamin apabila kapal-kapal mengangkut alat-alat perlengkapan perang ke Aceh. Karena itulah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 43. (141) INDUSTERI P E R A N G Pada waktu Sulthan Turki Sulaiman Chan (926-974 H . logislah kalau dengan cepat membina industeri perkapalan dengan mendirikan galangan-galangan kapal yang sanggup membuat kapal-kapal perang (140) Tgk. (142) A l Kahhar yang memusatkan perhatiannya untuk membangun Angkatan Laut yang kuat dan Armada Niaga yang besar. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 114. satu bataliyon dipisi wanita yang bernama "Dipisi Keumala Cahya" dijadikan "Bataliyon Kawal Kehormatan". DIPISI K E U M A L A C A H Y A Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. 134 . dan untuk selanjutnya beliau meminta bantuan tenaga ahli yang sanggup membantu pembangunan industeri perang. Sulthan Sulaiman Chan pun mengirimkan 300 tenaga teknisi ke Aceh. Menurut catatan sejarah. A l Kahhar yang berpemandangan jauh. A l Kahhar berpendapat bahwa Aceh perlu ada industeri perangnya sendiri. (141) M.-1539-1571 M. juga telah membentuk satu dipisi pengawal istana. beliau hanya menerima untuk satu kali saja. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 193. Maka demikianlah untuk pertama kali.

Kapiten Kapal berbangsa Belanda yang sempat mengunjungi Aceh dalam tahun 1599. yang juga direncanakan oleh teknisi-teknisi Aceh sendiri. maka pada akhir bab ini saya akan menurunkan beberapa catatan sejarah yang melukiskan "fakta nyata" dari kehidupan Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. yaitu membantu membuat dan memimpin pembuatan senjata pada industeri perang didaerah Samalanga. yang sesudah memeluk agama Islam di Aceh bernama Khoja Zainal Abidin. (143) Ahli sejarah M . dapat dipenuhi. hampir semua barang-barang dari pertukangan dan kerajinan yang dikerjakan orang-orang diluar negeri. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 109-110. diantaranya dari Demak dan Bantan. industeri perang dan sebagainya. M. (144) Davis. Sheppard.dan kapal-kapal niaga. kata John John Anderson: Acheen halaman 24. Ibid halaman 124. (146) A N G K A T A N P E R A N G D A L A M KEN ¥ AT A A N Setelah selesai menguraikan tentang organisasi Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. Namanya F. bahwa pembangunan kapal digiatkan. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 137. Demikianlah.J. Kekuatan pertahanan dapat diperhebat pula dengan adanya barisan gajah yang dipergunakan oleh hulubalang-hulubalang (Ulee-balang-komandan bataliyon)". Bahwa Aceh adalah Kerajaan yang mahakuat. 1. Kemajuan industeri meriam dan senjata di Aceh telah sedemikian meningkatnya. Tenaga ahli ini. (145) Seorang teknisi Amerika yang telah masuk Islam dan telah naik haji. antara lain mencatat tentang hasil industeri perang Aceh sebagai berikut : "Bahwa Sulthan mempunyai juga banyak sekali meriam-meriam besar dari waja. Said mencatat. dapat dipergunakan untuk membikin kapal-kapal yang modern. (143) (144) (145) (146) Kerajaan Yang Mahakuat. seperti yang diakui oleh John Anderson. sehingga pesanan-pesanan dari negeri lain. kepangkatan. bekerja pada Kerajaan Aceh Darussalam. 135 . sudah dapat diperbuat sendiri di Aceh masa A l Kahhar itu. pendidikan. Suatu masa Aceh dapat menginsafkan ahli Portugis dari Malaka supaya belut dari Pemerintahnya.

3. telah mencapai puncaknya. Dibawah pimpinan raja yang gagah berani dan brilian Sulthan Iskandar M u d a (1607-1636 M . Ditengah laut dihadang oleh tiga buah kapal perang Portugis sehingga terjadi satu pertempuran. jurusan Johor. ) Sulthan A l Kahhar terpaksa mengangkat angkatan yang besar menghadapi Semenanjung Malaya. terbukti dengan dilakukan beberapa ekspedisi dibawah pimpinan rajanya. Perjalanan penaklukkannya mencapai sejauh Pahang dipantai timur Semenanjung Tanah Melalu. ) .000 lasykar.sedangkan istananya yang besar dan agung adalah pusat kegiatan ilmu dan kesarjanaan yang tidak ada bandingnya dikepulauan Nusantara (148). baik didalam ataupun diluar negeri. Angkatan Perang Aceh yang telah begitu kuat dengan mendapat ajaran dan latihan dari ahli-ahli yang datang dari Turki. Aceh menyerang Semenanjung Malaya dari tiga jurusan. jurusan Malaka dan jurusan Patani (149) (147) John A nderson: A cheen halaman 25-26. Raja Aceh menyerang Malaka untuk menghantam Portugis. Af. kekuatan dan kebesaran Aceh. (1564 M . sementara perdagangan luar negerinya telah mampu merealisir segala cita-citanya. Angkatan perang ini terdiri 300 kapal perang 400 ahli penembak meriam dan 15. Dengan kekuatan ini. dengan sebuah armada yang menguasi Selat Malaka. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 104-105. dan setelah itu diserang sekali lagi dengan kekuatan tidak kurang dari 300 kapal perang (147) 2. 136 . (149) Tgk. Dalam tahun 1575. maka dalam tahun 970 H .Anderson. Pengawasan kerajaan berjalan efektif sekali terhadap pelabuhanpelabuhan penting di sepanjang pantai barat Sumatera. seperti halnya dipantai timur sampai-sampai keselatan Asahan. yang mengakibatkan ketiga kapal perang Portugis itu ditenggelamkan Selanjutnya Raja mendaratkan tenteranya di Malaka dan mengepung serta menembakinya selama 70 hari Dalam tahun 1582 sekali lagi Sulthan Aceh menyerang Malaka dengan membawa 150 kapal perang. 400 Penembak Meriam. Puncak Kekuatan. (148) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman h3.

000 perajurit dan 400 orang Turki. keahlian mereka adalah mengagumkan " dilaut berdiri kapal-kapal perang dari jumlah besar. Said . bahwa kapal yang pertengahan saja (150) Af. menghancur tembaga dan membikin kapal. yakni Orang Kaya Laksamana dan Orang Kaya Setia Lila (151) 6. Daya dan Pidie. Serangan ini terdiri seperangkatan armada yang mengangkut sejumlah 15. Duta Besar Perancis yang mendapat mandat penuh dari rajanya untuk mengantar surat yang berunding dengan Sulthan Aceh Iskandar Muda. membuat catatan antara lain sebagai berikut: (152) " bahwa banyak penduduk (Aceh) yang tahu membaca. tersedia beratus kapal perang itu " bahwa kapal-kapal perang Aceh jauh lebih besar dari kapal-kapal perang yang pernah dibikin orang di Eropah dizaman itu "Telah kupersaksikan sendiri. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 111. Merekapun penggemar sastera. (152) Af. Serangan Aceh ke Mala'ka berkekuatan 236 buah kapal dengan 20. pembersih dilihat dari pakaian dan rumah tangganya. Ditiga pelabuhan jaitu pelabuhan Aceh. (151) Ibid halaman 169.000 perajurit Expedisi dipercayakan kepada dua pahlawan yang berpengalaman diperairan ini.000 perajurit. Dengan 20. Serangan yang terbesar persiapannya oleh Aceh ke Malaka itu adalah terjadinya dalam tahun 1629. Aceh Sepanjang Abad halaman 181-182. Pertukangan adalah bakat orang Aceh. pertukangan besi. telah mendapat kabar pula bahwa Aceh telah membentuk suatu front persatuan negara-negara Islam untuk menentang kafir Portugis. Kebesaran Aceh Menurut Beaulieu. didarat: barisan infantri yang diperteguh oleh tentera gajah. dan berhitung. Dom Antonio de Noronda gubernur Portugis ketika di Goa ditahun 1564. Dari Sulthan Turki diterimanya sumbangan 500 meriam dan sejumlah besar alat-alat Dalam tahun 1568 barulah terjadi lagi serangan Aceh terhadap Portugis.4. juga 200 meriam tembaga (150) 5. 137 . Front Negara-negara Islam.

untuk berbelok. Setiap dayung dikayuh oleh dua orang " Kapal-kapal perang itu dipelihara baik-baik sehabis dipakai berperang "Setiap kapal disediakan beberapa meriam besar. Semuanya tahu menjalankan tugas dalam peperangan. Kapal-kapal yang akan dinaikkan kepantai untuk digalang dan disimpan. " mudah saja dijumpai tukang-tukang besi yang ahli. Binatang ini amat penting sekali dibutuhkan dipeperangan. duduk berlindung dan sebagainya. Sesudah dinding terachir. dan mereka bisa pula bertugas berdayung berganti-ganti kalau angin kuat.ada 120 kaki panjangnya. tapi berat. Terachir sekali sengaja dipertebal temboknya daripada batu-bata yang tebalnya 50 langkah. Pun banyak dijumpai tukang-tukang yang pandai menuang tembaga. dan banyak sekali tukang-tukang kayu. Istana dikelilingi oleh lapangan kira-kira 1 Vi mil berbentuk bulat telur " melewati istana mengalir sungai yang airnya jernih sekali. Diempat penjuru didapati empat buah menara tinggi. harus dilalui dulu empat buah pintu gerbang. untuk berhenti. Juga dayung-dayungnya panjang tapi enteng. "Setiap kapal sanggup membawa 700 sampai 800 tentera. yang cukup dipercayai dan yang segera dapat menjalankan perintah dengan tanpa pikir-pkir dan bimbang. sudah terlatih. Disitulah nampak sejumlah 400 perajurit dan 300 gajah yang bertugas di Dalam 138 . "Gajah-gajah cukup banyak. "Ditaksir tidak kurang dari 900 ekor banyaknya gajah kepunyaan Sulthan sendiri. Mereka itu kebanyakan asal dari orang asing (Habsyi). didapati lapangan luas. terlalu lebar dan tinggi pula. A d a sejumlah 1500 hamba sahaya. gajahlah yang menariknya. K i r i kanannya banyak tangga untuk turun mandi berkecimpung kedalamnya. Orang Aceh amatlah ahli membikin kapal perang. sebelum sampai keruang istana sebenarnya. untuk lari. Disitu didapati bilik-bilik. cantik. Sebagai pegawai Sulthan saja didalam istana didapati tidak kurang dari 300 orang tukang mas. apalagi tukang-tukang membikin kapal banyak sekali.

Gambar lukisan Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Syah Sri Baginda mangkat pada 23 Oktober 1675, memerintah dari 5 Febru 1641—23 Oktober 1675.

(Dari buku: Srikandi Aceh) .

139

KEHIDUPAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL LEMBAGA—LEMBAGA SOSIAL Diantara lembaga-lembaga pada tingkat Pemerintahan Pusat, terdapat empat lembaga yang tugas pekerjaannya meliputi bidangbidang sosial, yaitu: (153) 1. Balai Baltul Musafir.

Balai ini bertugas mengurus para pengembara (wisatawan dalam dan luar negeri), menyantuni para pengembara terlantar dan mengurus perjalanan keluar negeri. 2. Balai Baltul Fakir Wal Miskin.

Balai ini bertugas menyantuni fakir miskin, mendidik dan menyantuni anak yatim piatu. 3. Balai Silatur Rahim.

Balai ini berfungsi mengatur hubungan persaudaraan antara warga-negara dan antar manusia yang berdiam dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 4. Balai Darul Asyikin.

Balai ini berfungsi sebagai "kontak biro" antara pemudapemudi yang ingin berkenalan, berpacaran, bertunangan dan seterusnya berjodoh. UNSUR—UNSUR WARGANEGARA Menurut catatan sejarah, bahwa penduduk asli Aceh sebelum datang Agama Islam berasal dari suku-suku bangsa yang datang dari negeri-negeri atas angin yaitu Hindia, Siam, Funan, Kamboja dan Campa.
(153) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72.

140

Mereka adalah pecahan dari bangsa "Mon Khmer" dan suku "Mantra" (Mantir), yang kemudian oleh orang Aceh disebut "Manteu". (154) Setelah Aceh dimasuki Agama Islam (akhir abad I H.), maka datang pula ke Aceh orang-orang Islam Parsia, Arab Afrika, yang mana mereka menetap di Aceh dan menjadi warganegara, bahkan menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan. Akhirnya mereka juga menjadi unsur-unsur warganegara yang penting. KEDUDUKAN WANITA Kerajaan Aceh Darussalam yang telah mengambil Islam menjadi dasar negaranya dan Quran serta Hadis sumber hukumnya, maka adalah sesuatu yang logis kalau kedudukan wanita disetarafkan dengan pria dan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Qanun Meukuta Alam membolehkan kaum wanita menduduki segala jabatan dalam lembaga negara, termasuk Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen). (155) Dalam perjalanan sejarah Kerajaan Aceh Darussalam, kita dapati banyak sekali tokoh-tokoh wanita yang memegang peranan penting dalam pemerintahan dan lembaga-lembaga negara, sebagai akibat logis dari ketentuan Qanun Meukuta Alam yang mengatur kedudukan wanita. Nukilan catatan sejarah dibawah ini adalah sebahagian dari padanya: 1. Wanita-wanita Anggota Legeslatif.

Balai Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen) dizaman Ratu Safiatuddin, terdiri dari 73 orang anggota, dan 1 diantaranya adalah wa8 nita, sedangkan pada zaman-zaman sebelumnya jumlah anggota wanita kurang dari 10 orang. Diantara kedelapan belas anggota wanita, tersebutlah tokoh-tokoh utama wanita waktu itu, antaranya yaitu Sitti Cahaya Sinyak Bunga, Nyak Puwan, Sinyak Ukah, Sinyak Habibah, Uli Puwan, Siti Awam, Sinyak Tampli dll. (156)
(154) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 1-2. (155) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 90-91. (156) Ibid halaman 90-91. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 192-193.

141

2.

Wanita-wanita Negarawan.

A k a n terlalu banyak untuk menyebut tokoh-tokoh wanita Aceh yang menjadi negarawan ulung, baik sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan daerah dan sebagainya. Sebagai Kepala Negara Wanita, terkenallah nama-nama : Ratu Nihrasiyah Rawa Khadiyu (157), Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat, Seri Ratu Nurul A l a m Naqiatuddin, Seri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah, Seri Ratu Kamalat Syah (158) Sebagai kepala Pemerintahan Daerah (Uleebalang) terkenallah tokoh-tokoh wanita seperti Cut Nyak Asiah (159), Pocut Meuligoe, Cut Nyak Keureuto dan Cutma Fatimah (160). Sebagai pahlawan terkenallah tokoh-tokoh wanita kenamaan seperti: Laksamana Malahayati (161), Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen (162), Cut Nyak Dhien, Teungku Fakinah, Cut Meutia, Pocut Baren, Polcut Biheue dan Cutpo Fatimah. (163) UPACARA—UPACARA ADAT Kerajaan Aceh Darussalam sebagai suatu masyarakat modern yang mempunyai tata-tertip, logislah kalau mengenai berbagai "upacara-adat" dalam kehidupan sosialnya, seperti: 1. Upacara Perkawinan.

Sesuatu perkawinan didahului dan diliputi oleh berbagai adat-istiadat dengan berbagai macam upacara, seperti Melihat Fhai (masa perkenalan), Meulakee (meminang), ranup kong baba (memberi tanda pertunangan), Malam Mampleue (malam penganten),
(157) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (158) Ibid halaman 48. Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 191-2IS. H.Af. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 16-55. Ilyas Sutan Pamenan: RencongAceh ditangan Wanita halaman 35-93. (159) H.m. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 134. (160) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 139. (161) Tgk. Af. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 111-112. (162) Ibid halaman 114. (163) H.M. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 56-132.

142

Gambar lukisan Cut Nyak Dhien

143

I
a g 3 B, 3

I

*:
.2

!
a 1
co

144

I s
3

K

•5 Q
e

i

a

145

Makam Srikandi Cut NyakDhien di Sumedang Jawa Barat.

146

Gambar lukisan CutMeutia

147

148 .Gambar lukisan Teuku Umar Johan Pahlawan.

149 .Gambar lukisan Teuku Panglima Polem Muhammad Daud.

M. Tueng Dara Baro (menjemput penganten wanita). M. seperti membikin lueng ie (irrigasi). khanduri bu (asyura 10 Muharram). (164) 2. (166) H. khanduri rabu abeeh (Rebu akhir bulan Safar. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 340-358. Meuseuraya untuk bersama. yaitu gotong royong timbalbalik antara penduduk. Upacara Meuseuraya. kebun. yaitu khanduri molud (12 Rabiul Awal).Meukeuridja (pesta kawin). Meuseuraya untuk pribadi tanpa balas. Ada beberapa macam khanduri yang telah diadatkan.M. madeueng (bersalin). memotong padi. Khanduri. yaitu untuk uleebalang. keuchik/teungku dan pemimpin-pemimpin tertentu. c. Meuseuraya (gotong-royong) ada tiga macam : a. untuk mengerjakan sawah. umpamanya mengerjakan sawah. jalan. Meuseuraya untuk umum. khanduri blang (kenduri waktu akan turun kesawah). Husin : Adat Aceh halaman 982. Keumaweueh (menepung-tawar penganten wanita yang hamil pertama dengan membawa hidangan). mesjid dan sebagainya. peumeukleh (dipisahkan dari ibu/bapa atau mertua) dan peusunat (menyunatkan anak). dinamakan juga khanduri tolak bala). puwoe sie bak meugang (mengatur daging pada hari meugang). b. meunasah.M. menggerik dan sebagainya. khanduri laot (kenduri turun kelaut) dan khanduri lada (kenduri waktu panen lada) (165) 3. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 362-364. 150 . (165) H. Khanduri apam (Isra-mikradj). Zainuddin: Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 364-366. (166) UPACARA—UPACARA KENEGARAAN Dalam Kerajaan Aceh Darussalam telah ditetapkan beberapa macam upacara kenegaraan yang banyak sangkut pautnya dengan kehidupan sosial. antara lain yaitu : (164) H. pagar dan sebagainya. kadli.

Sulthan mengucapkan amanat kenegaraan. Balai Majelis Mahkamah Rakyat adalah semacam badan musyawarah negara (kira-kira parlemen) yang beranggotakan 73 orang. Menjelang upacara itu. para pembesar negara. yang dipakai raja dalam upacara itu. pakaian dan beras kepada fakir/miskin. dimana Sulthan sendiri akan hadir dan membukanya. yang dihadiri oleh Sulthan. Pembukaan Majelis Mahkamah Rakyat. para ulama dan cerdik pandai. Dana disediakan oleh Qadli Mu'adhdham sebagai Bendhara Chazanah Balai Silatur Rahim. D i Keraton Darud Dunia ada upacara khusus. para perwira dan pemimpin-pemimpin rakyat. Terjadi pada sehari sebelum Ramadlan (30 atau 29 Sya'ban). Upacara hari meumeugang. orang lumpuh dan janda-janda. pertahanan dan sebagainya. Setelah segala-galanya musta'id segala anggota. Balai Majelis Mahkamah Rakyat terletak dalam daerah Istana "Darud D u n i a " . dimana diuraikan masalah-masalah politik. para menteri. Adat Aceh (Adat Meukuta Alam) halaman 19-20. Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 67.1. maka barulah Sulthan memasuki ruangan upacara (gedung parlemen) dengan dipapah oleh Bujang Raja Seri Bentara Rakyat (Imam Balai Majelis Mahkamah Rakyat atau Ketua Parlemen). Sulthan memerintahkan Imam Balai Baitul F a k i r / M i s k i n untuk membagikan daging. syahbandar Seri Rama Setia mempersembahkan bungong-jaroe kepada Sulthan berupa pakaian. Tiap-tiap pembukaan dari sidang-sidangnya. Dalam upacara itu. para pembesar dan undangan hadir. Juga Syahbandar menyediakan karangankarangan bunga untuk dibawa ke " K a n d a n g " (makam) rajaraja. yang memang chusus menjemput Sulthan di Istana Kemala Cahaya Nurul Asyikin. (169) (167) (168) (169) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 76-77. 151 . ekonomi/keuangan. untuk menjadi bahan bagi balai dalam menyusun garis-garis besar haluan negara (167) 2. (168) Pada hari itu juga. diharuskan dengan suatu upacara besar dan khidmat.

Upacara diakhir dengan pawai keliling Kota Banda Aceh. pakaian mana akan dipakai Sulthan waktu menghadiri upacara malam Lailatul-Qadar yang diadakan dimedan Darud Dunia. Sapi yang dipotong oleh Sulthan telah diberi berpakaian yang indah. para pejabat sipil dan meliter. Upacara Sembahyang Hari Raya. Sulthan bersama para pembesar menghadiri upacara memotong qurban. Majelis Junjungan Duli diadakan setahun sekali. Upacara sembahyang hari raya. diadakan dalam Mesjid Raya Baitur Rahman. (170) 4. Kedua upacara ini sangat meriah. Sulthan memberi amanat/titah tahunan. perwakilan-perwakilan negara sahabat! Upacara Majelis Junjungan Duli diadakan dengan khidmat dan agung sekali. yang melaporkan hal ihwal tahun yang baru lalu dan menggariskan rencana kerja untuk tahun mendatang. pemimpin-pemimpin rakyat. anggota Balai Majelis Mahkamah Rakyat. Upacara Malam Lailatul-Qadar. Sulthan dengan para menteri. Upacara dihadiri oleh para menteri. para pembesar sipil dan militer. bertempat dihadapan Balai Rong Sari dalam Keraton Darud Dunia. (172) Adat Aceh (Adat Meuketa Alam) halaman 24-25. Dihadiri oleh para menteri. berangkat dari Istana Darud Dunia ke Baitur Rahman dengan barisan yang hebat. para ulama. para pengusaha. Dalam upacara itu. Menjelang malam 27 Ramadlan. (172) (170) Adat Aceh (Adat MeukutaAlam) halaman 20-21. tetapi hari idil adhha jauh lebih hebat dan amat meriah. baik idil fithri atau idil adhha. ditaburi kesturi dan bauan lainnya atas seluruh badannya. berpuluh gajah dan beratus-ratus kuda ikut serta. (171) 5 Upacara Hari Raya Junjungan Duli. Sehabis sembahyang Idil Adhha. 152 . dengan suatu upacara khidmat Syahbandar Saiful Muluk mempersembahkan "euntatan" berupa pakaian kepada Sulthan.3. para ulama/hukama. (171) Ibid halaman 21-23 dan 25-38. para pejabat dan perwira tinggi serta pemimpin-pemimpin rakyat.

Eropah. Timur Tengah. Pelaksanaan segala pekerjaan itu dibawah tanggung-jawab Tandil Kawal (Komandan Pengawal Pelabuhan). (173) BANDA ACEH DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN KOTA POLITIK Sebagai Ibukota Negara. betul-betul hidup dan (173) Ibid halaman 42. Upacara Mandi Safar. Banda Aceh otomatis menjadi pusat perkembangan dan kegiatan politik. dengan satu perarakan amat besar dan dahsyat Sulthan berangkat ketempat upacara mandi safar (pesta pantai). Syahbandar Muktabar Chan bertugas mempersiapkan "Upacara Mandi Safar" (pesta pantai) itu untuk Sulthan. ekonomi dan sosial. 153 . Sulthan dan para pembesar turut dalam upacara mandi Safar. Banda Aceh sebagai suatu Kota Politik. sehingga telah merupakan istana kecilmungil. Amerika. bahkan juga dalam rantau Asia Tenggara seluruhnya. yang dijemput oleh Syahbandar Muktabar Chan. tidak saja dalam kawasan kepulauan Nusantara sendiri.6. Syahbandar Muktabar Chan (Bentara Pelabuhan Aceh) semenjak bulan Zulhijah telah mempersiapkan tempat upacara untuk Sulthan dan para pembesar. dan hari Rabu akhir orang beramai-ramai kelaut untuk mengadakan pesta pantai yang dinamakan "Mandi Safar". garis hubungan Banda Aceh memanjang ke Tiongkok. Pada pagi-pagi hari Araba'a Achir. baik politik/ekonomi nasional ataupun politik/ekonomi internasional. Sebuah jambur (kemah) besar yang dibuat dari kerangka besi dan hiasan-hiasan yang indah. India dan Afrika. Pada waktu itu. Korea. Banda Aceh menjadi pusat kegiatan politik dan ekonomi. Dalam abad ke X V I dan XVII. Akhir bulan Safar selama seminggu dinyatakan libur urrium dalam kerajaan.

Banda Aceh Darussalam terus berkembang.) sempurnalah pemindahan Ibukota Negara dari Lamuri ke Bandar Darussalam. yang didirikan dekat sungai Kuala Naga (Kuala/Sungai Aceh sekarang).) diresmikan berdirinya Ibukota Negara yang baru. = 1267-1309 M.bergolak. (174) SEJARAHNYA Pada hari Jum'at tanggal 1 Ramdlan 601 H . 154 . = 1205 M . Dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665-708 H . Tgk. maka ibukota Negara (174) (175) (176) Baca : a. Setelah dalam masa pemerintahan Sulthan HusainSyah (870-885 H . dimana sering terjadi pakat-pakat politik. dan diberi nama BANDAR DARUSSALAM. M. (176) Demikianlah. M. kebudayaan dan meliter. sehingga achirnya menjadi kota internasional dalam arti seluas kata. mendirikan Kraton Darud-Dunia dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. = 1465-1480 M) berdiri Kerajaan Aceh. Kota Banda Aceh Darussalam yang menjadi kebanggaan Ummat Islam sedünia. ekonomi. Yunus Jamil : Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 38. maka Ibukota Negara Bandar Darussalam. Tgk. dimana juga beliau sebagai pendiri dan arsitek bagi kota istirahat Glee Weueng. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 36-37. Kerajaan Daya dan Kerajaan Pidie. setelah Jenderal Agressor van Swieten merebut Kraton Darud-Dunia pada tanggal 24 Januari 1874. dirobah nama menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . Anthony Reid: The Contest For North Sumatra c. Said: Aceh Sepanjang Abad b. suatu federasi dari Kerajaan Darussalam. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri. Ummat Islam Kerajaan Indra Purba memproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam yang diberi nama K E R A J A A N D A R U S S A L A M . terutama kaum Muslimin dalam kawasan Kepulauan Nusantara. = 1292 M . (175). Sebagai pendiri dan arsitek dari kota Bandar Darussalam ini. Anderson: Acheen. Sulthan Islam yang pertama. dimana baginda dalam tahun 691 H . dan pada tanggal tersebut juga (1 Ramadlan 601 H. sering dikunjungi para wakil berbagai negara.

MESJID JAMIBAITURRAHMAN YANG DIBAKAR BELANDA WAKTU PENYERANGAN-I GAMBAR DIBUAT JAKFAR MENURUT PETUNJUK TGK SYEKH IBRAHIM LAMBHUK. Mesjid Jami Baiturrahman yang dibikin lain setelah selesai perang. Mesjid anti Baiturrahman yang dibakar serdadu-serdadu Belanda dalam tahun 1873. 155 .

Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar dengan menamb dua buah kubah dalam tahun 1932. sehi besarnya menjadi empat kali dari sebelumnya. Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar lagi dengan menambah dua buah kubah dan dua menara dalam 1958. 156 .

Mesjid Jami Baitur Rahman. = 1292 M . juga ia merupakan sebuah lembaga perguruan tinggi (universitas) yang terbesar di Asia Tenggara waktu itu yang lengkap dengan segala cabang ilmu pengetahuan. bukan lagi Kutaraja. K O T A UNIVERSITAS Banda Aceh Darussalam pada zaman jayanya (sekitar abad XVI dan XVII) bukan saja sebagai kota tempat kegiatan politik dan ekonomi. 17/1969 halaman 6—18. d. M. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 473. A. Tgk. maka dalam tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali.Aceh dirobah menjadi K U T A R A J A . Junus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Acsh halaman 37. yaitu : 1. yang kemudian disahkan oleh Gubernur Jenderal di Batavia dengan beslit yang bertanggal 16 Maret 1874. Semenjak tanggal tersebut. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 23-24. Des. Ismail Jakup: Teungku Chik Di Tiro halaman 20—21. yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I dalam tahun 691 H . ada tiga pusat tempat kegiatan ilmu pengetahuan dalam kota Banda Aceh. disamping sebagai pusat kegiatan ibadat. Parsia. dan Banda Aceh itu dinamainya dengan Kutaraja. yang kemudian diperbesar oleh Sulthan-sulthan setelahnya. dan semenjak itu resmilah Banda Aceh Darussalam dikebumikan dan diatas pusaranya ditegakkan Kutaraja sebagai lambang dari kolonialisme". j ^ (178) (179) . b. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda. India dan lainnya. yang dalam istilah sekarang disebut "Kota Universitas". (179) (177) a. resmilah Banda Aceh menjadi nama Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Aceh. juga didatangkan dari Turki. sementara guru besar-guru besarnya kecuali ulama/sarjana Aceh sendiri. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman xiii. 52/1/43-43. (178) Mesjid Jami Baitur Rahman. Pada zaman itu. c. dengan sebuah proklamasinya yang berbunyi: "Bahwa kerajaan Aceh sesuai dengan hukum Perang. tetapi juga ia sebagai kota tempat kegiatan dan perkembangan ilmu pengetahuan. (177) Setelah 89 tahun Banda Aceh Darussalam dikuburkan hiduphidup dan Kutaraja dihidupkannya. menjadi hak-milik Kerajaan Belanda. Sinar Darussalam No. hal ini terjadi dengan Keputusan Menteri Pemerintahan Umum Dan Otonomi Daerah bertanggal 9 Mei 1963 No. Arab.

158 . (183) M. "terutama dibidang agama. 3 7/1971 halaman 36-37. maka beralasanlah kiranya kalau dikatakan bahwa Banda Aceh pada zaman keemasannya itu adalah " K O T A U N I V E R S I T A S " menurut istilah orang sekarang. terutama sekali ilmu-ilmu politik dan hukum tatanegara.2. lembaga-lembaga mana adalah pusat-pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan dalam komplek Kraton Darud-Dunia. (180) Mesjid Baitur Rahim merupakan pusat kegiatan ilmu dalam istana Kraton Darud-Dunia. = 1637 M . M. Sinar Darussalam No. Said . = 1607 H . b. pada waktu ada upacara (180) Tgk. dimana nama baitur Rahim ini dialihkan dari nama mesjid yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah dalam komplek Kraton Kuta A l a m bersamaan dengan membuat Istana tersebut. yang dibuat oleh Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani dalam komplek Kraton Kuta A l a m sekitar 1046 H . (181) 3. . Aceh Sepanjang Abad halaman 173—$74. disamping Balai Setia Hukama. masa Sulthan Iskandar M u d a itu dapat dikatakan sebagai suatu masa kesadaran. Said. (182) Dengan adanya tiga pusat kegiatan ilmu pengetahuan i n i . Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin. Mesjid Baitul Musyahadah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh halaman 38. juga merupakan pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan yang ketiga dalam kota Banda Aceh. =1607 M . (182) a. sehingga apa yang ditulis ahli sejarah Muhammad Said adaiah suatu fakta sejarah yang bernas. pesantren dan sebagainya " (183) ISTANA T A M A N KESENIAN ^ Istana dalam Kraton Darud-Dunia merupakan "Taman Kesenia n " yang menggairahkan. " dalam soal ilmu pengetahuan atau kecerdasan" demikian tulis M . Mesjid Baitul Musyahadah yang cantik i n i . (181) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 71. yang dibuat oleh Sulthan Iskandar M u d a Meukuta A l a m dalam komplek Kraton Darud-Dunia sekitar 1016 H . Iskandar M u d a mempunyai minat yang besar sekali untuk mendirikan mesjid atau rumah ibadah. untuk menggantikan mesjid Baitur Rahim yang dibuat Sulthan Syamsu Syah. dimana selalu dihidangkan berbagai tarian dan nyanyian pada waktu tertentu. Mesjid Baitur Rahim. Balai Setia Ulama dan Balai Jama'ah Himpunan Ulama.

Telinga mereka diberi beranting-ranting emas bergantung hingga bahu. berkeliling. Seluruh pakaiannya bertenun benang emas. "Penyambutan termasuk luar biasa. sekeliling bahu dihiasi dengan pita hampir leher. 159 . lalu diadakan pertunjukan kesenian. tampil dua gadis jelita. seperti umpamanya yang dilukiskan Muhmmad Said waktu Sulthan Iskandar Muda menjamu makan Jenderal Beaulieu. pada malam-malam resepsi. halus kulitnya. tidak disangkanya dinegeri sepanas itu menemui gadis rupawan seputih bulan. Sejumlah tiga puluh wanita masing-masing dengan batil perak yang besar bawaannya tampil. utusan khas Raja Perancis: (184) " Hari pertama Beaulieu keistana belum diterima langsung oleh Sulthan. Tidak lama. Disepanjang kulaian tabir berkelim hiasannya batu permata indah. Setelah mendapat isyarat dari Sulthan. ditaburi dengan emas picak segi berulis. menakjubkan Beaulieu melihatnya. Sekeliling balai ditaburi dindingnya dan ditikari lantainya dengan permadani Turki. lalu meletakkan diatas permadani. demikianlah dinyatakan oleh Syahbandar Aceh kepada Beaulieu sendiri ketika Jenderal Perancis ini mendapat keistimewaan. "Selesai jamuan. kecuali pusparagam hiasan memperindah pakaian keemasan mereka. karena cantik sekali. sambil berkeliling menari berdendang mengikuti gendang yang diiramakan menepuknya. Lima belas gadis tampil pula masing-masing dengan gendang kecil.kenegaraan ataupun upacara-upacara lainnya. Upacara audiensi diistana dilangsungkan dengan membacakan surat raja Perancis. dan terutama sekali dalam jamuan makan atau dalam resepsi untuk menerima dan menghormati tamu-tamu agung dari luar negeri. sangat indah mata menatap. Diatas batil dikembangkan saputangan bertenun emas. tiada sanggup Beaulieu mencari kata-kata untuk menceritakan kekagumannya ketika itu. Leher mereka seluruhnya dikalungi emas. Hari Penerimaan ditentukan setelah Sulthan sembuh. gemerlapan silaunya seperti pancaran cahaya metahari. ketigapuluh wanita itu segera melayani perjamuan makan siang. Menurut Beaulieu. maka (184) Ibid halaman 180-181. "Dandanan rambutnya disungkup oleh semacam topi yang mencuram kekuping daripada emas kertas diberi berumbai sepanjang VA kaki.

Adalah dewala taman itu daripada batu dirapati. Sanalah Hadharat Yang Maha Mulia semanyam mengail. Iskandar: A nalisa Tentang Bustanus Salatin halaman 48-52. antara lain dilengkapi dengan sebuah taman sari yang indah dan lengkap sekali. berkerlapan rupanya. Syahdan adalah pertemuan dewala Taman Gairah itu. barangsiapa meminum dia sehatlah tubuhnya. bergelar Pintu Biram Indera Bangsa. Dan adalah kiri kanan tebing sungai arah kehulu itu dua buah tangga batu hitam diikatnya dengan tembaga semburan seperti emas rupanya.lengan dan betisnya hanya ditutup dengan banyak gelang emas. rupanya seperti payung (185) a. Dan disisinya itu sepohon buraksa terlalu rampak. telah melukiskan Taman Gairah itu sebagai dibawah i n i : (185) Pada zaman bagindalah berbuat suatu taman. bergelar Tanjung Indera Bangsa. yang pada sungai Darul Isyki itu. Dan adalah terbit mata air itu daripada pihak maghrib dibawah gunung Jabalul A l a . keluarnya daripada batu hitam. M a k a adalah disisi tangga arah kekanan itu suatu batu mengampar. bergelar Rambut Gemalai. T. yaitu kebun. Dr. dan perbuatan pintunya itu berkop. bergelar Tebing Sangga Saffa. M a k a ditanaminya pelbagai bunga-bungaan dan aneka-aneka buah-buahan. Diatasnya suatu balai delapan segi. diatas kop itu batu diperbuat seperti biram berkelopak dan berkemuncakkan daripada sangga pelinggam. 35/1971 halaman 17-21. maka diturap dengan kapur yang amat bersih seperti perak rupanya. dan pintunya menghadap keistana. M a k a kedua belah tebing sungai Darul Isyki itu diturapnya dengan batu pancawarna. dan ada pada sama tengah taman itu amat sejuk. seorang ulama dan pengarang besar yang berjiwa seni. terlalu indah. dua buah jambangan. "Demikianlah mereka mengayiinkan tarinya sesuai dengan irama gendang sambil sujud menyembah raja " T A M A N GAIRAH Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara yang bersifat internasional. 160 . Digelar baginda bustan itu "Taman G a i r a h " . terlalu gemerlap sinarnya. kira-kira seribu depa luasnya. seperti peterana rupanya. b. Sinar Darussalam No. Syekh Nuruddin A r Raniry. bagaikan taman kayangan yang terdapat dalam mimpi.

tutupnya daripada perak. Dan adalah dalamnya sarwa jenis ikan. kayu labi-labi. bergelar Tiindur Hati. daripada bunga telepuk. putih seperti kapur barus. terlalu amat rindang. dan ada sebuah balai kambang diteluk itu. Dan adalah sama tengah sungai Darul Isyki itu sebuah pulau. perusahaannya seperti tembus. bergelar Lubuk Taghyir. dan ada pada mulut naga itu suatu saluran emas berpermata. dan teratai. Dan ada dalam kolam itu beberapa ikan. dan bunga jengke linir. dan seroja. terlalu amat gemuruh bunyinya. Dan pada sama tengah kolam itu sebuah pulau. Sebermula diseberang sungai Darul Isyki itu dua buah kolam. bergelar Sangga Sumak. Maka dalah dalam kolam itu pelbagai bunga-bungan. dan di hilir pantai itu suatu lubuh terlalu dalam. yang arah kekanan itu bergelar Pantai Ratna Cuaca dan arah kekiri bergelar Pantai Sumbaga. rupanya seperti sisik naga. Dan ada dihilir teluk itu suatu pantai. Adalah dalamnya berbagai-bagai jenis ikan dan bunga-bungan. Dan adalah isinya air mawar jazdi yang amat merebak baunya. yaitu pemandian. dan pegawainya daripada sewadaru. Dan dihilir jeram itu suatu teluk. Dan ada pada pantai itu seekor naga hikmat. dan bunga tanjung. bergelar Teluk Dendang Anak. bergelar Karang Pancalogam. terlalu permai. kedudukannya daripada kayu jati. senantiasa air mengalir pada saluran itu. seperti singgasana rupanya. Dan tebingnya terlalu tinggi. Bermula pantai sungai Darul Isyki itu dirapatnya dengan batu yang mengampar. bergelar Pantai Indera Paksa. suatu Cita Rasa dan suatu kolam bergelar Cita Hati. dan kelahnya daripada perak. diturapi dengan batu putih. barangsiapa mendengar dia terlalu sukacita hatinya. Dan adalah keliling pulau itu karang berbagai-bagai warnanya. Dan diatasnya suatu batu mengampar. warnanya seperti emas. Diatas pulau Sangga Marmar itu suatu pasu. bergelar Jeram Tangisan Naga.hijau. bergelar Rindu Reka. dan bunga iram iram. Dan adalah kersik pulau terlalu elok rupanya. daripada tunjung putih dan tunjung merah. dan caraknya daripada fidlii yang abyadl. lakunya seperti lidah naga. bergelar pulau Sangga Sembega. Dan ada disisinya suatu kolam terlalu luas. Syahdan adalah dihilir pulau itu suatu jeram. Di kepala pulau itu sebuah batu mengampar. bergelar Banar Nila warna. Dan ada diatas tebing sepohon kayu. 161 . dan atapnya daripada timah. tunjung ungu dan tunjung biru. bergelar pulau Sangga Marmar.

dan kemuncaknya suasa. warnanya seperti warna zamrud. bergelar Medan Chairani. Syahdan adalah semua merpati itu sekaliannya tahu menari. dan atapnya daripada perak seperti sisik rumbia. M a k a apabila kena matahari cemerlanglah cahayanya itu. Dan adalah atap kandang itu dua lapis. dan dewala kandang itu diturap dengan batu putih. daripada pisang emas dan pisang suasa. kersiknya daripada batu pelinggam. Adalah dalamnya beberapa permata puspa ragam. perbuatan orang benua Turki. Dan ada disisi gunung arah tepi sungai itu suatu peterana batu berukir. bergelar Kembang Lela Mashadi. Dan dihadapan gunung itu pasirnya daripada batu nilam dan ada sebuah balai keemasan perbuatan orang atas angin. gemerlap rupa warnanya. tiangnya daripada tembaga. dan Naga Puspa. Sulaimani dan Yamani. dan tembus dan mega arakan-arakan. Dan adalah dewalah yang didalam itu beberapa beteterapan batu putih belazuwardi.tunjung kuning dan tunjung dadu. suatu bergelar Peterana Sangga. Dan ada ditebing kolam itu dua buah jambangan. dan serba jenis bunga-bungan adalah disana. kilau-kilauan dipandang orang. Syahdan dari kanan sungai Darul Isyki itu suatu medan terlalu amat luas. dan Dewadaru dan pegawainya daripada kayu jentera mula. Dan ada pada gegunungan itu suatu guha. dan selapis lagi atas kandang itu daripada cat hijau. Dan disisi balai itu beberapa pohon pisang. dan nakas. dan air mawar merah dan putih dan srigading. dan disisinya ada sebuah rumah merpati. Dan di hadapan kandang itu sebuah balai gading. pintunya bertingkap perak. seperti warna nilam. Kemuncaknya daripada mulamma dan sulur bayungnya daripada perak dan dibawah salur bayungnya itu buah pendendang daripada cermin. Dan barangsiapa masuk kedalam kandang itu. daripada cempaka. Dan ada tanaman-tanaman atas gunung itu. suatu bergelar kembang Cerpu Cinta. Dan ada ditebing sungai Darul Isyki itu suatu 162 . bergelar pedikeran leka. bergelar Gegunungan Menara Permata. diukir pelbagai warna. beberapa bungabungaan. selapis daripada papan dicat dengan lumerik hitam. adalah dia mengucap selawat kepada Nabi S A W . dan selimpat. tempat khanduri baginda. Dan ada disisi gunung itu kandang baginda. Dan tiang kandang itu bernama Tamriah. bergelar Kembang Seroja Berkerawang. Dan pada sama tengah medan itu sebuah gunung diatasnya menara tempat semanyam. dan arah kehulunya suatu peterana batu warna nilam.

Dan ukirannya segala margasatwa.balai cermin. dan atapnya daripada papan bercat kuning. berukir awan setangkai. Dan berkeliling mesjid itu beberapa nyiur gading. Nyiur itulah akan persantapan Duli Syah A l a m . dan pada sama tengahnya harimau hendak menerkam. dan daripada setengah tiangnya naga membelit. bergelar Kersik Indera Reka. dan berselang dengan pinang bulan. mengalur daripada mulut naga itu saluran suasana. bergelar Balai Cermin Perang. terlalu manis airnya. dan pinang kacu. dan nyiur rambai. Syahdan adalah didarat Balai Keemasan itu sebuah balai. bergelar Balai Rekaan Cina. sekalian balainya bercat air emas yang merah. dan nyiur masin dan nyiur dadih. Dan ada disisi Balai Keemasan hampir sungai Darul Isyki itu sebuah batu berukir kerawang. daripada bunga air mawar merah. Adalah pohonnya cenderung seperti orang menyerahkan dirinya. dan ditanami sarwa bagai jenis bunga-bungaan. bergelar Kembang Seroja. dan nyiur ratus. Dan halaman balai itu ditambaknya dengan pasir pancawarna gilang gemilang. bergelar Medabar Laksana. dan nyiur karah. Sekalian pegawainya berukir dan dindingnya bercat berkerawang. ada gajah berjuang dan singa bertangkap dan beberapa unggas yang terbang. terlalu indah perbuatannya. dan air mawar 163 . Syahdan adalah disebelah sungai Darul Isyki itu pada pihak kiri suatu balai perbuatan orang benua Cina. Bermula ada hampir Kolam Jentera Hati itu sebuah balai gading bersendi dengan kayu arang Timur. maka senantiasa air mengalir daripada saluran mulut naga itu. bergelar Balai Kumbang Caya. Dan ada sebuah lagi balai. dan pinang gading. Dan ada sepohon nyiur gading bergelar Serbat Januri. dindingnya berjumbai bercat sarwa bagai warna. Adalah kemuncaknya dan salur bayungnya bercat merah. bergelar Balai Keemasan. Adapun bumi taman itu ditambaknya daripada tanah kawi. Dan adalah dalam mesjid itu suatu mimbar batu berukir lagi bercat sangga rupa-rupa dan rungkau-rungkau panca warna. ditambak dengan batu berturap dengan berkapur. Dan adalah antara kiri kanan balai itu dua ekor naga. Dan dihadapan balai itu jambangan batu berturap. Dan ada dalam taman sebuah mesjid terlalu elok perbuatannya. bergelar Isyki Musyahadah. dan kemuncaknya daripada mulamma emas. tiangnya astakona. M a k a segala pohon kayu dan bunga-bungaan yang hampir balai itu sekelilingnya kelihatan dalamnya seperti tulisan. dan pinang ba wang.

dan labu. dan bunga tanjung putih. dan bunga pandan. dan bunga jengkelenir. dan jaba. dan bunga warsiki. dan bunga maderas pada jeram tangisan naga. pohon mas-mas. dan buah tampoi. dan bunga cempaka. dan timun. dan bunga kemuning. dan enjelai. dan limau kasturi. dan bunga raja merah. dan bunga serigading.ungu. dan belimbing sagi. dan jintan. dan limau inderagiri. dan kedelai. dan bunga cempaka. dan jambu. dan bunga pacar galuh. dan mempelam. dan setul kecapai. dan bunga kesumba. dan mancang. A p a yang diceritakan dan meluas tentang keajaiban di India. Dan sekalian dalam taman itu daripada sarwan bagi buahbuahan daripada buah serbarasa. dan bunga seganda. dan belimbing buluh. dan buah rambutan. dan bunga telang biru. dan buah melaka. dan bunga kenanga. dan buah tufah. dan limau kedangsa. dan cermai. G E G U N U N G A N D A N PINTOO KHOOP Dilapangan duniawi. dan buah durian. dan bunga metia tabur. dan sekoi. (186) Af. dan andang putih. dan bunga seberat. dan buah tin. mengenai kebesaran Sulthan-sulthannya. dan bunga buluh gading. dan cempedak. dan bunga kembang setahun. dan bunga angrek bulan. dan bunga sembewarna. dan bunga seruni. dan bunga keremunting dan bunga serbarasa. dan buah jela. tidaklah ganjil dizaman Sulthan Iskandar Muda. dan ranum manis. dan bunga telang putih. dan bunga pekan. dan sukun. dan andang merah. dan buah anggur. dan bunga pancawarna. dan limau gersik. dan bunga sena. kebanggaan itupun tidaklah kecil. dan ketela. dan bidara. dan bunga kelapa. dan jagung. dan buah manggista. dan bunga melur. dan limau manis. dan bunga seranggini. dan tanjung merah. dan bunga tanjung biru. dan nyiur. Parsi dan Turki. dan kacang. dan gandum. dan pisang. dan bunga raja putih. dan nangka. dan jambu bertih. dan tebu. dan kemendikai. dan lawa-lawa. dan berangan. dan bunga gandasuli. dan bunga cina. dan tembikai. dan buah langsat. dan bunga asad. dan pinang. dan limau hentimun. dan bunga air mawar putih. dan bunga delima wanta. dan rambai. Said: Aceh Sepanjang abad halaman 177-179. dan pauh. 164 . dan delima. dan bunga kepadiah. dan bunga angrek sembewarna. dan bunga perkula. demikian tulis seorang ahli sejarah kenamaan (186). dan binjai.

Gunungan dan Pintoo Khoop yang dibangun dalam taman Gairah Banda Aceh. 165 .

Bekas yang kini masih didapati memenuhi kekaguman. Bagi kesenangan Puteri Pahanglah Gunongan itu diperbuat KOTA Y A N G MAKMUR Betapa makmurnya kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara Kerajaan Aceh Darussalam. Isteri itu disayangi Sulthan. Sultan menetapkan bahwa Raja Raden berada dipihak yang benar. Snouck Hurgronje mengatakan. Dr. Peristiwa Puteri Pahang itu telah mendapat tempat didalam Hikayat Malem Dagang yang terkenal. Tapi Jayaningrat mengatakan bahwa cerita orang tua yang didengarnya sendiri juga di Aceh menyebut bahwa Gunongan itu tadinya untuk tempat bersenang isteri Sultan yang bernama Puteri Pahang. terutama karena disekitar bangunan tersebut sudah pernah dibangun suatu taman indah. telah dilukiskan oleh Syekh Nuruddin A r Raniry dengan sangat indahnya. Menurut hikayat ini. Puteri Pahang dibawa oleh dua orang bersaudara ke Aceh karena mereka memperebutkannya. Kedua mereka itu. kerajaannya dipegunungan. Banyak sarjana yang telah menumpahkan perhatiaannya kepada bangunan ini. dikatakan bahwa mereka datang ke Aceh untuk minta ditimbangkan persengketaannya kepada Sultan Iskandar Muda. Yang berkesan di antaranya ialah yang disebut Pintu Khop dan Kota Gunongan. Bekas-bekas itu kini tidak terlihat begitu berarti. akan tetapi dimintanya supaya Puteri Pahang itu diserahkan kepadanya. Dan Sultan Iskandar M u d a mengawinkan adiknya untuk Raja Raden. 166 . namun bangunan adalah sisa dari banyak yang sudah hilang. yang menunjukkan kesanggupan pembikinannya zaman itu. pada waktu beliau hendak melahirkan sukacitanya bertepatan dengan penobatan fskandar Sani menjadi Sulthan Aceh. T. Sinar Darussalam No. b. Lukisan A r Raniry itu sebagai berikut: (187) (187) a. Dr. 37/1971 halaman 36-37. bahwa hikayat-hikayat penduduk menyebut bahwa ada seorang Sulthan yang beristerikan seorang puteri dari pedalaman. Untuk menghilangkan kerinduan tersebut Sulthan membikin gunung tiruan. untuk tempat isterinya menghibur diri. tetapi selalu siisteri merindui ayahnya dan hendak pulang kenegerinya. tidak lain si Ujut dan Raja Raden yang juga didapati didalam Hikayat Sultan Aceh Almarhum. Iskandar: Analisa Bustanus Salatin halaman 44-45.

lagi mengerasi atas segala yang durhaka. bijaksana pada segala barang perkataannya. bergelar Seri Sulthan Iskandar Sani Alauddin Mughaiyat Syah Johan Berdaulat Dhillah Fil Alam Ibnu Sulthan Ahmad Syah. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. Dan ialah hebat pada segala kelakuannya. Maka masyhurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. Dan adalah sukacita hati segala manusia. Ialah menjunjung inayat Ilahi. dan berdirilah alam daulatnya. Maka adalah pada ketika itu. Turun temurun nasab sulthani. dan makananpun sangat murah. BANDA A C E H DARUSSALAM pun terlalu makmur. Dan ialah yang menyentausakan segala kanak-kanak yang belum lagi patut menanggung pekerjaan. Maka berdirilah payung daulatnya. Sulthan Mughallah kerajaan. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. pada hari Sabtu. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. dan lagi halim perangainya. pada waktu dhuhur. dan sabar atas segala barang halnya. Ialah daripada anak cucu Sulthan Iskanar Zul Karnain yang mengempu kerajaan alam ini. dan terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. umpama bungabungaan yang kena rintik hujan pada ketika dinihari. dan segala manusia dalam kesentausaan.Kemudian dari itu. maka beroleh naunglah segala mereka itu dibawahnya. Dan ialah yang adil pada segala hukumnya. beberapa daripada harta dan seorangpun tiada kembali dengan 167 . dan tawakal pada segala barang pekerjaannya. Maka datanglah beberapa bahtera. Ruba'i: Ialah perkasa terlalu berani. duapuluh sembilan hari bulan Rajab. Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. dan beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah hujan kurnianya. Maka bertiuplah angin bahagianya. Dan ialah yang mengurniai nakhoda dan saudagar yang datang menghadap hadlaratnya. masing-masing dari negerinya. dan mengasihi akan segala rakyatnya lagi safakat akan segala fakir-miskin.

a. Raja yang mengempukan perbendaharaan daripada seni emas dan seni perak. supaya kami lihat betapa perbuatan kamu dan seperti sabda Nabi yang artinya: Ketahui olehmu bahwasanya dunia ini sebuah lobang dan bahwasanya Allah s.w. dan ialah yang terdiri pada makam firman Allah yang artinya : Telah kami jadikan kamu khalifah dibumi kemudian daripada segala raja-raja yang dahulukala yang telah kami binasakan akan mereka itu. maka ditilik betapa perbuatan kamu SENI M E N G A R A N G SURAT Sebagai disebut diatas. bahwa Istana dalam Kraton Darud Dunia juga merupakan pusat kegiatan seni. menjadikan khalifah dalamnya. sehingga karena itu. Yang berair mas. Aceh Sepanjang Abad halaman 163-165. Dan ialah melakukan hukum Allah dan mengeraskan Syari'at Nabi Muhammad s. Dan ialah yang mendirikan Masjid di B A N D A ACEH Darussalam bernama Baitul Musyahadah. Surat tersebut berbunyi: (188) Surat daripada Sri Sultan Perkasa A l a m Johan Berdaulat. Sebagai contoh. Berwarna sedalinggam. raja Inggeris. bersendi bersendura. yang tiada terlihat oleh penglihat. Yang berpancuran emas. berkerawang. Yang bersungai berikat batu pelinggam. berpermata daripada pancuran perak. yang beristana saudaya mata memandang. surat-surat agung yang keluar dari Istana Kraton Darud Dunia adalah dikarang dengan bahasa seni yang menakjubkan. Raja yang beroleh martabat kerajaan. berukir. Said . 168 . sudah terupam. dan ialah yang melarang bercelup minyak dan berjilat besi.w.a. (188) M. Yang dalam tahta kerajaan.puius-asanya. Yang seumpama cermin. yang bermahligai gading. melainkan adalah mereka itu menjunjung kurnianya. dibawah ini diturunkan sepucuk surat Sulthan Iskandar Muda Meukuta A l a m kepada King James I.

dan Basitang. yang turun daripada raja bernisan suasa. dan Perak. Raja yang bergajah berrengka tinggi suasa. dan Salibar dan Palembang dan Jambi. Yang mengempukan permata sembilan jenis. dan yang berkuda berpelana suasa. yang bernama Raja Jakub. Yang berpayung emas bertimbalan.Dan daripada galian mas yang dalam negeri Pariaman. Salida. raja yang menyelenggarakan nisan diri daripada nisan emas. pada gunong negeri Salida. dan yang bergajah kursi perak. dan segala takluk ke Batu Sawar. dan yang bergajah bergading emas. dan yang berlembing suasa. seperti negeri Calang. Yang berumbai-umbaikan emas. Datang kepada: Raja yang dinegeri Inggeris. dan daripada pihak maghrib yang dalam negeri yang takluk ke Pariaman dan ke Barus. dan yang beriimba emas berpermata. dan beristinggar suasa. Yaitu raja yang senantiasa mengucap pujian akan Tuhan Seru Alam sekalian daripada dilimpahkannya kelimpahan kurniaNya pada menyerahkan negeri daripada pihak masyrik seperti Lubok dan Pidir. yang berkekang emas bepermata. dan Semerlang. bergenta suasa yang berantai suasa. dan berketopang suasa. yang berciu emas. yang beratnya beratus kati. dan Pasai dan Perlak. dan Daya dan Barus. yang beratnya beratus kati. dan Pasangan. yang bergelar Megat Alam. yang dalam negeri yang takluk di Deli. dan yang berko perak. dan Deli dan Asahan dan Tanjong dan Panai. Raja yang mengempukan kuda yang berpelana emas. raja yang beroleh kelebihan daripada limpah kelebihan Tuhan Seru Alam sekalian dalam tachta kerajaan Negeri Aceh Darussalam. dan suasa dan perak. dan yang bergong suasa. Raja yang berzirah suasa. Yang mengempukan negeri Britani dan negeri Peransi dan negeri 169 . dan yangdalam negeri jangtakluk ke Batu Sawar. dan Rokan dan Batu Sawar. Maka daripada pihak maghrib. dan yang beralat emas. dan daripada segala senjata yang. dan Inderapura. raja yang mengempukan raja-raja yang ratus-ratus daripada masyrik. Raja yang membuat gajah peperangan tujuh puluh dari laut dan beberapa daripada segala pakaian. dan Tamiang. dan Pasaman dan Tiku. dan Pahang dan Inderagiri. dan pesenggerahan yang indahindah. yang berpeteratna emas. mulia-mulia. dan Pariaman.

