PENERBIT BEUNA mempersembahkan karya ini dalam rangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa

PENERBIT BEUNA Jl. Tanah Abang V — Petojo Sabangan XI/33 Jakarta Pusat

1. 2.

Kekeliruan tersebut, yaitu : Halaman 316 harusnya terletak setelah halaman 292, halaman tersebut menjadi halaman 293.

sehingga

Halaman 365 harusnya terletak setelah halaman 293 (asalnya halaman 316 ) sehingga menjadi halaman 294. Setelah penggeseran kembali halaman - halaman menjadi halaman - halaman 293 dan 294, maka laman berikutnya dari dua halaman tersebut, yang telah ada, sekalipun salah nomor halaman, nya sudah benar. 316 dan 365 halaman - hatetap seperti tetapi letak-

Kepada para pembaca kami harap memperbaiki terlebih dahulu sebelum membaca, dan dengan ini kami mohon maaf kepada pengarang dan para pembaca. PENERBIT / K O R E K T O R

KEBUDAYAAN ACEH dalam SEJARAH

PENUNJUK H A L A M A N

Halaman 1. R A N U P S I G A P U 2. E J A A N B A H A S A A C E H BAHAGIAN P E R T A M A Lintasan Sejarah Kerajaan Islam di Aceh 3. M U K A D D I M A H Sebab timbulnya kebudayaan - kebutuhan jasmani kebutuhan ruhani - kebutuhan sosial - difinisi kebudayaan - kebudayaan Islam 4. I S L A M M A S U K K E I N D O N E S I A 5. B E R D I R I N Y A K E R A J A A N - K E R A J A A N I S L A M . . Kerajaan Pase Kerajaan Kerajaan Kerajaan Islam Peureulak - Kerajaan Islam Samudra/ Islam Beunua - Kerajaan Islam Lingga Islam Pidie - Kerajaan IslamDaya Islam Darussalam. 58 36 45 35 13 30

6. L A H I R N Y A K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M . . Arus penjajahan barat ke timur - Silsilah Raja-raja Kerajaan Aceh Darussalam. BAHAGIAN KEDUA Kebudayaan Islam Dalam Lintasan Serajah Aceh 7. K E T A T A N E G A R A A N DARUSSALAM KERAJAAN ACEH

67
5

syarat menjadi qadli 9.perjanjian Pidie .rasi nama jabatan rangkap 97 94 84 74 119 . B E N T U K D A N S T R U K T U R K E R A J A A N Jawatan-jawatan pusat .prinsip adil dan thaat . H U B U N G A N L U A R N E G E R I Balai wazir badlul muluk .Halaman Dasar negara . P E R A N A N K E H A K I M A N Pembinaan hukum.diplomasi klassik Inggeris .negara syura .perdagangan dalam negeri .negara hukum .balai baitul mal .hubungan Aceh dengan Turki .pembangunan angkatan perang rasi nama pangkat .dewan delapan 12. K E H I D U P A N E K O N O M I / K E U A N G A N Lembaga pelaksana .politik luar negeri .syarat menjadi wazir .diplomasi zaman menurun . O R G A N I S A S I D A N PERKEMBANGAN ANGKATAN PERANG Balai laksamana .pertanian/perikanan 10.syarat menjadi sulthan .diplomasi Aceh .delegasi Aceh ke Betawi delegasi Inggeris dan Mekkah .perdagangan luar negeri .derajat mahkamah 11.perindusterian/pertambangan pelayaran .ketegasan ratu .rukun negara .diplomasi Aceh tahun 1873 .pemerintah daerah .mata uang balai furdhah .lima besar Islam .delegasi van Swieten diplomasi menjelang perang .cap sikureueng .hubungan Aceh dengan Belanda dan Inggeris diplomasi Iskandarmuda .dalam keadaan perang 8.dasar dan sumber hukum .

Teungku Chik Pantee Kulu Teungku Faki . SEJARAH RINGKAS P A R A TERKENAL ULAMA/SARJANA 1 9 4 Hamzah Fansury .seni mengarang surat .lembaga-lembaga pendidikan .kota universitas .industeri perang .Syamsuddin A s Suamatrany syekh Nuruddin A r Raniry .upacaraupacara kenegaraan 14.kota yang makmur .para ulama lainnya . Lembaga-lembaga sosial .sejarahnya .istana taman kesenian .taman gairah . K E H I D U P A N D A N P E R K E M B A N G A N S O S I A L .tingkatan pendidikan .universitas baitur rahman 16.Banda Aceh Ibukota Negara BAHAGIAN KETIGA Kesenian/pendidikan sejarah Aceh 15.dayah-dayah terkemuka 7 . PERKEMBANGAN PENGETAHUAN Islam menghiasi lembaran 140 153 PENDIDIKAN D A N ILMU 190 Dasar dan tujuan pendidikan .upacara-upacara adat .Halaman pendidikan tentera .Teungku D i Leupue .dua buah sarakata .Syekh Abdur Rauf Teungku Chik D i Tiro .angkatan perang dalam kenyataan 13.wanita dalam angkatan perang armada inong bale . BANDA A C E H DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN Kota politik .unsur-unsur warganegara kedudukan wanita .gegunungan dan pintoo khoop . . .

RIWAYAT HIDUP PENGARANG KEPUSTAKAAN 461 4 7 4 8 .jam'u jawami'il mushannafat .kasyful kiram . K A R Y A S A S T E R A Gudang ilmu pengetahuan . 21.hikayat nun parisi .kandang dan makam rencong.kitab syarah ruba'i .i'lamul muttaqin 1 safinatul hukkam . KEHIDUPAN BUDAJA D A N PERKEMBANGAN SENI256 Senibahasa .prosa . 18.hikayat Aceh asrarul arifin .Halaman 17.miraatut thullab .al mawa'idhatul badi'ah .hikayat zaman baru r 3 8 9 3 4 1 20.dawaul qulub . 19.faraidlul quran .hikayat prang sabi .sepucuk surat dari Tiro qanun meukuta alam .masailil muhtadin .syifaul qulub .hidayatul 'awam .senibangunan . K A R Y A S A S T E R A B A H A S A A C E H Hikayat maleem dagang.hikayat akhbarul karim .hikayat aja jeumpa " hikayat .puisi .adat Aceh .hikayat putroe gumbak meuhhikayat banta beuransah .Risalah Munjiyatul anam.talkhishul falah .kasyful muntadhir .senisuara dan senitari senirupa .mudhharul ajla .hikayat jihad zaman Nabihikayat pocut muhammad .senidrama .kissah prang kompeuni .bustanus salatintafsir baidlawy .

12. bajak dan weeng teube Foto k opi dua halaman kitab Kanzul Raghaib tentang Kerajaan Aceh Gambar Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 19. Umar Johan Pahlawan . 2.' Lukisan T.PENUN JUK H A L A M A N B E R G A M B A R Halaman 1. 7. 24. Panglima Polem M . 17. 11. 9. 15. 4. 8. 5. 18.. 20. 3. 28. 30. 13. Teuku Lueng Bata dll Lukisan Laksamana Malahayati Sket lukisan Kuta Inong Bale Sisa reruntuhan Kuta Inong Bale Batunisan Laksamana Malahayati Gambar lukisan Ratu Safiatuddin Gambar lukisan Cut Nyak Dhien Sisa reruntuhan Kuta Padang Makam Cut Nyak Dhien Gambar lukisan Cut Meutia Lukisan T. Daud Mesjid Baitur Rahman yang dibakar Belanda dan gantinya Mesjid Raya Baiturrahman yang tiga kubah dan lima kubah Pintoo Khoop dan Gegunongan Foto kopi dokumen dari negeri Belanda Gambar Lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 15 28-29 29 41 42 43 64 64 a 72-73 75-76 85 92 102-103 117-118 128 129 130-131 132-133 139 143 144 145-146 147 148 149 155 156 165 176 199 9 . 21. Sket Kuta Inong Bale Gambar perjalanan ke Lam Susoon Gambar sedang di Lam Susoon Foto kopi Kitab Idharul Haq Salinan Kitab Idharul Haq Foto kopi halaman Tazkirah Thabaqatain Gambar Alam Cap Peudeueng Peta Kraton Darud Dunia Foto kopi'Cap Sikureueng Foto kopi organisasi kerajaan Aceh Mata uang Kerajaan Aceh Darussalam Alat tenun. 10. 29. 14. 27. 22 23. 6. 16. 26. 25.

44. 42. 34. 46.Halaman 31. 58. 55. 60. 50. 47. 64. 51. 39. Gambar Lukisan Syekh Abdurrauf Gambar lukisan Teungku Chik Di Tiro Lukisan Teungku Chik Pantee Kulu Gambar lukisan Teungku Faki Mesjid dan Dayah Teungku Faki Makam Teungku Faki Makam Baba Daud Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Makam Teungku Chik Lam Keuneu'eun Batunisan Teungku Chik Lam Keuneu'eun Sumur Teungku Chik Lam Keuneu'eun Makam Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Said Ahmad kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi Beslit pengangkatan Qadli dari Sulthan Alaiddin Mansur Syah Foto kopi surat kuasa dari Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah Foto kopi surat Tuanku Ibrahim Lukisan Teungku Chik Lam Birah Lukisan Teungku Chik Lam Jabat Lukisan Teungku Hasballah Indrapuri Dayah Teungku DiAnjoong Gambar tari Seudati Gambar tari Inong dan Ratoh Duek Gambar orkes hareubab dan penari Tari ranup lampuwan dan tari pho Tari adat Aceh Tengah Tari rapa-i dan daboih Gambar aksi main daboih Gambar permainan geudrang Lonceng Cakra Doonya depan rumooh Aceh Gambar pakaian kebesaran Aceh Gambar cerana sirih (puwan) 203 206 210 213 216 217 219 220 221-222 223-224 229 230 231 236 237 238 246 247 248 250 251 252 254 260 261 262 264 265 267 268 270 272-273 275 276-278 10 . 49. 54. 41. 43. 52. 61. 33. 45. 35. 63. 48. 59. 62. 37. 53. 57. 40. 32. 56. 36. 38.

Bangunan Kandang Meureuhoom Daya 84. . Di Bale Pase 83. 78. Cot Bruk 93. Makam-Makam dalam Kandang Pangoe 73. Makam Syekh Abddurrauf Syahkuala 88. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Tgk. Makam-makam dalam Kanang Baperis 70. . Foto kopi surat dari Tiro 97. Berbagai alat senjata Aceh 96. Makam Ratu Nihrasiyah yang berukir amat indah dalam Kandang Kuta Karang 80. Makam dalam Kandang Cot Bada 89. . Reruntuhan Kuta Alam 95. . Makam Putroe Ijoo dna Tgk. . Foto kopi 2 halaman Miratut-Thullab 280 282 284 286 287-289 290 291 293-294 295-296 297-298 299-305 306-307 308-309 310-315 317 318 319 320 321 322 323 324 325-326 327 329 331 332 333 335 337-338 340 342 369 11 . Pemandangan alam dataran tinggi Mamprai 91. Jejeran batunisan indah dalam Kandang Bilui 76. Makam dan meunasah Cot Bada 90. Makam-makam para ulama dalam komplek Makam Teungku Di Bale Pase 80. Batunisan berukir para meurah Mamprai 92. Batunisan berukir dalam Kandang Meureuhoom Daya 85. Gambar Rumooh Aceh 67. Kandang Dalam dan batunisannya 77.Halaman 65. Makam sulthan dalam Kandang Blang 86. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Lheue . Batunisan berukir dalam Kandang Pangoe 74. Makam -makam dalam Kandang XII 71. Gambar Mesjid Indra Puri yang lama 68. 79. Telaga berkubah dalam Kuta Indrapatra 94. Batunisan-batunisan dalam Kandang Kuta Karang 81. . Makam ulama dan sulthan 87. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Raja . Jembatan lama di Garoot 66. Batunisan makam Sulthan 69. Komplek Kandang Bilui 75. Makam Sulthan Iskandar Muda 72.

Gambar Dookarim pengarang Hikayat Prang Koompeuni 99. Gambar pengarang dalam pakaian dinas waktu menjadi Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh 418 472 473 12 . Gambar pengarang dengan keluarga 100.Halaman 98.

4. 13 . Karena kesulitan bahan seperti yang tersebut diatas. sehingga memudahkan sesuatu penyelidikan. 2. ia belum merupakan buku sejarah kebudayaan Aceh yang berfungsi meriwayatkan kebudayaan dari segala seginya. 5. karya-karya sastera dan riwayat para ulama. berbeda dengan kitab-kitab agama yang dikarang dalam bahasa Jawi (Melayu) yang semuanya menyebut nama pengarang dan dicatat pula tanggal selesainya pada akhir kitab. Buku Qanun Meukuta Alam yang sering saya ambil bahannya dalam menyusun risalah ini. Teungku M . sebagai langkah kearah penyusunan sebuah buku sejarah kebudayaan Aceh yang lengkap. kecuali satu dua buah. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab. maka uraian mengenai lembaga-lembaga pendidikan (dayah-dayah). 3. dengan pengertian bahwa buku ini mengemukakan kembali kebudayaan Aceh seperti yang termaktub dalam kitab-kitab sejarah dan catatan-catatan lainnya. Sungguhpun demikian. Yunus Jamil dan Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. dan nomor-nomor halamannya yang dicantumkan pada tiap-tiap foot-noteyaitu nomor halaman dari naskah yang ada pada saya. terutama mengenai sejarah kebudayaan. Risalah ini saya namakan " K E B U D A Y A A N A C E H D A L A M S E J A R A H " . Semua buku hikayat Aceh yang saya pakai dan bicarakan dalam risalah ini. Jadi. kesulitan yang pertama saya hadapi yaitu kurangnya buku-buku bacaan mengenai sejarah Aceh. teristimewa Sdr. Dalam menyusun buku ini.R A M P SIGAPU BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM 1. dan saya susun dengan sistematika modern. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab atau salinan kembali dari naskah lama itu. yang harus dimulai sejak zaman sebelum Islam. maka risalah ini telah dapat saya selesaikan pada tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 (3 Juni 1972). dengan bahan-bahan yang ada dalam perpustakaan saya dan dengan bantuan bahan dari teman-teman. yang pada umumnya tidak menyebut nama pengarangnya. sangat tidak memadai dibandingkan dengan kenyataan yang sebenarnya.

Adapun gambar-gambar dan fotocopi-fotocopi yang dimuat dalam buku ini. HASJMY. Risalah yang bernama kebudayaan Aceh Dalam Sejarah ini. dan menurut anggapan saya bahwa usaha Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh mengadakan Pekan Kebudayaan Aceh Kedua dan usaha saya menyusun risalah ini bertujuan sama. dan inilah harapan saya satu-satunya. Nederland. Jadi nomor-nomor yang tercantum pada foot-nottadalah nomor-nomor pada naskah salinannya yang ada pada saya. 8. 7. 14 . Cara kebetulan. 10. H. serta mengadakan usaha lanjutan untuk memperbaiki. 9. yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus s/d 2 September 1972.6. adalah diangkat dari koleksi album pribadi saya. Wabillahit Taufiq Wal Hidayah ! BandaAceh. yaitu mengetengahkan kembali kebudayaan Aceh dalam rangka membina Kebudayaan Indonesia yang lengkap menyeluruh. Buku Adat Aceh With Introduction adalah salinan dari buku tersebut yang diterbitkan/dicetak s'-Gravenhage-Martinus Nijhoof. menambah dan menyempurnakannya. bahwa risalah ini selesai saya susun menjelang berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh Kedua. setelah selesai saya susun ia telah menjadi hak masyarakat bangsa Indonesia untuk ditelaah. 23 Rabiul Achitr 1392 5 Juni 1972 ttd.

SEKETKUTA INONG BALEE 15 .

semakin terasa bagi saya betapa bermanfaatnya turun kelapangan untuk melihat dan mempelajari benda-benda budaya peninggalan zaman jayanya Aceh. K U T A INONG B A L E Kesempatan yang pertama pada tanggal 20 Juni 1972. saya pergunakan untuk mengunjungi Kuta Indrapatra di Ladong Kecamatan Darus Salam. Untuk melengkapi buku i n i . dengan panglimanya Laksamana Malahayati dan Kepala Stafnya Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. dimana terdapat kuta-kuta (benteng). dan kuta menyeluruh dimana didalamnya terdapat bangunan-bangunan asrama dan sebuah kolam pemandian yang bernama Kolam Putroë Ijoo. yang masih ada bekas-bekasnya. dan panjang kuta ini kira-kira 600 m. saya berpendapat ada baiknya menurunkan dibawah ini beberapa catatan tentang benda-benda budaya yang saya kunjungi itu. diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya yang indah. Kuta Mukuta A l a m . yang memerintah tahun 997-1011 H . Kuta Inong Bale ini terdiri dari benteng utama yang dilingkari dengan tembok yang sangat kuat. (1589-1604 M ) . Kuta Inong Bale dan Makam Laksamana Malahayati yang ketiga-tiganya terletak sekitar Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. kandang-kandang para Sulthan dan makam para ulama. Kuta Inong Bale ini adalah pangkalan utama dari Armada Inong Bale yang dibentuk oleh Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil. selama akhir Juni sampai awal Agustus 1972 hari-hari yang senggang dari kesibukan dinas rutine saya pergunakan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah. 16 . baik yang berada di Banda Aceh ataupun ditempattempat lain. Kuta Inong Bale (Benteng Wanita Janda) terletak kira-kira 7 kilo meter dari Krung Raya. Inti dari Armada Inong Bale terdiri dari janda para Syuhada.PENGANTAR TAMBAHAN T E N T A N G BENDA-BENDA B U D A Y A Setelah buku ini selesai saya susun. Demikianlah. zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai kedudukan internasional yang amat mengagumkan. tinggi dari permukaan laut kita-kita 100 m.

sedangkan Kuta Meukuta A l a m (Kuta Iskandar Muda) terletak dekat Teluk Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. ditempat mana Laksamana Malahayati dan Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen serta perwira-perwira lainnya bertempat tinggal. bahwa arsitek perencana kedua kuta itu adalah satu orang. mempunyai batunisan yang berukiran indah dengan ayat-ayat Quran.Tempat terletak Kuta Inong Bale ini indah sekali dan bersama-sama dengan benda-benda budaya lainnya sekitar Krung Raya baik sekali untuk menjadi objek turisme. K A N D A N G BILUY Kesempatan yang kedua pada tanggal 4 Juli 1972. menandakan. Disamping makam Laksamana Malahayati. mungkin sekali. namun saya tidak melihat adanya unsur-unsur Hindu pada kedua kuta ini adalah asli buatan Kerajaan Aceh Darussalam sendiri. mungkin makam Kepala Stafnya Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen. Lam Reh. Diatas bukit ini sekarang telah ditumbuhi kayu yang tinggi besar. juga terdapat makam yang lain. Kampung Kuta dahulunya adalah perkampungan perwira dari Armada Inong Bale. Kuta Indrapatra lebih besar dari Kuta Meukuta A l a m . saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Biluy dan M a k a m L a m 17 . Sekalipun ada orang mengatakan bahwa Kuta Indrapatra adalah peninggalan zaman Hindu. MAKAM MALAHAYATI Disebelah selatan Kuta Inong Bale terdapat Makam Laksamana Malahayati. yang terletak diatas sebuah bukit dekat Kampung Kuta. tetapi bentuk dan arsitekturnya serupa. sekalipun tidak tertutup kemungkinan bahwa Kuta Indrapatra dibangun diatas puing-puing reruntuhan candi Hindu. Makam Laksamana Malahayati yang terletak diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya. KUTA INDRAPATRA D A N K U T A M E U K U T A A L A M Kuta Indrapatra terletak di Ladong Kecamatan Darussalam sekarang.

tetapi juga karena seorang pengusaha dan ahli pertanian yang besar. yang mungkin dibinanya belum lebih dari 200 tahun.Keuneu'euen yang keduanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. Makam Lam Keu Neu'euen ini. seorang ulama besar yang bersama-sama dengan Meurah Johan sekitar tahun 576 H . (1180 M) datang ke Aceh Besar untuk menjalankan dakwah Islam. Syekh Abdullah Kan'an inilah yang mula-mula membawa bibit lada ke Aceh sehingga beliau dapat disebut Bapak Lada Aceh. yaitu kinipun makam beliau masih dikunjungi orang dan masih banyak orang meiepaskan nazar. Pengaruh Teungku Lam Keuneu'euen sangat besar. maka kemudian makamnya terkenal dengan sebutan Makam Teungku Chik Lam Keuneu'euen yang lama kelamaan oleh lidah Aceh menjadi Lapeueneu'euen. Makam Teungku Chik ini terletak dalam sebuah bangunan yang berbentuk mesjid. Dalam Kandang Biluy terdapat makam para Meurah dan para Sulthan serta para keluarganya. bukan saja karena beliau seorang ulama dan pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. (1490-1497 M). M A K A M L A M KEUNEU'EUEN Makam Lam Keuneu'euen ini telah tua usianya. sehingga sampai sekarang demikianlah namanya. terlihat 18 . Baik untuk kepentingan sejarah ataupun untuk kepentingan turisme. diduga telah berumur lebih dari 700 tahun. bahkan kampung itupun telah bernama Kampung Lam Peuneu'euen. Bukti dari besarnya pengaruh beliau sampai sekarang. yaitu telah lebih dari 700 tahun. maka Kandang Biluy sangat memerlukan kepada perawatan dan pengawetan yang pantas. Batunisan-batunisan yang terdapat pada makam-makam di Kandang Biluy ini mempunyai nilai sejarah karena tercatat nama Sulthan dan tanggal mangkatnya. yaitu makam dari Syekh Abdullah Kan'an. sementara sumur dihadapannya dengan munyeng dari tanah berukir. dan juga mempunyai nilai seni yang tinggi karena ianya berukiran dengan huruf-huruf Arab yang bermotifkan ayat-ayat Quran. yang antaranya Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah yang memerintah tahun 895-902 H . Setelah beliau dimakamkan ditempat tersebut. Pada hari saya berkunjung kesana.

Makam para Meurah sekitar dataran tinggi Mamprai. adalah tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . yang tereletak dalam kecamatan Suka Makmur. dan Kandang Pangoe yang terletak dekat Lam Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. seorang ulama dan pengarang kenamaan. (1870-1874 M). Saya telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri. sehingga menjadi makam yang layak bagi seorang sulthan yang lebih suka meninggalkan istana daripada menyerah kepada musuh M A K A M . sehingga didaerahnya pernah dibangun satu kota istirahat. karena Kraton Daruddunia direbut Belanda setelah menjadi puing.beberapa ekor kambing nazar. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Cot Bada. Kandang Cot Bada yang terletak dekat Samahani Kecamatan Suka Makmur. K A N D A N G COT B A D A Kesempatan ketiga pada tanggal 18 Juli 1972. 19 . yang menurut keterangan khadam makam tersebut bahwa kambing-kambing itu akan disembelih hari Jum'at mendatang Dalam komplek pekarangan Makam Teungku Cik Lam Keuneu'euen. terdapat makam Teungku Cik Kuta Karang. Sulthan yang menolak ultimatum Belanda bertanggal 26 Maret 1873. Mamprai satu dataran tinggi yang berpemandangan indah. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah meninggal setelah Pusat Kerajaan Aceh dipindah keluar kota Banda Aceh. tanpa ada kesempatan untuk membuat makamnya yang layak sebagai seorang Sulthan yang tidak kenal menyerah. Jenazah beliau dibawa ke Cot Bada dan dimakamkan disana. Seharusnyalah Pemerintah Daerah dan rakyat Aceh secepatnya membina kembali makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. bagaimana menyedihkan makam Sulthan ini. yang menurut cerita beratus tahun yang lalu berpenduduk banyak sekali.M A K A M SEKITAR M A M P R A I Sekitar dataran tinggi Mamprai banyak terdapat makam para Meurah (raja-raja kecil) dan para ulama kenamaan. Sulthan yang gagah berani dan tahu harga-diri.

Kandang telah ditumbuhi kayu-kayu besar dan rindang.Diantara makam-makam yang terdapat didataran tinggi M a m prai ini. didalamnya antara lain terdapat makam Meurah Jiee yang berbatu nisan besar tinggi serta berukiran yang bermotifkan ayat-ayat Quran. yaitu Makam Meurah Cot Bakkrut (turunan Meurah Eumpee Blieng). Makam Teungku Cik Cot Bruk. Tetapi. Makam Meurah Puteh. terdapat didalamnya banyak makam Meurah-Meurah dan keluarganya. demikian pula dengan makam-makam lainnya ditempat itu. seorang ulama besar pencinta binatang. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Lheue. Kandang Lheue yang terletak di Kampung Paya Trieng. hal mana menambah keyakinan penduduk akan keramatnya Ja tersebut. Pada makam-makam ini. seorang ulama besar yang dianggap keramat sampai sekarang. K A N D A N G L E U UE. sayang sekali karena makam-makam itu telah menjadi tempat istirahat kerbau waktu terik matahari. Kebetulan waktu saya kesana. kecuali sumur yang dekat dengan makam Ja C i k . juga seorang ulama yang dianggap sangat kramat. terletak di Kampung Meunasah L a m Blang. oleh karena rindangnya dengan kayu-kayu besar KANDANG LHEUE ULEE LUENG. terletak di Kampung Lagang. Kesempatan keempat pada tanggal 21 Juli 1972. yang semuanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. dengan batunisan-batunisan yang besar tinggi dan 20 . M a k a m Meurah Keunayan (dua yang akhir ini anaknya Meurah Cot Bakkrut). dan sebuah lagi makam Ja C i k . lagi musim kemarau yang amat sangat. juga terdapat batunisan-batunisan yang berukiran huruf Arab yang indah dengan motif ayat-ayat Quran. Tiada berapa jauh dari Kandang Lheue i n i . Memang waktu itu saya lihat banyak wanita-wanita mengambil air kesumur Ja C i k Kandang Ulee Lueng yang terletak dekat Kampung Daroy Kameu. Makam Putroe Ijoo (puterinya Meurah Cot Bakkrut dan isteri dari Teungku C i k Glee Weueng yang terkenal). sehingga semua sumur telah kering. Kandang Ulee Lueng dan Kandang Leu Ue. terdapat makam Teungku Cik Awee Geutah.

akan sangat menarik bagi kaum toris yang biasanya selalu mendekam dalam kota besar. Kandang Ulee Lueng ini saya lihat sekarang telah merupakan hutan dan rimba kayu-kayu besar yang mungkin telah ratusan tahun umurnya. yaitu sama-sama mempunyai batunisan-batunisan besar tinggi. adalah salah satu Kandang yang dahulunya bernaung dibawah pengawasan Kraton Kuta A l a m . 21 . keadannya juga sama seperti Kandang Ulee Lueng dan Kandang Lheue. artinya jangan dipotong. Menurut hernat saya. dibawah naungan kayu-kayu besar tinggi dengan hutan-hutan kecil kelilingnya. Kandang Lheue dan Kandang Leu Ue. kecuali yang betul-betul tumbuh atas kubur. Dalam kandang antara lain terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah tahun 902-916 H . Jumlah makam-makam dikandangkandang ini banyak sekali. baik kayu-kayunya ataupun batunisan-batunisannya. baiknya hutan/rimba dipelihara terus. Juga kesempatan hari ini saya pergunakan sebaik-baiknya untuk mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) yang juga terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. (1497-1511 M ) dan makam Raja Ibrahim. sehingga betul-betul dapat menjadi objek turisme yang amat berkesan K A N D A N G RAJA Kesempatan kelima pada tanggal 25 Juli 1972. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang Kecamatan Darul Imarah. berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. dekat dengan Kampung Daroy Kameu. KANDANG PANGOE Kandang Pangoë yang terletak dekat L a m Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. Kandang Leu Ue yang terletak di Kemukiman Puni tidak berapa jauh dari Kandang Ulee Lueng.berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. Kandang Raja ini sama halnya juga dengan Kandang Ulee Lueng. Saya rasa dalam suasana seperti dalam hutan belantara ini.

bahwa tidak ada orang yang berani memotong kayu ditempat itu. karena kuatir akan celaka. yaitu Kampung Daroy Kameu dan Kampung Kandang. tempat dulunya berdiri asrama perajurit dan sebuah kandang yang kemudian terkenal dengan sebutan Kandang Raja yang tinggi dan bermedan luas. Setelah kedudukan Sulthan dan Pusat Pemerintahan dipindahkan ke Kraton Dunya. (1205-1234 M ) . sebagai sulthan pertama dari Kerajaan (Aceh) Darussalam. sehingga batunisan kepala dari Sulthan Syamsu Syah telah patah. dan ditengahtengah blang padang itu terdapat tanah yang agak tinggi (bukit rendah mendatar) yang disebut Peukan Dara Baroo (Pasar Penganten Baru).Seperti halnya dengan kandang-kandang didaerah Kecamatan Darul Imarah. maka Kraton Daroy Kameu dijadikan lembaga pusat Balai Majelis Mahkamah (Mahkamah Agung) dan pusat kegiatan ilmu. sedangkan Kampung Kandang terletak disebelah selatan. (1267-1309 M ) . yang oleh lidah Aceh disebut "Daroy K a m e u " . Bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) sekarang menjadi dua buah kampung. Menurut keterangan penjaga kandang itu kepada kami. yang memerintah dalam tahun 601-631 H . maka Kandang Pangoë inipun tidak terpelihara samasekali. yang mungkin tempat upacaraupacara waktu pemakaman orang-orang besar. Kraton Darul Kamal. Kandang inipun telah merupakan rimba kecil dengan kayu-kayu besar tinggi. Kampung Daroy Kameu terletak pada pusat Kraton tempat dulunya berdiri istana dan gedung-gedung lainnya. pertama kali didirikan oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. dalam Kecamatan Darul Imarah. KRATON D A R U L K A M A L Kesempatan tanggal 25 Juli 1972 juga saya pergunakan untuk menyelidiki dan mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal. Kira 90 tahun kemudian. Antara Kampung Daroy Kameu (Pusat Kraton) dan Kampung Kandang (asrama perajurit dan Kandang Raja) terhampar blang padang (lapangan luas) yang mungkin antara lain dijadikan tempat upacara-upacara kenegaraan yang besar dan parade. ditempat mana tiap-tiap tahun diadakan upacara keramaian 22 . didirikan pula Kraton Darud Dunya oleh Sulthan Mahmud Syah I yang memerintah dalam tahun 665-708 H .

Balai Mahkamah Rakyat. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a Meukuta Alam (1016-1045 H . beberapa istana lainnya. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I membangun Kraton Darud Dunya dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam.yang kira-kira sama dengan Pekan Kebudayaan Aceh sekarang. tiap-tiap sulthan berturut-turut memperbesar dan menyempurnakan Kraton Darud Dunya. Dalam tahun 691 H . Balai Peratna Sembah. yaitu Kandang Raja dan Kandang Dalam (sekarang terkenal dengan sebutan Kandang Ulee Lueng). = 1607-1636 M ) . sehingga pada zaman Sulthan Alaiddin Riayat Syah II A l Kahhar yang memerintah dalam tahun 945-979 H . sedangkan sekitarnya terdapat Kandang Biluy. Oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. kota mana dinamakan Bandar Darussalam (dalam perjalanan sejarahnya berobah menjadi Banda Aceh). semua bangunan dalam kraton telah diganti dengan tembok beton. Dalam zaman pemerintahan Sri Ratu Nurul AlamNaqiyatuddin (1086-1088 H . Istana Sulthan. (1292M). Demikianlah. Asrama Perajurit Pengawal dan rumah-rumah para perwiranya. (1408-1465 M ) . = 1675-1678 M ) terjadilah pembakaran terhadap Kraton Darud Dunya. Diantara gedung-gedung yang sempat terbakar. yang mulai didiami oleh penggantinya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II yang memerintah dalam tahun 811-870 H . Gudang-gudang 23 . telah mulai dibangun satu kota baru dekat sungai Kuala Naga (sungai Aceh sekarang) antara Kampung Pandee dan Blang Peureulak. (1539-1571 M ) . Kraton Darud Dunya setelah mencapai puncak kegemilangannya. yaitu Mesjid Baitur Rahim. Mesjid Baitur Rahim. Balai Peratna Sembah dan Balai Mahkamah Rakyat. Kraton Darud Dunya dilengkapi dengan istana resmi. sebagai usaha sabot yang putus asa dari golongan kaum wujudiyah yang menjadi alat golongan politik yang anti raja wanita. Dalam Kraton Darul Kamal terdapat dua buah kandang. kota baru direncanakan pada satu waktu dijadikan Ibukota Kerajaan untuk menggantikan kota lama Bandar Lamuri. Balai Rong Sari. K R A T O N D A R U D DUNYA Selagi Sulthan Alaiddin Johan Syah masih hidup. Kandang Leu Ue dan Kandang Lheue. Balai Gading.

maka Kraton Darul Aman berantakan menjadi puing K A N D A N G L A M SUSOON Kesempatan tanggal 7 Agustus 1972 saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang L a m Susoon. dan dari sana membelintang sampai kepinggir sungai Aceh didaerah Peunayong sekarang. Kraton yang baru dibangun ini. maka di bangunlah Kraton baru oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah dalam tahun 902-916 H . diseberang sungai Aceh atau disebelah utara dari Kraton Darud Dunya. yang memerintah tahun . Teunambak Pidie memanjang dari pinggir sungai Aceh (dijembatan Kota Alam sekarang) sampai ke Kampung Lam Dingen. yang kemudian nama ini oleh Sulthan Iskandar M u d a dijadikan nama mesjid dalam Kraton Darud Dunya. Kota A l a m dan sebahagian kampung L a m Bhuk. dan ditambah lagi dengan perang semesta melawan Belanda. (1205-1234 M ) . yang dibentengi dengan sebuah tanggul raksasa yang bernama "Teunambak P i d i e " . ditempat mana menurut riwayat muktamad dimakamkan tiga orang Sulthan. Dalam Kraton Darul Aman (Kraton Kuta Alam). 24 Sulthan Alaiddin Johan Syah. Jadi daerah Kraton Darul A m a n meliputi sebagian Peunayong. selain istana-istana dan gedung-gedung pemerintah lainnya. juga dibangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjida Baitur Rahim. (1497-1511 M ) . Pada tanggal 24 Januari 1874. yaitu : 1. yang kemudian oleh karena kuat bentengnya dinamakan juga Kraton Kuta A l a m (Benteng Dunia). diberi nama "Kraton Darul A m a n " .perlengkapan persenjataan dan lainnya. 601-631 H . tentera Belanda dibawah pimpinan agressor Van Swieten dapat merebut Kraton Darud Dunya yang telah menjadi puing dan setelah Syahid perajurit terakhir KRATON DARUL A M A N Setelah Kraton Darud Dunya berusia 200 tahun lebih. setelah diperbaiki dan Dan sebagai akibat dari perang saudara beberapa kali. sedangkan mesjid dalam Kraton Darul Aman oleh Sulthan Iskandar Sani diberi nama baru yaitu Baitul Musyahadah.

tetapi bukan persis di Glee Weueng. Hanya pernah orang melihat dalam sebuah catatan naskah lama. Sulthan AJaiddin Mahmud Syah I. tetapi mereka tiada mengetahui siapa nama sulthan-sulthan itu. (1267—1309 M). 3.Sulthan Alaiddin ahmad Syah. Dari seorang orang tua yang bernama Teungku Ubit. kami dapat berkenderaan hanya sampai ke Lam Birah. kemukiman Luthu. hampir sudah dapat diambil kesimpulan bahwa memang di tempat itulah berkubur ketiga sulthan kita itu. . yaitu nama satu kampung di daerah Bilui. yang seluruhnya kami tempuh dalam masa 4 jam jalan kaki. Kecamatan Suka Makmur. bahwa di Lam Suoon ada kuburan sulthan-sulthan. Kalau dihubungkan dengan keterangan-keterangan ini. sekalipun orang telah coba mengadakan penyelidikan. sementara di sebelah kanan meninggi bukit terjal yang menakutkan. yang memerintah dalam tahun 631—665 H . bahwa makam ketiga sulthan tersebut terletak dalam satu tempat yang dulunya sebagai kota istirahat di dataran tinggi Mamprai yang bernama Glee Weueng. kami berjalan kaki menuju ke selatan dengan menempuh jalan mendaki dan terus mendaki. Bagi kami yang tidak biasa sangat mengerikan melalui 25 2. yang memerintah dalam tahun 665—708 H . karena memang ketiganya berasal dari Lam Susoon Bilui. hanya di suatu tempat yang sekarang bernama Lam Susoon. Untuk maksud membuktikan dengan mata kepala sendiri itulah maka kami tanggal 7 Agustus 1972 berkunjung ke Lam Susoon yang terletak di atas dataran tinggi Mamprai yang berpemandangan sangat indah. dimana sebelah kiri ternganga jurang dalam yang sayup-sayup mata memandang ke bawah. memang makam ketiga orang sulthan tersebut benar terdapat di dataran tinggi Mamprai. Kecapekan dapat terhibur oleh indahnya pemandangan alam yang menta'jubkan. Hasil penyelidikan yang sudah mendekati kebenaran. Dari Banda Aceh. (1234—1267 M). saya mendapat penjelasan bahwa tempat tersebut dinamakan Lam Susoon. Kami berjalan melereng bukit yang menanjak. Dari Lam Birah. Menurut keterangan yang saya peroleh dari orang-orang tua di Lam Krak. Ketiga orang sulthan ini memang tiada terdapat makamnya di salah satu kandang yang ada sekitar Banda Aceh ataupun kandangkandang lainnya di luar kota Banda Aceh.

yang kedua ujung bukit itu setelah melengkung membentuk sebuah lingkaran lantas hampir bertemu mengarah keutara. sedangkan putroe Ijoo. Ceritanya begini : Putroe Ijoo bertempat tinggal di Mamprai sedangkan suaminya di Glee Weueng yang letaknya lebih tinggi. Apabila kita telah sampai dalam lingkaran bukit itu. maka Teungku turun dari Glee Weueng dan Putroe naik dari Mamprai dan bertemulah selalu ditempat yang kemudian dimashurkan namanya dengan " C i n t a G u n a " . dimana sekarang telah merupakan kebun durian. yang terletak antara lingkaran bukit diatas dataran tinggi itu. Jam 14 sampailah kami di L a m Susoon. Samahani. karena telah biasa. seakan-akan dekat sekali diujung mata kita. yang membentuk gerbang seakan-akan pintu masuk. dari mana kami dan siapa saja harus masuk kalau mau ke L a m Susoon. yaitu salah seorang puteri dari Meurah Cot Bak Krut. Sibreh. Indrupuri dan sebagainya. dan pada suatu tempat yang bernama Cinta Guna kami berhenti agak lama sedikit. Demikian juga Pulau Weh dengan Sabangnya. terpampanglah didepan mata kita dataran rendah Aceh Besar dengan terlihat jelas kota Banda Aceh. sebagai perlambang kesetiaan kedua suami isteri itu. tetapi oleh karena tempat yang bernama agak romantis itu mempunyai riwayat pula. Apabila mereka ingin hendak bertemu. apabila kita memandang ke utara. tidak saja untuk istirahat. Diantara L a m Birah dengan L a m Susoon berkali-kali kami berhenti untuk istirahat. mengantar kami. Menurut cerita yang kami peroleh dari seorang orang tua yang. yang dulunya merupakan kota pegunungan tempat istirahat. sungguh indah pemandangan.jalan yang hanya muat sebuah tapak kaki. Indah. keluarga raja-raja di Bilui. Lambaro. Dari tempat yang bernama Cinta Guna i n i . sama sekali tidak merasa bahwa waktu itu kita telah berada ditempat yang tingginya dari 26 . tetapi bagi penduduk disana yang menemani kami berlari seperti diatas jalan aspal. Teungku D i Weueng yaitu salah seorang ulama besar yang tidak menyetujui kebijaksanaan Ratu Safiatuddin. sehingga karenanya beliau pindah dari Banda Aceh dan mengambil tempat di Glee Weueng. bahwa tempat itu dinamakan Cinta Guna karena ditempat itulah selalu terjadi pertemuan antara Teungku di Weueng dengan isterinya Putroe Ijoo .

maka saya mengambil kesimpulan bahwa sudah dapat dipastikan. dan lupalah kami sejenak keletihan empat jam berjalan kaki tadi Pendapat saya sementara tentang Kandang Lam Susoon ini. Kandang Ulee Lueng. Kandang Leu Ue dan Kandang Pangoe. yang kata Teungku Ubit berasal dari Kampung Lam Susoon. disitulah ketiga sulthan kita berkubur. yang kemudian saya namakan dengan "Kandang Lam Susoon". jika kita mengarah keutara terpandanglah dataran rendah tempat lokasi Banda Aceh dan dikejauhan sana laut biru mengapungkan pulau Weh yang amat indah. Memang disana kami dapati ada empat buah makam. setelah makan siang. Sulthan Alaiddin Akhmad Syah dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I ? Karena batunisannya adalah batu biasa dan tiada bertulisan. kita merasa seperti dalam kebun durian ditengah-tengah dusun dataran rendah. masuk akal kalau dahulu ditempat itu telah terbangun satu kota pegunungan tempat istirahat. Demikianlah. i 27 . Kandang Lheue. satu diantaranya yaitu makam Teuku Lam Teungoh yang syahid dalam peperangan dengan Belanda sekitar tahun 1880. dan yang tiga lagi itulah makam dari sulthan-sulthan yang diceritakan oleh orang-orang tua di Lam Krak. apa yang diceritakan orang-orang tua di Lam Krak itu. setelah melihat komplek pekuburan itu persis seperti komplek-komplek pekuburan Kandang Bilui. 17 Agustus 1972. Dari tempat makam itu. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri. kami dapati faktanya.permukaan laut mendekati 1000 meter. hanya timbul pertanyaan : apakah benar makam yang tiga itu tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. Hal ini lebih menyakinkan lagi. dan setelah mendengar keterangan-keterangan dari orang-orang tua sekitar Lam Krak dan Lam Birah serta dihubungkan dengan catatan pada sebuah naskah lama. yaitu empat segi memanjang dan meninggi dari dataran tanah sekelilingnya sekalipun dalam format kecil. Kami terus dibawa ketempat tanah pekuburan. haruskan dilanjutkan dengan usaha-usaha penyelidikan yang terus menerus Banda Aceh. Melihat tempatnya.

Sedang melalui dataran tinggi Mamprai menuju Kandang Lam Susoon. 28 . didepan mata terbentang luas dataran rendah Aceh Besar yang indah. Beristirahat sejenak berkorsikan batu besar.

29 . (Gambar bawah) sedang mencari tempat makam dan membersihkannya.Telah berada ditempat bekos kota peristirahatan. yang tingginya daripermukaan laut mendekati 1000 meter. setelah dibersihkan dan nampak batunisan-batunisannya. setelah berjalan mendaki 4 jam lebih. Sayang sekali. hujanpun turun dengan lebatnya. sehingga tidak dapat diambilfotonya. (Gambar atas)sedang makan siang.

ushuy. wafeuet. redacsi. laweet. muen. bandum. geupeet. q : qawoom. ridla. cigaret. sija. j : dipakai pada kata-kata: lija. tha'at. gani. sh . suleet. dan kalau mati semua dibaca seperti k juga: contrac acte. chusuh. batheue. mitsee. panggang. sakeet. te : tsabeet. achee. dibaca seperti ghain. ch : Chaba. maka dirasa ada manfaatnya menurunkan disini ejaan bahasa Aceh yang baru. krueng. curusuh. yang diambil sebagai contoh. bijooh. aneuq. coontan. tanggoong. i. gamba. tetapi tidak pada kata-kata seperti : pheet. ee. tb. dueq. mempergunakan semua Abjad Laten dari A sampai Z. beuo. meudlarat. paham g : huruf ini jika digunakan pada kata-kata berasal bahasa Arab. shuboh. dl : dla'eh. banda. seui. c dimuka a. gajeeb. kalau dimuka e. cheuradjeuen. seuu. Sebab semua huruf itu dapat dipakai untuk menulis bahasa Aceh. nd : ndie. u. ditulis dengan huruf seperti yang akan dijelaskan dibawah ini. rueq. qadli. Ejaan itu sebagai berikut: a. 30 . o. u : ganti oe dalam ejaan lama: abu. ganti e ejaan lama : padee. dibaca seperti s : centi. kumbee.EJAAN BAHASA ACEH Karena dalam buku ini termuat syair-syair dalam bahasa Aceh. ue : ganti oee dalam ejaan lama : bue. mboon. berdiri sendiri dalam kata-kata : siat. f : kafan. meurijam. sebab kata-kata itu berasal dari pahit. u dibaca seperti k: carbon. thabi'at. bunda. mb . bae. ngg : nggang. : batheen. dueq. shah. djula. i. e. mitseue. seperti yang diutarakan oleh Anzib. maqlum. Ejaan bahasa Aceh yang baru itu. pham. due. kumbang. seuoot. qaooy. karu. o. sabeet. pijooh. Arab : gafuroon. shahbat. Kata-kata yang berasal dari bahasa Arab.

v w x y z : : . dipakai kata mati ja : kapay. 'euy. leubuy. visum. : dipakai pada kata-kata yang berasal dari bahasa Arab: zat. kuwah. seexa. paruy. 'uzo. dipakai pada k a t a : duwa. meuntuy. vitamin. (x = s): paxa. izin. puwan. 31 . saxi. . qaooy.

.

BAHAGIAN PERTAMA LINTASAN S E J A R A H K E R A J A A N ISLAM DI A C E H .

.

penjelmaan akal. Kebutuhan ruhani. serba-cita dan resam-kanun. Kebudayaan ditimbulkan oleh kebutuhan manusia: (1) kebutuhan jasmani. Definisi kebudayaan. baik kehidupan pribadi ataupun kehidupan kelompok. kebutuhan sosial. c. Kebutuhan sosial. senirupa. (1) A. manusia tidak bisa hidup sendirian. Untuk ini. Hasjmy: Sejarah Kebudayaan Islam halaman 1 -3. kebutuhan ruhani. Telah menjadi fitrah manusia. Ruhani manusia membutuhkan hiburan. tatacara hidup. manusia membutuhkan makanan. menjelmalah seni-budaya dalam segala bentuknya : seni-bahasa. lembaga. perumahan dan alat-alat perlindungan diri. adalah manifestasi akal-budi dan hati-nurani manusia. penjelmaan rasa. 35 . Kebutuhan jasmani. b. Kebudayaan yang menjelma dari serba kebutuhan manusia. Dari kebutuhan ini menjelmalah berbagai organisasi. seni-tari dan seni-drama. c. sehingga dengan demikian kebudayaan berarti: a. perundang-undangan. b. Jasmani manusia membutuhkan sesuatu yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya.MUKADDIMAH SEBAB TIMBULNYA K E B U D A Y A A N a. bahwa mereka membutuhkan satu sama lain. Dari kebutuhan ini. seni-suara. penjelmaan cita.

bahwa daerah yang pertama didatangi oleh Islam ialah pesisir Sumatera dan bahwa setelah terbentuknya Masyarakat Islam. ke II H . e. juga sebagai saudagar.ke delapan M . Kebudayaan Islam bersumber kepada manusia Muslim. Mengenai dimana. antara lain telah menyimpulk a n : (2) a. orang-orang Indonesia ikut aktif mengambil bahagian. bahwa dalam proses peng-Islaman selanjutnya. ) dan langsung dari A r a b . Definisi ini berlandaskan pada : a. maka raja Islam yang pertama berada di Aceh. para ahli sejarah berbeda pendapat. dan sebagainya. b. para ahli sependapat yaitu dipesisir Sumatera Utara. Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 265. kemudian kami lemparkan kembali kedalam kawah yang sangat hina. Islam untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah (abad ke tujuh . c. bahwa menurut sumber-sumber yang kita ketahui. Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung di Medan mulai 17 s/d 20 Maret 1963. bahwa penyiaran itu di Indonesia dilakukan dengan cara damai. untuk mereka tersedia padala berganda. hanya perbedaannya: ada yang mengatakan di Pase. Jin dan manusia Ku-jadikan kepada-Ku. sehingga definisinya berbunyi : Kebudayaan Islam adalah penjelmaan iman dan amal salih seorang Muslim atau segolongan Kaum Muslimin. (Az Zarijat: 56) semata-mata untuk beribadat Sesungguhnya manusia telah Kami jadikan dalam bentuk yang maha indah. ada yang mengatakan di Jaya dan ada pula yang mengatakan di Barus. b. Tentang masanya. . (2) 36 . bahwa muballigh-muballigh Islam yang lama-lama itu selain sebagai penyiar agarna. kecuali mereka yang beriman dan beramalsalih. ada yang mengatakan pada abad ke I H .Kebudayaan Islam. (At T i n : 4-6) ISLAM MASUK K E INDONESIA Tentang dimana dan kapan masuknya Islam ke Indonesia. d.

Oleh karena penyebaran Islam itu tidak dijalankan dengan kekerasan dan tidak ada penaklukkan negeri. tetapi mengesankan kebesaran Salafussalihin Indonesia. Dr. e. Diantara mazhab pertama dipeluk di Aceh ialah Syi'ah dan Syafi'i. Kedatangan Ulama-ulama Islam dari luar negeri ke Aceh memperteguh ideologi Mazhab Syafi'i yang telah ditanam raja-raja Pasai. c. b.) dibawa oleh saudagar-saudagar Islam yang intinya ialah orang-orang Arab diikuti oleh orang Persia dan Gujarat. sehingga Aceh menjadi "Serambi Mekkah". Penyiar Islam pertama di Indonesia tidak hanya terdiri dari saudagar India dari Gujarat. Agama Islam telah berangsur datang ketanah air kita ini sejak abad pertama (abad ke 7 M. sampai Raja Islam Pasai Samudra itu adalah seorang Alim ahli fiqh Mazhab Syafi'i. Islam masuk ke Indonesia mula pertama di Aceh. bahwa kedatangan Islam itu ke Indonesia membawa kecerdasan dan peradaban yang tinggi dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia. Saya mengakui bahwa ulama luar yang datang kemari. c. Yaman. 37 . (4) Menurut catatan Syekh Nuruddin Ar Ranity dalam kitabnya Bustanus Salatin. Syam. (4) b. maka jalannya itu adalah berangsur-angsur. tidak mungkin didaerah lain. (3) Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 87-88. Hamka memberi kesimpulan : (3) a. Haji Abubakar Aceh membuat kesimpulan : (5) a.f. Aden dan lainnya. Tetapi semua itu bukanlah menghilangkan kepribadian Muslim Indonesia dalam rangka Ummat Islam sedunia. d. disamping ada Ulama kita belajar ke Mekkah. (5) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Inodnesia halaman 127. Aceh telah bergelar "Serambi Mekkah". bahwa sebelum Pemerintahan Ratu Safiatuddin. tetapi juga terdiri dari Muballighmuballigh Islam dari bangsa Arab. Mazhab Syafi'i telah berpengaruh sejak semula perkembangan itu.

Maka kemungkinannya ialah bahwa Tashi itu sudah mempunyai raja yang beragama Islam. bahwa wilayah yang dimaksud adalah "Lamuri" atau Rami yang disebut oleh orang Arab dalam abad ke 9. yaitu Lamuri. berangkatlah satu expeditie dari beberapa orang saudagar Arab serta beberapa orang Muballigh Islam ikut dalam rombongan itu berlayar kenegeri Cina tinggal dinegeri Kanten dan singgah pula dipelabuhan Sumatera Utara (Aceh). ada kemungkinan Tashi dimaksud adalah Lamno atau Rami. (717 M. Professor Neinar mengatakan bahwa Ramni adalah Lamno yang letaknya di pantai barat ujung Sumatera. d. Petunjuk lainnya mengatakan bahwa Tashi dimaksud ini disebelah barat ujung Sumatera. Disitulah mulai masuknya Islam menurut katanya. Sumber-sumber sejarah Arab menegaskan bahwa diberbagai bandar di Sumatera sejak abad ke 9 (catatan Mas'udi) sudah banyak pendatang Arab yang beragama Islam mendatangi tempat-tempat dimaksud. Dalam tahun 82 H . Menurut cerita itu yang terjadi dalam abad kesatu Hijrah pula. b. ikut pula Muballigh-muballigh Islam untuk mengembangkan Islam. selain saudagarsaudagar.) satu expeditie dari 33 buah kapal bangsa Ajam/Parsia yang dikepalai oleh Zahid telah meneruskan pelayaran kenegeri Cina. Ada alasan untuk diyakinkan. (6) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia halaman 226-2 38 . dalam rombongan itu. e.Mohammad Said membuat kesimpulan : (6) a. Sebahagian besar dari kapal-kapal musafïr itu telah singgah pula di Sumatera Utara (Aceh). c. Haji Zainuddin menekankan : Setelah wafat Nabi Muhammad pada abad ke VII M . tahun Masehi 632. raja "Tasyi" telah mengirim peninjau ke Holing yang dirajai oleh sorang perempuan bernama Sima. Memperhubungkan dengan catatan Tiongkok itu. Berdasarkan sumber-sumber orang luar (Arab dan Tionghoa) maka besar kemungkinan bahwa Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad kesatu Hijrah.

setelah hampir 50 tahun mereka berjihad dalam bidang dakwah. sehingga beratus tangan. Menurut Abu Ishak A l Makarany selanjutnya. hampir berdekatan dengan catatan Prof. Abu Ishak A l Makarany Pasy. (800 M) berlabuh di Bandar Peureulak sebuah kapal dagang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah bersama sejumlah pedagang-pedagang Muslim. en met 39 . misalnya dari angka dua Arab bisa berobah menjadi angka tiga Arab. namun sudah dapat dipastikan bahwa Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara ini. Catatan selanjutnya dari Abu Ishak A l Makarany tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak. barulah dapat didirikan di Peureulak sebuak Kerajaan Islam dengan raja yang pertamanya bergelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. yang memang hampir-hampir serupa. Sungguhpun ada perbedaan-perbedaan bilangan tahun dan penulisan nama raja. dari nama Adh Dhahir kadangkala berobah menjadi A z Zahir waktu penyalinannya kehuruf Laten. dan selanjutnya mereka menetap di Peureulak untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. adalah di Peureulak/Aceh (Bahagian Utara Sumatera). Yunus Jamil dalam risalahnya Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. Juga ada sedikit berbeda pada beberapa tempat dengan catatan Teungku M . Perbedaan catatan bilangan tahun dan penulisan nama. seperti yang nanti banyak saya kutip dalam buku ini. mungkin sekali terjadi waktu penyalinan dari tangan ketangan. dan sebagainya. Dr. yang memerintah dalam tahun 225-249 H . untuk pertama kali orang-orang Arab (Muslim) memasuki bagian utara pulau Sumatera). dalam kitabnya Idhharul Haq mencatat. the Arabs enter North Sumatra for the first time (Sekitar tahun 866-950. bahkan mungkin di Asia Tenggara. bahwa dalam tahun 173 H . Paulus yang menyatakan : "Toen kwamen de Arabieren. = 840-864 M . Catatan Abu Ishak A l Makarany dan Di Meulek diatas.(Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 250). J. Catatan tersebut juga hampir berdekatan dengan catatan Mr. pada beberapa tempat agak berbeda bilangan tahun dan nama raja dari pada catatan di Meulek tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak/Pase dalam risalahnya Kanun Meukuta Alam. Sunario yang menulis: 866-950.

c. Karena orang-orang Arab itu. voor welks propaganda Aceh's Noordoostkust in later eeuwen weer als tusschenstation zou dienen. d. 40 . Piekaar : Encyclopaedie Islam (terjemahan bahasa Arab) jilid I dibawah huruf alif. (7) (7) a. J. Encyclopedie vam Nederlandsche Indie. Alrami. Lamari atau Lameri). dimana melalui Malabar mereka membawa dan menyiarkan Islam kepesisir Timurlaut Aceh (Peureulak. yang kemudian beberapa abad mendatang ia menjadi setasiun perantara (penyiaran Islam dikepulauan Nusantara). maka sekitar tahun 846 dan 950 kita dapati Sumatera Utara (Aceh) berturut-turut digelar Rami. halaman 70-71. Dr. Abu Ishak Al Makarany Pasy: Idhharul Haq. A l Ramni. Lamari of Lameri. e.hen via Malabar. Sunario : A Chronology of Indonesian History halaman 22. b. Alrami. Di Meulek: Qanun Meukuta A lam.-penj). A. Door Arabieren vinden we Noord-Sumatra tusschen 846 en 950 achtereenvolgens betiteld als Rami. Deel I huruf A (A ceh) halaman 73." (Ketika orang-orang Arab. A l Ramni.

Diangkat dari salah satu lembar kitab Idhharul Haq.Fotokopi silsilah raja-raja Peureulak/Samudra Pase. 41 .

Maka pada h i d j r a h Babl.Salinan fcchnraf Latijn.TICA RATDS LIMA t a h u n .maka n a i k l a h r a d j a Marhua ' A l a i d d i n ABDÜL^MALIK SJAH d h i ï ï ö ï l a h f i l ' a l a a dan lama i a dalam Tahta K e r a d j a a n BOA PULUH TODJuf t a h u n . maka m a t i l a h a a pada h a r i D e l a s a pada s e h a r T b u l a n S a f a r pada waktu Dhuhur d j u a .aaw. h a r l Ahaddjua' iS. Maka n a t i l a h i a pada h a r t S e l a a a . Maka pada h i d j r a h H a b i .ri^ ^. pada l a p a n h a r i b S a n ' R a d Jab n a l k l a h r a i j a ~ « m l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d ftulana ABBAS SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . .1ia MABMtro xm. rlai m a hB r i t h auB a n Muharam. dan lama dalam Tahta Keradjaan DOA BELAS t a h u n T maka m a t i l a h i a pada h a r i Ahad d j u a . t i g a h a r i . t u d j u h h a r i b u l a n t a b i ' u l .a w a l waktu fihnha. aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n ABDOL-QADIR SJAH BJauhan B a r d a u l a t d h i l l u l l a h f i l ' a l a a pada h a r i K e a i s tudjuh belaa"Sari 'bulan K a W u l a c h i r dan a d a l a h l a o a dalam Tahta Keradjaan EMPAT tAHOXJUA LAPAH bul a n . S a w . dua h a r i b u l a n Xtthaxaa.saw. . t u d j u h bolan. DPA RATOS HOI M j m a Mfc— pada h a r i SELASA. Maka pada h i d j r a h Jtobi.aaka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Harhum ' A l a i d d i n MUHAMMAD AHIM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a m dan lama i a d a l a a Tahta KeradjaarTSUA PUXUH TIGA t a h u n . ..pada vakta S h n h ï r T Maka pada h i d j r a h Habi. aaka i a pon a a t i l a h i a pada h a r t AHAD. Maka pada h i d j r a h Sabi. . s a w . e n a a h a r i . saijid Hauiana ABDPL'AZIZ SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . aaka a a t i l a h i a pada h a r i Sabtu. Maka pada h i d j r a h S a b i .pada waktu Dhuhur.Intaha k a l a a . dan a d a l a h laoa dalam ï a a t a Keradjaan PDA PTOOH EMPAT tahun. Baka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n M«»hm.pada h a r i B J u a ' a i waktu Dhua b l " " ' A l a i d d i n S«i. M a k a m a t l l a h i a pada h a r i C J w a ' a t t u d j n h h a rt b u l a n Hadjab waktu Dhuhur. TIGA RATOS SKMTTJW tahun.saw. « a h 1 d h i l l u l l a h f i l ' a l a a .anaa h a r i d j n a . MH-RATUS KKPAT POHJH SEHBIUH tahun aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ABOTR-RÏHFM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . . Ban laaa ia. ^ a r h u - Fotokopi salinan kehuruf latin silsilah raja-raja Peureulak/P Samudra 42 . 1 ) 8 1 1 l a m i B 4 4 1 0 1 1 a t i l a h i a P d t u d u h h 8 r i . . .Intaha k a l a a . TIGA RATUS DUA PPLDH TUDJUH tahun. . S a w . p a da h a r i S a b t u . TICA RATOS BBA t a h i a v n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ' A L I MOGBATAH SJAH d h i l l u l -ï-ï^t K e r a i j a a n TÏCA TAHUf EKAM BULAH wallü^ïïEuh^ ™ * * J b u l a n " S ' j a w d . dalam Tahta Keradjaan LIMA BELAS t a h u n . A d a l a h i a l a o a dalam Tahta jawT3g51S fa m i " l u h l i m a t a h u n . Maka pada h i d j r a h K a h i . BÜA RATOS LAPAH PüLOH LIMA t a h u n . . . . —' ^l^^. Maka pada h i d j r a h Sabi. TIGA RATOS EMPAT PÏÏLÜH SEMILAB tahun d pada tahun A l iafh.Saw.saw.

43 . Diangkat dari Tazkirah Thabaqakatain catatan di meulek.Dokumen silsilah Raja-raja Samudra/Pase.

Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara. yaitu ke Pidie dan lainnya mengarah kebarat yaitu ke Jaya. yaitu kepesisir utara pulau Sumatera (Aceh). 2. yaitu Kerajaan Islam Peureulak (Aceh) dalam tahun 225 H . Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah. 44 . Daerah yang pertama-tama dimasuki Islam. Karena itu kesimpulan-kesimpulan ini haruslah dianggap sementara. dan dari Lingga ke Lamuri (Aceh Besar).Kesimpulan: Dari kutipan-kutipan diatas dan catatan-catatan sejarah lainnya. ke Lingga (jurusan selatan). = 840 M . Ilmu sejarah adalah termasuk-dalam katagori "ilmu sosial". 4. kita dapat mengambil kesimpulan bahwa : 1. yaitu sementara belum didapati penemuan-penemuan yang lebih baru. kemudian dari Peureulak menjalar ke Tamieng (jurusan timur). yaitu Peureulak (Aceh Timur). dan seterusnya Lamuri kembali lagi kejurusan timur. ke Pase (jurusan barat). yang berdasarkan dokumen-dokumen muktamad. 3.

Beberapa abad setelah berdiri Kerajaan Peureulak. (9) Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 94-95. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul A z i z Syah. Junus Jamil sangat menyolok. (8). dan Ibukota Negara Bandar Peureulak dirobah menjadi "Bandar Khalifah". 225-249 H . M . turunan campuran. ) . Menurut catatan Tgk.K E R A J A A N ISLAM K E R A J A A N ISLAM P E U R E U L A K Menurut catatan sejarah. ) . Kapal Nakhoda Khalifah ini tiba di Bandar Peureulak pada tahun 173 H . sebagai berikut: (10) 1. (10) Tgk. sehingga pada hari Selasa tanggal 1 Muharram 225 H . Zainuddin dengan Tgk. (840-864 M . (9) Perbedaan tahun antara H . Menurut H . M. Para saudagar Islam dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. didalam Kerajaan Peureulak telah berdiri masyarakat Islam dengan anggota-anggotanya yang terdiri dari turunan asli. Di Bandar Peureulak mereka menjumpai perdagangan telah maju. yaitu peranakan Arab. (1028 M . M. sedangkan dalam hal-hal lain mereka berpendapat sama. berlabuhlah dipelabuhannya sebuah kapal yang datang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. negeri Peureulak telah lama berdiri dan raja-rajanya berasal dari turunan raja-raja Siam (Syahir Nuwi). ) . bahwa sebelum Islam datang. dengan membawa saudagar Islam. dengan diangkat Sulthannya yang pertama Saiyid Maulana Abdul Aziz (turunan Qaraisy) dengan gelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. bahwa silsilah Raja-raja Kerajaan Islam Peureulak. M . (8) Tgk. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 5-8. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 2-4. Yunus Jamil. (800 M . selain berniaga juga bertindak sebagai Muballigh. Persia dan Gujarat. Dalam masa kurang dari setengah abad. ) diproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam Peureulak. (840 M . sebagai kenang-kenangan bagi Nakhoda Khalifah. sehingga dengan usaha mereka Islamlah sebahagian besar penduduk Kerajaan Peureulak. 45 .BERDIRINYA K E R A J A A N . Zainuddin tahunnya 420 H .

19. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulkadir Syah. Sulthan tandingan dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah.). 450-470 H . 9. Sulthan Muhammad Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat.2. (976-1012 M. 249-258 H . 8. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Mahmud Syah. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Usman Syah Johan Berdaulat.). Sulthan Makhdum Alaiddin Abduljalil Syah Johan Berdaulat. 501-527 H . 622-662 H . 522-565 H . (1059-1078 M. 402-450 H . 302-305 H . (1078-1108 M. (918-922 M. 365-402 H . (976-988 M. 13. 3. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. 4. (1158-1170 M. yaitu aliran Syi'ah. 18. Sulthan Makhudum Alaiddin Malik Mansur Syah Johan Berdaulat. 12. 16. 527-522 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ahmad Syah Johan Berdaulat. (1134-1158 M.). 5. (1196-1225 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdullah Syah Johan Berdaulat. (922-946 M. (1012-1059 M.). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. (864-888M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Syah Johan Berdaulat. 6. (946-973 M.). Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat. (1108-1134 M. 334-361 H . Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Ali Mughaiyat Syah.). Aliran mazhab/politik yang mula-mula masuk kenegeri Peureulak. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat. (1170-1196 M. 46 .). Johan Berdaulat.). Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdurrahim Syah. 662-692 H (1263-1291 M. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abbas Syah. 470-501 H . 592-622 H .).). 365-377 H . (915-918 M. 565-592 H .). 7. Sulthan ini dari golongan Syi'ah. 10. (888-913 M. 17.). 285-300 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulaziz Syah Johan Berdaulat. 15.). 14.).).). 310-344 H. 306-310 H.). 11. Sulthan Makhdum Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat.). (1125-1263 M.

antara Peureulak dengan Arab. yang sama-sama turut memperebutkan kekuasaan.).Pada masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abas Syah (274-300 H. tentara Sriwijaya menyerang Peureulak.) mengawinkan puterinya Ratna Kemala dengan raja Malaka Sulthan Muhammad Syah yang bergelar peramesjwara Iskandar Syah.).). Adanya hubungan luar negeri (hubungan diplomatik). Pada akhir Pemerintahan Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat (334-361 H. Dalam tahun 375 H . Malaka dll. d. pecah perang lagi antara Syi'ah dengan Ahlussunnah. e. yang kemudian dapat dipukul mundur. Marah Silu atau Malikus Saleh. b. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H. (986 M. India. sementara puterinya yang kedua Puteri Ganggang dikawinkan dengan raja Kerajaan Pase. kita dapat berkesimpulan bahwa kerajaan tersebut telah berkebudayaan dan bertamaddun. Adanya angkatan perang yang teratur. Adanya kemakmuran (ekonomi yang baik). Ilmu pengetahuan telah berkembang. 47 . Parsia. hatta timbul perang saudara antara kedua golongan yang menyebabkan Kerajaan Islam Peureulak tiada beraja selama 2 tahun. masuklah aliran mazhab/politik Ahlussunnah Wal Jama'ah. keduanya perkawinan politik. Sudah mengenai adanya partai-partai politik : Syi'ah dan Ahlussunnah. Mengenai dengan Kerajaan Islam Peureulak. c. antara lain: a. sehingga masing-masing golongan mengangkat Sulthannya sendiri. ingat satu pusat ilmu pengetahuan "Dayah Cotkala" dibawah pimpinan Ulama Besar Teungku Muhammad Amin yang lebih terkenal dengan Teungku Cotkala.

Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9.{. yang diketuai oleh Syekh Ismail A l Zarfy. pada tahun 560 H .H 00E-*Y£) IÜSY2 usdA Sebelum berdiri Kerajaan Islam Samudra/Pase. dan sebagai kenang-kenangan oleh Ulama Besar tersebut diberi gelar Sulthan A l Kamil kepada Maharaja Nurdin atau Meurah N u r . M. Seorang lagi Ulama yang diangkat menjadi Perdana Menteri oleh Sulthan Alkamil. (11) Dalam tahun 433 H . Seorang lagi ulama besar bernama (Syekh Ja'kub Blang Raya. (13) Ibid halaman 11. datanglah kenegeri Tanoh Data (kira-kira sekitar Cotgirik sekarang) Meurah Khair. 48 . dikebumikan di Geudung dan terkenal dengan nama " K u b u r Teungku di Iboh". ) .K E R A J A A N ISLAM S A M U D R A / P A S E . seperti negeri Jeumpa. yaitu Quthbulma'aly Abdurrahman A l Pasy. yaitu Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. (12) Untuk menyaksikan perkembangan Islam dalam Kerajaan Islam Pase/Samudra. 433-470 H . (1213 M . (1166 M . dimana didapatinya Kerajaan Islam (11) Tgk. didaerah itu telah berdiri kerajaan-kerajaan kecil. (10421078 M ) . Samudra. wafat Syawal 623 H . untuk mengembangkan Islam dan membangun Kerajaan Islam Samudra/Pase dimana beliau diangkat menjadi rajanya yang pertama. telah datang ke Samudra Pase perutusan dari Syarif Mekkah. ) datanglah seorang Ulama Besar dari Mekkah. ) . dengan gelar Maharaja Mahmud Syah. ) . menjadi pembesar kerajaan. dimakamkan di Blang Perija Geudung. yang dipimpin oleh raja yang bergelar " M e u r a h " . salah seorang dari keluarga Sulthan Mahmud Peureulak. (12) Ibid halaman 10. seorang Muballigh dan ahli pikir. (1226-M. Dalam masa Sulthan A l Kamil ini telah banyak datang tokoh-tokoh pemimpin/ ulama dari Malabar dan Sarkasih. Syekh Abdullah Arif. (1233 M . terkenal dengan " K u b u r Teungku Jirat R a y a " .). Wafat Muharram 630 H . Salah seorang diantaranya telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Kerajaan. yang terkenal dengan nama " K u b u r Teungku Cot M a m p l a m " . Tanoh Data dll. makamnya di Meunasah P l e Geudung. (1042 M . dan disebut juga Meurah G i r i . . wafat bulan Zulqa'idah 610 H . (13) Pada waktu Pemerintahan Sulthan Malikussaleh.

49 . M. (15) Ibid halaman 14. Mangkubumi (14) M. seorang yang kejam yang telah menyuruh bunuh lebih 40 orang ulama-ulama Ahlussunnah. Hal ini tersebab karena Ratu telah mengangkat seorang tokoh terkemuka dari gerakan Thariqat Wujudiyah menjadi Mangkubumi (Perdana Menteri). dengan dalih karena mencegah dia memperisterikan anak-kandungnya sendiri.) Kerajaan Mojopahit menyerang Pase dibawah pimpinan panglima Patih Nala. dengan membawa sejumlah tawanan. tawanan mana kemudian menjadi pembawa Islam pertama kepulau Jawa. Laut dan Darat yang kuat. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 55. Tgk. Didapatinya juga yang berpengaruh dalam pemerintahan yaitu golongan Ahlussunnah dengan mashab Syafi'i. dengan bekerja sama dengan kerajaan Siam.telah mempunyai lembaga-lembaga Negara yang teratur dengan Angkatan Perang. Karena tidak tahan peperangan gerilya yang dilakukan rakyat/tentera. Said: A ceh SepanjangA bad halaman 38 dan 44. Zainuddin : Tarich Aceh dan Nusantara halaman 216-218. digabungkan Kerajaan Islam Peureulak dengan Kerajaan Islam Samudra/Pase. Dan dalam masa pemerintahan Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. (14) Dalam masa pemerintahan Sulthan Muhammad Malikud Dhahir (688-725 H. dimana dengan tipu daya yang licik utusan Raja Siam menculik Sulthan Zainul Abidin. Lembaga kabinet yang menjadi perdana menterinya Sri Kaya Said Khiatuddin. antara lain didapatinya: a. b. Lembaga Kementerian Luar Negeri yang menjadi menterinya Bawa Kaya Ali Hisamuddin A l Malabary. H. yang menjadi Mufti Besarnya (Syaikhul Islam) Said Ali bin Ali A l Makarany. Puteri Madoong Periya. Kerajaan Beunua (Tamieng) digabungkan pula dengan Kerajaan Samudra Pase. Lembaga Mahkamah Agung. (16) Ibidhalaman 15-16. akhirnya balatentara Majapahit terpaksa meninggalkan Pase. c. berkembang-suburlah paham Thariqat Wujudiyah (mystic) yang bercabang dari gerakan Syi'ah. (15) Dalam masa pemerintahan Sulthan Zainul Abidin Malikud Dhahir (750-796 H. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 13.). (16) Daiam Zaman Pemerintahan Ratu Nihrasiyah (801-831 H.).

Maharaja Khiyasyuddin Syah. (1078-1133 M. 50 . Junus Djamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (1326-1350 M. 4. 801-831 H . (17) Tgk. 688-725 H . (18) M. 9. angkatan perang yang kuat dan hubungan luar negeri yang teratur.) Sulthan Ahmad Malikud Dhahir.). 470-527 H . kemudian diapun terbunuh. (17) 1. perekonomian dan keuangan yang setabil. 7. 6. Af. (1155-1210 M. (1261-1289 M. (1133-1155 M. M. 8. (19) Tentang kemajuan dan teraturnya Kerajaan Islam Samudra 2. pemerintahan dijalankan oleh Maharaja Nagur Rabath Abdulkadir Syah selama empat tahun (sampai tahun 801 H.).75. meninggal tahun 1513 M . Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. 527-550 H . 725-750 H . 433-470 H .). Adapun silsilah dari Raja-raja Samudra Pase. kita dapat mengambil kesimpulan. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 109-125. setelah Nihrasiyah masih ada beberapa orang raja lagi. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9-17. 750-796 H . dan yang terakhir Sulthan Abdullah. Maharaja Nurdin Sulthan A l Kamil.). Menurut Muhammad Said. 659-688 H .). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 74-75.).). perdagangan yang maju. Sulthan Malikus Salih. (18) Dari catatan-catatan sejarah.). Setelah terbunuh Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. Sulthan Muhammad Malikud Dhahir. yaitu : Maharaja Mahmud Syah (Meurah Giri). 2. Maharaja Mansur Syah. 3. (1042-1078 M. Telah mempunyai pemerintahan dan lembaga-lembaga negara yang teratur. (13501394 M. 550-607 H . Said: A ceh Sepanjang abad halaman 38. (14001427 M). Malikah Nihrasiyah Rawangsa Khadiyu. bahwa Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah mempunyai tamaddun dan kebudayaan yang tinggi. antara lain dapat dibuktikan dengan : 1. suami Ratu Nihrasiyah. (1289-1326 M.pemuka Thariqat Wujudiyah ini kemudian dibunuh oleh Malik Mustafa. HM. (19) M. 5. lembaga-lembaga ilmu pengetahuan yang berkembang. mata uang sendiri.

dimana beliau menceriterakan tentang rajanya yang alim. (1323-1353 M . Puteri Teungku Ampoon Tuan kemudian dipersuamikan dengan putera mahkota kerajaan. bijaksana. keprotokolan yang sempurna. (1184 M . diangkatlah puteranya menjadi raja dengan gelar Raja Muda Seudia. kemakmuran merata. dimana beliau kemudian dapat menjadikan Kerajaan Teumieng itu menjadi Kerajaan Islam. beliau raja pertama dari Kerajaan Islam Teumieng yang kemudian namanya dirobah menjadi Kerajaan Islam Beunua. keadilan menyeluruh. yang berparas rupawan. menterimenterinya yang arif budiman. angkatan perang yang kuat. dan dari perkawinan ini kemudian lahir seorang puteri yang diberi nama Puteri Lindung Bulan. Pada waktu pemerintahan Panglima Eumpieng telah datang ke Teumieng satu T i m Muballigh Islam dari Peureulak yang dipimpin oleh seorang ulama yang bernama Teungku Ampoon Tuan. (1184-1213 M . ) . tatacara dan susunan pemerintahan yang teratur.) dia beroleh seorang putera dan diberi nama Raja Muda. (1353-1398 M . (21) Tgk. kapal-kapal dagang yang melayari segala penjuru samudra dan sebagainya. berani dan cinta kepada ulama. Atas anjuran Teungku Ampoon Tuan. (21) Setelah mangkat Panglima Eumpieng Beusoe. 723-753 H . yang memerintah dari tahun 753-800 H . Dari perkawinannya dengan puteri Raja Malat (678-723 H. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 127-184. 51 . M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 18-23. 580-599 H . HM.Pase. ) dengan raja pertamanya bergelar Meurah Gajah. maka Kerajaan Islam Beunua digabungkan dengan Kerajaan (20) Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-155 dan halaman 171-172. ulama-ulama yang salih dan jujur. ibnu Bathuthah yang dua kali singgah di Samudra Pase dalam perjalanan pergi dan pulang dari negeri Cina. ) berasal dari Peureulak. (20) K E R A J A A N ISLAM BEUNUA Menurut catatan sejarah. bahwa Kerajaan Teumieng telah berdiri semenjak tahun 580 H . Raja Muda. melukiskan dalam bukunya betapa tinggi sudah kebudayaan Islam dalam Kerajaan tersebut. ) dan raja terakhir sebelum zaman Islam Makhdum Saat (Panglima Eumpieng Beusoe).

Negeri Karang dan Kuala Peunaga. politik. Raja Muda Seudia bersama rakyatnya mengadakan perlawanan yang seru. permintaan mana ditolak mentah-mentah.Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase dalam satu federasi. parang rumah kerumah. maka Panglima Patih Nala melakukan agressinya terhadap Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). Setelah Raja Muda Seudia wafat tahun 800 H . yaitu : Negeri Indra. dua sekutu dalam federasi. yang pada hakikatnya didorong oleh nafsu penjajahan. Angkatan Perang Mojopahit yang telah menduduki Pulau Kampey pada tahun 779 H . Agressi Mojopahit. sehingga akhirnya tentara Mojopahit mengalami kekalahan disegala medan perang dan terpaksalah mengurungkan niatnya hendak menjajah Kerajaan Islam Beunua. ilmu pengetahuan dan seni-budaya. datanglah bantuan pasukan dan alat perlengkapan perang dari Kerajaan Islam Peureulak dan Pase. sehingga angkatan perang Mojopahit menderita kerugian besar dikota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee. Dengan alasan penolakan ini. dapatlah kita membuat kesimpulan bahwa Islam telah dapat membangun kebudayaannya yang tinggi dalam Kerajaan Islam Beunua disegala bidang : sosial. Dalam pada itu peperangan di Ibukota Negara. 52 . sementara Ibukota Kerajaan Islam Beunua pun dipindahkan agak kepedalaman dengan membangun kota baru yang kemudian diberi nama " K O T A M A S M A N I " (Emas Murni) dan negerinya bernama "NEGERI B E U N U A " sementara kota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee tetap menjadi pelabuhan dagang yang ramai. Kota Masmani. berlangsung sangat seru.) dibawah pimpinan Panglimanya Patih Nala. sehingga kota tersebut hancur seluruhnya. Pada saat yang sangat kritis itu. Kerajaan Islam Beunua (Teumieng) menjadi kacau dan pecah menjadi tiga buah kerajaan kecil. mengirim utusan kepada Raja Muda Seudia meminta agar Raja menyerahkan puterinya "Puteri Lindung Bulan" sebagai persembahan kepada Raja Mojopahit. ekonomi. Prabu Rajasanagara Hajam Wuruk. Dari kutipan sejarah ringkas ini. (1377 M. (1398 M.).

(986 M. Yunus Jamil. K E R A J A A N ISLAM PIDIER. Muerah Johan. Adi Genali berputera tiga orang. antara lain kenegeri Lingga (Aceh Tengah sekarang). (XIV M. dan untuk (22) Tgk.).) barulah Islam meluas dalam daerah Syahir Poli dan seluruh jejak Hindu/Budha dikikis habis. pemimpin-pemimpin. menjadi Raja turun temurun sampai-sampai terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. anak-anak raja Peureulak yang mengungsi keberbagai negeri lain. 2. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 28-29. dimana mereka kemudian dapat mendirikan Masyarakat dan Kerajaan Islam. (22) 1. kerajaan Hindu/Budha didaerah Syahir Poli (Pidier) terlebur menjadi Kerajaan Islam Pidier. Meurah Lingga II tetap tinggal dinegeri Lingga. M . Menjelang pertengahan abad kedelapan H .) mengalahkan balatentara Syahir Poli dalam suatu peperangan yang dahsyat. bahwa pembina pertama Kerajaan Islam Lingga yaitu ADDI GENALI yang bergelar Meurah Lingga putera dari Meurah Tanjoong Krueng Jamboo Ayee. yang ikut dalam rombongan Syekh Abdullah Kan'an (Syiah Hudan) dari Peureulak ke Indra Purba (Aceh Besar sekarang) untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. pada zaman pemerintahan Sulthan Mahmud II Alaiddin Johan Syah di Kerajaan Darussalam (811-870 H. M . 53 .). Menurut catatan Sdr. banyaklah ulama-ulama. yang kemudian gunung tersebut bernama Gunung Sibayak. setelah angkatan perang Kerajaan Darussalam dibawah pimpinan Sulthan Mansur Syah I (755-811 H. yaitu : Sibajak Lingga. M. Beliau gagal dalam meng-Islam-kan Karo. yang mengungsi ke Aru (Karo) dan menetap dilembah sebuah gunung. Menurut catatan Tgk. Yunus Jamil. saudara Sulthan Peureulak Makhdum Johan Berdaulat Syahir Nuwi.KERAJAAN ISLAM LINGGA Setelah terjadi penyerangan Sriwidjaja terhadap Kerajaan Islam Peureulak dalam tahun 375 H . 3.

(24) Maharadja Indra Jaya yang turut mengungsi memilih tempat pengungsiannya pada satu tanah datar yang subur dibalik Gunung Gerutee. dan akhirnya Meurah Pupook sendiri diangkat menjadi raja dan negeri itu dinamakan "Kerajaan Islam Jaya".memimpin Kerajaan Islam yang baru itu (Kerajaan Islam Pidier). Maharaja Syamsu Syah. Pada satu waktu beberapa masa kemudian. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 30-31 54 . Maharaja Malik Ma'ruf Syah (Syahir Dauli). K E R A J A A N ISLAM JAYA Menurut Tgk. yang kemudian daerah tersebut dinamakan Indra Jaya. 4. dimana mereka menghindarkan diri dari angkatan laut Cina yang menyerang negeri mereka. M . yaitu "Meureuhoom Onga".). Af. Diantara raja-raja yang terkenal dari turunan Meurah Pupook. lanjutan dari Kerajaannya. Maharaja Sidil Mukammil. Setelah mangkat Meureuhoom Onga. Maharaja Husain Syah. yang berhasil meng-Islamkan Maharaja dan rakyat Indra Jaya. Baginda adalah nenekanda Sulthan Iskandarmuda (ayahanda dari bundanya). 5. datang ke Indra Jaya serombongan muballigh Islam dibawah pimpinan Meurah Pupook (Teungku Sagoop). sehingga datanglah kesana Raja Inajat Syah dan puteranya Ri'ayal Syah dari Kerajaan Darussalam. Maharaja Ahmad Syah (Syahir Dauli). Menjadi Sulthan kerajaan Aceh Darussalam pada tahun 997-1011H. Sulthan Mahmud II mengangkat puteranya Raja Husain Syah menjadi "Raja Muda" dengan pangkat dan gelar "Maharaja Pidie Laksamana Raja". (23) Tgk. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 24-27 (24) Tgk. (1589-1604 M. putera Firman Syah. 6. Maharaja Sulaiman Nur. Af. (23) Adapun Maharadja Pidie Laksamana Raja yang memerintah Kerajaan Islam Pidie turun temurun. yaitu : 1. bahwa Kerajaan Islam Jaya didirikan oleh para pengusi dari Kerajaan Indra Jaya yang berpusat di Bandar Panton Bie (Seudu). Kerajaan Islam Jaya menjadi mundur dan kacau. Yunus Jamil. 2. 3. Puteri Sulthan Husain Syah.

umpamanya dari Cina. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 25-37. Puteri Hur namanya. (1480-1490 M. Portugis dll. dan akhirnya berdamai kembali setelah Sulthan Syamsu Syah yang bernama Raja Muda Ali Mugayat Syah memperisterikan puteri Raja Jaya. (26) M.). putera dari Adi Genali atau Teungku Kawee Teupat. 7 Rajab (12 Nopember 1508 M. Pada tahun 913 H . terjadilah suatu insiden berdarah dengan Kerajaan Islam Jaya yang telah dipengaruhi Portugis. yang pada masa itu sedang diperintah oleh Maharadja Indra Sakti. tibalah ke Lamuri pasukan yang dikirim oleh Kerajaan Islam Peureulak sebanyak 300 orang dibawah pimpinan seorang ulama/pahlawan Syekh Abdullah Kan'an yang bergelar "Syiah Hudan" (turunan Arab dari Kan'an). yang selama ribuan tahun itu telah berkali-kali mengalami pasang-surut dalam perjalanan sejarahnya. telah mengalami berkali-kali serbuan dari luar. sedang ayahnya Inayat Syah tetap memerintah Kerajaan Darussalam. Pada masa Kerajaan Darussalam diperintah Syamsu Syah. yang dirajakan dinegeri Lingga. yaitu dari Dayah Cot Kala Bayeuen. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 32-35. (26) Dalam keadaan sedang berkecamuknya peperangan antara dua pasukan itu. 1497-1511 M. Gola. 902-916 H . (25) Sekitar tahun-tahun 450-460 H . Diantara mereka terdapat seorang pemuda yang gagah-rupawan bernama Meurah Johan.) berpulang kerahmatullah Sulthan Salathin Ri'ayat Syah yang kemudian terkenal dengan nama "Meureuhoom Jaya". tentera Cina yang telah menduduki Kerajaan Indra Jaya (daerah Leupung sekarang) menyerang Kerajaan Indra Purba (Ibu kotanya Lamuri).). 55 . Sriwijaya.). (1059-1069 M. (25) M.Putera Mahkota Ri'ayat Syah diangkatlah menjadi Raja Kerajaan Islam Jaya dengan gelar Sulthan Salathin Ri'ayat Syah. 885-895 H . mereka datang dari pusat kegiatan ilmu dan meliter. KERAJAAN ISLAM DARUSSALAM Kerajaan Indra Purba (Aceh Besar sekarang) adalah satu kerajaan yang telah berdiri sekitar 2000 tahun sebelum Nabi Isa.