Maka titah hamba. seperti pada zaman marhum Saidil Mukammil itu. BANDA ACEH IBUKOTA NEGARA Adanya sementara orang yang salah mengerti.Irlandi. bukan Banda Aceh. dan barang dapat orang itu duduk berniaga disana. maka orang Inggeris yang seperti diketahui raja itu tiada dapat duduk berniaga disana. maka berniagalah dalam negeri Aceh. dan jika ia hendak mengantarkan petornya (wakil dagang-penj) berniaga dalam negeri Aceh dihantarkannya. bahwa raja mohonkan barang dapat orang Inggeris berniaga dalam negeri Tiku dan Pariaman. Maka ada tersebut didalamnya. Dikekalkan Tuhan Seru Alam sekalian juga kiranya kerajaannya dan ditolongnya jua kiranya ia daripada segala seterusnya. Adapun surat ini disurat dalam negeri Aceh pada bilangan Islam 1024tahun. yang mengatakan bahwa "Kutaraja" adalah nama asli dari Ibukota Kerajaan Aceh Darussalam. bahwa hamba terlalu suka cita mendengar bunyi surat yang disuruh raja persembahkan kepada hamba itu. telah menimbulkan tertawaan dalam masyarakat yang mengerti dan mengetahui bahwa Banda Acehlah nama Ibukota Negara yang asli semenjak adanya Kerajaan Aceh Darussalam. Setelah itu barang tahu kiranya raja. Dengan anugerah Tuhan Seru Alam sekalian. lagi jauh daripada kita. Jika dianiaya orang Tiku atau orang Pariaman akan orang itu niscaya keji bunyi kita kepada raja Jakub itu. Masyarakat yang mengerti ini mendasarkan keyakinannya kepada fakta-fakta sejarah. supaya barangsiapa berbuat aniaya segera akan kita periksa. daripadanya bahwa ia hamba pada raja yang berkirim-kiriman surat dengan kita itu. jika hendak orang Inggeris yang hamba pada raja itu berniaga. dan kita hukum dengan hukuman yang adil. Disejahterakan Tuhan serwa Alam jua kiranya raja Jakub dalam takhtakerajaan Inggeris itu selama-lamanya. karena negeri itu negeri dusun. yang antara lain seperti dinukilkan dibawah i n i : 170 .

dalam bukunya ini Prof. D r . Dokumen penting ini berasal dari Tuan D . Prof. John Anderson menulis : The kingdom of Acheen. antara lain D r . dalam bukunya yang mengupas tentang kitab Adat Aceh. Prof. yang kemudian oleh Tuan Toekamp difotokopikannya dan dikirim kepada sahabatnya di Aceh. yang menegaskan bahwa Banda Aceh Ibukota Aceh yang asli. (190) 3. menanyakan apakah yang asli Banda Aceh atau Kutaraja ? Surat Tuan Toekamp kemudian dijawab oleh Onder directeur dari instituut tersebut dengan sebuah surat yang panjang lebar.... Surat dokument penting itu selengkapnya berbunyi: (189) (190) (191) (192) Dr. Toekamp Lammers seorang perwira tentera Belanda yang pernah tinggal di Aceh. Hasjmy) untuk difotokopikannya. Drewes menulis mengenai Ibukota Kerajaan Aceh : The decree of Friday 14 R a b i ' I 1045 A . or Banda Aceh (192) 5. yang dari negeri Belanda dikirimkannya kepada seorang temannya di Aceh. mengirim surat kepada pimpinan Koningklijk Instituut Voor De Troopen di Den Haag. Tuan Toekamp atas permintaan sahabatnya. T . Dr. Dr. Acheen. Drewes: Adat Aceh halamanxiii. H . dalam buku ini dibawah judul De Structuur van de Hikayat Aceh. D r . calld achi by the natives The capita] of the Kingdom is Acheen . where by Sulthan Iskandar Muda declard all Achehnese harbours closed for foreign shipping with the exception of the Bandar Aceh (191) 4. Iskandar menulis : Maar Atjeh wordt ook gebruikt voor de aanduiding van Bandar Atjeh of volledigheidshalve Banda Aceh Darussalam. The Contest For North Sumatra. A nthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 16. dalam bukunya ini mengenai Ibukota Kerajaan Aceh. 171 . (189) 2. Dokumen penting dari negeri Belanda. Adat Aceh. Prof. dimana temannya tesebut meminjamkannya kepada saya ( A . Iskandar: De Hikayat A ceh halaman 28. Anthony Reid tentang Ibukota Aceh menulis : It was traditionally referred to simply as Aceh. De Hikayat Atjeh.1. John Anderson : Acheen halaman 22. T.

weshalve ik U hierbij enige uit ter zake gedane research voortvloeiende gegevens moge verstrekken. : William Marsden : "The History of Sumatra" (London J811) op p.Afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek KONINKLIJKE INSTITUUT VOOR D E T R O E P E N Bijlagen : Onderwerp : Amsterdam. verwezen werd naar deze kraton en het complex eromheen gelegen kampongs (voor het gemak en naar analogie van de situatie in andere landen "hoofdstad" genoemd. 397 noemt de hoofstad " A c h i n " en haalt daar 172 . Alle voorhanden litteratuur leidt tot de conclusie dat " K o t a R a j a " slechts werd toe gepast op de Kraton van de Sultans. hoewel zulks in de 18 e sn 19e eeuw een nauwelijks denkbare situatie was. van een eigenlijke " H o o f d s t a d " was nauwelijks sprake. G Snouck Hurgronje : " D e Atjehers". met name reisbechrijvingen. Toekamp Lammers Luxemburglaan 45 Beverwijk. gezien het verval van het Atjehse sultanaat en het alsdan bijna geheel ontbreken van enig centraal gezag. cf.v. Zeer geachte Heer Toekamp Lammers. dr. Uw schijven betreffende de naam Kota Raja werd aan de afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek voorgelegd ter beantwoording. Leiden 1893). A a n De Heer D . en als in Westerse litteratuur. 5 November 1971 Uw Ref OnzeRef : : 335/71. dan geschiedde dit onderdezelfe naam als het gehele rijk v.

doch dan hoogstwaarshijnlijk in Atjehse versie. lies in north latitude 5° 56' and east logitude 96°26' . Snouck Hurgronye. alsmede J. en P. F . zoals vermeld door K .. which. de Hollander : "Handleiding bij de beoefening der Land-en Volkenkune van Nederlandsch Oost-Indie" (Breda 1869). bijv. de Bait al. 699: "Atjeh. 52 : "Op de keerzijde van onder sultan Aloe'ddin (1723-1735) geslagen munten wordt gelezen : Bandar Atjeh dar as-salam". is the chief seat of the Achinese population. 22 "The capital of the kingdom is Acheen " John Grawford : A descriptive dictionary of the Indian islands and adjecent countries (London 1856) p.2 "The town of Achin. p. 8 : hamba raja bersama hulubalangnya yang berjaga di balai kota daral dunia " (Vermeld op p. about two miles from the sea " . H . The town. with the valley in which it is situated.J. is safe for shipping at all seasons . p. 12-16 geeft beschrijving van de hoofstad. Een verwijzing naar Banda(r) Aceh kwam ik tegen in van Langen's werk op p.J. The roadstead of Achin formed by the main land several islands.aan uit "Lettres Edifiantes" waar de stad ook "Achen" word genoemd. 10 "Onder Iskandar Moeda (1607-1636) telde het gehele land slechts 7 Mesjids. Soms ook wordt een andere omschrijving gebruikt. H . de hoofdplaats en residentie van de Sultan. 1888). is situated on both banks of the river. werd uitsluitend gebruik om de kraton zelf aan te duiden. p. van Langen : "De inrichting van het Atjehsche Saatsbestuur onder het Sultanaat" ('s Grav.. now a poor place. in "Peratoeran didalam Negeri Atjeh Banar dar as-salam disalin daripada daftar paduka Sri Sultan Makota Alam Iskandar Moeda. die hij eenmaal "Atchin" noemt. De naam Kota Raja. te weten: 1. In een voetnoot wordt verwezen naar dr.. 57 van ! bovenvermelde werk van K . gelegen op den Noord-Westelij ken uithoek des lands aan den mond der rivier van Atjeh De plaats is van weinig belangs". F .Rahim in de Kota Raja (kraton) " 173 . Veth : "Atchin" (Leiden 1873). van Langen)." art. John Anderson: "Acheen" (London 1840) p. volgens wien dit epitheton Baghdad in Moslemse landen ook gebruik wordt voor andere hoofdsteden (in dit geval Bandar Atjeh). en verder beschrijft als een verzameling kampongs rondon de kraton.

2. J . door de Atjehers of Kota Raja genoemd " p. van der Maaten : "Senouck Hurgronje en de Atjeh O o r l o g " (Leiden 1948). 322.10 : "Koeta Raja. als Nederlandsche hoofdbezetiing.116 "dien ik voortaan. p. Djawa (de handelaren en vreemdelingen) etc.p. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1911) deel I. 2 5 " A a n het gezag der sagihoofden waren ont trokken : 1.50 "het vroegere Soeltansverblijf . omdat deze tevens de residentie (dalam) van den Soeltan was De omwalling vormde een rechthoek. ^ 600 bij £ 2 5 0 m " . A . 17 : "Voorloping zou men zich zoveel mogelijk moeten bepalen tot de vorming eener veilige stelling inden Kraton en daar deze bij de Atjehsche bevolking niet anders bekend was dan onder den naam van Koeta Raja. 323 : "de Koeta Raja de voornamste van alle. N a de 2e expeditie besluit het Nederlands Gouvernement de naam Koeta Raja toe te passen op het onmiddelijk na de verovering van de kraton terplaatse gestichte militair en bestuurscentrum. de Indische Regeering hechtte daaraan bij Besluit van 19 Maart 1874 no. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1922) deel I. Kota Raja zal noemen". thans meerendeels verwoest en door militaire of andere gauvernements ge bauwen gelijk mede door wijken van Europeanen of vreemde oosterlingen ingenomen".p. de hoofd moskee (Mesjid Raya) en de dauromheen leggende kampongs. 1 haare geoekeurig. Merdowatie (de beamten). J . alsmede G . deel I. de kraton van den Sulthan met Pakan Atjeh en de onmiddelijk daaran grenzende kampongs Kandang (hier hielden de slaven des sultans verblijft). en J . Voorhoeve : " A d a t A t j e h " 174 . J . derhalve ook A . Gerlach : " D e tweede expeditie tegen A t j e h " heef het steeds over "de kraton" : p. de aldus herdoopte met buitenwijken".door ons oneigelijk Kraton. besloot van swieten dien te behouden. W . p. Drewes and P . en K . zoels vermeld in.

Leiden 1917. "Kota Raja". schijnt toch wel oorsprongkelijk alleen tot de dalam te zijn betrokken. 78. 2e druk. Gorissen 175 . De Onderdirecteur der afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek: ttd Mr. deel 1. Met gevoelens van de meeste hoogachting. mede ook uit persoonlijke belangstelling voor het onderwerp. aanduidende allereerst de voor de handel belangrijke rede. le kolom : "De Kota Raja gedoopte dalam werd ver strek en ingericht tot vast verblijf". 1958) p. dat ik. deze laatste benaming. werd gebruikt als naam voor het gebeid waar thans Kuta Raja ligt. onder "Atjeh". indien al van oudsher bestaand. p. o. en voorts. Resumerend is men dus wel geneigd aan te nemen. in de bloeitijd van het Sultanaat.A. II s. O.(Verhandelingen T . Dit zijn de resultaten van enig speurwerk. V .v. 9 : " the Dalam or residence of the Sultan (also called Kutaraja. wich name afterwards/after 1873/has come intu use for the whole capital". heb verricht. voor zover althans in mijn vermogen ligt. dat de naam Bandar Atjeh.a. L . waar alle aangehaalde werken voorhanden zijn. Tot het geven van meerdere inlichtingen ben ik uiteraard te allen teijde bereid. in de Afdelingsbibliotheek.S. Encylopaedie van Nederlandsch Oost Indie". ' X X I V . aangehaald door Grawford. Zie ook in deze Encyclopeadie dl. de plaats veel grooter was. toen volgens oude schrijvers.

176 .

Dua ratus tujuh puluh lima tahun lebih lamanya sudah Belanda berusaha dengan segala daya. Dalam buku saya "Aceh Sepanjang Abad" halaman 548 antara lain sudah saya ungkap sbb. tidakkah meluap-luap kegembiraan itu." Saya sebut demikian. barulah hal itu dalam khayalan Van Swieten "tercapai" impian Belanda. f77 . baik dari orang barat ataupun dari orang Islam sendiri. : "Bekas kegembiraan Van Swieten direkamkan oleh Belanda dengan merobah nama Banda Aceh Darussalam menjadi Kutaraja. Pada hari 24 Januari ketika Kraton diduduki. karena begitu Kraton yang sudah terbuka itu dimasuki oleh Belanda begitu para penyerbu menjanjikan Wilhelmus dan mereka berteriak-teriak dengan riuhnya memberi salut untuk Raja Belanda. Namun hasil pendudukan Kraton saja dirasakan oleh Van Swieten (193) Sinar Darussalam No. ahli Aceh (Aceh-Kenner gelar zaman Belanda) Muhammad Said telah mengupas dengan lebar panjang masaalah Banda Aceh yang dihebohkan sementara orang. bahwa menguasai istana sekaligus berarti sudah merebut Ibkota dan merebut Ibukota sekaligus berarti merebut seluruh kerajaan Aceh. yaitu karena Dalam (istana Sultan) yang (berhasil) direbutnya lambang dari kejatuhan kuasa raja (kepala kerajaan) Aceh atau sebab sukses untuk raja Belanda dengan mana kota itu disebut sebagai kota (hasil kemenangan) raja Belanda. Istilah "Raja" itu nampaknya tumbuh satu antara dua sebab. dengan mengemukakan bukti-bukti fakta sejarah. Van Swieten segera mengetok kawat yang isinya memberi tahu perebutan tersebut dan mengucap selamat pada Tanah Air dan Raja Belanda (24 Januari kraton is ons stop koning en vederland gelukgewenscht metdeze overwinning).6. '27/1970 halaman 30-36. tenaga dan modalnya untuk menaklukkan Aceh. Bayangkan. Banda Aceh Asli : dengan judul seperti yang tertera disamping ini. Tulisan Muhammad Said itu selengkapnya berbunyi: (193) Sesungguhnya tidaklah benar sama sekali bahwa Kutaraja itu sudah ada semula. Van Swieten bermaksud hendak menyunglap. Dia di "citakan" oleh jenderal Van Swieten ketika dia pada agresi ke 2 yang dipimpinnya ditahun 1874 berhasil menduduki Istana (Dalam).

bagi si menang ada-ada saja impian dikhayalkan dari jauh-jauh hari. Satu-satunya akal supaya jangan mengulangi nasib pasukan jenderal Kohier pada agresi ke I beberapa bulan lampau yang lari puntang panting (undur) kekapal. Tapi dalam perang Aceh sekali itu Van Swieten merasa sangsi untuk lantas menukar ibukota Aceh dengan Fort London atau Fort Van Swieten. Dan sebagai kebiasaan Belanda nama-nama itu diambil untuk mengingat jasa-jasa seseorang raja atau panglima. Demikian pula Belanda setiap berhasil merebut atau menguasai kota ditukarkan nama tempat itu dengan namanama baru. Fort Elout yang berasal dari Penyabungan. Dengan perhitungan ini Van Swieten mendapat akal untuk menyunglap Istana menjadi Ibukota Aceh. dan kalau kita seseorang melker tentu mudah memahami pergulatan dalam sanubari jenderal Belanda itu dalam keinginan memanfaatkan "sukses" dengan kemungkinan buruk yang harus diperhitungkan. tewas ? Ini semua diperhitungkan oleh Van Swieten tentunya. atau lain-lain. padahal Van Swieten sehari ketika berhasil menduduki Dalam (istana) telah mengetok kawat resmi. seperti halnya dengan Fort van de Capellen yang berasal dari Batusangkar Fort de Koek yang berasal dari Bukittinggi. Segi yang penting lagi ialah apa akal untuk menonjol kepada pemerintah Belanda dan publiknya bahwa sekses itu secara psychologis dapat dipertahankan. ialah memusatkan pertahanan di Kraton dengan membuat kubu-kubu disepanjang lalu lintas dan kompoikompoi kuat untuk memelihara hubungan pasukannya di Kraton dengan pantai dan kapal perang. dan lain sebagainya. Karena tempat terpijak untuk menamakan Fort London atau Fort Van Swieten masih rapuh. sedangkan pasukan sudah banyak susut. nama semula. tidak usah dicungkil dalam-dalam apa sebabnya itu tidak lain bahwa yang baru berhasil didudukinya barulah Kraton yang sudah jadi puing-puing bukan seluruhnya Ibukota. menjadi Kutaraja. Van Swieten menukar saja nama Banda Aceh Darussalam. Sebagai biasa. Dan bagaimana kalau besok lusa Kraton lepas kembali dan Van Swieten menjadi Kohier ke 2. Fort Cochius yang berasal dari Bonjol. 178 .masih goyang karena perlawanan pihak Aceh dengan tegen ofensifnya yang dahsyat membuat kedudukannya di Kraton itu sendiri dalam bahaya. apa lagi untuk mendapat mukim-mukim sekitarnya.

Dengan akal ini Van Swieten ingin berhasil untuk mempertahankan bahwa dia memang masih berhasil menguasai kerajaan Aceh seluruhnya. Dalam suatu noot dibuku Van Swieten ada mengatakan bahwa "Kutaraja is denaam die de Atjeheers aan de Kraton geven" (Kuta raja adalah nama untuk Kraton yang diberikan oleh orang-orang Aceh). bahwa ungkapan Dada jra> . Sayang. mereka curiga bahwa apa yang disebut oleh Van Swieten bahwa pihak Belanda sekarang bersikap "afwachtende houding" (sikap menunggu) pada hakikatnya adalah terkepung. apalagi mengetahui latar belakang buku itu diterbitkan. Pel. uisertai dengan sumber-sumber yang seyogianya bisa 'dukung secara ilmiah. Van Swieten sendiri tidak menceritakan bahwa dia sudah menyelidiki sumber-sumber rakyat dan andai kata Dada Meuraxa membalik buku Van Swieten tersebut dan menelitinya dengan kritis. Pun Dada akan sadar 1 179 . Lebih-lebih karena pertempuran yang terus berkecamuk telah menewaskan seorang jenderal Belanda. maka Van Swieten .Dia membohong dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa Kutaraja itu adalah nama yang digunakan oleh orang Aceh untuk Kraton. pihak resmikah? . Dalam bukunya. Dia telah termakan dengan keterangan -n bahwa Van Swieten telah "menyelidiki kyat menyebut Kutaraja. Dia memperluas area nama itu dari seluas Kraton (400 meter x 600 meter) menjadi seluas ibukota yang sampai berkilometer lebar maupun panjangnya. Dia dihujani keca'man 'terus menerus. bahkan perwira tinggi yang turut bertempur dengannya sebagai seorang "Brutus" menguliti komidi Van Swieten. dan banyak jiwa serdadu perwira Belanda. suatu uraiannya menyebut buku Van ^atu-satunya bahwa nama Kutaraja sejak ada. atas alasan bahwa Ibukota sudah diduduki nya.itu Kutaraja". brosur dan buku-buku. Sebuah buku diterbitkannya dan itulah yang dikenal dengan judul "De Waarheid over onze vestiging Aceh". Karena mau tidak mau dia harus mempertahankan diri maka diapun membuat pembelaan. Tapi dia tidak ar -njelaskan sama sekali siapa orang-orang Aceh van^ • men in the street-kah. maka paling sedikit dia sadar bahwa pertukaran nama itu mengandung "udang dibalik batu". Tapi publik Belanda terutama lawan-lawannya tidak mau dikibuh dengan surat yang tidak berisi. banyak ulasan pers.

halmana diingat pula betapa kuatnya pengaruhnya Islam diwilayah tersebut yang tidak mengenai perbedaan kelas kecuali terhadap Tuhan dengan menilai amal ^ibadannya. yang menyebabkan kerajaan Aceh membuat nama Istananya sendiri. Mungkin di Aceh terdapat percerrninan tentang tidak adanya garis memisah antara groop raja dengan groop rakyat dilihat dari segi tempat kediaman dan kaya miskin. „ nB^Bfein Disamping itu harus diingat bahwa pama suatu kerajaan atau wilayah yang sama dengan nama ibukota karena diambil dari nama itu. seperti misalnya dengan kerajaan Deli yang ibukotanya Medan diberi nama Kota Meiran atau Kota Ma'sum untuk memperkenalkan Istana dan sekitarnya."uisd rfiisdA gnsbu" anubnaaU W I Ü K J i • > sn . pelabuhan. maupun kerajaan sekaligus dengan pusparagam nama (sebagai mana n^iumq isbBZ B'. Kedah. Kegemaran sebagai itu sedikit banyak ada juga yang dicerminkan oleh semangat bangsa dan rasa feodalisme dari nama terbayang keinginan untuk membedakan adanya ruling-class dan golongan rakyat jelata. Langkat. Johor. diberi nama Khas.bahwa sekalipun pernah ada nama Kutaraja (halmana saya bantah keras) maka nama itu hanya untuk Istana bukan untuk seluruh Ibukota. . bukanlah asing dalam tradisi kita. Siak dan sebagainya. pelawat-pelawat asing (baik resmi maupun admiral penulis-penulis biasa dan sebagainya) hanya nama Acehlah yang diperkenalkan kepada mereka baik untuk kota. sejak masa itu. Pagaruyung. Dengan Langkat yang ibukotanya Tanjung Pura dengan nama Istana Darul Aman atau Asahan yang beribukota Tanjung Balai dengan istana Kotaraja Indrasakti. Jambi dan banyak lagi sama saja dengan Aceh. Asahan.. Malaka. namun saya masih yakin tidak adanya terdapat unsur sedemikian dikalangan Istana Aceh. Solo. Walaupun kegemaran demikian ada dikalangan raja-raja bangsa kita. . Dan itu sebabnya nama istana hanya disebut dalam tanpa menggunakan suatu nama tersendiri sebagai di Deli. Ketika Aceh dibangun oleh Sultan Ali Munghayat Syah 450 tahun dulu dia hanya suatu kota. .h Jbübsi gtnlsq uitat . Jogya. Dalam tradisi bangsa kita sesungguhnya tidak asing suatu istana dan kompleknya yang biasanya dipagari atau dibentengi batu dengan letaknya yang agak terasing dan istimewa. dari mula dibangun kecil sampai menjadi besar wilayahnya dari sepotong tanah dibentengi untuk istana sampai menjadi wilayah yang luas. yang kemudian berangsur besar.fxstiii -v isb&i asiB BbsQ au<i .

dalam bukunya berjudul "Acheen and port of the North and Eastcoast of Sumatera". Dia telah menceritakan terperinci sekali tentang ibukota Aceh. (Ibukota kerajaan adalah Aceh. Dacem Achin. Petabumi yang dibuatnya dalam buku yang diterbitkan ditahun 1879 flima tahun setelah dia menguasai Kraton) yang berjudul "De Waarhid over onze vestiging in Atjeh" itu tidak ditulisnya "Kutaraja" untuk menyebut Kraton. Dia menulis terperinci sekali tentang Aceh dan mengenai ibukota disebutnya dengan amat jelas sebagai . Decem. Dalam perjanjian yang dia sendiri turut menanda tangani jelas tercantum "Aceh" 14 Sya'ban 1273. tentu dia tidak lupa menceritakan itu dalam 181 . Lebh jelas lagi dalam tahun 1823 John Anderson berkunjung ke Sumatera. u *uo rriËi "The capital of the kingsom is Acheen. Atchin. atau "gedaan te Atjeh" (tidak "gedaan te Kutaraja") ddo. 30 Maret 1857.000). Atschen. 2 Januari 1874 15 Dzulkaidah 1290 bukan berdato Kutaraja. Ketika itu utusan Belanda adalah Jenderal Van Swieten sendiri. Atcheen. tidak disebut Kutaraja. Van Swieten masih memakai istilah Aceh. and astimated maryers ago at 36. melainkan Kraton. . Anderson seorang yang jauh lebih banyak mengenai rakyat dan cara-cara hidupnya daripada Van Swieten. Surat menyurat resmi sejak Alauddin Kahar (sekitar 1537-an) yang mengembangkan relasi luar negerinya pertama-tama dengan Turki. dan penduduknya beberapa tahun yang lalu sekitar 36. Surat Tgk. Achin. Kali Malikul Adil bertanggal 17 Ramadan 1289 disebut termaktub di Aceh Darussalam. Athen. Degem. Surat Iskandarmuda kepada James Raja Inggeris juga memperkenalkan Banda Aceh Darussalam tidak sampai pada Sulthan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian sampai pada Sultan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian dengan Belanda di tahun 1757. Bahkan beberapa lama setelah Kraton jatuh. ultimatumnya kepada Sultan Mahmud ber "dedato" Aceh.000". melainkan dengan bergaul dengan segala manusia sampai langsung ditanyakan pada rakyat sendiri.dikesankan dalam buku professor Veth yang terkenal) dengan adinan : Achom Achen Acen Assl. Atjin dan akhirnya Aceh. nsrï-iiBi benkut. kalau waktu itu istana Sultan diketahuinya disebut orang Kutaraja.. Anderson mengadakan studitour dia tidak dengan tembak. istilah Aceh Darussalam atau Banda Aceh Darussalam mulai terdapat dalam catatan/arsip.

Seperti disinggung diatas. handelsplaats)yang asal istilahnya dariParsi.dalam pendengaran telinga Aceh bisa diartikan bandar dalam arti parit. Tafsiran "bandar" yang ke 2 ini yang sebetulnya adalah asli bahasa kita sendiri. dan seterusnya (de hoofdplaats Banda Aceh tanpa "r") of korteweg Aceh.bukunya. di bagian permulaan pada halaman 12 menulis ejaan "Banda Aceh" yang diringkaskan sebutannya dengan "Aceh" yang memberikan nama kerajaan dari situ. ahli bahasa Melayu. etsc. tali air ataupun bondar (ingat: Bunga Bondar dalam bahasa Tapanuli. sebagaimana telah dilakukannya untuk saat-saat lain sampai men-detanis. Bandar berarti pelabuhan atau kota dagang {emporium.S. Pak Hasjmy telah memulihkan sesuatu identitas ke Acehan dengan meniadakan " r " untuk mengeja Banda yang dimaksudkan Bandar pelabuhan. jika sekiranya memang Kutarajalah nama ibukota tersebut.Walaupun dalam surat-surat resmi sultanat Aceh dulu ejaan huruf Arab "Banda" memakai " r a " ketika menulis Bandar Aceh Darussalam tapi dalam kehidupan sehari-hari " r a " tidak dimasukkan lagi. John Anderson menjadi pegawai tinggi Inggeris di Pulau Pinang. Tidak sukar baginya mendekati si kecil atau bertanyakan pada orang-orang besar untuk mengetahui apa sebenarnya nama ibukota Aceh dan jika memang sudah ada semula nama Kutaraja tentu itupun akan disebutnya bahwa "The Capital of the Kingdom is Kutaraja". die aan het land haar naam gaf.de Klerck berjudul "De Atjeh Oorlog" (1912) tatkala mengupas soa! "Land en Volk" (Tanah dan rakyat) Aceh. 182 . Bukan suatu kebetulan dalam buku E. Saya merasa bahwa bekas Gubernur Ali Hasjmy sudah bertindak tepat sekali dalam usahanya mengikis habis unsur Belanda dengan menumpas kembali nama Kutaraja dan menggantinya dengan Banda Aceh. sekaligus menghilangkan keraguan terhadap makna kata yang diucapkan. seorang terpelajar. dengan perbedaan yang justru berlawanan antara daerah-daerah yang memakaikan. Tentang ejaan Banda bukan Bandar dengan "t". dengan telinga. saya kira Pak Hasjmy sedikitnya sudah berjasa untuk memulihkan pencerminan identitas ke Acehan dengan menyesuaikan eja pada fonimnya. Lebih-lebih mengenai istilah "bandar" itu sendiri yang mengandung arti dua.

(de hoffdlaats van wat eertijds Banda Aceh). bahwa ketika tanggal 24 Januari 1874 Van Swieten berhasil menguasai Kraton dan ingin mengambil keuntungan dari pendudukan itu untuk meneriakkan kepada bangsanya. melulu karena tidak kritis meneliti latar belakang peristiwa perang Aceh ketika mulai diserang oleh Van Swieten.hoffd plaats me ommelanden .Dan pada halaman 32 dia juga terus mengeja Banda tanpa " r " untuk ibukota.Pada halaman 20 sipenulis mengingatkan bahwa ibu kota yang dulunya bernama Banda Aceh-ibukota dan sekitarnya . tanpa seizinnya. tapi juga mendukung isapan jempol Van Swieten yang latar belakang uraiannya adalah membela kelamahan dirinya. dan dunia luar bahwa Belanda atas dasar "recht van verovering" (Hak menang perang) sudah mempunyai hak kedaulatan (souvereini eits recht) atas seluruh kerajaan Aceh. maka pihak Aceh tidak begitu saja mendiamkan hal itu. Van Swieten mendapat kabar bahwa Sultan Mahmud Syah tewas oleh koléra. Dan kalau ini terjadi kita tidak hanya mendustakan sejarah. is meer steeds .werd geheeten. dia ingin "memperoleh" keuntungan politik dari suasana itu tapi dalam kekuatiran bahwa pihak Aceh akan segera mengangkat penggantinya. kita menghilangkan lagi. Jadi walaupun nama sudah menjadi Kutaraja dialih. Ini mengesankan sekaligus bahwa sarjana-sarjana Belanda pun sudah sejak semula mendengar dan mengenai sebutan "Banda Aceh" (tanpa "r"). rakyat tetap menyebut "Banda Aceh".Banda". Untuk penutup baik dijelaskan lagi. Kitapun juga seolah-olah akan meremehkan perjoangan patriotik Aceh yang dalam catatan sejarah nasional harus dinukil bahwa mereka yang mempertahankan ibukota dengan jiwanya masih berhasil tidak meiepas begitu saja ibukota walaupun Istana raja sudah jatuh. dia hanya memulihkan.oleh Van Swieten. Sebagai pujangga dia tentunya mengeluarkan sesuatu yang berkembang dikalangan masyarakat. Dengan buru-buru Van Swieten mengumumkan bahwa tidak seorang berhak mengangkat Sulthan pengganti.masih terus bernama Banda. Tatkala disangsikan oleh publik dan politisi Belanda bahwa pengumumannya mempunyai landasan 183 . (perhatikan : tanpa "r") . Alhasil Banda bukan suatu fabrikasi Ali Hasjmy. Amatlah sia-sia bila sesudah kita dengan bebas memulihkan kembali milik.

yang masih dibawah umur. Bersandar pada Pengumuman 2 Pebruari 1874 dari Van Swieten. Mereka dalam membangun garis pertahanan yang baru (atau katakanlah : undur) dan dalam menghadapi faktor tewasnya Sultan Mahmud. tanggal 24 Januari 1874 sudah teranggap berakhir perang Aceh. dan untuk mempertegas kemungkiran tersebut itulah Van Swieten membuat pengumuman tanggal 2 Pebruari 1874 bahwa hak pengangkatan sultan adalah ditangannya. Dengan ini pihak Aceh sudah merampungkan kebutuhan legalitas. Tapi pihak Aceh tidak sebodoh yang disangkanya. Tapi lucunya. Belanda ternyata sudah terperosok kedalam pembohongannya sendiri. dan sebagai tanda bahwa dia sudah keceblos dengan fabrikasinya. sebab realitasnya itu tidak lebih dari Kraton yang rusak. Van Heutsz sudah menerima penawanan tersebut sebagai penyerahan diri dari Sultan in kwalitas. mereka sudah menetapkan ibukotanya (atau katakanlah setelah pemerintahan yang baru dipengungsian) dan mereka sudah mengumumkan penabalan Sultan baru. Belanda memungkiri fakta itu. Alauddin Syah. Dia menulis. diketuai oleh Tuanku Hasyim. Dengan pembohongan diri itu. dus hak pihak Aceh dianggapnya sudah diambil alih olehnya bersandar "recht van veroevering" yang realitasnya hanya nol besar. Pretendent Sultan. Padahal jika benar "recht van verovering". Sultan ini dipangku oleh badan perwakilan. Maka dalam catatan sejarah disebutlah dengan resmi bahwa perang Aceh berakhir ditahun 1903. dia hanya menyebut Sultan itu.hukum maka disitulah dia mendapat ilham untuk mempertinggi "status" Kraton. Didalam sejarah. Belanda untuk seterusnya tidak mau mengakui Sultan Alauddin menjadi Sultan Aceh. 184 . Tapi itu hanya isapan jempolnya. karena dengan menonjolkan kemungkinan sebagai ini dia hendak memberi nilai yang menentukan terhadap status Kraton. Belanda merasa dirinya mempunyai hak penuh untuk menentukan pengangkatan Sulthan. ketika Alauddin ditawan di tahun 1903. bahwa Sultan pengganti tidak bisa ditabalkan karena katanya menurut adat Aceh Sultan hanya dapat ditabalkan dibalairung Istana (Kraton).

atas pertimbangan sendiri-sendiri. Sebagai seorang pujangga Islam dan anak Pusa yang dulu cukup dihormati. nama Banda Aceh adalah asli. 185 . tentunya masih ada orang-orang tua yang hidup tempat bertanya. Hasjmy tidak seorang sembrono. dia telah bertanya sana sini pada penduduk apa nama ibukota Aceh itu dulu sebelum Kutaraja. Namun tadinya mereka yang terus berjuang tetap masih menyebut nama itu Banda Aceh atau Aceh saja seperti De Klerck. Tapi kini timbul issue karena dipulihkannya nama bikinan Van Swieten tersebut. ditahun 1963-an diapun meminta dukungan DPRD dan seterusnya memohon wewenang dan putusan pusat untuk memulihkan nama Banda Aceh itu. Pertimbangan pihak pembayang yang sementara itu terdengar ialah bahwa nama Kutaraja diganti dimasa A l i Hasjmy menjadi Gubernur hanya karena feodalfobi. Begitulah sesudah yakin. Pembayangan ini sudah berjalan lebih kurang 3 tahun. penduduk dalam wilayah kekuasaannya turut menyesuaikan diri untuk memakai nama baru itu. ahli sejarah Muhammad Said sekali lagi menulis masaalah Banda Aceh. Nama Kutaraja hanyalah suatu fabrikasi jenderal Belanda Van Swieten ditahun 1874. Maju Mundur. Kutaraja. Mungkin saja sesudah Van Swieten mengumumkan bahwa istana adalah Kutaraja dan Kutaraja adalah ibukota Aceh. apabila didiskusikan. Sebelumnya membenarkan begitu saja apa yang dibacanya dalam buku sejarah. yang selengkapnya seperti tertera dibawah ini: (194) Sebuah laporan dari Aceh mengatakan bahwa dewasa ini nama resmi ibukota daerah itu. Dilain pihak. sedang dibayangi oleh nama bikinan Belanda dulu. Aceh belum seratus dirampas oleh Belanda. Banda Aceh. Pemerintah sipil dan kantor-kantor pos seluruh Indonesia dan kaum cerdik pandai disana masih memakai nama Banda Aceh. dengan memakai judul Maju Mundur dari Banda Aceh ke Kutaraja.Soal ini dianggap untuk mengingatkan lagi agar kita (terutama putera-putera Aceh sendiri) jangan terperosok pada pengibulan Belanda mengenai fakta-fakta sejarah Aceh. kalangan yang mempertahankan Banda Aceh membantah dalih itu. tercipta sejak masa Munghaiyat Syah dan dimasyhurkan sejak (194) Harian Merdeka 4 Januari 1972. Bagaimanapun. yakin sejak Brigjen Teuku Hamzah menjadi Pangdam di sana. 7.

000. melainkan istana plus Peukan Aceh. Malaka. Perjanjian yang ditandatanganinya dengan Sultan Aceh sendiri ditahun 1857 (diratifisir oleh Staten General di Den Haag) tidak disebut diperbuat di Kutaraja. terus-terus menggunakan nama Banda Aceh (atau Bandar Aceh Darussalam) dan tidak Kutaraja. tapi di Aceh. dan lain-lain. Bahkan penyerang Jdl. Jika ini berhasil direbut bisalah Belanda menggembar gemborkan kedunia internasional bahwa dia sudah berhasil memiliki seluruh kerajaan Aceh. Dia sendiripun tentu tahu waktu itu bahwa yang disebut ibukota Aceh tidak hanya istana yang dikotai/dibentengi itu. yakni ibukota Aceh. pembesar Belanda di Riau dan pembesar-pembesar Inggeris di Penang. sampai pada Sultan-Sultan Aceh diabad ke 19 bersurat menyurat dengan Presiden Perancis. Sultan Delhi Akbar. Van Swieten baru mendapat ilham untuk melahirkan Kutaraja dari "kandungan"nya ketika dia harus mencanangkan sudah berhasil merebut ibukota Aceh walaupun realita baru hanya Istana Raja. 186 . Peunayong. dan wek-wek luar istana lainnya dimana gerilyawan masih gigih mengendapi musuhnya. Sultan Turki. plus kampung Keudah. Van Swieten sendiri sebelum 1874 membuat ultimatum kepada Sultan Aceh tidak dialamatkan ke Kutaraja tapi ke Aceh. Ditahun 1823 seorang pembesar Inggeris terkemuka di Penang yang berkunjung kedaerah itu dan menulis kesan-kesannya dalam buku "Acheen and the ports on the North and Eastcoasts of Sumatra" dengan tegas-tegas memberi tahu penyaksiannya bahwa "The capital of the Kingdom is Acheen and the population was estimated many years ago at 36. de Houtmans sampai Valentijn pernah mencatat Kutaraja atau mengenalnya. buku ini masih bisa diperoleh ditoko-toko buku. Tidak seorang dari penulis-penuls perjalanan asing seperti Van Linscoten. G G Inggeris di Calcutta. komplek Gunongan. The Town stands on a river. etc". Singapura dan sebagainya. Kuta A l a m . Sejak penyerangan Belanda ke 1 ditahun 1873 diketika mana Belanda kehilangan jenderalnya Kohier dan harus undur kekapal. (Bandingkan misalnya Kraton Jogja. bukanlah dapat disebut ibukota Jogyakarta tanpa wek-wek diluarnya yang masih luas lagi).Iskandar M u d a . Surat menyuruat resmi Sultan-Sultan sejak itu baik dengan raja Portugis. Pangeran Maurits. raja/ratu Inggeris. maka publik Belanda dan parlemennya terus sangsi terhadap kemampuan panglima-panglimanya untuk merebut yang minimalnya sajapun diperlukan oleh mereka. G G Belanda di Jakarta.

Pagaruyung. Dia benar kalau mengatakan bahwa kuta (istana) raja sudah direbutnya. Dan ini historis ! Baik kiranya dicatat bahwa sepanjang sejarah bangsa Indonesia adalah lumrah nama-nama kerajaan kita berasal dari nama kota atau bandar dimana suatu kekuasaan mula dibangun. Banda Aceh. Malaka. Dia masih harus mengorbankan pahlawan-pahlawannya termasuk seorang lagi jenderal kesayangannya (Pel) tewas sebelum seluruh Banda Aceh (sebagai ibukota) yang sebenarnya berada dalam kuasa militer Belanda. Timbullah inspirasinya untuk sekaligus merobah nama Banda Aceh menjadi Kutaraja. 187 . ganti terkepung dari istilah yang dipergunakan Belanda). Johor. 20 dan 32 menyinggung nama Banda Aceh (ejaan persis) ketika menceritakan perkembangan ibukota tersebut masa sebelum Van Swieten memperkenalkan nama Kutaraja. misalnya Singosari. Jambi. Deli dan sebagainya. Bintan. Banten. karena yang direbutnya hanyalah kuta dari raja. Pengarang Belanda E.Van Swieten menemukan akalnya ketika berhasil merebut istana raja yang dibentengi atau dengan kata rakyat : di-kuta-i itu. Majapahit. Kuta dari raja bukan suatu nama melainkan suatu bentuk dari kompleks. Tapi dia adalah pendusta besar tatkala mengatakan bahwa dia sudah berhasil merebut seluruh ibu kota. Siak.S. Palembang. Demak. Makasar. Mungkin suatu kebetulan bahwa Sultan-Sultan Aceh memperjelas beda ibukota dengan nama kerajaan tatkala menambahkan kemudian perkataan Banda didepan Aceh. De Klerck dalam buku yang dikarangnya ditahun 1912 berjudul "De Atjeh Oorlog" pada halaman-halaman 12. Sebagai ternyata kemudian bertahun-tahun sesudah itupun pasukan Belanda masih terkepung (ingatlah : geconcentreerde linie.

.

n&rüürë ifafliösrn qu A < j -is fi ? .BAHAGIAN KETIGA KESENIAN/PENDIDIKAN I S L A M MENGHIASILEMBARAN SEJARAH ACEH . b Evnnisi "9 t&ÓB .

memeiiharakan sekalian perintah agama Islam" (196). Ibid halaman 61. L E M B A G A — L E M B A G A PENDIDIKAN Diantara lembaga-lembaga negara yang tersebut dalam Qanun (195) (196) (197) (198) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Ibid halaman 62. dan boleh juga berarti bahwa dalam diri satu penguasa harus berkumpul unsur kekuasaan dan ilmu. ialah mengambil " I s l a m " menjadi dasar pendidikannya. diantara 10 syarat menjadi Qadli termasuk : " a d i l . menjadi Menteri. Sebagai akibat logis dari kenyataan i n i . maka jelaslah bahwa tujuan pendidikan dari Kerajaan Aceh Darussalam ialah untuk membina manusia-manusia yang sanggup "menjadi Sulthan. alim ilmu pada pekerjaan dunia dan akhirat dan mengetahui ia atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan a d i l " (198). maka pendidikan itu haruslah bertujuan untuk membina manusia-manusia yang sanggup menjalankan ajaran Islam. 190 . (195) Selanjutnya kalau kita perhatikan diantara 21 syarat menjadi Sulthan termasuk : "adil mengeriakan hukum AlJah dan hukum Rasul. Ibid halaman 58. selanjutnya untuk membina suatu rakyat yang menjalankan makruf dan menjauhkan mungkar. Kalau Islam telah menjadi dasar pendidikan. diantara 10 syarat menjadi Wazir (menteri) termasuk: " A l i m pada ilmu dunia dan ilmu akhirat.P E R K E M B A N G A N PENDIDIKAN D A N ILMU P E N G E T A H U A N DASAR D A N T U J U A N PENDIDIKAN Seperti telah diuraikan. bahwa A l Quran dan A l Hadis adalah sumber hukum bagi Kerajaan Aceh Darussalam. menjadi Qadli dan pejabat-pejabat lainnya dengan syarat-syarat yang ditetapkan. sebab jikalau cerai ulama oengan raja niscaya binasalah negeri". itu berarti bahwa raja dan ulama (sarjana) haruslah kedua-dua menjadi pimpinan pemerintahan. dapat memegang amanah tiada khianat" (197). Apabila dalam Qanun Meukuta A l a m tertulis : " U l a m a dengan Raja tidak boleh jauh atau cerai.

Balai Jama'ah Himpunan Ulama. Kerajaan Islam Samudra / Pase yang dilanjutkan dengan berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam maka Aceh sudah tidak mengenai lagi buta huruf... ada tiga lembaga yang bidang tugasnya meliputi masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. adalah sebagai berikut: (2021 (199) (200) (201) (202) Ibid halaman 71. Balai ini dapat disamakan dengan sebuah studi klub tempat para ulama/sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran. Ibid halaman 174. menempatkan Aceh menjadi lebih banyak pula memusatkan perhatian dibidang pendidikan. (201) Kegiatan untuk mengetahui lebih dalam. Balai Setia Ulama. hukama (ahli-pikir) untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan. 2.Meukuta A l a m . tinggi dan sempurna ilmu agama. Ilyqs Sutan Parnenan: Rencong Ditangan Wanita halaman 30 Buku Darussalam halaman 39. 3. membahas masalah-masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. sehingga untuk itu banyaklah dayah-dayah (pesantren-pesantren) yang didirikannya. M. Buku 10 Tahun Darussalam halaman 401-402. seperti yang diakui ke xvii (200) e n a n C i S B e a U l i C U y a n g P C r n a h b e r k u n J u n 8 e Aceh diabad k Iskandar M u d a mempunyai minat yang sangat besar untuk memperkembangkan ilmu pengetahuan. T I N G K A T A N PENDIDIKAN Sudah semenjak berabad-abad yang lampau. Said: A ceh Sepanjang Bada halaman 181. yaitu . Balai ini dapat disamakan dengan jawatan pendidikan. (199) 1 Balai Setia Hukama. yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan. 191 . Balai ini dapat disamakan dengan lembaga ilmu pengetahuan tempat berkumpulnya para sarjana. Adapun tingkatan pendidikan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. setelah berdiri Kerajaan Islam Peureulak.

tasauwuf/akhlak. yang kalau sekarang sama dengan Sekolah Dasar. dan sebahagian kitab-kitab Agama sudah diajar dengan bahasa Arab. dengan menggunakan buku berbahasa A r a b . jadi mesjid merupakan madrasah tingkat menengah. Kebanyakan murid terus memondok dimesjid. Dayah dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah kalau sekarang. sudah mulai diajar bahasa Arab. sejarah dan berhitung. bahsa. Meunasah. Tetapi. (203) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 44. Rangkang. Meunasah yang terdapat dalam tiap-tiap kampung. Pada pendidikan rangkang. tauhid. Ilmu-ilmu yang diajar. dengan menyediakan sebuah "balai utama" sebagai aula. sejarah/ilmu tatanegara. seperti halnya ditiap-tiap kampung harus ada satu meunasah. Juga mulai diajar sedikit ilmu-ilmu umum. Akhlak. 3. Akhlak dll. kebanyakan dayah berdiri sendiri ditempat luar pekarangan mesjid. termasuk kegiatan pendidikan. 2. ilmupasti/faraidl. seperti ilmu bumi. Dayah. yang digunakan menjadi tempat mengajar dan sembahyang berjama'ah. ilmu bumi. disamping fungsi-fungsi yang lain. antara lain fxqh (hukum). A r a b . juga berfungsi sekolah (madarasah). Dalam dayah serrraa pelajaran diajar dalam bahasa A r a b . dalam tiap-tiap mukim harus ada satu mesjid. Kadang-kadang ada dayah-dayah yang berpusat pada mesjid-mesjid bersama dengan rangkang. Dayah terdapat hampir pada tiap-tiap daerah Uleebalang. ilmu agama dalam bahasa jawi (melayu).1. para murid diajar menulis/membaca huruf Arab. 192 . Menurut ketentuan Qanun Meukuta A l a m . kalau sekarang dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Pertama atau Sanawiyah. D i Meunasah. tempat murid tinggal (asrama). sehingga dirasa perlu dikelilingi mesjid dibangun rangkang. (203) Mesjid adalah tempat segala kegiatan ummat.

Majalah Sinar Darussalam No. Darul Falsafah (Fakultas Filsafat). Dayah Teungku Chik dapat disamakan dengan perguruan tinggi. 9. yaitu Jamiah Baitur Rahman di Banda Aceh (Universitas Baitur Rahman). 6. 10. 1. akhlak/tasauwuf. Darul Hisab (Fakultas Ilmu Pasti). sekaligus dijadikannya sebagai pusat kegiatan ilmu. antara lain fiqh (hukum). 17/ September 1969 halaman 9. 5. sejarah/tatanegara. Darul Kimia (Fakultas Ilmu Kimia). Darul Kalam (Fakultas Ilmu Kalam/Tauhid). Darus Siyasah (Fakultas Ilmu Politik). Darut Thib (Fakultas Kedokteran). Mungkin juga dimaksud ilmu alam). kira-kira sama dengan "fakultas" kalau istilah sekarang. manthik dan ilmu bintang/falak. (204) Adapun daar-daar tersebut. ilmu bumi. yang kemudian dalam perkembangan selanjutnya. 4. 7. Darul Khasanah Baitul Mal (Fakultas Ilmu Perbendaharaan/ Keuangan Negara). Darut Tarikh (Fakultas Ilmu Sejarah). 8. 14. tauhid/fïlsafat. 2. yaitu : (204) Darut Tafsir wal Hadis (Fakultas Ilmu Tafsir dan Hadis). 3. Darul Ahkam (Fakultas Hukum). Jamiah Baitur Rahman mempunyai beberapa "daar". Darul Aqli (Fakultas Ilmu Akal. dan yang betul-betul telah merupakan sebuah perguruan tinggi dalam arti sungguhsungguh (universitas). tafsir. Dayah Teungku Chik barangkali lebih tepat kita namakan dengan "akademi" menurut istilah sekarang. hadis.4. Pada masa Sulthan Iskandar Muda disempurnakan pembangunan Mesjid Raya Baitur Rahman. Daruz Zira' ah (Fakultas Pertanian). Darul Ardli (Fakultas Ilmu Pertambangan). 193 . Darul Wizarah (Fakultas Ilmu Pemerintahan). Yang diajarkan pada Dayah Teungku Chik. ilmu bahasa dan sastera Arab. 13. UNIVERSITAS BAITUR R A H M A N . Dayah Teungku Chik. 12. 11.

banyaklah ulama dan muballigh-muballigh Islam meninggalkan Malaka. Darul Harb (Fakultas Ilmu Peperangan). Syamsuddin Pasai. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 174. adalah nama-nama yang tidak asing lagi sampai kini. Maka banyaklah pelajar-pelajar datang ke Pasai dari daerah-daerah lain untuk belajar agama Islam. (205) Sejak mulai masuk agama Islam ke Aceh. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Singkel. Terutama setelah berdiri Kerajaan Islam Pasai. S E J A R A H RINGKAS P A R A U L A M A / S A R J A N A TERKEN A L Bukanlah suatu hal yang aneh. Dibidang ilmu pengetahuan agama (theologi). Darul Nahwu. surau-surau langgar-langgar tersebar dari kota-kota sampai kedusun-dusun. Pendeknya sejarah pesantren di Aceh pada zaman Iskandar Muda menempuh zaman keemasan. Sebagaimana halnya dengan Jamiatul Azhar di Mezir. Nama-nama ulama pujangga seperti Hamzah Fansury.15. maka Jamiah Baitur Rahman juga mempunyai sekolah-sekolah (madrasahmadrasah-Rangkang-Dayah) sejak rendah sampai menengah. Ketika Malaka ditaklukkan Portugis. 194 . seperti Teungku di Geudong. Disana mereka mendirikan pesantren-pesantren untuk menyiarkan agama Islam dan pendidikan calon-calon alkn-ulama yang fuqaha. tulis Ustaz Mahmud Yunus. Aceh menjadi Serambi Mekkah. pindah ke Aceh. khusus Islam. Maka dengan bantuan Pemerintah Islam dan masyarakat. 17. 16. sehingga menjadi masyhur (205) M. kalau Kerajaan Aceh Darussalam yang sangat mementingkan pendidikan dan ilmu pengetahuan. pesantren-pesantren. Pada zaman Iskandar Muda Meukuta Alam. demikian tulis Muhammad Said. masa Iskandar semakin terkenal. Teungku Cot Mamplam dll. Waktu itu banyaklah ulama di Pasai membangunkan pesantren. kemudian telah melahirkan ulama-ulama dan sarjana-sarjana terkenal yang berkaliber internasional. Darul Mazahib (Fakultas Ilmu Perbandingan Agama). maka pendidikan dan pengajaran Islam mulai lahir dan tumbuh dengan suburnya.

Kampung Fansuri yang ada dekat Singkel (Aceh).1589-1604 M. artinya ada bahan-bahan dalam perpustakaan pribadi saya. "and the span of the priode in which he lived and flourished is stil a problematic question".1607-1636 M. karena banyak alim-ulama dan ahli sastera Islam Indonesia. Jelas beliau asal dari kampung Fansuri. Syed Muhammad Naguib A l Attas. Daripada Abdul Qadir Sayid Jailani. yang mungkin saya ketahui. .kemana-mana. 1604-1607 M. 195 . (206) Mahmud Junus: Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia halaman 151. Hanya yang telah pasti beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukamil (997-1011 H . Asalnya. HAMZAH FANSURY "Neither the date nor the place of Hamzah Fansuri's birth has been established" demikian tulis Prof.) sampai permulaan pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Meukuta Alam (1016-1045 H . kemudian karena banyak orang-orang Fansuri pindah ke Barus waktu Barus menjadi wilayah kerajaan Aceh. Jadi sekampung dengan Syekh Abdur Rauf. Mendapat wujud ditanah Syahr Nawi. jadi pada penghujung abad ke XVI dan permulaan abad ke XVII. (207) Memang sekarang kita belum mengetahui tempat dan tanggal/ tahun lahirnya ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansuri.) dan pemerintahan Sulthan Muda Ali Riayat Syah V (1011-1015 H .). maka kampung tempat tinggal orang-orang berasal Fansuri di Barus dinamakan Fsnsur. (206) Dibawah ini akan saya turunkan sejarah-singkat beberapa para ulama/sarjana. (207) Syed Muhammad Naguib: The Misticism Of Hamzah Fansuri halaman 3. Dari namanya "Hamzah Fansuri" (dibaagsakan kepada kampung Fansur) jelas dia berasal dari Fansur. . Beroleh khilafat ilmu yang 'adil. Tentang asalnya beliau sendiri menulis : Hamzah nin asalnya Fansuri. sama dengan Syekh Abdur Rauf Fansuri dan abangnya Syekh Ali Fansuri.

Dalam filsafat/mistic. Syekh Hamzah Fansuri juga belajar di India. A l Halladj. Asrarul Arifin Fibayani Ilmis Suluk Wat Tauhid. beliau mendirikan dayah didaerah tempat lahirnya. yang bermakna bahwa alam yang baharu ini. sebahagiannya dalam bentuk prosa dan sebagian lainnya dalam bentuk puisi. Barus. terutama di Banda Aceh. jadinya sama dengan teori "monism" (serba esa atau "pantheism" (serba dewa) Lawannya "Wihdatus Syuhud". fiqh. Karya-karyanya Syekh Hamzah Fansuri banyak sekali. Parsia dan Arab. yaitu pada suatu kampung dekat Runding (Singkel) dan disanalah beliau berkubur. Ghazali. adalah sebagai kesaksian dari adanya Tuhan. dan memang beliau seorang penyair terbesar diabadnya. manthik. filsafat dan sebagainya. Pada ujung hayatnya. Beliau pasih berbahasa Melayu. 2. Murid dan pengikut beliau yang terkenal dan besar yaitu Syekh Syamsuddin As Samathrani. Menurut paham "Wihdatul Wujud" bahwa alam ini adalah ciptaan dan bahagian ke Tuhanan sendiri. mengenai ilmu-ilmu tasauwuf. dalam bahasa Aceh. A l Juneidi. Mas'ud dan Syah NNikmatullah. A l Bustami. bahkan juga Abdulkarim Jili. laksana buih pada puncak ombak. Kecuali di aceh sendiri. Beliau sangat terpengaruh dengan ajaran-ajaran filsafat Syekh Abdul Qadir Jailani. sejarah sastera. Melayu.r Tempat belajar. Parsia dan Arab.tasauwuf. Jawa. Diantara karangan-karangannya yang saya ketahui: Syarabul Asyiqin. 196 . yang membahas masalah ilmu suluk dan tauhid. syariat. Zinatul Muwahhidin. Beliau menguasai ilmu-ilmu Fiqh. 1. Urdu. yang membicarakai. Parsia dan Arab. Karya-karyanya. masalah thariqat. beliau menganut paham "wihdatulwujud" dan menjadi pengikut Tharikat Qadiriyah. hakikat dan ma'rifat. Djaluludin Rumi. filsafat dll. Beliau mengajar ilmu-ilmunya itu pada beberapa tempat di Aceh. sedangkan musuh dari paham beliau yang terbesar yaitu Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Syiahkuala.

dan memang beliau dilahirkan disana pada penghujung abad ke X V I . ilmu tatanegara/politik dll. Beliau wafat di Banda Aceh di zaman Sulthan Iskandar Muda pada malam Isnin 12 Rajab 1039 H . hal mana menunjukkan bahwa beliau pernah belajar diluar Aceh. sejarah. orang nomer dua dalam kerajaan. yaitu Syekh Hamzah Fansury dan juga beliau pernah belajar pada Pangeran Bonang di Jawa.) dengan meninggalkan jasanya yang cukup banyak. terutama sekali pada Sulthan Iskandar Muda. terutama dalam bidang Ilmu pengetahuan dan politik. Dalam Kerajaan Aceh Darussalam. antara lain fiqh (hukum). Sekalipun beliau beraliran Syi'ah dan menganut paham Widdatul Wujud. Wihdatul SJAMSUDDIN AS S A M A T H R A N I Dari namanya kita mengetahui. baik dalam bahasa Melayu/Jawi atau(208) Keterangan lanjut dapat dibaca dalam : a. b. bahwa Syekh Syamsuddin As Samathrani berasal dari Samudra/Pase. 36/1971 halaman 44-49. Beliau menguasai bahasa-bahasa Melayu. Syed Naguib: The Mysticism Of Hamzah Fansuri. Parsia dan Arab. bahkan juga oleh musuh pahamnya Syekh Nuruddin A r Raniry. Beliau juga menjadi Syekh Jamiah Baitur Rahman (Rektor Universitas Baitur Rahman). Drs Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. juga menjadi Ketua Balai Gading yang beranggotakan 7 Ulama dan 8 Uleebalang. Prof. baik pada Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. A l Muntahi.3. 4. Ilmu-ilmu yang beliau kuasai. puissi. dimana beliau diangkat menjadi Qadli Malikul Adil. 197 . Kealimannya dan kesarjanaannya diakui oleh semua pihak. manthik. Karangan-karangannya. karena beliau ikut serta membesarkan Aceh. Nama lengkapnya Syekh Sjamsuddin bin Abdullah As Samathrani. namun beliau sebagai orang besar kerajaan tetap berlaku adil. tasauwuf. yang membahas masalah-masalah Wujud. Guru beliau yang utama. filsafat. tauhid. (1630 M. Jawa. (208) Rubai Fansuri. beliau mendapat kedudukan baik sekali. ilmu bahasa Arab.

12. Nurul Daqaaiq (cahaya yang murni). Syarah Miratul Qulub (Uraian tentang cermin segala hati). 16. Kedua paham ini telah tumbuh sejak abad pertama hijrah. 14. Sjarah Ruba'i Hamzah Fansury (uraian dan tafsir terhadap buku Hamzah Fansury berjudul Ruba'i Fansury). TanbihuPlah (peringatan allah). 5. Tiap-tiap golongan itu silih berganti dapat merebut kekuasaan ataupun mempengaruhi penguasa. 3. Miratul Iman (Cermin keimanan). Syar'ul Arifin (jalan orang arif budiman). 13. 9. 198 . 7.pun dalam bahasa Arab. (209). Antara kitab-kitab karangan yang dapat saya ketahui. yaitu : Miratul Mukminin (cermin perbandingan bagi orang-orang mukmin). Wihdatul Wujud pada umumnya diaftut oleh aliran politik Syi'ah. 10. Kitab Tazyim (kitab celaan ?). 2. Kitabul Harakah (mungkin mengenai ilmu bahasa). Miratul Haqiqah (cermin hakikat). Kerajaan Islam Pase dan sampai-sampai dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 1. 8. Golongan politik Syi'ah dan Ahlussunnah telah ikut memperebutkan kekuasaan semenjak berdiri Kerajaan Islam Peurelak. maka terjadilah pertentangan seru antara paham (209) Uraian lanjut baca Drs Zakaria Ahmad : Sinar Darussalam No. 11. 6. 15. Jauharul Haqaaiq (permata kebenaran). sementara paham Wihdatus Syuhud pada umumnya dianut oleh aliran politik Ahlus Sunnah. Risalatul Baijin Mulahadhatil Muwahhidin Alal Mulhidi fi Zikrillah (Tinjauan ahli-ahli tauhid terhadap orang-orang yang sesat mengingat Allah). Tentang Wihdatul Wujud dan Wihdatus Syuhud. Karena itu. Risalatul Wahhab (risalah tentang Mahapemberi). Miratul Muhaqqiqin (cermin para ahli pembukti). Kitabul Martabah (kitab tentang martabat manusia). cukup banyak dan bernilai tinggi ditinjau adari segi ilmu pengetahuan. 34/Mei 1 halaman 51-53. Kitabul Ushulut Tahqiq (kitab dasar-dasar penguat). 4.

Gambar lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 199 .

ahli sufi. bahkan selagi dinegerinya beliau sudah alim. T. 10/Januari 1969. dan beliau sangat ahli dalam bahasa Melayu. Dinegerinya beliau telah mempelajari bahasa melayu. tidak banyak diketahui orang dan nama lengkapnya yaitu Syekh Nuruddin Muhammad Djailani bin Ali bin Hasandji bin Muhammad Hamid Ar Raniry. lama kelamaan berobah menjadi pertentangan akidah. Surat. (210) Baca lebih lanjut : Dr. seorang ulama. No. Syed Naguib: RaniriAnd The Wujudlyah halaman 12-17. pujangga. Dalam tahun 1030 H . pada masa pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. Gujarat (India) dalam satu keluarga Quraisj. Pertentangan yang pada mulanya melulu karena hendak merebut kekuasaan politik. sedangkan kedatangan kali pertama adalah pada waktu Sulthan Iskandar Muda. Pendidikan pertama diterima Syekh Nuruddin dinegerinya sendiri. No. No. 6/September 1968. tetapi pula kembali ke Melayu. bahkan akhirnya paham "Wihdatul Wujud menjurus kearah kesesatan/penyesatan. Iskandar: Batanus Salatin halaman 2-13. No. 25/Agustus 1970. seperti paham apa yang dinamakan "salik buta" di Aceh. karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. beliau menunaikan rukun Haji dan terus menetap dinegeri Arab berapa lama untuk belajar lagi. 200 . 31/Februari 1971. (210) Tanggal lahir dan kehidupan kecilnya. Sinar Darussalam No. Prof. sehingga beliau menjadi alim benar. SYEKH NURUDDIN AR RANIRY Syekh Nuruddin A r Raniry. karena bahasa Melayu pada waktu itu telah menjadi "lingua franca" dikepulauan Nusantara. dilahirkan di Ranir.Wihdatul Wujud golongan Syi'ah dengan paham Wihdatus Syuhud golongan Ahlussunnah.). politikus dan negarawan ternama. dan beliau adalah Syekh dalam ilmu thariqat dan diterima dalam thariqat oleh gurunya Said Umar Ibn Abdullah ba Syaiban (lebih terkenal dengan Thariqat yaibany). 3/Mai 1968. pengarang. (31 Mei 1637 M. Syekh Nuruddin datang ke Aceh pada tanggal 6 Muharram 1047 H . bahkan kekufuran. ahli hukum.

antaranya yang saya ketahui yaitu : L Asy Shiratul Mustaqim (1044-1054 H . sama dengan kedudukan Sjech Sjamsuddin As Sumathrani dalam pemerintahan Iskandar Muda.). Melayu dan Parsia. Maul hayati li ahlil mamati. . = 1635 M.).karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. 19. 6. Beliau mendapat kedudukan yang baik sekali dalam pemerintahan Sulthan Iskandar Sani dan juga dalam pemerintahan Ratu Safiatuddin.). 201 . Akhbarul Akhirah fi Ahwali Jaumil Qiyamah (1052 H . 2. 10.). Mufti Mu'adhdham. 5. Asrarul Insan fi Ma'rifatir Ruhi war Rahman (1050 H . tentang fiqh/hukum. Hudyjatush Shadik li Daf'iz Zindiq.). Hilluz-zil 11.). = 1646-1653 M. 12. = 1640M. Kitab-kitab karangan beliau banyak sekali. = 1642 M. Bad-u Khalqis Samawati wal Ardli (1047 H . Qadli Malikul Adil. baik dalam bahasa Arab.1634-1644 M. 8. b. 16. tentang tauhid/filsafat. Hidayatul Habib fit Targhib wat Tarhib (1045 H . 3. = 1658 M. Ala lam'u fi Tafkiri man qala bi khalqil Quran. Rahiqul Muhammadiyah fi Thariqish Shufiyah (1069 H . Shawarimush Shadik li Qath'iz Zindiq. c.) 4. 7.). 18. Syafa-ul Qulub. = 1642 M. Fathui Muhil Alal Mulhidin. dimana beliau menjabat: a. 20. At Tibyan fi Ma'rifatil Ad-Yan (1056-1064 H . 15. Umdatul I'tiqad. Busthanus Salathin fi Zikril Auwalin wal akhirin (1052 H . 17. Lathaiful Asrar. 9. = 1638 M. Syekh Jamiah Baitur Rahman. 14. Nubzatun fi Da'wazzil ma'a Sahibin. = 1637 M. Daruul Faraid bi Syarhil Aqaid. 13. 21. Tambihul' awamili fi tahqiqia kalami finawafil. Djahawirul Ulum fi Kasyfil Ma'lum (1052 H .).

Ayahnya Syekh Ali A l Fansuy seorang terkenal. SaqyurRasul. 26. Dari Barus. kebetulan waktu itu sedang berada di Mekkah. + 1593 M . Setelah mengabdi untuk Islam selama 17 tahun di Aceh saja. BabunNikah. 27. seorang ulama besar pengikut utama aliran Hamzah Fansury. 23. 24. maka Syekh Abdur Rauf pun bertolak keluar negeri. Syekh Nuruddin A r Raniry berpulang ke Rahmatullah. yang lebih terkenal dengan nama julukan Syiahkuala. 25. dan bergaul dengan ulama-ulama berasal Indonesia. Syekh Abdus Samad Petani dan lain-lainnya. sejarah. Di Barus Abdur Rauf melanjutkan pelajaran bahasa Arabnya. Syekh 202 22. yang membangun dan memimpin "Dayah Simpang Kanan" dipedalaman Singkel. karena telah diangkat oleh Sulthan Iskandar Muda menjadi Qadli Malikul Adil. . filsafat. S Y E K H ABDUR R A U F Syekh Abdur Rauf A l Fansuri. dari keluarga baik-baik. ilmu-ilmu agama. Di Mekkah beliau tinggal dikampung Qusyasyiyah dalam Rumah Aceh dan belajar pada Syekh Ahmad Qusyasyy. Hidayatul Mubtadi bi Fadl-lillahil Muhdi. Mu'ammadul I'tiqad. maka pada tanggal 22 Zulhijah 1068. Abdur Rauf pindah lagi ke Samudra Pase melanjutkan pelajarannya pada Dayah Tinggi Syekh Syamsuddin As Sumathrani. dilahirkan di Singkel pada tahun 1001 H . manthik. Setelah selesai pada Dayah Simpang Kanan. Beliau juga belajar pada Syekh Nuruddin Ar Raniry.Kissah Iskandar Zulkarnain. antara lain Syekh Nawawy Bantan. yaitu ke Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya. Setelah Syekh Syamsuddin As Sumathrani pindah ke Banda Aceh. sastera Arab/Melayu dan juga bahasa Parsia. Abdur Rauf mendapat pendidikan dari ayahnya di Dayah Simpang Kanan bersama dengan banyak pemuda-pemuda yang lain. Hikayat Raja Badar. Abdur Rauf melanjutkan pelajarannya ke Barus pada sebuah dayah tinggi (Dayah Teungku Chik) yang dipimpin oleh ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansury.

203 .Gambar lukisan Teungku Syekh A bdurrauf Syiahkuala.

(1695 M. pada hakikatnya yang memegang kendali pemerintahan adalah Syekh Abdur Rauf dari belakang layar. Semua jabatan-jabatan tersebut dipangkunya berturut-turut dalam masa pemerintahan para Ratu (Ratu Safiatuddin. maka pada hari Rebu 20 Rabiul Akhir 1110 H . falak. manthik. M. karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazy A l Baidlawy. Ratu Kamalat Syahpun diturunkan dari takhta kerajaannya. dan bahan-bahan dari buku-buku/majalah-majalah lainnya.Abdur Rauf menetap di Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya selama 19 tahun. sejarah. Dari Banda Aceh kemudian Rauf melanjutkan perjalanan ke Singkel dan kemudian kembali ke Banda Aceh untuk memangku jabatan selaku Qadli Malikul Adil/Mufti Besar dan Syekh Jamiah Baitur Rahim. Demikianlah Ikhtisar riwayat hidup Syiahkuala. Tafsir ini lebih terkenal (211) Bahan-bahan ini dari diktat sejarah Syekh Abdur Rauf yang disusun oleh Sdr Tgk. Syekh Abdur Rauf telah sampai kembali di Banda Aceh. (211) Beliau telah mengarang sejumlah besar karangan-karangan baik dalam bahasa Jawi (Melayu) ataupun dalam bahasa Arab. kesemuanya itu untuk menggantikan Syekh Nuruddin Ar Raniry. Diantara karangan-karangan beliau yang dapat saya ketahui yaitu : 1. 204 . Gujarat. disamping menguasai filsafat. dan dikebumikan dikuala krung Aceh. Syekh Abdur Rauf menguasai segala bidang ilmu Hukum. politik dan sebagainya. Sebagai seorang ahli hukum kenamaan. Ratu Naqiatuddin. ilmu bumi. Yunus Jamil dan disiarkan oleh Lembaga Kebudayaan Aceh bertanggal 14 Juli 1960. Masa pemerintahan tiga Ratu yang akhir. setelah dua tahun sebelumnya Syekh Nuruddin Ar Raniry meninggalkan Aceh menuju Mekkah dan selanjutnya pulang ketanah airnya Ranir. Empat tahun setelah beliau wafat. yaitu terjemahan dari tafsir Anwaru Tanzil wa Asrarut Tak wil.). Syekh Abdur Rauf Syiah Kuala berpulang ke rahmatullah dalam usia 105 tahun. Pada hari Isnin 23 Syawal 1106 H . Dalam tahun 1063 H . Ratu Zakiatuddin dan Ratu Kamalat Syah). (Oktober 1699 M. satu waktu yang cukup lama untuk memberi kesempatan kepada beliau mengarungi lautan ilmu.). Turjumanul Mustafiid. tauhid.

31/71 halaman 54. (213) Muhammad Saman lahir dalam tahun 1251 H . juga kitab/ilmu hukum/fiqh. karangan yang berbentuk puisi. Miraatut Thullab. Umdatul Ahkaam. 2. 4. beliau mencatat sejumlah besar para ulama/ahli tasauwuf/filsafat. yang riwayat singkatnya akan saya turunkan dibawah ini. mungkin membahas masalah falsafah. Pada akhir kitab ini. yang beliau berguru pada mereka ataupun bersahabat. telah menjadi obyek studi para sarjana tentang beliau pribadi ataupun tentang ajaran-ajarannya (212) T E U N G K U CHIK DI TIRO. Daqaiqul Huruf. yaitu kitab penting sekali yang mengupas masalah hukum Islam tentang bukti. Demikianlah riwayat singkat Syekh Abdur Rauf. 3.dengan terjemahan tafsir Baidlawy. = 1836 M . Kifayatul Muhtajin. 5. Ismuha: Sinar Darussalam No. membahas halhal mengenai dengan tauhid/thariqat. Sya'ir Ma'rifat. Mungkin kitab hukum/ fiqh yang pertama dikarang dalam bahasa Melayu (Indonesia yanglengkap. 8. Chik Tiro halaman 29-92. sebagai tulis Drs. Salah seorang diantara empat orang pahlawan Aceh yang mendapat gelar "Pahlawan Nasional". Zakaria Ahmad. b. Bayan Tajalli. Drs. yang berarti "rahasia huruf". 6. adalah putera dari Teungku Syekh Abdullah bin Teungku Syekh Ubaidillah (212) Drs. 9. (213) Baca a. 205 . mengenai ilmu ketuhanan/filsafat. yaitu kitab fiqh (ilmu nukum) yang lengkap sekali. yang namanya melampaui batasbatas Kerajaan Aceh Darussalam. Umdatul Muhtajin Ha Suluki Maslakil Mufradin. yang membahas masalah ilmu tasauwuf. persaksian dan sumpah palsu. Hidayatul Balaghah 'ala Jum'atil Mukhashamah. 35/71. Tgk. seorang ulama/intelektuil yang genius. meliputi segala bidang hukum. Yakub: Tgk. mengenai ilmu tasauwuf. Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. yaitu Syekh Muhammad Saman Tiro yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Di Tiro". 7.

206 .Gambar lukisan Teungku Chik di Tiro.

sejarah. hadis. dimana menurut keterangan Tgk. Setelah berusia 15 tahun. kedahtm tubuh Muhammad Saman mengalir darah ulama dari silsilah yang panjang. juga mulai belajar bahasa Arab. mathik/filsafat. barulah pindah ke Dayah Tiro dibawah asuhan pamannya Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. Dari dua saluran. ilmu bumi dan sebagainya. Syekh Muhammad Saman berangkat ketanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam Kelima. antaranya ilmu fiqh (hukum.Garot. pengarang Hikayat Prang 207 . Waktu beliau berangkat ke Mekkah. yaitu TeungkuSyekh Abdul Wahab. dan setelah bertemu dengan teman kecilnya. t akak teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. Dari Tiro pindah ke Dayah Teungku Chik Di Jan Ie Leubeue. Sebelum berumur 15 tahun. Setelah menguasai berbagai ilmu. Dayah Garot: belajar tulis baca huruf Arab. sejarah. terutama mengenai dengan Perang Sabil. tokoh ulama besar diabad Ratu Safiatuddin (1050-1086 H . Muhammad Saman belajar pada Dayah-dayah ayah/ibunya. akhlak. sedangkan ibunya bernama Sitti Aisjah. perang sedang berkecamuk dengan hebatnya di Aceh Besar. maka Muhammad Saman pulang ke Tiro untuk mengajar sebagai pembantu pamannya (asisten) Atas persetujuan pamannya. semuanya dalam bahasa Jawi (Melayu). yang dalam zaman pemerintahan Ratu Utama itu beliau bersamabeberapa ulama lainnya mengusi kedaerah Pidie dan bertempat tinggal di Tiro. bahwa nenek moyang dari dua saluran darah Muhammad Saman bertemu dalam tubuh seorang pribadi. binti Teunglu» Abdussalam Muda Tiro bin Leube Polem Cot Rheuem. ditempat mana beliau terus mendirikan "Dayah" sebagai halnya dayah-dayah yang ada di Aceh Lhee Sagoe. seterusnya berturut-turut pindah ke Dayah Teungku Chik Abdullah Meunasah Blang. tasauwuf. Haji Abdullah Ujong Rimba kepada kami. yang seakan-akan menanti pulang beliau dari Mekkah untuk memimpinnya. Setelah memperdalam beberapa cabang ilmu agama dan umum. ilmu-ilmu agama. tauhid. disamping ingin memperdalam ilmunya dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin Islam. = 1641-1675 M. yang kemudian terkenal sebagai penyair perang terbesar didunia. Muhammad Pante Kulu.) Tafsir.). kemudian ke Dayah Teungku Chik Tandjung Bungong dan pindang ke Dayah Teungku Chik Lam Krak di Aceh Besar.

hal ini terjadi dalam tahun 1298 H . sehingga serdadu-serdadu Belanda kewalahan dibuatnya. maka beliau langsung berangkat ke Aceh Besar untuk menerima pimpinan Angkatan Jihad disektor Aceh Besar. Dimalam sunyi penyanyi menyanyi. wahai Mujahid. Alun ciptaan sama sekata: —Syarat pahlawan meribu arti. Pemuda bangsa satria berani. bahkan hampir-hampir pimpinan tentera Belanda menarik pasukan-pasukannya untuk kedua kali dari Aceh. = 1881 M . sajak mana saya turunkan kembali dibawah ini SEKAKIKESUMA Dipersembahakan kepada arwah Mujahid Besar Tgk. Ingin mencipta jaya bahari. Disenja senyap meratap pujangga. Hidup rukun pantun poyangku. yaitu meracuni Mujahid Besar Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro. Riwayatmu berkata.Sabi. maka beliau kembalilah ketanah airnya karena panggilan jihad sudah tidak terelakkan lagi. hal mana telah menimbulkan insperasi kepada seorang penyair Islam (saya sendiri) untuk menciptakan serangkum sajak persembahan kepada Almarhum. Kissah jihadmu melukiskan makna : — Benarlah Tuan pahlawan abid. peracunan mana telah mengantarkan pahlawan utama itu keliang kubur. Kalbu merindu dalam dadaku. Lengkap syarat sifat satria. 208 . Setelah tiba di Tanah Air. kalau sekiranya mereka tidak berhasil melakukan suatu perbuatan keji/kotor yang tidak ada tolak bandingnya dalam sejarah. Chik Di Tiro. beliau terus melakukan serangan-serangan tak kenal damai kebenteng-benteng Belanda. Semenjak tahun tersebut sampai wafatnya dalam bulan Januari 1891.

Teungku Chik di Tiro Syekh Muhammad Saman. yaitu Hikayat Sa'labah. Mudjahid Tiro pahlawan mulia. Penuntun kami kejalan bakti. karena sedang selalu dimedan perang. Ziarahi pusaramu membawa pujian. (214) Sajak ini telah dimuat dalam buku riwayat hidup Teungku Chik Di Tiro cetakan 1dan II. Hubaya dikurniai satria seperti. wahai pahlawan : — Pemuda bangsa menjadi satria. juga beliau seorang ahli pidato yang hebat sekali. Muharram 1364.Pinta jiwa reda tiada. Naiklah gita kudus menyepi. dan juga seorang pengarang/penyair yang baik. 209 . Mohon sempena semangat perwira. karangan Teungku Ismail Yakub. Setara tiada suntingku. Semoga menjelma pada bangsaku. Sekaki hanya kesuma sembahan. Turun mengembun kembali kebumi. yang isinya membangkitkan semangat jihat perang sabil Hikayat dalam bentuk puisi. Kemedan jihad menentang angkara. Bernajat kalbu dimalam waktu. Lagu jiwaku tinggi mengawan. selain seorang pahlawan/mujahid yang amat besar dalam sejarah ummat manusia. hanya ada sebuah yang saya ketahui. Restuilah kami Mujahid budiman. Cinta jiwa mengabdi agama. Hasjmy Montasie. Tuan (214) A . Menggunung rinduku. Sayangnya beliau tidak banyak mendapat kesempatan untuk mengarang.

Gambar lukisan Teungku Chik Pantee Kulu 210 .

sejarah. sekurang-kurangnya Menyamai "Odyssea"-nya Homerus. juga dengan pemimpin-pemimpin Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia. akhlak/tasauwuf dll. 5/1968 halaman 76-81. dilahirkan dalam tahun 1251 H . yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pante Kulu. maka pemuda Muhammad melanjutkan studinya ke Mekkah. (1836 M. adalah seorang Ulama Besar dan Penyair Perrang Agung dalam sejarah dunia. Kebangkitan Dunia Islam yang dikumandangkan oleh Gerakan Wahabi dibawah pimpinan Ulama Besar Muhammad bin Abdul Wahab dan gerakan pembaharuan yang dicanangkan oleh Said Jamaluddin Afganistan. (215) Muhammad. bahasa Arab. ditempat mana dilanjutkan pelajarannya untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu agama. Pendidikan pertama diterimanya di "Dayah Tiro" yang dipimpm oleh Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. orang yang telah membuat serdadu-serdadu kolonial Belanda Mati ketakutan dengan syair-syairnya. atau sebagai tulis Gubernur Aceh A . bersama-sama dengan Muhammad Saman yang kemudian menjadi pahlawan/mujahid perang Aceh. logika. manthik. füsafat/tauhid. ilmu bumi. daerah Pidie. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 31-43. dalam satu keluarga ulama yang ada hubungan kerabat dengan kelompok ulama-ulama Tiro. 211 . beliau mengadakan hubungan dengan pemimpin-pemimpin gerakan Wahabi yang sedang menghangat. yang kalau tidak mengatasi. bahasa dan sastera Arab dan sebagainya. A. Musakkir Waled. telah berhasil mempersembahkan kepada dunia kemanusiaan sebuah karya sastera besar.TEUNGKU CHIK PANTEE KULU Teungku Haji Muhammad yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Pante Kulu". yang sejarah singkatnya akan diturunkan dibawah ini. telah meninggalkan pengaruh yang sangat (215) Uraian lanjut dapat dibaca dalam : 10 Tahun Darussalam halaman 302-303 Sinar Darussalam No. Setelah mendapat pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu agama.) didesa Pante Kulu. seorang Ulama-Penyair Haji Muhammad. Disamping belajar. fiqh/hukum. sejarah.

pemuda Muhammad kembali ke Aceh dengan membawa bekal ilmu yang cukup. Kemudian. hal mana memberi arah kepada Hikayat Prang Sabi yang akan dikarangnya nanti. seperti Khalid bin Walid. Teungku Chik Pante Kulu meninggalkan Mekkah dan sesampainya di Aceh terus menyerahkan hasil karyanya (Hikayat Prang Sabi) kepada teman lamanya Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro yang telah aktif memimpin perang sabil. dan akhirnnya namanya terkenal dengan Teungku Chik Pate Kulu. pengarang dan penyair agung. Hasan bin Sabit. Disamping itu. Kira-kira dalam tahun 1881 M . sehingga dia sesampai di Aceh diangkat menjadi "Teungku Chik" (Guru besar). Usamah bin Zaid dan lain-lainnya. sebagai seorang yang berjiwa seni. beliau bersama-sama dengan ulama-ulama dan pemimpin-pemimpin rakyat lainnya terus berjihad bahu membahu sehingga ajalnya tiba dan dikebumikan di Lam Leuet. Umar bin Khaththab. Karangan-karangan beliau banyak. Syair-syair mereka itu membimbing pemuda Muhammad untuk menjadi seorang penyair perang terbesar. Kecuali gemar membaca karya-karya sastera. baik dalam bahasa Aceh ataupun dalam bahasa Jawi (Melayu). Kecamatan Indrapuri. yaitu Hilcayat Prang Sabi.mendalam dalam jiwa Muhammad Pante Kulu yang mulai menanjak dewasa. Abdullah bin Malik dan Ka'ab bin Zubair. baik yang berbentuk puisi ataupun prosa. beliau berhalil mencipta sebuah karya sastera. dengan meninggalkan dua orang isteri. Teungku Chik Pante Kulu adalah seorang ulama besar. juga beliau sangat suka membaca sejarah pahlawan-pahlawan Islam kenamaan. yang kemudian ternyata menjadi jiwanya perang Acerh lawan Belanda. beliau sangat gemar membaca buku-buku syair Arab. terutama karya penyairperang dizaman Rasul. Tahriq bin Zaiyad. Setelah 10 tahun lebih tinggal di Mekkah. Hamzah. selain dari Hikayat Prang Sabi yang termasyhur itu. diatas kapal antara Jeddah dengan Penang. sebagai sumbangan beliau untuk membangkitkan semangat. Dalam perjalanan pulang ke Aceh. sedangkan puteranya yang tua telah syahid selagi beliau masih hidup. 212 .

213 . Pahlawan dan Ulama Wanita yang sangat hebat.Teungku Faki. (Dari buku: Srikandi A ceh).

ayahnya bernama Datu Mahmud seorang pejabat pemerintahan dalam zaman Sulthan Alaiddin Iskandar Syah.T E U N G K U F AKI Teungku Faki adalah seorang wanita yang menjadi Ulama Besar. Teungku Ahmad. sementara kehidupan tuanya sebagai Ulama Pengajar dan Pembangun. Waktu pee ah perang antara Aceh dengan Belanda. tetapi masih sempat membantu Teungku Faki dalam kehidupan membangun. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 70-84. Menurut H . beliau syahid dalam satu pertempuran. Teungku Faki wanita pahlawan itu ikut aktif berperang dimedan. beliau tidak syahid. Menurut H . yang lebih terkenal dengan Habib Lhong. suaminya sendiri dan beliau juga syahid. Sedangkan ibunya yang bernama Cut Fathimah adalah puteri dari seorang Ulama Besar yang bernama Teungku Muhammah Sa'at yang terkenal dengan lakap Teungku Chik Lam Pucok. (216) H. tempatnya pernah Teungku Chik Tiro Muhammad Saman belajar. (216) Beliau dilahirkan sekitar tahun 1856m. M . Teungku Saleh. 2. Dalam tubuh beliau mengalir darah ulama dan darah penguasa/bangsawan. 5.M. beliau juga syahid. yaitu: 1. beliau juga syahid. Habib Abdurrahman. didesa Lam Diran Kampung Lambunot (Lamkrak). pendiri Dayah Lam Pucok. Zainuddin namanya Habib Kabul. maka kehidupan mudanya Teungku Faki sebagai Panglima Perang. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Leupung. Diantara pahlawan yang memimpin pasukan dibawah komando Teungku Faki. 4. M . Teungku Daud. Pahlawan Perang Ternama dan pembangun pendidikan ulung. Teungku Nyak Badai. yang makamnya dalam komplek makam Teungku Faki sendiri. Karena dalam tubuhnya mengalir dua jenis darah itulah. sehingga akhirnya beliau diserahkan sebuah pasukan besar (kira-kira resimen) yang perajurit-perajuritnya terdiri dari pria dan wanita. 3. Zainuddin bahwa nama lengkapnya Teungku Fakinah. 214 .

dipimpin Tgk. yang agak lama bermukim di Mekkah untuk menambah berbagai macam ilmu pengetahuan. hal mana tidak lazim waktu itu. Saleh. dengan siapa kawin setelah usai perang bersama-sama pergi ke Mekkah. menjahit dan bertukang. b. Kuta Cot Bak Garot. sekalipun asramanya jauh terpisah. Dalam tahun 1925 beliau sekali lagi pergi ke Mekkah dan bermukim disana setahun lamanya. yaitu: Kuta Lam Sayun. beliau terus membangun Dayah Lam Diran yang terkenal itu. Pang Amat. salah seorang komandan bawahannya yang juga Syahid. Dalam bergotong royong membikin jalan umpamanya. yang kemudian setelah habis perang berobah menjadi "Dayah Lam Diran" yang terletak diperkampungan Lam Bunot. beliau sanggup memimpin wanita dan pria dalam waktu ber215 1. Kuta Bak Balee. 2. dipimpin Habib Lhong. Kembalinya ke Aceh. terbuka untuk wanita dan pria. Pergaulan bebas dalam batas-batas kesopanan antara pelajar wanita-pria dibolehkan beliau. Juga dalam dayah beliau kecuali ilmu-ilmu agama juga diajar ilmu-ilmu umum dan kerajinan tangan. yaitu : a. dan dibantu oleh suaminya dan beberapa ulama lainnya. Adapun markasnya sendiri disebut Kuta Lam Diran. Pang M .Dibawah komando Teungku Faki ada empat buah kuta (benteng pertahanan) yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan bawahan. Teungku Faki tidak mendapat anak. dipimpin sendiri. baik dari suami yang pertama Teungku Abdullah yang syahid. seperti menyulam. dipimpin Tgk. dimana beliau sendiri menjadi pemimpinnya. Dayah Lam Diran yang dibangun beliau itu. Satu hal yang sangat menarik perhatian. juga tidak mendapat anak dari suaminya yang ketiga Teungku Haji Ibrahim. Dalam kehidupan berumah tangga. selain mengajar juga Teungku Faki turutaktif membangun daerahnya. 4. yaitu dalam bulan Juli tahun 1915. 3. Kuta Cot Weue. ataupun dari suami kedua Teungku Nyak Badai. juga untuk menambah ilmu pengetahuan. . Kemukiman Lamkrak. Dalam kehidupan tua ini.

Sisa Dayah Taman Pendidikan yang dibangun Teungku Faki.Mesjid Lam Krak hasil karya Teungku Faki. 216 .

217 .Makam Teungku Faki di Lam Krak.

yaitu sebuah karangan yang bernama Kitab Masaailal Muhtadi dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). 4. menurut seorang Tgk. Tuanku Raja-raja Keumala. maka kemudian diserahkan pimpinan Dayah Leupue kepadanya oleh Syekh Abdur Rauf. (1933 M. Teungku Sa'idah Lamjamee. Zainuddin pada 8 Ramadlan 1359 H . Dalam hidup tuanya sebagai Teungku Chik Lam Diran. Kitab ini dikarang dengan sistem tanya jawab. Teungku Faki. masih hidup dan masih mengajar. dan menurut H . Teungku Fathimah Batee Linteueng. Diantara karya besar beliau yang sampai sekarang masih utuh. seperti Teungku Panglima Polem Muhammad Daud. seperti pada waktu membikin jalan ateueng seunabat yang panjang. baik bangsa Indonesia Aceh ataupun bangsa Belanda. Setelah hidup lebih kurang 76 tahun. adalah salah seorang murid Sjech Abdurrauf Sjiahkuala. ulama wanita terkenal.sehingga komplek Makam Teungku Faki ini banyak diziarahi orang. Teungku Faki sering dikunjungi orang-orang besar. wanita pahlawan dan ulama kenamaan ini. suatu sistem pendidikan yang dianggap baik. yang kemudian menjadi ulama dan mengajar. yaitu : 1. 3. masih hidup dan masih mengajar walaupun telah tua. Teungku Hawa Lam Dilip. Ismail Lam Krak pada tanggal 3 Oktober 1933 berpulang kerahmatullah dan dimakamkan dalam komplek dayahnya.). 218 . dekat dengan Dayah Lam Diran.samaan pada satu obyek. M . Teungku Fathimah Ulee Tutue. Teungku Di Leupue ini atau Baba Daud. mengajar dan sekarang telah meninggal. 2. dimana juga banyak berkubur pahlawan-pahlawan bangsa lainnya. telah meninggal. seorang Residen Belanda disamping beberapa perwira mereka. pada waktu beliau telah uzur dan pindah ke Kuala Aceh sampai wafatnya. sangat alim dan sangat setia kepada gurunya. Salah satu karya Baba Daud ini (Teungku Chik Di Leupue) yang abadi sampai sekarang. yaitu mesjid Lam Krak. Diantara murid beliau yang terkenal. TEUNGKU DI LEUPUE Baba Daud yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Di Leupeu ini.

1 I «3 C O | K 3 60 £ &© 3" K 3 1 I 5 s I 3 i I -o 9 «) S Q 3 < 3 1 219 .

Fotokopi dari Quran tulisan tangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala. 220 . dinyatakan Quran ini tidak boleh dijual atau dihadiah. Yang diatas ini pada halaman pertama sekali.

221 .

yaitu Surat Al Fatihah dan permulaan Surat Baqarah.Dua halam pada permulaan. 222 .

223 .

Dua halaman pada akhir. yaitu Surat Al Falaqi dan Surat An Nasi. 224 .

sekalipun riwayat hidupnya belum sempat sayaperiksa/tulis. seorang ulama besar yang ikut membangun Kerajaan Islam Peureulak. salah seorang dari cicit Teungku Haji Yahya. dipusakai kepada Baba Daud. Walaupun bagaimana sulitnya. Teungku Cot Kala. Singapura dan Siam bahagian Melayu. sejarah hidup mereka yang tercatat (tertulis) mungkin telah banyak hilang selama 50 tahun lebih perang dengan Belanda. Qurannya masih baik. yang setelah meninggal beliau dipusakai kepada Teungku Haji Jahja sebagai pelanjut Dayah Leupue. seharusnya diadakan penyelidikan dan riset yang sungguh-sungguh guna menggali nama dan sejarah hidup ratusan para ulama. sehingga amat sukar bagi kita yang hidup dalam abad ini untuk mengetahuinya. Amat sayang. masih terlalu banyak lagi ulama-ulama besar yang telah berjasa dalam bidang pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan. dengan tulisan bernilai seni indah sekali. yaitu: 1. Namanya Muhammad Amin. dan seterusnya kepada turunan beliau turun temurun. Dibawah ini. Sekarang Quran tersebut disimpan oleh Teungku Abdul Aziz Ujong Peunajong. penulis buku ini pernah melihatnya. PARA U L A M A LAINNYA Kecuali enam orang ulama yang telah diturunkan riwayat singkatnya itu. sarjana dan pujangga-pujangga yang hidup dan berabdi dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Kitab ini sampai sekarang dipakai untuk pelajaran agama permulaan diseluruh kawasan rantau ini yang memakai bahasa Melayu: Indonesia.Kitab Massailal Muhtadi ini berisi masalah-masalah aqidah. Malaysia. Sungguh suatu sukses luar biasa. akan saya rakamkan nama beberapa orang ulama/sarjana yang telah ikut membina dan mempertahankan Kerajaan Aceh Darussalam. Sebuah Quran yang ditulis dengan tangan Syekh Abdurrauf sendiri. ibadah dan bermacam ajaran Islam lainnya. terutama pada mulanya dalam bidang ilmu pengetahuan dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang diberi nama "Dayah Cot Kala" (daerah 225 .

seorang pangeran. (218) 3. Kemudian beliau membangun Kerajaan Islam Peureulak dalam bidang politik/kekuasaan. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 7. dimana beliau menjadi pemimpinnya sehingga karenanya nama beliau terkenal dengan Teungku Chik Dajah Cot Kala. seorang ahli hukum. Teungku Chik Blang Peria. Daya dan Lamuri (Aceh).). Keluaran Dayah Cot Kala. Teungku Kawee Teupat. Lingga. Oleh Sulthan Machdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat (402-450 H . Namanya Ja'kub. Setelah menjadi ulama besar bergelar Syekh Sirajuddin atau lebih terkenal dengan nama Teungku Chik Seuruleue. Teungku Chik Seuruleue. (217) 2.). M. setelah menjadi ulama besar bergelar Teungku Chik Blang Peria. dan menjadi raja pertama. pujangga dan muballigh yang terkenal. pendidik dan pemimpin. Tgk. = 1012-1059 M. Namanya Adi Geunali. Beliau hidup dalam zaman Maharaja Nurdin Sulthan A l (217) (218) (219) Tgk.). Samudra Pase. Beunua (Taming).Bayeuen sekarang). lulusan Dayah Cot Kala. Pindah ke Aceh Tengah dan membangun Kerajaan Islam Lingga (416 H . = 1025 M. yang semua mereka telah mengambil bahagian penting dalam pembangunan Peureulak. dari Ulama menjadi penguasa. beliau ditunjuk untuk mengepalai satu rombongan juru dakwah dan dikirim ke Lingga (Aceh Tengah) bersama-sama dengan Adi Geunali. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 6 Ibid halaman 28. (219) 4. Pidie. dengan diangkatnya beliau menjadi sulthan Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310-334 H . 226 . Namanya Sirajuddin. = 922-946 M. Dayah Cot Kala adalah pusat kegiatan ilmu dan telah banyak menghasilkan ulama/sarjana. juru dakwah. M. untuk membangun Islam dan Kerajaan Islam disana.

= 1400-1428 M . datang ke Pase pada zaman Maharaja Khiyasyuddin Syah (527-550 H . Nama lengkapnya Said A l i bin A l i A l Makarany. Ibid halaman 10. hidup sekitar tahun 801-831 H . yang memerintah untuk membunuh lebih dari 40 orang ulama Ahlus Sunnah. Ibid halaman 13. (222) 7. yaitu sahabat karib dari Raja Bakoy Ahmad Permala. Syekh Abdul Jalil. 227 . = 1261-1289). (224) (220) (221) (222) (223) (224) Ibid Halaman 11. Said Ali. = 1133-1155 M . Lingga dan Isak. = 1233 M . Meninggal 15 Muharram 630 H . (220) 5. penganut paham Wihdatul Wujud. Tgk. Syekh Ismail A l Ramaly ini seorang ulama besar dan juru dakwah terkemuka. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 16. tokoh penguasa yang menganut Wihdatul Wujud di Samudra/Pase. seorang ulama besar. Yunus Jamil:. Beliau mendakwahkan Islam sampai-sampai ke Djeumpa. Kubur beliau terkenal dengan nama Kubur Teungku Jirat Raja di Blang Peria (Gedung). ) . Ibid halaman 16. Syekh Awaluddin. pembangun Islam pertama di negeri Samudra/Pase. diangkat menjadi Syaichul Islam pada waktu Sulthan Alaiddin Malikus Salih memerintah Kerajaan Islam Samudra/Pase (659-688 H . = 1155-1210 M . yaitu ayahda Sunan Giri salah seorang sunan penyiar Islam dipulau Jawa (223).Kamil (550-607 H . Syekh Ismail. beliau turunan dari Meurah Khair (Meurah Giri). (221) 6. Namanya kemudian terkenal dengan Maulana Ishak. 8. ) memerintah Samudra/Pase. Ulama ini juga disebut Syekh Siti Jenar dan kemudian terkenal dengan " W a l i Songo". M.

antaranya Meurah Johan putera A d i Geunali.9. Beliau dikirim ke Teuming untuk mengembangkan Islam pada zaman memerintah Teuming Raja M u d a Sedia (753-800 H . dan setelah beliau meninggal namanya terkenal dengan Teungku Chik Lampeuneu'eun. Seorang ulama dan muballigh terkemuka. sehingga namanya menjadi Syekh Burhanuddin Ulakan. Teungku Ampoon Tuan. (225) (226) Ibid halaman 19. Kemudian gadis beliau dikawinkan dengan Raja M u d a Seudia dan memperoleh seorang puteri dari perkawinan itu dengan diberi nama Puteri Lindung Bulan. Syekh Abdullah Kan'an adalah pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. Teungku Ampoon Tuanlah yang menganjurkan agar Kerajaan Teuming digabungkan dalam satu federasi dengan Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase. Teungku Chik Lainpeuneu'eun. 228 . ) . terutama pada perguruan tinggi Dayah Cot Kala. = 13531398 M . Orang tuanya datang ke Peureulak bersama ulama-ulama lainnya dari negeri Arab untuk menjadi guru/juru dakwah. Nama kecilnya tidak jelas. Syekh Burhanuddin. Lahir sekitar tahun-tahun 400-450 H . dan beliau diangkat menjadi Qadli negeri Batu Karang. Setelah menjadi ulama besar beliau menetap dan mengajar di Ulakan Pariaman (waktu itu masih menjadi wilayah Aceh). = 1012-1059 M . keluaran Dayah Cot Kala. Syekh Abdullah Kan'an pindah ke Lamuri (Aceh Besar) bersama dengan 300 orang iaki perempuan. Salah seorang diantara murid dan pendukung paham Syekh Abdur Rauf Syiahkula yang terbesar. sehingga karenanya setelah dia besar dan menamatkan pelajarannya di Dayah Cot Kala namanya menjadi Syekh Abdullah Kan'an. Ibid halaman 35-36. (225) 10. ) dengan diberi nama Abdullah oleh orang tuanya yang berasal dari Kan'an (Palestina). (226) 11.

Makam Teungku Chik Lam Peuneu 'eun dalam bangunan. Beberapa kuburan diluar bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun. 229 .

Makam Teungku Chik Peuneu'eun atau Teungku Syek Abdullah Kan'an. 230 . Batu nisan Teungku Chik Lam Peueu'eun yang telah pat dengan tulisanArab.

Muka sumur yang dibikin kira-kira 700 tahun yang didepan bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun dan peudeuna tempat air. 231 .

bahwa risalah selesai pada hari Selasa 1245 H . ) Dalam tahun 1152 H . (11471174H. Teupin Raja. Salah seorang keturunannya (cucunya dari anak perempuan) yang sangat terkenal. = 1735-1760 M . (227) 12. kitab yang ketujuh dari Jawami'ul Mushannafat. yaitu : K A S Y F U L M U N T A D H I R . (228) 13. Seorang ulama dan pengarang. : Muhammad bin Akhmad Khathib Langien. Salah satu antaranya yang termasyhur : Dawaaul Qulub. Pada akhir kitab dinyatakan. yaitu Teungku Harun yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Teupin Raja. Teungku Chik Di Simpang. Malam Ahad 19 Zulhijjah 1275 H . . Karangannya banyak. : Langien. baik dalam bahasa Arab. terkenal dengan lakab Teungku Khathib Langien. Syekh Jalaluddin. Permintaan Sulthan dilaksanakannya. Pidie. 232 . dimana dia kemudian mengarang kitab dimaksud yang diberi nama "Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A ' l a " . : Teungku Chik D i Simpang. tentang ilmu tauhid. : Teungku Ahmad. (228) Sedikit keterangan tentang dirinya juga didapat dalam kitabnya. kumpulan karangan Ulama-ulama/Pengarang-pengarang Aceh. beliau wafat (227) Keterangan hanya sedikit didapat dalam kitabnya Kasyful Muntadhir Lima Yarahul Muchtadlar. Melayu (Jawi) dan Aceh. Nama kecil Ayahnya Nama lengkapnya Nama popuier Tempat lahir : Muhammad. seorang ulama dan A h l i H u k u m Islam (Fiqh) yang besar. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (Poteuk Uek). untuk membrantas paham-paham yang sesat mengenai ke Tuhanan. = 1826 M .Diantara kitab-kitab karangannya. baik dalam bentuk natsar (prosa) ataupun dalam bentuk syair (puisi). Sulthan Alaiddin Johan Syah Berdaulat meminta kepada Syekh Jalaluddin agar mengarang sebuah kitab tentang ilmu tauhid.

= 1735-1760 M . Kemukimah Ulee (229) Sedikit keterangan tentang Chik Langien ini didapati dari Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. = 1870-1874 M . disamping Teungku Chik Tanoh Abee dan ulama-ulama lainnya. Beliau meninggal tahun 1153 H . dan catatan pada akhir kita karangannya. Diantara kitab-kitab karangannya: 1. Kitabur Rahman. Teungku Chik Kuta Karang. (229) 14. = 1727-1735 M . juga beliau seorang politikus yang sangat dihormati oleh lawan dan kawan. Kitab-kitab beliau banyak sekali. Sebelum itu. Abdullah Ujong rimba. (231) Disamping sebagai seorang ulama/ahli hukum dan pengarang. Dayah beliau. ) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . kemudian setelah alim sedikit menjadi Syekh Abbas. mengenai ilmu bintang. Ilmu Falak. Ismail Yakub: Teungku Chik Di Tiro halaman 45. Abdullah Ujong Rimba. yaitu Dayah Langien sangat terkenal.dalam usia 99 tahun dan dimakamkan di Teupin Raya. mengenai ilmu kedokteran. (230) 15. kitab hukum pedoman untuk para hakim. 233 . yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja L i l a A h m a d Syah (1139-1147 H . Nama kecilnya Abbas. Waktu Teungku Tiro mendirikan markasnya di Mureu. Chik Kuta Karang adalah salah seorang staf dan penasehatnya yang utama. Tgk. juga beliau seorang thabib (dokter) yang terkenal dalam zamannya. Syekh Jalaluddin. beliau pernah menjadi Qadli dari Sulthan Aceh (mungkin Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . Sisa-sisa dari kitab-kitab beliau yang telah dimakan rayap masih terdapat di Dayah Babussalam di L a m Kunyet. Nama lengkapnya Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursany. dan setelah mendirikan dayahnya sendiri namanya bergelar Teungku Chik Abbas Kuta Karang atau Teungku Chik Kuta Karang. juga saya dapati dari Teungku H. 2. Seorang Ulama/Pengarang yang terkenal. (232) Kecuali sebagai seorang pengarang yang ternama. (230) Keterangan Teungku Tursany. (232) Keterangan dari Teungku H. ) Karangan yang terkenal : Safinatul Hukkam. (231) Tgk.

yang telah ada sekarang ini duduk bernaung dengan dukacita yang amat sangat didalam daerah Bandar Negeri Teurumon jua adanya. Wa ba'dal kalam al-mazkur. fahazihir risalah (telah sobek kertas) yang termazkur dalamnya dengan beberapa sembah salam wa bihurmatit ta'dhim dan takrim bi'inayatillahir rahim. Kampung Sikureueng Mukim juga adanya. kemudian daripada itu maka adalah saya melayangkan kertas yang sepotong kecil ini. Waktu meninjau ke Dayah tersebut. Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. Syahdan barang wasilkan oleh Tuhan Chaliqul asya-i'. itupun tiadalah dengan sepertinya. Surat dari Teuku Nek Purba Bangsa : a. antaranya : catatan-catatan tentang Teungku Chik Di Tiro. b. Alhamdulillah wahdahu. washshalatu wassalamu'ala man la nabiya ba'dahu. apalah kiranya datang menghadap kehadapan majelis paduka guru saya yang termasyhur nama Teungku Kuta Karang yang mulia dunia akhirat. Amin ! Summa amin (ya) Birral Karim At Tauwabar Rahim. akan jadi ganti perhubungan dan pertemuan antara kedua pihak. 1. mudah-mudahan barang ditetapkan Allah iman dan amalnya serta dilanjutkan Allah asyya umur zamannya didalam sehat wal'afiat min darid-dunia ilal daril achirah. yang memberi gambaran betapa terhormatnya kedudukannya dalam masyarakat. Untuk diketahui bagaimana seni mengarang surat waktu itu. yaitu ialah datang daripada pihak saya yang bernama Teuku Nek Naggroe yang hina dina (sobek) miskin daripada segala hamba Allah fil 'alamin. 234 . dua pucuk surat yang dikirimkan orang kepada beliau.Susu. yang telah ada sekarang ini duduk dengan istirahatul khair kesenangannya didalam daerah negeri Aceh Banda Darussalam. ada baiknya saya turunkan salinan kedua pucuk surat tersebut dibawah ini. saya sempat menjumpai beberapa dokumen penting. saya dengan Teungku yang guru saya.

M a k a hendaklah Teungku lihat-lihati anak saya dan anak Teungku juga. Surat dari Habib Ahmad : Alhamdulillah wahdahu washshalatu wassalamu 'ala asyrafil anam. dan tiadalah satu apa-apa kepada hernat hamba sematamata. dan uloon tuan bri maklumkan kepada Teungku yang guru perhamba -insya Allah Ta'-ala.uloon tuan beri tangguh pada Teungku yang guru perhamba kadar lima hari serta dalam cita-cita hari dan malam. Diperbuat surat kepada 2 hari bulan (sobek) pada tarikh 1310 tahun wau bilangan j i m . Makam Teungku Chik Kuta Karang terletak dalam komplek makam Teungku L a m Peuneu'uen. dan sungguh Tuanku Raja Cut Teungku yang guru kedeeh langkah kadar lima hari itulah. jikalau salah Teungku tegah. hendaklah mendapat cium kadam Teungku yang guru perhamba. lepas langkah Teungku ambil meski sibarang-sibarang hal. kesukaran Teungku tolong. yang terbit dari hamba Allah Ta'ala yang gharib dan miskin. benar Teungku ikut. Kabupaten Aceh Besar. M a k a haraplah saya kepada Teungku yang guru saya hal itulah adanya. (disamping surat ini ada cap Teuku Nek Purba Bangsa) 2. dalam Kecamatan Darul Imarah. adapun seperti anak saya yang bernama Nyak Imam saya suruh pergi ke Aceh bersama-sama dengan Pang Djanga akan jadi ganti saya sekejab. pagi dan petang. yaitu Habib Ahmad yang terhenti pada masa sekarang ini apda kuta Cot Bak U .Ihwal maka adalah saya memberi maklum kepada Teungku.bahwa surat yang Teungku kirim kepada uloon tuan sudah uloon tuan paham serta dengan kemuliaan daripada uloon tuan -insya Allah. (Disamping surat ada cap Habib Ahmad yang dilengkapi dengan sanah 1315). Sallamahullahu Ta'ala fid darain (sobek kertasnya). fassalamu 'alaikum waramatullhi wabarakatuh. yaitu Teungku D i Kuta Karang yang guru perhamba yang ada terhenti pada masa sekarang ini pada kubur Teungku Dalam Keuneu'eun adanya sallamahullahu-. sementara belum sampai saya. kepada pangkat derajat yang a'la wa fadhlan. 235 . doa fil laili wal aiyam. W a ba'du.

MAKAM LAM PEUNEU'EUN Bangunan dalam komplek makam Lampeuneu'eun. Makam Teungku Chik Kuta Karang. 236 .

Fotokopi surat dari Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang. 237 .

238 .Fotokopi surat dari Habib Ahmad kepada Teungku Chik Kutakarang.

tentang masalah niat dalam takbiratul ihram. b. Dalam kedua kitabnya ini diterangkan tentang dirinya. Faqir yang hina kepada Tuhannya Alla Ta'ala yang bersifat kekayaan. sehingga nama lengkapnya menjadi Syekh Muhammad Zain bin Syekh Jamaluddin bin Syekh Jalaluddin bin Syekh Khathib. Syekh Jamaluddin. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Jauharul Alam Syah (1209-1238 H . Syekh Abdullah. Talkhishul Falah. Syekh Jamaluddin. tentang masalah nikah dan thalak. Kasyful Kiraam. 17. Beliau pengarang dari: a. = 1727-1735 M.16. 18. Syafi'i mazhabnya. Kitab ini dikarang atas permintaan Aladdin Ahmad Syah dalam tahun 1145 H . Seorang Ulama pengarang turun-temurun. Seorang Ulama ahli Hadis kenamaan. chadim Ulama Haji Jalaluddin anak syech yang 'arif billah. Syech Djalaluddin (pengarang Kitab Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A'la) anak baginda Chathib.). 19. Tentang dirinya disebut dalam kitabnya itu : Faqir yang hina. = 1795-1823 M. Syekh Muhammad Zein. Seorang Ulama dan pengarang yang hidup dalam masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat 1139-1147 H . yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174-1195 H = 1760-1781 M.). Seorang Ulama/Pengarang ahli tasauwuf yang hidup dalam 239 . tentang akhlak/tasauwuf yang mengandung 400 buah Hadis.). pengarang dari Kitab Fiqh Hidaayatul 'Awam. Beliau pengarang dari Kitab Syifaaul Qulub. Jadi beliau adalah anak dan cucu dari Ulama/Faqih/Pengarang. yaitu Muhammad Zain anak Tuan Faqih Jalaluddin Aceh.

negarawan-negarawan politikus-politikus dan pahlawan-pahlawan. Teungku Haji Muhammad Husin. ) . Beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . Syekh Abdussalam. yang kemudian mendirikan dayah-dayah diseluruh Aceh. Nama lengkapnya Syech Faqih Abdussalam tiro bin Syech Faqih Abdulwahab Haitamy. Syekh Faqih Abdussalam yang termasyhur di Aceh dan Pidie hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jaharul 240 . ) . Nama lengkapnya : Syekh Abdulwahab bin Syekh Muhammad Salih bin Syekh Abdur Rahim bin Syekh A b d u l Hafidh bin Syekh Idrus Bayan (berasal dari Baghdad) yang terkenal dengan lakab Teungku Pantee Cermin. 20. yaitu : a. Teungku Yahya dan anak Teungku Yahya yaitu Teungku Muhammad A l i A l i m kitab Jawi) yang terkenal dengan gelar Teungku Gampoong Teungoh. 21. = 1836-1857 M . Seorang Ulama Besar pembina lanjutan dari "Dayah Tanoh A b a y " . dan meninggal tanggal 8 Rajab 1311. yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Chik Seulimeum. c. Lakabnya yang terkenal : Teungku Chik Tanoh Abay. pembina Dayah Seulimeum. datunya dari Ulama-ulama Tiro. Syekh Abdulwahab. b.zaman pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . Teungku Hasan. = 1874-1903 M . Syekh Abdulwahab mempunyai anak yang alim. . Beliau pengarang Kitab I'laamul Muttaqin. Seorang U l a m a / A h l i H u k u m Islam yang terkenal. = 1870-1874 M . sebuah perguruan tinggi Islam yang telah banyak melahirkan ulama-ulama. Nama lengkapnya Syekh Jamaluddin bin Syekh Abdullah Aceh (pengarang Kitab Syifaul Qulub). dan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1290 H . Anak beliau Haji Sulaiman yang bergelar Teungku L a m Buga.

ayahnya Syekh Muhammad Saman yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Tiro (meninggal malam Selasa 10 Jumadil Akhir 1308 H . Muhjiddin.1823 M . Abdullah dan Teungku Umar Tiro. pendiri Dayah Pantee Geulima. pendiri Dayah L a m . ) dan meninggal dalam tahun 1246 H . pendiri Dayah Ie Leubeue. = 1795 . 27. 26. Muhammad A m i n . = 1822 M . salah seorang Ulama/Hafidh Quran yang terkenal. b. yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Pantee Geulima. = 1823-1836 M . Teungku Poma Fathimah. Ubaidillah. Dari Syekh Abdussalam Tiro inilah menurunnya Ulama-ulama Teungku Muhammad A m i n yang bergelar Teungku Chik dajah Cut dan Teungku Syekh Abdullah. ) . Syekh Marhaban ibnu Almarhum Haji Muhammad Saleh A l Pidiry. 25. = 1870-1874 M . Teungku Umar yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i L a m . Teungku Ya'kub Meureudu.U . dan beliau meninggal pada hari Isnin 1237 H . 22. Teungku Syekh Muhammad Saman mempunyai anak : a.U . Pendiri Dayah L a m Nyong terkenal. ) dan meninggal pada tanggal 3 Zulhijjahl340H. 24. Teungku Haji Muhammad Thahir yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Cot Plieng bin Teungku Zainul Abidin (terkenal 241 . yang mempunyai anak-anak: Fathimah. yang terkenal dengan Teungku D i Tiro Muhammad A m i n . Lahir dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . c.A l a m Syah (1209-1238 H . 23. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Jan. ) . Teungku Muhammad Arsyad Ie Leubeue. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1233-1251 H . Teungku Syekh Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik L a m Nyong. d.

Teungku Muhammad Yusuf. 29. Beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik di Rumpeet. 32. Menurut keterangan salah seorang dari keturunannya. Teungku Djamaluddin dikirim kewilayah Deli Sumatera Timur. = 1607-1636 M . pembina Dayah Rumpeet di Kuala Daya. mendapat tugas dari Sulthan. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. berkedudukan di Daya. berkedudukan di Meulaboh. b. yaitu Teungku Ibrahim L a m N o . c. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. Teungku Abdullah yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Meunasah Blang. Teungku Haji Muda yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Krueng Kalee. pendiri Dayah Meunasah Blang. 28. bahwa pada masa Sulthan Iskandar Meukuta A l a m memerintah (1016-1045 H . ) . tiga orang bersaudara dari turunan Ulama Rumpeet. X X V I mukim. = 1870-1874 M . sebagai dayah pertama di Aceh Barat. beliau sezaman dengan Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. 30. Teungku Chik Tanjoong Bungong Samalanga.dengan Teungku Chik Beulong Basah) bin Muhammad Jusuf Geulumpang Minjeuek bin Ismail. Teungku Muhammad Saleh ibnu Teungku Abdur Rahman Bitay. Beliau syahid dalam perang dengan Belanda pada tahun 1902. Teungku A b u Bakar dikirim menjadi Qadli untuk daerah Kaway X V I Aceh Barat sebelah barat. 31. Teungku Muhammad Jusuf diangkat menjadi Qadli untuk daerah Rantau X I I Aceh Barat sebelah timur. yaitu : a. ) . 242 . Hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1286-1290 H .

a. Pada kedua surat sarakata ini dibubuhi setempel kerajaan tertinggi: Cap Sikureueng. wahiya Abu Bakar. wa birakati afwah Sulthan Almarhum Tajul Alam Safiatuddin. sampai-sampai kepada masa Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.w.a. sebagai surat kuasa kepada Teungku Di Rumpeet. wa bibarakti afwah paduka marhum Saiyidil Mukammil. wa bibarakati afwah alamarhum 243 . yaumil Ahad. Sarakata yang dibubuhi Cap Sikureueng Sulthan Mansur Syah berbunyi: Fi Hijaratin Nabiyi s.) sebagai surat pengangkatan Teungku Tjut menjadi Hakim wilayah Nikah Aceh Barat. Sulthan Aceh terakhir. yaitu dibuat oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. wa'ala alihi wasahbihi wa sallam. wa bibarakti afwah paduka marhum Meukuta Alam Iskandar Muda. wa bibarakati afwah Sulthan Alamarhum Alaiddin Ahmad Syah. wabibarakati kullihim Auliyais Salihin al Abidin. Usman.. wabibarakatis Sahabatil Arba'ah. Wabihaqqi Saiyid Syekh Muhjiddin Abdulqadir Jailani. min masyariqil ardli ila magharibiha. Teungku Ibrahim Lamno. Dua buah sarakata cap sikureueng yang dimuat dibawah ini. DUA B U A H S A R A K A T A Pada waktu akan menyelesaikan penyusunan buku ini. wabirakatin Nabiyi Saiyidil Anam. wa bibarakti afwah paduka marhum kulluhum. (1857-1870 M. alaf wa miatain tsamaniyah wa khamsina. yaitu dibuat oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah yang memerintah pada tahun 1273-1286 H . wafi hiyratil A l i yauma syahri Jumadil Akhir. Umar. di Keumala. yaitu anak turunan dari ulama yang tersangkut dalam kedua sarakata itu. saya dapat meminjam dua buah sarakata yang masih asli. A l i r. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Johan Syah. Satu diantara kedua sarakata itu.Dari turunan Teungku Muhammad Yiisuf terus menerus menjadi Ulama dan Qadli dalam wilayah Rantau XII. Sarakata kedua. wabibarakati Izzati Quthbir Rabbani wal Arifissamadani. menunjukkan betapa tinggi kedudukannya turunan ulama Rumpeet ini dalam Kerajaan Aceh Darussalam. dari Sdr. waktil ahsri fis sa'atil mubarak (tidak jelas lagi) Bi'aunillahi A l Malikil Alam.