Mereka mendapat izin untuk menetap dalam Kerajaan Indra Purba dengan mengambil tempat di Mamprai (dekat Sibreh) dan membuka kebun lada. pada suatu dataran tinggi yang bernama "Glee Weueng". Yunus Jamil. Maharaja Indra Sakti yang telah masuk Islam. Kemudian pasukan Islam ini dibawah pimpinan panglima muda Meurah Johan bersama-sama dengan pasukan Kerajaan Indra Purba menghadapi pasukan Cina Budha. juga Sulthan Alaiddin Johan Syah mendirikan sebuah tempat peristirahatan (kota Istirahat) didaerah pegunungan. Masuknya Putroe Neng kedalam Islam menyebabkan pasukan Cina yang bersamanya juga masuk Islam. Proklamasi Kerajaan Darussalam oleh Ummat Islam Indra Purba dengan Ibukota negara yang baru B A N D A D A R U S S A L A M berlangsung pada hari Jum'at bulan Ramadhan 601 H . Maharaja Indra Sakti meninggal dunia. puteri pahlawan Cina itupun masuk Islam. dibagian atas kampung Mamprai. (27) Dua puluh lima tahun kemudian. (1205 M. 56 . Untuk membalas jasa. Meurah Johan mengawini Nian Nio yang kemudian namanya terkenal dengan sebutan Putroe Neng. dan akhirnya dengan persetujuan isterinya Puteri Indra Keüsuma dan Syekh Abdullah Kan'an. dan Syekh Abdullah Kan'an sebagai pembawa Islam (sekurang-kurangnya pembawa lanjutan) ke Lamuri terkenal dengan nama Teungku Chik Lampeuneu'eun. bahwa tentera Cina yang menyerang Lamuri dipimpin oleh panglima puteri yang bernama Nian Nio Lian Khl dimana setelah dikalahkan oleh pahlawan Meurah Johan. yang selanjutnya menggilai Meurah Johan. dan diangkatlah menantunya Meurah Johan menjadi raja Indra Purba dengan gelar Sulthan Alaiddin Johan Syah. Disamping membangun Ibukota Negara yang baru Banda Darussalam. Menurut catatan M . (27) Ibid halaman 35-37. dimana akhirnya mereka kal ah dan Lamuri menang yang membawa akibat Maharaja Indra Sakti dan seluruh rakyat Kerajaan Indra Purba masuk agama Islam. mengawinkan puterinya yang bernama Puteri Biieng Indra Keusuma dengan Meurah Johan.). dimana Kerajaan Indra Purba dijadikan kerajaan Islam dengan nama Kerajaan Darussalam dan Ibukota Negara dibuat yang baru ditepi sungai Kuala Naga (Krueng Aceh sekarang) dan dinamai Bandar Darussalam.

). 895-902 H . mangkat hari Kemis 1 Rajab 631 H . 870-885 H . (28) Af Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 81-82. Sulthan Alaiddin Ahmad Syah. Sulthan Alaiddin Johan Syah. (1309-1354 M. (1354-1408 M. Pada masa bagindalah beberapa kerajaan kecil (dalam daerah Aceh Besar sekarang) dan Pidier bersatu dengan Kerajaan Darussalam dalam sebuah federasi yang diberi nama Kerajaan Islam Aceh.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah I. 755-811 H .).). dimakamkan di Glee Weueng. sehingga terjadi perang saudara. (1465-1480 M. 9. Sulthan Alaiddin Johan Mahmud Syah I. Baginda mangkat hari Jum'at tanggal 12 Rabi'ul Awal 708 H . (1408-1465 M. (1234-1267 M. 8. (1292 M. Dimakamkan di Glee Weueng. Mangkat hari Selasa tanggal 4 Sya'ban 665 H . demikian pula kedua puteranya Sulthan Ahmad Syah dan Sulthan Mahmud Syah. Pengangkatan ditentang Maharaja Pidie Syamsu Syah.Ditempat peristirahatan itulah Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri dimakamkan setelah beliau wafat.). (1490-1497 M. Bagindalah yang meng-Islam-kan daerah-daerah Indrapuri dan Indrapatra. baginda pula yang membangun Dalam (keraton) DARUD-DUNIA dan mesjid B A I T U R . Sulthan Alaiddin InayatSyah. 6.). 4. Sulthan Alaiddin Husain Syah. 631-665 H . 665-708 H . Bagindalah yang merebut kembali Kerajaan Indrajaya (dirobah oleh tentera pendudukan Cina menjadi Panton Bie/Kantoli) dari tentera pendudukan Cina. Sulthan Alaiddin Firman Syah.R A H M A N di B A N D A D A R U S S A L A M dalam tahun 691 H . 708-755 H . 883-895 H .). 3. Tgk. dimakamkan di Kandang Bilui. dan dimakamkan di Glee Weueng. 5. (28) V. (1267-1309 M. Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah.). Makam baginda di Kandang Bilui. sedang Ibukota Negara dirobah menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M .). Silsilah Raja-raja Kerajaan Darussalam. 601-631 H . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II. 2. (1205-1234 M. 57 .). 7. Baginda mangkat pada hari Rabu tanggal 1 Rajab 855 H . Baginda mangkat 10 Rajab 902 H . (1480-1490 M. Af Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37-38. 811-870 H .

yaitu Portugis. 902-916 H . maka Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan pada tanggal 12 Zulka'idah 916 H . Baginda adalah Sulthan dari Kerajaan Islam Aceh yang terakhir. dan pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. 58 . Pada tanggal 14 Muharram 937 H . terutama penjajahan barat Kristen terhadap timur Islam.). Sulthan Syamsu Syah sendiri mendiami Keraton K U T A A L A M . mesjid yang dibangun oleh baginda sendiri. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah. nama Baitur Rahim dipakai menjadi nama Mesjid dalam Ke raton Darud-Dunia. (29) Diantara bangsa Eropah Kristen yang pada waktu itu sangat haus tanah jajahan. Nafsu untuk mendapat rezki yang banyak dengan cara yang haram. sejak dari Aru sampai ke Jaya. Untuk dapat menghadapi tentara penjajahan Portugis yang telah mulai menduduki daerah-daerah Kerajaan Samudra Pase.). Sulthan Alaiddin Syamsu Syah bin raja Munawar Syah. dimana setelah mereka dapat (29) M. 11. telah mendorong orang-orang Eropah berlomba-lomba ke Dunia Timur. (1497-1511 M. (1511-1530 M. (1511 M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 90-91. LAHIRNYA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM ARUS P E N J A J A H A N B A R A T K E TIMUR Menjelang akhir abad ke X V arus penjajahan barat ketimur sangat derasnya. sementara puteranya A l i Mughaiyat Syah yang telah diangkat menjadi Amirul-Harb (Panglima Angkatan Perang) mendiami Keraton Darud Dunia. yang meliputi seluruh Kerajaan kecil-kecil. (9 September 1530 M.10. 916-936 H .) diangkatlah puteranya A l i Mughaiyat Syah menjadi Sulthan. Baginda membangun istana baru dilengkapi dengan sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid BAITUR R A H I M disamping Baitur Rahman yang telah ada diseberang sungai sana. Pidier dan Jaya.) Sulthan Alaiddin Syamsu Syah wafat dan dimakamkan dalam Kandang Pangoe. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. terutama sekali setelah Columbus menemui Amerika dan Vasco de Gama menjejak kakinya di India.

maka beliau terus menetapkan suatu tekad untuk mengusir Portugis dari seluruh daratan pantai Sumatera Utara. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 92-93. Pidier dan Jaya. Langkah yang diambilnya. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 267-269. kalau mungkin menimbulkan perang saudara seperti yang terjadi di Samudra/Pase. tidak menggabungkan diri dalam satu kerajaan yang besar. Portugis mengatur rencana tahap demi tahap. Menjelang akhir abad ke X V dan awal abad ke X V I . Portugis telah dapat memaksakan nafsu penjajahannya kepada Raja-raja Aru (Pulau Kampai). mata penjajahannya diincerkan ke Malaka dan Kerajaan-kerajaan Islam yang telah berdiri dipantai Utara Sumatera: Aru. Setelah pada hari tanggal 12 Zulka'dah 916 H . sejak dari Daya sampai ke Pulau Kampai (Aru). sehingga ada pihakpihak yang meminta bantuan kepada mereka. selama kerajaan-kerajaan yang kecil-kecil itu masih tetap berdiri sendiri. Ali Mughaiyat berpendapat untuk melaksanakan tekadnya itu akan sukar sekali. yaitu mengirim kakitangan-kakitangannya ke daerah-daerah pesisir Utara Sumatera untuk menimbulkan kekacauan dan perpecahan dalam negeri. Pase. dan tahap berikutnya memaksa raja yang telah menyerah untuk menandatangani kontrak pemberian monopoli dagang kepada mereka. (30) Tahap kedua mereka langsung melakukan penyerangan dan seterusnya mendudukinya. kalau tidak boleh dikatakan mustahil. 59 . Pidie. Aceh dan Jaya. (31) Keadaan dan peristiwa-peristiwa itulah yang dilihat dengan mata akalndya oleh Panglima Angkatan Perang Kerajaan Islam Aceh Ali Mughaiyat Syah. Teumieng. (1511 M.M. (31) H. dari Malaka yang telah dirampoknya. pada waktu dia meminta agar ayahnya yang telah tua Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan dan menyerahkan pimpinan negara kepadanya.) Ali Mughaiyat dilantik menjadi Sulthan Kerajaan Islam Aceh dengan gelar Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. hal mana menjadi alasan bagi mereka untuk melakukan intervensi. Untuk mencapai nafsu serakahnya itu. Dalam wilayah kerajaan-kerajaan tersebut mereka mendirikan kantor dagang dan menempatkan pasukan. Pase.merampok Goa di India. yang kuat (30) M.

Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 94-98. Dikirimnya peringatan tegas kepada raja-raja Jaya.). Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah pun kembali ke Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. Tetapi. mempunyai angkatan darat dan laut yang berdisiplin (32) Untuk maksud itulah.dan bersatu. di Pase juga angkatan perang Portugis mengalami kehancuran yang sefatal-fatalnya. maka secepat dia diangkat menjadi Sulthan. sehingga Raja Jaya bersama dengan majikannya tentera pendudukan Portugis lari ke Pidier. 60 . Pase dan Aru agar mereka mengusir Portugis dari negerinya masing-masing dan kemudian bersatu menjadi satu kerajaan yang besar. secepat itu pula diproklamirkan berdirinya " K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M " yang daerah wilayahnya meliputi Aru sampai ke Pancu dipantai utara dan Jaya sampai ke Barus dipantai Barat. Waktu niatnya hendak menyerang Jaya disampaikan kepada ayahnya Syamsu Syah yang telah tua. Dalam suatu pertempuran antara armada Aceh dengan armada Portugis di Teluk Aru. (32) Af. dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. dimana dikejar terus oleh Ali Mughaiyat sampai ke Pidier dan disanapun tentera Portugis di remuk-redamkan dengan mengalami kerugian yang amat besar. tetapi namun demikian niat menyerangnya tidak dapat dielakkan lagi. kekuatan Portugis di Jaya dihancur lumatkan. Pidier. (30 November 1542 M. peringatan Ali yang bertujuan baik itu bukan saja tidak diindahkan. karena kuku penjajahan Portugis semakin kuat menancap di Jaya. bahkan mereka tambah memberi hati kepada Portugis. Untuk merealisir proklamsinya itu. dan mengangkat adiknya Laksamana Raja Ibrahim menjadi Raja Muda untuk Wilayah Timur kerajaan (Pase dan Aru). dimana sebahagian besar serdaduserdadunya terpaksa berkubur konjol di teluk Samudra Pase. dilarangnya berbuat demikian. (33) Penyerangan dimulai dan dalam waktu yang relatif singkat. dengan membawa kemenangan yang gemilang. A l i Mughaiyat mengambil langkah yang cepat dan tegas. (33) Af. Setelah selesai pengusiran Portugis dari seluruh daratan Aceh. yang dikejar oleh Mughaiyat. maka Laksamana Raja Ibrahim gugur syahid pada tanggal 21 Muharam 930 H . Dari Pidier Portugis bersama dengan Raja Jaya dan Raja Pidier melarikan diri ke Pase. sehingga terpaksa baginda menempuh jalan kekerasan.

) dalam suatu pertempuran yang lain. Masa-masa semenjak Sulthan Alaiddin Ali Mughayat Syah sampai kepada masa Ratu Tajul Alam Safiatuddin adalah "Zaman Gemilang" yang menanjak. (927 H. Malik Abdul Qahhar menjadi Amirul Harb (Panglima Perang) untuk Kawasan Timur merangkap Raja Muda di Aru. Setelah selesai membersihkan negara dari anasir penjajahan yang datang dari luar dan pengacau dari dalam. semenjak pemerintahan Ratu Nurul Alam Naqiyatuddin sampai kepada Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Kerajaan Aceh Darussalam yang mengambil Islam menjadi dasar negaranya. sementara zaman-zaman setelah itu. Dalam perjalanan sejarahnya. (7 Agustus 1530 M. Dalam pertempuran-pertempuran diberbagai medan dapat dicatat. terutama di Sumatera dan Malaya. dan setelah menciptakan bendera kerajaan yang bernama "Alam Zulfiqar" (bendera cap pedang) yang berwarna merah darah dengan pedang putih membelintang diatasnya. Kerajaan Aceh Darussalam peranah mengalami zaman-zaman naik menanjak kemercu kebesaran. 61 . Setelah Syahid Laksamana Malik Uzair.). Sulthan mengangkat putera bungsunya. (1526 M. Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. telah sanggup membangun tamaddun dan kebudayaan yang tinggi dikawasan kepulauan Nusantara. ipar Sulthan Ali Mughaiyat sendiri).). A l Qahhar Iskandar Muda dan Safiatuddin adalah mutiara utama dalam mata rantai silsilah raja-raja Aceh.) dll. bahwa armada Portugis benar-benar telah dihancur lumatkan dan sekian perwira tinggi yang mati konyol seperti Laksamana Jorge de Berito yang mati konyol dalam pertempuran bulan Mei 1521 M . maka setelah itu Sulthan A l i Mughaiyat Syah berpulang kerahmatullah pada hari Selasa tanggal 12 Zulhijah 936 H . yang juga syahid pada bulan Jumadil Awal 931 H . (1528 M. dan setelah meletakkan fondasi yang kuat bagi Kerajaan Aceh Darussalam. dan adakalanya mengalami masa-masa menurun menuju lembah kemunduran. Simon de Souza mati dalam pertemouran tahun 934 H .Laksamana Ibrahim digantikan oleh Laksamana Malik Uzair (putera Sulthan Salathin Meureuhoom Jaya. adalah masa suram yang terus menurun.

(1636-1641 M. Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalullil. 21. 17. 19. 22.). 62 .).). 9. 5. 916-936 H . 987-988 H . Sulthan Alaiddin Riayat Syah II. Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah. Sulthan Zainal Abidin.989-995 H . Sulthan Jamalul Alam Barul Munir bin Syarif Hasyim. (1604-1607 M. (anak angkat Safiatuddin).). (1641-1675 M. (1589-1604 M. (1702-1703 M. (1703-1726 M. (1579 M. 10.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah. Sulthanat Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat. 11151139 H . Sulthan Meugat Bujung. Sulthan Syamsul Alam Wandi Teubeueng. (1688-1699 M. (1699-1702 M. 14.).). 979-987 H . Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. Sulthanat Sri Ratu Nurul Alam Naqiatuddin. 1098-1109 H . (1571-1579 M. 995-997 H . Sulthan Muda Ali Riayat Syah V.). yang terkenal dengan " A L Q A H H A R " . 1045-1050 H .) Sulthan Perkasa Alam Syarif Lamtui bin Syarif Ibrahim. 13. (1579-1580 M. Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah III.).1011-1015 H . 6. 8. (1678-1688 M.). 1139-1139 H .). Sulthanat Sri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (puteri Nagiatuddin). (1675-1678 M. M. (usia 7 bulan) hanya 28 hari. Sulthan Muda bin Husain Syah. Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani. Sulthan Jauharul Alam Imaduddin. 11.). (1539-1571 M. 3. 1088-1098 H . 15.). 12. Sulthan Mughal Seri Alam Periaman Syah. 7. 16. 1016-1045 H . (34) Tgk. 1110-1113 H . (1530-1539 M. 2. Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. 1086-1088 H .). 939-945 H . 1050-1086 H . 987 H . 18. 11131115 H . (1607-1636 M. 20. Sulthan Salahuddin. (1726 M. 997-1011 H . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 41-53. (1581-1587 M.SILSILAH RAJA-RAJA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM: (34) 1. (1587-1589 M. Sulthanat Sri Ratu Kamalat Syah (anak aagkat Safiatuddin). (1511-1530 M.).).).). hanya 20 hari. 945-979 H . 4.).

1290H.). Sulthan Alaiddin Johan Syah. dan tidak pernah menyerahkan "Kedaulatan" negaranya 63 . Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 28.).23. (1727-1735 M. Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. 31. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Sulthan Aceh yang terakhir.).).). Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah.(1760-1781 M.) 30. setelah berperang 29 tahun. 1174-1195 H. baginda ditawan oleh Belanda. 1251-1286 H . 1286-1290 H .) 25. (1795-1823 M. 26.). (1874-1903 M. (1870-1874 M. (17811795 M. 1147-1174 H . (1836-1870 M. (1735-1760 M. Sulthan Alaiddin Muhammad Dud Syah. 1139-1147 H . 27. 1195-1209 H . Sulthan Alaidin Maharaja Lila Ahmad Syah. 29. 1209-1238 H . 24. (18231836 M. Sulthan Husain Alaiddin JauharulAlam Syah. 1238-1251 H .).

Di Atjah na Alam peudeuëng tjap sikureuëng lam djaroë radja phon di Atjeh troih u Pahang tan soë teuntang Iskandar Muda Bangsa Peutugéh ab6h geupinah di u Melaka keudèh keunan pih troih angkatan raeugsh Atjah raja di ploh geupltjrok teuma. Iskandar Sani duk geunatrtoS iakoë putroë Tadjui mulia kota Melaka teuma geu engkhoë Peutugeèh diwoë keudéh u Gua. INDONESIA Di Atjeh ada bendera pedang tjap semoilan ditan&ran radja dari Atjeh siunpai ke Pahang tiada jang tentang Iskandar Muda Bangsa Partugis angkatan .i puteri Tudjui muüa Ki-ta Melaka dlgempuri Partugis lan boïik ke Goa. {Dari buku: TarikhAceh dan Nusantara) 64 .megah nabis dipiiidah di Atjeh raja ke ilelaka mereka bertedun dikedjar terus sajEnpai kesana Iskandar Sani jang menggaiK: suan-. sedangkan pedang dan bulan bintang berwarna putih. Alam Cap Peudeueng {Bendera Aceh) warna dasarnya merahdarah.

.

.

A N KEDUA JDAYAAN ISLAM T A S A N SEJARAH A C E H .

.

Kerajaan Islam Beuna.KETATANEGARAAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DASAR NEGARA Untuk menguraikan masalah ketatanegaraan Kerajaan Aceh Darussalam. Kerajaan Islam Pidie. yaitu empat perkara : (35) a. Apa yang akan diuraikan dalam pasal-pasal berikut adalah kesimpulan yang dikutip dari berbagai buku dan naskah-naskah lama tulisan Arab. konon pula lagi dengan Kerajaan Islam Peureulak. bahwa Kerajaan Aceh Darussalam mengambil Islam menjadi "Dasar Negara". RUKUN NEGARA Seperti yang telah dijelaskan diatas. bahwa semua kerajaan-kerajaan yang tersebut diatasa adalah mengambil Islam sebagai "Dasar Negara". Karena itu. Kerajaan Islam Lingga. yang Insya Allah jangan sampai meieset'dari kebenaran. Jika tidak ada pedang. sehingga karena demikian segala hukum yang berlaku didalamnya tidak boleh bertentangan dengan Hukum Islam. 67 . maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan "Rukun Kerajaan" sesuai dengan ajaran Islam. (35) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. kita harus mengalami banyak sekali kesulitan. Hanya yang sudah kita pastikan. Pedang Keadilan. Sungguhpun demikian. Kerajaan Islam Daya dan Kerajaan Islam Lamuri (Kerajaan Darussalam). oleh karena hampir tidak ada buku-buku yang agak khusus mengupas masalah tersebut. yang menguraikan cara sambilan ataupun tersisip disana-sini dalam celah sejarah atau silsilah raja-raja. yang kemudian membuat kesimpulan-kesimpulan. saya akan berusaha menganalisa sedapat-dapat mungkin berdasarkan fakta-fakta dan data-data yang ada. Kalau dengan Kerajaan Aceh Darussalam sudah demikian sulitnya. Kerajaan Islam Pase. maka tidak ada kerajaan. dan kalaupun ada adalah sepintas lam saja.

Untuk dapat melaksanakan keempat rukun tersebut. 68 . maka tidak bisa berdiri kerajaan. Jika tidak ada bahasa. juga dalam Qanun Meukuta Alam disebut dengan jelas. Jika tidak mengetahui ilmu dunia-achirat. c. b. Ilmu yang bisa memegang pedang. bahwa Sulthan. c. Qadli Malikul Adil. maka dalam Kerajaan Aceh Darussalam diperlukan empat pula. b. Ilmu bahasa. para Panglima Angkatan Perang. Demikianlah dalam Qanun Meukuta Alam ditetapkan. (37) DASAR D A N SUMBER H U K U M Segala hukum yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam didasarkan kepada ajaran Islam. (38) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30-31. d. yaitu : (38) (36) Di Meulek: Qanun Meukuta alam halaman 73-74. seperti yang tercantum dalam Qanun Meukuta Alam : (36) "Bahwa Aceh Darussalam adalah Negeri Hukum yang muthlak sah. akan tetapi rakyat seperti pedang sembilan mata yang amat tajam. tidak bisa mengatur kerajaan. Mengenai dengan sumber hukum. para menteri dan pejabat lainnya diwajibkan tunduk kepada hukum yang berlaku. Ilmu yang bisa menulis. (37) Ibid halaman 40-41. Sebagai Negara Hukum. yaitu: a. maka semua pejabat dalam kerajaan sejak Sulthan. Ilmu. yaitu undang-undang hukum negeri Aceh. d. para pejabat sipil (Hulubalang) dan pejabat-pejabat lainnya diwajibkan tunduk "kebawah qanun". NEGARA H U K U M Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan sebagai satu Negara Hukum. Jika tidak ada "kitab undang-undang". tidak ada kerajaan. yaitu segalanya tidak boleh bert en tangan dengan hukum Islam. para Menteri. Kalaam.Qalam. Ilmu yang bisa mengetahui mengatur dan menyusun negeri. dan rakyat bukan patung yang terdiri ditengah pedang. lagi besar matanya lagi panjang sampai ketimur dan kebarat".

Yang dimaksud dengan "hukum" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah keagamaan. 2. kenegaraan. 69 . Adat 3. A l Hadis. kenegaraan. Adat Aridli. Yang dimaksud dengan "reusam" yaitu perundangundangan yang mengatur masalah kemasyarakatan. kenegaraan. Adapun hukum yang bersumber kepada empat sumber diatas. Reusam Aridli. A l Quran. Yang dimaksud dengan "adat" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah kenegaraan. Qanun. reusam atau qanun. Adat Dlaruri. adat. Yang dimaksud dengan "qanun" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah ketenteraan/pertahanan. juga diatur dalam Qanun Meukuta Alam. Hadis. Qias. Reusam 4. yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Hukum. 3. Qanun Dlaruri. Reusam Syari'i. kemasyarakatan dan ketenteraan. Hukum Dlaruri. hukum dasar atau undang-undang pokok yang mengatur masalah-masalah keagamaan. yaitu: 1. 2. hal mana. yaitu undang-undang dlarurat yang langsung dibuat/dijalankan oleh Sulthan sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Baik hukum. ada empat macam. dan sumbernya Quran. yaitu: (39) 1. Idjma'Ulama Ahlussunnah Wal Dajama'ah. Adat Syari'i. Hukum Syari'i.1. Hukum Aridli. 3. untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. 4. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh Pemerintah (Sulthan atau Menteri-menteri) untuk mengatur masalah keagamaan. Qanun Syari'i. Qanun Aridll. masing-masing ada empat tingkat. 2. ketenteraan. (39) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 34-35. Reusam Dlaruri. Ijma' Ulama dan Qias. kemasyarakatan. kemasyarakatan dan ketenteraan.

Hukum 'Urfi. kemasyarakatan dan ketenteraan. 81 dan 87. kemasyarakatan dan ketenteraan didaerahdaerahnya masing-masing. yaitu "Balai Rong S a r i " . (43) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. 5. yang dinyatakan dengan 10 perkera. Hukum Nafsi. Qanun Nafsi. Kepada Wazir Mu'adhdham Panglima Polem M u d a Perkasa yang oleh Qanun telah diberi hak untuk mengangkat dan mema'zulkan Sulthan. baik antara Sulthan dengan menteri-menterinya. (44) (40) Ibid halaman 44. yaitu peraturan-peraturan istimewa yang khusus dibuat oleh Sulthan untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. (43) Selanjutnya ditetapkan pula bagaimana cara-cara melaksanakan keadilan. (42) Ibid halaman 42. 70 .4. (40) Dalam melaksanakan prinsip " S y u r a " tersebut dibentuklah beberapa lembaga.(42) PRINSIP ADIL D A N T H A A T Qanun Meukuta A l a m menetapkan pula syarat keadilan bagi para penguasa. pemerintahan. Adat 'Urfi. artinya harus berlaku adil kepada rakyat. juga diharuskan bermusyawarah terlebih dahulu dalam masalah tersebut dengan Majelis Mahkamah Rakyat. Reusam Nafsi. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh para Penguasa Daerah (Hulubalang) untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. kenegaraan. ataupun antara para penguasa dengan para Ulama dan wakil-wakil rakyat. NEGARA SYURA Sebagai suatu negara yang mengambil Islam menjadi dasarnya. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan " S y u r a " sebagai salah satu asasnya yang penting. (44) Ibid halaman 88. terutama bagi Sulthan. "Balai G a d i n g " dan "Balai Mahkamah Rakyat" (41) dalam balai-balai tersebut dilakukan musyawarah. (41) Ibid halaman 41. Qanun 'Urfi. Reusam 'Urfi. Adat Nafsi. atau antara para menteri sendiri. dengan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman) dan "Majelis Ulama Sepuluh".

yaitu seperti jasad. janganlah diberi sakit hati rakyat. goyang selamanya Maka tiap-tiap raja negeri hendaklah bersatu dengan rakyat yang amat kuat dan bulat serta mencari belaian kasih sayang rakyat negeri semuanya. maka janganlah pekerjaannya aniaya dhalim dan Khianat kepada rakyat. Dalam hal ini. bulu dengan kulit. akan tetapi adalah raja buat mengurus rakyat dan sekalian perintah negeri " Tidak saja kepada Sulthan ditujukan ketentuan-ketentuan pelaksanaan keadilan. (46) Ibid halaman 36. dan bukan asal rakyat raripada raja. hulubalang dan sekalian panglima. maka demikianlah raja dengan sekalian rakyat. seperti yang dapat kita baca dalam nukilan dibawah i n i : (47) "Bahwa tiap-tiap raja. Maka jikalau ada demikian. maka bertambah-tambah kuat raja dan pemerintah. sebab karena raja dengan rakyatnya itu seperti jasad dengan ruh " (45) Ibid halaman 44 dan 60. sudah terang pemerintahnya tidak kuat dan tidak aman. niscaya susahlah jasad menanggung sakitnya. Maka demikianlah raja dengan rakyat. sebab adalah asal raja itu dari pada rakyat dan dengan pilihan rakyat jua. dan jangan mengharap banyak senjatanya dan kuat laskarnya dengan kerasnya menindih rakyat dan bermusuh dengan rakyat. sekalian wazir.Qanun juga mewajibkan kepada rakyat agar thaat kepada para penguasa (terutama Sulthan) yang adil. hati dengan jantung dan akal dengan pikir. (45) Agar prinsip keadilan dan thaat dapat terlaksana dengan baik. yaitu misal umpamanya daging dengan darah. maka Qanun menetapkan pula bahwa raja dengan rakyat tidak boleh bercerai sama sekali. jika satu urat tersalah atau satu tulang tersalah atau patah. tulang dengan urat. (47) Ibid halaman 35: 71 . dalam Qanun antara lain termaktub : (46) "Bahwasanya raja sekali-kali tidak boleh bercerai dengan rakyat. bahkan juga untuk semua pejabat dalam kerajaan. istimewa kepada alim-ulama. yaitu yang ada pangkatnya dan martabatnya dan jabatannya.

yaitu semacam setempel kerajaan. Menurut yang termaktub dalam Qanun Meukuta Alam bahwa delapan orang sulthan yang namanya tercantum berkeliling dalam 72 . Surat-surat Kuasa yang amat penting.C A P SIKUREUENG Cap Sikureueng. yang hanya dipakai pada menguatkan surat-surat yang sangat penting. surat-surat Perjanjian antar-negara. Cap Sikureueng (stempel sembilan) berbentuk bundar. sedangkan sekelilingnya tertera nama delapan orang para Sulthan yang memerintah pada masa sebelumnya. ditengahtengah tertera nama Sulthan yang sedang berkuasa. Suratsurat Keputusan Kerajaan yang penting.

• * (1584-1903* ï)juiiitn*j.1675) Sultliai) A l a i d d i n fjaotf 'i. \ItthiiH»m.il. Cap Sikureueung(setempel) Kerajaan Aceh Darussalam.ili.' s u H h a B ü l i Tutfjul Alam Sjaf ia t h ud dtn*> jah. tjr. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). (1742-Ï7d7> Sultïui» Alaiddin 4 dan 5 S u l i h i i ï i AlaicJtli» iManajursjn.TJAP SEMBÏLAN KERADJAAN ATJEH.iil Raiidsjuh {• l ï ^ h a b i s a n J . 73 .

yang namanya tertera ditengah-tengah. Dalam hal ini. dan jika menang maka kerajaan berhak mutlak membayar kembali kepada rakyat dan anak negeri seluruhnya. diwajibkan menolong yang kebajikan kepada negeri dan kepada kerajaan dengan tulus ichlas berupa apapun juga. maka sekalian anak negeri atas nama rakyat Aceh dan bangsa Aceh. (50) Ibid halaman 40-46. antara lain Qanun mencantumkan ketentuan-ketentuan mengenai tugas-tugas para pejabat dan rakyat. (48) DALAM KE AD A AN PERANG Dalam Qanun juga ditetapkan bagaimana keadaan Kerajaan bila diserang oleh musuh ataupun menyerang negeri musuh. Adat. Mengenai ini dalam Qanun antara lain tercantum : (49) "Bahwa jika negeri Aceh diserang oleh musuh dan jika negeri Aceh menyerang musuh. Filsafat dari "Cap Sikureueng" yaitu bahwa Sulthan harus berada dalam lingkungan hukum. tidak boleh menyeleweng dari rel qanun. karena sembilan orang sulthan namanya tercantum didalamnya. Reusam dan Qanun). berarti dilingkungi oleh hukum sehingga maksudnya bermakna bahwa dia harus tunduk kepada hukum atau qanun. yaitu seperti hak rakyat yang mutlak utang kepada kerajaan maka dibayarnya oleh kerajaan sesudah menang perang " BENTUK DAN STRUKTUR KERAJAAN Dalam Qanun Meukuta Alam dengan pasti telah ditetapkan bagaimana bentuk struktur kerajaan. Hukum. Hadis. Ijma' Ulama. Dan sekalian rakyat hendaklah memperutangkan derham kepada Raja bila masa perlu. Dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: (50) (48) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. kebolehan kerajaan melakukan pinjaman pada rakyat yang akan dibayar kembali setelah selesai peperangan. (49) Ibid halaman 48. Dinamakan dengan "Cap Sikureueng" (setempel sembilan). sehingga Sulthan yang sedang berkuasa. Anthony Reid : The Contest For North Sumatra halaman 2-4."Cap Sikureueng" adalah melambangkan empat jenis sumber hukum dan empat jenis nama hukum (Quran. Qias. yaitu harta dan perbuatan dan ruh dan serta akal dan pikiran. 74 .

Susunan organisasi Kerajaan Aceh Darussalam.Diangkat dari Qanun Meukuta A lam. 75 .

Diangkat dari Qanun Meukuta Alam Susunan kerajaan Aceh Darussalam. 76 .

dimana dalam menjalankan tatausaha negara dibantu oleh sekretaris negara yang bergelar Rama Seutia Keureukon Katibul Muluk. 5. 2.1. Dalam keadaan dari turunan tertentu tidak ada yang memenuhi syarat-syarat. LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA Qanun menetapkan juga adanya beberapa Lembaga Negara pada tingkat Pemerintah Pusat. 2. Balai Gading. Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. dimana kepala negara bergelar Sulthan yang diangkat turun temurun. Orang yang kedua dalam kerajaan. mazhab Maliki. 3. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 2-4. Balai Rong 2ari. Di daerah Aceh Besar ada tiga federasi yang terdiri dari beberapa buah Pemerintah Daerah. sebagai orang pertama dalam kerajaan. yang dinamakan "Sagoe". Kerajaan bernama Kerajaan Aceh Darussalam dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam dan terdiri dari Pemerintah Pusat (Kerajaan). Balai Gading yaitu Majelis Perdana Menteri yang beranggotakan (50) Ibid halaman 40-46. Untuk membantu sulthan dalam menjalankan pemerintahan. Negara berbentuk kerajaan. 4. (51) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 39-44. dengan empat orang pembantunya yang bergelar Mufti Empat. Balai Rong Sari yaitu Majelis Kerajaan yang beranggotakan menteri-menteri inti yang bergelar "Hulubalang Empat" dan "Ulama Tujuh". maka boleh diangkat dari yang bukan turunan raja. Kepala Negara bergelar Sulthan Imam Adil. yang khusus membantu Qadli Malikul Adil dalam masalah keagamaan ditetapkan seorang Ulama Besar yang bergelar Syeikhul Islam. yang masing-masingnya dari Mazhab Syafi'i. yaitu : (51) 1. Pemerintah Daerah (keulebalangan dan kemukiman) dan Pemerintah Desa (Kampung). yaitu Qadli Malikul Adil. yang bertugas membantu Qadli Malikul Adil dalam mengeluarkan "fatwa". 77 . Qanun menetapkan beberapa pejabat tinggi yang bergelar "Wazir" (Perdana Menteri dan Menteri-Menteri).

yang beranggotakan 73 orang. yaitu kantor Qadli Malikul A d i l . 4. Balai Majelis Mahkamah yaitu kantor mahkamah tertinggi yang beranggotakan 10 orang ulama fiqh (Fuqaha-Ahli Hukum) dibawah pimpinan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman). Balai Setia Hukama. maka Qanun menetapkan beberapa lembaga yang lain. 4. mungkin kantor para ahli pikir/hukama. Balai Baitul M a l yaitu kantor pusat perbendaharaan negara dibawah pimpinan Bendahara Raja Wazir Derham (Menteri Keuangan). dibawah pimpinan Wazir urusan perniagaan (Menteri Perdagangan).J A W A T A N PUSAT Disamping lembaga-lembaga yang tersebut. yang merupakan lembaga tertinggi. Majelis Mahkamah Rakyat yaitu semacam Dewan Perwakilan Rayat. (tidak jelas kantor apa). Balai Malikul Habib. 2. 7. Balai Furdhah yaitu kantor pusat perdagangan/perniagaan dalam dan luar negeri. Balai Majelis Mahkamah Rakyat. (52) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72. Balai Qadli Malikul Adil. J A W A T A N . dan balai-balai tersebut yaitu : (52) 1. yaitu kantor Sulthan sendiri. yang masing-masing mewakili satu mukim dalam Daerah Federasi Aceh Besar.menteri-menteri kabinet yang bergelar "Hulubalang Delapan" dan " U l a m a T u j u h " . 5. Balai Laksamana yaitu kantor pusat balatentera laut dan darat. yang tarafnya lebih rendah. kira-kira semacam "jawatan pusat" yang juga bernama " B a l a i " sedangkan kepalanya bergelar " I m a m " . 3. Balai Furdhah. 78 . 3. Balai Laksamana. Balai Majelis Mahkamah. Balai Baitul Mal. dibawah pimpinan Laksamana Amirul Harb (Menteri Pertahanan). Balai Malikul Islam. 6.

Balai Sri Purba Wangsa. tangan kanan Sulthan. Mengenai hal tersebut disebutkan: (53) 1. G E L A R A N P E J A B A T TINGGI Qanun juga menetapkan nama gelaran bagi para pejabat tinggi kerajaan. Balai Silaturrahim. 2. Perdana Menteri. mungkin semacam kantor biro. mungkin kantor seorang pejabat tinggi. 9. Balai Sri Suara. 13. (tidak jelas kantor apa). (53) Di Meulek: Qanun}-" 19 . Sekretaris Negara. Menteri P»duka Tuan. Balai Malikul Mahmud. Balai Mufti Empat. 16. „ Rama Setia Katibul Muluk. kantor mufti empat. (tidak jelas kantor apa). 10. 5. kira-kira menteri Negara. Kantor Balai Baitur Rahim. Balai Setia Purba. Balai Taubah. 4. 3. menteri yang diperbantukan pada Sulthan. Balai Sri Setia Salih. Seri Maharaja Lila. (tidak jelas maksudnya). 11. yang mengurus segala Hulubalang. menteri Perdagangan -HaAlam halaman 64-67. mungkin kantor urusan Grasi dari Sulthan. Qadli Malikul Adil. mungkin kantor urusan tenaga kerja. kantor seorang pejabat tinggi. kantor urusan sosial. Menteri Paduka Raja. 7. Seri Maharaja Mangkubumi. Balai Baitul Fakir Miskin.5. 6. kantor urusan mesjid istana. Balai Setia Ulama. Balai Baitur Rij al. 15. 8. pejabat pelaksana harian di Balai Rong Sari. 7. kantor urusan pria. kantor urusan kapal-kapal (pelayaran). Menteri Dalam Negeri. (tidak jelas maksudnya). 12. mengepalai Balai Furdhah. 6. 18. Menteri Seri Paduka. Balai Musafir. Balai Sri Purba Setia. mungkin kantor urusan perjalanan atau kantor urusan para wisata. 19. 17. Balai Safinah. Balai Ahli Sijasah. 20. 21. Balai Darul Asyikin. yaitu kantor urusan politik. yaitu kantor tempat para ulama bermusyawarah. baik menteri ataupun lainnya. 14. (tidak j elas maksudnya).

15. ketua Majelis Kerajaan. menetapkan Gampong dinamakan juga "Meunasah". 11. Qanun sebagai berikut: (54). mengurus perutusan-perutusan dari luar negeri dan perutusan-perutusan Aceh keluar negeri. Wazir Badlul Muluk. yaitu pejabat yang mengurus cukai pekan diseluruh Aceh. 13. Untuk satu gampong diangkat seorang Keuchik dengan sebuah staf pembantu yang bernama " T u h a Peuet" dan seorang Imam Rawatib. Menteri Kehakiman. Seri Maharaja Garut. juga masalah-masalah laut lainnya. kira-kira Menteri Luar Negeri. M u k i m yaitu badan federasi dari beberapa gampong. 14. 9. Gampong. Maharaja Purba Paduka raja. Menteri Rama Setia.8. Pemerintahan Gampong ini mendapat hak otonomi yang luas. Menteri Keuangan. Dalam satu mukim didirikan satu mesjid tempat melakukan sembahyang (54) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 44-46. Wazirul Harb Laksamana. PEMERINTAH D A E R A H Mengenai dengan Pemerintah Daerah. kira kira Menteri Kehutanan. 10. Wazir Kun Diraja. yaitu keudjrun Dalam Darud Dunia. 1. Orangkaya Seri Maharaja Bendahara Raja Wazir Derham. 2. Seri Maharaja Gurah. Seri Raja Panglima Wazir Mizan. pejabat yang mengurus hasil-hasil hutan dan segala yang bersangkut paut dengan hutan. Menteri Urusan Dalam (Keraton) dan merangkap menjadi Syahbandar (walikota) Banda Aceh Darussalam. 16. 80 . Untuk memimpin federasi gampong-gampong yang bernama M u k i m diangkat seorang Imam dan seorang Qadli. jang mengurus angkatan darat dan angkatan laut. dan sekurang-kurangnya untuk satu mukim harus terdiri dari delapan buah gampong. Mukim. 12.

yang terdiri dari 26 M u k i m . tempat musyawarah. yang dalam Qanun Meukuta A l a m disebut "Daerah Takluknya''. lima mukim. dan masing-masing Hulubalang itu mempunyai gelar khusus sendiri-sendiri mendapat hak otonomi yang luas. Panglima Sagi. tempat belajar dan pusat segala kegiatan ummat lainnya. yaitu urusan luar-negeri dan pertahanan. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Qadli Malikul A l a m Seri Setia Ulama. yang terdiri dari 25 M u k i m . yang terdiri dari 22 M u k i m . beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. Sagoe Duaploh Dua. empat mukim. 5. baik di Suamtera ataupun diseberang lautan. 3. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagi. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Panglima Polem Seri M u d a Perkasa. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. Wilayah Luar Aceh. Kepada daerah wilayah luar Aceh diberi hak mengurus rumah-tangga sendiri seluas-luasnya. Daerah Uleebalang. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Seri Imam Muda ' O h . 4. Kerajaan Aceh Darussalam mempunyai wilayah-wilayah perlindungannya diluar Aceh. enam mukim. c. Satu daerah uleebalang ada yang terdiri tiga mukim. delapan mukim dan sembilan mukim. Sagoe Teungoh Lhee Plooh. Adapun tiga buah federasi itu yaitu : a.Jum'at dan ibadat-ibadat lainnya. Disamping Hulubalang diangkat pula seorang Qadli. Dalam daerah Aceh Besar dibentuk tiga buah federasi yang mengkoordinir daerah-daerah uleebalang yang tergabung didalamnya. Sagoe Duaploh Nam. hanya yang diurus oleh Pemerintah Pusat di Banda Aceh. Daerah Uleebalang yang dipimpin oleh seorang kepala yang bergelar Hulubalang. 81 . tujuh mukim. b.

Adil mengerjakan hukum Allah dan Rasul. 20. 1 82 . 3. Seboleh-bolehnya laki-laki. 9. 4. Sanggup memelihara harta baitul-mal. Sanggup menjaga para menteri. 17. 13.SYARAT-SYARAT MENJADI SULTHAN Untuk menjadi Sulthan Qanun menetapkan 21 syarat pokok. hulubalang. Sanggup menyelidiki pekerjaan para menteri dan pejabatpejabat lainnya. Merdeka. 6. Sanggup menyuruh sembahyang Jum'at dan sembahyang berjama'ah. para perwira dan saudagar/pengusaha agar jangan menyeleweng dari rel qanun. Sanggup mengumpulkan zakat-fïthrah. Berani lapang tiada khianat. Harus sanggup menerima saksi dalam perkara-perkara. 21. Islam. Sanggup menghukum segala orang yang bersalah. (56) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 81. 12. 11. 10. Sanggup membagikan harta ghanimah kepada yang mustahak. Akal-baligh. Memelihara sekalian perintah Agama Islam. SYARAT-SYARAT MENJADI WAZIR Untuk menjadi Wazir (Menteri) juga qanun menetapkan syaratsyarat khusus. melanggar hukum. 18. Sanggup melengkapi laskar. Sanggup memelihara kanak-kanak laki dan perempuan yang tiada walinya. Keturunan baik-baik. 8. 2. 16. 7. kasih-sayang orang teraniaya. 5. 14. yaitu: (55) 1. Sanggup memelihara negeri. 15. Membela rakyat dengan insaf. Sanggup menyelesaikan perkara-perkara selang-sengketa antara rakyat. yaitu 10 syarat: (56) (55) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 58-59. 19.

Melihat (tidak buta). Alim ilmu pada pekerjaan dunia dan achirat. SYARAT-SYARAT MENJADI QADLI Qanun selanjutnya menetapkan 10 syarat untuk menjadi Qadli. 5. Laki-laki. Bisa memegang amanah kepercayaan rakyat. Islam. Mukallaf. 5. 8. 10. Merdeka. Keras ingatan. 2. Tidak mengikuti nafsu jahat. Budiman dan arif akal ahli dan bijaksana. 8. Setia kepada rakyat. Mendengar (tidak pekak). Tua umurnya. tiada chianat dan tiada dhalim. Memadalah reskinya dengan keredlaan Allah diatas tadah yang diberikan oleh kerajaan masing-masing menurut kadarnya dan tahu memakai malu. yaitu: (57). 83 . 6. Jaga (waspada) lagi rajin. 1. 7. (57) Ibid halaman 62. 1. 3. Tidak tamak loba kepada harta kerajaan negeri dengan menindih rakyat. dan mengetahui atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan adil. 6. 4.Mengetahui ilmu dunia dan ilmu achirat. 4. 10. 2. 9. Tidak dengki dan tidak mengacau rakyat. Ahli berkata. 9. 3. jernih akal pikiran serta ditulis pada tiap-tiap urusan kerajaan. 7. Adil.

zakat perniagaan. yang diperbuat pada awal abd ke XIV. 4.KEHIDUPAN EKONOMI/KEUANGAN LEMBAGA PELAKSANA Untuk mengurus dan melaksanakan urusan-urusan mengenai ekonomi/keuangan. (58) Sebelum berdiri Kerajaan Aceh Darussalam (916 H. dibentuk dua lembaga bertingkat kementerian. (59) M. yang bertugas mengurus penglolaan keuangan dalam arti yang seluas-luasnya. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 52. Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah membuat mata uang sendiri. 84 . 5. Mata uang Pase ini adalah mata uang asli yang pertama di Kepulauan Nusantara ini. (59) (58) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 65. Kharraj (pajak hasil bumi dari warganegara yang bukan Muslim). demikian menurut ketentuan Qanun Meukuta Alam. Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan). Balai Furdhah (Kementerian perdagangan). yaitu: a. zakat fithrah dan lain-lainnya). 3. Zakat (zakat pertanian. Adapun sumber-sumber uang masuk untuk Baitul Mal (Perbendaharaan Negara) antara lain yaitu : 1. seperti yang telah dijelaskan pada pasal-pasal yang lalu. Keuntungan dari perusahaan-perusahaan kerajaan. zakat pertambangan. zakat perternakan. yaitu orang kaya Bendahara Wazir Derham. Jizyah (pajak badan bagi warganegara yang bukan Muslim). MATA UANG uirifiYang bertanggung jawab dalam mencetak mata uang. BALAI BAITUL MAL Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan) dipimpin oleh Menteri Keuangan yang bergelar Bendahara Raja Wazir Derham.). b. 2. Asyur (bea-cukai).

J<! </ftll fit. Wang Koiü'li dari li-mba<ia 30 l\ . .(dóiifeuham rnas) dari Sidikmiah I adjul Alam Sjafiatlaiddm Sjah.fi - l(r-l lil. (l6. (Dari buku: Tarifch Aceh dan Nusantara) 85 . wang daumutiam dari Alaaddin iJjalmti sjah. Sulidun («735 — (~6oJ Beberapa jenis mata uang Kerajaan Aceh Darussalam.

(61) Ibid halaman 71-74. tetapi juga mengurus dan mengawasi bidang-bidang usaha yang menghasilkan bahan-bahan perdagangan. Uang perak yang bernama "kupang". Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 70. Portugis. Untuk dapat melaksanakan tugas yang begitu penting dan amat luas bidangbidangnya. dan terdiri dari tiga macam. Spanyol. seperti pertanian. perternakan. antara lain yaitu : (62) (60) HM. maka banyak pejabat-pejabat penting yang ditugaskan pada Balai Furdhah. Adat Aceh: halaman 48-49.Sebelum ada mata uang yang dibuat sendiri. Uang emas yang bernama "derham".). sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. 1539-1571 M. di Aceh telah berlaku bermacam mata uang asing. Pada ketiga-tiga macam mata uang itu. yaitu : (61) a. dimana pada satu sisi dirakam tahun pembuatannya sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. (62) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 95. seperti mata uang Inggeris. Uang timah yang bernama "keueh". perindustrian. sedangkan pada sisi yang lain dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. dimana pada sisi sebelah dirakamkan nama Sulthan yang dibuat pada zamannya. c. ditulis dengan huruf Arab. Belanda dan lainnya. b. perkapalan/pelayaran dll. 86 . Balai Furdhah termasuk salah satu departemen yang sangat penting dan vital sekali. B A L AI F U R D H A H Balai Furdhah (Kementerian Perdagangan) dipimpin oleh Menteri Perdagangan yang bergelar Menteri Seri Paduka Wazir Perniagaan. (60) Kerajaan Aceh Darussalam membuat mata uang sendiri pada zaman Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Qahhar (945-979 H . pertambangan. karena bukan saja hanya mengurus urusan-urusan perdagangan dalam dan luar negeri. dimana pada sisi sebelah dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Sulthan yang dibuat dalam masanya.

3. 14. 27. Keurukon Bauwab. Lasykar Raja Tun Guna Setia Tandil. 22. 16. Nadhar Mahsur Diraja. Penghulu Dacing. Orangkaya Seri Maharaja Lila. PERDAGANGAN DALAM NEGERI Agar perdagangan dalam negeri berjalan dengan baik dan 87 . Syahbandar Seri Rama Setia. Bujang Dalam. 11. 2. Keujrun Kawal. 18. 17. 9. 12. BujangTujuh. 31. 26. 4. 32. Nadhar Seri Maharaja Purba. 21. Keurukon Seri Indera Muda. Seri Purba Chan. pejabat tinggi yang mengurus tera dacing). Penghulu Keurukon. 8. Syahbandar Mu'izzul Muluk.1. Seri Indera Su Suwara. 19. 25. 10. Sjahbandar Saiful Muluk. Keureukon Empat. 33. Penghulu Kunci. pejabat yang mengepalai pelabuhan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Sjahbandar Muktabar Chan. 30. Penghulu Kawal. Penghulu Furdhah. Keureukon Enam. 29. Nadhar Seri Muda Setia. 13. Bendahara. 5. Sagi Panglima. 24. Tandil Dacing. orang kedua dalam kementerian. Nadhar Majelis Chan. Nadhar Maharaja Indera Dewa. 28. Penghulu Cap. Tandil Kawal. Sagi Kawal. 7. kira-kira panglima markim. 15. 6. Tandil Menteri Dagang. 20. Penghulu Khalas. 23.

Karena penting dan vitalnya. 88 . John Anderson: Acheen halaman 45-46.M. (63) 2. juga tidak boleh memberi modal kepada para saudagar. para panglima. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 61. (65) P E R D A G A N G A N L U A R NEGERI Perdagangan luar negeri amat vital bagi kerajaan. (66) Mengenai dengan undang-undang pokok ini. ketentuan-ketentuan bagi kapal yang berlabuh dan sebagainya. Husin . Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 373-374. H. sehingga rasa-rasanya tidak ada sesuatu yang tinggal lagi. Adat Aceh halaman 116-117. Kalau dilanggarnya juga. pejabat bersangkutan akan dihukum dan dipecat dan si saudagar akan dihukum juga dan hartanya disita. wase kuala. wase gledll. wase lhok. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 92-126. Hukum yang menetapkan. yang mengatur jenis-jenis ukuran/timbangan/sukatan. besarnya bea cukai. bahwa para menteri. maka telah ditetapkan undang-undang dan peraturan-peraturan pelaksanaan sampai mendetail. Undang-undang pokok perdagangan luar negeri yang terdiri dari 10 pasal. maka telah ditetapkan berbagai macam peraturan dan adat. barang-barang yang boleh dieksport dan diimport. umpamanya: 1. Hukum Adat Ukuran. para pejabat tinggi dalam kerajaan sekali-kali tidak boleh berniaga. Hukum Wase Adat.keadaan harga tetap setabil. yang mengatur adat-peukan. cara-cara pemakaiannya dan sebagainya. Ibid halaman 47. (64) 3. adat-harija. adat kamsen. dimana ditetapkan yang mana pelabuhan internasional. (67) Tentang peraturan pelaksanaannya telah diatur sedemikian mendetail. adat-blang. yang antara lain kata beliau dibuat sesuai dengan prinsip-prinsip undang-undang orang Eropah. telah ditanggapi oleh Governor Turlerton (Gubernur Penang). (68) (63) (64) (65) (66) (67) (68) Af. telah mengatur segala hal ihwal perdagangan luar negeri secara umum dan prinsipil. Adat Aceh: halaman 47-63. dimana beliau memuji kebaikannya.

karena hasil bumi Aceh yang sangat banyak itu merupakan kebutuhan muthlak diluar negeri. umpamanya "teumpeuen-meueh". "pandebeusoe" (pandai besi). gading gajah dll. empat buah kapal Perancis. Yang tumbuh di Aceh waktu itu. pinang. John Anderson: Acheen halaman 159-167. telah banyak ahli sejarah mencatatnya. juga terkenal sebagai pembuat kapal dari hasil rencananya sendiri. "pande-kajee" (pandai kayu). (72) PERINDUSTRIAN/PERTAMBANGAN Tentang kemajuan perindustrian dalam Kerajaan Aceji Darussalam. (69) Diantara barang-barang eksport yang terpenting. yaitu "Gampoong Pande" (industry-state). Ibid halaman 160. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 243. kayu. bahkan sampaisampai kepada industeri perang. Anderson mencatat. (70) Anderson mencatat. tidak saja industri ringan (kerajinan rumah tangga) juga industeri berat menurut ukuran zamannya. kapur barus. padi. yaitu : lada.Dalam peraturan tersebut telah dicantumkan sebanyak 73 macam barang-barang yang dieksport atau/dan diimport serta ditetapkan jumlah bea/cukainya. Tempat-tempat industeri itu disebut dengan nama "teumpeuen". Dalam Ibukota Kerajaan Banda Aceh terdapat satu komplek sebagai daerah industeri. disamping sejumlah besar kapal-kapal kepunyaan East India Company. "teumpeuen-beusoe" dan sebagainya. Tersebutlah "pande-meueh" (pande emas). 89 . emas. pengaruh perdagangan luar negeri Aceh terasa. serta perahu-perahu dan kapalkapal penduduk pribumi dari Penang (71) Sebelum tahun 1784. baik kapal dagang ataupun kapal (69) (70) (71) (72) Di Meulek: Qanun MeukutaAkam halaman 127-130. yang membawa pedagang-pedagang dari 6 negara. bahwa dalam musim lada tahun 1823. M. telah berlabuh dipelabuhan-pelabuhan Aceh sebanyak 27 buah kapal Amerika. sebelum Penang dibangun oleh Inggeris. Ahli-ahli dalam bidang industeri dinamakan "pande" (artinya orang pandai). "pande-kapai" (pandai kapal) dan sebagainya. bahwa orang Aceh tidak saja sebagai ahli pelayaran yang sangat mahir.

(73) Sebagai diakui Anderson. Per tambangan di Aceh sudah mulai dibuka semenjak zaman Kerajaan Pase. II halaman 171-172. M. Ibid halaman 79-83. H. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 101-102. yang berukuran besar. Menurut catatan Ibnu Bathuthah. (73) (74) (75) (76) (77) John Anderson: Acheen halaman 24-25. Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah dj. (75) PELAYARAN Seperti telah diakui oleh dunia. Aceh telah melayari lautan dengan kapal-kapal dagang dan kapal-kapal perangnya sendiri. sehingga pernah satu armada kapal dagang Aceh sebanyak 4 buah sampai ke Turki membawa barang dagangan dan pulang dengan selamat membawa senjata. Juga dikatakan. Pengakuan ini dibuktikan oleh kenyataan. disamping melanjutkan usaha-usaha penambangan emas diberbagai tempat seluruh Aceh. sehingga kaïn sutera Aceh sangat indah dan mahal. dan kearah timur sampai kenegeri Cina. terutama sekali tambang emas. 90 . tambang batu permata dan lainnya. (74) Setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. juga membuka tambang-tambang yang lain. (76) Menurut Pinto (seorang petualang Portugis) bahwa Kerajaan Aceh Darussalam telah memiliki armada kapal yang cukup besar. Beliau sendiri waktu kembali dari negeri Cina menumpang kapal dagang kepunyaan Aceh. bahwa semenjak zaman Peureulak dan Samudra Pase.M. bahwa kapal-kapal dagang Aceh (Samudra/Pase) telah melayari lautan kearah barat sampai kenegeri-negeri Arab dan Parsia. bahwa rakyat Aceh menghasilkan sendiri bahan-bahan pakaian dari kapas. bahkan juga untuk dieksport. sehingga sutera Aceh tidak saja untuk dipakai sendiri dalam negeri. dimana dia menyatakan pada 6 Desember 1815 Sulthan Aceh Jauhar Alam telah tiba dipelabuhan Penang dengan sebuah armada dagang sendiri. memang benar bahwa industeri-sutera Aceh sangat terkenal dan maju. bahkan dari sutera. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 75-78. seperti tambang minyak tanah. (77) Suatu catatan Anderson lagi. bahwa rakyat Aceh adalah bangsa pelaut yang mahir mengarungi lautan.perang. yang membuktikan bahwa Aceh telah memiliki kapal dagangnya sendiri yang cukup banyak.

Hukom Adat Blang (peraturan mengenai persawahan) mengatur masalah pengairan (lueng Ie). pinang. pembagian hasil. PERTANIAN/PERIKANAN Sudah tidak dapat diragukan lagi. terutama perkebunan lada). Ibid halaman 161-163.yang terdiri dari beberapa buah kapal. H.M. Ibid halaman 24. sawah dan sebagainya. dengan tujuan hendak mengadakan pembicaraan dengan Gubernur Penang. 1. kayu. Husin . Keujrun Blang. pajak hasil bumi. mengatur masaalah pengizinan pembukaan "tanah mati". menghidupkan tanah mati. terbukti dengan eksport Aceh yang terdiri dari lada. yaitu tanah negara yang belum dikerjakan (78) (79) (80) (81) John Anderson: Acheen halaman 64. pemakaian air. b. yaitu : a. 91 . gambir dan sebagainya. Keujrun Lueng. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 376-378. Kerajaan membuat berbagai peraturan dan mengangkat pejabat-pejabat ahli dalam bidangnya masing-masing. padi. (79) Karena itu. M. antara lain: Hukom Adat Blang. sewa menyewa tanah. Hukom Adat Seuneubok. tidaklah heran kalau pada masa itu kapal-kapal dagang Aceh mengarungi lautan menuju delapan penjuru angin. bahwa Aceh sanggup membuat kapal-kapal dagang sendiri. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pertanian/persawahan. Pejatiat-pejabat ahli dalam bidang ini yang diangkat. damar. (78) Seperti yang dinyatakan Anderson. (81) 2. (80) Untuk memajukan pertanian. ikan asin. Adat Aceh halaman 109-112 dan 176-177. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pengairan (irrigasi). Hukum Adat Seuneubok (peraturan-peraturan mengenai perkebunan. bahwa pertanian dan perikanan telah mencapai kemajuan yang pesat dizaman Kerajaan Aceh Darussalam.

dengan alat inilah diperas air tebu dan kemudian dimasak menjadi gula. Langa (luka-bajak). (Kiri). Weeng (alat untuk memeras tebu). seorangpria sedang membajak sawah.Teupeun (alat tenuri) lama di Aceh. (Dari buku: De A tjeher) 92 . Wanita tua sedang menenun. (Kanari).

(dibuka), untuk dijadikan kebun, pengangkatan pcjabat-pejabatnya, pengelolaannya dan sebagainya. Yang dibolehkan membuka tanah-mati untuk membuat Seuneubok, hanyalah orang-orang Islam. Pelopor yang membuka tanahmati untuk menjadi seuneubok, diangkat menjadi pemimpinnya dengan gelar Peutua Seuneubok; artinya setelah ada beberapa kebun dalam seuneubok tersebut, yang mengepalai gabungan dari beberapa buah seuneubok, disebut "Peutua Chik Seuneubok", yang dibawahnya ada beberapa orang Peutua Seuneubok. (82) 3. Hukom Adat Laut

H u k o m Adat Laot (peraturan-peraturan mengenai penangkapan ikan dilaut) mengatur masaalah penangkapan ikan, alat-alat penangkap ikan, para nelayan, upah kerja, pembagian antara yang punya alat dengan pekerja, pimpinan, tugas-tugas pimpinan, mengambil penyu, Cukai laut dan sebagainya. A d a tiga pejabat ahli diangkat untuk memajukan perikanan, yaitu: (83) a. Panglima Laot, yang menjadi penguasa tertinggi dalam bidang perikanan laut. b. Keujrun Kuala, yaitu pejabat pengusa kuala yang menjadi pangkatan dari perahu-perahu pukat. c. Pawang Pukat, yaitu yang menjadi pemimpin teknis dari perahu pukat dan bersama-sama anak pukat ikut turun kelaut. Dibawah Panglima Laot yang beberapa orang Keujrun Kuala, artinya ada beberapa kuala yang menjadi pangkalan perahu pukat, dan yang berpangkal pada satu kuala ada beberapa perhu pukat. (84) 4. H u k o m Adat Gles.

H u k o m Adat Glee (peraturan-peraturan mengenai kehutanan/ rimba) yang mengatur kedudukan/tugas "Keujrun Glee" (pejabat ahli tentang kehutanan), pembagian hasil usaha wasee glee,- larangan
(82) M. Husin . Adat Aceh halaman 177. (83) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 263-266. (84) Ibid halaman 378-383.

93

memotong kayu, adat merusa, kedudukan "Pawang Glee" (pejabat ahli tentang kehidupan rimba), cara mengambil madu lebah dan sebagainya. Adapun pejabat-pejabat yang diangkat untuk itu, yaitu : a. b. Keujrun Glee, tenaga ahli kehutanan yang ditugas mengepalai urusan-urusan kehutanan. Pawang Glee, tenaga ahli kehidupan rimba ditugas memimpin melindungi para pemburu, mengatur daerah-daerah pemburuan dan binatang-binatang yang boleh diburu, juga ditugas untuk melindungi binatang-binatang rimba. (85) Hukom Adat Geumeubeu.

5.

H u k o m Adat Geumeubeu (peraturan-peraturan mengenai penternakan) yang mengatur masalah mawaih (mendua laba) untung, mawaih aneuek (mendua laba anak hewan), pemasaran hewan, tempat-tempat yang memelihara ternak dan sebagainya. Pada suatu tempat yang telah ditetapkan menjadi daerah ternak, dilarang disitu untuk bertani, tempat tersebut dinamakan "Padang Geumeubeue" (Padang Gembala), dalam padang mana didirikan berpuluh-puluh " W e u e " (kandang berpagar kawat dan beratap langit), tempat ternak-ternak gembalaan berteduh waktu malam. Weue-Weue itu kepunyaan masing-masing pemilik ternak, dan petugas yang disuruh mengembala bernama SI Geumeubeue (pengembala), dan yang menjadi pemimpin dari "Padang Geumeubeue" itu yaitu seorang pejabat yang bergelar "Pawang Geumeubeue", tenaga ahli dalam bidang penternakan. (86) PERANAN KEHAKIMAN PEMBINAAN H U K U M Sudah menjadi keharusan mutlak bagi Kerajaan Aceh Darussalam yang telah menjadikan dirinya sebagai "Negara H u k u m " (87),
(85) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 384-386. (86) Ibid halaman 387-389. M. Husin: Adat Aceh halaman 107-109. (87) DiMeulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73-74.

94

berusaha membina dan menegakkan hukum. Agar pelaksanaan hukum terjamin sesuai dengan Qanun Meukuta Alam, maka dibentuk lembaga-lembaga pelaksana serta mengangkat pejabat-pejabat yang ditugaskan untuk mengawasi dan/atau melaksanakan hukum itu, yaitu : 1. Balai Majlis Mahkamah Agung, yaitu lembaga tertinggi dalam bidang kehakiman (kira-kira sama dengan Mahkamah Agung yang dipimpin oleh Wazir Sulthan Menteri Mizan (Menteri Kehakiman) dan dibantu oleh 10 orang Ulama Faqih (Hakim Agung). (88) Qanun menyatakan, bahwa tugas dari Balai Madjlis Mahkamah Agung yaitu "mengurus tiap-tiap perkara dan memeriksa segala perkara kehakiman negeri dan sekalian perkara negeri seluruhnya umumiyah. (89) 2. Qadli Malikul Adil, disamping sebagai orang kedua dalam kerajaan (tangan-kanan Sulthan), juga merangkap sebagai Penuntut Umum (Jaksa Agung), yang tugasnya dinyatakan untuk menuntut hukuman sekalian yang berbuat kesalahan melanggar qanun negara, walau si-pai'pun (tentera). (90) Mufti Empat, yang masing-masing mereka bergelar Syaichul Islam, yaitu seorang Mufti (Syaikhul Islam) untuk satu Mazhab. (91) Hal ini, karena dalam Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan bahwa para hakim dalam memutuskan perkara boleh berpedoman kepada Mazhab Syafi'i, Mazhab Maliki, Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. (92) Qadli Panglime Sagoe dan Qadli Uleebalang, yang tugasnya kecuali sebagai orang kedua dalam pemerintahan, juga menjadi Hakim. (93) Qadli Mukim, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu Imam

3.

4.

5j

(88) Ibid halaman 42 (89) Ibid halaman 66 (90) Ibid halaman 39-40. (91) Ibid halaman 40. (92) Ibid halaman 33. (93) Ibidhi<*~,an45.

95

M u k i m , juga menjadi Qadli Nikah, Hakim Mukim dan Imam Jum'at. (94) 6. Imam Rawatib, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu keuthjik, juga sebagai Imam Sembahyang, Saksi-Nikah dan Pembantu Hakim Damai. (95)

DERAJAT M A H K A M A H Mahkamah (pengadilan) yang bertugas mengadili segala macam perkara, terdiri dari beberapa tingkat, yaitu : (96) 1. Hukom-Peujroh, yaitu pengadilan damai ditiap-tiap kampung (gampong); ketuanya Keuchik, Wakil Imam Meunasah (Imam Rawatib) dan anggota-anggotanya Tuha Peuet. Tugasnya untuk mendamaikan antara yang bersengketa. Mahkamah Mukim, yaitu pengadilan tingkat rendah. Ketuanya Imam M u k i m , Wakil Qadli M u k i m dan anggota-anggotanya beberapa orang Keuchik dan Ulama terkemuka. Bertugas mengadili segala perkara, dan kalau tidak bisa selesai, diserahkan kepada pengadilan lebih tinggi (pengadilan uleebalang). Mahkamah Uleebalang, yaitu pengadilan menengah atau pengadilan negeri, yang bertugas mengadili perkara-perkara yang tidak bisa atau tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah M u k i m , atau yang bersengketa tidak menerimanya. Hakimnya Uleebalang, Wakil Qadli Uleebalang dan anggota-anggotanya beberapa orang Imam dan Qadli M u k i m . Mahkamah Panglima Sagoe, yaitu pengadilan tinggi, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari Mahkamah Uleebalang. Ketuanya Panglima Sagoe Wakil Qadli Panglima Sagoe dan anggota-anggota beberapa Uleebalang dan Qadli Uleebalang.

2.

3.

4.

(94) Ibid halaman 44. (95) Ibid halaman 44. (96) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 317-319 M. Husin: Adat Aceh halaman 210-212.

96

5.

Mahkamah Agung, yaitu pengadilan tertinggi dalam kerajaan, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari mahkamah-mahkamah bawahan, serta mengadili perkara-perkara besar yang ditentukan dengan dekrit Sulthan. Ketuanya Sulthan, Wakil Qadli Malikul A d i l , anggota-anggotanya : Wazir Sulthan Menteri Mizan, Ulama-ulama Faqih dan Mufti Empat. H U B U N G A N L U A R NEGERI

BALAI WAZIR B A D L U L M U L U K Sudah semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase, hubungan dengan luar-negeri telah diadakan, yang sekarang disebut "hubungan-diplomatik". Setelah Kerajaan Aceh Darussalam diproklamirkan maka hubungan luar negeri lebih ditingkatkan lagi, sehingga dalam susunan menteri kabinet terdapatlah nama seorang menteri yang bergelar Wazir Sulthan Badlul Muluk yang memimpin Balai Badlul Muluk, yang tugasnya yaitu mengurus urusan perutusan dan wakil-wakil kerajaan dan pekerjaan luar negeri. (97) POLITIK L U A R NEGERI Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah, Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam, yang memerintah dalam tahun 916-936 H . (1511-1530 M . ) telah meletakkan batu dasar terhadap keyakinan dan kenyataan : 1. Bahwa suatu negara tidak bisa berdiri kalau hanya seluas kampung, seluas kota ataupun hanya beberapa ratus kilometer saja. Berdirinya baru dapat dipelihara, kalau daerah wilayahnya luas, sekurang-kurangnya seluas Aceh yang dibangunnya, bahkan lebih luas lagi. Walaupun Kerajaan Melayu yang jaya di Malaka sudah tumbang oleh Portugis dan kepercayaan telah mulai retak bahwa orangorang Timur akan dapat mempertahankan diri dari Imperialisme barat, tapi hancurnya Portugis di Aceh telah memulangkan keyakinan bahwa penjajahan asing selalu bisa dihalau.

2.

(97) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 65.

97

3. 4.

Untuk menghadapi agressi imperialis asing, perlu dibangun armada (angkatan lautXyang kuat. Ekonomi harus dipersehat dan terhadap soal ini sesuatu negara harus dapat menguasai sendiri. (98)

Diatas prinsip-prinsip yang bertujuan menyusun kekuatan didalam negeri ini, maka Kerajaan Aceh Darussalam meletakkan dasar-dasar dari politik luar negeri yang akan dijalankannya, yaitu : 1. Tidak menggantungkan nasib, baik ekonomi ataupun melker, kepada luar negeri. 2. Bersahabat erat dengan negara-negara Islam di Indonesia, India Arab, Malaya dan Turki. J. Selalu waspa$da terhadap negara-negara yang mempunyai nafsu penjajahan dan sebaliknya bersahabat dengan negara-negara barat yang ingin hidup damai. 4. 5. Bantuan luar negeri lebih diutamakan yang berupa tenagaahli. (99) Perluasan dakwah Islamiyah keseluruh Kepulauan Nusantara.

L I M A BESAR ISLAM Empat prinsip politik luar negeri yang dibangun atas empat dasar penyusunan kekuatan dalam negeri, telah menampilkan Kerajaan Aceh Darussalam sebagai satu kekuatan nyata didaerah rantau Asia Tenggara, baik politik, ekonomi ataupun melker. Pada saat-saat kekuatan-kekuatan imperialis kristen barat telah mematahkan kekuatan sebagian besar negara-negara Islam, pada saat itulah, pada permulaan abad Ke X V I lahirlah menjadi suatu kenyataan yang hidup "Lima Besar Islam" yang terikat dalam suatu kerjasama ekonomi, politik, militer dan kebudayaan. Lima Besar Islam yang dimaksud yaitu : (100) 1. Kerajaan Islam Turki Usmaniyah yang berpusat di Istambul, Asia Minor.

(98) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. (99) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. (100) Wilfred Cantwell Smith : Islam In Modern History halaman 45.

98

2. 3. 4. 5.

Kerajaan Islam Marokko di Afrika Utara. Kerajaan Islam Isfahan di Timur Tengah. Kerajaan Islam Agra di Anak Benua India. Kerajaan Aceh Darussalam di Asia Tenggara.

DIPLOMASI ACEH Apabila kita meneliti sejarah perjalanan Diplomasi Aceh sejak zaman Kerajaan Islam Peureulak, Samudra Pase, terutama sekali dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam, dapatlah kita mengambil suatu kesimpulan, bahwa Aceh telah menjalankan empat diplomasi, yang merupakan "diplomasi klassik" yang terus diperbaharui sampai abad ke X X ini, yaitu : 1. Diplomasi Kancil, yang kalau dalam Kerajaan Aceh Darussalam kemudian terkenal dengan istilah "tipee Aceh" bagi dunia internasional. Diplomasi Meubisan, yaitu perkawinan agung antar negara, suatu diplomasi yang sangat klassik. Diplomasi Kekuatan, yaitu diplomasi yang diandalkan pada kekuatan senjata, atau yang sering disebut sekarang "diplomasi mihter". Diplomasi Ekonomi, yaitu diplomasi yang didasarkan pada kekuatan ekonomi untuk mencapai pengaruh dan kekuasaan politik.

2. 3. 4.

Keempat macam diplomasi ini dipergunakan oleh Sulthan Iskandarmuda Meukuta Alam dalam menjalankan 5 pasal program politik luar-negerinya, yaitu : (101) 1. Menguasai seluruh negeri dan pelabuhan sebelah menyebelah Selat Melaka dan menetapkan terjaminnya wibawa atas negerinegeri itu, sehingga tidak mungkin kemasukan "divide et impera" oleh negara asing. Usaha ini dijalankan dengan cara mufakat, dan kalau tidak tercapai dengan dratis. Memukul Johor, supaya tidak dapat lagi ditunggangi oleh Portugis dan Belanda. Memukul negeri-negeri disebelah timur Malaya, sejauh yang merugikan perdagangan Aceh dan usahanya untuk mencapai ke-

2. 3.

(101) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147.

99

menangan dari musuh, seperti Pahang, Petani dan lain-lain. 4. 5. Memukul Portugis dan merampas Melaka. Menaikkan harga pasaran hasil bumi untuk eksport, dengan jalan memusatkan pelabuhan samudera kesatu pelabuhan di Aceh, atau sedikit-dikitnya mengadakan pengawasan yang sempurna sedemikian rupa sehingga kepentingan kerajaan tidak dirugikan.

Iskandarmuda menetapkan lima pasal politik luar-negerinya ini, adalah untuk menghadapi bahaya agressi yang haus penjajahan dari Portugis, Belanda dan Inggeris. (102) P E L A K S A N A A N POLITIK L U A R NEGERI Semenjak zaman Peureulak dan Samudra/Pase sampai kezaman Kerajaan Aceh Darussalam, hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara asing lainnya telah terjadi, yang berarti bahwa Kerajaan-kerajaan di Aceh itu telah mempunyai dan menjalankan politik luar negeri, yang dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Kerajaan Islam Peureulak.

Sejak berdiri Kerajaan Peureulak, telah terjadi hubungan luar negeri dengan beberapa negara, umpamanya Parsia, Gujarat (India, Melaka dll). (103 Dalam rangka mempererat hubungan dengan negara tetangga, maka telah terjadi perkawinan agung antara puteri Malik Muhammad A m i n Syah (Sulthan Peureulak) Ratna Kemala dengan Raja Melaka (Sulthan Muhammad Syah), sementara puterinya yang kedua, puteri Ganggang, dikawinkan dengan Sulthan Malikus Saleh dari Samudra/ Pase, keduanya perkawinan politik, suatu ciri dari diplomasimeubisan. (104) 2. Kerajaan Islam Samudra/Pase. Hubungan luar negeri antara Kerajaan Islam Samudra/Pase,
(102) (103) (104) Ibid halaman 145-146. Tgk. M. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. Ibid halaman 8.

100

juga telah berlangsung sejak hari jadinya, antara lain dengan negeri-negeri Arah, Parsia, India (Gujarat), Kerajaan-kerajaan di Semenanjung Malaya, Kerajaan-kerajaan di Jawa, Cina dan lainlainnya. (105) H U B U N G A N DENGAN TURKI Waktu mula pecah perang antara Aceh-Belanda (1873), sebuah surat kabar yang terbit di Istambul menceritakan, bahwa dalam tahun 1516 Sulthan Aceh Firman Syah telah menghubungi Siman Pasya, Wazir dari Sultan Selim I Turki untuk mengikat tali persahabatan. Permintaan Aceh disetujui oleh Turki dan semenjak itu hubungan keduanya telah dimulai. (106) Hubungan yang telah ada ini dilanjutkan dan diperteguh lagi oleh Sulthan A l Qahhar, dimana pada tahun 952 H . (1545 M.) mengirim utusan ke Turki untuk memperbaharui hubungan-diplomatik disamping untuk meminta bantuan senjata dan tenaga ahli untuk melawan Portugis. Sulthan Turki yang berkuasa waktu itu, yaitu Sulthan Sulaiman Chan, 926-974 H . (1523-1566 M.). Pemrintaan Aceh dikabul Sulthan Turki, dengan memberi sejumlah besar alat senjata dan kira-kira 300 orang tenaga ahli (ahii teknik, meliter, ekonomi dan hukum/tatanegara). Diantara alat senjata, yaitu meriam besar, Meriam Lada Sicupak. (107) H U B U N G A N A C E H D E N G A N B E L A N D A D A N INGGERIS Untuk pertama kali secara resmi, pada tanggal 21 Juni 1599 tibalah di Banda Aceh Darussalam dua bersaudara Cornelis dan Frederick Houtman, utusan Kerajaan Belanda, untuk mengadakan perundingan dengan Sulthan Aceh dalam rangka mengikat hubungan diplomatik dan hubungan dagang. Missi Houtman bersaudara mengalami kegagalan, karena mereka datang dengan penuh rahasia, yang tersembunyi, ditambah lagi oleh propakasi perwakilan dagang Portugis yang telah berada di
Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah dj. II halaman 152-155 dan halaman 171-173. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 38-74. (106) Af. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 102. (107) Tgk. Af. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. (105)

101

Bab tentang perjanjian antara kerajaan Aceh dengan Inggeris dan Belanda.

102

Duafoto kopi ini diambil dari sebuah kitab yang dicetak di Turki, yang bernama Kunzul RaghaMb kepunyaan Almanihum Tuwanku AbdulAziz. Bab yang menyatakan permulaan berdirinya Kerajaan Islam di Aceh Besar.

103

Perutusan Belanda ini berangkat dengan empat buah kapal. tawanan-tawanan Belanda dibebaskan dan hubungan diplomatik/dagang dinyatakan berlaku. M. Said: Aceh Sepanjang A bad halaman 126-133. yaitu Zeelandia. Sulthan Aceh mengirim sebuah perutusan muhibbah dibawah pimpinan Orangkaya Abdul Hamid dan anggota-anggotanya terdiri dari Panglima Angkatan Laut Aceh Laksamana Sri Muhammad dan M i r Hasan. Pada tanggal 23 Agustus 1601 tibalah perutusan tersebut di Pelabuahan Internasional Banda Aceh. Belanda menghadapi kegagalan ini dengan kepala dingin dan bertekad untuk mengirim perutusan yang lain yang lebih bijaksana. Hasilnya baik sekali. Delegasi Aceh tinggal di Negeri Belanda selama 16 bulan. untuk merundingkan pengikatan hubungan diplomatik/dagang dengan Kerajaan Aceh. hal mana mengakibatkan terbunuhnya Cornelis de Houtman dan ditawan saudaranya Frederick de Houtman bersama delapan orang pengikutnya. selain untuk berunding juga untuk meninjau. Langhe Bracke dan De Sonne. Ketua Delegasi Aceh Abdul Hamid meninggal di negeri Belanda pada tanggal 10 Agustus 1602 dan dikebumikan di Middelburg. datang pula ke Banda Aceh perutusan Inggeris dibawah pimpinan Sir (108) (109) M. Pada waktu itulah dengan resmi Kerajaan Aceh Darussalam mengakui Republik Belanda yang baru dibanun. Untuk membalas kunjungan Missi Gerard. Middelborgh. sebagai Kerajaan Berdaulat yang pertama yang mengakuinya. (109) H U B U N G A N D E N G A N INGGERIS Tidak beberapa lama setelah diikat hubungan dengan Belanda. yang isinya sangat baik dan diplomatis sekali. pada tanggal 28 Januari 1601 dari pelabuhan Zeeland.Banda Aceh. (108) Demikianlah dalam tahun 1600. Perutusan ini dibekali dengan sebuah surat berbahasa Sepanyol (bahasa internasional waktu itu). perutusan mana berada dibawah pimpinan Komisaris Gerard de Roy dan Laksamana Laurens Boeker. 104 . mengirim sebuah perutusan lagi ke Aceh. Prins Maurits Pembangun dan Kepala Republik Belanda. bersama seorang juru bahasa bernama Leonard Warner. yang terdiri dari diplomat-diplomat yang cakap. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 118-120.

Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 133-140. Lancaster menghadap Sulthan dengan 30 orang anggota delegasi. Sir James Lancaster menyatakan bahwa tujuan missinya. Dengan berpedoman kepada dua filsafat ini. Kemajuan suatu negara bergantung pada kemajuan ekonominya. karena mereka akan mempersembahkan surat Ratu Inggeris kepada " H i s Majesty King O f Acheen A n d Sumatra" (istiiah mereka). antaranya jamuan makan kenegaraan. dalam surat-surat mana dinyatakan maksud baik kedua belah pihak untuk tetap berhubungan dan bermuhibbah. termasuk bidang luar negeri. malam kesenian dan sebagainya. yaitu Dragon. diadakan surat menyurat lanjutan antara Ratu Inggeris dengan Sulthan Aceh. Siapa kuat hidup. mereka mendapati kapal-kapal banyak sekali yang datang dari berbagai negeri. Perjanjian antara Aceh/Belanda yang memberi hak kepada (110) M. antara lain diikatnya hubungan diplomatik/dagang antara dua kerajaan. Hector dan Ascention. (110) DIPLOMASI ISKADAR M U D A Telah dijelaskan. maka pada hari ketiga delegasi Lancaster diterima menghadap Raja. yaitu untuk membangun perdamaian dan persahabatan antara yang dipertuannya Ratu Inggeris dengan kakandanya yang dicinta. dimana kepada mereka diberi penghormatan yang cukup wajar. juga sama-sama memuji satu sama lain. siapa lemah tenggelam. Iskandar Muda menjalankan diplomasi-diplomasi berikut: 1. b. 105 . telah diberi bermacam penghormatan. bahwa setelah Iskandar Muda menjadi Sulthan Aceh dia telah mengambil langkah-langkah penting untuk membangun Aceh dalam segala bidang.James Lancaster dengan rombongannya yang terdiri dari tiga buah kapal. Iskandar M u d a memegang dua filsafat: a. Raja Aceh yang besar dan perkasa. Selama mereka di Banda Aceh. Waktu mereka berlabuh dipelabuhan Aceh. Disamping beberapa prinsip yang telah diuraikan pada pasal-pasal yang lalu. Setelah diadakan pertukaran utusan antara Istana dengan kapal. Hasilnya perkunjungan Missi Lancaster baik sekali.

1045-1050 H . Diplomasi Kekuatan dan Diplomasi Ekonomi. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 145-147. .orang Ratu berturutturut: Ratu Nurul Alam Naqiatuddin (1086-1088 H . Bersama dengan kembalinya Raja Bungsu diberangkatkan pula 30 buah kapal penuh berisi berbagai bahan/alat untuk membangun Johar kembali. Dua ribu tenaga ahli dibawah pimpinan Orangkaya Lelawangsa menyertai Raja Bungsu untuk membantunya. 155-157 dan 161-165. 10161045 H . dibatalkan. yaitu Orang Kaya Putih.1675-1678 M. Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (1088-1098 H .2. Menolak permintaan Raja Inggeris James I untuk mendirikan kantor dagang Inggeris di Periman.) maka benar-benar martabat Aceh dalam arena internasional jatuh merosot. yang diganti oleh Sulthan Iskandar Sani. 1050-1086 H . (1641-1675 M) diganti oleh tiga . 1678-1688 M. ketua Delegasi Inggeris yang mengantar surat Raja Inggeris kepada Iskandar Muda diberi penghormatan besar. 3. jelaslah kelihatan sekaligus dia mempergunakan Diplomasi Kancil. wilayah-wilayahnya satu persatu dirampas oleh kekuasaan imperialis Barat Kristen. bahkan yang lebih menyedih(111) Af. dan Tun Sri Lanang (Pengarang Sejarah Melayu).) dan Ratu Kamalat Syah (1098-1109 H . 106 . Belanda membuat " L o j i " di Aceh (ditandatangani 17 Januari 1607) yang merugikan ekonomi/meliter Aceh.). (111) DIPLOMASI ZAMAN MENURUN Setelah berakhir pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. Kerajaan-kerajaan di Malaya yang pro dan membantu Portugis ditaklukkan dan rajanya serta pembesar-pembesar lainnya ditawan serta dibawa ke Aceh.1688-1699 M. Setelah ternyata Raja Bungsu tidak pro Portugis. dimana tangan-tangan luar dengan semena-mena mencampuri urusan dalam negeri Aceh.). (1607-1636 M. Dalam hal ini telah terjadi suatu surat menyurat diplomatik yang sangat menarik.). 4. maka dia dikembalikan ke Johar untuk menjadi Raja kembali. yaitu memberi gelar tertinggi dalam kerajaan. . (1636-1641 M. umpamanya Raja Bungsu dari Johar. teristimewa lagi setelah Ratu Safiatuddin. Dari surat penolakan Iskandar Muda. Panglima Thomas Best. kedudukan Aceh dalam percaturan politik dunia jadi menurun.