Intahalkalam sanah 12S8.Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Akan sekarang ini pun siapa yang mau akan nikah dan pasah hendaklah sekalian tuan-tuan datangkan kepada Teungku Cut supaya jangan jadi menanggungkan berat diatas duli hadlarat Syah Alam. Maka bersabdalah duli hadlarat Syah Alam. hendaklah pengetahuan sekalian tuan-tuan hal inilah. Demikianlah. demikian juga seperti yang telah tersebut hukum di dalam surat ini. dan yang telah dipertuan dalam negeri Aceh di Bandar Darussalam dewasa itu. Syahdan barang sekalian tuan-tuan ketahuilah yang di dalam negeri daya. (Tercap dengan cap Sikureueng) 244 . rahmatullahi alaihim ajma'.in insya Allah Ta'ala. supaya segera mendapat hendaknya sekalian hamba Allah jangan menjadi kesusahan. menyuruh perbuat sepucuk surat ini. pertama Hulubalang dan segala Pertuan dan segala orang tuha-tuha. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Jauhar Alam Syah. inipun siapa yang akan pasah atau nikah. lagi pun jangan menjadikan kesukaran atas sekalian hamba Allah yang jauh dengan duli hadlarat Syah Alam si perkara. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Mansur Syah ibnu Sulthan Almarhum Djauhar Alam Syah Johan Berdaulat Dhillulah fil Alam. wa bibarakati afwah Alamarhum Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. kurnia duli hadlarat Syah Alam akan Teungku Cut. lagi jikalau sampai Teungku Cut barangmana negeri dalam daerah sebelah barat rantau duabelas. dan sekalian keuchik dan wakil atau tandial serta segala rakyat kiranya. tatkala baginda semayam serta istirahatul khair diatas singgasana kerajaan daripada masa qudrati yang sepluh mutu dan bertatahkan adengan ratna mutu manikam dan berumbaikan mutiara daripada intan dikarang dan berjad yangtelah terjeradi. Dengan tolong Allah dan dengan berkat yang mempunyai kebenaran dan ketinggian dan kemuliaan serta martabat al a'la dan pada yang telah dikurniyai daripada Tuhan yang bernama Rabbukumul A'la. menurunkan titah hukum wilayah nikah dan pasah. Maka adalah seperti Teungku Cut ini sudahlah dia menjunjung titah hukum wilayah nikah pasah daripada duli hadlarat Syah Alam.

Termazkur pada 24 bulan Rajab fil jaumi. bermusuh-musuhan sama Islam yang larang Allah dan Rasul. Dianya mengajak sekalian tuan-tuan menghadap kami. Demikianlah kami hendaklah perintah dengan mulut sendiri kami. lagi a'la wal fadlal. Amin. supaya boleh berkekalan jabatannya masing-masing dengan sejahteranya fid-dunya wal akhirah. Sabtu waktu jam pada 8 fi sanah 1307. Maka adalah guru kami Teungku di Rumpeet ini ada sampai mengadu apa kami serta dipersembahkan akan hal sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami bermusuh-musuhan sama-samanya Hulubalang. maka kami menyatakan kepada sekalian Hulubalang yang ada memegang perintah jabatan sehingga negeri Keluwang hatta sampai ke negeri Teunom. Syahdan. yang bernama Rabbukumul A'la. wa athi'ur Rasuli wa Ulilamri minkum. Maka sekarang pun jikalau ada Hulubalang kami sekalian mengikut seperti yang telah tersebut di dalam firman Allah Ta-ala : Athi'ul-Laha. Tamatul Kalam. Maka dewasa itulah bersabda Duli Hadlarat Syah Alam kepada Katibul Muluk. Sehari sampai guru kami Teungku di Rumpeet ini mendapatkan sekalian tuan-tuan dibawakan sabda kami. menyuruh perbuat sepucuk surat kenyataan kurnia akan guru kami yang bernama Teungku Di Rumpeet jua adanya. serta dengan mufakat Hulubalang yang memegang adat dan Ulama yang memegang syara'. supaya boleh kami perdamai dan suluh bersama-sama Hulubalang kami yang sudah permusuhan dengan perdamaian yang sempurna aturannya diatas masing-masing hak dan pangkatnya. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seru Sulthan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ibnu Sulthan Almarhum Mansur Syah Johan Berdaulat Dhillullah fil Alam.Adapun sarakata yang diperbuat di Kuta Keumala oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. yang telah dikurniai oleh Tuhan. 245 . Maka lazim sekalian tuan-tuan mendengar dan mengikut dianya menghadap kami. yaitu : Insya Allah Ta'ala. sabda yang maha mulia. Tatkala baginda bersemayam di atas singgasana tahta kerajaan di dalam Kuta Keumala. menjadi kebinasaan iman diatas sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami.

Fotokopi Sarakata Sulthan Mansur Syah. 246 .

247 .Fotokopi Sulthan Muhammad Daud Syah.

248 .

ttd. dapatlah kita merasai betapa akrab dan terhormatnya kedudukannya Teungku Chik Di Rumpeet itu dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Berita mangkat Sulthan Daud. 249 . Haji Sulaiman berselamat di kampung di Lamo Daya. Demikianlah pengharapan saya dan sekalian ahli famili. telah mangkat berpulang ke rahmatullah (meninggalkan dunia yang fana) pada hari Rabu tanggal 8 Februari 1939. telah dimakamkan di Batavia—Centrum. 9 Februari 1939. Dengan peringatan. Salam dan bahagia dari saya dan sekalian ahli famili. Oleh sebab hal yang demikian. dan disamping cap Sikureueng tertera pula cap Sulthan pribadi dan semboyan: Allah Yajma'u bainanawabainakum). Saya Tuanku Ibrahim ibnu Almarhum Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah dan Tuanku Iskandar serta sekalian ahli famili berkedudukan di Buitenweg Kutaraja memberi maklum kepada yang mulia pada hari Isnayan tanggal 6 Februari 1939 bersamaan 16. Kalau salah seorang turunan ulama Rumpeet ini yang masih hidup dalam tahun 1939. saya dan sekalian ahli famili berharap kepada yang mulia mendoakan kepada arwahnya seri paduka yang maha mulia Tuanku Sulthan. Zulhijah 1357 jam pukul 3 siang. Dihaturkan kehadapan yang mulia Tgk. 18 Zulhijah 1357. Seri Paduka Yang Mahamulia Ayahanda Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. mudah-mudahan dikabulkan Allah sekalian doa hambanya Amin.w.(Bercap Cap Sikureueng Sulthan Muhammad Daud Syah. Surat berita kemangkatan itu selengkapnya berbunyi: Assalamualaikum w. Tuanku Ibrahim. khusus menerima surat berita kemangkatan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah di Jakarta. supaya dari siksa kubur dan mendapat pahala yang berlipat-lipat ganda sampai akhirat. Kutaraja.

Gambar lukisan Teungku Haji A bbas Lambirah 250 .

Gambar lukisan Teungku H. Jakfar Lam Jabat 251 .

Gambar lukisan Teungku Hasballah Indrapuri. 252 .

telah banyak didirikan taman-taman pendidikan di Aceh dengan nama ' D A Y A H ' baik tingkat menengah ataupun tingkat tinggi. = 840 M. Beliau hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah dalam tahun 1174—1195 H . bahkan diseluruh Indonesia. 33/April 1971 halaman 61. 35. pendiri Dayah Lambhuk. nama beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Di Anjong. Tengku Chik Lam Baro Ayah dari Teungku Haji Abbas yang bergelar Teungku Chik Lambirah dan Teungku Haji Ja'far yang bergelar Teungku Chik Lamjabat.). 253 . (1782 M.) sampai-sampai jatuh Kerajaan Aceh Darussalam (1903 m. Sebagai seorang Ulama Besar kenamaan. (233) Dayah beliau yang sangat terkenal terletak di Pelanggahan. yang kemudian banyak bertebaran diseluruh Indonesia sebagai juru dakwah Islam. Beliau turunan suku "Bal Faqih ini. = . (1760—1791 M. Teungku Di Anjong. dengan meninggalkan harta waqaf yang banyak sekali. 34. DAYAH DAYAH TERKEMUKA Semenjak berdirinya Kerajaan Islam Peureulak (hari Selasa 1 Muharram 225 H . = 1760-1781 M). Dja meutroe dan Dja Bendahara.1735-1760 M. Teungku Di Anjong meninggal dunia dalam tahun 1196 H . di tempat mana juga sekarang makam beliau berada. dua orang Ulama/Bangsawan bersaudara yang hidup dalam masa pemerintahan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H .). Banda Aceh. bahkan ada diantaranya yang sampai ke Pilipina. pendiri Dayah Lambirah. Dari kedua beliaulah menurun Teungku Chik Cot Keupeueng. Nama aslinya Saiyid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih. yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lambhuk. Sejumlah dayah-dayah yang ada bahan pada saya atau yang (233) Majalah Sinar Darussalam No. Saijid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih ini sangat berjasa dalam pengembangan dan pemantapan ajaran Islam di Aceh.33.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1174-1195 H . Teungku Syech Marhaban.).

is I O Q •*: a öo — -O i a I g c « 3 5 S ! ! 1 i6c & s: o I 254 .

satu dayah yang telah banyak menghasilkan ulama-ulama besar. = 922—964 M. pendirinya Teungku Syekh Abbas yang terkenal dengan gelar Teungku Chik Kuta Karang. DY A H L A M SEUNONG. Pembina lanjutan Teungku Syekh Abdulwahab (Teungku Chik Tanoh Abah) sekitar tahun 1286 H . 10. Pendirinya Teungku Chik Muhammad Amin yang terkenal dengan Teungku Chik Cot Kala. = 1607 M . Dayah Cot Plieng. Dayah yang pertama di Aceh. d. 6. 12. b. Pendiri Teungku Muhammad Yusuf yang berlakab dengan Teungku Chik Di Rumpeet. 8. pendirinya Teungku Syekh Marhatian yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lam Bhuk. 5. pendirinya Teungku Chik Lam Seunong. D A Y A H COT K A L A . yang kemudian beliau menjadi raja Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310—334 H . yaitu: 1. e. pendirinya Teungku Chik Lam Lhom. = 1870 M . ' belum jelas nama terang dan sejarahnya. pendiri Teungku Dayah Chik. Dayah terkenal yang didirikan oleh dua bersaudara Ja Meuntroedan Ja Bendahara. D A Y A H RUMPEET. dayah pertama di bagian Barat Aceh. akan saya daftarkan dibawah ini. Dayah Blang. D A Y A H . D A Y A H L A M NJONG.dapat saya kumpulkan keterangan pada para Ulama kita.) 2. seorang pahlawan wanita. Dayah Tiro. Riwayatnya belum jelas. pendirinya Teungku Chik Indrapu/i. 11. pendirinya Haji Muhammad Thahir. sekitar tahun 1147 H . 3. D A Y A H T A N O H A B A Y . dan tahun 1045 H . D A Y A H L A M B I R A H . pendirinya Teungku Haji Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik di Lamnjong. pendirinya Teungku Chik Lam Krak. D A Y A H L A M L H O M . D A Y A H L A M BHUK.D A Y A H TIRO yaitu : a. Dayah Cot Muroong. 4. belum jelas sejarahnya dan nama kecilnya. D A Y A H U L E E SUSU. 7. D A Y A H INDRAPURI. sekitar antara tahun 1016 H . = 1636 M . neneknya Teungku Faki. c. ' 9. D A Y A H L A M K R A K . 255 . Dayah Lampoh Raja atau Dayah Krueng.

gurunya Teungku Chik Eumpee Trieng. KEHIDUPAN D A N PERKEMBANGAN SENI B U D A Y A SENI BAHASA Dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga bahasa yang berlaku : a. pendirinya Teungku Chik Ulee U Jruk-Samahani. A. bahasa Agama/ilmu pengetahuan. pendirinya Teungku Muhammad Irsyad yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Y a n . D A Y A H TEUPIN RAJA. bahkan hampir-hampir tidak kita jumpai buku-buku dalam bahasa Aceh dalam bentuk prosa (nasar). bahasa perhubungan antar bangsa kepulauan Nusantara dan Asia Tenggara. Bahasa Melayu. pendirinya Teungku Chik Rangkang Manjang. Perkembangan prosa bahasa Aceh hanya dalam percakapan. 256 . baik yang dalam bahasa Aceh ataupun yang dalam bahasa Melayu. c. baik ia kissah. D A Y A H M E U N A S A H RAJA. Karena itu. sementara bahasa Arab baik kata-katanya ataupun ibaratnya banyak sekali mempengaruhi kesusasteraan Aceh dalam kedua bahasanya itu. bahasa nasional. pendirinya Teungku Harun yang terkenal dengan lakab Teungku Teupin Raja. 17. Bahasa Aceh. cerita. k'ematian dan lain-lain. didirikan sekitar tahun 1250 H . D A Y A H IE L E U B E U E . D A Y A H U L E E U . pidato dan kata-bersambut dalam upacara perkawinan. yaitu : Prosa dan Puisi. b. 18. pendirinya Teungku Chik D i Rundeeng. terdiri dari dua bentuk. D A Y A H RUNDEENG. 16. D A Y A H R A N G K A N G MANJANG. Bahasa Arab. belum jelas riwayatnya. PROSA Perkembangan prosa kesusasteraan Aceh (seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa) tidak begitu pesat. ajaran ataupun sejarah. Kesusasteraan Aceh. pendirinya Teungku Muhammad Yusuf yang terkenal dengan lakab Teungku Guelumpang Minyeuek. Riwayatnya belum jelas.13. 15. 14. = 1835 M . kesusasteraaan Aceh ada yang dalam bahasa Aceh dan ada pula dalam bahasa Melayu.

Para pujangga Aceh sanggup menciptakan puisi-puisi yang indah tanpa ada persiapan lebih dahulu. pada berbalas kata dalam berbagai upacara ataupun dalam arena pertandingan sastera (polemik-puisi). sementara buku-buku ilmu pengetahuan sebahagian besar dikarang dalam bahasa Melayu dan sejumlah kecil dalam bahasa Arab. 257 B. peraturan-peraturan pemerintah.Kesusasteraan Aceh yang berbentuk prosa berkembang pesat dalam bahasa Melayu. demikian pula undang-undang. Dalam dunia sastera. Huruf resmi yang digunakan. Tetapi amat sayang karena waktu itu belum ada lagi mesin cetak. Banyak sekali buku-buku karangan para ulama/pujangga terkenal yang telah dikarang dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. seperti Syekh Abdur Rauf Syiahkula. yaitu berbalas pantun antara dua pihak. umpamanya. dan dalam hal ini ada persamaannya dengan jiwa Arab. Banyak sekali yang telah hilang. terutama sekali dalam zaman Sulthan Iskandar Muda dan Ratu Safiatuddin. Surat menyurat resmi dan bahasa tata-usaha negara ditulis dalam bahasa Melayu. kemudian menjalin kembali ke dalam bahasa Melayu. yaitu menunggu kata sambutan dari tuan rumah. . baik tuan rumah ataupun rombongan yang datang telah menunjuk seorang juru-bicaranya yang pandai berpantun. orang Aceh lebih banyak mencipta bahasa-puisi daripada bahasa prosa. kanun dan resam semuanya ditulis dalam bahasa Melayu. sehingga kitab-kitab karangannya dalam bahasa Melayu kentara sekali pengaruh bahasa Arabnya. yaitu huruf Arab. Para rombongan pengantar penganten laki-laki berhenti di halaman rumah penganten perempuan sementara waktu. PUISI Jiwa Aceh adalah tanah yang subur untuk puisi. hal ini dapat kita ketahui. umpamanya pada upacara malam penganten. Sebagai contoh dapat dikemukakan : a. sehingga terpaksa ditulis dengan tangan. kadang-kadang sampai berjam-jam. Biasanya. Meutaleh pantaon. baik untuk surat menyurat ataupun buku. Kedua penyair itulah yang terus-menerus berbalas-balas pantun. Meutaleh panton. Kata sambutan tuan rumah dibalas oleh rombongan yang datang. malahan ada ulama/pengarang yang mula-mula mengarang dalam bahasa Arab. akibat peperangan 50 tahun dengan Belanda.

roman. hampir-hampir tidak ada seni-suara saja ataupun seni-tari saja. juga terdapat pantun-pantun nasehat. hampir-hampir sukar kita mendapati seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa. cerita. mengandung nilai-nilai seni yang sempurna. yaitu pertunangan antara dua orang "Syekh-nasib". Mereka berbalas-balas pantun semalam suntuk sampai pagi. Karena itu. yaitu penyair-ulung yang sanggup menciptakan syair (pantun) atau berpidato dengan bahasa-puisi tanpa" ada persiapan terlebih dahulu. yaitu mempertarungkan nasibnya semalam suntuk. jadi meunasib berarti mengadu untung. Sekalipun mereka berpidato dengan bahasa-puisi tanpa ada persiapan (memang tidak mungkin ada persiapan. hampir semuanya dengan bahasa-puisi atau pantun. Dalam hal ini adu untung antara dua orang/kelompok Syech-nasib (penyair-ulung). dongeng dan haba-peuingat. ketawa terbahak-bahak ataupun menyalakan keberanian dan kemarahan yang membakar menghanguskan. dan pada waktu pagi barulah dewan juri menetapkan siapa yang menang dan siapa yang kalah. sehingga kadangkadang dapat membuat orang menangis tersedu-sedu. Para pujangga Aceh menciptakan novel. pantun anak-anak dan pantun percintaan yang pendek-pendek. . bahkan mereka mengarang sejarah dan ajaran-ajaran agama pun dalam bentuk hikayat. kissah. dimana terjadi balas-membalas silih berganti). diadakan "meunasib". yang dinamakan "hikayat". hanya yang ada seni-gabungan. Kejadiannya demikian: Pada waktu-waktu tertentu di tempat-tempat tertentu pula. N A S I B berarti untung. bahkan ratusan halaman. pantun jenaka. namun bahasanya indah sekali. Biasanya Syekh-nasib ini dibantu oleh seorang atau dua orang asistennya. Disamping hikayat yang biasanya panjang sampai puluhan. hampir semuanya dalam bentuk puisi. artinya seni-tari dengan seni-suara tergabung menjadi satu dibawah 258 b.meunasib. SENI SUARA/SENITARI Dalam dunia seni-budaya di Aceh. karena pidato/berpantun untuk membalas pidato lawannya. Keindahan bahasa-hikayat sangat mempesona.

Pantoon jaga tuloo. Mengenai dengan 'meunasib' sudah dijelaskan diatas. yaitu pantun yang dinyanyikan oleh gadis-gadis ataupun jejaka diatas dangau di sawah pada musim mengejar pipit. umpamanya 'seudati'. Seulaweuet. Pantoon jaga tuloo. Lagu wanita-wanita membuaikan anak. ataupun pada waktu ada sesuatu upacara keagamaan. Diantara jenis-jenis seni-suara. b. Isi nyanyian. Lagu seulaweuet dilagukan beramai-ramai. nasehat agama. Salawalee. kadang-kadang juga merupakan pencurahan rasa-cinta yang menyayat. e. antara lain yaitu : a. bila demikian indah sekali. Nyanyi salawalee. pada bulan Rabiul A w a l . Biasanya terjadi pula berbalas pantun antara dara di satu dangau dengan pemuda di dangau yang lain. W . biasanya lagu salawalee ini sifatnya riang. yaitu puja dan puji kepada Rasul. d. jenaka. yaitu lagu-lagu yang dinyanyikan dalam upacara memperingati maulid Nabi Muhammad S . kissah hidup Rasul dan perjuangannya. Meudikee yang kadang-kadang disebut juga "dikee m o l o o d " . mengumandangkan shalat dan salam kepadanya dan juga berisi doa. tetapi kalau seni-tari tidak ada yang tanpa seni-suara. 259 . Dooda-idi. kadang-kadang sampai ratusan. Dinyanyikan beramai-ramai. yaitu lagu yang dinyanyikan waktu mengantar penganten laki-laki ke rumah penganten wanita di 'Malam Penganten' . Meudikee. c. A . dimana dalam seudati itu sekaligus ada tari dan ada nyanyi. di mesjid-mesjid ataupun meunasah-meunasah pada malam Jum'at. Biasanya dilagukan pada malam-malam tertentu di tempat orang kematian. seni amat. Meunasib. yang isinya memuja Rasul. antara lain yaitu : f. kalau sekiranya ayah si bayi sedang jauh dirantau.satu nama. biasanya sedih menyajukan. Diantara jenis-jenis seni-gabungan. artinya hanya seni-suara saja. Kalau seni-suara ada juga yang berdiri sendiri.

Tari Seudati 260 .

yaitu tari wanita Aceh yang juga dinamakan Ratoh Inong atau seudati wanita.Tari Inong. 261 .

" S e . e ? "5 Q * 3 1 « la 'C s: K s: 5 •*»* • — * I < O 3 60 -V C « eo > < Ü T3 "O -Cl *~ 3 -V !i Ö .•a c 3 4 > -1 *: •s.A o K 262 .

Seudati adalah perpaduan antara seni-suara dengan seni-tari. Para pemain. yang berfungsi dakwah dan hiburan. 3. seudati inong juga dinamakan pho dan bines. meuratoh artinya mengobrol. Ratoh dong. karena para pemain dan tempat bermainnya di Lukoop (Aceh Timur). pemimpin pemain. 4. cerita. Yang dimaksud dengan tuan-tuanku di sini yaitu para pemain seudati yang terdiri dari 8 orang. 4. Para pemain seudati terdiri dari delapan orang dan dua orang anak seudati. 3. seorang apet wie (pembantu kiri). Penamaan dengan ratoh karena nyanyian-nyanyiannya mengandung kissah.budaya asli yang berjiwa agama. yang merata di seluruh Aceh. Seudati agam. yaitu saadati yang artinya : tuan-tuanku atau bapak-bapakku kalau istilah sekarang. karena bermainnya sambil berdiri. Saman Lukoop. yang berarti kira-kira obrol. dan ia dinamakan dengan saman karena para pemainnya delapan orang. dan yang memanggilnya yaitu aneuk-seudati (anak seudati). Seudati adalah jenis seni. 6. Seudati juga bernama ' 'saman" dan "ratoh''. Kesimpulan ini dipancarkan oleh nama dan sifat-sifatnya. 2. Saman Gayo. yaitu : 1. karena bermainnya sambil duduk. Dari nama ini. dua orang anak seudati yang berdiri tetap di luar komposisi 263 a. Seudati inong. timbul pula nama-nama lainnya dengan adanya tambahan embel-embel di belakangnya. Seni-seudati adalah jenis kesenian yang diciptakan setelah berdiri Masyarakat Islam Aceh. karena para pemainnya terdiri dari laki-laki. yang bersifat anak kepada para pemain seudati. sindiran dan sebagainya. seorang apet uneuen (pembantu kanan). Seudati berasal dari bahasa Arab. karena para pemain dan tempat bermainnya di Gayo (Aceh Tengah). 5. sekalipun kadang-kadang berlainan nama. Ratoh memang bahasa Aceh asli. lima orang pemain-pengikut. 5. .Seudati. umpamanya : 1. karena para pemainnya terdiri dari perempuan. seorang Syekh. yang berarti delapan. Ratoh duk. 2. Saman juga berasal dari bahasa A r a b .

yaitu tari penghormatan kepada tamu agung dengan memberi sirih. TariPho. 264 . Biasanya sebgaipembuka malam kesenian. yaitu tari asli Aceh yang dimainkan oleh wanita melulu.Tari Ranup Lam Puwan.

Takengon.Tari adat dari Aceh Tengah. 265 .

S e u d a t i terdiri dari: 1. Ketiga buah instrumen ini dimainkan oleh tiga orang pemain. Kemudian 266 . satu serunai kale. 2. diucapkan oleh syech dan para pembantunya dan diulangi kembali oleh anak seudati. dua buah geundrang besar. Sjahi (berasal dari kata-kata syair). c. Ratoh. yaitu serangkum syair yang dilagukan pada pembukaan permainan seudati. Sifat tari pho (seudati inong) hampir sama dengan seudati agam. b. baju kaus putih berlengan panjang. 3. dimana anak seudati juga berfungsi sebagai musik yang mengatur gerak tari. yang berfungsi mengatur gerak tari. sedangkan anak seudati mengulangi syair-syair pendek waktu syech dan para pemainnya berhenti sejenak dari berkisah. sebuah geundrang (gendang) kecil. 2. dan mungkin ada juga di daerah-daerah lain dengan nama yang lain. dan kemungkinan sekali ia telah ada semenjak lama sebelum Islam datang ke Aceh. karena asal mula tari ini digunakan untuk meratap waktu kematian. tangkulook kasab (destar asli Aceh) dan rencong disandang di pinggang. Geundrang. Pakaiannya.pemain yang delapan. Pho (Seudati Inong). yaitu gerak tari yang menuruti irama lagu. kemeja sutera berlengan panjang dengan warna yang menyolok dan pakai tangkulook Aceh. Geundrang juga semacam seni-gabungan (nyanyi + tari). salah seorang diantaranya berfungsi sebagai "syekh". Syech dan para pembantunya sama berpakaian seragam. Geundrang ini terdiri dari empat buah instrumen. yaitu celana pantalon hitam atau putih. Likok. yaitu kissah atau riwayat yang dilagukan sambil menari. 3. yaitu : 1. Aneuek seudati bercelana pantalon hitam atau putih. Tari pho terdiri dari seorang Syekh-wanita dan tujuh orang gadis-gadis lainnya. Pho bermakna ratap. Pho ini khusus Aceh Barat/Selatan. sedangkan kalau di Gayo ia bernama "bines".

Sejenis alat musikyang bernama Rapa—1. Permainan daboih. yaitu permainan keahlian dan kepahlawanan. bunyinya hebat sekali. 267 .

268 .

Yang dimaksud dengan "rapai-wirid". yaitu suatu permainan ketangkasan atau kekebalan. yaitu semacam rebana. A p a sebab tubuh mereka tidak dimakan senjata. Permainan rapai di Aceh banyak macamnya. yang semuanya berada dibawah pimpinan/pengawasan khalifah. jadi besi makhluk dan manusia pun makhluk. yaitu melagukan zikir. 2. salawat atau syair-syair agama lainnya dengan mempergunakan rapai (rebana) sebgai pengatur irama lagunya. Rapai pulot. Rapai wirid. beberapa orang penabuh rebana (rapai). dan kalau goyang pastilah senjata akan makan tubuh mereka. Geundang biasa dipanggil pada waktu diadakan pesta kawin ataupun kenduri khitan ataupun pada upacara-upacara keramaian lainnya. 3. Rapat pulot ini terdiri dari seorang " s y e k h " dua orang "apet-syekh" dan sepuluh atau duabelas orang pemain lainnya. Biasanya dimainkannya pada malam Isnin dan Jum'at. maka para pemain rencong memusatkan seluruh pikirannya pada keyakinan diatas. Geundrang dapat disamakan dengan sebuah perkumpulan band yang lengkap dengan penarinya. 269 . dan beberapa lagi pemain rencong atau senjata tajam lainnya. Pada waktu para penabuh rapai sedang memukul rebananya sehebat-hebatnya. antaranya yaitu : 1.menari mengikuti irama lagu yang dimainkannya. Permainan Rapai Daboh terdiri dari seorang syekh yang bergelar " K h a l i f a h " . d. Rapai daboh. dimana mereka pada waktu sedang menabuh rebana memukul rapainya sambil bernyanyi dengan lagu-lagu tertentu terus menikam-nikam anggota badannya dengan sehebat-hebatnya. sedangkan makhluk sama-sama tidak berkuasa. Rapai yang juga dinamakan terbang. sedikit pun tidak boleh goyang. hal ini menurut mereka oleh karena suatu keyakinan bahwa yang berkuasa hanya Khalik (Tuhan). Rapai. hatta kadang-kadang rencongnya menjadi bengkok.

yang kadang-kadang menjadipengatur tari. Suatu permainan yang sangat digemari. 270 . semacam alat bunyi-bunyian (Instrumen Musik).Permainan geundrang.

Hasjmy) Sendiri (1960).Pengarangnya (A. 271 .

272 .Lonceng CakraDonya.

I I s 60 C «> O O s: o e •§ •s. C -s: o £ 273 .

menuruti irama pemain alu dan tali tempurung. A d a yang besar. f. adalah klimaknya dari permainan rapai pulot. Geudrang. ataupun kepandaian lainnya. sedang dan kecil. bahwa rapai lagee adalah seudati yang disuarakan lewat rebana. Berakhirnya sesuatu kepandaian yang dijalin sambil menari dan berlagu. Alat-alat musik. Caranya demikian : Beberapa orang memainkan alu yang ditumbuk-tumbuk atas lesung kayu membawa irama lagu-lagu tertentu. Lagu-lagu serta syair-syair yang dibawakannya hampir sama dengan seudati. 4. Alee tunjang juga gabungan seni-tari dengan seni-suara.Syekh dengan dua pembantunya menyanyikan lagu seraya menepuk rebananya sementara anak-anak pulot menari memperlihatkan berbagai keahlian. Para pemainnya terdiri dari gadis-gadis. Seorang syech yang mahir dan ahli dapat membuat penonton haru dan takjub. sehingga sadang-kadang orang mengatakan. bedanya karena rapai lagee tanpa adanya pertunjukan keahlian. Alat-alat (instrumen) musik asli sepanjang yang diketahui di Aceh. seperti mempermainkan tali-temali sehingga akhirnya menjadi sebuah jala ikan. terbuat dari buluh. Serunai kalee. •K Rapai lagee. 2. yaitu : 1. 3'ang juga menghasilkan bunyi yang indah meningkah lagu alu bertemu dengan lesung. dalam segala macam bentuknya. semacam klarinet. sejenis dengan suling. e. Alee tunjang. 3. Rapai lagee hampir serupa dengan rapai pulot. dan waktunya bermain di malam terang bulan. dan sejumlah gadis yang lain menyanyikan ïagu sambil menari. Bansi. Rapai dalam segala macam bentuknya. hanya keahlian melagukan rebana yang menjadi titik tuju. dengan enam 274 . sedangkan sejumlah gadis-gadis yang lain sambil duduk diatas tikar memainkan dengan jari-jarinya tali daun pandan yang bersambung dengan tempurung.

m-i:: uri. ó. dari emas. KouUb Seweufe r*ubung rab 3. Keupak Sawouk tccput* Tatuv Bob iMlee doib.. dflfcubam. gunr-. 275 ..Jenis-jenis pakaian kebesaran Aceh. bob tji bad oo. Tundjung S*t>rafi badi<*e badjeé. 4. badje. puijok fce- dja a t a u o r a i g Be bgngong Abt ciufts pakaian keto man ptrftiasufl pttieri daa pulent pc. 2. 9. 8. t*r2. t»ngj«v pakcian bu*t R«Simpiaib keheiar«n pu»r»/puln. AjeunS****wk djaiué ro.bab Jjeum^ra. ^011. 7. KETERANGAN GAMBAR : 1. . {Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). 5.

a 'luna b. baujee iunvjo. 1 aweuk | bob bakeu- 9.if!. 18. 3 d« 4 Boh Q< . Subang mtulu. A n l t n g anfiny da 6 7 AdjeLfrit. Entuèk bungkoih bung- mainan kus 15. Boh ' h u bunjjkoih Eniuëk. 8. Subang meutjintra. Boh Taulë mainan tja ié.idjeo ba- kanljing dju. Ajeucm seunanguj * a r» g - mainan g f w. 21 èên 22. Gantjing boh 1 1.B A R A N G EMAS P E R M A T A Y A N G ANTIK DIPAKAI D A L A M P E R A L A T A N D A N HARI-HARI R A Y A Keterangan gambar I. 25. dan 13. sirih Ia'<u2. 276 . bungkoïb. 10. 20. 24. bung tjruek 17. e. 1 ó. buneong meulim- Perhiasan wanita : tempat sirih (bungkus sirih) Raja atau Uleebalang dan perhiasan kanak2 dari pada emas yang berukir (Clise Singa Ackeh). g . Tiang« Boh koïh. Ajeuém main si- BungkoiK (bungkus 12. 23. sirih. ~ ka- ompeb k-her 'nak-kanak. 19. Gantjing b. bungkus I«ki2. T*luë gule. Sub3ng po'.B A R A N G . r^nub.'. bungkoih an rih 14. Bob djec raleb . 5 2.

~ ari sun tehie Bungong tifïg inf>n }.Jenis-jenis pakaian emas dan cerana sirih. Taiue fü cf$*ruë 14. Guk?v 8 erg timv- tt K*wp*|i ba lali pinpan?. v-anitü. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). 10 11. iht * 3 4 I*lwë k«u d#n keu bob 5 Nb g rhu • n f*fuë u 6. 15. n • ft*m' s« 7 Fjn>?4 . Bungong ting. Kr po'<. 16 1 Bob ago* Tjeukflm nguj. KETERANGAN GAMBAR 1 Kvu'ab t*p*h meuDêb!. Serapi permainan karmk? kcvit dan ra wat bertauhJttn emas. Tjapinp keu ïeng *g*m. »»p?t. tjapcng ttlut Iccu-tAg.ak2. 277 .'»t pvf$el 1 . 7 'cve jan k**u 3 r* ïefKJ ulre 9. kar. pvihiasan Iaki2. 12. Iiarang2 mi dipakai dalam pt-raJatan perkawinan atau óihari-hari raj^ï (CHffe S i n g a Atjeh.

A7 WERANA ItPAK SIRIM 278 .K\ « K M Ü I I ' K R ( . l \ A K A .S. AL. \ D A L A M l ' E K A L A T A N t ' P A T J A K A Pt K K \ U is W D.'-1441.B Uihat halamam :U» — .B A « A X < » 2 V \ I I K i*miil St.

SENI RUPA Sebelum zaman Islam. Rapai bruk. Seni-sulam. 5. sama dengan bansi. Pembawa lakon utama dinamakan " S i D a l u p a " . dalam zaman Islam jenis seni-rupa yang didapati di Aceh hanya : a. seni-pahat yang mewujudkan patung menjadi hilang dan menjelmakan dirinya menjadi seni-ukir. Pertunjukan dilakukan di alam terbuka. setangkai mawar. Aceh juga mengenai seni-pahat yang mewujudkan patung. pada rihan-rihan dan sebagainya. seulas rihan. yaitu pandai-ukir menjelmakan bakat seninya diatas kayu dan batu. sekembang teratai. Seni-ukir. Tetapi seni-drama dalam arti sesuatu pertunjukan yang melakonkan sesuatu peristiwa. b. hanya salueng tidak pakai lidah dan ditiup pada sebuah lobang. Tetapi. Salueng. kembang-kembang. menyulamkan benang tatawarna dan benang emas menjadi sehelai daun. pada tilam-tilam dan alas-alas duduk. 279 . SENI D R A M A Seni-drama seperti yang kita kenal sekarang sekarang memang tidak ada di Aceh pada zaman dahulu. pada tampuk-tampuk bantal. A d a lakon-lakon yang beranma " R a j a J i n " . Dengan demikian. dengan motif ayat-ayat Qur'an. yaitu rebana kecil yang dibikin dari tempurung belah. jari-jari halus kaum wanita mencurahkan rasa seninya ke atas kain. pada batu-batu nisan di " K a n d a n g " (pandam pekuburan). daun-daun kayu dan sebagainya. Kedua jenis dari seni-rupa ini. Hadis-hadis Nabawi. pada tirai-tirai.Iobang pengatur irama dan pakai lidah. " R a j a Ueteun" dan sebagainya. baik peristiwa dalam dunia manusia ataupun peristiwa dalam dunia binatang. 6. seekor rama dan sebagainya. ada juga. setelah berdiri Masyarakat Islam. " R a j a K e r a " . masih banyak jejaknya yang tinggal pada dinding-dinding rumah lama.

Salah satu type dari jembatan Aceh di zaman dahulu. 280 . (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).

didirikaan antara tahun 753—800 H . M. yang dibuat sekitar tahun-tahun 601—631 H . Bandar Khalifah. ibukota Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). (234) (235) (236) (237) (238) (239) Tgk. Ibid halaman 37. = 1133 M . Bandar Salasari. Seni-Bangunan Militer. b. dan c. (238) 5. Seni-Bangunan Agama. . = 1205 M . Ibnu Bathuthah mengatakan satu kota yang indah. didirikan pada 1 Ramadlan 601 H . didirikan dalam tahun sekitar tahun 527 H . Bandar Darussalam. ibukota negara Kerajaan Islam Peureulak.SENI BANGUNAN Seni-bangunan dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga macam. 281 . gedung-gedung. yaitu kota pegunungan tempat istirahat. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. maka Bandar Darussalam pun menjadi Bandar Aceh Darussalam. SENI BANGUNAN SIPIL Yang dimaksud dengan bangunan sipil. (235) Mengenai dengan ibukota Kerajaan Samudra/Pase. (234) 2. didirikan dalam tahun 225 H . Bandar Glee Weueng. = 1353—1398 M . Tgk. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 19. Semenjak Kerajaan Islam Peureulak sampai kepada Kerajaan Aceh Darussalam. mempunyai taman-taman. (237) 4. ibukota Kerajaan Islam Samudra/Pase. Af. Arabia. taman-taman dan rumah-rumah. (236) 3. ibukota Kerajaan Darussalam. telah banyak dibangun kota-kota dengan perencanaan yang direncanakan oleh para arsitek-perencana dari Turkia. Diantara kota-kota yang telah dibangun. Bandar Glee Weueng ini indah sekali. Ibid halaman 10 Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-154. India dan Aceh sendiri. = 1205—1234 M . mesjid dan sebagainya. (239) Dalam kota pegunungan ini dimakamkan tiga orang Raja Kerajaan Darussalam. Setelah Kerajaan Darussalam berobah menjadi Kerajaan Aceh Darussalam. Ibid halaman 36. yaitu: a. = 840 M . teratur. yaitu bangunan kota. Parsia. Bandar Masmani. Seni-Bangunan Sipil. di sebelah menyebelah Kuala Naga (Krung Aceh). yaitu : 1.

Rumoh (rumah) Aceh dalam komplek BAPRIS di Banda Aceh. 282 .

Iskandar/Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin halaman 48-51. 283 . 6. Rumoh-Dapu (kamar dapur) yang terletak bertautan serambi belakang dan agak rendah sedikit. (240) (240) T. Luas taman 1000 m persegi. orang-orang kaya dan kepala-kepala kampung. Kroong-Padee (lumbung padi) yang berdiri terasing dari rumah. Seulasa (teras muka kalau istilah sekarang) yang terletak di depan serambi muka dan bertautan. menjadi tempat rekreasi dalam kota Banda Aceh. Rumoh-Inong (rumah induk) antara seuramou-keu dengan seuramou-likoot dan agak tinggi sedikit. yang sekarang disebut juga " R u m o h A d a t " . 7. dengan 2. Seuramou-Likoot (serambi belakang) yang berfungsi tempat menerima tamu-tamu wanita dan sekaligus menjadi tempat tidur/makan mereka. 3. Rumoh Aceh terdiri d a r i : 1. 4. tempatnya di depan atau disamping ataupun di belakang. Seuramou-Keu (serambi muka) yang berfungsi tempat menerima tamu laki-laki. Keupaleh (pintu gerbang yang ada bilik kecil diatasnya). tapi agak rendah sedikit. TAMAN GAIRAH Taman Gairah dibangun semasa Sulthan Iskandar Muda dan disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Sani. Rumoh Aceh terbikin dari kayu dan tinggi dari tanah. Pintu Gerbang utamanya bergelar Pintu Biram Indera Bangsa (Pinto Khoop) dan di dalamnya antara lain berdiri sebuah bangunan yang indah bergelar Gegunungan Menara Permata. 5. tetapi masih dalam pekarangan. yang ada keupaleh ini biasanya di rumah orang-orang besar. malahan kolongnya menjadi serba-guna. sekaligus menjadi tempat tidur dan tempat makan mereka. Rumoh-inong ini dibagi menjadi dua jurai (kamar-tidur) yang antara keduanya dibatasi oleh rambat (gang) yang menghubungkan antara serambi muka dengan serambi belakang. sehingga dibawah kolongnya dapat berjalan-jalan.RUMOH ACEH Yang dimaksud dengan " R u m o h A c e h " yaitu rumah penduduk di kampung-kampung.

5 5 ^ r | : * & '£ 3a 284 .I I I § s co B 5 s e 3 s: te s. 9S • I ? 5 s S "B I | § «3 h.

gaya Persia dan gaya Aceh sendiri. Mesjid Jami Baitur Rahman. (241) Mesjid yang didirikan di tiap-tiap mukim dalam Kerajaan Aceh Darussalam. meunasah dan sebagainya) dan bangun kuburan. (243) Ibid halaman 38. arsitekturnya sederhana sekali. Qanun Meukuta Alam halaman 44. Tentang pembangunan Mesjid dan Meunasah ditetapkan dengan satu dasar hukum yang kuat. = 1292 M . sementara Mesjid Baitur Rahim di Kuta Alam diberi nama yang lain. (242) 6. Selain di tiap-tiap mukim. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H .) Waktu Sulthan Iskandar Muda mendirikan mesjid dalam Keraton Darud Dunia. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (Raja ke III dari Kerajaan Darussalam) pada tahun 691 H . Qanun Meukuta Alam menetapkan. = 1497—1511 M. yang menandakan bahwa fungsi mesjid/meunasah dalam negara Islam adalah penting sekali. (242) Tgk. Mesjid/Meunasah. 1. di Ibukota Negara Banda Aceh dibangun beberapa buah mesjid yang arsitekturnya campuran gaya Arab. yaitu : a. (243). dan berkubah satu dengan bentuk empat segi meruncing ke atas yang diatasnya dipancangkan bintang-bulan. Mesjid Baitur Rahim. = 127—1309 M. = 1636—1641 (241) Di Meulek.SENI B A N G U N A N A G A M A Yang dimaksud dengan seni-bangunan agama. yaitu berbentuk empat segi. 285 . Mesjid Baitur Rahman ini juga berfungsi sebagai Perguruan Tinggi. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda dan Iskandar Sani. Diantara mesjid-mesjid yang terdapat dalam Ibukota Negara. karena mesjid pusat segala kegiatan ummat. yang dibangun oleh Sulthan Mughaijat Syah Iskandar Sani (1045—1050 H . maka dinamakannya dengan Mesjid Baitur Rahim. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37. Kemudian oleh sulthan-sulthan sesudahnya diperbesar dan diperindah terus-menerus. yaitu bangunan tempat (mesjid.) bersamaan dengan didirikannya keraton baru yang bernama "Kuta Alam" mengimbangi keraton Daruddunia yang telah dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665—708 H . M. bahwa dalam tiap-tiap satu mukim harus didirikan satu mesjid dan dalam tiap-tiap satu kampung harus didirikan satu meunasah. Mesjid Baitul Musyahadah.

Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. yaitu gambar makam para Sulthan dan keluarganya. sekarang dalam komplek BA PERIS Banda A ceh.Gambar di atas ini dan gambar-gambar di halaman-halaman berikutnya. Dalam kandang ini. antara lain terdapat makam-makam Sulthan Alaiddin Johan Syah. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah. 286 . Pocut Muhammad dan para keluarga/pangeran lainnya. yang terletak dalam Kandang Raja-raja Aceh. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah.

287 .

288 .

289 .

290 .Makam para Sulthan dalam Kandang XII. Sulthan Ri'ayat Syah Al Qahhar dan Sulthan Husain Alaiddin Ri'ayat Syah. antaranya terdapat makam Sulthan Al Mughaiyat Syah. serta para pangeran/keluarga lainnya. yang kini terletak dalam asrama Kraton Banda Aceh.

291 .Makam Sulthan Iskandar Muda dalam Kandang Mas di Banda Aceh.

Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah (1795—1824 M . terdapat dua kandang raja-raja Aceh. (244) KANDANG DAN M A K A M Pandam pekuburan dalam Kerajaan Aceh Darussalam dikenal dengan dua nama. = 1857—1870 M . disamping bentuknya hebat-dahsyat. ) . Kandang XII. ) dan para pangeran serta saudara-saudara lainnya. yang dibawah ini saja ringkaskan: (245) 1. sarjana dan golongan rakyat lainnya. ) .M . H . ibu dan saudara-saudara mereka lainnya. dengan ukiran-ukiran ayat-ayat A l Qur'an yang bernilai seni tinggi. Zainuddin telah mencatat tempat-tempat dan hal ikhwal beberapa buah " K a n d a n g " dan " M a k a m " . M . = 1823—1836 M . Kandang sebutan bagi pandam pekuburan para raja dan orang-orang bangsawan. ƒ/. Kandang X I I ini terletak (244) (245) dalam komplek asrama keraton Ar Raniry/Dr. 2. Yang satu lagi terdiri dari kuburan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1238—1251 h. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174—1195 H . ) . Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273—1286 H . Iskandar: Bustanus Salatin halaman 44. sedangkan kuburan atau batu-nisan yang terdapat di dalam makam biasanya sederhana mempesona. Kandang Raja-raja Aceh. kira-kira di daerah Peunajong sekarang. ) . yaitu : a. yang juga berukiran ayat-ayat A l Qur'an dengan tulisan Arab yang indah. Kuburan atau batu nisan di dalam kandang. A d a perbedaan nyata antara bangunan kuburan/nisan yang terdapat dalam " K a n d a n g " daripada yang terdapat dalam " M a k a m " . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 185. b. T. = 1735—1760 M . Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 45-69. biasanya agung-megah. Af. = 1760—1781 M . Yang pertama terdiri dari kuburan Sultan Alaiddin Johan Syah (1147—1174 H . Makam sebutan bagi pandam pekuburan para ulama. Dalam komplek B A P R I S (Badan Rumpun Iskandar Muda) yang sekarang. ) . Af. 292 . Mesjid ini indah dan besar.

Aceh Besar. 293 . ini sebuah batu nisan yang bertulisan Arab indah. dalamnya antara terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah.K A N D A N G PANGOE Kandang ini terletak dekat Lam Bhuk.

ï *> • "1 • «< ~^ ~^ t? I Os R 3 -R I a •R a CU R 5 g öo R < 3 •R* 5 1 R «s •R CO R < 3 •V < 3 5 5 294 .

Juga Kandang Pangoe. Sebelah sebuah batu nisan yang berukir indah dengan ayat-ayat Qur'an. Nilai seninya cukup mengesankan. 295 .

se' -c: •3 S 5 I< * > 8 * 53 -et I s: ! O öo § IS •§ SC g Cu *o 53 60 SC •§ SC 5 3 s e E 5U 296 .

K A N D A N G BILUI 297 .

c (3 | I tui a co •si •i| I & *.* e S 1ë s S 298 .

Batu nisan Kandang Bilui dibawah rindangnya pepohonan. 299 .

300 .

301 .Batu nisan Kandang Biluiyang bernilai sejarah/'seni.

302 .

Makam Teungku Ja Chik (atas) Makam Teungku A wee Geutah (bawah) terletak dalam Kemukiman Lheue. dan banyak orang meiepaskan nazar. Dua Ulama Besar yang sampai sekarang dianggap keramat. Kecamatan Darul Imarah. 303 .

Batu nisan Kandang Bilui dengan lukisan tulisan Arab yang indah. 304 .

305 .

Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Eumpee Blieng. . terletak di Kampung Ulee Lueng. Salah satu nisan yang berukiran tulisan Arab yang indah.KANDANG DALAM Yang juga disebut Kandang Ulee Lueng. Kecamatan Darul Imarah.

307 .53 •Si <u ai sc 2 s 53 0© SS -S Q • § SC SC 53 5C > SC •§ sc 53 £ 5U O.

Gambar-gambar ini sebahagian dari batu-batu nisannya. 308 . adalah kandang para Meurah. di sana banyak makam yang berbatu nisan besar tinggi dan indah.Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang. berukira ayat-ayat Qur'an yang halus seninya. Mukim Lam Ara Kecamatan Darul Imarah.

309 .

310 . sebuah batunisan yang berukiran dan berbentuk indah.KANDANG LEU UE Kandang Leheue terletak di Kemukiman Lheue Kecamatan Darul Imarah. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Ji-ey (Meurah Tampi).

3 «S CU CU sj •I K SS ! se •§ ss £ cu 00 SS I 311 .

312 .Batu nisan Kandang Bilui dengan ukiran indah tulisan Arab.

13 .

sebuah batu nisan yang besar dan berukiran indah 314 tulisanArab.KANDANG LEU UE terletak di Kampung Leu Ue. Dalamnya terdapat makam para Meurah da. Kecamata Darul Imarah. keluarganya. .

315 .1 3 " ! I B ! i B 1 t § s 5.

Kandang Lam Lheue. Dalam kandang ini terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . yang dibangun sebelum ada Banda Aceh dengan Keraton Darud Dunianya. Kandang Iskandarmuda. yang pada nisannya bertulis-tulisan A r a b yang indah. Dalam komplek kandang ini. Dalam lingkungan M a k a m Teungku D i Bitay. . = 1571—1579 M . ) . terdapat Kandang L a m Lheue. = 1604—1636 M . Kandang Bilui juga dalam Kabupaten Aceh Besar. Kandang Bilui. yang terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan Iskandar M u d a M u d a Meukuta A l a m (1016—1045 H . 6. Kandang ini terletak dalam komplek B A P R I S sekarang juga. Masih dalam Kabupaten Aceh Besar terdapat Makam Meurahmeurah di kampung Ulee Lueng. = 1490—1497 M .sekarang. Puteri Sani. 7. Tiada berapa jauh dari M a k a m Meurah di Ulee Lueng. = 1480—1490 M . = 1539—1571 m. Ratu Safiatuddin dan tiga Ratu lainnya. ) . Sulthan Alaiddin Riajat Syah A l Qahhar (945—979 H . Puteri Pahang. terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan A l i Mughaijat Syah (916—936 H . ) . = 1511—1530 m. ) . = 1497—1511 M . terdapat kuburan Sulthan Salahuddin (936—945 H . 316 8. Makam Meurah-meurah. dan tiada jauh dari makam tersebut terdapat bekas istana Keraton Darul Kamal. ) dan Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah (895—902 H . Kandang Pangoe.) dan Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah(979—987 H . Kandang ini lebih terkenal dengan sebutan Kandang Poteu Meureuhoom Meukuta A l a m Pangoe. antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Inayat Syah (885—895 H . ) . Dalam komplek Makam Meurah-meurah ini terdapat banyak sekali kuburan yang indah-indah yang pada batu nisannya berukir tulisan A r a b . di dalam mana terdapat kuburan beberapa orang raja. 3. = 1530—1539 M . Makam Bitay. 4.(. 5.

Ukiran ayat-ayat Al Quran disebelah kepala dan ukiran daun dan kembang disebelah kaki. sungguh sangat indah. 317 . membuktikan betapa tinggi sudah seni-ukir Islam dizaman Kejayaan Kerajaan Islam Samudra/Pase.Inilah makam Ratu Nihrasiyah yang terletak dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra/Pase.

Batu-batu nisan yang terdapat dalam komplek Makam Teungku DiBale. Samudra Pase. Salah satu makam sulthan dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra Pase. 318 . dalam komplek mana terdapat makam Ratu Nihrasiyah yang amat indah.

dalam komplek makam ini. dan antara lain terdapat makam Sulthan Mahmud Malik Dhahir yang juga sebagai ulama. terdapat makam para ulama terkenal. 319 .Komplek Makam Teungku Di Bale Pase.

320 .Batu-batunisan yang terdapat dalam komplek Kandang Teungku di Bale Samudra/Pase.

Makam Puteri Sitti Hawa dengan batunisan yang berukir namanya dan ayat-ayat Al Quran dengan tulisan yang indah sekali. dimana dalam bangunan ini terdapat makam Sulthan Salathin Riayat Syah dan saudaranya Puteri Sitti Hawa. Lamno.Bangunan Kandang Meureuhoom Daya yang terletak di Cot Glee Njong Kuala Daya. 321 .

322 .Batunisan yang bertulisan indah dari makam Sulthan Salath Riayat Syah dalam Kanang Meureuhoom Daya di Cot Njong.

"u cO li « -Si ^3 O Q c as ^ 1 $ B £ " 5 ^ | -Si cj •§"§1 S B » ^ co Ö) J § § t * 1 * 1 ^ •s| i 3 cs •§ a ö ^ S * § f a < 3 -s % s£ s * •"• 323 . ^ C3 1 5 . CS X.S tv § B § > cu B 1 ^ • 8 •ü E C cu 5 S g < u cs B I (X.

i 5 •S a Öfl s: 3 5 O p. Cu « l s'§> 5 -S 5 3 U i1 -S g «3 "3 6§ ^ 3 ? -c f) sI ^Cu 3 •~ s I ^ •5 ^ 5 CO 324 .

. dan dalam komplek ini banyak makam-makam ulama lain.Dalam bangunan ini terletak makam Syekh Abdurrauf Syiahkuala.

326 .Makam Syekh Abdurrauf dengan batu nisan berselubungkan kain putih.

dan pada waktu itu tidak sempat membuat makamnya seperti seharusnya bagi seorang Kepala Negara yang gagah berani itu. Kabupaten Aceh. Seharusnyalah sekarang Pemerintah dan rakyat Aceh membina makam yang layak untuk Sulthan telah sanggup mematahkan penyerangan Belanda yang pertama sehingga mati konyol seorang jenderal yang bernama Kohier.KANDANG COTBADA Kandang Cot Bada terletak dekat Smahani. Keadaan makamnya sekarang sangat menyedihkan. karena perang sedang berkecamuk. Sekarang makamnya telah dipugardan telah bagus. setelah Banda Aceh direbut Belanda dan Ibukota Kerajaan dipindah kepedalaman. Beliau wafat dalam pengungsian. 327 . Kecamatan Sukamakmur. Dalam kandang ini berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah memerintah tahun 1286-1290 H. seperti terlihatpada gambar-gambar ini. (1870-1874 M). Alamarhum Sulthan Alaiddin Mahmud Syah dimakamkan di Cot Bada.

Dalam komplek makam Teungku di Kandang dekat Klibeuet. Seterusnya di Sangeue terdapat makam Putroe Balee. = 1213 M . Makam Teungku Di Iboih. = 1576 M . 328 . = 1511 M . Masih di Banda Aceh terdapat satu makam yang bernama Kandang Blang (di Lorong Muhammadiyah sekarang). Kandang Raja Pidie. Kandang Blang. = 1589-1604 M . Batu nisannya indah sekali. yang mangkat dalam tahun 916 H . 20. dalam kompleknya. ) . Kandang Cot Gle Njong. Kandang ini terletak diatas puncak bukit dekat rakit-jembatan Kuala Onga. Meureuhoom Onga adalah salah seorang dari Raja Daya. 18. Makam ini terletak dekat dengan Kuala Daya. 21. antara lain terdapat kuburan Sulthan Salathin Ri'ayat Syah I (neureuhoom Daya) yang mangkat dalam tahun 913 H . 17. dalam kompleknya antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah Saidil Mukammil yang memerintah tahun 997-1011 H . dan Maulana Tajuddaulah Quthbul M a ' a l y Abdur Rahman A l Pasy yang wafat dalam bulan Zulqa*idah 610 H . terdapat kuburan Maharaja Malik M a ' r u f Sjah. Kandang Meureuhoom Onga. Juga disana banyak kuburan para Laksamana dari angkatan laut. 1508 M . = 1588 M . antaranya Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. yang mangkat dala tahun 970 H . Makam Gampong Pandee. antara lain kuburan Sulthan Alaiddin Mukimin Syah (terkenal dengan nama Raja Si Uroe) yang mangkat dalam tahun 934 H .16. Di Gampong Pandee (Banda Aceh) terdapat banyak sekali makam/kuburan yang indah-indah. 19. di dalam kompleknya terdapat banyak kuburan ulama dan orang-orang Besar. dan saudaranya Siti Hawa. yang wafat pada Syawal 623 H . Makam ini terletak di Meunasah Pie (Geudung). = 1226 M .

terletak tidak berapa jauh Kandang Cot Bada. 329 . Sangat menyedihkan. Meunasah Cot Bada yang sekarang.Kandang Cot Bada tempat berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Keadaannya juga sama menyedihkan.

Makam Mamprai. seperti yang saya lihat waktu berkunjung kesana dalam tahun 1961. dan juga dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Ujung Peunayong. 23. Kira-kira satu jam bermotor-boot dari Rundeng menyusur sungai Singkel. Kandang Cot Bada. = 1695 M . diatas tebing sungai yang tinggi. ulama yang terkenal itu. Dikampung L a m Dingin.22. Aceh Besar. Dalam komplek M a kam Syiahkuala ini juga terdapat dua kuburan murid beliau yang besar. Pandam pekuburan Makam Hamzah Fansury. 26. Dalam kandang ini terdapat makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Memang dulu tidak sempat dibangun dengan bangunan yang layak untuk seorang Sulthan pejuang yang gagah berani. bersama dengan banyak kuburan dari para murid/pengikutnya. yang tidak berapa jauh dari Sibreh Ibukota Kecamatan Sukamakmur. Makam Hamzah Fansury. Kandang Cot Bada terletak dekat Samahani Kecamatan Sukamakmur. antara lain kuburan Syekh Abdur Rauf Fansury. Beliau mangkat selagi memimpin peperangan untuk melawan tentera penjajahan Belanda. terdapat pandam pekuburan yang sudah dilindungi oleh kayu-kayu besar. Sekarang oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Aceh telah membangun kembali makam yang layak bagi Sulthannya yang bijaksana dan gagah berani. 25. karena sedang dalam keadaan perang. Didaerah Mamprai yang beralam indah. terdapat makam para laksamana yang pada batu nisannya bertulis dengan tulisan Arab. Makam Laksamana. yaitu Maharaja Lila Abdur Rahim dan Sulthan Ahmad Syah. 24. Inilah kandang Raja Terakhir di Aceh. terdapat 330 . yang mangkat setelah Ibukota Negara dipindahkan dari Banda Aceh kepedalaman. Kabupaten Aceh Besar. wafat pada malam Isnin 23 Syawal 1106 H . yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Syiahkuala. Makam Syiahkuala. D i Kuala Aceh terdapat kuburan para ulama kenamaan dan pemimpin-pemimpin.

makam Teungku Chik Cot Bruk. Makam Tuan Di Weueng. suami Putroe Ijoo. Diantara makam-makam itu. seorang Ulama Pencinta Binatang. banyak terdapat makam para ulama yang sangat terkenal. dan makam para Meurah. Inilah beberapa gambar dari makam-makam tersebut: Suatu pemandangan yang amat indah didataran tinggi Mamprai. Makam Meurah Puteh dan Makam Raja Keunajan. yang berkubur di Kandang Dalam (Kandang Ulee Lueng. Kecamatan Sukamakmur. Makam Meurah Cot Bak Krut. dekat dengan Lam Birah. yang dulunya memegang kekuasaan sebelum terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. Darul Imarah). dimana didaerah inilah terletak makam para ulama dan meurah. Aceh Besar. yaitu Makam Putroe Ijoo. 331 .MAKAM—MAKAM DIMAPRAI Sekitar daerah pegunungan Mamprai. yaitu pada masa Kerajaan Darussalam atau Lamuri. Semua mereka ini keturunan dari Meurah Eumpee Blieng.

332 .Makam para Meurah sekitar Mamprai.

Makam Putroe Ijoo. 333 . Makam Teungku Chik Cot Bruk.

yaitu benteng pertahanan yang dibangun sambung bersambung panjang sekali. antaranya Makam Putroe Ijoo (isteri Teungku Glee Weueng). biasanya dibangun disepenjang pantai-pantai yang strategis dan juga disepanjang perbatasan dengan negeri musuh atau dengan tempat-tempat yang telah diduduki musuh. KutaLinteung dapat disamakan dengan benteng-benteng pertahanan di Eropah yang dibuat sepanjang perbatasan antara dua negeri yang bermusuhan. sejak zaman Peureulak sampaisampai kezaman Aceh Darussalam. tempat permainan dan tempat latihan. Seni bangunan militer berujud dalam bentuk kuta-kuta (benteng) dan menara-menara pengintai. yang hidup dalam zaman Iskandar Muda. yaitu : Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang. 334 . yaitu dari dalam kuta pasukan keluar menyerang musuh. makam Teungku Cot Bruk. Kuta Linteueng. makam Meurah Puteh dll. yaitu benteng pertahanan yang berdiri sendiri pada sesuatu tempat yang dianggap strategis. seorang ulama besar pencinta binatang. Kuta Reuntang. banyak sekali dibangun untuk pertahanan Aceh. Dalam lingkungan kedua macam benteng Aceh ini (Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang) dibangun pula mesjid/musalla. seorang ahli pertahanan Perancis.untuk menahan arus penyerang musuh. KUTA—KUTA TERKENAL. b. kembali lagi kedalam kuta. Baik kuta linteueng ataupun Kuta Reuntang. SENI B A N G U N A N MILITER. Fungsinya untuk menghempang musuh. makam Meurah Cot Bak Krut.beberapa makam para ulama besar dan para Meurah. a. benteng mana terentang sepanjang perbatasan Perancis dengan Jerman dan Belgia. Dalam sejarah kemeliteran di Aceh terkenal dua macam " k u t a " (benteng). seperti umpamanya "Maginot-Line" yang direncanakan oleh Andre Maginot. kemudian dalam keadaan terdesak atau untuk istirahat.

ai c •§ 3 I a s * 1 i ÖO K: 3 3 f21 335 .

sehingga berkali-kali diserang serdadu-serdadu Belanda. 3. bahkan yang berhasil yaitu matinya secara konyol serdadu-serdadu yang dipaksa menyerang itu. Makam Laksamana Kamalahayati terletak diatas sebuah kaki bukit dekat Kampung Kuta Lamreh.Diantara kuta-kuta yang terkenal itu. Kuta ini terletak di Ladong. 2. kira-kira 30 k m dari Banda Aceh. karena ia menjadi benteng bagi sebuah armada yang terdiri dari wanita melulu. yaitu Laksamana Kamalahajati sebagai komandannya. menghadap keteluk Krueng Raya. Yaitu sebuah kuta (benteng) yang dibangun oleh pahlawan wanita Cut Nyak Dhien. masih ada bekas sampai sekarang. Kuta ini bernama Kuta Inong Balee. Kuta ini dibangun pada masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil (997-1011 H . = 1589-1604 M . Kuta Meukuta Alam. sebelum beliau hijrah ke Meulaboh bersama suaminya Teuku Umar Johan Pahlawan. Yaitu yang dibangun oleh Sulthan Iskandar M u d a bertempat di Krueng Raya. Krueng Raya. Kuta Padang ini terletak di Lam Teh pada suatu tempat dekat pantai yang strategis sekali. Pemimpin dari Aramada Inong Balee dan Kuta Inong Balee i n i . Kuta Padang ini. 4. Arsitektur dari Kuta ini hampir sama dengan Kuta Indra Patra (Ladong) dan Kuta Asan Sigli. Kuta ini juga terkenal dengan Kuta Po Teumeureuhoom. yaitu wanita-wanita janda dari pahlawan-pahlawan yang telah syahid. Benteng ini terletak di sebelah timur Krueng Raya pada satu bukit yang sangat strategis. Krueng Raya. ) . Masih ada tembok bekasnya. tetapi tidak berhasil direbutnya. 336 . Kuta Indrapatra. yaitu : 1. sampai sekarang masih ada bekas-bekas reruntuhannya. Kuta Padang. yang menjadi intinya. Sampai kini masih utuh bekas-bekas temboknya. dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen sebagai Kepala Stafnya. Kuta Inong Balee.

Reruntuhan Kuta Meukuta Alam (Benteng Iskandar Muda) yang terletak dekat dengan Teluk Krung Raya. 337 .

338 .Reruntuhan Kuta Meukuta A lam.

Kuta Cot Bak U . Kuta Asan. 339 . Rencong disamping sebagai senjata yang sangat praktis dalam pertempuran jarak dekat. KutLeubook. Sampai sekarang masih utuh bekas temboknya. kira-kira 10 km sebelah timur Krueng Raya. maka terciptalah senjata rencong itu. lebih-lebih kalau sudah berlumuran darah. Salah satu senjata tajam yang sangat terkenal di Aceh. yaitu "Rencong". yaitu Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Kahhar. (246) Teungku M. dibuat kira-kira sebelum Iskandar Muda memerintah. Kuta Podiamat. Masih utuh bekas temboknya. masih banyak lagi kuta-kuta baik Kuta Liteueng ataupun Kuta Reuntang. Menurut riwayat. Setelah mereka berpikir berhari-hari dengan bersamadi dan istikharah. Kuta Batee Iliek dan sebagainya. Kuta-kuta lainnya. Setelah beliau mengalami kurang praktis penggunaan "siwaih" dan "keris" dalam pertempuran jarak dekat. RENCONG. (246) Jadi. yang berbentuk "bismillah" dalam tulisan Arab. maka beliau memanggil para pande besi dan pande senjata untuk merundingkan tentang penciptaan semacam senjata tajam yang praktis dalam pemakaian diwaktu pertempuran. karena kedua macam senjata itu bergagang pendek menggelembung keatas sehingga sukar digenggam. 7. Kuta Aneuek Galoong. Kuta ini diatas sebuah gunung pinggir laut. Cara membuat rencong asli itupun mempunyai syarat-syarat tertentu.5. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 102-103. antaranya yaitu : Kuta Cot Gli. juga ia satu senjata sakti yang melambangkan kepahlawanan rakyat Aceh. Kuta ini terletak di Pidie Sigli. Dibuat semasa Sulthan Al-Kahhar. bahwa yang mula-mula menyuruh menciptakan senjata rencong. Kecuali yang telah disebut diatas. A l Kahhar-lah pencipta lambang kepahlawanan rakyat Aceh. Kuta Rima. 6.

u livhormalan dari Ixitutsa Atjeh pang her tatalikan emm ftatg aipakai oleh uleëbaiangi. (Paitylima) jong biasa diberikan oleh liadja tcbagcü pcrsal'man. Perna Bintara. Berbagai alat senjata Aceh. antaranya Rencong Aceh yang (Dari buku: Tarikh Aceh Dan Nusantara 340 .

XVII dan XVIII Aceh adalah gudang ilmu pengetahuan dikawasan Kepulauan Nusantara. banyaklah buku-buku. tapi tiada sedikit bilangnya mendalami pengetahuan dibidang tersebut melalui pengetahuan sempurna tentang saraf dan nahwu bahasa Arab. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 176-177. Sekalipun diantaranya banyak yang mengenai itu melalui terjemahan kitab-kitab bahasa Melayu. bahwa dalam abad ke X V I . Dengan ini terbukti pula tidak benarnya keterangan orang-orang Belanda yang katanya mengaku ahli bahwa menjelang masuk Belanda ke Aceh disana pengetahuan agama Islam sudah diabaikan "Dr. sebagai jembatan untuk hukum itu sepenuhnya. Muhammad Said menulis : 247) " kenyataan sejarah ini telah mewariskan kegiatan yang subur bagi generasi belakangan untuk memperkaya kitab-kitab pelajaran agama. kitab-kitab. dan dari catatan-catatan dibuku yang mereka pelajari terbukti bahwa pengetahuan itu mereka pahami (melaksanakan) sepenuhnya. Snouck Hurgronje yang telah memeriksa kitab-kitab yang jatuh ketangan militer Belanda. Dr. Hurgronje menceritakan bagaimana para ulama memahami sedalam-dalamnya hukum Islam. mereka tetap kirim mengirim dan pinjam meminjam buku-buku pengetahuan (247) M. 341 . Banyak ulama Aceh mengadakan surat menyurat dalam bahasa Arab. bahkan dirantau Asia Tenggara.K A R Y A SASTERA GUDANGj ILMU P E N G E T A H U A N Tidak diragukan lagi. biarpun mereka sudah terpencil bersembunyi kegunung-gunung yang berjauhan karena harus menyingkirkan diri dari serangan tentera Belanda. Kegiatan menguasai ilmu pengetahuan agama sedalam-dalamnya dibuktikan pula oleh berlangsungnya hubungan antara sesama mereka pada masa perang sabil menghadapi agressi Belanda. karya-karya sastera yang telah dikarangnya. dan sebahagiannya masih tinggal sampai sekarang. Dalam masa masak meranumnya ilmu pengetahuan di Aceh. Mengenai dengan Aceh sebagai gudang ilmu pengetahuan. menyimpulkan antara lain sebagai berikut: cukuplah sudah kenyataan bahwa segala buku-buku ilmu pengetahuan Dunia Islam dikenalnya sepenuhnya di Aceh.

Apa yang dikatakan Dr. memang benar. dicetak kembali ". Snouck Hurgronje tentang penguasaan bahasa Arab oleh ulama-ulama Aceh dizaman itu dan surat menyurat mereka dalam bahasa Arab. 342 . yang dilakukan dalam bahasa Arab yang pasih dan baik. dikerjakan dan diterbitkan di Aceh.tersebut. Untuk memperkaya perpustakaan eloklah kiranya jika kitab-kitab agama yang bermutu tinggi hasil karia ulama-ulama Aceh beratus tahun yang lalu itu. Kitab-kitab bahasa Melayu dan Aceh umumnya dikarang. Surat dari Tiro itu. selengkapnya berbunyi sebagai berikut: Keterangan gambar foto kopi. Sepucuk surat dari Tiro yang dimuat dibawah ini menjadi bukti nyata dari kesimpulan tersebut. terus menerus terjadi surat menyurat antara para Ulama didaerah perang dengan para Ulama yang ditugaskan tinggal didaerah-daerah pendudukan kompeni. "Diantara lebih kurang 300 buah buku dan manuscript (cetakan batu dan tulisan tangan) yang ditemui kepala marsuse van der Maaten ketika menyerbu ke Keumala banyak pula yang umurnya sudah dua abad bahkan lebih lagi. Diantara kitab yang dijumpai ada pula sebuah kitab Injil salinan bahasa Arab. Selama perang dengan Belanda.

343 . Surat yang dibikin kira sekitar tahun 1880 ini. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972 dan saya foto copipada tanggal 15 Mei 1972. Segala puji untuk Allah saja. Demikian dan salam bahagia untukmu. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". Terjemahannya : Kepada cucuku yang cerdas Muhammad Thahir Tiro.Ini adalah surat dari Teungku Muhammad Dayah Cut Tiro. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. maka yang sangat kami butuhkan darimu. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. Dengan kebijaksanaanmu. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. untuk salah seorang "CUCUNYA" BERNAMA Muhammad Thahir. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil.

dari Teungku Muhammad Amin Dayah Cut kepada cucuandanya bernama Muhammad Thahir. pengarang sendiri memang dari semula tidak mau menyebut namanya. Segala puji untuk Allah saja. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972. Terjemahannya: Kepada Cucuku yang cerdas. dan saya foto kopi pada tanggal 15 Mei 1972. negeri Belanda dan lainnya. Dengan berdalilkan catatan sejarah itu. maka yang sangat kami butuhkan darimu. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. 344 . terutama dari Teungku Haji Ibrahim. Surat yang salinannya akan saya muat dibawah ini. tidaklah kaliru kalau kita mengambil kesimpulan bahwa para ulama dan pujangga yang hidup selama masa Kerajaan Aceh Darussalam. Sebahagian dari naskah-naskah tersebut masih dapat kita jumpai sekarang di Aceh.SEPUCUK SURAT DARI TIRO Sewaktu perang sedang berkecamuk antara tentera Belanda dengan angkatan perang Aceh. maka surat menyurat antara para ulama berjalan terus dalam bahasa Arab. Inggeris. dan tentu banyak pula diluar Aceh. Muhammad Thahir Tiro. Demikianlah dan salam bahagia untukmu. Kalau di Keumala saja ditemui lebih dari 300 naskah kitab. umpamanya di Jakarta. hal ini ada dua kemungkinan yaitu : a. telah mengarang banyak sekali kitab-kitab dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Dengan kebijaksanaanmu. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". dapatlah kita kira-kira tentu amat banyak jumlahnya kalau dikumpul dengan yang dijumpai ditempat-tempat yang lain. Surat yang berbahasa Arab ini. Sebagian besar dari naskah-naskah itu tidak menyebut siapa pengarangnya.

sedang sebahagian yang lain hanya pendaftaran saja. terutama mengenai kedudukan wanita.). = 1857-1870 M. yang kemudian disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah (1016-1045 H .) dan terakhir diadakan beberapa perobahan lagi. malahan oleh Ratu Safiatuddin disuruh bukukannya dengan lebih sempurna. Karena tidak ada nama pengarang pada naskah-naskah itu. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273-1286 H . . salinan yang lupa menyebut nama pengarang itu menjadi sumber salinan-salinan selanjutnya. yaitu yang ada dalam perpustakaan pribadi saya. Mengenai dengan ini dapat kita ketahui dari catatan Di Meulek sendiri dalam risalah Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. yang kalau dalam istilah modern sekarang dapat disamakan dengan "Undangundang Dasar Negara". QANUN MEUKUTA ALAM Qanun Meukuta Alam adalah suatu peraturan yang menetapkan dasar-dasar pokok bagi Kerajaan Aceh Darussalam. menimbulkan satu kesulitan bagi para penyelidik yang hendak memberi uraian terhadap naskah-naskah itu. sebahagiannya disertakan dengan sedikit keterangan. Dalam uraian selanjutnya. = 1607-1636 M. oleh Sulthanah Seri Ratu Tajul Alam SafiatUvMin Johan Berdaulat (1050-1086 H . disamping disuruhnya pula menyusun kembali silsilah Raja-raja Islam Peureulak/Samudra Pase da'n Raja-raja Aceh lainnya.para penyalin yang lupa menyebut nama pengarang. Menurut keterangan Teungku Di Meulek dalam risalahnya : Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. = 1539-1579 M). Qanun Meukuta Alam oleh sumber-sumber Barat sering disebut dengan "Adat Meukuta Alam". hal mana saya alami sendiri. yaitu pada tanggal 12 Rajab hari Kamis maka seri baginda Duli Hadlarat Syah 345 b. bahwa raja yang mula-mula menyuruh susun Adat Aceh (Qanun Aceh) yaitu Sulthan Alaiddin Riayat Syah A l Kahhar (945-979 H .) memerintahkan kepada Teungku Di Meulek untuk membukukan kembali Qanun Meukuta Alam dengan membuat beberapa keterangan penjelasan. saya akan mendaftarkan sebahagian dari naskah-naskah tersebut. = 1641-1675 M. dimana antara lain beliau menulis : " pada tahun Hijrah 1278.

juga Qanun Meukuta Alam menetapkan beberapa garis pokok tentang cara bagaimana seharusnya Sulthan dan para pejabat tinggi lainnya menjalankan pemerintahan. Cara-cara pengangkatan sulthan. 10. 6. Pemerintah pusat dan pembagian wilayah-wilayah negara. Dasar serta rukun Negara dan sistem pemerintahan. 3. Nama-nama dan gelar jabatan bagi pejabat tinggi tingkat pusat. yaitu Teungku Di Meulek lakab gelarannya dan namanya Saiyid Abdullah Ibnu Saidi Ahmad Ibnu Ali Ibnu Abdur Rahman Habib Abu Bakar Ibnu Usman Ibnu Hasan ibnu Wandi Meulek Said Lila Habib Syarif Abdullah Ibnu Faisal Abdul Jalil Badrul Alam Syarif Hasyim Jamaluddin Perkasa Alam Saiyid Habib Syarif Ibrahim Sulthan Jamalul Alam Badrul Munir Ibnu Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalul Lail Perkasa Alam Habib Syarif Ibrahim Saiyid Mukammil Saiyid Mukammil Habib Syarif Abu Bakar Ubaidillah Jamalul Lail. 2. maka dimasa itulah yang Mahamulia memberikan izin dengan titahnya kepada Hamba A l Faqir A l Gharib. Syarat keadilan Pemerintah dan ketaatan rakyat. Kampung Garot Keutapang Dua Negeri Aceh Bandar Darussalam. Hak-hak warganegara dan hubungannya dengan negara. yaitu saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah Dhillu'lah Fil Alam. 7. 346 . 9. 4. Peraturan dasar tentang perdagangan dalam dan luar negeri. 8. yaitu yang mahamulia menyuruh salinkan nama-nama raja-raja Pase dan lain-lain ". Menteri Qadli dan pejabat tinggi lainnya. 13. 12. Qanun Meukuta Alam memuat ketentuan-ketentuan bagi Kerajaan Aceh Darussalam. Lembaga-lembaga negara dalam tingkat pusat serta tugas wewenangnya.Alam. Sumber hukum dan jenis-jenis hukum yang berlaku dalam kerajaan. Kecuali itu. Organisasi Angkatan Perang dan gelar-gelar para perwira tinggi/ menengah. tentang masalah-masalah yang berikut: 1. 14. 11. Negara dalam keadaan perang. Syarat-syarat menjadi Sulthan. Susunan Pemerintah Daerah dan tugas-tugas para pejabat daerah. 5.

347 . Banyak negeri tetangga mengambil peraturan-peraturan hukum di Aceh untuk menjadi teladan. Drewes dalam introductionnya mengenai buku Adat Aceh yang juga dinamakan Adat Meukuta A l a m . Adat Majelis Raja-raja.Menurut ukuran zamannya. telah mengambil pedoman-pedoman untuk peraturan negerinya dengan berterus terang mengatakan mengambil teladan undang-undang Mahkota A l a m Aceh. Belanda. 4. yang disadur dan dijadikan batu dasar kemudian ketika puterinya Tajul A l a m Safiatuddin dan Raja-raja seterusnya memerintah. yaitu : 1. ketika diperintah oleh seorang sulthan yang bernama Sulthan Hasan. also rules for the minor officer of government. Penerbitan hukum yang dibangun oleh Iskandar Muda memperluas kemashurannya sampai keluar negeri. jadilah Adat Meukuta A l a m adalah adat betsendi Syara'. 3. seorang yang keras dan pemeluk agama yang setia. terutama oleh negara tetangga. D r . seperti yang ditulis ahli sejarah Muhammad S a i d : (248) "Iskandar M u d a telah mengadakan perundang-undangan yang terkenal dengan sebutan Adat Meukuta A l a m . Arab. Spanyol dan Tiongkok. Silsilah Tharaf Hulubalang dan Dustur segala kapal yang berniaga. 2. Portugis. Inggeris. G . Geneology of the Kings of Achin. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. "Sebuah kerajaan yang jaya dimasa lampau di Kalimantan yang bernama Brunei (kini masuk jajahan Inggeris). ke India. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 174. Qanun Meukuta A l a m sudah cukup baik. J . Comprises a variety of regulation for Port duties and customs. maka Prof. " I n i suatu bukti kemashuran dan nilai tinggi negeri Aceh yang sudah dimaklumi orang masa itu " ADAT ACEH Sesuai dengan isinya. Rule of Government For Kings. membagi buku tersebut kedalam empat bahagian. "Beberapa peraturan disempurnakan. Turki. Etiquette tobe Observed at the Court. sehingga telah diambil menjadi contoh oleh beberapa negara. Mesir. Perintah Segala Raja-raja. terutama karena peraturan itu berunsur kepribadian yang dijiwai sepenuhnya oleh hukum-hukum agama. (248) M.

Adat Majelis Raja-raja. 6. 7. 4. 5. Majelis Hadlarat Syah Alam berangkat sembahyang Hariraya Haji. regulations about the ceremonies during the days just before the fasting month. = 1823-1836 M . regulation for the processions on the days of the two religious feasts. 9. 3. 348 . Mejelis Berangkat Bulan Safar. serta Keurukon Seri Indra M u d a yang di Balai Besar. Majelis Hulubalang. Majelis Berangkat Hari Jum'at.dimulainya bagian kedua. the regulations for the King's going to the Mosque on Friday. the cermonial prosessions from the Palace to the mosque Baiturrahman on the lOth of Zulhijjah. = 1205-1234 M . the regulations concerning Kings. Catatan ini menunjukkan bahwa pencatat silsilah ini adalah hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Muhammad Syah ini. 8. pada zaman Maulana Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat" demikian antara lain tertulis pada awal bahagian ketiga ini. yang memerintah pada 601-631 H . 2. maka disuruh tandakan surat seperti dalam terakata. "yang jadi kerajaan dalam negeri Aceh Darussalam". maka Orang Kaya Maharaja L i l a duduk menulis : 1. Majelis Jaga-jaga. Majelis Junjungan Duli. " maka adalah pada sanat 1015 H . regulations for the ceremony at wich the officials of the court make obeisnce to the King. diatas takhta kerajaan negeri Aceh Bandar Darussalam Sabda hadhirat yang mulia kepada Orang Kaya Seri Maharaja L i l a dan kepada penghulu Keurukon Raja Setia M u d a dan Keurukon Katibul Muluk Seri Indra Sura. regulations for the procession on the final Wednesday of the Month Safar. regulations concerning government officials. Silsilah raja-raja ini dimulai dengan Sulthan Alaiddin Johan Syah. Majelis Tabal Pada Hari Meumeugang Puasa. Majelis Berangkat Yang Kedua Hari Raya. . regulations for the figils in the night of the kadar in the month of Ramadlan. dan diakhiri dengan Sulthan Alaiddin Muhammad Syah yang memerintah pada tahun 1238-1251 H . Sekalian Majelis Raja.

Majelis Keduapuluh Tujuh. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. Majelis Ketigapuluh. peri mengatakan larangan atas segala hamba raja. sementara majelis 6 s/d 24 hilang dari naskah. segala Hulubalang Bodoanda Raja. 7. maksudnya syarat-syarat bagi seorang duta. pada menyatakan syarat segala raja-raja setelah sudah dari pada semanyam. dihadapi oleh segala pendita. segala raja-raja dan Menteri. yang terdiri dari majelis-majelis. Majelis Keduapuluh Enam. Majelis Keempat. mengatakan kehendak segala raja-raja itu atas delapan perkara. Majelis Kedua tentang syarat bagi segala raja atas sepuluh perkara.Bagian pertama (Perintah Segala Raja-raja) terdiri dari 31 majelis atau chapters. Majelis Kelima. Menurut catatan padaawal bagian ini. peri mengatakan syarat Hulubalang mengenai ilmu hikmat peperangan. yaitu Ismail Bapa Ahmad yang dalam bahasa Arab dinamakannya dengan "Mabainas Salathin". 6. 3. terdiri dari lima perkara. 4. peri mengatakan arti utusan (ambasadors). 10. yaitu mejelis 1 s/d 5 dan mejelis 25 s/d 31. Majelis Keduapuluh Lima. 8. 2. peri menyatakan syarat Bodoanda itu atas empat perkara. peri mengatakan lima martabat kemuliaan (maksudnya lima pangkat kehormatan). 9. peri mengatakan kehendak (tugas) bodoanda itu atas lima perkara. terdiri atas tujuh perkara. yang diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Melayu) dengan Perintah Segala Raja-raja. Majelis Keduapuluh Sembilan. Majelis Keduapuluh Delapan. Majelis Pertama tentang arti raja. Majelis Ketigapuluh Satu. Majelis Ketiga. bahwa yang menyusunnya atas perintah Sulthan. "Bahwa inilah silsilah yang terqimat segala Raja-raja demikian 349 . 5. terdiri atas tiga perkara. peri menyatakan syarat Bodoanda tatkala menghadap raja itu atas lima perkara. yaitu : 1. atas lima perkara. 12. yang mengatakan syarat segala raja-raja tatkala semanyam diatas takhta kerajaan. 11. dan yang terdapat dalam naskah yang dipergunakan tuan Drewes hanya sebelas majelis.

enam haribulan Rabiul Awal Yaumal Isnin Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Johan Berdaulat bersabda kepada Orang kaya Maharaja L i l a Panglima Bandar dan kepada pihak Penghulu Keurukon Raja Setia Muda. daripada adat sekalian pada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandar M u d a Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Djohan Berdaulat. Telah begitulah hukum Sulthan Iskandar M u d a " Selanjutnya mengenai dengan riwayat pembukaan kembali Adat Majelis Bandar Darussalam. A . pada ketika yang baik fi saatil-mubarrak. dustur adat hasil bagi sejumlah para pejabat (the regular tributes to be paid annually by a number of functionaries). dewasa itu Paduka Seri Sulthan Iskandar Muda Johan Berdaulat menurunkan "dustur". W .10. maka Orang Kaya Maharaja Lila Melayu salin daripada Tarakata Balai Besar daripada daftar Penghulu Keurukon Raja Setia M u d a P o Sarong Kampung Pegu dan Keurukon Bop Po Meurah. bahwa segala silsilah daripada segala raja-raja pada zaman dahulukala sampai kita menjunjungkan khalifah Allah sekarang ini. regulations about the audience given to Hulubalangs on Saturday. disebut: " P a d a hijrah Nabi S . barulah setelah itu disebut: "Pada Hijrah Nabi S . W . Majelis Hulubalang pada hari Sabtu. Adat Majelis Bandar Darussalam. ditandakan didalam daftar Balai Furdhah daripada Asyur dan adat segala hasil yang lain dalam Bandar dan segala majelis Raja-raja dan Hulubalang. sabda suruh salin. A . Adat majelis Bandar Darussalam (Harbour Regulations) yang juga disebut Tharaf Hulubalang Dan Dustur Segala Kepala (Comprises a variety of Regulations for port duties and customs and rules for the minor officer of government) dimulai dengan taraf kedudukan para pembesar seperti yang diatur oleh Ratu Safiatuddin (the hierarchical order of functionaries). melainkan di Bandar Aceh Darussalam. pada empatbelas hari bulan Rabiul Awal yaumal Jum'at waktu dhuha. seperti tersurat dalam Tarakata Balai Besar sekaliannya. seribu empatpuluh lima tahun. disalin oleh Orang 350 . seribu seratus duapuluh tahun. segala kapal yang berniaga tiadalah jadi ia berniaga didalam bandar yang lain.

umpamanya: 1. kita mengetahui bahwa ia bukan karangan fiktif sekalipun dinamakan "hikayat". Adat mengiring surat. 8. Adat Orangkaya Laksamana. Adat cap megat Sri Bujang. Sebagaimana telah dijelaskan. sehingga menurut ukuran zamannya. dimana yang menjadi titik tuju silsilah Sulthan Iskandar Muda semenjak belum Iahir sampai remaja. Adat lapik cap pada sebuah kapal. 15. ia adalah sejarah yang disusun dengan uslub bahasa kissah (novel). Adat kain akan Penghulu Kawal. 4. Adat cap megat membuat surat. Adat akan wakil Furdhah. Adat kain akan Panglima Bandar. Adat Orangkaya Seri Maharaja Mangkubumi.Kaya Maharaja Melayu maka inilah tarakata yang tersalin daripada tarakata yang asal itu. Dan adat-adat lainnya lagi. bahwa Hikayat Aceh ini disusun dengan uslub novel. 11. Adat kuda. HIKAYAT A C E H Buku Hikayat Aceh ini menurut isinya dikarang dalam zaman Sulthan Iskandar Muda (1016-1045 H . Adat hak kalam. 7. 16. = 1607-1636 M . seperti inilah majelis didalam Bandar Aceh Darussalam yang di Balai Furdhah : " selanjutnya dicantumkan berbagai ketentuan beacukai yang dinamakan dengan "adat". 5. 2. Hikayat Aceh ini lebih tepat dikatakan riwayat (silsilah) sebahagian Raja-raja Aceh. Seperti halnya dengan banyak kitab-kitab yang lain hasil karya Ulama/Pengarangpengarang Aceh. Adat kain yang kedalam. juga kitab ini tidak mencatat siapa pengarangnya. 3. A d a t ' asyur dalam bandar. 14. susunan 351 . Membaca isinya. 13. 12. Adat besi yang terimbang. 6. Adat gajah. ) dalam bentuk prosa dengan bahasa Jawi (Melayu-Aceh). 10. Adat kurnia persalin. 9. 17.

tentang uraian ilmu suluk dan tauhid). menyesuaikan dengan novel-novel yang dikarang dizaman itu. menjadikan kita. daripada tiada bernama diberi-Nya nama. Jika kamu paham pada 352 .w. " dalam kesusasteraan dari Universitas Negeri Leiden. atau dengan khidmat kita kepada guru yang sempurna mengenai Dia. yang antara lain berbunyi: "Ketahui.a. Walaupun bagaimana. Teuku Iskandar. A S R A A R U L ARIFIN Karangan Syekh Hamzah Fansury. yang penuh dengan dongeng-dongeng yang mengasikkan. Yogia kita cari Tuhan kita itu supaya kita kenal dengan makrifat kita. dan daripada tiada berupa diberi berupa . pada tanggal 14 Januari 1959. Hikayat Aceh ini sungguh bernilai sekali. supaya jangan taksir kita. bernilai seni. memenuhi nilai-nilai seni yang dihajatkan. baik dilihat dari segi bahasanya ataupun dari segi isinya. bahwa kitab ini berisi pembahasanpembahasan tentang ilmu suluk dan ilmu tauhid. Hikayat ini dimulai dengan suatu dongeng. dimana dinyatakan bahwa "indatu" Iskandar Muda berasal dari kayangan (baludari). Dari namanya sudah jelas.bahasanya sudah cukup indah. dengan uslub yang indah. bahwa Allah s. b. telah mengambil Hikayat ini untuk menjadi pokok pembahasan dalam "Thesisnya". bermaksud lebih mengagungkan Sulthan Iskandar Muda. menurut paham Syekh Hamzah Fansury. hai segala anak Adam yang Islam. dengan nyawa. lengkap dengan telinga. dengan budi. pandang pada limabelas baik. "Adapun sementaranya belum bertemu dengan yang sempurna bermakrifat. dengan hati. Nama lengkapnya : "Asraarul Arifin Fi Bajaani Ilmil Suluk Wat Tauhid" (Rahasia para cerdik pandai. seorang putera Aceh yang belajar di Negeri Belanda. Hal ini dibuat pengarangnya mungkin karena : a. dengan apa beliau telah mencapai titel " D r . Dikarang dalam bahasa Melayu Lama (Jawi). Dr. sebagai seorang raja yang dilukiskan demikian luarbiasanya. Kitab dimulai dengan satu mukaddimah.

Kelimabelas rangkum sajak itu. terdapat dalam limabelas rangkum sajak yang padat berisi. sehingga memerlukan syarahan penafsirannya. Tuhan kita itu yang empatnya Zat Awalnya Haiyi pertama bilang Sifat Keduanya Ilmu dan Rupa Maklumat Ketiga Murid 'kan sekalian Iradat. Ilmu ini Haqiqat Muhammadin Nabi Menurut kan maklum dengan lengkapnya kawi Daripada Haqiqatnya itu jahil dan wali Beroleh iktibar dengan sekalian peri. 353 . kami salin selengkapnya: Aho segala kita yang menyembah 'kan nama Yogia diketahui apa yang pertama Karena Tuhan kita yang sedia lama Dengan ketujuh Sifat bersama-sama.baik limabelas ini. bahwa inti ilmu suluk dan ilmu tauhid yang terkandung dalam bukunya itu. Tuhan kita itu empunya Kamal Didalam Ilmu-Nya tiada panah zawal Rahman dalamnya perhimpunan Jalal Beserta dengan Rahim pada sekalian Jamal. Ketujuhnya itu adanya qadim Akan isti'dad alamin sempurna 'Alam Karena Sifat ini dengan Kamalul Hakim Bernama Bismillahir Rahmanir Rahim. Keempat Qadir dengan Qudrat-Nya tamam Kelimanya Sifat bernama Kalam Keenamnya Sami' dengan Ada-Nya Dawam Ketujuhnya Basir akan halal dan haram. yang sukar dapat dimengerti oleh orang awam. lihat pada syarahnya pulang. karena pada syarahnya itu perkataan makrifat Allah ada dengan nyata dalamnya " Dari kutipan mukaddimah ini jelaslah.

354 . Jika belum fana daripada ribu dan ratus Tiada 'kan dapat adamu kau hapus Nafikan rasamu itu daripada kasar dan halus Supaya dapat barang katamu harus. Jikalau sisi kamu tahu akan wujud Itulah tempat kamu syuhud Buanglah rupamu daripada sekalian quyud Supaya dalam kedalam diri qu'ud. Pada Wujud Allah itulah yogia kau qa'im Buangkan rupa dan namamu daim Nafikan rasamu daripada makhdum dan khadim Supaya sampai kepada A m a l yang Khatim.Tuhan kita itu yang bernama Aliyi Dengan sekalian Sifat-Nya senantiasa Baqi ' A l a Jami'il alamin Atharnya jadi Daripada sittu-jihat sebab inilah khali. Lautnya A l i m halunyaMaklum Keadaannya Qasim ombaknya Maqsum Taufannya Hakim syu'unnya Mahkum Pada sekalian 'alamin inilah rusum. Jika engkau belum tetap seperti batu Hukum dua lagi khadim dan ratu Setelah lupa engkau daripada enam dan matu Mangkanya dapat menjadi satu. Cahaya Athar-Nya tiadakan paham Memberikan wujud pada sekalian alam Menjadikan makhluk siang dan malam Ila abadil abad tiadakan karam. Tuhan kita itu seperti Bahrul A m i q Ombaknya penuh pada sekalian thariq Laut dan ombak keduanya rafiq A k h i r kedalamnya jua ombak ghariq.

Syekh Syamsuddin menafsirkan sebuah buku sajak gurunya yang bernama " R u b a ' i Hamzah Fansuri" yang berisikan masalah-masalah Ketuhanan. Cara penafsirannya dilakukan rangkum demi rangkum. sehingga muridnya Syamsuddin merasa perlu membuat syarahnya.Hamzah Fansuri sungguhpun dla'if Haqiqatnya hampir pada Zatus Syarif Sungguhpun habab rupanya kathif Wasilnya Daim dengan Bahrul Latif. dan arti 355 . namun yang sudah pasti bahwa sajak-sajak dalam Ruba'i Fansuri mengandung masalah-masalah Ketuhanan yang pelik dan sukar. Untuk menjadi pengetahuan para pembaca. Dengarkan pula ibarat syarah pulan KITAB S Y A R A H RUBAT 1 Kitab Syarah Ruba'i ini karangan Syèkb Syamsuddin bin Abdullah Sumathrani. yaitu dikutipnya kepingan-kepingan dari sajak Ruba'i Fansuri. baiklah diturunkan beberapa bahagian dari buku Kitab Syarah Ruba'i Fansuri. yang dikarangnya sangat padat dan sukar dimengerti. yang menghabiskan empatpuluh delapan pasa'. yaitu: Subhanallah terlalu Kamil Menjadikan insan alim dan jahil Dengan hamba-Nya daim Ia wasil Itulah mahbub bernama A d i l . kemudian diberinya syarahan. Dengan kitabnya ini. Terlepas kita setuju atau tidak dengan pendapat Syekh Hamzah Fansuri dalam Ruba'inya itu. murid dan pengikut Syekh Hamzah Fansuri. Kemudian Hamzah Fansuri menafsirkan kelimabelas rangkum sajak suluk dan tauhidnya itu dengan lebar panjang.dimana beliau memulainya: "Inilah Bait limabelas. yang susah dipahami oleh orang awam bahkan mungkin akan salah dimengertinya. Syarahannya : M a k a arti subhanallah itu : Mahasuci A l l a h . Syarahan yang telah diberikan oleh Syekh Syamsuddin masih belum banyak dapat membantu orang awam waktu membacanya.

M a k a arti alim itu : yang tahu.a. Maka kehendak kata ini : Allah s. M a k a Ahlullah mengambil dia akan mahbub-Nya supaya beroleh tolong ia pada segala pekerjaan dhahir-bathinya. M a k a jika ada ia jadi mahbub pada Allah Ta'ala.w.w.w. yang "laisa kamislihi syaiun" itu artinya yang tiada sebagai suatu itu tiada bercerai dengan segala arif billah daripada martabat azal datang kepada martabat abadi.a. artinya : ketahui segala yang mengawasi Allah itu tiada takut akan mereka itu dan tiada mereka itu gentar.a. yang diambil seseorang akan mahbub itu amat kasih ia akan yang mengambil Du? akan kekasih itu lagi banyak gunanya pada yang mengambil akan kekasihnya itu. M a k a kehendak kata ini.Kamil itu : yang sempurna. niscaya tak dapat tiada ia dalam kesempurnaan karenanya. M a k a bahwasanya iapun mengambil orang itu akan mahbubnya. bahwa A l l a h s. yang diambil dakan mahbub itu diketahui-Nya diketahui diri-Nya diambil seorang akan mahbub itu. dan arti alim : yang berilmu dan arti jahil itu : bebal.a.w. M a k a arti mahbub itu i kekasih. yang tiada bagi-Nya rupa dan yang tiada bagi-Nya sekutu.a. bahwa Allah s. Maka arti insan itu : manusia.w.a yang diambil akan mahbub itu tiada bagi-Nya lawan pada segala laku-nya. M a k a kehendak kata ini. dan yang menjadikan semesta sekalian alam itu Allah s. Syarahannya : M a k a arti mahbub itu : kekasih. maka yang mengambil D i a akan mahbubnya itu itupun tiada bagi-Nya lawan dengan dalil firman Allah : " A l a a ! Inna Auliaallahi la chaufun alaihim wa la hum jahzanun".w. Mahbub itu tiada berlawan Lagi alim lagi bangsawan Kasihnya banyak lagi gunawan Oleh itu bait tertawan. dan arti adil itu : yang menyamakan. M a k a kehendak kata ini : maka Allah s. bahwa Allah s. bahwa adapun wujud yang bernama Allah Ta'ala itu sempurna kesempurnaannya. M a k a kehendak kata itu. daripada banyak rahmat Allah akan 356 . itu nantiasa Ia tiada bercerai dengan insan dan semesta sekalian itu. M a k a arti Daim itu : nantiasa dan arti wasil itu : sampai. M a k a kehendak kata ini. M a k a kehendak kata ini.

M a k a Allah Ta'ala mahbub-Nya yang hakiki itu tiada terindang pada-Nya. niscaya tiada terlindung padanya dan Allah yang mahbubnya itu. A r t i fa samma wajhullah itu : disana ada A l l a h . M a k a arti kata ini. Kata ini bahwa A l l a h itu kekasih akan segala arif ini nyata pada mengambil D i a . Syarahannya : A r t i mahbub itu : kekasih.w. bahwa Allah s. Kata i n i . M a k a pandangan kepada-Nya itulah jalan wasil kepada-Nya. dan arti gfhafil itu: lalai. M a k a arti kata ini. niscaya tiada terlindung ada Allah padanya. bahwa jalan musyahadah kepada Allah itu. Mahbub itu tiada berhail Pada "ainama tuwallu" jangan kau ghafil " F a samma Wajullah" sempurna wasil Inilah jalan orang yang kamil. Kekasihmu lahir terlalu terang Pada kedua alam nyata terbentang ahlul makrifah terlalu menang Wasilnya daim tiada berselang. Arti kamil itu : yang sempurna. dan arti hail itu : rindang.yang mengambil Allah Ta'ala akan kekasihnya itu. niscaya barang kemana dihadapkannya muka pengetahuannya dan muka pengenalan. jalan segala orang yang kamil. A r t i Fa-ainama Tuwallu itu : maka barang kemana kamu berhadap. Syarahannya : A r t i lahir itu : yang nyata. M a k a kata ini. Arti alim itu : barang lain daripada Allah itu. 357 . maka barang kemana dihapannya pemandang kalbunya. Kata ini.a. daripada alam dunia dan alam akhirat. M a k a jadi segala Ahlullah tertawan oleh-Nya. bahwa nyata kenyataan Allah itu amat nyata pada kedua alam. dan arti wasil itu : sampai. itu pada Ahlullah mahbub-Nya yang hakiki. barang siapa daripada arif yang mengambil Allah akan mahbubnya yang hakiki itu. tetapi nyata-Nya itu pada segala yang beroleh karunia makrifat yang sempurna. barang siapa daripada arif yang berlakukan pemandang hatinya kepada Allah itu.

apabila terbuka matanya yang bathin itu. maka dengan matanya yang bathin itulah ia memandang kepada A l l a h . karena akal dan rasa itu suatu ta'jin daripada segala ta'jin makhluk. Kata ini. maka segala orang yang beroleh makrifat Allah itu. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia memfanakan segala yang lain daripada Allah. Kata ini. maka hendaklah ia memejamkan kedua matanya yang dhahir itu. hingga difanakannya badanny dan nyawanya pun. Kata ini. dan arti daim itu: yang nantiasa. Kata ini.A r t i ahlul makrifah itu : orang yang bermakrifat Allah. Jika tiada ia memfanakan badannya dan nyawanya. 358 . senantiasa sampai kepada Allah dengan tiada berkeputusan sampainya itu. barang siapa beroleh karunia Allah pengenal akan Allah. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia membawa jalan fana. Hapuskan akal dan rasamu Lenyapkan badan dan nyawamu Pejamkan hendak kedua matamu Disana lihat peri rupamu. yakni menafikan akal dan rasanya. apabila arif membawa jalan musyahadah kepada Allah apakala dipejamkan kedua matanya yang dhahir itu. Arti wasil itu: sampai. niscaya tiada diperolehnya jalan wasil. niscaya orang itu beroleh kemenangan dan beroleh laba yang amat besar dalam negeri dunia dan akhirat itu. maka segala arif yang hendak musyahadah kepada Allah itu. Rangkum terakhir dari rua'i Fansuri berbunyi: Hamzah miskin orang 'uryani Seperti Ismail jadi qurbani Bukannya Ajam dan A ' r a b i Nantiasa wasil dengan yang Baqi. niscaya terbuka matanya yang bathin itu. karena jalan wasil kepada Allah itu. supaya terbuka matanya yang bathin. maka nyata padanya keelokan rupa dirinya. Syarahannya : Kata ini. maka pada rupa dirinya yang elok yang tetap dalam ilmu hak Ta'ala itulah ia melihat ada Allah.

Iskandar: Bustanus Salatin halaman 4-6. Kata ini. Bab yang keempat pada menyatakan segala raja-raja yang bertapa dan segala aulia yang salihin dan didalamnya 2 pasal. dalamnya beberapa (10) pasal. bahwa Hamzah itu menyatakan dan mengikrarkan yang ditasdikkan dan tiada berfaal lagi ia yang pada sangkanya ada akan dia wujud dan sifat dan faal itu.Syarahannya : A r t i miskin itu: tiada bermilik. dan arti 'uryani itu : telanjang.s. dalamnya 2 pasal. D r . M a k a kata ini. menghendaki keridlaan Allah. yang membawa jalan nafi-isbat bukan ia daripada bangsa Arab dan bukan ia daripada bangsa Ajam. Mengenai dengan Kitab Bustanus Salatin. maka barang siapa sampai kepada yang kekal itu. bahwa Syekh Hamzah memasuki jalan kepada Allah Ta'ala membawa jalan nafi-isbat itu. = 1636-1641 M ) . Kata ini. bahwa Syekh Hamzahmengumpamakan dirinya dengan Nabiyullah Ismail jadi qurbani pada Ibrahim a. Bab yang ketiga pada menyatakan segala raja-raja yang adil dan wazir yang berakal dan didalamnya 6 pasal. Bab yang kelima pada menyatakan segala raja-raja yang zalim dan segala wazir yang aniaya. pada pihak ia meridlakan dirinya mati dan fana itu. itu. M a k a dengan isbatnya itulah nantiasa ia wasil kepada Allah yang amat kekal itu. Teuku Iskandar menulis: (249) Atas titah Sulthan dikarangnya Kitab Bustanus Salatin. A m i n . Penulisannya dimulai pada 17 Syawal tahun 1047 H . M a k a kata i n i . ya Rabbal Alamin ! BUSTANUS SALATIN Kitab Bustanus Salatin ini dikarang oleh Syekh Nuruddin A r Raniry. Bab yang kedua pada menyatakan segala ambia dan segala raja-raja. 359 . atas permintaan Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani (1045-1050 H . T. dan arti baqi itu : yang kekal. didalamnya beberapa (13) pasal. Syekh Hamzah radliyallahu 'anhu. niscaya diperolehnya kekal itu dan niscaya diperolehnyalah kekal dalam dunia dan akhirat. Kitab Bustanus Salatin terdiri dari atas tujuh bab : Bab yang pertama pada menyatakan kejadian tujuh petala langit dan bumi. A r t i wasil itu : yang sampai. (249) Dr.

dalamnya 5 pasal. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. Ialah menjunjung inayat Rahmani. Bab yang ketujuh pada menyatakan akan dan ilmu dan firasat dan kifayat dan ilmu tabib dan segala sifat perempuan dan setengah daripada segala hikayat yang ajaib dan gharib. Pasal ini dimaksudkan sebagai pengantar bagi pasal 13 mengenai sejarah Kerajaan Aceh yang mencapai puncaknya dengan Pemerintahan Sulthan Iskandar Sani yang berasal dari Pahang. Lagi pula menyalin kitab ini dalam keseluruhannya tidaklah begitu mudah karena sangat tebal.Bab yang keenam pada menyatakan segala orang yang murah lagi mulia dan segala orang berani yang besar. Bustanus Salatin merupakan karya Nuruddin A r Raniry yang terbesar dan karya yang terbesar pula yang pernah dihasilkan oleh seseorang pengarang dalam bahasa Melayu Bustanus Salatin. Meriwayatkan tentang kerajaan Sulthan ini. Diseluruh kepulauan Melayu terdapat salinan dari bagian-bagian kitab ini. disamping nilai-nilai keagamaan juga mempunyai nilai-nilai sejarah. H a l ini mungkin karena Bustanus Salatin ditulis begitu rupa hingga bagian-bagiannya merupakan cerita-cerita yang tersendiri. dihiasinya karangannya itu dengan suatu r u b a ' i : Ialah perkasa terlalu berani. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kesusasteraan Melayu tidak kurang juga pentingnya. Turun temurun nasab Sulthani. Pendahuluan Sejarah Melayu dikutip dari pendahuluan Bustanus Salatin Pengarang Hikayat Hang Tuah telah mengutip pula riwayat mengenai taman yang dibuat oleh Sulthan Iskandar Sani dan dijadikan kisah istana dan Taman Sultan Rum Bab kedua Bustanus Salatin mengandungi dua pasal yang meriwayatkan sejarah Semenanjung Tanah Melayu dan Aceh. Keahlian 360 Nuruddin menggunakan bahasa nampak bila ia . Bahkan nilai-nilai sejarahlah mengambil peranan yang lebih penting dalam karya Nuruddin yang besar ini. Pasal 12 merupakan saduran Sejarah Melayu dan mengandungi silsilah raja-raja Pahang. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kebudayaan Melayu tidak sedikit pula. dalamnya 2 pasal.

berukir awan. ada ungu. sehingga kalau ia melukiskan sesuatu benar-benar indah dan hidup. ada kuning. dan beberapa kalok. Maka diatas batu mengampar itulah ditambaknya tanah kira-kira delapan hasta tingginya. diatas kumai. ada seperti warna paru-paru. Dan adalah sukacita hati segala manusia umpama segala bunga-bungaan yang kena rintik hujan pada ketika dini hari. maka mashurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri." Hampir dalam segala kitab-kitab karangannya. Maka diperbuatnya pada kaki dewala itu. dan batu mengampar berkumai seperti perbuatan peterana. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. Dan adalah pada empat penjurunya itu bercanggai. Maka sekaliannya itu disusun dengan batu yang berbagai-bagai warnanya. ada ablok. maka terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. Maka adalah perbuatan pintu itu berkerawang. ada pancawarna. ada merah. ada biru. coba kita perhatikan bagaimana Syekh Nuruddin dalam Bustanus Salatin melukiskan Kandang Darud Dunia (Makam Sulthan Iskandar Sani). dan bangunnya seperti biram berkelahi. dan bermega. Maka bertiuplah angin bahagianya. dan terdirilah alam daulatnya. sungguh indah : " adalah perbuatan itu empat persegi. maka beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah kurnianya. ada jingga. ada berkurai. dan beberapa perhiasannya terkena "Syahdan adalah perbuatan arah kepaksina itu suatu pintu. Kemampuannya untuk melontarkan kata-kata dan kalimat-kalimat yang hidup. Sebagai contoh. Maka tatkala berdirilah payung daulatnya. maka dikerawangnya pada lingkar tepi-tepi kumai itu. Dan beberapa cermin Cina terkena pada selang kerawang itu. Dan 361 . ada hitam. bergelar Seri Muka. Nuruddin mempergunakan bahasa yang hidup padu bernilai seni. sungguh luar biasa. adalah putih.memuja raja yang menjadi pelindungnya ketika baginda menaiki takhta kerajaan Aceh: "Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. ada hijau.

perbuatan Darus Salam " M a k a ada hampir Raja Nisan Darussalam itu suatu payung kerajaan berlazuwardi berbatang emas dan kemuncaknya daripada menikam merah. perbuatannya seperti sirip naga berukir. Tafsir A l Quranul Karim ini diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Bahasa Melayu lama) oleh Syekh Abdur Rauf bin A l i Fansury A l Jawy dan diberi nama "Turjumanul Mustafid". yaitu Syekh Abdur Rauf Fansury Singkel. dan dibawah kemuncaknya itu terkena beberapa permata yang tiada terhargakan " TAFSIR B A I D L A W Y Asli kitab tafsir ini bernama "Anwaarut Tanzil W a Asraarut T a k w i l " . dan lapis yang keempat daripada zarzari. berbunga lawang. karangan A l Imam A l Qadli Nashiruddin A b i Sa'id Abdullah bin Umar bin Muchammad Asy Syirazy A l Baidlawy. M a k a dalam kandang itu diperbuatnya suatu lapis lagi dewala daripada batu pelinggam yang maha putih. Dan adalah kelambu itu berlapis-lapis jua. dan kemuncaknya bersalup dengan suasa. maka diatas batu itu diperbuatnya kisi larikan atas angin. M a k a adalah diatas dewala yang tiga lapis itu berlapis-lapis langit-langit daripada kain keemasan. Dan diatasnya sulor bayung daripada perak berukir. bertelepok berselimpat. dan pada segenap penjurunya dibubuhnya buah berembang. berumbai-umbaikan permata bercampuran mutiara dikarang. berkarang-karang seperti karang nakas. yang lebih terkenal di Aceh dengan nama julukan Teungku Syiahkuala. dan perbuatan kumai itu berkerawang. Yang dimaksud. selapis kelambu daripada warna pelangi. dan kedua lapis daripada kimkha berbunga bertelepokkan air emas. Dan pada kumai dewala itu berpucuk rebung. Sekalian suratan itu air emas berukir. berkerawang. berumbai-rumbai daum emas. Demikian nama yang tercantum pada halaman terjemahan tersebut. bersurat kalimah. Dan lapis yang ketiga daripada kain keemasan. 362 . M a k a dikenanya pada bara pintu itu dua tempat. bercat lagi bertulis lazuwardi berair emas.pada suatu segi beberapa telepok daripada air emas dicat. bersemburan air mas " M a k a adalah kemuncak Raja Kandang itu daripada perak.

lagi yang amat mengasihi hamba-hamba-Nya yang mukmin didalam negeri akhirat. Raja yang memeriptahkan pada Hari Qiamat. Syekh Idris Kelantani. Beri petunjuk oleh-Mu akan kami jalan yang betul. " Kami tentukan akan Dikau ibadat dan kami tuntut daripada-Mu tolong atas berbuat ibadat dan yang lainnya. yaitu Syekh Abdur Rauf Ibnu A l i A l Fansury adalah ulama yang terbaik pada zamannya. c. lain daripada jalan segala yang dimurkai atas mereka itu dan lain daripada jalan segala orang yang sesat. jalan segala mereka itu yang telah Kau anugerahi nikmat atas mereka itu. dan dengan terjemahannya itu penterjemah bermaksud agar dapat diambil manfaat oleh penduduk kepulauan Jawi (Melayu) " Pengakuan ini ditandatangani oleh : a. adalah tafsir yang pertama-tama dalam bahasa Melayu (Indonesia). Bermula dikehendaki dengan jalan yang dimurkai disini. Syekh Daud Petani. oleh pentashih pada percetakan menilai Syekh Abdur Rauf sebagai berikut: \ "Sungguhnya Baidlawy yang terkenal. b. jalan segala Yahudi dan jalan segala Nasrani " Selanjutnya mari kita kinyam tafsir surat terakhir. dan karena itu Syekh Abdur Rauf dalam hal ini berjasa sangat besar. dan telah kami periksa dengan sungguh-sungguh. karena penterjemah. dimana kami dapati bahwa terjemahan kedalam bahasa Jawi (Melayu) adalah terjemahan yang sesuai dengan aslinya dalam bahasa Arab. mari kita perhatikan terjemahan. lagi yang amat mengasihani hamba-Nya yang mukmin didalam negeri Akhirat itu. Tuhan yang mempunyai segala Mahluk. tafsir Surat A l Fatihah: "Dengan nama Allah yang amat murah didalam dunia ini. dimana ketiga-tiga mereka bermukim di Mekkah dan terpandang sebagai ulama-ulama kenamaan. Segala puji sabit bagi A l l a h . Pada Akhir cetakan yang keempat. lagi Tuhan yang amat murah didalam dunia ini. yaitu Surat A n Nas : 363 . jua ku mengambil berkat pada membaca fatihah i n i . Syekh Ahmad Petani. Untuk contoh. yang semoga dilimpahi Allah dengan rahmat-Nya dan ditempati dalam sorganya. dan tiada ada perobahan dan penyimpangan.Tafsir terjemahan ini. tanpa ada tambahan atau kekurangan.

Miraatut Thullab selesai dikarang pada hari Sabtu tanggal 8 Jumadil A k h i r 1083 H . maka pengarang menulis : 364 . Karangan Syekh Abdur Rauf Fansury-Singkel. = 1641-1675 M . lagi Tuhan segala. Setelah dia memuji Allah dan mengucapkan salam bahagia kepada Rasul Utamanya. yang alim lagi 'allamah . dengan berkat ilmunya didalam dunia dan didalam akhirat. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Syiahkuala. Berlindung aku itu daripada kejahatan waswas syaithan yang kufur kemudian. ya Muhammad. yaitu pada masa pemerintahan Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat (1050-1086 H ." Kata olehmu. dan dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi para Kadli (Hakim). Mengenai sebab dan maksud tujuan mengarang kitab ini. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimah kitabnya. Aminuddin Abdur Rauf anak A l i Jawi lagi Fansuri. Perkenan oleh-Mu hai Tuhanku ! " MIRAATUT T H U L L A B Nama lengkapnya : Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati Ahkaamisy Syar'iyah (Cermin para mahasiswa untuk memudahkan mengetahui hukum-hukum Syara'). yang di Jawikan akan dia oleh Syekh kita dan ikutan kita kepada Allah Ta'ala. yakni daya daripada tiaptiap zikir Allah yang ia memberi waswas pada segala hati manusia " Salah seorang murinya yang bernama Daud Jawi anak Ismail anak Agha Musthafa anak Agha A l i Rumi. membubuhi catatan pada akhir tafsir i n i : ' ' Dan telah sempurnalah tafsir Quran yang amat mulia lagi yang dinamai dengan Turjumanul Mustafid. ) . atas permintaan Ratu Tajul A l a m Safiatuddin. yang dikasihani Allah Ta'ala jua kiranya akan dia dan diterimanya. Kitab ini adalah kitab H u k u m Islam yang agak lengkap pertama dikarang dalam bahasa Melayu. . lagi Waliyullah yang fani fillah ta'ala. aku berlindung kepada Tuhan yang menjadikan segala manusia dan yang memilikkan mereka itu. Menurut catatan pada akhir kitab. dan diberi Allah Ta'ala manfaat jua kiranya akan kita.