(114) M. Yang dicatat dibawah ini adalah beberapa peristiwa penting dalam hubungan luar negeri selama zaman menurun itu. 15 hari sebelum mangkat Sulthan Iskandar (mangkatnya 29 RajaRajab 1046 H . dibawah pimpinan Komisaris Tinggi Arnold de Vlamingh van Outoorn. Sekalipun sambutan sangat ramah tamah. karena terbukti telah berbuat zina. Putera Mahkota Dirajam. Politik Malaka. sebagai ahli perdagangan. masa berkuasa Gubernur Jenderal Antonie Van Diemen (1636-1645 M.). (113) Ibid halaman 185-188 dan 194-196. suatu pelaksanaan daripada hukum pidana Islam. 1. 107 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 197-199. Penyambutan dan perundingan dilakukan oleh tiga orang Menteri. telah dijatuhkan hukuman • mati (rajam) terhadap putera-mahkota yang hanya satu-satunya. sehingga memberi peluang dan kemungkinan besar bagi Belanda dan penjajahan lainnya untuk mencaplok Malaka dan daerah-daerah lainnya di Malaya. (113) 3. yaitu Orangkaya Bentara Raja. Aceh memprotes dengan keras. Diplomasi Disambut Diplomasi. 27 Desember 1636 M. yang dibantu oleh dua orang Syahbandar. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1644 M .kan lagi meletusnya perang saudara dan pemberontakan didalam negeri. (112) 2. dan diantara anggota delegasi Jan Harmansz^ kepala Jawatan Perdagangan Belanda di Jakarta. Hasil protes. namun hasilnya sedikit sekali.). . (114) (112) Ibid halaman 183. Setia Wangsa dan Saudagar Raja. ratu bersikap : diplomasi harus disambut dengan diplomasi. Setelah Malaka dicaplok Belanda dan beberapa wilayah Kerajaan Aceh lainnya di Malaya diganggu. Politik Malaka dari Sulthan Iskandar Sani yang menggantikan Iskandar Muda adalah lemah. Belanda mengirim sebuah delegasi untuk berunding. Ratu Safiatuddin Tajul Alam menerima delegasi Belanda itu.

Dalam surat jawaban Ratu dibulan Desember 1647 dinyatakan dengan tegas bahwa Aceh ingin memperlakukan segala bangsa asing sama mendapat kesempatan. 108 . Untuk membicarakan seluruh masalah. Delegasi berangkat ke Betawi bulan Mei 1659 dan waktu itu yang menjadi Gubernur Hindia Belanda John Maatsuijeker. Akibat jawaban tegas ini. Belanda masih mendesak Ratu Safiatuddin untuk memberi kepada pedagangpedagang Belanda hak-hak istimewa. Dalam masa pemerintahan Ratu Inayat Zakiatuddin Syah (1088-1098 H . Setelah perundingan yang tidak memberi hasil. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 202-203. Belanda mengirim utusan lagi untuk berunding dibawah pimpinan seorang Duta Istimewa Trijmen. sehingga Belanda sulit.4. telah datang ke Aceh Delegasi dari Syarif Mekkah dan Delegasi Kerajaan Inggeris. dan upacara resmi penandatangan dilakukan di Banda Aceh. (115) Ibid halaman 199-200. Delegasi Aceh ke Betawi. Ketegasan Ratu. Persetujuan Banda Aceh bertanggal 15 Desember 1650 tidak dijalankan Belanda sepenuhnya. Sebuah delegasi berat dikirim Ratu ke Betawi yang diketahui oleh Menteri Utama Qadli Malikul A d i l . (115) 5. (116) • 6. terbukti dengan kapal-kapal perang Belanda memblokade pantai barat Aceh dan menguasai beberapa wilayah Aceh di Sumatera Barat. yang menghasilkan sebuah perjanjian persahabatan dan dagang. termasuk Inggeris juga. yang ditandatangani pada tanggal 15 Desember 1650 di Banda Aceh. Persetujuan tercapai bulan September 1659. hubungan Aceh/Belanda menjadi kurang baik. Belanda minta agar perundingan di langsungkan di Betawi. (116) Af. ) . Delegasi Inggeris dan Mekkah. Tindakan Belanda itu dibalas oleh panglima-panglima Aceh dengan serbuan angkatan perang. 1678-1688 M .

tetapi gagal. Kemudian datang lagi utusan Inggeris yang lain. bahwa yang memerintah di Mekkah waktu itu adalah Sjarif Barakat. (117) Menurut Dr. Baik terhadap tanah-tanah yang akan dijajah atau pun terhadap para saingannya. Persaingan memperluas tanah jajahan terjadi antara Inggeris. (118) (117) Ibid halaman 212-213. M. karena ada hubungan dengan Perancis. yang datang untuk merundingkan masaalah dagang. Utusan kerajaan Inggeris terdiri dari Ord dan Cawley. Diplomasi Klassik Inggeris. Dalam catatannya dia mengatakan. Inggeris seringsering mempergunakan "diplomasi klassik"nya yaitu diplomasigertak dan diplomasi-kekuatan. lantas ditengah laut dibajak oleh kapal perang Inggeris serta merampas segala surat-surat untuk Sulthan Aceh.) dibawah pimpinan Kapten Leon de la Housaye. antara lain bermaksud mengadakan hubungan persahabatan/ persaudaraan Islam dan meninjau keadaan Aceh dibawah pemerintah seorang Ratu. bahwa Aceh diperintah oleh seorang Ratu. 7. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 228-229. Mereka menjalankan kekuasannya dalam bidangnya masingmasing dengan hak dan kekuasaan besar. Inggeris mengirim surat kepada Sulthan Djauhar Alam menggeretak. Salah seorang diantara anggota Delegasi itu tinggal menetap di Aceh sebagai Duta Besar namanya Syarif Hasyim Jamalullail. Tgk. William Dampier namanya. Belanda. dibawahnya ada 12 Orangkaya atau Pangeran Agung. yang kemudian dibalas pula oleh Ratu dengan bingkisan yang sangat bernilai.sewaktu perutusan Perancis yang berangkat satu kapal untuk menghadap Sulthan Aceh Djauhar Alam (1139-1139 h. Snouck Hurgronje. Demikianlah.Utusan Sjarif Mekkah yang terdiri dari beberapa pembesar. Kemudian sekembalinya utusan ke Mekkah dengan membawa laporan yang menggembirakan. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 47-48. 109 . (118) M. maka Syarif Barakat mengirim delegasi kedua ke Aceh dengan bingkisan yang berharga. Portugis dan Perancis. Setelah itu.

Setelah berunding lama dan mempelajari masalah dengan tekun. Perjanjian Pidie. menurut catatan orangorang Inggeris yang datang ke Aceh. termasuk karya-karya Shakespear. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1819. serta mempelajari masalah-masalah dengan kesungguhan. Setelah tidak mempan dengan diplomasi-gertak. barulah Sulthan mau menandatangani sebuah perjanjian (traktat) yang dibuat pada tanggal 22 April 1819. 110 . dan pada tanggal 30 Maret 1857 diterima oleh Sulthan dengen upacara yang layak. barulah Sulthan Jauhar A l a m mau berunding dengan sungguh-sungguh. Perundingan berjalan lama. Van Swieten dengan menumpang kapal " A m s t e r d a m " berangkat ke Aceh untuk berunding dengan Sulthan Aceh. Dengan membawa surat dan mendaat dari Gubernur Jenderal. berintikan bahwa Aceh akan bersedia memberi kesempatan berdagang bagi Inggeris. karena memang seorang yang cermat dan hati-hati. berbicara. karena Sulthan dengan cara blak-blakan membuka segala kecurangan dan kejahatan Belanda (119) Ibid halaman 238-241. Selanjutnya traktat itu menentukan bahwa kedua pihak akan bersahabat sepanjang zaman dan tidak saling membantu musuh-musuh dari keduanya. Setelah Raffles dan Coombs terkatung-katung selama tujuh minggu di Teluk pidie.8. (119) 9. kemudian Kerajaan Inggeris mengirim sebuah delegasi yang terdiri dari Raffles dan Coombs untuk berunding dengan Sulthan : Jauhar A l a m . Delegasi Van Swieten. disamping beliau sangat suka pada sastera Inggeris. bahwa Sulthan Jauhar Alam mempelajari dengan teliti usul-usul Raffles. Beliau pasih berbahasa Inggeris. membaca dan menulis. Traktat yang ditandatangani oleh Sulthan Jauhar A l a m dan Raffles atas nama Kerajaan Inggeris. sedangkan inggeris menjamin kemerdekaan Aceh selamanya dan akan memperlindungi dari serangan siapapun.

terhadap Aceh.1857-1870 M. baik politik. masa sebelum proklamasi 1945. (120) m. menarik' simpati dunia agar berpihak kepada Aceh dan menekan Belanda. 111 .). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 289-297. Perjanjian-perjanjian lainnya yang telah diperbuat dengan raja-raja Indonesia menurut pasal 34 " indische Staatregeling" bukanlah bersama "verdrag" ataupun traktat. (120) Menurut ahli sejarah M . dan juga Van Swieten membuka segala curahan perutnya yang menuduh Aceh dengan tuduhan-tuduhan palsu. barulah persetujuan dapat dicapai dengan membuat traktat yang terdiri atas 10 pasal. perdamaian dan perdagangan. Diplomasi menjelang perang ini dijalankan oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah (1273-1286 H . Setelah melalui saat-saat tegang yang mencemaskan. Said bahwa traktat ini ditinjau dari sudut hukum ketatanegaraan di Indonesia. . ekonomi dan militer untuk menghadapi ancaman agressi Belanda.1870-1874 M. perjanjian persahabatan ini mengandung dan memiliki catatan sejarah yang perlu dipertahankan. . Kerajaan Aceh Darussalam telah menjalankan suatu diplomasi yang luas untuk menarik perhatian dunia dan untuk mengeratkan kembali hubungan internasionalnya. Perundingan berjalan agak panas. tetapi Sulthan dapat menahan diri. perjanjian persahabatan.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . karena perjanjian inilah satu-satunya perjanjian internasional yang diikat oleh Belanda (sejak negerinya konstusionil) dengan satu kerajaan di Indonesia. serta tidak serang menyerang dengan sama-sama melupakan segala peristiwa-peristiwa yang sudah. Membangun kekuatan kembali di Aceh. diplomasi mana bertujuan : 1. (121) DIPLOMASI M E N J E L A N G P E R A N G Menjelang pecah perang antara Aceh dengan Belanda. akan tetapi hanya "politik kontrak". 2. (121) Ibid halaman 297. setelah propakasi Belanda terus menerus dilakukannya dengan merobekrobek segala perjanjian damai yang telah dibuatnya.

dimana dia memulai karangannya yang menarik itu dengan (Terjemahannya). maka pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda mengumumkan perang kepada Aceh. Hasilnya juga ada. Mengenai dengan "Diplomasi Serba macam" ini A h l i Sejarah Australia. telah menulis satu bab chusus dalam bukunya : The Contest For North Sumatra. menguatkan kembali hubungan internasional yang telah pernah ada. dimana Belanda dengan bangga telah mengumumkan perang kepadanya. (123) Pengumuman perang disertai terus dengan agressi pertamanya. (123) Ibid halaman 339-400. Dengan tidak mengenai malu dan dengan merobek-robek traktat (perjanjian) yang dibuatnya sendiri setelah tujuh minggu menyembahnyembah Sulthan Djauhar A l a m . disamping Belanda menderita malu yang amat dahsyat. Anthony Reid. (124) Antara agressi pertama dengan agressi kedua terluang waktu hanya enam bulan. (125) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 119-155. berbagai usaha telah dikerjakan. Untuk mencapai tujuan diplomasi i n i . Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 309-400. antara lain dapat menarik perhatian Raja Perancis Napoleon III. (124) Ibid halaman 401-425. Said. Uraian lanjut tentang hal ini telah ditulis oleh ahli sejarah M . mengadakan kontak dengan perwakilan-perwakilan dunia internasional yang berada di Penang dan Singapura. yang dapat dipukul mundur oleh angkatan perang dan rakyat Aceh. Memang Aceh telah (122) M. 112 . (125) " M u n g k i n sangat sukar untuk mendapat calon-calon diantara kekuatan-kekuatan Eropah yang bersedia datang untuk membela Kerajaan Kecil yang terasing itu. antaranya mengirim duta-duta istimewa keberbagai negeri. masa mana digunakan oleh Aceh untuk melakukan suatu kampanye dahsyat (segala macam bentuk diplomasi) untuk menarik simpasi dunia. (122) DIPLOMASI A C E H T A H U N 1873. sehingga Belanda menderita kerugian yang sangat besar.3. antara lain seorang jenderalnya mati konyol. terutama sekali dengan negara-negara Islam chususnya dengan Turki Usmaniyah.

Meminta Bantuan Chalifah. Memang. orang-orang Aceh mendapati satu "pintu gerbang yang netral" menuju dunia yang luas. Untuk meminta bantuan dan perhatian Khalifah Turki Usmanuyah di Istambui. Abad eksport lada telah mengantar lebih banyak kemakmuran dan hubungan internasional kepada orang-orang Aceh. dimana penduduknya sama sekali tidak simpati kepada agressi Belanda.) mengirim satu delegasi ke Istambui yang terdiri dari Said Abdur Rahman (seorang politikus/diplomat ulung yang berkedudukan Duta Besar Berkuasa Penuh) dan NyalAbbas (seorang ekonom dan pedagang lada kenamaan). hasil ini tidak akan mengurangi pencapaian yang didapati di Turki oleh Duta Istimewa yang ajaib. . Sulthan Aceh Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . sekalipun tidak cukup untuk merobah rencana Belanda. adalah kutipan disana-sini dari bab "Atjehnese Diplomacy 1873" nya Anthony Reid. Di Penang. Mereka tiba dl [t ikota Negara Turki Istambui pada tanggal 27 April 1873. 113 . Abdur Rahman AdhDhahir ". Masa mengaso enam bulan antara agressi Belanda pertama yang gagal dan datangnya agressi kedua. Aceh telah memulai dengan berbagai hasil luar biasa untuk mengatasi bahaya-bahaya lain dari ekpansi Eropah. kebetulan sekali tanggal tersebut jatuhnya pada hari tentera kolonial Belanda dipukul hancur didaratan Aceh sehingga sisa-sisanya lari terbirit-birit kekapal-kapal dengan meninggalkan bangkai-bangkai teman-temannya yang telah mati konyol. Aceh sebagai suatu Negara berdaulat penuh yang sedang dalam bahaya mengancam mempergunakan kesempatan itu untuk berbicara dengan kekuatan-kekuatan dunia. Yang saya turunkan di atas ini. dibandingkan dengan kebanyakan orang-orang Indonesia lainnya. 1.da dikota suci tersebut.berhasil membangkitkan perhatian untuk sejumlah simpasi dunia. Mereka berangkat dari Penang dengan menyinggahi Mekkah untuk terlebih dahulu mengadakan kontak dengan Syarif Mekkah dan Pemimpinpemimpin Islam yang f.1870-1874 M.

karena Penang sejak dahulu telah menjadi kota dagang dan politik bagi Kerajaan dan orang-orang Aceh. missi Abdur Rahman telah mencapai hasil-hasil politis dan diplomatis yang sangat berguna. Sekarang. Sungguhpuh demikian. Penang adalah pusat kegiatan Aceh diluar negeri. untuk menarik simpasi dunia. Kabinet Turki berkali-kali mengadakan sidang-sidang istimewa untuk membicarakan masaalah Aceh. maka dengan sangat menyesal Turki tidak dapat memberi bantuan langsung berupa meliter atau benda-benda lainnya.Setibanya delegasi di Istambui.000. Setelah agressi pertama.satu jumlah yang sangat besar menurut ukuran nilai uang waktu itu. langsung menemui Menteri Luar Negeri Safvet Pasya dan Perdana Menteri Vizir A l i Pasya. dimana negara-negara barat kristen sedang berusaha untuk memperetelinya. setelah agressi Belanda pertama. dan pers Turki tiap-tiap hari memuat berita dan komentar mengenai "missi Abdur R a h m a n " dan masaalah Aceh serta agressi Belanda pada umumnya. 2. diplomasi dan ekonomi Aceh diluar negeri dimasa-masa menjelang perang dan setelah agressi pertama. dengan biaya $ 40. karena Turki sendiri waktu itu dalam keadaan sulit. baik oleh Pemerintah ataupun oleh rakyat Turki. di Penang dibentuklah sebuah bada yang bernama " D E W A N D E L A P A N " (The Council of Eight). yan terdiri dari pemuka-pemuka dan pemimpin-pemimpin Aceh yang ada 114 . Mereka mengemukakan masaalah Aceh diagressi oleh Belanda. orang-orang Aceh dari segala golongan seialu mengunjungi kota pelabuhan Penang untuk mengecap kehidupan kota. disamping Missi Abdur Rahman mengadakan kontak-kontak di Timur Tengah. Sambutan baik dan hangat sekali. terutama sekali pers memberi uraian yang amat berguna. Dewan Delapan. Tetapi. bahkan diantara mereka ada yang mengirim puteraputeranya untuk belajar disana. Gedung Aceh menjadi pusat segala kegiatan politik. pemuka-pemuka Aceh yang ada dikota tersebut dengan aktif sekali mengadakan hubungan dengan Dunia Eropah Modern. D i Penang telah berdiri sebuah perwakilan Aceh yang bernama " G E D U N G A C E H " dipusat kota Penang. Memang sejak Sama. demikian tulis Anthony Reid.

Gullahmeidin dan Umar (kelahiran India .disaria. tokoh melker dan tokoh dagang kenamaan). Dapat mempengaruhi sebahagian orang-orang Eropah untuk menyebelahi Aceh. Luhring (Jerman) dan F. dari kaum Muslimin diseluruh dunia. sehingga karenanya suratsurat kabar Penang banyak sekali memuat berita dan komentar yang menguntungkan Aceh dan merugikan Belanda. tokoh politik/ekonomi ukuran berat). Marshall. amunisi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya ke Aceh. Diplomasi dan kampanye Dewan Delapan. Mengumpulkan sejumlah besar dana untuk biaya perang Aceh. disamping telah menggegerkan Den Haag dan Batavia. bahkan sebelum pecah perang. . Nyak Abu dan Panglima Perang Haji Yusuf (keduanya kelahiran Aceh.Muslim. dan pembina utama harian P E N A N G GAZETTE. yaitu Thepen (Jerman). Menggerakkan perhatian dunia terhadap masalah Aceh. Swendsen (Norwegia). tokoh ekonomi kenamaan) dan Syekh Kasim (turunan Arab. dan yang menjadi sekretaris Dewan Delapan yaitu Said Ahmad. Panitia Tiga dari Dewan Delapan (Teuku Paya. 4. Juga dapat mendekati kepala kantor berita Reuter di Penang. Diantara me115 2. Sheppard (Amerika). sementara pimpinan harian dari Dewan Delapan dibawah Teuku Ibrahim selalu mengadakan sidang-sidang rutine untuk membicarakan masalah-masalah hangat yang datang dari Aceh ataupun dari wakilnya diseantero dunia. tuan Herriot. 3. terutama di Malaya dan Singapura sendiri. politikus yang cakap dan lincah.J. Dewan Delapan yang terdiri dari Teuku Paya (Ketuanya). Syekh Ahmad dan Teuku Ibrahim) bertugas membuat garis politik luar negeri Aceh. yang bertugas membantu Aceh dalam peperangan melawan Belanda dalam arti seluas-luasnya. juga telah memberi hasilhasil yang positif bagi Aceh: 1. Tuanku Hasyim. Menembusi blokade Belanda untuk memasukkan senjata. Dapat menarik untuk menyebelah Aceh seorang tokoh terkemuka penerbitan surat-surat kabar. 5. tuan W. ada empat orang Eropah Muslim yang tinggal di Aceh ikut berperang melawan Belanda. Teuku Ibrahim (ketiganya tokoh politik/militer kenamaan).

reka. sehingga hampir-hampir saja ditandatangani satu perjanjian (traktat) persahabatan dan saling membantu antara Amerika Serikat dan Kerajaan Aceh Darussalam. Dia telah membantu Aceh. Hasil-hasil dari kontak-kontak diplomasi ini banyak juga. politik dan ahli pembuat senjata. Perancis memberi bantuan moril dan Amerika telah memberi kesempatan luas sekali kepada Dewan Delapan untuk berunding dengan Wakil Perutusan Amerika di Penang dan Singapura. meliter. Perancis dan Amerika. Dia tiba di Banda Aceh dalam bulan Mei 1874 dengan menyamar sebagai juru-masak untuk dua orang Inggeris. 8. ada yang ahli ekonomi. Sejumlah besar para perwira Turki ikut membantu Aceh sampai akhir tahun 1875. dan tahun berikutnya datang lagi dua orang perwira arteleri Turki. ada sejumlah kira-kira 80 orang Eropah yang tinggal di Aceh dalam tahun 1873 untuk ikut bersama rakyat Aceh memerangi Belanda. yaitu bekas Syahbandar Pelabuhan Rangoon. dia bersama satu grup orang-orang bekas anggota satu perkumpulan di Sanghai dikirim untuk membantu perang Aceh. Kecuali itu. Seorang Amerika lain yang berdomisili di Penang Tuan Thomas Carr. 6. 116 . Singapura dan kota-kota jajahan Inggeris lainnya untuk dipakai oleh Aceh menjadi basis kampanyenya. diantaranya tuan Pennifeather (orang Inggeris bekas Inspektur Polisi) dan seorang lagi orang Inggeris. antaranya Inggeris membiarkan Penang. Kecuali. Dewan Delapan terus mengadakan kontak dengan Pemerintah Inggeris. 9. 7.

Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantard) 117 . yang tidak pernah menyerahkan kedaulatan Aceh kepada Belanda. sekalipun beliau sendiri telah ditawan.

II | | 00 «3 «3 tso § R ? 3 B 5 2 ^ & ^ § g g o § 5 * 121 § 0. !5 •« ^ U H .5 K S § 5. •• £ 118 . |> ^ ti.

3. diantara lembaga-lembaga Negara Tertinggi. (127) Menteri Pertahanan kalau istilah sekarang yang mengepalai Angkatan Darat dan Angkatan Laut. segera meriaiisir rencana A l i Mughaiyat Syah dengan (126) (127) (128) (129) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 41. Bujang Kawal Bentara Siyasah. salah satu diantaranya. Bujang Laksamana. Bujang Bentara Sidik. dan pejabat tinggi yang memimpinnya bergelar Orang Kaya Laksamana Wazirul Harb. Tandil Raja. 5. terdapat B A L A I L A K S A M A N A A M I R U L H A R B . Seri Bentara Laksamana. M. Ibid halaman 65. (126) sama dengan Departemen Pertahanan kalau istilah sekarang. Bujang Akiyana. yaitu : membanguüi< armada (angkatan laut) yang kuat. 11. Ibid halaman 70-71. Tandil Kawal Laksamana. (129) Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah yang lebih terkenal dengan A l Kahhar. 6. telah menetapkan empat dasar program negara. 4. 8. yaitu: (128) 1. disamping angkatan darat yang telah dibangun semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Samudra/Pase.ORGANISASI D A N P E R K E M B A N G A N A N G K A T A N P E R A N G BALAI LAKSANA Menurut Qanun Meukuta Alam. Tandil Bentara Semasat. Magat Seukawat. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. 9. Tandil Gapunara Siyasah. 119 . 12. Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. Tandil Amirul Harb. 10. PEMBANGUNAN ANGKATAN PERANG Sulthan Ali Mughaiyat Syah. Bujang Raja. Qanun selanjutnya menyebutkan gelar-gelar perwira pada Balai Laksamana. 2. 7.

Si Pai'(Perajurit). Hasballah Daud (Anaknya Tgk. 6. Hasballah Daud berdasarkan buku yang berbahasa Inggeris. Banta sedang (sersan). Dibawah ini saya turunkan rasi nama pangkat. bahwa naskah tersebut dibuat Sdr. saya kutip dari satu naskah yang diberikan kepada saya oleh sdr. darat dan laut. nama angkatan.membangun armada dan angkatan perang yang kuat. (131) RASI N A M A P A N G K A T Sebagai suatu Angkatan Perang yang dibangun secara modern. Pang Cut (Letnan II). siapa lemah tenggelam" terus memperkuat dan mempermoderrn angkatan perangnya. (132) Rasi nama pangkat dan sebagainya ini. oleh karena para tenaga dalam bidang militer didatangkan dari Turki pada waktu Aceh sedang membangun Angkatan Perangnya yang modern. 3.H. Banta Cut (Kopral). seperti halnya dengan Angkatan Perang Kerajaan Turki Usmaniyah. (130) Ibid halaman 100-103. Pang (Kapten). 7. sementara tenaga-tenaga ahli teknik untuk keperluan jeni dan ilmu perang didatangkan dari Turki. Rasi nama tantra yaitu : 1. karena namaitu disejajarkan dengan bahasa Inggeris A.Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147. H a l ini bisa dimengerti. (130) Turki saja yang mengirim 300 tenaga ahli yang dimaksud. Arab dan India. Daud Beureueh) kira-kira pada tahun 1959. 120 . Tantra (angkatan). nama jabatan dan staf komando dari Angkatan Perang Aceh. Saya rasa. Pang M u d a (Letnan I). maka kepangkatan Angkatan Perang Aceh ditetapkan agak mirip dengan kepangkatan dalam Angkatan Perang T u r k i . (131) Af. 8. Af. Banta (sersan mayor). 5. yaitu : (132) I. Sulthan Iskandar M u d a yang mendasarkan kerjanya pada filsafat: "Siapa kuat hidup. Banta Setia (Pembantu letnan). Said. 4. 2.

6. 4. 1. 2. 2.9. 3. Adat Meuhad (Staf Chusus). Kaway (Piket). Keujruen (Staf Ajudan). 13. Rama Seutia (Ajudan). 8. Panglima (Jenderal). 1. Buhoon Angkatan (Pasukan Tentera) Sabat(Regu). Keujruen (Ajudan Jenderal). Adat-Samaindra (Staf Administrasi). 7. 14. Pang Muda Seutia (Letnan Ajudan). III. 5. Panglima Muda (Letnan Jenderal). IV. Kawan (Kompani). Bentara Muda (Letnan Kolonel). Keujruen Panglima (Ajudan Panglima). Panglima Sukey (Brigadir Jenderal). 12. II. 15. Keujruen Balang (Ajudan Bataliyon). 2. 121 . 3. 9. Bentara Rama Seutia (Kolonel Ajudan). Panglima Wakilah (Wakil Panglima). Balang (Bataliyon). Sagoe (Dipisi) Neumat Buet (Jabatan). 11. Sukey (Resimen). 6. 10. Peurintah (Komando). Adat Peurintah Sagoe (Staf Komando Dipisi). 1. 4. 6. Rakan (Peleton). Tuha Adat (Kepala Staf). 5. 5. Ulee (Komandan). Pang Seutia (Kapten Ajudan). Adat (Staf). Panglima Peurintah Sagoe (Panglima Dipisi). 4. 8. Bentara (Kolonel). Bentara Cut (Mayor). 9. Panglima Cut (Jenderal Mayor). Tuha Adat Peurintah (Kepala Staf Komando). 3. 10. 7. Adat Seumasat (Staf Intelijen).

23. Balang Balee Raya (Bataliyon Garnizun). 21. Bala Surah Hanta (Corps Perhubungan). Bala Sideek Tantra (Corps Polisi Meliter). 14. RASI N A M A J A B A T A N R A N G K A P Kerajaan Aceh Darussalam adalah hasil suatu revolusi besar. yang antara satu dengan daerah lain berbeda-beda. yang kebanyakannya oleh Komandan Bataliyon (Ulee Balang). 17. Adat Peunaroe (Staf Operasi). 20. Mentara Tuha Adat (Kepala Staf). Adat Seunaroe (Staf Logistik/Tetorial). 24. 25. Sejak berdirinya sampai waktu-waktu yang panjang. 18. 13. Adapun gelar tersebut seperti tercantum dibawah i n i : (133) I. Terhadap Ulee Balang (Komandan-komandan Bataliyon) yang merangkap jabatan sipil (kepala Pemerintah Daerah) diberi gelar-gelar tertentu. Bentara Seri M u d a Wangsa. 26. Bala Tantra Rantoe (Tentera Lapangan). 22. Bentara Dewa Maharaja. Ulee Bala (Kepala Corp). Kawan Bala Gaj ah (Bataliyon Kavaleri). (133) DiMeuelek: Ganun Meukuta Alam halaman 68-70. yaitu "Revolusi 12 Z u l k a ' d a h " (tahun 916 H . 12. Ulee Adat (Perwira Staf). Adat Meuhad (Staf Chusus).10. sehingga oleh karena itu kepala-kepala pemerintahan daerah hampir semuanya dijabat rangkap oleh komandan-komandan tentera setempat. 15. Ulee Kawan (Komandan Kompani). 16. 122 . Kerajaan Aceh Darussalam selalu dalam keadaan perang. 11. ) yang telah meleburkan Kerajaan-kerajaan Kecil di Aceh menjadi satu kerajaan besar. 2. Bala Buleuen Mirah (Corp Palang Merah). 19. Balang Meuriam Lila (Batliyon Arteleri). Bala Dapu Bale (Corp Perbekalan Asrama). Ulee Balang (Komandan Bataliyon). K A W A S A N A C E H BESAR 1. Bala Utooh Pandee (Corp Jeni Bangunan).

Bentara Seri Lila Indera. 27. Bentara Seri Indera Pura. 30. Bentara Bijaya Pahlawan. Bentara Duka Wangsa. 22. 26. 7. 34. 8. Bentara Duka Raja Bentara Maharaja Indera. 29. 17. Bentara Megat Bangsa Diraja. Bentara Setia Indera. Bentara Seri Indera Wangsa. 16. Bentara Seri Ratna Meukuta. Bentara Raja Indera Perkasa. Bentara Maharaja Darudahna. Bentara Paduka. 15. Bentara Seri Indera Diraja. 9. 33. 40. 37. 20. 38. 25. 41. Bentara Raja Dewa Indera. Bentara Lila Raja. Bentara Megat Seutia Muda. 28. Bentara Seri Raja Setia. 12. Bentara Seri Indera Muda. Bentara Seri Rama Meukuta. Bentara Sinara Indera. Bentara Seri Rama Wangsa. 32. Bentara Seri Indera Seutia. 123 . 18. Bentara Seri Maharaja Paduka. Bentara Paduka Seri Raja Muda. Bentara Seri Indera Lila. Bentara Raja Meurah. 10. 14. 13. 5. 24. Bentara Seri Lila Wangsa. Bentara Raja Setia Wangsa. Bentara Seri Amar Diraja. 11. Bentara Seri Raja Muda. Bentara Paduka Ari Wangsa. Bentara Seri Maharaja Muda. 23. Bentara Seri Udahna Raja. Bentara Raja Dewa Muda. 19. 6.3. Bentara Seri Nara Paduka. 21. Bentara Seri Maharaja Dewa Purba. Bentara Raja Indera Seutia. 31. 4. Bentara Indera Wangsa. 35. 36. 39.

29. Bentara Seri Daria. 14. 33. 11. 6. 3. . Bentara Seri Bijaya Megat. Bentara Balang Raja Indera Wangsa. 30. 21. Bentara Seri Indera Megat. K A W A S A N L U A R A C E H BESAR 1. Bentara Seri Nara Seutia. Bentara Seri Raja Diraja. 16. 23. Bentara Seri Lila Raja. Bentara Raja Dewa Sakti. Bentara Raja Seutia Indera. 44. 27. Bentara Seri Muda Seutia Padang Tiji. Bentara Maharaja Purba. 15. 26. 5. 124 Bentara Seri Rama Indera (Bentara Balang I).42. Bentara Seri Nara Indera. 22. 19. 13. 17. Bentara Paduka Lila. Bentara Seri Raja Purba. Bentara Maharaja Dewa. Bentara Seri Indera Pahlawan. 8. Bentara Raja Dewa Seutia. 9. Bentara Seri Maharaja Dewa. Bentara Raja Purba Indera. Bentara Seri Ratna Perkasa. 7. Bentara Sinara Wangsa (Bentara Balang II). 18. 2. 4. 31. 28. Bentara Raja Seudia Pahlawan. Bentara Bidaja Pahlawan. Bentara Seri Indera Maharaja. 12. 43. 20. (Pengawal Bandar). 32. Bentara Seri Raja Indera. 24. Bentara Seri Perdana Wangsa. Bentara Seri Muda Seutia. Bentara Raja Seutia Wangsa. Bentara Seri Rama Paduka. 25. 10. Bentara Seri Muda Wangsa. Bentara Seri Rama Wangsa Diraja. Bentara Raja Udahna Seutia. Bentara Seri Seutia Diraja. Bentara Seri Indera Perkasa Bentara Raja Seutia Muda.

Sulthan Turki Usmaniyah. Bentara Paduka Singa Raja. sulthan Sulaiman Chan (926-974 H . Bentara Seri Muda Dewa. 40. M. (135) Atas permintaan Sulthan A l Kahhar. umpamanya dari Kerajaan Turki Usmaniyah.) telah me(134) Anthiny Reid: The Contest For North Sumatra halaman 3. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. 43. Anak-anak muda yang sedang dididik untuk menjadi anggota tentera itu dinamakan "Rakan Syarikat Raja".M. terutama dari negara-negara Islam. sektor pendidikannya mendapat tempat yang istimewa. 46. 44. M. telah mengadakan tempattempat latihan diberbagai tempat diseluruh Aceh. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. Bentara Seri Muda Wangsa Seri. Bentara Seri Nara Diraja. Zainuddin: Singa Aceh halaman 79. Bentara Datok Bendahara. (134) Sulthan Iskandar Muda lebih jauh lagi dalam usahanya mempermodern Angkatan Perang Aceh. hanyalah "Angkatan Perang" yang berpendidikan dan terlatih baik. Bentara Seri Dewa Perkasa. dalam membangun angkatan perang.1523-1566 M. Sulthan A l i Maghaijat Sjah dan pelanjut-pelanjutnya : A l Kahhar. 41. 125 . 35. . Bentara Paduka Seutia Muda. 38. Kerajaan Aceh Darussalam mendatangkan para guru dan instruktur dari negara-negara sahabat. Bentara Raja Dewa Pahlawan. (135) H. Bentara Raja Lila Meukuta. menyadari bahwa angkatan perang yang dapat diandalkan untuk menaikkan martabat negara. Bentara Raja Dewa Pahlawan. Oleh karena itu. 42. tempat-tempat pendidikan/latihan mana dinamakan :"Blang Si Pal' " dan "Blang Peurade". 37. Bentara Raja Lila Muda. Bentara Seri Buni Diraja. 45. Tgk.34. 39. PENDIDIKAN TENTERA Pembangunar Kerajaan Aceh Darussalam. Bentara Seri Perdana Lila. 36. Iskandar Muda dan lainnya. Untuk mendapat tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman.

masing-masing ahli dalam bidang barisan meriam dan barisan kuda (arteleri dan cavaleri) untuk mendidik dan melatih angkatan perang Aceh. dimana mereka langsung masuk dalam dinas tentera aktif.). Dibawah ini dituturkan beberapa contoh : I. Singa Aceh halaman 114. (137) Majaiah Sinar Darussalam. (138) M.16) Kecuali tempat-tempat pendidikan/latihan yang dinamakan "Blang Si Pai' " yang banyak terdapat diberbagai daerah dan wilayah Aceh. (14001428 M. diberilah kesempatan yang luas kepada wanita untuk ikut serta dalam lembaga-lembaga negara dan pertahanan. (136) 126 . seperti yang diakuinya oleh seorang perwira tinggi Perancis. (138) WANITA D A L A M A N G K A T A N P E R A N G Sudah sejak zaman Kerajaan Islam Samudra/Pase. maka orang Aceh telah menjadi perajurit terbaik dikepulauan Nusantara. 17 September 1969 halaman 9. Demikianlah setelah terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. 801-831 H . A R M A D A INONG B A L E Semenjak pertama kali dimana Sulthan A l Kahhar mengirim Armada Aceh ke Malaka untuk menghancurkan kubu kolonialis Portugis. (1. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 272.ngirim ke Aceh sebanyak 40 orang perwira-perwira tentera Turki. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 181. yang antara lain tulisnya : " setelah Sulthan Iskandar Muda memerintah. no. Laksamana Beaulieu. maka Angkatan Perang Aceh pada waktu itu adalah satu-satunya angkatan perang yang terbaik di Kepulauan Nusantara. peranan wanita dalam politik negara dan meliter sudah nampak menonjol. Ingat saja seorang raja wanita Ratu Nihrasiyah. di Ibukota Negara Banda Aceh didirikan sebuah akademi militer yang bernama "Darul Harb" yang dapat diterjemahkan dengan Fakultas Ilmu Peperangan. (137) Hasil dari pendidikan yang teratur baik itu. sampai-sampai kepada para sulthan penggantinya yang silih H.M.

Sir James Lancaster. Pada zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Sjah I V . dengan isterinya menjadi "janda " atau "Inong B a l e " . Berkali-kali Armada Inong Bale ikut bertempur diselat Melaka dan pantai-pantai sumatera Timur dan Malaya. H.berganti mengirim angkatan laut/darat kedaerah-daerah timur dan barat Sumatera serta ke Malaya. M. Laksamana Malahayatilah yang telah berhasil menggagalkan percobaan pengacauan oleh Angkatan Laut Belanda dibawah pimpinan Cornelis dan Frederick Houtman (1006 H . RESIMEN WANITA P E N G A W A L I S T A N A Dalam masa pemerintahan Sulthan M u d a A l i Ri'ayat Syah V . barangkali Aceh tidak (139) Tgk. seorang pahlawan wanita yang telah banyak jasa kepada Kerajaan. dibentuklah sebuah armada yang sebahagian perajuritnya terdiri dari janda-janda (Inong bale) pahlawan-pahlawan yang telah tewas. yang terdiri dari 2000 perajurit wanita yang gagah dan tangkas. 127 . yang datang ke Banda Aceh Darussalam pada tanggal 6 Juni 1602 dengan surat dari Ratu Inggeris. dibentuklah "Suke kaway Istana" (Resimen Pengawal Istana). maka banyak sudah perajuritperajurit yang syahid. Kedua Pahlawan inilah yang berjasa membebaskan Iskandar M u d a dari penjara tahanan Sulthan M u d a Alaiddin Ri'ayat Syah V . Armada ini dinamakan dengan " A r m a d a Inong Bale" dibawah pimpinan Laksamana Malahayati. dalam bukunya "Vrowelijke Admiral Malahayati" sangat memuji-muji Laksamana Malahayati dengan Armada Inong Balenya. yang terdiri " S i P a i ' Inong" (perajurit wanita) dibawah pimpinan dua pahlawan wanita : Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen.1599 M . (1589-1604 M . 1011-1015 H . (139) II. Tawarikh Raja-rajaKerajaan Aceh halaman 45. Kalau umpamanya Iskandar M u d a tidak dibebaskan dan sempat dibunuh. Yunus Jamil: Sulthan Iskandar Muda halaman 4. Laksamana Malahayati pula yang diserahkan oleh Sulthan Alaiddin Ri'ajat Sjah IV untuk menerima dan menghadapi utusan Ratu Inggeris. Marie van Zuchtelen. ) .M. . yang memerintah tahun 997-1011 H . seorang yang bodoh dan bejat moral. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 8-15. (1604-1607 M . nenekanda Iskandar M u d a . Seorang Pengarang wanita Belanda. ) . ) .

128 .

yang sekarang hanya tinggal reruntuhannya lagi. pernah beberapa sarjana dan mahasiswa Amerika meninjau dan mempelajari kuta lama {benteng) o ini. Dalam 1962.Seket Kuta Inong Balee. jika dilihat dari udara. 129 .

KUTA INONG BALEE 130 .

-v * is > 5 M I Si II 1? §1 2 s« ^ 3 • © < -~ u 131 .

Dalam kandang ini terdapat mak Laksamana Malahayati. 132 . Lamreh Krueng RayaAceh Besar.Kandang Kampung Kuta. Terletak diatas sebuah bukit kecil d Kampung Kuta.

133 .Makam Laksamana Malahayati di Kandang Kampung Kuta Lamreh Krueng Raya.

DIPISI K E U M A L A C A H Y A Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah.). Bataliyon inilah yang ditugaskan untuk menyambut tamu-tamu agung dengan barisan kehormatannya. yang sangat sulit membina hubungan laut yang terjamin apabila kapal-kapal mengangkut alat-alat perlengkapan perang ke Aceh. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 101-102. 1016-1045 H . beliau hanya menerima untuk satu kali saja. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 43. Menurut catatan sejarah. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 193.-1539-1571 M. (141) INDUSTERI P E R A N G Pada waktu Sulthan Turki Sulaiman Chan (926-974 H . M. yang perajuritperajuritnya dipilih dari dara-dara yang ramping semampai dan berwajah rupawan. M. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 114.akan pernah punya Sulthan yang agung sedemikianrupa. 134 .) menawarkan alat senjata dan perlengkapan perang lainnya kepada Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah II A l Kahhar (945-979 H. juga telah membentuk satu dipisi pengawal istana. (140) III. (1607-1636 M. A l Kahhar berpendapat bahwa Aceh perlu ada industeri perangnya sendiri. Sulthan Sulaiman Chan pun mengirimkan 300 tenaga teknisi ke Aceh. dan untuk selanjutnya beliau meminta bantuan tenaga ahli yang sanggup membantu pembangunan industeri perang. (142) A l Kahhar yang memusatkan perhatiannya untuk membangun Angkatan Laut yang kuat dan Armada Niaga yang besar. satu bataliyon dipisi wanita yang bernama "Dipisi Keumala Cahya" dijadikan "Bataliyon Kawal Kehormatan". (142) M. Maka demikianlah untuk pertama kali. A l Kahhar yang berpemandangan jauh.). melihat bahwa antara Turki dengan Aceh terlalu jauh. logislah kalau dengan cepat membina industeri perkapalan dengan mendirikan galangan-galangan kapal yang sanggup membuat kapal-kapal perang (140) Tgk. (141) M. 1523-1566 M. seperti yang diceritakan oleh Petualang Portugis Pinto. yang telah memperbesar dan mempermodern Angkatan Perang Aceh. Karena itulah. yang terdiri dari perajurit-perajurit wanita melulu dan panglimanya seorang jenderal wanita.

sehingga pesanan-pesanan dari negeri lain. 1. Kekuatan pertahanan dapat diperhebat pula dengan adanya barisan gajah yang dipergunakan oleh hulubalang-hulubalang (Ulee-balang-komandan bataliyon)". Namanya F. Ibid halaman 124. bahwa pembangunan kapal digiatkan. 135 . kata John John Anderson: Acheen halaman 24. dapat dipergunakan untuk membikin kapal-kapal yang modern. (144) Davis. kepangkatan. Bahwa Aceh adalah Kerajaan yang mahakuat. M. diantaranya dari Demak dan Bantan. Sheppard. yang sesudah memeluk agama Islam di Aceh bernama Khoja Zainal Abidin. Kemajuan industeri meriam dan senjata di Aceh telah sedemikian meningkatnya. (146) A N G K A T A N P E R A N G D A L A M KEN ¥ AT A A N Setelah selesai menguraikan tentang organisasi Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. yang juga direncanakan oleh teknisi-teknisi Aceh sendiri. hampir semua barang-barang dari pertukangan dan kerajinan yang dikerjakan orang-orang diluar negeri. bekerja pada Kerajaan Aceh Darussalam. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 109-110. dapat dipenuhi. antara lain mencatat tentang hasil industeri perang Aceh sebagai berikut : "Bahwa Sulthan mempunyai juga banyak sekali meriam-meriam besar dari waja. Suatu masa Aceh dapat menginsafkan ahli Portugis dari Malaka supaya belut dari Pemerintahnya. sudah dapat diperbuat sendiri di Aceh masa A l Kahhar itu. yaitu membantu membuat dan memimpin pembuatan senjata pada industeri perang didaerah Samalanga. (145) Seorang teknisi Amerika yang telah masuk Islam dan telah naik haji. pendidikan. (143) Ahli sejarah M . maka pada akhir bab ini saya akan menurunkan beberapa catatan sejarah yang melukiskan "fakta nyata" dari kehidupan Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. (143) (144) (145) (146) Kerajaan Yang Mahakuat. Kapiten Kapal berbangsa Belanda yang sempat mengunjungi Aceh dalam tahun 1599. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 137.dan kapal-kapal niaga. Demikianlah. seperti yang diakui oleh John Anderson. Tenaga ahli ini. Said mencatat.J. industeri perang dan sebagainya.

400 Penembak Meriam. 3. Angkatan perang ini terdiri 300 kapal perang 400 ahli penembak meriam dan 15. 136 . telah mencapai puncaknya. terbukti dengan dilakukan beberapa ekspedisi dibawah pimpinan rajanya. Puncak Kekuatan. (149) Tgk. Dibawah pimpinan raja yang gagah berani dan brilian Sulthan Iskandar M u d a (1607-1636 M . (148) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman h3. sementara perdagangan luar negerinya telah mampu merealisir segala cita-citanya. Raja Aceh menyerang Malaka untuk menghantam Portugis.sedangkan istananya yang besar dan agung adalah pusat kegiatan ilmu dan kesarjanaan yang tidak ada bandingnya dikepulauan Nusantara (148). seperti halnya dipantai timur sampai-sampai keselatan Asahan. Ditengah laut dihadang oleh tiga buah kapal perang Portugis sehingga terjadi satu pertempuran.000 lasykar. maka dalam tahun 970 H . Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 104-105. Aceh menyerang Semenanjung Malaya dari tiga jurusan. Af. jurusan Malaka dan jurusan Patani (149) (147) John A nderson: A cheen halaman 25-26. baik didalam ataupun diluar negeri. (1564 M . jurusan Johor. yang mengakibatkan ketiga kapal perang Portugis itu ditenggelamkan Selanjutnya Raja mendaratkan tenteranya di Malaka dan mengepung serta menembakinya selama 70 hari Dalam tahun 1582 sekali lagi Sulthan Aceh menyerang Malaka dengan membawa 150 kapal perang. dengan sebuah armada yang menguasi Selat Malaka. ) Sulthan A l Kahhar terpaksa mengangkat angkatan yang besar menghadapi Semenanjung Malaya. Angkatan Perang Aceh yang telah begitu kuat dengan mendapat ajaran dan latihan dari ahli-ahli yang datang dari Turki. kekuatan dan kebesaran Aceh. dan setelah itu diserang sekali lagi dengan kekuatan tidak kurang dari 300 kapal perang (147) 2. Pengawasan kerajaan berjalan efektif sekali terhadap pelabuhanpelabuhan penting di sepanjang pantai barat Sumatera. Dengan kekuatan ini.Anderson. ) . Perjalanan penaklukkannya mencapai sejauh Pahang dipantai timur Semenanjung Tanah Melalu. Dalam tahun 1575.

Said . Pertukangan adalah bakat orang Aceh. tersedia beratus kapal perang itu " bahwa kapal-kapal perang Aceh jauh lebih besar dari kapal-kapal perang yang pernah dibikin orang di Eropah dizaman itu "Telah kupersaksikan sendiri. Kebesaran Aceh Menurut Beaulieu. (152) Af.000 perajurit.000 perajurit dan 400 orang Turki. Dari Sulthan Turki diterimanya sumbangan 500 meriam dan sejumlah besar alat-alat Dalam tahun 1568 barulah terjadi lagi serangan Aceh terhadap Portugis. dan berhitung. juga 200 meriam tembaga (150) 5.4. menghancur tembaga dan membikin kapal. 137 . Serangan Aceh ke Mala'ka berkekuatan 236 buah kapal dengan 20. Serangan yang terbesar persiapannya oleh Aceh ke Malaka itu adalah terjadinya dalam tahun 1629. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 111. yakni Orang Kaya Laksamana dan Orang Kaya Setia Lila (151) 6. Dengan 20. (151) Ibid halaman 169.000 perajurit Expedisi dipercayakan kepada dua pahlawan yang berpengalaman diperairan ini. Front Negara-negara Islam. Daya dan Pidie. Serangan ini terdiri seperangkatan armada yang mengangkut sejumlah 15. pertukangan besi. pembersih dilihat dari pakaian dan rumah tangganya. telah mendapat kabar pula bahwa Aceh telah membentuk suatu front persatuan negara-negara Islam untuk menentang kafir Portugis. membuat catatan antara lain sebagai berikut: (152) " bahwa banyak penduduk (Aceh) yang tahu membaca. Duta Besar Perancis yang mendapat mandat penuh dari rajanya untuk mengantar surat yang berunding dengan Sulthan Aceh Iskandar Muda. Merekapun penggemar sastera. keahlian mereka adalah mengagumkan " dilaut berdiri kapal-kapal perang dari jumlah besar. bahwa kapal yang pertengahan saja (150) Af. didarat: barisan infantri yang diperteguh oleh tentera gajah. Ditiga pelabuhan jaitu pelabuhan Aceh. Dom Antonio de Noronda gubernur Portugis ketika di Goa ditahun 1564. Aceh Sepanjang Abad halaman 181-182.

untuk berbelok. "Gajah-gajah cukup banyak. tapi berat. untuk lari. apalagi tukang-tukang membikin kapal banyak sekali. Terachir sekali sengaja dipertebal temboknya daripada batu-bata yang tebalnya 50 langkah. terlalu lebar dan tinggi pula. Juga dayung-dayungnya panjang tapi enteng. didapati lapangan luas. duduk berlindung dan sebagainya. dan mereka bisa pula bertugas berdayung berganti-ganti kalau angin kuat. A d a sejumlah 1500 hamba sahaya. " mudah saja dijumpai tukang-tukang besi yang ahli. harus dilalui dulu empat buah pintu gerbang. Binatang ini amat penting sekali dibutuhkan dipeperangan. sudah terlatih. Istana dikelilingi oleh lapangan kira-kira 1 Vi mil berbentuk bulat telur " melewati istana mengalir sungai yang airnya jernih sekali. untuk berhenti. dan banyak sekali tukang-tukang kayu. yang cukup dipercayai dan yang segera dapat menjalankan perintah dengan tanpa pikir-pkir dan bimbang. Orang Aceh amatlah ahli membikin kapal perang. Sesudah dinding terachir. Kapal-kapal yang akan dinaikkan kepantai untuk digalang dan disimpan. Pun banyak dijumpai tukang-tukang yang pandai menuang tembaga.ada 120 kaki panjangnya. gajahlah yang menariknya. Disitulah nampak sejumlah 400 perajurit dan 300 gajah yang bertugas di Dalam 138 . Diempat penjuru didapati empat buah menara tinggi. K i r i kanannya banyak tangga untuk turun mandi berkecimpung kedalamnya. Mereka itu kebanyakan asal dari orang asing (Habsyi). "Setiap kapal sanggup membawa 700 sampai 800 tentera. sebelum sampai keruang istana sebenarnya. Semuanya tahu menjalankan tugas dalam peperangan. "Ditaksir tidak kurang dari 900 ekor banyaknya gajah kepunyaan Sulthan sendiri. cantik. Sebagai pegawai Sulthan saja didalam istana didapati tidak kurang dari 300 orang tukang mas. Setiap dayung dikayuh oleh dua orang " Kapal-kapal perang itu dipelihara baik-baik sehabis dipakai berperang "Setiap kapal disediakan beberapa meriam besar. Disitu didapati bilik-bilik.

Gambar lukisan Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Syah Sri Baginda mangkat pada 23 Oktober 1675, memerintah dari 5 Febru 1641—23 Oktober 1675.

(Dari buku: Srikandi Aceh) .

139

KEHIDUPAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL LEMBAGA—LEMBAGA SOSIAL Diantara lembaga-lembaga pada tingkat Pemerintahan Pusat, terdapat empat lembaga yang tugas pekerjaannya meliputi bidangbidang sosial, yaitu: (153) 1. Balai Baltul Musafir.

Balai ini bertugas mengurus para pengembara (wisatawan dalam dan luar negeri), menyantuni para pengembara terlantar dan mengurus perjalanan keluar negeri. 2. Balai Baltul Fakir Wal Miskin.

Balai ini bertugas menyantuni fakir miskin, mendidik dan menyantuni anak yatim piatu. 3. Balai Silatur Rahim.

Balai ini berfungsi mengatur hubungan persaudaraan antara warga-negara dan antar manusia yang berdiam dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 4. Balai Darul Asyikin.

Balai ini berfungsi sebagai "kontak biro" antara pemudapemudi yang ingin berkenalan, berpacaran, bertunangan dan seterusnya berjodoh. UNSUR—UNSUR WARGANEGARA Menurut catatan sejarah, bahwa penduduk asli Aceh sebelum datang Agama Islam berasal dari suku-suku bangsa yang datang dari negeri-negeri atas angin yaitu Hindia, Siam, Funan, Kamboja dan Campa.
(153) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72.

140

Mereka adalah pecahan dari bangsa "Mon Khmer" dan suku "Mantra" (Mantir), yang kemudian oleh orang Aceh disebut "Manteu". (154) Setelah Aceh dimasuki Agama Islam (akhir abad I H.), maka datang pula ke Aceh orang-orang Islam Parsia, Arab Afrika, yang mana mereka menetap di Aceh dan menjadi warganegara, bahkan menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan. Akhirnya mereka juga menjadi unsur-unsur warganegara yang penting. KEDUDUKAN WANITA Kerajaan Aceh Darussalam yang telah mengambil Islam menjadi dasar negaranya dan Quran serta Hadis sumber hukumnya, maka adalah sesuatu yang logis kalau kedudukan wanita disetarafkan dengan pria dan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Qanun Meukuta Alam membolehkan kaum wanita menduduki segala jabatan dalam lembaga negara, termasuk Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen). (155) Dalam perjalanan sejarah Kerajaan Aceh Darussalam, kita dapati banyak sekali tokoh-tokoh wanita yang memegang peranan penting dalam pemerintahan dan lembaga-lembaga negara, sebagai akibat logis dari ketentuan Qanun Meukuta Alam yang mengatur kedudukan wanita. Nukilan catatan sejarah dibawah ini adalah sebahagian dari padanya: 1. Wanita-wanita Anggota Legeslatif.

Balai Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen) dizaman Ratu Safiatuddin, terdiri dari 73 orang anggota, dan 1 diantaranya adalah wa8 nita, sedangkan pada zaman-zaman sebelumnya jumlah anggota wanita kurang dari 10 orang. Diantara kedelapan belas anggota wanita, tersebutlah tokoh-tokoh utama wanita waktu itu, antaranya yaitu Sitti Cahaya Sinyak Bunga, Nyak Puwan, Sinyak Ukah, Sinyak Habibah, Uli Puwan, Siti Awam, Sinyak Tampli dll. (156)
(154) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 1-2. (155) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 90-91. (156) Ibid halaman 90-91. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 192-193.

141

2.

Wanita-wanita Negarawan.

A k a n terlalu banyak untuk menyebut tokoh-tokoh wanita Aceh yang menjadi negarawan ulung, baik sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan daerah dan sebagainya. Sebagai Kepala Negara Wanita, terkenallah nama-nama : Ratu Nihrasiyah Rawa Khadiyu (157), Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat, Seri Ratu Nurul A l a m Naqiatuddin, Seri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah, Seri Ratu Kamalat Syah (158) Sebagai kepala Pemerintahan Daerah (Uleebalang) terkenallah tokoh-tokoh wanita seperti Cut Nyak Asiah (159), Pocut Meuligoe, Cut Nyak Keureuto dan Cutma Fatimah (160). Sebagai pahlawan terkenallah tokoh-tokoh wanita kenamaan seperti: Laksamana Malahayati (161), Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen (162), Cut Nyak Dhien, Teungku Fakinah, Cut Meutia, Pocut Baren, Polcut Biheue dan Cutpo Fatimah. (163) UPACARA—UPACARA ADAT Kerajaan Aceh Darussalam sebagai suatu masyarakat modern yang mempunyai tata-tertip, logislah kalau mengenai berbagai "upacara-adat" dalam kehidupan sosialnya, seperti: 1. Upacara Perkawinan.

Sesuatu perkawinan didahului dan diliputi oleh berbagai adat-istiadat dengan berbagai macam upacara, seperti Melihat Fhai (masa perkenalan), Meulakee (meminang), ranup kong baba (memberi tanda pertunangan), Malam Mampleue (malam penganten),
(157) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (158) Ibid halaman 48. Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 191-2IS. H.Af. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 16-55. Ilyas Sutan Pamenan: RencongAceh ditangan Wanita halaman 35-93. (159) H.m. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 134. (160) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 139. (161) Tgk. Af. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 111-112. (162) Ibid halaman 114. (163) H.M. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 56-132.

142

Gambar lukisan Cut Nyak Dhien

143

I
a g 3 B, 3

I

*:
.2

!
a 1
co

144

I s
3

K

•5 Q
e

i

a

145

Makam Srikandi Cut NyakDhien di Sumedang Jawa Barat.

146

Gambar lukisan CutMeutia

147

148 .Gambar lukisan Teuku Umar Johan Pahlawan.

149 .Gambar lukisan Teuku Panglima Polem Muhammad Daud.

yaitu khanduri molud (12 Rabiul Awal). Meuseuraya untuk bersama. kadli. khanduri blang (kenduri waktu akan turun kesawah). Meuseuraya untuk pribadi tanpa balas.M. keuchik/teungku dan pemimpin-pemimpin tertentu. antara lain yaitu : (164) H. umpamanya mengerjakan sawah. khanduri bu (asyura 10 Muharram). untuk mengerjakan sawah. (166) UPACARA—UPACARA KENEGARAAN Dalam Kerajaan Aceh Darussalam telah ditetapkan beberapa macam upacara kenegaraan yang banyak sangkut pautnya dengan kehidupan sosial. Ada beberapa macam khanduri yang telah diadatkan. Upacara Meuseuraya. jalan.M. 150 .Meukeuridja (pesta kawin). dinamakan juga khanduri tolak bala). kebun. puwoe sie bak meugang (mengatur daging pada hari meugang). (164) 2. yaitu gotong royong timbalbalik antara penduduk. Meuseuraya (gotong-royong) ada tiga macam : a. khanduri rabu abeeh (Rebu akhir bulan Safar. peumeukleh (dipisahkan dari ibu/bapa atau mertua) dan peusunat (menyunatkan anak). Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 340-358. seperti membikin lueng ie (irrigasi). pagar dan sebagainya. c. Khanduri apam (Isra-mikradj). Husin : Adat Aceh halaman 982. M. menggerik dan sebagainya. Meuseuraya untuk umum. (166) H. Keumaweueh (menepung-tawar penganten wanita yang hamil pertama dengan membawa hidangan). Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 362-364. b. yaitu untuk uleebalang. memotong padi.M. madeueng (bersalin). Tueng Dara Baro (menjemput penganten wanita). khanduri laot (kenduri turun kelaut) dan khanduri lada (kenduri waktu panen lada) (165) 3. Khanduri. mesjid dan sebagainya. meunasah. (165) H. Zainuddin: Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 364-366.

Balai Majelis Mahkamah Rakyat adalah semacam badan musyawarah negara (kira-kira parlemen) yang beranggotakan 73 orang. Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 67. Upacara hari meumeugang. para perwira dan pemimpin-pemimpin rakyat. yang dihadiri oleh Sulthan. ekonomi/keuangan. untuk menjadi bahan bagi balai dalam menyusun garis-garis besar haluan negara (167) 2. yang memang chusus menjemput Sulthan di Istana Kemala Cahaya Nurul Asyikin. D i Keraton Darud Dunia ada upacara khusus. Menjelang upacara itu. Dana disediakan oleh Qadli Mu'adhdham sebagai Bendhara Chazanah Balai Silatur Rahim. Setelah segala-galanya musta'id segala anggota.1. Tiap-tiap pembukaan dari sidang-sidangnya. para pembesar dan undangan hadir. (168) Pada hari itu juga. Sulthan memerintahkan Imam Balai Baitul F a k i r / M i s k i n untuk membagikan daging. Pembukaan Majelis Mahkamah Rakyat. pertahanan dan sebagainya. Balai Majelis Mahkamah Rakyat terletak dalam daerah Istana "Darud D u n i a " . para ulama dan cerdik pandai. diharuskan dengan suatu upacara besar dan khidmat. Adat Aceh (Adat Meukuta Alam) halaman 19-20. para menteri. Terjadi pada sehari sebelum Ramadlan (30 atau 29 Sya'ban). orang lumpuh dan janda-janda. 151 . (169) (167) (168) (169) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 76-77. para pembesar negara. Sulthan mengucapkan amanat kenegaraan. syahbandar Seri Rama Setia mempersembahkan bungong-jaroe kepada Sulthan berupa pakaian. pakaian dan beras kepada fakir/miskin. dimana Sulthan sendiri akan hadir dan membukanya. yang dipakai raja dalam upacara itu. Juga Syahbandar menyediakan karangankarangan bunga untuk dibawa ke " K a n d a n g " (makam) rajaraja. dimana diuraikan masalah-masalah politik. maka barulah Sulthan memasuki ruangan upacara (gedung parlemen) dengan dipapah oleh Bujang Raja Seri Bentara Rakyat (Imam Balai Majelis Mahkamah Rakyat atau Ketua Parlemen). Dalam upacara itu.

152 . Upacara diakhir dengan pawai keliling Kota Banda Aceh. Upacara dihadiri oleh para menteri.3. Sulthan bersama para pembesar menghadiri upacara memotong qurban. (171) Ibid halaman 21-23 dan 25-38. yang melaporkan hal ihwal tahun yang baru lalu dan menggariskan rencana kerja untuk tahun mendatang. Sulthan memberi amanat/titah tahunan. para pejabat dan perwira tinggi serta pemimpin-pemimpin rakyat. berangkat dari Istana Darud Dunia ke Baitur Rahman dengan barisan yang hebat. (172) Adat Aceh (Adat Meuketa Alam) halaman 24-25. anggota Balai Majelis Mahkamah Rakyat. baik idil fithri atau idil adhha. para pembesar sipil dan militer. (171) 5 Upacara Hari Raya Junjungan Duli. Upacara Sembahyang Hari Raya. Majelis Junjungan Duli diadakan setahun sekali. Kedua upacara ini sangat meriah. para pengusaha. Dihadiri oleh para menteri. (170) 4. para pejabat sipil dan meliter. bertempat dihadapan Balai Rong Sari dalam Keraton Darud Dunia. Sapi yang dipotong oleh Sulthan telah diberi berpakaian yang indah. ditaburi kesturi dan bauan lainnya atas seluruh badannya. Dalam upacara itu. tetapi hari idil adhha jauh lebih hebat dan amat meriah. perwakilan-perwakilan negara sahabat! Upacara Majelis Junjungan Duli diadakan dengan khidmat dan agung sekali. Upacara sembahyang hari raya. (172) (170) Adat Aceh (Adat MeukutaAlam) halaman 20-21. para ulama. Menjelang malam 27 Ramadlan. berpuluh gajah dan beratus-ratus kuda ikut serta. dengan suatu upacara khidmat Syahbandar Saiful Muluk mempersembahkan "euntatan" berupa pakaian kepada Sulthan. Upacara Malam Lailatul-Qadar. pemimpin-pemimpin rakyat. para ulama/hukama. pakaian mana akan dipakai Sulthan waktu menghadiri upacara malam Lailatul-Qadar yang diadakan dimedan Darud Dunia. Sulthan dengan para menteri. diadakan dalam Mesjid Raya Baitur Rahman. Sehabis sembahyang Idil Adhha.

Dalam abad ke X V I dan XVII. Syahbandar Muktabar Chan (Bentara Pelabuhan Aceh) semenjak bulan Zulhijah telah mempersiapkan tempat upacara untuk Sulthan dan para pembesar. baik politik/ekonomi nasional ataupun politik/ekonomi internasional. dan hari Rabu akhir orang beramai-ramai kelaut untuk mengadakan pesta pantai yang dinamakan "Mandi Safar". Pelaksanaan segala pekerjaan itu dibawah tanggung-jawab Tandil Kawal (Komandan Pengawal Pelabuhan). yang dijemput oleh Syahbandar Muktabar Chan. Upacara Mandi Safar. Banda Aceh menjadi pusat kegiatan politik dan ekonomi. India dan Afrika. betul-betul hidup dan (173) Ibid halaman 42. Pada waktu itu. 153 . sehingga telah merupakan istana kecilmungil. garis hubungan Banda Aceh memanjang ke Tiongkok. Pada pagi-pagi hari Araba'a Achir. Amerika. ekonomi dan sosial. bahkan juga dalam rantau Asia Tenggara seluruhnya.6. Sulthan dan para pembesar turut dalam upacara mandi Safar. Banda Aceh otomatis menjadi pusat perkembangan dan kegiatan politik. tidak saja dalam kawasan kepulauan Nusantara sendiri. Syahbandar Muktabar Chan bertugas mempersiapkan "Upacara Mandi Safar" (pesta pantai) itu untuk Sulthan. dengan satu perarakan amat besar dan dahsyat Sulthan berangkat ketempat upacara mandi safar (pesta pantai). Akhir bulan Safar selama seminggu dinyatakan libur urrium dalam kerajaan. Eropah. Timur Tengah. Banda Aceh sebagai suatu Kota Politik. (173) BANDA ACEH DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN KOTA POLITIK Sebagai Ibukota Negara. Sebuah jambur (kemah) besar yang dibuat dari kerangka besi dan hiasan-hiasan yang indah. Korea.

= 1292 M . dan diberi nama BANDAR DARUSSALAM. Yunus Jamil : Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 38. Said: Aceh Sepanjang Abad b. yang didirikan dekat sungai Kuala Naga (Kuala/Sungai Aceh sekarang). dan pada tanggal tersebut juga (1 Ramadlan 601 H. Sulthan Islam yang pertama. ekonomi. terutama kaum Muslimin dalam kawasan Kepulauan Nusantara. = 1205 M . dimana baginda dalam tahun 691 H . maka ibukota Negara (174) (175) (176) Baca : a. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra c. = 1465-1480 M) berdiri Kerajaan Aceh. dimana juga beliau sebagai pendiri dan arsitek bagi kota istirahat Glee Weueng. M. dirobah nama menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . Ummat Islam Kerajaan Indra Purba memproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam yang diberi nama K E R A J A A N D A R U S S A L A M . suatu federasi dari Kerajaan Darussalam. Sebagai pendiri dan arsitek dari kota Bandar Darussalam ini. Setelah dalam masa pemerintahan Sulthan HusainSyah (870-885 H . 154 . = 1267-1309 M. setelah Jenderal Agressor van Swieten merebut Kraton Darud-Dunia pada tanggal 24 Januari 1874. sering dikunjungi para wakil berbagai negara. (174) SEJARAHNYA Pada hari Jum'at tanggal 1 Ramdlan 601 H . Dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665-708 H . sehingga achirnya menjadi kota internasional dalam arti seluas kata. Anderson: Acheen. kebudayaan dan meliter. mendirikan Kraton Darud-Dunia dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. Kerajaan Daya dan Kerajaan Pidie. (176) Demikianlah. dimana sering terjadi pakat-pakat politik. M. M. (175). Banda Aceh Darussalam terus berkembang. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri. maka Ibukota Negara Bandar Darussalam. Kota Banda Aceh Darussalam yang menjadi kebanggaan Ummat Islam sedünia. Tgk. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 36-37.) sempurnalah pemindahan Ibukota Negara dari Lamuri ke Bandar Darussalam.) diresmikan berdirinya Ibukota Negara yang baru.bergolak. Tgk.

MESJID JAMIBAITURRAHMAN YANG DIBAKAR BELANDA WAKTU PENYERANGAN-I GAMBAR DIBUAT JAKFAR MENURUT PETUNJUK TGK SYEKH IBRAHIM LAMBHUK. Mesjid Jami Baiturrahman yang dibikin lain setelah selesai perang. Mesjid anti Baiturrahman yang dibakar serdadu-serdadu Belanda dalam tahun 1873. 155 .

Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar lagi dengan menambah dua buah kubah dan dua menara dalam 1958.Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar dengan menamb dua buah kubah dalam tahun 1932. sehi besarnya menjadi empat kali dari sebelumnya. 156 .

juga ia merupakan sebuah lembaga perguruan tinggi (universitas) yang terbesar di Asia Tenggara waktu itu yang lengkap dengan segala cabang ilmu pengetahuan. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 23-24. yang kemudian diperbesar oleh Sulthan-sulthan setelahnya. (177) Setelah 89 tahun Banda Aceh Darussalam dikuburkan hiduphidup dan Kutaraja dihidupkannya. Semenjak tanggal tersebut. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda. dengan sebuah proklamasinya yang berbunyi: "Bahwa kerajaan Aceh sesuai dengan hukum Perang. K O T A UNIVERSITAS Banda Aceh Darussalam pada zaman jayanya (sekitar abad XVI dan XVII) bukan saja sebagai kota tempat kegiatan politik dan ekonomi. Sinar Darussalam No.Aceh dirobah menjadi K U T A R A J A . yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I dalam tahun 691 H . = 1292 M . tetapi juga ia sebagai kota tempat kegiatan dan perkembangan ilmu pengetahuan. India dan lainnya. (178) Mesjid Jami Baitur Rahman. resmilah Banda Aceh menjadi nama Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Aceh. menjadi hak-milik Kerajaan Belanda. (179) (177) a. Mesjid Jami Baitur Rahman. c. Parsia. dan Banda Aceh itu dinamainya dengan Kutaraja. 52/1/43-43. Ismail Jakup: Teungku Chik Di Tiro halaman 20—21. M. yang kemudian disahkan oleh Gubernur Jenderal di Batavia dengan beslit yang bertanggal 16 Maret 1874. ada tiga pusat tempat kegiatan ilmu pengetahuan dalam kota Banda Aceh. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 473. sementara guru besar-guru besarnya kecuali ulama/sarjana Aceh sendiri. maka dalam tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali. hal ini terjadi dengan Keputusan Menteri Pemerintahan Umum Dan Otonomi Daerah bertanggal 9 Mei 1963 No. Pada zaman itu. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman xiii. yaitu : 1. bukan lagi Kutaraja. A. Arab. yang dalam istilah sekarang disebut "Kota Universitas". 17/1969 halaman 6—18. Tgk. Des. Junus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Acsh halaman 37. d. b. disamping sebagai pusat kegiatan ibadat. juga didatangkan dari Turki. dan semenjak itu resmilah Banda Aceh Darussalam dikebumikan dan diatas pusaranya ditegakkan Kutaraja sebagai lambang dari kolonialisme". j ^ (178) (179) .

juga merupakan pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan yang ketiga dalam kota Banda Aceh. Mesjid Baitul Musyahadah yang cantik i n i . b. =1607 M . disamping Balai Setia Hukama. pesantren dan sebagainya " (183) ISTANA T A M A N KESENIAN ^ Istana dalam Kraton Darud-Dunia merupakan "Taman Kesenia n " yang menggairahkan. . terutama sekali ilmu-ilmu politik dan hukum tatanegara. untuk menggantikan mesjid Baitur Rahim yang dibuat Sulthan Syamsu Syah. yang dibuat oleh Sulthan Iskandar M u d a Meukuta A l a m dalam komplek Kraton Darud-Dunia sekitar 1016 H .2. sehingga apa yang ditulis ahli sejarah Muhammad Said adaiah suatu fakta sejarah yang bernas. " dalam soal ilmu pengetahuan atau kecerdasan" demikian tulis M . dimana selalu dihidangkan berbagai tarian dan nyanyian pada waktu tertentu. masa Sulthan Iskandar M u d a itu dapat dikatakan sebagai suatu masa kesadaran. (181) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 71. (181) 3. Mesjid Baitul Musyahadah. (180) Mesjid Baitur Rahim merupakan pusat kegiatan ilmu dalam istana Kraton Darud-Dunia. (182) a. M. pada waktu ada upacara (180) Tgk. Iskandar M u d a mempunyai minat yang besar sekali untuk mendirikan mesjid atau rumah ibadah. dimana nama baitur Rahim ini dialihkan dari nama mesjid yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah dalam komplek Kraton Kuta A l a m bersamaan dengan membuat Istana tersebut. Said. Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin. 3 7/1971 halaman 36-37. Said . Mesjid Baitur Rahim. "terutama dibidang agama. yang dibuat oleh Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani dalam komplek Kraton Kuta A l a m sekitar 1046 H . = 1607 H . (183) M. lembaga-lembaga mana adalah pusat-pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan dalam komplek Kraton Darud-Dunia. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh halaman 38. (182) Dengan adanya tiga pusat kegiatan ilmu pengetahuan i n i . = 1637 M . Aceh Sepanjang Abad halaman 173—$74. Sinar Darussalam No. maka beralasanlah kiranya kalau dikatakan bahwa Banda Aceh pada zaman keemasannya itu adalah " K O T A U N I V E R S I T A S " menurut istilah orang sekarang. Balai Setia Ulama dan Balai Jama'ah Himpunan Ulama. 158 .

"Penyambutan termasuk luar biasa.kenegaraan ataupun upacara-upacara lainnya. seperti umpamanya yang dilukiskan Muhmmad Said waktu Sulthan Iskandar Muda menjamu makan Jenderal Beaulieu. sekeliling bahu dihiasi dengan pita hampir leher. Tidak lama. Disepanjang kulaian tabir berkelim hiasannya batu permata indah. Lima belas gadis tampil pula masing-masing dengan gendang kecil. "Selesai jamuan. Diatas batil dikembangkan saputangan bertenun emas. demikianlah dinyatakan oleh Syahbandar Aceh kepada Beaulieu sendiri ketika Jenderal Perancis ini mendapat keistimewaan. kecuali pusparagam hiasan memperindah pakaian keemasan mereka. tampil dua gadis jelita. karena cantik sekali. sambil berkeliling menari berdendang mengikuti gendang yang diiramakan menepuknya. Sejumlah tiga puluh wanita masing-masing dengan batil perak yang besar bawaannya tampil. berkeliling. tiada sanggup Beaulieu mencari kata-kata untuk menceritakan kekagumannya ketika itu. gemerlapan silaunya seperti pancaran cahaya metahari. lalu meletakkan diatas permadani. maka (184) Ibid halaman 180-181. menakjubkan Beaulieu melihatnya. ketigapuluh wanita itu segera melayani perjamuan makan siang. "Dandanan rambutnya disungkup oleh semacam topi yang mencuram kekuping daripada emas kertas diberi berumbai sepanjang VA kaki. dan terutama sekali dalam jamuan makan atau dalam resepsi untuk menerima dan menghormati tamu-tamu agung dari luar negeri. pada malam-malam resepsi. lalu diadakan pertunjukan kesenian. halus kulitnya. tidak disangkanya dinegeri sepanas itu menemui gadis rupawan seputih bulan. Hari Penerimaan ditentukan setelah Sulthan sembuh. Sekeliling balai ditaburi dindingnya dan ditikari lantainya dengan permadani Turki. Menurut Beaulieu. Setelah mendapat isyarat dari Sulthan. Seluruh pakaiannya bertenun benang emas. utusan khas Raja Perancis: (184) " Hari pertama Beaulieu keistana belum diterima langsung oleh Sulthan. ditaburi dengan emas picak segi berulis. Upacara audiensi diistana dilangsungkan dengan membacakan surat raja Perancis. Telinga mereka diberi beranting-ranting emas bergantung hingga bahu. sangat indah mata menatap. 159 . Leher mereka seluruhnya dikalungi emas.

b. dan ada pada sama tengah taman itu amat sejuk. terlalu indah. seorang ulama dan pengarang besar yang berjiwa seni. diatas kop itu batu diperbuat seperti biram berkelopak dan berkemuncakkan daripada sangga pelinggam. bergelar Rambut Gemalai. Dan adalah kiri kanan tebing sungai arah kehulu itu dua buah tangga batu hitam diikatnya dengan tembaga semburan seperti emas rupanya. yaitu kebun. dua buah jambangan. Dr. dan pintunya menghadap keistana. Syekh Nuruddin A r Raniry. barangsiapa meminum dia sehatlah tubuhnya. telah melukiskan Taman Gairah itu sebagai dibawah i n i : (185) Pada zaman bagindalah berbuat suatu taman. keluarnya daripada batu hitam. berkerlapan rupanya. seperti peterana rupanya. Adalah dewala taman itu daripada batu dirapati. yang pada sungai Darul Isyki itu. Sinar Darussalam No. T. dan perbuatan pintunya itu berkop. 35/1971 halaman 17-21. kira-kira seribu depa luasnya. Diatasnya suatu balai delapan segi. M a k a adalah disisi tangga arah kekanan itu suatu batu mengampar. 160 . bergelar Pintu Biram Indera Bangsa. M a k a kedua belah tebing sungai Darul Isyki itu diturapnya dengan batu pancawarna. Iskandar: A nalisa Tentang Bustanus Salatin halaman 48-52. maka diturap dengan kapur yang amat bersih seperti perak rupanya. Dan adalah terbit mata air itu daripada pihak maghrib dibawah gunung Jabalul A l a . bergelar Tebing Sangga Saffa. Sanalah Hadharat Yang Maha Mulia semanyam mengail. antara lain dilengkapi dengan sebuah taman sari yang indah dan lengkap sekali. Dan disisinya itu sepohon buraksa terlalu rampak. bagaikan taman kayangan yang terdapat dalam mimpi. Syahdan adalah pertemuan dewala Taman Gairah itu. Digelar baginda bustan itu "Taman G a i r a h " . "Demikianlah mereka mengayiinkan tarinya sesuai dengan irama gendang sambil sujud menyembah raja " T A M A N GAIRAH Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara yang bersifat internasional.lengan dan betisnya hanya ditutup dengan banyak gelang emas. M a k a ditanaminya pelbagai bunga-bungaan dan aneka-aneka buah-buahan. bergelar Tanjung Indera Bangsa. terlalu gemerlap sinarnya. rupanya seperti payung (185) a.

dan atapnya daripada timah. bergelar Pantai Indera Paksa. Dan dihilir jeram itu suatu teluk. Maka dalah dalam kolam itu pelbagai bunga-bungan. 161 . tutupnya daripada perak. bergelar Teluk Dendang Anak. dan ada pada mulut naga itu suatu saluran emas berpermata. bergelar Banar Nila warna. barangsiapa mendengar dia terlalu sukacita hatinya. perusahaannya seperti tembus. Dan adalah isinya air mawar jazdi yang amat merebak baunya. daripada bunga telepuk. Diatas pulau Sangga Marmar itu suatu pasu. bergelar pulau Sangga Sembega. daripada tunjung putih dan tunjung merah. dan ada sebuah balai kambang diteluk itu. Sebermula diseberang sungai Darul Isyki itu dua buah kolam. bergelar Sangga Sumak. Dan ada pada pantai itu seekor naga hikmat. bergelar Karang Pancalogam. terlalu amat rindang. Dan diatasnya suatu batu mengampar. dan seroja. kayu labi-labi. warnanya seperti emas. dan kelahnya daripada perak. Dan adalah kersik pulau terlalu elok rupanya. Dan ada dalam kolam itu beberapa ikan. Syahdan adalah dihilir pulau itu suatu jeram. dan bunga jengke linir. Dan adalah sama tengah sungai Darul Isyki itu sebuah pulau. putih seperti kapur barus. senantiasa air mengalir pada saluran itu. Dan pada sama tengah kolam itu sebuah pulau. yaitu pemandian. dan pegawainya daripada sewadaru. Dan tebingnya terlalu tinggi. Adalah dalamnya berbagai-bagai jenis ikan dan bunga-bungan. terlalu amat gemuruh bunyinya. dan bunga iram iram. Dan ada disisinya suatu kolam terlalu luas. Dan adalah dalamnya sarwa jenis ikan. bergelar pulau Sangga Marmar. bergelar Tiindur Hati. bergelar Jeram Tangisan Naga. Dan adalah keliling pulau itu karang berbagai-bagai warnanya. yang arah kekanan itu bergelar Pantai Ratna Cuaca dan arah kekiri bergelar Pantai Sumbaga. diturapi dengan batu putih. rupanya seperti sisik naga. bergelar Lubuk Taghyir. lakunya seperti lidah naga. Dan ada dihilir teluk itu suatu pantai. Di kepala pulau itu sebuah batu mengampar. tunjung ungu dan tunjung biru. bergelar Rindu Reka. Dan ada diatas tebing sepohon kayu. terlalu permai. seperti singgasana rupanya. dan bunga tanjung. kedudukannya daripada kayu jati.hijau. dan teratai. suatu Cita Rasa dan suatu kolam bergelar Cita Hati. dan caraknya daripada fidlii yang abyadl. Bermula pantai sungai Darul Isyki itu dirapatnya dengan batu yang mengampar. dan di hilir pantai itu suatu lubuh terlalu dalam.

diukir pelbagai warna. Dan tiang kandang itu bernama Tamriah. adalah dia mengucap selawat kepada Nabi S A W . dan Naga Puspa. Dan disisi balai itu beberapa pohon pisang. seperti warna nilam. M a k a apabila kena matahari cemerlanglah cahayanya itu. Sulaimani dan Yamani. Dan di hadapan kandang itu sebuah balai gading. Dan ada ditebing kolam itu dua buah jambangan. Dan barangsiapa masuk kedalam kandang itu. dan Dewadaru dan pegawainya daripada kayu jentera mula. Dan dihadapan gunung itu pasirnya daripada batu nilam dan ada sebuah balai keemasan perbuatan orang atas angin. Dan ada pada gegunungan itu suatu guha. dan kemuncaknya suasa. Syahdan dari kanan sungai Darul Isyki itu suatu medan terlalu amat luas. dan tembus dan mega arakan-arakan. Dan ada ditebing sungai Darul Isyki itu suatu 162 . Dan ada disisi gunung arah tepi sungai itu suatu peterana batu berukir. Dan pada sama tengah medan itu sebuah gunung diatasnya menara tempat semanyam. kersiknya daripada batu pelinggam. daripada pisang emas dan pisang suasa. dan nakas. suatu bergelar kembang Cerpu Cinta. selapis daripada papan dicat dengan lumerik hitam. Adalah dalamnya beberapa permata puspa ragam. bergelar Gegunungan Menara Permata. bergelar Medan Chairani. pintunya bertingkap perak. dan arah kehulunya suatu peterana batu warna nilam. perbuatan orang benua Turki. warnanya seperti warna zamrud. dan disisinya ada sebuah rumah merpati. kilau-kilauan dipandang orang. Dan adalah atap kandang itu dua lapis. dan atapnya daripada perak seperti sisik rumbia. dan selapis lagi atas kandang itu daripada cat hijau. daripada cempaka. Syahdan adalah semua merpati itu sekaliannya tahu menari. bergelar pedikeran leka. bergelar Kembang Lela Mashadi. Kemuncaknya daripada mulamma dan sulur bayungnya daripada perak dan dibawah salur bayungnya itu buah pendendang daripada cermin. suatu bergelar Peterana Sangga. tiangnya daripada tembaga.tunjung kuning dan tunjung dadu. tempat khanduri baginda. dan serba jenis bunga-bungan adalah disana. gemerlap rupa warnanya. dan selimpat. Dan ada disisi gunung itu kandang baginda. bergelar Kembang Seroja Berkerawang. beberapa bungabungaan. Dan adalah dewalah yang didalam itu beberapa beteterapan batu putih belazuwardi. dan dewala kandang itu diturap dengan batu putih. Dan ada tanaman-tanaman atas gunung itu. dan air mawar merah dan putih dan srigading.