= 1261—1289 M . 365 . 10. Dalam komplek M a k a m Cot Astana ini (juga di daerah Pase) didapati kuburan para ulama besar. Dalam komplek Kandang Samudra yang tuletak di sebelah kiri Sungai Pase. Meskipun batu-batu nisannya sangat sederhana. Makam ini terletak di negeri Blang M e . yang diduga tulisan Aceh lama. Makam Blang Peuria. Dalam komplek makam ini terdapat kuburan Pangeran Abdullah yang meninggal dalam tahun 799 H . banyak terdapat kuburan para ulama dan beberapa orang Sulthan yang memerintah sekitar tahun-tahun 1400—1500 M . namun juga bertulis dengan huruf Arab yang indah yang memiliki nilai-nilai seni. siapa adalah turunan dari salah seorang Khalifah Daulah Abbasiyah. 14. makam Cot Astana. antaranya Teungku Sareh. Makam Teungku Sidi. ) . = Agustus 1232 M . Makam Teungku Peuet-Ploh-Peuet. salah seorang diantaranya yaitu Qaid Ja'kub (mungkin seorang perwira tinggi) yang meninggal bulan Muharram 630 H . Kandang Samudra. 12. Dalam komplek makam yang terletak di sebelah kanan Sungai Pase ini. Dalam komplek makam ini (juga di Pase) terdapat kuburankuburan yang berbatu nisan dengan tulisan kuno.9. Blang M e . D i sana juga banyak kuburan ulama-ulama dan orang-orang besarnya. ) . Kandang Kuta Karang. = 1407 M . antara lain terdapat kuburan Sulthan Malikus Salih (659—688 H . 15. Makam Teungku Di Bale. Dalam komplek Kandang Kuta Karang ini banyak sekali kuburan raja-raja Pase yang indah-indah. = 1400—1428 M . Terletak juga di sebelah kiri sungai Pase. Teungku Said Syarif. . 13. 11. Makam Blang Peuria ini terletak di daerah Geudong. antara lain kuburan Ratu Nihrasiyah Rawangsa Chadiju (801—831 H .

melakukan segala hukum-Nya. dengan tilik pengasih dan penyayang dan insaf. yang Khalifah ia pada melakukan segala hukum Tuhan dalam tanah Jawi yang dibangsakan kepada Negeri Aceh Darussalam yang mubarak. dan Umar. seperti rirman-Nya : Bahwasanya A k u jua Tuhan yang lagi akan menjadikan dibumi seorang Khalifah. lagi yang berjalan atas jalan penghulu segala Nabi Allah yang mursal. dan kesudah-sudahannya bagi Nabi Kita Muhammad Rasul Allah s. yang menghukumkan segala manusia dengan hukum yang telah diturunkan Allah Ta'ala ia kepada Nabi-Nya pada tiap-tiap negeri daripada segala Negeri Islam. "Setelah sudah Ia menjadikan tujuh petala langit dan bumi. lagi yang berpegang mereka itu kepada Syari'at Nabi kita Muhammad yang mulia. yaitu Amirul Mukminin A b u Bakar. yang menilik ia pada tiap-tiap ketika dan masa kepada segala mahluk.s.w. tujuh petala langit dan bumi. yaitu Muhammad anak Abdullah yany sebaik-baik perangai segala manusia. maka adalah Khalifah itu bagi Imam yang empat dalam tigapuluh tahun daripada segala tahun yang banyak. Setelah sudah Khalifah Nabi kita. " Setelah sudah Khalifah Imam yang empat.a. kepada kebajikan yang sekarang dan yang lagi akan datang. maka Ia menjadikan dibumi ini Khaiifah-Nya yang menggantikan Dia pad?. dan dipalingkannya jua kiranya daripada hadlarat yang mahamulia kejahatan segala mereka yang dengki akan dia daripada laki-laki dan perempuan. " D a n adalah mula-mula Khalifah pada lahirnya bagi Adam a. dan Usman dan A l i Radliyal-Lahu'Anhum. Dikekalkan Allah s.w. " Dan setengah daripada segala raja-raja itu. Maka setengah daripada segala perkara yang tersebut itu. yang amat keras dan ditinggikannya kiranya akan martabat hadlarat yang mahamulia dalam dunia dan akhirat.. " Yaitu Sulthan yang amat besar dan Raja yang amat mulia. penghulu kita dan tuan kita yang arif billah. paduka Seri Sulthanah Tajul A l a m Safiatuddin Syah Berdaulat Dhillullah fil A l a m anak paduka Seri Sulthan Raja Iskandar M u d a Johan Berdaulat. yang tiada siapa dapat memelikkan dia lain daripadanya. jua kiranya akan daulat hadlarat yang mahamulia." maka dijadikannya akan segala perkara yang khariji ini dari pada Nur Nabi kita Muhammad yang sebaik daripada segala manusia. maka adalah hukum Khalifah itu segala raja-raja yang be>ar-besar. 366 . Dan ditolonginya jua kiranya bathin.

w. -Penj. karena firman Allah: berbuat bakti kamu akan Allah Ta'ala. " Maka mengucap syukurlah aku kahadlarat Allah s.a.a. yang tiada berumah tangga daripada mereka itu dan yang ada berumah tangga daripadanya pun. insya Allah Ta'ala. dipelaharakan Allah s.a. yang fasahah keduannya pada bahasa Jawi itu. " Maka dianugerahi Allah s. dan akan Pesuruh-Nya dan akan raja-raja kamu.w.). sebab lama aku berdagang dan diam pada segala negeri daripada negeri Jaman.a. dan daripada segala ulama yang mengerjakan seperti yang ada pada ilmu merka. maka mohon kebajikan aku kebawah hadlarat-Nya dengan sembahyang istikharah pada berkenankan sabda hadlarat yang mahamulia itu. lagi fadlil. jua kiranya dua buah negeri itu dengan berkat kemuliaan penghulu segala manusia. lagi yang amat mengabulkan taubat hamba-Nya. maka kukaranglah akan dia kitab ini dengan tolong Allah s. daripada sangat lobanya akan agama Rasul Allah. dan adalah perpegangan yang kukarang akan dia itu atas mafhum kitab Fathui Wahhab.a. padahal aku berbuat bakti akan dia. jua kiranya akan keduanya dan dikekalkannya jua kiranya akan keduanya dalam kebajikan dan afiat dan segala nikmat yang sempurna. yang dibangsakan kepada bahasa Pasi (Bahasa Melayu-Pase.yang dibangsakan kepada Imam Syafi'i r. dipermulia Allah s. bahwa kukarang baginya sebuah kitab dengan bahasa Jawi. dan tatkala dianugerahinya akan daku dengan keduanya itu. atas anugerah yang demikian itu. yang muhtady kepadanya orang yang menjabat jabatan Qadli (Hakim) pada pekerjaan hukumnya daripada segala hukum Syara 'Allah yang mu'tamad pada segala ulama. Maka adalah hadlarat yang mahamulia itu telah bersabda kepadaku.w. lagi yang berturut-turut." Dan ditolonginya puia kiranya akan segala mereka yang menolong hadlarat yang mahamulia.a. akan daku dengan sebab dua orang saudaraku yang salih. Tuhan yang amat mulia.w.w.. dan Mekkah dan Madinah. " Dan kuperkenankanlah akan sabda hadlarat yang mahamulia yang demikian itu.a. melainkan pada barang yang kutambihkan atasnya dalam kitab ini. Dan adalah aku keberatan pada menjunjung sabdanya yang demikian itu.w. karena kurang fasahatku pada bahasa Jawi. dan 367 . yaitu Nabi kita Nabi Muhammad Rasul Allah s. pun daripada segala hulubalangnya yang besar-besar dan yang kecil-kecil.

tiada mengandung " R u b u ' Ibadat" (hukum Bidang Ibadat). yaitu jalan yang betul dan beroleh kemenangan pada hari kiamat. dan kuharap akan hak Subahanahu Wata'ala mengurniyai aku taufiq.kunamainya kitab ini Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati A h kaamisy Syar'iyah L i l Malikil Wahhab. bahwasanya menghukumkan antara segala manusia itu. barang beroleh manfaat jua kiranya dengan kitab Miraatut Thullab i n i . dalamnya bahaya yang amat besar dan pahala yang amat banyak " Selanjutnya. perkongsian. hanya tiga rubu' saja. persemandaan. riba. jua kiranya akan daku dan akan dikau. " Dan kukatakan : ketahui olehmu hai orang yang dijadikan akan Qadli. b. kepada siapa kitab-kitab ini ditujukannya. perdagangan budak. siapa siapa boleh dikawini. Hal ini mungkin. urutan wali. agar mereka benarbenar menjalankan tugasnya dengan adil dan sesuai dengan amanah Allah dan Rasul. insya Allah. pembeslahan. perdagangan buah-buahan dan sayur-mayur. ditolong Allah s. pesta kawin. c. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). Berbeda dengan kitab-kitab Fiqh (Hukum Islam) yang lain. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata). Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan).a. sewa menyewa.Nya. barang dagangan sebelum dan sesudah serah terima. failit. karena kitab Miraatut Thullab ini ditujukan kepada para Qadli (Hakim) dan para mahasiswa jurusan qadla'. barang hilang dan lainnya. kuasa atas harta anak kecil. perdamaian. orang yang menilik dalamnya seperti yang beroleh manfaat ia dengan segala asalnya.w. anggunan. wakaf. hutang piutang. antara lain berisikan uraian-uraian tentang hukum nikah. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata) antara lain berisikan uraian-uraian tentang jual-beli. hukum khulu'. maka kitab Miraatut Thullab ini. yaitu : a.w.a. mendua-laba. beliau memberi beberapa nasihat kepada para Qadli (Hakim). 368 . sebelum pengarang memasuki kepada kandungan kitab. artinya : Cermin segala mereka yang menuntut ilmu Fiqh pada memudahkan mengenai segala hukum Syara ' A l l a h " Dan kupohonkan kehadlarat Allah s.

Kitab karangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala ini telah puluhan kali dicetak. membuktikan betapa berharganya kitab tersebut. yaitu halaman pertamanya dan halaman terakhir.Kitab Miraatuththullab yang telah dicetak. Fotokopi yang di bawah ini. 369 .

w. zina. jua kiranya akan dia daripada bid'ah dan mengadu-mengadu. masa iddah. antara lain berisikan uraianuraian tentang pemberontakan. apabila sangatlah sakitnya dipandangnyalah dalam sakitnya kepada sakaratul-maut. nafaqah dan lainnya. Ii'an. murid dan sahabat utama Syekh Abdur Rauf Fansuri. maka hendaklah ia mengucap : Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. melainkan dengan mengetahui perkataan itu.thalak. perampokan/pembajakan. pencurian. fasach. demikian bunyinya (hasil maknanya): "Bahwasanya orang sakit. dhihar. Setelah itu menilik ia apa ada sesuatu yang nyata baginya daripada segala rupa dan segala barang. 370 . maka kubawa kepadanya suatu risalah bahasa Arab daripada perkataan dan yang telah dipegang oleh kebanyakan segala orang Jawi. maka adalah ia nasrani. dan lain-lainnya. riba. KASYFUL MUNTADHIR Kitab ini karangan Syekh Burhanuddin. petunjuk-petunjuk kepada Qadli mengenai penyelesaian perkara/sengketa dan lain-lainnya. yang berisikan uraian-uraian mengenai keadaan orang pada waktu "sakaratul-maut". " D a n jika menilik ia kepadanya itu merah. antara lain pengarang menjelaskan dalam mukaddimah risalahnya itu : " maka tatkala sampai saudaraku Syekh Abdur Rauf anak A l i ghafaral lahu 'anhu ke Banda Aceh Darussalam. maka ia mengambil nafas lillah kepadanya. sumpah. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). M a k a jika menilik ia kepada keadaan rupa itu hitam. Dalam menerangkan mengapa dan untuk apa kitab Kasyful Muntadhir dikarang. juga dalam Miraatut Thullab ada pasal-pasal yang menguraikan masalah-masalah penyaksian. dan yang telah diperbesar mereka itu akan dia hingga seolah-olah adalah perkataan itu pada mereka itu tiada sah dan tiada sempurna makrifat. dakwa dan pembuktian. dipeliharakan Allah s. maka adalah iblis. Kecuali itu. atau memang kedua beliau sendiri. yang mungkin pengikut Syekh Hamzah Fansuri dan Syekh Syamsuddin Sumatrani. pembebasan budak. bertujuan menolak atau membantah risalah-risalah mengenai masalah tersebut yang dikarang oleh ulama-ulama suluk. Qishash. ruju'.a.

ya Muhammad. supaya mudah memahamkan dia segala yang mubtadi. maka adalah ia Yahudi. " D a n jika menilik ia kepadanya itu hijau. maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa huwa. " D a n jika menilik ia kepadanya itu kuning. Anta Allah huwa huwa. " D a n jika menilik ia kepadanya itu putih. nafa'allahu bi'ulumihi. hanyasanya yang kulihat dan yang kuperpegang lain daripada itu. kebenua Madinah Rasul kepada Syekh kita Maulana Ibrahim anak Hasan Kurani Asy Syafi'i Asy Syathari. maka dikarang. M a k a bertanya aku kepadanya : Adakah muktamad seperti perkataan yang tersebut dalam risalah itu atau tiada ? M a k a jawabnya : Tiada aku tahu akan seperti perkataan yang tersebut dalamnya itu dan tiada pernah kulihat dalam kitab Hadis dan tiada dalam kaum ahlus Sufi seperti yang demikian itu. "Demikianlah hasil makna perkataan yang dalam risalah itu. suatu risalah bahasa Arab pada menyatakan perkataan yang telah diperpegang akan dia pada ketika sakaratul maut.w. maka dikirimkan seperti perkataan yang tersebut dalam risalah yang kubawa kepadanya itu. dan daripada perkataan yang datang ia daripada Malikul maut pada ketika ia mengambil nyawa dengan apa dikenal oleh segala manusia yang sakaratul maut. maka adalah ia Muhammad s. hendaklah Syekh kami menyuruhkan bagi kami suatu perkataan yang muktamad daripada perkataan yang datang ia daripada orang sakaratul maut. maka adalah ia Jibril a. maka hendaklah ia mengucap : M a Syaa Allah. "Setelah itu.maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa. adakah perkataan itu sahih yang tersebut ini pada sebuah kitab daripada segala kata Hadis atau daripada kata segala kitab kaum ahlus Sufi atau tiada ? " M a k a jika perkataan ini benar. Kemudian maka kupindahkan daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi.s. maka dalam kitab yang mana tersebut ia.a. nafa'allahu bi'ulumihi. 371 . dan dengan zikir yang mana diistighal segala manusia terafdlal pada ketika sakaratul maut itu ? " Demikianlah ditanyai kepada Syekh Burhanuddin. maka pinta daripada Syekh kami. pada menanyai dia kepadanya demikian bunyinya : Tanyai hamba Syekh kami. "Setelah itu.. bahwasanya ia mengetahui akan Malikatul maut atau syaithan. maka hendaklah ia mengucap : Qul : Huwa Allahu Ahad.. kaana lilmukminina ya huwa huwa.

maka pada hijrah seribu seratus limapuluh dua tahun. mengamalkan firman Allah : wa Ta'awanu 'alal birri wat taqwa. yang radliyallahu jua kerajaan. seperti yang ditulis dalam mukaddimah kitabnya itu : "Adapun kemudian dari itu. artinya : matikan diri kamu sebelum mati. seorang ulama/ahli hukum Islam yang terkenal. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . yaitu Sulthan yang mahabesar kerajaan lagi maha tinggi derajatnya. supaya mudah memfahamkan dia segala yang mutadi " MUDHHARUL AJLA. dewasa itu fakir yang hina Jalaluddin telah dititahkan oleh hadlarat tuan kita Syah A l a m . artinya bertolong-tolong kamu atas berbuat kebajikan dan berbuat takut akan Allah. artinya kunamai akan dia Cermin yang Amat Bersih Kepada Menilik Martabat Yang Amat Tinggi " JAMU'U JAWAMITL MUSHANNAFAT Kitab ini kumpulan karangan-karangan (risalah) dari beberapa 372 . = 1735-1760 M . Kitab ini dikarang oleh Syekh Jalaluddin. M a k a fakir yang hina ini berkenankan pintanya yang mulia serta menjunjung titahnya yang mahaindah. lagi mulia bangsanya. Bahwa fakir yang hina itu menyatakan "Ilmu T a u h i d " yang sebenar jalan kepada mati anak Adam yang meubahgia. wa samaituha bimudhharil Adyla ila rutbatil a'la. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah Syahi Berdaulat Dhillullah F i l A l a m Ibnu Sulthan Marhum Ahmad Syah. Nama lengkapnya : Mudhharul Adjla Ha Rutbatil A ' l a . ) Kitab ini dikarang atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah. seperti sabda Nabi : Mutu Qabla an tamutu. kitab yang menguraikan tentang ilmu tauhid dan masalah-masalah ketuhanan. yaitu L a Ilaha Illallah. dan setengah daripada takut akan Allah itu membesarkan akan Kalimah Tauhid kepada segala daging dan darah. maka dikirimkan oleh Syekh Burhanuddin akan jawab tanya itu suatu risalah yang bernama "Kasyful Muntadhir" Kemudian maka kupindahkan ia daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi." Setelah itu.

Cahaya berhimpun sepandang mata. Ajaib Subhanallah. Segala permata yang terpakai. Yakub yang merah zamrud yang hijau. Wahai Ikhwan yang muslimin. yaitu seorang Ulama Aceh terkenal yang bernama Syekh Ismail bin Abdullah A l Asyi. seperti ditulisnya dalam mukaddimah : •• a k a aku himpun setengah daripada segala kitab bagi Ulama-ulama yang besar-besar dan segala Faqih yang mulia. oleh Syekh Ismail didahului dengan sekumpulan syair yang menurut ukuran zamannya sudah cukup baik. Salawat meuhat akan Saiyidina. hal keadaannya berhias dengan berbagai-bagai mutiara dan berbagai-bagai manikam yang terkarang " m Sebelum mukaddimah. Segala bagai mutiara. dan kunamai akan dia dengan Jam'u Jawami'il Mushannafat. Beliau menamakan kitab kumpulannya ini dengan "Jamu'u Jawami'il Mushannafat". Yang berusaha mengumpulkannya kedalam satu kitab. 373 . Adapun syair tersebut selengkapnya berbunyi: Alhamdulillah sekalian puji. himpun bagi himpun bagi segala karangan. Segala manikam himpun disana. dengan maksud agar dapat diketahui oleh segala yang berhajat. Setelah puji Allah Ahad. Orang yang yakin akan Rabbana. yang dalam kalangan rakyat Aceh dan orang-orang Melayu lebih terkenal dengan nama " Kitab Majmu' " atau "Kitab Delapan". supaya beroleh manfaat dengan dia oleh setengah orang singkat ilmunya seumpamaku. Karangan ini intan kenarang. Wasiat sepatah dagang hina.orang ulama Aceh yang terkenal. yang mengandung delapan buah kitab dan sebuah tambahan. Tuhanku Rabbi amat kuasa.

Ketiga pengajaran Tabi' Tabi'in. Orang yang suci daripada dausa. Sahabat seraya sama serta. Terlalu indah pengajaran ini. Yang ikutan sahabat mulia.Wahai tuan anak penghulu. Ngaji hai tuan pada orang alim. Serta haqiqat berhimpun disana. Orang yang pakai jati penawa. antara lain dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya sebagai berikut: 374 . Anak Melayu tuha muda. Adapun kedelapan buah kitab yang terhimpun dalam kitab Jam'u Jawami'il Mushannafat. Ilmu syari'at dan thariqat. HIDAYATUL' AWAM Karangan Ulama besar Syekh Jallauddin anak Syekh A r i f Billah Syekh Jalaluddin. Kedua pengajaran daripada Nabi. Menjadikan waki masuk syurga. Wa Y a Ikhwan. Daripada Rabbi Tuhan Yang Esa. W a ya sitti jantan betina. Karangan ini obat hati. Yang zahid lagi war'a. Keempat nasihat daripada Wali. Siapa yang pakai karangan ini. Kitab ini membahas masalah-masalah hukum Islam (Fiqh). yaitu : I. Itulah thabib mengobat luka. Orang yang alim lagi mursyid. Siapa yang suruh mengarang kitab ini dan apa maksudnya. wa ya saidi.

" pada hijrah Nabi seribu seratus empat puluh. Aceh negerinya. pada lima hari bulan Muharram zaman Paduka Seri Sulthan yang besar kerajaannya. pada menguraikan maksud dan aku namai akan dia Kasjful Kiraam. anak Qadli baginda Khathib. yang hidup sekitar pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja Lila Ahmad Syah (1139-1147 H . = 1727-1735 M. dan segala barang yang bergantung dengan dia dari pada segala syarat. Khadim ulama Haji Jalaluddin anak Syekh yang arif billah. Syafi'i mazhabnya. pada menyatakan niat taktala tabiratul ihram " 375 . yaitu Muhammad Zain anak Faqih Jalaluddin. sallamahul-Lahu Ta'ala. yaitu Muhammad Zain anak Faqih yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. dan segala yang wajib " II. Mungkin Syekh Jalaluddin juga. maka aku kehendaki bahwa aku perusaha satu kitab yang kecil. Bahwa aku suratkan baginya suatu risalah yang simpan. seperti yang dinyatakan dalam mukaddimahnya : " berkata faqir yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. maka aku namai akan dia "Hidayatul 'Awam" pada menyatakan perintah Agama Islam. III. yaitu Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat dhillullah faqir yang hina. karena ada perselisihan. F A R A A I D L U L Q U R A N Kitab kedua bernama "Faraaidlul Quran". karena ia merupakan bahagian dari Fiqh. = 1735-1760 M). Setelah aku lihat beberapa manusia bersalah-bersalahan mereka itu pada niat tatkala takbiratul ihram. K A S Y F U L K I R A A M Karangan Syekh Muhammad Zain bin Faqih Jalaluddin. lagi yang mahatinggi derajatnya. seorang daripada sahabat Raja itu yang takut akan Allah Ta'ala. telah mengampun Allah baginya dan bagi kedua ibu-bapanya. Syekh Jalaluddin.) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . yang membahas masalah pembagian pusaka berdasarkan ajaran Quran. dan perintah sembahyang lima waktu. Kitab ini membahas masalah mengenai niat waktu takbiratul ihram. Tidak disebut siapa pengarangnya.

1209-1238 H . tanggal 2 bulan Ramadlan 1225 H . Tetapi. dan dalamnya beberapa pasal dan satu khatimah " V. Tentang maksud dan kandungan dari kitab Syifaaul Qulub. yang memberi Allah akan dia Taufiq bagi jalan yang benar lagi betul. yang diriwayatkan akan dia dengan isnad yang sahih dan dengan riwayat yang kepercayaan. yaitu Muhammad Zain anak tuan Faqih Jalaluddin Aceh. maka berkatalah faqir ilal-lahi Ta'ala.w. Sanya telah memohonkan akan daku oleh setengah daripada sahabatku. TALKHISHUL F A L A H Nama lengkapnya : Talkhishul Falaah Fi Bayaani Ahkaamit Thalaq Wan Nikaah.IV. yang menguraikan masalah thalak dan nikah. seperti yang ditegaskan dalam mukadimahnya: " berkata fakir yang hina kepada Tuhanya Allah Ta'ala yang bersifat kekayaan. yaitu dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul Alam Syah (Meureuhoom Kuala).). Pengarangnya juga Syekh Muhammad Zain.a. dan supaya jangan jemu orang yang membaca dia. dan aku jadikan akan dia satu kitab dan 376 . lagi yang sangat kecil dari pada makhluk Allah. dan aku ambilkan akan segala maksudnya jua. (1795-1823 M. antara lain sebagai berikut: " kemudian dari itu. dan aku namai akan dia Talkhishul Falaah pada menyatakan segala hukum thalaq dan nikah. kawin cerai. Syafi'i mazhabnya. Kitab ini adalah kitab ilmu tashauwuf. aku tinggalkan akan lafadhnya. telah memaafkan Allah Ta'ala daripadanya dan daripada segala ibu bapanya. lagi yang sangat ja'if daripada segala hamba Allah. yamg menurut catatan pada akhir kitabnya. bahwa aku bahaskan beberapa masalah nikah dan thalak dan barang yang bergantung dengan keduanya. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya. SYIFAAUL QULUB Karangan Ulama Besar Syekh Abdullah Aceh. bahwa selesai dikarang pada hari Isnin waktu dhohor. supaya jangan payah orang yang menyurati dia. disini aku buangkan segala isnadnya. . bahwasanya aku kehendak bahwa aku himpunkan akan beberapa Hadis Nabi s.

kelebihan berzikir. kelebihan menyikat gigi. hak ibu bapa atas anak. VI.q. perkataan Hukama/Ulama. Kitab yang bernama A l Mawi'idhul Badi'ah (Pengajaran-pengajaran yang indah cemerlang) ini mengandung limapuluh buah pengajaran yang amat berguna. kelebihan sembahyang jum'at. syiksa orang meratapi mayit atau mengeluh karena bala dan kelebihan sabar. kelebihan taubat. kelebihan tahlil. jangan engkau syak akan dia. kelebihan memberi salam. kelebihan berwudlu'. kelebihan diam. kelebihan sedekah. kelebihan zikir. hak anak atas ibu-bapa. Hadis. karena segala pengajaran ini. kelebihan mesjid.a. kelebihan mengucap bismillahir rahmanir rahim. kelebihan mengucap salawat kepada Nabi. artinya Obat Hati dan aku hantarkan dalamnya empat ratus Hadis Nabi s.. setengahnya aku ambil daripada perkataan Allah Ta'ala. kelebihan belajar memanah. syiksa orang minum arak.a. kelebihan meminta ampun. kelebihan ingat mati. 377 . laki-laki dan perempuan ! Percayakan oleh kamu akan segala pengajaran i n i . kelebihan memakai serban.q. A L M A W A T D H U L BADI'AH Karangan Ulama/Mufti Besar Syekh Abdur Rauf Syiahkuala.a. kelebihan azan. syiksa liwat (homo-sex). kelebihan do'a.. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan A u l i a Allah r. kelebihan iman.a. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Hukama dan Ulama yang 'amilin rahmatullah alaihim. dan aku jadikan akan dia empat puluh bab " Keempat puluh bab yang disebut pengarang itu. kelebihan ingat hal ihwal kubur. " H a i segala anak A d a m . kelebihan mengunjung orang sakit. kelebihan tasbih. artinya segala pengajaran yang indah-indah. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Rasul Allah s. kelebihan puasa.aku namai akan dia Syifaaul Qulub. kejelekan orang tertawa terbahak. mengenai berbagai masalah yang berdasarkan Quran. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan sahabat r.. kelebihan kawin. masing-masing membahas masalah-masalah kelebihan ilmu dan ulama. seperti yang dijelaskan pengarang sendiri dalam mukaddimah kitabnya : " inilah suatu kitab dan kunamai akan dia A l Mawa'idhul Badi'ah. kelebihan makan sedikit. kelebihan sembahyang berjama'ah.

yang sempurna ia dalam kekurangan sangat berkehendak pada menolaknya kepada syafa'at Penghulu segala manusia. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " berkata hamba faqir yang berkehendak ia kepada. Menurut catatan pengarang pada akhir kitab. Syekh Muhammad anak Khathib Langien (Teupin Raya Pidie). antara lain ditulisnya: "Ketahui olehmu hai murid. masing-masingnya dalam pasal yang banyak. dan tiada sah adab melainkan dengan engkau ketahui segala kaifiatnya. bahwa karangan selesai disusun pada hari bulan Rabi'ul Akhir 1237 H . yakni obat segala hati daripada segala aib. Tuhan yang amat kaya. jangan beri jauh akan dia." H a i anak Adam ! Taruhkan olehmu pengajaran ini pada sisi kamu." Selanjutnya diuraikan mengenai dengan adab guru dan adab murid. " D a n inilah suatu mukhtasar aku namai ia akan kitab ini Dawaaul Qulub. = 1795-1823 M . tiada sah ilmu melainkan dengan adab. dikarang oleh seorang Ulama Besar. bab kedua tentang maksiat hati dan bab ketiga tentang thaat dalam hati. nama Muhammad anak khathib di negeri Langien. Dalam bab pertama dijelaskannya tentang maksiat anggota. Dan aku aturkan akan dia atas satu mukaddimah dan tiga bab dan satu khatimah." Dalam mukaddimah yang mengandung dua pasal. sedang pada khatimah diterangkan tentang perbuatan murid. lagi yang mengampun segala dausa hamba yang karam ia dalam segala laut aib. mudah-mudahan jadi lembut hati kamu " VII. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul A l a m Syah (1209-1238 H . Tentang kandungan isi kitab. 378 . dengan tolong Tuhan yang memerintah Ia akan alam syahadat dan alam segala yang gaib. ) . dan tilik oleh kamu kepadanya sehari-hari sekali atau sejum'at sekali atau sebulan sekali. M a k a sebab itulah kudahulukan adab daripada lainnya. D A W A A U L QULUB MINAL 'UJUB Kitab Dawaul Qulub Minal 'Ujub (Obat Hati Daripada Penyakit Ajib) mengenai ilmu tasauwuf. jangan kamu takchirkan daripadanya.

lagi yang dibahasakan kepada bahasa Jawi. Aqabah kedua yaitu mengenai dengan taubat. yaitu ikutan segala orang yang berjalan kepada jalan Allah Ta'ala. dan akan A l l a h Ta'ala aku pohonkan bahwa memberi mafaat ia bagiku dan bagi tiap-tiap hamba-Nya yang takut akan D i a dan bagi sekalian orang yang Islam Adapun "aqabah" pertama dari kitabnya itu. karena hasilkan taufiq. dan mengekalkan atasnya. maka jadilah engkau dalam kelam dan keras hati " 379 . yaitu Maulana wa Qudwatuna Syekh Jamaluddin anak Penghulu kita Tuan Syekh A b d u l l a h " . dicatat oleh pengumpul dalam mukaddimah Jam'u Jawami'il Mushannafat. M a k a bahwasanya celaka dausa itu mempusakai dinding antaramu dan antara A l l a h Ta'ala. karangan A l i m Billah lagi yang berhimpun padanya ilmu Syari'at dan thariqat dan ilmu haqiqat. dan kunamai akan kitab ini akan I'laamul Mutaqin. supaya mudah ia bagi segala abid yang mubtadi. membahas masalah ilmu pengetahuan. pengarang mencatat bahwa karangannya selesai pada hari ahad waktu dhohor. Syekh Ismail bin Abdulmuth Thalib. menghitam ia akan hati. tanggal 26 Sya'ban 1262 H . . yang antara lain mengenai fungsi ilmu ditulisnya: " bahwasanya ilmu itu ialah tujuan pada pelajaran akhirat dan atasnyalah berkeliling segala pekerjaan ". dan menegahkan ia kepada berbuat thaat.VIII. yang melengkapi ia atas ilmu takut akan Allah Ta'ala. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " inilah suatu kitab yang simpan lagi bahasa Jawi. yang antara lain ditulisnya: " taubat. lazimkan olehmu dengan dia. sebagai berikut: " Kitab yang kedelapan I'laamul Muttaqin yang dipindahkan daripada kitab Irsyaadul Muridin pada ilmu tasauwuf. Tentang isi kandungan kitabnya. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . = 1836-1857 M ) . yang dipindahkan akan dia daripada kitab Irsyaadul Muridin. Yaitu melengkapi ia atas tujuh aqabah. I ' L A A M U L MUTTAQIN Tentang pengarang kitab I'laamul Muttaqin ini. Pada akhir kitab.

karena bahwasanya thaat itu amatlah berat dan beberapa yang mencabul daripadanya ". Aqabah keenam. yaitu mengenai dengan syukur yang menjadi kunci dari segala-galanya untuk mendapat nikmat lebih banyak. yaitu mengenai dengan 'awaridh dalam ibadat. dan untuk itu ditekankan dengan dua cara : takut dan harap. dan dengki dan lain daripadanya yang membinasakan amalmu ". supaya kekal nikmat itu bagimu. Aqabah ketujuh. maka syukur olehmu akan Allah Ta'ala. ialah yang memberanikan akan daku atas mengerjakan thaat. seperti tulisnya: " maka lazimkan akan takut dan harap. seperti mendaki bukit. Ustaz Ilyas Ya'kub. Adapun takut itu supaya jadi hardik akan nafsu yang amarah Adapun harap itu. dan bimbang hatinya dengan mencita-cita akan dia dan mengira-ngira hati akan dia. yaitu mengenai bawa'is yang merangsangkan ibadat. karena bahwasanya orang yang tiada tawakkal itu membimbanglah dia dengan menuntut rezki itu akan badannya dan hatinya " Aqabah kelima. seperti tulisnya: " syukur. yaitu mengenai dengan hal-hal yang mencederakan amal. tawakkal olehmu atas Tuhanmu pada rezki itu. yang antara lain yaitu cinta dunia seperti yang ditulisnya pada awal aqabah i n i : " dunia. yang menurut pengarang adalah sangat sukar. antara lain : 380 . karena orang yang gemar akan dunia itu bimbangkan ia akan lahir anggotanya dengan menuntut akan dia. seperti ujud dan ria dan takabbur. zuhud oleh engkau dalamnya.Aqabah ketiga. supaya betul engkau pada ibadat. memberi catatan pendapat pada penutup kitab. Bermula tiap-tiap keduanya 'aiq namanya " Aqabah keempat. yaitu mengenai rintangan-rintangan menuju ibadat. karena syukur itu mengikat ia akan nikmat " P E N D A P A T MUSAHHIH Pentashih pada cetakan kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat. kemudian engkau melalui segala aqabah ini atas nikmat yang mahabesar. yang antara lain menuntut rezki seperti yang ditulisnya : " rezki.

Bermula tatkala adalah tahun seratus lima puluh tiga. yaitu bulan Muharram. telah sempurnalah cap kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat yang ajbul-ujjab. karena ketiadaan ahlinya dan sedikit thalib ilmu. Akan kuhimpunkan baginya satu risalah yang simpan. pada menyatakan segala dakwa dan syaksi pada menyelesaikan orang yang berkhusumat. Maka telah kujunjung titahnya yang mahamulia pada yang demikian itu. maka jadilah hukum syarak itu lupa yang dilupakan. dan bahwasanya adalah kitab ini seelok-elok susunan dan peraturannya ". telah dikasihani Allah jua keduanya. Ketahui olehmu hai saudara kami yang dapat kemenangan dunia dan akhirat. oleh pengarang disebutnya pada permulaan kitab : " kemudian dari itu." maka dengan pertolongan Tuhan Malikul Wahhab. karena jahilku atas kadar diriku pada sedikit ilmu dan pendek paham. Jalaluddin anak Syekh Muhammad Kamaluddin anak Qadli Baginda Khathib dinegeri Tursan. SAFINATUL H U K K A M Kitab yang sangat bermutu dalam bidang hukum ini dikarang oleh seorang Ulama/Ahli hukum yang terkanal Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursani (Aceh Besar). dan masa yang mahamulia atas yang empunya dia itu selebih-lebih rahmat dan sejahtera. Dan sanya telah menjawikan dahulu Syekh kita Aminuddin 381 . telah menunjukkan titah akan daku Tuan kita Sulthan yang amat besar kerajaannya. dan turun temurun silsilahnya daripada raja-raja yang amat besar yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah anak Tuan kita marhum Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Berdaulat Dhillullah fil Alam. khadim ulama. kemudian daripada seribu daripada Hijrah yang mahatinggi. maka berkata fakir yang hina. Tentang sebab dikarangnya kitab ini. pada masa empat hari bulan yang amat berkat. niscaya sunyilah segala Islam daripada hukum syarak Allah. telah dipeliharakan Allah Ta'ala jua kiranya keduanya itu. pada hari Jum'at. Dan tetapi jikalau tiada kuperkenankan titahnya yang mahamulia itu pada waktu ini.

382 . baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang baru mempelajari dasar-dasar ajaran Islam. RISALAH MASAILIL MUHTADI Nama lengkapnya dari kitab ini : Risalah masailil Muhtadi L i Ikhwanil Mubtadi. karangan seorang terkemuka. Sampai sekarang kitab ini masih cukup baik untuk dipelajarai pertama. daripada lupa. Teungku Baba Daud yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Leupue. Bab yang pertama menguraikan masalah ekonomi/perdagangan dan segala sangkut pautnya. Mukaddimah kedua menguraikan tugas-tugas dan sifat-sifat raja. Sistem tanya jawab yang dipakai adalah sangat baik. tiga bab dan sebuah khatimah. perceraian dan segala hal ihwal yang ada sangkut paut dengan perkawinan. = 1735-1760 M . Sampai saat ini. Kitab Masailil Muhtadi ini adalah kitab pelajaran agama dalam bahasa Jawi (Melayu Lama).Abdurrauf radliyallahu'anhu akan kitab Miraatuth Thullab. dan kunamai akan dia S A F I N A T U L H U K K A M fi takhlishil Khisham. bahwa dipeliharanya akan daku daripada tersalah. kitab ini masih bernilai sebagai suatu kitab hukum yang baik. artinya bahtera segala Hakim pada menyelesaikan segala orang yang berkhusumat " Jadi beliau mengarang kitab ini atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . dan dipergunakan diseluruh gugusan kepulauan Nusantara oleh penduduk yang beragama Islam. Kitab ini terdiri dari dua buah mukaddimah. yang sampai sekarang telah berpuluhpuluh kali dicetak. ) . dan cara-cara memerintah. dan tetapi ia sangat besar. Mukaddimah pertama menjelaskan arti kata-kata dan istilahistilah yang sukar yang terdapat dalam kitab ini. salah seorang murid Syekh Abdur Rauf. hakim setta pejabat-pejabatnya. telah lemahlah thalib daripada menghafalkannya Maka mohonkan kebajikan akan Allah pada menghimpunkan dia. karena termasuk salah satu sistem pendidikan yang dianggap baik sampai sekarang. Bab ketiga menguraikan masalah-masalah pidana dan segala hal ihwal yang ada sangkut pautnya dengan kejahatan. Bab yang kedua mengupas masalah perkawinan.

percayakan barang yang datang dengan dia Rasul Allah s. masih dipakai untuk buku pelajaran sampai sekarang. ibadat dan sebagainya. yakni menyempurnakan keelokan sifat suatu kemudian daripada diperolehnya. Jika ditanyai orang kita.Satu hal yang sangat mengagumkan. apa asal makrifat itu ? Bahwa asal makrifat itu. bahwa kitab yang telah ratusan tahun umurnya ini dalam bahasa Melayu. dari karena hakikat mumkinul wujud itu muhdas. : Jika ditanyai orang kita. sedangkan kitab-kitab pelajaran karangan orang sekarang. yaitu berbaik cinta rasa serta tulus ikhlas. dan Tauhid dan Makrifat. : Jika ditanyai orang kita.q. Maka tiada bersamaan keduanya dan tiada berhimpun keduanya. apa arti iman itu ? : Bahwa arti iman itu. : Jika ditanyai orang kita. yang mana dinamanya agama itu? : Bahwa yang dinamanya agama itu. sehingga mudah dimengerti oleh mereka yang baru belajar : Soal Jawab Soal Jawab : : : : Jika ditanyai orang kita. Dengan ringkas dan jelas kitab ini menguraikan masalahmasalah aqidah/ketuhanan. apa arti Islam itu ? : Bahwa arti Islam itu. yaitu menjunjung dan mengikut segala titah Allah dan mengikut sabda Rasul Allah dan menjauh segala larangannya. dan hakikat wajibul wujud itu qadim. 383 . apa arti ihsan itu ? : Bahwa arti ihsan itu. apa arti auwaluddin itu ? Bahwa arti auwaluddin itu. : Jika ditanyai orang kita. paling lama bisa tahan 10 tahun. apa arti tauhid itu ? : Bahwa arti tauhid itu. boleh membedakan antara muhdas dan qadim. Perhatikan bagaimana jelas dan ringkas masalah keimanan yang diketengahkan dengan sistem tanya jawab. yaitu mengesakan Dia sekira-kiratiadalah diperoleh sekutu pada yang diesakannya. yaitu ibarat daripada menghimpunkan empat perkara. yaitu Iman. dan Islam. Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita.a. makrifat Allah.

sekalipun ia telah berusia ratusan tahun. 6. jelas bahwa masalah yang dikemukakannya cukup terang. rukun-rukun agama Islam. nama aslinya tidak disebut. ) . disamping bahasanya cukup baik. 4. sifat-sifat Allah. Dan perkenan oleh-Mu akan doa kami dengan cahaya rahmatmu. Keindahan bahsa dari pengarangnya semakin terasa. 5. 3. Dan mudahkan oleh-Mu akan segala pekerjaan kami dengan cahaya penolong-Mu. 10. jenis air dan kebersihan. mengenai akan sesuatu serta memutuskan hukum pengenalnya dengan nafi dan isbat.Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. . Hai yang amat memberi rahmat daripada segala orang yang memberi rahmat. apa arti makrifat itu ? : Bahwa arti makrifat itu. = 1870-1874 M . 384 masalah mengenai Allah. masalah keharusan mengenai Rasul. namun ia bukan cerita roman. sekalipun bernama "hikayat". 7. 2. masalah bersuci. Dari kutipan diatas ini. Karangannya yang berbentuk puisi ini. 9. Beliau hidup kira-kira dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . setelah kita menginyam doa pada penutup kitabnya itu. tentang najis yang cara menghilangkannya. 8. hanya mengandung ajaran-ajaran agama yang membahas: 1. yaitu : " H a i Tuhanku ! Terangkan oleh-Mu akan hati kami dengan cahaya agama-Mu. tentang buang air dan istinja. lagi kasih sayang segala hamba-Nya ! HIKAYAT A K H B A R U L KARIM Pengarang hikayat ini orang Ulama Aceh terkenal yang bernama/bergelar Teungku Seumatang (Geudong Aceh Utara). Dan sucikan oleh-Mu akan segala anggota kami dengan cahaya ampunan-Mu. tentang berwudlu dan cara-caranya. dali-dali tentang adanya Allah. tentang sembahyang.

tentang hal ihwal sorga. 13. 14. 385 11. Tentang Nabi Muhammad dipuisikan antara lain sebagai berikut: Ku eek sjaksi Nabi Muhammad. Siulah-ulah ban bungoong djeumpa. Semua masalah-masalah yang tersebut diatas ini. Peurintah Allah Azza Wa Djalla. Lam peut plooh thoon neudong di Makkah. Peusuruh djeup alam dunia. Rupa Nabi sangat indah. tentang hijrah Nabi. Meunan peuneugah dum ulama. Bak binatang kajee batee. tentang Isra dan Mikradj. Siulah ban buleuen purnama. U Madinah teuma neubungka. Teutap Nabi di Madinah. Siti Halimah njang peulahra. Ma neukheun Siti Aminah. Kutjhik neukheun Abdulmutthalib. Trooh panghulee kepadanya. Pangsan raqjat djieu rupa. Kuleet neuputeeh meudjampu mirah. Soe njang pandang mata lazat. Bangsa Arab Nabi mulia. tentang kej adian Muhammad. Nabi Muhammad aneuq Abdullah. Di nanggroe Makkah asay mula. Njan njang peumom Rasul Allah. dan menurut ukuran zamannya bahwa puisi itu adalah bernilai seni yang baik. 12. diuraikan oleh pengarang dengan lebar panjang dan mendalam dengan bahasa puisi. Terooh bak ikan njang mee doonja. Surooh Tuhan bak djeen iensan. .

Njang away phoon Nabi Adam. 386 . Qubu Nabi di Madinah. Leubeh Panghulee Nabi kita. Abdulmutthalib neneknya Nabi. Nyaman mata memandang rupa. Untuk binatang kayu dan batu. Negeri Mekkah tempat lahirnya. Rupa cantik indah rupawan. Muhammad Nabi putera Abdullah. Laksana bulan purnama. Ureung ziarah meribee laxa. Ibu penyusu Muhammad Rasul. Kulit putih bercampur merah. Keusudahan Nabi Moosthafa. Rahmat Muhammad meliputinya. Halimah Sitti pengasuh utama. Untuk jin manusia lagi. Pesuruh Ilahi untuk semesta. Neuprang kafee h'ana reuda.Neu'ibadat h'ana chali. Juga ikan seantero dunia. Terjemahannya: Kuakui Muhammad sebagai Nabi. Demikian kata para ulama. Sitti Aminah bunda tercinta. Senang jiwa dibuatnya. Turunan Arab darah mulia. Nabi njang laeen meulaxa ribee. Indah laksana bunga cempaka.

Beliau selain seorang ahli pidato yang ulung. D i Madinah sana Nabi bermakam. juga seorang pengarang penyair yang cakap. yang lebih dikenal dengan gelaran Teungku Chik D i L a m U putera Umar. masalah ibadat. Diantara karya sastera beliau yang sangat digemari rakyat Aceh. yang antara lain : 1. Semuanya dikupas dengan mendalam dengan mempergunakan puisi bahasa Aceh sebagai alatnya. Ke Madinah hijrah kehendak Ta'ala. sedang berkecamuknya perang dengan Belanda. masalah akhlak. 5. Orang ziarah juta dan juta. 3. masalah fiqh (hukum). 2. Mengenai dengan "rukun limabelas" dalam Islam dijelaskan oleh pengarang sebagai berikut: 387 . M u l a pertama Nabi A d a m . Mengabdi Ilahi tiada khali. Betapa besar perhatian rakyat kepada risalah ini terbukti dengan sudah tujuh kali dicetak sampai saat saja membuat catatan ini. yaitu Mundjijatul Anam buku puisi dalam bahasa Aceh yang membahas masalah-masalah agama. Nabi Muhammad penghulu ambinya. kemudian menjadi seorang Ulama Aceh yang terkenal. Laksanakan perintah Allah Mahaesa. RISALAH M U N J I Y A T U L A N A M Abdullah yang lahir pada kahir abar ke X I X . Banyak Nabi segala Nabi. Muhammad kemudian akhir Ambiya. tugas-tugas para Nabi. 4.Empatpuluh tahun menetap di Mekkah. Bermukim di Madinah menjalankan dakwah. ilmu tauhid. Memerangi kafir senantiasa.

Syahadat empat rukun utama. Rukun iman enam hanya. Njang limong blah deungo loon pegah beugot tapham. Sjarat rokoon teuseubut lam kitab fiqah. Dan njang keulhay puasa buleun Ramadlan. Seperti ucap lidah berkata. Teuma njang peut peukara treuq rukoon sjahdat. Hati didalam benarkan pasti. Peut booh zakeut dum hareuta deungon badan. Rukoon Iman nam peukara wahee sahbat. Lam siuroe simalam bandum peureulee. Phoon-phoon limong peukara rukoon Islam. Lima waktu ketentuan nyata. Djituree rukoon limong-blah dara agam.Wahee thaleeb wadjeeb ateuh aneuq Adam. Ban njang djikheun oleeh lidah tan meuriba. Teuma rukoon Islam limong phoon loon peungah. Mengucap syahadat lidah berkata. Lima pertama rukun Islam. Rukun Islam mula pertama. 388 . Mengenai limabelas rukun agama. Terjemahannya: Menjadi kewajiban bani Adam. Kedua sembahyang sudahlah pasti. Renung perhatikan wahai saudara. Njang keduwa sembahjang limong boh watee. Njang keulimong taeek hadji ke Baitullah. Utjap duwa kalimah sjahdat deungon lidah. Beuseeurta tasdeek hatee djipeubeuna.

semuanya dalam bentuk prosa dan berbahasa Melayu (Jawi). banyak yang di . Dalam tahun 1963 risalah ini telah dicetak untuk pertama kalinya dengan huruf Laten. Samudra/Pase. yaitu novel puisi yang dalam bahasa Aceh disebut "Hikayat". dengan mempergunakan bahasa Indonesia. romah sejarah ataupun roman khajali. Zakat keempat bayar segala. Beberapa buah "Novel Puisi" akan dibicarakan dibawah ini. Sekalipun bahasanya masih bahasa Melayu Lama (bahasa Jawi). dan dari Asahan ke Johor. hikayat melukiskan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perjalanan Iskandar Muda dari Banda Aceh sampai ke Asahan. HIKAYAT M A L E E M DAGANG Hikayat Maleem Dagang ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Derma Wangsa Perkasa Alam Chik (10161045 H . Pidie. Lingga. Beuna. namun isinya baik sekali."Hikayat" . sementara beberapa buah yang lain hanya akan didaftarkan saja. = 1607-1636 M. Teungku Chik Abdullah Lam U masih sempat menyelesaikan sebuah karya sastera. juga dalam bentuk puisi. Dalam kitab tertera nyata. pembimbing manusia kejalan benar. Menjelang akan berpulang ke Rahmatullah. K A R Y A SASTERA BAHASA A C E H .kan menjadi novel-puisi dalam wujud sejarah. Yang akan dibicarakan berikut ini. adalah karya sastera bahasa Aceh dalam bentuk puisi. Kitab-kitab yang telah dibicarakan pada bagian yang lalu. Malaka dan 389 . Daya dan setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. Dengan indah sekali. mengandung banyak pelajaran agama. Karya tersebut bernama "Mursjidul Anam".) dan mengisahkan sejarah Iskandar Muda dengan armadanya ke Semenanjung Tanah Melayu.Rukun ketiga puasa Ramadlan. Kelima haji wajid tunaikan. Peristiwa yang terjadi dizaman Kerajaan Islam Peureulak.

Kadjook keugon njang Putroe Phang. Ureueng gedj bateen teugoh seutia. seperti percakapan antara Raja Radeen dengan Raja Siujud : Siujud beungeh ngon amarah. digambarkan demikian hidup. Lah na geuteem bri Putroe Aceh. "Pakon bu adoe kamarit meunan. Pengarangnya seorang ulama besar Teungku Chik Pantee Geulima (Meureudu). Teuma djimarit Radja Siudjud. watak manusia. sehingga seolah-olah benar-benar kejadian didepan mata. Hikayat mulai dikarang pada hari Isnin tanggal 27 Rajab 1055 H . percakapan-percakapan yang menarik. Digata daleem tadong Sinoe". Mata mirah ban aneuq saga. Didalamnya banyak didapati ibarat-ibarat yang indah mendalam artinya. Habeeh ngon binoe ka gob tuka.lain-lainnya. keadaan negeri-negeri. keadaan laut dan berbagai pengetahuan lainnya. Teuma keugantoe sang meuruwa. Kafee Paqnat tan agama : "Bek lee kamarit tuha asee. Tariseh-riseh gata bak radja." 390 . (1645 M.). Teuma seuoot Radja Radeen. memang seorang yang berpengetahuan luas tentang peperangan. bahkan disinilah tersembunyi rahasia ketinggian nilai seninya. Baik peperangan ataupun kejadian-kejadian lainnya. agama. = 1641-1675 M. Kakira h'an kah binasa !" Lom djiseuoot Radja siudjud.). Kah tan malee tuha tjeulaka. Narit njang djheut lee djibuka. yaitu pada masa pemerintahan Ratu Tajul Alam Safiatuddin (10501085 H . Gata geupulang ri njang waba. Geutung keugop njang sambinoe.

Merah mata penaka saga. H'an katakoot keu neuraka ?" Terjemahannya : Marah Siujud dendam menyala. Wanita hina ganti tukaran. Mulutnya memuntah kata durjana : "Abang senang bermukim disini. Suci hati teguh setia : "Mengapa adik kata demikian. Angkuh mengira tidakkan binasa ?' Raja Siujud membangkang garang Kafir durjana penentang agama: "Cis. jangan bicara anjing suang. That gedj bateen Allah karoonja: "Pakon adoe kee katjaroot. Tua celaka malu tiada !" Raja Radeen menyahut lembut. Rela isteri diambil orang. Siujud merengut buka bicara. Karena gilakan janda sulthan. Sembah mencium kaki raja. Jiwa mulia karunia Ilahi: " Mengapa adik memaki ribut." Raja Radeen jawab tuduhan. Puteri Pahang lepaskan pergi.Lom djiseunoot Radja Radeen. Orang miliki dara jelita. Bukankan neraka balasnya nanti ?" 391 . Abang diberi perempuan jalang.

Suatu percakapan yang indah, terharu dan romantis sekali, terjadi antara Sulthan Iskandar Muda dengan permaisurinya Puteri Pahang, pada waktu persiapan telah lengkap untuk berangkat, dimana Sulthan memberitakan kepada permaisuri: Meunoë neukheun jooh neumeuhey: "Po sambinoe ho ka gata ? Ho ka gata po sambinoe, Tatroon keunoe putroe muda j . " Lalu neuseuoot tuwan putroe : "Njoe pat kamoe po meukuta, Pakon tuwanku neumeuhey kamoe, Toh salah proe peuebu sabda ? Njang ka h'an torn neyhey kamoe. Bak uraoe njoe peue bitjara ? Peue teukeudi bak uroe njoe, Meuhey kamoe putroe hina ?" "Njang kumeuhey tuwan putroe, Hadjad peugah droe ubak gata, Adak na untoong ubak Allah, Hadjad meulangkah u Djuhoo Lama. Meung na Allah bri umukuh landjut, Kuseutedj Siudjut menalee djiba." Kri tjit narit tuwan Putroe, Sira neumoe neuroo ie mata. Ie mata roo that meualoon, Ban udjeuen troon diudara: "Baroo uroe njoe tamupakat, Meusampee that putroe hina Terjemahannya: Demikian sabda panggil adinda: 392

"

"Dimana gerang Ratuku tuan, Semanyam dimana kemala negara, Mari kemari puteri rupawan !" Tuan puteri menjawab peri: " Kami disini daulat mahkota, Mengapa tuanku memanggil kami, Gerangan apa salah adinda ? Tiada biasa mengajak bicara, Kini begini mengapa gerangan, Takdir terjadi apa kiranya, Dipanggil kami puteri buangan ?" Kanda memanggil adindaku sayang, Hasrat jiwa nyampaikan berita, Andai izin Allah Penyayang, Akan berangkat ke Johor Lama. Kalau takdir umurku panjang, Akan mengejar Siujud celaka." Menjawab puteri berhati bimbang, Tersedu sedan cucurkan irmata. Irmata duka mengembun dimata, Bagaikan hujan titik berlinang : "Baru sekarang pendapat diminta, Hina kiranya nasibku malang " Selanjutnya Puteri Pahang menangisi dirinya yang jauh dari orang tua dan sanak saudara, jauh dari tanah tempat lahirnya, menyesali suaminya Sulthan Iskandar Muda, karena terlambat bermusyarat dengannya dalam hal hendak berangkat ke Semenanjung Tanah Melayu untuk mengejar Raja Siujud. Setelah Sulthan Iskandar Muda memberi penjelasan, barulah Puteri Pahang merasa puas dan rela meiepaskan sulthan pergi. Akhirnya pembicaraan sampailah kepada suatu klimak yang sangat romantis: 393

"Adak tuwanku neubeurangkat, Neukeubah pat Putroe hina, Meung goh meupat loon neukeubah, Karena Allah h'an kubri bungka. Pat Tuwanku loon neukeubah, Deelat leupah prang Meulaka, Ampoon Tuwanku deelat meukatoe, Kumat didjaroe bek tabungka. Meng h'an meupat neukeubah kamoe, Achee rugoe po meukuta." Teuma neuseuoot Meukuta Alam, Radja salihan adee raja : Gata kupeudjook putroe bak Allah, Sinan kukeubah rueq-rueq masa, Gata kupeudjook putroe bak Tuhan. Jooh away phoon djudookuh gata. Gata tadueq lam meuligoe, Tuhan sidroe njang peulahra.'' Teuma seuoot tuan Putroe Phang, Putroe djeunulang ahli bitjara : "Meujo neupeudjook loon bak Allah, H'an kutheuen langkah bah lee neubungka, Adak neudjook bak soe laeen, Diloon h'an kuteem po meukuta."

Terjemahannya: "Andai tuanku jadi berangkat, Tinggalkan dimana kami yang hina, Sebelum pasti kami bertempat, Tuanku pergi rela tiada.

394

Dimana kami tuanku tinggalkan, Kakanda pergi memerangi Melaka, Ampun tuanku daulat Syah Alam, Kupegang tangan lepas tiada. Bila kami tiada pasti, Menyesal nanti wahai mahkota !" Meukuta Alam menjawab peri, Bijak bestari adil bicara : "Adik kutitip kepada Allah, Kepada-Nya terserah sepanjang masa, Kepada Tuhan kakanda serah, Sejak mula berjodoh kita. Adik bertachta dalam istana, Tuhan Esa Pelindung Utama." Puteri Pahang menjawab kata, Muda jauhari bijak bicara : " Kalau Allah tempat menyerah, Rela tuanku berangkat pergi, Andai bukan kepada Allah, Kami tak rela wahai mahkota !" Yang lebih mengharukan lagi, ketika Sulthan Iskandar Muda menolak permintaan Puteri Pahang yang hendak mengantar sampai kekuala : Teuma djikheun tuwan putroe, That bit raghoe bidjaxana : "Adak tuwanku djadeh berangkat, Putroe djak euntat 'oh mieng kuala." Lom neumarit meukuta naggroe : "Bek hee Putroe susah gata, Bek taeuntat po sambinoe, Tadueq keudroe lam astana

!" 395

Terjemahannya : Berkata manja puteri andalan, Bijak bestari tutur merayu : "Andai tuanku jadi berjalan, Izinkan dikuala kami lepaskan Menjawab haru raja perkasa : " Janganlah adinda bersusah diri, Cukup disini berpisah kita, Menetap diistana puteri jauhari

!"

!"

Pulangnya Iskandar Muda dari medan perang dengan membawa kemenangan dan tawanan, yang diantaranya Raja Siujud, sangat membesarkan hati Puteri Pahang, sehingga diadakan penyambutan dengan sangat meriah: Djitoot beudee h'ana macam, Buet putroe Phang ampeueng Radja. Geutot beudee geunta bumoe, Su mubunjoe sigala doonja. Meugah Siudjud didalam taloe, Poteuh puwoe naggroe Guha, R'aqjat djitroon djeub-djeub naggroe, H'ana padoe habeeh teuka. Terjemahannya: Bedil dipasang berbagai ragam, Puteri Pahang sambut raja, Pasang bedil gemparkan alam, Letusan meriam gegarkan dunia. Terdengar Siujud orang tawanan, Ditawan Sulthan dinegeri Guha, Rakyat gembira turun berkawan, Dari kota dusun segala. 396

H I K A J A T J I H A D Z A M A N NABI Hikayat yang sangat bernilai ini, sayang sekali kita tidak dapat mengetahui siapa nama pengarangnya, karena dalam naskah yang ada pada saya tiada tercantum nama pengarang. Nilai hikayat ini tidak saja pada bahasanya yang amat indah, tetapi juga pada kandungan isinya yang mengandung ajaranajaran Islam yang bermakna luas. Hanya tentang pengarangnya kita dapat menyakinkan bahwa beliau adalah seorang Ulama Besar yang berpengetahuan luas, berbudi luhur, berakhlak tinggi dan mempunyai kedudukan terhormat serta keramat. Setelah kita membaca hikayat ini sampai tammat, dapatlah kita membenarkan kesimpulan ini, bahkan dapat kita tambahkan lagi, yaitu bahwa pengarang Hikayat Jihad zaman Nabi ini, adalah seoarang ahli sejarah besar, terutama sejarah Islam. Membaca hikayat ini, kita berkesan bahwa pengarangnya bermaksud dengan karangannya ini untuk membangkitkan semangat perang sabil dalam kalangan rakyat Aceh, guna melawan musuh yang disebutnya "kafir". Karena itu, tentang waktu kapan hikayat ini dikarang, ada kemungkinan: a. dalam zaman Kerajaan Aceh mula dibangun, yaitu sekitar abad ke X V I , untuk menghadapi ancaman kafir Portugis. b. dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai puncak kejayaan dan kebesarannya sekitar abad ke XVII, untuk menghadapi kafir-kafir lain disamping kafir Portugis, seperti Inggeris, Belanda dan lainnya. c. dalam masa berkecamuknya perang 50 tahun antara Kerajaan Aceh Darussalam dengan penjajah Belanda. Mana yang benar antara tiga kemungkinan ini, sukar untuk dipastikan, karena dalam hikayat sendiri tidak terdapat petunjuk kearah salah satu dari tiga kemungkinan tersebut. Hanya yang sudah pasti, bahwa hikayat bermaksud hendak membangkitkan semangat jihad dan perang di Jalan Allah; yang mana pada garis besarnya berisi:

397

a.

Dalil-dalil yang memastikan wajib berperang di Jalan Allah, membela agama dan tanah air; wajib mendermakan harta kekayaan dan segala yang ada untuk kepentingan Perang Sabil; wajib membantu perang sabil dalam segala bentuk. Dalil-dalil untuk ini berdasarkan ayat-ayat Quran, Hadis-hadis Nabi dan Fatwa-fatwa ulama. Riwayat jihad dan perang sabil dizaman Nabi dan para sahabat, seperti Perang Badar Kubra, Perang Uhud, Perang Chandak, Perang Bani Quraidhah, Perang Hudaibiyah, Fath Makkah, Perang Hunain, Perang Tabuk dan sebagainya; dengan pahlawan-pahlawan utamanya disamping Rasul sendiri, seperti: Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar bin Chaththab, Saiyidina Usman bin Affan, Saiyidina Ali bin Abi Thalib, Saiyidina Hamzah, Ubaidah, Sa'ad ibn Abi Waqash, Abdullah ibn Djahasj, Zaid bin Harisah, Zubair bin Awam, Bilal bin Rabah, Ammar bin Jasir, Abu Ubaidah, Usamah bin Zaid dan lainlainnya.

b.

Mengenai dengan dalil-dalil wajib berperang melawan musuh agama dan tanah air, antara lain dihikayatkan : Meuhey Nabi njoe sikarang, Beudoh taprang kafee dum na, Surooh umat dum sibarang, Soe peuwajang beutjeulaka. Ureueng mokmin dum tauroh, Tajue poh kafee beusigra, Bek tatinggay pih meusaboh, Jue bunoh bandum njang mungka. Lom peureman nibak Tuhan, Ajat Qeuruan teudooh h'ana, Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnatun wa jakunad-dinu kulluhu lillah. Wahee mokmin taprang kafee. Nak beek lee pitnah teuka, Bandum tapoh njan beumatee, Bek sabee seumah beurahla. 398

Terjemahnya : Panggilan Rasul sekarang i n i : Mari memerangi kafir angkara, Ajak ummat siapkan diri, Siapa durhaka akan celaka. Panggil berjihad mukmin segala, Bunuh musuh bergegas maju, Jangan biarkan hidup mereka, Mungkar segala segera serbu. Ada fiman Mahakuasa, Dalam Quran terakam indah : Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnah wajakunaddinu kulluhu lillah. Memerangi kafir marilah Mukmin, Agar fitnah tiada lagi, Bunuh mati sampaikan yakin, Hatta binasa penyembah berhala. Mengenai atas siapa diwajibkan perang sabil, oleh pengarang dikutip fatwa Imam Nawawi, yang dihikayatkan dengan bahasa Aceh: 'Oh kabaligh kanak-kanak, Wadjeeb djidjak meuh'an hina, Agam dara njan idjmak, Dum beugalak takeureudja. Saleh paseq 'aleem djahee, Besa ketjee tuha muda, Radja r'aqjat dum seugala bee, Taprang kafee wadjeeb rata. Kafee njang prang nanggroe geutanjoe, Meuribee bagoe wadjeeb tabila, Beutalawan malam uroe, Meudeeh meunoe tabitjara. 399

Hareum plung wadjeeb talawan, Mita djalan njang sidjahtra, Ban njan djeud ladju tapadan, Musooh tanjan taprang landja. Terjemahannya: Setelah anak jadi dewasa, Wajib berangkat kemedan jihad, Muda dan dara tiada beda, Haruslah rela semua sepakat. Salih dan pasik, alim dan jahil, Besar dan kecil, tua dan muda, Raja dan rakyat, wajib bersabil, Memerangi kafir angkara murka. Kafir penyerang negara kita, Wajib dilawan betapa djua. Baikpun siang malam segala, Berjuang wajib kapan saja. Lari haram, lawan wajib, Jalan sejahtera carilah segera, Ajak membina tata tertib, Musuh moyang bunuh segala. Tentang pahala perang sabil, dihikayatkan pengarang sebagai berikut: Tuhan neubree peunulangkan, Duwa djalan meuteumeung laba, Lam doonja dapat rampahsan, Taloo djih njan tatung areuta, Lom laba naggroe akhirat, Neubree teumpat lam sjeuruga, Padum-padum sinan neqmat, Peu njang hadjat Tuhan koornija. 400

Neuleueng amin h'ana reuda. Maseeng-maseeng dum sinaroe. rampas harta. Didunia kini dapat rampasan. Musuh kalah. Meutjang keudroe dum lawan na. sehingga benar-benar terpampang didepan mata kita. Demikian pula halnya. Dua jalan mendapat laba. Sorga tinggi Allah kurnia. Allah kabulkan segala pinta. Johnjan muprang h'ana sunjoe. Nikmat segala tiada terperi. 401 . Dhuhoo uroe hingga asha. Bak Tuhan Rabul'alamin. Keahlian pengarang melukiskan dalil-dalil wajib jihad di Jalan Allah dan pahala dunia akhirat yang akan diterimanya. sehingga benar-benar dapat merangsangkan semangat perang bagi yang membacanya. Hatee jaqin lakee do'a. H'ana tiwah keudeeh keunoe. R'qjat laeen sideeh sinoe.Terjemahannya: Pemberian Allah berlimpahan. Rijooh bunjoe h'aneek kira. seperti waktu melukiskan betapa dahsyatnya perang Badar Kubra : Nabi Muhammad sadjan mokmin. Ureueng nam droe njang keupalang. sungguh luar biasa. Dimidan prang bumoe geunta. apabila pengarang melukiskan dalam hikayatnya itu peristiwa-peristiwa yang berkecamuk dalam medan perang. Ateuh guda njan geupasang. Meutop meutjang rijooh kaba. Lagi untung dihari nanti. Ureueng surak meugeurintjang.

Sorak sorai mengguruh keawan. Djipo ahoe beudoh sagoop. Sang-sang hantjoo tanoh rata. Dimedan perang bumi tergoyang. Terjemahannya: Nabi Muhammad bersama mukmin. Matee rusak h'an teuhingga. Hati yakin tadahkan doa. Subhanallah prang meuhajak. Dari pagi sampai petang. guda meuplung ureueng meugroop. Tango a-oo pihak duwa. Deumpeek Ali tanoh geunta. Sang-sang langeet ka teupuroo. Ban duwa si saree geumpa. Perang berkecamuk sunyi tiada. Diatas kuda bertengger pahlawan. Duwa pihak h'anlee biza. R'gjat surak tango pakri. 402 . Tjampoo bawoo djimeutop tak. Enam pahlawan tampil kedepan. Sideeh sinoe ka meuhuboo. Meutak babboob pakree rupa.Meusu guda tange 'a-'i. Sang kadjiloop uroe sindja. Baca amin reda tiada. Gemerincing pedang tusuk mencencang. Pinta pada Rabbul Alamin. Sana sini kalah tiada.

Mati cedera tiada terhingga. Masing-masing semua mereka. Kuda lari. hanya dengan membaca karangannya ini (Hikayat Pocut Muhammad kita dapat mengambil kesimpulan. bahwa beliau adalah Ulama Besar. Saling cencang tikam menikam. ahli ilmu bumi. Rakyat bersorak gegap gempita. Kawan lawan beda tiada. Pasir terbang bagaikan asap. Rasakan siang jadi malam. Rasakan lebur tanah rata. Pujangga Kenamaan. Dimana-mana riuh gemuruh. Kabupaten Aceh Besar). Langit laksana bagaikan runtuh. Rintih kuda membahana. Keterangan lanjut tentangnya tidak ada. Campur baur tikam berdarah. suatu hikayat yang sangat tebal. Dempik Ali tanah berserak. Berkecamuk perang Subhanallah.Rakyat banyak dimana-mana. 403 . H I K A Y A T POCUT M U H A M M A D Pengarangnya : Teungku Di Rukam (Kecamatan Peukan Bada. Cencang mencencang teduh tiada. Bagaikan guruh teriak bersama. ahli sejarah. Kedua Pihak sama bergerak. orang melompat. Riuh sorak tiada terbada. tidak kurang dari 3500 bait (rangkum) syair yang disusun dengan bahasa Aceh yang sangat indah. jauh lebih tebal dari hikayat-hikayat yang lain. Demikianlah sekedar gambaran mengenai Hikayat Jihad Zaman Nabi. politikus dan negarawan.

Radja naggroe neuduk di Dalam. Pocut Sandang dan yang termuda Pocut Muhammad. ) dan selama itu berlindung di Pidie. tanpa ada sedikitpun dongeng didalamnya. W . D r . hidup padu dan mengandung butiran-butiran nasihat dan mutiara-mutiara hikmat/filsafat. G . Terjadilah perselisihan dan perang saudara yang sangat merugikan Aceh sebagai satu kerajaan. siapa menjadi tokoh utama dari hikayat ini. Setelah Sulthan Alaiddin Johan Syah dilantik menjadi Raja. dimana pada masa itu Aceh mempunyai dua raja. Dengan kecakapan diplomasi yang luar biasa. dan Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir berkedudukan di Kampung Jawa. satu novel puisi yang bersifat sejarah. sehingga sangat dipuji oleh Prof. masing-masing mereka ada pengikutnya. hal mana mendorong Pocut Muhammad untuk bergerak membela dan mempertahankan abangnya. telah memberi kesempatan kepada Jamalul A l a m Badrul Munir untuk memperkuat diri. kembali ke Banda Aceh serta memproklamirkan dirinya menjadi sulthan kembali. Sulthan Alaiddin Johan Syah yang lemah dan bersikap kompromis. (1726 M . Sulthan Alaiddin Johan Syah mempunyai tiga orang saudara. Bahasanya indah. baik hulubalang-hulubalang ataupun rakyat biasa. Tentang sulthan dan tiga saudaranya dilukiskan : Radja Muda geula geurasi. yang sangat indah dan bernilai seni tinggi.Peristiwa-peristiwa dalam hikayat ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . ) . = 1735-1760 M . Nama aseuli Suleutan Djohan. sehingga dengan demikian Aceh diperintah oleh dua raja. yaitu Sulthan Alaiddin Johan yang berkedudukan di Istana Darud Dunia. maka Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir yang telah dimakzulkan dalam tahun 1139 H . J . Sjedara neuh lhee njang ureueng lakoe. seorang ahli bahasa/sastera Aceh bangsa Belanda. dalam suatu kampanye keliling Aceh yang sangat berkesan. yaitu Pocut Kleeng. Drewes. dan hal inilah yang dikisahkan oleh Teungku D i Rukam dalam hikayatnya itu yang bernama Hikayat Pocut Muhammad. 404 . dia dapat menarik para pendukung/pengikut Jamalul A l a m untuk berpihak kembali kepada Alaiddin Johan Syah.

Mangat tasusoe wahee syeedara. Tujooh blah thoon umu bak kiraan.Jinoe loon peugah nama diadoe. seumpama: 405 . Suthan Johan nama asli. Sudara lelaki tiga gerangan. dengan kecakapan Kcara dan ketajaman lidah yang luar biasa. Arif Bijak akal bicara. agar mereka mau berjuang membela dan mempertahankan abangnya Sulthan Alaiddin dan menjatuhkan lawannya Jamalul Alam Badrul Munir. Meunah hee rakan geumeuhey nama. Akhirnya Pocut Muhammad berhasil membangkitkan semangat dan harga diri kedua abangnya. Adoe yang tuloot Pocut Muhammad. Adik Bungsu Pocut Muhammad. Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Sidroe Pocut Kleeng dua Cut Sandang. Terjemahannya: Raja Muda nama gelaran. Pocut Muda nyan leumah rahasia. Terakam jelas dibawah i n i : Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Demikian dua namanya dirasi. Tujuhbelas tahun usia tercatat. Nama Adik tiga bangsawan. Pocut Muda melihat rahasia. Areef sangat akay bicara. \ \ Langkah pertama Pocut Muhammad memberi pengertian kepada dua saudaranya. Di Istana Dalam bertakhta Seri.

Sangkira kon loon ta-meuadoe. Tacuba theun boh ramtaga. Ureueng siblah krueng kamupakat. Bahkeuh reulee ho langkah ba. Bah kuboh droe ho langkah ba. Teungoh muda darah seu'um. Booh tamuprang ngon gampoong Jawa. Dumnan narit h'an tapuproe. Mee kupubloe gata duwa.Nakeuh baroo tamat gajam. Gata njoe Ihee ka raja-raja. 406 . Saboh nanggroe duwa raja Saboh keunambam dua gajah. H'an tateen tjok njan keumeunalee. Peue tatakoot ke Jara-Itam. H'an lee loon dong dinaggroe Aceh. Nibak loon kalon dumnoe pi'ee. Mangat pantah tapubiasa. Ma'zul geudelat teuma keuraja. Peuet geutanyoe ureueng lakoe. Jamalul Alam ureueng ka tuha. Gata nyoe lhee hana malee. H'an meusidroe nyang na meurasa. Duwa agam sidroe dara. Dum geutik key sang nyum hana. Aceh ka lham h'an sakon guna. Hantom digop na ditanjoe. Teungoh muda mantong gagah. Saboh meunasah duwa peu'tuwa. Saboh keubeue duwa keunambam. Bahkeu loon weh u Batu Bara. Geutanyoe lhee droe seudang-seudang.

Andaikan adik bukan adinda. Tidakkah kakanda merasa malu. Agar bisa menjadi biasa. Demikian peri perduli tiada. Abang bertiga lah dewasa. Mari mencoba pelor ramtaga. Kita berempat saudara sekufu. Raja makzul diangkat semula. Pergi daku jauhkan diri. Abang bertiga malu tiada. Orang seberang berhati seia. Terjemahannya: Baru saja berkuasa. Hana tasajang keu poteu Muda. Biar Aceh hilang dimata. Ke Batu Bara aku pergi. h'ankeuh teuseureeh keu hak malee. Kita bertiga muda sedang. Aceh tenggelam porak poranda. Jamalul Alam lah tua bangka. Bah tabooh kee keu Panglima. 407 .Menugh'an tateem tapangkey prang. Dengan kelilingkingku sebaya tiada. Mengapa tiada yang merasa ? Takut mengapa saudaraku sayang. Mari menyerang kampung Jawa. Selagi muda berdarah panas. Pantaslah kujual abang berdua. Sedang muda lagi bernafas.

Seorang dara dua pria. Tabungka unanggroe Batu Bahra. Saleh neupeurap ugampoong Jawa? "H'ana hee adoe loon jak ho laeen. Tiada didunia pernah ada. Tanda tak cinta Poteu Muda.Dari hidup berputih mata. Satu meunasah dua kepala. Satu negara dua raja. bahwa menimbulkan amarahnya kepada Pocut Muhammad. sehingga terjadilah suatu dialoog yang indah dan menarik sekali: "Deelat tuwanku si 'alam deelat. abangnya. Ho beurangkat po meukuta?" "Nyang troh kamoe meujak keunoe. Pocut Muhammad menghadapi Sulthan. Sepucuk tambang dua gajah. maka kedua abangnya itu pergi ke Istana Daruddunia untuk meyakinkan Sulthan guna memerangi Jamalul Alam di Kampung Jawa. Meujak meuteumee adoe ngon gata. Baik pergi kerantau orang. Majoh meucheen sit keu gata. Loon deungo gata h'an tadong sinoe." 408 . Seekor kerbau dua galah. Bukan saja Sulthan tidak dapat diyakinkan. Angkatkan adik jadi panglima. sehingga berangkatlah dia dengan pasukan yang lengkap untuk menangkap adiknya Pocut Muhammad. Dengan keberanian dan kebijaksanaan yang luar biasa." "Adak tuwanku neujak bak kamoe. Tidakkah malu terlintas dimata. Setelah kedua abangnya dapat diyakinkan. Andai tak suka angkat senjata. Pakon sidum noe r'aqyat neuba? Loon kalon tjukoop dengan alat.

Jamalul Alam di Kampung Jawa.'' "Dengar adikku sebuah pesan. Kemana gerangan Mahkota Dunia?" "Kami kemari. Adinda akan ke Batu Bara." "Tuwanku teutap sinoe di Dalam. Entah mengapa rakyat dibawa ? Cukup alat segala jadi." "Pakri tajak hee adoe droe." "Memang Tuanku hamba kan pergi. Rindu berjumpa dengan adinda. Jinoe kupeugah adoe bak gata " Terjemahannya: "Daulat Tuanku Syahi Alam. Meujak kheun proe bak Meukuta. Terdengar berita dibawa angin. Mungkin barangkali ke Kampung Jawa?" "Tiada kakanda tujuan lain. Nyoepat kamoe gata tabungka. Dengan siapa tinggal kakanda?" "Tuanku bahagia di Istana Dalam. Benar seperti dengar Mahkota. Jamalul Alam di Gampoong Jawa." "Andai Tuanku menjumpai kami."Bit wuwanku loon meung boh droe. Cinta bermain rindukan adinda. adikku tuan." "Mengapa pergi adikku Jauhari." "Tadeungo adoe amanah ajah. Amanah ayah kepada kita " 409 .

Keempat kisah tersebut yaitu : 1. sehingga Jamalul Alam dapat dijatuhkan dari "tahta" Kampung Jawa. terdiri dari empat kisah (cerita). adalah karena keahlian Teungku Di Rukam menyusun kata yang berjiwa.A. dengan tujuan akan dipersembahkan kepada Teungku Chik Tiro dan rakyat Aceh. Kisah Budak Mati Hidup Kembali. (251) Yang mendorong Teungku Chik Pantee Kulu untuk mengarang Hikayat Prang Sabi ini. dalam perjalanan kampanye keliling Aceh dapat memalingkan kembali muka Hulubalang-hulubalang dan Pemimpinpemimpin serta rakyat kepada Sulthan Alaiddin. sebagai sumbangsihnya untuk membangkitkan semangat jihad melawan Belanda. HIKAYAT PRANG SABI Pengarangnya Teungku Haji Muhammad Pantee Kulu. 3.Selanjutnya dalam hikayat ini kita menjumpai. Hikayat Prang Sabi yang dalam bentuk puisi ini. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 37. tetapi berdasar sejarah. yaitu antara Jeddah dengan Penang. 410 . dalam mimpi mana dia memasuki taman sorga dengan sungai yang berair bening. yang sekalipun fiktif. Kisah Pasukan Gajah. (250) Dalam perjalanan pulang dari Mekkah ke Aceh. Kisah Ainul Mardlij ah. 4. telah berhasil menjadikan karya sasteranya itu sebagai "PUISIP E R A N G " terbesar diatas dunia. yaitu kesadaran beliau tentang betapa besarnya pengaruhnya syair-syair Penyair Hassan bin Tsabit dalam mengobarkan semangat jihat kepada kaum Müslimin dizaman Rasul. 2. (252) Kisah Ainul Mardlijah melukiskan mimpi seorang pemuda yang sedang dalam perjalanan kemedan perang. Hidupnya tokoh Pocut Muhammad dalam Hikayat. (251) Ibid halaman 33. dara-dara (250) A. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pantee Kulu. (252) Ibid halaman 35. Haji Muhammad mengarang Hikayat Prang Sabi. Kisah Sa'id Salmy. bahwa tokoh Pocut Muhammad dapat menyakinkan abangnya Sulthan Alaiddin Johan Syah.

dimana gerangan tunangan hamba? Ainulmardliyah puteri rupawan. dan bidadari-bidadari yang cantik rupawan dengan ratunya yang bernama Ainul Mardliyah. Bek lee bimbang deungon kami. kekasih Allah. percakapan antara pemuda kita dengan dara-dara sorga sangat mengasikkan : "Assamu'laykoom ja chairannisa. Neumeulangkah sediket lagi. Judoo hamba na di sini. Ziarah tunangan Ainulmardliyah. Hadiah Allah Ilahi Rabbi. Peunulang Allah bulueng prang sabi. Woe bak judoo Aynulmardliyah. Kamoe njoe bandum wahee tuwan." Terjemahannya: "Assalamualaikum. Aynulmardlijah sambinoe rupa. Lukisannya indah sekali. Keuhadapan teungku langkah. yang semua itu hanya teruntuk bagi orang-orang yang mati syahid dalam perang sabil.jelita yang sedang mandi kecimpung. Chadam bintang judoo duli. Alhamdulillah tuan kemari. Hee tuwanku jak berijang. Katrooh langkah datang keumari. Ditempat mana dia bertakhta?" '' Alaikum salam. Dimana dia sikarang ini ?" "Alaykomm salam ya Walijullah. Hee teungku tjut njang meutuwah. dara pilihan. 411 . Dalam khimah pocut kami.

Hadiah jihad mujahid berani. Dengo achi loon calitra. Manteng didalam kandoong ummi. Mari pahlawan mujahid budiman. Lukisannya indah sekali. Rasalah pahala wahai mahkota. (253) (254) A. Dayang pelayan gaharu tuanku. Jilakee reuleh Ka'batullah. Kafee bajeueng laqnatullah. Tuan puteri rindu menanti. Disana tunangan memendam r i n d u . A. Wazi meuhasee lam blang raja. K a meuhimpoon bandum kafee. Pergi oh tuan. Bak ureueng M a k a bek meud'aqwa. bahwa tentera kafir yang batil pasti kalah. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 137.Berbahagialah tuan pahlawan kami. bermaksud hendak meruntuhkan Ka'bah. Nun disana didalam taman. Masa Nabi gob lom nyata. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 107-108. Gegas berjalan sebentar lagi. dimaksudkan untuk perbandingan bagi rakyat Aceh. " (253) Kissah Pasukan Gajah meriwayatkan cerita Abrahah yang menyerang Mekkah dengan. lekas pergi. (254) Digambarkan dengan indah sekali bagaimana kehancuran pasukan gajah A b r a h a h : Mitshee kissah Ashabul F i l i . 412 . Jiprang Mekkah nanggroe meulija. Gusuroot lee bandum rata. Apalah arti kami ini. pasukan gajahnya. bahkan tenteranya hancur lumat didepan Ka'bah. Ureueng Makah lija hatee. Puteri menanti dalam sorga. tetapi tidak berhasil.

Gegap gempita dipadang raya. (255) (255) A. Memerangi Mekkah tanah mulia. Hancurkan musuh kafir celaka. Penduduk Mekkah jangan bicara. Ingin rubuhkan bangunan Ka'bah. Kafir celaka musnah binasa. Kafir celaka musuh A l l a h . 413 . Puluhan ribu hancur berderai. Lemparkan batu ulang berulang. Jue poh musooh kafee tjilaka. Kafee bajeueng habeeh matee. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 140-141. Orang Mekkah geger ketakutan. Jisrom gon batee h'ana teudooh. Dengar saudara kabar berita. Masih dalam kandungan Ummah. Laksana guruh geggarkan dunia. Jang tinggal hidup sedikit hanya. Laeen tan lee laxin-laxa. Terjemahannya : Laksana kissah pasukan gajah. Tinggay bangkee dum meukeuba. Musuh siap akan menyerang. Mundur teratur keluar kota.Cicem hidjoo Tuhan surooh. Sebelum Nabi lahir kedunia. Sidroe tinggay h'ana matee. Mitsee gurooh lam blang raja. Badan terkapar bersusun bangkai. Burung ababil terbang menyerang.

414 . " H ' a n a taturee uloon sidroe. Ubak judoo dengon nisa : "Gata meugah wahee teungku. Sa'id teukheem ka teusinjom. sehingga Rasul terpaksa turun tangan dengan memerintahkan seorang sahabat agar mengawini puterinya yang cantik jelita dengan budak hitam Sa'id Salmi. Nyoekeuh lakoe nyang that h i n a . Sekalipun pada mulanya enggan. " (256) Ibid: halaman 155-157. Inong sasat pane gata. H a l ini diadukan kepada Rasul. sehingga syahidlah dia." Po sambinoe tanjong laju. Tan lee umu tinggay doonja. dilukiskan pengarang sangat indahnya : Hingga sampoe pintoo inoong. namun tidak seorang wanitapun yang mau bersuamikan dia. Meugah sjahid didalam prang. Maneh reunom ngon ie muka.Kissah Sa'id Salmi melukiskan riwayat seorang budak yang hitam pekat. K a teuceungong po jroh rupa. Tetapi sebelum sempat tidur setempat dengan isterinya. (256) Percakapan antara Sa'id dengan isterinya pada malam pertama dia hidup kembali. sampai lahir dua anak. yang sekalipun dia telah masuk Islam. " Tekap bibi teugantjeeng gigoe. Teuma marit puteeh liceen : "Wahee poleem pane gata?" " S a ' i d tahee jooh njan siat. Kemudian dia hidup kembali dan pulang kerumah isterinya. H'ana loon turi po meukuta. Woe bak Tuhan Rabbul ' A l a . Po Sambinoe hatee suka. Sa'id berangkat ke Medan perang. akhirnya perkawinan jadi juga. " A m p o o n meu'ah meuribee kali.

Tuhanku Rabbi limpah kaya. Kakanda tercinta kenal tiada. tanya suami kabar berita : "Terbetik berita diangin selayang. Mengapa dara sasat periksa. Tercengang rupawan tanya dihati. Neupadok droe bak doonja nyoe." Terjemahannya : Setelah pintu dibuka dara. Kakanda tuan pulang kebaka. Berdatang sembah pocut jelita: "Gerangan siapa abang i n i ? " Sekejab Sa'id heran ta'ajub. Kemudian senyum terlepas sayup. " Terkatup mulut gigit gigi.Beuthat meunan po sambinoe. Teungku syahid dimedan perang. Tuan puteri hati gembira : Ampun ma'af junjung duli. Canda bergelut dibibirnya : "Tidaklah tuan mengenai kami." 415 . Inilah suami dagang yang h i n a . Gadoh ingat diloon nyang na. Meunan bagoe but Rabbana." Dara jelita bijak berperi. Tuhan sidroe limpah kaya. Ureung Syahid na tatukri. Badan terkapar nyawa tiada. Kamoe muwoe bak Hadlarat.

Geuplung pantah teuma sigra. Kami kembali keharian Ilahi. Tan lee ibu po jroh rupa. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 198-199. Mahakuasa atur segala. 416 . (258) A. Selama sang suami dimedan perang memerangi kafir. Rabbul Jali Mahakaya. isterinya hamillah. Leumah bak kubu hu meujeureulah. Terlindung dari dunia terik." (257) Kissah Budak Mati Hidup Kembali melukiskan sepasang suami isteri yang telah tua tetapi belum lagi mendapat anak. Waktu berziarah kemakam isterinya setelah matahari terbenam. Leumah jooh njan bijen mata. Sebelum Isterinya bersalin. siibupun meninggal dan dikubur bersama bajinya yang masih dalam kandungan. isterinya bersalin yang gagal. (258) Peristiwa dikuburan ini dilukiskan pengarang sangat indah dan mengharukan : Teungoh poh droe apooh apah. Meuhey Allah h'ana reuda. dimana sebelum anaknya sempat keluar dari perut. anaknya bangkit dari kubur hidup kembali. kecuali setelah usianya lanjut barulah doanya makbul. Alangkah sedih dan terharunya sang suami/calon bapak waktu pulang setelah usai perang. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 213-214. isterinya telah meninggal. Terasa sepi ingatan tiada. Oh trooh neuplung teungku keunan. Tuhan Chaliq limpah kurnia. panggilan jihad membawa dia ke medan perang. (257) A. didapati rumahnya kosong sepi." M e s k i demikian adikku jauhari. Pahlawan syahid tahukah-adik. Teuduk sidroe atueh kubu.

Silap teungku masa neujak. Teungku kesana Iari segera. Teudueq sidroe manjak meutuwah. Budak bocah tiada bunda. Anak diserah bunda tiada. Sinan leumah neqmat syeureuga. Lekat dimulut cicip gairah. Nampak cahaya dikubur cerah.Kejeud keutanoh ibu sinjak. Ibu nyenyak dibawah tanah. (259) (259) A. Tinggay meung budak po jroh rupa. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 226-227. Sayang bayi ibu tiada. 417 . Tinggay puteeng tieq bak babah. Kaya Allah Wahidulqahha. Lihat anak budak jelita. Memanggil Allah reda tiada. Tefkur ta'ajub sampai dikubur. Terjemahannya: Selagi hati diamuk gelisah. Duduk manja sendiri menekur. Kaya Allah Tuhan Pemurah. Pentil susu payu bunda. Budak sendiri menangis tiada. Tuju meung aneuq tinggay bunda. Lupa teungku munajat Allah.

(Dari buku: De A tjeher) 418 .Abdul Karim (Dookarim). penyair kenamaan. pengarang Hikayat Prang Koompeuni.

keterangan lanjutan tentang pengarang tidak jelas. Teuma teupikee raja Beulanda. Pulo Sumatra jikeuheudak guncang. Meunan ka leumah jis'ah lam dada. Meuneukat murah reundah bukon lee. H a l ini dapat dipahami dari kissahnya itu tidak dicatat sampai berakhirnya perang Aceh. Aceh n eurdeehka jikeumeung jak prang. karena Aceh tanah yang kaya bahan mentah : Pada masa nyan raja that adee. Are pih sabee nibak timbangan. Jipeudueq rapat pakat panglima. 419 . Kissah ini dicipta dalam bentuk puisi dan meriwayatkan peristiwa perang Aceh dengan Belanda semenjak pra-agressi. Raja Beulanda jieek gurangsang.KISSAH PRANG KOMPEUNI Pengarang Kissah Prang Kompeuni. Keudeeh u Daya nanggroe keuluwang. yaitu diceritakan lebih dahulu pakat pemerintah Belanda di Den Haag untuk menyerang Aceh. U Banda Aceh jadeh jiteuka. yaitu D O K A R I M (Abdul Karim). bahwa beliau lahir sebelum perang Aceh meietus (26 Maret 1873) dan meninggal sebelum Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ditawan Belanda pada tahun 1093. R'aqyat that muqa nibak masa nyan. Kapay di Bumboe dinanggroe Cina. Jak maniaga nanggroe suloothan. Trooh u Ierupa nama meuguncang. dari kissahnya itu kita dapat menarik kesimpulan. Geunap uroe na troh kapay dagang. Sigeunap uroe kapay djiteuka. Meusyeuhu meugah ban saboh doonya. H'ana seunabee hukoom that seunang. Muwatan peunooh jiwoe ngon jiba. Tetapi.

Negeri Sulthan jadi tujuan. Cuba takira wahee Kapitan. 420 . Juga ke Daya. (260) Sangat leupah kha h'ana soe lawan. Datanglah kapal silih berganti. negeri Keluang. Aceh tareuloh nanggroe tajak prang. R'aqyat dum taba dengon Sireusan. Teuma 'oh lheuh nyan laeem takira." Terjemahannya: Dimasa itu Rajanya adil. Rakyat makmur bukan buatan. Tame lom tantra méribee kujan. Kapal dagang datang berulang. yaitu Kerajaan Belanda. Ke Banda Aceh tujuannya terang. Sarat muatan datang dan pergi. Padum nyang r'aqyat nyang kuasa. 'Oh saree habeeh bandum meusapat. Sukatan sama dengan timbangan.Raja Kuneng masa nyan raja. Gata Rasid'en seureuta Uboh. Dagangan murah tiada bertamsil. "Geutanyoe bandum jinoe tabeudoh. Dari Cina maupun India. Tatimang beujroh sabda loontuwan." Teuma jiseuoot jisamboot sabda : " L o m o n g ribee sa sidadu sajan. U Banda Aceh jadeh tateuka. Masa nyan deelat phoon buka kalam. (260) Yang dimaksud mungkin Koningkrijk der Nederland. Hukum berjalan tiada bandingan.

Belakang nanti ditambah berganda. Ke Banda Aceh arah kan tuju. Raja Belanda dirangsang nafsu. Tokoh Utama dalam hikayat ini bernama Abdul Risyad. Puluhan ribu diantara segera. Sabdaku ini laksanakan segera. maka dikissahkan pula persiapan-persiapan di Aceh sendiri untuk menghadang agressi Belanda. Kepada perwira segala angkatan : "Kita bersiap sudahlah pasti. Tokoh Abdul Risyad seorang yang ahli bicara. Bersabdalah baginda mengarah tuju." Setelah pengarang meriwayatkan pakat Den Haag dan persiapanpersiapan Belanda untuk menyerang Aceh. Nafsunya besar tiada terlawan. Cukup berapa jumlah serdadu." Sabda raja disambut perwira : "Limaribu saja cukuplah sementara.Aceh masyhur keseluruh dunia. Di Eropah sana namanya terpampang. Terpikirlah dihati raja Belanda. Pulau Sumatera haruslah diserang. Rencanakan pasti sekarang jua. Demikian bisikan didalam dada. jurubicara Kerajaan yang bertugas mendakwahkan rakyat untuk memenuhi panggilan perang. Siapkan tentera dengan perwira. Tuan kutunjuk pemegang kendali. Menyerang Aceh tujuan utama. Raja Belanda dimasa itu. Putuslah pakat dengan panglima. alim dan tajam lidahnya. Hendak menyerang Aceh Merdeka. Mengenai dengan ini dilukiskan pengarang : 421 .

Dudoe Tuhan bri balah seurga. Ayat neubaca peureuman Tuhan : "Nyangkeuh wahee po beuna neupikee. Deungon peukajan bandum bak asoe. Sibaranggasoe geujak Prang Sabi. Soe-soe nyang pandang silala mata. Watee geutanyoe tamasook lam prang. H'an peue peurunoe aneueq syeuruga. Budiyadari geubrie keugata. Bandum neupeutroon dalam seuruga. Jitajoo bandum meurungkhom-rungkhom. Budiyadari tadeungo loon kheun. Abdul Risyad tampil bicara. 422 . H'anjeued takalon meutareek hila. Rata bak jaroe deungon bee-beewan. Dalam seureuga neq mat h'an sakri. Peureuman Rabbi meunan meusabda." Terjemahannya: Lengkap sudah alat senjata. Geupreh Beulanda Pajan trooh datang.Bandum ka siyap alat sinjata. Mitsee ceureumeen kuleet dibadan. Budiyadari keunan trooh teuka. Abdul Risyad nyang peugah haba. Kedatangan Belanda pasti dihadang. Ureueng nyang syahid dalam prang sabi. Nam tamsee buleuen limpah Cuaca. Bandum gata njan dalam syeuruga. Membaca ayat firman Tuhan.

"Renungkan makna. Keadaan sudah dalam siap tempur. sama pulang kerumah untuk pamitan dengan isterinya. 423 . Silau mata orang memandang. Kulit badannya cermin umpama. saudara-saudara. Rata jari menaburi wangi. Memancar cahaya laksana bulan. Diuloon jinoe loon jak upasi. Para perajurit yang akan masuk latihan berat dan seterusnya akan bertempur. Gaki ngon tanganloon tabooh gaca. Dulu mendulu rebut-rebutan. Asal rela ikut berperang. lahir batin dikerahkan. pemudapemuda dipanggil untuk dilatih. Tentang gaya pakaian dibadan. Indahnya rupa seperti kata. seluruh kekuatan rakyat. latihan-latihan tentara diperhebat. Firman Ilahi demikian sabda : Siapa berjihad membela agama. Diakhirat nanti pahala sorga. Jangan ditanya dara sorga. Dibawa angin dari sorga. Setelah itu pengarang melukiskan bagaimana gegap gempitanya persiapan perang. Badan yang syahid disambut sitti. "Tadeungo kamoe hee judoo badan. Bidadari datang berlomba. Loon lawan kafee asoe neuraka. Bidadari cantik rupawan. Tiada terkata nikmat sorga. Tarik menarik sama menghela. Semua kita dibalasi sorga.

Loon teumee riwang adoe bak gata. Kaki dan tanganku di naikkan segera. Memerangi kafir penghuni neraka. Kalam beureukat bak ureueng tuha. Izin Tuhan kakanda kembali. Uroe acheerat tameunging mata. yang mengalami kegagalan total. Bak nyang geutakat h'ana meuriba. Seureuta dengon meuucap syahdat. maka sampailah lukisan kepada saat yang dinanti-nanti. Dilukiskan sangat indahnya pertempuran laut yang dahsyat: Toot Kuechik Baloon nyang pasang nubat. Pujoe hadlarat Tuhan nyang Asa.Watee na tuwah hee judoo badan." Oh ban neupeulheuh raja meuriyam." Setelah diceritakan persiapan perang kedua belah pihak. Berjumpa kita diakhirat nanti. Kalaupun tidak adindaku tuan. 424 . "Wahee ya Allah neutuloong hamba. Kakanda sekarang akan berjalan. dimana Belanda terpaksa lari kelaut kembali karena banyaknya korban. Droekeuh sidroe njang eu nyang papah. Jikoh lee tihang kapay Belanda. Kalau baik untungku badan. Neumat ngon tunam neupasang nubat. Kafee beedeu'ah neubree beupahna. Sureuta geukheun dengon Bismillah. yaitu agressi Belanda yang pertama pada awal April 1873. Jakalee h' ana hee bungong riwat." Terjemahannya: "Dengar gerangan adikku tuan.

Tihang teupeuroo kapay Beulanda. 425 . H'antom lee tangkoh banduwa tantra. (261) Sejenis meriam. Aneueq meuriyam tamtsee ujeuen tooh. H'ana geupiyoh uroe ngon malam. Allah Ghafurun neutuloong hamba. Diyee ngon paroe jimeukeurija Terjemahannya: Keuchik Baloon yang pasang nubat (261) Tanda berkat dari rang tua. Sideeh dilaoot meuriyam jityooh. Seraya mengucap Kalimat Syahadat. Beudee dilaoot pih h'ana reunggang. Memuji hadlarat Tuhan Esa. Ie dalam laoot ka habeh cekoe. Beudee didarat pih h'ana teudooh. Sigala r'aqjat meungucap syukoo. Na tamtsee gurooh meunan umpama. Suara leusooh lam awam miga. Sinoe didarat pih h'ana teudooh. Suara meugrak lam awam miga. Takalon geucooh meuriyam lila. Teuma neupeuleueh ngon putroe hijoo. Bumoe meunguncang meugisa-gisa. Kafee nyang matee h'ana eek soe peugah. Eungkoot dilaoot mangat that hatee. Teuka reuzeuki Allah karoonja.Teuma geupeulheuh lada sicupak. Malingkan Allah nyang thee sibeuna. Masa nyan ka prang ya salee 'ala.

Binasakan segera kafir celaka. Mengucap bismillah mohonkan berkat. Hanya yang tahu Allah Ta'ala. Perang mendahsyat ketika itu. Didarat pelor terus berhamburan. Surat getarkan awan mega. Oh. (262) (263) (264) )265) Semacam senjata tajam.Pegang tunam (262). (265) Siang malam berhenti tiada. Bedil didarat teduh tiada. Goncang bumi amatlah seru. Nama meriam pemberian Sulthan Turki pada zaman Pemerintahan Sulthan Al Kahar. Kafir mati tiada terkata. Patah tiang kapal Belanda. Nama sebuah meriam besar. pasang nubat. Hebat kuat kedua tentera. Yaitu meriam terbuat dari baja. Bedil dilaut ganda berganda." Demi dipasang raja meriam. Bermain dahsyat meriam lila. Kemudian dipasang Lada Sicupak (263) Suara mengarak awan miga. Hancur berserak kapal Belanda. Engkaulah hanya Pelindung alam. Laksana guruh gegar membahana. Rakyat segala syukurkan Allah. Puteri hijau (264) kemudian bergerak. ya Allah limpahkan kurnia. Tuhan Pengampun Penolong hamba. 426 . Pelor meriam bagaikan hujan. Dilaut meriam simbah menyimbah. Menyentuh tepat sasarannya.

Beueek silamat tajak ngon tawoe. Berpesta ria hiyu dan pari Demikianlah dalam kissah Prang Kompeuni ini kita dapati lukisan-lukisan yang hidup padu. serta betapa indahnya doa Teungku Chik : 'Oh ban saree troh Panglima Abah. Keahlian pengarangnya dapat mengutarakan peristiwa-peristiwa dalam perang Aceh seakan-akan hidup didepan mata. Uloon ngon rakan rampah Beulanda." Teungku Chik Tiro neuseuoot reujang : "Pakri reumbang aneuq bak gata. Laut biru memerah rupa. Loon keumeung jak cok keutila bawang. Kareuna reumbang keunong keutika. bagaimana Panglima Abah melapurkan kepada Teungku Chik Tiro waktu dia akan berangkat kemedan perang. Panglima Abah bijak lagoena : "Ampoon hee teungku guree loontuwan. Uloon hee aneuq hatee that teuleueng. Suka that kamoe ngon jinoe reujang. Teuma neubeuoot jaroe duwa blah. Sira dilaman jak cok haliya. juga pada waktu Teungku Chik Tiro memegang pimpinan perjuangan rakyat Aceh. Laju neupeugah chaba sibeuna. baiklah saya kutip lagi sebuah lukisan. ataupun kejadian-kejadian dalam masa agressi kedua. Beueek trooh sampoe hajat banpinta. Sebagai penutup uraian mengenai buku Kissah Prang Kompeuni. Rezki datang kurnia Ilahi. Paleuet teulinteueng hatee that suka." 427 ! .Ikan dilaut bertepuk gembira. baik peristiwa-peristiwa waktu agressi pertama. dimana satu persatu kota direbut kembali dari serdadu Belanda.

428 . Disampaikan hajat segala pinta. " Teungku menjawab penuh sasat: "Kepada anakda terserah kini. karya sastera yang begitu indah dan sangat bernilai tidak diketaljui siapa pengarangnya. Semoga anakku diselamatkan Tuhan. Kami kan pergi peretili Belanda. bawang dan jahe yaitu alat-alat perlen Belanda yang hendak dirampas. Tempat dan masa kejadian. oleh pengarang dinyatakan sebagai berikut: (266) Yang dimaksud dengan ketela. Hayat pinta segera panjatkan. Hatiku tertadah anakku tuan. Sayang sekali. Menjunjung tangan angkat keatas. bahwa tempat kejadiannya adalah di Aceh.Terjemahannya: Demi sampai Panglima Abbas. Dari segala peristiwa-peristiwa yang dihikayatkan didalamnya kita mengetahui. Tangan terbuka mohon sempena." HIKAYAT PUTROE GUMBAK M E U H . (266) Demikian pula jahe halia. Dalam naskah hikayat ini yang ada pada saya tiada tersebut siapa pengarangnya. demikian pula dalam naskah yang telah dicetak dalam huruf Laten pada tahun 1928. Rindukan kami segera berangkat. Mengenai dalam zaman mana terjadinya. Saat baik sekarang i n i . Panglima Abbas bijak bicara : " A m p u n kiranya Teungku guruku. Hajat kan ambil keteladan bawang.

Kon beurakah hee syeedara. negeri makmur dan rakyat senang. Bukan dongengan wahai saudara. hal mana bertentangan dengan peristiwa-peristiwa yang diceritakan didalamnya. Ringkasan cerita. saya berpendapat bahwa cerita ini terjadi dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a dan Sulthan Iskandar Sani. Demikian kissah dalam berita. yaitu Ratna Dewi 429 . Jadi. Pada waktu negeri Gulitan Sagoop diperintah oleh raja yang bernama Chamsoolkasara. dan pada masa Nabi Sulaiman belum ada Quran lagi. sedangkan Quran turunnya dalam Masa Nabi Muhammad. semalam suntuk membaca kitab suci A l Quran. bahwa cerita ini terjadi dimana pemerintahan Nabi Sulaiman. umpamanya bahwa Putroe Gumbak Meuh seorang puteri yang amat salih. Y o h masa nyan geucalitra. saya berkesimpulan bahwa yang disebut Nabi Sulaiman maksudnya Raja Sulaiman nama kecil Sulthan Iskandar Muda. Karangan ini disusun pengarangnya dalam akhir pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan kandungan isinya. yang sekalipun sifatnya fiktif namun berdasarkan fakta peristiwa dalam bentuk khayal masuk akal disamping ada juga khayal tak masuk akal atau dongeng.Chaba jameun uloon peugah. Terjemahannya: Cerita purba akan kukabarkan. pemerintahan berjalan baik. Oleh karena itu. raja adil. Sekalipun raja mempunyai dua orang permaisuri. Masa cheurajeuen Nabi Sulayman. Dikissahkan pengarang. Masa pemerintahan Nabi Sulaiman. Pengarangnya ahli sekali menyusun hikayat ini dalam puisi yang sangat indah.

sehingga hanyut kemuara. Gogasi lelaki mau memakannya. Setelah raja kembali dari rimba dengan membawa berpuluhpuluh ekor rusa. yang bersikap pura-pura sayang kepada Syah Keubandi. Kebetulan waktu hanyut peti seratus bayi sampai dimuara sungai Adan. Untuk ganti keseratus bayi itu. tetapi dilarang oleh Gogasi perempuan. Diluar dugaan Syah Keubandi melahirkan seratus orang anak.dan Kancan Ansari. karena tidak berapa lama kemudian Syah Keubandi pun hamil. yang disimpan dibawah tempat tidurnya. karena ingin hendak menjadikan bayi-bayi itu anak 430 . Memang usaha mereka berhasil. Dalam masa hamil tua. Masa kepergian raja kerimba raya. digunakan oleh kedua permaisurinya yang mandul itu untuk menyingkirkan Syah Keubandi dari kehidupan istana. karena kedua permaisuri itu mandul. Syah Keubandi ingin makan daging rusa. Bersalinlah Syah Keubandi dengan dibidani oleh kedua madunya. Syah Keubandi dipenjarakan dan raja kembali hidup bercinta-cinta dengan mereka. Maksud raja berhasil. Oleh Ratna Dewi dan Kancan Ansari. diambillah keseratus bayi itu dan dimasukkan kedalam satu peti besar serta disuruh lemparkan kedalam sungai Adan. dia hanya melahirkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa. Berhari-hari mereka menunggu istana Syah Keubandi. namun raja tidak berhasil untuk mendapat anak. dikadunya kepada baginda Syah Keubandi adalah perempuan sihir. dilihatnya seratus bayi yang cantik-cantik. Muara sungai Adan adalah tempat sepasang Gogasi (Orang Raksasa) bermain-main dan mandi. sembilanpuluh sembilan orang laki-laki dan seorang yang bungsu perempuan. Atas persetujuan Perdana Menteri dan para Ulama. raja kawin untuk ketiga kali dengan seorang puteri yang bernama Syah Keubandi. karena semenjak Syah Keubandi hamil kedua mereka sudah sangat benei dan iri hati kepada madunya yang telah berhasil memberi keturunan kepada raja. Dihasut raja demikian benei kepada Syah Keubandi dan kembali mencintai mereka. mereka kumpulkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa serta ditaruh dibawah tempat tidur Syah Keubandi. diambillah oleh Gogasi perempuan dan dibuka. Untuk itu raja dengan para menteri dan pawang rimba pergilah kerimba untuk memburu rusa. menanti saatnya bersalin.

Raja Lila beranak dua orang. Usaha mereka yang pertama. Demikianlah seratus bayi menjadi anak Gogasi. sekalipun telah beribu-ribu ditunjuk pemuda-pemuda bangsawan yang gagah-gagah dan tampan. dipelihara dengan cinta kasihnya sehingga mereka besar menanjak remaja. yaitu negeri kayangan. yang sekalipun pada mulanya keberatan. setelah dibekalinya dengan bermacam ilmu mantra dan diberikannya kepada Putroe Gumbak Meuh sebentuk cincin bermata hikmat untuk membela diri dari segala marabahaya. yaitu membebaskan ibunya. seorang puteri bernama Sithoon 431 . tiap hari juga burung Bayan mengajar Putroe Gumbak Meuh membaca Quran. setelah menghadapi bermacam bahaya dalam perjalanan. kalau tidak karena seekor burung Bayan yang datang tiap hari kepada Putroe Gumbak Meuh . namun akhirnya diizinkan juga. Pulangnya seratus putera/puteri Raja itu membuat negeri Gulitan Sagoop bertambah makmur dan maju. akhirnya sampailah mereka kenegeri Gulitan Sagoop. pada waktu pandang pertama jatuh ketika para pelajar dayah tersebut dijamu makan dalam istana. sedang ibunya bernama Lila Geunta. Demikianlah. Pada suatu hari mereka minta izin pada kedua Gogasi untuk kembali sebentar kenegerinya. Keseratus mereka mengira bahwa mereka betul-betul anak Gogasi. tetapi tidak seorangpun yang disetujui oleh puteri jelita itu.demikian nama puteri yang bungsumenceritakan bahwa Gogasi itu bukanlah orang tuanya. Cerita ini disuruh sampai oleh burung Bayan kepada sembilapuluh sembilan saudaranya. Raja hendak mempersuamikan Putroe Gumbak Meuh. sebab kedua Gogasi itu belum punya anak lagi. Pemuda berasal dari negeri Seumanta Indra. dan dengan suatu cara yang ajaib terus diketahui oleh ayahnya dan para Menteri. dan setelah bebas hidup rukunlah dengan kedua madunya.mereka. putera dari rajanya yang bernama Raja L i l a . Akhirnya tuan puteri jatuh cinta kepada seorang pemuda yang sedang belajar pada satu dayah Teungku Chik yang bergelar Syiah Ulama. berbagai kitab agama dan ilmu-ilmu lainnya. Kecuali cerita asal usulnya. Diceritakanlah segala asal usulnya dari awal sampai diambil Gogasi.

dan hidup senang disana. Lila Bangguna minta izin sebentar pulang kekayangan. dan setelah lahir diberinya nama Meurak Diwangga. kenegeri Gulitan Sagoop. Setelah mendapat izin. Putroe Gumbak Meuh pun hamil. sampai-sampai kenegeri Cina. dan berakhirlah cerita yang indah itu. Perkawinan itu digagalkan oleh saudara-saudara Putroe Gumbak Meuh yang dengan cara rahasia telah terbang ke Seumanta Indra. sehingga raja Cina mati terbunuh dan tentaranya mengalami kekalahan dahsyat. Tetapi akhirnya. untuk melihat kakaknya. maka tidak berapa lama kemudian. Percintaan mereka disetujui oleh raja Chamsoolkasara. ayah bundanya meninggal dunia. Lila Bangguna didunia menetap di negeri Gulitan Sagoop dan belajar pada Dayah Teungku Syiah Ulama. bangsanya sendiri. Dinegeri Seumanta Indra. Setelah keduanya remaja. Setelah beberapa waktu kawin. terbanglah dia kenegeri Seumanta Indra. mulanya hidup mereka rukun damai bersama dengan kakak L i l a Bangguna puteri Sithoon Geulima. seperti yang diceritakan diatas. keadaan berobah. Kecantikan Putroe Gumbak Meuh telah masyhur keseluruh dunia. 432 . L i l a Bangguna minta izin kepada kakaknya Sithoon Geulima akan pergi kedunia untuk belajar. negeri Seumanta Indra. yang dengan keberatan akhirnya diberi izin juga dan Sithoon Geulima memerintah negeri Seumanta Indra. tetapi dapat direbut kembali. Kepada pemuda L i l a Banggunalah jatuh hati puteri Gumbak Meuh. puteri Sithoon Geulima benei kepada Putroe Gumbak dan diusahakanlah untuk mengawinkan adiknya dengan puteri kayangan. Setelah selamat dari bencana cina yang terakhir i n i . Terjadilah peperangan yang dahsyat antara tentara Cina dengan tentara Gulitan Sagoop yang banyak makan korban. Satu kali pernah sampai direbut Putroe Gumbak Meuh oleh Raja Cina dan dibawa kenegerinya dalam peti Kaca. bersiap untuk merebut Putroe Gumbak Meuh. yang disusul oleh isterinya yang punya cincin hikmat. dan diresmilah perkawinan mereka dalam satu upacara yang sangat hebat. Raja Cina yang rakus wanita cantik. Kemudian Lila bersama Putroe Gumbak Meuh kembali kedunia. ayahnya Putroe Gumbak Meuh. yang tidak berapa jauh dari istana Chamsulkasara.Geulima dan yang bungsu putera bernama Lila Bangguna.

Bahwa hikayat ini berjiwa agama sudahlah pasti. Beureukat hijeer ngonAsuwad. Ngon beureukat Ka'batullah. Ditanyoe tan ubee padee. yang telah saya ikhtisarkan itu. disamping adanya tokoh-tokoh jahat dan berakhlak jahat. Abaubakari. karena tema dari hikayat lukisan daripada seorang raja yang adil dan tokoh-tokoh lain yang berakhirlah baik. 433 . sudah meyakinkan bahwa tema dari hikayat ini adalah perjuangan antara A l Haq dengan Bathil: Wabihi nasta'inu billahi 'ala. Beureukat tabir hitam mirah. Nyan keuh teumpat jak eek haji. Silaweuet saleuem keu Muhammad. Lheueh pujoe Allah A h a d . Bandum pujoe mileek Tuhan. Ngon Bismillah loon puphoon surat.Segala neristiwa-peristiwa dalam hikayat ini. Semangat Agama. Lheueh nibak nyan Alhamdullillah. Usman. Loon pujoe Allah Tuhan yang Ghani. Penghule ummat dum barangri. Serta A l i sahabat janjoongan. dimana dalam perjuangan antara baik dengan jahat akhirnya dimenangkan yang baik. Beureukat Ka'bah kubu Nabi. Naggroe Makkah tanooh suci. Umar. yaitu kebenaran Islam. Keu Muhammad silaweuet Nabi. Mukaddimahnya yang sudah merupakan sebuah mukaddimah dari satu kitab tasauwuf. menjalankan hukuman-hukuman Agama Islam. oleh pengarang telah dilukiskan dengan sangat indahnya dan hidup padu dalam ben tuk puisi yang mengagumkan. Ngon beureukat kalam rabbi. Nama Allah kalam yang suci.

Sesudah memuji Allah Ahad.Beureukat eentu Nabi Adam. Serta Ka'bah dan makam Nabi.^ iÈ-Ausw^ó oogW . Panghulu ummat dialam ini.iouz rioonBl rfe^jleM soiggBH Berkat tabir hitam merah. Salawat salam kepada Muhammad. Dengan Ka'bah tumpuan uirunat. D i negeri Mekkah tanah^sucj. Kepada A l i doa selamat. Y a Allah Wahidulqahar. Memuji Allah Mahakaya. Segala puji miliknya Allah. Diiringi tahniah kepada Nabi. Terjemahannya: Kepada Allah kumohon bantuan. Usman dan Ababakari. Y a Ghafur Tuhanku Rabbi. Beureukat keuramat dum eeliya. Dengan nama-Nya dimulai suratan. Berkat batu hijir A ^ d ^ . Umar. Loon qishah raja ngon puteri.4. j ^ ^ a . f - .. Neubri beutrang hatee hamba. ^ Tempat ummat tvmaikan haji.i(srl >o jlfit Jeqmual Ausi nis^H t3 u d i ri£tf s)j m l u s S 43. Kita hamba tak punya apa. L o m ngon bapa duwa ngon oommi. Berkat restu kalam Ilahi. Kalam Allah kata yang suci. Setelah mengucap Alhamdulillah. Banduwa ngon Tuwan Siti.

Tiap hari. Kesimpulan yang telah saya ambil diatas ini menjadi lebih nyata setelah membaca sifat-taqwa tokoh utama Putroe Gumbak Meuh : Ban nyang ciceem aruwah. puteri ibadat. Penguasa Tunggal. Teulhee uroe saboh ruti. Serta afwah ibu dan bapa. Terjemahannya: Seperti pesan burung bayan. Membaca Quran. Neuthee Allah ngon Muhammad. O ya Tuhan Ilahi Rabbi. Bersama ummi Siti Hawa. Berkat keramat Aulia kiram.Berkat Datu Nabi Adam. Dawoo laloe pujoe Tuhan. Berikan hatiku tawajuh kekal. Laeen samad bandum simpan. sepanjang bulan. Terbenam dalam memuji Tuhan. Puteri jauhari latih badan. Tiga hari sepotong roti. Puji Allah. Sunttok buleuen geunap uroe. H'ana ingat sikalijan. Pujoe Allah Muhammadan. Teutap putroe lam 'ibadat. Bu neupajooh h'ana torn troe. 435 . Cut putroe ti aja badan. Makan nasi kenyang tiada. Menyurati kissah raja dan puteri. Ya Allah. Tuwan putroe beuet Qeuruan. salawat Muhammad.

436 . Aqay liseek dengan cangklak. Lalai tiada sekejap mata. eleumee falak. Kesimpulan saya itu lebih menjadi kuat lagi setelah mengetahui pendidikan yang diterima oleh tokoh utama seorang lagi. Mengenang Allah dan Muhammad. Neumeuhidja malam uroe. Nyankeuh raja nyang mubudhoe. Dum peue bijak po samlakoe. Neubeuet matan Jaroomiyah. Eleumee mintra. Lila Bangguna: Teulheueh nyan neubeuet Queruan raja. Thatbakeuti raja nanggroe. Hatee Chusyhueq ngon saleh that. Teuma neubeuet lee ngon Sirath. Eleumee Ladoni pih ka sampoe. eleumee heekeumat. Eleumee haqiqat ngon maqrifat. Jeup-jeup teumpat neupham jinoe. Eleumee hukoom pih ka raghoe. Yang lain lupa segala. Seumah hadlarat malam uroe. Areeh sangat poo samlakoe. Peurintah haq po geutanyoe. Eleumee nudjum.Puteri tetap dalam ibadat. Mutammimah pih ka sampoe. Eleumee sulook pih ka muphoom. Eleumee tasawoof pih that ahli. Neubeuet Mantheq deungon Ma'ani. Ngon Alfiyah hafay jinoe. Lila bangguna jeud lee sigra.

saleh takwa. Sembah Hadlarat tiada khali. Mutammimah kemudian tambah pula. ilmu hikmat. Siang malam mengulang kaji. Setelah memperhatikan peristiwa-peristiwa dan hal-hal yang diketengahkan dalam hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Khamsoolkasara adalah Iskandarmuda. ilmu alat. Jalankan haq kebenaran Ilahi. Alafiyah lagi hafal segala. Lila Bangguna cepat hafalan. dan meneliti sifat-sifat dan watak tokoh utama yang bermain dalam kissah ini. Lila Bangguna paham mengerti. Ilmu hukum mendalam pula. Ilmu tasawuf segala ahli. Arif sangat muda jauhari. maka saya berkecendrungan bahwa yang dimaksud oleh pengarang dengan : 437 . Hati tunduk. Ilmu Laduni lengkap semua. Ilmu Suluk sudah mafhum. Akal cerdik. ilmu nujum. Tekun bakti raja muda. Ilmu falak. Raja budiman berakal budi. Matan Jarumiyah sudahlah tammat. Kemudian belajar kitab Sirath. Belajar manthiq dengan ma'ani. bijak bicara. Ilmu hakikat dengan ma'rifat. Segala rukun paham merata.Terjemahannya: Setelah itu belajar Quran.

b. Keude le that h'ana tara. yaitu Sulthan Iskandarmuda Dermawangsa. yaitu Sulthan Iskandar Sani bin Sulthan Ahmad Perak. yaitu Kerajaan Aceh Darussalam. Barat timu ureueng peureugi. umpamanya : a. banyak sekali perserupaannya dengan hal keadaan Aceh dizaman pemerintahan Sulthan Iskandarmuda. Puteri Sjah Keubandi. Tangan murah Raja nanggri. Kapay kleeng ngon kapay Arab. Putroe Gumbak Meuh. Tentang lukisan Kemakmuran : Ngon hareuta that bahroollah. Peukan rame that meusjeuhu. Negeri Gulitan Sagoop. karena hal keadaan yang dilukiskan dalam hikayat ini. Tabloe sigupang ladoom dijibri. Me meuneukat tiep-tiep hari. Manyang lamboong h'ana sakri. Jime ija hitam puteeh. Seumanta Indra. c. Gedoong ija dummeuriti. yaitu Kerajaan Perak Malaya. Rukoon aweueh hailya bawang. Tujooh bandja geupeget geudoong.a. Peukam rame that meujeuhu. f. suami Safiatuddin. Raja Chamsoolkasara. Kecendrungan saya ini. Kapay Inggreeh dum keumari. yaitu Puteri Pahang. Lila Bangguna. 438 . yaitu Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin. d. Nanggroe maqmu h'ana sakri. e.