Adalah pohonnya cenderung seperti orang menyerahkan dirinya. Adapun bumi taman itu ditambaknya daripada tanah kawi. dan daripada setengah tiangnya naga membelit. dan pada sama tengahnya harimau hendak menerkam. dan nyiur ratus. dindingnya berjumbai bercat sarwa bagai warna. Dan ada sebuah lagi balai. daripada bunga air mawar merah. ditambak dengan batu berturap dengan berkapur. Bermula ada hampir Kolam Jentera Hati itu sebuah balai gading bersendi dengan kayu arang Timur. dan ditanami sarwa bagai jenis bunga-bungaan. dan pinang gading. Dan ukirannya segala margasatwa. M a k a segala pohon kayu dan bunga-bungaan yang hampir balai itu sekelilingnya kelihatan dalamnya seperti tulisan. Dan adalah antara kiri kanan balai itu dua ekor naga. bergelar Balai Kumbang Caya. mengalur daripada mulut naga itu saluran suasana. dan nyiur rambai. sekalian balainya bercat air emas yang merah. Dan ada dalam taman sebuah mesjid terlalu elok perbuatannya. dan air mawar 163 . bergelar Medabar Laksana. ada gajah berjuang dan singa bertangkap dan beberapa unggas yang terbang. Syahdan adalah didarat Balai Keemasan itu sebuah balai. tiangnya astakona. maka senantiasa air mengalir daripada saluran mulut naga itu. bergelar Balai Cermin Perang. dan berselang dengan pinang bulan. Dan halaman balai itu ditambaknya dengan pasir pancawarna gilang gemilang. bergelar Kersik Indera Reka. Dan ada sepohon nyiur gading bergelar Serbat Januri. dan nyiur karah. Dan ada disisi Balai Keemasan hampir sungai Darul Isyki itu sebuah batu berukir kerawang. dan pinang ba wang. dan kemuncaknya daripada mulamma emas. Dan berkeliling mesjid itu beberapa nyiur gading. bergelar Isyki Musyahadah. bergelar Balai Keemasan.balai cermin. Sekalian pegawainya berukir dan dindingnya bercat berkerawang. bergelar Kembang Seroja. berukir awan setangkai. dan atapnya daripada papan bercat kuning. terlalu manis airnya. Syahdan adalah disebelah sungai Darul Isyki itu pada pihak kiri suatu balai perbuatan orang benua Cina. Nyiur itulah akan persantapan Duli Syah A l a m . bergelar Balai Rekaan Cina. terlalu indah perbuatannya. dan pinang kacu. dan nyiur masin dan nyiur dadih. Dan adalah dalam mesjid itu suatu mimbar batu berukir lagi bercat sangga rupa-rupa dan rungkau-rungkau panca warna. Adalah kemuncaknya dan salur bayungnya bercat merah. Dan dihadapan balai itu jambangan batu berturap.

dan buah tin. dan pauh. dan bunga metia tabur. dan tembikai. dan berangan. dan limau kasturi. dan limau kedangsa. dan bunga air mawar putih. dan bunga seranggini. Said: Aceh Sepanjang abad halaman 177-179. dan pinang. dan limau gersik. dan bunga telang putih. dan buah jela. (186) Af.ungu. dan buah langsat. dan belimbing buluh. tidaklah ganjil dizaman Sulthan Iskandar Muda. dan kedelai. dan belimbing sagi. dan bunga maderas pada jeram tangisan naga. dan tanjung merah. Dan sekalian dalam taman itu daripada sarwan bagi buahbuahan daripada buah serbarasa. 164 . dan bunga raja putih. dan bunga cina. dan bunga kelapa. dan bunga kesumba. dan limau hentimun. pohon mas-mas. dan jambu bertih. dan binjai. dan bidara. dan bunga seruni. dan bunga telang biru. dan bunga tanjung putih. dan enjelai. dan bunga pancawarna. dan lawa-lawa. dan buah tufah. dan bunga tanjung biru. dan bunga kemuning. dan bunga seberat. dan bunga perkula. dan jintan. dan gandum. dan limau manis. dan bunga pacar galuh. demikian tulis seorang ahli sejarah kenamaan (186). dan bunga sena. dan pisang. dan ketela. dan mempelam. dan sekoi. dan buah durian. dan bunga warsiki. dan bunga melur. dan delima. G E G U N U N G A N D A N PINTOO KHOOP Dilapangan duniawi. dan bunga kepadiah. mengenai kebesaran Sulthan-sulthannya. dan ranum manis. dan bunga pandan. dan labu. dan sukun. dan limau inderagiri. dan bunga pekan. dan kemendikai. dan bunga serigading. dan jambu. dan bunga angrek sembewarna. dan bunga jengkelenir. dan buah tampoi. dan buah melaka. dan bunga cempaka. dan cempedak. dan buah anggur. dan tebu. dan bunga delima wanta. kebanggaan itupun tidaklah kecil. dan jagung. dan andang merah. dan jaba. A p a yang diceritakan dan meluas tentang keajaiban di India. dan andang putih. dan bunga kenanga. dan bunga gandasuli. dan bunga angrek bulan. dan buah manggista. dan rambai. dan setul kecapai. dan mancang. dan cermai. dan bunga raja merah. dan bunga keremunting dan bunga serbarasa. dan bunga cempaka. dan buah rambutan. dan kacang. dan bunga buluh gading. dan bunga asad. dan bunga seganda. dan nangka. Parsi dan Turki. dan timun. dan nyiur. dan bunga sembewarna. dan bunga kembang setahun.

165 .Gunungan dan Pintoo Khoop yang dibangun dalam taman Gairah Banda Aceh.

Sultan menetapkan bahwa Raja Raden berada dipihak yang benar. bahwa hikayat-hikayat penduduk menyebut bahwa ada seorang Sulthan yang beristerikan seorang puteri dari pedalaman. akan tetapi dimintanya supaya Puteri Pahang itu diserahkan kepadanya. 37/1971 halaman 36-37. Yang berkesan di antaranya ialah yang disebut Pintu Khop dan Kota Gunongan. namun bangunan adalah sisa dari banyak yang sudah hilang. Iskandar: Analisa Bustanus Salatin halaman 44-45. dikatakan bahwa mereka datang ke Aceh untuk minta ditimbangkan persengketaannya kepada Sultan Iskandar Muda. Peristiwa Puteri Pahang itu telah mendapat tempat didalam Hikayat Malem Dagang yang terkenal. pada waktu beliau hendak melahirkan sukacitanya bertepatan dengan penobatan fskandar Sani menjadi Sulthan Aceh. telah dilukiskan oleh Syekh Nuruddin A r Raniry dengan sangat indahnya. tidak lain si Ujut dan Raja Raden yang juga didapati didalam Hikayat Sultan Aceh Almarhum. Lukisan A r Raniry itu sebagai berikut: (187) (187) a. Kedua mereka itu. terutama karena disekitar bangunan tersebut sudah pernah dibangun suatu taman indah. Bekas-bekas itu kini tidak terlihat begitu berarti. Sinar Darussalam No. Dr. Menurut hikayat ini. Snouck Hurgronje mengatakan. tetapi selalu siisteri merindui ayahnya dan hendak pulang kenegerinya. T. Isteri itu disayangi Sulthan. Dan Sultan Iskandar M u d a mengawinkan adiknya untuk Raja Raden. 166 . yang menunjukkan kesanggupan pembikinannya zaman itu. Bagi kesenangan Puteri Pahanglah Gunongan itu diperbuat KOTA Y A N G MAKMUR Betapa makmurnya kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara Kerajaan Aceh Darussalam. kerajaannya dipegunungan. Tapi Jayaningrat mengatakan bahwa cerita orang tua yang didengarnya sendiri juga di Aceh menyebut bahwa Gunongan itu tadinya untuk tempat bersenang isteri Sultan yang bernama Puteri Pahang. untuk tempat isterinya menghibur diri.Bekas yang kini masih didapati memenuhi kekaguman. Banyak sarjana yang telah menumpahkan perhatiaannya kepada bangunan ini. b. Dr. Puteri Pahang dibawa oleh dua orang bersaudara ke Aceh karena mereka memperebutkannya. Untuk menghilangkan kerinduan tersebut Sulthan membikin gunung tiruan.

Dan ialah yang mengurniai nakhoda dan saudagar yang datang menghadap hadlaratnya. Maka bertiuplah angin bahagianya. dan terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. beberapa daripada harta dan seorangpun tiada kembali dengan 167 . pada waktu dhuhur. lagi mengerasi atas segala yang durhaka. Maka adalah pada ketika itu. dan berdirilah alam daulatnya. dan segala manusia dalam kesentausaan. dan beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah hujan kurnianya. bergelar Seri Sulthan Iskandar Sani Alauddin Mughaiyat Syah Johan Berdaulat Dhillah Fil Alam Ibnu Sulthan Ahmad Syah. Dan ialah yang adil pada segala hukumnya. Maka masyhurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. dan tawakal pada segala barang pekerjaannya. Ialah daripada anak cucu Sulthan Iskanar Zul Karnain yang mengempu kerajaan alam ini.Kemudian dari itu. Turun temurun nasab sulthani. duapuluh sembilan hari bulan Rajab. Maka datanglah beberapa bahtera. Sulthan Mughallah kerajaan. Dan ialah yang menyentausakan segala kanak-kanak yang belum lagi patut menanggung pekerjaan. Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. dan sabar atas segala barang halnya. Ruba'i: Ialah perkasa terlalu berani. Ialah menjunjung inayat Ilahi. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. masing-masing dari negerinya. umpama bungabungaan yang kena rintik hujan pada ketika dinihari. bijaksana pada segala barang perkataannya. maka beroleh naunglah segala mereka itu dibawahnya. pada hari Sabtu. dan lagi halim perangainya. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. Dan ialah hebat pada segala kelakuannya. dan makananpun sangat murah. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. Dan adalah sukacita hati segala manusia. BANDA A C E H DARUSSALAM pun terlalu makmur. dan mengasihi akan segala rakyatnya lagi safakat akan segala fakir-miskin. Maka berdirilah payung daulatnya.

Yang dalam tahta kerajaan. Aceh Sepanjang Abad halaman 163-165. yang bermahligai gading. sudah terupam. Yang seumpama cermin. bersendi bersendura. Berwarna sedalinggam. yang tiada terlihat oleh penglihat. sehingga karena itu. 168 . menjadikan khalifah dalamnya.puius-asanya. supaya kami lihat betapa perbuatan kamu dan seperti sabda Nabi yang artinya: Ketahui olehmu bahwasanya dunia ini sebuah lobang dan bahwasanya Allah s. bahwa Istana dalam Kraton Darud Dunia juga merupakan pusat kegiatan seni. Yang berair mas. Sebagai contoh. berpermata daripada pancuran perak. yang beristana saudaya mata memandang. Yang bersungai berikat batu pelinggam. dan ialah yang terdiri pada makam firman Allah yang artinya : Telah kami jadikan kamu khalifah dibumi kemudian daripada segala raja-raja yang dahulukala yang telah kami binasakan akan mereka itu. Dan ialah yang mendirikan Masjid di B A N D A ACEH Darussalam bernama Baitul Musyahadah. Yang berpancuran emas. maka ditilik betapa perbuatan kamu SENI M E N G A R A N G SURAT Sebagai disebut diatas. berukir.a. Raja yang mengempukan perbendaharaan daripada seni emas dan seni perak.w. Raja yang beroleh martabat kerajaan. raja Inggeris. surat-surat agung yang keluar dari Istana Kraton Darud Dunia adalah dikarang dengan bahasa seni yang menakjubkan. dibawah ini diturunkan sepucuk surat Sulthan Iskandar Muda Meukuta A l a m kepada King James I.a.w. melainkan adalah mereka itu menjunjung kurnianya. Said . Surat tersebut berbunyi: (188) Surat daripada Sri Sultan Perkasa A l a m Johan Berdaulat. (188) M. Dan ialah melakukan hukum Allah dan mengeraskan Syari'at Nabi Muhammad s. berkerawang. dan ialah yang melarang bercelup minyak dan berjilat besi.

yang beratnya beratus kati. dan Pasangan. dan yang berlembing suasa. dan Inderapura. Yang berumbai-umbaikan emas. Yaitu raja yang senantiasa mengucap pujian akan Tuhan Seru Alam sekalian daripada dilimpahkannya kelimpahan kurniaNya pada menyerahkan negeri daripada pihak masyrik seperti Lubok dan Pidir. dan Pahang dan Inderagiri. seperti negeri Calang. dan yang beralat emas. Yang berpayung emas bertimbalan. raja yang mengempukan raja-raja yang ratus-ratus daripada masyrik. yang bergelar Megat Alam. bergenta suasa yang berantai suasa. dan Pasaman dan Tiku. dan yangdalam negeri jangtakluk ke Batu Sawar. yang bernama Raja Jakub. yang berciu emas. dan Pariaman.Dan daripada galian mas yang dalam negeri Pariaman. dan yang berko perak. dan Pasai dan Perlak. Yang mengempukan permata sembilan jenis. dan Tamiang. mulia-mulia. dan berketopang suasa. dan Deli dan Asahan dan Tanjong dan Panai. yang berkekang emas bepermata. Yang mengempukan negeri Britani dan negeri Peransi dan negeri 169 . dan Perak. Salida. dan yang bergajah kursi perak. yang berpeteratna emas. Raja yang berzirah suasa. dan pesenggerahan yang indahindah. dan Salibar dan Palembang dan Jambi. yang beratnya beratus kati. Raja yang bergajah berrengka tinggi suasa. pada gunong negeri Salida. dan Basitang. dan daripada segala senjata yang. Datang kepada: Raja yang dinegeri Inggeris. dan daripada pihak maghrib yang dalam negeri yang takluk ke Pariaman dan ke Barus. Raja yang mengempukan kuda yang berpelana emas. dan yang bergajah bergading emas. dan yang berkuda berpelana suasa. dan beristinggar suasa. dan Rokan dan Batu Sawar. dan segala takluk ke Batu Sawar. dan yang beriimba emas berpermata. raja yang beroleh kelebihan daripada limpah kelebihan Tuhan Seru Alam sekalian dalam tachta kerajaan Negeri Aceh Darussalam. dan suasa dan perak. Raja yang membuat gajah peperangan tujuh puluh dari laut dan beberapa daripada segala pakaian. dan Daya dan Barus. Maka daripada pihak maghrib. yang turun daripada raja bernisan suasa. raja yang menyelenggarakan nisan diri daripada nisan emas. dan Semerlang. yang dalam negeri yang takluk di Deli. dan yang bergong suasa.

Adapun surat ini disurat dalam negeri Aceh pada bilangan Islam 1024tahun. daripadanya bahwa ia hamba pada raja yang berkirim-kiriman surat dengan kita itu. Setelah itu barang tahu kiranya raja. Maka ada tersebut didalamnya. telah menimbulkan tertawaan dalam masyarakat yang mengerti dan mengetahui bahwa Banda Acehlah nama Ibukota Negara yang asli semenjak adanya Kerajaan Aceh Darussalam. supaya barangsiapa berbuat aniaya segera akan kita periksa. yang antara lain seperti dinukilkan dibawah i n i : 170 . BANDA ACEH IBUKOTA NEGARA Adanya sementara orang yang salah mengerti. Disejahterakan Tuhan serwa Alam jua kiranya raja Jakub dalam takhtakerajaan Inggeris itu selama-lamanya. bahwa raja mohonkan barang dapat orang Inggeris berniaga dalam negeri Tiku dan Pariaman. Dikekalkan Tuhan Seru Alam sekalian juga kiranya kerajaannya dan ditolongnya jua kiranya ia daripada segala seterusnya. Jika dianiaya orang Tiku atau orang Pariaman akan orang itu niscaya keji bunyi kita kepada raja Jakub itu. dan jika ia hendak mengantarkan petornya (wakil dagang-penj) berniaga dalam negeri Aceh dihantarkannya. Maka titah hamba. Dengan anugerah Tuhan Seru Alam sekalian. maka orang Inggeris yang seperti diketahui raja itu tiada dapat duduk berniaga disana. seperti pada zaman marhum Saidil Mukammil itu. dan barang dapat orang itu duduk berniaga disana. Masyarakat yang mengerti ini mendasarkan keyakinannya kepada fakta-fakta sejarah. karena negeri itu negeri dusun. lagi jauh daripada kita. jika hendak orang Inggeris yang hamba pada raja itu berniaga. bahwa hamba terlalu suka cita mendengar bunyi surat yang disuruh raja persembahkan kepada hamba itu.Irlandi. dan kita hukum dengan hukuman yang adil. yang mengatakan bahwa "Kutaraja" adalah nama asli dari Ibukota Kerajaan Aceh Darussalam. maka berniagalah dalam negeri Aceh. bukan Banda Aceh.

De Hikayat Atjeh. A nthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 16.1. Dr. T. (189) 2. calld achi by the natives The capita] of the Kingdom is Acheen . John Anderson menulis : The kingdom of Acheen. yang dari negeri Belanda dikirimkannya kepada seorang temannya di Aceh. (190) 3. Surat dokument penting itu selengkapnya berbunyi: (189) (190) (191) (192) Dr. dalam bukunya yang mengupas tentang kitab Adat Aceh.. John Anderson : Acheen halaman 22. D r . Iskandar: De Hikayat A ceh halaman 28. Prof. The Contest For North Sumatra. Tuan Toekamp atas permintaan sahabatnya.. Prof. Dokumen penting dari negeri Belanda. dimana temannya tesebut meminjamkannya kepada saya ( A . menanyakan apakah yang asli Banda Aceh atau Kutaraja ? Surat Tuan Toekamp kemudian dijawab oleh Onder directeur dari instituut tersebut dengan sebuah surat yang panjang lebar. Dr. Dokumen penting ini berasal dari Tuan D . dalam bukunya ini mengenai Ibukota Kerajaan Aceh. Iskandar menulis : Maar Atjeh wordt ook gebruikt voor de aanduiding van Bandar Atjeh of volledigheidshalve Banda Aceh Darussalam. mengirim surat kepada pimpinan Koningklijk Instituut Voor De Troopen di Den Haag. Drewes: Adat Aceh halamanxiii. 171 . Drewes menulis mengenai Ibukota Kerajaan Aceh : The decree of Friday 14 R a b i ' I 1045 A . where by Sulthan Iskandar Muda declard all Achehnese harbours closed for foreign shipping with the exception of the Bandar Aceh (191) 4. T . Hasjmy) untuk difotokopikannya. Toekamp Lammers seorang perwira tentera Belanda yang pernah tinggal di Aceh. Acheen. yang menegaskan bahwa Banda Aceh Ibukota Aceh yang asli. H . Prof. D r . yang kemudian oleh Tuan Toekamp difotokopikannya dan dikirim kepada sahabatnya di Aceh. Adat Aceh. antara lain D r . or Banda Aceh (192) 5. dalam bukunya ini Prof. Anthony Reid tentang Ibukota Aceh menulis : It was traditionally referred to simply as Aceh.. dalam buku ini dibawah judul De Structuur van de Hikayat Aceh.

Afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek KONINKLIJKE INSTITUUT VOOR D E T R O E P E N Bijlagen : Onderwerp : Amsterdam. en als in Westerse litteratuur. dan geschiedde dit onderdezelfe naam als het gehele rijk v. verwezen werd naar deze kraton en het complex eromheen gelegen kampongs (voor het gemak en naar analogie van de situatie in andere landen "hoofdstad" genoemd. G Snouck Hurgronje : " D e Atjehers". Zeer geachte Heer Toekamp Lammers. hoewel zulks in de 18 e sn 19e eeuw een nauwelijks denkbare situatie was. 5 November 1971 Uw Ref OnzeRef : : 335/71. van een eigenlijke " H o o f d s t a d " was nauwelijks sprake. gezien het verval van het Atjehse sultanaat en het alsdan bijna geheel ontbreken van enig centraal gezag. 397 noemt de hoofstad " A c h i n " en haalt daar 172 . Alle voorhanden litteratuur leidt tot de conclusie dat " K o t a R a j a " slechts werd toe gepast op de Kraton van de Sultans. met name reisbechrijvingen. Leiden 1893).v. Toekamp Lammers Luxemburglaan 45 Beverwijk. A a n De Heer D . cf. weshalve ik U hierbij enige uit ter zake gedane research voortvloeiende gegevens moge verstrekken. Uw schijven betreffende de naam Kota Raja werd aan de afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek voorgelegd ter beantwoording. : William Marsden : "The History of Sumatra" (London J811) op p. dr.

bijv. In een voetnoot wordt verwezen naar dr. F . gelegen op den Noord-Westelij ken uithoek des lands aan den mond der rivier van Atjeh De plaats is van weinig belangs". en verder beschrijft als een verzameling kampongs rondon de kraton. volgens wien dit epitheton Baghdad in Moslemse landen ook gebruik wordt voor andere hoofdsteden (in dit geval Bandar Atjeh). 12-16 geeft beschrijving van de hoofstad. alsmede J. John Anderson: "Acheen" (London 1840) p. Snouck Hurgronye. de hoofdplaats en residentie van de Sultan. lies in north latitude 5° 56' and east logitude 96°26' . is situated on both banks of the river. p. 1888).Rahim in de Kota Raja (kraton) " 173 . H . is the chief seat of the Achinese population. 8 : hamba raja bersama hulubalangnya yang berjaga di balai kota daral dunia " (Vermeld op p. van Langen : "De inrichting van het Atjehsche Saatsbestuur onder het Sultanaat" ('s Grav. about two miles from the sea " . p. van Langen). 10 "Onder Iskandar Moeda (1607-1636) telde het gehele land slechts 7 Mesjids. en P. werd uitsluitend gebruik om de kraton zelf aan te duiden.J.. which.. The town.aan uit "Lettres Edifiantes" waar de stad ook "Achen" word genoemd. 52 : "Op de keerzijde van onder sultan Aloe'ddin (1723-1735) geslagen munten wordt gelezen : Bandar Atjeh dar as-salam". in "Peratoeran didalam Negeri Atjeh Banar dar as-salam disalin daripada daftar paduka Sri Sultan Makota Alam Iskandar Moeda. die hij eenmaal "Atchin" noemt. Een verwijzing naar Banda(r) Aceh kwam ik tegen in van Langen's werk op p. is safe for shipping at all seasons . H . F . De naam Kota Raja. 699: "Atjeh.2 "The town of Achin. The roadstead of Achin formed by the main land several islands. p. Soms ook wordt een andere omschrijving gebruikt. now a poor place. de Bait al. zoals vermeld door K ." art. 57 van ! bovenvermelde werk van K . te weten: 1.. doch dan hoogstwaarshijnlijk in Atjehse versie. 22 "The capital of the kingdom is Acheen " John Grawford : A descriptive dictionary of the Indian islands and adjecent countries (London 1856) p. Veth : "Atchin" (Leiden 1873). de Hollander : "Handleiding bij de beoefening der Land-en Volkenkune van Nederlandsch Oost-Indie" (Breda 1869). with the valley in which it is situated.J.

door de Atjehers of Kota Raja genoemd " p. J . de hoofd moskee (Mesjid Raya) en de dauromheen leggende kampongs. en K . de kraton van den Sulthan met Pakan Atjeh en de onmiddelijk daaran grenzende kampongs Kandang (hier hielden de slaven des sultans verblijft).p. A . de Indische Regeering hechtte daaraan bij Besluit van 19 Maart 1874 no. p. Djawa (de handelaren en vreemdelingen) etc. 2 5 " A a n het gezag der sagihoofden waren ont trokken : 1. Merdowatie (de beamten). de aldus herdoopte met buitenwijken".116 "dien ik voortaan.door ons oneigelijk Kraton. Gerlach : " D e tweede expeditie tegen A t j e h " heef het steeds over "de kraton" : p. besloot van swieten dien te behouden. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1911) deel I.50 "het vroegere Soeltansverblijf . Drewes and P . ^ 600 bij £ 2 5 0 m " . p. thans meerendeels verwoest en door militaire of andere gauvernements ge bauwen gelijk mede door wijken van Europeanen of vreemde oosterlingen ingenomen". alsmede G . deel I.10 : "Koeta Raja. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1922) deel I. Voorhoeve : " A d a t A t j e h " 174 . 17 : "Voorloping zou men zich zoveel mogelijk moeten bepalen tot de vorming eener veilige stelling inden Kraton en daar deze bij de Atjehsche bevolking niet anders bekend was dan onder den naam van Koeta Raja. J . zoels vermeld in. en J . 1 haare geoekeurig. 323 : "de Koeta Raja de voornamste van alle. J . als Nederlandsche hoofdbezetiing. omdat deze tevens de residentie (dalam) van den Soeltan was De omwalling vormde een rechthoek. Kota Raja zal noemen". N a de 2e expeditie besluit het Nederlands Gouvernement de naam Koeta Raja toe te passen op het onmiddelijk na de verovering van de kraton terplaatse gestichte militair en bestuurscentrum. W . van der Maaten : "Senouck Hurgronje en de Atjeh O o r l o g " (Leiden 1948).p. derhalve ook A . 2. 322.

Gorissen 175 .(Verhandelingen T . mede ook uit persoonlijke belangstelling voor het onderwerp. ' X X I V .v. indien al van oudsher bestaand. V . aangehaald door Grawford. in de bloeitijd van het Sultanaat. deze laatste benaming. o. O. aanduidende allereerst de voor de handel belangrijke rede. dat ik.S. werd gebruikt als naam voor het gebeid waar thans Kuta Raja ligt. Zie ook in deze Encyclopeadie dl. Leiden 1917. Tot het geven van meerdere inlichtingen ben ik uiteraard te allen teijde bereid. Encylopaedie van Nederlandsch Oost Indie". Met gevoelens van de meeste hoogachting. II s. p. waar alle aangehaalde werken voorhanden zijn. de plaats veel grooter was. 9 : " the Dalam or residence of the Sultan (also called Kutaraja. deel 1. schijnt toch wel oorsprongkelijk alleen tot de dalam te zijn betrokken. "Kota Raja". heb verricht. en voorts. Dit zijn de resultaten van enig speurwerk. De Onderdirecteur der afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek: ttd Mr. L . toen volgens oude schrijvers. dat de naam Bandar Atjeh. in de Afdelingsbibliotheek.A. 78. 1958) p. le kolom : "De Kota Raja gedoopte dalam werd ver strek en ingericht tot vast verblijf". 2e druk. Resumerend is men dus wel geneigd aan te nemen. voor zover althans in mijn vermogen ligt. wich name afterwards/after 1873/has come intu use for the whole capital". onder "Atjeh".a.

176 .

tenaga dan modalnya untuk menaklukkan Aceh. Namun hasil pendudukan Kraton saja dirasakan oleh Van Swieten (193) Sinar Darussalam No. Van Swieten bermaksud hendak menyunglap.6. karena begitu Kraton yang sudah terbuka itu dimasuki oleh Belanda begitu para penyerbu menjanjikan Wilhelmus dan mereka berteriak-teriak dengan riuhnya memberi salut untuk Raja Belanda. yaitu karena Dalam (istana Sultan) yang (berhasil) direbutnya lambang dari kejatuhan kuasa raja (kepala kerajaan) Aceh atau sebab sukses untuk raja Belanda dengan mana kota itu disebut sebagai kota (hasil kemenangan) raja Belanda." Saya sebut demikian. Pada hari 24 Januari ketika Kraton diduduki. : "Bekas kegembiraan Van Swieten direkamkan oleh Belanda dengan merobah nama Banda Aceh Darussalam menjadi Kutaraja. barulah hal itu dalam khayalan Van Swieten "tercapai" impian Belanda. Van Swieten segera mengetok kawat yang isinya memberi tahu perebutan tersebut dan mengucap selamat pada Tanah Air dan Raja Belanda (24 Januari kraton is ons stop koning en vederland gelukgewenscht metdeze overwinning). tidakkah meluap-luap kegembiraan itu. '27/1970 halaman 30-36. Tulisan Muhammad Said itu selengkapnya berbunyi: (193) Sesungguhnya tidaklah benar sama sekali bahwa Kutaraja itu sudah ada semula. Dua ratus tujuh puluh lima tahun lebih lamanya sudah Belanda berusaha dengan segala daya. baik dari orang barat ataupun dari orang Islam sendiri. ahli Aceh (Aceh-Kenner gelar zaman Belanda) Muhammad Said telah mengupas dengan lebar panjang masaalah Banda Aceh yang dihebohkan sementara orang. f77 . Bayangkan. Dia di "citakan" oleh jenderal Van Swieten ketika dia pada agresi ke 2 yang dipimpinnya ditahun 1874 berhasil menduduki Istana (Dalam). dengan mengemukakan bukti-bukti fakta sejarah. Banda Aceh Asli : dengan judul seperti yang tertera disamping ini. Dalam buku saya "Aceh Sepanjang Abad" halaman 548 antara lain sudah saya ungkap sbb. Istilah "Raja" itu nampaknya tumbuh satu antara dua sebab. bahwa menguasai istana sekaligus berarti sudah merebut Ibkota dan merebut Ibukota sekaligus berarti merebut seluruh kerajaan Aceh.

Dengan perhitungan ini Van Swieten mendapat akal untuk menyunglap Istana menjadi Ibukota Aceh. menjadi Kutaraja. padahal Van Swieten sehari ketika berhasil menduduki Dalam (istana) telah mengetok kawat resmi. Segi yang penting lagi ialah apa akal untuk menonjol kepada pemerintah Belanda dan publiknya bahwa sekses itu secara psychologis dapat dipertahankan. seperti halnya dengan Fort van de Capellen yang berasal dari Batusangkar Fort de Koek yang berasal dari Bukittinggi. Van Swieten menukar saja nama Banda Aceh Darussalam. Dan bagaimana kalau besok lusa Kraton lepas kembali dan Van Swieten menjadi Kohier ke 2. Karena tempat terpijak untuk menamakan Fort London atau Fort Van Swieten masih rapuh. Sebagai biasa. dan kalau kita seseorang melker tentu mudah memahami pergulatan dalam sanubari jenderal Belanda itu dalam keinginan memanfaatkan "sukses" dengan kemungkinan buruk yang harus diperhitungkan. ialah memusatkan pertahanan di Kraton dengan membuat kubu-kubu disepanjang lalu lintas dan kompoikompoi kuat untuk memelihara hubungan pasukannya di Kraton dengan pantai dan kapal perang. Demikian pula Belanda setiap berhasil merebut atau menguasai kota ditukarkan nama tempat itu dengan namanama baru. sedangkan pasukan sudah banyak susut. Fort Elout yang berasal dari Penyabungan. atau lain-lain. 178 . Dan sebagai kebiasaan Belanda nama-nama itu diambil untuk mengingat jasa-jasa seseorang raja atau panglima.masih goyang karena perlawanan pihak Aceh dengan tegen ofensifnya yang dahsyat membuat kedudukannya di Kraton itu sendiri dalam bahaya. dan lain sebagainya. Satu-satunya akal supaya jangan mengulangi nasib pasukan jenderal Kohier pada agresi ke I beberapa bulan lampau yang lari puntang panting (undur) kekapal. Tapi dalam perang Aceh sekali itu Van Swieten merasa sangsi untuk lantas menukar ibukota Aceh dengan Fort London atau Fort Van Swieten. tewas ? Ini semua diperhitungkan oleh Van Swieten tentunya. nama semula. tidak usah dicungkil dalam-dalam apa sebabnya itu tidak lain bahwa yang baru berhasil didudukinya barulah Kraton yang sudah jadi puing-puing bukan seluruhnya Ibukota. bagi si menang ada-ada saja impian dikhayalkan dari jauh-jauh hari. apa lagi untuk mendapat mukim-mukim sekitarnya. Fort Cochius yang berasal dari Bonjol.

Dalam suatu noot dibuku Van Swieten ada mengatakan bahwa "Kutaraja is denaam die de Atjeheers aan de Kraton geven" (Kuta raja adalah nama untuk Kraton yang diberikan oleh orang-orang Aceh). pihak resmikah? . suatu uraiannya menyebut buku Van ^atu-satunya bahwa nama Kutaraja sejak ada. brosur dan buku-buku. Sebuah buku diterbitkannya dan itulah yang dikenal dengan judul "De Waarheid over onze vestiging Aceh". Pel. Pun Dada akan sadar 1 179 . Van Swieten sendiri tidak menceritakan bahwa dia sudah menyelidiki sumber-sumber rakyat dan andai kata Dada Meuraxa membalik buku Van Swieten tersebut dan menelitinya dengan kritis. mereka curiga bahwa apa yang disebut oleh Van Swieten bahwa pihak Belanda sekarang bersikap "afwachtende houding" (sikap menunggu) pada hakikatnya adalah terkepung. dan banyak jiwa serdadu perwira Belanda. banyak ulasan pers. Dia telah termakan dengan keterangan -n bahwa Van Swieten telah "menyelidiki kyat menyebut Kutaraja.itu Kutaraja". Dia dihujani keca'man 'terus menerus. bahkan perwira tinggi yang turut bertempur dengannya sebagai seorang "Brutus" menguliti komidi Van Swieten. Sayang.Dia membohong dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa Kutaraja itu adalah nama yang digunakan oleh orang Aceh untuk Kraton. Lebih-lebih karena pertempuran yang terus berkecamuk telah menewaskan seorang jenderal Belanda. Dengan akal ini Van Swieten ingin berhasil untuk mempertahankan bahwa dia memang masih berhasil menguasai kerajaan Aceh seluruhnya. uisertai dengan sumber-sumber yang seyogianya bisa 'dukung secara ilmiah. Dalam bukunya. apalagi mengetahui latar belakang buku itu diterbitkan. bahwa ungkapan Dada jra> . maka paling sedikit dia sadar bahwa pertukaran nama itu mengandung "udang dibalik batu". Karena mau tidak mau dia harus mempertahankan diri maka diapun membuat pembelaan. atas alasan bahwa Ibukota sudah diduduki nya. Tapi dia tidak ar -njelaskan sama sekali siapa orang-orang Aceh van^ • men in the street-kah. Dia memperluas area nama itu dari seluas Kraton (400 meter x 600 meter) menjadi seluas ibukota yang sampai berkilometer lebar maupun panjangnya. Tapi publik Belanda terutama lawan-lawannya tidak mau dikibuh dengan surat yang tidak berisi. maka Van Swieten .

Jogya. Siak dan sebagainya."uisd rfiisdA gnsbu" anubnaaU W I Ü K J i • > sn . . namun saya masih yakin tidak adanya terdapat unsur sedemikian dikalangan Istana Aceh. bukanlah asing dalam tradisi kita.. Langkat. Jambi dan banyak lagi sama saja dengan Aceh. pelawat-pelawat asing (baik resmi maupun admiral penulis-penulis biasa dan sebagainya) hanya nama Acehlah yang diperkenalkan kepada mereka baik untuk kota. yang menyebabkan kerajaan Aceh membuat nama Istananya sendiri. . Asahan.h Jbübsi gtnlsq uitat .bahwa sekalipun pernah ada nama Kutaraja (halmana saya bantah keras) maka nama itu hanya untuk Istana bukan untuk seluruh Ibukota. Malaka.fxstiii -v isb&i asiB BbsQ au<i . halmana diingat pula betapa kuatnya pengaruhnya Islam diwilayah tersebut yang tidak mengenai perbedaan kelas kecuali terhadap Tuhan dengan menilai amal ^ibadannya. maupun kerajaan sekaligus dengan pusparagam nama (sebagai mana n^iumq isbBZ B'. Kegemaran sebagai itu sedikit banyak ada juga yang dicerminkan oleh semangat bangsa dan rasa feodalisme dari nama terbayang keinginan untuk membedakan adanya ruling-class dan golongan rakyat jelata. . Walaupun kegemaran demikian ada dikalangan raja-raja bangsa kita. Dalam tradisi bangsa kita sesungguhnya tidak asing suatu istana dan kompleknya yang biasanya dipagari atau dibentengi batu dengan letaknya yang agak terasing dan istimewa. Ketika Aceh dibangun oleh Sultan Ali Munghayat Syah 450 tahun dulu dia hanya suatu kota. Dengan Langkat yang ibukotanya Tanjung Pura dengan nama Istana Darul Aman atau Asahan yang beribukota Tanjung Balai dengan istana Kotaraja Indrasakti. Mungkin di Aceh terdapat percerrninan tentang tidak adanya garis memisah antara groop raja dengan groop rakyat dilihat dari segi tempat kediaman dan kaya miskin. Dan itu sebabnya nama istana hanya disebut dalam tanpa menggunakan suatu nama tersendiri sebagai di Deli. seperti misalnya dengan kerajaan Deli yang ibukotanya Medan diberi nama Kota Meiran atau Kota Ma'sum untuk memperkenalkan Istana dan sekitarnya. Pagaruyung. sejak masa itu. „ nB^Bfein Disamping itu harus diingat bahwa pama suatu kerajaan atau wilayah yang sama dengan nama ibukota karena diambil dari nama itu. Solo. yang kemudian berangsur besar. dari mula dibangun kecil sampai menjadi besar wilayahnya dari sepotong tanah dibentengi untuk istana sampai menjadi wilayah yang luas. Kedah. diberi nama Khas. Johor. pelabuhan.

000). melainkan dengan bergaul dengan segala manusia sampai langsung ditanyakan pada rakyat sendiri. Dalam perjanjian yang dia sendiri turut menanda tangani jelas tercantum "Aceh" 14 Sya'ban 1273. Achin. Degem. Bahkan beberapa lama setelah Kraton jatuh. Ketika itu utusan Belanda adalah Jenderal Van Swieten sendiri. Dacem Achin. Anderson seorang yang jauh lebih banyak mengenai rakyat dan cara-cara hidupnya daripada Van Swieten. tentu dia tidak lupa menceritakan itu dalam 181 . 2 Januari 1874 15 Dzulkaidah 1290 bukan berdato Kutaraja. Lebh jelas lagi dalam tahun 1823 John Anderson berkunjung ke Sumatera. Athen. Dia telah menceritakan terperinci sekali tentang ibukota Aceh.000". melainkan Kraton. Atcheen. Van Swieten masih memakai istilah Aceh. Petabumi yang dibuatnya dalam buku yang diterbitkan ditahun 1879 flima tahun setelah dia menguasai Kraton) yang berjudul "De Waarhid over onze vestiging in Atjeh" itu tidak ditulisnya "Kutaraja" untuk menyebut Kraton. Surat Iskandarmuda kepada James Raja Inggeris juga memperkenalkan Banda Aceh Darussalam tidak sampai pada Sulthan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian sampai pada Sultan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian dengan Belanda di tahun 1757. dan penduduknya beberapa tahun yang lalu sekitar 36. dalam bukunya berjudul "Acheen and port of the North and Eastcoast of Sumatera". Surat Tgk. (Ibukota kerajaan adalah Aceh. . Surat menyurat resmi sejak Alauddin Kahar (sekitar 1537-an) yang mengembangkan relasi luar negerinya pertama-tama dengan Turki.. ultimatumnya kepada Sultan Mahmud ber "dedato" Aceh. and astimated maryers ago at 36. Atchin. Atschen. Anderson mengadakan studitour dia tidak dengan tembak. u *uo rriËi "The capital of the kingsom is Acheen. kalau waktu itu istana Sultan diketahuinya disebut orang Kutaraja. Dia menulis terperinci sekali tentang Aceh dan mengenai ibukota disebutnya dengan amat jelas sebagai . Atjin dan akhirnya Aceh. nsrï-iiBi benkut. tidak disebut Kutaraja. 30 Maret 1857.dikesankan dalam buku professor Veth yang terkenal) dengan adinan : Achom Achen Acen Assl. Decem. atau "gedaan te Atjeh" (tidak "gedaan te Kutaraja") ddo. istilah Aceh Darussalam atau Banda Aceh Darussalam mulai terdapat dalam catatan/arsip. Kali Malikul Adil bertanggal 17 Ramadan 1289 disebut termaktub di Aceh Darussalam.

S. Seperti disinggung diatas.dalam pendengaran telinga Aceh bisa diartikan bandar dalam arti parit. dengan telinga. saya kira Pak Hasjmy sedikitnya sudah berjasa untuk memulihkan pencerminan identitas ke Acehan dengan menyesuaikan eja pada fonimnya. seorang terpelajar. Bukan suatu kebetulan dalam buku E. dengan perbedaan yang justru berlawanan antara daerah-daerah yang memakaikan. tali air ataupun bondar (ingat: Bunga Bondar dalam bahasa Tapanuli. Tafsiran "bandar" yang ke 2 ini yang sebetulnya adalah asli bahasa kita sendiri. handelsplaats)yang asal istilahnya dariParsi. ahli bahasa Melayu. Saya merasa bahwa bekas Gubernur Ali Hasjmy sudah bertindak tepat sekali dalam usahanya mengikis habis unsur Belanda dengan menumpas kembali nama Kutaraja dan menggantinya dengan Banda Aceh.bukunya. di bagian permulaan pada halaman 12 menulis ejaan "Banda Aceh" yang diringkaskan sebutannya dengan "Aceh" yang memberikan nama kerajaan dari situ. die aan het land haar naam gaf. 182 .Walaupun dalam surat-surat resmi sultanat Aceh dulu ejaan huruf Arab "Banda" memakai " r a " ketika menulis Bandar Aceh Darussalam tapi dalam kehidupan sehari-hari " r a " tidak dimasukkan lagi. Bandar berarti pelabuhan atau kota dagang {emporium.de Klerck berjudul "De Atjeh Oorlog" (1912) tatkala mengupas soa! "Land en Volk" (Tanah dan rakyat) Aceh. dan seterusnya (de hoofdplaats Banda Aceh tanpa "r") of korteweg Aceh. jika sekiranya memang Kutarajalah nama ibukota tersebut. Lebih-lebih mengenai istilah "bandar" itu sendiri yang mengandung arti dua. sebagaimana telah dilakukannya untuk saat-saat lain sampai men-detanis. John Anderson menjadi pegawai tinggi Inggeris di Pulau Pinang. Tentang ejaan Banda bukan Bandar dengan "t". Tidak sukar baginya mendekati si kecil atau bertanyakan pada orang-orang besar untuk mengetahui apa sebenarnya nama ibukota Aceh dan jika memang sudah ada semula nama Kutaraja tentu itupun akan disebutnya bahwa "The Capital of the Kingdom is Kutaraja". sekaligus menghilangkan keraguan terhadap makna kata yang diucapkan. etsc. Pak Hasjmy telah memulihkan sesuatu identitas ke Acehan dengan meniadakan " r " untuk mengeja Banda yang dimaksudkan Bandar pelabuhan.

Dan kalau ini terjadi kita tidak hanya mendustakan sejarah. tapi juga mendukung isapan jempol Van Swieten yang latar belakang uraiannya adalah membela kelamahan dirinya. tanpa seizinnya. Jadi walaupun nama sudah menjadi Kutaraja dialih. bahwa ketika tanggal 24 Januari 1874 Van Swieten berhasil menguasai Kraton dan ingin mengambil keuntungan dari pendudukan itu untuk meneriakkan kepada bangsanya. maka pihak Aceh tidak begitu saja mendiamkan hal itu.hoffd plaats me ommelanden .Pada halaman 20 sipenulis mengingatkan bahwa ibu kota yang dulunya bernama Banda Aceh-ibukota dan sekitarnya . rakyat tetap menyebut "Banda Aceh". Alhasil Banda bukan suatu fabrikasi Ali Hasjmy. Van Swieten mendapat kabar bahwa Sultan Mahmud Syah tewas oleh koléra. Dengan buru-buru Van Swieten mengumumkan bahwa tidak seorang berhak mengangkat Sulthan pengganti. Sebagai pujangga dia tentunya mengeluarkan sesuatu yang berkembang dikalangan masyarakat.Banda".werd geheeten. dan dunia luar bahwa Belanda atas dasar "recht van verovering" (Hak menang perang) sudah mempunyai hak kedaulatan (souvereini eits recht) atas seluruh kerajaan Aceh. Kitapun juga seolah-olah akan meremehkan perjoangan patriotik Aceh yang dalam catatan sejarah nasional harus dinukil bahwa mereka yang mempertahankan ibukota dengan jiwanya masih berhasil tidak meiepas begitu saja ibukota walaupun Istana raja sudah jatuh. (perhatikan : tanpa "r") .oleh Van Swieten. Amatlah sia-sia bila sesudah kita dengan bebas memulihkan kembali milik. dia hanya memulihkan. (de hoffdlaats van wat eertijds Banda Aceh). melulu karena tidak kritis meneliti latar belakang peristiwa perang Aceh ketika mulai diserang oleh Van Swieten.Dan pada halaman 32 dia juga terus mengeja Banda tanpa " r " untuk ibukota. Untuk penutup baik dijelaskan lagi.masih terus bernama Banda. is meer steeds . kita menghilangkan lagi. Ini mengesankan sekaligus bahwa sarjana-sarjana Belanda pun sudah sejak semula mendengar dan mengenai sebutan "Banda Aceh" (tanpa "r"). dia ingin "memperoleh" keuntungan politik dari suasana itu tapi dalam kekuatiran bahwa pihak Aceh akan segera mengangkat penggantinya. Tatkala disangsikan oleh publik dan politisi Belanda bahwa pengumumannya mempunyai landasan 183 .

karena dengan menonjolkan kemungkinan sebagai ini dia hendak memberi nilai yang menentukan terhadap status Kraton. dia hanya menyebut Sultan itu. 184 . ketika Alauddin ditawan di tahun 1903. dan untuk mempertegas kemungkiran tersebut itulah Van Swieten membuat pengumuman tanggal 2 Pebruari 1874 bahwa hak pengangkatan sultan adalah ditangannya. Belanda merasa dirinya mempunyai hak penuh untuk menentukan pengangkatan Sulthan. Van Heutsz sudah menerima penawanan tersebut sebagai penyerahan diri dari Sultan in kwalitas. yang masih dibawah umur. Belanda untuk seterusnya tidak mau mengakui Sultan Alauddin menjadi Sultan Aceh. Maka dalam catatan sejarah disebutlah dengan resmi bahwa perang Aceh berakhir ditahun 1903. Tapi lucunya. bahwa Sultan pengganti tidak bisa ditabalkan karena katanya menurut adat Aceh Sultan hanya dapat ditabalkan dibalairung Istana (Kraton). Tapi pihak Aceh tidak sebodoh yang disangkanya. Dia menulis. dan sebagai tanda bahwa dia sudah keceblos dengan fabrikasinya. tanggal 24 Januari 1874 sudah teranggap berakhir perang Aceh. dus hak pihak Aceh dianggapnya sudah diambil alih olehnya bersandar "recht van veroevering" yang realitasnya hanya nol besar. diketuai oleh Tuanku Hasyim. Belanda memungkiri fakta itu. Tapi itu hanya isapan jempolnya. mereka sudah menetapkan ibukotanya (atau katakanlah setelah pemerintahan yang baru dipengungsian) dan mereka sudah mengumumkan penabalan Sultan baru. Padahal jika benar "recht van verovering". Belanda ternyata sudah terperosok kedalam pembohongannya sendiri. Dengan ini pihak Aceh sudah merampungkan kebutuhan legalitas. Alauddin Syah. Sultan ini dipangku oleh badan perwakilan.hukum maka disitulah dia mendapat ilham untuk mempertinggi "status" Kraton. Bersandar pada Pengumuman 2 Pebruari 1874 dari Van Swieten. Didalam sejarah. Mereka dalam membangun garis pertahanan yang baru (atau katakanlah : undur) dan dalam menghadapi faktor tewasnya Sultan Mahmud. Dengan pembohongan diri itu. sebab realitasnya itu tidak lebih dari Kraton yang rusak. Pretendent Sultan.

Bagaimanapun. Tapi kini timbul issue karena dipulihkannya nama bikinan Van Swieten tersebut. kalangan yang mempertahankan Banda Aceh membantah dalih itu. Namun tadinya mereka yang terus berjuang tetap masih menyebut nama itu Banda Aceh atau Aceh saja seperti De Klerck. Pertimbangan pihak pembayang yang sementara itu terdengar ialah bahwa nama Kutaraja diganti dimasa A l i Hasjmy menjadi Gubernur hanya karena feodalfobi. yang selengkapnya seperti tertera dibawah ini: (194) Sebuah laporan dari Aceh mengatakan bahwa dewasa ini nama resmi ibukota daerah itu.Soal ini dianggap untuk mengingatkan lagi agar kita (terutama putera-putera Aceh sendiri) jangan terperosok pada pengibulan Belanda mengenai fakta-fakta sejarah Aceh. Nama Kutaraja hanyalah suatu fabrikasi jenderal Belanda Van Swieten ditahun 1874. Dilain pihak. tercipta sejak masa Munghaiyat Syah dan dimasyhurkan sejak (194) Harian Merdeka 4 Januari 1972. dengan memakai judul Maju Mundur dari Banda Aceh ke Kutaraja. Maju Mundur. sedang dibayangi oleh nama bikinan Belanda dulu. penduduk dalam wilayah kekuasaannya turut menyesuaikan diri untuk memakai nama baru itu. nama Banda Aceh adalah asli. ahli sejarah Muhammad Said sekali lagi menulis masaalah Banda Aceh. atas pertimbangan sendiri-sendiri. Kutaraja. Aceh belum seratus dirampas oleh Belanda. Begitulah sesudah yakin. 7. Sebagai seorang pujangga Islam dan anak Pusa yang dulu cukup dihormati. Hasjmy tidak seorang sembrono. Mungkin saja sesudah Van Swieten mengumumkan bahwa istana adalah Kutaraja dan Kutaraja adalah ibukota Aceh. 185 . tentunya masih ada orang-orang tua yang hidup tempat bertanya. Banda Aceh. apabila didiskusikan. Sebelumnya membenarkan begitu saja apa yang dibacanya dalam buku sejarah. Pemerintah sipil dan kantor-kantor pos seluruh Indonesia dan kaum cerdik pandai disana masih memakai nama Banda Aceh. yakin sejak Brigjen Teuku Hamzah menjadi Pangdam di sana. ditahun 1963-an diapun meminta dukungan DPRD dan seterusnya memohon wewenang dan putusan pusat untuk memulihkan nama Banda Aceh itu. Pembayangan ini sudah berjalan lebih kurang 3 tahun. dia telah bertanya sana sini pada penduduk apa nama ibukota Aceh itu dulu sebelum Kutaraja.

sampai pada Sultan-Sultan Aceh diabad ke 19 bersurat menyurat dengan Presiden Perancis. Surat menyuruat resmi Sultan-Sultan sejak itu baik dengan raja Portugis. melainkan istana plus Peukan Aceh. Peunayong. (Bandingkan misalnya Kraton Jogja. tapi di Aceh. plus kampung Keudah. dan lain-lain. Ditahun 1823 seorang pembesar Inggeris terkemuka di Penang yang berkunjung kedaerah itu dan menulis kesan-kesannya dalam buku "Acheen and the ports on the North and Eastcoasts of Sumatra" dengan tegas-tegas memberi tahu penyaksiannya bahwa "The capital of the Kingdom is Acheen and the population was estimated many years ago at 36. Pangeran Maurits. G G Inggeris di Calcutta. dan wek-wek luar istana lainnya dimana gerilyawan masih gigih mengendapi musuhnya. Sultan Turki. Malaka. de Houtmans sampai Valentijn pernah mencatat Kutaraja atau mengenalnya. G G Belanda di Jakarta. bukanlah dapat disebut ibukota Jogyakarta tanpa wek-wek diluarnya yang masih luas lagi). komplek Gunongan.000. Perjanjian yang ditandatanganinya dengan Sultan Aceh sendiri ditahun 1857 (diratifisir oleh Staten General di Den Haag) tidak disebut diperbuat di Kutaraja. 186 . etc". The Town stands on a river. terus-terus menggunakan nama Banda Aceh (atau Bandar Aceh Darussalam) dan tidak Kutaraja. Van Swieten baru mendapat ilham untuk melahirkan Kutaraja dari "kandungan"nya ketika dia harus mencanangkan sudah berhasil merebut ibukota Aceh walaupun realita baru hanya Istana Raja. raja/ratu Inggeris. maka publik Belanda dan parlemennya terus sangsi terhadap kemampuan panglima-panglimanya untuk merebut yang minimalnya sajapun diperlukan oleh mereka. Sultan Delhi Akbar. yakni ibukota Aceh. pembesar Belanda di Riau dan pembesar-pembesar Inggeris di Penang. Singapura dan sebagainya. Jika ini berhasil direbut bisalah Belanda menggembar gemborkan kedunia internasional bahwa dia sudah berhasil memiliki seluruh kerajaan Aceh. Dia sendiripun tentu tahu waktu itu bahwa yang disebut ibukota Aceh tidak hanya istana yang dikotai/dibentengi itu. Sejak penyerangan Belanda ke 1 ditahun 1873 diketika mana Belanda kehilangan jenderalnya Kohier dan harus undur kekapal. Bahkan penyerang Jdl. Van Swieten sendiri sebelum 1874 membuat ultimatum kepada Sultan Aceh tidak dialamatkan ke Kutaraja tapi ke Aceh.Iskandar M u d a . Tidak seorang dari penulis-penuls perjalanan asing seperti Van Linscoten. buku ini masih bisa diperoleh ditoko-toko buku. Kuta A l a m .

Dan ini historis ! Baik kiranya dicatat bahwa sepanjang sejarah bangsa Indonesia adalah lumrah nama-nama kerajaan kita berasal dari nama kota atau bandar dimana suatu kekuasaan mula dibangun. Demak. Kuta dari raja bukan suatu nama melainkan suatu bentuk dari kompleks. Siak. misalnya Singosari. Sebagai ternyata kemudian bertahun-tahun sesudah itupun pasukan Belanda masih terkepung (ingatlah : geconcentreerde linie. 187 . Pengarang Belanda E. Jambi. karena yang direbutnya hanyalah kuta dari raja. Tapi dia adalah pendusta besar tatkala mengatakan bahwa dia sudah berhasil merebut seluruh ibu kota. De Klerck dalam buku yang dikarangnya ditahun 1912 berjudul "De Atjeh Oorlog" pada halaman-halaman 12. Malaka. Mungkin suatu kebetulan bahwa Sultan-Sultan Aceh memperjelas beda ibukota dengan nama kerajaan tatkala menambahkan kemudian perkataan Banda didepan Aceh. Makasar. Pagaruyung.S. Majapahit. Palembang. Banten. 20 dan 32 menyinggung nama Banda Aceh (ejaan persis) ketika menceritakan perkembangan ibukota tersebut masa sebelum Van Swieten memperkenalkan nama Kutaraja. Bintan. Deli dan sebagainya. Timbullah inspirasinya untuk sekaligus merobah nama Banda Aceh menjadi Kutaraja. Banda Aceh. Dia benar kalau mengatakan bahwa kuta (istana) raja sudah direbutnya.Van Swieten menemukan akalnya ketika berhasil merebut istana raja yang dibentengi atau dengan kata rakyat : di-kuta-i itu. Johor. ganti terkepung dari istilah yang dipergunakan Belanda). Dia masih harus mengorbankan pahlawan-pahlawannya termasuk seorang lagi jenderal kesayangannya (Pel) tewas sebelum seluruh Banda Aceh (sebagai ibukota) yang sebenarnya berada dalam kuasa militer Belanda.

.

BAHAGIAN KETIGA KESENIAN/PENDIDIKAN I S L A M MENGHIASILEMBARAN SEJARAH ACEH .n&rüürë ifafliösrn qu A < j -is fi ? . b Evnnisi "9 t&ÓB .

menjadi Menteri. menjadi Qadli dan pejabat-pejabat lainnya dengan syarat-syarat yang ditetapkan. selanjutnya untuk membina suatu rakyat yang menjalankan makruf dan menjauhkan mungkar. 190 . bahwa A l Quran dan A l Hadis adalah sumber hukum bagi Kerajaan Aceh Darussalam. Kalau Islam telah menjadi dasar pendidikan. maka jelaslah bahwa tujuan pendidikan dari Kerajaan Aceh Darussalam ialah untuk membina manusia-manusia yang sanggup "menjadi Sulthan. Sebagai akibat logis dari kenyataan i n i . itu berarti bahwa raja dan ulama (sarjana) haruslah kedua-dua menjadi pimpinan pemerintahan. sebab jikalau cerai ulama oengan raja niscaya binasalah negeri". diantara 10 syarat menjadi Qadli termasuk : " a d i l . Ibid halaman 62. (195) Selanjutnya kalau kita perhatikan diantara 21 syarat menjadi Sulthan termasuk : "adil mengeriakan hukum AlJah dan hukum Rasul. Ibid halaman 58.P E R K E M B A N G A N PENDIDIKAN D A N ILMU P E N G E T A H U A N DASAR D A N T U J U A N PENDIDIKAN Seperti telah diuraikan. maka pendidikan itu haruslah bertujuan untuk membina manusia-manusia yang sanggup menjalankan ajaran Islam. L E M B A G A — L E M B A G A PENDIDIKAN Diantara lembaga-lembaga negara yang tersebut dalam Qanun (195) (196) (197) (198) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. memeiiharakan sekalian perintah agama Islam" (196). diantara 10 syarat menjadi Wazir (menteri) termasuk: " A l i m pada ilmu dunia dan ilmu akhirat. dan boleh juga berarti bahwa dalam diri satu penguasa harus berkumpul unsur kekuasaan dan ilmu. alim ilmu pada pekerjaan dunia dan akhirat dan mengetahui ia atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan a d i l " (198). Ibid halaman 61. dapat memegang amanah tiada khianat" (197). Apabila dalam Qanun Meukuta A l a m tertulis : " U l a m a dengan Raja tidak boleh jauh atau cerai. ialah mengambil " I s l a m " menjadi dasar pendidikannya.

sehingga untuk itu banyaklah dayah-dayah (pesantren-pesantren) yang didirikannya. Balai ini dapat disamakan dengan sebuah studi klub tempat para ulama/sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran. Said: A ceh Sepanjang Bada halaman 181. ada tiga lembaga yang bidang tugasnya meliputi masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan. Adapun tingkatan pendidikan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. seperti yang diakui ke xvii (200) e n a n C i S B e a U l i C U y a n g P C r n a h b e r k u n J u n 8 e Aceh diabad k Iskandar M u d a mempunyai minat yang sangat besar untuk memperkembangkan ilmu pengetahuan.. 3. Balai Jama'ah Himpunan Ulama. menempatkan Aceh menjadi lebih banyak pula memusatkan perhatian dibidang pendidikan. setelah berdiri Kerajaan Islam Peureulak. M. Kerajaan Islam Samudra / Pase yang dilanjutkan dengan berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam maka Aceh sudah tidak mengenai lagi buta huruf. Ilyqs Sutan Parnenan: Rencong Ditangan Wanita halaman 30 Buku Darussalam halaman 39. membahas masalah-masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. hukama (ahli-pikir) untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan.Meukuta A l a m . Balai Setia Ulama. 191 .. Balai ini dapat disamakan dengan jawatan pendidikan. 2. adalah sebagai berikut: (2021 (199) (200) (201) (202) Ibid halaman 71. Ibid halaman 174. T I N G K A T A N PENDIDIKAN Sudah semenjak berabad-abad yang lampau. (199) 1 Balai Setia Hukama. Buku 10 Tahun Darussalam halaman 401-402. Balai ini dapat disamakan dengan lembaga ilmu pengetahuan tempat berkumpulnya para sarjana. (201) Kegiatan untuk mengetahui lebih dalam. yaitu . tinggi dan sempurna ilmu agama.

Menurut ketentuan Qanun Meukuta A l a m . Juga mulai diajar sedikit ilmu-ilmu umum. tasauwuf/akhlak. A r a b . D i Meunasah. (203) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 44. yang kalau sekarang sama dengan Sekolah Dasar. termasuk kegiatan pendidikan. sehingga dirasa perlu dikelilingi mesjid dibangun rangkang. dan sebahagian kitab-kitab Agama sudah diajar dengan bahasa Arab. Kadang-kadang ada dayah-dayah yang berpusat pada mesjid-mesjid bersama dengan rangkang. Kebanyakan murid terus memondok dimesjid. yang digunakan menjadi tempat mengajar dan sembahyang berjama'ah. sejarah/ilmu tatanegara. para murid diajar menulis/membaca huruf Arab. Dayah terdapat hampir pada tiap-tiap daerah Uleebalang. Ilmu-ilmu yang diajar. ilmu agama dalam bahasa jawi (melayu). Meunasah yang terdapat dalam tiap-tiap kampung. dengan menggunakan buku berbahasa A r a b . antara lain fxqh (hukum). disamping fungsi-fungsi yang lain. juga berfungsi sekolah (madarasah). jadi mesjid merupakan madrasah tingkat menengah. Dayah. Meunasah. 192 . ilmupasti/faraidl. kebanyakan dayah berdiri sendiri ditempat luar pekarangan mesjid. 3. dalam tiap-tiap mukim harus ada satu mesjid. (203) Mesjid adalah tempat segala kegiatan ummat. Pada pendidikan rangkang. sejarah dan berhitung. Dalam dayah serrraa pelajaran diajar dalam bahasa A r a b . kalau sekarang dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Pertama atau Sanawiyah. sudah mulai diajar bahasa Arab. tauhid. seperti halnya ditiap-tiap kampung harus ada satu meunasah. tempat murid tinggal (asrama). dengan menyediakan sebuah "balai utama" sebagai aula.1. Rangkang. Dayah dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah kalau sekarang. bahsa. Tetapi. Akhlak dll. Akhlak. seperti ilmu bumi. 2. ilmu bumi.

Darut Thib (Fakultas Kedokteran). Dayah Teungku Chik dapat disamakan dengan perguruan tinggi. 5. Darut Tarikh (Fakultas Ilmu Sejarah). Daruz Zira' ah (Fakultas Pertanian). 8. yaitu : (204) Darut Tafsir wal Hadis (Fakultas Ilmu Tafsir dan Hadis). hadis. Darul Wizarah (Fakultas Ilmu Pemerintahan). Darul Kalam (Fakultas Ilmu Kalam/Tauhid). Darul Khasanah Baitul Mal (Fakultas Ilmu Perbendaharaan/ Keuangan Negara). 11. Dayah Teungku Chik. 12. Pada masa Sulthan Iskandar Muda disempurnakan pembangunan Mesjid Raya Baitur Rahman. 17/ September 1969 halaman 9. (204) Adapun daar-daar tersebut. sekaligus dijadikannya sebagai pusat kegiatan ilmu. 6. Darul Aqli (Fakultas Ilmu Akal. yaitu Jamiah Baitur Rahman di Banda Aceh (Universitas Baitur Rahman). Jamiah Baitur Rahman mempunyai beberapa "daar".4. 10. 9. tauhid/fïlsafat. ilmu bumi. Dayah Teungku Chik barangkali lebih tepat kita namakan dengan "akademi" menurut istilah sekarang. 1. 7. Mungkin juga dimaksud ilmu alam). 2. Darus Siyasah (Fakultas Ilmu Politik). 14. dan yang betul-betul telah merupakan sebuah perguruan tinggi dalam arti sungguhsungguh (universitas). Yang diajarkan pada Dayah Teungku Chik. sejarah/tatanegara. 13. manthik dan ilmu bintang/falak. 3. 193 . Majalah Sinar Darussalam No. UNIVERSITAS BAITUR R A H M A N . akhlak/tasauwuf. antara lain fiqh (hukum). yang kemudian dalam perkembangan selanjutnya. Darul Hisab (Fakultas Ilmu Pasti). ilmu bahasa dan sastera Arab. tafsir. Darul Falsafah (Fakultas Filsafat). Darul Kimia (Fakultas Ilmu Kimia). Darul Ardli (Fakultas Ilmu Pertambangan). Darul Ahkam (Fakultas Hukum). 4. kira-kira sama dengan "fakultas" kalau istilah sekarang.

Maka banyaklah pelajar-pelajar datang ke Pasai dari daerah-daerah lain untuk belajar agama Islam. tulis Ustaz Mahmud Yunus. pindah ke Aceh. Nama-nama ulama pujangga seperti Hamzah Fansury. Teungku Cot Mamplam dll. Darul Mazahib (Fakultas Ilmu Perbandingan Agama). Sebagaimana halnya dengan Jamiatul Azhar di Mezir. Darul Harb (Fakultas Ilmu Peperangan). adalah nama-nama yang tidak asing lagi sampai kini. Dibidang ilmu pengetahuan agama (theologi). Ketika Malaka ditaklukkan Portugis. Terutama setelah berdiri Kerajaan Islam Pasai. Waktu itu banyaklah ulama di Pasai membangunkan pesantren. Darul Nahwu. Pada zaman Iskandar Muda Meukuta Alam. pesantren-pesantren. maka pendidikan dan pengajaran Islam mulai lahir dan tumbuh dengan suburnya. masa Iskandar semakin terkenal. sehingga menjadi masyhur (205) M. 16. demikian tulis Muhammad Said. (205) Sejak mulai masuk agama Islam ke Aceh. Aceh menjadi Serambi Mekkah. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 174. Maka dengan bantuan Pemerintah Islam dan masyarakat. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Singkel. kemudian telah melahirkan ulama-ulama dan sarjana-sarjana terkenal yang berkaliber internasional. kalau Kerajaan Aceh Darussalam yang sangat mementingkan pendidikan dan ilmu pengetahuan. S E J A R A H RINGKAS P A R A U L A M A / S A R J A N A TERKEN A L Bukanlah suatu hal yang aneh. Pendeknya sejarah pesantren di Aceh pada zaman Iskandar Muda menempuh zaman keemasan. surau-surau langgar-langgar tersebar dari kota-kota sampai kedusun-dusun. 17. Syamsuddin Pasai.15. khusus Islam. Disana mereka mendirikan pesantren-pesantren untuk menyiarkan agama Islam dan pendidikan calon-calon alkn-ulama yang fuqaha. banyaklah ulama dan muballigh-muballigh Islam meninggalkan Malaka. maka Jamiah Baitur Rahman juga mempunyai sekolah-sekolah (madrasahmadrasah-Rangkang-Dayah) sejak rendah sampai menengah. seperti Teungku di Geudong. 194 .

195 . Syed Muhammad Naguib A l Attas. sama dengan Syekh Abdur Rauf Fansuri dan abangnya Syekh Ali Fansuri. (207) Syed Muhammad Naguib: The Misticism Of Hamzah Fansuri halaman 3. (207) Memang sekarang kita belum mengetahui tempat dan tanggal/ tahun lahirnya ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansuri. Tentang asalnya beliau sendiri menulis : Hamzah nin asalnya Fansuri. Dari namanya "Hamzah Fansuri" (dibaagsakan kepada kampung Fansur) jelas dia berasal dari Fansur. artinya ada bahan-bahan dalam perpustakaan pribadi saya. (206) Mahmud Junus: Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia halaman 151. kemudian karena banyak orang-orang Fansuri pindah ke Barus waktu Barus menjadi wilayah kerajaan Aceh.kemana-mana. Hanya yang telah pasti beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukamil (997-1011 H . . Jadi sekampung dengan Syekh Abdur Rauf. Kampung Fansuri yang ada dekat Singkel (Aceh). karena banyak alim-ulama dan ahli sastera Islam Indonesia. .1589-1604 M. jadi pada penghujung abad ke XVI dan permulaan abad ke XVII. maka kampung tempat tinggal orang-orang berasal Fansuri di Barus dinamakan Fsnsur. Mendapat wujud ditanah Syahr Nawi. Daripada Abdul Qadir Sayid Jailani. 1604-1607 M. "and the span of the priode in which he lived and flourished is stil a problematic question". Asalnya. (206) Dibawah ini akan saya turunkan sejarah-singkat beberapa para ulama/sarjana. Jelas beliau asal dari kampung Fansuri.).) sampai permulaan pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Meukuta Alam (1016-1045 H .) dan pemerintahan Sulthan Muda Ali Riayat Syah V (1011-1015 H . Beroleh khilafat ilmu yang 'adil.1607-1636 M. HAMZAH FANSURY "Neither the date nor the place of Hamzah Fansuri's birth has been established" demikian tulis Prof. yang mungkin saya ketahui.

Beliau menguasai ilmu-ilmu Fiqh. fiqh. laksana buih pada puncak ombak. Dalam filsafat/mistic. manthik. Beliau sangat terpengaruh dengan ajaran-ajaran filsafat Syekh Abdul Qadir Jailani. masalah thariqat. A l Bustami. Mas'ud dan Syah NNikmatullah. sejarah sastera. 1. A l Halladj. mengenai ilmu-ilmu tasauwuf. A l Juneidi. Karya-karyanya. yang bermakna bahwa alam yang baharu ini. Zinatul Muwahhidin. Melayu. yang membicarakai. Pada ujung hayatnya. Murid dan pengikut beliau yang terkenal dan besar yaitu Syekh Syamsuddin As Samathrani. Parsia dan Arab. Beliau mengajar ilmu-ilmunya itu pada beberapa tempat di Aceh. Ghazali. dalam bahasa Aceh. sedangkan musuh dari paham beliau yang terbesar yaitu Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. beliau mendirikan dayah didaerah tempat lahirnya. Parsia dan Arab. sebahagiannya dalam bentuk prosa dan sebagian lainnya dalam bentuk puisi. Asrarul Arifin Fibayani Ilmis Suluk Wat Tauhid. Menurut paham "Wihdatul Wujud" bahwa alam ini adalah ciptaan dan bahagian ke Tuhanan sendiri. yang membahas masalah ilmu suluk dan tauhid. terutama di Banda Aceh. 2. hakikat dan ma'rifat. Beliau pasih berbahasa Melayu. dan memang beliau seorang penyair terbesar diabadnya. bahkan juga Abdulkarim Jili. Barus. Urdu. Kecuali di aceh sendiri.tasauwuf. beliau menganut paham "wihdatulwujud" dan menjadi pengikut Tharikat Qadiriyah. filsafat dan sebagainya. Jawa. Karya-karyanya Syekh Hamzah Fansuri banyak sekali.r Tempat belajar. jadinya sama dengan teori "monism" (serba esa atau "pantheism" (serba dewa) Lawannya "Wihdatus Syuhud". 196 . Djaluludin Rumi. adalah sebagai kesaksian dari adanya Tuhan. Parsia dan Arab. yaitu pada suatu kampung dekat Runding (Singkel) dan disanalah beliau berkubur. filsafat dll. Syekh Hamzah Fansuri juga belajar di India. syariat. Diantara karangan-karangannya yang saya ketahui: Syarabul Asyiqin.

Jawa. hal mana menunjukkan bahwa beliau pernah belajar diluar Aceh. yang membahas masalah-masalah Wujud. A l Muntahi. tasauwuf. Guru beliau yang utama. 197 . namun beliau sebagai orang besar kerajaan tetap berlaku adil. yaitu Syekh Hamzah Fansury dan juga beliau pernah belajar pada Pangeran Bonang di Jawa. Prof. baik dalam bahasa Melayu/Jawi atau(208) Keterangan lanjut dapat dibaca dalam : a. filsafat. Dalam Kerajaan Aceh Darussalam. ilmu bahasa Arab. b. sejarah. 36/1971 halaman 44-49. (208) Rubai Fansuri.) dengan meninggalkan jasanya yang cukup banyak. Sekalipun beliau beraliran Syi'ah dan menganut paham Widdatul Wujud. (1630 M. Kealimannya dan kesarjanaannya diakui oleh semua pihak. juga menjadi Ketua Balai Gading yang beranggotakan 7 Ulama dan 8 Uleebalang. antara lain fiqh (hukum). Karangan-karangannya. orang nomer dua dalam kerajaan. Beliau juga menjadi Syekh Jamiah Baitur Rahman (Rektor Universitas Baitur Rahman). manthik. dimana beliau diangkat menjadi Qadli Malikul Adil. dan memang beliau dilahirkan disana pada penghujung abad ke X V I . Beliau wafat di Banda Aceh di zaman Sulthan Iskandar Muda pada malam Isnin 12 Rajab 1039 H . Parsia dan Arab. terutama sekali pada Sulthan Iskandar Muda. 4. bahkan juga oleh musuh pahamnya Syekh Nuruddin A r Raniry. terutama dalam bidang Ilmu pengetahuan dan politik. Ilmu-ilmu yang beliau kuasai. karena beliau ikut serta membesarkan Aceh. Wihdatul SJAMSUDDIN AS S A M A T H R A N I Dari namanya kita mengetahui.3. Nama lengkapnya Syekh Sjamsuddin bin Abdullah As Samathrani. Drs Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. bahwa Syekh Syamsuddin As Samathrani berasal dari Samudra/Pase. Beliau menguasai bahasa-bahasa Melayu. ilmu tatanegara/politik dll. beliau mendapat kedudukan baik sekali. puissi. Syed Naguib: The Mysticism Of Hamzah Fansuri. tauhid. baik pada Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV.

Kerajaan Islam Pase dan sampai-sampai dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Miratul Muhaqqiqin (cermin para ahli pembukti). Sjarah Ruba'i Hamzah Fansury (uraian dan tafsir terhadap buku Hamzah Fansury berjudul Ruba'i Fansury). Nurul Daqaaiq (cahaya yang murni). Tentang Wihdatul Wujud dan Wihdatus Syuhud. Karena itu. Syarah Miratul Qulub (Uraian tentang cermin segala hati). yaitu : Miratul Mukminin (cermin perbandingan bagi orang-orang mukmin). Kitabul Harakah (mungkin mengenai ilmu bahasa). 16. 14. Tiap-tiap golongan itu silih berganti dapat merebut kekuasaan ataupun mempengaruhi penguasa. 8. Antara kitab-kitab karangan yang dapat saya ketahui. 12. 6. Miratul Haqiqah (cermin hakikat). Golongan politik Syi'ah dan Ahlussunnah telah ikut memperebutkan kekuasaan semenjak berdiri Kerajaan Islam Peurelak. 2. TanbihuPlah (peringatan allah). 198 . Kedua paham ini telah tumbuh sejak abad pertama hijrah. 13. (209). 10. 15. 9. maka terjadilah pertentangan seru antara paham (209) Uraian lanjut baca Drs Zakaria Ahmad : Sinar Darussalam No.pun dalam bahasa Arab. Kitabul Ushulut Tahqiq (kitab dasar-dasar penguat). Kitab Tazyim (kitab celaan ?). Wihdatul Wujud pada umumnya diaftut oleh aliran politik Syi'ah. sementara paham Wihdatus Syuhud pada umumnya dianut oleh aliran politik Ahlus Sunnah. 34/Mei 1 halaman 51-53. 3. 4. 7. 5. Jauharul Haqaaiq (permata kebenaran). Risalatul Baijin Mulahadhatil Muwahhidin Alal Mulhidi fi Zikrillah (Tinjauan ahli-ahli tauhid terhadap orang-orang yang sesat mengingat Allah). 1. Kitabul Martabah (kitab tentang martabat manusia). Risalatul Wahhab (risalah tentang Mahapemberi). 11. Miratul Iman (Cermin keimanan). cukup banyak dan bernilai tinggi ditinjau adari segi ilmu pengetahuan. Syar'ul Arifin (jalan orang arif budiman).

Gambar lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 199 .

31/Februari 1971. (31 Mei 1637 M. politikus dan negarawan ternama. ahli sufi. bahkan kekufuran. 200 . seorang ulama. Prof. 3/Mai 1968. dan beliau sangat ahli dalam bahasa Melayu. T. Gujarat (India) dalam satu keluarga Quraisj. No. No. dilahirkan di Ranir. dan beliau adalah Syekh dalam ilmu thariqat dan diterima dalam thariqat oleh gurunya Said Umar Ibn Abdullah ba Syaiban (lebih terkenal dengan Thariqat yaibany). karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. No.Wihdatul Wujud golongan Syi'ah dengan paham Wihdatus Syuhud golongan Ahlussunnah. pengarang. Dinegerinya beliau telah mempelajari bahasa melayu. sedangkan kedatangan kali pertama adalah pada waktu Sulthan Iskandar Muda. beliau menunaikan rukun Haji dan terus menetap dinegeri Arab berapa lama untuk belajar lagi. 6/September 1968. sehingga beliau menjadi alim benar. bahkan selagi dinegerinya beliau sudah alim. seperti paham apa yang dinamakan "salik buta" di Aceh. Pertentangan yang pada mulanya melulu karena hendak merebut kekuasaan politik. Syekh Nuruddin datang ke Aceh pada tanggal 6 Muharram 1047 H . tidak banyak diketahui orang dan nama lengkapnya yaitu Syekh Nuruddin Muhammad Djailani bin Ali bin Hasandji bin Muhammad Hamid Ar Raniry. karena bahasa Melayu pada waktu itu telah menjadi "lingua franca" dikepulauan Nusantara. Pendidikan pertama diterima Syekh Nuruddin dinegerinya sendiri. Syed Naguib: RaniriAnd The Wujudlyah halaman 12-17. (210) Baca lebih lanjut : Dr. pada masa pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. ahli hukum. No. pujangga. (210) Tanggal lahir dan kehidupan kecilnya.). 25/Agustus 1970. Iskandar: Batanus Salatin halaman 2-13. Surat. Sinar Darussalam No. bahkan akhirnya paham "Wihdatul Wujud menjurus kearah kesesatan/penyesatan. lama kelamaan berobah menjadi pertentangan akidah. SYEKH NURUDDIN AR RANIRY Syekh Nuruddin A r Raniry. tetapi pula kembali ke Melayu. Dalam tahun 1030 H . 10/Januari 1969.

= 1658 M.). Beliau mendapat kedudukan yang baik sekali dalam pemerintahan Sulthan Iskandar Sani dan juga dalam pemerintahan Ratu Safiatuddin. 18. baik dalam bahasa Arab. 20. Lathaiful Asrar. = 1637 M. Umdatul I'tiqad. Hilluz-zil 11. 13. = 1642 M. At Tibyan fi Ma'rifatil Ad-Yan (1056-1064 H . Hudyjatush Shadik li Daf'iz Zindiq. Ala lam'u fi Tafkiri man qala bi khalqil Quran. 14. 17. Maul hayati li ahlil mamati. Qadli Malikul Adil.). Akhbarul Akhirah fi Ahwali Jaumil Qiyamah (1052 H . 2.). = 1635 M. tentang tauhid/filsafat. 12. 3. Busthanus Salathin fi Zikril Auwalin wal akhirin (1052 H . Daruul Faraid bi Syarhil Aqaid. Melayu dan Parsia. tentang fiqh/hukum. Syafa-ul Qulub. c. 10.karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. dimana beliau menjabat: a. Nubzatun fi Da'wazzil ma'a Sahibin. Hidayatul Habib fit Targhib wat Tarhib (1045 H . = 1642 M. 19. sama dengan kedudukan Sjech Sjamsuddin As Sumathrani dalam pemerintahan Iskandar Muda.). 21. 16. antaranya yang saya ketahui yaitu : L Asy Shiratul Mustaqim (1044-1054 H .) 4. Tambihul' awamili fi tahqiqia kalami finawafil. 201 . Fathui Muhil Alal Mulhidin. 5.1634-1644 M. 15. 9. Asrarul Insan fi Ma'rifatir Ruhi war Rahman (1050 H . Bad-u Khalqis Samawati wal Ardli (1047 H . b. Djahawirul Ulum fi Kasyfil Ma'lum (1052 H .). . Rahiqul Muhammadiyah fi Thariqish Shufiyah (1069 H . 8. = 1640M. 6. Mufti Mu'adhdham.).). 7. Shawarimush Shadik li Qath'iz Zindiq.). = 1638 M. Syekh Jamiah Baitur Rahman. = 1646-1653 M. Kitab-kitab karangan beliau banyak sekali.

Beliau juga belajar pada Syekh Nuruddin Ar Raniry. Setelah mengabdi untuk Islam selama 17 tahun di Aceh saja. 26. Syekh 202 22. yang membangun dan memimpin "Dayah Simpang Kanan" dipedalaman Singkel. maka pada tanggal 22 Zulhijah 1068. dilahirkan di Singkel pada tahun 1001 H . maka Syekh Abdur Rauf pun bertolak keluar negeri. kebetulan waktu itu sedang berada di Mekkah. Ayahnya Syekh Ali A l Fansuy seorang terkenal. Abdur Rauf pindah lagi ke Samudra Pase melanjutkan pelajarannya pada Dayah Tinggi Syekh Syamsuddin As Sumathrani. Hidayatul Mubtadi bi Fadl-lillahil Muhdi. + 1593 M . Abdur Rauf mendapat pendidikan dari ayahnya di Dayah Simpang Kanan bersama dengan banyak pemuda-pemuda yang lain. Di Barus Abdur Rauf melanjutkan pelajaran bahasa Arabnya. SaqyurRasul. Syekh Abdus Samad Petani dan lain-lainnya. Syekh Nuruddin A r Raniry berpulang ke Rahmatullah. karena telah diangkat oleh Sulthan Iskandar Muda menjadi Qadli Malikul Adil. 24. . ilmu-ilmu agama. 23. 27. filsafat. BabunNikah. sejarah. Setelah Syekh Syamsuddin As Sumathrani pindah ke Banda Aceh. S Y E K H ABDUR R A U F Syekh Abdur Rauf A l Fansuri. dari keluarga baik-baik. manthik. sastera Arab/Melayu dan juga bahasa Parsia. seorang ulama besar pengikut utama aliran Hamzah Fansury. Setelah selesai pada Dayah Simpang Kanan. Mu'ammadul I'tiqad. yang lebih terkenal dengan nama julukan Syiahkuala. Dari Barus. 25.Kissah Iskandar Zulkarnain. Abdur Rauf melanjutkan pelajarannya ke Barus pada sebuah dayah tinggi (Dayah Teungku Chik) yang dipimpin oleh ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansury. Di Mekkah beliau tinggal dikampung Qusyasyiyah dalam Rumah Aceh dan belajar pada Syekh Ahmad Qusyasyy. antara lain Syekh Nawawy Bantan. Hikayat Raja Badar. dan bergaul dengan ulama-ulama berasal Indonesia. yaitu ke Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya.

Gambar lukisan Teungku Syekh A bdurrauf Syiahkuala. 203 .

(Oktober 1699 M. Tafsir ini lebih terkenal (211) Bahan-bahan ini dari diktat sejarah Syekh Abdur Rauf yang disusun oleh Sdr Tgk. Turjumanul Mustafiid. setelah dua tahun sebelumnya Syekh Nuruddin Ar Raniry meninggalkan Aceh menuju Mekkah dan selanjutnya pulang ketanah airnya Ranir. (211) Beliau telah mengarang sejumlah besar karangan-karangan baik dalam bahasa Jawi (Melayu) ataupun dalam bahasa Arab. kesemuanya itu untuk menggantikan Syekh Nuruddin Ar Raniry. Sebagai seorang ahli hukum kenamaan. karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazy A l Baidlawy. Masa pemerintahan tiga Ratu yang akhir. 204 . pada hakikatnya yang memegang kendali pemerintahan adalah Syekh Abdur Rauf dari belakang layar. Semua jabatan-jabatan tersebut dipangkunya berturut-turut dalam masa pemerintahan para Ratu (Ratu Safiatuddin. falak. sejarah. Dalam tahun 1063 H . Pada hari Isnin 23 Syawal 1106 H . manthik. ilmu bumi. Dari Banda Aceh kemudian Rauf melanjutkan perjalanan ke Singkel dan kemudian kembali ke Banda Aceh untuk memangku jabatan selaku Qadli Malikul Adil/Mufti Besar dan Syekh Jamiah Baitur Rahim. politik dan sebagainya. Syekh Abdur Rauf Syiah Kuala berpulang ke rahmatullah dalam usia 105 tahun. maka pada hari Rebu 20 Rabiul Akhir 1110 H . Demikianlah Ikhtisar riwayat hidup Syiahkuala. Ratu Kamalat Syahpun diturunkan dari takhta kerajaannya. Gujarat.Abdur Rauf menetap di Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya selama 19 tahun. Yunus Jamil dan disiarkan oleh Lembaga Kebudayaan Aceh bertanggal 14 Juli 1960. Syekh Abdur Rauf telah sampai kembali di Banda Aceh. Empat tahun setelah beliau wafat.). Ratu Naqiatuddin. dan bahan-bahan dari buku-buku/majalah-majalah lainnya. Syekh Abdur Rauf menguasai segala bidang ilmu Hukum. M.). tauhid. Diantara karangan-karangan beliau yang dapat saya ketahui yaitu : 1. Ratu Zakiatuddin dan Ratu Kamalat Syah). satu waktu yang cukup lama untuk memberi kesempatan kepada beliau mengarungi lautan ilmu. dan dikebumikan dikuala krung Aceh. disamping menguasai filsafat. (1695 M. yaitu terjemahan dari tafsir Anwaru Tanzil wa Asrarut Tak wil.

yaitu Syekh Muhammad Saman Tiro yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Di Tiro". Daqaiqul Huruf. Demikianlah riwayat singkat Syekh Abdur Rauf. yang namanya melampaui batasbatas Kerajaan Aceh Darussalam. membahas halhal mengenai dengan tauhid/thariqat. telah menjadi obyek studi para sarjana tentang beliau pribadi ataupun tentang ajaran-ajarannya (212) T E U N G K U CHIK DI TIRO. Tgk. Kifayatul Muhtajin. seorang ulama/intelektuil yang genius. karangan yang berbentuk puisi. juga kitab/ilmu hukum/fiqh. yaitu kitab fiqh (ilmu nukum) yang lengkap sekali. = 1836 M . yang riwayat singkatnya akan saya turunkan dibawah ini. yaitu kitab penting sekali yang mengupas masalah hukum Islam tentang bukti. Drs. Umdatul Ahkaam. mungkin membahas masalah falsafah. mengenai ilmu ketuhanan/filsafat. 3. 7. 205 . (213) Muhammad Saman lahir dalam tahun 1251 H . Sya'ir Ma'rifat. 4. yang membahas masalah ilmu tasauwuf. 6. b. 9. Chik Tiro halaman 29-92. Bayan Tajalli. 2. Yakub: Tgk. Ismuha: Sinar Darussalam No. Hidayatul Balaghah 'ala Jum'atil Mukhashamah. yang berarti "rahasia huruf". Zakaria Ahmad. Umdatul Muhtajin Ha Suluki Maslakil Mufradin. 8. mengenai ilmu tasauwuf.dengan terjemahan tafsir Baidlawy. meliputi segala bidang hukum. Pada akhir kitab ini. Mungkin kitab hukum/ fiqh yang pertama dikarang dalam bahasa Melayu (Indonesia yanglengkap. Miraatut Thullab. 31/71 halaman 54. adalah putera dari Teungku Syekh Abdullah bin Teungku Syekh Ubaidillah (212) Drs. 5. yang beliau berguru pada mereka ataupun bersahabat. 35/71. sebagai tulis Drs. beliau mencatat sejumlah besar para ulama/ahli tasauwuf/filsafat. Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. persaksian dan sumpah palsu. Salah seorang diantara empat orang pahlawan Aceh yang mendapat gelar "Pahlawan Nasional". (213) Baca a.

206 .Gambar lukisan Teungku Chik di Tiro.

yang seakan-akan menanti pulang beliau dari Mekkah untuk memimpinnya. Sebelum berumur 15 tahun. barulah pindah ke Dayah Tiro dibawah asuhan pamannya Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. Dari dua saluran. semuanya dalam bahasa Jawi (Melayu). akhlak. perang sedang berkecamuk dengan hebatnya di Aceh Besar. kemudian ke Dayah Teungku Chik Tandjung Bungong dan pindang ke Dayah Teungku Chik Lam Krak di Aceh Besar. Syekh Muhammad Saman berangkat ketanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam Kelima. terutama mengenai dengan Perang Sabil. dan setelah bertemu dengan teman kecilnya.Garot. Setelah menguasai berbagai ilmu. yang kemudian terkenal sebagai penyair perang terbesar didunia. yaitu TeungkuSyekh Abdul Wahab. Dayah Garot: belajar tulis baca huruf Arab. mathik/filsafat. kedahtm tubuh Muhammad Saman mengalir darah ulama dari silsilah yang panjang. Waktu beliau berangkat ke Mekkah. Haji Abdullah Ujong Rimba kepada kami. Muhammad Pante Kulu. tasauwuf. = 1641-1675 M. tokoh ulama besar diabad Ratu Safiatuddin (1050-1086 H . ditempat mana beliau terus mendirikan "Dayah" sebagai halnya dayah-dayah yang ada di Aceh Lhee Sagoe. bahwa nenek moyang dari dua saluran darah Muhammad Saman bertemu dalam tubuh seorang pribadi. Muhammad Saman belajar pada Dayah-dayah ayah/ibunya. Setelah berusia 15 tahun. maka Muhammad Saman pulang ke Tiro untuk mengajar sebagai pembantu pamannya (asisten) Atas persetujuan pamannya. t akak teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. Dari Tiro pindah ke Dayah Teungku Chik Di Jan Ie Leubeue. sejarah. sedangkan ibunya bernama Sitti Aisjah. binti Teunglu» Abdussalam Muda Tiro bin Leube Polem Cot Rheuem.) Tafsir. sejarah. yang dalam zaman pemerintahan Ratu Utama itu beliau bersamabeberapa ulama lainnya mengusi kedaerah Pidie dan bertempat tinggal di Tiro. hadis.). Setelah memperdalam beberapa cabang ilmu agama dan umum. tauhid. dimana menurut keterangan Tgk. seterusnya berturut-turut pindah ke Dayah Teungku Chik Abdullah Meunasah Blang. disamping ingin memperdalam ilmunya dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin Islam. ilmu bumi dan sebagainya. ilmu-ilmu agama. juga mulai belajar bahasa Arab. antaranya ilmu fiqh (hukum. pengarang Hikayat Prang 207 .

sajak mana saya turunkan kembali dibawah ini SEKAKIKESUMA Dipersembahakan kepada arwah Mujahid Besar Tgk. Alun ciptaan sama sekata: —Syarat pahlawan meribu arti. bahkan hampir-hampir pimpinan tentera Belanda menarik pasukan-pasukannya untuk kedua kali dari Aceh. sehingga serdadu-serdadu Belanda kewalahan dibuatnya. Kalbu merindu dalam dadaku. Semenjak tahun tersebut sampai wafatnya dalam bulan Januari 1891. yaitu meracuni Mujahid Besar Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro. Hidup rukun pantun poyangku. Disenja senyap meratap pujangga. beliau terus melakukan serangan-serangan tak kenal damai kebenteng-benteng Belanda. hal ini terjadi dalam tahun 1298 H . = 1881 M . Chik Di Tiro. Dimalam sunyi penyanyi menyanyi. kalau sekiranya mereka tidak berhasil melakukan suatu perbuatan keji/kotor yang tidak ada tolak bandingnya dalam sejarah. peracunan mana telah mengantarkan pahlawan utama itu keliang kubur. Ingin mencipta jaya bahari. maka beliau kembalilah ketanah airnya karena panggilan jihad sudah tidak terelakkan lagi. Riwayatmu berkata. hal mana telah menimbulkan insperasi kepada seorang penyair Islam (saya sendiri) untuk menciptakan serangkum sajak persembahan kepada Almarhum. maka beliau langsung berangkat ke Aceh Besar untuk menerima pimpinan Angkatan Jihad disektor Aceh Besar. Kissah jihadmu melukiskan makna : — Benarlah Tuan pahlawan abid. wahai Mujahid. Pemuda bangsa satria berani. 208 . Setelah tiba di Tanah Air.Sabi. Lengkap syarat sifat satria.

Sekaki hanya kesuma sembahan. Penuntun kami kejalan bakti. Restuilah kami Mujahid budiman. Mudjahid Tiro pahlawan mulia. Tuan (214) A . Naiklah gita kudus menyepi. Semoga menjelma pada bangsaku. hanya ada sebuah yang saya ketahui. Hubaya dikurniai satria seperti. Mohon sempena semangat perwira. Bernajat kalbu dimalam waktu. yang isinya membangkitkan semangat jihat perang sabil Hikayat dalam bentuk puisi. Muharram 1364. (214) Sajak ini telah dimuat dalam buku riwayat hidup Teungku Chik Di Tiro cetakan 1dan II. Turun mengembun kembali kebumi. Setara tiada suntingku. Lagu jiwaku tinggi mengawan. 209 . karena sedang selalu dimedan perang. Sayangnya beliau tidak banyak mendapat kesempatan untuk mengarang. karangan Teungku Ismail Yakub. Teungku Chik di Tiro Syekh Muhammad Saman. Kemedan jihad menentang angkara. Menggunung rinduku. Hasjmy Montasie. selain seorang pahlawan/mujahid yang amat besar dalam sejarah ummat manusia. yaitu Hikayat Sa'labah. dan juga seorang pengarang/penyair yang baik. Ziarahi pusaramu membawa pujian.Pinta jiwa reda tiada. Cinta jiwa mengabdi agama. wahai pahlawan : — Pemuda bangsa menjadi satria. juga beliau seorang ahli pidato yang hebat sekali.

Gambar lukisan Teungku Chik Pantee Kulu 210 .

(215) Muhammad. fiqh/hukum. Musakkir Waled. 211 . telah meninggalkan pengaruh yang sangat (215) Uraian lanjut dapat dibaca dalam : 10 Tahun Darussalam halaman 302-303 Sinar Darussalam No. adalah seorang Ulama Besar dan Penyair Perrang Agung dalam sejarah dunia.TEUNGKU CHIK PANTEE KULU Teungku Haji Muhammad yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Pante Kulu". bahasa Arab. bahasa dan sastera Arab dan sebagainya.) didesa Pante Kulu. bersama-sama dengan Muhammad Saman yang kemudian menjadi pahlawan/mujahid perang Aceh. seorang Ulama-Penyair Haji Muhammad. manthik. Setelah mendapat pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu agama. dalam satu keluarga ulama yang ada hubungan kerabat dengan kelompok ulama-ulama Tiro. sekurang-kurangnya Menyamai "Odyssea"-nya Homerus. A. füsafat/tauhid. maka pemuda Muhammad melanjutkan studinya ke Mekkah. Kebangkitan Dunia Islam yang dikumandangkan oleh Gerakan Wahabi dibawah pimpinan Ulama Besar Muhammad bin Abdul Wahab dan gerakan pembaharuan yang dicanangkan oleh Said Jamaluddin Afganistan. Pendidikan pertama diterimanya di "Dayah Tiro" yang dipimpm oleh Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. akhlak/tasauwuf dll. sejarah. logika. juga dengan pemimpin-pemimpin Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia. orang yang telah membuat serdadu-serdadu kolonial Belanda Mati ketakutan dengan syair-syairnya. sejarah. (1836 M. 5/1968 halaman 76-81. atau sebagai tulis Gubernur Aceh A . Disamping belajar. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 31-43. ditempat mana dilanjutkan pelajarannya untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu agama. beliau mengadakan hubungan dengan pemimpin-pemimpin gerakan Wahabi yang sedang menghangat. telah berhasil mempersembahkan kepada dunia kemanusiaan sebuah karya sastera besar. dilahirkan dalam tahun 1251 H . daerah Pidie. ilmu bumi. yang sejarah singkatnya akan diturunkan dibawah ini. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pante Kulu. yang kalau tidak mengatasi.

Kira-kira dalam tahun 1881 M . selain dari Hikayat Prang Sabi yang termasyhur itu. beliau bersama-sama dengan ulama-ulama dan pemimpin-pemimpin rakyat lainnya terus berjihad bahu membahu sehingga ajalnya tiba dan dikebumikan di Lam Leuet. baik dalam bahasa Aceh ataupun dalam bahasa Jawi (Melayu). Kecuali gemar membaca karya-karya sastera. terutama karya penyairperang dizaman Rasul. Hasan bin Sabit. Tahriq bin Zaiyad. sehingga dia sesampai di Aceh diangkat menjadi "Teungku Chik" (Guru besar). Umar bin Khaththab. beliau berhalil mencipta sebuah karya sastera. Hamzah. seperti Khalid bin Walid. dengan meninggalkan dua orang isteri. pengarang dan penyair agung. Abdullah bin Malik dan Ka'ab bin Zubair. Kemudian. Teungku Chik Pante Kulu adalah seorang ulama besar. Syair-syair mereka itu membimbing pemuda Muhammad untuk menjadi seorang penyair perang terbesar. sedangkan puteranya yang tua telah syahid selagi beliau masih hidup. diatas kapal antara Jeddah dengan Penang. sebagai sumbangan beliau untuk membangkitkan semangat. Kecamatan Indrapuri. yaitu Hilcayat Prang Sabi. beliau sangat gemar membaca buku-buku syair Arab. 212 . baik yang berbentuk puisi ataupun prosa. hal mana memberi arah kepada Hikayat Prang Sabi yang akan dikarangnya nanti.mendalam dalam jiwa Muhammad Pante Kulu yang mulai menanjak dewasa. juga beliau sangat suka membaca sejarah pahlawan-pahlawan Islam kenamaan. Dalam perjalanan pulang ke Aceh. Usamah bin Zaid dan lain-lainnya. Disamping itu. Karangan-karangan beliau banyak. yang kemudian ternyata menjadi jiwanya perang Acerh lawan Belanda. dan akhirnnya namanya terkenal dengan Teungku Chik Pate Kulu. Teungku Chik Pante Kulu meninggalkan Mekkah dan sesampainya di Aceh terus menyerahkan hasil karyanya (Hikayat Prang Sabi) kepada teman lamanya Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro yang telah aktif memimpin perang sabil. Setelah 10 tahun lebih tinggal di Mekkah. sebagai seorang yang berjiwa seni. pemuda Muhammad kembali ke Aceh dengan membawa bekal ilmu yang cukup.

Pahlawan dan Ulama Wanita yang sangat hebat. 213 . (Dari buku: Srikandi A ceh).Teungku Faki.

yaitu: 1.M. Habib Abdurrahman. beliau juga syahid. M . 5. yang lebih terkenal dengan Habib Lhong. Pahlawan Perang Ternama dan pembangun pendidikan ulung. tempatnya pernah Teungku Chik Tiro Muhammad Saman belajar. suaminya sendiri dan beliau juga syahid. sehingga akhirnya beliau diserahkan sebuah pasukan besar (kira-kira resimen) yang perajurit-perajuritnya terdiri dari pria dan wanita. Dalam tubuh beliau mengalir darah ulama dan darah penguasa/bangsawan. Zainuddin bahwa nama lengkapnya Teungku Fakinah. Teungku Faki wanita pahlawan itu ikut aktif berperang dimedan. 214 . tetapi masih sempat membantu Teungku Faki dalam kehidupan membangun. (216) Beliau dilahirkan sekitar tahun 1856m. didesa Lam Diran Kampung Lambunot (Lamkrak). Waktu pee ah perang antara Aceh dengan Belanda. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Leupung. 3. Teungku Daud. Karena dalam tubuhnya mengalir dua jenis darah itulah. Teungku Ahmad. beliau syahid dalam satu pertempuran. beliau juga syahid. Teungku Saleh. yang makamnya dalam komplek makam Teungku Faki sendiri. Zainuddin namanya Habib Kabul.T E U N G K U F AKI Teungku Faki adalah seorang wanita yang menjadi Ulama Besar. Teungku Nyak Badai. Menurut H . (216) H. pendiri Dayah Lam Pucok. Diantara pahlawan yang memimpin pasukan dibawah komando Teungku Faki. 2. sementara kehidupan tuanya sebagai Ulama Pengajar dan Pembangun. M . maka kehidupan mudanya Teungku Faki sebagai Panglima Perang. Menurut H . Sedangkan ibunya yang bernama Cut Fathimah adalah puteri dari seorang Ulama Besar yang bernama Teungku Muhammah Sa'at yang terkenal dengan lakap Teungku Chik Lam Pucok. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 70-84. ayahnya bernama Datu Mahmud seorang pejabat pemerintahan dalam zaman Sulthan Alaiddin Iskandar Syah. 4. beliau tidak syahid.

Teungku Faki tidak mendapat anak. yaitu : a. . seperti menyulam. Kemukiman Lamkrak. Dayah Lam Diran yang dibangun beliau itu. Kembalinya ke Aceh. Adapun markasnya sendiri disebut Kuta Lam Diran. yang kemudian setelah habis perang berobah menjadi "Dayah Lam Diran" yang terletak diperkampungan Lam Bunot. dimana beliau sendiri menjadi pemimpinnya. menjahit dan bertukang. b. Dalam kehidupan berumah tangga. Pang M . Kuta Bak Balee. 4. sekalipun asramanya jauh terpisah. yaitu: Kuta Lam Sayun. dipimpin Tgk. Kuta Cot Bak Garot. hal mana tidak lazim waktu itu. Juga dalam dayah beliau kecuali ilmu-ilmu agama juga diajar ilmu-ilmu umum dan kerajinan tangan. dipimpin Habib Lhong. Pergaulan bebas dalam batas-batas kesopanan antara pelajar wanita-pria dibolehkan beliau. salah seorang komandan bawahannya yang juga Syahid. yang agak lama bermukim di Mekkah untuk menambah berbagai macam ilmu pengetahuan. Kuta Cot Weue. juga tidak mendapat anak dari suaminya yang ketiga Teungku Haji Ibrahim. 3. terbuka untuk wanita dan pria. baik dari suami yang pertama Teungku Abdullah yang syahid. beliau sanggup memimpin wanita dan pria dalam waktu ber215 1. dipimpin sendiri. Saleh. Dalam tahun 1925 beliau sekali lagi pergi ke Mekkah dan bermukim disana setahun lamanya. 2. dipimpin Tgk. Pang Amat. beliau terus membangun Dayah Lam Diran yang terkenal itu.Dibawah komando Teungku Faki ada empat buah kuta (benteng pertahanan) yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan bawahan. Dalam kehidupan tua ini. juga untuk menambah ilmu pengetahuan. ataupun dari suami kedua Teungku Nyak Badai. Satu hal yang sangat menarik perhatian. Dalam bergotong royong membikin jalan umpamanya. selain mengajar juga Teungku Faki turutaktif membangun daerahnya. yaitu dalam bulan Juli tahun 1915. dan dibantu oleh suaminya dan beberapa ulama lainnya. dengan siapa kawin setelah usai perang bersama-sama pergi ke Mekkah.

Mesjid Lam Krak hasil karya Teungku Faki. 216 . Sisa Dayah Taman Pendidikan yang dibangun Teungku Faki.

Makam Teungku Faki di Lam Krak. 217 .

Teungku Sa'idah Lamjamee. 218 . Setelah hidup lebih kurang 76 tahun. Teungku Di Leupue ini atau Baba Daud. 2. baik bangsa Indonesia Aceh ataupun bangsa Belanda. M . ulama wanita terkenal. masih hidup dan masih mengajar walaupun telah tua. Teungku Faki sering dikunjungi orang-orang besar. Ismail Lam Krak pada tanggal 3 Oktober 1933 berpulang kerahmatullah dan dimakamkan dalam komplek dayahnya. Diantara murid beliau yang terkenal.sehingga komplek Makam Teungku Faki ini banyak diziarahi orang. masih hidup dan masih mengajar. Tuanku Raja-raja Keumala. Teungku Fathimah Ulee Tutue. dekat dengan Dayah Lam Diran. seorang Residen Belanda disamping beberapa perwira mereka.). yaitu : 1. 4. mengajar dan sekarang telah meninggal. wanita pahlawan dan ulama kenamaan ini. adalah salah seorang murid Sjech Abdurrauf Sjiahkuala. dan menurut H . (1933 M. Salah satu karya Baba Daud ini (Teungku Chik Di Leupue) yang abadi sampai sekarang. yang kemudian menjadi ulama dan mengajar. Teungku Hawa Lam Dilip. yaitu sebuah karangan yang bernama Kitab Masaailal Muhtadi dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). TEUNGKU DI LEUPUE Baba Daud yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Di Leupeu ini. suatu sistem pendidikan yang dianggap baik. maka kemudian diserahkan pimpinan Dayah Leupue kepadanya oleh Syekh Abdur Rauf. menurut seorang Tgk. seperti pada waktu membikin jalan ateueng seunabat yang panjang. 3. Diantara karya besar beliau yang sampai sekarang masih utuh. telah meninggal.samaan pada satu obyek. seperti Teungku Panglima Polem Muhammad Daud. dimana juga banyak berkubur pahlawan-pahlawan bangsa lainnya. pada waktu beliau telah uzur dan pindah ke Kuala Aceh sampai wafatnya. Kitab ini dikarang dengan sistem tanya jawab. Zainuddin pada 8 Ramadlan 1359 H . Dalam hidup tuanya sebagai Teungku Chik Lam Diran. Teungku Faki. sangat alim dan sangat setia kepada gurunya. yaitu mesjid Lam Krak. Teungku Fathimah Batee Linteueng.

1 I «3 C O | K 3 60 £ &© 3" K 3 1 I 5 s I 3 i I -o 9 «) S Q 3 < 3 1 219 .

Fotokopi dari Quran tulisan tangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala. dinyatakan Quran ini tidak boleh dijual atau dihadiah. 220 . Yang diatas ini pada halaman pertama sekali.

221 .

yaitu Surat Al Fatihah dan permulaan Surat Baqarah. 222 .Dua halam pada permulaan.

223 .

Dua halaman pada akhir. 224 . yaitu Surat Al Falaqi dan Surat An Nasi.

yaitu: 1. Dibawah ini. seorang ulama besar yang ikut membangun Kerajaan Islam Peureulak. Sungguh suatu sukses luar biasa. sekalipun riwayat hidupnya belum sempat sayaperiksa/tulis. PARA U L A M A LAINNYA Kecuali enam orang ulama yang telah diturunkan riwayat singkatnya itu. Amat sayang. Sebuah Quran yang ditulis dengan tangan Syekh Abdurrauf sendiri. Walaupun bagaimana sulitnya. Teungku Cot Kala. Singapura dan Siam bahagian Melayu. Kitab ini sampai sekarang dipakai untuk pelajaran agama permulaan diseluruh kawasan rantau ini yang memakai bahasa Melayu: Indonesia. Qurannya masih baik. Namanya Muhammad Amin. akan saya rakamkan nama beberapa orang ulama/sarjana yang telah ikut membina dan mempertahankan Kerajaan Aceh Darussalam. dengan tulisan bernilai seni indah sekali. terutama pada mulanya dalam bidang ilmu pengetahuan dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang diberi nama "Dayah Cot Kala" (daerah 225 . Malaysia. ibadah dan bermacam ajaran Islam lainnya. yang setelah meninggal beliau dipusakai kepada Teungku Haji Jahja sebagai pelanjut Dayah Leupue. seharusnya diadakan penyelidikan dan riset yang sungguh-sungguh guna menggali nama dan sejarah hidup ratusan para ulama. penulis buku ini pernah melihatnya. sejarah hidup mereka yang tercatat (tertulis) mungkin telah banyak hilang selama 50 tahun lebih perang dengan Belanda. masih terlalu banyak lagi ulama-ulama besar yang telah berjasa dalam bidang pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan. sarjana dan pujangga-pujangga yang hidup dan berabdi dalam Kerajaan Aceh Darussalam. sehingga amat sukar bagi kita yang hidup dalam abad ini untuk mengetahuinya. Sekarang Quran tersebut disimpan oleh Teungku Abdul Aziz Ujong Peunajong. dan seterusnya kepada turunan beliau turun temurun.Kitab Massailal Muhtadi ini berisi masalah-masalah aqidah. dipusakai kepada Baba Daud. salah seorang dari cicit Teungku Haji Yahya.

Namanya Sirajuddin. Setelah menjadi ulama besar bergelar Syekh Sirajuddin atau lebih terkenal dengan nama Teungku Chik Seuruleue. pujangga dan muballigh yang terkenal. beliau ditunjuk untuk mengepalai satu rombongan juru dakwah dan dikirim ke Lingga (Aceh Tengah) bersama-sama dengan Adi Geunali. seorang ahli hukum. dari Ulama menjadi penguasa. Teungku Chik Blang Peria. Keluaran Dayah Cot Kala. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 6 Ibid halaman 28. Namanya Adi Geunali. Samudra Pase. = 922-946 M. = 1012-1059 M. pendidik dan pemimpin. Tgk. (217) 2. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 7. Kemudian beliau membangun Kerajaan Islam Peureulak dalam bidang politik/kekuasaan. dengan diangkatnya beliau menjadi sulthan Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310-334 H . Dayah Cot Kala adalah pusat kegiatan ilmu dan telah banyak menghasilkan ulama/sarjana. Oleh Sulthan Machdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat (402-450 H . setelah menjadi ulama besar bergelar Teungku Chik Blang Peria. Beliau hidup dalam zaman Maharaja Nurdin Sulthan A l (217) (218) (219) Tgk.). Pindah ke Aceh Tengah dan membangun Kerajaan Islam Lingga (416 H .Bayeuen sekarang). untuk membangun Islam dan Kerajaan Islam disana. lulusan Dayah Cot Kala. seorang pangeran. Pidie.). yang semua mereka telah mengambil bahagian penting dalam pembangunan Peureulak. dimana beliau menjadi pemimpinnya sehingga karenanya nama beliau terkenal dengan Teungku Chik Dajah Cot Kala. juru dakwah. Daya dan Lamuri (Aceh). = 1025 M. 226 .). (218) 3. Teungku Chik Seuruleue. M. Lingga. Beunua (Taming). M. Teungku Kawee Teupat. (219) 4. Namanya Ja'kub. dan menjadi raja pertama.

Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 16. beliau turunan dari Meurah Khair (Meurah Giri). Nama lengkapnya Said A l i bin A l i A l Makarany. Kubur beliau terkenal dengan nama Kubur Teungku Jirat Raja di Blang Peria (Gedung). Meninggal 15 Muharram 630 H . Yunus Jamil:. Lingga dan Isak. (220) 5. ) memerintah Samudra/Pase. 8. = 1133-1155 M . Ibid halaman 16. = 1261-1289). = 1400-1428 M . = 1155-1210 M . Ulama ini juga disebut Syekh Siti Jenar dan kemudian terkenal dengan " W a l i Songo". = 1233 M . Syekh Abdul Jalil. M. Ibid halaman 10. diangkat menjadi Syaichul Islam pada waktu Sulthan Alaiddin Malikus Salih memerintah Kerajaan Islam Samudra/Pase (659-688 H . yaitu sahabat karib dari Raja Bakoy Ahmad Permala. Syekh Awaluddin. seorang ulama besar. pembangun Islam pertama di negeri Samudra/Pase. penganut paham Wihdatul Wujud. Said Ali. Syekh Ismail. Ibid halaman 13. 227 . Beliau mendakwahkan Islam sampai-sampai ke Djeumpa. (224) (220) (221) (222) (223) (224) Ibid Halaman 11. (221) 6. yaitu ayahda Sunan Giri salah seorang sunan penyiar Islam dipulau Jawa (223). tokoh penguasa yang menganut Wihdatul Wujud di Samudra/Pase. (222) 7. datang ke Pase pada zaman Maharaja Khiyasyuddin Syah (527-550 H . hidup sekitar tahun 801-831 H . ) . Namanya kemudian terkenal dengan Maulana Ishak.Kamil (550-607 H . yang memerintah untuk membunuh lebih dari 40 orang ulama Ahlus Sunnah. Tgk. Syekh Ismail A l Ramaly ini seorang ulama besar dan juru dakwah terkemuka.

(225) (226) Ibid halaman 19. terutama pada perguruan tinggi Dayah Cot Kala. Syekh Burhanuddin. Nama kecilnya tidak jelas. Salah seorang diantara murid dan pendukung paham Syekh Abdur Rauf Syiahkula yang terbesar. Kemudian gadis beliau dikawinkan dengan Raja M u d a Seudia dan memperoleh seorang puteri dari perkawinan itu dengan diberi nama Puteri Lindung Bulan. dan beliau diangkat menjadi Qadli negeri Batu Karang. Lahir sekitar tahun-tahun 400-450 H . keluaran Dayah Cot Kala. Setelah menjadi ulama besar beliau menetap dan mengajar di Ulakan Pariaman (waktu itu masih menjadi wilayah Aceh). Teungku Ampoon Tuan.9. Seorang ulama dan muballigh terkemuka. sehingga namanya menjadi Syekh Burhanuddin Ulakan. ) dengan diberi nama Abdullah oleh orang tuanya yang berasal dari Kan'an (Palestina). sehingga karenanya setelah dia besar dan menamatkan pelajarannya di Dayah Cot Kala namanya menjadi Syekh Abdullah Kan'an. 228 . dan setelah beliau meninggal namanya terkenal dengan Teungku Chik Lampeuneu'eun. antaranya Meurah Johan putera A d i Geunali. = 13531398 M . = 1012-1059 M . Teungku Chik Lainpeuneu'eun. Ibid halaman 35-36. (225) 10. Syekh Abdullah Kan'an pindah ke Lamuri (Aceh Besar) bersama dengan 300 orang iaki perempuan. ) . (226) 11. Beliau dikirim ke Teuming untuk mengembangkan Islam pada zaman memerintah Teuming Raja M u d a Sedia (753-800 H . Orang tuanya datang ke Peureulak bersama ulama-ulama lainnya dari negeri Arab untuk menjadi guru/juru dakwah. Teungku Ampoon Tuanlah yang menganjurkan agar Kerajaan Teuming digabungkan dalam satu federasi dengan Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase. Syekh Abdullah Kan'an adalah pembawa Islam pertama ke Aceh Besar.

Makam Teungku Chik Lam Peuneu 'eun dalam bangunan. Beberapa kuburan diluar bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun. 229 .

Makam Teungku Chik Peuneu'eun atau Teungku Syek Abdullah Kan'an. 230 . Batu nisan Teungku Chik Lam Peueu'eun yang telah pat dengan tulisanArab.

Muka sumur yang dibikin kira-kira 700 tahun yang didepan bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun dan peudeuna tempat air. 231 .

) Dalam tahun 1152 H . baik dalam bahasa Arab. bahwa risalah selesai pada hari Selasa 1245 H . yaitu Teungku Harun yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Teupin Raja. Pada akhir kitab dinyatakan. untuk membrantas paham-paham yang sesat mengenai ke Tuhanan. kitab yang ketujuh dari Jawami'ul Mushannafat. 232 . dimana dia kemudian mengarang kitab dimaksud yang diberi nama "Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A ' l a " . yaitu : K A S Y F U L M U N T A D H I R . yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (Poteuk Uek). (228) 13. Sulthan Alaiddin Johan Syah Berdaulat meminta kepada Syekh Jalaluddin agar mengarang sebuah kitab tentang ilmu tauhid. (227) 12. Malam Ahad 19 Zulhijjah 1275 H . kumpulan karangan Ulama-ulama/Pengarang-pengarang Aceh. terkenal dengan lakab Teungku Khathib Langien. Teupin Raja. beliau wafat (227) Keterangan hanya sedikit didapat dalam kitabnya Kasyful Muntadhir Lima Yarahul Muchtadlar. Salah satu antaranya yang termasyhur : Dawaaul Qulub. Seorang ulama dan pengarang. : Muhammad bin Akhmad Khathib Langien. Teungku Chik Di Simpang. baik dalam bentuk natsar (prosa) ataupun dalam bentuk syair (puisi). : Langien. . Syekh Jalaluddin. Nama kecil Ayahnya Nama lengkapnya Nama popuier Tempat lahir : Muhammad. Melayu (Jawi) dan Aceh. Pidie. Karangannya banyak. Salah seorang keturunannya (cucunya dari anak perempuan) yang sangat terkenal. = 1735-1760 M . (11471174H.Diantara kitab-kitab karangannya. seorang ulama dan A h l i H u k u m Islam (Fiqh) yang besar. : Teungku Chik D i Simpang. (228) Sedikit keterangan tentang dirinya juga didapat dalam kitabnya. tentang ilmu tauhid. Permintaan Sulthan dilaksanakannya. = 1826 M . : Teungku Ahmad.

Waktu Teungku Tiro mendirikan markasnya di Mureu. ) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Sebelum itu. (229) 14. Tgk. beliau pernah menjadi Qadli dari Sulthan Aceh (mungkin Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . = 1870-1874 M . Chik Kuta Karang adalah salah seorang staf dan penasehatnya yang utama. juga saya dapati dari Teungku H. Beliau meninggal tahun 1153 H . (230) 15. kemudian setelah alim sedikit menjadi Syekh Abbas. Diantara kitab-kitab karangannya: 1. ) Karangan yang terkenal : Safinatul Hukkam. Ilmu Falak. Ismail Yakub: Teungku Chik Di Tiro halaman 45. Dayah beliau. Nama kecilnya Abbas. 233 . Abdullah Ujong Rimba. (230) Keterangan Teungku Tursany. (232) Kecuali sebagai seorang pengarang yang ternama. juga beliau seorang thabib (dokter) yang terkenal dalam zamannya. kitab hukum pedoman untuk para hakim. (231) Disamping sebagai seorang ulama/ahli hukum dan pengarang. disamping Teungku Chik Tanoh Abee dan ulama-ulama lainnya. mengenai ilmu kedokteran.dalam usia 99 tahun dan dimakamkan di Teupin Raya. Sisa-sisa dari kitab-kitab beliau yang telah dimakan rayap masih terdapat di Dayah Babussalam di L a m Kunyet. = 1735-1760 M . Seorang Ulama/Pengarang yang terkenal. mengenai ilmu bintang. juga beliau seorang politikus yang sangat dihormati oleh lawan dan kawan. Kemukimah Ulee (229) Sedikit keterangan tentang Chik Langien ini didapati dari Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. (232) Keterangan dari Teungku H. dan catatan pada akhir kita karangannya. Kitabur Rahman. Kitab-kitab beliau banyak sekali. dan setelah mendirikan dayahnya sendiri namanya bergelar Teungku Chik Abbas Kuta Karang atau Teungku Chik Kuta Karang. = 1727-1735 M . yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja L i l a A h m a d Syah (1139-1147 H . Teungku Chik Kuta Karang. Nama lengkapnya Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursany. 2. Abdullah Ujong rimba. (231) Tgk. yaitu Dayah Langien sangat terkenal. Syekh Jalaluddin.

saya sempat menjumpai beberapa dokumen penting. b. Syahdan barang wasilkan oleh Tuhan Chaliqul asya-i'. yaitu ialah datang daripada pihak saya yang bernama Teuku Nek Naggroe yang hina dina (sobek) miskin daripada segala hamba Allah fil 'alamin. Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. dua pucuk surat yang dikirimkan orang kepada beliau. Untuk diketahui bagaimana seni mengarang surat waktu itu. yang telah ada sekarang ini duduk dengan istirahatul khair kesenangannya didalam daerah negeri Aceh Banda Darussalam. itupun tiadalah dengan sepertinya. Wa ba'dal kalam al-mazkur. fahazihir risalah (telah sobek kertas) yang termazkur dalamnya dengan beberapa sembah salam wa bihurmatit ta'dhim dan takrim bi'inayatillahir rahim. antaranya : catatan-catatan tentang Teungku Chik Di Tiro. Surat dari Teuku Nek Purba Bangsa : a. ada baiknya saya turunkan salinan kedua pucuk surat tersebut dibawah ini. saya dengan Teungku yang guru saya.Susu. kemudian daripada itu maka adalah saya melayangkan kertas yang sepotong kecil ini. 1. washshalatu wassalamu'ala man la nabiya ba'dahu. Waktu meninjau ke Dayah tersebut. Amin ! Summa amin (ya) Birral Karim At Tauwabar Rahim. yang memberi gambaran betapa terhormatnya kedudukannya dalam masyarakat. Alhamdulillah wahdahu. akan jadi ganti perhubungan dan pertemuan antara kedua pihak. Kampung Sikureueng Mukim juga adanya. 234 . apalah kiranya datang menghadap kehadapan majelis paduka guru saya yang termasyhur nama Teungku Kuta Karang yang mulia dunia akhirat. yang telah ada sekarang ini duduk bernaung dengan dukacita yang amat sangat didalam daerah Bandar Negeri Teurumon jua adanya. mudah-mudahan barang ditetapkan Allah iman dan amalnya serta dilanjutkan Allah asyya umur zamannya didalam sehat wal'afiat min darid-dunia ilal daril achirah.

Surat dari Habib Ahmad : Alhamdulillah wahdahu washshalatu wassalamu 'ala asyrafil anam. dalam Kecamatan Darul Imarah. benar Teungku ikut. (disamping surat ini ada cap Teuku Nek Purba Bangsa) 2. fassalamu 'alaikum waramatullhi wabarakatuh. Makam Teungku Chik Kuta Karang terletak dalam komplek makam Teungku L a m Peuneu'uen. M a k a hendaklah Teungku lihat-lihati anak saya dan anak Teungku juga. doa fil laili wal aiyam. dan uloon tuan bri maklumkan kepada Teungku yang guru perhamba -insya Allah Ta'-ala. pagi dan petang.uloon tuan beri tangguh pada Teungku yang guru perhamba kadar lima hari serta dalam cita-cita hari dan malam. M a k a haraplah saya kepada Teungku yang guru saya hal itulah adanya. sementara belum sampai saya. Diperbuat surat kepada 2 hari bulan (sobek) pada tarikh 1310 tahun wau bilangan j i m . kepada pangkat derajat yang a'la wa fadhlan. dan sungguh Tuanku Raja Cut Teungku yang guru kedeeh langkah kadar lima hari itulah. kesukaran Teungku tolong. yang terbit dari hamba Allah Ta'ala yang gharib dan miskin. (Disamping surat ada cap Habib Ahmad yang dilengkapi dengan sanah 1315). yaitu Teungku D i Kuta Karang yang guru perhamba yang ada terhenti pada masa sekarang ini pada kubur Teungku Dalam Keuneu'eun adanya sallamahullahu-. yaitu Habib Ahmad yang terhenti pada masa sekarang ini apda kuta Cot Bak U .bahwa surat yang Teungku kirim kepada uloon tuan sudah uloon tuan paham serta dengan kemuliaan daripada uloon tuan -insya Allah. adapun seperti anak saya yang bernama Nyak Imam saya suruh pergi ke Aceh bersama-sama dengan Pang Djanga akan jadi ganti saya sekejab. lepas langkah Teungku ambil meski sibarang-sibarang hal. 235 . W a ba'du. Kabupaten Aceh Besar. hendaklah mendapat cium kadam Teungku yang guru perhamba. dan tiadalah satu apa-apa kepada hernat hamba sematamata. jikalau salah Teungku tegah. Sallamahullahu Ta'ala fid darain (sobek kertasnya).Ihwal maka adalah saya memberi maklum kepada Teungku.

236 .MAKAM LAM PEUNEU'EUN Bangunan dalam komplek makam Lampeuneu'eun. Makam Teungku Chik Kuta Karang.

Fotokopi surat dari Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang. 237 .

238 .Fotokopi surat dari Habib Ahmad kepada Teungku Chik Kutakarang.

Syech Djalaluddin (pengarang Kitab Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A'la) anak baginda Chathib. Tentang dirinya disebut dalam kitabnya itu : Faqir yang hina. tentang akhlak/tasauwuf yang mengandung 400 buah Hadis. Seorang Ulama pengarang turun-temurun. Kasyful Kiraam. Seorang Ulama dan pengarang yang hidup dalam masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat 1139-1147 H . Syafi'i mazhabnya. pengarang dari Kitab Fiqh Hidaayatul 'Awam. Syekh Jamaluddin. Syekh Muhammad Zein. = 1795-1823 M. Talkhishul Falah. 18. chadim Ulama Haji Jalaluddin anak syech yang 'arif billah. Jadi beliau adalah anak dan cucu dari Ulama/Faqih/Pengarang. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174-1195 H = 1760-1781 M.16. = 1727-1735 M.). Syekh Abdullah. Seorang Ulama ahli Hadis kenamaan. Kitab ini dikarang atas permintaan Aladdin Ahmad Syah dalam tahun 1145 H .). 17. 19. Beliau pengarang dari Kitab Syifaaul Qulub.). Syekh Jamaluddin. Faqir yang hina kepada Tuhannya Alla Ta'ala yang bersifat kekayaan. sehingga nama lengkapnya menjadi Syekh Muhammad Zain bin Syekh Jamaluddin bin Syekh Jalaluddin bin Syekh Khathib. b. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Jauharul Alam Syah (1209-1238 H . yaitu Muhammad Zain anak Tuan Faqih Jalaluddin Aceh. Beliau pengarang dari: a. tentang masalah niat dalam takbiratul ihram. tentang masalah nikah dan thalak. Dalam kedua kitabnya ini diterangkan tentang dirinya. Seorang Ulama/Pengarang ahli tasauwuf yang hidup dalam 239 .

Seorang Ulama Besar pembina lanjutan dari "Dayah Tanoh A b a y " . Teungku Yahya dan anak Teungku Yahya yaitu Teungku Muhammad A l i A l i m kitab Jawi) yang terkenal dengan gelar Teungku Gampoong Teungoh. Teungku Haji Muhammad Husin. pembina Dayah Seulimeum. b. . datunya dari Ulama-ulama Tiro. Seorang U l a m a / A h l i H u k u m Islam yang terkenal. Beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H .zaman pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . = 1836-1857 M . Nama lengkapnya : Syekh Abdulwahab bin Syekh Muhammad Salih bin Syekh Abdur Rahim bin Syekh A b d u l Hafidh bin Syekh Idrus Bayan (berasal dari Baghdad) yang terkenal dengan lakab Teungku Pantee Cermin. negarawan-negarawan politikus-politikus dan pahlawan-pahlawan. ) . yang kemudian mendirikan dayah-dayah diseluruh Aceh. Beliau pengarang Kitab I'laamul Muttaqin. = 1874-1903 M . Anak beliau Haji Sulaiman yang bergelar Teungku L a m Buga. ) . Teungku Hasan. Syekh Faqih Abdussalam yang termasyhur di Aceh dan Pidie hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jaharul 240 . 20. dan meninggal tanggal 8 Rajab 1311. = 1870-1874 M . 21. Nama lengkapnya Syech Faqih Abdussalam tiro bin Syech Faqih Abdulwahab Haitamy. sebuah perguruan tinggi Islam yang telah banyak melahirkan ulama-ulama. Syekh Abdulwahab mempunyai anak yang alim. c. Syekh Abdussalam. yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Chik Seulimeum. Lakabnya yang terkenal : Teungku Chik Tanoh Abay. yaitu : a. Nama lengkapnya Syekh Jamaluddin bin Syekh Abdullah Aceh (pengarang Kitab Syifaul Qulub). Syekh Abdulwahab. dan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1290 H .

25. ) . pendiri Dayah Ie Leubeue. b. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1233-1251 H . Teungku Haji Muhammad Thahir yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Cot Plieng bin Teungku Zainul Abidin (terkenal 241 . yang mempunyai anak-anak: Fathimah. Muhjiddin. Pendiri Dayah L a m Nyong terkenal. 26. Syekh Marhaban ibnu Almarhum Haji Muhammad Saleh A l Pidiry. dan beliau meninggal pada hari Isnin 1237 H . yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Jan. 24. pendiri Dayah Pantee Geulima. 22. Lahir dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . = 1870-1874 M . d. c. yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Pantee Geulima. Dari Syekh Abdussalam Tiro inilah menurunnya Ulama-ulama Teungku Muhammad A m i n yang bergelar Teungku Chik dajah Cut dan Teungku Syekh Abdullah. pendiri Dayah L a m . Teungku Syekh Muhammad Saman mempunyai anak : a.U . 27. = 1822 M . salah seorang Ulama/Hafidh Quran yang terkenal.A l a m Syah (1209-1238 H .1823 M . Teungku Muhammad Arsyad Ie Leubeue. Teungku Umar yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i L a m . Teungku Ya'kub Meureudu. ) dan meninggal dalam tahun 1246 H . = 1823-1836 M . Teungku Syekh Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik L a m Nyong. ) . yang terkenal dengan Teungku D i Tiro Muhammad A m i n . Ubaidillah. Teungku Poma Fathimah. 23. Muhammad A m i n . ) dan meninggal pada tanggal 3 Zulhijjahl340H.U . = 1795 . Abdullah dan Teungku Umar Tiro. ayahnya Syekh Muhammad Saman yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Tiro (meninggal malam Selasa 10 Jumadil Akhir 1308 H .

31. tiga orang bersaudara dari turunan Ulama Rumpeet. bahwa pada masa Sulthan Iskandar Meukuta A l a m memerintah (1016-1045 H . Teungku Haji Muda yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Krueng Kalee. berkedudukan di Daya. pembina Dayah Rumpeet di Kuala Daya. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. Hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1286-1290 H . Beliau syahid dalam perang dengan Belanda pada tahun 1902. Teungku Muhammad Yusuf. beliau sezaman dengan Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. = 1607-1636 M . Teungku Muhammad Jusuf diangkat menjadi Qadli untuk daerah Rantau X I I Aceh Barat sebelah timur. Beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik di Rumpeet. Menurut keterangan salah seorang dari keturunannya. c. yaitu Teungku Ibrahim L a m N o . berkedudukan di Meulaboh. 30. Teungku A b u Bakar dikirim menjadi Qadli untuk daerah Kaway X V I Aceh Barat sebelah barat. mendapat tugas dari Sulthan. Teungku Chik Tanjoong Bungong Samalanga. 32. 29. b. = 1870-1874 M . guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. pendiri Dayah Meunasah Blang. 28. Teungku Abdullah yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Meunasah Blang. Teungku Djamaluddin dikirim kewilayah Deli Sumatera Timur. ) . Teungku Muhammad Saleh ibnu Teungku Abdur Rahman Bitay.dengan Teungku Chik Beulong Basah) bin Muhammad Jusuf Geulumpang Minjeuek bin Ismail. sebagai dayah pertama di Aceh Barat. ) . yaitu : a. 242 . X X V I mukim.

Sarakata yang dibubuhi Cap Sikureueng Sulthan Mansur Syah berbunyi: Fi Hijaratin Nabiyi s. menunjukkan betapa tinggi kedudukannya turunan ulama Rumpeet ini dalam Kerajaan Aceh Darussalam. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Johan Syah.a. wa bibarakti afwah paduka marhum Saiyidil Mukammil. DUA B U A H S A R A K A T A Pada waktu akan menyelesaikan penyusunan buku ini. yaitu dibuat oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Wabihaqqi Saiyid Syekh Muhjiddin Abdulqadir Jailani. wabirakatin Nabiyi Saiyidil Anam. Satu diantara kedua sarakata itu. wa bibarakati afwah Sulthan Alamarhum Alaiddin Ahmad Syah. waktil ahsri fis sa'atil mubarak (tidak jelas lagi) Bi'aunillahi A l Malikil Alam. min masyariqil ardli ila magharibiha. wahiya Abu Bakar. A l i r. di Keumala. yaitu anak turunan dari ulama yang tersangkut dalam kedua sarakata itu. wabibarakati Izzati Quthbir Rabbani wal Arifissamadani.a. Umar. sampai-sampai kepada masa Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. wabibarakati kullihim Auliyais Salihin al Abidin. sebagai surat kuasa kepada Teungku Di Rumpeet. wa bibarakti afwah paduka marhum kulluhum. Dua buah sarakata cap sikureueng yang dimuat dibawah ini. saya dapat meminjam dua buah sarakata yang masih asli. wa birakati afwah Sulthan Almarhum Tajul Alam Safiatuddin. yaumil Ahad. Sulthan Aceh terakhir. Sarakata kedua. wabibarakatis Sahabatil Arba'ah. wafi hiyratil A l i yauma syahri Jumadil Akhir. alaf wa miatain tsamaniyah wa khamsina.) sebagai surat pengangkatan Teungku Tjut menjadi Hakim wilayah Nikah Aceh Barat. Pada kedua surat sarakata ini dibubuhi setempel kerajaan tertinggi: Cap Sikureueng. wa bibarakati afwah alamarhum 243 .Dari turunan Teungku Muhammad Yiisuf terus menerus menjadi Ulama dan Qadli dalam wilayah Rantau XII. dari Sdr. Usman. wa bibarakti afwah paduka marhum Meukuta Alam Iskandar Muda. (1857-1870 M. wa'ala alihi wasahbihi wa sallam. Teungku Ibrahim Lamno. yaitu dibuat oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah yang memerintah pada tahun 1273-1286 H ..w.

wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Jauhar Alam Syah. (Tercap dengan cap Sikureueng) 244 . Maka bersabdalah duli hadlarat Syah Alam. Dengan tolong Allah dan dengan berkat yang mempunyai kebenaran dan ketinggian dan kemuliaan serta martabat al a'la dan pada yang telah dikurniyai daripada Tuhan yang bernama Rabbukumul A'la. dan yang telah dipertuan dalam negeri Aceh di Bandar Darussalam dewasa itu. Maka adalah seperti Teungku Cut ini sudahlah dia menjunjung titah hukum wilayah nikah pasah daripada duli hadlarat Syah Alam. demikian juga seperti yang telah tersebut hukum di dalam surat ini. lagi jikalau sampai Teungku Cut barangmana negeri dalam daerah sebelah barat rantau duabelas. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Mansur Syah ibnu Sulthan Almarhum Djauhar Alam Syah Johan Berdaulat Dhillulah fil Alam. tatkala baginda semayam serta istirahatul khair diatas singgasana kerajaan daripada masa qudrati yang sepluh mutu dan bertatahkan adengan ratna mutu manikam dan berumbaikan mutiara daripada intan dikarang dan berjad yangtelah terjeradi. wa bibarakati afwah Alamarhum Sulthan Alaiddin Muhammad Syah.in insya Allah Ta'ala. Demikianlah. Intahalkalam sanah 12S8. inipun siapa yang akan pasah atau nikah. hendaklah pengetahuan sekalian tuan-tuan hal inilah. dan sekalian keuchik dan wakil atau tandial serta segala rakyat kiranya. menyuruh perbuat sepucuk surat ini. lagi pun jangan menjadikan kesukaran atas sekalian hamba Allah yang jauh dengan duli hadlarat Syah Alam si perkara. pertama Hulubalang dan segala Pertuan dan segala orang tuha-tuha. Akan sekarang ini pun siapa yang mau akan nikah dan pasah hendaklah sekalian tuan-tuan datangkan kepada Teungku Cut supaya jangan jadi menanggungkan berat diatas duli hadlarat Syah Alam. menurunkan titah hukum wilayah nikah dan pasah. kurnia duli hadlarat Syah Alam akan Teungku Cut.Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Syahdan barang sekalian tuan-tuan ketahuilah yang di dalam negeri daya. supaya segera mendapat hendaknya sekalian hamba Allah jangan menjadi kesusahan. rahmatullahi alaihim ajma'.

Sabtu waktu jam pada 8 fi sanah 1307. Sehari sampai guru kami Teungku di Rumpeet ini mendapatkan sekalian tuan-tuan dibawakan sabda kami. bermusuh-musuhan sama Islam yang larang Allah dan Rasul. Maka adalah guru kami Teungku di Rumpeet ini ada sampai mengadu apa kami serta dipersembahkan akan hal sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami bermusuh-musuhan sama-samanya Hulubalang. Dianya mengajak sekalian tuan-tuan menghadap kami. Syahdan. Maka dewasa itulah bersabda Duli Hadlarat Syah Alam kepada Katibul Muluk. Demikianlah kami hendaklah perintah dengan mulut sendiri kami. supaya boleh kami perdamai dan suluh bersama-sama Hulubalang kami yang sudah permusuhan dengan perdamaian yang sempurna aturannya diatas masing-masing hak dan pangkatnya. Maka sekarang pun jikalau ada Hulubalang kami sekalian mengikut seperti yang telah tersebut di dalam firman Allah Ta-ala : Athi'ul-Laha. wa athi'ur Rasuli wa Ulilamri minkum. Tatkala baginda bersemayam di atas singgasana tahta kerajaan di dalam Kuta Keumala. Amin. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seru Sulthan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ibnu Sulthan Almarhum Mansur Syah Johan Berdaulat Dhillullah fil Alam. yang telah dikurniai oleh Tuhan. menjadi kebinasaan iman diatas sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami. Tamatul Kalam. yang bernama Rabbukumul A'la. lagi a'la wal fadlal. supaya boleh berkekalan jabatannya masing-masing dengan sejahteranya fid-dunya wal akhirah.Adapun sarakata yang diperbuat di Kuta Keumala oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Maka lazim sekalian tuan-tuan mendengar dan mengikut dianya menghadap kami. sabda yang maha mulia. serta dengan mufakat Hulubalang yang memegang adat dan Ulama yang memegang syara'. menyuruh perbuat sepucuk surat kenyataan kurnia akan guru kami yang bernama Teungku Di Rumpeet jua adanya. maka kami menyatakan kepada sekalian Hulubalang yang ada memegang perintah jabatan sehingga negeri Keluwang hatta sampai ke negeri Teunom. yaitu : Insya Allah Ta'ala. 245 . Termazkur pada 24 bulan Rajab fil jaumi.

Fotokopi Sarakata Sulthan Mansur Syah. 246 .

247 .Fotokopi Sulthan Muhammad Daud Syah.

248 .

mudah-mudahan dikabulkan Allah sekalian doa hambanya Amin. Oleh sebab hal yang demikian. Haji Sulaiman berselamat di kampung di Lamo Daya. Zulhijah 1357 jam pukul 3 siang. Surat berita kemangkatan itu selengkapnya berbunyi: Assalamualaikum w. Salam dan bahagia dari saya dan sekalian ahli famili. 18 Zulhijah 1357. Demikianlah pengharapan saya dan sekalian ahli famili. Saya Tuanku Ibrahim ibnu Almarhum Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah dan Tuanku Iskandar serta sekalian ahli famili berkedudukan di Buitenweg Kutaraja memberi maklum kepada yang mulia pada hari Isnayan tanggal 6 Februari 1939 bersamaan 16. Dihaturkan kehadapan yang mulia Tgk. telah dimakamkan di Batavia—Centrum.w. Kutaraja. Berita mangkat Sulthan Daud. khusus menerima surat berita kemangkatan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah di Jakarta. dan disamping cap Sikureueng tertera pula cap Sulthan pribadi dan semboyan: Allah Yajma'u bainanawabainakum). supaya dari siksa kubur dan mendapat pahala yang berlipat-lipat ganda sampai akhirat.(Bercap Cap Sikureueng Sulthan Muhammad Daud Syah. saya dan sekalian ahli famili berharap kepada yang mulia mendoakan kepada arwahnya seri paduka yang maha mulia Tuanku Sulthan. 9 Februari 1939. Dengan peringatan. telah mangkat berpulang ke rahmatullah (meninggalkan dunia yang fana) pada hari Rabu tanggal 8 Februari 1939. Tuanku Ibrahim. 249 . Seri Paduka Yang Mahamulia Ayahanda Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. dapatlah kita merasai betapa akrab dan terhormatnya kedudukannya Teungku Chik Di Rumpeet itu dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Kalau salah seorang turunan ulama Rumpeet ini yang masih hidup dalam tahun 1939. ttd.

Gambar lukisan Teungku Haji A bbas Lambirah 250 .

Jakfar Lam Jabat 251 .Gambar lukisan Teungku H.

Gambar lukisan Teungku Hasballah Indrapuri. 252 .

pendiri Dayah Lambhuk. pendiri Dayah Lambirah. dua orang Ulama/Bangsawan bersaudara yang hidup dalam masa pemerintahan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . Teungku Di Anjong. = .).33. 33/April 1971 halaman 61. yang kemudian banyak bertebaran diseluruh Indonesia sebagai juru dakwah Islam. dengan meninggalkan harta waqaf yang banyak sekali. 253 . 34. DAYAH DAYAH TERKEMUKA Semenjak berdirinya Kerajaan Islam Peureulak (hari Selasa 1 Muharram 225 H . (1782 M. (1760—1791 M. = 840 M. Saijid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih ini sangat berjasa dalam pengembangan dan pemantapan ajaran Islam di Aceh. Tengku Chik Lam Baro Ayah dari Teungku Haji Abbas yang bergelar Teungku Chik Lambirah dan Teungku Haji Ja'far yang bergelar Teungku Chik Lamjabat. Dari kedua beliaulah menurun Teungku Chik Cot Keupeueng. bahkan ada diantaranya yang sampai ke Pilipina. Teungku Di Anjong meninggal dunia dalam tahun 1196 H . 35.) sampai-sampai jatuh Kerajaan Aceh Darussalam (1903 m.1735-1760 M. nama beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Di Anjong. (233) Dayah beliau yang sangat terkenal terletak di Pelanggahan. telah banyak didirikan taman-taman pendidikan di Aceh dengan nama ' D A Y A H ' baik tingkat menengah ataupun tingkat tinggi. yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lambhuk.). Dja meutroe dan Dja Bendahara. Beliau turunan suku "Bal Faqih ini. Beliau hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah dalam tahun 1174—1195 H . bahkan diseluruh Indonesia. Sejumlah dayah-dayah yang ada bahan pada saya atau yang (233) Majalah Sinar Darussalam No.). di tempat mana juga sekarang makam beliau berada. Teungku Syech Marhaban. Sebagai seorang Ulama Besar kenamaan. Nama aslinya Saiyid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih. = 1760-1781 M). Banda Aceh.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1174-1195 H .

is I O Q •*: a öo — -O i a I g c « 3 5 S ! ! 1 i6c & s: o I 254 .

12. 255 . Dayah Blang. pendirinya Teungku Syekh Abbas yang terkenal dengan gelar Teungku Chik Kuta Karang. Dayah Cot Muroong. D A Y A H U L E E SUSU. Pembina lanjutan Teungku Syekh Abdulwahab (Teungku Chik Tanoh Abah) sekitar tahun 1286 H . = 1607 M . neneknya Teungku Faki. dayah pertama di bagian Barat Aceh. D A Y A H L A M B I R A H . 3. sekitar tahun 1147 H . 11. pendirinya Teungku Chik Indrapu/i. 6. pendirinya Teungku Chik Lam Krak. D A Y A H T A N O H A B A Y . seorang pahlawan wanita. e. c. dan tahun 1045 H . = 1870 M . Pendiri Teungku Muhammad Yusuf yang berlakab dengan Teungku Chik Di Rumpeet.D A Y A H TIRO yaitu : a. D A Y A H . D A Y A H COT K A L A . = 1636 M . D A Y A H L A M BHUK. pendirinya Teungku Haji Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik di Lamnjong. yaitu: 1. Dayah Cot Plieng. yang kemudian beliau menjadi raja Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310—334 H . ' 9. 4. Dayah yang pertama di Aceh. ' belum jelas nama terang dan sejarahnya. 10. 8. DY A H L A M SEUNONG. D A Y A H L A M NJONG. D A Y A H L A M K R A K . D A Y A H INDRAPURI. sekitar antara tahun 1016 H . D A Y A H RUMPEET. akan saya daftarkan dibawah ini.dapat saya kumpulkan keterangan pada para Ulama kita. Riwayatnya belum jelas. pendirinya Teungku Chik Lam Seunong. Dayah Lampoh Raja atau Dayah Krueng. b. Pendirinya Teungku Chik Muhammad Amin yang terkenal dengan Teungku Chik Cot Kala. Dayah terkenal yang didirikan oleh dua bersaudara Ja Meuntroedan Ja Bendahara. satu dayah yang telah banyak menghasilkan ulama-ulama besar. pendirinya Haji Muhammad Thahir. 5. = 922—964 M. d.) 2. belum jelas sejarahnya dan nama kecilnya. pendiri Teungku Dayah Chik. 7. D A Y A H L A M L H O M . pendirinya Teungku Syekh Marhatian yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lam Bhuk. pendirinya Teungku Chik Lam Lhom. Dayah Tiro.

D A Y A H TEUPIN RAJA. belum jelas riwayatnya. D A Y A H IE L E U B E U E . = 1835 M . A. D A Y A H R A N G K A N G MANJANG. k'ematian dan lain-lain. didirikan sekitar tahun 1250 H . ajaran ataupun sejarah. yaitu : Prosa dan Puisi. PROSA Perkembangan prosa kesusasteraan Aceh (seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa) tidak begitu pesat. b. terdiri dari dua bentuk. pidato dan kata-bersambut dalam upacara perkawinan. pendirinya Teungku Muhammad Irsyad yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Y a n . Perkembangan prosa bahasa Aceh hanya dalam percakapan.13. baik yang dalam bahasa Aceh ataupun yang dalam bahasa Melayu. Bahasa Aceh. 16. c. D A Y A H RUNDEENG. pendirinya Teungku Harun yang terkenal dengan lakab Teungku Teupin Raja. D A Y A H U L E E U . 256 . Karena itu. baik ia kissah. Riwayatnya belum jelas. cerita. D A Y A H M E U N A S A H RAJA. Kesusasteraan Aceh. bahasa Agama/ilmu pengetahuan. KEHIDUPAN D A N PERKEMBANGAN SENI B U D A Y A SENI BAHASA Dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga bahasa yang berlaku : a. Bahasa Arab. sementara bahasa Arab baik kata-katanya ataupun ibaratnya banyak sekali mempengaruhi kesusasteraan Aceh dalam kedua bahasanya itu. pendirinya Teungku Muhammad Yusuf yang terkenal dengan lakab Teungku Guelumpang Minyeuek. 14. 18. bahasa perhubungan antar bangsa kepulauan Nusantara dan Asia Tenggara. pendirinya Teungku Chik Ulee U Jruk-Samahani. pendirinya Teungku Chik Rangkang Manjang. bahasa nasional. pendirinya Teungku Chik D i Rundeeng. gurunya Teungku Chik Eumpee Trieng. 17. kesusasteraaan Aceh ada yang dalam bahasa Aceh dan ada pula dalam bahasa Melayu. Bahasa Melayu. bahkan hampir-hampir tidak kita jumpai buku-buku dalam bahasa Aceh dalam bentuk prosa (nasar). 15.

PUISI Jiwa Aceh adalah tanah yang subur untuk puisi. . yaitu berbalas pantun antara dua pihak. Kedua penyair itulah yang terus-menerus berbalas-balas pantun. Surat menyurat resmi dan bahasa tata-usaha negara ditulis dalam bahasa Melayu. Banyak sekali yang telah hilang. sehingga kitab-kitab karangannya dalam bahasa Melayu kentara sekali pengaruh bahasa Arabnya. Para pujangga Aceh sanggup menciptakan puisi-puisi yang indah tanpa ada persiapan lebih dahulu. Biasanya. Meutaleh panton. baik untuk surat menyurat ataupun buku. Para rombongan pengantar penganten laki-laki berhenti di halaman rumah penganten perempuan sementara waktu. 257 B. malahan ada ulama/pengarang yang mula-mula mengarang dalam bahasa Arab.Kesusasteraan Aceh yang berbentuk prosa berkembang pesat dalam bahasa Melayu. seperti Syekh Abdur Rauf Syiahkula. Huruf resmi yang digunakan. Banyak sekali buku-buku karangan para ulama/pujangga terkenal yang telah dikarang dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. Dalam dunia sastera. Sebagai contoh dapat dikemukakan : a. Kata sambutan tuan rumah dibalas oleh rombongan yang datang. baik tuan rumah ataupun rombongan yang datang telah menunjuk seorang juru-bicaranya yang pandai berpantun. kemudian menjalin kembali ke dalam bahasa Melayu. terutama sekali dalam zaman Sulthan Iskandar Muda dan Ratu Safiatuddin. hal ini dapat kita ketahui. sehingga terpaksa ditulis dengan tangan. sementara buku-buku ilmu pengetahuan sebahagian besar dikarang dalam bahasa Melayu dan sejumlah kecil dalam bahasa Arab. Meutaleh pantaon. demikian pula undang-undang. yaitu menunggu kata sambutan dari tuan rumah. akibat peperangan 50 tahun dengan Belanda. kanun dan resam semuanya ditulis dalam bahasa Melayu. yaitu huruf Arab. kadang-kadang sampai berjam-jam. umpamanya. dan dalam hal ini ada persamaannya dengan jiwa Arab. pada berbalas kata dalam berbagai upacara ataupun dalam arena pertandingan sastera (polemik-puisi). umpamanya pada upacara malam penganten. peraturan-peraturan pemerintah. Tetapi amat sayang karena waktu itu belum ada lagi mesin cetak. orang Aceh lebih banyak mencipta bahasa-puisi daripada bahasa prosa.

hanya yang ada seni-gabungan. dan pada waktu pagi barulah dewan juri menetapkan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Sekalipun mereka berpidato dengan bahasa-puisi tanpa ada persiapan (memang tidak mungkin ada persiapan. Para pujangga Aceh menciptakan novel. artinya seni-tari dengan seni-suara tergabung menjadi satu dibawah 258 b. kissah. Disamping hikayat yang biasanya panjang sampai puluhan. hampir semuanya dalam bentuk puisi. karena pidato/berpantun untuk membalas pidato lawannya. cerita. Keindahan bahasa-hikayat sangat mempesona. hampir-hampir tidak ada seni-suara saja ataupun seni-tari saja. hampir-hampir sukar kita mendapati seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa. bahkan mereka mengarang sejarah dan ajaran-ajaran agama pun dalam bentuk hikayat. jadi meunasib berarti mengadu untung. . hampir semuanya dengan bahasa-puisi atau pantun. N A S I B berarti untung. juga terdapat pantun-pantun nasehat. SENI SUARA/SENITARI Dalam dunia seni-budaya di Aceh. dimana terjadi balas-membalas silih berganti). bahkan ratusan halaman. pantun anak-anak dan pantun percintaan yang pendek-pendek. Mereka berbalas-balas pantun semalam suntuk sampai pagi. roman. sehingga kadangkadang dapat membuat orang menangis tersedu-sedu. yaitu pertunangan antara dua orang "Syekh-nasib". pantun jenaka. Dalam hal ini adu untung antara dua orang/kelompok Syech-nasib (penyair-ulung). yang dinamakan "hikayat".meunasib. diadakan "meunasib". Kejadiannya demikian: Pada waktu-waktu tertentu di tempat-tempat tertentu pula. dongeng dan haba-peuingat. mengandung nilai-nilai seni yang sempurna. Karena itu. yaitu penyair-ulung yang sanggup menciptakan syair (pantun) atau berpidato dengan bahasa-puisi tanpa" ada persiapan terlebih dahulu. namun bahasanya indah sekali. yaitu mempertarungkan nasibnya semalam suntuk. Biasanya Syekh-nasib ini dibantu oleh seorang atau dua orang asistennya. ketawa terbahak-bahak ataupun menyalakan keberanian dan kemarahan yang membakar menghanguskan.

antara lain yaitu : f. bila demikian indah sekali. nasehat agama. Nyanyi salawalee. Biasanya terjadi pula berbalas pantun antara dara di satu dangau dengan pemuda di dangau yang lain. Diantara jenis-jenis seni-suara. umpamanya 'seudati'. 259 . yaitu lagu-lagu yang dinyanyikan dalam upacara memperingati maulid Nabi Muhammad S . di mesjid-mesjid ataupun meunasah-meunasah pada malam Jum'at. e. Meudikee yang kadang-kadang disebut juga "dikee m o l o o d " . biasanya sedih menyajukan. Meunasib. pada bulan Rabiul A w a l . W . Biasanya dilagukan pada malam-malam tertentu di tempat orang kematian. Salawalee. Pantoon jaga tuloo. Lagu seulaweuet dilagukan beramai-ramai. kadang-kadang juga merupakan pencurahan rasa-cinta yang menyayat. artinya hanya seni-suara saja. Pantoon jaga tuloo. yaitu puja dan puji kepada Rasul. yang isinya memuja Rasul. ataupun pada waktu ada sesuatu upacara keagamaan. Seulaweuet. Lagu wanita-wanita membuaikan anak. antara lain yaitu : a. seni amat. Kalau seni-suara ada juga yang berdiri sendiri. biasanya lagu salawalee ini sifatnya riang. kadang-kadang sampai ratusan. dimana dalam seudati itu sekaligus ada tari dan ada nyanyi. yaitu pantun yang dinyanyikan oleh gadis-gadis ataupun jejaka diatas dangau di sawah pada musim mengejar pipit. kissah hidup Rasul dan perjuangannya. Diantara jenis-jenis seni-gabungan. kalau sekiranya ayah si bayi sedang jauh dirantau. d. Meudikee. c. yaitu lagu yang dinyanyikan waktu mengantar penganten laki-laki ke rumah penganten wanita di 'Malam Penganten' . b. Isi nyanyian. jenaka. Dinyanyikan beramai-ramai. tetapi kalau seni-tari tidak ada yang tanpa seni-suara. Mengenai dengan 'meunasib' sudah dijelaskan diatas. A .satu nama. mengumandangkan shalat dan salam kepadanya dan juga berisi doa. Dooda-idi.

Tari Seudati 260 .

261 . yaitu tari wanita Aceh yang juga dinamakan Ratoh Inong atau seudati wanita.Tari Inong.

" S e .•a c 3 4 > -1 *: •s.A o K 262 . e ? "5 Q * 3 1 « la 'C s: K s: 5 •*»* • — * I < O 3 60 -V C « eo > < Ü T3 "O -Cl *~ 3 -V !i Ö .

meuratoh artinya mengobrol. Seni-seudati adalah jenis kesenian yang diciptakan setelah berdiri Masyarakat Islam Aceh. yaitu saadati yang artinya : tuan-tuanku atau bapak-bapakku kalau istilah sekarang. karena para pemainnya terdiri dari laki-laki. 4. Seudati berasal dari bahasa Arab.Seudati. 4. yang berarti kira-kira obrol. Saman juga berasal dari bahasa A r a b . . pemimpin pemain. yang bersifat anak kepada para pemain seudati. karena para pemain dan tempat bermainnya di Lukoop (Aceh Timur). seorang apet uneuen (pembantu kanan). yang berarti delapan. Saman Lukoop.budaya asli yang berjiwa agama. Para pemain seudati terdiri dari delapan orang dan dua orang anak seudati. lima orang pemain-pengikut. Seudati agam. yang berfungsi dakwah dan hiburan. dan yang memanggilnya yaitu aneuk-seudati (anak seudati). Ratoh duk. Seudati adalah perpaduan antara seni-suara dengan seni-tari. karena para pemain dan tempat bermainnya di Gayo (Aceh Tengah). Saman Gayo. umpamanya : 1. Ratoh memang bahasa Aceh asli. 2. seorang apet wie (pembantu kiri). 6. Yang dimaksud dengan tuan-tuanku di sini yaitu para pemain seudati yang terdiri dari 8 orang. sindiran dan sebagainya. yang merata di seluruh Aceh. 5. sekalipun kadang-kadang berlainan nama. dua orang anak seudati yang berdiri tetap di luar komposisi 263 a. 5. karena bermainnya sambil berdiri. cerita. Dari nama ini. seudati inong juga dinamakan pho dan bines. Seudati juga bernama ' 'saman" dan "ratoh''. Seudati inong. karena para pemainnya terdiri dari perempuan. 3. Ratoh dong. timbul pula nama-nama lainnya dengan adanya tambahan embel-embel di belakangnya. seorang Syekh. Penamaan dengan ratoh karena nyanyian-nyanyiannya mengandung kissah. yaitu : 1. Para pemain. dan ia dinamakan dengan saman karena para pemainnya delapan orang. karena bermainnya sambil duduk. 2. 3. Kesimpulan ini dipancarkan oleh nama dan sifat-sifatnya. Seudati adalah jenis seni.

264 . TariPho.Tari Ranup Lam Puwan. Biasanya sebgaipembuka malam kesenian. yaitu tari penghormatan kepada tamu agung dengan memberi sirih. yaitu tari asli Aceh yang dimainkan oleh wanita melulu.

Takengon.Tari adat dari Aceh Tengah. 265 .

tangkulook kasab (destar asli Aceh) dan rencong disandang di pinggang. dan mungkin ada juga di daerah-daerah lain dengan nama yang lain. diucapkan oleh syech dan para pembantunya dan diulangi kembali oleh anak seudati. b. 3. salah seorang diantaranya berfungsi sebagai "syekh".pemain yang delapan. baju kaus putih berlengan panjang. yaitu gerak tari yang menuruti irama lagu. yaitu celana pantalon hitam atau putih. satu serunai kale. dua buah geundrang besar. sebuah geundrang (gendang) kecil. Geundrang ini terdiri dari empat buah instrumen. Geundrang juga semacam seni-gabungan (nyanyi + tari). Kemudian 266 . yaitu kissah atau riwayat yang dilagukan sambil menari. S e u d a t i terdiri dari: 1. Syech dan para pembantunya sama berpakaian seragam. Likok. dan kemungkinan sekali ia telah ada semenjak lama sebelum Islam datang ke Aceh. yaitu : 1. Pho bermakna ratap. 2. Aneuek seudati bercelana pantalon hitam atau putih. dimana anak seudati juga berfungsi sebagai musik yang mengatur gerak tari. Sifat tari pho (seudati inong) hampir sama dengan seudati agam. 2. 3. kemeja sutera berlengan panjang dengan warna yang menyolok dan pakai tangkulook Aceh. c. yang berfungsi mengatur gerak tari. Pho (Seudati Inong). Pakaiannya. sedangkan kalau di Gayo ia bernama "bines". Ketiga buah instrumen ini dimainkan oleh tiga orang pemain. Ratoh. Pho ini khusus Aceh Barat/Selatan. karena asal mula tari ini digunakan untuk meratap waktu kematian. Geundrang. yaitu serangkum syair yang dilagukan pada pembukaan permainan seudati. Tari pho terdiri dari seorang Syekh-wanita dan tujuh orang gadis-gadis lainnya. sedangkan anak seudati mengulangi syair-syair pendek waktu syech dan para pemainnya berhenti sejenak dari berkisah. Sjahi (berasal dari kata-kata syair).

bunyinya hebat sekali. 267 . yaitu permainan keahlian dan kepahlawanan. Permainan daboih.Sejenis alat musikyang bernama Rapa—1.

268 .

Rapai. A p a sebab tubuh mereka tidak dimakan senjata. Yang dimaksud dengan "rapai-wirid". dimana mereka pada waktu sedang menabuh rebana memukul rapainya sambil bernyanyi dengan lagu-lagu tertentu terus menikam-nikam anggota badannya dengan sehebat-hebatnya. sedikit pun tidak boleh goyang. antaranya yaitu : 1.menari mengikuti irama lagu yang dimainkannya. jadi besi makhluk dan manusia pun makhluk. yaitu suatu permainan ketangkasan atau kekebalan. Rapat pulot ini terdiri dari seorang " s y e k h " dua orang "apet-syekh" dan sepuluh atau duabelas orang pemain lainnya. Rapai daboh. 3. Permainan rapai di Aceh banyak macamnya. Geundang biasa dipanggil pada waktu diadakan pesta kawin ataupun kenduri khitan ataupun pada upacara-upacara keramaian lainnya. salawat atau syair-syair agama lainnya dengan mempergunakan rapai (rebana) sebgai pengatur irama lagunya. Pada waktu para penabuh rapai sedang memukul rebananya sehebat-hebatnya. beberapa orang penabuh rebana (rapai). d. hatta kadang-kadang rencongnya menjadi bengkok. yang semuanya berada dibawah pimpinan/pengawasan khalifah. hal ini menurut mereka oleh karena suatu keyakinan bahwa yang berkuasa hanya Khalik (Tuhan). Rapai yang juga dinamakan terbang. yaitu semacam rebana. Permainan Rapai Daboh terdiri dari seorang syekh yang bergelar " K h a l i f a h " . dan beberapa lagi pemain rencong atau senjata tajam lainnya. Biasanya dimainkannya pada malam Isnin dan Jum'at. 2. dan kalau goyang pastilah senjata akan makan tubuh mereka. Geundrang dapat disamakan dengan sebuah perkumpulan band yang lengkap dengan penarinya. yaitu melagukan zikir. Rapai pulot. 269 . Rapai wirid. sedangkan makhluk sama-sama tidak berkuasa. maka para pemain rencong memusatkan seluruh pikirannya pada keyakinan diatas.

semacam alat bunyi-bunyian (Instrumen Musik). 270 .yang kadang-kadang menjadipengatur tari. Suatu permainan yang sangat digemari.Permainan geundrang.

Hasjmy) Sendiri (1960).Pengarangnya (A. 271 .

272 .Lonceng CakraDonya.

C -s: o £ 273 .I I s 60 C «> O O s: o e •§ •s.

e. bahwa rapai lagee adalah seudati yang disuarakan lewat rebana. 4. semacam klarinet. Berakhirnya sesuatu kepandaian yang dijalin sambil menari dan berlagu. f. hanya keahlian melagukan rebana yang menjadi titik tuju. yaitu : 1. bedanya karena rapai lagee tanpa adanya pertunjukan keahlian. dalam segala macam bentuknya. sedangkan sejumlah gadis-gadis yang lain sambil duduk diatas tikar memainkan dengan jari-jarinya tali daun pandan yang bersambung dengan tempurung. Alat-alat musik. menuruti irama pemain alu dan tali tempurung. Bansi. Geudrang. sejenis dengan suling. sedang dan kecil.Syekh dengan dua pembantunya menyanyikan lagu seraya menepuk rebananya sementara anak-anak pulot menari memperlihatkan berbagai keahlian. 2. Para pemainnya terdiri dari gadis-gadis. Lagu-lagu serta syair-syair yang dibawakannya hampir sama dengan seudati. Rapai lagee hampir serupa dengan rapai pulot. seperti mempermainkan tali-temali sehingga akhirnya menjadi sebuah jala ikan. dan waktunya bermain di malam terang bulan. dengan enam 274 . Seorang syech yang mahir dan ahli dapat membuat penonton haru dan takjub. 3. Rapai dalam segala macam bentuknya. terbuat dari buluh. sehingga sadang-kadang orang mengatakan. A d a yang besar. ataupun kepandaian lainnya. •K Rapai lagee. Serunai kalee. Alat-alat (instrumen) musik asli sepanjang yang diketahui di Aceh. 3'ang juga menghasilkan bunyi yang indah meningkah lagu alu bertemu dengan lesung. Alee tunjang juga gabungan seni-tari dengan seni-suara. Alee tunjang. Caranya demikian : Beberapa orang memainkan alu yang ditumbuk-tumbuk atas lesung kayu membawa irama lagu-lagu tertentu. dan sejumlah gadis yang lain menyanyikan ïagu sambil menari. adalah klimaknya dari permainan rapai pulot.

m-i:: uri. ó. dflfcubam. 8.. 2. 9. t*r2. . 7. puijok fce- dja a t a u o r a i g Be bgngong Abt ciufts pakaian keto man ptrftiasufl pttieri daa pulent pc. Keupak Sawouk tccput* Tatuv Bob iMlee doib. gunr-. bob tji bad oo. t»ngj«v pakcian bu*t R«Simpiaib keheiar«n pu»r»/puln. 4.. ^011.bab Jjeum^ra.Jenis-jenis pakaian kebesaran Aceh. {Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). 275 . AjeunS****wk djaiué ro. KouUb Seweufe r*ubung rab 3. Tundjung S*t>rafi badi<*e badjeé. badje. dari emas. 5. KETERANGAN GAMBAR : 1.

Boh ' h u bunjjkoih Eniuëk. 25. Bob djec raleb . Sub3ng po'. bung tjruek 17.idjeo ba- kanljing dju. 1 ó. Gantjing b. sirih Ia'<u2. Ajeuém main si- BungkoiK (bungkus 12. buneong meulim- Perhiasan wanita : tempat sirih (bungkus sirih) Raja atau Uleebalang dan perhiasan kanak2 dari pada emas yang berukir (Clise Singa Ackeh). 5 2. r^nub. baujee iunvjo. Gantjing boh 1 1. Subang mtulu. 276 . 19. 3 d« 4 Boh Q< . bungkus I«ki2.B A R A N G EMAS P E R M A T A Y A N G ANTIK DIPAKAI D A L A M P E R A L A T A N D A N HARI-HARI R A Y A Keterangan gambar I. sirih. a 'luna b. 18. 21 èên 22.B A R A N G . 1 aweuk | bob bakeu- 9. 24. Boh Taulë mainan tja ié. Subang meutjintra. 23. g . Ajeucm seunanguj * a r» g - mainan g f w. bungkoih an rih 14. A n l t n g anfiny da 6 7 AdjeLfrit. 20. T*luë gule. dan 13. 8.if!.'. e. ~ ka- ompeb k-her 'nak-kanak. Tiang« Boh koïh. bungkoïb. Entuèk bungkoih bung- mainan kus 15. 10.

»»p?t. kar. Guk?v 8 erg timv- tt K*wp*|i ba lali pinpan?.Jenis-jenis pakaian emas dan cerana sirih. Serapi permainan karmk? kcvit dan ra wat bertauhJttn emas. 15. Taiue fü cf$*ruë 14. 16 1 Bob ago* Tjeukflm nguj. 12. Tjapinp keu ïeng *g*m. 277 . 10 11. Bungong ting. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). ~ ari sun tehie Bungong tifïg inf>n }. KETERANGAN GAMBAR 1 Kvu'ab t*p*h meuDêb!. Iiarang2 mi dipakai dalam pt-raJatan perkawinan atau óihari-hari raj^ï (CHffe S i n g a Atjeh.'»t pvf$el 1 . tjapcng ttlut Iccu-tAg. v-anitü. iht * 3 4 I*lwë k«u d#n keu bob 5 Nb g rhu • n f*fuë u 6.ak2. n • ft*m' s« 7 Fjn>?4 . Kr po'<. pvihiasan Iaki2. 7 'cve jan k**u 3 r* ïefKJ ulre 9.

S.B A « A X < » 2 V \ I I K i*miil St.B Uihat halamam :U» — . AL.A7 WERANA ItPAK SIRIM 278 . l \ A K A .K\ « K M Ü I I ' K R ( .'-1441. \ D A L A M l ' E K A L A T A N t ' P A T J A K A Pt K K \ U is W D.

" R a j a K e r a " . sekembang teratai. pada batu-batu nisan di " K a n d a n g " (pandam pekuburan). masih banyak jejaknya yang tinggal pada dinding-dinding rumah lama. pada tampuk-tampuk bantal. dengan motif ayat-ayat Qur'an. Pembawa lakon utama dinamakan " S i D a l u p a " . jari-jari halus kaum wanita mencurahkan rasa seninya ke atas kain. 279 . Seni-ukir. 6. setelah berdiri Masyarakat Islam. Salueng. Hadis-hadis Nabawi. SENI D R A M A Seni-drama seperti yang kita kenal sekarang sekarang memang tidak ada di Aceh pada zaman dahulu. Rapai bruk. Kedua jenis dari seni-rupa ini. sama dengan bansi. seekor rama dan sebagainya. yaitu pandai-ukir menjelmakan bakat seninya diatas kayu dan batu. ada juga. Aceh juga mengenai seni-pahat yang mewujudkan patung. baik peristiwa dalam dunia manusia ataupun peristiwa dalam dunia binatang. Tetapi seni-drama dalam arti sesuatu pertunjukan yang melakonkan sesuatu peristiwa.Iobang pengatur irama dan pakai lidah. hanya salueng tidak pakai lidah dan ditiup pada sebuah lobang. yaitu rebana kecil yang dibikin dari tempurung belah. Pertunjukan dilakukan di alam terbuka. Dengan demikian. pada rihan-rihan dan sebagainya. 5. dalam zaman Islam jenis seni-rupa yang didapati di Aceh hanya : a. daun-daun kayu dan sebagainya. b. A d a lakon-lakon yang beranma " R a j a J i n " . menyulamkan benang tatawarna dan benang emas menjadi sehelai daun. " R a j a Ueteun" dan sebagainya. SENI RUPA Sebelum zaman Islam. seni-pahat yang mewujudkan patung menjadi hilang dan menjelmakan dirinya menjadi seni-ukir. kembang-kembang. pada tilam-tilam dan alas-alas duduk. pada tirai-tirai. Seni-sulam. seulas rihan. Tetapi. setangkai mawar.

(Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).Salah satu type dari jembatan Aceh di zaman dahulu. 280 .

Bandar Glee Weueng ini indah sekali. (236) 3. yaitu bangunan kota. mempunyai taman-taman. yaitu : 1. Seni-Bangunan Militer. yang dibuat sekitar tahun-tahun 601—631 H . Seni-Bangunan Agama. (239) Dalam kota pegunungan ini dimakamkan tiga orang Raja Kerajaan Darussalam. Arabia. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. maka Bandar Darussalam pun menjadi Bandar Aceh Darussalam. yaitu kota pegunungan tempat istirahat. b. telah banyak dibangun kota-kota dengan perencanaan yang direncanakan oleh para arsitek-perencana dari Turkia. gedung-gedung. = 1133 M . = 1205—1234 M . = 1353—1398 M . didirikan dalam tahun 225 H . (235) Mengenai dengan ibukota Kerajaan Samudra/Pase. Setelah Kerajaan Darussalam berobah menjadi Kerajaan Aceh Darussalam. Bandar Glee Weueng. Tgk. Af. didirikan pada 1 Ramadlan 601 H . didirikaan antara tahun 753—800 H . Parsia. Ibid halaman 36. (234) 2. taman-taman dan rumah-rumah. SENI BANGUNAN SIPIL Yang dimaksud dengan bangunan sipil. = 840 M . India dan Aceh sendiri. M. yaitu: a.SENI BANGUNAN Seni-bangunan dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga macam. = 1205 M . Semenjak Kerajaan Islam Peureulak sampai kepada Kerajaan Aceh Darussalam. Bandar Khalifah. Ibid halaman 37. ibukota Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). (237) 4. Ibnu Bathuthah mengatakan satu kota yang indah. ibukota negara Kerajaan Islam Peureulak. Bandar Darussalam. (234) (235) (236) (237) (238) (239) Tgk. Bandar Salasari. (238) 5. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 19. di sebelah menyebelah Kuala Naga (Krung Aceh). Diantara kota-kota yang telah dibangun. Ibid halaman 10 Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-154. 281 . didirikan dalam tahun sekitar tahun 527 H . teratur. . ibukota Kerajaan Islam Samudra/Pase. ibukota Kerajaan Darussalam. Bandar Masmani. mesjid dan sebagainya. dan c. Seni-Bangunan Sipil.

Rumoh (rumah) Aceh dalam komplek BAPRIS di Banda Aceh. 282 .

Iskandar/Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin halaman 48-51. dengan 2. 283 . Kroong-Padee (lumbung padi) yang berdiri terasing dari rumah. (240) (240) T. Rumoh Aceh terbikin dari kayu dan tinggi dari tanah. TAMAN GAIRAH Taman Gairah dibangun semasa Sulthan Iskandar Muda dan disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Sani. sehingga dibawah kolongnya dapat berjalan-jalan. Seuramou-Likoot (serambi belakang) yang berfungsi tempat menerima tamu-tamu wanita dan sekaligus menjadi tempat tidur/makan mereka. tetapi masih dalam pekarangan. menjadi tempat rekreasi dalam kota Banda Aceh. malahan kolongnya menjadi serba-guna. Keupaleh (pintu gerbang yang ada bilik kecil diatasnya). 3.RUMOH ACEH Yang dimaksud dengan " R u m o h A c e h " yaitu rumah penduduk di kampung-kampung. Luas taman 1000 m persegi. Rumoh-inong ini dibagi menjadi dua jurai (kamar-tidur) yang antara keduanya dibatasi oleh rambat (gang) yang menghubungkan antara serambi muka dengan serambi belakang. orang-orang kaya dan kepala-kepala kampung. 6. yang ada keupaleh ini biasanya di rumah orang-orang besar. tempatnya di depan atau disamping ataupun di belakang. Rumoh Aceh terdiri d a r i : 1. 7. 4. Seulasa (teras muka kalau istilah sekarang) yang terletak di depan serambi muka dan bertautan. 5. tapi agak rendah sedikit. Rumoh-Dapu (kamar dapur) yang terletak bertautan serambi belakang dan agak rendah sedikit. yang sekarang disebut juga " R u m o h A d a t " . Seuramou-Keu (serambi muka) yang berfungsi tempat menerima tamu laki-laki. Rumoh-Inong (rumah induk) antara seuramou-keu dengan seuramou-likoot dan agak tinggi sedikit. Pintu Gerbang utamanya bergelar Pintu Biram Indera Bangsa (Pinto Khoop) dan di dalamnya antara lain berdiri sebuah bangunan yang indah bergelar Gegunungan Menara Permata. sekaligus menjadi tempat tidur dan tempat makan mereka.

9S • I ? 5 s S "B I | § «3 h. 5 5 ^ r | : * & '£ 3a 284 .I I I § s co B 5 s e 3 s: te s.

) bersamaan dengan didirikannya keraton baru yang bernama "Kuta Alam" mengimbangi keraton Daruddunia yang telah dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665—708 H . karena mesjid pusat segala kegiatan ummat. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . yaitu berbentuk empat segi. (243) Ibid halaman 38.) Waktu Sulthan Iskandar Muda mendirikan mesjid dalam Keraton Darud Dunia. Mesjid Jami Baitur Rahman. = 127—1309 M. bahwa dalam tiap-tiap satu mukim harus didirikan satu mesjid dan dalam tiap-tiap satu kampung harus didirikan satu meunasah. meunasah dan sebagainya) dan bangun kuburan. Mesjid Baitur Rahman ini juga berfungsi sebagai Perguruan Tinggi. = 1636—1641 (241) Di Meulek. Diantara mesjid-mesjid yang terdapat dalam Ibukota Negara. (242) Tgk. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda dan Iskandar Sani. yang dibangun oleh Sulthan Mughaijat Syah Iskandar Sani (1045—1050 H . (242) 6. Tentang pembangunan Mesjid dan Meunasah ditetapkan dengan satu dasar hukum yang kuat. Mesjid/Meunasah. yaitu : a. yaitu bangunan tempat (mesjid. dan berkubah satu dengan bentuk empat segi meruncing ke atas yang diatasnya dipancangkan bintang-bulan. maka dinamakannya dengan Mesjid Baitur Rahim. gaya Persia dan gaya Aceh sendiri. sementara Mesjid Baitur Rahim di Kuta Alam diberi nama yang lain. 1. yang menandakan bahwa fungsi mesjid/meunasah dalam negara Islam adalah penting sekali. (241) Mesjid yang didirikan di tiap-tiap mukim dalam Kerajaan Aceh Darussalam. M.SENI B A N G U N A N A G A M A Yang dimaksud dengan seni-bangunan agama. Qanun Meukuta Alam halaman 44. di Ibukota Negara Banda Aceh dibangun beberapa buah mesjid yang arsitekturnya campuran gaya Arab. Mesjid Baitur Rahim. (243). Qanun Meukuta Alam menetapkan. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (Raja ke III dari Kerajaan Darussalam) pada tahun 691 H . = 1292 M . Mesjid Baitul Musyahadah. Selain di tiap-tiap mukim. arsitekturnya sederhana sekali. Kemudian oleh sulthan-sulthan sesudahnya diperbesar dan diperindah terus-menerus. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37. = 1497—1511 M. 285 .

286 . yaitu gambar makam para Sulthan dan keluarganya. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah. Dalam kandang ini. sekarang dalam komplek BA PERIS Banda A ceh. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. yang terletak dalam Kandang Raja-raja Aceh.Gambar di atas ini dan gambar-gambar di halaman-halaman berikutnya. antara lain terdapat makam-makam Sulthan Alaiddin Johan Syah. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Pocut Muhammad dan para keluarga/pangeran lainnya.

287 .

288 .

289 .

antaranya terdapat makam Sulthan Al Mughaiyat Syah. 290 . yang kini terletak dalam asrama Kraton Banda Aceh. Sulthan Ri'ayat Syah Al Qahhar dan Sulthan Husain Alaiddin Ri'ayat Syah.Makam para Sulthan dalam Kandang XII. serta para pangeran/keluarga lainnya.

Makam Sulthan Iskandar Muda dalam Kandang Mas di Banda Aceh. 291 .

= 1823—1836 M . ) . Kuburan atau batu nisan di dalam kandang. ibu dan saudara-saudara mereka lainnya. Af. = 1735—1760 M . ) dan para pangeran serta saudara-saudara lainnya. sedangkan kuburan atau batu-nisan yang terdapat di dalam makam biasanya sederhana mempesona. Iskandar: Bustanus Salatin halaman 44. Dalam komplek B A P R I S (Badan Rumpun Iskandar Muda) yang sekarang. biasanya agung-megah. sarjana dan golongan rakyat lainnya. H . Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273—1286 H . ) .M . Af. yang dibawah ini saja ringkaskan: (245) 1. 292 . terdapat dua kandang raja-raja Aceh. ) . Zainuddin telah mencatat tempat-tempat dan hal ikhwal beberapa buah " K a n d a n g " dan " M a k a m " . ) . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174—1195 H . Kandang XII. yang juga berukiran ayat-ayat A l Qur'an dengan tulisan Arab yang indah. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah (1795—1824 M . Yang satu lagi terdiri dari kuburan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1238—1251 h. = 1857—1870 M . Kandang Raja-raja Aceh. Kandang sebutan bagi pandam pekuburan para raja dan orang-orang bangsawan. Yang pertama terdiri dari kuburan Sultan Alaiddin Johan Syah (1147—1174 H . Makam sebutan bagi pandam pekuburan para ulama. (244) KANDANG DAN M A K A M Pandam pekuburan dalam Kerajaan Aceh Darussalam dikenal dengan dua nama. b. 2. A d a perbedaan nyata antara bangunan kuburan/nisan yang terdapat dalam " K a n d a n g " daripada yang terdapat dalam " M a k a m " . ƒ/. ) . disamping bentuknya hebat-dahsyat. Mesjid ini indah dan besar. Kandang X I I ini terletak (244) (245) dalam komplek asrama keraton Ar Raniry/Dr. M . kira-kira di daerah Peunajong sekarang. dengan ukiran-ukiran ayat-ayat A l Qur'an yang bernilai seni tinggi. T. = 1760—1781 M . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 185. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 45-69. yaitu : a.

Aceh Besar. ini sebuah batu nisan yang bertulisan Arab indah. 293 . dalamnya antara terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah.K A N D A N G PANGOE Kandang ini terletak dekat Lam Bhuk.

ï *> • "1 • «< ~^ ~^ t? I Os R 3 -R I a •R a CU R 5 g öo R < 3 •R* 5 1 R «s •R CO R < 3 •V < 3 5 5 294 .

295 . Nilai seninya cukup mengesankan.Juga Kandang Pangoe. Sebelah sebuah batu nisan yang berukir indah dengan ayat-ayat Qur'an.

se' -c: •3 S 5 I< * > 8 * 53 -et I s: ! O öo § IS •§ SC g Cu *o 53 60 SC •§ SC 5 3 s e E 5U 296 .

K A N D A N G BILUI 297 .

* e S 1ë s S 298 .c (3 | I tui a co •si •i| I & *.

Batu nisan Kandang Bilui dibawah rindangnya pepohonan. 299 .

300 .

301 .Batu nisan Kandang Biluiyang bernilai sejarah/'seni.

302 .

Dua Ulama Besar yang sampai sekarang dianggap keramat.Makam Teungku Ja Chik (atas) Makam Teungku A wee Geutah (bawah) terletak dalam Kemukiman Lheue. dan banyak orang meiepaskan nazar. Kecamatan Darul Imarah. 303 .

Batu nisan Kandang Bilui dengan lukisan tulisan Arab yang indah. 304 .

305 .

Kecamatan Darul Imarah. Salah satu nisan yang berukiran tulisan Arab yang indah. terletak di Kampung Ulee Lueng. .KANDANG DALAM Yang juga disebut Kandang Ulee Lueng. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Eumpee Blieng.

307 .53 •Si <u ai sc 2 s 53 0© SS -S Q • § SC SC 53 5C > SC •§ sc 53 £ 5U O.

adalah kandang para Meurah. Gambar-gambar ini sebahagian dari batu-batu nisannya. berukira ayat-ayat Qur'an yang halus seninya.Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang. di sana banyak makam yang berbatu nisan besar tinggi dan indah. Mukim Lam Ara Kecamatan Darul Imarah. 308 .

309 .

Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Ji-ey (Meurah Tampi). sebuah batunisan yang berukiran dan berbentuk indah.KANDANG LEU UE Kandang Leheue terletak di Kemukiman Lheue Kecamatan Darul Imarah. 310 .

3 «S CU CU sj •I K SS ! se •§ ss £ cu 00 SS I 311 .

312 .Batu nisan Kandang Bilui dengan ukiran indah tulisan Arab.

13 .

Kecamata Darul Imarah.KANDANG LEU UE terletak di Kampung Leu Ue. sebuah batu nisan yang besar dan berukiran indah 314 tulisanArab. keluarganya. . Dalamnya terdapat makam para Meurah da.

1 3 " ! I B ! i B 1 t § s 5. 315 .

316 8. yang pada nisannya bertulis-tulisan A r a b yang indah. ) . 5. = 1571—1579 M . Ratu Safiatuddin dan tiga Ratu lainnya. . Sulthan Alaiddin Riajat Syah A l Qahhar (945—979 H . = 1530—1539 M . ) . Masih dalam Kabupaten Aceh Besar terdapat Makam Meurahmeurah di kampung Ulee Lueng. 3. terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan A l i Mughaijat Syah (916—936 H . terdapat kuburan Sulthan Salahuddin (936—945 H . Puteri Sani. = 1490—1497 M . = 1497—1511 M . dan tiada jauh dari makam tersebut terdapat bekas istana Keraton Darul Kamal.sekarang. terdapat Kandang L a m Lheue. 4.) dan Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah(979—987 H . yang terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan Iskandar M u d a M u d a Meukuta A l a m (1016—1045 H . di dalam mana terdapat kuburan beberapa orang raja. Kandang ini terletak dalam komplek B A P R I S sekarang juga. Kandang Iskandarmuda. Dalam lingkungan M a k a m Teungku D i Bitay. Kandang Pangoe.(. 6. = 1480—1490 M . Kandang Lam Lheue. = 1539—1571 m. ) . Kandang ini lebih terkenal dengan sebutan Kandang Poteu Meureuhoom Meukuta A l a m Pangoe. Puteri Pahang. Makam Bitay. yang dibangun sebelum ada Banda Aceh dengan Keraton Darud Dunianya. antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Inayat Syah (885—895 H . ) dan Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah (895—902 H . = 1511—1530 m. 7. Makam Meurah-meurah. ) . ) . Kandang Bilui. Kandang Bilui juga dalam Kabupaten Aceh Besar. Dalam komplek Makam Meurah-meurah ini terdapat banyak sekali kuburan yang indah-indah yang pada batu nisannya berukir tulisan A r a b . Dalam kandang ini terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . Tiada berapa jauh dari M a k a m Meurah di Ulee Lueng. = 1604—1636 M . Dalam komplek kandang ini.

sungguh sangat indah. Ukiran ayat-ayat Al Quran disebelah kepala dan ukiran daun dan kembang disebelah kaki.Inilah makam Ratu Nihrasiyah yang terletak dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra/Pase. 317 . membuktikan betapa tinggi sudah seni-ukir Islam dizaman Kejayaan Kerajaan Islam Samudra/Pase.

Salah satu makam sulthan dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra Pase.Batu-batu nisan yang terdapat dalam komplek Makam Teungku DiBale. Samudra Pase. 318 . dalam komplek mana terdapat makam Ratu Nihrasiyah yang amat indah.

dalam komplek makam ini. dan antara lain terdapat makam Sulthan Mahmud Malik Dhahir yang juga sebagai ulama. terdapat makam para ulama terkenal. 319 .Komplek Makam Teungku Di Bale Pase.

Batu-batunisan yang terdapat dalam komplek Kandang Teungku di Bale Samudra/Pase. 320 .

321 . Makam Puteri Sitti Hawa dengan batunisan yang berukir namanya dan ayat-ayat Al Quran dengan tulisan yang indah sekali. dimana dalam bangunan ini terdapat makam Sulthan Salathin Riayat Syah dan saudaranya Puteri Sitti Hawa. Lamno.Bangunan Kandang Meureuhoom Daya yang terletak di Cot Glee Njong Kuala Daya.

322 .Batunisan yang bertulisan indah dari makam Sulthan Salath Riayat Syah dalam Kanang Meureuhoom Daya di Cot Njong.

S tv § B § > cu B 1 ^ • 8 •ü E C cu 5 S g < u cs B I (X. "u cO li « -Si ^3 O Q c as ^ 1 $ B £ " 5 ^ | -Si cj •§"§1 S B » ^ co Ö) J § § t * 1 * 1 ^ •s| i 3 cs •§ a ö ^ S * § f a < 3 -s % s£ s * •"• 323 . ^ C3 1 5 . CS X.

Cu « l s'§> 5 -S 5 3 U i1 -S g «3 "3 6§ ^ 3 ? -c f) sI ^Cu 3 •~ s I ^ •5 ^ 5 CO 324 .i 5 •S a Öfl s: 3 5 O p.

. dan dalam komplek ini banyak makam-makam ulama lain.Dalam bangunan ini terletak makam Syekh Abdurrauf Syiahkuala.

Makam Syekh Abdurrauf dengan batu nisan berselubungkan kain putih. 326 .

Seharusnyalah sekarang Pemerintah dan rakyat Aceh membina makam yang layak untuk Sulthan telah sanggup mematahkan penyerangan Belanda yang pertama sehingga mati konyol seorang jenderal yang bernama Kohier. dan pada waktu itu tidak sempat membuat makamnya seperti seharusnya bagi seorang Kepala Negara yang gagah berani itu. seperti terlihatpada gambar-gambar ini. Keadaan makamnya sekarang sangat menyedihkan. 327 . Kecamatan Sukamakmur. Dalam kandang ini berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah memerintah tahun 1286-1290 H. Beliau wafat dalam pengungsian. Alamarhum Sulthan Alaiddin Mahmud Syah dimakamkan di Cot Bada. Sekarang makamnya telah dipugardan telah bagus.KANDANG COTBADA Kandang Cot Bada terletak dekat Smahani. Kabupaten Aceh. setelah Banda Aceh direbut Belanda dan Ibukota Kerajaan dipindah kepedalaman. (1870-1874 M). karena perang sedang berkecamuk.

= 1226 M . Meureuhoom Onga adalah salah seorang dari Raja Daya. yang mangkat dala tahun 970 H . = 1589-1604 M . Makam Teungku Di Iboih.16. dalam kompleknya antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah Saidil Mukammil yang memerintah tahun 997-1011 H . Makam ini terletak dekat dengan Kuala Daya. Kandang Cot Gle Njong. Kandang ini terletak diatas puncak bukit dekat rakit-jembatan Kuala Onga. Di Gampong Pandee (Banda Aceh) terdapat banyak sekali makam/kuburan yang indah-indah. Kandang Raja Pidie. antara lain kuburan Sulthan Alaiddin Mukimin Syah (terkenal dengan nama Raja Si Uroe) yang mangkat dalam tahun 934 H . 1508 M . Kandang Blang. Juga disana banyak kuburan para Laksamana dari angkatan laut. 17. 21. = 1588 M . 328 . 19. Makam Gampong Pandee. 20. yang wafat pada Syawal 623 H . Batu nisannya indah sekali. di dalam kompleknya terdapat banyak kuburan ulama dan orang-orang Besar. yang mangkat dalam tahun 916 H . antara lain terdapat kuburan Sulthan Salathin Ri'ayat Syah I (neureuhoom Daya) yang mangkat dalam tahun 913 H . 18. Dalam komplek makam Teungku di Kandang dekat Klibeuet. ) . = 1576 M . = 1511 M . dalam kompleknya. Masih di Banda Aceh terdapat satu makam yang bernama Kandang Blang (di Lorong Muhammadiyah sekarang). dan saudaranya Siti Hawa. antaranya Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. Kandang Meureuhoom Onga. Makam ini terletak di Meunasah Pie (Geudung). terdapat kuburan Maharaja Malik M a ' r u f Sjah. dan Maulana Tajuddaulah Quthbul M a ' a l y Abdur Rahman A l Pasy yang wafat dalam bulan Zulqa*idah 610 H . Seterusnya di Sangeue terdapat makam Putroe Balee. = 1213 M .

terletak tidak berapa jauh Kandang Cot Bada. Meunasah Cot Bada yang sekarang. Keadaannya juga sama menyedihkan. 329 .Kandang Cot Bada tempat berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Sangat menyedihkan.

terdapat pandam pekuburan yang sudah dilindungi oleh kayu-kayu besar. Ujung Peunayong. 24. yang tidak berapa jauh dari Sibreh Ibukota Kecamatan Sukamakmur. seperti yang saya lihat waktu berkunjung kesana dalam tahun 1961. Beliau mangkat selagi memimpin peperangan untuk melawan tentera penjajahan Belanda. yang mangkat setelah Ibukota Negara dipindahkan dari Banda Aceh kepedalaman. yaitu Maharaja Lila Abdur Rahim dan Sulthan Ahmad Syah. Dalam komplek M a kam Syiahkuala ini juga terdapat dua kuburan murid beliau yang besar. 26. Inilah kandang Raja Terakhir di Aceh. 25. Pandam pekuburan Makam Hamzah Fansury. wafat pada malam Isnin 23 Syawal 1106 H . diatas tebing sungai yang tinggi. Memang dulu tidak sempat dibangun dengan bangunan yang layak untuk seorang Sulthan pejuang yang gagah berani. 23. Makam Syiahkuala. ulama yang terkenal itu.22. = 1695 M . dan juga dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Makam Laksamana. Kandang Cot Bada. Sekarang oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Aceh telah membangun kembali makam yang layak bagi Sulthannya yang bijaksana dan gagah berani. Dikampung L a m Dingin. Kabupaten Aceh Besar. karena sedang dalam keadaan perang. Makam Mamprai. Kira-kira satu jam bermotor-boot dari Rundeng menyusur sungai Singkel. D i Kuala Aceh terdapat kuburan para ulama kenamaan dan pemimpin-pemimpin. terdapat makam para laksamana yang pada batu nisannya bertulis dengan tulisan Arab. terdapat 330 . Makam Hamzah Fansury. Aceh Besar. yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Syiahkuala. Didaerah Mamprai yang beralam indah. Dalam kandang ini terdapat makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. antara lain kuburan Syekh Abdur Rauf Fansury. Kandang Cot Bada terletak dekat Samahani Kecamatan Sukamakmur. bersama dengan banyak kuburan dari para murid/pengikutnya.

Diantara makam-makam itu. Inilah beberapa gambar dari makam-makam tersebut: Suatu pemandangan yang amat indah didataran tinggi Mamprai. suami Putroe Ijoo. makam Teungku Chik Cot Bruk. Makam Meurah Cot Bak Krut. Darul Imarah). Makam Meurah Puteh dan Makam Raja Keunajan. dimana didaerah inilah terletak makam para ulama dan meurah. yang berkubur di Kandang Dalam (Kandang Ulee Lueng. banyak terdapat makam para ulama yang sangat terkenal.MAKAM—MAKAM DIMAPRAI Sekitar daerah pegunungan Mamprai. dekat dengan Lam Birah. seorang Ulama Pencinta Binatang. dan makam para Meurah. Kecamatan Sukamakmur. 331 . Semua mereka ini keturunan dari Meurah Eumpee Blieng. yaitu Makam Putroe Ijoo. Makam Tuan Di Weueng. yang dulunya memegang kekuasaan sebelum terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. yaitu pada masa Kerajaan Darussalam atau Lamuri. Aceh Besar.

332 .Makam para Meurah sekitar Mamprai.

Makam Teungku Chik Cot Bruk. 333 .Makam Putroe Ijoo.

biasanya dibangun disepenjang pantai-pantai yang strategis dan juga disepanjang perbatasan dengan negeri musuh atau dengan tempat-tempat yang telah diduduki musuh. Baik kuta linteueng ataupun Kuta Reuntang. makam Meurah Puteh dll. Seni bangunan militer berujud dalam bentuk kuta-kuta (benteng) dan menara-menara pengintai. yaitu dari dalam kuta pasukan keluar menyerang musuh. kemudian dalam keadaan terdesak atau untuk istirahat. a. seperti umpamanya "Maginot-Line" yang direncanakan oleh Andre Maginot. tempat permainan dan tempat latihan. Fungsinya untuk menghempang musuh. yaitu : Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang. kembali lagi kedalam kuta. 334 . Kuta Linteueng. seorang ulama besar pencinta binatang. sejak zaman Peureulak sampaisampai kezaman Aceh Darussalam. yaitu benteng pertahanan yang berdiri sendiri pada sesuatu tempat yang dianggap strategis. SENI B A N G U N A N MILITER. makam Meurah Cot Bak Krut. makam Teungku Cot Bruk.untuk menahan arus penyerang musuh. yang hidup dalam zaman Iskandar Muda. Dalam lingkungan kedua macam benteng Aceh ini (Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang) dibangun pula mesjid/musalla. KUTA—KUTA TERKENAL. benteng mana terentang sepanjang perbatasan Perancis dengan Jerman dan Belgia. yaitu benteng pertahanan yang dibangun sambung bersambung panjang sekali. Kuta Reuntang. Dalam sejarah kemeliteran di Aceh terkenal dua macam " k u t a " (benteng). banyak sekali dibangun untuk pertahanan Aceh. antaranya Makam Putroe Ijoo (isteri Teungku Glee Weueng). seorang ahli pertahanan Perancis. KutaLinteung dapat disamakan dengan benteng-benteng pertahanan di Eropah yang dibuat sepanjang perbatasan antara dua negeri yang bermusuhan.beberapa makam para ulama besar dan para Meurah. b.

ai c •§ 3 I a s * 1 i ÖO K: 3 3 f21 335 .

kira-kira 30 k m dari Banda Aceh. dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen sebagai Kepala Stafnya. Kuta Indrapatra. Yaitu sebuah kuta (benteng) yang dibangun oleh pahlawan wanita Cut Nyak Dhien. yang menjadi intinya. Sampai kini masih utuh bekas-bekas temboknya. Kuta ini juga terkenal dengan Kuta Po Teumeureuhoom. 4. Pemimpin dari Aramada Inong Balee dan Kuta Inong Balee i n i . Benteng ini terletak di sebelah timur Krueng Raya pada satu bukit yang sangat strategis. = 1589-1604 M . sebelum beliau hijrah ke Meulaboh bersama suaminya Teuku Umar Johan Pahlawan. sehingga berkali-kali diserang serdadu-serdadu Belanda. ) . Kuta ini dibangun pada masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil (997-1011 H . yaitu Laksamana Kamalahajati sebagai komandannya. Kuta Inong Balee. Kuta Padang. Krueng Raya. masih ada bekas sampai sekarang. sampai sekarang masih ada bekas-bekas reruntuhannya. 336 . Krueng Raya. Kuta Padang ini. yaitu wanita-wanita janda dari pahlawan-pahlawan yang telah syahid. Kuta ini bernama Kuta Inong Balee. Masih ada tembok bekasnya. menghadap keteluk Krueng Raya. tetapi tidak berhasil direbutnya. Makam Laksamana Kamalahayati terletak diatas sebuah kaki bukit dekat Kampung Kuta Lamreh.Diantara kuta-kuta yang terkenal itu. Arsitektur dari Kuta ini hampir sama dengan Kuta Indra Patra (Ladong) dan Kuta Asan Sigli. karena ia menjadi benteng bagi sebuah armada yang terdiri dari wanita melulu. 2. 3. Kuta Padang ini terletak di Lam Teh pada suatu tempat dekat pantai yang strategis sekali. Yaitu yang dibangun oleh Sulthan Iskandar M u d a bertempat di Krueng Raya. bahkan yang berhasil yaitu matinya secara konyol serdadu-serdadu yang dipaksa menyerang itu. Kuta ini terletak di Ladong. Kuta Meukuta Alam. yaitu : 1.

337 .Reruntuhan Kuta Meukuta Alam (Benteng Iskandar Muda) yang terletak dekat dengan Teluk Krung Raya.

Reruntuhan Kuta Meukuta A lam. 338 .

Kuta Cot Bak U . 7. 339 . masih banyak lagi kuta-kuta baik Kuta Liteueng ataupun Kuta Reuntang. Setelah beliau mengalami kurang praktis penggunaan "siwaih" dan "keris" dalam pertempuran jarak dekat.5. Dibuat semasa Sulthan Al-Kahhar. Kuta-kuta lainnya. maka beliau memanggil para pande besi dan pande senjata untuk merundingkan tentang penciptaan semacam senjata tajam yang praktis dalam pemakaian diwaktu pertempuran. 6. Kuta Rima. Masih utuh bekas temboknya. karena kedua macam senjata itu bergagang pendek menggelembung keatas sehingga sukar digenggam. (246) Jadi. Kecuali yang telah disebut diatas. juga ia satu senjata sakti yang melambangkan kepahlawanan rakyat Aceh. lebih-lebih kalau sudah berlumuran darah. RENCONG. Rencong disamping sebagai senjata yang sangat praktis dalam pertempuran jarak dekat. Kuta Batee Iliek dan sebagainya. yaitu Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Kahhar. Menurut riwayat. yaitu "Rencong". Salah satu senjata tajam yang sangat terkenal di Aceh. Kuta Aneuek Galoong. Kuta Asan. dibuat kira-kira sebelum Iskandar Muda memerintah. antaranya yaitu : Kuta Cot Gli. Kuta Podiamat. (246) Teungku M. KutLeubook. yang berbentuk "bismillah" dalam tulisan Arab. A l Kahhar-lah pencipta lambang kepahlawanan rakyat Aceh. Setelah mereka berpikir berhari-hari dengan bersamadi dan istikharah. Kuta ini terletak di Pidie Sigli. maka terciptalah senjata rencong itu. Kuta ini diatas sebuah gunung pinggir laut. bahwa yang mula-mula menyuruh menciptakan senjata rencong. Sampai sekarang masih utuh bekas temboknya. kira-kira 10 km sebelah timur Krueng Raya. Cara membuat rencong asli itupun mempunyai syarat-syarat tertentu. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 102-103.

u livhormalan dari Ixitutsa Atjeh pang her tatalikan emm ftatg aipakai oleh uleëbaiangi. antaranya Rencong Aceh yang (Dari buku: Tarikh Aceh Dan Nusantara 340 . (Paitylima) jong biasa diberikan oleh liadja tcbagcü pcrsal'man. Berbagai alat senjata Aceh. Perna Bintara.

Sekalipun diantaranya banyak yang mengenai itu melalui terjemahan kitab-kitab bahasa Melayu. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 176-177.K A R Y A SASTERA GUDANGj ILMU P E N G E T A H U A N Tidak diragukan lagi. dan sebahagiannya masih tinggal sampai sekarang. Dr. Kegiatan menguasai ilmu pengetahuan agama sedalam-dalamnya dibuktikan pula oleh berlangsungnya hubungan antara sesama mereka pada masa perang sabil menghadapi agressi Belanda. Dengan ini terbukti pula tidak benarnya keterangan orang-orang Belanda yang katanya mengaku ahli bahwa menjelang masuk Belanda ke Aceh disana pengetahuan agama Islam sudah diabaikan "Dr. bahwa dalam abad ke X V I . biarpun mereka sudah terpencil bersembunyi kegunung-gunung yang berjauhan karena harus menyingkirkan diri dari serangan tentera Belanda. Banyak ulama Aceh mengadakan surat menyurat dalam bahasa Arab. 341 . Snouck Hurgronje yang telah memeriksa kitab-kitab yang jatuh ketangan militer Belanda. kitab-kitab. XVII dan XVIII Aceh adalah gudang ilmu pengetahuan dikawasan Kepulauan Nusantara. Dalam masa masak meranumnya ilmu pengetahuan di Aceh. mereka tetap kirim mengirim dan pinjam meminjam buku-buku pengetahuan (247) M. tapi tiada sedikit bilangnya mendalami pengetahuan dibidang tersebut melalui pengetahuan sempurna tentang saraf dan nahwu bahasa Arab. Muhammad Said menulis : 247) " kenyataan sejarah ini telah mewariskan kegiatan yang subur bagi generasi belakangan untuk memperkaya kitab-kitab pelajaran agama. sebagai jembatan untuk hukum itu sepenuhnya. Mengenai dengan Aceh sebagai gudang ilmu pengetahuan. banyaklah buku-buku. menyimpulkan antara lain sebagai berikut: cukuplah sudah kenyataan bahwa segala buku-buku ilmu pengetahuan Dunia Islam dikenalnya sepenuhnya di Aceh. bahkan dirantau Asia Tenggara. Hurgronje menceritakan bagaimana para ulama memahami sedalam-dalamnya hukum Islam. dan dari catatan-catatan dibuku yang mereka pelajari terbukti bahwa pengetahuan itu mereka pahami (melaksanakan) sepenuhnya. karya-karya sastera yang telah dikarangnya.

Apa yang dikatakan Dr. Untuk memperkaya perpustakaan eloklah kiranya jika kitab-kitab agama yang bermutu tinggi hasil karia ulama-ulama Aceh beratus tahun yang lalu itu. Surat dari Tiro itu. Kitab-kitab bahasa Melayu dan Aceh umumnya dikarang. selengkapnya berbunyi sebagai berikut: Keterangan gambar foto kopi. yang dilakukan dalam bahasa Arab yang pasih dan baik.tersebut. Diantara kitab yang dijumpai ada pula sebuah kitab Injil salinan bahasa Arab. 342 . dicetak kembali ". "Diantara lebih kurang 300 buah buku dan manuscript (cetakan batu dan tulisan tangan) yang ditemui kepala marsuse van der Maaten ketika menyerbu ke Keumala banyak pula yang umurnya sudah dua abad bahkan lebih lagi. Sepucuk surat dari Tiro yang dimuat dibawah ini menjadi bukti nyata dari kesimpulan tersebut. Snouck Hurgronje tentang penguasaan bahasa Arab oleh ulama-ulama Aceh dizaman itu dan surat menyurat mereka dalam bahasa Arab. memang benar. Selama perang dengan Belanda. terus menerus terjadi surat menyurat antara para Ulama didaerah perang dengan para Ulama yang ditugaskan tinggal didaerah-daerah pendudukan kompeni. dikerjakan dan diterbitkan di Aceh.

terutama dari Teungku Haji Ibrahim. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. Surat yang dibikin kira sekitar tahun 1880 ini. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972 dan saya foto copipada tanggal 15 Mei 1972. maka yang sangat kami butuhkan darimu. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". untuk salah seorang "CUCUNYA" BERNAMA Muhammad Thahir. Demikian dan salam bahagia untukmu. Terjemahannya : Kepada cucuku yang cerdas Muhammad Thahir Tiro.Ini adalah surat dari Teungku Muhammad Dayah Cut Tiro. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. Segala puji untuk Allah saja. Dengan kebijaksanaanmu. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. 343 .

Surat yang berbahasa Arab ini. tidaklah kaliru kalau kita mengambil kesimpulan bahwa para ulama dan pujangga yang hidup selama masa Kerajaan Aceh Darussalam. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. Segala puji untuk Allah saja. Kalau di Keumala saja ditemui lebih dari 300 naskah kitab. umpamanya di Jakarta. Surat yang salinannya akan saya muat dibawah ini. Terjemahannya: Kepada Cucuku yang cerdas.SEPUCUK SURAT DARI TIRO Sewaktu perang sedang berkecamuk antara tentera Belanda dengan angkatan perang Aceh. maka yang sangat kami butuhkan darimu. Dengan berdalilkan catatan sejarah itu. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. dari Teungku Muhammad Amin Dayah Cut kepada cucuandanya bernama Muhammad Thahir. negeri Belanda dan lainnya. dapatlah kita kira-kira tentu amat banyak jumlahnya kalau dikumpul dengan yang dijumpai ditempat-tempat yang lain. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". Dengan kebijaksanaanmu. hal ini ada dua kemungkinan yaitu : a. Muhammad Thahir Tiro. Inggeris. dan saya foto kopi pada tanggal 15 Mei 1972. Sebagian besar dari naskah-naskah itu tidak menyebut siapa pengarangnya. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. maka surat menyurat antara para ulama berjalan terus dalam bahasa Arab. Sebahagian dari naskah-naskah tersebut masih dapat kita jumpai sekarang di Aceh. dan tentu banyak pula diluar Aceh. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972. 344 . telah mengarang banyak sekali kitab-kitab dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Demikianlah dan salam bahagia untukmu. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. pengarang sendiri memang dari semula tidak mau menyebut namanya.

yaitu yang ada dalam perpustakaan pribadi saya. malahan oleh Ratu Safiatuddin disuruh bukukannya dengan lebih sempurna. Mengenai dengan ini dapat kita ketahui dari catatan Di Meulek sendiri dalam risalah Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. menimbulkan satu kesulitan bagi para penyelidik yang hendak memberi uraian terhadap naskah-naskah itu. oleh Sulthanah Seri Ratu Tajul Alam SafiatUvMin Johan Berdaulat (1050-1086 H .) memerintahkan kepada Teungku Di Meulek untuk membukukan kembali Qanun Meukuta Alam dengan membuat beberapa keterangan penjelasan. disamping disuruhnya pula menyusun kembali silsilah Raja-raja Islam Peureulak/Samudra Pase da'n Raja-raja Aceh lainnya. QANUN MEUKUTA ALAM Qanun Meukuta Alam adalah suatu peraturan yang menetapkan dasar-dasar pokok bagi Kerajaan Aceh Darussalam. = 1539-1579 M). Menurut keterangan Teungku Di Meulek dalam risalahnya : Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. terutama mengenai kedudukan wanita. dimana antara lain beliau menulis : " pada tahun Hijrah 1278. yang kemudian disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah (1016-1045 H . yaitu pada tanggal 12 Rajab hari Kamis maka seri baginda Duli Hadlarat Syah 345 b. = 1607-1636 M. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273-1286 H .). hal mana saya alami sendiri. Dalam uraian selanjutnya. Qanun Meukuta Alam oleh sumber-sumber Barat sering disebut dengan "Adat Meukuta Alam". sebahagiannya disertakan dengan sedikit keterangan. Karena tidak ada nama pengarang pada naskah-naskah itu. yang kalau dalam istilah modern sekarang dapat disamakan dengan "Undangundang Dasar Negara". . = 1857-1870 M. saya akan mendaftarkan sebahagian dari naskah-naskah tersebut. = 1641-1675 M.para penyalin yang lupa menyebut nama pengarang. salinan yang lupa menyebut nama pengarang itu menjadi sumber salinan-salinan selanjutnya. bahwa raja yang mula-mula menyuruh susun Adat Aceh (Qanun Aceh) yaitu Sulthan Alaiddin Riayat Syah A l Kahhar (945-979 H . sedang sebahagian yang lain hanya pendaftaran saja.) dan terakhir diadakan beberapa perobahan lagi.

Negara dalam keadaan perang. 3. Peraturan dasar tentang perdagangan dalam dan luar negeri. 10. Kecuali itu. Nama-nama dan gelar jabatan bagi pejabat tinggi tingkat pusat. yaitu saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah Dhillu'lah Fil Alam. Cara-cara pengangkatan sulthan. 7. 5. 8. Lembaga-lembaga negara dalam tingkat pusat serta tugas wewenangnya. 2. 6.Alam. Syarat keadilan Pemerintah dan ketaatan rakyat. 346 . Pemerintah pusat dan pembagian wilayah-wilayah negara. maka dimasa itulah yang Mahamulia memberikan izin dengan titahnya kepada Hamba A l Faqir A l Gharib. 4. 14. Hak-hak warganegara dan hubungannya dengan negara. 11. Dasar serta rukun Negara dan sistem pemerintahan. Kampung Garot Keutapang Dua Negeri Aceh Bandar Darussalam. Syarat-syarat menjadi Sulthan. yaitu Teungku Di Meulek lakab gelarannya dan namanya Saiyid Abdullah Ibnu Saidi Ahmad Ibnu Ali Ibnu Abdur Rahman Habib Abu Bakar Ibnu Usman Ibnu Hasan ibnu Wandi Meulek Said Lila Habib Syarif Abdullah Ibnu Faisal Abdul Jalil Badrul Alam Syarif Hasyim Jamaluddin Perkasa Alam Saiyid Habib Syarif Ibrahim Sulthan Jamalul Alam Badrul Munir Ibnu Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalul Lail Perkasa Alam Habib Syarif Ibrahim Saiyid Mukammil Saiyid Mukammil Habib Syarif Abu Bakar Ubaidillah Jamalul Lail. Sumber hukum dan jenis-jenis hukum yang berlaku dalam kerajaan. 13. Susunan Pemerintah Daerah dan tugas-tugas para pejabat daerah. yaitu yang mahamulia menyuruh salinkan nama-nama raja-raja Pase dan lain-lain ". juga Qanun Meukuta Alam menetapkan beberapa garis pokok tentang cara bagaimana seharusnya Sulthan dan para pejabat tinggi lainnya menjalankan pemerintahan. tentang masalah-masalah yang berikut: 1. Organisasi Angkatan Perang dan gelar-gelar para perwira tinggi/ menengah. Menteri Qadli dan pejabat tinggi lainnya. Qanun Meukuta Alam memuat ketentuan-ketentuan bagi Kerajaan Aceh Darussalam. 12. 9.

Menurut ukuran zamannya. Etiquette tobe Observed at the Court. G . ketika diperintah oleh seorang sulthan yang bernama Sulthan Hasan. seorang yang keras dan pemeluk agama yang setia. Perintah Segala Raja-raja. 2. seperti yang ditulis ahli sejarah Muhammad S a i d : (248) "Iskandar M u d a telah mengadakan perundang-undangan yang terkenal dengan sebutan Adat Meukuta A l a m . Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 174. " I n i suatu bukti kemashuran dan nilai tinggi negeri Aceh yang sudah dimaklumi orang masa itu " ADAT ACEH Sesuai dengan isinya. 4. D r . Qanun Meukuta A l a m sudah cukup baik. Banyak negeri tetangga mengambil peraturan-peraturan hukum di Aceh untuk menjadi teladan. Comprises a variety of regulation for Port duties and customs. terutama karena peraturan itu berunsur kepribadian yang dijiwai sepenuhnya oleh hukum-hukum agama. ke India. maka Prof. Spanyol dan Tiongkok. "Beberapa peraturan disempurnakan. terutama oleh negara tetangga. Inggeris. Portugis. Adat Majelis Raja-raja. Rule of Government For Kings. telah mengambil pedoman-pedoman untuk peraturan negerinya dengan berterus terang mengatakan mengambil teladan undang-undang Mahkota A l a m Aceh. 3. (248) M. Belanda. J . Silsilah Tharaf Hulubalang dan Dustur segala kapal yang berniaga. yang disadur dan dijadikan batu dasar kemudian ketika puterinya Tajul A l a m Safiatuddin dan Raja-raja seterusnya memerintah. sehingga telah diambil menjadi contoh oleh beberapa negara. Penerbitan hukum yang dibangun oleh Iskandar Muda memperluas kemashurannya sampai keluar negeri. 347 . Geneology of the Kings of Achin. jadilah Adat Meukuta A l a m adalah adat betsendi Syara'. "Sebuah kerajaan yang jaya dimasa lampau di Kalimantan yang bernama Brunei (kini masuk jajahan Inggeris). Drewes dalam introductionnya mengenai buku Adat Aceh yang juga dinamakan Adat Meukuta A l a m . membagi buku tersebut kedalam empat bahagian. Arab. yaitu : 1. Mesir. also rules for the minor officer of government. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. Turki.

regulations for the ceremony at wich the officials of the court make obeisnce to the King. Sekalian Majelis Raja. Mejelis Berangkat Bulan Safar. regulations for the figils in the night of the kadar in the month of Ramadlan. serta Keurukon Seri Indra M u d a yang di Balai Besar. the regulations concerning Kings. 3. maka Orang Kaya Maharaja L i l a duduk menulis : 1. Catatan ini menunjukkan bahwa pencatat silsilah ini adalah hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Muhammad Syah ini. Majelis Tabal Pada Hari Meumeugang Puasa. 9. the cermonial prosessions from the Palace to the mosque Baiturrahman on the lOth of Zulhijjah. 5. pada zaman Maulana Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat" demikian antara lain tertulis pada awal bahagian ketiga ini. Adat Majelis Raja-raja. regulation for the processions on the days of the two religious feasts. Silsilah raja-raja ini dimulai dengan Sulthan Alaiddin Johan Syah. 8. diatas takhta kerajaan negeri Aceh Bandar Darussalam Sabda hadhirat yang mulia kepada Orang Kaya Seri Maharaja L i l a dan kepada penghulu Keurukon Raja Setia M u d a dan Keurukon Katibul Muluk Seri Indra Sura. regulations concerning government officials.dimulainya bagian kedua. = 1205-1234 M . = 1823-1836 M . Majelis Hulubalang. Majelis Jaga-jaga. yang memerintah pada 601-631 H . 4. regulations for the procession on the final Wednesday of the Month Safar. "yang jadi kerajaan dalam negeri Aceh Darussalam". Majelis Berangkat Hari Jum'at. regulations about the ceremonies during the days just before the fasting month. Majelis Hadlarat Syah Alam berangkat sembahyang Hariraya Haji. 348 . 6. maka disuruh tandakan surat seperti dalam terakata. " maka adalah pada sanat 1015 H . Majelis Junjungan Duli. the regulations for the King's going to the Mosque on Friday. Majelis Berangkat Yang Kedua Hari Raya. . 2. dan diakhiri dengan Sulthan Alaiddin Muhammad Syah yang memerintah pada tahun 1238-1251 H . 7.

peri mengatakan lima martabat kemuliaan (maksudnya lima pangkat kehormatan). sementara majelis 6 s/d 24 hilang dari naskah. Majelis Keduapuluh Tujuh. terdiri atas tiga perkara. Majelis Kelima. Majelis Ketigapuluh. peri mengatakan arti utusan (ambasadors). Majelis Keduapuluh Sembilan. yang mengatakan syarat segala raja-raja tatkala semanyam diatas takhta kerajaan. 5. 6. 11. 2. peri mengatakan syarat Hulubalang mengenai ilmu hikmat peperangan. yang diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Melayu) dengan Perintah Segala Raja-raja. 3. 12. yaitu mejelis 1 s/d 5 dan mejelis 25 s/d 31. Majelis Pertama tentang arti raja. Majelis Kedua tentang syarat bagi segala raja atas sepuluh perkara. Majelis Keduapuluh Enam. peri menyatakan syarat Bodoanda itu atas empat perkara.Bagian pertama (Perintah Segala Raja-raja) terdiri dari 31 majelis atau chapters. peri menyatakan syarat Bodoanda tatkala menghadap raja itu atas lima perkara. 7. segala raja-raja dan Menteri. Majelis Ketigapuluh Satu. 9. mengatakan kehendak segala raja-raja itu atas delapan perkara. terdiri atas tujuh perkara. bahwa yang menyusunnya atas perintah Sulthan. peri mengatakan larangan atas segala hamba raja. Majelis Keduapuluh Lima. yang terdiri dari majelis-majelis. Majelis Keempat. 4. Majelis Ketiga. Majelis Keduapuluh Delapan. pada menyatakan syarat segala raja-raja setelah sudah dari pada semanyam. segala Hulubalang Bodoanda Raja. 8. yaitu : 1. atas lima perkara. terdiri dari lima perkara. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. Menurut catatan padaawal bagian ini. yaitu Ismail Bapa Ahmad yang dalam bahasa Arab dinamakannya dengan "Mabainas Salathin". peri mengatakan kehendak (tugas) bodoanda itu atas lima perkara. "Bahwa inilah silsilah yang terqimat segala Raja-raja demikian 349 . maksudnya syarat-syarat bagi seorang duta. dan yang terdapat dalam naskah yang dipergunakan tuan Drewes hanya sebelas majelis. dihadapi oleh segala pendita. 10.

A . ditandakan didalam daftar Balai Furdhah daripada Asyur dan adat segala hasil yang lain dalam Bandar dan segala majelis Raja-raja dan Hulubalang. dewasa itu Paduka Seri Sulthan Iskandar Muda Johan Berdaulat menurunkan "dustur". disalin oleh Orang 350 . A . Adat majelis Bandar Darussalam (Harbour Regulations) yang juga disebut Tharaf Hulubalang Dan Dustur Segala Kepala (Comprises a variety of Regulations for port duties and customs and rules for the minor officer of government) dimulai dengan taraf kedudukan para pembesar seperti yang diatur oleh Ratu Safiatuddin (the hierarchical order of functionaries). seribu empatpuluh lima tahun. regulations about the audience given to Hulubalangs on Saturday. Telah begitulah hukum Sulthan Iskandar M u d a " Selanjutnya mengenai dengan riwayat pembukaan kembali Adat Majelis Bandar Darussalam. Adat Majelis Bandar Darussalam. bahwa segala silsilah daripada segala raja-raja pada zaman dahulukala sampai kita menjunjungkan khalifah Allah sekarang ini. enam haribulan Rabiul Awal Yaumal Isnin Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Johan Berdaulat bersabda kepada Orang kaya Maharaja L i l a Panglima Bandar dan kepada pihak Penghulu Keurukon Raja Setia Muda. W . seribu seratus duapuluh tahun. segala kapal yang berniaga tiadalah jadi ia berniaga didalam bandar yang lain. barulah setelah itu disebut: "Pada Hijrah Nabi S . daripada adat sekalian pada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandar M u d a Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Djohan Berdaulat. disebut: " P a d a hijrah Nabi S . maka Orang Kaya Maharaja Lila Melayu salin daripada Tarakata Balai Besar daripada daftar Penghulu Keurukon Raja Setia M u d a P o Sarong Kampung Pegu dan Keurukon Bop Po Meurah. Majelis Hulubalang pada hari Sabtu. W . melainkan di Bandar Aceh Darussalam. seperti tersurat dalam Tarakata Balai Besar sekaliannya. dustur adat hasil bagi sejumlah para pejabat (the regular tributes to be paid annually by a number of functionaries). sabda suruh salin. pada empatbelas hari bulan Rabiul Awal yaumal Jum'at waktu dhuha.10. pada ketika yang baik fi saatil-mubarrak.

Adat kuda. 14. bahwa Hikayat Aceh ini disusun dengan uslub novel. Seperti halnya dengan banyak kitab-kitab yang lain hasil karya Ulama/Pengarangpengarang Aceh. umpamanya: 1. ) dalam bentuk prosa dengan bahasa Jawi (Melayu-Aceh). Adat gajah. 3. Adat Orangkaya Seri Maharaja Mangkubumi. 8. 7. sehingga menurut ukuran zamannya. dimana yang menjadi titik tuju silsilah Sulthan Iskandar Muda semenjak belum Iahir sampai remaja. 4. Adat kain akan Penghulu Kawal.Kaya Maharaja Melayu maka inilah tarakata yang tersalin daripada tarakata yang asal itu. 5. A d a t ' asyur dalam bandar. 9. Adat hak kalam. Adat mengiring surat. 11. susunan 351 . 12. 6. Adat cap megat Sri Bujang. Adat kurnia persalin. Adat kain yang kedalam. ia adalah sejarah yang disusun dengan uslub bahasa kissah (novel). Sebagaimana telah dijelaskan. juga kitab ini tidak mencatat siapa pengarangnya. Hikayat Aceh ini lebih tepat dikatakan riwayat (silsilah) sebahagian Raja-raja Aceh. Adat akan wakil Furdhah. Membaca isinya. 15. kita mengetahui bahwa ia bukan karangan fiktif sekalipun dinamakan "hikayat". 17. = 1607-1636 M . 10. 2. seperti inilah majelis didalam Bandar Aceh Darussalam yang di Balai Furdhah : " selanjutnya dicantumkan berbagai ketentuan beacukai yang dinamakan dengan "adat". Adat lapik cap pada sebuah kapal. HIKAYAT A C E H Buku Hikayat Aceh ini menurut isinya dikarang dalam zaman Sulthan Iskandar Muda (1016-1045 H . Adat kain akan Panglima Bandar. Adat Orangkaya Laksamana. 13. Dan adat-adat lainnya lagi. Adat besi yang terimbang. Adat cap megat membuat surat. 16.

Hal ini dibuat pengarangnya mungkin karena : a. b. bernilai seni.a. atau dengan khidmat kita kepada guru yang sempurna mengenai Dia. "Adapun sementaranya belum bertemu dengan yang sempurna bermakrifat. dengan nyawa. Nama lengkapnya : "Asraarul Arifin Fi Bajaani Ilmil Suluk Wat Tauhid" (Rahasia para cerdik pandai. Dari namanya sudah jelas. menurut paham Syekh Hamzah Fansury. menyesuaikan dengan novel-novel yang dikarang dizaman itu. lengkap dengan telinga. Hikayat ini dimulai dengan suatu dongeng. Teuku Iskandar. Walaupun bagaimana. yang penuh dengan dongeng-dongeng yang mengasikkan. Dr. menjadikan kita. tentang uraian ilmu suluk dan tauhid). daripada tiada bernama diberi-Nya nama. Yogia kita cari Tuhan kita itu supaya kita kenal dengan makrifat kita. Jika kamu paham pada 352 . dengan apa beliau telah mencapai titel " D r . bermaksud lebih mengagungkan Sulthan Iskandar Muda. dengan uslub yang indah.bahasanya sudah cukup indah. hai segala anak Adam yang Islam. telah mengambil Hikayat ini untuk menjadi pokok pembahasan dalam "Thesisnya". dengan budi. seorang putera Aceh yang belajar di Negeri Belanda. bahwa kitab ini berisi pembahasanpembahasan tentang ilmu suluk dan ilmu tauhid. baik dilihat dari segi bahasanya ataupun dari segi isinya. Dikarang dalam bahasa Melayu Lama (Jawi). dan daripada tiada berupa diberi berupa . Hikayat Aceh ini sungguh bernilai sekali. sebagai seorang raja yang dilukiskan demikian luarbiasanya. bahwa Allah s. yang antara lain berbunyi: "Ketahui. " dalam kesusasteraan dari Universitas Negeri Leiden. pada tanggal 14 Januari 1959. pandang pada limabelas baik.w. supaya jangan taksir kita. dimana dinyatakan bahwa "indatu" Iskandar Muda berasal dari kayangan (baludari). Kitab dimulai dengan satu mukaddimah. A S R A A R U L ARIFIN Karangan Syekh Hamzah Fansury. dengan hati. memenuhi nilai-nilai seni yang dihajatkan.

sehingga memerlukan syarahan penafsirannya. karena pada syarahnya itu perkataan makrifat Allah ada dengan nyata dalamnya " Dari kutipan mukaddimah ini jelaslah. Ketujuhnya itu adanya qadim Akan isti'dad alamin sempurna 'Alam Karena Sifat ini dengan Kamalul Hakim Bernama Bismillahir Rahmanir Rahim. Ilmu ini Haqiqat Muhammadin Nabi Menurut kan maklum dengan lengkapnya kawi Daripada Haqiqatnya itu jahil dan wali Beroleh iktibar dengan sekalian peri. terdapat dalam limabelas rangkum sajak yang padat berisi. Kelimabelas rangkum sajak itu. yang sukar dapat dimengerti oleh orang awam. 353 . lihat pada syarahnya pulang. Tuhan kita itu empunya Kamal Didalam Ilmu-Nya tiada panah zawal Rahman dalamnya perhimpunan Jalal Beserta dengan Rahim pada sekalian Jamal. Tuhan kita itu yang empatnya Zat Awalnya Haiyi pertama bilang Sifat Keduanya Ilmu dan Rupa Maklumat Ketiga Murid 'kan sekalian Iradat. Keempat Qadir dengan Qudrat-Nya tamam Kelimanya Sifat bernama Kalam Keenamnya Sami' dengan Ada-Nya Dawam Ketujuhnya Basir akan halal dan haram. kami salin selengkapnya: Aho segala kita yang menyembah 'kan nama Yogia diketahui apa yang pertama Karena Tuhan kita yang sedia lama Dengan ketujuh Sifat bersama-sama.baik limabelas ini. bahwa inti ilmu suluk dan ilmu tauhid yang terkandung dalam bukunya itu.

Lautnya A l i m halunyaMaklum Keadaannya Qasim ombaknya Maqsum Taufannya Hakim syu'unnya Mahkum Pada sekalian 'alamin inilah rusum. Jikalau sisi kamu tahu akan wujud Itulah tempat kamu syuhud Buanglah rupamu daripada sekalian quyud Supaya dalam kedalam diri qu'ud. Tuhan kita itu seperti Bahrul A m i q Ombaknya penuh pada sekalian thariq Laut dan ombak keduanya rafiq A k h i r kedalamnya jua ombak ghariq. 354 . Cahaya Athar-Nya tiadakan paham Memberikan wujud pada sekalian alam Menjadikan makhluk siang dan malam Ila abadil abad tiadakan karam. Pada Wujud Allah itulah yogia kau qa'im Buangkan rupa dan namamu daim Nafikan rasamu daripada makhdum dan khadim Supaya sampai kepada A m a l yang Khatim. Jika engkau belum tetap seperti batu Hukum dua lagi khadim dan ratu Setelah lupa engkau daripada enam dan matu Mangkanya dapat menjadi satu.Tuhan kita itu yang bernama Aliyi Dengan sekalian Sifat-Nya senantiasa Baqi ' A l a Jami'il alamin Atharnya jadi Daripada sittu-jihat sebab inilah khali. Jika belum fana daripada ribu dan ratus Tiada 'kan dapat adamu kau hapus Nafikan rasamu itu daripada kasar dan halus Supaya dapat barang katamu harus.

Hamzah Fansuri sungguhpun dla'if Haqiqatnya hampir pada Zatus Syarif Sungguhpun habab rupanya kathif Wasilnya Daim dengan Bahrul Latif. yang menghabiskan empatpuluh delapan pasa'. Untuk menjadi pengetahuan para pembaca. kemudian diberinya syarahan. Cara penafsirannya dilakukan rangkum demi rangkum. Syarahan yang telah diberikan oleh Syekh Syamsuddin masih belum banyak dapat membantu orang awam waktu membacanya.dimana beliau memulainya: "Inilah Bait limabelas. Dengarkan pula ibarat syarah pulan KITAB S Y A R A H RUBAT 1 Kitab Syarah Ruba'i ini karangan Syèkb Syamsuddin bin Abdullah Sumathrani. Syarahannya : M a k a arti subhanallah itu : Mahasuci A l l a h . murid dan pengikut Syekh Hamzah Fansuri. sehingga muridnya Syamsuddin merasa perlu membuat syarahnya. namun yang sudah pasti bahwa sajak-sajak dalam Ruba'i Fansuri mengandung masalah-masalah Ketuhanan yang pelik dan sukar. Terlepas kita setuju atau tidak dengan pendapat Syekh Hamzah Fansuri dalam Ruba'inya itu. dan arti 355 . baiklah diturunkan beberapa bahagian dari buku Kitab Syarah Ruba'i Fansuri. Dengan kitabnya ini. Kemudian Hamzah Fansuri menafsirkan kelimabelas rangkum sajak suluk dan tauhidnya itu dengan lebar panjang. yaitu: Subhanallah terlalu Kamil Menjadikan insan alim dan jahil Dengan hamba-Nya daim Ia wasil Itulah mahbub bernama A d i l . yang susah dipahami oleh orang awam bahkan mungkin akan salah dimengertinya. yaitu dikutipnya kepingan-kepingan dari sajak Ruba'i Fansuri. Syekh Syamsuddin menafsirkan sebuah buku sajak gurunya yang bernama " R u b a ' i Hamzah Fansuri" yang berisikan masalah-masalah Ketuhanan. yang dikarangnya sangat padat dan sukar dimengerti.

bahwa adapun wujud yang bernama Allah Ta'ala itu sempurna kesempurnaannya.a.a.a yang diambil akan mahbub itu tiada bagi-Nya lawan pada segala laku-nya.w. artinya : ketahui segala yang mengawasi Allah itu tiada takut akan mereka itu dan tiada mereka itu gentar. M a k a kehendak kata ini : maka Allah s.w. bahwa Allah s. itu nantiasa Ia tiada bercerai dengan insan dan semesta sekalian itu. niscaya tak dapat tiada ia dalam kesempurnaan karenanya. yang "laisa kamislihi syaiun" itu artinya yang tiada sebagai suatu itu tiada bercerai dengan segala arif billah daripada martabat azal datang kepada martabat abadi. Syarahannya : M a k a arti mahbub itu : kekasih. Mahbub itu tiada berlawan Lagi alim lagi bangsawan Kasihnya banyak lagi gunawan Oleh itu bait tertawan. M a k a kehendak kata itu.a. M a k a jika ada ia jadi mahbub pada Allah Ta'ala.w.w. M a k a arti mahbub itu i kekasih. M a k a kehendak kata ini. yang tiada bagi-Nya rupa dan yang tiada bagi-Nya sekutu. yang diambil seseorang akan mahbub itu amat kasih ia akan yang mengambil Du? akan kekasih itu lagi banyak gunanya pada yang mengambil akan kekasihnya itu. M a k a kehendak kata ini. yang diambil dakan mahbub itu diketahui-Nya diketahui diri-Nya diambil seorang akan mahbub itu.w.w. bahwa A l l a h s. dan yang menjadikan semesta sekalian alam itu Allah s.a. dan arti alim : yang berilmu dan arti jahil itu : bebal. M a k a Ahlullah mengambil dia akan mahbub-Nya supaya beroleh tolong ia pada segala pekerjaan dhahir-bathinya. Maka arti insan itu : manusia. M a k a arti Daim itu : nantiasa dan arti wasil itu : sampai. Maka kehendak kata ini : Allah s. M a k a bahwasanya iapun mengambil orang itu akan mahbubnya. M a k a kehendak kata ini. M a k a kehendak kata ini. dan arti adil itu : yang menyamakan. M a k a arti alim itu : yang tahu. bahwa Allah s.Kamil itu : yang sempurna. maka yang mengambil D i a akan mahbubnya itu itupun tiada bagi-Nya lawan dengan dalil firman Allah : " A l a a ! Inna Auliaallahi la chaufun alaihim wa la hum jahzanun".a. daripada banyak rahmat Allah akan 356 .

itu pada Ahlullah mahbub-Nya yang hakiki. Kekasihmu lahir terlalu terang Pada kedua alam nyata terbentang ahlul makrifah terlalu menang Wasilnya daim tiada berselang.yang mengambil Allah Ta'ala akan kekasihnya itu. M a k a pandangan kepada-Nya itulah jalan wasil kepada-Nya. niscaya tiada terlindung ada Allah padanya. Arti alim itu : barang lain daripada Allah itu. Kata ini bahwa A l l a h itu kekasih akan segala arif ini nyata pada mengambil D i a . M a k a kata ini. Arti kamil itu : yang sempurna. dan arti wasil itu : sampai. Syarahannya : A r t i mahbub itu : kekasih. bahwa nyata kenyataan Allah itu amat nyata pada kedua alam. maka barang kemana dihapannya pemandang kalbunya. A r t i fa samma wajhullah itu : disana ada A l l a h . tetapi nyata-Nya itu pada segala yang beroleh karunia makrifat yang sempurna. daripada alam dunia dan alam akhirat. Syarahannya : A r t i lahir itu : yang nyata. bahwa jalan musyahadah kepada Allah itu. dan arti gfhafil itu: lalai. jalan segala orang yang kamil. barang siapa daripada arif yang berlakukan pemandang hatinya kepada Allah itu. Kata i n i . M a k a arti kata ini.a. M a k a jadi segala Ahlullah tertawan oleh-Nya. niscaya tiada terlindung padanya dan Allah yang mahbubnya itu. M a k a arti kata ini. dan arti hail itu : rindang. Mahbub itu tiada berhail Pada "ainama tuwallu" jangan kau ghafil " F a samma Wajullah" sempurna wasil Inilah jalan orang yang kamil. bahwa Allah s. A r t i Fa-ainama Tuwallu itu : maka barang kemana kamu berhadap. M a k a Allah Ta'ala mahbub-Nya yang hakiki itu tiada terindang pada-Nya. Kata ini. niscaya barang kemana dihadapkannya muka pengetahuannya dan muka pengenalan.w. 357 . barang siapa daripada arif yang mengambil Allah akan mahbubnya yang hakiki itu.

Kata ini. Syarahannya : Kata ini. Kata ini. hingga difanakannya badanny dan nyawanya pun. yakni menafikan akal dan rasanya. maka dengan matanya yang bathin itulah ia memandang kepada A l l a h . maka segala orang yang beroleh makrifat Allah itu. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia memfanakan segala yang lain daripada Allah. Jika tiada ia memfanakan badannya dan nyawanya.A r t i ahlul makrifah itu : orang yang bermakrifat Allah. niscaya terbuka matanya yang bathin itu. apabila terbuka matanya yang bathin itu. karena jalan wasil kepada Allah itu. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia membawa jalan fana. maka nyata padanya keelokan rupa dirinya. niscaya orang itu beroleh kemenangan dan beroleh laba yang amat besar dalam negeri dunia dan akhirat itu. Hapuskan akal dan rasamu Lenyapkan badan dan nyawamu Pejamkan hendak kedua matamu Disana lihat peri rupamu. niscaya tiada diperolehnya jalan wasil. Arti wasil itu: sampai. Rangkum terakhir dari rua'i Fansuri berbunyi: Hamzah miskin orang 'uryani Seperti Ismail jadi qurbani Bukannya Ajam dan A ' r a b i Nantiasa wasil dengan yang Baqi. maka hendaklah ia memejamkan kedua matanya yang dhahir itu. supaya terbuka matanya yang bathin. barang siapa beroleh karunia Allah pengenal akan Allah. apabila arif membawa jalan musyahadah kepada Allah apakala dipejamkan kedua matanya yang dhahir itu. Kata ini. Kata ini. karena akal dan rasa itu suatu ta'jin daripada segala ta'jin makhluk. maka pada rupa dirinya yang elok yang tetap dalam ilmu hak Ta'ala itulah ia melihat ada Allah. 358 . dan arti daim itu: yang nantiasa. maka segala arif yang hendak musyahadah kepada Allah itu. senantiasa sampai kepada Allah dengan tiada berkeputusan sampainya itu.

dalamnya 2 pasal. niscaya diperolehnya kekal itu dan niscaya diperolehnyalah kekal dalam dunia dan akhirat. Kata ini. Mengenai dengan Kitab Bustanus Salatin. M a k a kata ini. didalamnya beberapa (13) pasal. (249) Dr. ya Rabbal Alamin ! BUSTANUS SALATIN Kitab Bustanus Salatin ini dikarang oleh Syekh Nuruddin A r Raniry. Syekh Hamzah radliyallahu 'anhu. A r t i wasil itu : yang sampai. maka barang siapa sampai kepada yang kekal itu. dan arti baqi itu : yang kekal. menghendaki keridlaan Allah.s. dalamnya beberapa (10) pasal. A m i n . pada pihak ia meridlakan dirinya mati dan fana itu. T.Syarahannya : A r t i miskin itu: tiada bermilik. yang membawa jalan nafi-isbat bukan ia daripada bangsa Arab dan bukan ia daripada bangsa Ajam. Bab yang keempat pada menyatakan segala raja-raja yang bertapa dan segala aulia yang salihin dan didalamnya 2 pasal. dan arti 'uryani itu : telanjang. M a k a dengan isbatnya itulah nantiasa ia wasil kepada Allah yang amat kekal itu. Kitab Bustanus Salatin terdiri dari atas tujuh bab : Bab yang pertama pada menyatakan kejadian tujuh petala langit dan bumi. atas permintaan Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani (1045-1050 H . 359 . Bab yang ketiga pada menyatakan segala raja-raja yang adil dan wazir yang berakal dan didalamnya 6 pasal. bahwa Syekh Hamzahmengumpamakan dirinya dengan Nabiyullah Ismail jadi qurbani pada Ibrahim a. Kata ini. D r . Penulisannya dimulai pada 17 Syawal tahun 1047 H . Teuku Iskandar menulis: (249) Atas titah Sulthan dikarangnya Kitab Bustanus Salatin. itu. bahwa Syekh Hamzah memasuki jalan kepada Allah Ta'ala membawa jalan nafi-isbat itu. Iskandar: Bustanus Salatin halaman 4-6. = 1636-1641 M ) . bahwa Hamzah itu menyatakan dan mengikrarkan yang ditasdikkan dan tiada berfaal lagi ia yang pada sangkanya ada akan dia wujud dan sifat dan faal itu. Bab yang kedua pada menyatakan segala ambia dan segala raja-raja. Bab yang kelima pada menyatakan segala raja-raja yang zalim dan segala wazir yang aniaya. M a k a kata i n i .

dihiasinya karangannya itu dengan suatu r u b a ' i : Ialah perkasa terlalu berani. disamping nilai-nilai keagamaan juga mempunyai nilai-nilai sejarah. Keahlian 360 Nuruddin menggunakan bahasa nampak bila ia . dalamnya 5 pasal. Diseluruh kepulauan Melayu terdapat salinan dari bagian-bagian kitab ini. Turun temurun nasab Sulthani. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. Ialah menjunjung inayat Rahmani.Bab yang keenam pada menyatakan segala orang yang murah lagi mulia dan segala orang berani yang besar. H a l ini mungkin karena Bustanus Salatin ditulis begitu rupa hingga bagian-bagiannya merupakan cerita-cerita yang tersendiri. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kebudayaan Melayu tidak sedikit pula. Pasal ini dimaksudkan sebagai pengantar bagi pasal 13 mengenai sejarah Kerajaan Aceh yang mencapai puncaknya dengan Pemerintahan Sulthan Iskandar Sani yang berasal dari Pahang. Bahkan nilai-nilai sejarahlah mengambil peranan yang lebih penting dalam karya Nuruddin yang besar ini. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kesusasteraan Melayu tidak kurang juga pentingnya. Pasal 12 merupakan saduran Sejarah Melayu dan mengandungi silsilah raja-raja Pahang. Lagi pula menyalin kitab ini dalam keseluruhannya tidaklah begitu mudah karena sangat tebal. Bab yang ketujuh pada menyatakan akan dan ilmu dan firasat dan kifayat dan ilmu tabib dan segala sifat perempuan dan setengah daripada segala hikayat yang ajaib dan gharib. Pendahuluan Sejarah Melayu dikutip dari pendahuluan Bustanus Salatin Pengarang Hikayat Hang Tuah telah mengutip pula riwayat mengenai taman yang dibuat oleh Sulthan Iskandar Sani dan dijadikan kisah istana dan Taman Sultan Rum Bab kedua Bustanus Salatin mengandungi dua pasal yang meriwayatkan sejarah Semenanjung Tanah Melayu dan Aceh. Meriwayatkan tentang kerajaan Sulthan ini. Bustanus Salatin merupakan karya Nuruddin A r Raniry yang terbesar dan karya yang terbesar pula yang pernah dihasilkan oleh seseorang pengarang dalam bahasa Melayu Bustanus Salatin. dalamnya 2 pasal.

Dan 361 ." Hampir dalam segala kitab-kitab karangannya. sehingga kalau ia melukiskan sesuatu benar-benar indah dan hidup. Nuruddin mempergunakan bahasa yang hidup padu bernilai seni. ada ungu. ada hitam. Maka bertiuplah angin bahagianya. ada berkurai. Maka sekaliannya itu disusun dengan batu yang berbagai-bagai warnanya. ada seperti warna paru-paru. ada ablok. Dan adalah pada empat penjurunya itu bercanggai. sungguh luar biasa. dan batu mengampar berkumai seperti perbuatan peterana. coba kita perhatikan bagaimana Syekh Nuruddin dalam Bustanus Salatin melukiskan Kandang Darud Dunia (Makam Sulthan Iskandar Sani). diatas kumai. dan beberapa kalok. Maka adalah perbuatan pintu itu berkerawang. dan terdirilah alam daulatnya. Maka diatas batu mengampar itulah ditambaknya tanah kira-kira delapan hasta tingginya. adalah putih. ada pancawarna. maka terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. Kemampuannya untuk melontarkan kata-kata dan kalimat-kalimat yang hidup. dan bangunnya seperti biram berkelahi. berukir awan. Maka tatkala berdirilah payung daulatnya.memuja raja yang menjadi pelindungnya ketika baginda menaiki takhta kerajaan Aceh: "Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. maka dikerawangnya pada lingkar tepi-tepi kumai itu. maka mashurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. ada hijau. ada merah. dan beberapa perhiasannya terkena "Syahdan adalah perbuatan arah kepaksina itu suatu pintu. ada biru. Dan beberapa cermin Cina terkena pada selang kerawang itu. bergelar Seri Muka. ada kuning. sungguh indah : " adalah perbuatan itu empat persegi. maka beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah kurnianya. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. dan bermega. Dan adalah sukacita hati segala manusia umpama segala bunga-bungaan yang kena rintik hujan pada ketika dini hari. Maka diperbuatnya pada kaki dewala itu. ada jingga. Sebagai contoh.

bercat lagi bertulis lazuwardi berair emas. dan pada segenap penjurunya dibubuhnya buah berembang. 362 . Dan pada kumai dewala itu berpucuk rebung. berbunga lawang. berumbai-umbaikan permata bercampuran mutiara dikarang. yang lebih terkenal di Aceh dengan nama julukan Teungku Syiahkuala. Dan adalah kelambu itu berlapis-lapis jua. Dan lapis yang ketiga daripada kain keemasan. Sekalian suratan itu air emas berukir. perbuatannya seperti sirip naga berukir. bersurat kalimah. berkarang-karang seperti karang nakas. dan lapis yang keempat daripada zarzari. berkerawang. dan kedua lapis daripada kimkha berbunga bertelepokkan air emas. Tafsir A l Quranul Karim ini diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Bahasa Melayu lama) oleh Syekh Abdur Rauf bin A l i Fansury A l Jawy dan diberi nama "Turjumanul Mustafid". yaitu Syekh Abdur Rauf Fansury Singkel. Yang dimaksud. bersemburan air mas " M a k a adalah kemuncak Raja Kandang itu daripada perak. karangan A l Imam A l Qadli Nashiruddin A b i Sa'id Abdullah bin Umar bin Muchammad Asy Syirazy A l Baidlawy. berumbai-rumbai daum emas. Dan diatasnya sulor bayung daripada perak berukir. M a k a adalah diatas dewala yang tiga lapis itu berlapis-lapis langit-langit daripada kain keemasan. M a k a dikenanya pada bara pintu itu dua tempat. M a k a dalam kandang itu diperbuatnya suatu lapis lagi dewala daripada batu pelinggam yang maha putih. Demikian nama yang tercantum pada halaman terjemahan tersebut. selapis kelambu daripada warna pelangi. dan kemuncaknya bersalup dengan suasa. dan perbuatan kumai itu berkerawang.pada suatu segi beberapa telepok daripada air emas dicat. dan dibawah kemuncaknya itu terkena beberapa permata yang tiada terhargakan " TAFSIR B A I D L A W Y Asli kitab tafsir ini bernama "Anwaarut Tanzil W a Asraarut T a k w i l " . perbuatan Darus Salam " M a k a ada hampir Raja Nisan Darussalam itu suatu payung kerajaan berlazuwardi berbatang emas dan kemuncaknya daripada menikam merah. maka diatas batu itu diperbuatnya kisi larikan atas angin. bertelepok berselimpat.

Pada Akhir cetakan yang keempat. yang semoga dilimpahi Allah dengan rahmat-Nya dan ditempati dalam sorganya. Syekh Idris Kelantani. adalah tafsir yang pertama-tama dalam bahasa Melayu (Indonesia). karena penterjemah. tafsir Surat A l Fatihah: "Dengan nama Allah yang amat murah didalam dunia ini. dimana kami dapati bahwa terjemahan kedalam bahasa Jawi (Melayu) adalah terjemahan yang sesuai dengan aslinya dalam bahasa Arab. Segala puji sabit bagi A l l a h . jalan segala mereka itu yang telah Kau anugerahi nikmat atas mereka itu. lain daripada jalan segala yang dimurkai atas mereka itu dan lain daripada jalan segala orang yang sesat. dan telah kami periksa dengan sungguh-sungguh. dan tiada ada perobahan dan penyimpangan. jua ku mengambil berkat pada membaca fatihah i n i . tanpa ada tambahan atau kekurangan. oleh pentashih pada percetakan menilai Syekh Abdur Rauf sebagai berikut: \ "Sungguhnya Baidlawy yang terkenal. Untuk contoh. Tuhan yang mempunyai segala Mahluk. Bermula dikehendaki dengan jalan yang dimurkai disini. " Kami tentukan akan Dikau ibadat dan kami tuntut daripada-Mu tolong atas berbuat ibadat dan yang lainnya. c. dan karena itu Syekh Abdur Rauf dalam hal ini berjasa sangat besar. Syekh Daud Petani. Syekh Ahmad Petani. dimana ketiga-tiga mereka bermukim di Mekkah dan terpandang sebagai ulama-ulama kenamaan. dan dengan terjemahannya itu penterjemah bermaksud agar dapat diambil manfaat oleh penduduk kepulauan Jawi (Melayu) " Pengakuan ini ditandatangani oleh : a. Beri petunjuk oleh-Mu akan kami jalan yang betul. Raja yang memeriptahkan pada Hari Qiamat. yaitu Syekh Abdur Rauf Ibnu A l i A l Fansury adalah ulama yang terbaik pada zamannya.Tafsir terjemahan ini. mari kita perhatikan terjemahan. yaitu Surat A n Nas : 363 . jalan segala Yahudi dan jalan segala Nasrani " Selanjutnya mari kita kinyam tafsir surat terakhir. lagi Tuhan yang amat murah didalam dunia ini. lagi yang amat mengasihani hamba-Nya yang mukmin didalam negeri Akhirat itu. lagi yang amat mengasihi hamba-hamba-Nya yang mukmin didalam negeri akhirat. b.

ya Muhammad. lagi Waliyullah yang fani fillah ta'ala. lagi Tuhan segala. Mengenai sebab dan maksud tujuan mengarang kitab ini. membubuhi catatan pada akhir tafsir i n i : ' ' Dan telah sempurnalah tafsir Quran yang amat mulia lagi yang dinamai dengan Turjumanul Mustafid. Perkenan oleh-Mu hai Tuhanku ! " MIRAATUT T H U L L A B Nama lengkapnya : Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati Ahkaamisy Syar'iyah (Cermin para mahasiswa untuk memudahkan mengetahui hukum-hukum Syara'). yaitu pada masa pemerintahan Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat (1050-1086 H . yakni daya daripada tiaptiap zikir Allah yang ia memberi waswas pada segala hati manusia " Salah seorang murinya yang bernama Daud Jawi anak Ismail anak Agha Musthafa anak Agha A l i Rumi. ." Kata olehmu. aku berlindung kepada Tuhan yang menjadikan segala manusia dan yang memilikkan mereka itu. yang di Jawikan akan dia oleh Syekh kita dan ikutan kita kepada Allah Ta'ala. = 1641-1675 M . Karangan Syekh Abdur Rauf Fansury-Singkel. atas permintaan Ratu Tajul A l a m Safiatuddin. dengan berkat ilmunya didalam dunia dan didalam akhirat. dan diberi Allah Ta'ala manfaat jua kiranya akan kita. Menurut catatan pada akhir kitab. maka pengarang menulis : 364 . yang dikasihani Allah Ta'ala jua kiranya akan dia dan diterimanya. Kitab ini adalah kitab H u k u m Islam yang agak lengkap pertama dikarang dalam bahasa Melayu. yang alim lagi 'allamah . dan dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi para Kadli (Hakim). Berlindung aku itu daripada kejahatan waswas syaithan yang kufur kemudian. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Syiahkuala. Setelah dia memuji Allah dan mengucapkan salam bahagia kepada Rasul Utamanya. Miraatut Thullab selesai dikarang pada hari Sabtu tanggal 8 Jumadil A k h i r 1083 H . ) . Aminuddin Abdur Rauf anak A l i Jawi lagi Fansuri. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimah kitabnya.

) . Makam ini terletak di negeri Blang M e . 11. Makam Teungku Di Bale. Dalam komplek makam yang terletak di sebelah kanan Sungai Pase ini. Teungku Said Syarif. antaranya Teungku Sareh. salah seorang diantaranya yaitu Qaid Ja'kub (mungkin seorang perwira tinggi) yang meninggal bulan Muharram 630 H . Dalam komplek makam ini terdapat kuburan Pangeran Abdullah yang meninggal dalam tahun 799 H . 12. Kandang Samudra. siapa adalah turunan dari salah seorang Khalifah Daulah Abbasiyah. 15. 13. 14. Makam Blang Peuria. D i sana juga banyak kuburan ulama-ulama dan orang-orang besarnya.9. ) . Makam Blang Peuria ini terletak di daerah Geudong. yang diduga tulisan Aceh lama. Dalam komplek M a k a m Cot Astana ini (juga di daerah Pase) didapati kuburan para ulama besar. makam Cot Astana. 10. Makam Teungku Sidi. Meskipun batu-batu nisannya sangat sederhana. namun juga bertulis dengan huruf Arab yang indah yang memiliki nilai-nilai seni. Dalam komplek Kandang Kuta Karang ini banyak sekali kuburan raja-raja Pase yang indah-indah. . antara lain terdapat kuburan Sulthan Malikus Salih (659—688 H . Blang M e . = 1261—1289 M . Makam Teungku Peuet-Ploh-Peuet. = 1400—1428 M . banyak terdapat kuburan para ulama dan beberapa orang Sulthan yang memerintah sekitar tahun-tahun 1400—1500 M . Dalam komplek makam ini (juga di Pase) terdapat kuburankuburan yang berbatu nisan dengan tulisan kuno. Dalam komplek Kandang Samudra yang tuletak di sebelah kiri Sungai Pase. = 1407 M . Kandang Kuta Karang. 365 . antara lain kuburan Ratu Nihrasiyah Rawangsa Chadiju (801—831 H . = Agustus 1232 M . Terletak juga di sebelah kiri sungai Pase.

yang Khalifah ia pada melakukan segala hukum Tuhan dalam tanah Jawi yang dibangsakan kepada Negeri Aceh Darussalam yang mubarak. yang menilik ia pada tiap-tiap ketika dan masa kepada segala mahluk. maka adalah hukum Khalifah itu segala raja-raja yang be>ar-besar." maka dijadikannya akan segala perkara yang khariji ini dari pada Nur Nabi kita Muhammad yang sebaik daripada segala manusia. yang menghukumkan segala manusia dengan hukum yang telah diturunkan Allah Ta'ala ia kepada Nabi-Nya pada tiap-tiap negeri daripada segala Negeri Islam. dan dipalingkannya jua kiranya daripada hadlarat yang mahamulia kejahatan segala mereka yang dengki akan dia daripada laki-laki dan perempuan.w. jua kiranya akan daulat hadlarat yang mahamulia. " D a n adalah mula-mula Khalifah pada lahirnya bagi Adam a. maka Ia menjadikan dibumi ini Khaiifah-Nya yang menggantikan Dia pad?. Dikekalkan Allah s. lagi yang berpegang mereka itu kepada Syari'at Nabi kita Muhammad yang mulia. paduka Seri Sulthanah Tajul A l a m Safiatuddin Syah Berdaulat Dhillullah fil A l a m anak paduka Seri Sulthan Raja Iskandar M u d a Johan Berdaulat. Setelah sudah Khalifah Nabi kita.w. tujuh petala langit dan bumi. " Dan setengah daripada segala raja-raja itu. " Setelah sudah Khalifah Imam yang empat. melakukan segala hukum-Nya. dan Umar.. yang tiada siapa dapat memelikkan dia lain daripadanya. dan kesudah-sudahannya bagi Nabi Kita Muhammad Rasul Allah s. 366 . dan Usman dan A l i Radliyal-Lahu'Anhum. "Setelah sudah Ia menjadikan tujuh petala langit dan bumi. seperti rirman-Nya : Bahwasanya A k u jua Tuhan yang lagi akan menjadikan dibumi seorang Khalifah. " Yaitu Sulthan yang amat besar dan Raja yang amat mulia.s. yaitu Muhammad anak Abdullah yany sebaik-baik perangai segala manusia. maka adalah Khalifah itu bagi Imam yang empat dalam tigapuluh tahun daripada segala tahun yang banyak. penghulu kita dan tuan kita yang arif billah. dengan tilik pengasih dan penyayang dan insaf. Maka setengah daripada segala perkara yang tersebut itu. yang amat keras dan ditinggikannya kiranya akan martabat hadlarat yang mahamulia dalam dunia dan akhirat. Dan ditolonginya jua kiranya bathin.a. yaitu Amirul Mukminin A b u Bakar. kepada kebajikan yang sekarang dan yang lagi akan datang. lagi yang berjalan atas jalan penghulu segala Nabi Allah yang mursal.

. lagi yang berturut-turut. sebab lama aku berdagang dan diam pada segala negeri daripada negeri Jaman.a.w. dan adalah perpegangan yang kukarang akan dia itu atas mafhum kitab Fathui Wahhab. Dan adalah aku keberatan pada menjunjung sabdanya yang demikian itu. dan akan Pesuruh-Nya dan akan raja-raja kamu.a. atas anugerah yang demikian itu. insya Allah Ta'ala. " Maka mengucap syukurlah aku kahadlarat Allah s. dan daripada segala ulama yang mengerjakan seperti yang ada pada ilmu merka. yaitu Nabi kita Nabi Muhammad Rasul Allah s. dipelaharakan Allah s. jua kiranya dua buah negeri itu dengan berkat kemuliaan penghulu segala manusia.a. dan tatkala dianugerahinya akan daku dengan keduanya itu. pun daripada segala hulubalangnya yang besar-besar dan yang kecil-kecil. dan 367 .a. karena firman Allah: berbuat bakti kamu akan Allah Ta'ala. lagi yang amat mengabulkan taubat hamba-Nya.yang dibangsakan kepada Imam Syafi'i r. Tuhan yang amat mulia.w. yang tiada berumah tangga daripada mereka itu dan yang ada berumah tangga daripadanya pun. yang fasahah keduannya pada bahasa Jawi itu. maka kukaranglah akan dia kitab ini dengan tolong Allah s.w. yang muhtady kepadanya orang yang menjabat jabatan Qadli (Hakim) pada pekerjaan hukumnya daripada segala hukum Syara 'Allah yang mu'tamad pada segala ulama.). yang dibangsakan kepada bahasa Pasi (Bahasa Melayu-Pase. Maka adalah hadlarat yang mahamulia itu telah bersabda kepadaku. dipermulia Allah s. bahwa kukarang baginya sebuah kitab dengan bahasa Jawi. " Maka dianugerahi Allah s.a. dan Mekkah dan Madinah. maka mohon kebajikan aku kebawah hadlarat-Nya dengan sembahyang istikharah pada berkenankan sabda hadlarat yang mahamulia itu. " Dan kuperkenankanlah akan sabda hadlarat yang mahamulia yang demikian itu.w. melainkan pada barang yang kutambihkan atasnya dalam kitab ini. karena kurang fasahatku pada bahasa Jawi." Dan ditolonginya puia kiranya akan segala mereka yang menolong hadlarat yang mahamulia. -Penj.w.a.a. padahal aku berbuat bakti akan dia.w. daripada sangat lobanya akan agama Rasul Allah. jua kiranya akan keduanya dan dikekalkannya jua kiranya akan keduanya dalam kebajikan dan afiat dan segala nikmat yang sempurna. lagi fadlil. akan daku dengan sebab dua orang saudaraku yang salih.

persemandaan. dan kuharap akan hak Subahanahu Wata'ala mengurniyai aku taufiq. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata) antara lain berisikan uraian-uraian tentang jual-beli. kuasa atas harta anak kecil. artinya : Cermin segala mereka yang menuntut ilmu Fiqh pada memudahkan mengenai segala hukum Syara ' A l l a h " Dan kupohonkan kehadlarat Allah s. urutan wali. hanya tiga rubu' saja. Hal ini mungkin. tiada mengandung " R u b u ' Ibadat" (hukum Bidang Ibadat). Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata). mendua-laba. barang beroleh manfaat jua kiranya dengan kitab Miraatut Thullab i n i .kunamainya kitab ini Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati A h kaamisy Syar'iyah L i l Malikil Wahhab. antara lain berisikan uraian-uraian tentang hukum nikah. sebelum pengarang memasuki kepada kandungan kitab. agar mereka benarbenar menjalankan tugasnya dengan adil dan sesuai dengan amanah Allah dan Rasul. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). perkongsian. b. yaitu jalan yang betul dan beroleh kemenangan pada hari kiamat. " Dan kukatakan : ketahui olehmu hai orang yang dijadikan akan Qadli. barang dagangan sebelum dan sesudah serah terima. Berbeda dengan kitab-kitab Fiqh (Hukum Islam) yang lain. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana).a. bahwasanya menghukumkan antara segala manusia itu. failit. pesta kawin. anggunan. karena kitab Miraatut Thullab ini ditujukan kepada para Qadli (Hakim) dan para mahasiswa jurusan qadla'. insya Allah. perdamaian. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). siapa siapa boleh dikawini. riba. perdagangan budak.Nya. orang yang menilik dalamnya seperti yang beroleh manfaat ia dengan segala asalnya. maka kitab Miraatut Thullab ini. kepada siapa kitab-kitab ini ditujukannya. yaitu : a. ditolong Allah s. hukum khulu'. dalamnya bahaya yang amat besar dan pahala yang amat banyak " Selanjutnya. beliau memberi beberapa nasihat kepada para Qadli (Hakim). pembeslahan. sewa menyewa.w. wakaf. perdagangan buah-buahan dan sayur-mayur. 368 .a. barang hilang dan lainnya.w. c. jua kiranya akan daku dan akan dikau. hutang piutang.

Kitab karangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala ini telah puluhan kali dicetak.Kitab Miraatuththullab yang telah dicetak. membuktikan betapa berharganya kitab tersebut. Fotokopi yang di bawah ini. yaitu halaman pertamanya dan halaman terakhir. 369 .

Setelah itu menilik ia apa ada sesuatu yang nyata baginya daripada segala rupa dan segala barang. Dalam menerangkan mengapa dan untuk apa kitab Kasyful Muntadhir dikarang. juga dalam Miraatut Thullab ada pasal-pasal yang menguraikan masalah-masalah penyaksian. dipeliharakan Allah s. dhihar. yang mungkin pengikut Syekh Hamzah Fansuri dan Syekh Syamsuddin Sumatrani. Kecuali itu. masa iddah. ruju'. sumpah. maka kubawa kepadanya suatu risalah bahasa Arab daripada perkataan dan yang telah dipegang oleh kebanyakan segala orang Jawi. KASYFUL MUNTADHIR Kitab ini karangan Syekh Burhanuddin. maka adalah ia nasrani. yang berisikan uraian-uraian mengenai keadaan orang pada waktu "sakaratul-maut". demikian bunyinya (hasil maknanya): "Bahwasanya orang sakit. 370 . riba. jua kiranya akan dia daripada bid'ah dan mengadu-mengadu. nafaqah dan lainnya. fasach. dakwa dan pembuktian. dan lain-lainnya. antara lain pengarang menjelaskan dalam mukaddimah risalahnya itu : " maka tatkala sampai saudaraku Syekh Abdur Rauf anak A l i ghafaral lahu 'anhu ke Banda Aceh Darussalam. maka adalah iblis. maka hendaklah ia mengucap : Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. murid dan sahabat utama Syekh Abdur Rauf Fansuri. Ii'an. maka ia mengambil nafas lillah kepadanya. pembebasan budak.thalak. zina. bertujuan menolak atau membantah risalah-risalah mengenai masalah tersebut yang dikarang oleh ulama-ulama suluk. melainkan dengan mengetahui perkataan itu. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). pencurian. M a k a jika menilik ia kepada keadaan rupa itu hitam. apabila sangatlah sakitnya dipandangnyalah dalam sakitnya kepada sakaratul-maut.a. perampokan/pembajakan. dan yang telah diperbesar mereka itu akan dia hingga seolah-olah adalah perkataan itu pada mereka itu tiada sah dan tiada sempurna makrifat.w. atau memang kedua beliau sendiri. petunjuk-petunjuk kepada Qadli mengenai penyelesaian perkara/sengketa dan lain-lainnya. Qishash. antara lain berisikan uraianuraian tentang pemberontakan. " D a n jika menilik ia kepadanya itu merah.

maka dikarang. kaana lilmukminina ya huwa huwa.. kebenua Madinah Rasul kepada Syekh kita Maulana Ibrahim anak Hasan Kurani Asy Syafi'i Asy Syathari. maka hendaklah ia mengucap : M a Syaa Allah. maka hendaklah ia mengucap : Qul : Huwa Allahu Ahad. M a k a bertanya aku kepadanya : Adakah muktamad seperti perkataan yang tersebut dalam risalah itu atau tiada ? M a k a jawabnya : Tiada aku tahu akan seperti perkataan yang tersebut dalamnya itu dan tiada pernah kulihat dalam kitab Hadis dan tiada dalam kaum ahlus Sufi seperti yang demikian itu. hanyasanya yang kulihat dan yang kuperpegang lain daripada itu. 371 . supaya mudah memahamkan dia segala yang mubtadi. adakah perkataan itu sahih yang tersebut ini pada sebuah kitab daripada segala kata Hadis atau daripada kata segala kitab kaum ahlus Sufi atau tiada ? " M a k a jika perkataan ini benar. bahwasanya ia mengetahui akan Malikatul maut atau syaithan. maka dikirimkan seperti perkataan yang tersebut dalam risalah yang kubawa kepadanya itu. ya Muhammad.s. suatu risalah bahasa Arab pada menyatakan perkataan yang telah diperpegang akan dia pada ketika sakaratul maut. dan daripada perkataan yang datang ia daripada Malikul maut pada ketika ia mengambil nyawa dengan apa dikenal oleh segala manusia yang sakaratul maut. maka pinta daripada Syekh kami. " D a n jika menilik ia kepadanya itu hijau. nafa'allahu bi'ulumihi. hendaklah Syekh kami menyuruhkan bagi kami suatu perkataan yang muktamad daripada perkataan yang datang ia daripada orang sakaratul maut. maka adalah ia Jibril a. "Setelah itu. maka dalam kitab yang mana tersebut ia.. nafa'allahu bi'ulumihi. maka adalah ia Muhammad s.a. "Setelah itu. dan dengan zikir yang mana diistighal segala manusia terafdlal pada ketika sakaratul maut itu ? " Demikianlah ditanyai kepada Syekh Burhanuddin. Anta Allah huwa huwa. " D a n jika menilik ia kepadanya itu putih.maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa. "Demikianlah hasil makna perkataan yang dalam risalah itu. maka adalah ia Yahudi. " D a n jika menilik ia kepadanya itu kuning. Kemudian maka kupindahkan daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa huwa.w. pada menanyai dia kepadanya demikian bunyinya : Tanyai hamba Syekh kami.

maka pada hijrah seribu seratus limapuluh dua tahun." Setelah itu. = 1735-1760 M . seperti yang ditulis dalam mukaddimah kitabnya itu : "Adapun kemudian dari itu. M a k a fakir yang hina ini berkenankan pintanya yang mulia serta menjunjung titahnya yang mahaindah. artinya kunamai akan dia Cermin yang Amat Bersih Kepada Menilik Martabat Yang Amat Tinggi " JAMU'U JAWAMITL MUSHANNAFAT Kitab ini kumpulan karangan-karangan (risalah) dari beberapa 372 . artinya bertolong-tolong kamu atas berbuat kebajikan dan berbuat takut akan Allah. lagi mulia bangsanya. wa samaituha bimudhharil Adyla ila rutbatil a'la. Nama lengkapnya : Mudhharul Adjla Ha Rutbatil A ' l a . yang radliyallahu jua kerajaan. seperti sabda Nabi : Mutu Qabla an tamutu. artinya : matikan diri kamu sebelum mati. ) Kitab ini dikarang atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah. dan setengah daripada takut akan Allah itu membesarkan akan Kalimah Tauhid kepada segala daging dan darah. Kitab ini dikarang oleh Syekh Jalaluddin. seorang ulama/ahli hukum Islam yang terkenal. supaya mudah memfahamkan dia segala yang mutadi " MUDHHARUL AJLA. maka dikirimkan oleh Syekh Burhanuddin akan jawab tanya itu suatu risalah yang bernama "Kasyful Muntadhir" Kemudian maka kupindahkan ia daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah Syahi Berdaulat Dhillullah F i l A l a m Ibnu Sulthan Marhum Ahmad Syah. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . dewasa itu fakir yang hina Jalaluddin telah dititahkan oleh hadlarat tuan kita Syah A l a m . mengamalkan firman Allah : wa Ta'awanu 'alal birri wat taqwa. Bahwa fakir yang hina itu menyatakan "Ilmu T a u h i d " yang sebenar jalan kepada mati anak Adam yang meubahgia. yaitu L a Ilaha Illallah. yaitu Sulthan yang mahabesar kerajaan lagi maha tinggi derajatnya. kitab yang menguraikan tentang ilmu tauhid dan masalah-masalah ketuhanan.

oleh Syekh Ismail didahului dengan sekumpulan syair yang menurut ukuran zamannya sudah cukup baik. Yakub yang merah zamrud yang hijau. yang dalam kalangan rakyat Aceh dan orang-orang Melayu lebih terkenal dengan nama " Kitab Majmu' " atau "Kitab Delapan".orang ulama Aceh yang terkenal. Karangan ini intan kenarang. Tuhanku Rabbi amat kuasa. Cahaya berhimpun sepandang mata. dengan maksud agar dapat diketahui oleh segala yang berhajat. Salawat meuhat akan Saiyidina. seperti ditulisnya dalam mukaddimah : •• a k a aku himpun setengah daripada segala kitab bagi Ulama-ulama yang besar-besar dan segala Faqih yang mulia. himpun bagi himpun bagi segala karangan. Adapun syair tersebut selengkapnya berbunyi: Alhamdulillah sekalian puji. Beliau menamakan kitab kumpulannya ini dengan "Jamu'u Jawami'il Mushannafat". Segala permata yang terpakai. hal keadaannya berhias dengan berbagai-bagai mutiara dan berbagai-bagai manikam yang terkarang " m Sebelum mukaddimah. Segala bagai mutiara. 373 . Yang berusaha mengumpulkannya kedalam satu kitab. dan kunamai akan dia dengan Jam'u Jawami'il Mushannafat. Wahai Ikhwan yang muslimin. Wasiat sepatah dagang hina. yaitu seorang Ulama Aceh terkenal yang bernama Syekh Ismail bin Abdullah A l Asyi. Setelah puji Allah Ahad. Orang yang yakin akan Rabbana. yang mengandung delapan buah kitab dan sebuah tambahan. supaya beroleh manfaat dengan dia oleh setengah orang singkat ilmunya seumpamaku. Segala manikam himpun disana. Ajaib Subhanallah.

Ilmu syari'at dan thariqat. Anak Melayu tuha muda. Kedua pengajaran daripada Nabi. Terlalu indah pengajaran ini. Yang ikutan sahabat mulia. Ketiga pengajaran Tabi' Tabi'in. Orang yang pakai jati penawa. Sahabat seraya sama serta. Itulah thabib mengobat luka. Keempat nasihat daripada Wali. Siapa yang pakai karangan ini. Karangan ini obat hati. W a ya sitti jantan betina. Kitab ini membahas masalah-masalah hukum Islam (Fiqh). Adapun kedelapan buah kitab yang terhimpun dalam kitab Jam'u Jawami'il Mushannafat. Serta haqiqat berhimpun disana.Wahai tuan anak penghulu. Wa Y a Ikhwan. Yang zahid lagi war'a. Orang yang alim lagi mursyid. HIDAYATUL' AWAM Karangan Ulama besar Syekh Jallauddin anak Syekh A r i f Billah Syekh Jalaluddin. Siapa yang suruh mengarang kitab ini dan apa maksudnya. wa ya saidi. Orang yang suci daripada dausa. Daripada Rabbi Tuhan Yang Esa. Menjadikan waki masuk syurga. yaitu : I. antara lain dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya sebagai berikut: 374 . Ngaji hai tuan pada orang alim.

Aceh negerinya." pada hijrah Nabi seribu seratus empat puluh. telah mengampun Allah baginya dan bagi kedua ibu-bapanya. Mungkin Syekh Jalaluddin juga. seorang daripada sahabat Raja itu yang takut akan Allah Ta'ala. yaitu Muhammad Zain anak Faqih yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. Syekh Jalaluddin. sallamahul-Lahu Ta'ala. Syafi'i mazhabnya. anak Qadli baginda Khathib. pada menguraikan maksud dan aku namai akan dia Kasjful Kiraam. Kitab ini membahas masalah mengenai niat waktu takbiratul ihram. yaitu Muhammad Zain anak Faqih Jalaluddin. pada lima hari bulan Muharram zaman Paduka Seri Sulthan yang besar kerajaannya. K A S Y F U L K I R A A M Karangan Syekh Muhammad Zain bin Faqih Jalaluddin. yang membahas masalah pembagian pusaka berdasarkan ajaran Quran. lagi yang mahatinggi derajatnya. karena ada perselisihan.) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Bahwa aku suratkan baginya suatu risalah yang simpan. yaitu Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat dhillullah faqir yang hina. karena ia merupakan bahagian dari Fiqh. maka aku kehendaki bahwa aku perusaha satu kitab yang kecil. = 1727-1735 M. III. yang hidup sekitar pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja Lila Ahmad Syah (1139-1147 H . seperti yang dinyatakan dalam mukaddimahnya : " berkata faqir yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. Setelah aku lihat beberapa manusia bersalah-bersalahan mereka itu pada niat tatkala takbiratul ihram. dan segala barang yang bergantung dengan dia dari pada segala syarat. F A R A A I D L U L Q U R A N Kitab kedua bernama "Faraaidlul Quran". dan segala yang wajib " II. dan perintah sembahyang lima waktu. Khadim ulama Haji Jalaluddin anak Syekh yang arif billah. maka aku namai akan dia "Hidayatul 'Awam" pada menyatakan perintah Agama Islam. = 1735-1760 M). pada menyatakan niat taktala tabiratul ihram " 375 . Tidak disebut siapa pengarangnya.

IV. aku tinggalkan akan lafadhnya.a. yang memberi Allah akan dia Taufiq bagi jalan yang benar lagi betul. TALKHISHUL F A L A H Nama lengkapnya : Talkhishul Falaah Fi Bayaani Ahkaamit Thalaq Wan Nikaah. supaya jangan payah orang yang menyurati dia. tanggal 2 bulan Ramadlan 1225 H . dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya. SYIFAAUL QULUB Karangan Ulama Besar Syekh Abdullah Aceh. Syafi'i mazhabnya. Kitab ini adalah kitab ilmu tashauwuf. yaitu dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul Alam Syah (Meureuhoom Kuala). yaitu Muhammad Zain anak tuan Faqih Jalaluddin Aceh. Sanya telah memohonkan akan daku oleh setengah daripada sahabatku. lagi yang sangat kecil dari pada makhluk Allah. . dan supaya jangan jemu orang yang membaca dia. bahwasanya aku kehendak bahwa aku himpunkan akan beberapa Hadis Nabi s.). 1209-1238 H . bahwa aku bahaskan beberapa masalah nikah dan thalak dan barang yang bergantung dengan keduanya. yang menguraikan masalah thalak dan nikah. disini aku buangkan segala isnadnya. yang diriwayatkan akan dia dengan isnad yang sahih dan dengan riwayat yang kepercayaan. dan aku ambilkan akan segala maksudnya jua. antara lain sebagai berikut: " kemudian dari itu. maka berkatalah faqir ilal-lahi Ta'ala. telah memaafkan Allah Ta'ala daripadanya dan daripada segala ibu bapanya. (1795-1823 M. Tetapi. Pengarangnya juga Syekh Muhammad Zain. yamg menurut catatan pada akhir kitabnya. dan aku namai akan dia Talkhishul Falaah pada menyatakan segala hukum thalaq dan nikah. Tentang maksud dan kandungan dari kitab Syifaaul Qulub. kawin cerai. bahwa selesai dikarang pada hari Isnin waktu dhohor. dan dalamnya beberapa pasal dan satu khatimah " V. seperti yang ditegaskan dalam mukadimahnya: " berkata fakir yang hina kepada Tuhanya Allah Ta'ala yang bersifat kekayaan. lagi yang sangat ja'if daripada segala hamba Allah.w. dan aku jadikan akan dia satu kitab dan 376 .

setengahnya aku ambil daripada perkataan Allah Ta'ala. kelebihan memberi salam...a. kelebihan sembahyang jum'at. karena segala pengajaran ini. syiksa orang minum arak.a. hak ibu bapa atas anak. kelebihan puasa. kelebihan tasbih. perkataan Hukama/Ulama. kelebihan taubat. kelebihan zikir. 377 .a. kelebihan do'a. kelebihan diam. syiksa orang meratapi mayit atau mengeluh karena bala dan kelebihan sabar. jangan engkau syak akan dia. Kitab yang bernama A l Mawi'idhul Badi'ah (Pengajaran-pengajaran yang indah cemerlang) ini mengandung limapuluh buah pengajaran yang amat berguna. kelebihan mesjid. kelebihan ingat mati. artinya segala pengajaran yang indah-indah. kelebihan memakai serban. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan A u l i a Allah r. kelebihan makan sedikit. kelebihan menyikat gigi. masing-masing membahas masalah-masalah kelebihan ilmu dan ulama. kelebihan meminta ampun. kejelekan orang tertawa terbahak. kelebihan sedekah.q. seperti yang dijelaskan pengarang sendiri dalam mukaddimah kitabnya : " inilah suatu kitab dan kunamai akan dia A l Mawa'idhul Badi'ah. kelebihan sembahyang berjama'ah. hak anak atas ibu-bapa.a. kelebihan mengucap salawat kepada Nabi.q. kelebihan mengunjung orang sakit. A L M A W A T D H U L BADI'AH Karangan Ulama/Mufti Besar Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. kelebihan berzikir. kelebihan azan. kelebihan tahlil. artinya Obat Hati dan aku hantarkan dalamnya empat ratus Hadis Nabi s. kelebihan iman. dan aku jadikan akan dia empat puluh bab " Keempat puluh bab yang disebut pengarang itu. kelebihan mengucap bismillahir rahmanir rahim. syiksa liwat (homo-sex).. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Hukama dan Ulama yang 'amilin rahmatullah alaihim. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Rasul Allah s.aku namai akan dia Syifaaul Qulub. kelebihan ingat hal ihwal kubur. laki-laki dan perempuan ! Percayakan oleh kamu akan segala pengajaran i n i . kelebihan belajar memanah. " H a i segala anak A d a m . kelebihan berwudlu'. kelebihan kawin. mengenai berbagai masalah yang berdasarkan Quran. Hadis. VI. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan sahabat r.

bab kedua tentang maksiat hati dan bab ketiga tentang thaat dalam hati. bahwa karangan selesai disusun pada hari bulan Rabi'ul Akhir 1237 H . sedang pada khatimah diterangkan tentang perbuatan murid. mudah-mudahan jadi lembut hati kamu " VII. nama Muhammad anak khathib di negeri Langien. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " berkata hamba faqir yang berkehendak ia kepada. M a k a sebab itulah kudahulukan adab daripada lainnya. ) . lagi yang mengampun segala dausa hamba yang karam ia dalam segala laut aib. = 1795-1823 M . Menurut catatan pengarang pada akhir kitab. dan tilik oleh kamu kepadanya sehari-hari sekali atau sejum'at sekali atau sebulan sekali." Selanjutnya diuraikan mengenai dengan adab guru dan adab murid. Syekh Muhammad anak Khathib Langien (Teupin Raya Pidie). jangan kamu takchirkan daripadanya. dikarang oleh seorang Ulama Besar. masing-masingnya dalam pasal yang banyak. Tuhan yang amat kaya. dengan tolong Tuhan yang memerintah Ia akan alam syahadat dan alam segala yang gaib. antara lain ditulisnya: "Ketahui olehmu hai murid. yang sempurna ia dalam kekurangan sangat berkehendak pada menolaknya kepada syafa'at Penghulu segala manusia. tiada sah ilmu melainkan dengan adab. dan tiada sah adab melainkan dengan engkau ketahui segala kaifiatnya." Dalam mukaddimah yang mengandung dua pasal. Tentang kandungan isi kitab. " D a n inilah suatu mukhtasar aku namai ia akan kitab ini Dawaaul Qulub. D A W A A U L QULUB MINAL 'UJUB Kitab Dawaul Qulub Minal 'Ujub (Obat Hati Daripada Penyakit Ajib) mengenai ilmu tasauwuf." H a i anak Adam ! Taruhkan olehmu pengajaran ini pada sisi kamu. jangan beri jauh akan dia. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul A l a m Syah (1209-1238 H . yakni obat segala hati daripada segala aib. Dalam bab pertama dijelaskannya tentang maksiat anggota. 378 . Dan aku aturkan akan dia atas satu mukaddimah dan tiga bab dan satu khatimah.

yaitu ikutan segala orang yang berjalan kepada jalan Allah Ta'ala. yang melengkapi ia atas ilmu takut akan Allah Ta'ala. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " inilah suatu kitab yang simpan lagi bahasa Jawi. dan kunamai akan kitab ini akan I'laamul Mutaqin. Pada akhir kitab. yaitu Maulana wa Qudwatuna Syekh Jamaluddin anak Penghulu kita Tuan Syekh A b d u l l a h " . dan menegahkan ia kepada berbuat thaat. yang antara lain mengenai fungsi ilmu ditulisnya: " bahwasanya ilmu itu ialah tujuan pada pelajaran akhirat dan atasnyalah berkeliling segala pekerjaan ". Tentang isi kandungan kitabnya. dan mengekalkan atasnya. maka jadilah engkau dalam kelam dan keras hati " 379 . dan akan A l l a h Ta'ala aku pohonkan bahwa memberi mafaat ia bagiku dan bagi tiap-tiap hamba-Nya yang takut akan D i a dan bagi sekalian orang yang Islam Adapun "aqabah" pertama dari kitabnya itu. lagi yang dibahasakan kepada bahasa Jawi. lazimkan olehmu dengan dia. karena hasilkan taufiq.VIII. menghitam ia akan hati. dicatat oleh pengumpul dalam mukaddimah Jam'u Jawami'il Mushannafat. membahas masalah ilmu pengetahuan. tanggal 26 Sya'ban 1262 H . Aqabah kedua yaitu mengenai dengan taubat. pengarang mencatat bahwa karangannya selesai pada hari ahad waktu dhohor. yang antara lain ditulisnya: " taubat. . karangan A l i m Billah lagi yang berhimpun padanya ilmu Syari'at dan thariqat dan ilmu haqiqat. supaya mudah ia bagi segala abid yang mubtadi. = 1836-1857 M ) . Yaitu melengkapi ia atas tujuh aqabah. yang dipindahkan akan dia daripada kitab Irsyaadul Muridin. M a k a bahwasanya celaka dausa itu mempusakai dinding antaramu dan antara A l l a h Ta'ala. I ' L A A M U L MUTTAQIN Tentang pengarang kitab I'laamul Muttaqin ini. sebagai berikut: " Kitab yang kedelapan I'laamul Muttaqin yang dipindahkan daripada kitab Irsyaadul Muridin pada ilmu tasauwuf. Syekh Ismail bin Abdulmuth Thalib.

yaitu mengenai bawa'is yang merangsangkan ibadat. memberi catatan pendapat pada penutup kitab. antara lain : 380 . yaitu mengenai rintangan-rintangan menuju ibadat. yang antara lain menuntut rezki seperti yang ditulisnya : " rezki. Bermula tiap-tiap keduanya 'aiq namanya " Aqabah keempat. supaya kekal nikmat itu bagimu. dan bimbang hatinya dengan mencita-cita akan dia dan mengira-ngira hati akan dia. zuhud oleh engkau dalamnya. yaitu mengenai dengan 'awaridh dalam ibadat. karena bahwasanya orang yang tiada tawakkal itu membimbanglah dia dengan menuntut rezki itu akan badannya dan hatinya " Aqabah kelima. karena syukur itu mengikat ia akan nikmat " P E N D A P A T MUSAHHIH Pentashih pada cetakan kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat. Adapun takut itu supaya jadi hardik akan nafsu yang amarah Adapun harap itu. seperti tulisnya: " maka lazimkan akan takut dan harap. Ustaz Ilyas Ya'kub. karena orang yang gemar akan dunia itu bimbangkan ia akan lahir anggotanya dengan menuntut akan dia. dan dengki dan lain daripadanya yang membinasakan amalmu ". ialah yang memberanikan akan daku atas mengerjakan thaat. yang antara lain yaitu cinta dunia seperti yang ditulisnya pada awal aqabah i n i : " dunia. yang menurut pengarang adalah sangat sukar. seperti mendaki bukit. seperti tulisnya: " syukur. yaitu mengenai dengan hal-hal yang mencederakan amal. tawakkal olehmu atas Tuhanmu pada rezki itu. yaitu mengenai dengan syukur yang menjadi kunci dari segala-galanya untuk mendapat nikmat lebih banyak. Aqabah keenam. kemudian engkau melalui segala aqabah ini atas nikmat yang mahabesar. karena bahwasanya thaat itu amatlah berat dan beberapa yang mencabul daripadanya ". maka syukur olehmu akan Allah Ta'ala. seperti ujud dan ria dan takabbur. supaya betul engkau pada ibadat. Aqabah ketujuh. dan untuk itu ditekankan dengan dua cara : takut dan harap.Aqabah ketiga.

SAFINATUL H U K K A M Kitab yang sangat bermutu dalam bidang hukum ini dikarang oleh seorang Ulama/Ahli hukum yang terkanal Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursani (Aceh Besar). dan bahwasanya adalah kitab ini seelok-elok susunan dan peraturannya ". Bermula tatkala adalah tahun seratus lima puluh tiga. khadim ulama. telah dipeliharakan Allah Ta'ala jua kiranya keduanya itu. Dan tetapi jikalau tiada kuperkenankan titahnya yang mahamulia itu pada waktu ini. Tentang sebab dikarangnya kitab ini. maka berkata fakir yang hina. karena ketiadaan ahlinya dan sedikit thalib ilmu. telah sempurnalah cap kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat yang ajbul-ujjab. niscaya sunyilah segala Islam daripada hukum syarak Allah." maka dengan pertolongan Tuhan Malikul Wahhab. Akan kuhimpunkan baginya satu risalah yang simpan. telah menunjukkan titah akan daku Tuan kita Sulthan yang amat besar kerajaannya. Ketahui olehmu hai saudara kami yang dapat kemenangan dunia dan akhirat. dan masa yang mahamulia atas yang empunya dia itu selebih-lebih rahmat dan sejahtera. Jalaluddin anak Syekh Muhammad Kamaluddin anak Qadli Baginda Khathib dinegeri Tursan. karena jahilku atas kadar diriku pada sedikit ilmu dan pendek paham. yaitu bulan Muharram. kemudian daripada seribu daripada Hijrah yang mahatinggi. pada menyatakan segala dakwa dan syaksi pada menyelesaikan orang yang berkhusumat. Dan sanya telah menjawikan dahulu Syekh kita Aminuddin 381 . maka jadilah hukum syarak itu lupa yang dilupakan. pada masa empat hari bulan yang amat berkat. Maka telah kujunjung titahnya yang mahamulia pada yang demikian itu. telah dikasihani Allah jua keduanya. dan turun temurun silsilahnya daripada raja-raja yang amat besar yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah anak Tuan kita marhum Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Berdaulat Dhillullah fil Alam. pada hari Jum'at. oleh pengarang disebutnya pada permulaan kitab : " kemudian dari itu.

382 .Abdurrauf radliyallahu'anhu akan kitab Miraatuth Thullab. baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang baru mempelajari dasar-dasar ajaran Islam. Bab ketiga menguraikan masalah-masalah pidana dan segala hal ihwal yang ada sangkut pautnya dengan kejahatan. daripada lupa. Bab yang pertama menguraikan masalah ekonomi/perdagangan dan segala sangkut pautnya. tiga bab dan sebuah khatimah. karangan seorang terkemuka. telah lemahlah thalib daripada menghafalkannya Maka mohonkan kebajikan akan Allah pada menghimpunkan dia. Sampai sekarang kitab ini masih cukup baik untuk dipelajarai pertama. dan dipergunakan diseluruh gugusan kepulauan Nusantara oleh penduduk yang beragama Islam. karena termasuk salah satu sistem pendidikan yang dianggap baik sampai sekarang. yang sampai sekarang telah berpuluhpuluh kali dicetak. artinya bahtera segala Hakim pada menyelesaikan segala orang yang berkhusumat " Jadi beliau mengarang kitab ini atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Bab yang kedua mengupas masalah perkawinan. bahwa dipeliharanya akan daku daripada tersalah. Sistem tanya jawab yang dipakai adalah sangat baik. Kitab Masailil Muhtadi ini adalah kitab pelajaran agama dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). dan kunamai akan dia S A F I N A T U L H U K K A M fi takhlishil Khisham. Mukaddimah kedua menguraikan tugas-tugas dan sifat-sifat raja. = 1735-1760 M . salah seorang murid Syekh Abdur Rauf. RISALAH MASAILIL MUHTADI Nama lengkapnya dari kitab ini : Risalah masailil Muhtadi L i Ikhwanil Mubtadi. dan cara-cara memerintah. Kitab ini terdiri dari dua buah mukaddimah. kitab ini masih bernilai sebagai suatu kitab hukum yang baik. Mukaddimah pertama menjelaskan arti kata-kata dan istilahistilah yang sukar yang terdapat dalam kitab ini. perceraian dan segala hal ihwal yang ada sangkut paut dengan perkawinan. Teungku Baba Daud yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Leupue. Sampai saat ini. hakim setta pejabat-pejabatnya. ) . dan tetapi ia sangat besar.

yang mana dinamanya agama itu? : Bahwa yang dinamanya agama itu.a. paling lama bisa tahan 10 tahun. yaitu berbaik cinta rasa serta tulus ikhlas. yaitu mengesakan Dia sekira-kiratiadalah diperoleh sekutu pada yang diesakannya. Maka tiada bersamaan keduanya dan tiada berhimpun keduanya. ibadat dan sebagainya. apa arti ihsan itu ? : Bahwa arti ihsan itu. apa arti tauhid itu ? : Bahwa arti tauhid itu. : Jika ditanyai orang kita. percayakan barang yang datang dengan dia Rasul Allah s. dan hakikat wajibul wujud itu qadim. yaitu Iman. dari karena hakikat mumkinul wujud itu muhdas. boleh membedakan antara muhdas dan qadim. Jika ditanyai orang kita. : Jika ditanyai orang kita. Perhatikan bagaimana jelas dan ringkas masalah keimanan yang diketengahkan dengan sistem tanya jawab. makrifat Allah.Satu hal yang sangat mengagumkan. apa arti Islam itu ? : Bahwa arti Islam itu. dan Tauhid dan Makrifat. apa arti iman itu ? : Bahwa arti iman itu. apa asal makrifat itu ? Bahwa asal makrifat itu. : Jika ditanyai orang kita. yaitu ibarat daripada menghimpunkan empat perkara. dan Islam. masih dipakai untuk buku pelajaran sampai sekarang. : Jika ditanyai orang kita. 383 . apa arti auwaluddin itu ? Bahwa arti auwaluddin itu. sehingga mudah dimengerti oleh mereka yang baru belajar : Soal Jawab Soal Jawab : : : : Jika ditanyai orang kita. yaitu menjunjung dan mengikut segala titah Allah dan mengikut sabda Rasul Allah dan menjauh segala larangannya.q. yakni menyempurnakan keelokan sifat suatu kemudian daripada diperolehnya. Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. bahwa kitab yang telah ratusan tahun umurnya ini dalam bahasa Melayu. Dengan ringkas dan jelas kitab ini menguraikan masalahmasalah aqidah/ketuhanan. sedangkan kitab-kitab pelajaran karangan orang sekarang.

jelas bahwa masalah yang dikemukakannya cukup terang.Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. 4. masalah keharusan mengenai Rasul. yaitu : " H a i Tuhanku ! Terangkan oleh-Mu akan hati kami dengan cahaya agama-Mu. 7. rukun-rukun agama Islam. lagi kasih sayang segala hamba-Nya ! HIKAYAT A K H B A R U L KARIM Pengarang hikayat ini orang Ulama Aceh terkenal yang bernama/bergelar Teungku Seumatang (Geudong Aceh Utara). Beliau hidup kira-kira dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . setelah kita menginyam doa pada penutup kitabnya itu. 6. Dan sucikan oleh-Mu akan segala anggota kami dengan cahaya ampunan-Mu. Hai yang amat memberi rahmat daripada segala orang yang memberi rahmat. 10. 9. hanya mengandung ajaran-ajaran agama yang membahas: 1. Keindahan bahsa dari pengarangnya semakin terasa. sekalipun ia telah berusia ratusan tahun. tentang sembahyang. Karangannya yang berbentuk puisi ini. nama aslinya tidak disebut. tentang berwudlu dan cara-caranya. 384 masalah mengenai Allah. = 1870-1874 M . masalah bersuci. . disamping bahasanya cukup baik. 5. Dan mudahkan oleh-Mu akan segala pekerjaan kami dengan cahaya penolong-Mu. 3. apa arti makrifat itu ? : Bahwa arti makrifat itu. tentang najis yang cara menghilangkannya. Dan perkenan oleh-Mu akan doa kami dengan cahaya rahmatmu. tentang buang air dan istinja. sekalipun bernama "hikayat". ) . 8. Dari kutipan diatas ini. 2. jenis air dan kebersihan. mengenai akan sesuatu serta memutuskan hukum pengenalnya dengan nafi dan isbat. sifat-sifat Allah. namun ia bukan cerita roman. dali-dali tentang adanya Allah.

Peurintah Allah Azza Wa Djalla. . Ma neukheun Siti Aminah. Siti Halimah njang peulahra. Siulah-ulah ban bungoong djeumpa. Kutjhik neukheun Abdulmutthalib. 14. U Madinah teuma neubungka. Meunan peuneugah dum ulama. 13. Pangsan raqjat djieu rupa. tentang Isra dan Mikradj. Tentang Nabi Muhammad dipuisikan antara lain sebagai berikut: Ku eek sjaksi Nabi Muhammad. diuraikan oleh pengarang dengan lebar panjang dan mendalam dengan bahasa puisi. Semua masalah-masalah yang tersebut diatas ini. Teutap Nabi di Madinah. dan menurut ukuran zamannya bahwa puisi itu adalah bernilai seni yang baik. Kuleet neuputeeh meudjampu mirah. Soe njang pandang mata lazat. Siulah ban buleuen purnama. 385 11. Bangsa Arab Nabi mulia. 12. Terooh bak ikan njang mee doonja. Nabi Muhammad aneuq Abdullah. Rupa Nabi sangat indah. Di nanggroe Makkah asay mula. Lam peut plooh thoon neudong di Makkah. Trooh panghulee kepadanya. tentang kej adian Muhammad. Surooh Tuhan bak djeen iensan. Peusuruh djeup alam dunia. tentang hijrah Nabi. Njan njang peumom Rasul Allah.tentang hal ihwal sorga. Bak binatang kajee batee.

Rupa cantik indah rupawan. Sitti Aminah bunda tercinta. Ureung ziarah meribee laxa. Qubu Nabi di Madinah. Ibu penyusu Muhammad Rasul. Indah laksana bunga cempaka. Keusudahan Nabi Moosthafa. Nabi njang laeen meulaxa ribee. Kulit putih bercampur merah. Pesuruh Ilahi untuk semesta. Nyaman mata memandang rupa. Terjemahannya: Kuakui Muhammad sebagai Nabi. Rahmat Muhammad meliputinya. Njang away phoon Nabi Adam. Untuk binatang kayu dan batu. Neuprang kafee h'ana reuda. Negeri Mekkah tempat lahirnya. Untuk jin manusia lagi. Senang jiwa dibuatnya. Leubeh Panghulee Nabi kita. Turunan Arab darah mulia. Laksana bulan purnama. 386 . Halimah Sitti pengasuh utama.Neu'ibadat h'ana chali. Abdulmutthalib neneknya Nabi. Demikian kata para ulama. Juga ikan seantero dunia. Muhammad Nabi putera Abdullah.

ilmu tauhid. Laksanakan perintah Allah Mahaesa. juga seorang pengarang penyair yang cakap. Orang ziarah juta dan juta. 4. Bermukim di Madinah menjalankan dakwah. tugas-tugas para Nabi. yaitu Mundjijatul Anam buku puisi dalam bahasa Aceh yang membahas masalah-masalah agama. masalah akhlak. 2. 3. 5. Mengenai dengan "rukun limabelas" dalam Islam dijelaskan oleh pengarang sebagai berikut: 387 . Banyak Nabi segala Nabi. Diantara karya sastera beliau yang sangat digemari rakyat Aceh. masalah fiqh (hukum). Mengabdi Ilahi tiada khali. yang lebih dikenal dengan gelaran Teungku Chik D i L a m U putera Umar. Beliau selain seorang ahli pidato yang ulung. yang antara lain : 1. kemudian menjadi seorang Ulama Aceh yang terkenal. D i Madinah sana Nabi bermakam. RISALAH M U N J I Y A T U L A N A M Abdullah yang lahir pada kahir abar ke X I X . masalah ibadat. sedang berkecamuknya perang dengan Belanda. Muhammad kemudian akhir Ambiya. Nabi Muhammad penghulu ambinya. Semuanya dikupas dengan mendalam dengan mempergunakan puisi bahasa Aceh sebagai alatnya. M u l a pertama Nabi A d a m . Ke Madinah hijrah kehendak Ta'ala. Memerangi kafir senantiasa.Empatpuluh tahun menetap di Mekkah. Betapa besar perhatian rakyat kepada risalah ini terbukti dengan sudah tujuh kali dicetak sampai saat saja membuat catatan ini.

Sjarat rokoon teuseubut lam kitab fiqah. Hati didalam benarkan pasti. Lam siuroe simalam bandum peureulee. Renung perhatikan wahai saudara. Mengenai limabelas rukun agama. Njang keulimong taeek hadji ke Baitullah. Njang keduwa sembahjang limong boh watee. Rukun iman enam hanya. Peut booh zakeut dum hareuta deungon badan. Lima waktu ketentuan nyata. Kedua sembahyang sudahlah pasti. Beuseeurta tasdeek hatee djipeubeuna. Lima pertama rukun Islam. Mengucap syahadat lidah berkata. Rukoon Iman nam peukara wahee sahbat. Teuma njang peut peukara treuq rukoon sjahdat. Utjap duwa kalimah sjahdat deungon lidah. Seperti ucap lidah berkata. Njang limong blah deungo loon pegah beugot tapham. Rukun Islam mula pertama. Djituree rukoon limong-blah dara agam. Phoon-phoon limong peukara rukoon Islam. Terjemahannya: Menjadi kewajiban bani Adam. Teuma rukoon Islam limong phoon loon peungah. Dan njang keulhay puasa buleun Ramadlan. 388 .Wahee thaleeb wadjeeb ateuh aneuq Adam. Syahadat empat rukun utama. Ban njang djikheun oleeh lidah tan meuriba.

Kelima haji wajid tunaikan. Samudra/Pase. pembimbing manusia kejalan benar. Beuna. Dalam tahun 1963 risalah ini telah dicetak untuk pertama kalinya dengan huruf Laten. Dalam kitab tertera nyata. Dengan indah sekali.) dan mengisahkan sejarah Iskandar Muda dengan armadanya ke Semenanjung Tanah Melayu. mengandung banyak pelajaran agama. K A R Y A SASTERA BAHASA A C E H . Kitab-kitab yang telah dibicarakan pada bagian yang lalu. Daya dan setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. juga dalam bentuk puisi. hikayat melukiskan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perjalanan Iskandar Muda dari Banda Aceh sampai ke Asahan. HIKAYAT M A L E E M DAGANG Hikayat Maleem Dagang ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Derma Wangsa Perkasa Alam Chik (10161045 H . semuanya dalam bentuk prosa dan berbahasa Melayu (Jawi). banyak yang di . adalah karya sastera bahasa Aceh dalam bentuk puisi. Karya tersebut bernama "Mursjidul Anam". Teungku Chik Abdullah Lam U masih sempat menyelesaikan sebuah karya sastera. Lingga. yaitu novel puisi yang dalam bahasa Aceh disebut "Hikayat".kan menjadi novel-puisi dalam wujud sejarah.Rukun ketiga puasa Ramadlan. Malaka dan 389 . sementara beberapa buah yang lain hanya akan didaftarkan saja. dengan mempergunakan bahasa Indonesia. Zakat keempat bayar segala. dan dari Asahan ke Johor. Yang akan dibicarakan berikut ini. Pidie. Peristiwa yang terjadi dizaman Kerajaan Islam Peureulak."Hikayat" . romah sejarah ataupun roman khajali. = 1607-1636 M. namun isinya baik sekali. Sekalipun bahasanya masih bahasa Melayu Lama (bahasa Jawi). Menjelang akan berpulang ke Rahmatullah. Beberapa buah "Novel Puisi" akan dibicarakan dibawah ini.

Digata daleem tadong Sinoe". Kadjook keugon njang Putroe Phang. Didalamnya banyak didapati ibarat-ibarat yang indah mendalam artinya. Hikayat mulai dikarang pada hari Isnin tanggal 27 Rajab 1055 H . watak manusia. agama. Tariseh-riseh gata bak radja. percakapan-percakapan yang menarik. Habeeh ngon binoe ka gob tuka. Teuma djimarit Radja Siudjud. seperti percakapan antara Raja Radeen dengan Raja Siujud : Siujud beungeh ngon amarah. keadaan laut dan berbagai pengetahuan lainnya. Lah na geuteem bri Putroe Aceh. Gata geupulang ri njang waba. keadaan negeri-negeri. "Pakon bu adoe kamarit meunan. Ureueng gedj bateen teugoh seutia.lain-lainnya. yaitu pada masa pemerintahan Ratu Tajul Alam Safiatuddin (10501085 H . Teuma seuoot Radja Radeen. = 1641-1675 M.). Kakira h'an kah binasa !" Lom djiseuoot Radja siudjud. Baik peperangan ataupun kejadian-kejadian lainnya. sehingga seolah-olah benar-benar kejadian didepan mata. Pengarangnya seorang ulama besar Teungku Chik Pantee Geulima (Meureudu). digambarkan demikian hidup. (1645 M. Mata mirah ban aneuq saga." 390 . Geutung keugop njang sambinoe. Kah tan malee tuha tjeulaka. Narit njang djheut lee djibuka. memang seorang yang berpengetahuan luas tentang peperangan. bahkan disinilah tersembunyi rahasia ketinggian nilai seninya. Teuma keugantoe sang meuruwa.). Kafee Paqnat tan agama : "Bek lee kamarit tuha asee.

H'an katakoot keu neuraka ?" Terjemahannya : Marah Siujud dendam menyala. Tua celaka malu tiada !" Raja Radeen menyahut lembut. Bukankan neraka balasnya nanti ?" 391 . Rela isteri diambil orang.Lom djiseunoot Radja Radeen. Jiwa mulia karunia Ilahi: " Mengapa adik memaki ribut. Orang miliki dara jelita. Suci hati teguh setia : "Mengapa adik kata demikian. Wanita hina ganti tukaran. Puteri Pahang lepaskan pergi. jangan bicara anjing suang." Raja Radeen jawab tuduhan. Siujud merengut buka bicara. Abang diberi perempuan jalang. That gedj bateen Allah karoonja: "Pakon adoe kee katjaroot. Mulutnya memuntah kata durjana : "Abang senang bermukim disini. Karena gilakan janda sulthan. Sembah mencium kaki raja. Angkuh mengira tidakkan binasa ?' Raja Siujud membangkang garang Kafir durjana penentang agama: "Cis. Merah mata penaka saga.

Suatu percakapan yang indah, terharu dan romantis sekali, terjadi antara Sulthan Iskandar Muda dengan permaisurinya Puteri Pahang, pada waktu persiapan telah lengkap untuk berangkat, dimana Sulthan memberitakan kepada permaisuri: Meunoë neukheun jooh neumeuhey: "Po sambinoe ho ka gata ? Ho ka gata po sambinoe, Tatroon keunoe putroe muda j . " Lalu neuseuoot tuwan putroe : "Njoe pat kamoe po meukuta, Pakon tuwanku neumeuhey kamoe, Toh salah proe peuebu sabda ? Njang ka h'an torn neyhey kamoe. Bak uraoe njoe peue bitjara ? Peue teukeudi bak uroe njoe, Meuhey kamoe putroe hina ?" "Njang kumeuhey tuwan putroe, Hadjad peugah droe ubak gata, Adak na untoong ubak Allah, Hadjad meulangkah u Djuhoo Lama. Meung na Allah bri umukuh landjut, Kuseutedj Siudjut menalee djiba." Kri tjit narit tuwan Putroe, Sira neumoe neuroo ie mata. Ie mata roo that meualoon, Ban udjeuen troon diudara: "Baroo uroe njoe tamupakat, Meusampee that putroe hina Terjemahannya: Demikian sabda panggil adinda: 392

"

"Dimana gerang Ratuku tuan, Semanyam dimana kemala negara, Mari kemari puteri rupawan !" Tuan puteri menjawab peri: " Kami disini daulat mahkota, Mengapa tuanku memanggil kami, Gerangan apa salah adinda ? Tiada biasa mengajak bicara, Kini begini mengapa gerangan, Takdir terjadi apa kiranya, Dipanggil kami puteri buangan ?" Kanda memanggil adindaku sayang, Hasrat jiwa nyampaikan berita, Andai izin Allah Penyayang, Akan berangkat ke Johor Lama. Kalau takdir umurku panjang, Akan mengejar Siujud celaka." Menjawab puteri berhati bimbang, Tersedu sedan cucurkan irmata. Irmata duka mengembun dimata, Bagaikan hujan titik berlinang : "Baru sekarang pendapat diminta, Hina kiranya nasibku malang " Selanjutnya Puteri Pahang menangisi dirinya yang jauh dari orang tua dan sanak saudara, jauh dari tanah tempat lahirnya, menyesali suaminya Sulthan Iskandar Muda, karena terlambat bermusyarat dengannya dalam hal hendak berangkat ke Semenanjung Tanah Melayu untuk mengejar Raja Siujud. Setelah Sulthan Iskandar Muda memberi penjelasan, barulah Puteri Pahang merasa puas dan rela meiepaskan sulthan pergi. Akhirnya pembicaraan sampailah kepada suatu klimak yang sangat romantis: 393

"Adak tuwanku neubeurangkat, Neukeubah pat Putroe hina, Meung goh meupat loon neukeubah, Karena Allah h'an kubri bungka. Pat Tuwanku loon neukeubah, Deelat leupah prang Meulaka, Ampoon Tuwanku deelat meukatoe, Kumat didjaroe bek tabungka. Meng h'an meupat neukeubah kamoe, Achee rugoe po meukuta." Teuma neuseuoot Meukuta Alam, Radja salihan adee raja : Gata kupeudjook putroe bak Allah, Sinan kukeubah rueq-rueq masa, Gata kupeudjook putroe bak Tuhan. Jooh away phoon djudookuh gata. Gata tadueq lam meuligoe, Tuhan sidroe njang peulahra.'' Teuma seuoot tuan Putroe Phang, Putroe djeunulang ahli bitjara : "Meujo neupeudjook loon bak Allah, H'an kutheuen langkah bah lee neubungka, Adak neudjook bak soe laeen, Diloon h'an kuteem po meukuta."

Terjemahannya: "Andai tuanku jadi berangkat, Tinggalkan dimana kami yang hina, Sebelum pasti kami bertempat, Tuanku pergi rela tiada.

394

Dimana kami tuanku tinggalkan, Kakanda pergi memerangi Melaka, Ampun tuanku daulat Syah Alam, Kupegang tangan lepas tiada. Bila kami tiada pasti, Menyesal nanti wahai mahkota !" Meukuta Alam menjawab peri, Bijak bestari adil bicara : "Adik kutitip kepada Allah, Kepada-Nya terserah sepanjang masa, Kepada Tuhan kakanda serah, Sejak mula berjodoh kita. Adik bertachta dalam istana, Tuhan Esa Pelindung Utama." Puteri Pahang menjawab kata, Muda jauhari bijak bicara : " Kalau Allah tempat menyerah, Rela tuanku berangkat pergi, Andai bukan kepada Allah, Kami tak rela wahai mahkota !" Yang lebih mengharukan lagi, ketika Sulthan Iskandar Muda menolak permintaan Puteri Pahang yang hendak mengantar sampai kekuala : Teuma djikheun tuwan putroe, That bit raghoe bidjaxana : "Adak tuwanku djadeh berangkat, Putroe djak euntat 'oh mieng kuala." Lom neumarit meukuta naggroe : "Bek hee Putroe susah gata, Bek taeuntat po sambinoe, Tadueq keudroe lam astana

!" 395

Terjemahannya : Berkata manja puteri andalan, Bijak bestari tutur merayu : "Andai tuanku jadi berjalan, Izinkan dikuala kami lepaskan Menjawab haru raja perkasa : " Janganlah adinda bersusah diri, Cukup disini berpisah kita, Menetap diistana puteri jauhari

!"

!"

Pulangnya Iskandar Muda dari medan perang dengan membawa kemenangan dan tawanan, yang diantaranya Raja Siujud, sangat membesarkan hati Puteri Pahang, sehingga diadakan penyambutan dengan sangat meriah: Djitoot beudee h'ana macam, Buet putroe Phang ampeueng Radja. Geutot beudee geunta bumoe, Su mubunjoe sigala doonja. Meugah Siudjud didalam taloe, Poteuh puwoe naggroe Guha, R'aqjat djitroon djeub-djeub naggroe, H'ana padoe habeeh teuka. Terjemahannya: Bedil dipasang berbagai ragam, Puteri Pahang sambut raja, Pasang bedil gemparkan alam, Letusan meriam gegarkan dunia. Terdengar Siujud orang tawanan, Ditawan Sulthan dinegeri Guha, Rakyat gembira turun berkawan, Dari kota dusun segala. 396

H I K A J A T J I H A D Z A M A N NABI Hikayat yang sangat bernilai ini, sayang sekali kita tidak dapat mengetahui siapa nama pengarangnya, karena dalam naskah yang ada pada saya tiada tercantum nama pengarang. Nilai hikayat ini tidak saja pada bahasanya yang amat indah, tetapi juga pada kandungan isinya yang mengandung ajaranajaran Islam yang bermakna luas. Hanya tentang pengarangnya kita dapat menyakinkan bahwa beliau adalah seorang Ulama Besar yang berpengetahuan luas, berbudi luhur, berakhlak tinggi dan mempunyai kedudukan terhormat serta keramat. Setelah kita membaca hikayat ini sampai tammat, dapatlah kita membenarkan kesimpulan ini, bahkan dapat kita tambahkan lagi, yaitu bahwa pengarang Hikayat Jihad zaman Nabi ini, adalah seoarang ahli sejarah besar, terutama sejarah Islam. Membaca hikayat ini, kita berkesan bahwa pengarangnya bermaksud dengan karangannya ini untuk membangkitkan semangat perang sabil dalam kalangan rakyat Aceh, guna melawan musuh yang disebutnya "kafir". Karena itu, tentang waktu kapan hikayat ini dikarang, ada kemungkinan: a. dalam zaman Kerajaan Aceh mula dibangun, yaitu sekitar abad ke X V I , untuk menghadapi ancaman kafir Portugis. b. dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai puncak kejayaan dan kebesarannya sekitar abad ke XVII, untuk menghadapi kafir-kafir lain disamping kafir Portugis, seperti Inggeris, Belanda dan lainnya. c. dalam masa berkecamuknya perang 50 tahun antara Kerajaan Aceh Darussalam dengan penjajah Belanda. Mana yang benar antara tiga kemungkinan ini, sukar untuk dipastikan, karena dalam hikayat sendiri tidak terdapat petunjuk kearah salah satu dari tiga kemungkinan tersebut. Hanya yang sudah pasti, bahwa hikayat bermaksud hendak membangkitkan semangat jihad dan perang di Jalan Allah; yang mana pada garis besarnya berisi:

397

a.

Dalil-dalil yang memastikan wajib berperang di Jalan Allah, membela agama dan tanah air; wajib mendermakan harta kekayaan dan segala yang ada untuk kepentingan Perang Sabil; wajib membantu perang sabil dalam segala bentuk. Dalil-dalil untuk ini berdasarkan ayat-ayat Quran, Hadis-hadis Nabi dan Fatwa-fatwa ulama. Riwayat jihad dan perang sabil dizaman Nabi dan para sahabat, seperti Perang Badar Kubra, Perang Uhud, Perang Chandak, Perang Bani Quraidhah, Perang Hudaibiyah, Fath Makkah, Perang Hunain, Perang Tabuk dan sebagainya; dengan pahlawan-pahlawan utamanya disamping Rasul sendiri, seperti: Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar bin Chaththab, Saiyidina Usman bin Affan, Saiyidina Ali bin Abi Thalib, Saiyidina Hamzah, Ubaidah, Sa'ad ibn Abi Waqash, Abdullah ibn Djahasj, Zaid bin Harisah, Zubair bin Awam, Bilal bin Rabah, Ammar bin Jasir, Abu Ubaidah, Usamah bin Zaid dan lainlainnya.

b.

Mengenai dengan dalil-dalil wajib berperang melawan musuh agama dan tanah air, antara lain dihikayatkan : Meuhey Nabi njoe sikarang, Beudoh taprang kafee dum na, Surooh umat dum sibarang, Soe peuwajang beutjeulaka. Ureueng mokmin dum tauroh, Tajue poh kafee beusigra, Bek tatinggay pih meusaboh, Jue bunoh bandum njang mungka. Lom peureman nibak Tuhan, Ajat Qeuruan teudooh h'ana, Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnatun wa jakunad-dinu kulluhu lillah. Wahee mokmin taprang kafee. Nak beek lee pitnah teuka, Bandum tapoh njan beumatee, Bek sabee seumah beurahla. 398

Terjemahnya : Panggilan Rasul sekarang i n i : Mari memerangi kafir angkara, Ajak ummat siapkan diri, Siapa durhaka akan celaka. Panggil berjihad mukmin segala, Bunuh musuh bergegas maju, Jangan biarkan hidup mereka, Mungkar segala segera serbu. Ada fiman Mahakuasa, Dalam Quran terakam indah : Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnah wajakunaddinu kulluhu lillah. Memerangi kafir marilah Mukmin, Agar fitnah tiada lagi, Bunuh mati sampaikan yakin, Hatta binasa penyembah berhala. Mengenai atas siapa diwajibkan perang sabil, oleh pengarang dikutip fatwa Imam Nawawi, yang dihikayatkan dengan bahasa Aceh: 'Oh kabaligh kanak-kanak, Wadjeeb djidjak meuh'an hina, Agam dara njan idjmak, Dum beugalak takeureudja. Saleh paseq 'aleem djahee, Besa ketjee tuha muda, Radja r'aqjat dum seugala bee, Taprang kafee wadjeeb rata. Kafee njang prang nanggroe geutanjoe, Meuribee bagoe wadjeeb tabila, Beutalawan malam uroe, Meudeeh meunoe tabitjara. 399

Hareum plung wadjeeb talawan, Mita djalan njang sidjahtra, Ban njan djeud ladju tapadan, Musooh tanjan taprang landja. Terjemahannya: Setelah anak jadi dewasa, Wajib berangkat kemedan jihad, Muda dan dara tiada beda, Haruslah rela semua sepakat. Salih dan pasik, alim dan jahil, Besar dan kecil, tua dan muda, Raja dan rakyat, wajib bersabil, Memerangi kafir angkara murka. Kafir penyerang negara kita, Wajib dilawan betapa djua. Baikpun siang malam segala, Berjuang wajib kapan saja. Lari haram, lawan wajib, Jalan sejahtera carilah segera, Ajak membina tata tertib, Musuh moyang bunuh segala. Tentang pahala perang sabil, dihikayatkan pengarang sebagai berikut: Tuhan neubree peunulangkan, Duwa djalan meuteumeung laba, Lam doonja dapat rampahsan, Taloo djih njan tatung areuta, Lom laba naggroe akhirat, Neubree teumpat lam sjeuruga, Padum-padum sinan neqmat, Peu njang hadjat Tuhan koornija. 400

Ateuh guda njan geupasang. Nikmat segala tiada terperi. Didunia kini dapat rampasan. rampas harta. apabila pengarang melukiskan dalam hikayatnya itu peristiwa-peristiwa yang berkecamuk dalam medan perang. R'qjat laeen sideeh sinoe. Meutjang keudroe dum lawan na. Demikian pula halnya. H'ana tiwah keudeeh keunoe. Bak Tuhan Rabul'alamin.Terjemahannya: Pemberian Allah berlimpahan. Neuleueng amin h'ana reuda. sehingga benar-benar dapat merangsangkan semangat perang bagi yang membacanya. Meutop meutjang rijooh kaba. Allah kabulkan segala pinta. Dua jalan mendapat laba. Johnjan muprang h'ana sunjoe. Ureueng surak meugeurintjang. Musuh kalah. sungguh luar biasa. Lagi untung dihari nanti. Dimidan prang bumoe geunta. Hatee jaqin lakee do'a. Dhuhoo uroe hingga asha. seperti waktu melukiskan betapa dahsyatnya perang Badar Kubra : Nabi Muhammad sadjan mokmin. Maseeng-maseeng dum sinaroe. Rijooh bunjoe h'aneek kira. Ureueng nam droe njang keupalang. 401 . Sorga tinggi Allah kurnia. Keahlian pengarang melukiskan dalil-dalil wajib jihad di Jalan Allah dan pahala dunia akhirat yang akan diterimanya. sehingga benar-benar terpampang didepan mata kita.

Ban duwa si saree geumpa.Meusu guda tange 'a-'i. Perang berkecamuk sunyi tiada. Dimedan perang bumi tergoyang. R'gjat surak tango pakri. Sang-sang hantjoo tanoh rata. Sang-sang langeet ka teupuroo. Sang kadjiloop uroe sindja. Duwa pihak h'anlee biza. Tjampoo bawoo djimeutop tak. Enam pahlawan tampil kedepan. Sana sini kalah tiada. Gemerincing pedang tusuk mencencang. Diatas kuda bertengger pahlawan. Djipo ahoe beudoh sagoop. Terjemahannya: Nabi Muhammad bersama mukmin. 402 . Dari pagi sampai petang. Deumpeek Ali tanoh geunta. Matee rusak h'an teuhingga. Hati yakin tadahkan doa. Baca amin reda tiada. Pinta pada Rabbul Alamin. Sideeh sinoe ka meuhuboo. Sorak sorai mengguruh keawan. Meutak babboob pakree rupa. guda meuplung ureueng meugroop. Subhanallah prang meuhajak. Tango a-oo pihak duwa.

Pasir terbang bagaikan asap. Bagaikan guruh teriak bersama. Masing-masing semua mereka. Pujangga Kenamaan. politikus dan negarawan. H I K A Y A T POCUT M U H A M M A D Pengarangnya : Teungku Di Rukam (Kecamatan Peukan Bada. Mati cedera tiada terhingga.Rakyat banyak dimana-mana. orang melompat. bahwa beliau adalah Ulama Besar. Rasakan lebur tanah rata. hanya dengan membaca karangannya ini (Hikayat Pocut Muhammad kita dapat mengambil kesimpulan. Dimana-mana riuh gemuruh. Rasakan siang jadi malam. Kawan lawan beda tiada. ahli sejarah. Saling cencang tikam menikam. ahli ilmu bumi. Dempik Ali tanah berserak. Campur baur tikam berdarah. Demikianlah sekedar gambaran mengenai Hikayat Jihad Zaman Nabi. Cencang mencencang teduh tiada. Riuh sorak tiada terbada. jauh lebih tebal dari hikayat-hikayat yang lain. Keterangan lanjut tentangnya tidak ada. suatu hikayat yang sangat tebal. Kedua Pihak sama bergerak. 403 . Rakyat bersorak gegap gempita. tidak kurang dari 3500 bait (rangkum) syair yang disusun dengan bahasa Aceh yang sangat indah. Kabupaten Aceh Besar). Langit laksana bagaikan runtuh. Kuda lari. Rintih kuda membahana. Berkecamuk perang Subhanallah.

sehingga sangat dipuji oleh Prof. Sulthan Alaiddin Johan Syah yang lemah dan bersikap kompromis. Terjadilah perselisihan dan perang saudara yang sangat merugikan Aceh sebagai satu kerajaan. maka Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir yang telah dimakzulkan dalam tahun 1139 H .Peristiwa-peristiwa dalam hikayat ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . baik hulubalang-hulubalang ataupun rakyat biasa. telah memberi kesempatan kepada Jamalul A l a m Badrul Munir untuk memperkuat diri. D r . Drewes. sehingga dengan demikian Aceh diperintah oleh dua raja. seorang ahli bahasa/sastera Aceh bangsa Belanda. W . Pocut Sandang dan yang termuda Pocut Muhammad. dan Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir berkedudukan di Kampung Jawa. yaitu Sulthan Alaiddin Johan yang berkedudukan di Istana Darud Dunia. Tentang sulthan dan tiga saudaranya dilukiskan : Radja Muda geula geurasi. Bahasanya indah. masing-masing mereka ada pengikutnya. dan hal inilah yang dikisahkan oleh Teungku D i Rukam dalam hikayatnya itu yang bernama Hikayat Pocut Muhammad. satu novel puisi yang bersifat sejarah. Radja naggroe neuduk di Dalam. Nama aseuli Suleutan Djohan. hal mana mendorong Pocut Muhammad untuk bergerak membela dan mempertahankan abangnya. J . hidup padu dan mengandung butiran-butiran nasihat dan mutiara-mutiara hikmat/filsafat. kembali ke Banda Aceh serta memproklamirkan dirinya menjadi sulthan kembali. tanpa ada sedikitpun dongeng didalamnya. dalam suatu kampanye keliling Aceh yang sangat berkesan. Sulthan Alaiddin Johan Syah mempunyai tiga orang saudara. 404 . (1726 M . Setelah Sulthan Alaiddin Johan Syah dilantik menjadi Raja. yaitu Pocut Kleeng. G . siapa menjadi tokoh utama dari hikayat ini. dimana pada masa itu Aceh mempunyai dua raja. Dengan kecakapan diplomasi yang luar biasa. dia dapat menarik para pendukung/pengikut Jamalul A l a m untuk berpihak kembali kepada Alaiddin Johan Syah. yang sangat indah dan bernilai seni tinggi. Sjedara neuh lhee njang ureueng lakoe. ) dan selama itu berlindung di Pidie. = 1735-1760 M . ) .

Meunah hee rakan geumeuhey nama. Arif Bijak akal bicara.Jinoe loon peugah nama diadoe. Di Istana Dalam bertakhta Seri. Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Pocut Muda nyan leumah rahasia. Mangat tasusoe wahee syeedara. Terjemahannya: Raja Muda nama gelaran. Nama Adik tiga bangsawan. dengan kecakapan Kcara dan ketajaman lidah yang luar biasa. Adoe yang tuloot Pocut Muhammad. Sidroe Pocut Kleeng dua Cut Sandang. Sudara lelaki tiga gerangan. Tujuhbelas tahun usia tercatat. Terakam jelas dibawah i n i : Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Tujooh blah thoon umu bak kiraan. Akhirnya Pocut Muhammad berhasil membangkitkan semangat dan harga diri kedua abangnya. agar mereka mau berjuang membela dan mempertahankan abangnya Sulthan Alaiddin dan menjatuhkan lawannya Jamalul Alam Badrul Munir. Demikian dua namanya dirasi. Pocut Muda melihat rahasia. Adik Bungsu Pocut Muhammad. \ \ Langkah pertama Pocut Muhammad memberi pengertian kepada dua saudaranya. Areef sangat akay bicara. seumpama: 405 . Suthan Johan nama asli.

Ma'zul geudelat teuma keuraja. Aceh ka lham h'an sakon guna. Teungoh muda darah seu'um. H'an tateen tjok njan keumeunalee. Peue tatakoot ke Jara-Itam. Dum geutik key sang nyum hana. Booh tamuprang ngon gampoong Jawa. Peuet geutanyoe ureueng lakoe. Geutanyoe lhee droe seudang-seudang. Gata nyoe lhee hana malee. Sangkira kon loon ta-meuadoe. Teungoh muda mantong gagah. Hantom digop na ditanjoe. Gata njoe Ihee ka raja-raja. Ureueng siblah krueng kamupakat.Nakeuh baroo tamat gajam. Mangat pantah tapubiasa. Nibak loon kalon dumnoe pi'ee. Bahkeuh reulee ho langkah ba. H'an lee loon dong dinaggroe Aceh. Saboh nanggroe duwa raja Saboh keunambam dua gajah. 406 . Mee kupubloe gata duwa. Bah kuboh droe ho langkah ba. H'an meusidroe nyang na meurasa. Jamalul Alam ureueng ka tuha. Saboh keubeue duwa keunambam. Saboh meunasah duwa peu'tuwa. Tacuba theun boh ramtaga. Bahkeu loon weh u Batu Bara. Dumnan narit h'an tapuproe. Duwa agam sidroe dara.

Demikian peri perduli tiada. Selagi muda berdarah panas. Kita berempat saudara sekufu. Tidakkah kakanda merasa malu. Aceh tenggelam porak poranda. Jamalul Alam lah tua bangka.Menugh'an tateem tapangkey prang. Pantaslah kujual abang berdua. Mengapa tiada yang merasa ? Takut mengapa saudaraku sayang. 407 . Pergi daku jauhkan diri. Sedang muda lagi bernafas. Dengan kelilingkingku sebaya tiada. Orang seberang berhati seia. Ke Batu Bara aku pergi. Biar Aceh hilang dimata. Mari mencoba pelor ramtaga. Terjemahannya: Baru saja berkuasa. Abang bertiga lah dewasa. Abang bertiga malu tiada. Kita bertiga muda sedang. h'ankeuh teuseureeh keu hak malee. Mari menyerang kampung Jawa. Andaikan adik bukan adinda. Bah tabooh kee keu Panglima. Hana tasajang keu poteu Muda. Agar bisa menjadi biasa. Raja makzul diangkat semula.

Ho beurangkat po meukuta?" "Nyang troh kamoe meujak keunoe. Bukan saja Sulthan tidak dapat diyakinkan. Satu negara dua raja." 408 . bahwa menimbulkan amarahnya kepada Pocut Muhammad. Meujak meuteumee adoe ngon gata. Baik pergi kerantau orang. sehingga berangkatlah dia dengan pasukan yang lengkap untuk menangkap adiknya Pocut Muhammad. Pakon sidum noe r'aqyat neuba? Loon kalon tjukoop dengan alat. Tanda tak cinta Poteu Muda. maka kedua abangnya itu pergi ke Istana Daruddunia untuk meyakinkan Sulthan guna memerangi Jamalul Alam di Kampung Jawa. Sepucuk tambang dua gajah. Saleh neupeurap ugampoong Jawa? "H'ana hee adoe loon jak ho laeen. Seekor kerbau dua galah. Tiada didunia pernah ada. abangnya. sehingga terjadilah suatu dialoog yang indah dan menarik sekali: "Deelat tuwanku si 'alam deelat. Seorang dara dua pria. Angkatkan adik jadi panglima. Satu meunasah dua kepala. Pocut Muhammad menghadapi Sulthan. Andai tak suka angkat senjata. Dengan keberanian dan kebijaksanaan yang luar biasa. Setelah kedua abangnya dapat diyakinkan.Dari hidup berputih mata. Loon deungo gata h'an tadong sinoe." "Adak tuwanku neujak bak kamoe. Tabungka unanggroe Batu Bahra. Majoh meucheen sit keu gata. Tidakkah malu terlintas dimata.

Benar seperti dengar Mahkota. Jinoe kupeugah adoe bak gata " Terjemahannya: "Daulat Tuanku Syahi Alam." "Andai Tuanku menjumpai kami. Rindu berjumpa dengan adinda. Entah mengapa rakyat dibawa ? Cukup alat segala jadi. Adinda akan ke Batu Bara. Terdengar berita dibawa angin. Kemana gerangan Mahkota Dunia?" "Kami kemari. Amanah ayah kepada kita " 409 . Cinta bermain rindukan adinda." "Pakri tajak hee adoe droe." "Tuwanku teutap sinoe di Dalam. Dengan siapa tinggal kakanda?" "Tuanku bahagia di Istana Dalam." "Memang Tuanku hamba kan pergi. Meujak kheun proe bak Meukuta.'' "Dengar adikku sebuah pesan. Jamalul Alam di Gampoong Jawa." "Tadeungo adoe amanah ajah." "Mengapa pergi adikku Jauhari. Mungkin barangkali ke Kampung Jawa?" "Tiada kakanda tujuan lain. Jamalul Alam di Kampung Jawa. Nyoepat kamoe gata tabungka."Bit wuwanku loon meung boh droe. adikku tuan.

Kisah Budak Mati Hidup Kembali. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 37. dalam perjalanan kampanye keliling Aceh dapat memalingkan kembali muka Hulubalang-hulubalang dan Pemimpinpemimpin serta rakyat kepada Sulthan Alaiddin. Kisah Pasukan Gajah. bahwa tokoh Pocut Muhammad dapat menyakinkan abangnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. HIKAYAT PRANG SABI Pengarangnya Teungku Haji Muhammad Pantee Kulu. Hikayat Prang Sabi yang dalam bentuk puisi ini. Hidupnya tokoh Pocut Muhammad dalam Hikayat. Keempat kisah tersebut yaitu : 1. terdiri dari empat kisah (cerita). Kisah Sa'id Salmy. yaitu antara Jeddah dengan Penang. Kisah Ainul Mardlij ah. (252) Kisah Ainul Mardlijah melukiskan mimpi seorang pemuda yang sedang dalam perjalanan kemedan perang. yang sekalipun fiktif. Haji Muhammad mengarang Hikayat Prang Sabi. 3. (251) Yang mendorong Teungku Chik Pantee Kulu untuk mengarang Hikayat Prang Sabi ini. telah berhasil menjadikan karya sasteranya itu sebagai "PUISIP E R A N G " terbesar diatas dunia. (250) Dalam perjalanan pulang dari Mekkah ke Aceh. dalam mimpi mana dia memasuki taman sorga dengan sungai yang berair bening.A. sebagai sumbangsihnya untuk membangkitkan semangat jihad melawan Belanda. dengan tujuan akan dipersembahkan kepada Teungku Chik Tiro dan rakyat Aceh. tetapi berdasar sejarah. 410 . sehingga Jamalul Alam dapat dijatuhkan dari "tahta" Kampung Jawa. yaitu kesadaran beliau tentang betapa besarnya pengaruhnya syair-syair Penyair Hassan bin Tsabit dalam mengobarkan semangat jihat kepada kaum Müslimin dizaman Rasul. (251) Ibid halaman 33. dara-dara (250) A. (252) Ibid halaman 35. 2. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pantee Kulu.Selanjutnya dalam hikayat ini kita menjumpai. adalah karena keahlian Teungku Di Rukam menyusun kata yang berjiwa. 4.

Dalam khimah pocut kami. yang semua itu hanya teruntuk bagi orang-orang yang mati syahid dalam perang sabil. Kamoe njoe bandum wahee tuwan.jelita yang sedang mandi kecimpung. dan bidadari-bidadari yang cantik rupawan dengan ratunya yang bernama Ainul Mardliyah. Hee teungku tjut njang meutuwah. dara pilihan. dimana gerangan tunangan hamba? Ainulmardliyah puteri rupawan. Alhamdulillah tuan kemari. 411 . percakapan antara pemuda kita dengan dara-dara sorga sangat mengasikkan : "Assamu'laykoom ja chairannisa. Hee tuwanku jak berijang. Hadiah Allah Ilahi Rabbi. Dimana dia sikarang ini ?" "Alaykomm salam ya Walijullah. Lukisannya indah sekali. Aynulmardlijah sambinoe rupa." Terjemahannya: "Assalamualaikum. Chadam bintang judoo duli. Ziarah tunangan Ainulmardliyah. Keuhadapan teungku langkah. kekasih Allah. Bek lee bimbang deungon kami. Katrooh langkah datang keumari. Ditempat mana dia bertakhta?" '' Alaikum salam. Judoo hamba na di sini. Woe bak judoo Aynulmardliyah. Neumeulangkah sediket lagi. Peunulang Allah bulueng prang sabi.

Kafee bajeueng laqnatullah. Pergi oh tuan. bahkan tenteranya hancur lumat didepan Ka'bah. Hadiah jihad mujahid berani. Apalah arti kami ini. Dengo achi loon calitra. bahwa tentera kafir yang batil pasti kalah. K a meuhimpoon bandum kafee. (253) (254) A. pasukan gajahnya. bermaksud hendak meruntuhkan Ka'bah. Rasalah pahala wahai mahkota. Wazi meuhasee lam blang raja. 412 . tetapi tidak berhasil. Jilakee reuleh Ka'batullah. Puteri menanti dalam sorga. Manteng didalam kandoong ummi. (254) Digambarkan dengan indah sekali bagaimana kehancuran pasukan gajah A b r a h a h : Mitshee kissah Ashabul F i l i . Dayang pelayan gaharu tuanku. Lukisannya indah sekali. Bak ureueng M a k a bek meud'aqwa. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 137. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 107-108.Berbahagialah tuan pahlawan kami. Ureueng Makah lija hatee. A. Masa Nabi gob lom nyata. Gusuroot lee bandum rata. dimaksudkan untuk perbandingan bagi rakyat Aceh. " (253) Kissah Pasukan Gajah meriwayatkan cerita Abrahah yang menyerang Mekkah dengan. Tuan puteri rindu menanti. Gegas berjalan sebentar lagi. Jiprang Mekkah nanggroe meulija. Disana tunangan memendam r i n d u . Nun disana didalam taman. lekas pergi. Mari pahlawan mujahid budiman.

Laeen tan lee laxin-laxa. 413 . Jang tinggal hidup sedikit hanya. Dengar saudara kabar berita. Lemparkan batu ulang berulang. Memerangi Mekkah tanah mulia. Hancurkan musuh kafir celaka. Gegap gempita dipadang raya. Kafir celaka musuh A l l a h . Masih dalam kandungan Ummah. Sidroe tinggay h'ana matee.Cicem hidjoo Tuhan surooh. Musuh siap akan menyerang. Orang Mekkah geger ketakutan. Jue poh musooh kafee tjilaka. Burung ababil terbang menyerang. Puluhan ribu hancur berderai. Ingin rubuhkan bangunan Ka'bah. Jisrom gon batee h'ana teudooh. Laksana guruh geggarkan dunia. Penduduk Mekkah jangan bicara. Sebelum Nabi lahir kedunia. Mundur teratur keluar kota. Tinggay bangkee dum meukeuba. Mitsee gurooh lam blang raja. Badan terkapar bersusun bangkai. Terjemahannya : Laksana kissah pasukan gajah. (255) (255) A. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 140-141. Kafee bajeueng habeeh matee. Kafir celaka musnah binasa.

Tetapi sebelum sempat tidur setempat dengan isterinya. K a teuceungong po jroh rupa. Ubak judoo dengon nisa : "Gata meugah wahee teungku. Sa'id teukheem ka teusinjom. Sa'id berangkat ke Medan perang. Inong sasat pane gata. Maneh reunom ngon ie muka. Sekalipun pada mulanya enggan." Po sambinoe tanjong laju. " Tekap bibi teugantjeeng gigoe. " A m p o o n meu'ah meuribee kali. sehingga syahidlah dia. sehingga Rasul terpaksa turun tangan dengan memerintahkan seorang sahabat agar mengawini puterinya yang cantik jelita dengan budak hitam Sa'id Salmi. Teuma marit puteeh liceen : "Wahee poleem pane gata?" " S a ' i d tahee jooh njan siat. H a l ini diadukan kepada Rasul. sampai lahir dua anak. Nyoekeuh lakoe nyang that h i n a . Kemudian dia hidup kembali dan pulang kerumah isterinya. " H ' a n a taturee uloon sidroe. Tan lee umu tinggay doonja. namun tidak seorang wanitapun yang mau bersuamikan dia. Woe bak Tuhan Rabbul ' A l a . Meugah sjahid didalam prang. H'ana loon turi po meukuta. (256) Percakapan antara Sa'id dengan isterinya pada malam pertama dia hidup kembali. dilukiskan pengarang sangat indahnya : Hingga sampoe pintoo inoong.Kissah Sa'id Salmi melukiskan riwayat seorang budak yang hitam pekat. akhirnya perkawinan jadi juga. 414 . yang sekalipun dia telah masuk Islam. Po Sambinoe hatee suka. " (256) Ibid: halaman 155-157.

Kakanda tercinta kenal tiada. tanya suami kabar berita : "Terbetik berita diangin selayang. Tuhanku Rabbi limpah kaya." Terjemahannya : Setelah pintu dibuka dara. Teungku syahid dimedan perang. Kakanda tuan pulang kebaka." Dara jelita bijak berperi." 415 . " Terkatup mulut gigit gigi.Beuthat meunan po sambinoe. Berdatang sembah pocut jelita: "Gerangan siapa abang i n i ? " Sekejab Sa'id heran ta'ajub. Tuan puteri hati gembira : Ampun ma'af junjung duli. Mengapa dara sasat periksa. Meunan bagoe but Rabbana. Canda bergelut dibibirnya : "Tidaklah tuan mengenai kami. Kamoe muwoe bak Hadlarat. Badan terkapar nyawa tiada. Neupadok droe bak doonja nyoe. Gadoh ingat diloon nyang na. Tercengang rupawan tanya dihati. Ureung Syahid na tatukri. Inilah suami dagang yang h i n a . Kemudian senyum terlepas sayup. Tuhan sidroe limpah kaya.

Rabbul Jali Mahakaya. Tan lee ibu po jroh rupa. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 198-199. Oh trooh neuplung teungku keunan." (257) Kissah Budak Mati Hidup Kembali melukiskan sepasang suami isteri yang telah tua tetapi belum lagi mendapat anak. 416 . Waktu berziarah kemakam isterinya setelah matahari terbenam. (258) A. Sebelum Isterinya bersalin. Tuhan Chaliq limpah kurnia. Leumah bak kubu hu meujeureulah. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 213-214. didapati rumahnya kosong sepi. (257) A. Pahlawan syahid tahukah-adik. anaknya bangkit dari kubur hidup kembali. Teuduk sidroe atueh kubu. isterinya hamillah." M e s k i demikian adikku jauhari. Leumah jooh njan bijen mata. Kami kembali keharian Ilahi. Meuhey Allah h'ana reuda. siibupun meninggal dan dikubur bersama bajinya yang masih dalam kandungan. isterinya bersalin yang gagal. kecuali setelah usianya lanjut barulah doanya makbul. Alangkah sedih dan terharunya sang suami/calon bapak waktu pulang setelah usai perang. Geuplung pantah teuma sigra. panggilan jihad membawa dia ke medan perang. (258) Peristiwa dikuburan ini dilukiskan pengarang sangat indah dan mengharukan : Teungoh poh droe apooh apah. Selama sang suami dimedan perang memerangi kafir. dimana sebelum anaknya sempat keluar dari perut. Terlindung dari dunia terik. Mahakuasa atur segala. Terasa sepi ingatan tiada. isterinya telah meninggal.

Lekat dimulut cicip gairah. Tefkur ta'ajub sampai dikubur. Kaya Allah Tuhan Pemurah. Teungku kesana Iari segera. Ibu nyenyak dibawah tanah. Budak sendiri menangis tiada. Lihat anak budak jelita. 417 . Duduk manja sendiri menekur. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 226-227. Kaya Allah Wahidulqahha. Nampak cahaya dikubur cerah. Silap teungku masa neujak. Pentil susu payu bunda. Sinan leumah neqmat syeureuga. Budak bocah tiada bunda. Sayang bayi ibu tiada. Memanggil Allah reda tiada. Terjemahannya: Selagi hati diamuk gelisah. Tuju meung aneuq tinggay bunda. Tinggay meung budak po jroh rupa. (259) (259) A. Lupa teungku munajat Allah. Teudueq sidroe manjak meutuwah.Kejeud keutanoh ibu sinjak. Tinggay puteeng tieq bak babah. Anak diserah bunda tiada.

Abdul Karim (Dookarim). pengarang Hikayat Prang Koompeuni. penyair kenamaan. (Dari buku: De A tjeher) 418 .

Muwatan peunooh jiwoe ngon jiba. Jipeudueq rapat pakat panglima. Trooh u Ierupa nama meuguncang. 419 . dari kissahnya itu kita dapat menarik kesimpulan. Raja Beulanda jieek gurangsang. Keudeeh u Daya nanggroe keuluwang. Jak maniaga nanggroe suloothan. Are pih sabee nibak timbangan. Kissah ini dicipta dalam bentuk puisi dan meriwayatkan peristiwa perang Aceh dengan Belanda semenjak pra-agressi. Meusyeuhu meugah ban saboh doonya. Pulo Sumatra jikeuheudak guncang. Aceh n eurdeehka jikeumeung jak prang.KISSAH PRANG KOMPEUNI Pengarang Kissah Prang Kompeuni. H a l ini dapat dipahami dari kissahnya itu tidak dicatat sampai berakhirnya perang Aceh. Geunap uroe na troh kapay dagang. Tetapi. karena Aceh tanah yang kaya bahan mentah : Pada masa nyan raja that adee. Kapay di Bumboe dinanggroe Cina. Sigeunap uroe kapay djiteuka. Teuma teupikee raja Beulanda. Meuneukat murah reundah bukon lee. U Banda Aceh jadeh jiteuka. Meunan ka leumah jis'ah lam dada. H'ana seunabee hukoom that seunang. yaitu diceritakan lebih dahulu pakat pemerintah Belanda di Den Haag untuk menyerang Aceh. yaitu D O K A R I M (Abdul Karim). R'aqyat that muqa nibak masa nyan. keterangan lanjutan tentang pengarang tidak jelas. bahwa beliau lahir sebelum perang Aceh meietus (26 Maret 1873) dan meninggal sebelum Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ditawan Belanda pada tahun 1093.

Sarat muatan datang dan pergi. Ke Banda Aceh tujuannya terang. Gata Rasid'en seureuta Uboh." Terjemahannya: Dimasa itu Rajanya adil. Negeri Sulthan jadi tujuan. Juga ke Daya. R'aqyat dum taba dengon Sireusan." Teuma jiseuoot jisamboot sabda : " L o m o n g ribee sa sidadu sajan. Datanglah kapal silih berganti. Sukatan sama dengan timbangan. Dagangan murah tiada bertamsil. Aceh tareuloh nanggroe tajak prang. 'Oh saree habeeh bandum meusapat. Hukum berjalan tiada bandingan. Rakyat makmur bukan buatan. Teuma 'oh lheuh nyan laeem takira. yaitu Kerajaan Belanda.Raja Kuneng masa nyan raja. (260) Yang dimaksud mungkin Koningkrijk der Nederland. U Banda Aceh jadeh tateuka. Padum nyang r'aqyat nyang kuasa. Tame lom tantra méribee kujan. (260) Sangat leupah kha h'ana soe lawan. Cuba takira wahee Kapitan. 420 . "Geutanyoe bandum jinoe tabeudoh. Dari Cina maupun India. Tatimang beujroh sabda loontuwan. Kapal dagang datang berulang. negeri Keluang. Masa nyan deelat phoon buka kalam.

Kepada perwira segala angkatan : "Kita bersiap sudahlah pasti. Hendak menyerang Aceh Merdeka. Puluhan ribu diantara segera." Setelah pengarang meriwayatkan pakat Den Haag dan persiapanpersiapan Belanda untuk menyerang Aceh. Sabdaku ini laksanakan segera. jurubicara Kerajaan yang bertugas mendakwahkan rakyat untuk memenuhi panggilan perang. Menyerang Aceh tujuan utama. maka dikissahkan pula persiapan-persiapan di Aceh sendiri untuk menghadang agressi Belanda. Terpikirlah dihati raja Belanda. Nafsunya besar tiada terlawan. Mengenai dengan ini dilukiskan pengarang : 421 .Aceh masyhur keseluruh dunia. Raja Belanda dimasa itu." Sabda raja disambut perwira : "Limaribu saja cukuplah sementara. Cukup berapa jumlah serdadu. Pulau Sumatera haruslah diserang. Belakang nanti ditambah berganda. Putuslah pakat dengan panglima. Di Eropah sana namanya terpampang. Bersabdalah baginda mengarah tuju. Tokoh Abdul Risyad seorang yang ahli bicara. Rencanakan pasti sekarang jua. Tuan kutunjuk pemegang kendali. Raja Belanda dirangsang nafsu. alim dan tajam lidahnya. Demikian bisikan didalam dada. Siapkan tentera dengan perwira. Tokoh Utama dalam hikayat ini bernama Abdul Risyad. Ke Banda Aceh arah kan tuju.

Rata bak jaroe deungon bee-beewan." Terjemahannya: Lengkap sudah alat senjata. 422 . Watee geutanyoe tamasook lam prang. Soe-soe nyang pandang silala mata. Bandum gata njan dalam syeuruga. Dalam seureuga neq mat h'an sakri. Deungon peukajan bandum bak asoe. Kedatangan Belanda pasti dihadang. Jitajoo bandum meurungkhom-rungkhom. Ayat neubaca peureuman Tuhan : "Nyangkeuh wahee po beuna neupikee. Bandum neupeutroon dalam seuruga. Ureueng nyang syahid dalam prang sabi. Budiyadari keunan trooh teuka.Bandum ka siyap alat sinjata. Mitsee ceureumeen kuleet dibadan. Sibaranggasoe geujak Prang Sabi. H'an peue peurunoe aneueq syeuruga. Dudoe Tuhan bri balah seurga. H'anjeued takalon meutareek hila. Budiyadari geubrie keugata. Abdul Risyad nyang peugah haba. Peureuman Rabbi meunan meusabda. Budiyadari tadeungo loon kheun. Abdul Risyad tampil bicara. Geupreh Beulanda Pajan trooh datang. Nam tamsee buleuen limpah Cuaca. Membaca ayat firman Tuhan.

Loon lawan kafee asoe neuraka. Dulu mendulu rebut-rebutan. sama pulang kerumah untuk pamitan dengan isterinya. saudara-saudara. Bidadari datang berlomba. Tiada terkata nikmat sorga. Setelah itu pengarang melukiskan bagaimana gegap gempitanya persiapan perang. Tarik menarik sama menghela. Semua kita dibalasi sorga. pemudapemuda dipanggil untuk dilatih. "Tadeungo kamoe hee judoo badan. Memancar cahaya laksana bulan. Diuloon jinoe loon jak upasi. Bidadari cantik rupawan. Badan yang syahid disambut sitti. Diakhirat nanti pahala sorga. Asal rela ikut berperang. Kulit badannya cermin umpama. Indahnya rupa seperti kata. Jangan ditanya dara sorga. Rata jari menaburi wangi. lahir batin dikerahkan. Silau mata orang memandang. Keadaan sudah dalam siap tempur. seluruh kekuatan rakyat. latihan-latihan tentara diperhebat. Firman Ilahi demikian sabda : Siapa berjihad membela agama."Renungkan makna. Gaki ngon tanganloon tabooh gaca. Tentang gaya pakaian dibadan. Dibawa angin dari sorga. Para perajurit yang akan masuk latihan berat dan seterusnya akan bertempur. 423 .

yaitu agressi Belanda yang pertama pada awal April 1873. Pujoe hadlarat Tuhan nyang Asa. Sureuta geukheun dengon Bismillah. "Wahee ya Allah neutuloong hamba." Setelah diceritakan persiapan perang kedua belah pihak. Uroe acheerat tameunging mata. Kakanda sekarang akan berjalan. Bak nyang geutakat h'ana meuriba. Seureuta dengon meuucap syahdat.Watee na tuwah hee judoo badan. Kafee beedeu'ah neubree beupahna. Kalam beureukat bak ureueng tuha. yang mengalami kegagalan total. Loon teumee riwang adoe bak gata. Jakalee h' ana hee bungong riwat. Memerangi kafir penghuni neraka. Neumat ngon tunam neupasang nubat." Terjemahannya: "Dengar gerangan adikku tuan. Dilukiskan sangat indahnya pertempuran laut yang dahsyat: Toot Kuechik Baloon nyang pasang nubat. Jikoh lee tihang kapay Belanda." Oh ban neupeulheuh raja meuriyam. Izin Tuhan kakanda kembali. Droekeuh sidroe njang eu nyang papah. Kalaupun tidak adindaku tuan. 424 . dimana Belanda terpaksa lari kelaut kembali karena banyaknya korban. Kaki dan tanganku di naikkan segera. Kalau baik untungku badan. Berjumpa kita diakhirat nanti. maka sampailah lukisan kepada saat yang dinanti-nanti.

Teuma neupeuleueh ngon putroe hijoo. Ie dalam laoot ka habeh cekoe. Memuji hadlarat Tuhan Esa.Teuma geupeulheuh lada sicupak. Na tamtsee gurooh meunan umpama. (261) Sejenis meriam. Bumoe meunguncang meugisa-gisa. Sigala r'aqjat meungucap syukoo. Sinoe didarat pih h'ana teudooh. Tihang teupeuroo kapay Beulanda. Beudee didarat pih h'ana teudooh. Sideeh dilaoot meuriyam jityooh. Takalon geucooh meuriyam lila. Aneueq meuriyam tamtsee ujeuen tooh. Diyee ngon paroe jimeukeurija Terjemahannya: Keuchik Baloon yang pasang nubat (261) Tanda berkat dari rang tua. Allah Ghafurun neutuloong hamba. Suara meugrak lam awam miga. Seraya mengucap Kalimat Syahadat. Suara leusooh lam awam miga. H'ana geupiyoh uroe ngon malam. Kafee nyang matee h'ana eek soe peugah. H'antom lee tangkoh banduwa tantra. Eungkoot dilaoot mangat that hatee. Beudee dilaoot pih h'ana reunggang. 425 . Malingkan Allah nyang thee sibeuna. Teuka reuzeuki Allah karoonja. Masa nyan ka prang ya salee 'ala.

Bedil didarat teduh tiada. Bermain dahsyat meriam lila. Pelor meriam bagaikan hujan. Tuhan Pengampun Penolong hamba. Rakyat segala syukurkan Allah. 426 . Hanya yang tahu Allah Ta'ala. Mengucap bismillah mohonkan berkat. Kafir mati tiada terkata. Laksana guruh gegar membahana. Engkaulah hanya Pelindung alam. Surat getarkan awan mega. (262) (263) (264) )265) Semacam senjata tajam. (265) Siang malam berhenti tiada. Bedil dilaut ganda berganda. Yaitu meriam terbuat dari baja. ya Allah limpahkan kurnia. Binasakan segera kafir celaka. Nama meriam pemberian Sulthan Turki pada zaman Pemerintahan Sulthan Al Kahar. Menyentuh tepat sasarannya. Hancur berserak kapal Belanda. Goncang bumi amatlah seru." Demi dipasang raja meriam. Patah tiang kapal Belanda. Dilaut meriam simbah menyimbah. Oh. Didarat pelor terus berhamburan. Puteri hijau (264) kemudian bergerak.Pegang tunam (262). Kemudian dipasang Lada Sicupak (263) Suara mengarak awan miga. Perang mendahsyat ketika itu. pasang nubat. Hebat kuat kedua tentera. Nama sebuah meriam besar.

Beueek silamat tajak ngon tawoe. Keahlian pengarangnya dapat mengutarakan peristiwa-peristiwa dalam perang Aceh seakan-akan hidup didepan mata. Sira dilaman jak cok haliya. Panglima Abah bijak lagoena : "Ampoon hee teungku guree loontuwan. Beueek trooh sampoe hajat banpinta. Loon keumeung jak cok keutila bawang. dimana satu persatu kota direbut kembali dari serdadu Belanda. baik peristiwa-peristiwa waktu agressi pertama. juga pada waktu Teungku Chik Tiro memegang pimpinan perjuangan rakyat Aceh. Kareuna reumbang keunong keutika. Rezki datang kurnia Ilahi. Suka that kamoe ngon jinoe reujang. Paleuet teulinteueng hatee that suka. baiklah saya kutip lagi sebuah lukisan." 427 ! . Teuma neubeuoot jaroe duwa blah." Teungku Chik Tiro neuseuoot reujang : "Pakri reumbang aneuq bak gata. Laju neupeugah chaba sibeuna. Uloon hee aneuq hatee that teuleueng.Ikan dilaut bertepuk gembira. Uloon ngon rakan rampah Beulanda. serta betapa indahnya doa Teungku Chik : 'Oh ban saree troh Panglima Abah. Sebagai penutup uraian mengenai buku Kissah Prang Kompeuni. ataupun kejadian-kejadian dalam masa agressi kedua. Laut biru memerah rupa. bagaimana Panglima Abah melapurkan kepada Teungku Chik Tiro waktu dia akan berangkat kemedan perang. Berpesta ria hiyu dan pari Demikianlah dalam kissah Prang Kompeuni ini kita dapati lukisan-lukisan yang hidup padu.

Disampaikan hajat segala pinta. Dari segala peristiwa-peristiwa yang dihikayatkan didalamnya kita mengetahui. Hajat kan ambil keteladan bawang. karya sastera yang begitu indah dan sangat bernilai tidak diketaljui siapa pengarangnya. Sayang sekali.Terjemahannya: Demi sampai Panglima Abbas. demikian pula dalam naskah yang telah dicetak dalam huruf Laten pada tahun 1928. Mengenai dalam zaman mana terjadinya. " Teungku menjawab penuh sasat: "Kepada anakda terserah kini. oleh pengarang dinyatakan sebagai berikut: (266) Yang dimaksud dengan ketela. bawang dan jahe yaitu alat-alat perlen Belanda yang hendak dirampas." HIKAYAT PUTROE GUMBAK M E U H . 428 . bahwa tempat kejadiannya adalah di Aceh. (266) Demikian pula jahe halia. Saat baik sekarang i n i . Tempat dan masa kejadian. Semoga anakku diselamatkan Tuhan. Kami kan pergi peretili Belanda. Hatiku tertadah anakku tuan. Tangan terbuka mohon sempena. Hayat pinta segera panjatkan. Panglima Abbas bijak bicara : " A m p u n kiranya Teungku guruku. Dalam naskah hikayat ini yang ada pada saya tiada tersebut siapa pengarangnya. Menjunjung tangan angkat keatas. Rindukan kami segera berangkat.

Pada waktu negeri Gulitan Sagoop diperintah oleh raja yang bernama Chamsoolkasara. pemerintahan berjalan baik. Masa pemerintahan Nabi Sulaiman. umpamanya bahwa Putroe Gumbak Meuh seorang puteri yang amat salih. Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan kandungan isinya. Ringkasan cerita. negeri makmur dan rakyat senang. yaitu Ratna Dewi 429 .Chaba jameun uloon peugah. Kon beurakah hee syeedara. Jadi. raja adil. semalam suntuk membaca kitab suci A l Quran. saya berkesimpulan bahwa yang disebut Nabi Sulaiman maksudnya Raja Sulaiman nama kecil Sulthan Iskandar Muda. bahwa cerita ini terjadi dimana pemerintahan Nabi Sulaiman. Y o h masa nyan geucalitra. Karangan ini disusun pengarangnya dalam akhir pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. sedangkan Quran turunnya dalam Masa Nabi Muhammad. Dikissahkan pengarang. Demikian kissah dalam berita. Pengarangnya ahli sekali menyusun hikayat ini dalam puisi yang sangat indah. Oleh karena itu. hal mana bertentangan dengan peristiwa-peristiwa yang diceritakan didalamnya. yang sekalipun sifatnya fiktif namun berdasarkan fakta peristiwa dalam bentuk khayal masuk akal disamping ada juga khayal tak masuk akal atau dongeng. Masa cheurajeuen Nabi Sulayman. dan pada masa Nabi Sulaiman belum ada Quran lagi. Terjemahannya: Cerita purba akan kukabarkan. Sekalipun raja mempunyai dua orang permaisuri. Bukan dongengan wahai saudara. saya berpendapat bahwa cerita ini terjadi dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a dan Sulthan Iskandar Sani.

Syah Keubandi ingin makan daging rusa. Masa kepergian raja kerimba raya. Dalam masa hamil tua. karena tidak berapa lama kemudian Syah Keubandi pun hamil. sehingga hanyut kemuara. dia hanya melahirkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa. Syah Keubandi dipenjarakan dan raja kembali hidup bercinta-cinta dengan mereka. Bersalinlah Syah Keubandi dengan dibidani oleh kedua madunya. diambillah keseratus bayi itu dan dimasukkan kedalam satu peti besar serta disuruh lemparkan kedalam sungai Adan.dan Kancan Ansari. Oleh Ratna Dewi dan Kancan Ansari. Memang usaha mereka berhasil. karena ingin hendak menjadikan bayi-bayi itu anak 430 . tetapi dilarang oleh Gogasi perempuan. Untuk itu raja dengan para menteri dan pawang rimba pergilah kerimba untuk memburu rusa. Untuk ganti keseratus bayi itu. menanti saatnya bersalin. Atas persetujuan Perdana Menteri dan para Ulama. Berhari-hari mereka menunggu istana Syah Keubandi. yang bersikap pura-pura sayang kepada Syah Keubandi. Maksud raja berhasil. raja kawin untuk ketiga kali dengan seorang puteri yang bernama Syah Keubandi. dilihatnya seratus bayi yang cantik-cantik. mereka kumpulkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa serta ditaruh dibawah tempat tidur Syah Keubandi. karena kedua permaisuri itu mandul. Setelah raja kembali dari rimba dengan membawa berpuluhpuluh ekor rusa. sembilanpuluh sembilan orang laki-laki dan seorang yang bungsu perempuan. dikadunya kepada baginda Syah Keubandi adalah perempuan sihir. Gogasi lelaki mau memakannya. karena semenjak Syah Keubandi hamil kedua mereka sudah sangat benei dan iri hati kepada madunya yang telah berhasil memberi keturunan kepada raja. digunakan oleh kedua permaisurinya yang mandul itu untuk menyingkirkan Syah Keubandi dari kehidupan istana. Diluar dugaan Syah Keubandi melahirkan seratus orang anak. namun raja tidak berhasil untuk mendapat anak. diambillah oleh Gogasi perempuan dan dibuka. Kebetulan waktu hanyut peti seratus bayi sampai dimuara sungai Adan. Dihasut raja demikian benei kepada Syah Keubandi dan kembali mencintai mereka. yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Muara sungai Adan adalah tempat sepasang Gogasi (Orang Raksasa) bermain-main dan mandi.

putera dari rajanya yang bernama Raja L i l a .mereka. dan dengan suatu cara yang ajaib terus diketahui oleh ayahnya dan para Menteri. Demikianlah seratus bayi menjadi anak Gogasi. Keseratus mereka mengira bahwa mereka betul-betul anak Gogasi. berbagai kitab agama dan ilmu-ilmu lainnya. sedang ibunya bernama Lila Geunta. Cerita ini disuruh sampai oleh burung Bayan kepada sembilapuluh sembilan saudaranya. Usaha mereka yang pertama. Diceritakanlah segala asal usulnya dari awal sampai diambil Gogasi. dipelihara dengan cinta kasihnya sehingga mereka besar menanjak remaja. yaitu membebaskan ibunya. akhirnya sampailah mereka kenegeri Gulitan Sagoop. sekalipun telah beribu-ribu ditunjuk pemuda-pemuda bangsawan yang gagah-gagah dan tampan. setelah dibekalinya dengan bermacam ilmu mantra dan diberikannya kepada Putroe Gumbak Meuh sebentuk cincin bermata hikmat untuk membela diri dari segala marabahaya. Raja hendak mempersuamikan Putroe Gumbak Meuh. dan setelah bebas hidup rukunlah dengan kedua madunya. Pemuda berasal dari negeri Seumanta Indra. kalau tidak karena seekor burung Bayan yang datang tiap hari kepada Putroe Gumbak Meuh . tiap hari juga burung Bayan mengajar Putroe Gumbak Meuh membaca Quran. pada waktu pandang pertama jatuh ketika para pelajar dayah tersebut dijamu makan dalam istana.demikian nama puteri yang bungsumenceritakan bahwa Gogasi itu bukanlah orang tuanya. tetapi tidak seorangpun yang disetujui oleh puteri jelita itu. Pada suatu hari mereka minta izin pada kedua Gogasi untuk kembali sebentar kenegerinya. yang sekalipun pada mulanya keberatan. yaitu negeri kayangan. Raja Lila beranak dua orang. Kecuali cerita asal usulnya. Akhirnya tuan puteri jatuh cinta kepada seorang pemuda yang sedang belajar pada satu dayah Teungku Chik yang bergelar Syiah Ulama. Pulangnya seratus putera/puteri Raja itu membuat negeri Gulitan Sagoop bertambah makmur dan maju. setelah menghadapi bermacam bahaya dalam perjalanan. seorang puteri bernama Sithoon 431 . Demikianlah. namun akhirnya diizinkan juga. sebab kedua Gogasi itu belum punya anak lagi.

Putroe Gumbak Meuh pun hamil. sehingga raja Cina mati terbunuh dan tentaranya mengalami kekalahan dahsyat. Satu kali pernah sampai direbut Putroe Gumbak Meuh oleh Raja Cina dan dibawa kenegerinya dalam peti Kaca. tetapi dapat direbut kembali. ayahnya Putroe Gumbak Meuh. Lila Bangguna didunia menetap di negeri Gulitan Sagoop dan belajar pada Dayah Teungku Syiah Ulama. Dinegeri Seumanta Indra. yang tidak berapa jauh dari istana Chamsulkasara. dan hidup senang disana. bersiap untuk merebut Putroe Gumbak Meuh. dan setelah lahir diberinya nama Meurak Diwangga. Percintaan mereka disetujui oleh raja Chamsoolkasara. bangsanya sendiri. L i l a Bangguna minta izin kepada kakaknya Sithoon Geulima akan pergi kedunia untuk belajar. ayah bundanya meninggal dunia. Setelah mendapat izin. Kemudian Lila bersama Putroe Gumbak Meuh kembali kedunia.Geulima dan yang bungsu putera bernama Lila Bangguna. puteri Sithoon Geulima benei kepada Putroe Gumbak dan diusahakanlah untuk mengawinkan adiknya dengan puteri kayangan. seperti yang diceritakan diatas. 432 . keadaan berobah. dan diresmilah perkawinan mereka dalam satu upacara yang sangat hebat. terbanglah dia kenegeri Seumanta Indra. negeri Seumanta Indra. maka tidak berapa lama kemudian. Setelah selamat dari bencana cina yang terakhir i n i . Kepada pemuda L i l a Banggunalah jatuh hati puteri Gumbak Meuh. untuk melihat kakaknya. Setelah keduanya remaja. Kecantikan Putroe Gumbak Meuh telah masyhur keseluruh dunia. Terjadilah peperangan yang dahsyat antara tentara Cina dengan tentara Gulitan Sagoop yang banyak makan korban. yang dengan keberatan akhirnya diberi izin juga dan Sithoon Geulima memerintah negeri Seumanta Indra. Lila Bangguna minta izin sebentar pulang kekayangan. Raja Cina yang rakus wanita cantik. Setelah beberapa waktu kawin. yang disusul oleh isterinya yang punya cincin hikmat. sampai-sampai kenegeri Cina. mulanya hidup mereka rukun damai bersama dengan kakak L i l a Bangguna puteri Sithoon Geulima. kenegeri Gulitan Sagoop. dan berakhirlah cerita yang indah itu. Perkawinan itu digagalkan oleh saudara-saudara Putroe Gumbak Meuh yang dengan cara rahasia telah terbang ke Seumanta Indra. Tetapi akhirnya.

Beureukat hijeer ngonAsuwad. Umar. yang telah saya ikhtisarkan itu. Penghule ummat dum barangri. 433 . karena tema dari hikayat lukisan daripada seorang raja yang adil dan tokoh-tokoh lain yang berakhirlah baik.Segala neristiwa-peristiwa dalam hikayat ini. Mukaddimahnya yang sudah merupakan sebuah mukaddimah dari satu kitab tasauwuf. Ngon Bismillah loon puphoon surat. oleh pengarang telah dilukiskan dengan sangat indahnya dan hidup padu dalam ben tuk puisi yang mengagumkan. Semangat Agama. menjalankan hukuman-hukuman Agama Islam. Ditanyoe tan ubee padee. Keu Muhammad silaweuet Nabi. Beureukat Ka'bah kubu Nabi. Usman. Bandum pujoe mileek Tuhan. Loon pujoe Allah Tuhan yang Ghani. Nyan keuh teumpat jak eek haji. Lheueh pujoe Allah A h a d . Ngon beureukat kalam rabbi. Beureukat tabir hitam mirah. dimana dalam perjuangan antara baik dengan jahat akhirnya dimenangkan yang baik. Bahwa hikayat ini berjiwa agama sudahlah pasti. Naggroe Makkah tanooh suci. sudah meyakinkan bahwa tema dari hikayat ini adalah perjuangan antara A l Haq dengan Bathil: Wabihi nasta'inu billahi 'ala. Lheueh nibak nyan Alhamdullillah. Ngon beureukat Ka'batullah. Serta A l i sahabat janjoongan. Silaweuet saleuem keu Muhammad. Nama Allah kalam yang suci. yaitu kebenaran Islam. Abaubakari. disamping adanya tokoh-tokoh jahat dan berakhlak jahat.

Kepada A l i doa selamat. Usman dan Ababakari. Dengan Ka'bah tumpuan uirunat.. Beureukat keuramat dum eeliya. Memuji Allah Mahakaya. Y a Allah Wahidulqahar. Loon qishah raja ngon puteri. ^ Tempat ummat tvmaikan haji. Berkat batu hijir A ^ d ^ . Berkat restu kalam Ilahi. Setelah mengucap Alhamdulillah. Y a Ghafur Tuhanku Rabbi. Kalam Allah kata yang suci. Segala puji miliknya Allah.iouz rioonBl rfe^jleM soiggBH Berkat tabir hitam merah. Kita hamba tak punya apa. D i negeri Mekkah tanah^sucj.4. Terjemahannya: Kepada Allah kumohon bantuan. Panghulu ummat dialam ini. j ^ ^ a . L o m ngon bapa duwa ngon oommi. Umar. Neubri beutrang hatee hamba. Serta Ka'bah dan makam Nabi. Banduwa ngon Tuwan Siti. Sesudah memuji Allah Ahad. f - . Diiringi tahniah kepada Nabi.Beureukat eentu Nabi Adam. Dengan nama-Nya dimulai suratan. Salawat salam kepada Muhammad.^ iÈ-Ausw^ó oogW .i(srl >o jlfit Jeqmual Ausi nis^H t3 u d i ri£tf s)j m l u s S 43.

435 . Bu neupajooh h'ana torn troe. Laeen samad bandum simpan. H'ana ingat sikalijan. Kesimpulan yang telah saya ambil diatas ini menjadi lebih nyata setelah membaca sifat-taqwa tokoh utama Putroe Gumbak Meuh : Ban nyang ciceem aruwah. Tiga hari sepotong roti. Makan nasi kenyang tiada. Teutap putroe lam 'ibadat. sepanjang bulan. Berkat keramat Aulia kiram. Penguasa Tunggal. puteri ibadat. Cut putroe ti aja badan. Puji Allah. Neuthee Allah ngon Muhammad. Ya Allah. Serta afwah ibu dan bapa. Pujoe Allah Muhammadan. Terbenam dalam memuji Tuhan. Membaca Quran. Bersama ummi Siti Hawa. Puteri jauhari latih badan. Sunttok buleuen geunap uroe. O ya Tuhan Ilahi Rabbi. Tiap hari. salawat Muhammad. Tuwan putroe beuet Qeuruan. Teulhee uroe saboh ruti. Dawoo laloe pujoe Tuhan.Berkat Datu Nabi Adam. Menyurati kissah raja dan puteri. Berikan hatiku tawajuh kekal. Terjemahannya: Seperti pesan burung bayan.

Eleumee nudjum. Nyankeuh raja nyang mubudhoe. Eleumee mintra. Eleumee hukoom pih ka raghoe. Neumeuhidja malam uroe. Dum peue bijak po samlakoe. Mutammimah pih ka sampoe. Eleumee haqiqat ngon maqrifat. 436 . Neubeuet Mantheq deungon Ma'ani. Lila Bangguna: Teulheueh nyan neubeuet Queruan raja. Peurintah haq po geutanyoe. Eleumee sulook pih ka muphoom. Yang lain lupa segala. Mengenang Allah dan Muhammad. Teuma neubeuet lee ngon Sirath. Aqay liseek dengan cangklak. Lalai tiada sekejap mata. Hatee Chusyhueq ngon saleh that. Jeup-jeup teumpat neupham jinoe. Seumah hadlarat malam uroe. Kesimpulan saya itu lebih menjadi kuat lagi setelah mengetahui pendidikan yang diterima oleh tokoh utama seorang lagi. Areeh sangat poo samlakoe. Eleumee tasawoof pih that ahli. eleumee falak. Thatbakeuti raja nanggroe. Neubeuet matan Jaroomiyah. Eleumee Ladoni pih ka sampoe. Lila bangguna jeud lee sigra. Ngon Alfiyah hafay jinoe. eleumee heekeumat.Puteri tetap dalam ibadat.

Lila Bangguna cepat hafalan. Arif sangat muda jauhari. Sembah Hadlarat tiada khali. Ilmu falak. Siang malam mengulang kaji. maka saya berkecendrungan bahwa yang dimaksud oleh pengarang dengan : 437 . Segala rukun paham merata. bijak bicara. Alafiyah lagi hafal segala. Ilmu Suluk sudah mafhum. Mutammimah kemudian tambah pula. Hati tunduk. ilmu nujum. Ilmu hakikat dengan ma'rifat. Setelah memperhatikan peristiwa-peristiwa dan hal-hal yang diketengahkan dalam hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. ilmu alat. Khamsoolkasara adalah Iskandarmuda. Akal cerdik. Belajar manthiq dengan ma'ani. Matan Jarumiyah sudahlah tammat. Tekun bakti raja muda. dan meneliti sifat-sifat dan watak tokoh utama yang bermain dalam kissah ini. Ilmu Laduni lengkap semua. ilmu hikmat.Terjemahannya: Setelah itu belajar Quran. saleh takwa. Kemudian belajar kitab Sirath. Ilmu tasawuf segala ahli. Jalankan haq kebenaran Ilahi. Raja budiman berakal budi. Ilmu hukum mendalam pula. Lila Bangguna paham mengerti.

e. d. Gedoong ija dummeuriti. Tujooh bandja geupeget geudoong.a. 438 . umpamanya : a. banyak sekali perserupaannya dengan hal keadaan Aceh dizaman pemerintahan Sulthan Iskandarmuda. f. Lila Bangguna. Raja Chamsoolkasara. Rukoon aweueh hailya bawang. Jime ija hitam puteeh. Kapay kleeng ngon kapay Arab. yaitu Sulthan Iskandarmuda Dermawangsa. Nanggroe maqmu h'ana sakri. Peukam rame that meujeuhu. Keude le that h'ana tara. Tentang lukisan Kemakmuran : Ngon hareuta that bahroollah. Seumanta Indra. yaitu Kerajaan Aceh Darussalam. Kapay Inggreeh dum keumari. c. Barat timu ureueng peureugi. Me meuneukat tiep-tiep hari. Puteri Sjah Keubandi. b. Negeri Gulitan Sagoop. Peukan rame that meusjeuhu. yaitu Puteri Pahang. Manyang lamboong h'ana sakri. Putroe Gumbak Meuh. yaitu Sulthan Iskandar Sani bin Sulthan Ahmad Perak. Tabloe sigupang ladoom dijibri. Tangan murah Raja nanggri. yaitu Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin. yaitu Kerajaan Perak Malaya. karena hal keadaan yang dilukiskan dalam hikayat ini. Kecendrungan saya ini. suami Safiatuddin.

setelah wafat Iskandar Muda. Kota mashur ramai niaga. malahan mereka menganjurkan agar Lila Bangguna suami adiknya diangkat menjadi Sulthan. Raja adil berhati murah. Gedung berderet penuh berisi. Bertingkat melambung tinggi. b. Raja muda paruy kamoe. Tentang penolakan abang Putroe Gumbak Meuh untuk diangkat menjadi raja waktu ayahnya meninggal. Bawa kain hitam putih. Beli sigupang hadiah lagi. Toko banyak tara tiada. Hayad uloon hee syeedara. Hal ini ada persamaan dengan pengangkatan Iskandar Sani. Kapal Inggeris berlabuh segala.Terjemahannya : Negara kaya laut umpama. Bek Chalifah neubooh kamoe. kapal Arab. Apa kata hikayat: Aduen putroe beukatalah. suami Safiatuddin. Nyankeuh raja peutimang nanggroe. "Neudeungo teungku meutuwuh. Jipeugah bak wazi meuntroe. Tujuh baris berjejar rata. Negeri makmur segala jadi. 01-439 . Timur dan barat datang ziarah. sedangkan mereka cukup menjadi panglima saja. Ketumbar jahe bawang segala. Pasar ramai mashur nama. Kapal Keling. Bawa dagangan sesuntuk masa. Meunan teungku bak loon kira.

Raja M u d a ipar kami. Bek keeng-keueng nanggroe njang raja. Serahkan kampung kerajaan ini." Abang puteri demikian peri. negara dan agama : "Jak kutimang bungong mancang. Jak kutimang bungong meulu. Daulatkan wahai para Menteri. Dirembang bulan baik ketika.Neujook gampoong deungon mideun. Jangan kami menjadi raja. Beudjeued aneuq keu uleebalang. 440 . Terjemahannya: Abang puteri demikian berkata. Hee teungku Meurak Diwangga." Daleem putroe meunan jikheun. pantun-pantun mana mencerminkan betapa besar cita-cita Putroe Gumbak Meuh (Ratu Safiatuddin) agar putera bangsanya menjadi pahlawanpahlawan yang berguna bagi bangsa. Reumbang buleuen keunong uroe. Serahkan dia pimpinan negara. Sebagai penutup pandangan mengenai Hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Demikian pakat kami semua. Sampaikan pada Perdana Menteri: "Dengarkan kami Teungku Perdana. Meutabu seulanga dara. baiklah saya turunkan serangkaian pantun Putroe Gumbak Meuh mendendangkan puteranya Meurak Diwangga. Beurayek sinjak geunantoe du. Nyang cheurajeun judoo putroe. Kepada Lila suami adinda. Patah Cabang angin raya.

Bee meudr'am-dr'am teungoh sindja. Lekaslah besar anakku tuan. Njoe amanat aneuq bak loon. Muda oroe tjabeueng meutangga. Pegang gayam pimpinan negara. 441 . Cabangmu patah angin raya. Wazi raqyat gadli meutroe. Jak kutimang bungong pandjoe. Mari kubuai melur kenangan. Panjanglah usia puteraku intan. Ditiap kampung tegakkan agama. Tasiboe aneuq lee gata " Terjemahannya: "Mari kubuai bunga embacang. Jak kutimang bungong rihan. Bunga tanjung harum baunya. Jeub-jeUb gampoong peukong agama. Inilah amanat ibumu kandung. Mari kubuai bunga rihan. Meukeupoong bungong keupula. Beujeued rakan dum na banta. Bertabur dilaman selanga dara. Anakku menjadi Hulubalang. Mari kubuai bunga murung. Beuna 'umu gata intan. Jadikan kawan segala banta. Semerbak baumu dikala senja.Jak kutimang bungong muroong. Wahai mahkota Meurak Diwangga.

Alhamdulillah Pujoe keu Tuhan. Perhatikan sebahagian mukaddimahnya: Bismillahir Rahmanir Rahim. 442 . Langet ngon bumoe ngon asoe alam.Mari kubuai bunga kapas. Dipagi hari bertangga awan. Qulluhu Allah kufuwan Ahad. Romans berangkai yang dijalin dalam hikayat ini. terjadi dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. Asoealam peuneujeued dum na. Wazir Menteri Qadli bangsawan HIKAYAT BANTA BEURANSAH " Pengarang dari Hikayat Banta Beuransah ini tidak tercatat pada naskah yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. terutama dari mukaddimahnya. Dari isi kandungan hikayat ini. hormati anakku dengan ikhlas. Nyang peujeud agam seureuta ngon dara. Ngon nama Allah Po nyang Asa. Dum peue leungkap neukaroonya. kita dapat menarik kesimpulan bahwa pengarangnya adalah berpendidikan agama yang baik. Beureukat isim njang meulija. dan memperhatikan cara mengarangnya kita berkesimpulan bahwa pengarangnya juga hidup dalam zaman kebesaran Kerajaan Aceh Darussalam. Dum mileek Tuhan sit laeen h'ana. politik dan sejarah. mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidang agama. Asoe laoot ngon asoe darat. Ngon nama Allah zat yang qadim. H'ana sisat buet Rabbana. Rahmanirrahim sifeuet meulija. Uloon puphoon ngon Bismillah. Nyang peujeud uroe seureuta malam. jadi siapa pengarangnya tidak jelas.

Kurnia-Nya limpah lengkap segala. Dengan Bismillah Zat Qadim. Api menyala. Apuy angen neupeuhadlee. Pengasih Penyayang sifat mulia. Milik Tuhan Mahakuasa. Penghuni darat tambah samudera. Lengkap sempurna ciptaan Rabbana. Pencipta siang dengan malam. Terjemahannya: Dengan nama Allah yang Rahim-Rahmah. Katakan: Allah Mahaesa. Manusia segala muda dan dara. Langit bumi isi alam. Berkat afwah nama mulia. Nama Allah yang Mahaesa. Dun peue hashee neukaroonya. Lengkap kurnia Mahakuasa. Neubooh ingat dalam dada. Dum peue leungkap asoe doonya. Alhamdulillah pujikan Rahim. Pencipta alam semesta dunia. Rumput merumpun dibumi rata. 443 . Kumulai surat dengan Bismillah. Berbagai batu diatas gunung. Neupeudjeued tuleueng deungon urat. Naleueng awee dalam doonya. angin membubung.Djeuneh batee didalam glee. Neupeudjeued eensan ngon lat batat.

berpendidikan sempurna. Akhirnya direbut kembali setelah mengalahkan tentara Cina. karena puteri sangat thaat dan bersembunyi dalam peti kaca. Hikayat-hikayat Aceh yang diciptakan dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. ilmu mantra dan ilmu memerintah.Tuhan ciptakan makhluk insani. Percintaan yang terjadi selalu dalam kalangan anak-anak raja. berwatak pahlawan. 3. 5. 444 . Lengkap isi alam semesta. Tokoh-tokoh utama yang bermain dalam hikayat. ilmu firasat. berhati budiman. Jalannya hikayat selalu dibumbui dengan khayal masuk akal dan khayal tak masuk akal. sehingga karenanya pecahlah perang antara Aceh dengan Cina untuk merebut puteri. Pada babak pertama puteri dapat dirampas dan dibawa kenegeri Cina. antaranya dinyatakan sejak kecil sudah hafal Quran. Ciri khas hikayat Aceh. dan sekurang-kurangnya dalam lingkungan anak-anak menteri atau panglima. selanjutnya dilengkapkan dengan sifat-sifat Allah dan tugas-tugas Nabi Muhammad. Puteri cantik yang menjadi tokoh utama dalam hikayat. Lengkap akal ingatan segala. H a l ini mungkin karena sejak lama dahulu hubungan Cina dengan Aceh telah ada. selalu dirindukan oleh Raja Cina. mempunyai beberapa ciri khas. ilmu hikmat. dengan nama A l l a h . # 2. tetapi tidak mungkin dicemarkan kehormatannya. kemudian diiringi dengan pujian kepada Allah dan salawat kepada Rasul. Diberinya tulang dan urat nadi. berahlak tinggi. kemudian mempelajari berbagai kitab Agama. Mukaddimahnya dimulai dengan Bismillah. yang antaranya yaitu : 1. selalu digambarkan sebagai manusia yang thaat kepada Tuhan. 4.

Di raja saboh meuligoe. Dari tulisan rahasia atas batu yang dapat dibaca Banta Beuransah ternyata bahwa dua jalan mudah dilalui tetapi tak sampai ketujuan. Tema pokok dari Hikayat Banta Beuransa. Raja Syamsyah bermimpi. Raja Syamsyah yang memerintah negeri Arminyah mempunyai dua orang putera dari isterinya yang pertama yang telah meninggal. sedang dari isterinya yang dikawininya kemudian yang bernama Puteri Sjaribanun mendapat pula seorang putera yang diberi nama Banta Beuransah. hampir saja gila. tetapi akhirnya sampai ketujuan. Mereka bertiga berunding. M i m p i ini sangat menyusahkan raja. yaitu perjuangan antara kebenaran dengan kejahatan.Inti Hikayat Ini. dilihatnya dalam mimpinya itu Raja Maleek Syamsarah yang memerintah dinegeri Gulitan Eebeuram. sedang kedua abangnya yang kemudian sadar dan insaf. akhirnya untuk memenuhi hasrat ayahnya. D i Beuransah saboh kuta. Akhirnya kebenaran yang ditempuh Banta Beuransah menang dan jalan salah dari kedua abangnya mengalami kegagalan dan kehancuran. Raja mempunyai seorang puteri bernama Ruhoon Afeulah yang sangat cantik rupanya. sedangkan Banta Beuransah memilih jalan sulit. Banta Beuransah mendapat puteri Ruhoon Afeulah dan atas persetujuan ayahnya dikawininya. dikawinkan dengan dua puteri cantik yang dibawa oleh Banta Beuransah dari negeri Indra. Adoe ngon a maseeng meuligoe. yang akhirnya tercapai tujuan. antara haq dengan bathil. ketiga puteranya itu sama berangkat mencari mimpi ayahnya. keputusannya: Banta Beursijah dan Banta Quereuthah masing-masing memilih satu jalan yang mudah. sementara jalan satu lagi sulit dilalui dan penuh marabahaya. bahkan banyak kesenangan dunia disepanjangnya. Puteri memelihara seekor burung bernama Malaoondiri yang indah bukan buatan. 445 . Peristiwa ini dilukiskan oleh pengarang sebagai berikut: Maseeng-maseeng geubri jeumba. namanya masing-masing Banta Beursiyah dan Banta Qeureuthah. Sampai ditengah rimba mereka menjumpai simpang berjalan tiga jurusan.

seperti yang dapat diperhatikan dalam seluruh isi kandungan. yaitu pertentangan antara kebenaran dengan kejahatan. Sabab raja neumeulumpoe. Adik abang mendapat istana. Tema dari Hikayat Nun Parisi ini. Dapat bahagia sepanjang zaman HIKAYAT NUN PARISI Pengarang hikayat ini juga tidak tercatat dalam naskah yang ada dalam koleksi buku-buku saya. Hasil pasti raja bermimpi. Sidroe raja saboh putroe.Meunankeuh dum maseeng jeumba. Karena bahagia putera bertiga. Masing raja minta bahagian. Sabab meutuwah aneuqneuh lhee droe. Meuri dengon nyan salah ngon beuna: 446 . Meuteumee putroe ngon hareuta. terutama rangkum dari mukaddimah sudah memberi pertanda kepada demikian : Alhamdulillah pujoe keu Tuhan. Raja kakanda begitu pula. AJJah tuloong meubahgiya. Njang peudjeued eensan utooh beukata. Meuteumee bahgiya geunap uroe. Dapat dara. Terjemahannya: Masing-masing dapat bahagian. Demikian nasib masing mereka. Maseeng keudroe mita jeumba. dapat harta. Banta Beuransah juga demikian. Kurnia Allah limpahkan bahagia. Neupeujeued hatee teumpat pikeeran. Seorang raja seorang puteri.

Tokoh utama yang bermain dalam hikayat ini. nyang mat cheuradjeuen Suloothan Sarah. Tentang dimana hikayat terjadi dan siapa rajanya ditempat itu. Bumoe dum basah udeep peunula. Terjemahan : Tabiatnya baik banyak gunanya. Ciptakan hati pusat pikiran. Bumi subur tanaman menjadi. sementara Sa'id Buriyan adalah lambang dari kejahatan. dimana akhirnya kebenaran yang menang. Menetapkan jalan salah dan benar. Nyang ka geukheuen sah Syamtalira. demikian pula 'Ain Sibayan yang dipertarungkan antara kebenaran dengan kejahatan. Misse paidah bintang Syamsia. Nanggroe pih aman reuzeuqi mudah. Adil pemurarfitatówadagiB'ïJl ens'rf fismsm BIBUÓ 302§ninuad grifilB gnooluiuaO 447 . dan pada waktu itu yang menjadi raja yaitu Sulthan Sarah yang dilukiskannya sebagai sangat adil dan takwa. Nama nanggroe nyan didalam qishah. 'ain Sibayan (tunangan Nun Parisi) dan tokoh pembantu yaitu Lizam dan Ariyan (anak-anak Perdana Menteri dan Nakhoda) dan Said Buriyan (anak Hulubalang). anak Perdana Menteri dan anak Nakhoda adalah lambang dari kebenaran. Pencipta insan cakap bicara. Adee murah lagitaqwa. Nun Parisi.Terjemahannya: Alhamdulillah memuji Tuhan. Sulthan Sarah yang pimpinnegara. yaitu Nun Parisi (putera raja). dilukiskan pengarang sebagai berikut: Tabi'at pih gedj raja paidah. Kejadian-kejadian dalam hikayat ini terjadi dalam Kerajaan Syamtalira (Pase).

Nibak hukooman peugang neuraca. H u k u m Quran dan Hadis Nabi. pemurah dan takwa. Laksana guna bintang surya. Suara mameh h'ana krang ceukang. Negeri aman rezki murah. Leumah tapandang nibak ri rupa. Ngon qieh eejeumaq teungoh pakatan. Yang berat takkan ringan. Tambah qias. Terjemahannya: A r t i adil sama timbangan. Beuthat suloothan nyang sukee raja. Geutuloong alang beurangsoe teuka. Ataupun sulthan turunan raja. Dalam perkara pegang neraca. Sjamtalira tersebut nyata. kita melihat disitulah inti hakikat tema dari Hikayat N u n Parisi. Hukoom Qeuruan Hadih Saydina. Sulthan Sarah digambarkannya sebagai seorang yang adil. Waleepoon namiet hamba teuboohsan. pemurah dan takwa. Beuna salahan h'an jeued meutuka. Tentang sifat pemurah digambarkannya : Hareutoe murah sifeued peunyayang. bulat pakatan. Nyang ka patoot brat haana jeued ringan. Dari tafsir arti adil. 448 . Benar dan salah terpisah pasti. Tentang sifat adil dilukiskannya : Hareutoe adee sabee timbangan. Sekalipun hamba budak belian.Nama negeri didalam kissah.

Bandum na r'aqjat h'an neubri malang. 449 . Jibeudoh Cahya bandrang seumeulhooh. Tangan terbuka untuk peminta. Njaqni neupeubuet pakri njang surooh. Kini kembali arti takwa.Walee bangsa Kleeng ureueng meudagang. Tiada pinta makbul tiada. Sekalipun Keling orang dagang. Maqna taquwa 'ibadat sunggooh. Teuma meuriwang maqna taquwa. Hukoom dan adat qanun ngon reusam. Nibak buet teungah neuboh udjiooh. Meunankeuh bangon sifeut penyayang. Santoon dan supan meudjeulih bahsa. Dum sikalijan tuha ngon muda. Laeen nibak njan jalan peumuga. Demikian indahnya sifat penyayang. Hatee teuwadjooh keu Tuhan Asa. Anggeeta tudjooh leumah keu tanda. Hareuem dan meukrooh h'antom meuhawa. H'ana torn jiriwang na sroot suwara. Terjemahannya: Arti murah sifat penyayang. Peungeuh udjiooh tangloong peulita. Peu-ee nyang suwang meung sidroe h'ana. Lagi neujue buet meugoe meuladang. Suara lembut mengalun senang. Keuaneuq r'aqjat neubri adjaran. Nampak terang wajah muka.

450 . Anggota tujuh jadi pertanda. Benderang cahaya laksana kilat. Hikayat ini telah disusun kembali menurut gaya sekarang oleh Abu Za'im (Sdr. dilukiskan pengarang dalam dua rangkum pada awal hikayat : Soobhan Allah qisah loon kheuen proe. Melarat sengsara tiada siapa. Tambah pula berkebun segala. Kolenel Husin Yusuf) dan telah diterbitkan dalam huruf Laten oleh badan penerbit P. Uloon hareutoenyoe sidroe raja. Hukum dan adat. kanun dan resam. Lagi perintah bersawah berladang. Perbuatan mungkar dibuang jauh. Nyakni berbuat menurut suruh. Menyinar jauh tanglung pelita.Terjemahannya: Arti takwa rajin ibadat. Neumat keumudoe dinanggroe Jeumpa. Hati tawajuh ingatan Yang Esa. Rakyat tak boleh derita malang. Sopan dan santun budi bahasa. Dimana tempat terjadi hikayat ini dan siapa raja dit empat tersebut. Laki perempuan tua dan muda. Kepada rakyat perintah ajaran. Haram dan makruh suka tiada.T. Sakti. HIKAYAT RAJA JEUMPA Nama pengarang asli tidak tersebut dalam naskah yang ada pada saya. Raja Abdullah meugah h'ana soe.

Terjemahannya: Subhanallah kumulai kissah.Ratna Keumala nama Cut putroe. 451 . 'h'anlee teulanta teueeh bak jalan. Geubri beulanja deungon pakaiyan. Namanya mashur Raja Abdullah. Geujook teumpat beuet geupeusikula. Pegang neraca negara Jeumpa. Meungnyankeu raja nyong Islam. Kemudian Raja Abdulla mangkat dan diganti oleh puteranya Raja Jeumpa yang dilukiskan pengarang sebagai raja yang adil bijaksana: Hukoom pih adee diglee ngon banda. Permaisuri bernama Ratna Keumala. Cantik rupawan puteri jelita. Hana lam kuta meueen ngon agam. Bandum geupuwoe dalam astana. Laksana uroe teungoh keuluwa. Hanjeued kuta teuboh sigala janda. Rupa that ceudah indah h'an bagoe. Gasien kaja dum na pih saban. Teman hidup raja jauhari. Raja Abdullah dikaruniai dua orang anak. Keu inong balee bandum neukira. Nyankeu judoo droe di poteuraja. Aneuk yatim dum geutampoong sigra. Laksana caya mentari pagi. Kabar berita seorang raja. Neubri ngon ija neujue seumbayang. seorang puteri bernama Siti Geulima dan seorang lagi putera bernama Raja Jeumpa.

Hadian kain suruh sembahyang. Segala diatur ketat dijaga. Negeri Indra dan akhirnya hikayat diramaikan dengan perang berkecamuk antara Raja Cina hendak merebut puteri. dilukiskan pengarang bagaimana sambutan yang mengharukan dihalaman istana: 452 . Demikian sifatnya Raja Islam. Meungnyo buet mungka get that neularang. Keji mungkar segala dilarang. Waktu puteri dibawa kembali dari negeri Cina. Janda segala mendapat santunan. Tiada dikota mabuk kepayang. H'ana jak runda 'oh watee malam. Yatim piatu tersia tiada.Inong nyang muda hanjeued keu buja. Tak boleh janda keluyuran. Dalam hikayat Raja Jeumpa ini terjadi percintaan berangkai antara Raja Jeumpa dan Siti Geulima sebagai tokoh-tokoh utama hikayat dengan anak-anak raja dinegeri Darul Aman. Ditampung semua dalam wisma. Bandum neutileek sideek neujaga. Tiada orang terlantar dijalan. Disuruh mengaji sekolah segala. Malam mereka tiada dijalan. Tiada wanita tunasila. Disantun sempurna dalam asrama. yang berakhir dengan kekalahan Raja Cina. Terjemahannya: Hukum adil dikota dan rimba. Miskin dan kaya sama merata.

Masih hayat kurnia Tuhan. Kusarap hanlee meuteumeung pandang. Sama menangis tersedu-sedan: Bahagialah tuan anakku puteri. Katroh tariwang kenoe lom meuhat. Di leuen meuligoe Cut putroe intan. E aneueq badan meutuwah that-that. Dihalaman istana ayah menanti. buah hati telah kembali. Disana puteri disambut haru. Mantong reuzeuki geubri lee Tuhan. Gata djitawan lee Cina kaplat. Terjemahannya: Sampailah sudah puteri andalan.Hingga ka sampoe cut putroe keunan. Diarak dara masuk kota. 453 . Bersama sulthan kakanda raja. Peueek urumooh laju rinjang. Rotdeeh rotnoe meumoe-meumoe kijam. Sujut raja diiringi puteri. Jak seumah tuwan po bungoong rihat. Sembah sujut pocut rupawan. Peudeuek bak tilang deungon nooreumat. Dengan suloothan nyang raja deelat. Geupreh disinan lee ajah meuhat. Seumah ngon sujud lagee atoran. Sembah ayahda dendam merindu. Geuba udalam laju lee leugat. Peurap samlakoe Cut putroe sadjan.

QISHAH A S H A Y USHUY REUNCONG Hikayat ini meriwayatkan asal-usul senjata keramat Aceh. yaitu setelah Indonesia Merdeka. Pengarangnya: Abdul Muthalib. Mari puteriku sibuah hati. dihikayatkan dari buku prosa lama oleh ANZIB dan Muhammad Abdulmuthalib. Pengarangnya : Teungku Yahya Badin. Saya rasa juga akan besar manfaatnya. Masuk istana bahagia selamat. yang karena thaat kepada Tuhan maka mendapat kehidupan bahagia. 3. QISHAH P R A N G CUMBOOK Hikayat ini meriwayatkan peristiwa-peristiwa dalam revolusi sosial di Aceh sekitar tahun 1945-1946.Sangka ayah tiada kembali. kalau saya daftarkan buku-buku hikayat Aceh ciptaan para pujangga dalam zaman baru. bernama Jaridj. 4. 2. telah saya bicarakan sekedar untuk pengetahuan para pembaca peminat sastera dan pencita sejarah. RIWAYAT P R A N G P A N D R A H Hikayat ini mengisahkan yang terjadi antara ulama-ulama/rak454 . yaitu: 1. Anakda ditawan Cina keparat. yaitu Rencong. Adapun buku-buku hikayat tersebut yang ada dalam koleksi saya. H I K A Y A T JARIJ Hikayat ini menceritakan seorang yang salih dan takwa. HIKA YAT-HIKA Y A T Z A M A N B A R U Sebahagian dari Hikayat-hikayat Aceh karya pudjangga lama yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya.

QISHAH IE MBOON COT UROE Hikayat ini menceritakan sebuah roman yang bertemakan anak yang tidak hiraukan nasihat orang tua. P E U D O M A N UDEEP Ini bukan hikayat. roman fiktif yang banyak khayal takmasuk akal. Idris AS. Pengarangnya: Muhammad Abdulmuthalib. Pengarangnya: Daud. Pengarangnya: Syekh Rih. Raja Mahmud Suddin. KHEUDAKILAHI Hikayat ini mengisahkan sebuah roman modern yang terjadi di aceh dalam zaman penjajahan. 6. 9. yang disusun dalam bentuk Hikayat Aceh. tetapi satu buku Puisi yang mengandung nasihat untuk pedoman hidup dalam masalah perkawinan. 7. 455 . 8. dimana akhirnya hidupnya susah. Raja Mahmud Suddin. Pengarangnya : M . 5.yat Pandrah (Kecamatan Samalanga) dengan tentera pendudukan Jepang. HIKAYAT ABU SJAMMAH Hikayat ini meriwayatkan peperangan antara kaum muslimin dizaman Rasul dengan orang-orang musyrikin. H I K A Y A T R A J A ISTAMBOOY Sebuah roman yang dihikayatkan seakan-akan terjadi di Istambui dan sekitar negeri-negeri Arab. Pengarannya: T. Pengarangnya: T.

Pengarangnya: Tibranu. Pengarangnya : Tibranu. yang punya putera Budiman Asyeek. H I K A Y A T Q A M A R U Z Z A M A N Hikayat menceritakan sebuah roman berangkai yang terjadi dalam sebuah negara khayalan. Dikarang dalam zaman baru ini. Pengarangnya : Muhammad Yusuf Ismail.10. INDRA B U D I M A N Hikayat ini mengisahkan sebuah roman dimasa yang lalu. 15. H I K A Y A T L I L A J A U H A R I Hikayat ini mengissahkan sebuah roman yang mengasikkan puteri Lila Djuhari dengan Indra Bangsawan. terjadi dalam lungkungan raja-raja dalam negeri khayalan. 14. yang bernama K H A L I D A N dengan rajanya yang bernama Syah Zaman. tokoh utama dalam hikayat ini. Menceritakan percintaan anak-anak raja dalam negera khayalan yang bernama Riyan Abujat dengan rajanya yang bernama Jamalul Asyeek. dan dari susah menjadi senang. A l i El Zakaly. H I K A Y A T TAJOOL M U L O O K B A N G K A W A L I Hikayat inipun mengandung kissah tentang percintaan dalam 456 . 11. Pengarangnya : M . 13. tetapi masih dengan gaya lama. H I K A Y A T B U D I M A N ASYEEK. NASIP Hikayat ini menceritakan dua orang pemuda anak orang kaya yang dibanting nasib dari senang menjadi susah. Pengarangnya : Teungku Ti Hawa. 12.

457 . kemudian mengalami kehancuran setelah pemberontakan. dan demikianlah seterusnya hal-hal lain. SEUMANGAT ACEH Pengarangnya juga Abdullah Arif. pengarangnya Abdullah Arif M .dua buah negara khayalan. A . PANTOON ANEUEKMIET Berbeda dengan pantun muda-mudi yang romantis. 18. 19. 16. Raja Syarakatan punya seorang anak bernama Tajol Mulook. Pengarangnya: Tibranu. yang pada mulanya bernama "Modal Revolusi" sejak awal kemerdekaan. maka dalam kumpulan ini Abdullah arif berusaha mengemukakan bacaan untuk anak-anak dengan mengetengahkan pantun-pantun jenaka. PANTOON MUD A-MUD A Abdullah Arif sekali ini berhasil pula mengumpul kembali pantun-pantun Aceh yang sangat romantis. ciptaan pujanggapujangga lama. 17. Dengan bahasa puisi-Aceh yang indah sekali. nasehat dan sebagainya. sejak zaman yang telah lama lalu. sedang raja Antara punya seorang puteri bernama Bangkawali. pantun-pantun percintaan antara muda dan mudi yang sangat mengasyikan. yaitu negeri Syarakatan dan negeri Antara. dan pembangunan kembali. NASIB ACEH Hikayat ini mengisahkan nasib Aceh dan rakyatnya. berhasil melukiskan nasib Aceh yang silih berganti suka dan duka. yang sekali lagi berhasil menggambarkan dengan bahasa-puisi yang indah betapa hebatnya semangat Aceh sejak dulu. Antara putera dan puteri raja inilah dijalin sebuah percintaan yang mengasikkan.

maka dengan syairnya ini dia telah mengemukakan suasana Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh yang diadakan di Blang Padang Banda Aceh mulai 20 Desember 1962. 21. dengan hikayatnya ini telah berhasil melukiskan dengan indahnya peristiwa perang Aceh dengan Belanda. . yaitu Panglima Nyak Miga dengan Serikandi Cut Bandi. b. SYAIR KERUKUNAN RAKYAT ACEH Setelah tadinya Abdullah Arif melukiskan Nasib Aceh yang terus menderita akibat peperangan. SIJUDOO PAHLAWAN ACEH Pengarangnya Drs Araby Ahmad. Banun Seutia. NASIB PUTOOH HARAPAN Hikayat yang dikarang oleh Syekh Rih Krung Raja ini mengisahkan sebuah percintaan antara seorang pemuda dengan seorang pemudi yang tidak berhasil. 23. HIKAYAT HASAN HUSEEN Sekali lagi Syekh Rih Krung Raya berhasil menghikayatkan sejarah dua putera khalifah Ali bin Abi Thalib. 458 Dara Daroohaka. Sebuah novel modern yang dilukiskan dengan puisi bahasa Aceh (Hikayat). yang didalamnya dikissahkan hubungan romantis antara dua pahlawan muda. juga dengan bahasa puisi Aceh yang amat indah. yaitu Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin. 22. yaitu : a. dimana kemudian karena putus asa sang dara menggantung diri.20. yang berakhir dengan perkawinan yang berbahagia. yang menjadi korban dalam perang saudara antara pendukung Ali dengan pendukung Mu'awiyah. Bahasanya indah. Syekh Rih termasuk diantara pengarang-pengarang hikayat Aceh yang subur dizaman Republik Indonesia. setelah semua pihak berdamai kembali dan melupakan segala peristiwa yang lalu. Diantara karangan-karangannya yang lain.

setelah memulainya dalam bulan Safar 1392 atau dalam bulan April 1972. d. Si Rhang Manyang. pada hari Sabtu jam 10. g. Pahlawan Seutia.c. Siti Islam. TAMMAT 459 . Abu Nawah. Kekasih Seutia. Kepada Allah saya pohonkan ampun terhadap segala dosa. selesailah saya menyusun buku ini. e. AKHIRUL K A L A M Dengan rahmat Allah Yang Mahakuasa.45 tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 bertepatan dengan tanggal 3 Juni 1972. f.

Juga pidato tersebut sebagai pidato timbangterima jabatan Rektor IAIN Ar Raniry dari Prof.A. 460 .. Hasjmy kepada Rektor baru Ibrahim Husein M. Hasjmy sedang mengucapkan pidato dalam Sidang Senat Terbuka IAIN Jamiah Ar Raniry Darussalam pada tanggal 16 November 1982. perkembangan IAIN Jamiah Ar Raniry selama hampir enam tahun di bawah pimpinannya.A. Hasjmy melaporkan. Dalam pidato tersebut A. dengan disaksikan oleh Menteri Agama Haji Alamsyah Ratu Perwiranegara. A.

Putera/puteri: 1. 4. Thawalib School Tingkat Menengah Padang Panjang. H .Belawan (Karyawan Bina Marga P U ) . H . Telah punya dua anak. telah punya 4 anak. (Arsitek) Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Gajahmada Yokyakarta. Sekarang Kepala Pertamina Perbekalan Dalam Negeri Cabang Balikpapan (tiga Prop : Kalimantan Timur. nama kecilnya Muhammad A l i Hasjim. A . Nikah/kawin tanggal 14 Agustus 1941.RIWAYAT HIDUP SINGKAT PROF. 11 Februari 1945. A . Ir. 3. A r i a Hadiningsun dan Asmara H a k i k i . Sekarang Asisten Kepala Proyek Tali Tanjung Morawa . A . Hidup dengan seorang isteri dan mempunyai 7 orang anak. Masih hidup sampai sekarang. . 15 Desember 1942. H . Dalam tahun tigapuluhan dan empatpuluhan sering memakai beberapa nama samaran dalam karangankarangan puisi dan cerpen. enam laki-laki dan seorang perempuan yaitu : Isteri: Zuriah A . telah punyasatu anak. A . Mahdi. Sarjana Ekonomi (Drs) pada Itobashi University Tokyo. Gunawan. yaitu Governement Inlandsche School Montasie Banda Aceh. Darma. yaitu A l Hariry. Hasjmy yang lahir tanggal 28 Maret 1914. HASJMY A . 9 Juni 1947. Sekarang bekerja pada Dinas Tatakota D K I Jakarta. lahir Agustus 1926. 461 . 2. A l Jami'ah A l Islamiyah Qism Adaabul Lughah wa Taarikh al Saqafah al Islamiyah (Jurusan Sastra dan Sejarah Kebudayaan Islam) di Padang dan dalam tahun limapuluhan mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara Medan. H . Pendidikan yang telah ditempuhnya. H . A . Surlya. Sipil Fakultas Teknik Gajahmada Yokyakarta. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan). Ir. 5 September 1949 (meninggal 12 September 1949).

juga pernah berkunjung ke Thailand. Dalam perjalanan pulang singgah di Taiwan. H . 23 Maret 1951. 3.I. bersama Menteri Agama R. untuk memberi serangkaian Dakwah Islamiyah dan menghadiri beberapa diskusi tentang Islam. Dahlia. Dalam tahun 1979 juga berkunjung ke Ipoh dan Kuala Lumpur. 4. 21 Yuni 1955. Saudi Arabia dan Kueit. Ikramullah (Ir.5. Jakarta. A . Perlawatan ke Luar Negeri yang pernah dilakukan. mulai Yanuari 1983 telah belajar lagi mengambil spesialisasi bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. India dan Pakistan. Belum kawin. Tahun 1949 menjalankan tugas Negara RI sebagai Anggota Missi Haji R. Mulya. memenuhi undangan untuk meninjau pembangunan masyarakat desa dan pembangunan pendidikan. A . Dalam tahun enampuluhan beberapa kali ke Malaysia dan Singapura untuk menyertai berbagai Seminar dan pertemuan Sastra. selama 3 bulan. 5. A . Kamal. Belum kawin. dan memberi sebuah prasaran yang berjudul Bahasa dan Sastra Melayu di Aceh. 14 Mei 1953. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. H . Dalam tahun 1979. tidak tammat. H . karena keburu kawin. Sipil Fakultas Teknik Universitas Gajahmada Yokyakarta). memenuhi undangan Kerajaan Negara Bahagian dan Yayasan Sabah. Seram (Maluku). Dalam tahun 1979 berkunjung ke Sabah. mengunjungi Bahrain. suaminya Ir. 7. Jurusan Bahasa Inggeris Fakultas Keguruan Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Setelah melakukan tugas "Impres" selama tiga tahun di Kairatu. Dalam tahun 1980 berkunjung ke Korea Selatan. masih kulliah pada tingkat IV Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya.I II ke Saudi Arabia dan Mesir. 462 . Selain dari itu. untuk Hari Sastra Malaysia. Hongkong dan Singapura. 6. 7. antara lain : 1. 6. 2. Telah punya 3 anak. dr.

T. tidak terbit. berkunjung ke Thailand (Muangthai) atas undangan Organisasi Islam disana. Indiche Drukrij. Syarikat Tapanuli. Edisi Singapura diterbitkan oleh Pustaka Nasional tahun 1982. 6. Kuala Lumpur. 8.T. Pustaka Islam.V. Kissah Seorang Pengembara (sajak). naskahnya hilang di Balai Pustaka waktu pendudukan Jepang.T. agama. Medan 1939. Medan 1939. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. memenuhi Undangan. N. Dalam tahun 1981. Bulan Bintang tahun 1978. Dewan Saj ak (puisi). berkunjung ke Jepang (Tokyo. Suara Azan dan Lonceng Gereja (Roman antara agama). Trengganu dan Kelantan. Indische Drukkrij. Medan 1936. Bermandi Cahaya Bulan (roman pergerakan). 7. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Medan 1940. 9. naskahnya hilang pada Balai Pustaka Jakarta waktu pendudukan Jepang. Cinta Mendaki (roman filsafat/perjuangan). sejarah kebudayaan. 463 . Kyoto. 11. Medan 1938. 3.Dalam tahun 1981. 10. 4. menyampaikan makalah dalam simposium Internasional tentang Kesusasteraan Melayu Tradisional di Kuala Lumpur. Bulan Bintang Tahun 1978). Sayap Terkulai (roman perjuangan). Osaka. pendidikan moral dan sebagainya dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit baik dalam maupun Luar Negeri. Bulan Bintang tahun 1978). yaitu : 1. 1983. Hiroshima dan lain-lain) memenuhi undangan untuk mempelajarai adat istiadat dan kebudayaan Jepang. Dalam tahun 1981. juga mengunjungi Penang. berkunjung lagi ke Pilipina memenuhi undangan Imam Besar Mesjid Jami' Maharlika Manila. Kobe. Akhir tahun 1982. Centrale Courant. 2. 5. Buku-buku yang telah dikarang : Sejak umur 20 tahun sampai sekarang sudah lebih 50 buah buku yang telah dikarang dalam berbagai disiplin ilmu. Melalui jalan Raya Dunia (roman masyarakat). (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P.

22. Pustaka Putro Canden. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Jakarta 1975. Jakarta 1977. Pustaka Nasional. tahun 1982 dicetak lagi. Kerajaan Saudi Arabia (Riwayat perjalanan). 8. Sejarah Kebudayaan dan Tamaddun Islam. P. Rubai' Hamzah Fanssury Karya Sastra Sufi Abad XVII. 9. diterbitkan oleh Aceh Simbun. Singapura 1970. 18. Pustaka Putro Canden Banda Aceh 1963. Pustaka Nasional. Dustur Dakwah Menurut Al-Qur'an. Jakarta 1974 (tahun 1982 dicetak ulang). BandaAceh. Bulan Bintang.T. (roman politik). Islam dan Ilmu Pengetahuan Moderen (terjemahan dari bahasa Arab). 1943. 11. 15. 17.Dewi Fajar. Banda Aceh 1963. Bulan Bintang. cetakan ke III tahun 1974. Pustaka Putro Cande Banda Aceh 1963. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. P. Banda Aceh 1971. 21.T. Sejarah Hukum Islam. Jakarta 1956. Pahlawan-Pahlawan Islam Yang Gugur (saduran dari bahasa Arab). Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Yahudi Bangsa Terkutuk. Pustaka Faraby. Rindu Bahagia (kumpulan sajak dan cerpen). Sejarah Kebudayaan Islam. cetakan ke II tahun 1971. cetakan II tahun 1978. Banda Aceh 1970. Bulan Bintang. cetakan ke II edisi Singapura tahun 1982). 14. Singapura 1972. 1970. cetakan ke IV tahun 1981 (edisi Singapura oleh Pustaka Nasional tahun 1971. Banda Aceh 1969. P. 10. 23.T. Bulan Bintang. Dewan Bahasa dan Pustaka. P. 13. Banda Aceh.T. Banda Aceh 1973. 12. 16. Pemimpin dan akhlaknya. Lembaga Penerbit IAIN Jamiah Ar-Raniry. 464 . 20. Jalan Kembali (Sajak bernafaskan Islam). Semangat Kemerdekaan Dalam Sajak Indonesia Baru (Analisa Sastra). Kuala Lumpur 1974. Dimana Letaknya Negara Islam (Karya ilmiyah tentang ketatanegaraan dalam Islam). 19. Pustaka Faraby.

P. Jakarta 1978.T. Meurah Johan (Roman sejarah Islam di Aceh). P. 30. Langit dan Para Penghuninya (terjemahan dari Bahasa Arab) P.24. Jakarta 1979. Nabi Muhammad Sebagai Panglima Perang.T.T. Bulan Bintang. Bulan Bintang. Sulthan Aceh terbesar).T. 465 . 35. 36. P. Jakarta 1978. 29. Jakarta 1979. Mengapa Ummat Islam Mempertahankan Pendidikan Agama Dalam Sistem Pendidikan Nasional. Bulan Bintang.T. 26. Bulan Bintang. Bulan Bintang. Jakarta 1978. Jakarta 1978. Bulan Bintang.1954). P. Mutiara. Jakarta 1978. Bulan Bintang. P. Jakarta 1977. Surat-surat dari penjara (catatan waktu dalam penjara tahun 1953 . Jakarta 1979. Bulan Bintang. Bunga Rampai Revolusi dari Aceh. Sumbangan Kesusasteraan Aceh Dalam Pembinaan Kesusasteraan Indonesia. Bulan Bintang. setelah ditambah dan disempurnakan). Jakarta 1978. Jakarta 1978. Bulan Bintang. 33.T. Jakarta 1980. 25.T. P. Bulan Bintang. P. Tanah Merah (Roman perjuangan).T. 32. 27. Jakarta 1978. Bulan Bintang. Jakarta 1977. P.T. P. 28. 59 Tahun Aceh Merdeka dibawah Pemerintahan Ratu. Bulan Bintang. P. Apa Sebab A l Qur'an Tidak Bertentangan Dengan Akal (terjemahan dari Bahasa Arab).T. Risalah Akhlak. 31. Bulan Bintang. P. Iskandar Muda Meukuta Alam (Sejrah hidup Sultan Iskandar Muda.T.T. 39. Mengapa Ibadat Puasa Diwajibkan (terjemahan dari Bahasa Arab).T. P. P. Peranan Islam dalam Perang Aceh. 34. 37. Bulan Bintang. Apa Sebab Rakyat Aceh Sanggup Berperang Puluhan Tahun Melawan Agressi Belanda (berasal dari buku Hikayat Perang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. P.T.T. Jakarta 1977. 38.T. Cahaya Kebenaran (terjemahan Al-Qur'an Juz Amma). Jakarta 1950. P.

Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Mengenang Kembali Perjuangan Nissi Haji RI ke II. Pujangga Baru (Jakarta). Sastra dan Agama. P.T.T. akan terbit tahun 1983. 54. 51. Mengarang dalam beberapa majalah dan harian yang terbit di Jawa. Beberapa naskah/terjemahan lagi yang sedang disiapkan. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh.T. Publistik Dalam Islam. Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983. 53. P. Al Maarif Bandung. akan terbit (Penerbit Beuna Jakarta) dalam tahun 1983. BandaAceh. 41. Benarkah Dakwah Islamiyah Bertugas Membangun Manusia. P. Jakarta 1978. Jakarta 1983. 43. 1980. 1980. Perang Gerilya Dan Pergerakan Politik di Aceh Untuk Merebut Kemerdekaan Kembali. Penerbit Beuna. 49. 466 . Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah. Mutiara. (Sebelum Perang Dunia II): a. B H A Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 44.40. 47. Dakwah Islamiyah Dan Kaitannya Dengan Pembangunan Manusia.T. Syiah Dan Ahlussunah Saling Rebut Pengaruh Di Nusantara. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.T. 55. Hikayat Pocut Muhammad Dalam Analisa. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). Banda Aceh 1981. 52. P. Pokok Pikiran Sekitar Dakwah Islamiyah. A l Maarif. Kesusteraan Indonesia Dari Zaman Ke Zaman. Bandung 1981. akan terbit dalam tahun 1983. Apa Tugasnya Sastrawan Sebagai Khalifah Allah. Bina Ilmu Surabaya dan Pustaka Nasional Singapura. dalam tahun 1983 akan diterbitkan serentak oleh P. 48. BandaAceh. Penerbit Beuna Jakarta 1983. Sejarah Kesusasteraan Islam/Arab. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). A l Maarif Bandung. 46. Sumatera dan Singapura/Malaysia. 45. 42. 50.

Angkatan Baru (Surabaya). Miami (Medan). Panji Islam (Medan). suatu Partai yang radikal yang menganut sistem non kooperasi terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. menjadi salah seorang anggota 467 . Suluh Islam (Medan). Fajar Islam (Singapura). f. Panji Masyarakat (Medan). Harian Waspada (Medan). PENGALAMAN PERGERAKAN Sejak usia muda. Pahlawan M u d a (Padang). d. Santunan (Banda Aceh).sama beberapa Pemuda yang baru kembali dari Padang Panjang mendirikan S E P I A (Serikat Pemuda Islam Aceh) dan kemudian terpilih menjadi Sekretaris Umum Pengurus Besar SEPIA. Setelah S E P I A dirobah menjadi P E R A M I I N D O (Pergerakan Angkatan Muda Islam Indonesia). d. i. Kewajiban (Padang Panjang). j. Akibatnya. Pemimpin redaksi (Padang). e. Gema A r Raniry (Banda Aceh). n. Tahun 1935 bersama. k. 1. Harmonis (Jakarta). Pemimpin Umum (Banda Aceh). H P I I merupakan onderbow dari Partai Politik P E R M I (Persatuan Muslimin Indonesia). g. diantaranya tahun 1932 s/d 1935 menjadi Anggota Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia (HPII) dan dari tahun 1933-1935 menjadi Sekretaris H P I I Cabang Padang Panjang. Raya (Padang). c. A . Gubahan Maya (Medan). c. m. Bebas (Banda Aceh). Matahari Islam. (Sesudah Perang Dunia II) Sinar Darussalam.b. a. tahun 1934 dipenjarakan 4 bulan di Padang Panjang dengan tuduhan melanggar Undang-undang larangan rapat. Dharma (Banda Aceh). e. h. b. Hasjmy telah aktif bergerak dalam berbagai Pergerakan.

Sejak tahun 1939 menjadi Anggota Pengurus Pemuda P U S A (Persatuan Ulama seluruh Aceh). Selanjutnya pertempuran segera menjalar keseluruh daerah Aceh. menidirikan satu gerakan rahasia IPI (Ikatan Pemuda Indonesia) yang bertujuan mengadakan persiapan perlawanan terhadap kekuasaan Belanda kalau Belanda kembali setelah kalahnya Jepang yang waktu itu memang telah diperkirakan kekalahannya. berobah lagi menjadi P R I (Pemuda Republik Indonesia) dan akhirnya menjadi Kesatria DIPISI R E N C O N G . Hasjmy memimpin pemberontakan itu pula. Sejak dari IPI. tetapi kegiatannya merupakan gerakan politik menentang penjajahan Belanda. I . Besar serta menjadi Wakil Kwartir Kepanduan K . Karena A . P E R A M I I N D O merupakan suatu Gerakan Pemuda yang radikal yang giat melakukan Gerakan Politik Menentang Penjajahan Belanda. C i k Ditiro berjuang dengan heroik mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. IPI bergerak aktif secara terang-terangan terutama setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menggerakkan kekuatan rakyat terutama Pemuda untuk mempertahankan Proklamasi itu. 468 . bersama-sama dengan dipisi Gajah dan Dipisi Tgk. P U S A meskipun bukan partai politik. Setelah Jepang menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945. dibawah Pimpinan A l i Hasjimy. IPI kemudian beroleh menjadi B P I (Barisan Pemuda Indonesia). diantaranya minggu ketiga Pebruari 1942 sejumlah Pemuda Kasyafatul Islam yang terlatih menyerbu kota Seulimuem dan membunuh Kontroleur Tinggelmen dan terjadi pula pertempuran di Keumirue. sampai kepada DIPISI R E N C O N G .Pengurus Besarnya. dengan tujuan mengorganisir dengan cepat permberontakan terhadap kekuasaan Belanda. ayahnya Tgk. Pada awal tahun 1945 bersama-sama sejumlah Pemuda yang bekerja pada Kantor Aceh Sinbun dan Domai. Sejak awal tahun 1942 gerakan ini aktif melakukan sabotase diseluruh Aceh sampai meningkat kepada perlawanan fisik. Gerakan ini dengan cepat menjalar keseluruh daerah Aceh. Kemudian tahun 1941 bersama beberapa orang teman dari beberapa Pemuda P U S A mendirikan suatu gerakan rahasia (gerakan bawah tanah) dengan nama "Gerakan Fajar". Hasjim ditangkap Belanda dan baru bebas setelah Belanda lari dari Aceh. (Kasyafatul Islam) Aceh Besar. Dipisi Rencong.

469 . menjadi PIMPINAN KURSUS K A R A N G M E N G A R A N G di Kutaraja dan menjadi Staf Pengajar (1947-1948 dan 1950-1951). dalam suatu upacara yang penuh khidmad dinaikanlah sang saka Merah Putih didepan kantor IPI (bekas kantor Aceh Sinbun) yang disaksikan oleh ribuan Pemuda dan masyarakat Umum. Langkat dan Tanah Karo (1947). menjadi Ketua II Panitia Persiapan Universitas Negeri Sumatera Utara (USU) Medan (1957). diantaranya. Anggota Komite Nasional Pusat (1949). diantaranya menjadi Anggota Badan Pekerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (1946). Inilah Bendera Merah Putih yang pertama dikibarkan di Angkasa Banda Aceh yang kemudiannya baru disusul oleh tempat-tempat lain. Selain aktif sebagai pegawai negeri juga bergerak dalam berbagai bidang kegiatan kemasyarakatan. menjadi Kepala Jawatan Sosial Kareiidenan Aceh dengan pangkat Bupati (1949). Pada awal September 1945 dengan menghadapi ancaman Jepang yang masih berkuasa di Aceh. menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Propinsi Aceh (1950). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Aceh (1957). menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh (1960-1964) dan dipensiunkan sebagai pegawai negeri atas permintaan sendiri (1966). aktif sebagai Pegawai Negeri dan menduduki berbagai jabatan. menjadi Kepala Jawatan Sosial Daerah Aceh. Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas Ekonomi Negeri Kutaraja (1958). Kepala Bagian Umum pada Jawatan Bimbingan dan Perbaikan Sosial dari Kementerian Sosial di Jakarta (1955). diangkat dikukuhkan sebagai Guru Besar (Professor) dalam Ilmu Dakwah (1976) dan kemudiannya diangkat menjadi Rektor IAIN Jami'ah Ar-Haniry Darussalam Banda Aceh (1977 sampai Nopember 1982).Demikianlah secara kontiniu dan terus menerus aktif dalam setiap kegiatan baik sebelum kemerdekaan maupun sesudahnya. PENGALAMAN KEPEGAWAIAN ' Setelah Indonesia Merdeka. Wakil Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). diangkat menjadi Pejabat Dekan Fakultas Dakwah/Publisistik IAIN Ar-Raniry Banda Aceh (1968). Anggota Staf Gubernur Militer Aceh. Kutaraja (Banda Aceh) (1946-1947).

Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas T A R I B I Y A H I A I N Ar-Raniry (1960). sejak diangkat menjadi Gubernur Aceh. kini telah dapat kita saksikan Kota Pelajar dan M a hasiswa ( K O P E L M A ) Darussalam dengan dua Perguruan Tinggi didalamnya. Jakarta. Kemudian dipilih menjadi Wakil Ketua Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh sejak 1969. 470 . Demikian pula dalam rangka mengejar ketinggalan Daerah Aceh dari daerah . P j . Hasjmy mempunyai andil yang cukup besar. Rektor I A I N Ar-raniry (1963). Pimpinan Umum Harian Musa Putra dan Staf Redaksi Harian Karya Bhakti di Jakarta (1964/1965). Anggota M P R S Golongan B (Wakil Daerah Istimewa Aceh) tahun 1967. I A I N Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala. Hasjmy bersama beberapa orang kawan seperjuangan lainnya mulai memikirkan dan memusatkan pikirannya untuk membangun Pusat-pusat Pendidikan diseluruh Daerah Aceh. A . Ketua Umum Panitia Persiapan Universitas Syiah Kuala. Sebagai hasilnya. U N S Y A H (1960). Ketua Dewan Kurator Universitas Negeri Syiah Kuala (1962). Kopelma Darussalam merupakan (Pusat Pendidikan untuk tingkat Propinsi).G R Daerah Istimewa Aceh (1961) . Pengangkatannya sebagai Gubernur Aceh tidak terlepas dari usaha pemulihan keamanan Daerah Aceh yang sedang diamuk Perang Saudara sehingga Daerah Aceh bisa berobah dari Darul Harb menjadi Darussalam. Khususnya dengan Daerah Istimewa Aceh dan Kota Pelajar & Mahasiswa Darussalam. dan sejak tahun itu pula menjadi Dosen dalam mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam Publisistik.daerah lainnya akibat perang yang terus menerus. Ketua D P R . akhir tahun 1982 dipilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan sejak berdirinya terus menjadi anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia. Anggota Pengurus Besar Fron Nasional (1960) .Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Agama Islam Negeri Kutaraja (1959). A . Disamping itu telah berdiri pula beberapa Perkampungan Pelajar dibeberapa Kabupaten dan beberapa Taman Pelajar pada beberapa Kecamatan diseluruh Daerah Aceh. pada beberapa Fakultas di K O P E L M A Darussalam.

Telah puluhan kali A . Taiwan. 471 . Simposium. Muangthai. baik dalam Negeri (Indonesia) maupun di Luar Negeri. Philipina. Akhirnya dapat dijelaskan bahwa A . Saudi Arabia. Hasjmy menghadiri dan menyampaikan makalah dalam berbagai Seminar. Pakistan. Konperensi dan Muktamar. BANDA A C E H . beberapa kali melaksanakan ibadah umrah dan telah beberapa kali melakukan perlawatan ke Timur Tengah (Mesir. 17 April 1983. Kuwait. Jepang dan Korea Selatan. Malaysia. Hasjmy telah dua kali menunaikan ibadah Haji. Hongkong. Singapura. Lokakarya. Bahrain).

Pengarang bersama keluarga (1957) 472 .

Pengarang dalam pakaian dinas sebagai Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh. 413 .

Zainuddin: 4. Penerbit Lembaga Penerbitan I A I N Djamaih A r Raniry. M . Penerbit Pustaka Iskandarmuda.KEPUSTAKAAN Mohammad Said: 1. Sidi Gazalba: 10. Medan 1966. Yunus Jamil: 2. Drs. A . Aceh sepanjang Abad. Gajah Putih. Tgk. Tarikh Aceh Dan Nusantara. cetakan pertama. 8. Mesjid Pusat Ibadat Dan Kebudayaan Islam. H . Penerbit Pustaka Faraby. 3. Medan 1961. Penerbit Lembaga Kebudayaan Aceh. Sejarah Kebudayaan Islam. Darussalam 1969. Hasjmy: 7. H . Banjarmasin 1955. Penerbit Pengarang sendiri Medan 1961. Jakarta 1962. Abubakar Aceh: 9. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. 474 . Penerbit Ajdam I Iskandarmuda. Banda Aceh 1968. Banda Aceh 1971. Toko Buku A d i l . Srikandi Aceh. penerbit Pustaka Iskandarmuda. 6. M . Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. Penerbit Pustaka Antara. Medan 1957. Singa Aceh. Sejarah Mesjid. 5. Banda Aceh 1959. Penerbit Pustaka Iskandarmuda.

Husin: 11. Cetakan huruf Arab dicetak di Jeddah Saudi Arabia sebelum perang dunia pertama. Teungku Luckman Sinar SH : 18. Teuku Umar Dan Jakarta 1952. Rencong Aceh Ditangan Wanita. Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia.D. Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Adat Aceh. 475 . Jakarta 1959. Prof. Bustanus Salatin. Mahmud Yunus: 19. De Hikayat Aceh.K. Hazil: 16. V . Banda Aceh 1970. 'S-Gravenhage Nederland 1959. Penerbit Jambatan.Penerbit Bulan Bintang. Jakarta 1960. MA : 15. Kuala Lumpur 1966. Teungku Chik Di Tiro. Penerbit Pengarang Sendiri. Penerbit N . Jakarta 1952. Penerbit Pustaka Mahmudijah. Medan 1971. Analisa tentang Bustanus-Salatin. Ismail Jakub SH. T. Dr. 13. penerbit Dinas P. Penerbit Pengarang sendiri. Dyas Sutan Pameran: 17. Sari Sejarah Serdang. Penerbit Pustaka Dan Bahasa.M. Syekh Nuruddin Ar Raniry : 14. Prof. Iskandar: 12. Cut Nya Din. Nederlandsche Boeok En Steendrukkerij.

Penerbit S-Gravenhaga Martinus Nijhoof.Abdul Hadi Bin Haji Hasan : 20. Dr. Kairo 1927. The Contest For North Sumatra. Prof. Nederland 1958. Penerbit University Of Malaya Press. Teungku Di Meulek: 27.W. Penerbit Oxford University Press. Penerbit Mathba'ah A l Azhariyah. 22. Singapore. London-New York 1971. Kuala Lumpur 1970. Drewes: 25. Penerbit Malaysian Branch. Printers. Singapore 1966. Raniri And The Wujudiyyah Of 17TH Century Aceh. Prof. The Misticism Of Hamzah Fansri. Penerbit University Of Malaya Press. Qanun Meukuta Alam. reproduksi oleh Universitas Sjiahkuala 476 . Abu Abdullah Muhammad (Ibnu Bathuthah): 26. Rihlah Ibnu Bathuthah. Kuala Lumpur 1969.J. Penerbit Frasser & Neave Limited. Naguib Al-Attas : 21. Miraatut Thullab. Syekh Abdurrauf Syiahkuala: 28. Sejarah Alam Melayu. Adat Aceh. Syed M. Prof. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. G. Dr. Cetakan I. Anthony Reid : 24. John Anderson: 23. Royal Asiatic Society. Acheen. With Introduction And Notes.

naskah lama tulisan tangan huruf Arab. koleksi buku A . lama tulisan A r a b . Hasjmy. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hamzah Fansury: 32. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hasjmy.Darussalam dari naskah September 1971. Isal Baby E l Halaby. Koleksi buku A . Jam'u Jawami'il Mushannafat. 477 . Darussalam 2 Syekh Ismail Ibnu Abdulmuthathalib : 29. Asrarul Arifin. 33. koleksi buku A . Teungku Pantee Geulima: 31. 34. Ruba'i Hamzah Fansuri. A l Muntahi. koleksi buku A . Hasjmy. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hasjmy. Teungku Di Rukam: 30. Hasjmy. Kairo. koleksi buku A . Hikayat Maleem Dagang. Hikayat Pocut Muhammad.

39. Penerbit Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh. Buku Peringatan 5 Tahun Darussalam. 37. 1 S/d 38 tahun 1968 s/d 1971. 1970. 40. Medan 1963. Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. 36. 478 . Banda Aceh. Penerbit Pemerintah * Daerah Kabupaten Aceh Timur. 38.Buku-buku lain: 35. Jakarta 1960. Monografi Daerah Kabupaten Aceh Timur. Majalah Pengetahuan Sinar Darussalam No. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. PenerbitJPanitia Seminar sendiri. Banda Aceh 1969. Hang Tuah (huruf Arab). Banda Aceh 1963. Penerbit Jambatan/Gunung Agung. Buku Peringatan 10 Tahun Darussalam.