Jipeugah bak wazi meuntroe. suami Safiatuddin. Nyankeuh raja peutimang nanggroe. Kota mashur ramai niaga. Raja adil berhati murah. Negeri makmur segala jadi. Toko banyak tara tiada. Bertingkat melambung tinggi. Ketumbar jahe bawang segala. b. Timur dan barat datang ziarah. kapal Arab. Kapal Inggeris berlabuh segala. Meunan teungku bak loon kira. Tujuh baris berjejar rata. Apa kata hikayat: Aduen putroe beukatalah. Beli sigupang hadiah lagi. Hal ini ada persamaan dengan pengangkatan Iskandar Sani. Hayad uloon hee syeedara. 01-439 . Pasar ramai mashur nama. Bawa dagangan sesuntuk masa. Bek Chalifah neubooh kamoe. setelah wafat Iskandar Muda. Gedung berderet penuh berisi. Kapal Keling. Tentang penolakan abang Putroe Gumbak Meuh untuk diangkat menjadi raja waktu ayahnya meninggal. "Neudeungo teungku meutuwuh. Bawa kain hitam putih. sedangkan mereka cukup menjadi panglima saja. malahan mereka menganjurkan agar Lila Bangguna suami adiknya diangkat menjadi Sulthan. Raja muda paruy kamoe.Terjemahannya : Negara kaya laut umpama.

" Abang puteri demikian peri. negara dan agama : "Jak kutimang bungong mancang." Daleem putroe meunan jikheun. Serahkan dia pimpinan negara. Terjemahannya: Abang puteri demikian berkata. Beudjeued aneuq keu uleebalang. Jangan kami menjadi raja. Sampaikan pada Perdana Menteri: "Dengarkan kami Teungku Perdana.Neujook gampoong deungon mideun. 440 . baiklah saya turunkan serangkaian pantun Putroe Gumbak Meuh mendendangkan puteranya Meurak Diwangga. Serahkan kampung kerajaan ini. Patah Cabang angin raya. Reumbang buleuen keunong uroe. Jak kutimang bungong meulu. Sebagai penutup pandangan mengenai Hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Bek keeng-keueng nanggroe njang raja. Hee teungku Meurak Diwangga. Nyang cheurajeun judoo putroe. pantun-pantun mana mencerminkan betapa besar cita-cita Putroe Gumbak Meuh (Ratu Safiatuddin) agar putera bangsanya menjadi pahlawanpahlawan yang berguna bagi bangsa. Raja M u d a ipar kami. Kepada Lila suami adinda. Daulatkan wahai para Menteri. Demikian pakat kami semua. Dirembang bulan baik ketika. Meutabu seulanga dara. Beurayek sinjak geunantoe du.

Meukeupoong bungong keupula. Njoe amanat aneuq bak loon. Beuna 'umu gata intan. Bunga tanjung harum baunya.Jak kutimang bungong muroong. Mari kubuai bunga murung. Lekaslah besar anakku tuan. Inilah amanat ibumu kandung. Anakku menjadi Hulubalang. Tasiboe aneuq lee gata " Terjemahannya: "Mari kubuai bunga embacang. Jeub-jeUb gampoong peukong agama. Beujeued rakan dum na banta. Wahai mahkota Meurak Diwangga. Bertabur dilaman selanga dara. Bee meudr'am-dr'am teungoh sindja. Ditiap kampung tegakkan agama. Mari kubuai melur kenangan. Cabangmu patah angin raya. Semerbak baumu dikala senja. Jak kutimang bungong rihan. Jadikan kawan segala banta. 441 . Wazi raqyat gadli meutroe. Pegang gayam pimpinan negara. Panjanglah usia puteraku intan. Jak kutimang bungong pandjoe. Mari kubuai bunga rihan. Muda oroe tjabeueng meutangga.

Rahmanirrahim sifeuet meulija. Uloon puphoon ngon Bismillah. H'ana sisat buet Rabbana. Asoe laoot ngon asoe darat. Dipagi hari bertangga awan. Nyang peujeud agam seureuta ngon dara. jadi siapa pengarangnya tidak jelas.Mari kubuai bunga kapas. Dari isi kandungan hikayat ini. terjadi dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. Langet ngon bumoe ngon asoe alam. Beureukat isim njang meulija. 442 . kita dapat menarik kesimpulan bahwa pengarangnya adalah berpendidikan agama yang baik. Dum mileek Tuhan sit laeen h'ana. Perhatikan sebahagian mukaddimahnya: Bismillahir Rahmanir Rahim. Alhamdulillah Pujoe keu Tuhan. Ngon nama Allah zat yang qadim. Wazir Menteri Qadli bangsawan HIKAYAT BANTA BEURANSAH " Pengarang dari Hikayat Banta Beuransah ini tidak tercatat pada naskah yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. Romans berangkai yang dijalin dalam hikayat ini. terutama dari mukaddimahnya. hormati anakku dengan ikhlas. Nyang peujeud uroe seureuta malam. politik dan sejarah. mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidang agama. Dum peue leungkap neukaroonya. Qulluhu Allah kufuwan Ahad. Asoealam peuneujeued dum na. Ngon nama Allah Po nyang Asa. dan memperhatikan cara mengarangnya kita berkesimpulan bahwa pengarangnya juga hidup dalam zaman kebesaran Kerajaan Aceh Darussalam.

Lengkap sempurna ciptaan Rabbana. angin membubung. Berkat afwah nama mulia. Dengan Bismillah Zat Qadim. Penghuni darat tambah samudera. Berbagai batu diatas gunung. Dum peue leungkap asoe doonya. Rumput merumpun dibumi rata. Kurnia-Nya limpah lengkap segala. Neupeudjeued eensan ngon lat batat. Apuy angen neupeuhadlee. Nama Allah yang Mahaesa. Neupeudjeued tuleueng deungon urat. Alhamdulillah pujikan Rahim. Lengkap kurnia Mahakuasa. Naleueng awee dalam doonya. Katakan: Allah Mahaesa. 443 . Dun peue hashee neukaroonya. Pengasih Penyayang sifat mulia. Milik Tuhan Mahakuasa. Langit bumi isi alam. Neubooh ingat dalam dada. Api menyala.Djeuneh batee didalam glee. Manusia segala muda dan dara. Pencipta siang dengan malam. Kumulai surat dengan Bismillah. Terjemahannya: Dengan nama Allah yang Rahim-Rahmah. Pencipta alam semesta dunia.

Mukaddimahnya dimulai dengan Bismillah.Tuhan ciptakan makhluk insani. 4. antaranya dinyatakan sejak kecil sudah hafal Quran. selalu digambarkan sebagai manusia yang thaat kepada Tuhan. berahlak tinggi. ilmu hikmat. berhati budiman. # 2. Jalannya hikayat selalu dibumbui dengan khayal masuk akal dan khayal tak masuk akal. yang antaranya yaitu : 1. selanjutnya dilengkapkan dengan sifat-sifat Allah dan tugas-tugas Nabi Muhammad. Lengkap isi alam semesta. 3. 5. tetapi tidak mungkin dicemarkan kehormatannya. Percintaan yang terjadi selalu dalam kalangan anak-anak raja. 444 . selalu dirindukan oleh Raja Cina. Lengkap akal ingatan segala. Diberinya tulang dan urat nadi. sehingga karenanya pecahlah perang antara Aceh dengan Cina untuk merebut puteri. berpendidikan sempurna. dan sekurang-kurangnya dalam lingkungan anak-anak menteri atau panglima. Puteri cantik yang menjadi tokoh utama dalam hikayat. mempunyai beberapa ciri khas. kemudian mempelajari berbagai kitab Agama. ilmu firasat. Tokoh-tokoh utama yang bermain dalam hikayat. dengan nama A l l a h . Pada babak pertama puteri dapat dirampas dan dibawa kenegeri Cina. kemudian diiringi dengan pujian kepada Allah dan salawat kepada Rasul. Hikayat-hikayat Aceh yang diciptakan dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. karena puteri sangat thaat dan bersembunyi dalam peti kaca. Ciri khas hikayat Aceh. Akhirnya direbut kembali setelah mengalahkan tentara Cina. berwatak pahlawan. ilmu mantra dan ilmu memerintah. H a l ini mungkin karena sejak lama dahulu hubungan Cina dengan Aceh telah ada.

Sampai ditengah rimba mereka menjumpai simpang berjalan tiga jurusan. sementara jalan satu lagi sulit dilalui dan penuh marabahaya. bahkan banyak kesenangan dunia disepanjangnya. Puteri memelihara seekor burung bernama Malaoondiri yang indah bukan buatan. sedangkan Banta Beuransah memilih jalan sulit. dilihatnya dalam mimpinya itu Raja Maleek Syamsarah yang memerintah dinegeri Gulitan Eebeuram. D i Beuransah saboh kuta.Inti Hikayat Ini. Tema pokok dari Hikayat Banta Beuransa. yaitu perjuangan antara kebenaran dengan kejahatan. dikawinkan dengan dua puteri cantik yang dibawa oleh Banta Beuransah dari negeri Indra. Raja Syamsyah bermimpi. sedang dari isterinya yang dikawininya kemudian yang bernama Puteri Sjaribanun mendapat pula seorang putera yang diberi nama Banta Beuransah. akhirnya untuk memenuhi hasrat ayahnya. Adoe ngon a maseeng meuligoe. Banta Beuransah mendapat puteri Ruhoon Afeulah dan atas persetujuan ayahnya dikawininya. sedang kedua abangnya yang kemudian sadar dan insaf. namanya masing-masing Banta Beursiyah dan Banta Qeureuthah. yang akhirnya tercapai tujuan. Peristiwa ini dilukiskan oleh pengarang sebagai berikut: Maseeng-maseeng geubri jeumba. ketiga puteranya itu sama berangkat mencari mimpi ayahnya. Dari tulisan rahasia atas batu yang dapat dibaca Banta Beuransah ternyata bahwa dua jalan mudah dilalui tetapi tak sampai ketujuan. Di raja saboh meuligoe. M i m p i ini sangat menyusahkan raja. hampir saja gila. Raja Syamsyah yang memerintah negeri Arminyah mempunyai dua orang putera dari isterinya yang pertama yang telah meninggal. antara haq dengan bathil. Raja mempunyai seorang puteri bernama Ruhoon Afeulah yang sangat cantik rupanya. 445 . keputusannya: Banta Beursijah dan Banta Quereuthah masing-masing memilih satu jalan yang mudah. tetapi akhirnya sampai ketujuan. Mereka bertiga berunding. Akhirnya kebenaran yang ditempuh Banta Beuransah menang dan jalan salah dari kedua abangnya mengalami kegagalan dan kehancuran.

Dapat dara. Sabab raja neumeulumpoe. Terjemahannya: Masing-masing dapat bahagian. terutama rangkum dari mukaddimah sudah memberi pertanda kepada demikian : Alhamdulillah pujoe keu Tuhan. Meuteumee bahgiya geunap uroe. Sabab meutuwah aneuqneuh lhee droe. Seorang raja seorang puteri. Demikian nasib masing mereka. Sidroe raja saboh putroe. yaitu pertentangan antara kebenaran dengan kejahatan. Raja kakanda begitu pula. Dapat bahagia sepanjang zaman HIKAYAT NUN PARISI Pengarang hikayat ini juga tidak tercatat dalam naskah yang ada dalam koleksi buku-buku saya. Banta Beuransah juga demikian. Njang peudjeued eensan utooh beukata. Karena bahagia putera bertiga.Meunankeuh dum maseeng jeumba. AJJah tuloong meubahgiya. Hasil pasti raja bermimpi. Meuteumee putroe ngon hareuta. Adik abang mendapat istana. dapat harta. Tema dari Hikayat Nun Parisi ini. Meuri dengon nyan salah ngon beuna: 446 . Maseeng keudroe mita jeumba. Kurnia Allah limpahkan bahagia. Neupeujeued hatee teumpat pikeeran. seperti yang dapat diperhatikan dalam seluruh isi kandungan. Masing raja minta bahagian.

'ain Sibayan (tunangan Nun Parisi) dan tokoh pembantu yaitu Lizam dan Ariyan (anak-anak Perdana Menteri dan Nakhoda) dan Said Buriyan (anak Hulubalang). Kejadian-kejadian dalam hikayat ini terjadi dalam Kerajaan Syamtalira (Pase). Nanggroe pih aman reuzeuqi mudah. dan pada waktu itu yang menjadi raja yaitu Sulthan Sarah yang dilukiskannya sebagai sangat adil dan takwa. Terjemahan : Tabiatnya baik banyak gunanya. anak Perdana Menteri dan anak Nakhoda adalah lambang dari kebenaran. Nun Parisi. Ciptakan hati pusat pikiran. Sulthan Sarah yang pimpinnegara. yaitu Nun Parisi (putera raja). Nama nanggroe nyan didalam qishah. Menetapkan jalan salah dan benar.Terjemahannya: Alhamdulillah memuji Tuhan. Bumoe dum basah udeep peunula. Adil pemurarfitatówadagiB'ïJl ens'rf fismsm BIBUÓ 302§ninuad grifilB gnooluiuaO 447 . Misse paidah bintang Syamsia. Tokoh utama yang bermain dalam hikayat ini. Bumi subur tanaman menjadi. Nyang ka geukheuen sah Syamtalira. Tentang dimana hikayat terjadi dan siapa rajanya ditempat itu. demikian pula 'Ain Sibayan yang dipertarungkan antara kebenaran dengan kejahatan. dimana akhirnya kebenaran yang menang. sementara Sa'id Buriyan adalah lambang dari kejahatan. Adee murah lagitaqwa. Pencipta insan cakap bicara. dilukiskan pengarang sebagai berikut: Tabi'at pih gedj raja paidah. nyang mat cheuradjeuen Suloothan Sarah.

Laksana guna bintang surya. Waleepoon namiet hamba teuboohsan. Beuthat suloothan nyang sukee raja. Nyang ka patoot brat haana jeued ringan. Benar dan salah terpisah pasti. Terjemahannya: A r t i adil sama timbangan. Ataupun sulthan turunan raja. Sekalipun hamba budak belian. 448 . Yang berat takkan ringan. Beuna salahan h'an jeued meutuka. Dalam perkara pegang neraca. H u k u m Quran dan Hadis Nabi. Leumah tapandang nibak ri rupa. Tentang sifat pemurah digambarkannya : Hareutoe murah sifeued peunyayang. Sulthan Sarah digambarkannya sebagai seorang yang adil. Sjamtalira tersebut nyata. Tentang sifat adil dilukiskannya : Hareutoe adee sabee timbangan. pemurah dan takwa. Hukoom Qeuruan Hadih Saydina. Nibak hukooman peugang neuraca. Tambah qias. Geutuloong alang beurangsoe teuka. bulat pakatan. Ngon qieh eejeumaq teungoh pakatan. pemurah dan takwa. kita melihat disitulah inti hakikat tema dari Hikayat N u n Parisi. Dari tafsir arti adil. Suara mameh h'ana krang ceukang.Nama negeri didalam kissah. Negeri aman rezki murah.

Terjemahannya: Arti murah sifat penyayang. Kini kembali arti takwa. H'ana torn jiriwang na sroot suwara. Peu-ee nyang suwang meung sidroe h'ana. Meunankeuh bangon sifeut penyayang. Tiada pinta makbul tiada. Laeen nibak njan jalan peumuga. Jibeudoh Cahya bandrang seumeulhooh. Hukoom dan adat qanun ngon reusam. Hatee teuwadjooh keu Tuhan Asa.Walee bangsa Kleeng ureueng meudagang. Peungeuh udjiooh tangloong peulita. Dum sikalijan tuha ngon muda. 449 . Demikian indahnya sifat penyayang. Sekalipun Keling orang dagang. Nampak terang wajah muka. Lagi neujue buet meugoe meuladang. Nibak buet teungah neuboh udjiooh. Njaqni neupeubuet pakri njang surooh. Santoon dan supan meudjeulih bahsa. Anggeeta tudjooh leumah keu tanda. Tangan terbuka untuk peminta. Suara lembut mengalun senang. Hareuem dan meukrooh h'antom meuhawa. Maqna taquwa 'ibadat sunggooh. Teuma meuriwang maqna taquwa. Bandum na r'aqjat h'an neubri malang. Keuaneuq r'aqjat neubri adjaran.

Terjemahannya: Arti takwa rajin ibadat. Nyakni berbuat menurut suruh. Dimana tempat terjadi hikayat ini dan siapa raja dit empat tersebut. Melarat sengsara tiada siapa. Menyinar jauh tanglung pelita. Haram dan makruh suka tiada. Rakyat tak boleh derita malang. Anggota tujuh jadi pertanda. HIKAYAT RAJA JEUMPA Nama pengarang asli tidak tersebut dalam naskah yang ada pada saya. Sopan dan santun budi bahasa. Kolenel Husin Yusuf) dan telah diterbitkan dalam huruf Laten oleh badan penerbit P. Neumat keumudoe dinanggroe Jeumpa. Hukum dan adat. Uloon hareutoenyoe sidroe raja. dilukiskan pengarang dalam dua rangkum pada awal hikayat : Soobhan Allah qisah loon kheuen proe. kanun dan resam. Kepada rakyat perintah ajaran. Lagi perintah bersawah berladang. Hati tawajuh ingatan Yang Esa. Benderang cahaya laksana kilat. Raja Abdullah meugah h'ana soe. Laki perempuan tua dan muda. Hikayat ini telah disusun kembali menurut gaya sekarang oleh Abu Za'im (Sdr. Tambah pula berkebun segala. Sakti. Perbuatan mungkar dibuang jauh. 450 .T.

Aneuk yatim dum geutampoong sigra. Cantik rupawan puteri jelita. Terjemahannya: Subhanallah kumulai kissah. Laksana caya mentari pagi. Namanya mashur Raja Abdullah. seorang puteri bernama Siti Geulima dan seorang lagi putera bernama Raja Jeumpa. Hanjeued kuta teuboh sigala janda. Keu inong balee bandum neukira. Teman hidup raja jauhari. Nyankeu judoo droe di poteuraja. Bandum geupuwoe dalam astana. Hana lam kuta meueen ngon agam.Ratna Keumala nama Cut putroe. Geujook teumpat beuet geupeusikula. Laksana uroe teungoh keuluwa. Neubri ngon ija neujue seumbayang. 451 . Rupa that ceudah indah h'an bagoe. Meungnyankeu raja nyong Islam. Gasien kaja dum na pih saban. Kemudian Raja Abdulla mangkat dan diganti oleh puteranya Raja Jeumpa yang dilukiskan pengarang sebagai raja yang adil bijaksana: Hukoom pih adee diglee ngon banda. Kabar berita seorang raja. Pegang neraca negara Jeumpa. Geubri beulanja deungon pakaiyan. Raja Abdullah dikaruniai dua orang anak. 'h'anlee teulanta teueeh bak jalan. Permaisuri bernama Ratna Keumala.

Disantun sempurna dalam asrama.Inong nyang muda hanjeued keu buja. Yatim piatu tersia tiada. Waktu puteri dibawa kembali dari negeri Cina. Tiada wanita tunasila. Miskin dan kaya sama merata. dilukiskan pengarang bagaimana sambutan yang mengharukan dihalaman istana: 452 . Hadian kain suruh sembahyang. Tiada orang terlantar dijalan. Keji mungkar segala dilarang. H'ana jak runda 'oh watee malam. Demikian sifatnya Raja Islam. Terjemahannya: Hukum adil dikota dan rimba. Tiada dikota mabuk kepayang. Bandum neutileek sideek neujaga. Janda segala mendapat santunan. Negeri Indra dan akhirnya hikayat diramaikan dengan perang berkecamuk antara Raja Cina hendak merebut puteri. Dalam hikayat Raja Jeumpa ini terjadi percintaan berangkai antara Raja Jeumpa dan Siti Geulima sebagai tokoh-tokoh utama hikayat dengan anak-anak raja dinegeri Darul Aman. Tak boleh janda keluyuran. Segala diatur ketat dijaga. Meungnyo buet mungka get that neularang. Disuruh mengaji sekolah segala. yang berakhir dengan kekalahan Raja Cina. Ditampung semua dalam wisma. Malam mereka tiada dijalan.

Kusarap hanlee meuteumeung pandang. Sembah sujut pocut rupawan. Rotdeeh rotnoe meumoe-meumoe kijam. Terjemahannya: Sampailah sudah puteri andalan. Masih hayat kurnia Tuhan. Jak seumah tuwan po bungoong rihat. Dengan suloothan nyang raja deelat. Geupreh disinan lee ajah meuhat. Peudeuek bak tilang deungon nooreumat. Peueek urumooh laju rinjang. Bersama sulthan kakanda raja. E aneueq badan meutuwah that-that. Geuba udalam laju lee leugat. Sembah ayahda dendam merindu. Sujut raja diiringi puteri. Di leuen meuligoe Cut putroe intan. buah hati telah kembali. Sama menangis tersedu-sedan: Bahagialah tuan anakku puteri. 453 . Peurap samlakoe Cut putroe sadjan. Diarak dara masuk kota. Gata djitawan lee Cina kaplat. Seumah ngon sujud lagee atoran. Dihalaman istana ayah menanti. Katroh tariwang kenoe lom meuhat. Mantong reuzeuki geubri lee Tuhan.Hingga ka sampoe cut putroe keunan. Disana puteri disambut haru.

Masuk istana bahagia selamat. HIKA YAT-HIKA Y A T Z A M A N B A R U Sebahagian dari Hikayat-hikayat Aceh karya pudjangga lama yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. Pengarangnya : Teungku Yahya Badin. kalau saya daftarkan buku-buku hikayat Aceh ciptaan para pujangga dalam zaman baru. 4. Mari puteriku sibuah hati. bernama Jaridj. Anakda ditawan Cina keparat. RIWAYAT P R A N G P A N D R A H Hikayat ini mengisahkan yang terjadi antara ulama-ulama/rak454 . H I K A Y A T JARIJ Hikayat ini menceritakan seorang yang salih dan takwa. yaitu: 1. dihikayatkan dari buku prosa lama oleh ANZIB dan Muhammad Abdulmuthalib. 3. Saya rasa juga akan besar manfaatnya. 2.Sangka ayah tiada kembali. telah saya bicarakan sekedar untuk pengetahuan para pembaca peminat sastera dan pencita sejarah. yang karena thaat kepada Tuhan maka mendapat kehidupan bahagia. Adapun buku-buku hikayat tersebut yang ada dalam koleksi saya. yaitu Rencong. Pengarangnya: Abdul Muthalib. QISHAH P R A N G CUMBOOK Hikayat ini meriwayatkan peristiwa-peristiwa dalam revolusi sosial di Aceh sekitar tahun 1945-1946. yaitu setelah Indonesia Merdeka. QISHAH A S H A Y USHUY REUNCONG Hikayat ini meriwayatkan asal-usul senjata keramat Aceh.

Raja Mahmud Suddin. Pengarangnya : M . Idris AS. Pengarannya: T. P E U D O M A N UDEEP Ini bukan hikayat. Pengarangnya: T. Pengarangnya: Daud. 9.yat Pandrah (Kecamatan Samalanga) dengan tentera pendudukan Jepang. dimana akhirnya hidupnya susah. 6. QISHAH IE MBOON COT UROE Hikayat ini menceritakan sebuah roman yang bertemakan anak yang tidak hiraukan nasihat orang tua. 7. Raja Mahmud Suddin. H I K A Y A T R A J A ISTAMBOOY Sebuah roman yang dihikayatkan seakan-akan terjadi di Istambui dan sekitar negeri-negeri Arab. yang disusun dalam bentuk Hikayat Aceh. 8. roman fiktif yang banyak khayal takmasuk akal. KHEUDAKILAHI Hikayat ini mengisahkan sebuah roman modern yang terjadi di aceh dalam zaman penjajahan. Pengarangnya: Muhammad Abdulmuthalib. HIKAYAT ABU SJAMMAH Hikayat ini meriwayatkan peperangan antara kaum muslimin dizaman Rasul dengan orang-orang musyrikin. 455 . 5. tetapi satu buku Puisi yang mengandung nasihat untuk pedoman hidup dalam masalah perkawinan. Pengarangnya: Syekh Rih.

INDRA B U D I M A N Hikayat ini mengisahkan sebuah roman dimasa yang lalu. tetapi masih dengan gaya lama. H I K A Y A T Q A M A R U Z Z A M A N Hikayat menceritakan sebuah roman berangkai yang terjadi dalam sebuah negara khayalan. H I K A Y A T B U D I M A N ASYEEK. Dikarang dalam zaman baru ini. yang bernama K H A L I D A N dengan rajanya yang bernama Syah Zaman. 13. terjadi dalam lungkungan raja-raja dalam negeri khayalan.10. Pengarangnya : Muhammad Yusuf Ismail. dan dari susah menjadi senang. H I K A Y A T L I L A J A U H A R I Hikayat ini mengissahkan sebuah roman yang mengasikkan puteri Lila Djuhari dengan Indra Bangsawan. NASIP Hikayat ini menceritakan dua orang pemuda anak orang kaya yang dibanting nasib dari senang menjadi susah. A l i El Zakaly. 14. tokoh utama dalam hikayat ini. 11. 12. Pengarangnya : Teungku Ti Hawa. 15. yang punya putera Budiman Asyeek. Pengarangnya : Tibranu. Pengarangnya: Tibranu. Menceritakan percintaan anak-anak raja dalam negera khayalan yang bernama Riyan Abujat dengan rajanya yang bernama Jamalul Asyeek. Pengarangnya : M . H I K A Y A T TAJOOL M U L O O K B A N G K A W A L I Hikayat inipun mengandung kissah tentang percintaan dalam 456 .

A . NASIB ACEH Hikayat ini mengisahkan nasib Aceh dan rakyatnya. PANTOON ANEUEKMIET Berbeda dengan pantun muda-mudi yang romantis. yang pada mulanya bernama "Modal Revolusi" sejak awal kemerdekaan. nasehat dan sebagainya. dan pembangunan kembali. ciptaan pujanggapujangga lama. 17. Antara putera dan puteri raja inilah dijalin sebuah percintaan yang mengasikkan. 457 . sejak zaman yang telah lama lalu. maka dalam kumpulan ini Abdullah arif berusaha mengemukakan bacaan untuk anak-anak dengan mengetengahkan pantun-pantun jenaka. dan demikianlah seterusnya hal-hal lain. Dengan bahasa puisi-Aceh yang indah sekali. Pengarangnya: Tibranu.dua buah negara khayalan. pantun-pantun percintaan antara muda dan mudi yang sangat mengasyikan. yang sekali lagi berhasil menggambarkan dengan bahasa-puisi yang indah betapa hebatnya semangat Aceh sejak dulu. 19. kemudian mengalami kehancuran setelah pemberontakan. 18. SEUMANGAT ACEH Pengarangnya juga Abdullah Arif. 16. pengarangnya Abdullah Arif M . berhasil melukiskan nasib Aceh yang silih berganti suka dan duka. sedang raja Antara punya seorang puteri bernama Bangkawali. yaitu negeri Syarakatan dan negeri Antara. PANTOON MUD A-MUD A Abdullah Arif sekali ini berhasil pula mengumpul kembali pantun-pantun Aceh yang sangat romantis. Raja Syarakatan punya seorang anak bernama Tajol Mulook.

b. 21. 22. Diantara karangan-karangannya yang lain. juga dengan bahasa puisi Aceh yang amat indah. yaitu Panglima Nyak Miga dengan Serikandi Cut Bandi. HIKAYAT HASAN HUSEEN Sekali lagi Syekh Rih Krung Raya berhasil menghikayatkan sejarah dua putera khalifah Ali bin Abi Thalib. yang didalamnya dikissahkan hubungan romantis antara dua pahlawan muda. Bahasanya indah. . Syekh Rih termasuk diantara pengarang-pengarang hikayat Aceh yang subur dizaman Republik Indonesia. yang menjadi korban dalam perang saudara antara pendukung Ali dengan pendukung Mu'awiyah. maka dengan syairnya ini dia telah mengemukakan suasana Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh yang diadakan di Blang Padang Banda Aceh mulai 20 Desember 1962. setelah semua pihak berdamai kembali dan melupakan segala peristiwa yang lalu. 23. NASIB PUTOOH HARAPAN Hikayat yang dikarang oleh Syekh Rih Krung Raja ini mengisahkan sebuah percintaan antara seorang pemuda dengan seorang pemudi yang tidak berhasil. 458 Dara Daroohaka. SIJUDOO PAHLAWAN ACEH Pengarangnya Drs Araby Ahmad. Sebuah novel modern yang dilukiskan dengan puisi bahasa Aceh (Hikayat). SYAIR KERUKUNAN RAKYAT ACEH Setelah tadinya Abdullah Arif melukiskan Nasib Aceh yang terus menderita akibat peperangan. dimana kemudian karena putus asa sang dara menggantung diri. yaitu Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin. dengan hikayatnya ini telah berhasil melukiskan dengan indahnya peristiwa perang Aceh dengan Belanda. yaitu : a. Banun Seutia. yang berakhir dengan perkawinan yang berbahagia.20.

setelah memulainya dalam bulan Safar 1392 atau dalam bulan April 1972. AKHIRUL K A L A M Dengan rahmat Allah Yang Mahakuasa. Kekasih Seutia. e.c. selesailah saya menyusun buku ini. TAMMAT 459 . Abu Nawah. Si Rhang Manyang. d. g. f.45 tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 bertepatan dengan tanggal 3 Juni 1972. pada hari Sabtu jam 10. Kepada Allah saya pohonkan ampun terhadap segala dosa. Siti Islam. Pahlawan Seutia.

A. Hasjmy kepada Rektor baru Ibrahim Husein M.A. perkembangan IAIN Jamiah Ar Raniry selama hampir enam tahun di bawah pimpinannya.. Hasjmy sedang mengucapkan pidato dalam Sidang Senat Terbuka IAIN Jamiah Ar Raniry Darussalam pada tanggal 16 November 1982. Hasjmy melaporkan. Juga pidato tersebut sebagai pidato timbangterima jabatan Rektor IAIN Ar Raniry dari Prof. 460 . dengan disaksikan oleh Menteri Agama Haji Alamsyah Ratu Perwiranegara. Dalam pidato tersebut A. A.

Gunawan. A . Putera/puteri: 1. Ir. 2. Darma. 9 Juni 1947. yaitu A l Hariry. 11 Februari 1945. Masih hidup sampai sekarang. Thawalib School Tingkat Menengah Padang Panjang. Telah punya dua anak. Sipil Fakultas Teknik Gajahmada Yokyakarta. Dalam tahun tigapuluhan dan empatpuluhan sering memakai beberapa nama samaran dalam karangankarangan puisi dan cerpen. Ir. nama kecilnya Muhammad A l i Hasjim. Mahdi.Belawan (Karyawan Bina Marga P U ) . telah punya 4 anak. Surlya. yaitu Governement Inlandsche School Montasie Banda Aceh. H . A r i a Hadiningsun dan Asmara H a k i k i . A l Jami'ah A l Islamiyah Qism Adaabul Lughah wa Taarikh al Saqafah al Islamiyah (Jurusan Sastra dan Sejarah Kebudayaan Islam) di Padang dan dalam tahun limapuluhan mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara Medan. telah punyasatu anak. 3. 461 . Sekarang Kepala Pertamina Perbekalan Dalam Negeri Cabang Balikpapan (tiga Prop : Kalimantan Timur. 15 Desember 1942. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan). HASJMY A . A . enam laki-laki dan seorang perempuan yaitu : Isteri: Zuriah A . H . H . Hidup dengan seorang isteri dan mempunyai 7 orang anak. Nikah/kawin tanggal 14 Agustus 1941. . H . Sekarang bekerja pada Dinas Tatakota D K I Jakarta. H . Sarjana Ekonomi (Drs) pada Itobashi University Tokyo. Pendidikan yang telah ditempuhnya. (Arsitek) Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Gajahmada Yokyakarta.RIWAYAT HIDUP SINGKAT PROF. 4. Sekarang Asisten Kepala Proyek Tali Tanjung Morawa . A . A . A . 5 September 1949 (meninggal 12 September 1949). lahir Agustus 1926. Hasjmy yang lahir tanggal 28 Maret 1914.

Mulya. 21 Yuni 1955. Hongkong dan Singapura. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. A . Dalam tahun 1979 berkunjung ke Sabah. memenuhi undangan untuk meninjau pembangunan masyarakat desa dan pembangunan pendidikan. Kamal. 4. Dalam tahun 1980 berkunjung ke Korea Selatan. 6. Jakarta. Dalam tahun 1979. 462 . H . antara lain : 1. 5. Setelah melakukan tugas "Impres" selama tiga tahun di Kairatu. bersama Menteri Agama R. mulai Yanuari 1983 telah belajar lagi mengambil spesialisasi bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. 23 Maret 1951. memenuhi undangan Kerajaan Negara Bahagian dan Yayasan Sabah. untuk memberi serangkaian Dakwah Islamiyah dan menghadiri beberapa diskusi tentang Islam. tidak tammat. Dalam tahun 1979 juga berkunjung ke Ipoh dan Kuala Lumpur. mengunjungi Bahrain. dan memberi sebuah prasaran yang berjudul Bahasa dan Sastra Melayu di Aceh.5. Dalam tahun enampuluhan beberapa kali ke Malaysia dan Singapura untuk menyertai berbagai Seminar dan pertemuan Sastra. 2. 6. Ikramullah (Ir. dr. 7. Belum kawin. masih kulliah pada tingkat IV Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya. selama 3 bulan. 7. karena keburu kawin. 3.I. H . India dan Pakistan. Tahun 1949 menjalankan tugas Negara RI sebagai Anggota Missi Haji R. Telah punya 3 anak. juga pernah berkunjung ke Thailand. Perlawatan ke Luar Negeri yang pernah dilakukan. untuk Hari Sastra Malaysia. Seram (Maluku). Dalam perjalanan pulang singgah di Taiwan. Jurusan Bahasa Inggeris Fakultas Keguruan Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. H . 14 Mei 1953. Saudi Arabia dan Kueit. Dahlia. Belum kawin.I II ke Saudi Arabia dan Mesir. Selain dari itu. Sipil Fakultas Teknik Universitas Gajahmada Yokyakarta). A . suaminya Ir. A .

(Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Kissah Seorang Pengembara (sajak). N. tidak terbit. Indiche Drukrij. Medan 1939. Bulan Bintang tahun 1978). Kuala Lumpur. yaitu : 1. Buku-buku yang telah dikarang : Sejak umur 20 tahun sampai sekarang sudah lebih 50 buah buku yang telah dikarang dalam berbagai disiplin ilmu. Suara Azan dan Lonceng Gereja (Roman antara agama). berkunjung ke Thailand (Muangthai) atas undangan Organisasi Islam disana. Indische Drukkrij. agama. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Syarikat Tapanuli. Dalam tahun 1981. Medan 1939. Osaka. Bulan Bintang Tahun 1978). 7. Medan 1940. 10. Trengganu dan Kelantan. Edisi Singapura diterbitkan oleh Pustaka Nasional tahun 1982. 6.Dalam tahun 1981. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Centrale Courant. Pustaka Islam. 1983. Medan 1938.V. pendidikan moral dan sebagainya dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit baik dalam maupun Luar Negeri. 5. 8. berkunjung lagi ke Pilipina memenuhi undangan Imam Besar Mesjid Jami' Maharlika Manila. Kyoto. Akhir tahun 1982. 11. Kobe. memenuhi Undangan. Medan 1936. 463 . naskahnya hilang pada Balai Pustaka Jakarta waktu pendudukan Jepang.T. menyampaikan makalah dalam simposium Internasional tentang Kesusasteraan Melayu Tradisional di Kuala Lumpur. Bulan Bintang tahun 1978. Dalam tahun 1981. Bermandi Cahaya Bulan (roman pergerakan). 3. 2. 9. Cinta Mendaki (roman filsafat/perjuangan). Melalui jalan Raya Dunia (roman masyarakat). naskahnya hilang di Balai Pustaka waktu pendudukan Jepang. Dewan Saj ak (puisi).T. Sayap Terkulai (roman perjuangan). sejarah kebudayaan. Hiroshima dan lain-lain) memenuhi undangan untuk mempelajarai adat istiadat dan kebudayaan Jepang. 4.T. juga mengunjungi Penang. berkunjung ke Jepang (Tokyo.

464 . Sejarah Kebudayaan Islam. 1943. cetakan ke II edisi Singapura tahun 1982). 20. Banda Aceh 1971. 18. Banda Aceh 1969. P. Jakarta 1977. Kuala Lumpur 1974.T. cetakan ke II tahun 1971. 9. 23. Banda Aceh. Sejarah Hukum Islam. Pemimpin dan akhlaknya. Bulan Bintang. 14. 17. Pustaka Faraby. cetakan ke III tahun 1974. P. Jakarta 1975. 22. Pustaka Putro Canden. Rubai' Hamzah Fanssury Karya Sastra Sufi Abad XVII. Rindu Bahagia (kumpulan sajak dan cerpen). Dimana Letaknya Negara Islam (Karya ilmiyah tentang ketatanegaraan dalam Islam). diterbitkan oleh Aceh Simbun. Pustaka Putro Cande Banda Aceh 1963. 21. 15. Yahudi Bangsa Terkutuk.T. Lembaga Penerbit IAIN Jamiah Ar-Raniry. Dustur Dakwah Menurut Al-Qur'an.T. Pahlawan-Pahlawan Islam Yang Gugur (saduran dari bahasa Arab). 16. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Bulan Bintang. Singapura 1972. 13. P. (roman politik). Jalan Kembali (Sajak bernafaskan Islam). Banda Aceh 1973. Singapura 1970. 10. Banda Aceh 1970. cetakan II tahun 1978. Pustaka Putro Canden Banda Aceh 1963. 19. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh.T. Jakarta 1956. Pustaka Faraby. tahun 1982 dicetak lagi. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh.Dewi Fajar. Islam dan Ilmu Pengetahuan Moderen (terjemahan dari bahasa Arab). Bulan Bintang. Bulan Bintang. Pustaka Nasional. 8. Kerajaan Saudi Arabia (Riwayat perjalanan). Dewan Bahasa dan Pustaka. BandaAceh. cetakan ke IV tahun 1981 (edisi Singapura oleh Pustaka Nasional tahun 1971. Semangat Kemerdekaan Dalam Sajak Indonesia Baru (Analisa Sastra). Sejarah Kebudayaan dan Tamaddun Islam. P. Jakarta 1974 (tahun 1982 dicetak ulang). 11. 12. 1970. Pustaka Nasional. Banda Aceh 1963.

setelah ditambah dan disempurnakan). 32.24. Bulan Bintang. Bunga Rampai Revolusi dari Aceh. 36.T. Bulan Bintang. Jakarta 1978.T. Mengapa Ummat Islam Mempertahankan Pendidikan Agama Dalam Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta 1979. Jakarta 1978. Jakarta 1979. 28.T.T. Bulan Bintang.T. 35. Risalah Akhlak. P. P.T. Surat-surat dari penjara (catatan waktu dalam penjara tahun 1953 . Tanah Merah (Roman perjuangan). P. Bulan Bintang. P. Mengapa Ibadat Puasa Diwajibkan (terjemahan dari Bahasa Arab). Apa Sebab Rakyat Aceh Sanggup Berperang Puluhan Tahun Melawan Agressi Belanda (berasal dari buku Hikayat Perang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. 59 Tahun Aceh Merdeka dibawah Pemerintahan Ratu. P. Jakarta 1977.T. Nabi Muhammad Sebagai Panglima Perang. Bulan Bintang. Jakarta 1978. P. 33. Bulan Bintang. Jakarta 1978.T. Jakarta 1980. Langit dan Para Penghuninya (terjemahan dari Bahasa Arab) P. 27. Jakarta 1978. Jakarta 1977.T. P. P. Sulthan Aceh terbesar). P. Meurah Johan (Roman sejarah Islam di Aceh). 465 .1954). Bulan Bintang. P. 38. 26. Jakarta 1978. Bulan Bintang. 25. Jakarta 1977. Peranan Islam dalam Perang Aceh. Bulan Bintang. Mutiara. P. Bulan Bintang. P. Cahaya Kebenaran (terjemahan Al-Qur'an Juz Amma). Bulan Bintang. Iskandar Muda Meukuta Alam (Sejrah hidup Sultan Iskandar Muda. Bulan Bintang.T. Jakarta 1950.T.T.T. 39. Bulan Bintang. P. P. 31. Bulan Bintang. Jakarta 1979.T.T. Bulan Bintang. Jakarta 1978. 34. Sumbangan Kesusasteraan Aceh Dalam Pembinaan Kesusasteraan Indonesia. Jakarta 1978. 37.T. 29. 30. Apa Sebab A l Qur'an Tidak Bertentangan Dengan Akal (terjemahan dari Bahasa Arab). P.

Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 46. Mutiara. akan terbit tahun 1983. BandaAceh. BandaAceh. Sejarah Kesusasteraan Islam/Arab. Perang Gerilya Dan Pergerakan Politik di Aceh Untuk Merebut Kemerdekaan Kembali.T. Banda Aceh 1981. Mengenang Kembali Perjuangan Nissi Haji RI ke II. A l Maarif. Bandung 1981. Pujangga Baru (Jakarta). 41. A l Maarif Bandung. Syiah Dan Ahlussunah Saling Rebut Pengaruh Di Nusantara. Al Maarif Bandung. 42. akan terbit (Penerbit Beuna Jakarta) dalam tahun 1983. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). 53. 49. 48. 1980. P.T. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). 45. 52.T. Hikayat Pocut Muhammad Dalam Analisa. Benarkah Dakwah Islamiyah Bertugas Membangun Manusia. P. Penerbit Beuna. P. dalam tahun 1983 akan diterbitkan serentak oleh P. akan terbit dalam tahun 1983. B H A Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 466 .T. Publistik Dalam Islam. 44.40. 54. Pokok Pikiran Sekitar Dakwah Islamiyah. Beberapa naskah/terjemahan lagi yang sedang disiapkan. 47. Kesusteraan Indonesia Dari Zaman Ke Zaman.T. Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah. 50. (Sebelum Perang Dunia II): a. 43. Dakwah Islamiyah Dan Kaitannya Dengan Pembangunan Manusia. Bina Ilmu Surabaya dan Pustaka Nasional Singapura. Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983. Sumatera dan Singapura/Malaysia. 1980. Apa Tugasnya Sastrawan Sebagai Khalifah Allah. 55. P. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Penerbit Beuna Jakarta 1983. Jakarta 1983. Sastra dan Agama. Jakarta 1978. Mengarang dalam beberapa majalah dan harian yang terbit di Jawa. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 51.

Bebas (Banda Aceh). H P I I merupakan onderbow dari Partai Politik P E R M I (Persatuan Muslimin Indonesia). A . menjadi salah seorang anggota 467 . b. Setelah S E P I A dirobah menjadi P E R A M I I N D O (Pergerakan Angkatan Muda Islam Indonesia). j. PENGALAMAN PERGERAKAN Sejak usia muda. Harian Waspada (Medan). tahun 1934 dipenjarakan 4 bulan di Padang Panjang dengan tuduhan melanggar Undang-undang larangan rapat.sama beberapa Pemuda yang baru kembali dari Padang Panjang mendirikan S E P I A (Serikat Pemuda Islam Aceh) dan kemudian terpilih menjadi Sekretaris Umum Pengurus Besar SEPIA. a. i. (Sesudah Perang Dunia II) Sinar Darussalam. Hasjmy telah aktif bergerak dalam berbagai Pergerakan. Angkatan Baru (Surabaya). e. d. Miami (Medan). Pahlawan M u d a (Padang). n. c. Matahari Islam. Fajar Islam (Singapura). Pemimpin Umum (Banda Aceh). Gubahan Maya (Medan). Panji Masyarakat (Medan). Dharma (Banda Aceh). f. Raya (Padang). suatu Partai yang radikal yang menganut sistem non kooperasi terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. Santunan (Banda Aceh). e. Akibatnya. Tahun 1935 bersama. Kewajiban (Padang Panjang). g. m. Panji Islam (Medan). k. h. d. Pemimpin redaksi (Padang). Harmonis (Jakarta). diantaranya tahun 1932 s/d 1935 menjadi Anggota Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia (HPII) dan dari tahun 1933-1935 menjadi Sekretaris H P I I Cabang Padang Panjang. Gema A r Raniry (Banda Aceh). Suluh Islam (Medan).b. c. 1.

P E R A M I I N D O merupakan suatu Gerakan Pemuda yang radikal yang giat melakukan Gerakan Politik Menentang Penjajahan Belanda. berobah lagi menjadi P R I (Pemuda Republik Indonesia) dan akhirnya menjadi Kesatria DIPISI R E N C O N G . tetapi kegiatannya merupakan gerakan politik menentang penjajahan Belanda. Hasjim ditangkap Belanda dan baru bebas setelah Belanda lari dari Aceh. Besar serta menjadi Wakil Kwartir Kepanduan K . Setelah Jepang menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945. (Kasyafatul Islam) Aceh Besar. Pada awal tahun 1945 bersama-sama sejumlah Pemuda yang bekerja pada Kantor Aceh Sinbun dan Domai. diantaranya minggu ketiga Pebruari 1942 sejumlah Pemuda Kasyafatul Islam yang terlatih menyerbu kota Seulimuem dan membunuh Kontroleur Tinggelmen dan terjadi pula pertempuran di Keumirue. sampai kepada DIPISI R E N C O N G . Sejak dari IPI. dibawah Pimpinan A l i Hasjimy. C i k Ditiro berjuang dengan heroik mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.Pengurus Besarnya. P U S A meskipun bukan partai politik. Sejak awal tahun 1942 gerakan ini aktif melakukan sabotase diseluruh Aceh sampai meningkat kepada perlawanan fisik. Hasjmy memimpin pemberontakan itu pula. I . IPI kemudian beroleh menjadi B P I (Barisan Pemuda Indonesia). Dipisi Rencong. Sejak tahun 1939 menjadi Anggota Pengurus Pemuda P U S A (Persatuan Ulama seluruh Aceh). Karena A . menidirikan satu gerakan rahasia IPI (Ikatan Pemuda Indonesia) yang bertujuan mengadakan persiapan perlawanan terhadap kekuasaan Belanda kalau Belanda kembali setelah kalahnya Jepang yang waktu itu memang telah diperkirakan kekalahannya. ayahnya Tgk. Selanjutnya pertempuran segera menjalar keseluruh daerah Aceh. 468 . Kemudian tahun 1941 bersama beberapa orang teman dari beberapa Pemuda P U S A mendirikan suatu gerakan rahasia (gerakan bawah tanah) dengan nama "Gerakan Fajar". IPI bergerak aktif secara terang-terangan terutama setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menggerakkan kekuatan rakyat terutama Pemuda untuk mempertahankan Proklamasi itu. dengan tujuan mengorganisir dengan cepat permberontakan terhadap kekuasaan Belanda. bersama-sama dengan dipisi Gajah dan Dipisi Tgk. Gerakan ini dengan cepat menjalar keseluruh daerah Aceh.

diantaranya menjadi Anggota Badan Pekerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (1946). Wakil Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh (1960-1964) dan dipensiunkan sebagai pegawai negeri atas permintaan sendiri (1966). menjadi PIMPINAN KURSUS K A R A N G M E N G A R A N G di Kutaraja dan menjadi Staf Pengajar (1947-1948 dan 1950-1951). Anggota Staf Gubernur Militer Aceh. diangkat menjadi Pejabat Dekan Fakultas Dakwah/Publisistik IAIN Ar-Raniry Banda Aceh (1968). diantaranya. Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas Ekonomi Negeri Kutaraja (1958). Kutaraja (Banda Aceh) (1946-1947). diangkat dikukuhkan sebagai Guru Besar (Professor) dalam Ilmu Dakwah (1976) dan kemudiannya diangkat menjadi Rektor IAIN Jami'ah Ar-Haniry Darussalam Banda Aceh (1977 sampai Nopember 1982). Anggota Komite Nasional Pusat (1949). Pada awal September 1945 dengan menghadapi ancaman Jepang yang masih berkuasa di Aceh. menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Propinsi Aceh (1950). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Aceh (1957). Kepala Bagian Umum pada Jawatan Bimbingan dan Perbaikan Sosial dari Kementerian Sosial di Jakarta (1955). 469 . Inilah Bendera Merah Putih yang pertama dikibarkan di Angkasa Banda Aceh yang kemudiannya baru disusul oleh tempat-tempat lain. Selain aktif sebagai pegawai negeri juga bergerak dalam berbagai bidang kegiatan kemasyarakatan. menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). aktif sebagai Pegawai Negeri dan menduduki berbagai jabatan. menjadi Ketua II Panitia Persiapan Universitas Negeri Sumatera Utara (USU) Medan (1957). menjadi Kepala Jawatan Sosial Kareiidenan Aceh dengan pangkat Bupati (1949). Langkat dan Tanah Karo (1947). menjadi Kepala Jawatan Sosial Daerah Aceh. PENGALAMAN KEPEGAWAIAN ' Setelah Indonesia Merdeka. dalam suatu upacara yang penuh khidmad dinaikanlah sang saka Merah Putih didepan kantor IPI (bekas kantor Aceh Sinbun) yang disaksikan oleh ribuan Pemuda dan masyarakat Umum.Demikianlah secara kontiniu dan terus menerus aktif dalam setiap kegiatan baik sebelum kemerdekaan maupun sesudahnya.

Khususnya dengan Daerah Istimewa Aceh dan Kota Pelajar & Mahasiswa Darussalam. I A I N Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala. Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas T A R I B I Y A H I A I N Ar-Raniry (1960).Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Agama Islam Negeri Kutaraja (1959). 470 . P j . Jakarta.daerah lainnya akibat perang yang terus menerus. sejak diangkat menjadi Gubernur Aceh. Hasjmy mempunyai andil yang cukup besar. dan sejak tahun itu pula menjadi Dosen dalam mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam Publisistik. kini telah dapat kita saksikan Kota Pelajar dan M a hasiswa ( K O P E L M A ) Darussalam dengan dua Perguruan Tinggi didalamnya. A . U N S Y A H (1960). Pengangkatannya sebagai Gubernur Aceh tidak terlepas dari usaha pemulihan keamanan Daerah Aceh yang sedang diamuk Perang Saudara sehingga Daerah Aceh bisa berobah dari Darul Harb menjadi Darussalam. Hasjmy bersama beberapa orang kawan seperjuangan lainnya mulai memikirkan dan memusatkan pikirannya untuk membangun Pusat-pusat Pendidikan diseluruh Daerah Aceh. Kemudian dipilih menjadi Wakil Ketua Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh sejak 1969. Ketua Dewan Kurator Universitas Negeri Syiah Kuala (1962). Ketua D P R . Ketua Umum Panitia Persiapan Universitas Syiah Kuala.G R Daerah Istimewa Aceh (1961) . akhir tahun 1982 dipilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan sejak berdirinya terus menjadi anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia. Anggota Pengurus Besar Fron Nasional (1960) . Sebagai hasilnya. Anggota M P R S Golongan B (Wakil Daerah Istimewa Aceh) tahun 1967. Pimpinan Umum Harian Musa Putra dan Staf Redaksi Harian Karya Bhakti di Jakarta (1964/1965). Rektor I A I N Ar-raniry (1963). Disamping itu telah berdiri pula beberapa Perkampungan Pelajar dibeberapa Kabupaten dan beberapa Taman Pelajar pada beberapa Kecamatan diseluruh Daerah Aceh. Kopelma Darussalam merupakan (Pusat Pendidikan untuk tingkat Propinsi). A . pada beberapa Fakultas di K O P E L M A Darussalam. Demikian pula dalam rangka mengejar ketinggalan Daerah Aceh dari daerah .

beberapa kali melaksanakan ibadah umrah dan telah beberapa kali melakukan perlawatan ke Timur Tengah (Mesir. Simposium. Akhirnya dapat dijelaskan bahwa A . BANDA A C E H . baik dalam Negeri (Indonesia) maupun di Luar Negeri.Telah puluhan kali A . Jepang dan Korea Selatan. Lokakarya. Hongkong. Malaysia. Hasjmy menghadiri dan menyampaikan makalah dalam berbagai Seminar. Taiwan. Muangthai. Philipina. Singapura. 471 . 17 April 1983. Hasjmy telah dua kali menunaikan ibadah Haji. Kuwait. Pakistan. Konperensi dan Muktamar. Saudi Arabia. Bahrain).

Pengarang bersama keluarga (1957) 472 .

413 .Pengarang dalam pakaian dinas sebagai Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh.

Sejarah Mesjid. Banda Aceh 1968. 5. Hasjmy: 7. Abubakar Aceh: 9. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. Aceh sepanjang Abad. Srikandi Aceh. Sejarah Kebudayaan Islam. Penerbit Pustaka Faraby. Tgk.KEPUSTAKAAN Mohammad Said: 1. Mesjid Pusat Ibadat Dan Kebudayaan Islam. M . A . Sidi Gazalba: 10. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. Darussalam 1969. penerbit Pustaka Iskandarmuda. 8. Banda Aceh 1971. Penerbit Ajdam I Iskandarmuda. Banda Aceh 1959. Singa Aceh. Medan 1966. cetakan pertama. M . Penerbit Pustaka Antara. Zainuddin: 4. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. 6. 474 . H . H . Drs. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Jakarta 1962. Toko Buku A d i l . Penerbit Lembaga Kebudayaan Aceh. Medan 1961. 3. Gajah Putih. Banjarmasin 1955. Tarikh Aceh Dan Nusantara. Penerbit Lembaga Penerbitan I A I N Djamaih A r Raniry. Penerbit Pengarang sendiri Medan 1961. Yunus Jamil: 2. Medan 1957.

Ismail Jakub SH. Penerbit Jambatan.M.K. Nederlandsche Boeok En Steendrukkerij. Dyas Sutan Pameran: 17. Jakarta 1959. Teuku Umar Dan Jakarta 1952. Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Dr. Analisa tentang Bustanus-Salatin.D. De Hikayat Aceh. T. 13. Cut Nya Din. Teungku Chik Di Tiro. Sari Sejarah Serdang. Husin: 11. Penerbit N . Jakarta 1960. Penerbit Pustaka Dan Bahasa. V . Penerbit Pustaka Mahmudijah. Penerbit Pengarang sendiri. penerbit Dinas P. Kuala Lumpur 1966. Iskandar: 12. Prof. 475 . Medan 1971. Penerbit Pengarang Sendiri. Rencong Aceh Ditangan Wanita.Penerbit Bulan Bintang. Cetakan huruf Arab dicetak di Jeddah Saudi Arabia sebelum perang dunia pertama. Syekh Nuruddin Ar Raniry : 14. Bustanus Salatin. Mahmud Yunus: 19. Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia. 'S-Gravenhage Nederland 1959. MA : 15. Adat Aceh. Jakarta 1952. Hazil: 16. Teungku Luckman Sinar SH : 18. Prof. Banda Aceh 1970.

Printers. Penerbit Malaysian Branch. Kuala Lumpur 1969. John Anderson: 23. Syekh Abdurrauf Syiahkuala: 28. Prof. Dr. Dr. Rihlah Ibnu Bathuthah.W. 22. Prof. Singapore 1966. Singapore.J. Acheen. reproduksi oleh Universitas Sjiahkuala 476 . Kuala Lumpur 1970. Anthony Reid : 24. The Contest For North Sumatra. Prof. Naguib Al-Attas : 21. Sejarah Alam Melayu. With Introduction And Notes. The Misticism Of Hamzah Fansri. Penerbit University Of Malaya Press. London-New York 1971. Nederland 1958. Penerbit S-Gravenhaga Martinus Nijhoof. Raniri And The Wujudiyyah Of 17TH Century Aceh.Abdul Hadi Bin Haji Hasan : 20. G. Drewes: 25. Abu Abdullah Muhammad (Ibnu Bathuthah): 26. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Royal Asiatic Society. Qanun Meukuta Alam. Teungku Di Meulek: 27. Penerbit University Of Malaya Press. Syed M. Penerbit Oxford University Press. Cetakan I. Kairo 1927. Adat Aceh. Miraatut Thullab. Penerbit Mathba'ah A l Azhariyah. Penerbit Frasser & Neave Limited.

Kairo. Hasjmy. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Teungku Di Rukam: 30.Darussalam dari naskah September 1971. Koleksi buku A . Hikayat Pocut Muhammad. lama tulisan A r a b . 34. Asrarul Arifin. 33. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. 477 . koleksi buku A . naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Darussalam 2 Syekh Ismail Ibnu Abdulmuthathalib : 29. Hasjmy. Hamzah Fansury: 32. Ruba'i Hamzah Fansuri. Hasjmy. koleksi buku A . koleksi buku A . Hikayat Maleem Dagang. Jam'u Jawami'il Mushannafat. Teungku Pantee Geulima: 31. Hasjmy. A l Muntahi. koleksi buku A . Hasjmy. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Isal Baby E l Halaby. naskah lama tulisan tangan huruf Arab.

39. Monografi Daerah Kabupaten Aceh Timur. Majalah Pengetahuan Sinar Darussalam No. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. Buku Peringatan 10 Tahun Darussalam. 1 S/d 38 tahun 1968 s/d 1971. Jakarta 1960. Penerbit Jambatan/Gunung Agung. Penerbit Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh. Banda Aceh. Banda Aceh 1969. 40. 478 . 36. 37. Buku Peringatan 5 Tahun Darussalam. Hang Tuah (huruf Arab). 1970. Banda Aceh 1963. Medan 1963. Penerbit Pemerintah * Daerah Kabupaten Aceh Timur. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam.Buku-buku lain: 35. PenerbitJPanitia Seminar sendiri. 38. Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful