PENERBIT BEUNA mempersembahkan karya ini dalam rangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa

PENERBIT BEUNA Jl. Tanah Abang V — Petojo Sabangan XI/33 Jakarta Pusat

1. 2.

Kekeliruan tersebut, yaitu : Halaman 316 harusnya terletak setelah halaman 292, halaman tersebut menjadi halaman 293.

sehingga

Halaman 365 harusnya terletak setelah halaman 293 (asalnya halaman 316 ) sehingga menjadi halaman 294. Setelah penggeseran kembali halaman - halaman menjadi halaman - halaman 293 dan 294, maka laman berikutnya dari dua halaman tersebut, yang telah ada, sekalipun salah nomor halaman, nya sudah benar. 316 dan 365 halaman - hatetap seperti tetapi letak-

Kepada para pembaca kami harap memperbaiki terlebih dahulu sebelum membaca, dan dengan ini kami mohon maaf kepada pengarang dan para pembaca. PENERBIT / K O R E K T O R

KEBUDAYAAN ACEH dalam SEJARAH

PENUNJUK H A L A M A N

Halaman 1. R A N U P S I G A P U 2. E J A A N B A H A S A A C E H BAHAGIAN P E R T A M A Lintasan Sejarah Kerajaan Islam di Aceh 3. M U K A D D I M A H Sebab timbulnya kebudayaan - kebutuhan jasmani kebutuhan ruhani - kebutuhan sosial - difinisi kebudayaan - kebudayaan Islam 4. I S L A M M A S U K K E I N D O N E S I A 5. B E R D I R I N Y A K E R A J A A N - K E R A J A A N I S L A M . . Kerajaan Pase Kerajaan Kerajaan Kerajaan Islam Peureulak - Kerajaan Islam Samudra/ Islam Beunua - Kerajaan Islam Lingga Islam Pidie - Kerajaan IslamDaya Islam Darussalam. 58 36 45 35 13 30

6. L A H I R N Y A K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M . . Arus penjajahan barat ke timur - Silsilah Raja-raja Kerajaan Aceh Darussalam. BAHAGIAN KEDUA Kebudayaan Islam Dalam Lintasan Serajah Aceh 7. K E T A T A N E G A R A A N DARUSSALAM KERAJAAN ACEH

67
5

lima besar Islam . O R G A N I S A S I D A N PERKEMBANGAN ANGKATAN PERANG Balai laksamana . P E R A N A N K E H A K I M A N Pembinaan hukum.mata uang balai furdhah .perdagangan dalam negeri . H U B U N G A N L U A R N E G E R I Balai wazir badlul muluk .rukun negara .hubungan Aceh dengan Turki .balai baitul mal .syarat menjadi qadli 9.delegasi van Swieten diplomasi menjelang perang .pemerintah daerah .delegasi Aceh ke Betawi delegasi Inggeris dan Mekkah .perdagangan luar negeri .derajat mahkamah 11.perindusterian/pertambangan pelayaran .cap sikureueng .diplomasi Aceh tahun 1873 .rasi nama jabatan rangkap 97 94 84 74 119 .syarat menjadi wazir .diplomasi klassik Inggeris .diplomasi Aceh .negara syura .ketegasan ratu .pertanian/perikanan 10.prinsip adil dan thaat .negara hukum .politik luar negeri .dalam keadaan perang 8. K E H I D U P A N E K O N O M I / K E U A N G A N Lembaga pelaksana .pembangunan angkatan perang rasi nama pangkat .dewan delapan 12.dasar dan sumber hukum .syarat menjadi sulthan . B E N T U K D A N S T R U K T U R K E R A J A A N Jawatan-jawatan pusat .diplomasi zaman menurun .perjanjian Pidie .Halaman Dasar negara .hubungan Aceh dengan Belanda dan Inggeris diplomasi Iskandarmuda .

Teungku Chik Pantee Kulu Teungku Faki .sejarahnya . .dua buah sarakata .istana taman kesenian .tingkatan pendidikan .wanita dalam angkatan perang armada inong bale .Syekh Abdur Rauf Teungku Chik D i Tiro .industeri perang . K E H I D U P A N D A N P E R K E M B A N G A N S O S I A L .upacaraupacara kenegaraan 14.kota yang makmur .unsur-unsur warganegara kedudukan wanita .lembaga-lembaga pendidikan .angkatan perang dalam kenyataan 13.taman gairah .gegunungan dan pintoo khoop .seni mengarang surat .Syamsuddin A s Suamatrany syekh Nuruddin A r Raniry . .Banda Aceh Ibukota Negara BAHAGIAN KETIGA Kesenian/pendidikan sejarah Aceh 15.upacara-upacara adat .universitas baitur rahman 16.para ulama lainnya . PERKEMBANGAN PENGETAHUAN Islam menghiasi lembaran 140 153 PENDIDIKAN D A N ILMU 190 Dasar dan tujuan pendidikan . SEJARAH RINGKAS P A R A TERKENAL ULAMA/SARJANA 1 9 4 Hamzah Fansury . BANDA A C E H DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN Kota politik .dayah-dayah terkemuka 7 .Halaman pendidikan tentera .Teungku D i Leupue . Lembaga-lembaga sosial .kota universitas .

adat Aceh .senisuara dan senitari senirupa . 19.al mawa'idhatul badi'ah .sepucuk surat dari Tiro qanun meukuta alam .kasyful muntadhir .kandang dan makam rencong. 21.miraatut thullab . K A R Y A S A S T E R A B A H A S A A C E H Hikayat maleem dagang. RIWAYAT HIDUP PENGARANG KEPUSTAKAAN 461 4 7 4 8 .hikayat aja jeumpa " hikayat . 18.prosa .kissah prang kompeuni .kitab syarah ruba'i .faraidlul quran .hikayat jihad zaman Nabihikayat pocut muhammad . KEHIDUPAN BUDAJA D A N PERKEMBANGAN SENI256 Senibahasa .senidrama .hikayat Aceh asrarul arifin .Risalah Munjiyatul anam.hidayatul 'awam .talkhishul falah .hikayat nun parisi .hikayat putroe gumbak meuhhikayat banta beuransah .dawaul qulub .kasyful kiram .puisi .bustanus salatintafsir baidlawy . K A R Y A S A S T E R A Gudang ilmu pengetahuan .mudhharul ajla .Halaman 17.senibangunan .hikayat akhbarul karim .jam'u jawami'il mushannafat .hikayat prang sabi .hikayat zaman baru r 3 8 9 3 4 1 20.i'lamul muttaqin 1 safinatul hukkam .masailil muhtadin .syifaul qulub .

28. 30. Panglima Polem M . 24. 22 23. 21. 13. 8. Teuku Lueng Bata dll Lukisan Laksamana Malahayati Sket lukisan Kuta Inong Bale Sisa reruntuhan Kuta Inong Bale Batunisan Laksamana Malahayati Gambar lukisan Ratu Safiatuddin Gambar lukisan Cut Nyak Dhien Sisa reruntuhan Kuta Padang Makam Cut Nyak Dhien Gambar lukisan Cut Meutia Lukisan T. 7. Umar Johan Pahlawan . 4. 18. 6. 15. bajak dan weeng teube Foto k opi dua halaman kitab Kanzul Raghaib tentang Kerajaan Aceh Gambar Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 12. 10. 11. 17. 5. 29. 25. 16. 14. 19..PENUN JUK H A L A M A N B E R G A M B A R Halaman 1. 27. 2. 9. 20. Sket Kuta Inong Bale Gambar perjalanan ke Lam Susoon Gambar sedang di Lam Susoon Foto kopi Kitab Idharul Haq Salinan Kitab Idharul Haq Foto kopi halaman Tazkirah Thabaqatain Gambar Alam Cap Peudeueng Peta Kraton Darud Dunia Foto kopi'Cap Sikureueng Foto kopi organisasi kerajaan Aceh Mata uang Kerajaan Aceh Darussalam Alat tenun. 3. 26. Daud Mesjid Baitur Rahman yang dibakar Belanda dan gantinya Mesjid Raya Baiturrahman yang tiga kubah dan lima kubah Pintoo Khoop dan Gegunongan Foto kopi dokumen dari negeri Belanda Gambar Lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 15 28-29 29 41 42 43 64 64 a 72-73 75-76 85 92 102-103 117-118 128 129 130-131 132-133 139 143 144 145-146 147 148 149 155 156 165 176 199 9 .' Lukisan T.

56. 35. 63. 50. 40. 46. 53.Halaman 31. 38. 62. 52. 44. 61. 45. 59. 64. 48. 51. 34. 32. 54. 43. 57. 60. 36. 41. 49. Gambar Lukisan Syekh Abdurrauf Gambar lukisan Teungku Chik Di Tiro Lukisan Teungku Chik Pantee Kulu Gambar lukisan Teungku Faki Mesjid dan Dayah Teungku Faki Makam Teungku Faki Makam Baba Daud Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Makam Teungku Chik Lam Keuneu'eun Batunisan Teungku Chik Lam Keuneu'eun Sumur Teungku Chik Lam Keuneu'eun Makam Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Said Ahmad kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi Beslit pengangkatan Qadli dari Sulthan Alaiddin Mansur Syah Foto kopi surat kuasa dari Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah Foto kopi surat Tuanku Ibrahim Lukisan Teungku Chik Lam Birah Lukisan Teungku Chik Lam Jabat Lukisan Teungku Hasballah Indrapuri Dayah Teungku DiAnjoong Gambar tari Seudati Gambar tari Inong dan Ratoh Duek Gambar orkes hareubab dan penari Tari ranup lampuwan dan tari pho Tari adat Aceh Tengah Tari rapa-i dan daboih Gambar aksi main daboih Gambar permainan geudrang Lonceng Cakra Doonya depan rumooh Aceh Gambar pakaian kebesaran Aceh Gambar cerana sirih (puwan) 203 206 210 213 216 217 219 220 221-222 223-224 229 230 231 236 237 238 246 247 248 250 251 252 254 260 261 262 264 265 267 268 270 272-273 275 276-278 10 . 42. 39. 58. 37. 47. 55. 33.

Halaman 65. Bangunan Kandang Meureuhoom Daya 84. 78. . Kandang Dalam dan batunisannya 77. . Makam-Makam dalam Kandang Pangoe 73. Makam dan meunasah Cot Bada 90. Makam Putroe Ijoo dna Tgk. Di Bale Pase 83. Makam Ratu Nihrasiyah yang berukir amat indah dalam Kandang Kuta Karang 80. Foto kopi 2 halaman Miratut-Thullab 280 282 284 286 287-289 290 291 293-294 295-296 297-298 299-305 306-307 308-309 310-315 317 318 319 320 321 322 323 324 325-326 327 329 331 332 333 335 337-338 340 342 369 11 . Makam -makam dalam Kandang XII 71. Gambar Mesjid Indra Puri yang lama 68. Komplek Kandang Bilui 75. Makam-makam para ulama dalam komplek Makam Teungku Di Bale Pase 80. Makam-makam dalam Kanang Baperis 70. . Batunisan berukir para meurah Mamprai 92. Gambar Rumooh Aceh 67. Batunisan-batunisan dalam Kandang Kuta Karang 81. Batunisan berukir dalam Kandang Meureuhoom Daya 85. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Tgk. Jejeran batunisan indah dalam Kandang Bilui 76. Pemandangan alam dataran tinggi Mamprai 91. . 79. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Raja . Batunisan berukir dalam Kandang Pangoe 74. . Makam ulama dan sulthan 87. Cot Bruk 93. . Makam sulthan dalam Kandang Blang 86. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Lheue . Makam dalam Kandang Cot Bada 89. Reruntuhan Kuta Alam 95. Makam Syekh Abddurrauf Syahkuala 88. Makam Sulthan Iskandar Muda 72. Telaga berkubah dalam Kuta Indrapatra 94. Foto kopi surat dari Tiro 97. Batunisan makam Sulthan 69. Jembatan lama di Garoot 66. Berbagai alat senjata Aceh 96.

Gambar pengarang dengan keluarga 100.Halaman 98. Gambar Dookarim pengarang Hikayat Prang Koompeuni 99. Gambar pengarang dalam pakaian dinas waktu menjadi Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh 418 472 473 12 .

yang pada umumnya tidak menyebut nama pengarangnya. 5. dan saya susun dengan sistematika modern. maka risalah ini telah dapat saya selesaikan pada tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 (3 Juni 1972). Jadi. dengan bahan-bahan yang ada dalam perpustakaan saya dan dengan bantuan bahan dari teman-teman. dan nomor-nomor halamannya yang dicantumkan pada tiap-tiap foot-noteyaitu nomor halaman dari naskah yang ada pada saya. Sungguhpun demikian. sangat tidak memadai dibandingkan dengan kenyataan yang sebenarnya. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab atau salinan kembali dari naskah lama itu. maka uraian mengenai lembaga-lembaga pendidikan (dayah-dayah). terutama mengenai sejarah kebudayaan. 2.R A M P SIGAPU BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM 1. teristimewa Sdr. Yunus Jamil dan Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. Semua buku hikayat Aceh yang saya pakai dan bicarakan dalam risalah ini. dengan pengertian bahwa buku ini mengemukakan kembali kebudayaan Aceh seperti yang termaktub dalam kitab-kitab sejarah dan catatan-catatan lainnya. 13 . berbeda dengan kitab-kitab agama yang dikarang dalam bahasa Jawi (Melayu) yang semuanya menyebut nama pengarang dan dicatat pula tanggal selesainya pada akhir kitab. yang harus dimulai sejak zaman sebelum Islam. Karena kesulitan bahan seperti yang tersebut diatas. Teungku M . Risalah ini saya namakan " K E B U D A Y A A N A C E H D A L A M S E J A R A H " . ia belum merupakan buku sejarah kebudayaan Aceh yang berfungsi meriwayatkan kebudayaan dari segala seginya. Buku Qanun Meukuta Alam yang sering saya ambil bahannya dalam menyusun risalah ini. karya-karya sastera dan riwayat para ulama. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab. 3. kecuali satu dua buah. kesulitan yang pertama saya hadapi yaitu kurangnya buku-buku bacaan mengenai sejarah Aceh. Dalam menyusun buku ini. sebagai langkah kearah penyusunan sebuah buku sejarah kebudayaan Aceh yang lengkap. 4. sehingga memudahkan sesuatu penyelidikan.

setelah selesai saya susun ia telah menjadi hak masyarakat bangsa Indonesia untuk ditelaah. H. yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus s/d 2 September 1972. 23 Rabiul Achitr 1392 5 Juni 1972 ttd. serta mengadakan usaha lanjutan untuk memperbaiki. 10. dan inilah harapan saya satu-satunya. 9.6. 7. 14 . HASJMY. 8. adalah diangkat dari koleksi album pribadi saya. Jadi nomor-nomor yang tercantum pada foot-nottadalah nomor-nomor pada naskah salinannya yang ada pada saya. Nederland. Buku Adat Aceh With Introduction adalah salinan dari buku tersebut yang diterbitkan/dicetak s'-Gravenhage-Martinus Nijhoof. bahwa risalah ini selesai saya susun menjelang berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh Kedua. menambah dan menyempurnakannya. Risalah yang bernama kebudayaan Aceh Dalam Sejarah ini. dan menurut anggapan saya bahwa usaha Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh mengadakan Pekan Kebudayaan Aceh Kedua dan usaha saya menyusun risalah ini bertujuan sama. yaitu mengetengahkan kembali kebudayaan Aceh dalam rangka membina Kebudayaan Indonesia yang lengkap menyeluruh. Wabillahit Taufiq Wal Hidayah ! BandaAceh. Cara kebetulan. Adapun gambar-gambar dan fotocopi-fotocopi yang dimuat dalam buku ini.

SEKETKUTA INONG BALEE 15 .

yang memerintah tahun 997-1011 H . dan panjang kuta ini kira-kira 600 m. Kuta Inong Bale ini adalah pangkalan utama dari Armada Inong Bale yang dibentuk oleh Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil. dengan panglimanya Laksamana Malahayati dan Kepala Stafnya Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. 16 . zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai kedudukan internasional yang amat mengagumkan. baik yang berada di Banda Aceh ataupun ditempattempat lain. dimana terdapat kuta-kuta (benteng). Kuta Mukuta A l a m . tinggi dari permukaan laut kita-kita 100 m. diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya yang indah. Untuk melengkapi buku i n i .PENGANTAR TAMBAHAN T E N T A N G BENDA-BENDA B U D A Y A Setelah buku ini selesai saya susun. yang masih ada bekas-bekasnya. selama akhir Juni sampai awal Agustus 1972 hari-hari yang senggang dari kesibukan dinas rutine saya pergunakan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah. saya berpendapat ada baiknya menurunkan dibawah ini beberapa catatan tentang benda-benda budaya yang saya kunjungi itu. dan kuta menyeluruh dimana didalamnya terdapat bangunan-bangunan asrama dan sebuah kolam pemandian yang bernama Kolam Putroë Ijoo. Demikianlah. Inti dari Armada Inong Bale terdiri dari janda para Syuhada. semakin terasa bagi saya betapa bermanfaatnya turun kelapangan untuk melihat dan mempelajari benda-benda budaya peninggalan zaman jayanya Aceh. saya pergunakan untuk mengunjungi Kuta Indrapatra di Ladong Kecamatan Darus Salam. Kuta Inong Bale dan Makam Laksamana Malahayati yang ketiga-tiganya terletak sekitar Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. Kuta Inong Bale (Benteng Wanita Janda) terletak kira-kira 7 kilo meter dari Krung Raya. kandang-kandang para Sulthan dan makam para ulama. Kuta Inong Bale ini terdiri dari benteng utama yang dilingkari dengan tembok yang sangat kuat. (1589-1604 M ) . K U T A INONG B A L E Kesempatan yang pertama pada tanggal 20 Juni 1972.

tetapi bentuk dan arsitekturnya serupa. mungkin sekali. sedangkan Kuta Meukuta A l a m (Kuta Iskandar Muda) terletak dekat Teluk Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. Lam Reh. ditempat mana Laksamana Malahayati dan Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen serta perwira-perwira lainnya bertempat tinggal. sekalipun tidak tertutup kemungkinan bahwa Kuta Indrapatra dibangun diatas puing-puing reruntuhan candi Hindu. Kuta Indrapatra lebih besar dari Kuta Meukuta A l a m . Disamping makam Laksamana Malahayati. MAKAM MALAHAYATI Disebelah selatan Kuta Inong Bale terdapat Makam Laksamana Malahayati. menandakan. Kampung Kuta dahulunya adalah perkampungan perwira dari Armada Inong Bale. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Biluy dan M a k a m L a m 17 . mempunyai batunisan yang berukiran indah dengan ayat-ayat Quran. Makam Laksamana Malahayati yang terletak diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya. juga terdapat makam yang lain.Tempat terletak Kuta Inong Bale ini indah sekali dan bersama-sama dengan benda-benda budaya lainnya sekitar Krung Raya baik sekali untuk menjadi objek turisme. mungkin makam Kepala Stafnya Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen. KUTA INDRAPATRA D A N K U T A M E U K U T A A L A M Kuta Indrapatra terletak di Ladong Kecamatan Darussalam sekarang. yang terletak diatas sebuah bukit dekat Kampung Kuta. namun saya tidak melihat adanya unsur-unsur Hindu pada kedua kuta ini adalah asli buatan Kerajaan Aceh Darussalam sendiri. K A N D A N G BILUY Kesempatan yang kedua pada tanggal 4 Juli 1972. Diatas bukit ini sekarang telah ditumbuhi kayu yang tinggi besar. bahwa arsitek perencana kedua kuta itu adalah satu orang. Sekalipun ada orang mengatakan bahwa Kuta Indrapatra adalah peninggalan zaman Hindu.

tetapi juga karena seorang pengusaha dan ahli pertanian yang besar. (1490-1497 M). Pengaruh Teungku Lam Keuneu'euen sangat besar. Bukti dari besarnya pengaruh beliau sampai sekarang. Makam Lam Keu Neu'euen ini. Makam Teungku Chik ini terletak dalam sebuah bangunan yang berbentuk mesjid. sehingga sampai sekarang demikianlah namanya. Dalam Kandang Biluy terdapat makam para Meurah dan para Sulthan serta para keluarganya. yaitu telah lebih dari 700 tahun. maka kemudian makamnya terkenal dengan sebutan Makam Teungku Chik Lam Keuneu'euen yang lama kelamaan oleh lidah Aceh menjadi Lapeueneu'euen.Keuneu'euen yang keduanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. yang mungkin dibinanya belum lebih dari 200 tahun. Syekh Abdullah Kan'an inilah yang mula-mula membawa bibit lada ke Aceh sehingga beliau dapat disebut Bapak Lada Aceh. Pada hari saya berkunjung kesana. terlihat 18 . diduga telah berumur lebih dari 700 tahun. yang antaranya Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah yang memerintah tahun 895-902 H . Baik untuk kepentingan sejarah ataupun untuk kepentingan turisme. yaitu makam dari Syekh Abdullah Kan'an. yaitu kinipun makam beliau masih dikunjungi orang dan masih banyak orang meiepaskan nazar. bahkan kampung itupun telah bernama Kampung Lam Peuneu'euen. sementara sumur dihadapannya dengan munyeng dari tanah berukir. seorang ulama besar yang bersama-sama dengan Meurah Johan sekitar tahun 576 H . (1180 M) datang ke Aceh Besar untuk menjalankan dakwah Islam. dan juga mempunyai nilai seni yang tinggi karena ianya berukiran dengan huruf-huruf Arab yang bermotifkan ayat-ayat Quran. maka Kandang Biluy sangat memerlukan kepada perawatan dan pengawetan yang pantas. M A K A M L A M KEUNEU'EUEN Makam Lam Keuneu'euen ini telah tua usianya. Batunisan-batunisan yang terdapat pada makam-makam di Kandang Biluy ini mempunyai nilai sejarah karena tercatat nama Sulthan dan tanggal mangkatnya. Setelah beliau dimakamkan ditempat tersebut. bukan saja karena beliau seorang ulama dan pembawa Islam pertama ke Aceh Besar.

beberapa ekor kambing nazar. Makam para Meurah sekitar dataran tinggi Mamprai. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah meninggal setelah Pusat Kerajaan Aceh dipindah keluar kota Banda Aceh. yang tereletak dalam kecamatan Suka Makmur. Sulthan yang gagah berani dan tahu harga-diri. Seharusnyalah Pemerintah Daerah dan rakyat Aceh secepatnya membina kembali makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. bagaimana menyedihkan makam Sulthan ini. tanpa ada kesempatan untuk membuat makamnya yang layak sebagai seorang Sulthan yang tidak kenal menyerah. karena Kraton Daruddunia direbut Belanda setelah menjadi puing. sehingga menjadi makam yang layak bagi seorang sulthan yang lebih suka meninggalkan istana daripada menyerah kepada musuh M A K A M . dan Kandang Pangoe yang terletak dekat Lam Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. K A N D A N G COT B A D A Kesempatan ketiga pada tanggal 18 Juli 1972. sehingga didaerahnya pernah dibangun satu kota istirahat. adalah tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . Saya telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri. Mamprai satu dataran tinggi yang berpemandangan indah. Sulthan yang menolak ultimatum Belanda bertanggal 26 Maret 1873. yang menurut cerita beratus tahun yang lalu berpenduduk banyak sekali. seorang ulama dan pengarang kenamaan. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Cot Bada. 19 . (1870-1874 M). Jenazah beliau dibawa ke Cot Bada dan dimakamkan disana. Kandang Cot Bada yang terletak dekat Samahani Kecamatan Suka Makmur. terdapat makam Teungku Cik Kuta Karang.M A K A M SEKITAR M A M P R A I Sekitar dataran tinggi Mamprai banyak terdapat makam para Meurah (raja-raja kecil) dan para ulama kenamaan. yang menurut keterangan khadam makam tersebut bahwa kambing-kambing itu akan disembelih hari Jum'at mendatang Dalam komplek pekarangan Makam Teungku Cik Lam Keuneu'euen.

M a k a m Meurah Keunayan (dua yang akhir ini anaknya Meurah Cot Bakkrut). Kandang Lheue yang terletak di Kampung Paya Trieng. Kebetulan waktu saya kesana. juga terdapat batunisan-batunisan yang berukiran huruf Arab yang indah dengan motif ayat-ayat Quran. juga seorang ulama yang dianggap sangat kramat. Pada makam-makam ini. Makam Teungku Cik Cot Bruk. sehingga semua sumur telah kering. hal mana menambah keyakinan penduduk akan keramatnya Ja tersebut.Diantara makam-makam yang terdapat didataran tinggi M a m prai ini. demikian pula dengan makam-makam lainnya ditempat itu. seorang ulama besar pencinta binatang. didalamnya antara lain terdapat makam Meurah Jiee yang berbatu nisan besar tinggi serta berukiran yang bermotifkan ayat-ayat Quran. lagi musim kemarau yang amat sangat. kecuali sumur yang dekat dengan makam Ja C i k . Memang waktu itu saya lihat banyak wanita-wanita mengambil air kesumur Ja C i k Kandang Ulee Lueng yang terletak dekat Kampung Daroy Kameu. Kandang telah ditumbuhi kayu-kayu besar dan rindang. Makam Meurah Puteh. yaitu Makam Meurah Cot Bakkrut (turunan Meurah Eumpee Blieng). Kesempatan keempat pada tanggal 21 Juli 1972. Tetapi. sayang sekali karena makam-makam itu telah menjadi tempat istirahat kerbau waktu terik matahari. terletak di Kampung Meunasah L a m Blang. yang semuanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. dan sebuah lagi makam Ja C i k . oleh karena rindangnya dengan kayu-kayu besar KANDANG LHEUE ULEE LUENG. terletak di Kampung Lagang. Tiada berapa jauh dari Kandang Lheue i n i . dengan batunisan-batunisan yang besar tinggi dan 20 . K A N D A N G L E U UE. seorang ulama besar yang dianggap keramat sampai sekarang. terdapat makam Teungku Cik Awee Geutah. terdapat didalamnya banyak makam Meurah-Meurah dan keluarganya. Makam Putroe Ijoo (puterinya Meurah Cot Bakkrut dan isteri dari Teungku C i k Glee Weueng yang terkenal). saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Lheue. Kandang Ulee Lueng dan Kandang Leu Ue.

akan sangat menarik bagi kaum toris yang biasanya selalu mendekam dalam kota besar. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang Kecamatan Darul Imarah. adalah salah satu Kandang yang dahulunya bernaung dibawah pengawasan Kraton Kuta A l a m .berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. kecuali yang betul-betul tumbuh atas kubur. sehingga betul-betul dapat menjadi objek turisme yang amat berkesan K A N D A N G RAJA Kesempatan kelima pada tanggal 25 Juli 1972. Dalam kandang antara lain terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah tahun 902-916 H . yaitu sama-sama mempunyai batunisan-batunisan besar tinggi. baiknya hutan/rimba dipelihara terus. Jumlah makam-makam dikandangkandang ini banyak sekali. artinya jangan dipotong. Saya rasa dalam suasana seperti dalam hutan belantara ini. KANDANG PANGOE Kandang Pangoë yang terletak dekat L a m Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. Kandang Lheue dan Kandang Leu Ue. (1497-1511 M ) dan makam Raja Ibrahim. keadannya juga sama seperti Kandang Ulee Lueng dan Kandang Lheue. Kandang Raja ini sama halnya juga dengan Kandang Ulee Lueng. baik kayu-kayunya ataupun batunisan-batunisannya. 21 . Juga kesempatan hari ini saya pergunakan sebaik-baiknya untuk mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) yang juga terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. dibawah naungan kayu-kayu besar tinggi dengan hutan-hutan kecil kelilingnya. dekat dengan Kampung Daroy Kameu. Menurut hernat saya. Kandang Leu Ue yang terletak di Kemukiman Puni tidak berapa jauh dari Kandang Ulee Lueng. Kandang Ulee Lueng ini saya lihat sekarang telah merupakan hutan dan rimba kayu-kayu besar yang mungkin telah ratusan tahun umurnya.

KRATON D A R U L K A M A L Kesempatan tanggal 25 Juli 1972 juga saya pergunakan untuk menyelidiki dan mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal. maka Kandang Pangoë inipun tidak terpelihara samasekali. Kandang inipun telah merupakan rimba kecil dengan kayu-kayu besar tinggi. Kraton Darul Kamal. Kira 90 tahun kemudian. didirikan pula Kraton Darud Dunya oleh Sulthan Mahmud Syah I yang memerintah dalam tahun 665-708 H . bahwa tidak ada orang yang berani memotong kayu ditempat itu. yang mungkin tempat upacaraupacara waktu pemakaman orang-orang besar. yaitu Kampung Daroy Kameu dan Kampung Kandang. Menurut keterangan penjaga kandang itu kepada kami. maka Kraton Daroy Kameu dijadikan lembaga pusat Balai Majelis Mahkamah (Mahkamah Agung) dan pusat kegiatan ilmu. ditempat mana tiap-tiap tahun diadakan upacara keramaian 22 .Seperti halnya dengan kandang-kandang didaerah Kecamatan Darul Imarah. Kampung Daroy Kameu terletak pada pusat Kraton tempat dulunya berdiri istana dan gedung-gedung lainnya. sedangkan Kampung Kandang terletak disebelah selatan. (1267-1309 M ) . (1205-1234 M ) . yang memerintah dalam tahun 601-631 H . pertama kali didirikan oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. tempat dulunya berdiri asrama perajurit dan sebuah kandang yang kemudian terkenal dengan sebutan Kandang Raja yang tinggi dan bermedan luas. Antara Kampung Daroy Kameu (Pusat Kraton) dan Kampung Kandang (asrama perajurit dan Kandang Raja) terhampar blang padang (lapangan luas) yang mungkin antara lain dijadikan tempat upacara-upacara kenegaraan yang besar dan parade. karena kuatir akan celaka. sehingga batunisan kepala dari Sulthan Syamsu Syah telah patah. Bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) sekarang menjadi dua buah kampung. sebagai sulthan pertama dari Kerajaan (Aceh) Darussalam. dan ditengahtengah blang padang itu terdapat tanah yang agak tinggi (bukit rendah mendatar) yang disebut Peukan Dara Baroo (Pasar Penganten Baru). dalam Kecamatan Darul Imarah. Setelah kedudukan Sulthan dan Pusat Pemerintahan dipindahkan ke Kraton Dunya. yang oleh lidah Aceh disebut "Daroy K a m e u " .

yaitu Mesjid Baitur Rahim. kota mana dinamakan Bandar Darussalam (dalam perjalanan sejarahnya berobah menjadi Banda Aceh). Dalam zaman pemerintahan Sri Ratu Nurul AlamNaqiyatuddin (1086-1088 H . Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a Meukuta Alam (1016-1045 H . Istana Sulthan. sedangkan sekitarnya terdapat Kandang Biluy. yaitu Kandang Raja dan Kandang Dalam (sekarang terkenal dengan sebutan Kandang Ulee Lueng). Balai Rong Sari. sehingga pada zaman Sulthan Alaiddin Riayat Syah II A l Kahhar yang memerintah dalam tahun 945-979 H . (1292M). Dalam Kraton Darul Kamal terdapat dua buah kandang. Balai Gading. (1539-1571 M ) . (1408-1465 M ) . Diantara gedung-gedung yang sempat terbakar. Asrama Perajurit Pengawal dan rumah-rumah para perwiranya. tiap-tiap sulthan berturut-turut memperbesar dan menyempurnakan Kraton Darud Dunya. Kraton Darud Dunya dilengkapi dengan istana resmi. yang mulai didiami oleh penggantinya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II yang memerintah dalam tahun 811-870 H . kota baru direncanakan pada satu waktu dijadikan Ibukota Kerajaan untuk menggantikan kota lama Bandar Lamuri. Gudang-gudang 23 . semua bangunan dalam kraton telah diganti dengan tembok beton. telah mulai dibangun satu kota baru dekat sungai Kuala Naga (sungai Aceh sekarang) antara Kampung Pandee dan Blang Peureulak. = 1607-1636 M ) . Oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. Balai Peratna Sembah dan Balai Mahkamah Rakyat. Kandang Leu Ue dan Kandang Lheue. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I membangun Kraton Darud Dunya dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. Mesjid Baitur Rahim. = 1675-1678 M ) terjadilah pembakaran terhadap Kraton Darud Dunya. Kraton Darud Dunya setelah mencapai puncak kegemilangannya. beberapa istana lainnya. Balai Peratna Sembah. K R A T O N D A R U D DUNYA Selagi Sulthan Alaiddin Johan Syah masih hidup. Balai Mahkamah Rakyat. sebagai usaha sabot yang putus asa dari golongan kaum wujudiyah yang menjadi alat golongan politik yang anti raja wanita. Dalam tahun 691 H .yang kira-kira sama dengan Pekan Kebudayaan Aceh sekarang. Demikianlah.

Kota A l a m dan sebahagian kampung L a m Bhuk. juga dibangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjida Baitur Rahim. (1205-1234 M ) . sedangkan mesjid dalam Kraton Darul Aman oleh Sulthan Iskandar Sani diberi nama baru yaitu Baitul Musyahadah. yang dibentengi dengan sebuah tanggul raksasa yang bernama "Teunambak P i d i e " .perlengkapan persenjataan dan lainnya. Kraton yang baru dibangun ini. Jadi daerah Kraton Darul A m a n meliputi sebagian Peunayong. 24 Sulthan Alaiddin Johan Syah. yaitu : 1. tentera Belanda dibawah pimpinan agressor Van Swieten dapat merebut Kraton Darud Dunya yang telah menjadi puing dan setelah Syahid perajurit terakhir KRATON DARUL A M A N Setelah Kraton Darud Dunya berusia 200 tahun lebih. Pada tanggal 24 Januari 1874. setelah diperbaiki dan Dan sebagai akibat dari perang saudara beberapa kali. ditempat mana menurut riwayat muktamad dimakamkan tiga orang Sulthan. maka di bangunlah Kraton baru oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah dalam tahun 902-916 H . yang kemudian oleh karena kuat bentengnya dinamakan juga Kraton Kuta A l a m (Benteng Dunia). (1497-1511 M ) . selain istana-istana dan gedung-gedung pemerintah lainnya. diberi nama "Kraton Darul A m a n " . maka Kraton Darul Aman berantakan menjadi puing K A N D A N G L A M SUSOON Kesempatan tanggal 7 Agustus 1972 saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang L a m Susoon. 601-631 H . dan ditambah lagi dengan perang semesta melawan Belanda. diseberang sungai Aceh atau disebelah utara dari Kraton Darud Dunya. Dalam Kraton Darul Aman (Kraton Kuta Alam). yang memerintah tahun . dan dari sana membelintang sampai kepinggir sungai Aceh didaerah Peunayong sekarang. yang kemudian nama ini oleh Sulthan Iskandar M u d a dijadikan nama mesjid dalam Kraton Darud Dunya. Teunambak Pidie memanjang dari pinggir sungai Aceh (dijembatan Kota Alam sekarang) sampai ke Kampung Lam Dingen.

Kecapekan dapat terhibur oleh indahnya pemandangan alam yang menta'jubkan. tetapi mereka tiada mengetahui siapa nama sulthan-sulthan itu. Hanya pernah orang melihat dalam sebuah catatan naskah lama. Sulthan AJaiddin Mahmud Syah I. Dari seorang orang tua yang bernama Teungku Ubit.Sulthan Alaiddin ahmad Syah. saya mendapat penjelasan bahwa tempat tersebut dinamakan Lam Susoon. (1267—1309 M). Kecamatan Suka Makmur. yang memerintah dalam tahun 631—665 H . kami dapat berkenderaan hanya sampai ke Lam Birah. Bagi kami yang tidak biasa sangat mengerikan melalui 25 2. Kalau dihubungkan dengan keterangan-keterangan ini. 3. kami berjalan kaki menuju ke selatan dengan menempuh jalan mendaki dan terus mendaki. Ketiga orang sulthan ini memang tiada terdapat makamnya di salah satu kandang yang ada sekitar Banda Aceh ataupun kandangkandang lainnya di luar kota Banda Aceh. sementara di sebelah kanan meninggi bukit terjal yang menakutkan. Dari Banda Aceh. . (1234—1267 M). memang makam ketiga orang sulthan tersebut benar terdapat di dataran tinggi Mamprai. Kami berjalan melereng bukit yang menanjak. yang seluruhnya kami tempuh dalam masa 4 jam jalan kaki. Hasil penyelidikan yang sudah mendekati kebenaran. dimana sebelah kiri ternganga jurang dalam yang sayup-sayup mata memandang ke bawah. kemukiman Luthu. Dari Lam Birah. karena memang ketiganya berasal dari Lam Susoon Bilui. tetapi bukan persis di Glee Weueng. hampir sudah dapat diambil kesimpulan bahwa memang di tempat itulah berkubur ketiga sulthan kita itu. bahwa di Lam Suoon ada kuburan sulthan-sulthan. sekalipun orang telah coba mengadakan penyelidikan. hanya di suatu tempat yang sekarang bernama Lam Susoon. Menurut keterangan yang saya peroleh dari orang-orang tua di Lam Krak. yaitu nama satu kampung di daerah Bilui. bahwa makam ketiga sulthan tersebut terletak dalam satu tempat yang dulunya sebagai kota istirahat di dataran tinggi Mamprai yang bernama Glee Weueng. yang memerintah dalam tahun 665—708 H . Untuk maksud membuktikan dengan mata kepala sendiri itulah maka kami tanggal 7 Agustus 1972 berkunjung ke Lam Susoon yang terletak di atas dataran tinggi Mamprai yang berpemandangan sangat indah.

Sibreh. mengantar kami. Apabila mereka ingin hendak bertemu. Indrupuri dan sebagainya. tidak saja untuk istirahat. tetapi bagi penduduk disana yang menemani kami berlari seperti diatas jalan aspal.jalan yang hanya muat sebuah tapak kaki. yaitu salah seorang puteri dari Meurah Cot Bak Krut. Teungku D i Weueng yaitu salah seorang ulama besar yang tidak menyetujui kebijaksanaan Ratu Safiatuddin. Demikian juga Pulau Weh dengan Sabangnya. sungguh indah pemandangan. Dari tempat yang bernama Cinta Guna i n i . sama sekali tidak merasa bahwa waktu itu kita telah berada ditempat yang tingginya dari 26 . Diantara L a m Birah dengan L a m Susoon berkali-kali kami berhenti untuk istirahat. yang terletak antara lingkaran bukit diatas dataran tinggi itu. terpampanglah didepan mata kita dataran rendah Aceh Besar dengan terlihat jelas kota Banda Aceh. tetapi oleh karena tempat yang bernama agak romantis itu mempunyai riwayat pula. yang membentuk gerbang seakan-akan pintu masuk. seakan-akan dekat sekali diujung mata kita. bahwa tempat itu dinamakan Cinta Guna karena ditempat itulah selalu terjadi pertemuan antara Teungku di Weueng dengan isterinya Putroe Ijoo . sehingga karenanya beliau pindah dari Banda Aceh dan mengambil tempat di Glee Weueng. Indah. dimana sekarang telah merupakan kebun durian. Apabila kita telah sampai dalam lingkaran bukit itu. maka Teungku turun dari Glee Weueng dan Putroe naik dari Mamprai dan bertemulah selalu ditempat yang kemudian dimashurkan namanya dengan " C i n t a G u n a " . Samahani. sebagai perlambang kesetiaan kedua suami isteri itu. Ceritanya begini : Putroe Ijoo bertempat tinggal di Mamprai sedangkan suaminya di Glee Weueng yang letaknya lebih tinggi. sedangkan putroe Ijoo. Lambaro. Menurut cerita yang kami peroleh dari seorang orang tua yang. dari mana kami dan siapa saja harus masuk kalau mau ke L a m Susoon. apabila kita memandang ke utara. Jam 14 sampailah kami di L a m Susoon. yang dulunya merupakan kota pegunungan tempat istirahat. yang kedua ujung bukit itu setelah melengkung membentuk sebuah lingkaran lantas hampir bertemu mengarah keutara. karena telah biasa. keluarga raja-raja di Bilui. dan pada suatu tempat yang bernama Cinta Guna kami berhenti agak lama sedikit.

permukaan laut mendekati 1000 meter. Kandang Lheue. haruskan dilanjutkan dengan usaha-usaha penyelidikan yang terus menerus Banda Aceh. setelah melihat komplek pekuburan itu persis seperti komplek-komplek pekuburan Kandang Bilui. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri. Melihat tempatnya. satu diantaranya yaitu makam Teuku Lam Teungoh yang syahid dalam peperangan dengan Belanda sekitar tahun 1880. Dari tempat makam itu. hanya timbul pertanyaan : apakah benar makam yang tiga itu tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. Hal ini lebih menyakinkan lagi. dan lupalah kami sejenak keletihan empat jam berjalan kaki tadi Pendapat saya sementara tentang Kandang Lam Susoon ini. maka saya mengambil kesimpulan bahwa sudah dapat dipastikan. i 27 . Kandang Leu Ue dan Kandang Pangoe. jika kita mengarah keutara terpandanglah dataran rendah tempat lokasi Banda Aceh dan dikejauhan sana laut biru mengapungkan pulau Weh yang amat indah. Kami terus dibawa ketempat tanah pekuburan. dan setelah mendengar keterangan-keterangan dari orang-orang tua sekitar Lam Krak dan Lam Birah serta dihubungkan dengan catatan pada sebuah naskah lama. masuk akal kalau dahulu ditempat itu telah terbangun satu kota pegunungan tempat istirahat. kita merasa seperti dalam kebun durian ditengah-tengah dusun dataran rendah. Memang disana kami dapati ada empat buah makam. yang kata Teungku Ubit berasal dari Kampung Lam Susoon. apa yang diceritakan orang-orang tua di Lam Krak itu. setelah makan siang. yaitu empat segi memanjang dan meninggi dari dataran tanah sekelilingnya sekalipun dalam format kecil. disitulah ketiga sulthan kita berkubur. Kandang Ulee Lueng. Demikianlah. dan yang tiga lagi itulah makam dari sulthan-sulthan yang diceritakan oleh orang-orang tua di Lam Krak. kami dapati faktanya. yang kemudian saya namakan dengan "Kandang Lam Susoon". Sulthan Alaiddin Akhmad Syah dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I ? Karena batunisannya adalah batu biasa dan tiada bertulisan. 17 Agustus 1972.

Beristirahat sejenak berkorsikan batu besar. didepan mata terbentang luas dataran rendah Aceh Besar yang indah. 28 .Sedang melalui dataran tinggi Mamprai menuju Kandang Lam Susoon.

(Gambar bawah) sedang mencari tempat makam dan membersihkannya. hujanpun turun dengan lebatnya. setelah dibersihkan dan nampak batunisan-batunisannya. setelah berjalan mendaki 4 jam lebih. sehingga tidak dapat diambilfotonya. 29 .Telah berada ditempat bekos kota peristirahatan. Sayang sekali. yang tingginya daripermukaan laut mendekati 1000 meter. (Gambar atas)sedang makan siang.

o. wafeuet. gajeeb. shahbat. i. gani. dibaca seperti ghain. shah. sija. sh . tanggoong. kumbee. seperti yang diutarakan oleh Anzib. dueq. i. Kata-kata yang berasal dari bahasa Arab. maqlum. nd : ndie. e. ditulis dengan huruf seperti yang akan dijelaskan dibawah ini. redacsi. tb. mboon. te : tsabeet. ngg : nggang. pham. ganti e ejaan lama : padee. krueng. : batheen. meudlarat. suleet. Ejaan itu sebagai berikut: a. kumbang. mempergunakan semua Abjad Laten dari A sampai Z. dibaca seperti s : centi. u dibaca seperti k: carbon. laweet. mb . u : ganti oe dalam ejaan lama: abu. ch : Chaba. f : kafan. coontan. q : qawoom. seui. maka dirasa ada manfaatnya menurunkan disini ejaan bahasa Aceh yang baru. banda. c dimuka a. seuu. muen. bandum. ee. j : dipakai pada kata-kata: lija. gamba. sakeet. paham g : huruf ini jika digunakan pada kata-kata berasal bahasa Arab. due. sebab kata-kata itu berasal dari pahit. mitseue. dl : dla'eh. bijooh. meurijam. qadli. djula. achee. ue : ganti oee dalam ejaan lama : bue. bae. cigaret. tha'at. geupeet. qaooy. u. o.EJAAN BAHASA ACEH Karena dalam buku ini termuat syair-syair dalam bahasa Aceh. Ejaan bahasa Aceh yang baru itu. dan kalau mati semua dibaca seperti k juga: contrac acte. pijooh. berdiri sendiri dalam kata-kata : siat. rueq. dueq. karu. panggang. bunda. Arab : gafuroon. kalau dimuka e. chusuh. ridla. tetapi tidak pada kata-kata seperti : pheet. shuboh. sabeet. cheuradjeuen. batheue. 30 . yang diambil sebagai contoh. ushuy. beuo. thabi'at. mitsee. curusuh. aneuq. Sebab semua huruf itu dapat dipakai untuk menulis bahasa Aceh. seuoot.

seexa. 'euy. meuntuy. 31 .v w x y z : : . izin. 'uzo. vitamin. leubuy. dipakai pada k a t a : duwa. puwan. paruy. visum. dipakai kata mati ja : kapay. saxi. qaooy. : dipakai pada kata-kata yang berasal dari bahasa Arab: zat. (x = s): paxa. kuwah. .

.

BAHAGIAN PERTAMA LINTASAN S E J A R A H K E R A J A A N ISLAM DI A C E H .

.

perumahan dan alat-alat perlindungan diri. 35 . Untuk ini. b. tatacara hidup. Dari kebutuhan ini menjelmalah berbagai organisasi. b. Kebudayaan yang menjelma dari serba kebutuhan manusia. Jasmani manusia membutuhkan sesuatu yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya. (1) A. penjelmaan cita. manusia membutuhkan makanan. Telah menjadi fitrah manusia. menjelmalah seni-budaya dalam segala bentuknya : seni-bahasa. senirupa. kebutuhan ruhani. kebutuhan sosial. bahwa mereka membutuhkan satu sama lain. penjelmaan akal. lembaga. Hasjmy: Sejarah Kebudayaan Islam halaman 1 -3. serba-cita dan resam-kanun. Ruhani manusia membutuhkan hiburan. perundang-undangan. c. seni-tari dan seni-drama.MUKADDIMAH SEBAB TIMBULNYA K E B U D A Y A A N a. sehingga dengan demikian kebudayaan berarti: a. adalah manifestasi akal-budi dan hati-nurani manusia. Dari kebutuhan ini. baik kehidupan pribadi ataupun kehidupan kelompok. Definisi kebudayaan. Kebutuhan jasmani. seni-suara. Kebutuhan ruhani. c. Kebutuhan sosial. manusia tidak bisa hidup sendirian. penjelmaan rasa. Kebudayaan ditimbulkan oleh kebutuhan manusia: (1) kebutuhan jasmani.

bahwa muballigh-muballigh Islam yang lama-lama itu selain sebagai penyiar agarna. maka raja Islam yang pertama berada di Aceh.ke delapan M . Islam untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah (abad ke tujuh . juga sebagai saudagar. bahwa menurut sumber-sumber yang kita ketahui. ada yang mengatakan di Jaya dan ada pula yang mengatakan di Barus. d. para ahli sependapat yaitu dipesisir Sumatera Utara. b. bahwa penyiaran itu di Indonesia dilakukan dengan cara damai. dan sebagainya. (At T i n : 4-6) ISLAM MASUK K E INDONESIA Tentang dimana dan kapan masuknya Islam ke Indonesia. Mengenai dimana. (2) 36 . . kecuali mereka yang beriman dan beramalsalih. kemudian kami lemparkan kembali kedalam kawah yang sangat hina. Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 265. (Az Zarijat: 56) semata-mata untuk beribadat Sesungguhnya manusia telah Kami jadikan dalam bentuk yang maha indah. hanya perbedaannya: ada yang mengatakan di Pase. Kebudayaan Islam bersumber kepada manusia Muslim. c. e. Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung di Medan mulai 17 s/d 20 Maret 1963. ada yang mengatakan pada abad ke I H . orang-orang Indonesia ikut aktif mengambil bahagian. antara lain telah menyimpulk a n : (2) a. para ahli sejarah berbeda pendapat. ke II H . Definisi ini berlandaskan pada : a.Kebudayaan Islam. sehingga definisinya berbunyi : Kebudayaan Islam adalah penjelmaan iman dan amal salih seorang Muslim atau segolongan Kaum Muslimin. bahwa daerah yang pertama didatangi oleh Islam ialah pesisir Sumatera dan bahwa setelah terbentuknya Masyarakat Islam. bahwa dalam proses peng-Islaman selanjutnya. ) dan langsung dari A r a b . b. Jin dan manusia Ku-jadikan kepada-Ku. Tentang masanya. untuk mereka tersedia padala berganda.

maka jalannya itu adalah berangsur-angsur. Oleh karena penyebaran Islam itu tidak dijalankan dengan kekerasan dan tidak ada penaklukkan negeri.f. (5) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Inodnesia halaman 127. Mazhab Syafi'i telah berpengaruh sejak semula perkembangan itu. Diantara mazhab pertama dipeluk di Aceh ialah Syi'ah dan Syafi'i. Penyiar Islam pertama di Indonesia tidak hanya terdiri dari saudagar India dari Gujarat. Saya mengakui bahwa ulama luar yang datang kemari. Islam masuk ke Indonesia mula pertama di Aceh. (4) Menurut catatan Syekh Nuruddin Ar Ranity dalam kitabnya Bustanus Salatin. Syam. Dr. d. Kedatangan Ulama-ulama Islam dari luar negeri ke Aceh memperteguh ideologi Mazhab Syafi'i yang telah ditanam raja-raja Pasai. tetapi juga terdiri dari Muballighmuballigh Islam dari bangsa Arab. disamping ada Ulama kita belajar ke Mekkah. bahwa kedatangan Islam itu ke Indonesia membawa kecerdasan dan peradaban yang tinggi dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia. (4) b. tidak mungkin didaerah lain. sampai Raja Islam Pasai Samudra itu adalah seorang Alim ahli fiqh Mazhab Syafi'i. (3) Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 87-88. Aceh telah bergelar "Serambi Mekkah". bahwa sebelum Pemerintahan Ratu Safiatuddin. b. e. c. Haji Abubakar Aceh membuat kesimpulan : (5) a. Agama Islam telah berangsur datang ketanah air kita ini sejak abad pertama (abad ke 7 M. c. Tetapi semua itu bukanlah menghilangkan kepribadian Muslim Indonesia dalam rangka Ummat Islam sedunia.) dibawa oleh saudagar-saudagar Islam yang intinya ialah orang-orang Arab diikuti oleh orang Persia dan Gujarat. tetapi mengesankan kebesaran Salafussalihin Indonesia. Yaman. sehingga Aceh menjadi "Serambi Mekkah". Hamka memberi kesimpulan : (3) a. 37 . Aden dan lainnya.

c. Maka kemungkinannya ialah bahwa Tashi itu sudah mempunyai raja yang beragama Islam. Professor Neinar mengatakan bahwa Ramni adalah Lamno yang letaknya di pantai barat ujung Sumatera. b. bahwa wilayah yang dimaksud adalah "Lamuri" atau Rami yang disebut oleh orang Arab dalam abad ke 9. Sumber-sumber sejarah Arab menegaskan bahwa diberbagai bandar di Sumatera sejak abad ke 9 (catatan Mas'udi) sudah banyak pendatang Arab yang beragama Islam mendatangi tempat-tempat dimaksud. Memperhubungkan dengan catatan Tiongkok itu.Mohammad Said membuat kesimpulan : (6) a. ada kemungkinan Tashi dimaksud adalah Lamno atau Rami. Dalam tahun 82 H . berangkatlah satu expeditie dari beberapa orang saudagar Arab serta beberapa orang Muballigh Islam ikut dalam rombongan itu berlayar kenegeri Cina tinggal dinegeri Kanten dan singgah pula dipelabuhan Sumatera Utara (Aceh). dalam rombongan itu. Menurut cerita itu yang terjadi dalam abad kesatu Hijrah pula. Sebahagian besar dari kapal-kapal musafïr itu telah singgah pula di Sumatera Utara (Aceh). Haji Zainuddin menekankan : Setelah wafat Nabi Muhammad pada abad ke VII M . raja "Tasyi" telah mengirim peninjau ke Holing yang dirajai oleh sorang perempuan bernama Sima. tahun Masehi 632. d. Ada alasan untuk diyakinkan. (6) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia halaman 226-2 38 . (717 M. Berdasarkan sumber-sumber orang luar (Arab dan Tionghoa) maka besar kemungkinan bahwa Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad kesatu Hijrah. Disitulah mulai masuknya Islam menurut katanya.) satu expeditie dari 33 buah kapal bangsa Ajam/Parsia yang dikepalai oleh Zahid telah meneruskan pelayaran kenegeri Cina. ikut pula Muballigh-muballigh Islam untuk mengembangkan Islam. yaitu Lamuri. Petunjuk lainnya mengatakan bahwa Tashi dimaksud ini disebelah barat ujung Sumatera. selain saudagarsaudagar. e.

Catatan Abu Ishak A l Makarany dan Di Meulek diatas. untuk pertama kali orang-orang Arab (Muslim) memasuki bagian utara pulau Sumatera). bahwa dalam tahun 173 H . Sunario yang menulis: 866-950. Dr. Catatan selanjutnya dari Abu Ishak A l Makarany tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak. dan selanjutnya mereka menetap di Peureulak untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. Perbedaan catatan bilangan tahun dan penulisan nama. Menurut Abu Ishak A l Makarany selanjutnya. Paulus yang menyatakan : "Toen kwamen de Arabieren. adalah di Peureulak/Aceh (Bahagian Utara Sumatera). (800 M) berlabuh di Bandar Peureulak sebuah kapal dagang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah bersama sejumlah pedagang-pedagang Muslim. sehingga beratus tangan. bahkan mungkin di Asia Tenggara. dari nama Adh Dhahir kadangkala berobah menjadi A z Zahir waktu penyalinannya kehuruf Laten. Sungguhpun ada perbedaan-perbedaan bilangan tahun dan penulisan nama raja. the Arabs enter North Sumatra for the first time (Sekitar tahun 866-950. setelah hampir 50 tahun mereka berjihad dalam bidang dakwah. dan sebagainya. hampir berdekatan dengan catatan Prof. misalnya dari angka dua Arab bisa berobah menjadi angka tiga Arab. J. yang memerintah dalam tahun 225-249 H . seperti yang nanti banyak saya kutip dalam buku ini. barulah dapat didirikan di Peureulak sebuak Kerajaan Islam dengan raja yang pertamanya bergelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. en met 39 . namun sudah dapat dipastikan bahwa Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara ini. mungkin sekali terjadi waktu penyalinan dari tangan ketangan. Yunus Jamil dalam risalahnya Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. pada beberapa tempat agak berbeda bilangan tahun dan nama raja dari pada catatan di Meulek tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak/Pase dalam risalahnya Kanun Meukuta Alam. Catatan tersebut juga hampir berdekatan dengan catatan Mr. Abu Ishak A l Makarany Pasy. yang memang hampir-hampir serupa. = 840-864 M .(Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 250). dalam kitabnya Idhharul Haq mencatat. Juga ada sedikit berbeda pada beberapa tempat dengan catatan Teungku M .

A l Ramni. A l Ramni. e. Abu Ishak Al Makarany Pasy: Idhharul Haq.hen via Malabar. Karena orang-orang Arab itu. Encyclopedie vam Nederlandsche Indie. c. J. maka sekitar tahun 846 dan 950 kita dapati Sumatera Utara (Aceh) berturut-turut digelar Rami. (7) (7) a. A. d. Alrami. Lamari of Lameri. yang kemudian beberapa abad mendatang ia menjadi setasiun perantara (penyiaran Islam dikepulauan Nusantara). dimana melalui Malabar mereka membawa dan menyiarkan Islam kepesisir Timurlaut Aceh (Peureulak. b. Lamari atau Lameri). Alrami. halaman 70-71. Dr.-penj). Door Arabieren vinden we Noord-Sumatra tusschen 846 en 950 achtereenvolgens betiteld als Rami. Di Meulek: Qanun Meukuta A lam. 40 . Piekaar : Encyclopaedie Islam (terjemahan bahasa Arab) jilid I dibawah huruf alif. Deel I huruf A (A ceh) halaman 73." (Ketika orang-orang Arab. Sunario : A Chronology of Indonesian History halaman 22. voor welks propaganda Aceh's Noordoostkust in later eeuwen weer als tusschenstation zou dienen.

Diangkat dari salah satu lembar kitab Idhharul Haq. 41 .Fotokopi silsilah raja-raja Peureulak/Samudra Pase.

s a w .saw.pada h a r i B J u a ' a i waktu Dhua b l " " ' A l a i d d i n S«i. DPA RATOS HOI M j m a Mfc— pada h a r i SELASA.aaka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Harhum ' A l a i d d i n MUHAMMAD AHIM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a m dan lama i a d a l a a Tahta KeradjaarTSUA PUXUH TIGA t a h u n .Salinan fcchnraf Latijn. . Maka pada h i d j r a h Babl. TIGA RATOS EMPAT PÏÏLÜH SEMILAB tahun d pada tahun A l iafh. aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n ABDOL-QADIR SJAH BJauhan B a r d a u l a t d h i l l u l l a h f i l ' a l a a pada h a r i K e a i s tudjuh belaa"Sari 'bulan K a W u l a c h i r dan a d a l a h l a o a dalam Tahta Keradjaan EMPAT tAHOXJUA LAPAH bul a n . . rlai m a hB r i t h auB a n Muharam. « a h 1 d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . Maka pada h i d j r a h H a b i . . h a r l Ahaddjua' iS. dan lama dalam Tahta Keradjaan DOA BELAS t a h u n T maka m a t i l a h i a pada h a r i Ahad d j u a . Maka pada h i d j r a h Sabi. pada l a p a n h a r i b S a n ' R a d Jab n a l k l a h r a i j a ~ « m l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d ftulana ABBAS SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . . dua h a r i b u l a n Xtthaxaa.ri^ ^. Baka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n M«»hm. Maka pada h i d j r a h K a h i . M a k a m a t l l a h i a pada h a r i C J w a ' a t t u d j n h h a rt b u l a n Hadjab waktu Dhuhur. . Ban laaa ia. TIGA RATOS SKMTTJW tahun. dan a d a l a h laoa dalam ï a a t a Keradjaan PDA PTOOH EMPAT tahun. Maka pada h i d j r a h Jtobi. aaka a a t i l a h i a pada h a r i Sabtu.pada waktu Dhuhur. saijid Hauiana ABDPL'AZIZ SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a .maka n a i k l a h r a d j a Marhua ' A l a i d d i n ABDÜL^MALIK SJAH d h i ï ï ö ï l a h f i l ' a l a a dan lama i a dalam Tahta K e r a d j a a n BOA PULUH TODJuf t a h u n . S a w .a w a l waktu fihnha. . TICA RATOS BBA t a h i a v n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ' A L I MOGBATAH SJAH d h i l l u l -ï-ï^t K e r a i j a a n TÏCA TAHUf EKAM BULAH wallü^ïïEuh^ ™ * * J b u l a n " S ' j a w d . —' ^l^^. maka m a t i l a h a a pada h a r i D e l a s a pada s e h a r T b u l a n S a f a r pada waktu Dhuhur d j u a .1ia MABMtro xm. ^ a r h u - Fotokopi salinan kehuruf latin silsilah raja-raja Peureulak/P Samudra 42 . Maka n a t i l a h i a pada h a r t S e l a a a . p a da h a r i S a b t u .TICA RATDS LIMA t a h u n . MH-RATUS KKPAT POHJH SEHBIUH tahun aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ABOTR-RÏHFM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . . dalam Tahta Keradjaan LIMA BELAS t a h u n .aaw. .saw.Intaha k a l a a ..Saw. A d a l a h i a l a o a dalam Tahta jawT3g51S fa m i " l u h l i m a t a h u n . . t i g a h a r i . S a w . BÜA RATOS LAPAH PüLOH LIMA t a h u n . e n a a h a r i .pada vakta S h n h ï r T Maka pada h i d j r a h Habi.saw. t u d j u h bolan. . . Maka pada h i d j r a h Sabi. Maka pada h i d j r a h S a b i . 1 ) 8 1 1 l a m i B 4 4 1 0 1 1 a t i l a h i a P d t u d u h h 8 r i .Intaha k a l a a . TIGA RATUS DUA PPLDH TUDJUH tahun. aaka i a pon a a t i l a h i a pada h a r t AHAD. t u d j u h h a r i b u l a n t a b i ' u l .anaa h a r i d j n a .

43 . Diangkat dari Tazkirah Thabaqakatain catatan di meulek.Dokumen silsilah Raja-raja Samudra/Pase.

Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara. 2. Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah. 3. ke Lingga (jurusan selatan). kemudian dari Peureulak menjalar ke Tamieng (jurusan timur). Karena itu kesimpulan-kesimpulan ini haruslah dianggap sementara. dan dari Lingga ke Lamuri (Aceh Besar). Ilmu sejarah adalah termasuk-dalam katagori "ilmu sosial". yaitu Kerajaan Islam Peureulak (Aceh) dalam tahun 225 H . dan seterusnya Lamuri kembali lagi kejurusan timur. yaitu kepesisir utara pulau Sumatera (Aceh). yaitu sementara belum didapati penemuan-penemuan yang lebih baru. Daerah yang pertama-tama dimasuki Islam. kita dapat mengambil kesimpulan bahwa : 1. yang berdasarkan dokumen-dokumen muktamad. ke Pase (jurusan barat). yaitu Peureulak (Aceh Timur). yaitu ke Pidie dan lainnya mengarah kebarat yaitu ke Jaya. 44 .Kesimpulan: Dari kutipan-kutipan diatas dan catatan-catatan sejarah lainnya. 4. = 840 M .

(8) Tgk. bahwa silsilah Raja-raja Kerajaan Islam Peureulak. ) . berlabuhlah dipelabuhannya sebuah kapal yang datang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah.BERDIRINYA K E R A J A A N . Persia dan Gujarat. M. Junus Jamil sangat menyolok. Beberapa abad setelah berdiri Kerajaan Peureulak. Menurut H . 45 . Para saudagar Islam dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. Dalam masa kurang dari setengah abad. (9) Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 94-95. (800 M . M . M . ) . dan Ibukota Negara Bandar Peureulak dirobah menjadi "Bandar Khalifah". sedangkan dalam hal-hal lain mereka berpendapat sama. Menurut catatan Tgk. ) diproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam Peureulak. dengan membawa saudagar Islam. bahwa sebelum Islam datang. sebagai berikut: (10) 1. negeri Peureulak telah lama berdiri dan raja-rajanya berasal dari turunan raja-raja Siam (Syahir Nuwi). sebagai kenang-kenangan bagi Nakhoda Khalifah. (8). sehingga dengan usaha mereka Islamlah sebahagian besar penduduk Kerajaan Peureulak. ) . (10) Tgk. Zainuddin tahunnya 420 H . 225-249 H . selain berniaga juga bertindak sebagai Muballigh. (840-864 M . dengan diangkat Sulthannya yang pertama Saiyid Maulana Abdul Aziz (turunan Qaraisy) dengan gelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. yaitu peranakan Arab. turunan campuran. (9) Perbedaan tahun antara H . Di Bandar Peureulak mereka menjumpai perdagangan telah maju. M. sehingga pada hari Selasa tanggal 1 Muharram 225 H . didalam Kerajaan Peureulak telah berdiri masyarakat Islam dengan anggota-anggotanya yang terdiri dari turunan asli.K E R A J A A N ISLAM K E R A J A A N ISLAM P E U R E U L A K Menurut catatan sejarah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 5-8. Zainuddin dengan Tgk. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul A z i z Syah. (840 M . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 2-4. (1028 M . Yunus Jamil. Kapal Nakhoda Khalifah ini tiba di Bandar Peureulak pada tahun 173 H .

565-592 H . 46 . Aliran mazhab/politik yang mula-mula masuk kenegeri Peureulak. 10. 3. 6. (1196-1225 M. 302-305 H . 15. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abbas Syah. Sulthan tandingan dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah.). Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdurrahim Syah. Sulthan Makhdum Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat. 450-470 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Usman Syah Johan Berdaulat. Johan Berdaulat. 18. (1158-1170 M. 285-300 H . 365-377 H . 249-258 H . 19. 8.).). 13. (918-922 M. 365-402 H . Sulthan ini dari golongan Syi'ah.).). (915-918 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ahmad Syah Johan Berdaulat. 4. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulkadir Syah. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulaziz Syah Johan Berdaulat.). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat. (888-913 M.). 7. 16. 310-344 H. yaitu aliran Syi'ah.). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdullah Syah Johan Berdaulat.). (976-988 M. (976-1012 M. 522-565 H .). (1012-1059 M. 306-310 H.). (922-946 M. 470-501 H .2. 9. 402-450 H . Sulthan Muhammad Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat. 592-622 H . 17. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat. 622-662 H . Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Mahmud Syah.). 11. Sulthan Makhdum Alaiddin Abduljalil Syah Johan Berdaulat. 501-527 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Syah Johan Berdaulat. 5. (1170-1196 M. 14. 12.).). (1078-1108 M. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Ali Mughaiyat Syah. 527-522 H . (1059-1078 M.).). 662-692 H (1263-1291 M. (1125-1263 M.). 334-361 H . Sulthan Makhudum Alaiddin Malik Mansur Syah Johan Berdaulat. (1108-1134 M.). (946-973 M. (864-888M. (1134-1158 M.

keduanya perkawinan politik. Marah Silu atau Malikus Saleh. India.). pecah perang lagi antara Syi'ah dengan Ahlussunnah. Mengenai dengan Kerajaan Islam Peureulak.). Parsia. Sudah mengenai adanya partai-partai politik : Syi'ah dan Ahlussunnah. Ilmu pengetahuan telah berkembang. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H. kita dapat berkesimpulan bahwa kerajaan tersebut telah berkebudayaan dan bertamaddun. tentara Sriwijaya menyerang Peureulak. 47 . yang sama-sama turut memperebutkan kekuasaan. b. (986 M. masuklah aliran mazhab/politik Ahlussunnah Wal Jama'ah.Pada masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abas Syah (274-300 H. c. yang kemudian dapat dipukul mundur. Adanya kemakmuran (ekonomi yang baik). d. ingat satu pusat ilmu pengetahuan "Dayah Cotkala" dibawah pimpinan Ulama Besar Teungku Muhammad Amin yang lebih terkenal dengan Teungku Cotkala. e. hatta timbul perang saudara antara kedua golongan yang menyebabkan Kerajaan Islam Peureulak tiada beraja selama 2 tahun. Adanya hubungan luar negeri (hubungan diplomatik). antara Peureulak dengan Arab. Adanya angkatan perang yang teratur. antara lain: a.) mengawinkan puterinya Ratna Kemala dengan raja Malaka Sulthan Muhammad Syah yang bergelar peramesjwara Iskandar Syah. Pada akhir Pemerintahan Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat (334-361 H.). sehingga masing-masing golongan mengangkat Sulthannya sendiri. Dalam tahun 375 H . Malaka dll. sementara puterinya yang kedua Puteri Ganggang dikawinkan dengan raja Kerajaan Pase.

terkenal dengan " K u b u r Teungku Jirat R a y a " . (12) Ibid halaman 10. Dalam masa Sulthan A l Kamil ini telah banyak datang tokoh-tokoh pemimpin/ ulama dari Malabar dan Sarkasih. (13) Pada waktu Pemerintahan Sulthan Malikussaleh. ) datanglah seorang Ulama Besar dari Mekkah.H 00E-*Y£) IÜSY2 usdA Sebelum berdiri Kerajaan Islam Samudra/Pase. dengan gelar Maharaja Mahmud Syah. (11) Dalam tahun 433 H . Seorang lagi ulama besar bernama (Syekh Ja'kub Blang Raya. (1233 M . seorang Muballigh dan ahli pikir. yaitu Quthbulma'aly Abdurrahman A l Pasy. (1213 M . Syekh Abdullah Arif. ) . 433-470 H . untuk mengembangkan Islam dan membangun Kerajaan Islam Samudra/Pase dimana beliau diangkat menjadi rajanya yang pertama. menjadi pembesar kerajaan. yang diketuai oleh Syekh Ismail A l Zarfy. datanglah kenegeri Tanoh Data (kira-kira sekitar Cotgirik sekarang) Meurah Khair. Samudra. dimana didapatinya Kerajaan Islam (11) Tgk. (12) Untuk menyaksikan perkembangan Islam dalam Kerajaan Islam Pase/Samudra. yang terkenal dengan nama " K u b u r Teungku Cot M a m p l a m " . yaitu Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. wafat bulan Zulqa'idah 610 H . telah datang ke Samudra Pase perutusan dari Syarif Mekkah. pada tahun 560 H . (1042 M . makamnya di Meunasah P l e Geudung. Salah seorang diantaranya telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Kerajaan. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9.). dan sebagai kenang-kenangan oleh Ulama Besar tersebut diberi gelar Sulthan A l Kamil kepada Maharaja Nurdin atau Meurah N u r . dan disebut juga Meurah G i r i . seperti negeri Jeumpa. yang dipimpin oleh raja yang bergelar " M e u r a h " . (1226-M. (10421078 M ) .K E R A J A A N ISLAM S A M U D R A / P A S E . ) . dikebumikan di Geudung dan terkenal dengan nama " K u b u r Teungku di Iboh". 48 . M. . Seorang lagi Ulama yang diangkat menjadi Perdana Menteri oleh Sulthan Alkamil. salah seorang dari keluarga Sulthan Mahmud Peureulak. (1166 M . wafat Syawal 623 H . ) .{. dimakamkan di Blang Perija Geudung. Tanoh Data dll. (13) Ibid halaman 11. Wafat Muharram 630 H . didaerah itu telah berdiri kerajaan-kerajaan kecil.

antara lain didapatinya: a. seorang yang kejam yang telah menyuruh bunuh lebih 40 orang ulama-ulama Ahlussunnah.). (16) Ibidhalaman 15-16. dimana dengan tipu daya yang licik utusan Raja Siam menculik Sulthan Zainul Abidin. Mangkubumi (14) M. b. M. Lembaga kabinet yang menjadi perdana menterinya Sri Kaya Said Khiatuddin. berkembang-suburlah paham Thariqat Wujudiyah (mystic) yang bercabang dari gerakan Syi'ah. (15) Dalam masa pemerintahan Sulthan Zainul Abidin Malikud Dhahir (750-796 H. Karena tidak tahan peperangan gerilya yang dilakukan rakyat/tentera. tawanan mana kemudian menjadi pembawa Islam pertama kepulau Jawa. akhirnya balatentara Majapahit terpaksa meninggalkan Pase. Lembaga Kementerian Luar Negeri yang menjadi menterinya Bawa Kaya Ali Hisamuddin A l Malabary. 49 . Lembaga Mahkamah Agung. Puteri Madoong Periya. dengan membawa sejumlah tawanan. c. Hal ini tersebab karena Ratu telah mengangkat seorang tokoh terkemuka dari gerakan Thariqat Wujudiyah menjadi Mangkubumi (Perdana Menteri). yang menjadi Mufti Besarnya (Syaikhul Islam) Said Ali bin Ali A l Makarany. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 13. Didapatinya juga yang berpengaruh dalam pemerintahan yaitu golongan Ahlussunnah dengan mashab Syafi'i. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 55. Dan dalam masa pemerintahan Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. dengan bekerja sama dengan kerajaan Siam. digabungkan Kerajaan Islam Peureulak dengan Kerajaan Islam Samudra/Pase. Zainuddin : Tarich Aceh dan Nusantara halaman 216-218. (16) Daiam Zaman Pemerintahan Ratu Nihrasiyah (801-831 H. Kerajaan Beunua (Tamieng) digabungkan pula dengan Kerajaan Samudra Pase. Said: A ceh SepanjangA bad halaman 38 dan 44. (14) Dalam masa pemerintahan Sulthan Muhammad Malikud Dhahir (688-725 H. Tgk.telah mempunyai lembaga-lembaga Negara yang teratur dengan Angkatan Perang.) Kerajaan Mojopahit menyerang Pase dibawah pimpinan panglima Patih Nala. dengan dalih karena mencegah dia memperisterikan anak-kandungnya sendiri. Laut dan Darat yang kuat. H.). (15) Ibid halaman 14.

Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 109-125. perdagangan yang maju. (14001427 M).). angkatan perang yang kuat dan hubungan luar negeri yang teratur. HM. (1155-1210 M. meninggal tahun 1513 M . kemudian diapun terbunuh.). (1326-1350 M. (1261-1289 M. 659-688 H .).pemuka Thariqat Wujudiyah ini kemudian dibunuh oleh Malik Mustafa. yaitu : Maharaja Mahmud Syah (Meurah Giri). Setelah terbunuh Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. 2. 470-527 H . Telah mempunyai pemerintahan dan lembaga-lembaga negara yang teratur.) Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. perekonomian dan keuangan yang setabil. (1133-1155 M. (19) Tentang kemajuan dan teraturnya Kerajaan Islam Samudra 2.). 527-550 H . kita dapat mengambil kesimpulan. suami Ratu Nihrasiyah. (17) 1. dan yang terakhir Sulthan Abdullah. 4.). 750-796 H . (18) Dari catatan-catatan sejarah. (18) M. 6. Sulthan Malikus Salih. 7. Sulthan Muhammad Malikud Dhahir. (1042-1078 M. Adapun silsilah dari Raja-raja Samudra Pase. (1078-1133 M.). 8. (19) M. (1289-1326 M. lembaga-lembaga ilmu pengetahuan yang berkembang.). (17) Tgk. 5. Menurut Muhammad Said. Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. bahwa Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah mempunyai tamaddun dan kebudayaan yang tinggi. (13501394 M. mata uang sendiri. Maharaja Nurdin Sulthan A l Kamil. 433-470 H . Af. 9. 801-831 H . Said: A ceh Sepanjang abad halaman 38. Malikah Nihrasiyah Rawangsa Khadiyu. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9-17.75. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 74-75. 3. 725-750 H .). Junus Djamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. antara lain dapat dibuktikan dengan : 1. setelah Nihrasiyah masih ada beberapa orang raja lagi. 50 . 688-725 H . Maharaja Mansur Syah. Maharaja Khiyasyuddin Syah. 550-607 H . pemerintahan dijalankan oleh Maharaja Nagur Rabath Abdulkadir Syah selama empat tahun (sampai tahun 801 H.

Puteri Teungku Ampoon Tuan kemudian dipersuamikan dengan putera mahkota kerajaan. (21) Setelah mangkat Panglima Eumpieng Beusoe. 51 . ) berasal dari Peureulak. ulama-ulama yang salih dan jujur. kemakmuran merata. Dari perkawinannya dengan puteri Raja Malat (678-723 H. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 127-184. dimana beliau kemudian dapat menjadikan Kerajaan Teumieng itu menjadi Kerajaan Islam. beliau raja pertama dari Kerajaan Islam Teumieng yang kemudian namanya dirobah menjadi Kerajaan Islam Beunua. menterimenterinya yang arif budiman. berani dan cinta kepada ulama. diangkatlah puteranya menjadi raja dengan gelar Raja Muda Seudia.Pase. angkatan perang yang kuat. ) dan raja terakhir sebelum zaman Islam Makhdum Saat (Panglima Eumpieng Beusoe). ) . yang berparas rupawan. bijaksana. dan dari perkawinan ini kemudian lahir seorang puteri yang diberi nama Puteri Lindung Bulan. Pada waktu pemerintahan Panglima Eumpieng telah datang ke Teumieng satu T i m Muballigh Islam dari Peureulak yang dipimpin oleh seorang ulama yang bernama Teungku Ampoon Tuan. yang memerintah dari tahun 753-800 H . kapal-kapal dagang yang melayari segala penjuru samudra dan sebagainya. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 18-23. ) dengan raja pertamanya bergelar Meurah Gajah. bahwa Kerajaan Teumieng telah berdiri semenjak tahun 580 H .) dia beroleh seorang putera dan diberi nama Raja Muda. melukiskan dalam bukunya betapa tinggi sudah kebudayaan Islam dalam Kerajaan tersebut. keprotokolan yang sempurna. tatacara dan susunan pemerintahan yang teratur. (1323-1353 M . 580-599 H . (1184 M . (1184-1213 M . HM. (20) K E R A J A A N ISLAM BEUNUA Menurut catatan sejarah. Raja Muda. (21) Tgk. ibnu Bathuthah yang dua kali singgah di Samudra Pase dalam perjalanan pergi dan pulang dari negeri Cina. keadilan menyeluruh. Atas anjuran Teungku Ampoon Tuan. 723-753 H . maka Kerajaan Islam Beunua digabungkan dengan Kerajaan (20) Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-155 dan halaman 171-172. (1353-1398 M . dimana beliau menceriterakan tentang rajanya yang alim.

Prabu Rajasanagara Hajam Wuruk. datanglah bantuan pasukan dan alat perlengkapan perang dari Kerajaan Islam Peureulak dan Pase. mengirim utusan kepada Raja Muda Seudia meminta agar Raja menyerahkan puterinya "Puteri Lindung Bulan" sebagai persembahan kepada Raja Mojopahit. Dalam pada itu peperangan di Ibukota Negara.). Setelah Raja Muda Seudia wafat tahun 800 H . ekonomi. sementara Ibukota Kerajaan Islam Beunua pun dipindahkan agak kepedalaman dengan membangun kota baru yang kemudian diberi nama " K O T A M A S M A N I " (Emas Murni) dan negerinya bernama "NEGERI B E U N U A " sementara kota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee tetap menjadi pelabuhan dagang yang ramai. (1398 M. sehingga angkatan perang Mojopahit menderita kerugian besar dikota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee. maka Panglima Patih Nala melakukan agressinya terhadap Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). Raja Muda Seudia bersama rakyatnya mengadakan perlawanan yang seru. sehingga akhirnya tentara Mojopahit mengalami kekalahan disegala medan perang dan terpaksalah mengurungkan niatnya hendak menjajah Kerajaan Islam Beunua. dapatlah kita membuat kesimpulan bahwa Islam telah dapat membangun kebudayaannya yang tinggi dalam Kerajaan Islam Beunua disegala bidang : sosial. dua sekutu dalam federasi. Angkatan Perang Mojopahit yang telah menduduki Pulau Kampey pada tahun 779 H . parang rumah kerumah. ilmu pengetahuan dan seni-budaya. politik. yaitu : Negeri Indra. 52 . Pada saat yang sangat kritis itu. Dari kutipan sejarah ringkas ini.Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase dalam satu federasi. Agressi Mojopahit. Negeri Karang dan Kuala Peunaga. permintaan mana ditolak mentah-mentah. Dengan alasan penolakan ini.) dibawah pimpinan Panglimanya Patih Nala. sehingga kota tersebut hancur seluruhnya. yang pada hakikatnya didorong oleh nafsu penjajahan. (1377 M. berlangsung sangat seru. Kota Masmani. Kerajaan Islam Beunua (Teumieng) menjadi kacau dan pecah menjadi tiga buah kerajaan kecil.

Menurut catatan Tgk. dan untuk (22) Tgk. pemimpin-pemimpin. antara lain kenegeri Lingga (Aceh Tengah sekarang). M . yang kemudian gunung tersebut bernama Gunung Sibayak. pada zaman pemerintahan Sulthan Mahmud II Alaiddin Johan Syah di Kerajaan Darussalam (811-870 H. kerajaan Hindu/Budha didaerah Syahir Poli (Pidier) terlebur menjadi Kerajaan Islam Pidier. M. Muerah Johan. yaitu : Sibajak Lingga. Beliau gagal dalam meng-Islam-kan Karo. yang mengungsi ke Aru (Karo) dan menetap dilembah sebuah gunung. K E R A J A A N ISLAM PIDIER.KERAJAAN ISLAM LINGGA Setelah terjadi penyerangan Sriwidjaja terhadap Kerajaan Islam Peureulak dalam tahun 375 H . saudara Sulthan Peureulak Makhdum Johan Berdaulat Syahir Nuwi. 2. Yunus Jamil. setelah angkatan perang Kerajaan Darussalam dibawah pimpinan Sulthan Mansur Syah I (755-811 H. (986 M. Yunus Jamil. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 28-29. 3. (22) 1. 53 . banyaklah ulama-ulama.) mengalahkan balatentara Syahir Poli dalam suatu peperangan yang dahsyat. bahwa pembina pertama Kerajaan Islam Lingga yaitu ADDI GENALI yang bergelar Meurah Lingga putera dari Meurah Tanjoong Krueng Jamboo Ayee. Meurah Lingga II tetap tinggal dinegeri Lingga. menjadi Raja turun temurun sampai-sampai terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. yang ikut dalam rombongan Syekh Abdullah Kan'an (Syiah Hudan) dari Peureulak ke Indra Purba (Aceh Besar sekarang) untuk menjalankan Dakwah Islamiyah.). Adi Genali berputera tiga orang. (XIV M.) barulah Islam meluas dalam daerah Syahir Poli dan seluruh jejak Hindu/Budha dikikis habis. M . Menjelang pertengahan abad kedelapan H .). anak-anak raja Peureulak yang mengungsi keberbagai negeri lain. Menurut catatan Sdr. dimana mereka kemudian dapat mendirikan Masyarakat dan Kerajaan Islam.

dan akhirnya Meurah Pupook sendiri diangkat menjadi raja dan negeri itu dinamakan "Kerajaan Islam Jaya". Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 30-31 54 . Kerajaan Islam Jaya menjadi mundur dan kacau. Af. yaitu "Meureuhoom Onga". lanjutan dari Kerajaannya. Sulthan Mahmud II mengangkat puteranya Raja Husain Syah menjadi "Raja Muda" dengan pangkat dan gelar "Maharaja Pidie Laksamana Raja". 4. 6. yang kemudian daerah tersebut dinamakan Indra Jaya. Maharaja Sulaiman Nur.memimpin Kerajaan Islam yang baru itu (Kerajaan Islam Pidier). Menjadi Sulthan kerajaan Aceh Darussalam pada tahun 997-1011H. Diantara raja-raja yang terkenal dari turunan Meurah Pupook. Maharaja Sidil Mukammil. Puteri Sulthan Husain Syah. Pada satu waktu beberapa masa kemudian. (23) Tgk. dimana mereka menghindarkan diri dari angkatan laut Cina yang menyerang negeri mereka. M . K E R A J A A N ISLAM JAYA Menurut Tgk. Setelah mangkat Meureuhoom Onga. (24) Maharadja Indra Jaya yang turut mengungsi memilih tempat pengungsiannya pada satu tanah datar yang subur dibalik Gunung Gerutee. Yunus Jamil. (23) Adapun Maharadja Pidie Laksamana Raja yang memerintah Kerajaan Islam Pidie turun temurun. Af. 2. yaitu : 1. (1589-1604 M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 24-27 (24) Tgk. Maharaja Syamsu Syah. 3. putera Firman Syah. 5. yang berhasil meng-Islamkan Maharaja dan rakyat Indra Jaya. bahwa Kerajaan Islam Jaya didirikan oleh para pengusi dari Kerajaan Indra Jaya yang berpusat di Bandar Panton Bie (Seudu). Maharaja Husain Syah. Maharaja Malik Ma'ruf Syah (Syahir Dauli). datang ke Indra Jaya serombongan muballigh Islam dibawah pimpinan Meurah Pupook (Teungku Sagoop). Baginda adalah nenekanda Sulthan Iskandarmuda (ayahanda dari bundanya).). sehingga datanglah kesana Raja Inajat Syah dan puteranya Ri'ayal Syah dari Kerajaan Darussalam. Maharaja Ahmad Syah (Syahir Dauli).

yang selama ribuan tahun itu telah berkali-kali mengalami pasang-surut dalam perjalanan sejarahnya. umpamanya dari Cina. Portugis dll. 55 . Pada tahun 913 H . Diantara mereka terdapat seorang pemuda yang gagah-rupawan bernama Meurah Johan. dan akhirnya berdamai kembali setelah Sulthan Syamsu Syah yang bernama Raja Muda Ali Mugayat Syah memperisterikan puteri Raja Jaya. (25) M. (26) M. 902-916 H .). tentera Cina yang telah menduduki Kerajaan Indra Jaya (daerah Leupung sekarang) menyerang Kerajaan Indra Purba (Ibu kotanya Lamuri). mereka datang dari pusat kegiatan ilmu dan meliter.Putera Mahkota Ri'ayat Syah diangkatlah menjadi Raja Kerajaan Islam Jaya dengan gelar Sulthan Salathin Ri'ayat Syah. 1497-1511 M. Sriwijaya. yang dirajakan dinegeri Lingga. (1059-1069 M. Pada masa Kerajaan Darussalam diperintah Syamsu Syah. (25) Sekitar tahun-tahun 450-460 H . Gola. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 25-37. 885-895 H . (26) Dalam keadaan sedang berkecamuknya peperangan antara dua pasukan itu. terjadilah suatu insiden berdarah dengan Kerajaan Islam Jaya yang telah dipengaruhi Portugis.) berpulang kerahmatullah Sulthan Salathin Ri'ayat Syah yang kemudian terkenal dengan nama "Meureuhoom Jaya". telah mengalami berkali-kali serbuan dari luar.). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 32-35. yaitu dari Dayah Cot Kala Bayeuen. 7 Rajab (12 Nopember 1508 M. yang pada masa itu sedang diperintah oleh Maharadja Indra Sakti. KERAJAAN ISLAM DARUSSALAM Kerajaan Indra Purba (Aceh Besar sekarang) adalah satu kerajaan yang telah berdiri sekitar 2000 tahun sebelum Nabi Isa.). putera dari Adi Genali atau Teungku Kawee Teupat. sedang ayahnya Inayat Syah tetap memerintah Kerajaan Darussalam. (1480-1490 M. Puteri Hur namanya. tibalah ke Lamuri pasukan yang dikirim oleh Kerajaan Islam Peureulak sebanyak 300 orang dibawah pimpinan seorang ulama/pahlawan Syekh Abdullah Kan'an yang bergelar "Syiah Hudan" (turunan Arab dari Kan'an).

Maharaja Indra Sakti yang telah masuk Islam. yang selanjutnya menggilai Meurah Johan. Disamping membangun Ibukota Negara yang baru Banda Darussalam. Proklamasi Kerajaan Darussalam oleh Ummat Islam Indra Purba dengan Ibukota negara yang baru B A N D A D A R U S S A L A M berlangsung pada hari Jum'at bulan Ramadhan 601 H . pada suatu dataran tinggi yang bernama "Glee Weueng". Kemudian pasukan Islam ini dibawah pimpinan panglima muda Meurah Johan bersama-sama dengan pasukan Kerajaan Indra Purba menghadapi pasukan Cina Budha. puteri pahlawan Cina itupun masuk Islam. juga Sulthan Alaiddin Johan Syah mendirikan sebuah tempat peristirahatan (kota Istirahat) didaerah pegunungan. dan Syekh Abdullah Kan'an sebagai pembawa Islam (sekurang-kurangnya pembawa lanjutan) ke Lamuri terkenal dengan nama Teungku Chik Lampeuneu'eun. (27) Dua puluh lima tahun kemudian. dimana akhirnya mereka kal ah dan Lamuri menang yang membawa akibat Maharaja Indra Sakti dan seluruh rakyat Kerajaan Indra Purba masuk agama Islam. Maharaja Indra Sakti meninggal dunia. (27) Ibid halaman 35-37. dan akhirnya dengan persetujuan isterinya Puteri Indra Keüsuma dan Syekh Abdullah Kan'an. 56 . (1205 M.).Mereka mendapat izin untuk menetap dalam Kerajaan Indra Purba dengan mengambil tempat di Mamprai (dekat Sibreh) dan membuka kebun lada. dan diangkatlah menantunya Meurah Johan menjadi raja Indra Purba dengan gelar Sulthan Alaiddin Johan Syah. Meurah Johan mengawini Nian Nio yang kemudian namanya terkenal dengan sebutan Putroe Neng. Yunus Jamil. mengawinkan puterinya yang bernama Puteri Biieng Indra Keusuma dengan Meurah Johan. dimana Kerajaan Indra Purba dijadikan kerajaan Islam dengan nama Kerajaan Darussalam dan Ibukota Negara dibuat yang baru ditepi sungai Kuala Naga (Krueng Aceh sekarang) dan dinamai Bandar Darussalam. Masuknya Putroe Neng kedalam Islam menyebabkan pasukan Cina yang bersamanya juga masuk Islam. Untuk membalas jasa. dibagian atas kampung Mamprai. bahwa tentera Cina yang menyerang Lamuri dipimpin oleh panglima puteri yang bernama Nian Nio Lian Khl dimana setelah dikalahkan oleh pahlawan Meurah Johan. Menurut catatan M .

(1408-1465 M. 708-755 H . Mangkat hari Selasa tanggal 4 Sya'ban 665 H . (28) Af Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 81-82. (1465-1480 M. Baginda mangkat hari Jum'at tanggal 12 Rabi'ul Awal 708 H .).). dimakamkan di Glee Weueng. Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah. Silsilah Raja-raja Kerajaan Darussalam. 665-708 H . Pengangkatan ditentang Maharaja Pidie Syamsu Syah. Sulthan Alaiddin Firman Syah. Dimakamkan di Glee Weueng. Baginda mangkat pada hari Rabu tanggal 1 Rajab 855 H . 2. 8. dan dimakamkan di Glee Weueng. 7. (1267-1309 M. Sulthan Alaiddin Husain Syah. mangkat hari Kemis 1 Rajab 631 H . 57 . 6.Ditempat peristirahatan itulah Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri dimakamkan setelah beliau wafat. (1480-1490 M.). (1292 M. 5. (1490-1497 M. 755-811 H . Sulthan Alaiddin Johan Syah.). 895-902 H . 870-885 H .). 883-895 H . (1205-1234 M.). baginda pula yang membangun Dalam (keraton) DARUD-DUNIA dan mesjid B A I T U R . 601-631 H .R A H M A N di B A N D A D A R U S S A L A M dalam tahun 691 H . Makam baginda di Kandang Bilui. demikian pula kedua puteranya Sulthan Ahmad Syah dan Sulthan Mahmud Syah. (1354-1408 M. (28) V.).) Sulthan Alaiddin Mansur Syah I. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II. Pada masa bagindalah beberapa kerajaan kecil (dalam daerah Aceh Besar sekarang) dan Pidier bersatu dengan Kerajaan Darussalam dalam sebuah federasi yang diberi nama Kerajaan Islam Aceh. sehingga terjadi perang saudara. 811-870 H . Baginda mangkat 10 Rajab 902 H . 631-665 H . Sulthan Alaiddin Ahmad Syah. (1309-1354 M. 3. Sulthan Alaiddin InayatSyah. 4. dimakamkan di Kandang Bilui. Bagindalah yang merebut kembali Kerajaan Indrajaya (dirobah oleh tentera pendudukan Cina menjadi Panton Bie/Kantoli) dari tentera pendudukan Cina.). Bagindalah yang meng-Islam-kan daerah-daerah Indrapuri dan Indrapatra. (1234-1267 M. Sulthan Alaiddin Johan Mahmud Syah I. sedang Ibukota Negara dirobah menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . Tgk.). 9. Af Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37-38.

terutama penjajahan barat Kristen terhadap timur Islam.).) diangkatlah puteranya A l i Mughaiyat Syah menjadi Sulthan. yang meliputi seluruh Kerajaan kecil-kecil. Baginda membangun istana baru dilengkapi dengan sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid BAITUR R A H I M disamping Baitur Rahman yang telah ada diseberang sungai sana. (9 September 1530 M. sejak dari Aru sampai ke Jaya. dan pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. Untuk dapat menghadapi tentara penjajahan Portugis yang telah mulai menduduki daerah-daerah Kerajaan Samudra Pase. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 90-91.). LAHIRNYA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM ARUS P E N J A J A H A N B A R A T K E TIMUR Menjelang akhir abad ke X V arus penjajahan barat ketimur sangat derasnya. (1511 M. terutama sekali setelah Columbus menemui Amerika dan Vasco de Gama menjejak kakinya di India. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. Pada tanggal 14 Muharram 937 H . Sulthan Alaiddin Syamsu Syah bin raja Munawar Syah. Nafsu untuk mendapat rezki yang banyak dengan cara yang haram. (1497-1511 M.10. 902-916 H . 916-936 H . sementara puteranya A l i Mughaiyat Syah yang telah diangkat menjadi Amirul-Harb (Panglima Angkatan Perang) mendiami Keraton Darud Dunia. Pidier dan Jaya. telah mendorong orang-orang Eropah berlomba-lomba ke Dunia Timur. mesjid yang dibangun oleh baginda sendiri. (1511-1530 M. (29) Diantara bangsa Eropah Kristen yang pada waktu itu sangat haus tanah jajahan. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah. dimana setelah mereka dapat (29) M. maka Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan pada tanggal 12 Zulka'idah 916 H . Sulthan Syamsu Syah sendiri mendiami Keraton K U T A A L A M . yaitu Portugis. Baginda adalah Sulthan dari Kerajaan Islam Aceh yang terakhir. 58 . nama Baitur Rahim dipakai menjadi nama Mesjid dalam Ke raton Darud-Dunia. 11.) Sulthan Alaiddin Syamsu Syah wafat dan dimakamkan dalam Kandang Pangoe.

Langkah yang diambilnya. Portugis mengatur rencana tahap demi tahap. Dalam wilayah kerajaan-kerajaan tersebut mereka mendirikan kantor dagang dan menempatkan pasukan. (1511 M. yaitu mengirim kakitangan-kakitangannya ke daerah-daerah pesisir Utara Sumatera untuk menimbulkan kekacauan dan perpecahan dalam negeri. (31) H. sehingga ada pihakpihak yang meminta bantuan kepada mereka. mata penjajahannya diincerkan ke Malaka dan Kerajaan-kerajaan Islam yang telah berdiri dipantai Utara Sumatera: Aru. (31) Keadaan dan peristiwa-peristiwa itulah yang dilihat dengan mata akalndya oleh Panglima Angkatan Perang Kerajaan Islam Aceh Ali Mughaiyat Syah. sejak dari Daya sampai ke Pulau Kampai (Aru). kalau tidak boleh dikatakan mustahil. pada waktu dia meminta agar ayahnya yang telah tua Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan dan menyerahkan pimpinan negara kepadanya. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 92-93. dan tahap berikutnya memaksa raja yang telah menyerah untuk menandatangani kontrak pemberian monopoli dagang kepada mereka. Menjelang akhir abad ke X V dan awal abad ke X V I . Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 267-269. Teumieng. Portugis telah dapat memaksakan nafsu penjajahannya kepada Raja-raja Aru (Pulau Kampai). Aceh dan Jaya. (30) Tahap kedua mereka langsung melakukan penyerangan dan seterusnya mendudukinya. maka beliau terus menetapkan suatu tekad untuk mengusir Portugis dari seluruh daratan pantai Sumatera Utara. yang kuat (30) M. Pase. tidak menggabungkan diri dalam satu kerajaan yang besar.M. Pidier dan Jaya. 59 .) Ali Mughaiyat dilantik menjadi Sulthan Kerajaan Islam Aceh dengan gelar Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. selama kerajaan-kerajaan yang kecil-kecil itu masih tetap berdiri sendiri. Setelah pada hari tanggal 12 Zulka'dah 916 H .merampok Goa di India. Pase. Pidie. Untuk mencapai nafsu serakahnya itu. dari Malaka yang telah dirampoknya. hal mana menjadi alasan bagi mereka untuk melakukan intervensi. kalau mungkin menimbulkan perang saudara seperti yang terjadi di Samudra/Pase. Ali Mughaiyat berpendapat untuk melaksanakan tekadnya itu akan sukar sekali.

(33) Af. secepat itu pula diproklamirkan berdirinya " K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M " yang daerah wilayahnya meliputi Aru sampai ke Pancu dipantai utara dan Jaya sampai ke Barus dipantai Barat. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah pun kembali ke Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. Dikirimnya peringatan tegas kepada raja-raja Jaya. dengan membawa kemenangan yang gemilang. peringatan Ali yang bertujuan baik itu bukan saja tidak diindahkan. Dari Pidier Portugis bersama dengan Raja Jaya dan Raja Pidier melarikan diri ke Pase. karena kuku penjajahan Portugis semakin kuat menancap di Jaya. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 94-98.). maka Laksamana Raja Ibrahim gugur syahid pada tanggal 21 Muharam 930 H . di Pase juga angkatan perang Portugis mengalami kehancuran yang sefatal-fatalnya. dilarangnya berbuat demikian. Setelah selesai pengusiran Portugis dari seluruh daratan Aceh. dimana dikejar terus oleh Ali Mughaiyat sampai ke Pidier dan disanapun tentera Portugis di remuk-redamkan dengan mengalami kerugian yang amat besar. maka secepat dia diangkat menjadi Sulthan. 60 . bahkan mereka tambah memberi hati kepada Portugis. dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. Waktu niatnya hendak menyerang Jaya disampaikan kepada ayahnya Syamsu Syah yang telah tua. tetapi namun demikian niat menyerangnya tidak dapat dielakkan lagi. (30 November 1542 M. dimana sebahagian besar serdaduserdadunya terpaksa berkubur konjol di teluk Samudra Pase. Pase dan Aru agar mereka mengusir Portugis dari negerinya masing-masing dan kemudian bersatu menjadi satu kerajaan yang besar. yang dikejar oleh Mughaiyat. Dalam suatu pertempuran antara armada Aceh dengan armada Portugis di Teluk Aru. A l i Mughaiyat mengambil langkah yang cepat dan tegas. (32) Af. dan mengangkat adiknya Laksamana Raja Ibrahim menjadi Raja Muda untuk Wilayah Timur kerajaan (Pase dan Aru). (33) Penyerangan dimulai dan dalam waktu yang relatif singkat. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. Untuk merealisir proklamsinya itu. Pidier. Tetapi. mempunyai angkatan darat dan laut yang berdisiplin (32) Untuk maksud itulah. sehingga terpaksa baginda menempuh jalan kekerasan. sehingga Raja Jaya bersama dengan majikannya tentera pendudukan Portugis lari ke Pidier.dan bersatu. kekuatan Portugis di Jaya dihancur lumatkan.

yang juga syahid pada bulan Jumadil Awal 931 H . (1526 M. telah sanggup membangun tamaddun dan kebudayaan yang tinggi dikawasan kepulauan Nusantara. (7 Agustus 1530 M. Setelah Syahid Laksamana Malik Uzair. (927 H. Sulthan mengangkat putera bungsunya. Masa-masa semenjak Sulthan Alaiddin Ali Mughayat Syah sampai kepada masa Ratu Tajul Alam Safiatuddin adalah "Zaman Gemilang" yang menanjak. dan adakalanya mengalami masa-masa menurun menuju lembah kemunduran. A l Qahhar Iskandar Muda dan Safiatuddin adalah mutiara utama dalam mata rantai silsilah raja-raja Aceh.).) dalam suatu pertempuran yang lain. Setelah selesai membersihkan negara dari anasir penjajahan yang datang dari luar dan pengacau dari dalam.) dll. terutama di Sumatera dan Malaya. Malik Abdul Qahhar menjadi Amirul Harb (Panglima Perang) untuk Kawasan Timur merangkap Raja Muda di Aru. Dalam perjalanan sejarahnya.). Kerajaan Aceh Darussalam peranah mengalami zaman-zaman naik menanjak kemercu kebesaran. 61 . Simon de Souza mati dalam pertemouran tahun 934 H . adalah masa suram yang terus menurun. bahwa armada Portugis benar-benar telah dihancur lumatkan dan sekian perwira tinggi yang mati konyol seperti Laksamana Jorge de Berito yang mati konyol dalam pertempuran bulan Mei 1521 M . ipar Sulthan Ali Mughaiyat sendiri). Dalam pertempuran-pertempuran diberbagai medan dapat dicatat.Laksamana Ibrahim digantikan oleh Laksamana Malik Uzair (putera Sulthan Salathin Meureuhoom Jaya. semenjak pemerintahan Ratu Nurul Alam Naqiyatuddin sampai kepada Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. (1528 M. maka setelah itu Sulthan A l i Mughaiyat Syah berpulang kerahmatullah pada hari Selasa tanggal 12 Zulhijah 936 H . dan setelah meletakkan fondasi yang kuat bagi Kerajaan Aceh Darussalam. dan setelah menciptakan bendera kerajaan yang bernama "Alam Zulfiqar" (bendera cap pedang) yang berwarna merah darah dengan pedang putih membelintang diatasnya. sementara zaman-zaman setelah itu. Kerajaan Aceh Darussalam yang mengambil Islam menjadi dasar negaranya. Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah.

yang terkenal dengan " A L Q A H H A R " . 12.1011-1015 H . 1098-1109 H . hanya 20 hari. Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah III. 19.SILSILAH RAJA-RAJA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM: (34) 1. Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. 11131115 H .989-995 H . (1678-1688 M. Sulthanat Sri Ratu Kamalat Syah (anak aagkat Safiatuddin). 995-997 H .). 9. 979-987 H . 7. 15. 13. 6.). Sulthan Meugat Bujung. (anak angkat Safiatuddin). 20. M. Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. (1702-1703 M. Sulthanat Sri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (puteri Nagiatuddin). Sulthan Zainal Abidin. 22. (1636-1641 M. 10.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah. 5. Sulthanat Sri Ratu Nurul Alam Naqiatuddin. 11. 17.). Sulthan Alaiddin Riayat Syah II.). 1139-1139 H . 11151139 H . (1703-1726 M.). Sulthan Jauharul Alam Imaduddin. 1050-1086 H . (1688-1699 M. Sulthan Salahuddin. 21. Sulthan Muda bin Husain Syah. (1579 M. Sulthan Syamsul Alam Wandi Teubeueng. Sulthanat Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat. (1571-1579 M. 8. Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah. Sulthan Jamalul Alam Barul Munir bin Syarif Hasyim.) Sulthan Perkasa Alam Syarif Lamtui bin Syarif Ibrahim. 945-979 H .). 16. Sulthan Muda Ali Riayat Syah V. 14.). (1675-1678 M. 916-936 H . 997-1011 H . (34) Tgk. (1581-1587 M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 41-53. (1589-1604 M.). (1539-1571 M. (1579-1580 M. 18. 3. (1641-1675 M. (1699-1702 M.). (1587-1589 M.). 1045-1050 H . (1511-1530 M. 1016-1045 H . 1086-1088 H . (1604-1607 M.). Sulthan Mughal Seri Alam Periaman Syah. (usia 7 bulan) hanya 28 hari.).). (1607-1636 M. 987-988 H . 62 .). 939-945 H .).). 987 H . (1530-1539 M. (1726 M. 4. 1088-1098 H . 1110-1113 H . 2.). Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalullil. Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani.).

(1836-1870 M. 1286-1290 H . 1251-1286 H . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 27. dan tidak pernah menyerahkan "Kedaulatan" negaranya 63 . Sulthan Aceh yang terakhir. 1139-1147 H . Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. 31. Sulthan Husain Alaiddin JauharulAlam Syah.). (18231836 M. (17811795 M.). 1238-1251 H .). Sulthan Alaiddin Johan Syah. 24. 26. 1290H.). 1209-1238 H . (1727-1735 M. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. setelah berperang 29 tahun. Sulthan Alaidin Maharaja Lila Ahmad Syah.23. Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah. (1795-1823 M. 1174-1195 H. 1195-1209 H .). (1870-1874 M.) 30.(1760-1781 M. Sulthan Alaiddin Muhammad Dud Syah. 28.) 25. (1735-1760 M.). baginda ditawan oleh Belanda. (1874-1903 M. 1147-1174 H . Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 29.).

INDONESIA Di Atjeh ada bendera pedang tjap semoilan ditan&ran radja dari Atjeh siunpai ke Pahang tiada jang tentang Iskandar Muda Bangsa Partugis angkatan . sedangkan pedang dan bulan bintang berwarna putih.i puteri Tudjui muüa Ki-ta Melaka dlgempuri Partugis lan boïik ke Goa. Alam Cap Peudeueng {Bendera Aceh) warna dasarnya merahdarah.Di Atjah na Alam peudeuëng tjap sikureuëng lam djaroë radja phon di Atjeh troih u Pahang tan soë teuntang Iskandar Muda Bangsa Peutugéh ab6h geupinah di u Melaka keudèh keunan pih troih angkatan raeugsh Atjah raja di ploh geupltjrok teuma. Iskandar Sani duk geunatrtoS iakoë putroë Tadjui mulia kota Melaka teuma geu engkhoë Peutugeèh diwoë keudéh u Gua. {Dari buku: TarikhAceh dan Nusantara) 64 .megah nabis dipiiidah di Atjeh raja ke ilelaka mereka bertedun dikedjar terus sajEnpai kesana Iskandar Sani jang menggaiK: suan-.

.

.

A N KEDUA JDAYAAN ISLAM T A S A N SEJARAH A C E H .

.

Apa yang akan diuraikan dalam pasal-pasal berikut adalah kesimpulan yang dikutip dari berbagai buku dan naskah-naskah lama tulisan Arab. Kalau dengan Kerajaan Aceh Darussalam sudah demikian sulitnya. Kerajaan Islam Beuna. oleh karena hampir tidak ada buku-buku yang agak khusus mengupas masalah tersebut. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan "Rukun Kerajaan" sesuai dengan ajaran Islam. (35) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. yang Insya Allah jangan sampai meieset'dari kebenaran. yang kemudian membuat kesimpulan-kesimpulan. Pedang Keadilan. bahwa Kerajaan Aceh Darussalam mengambil Islam menjadi "Dasar Negara". RUKUN NEGARA Seperti yang telah dijelaskan diatas. kita harus mengalami banyak sekali kesulitan. 67 . sehingga karena demikian segala hukum yang berlaku didalamnya tidak boleh bertentangan dengan Hukum Islam. maka tidak ada kerajaan. Karena itu. saya akan berusaha menganalisa sedapat-dapat mungkin berdasarkan fakta-fakta dan data-data yang ada. yang menguraikan cara sambilan ataupun tersisip disana-sini dalam celah sejarah atau silsilah raja-raja. bahwa semua kerajaan-kerajaan yang tersebut diatasa adalah mengambil Islam sebagai "Dasar Negara". Kerajaan Islam Pidie. Kerajaan Islam Lingga. yaitu empat perkara : (35) a. Hanya yang sudah kita pastikan. dan kalaupun ada adalah sepintas lam saja. Kerajaan Islam Daya dan Kerajaan Islam Lamuri (Kerajaan Darussalam). konon pula lagi dengan Kerajaan Islam Peureulak. Sungguhpun demikian.KETATANEGARAAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DASAR NEGARA Untuk menguraikan masalah ketatanegaraan Kerajaan Aceh Darussalam. Jika tidak ada pedang. Kerajaan Islam Pase.

b. Jika tidak ada "kitab undang-undang". Qadli Malikul Adil. 68 . Ilmu bahasa. Jika tidak mengetahui ilmu dunia-achirat. akan tetapi rakyat seperti pedang sembilan mata yang amat tajam. para pejabat sipil (Hulubalang) dan pejabat-pejabat lainnya diwajibkan tunduk "kebawah qanun". para menteri dan pejabat lainnya diwajibkan tunduk kepada hukum yang berlaku. seperti yang tercantum dalam Qanun Meukuta Alam : (36) "Bahwa Aceh Darussalam adalah Negeri Hukum yang muthlak sah. tidak ada kerajaan. b. lagi besar matanya lagi panjang sampai ketimur dan kebarat". Ilmu yang bisa menulis. (38) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30-31. NEGARA H U K U M Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan sebagai satu Negara Hukum. Kalaam. d. d. bahwa Sulthan. maka dalam Kerajaan Aceh Darussalam diperlukan empat pula. tidak bisa mengatur kerajaan. dan rakyat bukan patung yang terdiri ditengah pedang. Ilmu yang bisa memegang pedang. Jika tidak ada bahasa. para Panglima Angkatan Perang. Ilmu. (37) Ibid halaman 40-41. maka semua pejabat dalam kerajaan sejak Sulthan. c. maka tidak bisa berdiri kerajaan. yaitu: a. yaitu segalanya tidak boleh bert en tangan dengan hukum Islam. para Menteri. yaitu undang-undang hukum negeri Aceh. Ilmu yang bisa mengetahui mengatur dan menyusun negeri. Sebagai Negara Hukum. juga dalam Qanun Meukuta Alam disebut dengan jelas. Untuk dapat melaksanakan keempat rukun tersebut. Demikianlah dalam Qanun Meukuta Alam ditetapkan. yaitu : (38) (36) Di Meulek: Qanun Meukuta alam halaman 73-74. c. (37) DASAR D A N SUMBER H U K U M Segala hukum yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam didasarkan kepada ajaran Islam. Mengenai dengan sumber hukum.Qalam.

Yang dimaksud dengan "qanun" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah ketenteraan/pertahanan. Reusam Dlaruri. juga diatur dalam Qanun Meukuta Alam. Hukum Aridli. ketenteraan. kemasyarakatan. yaitu undang-undang dlarurat yang langsung dibuat/dijalankan oleh Sulthan sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Qanun Syari'i. 4. dan sumbernya Quran. masing-masing ada empat tingkat. 2. Reusam Syari'i. Hadis. untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. (39) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 34-35. Adat Syari'i. Idjma'Ulama Ahlussunnah Wal Dajama'ah. Adapun hukum yang bersumber kepada empat sumber diatas. kenegaraan. adat. yaitu: 1. Yang dimaksud dengan "hukum" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah keagamaan. yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 3. 2. Qias. Adat Aridli. Yang dimaksud dengan "reusam" yaitu perundangundangan yang mengatur masalah kemasyarakatan. kemasyarakatan dan ketenteraan. Qanun Dlaruri. ada empat macam. kenegaraan. kemasyarakatan dan ketenteraan. Hukum Dlaruri. Qanun Aridll. Baik hukum. Ijma' Ulama dan Qias. Reusam 4. 69 . yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh Pemerintah (Sulthan atau Menteri-menteri) untuk mengatur masalah keagamaan. Adat 3. hukum dasar atau undang-undang pokok yang mengatur masalah-masalah keagamaan. yaitu: (39) 1. Yang dimaksud dengan "adat" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah kenegaraan. Reusam Aridli. A l Quran. Qanun. Hukum. A l Hadis.1. hal mana. Adat Dlaruri. Hukum Syari'i. 2. reusam atau qanun. kenegaraan. 3.

4. Reusam 'Urfi. (44) (40) Ibid halaman 44. Hukum 'Urfi. (43) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. atau antara para menteri sendiri. NEGARA SYURA Sebagai suatu negara yang mengambil Islam menjadi dasarnya. Kepada Wazir Mu'adhdham Panglima Polem M u d a Perkasa yang oleh Qanun telah diberi hak untuk mengangkat dan mema'zulkan Sulthan. yaitu peraturan-peraturan istimewa yang khusus dibuat oleh Sulthan untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. ataupun antara para penguasa dengan para Ulama dan wakil-wakil rakyat. Reusam Nafsi. (44) Ibid halaman 88. kemasyarakatan dan ketenteraan. Adat Nafsi. "Balai G a d i n g " dan "Balai Mahkamah Rakyat" (41) dalam balai-balai tersebut dilakukan musyawarah. Qanun Nafsi. Qanun 'Urfi. artinya harus berlaku adil kepada rakyat. 70 . 5. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan " S y u r a " sebagai salah satu asasnya yang penting. yang dinyatakan dengan 10 perkera. 81 dan 87. (40) Dalam melaksanakan prinsip " S y u r a " tersebut dibentuklah beberapa lembaga. (43) Selanjutnya ditetapkan pula bagaimana cara-cara melaksanakan keadilan. dengan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman) dan "Majelis Ulama Sepuluh". kenegaraan. yaitu "Balai Rong S a r i " . Adat 'Urfi. kemasyarakatan dan ketenteraan didaerahdaerahnya masing-masing. pemerintahan. terutama bagi Sulthan. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh para Penguasa Daerah (Hulubalang) untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. (41) Ibid halaman 41. baik antara Sulthan dengan menteri-menterinya. (42) Ibid halaman 42. juga diharuskan bermusyawarah terlebih dahulu dalam masalah tersebut dengan Majelis Mahkamah Rakyat. Hukum Nafsi.(42) PRINSIP ADIL D A N T H A A T Qanun Meukuta A l a m menetapkan pula syarat keadilan bagi para penguasa.

Maka jikalau ada demikian. bulu dengan kulit. bahkan juga untuk semua pejabat dalam kerajaan. yaitu yang ada pangkatnya dan martabatnya dan jabatannya. jika satu urat tersalah atau satu tulang tersalah atau patah. hati dengan jantung dan akal dengan pikir. seperti yang dapat kita baca dalam nukilan dibawah i n i : (47) "Bahwa tiap-tiap raja. akan tetapi adalah raja buat mengurus rakyat dan sekalian perintah negeri " Tidak saja kepada Sulthan ditujukan ketentuan-ketentuan pelaksanaan keadilan. (45) Agar prinsip keadilan dan thaat dapat terlaksana dengan baik. maka janganlah pekerjaannya aniaya dhalim dan Khianat kepada rakyat. sebab adalah asal raja itu dari pada rakyat dan dengan pilihan rakyat jua. maka Qanun menetapkan pula bahwa raja dengan rakyat tidak boleh bercerai sama sekali. Maka demikianlah raja dengan rakyat. yaitu seperti jasad. istimewa kepada alim-ulama. (47) Ibid halaman 35: 71 . (46) Ibid halaman 36. sudah terang pemerintahnya tidak kuat dan tidak aman. maka bertambah-tambah kuat raja dan pemerintah. hulubalang dan sekalian panglima.Qanun juga mewajibkan kepada rakyat agar thaat kepada para penguasa (terutama Sulthan) yang adil. dalam Qanun antara lain termaktub : (46) "Bahwasanya raja sekali-kali tidak boleh bercerai dengan rakyat. dan jangan mengharap banyak senjatanya dan kuat laskarnya dengan kerasnya menindih rakyat dan bermusuh dengan rakyat. goyang selamanya Maka tiap-tiap raja negeri hendaklah bersatu dengan rakyat yang amat kuat dan bulat serta mencari belaian kasih sayang rakyat negeri semuanya. maka demikianlah raja dengan sekalian rakyat. janganlah diberi sakit hati rakyat. yaitu misal umpamanya daging dengan darah. niscaya susahlah jasad menanggung sakitnya. dan bukan asal rakyat raripada raja. sekalian wazir. sebab karena raja dengan rakyatnya itu seperti jasad dengan ruh " (45) Ibid halaman 44 dan 60. tulang dengan urat. Dalam hal ini.

sedangkan sekelilingnya tertera nama delapan orang para Sulthan yang memerintah pada masa sebelumnya. yaitu semacam setempel kerajaan. Cap Sikureueng (stempel sembilan) berbentuk bundar. ditengahtengah tertera nama Sulthan yang sedang berkuasa. Surat-surat Kuasa yang amat penting. Menurut yang termaktub dalam Qanun Meukuta Alam bahwa delapan orang sulthan yang namanya tercantum berkeliling dalam 72 . surat-surat Perjanjian antar-negara.C A P SIKUREUENG Cap Sikureueng. yang hanya dipakai pada menguatkan surat-surat yang sangat penting. Suratsurat Keputusan Kerajaan yang penting.

TJAP SEMBÏLAN KERADJAAN ATJEH. Cap Sikureueung(setempel) Kerajaan Aceh Darussalam. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). tjr.il. \ItthiiH»m. • * (1584-1903* ï)juiiitn*j.1675) Sultliai) A l a i d d i n fjaotf 'i.' s u H h a B ü l i Tutfjul Alam Sjaf ia t h ud dtn*> jah. 73 .iil Raiidsjuh {• l ï ^ h a b i s a n J . (1742-Ï7d7> Sultïui» Alaiddin 4 dan 5 S u l i h i i ï i AlaicJtli» iManajursjn.ili.

(49) Ibid halaman 48. karena sembilan orang sulthan namanya tercantum didalamnya. Mengenai ini dalam Qanun antara lain tercantum : (49) "Bahwa jika negeri Aceh diserang oleh musuh dan jika negeri Aceh menyerang musuh. sehingga Sulthan yang sedang berkuasa. Adat. diwajibkan menolong yang kebajikan kepada negeri dan kepada kerajaan dengan tulus ichlas berupa apapun juga. Qias. Reusam dan Qanun). Hadis. dan jika menang maka kerajaan berhak mutlak membayar kembali kepada rakyat dan anak negeri seluruhnya. yaitu seperti hak rakyat yang mutlak utang kepada kerajaan maka dibayarnya oleh kerajaan sesudah menang perang " BENTUK DAN STRUKTUR KERAJAAN Dalam Qanun Meukuta Alam dengan pasti telah ditetapkan bagaimana bentuk struktur kerajaan. Filsafat dari "Cap Sikureueng" yaitu bahwa Sulthan harus berada dalam lingkungan hukum. Dan sekalian rakyat hendaklah memperutangkan derham kepada Raja bila masa perlu. (50) Ibid halaman 40-46. kebolehan kerajaan melakukan pinjaman pada rakyat yang akan dibayar kembali setelah selesai peperangan."Cap Sikureueng" adalah melambangkan empat jenis sumber hukum dan empat jenis nama hukum (Quran. 74 . (48) DALAM KE AD A AN PERANG Dalam Qanun juga ditetapkan bagaimana keadaan Kerajaan bila diserang oleh musuh ataupun menyerang negeri musuh. Hukum. antara lain Qanun mencantumkan ketentuan-ketentuan mengenai tugas-tugas para pejabat dan rakyat. Ijma' Ulama. Anthony Reid : The Contest For North Sumatra halaman 2-4. tidak boleh menyeleweng dari rel qanun. yang namanya tertera ditengah-tengah. maka sekalian anak negeri atas nama rakyat Aceh dan bangsa Aceh. Dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: (50) (48) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Dalam hal ini. yaitu harta dan perbuatan dan ruh dan serta akal dan pikiran. Dinamakan dengan "Cap Sikureueng" (setempel sembilan). berarti dilingkungi oleh hukum sehingga maksudnya bermakna bahwa dia harus tunduk kepada hukum atau qanun.

75 . Susunan organisasi Kerajaan Aceh Darussalam.Diangkat dari Qanun Meukuta A lam.

Diangkat dari Qanun Meukuta Alam Susunan kerajaan Aceh Darussalam. 76 .

(51) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 39-44. yang dinamakan "Sagoe". Balai Rong 2ari. Di daerah Aceh Besar ada tiga federasi yang terdiri dari beberapa buah Pemerintah Daerah. dimana dalam menjalankan tatausaha negara dibantu oleh sekretaris negara yang bergelar Rama Seutia Keureukon Katibul Muluk. Kepala Negara bergelar Sulthan Imam Adil. LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA Qanun menetapkan juga adanya beberapa Lembaga Negara pada tingkat Pemerintah Pusat. mazhab Maliki. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 2-4. Dalam keadaan dari turunan tertentu tidak ada yang memenuhi syarat-syarat. dengan empat orang pembantunya yang bergelar Mufti Empat. yang masing-masingnya dari Mazhab Syafi'i. 77 . 3. Untuk membantu sulthan dalam menjalankan pemerintahan. yang bertugas membantu Qadli Malikul Adil dalam mengeluarkan "fatwa". 2. Orang yang kedua dalam kerajaan. Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. 4. dimana kepala negara bergelar Sulthan yang diangkat turun temurun. yaitu Qadli Malikul Adil. Balai Gading. Negara berbentuk kerajaan. Balai Gading yaitu Majelis Perdana Menteri yang beranggotakan (50) Ibid halaman 40-46.1. 5. Pemerintah Daerah (keulebalangan dan kemukiman) dan Pemerintah Desa (Kampung). sebagai orang pertama dalam kerajaan. Qanun menetapkan beberapa pejabat tinggi yang bergelar "Wazir" (Perdana Menteri dan Menteri-Menteri). Balai Rong Sari yaitu Majelis Kerajaan yang beranggotakan menteri-menteri inti yang bergelar "Hulubalang Empat" dan "Ulama Tujuh". Kerajaan bernama Kerajaan Aceh Darussalam dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam dan terdiri dari Pemerintah Pusat (Kerajaan). 2. yang khusus membantu Qadli Malikul Adil dalam masalah keagamaan ditetapkan seorang Ulama Besar yang bergelar Syeikhul Islam. maka boleh diangkat dari yang bukan turunan raja. yaitu : (51) 1.

Balai Malikul Habib. Balai Setia Hukama. yang masing-masing mewakili satu mukim dalam Daerah Federasi Aceh Besar. yaitu kantor Sulthan sendiri. yang merupakan lembaga tertinggi. Balai Malikul Islam. yang beranggotakan 73 orang. kira-kira semacam "jawatan pusat" yang juga bernama " B a l a i " sedangkan kepalanya bergelar " I m a m " . 3. 3. Balai Majelis Mahkamah Rakyat. Balai Qadli Malikul Adil. dibawah pimpinan Wazir urusan perniagaan (Menteri Perdagangan). 6.J A W A T A N PUSAT Disamping lembaga-lembaga yang tersebut. Balai Furdhah. Balai Baitul M a l yaitu kantor pusat perbendaharaan negara dibawah pimpinan Bendahara Raja Wazir Derham (Menteri Keuangan). Majelis Mahkamah Rakyat yaitu semacam Dewan Perwakilan Rayat. dibawah pimpinan Laksamana Amirul Harb (Menteri Pertahanan). (tidak jelas kantor apa). (52) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72. J A W A T A N . yang tarafnya lebih rendah. Balai Baitul Mal. yaitu kantor Qadli Malikul A d i l . mungkin kantor para ahli pikir/hukama. 4. maka Qanun menetapkan beberapa lembaga yang lain. 4. 5. dan balai-balai tersebut yaitu : (52) 1. Balai Majelis Mahkamah. Balai Laksamana yaitu kantor pusat balatentera laut dan darat.menteri-menteri kabinet yang bergelar "Hulubalang Delapan" dan " U l a m a T u j u h " . Balai Laksamana. 2. Balai Furdhah yaitu kantor pusat perdagangan/perniagaan dalam dan luar negeri. 7. 78 . Balai Majelis Mahkamah yaitu kantor mahkamah tertinggi yang beranggotakan 10 orang ulama fiqh (Fuqaha-Ahli Hukum) dibawah pimpinan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman).

5. Balai Sri Purba Wangsa. „ Rama Setia Katibul Muluk. (tidak jelas maksudnya). pejabat pelaksana harian di Balai Rong Sari. (tidak j elas maksudnya). kantor urusan sosial. 13. 11. 3. Balai Silaturrahim. kantor seorang pejabat tinggi. 8. (tidak jelas maksudnya). 4. 6. 7. Balai Setia Ulama. mungkin semacam kantor biro. yaitu kantor urusan politik. kantor mufti empat. Balai Mufti Empat. mungkin kantor urusan Grasi dari Sulthan. yaitu kantor tempat para ulama bermusyawarah. Seri Maharaja Lila. 15. Balai Setia Purba. (53) Di Meulek: Qanun}-" 19 . Menteri Seri Paduka. 7. Balai Ahli Sijasah. Balai Baitur Rij al. (tidak jelas kantor apa). 16. Seri Maharaja Mangkubumi. menteri yang diperbantukan pada Sulthan. 19.5. 21. mengepalai Balai Furdhah. 14. 18. kira-kira menteri Negara. Menteri P»duka Tuan. Balai Sri Setia Salih. Balai Safinah. Mengenai hal tersebut disebutkan: (53) 1. G E L A R A N P E J A B A T TINGGI Qanun juga menetapkan nama gelaran bagi para pejabat tinggi kerajaan. (tidak jelas kantor apa). 12. Balai Darul Asyikin. Qadli Malikul Adil. Perdana Menteri. kantor urusan mesjid istana. Balai Taubah. Menteri Paduka Raja. Kantor Balai Baitur Rahim. 6. kantor urusan kapal-kapal (pelayaran). baik menteri ataupun lainnya. 9. mungkin kantor urusan perjalanan atau kantor urusan para wisata. 20. menteri Perdagangan -HaAlam halaman 64-67. Balai Sri Suara. 10. yang mengurus segala Hulubalang. 17. Menteri Dalam Negeri. Balai Musafir. kantor urusan pria. mungkin kantor urusan tenaga kerja. Balai Sri Purba Setia. Sekretaris Negara. Balai Baitul Fakir Miskin. 2. tangan kanan Sulthan. Balai Malikul Mahmud. mungkin kantor seorang pejabat tinggi.

Gampong. juga masalah-masalah laut lainnya. Wazir Kun Diraja. Menteri Kehakiman. 1. jang mengurus angkatan darat dan angkatan laut. Untuk satu gampong diangkat seorang Keuchik dengan sebuah staf pembantu yang bernama " T u h a Peuet" dan seorang Imam Rawatib. 14. menetapkan Gampong dinamakan juga "Meunasah". Pemerintahan Gampong ini mendapat hak otonomi yang luas. Maharaja Purba Paduka raja. 12. Qanun sebagai berikut: (54). yaitu keudjrun Dalam Darud Dunia. M u k i m yaitu badan federasi dari beberapa gampong. kira kira Menteri Kehutanan. Orangkaya Seri Maharaja Bendahara Raja Wazir Derham. Wazirul Harb Laksamana. dan sekurang-kurangnya untuk satu mukim harus terdiri dari delapan buah gampong. Seri Maharaja Gurah. ketua Majelis Kerajaan. 11. pejabat yang mengurus hasil-hasil hutan dan segala yang bersangkut paut dengan hutan. Menteri Keuangan. Menteri Urusan Dalam (Keraton) dan merangkap menjadi Syahbandar (walikota) Banda Aceh Darussalam. 13. yaitu pejabat yang mengurus cukai pekan diseluruh Aceh. Untuk memimpin federasi gampong-gampong yang bernama M u k i m diangkat seorang Imam dan seorang Qadli. Wazir Badlul Muluk. 80 . 10. Seri Maharaja Garut.8. 16. 9. kira-kira Menteri Luar Negeri. Dalam satu mukim didirikan satu mesjid tempat melakukan sembahyang (54) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 44-46. 2. Seri Raja Panglima Wazir Mizan. Mukim. mengurus perutusan-perutusan dari luar negeri dan perutusan-perutusan Aceh keluar negeri. Menteri Rama Setia. 15. PEMERINTAH D A E R A H Mengenai dengan Pemerintah Daerah.

tempat musyawarah. 4. tempat belajar dan pusat segala kegiatan ummat lainnya. hanya yang diurus oleh Pemerintah Pusat di Banda Aceh. tujuh mukim. empat mukim. Adapun tiga buah federasi itu yaitu : a. Kepada daerah wilayah luar Aceh diberi hak mengurus rumah-tangga sendiri seluas-luasnya. yang dalam Qanun Meukuta A l a m disebut "Daerah Takluknya''. Satu daerah uleebalang ada yang terdiri tiga mukim. enam mukim. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Qadli Malikul A l a m Seri Setia Ulama. 5. Panglima Sagi. yang terdiri dari 22 M u k i m . yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Seri Imam Muda ' O h . dan masing-masing Hulubalang itu mempunyai gelar khusus sendiri-sendiri mendapat hak otonomi yang luas.Jum'at dan ibadat-ibadat lainnya. Disamping Hulubalang diangkat pula seorang Qadli. Wilayah Luar Aceh. delapan mukim dan sembilan mukim. lima mukim. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagi. Daerah Uleebalang yang dipimpin oleh seorang kepala yang bergelar Hulubalang. Dalam daerah Aceh Besar dibentuk tiga buah federasi yang mengkoordinir daerah-daerah uleebalang yang tergabung didalamnya. 81 . Sagoe Duaploh Nam. baik di Suamtera ataupun diseberang lautan. c. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. yaitu urusan luar-negeri dan pertahanan. Sagoe Duaploh Dua. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Panglima Polem Seri M u d a Perkasa. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. Sagoe Teungoh Lhee Plooh. yang terdiri dari 26 M u k i m . Kerajaan Aceh Darussalam mempunyai wilayah-wilayah perlindungannya diluar Aceh. 3. b. Daerah Uleebalang. yang terdiri dari 25 M u k i m .

(56) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 81. Memelihara sekalian perintah Agama Islam. Sanggup menyelesaikan perkara-perkara selang-sengketa antara rakyat. 15. yaitu: (55) 1. Sanggup membagikan harta ghanimah kepada yang mustahak. 14. kasih-sayang orang teraniaya. Sanggup memelihara harta baitul-mal. 21. 8. 16. 9. hulubalang. 18. 2. 10. SYARAT-SYARAT MENJADI WAZIR Untuk menjadi Wazir (Menteri) juga qanun menetapkan syaratsyarat khusus. 5. Harus sanggup menerima saksi dalam perkara-perkara. melanggar hukum. Merdeka. Sanggup memelihara kanak-kanak laki dan perempuan yang tiada walinya. 20. Adil mengerjakan hukum Allah dan Rasul. Sanggup mengumpulkan zakat-fïthrah. 3. yaitu 10 syarat: (56) (55) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 58-59. Sanggup menghukum segala orang yang bersalah. Sanggup melengkapi laskar. Membela rakyat dengan insaf. Sanggup memelihara negeri. Keturunan baik-baik. 11. 17. Berani lapang tiada khianat. 7. Sanggup menyuruh sembahyang Jum'at dan sembahyang berjama'ah. para perwira dan saudagar/pengusaha agar jangan menyeleweng dari rel qanun. Akal-baligh.SYARAT-SYARAT MENJADI SULTHAN Untuk menjadi Sulthan Qanun menetapkan 21 syarat pokok. 6. 4. Sanggup menyelidiki pekerjaan para menteri dan pejabatpejabat lainnya. 13. 1 82 . Seboleh-bolehnya laki-laki. Islam. Sanggup menjaga para menteri. 19. 12.

5. yaitu: (57). Tidak dengki dan tidak mengacau rakyat. 4. Jaga (waspada) lagi rajin. 7. Budiman dan arif akal ahli dan bijaksana. 8. (57) Ibid halaman 62. SYARAT-SYARAT MENJADI QADLI Qanun selanjutnya menetapkan 10 syarat untuk menjadi Qadli. Adil. tiada chianat dan tiada dhalim. 1. Ahli berkata. Islam. Alim ilmu pada pekerjaan dunia dan achirat. Melihat (tidak buta). dan mengetahui atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan adil.Mengetahui ilmu dunia dan ilmu achirat. 3. 9. Tidak tamak loba kepada harta kerajaan negeri dengan menindih rakyat. Tua umurnya. 2. 10. Tidak mengikuti nafsu jahat. Keras ingatan. 6. 9. Mukallaf. 1. 5. Laki-laki. 83 . 3. 7. 4. Mendengar (tidak pekak). 6. jernih akal pikiran serta ditulis pada tiap-tiap urusan kerajaan. Memadalah reskinya dengan keredlaan Allah diatas tadah yang diberikan oleh kerajaan masing-masing menurut kadarnya dan tahu memakai malu. 8. Merdeka. 10. Bisa memegang amanah kepercayaan rakyat. 2. Setia kepada rakyat.

(58) Sebelum berdiri Kerajaan Aceh Darussalam (916 H. Mata uang Pase ini adalah mata uang asli yang pertama di Kepulauan Nusantara ini. 84 . zakat perniagaan. Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan). dibentuk dua lembaga bertingkat kementerian. yaitu: a. seperti yang telah dijelaskan pada pasal-pasal yang lalu. (59) M.KEHIDUPAN EKONOMI/KEUANGAN LEMBAGA PELAKSANA Untuk mengurus dan melaksanakan urusan-urusan mengenai ekonomi/keuangan. 4. zakat perternakan. zakat pertambangan. (59) (58) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 65. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 52. Kharraj (pajak hasil bumi dari warganegara yang bukan Muslim). demikian menurut ketentuan Qanun Meukuta Alam. Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah membuat mata uang sendiri. yang bertugas mengurus penglolaan keuangan dalam arti yang seluas-luasnya. b. BALAI BAITUL MAL Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan) dipimpin oleh Menteri Keuangan yang bergelar Bendahara Raja Wazir Derham. Adapun sumber-sumber uang masuk untuk Baitul Mal (Perbendaharaan Negara) antara lain yaitu : 1. yaitu orang kaya Bendahara Wazir Derham. 3. 2. Balai Furdhah (Kementerian perdagangan). Asyur (bea-cukai). zakat fithrah dan lain-lainnya). Jizyah (pajak badan bagi warganegara yang bukan Muslim). Keuntungan dari perusahaan-perusahaan kerajaan. Zakat (zakat pertanian. 5. yang diperbuat pada awal abd ke XIV. MATA UANG uirifiYang bertanggung jawab dalam mencetak mata uang.).

.(dóiifeuham rnas) dari Sidikmiah I adjul Alam Sjafiatlaiddm Sjah. (l6. wang daumutiam dari Alaaddin iJjalmti sjah. Wang Koiü'li dari li-mba<ia 30 l\ . (Dari buku: Tarifch Aceh dan Nusantara) 85 .J<! </ftll fit. Sulidun («735 — (~6oJ Beberapa jenis mata uang Kerajaan Aceh Darussalam.fi - l(r-l lil.

(61) Ibid halaman 71-74. sedangkan pada sisi yang lain dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. perindustrian. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 70. Uang emas yang bernama "derham". Untuk dapat melaksanakan tugas yang begitu penting dan amat luas bidangbidangnya.). B A L AI F U R D H A H Balai Furdhah (Kementerian Perdagangan) dipimpin oleh Menteri Perdagangan yang bergelar Menteri Seri Paduka Wazir Perniagaan. Pada ketiga-tiga macam mata uang itu. 86 . dimana pada satu sisi dirakam tahun pembuatannya sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. Portugis. pertambangan. seperti mata uang Inggeris. antara lain yaitu : (62) (60) HM. (62) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 95. perternakan. dimana pada sisi sebelah dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Sulthan yang dibuat dalam masanya. dan terdiri dari tiga macam. yaitu : (61) a. sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. seperti pertanian. b.Sebelum ada mata uang yang dibuat sendiri. Belanda dan lainnya. (60) Kerajaan Aceh Darussalam membuat mata uang sendiri pada zaman Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Qahhar (945-979 H . 1539-1571 M. Uang timah yang bernama "keueh". tetapi juga mengurus dan mengawasi bidang-bidang usaha yang menghasilkan bahan-bahan perdagangan. Spanyol. Balai Furdhah termasuk salah satu departemen yang sangat penting dan vital sekali. c. dimana pada sisi sebelah dirakamkan nama Sulthan yang dibuat pada zamannya. karena bukan saja hanya mengurus urusan-urusan perdagangan dalam dan luar negeri. Adat Aceh: halaman 48-49. ditulis dengan huruf Arab. perkapalan/pelayaran dll. di Aceh telah berlaku bermacam mata uang asing. maka banyak pejabat-pejabat penting yang ditugaskan pada Balai Furdhah. Uang perak yang bernama "kupang".

Lasykar Raja Tun Guna Setia Tandil. 20. 30. 10. Nadhar Maharaja Indera Dewa. Penghulu Khalas. BujangTujuh. Keujrun Kawal. Seri Purba Chan. Seri Indera Su Suwara. 17. 5. Bujang Dalam. 11. Bendahara. 4. Sagi Kawal. 25. Syahbandar Seri Rama Setia. 24. Nadhar Seri Muda Setia. Nadhar Mahsur Diraja. Penghulu Dacing. 6. 3.1. 21. 23. Keureukon Enam. 29. Keurukon Seri Indera Muda. Nadhar Seri Maharaja Purba. 27. Tandil Kawal. Syahbandar Mu'izzul Muluk. Penghulu Cap. 15. pejabat tinggi yang mengurus tera dacing). Penghulu Kunci. 8. 19. Penghulu Furdhah. 32. Tandil Dacing. Sjahbandar Muktabar Chan. Orangkaya Seri Maharaja Lila. 28. 7. Sagi Panglima. Penghulu Kawal. Keureukon Empat. PERDAGANGAN DALAM NEGERI Agar perdagangan dalam negeri berjalan dengan baik dan 87 . 14. 13. 12. Nadhar Majelis Chan. pejabat yang mengepalai pelabuhan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 22. 31. 33. Sjahbandar Saiful Muluk. 9. 2. 16. 18. kira-kira panglima markim. Penghulu Keurukon. 26. Tandil Menteri Dagang. Keurukon Bauwab. orang kedua dalam kementerian.

Adat Aceh: halaman 47-63. telah ditanggapi oleh Governor Turlerton (Gubernur Penang). para pejabat tinggi dalam kerajaan sekali-kali tidak boleh berniaga. yang mengatur adat-peukan. sehingga rasa-rasanya tidak ada sesuatu yang tinggal lagi. (68) (63) (64) (65) (66) (67) (68) Af. (65) P E R D A G A N G A N L U A R NEGERI Perdagangan luar negeri amat vital bagi kerajaan. (63) 2. (66) Mengenai dengan undang-undang pokok ini. ketentuan-ketentuan bagi kapal yang berlabuh dan sebagainya. adat kamsen. para panglima. Hukum Adat Ukuran. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 92-126. juga tidak boleh memberi modal kepada para saudagar. wase lhok. yang mengatur jenis-jenis ukuran/timbangan/sukatan. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 61. Hukum Wase Adat. telah mengatur segala hal ihwal perdagangan luar negeri secara umum dan prinsipil. barang-barang yang boleh dieksport dan diimport. wase gledll. Undang-undang pokok perdagangan luar negeri yang terdiri dari 10 pasal. H. adat-harija. maka telah ditetapkan berbagai macam peraturan dan adat. Karena penting dan vitalnya. bahwa para menteri. (64) 3. yang antara lain kata beliau dibuat sesuai dengan prinsip-prinsip undang-undang orang Eropah. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 373-374.keadaan harga tetap setabil. Husin . Kalau dilanggarnya juga. 88 . Adat Aceh halaman 116-117. Ibid halaman 47.M. wase kuala. John Anderson: Acheen halaman 45-46. cara-cara pemakaiannya dan sebagainya. umpamanya: 1. pejabat bersangkutan akan dihukum dan dipecat dan si saudagar akan dihukum juga dan hartanya disita. maka telah ditetapkan undang-undang dan peraturan-peraturan pelaksanaan sampai mendetail. dimana ditetapkan yang mana pelabuhan internasional. Hukum yang menetapkan. (67) Tentang peraturan pelaksanaannya telah diatur sedemikian mendetail. besarnya bea cukai. dimana beliau memuji kebaikannya. adat-blang.

pinang. John Anderson: Acheen halaman 159-167. bahwa dalam musim lada tahun 1823. umpamanya "teumpeuen-meueh". baik kapal dagang ataupun kapal (69) (70) (71) (72) Di Meulek: Qanun MeukutaAkam halaman 127-130. gading gajah dll. telah berlabuh dipelabuhan-pelabuhan Aceh sebanyak 27 buah kapal Amerika. "pande-kapai" (pandai kapal) dan sebagainya. juga terkenal sebagai pembuat kapal dari hasil rencananya sendiri. serta perahu-perahu dan kapalkapal penduduk pribumi dari Penang (71) Sebelum tahun 1784. Tempat-tempat industeri itu disebut dengan nama "teumpeuen". Yang tumbuh di Aceh waktu itu. Ibid halaman 160. Ahli-ahli dalam bidang industeri dinamakan "pande" (artinya orang pandai). (72) PERINDUSTRIAN/PERTAMBANGAN Tentang kemajuan perindustrian dalam Kerajaan Aceji Darussalam. disamping sejumlah besar kapal-kapal kepunyaan East India Company. telah banyak ahli sejarah mencatatnya. yaitu : lada. yang membawa pedagang-pedagang dari 6 negara. Anderson mencatat. "teumpeuen-beusoe" dan sebagainya. tidak saja industri ringan (kerajinan rumah tangga) juga industeri berat menurut ukuran zamannya. kapur barus. pengaruh perdagangan luar negeri Aceh terasa. "pandebeusoe" (pandai besi). (70) Anderson mencatat. padi. M. Dalam Ibukota Kerajaan Banda Aceh terdapat satu komplek sebagai daerah industeri. sebelum Penang dibangun oleh Inggeris.Dalam peraturan tersebut telah dicantumkan sebanyak 73 macam barang-barang yang dieksport atau/dan diimport serta ditetapkan jumlah bea/cukainya. 89 . bahkan sampaisampai kepada industeri perang. yaitu "Gampoong Pande" (industry-state). karena hasil bumi Aceh yang sangat banyak itu merupakan kebutuhan muthlak diluar negeri. bahwa orang Aceh tidak saja sebagai ahli pelayaran yang sangat mahir. "pande-kajee" (pandai kayu). (69) Diantara barang-barang eksport yang terpenting. kayu. empat buah kapal Perancis. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 243. emas. Tersebutlah "pande-meueh" (pande emas).

(75) PELAYARAN Seperti telah diakui oleh dunia. sehingga kaïn sutera Aceh sangat indah dan mahal. sehingga pernah satu armada kapal dagang Aceh sebanyak 4 buah sampai ke Turki membawa barang dagangan dan pulang dengan selamat membawa senjata. bahwa semenjak zaman Peureulak dan Samudra Pase. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 101-102. bahkan juga untuk dieksport. (77) Suatu catatan Anderson lagi. Aceh telah melayari lautan dengan kapal-kapal dagang dan kapal-kapal perangnya sendiri. H. bahkan dari sutera. 90 . dimana dia menyatakan pada 6 Desember 1815 Sulthan Aceh Jauhar Alam telah tiba dipelabuhan Penang dengan sebuah armada dagang sendiri. bahwa kapal-kapal dagang Aceh (Samudra/Pase) telah melayari lautan kearah barat sampai kenegeri-negeri Arab dan Parsia. yang membuktikan bahwa Aceh telah memiliki kapal dagangnya sendiri yang cukup banyak. tambang batu permata dan lainnya. Ibid halaman 79-83. Juga dikatakan. juga membuka tambang-tambang yang lain. bahwa rakyat Aceh menghasilkan sendiri bahan-bahan pakaian dari kapas. dan kearah timur sampai kenegeri Cina.perang. yang berukuran besar. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 75-78. (76) Menurut Pinto (seorang petualang Portugis) bahwa Kerajaan Aceh Darussalam telah memiliki armada kapal yang cukup besar. M. seperti tambang minyak tanah. Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah dj. (73) Sebagai diakui Anderson. sehingga sutera Aceh tidak saja untuk dipakai sendiri dalam negeri. terutama sekali tambang emas. (73) (74) (75) (76) (77) John Anderson: Acheen halaman 24-25.M. disamping melanjutkan usaha-usaha penambangan emas diberbagai tempat seluruh Aceh. Beliau sendiri waktu kembali dari negeri Cina menumpang kapal dagang kepunyaan Aceh. memang benar bahwa industeri-sutera Aceh sangat terkenal dan maju. bahwa rakyat Aceh adalah bangsa pelaut yang mahir mengarungi lautan. (74) Setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. II halaman 171-172. Menurut catatan Ibnu Bathuthah. Per tambangan di Aceh sudah mulai dibuka semenjak zaman Kerajaan Pase. Pengakuan ini dibuktikan oleh kenyataan.

ikan asin. gambir dan sebagainya. Ibid halaman 24. yaitu : a. bahwa pertanian dan perikanan telah mencapai kemajuan yang pesat dizaman Kerajaan Aceh Darussalam. bahwa Aceh sanggup membuat kapal-kapal dagang sendiri. Hukum Adat Seuneubok (peraturan-peraturan mengenai perkebunan. (79) Karena itu.yang terdiri dari beberapa buah kapal. damar. Husin . pajak hasil bumi. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pengairan (irrigasi). H. terutama perkebunan lada). M. Kerajaan membuat berbagai peraturan dan mengangkat pejabat-pejabat ahli dalam bidangnya masing-masing. dengan tujuan hendak mengadakan pembicaraan dengan Gubernur Penang. (81) 2. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pertanian/persawahan. pembagian hasil. Pejatiat-pejabat ahli dalam bidang ini yang diangkat. yaitu tanah negara yang belum dikerjakan (78) (79) (80) (81) John Anderson: Acheen halaman 64. kayu. mengatur masaalah pengizinan pembukaan "tanah mati". 91 . tidaklah heran kalau pada masa itu kapal-kapal dagang Aceh mengarungi lautan menuju delapan penjuru angin. Hukom Adat Blang (peraturan mengenai persawahan) mengatur masalah pengairan (lueng Ie). sawah dan sebagainya. sewa menyewa tanah. Keujrun Blang. Ibid halaman 161-163. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 376-378. Keujrun Lueng. PERTANIAN/PERIKANAN Sudah tidak dapat diragukan lagi. menghidupkan tanah mati. Hukom Adat Seuneubok. (80) Untuk memajukan pertanian. pinang. 1. pemakaian air. Adat Aceh halaman 109-112 dan 176-177.M. (78) Seperti yang dinyatakan Anderson. antara lain: Hukom Adat Blang. padi. terbukti dengan eksport Aceh yang terdiri dari lada. b.

(Dari buku: De A tjeher) 92 .Teupeun (alat tenuri) lama di Aceh. seorangpria sedang membajak sawah. Weeng (alat untuk memeras tebu). Langa (luka-bajak). Wanita tua sedang menenun. (Kanari). dengan alat inilah diperas air tebu dan kemudian dimasak menjadi gula. (Kiri).

(dibuka), untuk dijadikan kebun, pengangkatan pcjabat-pejabatnya, pengelolaannya dan sebagainya. Yang dibolehkan membuka tanah-mati untuk membuat Seuneubok, hanyalah orang-orang Islam. Pelopor yang membuka tanahmati untuk menjadi seuneubok, diangkat menjadi pemimpinnya dengan gelar Peutua Seuneubok; artinya setelah ada beberapa kebun dalam seuneubok tersebut, yang mengepalai gabungan dari beberapa buah seuneubok, disebut "Peutua Chik Seuneubok", yang dibawahnya ada beberapa orang Peutua Seuneubok. (82) 3. Hukom Adat Laut

H u k o m Adat Laot (peraturan-peraturan mengenai penangkapan ikan dilaut) mengatur masaalah penangkapan ikan, alat-alat penangkap ikan, para nelayan, upah kerja, pembagian antara yang punya alat dengan pekerja, pimpinan, tugas-tugas pimpinan, mengambil penyu, Cukai laut dan sebagainya. A d a tiga pejabat ahli diangkat untuk memajukan perikanan, yaitu: (83) a. Panglima Laot, yang menjadi penguasa tertinggi dalam bidang perikanan laut. b. Keujrun Kuala, yaitu pejabat pengusa kuala yang menjadi pangkatan dari perahu-perahu pukat. c. Pawang Pukat, yaitu yang menjadi pemimpin teknis dari perahu pukat dan bersama-sama anak pukat ikut turun kelaut. Dibawah Panglima Laot yang beberapa orang Keujrun Kuala, artinya ada beberapa kuala yang menjadi pangkalan perahu pukat, dan yang berpangkal pada satu kuala ada beberapa perhu pukat. (84) 4. H u k o m Adat Gles.

H u k o m Adat Glee (peraturan-peraturan mengenai kehutanan/ rimba) yang mengatur kedudukan/tugas "Keujrun Glee" (pejabat ahli tentang kehutanan), pembagian hasil usaha wasee glee,- larangan
(82) M. Husin . Adat Aceh halaman 177. (83) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 263-266. (84) Ibid halaman 378-383.

93

memotong kayu, adat merusa, kedudukan "Pawang Glee" (pejabat ahli tentang kehidupan rimba), cara mengambil madu lebah dan sebagainya. Adapun pejabat-pejabat yang diangkat untuk itu, yaitu : a. b. Keujrun Glee, tenaga ahli kehutanan yang ditugas mengepalai urusan-urusan kehutanan. Pawang Glee, tenaga ahli kehidupan rimba ditugas memimpin melindungi para pemburu, mengatur daerah-daerah pemburuan dan binatang-binatang yang boleh diburu, juga ditugas untuk melindungi binatang-binatang rimba. (85) Hukom Adat Geumeubeu.

5.

H u k o m Adat Geumeubeu (peraturan-peraturan mengenai penternakan) yang mengatur masalah mawaih (mendua laba) untung, mawaih aneuek (mendua laba anak hewan), pemasaran hewan, tempat-tempat yang memelihara ternak dan sebagainya. Pada suatu tempat yang telah ditetapkan menjadi daerah ternak, dilarang disitu untuk bertani, tempat tersebut dinamakan "Padang Geumeubeue" (Padang Gembala), dalam padang mana didirikan berpuluh-puluh " W e u e " (kandang berpagar kawat dan beratap langit), tempat ternak-ternak gembalaan berteduh waktu malam. Weue-Weue itu kepunyaan masing-masing pemilik ternak, dan petugas yang disuruh mengembala bernama SI Geumeubeue (pengembala), dan yang menjadi pemimpin dari "Padang Geumeubeue" itu yaitu seorang pejabat yang bergelar "Pawang Geumeubeue", tenaga ahli dalam bidang penternakan. (86) PERANAN KEHAKIMAN PEMBINAAN H U K U M Sudah menjadi keharusan mutlak bagi Kerajaan Aceh Darussalam yang telah menjadikan dirinya sebagai "Negara H u k u m " (87),
(85) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 384-386. (86) Ibid halaman 387-389. M. Husin: Adat Aceh halaman 107-109. (87) DiMeulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73-74.

94

berusaha membina dan menegakkan hukum. Agar pelaksanaan hukum terjamin sesuai dengan Qanun Meukuta Alam, maka dibentuk lembaga-lembaga pelaksana serta mengangkat pejabat-pejabat yang ditugaskan untuk mengawasi dan/atau melaksanakan hukum itu, yaitu : 1. Balai Majlis Mahkamah Agung, yaitu lembaga tertinggi dalam bidang kehakiman (kira-kira sama dengan Mahkamah Agung yang dipimpin oleh Wazir Sulthan Menteri Mizan (Menteri Kehakiman) dan dibantu oleh 10 orang Ulama Faqih (Hakim Agung). (88) Qanun menyatakan, bahwa tugas dari Balai Madjlis Mahkamah Agung yaitu "mengurus tiap-tiap perkara dan memeriksa segala perkara kehakiman negeri dan sekalian perkara negeri seluruhnya umumiyah. (89) 2. Qadli Malikul Adil, disamping sebagai orang kedua dalam kerajaan (tangan-kanan Sulthan), juga merangkap sebagai Penuntut Umum (Jaksa Agung), yang tugasnya dinyatakan untuk menuntut hukuman sekalian yang berbuat kesalahan melanggar qanun negara, walau si-pai'pun (tentera). (90) Mufti Empat, yang masing-masing mereka bergelar Syaichul Islam, yaitu seorang Mufti (Syaikhul Islam) untuk satu Mazhab. (91) Hal ini, karena dalam Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan bahwa para hakim dalam memutuskan perkara boleh berpedoman kepada Mazhab Syafi'i, Mazhab Maliki, Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. (92) Qadli Panglime Sagoe dan Qadli Uleebalang, yang tugasnya kecuali sebagai orang kedua dalam pemerintahan, juga menjadi Hakim. (93) Qadli Mukim, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu Imam

3.

4.

5j

(88) Ibid halaman 42 (89) Ibid halaman 66 (90) Ibid halaman 39-40. (91) Ibid halaman 40. (92) Ibid halaman 33. (93) Ibidhi<*~,an45.

95

M u k i m , juga menjadi Qadli Nikah, Hakim Mukim dan Imam Jum'at. (94) 6. Imam Rawatib, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu keuthjik, juga sebagai Imam Sembahyang, Saksi-Nikah dan Pembantu Hakim Damai. (95)

DERAJAT M A H K A M A H Mahkamah (pengadilan) yang bertugas mengadili segala macam perkara, terdiri dari beberapa tingkat, yaitu : (96) 1. Hukom-Peujroh, yaitu pengadilan damai ditiap-tiap kampung (gampong); ketuanya Keuchik, Wakil Imam Meunasah (Imam Rawatib) dan anggota-anggotanya Tuha Peuet. Tugasnya untuk mendamaikan antara yang bersengketa. Mahkamah Mukim, yaitu pengadilan tingkat rendah. Ketuanya Imam M u k i m , Wakil Qadli M u k i m dan anggota-anggotanya beberapa orang Keuchik dan Ulama terkemuka. Bertugas mengadili segala perkara, dan kalau tidak bisa selesai, diserahkan kepada pengadilan lebih tinggi (pengadilan uleebalang). Mahkamah Uleebalang, yaitu pengadilan menengah atau pengadilan negeri, yang bertugas mengadili perkara-perkara yang tidak bisa atau tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah M u k i m , atau yang bersengketa tidak menerimanya. Hakimnya Uleebalang, Wakil Qadli Uleebalang dan anggota-anggotanya beberapa orang Imam dan Qadli M u k i m . Mahkamah Panglima Sagoe, yaitu pengadilan tinggi, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari Mahkamah Uleebalang. Ketuanya Panglima Sagoe Wakil Qadli Panglima Sagoe dan anggota-anggota beberapa Uleebalang dan Qadli Uleebalang.

2.

3.

4.

(94) Ibid halaman 44. (95) Ibid halaman 44. (96) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 317-319 M. Husin: Adat Aceh halaman 210-212.

96

5.

Mahkamah Agung, yaitu pengadilan tertinggi dalam kerajaan, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari mahkamah-mahkamah bawahan, serta mengadili perkara-perkara besar yang ditentukan dengan dekrit Sulthan. Ketuanya Sulthan, Wakil Qadli Malikul A d i l , anggota-anggotanya : Wazir Sulthan Menteri Mizan, Ulama-ulama Faqih dan Mufti Empat. H U B U N G A N L U A R NEGERI

BALAI WAZIR B A D L U L M U L U K Sudah semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase, hubungan dengan luar-negeri telah diadakan, yang sekarang disebut "hubungan-diplomatik". Setelah Kerajaan Aceh Darussalam diproklamirkan maka hubungan luar negeri lebih ditingkatkan lagi, sehingga dalam susunan menteri kabinet terdapatlah nama seorang menteri yang bergelar Wazir Sulthan Badlul Muluk yang memimpin Balai Badlul Muluk, yang tugasnya yaitu mengurus urusan perutusan dan wakil-wakil kerajaan dan pekerjaan luar negeri. (97) POLITIK L U A R NEGERI Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah, Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam, yang memerintah dalam tahun 916-936 H . (1511-1530 M . ) telah meletakkan batu dasar terhadap keyakinan dan kenyataan : 1. Bahwa suatu negara tidak bisa berdiri kalau hanya seluas kampung, seluas kota ataupun hanya beberapa ratus kilometer saja. Berdirinya baru dapat dipelihara, kalau daerah wilayahnya luas, sekurang-kurangnya seluas Aceh yang dibangunnya, bahkan lebih luas lagi. Walaupun Kerajaan Melayu yang jaya di Malaka sudah tumbang oleh Portugis dan kepercayaan telah mulai retak bahwa orangorang Timur akan dapat mempertahankan diri dari Imperialisme barat, tapi hancurnya Portugis di Aceh telah memulangkan keyakinan bahwa penjajahan asing selalu bisa dihalau.

2.

(97) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 65.

97

3. 4.

Untuk menghadapi agressi imperialis asing, perlu dibangun armada (angkatan lautXyang kuat. Ekonomi harus dipersehat dan terhadap soal ini sesuatu negara harus dapat menguasai sendiri. (98)

Diatas prinsip-prinsip yang bertujuan menyusun kekuatan didalam negeri ini, maka Kerajaan Aceh Darussalam meletakkan dasar-dasar dari politik luar negeri yang akan dijalankannya, yaitu : 1. Tidak menggantungkan nasib, baik ekonomi ataupun melker, kepada luar negeri. 2. Bersahabat erat dengan negara-negara Islam di Indonesia, India Arab, Malaya dan Turki. J. Selalu waspa$da terhadap negara-negara yang mempunyai nafsu penjajahan dan sebaliknya bersahabat dengan negara-negara barat yang ingin hidup damai. 4. 5. Bantuan luar negeri lebih diutamakan yang berupa tenagaahli. (99) Perluasan dakwah Islamiyah keseluruh Kepulauan Nusantara.

L I M A BESAR ISLAM Empat prinsip politik luar negeri yang dibangun atas empat dasar penyusunan kekuatan dalam negeri, telah menampilkan Kerajaan Aceh Darussalam sebagai satu kekuatan nyata didaerah rantau Asia Tenggara, baik politik, ekonomi ataupun melker. Pada saat-saat kekuatan-kekuatan imperialis kristen barat telah mematahkan kekuatan sebagian besar negara-negara Islam, pada saat itulah, pada permulaan abad Ke X V I lahirlah menjadi suatu kenyataan yang hidup "Lima Besar Islam" yang terikat dalam suatu kerjasama ekonomi, politik, militer dan kebudayaan. Lima Besar Islam yang dimaksud yaitu : (100) 1. Kerajaan Islam Turki Usmaniyah yang berpusat di Istambul, Asia Minor.

(98) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. (99) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. (100) Wilfred Cantwell Smith : Islam In Modern History halaman 45.

98

2. 3. 4. 5.

Kerajaan Islam Marokko di Afrika Utara. Kerajaan Islam Isfahan di Timur Tengah. Kerajaan Islam Agra di Anak Benua India. Kerajaan Aceh Darussalam di Asia Tenggara.

DIPLOMASI ACEH Apabila kita meneliti sejarah perjalanan Diplomasi Aceh sejak zaman Kerajaan Islam Peureulak, Samudra Pase, terutama sekali dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam, dapatlah kita mengambil suatu kesimpulan, bahwa Aceh telah menjalankan empat diplomasi, yang merupakan "diplomasi klassik" yang terus diperbaharui sampai abad ke X X ini, yaitu : 1. Diplomasi Kancil, yang kalau dalam Kerajaan Aceh Darussalam kemudian terkenal dengan istilah "tipee Aceh" bagi dunia internasional. Diplomasi Meubisan, yaitu perkawinan agung antar negara, suatu diplomasi yang sangat klassik. Diplomasi Kekuatan, yaitu diplomasi yang diandalkan pada kekuatan senjata, atau yang sering disebut sekarang "diplomasi mihter". Diplomasi Ekonomi, yaitu diplomasi yang didasarkan pada kekuatan ekonomi untuk mencapai pengaruh dan kekuasaan politik.

2. 3. 4.

Keempat macam diplomasi ini dipergunakan oleh Sulthan Iskandarmuda Meukuta Alam dalam menjalankan 5 pasal program politik luar-negerinya, yaitu : (101) 1. Menguasai seluruh negeri dan pelabuhan sebelah menyebelah Selat Melaka dan menetapkan terjaminnya wibawa atas negerinegeri itu, sehingga tidak mungkin kemasukan "divide et impera" oleh negara asing. Usaha ini dijalankan dengan cara mufakat, dan kalau tidak tercapai dengan dratis. Memukul Johor, supaya tidak dapat lagi ditunggangi oleh Portugis dan Belanda. Memukul negeri-negeri disebelah timur Malaya, sejauh yang merugikan perdagangan Aceh dan usahanya untuk mencapai ke-

2. 3.

(101) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147.

99

menangan dari musuh, seperti Pahang, Petani dan lain-lain. 4. 5. Memukul Portugis dan merampas Melaka. Menaikkan harga pasaran hasil bumi untuk eksport, dengan jalan memusatkan pelabuhan samudera kesatu pelabuhan di Aceh, atau sedikit-dikitnya mengadakan pengawasan yang sempurna sedemikian rupa sehingga kepentingan kerajaan tidak dirugikan.

Iskandarmuda menetapkan lima pasal politik luar-negerinya ini, adalah untuk menghadapi bahaya agressi yang haus penjajahan dari Portugis, Belanda dan Inggeris. (102) P E L A K S A N A A N POLITIK L U A R NEGERI Semenjak zaman Peureulak dan Samudra/Pase sampai kezaman Kerajaan Aceh Darussalam, hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara asing lainnya telah terjadi, yang berarti bahwa Kerajaan-kerajaan di Aceh itu telah mempunyai dan menjalankan politik luar negeri, yang dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Kerajaan Islam Peureulak.

Sejak berdiri Kerajaan Peureulak, telah terjadi hubungan luar negeri dengan beberapa negara, umpamanya Parsia, Gujarat (India, Melaka dll). (103 Dalam rangka mempererat hubungan dengan negara tetangga, maka telah terjadi perkawinan agung antara puteri Malik Muhammad A m i n Syah (Sulthan Peureulak) Ratna Kemala dengan Raja Melaka (Sulthan Muhammad Syah), sementara puterinya yang kedua, puteri Ganggang, dikawinkan dengan Sulthan Malikus Saleh dari Samudra/ Pase, keduanya perkawinan politik, suatu ciri dari diplomasimeubisan. (104) 2. Kerajaan Islam Samudra/Pase. Hubungan luar negeri antara Kerajaan Islam Samudra/Pase,
(102) (103) (104) Ibid halaman 145-146. Tgk. M. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. Ibid halaman 8.

100

juga telah berlangsung sejak hari jadinya, antara lain dengan negeri-negeri Arah, Parsia, India (Gujarat), Kerajaan-kerajaan di Semenanjung Malaya, Kerajaan-kerajaan di Jawa, Cina dan lainlainnya. (105) H U B U N G A N DENGAN TURKI Waktu mula pecah perang antara Aceh-Belanda (1873), sebuah surat kabar yang terbit di Istambul menceritakan, bahwa dalam tahun 1516 Sulthan Aceh Firman Syah telah menghubungi Siman Pasya, Wazir dari Sultan Selim I Turki untuk mengikat tali persahabatan. Permintaan Aceh disetujui oleh Turki dan semenjak itu hubungan keduanya telah dimulai. (106) Hubungan yang telah ada ini dilanjutkan dan diperteguh lagi oleh Sulthan A l Qahhar, dimana pada tahun 952 H . (1545 M.) mengirim utusan ke Turki untuk memperbaharui hubungan-diplomatik disamping untuk meminta bantuan senjata dan tenaga ahli untuk melawan Portugis. Sulthan Turki yang berkuasa waktu itu, yaitu Sulthan Sulaiman Chan, 926-974 H . (1523-1566 M.). Pemrintaan Aceh dikabul Sulthan Turki, dengan memberi sejumlah besar alat senjata dan kira-kira 300 orang tenaga ahli (ahii teknik, meliter, ekonomi dan hukum/tatanegara). Diantara alat senjata, yaitu meriam besar, Meriam Lada Sicupak. (107) H U B U N G A N A C E H D E N G A N B E L A N D A D A N INGGERIS Untuk pertama kali secara resmi, pada tanggal 21 Juni 1599 tibalah di Banda Aceh Darussalam dua bersaudara Cornelis dan Frederick Houtman, utusan Kerajaan Belanda, untuk mengadakan perundingan dengan Sulthan Aceh dalam rangka mengikat hubungan diplomatik dan hubungan dagang. Missi Houtman bersaudara mengalami kegagalan, karena mereka datang dengan penuh rahasia, yang tersembunyi, ditambah lagi oleh propakasi perwakilan dagang Portugis yang telah berada di
Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah dj. II halaman 152-155 dan halaman 171-173. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 38-74. (106) Af. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 102. (107) Tgk. Af. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. (105)

101

Bab tentang perjanjian antara kerajaan Aceh dengan Inggeris dan Belanda.

102

Duafoto kopi ini diambil dari sebuah kitab yang dicetak di Turki, yang bernama Kunzul RaghaMb kepunyaan Almanihum Tuwanku AbdulAziz. Bab yang menyatakan permulaan berdirinya Kerajaan Islam di Aceh Besar.

103

yaitu Zeelandia. Perutusan Belanda ini berangkat dengan empat buah kapal. Langhe Bracke dan De Sonne. Prins Maurits Pembangun dan Kepala Republik Belanda. Pada tanggal 23 Agustus 1601 tibalah perutusan tersebut di Pelabuahan Internasional Banda Aceh. Middelborgh. perutusan mana berada dibawah pimpinan Komisaris Gerard de Roy dan Laksamana Laurens Boeker. Pada waktu itulah dengan resmi Kerajaan Aceh Darussalam mengakui Republik Belanda yang baru dibanun. datang pula ke Banda Aceh perutusan Inggeris dibawah pimpinan Sir (108) (109) M. M. bersama seorang juru bahasa bernama Leonard Warner. Delegasi Aceh tinggal di Negeri Belanda selama 16 bulan. (108) Demikianlah dalam tahun 1600.Banda Aceh. Sulthan Aceh mengirim sebuah perutusan muhibbah dibawah pimpinan Orangkaya Abdul Hamid dan anggota-anggotanya terdiri dari Panglima Angkatan Laut Aceh Laksamana Sri Muhammad dan M i r Hasan. sebagai Kerajaan Berdaulat yang pertama yang mengakuinya. tawanan-tawanan Belanda dibebaskan dan hubungan diplomatik/dagang dinyatakan berlaku. mengirim sebuah perutusan lagi ke Aceh. Said: Aceh Sepanjang A bad halaman 126-133. Untuk membalas kunjungan Missi Gerard. pada tanggal 28 Januari 1601 dari pelabuhan Zeeland. untuk merundingkan pengikatan hubungan diplomatik/dagang dengan Kerajaan Aceh. yang isinya sangat baik dan diplomatis sekali. Ketua Delegasi Aceh Abdul Hamid meninggal di negeri Belanda pada tanggal 10 Agustus 1602 dan dikebumikan di Middelburg. Hasilnya baik sekali. Perutusan ini dibekali dengan sebuah surat berbahasa Sepanyol (bahasa internasional waktu itu). 104 . selain untuk berunding juga untuk meninjau. Belanda menghadapi kegagalan ini dengan kepala dingin dan bertekad untuk mengirim perutusan yang lain yang lebih bijaksana. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 118-120. (109) H U B U N G A N D E N G A N INGGERIS Tidak beberapa lama setelah diikat hubungan dengan Belanda. hal mana mengakibatkan terbunuhnya Cornelis de Houtman dan ditawan saudaranya Frederick de Houtman bersama delapan orang pengikutnya. yang terdiri dari diplomat-diplomat yang cakap.

Selama mereka di Banda Aceh. Iskandar M u d a memegang dua filsafat: a. antaranya jamuan makan kenegaraan. yaitu untuk membangun perdamaian dan persahabatan antara yang dipertuannya Ratu Inggeris dengan kakandanya yang dicinta. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 133-140. Waktu mereka berlabuh dipelabuhan Aceh.James Lancaster dengan rombongannya yang terdiri dari tiga buah kapal. (110) DIPLOMASI ISKADAR M U D A Telah dijelaskan. Perjanjian antara Aceh/Belanda yang memberi hak kepada (110) M. Raja Aceh yang besar dan perkasa. malam kesenian dan sebagainya. Hector dan Ascention. Dengan berpedoman kepada dua filsafat ini. mereka mendapati kapal-kapal banyak sekali yang datang dari berbagai negeri. diadakan surat menyurat lanjutan antara Ratu Inggeris dengan Sulthan Aceh. dalam surat-surat mana dinyatakan maksud baik kedua belah pihak untuk tetap berhubungan dan bermuhibbah. Hasilnya perkunjungan Missi Lancaster baik sekali. yaitu Dragon. Disamping beberapa prinsip yang telah diuraikan pada pasal-pasal yang lalu. antara lain diikatnya hubungan diplomatik/dagang antara dua kerajaan. juga sama-sama memuji satu sama lain. Kemajuan suatu negara bergantung pada kemajuan ekonominya. 105 . dimana kepada mereka diberi penghormatan yang cukup wajar. siapa lemah tenggelam. telah diberi bermacam penghormatan. Sir James Lancaster menyatakan bahwa tujuan missinya. Lancaster menghadap Sulthan dengan 30 orang anggota delegasi. termasuk bidang luar negeri. bahwa setelah Iskandar Muda menjadi Sulthan Aceh dia telah mengambil langkah-langkah penting untuk membangun Aceh dalam segala bidang. Iskandar Muda menjalankan diplomasi-diplomasi berikut: 1. maka pada hari ketiga delegasi Lancaster diterima menghadap Raja. b. Siapa kuat hidup. Setelah diadakan pertukaran utusan antara Istana dengan kapal. karena mereka akan mempersembahkan surat Ratu Inggeris kepada " H i s Majesty King O f Acheen A n d Sumatra" (istiiah mereka).

1678-1688 M. ketua Delegasi Inggeris yang mengantar surat Raja Inggeris kepada Iskandar Muda diberi penghormatan besar.) maka benar-benar martabat Aceh dalam arena internasional jatuh merosot.1688-1699 M. Dari surat penolakan Iskandar Muda.). . Panglima Thomas Best. Kerajaan-kerajaan di Malaya yang pro dan membantu Portugis ditaklukkan dan rajanya serta pembesar-pembesar lainnya ditawan serta dibawa ke Aceh. Bersama dengan kembalinya Raja Bungsu diberangkatkan pula 30 buah kapal penuh berisi berbagai bahan/alat untuk membangun Johar kembali. teristimewa lagi setelah Ratu Safiatuddin. jelaslah kelihatan sekaligus dia mempergunakan Diplomasi Kancil. (1607-1636 M. Diplomasi Kekuatan dan Diplomasi Ekonomi. 10161045 H . (1641-1675 M) diganti oleh tiga . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 145-147. . 155-157 dan 161-165. umpamanya Raja Bungsu dari Johar. 1050-1086 H . 106 . Belanda membuat " L o j i " di Aceh (ditandatangani 17 Januari 1607) yang merugikan ekonomi/meliter Aceh. yaitu Orang Kaya Putih. yang diganti oleh Sulthan Iskandar Sani. kedudukan Aceh dalam percaturan politik dunia jadi menurun. Dalam hal ini telah terjadi suatu surat menyurat diplomatik yang sangat menarik. (1636-1641 M.).2. 3.orang Ratu berturutturut: Ratu Nurul Alam Naqiatuddin (1086-1088 H . dibatalkan. dan Tun Sri Lanang (Pengarang Sejarah Melayu). dimana tangan-tangan luar dengan semena-mena mencampuri urusan dalam negeri Aceh. wilayah-wilayahnya satu persatu dirampas oleh kekuasaan imperialis Barat Kristen. 4.). maka dia dikembalikan ke Johar untuk menjadi Raja kembali. bahkan yang lebih menyedih(111) Af.1675-1678 M. yaitu memberi gelar tertinggi dalam kerajaan. Dua ribu tenaga ahli dibawah pimpinan Orangkaya Lelawangsa menyertai Raja Bungsu untuk membantunya. Setelah ternyata Raja Bungsu tidak pro Portugis. 1045-1050 H . Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (1088-1098 H .) dan Ratu Kamalat Syah (1098-1109 H . Menolak permintaan Raja Inggeris James I untuk mendirikan kantor dagang Inggeris di Periman. (111) DIPLOMASI ZAMAN MENURUN Setelah berakhir pemerintahan Sulthan Iskandar Muda.

namun hasilnya sedikit sekali. ratu bersikap : diplomasi harus disambut dengan diplomasi. Politik Malaka. yaitu Orangkaya Bentara Raja. Setia Wangsa dan Saudagar Raja. Politik Malaka dari Sulthan Iskandar Sani yang menggantikan Iskandar Muda adalah lemah. 15 hari sebelum mangkat Sulthan Iskandar (mangkatnya 29 RajaRajab 1046 H . (113) 3. Ratu Safiatuddin Tajul Alam menerima delegasi Belanda itu. (113) Ibid halaman 185-188 dan 194-196. . Aceh memprotes dengan keras. 107 . Hasil protes. karena terbukti telah berbuat zina.). sehingga memberi peluang dan kemungkinan besar bagi Belanda dan penjajahan lainnya untuk mencaplok Malaka dan daerah-daerah lainnya di Malaya. sebagai ahli perdagangan. Yang dicatat dibawah ini adalah beberapa peristiwa penting dalam hubungan luar negeri selama zaman menurun itu. dibawah pimpinan Komisaris Tinggi Arnold de Vlamingh van Outoorn. Setelah Malaka dicaplok Belanda dan beberapa wilayah Kerajaan Aceh lainnya di Malaya diganggu. masa berkuasa Gubernur Jenderal Antonie Van Diemen (1636-1645 M. (114) M. suatu pelaksanaan daripada hukum pidana Islam. Sekalipun sambutan sangat ramah tamah.).kan lagi meletusnya perang saudara dan pemberontakan didalam negeri. (114) (112) Ibid halaman 183. (112) 2. telah dijatuhkan hukuman • mati (rajam) terhadap putera-mahkota yang hanya satu-satunya. 27 Desember 1636 M. 1. Diplomasi Disambut Diplomasi. Penyambutan dan perundingan dilakukan oleh tiga orang Menteri. yang dibantu oleh dua orang Syahbandar. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1644 M . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 197-199. Belanda mengirim sebuah delegasi untuk berunding. Putera Mahkota Dirajam. dan diantara anggota delegasi Jan Harmansz^ kepala Jawatan Perdagangan Belanda di Jakarta.

Persetujuan Banda Aceh bertanggal 15 Desember 1650 tidak dijalankan Belanda sepenuhnya. terbukti dengan kapal-kapal perang Belanda memblokade pantai barat Aceh dan menguasai beberapa wilayah Aceh di Sumatera Barat. Dalam surat jawaban Ratu dibulan Desember 1647 dinyatakan dengan tegas bahwa Aceh ingin memperlakukan segala bangsa asing sama mendapat kesempatan. sehingga Belanda sulit.4. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 202-203. termasuk Inggeris juga. hubungan Aceh/Belanda menjadi kurang baik. Akibat jawaban tegas ini. Belanda masih mendesak Ratu Safiatuddin untuk memberi kepada pedagangpedagang Belanda hak-hak istimewa. Sebuah delegasi berat dikirim Ratu ke Betawi yang diketahui oleh Menteri Utama Qadli Malikul A d i l . ) . Persetujuan tercapai bulan September 1659. yang menghasilkan sebuah perjanjian persahabatan dan dagang. Ketegasan Ratu. (115) 5. Untuk membicarakan seluruh masalah. 1678-1688 M . Delegasi Inggeris dan Mekkah. Delegasi berangkat ke Betawi bulan Mei 1659 dan waktu itu yang menjadi Gubernur Hindia Belanda John Maatsuijeker. Belanda mengirim utusan lagi untuk berunding dibawah pimpinan seorang Duta Istimewa Trijmen. yang ditandatangani pada tanggal 15 Desember 1650 di Banda Aceh. Setelah perundingan yang tidak memberi hasil. 108 . telah datang ke Aceh Delegasi dari Syarif Mekkah dan Delegasi Kerajaan Inggeris. Belanda minta agar perundingan di langsungkan di Betawi. Delegasi Aceh ke Betawi. (115) Ibid halaman 199-200. Tindakan Belanda itu dibalas oleh panglima-panglima Aceh dengan serbuan angkatan perang. Dalam masa pemerintahan Ratu Inayat Zakiatuddin Syah (1088-1098 H . (116) Af. (116) • 6. dan upacara resmi penandatangan dilakukan di Banda Aceh.

Persaingan memperluas tanah jajahan terjadi antara Inggeris. (118) M. William Dampier namanya. maka Syarif Barakat mengirim delegasi kedua ke Aceh dengan bingkisan yang berharga. Setelah itu. Kemudian sekembalinya utusan ke Mekkah dengan membawa laporan yang menggembirakan. Inggeris seringsering mempergunakan "diplomasi klassik"nya yaitu diplomasigertak dan diplomasi-kekuatan.) dibawah pimpinan Kapten Leon de la Housaye. Inggeris mengirim surat kepada Sulthan Djauhar Alam menggeretak. Belanda. bahwa Aceh diperintah oleh seorang Ratu.Utusan Sjarif Mekkah yang terdiri dari beberapa pembesar. Demikianlah. Snouck Hurgronje. Diplomasi Klassik Inggeris. Mereka menjalankan kekuasannya dalam bidangnya masingmasing dengan hak dan kekuasaan besar. yang kemudian dibalas pula oleh Ratu dengan bingkisan yang sangat bernilai. Salah seorang diantara anggota Delegasi itu tinggal menetap di Aceh sebagai Duta Besar namanya Syarif Hasyim Jamalullail. tetapi gagal. antara lain bermaksud mengadakan hubungan persahabatan/ persaudaraan Islam dan meninjau keadaan Aceh dibawah pemerintah seorang Ratu. M. (118) (117) Ibid halaman 212-213. bahwa yang memerintah di Mekkah waktu itu adalah Sjarif Barakat. Utusan kerajaan Inggeris terdiri dari Ord dan Cawley. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 47-48. lantas ditengah laut dibajak oleh kapal perang Inggeris serta merampas segala surat-surat untuk Sulthan Aceh. Baik terhadap tanah-tanah yang akan dijajah atau pun terhadap para saingannya. karena ada hubungan dengan Perancis. Tgk. (117) Menurut Dr. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 228-229. Portugis dan Perancis. 7.sewaktu perutusan Perancis yang berangkat satu kapal untuk menghadap Sulthan Aceh Djauhar Alam (1139-1139 h. Kemudian datang lagi utusan Inggeris yang lain. dibawahnya ada 12 Orangkaya atau Pangeran Agung. yang datang untuk merundingkan masaalah dagang. 109 . Dalam catatannya dia mengatakan.

karena Sulthan dengan cara blak-blakan membuka segala kecurangan dan kejahatan Belanda (119) Ibid halaman 238-241. menurut catatan orangorang Inggeris yang datang ke Aceh. Dengan membawa surat dan mendaat dari Gubernur Jenderal. berbicara. (119) 9. kemudian Kerajaan Inggeris mengirim sebuah delegasi yang terdiri dari Raffles dan Coombs untuk berunding dengan Sulthan : Jauhar A l a m . Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1819. Perjanjian Pidie. Van Swieten dengan menumpang kapal " A m s t e r d a m " berangkat ke Aceh untuk berunding dengan Sulthan Aceh. Setelah berunding lama dan mempelajari masalah dengan tekun. membaca dan menulis. Selanjutnya traktat itu menentukan bahwa kedua pihak akan bersahabat sepanjang zaman dan tidak saling membantu musuh-musuh dari keduanya. Setelah tidak mempan dengan diplomasi-gertak. berintikan bahwa Aceh akan bersedia memberi kesempatan berdagang bagi Inggeris. sedangkan inggeris menjamin kemerdekaan Aceh selamanya dan akan memperlindungi dari serangan siapapun. 110 . Perundingan berjalan lama.8. disamping beliau sangat suka pada sastera Inggeris. karena memang seorang yang cermat dan hati-hati. barulah Sulthan mau menandatangani sebuah perjanjian (traktat) yang dibuat pada tanggal 22 April 1819. Delegasi Van Swieten. bahwa Sulthan Jauhar Alam mempelajari dengan teliti usul-usul Raffles. Setelah Raffles dan Coombs terkatung-katung selama tujuh minggu di Teluk pidie. termasuk karya-karya Shakespear. barulah Sulthan Jauhar A l a m mau berunding dengan sungguh-sungguh. Traktat yang ditandatangani oleh Sulthan Jauhar A l a m dan Raffles atas nama Kerajaan Inggeris. serta mempelajari masalah-masalah dengan kesungguhan. Beliau pasih berbahasa Inggeris. dan pada tanggal 30 Maret 1857 diterima oleh Sulthan dengen upacara yang layak.

Membangun kekuatan kembali di Aceh. serta tidak serang menyerang dengan sama-sama melupakan segala peristiwa-peristiwa yang sudah. perdamaian dan perdagangan.1857-1870 M.terhadap Aceh. . setelah propakasi Belanda terus menerus dilakukannya dengan merobekrobek segala perjanjian damai yang telah dibuatnya. perjanjian persahabatan ini mengandung dan memiliki catatan sejarah yang perlu dipertahankan. tetapi Sulthan dapat menahan diri. Perjanjian-perjanjian lainnya yang telah diperbuat dengan raja-raja Indonesia menurut pasal 34 " indische Staatregeling" bukanlah bersama "verdrag" ataupun traktat. ekonomi dan militer untuk menghadapi ancaman agressi Belanda.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . 2. barulah persetujuan dapat dicapai dengan membuat traktat yang terdiri atas 10 pasal. (120) Menurut ahli sejarah M . . (121) DIPLOMASI M E N J E L A N G P E R A N G Menjelang pecah perang antara Aceh dengan Belanda.1870-1874 M. (121) Ibid halaman 297. karena perjanjian inilah satu-satunya perjanjian internasional yang diikat oleh Belanda (sejak negerinya konstusionil) dengan satu kerajaan di Indonesia. Kerajaan Aceh Darussalam telah menjalankan suatu diplomasi yang luas untuk menarik perhatian dunia dan untuk mengeratkan kembali hubungan internasionalnya. Said bahwa traktat ini ditinjau dari sudut hukum ketatanegaraan di Indonesia. (120) m.). masa sebelum proklamasi 1945. Setelah melalui saat-saat tegang yang mencemaskan. diplomasi mana bertujuan : 1. Diplomasi menjelang perang ini dijalankan oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah (1273-1286 H . perjanjian persahabatan. menarik' simpati dunia agar berpihak kepada Aceh dan menekan Belanda. baik politik. dan juga Van Swieten membuka segala curahan perutnya yang menuduh Aceh dengan tuduhan-tuduhan palsu. Perundingan berjalan agak panas. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 289-297. 111 . akan tetapi hanya "politik kontrak".

Uraian lanjut tentang hal ini telah ditulis oleh ahli sejarah M . Untuk mencapai tujuan diplomasi i n i . sehingga Belanda menderita kerugian yang sangat besar. (124) Ibid halaman 401-425. terutama sekali dengan negara-negara Islam chususnya dengan Turki Usmaniyah. telah menulis satu bab chusus dalam bukunya : The Contest For North Sumatra. Hasilnya juga ada. disamping Belanda menderita malu yang amat dahsyat. masa mana digunakan oleh Aceh untuk melakukan suatu kampanye dahsyat (segala macam bentuk diplomasi) untuk menarik simpasi dunia. antaranya mengirim duta-duta istimewa keberbagai negeri. dimana Belanda dengan bangga telah mengumumkan perang kepadanya. (124) Antara agressi pertama dengan agressi kedua terluang waktu hanya enam bulan. (125) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 119-155. berbagai usaha telah dikerjakan. maka pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda mengumumkan perang kepada Aceh.3. 112 . menguatkan kembali hubungan internasional yang telah pernah ada. (125) " M u n g k i n sangat sukar untuk mendapat calon-calon diantara kekuatan-kekuatan Eropah yang bersedia datang untuk membela Kerajaan Kecil yang terasing itu. Mengenai dengan "Diplomasi Serba macam" ini A h l i Sejarah Australia. (122) DIPLOMASI A C E H T A H U N 1873. antara lain seorang jenderalnya mati konyol. Said. yang dapat dipukul mundur oleh angkatan perang dan rakyat Aceh. Anthony Reid. Dengan tidak mengenai malu dan dengan merobek-robek traktat (perjanjian) yang dibuatnya sendiri setelah tujuh minggu menyembahnyembah Sulthan Djauhar A l a m . antara lain dapat menarik perhatian Raja Perancis Napoleon III. Memang Aceh telah (122) M. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 309-400. (123) Pengumuman perang disertai terus dengan agressi pertamanya. dimana dia memulai karangannya yang menarik itu dengan (Terjemahannya). (123) Ibid halaman 339-400. mengadakan kontak dengan perwakilan-perwakilan dunia internasional yang berada di Penang dan Singapura.

dimana penduduknya sama sekali tidak simpati kepada agressi Belanda. dibandingkan dengan kebanyakan orang-orang Indonesia lainnya. kebetulan sekali tanggal tersebut jatuhnya pada hari tentera kolonial Belanda dipukul hancur didaratan Aceh sehingga sisa-sisanya lari terbirit-birit kekapal-kapal dengan meninggalkan bangkai-bangkai teman-temannya yang telah mati konyol. Abad eksport lada telah mengantar lebih banyak kemakmuran dan hubungan internasional kepada orang-orang Aceh. Sulthan Aceh Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . Di Penang. Aceh sebagai suatu Negara berdaulat penuh yang sedang dalam bahaya mengancam mempergunakan kesempatan itu untuk berbicara dengan kekuatan-kekuatan dunia. sekalipun tidak cukup untuk merobah rencana Belanda.1870-1874 M. Abdur Rahman AdhDhahir ".berhasil membangkitkan perhatian untuk sejumlah simpasi dunia. . Aceh telah memulai dengan berbagai hasil luar biasa untuk mengatasi bahaya-bahaya lain dari ekpansi Eropah. adalah kutipan disana-sini dari bab "Atjehnese Diplomacy 1873" nya Anthony Reid. Masa mengaso enam bulan antara agressi Belanda pertama yang gagal dan datangnya agressi kedua. Memang. hasil ini tidak akan mengurangi pencapaian yang didapati di Turki oleh Duta Istimewa yang ajaib. Yang saya turunkan di atas ini. Meminta Bantuan Chalifah. 113 . 1.da dikota suci tersebut. Untuk meminta bantuan dan perhatian Khalifah Turki Usmanuyah di Istambui. orang-orang Aceh mendapati satu "pintu gerbang yang netral" menuju dunia yang luas.) mengirim satu delegasi ke Istambui yang terdiri dari Said Abdur Rahman (seorang politikus/diplomat ulung yang berkedudukan Duta Besar Berkuasa Penuh) dan NyalAbbas (seorang ekonom dan pedagang lada kenamaan). Mereka berangkat dari Penang dengan menyinggahi Mekkah untuk terlebih dahulu mengadakan kontak dengan Syarif Mekkah dan Pemimpinpemimpin Islam yang f. Mereka tiba dl [t ikota Negara Turki Istambui pada tanggal 27 April 1873.

setelah agressi Belanda pertama. disamping Missi Abdur Rahman mengadakan kontak-kontak di Timur Tengah. yan terdiri dari pemuka-pemuka dan pemimpin-pemimpin Aceh yang ada 114 .000. Dewan Delapan. pemuka-pemuka Aceh yang ada dikota tersebut dengan aktif sekali mengadakan hubungan dengan Dunia Eropah Modern. terutama sekali pers memberi uraian yang amat berguna. Kabinet Turki berkali-kali mengadakan sidang-sidang istimewa untuk membicarakan masaalah Aceh. karena Penang sejak dahulu telah menjadi kota dagang dan politik bagi Kerajaan dan orang-orang Aceh. 2.Setibanya delegasi di Istambui. Mereka mengemukakan masaalah Aceh diagressi oleh Belanda. dengan biaya $ 40. bahkan diantara mereka ada yang mengirim puteraputeranya untuk belajar disana. Sungguhpuh demikian. dan pers Turki tiap-tiap hari memuat berita dan komentar mengenai "missi Abdur R a h m a n " dan masaalah Aceh serta agressi Belanda pada umumnya. karena Turki sendiri waktu itu dalam keadaan sulit. Sambutan baik dan hangat sekali. D i Penang telah berdiri sebuah perwakilan Aceh yang bernama " G E D U N G A C E H " dipusat kota Penang. demikian tulis Anthony Reid. untuk menarik simpasi dunia. missi Abdur Rahman telah mencapai hasil-hasil politis dan diplomatis yang sangat berguna. Tetapi.satu jumlah yang sangat besar menurut ukuran nilai uang waktu itu. Penang adalah pusat kegiatan Aceh diluar negeri. orang-orang Aceh dari segala golongan seialu mengunjungi kota pelabuhan Penang untuk mengecap kehidupan kota. dimana negara-negara barat kristen sedang berusaha untuk memperetelinya. diplomasi dan ekonomi Aceh diluar negeri dimasa-masa menjelang perang dan setelah agressi pertama. Memang sejak Sama. baik oleh Pemerintah ataupun oleh rakyat Turki. Sekarang. Gedung Aceh menjadi pusat segala kegiatan politik. maka dengan sangat menyesal Turki tidak dapat memberi bantuan langsung berupa meliter atau benda-benda lainnya. Setelah agressi pertama. di Penang dibentuklah sebuah bada yang bernama " D E W A N D E L A P A N " (The Council of Eight). langsung menemui Menteri Luar Negeri Safvet Pasya dan Perdana Menteri Vizir A l i Pasya.

yaitu Thepen (Jerman). ada empat orang Eropah Muslim yang tinggal di Aceh ikut berperang melawan Belanda. Nyak Abu dan Panglima Perang Haji Yusuf (keduanya kelahiran Aceh. tokoh melker dan tokoh dagang kenamaan). dan yang menjadi sekretaris Dewan Delapan yaitu Said Ahmad.disaria. Dewan Delapan yang terdiri dari Teuku Paya (Ketuanya). tokoh ekonomi kenamaan) dan Syekh Kasim (turunan Arab. tuan Herriot. Menggerakkan perhatian dunia terhadap masalah Aceh. Juga dapat mendekati kepala kantor berita Reuter di Penang. sementara pimpinan harian dari Dewan Delapan dibawah Teuku Ibrahim selalu mengadakan sidang-sidang rutine untuk membicarakan masalah-masalah hangat yang datang dari Aceh ataupun dari wakilnya diseantero dunia. Syekh Ahmad dan Teuku Ibrahim) bertugas membuat garis politik luar negeri Aceh. Luhring (Jerman) dan F. 4. 3. 5.J. dan pembina utama harian P E N A N G GAZETTE. amunisi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya ke Aceh. tuan W. . terutama di Malaya dan Singapura sendiri. Swendsen (Norwegia). Mengumpulkan sejumlah besar dana untuk biaya perang Aceh. disamping telah menggegerkan Den Haag dan Batavia. tokoh politik/ekonomi ukuran berat). Diantara me115 2. Teuku Ibrahim (ketiganya tokoh politik/militer kenamaan). Dapat menarik untuk menyebelah Aceh seorang tokoh terkemuka penerbitan surat-surat kabar. sehingga karenanya suratsurat kabar Penang banyak sekali memuat berita dan komentar yang menguntungkan Aceh dan merugikan Belanda. politikus yang cakap dan lincah. Tuanku Hasyim. bahkan sebelum pecah perang. yang bertugas membantu Aceh dalam peperangan melawan Belanda dalam arti seluas-luasnya. Marshall. juga telah memberi hasilhasil yang positif bagi Aceh: 1. Dapat mempengaruhi sebahagian orang-orang Eropah untuk menyebelahi Aceh. dari kaum Muslimin diseluruh dunia. Diplomasi dan kampanye Dewan Delapan. Sheppard (Amerika). Menembusi blokade Belanda untuk memasukkan senjata.Muslim. Gullahmeidin dan Umar (kelahiran India . Panitia Tiga dari Dewan Delapan (Teuku Paya.

7. politik dan ahli pembuat senjata. Dia telah membantu Aceh. yaitu bekas Syahbandar Pelabuhan Rangoon. diantaranya tuan Pennifeather (orang Inggeris bekas Inspektur Polisi) dan seorang lagi orang Inggeris. Dia tiba di Banda Aceh dalam bulan Mei 1874 dengan menyamar sebagai juru-masak untuk dua orang Inggeris. 8. Singapura dan kota-kota jajahan Inggeris lainnya untuk dipakai oleh Aceh menjadi basis kampanyenya. antaranya Inggeris membiarkan Penang. 116 . dan tahun berikutnya datang lagi dua orang perwira arteleri Turki. Dewan Delapan terus mengadakan kontak dengan Pemerintah Inggeris. 9. dia bersama satu grup orang-orang bekas anggota satu perkumpulan di Sanghai dikirim untuk membantu perang Aceh. Seorang Amerika lain yang berdomisili di Penang Tuan Thomas Carr. meliter. 6. ada sejumlah kira-kira 80 orang Eropah yang tinggal di Aceh dalam tahun 1873 untuk ikut bersama rakyat Aceh memerangi Belanda. Kecuali.reka. sehingga hampir-hampir saja ditandatangani satu perjanjian (traktat) persahabatan dan saling membantu antara Amerika Serikat dan Kerajaan Aceh Darussalam. Hasil-hasil dari kontak-kontak diplomasi ini banyak juga. ada yang ahli ekonomi. Kecuali itu. Sejumlah besar para perwira Turki ikut membantu Aceh sampai akhir tahun 1875. Perancis dan Amerika. Perancis memberi bantuan moril dan Amerika telah memberi kesempatan luas sekali kepada Dewan Delapan untuk berunding dengan Wakil Perutusan Amerika di Penang dan Singapura.

(Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantard) 117 . sekalipun beliau sendiri telah ditawan.Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. yang tidak pernah menyerahkan kedaulatan Aceh kepada Belanda.

5 K S § 5. |> ^ ti.II | | 00 «3 «3 tso § R ? 3 B 5 2 ^ & ^ § g g o § 5 * 121 § 0. !5 •« ^ U H . •• £ 118 .

salah satu diantaranya. Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam.ORGANISASI D A N P E R K E M B A N G A N A N G K A T A N P E R A N G BALAI LAKSANA Menurut Qanun Meukuta Alam. (126) sama dengan Departemen Pertahanan kalau istilah sekarang. 5. Ibid halaman 70-71. diantara lembaga-lembaga Negara Tertinggi. telah menetapkan empat dasar program negara. segera meriaiisir rencana A l i Mughaiyat Syah dengan (126) (127) (128) (129) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 41. Tandil Raja. 119 . Tandil Bentara Semasat. 4. yaitu : membanguüi< armada (angkatan laut) yang kuat. Bujang Akiyana. Tandil Gapunara Siyasah. terdapat B A L A I L A K S A M A N A A M I R U L H A R B . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. yaitu: (128) 1. dan pejabat tinggi yang memimpinnya bergelar Orang Kaya Laksamana Wazirul Harb. Bujang Raja. Bujang Kawal Bentara Siyasah. Bujang Laksamana. 3. 10. Tandil Kawal Laksamana. 6. Magat Seukawat. Ibid halaman 65. PEMBANGUNAN ANGKATAN PERANG Sulthan Ali Mughaiyat Syah. disamping angkatan darat yang telah dibangun semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Samudra/Pase. (129) Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah yang lebih terkenal dengan A l Kahhar. 9. 7. Tandil Amirul Harb. Bujang Bentara Sidik. (127) Menteri Pertahanan kalau istilah sekarang yang mengepalai Angkatan Darat dan Angkatan Laut. 12. 2. Seri Bentara Laksamana. 11. 8. M. Qanun selanjutnya menyebutkan gelar-gelar perwira pada Balai Laksamana.

5. Arab dan India. darat dan laut. siapa lemah tenggelam" terus memperkuat dan mempermoderrn angkatan perangnya.membangun armada dan angkatan perang yang kuat. 7. maka kepangkatan Angkatan Perang Aceh ditetapkan agak mirip dengan kepangkatan dalam Angkatan Perang T u r k i . 8. Saya rasa. 3. Si Pai'(Perajurit). Dibawah ini saya turunkan rasi nama pangkat. Pang Cut (Letnan II). nama angkatan. 120 . oleh karena para tenaga dalam bidang militer didatangkan dari Turki pada waktu Aceh sedang membangun Angkatan Perangnya yang modern. Rasi nama tantra yaitu : 1. Banta Setia (Pembantu letnan). Daud Beureueh) kira-kira pada tahun 1959. Pang M u d a (Letnan I). (131) Af. Said.Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147. Tantra (angkatan). bahwa naskah tersebut dibuat Sdr. karena namaitu disejajarkan dengan bahasa Inggeris A. seperti halnya dengan Angkatan Perang Kerajaan Turki Usmaniyah. Hasballah Daud berdasarkan buku yang berbahasa Inggeris. Banta sedang (sersan). Af. (131) RASI N A M A P A N G K A T Sebagai suatu Angkatan Perang yang dibangun secara modern. 4. (130) Turki saja yang mengirim 300 tenaga ahli yang dimaksud. Pang (Kapten). Banta Cut (Kopral). H a l ini bisa dimengerti. nama jabatan dan staf komando dari Angkatan Perang Aceh. sementara tenaga-tenaga ahli teknik untuk keperluan jeni dan ilmu perang didatangkan dari Turki. yaitu : (132) I. (130) Ibid halaman 100-103. 2. (132) Rasi nama pangkat dan sebagainya ini.H. Sulthan Iskandar M u d a yang mendasarkan kerjanya pada filsafat: "Siapa kuat hidup. Banta (sersan mayor). Hasballah Daud (Anaknya Tgk. saya kutip dari satu naskah yang diberikan kepada saya oleh sdr. 6.

IV.9. 15. 121 . 7. Panglima Sukey (Brigadir Jenderal). 7. 5. 10. 2. Pang Seutia (Kapten Ajudan). Kawan (Kompani). 9. 2. Bentara Muda (Letnan Kolonel). Sagoe (Dipisi) Neumat Buet (Jabatan). Adat-Samaindra (Staf Administrasi). Rakan (Peleton). Peurintah (Komando). Adat Meuhad (Staf Chusus). 3. 8. 6. Bentara (Kolonel). 1. 14. Buhoon Angkatan (Pasukan Tentera) Sabat(Regu). Panglima Peurintah Sagoe (Panglima Dipisi). Ulee (Komandan). 1. Keujruen Balang (Ajudan Bataliyon). Bentara Rama Seutia (Kolonel Ajudan). Panglima Cut (Jenderal Mayor). Sukey (Resimen). Panglima Muda (Letnan Jenderal). Keujruen (Staf Ajudan). Keujruen (Ajudan Jenderal). Adat Peurintah Sagoe (Staf Komando Dipisi). 5. 12. Balang (Bataliyon). 9. III. 3. 4. 5. 4. II. 1. Panglima Wakilah (Wakil Panglima). Adat (Staf). 10. Panglima (Jenderal). Keujruen Panglima (Ajudan Panglima). Tuha Adat (Kepala Staf). 3. Kaway (Piket). 13. 4. 2. Tuha Adat Peurintah (Kepala Staf Komando). Bentara Cut (Mayor). Adat Seumasat (Staf Intelijen). 8. Rama Seutia (Ajudan). 11. Pang Muda Seutia (Letnan Ajudan). 6. 6.

14. 22. Terhadap Ulee Balang (Komandan-komandan Bataliyon) yang merangkap jabatan sipil (kepala Pemerintah Daerah) diberi gelar-gelar tertentu. 20. Balang Meuriam Lila (Batliyon Arteleri). Ulee Balang (Komandan Bataliyon). yang kebanyakannya oleh Komandan Bataliyon (Ulee Balang). Balang Balee Raya (Bataliyon Garnizun). 26. Kawan Bala Gaj ah (Bataliyon Kavaleri). Mentara Tuha Adat (Kepala Staf). Ulee Adat (Perwira Staf). 16. Kerajaan Aceh Darussalam selalu dalam keadaan perang. Bala Dapu Bale (Corp Perbekalan Asrama). (133) DiMeuelek: Ganun Meukuta Alam halaman 68-70. 23. Bala Sideek Tantra (Corps Polisi Meliter). 25. 24. 12. Bentara Seri M u d a Wangsa. Bala Utooh Pandee (Corp Jeni Bangunan). Adat Seunaroe (Staf Logistik/Tetorial). sehingga oleh karena itu kepala-kepala pemerintahan daerah hampir semuanya dijabat rangkap oleh komandan-komandan tentera setempat. K A W A S A N A C E H BESAR 1. Ulee Kawan (Komandan Kompani). Ulee Bala (Kepala Corp). 2. Bentara Dewa Maharaja. 11. 17. 21. Bala Surah Hanta (Corps Perhubungan). 122 . Bala Tantra Rantoe (Tentera Lapangan). yaitu "Revolusi 12 Z u l k a ' d a h " (tahun 916 H . Bala Buleuen Mirah (Corp Palang Merah). RASI N A M A J A B A T A N R A N G K A P Kerajaan Aceh Darussalam adalah hasil suatu revolusi besar. yang antara satu dengan daerah lain berbeda-beda. 15.10. 18. Adat Peunaroe (Staf Operasi). 19. Sejak berdirinya sampai waktu-waktu yang panjang. Adapun gelar tersebut seperti tercantum dibawah i n i : (133) I. Adat Meuhad (Staf Chusus). 13. ) yang telah meleburkan Kerajaan-kerajaan Kecil di Aceh menjadi satu kerajaan besar.

11. 31. Bentara Seri Rama Wangsa. Bentara Raja Indera Perkasa. 10. Bentara Raja Dewa Muda. 20. Bentara Sinara Indera. 33. Bentara Seri Maharaja Paduka. 21. 27. Bentara Raja Meurah. Bentara Seri Raja Setia. 38. 7. 16. 14. 40. Bentara Raja Setia Wangsa. 30. 13. Bentara Lila Raja. 4. Bentara Seri Indera Muda.3. Bentara Seri Indera Seutia. Bentara Seri Rama Meukuta. 28. 35. 18. 5. Bentara Raja Indera Seutia. 6. 29. Bentara Seri Ratna Meukuta. Bentara Paduka Ari Wangsa. 17. Bentara Seri Indera Wangsa. Bentara Paduka Seri Raja Muda. Bentara Seri Lila Indera. Bentara Seri Indera Pura. 37. Bentara Seri Raja Muda. 36. 9. Bentara Duka Wangsa. Bentara Seri Maharaja Muda. 41. Bentara Bijaya Pahlawan. 25. 24. Bentara Maharaja Darudahna. 15. Bentara Setia Indera. 23. 32. Bentara Duka Raja Bentara Maharaja Indera. 123 . Bentara Seri Indera Lila. Bentara Seri Indera Diraja. Bentara Seri Lila Wangsa. Bentara Raja Dewa Indera. 8. Bentara Paduka. Bentara Seri Maharaja Dewa Purba. 12. 19. Bentara Seri Amar Diraja. Bentara Megat Seutia Muda. 34. Bentara Seri Nara Paduka. Bentara Indera Wangsa. Bentara Megat Bangsa Diraja. 39. 22. Bentara Seri Udahna Raja. 26.

124 Bentara Seri Rama Indera (Bentara Balang I). . 27. 28. Bentara Seri Ratna Perkasa. Bentara Seri Nara Indera. Bentara Seri Rama Paduka. Bentara Raja Dewa Seutia. Bentara Seri Muda Wangsa. 43. 22. Bentara Bidaja Pahlawan. Bentara Maharaja Purba. Bentara Seri Seutia Diraja. 44. Bentara Seri Indera Megat. 15. 5. Bentara Seri Perdana Wangsa. Bentara Raja Purba Indera. 31. K A W A S A N L U A R A C E H BESAR 1. Bentara Seri Indera Pahlawan. Bentara Seri Raja Purba. Bentara Seri Bijaya Megat. 33. Bentara Balang Raja Indera Wangsa. Bentara Raja Udahna Seutia. Bentara Raja Seudia Pahlawan. Bentara Raja Dewa Sakti. 11. (Pengawal Bandar). Bentara Seri Maharaja Dewa. Bentara Seri Nara Seutia. 14. Bentara Seri Daria. Bentara Seri Raja Indera. 16. 23. 12. Bentara Paduka Lila. 9. Bentara Seri Indera Perkasa Bentara Raja Seutia Muda. 7. 6. 32. Bentara Maharaja Dewa. 2. 30. 26. 19. 4. Bentara Raja Seutia Wangsa. 25. 20. Bentara Seri Lila Raja. 21. 8. Bentara Seri Raja Diraja. 18. 3. 17. Bentara Seri Muda Seutia Padang Tiji. 10. 24. Bentara Seri Indera Maharaja. 29. Bentara Seri Rama Wangsa Diraja.42. Bentara Seri Muda Seutia. Bentara Raja Seutia Indera. Bentara Sinara Wangsa (Bentara Balang II). 13.

dalam membangun angkatan perang. Bentara Raja Dewa Pahlawan. Bentara Seri Perdana Lila. M. Bentara Seri Nara Diraja. Bentara Raja Lila Muda. Zainuddin: Singa Aceh halaman 79. 46. menyadari bahwa angkatan perang yang dapat diandalkan untuk menaikkan martabat negara.34. Bentara Seri Muda Wangsa Seri. Iskandar Muda dan lainnya. 38. Untuk mendapat tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman. umpamanya dari Kerajaan Turki Usmaniyah. Bentara Datok Bendahara. terutama dari negara-negara Islam. 41. 37. 39. (135) Atas permintaan Sulthan A l Kahhar. sulthan Sulaiman Chan (926-974 H . 42.1523-1566 M. Kerajaan Aceh Darussalam mendatangkan para guru dan instruktur dari negara-negara sahabat. telah mengadakan tempattempat latihan diberbagai tempat diseluruh Aceh. 125 . Bentara Paduka Singa Raja. Sulthan A l i Maghaijat Sjah dan pelanjut-pelanjutnya : A l Kahhar. Bentara Seri Buni Diraja. Tgk. 45. Anak-anak muda yang sedang dididik untuk menjadi anggota tentera itu dinamakan "Rakan Syarikat Raja". Bentara Raja Lila Meukuta. sektor pendidikannya mendapat tempat yang istimewa. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. . Bentara Seri Dewa Perkasa. Bentara Raja Dewa Pahlawan. Bentara Paduka Seutia Muda. (135) H.M. 36.) telah me(134) Anthiny Reid: The Contest For North Sumatra halaman 3. 43. (134) Sulthan Iskandar Muda lebih jauh lagi dalam usahanya mempermodern Angkatan Perang Aceh. tempat-tempat pendidikan/latihan mana dinamakan :"Blang Si Pal' " dan "Blang Peurade". 35. PENDIDIKAN TENTERA Pembangunar Kerajaan Aceh Darussalam. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. Oleh karena itu. 44. Sulthan Turki Usmaniyah. Bentara Seri Muda Dewa. hanyalah "Angkatan Perang" yang berpendidikan dan terlatih baik. 40.

Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 181. (138) WANITA D A L A M A N G K A T A N P E R A N G Sudah sejak zaman Kerajaan Islam Samudra/Pase. Demikianlah setelah terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. Singa Aceh halaman 114. (136) 126 . yang antara lain tulisnya : " setelah Sulthan Iskandar Muda memerintah. (1.M. seperti yang diakuinya oleh seorang perwira tinggi Perancis. 801-831 H . (14001428 M.16) Kecuali tempat-tempat pendidikan/latihan yang dinamakan "Blang Si Pai' " yang banyak terdapat diberbagai daerah dan wilayah Aceh. no. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 272. maka orang Aceh telah menjadi perajurit terbaik dikepulauan Nusantara. A R M A D A INONG B A L E Semenjak pertama kali dimana Sulthan A l Kahhar mengirim Armada Aceh ke Malaka untuk menghancurkan kubu kolonialis Portugis. Dibawah ini dituturkan beberapa contoh : I. masing-masing ahli dalam bidang barisan meriam dan barisan kuda (arteleri dan cavaleri) untuk mendidik dan melatih angkatan perang Aceh. di Ibukota Negara Banda Aceh didirikan sebuah akademi militer yang bernama "Darul Harb" yang dapat diterjemahkan dengan Fakultas Ilmu Peperangan. Ingat saja seorang raja wanita Ratu Nihrasiyah. dimana mereka langsung masuk dalam dinas tentera aktif. (137) Hasil dari pendidikan yang teratur baik itu. diberilah kesempatan yang luas kepada wanita untuk ikut serta dalam lembaga-lembaga negara dan pertahanan. Laksamana Beaulieu. (137) Majaiah Sinar Darussalam. maka Angkatan Perang Aceh pada waktu itu adalah satu-satunya angkatan perang yang terbaik di Kepulauan Nusantara. (138) M. sampai-sampai kepada para sulthan penggantinya yang silih H. peranan wanita dalam politik negara dan meliter sudah nampak menonjol. 17 September 1969 halaman 9.ngirim ke Aceh sebanyak 40 orang perwira-perwira tentera Turki.).

yang datang ke Banda Aceh Darussalam pada tanggal 6 Juni 1602 dengan surat dari Ratu Inggeris. ) . Pada zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Sjah I V . Kalau umpamanya Iskandar M u d a tidak dibebaskan dan sempat dibunuh. maka banyak sudah perajuritperajurit yang syahid. Tawarikh Raja-rajaKerajaan Aceh halaman 45. M. Berkali-kali Armada Inong Bale ikut bertempur diselat Melaka dan pantai-pantai sumatera Timur dan Malaya. yang memerintah tahun 997-1011 H . yang terdiri dari 2000 perajurit wanita yang gagah dan tangkas. Marie van Zuchtelen. ) . Seorang Pengarang wanita Belanda. Yunus Jamil: Sulthan Iskandar Muda halaman 4. dengan isterinya menjadi "janda " atau "Inong B a l e " . seorang pahlawan wanita yang telah banyak jasa kepada Kerajaan. 1011-1015 H . Laksamana Malahayati pula yang diserahkan oleh Sulthan Alaiddin Ri'ajat Sjah IV untuk menerima dan menghadapi utusan Ratu Inggeris. (1604-1607 M . ) . (139) II. Laksamana Malahayatilah yang telah berhasil menggagalkan percobaan pengacauan oleh Angkatan Laut Belanda dibawah pimpinan Cornelis dan Frederick Houtman (1006 H .M. dibentuklah "Suke kaway Istana" (Resimen Pengawal Istana). (1589-1604 M . H. . dibentuklah sebuah armada yang sebahagian perajuritnya terdiri dari janda-janda (Inong bale) pahlawan-pahlawan yang telah tewas. seorang yang bodoh dan bejat moral. Armada ini dinamakan dengan " A r m a d a Inong Bale" dibawah pimpinan Laksamana Malahayati. yang terdiri " S i P a i ' Inong" (perajurit wanita) dibawah pimpinan dua pahlawan wanita : Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 8-15. Sir James Lancaster. nenekanda Iskandar M u d a . barangkali Aceh tidak (139) Tgk.1599 M . 127 .berganti mengirim angkatan laut/darat kedaerah-daerah timur dan barat Sumatera serta ke Malaya. RESIMEN WANITA P E N G A W A L I S T A N A Dalam masa pemerintahan Sulthan M u d a A l i Ri'ayat Syah V . dalam bukunya "Vrowelijke Admiral Malahayati" sangat memuji-muji Laksamana Malahayati dengan Armada Inong Balenya. Kedua Pahlawan inilah yang berjasa membebaskan Iskandar M u d a dari penjara tahanan Sulthan M u d a Alaiddin Ri'ayat Syah V .

128 .

yang sekarang hanya tinggal reruntuhannya lagi. jika dilihat dari udara.Seket Kuta Inong Balee. pernah beberapa sarjana dan mahasiswa Amerika meninjau dan mempelajari kuta lama {benteng) o ini. Dalam 1962. 129 .

KUTA INONG BALEE 130 .

-v * is > 5 M I Si II 1? §1 2 s« ^ 3 • © < -~ u 131 .

Dalam kandang ini terdapat mak Laksamana Malahayati. Lamreh Krueng RayaAceh Besar. 132 . Terletak diatas sebuah bukit kecil d Kampung Kuta.Kandang Kampung Kuta.

Makam Laksamana Malahayati di Kandang Kampung Kuta Lamreh Krueng Raya. 133 .

(1607-1636 M. A l Kahhar yang berpemandangan jauh. seperti yang diceritakan oleh Petualang Portugis Pinto. yang telah memperbesar dan mempermodern Angkatan Perang Aceh. melihat bahwa antara Turki dengan Aceh terlalu jauh.). Karena itulah. (142) M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 43. M. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 114. juga telah membentuk satu dipisi pengawal istana. M. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 193. DIPISI K E U M A L A C A H Y A Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. A l Kahhar berpendapat bahwa Aceh perlu ada industeri perangnya sendiri. Maka demikianlah untuk pertama kali. logislah kalau dengan cepat membina industeri perkapalan dengan mendirikan galangan-galangan kapal yang sanggup membuat kapal-kapal perang (140) Tgk. Sulthan Sulaiman Chan pun mengirimkan 300 tenaga teknisi ke Aceh. dan untuk selanjutnya beliau meminta bantuan tenaga ahli yang sanggup membantu pembangunan industeri perang. (142) A l Kahhar yang memusatkan perhatiannya untuk membangun Angkatan Laut yang kuat dan Armada Niaga yang besar. 134 . 1523-1566 M. yang perajuritperajuritnya dipilih dari dara-dara yang ramping semampai dan berwajah rupawan.) menawarkan alat senjata dan perlengkapan perang lainnya kepada Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah II A l Kahhar (945-979 H. satu bataliyon dipisi wanita yang bernama "Dipisi Keumala Cahya" dijadikan "Bataliyon Kawal Kehormatan".). yang terdiri dari perajurit-perajurit wanita melulu dan panglimanya seorang jenderal wanita. 1016-1045 H . beliau hanya menerima untuk satu kali saja. Bataliyon inilah yang ditugaskan untuk menyambut tamu-tamu agung dengan barisan kehormatannya. (141) M.akan pernah punya Sulthan yang agung sedemikianrupa. yang sangat sulit membina hubungan laut yang terjamin apabila kapal-kapal mengangkut alat-alat perlengkapan perang ke Aceh. (140) III. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 101-102. Menurut catatan sejarah.-1539-1571 M. (141) INDUSTERI P E R A N G Pada waktu Sulthan Turki Sulaiman Chan (926-974 H .

Tenaga ahli ini.J. bekerja pada Kerajaan Aceh Darussalam. dapat dipergunakan untuk membikin kapal-kapal yang modern. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 137. Ibid halaman 124. kata John John Anderson: Acheen halaman 24. Bahwa Aceh adalah Kerajaan yang mahakuat. yang sesudah memeluk agama Islam di Aceh bernama Khoja Zainal Abidin. industeri perang dan sebagainya. (146) A N G K A T A N P E R A N G D A L A M KEN ¥ AT A A N Setelah selesai menguraikan tentang organisasi Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. (143) (144) (145) (146) Kerajaan Yang Mahakuat. dapat dipenuhi. kepangkatan. Kapiten Kapal berbangsa Belanda yang sempat mengunjungi Aceh dalam tahun 1599. M. sudah dapat diperbuat sendiri di Aceh masa A l Kahhar itu. bahwa pembangunan kapal digiatkan. yang juga direncanakan oleh teknisi-teknisi Aceh sendiri. antara lain mencatat tentang hasil industeri perang Aceh sebagai berikut : "Bahwa Sulthan mempunyai juga banyak sekali meriam-meriam besar dari waja. Sheppard. Demikianlah. Kekuatan pertahanan dapat diperhebat pula dengan adanya barisan gajah yang dipergunakan oleh hulubalang-hulubalang (Ulee-balang-komandan bataliyon)". (143) Ahli sejarah M . maka pada akhir bab ini saya akan menurunkan beberapa catatan sejarah yang melukiskan "fakta nyata" dari kehidupan Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. hampir semua barang-barang dari pertukangan dan kerajinan yang dikerjakan orang-orang diluar negeri. (145) Seorang teknisi Amerika yang telah masuk Islam dan telah naik haji. diantaranya dari Demak dan Bantan. sehingga pesanan-pesanan dari negeri lain. seperti yang diakui oleh John Anderson. 1. (144) Davis. 135 . Kemajuan industeri meriam dan senjata di Aceh telah sedemikian meningkatnya. pendidikan. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 109-110. Said mencatat. Suatu masa Aceh dapat menginsafkan ahli Portugis dari Malaka supaya belut dari Pemerintahnya.dan kapal-kapal niaga. Namanya F. yaitu membantu membuat dan memimpin pembuatan senjata pada industeri perang didaerah Samalanga.

baik didalam ataupun diluar negeri. Puncak Kekuatan. maka dalam tahun 970 H .Anderson. 136 . yang mengakibatkan ketiga kapal perang Portugis itu ditenggelamkan Selanjutnya Raja mendaratkan tenteranya di Malaka dan mengepung serta menembakinya selama 70 hari Dalam tahun 1582 sekali lagi Sulthan Aceh menyerang Malaka dengan membawa 150 kapal perang.000 lasykar. Angkatan perang ini terdiri 300 kapal perang 400 ahli penembak meriam dan 15. ) . Dibawah pimpinan raja yang gagah berani dan brilian Sulthan Iskandar M u d a (1607-1636 M . Af. ) Sulthan A l Kahhar terpaksa mengangkat angkatan yang besar menghadapi Semenanjung Malaya. seperti halnya dipantai timur sampai-sampai keselatan Asahan. Pengawasan kerajaan berjalan efektif sekali terhadap pelabuhanpelabuhan penting di sepanjang pantai barat Sumatera. jurusan Malaka dan jurusan Patani (149) (147) John A nderson: A cheen halaman 25-26. (148) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman h3. Raja Aceh menyerang Malaka untuk menghantam Portugis. jurusan Johor. Aceh menyerang Semenanjung Malaya dari tiga jurusan. Dalam tahun 1575.sedangkan istananya yang besar dan agung adalah pusat kegiatan ilmu dan kesarjanaan yang tidak ada bandingnya dikepulauan Nusantara (148). 3. Angkatan Perang Aceh yang telah begitu kuat dengan mendapat ajaran dan latihan dari ahli-ahli yang datang dari Turki. Ditengah laut dihadang oleh tiga buah kapal perang Portugis sehingga terjadi satu pertempuran. telah mencapai puncaknya. (1564 M . 400 Penembak Meriam. (149) Tgk. terbukti dengan dilakukan beberapa ekspedisi dibawah pimpinan rajanya. kekuatan dan kebesaran Aceh. dan setelah itu diserang sekali lagi dengan kekuatan tidak kurang dari 300 kapal perang (147) 2. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 104-105. sementara perdagangan luar negerinya telah mampu merealisir segala cita-citanya. Perjalanan penaklukkannya mencapai sejauh Pahang dipantai timur Semenanjung Tanah Melalu. dengan sebuah armada yang menguasi Selat Malaka. Dengan kekuatan ini.

juga 200 meriam tembaga (150) 5. Dari Sulthan Turki diterimanya sumbangan 500 meriam dan sejumlah besar alat-alat Dalam tahun 1568 barulah terjadi lagi serangan Aceh terhadap Portugis.000 perajurit dan 400 orang Turki. Duta Besar Perancis yang mendapat mandat penuh dari rajanya untuk mengantar surat yang berunding dengan Sulthan Aceh Iskandar Muda. dan berhitung. didarat: barisan infantri yang diperteguh oleh tentera gajah. (152) Af. Aceh Sepanjang Abad halaman 181-182. 137 . bahwa kapal yang pertengahan saja (150) Af. Pertukangan adalah bakat orang Aceh. pertukangan besi. Merekapun penggemar sastera. Kebesaran Aceh Menurut Beaulieu. menghancur tembaga dan membikin kapal. (151) Ibid halaman 169. yakni Orang Kaya Laksamana dan Orang Kaya Setia Lila (151) 6. Ditiga pelabuhan jaitu pelabuhan Aceh. keahlian mereka adalah mengagumkan " dilaut berdiri kapal-kapal perang dari jumlah besar. Serangan yang terbesar persiapannya oleh Aceh ke Malaka itu adalah terjadinya dalam tahun 1629.000 perajurit. Said . Dengan 20. Serangan Aceh ke Mala'ka berkekuatan 236 buah kapal dengan 20. tersedia beratus kapal perang itu " bahwa kapal-kapal perang Aceh jauh lebih besar dari kapal-kapal perang yang pernah dibikin orang di Eropah dizaman itu "Telah kupersaksikan sendiri. pembersih dilihat dari pakaian dan rumah tangganya.000 perajurit Expedisi dipercayakan kepada dua pahlawan yang berpengalaman diperairan ini. Serangan ini terdiri seperangkatan armada yang mengangkut sejumlah 15. membuat catatan antara lain sebagai berikut: (152) " bahwa banyak penduduk (Aceh) yang tahu membaca.4. Dom Antonio de Noronda gubernur Portugis ketika di Goa ditahun 1564. Daya dan Pidie. telah mendapat kabar pula bahwa Aceh telah membentuk suatu front persatuan negara-negara Islam untuk menentang kafir Portugis. Front Negara-negara Islam. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 111.

harus dilalui dulu empat buah pintu gerbang.ada 120 kaki panjangnya. untuk lari. apalagi tukang-tukang membikin kapal banyak sekali. Istana dikelilingi oleh lapangan kira-kira 1 Vi mil berbentuk bulat telur " melewati istana mengalir sungai yang airnya jernih sekali. "Gajah-gajah cukup banyak. Kapal-kapal yang akan dinaikkan kepantai untuk digalang dan disimpan. "Setiap kapal sanggup membawa 700 sampai 800 tentera. Setiap dayung dikayuh oleh dua orang " Kapal-kapal perang itu dipelihara baik-baik sehabis dipakai berperang "Setiap kapal disediakan beberapa meriam besar. Terachir sekali sengaja dipertebal temboknya daripada batu-bata yang tebalnya 50 langkah. didapati lapangan luas. A d a sejumlah 1500 hamba sahaya. terlalu lebar dan tinggi pula. Sebagai pegawai Sulthan saja didalam istana didapati tidak kurang dari 300 orang tukang mas. untuk berbelok. Pun banyak dijumpai tukang-tukang yang pandai menuang tembaga. Juga dayung-dayungnya panjang tapi enteng. sebelum sampai keruang istana sebenarnya. untuk berhenti. Disitu didapati bilik-bilik. dan banyak sekali tukang-tukang kayu. sudah terlatih. Sesudah dinding terachir. K i r i kanannya banyak tangga untuk turun mandi berkecimpung kedalamnya. dan mereka bisa pula bertugas berdayung berganti-ganti kalau angin kuat. Mereka itu kebanyakan asal dari orang asing (Habsyi). Binatang ini amat penting sekali dibutuhkan dipeperangan. " mudah saja dijumpai tukang-tukang besi yang ahli. yang cukup dipercayai dan yang segera dapat menjalankan perintah dengan tanpa pikir-pkir dan bimbang. duduk berlindung dan sebagainya. Disitulah nampak sejumlah 400 perajurit dan 300 gajah yang bertugas di Dalam 138 . tapi berat. Semuanya tahu menjalankan tugas dalam peperangan. gajahlah yang menariknya. Orang Aceh amatlah ahli membikin kapal perang. Diempat penjuru didapati empat buah menara tinggi. cantik. "Ditaksir tidak kurang dari 900 ekor banyaknya gajah kepunyaan Sulthan sendiri.

Gambar lukisan Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Syah Sri Baginda mangkat pada 23 Oktober 1675, memerintah dari 5 Febru 1641—23 Oktober 1675.

(Dari buku: Srikandi Aceh) .

139

KEHIDUPAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL LEMBAGA—LEMBAGA SOSIAL Diantara lembaga-lembaga pada tingkat Pemerintahan Pusat, terdapat empat lembaga yang tugas pekerjaannya meliputi bidangbidang sosial, yaitu: (153) 1. Balai Baltul Musafir.

Balai ini bertugas mengurus para pengembara (wisatawan dalam dan luar negeri), menyantuni para pengembara terlantar dan mengurus perjalanan keluar negeri. 2. Balai Baltul Fakir Wal Miskin.

Balai ini bertugas menyantuni fakir miskin, mendidik dan menyantuni anak yatim piatu. 3. Balai Silatur Rahim.

Balai ini berfungsi mengatur hubungan persaudaraan antara warga-negara dan antar manusia yang berdiam dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 4. Balai Darul Asyikin.

Balai ini berfungsi sebagai "kontak biro" antara pemudapemudi yang ingin berkenalan, berpacaran, bertunangan dan seterusnya berjodoh. UNSUR—UNSUR WARGANEGARA Menurut catatan sejarah, bahwa penduduk asli Aceh sebelum datang Agama Islam berasal dari suku-suku bangsa yang datang dari negeri-negeri atas angin yaitu Hindia, Siam, Funan, Kamboja dan Campa.
(153) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72.

140

Mereka adalah pecahan dari bangsa "Mon Khmer" dan suku "Mantra" (Mantir), yang kemudian oleh orang Aceh disebut "Manteu". (154) Setelah Aceh dimasuki Agama Islam (akhir abad I H.), maka datang pula ke Aceh orang-orang Islam Parsia, Arab Afrika, yang mana mereka menetap di Aceh dan menjadi warganegara, bahkan menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan. Akhirnya mereka juga menjadi unsur-unsur warganegara yang penting. KEDUDUKAN WANITA Kerajaan Aceh Darussalam yang telah mengambil Islam menjadi dasar negaranya dan Quran serta Hadis sumber hukumnya, maka adalah sesuatu yang logis kalau kedudukan wanita disetarafkan dengan pria dan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Qanun Meukuta Alam membolehkan kaum wanita menduduki segala jabatan dalam lembaga negara, termasuk Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen). (155) Dalam perjalanan sejarah Kerajaan Aceh Darussalam, kita dapati banyak sekali tokoh-tokoh wanita yang memegang peranan penting dalam pemerintahan dan lembaga-lembaga negara, sebagai akibat logis dari ketentuan Qanun Meukuta Alam yang mengatur kedudukan wanita. Nukilan catatan sejarah dibawah ini adalah sebahagian dari padanya: 1. Wanita-wanita Anggota Legeslatif.

Balai Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen) dizaman Ratu Safiatuddin, terdiri dari 73 orang anggota, dan 1 diantaranya adalah wa8 nita, sedangkan pada zaman-zaman sebelumnya jumlah anggota wanita kurang dari 10 orang. Diantara kedelapan belas anggota wanita, tersebutlah tokoh-tokoh utama wanita waktu itu, antaranya yaitu Sitti Cahaya Sinyak Bunga, Nyak Puwan, Sinyak Ukah, Sinyak Habibah, Uli Puwan, Siti Awam, Sinyak Tampli dll. (156)
(154) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 1-2. (155) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 90-91. (156) Ibid halaman 90-91. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 192-193.

141

2.

Wanita-wanita Negarawan.

A k a n terlalu banyak untuk menyebut tokoh-tokoh wanita Aceh yang menjadi negarawan ulung, baik sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan daerah dan sebagainya. Sebagai Kepala Negara Wanita, terkenallah nama-nama : Ratu Nihrasiyah Rawa Khadiyu (157), Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat, Seri Ratu Nurul A l a m Naqiatuddin, Seri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah, Seri Ratu Kamalat Syah (158) Sebagai kepala Pemerintahan Daerah (Uleebalang) terkenallah tokoh-tokoh wanita seperti Cut Nyak Asiah (159), Pocut Meuligoe, Cut Nyak Keureuto dan Cutma Fatimah (160). Sebagai pahlawan terkenallah tokoh-tokoh wanita kenamaan seperti: Laksamana Malahayati (161), Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen (162), Cut Nyak Dhien, Teungku Fakinah, Cut Meutia, Pocut Baren, Polcut Biheue dan Cutpo Fatimah. (163) UPACARA—UPACARA ADAT Kerajaan Aceh Darussalam sebagai suatu masyarakat modern yang mempunyai tata-tertip, logislah kalau mengenai berbagai "upacara-adat" dalam kehidupan sosialnya, seperti: 1. Upacara Perkawinan.

Sesuatu perkawinan didahului dan diliputi oleh berbagai adat-istiadat dengan berbagai macam upacara, seperti Melihat Fhai (masa perkenalan), Meulakee (meminang), ranup kong baba (memberi tanda pertunangan), Malam Mampleue (malam penganten),
(157) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (158) Ibid halaman 48. Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 191-2IS. H.Af. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 16-55. Ilyas Sutan Pamenan: RencongAceh ditangan Wanita halaman 35-93. (159) H.m. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 134. (160) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 139. (161) Tgk. Af. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 111-112. (162) Ibid halaman 114. (163) H.M. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 56-132.

142

Gambar lukisan Cut Nyak Dhien

143

I
a g 3 B, 3

I

*:
.2

!
a 1
co

144

I s
3

K

•5 Q
e

i

a

145

Makam Srikandi Cut NyakDhien di Sumedang Jawa Barat.

146

Gambar lukisan CutMeutia

147

Gambar lukisan Teuku Umar Johan Pahlawan. 148 .

Gambar lukisan Teuku Panglima Polem Muhammad Daud. 149 .

Zainuddin: Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 364-366. yaitu gotong royong timbalbalik antara penduduk. jalan. khanduri bu (asyura 10 Muharram). Meuseuraya (gotong-royong) ada tiga macam : a. yaitu khanduri molud (12 Rabiul Awal). untuk mengerjakan sawah. b. Meuseuraya untuk bersama. khanduri laot (kenduri turun kelaut) dan khanduri lada (kenduri waktu panen lada) (165) 3.M. khanduri rabu abeeh (Rebu akhir bulan Safar. yaitu untuk uleebalang. c.M. menggerik dan sebagainya. memotong padi. umpamanya mengerjakan sawah. kebun. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 362-364. (164) 2. Ada beberapa macam khanduri yang telah diadatkan. khanduri blang (kenduri waktu akan turun kesawah). peumeukleh (dipisahkan dari ibu/bapa atau mertua) dan peusunat (menyunatkan anak). pagar dan sebagainya. puwoe sie bak meugang (mengatur daging pada hari meugang). M. Keumaweueh (menepung-tawar penganten wanita yang hamil pertama dengan membawa hidangan). keuchik/teungku dan pemimpin-pemimpin tertentu. Tueng Dara Baro (menjemput penganten wanita). seperti membikin lueng ie (irrigasi).M. meunasah. Khanduri. (166) H. Meuseuraya untuk pribadi tanpa balas. Khanduri apam (Isra-mikradj). Meuseuraya untuk umum. mesjid dan sebagainya. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 340-358. Upacara Meuseuraya. antara lain yaitu : (164) H. 150 . dinamakan juga khanduri tolak bala). (166) UPACARA—UPACARA KENEGARAAN Dalam Kerajaan Aceh Darussalam telah ditetapkan beberapa macam upacara kenegaraan yang banyak sangkut pautnya dengan kehidupan sosial.Meukeuridja (pesta kawin). Husin : Adat Aceh halaman 982. (165) H. kadli. madeueng (bersalin).

Menjelang upacara itu. yang dihadiri oleh Sulthan. dimana diuraikan masalah-masalah politik. yang memang chusus menjemput Sulthan di Istana Kemala Cahaya Nurul Asyikin. orang lumpuh dan janda-janda. Adat Aceh (Adat Meukuta Alam) halaman 19-20. para perwira dan pemimpin-pemimpin rakyat. Dana disediakan oleh Qadli Mu'adhdham sebagai Bendhara Chazanah Balai Silatur Rahim. Balai Majelis Mahkamah Rakyat terletak dalam daerah Istana "Darud D u n i a " . Juga Syahbandar menyediakan karangankarangan bunga untuk dibawa ke " K a n d a n g " (makam) rajaraja. (169) (167) (168) (169) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 76-77. untuk menjadi bahan bagi balai dalam menyusun garis-garis besar haluan negara (167) 2. para ulama dan cerdik pandai. para menteri. para pembesar negara. yang dipakai raja dalam upacara itu. (168) Pada hari itu juga. 151 . Balai Majelis Mahkamah Rakyat adalah semacam badan musyawarah negara (kira-kira parlemen) yang beranggotakan 73 orang. diharuskan dengan suatu upacara besar dan khidmat. Sulthan memerintahkan Imam Balai Baitul F a k i r / M i s k i n untuk membagikan daging. ekonomi/keuangan. pakaian dan beras kepada fakir/miskin. pertahanan dan sebagainya. Setelah segala-galanya musta'id segala anggota. Dalam upacara itu. Sulthan mengucapkan amanat kenegaraan. D i Keraton Darud Dunia ada upacara khusus. dimana Sulthan sendiri akan hadir dan membukanya. para pembesar dan undangan hadir. Tiap-tiap pembukaan dari sidang-sidangnya. Pembukaan Majelis Mahkamah Rakyat. Upacara hari meumeugang. syahbandar Seri Rama Setia mempersembahkan bungong-jaroe kepada Sulthan berupa pakaian. Terjadi pada sehari sebelum Ramadlan (30 atau 29 Sya'ban). Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 67. maka barulah Sulthan memasuki ruangan upacara (gedung parlemen) dengan dipapah oleh Bujang Raja Seri Bentara Rakyat (Imam Balai Majelis Mahkamah Rakyat atau Ketua Parlemen).1.

Upacara sembahyang hari raya. Sulthan dengan para menteri. ditaburi kesturi dan bauan lainnya atas seluruh badannya. Kedua upacara ini sangat meriah. para ulama. Sulthan bersama para pembesar menghadiri upacara memotong qurban. Sapi yang dipotong oleh Sulthan telah diberi berpakaian yang indah. yang melaporkan hal ihwal tahun yang baru lalu dan menggariskan rencana kerja untuk tahun mendatang. (172) Adat Aceh (Adat Meuketa Alam) halaman 24-25. Upacara diakhir dengan pawai keliling Kota Banda Aceh. Upacara Sembahyang Hari Raya. (170) 4. para pejabat dan perwira tinggi serta pemimpin-pemimpin rakyat. Majelis Junjungan Duli diadakan setahun sekali. diadakan dalam Mesjid Raya Baitur Rahman. perwakilan-perwakilan negara sahabat! Upacara Majelis Junjungan Duli diadakan dengan khidmat dan agung sekali. Dalam upacara itu. (171) 5 Upacara Hari Raya Junjungan Duli. para pembesar sipil dan militer. berpuluh gajah dan beratus-ratus kuda ikut serta. Menjelang malam 27 Ramadlan. tetapi hari idil adhha jauh lebih hebat dan amat meriah. 152 . Sulthan memberi amanat/titah tahunan. para pengusaha. para ulama/hukama. Dihadiri oleh para menteri. anggota Balai Majelis Mahkamah Rakyat. para pejabat sipil dan meliter. pakaian mana akan dipakai Sulthan waktu menghadiri upacara malam Lailatul-Qadar yang diadakan dimedan Darud Dunia. Upacara dihadiri oleh para menteri.3. (172) (170) Adat Aceh (Adat MeukutaAlam) halaman 20-21. (171) Ibid halaman 21-23 dan 25-38. Sehabis sembahyang Idil Adhha. pemimpin-pemimpin rakyat. dengan suatu upacara khidmat Syahbandar Saiful Muluk mempersembahkan "euntatan" berupa pakaian kepada Sulthan. Upacara Malam Lailatul-Qadar. bertempat dihadapan Balai Rong Sari dalam Keraton Darud Dunia. berangkat dari Istana Darud Dunia ke Baitur Rahman dengan barisan yang hebat. baik idil fithri atau idil adhha.

Eropah.6. Timur Tengah. Pelaksanaan segala pekerjaan itu dibawah tanggung-jawab Tandil Kawal (Komandan Pengawal Pelabuhan). Pada waktu itu. dan hari Rabu akhir orang beramai-ramai kelaut untuk mengadakan pesta pantai yang dinamakan "Mandi Safar". tidak saja dalam kawasan kepulauan Nusantara sendiri. 153 . dengan satu perarakan amat besar dan dahsyat Sulthan berangkat ketempat upacara mandi safar (pesta pantai). sehingga telah merupakan istana kecilmungil. Dalam abad ke X V I dan XVII. India dan Afrika. ekonomi dan sosial. bahkan juga dalam rantau Asia Tenggara seluruhnya. Korea. Banda Aceh otomatis menjadi pusat perkembangan dan kegiatan politik. betul-betul hidup dan (173) Ibid halaman 42. Amerika. Banda Aceh menjadi pusat kegiatan politik dan ekonomi. Akhir bulan Safar selama seminggu dinyatakan libur urrium dalam kerajaan. Sulthan dan para pembesar turut dalam upacara mandi Safar. Banda Aceh sebagai suatu Kota Politik. Sebuah jambur (kemah) besar yang dibuat dari kerangka besi dan hiasan-hiasan yang indah. yang dijemput oleh Syahbandar Muktabar Chan. garis hubungan Banda Aceh memanjang ke Tiongkok. (173) BANDA ACEH DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN KOTA POLITIK Sebagai Ibukota Negara. baik politik/ekonomi nasional ataupun politik/ekonomi internasional. Syahbandar Muktabar Chan bertugas mempersiapkan "Upacara Mandi Safar" (pesta pantai) itu untuk Sulthan. Pada pagi-pagi hari Araba'a Achir. Upacara Mandi Safar. Syahbandar Muktabar Chan (Bentara Pelabuhan Aceh) semenjak bulan Zulhijah telah mempersiapkan tempat upacara untuk Sulthan dan para pembesar.

(174) SEJARAHNYA Pada hari Jum'at tanggal 1 Ramdlan 601 H . = 1267-1309 M. Yunus Jamil : Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 38. (175). ekonomi. Banda Aceh Darussalam terus berkembang. Kerajaan Daya dan Kerajaan Pidie. terutama kaum Muslimin dalam kawasan Kepulauan Nusantara. Dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665-708 H . M. sehingga achirnya menjadi kota internasional dalam arti seluas kata. suatu federasi dari Kerajaan Darussalam. Tgk. sering dikunjungi para wakil berbagai negara. 154 . Setelah dalam masa pemerintahan Sulthan HusainSyah (870-885 H . Tgk. dirobah nama menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . Kota Banda Aceh Darussalam yang menjadi kebanggaan Ummat Islam sedünia. Sulthan Islam yang pertama.) diresmikan berdirinya Ibukota Negara yang baru.bergolak. = 1292 M . Sebagai pendiri dan arsitek dari kota Bandar Darussalam ini. Ummat Islam Kerajaan Indra Purba memproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam yang diberi nama K E R A J A A N D A R U S S A L A M . dan diberi nama BANDAR DARUSSALAM. = 1205 M . yang didirikan dekat sungai Kuala Naga (Kuala/Sungai Aceh sekarang). kebudayaan dan meliter. maka ibukota Negara (174) (175) (176) Baca : a. = 1465-1480 M) berdiri Kerajaan Aceh. setelah Jenderal Agressor van Swieten merebut Kraton Darud-Dunia pada tanggal 24 Januari 1874. M. M. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri. maka Ibukota Negara Bandar Darussalam. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 36-37. (176) Demikianlah. dan pada tanggal tersebut juga (1 Ramadlan 601 H. dimana sering terjadi pakat-pakat politik. dimana baginda dalam tahun 691 H .) sempurnalah pemindahan Ibukota Negara dari Lamuri ke Bandar Darussalam. dimana juga beliau sebagai pendiri dan arsitek bagi kota istirahat Glee Weueng. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra c. Said: Aceh Sepanjang Abad b. mendirikan Kraton Darud-Dunia dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. Anderson: Acheen.

Mesjid Jami Baiturrahman yang dibikin lain setelah selesai perang.MESJID JAMIBAITURRAHMAN YANG DIBAKAR BELANDA WAKTU PENYERANGAN-I GAMBAR DIBUAT JAKFAR MENURUT PETUNJUK TGK SYEKH IBRAHIM LAMBHUK. Mesjid anti Baiturrahman yang dibakar serdadu-serdadu Belanda dalam tahun 1873. 155 .

Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar dengan menamb dua buah kubah dalam tahun 1932. sehi besarnya menjadi empat kali dari sebelumnya. Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar lagi dengan menambah dua buah kubah dan dua menara dalam 1958. 156 .

dan semenjak itu resmilah Banda Aceh Darussalam dikebumikan dan diatas pusaranya ditegakkan Kutaraja sebagai lambang dari kolonialisme". terutama oleh Sulthan Iskandar Muda. yang kemudian disahkan oleh Gubernur Jenderal di Batavia dengan beslit yang bertanggal 16 Maret 1874. juga didatangkan dari Turki. K O T A UNIVERSITAS Banda Aceh Darussalam pada zaman jayanya (sekitar abad XVI dan XVII) bukan saja sebagai kota tempat kegiatan politik dan ekonomi. India dan lainnya. tetapi juga ia sebagai kota tempat kegiatan dan perkembangan ilmu pengetahuan. yaitu : 1. juga ia merupakan sebuah lembaga perguruan tinggi (universitas) yang terbesar di Asia Tenggara waktu itu yang lengkap dengan segala cabang ilmu pengetahuan. c. resmilah Banda Aceh menjadi nama Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Aceh. 17/1969 halaman 6—18. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 23-24. maka dalam tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali. dengan sebuah proklamasinya yang berbunyi: "Bahwa kerajaan Aceh sesuai dengan hukum Perang. sementara guru besar-guru besarnya kecuali ulama/sarjana Aceh sendiri. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 473. yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I dalam tahun 691 H . Sinar Darussalam No. menjadi hak-milik Kerajaan Belanda. j ^ (178) (179) . Parsia. Pada zaman itu. hal ini terjadi dengan Keputusan Menteri Pemerintahan Umum Dan Otonomi Daerah bertanggal 9 Mei 1963 No. (179) (177) a. disamping sebagai pusat kegiatan ibadat. dan Banda Aceh itu dinamainya dengan Kutaraja. Tgk. M. bukan lagi Kutaraja. Arab. Ismail Jakup: Teungku Chik Di Tiro halaman 20—21. Mesjid Jami Baitur Rahman. (177) Setelah 89 tahun Banda Aceh Darussalam dikuburkan hiduphidup dan Kutaraja dihidupkannya. ada tiga pusat tempat kegiatan ilmu pengetahuan dalam kota Banda Aceh. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman xiii. d. Des. 52/1/43-43. b. yang kemudian diperbesar oleh Sulthan-sulthan setelahnya. Semenjak tanggal tersebut. A. = 1292 M . (178) Mesjid Jami Baitur Rahman. yang dalam istilah sekarang disebut "Kota Universitas". Junus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Acsh halaman 37.Aceh dirobah menjadi K U T A R A J A .

(180) Mesjid Baitur Rahim merupakan pusat kegiatan ilmu dalam istana Kraton Darud-Dunia. (181) 3. dimana nama baitur Rahim ini dialihkan dari nama mesjid yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah dalam komplek Kraton Kuta A l a m bersamaan dengan membuat Istana tersebut. (182) a. 158 . (181) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 71. . = 1607 H . sehingga apa yang ditulis ahli sejarah Muhammad Said adaiah suatu fakta sejarah yang bernas. Balai Setia Ulama dan Balai Jama'ah Himpunan Ulama. Aceh Sepanjang Abad halaman 173—$74. dimana selalu dihidangkan berbagai tarian dan nyanyian pada waktu tertentu. (182) Dengan adanya tiga pusat kegiatan ilmu pengetahuan i n i . lembaga-lembaga mana adalah pusat-pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan dalam komplek Kraton Darud-Dunia. Mesjid Baitul Musyahadah yang cantik i n i .2. Sinar Darussalam No. yang dibuat oleh Sulthan Iskandar M u d a Meukuta A l a m dalam komplek Kraton Darud-Dunia sekitar 1016 H . juga merupakan pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan yang ketiga dalam kota Banda Aceh. masa Sulthan Iskandar M u d a itu dapat dikatakan sebagai suatu masa kesadaran. M. Iskandar M u d a mempunyai minat yang besar sekali untuk mendirikan mesjid atau rumah ibadah. 3 7/1971 halaman 36-37. untuk menggantikan mesjid Baitur Rahim yang dibuat Sulthan Syamsu Syah. = 1637 M . Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin. Said . " dalam soal ilmu pengetahuan atau kecerdasan" demikian tulis M . "terutama dibidang agama. pesantren dan sebagainya " (183) ISTANA T A M A N KESENIAN ^ Istana dalam Kraton Darud-Dunia merupakan "Taman Kesenia n " yang menggairahkan. yang dibuat oleh Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani dalam komplek Kraton Kuta A l a m sekitar 1046 H . disamping Balai Setia Hukama. terutama sekali ilmu-ilmu politik dan hukum tatanegara. b. Mesjid Baitur Rahim. pada waktu ada upacara (180) Tgk. (183) M. Mesjid Baitul Musyahadah. =1607 M . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh halaman 38. Said. maka beralasanlah kiranya kalau dikatakan bahwa Banda Aceh pada zaman keemasannya itu adalah " K O T A U N I V E R S I T A S " menurut istilah orang sekarang.

demikianlah dinyatakan oleh Syahbandar Aceh kepada Beaulieu sendiri ketika Jenderal Perancis ini mendapat keistimewaan. lalu meletakkan diatas permadani. Telinga mereka diberi beranting-ranting emas bergantung hingga bahu. Seluruh pakaiannya bertenun benang emas. sangat indah mata menatap. Lima belas gadis tampil pula masing-masing dengan gendang kecil. Leher mereka seluruhnya dikalungi emas. maka (184) Ibid halaman 180-181. "Selesai jamuan. "Penyambutan termasuk luar biasa. tampil dua gadis jelita. berkeliling. Disepanjang kulaian tabir berkelim hiasannya batu permata indah. kecuali pusparagam hiasan memperindah pakaian keemasan mereka. menakjubkan Beaulieu melihatnya. "Dandanan rambutnya disungkup oleh semacam topi yang mencuram kekuping daripada emas kertas diberi berumbai sepanjang VA kaki. Menurut Beaulieu. lalu diadakan pertunjukan kesenian. tiada sanggup Beaulieu mencari kata-kata untuk menceritakan kekagumannya ketika itu. tidak disangkanya dinegeri sepanas itu menemui gadis rupawan seputih bulan. halus kulitnya. sekeliling bahu dihiasi dengan pita hampir leher. utusan khas Raja Perancis: (184) " Hari pertama Beaulieu keistana belum diterima langsung oleh Sulthan. Hari Penerimaan ditentukan setelah Sulthan sembuh. Setelah mendapat isyarat dari Sulthan. gemerlapan silaunya seperti pancaran cahaya metahari. Tidak lama. karena cantik sekali. Upacara audiensi diistana dilangsungkan dengan membacakan surat raja Perancis. Sekeliling balai ditaburi dindingnya dan ditikari lantainya dengan permadani Turki. sambil berkeliling menari berdendang mengikuti gendang yang diiramakan menepuknya. seperti umpamanya yang dilukiskan Muhmmad Said waktu Sulthan Iskandar Muda menjamu makan Jenderal Beaulieu. 159 .kenegaraan ataupun upacara-upacara lainnya. ditaburi dengan emas picak segi berulis. ketigapuluh wanita itu segera melayani perjamuan makan siang. dan terutama sekali dalam jamuan makan atau dalam resepsi untuk menerima dan menghormati tamu-tamu agung dari luar negeri. Diatas batil dikembangkan saputangan bertenun emas. pada malam-malam resepsi. Sejumlah tiga puluh wanita masing-masing dengan batil perak yang besar bawaannya tampil.

bergelar Rambut Gemalai. diatas kop itu batu diperbuat seperti biram berkelopak dan berkemuncakkan daripada sangga pelinggam. rupanya seperti payung (185) a. kira-kira seribu depa luasnya. Syekh Nuruddin A r Raniry. bergelar Tebing Sangga Saffa. Adalah dewala taman itu daripada batu dirapati. Iskandar: A nalisa Tentang Bustanus Salatin halaman 48-52. M a k a ditanaminya pelbagai bunga-bungaan dan aneka-aneka buah-buahan. Dr. dan pintunya menghadap keistana. dua buah jambangan. T. dan perbuatan pintunya itu berkop. dan ada pada sama tengah taman itu amat sejuk. berkerlapan rupanya. Dan disisinya itu sepohon buraksa terlalu rampak. 160 . 35/1971 halaman 17-21. yaitu kebun. Dan adalah terbit mata air itu daripada pihak maghrib dibawah gunung Jabalul A l a . "Demikianlah mereka mengayiinkan tarinya sesuai dengan irama gendang sambil sujud menyembah raja " T A M A N GAIRAH Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara yang bersifat internasional. Syahdan adalah pertemuan dewala Taman Gairah itu. antara lain dilengkapi dengan sebuah taman sari yang indah dan lengkap sekali. Dan adalah kiri kanan tebing sungai arah kehulu itu dua buah tangga batu hitam diikatnya dengan tembaga semburan seperti emas rupanya. bagaikan taman kayangan yang terdapat dalam mimpi. barangsiapa meminum dia sehatlah tubuhnya. seperti peterana rupanya. seorang ulama dan pengarang besar yang berjiwa seni. Sanalah Hadharat Yang Maha Mulia semanyam mengail. bergelar Pintu Biram Indera Bangsa. yang pada sungai Darul Isyki itu. M a k a kedua belah tebing sungai Darul Isyki itu diturapnya dengan batu pancawarna. telah melukiskan Taman Gairah itu sebagai dibawah i n i : (185) Pada zaman bagindalah berbuat suatu taman. Sinar Darussalam No. keluarnya daripada batu hitam. Diatasnya suatu balai delapan segi. M a k a adalah disisi tangga arah kekanan itu suatu batu mengampar. b. terlalu indah. maka diturap dengan kapur yang amat bersih seperti perak rupanya. bergelar Tanjung Indera Bangsa.lengan dan betisnya hanya ditutup dengan banyak gelang emas. Digelar baginda bustan itu "Taman G a i r a h " . terlalu gemerlap sinarnya.

seperti singgasana rupanya. Dan ada pada pantai itu seekor naga hikmat. suatu Cita Rasa dan suatu kolam bergelar Cita Hati. lakunya seperti lidah naga. dan teratai. barangsiapa mendengar dia terlalu sukacita hatinya. Dan dihilir jeram itu suatu teluk. bergelar Sangga Sumak. bergelar pulau Sangga Marmar. dan di hilir pantai itu suatu lubuh terlalu dalam. tutupnya daripada perak. diturapi dengan batu putih. bergelar pulau Sangga Sembega. terlalu amat rindang. Bermula pantai sungai Darul Isyki itu dirapatnya dengan batu yang mengampar. dan pegawainya daripada sewadaru. dan seroja. dan atapnya daripada timah. kayu labi-labi. dan kelahnya daripada perak. dan ada pada mulut naga itu suatu saluran emas berpermata. bergelar Pantai Indera Paksa. 161 . Dan ada dihilir teluk itu suatu pantai. bergelar Tiindur Hati. Syahdan adalah dihilir pulau itu suatu jeram. tunjung ungu dan tunjung biru.hijau. Adalah dalamnya berbagai-bagai jenis ikan dan bunga-bungan. bergelar Teluk Dendang Anak. dan bunga iram iram. rupanya seperti sisik naga. dan caraknya daripada fidlii yang abyadl. bergelar Jeram Tangisan Naga. bergelar Rindu Reka. Dan ada disisinya suatu kolam terlalu luas. Dan diatasnya suatu batu mengampar. Sebermula diseberang sungai Darul Isyki itu dua buah kolam. dan bunga tanjung. yaitu pemandian. daripada tunjung putih dan tunjung merah. kedudukannya daripada kayu jati. senantiasa air mengalir pada saluran itu. bergelar Karang Pancalogam. Di kepala pulau itu sebuah batu mengampar. bergelar Lubuk Taghyir. Dan adalah keliling pulau itu karang berbagai-bagai warnanya. Dan tebingnya terlalu tinggi. Dan ada dalam kolam itu beberapa ikan. bergelar Banar Nila warna. perusahaannya seperti tembus. dan bunga jengke linir. terlalu permai. daripada bunga telepuk. yang arah kekanan itu bergelar Pantai Ratna Cuaca dan arah kekiri bergelar Pantai Sumbaga. terlalu amat gemuruh bunyinya. Dan pada sama tengah kolam itu sebuah pulau. warnanya seperti emas. Dan adalah dalamnya sarwa jenis ikan. Dan adalah isinya air mawar jazdi yang amat merebak baunya. putih seperti kapur barus. Diatas pulau Sangga Marmar itu suatu pasu. Dan adalah sama tengah sungai Darul Isyki itu sebuah pulau. dan ada sebuah balai kambang diteluk itu. Maka dalah dalam kolam itu pelbagai bunga-bungan. Dan adalah kersik pulau terlalu elok rupanya. Dan ada diatas tebing sepohon kayu.

daripada pisang emas dan pisang suasa. suatu bergelar Peterana Sangga. tiangnya daripada tembaga. kersiknya daripada batu pelinggam. Dan tiang kandang itu bernama Tamriah. Dan adalah atap kandang itu dua lapis. Dan barangsiapa masuk kedalam kandang itu. kilau-kilauan dipandang orang. dan Dewadaru dan pegawainya daripada kayu jentera mula. Dan ada ditebing kolam itu dua buah jambangan. Dan ada disisi gunung arah tepi sungai itu suatu peterana batu berukir. bergelar pedikeran leka. seperti warna nilam. dan air mawar merah dan putih dan srigading. dan nakas. gemerlap rupa warnanya. bergelar Gegunungan Menara Permata. Sulaimani dan Yamani. dan Naga Puspa. beberapa bungabungaan. M a k a apabila kena matahari cemerlanglah cahayanya itu. dan disisinya ada sebuah rumah merpati. dan serba jenis bunga-bungan adalah disana. daripada cempaka. tempat khanduri baginda. bergelar Medan Chairani. Dan ada disisi gunung itu kandang baginda. selapis daripada papan dicat dengan lumerik hitam. warnanya seperti warna zamrud. diukir pelbagai warna. bergelar Kembang Lela Mashadi. adalah dia mengucap selawat kepada Nabi S A W . Dan dihadapan gunung itu pasirnya daripada batu nilam dan ada sebuah balai keemasan perbuatan orang atas angin. Dan di hadapan kandang itu sebuah balai gading. Dan ada pada gegunungan itu suatu guha. dan arah kehulunya suatu peterana batu warna nilam. Adalah dalamnya beberapa permata puspa ragam. Dan adalah dewalah yang didalam itu beberapa beteterapan batu putih belazuwardi. perbuatan orang benua Turki. Dan disisi balai itu beberapa pohon pisang. dan kemuncaknya suasa. Kemuncaknya daripada mulamma dan sulur bayungnya daripada perak dan dibawah salur bayungnya itu buah pendendang daripada cermin. Syahdan adalah semua merpati itu sekaliannya tahu menari. Syahdan dari kanan sungai Darul Isyki itu suatu medan terlalu amat luas. pintunya bertingkap perak.tunjung kuning dan tunjung dadu. Dan ada ditebing sungai Darul Isyki itu suatu 162 . dan atapnya daripada perak seperti sisik rumbia. Dan pada sama tengah medan itu sebuah gunung diatasnya menara tempat semanyam. dan selapis lagi atas kandang itu daripada cat hijau. Dan ada tanaman-tanaman atas gunung itu. suatu bergelar kembang Cerpu Cinta. bergelar Kembang Seroja Berkerawang. dan dewala kandang itu diturap dengan batu putih. dan tembus dan mega arakan-arakan. dan selimpat.

dindingnya berjumbai bercat sarwa bagai warna. dan pinang gading. dan kemuncaknya daripada mulamma emas. dan atapnya daripada papan bercat kuning. Sekalian pegawainya berukir dan dindingnya bercat berkerawang. Adalah kemuncaknya dan salur bayungnya bercat merah. maka senantiasa air mengalir daripada saluran mulut naga itu. Adapun bumi taman itu ditambaknya daripada tanah kawi. Dan ada sebuah lagi balai. dan nyiur masin dan nyiur dadih. Dan ada sepohon nyiur gading bergelar Serbat Januri. dan ditanami sarwa bagai jenis bunga-bungaan. mengalur daripada mulut naga itu saluran suasana. terlalu manis airnya. dan berselang dengan pinang bulan. dan daripada setengah tiangnya naga membelit. dan pada sama tengahnya harimau hendak menerkam. dan pinang kacu. Syahdan adalah disebelah sungai Darul Isyki itu pada pihak kiri suatu balai perbuatan orang benua Cina. sekalian balainya bercat air emas yang merah. bergelar Balai Cermin Perang. Dan ukirannya segala margasatwa. Syahdan adalah didarat Balai Keemasan itu sebuah balai. Dan dihadapan balai itu jambangan batu berturap. Adalah pohonnya cenderung seperti orang menyerahkan dirinya. Nyiur itulah akan persantapan Duli Syah A l a m . dan nyiur ratus. bergelar Balai Keemasan. bergelar Kersik Indera Reka. Dan ada disisi Balai Keemasan hampir sungai Darul Isyki itu sebuah batu berukir kerawang. ditambak dengan batu berturap dengan berkapur. Dan berkeliling mesjid itu beberapa nyiur gading. bergelar Balai Kumbang Caya. bergelar Isyki Musyahadah. Dan adalah antara kiri kanan balai itu dua ekor naga. Dan halaman balai itu ditambaknya dengan pasir pancawarna gilang gemilang. bergelar Balai Rekaan Cina. Bermula ada hampir Kolam Jentera Hati itu sebuah balai gading bersendi dengan kayu arang Timur. bergelar Medabar Laksana. ada gajah berjuang dan singa bertangkap dan beberapa unggas yang terbang. dan air mawar 163 . M a k a segala pohon kayu dan bunga-bungaan yang hampir balai itu sekelilingnya kelihatan dalamnya seperti tulisan. Dan ada dalam taman sebuah mesjid terlalu elok perbuatannya. berukir awan setangkai. daripada bunga air mawar merah. terlalu indah perbuatannya. dan nyiur karah. dan nyiur rambai.balai cermin. dan pinang ba wang. tiangnya astakona. Dan adalah dalam mesjid itu suatu mimbar batu berukir lagi bercat sangga rupa-rupa dan rungkau-rungkau panca warna. bergelar Kembang Seroja.

dan bunga kemuning. dan cempedak. dan belimbing sagi. dan kedelai. dan tembikai. dan gandum. dan buah rambutan. dan bunga seranggini. dan bunga seganda. dan bunga melur. (186) Af. dan limau gersik. dan bunga kesumba. dan bunga cempaka. dan bunga cempaka. dan limau manis. dan ranum manis. Said: Aceh Sepanjang abad halaman 177-179. dan kemendikai. tidaklah ganjil dizaman Sulthan Iskandar Muda. dan lawa-lawa. dan setul kecapai. dan buah langsat. dan labu. pohon mas-mas. dan bunga perkula. dan bunga telang putih. G E G U N U N G A N D A N PINTOO KHOOP Dilapangan duniawi. dan bunga kepadiah. dan bunga metia tabur. dan bunga angrek sembewarna. 164 . dan buah tampoi. demikian tulis seorang ahli sejarah kenamaan (186). dan bunga pandan. dan bunga raja merah. dan bunga buluh gading. dan bunga warsiki. dan tanjung merah. dan bunga pacar galuh. dan bunga sembewarna. dan buah tufah. dan bunga seruni. dan bunga kelapa. dan mempelam. dan jambu bertih. dan bunga cina. dan buah jela. dan bidara. dan bunga air mawar putih. dan pinang. kebanggaan itupun tidaklah kecil. dan rambai. dan bunga gandasuli. dan jagung. dan andang merah. dan pauh. dan delima. dan enjelai. dan buah manggista. dan limau kedangsa. dan bunga seberat. dan belimbing buluh. dan limau inderagiri. dan bunga angrek bulan. dan bunga telang biru. dan timun. dan bunga jengkelenir. dan bunga serigading. dan cermai. dan nyiur. dan buah melaka. dan pisang. dan limau hentimun.ungu. dan bunga kenanga. dan sekoi. A p a yang diceritakan dan meluas tentang keajaiban di India. dan bunga kembang setahun. mengenai kebesaran Sulthan-sulthannya. dan andang putih. dan binjai. dan buah durian. dan tebu. dan bunga pekan. dan bunga sena. dan bunga pancawarna. dan jintan. dan berangan. dan bunga keremunting dan bunga serbarasa. dan mancang. dan nangka. dan ketela. Dan sekalian dalam taman itu daripada sarwan bagi buahbuahan daripada buah serbarasa. dan bunga asad. dan buah anggur. dan bunga maderas pada jeram tangisan naga. dan bunga tanjung biru. Parsi dan Turki. dan bunga delima wanta. dan bunga raja putih. dan sukun. dan bunga tanjung putih. dan buah tin. dan limau kasturi. dan jaba. dan kacang. dan jambu.

165 .Gunungan dan Pintoo Khoop yang dibangun dalam taman Gairah Banda Aceh.

kerajaannya dipegunungan. Yang berkesan di antaranya ialah yang disebut Pintu Khop dan Kota Gunongan. terutama karena disekitar bangunan tersebut sudah pernah dibangun suatu taman indah. Sinar Darussalam No. Dan Sultan Iskandar M u d a mengawinkan adiknya untuk Raja Raden. bahwa hikayat-hikayat penduduk menyebut bahwa ada seorang Sulthan yang beristerikan seorang puteri dari pedalaman. Lukisan A r Raniry itu sebagai berikut: (187) (187) a. Sultan menetapkan bahwa Raja Raden berada dipihak yang benar. 166 . Iskandar: Analisa Bustanus Salatin halaman 44-45. Bagi kesenangan Puteri Pahanglah Gunongan itu diperbuat KOTA Y A N G MAKMUR Betapa makmurnya kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara Kerajaan Aceh Darussalam. dikatakan bahwa mereka datang ke Aceh untuk minta ditimbangkan persengketaannya kepada Sultan Iskandar Muda. Menurut hikayat ini. Bekas-bekas itu kini tidak terlihat begitu berarti. tidak lain si Ujut dan Raja Raden yang juga didapati didalam Hikayat Sultan Aceh Almarhum. Untuk menghilangkan kerinduan tersebut Sulthan membikin gunung tiruan. Peristiwa Puteri Pahang itu telah mendapat tempat didalam Hikayat Malem Dagang yang terkenal. namun bangunan adalah sisa dari banyak yang sudah hilang. Isteri itu disayangi Sulthan. Snouck Hurgronje mengatakan. T. Kedua mereka itu. yang menunjukkan kesanggupan pembikinannya zaman itu. Tapi Jayaningrat mengatakan bahwa cerita orang tua yang didengarnya sendiri juga di Aceh menyebut bahwa Gunongan itu tadinya untuk tempat bersenang isteri Sultan yang bernama Puteri Pahang. Banyak sarjana yang telah menumpahkan perhatiaannya kepada bangunan ini. Dr. Puteri Pahang dibawa oleh dua orang bersaudara ke Aceh karena mereka memperebutkannya. akan tetapi dimintanya supaya Puteri Pahang itu diserahkan kepadanya. tetapi selalu siisteri merindui ayahnya dan hendak pulang kenegerinya. untuk tempat isterinya menghibur diri. 37/1971 halaman 36-37. telah dilukiskan oleh Syekh Nuruddin A r Raniry dengan sangat indahnya.Bekas yang kini masih didapati memenuhi kekaguman. pada waktu beliau hendak melahirkan sukacitanya bertepatan dengan penobatan fskandar Sani menjadi Sulthan Aceh. b. Dr.

Maka masyhurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. dan lagi halim perangainya. Maka datanglah beberapa bahtera. dan berdirilah alam daulatnya. Dan adalah sukacita hati segala manusia. bijaksana pada segala barang perkataannya. Sulthan Mughallah kerajaan. pada waktu dhuhur. bergelar Seri Sulthan Iskandar Sani Alauddin Mughaiyat Syah Johan Berdaulat Dhillah Fil Alam Ibnu Sulthan Ahmad Syah. dan sabar atas segala barang halnya. lagi mengerasi atas segala yang durhaka.Kemudian dari itu. Maka adalah pada ketika itu. beberapa daripada harta dan seorangpun tiada kembali dengan 167 . Dan ialah yang adil pada segala hukumnya. dan tawakal pada segala barang pekerjaannya. masing-masing dari negerinya. Maka bertiuplah angin bahagianya. Ruba'i: Ialah perkasa terlalu berani. dan mengasihi akan segala rakyatnya lagi safakat akan segala fakir-miskin. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. dan makananpun sangat murah. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. Maka berdirilah payung daulatnya. Dan ialah yang mengurniai nakhoda dan saudagar yang datang menghadap hadlaratnya. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. umpama bungabungaan yang kena rintik hujan pada ketika dinihari. duapuluh sembilan hari bulan Rajab. dan beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah hujan kurnianya. Turun temurun nasab sulthani. BANDA A C E H DARUSSALAM pun terlalu makmur. dan terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. Dan ialah yang menyentausakan segala kanak-kanak yang belum lagi patut menanggung pekerjaan. pada hari Sabtu. Dan ialah hebat pada segala kelakuannya. maka beroleh naunglah segala mereka itu dibawahnya. Ialah daripada anak cucu Sulthan Iskanar Zul Karnain yang mengempu kerajaan alam ini. dan segala manusia dalam kesentausaan. Ialah menjunjung inayat Ilahi.

Said . yang bermahligai gading. Yang berair mas. Surat tersebut berbunyi: (188) Surat daripada Sri Sultan Perkasa A l a m Johan Berdaulat. yang beristana saudaya mata memandang. maka ditilik betapa perbuatan kamu SENI M E N G A R A N G SURAT Sebagai disebut diatas. Yang seumpama cermin. Yang berpancuran emas. Yang dalam tahta kerajaan.a. Sebagai contoh. menjadikan khalifah dalamnya. surat-surat agung yang keluar dari Istana Kraton Darud Dunia adalah dikarang dengan bahasa seni yang menakjubkan.w. berkerawang.w. Raja yang mengempukan perbendaharaan daripada seni emas dan seni perak. raja Inggeris. supaya kami lihat betapa perbuatan kamu dan seperti sabda Nabi yang artinya: Ketahui olehmu bahwasanya dunia ini sebuah lobang dan bahwasanya Allah s. Berwarna sedalinggam. dan ialah yang terdiri pada makam firman Allah yang artinya : Telah kami jadikan kamu khalifah dibumi kemudian daripada segala raja-raja yang dahulukala yang telah kami binasakan akan mereka itu. bersendi bersendura. Yang bersungai berikat batu pelinggam.puius-asanya. berpermata daripada pancuran perak. yang tiada terlihat oleh penglihat. sehingga karena itu. dan ialah yang melarang bercelup minyak dan berjilat besi. berukir. Raja yang beroleh martabat kerajaan. Dan ialah melakukan hukum Allah dan mengeraskan Syari'at Nabi Muhammad s. melainkan adalah mereka itu menjunjung kurnianya. dibawah ini diturunkan sepucuk surat Sulthan Iskandar Muda Meukuta A l a m kepada King James I. Aceh Sepanjang Abad halaman 163-165. Dan ialah yang mendirikan Masjid di B A N D A ACEH Darussalam bernama Baitul Musyahadah. 168 . (188) M. sudah terupam. bahwa Istana dalam Kraton Darud Dunia juga merupakan pusat kegiatan seni.a.

dan Pahang dan Inderagiri. raja yang mengempukan raja-raja yang ratus-ratus daripada masyrik. dan berketopang suasa. Raja yang berzirah suasa. dan Tamiang. dan Inderapura. yang berciu emas. Yang berumbai-umbaikan emas. dan Pasai dan Perlak. yang beratnya beratus kati. mulia-mulia. yang berkekang emas bepermata. dan daripada segala senjata yang. dan Basitang. yang bergelar Megat Alam. Salida. Yaitu raja yang senantiasa mengucap pujian akan Tuhan Seru Alam sekalian daripada dilimpahkannya kelimpahan kurniaNya pada menyerahkan negeri daripada pihak masyrik seperti Lubok dan Pidir. dan Perak. yang beratnya beratus kati. raja yang menyelenggarakan nisan diri daripada nisan emas. dan yang bergajah bergading emas. dan yangdalam negeri jangtakluk ke Batu Sawar.Dan daripada galian mas yang dalam negeri Pariaman. raja yang beroleh kelebihan daripada limpah kelebihan Tuhan Seru Alam sekalian dalam tachta kerajaan Negeri Aceh Darussalam. dan Deli dan Asahan dan Tanjong dan Panai. dan yang beriimba emas berpermata. dan daripada pihak maghrib yang dalam negeri yang takluk ke Pariaman dan ke Barus. yang dalam negeri yang takluk di Deli. dan Pasaman dan Tiku. Maka daripada pihak maghrib. pada gunong negeri Salida. Raja yang bergajah berrengka tinggi suasa. dan yang berko perak. dan Pasangan. Yang mengempukan permata sembilan jenis. Yang mengempukan negeri Britani dan negeri Peransi dan negeri 169 . dan yang bergong suasa. dan Semerlang. Raja yang membuat gajah peperangan tujuh puluh dari laut dan beberapa daripada segala pakaian. dan yang beralat emas. dan Pariaman. dan yang bergajah kursi perak. Raja yang mengempukan kuda yang berpelana emas. dan Daya dan Barus. yang bernama Raja Jakub. Yang berpayung emas bertimbalan. dan yang berkuda berpelana suasa. dan Salibar dan Palembang dan Jambi. dan Rokan dan Batu Sawar. bergenta suasa yang berantai suasa. dan yang berlembing suasa. yang berpeteratna emas. yang turun daripada raja bernisan suasa. dan beristinggar suasa. dan suasa dan perak. dan segala takluk ke Batu Sawar. seperti negeri Calang. Datang kepada: Raja yang dinegeri Inggeris. dan pesenggerahan yang indahindah.

dan kita hukum dengan hukuman yang adil.Irlandi. Dengan anugerah Tuhan Seru Alam sekalian. maka orang Inggeris yang seperti diketahui raja itu tiada dapat duduk berniaga disana. yang mengatakan bahwa "Kutaraja" adalah nama asli dari Ibukota Kerajaan Aceh Darussalam. daripadanya bahwa ia hamba pada raja yang berkirim-kiriman surat dengan kita itu. bahwa raja mohonkan barang dapat orang Inggeris berniaga dalam negeri Tiku dan Pariaman. Adapun surat ini disurat dalam negeri Aceh pada bilangan Islam 1024tahun. Dikekalkan Tuhan Seru Alam sekalian juga kiranya kerajaannya dan ditolongnya jua kiranya ia daripada segala seterusnya. maka berniagalah dalam negeri Aceh. seperti pada zaman marhum Saidil Mukammil itu. Setelah itu barang tahu kiranya raja. lagi jauh daripada kita. Disejahterakan Tuhan serwa Alam jua kiranya raja Jakub dalam takhtakerajaan Inggeris itu selama-lamanya. karena negeri itu negeri dusun. telah menimbulkan tertawaan dalam masyarakat yang mengerti dan mengetahui bahwa Banda Acehlah nama Ibukota Negara yang asli semenjak adanya Kerajaan Aceh Darussalam. Maka ada tersebut didalamnya. yang antara lain seperti dinukilkan dibawah i n i : 170 . dan jika ia hendak mengantarkan petornya (wakil dagang-penj) berniaga dalam negeri Aceh dihantarkannya. bukan Banda Aceh. BANDA ACEH IBUKOTA NEGARA Adanya sementara orang yang salah mengerti. bahwa hamba terlalu suka cita mendengar bunyi surat yang disuruh raja persembahkan kepada hamba itu. dan barang dapat orang itu duduk berniaga disana. supaya barangsiapa berbuat aniaya segera akan kita periksa. Jika dianiaya orang Tiku atau orang Pariaman akan orang itu niscaya keji bunyi kita kepada raja Jakub itu. Maka titah hamba. jika hendak orang Inggeris yang hamba pada raja itu berniaga. Masyarakat yang mengerti ini mendasarkan keyakinannya kepada fakta-fakta sejarah.

Adat Aceh.. dimana temannya tesebut meminjamkannya kepada saya ( A . yang menegaskan bahwa Banda Aceh Ibukota Aceh yang asli. Dr.. dalam bukunya ini Prof. H . mengirim surat kepada pimpinan Koningklijk Instituut Voor De Troopen di Den Haag. D r . dalam bukunya yang mengupas tentang kitab Adat Aceh. (190) 3. yang kemudian oleh Tuan Toekamp difotokopikannya dan dikirim kepada sahabatnya di Aceh. Iskandar menulis : Maar Atjeh wordt ook gebruikt voor de aanduiding van Bandar Atjeh of volledigheidshalve Banda Aceh Darussalam. or Banda Aceh (192) 5. Dokumen penting ini berasal dari Tuan D . 171 . Tuan Toekamp atas permintaan sahabatnya. John Anderson menulis : The kingdom of Acheen.1. De Hikayat Atjeh. where by Sulthan Iskandar Muda declard all Achehnese harbours closed for foreign shipping with the exception of the Bandar Aceh (191) 4. T. Surat dokument penting itu selengkapnya berbunyi: (189) (190) (191) (192) Dr. dalam buku ini dibawah judul De Structuur van de Hikayat Aceh. Toekamp Lammers seorang perwira tentera Belanda yang pernah tinggal di Aceh. menanyakan apakah yang asli Banda Aceh atau Kutaraja ? Surat Tuan Toekamp kemudian dijawab oleh Onder directeur dari instituut tersebut dengan sebuah surat yang panjang lebar. Prof. Hasjmy) untuk difotokopikannya. Acheen. A nthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 16. dalam bukunya ini mengenai Ibukota Kerajaan Aceh.. calld achi by the natives The capita] of the Kingdom is Acheen . Drewes menulis mengenai Ibukota Kerajaan Aceh : The decree of Friday 14 R a b i ' I 1045 A . Iskandar: De Hikayat A ceh halaman 28. Prof. antara lain D r . Drewes: Adat Aceh halamanxiii. T . yang dari negeri Belanda dikirimkannya kepada seorang temannya di Aceh. Anthony Reid tentang Ibukota Aceh menulis : It was traditionally referred to simply as Aceh. John Anderson : Acheen halaman 22. (189) 2. Prof. Dr. Dokumen penting dari negeri Belanda. D r . The Contest For North Sumatra.

Zeer geachte Heer Toekamp Lammers. weshalve ik U hierbij enige uit ter zake gedane research voortvloeiende gegevens moge verstrekken. G Snouck Hurgronje : " D e Atjehers". A a n De Heer D . dan geschiedde dit onderdezelfe naam als het gehele rijk v. gezien het verval van het Atjehse sultanaat en het alsdan bijna geheel ontbreken van enig centraal gezag. Toekamp Lammers Luxemburglaan 45 Beverwijk. hoewel zulks in de 18 e sn 19e eeuw een nauwelijks denkbare situatie was. dr. Uw schijven betreffende de naam Kota Raja werd aan de afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek voorgelegd ter beantwoording. cf. Leiden 1893). verwezen werd naar deze kraton en het complex eromheen gelegen kampongs (voor het gemak en naar analogie van de situatie in andere landen "hoofdstad" genoemd. van een eigenlijke " H o o f d s t a d " was nauwelijks sprake. 397 noemt de hoofstad " A c h i n " en haalt daar 172 . 5 November 1971 Uw Ref OnzeRef : : 335/71. : William Marsden : "The History of Sumatra" (London J811) op p.v. met name reisbechrijvingen. Alle voorhanden litteratuur leidt tot de conclusie dat " K o t a R a j a " slechts werd toe gepast op de Kraton van de Sultans.Afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek KONINKLIJKE INSTITUUT VOOR D E T R O E P E N Bijlagen : Onderwerp : Amsterdam. en als in Westerse litteratuur.

p.Rahim in de Kota Raja (kraton) " 173 . van Langen). 52 : "Op de keerzijde van onder sultan Aloe'ddin (1723-1735) geslagen munten wordt gelezen : Bandar Atjeh dar as-salam". 22 "The capital of the kingdom is Acheen " John Grawford : A descriptive dictionary of the Indian islands and adjecent countries (London 1856) p. bijv. werd uitsluitend gebruik om de kraton zelf aan te duiden. volgens wien dit epitheton Baghdad in Moslemse landen ook gebruik wordt voor andere hoofdsteden (in dit geval Bandar Atjeh). Een verwijzing naar Banda(r) Aceh kwam ik tegen in van Langen's werk op p. de Hollander : "Handleiding bij de beoefening der Land-en Volkenkune van Nederlandsch Oost-Indie" (Breda 1869). alsmede J. 12-16 geeft beschrijving van de hoofstad. F . gelegen op den Noord-Westelij ken uithoek des lands aan den mond der rivier van Atjeh De plaats is van weinig belangs". zoals vermeld door K . H . lies in north latitude 5° 56' and east logitude 96°26' .2 "The town of Achin. The roadstead of Achin formed by the main land several islands. 699: "Atjeh. 8 : hamba raja bersama hulubalangnya yang berjaga di balai kota daral dunia " (Vermeld op p. die hij eenmaal "Atchin" noemt. te weten: 1. De naam Kota Raja. about two miles from the sea " .J. Soms ook wordt een andere omschrijving gebruikt." art. is safe for shipping at all seasons . van Langen : "De inrichting van het Atjehsche Saatsbestuur onder het Sultanaat" ('s Grav. in "Peratoeran didalam Negeri Atjeh Banar dar as-salam disalin daripada daftar paduka Sri Sultan Makota Alam Iskandar Moeda. en verder beschrijft als een verzameling kampongs rondon de kraton.. 57 van ! bovenvermelde werk van K . is the chief seat of the Achinese population. In een voetnoot wordt verwezen naar dr. H . is situated on both banks of the river.. p. Veth : "Atchin" (Leiden 1873). p.J.. F . now a poor place. doch dan hoogstwaarshijnlijk in Atjehse versie. 1888). Snouck Hurgronye. which. 10 "Onder Iskandar Moeda (1607-1636) telde het gehele land slechts 7 Mesjids. de hoofdplaats en residentie van de Sultan. John Anderson: "Acheen" (London 1840) p. The town. with the valley in which it is situated. de Bait al.aan uit "Lettres Edifiantes" waar de stad ook "Achen" word genoemd. en P.

derhalve ook A . de kraton van den Sulthan met Pakan Atjeh en de onmiddelijk daaran grenzende kampongs Kandang (hier hielden de slaven des sultans verblijft). J .door ons oneigelijk Kraton. door de Atjehers of Kota Raja genoemd " p. zoels vermeld in. de hoofd moskee (Mesjid Raya) en de dauromheen leggende kampongs. Djawa (de handelaren en vreemdelingen) etc. van der Maaten : "Senouck Hurgronje en de Atjeh O o r l o g " (Leiden 1948). Gerlach : " D e tweede expeditie tegen A t j e h " heef het steeds over "de kraton" : p. en K . Voorhoeve : " A d a t A t j e h " 174 . thans meerendeels verwoest en door militaire of andere gauvernements ge bauwen gelijk mede door wijken van Europeanen of vreemde oosterlingen ingenomen". omdat deze tevens de residentie (dalam) van den Soeltan was De omwalling vormde een rechthoek. 17 : "Voorloping zou men zich zoveel mogelijk moeten bepalen tot de vorming eener veilige stelling inden Kraton en daar deze bij de Atjehsche bevolking niet anders bekend was dan onder den naam van Koeta Raja. alsmede G . de Indische Regeering hechtte daaraan bij Besluit van 19 Maart 1874 no. 1 haare geoekeurig.116 "dien ik voortaan. p. Drewes and P . Kota Raja zal noemen". 2 5 " A a n het gezag der sagihoofden waren ont trokken : 1. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1922) deel I. 323 : "de Koeta Raja de voornamste van alle. 2. de aldus herdoopte met buitenwijken". ^ 600 bij £ 2 5 0 m " . J . Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1911) deel I.p. W .50 "het vroegere Soeltansverblijf . besloot van swieten dien te behouden. p. Merdowatie (de beamten). als Nederlandsche hoofdbezetiing. A . 322. J . N a de 2e expeditie besluit het Nederlands Gouvernement de naam Koeta Raja toe te passen op het onmiddelijk na de verovering van de kraton terplaatse gestichte militair en bestuurscentrum. deel I.p.10 : "Koeta Raja. en J .

mede ook uit persoonlijke belangstelling voor het onderwerp. 9 : " the Dalam or residence of the Sultan (also called Kutaraja. indien al van oudsher bestaand. Resumerend is men dus wel geneigd aan te nemen. dat ik. o. II s. dat de naam Bandar Atjeh. in de Afdelingsbibliotheek. Tot het geven van meerdere inlichtingen ben ik uiteraard te allen teijde bereid. aangehaald door Grawford. schijnt toch wel oorsprongkelijk alleen tot de dalam te zijn betrokken. Dit zijn de resultaten van enig speurwerk. p.S.A. wich name afterwards/after 1873/has come intu use for the whole capital". De Onderdirecteur der afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek: ttd Mr. ' X X I V . Leiden 1917. V . toen volgens oude schrijvers. 2e druk. aanduidende allereerst de voor de handel belangrijke rede. voor zover althans in mijn vermogen ligt. onder "Atjeh". deze laatste benaming. Zie ook in deze Encyclopeadie dl. le kolom : "De Kota Raja gedoopte dalam werd ver strek en ingericht tot vast verblijf". in de bloeitijd van het Sultanaat. "Kota Raja". heb verricht. de plaats veel grooter was.v. en voorts. werd gebruikt als naam voor het gebeid waar thans Kuta Raja ligt. Gorissen 175 . 1958) p.(Verhandelingen T . waar alle aangehaalde werken voorhanden zijn. deel 1. O. Met gevoelens van de meeste hoogachting. L . Encylopaedie van Nederlandsch Oost Indie".a. 78.

176 .

Van Swieten bermaksud hendak menyunglap. yaitu karena Dalam (istana Sultan) yang (berhasil) direbutnya lambang dari kejatuhan kuasa raja (kepala kerajaan) Aceh atau sebab sukses untuk raja Belanda dengan mana kota itu disebut sebagai kota (hasil kemenangan) raja Belanda. bahwa menguasai istana sekaligus berarti sudah merebut Ibkota dan merebut Ibukota sekaligus berarti merebut seluruh kerajaan Aceh. Dalam buku saya "Aceh Sepanjang Abad" halaman 548 antara lain sudah saya ungkap sbb. tenaga dan modalnya untuk menaklukkan Aceh. barulah hal itu dalam khayalan Van Swieten "tercapai" impian Belanda. Van Swieten segera mengetok kawat yang isinya memberi tahu perebutan tersebut dan mengucap selamat pada Tanah Air dan Raja Belanda (24 Januari kraton is ons stop koning en vederland gelukgewenscht metdeze overwinning). f77 . Pada hari 24 Januari ketika Kraton diduduki. baik dari orang barat ataupun dari orang Islam sendiri." Saya sebut demikian. ahli Aceh (Aceh-Kenner gelar zaman Belanda) Muhammad Said telah mengupas dengan lebar panjang masaalah Banda Aceh yang dihebohkan sementara orang. Bayangkan. Tulisan Muhammad Said itu selengkapnya berbunyi: (193) Sesungguhnya tidaklah benar sama sekali bahwa Kutaraja itu sudah ada semula. Istilah "Raja" itu nampaknya tumbuh satu antara dua sebab. dengan mengemukakan bukti-bukti fakta sejarah. Dua ratus tujuh puluh lima tahun lebih lamanya sudah Belanda berusaha dengan segala daya. '27/1970 halaman 30-36.6. Namun hasil pendudukan Kraton saja dirasakan oleh Van Swieten (193) Sinar Darussalam No. tidakkah meluap-luap kegembiraan itu. karena begitu Kraton yang sudah terbuka itu dimasuki oleh Belanda begitu para penyerbu menjanjikan Wilhelmus dan mereka berteriak-teriak dengan riuhnya memberi salut untuk Raja Belanda. Banda Aceh Asli : dengan judul seperti yang tertera disamping ini. Dia di "citakan" oleh jenderal Van Swieten ketika dia pada agresi ke 2 yang dipimpinnya ditahun 1874 berhasil menduduki Istana (Dalam). : "Bekas kegembiraan Van Swieten direkamkan oleh Belanda dengan merobah nama Banda Aceh Darussalam menjadi Kutaraja.

dan kalau kita seseorang melker tentu mudah memahami pergulatan dalam sanubari jenderal Belanda itu dalam keinginan memanfaatkan "sukses" dengan kemungkinan buruk yang harus diperhitungkan. nama semula. Fort Cochius yang berasal dari Bonjol. bagi si menang ada-ada saja impian dikhayalkan dari jauh-jauh hari. dan lain sebagainya. Tapi dalam perang Aceh sekali itu Van Swieten merasa sangsi untuk lantas menukar ibukota Aceh dengan Fort London atau Fort Van Swieten. Sebagai biasa. Dan sebagai kebiasaan Belanda nama-nama itu diambil untuk mengingat jasa-jasa seseorang raja atau panglima. atau lain-lain. Karena tempat terpijak untuk menamakan Fort London atau Fort Van Swieten masih rapuh. Dan bagaimana kalau besok lusa Kraton lepas kembali dan Van Swieten menjadi Kohier ke 2. 178 . padahal Van Swieten sehari ketika berhasil menduduki Dalam (istana) telah mengetok kawat resmi. tewas ? Ini semua diperhitungkan oleh Van Swieten tentunya.masih goyang karena perlawanan pihak Aceh dengan tegen ofensifnya yang dahsyat membuat kedudukannya di Kraton itu sendiri dalam bahaya. Dengan perhitungan ini Van Swieten mendapat akal untuk menyunglap Istana menjadi Ibukota Aceh. ialah memusatkan pertahanan di Kraton dengan membuat kubu-kubu disepanjang lalu lintas dan kompoikompoi kuat untuk memelihara hubungan pasukannya di Kraton dengan pantai dan kapal perang. menjadi Kutaraja. Van Swieten menukar saja nama Banda Aceh Darussalam. Satu-satunya akal supaya jangan mengulangi nasib pasukan jenderal Kohier pada agresi ke I beberapa bulan lampau yang lari puntang panting (undur) kekapal. sedangkan pasukan sudah banyak susut. Fort Elout yang berasal dari Penyabungan. Segi yang penting lagi ialah apa akal untuk menonjol kepada pemerintah Belanda dan publiknya bahwa sekses itu secara psychologis dapat dipertahankan. apa lagi untuk mendapat mukim-mukim sekitarnya. tidak usah dicungkil dalam-dalam apa sebabnya itu tidak lain bahwa yang baru berhasil didudukinya barulah Kraton yang sudah jadi puing-puing bukan seluruhnya Ibukota. seperti halnya dengan Fort van de Capellen yang berasal dari Batusangkar Fort de Koek yang berasal dari Bukittinggi. Demikian pula Belanda setiap berhasil merebut atau menguasai kota ditukarkan nama tempat itu dengan namanama baru.

bahwa ungkapan Dada jra> .itu Kutaraja". suatu uraiannya menyebut buku Van ^atu-satunya bahwa nama Kutaraja sejak ada. Dalam bukunya. Dia dihujani keca'man 'terus menerus. Pun Dada akan sadar 1 179 . Tapi publik Belanda terutama lawan-lawannya tidak mau dikibuh dengan surat yang tidak berisi. Lebih-lebih karena pertempuran yang terus berkecamuk telah menewaskan seorang jenderal Belanda. maka Van Swieten . pihak resmikah? . Dengan akal ini Van Swieten ingin berhasil untuk mempertahankan bahwa dia memang masih berhasil menguasai kerajaan Aceh seluruhnya. banyak ulasan pers. uisertai dengan sumber-sumber yang seyogianya bisa 'dukung secara ilmiah. Dalam suatu noot dibuku Van Swieten ada mengatakan bahwa "Kutaraja is denaam die de Atjeheers aan de Kraton geven" (Kuta raja adalah nama untuk Kraton yang diberikan oleh orang-orang Aceh). Sayang. Dia memperluas area nama itu dari seluas Kraton (400 meter x 600 meter) menjadi seluas ibukota yang sampai berkilometer lebar maupun panjangnya. Van Swieten sendiri tidak menceritakan bahwa dia sudah menyelidiki sumber-sumber rakyat dan andai kata Dada Meuraxa membalik buku Van Swieten tersebut dan menelitinya dengan kritis.Dia membohong dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa Kutaraja itu adalah nama yang digunakan oleh orang Aceh untuk Kraton. Sebuah buku diterbitkannya dan itulah yang dikenal dengan judul "De Waarheid over onze vestiging Aceh". Dia telah termakan dengan keterangan -n bahwa Van Swieten telah "menyelidiki kyat menyebut Kutaraja. brosur dan buku-buku. apalagi mengetahui latar belakang buku itu diterbitkan. Tapi dia tidak ar -njelaskan sama sekali siapa orang-orang Aceh van^ • men in the street-kah. Karena mau tidak mau dia harus mempertahankan diri maka diapun membuat pembelaan. atas alasan bahwa Ibukota sudah diduduki nya. mereka curiga bahwa apa yang disebut oleh Van Swieten bahwa pihak Belanda sekarang bersikap "afwachtende houding" (sikap menunggu) pada hakikatnya adalah terkepung. maka paling sedikit dia sadar bahwa pertukaran nama itu mengandung "udang dibalik batu". bahkan perwira tinggi yang turut bertempur dengannya sebagai seorang "Brutus" menguliti komidi Van Swieten. dan banyak jiwa serdadu perwira Belanda. Pel.

namun saya masih yakin tidak adanya terdapat unsur sedemikian dikalangan Istana Aceh. Solo. Pagaruyung. sejak masa itu. Mungkin di Aceh terdapat percerrninan tentang tidak adanya garis memisah antara groop raja dengan groop rakyat dilihat dari segi tempat kediaman dan kaya miskin. halmana diingat pula betapa kuatnya pengaruhnya Islam diwilayah tersebut yang tidak mengenai perbedaan kelas kecuali terhadap Tuhan dengan menilai amal ^ibadannya. yang menyebabkan kerajaan Aceh membuat nama Istananya sendiri. „ nB^Bfein Disamping itu harus diingat bahwa pama suatu kerajaan atau wilayah yang sama dengan nama ibukota karena diambil dari nama itu. Johor. Walaupun kegemaran demikian ada dikalangan raja-raja bangsa kita. maupun kerajaan sekaligus dengan pusparagam nama (sebagai mana n^iumq isbBZ B'. yang kemudian berangsur besar.."uisd rfiisdA gnsbu" anubnaaU W I Ü K J i • > sn . . diberi nama Khas. Kedah. Siak dan sebagainya. Malaka. seperti misalnya dengan kerajaan Deli yang ibukotanya Medan diberi nama Kota Meiran atau Kota Ma'sum untuk memperkenalkan Istana dan sekitarnya. Dan itu sebabnya nama istana hanya disebut dalam tanpa menggunakan suatu nama tersendiri sebagai di Deli.h Jbübsi gtnlsq uitat . bukanlah asing dalam tradisi kita.fxstiii -v isb&i asiB BbsQ au<i . Dalam tradisi bangsa kita sesungguhnya tidak asing suatu istana dan kompleknya yang biasanya dipagari atau dibentengi batu dengan letaknya yang agak terasing dan istimewa. . Asahan. Langkat. Dengan Langkat yang ibukotanya Tanjung Pura dengan nama Istana Darul Aman atau Asahan yang beribukota Tanjung Balai dengan istana Kotaraja Indrasakti. Jogya. dari mula dibangun kecil sampai menjadi besar wilayahnya dari sepotong tanah dibentengi untuk istana sampai menjadi wilayah yang luas. pelabuhan. Ketika Aceh dibangun oleh Sultan Ali Munghayat Syah 450 tahun dulu dia hanya suatu kota. Jambi dan banyak lagi sama saja dengan Aceh. Kegemaran sebagai itu sedikit banyak ada juga yang dicerminkan oleh semangat bangsa dan rasa feodalisme dari nama terbayang keinginan untuk membedakan adanya ruling-class dan golongan rakyat jelata. . pelawat-pelawat asing (baik resmi maupun admiral penulis-penulis biasa dan sebagainya) hanya nama Acehlah yang diperkenalkan kepada mereka baik untuk kota.bahwa sekalipun pernah ada nama Kutaraja (halmana saya bantah keras) maka nama itu hanya untuk Istana bukan untuk seluruh Ibukota.

Dia menulis terperinci sekali tentang Aceh dan mengenai ibukota disebutnya dengan amat jelas sebagai .000). Kali Malikul Adil bertanggal 17 Ramadan 1289 disebut termaktub di Aceh Darussalam. tidak disebut Kutaraja. Atcheen.dikesankan dalam buku professor Veth yang terkenal) dengan adinan : Achom Achen Acen Assl. tentu dia tidak lupa menceritakan itu dalam 181 . Athen. Dalam perjanjian yang dia sendiri turut menanda tangani jelas tercantum "Aceh" 14 Sya'ban 1273. u *uo rriËi "The capital of the kingsom is Acheen. and astimated maryers ago at 36. (Ibukota kerajaan adalah Aceh. dan penduduknya beberapa tahun yang lalu sekitar 36. Atchin. Bahkan beberapa lama setelah Kraton jatuh. Degem. Van Swieten masih memakai istilah Aceh. melainkan Kraton. melainkan dengan bergaul dengan segala manusia sampai langsung ditanyakan pada rakyat sendiri. dalam bukunya berjudul "Acheen and port of the North and Eastcoast of Sumatera". Atjin dan akhirnya Aceh. Dacem Achin. . Atschen. Anderson mengadakan studitour dia tidak dengan tembak. Surat Iskandarmuda kepada James Raja Inggeris juga memperkenalkan Banda Aceh Darussalam tidak sampai pada Sulthan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian sampai pada Sultan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian dengan Belanda di tahun 1757. Petabumi yang dibuatnya dalam buku yang diterbitkan ditahun 1879 flima tahun setelah dia menguasai Kraton) yang berjudul "De Waarhid over onze vestiging in Atjeh" itu tidak ditulisnya "Kutaraja" untuk menyebut Kraton. Surat menyurat resmi sejak Alauddin Kahar (sekitar 1537-an) yang mengembangkan relasi luar negerinya pertama-tama dengan Turki.000".. ultimatumnya kepada Sultan Mahmud ber "dedato" Aceh. istilah Aceh Darussalam atau Banda Aceh Darussalam mulai terdapat dalam catatan/arsip. Anderson seorang yang jauh lebih banyak mengenai rakyat dan cara-cara hidupnya daripada Van Swieten. kalau waktu itu istana Sultan diketahuinya disebut orang Kutaraja. nsrï-iiBi benkut. atau "gedaan te Atjeh" (tidak "gedaan te Kutaraja") ddo. Achin. Dia telah menceritakan terperinci sekali tentang ibukota Aceh. Lebh jelas lagi dalam tahun 1823 John Anderson berkunjung ke Sumatera. Ketika itu utusan Belanda adalah Jenderal Van Swieten sendiri. Decem. Surat Tgk. 30 Maret 1857. 2 Januari 1874 15 Dzulkaidah 1290 bukan berdato Kutaraja.

Bukan suatu kebetulan dalam buku E. dan seterusnya (de hoofdplaats Banda Aceh tanpa "r") of korteweg Aceh. seorang terpelajar. die aan het land haar naam gaf.dalam pendengaran telinga Aceh bisa diartikan bandar dalam arti parit. sekaligus menghilangkan keraguan terhadap makna kata yang diucapkan. tali air ataupun bondar (ingat: Bunga Bondar dalam bahasa Tapanuli. etsc. Saya merasa bahwa bekas Gubernur Ali Hasjmy sudah bertindak tepat sekali dalam usahanya mengikis habis unsur Belanda dengan menumpas kembali nama Kutaraja dan menggantinya dengan Banda Aceh. sebagaimana telah dilakukannya untuk saat-saat lain sampai men-detanis. di bagian permulaan pada halaman 12 menulis ejaan "Banda Aceh" yang diringkaskan sebutannya dengan "Aceh" yang memberikan nama kerajaan dari situ. dengan telinga.S. ahli bahasa Melayu. Lebih-lebih mengenai istilah "bandar" itu sendiri yang mengandung arti dua. 182 . Tidak sukar baginya mendekati si kecil atau bertanyakan pada orang-orang besar untuk mengetahui apa sebenarnya nama ibukota Aceh dan jika memang sudah ada semula nama Kutaraja tentu itupun akan disebutnya bahwa "The Capital of the Kingdom is Kutaraja". John Anderson menjadi pegawai tinggi Inggeris di Pulau Pinang. saya kira Pak Hasjmy sedikitnya sudah berjasa untuk memulihkan pencerminan identitas ke Acehan dengan menyesuaikan eja pada fonimnya. Tafsiran "bandar" yang ke 2 ini yang sebetulnya adalah asli bahasa kita sendiri. jika sekiranya memang Kutarajalah nama ibukota tersebut.Walaupun dalam surat-surat resmi sultanat Aceh dulu ejaan huruf Arab "Banda" memakai " r a " ketika menulis Bandar Aceh Darussalam tapi dalam kehidupan sehari-hari " r a " tidak dimasukkan lagi.bukunya. handelsplaats)yang asal istilahnya dariParsi. Seperti disinggung diatas.de Klerck berjudul "De Atjeh Oorlog" (1912) tatkala mengupas soa! "Land en Volk" (Tanah dan rakyat) Aceh. Tentang ejaan Banda bukan Bandar dengan "t". dengan perbedaan yang justru berlawanan antara daerah-daerah yang memakaikan. Bandar berarti pelabuhan atau kota dagang {emporium. Pak Hasjmy telah memulihkan sesuatu identitas ke Acehan dengan meniadakan " r " untuk mengeja Banda yang dimaksudkan Bandar pelabuhan.

tapi juga mendukung isapan jempol Van Swieten yang latar belakang uraiannya adalah membela kelamahan dirinya. Ini mengesankan sekaligus bahwa sarjana-sarjana Belanda pun sudah sejak semula mendengar dan mengenai sebutan "Banda Aceh" (tanpa "r"). Untuk penutup baik dijelaskan lagi. Tatkala disangsikan oleh publik dan politisi Belanda bahwa pengumumannya mempunyai landasan 183 . Alhasil Banda bukan suatu fabrikasi Ali Hasjmy. (de hoffdlaats van wat eertijds Banda Aceh). dan dunia luar bahwa Belanda atas dasar "recht van verovering" (Hak menang perang) sudah mempunyai hak kedaulatan (souvereini eits recht) atas seluruh kerajaan Aceh. is meer steeds .masih terus bernama Banda.Pada halaman 20 sipenulis mengingatkan bahwa ibu kota yang dulunya bernama Banda Aceh-ibukota dan sekitarnya . melulu karena tidak kritis meneliti latar belakang peristiwa perang Aceh ketika mulai diserang oleh Van Swieten.werd geheeten. bahwa ketika tanggal 24 Januari 1874 Van Swieten berhasil menguasai Kraton dan ingin mengambil keuntungan dari pendudukan itu untuk meneriakkan kepada bangsanya. Dengan buru-buru Van Swieten mengumumkan bahwa tidak seorang berhak mengangkat Sulthan pengganti. rakyat tetap menyebut "Banda Aceh". Kitapun juga seolah-olah akan meremehkan perjoangan patriotik Aceh yang dalam catatan sejarah nasional harus dinukil bahwa mereka yang mempertahankan ibukota dengan jiwanya masih berhasil tidak meiepas begitu saja ibukota walaupun Istana raja sudah jatuh.oleh Van Swieten.Dan pada halaman 32 dia juga terus mengeja Banda tanpa " r " untuk ibukota. maka pihak Aceh tidak begitu saja mendiamkan hal itu.hoffd plaats me ommelanden . Van Swieten mendapat kabar bahwa Sultan Mahmud Syah tewas oleh koléra. dia ingin "memperoleh" keuntungan politik dari suasana itu tapi dalam kekuatiran bahwa pihak Aceh akan segera mengangkat penggantinya. tanpa seizinnya. Jadi walaupun nama sudah menjadi Kutaraja dialih. dia hanya memulihkan. Dan kalau ini terjadi kita tidak hanya mendustakan sejarah. kita menghilangkan lagi.Banda". (perhatikan : tanpa "r") . Amatlah sia-sia bila sesudah kita dengan bebas memulihkan kembali milik. Sebagai pujangga dia tentunya mengeluarkan sesuatu yang berkembang dikalangan masyarakat.

Dengan ini pihak Aceh sudah merampungkan kebutuhan legalitas. dus hak pihak Aceh dianggapnya sudah diambil alih olehnya bersandar "recht van veroevering" yang realitasnya hanya nol besar. karena dengan menonjolkan kemungkinan sebagai ini dia hendak memberi nilai yang menentukan terhadap status Kraton. Padahal jika benar "recht van verovering". Dia menulis. Belanda merasa dirinya mempunyai hak penuh untuk menentukan pengangkatan Sulthan. tanggal 24 Januari 1874 sudah teranggap berakhir perang Aceh. Mereka dalam membangun garis pertahanan yang baru (atau katakanlah : undur) dan dalam menghadapi faktor tewasnya Sultan Mahmud. Van Heutsz sudah menerima penawanan tersebut sebagai penyerahan diri dari Sultan in kwalitas. Alauddin Syah. dan untuk mempertegas kemungkiran tersebut itulah Van Swieten membuat pengumuman tanggal 2 Pebruari 1874 bahwa hak pengangkatan sultan adalah ditangannya. Tapi lucunya. yang masih dibawah umur. 184 . Dengan pembohongan diri itu. dia hanya menyebut Sultan itu. Belanda memungkiri fakta itu. Didalam sejarah. bahwa Sultan pengganti tidak bisa ditabalkan karena katanya menurut adat Aceh Sultan hanya dapat ditabalkan dibalairung Istana (Kraton). Tapi pihak Aceh tidak sebodoh yang disangkanya. Sultan ini dipangku oleh badan perwakilan. Belanda ternyata sudah terperosok kedalam pembohongannya sendiri. diketuai oleh Tuanku Hasyim. Belanda untuk seterusnya tidak mau mengakui Sultan Alauddin menjadi Sultan Aceh. mereka sudah menetapkan ibukotanya (atau katakanlah setelah pemerintahan yang baru dipengungsian) dan mereka sudah mengumumkan penabalan Sultan baru. dan sebagai tanda bahwa dia sudah keceblos dengan fabrikasinya. Pretendent Sultan. ketika Alauddin ditawan di tahun 1903. Bersandar pada Pengumuman 2 Pebruari 1874 dari Van Swieten.hukum maka disitulah dia mendapat ilham untuk mempertinggi "status" Kraton. Tapi itu hanya isapan jempolnya. sebab realitasnya itu tidak lebih dari Kraton yang rusak. Maka dalam catatan sejarah disebutlah dengan resmi bahwa perang Aceh berakhir ditahun 1903.

tentunya masih ada orang-orang tua yang hidup tempat bertanya. Sebelumnya membenarkan begitu saja apa yang dibacanya dalam buku sejarah. ditahun 1963-an diapun meminta dukungan DPRD dan seterusnya memohon wewenang dan putusan pusat untuk memulihkan nama Banda Aceh itu. Maju Mundur. penduduk dalam wilayah kekuasaannya turut menyesuaikan diri untuk memakai nama baru itu. Mungkin saja sesudah Van Swieten mengumumkan bahwa istana adalah Kutaraja dan Kutaraja adalah ibukota Aceh. 185 . atas pertimbangan sendiri-sendiri. dengan memakai judul Maju Mundur dari Banda Aceh ke Kutaraja. Tapi kini timbul issue karena dipulihkannya nama bikinan Van Swieten tersebut. Namun tadinya mereka yang terus berjuang tetap masih menyebut nama itu Banda Aceh atau Aceh saja seperti De Klerck. tercipta sejak masa Munghaiyat Syah dan dimasyhurkan sejak (194) Harian Merdeka 4 Januari 1972.Soal ini dianggap untuk mengingatkan lagi agar kita (terutama putera-putera Aceh sendiri) jangan terperosok pada pengibulan Belanda mengenai fakta-fakta sejarah Aceh. sedang dibayangi oleh nama bikinan Belanda dulu. nama Banda Aceh adalah asli. Pertimbangan pihak pembayang yang sementara itu terdengar ialah bahwa nama Kutaraja diganti dimasa A l i Hasjmy menjadi Gubernur hanya karena feodalfobi. Banda Aceh. Bagaimanapun. yakin sejak Brigjen Teuku Hamzah menjadi Pangdam di sana. Begitulah sesudah yakin. dia telah bertanya sana sini pada penduduk apa nama ibukota Aceh itu dulu sebelum Kutaraja. yang selengkapnya seperti tertera dibawah ini: (194) Sebuah laporan dari Aceh mengatakan bahwa dewasa ini nama resmi ibukota daerah itu. ahli sejarah Muhammad Said sekali lagi menulis masaalah Banda Aceh. Dilain pihak. Sebagai seorang pujangga Islam dan anak Pusa yang dulu cukup dihormati. kalangan yang mempertahankan Banda Aceh membantah dalih itu. Pembayangan ini sudah berjalan lebih kurang 3 tahun. 7. Kutaraja. Aceh belum seratus dirampas oleh Belanda. Nama Kutaraja hanyalah suatu fabrikasi jenderal Belanda Van Swieten ditahun 1874. apabila didiskusikan. Hasjmy tidak seorang sembrono. Pemerintah sipil dan kantor-kantor pos seluruh Indonesia dan kaum cerdik pandai disana masih memakai nama Banda Aceh.

bukanlah dapat disebut ibukota Jogyakarta tanpa wek-wek diluarnya yang masih luas lagi). Dia sendiripun tentu tahu waktu itu bahwa yang disebut ibukota Aceh tidak hanya istana yang dikotai/dibentengi itu.000. Van Swieten baru mendapat ilham untuk melahirkan Kutaraja dari "kandungan"nya ketika dia harus mencanangkan sudah berhasil merebut ibukota Aceh walaupun realita baru hanya Istana Raja. tapi di Aceh. komplek Gunongan. terus-terus menggunakan nama Banda Aceh (atau Bandar Aceh Darussalam) dan tidak Kutaraja. de Houtmans sampai Valentijn pernah mencatat Kutaraja atau mengenalnya. Jika ini berhasil direbut bisalah Belanda menggembar gemborkan kedunia internasional bahwa dia sudah berhasil memiliki seluruh kerajaan Aceh. (Bandingkan misalnya Kraton Jogja. etc". Sejak penyerangan Belanda ke 1 ditahun 1873 diketika mana Belanda kehilangan jenderalnya Kohier dan harus undur kekapal. dan wek-wek luar istana lainnya dimana gerilyawan masih gigih mengendapi musuhnya. Peunayong. 186 . Surat menyuruat resmi Sultan-Sultan sejak itu baik dengan raja Portugis. yakni ibukota Aceh. sampai pada Sultan-Sultan Aceh diabad ke 19 bersurat menyurat dengan Presiden Perancis. pembesar Belanda di Riau dan pembesar-pembesar Inggeris di Penang. G G Inggeris di Calcutta. Sultan Turki. Ditahun 1823 seorang pembesar Inggeris terkemuka di Penang yang berkunjung kedaerah itu dan menulis kesan-kesannya dalam buku "Acheen and the ports on the North and Eastcoasts of Sumatra" dengan tegas-tegas memberi tahu penyaksiannya bahwa "The capital of the Kingdom is Acheen and the population was estimated many years ago at 36. Pangeran Maurits. Kuta A l a m . melainkan istana plus Peukan Aceh. Sultan Delhi Akbar. Malaka. maka publik Belanda dan parlemennya terus sangsi terhadap kemampuan panglima-panglimanya untuk merebut yang minimalnya sajapun diperlukan oleh mereka. buku ini masih bisa diperoleh ditoko-toko buku. The Town stands on a river. Singapura dan sebagainya. dan lain-lain. Tidak seorang dari penulis-penuls perjalanan asing seperti Van Linscoten.Iskandar M u d a . G G Belanda di Jakarta. Bahkan penyerang Jdl. Van Swieten sendiri sebelum 1874 membuat ultimatum kepada Sultan Aceh tidak dialamatkan ke Kutaraja tapi ke Aceh. Perjanjian yang ditandatanganinya dengan Sultan Aceh sendiri ditahun 1857 (diratifisir oleh Staten General di Den Haag) tidak disebut diperbuat di Kutaraja. plus kampung Keudah. raja/ratu Inggeris.

karena yang direbutnya hanyalah kuta dari raja. Pengarang Belanda E. Mungkin suatu kebetulan bahwa Sultan-Sultan Aceh memperjelas beda ibukota dengan nama kerajaan tatkala menambahkan kemudian perkataan Banda didepan Aceh. Bintan. 187 . 20 dan 32 menyinggung nama Banda Aceh (ejaan persis) ketika menceritakan perkembangan ibukota tersebut masa sebelum Van Swieten memperkenalkan nama Kutaraja. Deli dan sebagainya. De Klerck dalam buku yang dikarangnya ditahun 1912 berjudul "De Atjeh Oorlog" pada halaman-halaman 12. Johor. Demak. misalnya Singosari. Majapahit. Timbullah inspirasinya untuk sekaligus merobah nama Banda Aceh menjadi Kutaraja.Van Swieten menemukan akalnya ketika berhasil merebut istana raja yang dibentengi atau dengan kata rakyat : di-kuta-i itu.S. Banten. Tapi dia adalah pendusta besar tatkala mengatakan bahwa dia sudah berhasil merebut seluruh ibu kota. Dia benar kalau mengatakan bahwa kuta (istana) raja sudah direbutnya. Siak. Sebagai ternyata kemudian bertahun-tahun sesudah itupun pasukan Belanda masih terkepung (ingatlah : geconcentreerde linie. Malaka. Dan ini historis ! Baik kiranya dicatat bahwa sepanjang sejarah bangsa Indonesia adalah lumrah nama-nama kerajaan kita berasal dari nama kota atau bandar dimana suatu kekuasaan mula dibangun. Pagaruyung. ganti terkepung dari istilah yang dipergunakan Belanda). Kuta dari raja bukan suatu nama melainkan suatu bentuk dari kompleks. Makasar. Palembang. Jambi. Dia masih harus mengorbankan pahlawan-pahlawannya termasuk seorang lagi jenderal kesayangannya (Pel) tewas sebelum seluruh Banda Aceh (sebagai ibukota) yang sebenarnya berada dalam kuasa militer Belanda. Banda Aceh.

.

n&rüürë ifafliösrn qu A < j -is fi ? . b Evnnisi "9 t&ÓB .BAHAGIAN KETIGA KESENIAN/PENDIDIKAN I S L A M MENGHIASILEMBARAN SEJARAH ACEH .

diantara 10 syarat menjadi Qadli termasuk : " a d i l . Kalau Islam telah menjadi dasar pendidikan. Ibid halaman 58. Apabila dalam Qanun Meukuta A l a m tertulis : " U l a m a dengan Raja tidak boleh jauh atau cerai. Ibid halaman 62. selanjutnya untuk membina suatu rakyat yang menjalankan makruf dan menjauhkan mungkar. menjadi Qadli dan pejabat-pejabat lainnya dengan syarat-syarat yang ditetapkan. itu berarti bahwa raja dan ulama (sarjana) haruslah kedua-dua menjadi pimpinan pemerintahan. memeiiharakan sekalian perintah agama Islam" (196). bahwa A l Quran dan A l Hadis adalah sumber hukum bagi Kerajaan Aceh Darussalam. diantara 10 syarat menjadi Wazir (menteri) termasuk: " A l i m pada ilmu dunia dan ilmu akhirat. ialah mengambil " I s l a m " menjadi dasar pendidikannya. maka jelaslah bahwa tujuan pendidikan dari Kerajaan Aceh Darussalam ialah untuk membina manusia-manusia yang sanggup "menjadi Sulthan. L E M B A G A — L E M B A G A PENDIDIKAN Diantara lembaga-lembaga negara yang tersebut dalam Qanun (195) (196) (197) (198) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. (195) Selanjutnya kalau kita perhatikan diantara 21 syarat menjadi Sulthan termasuk : "adil mengeriakan hukum AlJah dan hukum Rasul. dapat memegang amanah tiada khianat" (197). dan boleh juga berarti bahwa dalam diri satu penguasa harus berkumpul unsur kekuasaan dan ilmu. alim ilmu pada pekerjaan dunia dan akhirat dan mengetahui ia atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan a d i l " (198). Sebagai akibat logis dari kenyataan i n i . menjadi Menteri. sebab jikalau cerai ulama oengan raja niscaya binasalah negeri". Ibid halaman 61. maka pendidikan itu haruslah bertujuan untuk membina manusia-manusia yang sanggup menjalankan ajaran Islam. 190 .P E R K E M B A N G A N PENDIDIKAN D A N ILMU P E N G E T A H U A N DASAR D A N T U J U A N PENDIDIKAN Seperti telah diuraikan.

ada tiga lembaga yang bidang tugasnya meliputi masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. membahas masalah-masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. Kerajaan Islam Samudra / Pase yang dilanjutkan dengan berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam maka Aceh sudah tidak mengenai lagi buta huruf. Adapun tingkatan pendidikan dalam Kerajaan Aceh Darussalam.. adalah sebagai berikut: (2021 (199) (200) (201) (202) Ibid halaman 71. Said: A ceh Sepanjang Bada halaman 181.Meukuta A l a m . hukama (ahli-pikir) untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan. M. (201) Kegiatan untuk mengetahui lebih dalam. 3. Balai ini dapat disamakan dengan jawatan pendidikan. yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan.. 191 . 2. menempatkan Aceh menjadi lebih banyak pula memusatkan perhatian dibidang pendidikan. setelah berdiri Kerajaan Islam Peureulak. Ibid halaman 174. (199) 1 Balai Setia Hukama. seperti yang diakui ke xvii (200) e n a n C i S B e a U l i C U y a n g P C r n a h b e r k u n J u n 8 e Aceh diabad k Iskandar M u d a mempunyai minat yang sangat besar untuk memperkembangkan ilmu pengetahuan. sehingga untuk itu banyaklah dayah-dayah (pesantren-pesantren) yang didirikannya. tinggi dan sempurna ilmu agama. Balai Setia Ulama. T I N G K A T A N PENDIDIKAN Sudah semenjak berabad-abad yang lampau. Buku 10 Tahun Darussalam halaman 401-402. Balai Jama'ah Himpunan Ulama. Balai ini dapat disamakan dengan sebuah studi klub tempat para ulama/sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran. yaitu . Ilyqs Sutan Parnenan: Rencong Ditangan Wanita halaman 30 Buku Darussalam halaman 39. Balai ini dapat disamakan dengan lembaga ilmu pengetahuan tempat berkumpulnya para sarjana.

seperti ilmu bumi. sehingga dirasa perlu dikelilingi mesjid dibangun rangkang. Menurut ketentuan Qanun Meukuta A l a m . tasauwuf/akhlak. dengan menyediakan sebuah "balai utama" sebagai aula. (203) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 44. sejarah dan berhitung. 3. (203) Mesjid adalah tempat segala kegiatan ummat. Dalam dayah serrraa pelajaran diajar dalam bahasa A r a b . 2. Akhlak. kalau sekarang dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Pertama atau Sanawiyah. termasuk kegiatan pendidikan. Akhlak dll. juga berfungsi sekolah (madarasah). Dayah terdapat hampir pada tiap-tiap daerah Uleebalang. 192 . yang digunakan menjadi tempat mengajar dan sembahyang berjama'ah. jadi mesjid merupakan madrasah tingkat menengah. Dayah. Pada pendidikan rangkang. Ilmu-ilmu yang diajar. seperti halnya ditiap-tiap kampung harus ada satu meunasah. ilmupasti/faraidl. bahsa. sudah mulai diajar bahasa Arab. Kadang-kadang ada dayah-dayah yang berpusat pada mesjid-mesjid bersama dengan rangkang. tauhid. antara lain fxqh (hukum). dengan menggunakan buku berbahasa A r a b . kebanyakan dayah berdiri sendiri ditempat luar pekarangan mesjid. ilmu agama dalam bahasa jawi (melayu). yang kalau sekarang sama dengan Sekolah Dasar. Juga mulai diajar sedikit ilmu-ilmu umum. Kebanyakan murid terus memondok dimesjid. disamping fungsi-fungsi yang lain. tempat murid tinggal (asrama). Meunasah. para murid diajar menulis/membaca huruf Arab. D i Meunasah. Dayah dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah kalau sekarang.1. Rangkang. Tetapi. A r a b . sejarah/ilmu tatanegara. dan sebahagian kitab-kitab Agama sudah diajar dengan bahasa Arab. Meunasah yang terdapat dalam tiap-tiap kampung. dalam tiap-tiap mukim harus ada satu mesjid. ilmu bumi.

Dayah Teungku Chik barangkali lebih tepat kita namakan dengan "akademi" menurut istilah sekarang. yaitu Jamiah Baitur Rahman di Banda Aceh (Universitas Baitur Rahman). ilmu bahasa dan sastera Arab. Mungkin juga dimaksud ilmu alam). tauhid/fïlsafat. Darul Kalam (Fakultas Ilmu Kalam/Tauhid). 12. kira-kira sama dengan "fakultas" kalau istilah sekarang. 6. 17/ September 1969 halaman 9. Yang diajarkan pada Dayah Teungku Chik. manthik dan ilmu bintang/falak. 13.4. Darul Hisab (Fakultas Ilmu Pasti). hadis. Pada masa Sulthan Iskandar Muda disempurnakan pembangunan Mesjid Raya Baitur Rahman. Darul Falsafah (Fakultas Filsafat). antara lain fiqh (hukum). Darul Wizarah (Fakultas Ilmu Pemerintahan). Darul Khasanah Baitul Mal (Fakultas Ilmu Perbendaharaan/ Keuangan Negara). 11. Darul Ardli (Fakultas Ilmu Pertambangan). 3. 5. sejarah/tatanegara. Darul Aqli (Fakultas Ilmu Akal. akhlak/tasauwuf. 10. tafsir. Majalah Sinar Darussalam No. Dayah Teungku Chik. UNIVERSITAS BAITUR R A H M A N . 14. 9. (204) Adapun daar-daar tersebut. sekaligus dijadikannya sebagai pusat kegiatan ilmu. Darus Siyasah (Fakultas Ilmu Politik). Dayah Teungku Chik dapat disamakan dengan perguruan tinggi. Jamiah Baitur Rahman mempunyai beberapa "daar". 8. 2. dan yang betul-betul telah merupakan sebuah perguruan tinggi dalam arti sungguhsungguh (universitas). Daruz Zira' ah (Fakultas Pertanian). ilmu bumi. 1. yaitu : (204) Darut Tafsir wal Hadis (Fakultas Ilmu Tafsir dan Hadis). 7. Darut Tarikh (Fakultas Ilmu Sejarah). Darut Thib (Fakultas Kedokteran). Darul Kimia (Fakultas Ilmu Kimia). 193 . Darul Ahkam (Fakultas Hukum). yang kemudian dalam perkembangan selanjutnya. 4.

Darul Nahwu. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 174. (205) Sejak mulai masuk agama Islam ke Aceh. Disana mereka mendirikan pesantren-pesantren untuk menyiarkan agama Islam dan pendidikan calon-calon alkn-ulama yang fuqaha. Teungku Cot Mamplam dll. Syamsuddin Pasai. adalah nama-nama yang tidak asing lagi sampai kini. Aceh menjadi Serambi Mekkah. Waktu itu banyaklah ulama di Pasai membangunkan pesantren. seperti Teungku di Geudong. sehingga menjadi masyhur (205) M. tulis Ustaz Mahmud Yunus. Pendeknya sejarah pesantren di Aceh pada zaman Iskandar Muda menempuh zaman keemasan. Dibidang ilmu pengetahuan agama (theologi). Sebagaimana halnya dengan Jamiatul Azhar di Mezir. Maka banyaklah pelajar-pelajar datang ke Pasai dari daerah-daerah lain untuk belajar agama Islam. kemudian telah melahirkan ulama-ulama dan sarjana-sarjana terkenal yang berkaliber internasional. 194 . Maka dengan bantuan Pemerintah Islam dan masyarakat. demikian tulis Muhammad Said. 16. Terutama setelah berdiri Kerajaan Islam Pasai. pesantren-pesantren. surau-surau langgar-langgar tersebar dari kota-kota sampai kedusun-dusun. khusus Islam. Pada zaman Iskandar Muda Meukuta Alam. maka Jamiah Baitur Rahman juga mempunyai sekolah-sekolah (madrasahmadrasah-Rangkang-Dayah) sejak rendah sampai menengah. banyaklah ulama dan muballigh-muballigh Islam meninggalkan Malaka.15. masa Iskandar semakin terkenal. Nama-nama ulama pujangga seperti Hamzah Fansury. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Singkel. S E J A R A H RINGKAS P A R A U L A M A / S A R J A N A TERKEN A L Bukanlah suatu hal yang aneh. maka pendidikan dan pengajaran Islam mulai lahir dan tumbuh dengan suburnya. Ketika Malaka ditaklukkan Portugis. 17. kalau Kerajaan Aceh Darussalam yang sangat mementingkan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Darul Harb (Fakultas Ilmu Peperangan). pindah ke Aceh. Darul Mazahib (Fakultas Ilmu Perbandingan Agama).

(207) Syed Muhammad Naguib: The Misticism Of Hamzah Fansuri halaman 3. 1604-1607 M.) dan pemerintahan Sulthan Muda Ali Riayat Syah V (1011-1015 H . 195 .1589-1604 M. Daripada Abdul Qadir Sayid Jailani. Jadi sekampung dengan Syekh Abdur Rauf. (206) Dibawah ini akan saya turunkan sejarah-singkat beberapa para ulama/sarjana. Hanya yang telah pasti beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukamil (997-1011 H . karena banyak alim-ulama dan ahli sastera Islam Indonesia.1607-1636 M. (207) Memang sekarang kita belum mengetahui tempat dan tanggal/ tahun lahirnya ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansuri.) sampai permulaan pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Meukuta Alam (1016-1045 H . Tentang asalnya beliau sendiri menulis : Hamzah nin asalnya Fansuri. . (206) Mahmud Junus: Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia halaman 151. kemudian karena banyak orang-orang Fansuri pindah ke Barus waktu Barus menjadi wilayah kerajaan Aceh. Dari namanya "Hamzah Fansuri" (dibaagsakan kepada kampung Fansur) jelas dia berasal dari Fansur. Beroleh khilafat ilmu yang 'adil.). sama dengan Syekh Abdur Rauf Fansuri dan abangnya Syekh Ali Fansuri. HAMZAH FANSURY "Neither the date nor the place of Hamzah Fansuri's birth has been established" demikian tulis Prof.kemana-mana. Mendapat wujud ditanah Syahr Nawi. Syed Muhammad Naguib A l Attas. "and the span of the priode in which he lived and flourished is stil a problematic question". yang mungkin saya ketahui. jadi pada penghujung abad ke XVI dan permulaan abad ke XVII. . Jelas beliau asal dari kampung Fansuri. maka kampung tempat tinggal orang-orang berasal Fansuri di Barus dinamakan Fsnsur. Asalnya. Kampung Fansuri yang ada dekat Singkel (Aceh). artinya ada bahan-bahan dalam perpustakaan pribadi saya.

Parsia dan Arab. Parsia dan Arab. mengenai ilmu-ilmu tasauwuf. Menurut paham "Wihdatul Wujud" bahwa alam ini adalah ciptaan dan bahagian ke Tuhanan sendiri.tasauwuf. Murid dan pengikut beliau yang terkenal dan besar yaitu Syekh Syamsuddin As Samathrani. Zinatul Muwahhidin. Djaluludin Rumi. Beliau menguasai ilmu-ilmu Fiqh. Pada ujung hayatnya. filsafat dll. Diantara karangan-karangannya yang saya ketahui: Syarabul Asyiqin.r Tempat belajar. Mas'ud dan Syah NNikmatullah. Urdu. yang membicarakai. bahkan juga Abdulkarim Jili. 2. Dalam filsafat/mistic. Karya-karyanya Syekh Hamzah Fansuri banyak sekali. Asrarul Arifin Fibayani Ilmis Suluk Wat Tauhid. sedangkan musuh dari paham beliau yang terbesar yaitu Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. masalah thariqat. adalah sebagai kesaksian dari adanya Tuhan. syariat. beliau mendirikan dayah didaerah tempat lahirnya. Parsia dan Arab. 1. Syekh Hamzah Fansuri juga belajar di India. dan memang beliau seorang penyair terbesar diabadnya. beliau menganut paham "wihdatulwujud" dan menjadi pengikut Tharikat Qadiriyah. yang membahas masalah ilmu suluk dan tauhid. Beliau sangat terpengaruh dengan ajaran-ajaran filsafat Syekh Abdul Qadir Jailani. manthik. A l Halladj. hakikat dan ma'rifat. Jawa. fiqh. yang bermakna bahwa alam yang baharu ini. Beliau mengajar ilmu-ilmunya itu pada beberapa tempat di Aceh. A l Bustami. sejarah sastera. filsafat dan sebagainya. Barus. 196 . A l Juneidi. terutama di Banda Aceh. Melayu. Ghazali. sebahagiannya dalam bentuk prosa dan sebagian lainnya dalam bentuk puisi. dalam bahasa Aceh. laksana buih pada puncak ombak. jadinya sama dengan teori "monism" (serba esa atau "pantheism" (serba dewa) Lawannya "Wihdatus Syuhud". Beliau pasih berbahasa Melayu. Kecuali di aceh sendiri. yaitu pada suatu kampung dekat Runding (Singkel) dan disanalah beliau berkubur. Karya-karyanya.

namun beliau sebagai orang besar kerajaan tetap berlaku adil. b. Nama lengkapnya Syekh Sjamsuddin bin Abdullah As Samathrani. sejarah. tasauwuf. 36/1971 halaman 44-49. Syed Naguib: The Mysticism Of Hamzah Fansuri. Karangan-karangannya. ilmu tatanegara/politik dll. baik pada Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. terutama dalam bidang Ilmu pengetahuan dan politik. (208) Rubai Fansuri. (1630 M. Sekalipun beliau beraliran Syi'ah dan menganut paham Widdatul Wujud. beliau mendapat kedudukan baik sekali. Guru beliau yang utama. Prof. dimana beliau diangkat menjadi Qadli Malikul Adil. Drs Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. Kealimannya dan kesarjanaannya diakui oleh semua pihak. puissi. dan memang beliau dilahirkan disana pada penghujung abad ke X V I . antara lain fiqh (hukum). Beliau juga menjadi Syekh Jamiah Baitur Rahman (Rektor Universitas Baitur Rahman). terutama sekali pada Sulthan Iskandar Muda. manthik. juga menjadi Ketua Balai Gading yang beranggotakan 7 Ulama dan 8 Uleebalang. karena beliau ikut serta membesarkan Aceh. filsafat. Dalam Kerajaan Aceh Darussalam. yang membahas masalah-masalah Wujud. orang nomer dua dalam kerajaan. A l Muntahi. Jawa. Parsia dan Arab. Ilmu-ilmu yang beliau kuasai. tauhid. Wihdatul SJAMSUDDIN AS S A M A T H R A N I Dari namanya kita mengetahui. ilmu bahasa Arab. bahkan juga oleh musuh pahamnya Syekh Nuruddin A r Raniry.) dengan meninggalkan jasanya yang cukup banyak. 4. Beliau menguasai bahasa-bahasa Melayu. bahwa Syekh Syamsuddin As Samathrani berasal dari Samudra/Pase. Beliau wafat di Banda Aceh di zaman Sulthan Iskandar Muda pada malam Isnin 12 Rajab 1039 H . baik dalam bahasa Melayu/Jawi atau(208) Keterangan lanjut dapat dibaca dalam : a. 197 . yaitu Syekh Hamzah Fansury dan juga beliau pernah belajar pada Pangeran Bonang di Jawa. hal mana menunjukkan bahwa beliau pernah belajar diluar Aceh.3.

Kitabul Martabah (kitab tentang martabat manusia). 12. 11. 3. 13. Syarah Miratul Qulub (Uraian tentang cermin segala hati). Miratul Haqiqah (cermin hakikat). 2. Sjarah Ruba'i Hamzah Fansury (uraian dan tafsir terhadap buku Hamzah Fansury berjudul Ruba'i Fansury). Kedua paham ini telah tumbuh sejak abad pertama hijrah. Risalatul Wahhab (risalah tentang Mahapemberi). 8. 9. 10. Miratul Iman (Cermin keimanan). Miratul Muhaqqiqin (cermin para ahli pembukti). Karena itu. Golongan politik Syi'ah dan Ahlussunnah telah ikut memperebutkan kekuasaan semenjak berdiri Kerajaan Islam Peurelak. Antara kitab-kitab karangan yang dapat saya ketahui. Kitabul Harakah (mungkin mengenai ilmu bahasa). 14. Risalatul Baijin Mulahadhatil Muwahhidin Alal Mulhidi fi Zikrillah (Tinjauan ahli-ahli tauhid terhadap orang-orang yang sesat mengingat Allah). 34/Mei 1 halaman 51-53. 16. Kitabul Ushulut Tahqiq (kitab dasar-dasar penguat). 1. Jauharul Haqaaiq (permata kebenaran). 6. Tentang Wihdatul Wujud dan Wihdatus Syuhud. 7. cukup banyak dan bernilai tinggi ditinjau adari segi ilmu pengetahuan. Nurul Daqaaiq (cahaya yang murni). Tiap-tiap golongan itu silih berganti dapat merebut kekuasaan ataupun mempengaruhi penguasa. (209). Kitab Tazyim (kitab celaan ?).pun dalam bahasa Arab. 4. TanbihuPlah (peringatan allah). 15. sementara paham Wihdatus Syuhud pada umumnya dianut oleh aliran politik Ahlus Sunnah. Syar'ul Arifin (jalan orang arif budiman). maka terjadilah pertentangan seru antara paham (209) Uraian lanjut baca Drs Zakaria Ahmad : Sinar Darussalam No. 5. yaitu : Miratul Mukminin (cermin perbandingan bagi orang-orang mukmin). Wihdatul Wujud pada umumnya diaftut oleh aliran politik Syi'ah. 198 . Kerajaan Islam Pase dan sampai-sampai dalam Kerajaan Aceh Darussalam.

Gambar lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 199 .

dan beliau adalah Syekh dalam ilmu thariqat dan diterima dalam thariqat oleh gurunya Said Umar Ibn Abdullah ba Syaiban (lebih terkenal dengan Thariqat yaibany). Pendidikan pertama diterima Syekh Nuruddin dinegerinya sendiri. pada masa pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. T. bahkan selagi dinegerinya beliau sudah alim. pujangga. 10/Januari 1969. Surat. pengarang. 31/Februari 1971. Prof. ahli hukum. seperti paham apa yang dinamakan "salik buta" di Aceh. Dinegerinya beliau telah mempelajari bahasa melayu. sehingga beliau menjadi alim benar. tetapi pula kembali ke Melayu. 25/Agustus 1970. sedangkan kedatangan kali pertama adalah pada waktu Sulthan Iskandar Muda. karena bahasa Melayu pada waktu itu telah menjadi "lingua franca" dikepulauan Nusantara. seorang ulama. No. Pertentangan yang pada mulanya melulu karena hendak merebut kekuasaan politik. SYEKH NURUDDIN AR RANIRY Syekh Nuruddin A r Raniry. No. 200 .Wihdatul Wujud golongan Syi'ah dengan paham Wihdatus Syuhud golongan Ahlussunnah. ahli sufi. lama kelamaan berobah menjadi pertentangan akidah.). No. Syed Naguib: RaniriAnd The Wujudlyah halaman 12-17. (210) Tanggal lahir dan kehidupan kecilnya. 6/September 1968. (31 Mei 1637 M. Sinar Darussalam No. (210) Baca lebih lanjut : Dr. 3/Mai 1968. karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. Iskandar: Batanus Salatin halaman 2-13. dan beliau sangat ahli dalam bahasa Melayu. tidak banyak diketahui orang dan nama lengkapnya yaitu Syekh Nuruddin Muhammad Djailani bin Ali bin Hasandji bin Muhammad Hamid Ar Raniry. Dalam tahun 1030 H . Syekh Nuruddin datang ke Aceh pada tanggal 6 Muharram 1047 H . No. bahkan akhirnya paham "Wihdatul Wujud menjurus kearah kesesatan/penyesatan. beliau menunaikan rukun Haji dan terus menetap dinegeri Arab berapa lama untuk belajar lagi. politikus dan negarawan ternama. Gujarat (India) dalam satu keluarga Quraisj. bahkan kekufuran. dilahirkan di Ranir.

Maul hayati li ahlil mamati. antaranya yang saya ketahui yaitu : L Asy Shiratul Mustaqim (1044-1054 H . 7. Syekh Jamiah Baitur Rahman.). 13. Nubzatun fi Da'wazzil ma'a Sahibin. Shawarimush Shadik li Qath'iz Zindiq. = 1637 M. = 1640M. Busthanus Salathin fi Zikril Auwalin wal akhirin (1052 H . 201 . Umdatul I'tiqad. 10. 9. 16. 20. baik dalam bahasa Arab. dimana beliau menjabat: a. Ala lam'u fi Tafkiri man qala bi khalqil Quran. 15. 17. Hilluz-zil 11. Hudyjatush Shadik li Daf'iz Zindiq.). = 1638 M. 6. At Tibyan fi Ma'rifatil Ad-Yan (1056-1064 H .). . = 1642 M.). = 1635 M. Kitab-kitab karangan beliau banyak sekali.). Akhbarul Akhirah fi Ahwali Jaumil Qiyamah (1052 H . 3.). Daruul Faraid bi Syarhil Aqaid. Qadli Malikul Adil. Rahiqul Muhammadiyah fi Thariqish Shufiyah (1069 H . Lathaiful Asrar. 8. tentang fiqh/hukum. Syafa-ul Qulub. Djahawirul Ulum fi Kasyfil Ma'lum (1052 H . c. Fathui Muhil Alal Mulhidin. 12. Mufti Mu'adhdham. tentang tauhid/filsafat. 2. = 1642 M.). = 1646-1653 M. 18. Asrarul Insan fi Ma'rifatir Ruhi war Rahman (1050 H . 5. 21.) 4. Beliau mendapat kedudukan yang baik sekali dalam pemerintahan Sulthan Iskandar Sani dan juga dalam pemerintahan Ratu Safiatuddin. 14. Melayu dan Parsia.karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. sama dengan kedudukan Sjech Sjamsuddin As Sumathrani dalam pemerintahan Iskandar Muda.1634-1644 M. b. = 1658 M. Bad-u Khalqis Samawati wal Ardli (1047 H . 19.). Tambihul' awamili fi tahqiqia kalami finawafil. Hidayatul Habib fit Targhib wat Tarhib (1045 H .

25. yang lebih terkenal dengan nama julukan Syiahkuala. dan bergaul dengan ulama-ulama berasal Indonesia. Syekh Abdus Samad Petani dan lain-lainnya. maka Syekh Abdur Rauf pun bertolak keluar negeri. dari keluarga baik-baik. SaqyurRasul. seorang ulama besar pengikut utama aliran Hamzah Fansury. ilmu-ilmu agama. . 23. BabunNikah. Beliau juga belajar pada Syekh Nuruddin Ar Raniry. Abdur Rauf melanjutkan pelajarannya ke Barus pada sebuah dayah tinggi (Dayah Teungku Chik) yang dipimpin oleh ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansury. dilahirkan di Singkel pada tahun 1001 H . Abdur Rauf mendapat pendidikan dari ayahnya di Dayah Simpang Kanan bersama dengan banyak pemuda-pemuda yang lain. kebetulan waktu itu sedang berada di Mekkah. 24. Abdur Rauf pindah lagi ke Samudra Pase melanjutkan pelajarannya pada Dayah Tinggi Syekh Syamsuddin As Sumathrani. Di Mekkah beliau tinggal dikampung Qusyasyiyah dalam Rumah Aceh dan belajar pada Syekh Ahmad Qusyasyy. filsafat. Mu'ammadul I'tiqad. Hikayat Raja Badar. maka pada tanggal 22 Zulhijah 1068. Ayahnya Syekh Ali A l Fansuy seorang terkenal. Syekh 202 22. karena telah diangkat oleh Sulthan Iskandar Muda menjadi Qadli Malikul Adil. 27.Kissah Iskandar Zulkarnain. Hidayatul Mubtadi bi Fadl-lillahil Muhdi. sastera Arab/Melayu dan juga bahasa Parsia. S Y E K H ABDUR R A U F Syekh Abdur Rauf A l Fansuri. yang membangun dan memimpin "Dayah Simpang Kanan" dipedalaman Singkel. sejarah. manthik. 26. Setelah mengabdi untuk Islam selama 17 tahun di Aceh saja. Setelah selesai pada Dayah Simpang Kanan. Di Barus Abdur Rauf melanjutkan pelajaran bahasa Arabnya. + 1593 M . Dari Barus. Syekh Nuruddin A r Raniry berpulang ke Rahmatullah. antara lain Syekh Nawawy Bantan. yaitu ke Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya. Setelah Syekh Syamsuddin As Sumathrani pindah ke Banda Aceh.

203 .Gambar lukisan Teungku Syekh A bdurrauf Syiahkuala.

). dan bahan-bahan dari buku-buku/majalah-majalah lainnya. politik dan sebagainya. Semua jabatan-jabatan tersebut dipangkunya berturut-turut dalam masa pemerintahan para Ratu (Ratu Safiatuddin. yaitu terjemahan dari tafsir Anwaru Tanzil wa Asrarut Tak wil. manthik. Ratu Kamalat Syahpun diturunkan dari takhta kerajaannya. Syekh Abdur Rauf telah sampai kembali di Banda Aceh. Ratu Naqiatuddin. Demikianlah Ikhtisar riwayat hidup Syiahkuala. falak. satu waktu yang cukup lama untuk memberi kesempatan kepada beliau mengarungi lautan ilmu. Pada hari Isnin 23 Syawal 1106 H . Empat tahun setelah beliau wafat.Abdur Rauf menetap di Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya selama 19 tahun. sejarah. Syekh Abdur Rauf Syiah Kuala berpulang ke rahmatullah dalam usia 105 tahun. Tafsir ini lebih terkenal (211) Bahan-bahan ini dari diktat sejarah Syekh Abdur Rauf yang disusun oleh Sdr Tgk. pada hakikatnya yang memegang kendali pemerintahan adalah Syekh Abdur Rauf dari belakang layar. (1695 M. kesemuanya itu untuk menggantikan Syekh Nuruddin Ar Raniry. Masa pemerintahan tiga Ratu yang akhir. Sebagai seorang ahli hukum kenamaan. Dari Banda Aceh kemudian Rauf melanjutkan perjalanan ke Singkel dan kemudian kembali ke Banda Aceh untuk memangku jabatan selaku Qadli Malikul Adil/Mufti Besar dan Syekh Jamiah Baitur Rahim. Ratu Zakiatuddin dan Ratu Kamalat Syah). Syekh Abdur Rauf menguasai segala bidang ilmu Hukum. Diantara karangan-karangan beliau yang dapat saya ketahui yaitu : 1. setelah dua tahun sebelumnya Syekh Nuruddin Ar Raniry meninggalkan Aceh menuju Mekkah dan selanjutnya pulang ketanah airnya Ranir.). M. dan dikebumikan dikuala krung Aceh. ilmu bumi. Gujarat. (211) Beliau telah mengarang sejumlah besar karangan-karangan baik dalam bahasa Jawi (Melayu) ataupun dalam bahasa Arab. Turjumanul Mustafiid. karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazy A l Baidlawy. disamping menguasai filsafat. tauhid. maka pada hari Rebu 20 Rabiul Akhir 1110 H . (Oktober 1699 M. Yunus Jamil dan disiarkan oleh Lembaga Kebudayaan Aceh bertanggal 14 Juli 1960. 204 . Dalam tahun 1063 H .

2. Tgk. meliputi segala bidang hukum. 9. 8. Salah seorang diantara empat orang pahlawan Aceh yang mendapat gelar "Pahlawan Nasional". Hidayatul Balaghah 'ala Jum'atil Mukhashamah. 4. adalah putera dari Teungku Syekh Abdullah bin Teungku Syekh Ubaidillah (212) Drs. karangan yang berbentuk puisi. Sya'ir Ma'rifat. yang namanya melampaui batasbatas Kerajaan Aceh Darussalam. Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. telah menjadi obyek studi para sarjana tentang beliau pribadi ataupun tentang ajaran-ajarannya (212) T E U N G K U CHIK DI TIRO. 5. Kifayatul Muhtajin. Pada akhir kitab ini. 35/71. yang membahas masalah ilmu tasauwuf. Yakub: Tgk. (213) Muhammad Saman lahir dalam tahun 1251 H . yaitu kitab fiqh (ilmu nukum) yang lengkap sekali. Daqaiqul Huruf. sebagai tulis Drs. Demikianlah riwayat singkat Syekh Abdur Rauf. seorang ulama/intelektuil yang genius. mungkin membahas masalah falsafah. 6. Mungkin kitab hukum/ fiqh yang pertama dikarang dalam bahasa Melayu (Indonesia yanglengkap. yaitu kitab penting sekali yang mengupas masalah hukum Islam tentang bukti. = 1836 M . yaitu Syekh Muhammad Saman Tiro yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Di Tiro". Chik Tiro halaman 29-92. Ismuha: Sinar Darussalam No. Drs. Bayan Tajalli. 7. b. Umdatul Muhtajin Ha Suluki Maslakil Mufradin. juga kitab/ilmu hukum/fiqh. Zakaria Ahmad. yang riwayat singkatnya akan saya turunkan dibawah ini. membahas halhal mengenai dengan tauhid/thariqat.dengan terjemahan tafsir Baidlawy. 205 . Umdatul Ahkaam. Miraatut Thullab. persaksian dan sumpah palsu. yang beliau berguru pada mereka ataupun bersahabat. 31/71 halaman 54. mengenai ilmu ketuhanan/filsafat. (213) Baca a. beliau mencatat sejumlah besar para ulama/ahli tasauwuf/filsafat. 3. mengenai ilmu tasauwuf. yang berarti "rahasia huruf".

206 .Gambar lukisan Teungku Chik di Tiro.

maka Muhammad Saman pulang ke Tiro untuk mengajar sebagai pembantu pamannya (asisten) Atas persetujuan pamannya. kemudian ke Dayah Teungku Chik Tandjung Bungong dan pindang ke Dayah Teungku Chik Lam Krak di Aceh Besar. bahwa nenek moyang dari dua saluran darah Muhammad Saman bertemu dalam tubuh seorang pribadi. Syekh Muhammad Saman berangkat ketanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam Kelima. Muhammad Pante Kulu. t akak teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. Sebelum berumur 15 tahun. Muhammad Saman belajar pada Dayah-dayah ayah/ibunya. yang dalam zaman pemerintahan Ratu Utama itu beliau bersamabeberapa ulama lainnya mengusi kedaerah Pidie dan bertempat tinggal di Tiro. antaranya ilmu fiqh (hukum. binti Teunglu» Abdussalam Muda Tiro bin Leube Polem Cot Rheuem. tauhid. kedahtm tubuh Muhammad Saman mengalir darah ulama dari silsilah yang panjang. ditempat mana beliau terus mendirikan "Dayah" sebagai halnya dayah-dayah yang ada di Aceh Lhee Sagoe. juga mulai belajar bahasa Arab. dimana menurut keterangan Tgk. terutama mengenai dengan Perang Sabil. dan setelah bertemu dengan teman kecilnya. Dayah Garot: belajar tulis baca huruf Arab. yaitu TeungkuSyekh Abdul Wahab. tokoh ulama besar diabad Ratu Safiatuddin (1050-1086 H . yang kemudian terkenal sebagai penyair perang terbesar didunia. sejarah. yang seakan-akan menanti pulang beliau dari Mekkah untuk memimpinnya. Haji Abdullah Ujong Rimba kepada kami. perang sedang berkecamuk dengan hebatnya di Aceh Besar. = 1641-1675 M.). sejarah. seterusnya berturut-turut pindah ke Dayah Teungku Chik Abdullah Meunasah Blang. Dari Tiro pindah ke Dayah Teungku Chik Di Jan Ie Leubeue.) Tafsir. semuanya dalam bahasa Jawi (Melayu). Setelah berusia 15 tahun. sedangkan ibunya bernama Sitti Aisjah.Garot. barulah pindah ke Dayah Tiro dibawah asuhan pamannya Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. disamping ingin memperdalam ilmunya dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin Islam. hadis. tasauwuf. akhlak. ilmu bumi dan sebagainya. Waktu beliau berangkat ke Mekkah. Setelah memperdalam beberapa cabang ilmu agama dan umum. Setelah menguasai berbagai ilmu. mathik/filsafat. pengarang Hikayat Prang 207 . ilmu-ilmu agama. Dari dua saluran.

Alun ciptaan sama sekata: —Syarat pahlawan meribu arti. sehingga serdadu-serdadu Belanda kewalahan dibuatnya. hal ini terjadi dalam tahun 1298 H . maka beliau kembalilah ketanah airnya karena panggilan jihad sudah tidak terelakkan lagi. Kissah jihadmu melukiskan makna : — Benarlah Tuan pahlawan abid. Kalbu merindu dalam dadaku. = 1881 M . Dimalam sunyi penyanyi menyanyi.Sabi. wahai Mujahid. beliau terus melakukan serangan-serangan tak kenal damai kebenteng-benteng Belanda. hal mana telah menimbulkan insperasi kepada seorang penyair Islam (saya sendiri) untuk menciptakan serangkum sajak persembahan kepada Almarhum. Pemuda bangsa satria berani. Ingin mencipta jaya bahari. sajak mana saya turunkan kembali dibawah ini SEKAKIKESUMA Dipersembahakan kepada arwah Mujahid Besar Tgk. kalau sekiranya mereka tidak berhasil melakukan suatu perbuatan keji/kotor yang tidak ada tolak bandingnya dalam sejarah. 208 . yaitu meracuni Mujahid Besar Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro. Disenja senyap meratap pujangga. Setelah tiba di Tanah Air. maka beliau langsung berangkat ke Aceh Besar untuk menerima pimpinan Angkatan Jihad disektor Aceh Besar. Semenjak tahun tersebut sampai wafatnya dalam bulan Januari 1891. Chik Di Tiro. bahkan hampir-hampir pimpinan tentera Belanda menarik pasukan-pasukannya untuk kedua kali dari Aceh. Riwayatmu berkata. peracunan mana telah mengantarkan pahlawan utama itu keliang kubur. Hidup rukun pantun poyangku. Lengkap syarat sifat satria.

Kemedan jihad menentang angkara. Penuntun kami kejalan bakti. Bernajat kalbu dimalam waktu. wahai pahlawan : — Pemuda bangsa menjadi satria. Tuan (214) A . Menggunung rinduku. Ziarahi pusaramu membawa pujian. hanya ada sebuah yang saya ketahui. selain seorang pahlawan/mujahid yang amat besar dalam sejarah ummat manusia. karangan Teungku Ismail Yakub. yaitu Hikayat Sa'labah. dan juga seorang pengarang/penyair yang baik. Lagu jiwaku tinggi mengawan.Pinta jiwa reda tiada. karena sedang selalu dimedan perang. Semoga menjelma pada bangsaku. juga beliau seorang ahli pidato yang hebat sekali. Restuilah kami Mujahid budiman. Turun mengembun kembali kebumi. Setara tiada suntingku. Hubaya dikurniai satria seperti. Mudjahid Tiro pahlawan mulia. Mohon sempena semangat perwira. Naiklah gita kudus menyepi. (214) Sajak ini telah dimuat dalam buku riwayat hidup Teungku Chik Di Tiro cetakan 1dan II. Cinta jiwa mengabdi agama. Sayangnya beliau tidak banyak mendapat kesempatan untuk mengarang. Sekaki hanya kesuma sembahan. Hasjmy Montasie. Teungku Chik di Tiro Syekh Muhammad Saman. 209 . yang isinya membangkitkan semangat jihat perang sabil Hikayat dalam bentuk puisi. Muharram 1364.

Gambar lukisan Teungku Chik Pantee Kulu 210 .

bahasa dan sastera Arab dan sebagainya. daerah Pidie. Setelah mendapat pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu agama. füsafat/tauhid. 5/1968 halaman 76-81. seorang Ulama-Penyair Haji Muhammad. fiqh/hukum. atau sebagai tulis Gubernur Aceh A . Pendidikan pertama diterimanya di "Dayah Tiro" yang dipimpm oleh Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. dalam satu keluarga ulama yang ada hubungan kerabat dengan kelompok ulama-ulama Tiro. 211 . manthik. beliau mengadakan hubungan dengan pemimpin-pemimpin gerakan Wahabi yang sedang menghangat. sekurang-kurangnya Menyamai "Odyssea"-nya Homerus. sejarah. orang yang telah membuat serdadu-serdadu kolonial Belanda Mati ketakutan dengan syair-syairnya.) didesa Pante Kulu. bersama-sama dengan Muhammad Saman yang kemudian menjadi pahlawan/mujahid perang Aceh. A. ditempat mana dilanjutkan pelajarannya untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu agama. yang sejarah singkatnya akan diturunkan dibawah ini. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 31-43. sejarah. ilmu bumi. maka pemuda Muhammad melanjutkan studinya ke Mekkah. telah meninggalkan pengaruh yang sangat (215) Uraian lanjut dapat dibaca dalam : 10 Tahun Darussalam halaman 302-303 Sinar Darussalam No. (215) Muhammad. dilahirkan dalam tahun 1251 H . (1836 M. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pante Kulu. logika.TEUNGKU CHIK PANTEE KULU Teungku Haji Muhammad yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Pante Kulu". Disamping belajar. Kebangkitan Dunia Islam yang dikumandangkan oleh Gerakan Wahabi dibawah pimpinan Ulama Besar Muhammad bin Abdul Wahab dan gerakan pembaharuan yang dicanangkan oleh Said Jamaluddin Afganistan. akhlak/tasauwuf dll. Musakkir Waled. juga dengan pemimpin-pemimpin Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia. bahasa Arab. telah berhasil mempersembahkan kepada dunia kemanusiaan sebuah karya sastera besar. adalah seorang Ulama Besar dan Penyair Perrang Agung dalam sejarah dunia. yang kalau tidak mengatasi.

Syair-syair mereka itu membimbing pemuda Muhammad untuk menjadi seorang penyair perang terbesar. Abdullah bin Malik dan Ka'ab bin Zubair. Tahriq bin Zaiyad. pengarang dan penyair agung. sebagai seorang yang berjiwa seni. Umar bin Khaththab. juga beliau sangat suka membaca sejarah pahlawan-pahlawan Islam kenamaan. sehingga dia sesampai di Aceh diangkat menjadi "Teungku Chik" (Guru besar). sebagai sumbangan beliau untuk membangkitkan semangat. seperti Khalid bin Walid. dan akhirnnya namanya terkenal dengan Teungku Chik Pate Kulu. Dalam perjalanan pulang ke Aceh. Disamping itu. beliau bersama-sama dengan ulama-ulama dan pemimpin-pemimpin rakyat lainnya terus berjihad bahu membahu sehingga ajalnya tiba dan dikebumikan di Lam Leuet. beliau sangat gemar membaca buku-buku syair Arab. beliau berhalil mencipta sebuah karya sastera. Teungku Chik Pante Kulu meninggalkan Mekkah dan sesampainya di Aceh terus menyerahkan hasil karyanya (Hikayat Prang Sabi) kepada teman lamanya Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro yang telah aktif memimpin perang sabil. diatas kapal antara Jeddah dengan Penang. sedangkan puteranya yang tua telah syahid selagi beliau masih hidup. Teungku Chik Pante Kulu adalah seorang ulama besar. Kecamatan Indrapuri. pemuda Muhammad kembali ke Aceh dengan membawa bekal ilmu yang cukup. Hasan bin Sabit. 212 . yang kemudian ternyata menjadi jiwanya perang Acerh lawan Belanda. Kira-kira dalam tahun 1881 M . terutama karya penyairperang dizaman Rasul. Kemudian. selain dari Hikayat Prang Sabi yang termasyhur itu. dengan meninggalkan dua orang isteri. Setelah 10 tahun lebih tinggal di Mekkah. baik yang berbentuk puisi ataupun prosa. hal mana memberi arah kepada Hikayat Prang Sabi yang akan dikarangnya nanti. baik dalam bahasa Aceh ataupun dalam bahasa Jawi (Melayu). Karangan-karangan beliau banyak. Hamzah. Kecuali gemar membaca karya-karya sastera.mendalam dalam jiwa Muhammad Pante Kulu yang mulai menanjak dewasa. Usamah bin Zaid dan lain-lainnya. yaitu Hilcayat Prang Sabi.

213 . Pahlawan dan Ulama Wanita yang sangat hebat. (Dari buku: Srikandi A ceh).Teungku Faki.

didesa Lam Diran Kampung Lambunot (Lamkrak). beliau syahid dalam satu pertempuran. (216) Beliau dilahirkan sekitar tahun 1856m. 4. Diantara pahlawan yang memimpin pasukan dibawah komando Teungku Faki. suaminya sendiri dan beliau juga syahid. pendiri Dayah Lam Pucok. M . Pahlawan Perang Ternama dan pembangun pendidikan ulung. Karena dalam tubuhnya mengalir dua jenis darah itulah. Menurut H . yaitu: 1. 5. maka kehidupan mudanya Teungku Faki sebagai Panglima Perang. tempatnya pernah Teungku Chik Tiro Muhammad Saman belajar. Teungku Saleh. Teungku Ahmad. Dalam tubuh beliau mengalir darah ulama dan darah penguasa/bangsawan. yang lebih terkenal dengan Habib Lhong. sementara kehidupan tuanya sebagai Ulama Pengajar dan Pembangun.M. yang makamnya dalam komplek makam Teungku Faki sendiri. 2. beliau tidak syahid. tetapi masih sempat membantu Teungku Faki dalam kehidupan membangun. (216) H. Zainuddin namanya Habib Kabul. beliau juga syahid. Habib Abdurrahman. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 70-84. ayahnya bernama Datu Mahmud seorang pejabat pemerintahan dalam zaman Sulthan Alaiddin Iskandar Syah. Teungku Nyak Badai. 214 . 3. Teungku Faki wanita pahlawan itu ikut aktif berperang dimedan.T E U N G K U F AKI Teungku Faki adalah seorang wanita yang menjadi Ulama Besar. Sedangkan ibunya yang bernama Cut Fathimah adalah puteri dari seorang Ulama Besar yang bernama Teungku Muhammah Sa'at yang terkenal dengan lakap Teungku Chik Lam Pucok. Teungku Daud. Waktu pee ah perang antara Aceh dengan Belanda. Menurut H . sehingga akhirnya beliau diserahkan sebuah pasukan besar (kira-kira resimen) yang perajurit-perajuritnya terdiri dari pria dan wanita. M . beliau juga syahid. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Leupung. Zainuddin bahwa nama lengkapnya Teungku Fakinah.

Saleh. Dayah Lam Diran yang dibangun beliau itu.Dibawah komando Teungku Faki ada empat buah kuta (benteng pertahanan) yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan bawahan. 4. Pergaulan bebas dalam batas-batas kesopanan antara pelajar wanita-pria dibolehkan beliau. seperti menyulam. dipimpin Habib Lhong. . yaitu dalam bulan Juli tahun 1915. Dalam kehidupan tua ini. salah seorang komandan bawahannya yang juga Syahid. dipimpin Tgk. Pang M . hal mana tidak lazim waktu itu. yaitu : a. dimana beliau sendiri menjadi pemimpinnya. Kembalinya ke Aceh. baik dari suami yang pertama Teungku Abdullah yang syahid. dan dibantu oleh suaminya dan beberapa ulama lainnya. Satu hal yang sangat menarik perhatian. Kemukiman Lamkrak. beliau terus membangun Dayah Lam Diran yang terkenal itu. selain mengajar juga Teungku Faki turutaktif membangun daerahnya. yang agak lama bermukim di Mekkah untuk menambah berbagai macam ilmu pengetahuan. Kuta Cot Weue. Dalam bergotong royong membikin jalan umpamanya. beliau sanggup memimpin wanita dan pria dalam waktu ber215 1. ataupun dari suami kedua Teungku Nyak Badai. terbuka untuk wanita dan pria. yaitu: Kuta Lam Sayun. Dalam kehidupan berumah tangga. Adapun markasnya sendiri disebut Kuta Lam Diran. Dalam tahun 1925 beliau sekali lagi pergi ke Mekkah dan bermukim disana setahun lamanya. Kuta Cot Bak Garot. dipimpin Tgk. juga untuk menambah ilmu pengetahuan. dipimpin sendiri. yang kemudian setelah habis perang berobah menjadi "Dayah Lam Diran" yang terletak diperkampungan Lam Bunot. Kuta Bak Balee. 2. b. 3. dengan siapa kawin setelah usai perang bersama-sama pergi ke Mekkah. sekalipun asramanya jauh terpisah. menjahit dan bertukang. Pang Amat. juga tidak mendapat anak dari suaminya yang ketiga Teungku Haji Ibrahim. Teungku Faki tidak mendapat anak. Juga dalam dayah beliau kecuali ilmu-ilmu agama juga diajar ilmu-ilmu umum dan kerajinan tangan.

216 . Sisa Dayah Taman Pendidikan yang dibangun Teungku Faki.Mesjid Lam Krak hasil karya Teungku Faki.

217 .Makam Teungku Faki di Lam Krak.

adalah salah seorang murid Sjech Abdurrauf Sjiahkuala.). dan menurut H . seperti Teungku Panglima Polem Muhammad Daud. 3. masih hidup dan masih mengajar. suatu sistem pendidikan yang dianggap baik. Salah satu karya Baba Daud ini (Teungku Chik Di Leupue) yang abadi sampai sekarang. Diantara murid beliau yang terkenal. dimana juga banyak berkubur pahlawan-pahlawan bangsa lainnya. menurut seorang Tgk. maka kemudian diserahkan pimpinan Dayah Leupue kepadanya oleh Syekh Abdur Rauf. Teungku Hawa Lam Dilip. Setelah hidup lebih kurang 76 tahun. pada waktu beliau telah uzur dan pindah ke Kuala Aceh sampai wafatnya. (1933 M. yaitu sebuah karangan yang bernama Kitab Masaailal Muhtadi dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). 218 . Teungku Faki. yaitu : 1.sehingga komplek Makam Teungku Faki ini banyak diziarahi orang. sangat alim dan sangat setia kepada gurunya. wanita pahlawan dan ulama kenamaan ini.samaan pada satu obyek. seperti pada waktu membikin jalan ateueng seunabat yang panjang. M . Dalam hidup tuanya sebagai Teungku Chik Lam Diran. ulama wanita terkenal. Ismail Lam Krak pada tanggal 3 Oktober 1933 berpulang kerahmatullah dan dimakamkan dalam komplek dayahnya. Zainuddin pada 8 Ramadlan 1359 H . telah meninggal. yang kemudian menjadi ulama dan mengajar. Teungku Di Leupue ini atau Baba Daud. TEUNGKU DI LEUPUE Baba Daud yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Di Leupeu ini. Teungku Fathimah Batee Linteueng. Teungku Fathimah Ulee Tutue. 4. Kitab ini dikarang dengan sistem tanya jawab. baik bangsa Indonesia Aceh ataupun bangsa Belanda. dekat dengan Dayah Lam Diran. Diantara karya besar beliau yang sampai sekarang masih utuh. Tuanku Raja-raja Keumala. yaitu mesjid Lam Krak. masih hidup dan masih mengajar walaupun telah tua. Teungku Faki sering dikunjungi orang-orang besar. mengajar dan sekarang telah meninggal. Teungku Sa'idah Lamjamee. 2. seorang Residen Belanda disamping beberapa perwira mereka.

1 I «3 C O | K 3 60 £ &© 3" K 3 1 I 5 s I 3 i I -o 9 «) S Q 3 < 3 1 219 .

Fotokopi dari Quran tulisan tangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala. dinyatakan Quran ini tidak boleh dijual atau dihadiah. Yang diatas ini pada halaman pertama sekali. 220 .

221 .

yaitu Surat Al Fatihah dan permulaan Surat Baqarah.Dua halam pada permulaan. 222 .

223 .

yaitu Surat Al Falaqi dan Surat An Nasi.Dua halaman pada akhir. 224 .

Teungku Cot Kala. terutama pada mulanya dalam bidang ilmu pengetahuan dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang diberi nama "Dayah Cot Kala" (daerah 225 . masih terlalu banyak lagi ulama-ulama besar yang telah berjasa dalam bidang pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan. penulis buku ini pernah melihatnya. sarjana dan pujangga-pujangga yang hidup dan berabdi dalam Kerajaan Aceh Darussalam. dipusakai kepada Baba Daud. yang setelah meninggal beliau dipusakai kepada Teungku Haji Jahja sebagai pelanjut Dayah Leupue. Dibawah ini. sejarah hidup mereka yang tercatat (tertulis) mungkin telah banyak hilang selama 50 tahun lebih perang dengan Belanda.Kitab Massailal Muhtadi ini berisi masalah-masalah aqidah. seorang ulama besar yang ikut membangun Kerajaan Islam Peureulak. Singapura dan Siam bahagian Melayu. Sekarang Quran tersebut disimpan oleh Teungku Abdul Aziz Ujong Peunajong. Kitab ini sampai sekarang dipakai untuk pelajaran agama permulaan diseluruh kawasan rantau ini yang memakai bahasa Melayu: Indonesia. seharusnya diadakan penyelidikan dan riset yang sungguh-sungguh guna menggali nama dan sejarah hidup ratusan para ulama. sehingga amat sukar bagi kita yang hidup dalam abad ini untuk mengetahuinya. PARA U L A M A LAINNYA Kecuali enam orang ulama yang telah diturunkan riwayat singkatnya itu. dan seterusnya kepada turunan beliau turun temurun. Walaupun bagaimana sulitnya. Sungguh suatu sukses luar biasa. Qurannya masih baik. dengan tulisan bernilai seni indah sekali. Namanya Muhammad Amin. ibadah dan bermacam ajaran Islam lainnya. akan saya rakamkan nama beberapa orang ulama/sarjana yang telah ikut membina dan mempertahankan Kerajaan Aceh Darussalam. salah seorang dari cicit Teungku Haji Yahya. Malaysia. sekalipun riwayat hidupnya belum sempat sayaperiksa/tulis. Sebuah Quran yang ditulis dengan tangan Syekh Abdurrauf sendiri. Amat sayang. yaitu: 1.

dengan diangkatnya beliau menjadi sulthan Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310-334 H . pendidik dan pemimpin. Pindah ke Aceh Tengah dan membangun Kerajaan Islam Lingga (416 H . Namanya Sirajuddin. = 922-946 M. Namanya Adi Geunali. Teungku Kawee Teupat. setelah menjadi ulama besar bergelar Teungku Chik Blang Peria. dimana beliau menjadi pemimpinnya sehingga karenanya nama beliau terkenal dengan Teungku Chik Dajah Cot Kala. Keluaran Dayah Cot Kala.Bayeuen sekarang). Beunua (Taming). dan menjadi raja pertama.). (218) 3. Oleh Sulthan Machdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat (402-450 H . 226 . Setelah menjadi ulama besar bergelar Syekh Sirajuddin atau lebih terkenal dengan nama Teungku Chik Seuruleue. dari Ulama menjadi penguasa. (219) 4. Pidie. Namanya Ja'kub. M. yang semua mereka telah mengambil bahagian penting dalam pembangunan Peureulak. Teungku Chik Seuruleue. Teungku Chik Blang Peria.). (217) 2. Lingga.). Kemudian beliau membangun Kerajaan Islam Peureulak dalam bidang politik/kekuasaan. untuk membangun Islam dan Kerajaan Islam disana. M. juru dakwah. Tgk. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 7. seorang pangeran. Dayah Cot Kala adalah pusat kegiatan ilmu dan telah banyak menghasilkan ulama/sarjana. = 1012-1059 M. pujangga dan muballigh yang terkenal. beliau ditunjuk untuk mengepalai satu rombongan juru dakwah dan dikirim ke Lingga (Aceh Tengah) bersama-sama dengan Adi Geunali. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 6 Ibid halaman 28. seorang ahli hukum. Samudra Pase. Beliau hidup dalam zaman Maharaja Nurdin Sulthan A l (217) (218) (219) Tgk. lulusan Dayah Cot Kala. Daya dan Lamuri (Aceh). = 1025 M.

Ulama ini juga disebut Syekh Siti Jenar dan kemudian terkenal dengan " W a l i Songo". 8. hidup sekitar tahun 801-831 H . = 1155-1210 M . (220) 5. = 1400-1428 M . yaitu ayahda Sunan Giri salah seorang sunan penyiar Islam dipulau Jawa (223). yaitu sahabat karib dari Raja Bakoy Ahmad Permala. = 1133-1155 M . Ibid halaman 13. beliau turunan dari Meurah Khair (Meurah Giri). pembangun Islam pertama di negeri Samudra/Pase. Beliau mendakwahkan Islam sampai-sampai ke Djeumpa. seorang ulama besar. Kubur beliau terkenal dengan nama Kubur Teungku Jirat Raja di Blang Peria (Gedung). Tgk. tokoh penguasa yang menganut Wihdatul Wujud di Samudra/Pase. (221) 6. M. ) . Said Ali. (224) (220) (221) (222) (223) (224) Ibid Halaman 11. Syekh Abdul Jalil. Meninggal 15 Muharram 630 H . Yunus Jamil:. Ibid halaman 10. = 1233 M . datang ke Pase pada zaman Maharaja Khiyasyuddin Syah (527-550 H . Syekh Ismail A l Ramaly ini seorang ulama besar dan juru dakwah terkemuka. yang memerintah untuk membunuh lebih dari 40 orang ulama Ahlus Sunnah. Ibid halaman 16. Syekh Awaluddin. Namanya kemudian terkenal dengan Maulana Ishak. Nama lengkapnya Said A l i bin A l i A l Makarany. Syekh Ismail. penganut paham Wihdatul Wujud. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 16. Lingga dan Isak.Kamil (550-607 H . ) memerintah Samudra/Pase. (222) 7. 227 . = 1261-1289). diangkat menjadi Syaichul Islam pada waktu Sulthan Alaiddin Malikus Salih memerintah Kerajaan Islam Samudra/Pase (659-688 H .

) dengan diberi nama Abdullah oleh orang tuanya yang berasal dari Kan'an (Palestina). dan setelah beliau meninggal namanya terkenal dengan Teungku Chik Lampeuneu'eun. ) . terutama pada perguruan tinggi Dayah Cot Kala. Teungku Ampoon Tuan. Nama kecilnya tidak jelas. Ibid halaman 35-36. Beliau dikirim ke Teuming untuk mengembangkan Islam pada zaman memerintah Teuming Raja M u d a Sedia (753-800 H .9. sehingga namanya menjadi Syekh Burhanuddin Ulakan. sehingga karenanya setelah dia besar dan menamatkan pelajarannya di Dayah Cot Kala namanya menjadi Syekh Abdullah Kan'an. = 1012-1059 M . (225) 10. 228 . Syekh Abdullah Kan'an adalah pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. Teungku Chik Lainpeuneu'eun. (225) (226) Ibid halaman 19. Kemudian gadis beliau dikawinkan dengan Raja M u d a Seudia dan memperoleh seorang puteri dari perkawinan itu dengan diberi nama Puteri Lindung Bulan. Syekh Burhanuddin. Teungku Ampoon Tuanlah yang menganjurkan agar Kerajaan Teuming digabungkan dalam satu federasi dengan Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase. Lahir sekitar tahun-tahun 400-450 H . Setelah menjadi ulama besar beliau menetap dan mengajar di Ulakan Pariaman (waktu itu masih menjadi wilayah Aceh). Salah seorang diantara murid dan pendukung paham Syekh Abdur Rauf Syiahkula yang terbesar. antaranya Meurah Johan putera A d i Geunali. = 13531398 M . (226) 11. Orang tuanya datang ke Peureulak bersama ulama-ulama lainnya dari negeri Arab untuk menjadi guru/juru dakwah. keluaran Dayah Cot Kala. Syekh Abdullah Kan'an pindah ke Lamuri (Aceh Besar) bersama dengan 300 orang iaki perempuan. dan beliau diangkat menjadi Qadli negeri Batu Karang. Seorang ulama dan muballigh terkemuka.

Makam Teungku Chik Lam Peuneu 'eun dalam bangunan. Beberapa kuburan diluar bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun. 229 .

Batu nisan Teungku Chik Lam Peueu'eun yang telah pat dengan tulisanArab.Makam Teungku Chik Peuneu'eun atau Teungku Syek Abdullah Kan'an. 230 .

231 .Muka sumur yang dibikin kira-kira 700 tahun yang didepan bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun dan peudeuna tempat air.

Seorang ulama dan pengarang. (11471174H. : Teungku Chik D i Simpang. (228) 13. terkenal dengan lakab Teungku Khathib Langien. 232 . beliau wafat (227) Keterangan hanya sedikit didapat dalam kitabnya Kasyful Muntadhir Lima Yarahul Muchtadlar. : Teungku Ahmad. dimana dia kemudian mengarang kitab dimaksud yang diberi nama "Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A ' l a " . Pidie. kumpulan karangan Ulama-ulama/Pengarang-pengarang Aceh. Pada akhir kitab dinyatakan. Salah seorang keturunannya (cucunya dari anak perempuan) yang sangat terkenal.Diantara kitab-kitab karangannya. ) Dalam tahun 1152 H . : Langien. Teungku Chik Di Simpang. Karangannya banyak. bahwa risalah selesai pada hari Selasa 1245 H . Sulthan Alaiddin Johan Syah Berdaulat meminta kepada Syekh Jalaluddin agar mengarang sebuah kitab tentang ilmu tauhid. yaitu Teungku Harun yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Teupin Raja. Syekh Jalaluddin. : Muhammad bin Akhmad Khathib Langien. yaitu : K A S Y F U L M U N T A D H I R . Melayu (Jawi) dan Aceh. (228) Sedikit keterangan tentang dirinya juga didapat dalam kitabnya. Salah satu antaranya yang termasyhur : Dawaaul Qulub. kitab yang ketujuh dari Jawami'ul Mushannafat. seorang ulama dan A h l i H u k u m Islam (Fiqh) yang besar. Teupin Raja. Malam Ahad 19 Zulhijjah 1275 H . tentang ilmu tauhid. Permintaan Sulthan dilaksanakannya. untuk membrantas paham-paham yang sesat mengenai ke Tuhanan. (227) 12. . baik dalam bentuk natsar (prosa) ataupun dalam bentuk syair (puisi). baik dalam bahasa Arab. = 1735-1760 M . Nama kecil Ayahnya Nama lengkapnya Nama popuier Tempat lahir : Muhammad. = 1826 M . yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (Poteuk Uek).

Abdullah Ujong Rimba. Kitab-kitab beliau banyak sekali. kitab hukum pedoman untuk para hakim. (231) Disamping sebagai seorang ulama/ahli hukum dan pengarang. ) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . 2. Chik Kuta Karang adalah salah seorang staf dan penasehatnya yang utama. juga beliau seorang thabib (dokter) yang terkenal dalam zamannya. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja L i l a A h m a d Syah (1139-1147 H . Syekh Jalaluddin. 233 . Kitabur Rahman. Kemukimah Ulee (229) Sedikit keterangan tentang Chik Langien ini didapati dari Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. Beliau meninggal tahun 1153 H . = 1727-1735 M . Ilmu Falak. (230) Keterangan Teungku Tursany.dalam usia 99 tahun dan dimakamkan di Teupin Raya. = 1735-1760 M . Sisa-sisa dari kitab-kitab beliau yang telah dimakan rayap masih terdapat di Dayah Babussalam di L a m Kunyet. ) Karangan yang terkenal : Safinatul Hukkam. Abdullah Ujong rimba. beliau pernah menjadi Qadli dari Sulthan Aceh (mungkin Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . (231) Tgk. Sebelum itu. mengenai ilmu bintang. = 1870-1874 M . disamping Teungku Chik Tanoh Abee dan ulama-ulama lainnya. (230) 15. Waktu Teungku Tiro mendirikan markasnya di Mureu. dan catatan pada akhir kita karangannya. Ismail Yakub: Teungku Chik Di Tiro halaman 45. (232) Kecuali sebagai seorang pengarang yang ternama. mengenai ilmu kedokteran. Seorang Ulama/Pengarang yang terkenal. Teungku Chik Kuta Karang. juga saya dapati dari Teungku H. Nama lengkapnya Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursany. dan setelah mendirikan dayahnya sendiri namanya bergelar Teungku Chik Abbas Kuta Karang atau Teungku Chik Kuta Karang. (232) Keterangan dari Teungku H. Tgk. yaitu Dayah Langien sangat terkenal. juga beliau seorang politikus yang sangat dihormati oleh lawan dan kawan. Diantara kitab-kitab karangannya: 1. (229) 14. Dayah beliau. kemudian setelah alim sedikit menjadi Syekh Abbas. Nama kecilnya Abbas.

itupun tiadalah dengan sepertinya. yaitu ialah datang daripada pihak saya yang bernama Teuku Nek Naggroe yang hina dina (sobek) miskin daripada segala hamba Allah fil 'alamin. Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. akan jadi ganti perhubungan dan pertemuan antara kedua pihak. mudah-mudahan barang ditetapkan Allah iman dan amalnya serta dilanjutkan Allah asyya umur zamannya didalam sehat wal'afiat min darid-dunia ilal daril achirah. fahazihir risalah (telah sobek kertas) yang termazkur dalamnya dengan beberapa sembah salam wa bihurmatit ta'dhim dan takrim bi'inayatillahir rahim. antaranya : catatan-catatan tentang Teungku Chik Di Tiro. dua pucuk surat yang dikirimkan orang kepada beliau. yang telah ada sekarang ini duduk bernaung dengan dukacita yang amat sangat didalam daerah Bandar Negeri Teurumon jua adanya. washshalatu wassalamu'ala man la nabiya ba'dahu. saya dengan Teungku yang guru saya. kemudian daripada itu maka adalah saya melayangkan kertas yang sepotong kecil ini. Kampung Sikureueng Mukim juga adanya. Syahdan barang wasilkan oleh Tuhan Chaliqul asya-i'. yang memberi gambaran betapa terhormatnya kedudukannya dalam masyarakat. ada baiknya saya turunkan salinan kedua pucuk surat tersebut dibawah ini. saya sempat menjumpai beberapa dokumen penting.Susu. apalah kiranya datang menghadap kehadapan majelis paduka guru saya yang termasyhur nama Teungku Kuta Karang yang mulia dunia akhirat. Wa ba'dal kalam al-mazkur. Alhamdulillah wahdahu. Waktu meninjau ke Dayah tersebut. 1. yang telah ada sekarang ini duduk dengan istirahatul khair kesenangannya didalam daerah negeri Aceh Banda Darussalam. Amin ! Summa amin (ya) Birral Karim At Tauwabar Rahim. 234 . Surat dari Teuku Nek Purba Bangsa : a. Untuk diketahui bagaimana seni mengarang surat waktu itu. b.

jikalau salah Teungku tegah. yang terbit dari hamba Allah Ta'ala yang gharib dan miskin. kesukaran Teungku tolong. dan sungguh Tuanku Raja Cut Teungku yang guru kedeeh langkah kadar lima hari itulah. W a ba'du. M a k a haraplah saya kepada Teungku yang guru saya hal itulah adanya. adapun seperti anak saya yang bernama Nyak Imam saya suruh pergi ke Aceh bersama-sama dengan Pang Djanga akan jadi ganti saya sekejab. dan tiadalah satu apa-apa kepada hernat hamba sematamata. yaitu Habib Ahmad yang terhenti pada masa sekarang ini apda kuta Cot Bak U .uloon tuan beri tangguh pada Teungku yang guru perhamba kadar lima hari serta dalam cita-cita hari dan malam. benar Teungku ikut. pagi dan petang. M a k a hendaklah Teungku lihat-lihati anak saya dan anak Teungku juga. (disamping surat ini ada cap Teuku Nek Purba Bangsa) 2. Makam Teungku Chik Kuta Karang terletak dalam komplek makam Teungku L a m Peuneu'uen. lepas langkah Teungku ambil meski sibarang-sibarang hal. (Disamping surat ada cap Habib Ahmad yang dilengkapi dengan sanah 1315).bahwa surat yang Teungku kirim kepada uloon tuan sudah uloon tuan paham serta dengan kemuliaan daripada uloon tuan -insya Allah. fassalamu 'alaikum waramatullhi wabarakatuh. Surat dari Habib Ahmad : Alhamdulillah wahdahu washshalatu wassalamu 'ala asyrafil anam. Kabupaten Aceh Besar. yaitu Teungku D i Kuta Karang yang guru perhamba yang ada terhenti pada masa sekarang ini pada kubur Teungku Dalam Keuneu'eun adanya sallamahullahu-. dan uloon tuan bri maklumkan kepada Teungku yang guru perhamba -insya Allah Ta'-ala. Sallamahullahu Ta'ala fid darain (sobek kertasnya). 235 . kepada pangkat derajat yang a'la wa fadhlan.Ihwal maka adalah saya memberi maklum kepada Teungku. hendaklah mendapat cium kadam Teungku yang guru perhamba. Diperbuat surat kepada 2 hari bulan (sobek) pada tarikh 1310 tahun wau bilangan j i m . sementara belum sampai saya. dalam Kecamatan Darul Imarah. doa fil laili wal aiyam.

Makam Teungku Chik Kuta Karang. 236 .MAKAM LAM PEUNEU'EUN Bangunan dalam komplek makam Lampeuneu'eun.

237 .Fotokopi surat dari Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang.

Fotokopi surat dari Habib Ahmad kepada Teungku Chik Kutakarang. 238 .

chadim Ulama Haji Jalaluddin anak syech yang 'arif billah. pengarang dari Kitab Fiqh Hidaayatul 'Awam.). b. yaitu Muhammad Zain anak Tuan Faqih Jalaluddin Aceh. Syekh Muhammad Zein. 19. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174-1195 H = 1760-1781 M. Tentang dirinya disebut dalam kitabnya itu : Faqir yang hina. Beliau pengarang dari: a. Kasyful Kiraam. 18.16. Syafi'i mazhabnya. Seorang Ulama ahli Hadis kenamaan. Seorang Ulama/Pengarang ahli tasauwuf yang hidup dalam 239 . Syekh Jamaluddin. Seorang Ulama pengarang turun-temurun. 17. tentang masalah nikah dan thalak. Beliau pengarang dari Kitab Syifaaul Qulub. Jadi beliau adalah anak dan cucu dari Ulama/Faqih/Pengarang. = 1727-1735 M. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Jauharul Alam Syah (1209-1238 H .). Seorang Ulama dan pengarang yang hidup dalam masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat 1139-1147 H . Syekh Abdullah. Syech Djalaluddin (pengarang Kitab Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A'la) anak baginda Chathib. Faqir yang hina kepada Tuhannya Alla Ta'ala yang bersifat kekayaan. = 1795-1823 M. tentang akhlak/tasauwuf yang mengandung 400 buah Hadis. Talkhishul Falah. sehingga nama lengkapnya menjadi Syekh Muhammad Zain bin Syekh Jamaluddin bin Syekh Jalaluddin bin Syekh Khathib.). Dalam kedua kitabnya ini diterangkan tentang dirinya. tentang masalah niat dalam takbiratul ihram. Kitab ini dikarang atas permintaan Aladdin Ahmad Syah dalam tahun 1145 H . Syekh Jamaluddin.

b. Beliau pengarang Kitab I'laamul Muttaqin. Syekh Abdulwahab. Syekh Abdussalam.zaman pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . dan meninggal tanggal 8 Rajab 1311. Teungku Hasan. Nama lengkapnya Syech Faqih Abdussalam tiro bin Syech Faqih Abdulwahab Haitamy. Syekh Abdulwahab mempunyai anak yang alim. yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Chik Seulimeum. yang kemudian mendirikan dayah-dayah diseluruh Aceh. negarawan-negarawan politikus-politikus dan pahlawan-pahlawan. 21. Nama lengkapnya Syekh Jamaluddin bin Syekh Abdullah Aceh (pengarang Kitab Syifaul Qulub). ) . dan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1290 H . Syekh Faqih Abdussalam yang termasyhur di Aceh dan Pidie hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jaharul 240 . Teungku Yahya dan anak Teungku Yahya yaitu Teungku Muhammad A l i A l i m kitab Jawi) yang terkenal dengan gelar Teungku Gampoong Teungoh. c. 20. pembina Dayah Seulimeum. datunya dari Ulama-ulama Tiro. Seorang U l a m a / A h l i H u k u m Islam yang terkenal. = 1870-1874 M . sebuah perguruan tinggi Islam yang telah banyak melahirkan ulama-ulama. ) . = 1874-1903 M . Beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . Nama lengkapnya : Syekh Abdulwahab bin Syekh Muhammad Salih bin Syekh Abdur Rahim bin Syekh A b d u l Hafidh bin Syekh Idrus Bayan (berasal dari Baghdad) yang terkenal dengan lakab Teungku Pantee Cermin. Lakabnya yang terkenal : Teungku Chik Tanoh Abay. yaitu : a. Seorang Ulama Besar pembina lanjutan dari "Dayah Tanoh A b a y " . Anak beliau Haji Sulaiman yang bergelar Teungku L a m Buga. . Teungku Haji Muhammad Husin. = 1836-1857 M .

Ubaidillah. 22. = 1795 .A l a m Syah (1209-1238 H . pendiri Dayah L a m . yang mempunyai anak-anak: Fathimah. ayahnya Syekh Muhammad Saman yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Tiro (meninggal malam Selasa 10 Jumadil Akhir 1308 H . ) dan meninggal pada tanggal 3 Zulhijjahl340H. yang terkenal dengan Teungku D i Tiro Muhammad A m i n . ) . Teungku Muhammad Arsyad Ie Leubeue. Teungku Syekh Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik L a m Nyong. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Jan. c. b.U . pendiri Dayah Ie Leubeue. Muhjiddin. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1233-1251 H . Teungku Ya'kub Meureudu. ) dan meninggal dalam tahun 1246 H . Abdullah dan Teungku Umar Tiro. ) . pendiri Dayah Pantee Geulima. Teungku Umar yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i L a m . d. Syekh Marhaban ibnu Almarhum Haji Muhammad Saleh A l Pidiry. 27. 25. Teungku Poma Fathimah.1823 M . Muhammad A m i n . Teungku Haji Muhammad Thahir yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Cot Plieng bin Teungku Zainul Abidin (terkenal 241 . = 1823-1836 M . Pendiri Dayah L a m Nyong terkenal. Dari Syekh Abdussalam Tiro inilah menurunnya Ulama-ulama Teungku Muhammad A m i n yang bergelar Teungku Chik dajah Cut dan Teungku Syekh Abdullah. Lahir dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . = 1870-1874 M . = 1822 M . 26. 24. yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Pantee Geulima. salah seorang Ulama/Hafidh Quran yang terkenal. dan beliau meninggal pada hari Isnin 1237 H . 23.U . Teungku Syekh Muhammad Saman mempunyai anak : a.

c. b. Teungku Haji Muda yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Krueng Kalee. pendiri Dayah Meunasah Blang. ) . mendapat tugas dari Sulthan. Teungku Muhammad Yusuf. berkedudukan di Meulaboh.dengan Teungku Chik Beulong Basah) bin Muhammad Jusuf Geulumpang Minjeuek bin Ismail. 29. = 1870-1874 M . sebagai dayah pertama di Aceh Barat. = 1607-1636 M . Teungku A b u Bakar dikirim menjadi Qadli untuk daerah Kaway X V I Aceh Barat sebelah barat. 28. 30. Teungku Muhammad Jusuf diangkat menjadi Qadli untuk daerah Rantau X I I Aceh Barat sebelah timur. 31. Menurut keterangan salah seorang dari keturunannya. Beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik di Rumpeet. beliau sezaman dengan Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. ) . yaitu : a. 32. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. pembina Dayah Rumpeet di Kuala Daya. Teungku Chik Tanjoong Bungong Samalanga. berkedudukan di Daya. Teungku Djamaluddin dikirim kewilayah Deli Sumatera Timur. Teungku Muhammad Saleh ibnu Teungku Abdur Rahman Bitay. Hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1286-1290 H . tiga orang bersaudara dari turunan Ulama Rumpeet. X X V I mukim. Beliau syahid dalam perang dengan Belanda pada tahun 1902. bahwa pada masa Sulthan Iskandar Meukuta A l a m memerintah (1016-1045 H . 242 . Teungku Abdullah yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Meunasah Blang. yaitu Teungku Ibrahim L a m N o .

Pada kedua surat sarakata ini dibubuhi setempel kerajaan tertinggi: Cap Sikureueng. dari Sdr. sampai-sampai kepada masa Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.a. wa bibarakati afwah Sulthan Alamarhum Alaiddin Ahmad Syah.) sebagai surat pengangkatan Teungku Tjut menjadi Hakim wilayah Nikah Aceh Barat. wa birakati afwah Sulthan Almarhum Tajul Alam Safiatuddin. wa bibarakti afwah paduka marhum kulluhum. wa'ala alihi wasahbihi wa sallam. wabibarakati Izzati Quthbir Rabbani wal Arifissamadani. DUA B U A H S A R A K A T A Pada waktu akan menyelesaikan penyusunan buku ini. menunjukkan betapa tinggi kedudukannya turunan ulama Rumpeet ini dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Sarakata kedua. wa bibarakati afwah alamarhum 243 . wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Johan Syah. wa bibarakti afwah paduka marhum Meukuta Alam Iskandar Muda.. Sulthan Aceh terakhir. Wabihaqqi Saiyid Syekh Muhjiddin Abdulqadir Jailani. yaitu dibuat oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. wafi hiyratil A l i yauma syahri Jumadil Akhir. di Keumala. min masyariqil ardli ila magharibiha. wahiya Abu Bakar. A l i r. Sarakata yang dibubuhi Cap Sikureueng Sulthan Mansur Syah berbunyi: Fi Hijaratin Nabiyi s. wabibarakati kullihim Auliyais Salihin al Abidin.w. yaitu anak turunan dari ulama yang tersangkut dalam kedua sarakata itu. wabibarakatis Sahabatil Arba'ah. waktil ahsri fis sa'atil mubarak (tidak jelas lagi) Bi'aunillahi A l Malikil Alam. (1857-1870 M. sebagai surat kuasa kepada Teungku Di Rumpeet. wabirakatin Nabiyi Saiyidil Anam. yaitu dibuat oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah yang memerintah pada tahun 1273-1286 H . Umar. alaf wa miatain tsamaniyah wa khamsina.Dari turunan Teungku Muhammad Yiisuf terus menerus menjadi Ulama dan Qadli dalam wilayah Rantau XII. Usman. yaumil Ahad. Dua buah sarakata cap sikureueng yang dimuat dibawah ini. Teungku Ibrahim Lamno. wa bibarakti afwah paduka marhum Saiyidil Mukammil. Satu diantara kedua sarakata itu.a. saya dapat meminjam dua buah sarakata yang masih asli.

Syahdan barang sekalian tuan-tuan ketahuilah yang di dalam negeri daya. menyuruh perbuat sepucuk surat ini. pertama Hulubalang dan segala Pertuan dan segala orang tuha-tuha. demikian juga seperti yang telah tersebut hukum di dalam surat ini. dan sekalian keuchik dan wakil atau tandial serta segala rakyat kiranya. tatkala baginda semayam serta istirahatul khair diatas singgasana kerajaan daripada masa qudrati yang sepluh mutu dan bertatahkan adengan ratna mutu manikam dan berumbaikan mutiara daripada intan dikarang dan berjad yangtelah terjeradi. lagi pun jangan menjadikan kesukaran atas sekalian hamba Allah yang jauh dengan duli hadlarat Syah Alam si perkara. supaya segera mendapat hendaknya sekalian hamba Allah jangan menjadi kesusahan. inipun siapa yang akan pasah atau nikah.in insya Allah Ta'ala. Intahalkalam sanah 12S8. lagi jikalau sampai Teungku Cut barangmana negeri dalam daerah sebelah barat rantau duabelas. rahmatullahi alaihim ajma'. Dengan tolong Allah dan dengan berkat yang mempunyai kebenaran dan ketinggian dan kemuliaan serta martabat al a'la dan pada yang telah dikurniyai daripada Tuhan yang bernama Rabbukumul A'la. wa bibarakati afwah Alamarhum Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. hendaklah pengetahuan sekalian tuan-tuan hal inilah. (Tercap dengan cap Sikureueng) 244 . Demikianlah. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Mansur Syah ibnu Sulthan Almarhum Djauhar Alam Syah Johan Berdaulat Dhillulah fil Alam. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Jauhar Alam Syah. menurunkan titah hukum wilayah nikah dan pasah. kurnia duli hadlarat Syah Alam akan Teungku Cut.Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Maka bersabdalah duli hadlarat Syah Alam. Akan sekarang ini pun siapa yang mau akan nikah dan pasah hendaklah sekalian tuan-tuan datangkan kepada Teungku Cut supaya jangan jadi menanggungkan berat diatas duli hadlarat Syah Alam. dan yang telah dipertuan dalam negeri Aceh di Bandar Darussalam dewasa itu. Maka adalah seperti Teungku Cut ini sudahlah dia menjunjung titah hukum wilayah nikah pasah daripada duli hadlarat Syah Alam.

wa athi'ur Rasuli wa Ulilamri minkum. Termazkur pada 24 bulan Rajab fil jaumi. serta dengan mufakat Hulubalang yang memegang adat dan Ulama yang memegang syara'. yaitu : Insya Allah Ta'ala. menjadi kebinasaan iman diatas sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami. maka kami menyatakan kepada sekalian Hulubalang yang ada memegang perintah jabatan sehingga negeri Keluwang hatta sampai ke negeri Teunom. Sabtu waktu jam pada 8 fi sanah 1307. Demikianlah kami hendaklah perintah dengan mulut sendiri kami. Tamatul Kalam. menyuruh perbuat sepucuk surat kenyataan kurnia akan guru kami yang bernama Teungku Di Rumpeet jua adanya. Maka adalah guru kami Teungku di Rumpeet ini ada sampai mengadu apa kami serta dipersembahkan akan hal sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami bermusuh-musuhan sama-samanya Hulubalang. Dianya mengajak sekalian tuan-tuan menghadap kami. Tatkala baginda bersemayam di atas singgasana tahta kerajaan di dalam Kuta Keumala. Maka dewasa itulah bersabda Duli Hadlarat Syah Alam kepada Katibul Muluk. Amin. yang telah dikurniai oleh Tuhan. Syahdan. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seru Sulthan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ibnu Sulthan Almarhum Mansur Syah Johan Berdaulat Dhillullah fil Alam. lagi a'la wal fadlal. Maka lazim sekalian tuan-tuan mendengar dan mengikut dianya menghadap kami. bermusuh-musuhan sama Islam yang larang Allah dan Rasul.Adapun sarakata yang diperbuat di Kuta Keumala oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 245 . sabda yang maha mulia. supaya boleh kami perdamai dan suluh bersama-sama Hulubalang kami yang sudah permusuhan dengan perdamaian yang sempurna aturannya diatas masing-masing hak dan pangkatnya. yang bernama Rabbukumul A'la. supaya boleh berkekalan jabatannya masing-masing dengan sejahteranya fid-dunya wal akhirah. Sehari sampai guru kami Teungku di Rumpeet ini mendapatkan sekalian tuan-tuan dibawakan sabda kami. Maka sekarang pun jikalau ada Hulubalang kami sekalian mengikut seperti yang telah tersebut di dalam firman Allah Ta-ala : Athi'ul-Laha.

246 .Fotokopi Sarakata Sulthan Mansur Syah.

Fotokopi Sulthan Muhammad Daud Syah. 247 .

248 .

supaya dari siksa kubur dan mendapat pahala yang berlipat-lipat ganda sampai akhirat. Haji Sulaiman berselamat di kampung di Lamo Daya. Kutaraja. khusus menerima surat berita kemangkatan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah di Jakarta. Zulhijah 1357 jam pukul 3 siang. Tuanku Ibrahim. saya dan sekalian ahli famili berharap kepada yang mulia mendoakan kepada arwahnya seri paduka yang maha mulia Tuanku Sulthan. dan disamping cap Sikureueng tertera pula cap Sulthan pribadi dan semboyan: Allah Yajma'u bainanawabainakum). 249 . Surat berita kemangkatan itu selengkapnya berbunyi: Assalamualaikum w. Demikianlah pengharapan saya dan sekalian ahli famili. 18 Zulhijah 1357. Saya Tuanku Ibrahim ibnu Almarhum Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah dan Tuanku Iskandar serta sekalian ahli famili berkedudukan di Buitenweg Kutaraja memberi maklum kepada yang mulia pada hari Isnayan tanggal 6 Februari 1939 bersamaan 16. Dengan peringatan. mudah-mudahan dikabulkan Allah sekalian doa hambanya Amin.w. Kalau salah seorang turunan ulama Rumpeet ini yang masih hidup dalam tahun 1939.(Bercap Cap Sikureueng Sulthan Muhammad Daud Syah. ttd. dapatlah kita merasai betapa akrab dan terhormatnya kedudukannya Teungku Chik Di Rumpeet itu dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Berita mangkat Sulthan Daud. Salam dan bahagia dari saya dan sekalian ahli famili. telah dimakamkan di Batavia—Centrum. Dihaturkan kehadapan yang mulia Tgk. telah mangkat berpulang ke rahmatullah (meninggalkan dunia yang fana) pada hari Rabu tanggal 8 Februari 1939. Oleh sebab hal yang demikian. 9 Februari 1939. Seri Paduka Yang Mahamulia Ayahanda Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.

Gambar lukisan Teungku Haji A bbas Lambirah 250 .

Jakfar Lam Jabat 251 .Gambar lukisan Teungku H.

252 .Gambar lukisan Teungku Hasballah Indrapuri.

dengan meninggalkan harta waqaf yang banyak sekali. Teungku Di Anjong. (1760—1791 M. pendiri Dayah Lambirah. DAYAH DAYAH TERKEMUKA Semenjak berdirinya Kerajaan Islam Peureulak (hari Selasa 1 Muharram 225 H . Teungku Syech Marhaban. telah banyak didirikan taman-taman pendidikan di Aceh dengan nama ' D A Y A H ' baik tingkat menengah ataupun tingkat tinggi. bahkan diseluruh Indonesia.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1174-1195 H . Teungku Di Anjong meninggal dunia dalam tahun 1196 H . bahkan ada diantaranya yang sampai ke Pilipina. Dja meutroe dan Dja Bendahara. 34.1735-1760 M. Banda Aceh.). yang kemudian banyak bertebaran diseluruh Indonesia sebagai juru dakwah Islam. Sebagai seorang Ulama Besar kenamaan. 33/April 1971 halaman 61. Beliau turunan suku "Bal Faqih ini. Sejumlah dayah-dayah yang ada bahan pada saya atau yang (233) Majalah Sinar Darussalam No. Tengku Chik Lam Baro Ayah dari Teungku Haji Abbas yang bergelar Teungku Chik Lambirah dan Teungku Haji Ja'far yang bergelar Teungku Chik Lamjabat. yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lambhuk. (1782 M.33. Nama aslinya Saiyid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih. = 840 M. 35. Beliau hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah dalam tahun 1174—1195 H . 253 . di tempat mana juga sekarang makam beliau berada. (233) Dayah beliau yang sangat terkenal terletak di Pelanggahan. dua orang Ulama/Bangsawan bersaudara yang hidup dalam masa pemerintahan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . nama beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Di Anjong.) sampai-sampai jatuh Kerajaan Aceh Darussalam (1903 m.).). Saijid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih ini sangat berjasa dalam pengembangan dan pemantapan ajaran Islam di Aceh. = . = 1760-1781 M). Dari kedua beliaulah menurun Teungku Chik Cot Keupeueng. pendiri Dayah Lambhuk.

is I O Q •*: a öo — -O i a I g c « 3 5 S ! ! 1 i6c & s: o I 254 .

pendirinya Teungku Haji Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik di Lamnjong.D A Y A H TIRO yaitu : a. pendirinya Teungku Syekh Marhatian yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lam Bhuk. 11. c. D A Y A H L A M L H O M . Dayah Cot Plieng. e. sekitar antara tahun 1016 H . Riwayatnya belum jelas. d. ' 9. D A Y A H L A M K R A K . dan tahun 1045 H . 3. Dayah Blang. = 1870 M . b. D A Y A H T A N O H A B A Y . satu dayah yang telah banyak menghasilkan ulama-ulama besar. akan saya daftarkan dibawah ini. 255 . pendirinya Haji Muhammad Thahir. Pendirinya Teungku Chik Muhammad Amin yang terkenal dengan Teungku Chik Cot Kala. D A Y A H COT K A L A . 10. neneknya Teungku Faki. = 922—964 M. yang kemudian beliau menjadi raja Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310—334 H . Pendiri Teungku Muhammad Yusuf yang berlakab dengan Teungku Chik Di Rumpeet. seorang pahlawan wanita. ' belum jelas nama terang dan sejarahnya. belum jelas sejarahnya dan nama kecilnya.) 2. Dayah terkenal yang didirikan oleh dua bersaudara Ja Meuntroedan Ja Bendahara. yaitu: 1. Dayah Lampoh Raja atau Dayah Krueng. 6. pendirinya Teungku Chik Lam Krak. Dayah Tiro. Dayah yang pertama di Aceh. pendirinya Teungku Syekh Abbas yang terkenal dengan gelar Teungku Chik Kuta Karang. pendirinya Teungku Chik Lam Lhom. D A Y A H INDRAPURI. pendirinya Teungku Chik Lam Seunong. DY A H L A M SEUNONG. pendiri Teungku Dayah Chik. pendirinya Teungku Chik Indrapu/i.dapat saya kumpulkan keterangan pada para Ulama kita. = 1607 M . 8. 4. Pembina lanjutan Teungku Syekh Abdulwahab (Teungku Chik Tanoh Abah) sekitar tahun 1286 H . D A Y A H L A M NJONG. D A Y A H U L E E SUSU. dayah pertama di bagian Barat Aceh. D A Y A H L A M BHUK. sekitar tahun 1147 H . Dayah Cot Muroong. D A Y A H L A M B I R A H . D A Y A H . 12. 7. D A Y A H RUMPEET. 5. = 1636 M .

bahkan hampir-hampir tidak kita jumpai buku-buku dalam bahasa Aceh dalam bentuk prosa (nasar). pendirinya Teungku Chik Rangkang Manjang. sementara bahasa Arab baik kata-katanya ataupun ibaratnya banyak sekali mempengaruhi kesusasteraan Aceh dalam kedua bahasanya itu. yaitu : Prosa dan Puisi. = 1835 M . terdiri dari dua bentuk. gurunya Teungku Chik Eumpee Trieng. baik yang dalam bahasa Aceh ataupun yang dalam bahasa Melayu. Bahasa Melayu. D A Y A H RUNDEENG. pendirinya Teungku Chik Ulee U Jruk-Samahani. D A Y A H IE L E U B E U E . belum jelas riwayatnya. Karena itu. bahasa perhubungan antar bangsa kepulauan Nusantara dan Asia Tenggara. D A Y A H M E U N A S A H RAJA. b. bahasa nasional. 256 .13. 16. 18. Bahasa Arab. KEHIDUPAN D A N PERKEMBANGAN SENI B U D A Y A SENI BAHASA Dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga bahasa yang berlaku : a. pendirinya Teungku Muhammad Irsyad yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Y a n . cerita. Bahasa Aceh. kesusasteraaan Aceh ada yang dalam bahasa Aceh dan ada pula dalam bahasa Melayu. pendirinya Teungku Harun yang terkenal dengan lakab Teungku Teupin Raja. c. pendirinya Teungku Muhammad Yusuf yang terkenal dengan lakab Teungku Guelumpang Minyeuek. D A Y A H U L E E U . PROSA Perkembangan prosa kesusasteraan Aceh (seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa) tidak begitu pesat. bahasa Agama/ilmu pengetahuan. D A Y A H TEUPIN RAJA. baik ia kissah. 15. 17. A. didirikan sekitar tahun 1250 H . ajaran ataupun sejarah. pendirinya Teungku Chik D i Rundeeng. D A Y A H R A N G K A N G MANJANG. 14. Kesusasteraan Aceh. pidato dan kata-bersambut dalam upacara perkawinan. k'ematian dan lain-lain. Riwayatnya belum jelas. Perkembangan prosa bahasa Aceh hanya dalam percakapan.

sementara buku-buku ilmu pengetahuan sebahagian besar dikarang dalam bahasa Melayu dan sejumlah kecil dalam bahasa Arab. umpamanya. Banyak sekali yang telah hilang. Banyak sekali buku-buku karangan para ulama/pujangga terkenal yang telah dikarang dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. 257 B. baik untuk surat menyurat ataupun buku. dan dalam hal ini ada persamaannya dengan jiwa Arab. . hal ini dapat kita ketahui. yaitu berbalas pantun antara dua pihak. Meutaleh panton. yaitu huruf Arab. seperti Syekh Abdur Rauf Syiahkula. kanun dan resam semuanya ditulis dalam bahasa Melayu. Biasanya. yaitu menunggu kata sambutan dari tuan rumah. PUISI Jiwa Aceh adalah tanah yang subur untuk puisi. Tetapi amat sayang karena waktu itu belum ada lagi mesin cetak.Kesusasteraan Aceh yang berbentuk prosa berkembang pesat dalam bahasa Melayu. umpamanya pada upacara malam penganten. Kata sambutan tuan rumah dibalas oleh rombongan yang datang. Huruf resmi yang digunakan. Dalam dunia sastera. Para pujangga Aceh sanggup menciptakan puisi-puisi yang indah tanpa ada persiapan lebih dahulu. akibat peperangan 50 tahun dengan Belanda. malahan ada ulama/pengarang yang mula-mula mengarang dalam bahasa Arab. terutama sekali dalam zaman Sulthan Iskandar Muda dan Ratu Safiatuddin. Para rombongan pengantar penganten laki-laki berhenti di halaman rumah penganten perempuan sementara waktu. sehingga kitab-kitab karangannya dalam bahasa Melayu kentara sekali pengaruh bahasa Arabnya. Surat menyurat resmi dan bahasa tata-usaha negara ditulis dalam bahasa Melayu. pada berbalas kata dalam berbagai upacara ataupun dalam arena pertandingan sastera (polemik-puisi). Meutaleh pantaon. kadang-kadang sampai berjam-jam. peraturan-peraturan pemerintah. kemudian menjalin kembali ke dalam bahasa Melayu. Sebagai contoh dapat dikemukakan : a. baik tuan rumah ataupun rombongan yang datang telah menunjuk seorang juru-bicaranya yang pandai berpantun. orang Aceh lebih banyak mencipta bahasa-puisi daripada bahasa prosa. Kedua penyair itulah yang terus-menerus berbalas-balas pantun. sehingga terpaksa ditulis dengan tangan. demikian pula undang-undang.

cerita. Sekalipun mereka berpidato dengan bahasa-puisi tanpa ada persiapan (memang tidak mungkin ada persiapan. yang dinamakan "hikayat". hampir semuanya dalam bentuk puisi. juga terdapat pantun-pantun nasehat. roman. . ketawa terbahak-bahak ataupun menyalakan keberanian dan kemarahan yang membakar menghanguskan. yaitu pertunangan antara dua orang "Syekh-nasib". Karena itu. bahkan mereka mengarang sejarah dan ajaran-ajaran agama pun dalam bentuk hikayat. hampir-hampir sukar kita mendapati seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa. dongeng dan haba-peuingat. Kejadiannya demikian: Pada waktu-waktu tertentu di tempat-tempat tertentu pula. pantun anak-anak dan pantun percintaan yang pendek-pendek. Disamping hikayat yang biasanya panjang sampai puluhan. dan pada waktu pagi barulah dewan juri menetapkan siapa yang menang dan siapa yang kalah. yaitu mempertarungkan nasibnya semalam suntuk. dimana terjadi balas-membalas silih berganti). hanya yang ada seni-gabungan. karena pidato/berpantun untuk membalas pidato lawannya. hampir-hampir tidak ada seni-suara saja ataupun seni-tari saja. mengandung nilai-nilai seni yang sempurna. Keindahan bahasa-hikayat sangat mempesona. SENI SUARA/SENITARI Dalam dunia seni-budaya di Aceh. hampir semuanya dengan bahasa-puisi atau pantun. Dalam hal ini adu untung antara dua orang/kelompok Syech-nasib (penyair-ulung). sehingga kadangkadang dapat membuat orang menangis tersedu-sedu. yaitu penyair-ulung yang sanggup menciptakan syair (pantun) atau berpidato dengan bahasa-puisi tanpa" ada persiapan terlebih dahulu.meunasib. pantun jenaka. namun bahasanya indah sekali. bahkan ratusan halaman. N A S I B berarti untung. diadakan "meunasib". Mereka berbalas-balas pantun semalam suntuk sampai pagi. Biasanya Syekh-nasib ini dibantu oleh seorang atau dua orang asistennya. jadi meunasib berarti mengadu untung. artinya seni-tari dengan seni-suara tergabung menjadi satu dibawah 258 b. Para pujangga Aceh menciptakan novel. kissah.

d. c. Dinyanyikan beramai-ramai. dimana dalam seudati itu sekaligus ada tari dan ada nyanyi. Biasanya terjadi pula berbalas pantun antara dara di satu dangau dengan pemuda di dangau yang lain. Diantara jenis-jenis seni-gabungan. Pantoon jaga tuloo. yang isinya memuja Rasul. Meunasib.satu nama. Mengenai dengan 'meunasib' sudah dijelaskan diatas. yaitu lagu-lagu yang dinyanyikan dalam upacara memperingati maulid Nabi Muhammad S . nasehat agama. Lagu seulaweuet dilagukan beramai-ramai. Diantara jenis-jenis seni-suara. ataupun pada waktu ada sesuatu upacara keagamaan. bila demikian indah sekali. Isi nyanyian. tetapi kalau seni-tari tidak ada yang tanpa seni-suara. biasanya lagu salawalee ini sifatnya riang. seni amat. antara lain yaitu : f. kalau sekiranya ayah si bayi sedang jauh dirantau. kadang-kadang juga merupakan pencurahan rasa-cinta yang menyayat. 259 . yaitu lagu yang dinyanyikan waktu mengantar penganten laki-laki ke rumah penganten wanita di 'Malam Penganten' . Seulaweuet. Pantoon jaga tuloo. kissah hidup Rasul dan perjuangannya. Meudikee yang kadang-kadang disebut juga "dikee m o l o o d " . A . jenaka. Kalau seni-suara ada juga yang berdiri sendiri. b. Dooda-idi. Nyanyi salawalee. umpamanya 'seudati'. artinya hanya seni-suara saja. e. Salawalee. antara lain yaitu : a. kadang-kadang sampai ratusan. yaitu pantun yang dinyanyikan oleh gadis-gadis ataupun jejaka diatas dangau di sawah pada musim mengejar pipit. pada bulan Rabiul A w a l . biasanya sedih menyajukan. W . Biasanya dilagukan pada malam-malam tertentu di tempat orang kematian. Lagu wanita-wanita membuaikan anak. Meudikee. yaitu puja dan puji kepada Rasul. di mesjid-mesjid ataupun meunasah-meunasah pada malam Jum'at. mengumandangkan shalat dan salam kepadanya dan juga berisi doa.

Tari Seudati 260 .

Tari Inong. yaitu tari wanita Aceh yang juga dinamakan Ratoh Inong atau seudati wanita. 261 .

" S e .•a c 3 4 > -1 *: •s. e ? "5 Q * 3 1 « la 'C s: K s: 5 •*»* • — * I < O 3 60 -V C « eo > < Ü T3 "O -Cl *~ 3 -V !i Ö .A o K 262 .

Kesimpulan ini dipancarkan oleh nama dan sifat-sifatnya. seorang apet uneuen (pembantu kanan). karena para pemain dan tempat bermainnya di Gayo (Aceh Tengah). seorang apet wie (pembantu kiri).budaya asli yang berjiwa agama. . 3. 4. Saman juga berasal dari bahasa A r a b . Ratoh dong. Para pemain. seudati inong juga dinamakan pho dan bines. karena bermainnya sambil berdiri. Seudati agam. pemimpin pemain. Penamaan dengan ratoh karena nyanyian-nyanyiannya mengandung kissah. yang merata di seluruh Aceh. Seudati juga bernama ' 'saman" dan "ratoh''. cerita. sindiran dan sebagainya. dan ia dinamakan dengan saman karena para pemainnya delapan orang. Seudati berasal dari bahasa Arab. karena para pemainnya terdiri dari laki-laki. Seudati adalah jenis seni. yang bersifat anak kepada para pemain seudati. Seudati adalah perpaduan antara seni-suara dengan seni-tari. umpamanya : 1. 4. karena para pemainnya terdiri dari perempuan. yang berfungsi dakwah dan hiburan. 2. karena bermainnya sambil duduk. yang berarti delapan. yaitu : 1. Ratoh duk. Dari nama ini. karena para pemain dan tempat bermainnya di Lukoop (Aceh Timur). Seudati inong. 5. Yang dimaksud dengan tuan-tuanku di sini yaitu para pemain seudati yang terdiri dari 8 orang. dan yang memanggilnya yaitu aneuk-seudati (anak seudati). timbul pula nama-nama lainnya dengan adanya tambahan embel-embel di belakangnya. dua orang anak seudati yang berdiri tetap di luar komposisi 263 a. yaitu saadati yang artinya : tuan-tuanku atau bapak-bapakku kalau istilah sekarang. Seni-seudati adalah jenis kesenian yang diciptakan setelah berdiri Masyarakat Islam Aceh. Para pemain seudati terdiri dari delapan orang dan dua orang anak seudati. 6. meuratoh artinya mengobrol. seorang Syekh. 3.Seudati. yang berarti kira-kira obrol. Saman Gayo. Ratoh memang bahasa Aceh asli. sekalipun kadang-kadang berlainan nama. 2. lima orang pemain-pengikut. Saman Lukoop. 5.

yaitu tari penghormatan kepada tamu agung dengan memberi sirih. Biasanya sebgaipembuka malam kesenian. yaitu tari asli Aceh yang dimainkan oleh wanita melulu.Tari Ranup Lam Puwan. TariPho. 264 .

Takengon.Tari adat dari Aceh Tengah. 265 .

Pho (Seudati Inong). tangkulook kasab (destar asli Aceh) dan rencong disandang di pinggang. yaitu kissah atau riwayat yang dilagukan sambil menari. yaitu celana pantalon hitam atau putih. salah seorang diantaranya berfungsi sebagai "syekh". Aneuek seudati bercelana pantalon hitam atau putih. Syech dan para pembantunya sama berpakaian seragam. Sjahi (berasal dari kata-kata syair). yaitu : 1. sebuah geundrang (gendang) kecil. dan kemungkinan sekali ia telah ada semenjak lama sebelum Islam datang ke Aceh. sedangkan anak seudati mengulangi syair-syair pendek waktu syech dan para pemainnya berhenti sejenak dari berkisah. 2. yaitu serangkum syair yang dilagukan pada pembukaan permainan seudati.pemain yang delapan. kemeja sutera berlengan panjang dengan warna yang menyolok dan pakai tangkulook Aceh. dan mungkin ada juga di daerah-daerah lain dengan nama yang lain. Geundrang juga semacam seni-gabungan (nyanyi + tari). Pho bermakna ratap. 3. Kemudian 266 . Geundrang. Ketiga buah instrumen ini dimainkan oleh tiga orang pemain. Pho ini khusus Aceh Barat/Selatan. Tari pho terdiri dari seorang Syekh-wanita dan tujuh orang gadis-gadis lainnya. b. satu serunai kale. 3. sedangkan kalau di Gayo ia bernama "bines". S e u d a t i terdiri dari: 1. Geundrang ini terdiri dari empat buah instrumen. karena asal mula tari ini digunakan untuk meratap waktu kematian. Likok. Sifat tari pho (seudati inong) hampir sama dengan seudati agam. yaitu gerak tari yang menuruti irama lagu. dimana anak seudati juga berfungsi sebagai musik yang mengatur gerak tari. dua buah geundrang besar. diucapkan oleh syech dan para pembantunya dan diulangi kembali oleh anak seudati. baju kaus putih berlengan panjang. c. Ratoh. Pakaiannya. 2. yang berfungsi mengatur gerak tari.

Sejenis alat musikyang bernama Rapa—1. 267 . bunyinya hebat sekali. yaitu permainan keahlian dan kepahlawanan. Permainan daboih.

268 .

yaitu semacam rebana. hal ini menurut mereka oleh karena suatu keyakinan bahwa yang berkuasa hanya Khalik (Tuhan). maka para pemain rencong memusatkan seluruh pikirannya pada keyakinan diatas. Permainan Rapai Daboh terdiri dari seorang syekh yang bergelar " K h a l i f a h " . Rapai yang juga dinamakan terbang. beberapa orang penabuh rebana (rapai). 269 . yaitu suatu permainan ketangkasan atau kekebalan. Geundang biasa dipanggil pada waktu diadakan pesta kawin ataupun kenduri khitan ataupun pada upacara-upacara keramaian lainnya. dimana mereka pada waktu sedang menabuh rebana memukul rapainya sambil bernyanyi dengan lagu-lagu tertentu terus menikam-nikam anggota badannya dengan sehebat-hebatnya. jadi besi makhluk dan manusia pun makhluk. dan kalau goyang pastilah senjata akan makan tubuh mereka. yaitu melagukan zikir. Rapai. Yang dimaksud dengan "rapai-wirid". Permainan rapai di Aceh banyak macamnya. antaranya yaitu : 1. d. Rapai wirid.menari mengikuti irama lagu yang dimainkannya. hatta kadang-kadang rencongnya menjadi bengkok. Rapai daboh. 2. sedangkan makhluk sama-sama tidak berkuasa. salawat atau syair-syair agama lainnya dengan mempergunakan rapai (rebana) sebgai pengatur irama lagunya. sedikit pun tidak boleh goyang. Geundrang dapat disamakan dengan sebuah perkumpulan band yang lengkap dengan penarinya. Pada waktu para penabuh rapai sedang memukul rebananya sehebat-hebatnya. yang semuanya berada dibawah pimpinan/pengawasan khalifah. 3. Rapai pulot. A p a sebab tubuh mereka tidak dimakan senjata. dan beberapa lagi pemain rencong atau senjata tajam lainnya. Biasanya dimainkannya pada malam Isnin dan Jum'at. Rapat pulot ini terdiri dari seorang " s y e k h " dua orang "apet-syekh" dan sepuluh atau duabelas orang pemain lainnya.

Permainan geundrang.yang kadang-kadang menjadipengatur tari. Suatu permainan yang sangat digemari. semacam alat bunyi-bunyian (Instrumen Musik). 270 .

271 .Pengarangnya (A. Hasjmy) Sendiri (1960).

Lonceng CakraDonya. 272 .

I I s 60 C «> O O s: o e •§ •s. C -s: o £ 273 .

Alat-alat musik. Alee tunjang juga gabungan seni-tari dengan seni-suara. 2. Serunai kalee. Geudrang. yaitu : 1. semacam klarinet. e. Lagu-lagu serta syair-syair yang dibawakannya hampir sama dengan seudati. Rapai dalam segala macam bentuknya. Alat-alat (instrumen) musik asli sepanjang yang diketahui di Aceh. adalah klimaknya dari permainan rapai pulot. Alee tunjang. dan sejumlah gadis yang lain menyanyikan ïagu sambil menari. dalam segala macam bentuknya. dan waktunya bermain di malam terang bulan. Caranya demikian : Beberapa orang memainkan alu yang ditumbuk-tumbuk atas lesung kayu membawa irama lagu-lagu tertentu. terbuat dari buluh. dengan enam 274 . sehingga sadang-kadang orang mengatakan. ataupun kepandaian lainnya. 3. f. Rapai lagee hampir serupa dengan rapai pulot. menuruti irama pemain alu dan tali tempurung. 3'ang juga menghasilkan bunyi yang indah meningkah lagu alu bertemu dengan lesung. bahwa rapai lagee adalah seudati yang disuarakan lewat rebana. 4. sedang dan kecil.Syekh dengan dua pembantunya menyanyikan lagu seraya menepuk rebananya sementara anak-anak pulot menari memperlihatkan berbagai keahlian. sejenis dengan suling. Bansi. sedangkan sejumlah gadis-gadis yang lain sambil duduk diatas tikar memainkan dengan jari-jarinya tali daun pandan yang bersambung dengan tempurung. A d a yang besar. seperti mempermainkan tali-temali sehingga akhirnya menjadi sebuah jala ikan. Para pemainnya terdiri dari gadis-gadis. •K Rapai lagee. hanya keahlian melagukan rebana yang menjadi titik tuju. Seorang syech yang mahir dan ahli dapat membuat penonton haru dan takjub. Berakhirnya sesuatu kepandaian yang dijalin sambil menari dan berlagu. bedanya karena rapai lagee tanpa adanya pertunjukan keahlian.

dflfcubam. t»ngj«v pakcian bu*t R«Simpiaib keheiar«n pu»r»/puln.m-i:: uri.bab Jjeum^ra. KETERANGAN GAMBAR : 1. bob tji bad oo. 9. {Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). puijok fce- dja a t a u o r a i g Be bgngong Abt ciufts pakaian keto man ptrftiasufl pttieri daa pulent pc.. t*r2. Keupak Sawouk tccput* Tatuv Bob iMlee doib. KouUb Seweufe r*ubung rab 3. . AjeunS****wk djaiué ro. badje. 4. ó.Jenis-jenis pakaian kebesaran Aceh. 2. ^011.. 275 . 8. dari emas. gunr-. 5. Tundjung S*t>rafi badi<*e badjeé. 7.

20. Subang mtulu. Boh ' h u bunjjkoih Eniuëk. 18. Entuèk bungkoih bung- mainan kus 15. Gantjing b. A n l t n g anfiny da 6 7 AdjeLfrit. 1 ó. a 'luna b. Subang meutjintra. Ajeuém main si- BungkoiK (bungkus 12. sirih. 3 d« 4 Boh Q< .B A R A N G . buneong meulim- Perhiasan wanita : tempat sirih (bungkus sirih) Raja atau Uleebalang dan perhiasan kanak2 dari pada emas yang berukir (Clise Singa Ackeh). Boh Taulë mainan tja ié. Bob djec raleb . sirih Ia'<u2. Ajeucm seunanguj * a r» g - mainan g f w. 276 .if!. 5 2.idjeo ba- kanljing dju. bung tjruek 17. r^nub. 1 aweuk | bob bakeu- 9. 8.'. Sub3ng po'. 24. bungkoïb. 25. T*luë gule.B A R A N G EMAS P E R M A T A Y A N G ANTIK DIPAKAI D A L A M P E R A L A T A N D A N HARI-HARI R A Y A Keterangan gambar I. bungkoih an rih 14. g . 19. ~ ka- ompeb k-her 'nak-kanak. 23. Tiang« Boh koïh. baujee iunvjo. 21 èên 22. e. dan 13. bungkus I«ki2. 10. Gantjing boh 1 1.

Iiarang2 mi dipakai dalam pt-raJatan perkawinan atau óihari-hari raj^ï (CHffe S i n g a Atjeh.ak2. v-anitü.'»t pvf$el 1 . n • ft*m' s« 7 Fjn>?4 . Bungong ting. Guk?v 8 erg timv- tt K*wp*|i ba lali pinpan?. 16 1 Bob ago* Tjeukflm nguj. 15. KETERANGAN GAMBAR 1 Kvu'ab t*p*h meuDêb!. ~ ari sun tehie Bungong tifïg inf>n }. pvihiasan Iaki2. kar. tjapcng ttlut Iccu-tAg. iht * 3 4 I*lwë k«u d#n keu bob 5 Nb g rhu • n f*fuë u 6. »»p?t. 12. Serapi permainan karmk? kcvit dan ra wat bertauhJttn emas. 10 11. 7 'cve jan k**u 3 r* ïefKJ ulre 9. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). Kr po'<. Tjapinp keu ïeng *g*m.Jenis-jenis pakaian emas dan cerana sirih. Taiue fü cf$*ruë 14. 277 .

K\ « K M Ü I I ' K R ( . \ D A L A M l ' E K A L A T A N t ' P A T J A K A Pt K K \ U is W D.A7 WERANA ItPAK SIRIM 278 .B Uihat halamam :U» — . l \ A K A . AL.B A « A X < » 2 V \ I I K i*miil St.S.'-1441.

yaitu rebana kecil yang dibikin dari tempurung belah. Tetapi seni-drama dalam arti sesuatu pertunjukan yang melakonkan sesuatu peristiwa. sekembang teratai. masih banyak jejaknya yang tinggal pada dinding-dinding rumah lama. A d a lakon-lakon yang beranma " R a j a J i n " . 5. dalam zaman Islam jenis seni-rupa yang didapati di Aceh hanya : a. Tetapi. jari-jari halus kaum wanita mencurahkan rasa seninya ke atas kain. Pertunjukan dilakukan di alam terbuka. daun-daun kayu dan sebagainya. baik peristiwa dalam dunia manusia ataupun peristiwa dalam dunia binatang. seekor rama dan sebagainya. Pembawa lakon utama dinamakan " S i D a l u p a " . " R a j a K e r a " . Seni-sulam. dengan motif ayat-ayat Qur'an. Rapai bruk. ada juga. Salueng. hanya salueng tidak pakai lidah dan ditiup pada sebuah lobang. Seni-ukir. sama dengan bansi. pada tilam-tilam dan alas-alas duduk. kembang-kembang. b. setelah berdiri Masyarakat Islam. Hadis-hadis Nabawi. menyulamkan benang tatawarna dan benang emas menjadi sehelai daun. " R a j a Ueteun" dan sebagainya. seulas rihan. seni-pahat yang mewujudkan patung menjadi hilang dan menjelmakan dirinya menjadi seni-ukir. SENI D R A M A Seni-drama seperti yang kita kenal sekarang sekarang memang tidak ada di Aceh pada zaman dahulu. SENI RUPA Sebelum zaman Islam. 279 .Iobang pengatur irama dan pakai lidah. setangkai mawar. 6. yaitu pandai-ukir menjelmakan bakat seninya diatas kayu dan batu. pada tirai-tirai. Aceh juga mengenai seni-pahat yang mewujudkan patung. Kedua jenis dari seni-rupa ini. pada tampuk-tampuk bantal. pada batu-batu nisan di " K a n d a n g " (pandam pekuburan). Dengan demikian. pada rihan-rihan dan sebagainya.

280 . (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).Salah satu type dari jembatan Aceh di zaman dahulu.

Seni-Bangunan Sipil. (234) (235) (236) (237) (238) (239) Tgk. Bandar Masmani. ibukota negara Kerajaan Islam Peureulak. = 840 M . India dan Aceh sendiri. telah banyak dibangun kota-kota dengan perencanaan yang direncanakan oleh para arsitek-perencana dari Turkia. ibukota Kerajaan Islam Samudra/Pase. teratur. yaitu : 1. Bandar Glee Weueng. (239) Dalam kota pegunungan ini dimakamkan tiga orang Raja Kerajaan Darussalam. = 1205 M . (235) Mengenai dengan ibukota Kerajaan Samudra/Pase. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 19. Ibid halaman 10 Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-154. Seni-Bangunan Agama. gedung-gedung. yaitu bangunan kota. ibukota Kerajaan Darussalam. Bandar Salasari. yaitu kota pegunungan tempat istirahat. Arabia. (238) 5. didirikan dalam tahun sekitar tahun 527 H . Ibid halaman 37.SENI BANGUNAN Seni-bangunan dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga macam. Bandar Darussalam. Ibnu Bathuthah mengatakan satu kota yang indah. didirikan pada 1 Ramadlan 601 H . Bandar Khalifah. Seni-Bangunan Militer. = 1133 M . mempunyai taman-taman. 281 . Setelah Kerajaan Darussalam berobah menjadi Kerajaan Aceh Darussalam. Diantara kota-kota yang telah dibangun. di sebelah menyebelah Kuala Naga (Krung Aceh). M. didirikaan antara tahun 753—800 H . taman-taman dan rumah-rumah. Semenjak Kerajaan Islam Peureulak sampai kepada Kerajaan Aceh Darussalam. SENI BANGUNAN SIPIL Yang dimaksud dengan bangunan sipil. = 1353—1398 M . maka Bandar Darussalam pun menjadi Bandar Aceh Darussalam. (234) 2. Ibid halaman 36. mesjid dan sebagainya. yang dibuat sekitar tahun-tahun 601—631 H . yaitu: a. dan c. Parsia. ibukota Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. . Af. (236) 3. didirikan dalam tahun 225 H . (237) 4. Bandar Glee Weueng ini indah sekali. Tgk. = 1205—1234 M . b.

Rumoh (rumah) Aceh dalam komplek BAPRIS di Banda Aceh. 282 .

7. Rumoh-Inong (rumah induk) antara seuramou-keu dengan seuramou-likoot dan agak tinggi sedikit. Iskandar/Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin halaman 48-51. tetapi masih dalam pekarangan. tempatnya di depan atau disamping ataupun di belakang. Seulasa (teras muka kalau istilah sekarang) yang terletak di depan serambi muka dan bertautan. Rumoh-inong ini dibagi menjadi dua jurai (kamar-tidur) yang antara keduanya dibatasi oleh rambat (gang) yang menghubungkan antara serambi muka dengan serambi belakang.RUMOH ACEH Yang dimaksud dengan " R u m o h A c e h " yaitu rumah penduduk di kampung-kampung. dengan 2. menjadi tempat rekreasi dalam kota Banda Aceh. Seuramou-Keu (serambi muka) yang berfungsi tempat menerima tamu laki-laki. (240) (240) T. orang-orang kaya dan kepala-kepala kampung. sekaligus menjadi tempat tidur dan tempat makan mereka. Pintu Gerbang utamanya bergelar Pintu Biram Indera Bangsa (Pinto Khoop) dan di dalamnya antara lain berdiri sebuah bangunan yang indah bergelar Gegunungan Menara Permata. malahan kolongnya menjadi serba-guna. TAMAN GAIRAH Taman Gairah dibangun semasa Sulthan Iskandar Muda dan disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Sani. Rumoh Aceh terdiri d a r i : 1. Keupaleh (pintu gerbang yang ada bilik kecil diatasnya). 3. 283 . Rumoh-Dapu (kamar dapur) yang terletak bertautan serambi belakang dan agak rendah sedikit. Kroong-Padee (lumbung padi) yang berdiri terasing dari rumah. tapi agak rendah sedikit. 4. yang ada keupaleh ini biasanya di rumah orang-orang besar. Seuramou-Likoot (serambi belakang) yang berfungsi tempat menerima tamu-tamu wanita dan sekaligus menjadi tempat tidur/makan mereka. Luas taman 1000 m persegi. sehingga dibawah kolongnya dapat berjalan-jalan. Rumoh Aceh terbikin dari kayu dan tinggi dari tanah. 5. 6. yang sekarang disebut juga " R u m o h A d a t " .

I I I § s co B 5 s e 3 s: te s. 5 5 ^ r | : * & '£ 3a 284 . 9S • I ? 5 s S "B I | § «3 h.

(242) 6. yang dibangun oleh Sulthan Mughaijat Syah Iskandar Sani (1045—1050 H .SENI B A N G U N A N A G A M A Yang dimaksud dengan seni-bangunan agama. 1. meunasah dan sebagainya) dan bangun kuburan. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (Raja ke III dari Kerajaan Darussalam) pada tahun 691 H . di Ibukota Negara Banda Aceh dibangun beberapa buah mesjid yang arsitekturnya campuran gaya Arab. yaitu bangunan tempat (mesjid. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda dan Iskandar Sani. = 127—1309 M. M. sementara Mesjid Baitur Rahim di Kuta Alam diberi nama yang lain. 285 . Mesjid/Meunasah. yaitu berbentuk empat segi. Mesjid Jami Baitur Rahman. (243) Ibid halaman 38. (242) Tgk. gaya Persia dan gaya Aceh sendiri. = 1636—1641 (241) Di Meulek. dan berkubah satu dengan bentuk empat segi meruncing ke atas yang diatasnya dipancangkan bintang-bulan. karena mesjid pusat segala kegiatan ummat. Qanun Meukuta Alam halaman 44.) Waktu Sulthan Iskandar Muda mendirikan mesjid dalam Keraton Darud Dunia. = 1497—1511 M. (243). Qanun Meukuta Alam menetapkan. yang menandakan bahwa fungsi mesjid/meunasah dalam negara Islam adalah penting sekali. yaitu : a. bahwa dalam tiap-tiap satu mukim harus didirikan satu mesjid dan dalam tiap-tiap satu kampung harus didirikan satu meunasah. Mesjid Baitur Rahim. = 1292 M . arsitekturnya sederhana sekali.) bersamaan dengan didirikannya keraton baru yang bernama "Kuta Alam" mengimbangi keraton Daruddunia yang telah dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665—708 H . Selain di tiap-tiap mukim. Tentang pembangunan Mesjid dan Meunasah ditetapkan dengan satu dasar hukum yang kuat. Mesjid Baitul Musyahadah. maka dinamakannya dengan Mesjid Baitur Rahim. Diantara mesjid-mesjid yang terdapat dalam Ibukota Negara. (241) Mesjid yang didirikan di tiap-tiap mukim dalam Kerajaan Aceh Darussalam. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . Kemudian oleh sulthan-sulthan sesudahnya diperbesar dan diperindah terus-menerus. Mesjid Baitur Rahman ini juga berfungsi sebagai Perguruan Tinggi.

yang terletak dalam Kandang Raja-raja Aceh. Pocut Muhammad dan para keluarga/pangeran lainnya. sekarang dalam komplek BA PERIS Banda A ceh. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. yaitu gambar makam para Sulthan dan keluarganya. Dalam kandang ini. antara lain terdapat makam-makam Sulthan Alaiddin Johan Syah. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 286 .Gambar di atas ini dan gambar-gambar di halaman-halaman berikutnya. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah.

287 .

288 .

289 .

serta para pangeran/keluarga lainnya. antaranya terdapat makam Sulthan Al Mughaiyat Syah. Sulthan Ri'ayat Syah Al Qahhar dan Sulthan Husain Alaiddin Ri'ayat Syah. 290 . yang kini terletak dalam asrama Kraton Banda Aceh.Makam para Sulthan dalam Kandang XII.

291 .Makam Sulthan Iskandar Muda dalam Kandang Mas di Banda Aceh.

Kandang sebutan bagi pandam pekuburan para raja dan orang-orang bangsawan. ƒ/. 2. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273—1286 H . b. Mesjid ini indah dan besar. yang dibawah ini saja ringkaskan: (245) 1. Kandang X I I ini terletak (244) (245) dalam komplek asrama keraton Ar Raniry/Dr. yaitu : a. sedangkan kuburan atau batu-nisan yang terdapat di dalam makam biasanya sederhana mempesona. kira-kira di daerah Peunajong sekarang. yang juga berukiran ayat-ayat A l Qur'an dengan tulisan Arab yang indah. ) . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 185. Yang satu lagi terdiri dari kuburan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1238—1251 h. ibu dan saudara-saudara mereka lainnya. = 1760—1781 M . Makam sebutan bagi pandam pekuburan para ulama. Zainuddin telah mencatat tempat-tempat dan hal ikhwal beberapa buah " K a n d a n g " dan " M a k a m " . dengan ukiran-ukiran ayat-ayat A l Qur'an yang bernilai seni tinggi. Kuburan atau batu nisan di dalam kandang.M . T. ) . sarjana dan golongan rakyat lainnya. Af. Kandang XII. ) . = 1857—1870 M . Kandang Raja-raja Aceh. Yang pertama terdiri dari kuburan Sultan Alaiddin Johan Syah (1147—1174 H . Af. A d a perbedaan nyata antara bangunan kuburan/nisan yang terdapat dalam " K a n d a n g " daripada yang terdapat dalam " M a k a m " . 292 . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174—1195 H . H . Iskandar: Bustanus Salatin halaman 44. ) . ) . M . = 1823—1836 M . terdapat dua kandang raja-raja Aceh. = 1735—1760 M . Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 45-69. ) dan para pangeran serta saudara-saudara lainnya. biasanya agung-megah. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah (1795—1824 M . Dalam komplek B A P R I S (Badan Rumpun Iskandar Muda) yang sekarang. (244) KANDANG DAN M A K A M Pandam pekuburan dalam Kerajaan Aceh Darussalam dikenal dengan dua nama. disamping bentuknya hebat-dahsyat.

K A N D A N G PANGOE Kandang ini terletak dekat Lam Bhuk. 293 . dalamnya antara terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah. ini sebuah batu nisan yang bertulisan Arab indah. Aceh Besar.

ï *> • "1 • «< ~^ ~^ t? I Os R 3 -R I a •R a CU R 5 g öo R < 3 •R* 5 1 R «s •R CO R < 3 •V < 3 5 5 294 .

Sebelah sebuah batu nisan yang berukir indah dengan ayat-ayat Qur'an.Juga Kandang Pangoe. 295 . Nilai seninya cukup mengesankan.

se' -c: •3 S 5 I< * > 8 * 53 -et I s: ! O öo § IS •§ SC g Cu *o 53 60 SC •§ SC 5 3 s e E 5U 296 .

K A N D A N G BILUI 297 .

c (3 | I tui a co •si •i| I & *.* e S 1ë s S 298 .

299 .Batu nisan Kandang Bilui dibawah rindangnya pepohonan.

300 .

Batu nisan Kandang Biluiyang bernilai sejarah/'seni. 301 .

302 .

Kecamatan Darul Imarah. Dua Ulama Besar yang sampai sekarang dianggap keramat. dan banyak orang meiepaskan nazar.Makam Teungku Ja Chik (atas) Makam Teungku A wee Geutah (bawah) terletak dalam Kemukiman Lheue. 303 .

Batu nisan Kandang Bilui dengan lukisan tulisan Arab yang indah. 304 .

305 .

Salah satu nisan yang berukiran tulisan Arab yang indah. . terletak di Kampung Ulee Lueng. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Eumpee Blieng.KANDANG DALAM Yang juga disebut Kandang Ulee Lueng. Kecamatan Darul Imarah.

307 .53 •Si <u ai sc 2 s 53 0© SS -S Q • § SC SC 53 5C > SC •§ sc 53 £ 5U O.

Gambar-gambar ini sebahagian dari batu-batu nisannya. adalah kandang para Meurah. di sana banyak makam yang berbatu nisan besar tinggi dan indah. berukira ayat-ayat Qur'an yang halus seninya. 308 .Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang. Mukim Lam Ara Kecamatan Darul Imarah.

309 .

KANDANG LEU UE Kandang Leheue terletak di Kemukiman Lheue Kecamatan Darul Imarah. 310 . sebuah batunisan yang berukiran dan berbentuk indah. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Ji-ey (Meurah Tampi).

3 «S CU CU sj •I K SS ! se •§ ss £ cu 00 SS I 311 .

312 .Batu nisan Kandang Bilui dengan ukiran indah tulisan Arab.

13 .

Kecamata Darul Imarah. Dalamnya terdapat makam para Meurah da.KANDANG LEU UE terletak di Kampung Leu Ue. keluarganya. sebuah batu nisan yang besar dan berukiran indah 314 tulisanArab. .

315 .1 3 " ! I B ! i B 1 t § s 5.

) . = 1480—1490 M . 5. = 1571—1579 M . ) dan Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah (895—902 H . Kandang ini terletak dalam komplek B A P R I S sekarang juga. = 1604—1636 M . 3. di dalam mana terdapat kuburan beberapa orang raja. Dalam komplek Makam Meurah-meurah ini terdapat banyak sekali kuburan yang indah-indah yang pada batu nisannya berukir tulisan A r a b . Masih dalam Kabupaten Aceh Besar terdapat Makam Meurahmeurah di kampung Ulee Lueng.sekarang. Dalam kandang ini terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan A l i Mughaijat Syah (916—936 H . Puteri Sani. yang pada nisannya bertulis-tulisan A r a b yang indah. Kandang Iskandarmuda. Makam Bitay. . ) . yang dibangun sebelum ada Banda Aceh dengan Keraton Darud Dunianya. ) . = 1497—1511 M . Kandang Bilui.(. dan tiada jauh dari makam tersebut terdapat bekas istana Keraton Darul Kamal. 6. = 1530—1539 M . Puteri Pahang.) dan Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah(979—987 H . Tiada berapa jauh dari M a k a m Meurah di Ulee Lueng. terdapat Kandang L a m Lheue. Kandang ini lebih terkenal dengan sebutan Kandang Poteu Meureuhoom Meukuta A l a m Pangoe. Sulthan Alaiddin Riajat Syah A l Qahhar (945—979 H . = 1490—1497 M . 7. ) . Kandang Bilui juga dalam Kabupaten Aceh Besar. Makam Meurah-meurah. Dalam komplek kandang ini. 316 8. Kandang Lam Lheue. 4. = 1511—1530 m. ) . Ratu Safiatuddin dan tiga Ratu lainnya. Dalam lingkungan M a k a m Teungku D i Bitay. terdapat kuburan Sulthan Salahuddin (936—945 H . = 1539—1571 m. antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Inayat Syah (885—895 H . yang terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan Iskandar M u d a M u d a Meukuta A l a m (1016—1045 H . Kandang Pangoe.

membuktikan betapa tinggi sudah seni-ukir Islam dizaman Kejayaan Kerajaan Islam Samudra/Pase. 317 . Ukiran ayat-ayat Al Quran disebelah kepala dan ukiran daun dan kembang disebelah kaki.Inilah makam Ratu Nihrasiyah yang terletak dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra/Pase. sungguh sangat indah.

Salah satu makam sulthan dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra Pase. Samudra Pase. 318 .Batu-batu nisan yang terdapat dalam komplek Makam Teungku DiBale. dalam komplek mana terdapat makam Ratu Nihrasiyah yang amat indah.

dan antara lain terdapat makam Sulthan Mahmud Malik Dhahir yang juga sebagai ulama. dalam komplek makam ini. terdapat makam para ulama terkenal.Komplek Makam Teungku Di Bale Pase. 319 .

320 .Batu-batunisan yang terdapat dalam komplek Kandang Teungku di Bale Samudra/Pase.

Bangunan Kandang Meureuhoom Daya yang terletak di Cot Glee Njong Kuala Daya. Makam Puteri Sitti Hawa dengan batunisan yang berukir namanya dan ayat-ayat Al Quran dengan tulisan yang indah sekali. dimana dalam bangunan ini terdapat makam Sulthan Salathin Riayat Syah dan saudaranya Puteri Sitti Hawa. Lamno. 321 .

Batunisan yang bertulisan indah dari makam Sulthan Salath Riayat Syah dalam Kanang Meureuhoom Daya di Cot Njong. 322 .

CS X.S tv § B § > cu B 1 ^ • 8 •ü E C cu 5 S g < u cs B I (X. ^ C3 1 5 . "u cO li « -Si ^3 O Q c as ^ 1 $ B £ " 5 ^ | -Si cj •§"§1 S B » ^ co Ö) J § § t * 1 * 1 ^ •s| i 3 cs •§ a ö ^ S * § f a < 3 -s % s£ s * •"• 323 .

i 5 •S a Öfl s: 3 5 O p. Cu « l s'§> 5 -S 5 3 U i1 -S g «3 "3 6§ ^ 3 ? -c f) sI ^Cu 3 •~ s I ^ •5 ^ 5 CO 324 .

Dalam bangunan ini terletak makam Syekh Abdurrauf Syiahkuala. . dan dalam komplek ini banyak makam-makam ulama lain.

Makam Syekh Abdurrauf dengan batu nisan berselubungkan kain putih. 326 .

Alamarhum Sulthan Alaiddin Mahmud Syah dimakamkan di Cot Bada. 327 . Keadaan makamnya sekarang sangat menyedihkan. Sekarang makamnya telah dipugardan telah bagus. karena perang sedang berkecamuk. seperti terlihatpada gambar-gambar ini. Beliau wafat dalam pengungsian. Seharusnyalah sekarang Pemerintah dan rakyat Aceh membina makam yang layak untuk Sulthan telah sanggup mematahkan penyerangan Belanda yang pertama sehingga mati konyol seorang jenderal yang bernama Kohier. Dalam kandang ini berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah memerintah tahun 1286-1290 H. dan pada waktu itu tidak sempat membuat makamnya seperti seharusnya bagi seorang Kepala Negara yang gagah berani itu. Kabupaten Aceh. setelah Banda Aceh direbut Belanda dan Ibukota Kerajaan dipindah kepedalaman.KANDANG COTBADA Kandang Cot Bada terletak dekat Smahani. (1870-1874 M). Kecamatan Sukamakmur.

antara lain kuburan Sulthan Alaiddin Mukimin Syah (terkenal dengan nama Raja Si Uroe) yang mangkat dalam tahun 934 H . 19. Juga disana banyak kuburan para Laksamana dari angkatan laut. = 1213 M . = 1511 M . terdapat kuburan Maharaja Malik M a ' r u f Sjah. Masih di Banda Aceh terdapat satu makam yang bernama Kandang Blang (di Lorong Muhammadiyah sekarang). 21. = 1589-1604 M . 18. = 1576 M . Di Gampong Pandee (Banda Aceh) terdapat banyak sekali makam/kuburan yang indah-indah. Makam ini terletak dekat dengan Kuala Daya. yang mangkat dala tahun 970 H . Seterusnya di Sangeue terdapat makam Putroe Balee. = 1226 M . dalam kompleknya. dalam kompleknya antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah Saidil Mukammil yang memerintah tahun 997-1011 H . yang wafat pada Syawal 623 H . dan saudaranya Siti Hawa. Kandang Blang. Kandang Cot Gle Njong. Makam Teungku Di Iboih. di dalam kompleknya terdapat banyak kuburan ulama dan orang-orang Besar. Batu nisannya indah sekali. antaranya Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. 17. = 1588 M . Meureuhoom Onga adalah salah seorang dari Raja Daya. yang mangkat dalam tahun 916 H . dan Maulana Tajuddaulah Quthbul M a ' a l y Abdur Rahman A l Pasy yang wafat dalam bulan Zulqa*idah 610 H .16. Makam Gampong Pandee. Kandang Meureuhoom Onga. 328 . Makam ini terletak di Meunasah Pie (Geudung). Kandang Raja Pidie. 1508 M . 20. Dalam komplek makam Teungku di Kandang dekat Klibeuet. antara lain terdapat kuburan Sulthan Salathin Ri'ayat Syah I (neureuhoom Daya) yang mangkat dalam tahun 913 H . Kandang ini terletak diatas puncak bukit dekat rakit-jembatan Kuala Onga. ) .

terletak tidak berapa jauh Kandang Cot Bada.Kandang Cot Bada tempat berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 329 . Keadaannya juga sama menyedihkan. Meunasah Cot Bada yang sekarang. Sangat menyedihkan.

Pandam pekuburan Makam Hamzah Fansury. antara lain kuburan Syekh Abdur Rauf Fansury. yang tidak berapa jauh dari Sibreh Ibukota Kecamatan Sukamakmur. Makam Mamprai. 26. Kabupaten Aceh Besar. Makam Syiahkuala. Sekarang oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Aceh telah membangun kembali makam yang layak bagi Sulthannya yang bijaksana dan gagah berani. terdapat makam para laksamana yang pada batu nisannya bertulis dengan tulisan Arab. Makam Laksamana. yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Syiahkuala. D i Kuala Aceh terdapat kuburan para ulama kenamaan dan pemimpin-pemimpin. 24. yang mangkat setelah Ibukota Negara dipindahkan dari Banda Aceh kepedalaman. Kira-kira satu jam bermotor-boot dari Rundeng menyusur sungai Singkel. bersama dengan banyak kuburan dari para murid/pengikutnya. Aceh Besar. ulama yang terkenal itu. terdapat pandam pekuburan yang sudah dilindungi oleh kayu-kayu besar.22. Kandang Cot Bada. yaitu Maharaja Lila Abdur Rahim dan Sulthan Ahmad Syah. 23. karena sedang dalam keadaan perang. 25. Kandang Cot Bada terletak dekat Samahani Kecamatan Sukamakmur. Dikampung L a m Dingin. dan juga dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Makam Hamzah Fansury. wafat pada malam Isnin 23 Syawal 1106 H . Inilah kandang Raja Terakhir di Aceh. Ujung Peunayong. Dalam kandang ini terdapat makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. diatas tebing sungai yang tinggi. Memang dulu tidak sempat dibangun dengan bangunan yang layak untuk seorang Sulthan pejuang yang gagah berani. terdapat 330 . Dalam komplek M a kam Syiahkuala ini juga terdapat dua kuburan murid beliau yang besar. seperti yang saya lihat waktu berkunjung kesana dalam tahun 1961. Beliau mangkat selagi memimpin peperangan untuk melawan tentera penjajahan Belanda. Didaerah Mamprai yang beralam indah. = 1695 M .

Aceh Besar. suami Putroe Ijoo. yaitu Makam Putroe Ijoo. Darul Imarah). yaitu pada masa Kerajaan Darussalam atau Lamuri. dekat dengan Lam Birah.MAKAM—MAKAM DIMAPRAI Sekitar daerah pegunungan Mamprai. dan makam para Meurah. Makam Tuan Di Weueng. yang dulunya memegang kekuasaan sebelum terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. Diantara makam-makam itu. dimana didaerah inilah terletak makam para ulama dan meurah. seorang Ulama Pencinta Binatang. Semua mereka ini keturunan dari Meurah Eumpee Blieng. banyak terdapat makam para ulama yang sangat terkenal. makam Teungku Chik Cot Bruk. 331 . Inilah beberapa gambar dari makam-makam tersebut: Suatu pemandangan yang amat indah didataran tinggi Mamprai. Makam Meurah Cot Bak Krut. Makam Meurah Puteh dan Makam Raja Keunajan. yang berkubur di Kandang Dalam (Kandang Ulee Lueng. Kecamatan Sukamakmur.

Makam para Meurah sekitar Mamprai. 332 .

Makam Teungku Chik Cot Bruk.Makam Putroe Ijoo. 333 .

seperti umpamanya "Maginot-Line" yang direncanakan oleh Andre Maginot. makam Meurah Puteh dll. Seni bangunan militer berujud dalam bentuk kuta-kuta (benteng) dan menara-menara pengintai. benteng mana terentang sepanjang perbatasan Perancis dengan Jerman dan Belgia. seorang ulama besar pencinta binatang. yang hidup dalam zaman Iskandar Muda. antaranya Makam Putroe Ijoo (isteri Teungku Glee Weueng). kemudian dalam keadaan terdesak atau untuk istirahat. banyak sekali dibangun untuk pertahanan Aceh.untuk menahan arus penyerang musuh. yaitu dari dalam kuta pasukan keluar menyerang musuh. Baik kuta linteueng ataupun Kuta Reuntang. Dalam lingkungan kedua macam benteng Aceh ini (Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang) dibangun pula mesjid/musalla. Dalam sejarah kemeliteran di Aceh terkenal dua macam " k u t a " (benteng). 334 . KUTA—KUTA TERKENAL. SENI B A N G U N A N MILITER. yaitu : Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang. sejak zaman Peureulak sampaisampai kezaman Aceh Darussalam. yaitu benteng pertahanan yang berdiri sendiri pada sesuatu tempat yang dianggap strategis. kembali lagi kedalam kuta. makam Teungku Cot Bruk. makam Meurah Cot Bak Krut. tempat permainan dan tempat latihan. b. Kuta Linteueng. biasanya dibangun disepenjang pantai-pantai yang strategis dan juga disepanjang perbatasan dengan negeri musuh atau dengan tempat-tempat yang telah diduduki musuh. yaitu benteng pertahanan yang dibangun sambung bersambung panjang sekali. Fungsinya untuk menghempang musuh.beberapa makam para ulama besar dan para Meurah. seorang ahli pertahanan Perancis. a. KutaLinteung dapat disamakan dengan benteng-benteng pertahanan di Eropah yang dibuat sepanjang perbatasan antara dua negeri yang bermusuhan. Kuta Reuntang.

ai c •§ 3 I a s * 1 i ÖO K: 3 3 f21 335 .

dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen sebagai Kepala Stafnya. 4. yaitu : 1. Masih ada tembok bekasnya. Kuta Inong Balee. yaitu Laksamana Kamalahajati sebagai komandannya. sebelum beliau hijrah ke Meulaboh bersama suaminya Teuku Umar Johan Pahlawan. Kuta ini bernama Kuta Inong Balee. Kuta Padang ini terletak di Lam Teh pada suatu tempat dekat pantai yang strategis sekali. 2. kira-kira 30 k m dari Banda Aceh. sampai sekarang masih ada bekas-bekas reruntuhannya. tetapi tidak berhasil direbutnya. bahkan yang berhasil yaitu matinya secara konyol serdadu-serdadu yang dipaksa menyerang itu. = 1589-1604 M . 3. ) . masih ada bekas sampai sekarang. Kuta Meukuta Alam. Arsitektur dari Kuta ini hampir sama dengan Kuta Indra Patra (Ladong) dan Kuta Asan Sigli. Sampai kini masih utuh bekas-bekas temboknya. Yaitu yang dibangun oleh Sulthan Iskandar M u d a bertempat di Krueng Raya. Benteng ini terletak di sebelah timur Krueng Raya pada satu bukit yang sangat strategis. Kuta ini dibangun pada masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil (997-1011 H . Kuta Padang. menghadap keteluk Krueng Raya. Makam Laksamana Kamalahayati terletak diatas sebuah kaki bukit dekat Kampung Kuta Lamreh. Krueng Raya. Yaitu sebuah kuta (benteng) yang dibangun oleh pahlawan wanita Cut Nyak Dhien. yaitu wanita-wanita janda dari pahlawan-pahlawan yang telah syahid. Kuta Padang ini. yang menjadi intinya. Pemimpin dari Aramada Inong Balee dan Kuta Inong Balee i n i . Kuta ini terletak di Ladong. Kuta ini juga terkenal dengan Kuta Po Teumeureuhoom. 336 . Kuta Indrapatra. sehingga berkali-kali diserang serdadu-serdadu Belanda. karena ia menjadi benteng bagi sebuah armada yang terdiri dari wanita melulu.Diantara kuta-kuta yang terkenal itu. Krueng Raya.

337 .Reruntuhan Kuta Meukuta Alam (Benteng Iskandar Muda) yang terletak dekat dengan Teluk Krung Raya.

338 .Reruntuhan Kuta Meukuta A lam.

Kuta Asan. (246) Jadi. Kecuali yang telah disebut diatas. yaitu Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Kahhar. Sampai sekarang masih utuh bekas temboknya. lebih-lebih kalau sudah berlumuran darah. kira-kira 10 km sebelah timur Krueng Raya. masih banyak lagi kuta-kuta baik Kuta Liteueng ataupun Kuta Reuntang. Cara membuat rencong asli itupun mempunyai syarat-syarat tertentu. A l Kahhar-lah pencipta lambang kepahlawanan rakyat Aceh. yang berbentuk "bismillah" dalam tulisan Arab. Kuta Cot Bak U . Setelah mereka berpikir berhari-hari dengan bersamadi dan istikharah. (246) Teungku M. 6. 339 . KutLeubook. 7. maka terciptalah senjata rencong itu. Kuta Rima. karena kedua macam senjata itu bergagang pendek menggelembung keatas sehingga sukar digenggam. Rencong disamping sebagai senjata yang sangat praktis dalam pertempuran jarak dekat. Salah satu senjata tajam yang sangat terkenal di Aceh. dibuat kira-kira sebelum Iskandar Muda memerintah. juga ia satu senjata sakti yang melambangkan kepahlawanan rakyat Aceh. yaitu "Rencong". Kuta-kuta lainnya. Setelah beliau mengalami kurang praktis penggunaan "siwaih" dan "keris" dalam pertempuran jarak dekat. maka beliau memanggil para pande besi dan pande senjata untuk merundingkan tentang penciptaan semacam senjata tajam yang praktis dalam pemakaian diwaktu pertempuran. Kuta Aneuek Galoong. Kuta ini terletak di Pidie Sigli. RENCONG. bahwa yang mula-mula menyuruh menciptakan senjata rencong. Menurut riwayat. Kuta ini diatas sebuah gunung pinggir laut. Dibuat semasa Sulthan Al-Kahhar. Masih utuh bekas temboknya. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 102-103. Kuta Batee Iliek dan sebagainya. Kuta Podiamat. antaranya yaitu : Kuta Cot Gli.5.

Perna Bintara. Berbagai alat senjata Aceh. (Paitylima) jong biasa diberikan oleh liadja tcbagcü pcrsal'man.u livhormalan dari Ixitutsa Atjeh pang her tatalikan emm ftatg aipakai oleh uleëbaiangi. antaranya Rencong Aceh yang (Dari buku: Tarikh Aceh Dan Nusantara 340 .

Dalam masa masak meranumnya ilmu pengetahuan di Aceh.K A R Y A SASTERA GUDANGj ILMU P E N G E T A H U A N Tidak diragukan lagi. Mengenai dengan Aceh sebagai gudang ilmu pengetahuan. Banyak ulama Aceh mengadakan surat menyurat dalam bahasa Arab. tapi tiada sedikit bilangnya mendalami pengetahuan dibidang tersebut melalui pengetahuan sempurna tentang saraf dan nahwu bahasa Arab. bahkan dirantau Asia Tenggara. XVII dan XVIII Aceh adalah gudang ilmu pengetahuan dikawasan Kepulauan Nusantara. Sekalipun diantaranya banyak yang mengenai itu melalui terjemahan kitab-kitab bahasa Melayu. Snouck Hurgronje yang telah memeriksa kitab-kitab yang jatuh ketangan militer Belanda. Dr. sebagai jembatan untuk hukum itu sepenuhnya. Muhammad Said menulis : 247) " kenyataan sejarah ini telah mewariskan kegiatan yang subur bagi generasi belakangan untuk memperkaya kitab-kitab pelajaran agama. banyaklah buku-buku. Kegiatan menguasai ilmu pengetahuan agama sedalam-dalamnya dibuktikan pula oleh berlangsungnya hubungan antara sesama mereka pada masa perang sabil menghadapi agressi Belanda. biarpun mereka sudah terpencil bersembunyi kegunung-gunung yang berjauhan karena harus menyingkirkan diri dari serangan tentera Belanda. menyimpulkan antara lain sebagai berikut: cukuplah sudah kenyataan bahwa segala buku-buku ilmu pengetahuan Dunia Islam dikenalnya sepenuhnya di Aceh. Dengan ini terbukti pula tidak benarnya keterangan orang-orang Belanda yang katanya mengaku ahli bahwa menjelang masuk Belanda ke Aceh disana pengetahuan agama Islam sudah diabaikan "Dr. bahwa dalam abad ke X V I . dan dari catatan-catatan dibuku yang mereka pelajari terbukti bahwa pengetahuan itu mereka pahami (melaksanakan) sepenuhnya. 341 . karya-karya sastera yang telah dikarangnya. dan sebahagiannya masih tinggal sampai sekarang. mereka tetap kirim mengirim dan pinjam meminjam buku-buku pengetahuan (247) M. kitab-kitab. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 176-177. Hurgronje menceritakan bagaimana para ulama memahami sedalam-dalamnya hukum Islam.

memang benar. Apa yang dikatakan Dr. Untuk memperkaya perpustakaan eloklah kiranya jika kitab-kitab agama yang bermutu tinggi hasil karia ulama-ulama Aceh beratus tahun yang lalu itu. Kitab-kitab bahasa Melayu dan Aceh umumnya dikarang. Diantara kitab yang dijumpai ada pula sebuah kitab Injil salinan bahasa Arab. dikerjakan dan diterbitkan di Aceh. selengkapnya berbunyi sebagai berikut: Keterangan gambar foto kopi. Surat dari Tiro itu. Snouck Hurgronje tentang penguasaan bahasa Arab oleh ulama-ulama Aceh dizaman itu dan surat menyurat mereka dalam bahasa Arab. Sepucuk surat dari Tiro yang dimuat dibawah ini menjadi bukti nyata dari kesimpulan tersebut. terus menerus terjadi surat menyurat antara para Ulama didaerah perang dengan para Ulama yang ditugaskan tinggal didaerah-daerah pendudukan kompeni. 342 . "Diantara lebih kurang 300 buah buku dan manuscript (cetakan batu dan tulisan tangan) yang ditemui kepala marsuse van der Maaten ketika menyerbu ke Keumala banyak pula yang umurnya sudah dua abad bahkan lebih lagi. Selama perang dengan Belanda. dicetak kembali ".tersebut. yang dilakukan dalam bahasa Arab yang pasih dan baik.

yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. Terjemahannya : Kepada cucuku yang cerdas Muhammad Thahir Tiro. Segala puji untuk Allah saja. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. untuk salah seorang "CUCUNYA" BERNAMA Muhammad Thahir. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972 dan saya foto copipada tanggal 15 Mei 1972. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. Dengan kebijaksanaanmu. Surat yang dibikin kira sekitar tahun 1880 ini. Demikian dan salam bahagia untukmu.Ini adalah surat dari Teungku Muhammad Dayah Cut Tiro. maka yang sangat kami butuhkan darimu. 343 . terutama dari Teungku Haji Ibrahim.

Demikianlah dan salam bahagia untukmu. Dengan kebijaksanaanmu. hal ini ada dua kemungkinan yaitu : a. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. Dengan berdalilkan catatan sejarah itu. maka yang sangat kami butuhkan darimu. Surat yang salinannya akan saya muat dibawah ini. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. Terjemahannya: Kepada Cucuku yang cerdas. 344 . dan tentu banyak pula diluar Aceh. Sebagian besar dari naskah-naskah itu tidak menyebut siapa pengarangnya. dan saya foto kopi pada tanggal 15 Mei 1972. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972. telah mengarang banyak sekali kitab-kitab dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Muhammad Thahir Tiro. Kalau di Keumala saja ditemui lebih dari 300 naskah kitab. negeri Belanda dan lainnya. Surat yang berbahasa Arab ini. terutama dari Teungku Haji Ibrahim.SEPUCUK SURAT DARI TIRO Sewaktu perang sedang berkecamuk antara tentera Belanda dengan angkatan perang Aceh. maka surat menyurat antara para ulama berjalan terus dalam bahasa Arab. tidaklah kaliru kalau kita mengambil kesimpulan bahwa para ulama dan pujangga yang hidup selama masa Kerajaan Aceh Darussalam. Sebahagian dari naskah-naskah tersebut masih dapat kita jumpai sekarang di Aceh. pengarang sendiri memang dari semula tidak mau menyebut namanya. Segala puji untuk Allah saja. Inggeris. umpamanya di Jakarta. dapatlah kita kira-kira tentu amat banyak jumlahnya kalau dikumpul dengan yang dijumpai ditempat-tempat yang lain. dari Teungku Muhammad Amin Dayah Cut kepada cucuandanya bernama Muhammad Thahir. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi.

) dan terakhir diadakan beberapa perobahan lagi. . hal mana saya alami sendiri. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273-1286 H . terutama mengenai kedudukan wanita. yaitu yang ada dalam perpustakaan pribadi saya. = 1641-1675 M. menimbulkan satu kesulitan bagi para penyelidik yang hendak memberi uraian terhadap naskah-naskah itu. bahwa raja yang mula-mula menyuruh susun Adat Aceh (Qanun Aceh) yaitu Sulthan Alaiddin Riayat Syah A l Kahhar (945-979 H . = 1607-1636 M. yang kemudian disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah (1016-1045 H . Menurut keterangan Teungku Di Meulek dalam risalahnya : Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. sedang sebahagian yang lain hanya pendaftaran saja. Mengenai dengan ini dapat kita ketahui dari catatan Di Meulek sendiri dalam risalah Silsilah Raja-raja Samudra/Pase.) memerintahkan kepada Teungku Di Meulek untuk membukukan kembali Qanun Meukuta Alam dengan membuat beberapa keterangan penjelasan. salinan yang lupa menyebut nama pengarang itu menjadi sumber salinan-salinan selanjutnya. oleh Sulthanah Seri Ratu Tajul Alam SafiatUvMin Johan Berdaulat (1050-1086 H . disamping disuruhnya pula menyusun kembali silsilah Raja-raja Islam Peureulak/Samudra Pase da'n Raja-raja Aceh lainnya. sebahagiannya disertakan dengan sedikit keterangan. = 1857-1870 M. malahan oleh Ratu Safiatuddin disuruh bukukannya dengan lebih sempurna. = 1539-1579 M). Dalam uraian selanjutnya. Qanun Meukuta Alam oleh sumber-sumber Barat sering disebut dengan "Adat Meukuta Alam". dimana antara lain beliau menulis : " pada tahun Hijrah 1278.). saya akan mendaftarkan sebahagian dari naskah-naskah tersebut. QANUN MEUKUTA ALAM Qanun Meukuta Alam adalah suatu peraturan yang menetapkan dasar-dasar pokok bagi Kerajaan Aceh Darussalam. yang kalau dalam istilah modern sekarang dapat disamakan dengan "Undangundang Dasar Negara". Karena tidak ada nama pengarang pada naskah-naskah itu. yaitu pada tanggal 12 Rajab hari Kamis maka seri baginda Duli Hadlarat Syah 345 b.para penyalin yang lupa menyebut nama pengarang.

6. 8. Lembaga-lembaga negara dalam tingkat pusat serta tugas wewenangnya. Negara dalam keadaan perang. Cara-cara pengangkatan sulthan. Syarat-syarat menjadi Sulthan. Susunan Pemerintah Daerah dan tugas-tugas para pejabat daerah. 346 . 9. yaitu saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah Dhillu'lah Fil Alam. yaitu yang mahamulia menyuruh salinkan nama-nama raja-raja Pase dan lain-lain ". maka dimasa itulah yang Mahamulia memberikan izin dengan titahnya kepada Hamba A l Faqir A l Gharib. 5. 7. Kecuali itu. tentang masalah-masalah yang berikut: 1. Peraturan dasar tentang perdagangan dalam dan luar negeri. juga Qanun Meukuta Alam menetapkan beberapa garis pokok tentang cara bagaimana seharusnya Sulthan dan para pejabat tinggi lainnya menjalankan pemerintahan. 4. Hak-hak warganegara dan hubungannya dengan negara. Syarat keadilan Pemerintah dan ketaatan rakyat. Sumber hukum dan jenis-jenis hukum yang berlaku dalam kerajaan.Alam. Dasar serta rukun Negara dan sistem pemerintahan. Organisasi Angkatan Perang dan gelar-gelar para perwira tinggi/ menengah. 13. 14. 12. Nama-nama dan gelar jabatan bagi pejabat tinggi tingkat pusat. Pemerintah pusat dan pembagian wilayah-wilayah negara. 2. 3. 10. 11. Qanun Meukuta Alam memuat ketentuan-ketentuan bagi Kerajaan Aceh Darussalam. Menteri Qadli dan pejabat tinggi lainnya. yaitu Teungku Di Meulek lakab gelarannya dan namanya Saiyid Abdullah Ibnu Saidi Ahmad Ibnu Ali Ibnu Abdur Rahman Habib Abu Bakar Ibnu Usman Ibnu Hasan ibnu Wandi Meulek Said Lila Habib Syarif Abdullah Ibnu Faisal Abdul Jalil Badrul Alam Syarif Hasyim Jamaluddin Perkasa Alam Saiyid Habib Syarif Ibrahim Sulthan Jamalul Alam Badrul Munir Ibnu Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalul Lail Perkasa Alam Habib Syarif Ibrahim Saiyid Mukammil Saiyid Mukammil Habib Syarif Abu Bakar Ubaidillah Jamalul Lail. Kampung Garot Keutapang Dua Negeri Aceh Bandar Darussalam.

" I n i suatu bukti kemashuran dan nilai tinggi negeri Aceh yang sudah dimaklumi orang masa itu " ADAT ACEH Sesuai dengan isinya. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. J . "Beberapa peraturan disempurnakan. Belanda. sehingga telah diambil menjadi contoh oleh beberapa negara. Inggeris. Silsilah Tharaf Hulubalang dan Dustur segala kapal yang berniaga. Perintah Segala Raja-raja. Qanun Meukuta A l a m sudah cukup baik. Adat Majelis Raja-raja. Mesir. D r . Comprises a variety of regulation for Port duties and customs. seperti yang ditulis ahli sejarah Muhammad S a i d : (248) "Iskandar M u d a telah mengadakan perundang-undangan yang terkenal dengan sebutan Adat Meukuta A l a m . membagi buku tersebut kedalam empat bahagian. yang disadur dan dijadikan batu dasar kemudian ketika puterinya Tajul A l a m Safiatuddin dan Raja-raja seterusnya memerintah. Turki. maka Prof. Geneology of the Kings of Achin. ketika diperintah oleh seorang sulthan yang bernama Sulthan Hasan. G . telah mengambil pedoman-pedoman untuk peraturan negerinya dengan berterus terang mengatakan mengambil teladan undang-undang Mahkota A l a m Aceh. 3. yaitu : 1. 347 . Rule of Government For Kings. Arab. Banyak negeri tetangga mengambil peraturan-peraturan hukum di Aceh untuk menjadi teladan. (248) M. terutama karena peraturan itu berunsur kepribadian yang dijiwai sepenuhnya oleh hukum-hukum agama. Spanyol dan Tiongkok. 4. Portugis. Penerbitan hukum yang dibangun oleh Iskandar Muda memperluas kemashurannya sampai keluar negeri. Drewes dalam introductionnya mengenai buku Adat Aceh yang juga dinamakan Adat Meukuta A l a m . "Sebuah kerajaan yang jaya dimasa lampau di Kalimantan yang bernama Brunei (kini masuk jajahan Inggeris). seorang yang keras dan pemeluk agama yang setia.Menurut ukuran zamannya. 2. jadilah Adat Meukuta A l a m adalah adat betsendi Syara'. terutama oleh negara tetangga. Etiquette tobe Observed at the Court. ke India. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 174. also rules for the minor officer of government.

5. Majelis Hulubalang. Majelis Berangkat Yang Kedua Hari Raya. Sekalian Majelis Raja. dan diakhiri dengan Sulthan Alaiddin Muhammad Syah yang memerintah pada tahun 1238-1251 H . . 348 . Adat Majelis Raja-raja. = 1823-1836 M . serta Keurukon Seri Indra M u d a yang di Balai Besar. the regulations for the King's going to the Mosque on Friday. yang memerintah pada 601-631 H . " maka adalah pada sanat 1015 H . Majelis Junjungan Duli. the cermonial prosessions from the Palace to the mosque Baiturrahman on the lOth of Zulhijjah. the regulations concerning Kings. Majelis Tabal Pada Hari Meumeugang Puasa. 9. 7. regulation for the processions on the days of the two religious feasts. Majelis Hadlarat Syah Alam berangkat sembahyang Hariraya Haji. Silsilah raja-raja ini dimulai dengan Sulthan Alaiddin Johan Syah. diatas takhta kerajaan negeri Aceh Bandar Darussalam Sabda hadhirat yang mulia kepada Orang Kaya Seri Maharaja L i l a dan kepada penghulu Keurukon Raja Setia M u d a dan Keurukon Katibul Muluk Seri Indra Sura. regulations for the ceremony at wich the officials of the court make obeisnce to the King. Majelis Berangkat Hari Jum'at.dimulainya bagian kedua. maka Orang Kaya Maharaja L i l a duduk menulis : 1. Mejelis Berangkat Bulan Safar. regulations concerning government officials. = 1205-1234 M . Catatan ini menunjukkan bahwa pencatat silsilah ini adalah hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Muhammad Syah ini. maka disuruh tandakan surat seperti dalam terakata. 3. regulations for the figils in the night of the kadar in the month of Ramadlan. 2. 8. "yang jadi kerajaan dalam negeri Aceh Darussalam". Majelis Jaga-jaga. regulations for the procession on the final Wednesday of the Month Safar. 4. 6. regulations about the ceremonies during the days just before the fasting month. pada zaman Maulana Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat" demikian antara lain tertulis pada awal bahagian ketiga ini.

peri menyatakan syarat Bodoanda tatkala menghadap raja itu atas lima perkara. yaitu Ismail Bapa Ahmad yang dalam bahasa Arab dinamakannya dengan "Mabainas Salathin". yang terdiri dari majelis-majelis. pada menyatakan syarat segala raja-raja setelah sudah dari pada semanyam. Majelis Keduapuluh Enam. sementara majelis 6 s/d 24 hilang dari naskah. peri mengatakan lima martabat kemuliaan (maksudnya lima pangkat kehormatan).Bagian pertama (Perintah Segala Raja-raja) terdiri dari 31 majelis atau chapters. atas lima perkara. Majelis Ketigapuluh Satu. Menurut catatan padaawal bagian ini. maksudnya syarat-syarat bagi seorang duta. 10. yang mengatakan syarat segala raja-raja tatkala semanyam diatas takhta kerajaan. peri mengatakan arti utusan (ambasadors). Majelis Ketiga. terdiri atas tujuh perkara. Majelis Keduapuluh Sembilan. segala raja-raja dan Menteri. terdiri atas tiga perkara. Majelis Keempat. 6. peri mengatakan syarat Hulubalang mengenai ilmu hikmat peperangan. 11. segala Hulubalang Bodoanda Raja. 3. 2. dihadapi oleh segala pendita. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. peri mengatakan larangan atas segala hamba raja. yang diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Melayu) dengan Perintah Segala Raja-raja. Majelis Keduapuluh Tujuh. 4. Majelis Keduapuluh Lima. 9. Majelis Kelima. Majelis Keduapuluh Delapan. terdiri dari lima perkara. bahwa yang menyusunnya atas perintah Sulthan. Majelis Kedua tentang syarat bagi segala raja atas sepuluh perkara. 5. 8. yaitu : 1. yaitu mejelis 1 s/d 5 dan mejelis 25 s/d 31. mengatakan kehendak segala raja-raja itu atas delapan perkara. "Bahwa inilah silsilah yang terqimat segala Raja-raja demikian 349 . peri menyatakan syarat Bodoanda itu atas empat perkara. Majelis Pertama tentang arti raja. 7. peri mengatakan kehendak (tugas) bodoanda itu atas lima perkara. 12. Majelis Ketigapuluh. dan yang terdapat dalam naskah yang dipergunakan tuan Drewes hanya sebelas majelis.

pada empatbelas hari bulan Rabiul Awal yaumal Jum'at waktu dhuha. A . A . maka Orang Kaya Maharaja Lila Melayu salin daripada Tarakata Balai Besar daripada daftar Penghulu Keurukon Raja Setia M u d a P o Sarong Kampung Pegu dan Keurukon Bop Po Meurah. sabda suruh salin. seperti tersurat dalam Tarakata Balai Besar sekaliannya. seribu empatpuluh lima tahun. barulah setelah itu disebut: "Pada Hijrah Nabi S . ditandakan didalam daftar Balai Furdhah daripada Asyur dan adat segala hasil yang lain dalam Bandar dan segala majelis Raja-raja dan Hulubalang. melainkan di Bandar Aceh Darussalam. Majelis Hulubalang pada hari Sabtu. dewasa itu Paduka Seri Sulthan Iskandar Muda Johan Berdaulat menurunkan "dustur". Adat Majelis Bandar Darussalam. enam haribulan Rabiul Awal Yaumal Isnin Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Johan Berdaulat bersabda kepada Orang kaya Maharaja L i l a Panglima Bandar dan kepada pihak Penghulu Keurukon Raja Setia Muda. bahwa segala silsilah daripada segala raja-raja pada zaman dahulukala sampai kita menjunjungkan khalifah Allah sekarang ini. Telah begitulah hukum Sulthan Iskandar M u d a " Selanjutnya mengenai dengan riwayat pembukaan kembali Adat Majelis Bandar Darussalam. daripada adat sekalian pada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandar M u d a Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Djohan Berdaulat. W . dustur adat hasil bagi sejumlah para pejabat (the regular tributes to be paid annually by a number of functionaries). segala kapal yang berniaga tiadalah jadi ia berniaga didalam bandar yang lain. disebut: " P a d a hijrah Nabi S . seribu seratus duapuluh tahun. disalin oleh Orang 350 . Adat majelis Bandar Darussalam (Harbour Regulations) yang juga disebut Tharaf Hulubalang Dan Dustur Segala Kepala (Comprises a variety of Regulations for port duties and customs and rules for the minor officer of government) dimulai dengan taraf kedudukan para pembesar seperti yang diatur oleh Ratu Safiatuddin (the hierarchical order of functionaries). regulations about the audience given to Hulubalangs on Saturday. W . pada ketika yang baik fi saatil-mubarrak.10.

4. 5. Adat kain yang kedalam. Hikayat Aceh ini lebih tepat dikatakan riwayat (silsilah) sebahagian Raja-raja Aceh. Adat hak kalam. 14. Adat Orangkaya Laksamana.Kaya Maharaja Melayu maka inilah tarakata yang tersalin daripada tarakata yang asal itu. ) dalam bentuk prosa dengan bahasa Jawi (Melayu-Aceh). juga kitab ini tidak mencatat siapa pengarangnya. Adat besi yang terimbang. Dan adat-adat lainnya lagi. Adat Orangkaya Seri Maharaja Mangkubumi. 11. 12. sehingga menurut ukuran zamannya. seperti inilah majelis didalam Bandar Aceh Darussalam yang di Balai Furdhah : " selanjutnya dicantumkan berbagai ketentuan beacukai yang dinamakan dengan "adat". A d a t ' asyur dalam bandar. 3. Membaca isinya. dimana yang menjadi titik tuju silsilah Sulthan Iskandar Muda semenjak belum Iahir sampai remaja. umpamanya: 1. 2. 16. Sebagaimana telah dijelaskan. Adat kain akan Panglima Bandar. Adat cap megat membuat surat. 17. susunan 351 . HIKAYAT A C E H Buku Hikayat Aceh ini menurut isinya dikarang dalam zaman Sulthan Iskandar Muda (1016-1045 H . Adat kain akan Penghulu Kawal. Adat akan wakil Furdhah. 8. Adat gajah. 6. = 1607-1636 M . 9. Adat cap megat Sri Bujang. ia adalah sejarah yang disusun dengan uslub bahasa kissah (novel). Adat kuda. Seperti halnya dengan banyak kitab-kitab yang lain hasil karya Ulama/Pengarangpengarang Aceh. 13. Adat lapik cap pada sebuah kapal. bahwa Hikayat Aceh ini disusun dengan uslub novel. 15. 7. Adat mengiring surat. Adat kurnia persalin. kita mengetahui bahwa ia bukan karangan fiktif sekalipun dinamakan "hikayat". 10.

memenuhi nilai-nilai seni yang dihajatkan. Walaupun bagaimana. dengan uslub yang indah. atau dengan khidmat kita kepada guru yang sempurna mengenai Dia. menjadikan kita. dengan apa beliau telah mencapai titel " D r . Hikayat ini dimulai dengan suatu dongeng. bahwa kitab ini berisi pembahasanpembahasan tentang ilmu suluk dan ilmu tauhid. " dalam kesusasteraan dari Universitas Negeri Leiden. A S R A A R U L ARIFIN Karangan Syekh Hamzah Fansury. telah mengambil Hikayat ini untuk menjadi pokok pembahasan dalam "Thesisnya". bahwa Allah s. seorang putera Aceh yang belajar di Negeri Belanda. yang antara lain berbunyi: "Ketahui. supaya jangan taksir kita. hai segala anak Adam yang Islam. Dari namanya sudah jelas. dan daripada tiada berupa diberi berupa . Teuku Iskandar. menyesuaikan dengan novel-novel yang dikarang dizaman itu. bermaksud lebih mengagungkan Sulthan Iskandar Muda.bahasanya sudah cukup indah. Dr. menurut paham Syekh Hamzah Fansury. b. yang penuh dengan dongeng-dongeng yang mengasikkan. baik dilihat dari segi bahasanya ataupun dari segi isinya. lengkap dengan telinga. sebagai seorang raja yang dilukiskan demikian luarbiasanya. Kitab dimulai dengan satu mukaddimah. Dikarang dalam bahasa Melayu Lama (Jawi). bernilai seni. "Adapun sementaranya belum bertemu dengan yang sempurna bermakrifat.w. dengan hati. pandang pada limabelas baik. Jika kamu paham pada 352 . pada tanggal 14 Januari 1959.a. dimana dinyatakan bahwa "indatu" Iskandar Muda berasal dari kayangan (baludari). Nama lengkapnya : "Asraarul Arifin Fi Bajaani Ilmil Suluk Wat Tauhid" (Rahasia para cerdik pandai. Yogia kita cari Tuhan kita itu supaya kita kenal dengan makrifat kita. dengan nyawa. tentang uraian ilmu suluk dan tauhid). Hal ini dibuat pengarangnya mungkin karena : a. daripada tiada bernama diberi-Nya nama. Hikayat Aceh ini sungguh bernilai sekali. dengan budi.

sehingga memerlukan syarahan penafsirannya. Ilmu ini Haqiqat Muhammadin Nabi Menurut kan maklum dengan lengkapnya kawi Daripada Haqiqatnya itu jahil dan wali Beroleh iktibar dengan sekalian peri. Ketujuhnya itu adanya qadim Akan isti'dad alamin sempurna 'Alam Karena Sifat ini dengan Kamalul Hakim Bernama Bismillahir Rahmanir Rahim. lihat pada syarahnya pulang. Kelimabelas rangkum sajak itu. 353 . Keempat Qadir dengan Qudrat-Nya tamam Kelimanya Sifat bernama Kalam Keenamnya Sami' dengan Ada-Nya Dawam Ketujuhnya Basir akan halal dan haram. Tuhan kita itu empunya Kamal Didalam Ilmu-Nya tiada panah zawal Rahman dalamnya perhimpunan Jalal Beserta dengan Rahim pada sekalian Jamal. terdapat dalam limabelas rangkum sajak yang padat berisi. kami salin selengkapnya: Aho segala kita yang menyembah 'kan nama Yogia diketahui apa yang pertama Karena Tuhan kita yang sedia lama Dengan ketujuh Sifat bersama-sama.baik limabelas ini. yang sukar dapat dimengerti oleh orang awam. karena pada syarahnya itu perkataan makrifat Allah ada dengan nyata dalamnya " Dari kutipan mukaddimah ini jelaslah. Tuhan kita itu yang empatnya Zat Awalnya Haiyi pertama bilang Sifat Keduanya Ilmu dan Rupa Maklumat Ketiga Murid 'kan sekalian Iradat. bahwa inti ilmu suluk dan ilmu tauhid yang terkandung dalam bukunya itu.

Lautnya A l i m halunyaMaklum Keadaannya Qasim ombaknya Maqsum Taufannya Hakim syu'unnya Mahkum Pada sekalian 'alamin inilah rusum. 354 . Jika engkau belum tetap seperti batu Hukum dua lagi khadim dan ratu Setelah lupa engkau daripada enam dan matu Mangkanya dapat menjadi satu.Tuhan kita itu yang bernama Aliyi Dengan sekalian Sifat-Nya senantiasa Baqi ' A l a Jami'il alamin Atharnya jadi Daripada sittu-jihat sebab inilah khali. Pada Wujud Allah itulah yogia kau qa'im Buangkan rupa dan namamu daim Nafikan rasamu daripada makhdum dan khadim Supaya sampai kepada A m a l yang Khatim. Jikalau sisi kamu tahu akan wujud Itulah tempat kamu syuhud Buanglah rupamu daripada sekalian quyud Supaya dalam kedalam diri qu'ud. Tuhan kita itu seperti Bahrul A m i q Ombaknya penuh pada sekalian thariq Laut dan ombak keduanya rafiq A k h i r kedalamnya jua ombak ghariq. Jika belum fana daripada ribu dan ratus Tiada 'kan dapat adamu kau hapus Nafikan rasamu itu daripada kasar dan halus Supaya dapat barang katamu harus. Cahaya Athar-Nya tiadakan paham Memberikan wujud pada sekalian alam Menjadikan makhluk siang dan malam Ila abadil abad tiadakan karam.

Dengarkan pula ibarat syarah pulan KITAB S Y A R A H RUBAT 1 Kitab Syarah Ruba'i ini karangan Syèkb Syamsuddin bin Abdullah Sumathrani. namun yang sudah pasti bahwa sajak-sajak dalam Ruba'i Fansuri mengandung masalah-masalah Ketuhanan yang pelik dan sukar. sehingga muridnya Syamsuddin merasa perlu membuat syarahnya. Terlepas kita setuju atau tidak dengan pendapat Syekh Hamzah Fansuri dalam Ruba'inya itu. Dengan kitabnya ini. yang menghabiskan empatpuluh delapan pasa'.Hamzah Fansuri sungguhpun dla'if Haqiqatnya hampir pada Zatus Syarif Sungguhpun habab rupanya kathif Wasilnya Daim dengan Bahrul Latif. yang susah dipahami oleh orang awam bahkan mungkin akan salah dimengertinya. Kemudian Hamzah Fansuri menafsirkan kelimabelas rangkum sajak suluk dan tauhidnya itu dengan lebar panjang. yaitu: Subhanallah terlalu Kamil Menjadikan insan alim dan jahil Dengan hamba-Nya daim Ia wasil Itulah mahbub bernama A d i l . Syarahannya : M a k a arti subhanallah itu : Mahasuci A l l a h . baiklah diturunkan beberapa bahagian dari buku Kitab Syarah Ruba'i Fansuri. Cara penafsirannya dilakukan rangkum demi rangkum. murid dan pengikut Syekh Hamzah Fansuri. yaitu dikutipnya kepingan-kepingan dari sajak Ruba'i Fansuri. Untuk menjadi pengetahuan para pembaca. yang dikarangnya sangat padat dan sukar dimengerti. kemudian diberinya syarahan.dimana beliau memulainya: "Inilah Bait limabelas. Syekh Syamsuddin menafsirkan sebuah buku sajak gurunya yang bernama " R u b a ' i Hamzah Fansuri" yang berisikan masalah-masalah Ketuhanan. Syarahan yang telah diberikan oleh Syekh Syamsuddin masih belum banyak dapat membantu orang awam waktu membacanya. dan arti 355 .

Maka kehendak kata ini : Allah s. M a k a arti Daim itu : nantiasa dan arti wasil itu : sampai. bahwa A l l a h s.w. bahwa adapun wujud yang bernama Allah Ta'ala itu sempurna kesempurnaannya. M a k a kehendak kata ini. daripada banyak rahmat Allah akan 356 . yang tiada bagi-Nya rupa dan yang tiada bagi-Nya sekutu. M a k a Ahlullah mengambil dia akan mahbub-Nya supaya beroleh tolong ia pada segala pekerjaan dhahir-bathinya. artinya : ketahui segala yang mengawasi Allah itu tiada takut akan mereka itu dan tiada mereka itu gentar. yang "laisa kamislihi syaiun" itu artinya yang tiada sebagai suatu itu tiada bercerai dengan segala arif billah daripada martabat azal datang kepada martabat abadi. dan yang menjadikan semesta sekalian alam itu Allah s.w.w. Mahbub itu tiada berlawan Lagi alim lagi bangsawan Kasihnya banyak lagi gunawan Oleh itu bait tertawan.a. M a k a jika ada ia jadi mahbub pada Allah Ta'ala. yang diambil seseorang akan mahbub itu amat kasih ia akan yang mengambil Du? akan kekasih itu lagi banyak gunanya pada yang mengambil akan kekasihnya itu. yang diambil dakan mahbub itu diketahui-Nya diketahui diri-Nya diambil seorang akan mahbub itu. M a k a arti alim itu : yang tahu. niscaya tak dapat tiada ia dalam kesempurnaan karenanya. M a k a kehendak kata ini.Kamil itu : yang sempurna. maka yang mengambil D i a akan mahbubnya itu itupun tiada bagi-Nya lawan dengan dalil firman Allah : " A l a a ! Inna Auliaallahi la chaufun alaihim wa la hum jahzanun". bahwa Allah s. M a k a kehendak kata ini. bahwa Allah s.a yang diambil akan mahbub itu tiada bagi-Nya lawan pada segala laku-nya. M a k a arti mahbub itu i kekasih.w.a.a.w. dan arti adil itu : yang menyamakan. Syarahannya : M a k a arti mahbub itu : kekasih. Maka arti insan itu : manusia. M a k a kehendak kata ini. M a k a kehendak kata itu. M a k a kehendak kata ini : maka Allah s.a. dan arti alim : yang berilmu dan arti jahil itu : bebal. M a k a bahwasanya iapun mengambil orang itu akan mahbubnya.a.w. itu nantiasa Ia tiada bercerai dengan insan dan semesta sekalian itu.

M a k a arti kata ini. M a k a kata ini. bahwa Allah s. daripada alam dunia dan alam akhirat. A r t i Fa-ainama Tuwallu itu : maka barang kemana kamu berhadap. Mahbub itu tiada berhail Pada "ainama tuwallu" jangan kau ghafil " F a samma Wajullah" sempurna wasil Inilah jalan orang yang kamil. maka barang kemana dihapannya pemandang kalbunya. tetapi nyata-Nya itu pada segala yang beroleh karunia makrifat yang sempurna. bahwa jalan musyahadah kepada Allah itu. Arti kamil itu : yang sempurna. bahwa nyata kenyataan Allah itu amat nyata pada kedua alam. Syarahannya : A r t i lahir itu : yang nyata. Kata ini. barang siapa daripada arif yang mengambil Allah akan mahbubnya yang hakiki itu. dan arti hail itu : rindang. niscaya tiada terlindung padanya dan Allah yang mahbubnya itu. A r t i fa samma wajhullah itu : disana ada A l l a h . Syarahannya : A r t i mahbub itu : kekasih.w. itu pada Ahlullah mahbub-Nya yang hakiki. M a k a pandangan kepada-Nya itulah jalan wasil kepada-Nya.yang mengambil Allah Ta'ala akan kekasihnya itu. jalan segala orang yang kamil. Kekasihmu lahir terlalu terang Pada kedua alam nyata terbentang ahlul makrifah terlalu menang Wasilnya daim tiada berselang. Kata i n i . dan arti wasil itu : sampai. M a k a arti kata ini.a. barang siapa daripada arif yang berlakukan pemandang hatinya kepada Allah itu. 357 . dan arti gfhafil itu: lalai. M a k a jadi segala Ahlullah tertawan oleh-Nya. niscaya tiada terlindung ada Allah padanya. M a k a Allah Ta'ala mahbub-Nya yang hakiki itu tiada terindang pada-Nya. Kata ini bahwa A l l a h itu kekasih akan segala arif ini nyata pada mengambil D i a . Arti alim itu : barang lain daripada Allah itu. niscaya barang kemana dihadapkannya muka pengetahuannya dan muka pengenalan.

358 . niscaya orang itu beroleh kemenangan dan beroleh laba yang amat besar dalam negeri dunia dan akhirat itu. niscaya terbuka matanya yang bathin itu. apabila terbuka matanya yang bathin itu. Arti wasil itu: sampai. Kata ini. senantiasa sampai kepada Allah dengan tiada berkeputusan sampainya itu. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia memfanakan segala yang lain daripada Allah. karena jalan wasil kepada Allah itu. Hapuskan akal dan rasamu Lenyapkan badan dan nyawamu Pejamkan hendak kedua matamu Disana lihat peri rupamu. yakni menafikan akal dan rasanya. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia membawa jalan fana. dan arti daim itu: yang nantiasa. maka pada rupa dirinya yang elok yang tetap dalam ilmu hak Ta'ala itulah ia melihat ada Allah. Syarahannya : Kata ini. apabila arif membawa jalan musyahadah kepada Allah apakala dipejamkan kedua matanya yang dhahir itu. barang siapa beroleh karunia Allah pengenal akan Allah. niscaya tiada diperolehnya jalan wasil. supaya terbuka matanya yang bathin. maka segala orang yang beroleh makrifat Allah itu. maka segala arif yang hendak musyahadah kepada Allah itu. Jika tiada ia memfanakan badannya dan nyawanya.A r t i ahlul makrifah itu : orang yang bermakrifat Allah. maka hendaklah ia memejamkan kedua matanya yang dhahir itu. maka nyata padanya keelokan rupa dirinya. Kata ini. karena akal dan rasa itu suatu ta'jin daripada segala ta'jin makhluk. hingga difanakannya badanny dan nyawanya pun. Kata ini. maka dengan matanya yang bathin itulah ia memandang kepada A l l a h . Rangkum terakhir dari rua'i Fansuri berbunyi: Hamzah miskin orang 'uryani Seperti Ismail jadi qurbani Bukannya Ajam dan A ' r a b i Nantiasa wasil dengan yang Baqi. Kata ini.

A r t i wasil itu : yang sampai. Bab yang kedua pada menyatakan segala ambia dan segala raja-raja. M a k a kata ini.s. dalamnya beberapa (10) pasal. bahwa Hamzah itu menyatakan dan mengikrarkan yang ditasdikkan dan tiada berfaal lagi ia yang pada sangkanya ada akan dia wujud dan sifat dan faal itu. bahwa Syekh Hamzahmengumpamakan dirinya dengan Nabiyullah Ismail jadi qurbani pada Ibrahim a. dalamnya 2 pasal. M a k a kata i n i . niscaya diperolehnya kekal itu dan niscaya diperolehnyalah kekal dalam dunia dan akhirat. pada pihak ia meridlakan dirinya mati dan fana itu. 359 . atas permintaan Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani (1045-1050 H . ya Rabbal Alamin ! BUSTANUS SALATIN Kitab Bustanus Salatin ini dikarang oleh Syekh Nuruddin A r Raniry. Bab yang ketiga pada menyatakan segala raja-raja yang adil dan wazir yang berakal dan didalamnya 6 pasal. maka barang siapa sampai kepada yang kekal itu. A m i n . Kata ini. dan arti baqi itu : yang kekal.Syarahannya : A r t i miskin itu: tiada bermilik. T. M a k a dengan isbatnya itulah nantiasa ia wasil kepada Allah yang amat kekal itu. Syekh Hamzah radliyallahu 'anhu. menghendaki keridlaan Allah. Mengenai dengan Kitab Bustanus Salatin. Kata ini. Bab yang keempat pada menyatakan segala raja-raja yang bertapa dan segala aulia yang salihin dan didalamnya 2 pasal. Teuku Iskandar menulis: (249) Atas titah Sulthan dikarangnya Kitab Bustanus Salatin. bahwa Syekh Hamzah memasuki jalan kepada Allah Ta'ala membawa jalan nafi-isbat itu. didalamnya beberapa (13) pasal. yang membawa jalan nafi-isbat bukan ia daripada bangsa Arab dan bukan ia daripada bangsa Ajam. = 1636-1641 M ) . Iskandar: Bustanus Salatin halaman 4-6. Penulisannya dimulai pada 17 Syawal tahun 1047 H . Bab yang kelima pada menyatakan segala raja-raja yang zalim dan segala wazir yang aniaya. Kitab Bustanus Salatin terdiri dari atas tujuh bab : Bab yang pertama pada menyatakan kejadian tujuh petala langit dan bumi. itu. (249) Dr. D r . dan arti 'uryani itu : telanjang.

Keahlian 360 Nuruddin menggunakan bahasa nampak bila ia . Diseluruh kepulauan Melayu terdapat salinan dari bagian-bagian kitab ini. dalamnya 5 pasal. Pendahuluan Sejarah Melayu dikutip dari pendahuluan Bustanus Salatin Pengarang Hikayat Hang Tuah telah mengutip pula riwayat mengenai taman yang dibuat oleh Sulthan Iskandar Sani dan dijadikan kisah istana dan Taman Sultan Rum Bab kedua Bustanus Salatin mengandungi dua pasal yang meriwayatkan sejarah Semenanjung Tanah Melayu dan Aceh. disamping nilai-nilai keagamaan juga mempunyai nilai-nilai sejarah. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. Turun temurun nasab Sulthani. H a l ini mungkin karena Bustanus Salatin ditulis begitu rupa hingga bagian-bagiannya merupakan cerita-cerita yang tersendiri. Pasal 12 merupakan saduran Sejarah Melayu dan mengandungi silsilah raja-raja Pahang. Meriwayatkan tentang kerajaan Sulthan ini. Ialah menjunjung inayat Rahmani. dihiasinya karangannya itu dengan suatu r u b a ' i : Ialah perkasa terlalu berani. Bab yang ketujuh pada menyatakan akan dan ilmu dan firasat dan kifayat dan ilmu tabib dan segala sifat perempuan dan setengah daripada segala hikayat yang ajaib dan gharib. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kebudayaan Melayu tidak sedikit pula. Bustanus Salatin merupakan karya Nuruddin A r Raniry yang terbesar dan karya yang terbesar pula yang pernah dihasilkan oleh seseorang pengarang dalam bahasa Melayu Bustanus Salatin. Bahkan nilai-nilai sejarahlah mengambil peranan yang lebih penting dalam karya Nuruddin yang besar ini.Bab yang keenam pada menyatakan segala orang yang murah lagi mulia dan segala orang berani yang besar. dalamnya 2 pasal. Pasal ini dimaksudkan sebagai pengantar bagi pasal 13 mengenai sejarah Kerajaan Aceh yang mencapai puncaknya dengan Pemerintahan Sulthan Iskandar Sani yang berasal dari Pahang. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kesusasteraan Melayu tidak kurang juga pentingnya. Lagi pula menyalin kitab ini dalam keseluruhannya tidaklah begitu mudah karena sangat tebal.

dan batu mengampar berkumai seperti perbuatan peterana. ada biru. adalah putih. diatas kumai. ada jingga.memuja raja yang menjadi pelindungnya ketika baginda menaiki takhta kerajaan Aceh: "Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. ada berkurai. ada kuning. Dan 361 . Dan beberapa cermin Cina terkena pada selang kerawang itu. Maka bertiuplah angin bahagianya. dan beberapa perhiasannya terkena "Syahdan adalah perbuatan arah kepaksina itu suatu pintu. maka dikerawangnya pada lingkar tepi-tepi kumai itu. ada ablok. Maka diperbuatnya pada kaki dewala itu. dan beberapa kalok. ada pancawarna. Maka tatkala berdirilah payung daulatnya. Maka sekaliannya itu disusun dengan batu yang berbagai-bagai warnanya. dan bangunnya seperti biram berkelahi. maka beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah kurnianya. Sebagai contoh. ada hitam. ada merah. Dan adalah sukacita hati segala manusia umpama segala bunga-bungaan yang kena rintik hujan pada ketika dini hari. sehingga kalau ia melukiskan sesuatu benar-benar indah dan hidup. Kemampuannya untuk melontarkan kata-kata dan kalimat-kalimat yang hidup. coba kita perhatikan bagaimana Syekh Nuruddin dalam Bustanus Salatin melukiskan Kandang Darud Dunia (Makam Sulthan Iskandar Sani). maka terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. sungguh luar biasa. sungguh indah : " adalah perbuatan itu empat persegi. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. maka mashurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. Maka adalah perbuatan pintu itu berkerawang. dan bermega. dan terdirilah alam daulatnya. Dan adalah pada empat penjurunya itu bercanggai. ada hijau." Hampir dalam segala kitab-kitab karangannya. Nuruddin mempergunakan bahasa yang hidup padu bernilai seni. bergelar Seri Muka. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. Maka diatas batu mengampar itulah ditambaknya tanah kira-kira delapan hasta tingginya. ada seperti warna paru-paru. ada ungu. berukir awan.

Dan diatasnya sulor bayung daripada perak berukir. karangan A l Imam A l Qadli Nashiruddin A b i Sa'id Abdullah bin Umar bin Muchammad Asy Syirazy A l Baidlawy. Yang dimaksud. dan perbuatan kumai itu berkerawang. Dan adalah kelambu itu berlapis-lapis jua. bertelepok berselimpat. M a k a adalah diatas dewala yang tiga lapis itu berlapis-lapis langit-langit daripada kain keemasan. berbunga lawang. dan pada segenap penjurunya dibubuhnya buah berembang. dan dibawah kemuncaknya itu terkena beberapa permata yang tiada terhargakan " TAFSIR B A I D L A W Y Asli kitab tafsir ini bernama "Anwaarut Tanzil W a Asraarut T a k w i l " . yang lebih terkenal di Aceh dengan nama julukan Teungku Syiahkuala. bersurat kalimah. Tafsir A l Quranul Karim ini diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Bahasa Melayu lama) oleh Syekh Abdur Rauf bin A l i Fansury A l Jawy dan diberi nama "Turjumanul Mustafid". selapis kelambu daripada warna pelangi. dan kedua lapis daripada kimkha berbunga bertelepokkan air emas. bercat lagi bertulis lazuwardi berair emas. maka diatas batu itu diperbuatnya kisi larikan atas angin. M a k a dalam kandang itu diperbuatnya suatu lapis lagi dewala daripada batu pelinggam yang maha putih. 362 . dan lapis yang keempat daripada zarzari. Demikian nama yang tercantum pada halaman terjemahan tersebut. Dan lapis yang ketiga daripada kain keemasan. dan kemuncaknya bersalup dengan suasa. bersemburan air mas " M a k a adalah kemuncak Raja Kandang itu daripada perak. berumbai-rumbai daum emas.pada suatu segi beberapa telepok daripada air emas dicat. berumbai-umbaikan permata bercampuran mutiara dikarang. Sekalian suratan itu air emas berukir. berkarang-karang seperti karang nakas. berkerawang. perbuatannya seperti sirip naga berukir. perbuatan Darus Salam " M a k a ada hampir Raja Nisan Darussalam itu suatu payung kerajaan berlazuwardi berbatang emas dan kemuncaknya daripada menikam merah. Dan pada kumai dewala itu berpucuk rebung. yaitu Syekh Abdur Rauf Fansury Singkel. M a k a dikenanya pada bara pintu itu dua tempat.

dimana ketiga-tiga mereka bermukim di Mekkah dan terpandang sebagai ulama-ulama kenamaan. Segala puji sabit bagi A l l a h . Syekh Ahmad Petani. adalah tafsir yang pertama-tama dalam bahasa Melayu (Indonesia). Pada Akhir cetakan yang keempat. b. Syekh Idris Kelantani. Beri petunjuk oleh-Mu akan kami jalan yang betul. lagi Tuhan yang amat murah didalam dunia ini. Untuk contoh. tafsir Surat A l Fatihah: "Dengan nama Allah yang amat murah didalam dunia ini. tanpa ada tambahan atau kekurangan. dan karena itu Syekh Abdur Rauf dalam hal ini berjasa sangat besar. yaitu Syekh Abdur Rauf Ibnu A l i A l Fansury adalah ulama yang terbaik pada zamannya. Bermula dikehendaki dengan jalan yang dimurkai disini. dan dengan terjemahannya itu penterjemah bermaksud agar dapat diambil manfaat oleh penduduk kepulauan Jawi (Melayu) " Pengakuan ini ditandatangani oleh : a. yaitu Surat A n Nas : 363 . dan telah kami periksa dengan sungguh-sungguh. dan tiada ada perobahan dan penyimpangan. jua ku mengambil berkat pada membaca fatihah i n i . dimana kami dapati bahwa terjemahan kedalam bahasa Jawi (Melayu) adalah terjemahan yang sesuai dengan aslinya dalam bahasa Arab. yang semoga dilimpahi Allah dengan rahmat-Nya dan ditempati dalam sorganya. c. jalan segala mereka itu yang telah Kau anugerahi nikmat atas mereka itu.Tafsir terjemahan ini. lagi yang amat mengasihi hamba-hamba-Nya yang mukmin didalam negeri akhirat. " Kami tentukan akan Dikau ibadat dan kami tuntut daripada-Mu tolong atas berbuat ibadat dan yang lainnya. karena penterjemah. lain daripada jalan segala yang dimurkai atas mereka itu dan lain daripada jalan segala orang yang sesat. lagi yang amat mengasihani hamba-Nya yang mukmin didalam negeri Akhirat itu. Tuhan yang mempunyai segala Mahluk. jalan segala Yahudi dan jalan segala Nasrani " Selanjutnya mari kita kinyam tafsir surat terakhir. Raja yang memeriptahkan pada Hari Qiamat. oleh pentashih pada percetakan menilai Syekh Abdur Rauf sebagai berikut: \ "Sungguhnya Baidlawy yang terkenal. Syekh Daud Petani. mari kita perhatikan terjemahan.

yang di Jawikan akan dia oleh Syekh kita dan ikutan kita kepada Allah Ta'ala. yang dikasihani Allah Ta'ala jua kiranya akan dia dan diterimanya. = 1641-1675 M . Karangan Syekh Abdur Rauf Fansury-Singkel." Kata olehmu. yakni daya daripada tiaptiap zikir Allah yang ia memberi waswas pada segala hati manusia " Salah seorang murinya yang bernama Daud Jawi anak Ismail anak Agha Musthafa anak Agha A l i Rumi. ) . Miraatut Thullab selesai dikarang pada hari Sabtu tanggal 8 Jumadil A k h i r 1083 H . ya Muhammad. lagi Tuhan segala. Menurut catatan pada akhir kitab. . dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimah kitabnya. yang alim lagi 'allamah . yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Syiahkuala. maka pengarang menulis : 364 . Setelah dia memuji Allah dan mengucapkan salam bahagia kepada Rasul Utamanya. Kitab ini adalah kitab H u k u m Islam yang agak lengkap pertama dikarang dalam bahasa Melayu. lagi Waliyullah yang fani fillah ta'ala. atas permintaan Ratu Tajul A l a m Safiatuddin. aku berlindung kepada Tuhan yang menjadikan segala manusia dan yang memilikkan mereka itu. dan dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi para Kadli (Hakim). Berlindung aku itu daripada kejahatan waswas syaithan yang kufur kemudian. membubuhi catatan pada akhir tafsir i n i : ' ' Dan telah sempurnalah tafsir Quran yang amat mulia lagi yang dinamai dengan Turjumanul Mustafid. dan diberi Allah Ta'ala manfaat jua kiranya akan kita. Mengenai sebab dan maksud tujuan mengarang kitab ini. Perkenan oleh-Mu hai Tuhanku ! " MIRAATUT T H U L L A B Nama lengkapnya : Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati Ahkaamisy Syar'iyah (Cermin para mahasiswa untuk memudahkan mengetahui hukum-hukum Syara'). yaitu pada masa pemerintahan Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat (1050-1086 H . dengan berkat ilmunya didalam dunia dan didalam akhirat. Aminuddin Abdur Rauf anak A l i Jawi lagi Fansuri.

Dalam komplek makam ini (juga di Pase) terdapat kuburankuburan yang berbatu nisan dengan tulisan kuno. Blang M e . Dalam komplek makam yang terletak di sebelah kanan Sungai Pase ini. Meskipun batu-batu nisannya sangat sederhana. = 1407 M . 15. 13. Dalam komplek M a k a m Cot Astana ini (juga di daerah Pase) didapati kuburan para ulama besar. Dalam komplek Kandang Kuta Karang ini banyak sekali kuburan raja-raja Pase yang indah-indah. antaranya Teungku Sareh. yang diduga tulisan Aceh lama. Makam ini terletak di negeri Blang M e . = Agustus 1232 M . ) . namun juga bertulis dengan huruf Arab yang indah yang memiliki nilai-nilai seni. 12. 365 . Makam Blang Peuria. Makam Teungku Peuet-Ploh-Peuet. siapa adalah turunan dari salah seorang Khalifah Daulah Abbasiyah. D i sana juga banyak kuburan ulama-ulama dan orang-orang besarnya. Teungku Said Syarif. ) . Makam Teungku Di Bale. antara lain kuburan Ratu Nihrasiyah Rawangsa Chadiju (801—831 H . Makam Teungku Sidi. makam Cot Astana. = 1400—1428 M . Kandang Kuta Karang. antara lain terdapat kuburan Sulthan Malikus Salih (659—688 H . 11.9. = 1261—1289 M . Makam Blang Peuria ini terletak di daerah Geudong. Dalam komplek Kandang Samudra yang tuletak di sebelah kiri Sungai Pase. salah seorang diantaranya yaitu Qaid Ja'kub (mungkin seorang perwira tinggi) yang meninggal bulan Muharram 630 H . 10. banyak terdapat kuburan para ulama dan beberapa orang Sulthan yang memerintah sekitar tahun-tahun 1400—1500 M . . Dalam komplek makam ini terdapat kuburan Pangeran Abdullah yang meninggal dalam tahun 799 H . Kandang Samudra. 14. Terletak juga di sebelah kiri sungai Pase.

Dikekalkan Allah s. " Yaitu Sulthan yang amat besar dan Raja yang amat mulia. yaitu Amirul Mukminin A b u Bakar. seperti rirman-Nya : Bahwasanya A k u jua Tuhan yang lagi akan menjadikan dibumi seorang Khalifah. kepada kebajikan yang sekarang dan yang lagi akan datang. dan Usman dan A l i Radliyal-Lahu'Anhum. " Dan setengah daripada segala raja-raja itu. paduka Seri Sulthanah Tajul A l a m Safiatuddin Syah Berdaulat Dhillullah fil A l a m anak paduka Seri Sulthan Raja Iskandar M u d a Johan Berdaulat.w. jua kiranya akan daulat hadlarat yang mahamulia. yang amat keras dan ditinggikannya kiranya akan martabat hadlarat yang mahamulia dalam dunia dan akhirat. " D a n adalah mula-mula Khalifah pada lahirnya bagi Adam a. lagi yang berjalan atas jalan penghulu segala Nabi Allah yang mursal. yang menilik ia pada tiap-tiap ketika dan masa kepada segala mahluk. yang menghukumkan segala manusia dengan hukum yang telah diturunkan Allah Ta'ala ia kepada Nabi-Nya pada tiap-tiap negeri daripada segala Negeri Islam. maka adalah Khalifah itu bagi Imam yang empat dalam tigapuluh tahun daripada segala tahun yang banyak.. tujuh petala langit dan bumi. yang Khalifah ia pada melakukan segala hukum Tuhan dalam tanah Jawi yang dibangsakan kepada Negeri Aceh Darussalam yang mubarak. Setelah sudah Khalifah Nabi kita.s." maka dijadikannya akan segala perkara yang khariji ini dari pada Nur Nabi kita Muhammad yang sebaik daripada segala manusia.w. maka Ia menjadikan dibumi ini Khaiifah-Nya yang menggantikan Dia pad?. maka adalah hukum Khalifah itu segala raja-raja yang be>ar-besar. dan kesudah-sudahannya bagi Nabi Kita Muhammad Rasul Allah s. penghulu kita dan tuan kita yang arif billah. Dan ditolonginya jua kiranya bathin. dan Umar. yaitu Muhammad anak Abdullah yany sebaik-baik perangai segala manusia. 366 . melakukan segala hukum-Nya. Maka setengah daripada segala perkara yang tersebut itu. dan dipalingkannya jua kiranya daripada hadlarat yang mahamulia kejahatan segala mereka yang dengki akan dia daripada laki-laki dan perempuan. dengan tilik pengasih dan penyayang dan insaf. lagi yang berpegang mereka itu kepada Syari'at Nabi kita Muhammad yang mulia. " Setelah sudah Khalifah Imam yang empat. "Setelah sudah Ia menjadikan tujuh petala langit dan bumi. yang tiada siapa dapat memelikkan dia lain daripadanya.a.

w. dipelaharakan Allah s. dan akan Pesuruh-Nya dan akan raja-raja kamu. Maka adalah hadlarat yang mahamulia itu telah bersabda kepadaku. sebab lama aku berdagang dan diam pada segala negeri daripada negeri Jaman. lagi yang amat mengabulkan taubat hamba-Nya. dan Mekkah dan Madinah. dan tatkala dianugerahinya akan daku dengan keduanya itu. yang dibangsakan kepada bahasa Pasi (Bahasa Melayu-Pase. jua kiranya akan keduanya dan dikekalkannya jua kiranya akan keduanya dalam kebajikan dan afiat dan segala nikmat yang sempurna. lagi yang berturut-turut. insya Allah Ta'ala.a. lagi fadlil. " Maka mengucap syukurlah aku kahadlarat Allah s. karena kurang fasahatku pada bahasa Jawi.w. jua kiranya dua buah negeri itu dengan berkat kemuliaan penghulu segala manusia.a. yang fasahah keduannya pada bahasa Jawi itu.a.a.. maka kukaranglah akan dia kitab ini dengan tolong Allah s. maka mohon kebajikan aku kebawah hadlarat-Nya dengan sembahyang istikharah pada berkenankan sabda hadlarat yang mahamulia itu.a. Dan adalah aku keberatan pada menjunjung sabdanya yang demikian itu. karena firman Allah: berbuat bakti kamu akan Allah Ta'ala. dan daripada segala ulama yang mengerjakan seperti yang ada pada ilmu merka. yaitu Nabi kita Nabi Muhammad Rasul Allah s. daripada sangat lobanya akan agama Rasul Allah. dan adalah perpegangan yang kukarang akan dia itu atas mafhum kitab Fathui Wahhab. " Maka dianugerahi Allah s. pun daripada segala hulubalangnya yang besar-besar dan yang kecil-kecil.a. dipermulia Allah s.w. bahwa kukarang baginya sebuah kitab dengan bahasa Jawi.w.w. yang tiada berumah tangga daripada mereka itu dan yang ada berumah tangga daripadanya pun. dan 367 . yang muhtady kepadanya orang yang menjabat jabatan Qadli (Hakim) pada pekerjaan hukumnya daripada segala hukum Syara 'Allah yang mu'tamad pada segala ulama. melainkan pada barang yang kutambihkan atasnya dalam kitab ini. atas anugerah yang demikian itu." Dan ditolonginya puia kiranya akan segala mereka yang menolong hadlarat yang mahamulia.). " Dan kuperkenankanlah akan sabda hadlarat yang mahamulia yang demikian itu. Tuhan yang amat mulia. padahal aku berbuat bakti akan dia.w. akan daku dengan sebab dua orang saudaraku yang salih. -Penj.yang dibangsakan kepada Imam Syafi'i r.a.

kunamainya kitab ini Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati A h kaamisy Syar'iyah L i l Malikil Wahhab. siapa siapa boleh dikawini. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). Hal ini mungkin. wakaf. dan kuharap akan hak Subahanahu Wata'ala mengurniyai aku taufiq. bahwasanya menghukumkan antara segala manusia itu. maka kitab Miraatut Thullab ini. yaitu jalan yang betul dan beroleh kemenangan pada hari kiamat. ditolong Allah s. barang beroleh manfaat jua kiranya dengan kitab Miraatut Thullab i n i .w. artinya : Cermin segala mereka yang menuntut ilmu Fiqh pada memudahkan mengenai segala hukum Syara ' A l l a h " Dan kupohonkan kehadlarat Allah s. jua kiranya akan daku dan akan dikau. tiada mengandung " R u b u ' Ibadat" (hukum Bidang Ibadat). perdagangan buah-buahan dan sayur-mayur. failit. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). orang yang menilik dalamnya seperti yang beroleh manfaat ia dengan segala asalnya. yaitu : a. dalamnya bahaya yang amat besar dan pahala yang amat banyak " Selanjutnya. c. 368 .a. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata). perdagangan budak. Berbeda dengan kitab-kitab Fiqh (Hukum Islam) yang lain. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). insya Allah. sebelum pengarang memasuki kepada kandungan kitab.w. hutang piutang. beliau memberi beberapa nasihat kepada para Qadli (Hakim). hanya tiga rubu' saja. barang hilang dan lainnya. perdamaian. b. mendua-laba. antara lain berisikan uraian-uraian tentang hukum nikah. pembeslahan. karena kitab Miraatut Thullab ini ditujukan kepada para Qadli (Hakim) dan para mahasiswa jurusan qadla'. perkongsian. " Dan kukatakan : ketahui olehmu hai orang yang dijadikan akan Qadli. hukum khulu'. kepada siapa kitab-kitab ini ditujukannya. urutan wali. sewa menyewa. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata) antara lain berisikan uraian-uraian tentang jual-beli. agar mereka benarbenar menjalankan tugasnya dengan adil dan sesuai dengan amanah Allah dan Rasul.a. kuasa atas harta anak kecil. pesta kawin.Nya. barang dagangan sebelum dan sesudah serah terima. anggunan. riba. persemandaan.

Fotokopi yang di bawah ini.Kitab Miraatuththullab yang telah dicetak. yaitu halaman pertamanya dan halaman terakhir. membuktikan betapa berharganya kitab tersebut. Kitab karangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala ini telah puluhan kali dicetak. 369 .

sumpah.a. Setelah itu menilik ia apa ada sesuatu yang nyata baginya daripada segala rupa dan segala barang. M a k a jika menilik ia kepada keadaan rupa itu hitam. pembebasan budak. bertujuan menolak atau membantah risalah-risalah mengenai masalah tersebut yang dikarang oleh ulama-ulama suluk. dan yang telah diperbesar mereka itu akan dia hingga seolah-olah adalah perkataan itu pada mereka itu tiada sah dan tiada sempurna makrifat. riba. 370 . Qishash.thalak. maka hendaklah ia mengucap : Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. petunjuk-petunjuk kepada Qadli mengenai penyelesaian perkara/sengketa dan lain-lainnya. perampokan/pembajakan. Ii'an. masa iddah. jua kiranya akan dia daripada bid'ah dan mengadu-mengadu. " D a n jika menilik ia kepadanya itu merah. Kecuali itu. melainkan dengan mengetahui perkataan itu. dakwa dan pembuktian. atau memang kedua beliau sendiri.w. demikian bunyinya (hasil maknanya): "Bahwasanya orang sakit. KASYFUL MUNTADHIR Kitab ini karangan Syekh Burhanuddin. Dalam menerangkan mengapa dan untuk apa kitab Kasyful Muntadhir dikarang. yang mungkin pengikut Syekh Hamzah Fansuri dan Syekh Syamsuddin Sumatrani. nafaqah dan lainnya. ruju'. juga dalam Miraatut Thullab ada pasal-pasal yang menguraikan masalah-masalah penyaksian. zina. dipeliharakan Allah s. fasach. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). dan lain-lainnya. maka adalah ia nasrani. maka kubawa kepadanya suatu risalah bahasa Arab daripada perkataan dan yang telah dipegang oleh kebanyakan segala orang Jawi. dhihar. yang berisikan uraian-uraian mengenai keadaan orang pada waktu "sakaratul-maut". pencurian. antara lain berisikan uraianuraian tentang pemberontakan. apabila sangatlah sakitnya dipandangnyalah dalam sakitnya kepada sakaratul-maut. murid dan sahabat utama Syekh Abdur Rauf Fansuri. antara lain pengarang menjelaskan dalam mukaddimah risalahnya itu : " maka tatkala sampai saudaraku Syekh Abdur Rauf anak A l i ghafaral lahu 'anhu ke Banda Aceh Darussalam. maka ia mengambil nafas lillah kepadanya. maka adalah iblis.

kaana lilmukminina ya huwa huwa. supaya mudah memahamkan dia segala yang mubtadi.s. suatu risalah bahasa Arab pada menyatakan perkataan yang telah diperpegang akan dia pada ketika sakaratul maut. maka dikirimkan seperti perkataan yang tersebut dalam risalah yang kubawa kepadanya itu. "Demikianlah hasil makna perkataan yang dalam risalah itu.. maka pinta daripada Syekh kami. dan dengan zikir yang mana diistighal segala manusia terafdlal pada ketika sakaratul maut itu ? " Demikianlah ditanyai kepada Syekh Burhanuddin. maka dalam kitab yang mana tersebut ia.maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa. dan daripada perkataan yang datang ia daripada Malikul maut pada ketika ia mengambil nyawa dengan apa dikenal oleh segala manusia yang sakaratul maut. " D a n jika menilik ia kepadanya itu putih. maka adalah ia Jibril a. " D a n jika menilik ia kepadanya itu hijau. nafa'allahu bi'ulumihi. hendaklah Syekh kami menyuruhkan bagi kami suatu perkataan yang muktamad daripada perkataan yang datang ia daripada orang sakaratul maut.a. maka hendaklah ia mengucap : Qul : Huwa Allahu Ahad. "Setelah itu. kebenua Madinah Rasul kepada Syekh kita Maulana Ibrahim anak Hasan Kurani Asy Syafi'i Asy Syathari. adakah perkataan itu sahih yang tersebut ini pada sebuah kitab daripada segala kata Hadis atau daripada kata segala kitab kaum ahlus Sufi atau tiada ? " M a k a jika perkataan ini benar. "Setelah itu. Anta Allah huwa huwa.. maka dikarang. maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa huwa. M a k a bertanya aku kepadanya : Adakah muktamad seperti perkataan yang tersebut dalam risalah itu atau tiada ? M a k a jawabnya : Tiada aku tahu akan seperti perkataan yang tersebut dalamnya itu dan tiada pernah kulihat dalam kitab Hadis dan tiada dalam kaum ahlus Sufi seperti yang demikian itu. hanyasanya yang kulihat dan yang kuperpegang lain daripada itu. bahwasanya ia mengetahui akan Malikatul maut atau syaithan. maka adalah ia Muhammad s. maka adalah ia Yahudi. maka hendaklah ia mengucap : M a Syaa Allah. nafa'allahu bi'ulumihi. Kemudian maka kupindahkan daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. " D a n jika menilik ia kepadanya itu kuning. ya Muhammad.w. 371 . pada menanyai dia kepadanya demikian bunyinya : Tanyai hamba Syekh kami.

supaya mudah memfahamkan dia segala yang mutadi " MUDHHARUL AJLA. lagi mulia bangsanya. Bahwa fakir yang hina itu menyatakan "Ilmu T a u h i d " yang sebenar jalan kepada mati anak Adam yang meubahgia. dan setengah daripada takut akan Allah itu membesarkan akan Kalimah Tauhid kepada segala daging dan darah. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah Syahi Berdaulat Dhillullah F i l A l a m Ibnu Sulthan Marhum Ahmad Syah. = 1735-1760 M . M a k a fakir yang hina ini berkenankan pintanya yang mulia serta menjunjung titahnya yang mahaindah. wa samaituha bimudhharil Adyla ila rutbatil a'la. yaitu L a Ilaha Illallah. seperti yang ditulis dalam mukaddimah kitabnya itu : "Adapun kemudian dari itu. seorang ulama/ahli hukum Islam yang terkenal. maka dikirimkan oleh Syekh Burhanuddin akan jawab tanya itu suatu risalah yang bernama "Kasyful Muntadhir" Kemudian maka kupindahkan ia daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. ) Kitab ini dikarang atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah. artinya bertolong-tolong kamu atas berbuat kebajikan dan berbuat takut akan Allah. dewasa itu fakir yang hina Jalaluddin telah dititahkan oleh hadlarat tuan kita Syah A l a m . seperti sabda Nabi : Mutu Qabla an tamutu. Kitab ini dikarang oleh Syekh Jalaluddin. maka pada hijrah seribu seratus limapuluh dua tahun. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . artinya kunamai akan dia Cermin yang Amat Bersih Kepada Menilik Martabat Yang Amat Tinggi " JAMU'U JAWAMITL MUSHANNAFAT Kitab ini kumpulan karangan-karangan (risalah) dari beberapa 372 . mengamalkan firman Allah : wa Ta'awanu 'alal birri wat taqwa." Setelah itu. yang radliyallahu jua kerajaan. artinya : matikan diri kamu sebelum mati. kitab yang menguraikan tentang ilmu tauhid dan masalah-masalah ketuhanan. Nama lengkapnya : Mudhharul Adjla Ha Rutbatil A ' l a . yaitu Sulthan yang mahabesar kerajaan lagi maha tinggi derajatnya.

supaya beroleh manfaat dengan dia oleh setengah orang singkat ilmunya seumpamaku.orang ulama Aceh yang terkenal. yang mengandung delapan buah kitab dan sebuah tambahan. Salawat meuhat akan Saiyidina. dengan maksud agar dapat diketahui oleh segala yang berhajat. yang dalam kalangan rakyat Aceh dan orang-orang Melayu lebih terkenal dengan nama " Kitab Majmu' " atau "Kitab Delapan". Ajaib Subhanallah. Tuhanku Rabbi amat kuasa. Segala permata yang terpakai. yaitu seorang Ulama Aceh terkenal yang bernama Syekh Ismail bin Abdullah A l Asyi. Beliau menamakan kitab kumpulannya ini dengan "Jamu'u Jawami'il Mushannafat". Segala manikam himpun disana. 373 . himpun bagi himpun bagi segala karangan. Yakub yang merah zamrud yang hijau. Karangan ini intan kenarang. Setelah puji Allah Ahad. Wasiat sepatah dagang hina. Cahaya berhimpun sepandang mata. Yang berusaha mengumpulkannya kedalam satu kitab. Segala bagai mutiara. seperti ditulisnya dalam mukaddimah : •• a k a aku himpun setengah daripada segala kitab bagi Ulama-ulama yang besar-besar dan segala Faqih yang mulia. Wahai Ikhwan yang muslimin. oleh Syekh Ismail didahului dengan sekumpulan syair yang menurut ukuran zamannya sudah cukup baik. Adapun syair tersebut selengkapnya berbunyi: Alhamdulillah sekalian puji. hal keadaannya berhias dengan berbagai-bagai mutiara dan berbagai-bagai manikam yang terkarang " m Sebelum mukaddimah. Orang yang yakin akan Rabbana. dan kunamai akan dia dengan Jam'u Jawami'il Mushannafat.

Ilmu syari'at dan thariqat.Wahai tuan anak penghulu. antara lain dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya sebagai berikut: 374 . Ketiga pengajaran Tabi' Tabi'in. Wa Y a Ikhwan. Terlalu indah pengajaran ini. Karangan ini obat hati. Menjadikan waki masuk syurga. Itulah thabib mengobat luka. HIDAYATUL' AWAM Karangan Ulama besar Syekh Jallauddin anak Syekh A r i f Billah Syekh Jalaluddin. Keempat nasihat daripada Wali. Siapa yang suruh mengarang kitab ini dan apa maksudnya. W a ya sitti jantan betina. Serta haqiqat berhimpun disana. Siapa yang pakai karangan ini. Anak Melayu tuha muda. Orang yang alim lagi mursyid. Orang yang pakai jati penawa. yaitu : I. Kitab ini membahas masalah-masalah hukum Islam (Fiqh). Yang ikutan sahabat mulia. Daripada Rabbi Tuhan Yang Esa. Kedua pengajaran daripada Nabi. Orang yang suci daripada dausa. Ngaji hai tuan pada orang alim. Sahabat seraya sama serta. Adapun kedelapan buah kitab yang terhimpun dalam kitab Jam'u Jawami'il Mushannafat. Yang zahid lagi war'a. wa ya saidi.

seorang daripada sahabat Raja itu yang takut akan Allah Ta'ala.) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Syafi'i mazhabnya. III. karena ada perselisihan. dan segala yang wajib " II. yaitu Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat dhillullah faqir yang hina. dan segala barang yang bergantung dengan dia dari pada segala syarat. seperti yang dinyatakan dalam mukaddimahnya : " berkata faqir yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. Syekh Jalaluddin. Setelah aku lihat beberapa manusia bersalah-bersalahan mereka itu pada niat tatkala takbiratul ihram. sallamahul-Lahu Ta'ala. lagi yang mahatinggi derajatnya. Khadim ulama Haji Jalaluddin anak Syekh yang arif billah. anak Qadli baginda Khathib. = 1727-1735 M. karena ia merupakan bahagian dari Fiqh." pada hijrah Nabi seribu seratus empat puluh. maka aku namai akan dia "Hidayatul 'Awam" pada menyatakan perintah Agama Islam. Bahwa aku suratkan baginya suatu risalah yang simpan. pada lima hari bulan Muharram zaman Paduka Seri Sulthan yang besar kerajaannya. yaitu Muhammad Zain anak Faqih yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. Kitab ini membahas masalah mengenai niat waktu takbiratul ihram. maka aku kehendaki bahwa aku perusaha satu kitab yang kecil. Tidak disebut siapa pengarangnya. F A R A A I D L U L Q U R A N Kitab kedua bernama "Faraaidlul Quran". = 1735-1760 M). pada menyatakan niat taktala tabiratul ihram " 375 . Mungkin Syekh Jalaluddin juga. K A S Y F U L K I R A A M Karangan Syekh Muhammad Zain bin Faqih Jalaluddin. yang membahas masalah pembagian pusaka berdasarkan ajaran Quran. telah mengampun Allah baginya dan bagi kedua ibu-bapanya. yaitu Muhammad Zain anak Faqih Jalaluddin. pada menguraikan maksud dan aku namai akan dia Kasjful Kiraam. yang hidup sekitar pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja Lila Ahmad Syah (1139-1147 H . dan perintah sembahyang lima waktu. Aceh negerinya.

. tanggal 2 bulan Ramadlan 1225 H . yang diriwayatkan akan dia dengan isnad yang sahih dan dengan riwayat yang kepercayaan. telah memaafkan Allah Ta'ala daripadanya dan daripada segala ibu bapanya. Syafi'i mazhabnya. seperti yang ditegaskan dalam mukadimahnya: " berkata fakir yang hina kepada Tuhanya Allah Ta'ala yang bersifat kekayaan. dan supaya jangan jemu orang yang membaca dia.IV. SYIFAAUL QULUB Karangan Ulama Besar Syekh Abdullah Aceh. kawin cerai. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya. aku tinggalkan akan lafadhnya. dan aku namai akan dia Talkhishul Falaah pada menyatakan segala hukum thalaq dan nikah. dan dalamnya beberapa pasal dan satu khatimah " V. Tetapi.a. 1209-1238 H . Pengarangnya juga Syekh Muhammad Zain. TALKHISHUL F A L A H Nama lengkapnya : Talkhishul Falaah Fi Bayaani Ahkaamit Thalaq Wan Nikaah.w. yaitu dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul Alam Syah (Meureuhoom Kuala). bahwa aku bahaskan beberapa masalah nikah dan thalak dan barang yang bergantung dengan keduanya. (1795-1823 M. yaitu Muhammad Zain anak tuan Faqih Jalaluddin Aceh.). bahwa selesai dikarang pada hari Isnin waktu dhohor. Kitab ini adalah kitab ilmu tashauwuf. bahwasanya aku kehendak bahwa aku himpunkan akan beberapa Hadis Nabi s. lagi yang sangat ja'if daripada segala hamba Allah. dan aku jadikan akan dia satu kitab dan 376 . Tentang maksud dan kandungan dari kitab Syifaaul Qulub. supaya jangan payah orang yang menyurati dia. Sanya telah memohonkan akan daku oleh setengah daripada sahabatku. maka berkatalah faqir ilal-lahi Ta'ala. yang memberi Allah akan dia Taufiq bagi jalan yang benar lagi betul. disini aku buangkan segala isnadnya. lagi yang sangat kecil dari pada makhluk Allah. yang menguraikan masalah thalak dan nikah. dan aku ambilkan akan segala maksudnya jua. yamg menurut catatan pada akhir kitabnya. antara lain sebagai berikut: " kemudian dari itu.

dan aku jadikan akan dia empat puluh bab " Keempat puluh bab yang disebut pengarang itu.. mengenai berbagai masalah yang berdasarkan Quran. kelebihan ingat hal ihwal kubur. kelebihan memberi salam. kelebihan do'a. laki-laki dan perempuan ! Percayakan oleh kamu akan segala pengajaran i n i . dan setengahnya aku ambil daripada perkataan A u l i a Allah r. seperti yang dijelaskan pengarang sendiri dalam mukaddimah kitabnya : " inilah suatu kitab dan kunamai akan dia A l Mawa'idhul Badi'ah.a. kelebihan mesjid. masing-masing membahas masalah-masalah kelebihan ilmu dan ulama. syiksa orang meratapi mayit atau mengeluh karena bala dan kelebihan sabar. kelebihan tahlil. Hadis. kelebihan berwudlu'. artinya Obat Hati dan aku hantarkan dalamnya empat ratus Hadis Nabi s. kelebihan sembahyang jum'at. artinya segala pengajaran yang indah-indah. kelebihan memakai serban. kelebihan azan. kelebihan kawin. VI... A L M A W A T D H U L BADI'AH Karangan Ulama/Mufti Besar Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. kelebihan puasa. kelebihan makan sedikit. Kitab yang bernama A l Mawi'idhul Badi'ah (Pengajaran-pengajaran yang indah cemerlang) ini mengandung limapuluh buah pengajaran yang amat berguna. setengahnya aku ambil daripada perkataan Allah Ta'ala.a. kelebihan tasbih. kelebihan mengucap salawat kepada Nabi. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Rasul Allah s. 377 . kelebihan sedekah. hak anak atas ibu-bapa. jangan engkau syak akan dia. " H a i segala anak A d a m . kelebihan diam. kelebihan belajar memanah.a. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan sahabat r.q. hak ibu bapa atas anak. perkataan Hukama/Ulama. syiksa orang minum arak. kelebihan ingat mati. kelebihan mengunjung orang sakit. kelebihan iman. syiksa liwat (homo-sex).a. kelebihan zikir. kelebihan menyikat gigi. kelebihan meminta ampun. kelebihan sembahyang berjama'ah. kelebihan mengucap bismillahir rahmanir rahim. kejelekan orang tertawa terbahak. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Hukama dan Ulama yang 'amilin rahmatullah alaihim. kelebihan berzikir.q. kelebihan taubat. karena segala pengajaran ini.aku namai akan dia Syifaaul Qulub.

yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul A l a m Syah (1209-1238 H . mudah-mudahan jadi lembut hati kamu " VII. lagi yang mengampun segala dausa hamba yang karam ia dalam segala laut aib. dan tilik oleh kamu kepadanya sehari-hari sekali atau sejum'at sekali atau sebulan sekali." Dalam mukaddimah yang mengandung dua pasal. ) . dikarang oleh seorang Ulama Besar. bahwa karangan selesai disusun pada hari bulan Rabi'ul Akhir 1237 H . Tuhan yang amat kaya. Menurut catatan pengarang pada akhir kitab. jangan kamu takchirkan daripadanya. " D a n inilah suatu mukhtasar aku namai ia akan kitab ini Dawaaul Qulub. Tentang kandungan isi kitab. 378 . antara lain ditulisnya: "Ketahui olehmu hai murid. Dalam bab pertama dijelaskannya tentang maksiat anggota. Syekh Muhammad anak Khathib Langien (Teupin Raya Pidie). = 1795-1823 M . D A W A A U L QULUB MINAL 'UJUB Kitab Dawaul Qulub Minal 'Ujub (Obat Hati Daripada Penyakit Ajib) mengenai ilmu tasauwuf. sedang pada khatimah diterangkan tentang perbuatan murid. yang sempurna ia dalam kekurangan sangat berkehendak pada menolaknya kepada syafa'at Penghulu segala manusia. Dan aku aturkan akan dia atas satu mukaddimah dan tiga bab dan satu khatimah. bab kedua tentang maksiat hati dan bab ketiga tentang thaat dalam hati. dengan tolong Tuhan yang memerintah Ia akan alam syahadat dan alam segala yang gaib. M a k a sebab itulah kudahulukan adab daripada lainnya. masing-masingnya dalam pasal yang banyak." Selanjutnya diuraikan mengenai dengan adab guru dan adab murid. jangan beri jauh akan dia. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " berkata hamba faqir yang berkehendak ia kepada. nama Muhammad anak khathib di negeri Langien." H a i anak Adam ! Taruhkan olehmu pengajaran ini pada sisi kamu. yakni obat segala hati daripada segala aib. tiada sah ilmu melainkan dengan adab. dan tiada sah adab melainkan dengan engkau ketahui segala kaifiatnya.

. lagi yang dibahasakan kepada bahasa Jawi. lazimkan olehmu dengan dia. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . yang dipindahkan akan dia daripada kitab Irsyaadul Muridin. I ' L A A M U L MUTTAQIN Tentang pengarang kitab I'laamul Muttaqin ini. Tentang isi kandungan kitabnya. karena hasilkan taufiq. maka jadilah engkau dalam kelam dan keras hati " 379 . = 1836-1857 M ) . pengarang mencatat bahwa karangannya selesai pada hari ahad waktu dhohor. dan kunamai akan kitab ini akan I'laamul Mutaqin. dan akan A l l a h Ta'ala aku pohonkan bahwa memberi mafaat ia bagiku dan bagi tiap-tiap hamba-Nya yang takut akan D i a dan bagi sekalian orang yang Islam Adapun "aqabah" pertama dari kitabnya itu. dan menegahkan ia kepada berbuat thaat. dicatat oleh pengumpul dalam mukaddimah Jam'u Jawami'il Mushannafat. yang antara lain ditulisnya: " taubat. Syekh Ismail bin Abdulmuth Thalib. yang melengkapi ia atas ilmu takut akan Allah Ta'ala. Pada akhir kitab. Aqabah kedua yaitu mengenai dengan taubat. menghitam ia akan hati. sebagai berikut: " Kitab yang kedelapan I'laamul Muttaqin yang dipindahkan daripada kitab Irsyaadul Muridin pada ilmu tasauwuf. yaitu ikutan segala orang yang berjalan kepada jalan Allah Ta'ala. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " inilah suatu kitab yang simpan lagi bahasa Jawi. tanggal 26 Sya'ban 1262 H . M a k a bahwasanya celaka dausa itu mempusakai dinding antaramu dan antara A l l a h Ta'ala. karangan A l i m Billah lagi yang berhimpun padanya ilmu Syari'at dan thariqat dan ilmu haqiqat. supaya mudah ia bagi segala abid yang mubtadi. Yaitu melengkapi ia atas tujuh aqabah. membahas masalah ilmu pengetahuan.VIII. dan mengekalkan atasnya. yaitu Maulana wa Qudwatuna Syekh Jamaluddin anak Penghulu kita Tuan Syekh A b d u l l a h " . yang antara lain mengenai fungsi ilmu ditulisnya: " bahwasanya ilmu itu ialah tujuan pada pelajaran akhirat dan atasnyalah berkeliling segala pekerjaan ".

seperti mendaki bukit. antara lain : 380 . seperti ujud dan ria dan takabbur. tawakkal olehmu atas Tuhanmu pada rezki itu. maka syukur olehmu akan Allah Ta'ala. karena syukur itu mengikat ia akan nikmat " P E N D A P A T MUSAHHIH Pentashih pada cetakan kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat. dan bimbang hatinya dengan mencita-cita akan dia dan mengira-ngira hati akan dia. kemudian engkau melalui segala aqabah ini atas nikmat yang mahabesar. karena bahwasanya thaat itu amatlah berat dan beberapa yang mencabul daripadanya ". Ustaz Ilyas Ya'kub. dan dengki dan lain daripadanya yang membinasakan amalmu ". seperti tulisnya: " maka lazimkan akan takut dan harap. yaitu mengenai dengan syukur yang menjadi kunci dari segala-galanya untuk mendapat nikmat lebih banyak. karena orang yang gemar akan dunia itu bimbangkan ia akan lahir anggotanya dengan menuntut akan dia. yaitu mengenai bawa'is yang merangsangkan ibadat. zuhud oleh engkau dalamnya. supaya kekal nikmat itu bagimu. yang antara lain menuntut rezki seperti yang ditulisnya : " rezki. dan untuk itu ditekankan dengan dua cara : takut dan harap. karena bahwasanya orang yang tiada tawakkal itu membimbanglah dia dengan menuntut rezki itu akan badannya dan hatinya " Aqabah kelima. Aqabah ketujuh. yaitu mengenai dengan 'awaridh dalam ibadat. memberi catatan pendapat pada penutup kitab. ialah yang memberanikan akan daku atas mengerjakan thaat. Bermula tiap-tiap keduanya 'aiq namanya " Aqabah keempat. yang antara lain yaitu cinta dunia seperti yang ditulisnya pada awal aqabah i n i : " dunia. Adapun takut itu supaya jadi hardik akan nafsu yang amarah Adapun harap itu. Aqabah keenam. supaya betul engkau pada ibadat. yaitu mengenai rintangan-rintangan menuju ibadat.Aqabah ketiga. yang menurut pengarang adalah sangat sukar. yaitu mengenai dengan hal-hal yang mencederakan amal. seperti tulisnya: " syukur.

maka berkata fakir yang hina. Tentang sebab dikarangnya kitab ini. Bermula tatkala adalah tahun seratus lima puluh tiga. maka jadilah hukum syarak itu lupa yang dilupakan. pada menyatakan segala dakwa dan syaksi pada menyelesaikan orang yang berkhusumat. pada hari Jum'at. dan masa yang mahamulia atas yang empunya dia itu selebih-lebih rahmat dan sejahtera. telah sempurnalah cap kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat yang ajbul-ujjab. telah dipeliharakan Allah Ta'ala jua kiranya keduanya itu. niscaya sunyilah segala Islam daripada hukum syarak Allah." maka dengan pertolongan Tuhan Malikul Wahhab. khadim ulama. dan turun temurun silsilahnya daripada raja-raja yang amat besar yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah anak Tuan kita marhum Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Berdaulat Dhillullah fil Alam. Dan tetapi jikalau tiada kuperkenankan titahnya yang mahamulia itu pada waktu ini. karena jahilku atas kadar diriku pada sedikit ilmu dan pendek paham. karena ketiadaan ahlinya dan sedikit thalib ilmu. Ketahui olehmu hai saudara kami yang dapat kemenangan dunia dan akhirat. Jalaluddin anak Syekh Muhammad Kamaluddin anak Qadli Baginda Khathib dinegeri Tursan. kemudian daripada seribu daripada Hijrah yang mahatinggi. telah menunjukkan titah akan daku Tuan kita Sulthan yang amat besar kerajaannya. Maka telah kujunjung titahnya yang mahamulia pada yang demikian itu. yaitu bulan Muharram. pada masa empat hari bulan yang amat berkat. telah dikasihani Allah jua keduanya. dan bahwasanya adalah kitab ini seelok-elok susunan dan peraturannya ". Dan sanya telah menjawikan dahulu Syekh kita Aminuddin 381 . SAFINATUL H U K K A M Kitab yang sangat bermutu dalam bidang hukum ini dikarang oleh seorang Ulama/Ahli hukum yang terkanal Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursani (Aceh Besar). oleh pengarang disebutnya pada permulaan kitab : " kemudian dari itu. Akan kuhimpunkan baginya satu risalah yang simpan.

Bab yang kedua mengupas masalah perkawinan. Mukaddimah kedua menguraikan tugas-tugas dan sifat-sifat raja. Teungku Baba Daud yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Leupue. tiga bab dan sebuah khatimah. = 1735-1760 M . Kitab Masailil Muhtadi ini adalah kitab pelajaran agama dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). dan dipergunakan diseluruh gugusan kepulauan Nusantara oleh penduduk yang beragama Islam. daripada lupa. telah lemahlah thalib daripada menghafalkannya Maka mohonkan kebajikan akan Allah pada menghimpunkan dia. Sampai saat ini. Bab yang pertama menguraikan masalah ekonomi/perdagangan dan segala sangkut pautnya. Sampai sekarang kitab ini masih cukup baik untuk dipelajarai pertama. karena termasuk salah satu sistem pendidikan yang dianggap baik sampai sekarang. baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang baru mempelajari dasar-dasar ajaran Islam. artinya bahtera segala Hakim pada menyelesaikan segala orang yang berkhusumat " Jadi beliau mengarang kitab ini atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . perceraian dan segala hal ihwal yang ada sangkut paut dengan perkawinan. Sistem tanya jawab yang dipakai adalah sangat baik. salah seorang murid Syekh Abdur Rauf. yang sampai sekarang telah berpuluhpuluh kali dicetak. Kitab ini terdiri dari dua buah mukaddimah. dan tetapi ia sangat besar. RISALAH MASAILIL MUHTADI Nama lengkapnya dari kitab ini : Risalah masailil Muhtadi L i Ikhwanil Mubtadi. Bab ketiga menguraikan masalah-masalah pidana dan segala hal ihwal yang ada sangkut pautnya dengan kejahatan. Mukaddimah pertama menjelaskan arti kata-kata dan istilahistilah yang sukar yang terdapat dalam kitab ini. kitab ini masih bernilai sebagai suatu kitab hukum yang baik. 382 . dan cara-cara memerintah. dan kunamai akan dia S A F I N A T U L H U K K A M fi takhlishil Khisham. karangan seorang terkemuka. hakim setta pejabat-pejabatnya. ) . bahwa dipeliharanya akan daku daripada tersalah.Abdurrauf radliyallahu'anhu akan kitab Miraatuth Thullab.

paling lama bisa tahan 10 tahun. yaitu ibarat daripada menghimpunkan empat perkara. : Jika ditanyai orang kita. yang mana dinamanya agama itu? : Bahwa yang dinamanya agama itu. : Jika ditanyai orang kita. : Jika ditanyai orang kita. dan hakikat wajibul wujud itu qadim. yaitu mengesakan Dia sekira-kiratiadalah diperoleh sekutu pada yang diesakannya. masih dipakai untuk buku pelajaran sampai sekarang. sehingga mudah dimengerti oleh mereka yang baru belajar : Soal Jawab Soal Jawab : : : : Jika ditanyai orang kita. apa arti Islam itu ? : Bahwa arti Islam itu. yaitu menjunjung dan mengikut segala titah Allah dan mengikut sabda Rasul Allah dan menjauh segala larangannya. dari karena hakikat mumkinul wujud itu muhdas. sedangkan kitab-kitab pelajaran karangan orang sekarang. ibadat dan sebagainya.a. dan Islam. 383 . yaitu Iman. apa asal makrifat itu ? Bahwa asal makrifat itu. makrifat Allah. yakni menyempurnakan keelokan sifat suatu kemudian daripada diperolehnya. yaitu berbaik cinta rasa serta tulus ikhlas.Satu hal yang sangat mengagumkan. Maka tiada bersamaan keduanya dan tiada berhimpun keduanya.q. apa arti iman itu ? : Bahwa arti iman itu. apa arti tauhid itu ? : Bahwa arti tauhid itu. dan Tauhid dan Makrifat. Perhatikan bagaimana jelas dan ringkas masalah keimanan yang diketengahkan dengan sistem tanya jawab. bahwa kitab yang telah ratusan tahun umurnya ini dalam bahasa Melayu. apa arti auwaluddin itu ? Bahwa arti auwaluddin itu. boleh membedakan antara muhdas dan qadim. Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. Dengan ringkas dan jelas kitab ini menguraikan masalahmasalah aqidah/ketuhanan. Jika ditanyai orang kita. : Jika ditanyai orang kita. apa arti ihsan itu ? : Bahwa arti ihsan itu. percayakan barang yang datang dengan dia Rasul Allah s.

dali-dali tentang adanya Allah. 8. tentang najis yang cara menghilangkannya. sekalipun ia telah berusia ratusan tahun. Dari kutipan diatas ini. 384 masalah mengenai Allah. yaitu : " H a i Tuhanku ! Terangkan oleh-Mu akan hati kami dengan cahaya agama-Mu. tentang buang air dan istinja. 6. lagi kasih sayang segala hamba-Nya ! HIKAYAT A K H B A R U L KARIM Pengarang hikayat ini orang Ulama Aceh terkenal yang bernama/bergelar Teungku Seumatang (Geudong Aceh Utara). Karangannya yang berbentuk puisi ini. disamping bahasanya cukup baik. masalah keharusan mengenai Rasul. Keindahan bahsa dari pengarangnya semakin terasa. nama aslinya tidak disebut. tentang sembahyang. Dan mudahkan oleh-Mu akan segala pekerjaan kami dengan cahaya penolong-Mu. jenis air dan kebersihan. 7. 4. namun ia bukan cerita roman. . Hai yang amat memberi rahmat daripada segala orang yang memberi rahmat. = 1870-1874 M . 2. Beliau hidup kira-kira dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . jelas bahwa masalah yang dikemukakannya cukup terang.Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. mengenai akan sesuatu serta memutuskan hukum pengenalnya dengan nafi dan isbat. masalah bersuci. 5. apa arti makrifat itu ? : Bahwa arti makrifat itu. ) . hanya mengandung ajaran-ajaran agama yang membahas: 1. Dan sucikan oleh-Mu akan segala anggota kami dengan cahaya ampunan-Mu. 10. Dan perkenan oleh-Mu akan doa kami dengan cahaya rahmatmu. 3. rukun-rukun agama Islam. sekalipun bernama "hikayat". 9. setelah kita menginyam doa pada penutup kitabnya itu. tentang berwudlu dan cara-caranya. sifat-sifat Allah.

Kuleet neuputeeh meudjampu mirah. Lam peut plooh thoon neudong di Makkah. Pangsan raqjat djieu rupa. Ma neukheun Siti Aminah. 385 11. Peurintah Allah Azza Wa Djalla. tentang kej adian Muhammad. diuraikan oleh pengarang dengan lebar panjang dan mendalam dengan bahasa puisi. Surooh Tuhan bak djeen iensan. tentang hijrah Nabi. Siulah-ulah ban bungoong djeumpa. 13. Kutjhik neukheun Abdulmutthalib. Di nanggroe Makkah asay mula. Njan njang peumom Rasul Allah. Bangsa Arab Nabi mulia. Soe njang pandang mata lazat. Peusuruh djeup alam dunia. 14. tentang Isra dan Mikradj.tentang hal ihwal sorga. dan menurut ukuran zamannya bahwa puisi itu adalah bernilai seni yang baik. U Madinah teuma neubungka. Nabi Muhammad aneuq Abdullah. Semua masalah-masalah yang tersebut diatas ini. Terooh bak ikan njang mee doonja. Teutap Nabi di Madinah. Meunan peuneugah dum ulama. Bak binatang kajee batee. Trooh panghulee kepadanya. Rupa Nabi sangat indah. 12. Siulah ban buleuen purnama. . Siti Halimah njang peulahra. Tentang Nabi Muhammad dipuisikan antara lain sebagai berikut: Ku eek sjaksi Nabi Muhammad.

Abdulmutthalib neneknya Nabi. Njang away phoon Nabi Adam. Leubeh Panghulee Nabi kita. Nyaman mata memandang rupa. Muhammad Nabi putera Abdullah. Qubu Nabi di Madinah. Untuk binatang kayu dan batu. Sitti Aminah bunda tercinta. Senang jiwa dibuatnya. Juga ikan seantero dunia. Laksana bulan purnama. Negeri Mekkah tempat lahirnya. Demikian kata para ulama. Rupa cantik indah rupawan. Turunan Arab darah mulia. Indah laksana bunga cempaka. Terjemahannya: Kuakui Muhammad sebagai Nabi. Untuk jin manusia lagi. Ibu penyusu Muhammad Rasul. Pesuruh Ilahi untuk semesta. Keusudahan Nabi Moosthafa. 386 . Halimah Sitti pengasuh utama. Nabi njang laeen meulaxa ribee. Ureung ziarah meribee laxa. Neuprang kafee h'ana reuda.Neu'ibadat h'ana chali. Rahmat Muhammad meliputinya. Kulit putih bercampur merah.

yang antara lain : 1. kemudian menjadi seorang Ulama Aceh yang terkenal. M u l a pertama Nabi A d a m . Memerangi kafir senantiasa. ilmu tauhid. Ke Madinah hijrah kehendak Ta'ala. Nabi Muhammad penghulu ambinya. 3. yaitu Mundjijatul Anam buku puisi dalam bahasa Aceh yang membahas masalah-masalah agama. Diantara karya sastera beliau yang sangat digemari rakyat Aceh. D i Madinah sana Nabi bermakam. sedang berkecamuknya perang dengan Belanda. yang lebih dikenal dengan gelaran Teungku Chik D i L a m U putera Umar. Mengabdi Ilahi tiada khali. 2. Mengenai dengan "rukun limabelas" dalam Islam dijelaskan oleh pengarang sebagai berikut: 387 . masalah fiqh (hukum). Betapa besar perhatian rakyat kepada risalah ini terbukti dengan sudah tujuh kali dicetak sampai saat saja membuat catatan ini. masalah ibadat.Empatpuluh tahun menetap di Mekkah. juga seorang pengarang penyair yang cakap. tugas-tugas para Nabi. 4. Laksanakan perintah Allah Mahaesa. RISALAH M U N J I Y A T U L A N A M Abdullah yang lahir pada kahir abar ke X I X . masalah akhlak. Beliau selain seorang ahli pidato yang ulung. Semuanya dikupas dengan mendalam dengan mempergunakan puisi bahasa Aceh sebagai alatnya. Bermukim di Madinah menjalankan dakwah. Muhammad kemudian akhir Ambiya. Orang ziarah juta dan juta. 5. Banyak Nabi segala Nabi.

Lima waktu ketentuan nyata. Njang keulimong taeek hadji ke Baitullah. Syahadat empat rukun utama. Lima pertama rukun Islam. Rukoon Iman nam peukara wahee sahbat. Mengucap syahadat lidah berkata.Wahee thaleeb wadjeeb ateuh aneuq Adam. Sjarat rokoon teuseubut lam kitab fiqah. Djituree rukoon limong-blah dara agam. Rukun Islam mula pertama. Hati didalam benarkan pasti. 388 . Beuseeurta tasdeek hatee djipeubeuna. Mengenai limabelas rukun agama. Utjap duwa kalimah sjahdat deungon lidah. Dan njang keulhay puasa buleun Ramadlan. Terjemahannya: Menjadi kewajiban bani Adam. Ban njang djikheun oleeh lidah tan meuriba. Phoon-phoon limong peukara rukoon Islam. Teuma rukoon Islam limong phoon loon peungah. Seperti ucap lidah berkata. Rukun iman enam hanya. Njang keduwa sembahjang limong boh watee. Njang limong blah deungo loon pegah beugot tapham. Teuma njang peut peukara treuq rukoon sjahdat. Kedua sembahyang sudahlah pasti. Peut booh zakeut dum hareuta deungon badan. Renung perhatikan wahai saudara. Lam siuroe simalam bandum peureulee.

yaitu novel puisi yang dalam bahasa Aceh disebut "Hikayat". pembimbing manusia kejalan benar. dengan mempergunakan bahasa Indonesia. Peristiwa yang terjadi dizaman Kerajaan Islam Peureulak. Dalam tahun 1963 risalah ini telah dicetak untuk pertama kalinya dengan huruf Laten. Teungku Chik Abdullah Lam U masih sempat menyelesaikan sebuah karya sastera. K A R Y A SASTERA BAHASA A C E H . Dengan indah sekali. namun isinya baik sekali. banyak yang di . adalah karya sastera bahasa Aceh dalam bentuk puisi. juga dalam bentuk puisi. Daya dan setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam."Hikayat" . = 1607-1636 M. mengandung banyak pelajaran agama. HIKAYAT M A L E E M DAGANG Hikayat Maleem Dagang ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Derma Wangsa Perkasa Alam Chik (10161045 H .Rukun ketiga puasa Ramadlan. Lingga. Kitab-kitab yang telah dibicarakan pada bagian yang lalu. sementara beberapa buah yang lain hanya akan didaftarkan saja. Pidie. Dalam kitab tertera nyata. semuanya dalam bentuk prosa dan berbahasa Melayu (Jawi).) dan mengisahkan sejarah Iskandar Muda dengan armadanya ke Semenanjung Tanah Melayu. Malaka dan 389 . Yang akan dibicarakan berikut ini. Menjelang akan berpulang ke Rahmatullah. dan dari Asahan ke Johor. Samudra/Pase. Beberapa buah "Novel Puisi" akan dibicarakan dibawah ini. hikayat melukiskan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perjalanan Iskandar Muda dari Banda Aceh sampai ke Asahan. Kelima haji wajid tunaikan. romah sejarah ataupun roman khajali. Beuna. Sekalipun bahasanya masih bahasa Melayu Lama (bahasa Jawi).kan menjadi novel-puisi dalam wujud sejarah. Karya tersebut bernama "Mursjidul Anam". Zakat keempat bayar segala.

Kah tan malee tuha tjeulaka. "Pakon bu adoe kamarit meunan. watak manusia. Teuma seuoot Radja Radeen. Lah na geuteem bri Putroe Aceh. Baik peperangan ataupun kejadian-kejadian lainnya. Kakira h'an kah binasa !" Lom djiseuoot Radja siudjud. keadaan negeri-negeri. Digata daleem tadong Sinoe". percakapan-percakapan yang menarik. Hikayat mulai dikarang pada hari Isnin tanggal 27 Rajab 1055 H . Teuma djimarit Radja Siudjud. yaitu pada masa pemerintahan Ratu Tajul Alam Safiatuddin (10501085 H .lain-lainnya. Didalamnya banyak didapati ibarat-ibarat yang indah mendalam artinya. digambarkan demikian hidup.). Geutung keugop njang sambinoe. = 1641-1675 M. Mata mirah ban aneuq saga. Tariseh-riseh gata bak radja. memang seorang yang berpengetahuan luas tentang peperangan. Ureueng gedj bateen teugoh seutia. sehingga seolah-olah benar-benar kejadian didepan mata. Kafee Paqnat tan agama : "Bek lee kamarit tuha asee.). Habeeh ngon binoe ka gob tuka. keadaan laut dan berbagai pengetahuan lainnya. Narit njang djheut lee djibuka. bahkan disinilah tersembunyi rahasia ketinggian nilai seninya. Teuma keugantoe sang meuruwa. Pengarangnya seorang ulama besar Teungku Chik Pantee Geulima (Meureudu). agama. seperti percakapan antara Raja Radeen dengan Raja Siujud : Siujud beungeh ngon amarah." 390 . Gata geupulang ri njang waba. (1645 M. Kadjook keugon njang Putroe Phang.

Siujud merengut buka bicara. Tua celaka malu tiada !" Raja Radeen menyahut lembut. Jiwa mulia karunia Ilahi: " Mengapa adik memaki ribut. Bukankan neraka balasnya nanti ?" 391 . Puteri Pahang lepaskan pergi. Merah mata penaka saga. Suci hati teguh setia : "Mengapa adik kata demikian. jangan bicara anjing suang. That gedj bateen Allah karoonja: "Pakon adoe kee katjaroot. H'an katakoot keu neuraka ?" Terjemahannya : Marah Siujud dendam menyala.Lom djiseunoot Radja Radeen. Mulutnya memuntah kata durjana : "Abang senang bermukim disini. Angkuh mengira tidakkan binasa ?' Raja Siujud membangkang garang Kafir durjana penentang agama: "Cis. Sembah mencium kaki raja. Rela isteri diambil orang. Wanita hina ganti tukaran. Karena gilakan janda sulthan. Orang miliki dara jelita. Abang diberi perempuan jalang." Raja Radeen jawab tuduhan.

Suatu percakapan yang indah, terharu dan romantis sekali, terjadi antara Sulthan Iskandar Muda dengan permaisurinya Puteri Pahang, pada waktu persiapan telah lengkap untuk berangkat, dimana Sulthan memberitakan kepada permaisuri: Meunoë neukheun jooh neumeuhey: "Po sambinoe ho ka gata ? Ho ka gata po sambinoe, Tatroon keunoe putroe muda j . " Lalu neuseuoot tuwan putroe : "Njoe pat kamoe po meukuta, Pakon tuwanku neumeuhey kamoe, Toh salah proe peuebu sabda ? Njang ka h'an torn neyhey kamoe. Bak uraoe njoe peue bitjara ? Peue teukeudi bak uroe njoe, Meuhey kamoe putroe hina ?" "Njang kumeuhey tuwan putroe, Hadjad peugah droe ubak gata, Adak na untoong ubak Allah, Hadjad meulangkah u Djuhoo Lama. Meung na Allah bri umukuh landjut, Kuseutedj Siudjut menalee djiba." Kri tjit narit tuwan Putroe, Sira neumoe neuroo ie mata. Ie mata roo that meualoon, Ban udjeuen troon diudara: "Baroo uroe njoe tamupakat, Meusampee that putroe hina Terjemahannya: Demikian sabda panggil adinda: 392

"

"Dimana gerang Ratuku tuan, Semanyam dimana kemala negara, Mari kemari puteri rupawan !" Tuan puteri menjawab peri: " Kami disini daulat mahkota, Mengapa tuanku memanggil kami, Gerangan apa salah adinda ? Tiada biasa mengajak bicara, Kini begini mengapa gerangan, Takdir terjadi apa kiranya, Dipanggil kami puteri buangan ?" Kanda memanggil adindaku sayang, Hasrat jiwa nyampaikan berita, Andai izin Allah Penyayang, Akan berangkat ke Johor Lama. Kalau takdir umurku panjang, Akan mengejar Siujud celaka." Menjawab puteri berhati bimbang, Tersedu sedan cucurkan irmata. Irmata duka mengembun dimata, Bagaikan hujan titik berlinang : "Baru sekarang pendapat diminta, Hina kiranya nasibku malang " Selanjutnya Puteri Pahang menangisi dirinya yang jauh dari orang tua dan sanak saudara, jauh dari tanah tempat lahirnya, menyesali suaminya Sulthan Iskandar Muda, karena terlambat bermusyarat dengannya dalam hal hendak berangkat ke Semenanjung Tanah Melayu untuk mengejar Raja Siujud. Setelah Sulthan Iskandar Muda memberi penjelasan, barulah Puteri Pahang merasa puas dan rela meiepaskan sulthan pergi. Akhirnya pembicaraan sampailah kepada suatu klimak yang sangat romantis: 393

"Adak tuwanku neubeurangkat, Neukeubah pat Putroe hina, Meung goh meupat loon neukeubah, Karena Allah h'an kubri bungka. Pat Tuwanku loon neukeubah, Deelat leupah prang Meulaka, Ampoon Tuwanku deelat meukatoe, Kumat didjaroe bek tabungka. Meng h'an meupat neukeubah kamoe, Achee rugoe po meukuta." Teuma neuseuoot Meukuta Alam, Radja salihan adee raja : Gata kupeudjook putroe bak Allah, Sinan kukeubah rueq-rueq masa, Gata kupeudjook putroe bak Tuhan. Jooh away phoon djudookuh gata. Gata tadueq lam meuligoe, Tuhan sidroe njang peulahra.'' Teuma seuoot tuan Putroe Phang, Putroe djeunulang ahli bitjara : "Meujo neupeudjook loon bak Allah, H'an kutheuen langkah bah lee neubungka, Adak neudjook bak soe laeen, Diloon h'an kuteem po meukuta."

Terjemahannya: "Andai tuanku jadi berangkat, Tinggalkan dimana kami yang hina, Sebelum pasti kami bertempat, Tuanku pergi rela tiada.

394

Dimana kami tuanku tinggalkan, Kakanda pergi memerangi Melaka, Ampun tuanku daulat Syah Alam, Kupegang tangan lepas tiada. Bila kami tiada pasti, Menyesal nanti wahai mahkota !" Meukuta Alam menjawab peri, Bijak bestari adil bicara : "Adik kutitip kepada Allah, Kepada-Nya terserah sepanjang masa, Kepada Tuhan kakanda serah, Sejak mula berjodoh kita. Adik bertachta dalam istana, Tuhan Esa Pelindung Utama." Puteri Pahang menjawab kata, Muda jauhari bijak bicara : " Kalau Allah tempat menyerah, Rela tuanku berangkat pergi, Andai bukan kepada Allah, Kami tak rela wahai mahkota !" Yang lebih mengharukan lagi, ketika Sulthan Iskandar Muda menolak permintaan Puteri Pahang yang hendak mengantar sampai kekuala : Teuma djikheun tuwan putroe, That bit raghoe bidjaxana : "Adak tuwanku djadeh berangkat, Putroe djak euntat 'oh mieng kuala." Lom neumarit meukuta naggroe : "Bek hee Putroe susah gata, Bek taeuntat po sambinoe, Tadueq keudroe lam astana

!" 395

Terjemahannya : Berkata manja puteri andalan, Bijak bestari tutur merayu : "Andai tuanku jadi berjalan, Izinkan dikuala kami lepaskan Menjawab haru raja perkasa : " Janganlah adinda bersusah diri, Cukup disini berpisah kita, Menetap diistana puteri jauhari

!"

!"

Pulangnya Iskandar Muda dari medan perang dengan membawa kemenangan dan tawanan, yang diantaranya Raja Siujud, sangat membesarkan hati Puteri Pahang, sehingga diadakan penyambutan dengan sangat meriah: Djitoot beudee h'ana macam, Buet putroe Phang ampeueng Radja. Geutot beudee geunta bumoe, Su mubunjoe sigala doonja. Meugah Siudjud didalam taloe, Poteuh puwoe naggroe Guha, R'aqjat djitroon djeub-djeub naggroe, H'ana padoe habeeh teuka. Terjemahannya: Bedil dipasang berbagai ragam, Puteri Pahang sambut raja, Pasang bedil gemparkan alam, Letusan meriam gegarkan dunia. Terdengar Siujud orang tawanan, Ditawan Sulthan dinegeri Guha, Rakyat gembira turun berkawan, Dari kota dusun segala. 396

H I K A J A T J I H A D Z A M A N NABI Hikayat yang sangat bernilai ini, sayang sekali kita tidak dapat mengetahui siapa nama pengarangnya, karena dalam naskah yang ada pada saya tiada tercantum nama pengarang. Nilai hikayat ini tidak saja pada bahasanya yang amat indah, tetapi juga pada kandungan isinya yang mengandung ajaranajaran Islam yang bermakna luas. Hanya tentang pengarangnya kita dapat menyakinkan bahwa beliau adalah seorang Ulama Besar yang berpengetahuan luas, berbudi luhur, berakhlak tinggi dan mempunyai kedudukan terhormat serta keramat. Setelah kita membaca hikayat ini sampai tammat, dapatlah kita membenarkan kesimpulan ini, bahkan dapat kita tambahkan lagi, yaitu bahwa pengarang Hikayat Jihad zaman Nabi ini, adalah seoarang ahli sejarah besar, terutama sejarah Islam. Membaca hikayat ini, kita berkesan bahwa pengarangnya bermaksud dengan karangannya ini untuk membangkitkan semangat perang sabil dalam kalangan rakyat Aceh, guna melawan musuh yang disebutnya "kafir". Karena itu, tentang waktu kapan hikayat ini dikarang, ada kemungkinan: a. dalam zaman Kerajaan Aceh mula dibangun, yaitu sekitar abad ke X V I , untuk menghadapi ancaman kafir Portugis. b. dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai puncak kejayaan dan kebesarannya sekitar abad ke XVII, untuk menghadapi kafir-kafir lain disamping kafir Portugis, seperti Inggeris, Belanda dan lainnya. c. dalam masa berkecamuknya perang 50 tahun antara Kerajaan Aceh Darussalam dengan penjajah Belanda. Mana yang benar antara tiga kemungkinan ini, sukar untuk dipastikan, karena dalam hikayat sendiri tidak terdapat petunjuk kearah salah satu dari tiga kemungkinan tersebut. Hanya yang sudah pasti, bahwa hikayat bermaksud hendak membangkitkan semangat jihad dan perang di Jalan Allah; yang mana pada garis besarnya berisi:

397

a.

Dalil-dalil yang memastikan wajib berperang di Jalan Allah, membela agama dan tanah air; wajib mendermakan harta kekayaan dan segala yang ada untuk kepentingan Perang Sabil; wajib membantu perang sabil dalam segala bentuk. Dalil-dalil untuk ini berdasarkan ayat-ayat Quran, Hadis-hadis Nabi dan Fatwa-fatwa ulama. Riwayat jihad dan perang sabil dizaman Nabi dan para sahabat, seperti Perang Badar Kubra, Perang Uhud, Perang Chandak, Perang Bani Quraidhah, Perang Hudaibiyah, Fath Makkah, Perang Hunain, Perang Tabuk dan sebagainya; dengan pahlawan-pahlawan utamanya disamping Rasul sendiri, seperti: Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar bin Chaththab, Saiyidina Usman bin Affan, Saiyidina Ali bin Abi Thalib, Saiyidina Hamzah, Ubaidah, Sa'ad ibn Abi Waqash, Abdullah ibn Djahasj, Zaid bin Harisah, Zubair bin Awam, Bilal bin Rabah, Ammar bin Jasir, Abu Ubaidah, Usamah bin Zaid dan lainlainnya.

b.

Mengenai dengan dalil-dalil wajib berperang melawan musuh agama dan tanah air, antara lain dihikayatkan : Meuhey Nabi njoe sikarang, Beudoh taprang kafee dum na, Surooh umat dum sibarang, Soe peuwajang beutjeulaka. Ureueng mokmin dum tauroh, Tajue poh kafee beusigra, Bek tatinggay pih meusaboh, Jue bunoh bandum njang mungka. Lom peureman nibak Tuhan, Ajat Qeuruan teudooh h'ana, Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnatun wa jakunad-dinu kulluhu lillah. Wahee mokmin taprang kafee. Nak beek lee pitnah teuka, Bandum tapoh njan beumatee, Bek sabee seumah beurahla. 398

Terjemahnya : Panggilan Rasul sekarang i n i : Mari memerangi kafir angkara, Ajak ummat siapkan diri, Siapa durhaka akan celaka. Panggil berjihad mukmin segala, Bunuh musuh bergegas maju, Jangan biarkan hidup mereka, Mungkar segala segera serbu. Ada fiman Mahakuasa, Dalam Quran terakam indah : Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnah wajakunaddinu kulluhu lillah. Memerangi kafir marilah Mukmin, Agar fitnah tiada lagi, Bunuh mati sampaikan yakin, Hatta binasa penyembah berhala. Mengenai atas siapa diwajibkan perang sabil, oleh pengarang dikutip fatwa Imam Nawawi, yang dihikayatkan dengan bahasa Aceh: 'Oh kabaligh kanak-kanak, Wadjeeb djidjak meuh'an hina, Agam dara njan idjmak, Dum beugalak takeureudja. Saleh paseq 'aleem djahee, Besa ketjee tuha muda, Radja r'aqjat dum seugala bee, Taprang kafee wadjeeb rata. Kafee njang prang nanggroe geutanjoe, Meuribee bagoe wadjeeb tabila, Beutalawan malam uroe, Meudeeh meunoe tabitjara. 399

Hareum plung wadjeeb talawan, Mita djalan njang sidjahtra, Ban njan djeud ladju tapadan, Musooh tanjan taprang landja. Terjemahannya: Setelah anak jadi dewasa, Wajib berangkat kemedan jihad, Muda dan dara tiada beda, Haruslah rela semua sepakat. Salih dan pasik, alim dan jahil, Besar dan kecil, tua dan muda, Raja dan rakyat, wajib bersabil, Memerangi kafir angkara murka. Kafir penyerang negara kita, Wajib dilawan betapa djua. Baikpun siang malam segala, Berjuang wajib kapan saja. Lari haram, lawan wajib, Jalan sejahtera carilah segera, Ajak membina tata tertib, Musuh moyang bunuh segala. Tentang pahala perang sabil, dihikayatkan pengarang sebagai berikut: Tuhan neubree peunulangkan, Duwa djalan meuteumeung laba, Lam doonja dapat rampahsan, Taloo djih njan tatung areuta, Lom laba naggroe akhirat, Neubree teumpat lam sjeuruga, Padum-padum sinan neqmat, Peu njang hadjat Tuhan koornija. 400

apabila pengarang melukiskan dalam hikayatnya itu peristiwa-peristiwa yang berkecamuk dalam medan perang. rampas harta. Rijooh bunjoe h'aneek kira. Meutop meutjang rijooh kaba. Ureueng nam droe njang keupalang. Didunia kini dapat rampasan. R'qjat laeen sideeh sinoe. Hatee jaqin lakee do'a. sehingga benar-benar terpampang didepan mata kita. H'ana tiwah keudeeh keunoe. Musuh kalah.Terjemahannya: Pemberian Allah berlimpahan. Meutjang keudroe dum lawan na. Dhuhoo uroe hingga asha. Lagi untung dihari nanti. Dua jalan mendapat laba. Bak Tuhan Rabul'alamin. Johnjan muprang h'ana sunjoe. Allah kabulkan segala pinta. Maseeng-maseeng dum sinaroe. Ureueng surak meugeurintjang. Keahlian pengarang melukiskan dalil-dalil wajib jihad di Jalan Allah dan pahala dunia akhirat yang akan diterimanya. seperti waktu melukiskan betapa dahsyatnya perang Badar Kubra : Nabi Muhammad sadjan mokmin. Neuleueng amin h'ana reuda. Nikmat segala tiada terperi. 401 . Demikian pula halnya. sehingga benar-benar dapat merangsangkan semangat perang bagi yang membacanya. Sorga tinggi Allah kurnia. Ateuh guda njan geupasang. sungguh luar biasa. Dimidan prang bumoe geunta.

Meusu guda tange 'a-'i. R'gjat surak tango pakri. Enam pahlawan tampil kedepan. Diatas kuda bertengger pahlawan. guda meuplung ureueng meugroop. Dimedan perang bumi tergoyang. Sideeh sinoe ka meuhuboo. Terjemahannya: Nabi Muhammad bersama mukmin. Tjampoo bawoo djimeutop tak. Matee rusak h'an teuhingga. Subhanallah prang meuhajak. Meutak babboob pakree rupa. Gemerincing pedang tusuk mencencang. Sang kadjiloop uroe sindja. Tango a-oo pihak duwa. Ban duwa si saree geumpa. Baca amin reda tiada. Hati yakin tadahkan doa. 402 . Pinta pada Rabbul Alamin. Sang-sang hantjoo tanoh rata. Sana sini kalah tiada. Duwa pihak h'anlee biza. Deumpeek Ali tanoh geunta. Dari pagi sampai petang. Perang berkecamuk sunyi tiada. Djipo ahoe beudoh sagoop. Sorak sorai mengguruh keawan. Sang-sang langeet ka teupuroo.

Riuh sorak tiada terbada. Rasakan lebur tanah rata. Keterangan lanjut tentangnya tidak ada. Kedua Pihak sama bergerak. bahwa beliau adalah Ulama Besar. politikus dan negarawan. 403 . Demikianlah sekedar gambaran mengenai Hikayat Jihad Zaman Nabi. Dimana-mana riuh gemuruh. hanya dengan membaca karangannya ini (Hikayat Pocut Muhammad kita dapat mengambil kesimpulan. Rasakan siang jadi malam. Dempik Ali tanah berserak. suatu hikayat yang sangat tebal.Rakyat banyak dimana-mana. Rintih kuda membahana. Cencang mencencang teduh tiada. Rakyat bersorak gegap gempita. ahli ilmu bumi. orang melompat. Pujangga Kenamaan. tidak kurang dari 3500 bait (rangkum) syair yang disusun dengan bahasa Aceh yang sangat indah. Kuda lari. Masing-masing semua mereka. H I K A Y A T POCUT M U H A M M A D Pengarangnya : Teungku Di Rukam (Kecamatan Peukan Bada. Berkecamuk perang Subhanallah. Saling cencang tikam menikam. jauh lebih tebal dari hikayat-hikayat yang lain. ahli sejarah. Campur baur tikam berdarah. Mati cedera tiada terhingga. Kabupaten Aceh Besar). Kawan lawan beda tiada. Bagaikan guruh teriak bersama. Langit laksana bagaikan runtuh. Pasir terbang bagaikan asap.

dan hal inilah yang dikisahkan oleh Teungku D i Rukam dalam hikayatnya itu yang bernama Hikayat Pocut Muhammad. Dengan kecakapan diplomasi yang luar biasa. dimana pada masa itu Aceh mempunyai dua raja. W . hidup padu dan mengandung butiran-butiran nasihat dan mutiara-mutiara hikmat/filsafat.Peristiwa-peristiwa dalam hikayat ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Pocut Sandang dan yang termuda Pocut Muhammad. G . masing-masing mereka ada pengikutnya. dia dapat menarik para pendukung/pengikut Jamalul A l a m untuk berpihak kembali kepada Alaiddin Johan Syah. hal mana mendorong Pocut Muhammad untuk bergerak membela dan mempertahankan abangnya. seorang ahli bahasa/sastera Aceh bangsa Belanda. satu novel puisi yang bersifat sejarah. maka Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir yang telah dimakzulkan dalam tahun 1139 H . dalam suatu kampanye keliling Aceh yang sangat berkesan. Nama aseuli Suleutan Djohan. telah memberi kesempatan kepada Jamalul A l a m Badrul Munir untuk memperkuat diri. Sulthan Alaiddin Johan Syah yang lemah dan bersikap kompromis. yang sangat indah dan bernilai seni tinggi. = 1735-1760 M . J . sehingga sangat dipuji oleh Prof. yaitu Sulthan Alaiddin Johan yang berkedudukan di Istana Darud Dunia. D r . Setelah Sulthan Alaiddin Johan Syah dilantik menjadi Raja. Drewes. Radja naggroe neuduk di Dalam. Terjadilah perselisihan dan perang saudara yang sangat merugikan Aceh sebagai satu kerajaan. Sulthan Alaiddin Johan Syah mempunyai tiga orang saudara. (1726 M . Bahasanya indah. tanpa ada sedikitpun dongeng didalamnya. sehingga dengan demikian Aceh diperintah oleh dua raja. 404 . ) . Sjedara neuh lhee njang ureueng lakoe. siapa menjadi tokoh utama dari hikayat ini. baik hulubalang-hulubalang ataupun rakyat biasa. yaitu Pocut Kleeng. kembali ke Banda Aceh serta memproklamirkan dirinya menjadi sulthan kembali. dan Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir berkedudukan di Kampung Jawa. ) dan selama itu berlindung di Pidie. Tentang sulthan dan tiga saudaranya dilukiskan : Radja Muda geula geurasi.

Adoe yang tuloot Pocut Muhammad. Arif Bijak akal bicara. Tujuhbelas tahun usia tercatat. \ \ Langkah pertama Pocut Muhammad memberi pengertian kepada dua saudaranya. Meunah hee rakan geumeuhey nama. Akhirnya Pocut Muhammad berhasil membangkitkan semangat dan harga diri kedua abangnya. Demikian dua namanya dirasi.Jinoe loon peugah nama diadoe. Pocut Muda melihat rahasia. Adik Bungsu Pocut Muhammad. Tujooh blah thoon umu bak kiraan. Nama Adik tiga bangsawan. Mangat tasusoe wahee syeedara. Suthan Johan nama asli. Areef sangat akay bicara. Sudara lelaki tiga gerangan. dengan kecakapan Kcara dan ketajaman lidah yang luar biasa. Di Istana Dalam bertakhta Seri. Sidroe Pocut Kleeng dua Cut Sandang. Pocut Muda nyan leumah rahasia. Terakam jelas dibawah i n i : Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. seumpama: 405 . Terjemahannya: Raja Muda nama gelaran. Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. agar mereka mau berjuang membela dan mempertahankan abangnya Sulthan Alaiddin dan menjatuhkan lawannya Jamalul Alam Badrul Munir.

Saboh nanggroe duwa raja Saboh keunambam dua gajah. Booh tamuprang ngon gampoong Jawa. Bahkeuh reulee ho langkah ba. Ureueng siblah krueng kamupakat. Peuet geutanyoe ureueng lakoe. Bahkeu loon weh u Batu Bara. Gata nyoe lhee hana malee. Geutanyoe lhee droe seudang-seudang. Ma'zul geudelat teuma keuraja.Nakeuh baroo tamat gajam. Mangat pantah tapubiasa. Saboh keubeue duwa keunambam. Gata njoe Ihee ka raja-raja. H'an lee loon dong dinaggroe Aceh. Aceh ka lham h'an sakon guna. Tacuba theun boh ramtaga. Teungoh muda darah seu'um. H'an meusidroe nyang na meurasa. Nibak loon kalon dumnoe pi'ee. Hantom digop na ditanjoe. Saboh meunasah duwa peu'tuwa. Dumnan narit h'an tapuproe. H'an tateen tjok njan keumeunalee. Duwa agam sidroe dara. Sangkira kon loon ta-meuadoe. Peue tatakoot ke Jara-Itam. Mee kupubloe gata duwa. Jamalul Alam ureueng ka tuha. 406 . Teungoh muda mantong gagah. Bah kuboh droe ho langkah ba. Dum geutik key sang nyum hana.

Demikian peri perduli tiada. Jamalul Alam lah tua bangka. Raja makzul diangkat semula. Abang bertiga malu tiada. Aceh tenggelam porak poranda. Abang bertiga lah dewasa. Orang seberang berhati seia. Ke Batu Bara aku pergi. Agar bisa menjadi biasa. Kita bertiga muda sedang. Biar Aceh hilang dimata. Andaikan adik bukan adinda. Sedang muda lagi bernafas. Dengan kelilingkingku sebaya tiada. Pantaslah kujual abang berdua. 407 .Menugh'an tateem tapangkey prang. Mari menyerang kampung Jawa. Mari mencoba pelor ramtaga. Hana tasajang keu poteu Muda. Mengapa tiada yang merasa ? Takut mengapa saudaraku sayang. Tidakkah kakanda merasa malu. h'ankeuh teuseureeh keu hak malee. Kita berempat saudara sekufu. Pergi daku jauhkan diri. Bah tabooh kee keu Panglima. Terjemahannya: Baru saja berkuasa. Selagi muda berdarah panas.

Tabungka unanggroe Batu Bahra. Bukan saja Sulthan tidak dapat diyakinkan. Angkatkan adik jadi panglima. Saleh neupeurap ugampoong Jawa? "H'ana hee adoe loon jak ho laeen. Majoh meucheen sit keu gata. maka kedua abangnya itu pergi ke Istana Daruddunia untuk meyakinkan Sulthan guna memerangi Jamalul Alam di Kampung Jawa. Dengan keberanian dan kebijaksanaan yang luar biasa. bahwa menimbulkan amarahnya kepada Pocut Muhammad. Andai tak suka angkat senjata. Tanda tak cinta Poteu Muda. Loon deungo gata h'an tadong sinoe. sehingga berangkatlah dia dengan pasukan yang lengkap untuk menangkap adiknya Pocut Muhammad. Setelah kedua abangnya dapat diyakinkan. Ho beurangkat po meukuta?" "Nyang troh kamoe meujak keunoe. Baik pergi kerantau orang. Meujak meuteumee adoe ngon gata. abangnya. Tidakkah malu terlintas dimata. Seekor kerbau dua galah. Tiada didunia pernah ada. sehingga terjadilah suatu dialoog yang indah dan menarik sekali: "Deelat tuwanku si 'alam deelat. Pocut Muhammad menghadapi Sulthan. Sepucuk tambang dua gajah.Dari hidup berputih mata. Pakon sidum noe r'aqyat neuba? Loon kalon tjukoop dengan alat. Satu meunasah dua kepala." 408 . Satu negara dua raja. Seorang dara dua pria." "Adak tuwanku neujak bak kamoe.

Rindu berjumpa dengan adinda. Entah mengapa rakyat dibawa ? Cukup alat segala jadi." "Memang Tuanku hamba kan pergi. Nyoepat kamoe gata tabungka. Cinta bermain rindukan adinda.'' "Dengar adikku sebuah pesan. Meujak kheun proe bak Meukuta." "Pakri tajak hee adoe droe. adikku tuan. Mungkin barangkali ke Kampung Jawa?" "Tiada kakanda tujuan lain. Kemana gerangan Mahkota Dunia?" "Kami kemari. Jamalul Alam di Gampoong Jawa." "Mengapa pergi adikku Jauhari. Jinoe kupeugah adoe bak gata " Terjemahannya: "Daulat Tuanku Syahi Alam. Benar seperti dengar Mahkota. Dengan siapa tinggal kakanda?" "Tuanku bahagia di Istana Dalam." "Andai Tuanku menjumpai kami. Terdengar berita dibawa angin. Amanah ayah kepada kita " 409 ." "Tuwanku teutap sinoe di Dalam." "Tadeungo adoe amanah ajah. Adinda akan ke Batu Bara."Bit wuwanku loon meung boh droe. Jamalul Alam di Kampung Jawa.

sehingga Jamalul Alam dapat dijatuhkan dari "tahta" Kampung Jawa. (252) Kisah Ainul Mardlijah melukiskan mimpi seorang pemuda yang sedang dalam perjalanan kemedan perang. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pantee Kulu. 410 . telah berhasil menjadikan karya sasteranya itu sebagai "PUISIP E R A N G " terbesar diatas dunia. dara-dara (250) A. (250) Dalam perjalanan pulang dari Mekkah ke Aceh. adalah karena keahlian Teungku Di Rukam menyusun kata yang berjiwa.Selanjutnya dalam hikayat ini kita menjumpai. yaitu antara Jeddah dengan Penang. sebagai sumbangsihnya untuk membangkitkan semangat jihad melawan Belanda. 2. HIKAYAT PRANG SABI Pengarangnya Teungku Haji Muhammad Pantee Kulu. Kisah Ainul Mardlij ah. Hikayat Prang Sabi yang dalam bentuk puisi ini. dalam perjalanan kampanye keliling Aceh dapat memalingkan kembali muka Hulubalang-hulubalang dan Pemimpinpemimpin serta rakyat kepada Sulthan Alaiddin. Keempat kisah tersebut yaitu : 1. 4. (251) Yang mendorong Teungku Chik Pantee Kulu untuk mengarang Hikayat Prang Sabi ini. terdiri dari empat kisah (cerita). Kisah Budak Mati Hidup Kembali. (252) Ibid halaman 35. 3. Hidupnya tokoh Pocut Muhammad dalam Hikayat. tetapi berdasar sejarah. yaitu kesadaran beliau tentang betapa besarnya pengaruhnya syair-syair Penyair Hassan bin Tsabit dalam mengobarkan semangat jihat kepada kaum Müslimin dizaman Rasul. dalam mimpi mana dia memasuki taman sorga dengan sungai yang berair bening. bahwa tokoh Pocut Muhammad dapat menyakinkan abangnya Sulthan Alaiddin Johan Syah.A. dengan tujuan akan dipersembahkan kepada Teungku Chik Tiro dan rakyat Aceh. Kisah Pasukan Gajah. yang sekalipun fiktif. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 37. Kisah Sa'id Salmy. (251) Ibid halaman 33. Haji Muhammad mengarang Hikayat Prang Sabi.

jelita yang sedang mandi kecimpung. Ziarah tunangan Ainulmardliyah. Ditempat mana dia bertakhta?" '' Alaikum salam. Chadam bintang judoo duli. kekasih Allah. Woe bak judoo Aynulmardliyah. Dalam khimah pocut kami. percakapan antara pemuda kita dengan dara-dara sorga sangat mengasikkan : "Assamu'laykoom ja chairannisa. Neumeulangkah sediket lagi. Aynulmardlijah sambinoe rupa. Dimana dia sikarang ini ?" "Alaykomm salam ya Walijullah. dimana gerangan tunangan hamba? Ainulmardliyah puteri rupawan. Keuhadapan teungku langkah. Lukisannya indah sekali. Hee tuwanku jak berijang." Terjemahannya: "Assalamualaikum. dara pilihan. Judoo hamba na di sini. 411 . Kamoe njoe bandum wahee tuwan. Katrooh langkah datang keumari. Peunulang Allah bulueng prang sabi. Hee teungku tjut njang meutuwah. Alhamdulillah tuan kemari. dan bidadari-bidadari yang cantik rupawan dengan ratunya yang bernama Ainul Mardliyah. yang semua itu hanya teruntuk bagi orang-orang yang mati syahid dalam perang sabil. Hadiah Allah Ilahi Rabbi. Bek lee bimbang deungon kami.

Lukisannya indah sekali. Manteng didalam kandoong ummi. (254) Digambarkan dengan indah sekali bagaimana kehancuran pasukan gajah A b r a h a h : Mitshee kissah Ashabul F i l i . " (253) Kissah Pasukan Gajah meriwayatkan cerita Abrahah yang menyerang Mekkah dengan.Berbahagialah tuan pahlawan kami. Wazi meuhasee lam blang raja. Hadiah jihad mujahid berani. bahkan tenteranya hancur lumat didepan Ka'bah. 412 . Apalah arti kami ini. Gusuroot lee bandum rata. Gegas berjalan sebentar lagi. Ureueng Makah lija hatee. Rasalah pahala wahai mahkota. Kafee bajeueng laqnatullah. Jilakee reuleh Ka'batullah. Puteri menanti dalam sorga. bahwa tentera kafir yang batil pasti kalah. Masa Nabi gob lom nyata. bermaksud hendak meruntuhkan Ka'bah. Disana tunangan memendam r i n d u . (253) (254) A. Tuan puteri rindu menanti. dimaksudkan untuk perbandingan bagi rakyat Aceh. Pergi oh tuan. A. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 137. tetapi tidak berhasil. Mari pahlawan mujahid budiman. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 107-108. Dengo achi loon calitra. Jiprang Mekkah nanggroe meulija. K a meuhimpoon bandum kafee. lekas pergi. Bak ureueng M a k a bek meud'aqwa. Nun disana didalam taman. Dayang pelayan gaharu tuanku. pasukan gajahnya.

Laksana guruh geggarkan dunia. Gegap gempita dipadang raya. Sebelum Nabi lahir kedunia. Kafir celaka musuh A l l a h . Mundur teratur keluar kota. Kafee bajeueng habeeh matee. 413 .Cicem hidjoo Tuhan surooh. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 140-141. Musuh siap akan menyerang. Orang Mekkah geger ketakutan. Ingin rubuhkan bangunan Ka'bah. Laeen tan lee laxin-laxa. Memerangi Mekkah tanah mulia. Penduduk Mekkah jangan bicara. Sidroe tinggay h'ana matee. Jue poh musooh kafee tjilaka. Tinggay bangkee dum meukeuba. Jisrom gon batee h'ana teudooh. (255) (255) A. Masih dalam kandungan Ummah. Lemparkan batu ulang berulang. Badan terkapar bersusun bangkai. Burung ababil terbang menyerang. Mitsee gurooh lam blang raja. Kafir celaka musnah binasa. Terjemahannya : Laksana kissah pasukan gajah. Puluhan ribu hancur berderai. Hancurkan musuh kafir celaka. Jang tinggal hidup sedikit hanya. Dengar saudara kabar berita.

Tetapi sebelum sempat tidur setempat dengan isterinya. Maneh reunom ngon ie muka. Sa'id berangkat ke Medan perang. Po Sambinoe hatee suka. Sekalipun pada mulanya enggan. Teuma marit puteeh liceen : "Wahee poleem pane gata?" " S a ' i d tahee jooh njan siat.Kissah Sa'id Salmi melukiskan riwayat seorang budak yang hitam pekat. namun tidak seorang wanitapun yang mau bersuamikan dia. Meugah sjahid didalam prang. Nyoekeuh lakoe nyang that h i n a . H a l ini diadukan kepada Rasul. " H ' a n a taturee uloon sidroe. Sa'id teukheem ka teusinjom. Tan lee umu tinggay doonja. " A m p o o n meu'ah meuribee kali. sehingga Rasul terpaksa turun tangan dengan memerintahkan seorang sahabat agar mengawini puterinya yang cantik jelita dengan budak hitam Sa'id Salmi. 414 . dilukiskan pengarang sangat indahnya : Hingga sampoe pintoo inoong. akhirnya perkawinan jadi juga. Ubak judoo dengon nisa : "Gata meugah wahee teungku. sehingga syahidlah dia. (256) Percakapan antara Sa'id dengan isterinya pada malam pertama dia hidup kembali. H'ana loon turi po meukuta." Po sambinoe tanjong laju. Inong sasat pane gata. yang sekalipun dia telah masuk Islam. " (256) Ibid: halaman 155-157. K a teuceungong po jroh rupa. " Tekap bibi teugantjeeng gigoe. Woe bak Tuhan Rabbul ' A l a . Kemudian dia hidup kembali dan pulang kerumah isterinya. sampai lahir dua anak.

Tuan puteri hati gembira : Ampun ma'af junjung duli. Teungku syahid dimedan perang. Meunan bagoe but Rabbana. Kakanda tercinta kenal tiada." Terjemahannya : Setelah pintu dibuka dara. Kamoe muwoe bak Hadlarat. Badan terkapar nyawa tiada. Kemudian senyum terlepas sayup. Kakanda tuan pulang kebaka. Ureung Syahid na tatukri. Neupadok droe bak doonja nyoe. Mengapa dara sasat periksa. Tuhan sidroe limpah kaya. Tercengang rupawan tanya dihati." Dara jelita bijak berperi. Inilah suami dagang yang h i n a . Berdatang sembah pocut jelita: "Gerangan siapa abang i n i ? " Sekejab Sa'id heran ta'ajub. Gadoh ingat diloon nyang na.Beuthat meunan po sambinoe. Canda bergelut dibibirnya : "Tidaklah tuan mengenai kami. Tuhanku Rabbi limpah kaya." 415 . " Terkatup mulut gigit gigi. tanya suami kabar berita : "Terbetik berita diangin selayang.

Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 213-214. Sebelum Isterinya bersalin. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 198-199." M e s k i demikian adikku jauhari. Rabbul Jali Mahakaya. anaknya bangkit dari kubur hidup kembali. kecuali setelah usianya lanjut barulah doanya makbul. Terlindung dari dunia terik. Oh trooh neuplung teungku keunan." (257) Kissah Budak Mati Hidup Kembali melukiskan sepasang suami isteri yang telah tua tetapi belum lagi mendapat anak. Tuhan Chaliq limpah kurnia. didapati rumahnya kosong sepi. (257) A. Alangkah sedih dan terharunya sang suami/calon bapak waktu pulang setelah usai perang. 416 . Leumah bak kubu hu meujeureulah. Geuplung pantah teuma sigra. (258) Peristiwa dikuburan ini dilukiskan pengarang sangat indah dan mengharukan : Teungoh poh droe apooh apah. Meuhey Allah h'ana reuda. Tan lee ibu po jroh rupa. panggilan jihad membawa dia ke medan perang. Selama sang suami dimedan perang memerangi kafir. Leumah jooh njan bijen mata. (258) A. Terasa sepi ingatan tiada. Waktu berziarah kemakam isterinya setelah matahari terbenam. Mahakuasa atur segala. dimana sebelum anaknya sempat keluar dari perut. Kami kembali keharian Ilahi. Teuduk sidroe atueh kubu. isterinya bersalin yang gagal. Pahlawan syahid tahukah-adik. isterinya telah meninggal. isterinya hamillah. siibupun meninggal dan dikubur bersama bajinya yang masih dalam kandungan.

Terjemahannya: Selagi hati diamuk gelisah. Tuju meung aneuq tinggay bunda. Tinggay meung budak po jroh rupa.Kejeud keutanoh ibu sinjak. Tefkur ta'ajub sampai dikubur. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 226-227. 417 . Duduk manja sendiri menekur. Budak sendiri menangis tiada. Budak bocah tiada bunda. Tinggay puteeng tieq bak babah. Lihat anak budak jelita. Memanggil Allah reda tiada. (259) (259) A. Kaya Allah Tuhan Pemurah. Kaya Allah Wahidulqahha. Teudueq sidroe manjak meutuwah. Pentil susu payu bunda. Sayang bayi ibu tiada. Lupa teungku munajat Allah. Sinan leumah neqmat syeureuga. Ibu nyenyak dibawah tanah. Teungku kesana Iari segera. Lekat dimulut cicip gairah. Anak diserah bunda tiada. Silap teungku masa neujak. Nampak cahaya dikubur cerah.

Abdul Karim (Dookarim). (Dari buku: De A tjeher) 418 . penyair kenamaan. pengarang Hikayat Prang Koompeuni.

Keudeeh u Daya nanggroe keuluwang. Kapay di Bumboe dinanggroe Cina. Jipeudueq rapat pakat panglima. Geunap uroe na troh kapay dagang. Jak maniaga nanggroe suloothan. karena Aceh tanah yang kaya bahan mentah : Pada masa nyan raja that adee. Trooh u Ierupa nama meuguncang. Muwatan peunooh jiwoe ngon jiba. Are pih sabee nibak timbangan.KISSAH PRANG KOMPEUNI Pengarang Kissah Prang Kompeuni. Meunan ka leumah jis'ah lam dada. keterangan lanjutan tentang pengarang tidak jelas. U Banda Aceh jadeh jiteuka. Kissah ini dicipta dalam bentuk puisi dan meriwayatkan peristiwa perang Aceh dengan Belanda semenjak pra-agressi. 419 . R'aqyat that muqa nibak masa nyan. yaitu D O K A R I M (Abdul Karim). Sigeunap uroe kapay djiteuka. Tetapi. Aceh n eurdeehka jikeumeung jak prang. Meuneukat murah reundah bukon lee. bahwa beliau lahir sebelum perang Aceh meietus (26 Maret 1873) dan meninggal sebelum Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ditawan Belanda pada tahun 1093. Raja Beulanda jieek gurangsang. Meusyeuhu meugah ban saboh doonya. yaitu diceritakan lebih dahulu pakat pemerintah Belanda di Den Haag untuk menyerang Aceh. H'ana seunabee hukoom that seunang. Teuma teupikee raja Beulanda. H a l ini dapat dipahami dari kissahnya itu tidak dicatat sampai berakhirnya perang Aceh. Pulo Sumatra jikeuheudak guncang. dari kissahnya itu kita dapat menarik kesimpulan.

Sukatan sama dengan timbangan. Sarat muatan datang dan pergi." Terjemahannya: Dimasa itu Rajanya adil. Ke Banda Aceh tujuannya terang. Kapal dagang datang berulang. 'Oh saree habeeh bandum meusapat. Masa nyan deelat phoon buka kalam. Gata Rasid'en seureuta Uboh. Aceh tareuloh nanggroe tajak prang. Negeri Sulthan jadi tujuan. Rakyat makmur bukan buatan. negeri Keluang. "Geutanyoe bandum jinoe tabeudoh. Dagangan murah tiada bertamsil. Tatimang beujroh sabda loontuwan. Tame lom tantra méribee kujan. 420 .Raja Kuneng masa nyan raja. yaitu Kerajaan Belanda. (260) Yang dimaksud mungkin Koningkrijk der Nederland. Cuba takira wahee Kapitan. Dari Cina maupun India. Padum nyang r'aqyat nyang kuasa. Datanglah kapal silih berganti. Hukum berjalan tiada bandingan. Teuma 'oh lheuh nyan laeem takira. (260) Sangat leupah kha h'ana soe lawan. U Banda Aceh jadeh tateuka." Teuma jiseuoot jisamboot sabda : " L o m o n g ribee sa sidadu sajan. Juga ke Daya. R'aqyat dum taba dengon Sireusan.

" Sabda raja disambut perwira : "Limaribu saja cukuplah sementara. Rencanakan pasti sekarang jua. Siapkan tentera dengan perwira. Raja Belanda dimasa itu. Sabdaku ini laksanakan segera. Puluhan ribu diantara segera. Bersabdalah baginda mengarah tuju. Raja Belanda dirangsang nafsu. Tokoh Utama dalam hikayat ini bernama Abdul Risyad. Cukup berapa jumlah serdadu. Terpikirlah dihati raja Belanda. alim dan tajam lidahnya. Demikian bisikan didalam dada. maka dikissahkan pula persiapan-persiapan di Aceh sendiri untuk menghadang agressi Belanda. Kepada perwira segala angkatan : "Kita bersiap sudahlah pasti. Putuslah pakat dengan panglima. Nafsunya besar tiada terlawan. Tuan kutunjuk pemegang kendali. Di Eropah sana namanya terpampang. Ke Banda Aceh arah kan tuju.Aceh masyhur keseluruh dunia. jurubicara Kerajaan yang bertugas mendakwahkan rakyat untuk memenuhi panggilan perang. Pulau Sumatera haruslah diserang. Hendak menyerang Aceh Merdeka. Menyerang Aceh tujuan utama. Tokoh Abdul Risyad seorang yang ahli bicara. Mengenai dengan ini dilukiskan pengarang : 421 ." Setelah pengarang meriwayatkan pakat Den Haag dan persiapanpersiapan Belanda untuk menyerang Aceh. Belakang nanti ditambah berganda.

" Terjemahannya: Lengkap sudah alat senjata. Sibaranggasoe geujak Prang Sabi. Rata bak jaroe deungon bee-beewan. Soe-soe nyang pandang silala mata. Jitajoo bandum meurungkhom-rungkhom. Budiyadari tadeungo loon kheun. H'an peue peurunoe aneueq syeuruga. Dudoe Tuhan bri balah seurga. Peureuman Rabbi meunan meusabda. Nam tamsee buleuen limpah Cuaca. Budiyadari keunan trooh teuka. Ayat neubaca peureuman Tuhan : "Nyangkeuh wahee po beuna neupikee. Mitsee ceureumeen kuleet dibadan. Membaca ayat firman Tuhan.Bandum ka siyap alat sinjata. Abdul Risyad tampil bicara. H'anjeued takalon meutareek hila. Bandum neupeutroon dalam seuruga. Watee geutanyoe tamasook lam prang. Geupreh Beulanda Pajan trooh datang. Budiyadari geubrie keugata. Ureueng nyang syahid dalam prang sabi. Kedatangan Belanda pasti dihadang. Bandum gata njan dalam syeuruga. 422 . Abdul Risyad nyang peugah haba. Dalam seureuga neq mat h'an sakri. Deungon peukajan bandum bak asoe.

Memancar cahaya laksana bulan. Kulit badannya cermin umpama. Bidadari datang berlomba. Dibawa angin dari sorga. Tarik menarik sama menghela."Renungkan makna. Loon lawan kafee asoe neuraka. 423 . latihan-latihan tentara diperhebat. Silau mata orang memandang. Rata jari menaburi wangi. Diakhirat nanti pahala sorga. Para perajurit yang akan masuk latihan berat dan seterusnya akan bertempur. Tentang gaya pakaian dibadan. pemudapemuda dipanggil untuk dilatih. Jangan ditanya dara sorga. Diuloon jinoe loon jak upasi. Indahnya rupa seperti kata. Firman Ilahi demikian sabda : Siapa berjihad membela agama. Keadaan sudah dalam siap tempur. Setelah itu pengarang melukiskan bagaimana gegap gempitanya persiapan perang. Dulu mendulu rebut-rebutan. saudara-saudara. Badan yang syahid disambut sitti. lahir batin dikerahkan. Gaki ngon tanganloon tabooh gaca. seluruh kekuatan rakyat. Semua kita dibalasi sorga. "Tadeungo kamoe hee judoo badan. Asal rela ikut berperang. Bidadari cantik rupawan. sama pulang kerumah untuk pamitan dengan isterinya. Tiada terkata nikmat sorga.

maka sampailah lukisan kepada saat yang dinanti-nanti.Watee na tuwah hee judoo badan. Dilukiskan sangat indahnya pertempuran laut yang dahsyat: Toot Kuechik Baloon nyang pasang nubat. Memerangi kafir penghuni neraka. Uroe acheerat tameunging mata. Loon teumee riwang adoe bak gata. dimana Belanda terpaksa lari kelaut kembali karena banyaknya korban. "Wahee ya Allah neutuloong hamba. Jikoh lee tihang kapay Belanda. Izin Tuhan kakanda kembali." Oh ban neupeulheuh raja meuriyam. Kafee beedeu'ah neubree beupahna. Berjumpa kita diakhirat nanti. Kalam beureukat bak ureueng tuha. yang mengalami kegagalan total. Seureuta dengon meuucap syahdat. Bak nyang geutakat h'ana meuriba. Kaki dan tanganku di naikkan segera. Kalau baik untungku badan. Kakanda sekarang akan berjalan. yaitu agressi Belanda yang pertama pada awal April 1873. Droekeuh sidroe njang eu nyang papah. Sureuta geukheun dengon Bismillah. 424 . Pujoe hadlarat Tuhan nyang Asa. Kalaupun tidak adindaku tuan." Terjemahannya: "Dengar gerangan adikku tuan. Jakalee h' ana hee bungong riwat." Setelah diceritakan persiapan perang kedua belah pihak. Neumat ngon tunam neupasang nubat.

Teuma geupeulheuh lada sicupak. Teuka reuzeuki Allah karoonja. Eungkoot dilaoot mangat that hatee. Bumoe meunguncang meugisa-gisa. Sinoe didarat pih h'ana teudooh. Seraya mengucap Kalimat Syahadat. Kafee nyang matee h'ana eek soe peugah. Diyee ngon paroe jimeukeurija Terjemahannya: Keuchik Baloon yang pasang nubat (261) Tanda berkat dari rang tua. Aneueq meuriyam tamtsee ujeuen tooh. (261) Sejenis meriam. H'ana geupiyoh uroe ngon malam. Allah Ghafurun neutuloong hamba. H'antom lee tangkoh banduwa tantra. Suara meugrak lam awam miga. Ie dalam laoot ka habeh cekoe. Teuma neupeuleueh ngon putroe hijoo. Tihang teupeuroo kapay Beulanda. Malingkan Allah nyang thee sibeuna. Sigala r'aqjat meungucap syukoo. Suara leusooh lam awam miga. Beudee dilaoot pih h'ana reunggang. Takalon geucooh meuriyam lila. 425 . Beudee didarat pih h'ana teudooh. Masa nyan ka prang ya salee 'ala. Memuji hadlarat Tuhan Esa. Na tamtsee gurooh meunan umpama. Sideeh dilaoot meuriyam jityooh.

Laksana guruh gegar membahana. Yaitu meriam terbuat dari baja. Puteri hijau (264) kemudian bergerak. Patah tiang kapal Belanda. Rakyat segala syukurkan Allah. Perang mendahsyat ketika itu. Tuhan Pengampun Penolong hamba. ya Allah limpahkan kurnia. Goncang bumi amatlah seru." Demi dipasang raja meriam. Bedil dilaut ganda berganda. Bedil didarat teduh tiada. Bermain dahsyat meriam lila.Pegang tunam (262). Kafir mati tiada terkata. Binasakan segera kafir celaka. Hancur berserak kapal Belanda. Hebat kuat kedua tentera. Menyentuh tepat sasarannya. 426 . Kemudian dipasang Lada Sicupak (263) Suara mengarak awan miga. Oh. Nama sebuah meriam besar. Pelor meriam bagaikan hujan. (265) Siang malam berhenti tiada. pasang nubat. (262) (263) (264) )265) Semacam senjata tajam. Engkaulah hanya Pelindung alam. Hanya yang tahu Allah Ta'ala. Didarat pelor terus berhamburan. Dilaut meriam simbah menyimbah. Surat getarkan awan mega. Nama meriam pemberian Sulthan Turki pada zaman Pemerintahan Sulthan Al Kahar. Mengucap bismillah mohonkan berkat.

Panglima Abah bijak lagoena : "Ampoon hee teungku guree loontuwan. Uloon hee aneuq hatee that teuleueng. Keahlian pengarangnya dapat mengutarakan peristiwa-peristiwa dalam perang Aceh seakan-akan hidup didepan mata. bagaimana Panglima Abah melapurkan kepada Teungku Chik Tiro waktu dia akan berangkat kemedan perang. Laut biru memerah rupa. Uloon ngon rakan rampah Beulanda. Laju neupeugah chaba sibeuna. Berpesta ria hiyu dan pari Demikianlah dalam kissah Prang Kompeuni ini kita dapati lukisan-lukisan yang hidup padu. baik peristiwa-peristiwa waktu agressi pertama." Teungku Chik Tiro neuseuoot reujang : "Pakri reumbang aneuq bak gata. juga pada waktu Teungku Chik Tiro memegang pimpinan perjuangan rakyat Aceh. Beueek trooh sampoe hajat banpinta. serta betapa indahnya doa Teungku Chik : 'Oh ban saree troh Panglima Abah. Beueek silamat tajak ngon tawoe.Ikan dilaut bertepuk gembira. Kareuna reumbang keunong keutika. ataupun kejadian-kejadian dalam masa agressi kedua. Teuma neubeuoot jaroe duwa blah. Suka that kamoe ngon jinoe reujang. Paleuet teulinteueng hatee that suka. dimana satu persatu kota direbut kembali dari serdadu Belanda. Sira dilaman jak cok haliya. baiklah saya kutip lagi sebuah lukisan. Sebagai penutup uraian mengenai buku Kissah Prang Kompeuni. Rezki datang kurnia Ilahi. Loon keumeung jak cok keutila bawang." 427 ! .

Sayang sekali. Kami kan pergi peretili Belanda. Disampaikan hajat segala pinta. Hatiku tertadah anakku tuan. bawang dan jahe yaitu alat-alat perlen Belanda yang hendak dirampas. Panglima Abbas bijak bicara : " A m p u n kiranya Teungku guruku.Terjemahannya: Demi sampai Panglima Abbas. Saat baik sekarang i n i . Menjunjung tangan angkat keatas. Hajat kan ambil keteladan bawang. demikian pula dalam naskah yang telah dicetak dalam huruf Laten pada tahun 1928. Hayat pinta segera panjatkan. Mengenai dalam zaman mana terjadinya. karya sastera yang begitu indah dan sangat bernilai tidak diketaljui siapa pengarangnya. bahwa tempat kejadiannya adalah di Aceh. Tangan terbuka mohon sempena. (266) Demikian pula jahe halia. 428 . oleh pengarang dinyatakan sebagai berikut: (266) Yang dimaksud dengan ketela. " Teungku menjawab penuh sasat: "Kepada anakda terserah kini." HIKAYAT PUTROE GUMBAK M E U H . Dari segala peristiwa-peristiwa yang dihikayatkan didalamnya kita mengetahui. Semoga anakku diselamatkan Tuhan. Tempat dan masa kejadian. Dalam naskah hikayat ini yang ada pada saya tiada tersebut siapa pengarangnya. Rindukan kami segera berangkat.

Sekalipun raja mempunyai dua orang permaisuri. Bukan dongengan wahai saudara. yaitu Ratna Dewi 429 . Jadi. semalam suntuk membaca kitab suci A l Quran. dan pada masa Nabi Sulaiman belum ada Quran lagi. Dikissahkan pengarang. Pada waktu negeri Gulitan Sagoop diperintah oleh raja yang bernama Chamsoolkasara. Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan kandungan isinya. Oleh karena itu. Terjemahannya: Cerita purba akan kukabarkan. saya berkesimpulan bahwa yang disebut Nabi Sulaiman maksudnya Raja Sulaiman nama kecil Sulthan Iskandar Muda. Ringkasan cerita. umpamanya bahwa Putroe Gumbak Meuh seorang puteri yang amat salih. Masa cheurajeuen Nabi Sulayman. pemerintahan berjalan baik. Karangan ini disusun pengarangnya dalam akhir pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. Y o h masa nyan geucalitra. negeri makmur dan rakyat senang. Kon beurakah hee syeedara. raja adil. bahwa cerita ini terjadi dimana pemerintahan Nabi Sulaiman. Demikian kissah dalam berita. Masa pemerintahan Nabi Sulaiman. yang sekalipun sifatnya fiktif namun berdasarkan fakta peristiwa dalam bentuk khayal masuk akal disamping ada juga khayal tak masuk akal atau dongeng. sedangkan Quran turunnya dalam Masa Nabi Muhammad.Chaba jameun uloon peugah. Pengarangnya ahli sekali menyusun hikayat ini dalam puisi yang sangat indah. saya berpendapat bahwa cerita ini terjadi dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a dan Sulthan Iskandar Sani. hal mana bertentangan dengan peristiwa-peristiwa yang diceritakan didalamnya.

Syah Keubandi dipenjarakan dan raja kembali hidup bercinta-cinta dengan mereka. Masa kepergian raja kerimba raya. Setelah raja kembali dari rimba dengan membawa berpuluhpuluh ekor rusa. yang disimpan dibawah tempat tidurnya. namun raja tidak berhasil untuk mendapat anak. diambillah keseratus bayi itu dan dimasukkan kedalam satu peti besar serta disuruh lemparkan kedalam sungai Adan. Bersalinlah Syah Keubandi dengan dibidani oleh kedua madunya. sembilanpuluh sembilan orang laki-laki dan seorang yang bungsu perempuan. Muara sungai Adan adalah tempat sepasang Gogasi (Orang Raksasa) bermain-main dan mandi. Untuk ganti keseratus bayi itu.dan Kancan Ansari. Diluar dugaan Syah Keubandi melahirkan seratus orang anak. karena ingin hendak menjadikan bayi-bayi itu anak 430 . Memang usaha mereka berhasil. mereka kumpulkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa serta ditaruh dibawah tempat tidur Syah Keubandi. dia hanya melahirkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa. raja kawin untuk ketiga kali dengan seorang puteri yang bernama Syah Keubandi. karena kedua permaisuri itu mandul. karena tidak berapa lama kemudian Syah Keubandi pun hamil. Maksud raja berhasil. Dalam masa hamil tua. karena semenjak Syah Keubandi hamil kedua mereka sudah sangat benei dan iri hati kepada madunya yang telah berhasil memberi keturunan kepada raja. dilihatnya seratus bayi yang cantik-cantik. yang bersikap pura-pura sayang kepada Syah Keubandi. Atas persetujuan Perdana Menteri dan para Ulama. menanti saatnya bersalin. digunakan oleh kedua permaisurinya yang mandul itu untuk menyingkirkan Syah Keubandi dari kehidupan istana. Gogasi lelaki mau memakannya. tetapi dilarang oleh Gogasi perempuan. sehingga hanyut kemuara. diambillah oleh Gogasi perempuan dan dibuka. Berhari-hari mereka menunggu istana Syah Keubandi. Untuk itu raja dengan para menteri dan pawang rimba pergilah kerimba untuk memburu rusa. Syah Keubandi ingin makan daging rusa. dikadunya kepada baginda Syah Keubandi adalah perempuan sihir. Dihasut raja demikian benei kepada Syah Keubandi dan kembali mencintai mereka. Kebetulan waktu hanyut peti seratus bayi sampai dimuara sungai Adan. Oleh Ratna Dewi dan Kancan Ansari.

berbagai kitab agama dan ilmu-ilmu lainnya. dipelihara dengan cinta kasihnya sehingga mereka besar menanjak remaja. yaitu negeri kayangan. akhirnya sampailah mereka kenegeri Gulitan Sagoop.demikian nama puteri yang bungsumenceritakan bahwa Gogasi itu bukanlah orang tuanya. Demikianlah. dan dengan suatu cara yang ajaib terus diketahui oleh ayahnya dan para Menteri. setelah dibekalinya dengan bermacam ilmu mantra dan diberikannya kepada Putroe Gumbak Meuh sebentuk cincin bermata hikmat untuk membela diri dari segala marabahaya.mereka. Pada suatu hari mereka minta izin pada kedua Gogasi untuk kembali sebentar kenegerinya. dan setelah bebas hidup rukunlah dengan kedua madunya. sekalipun telah beribu-ribu ditunjuk pemuda-pemuda bangsawan yang gagah-gagah dan tampan. yang sekalipun pada mulanya keberatan. Cerita ini disuruh sampai oleh burung Bayan kepada sembilapuluh sembilan saudaranya. Demikianlah seratus bayi menjadi anak Gogasi. Diceritakanlah segala asal usulnya dari awal sampai diambil Gogasi. Kecuali cerita asal usulnya. tetapi tidak seorangpun yang disetujui oleh puteri jelita itu. setelah menghadapi bermacam bahaya dalam perjalanan. namun akhirnya diizinkan juga. yaitu membebaskan ibunya. sebab kedua Gogasi itu belum punya anak lagi. seorang puteri bernama Sithoon 431 . Akhirnya tuan puteri jatuh cinta kepada seorang pemuda yang sedang belajar pada satu dayah Teungku Chik yang bergelar Syiah Ulama. Raja hendak mempersuamikan Putroe Gumbak Meuh. sedang ibunya bernama Lila Geunta. Keseratus mereka mengira bahwa mereka betul-betul anak Gogasi. Raja Lila beranak dua orang. tiap hari juga burung Bayan mengajar Putroe Gumbak Meuh membaca Quran. Usaha mereka yang pertama. kalau tidak karena seekor burung Bayan yang datang tiap hari kepada Putroe Gumbak Meuh . Pulangnya seratus putera/puteri Raja itu membuat negeri Gulitan Sagoop bertambah makmur dan maju. pada waktu pandang pertama jatuh ketika para pelajar dayah tersebut dijamu makan dalam istana. Pemuda berasal dari negeri Seumanta Indra. putera dari rajanya yang bernama Raja L i l a .

Setelah mendapat izin. sehingga raja Cina mati terbunuh dan tentaranya mengalami kekalahan dahsyat. yang dengan keberatan akhirnya diberi izin juga dan Sithoon Geulima memerintah negeri Seumanta Indra. mulanya hidup mereka rukun damai bersama dengan kakak L i l a Bangguna puteri Sithoon Geulima. dan diresmilah perkawinan mereka dalam satu upacara yang sangat hebat. Lila Bangguna minta izin sebentar pulang kekayangan. puteri Sithoon Geulima benei kepada Putroe Gumbak dan diusahakanlah untuk mengawinkan adiknya dengan puteri kayangan. terbanglah dia kenegeri Seumanta Indra. Kemudian Lila bersama Putroe Gumbak Meuh kembali kedunia. ayahnya Putroe Gumbak Meuh. dan berakhirlah cerita yang indah itu.Geulima dan yang bungsu putera bernama Lila Bangguna. yang disusul oleh isterinya yang punya cincin hikmat. Terjadilah peperangan yang dahsyat antara tentara Cina dengan tentara Gulitan Sagoop yang banyak makan korban. Kecantikan Putroe Gumbak Meuh telah masyhur keseluruh dunia. dan setelah lahir diberinya nama Meurak Diwangga. Satu kali pernah sampai direbut Putroe Gumbak Meuh oleh Raja Cina dan dibawa kenegerinya dalam peti Kaca. kenegeri Gulitan Sagoop. Percintaan mereka disetujui oleh raja Chamsoolkasara. yang tidak berapa jauh dari istana Chamsulkasara. untuk melihat kakaknya. Tetapi akhirnya. maka tidak berapa lama kemudian. Setelah beberapa waktu kawin. sampai-sampai kenegeri Cina. Setelah keduanya remaja. Putroe Gumbak Meuh pun hamil. negeri Seumanta Indra. L i l a Bangguna minta izin kepada kakaknya Sithoon Geulima akan pergi kedunia untuk belajar. bersiap untuk merebut Putroe Gumbak Meuh. Kepada pemuda L i l a Banggunalah jatuh hati puteri Gumbak Meuh. Raja Cina yang rakus wanita cantik. Setelah selamat dari bencana cina yang terakhir i n i . keadaan berobah. seperti yang diceritakan diatas. Perkawinan itu digagalkan oleh saudara-saudara Putroe Gumbak Meuh yang dengan cara rahasia telah terbang ke Seumanta Indra. Dinegeri Seumanta Indra. dan hidup senang disana. bangsanya sendiri. 432 . Lila Bangguna didunia menetap di negeri Gulitan Sagoop dan belajar pada Dayah Teungku Syiah Ulama. ayah bundanya meninggal dunia. tetapi dapat direbut kembali.

Lheueh pujoe Allah A h a d . Beureukat Ka'bah kubu Nabi. Nyan keuh teumpat jak eek haji. yaitu kebenaran Islam. disamping adanya tokoh-tokoh jahat dan berakhlak jahat. Umar. Ngon beureukat Ka'batullah. 433 . dimana dalam perjuangan antara baik dengan jahat akhirnya dimenangkan yang baik. Bahwa hikayat ini berjiwa agama sudahlah pasti. Serta A l i sahabat janjoongan. Silaweuet saleuem keu Muhammad.Segala neristiwa-peristiwa dalam hikayat ini. sudah meyakinkan bahwa tema dari hikayat ini adalah perjuangan antara A l Haq dengan Bathil: Wabihi nasta'inu billahi 'ala. Mukaddimahnya yang sudah merupakan sebuah mukaddimah dari satu kitab tasauwuf. Semangat Agama. Beureukat tabir hitam mirah. Penghule ummat dum barangri. Ngon beureukat kalam rabbi. Bandum pujoe mileek Tuhan. Beureukat hijeer ngonAsuwad. yang telah saya ikhtisarkan itu. Loon pujoe Allah Tuhan yang Ghani. menjalankan hukuman-hukuman Agama Islam. Nama Allah kalam yang suci. Keu Muhammad silaweuet Nabi. Ditanyoe tan ubee padee. Naggroe Makkah tanooh suci. Abaubakari. karena tema dari hikayat lukisan daripada seorang raja yang adil dan tokoh-tokoh lain yang berakhirlah baik. oleh pengarang telah dilukiskan dengan sangat indahnya dan hidup padu dalam ben tuk puisi yang mengagumkan. Ngon Bismillah loon puphoon surat. Usman. Lheueh nibak nyan Alhamdullillah.

i(srl >o jlfit Jeqmual Ausi nis^H t3 u d i ri£tf s)j m l u s S 43. Panghulu ummat dialam ini. ^ Tempat ummat tvmaikan haji.^ iÈ-Ausw^ó oogW . Diiringi tahniah kepada Nabi. Y a Allah Wahidulqahar. Berkat batu hijir A ^ d ^ . Salawat salam kepada Muhammad.iouz rioonBl rfe^jleM soiggBH Berkat tabir hitam merah. Berkat restu kalam Ilahi. Kita hamba tak punya apa. Serta Ka'bah dan makam Nabi. j ^ ^ a . Memuji Allah Mahakaya. Loon qishah raja ngon puteri. Dengan Ka'bah tumpuan uirunat. Kalam Allah kata yang suci.4. Kepada A l i doa selamat.. Y a Ghafur Tuhanku Rabbi. Dengan nama-Nya dimulai suratan. f - . L o m ngon bapa duwa ngon oommi. Usman dan Ababakari. Setelah mengucap Alhamdulillah. Umar. Beureukat keuramat dum eeliya. Banduwa ngon Tuwan Siti. Neubri beutrang hatee hamba.Beureukat eentu Nabi Adam. D i negeri Mekkah tanah^sucj. Terjemahannya: Kepada Allah kumohon bantuan. Sesudah memuji Allah Ahad. Segala puji miliknya Allah.

Serta afwah ibu dan bapa. Teutap putroe lam 'ibadat. Tiap hari. Terjemahannya: Seperti pesan burung bayan. Cut putroe ti aja badan. 435 . Menyurati kissah raja dan puteri. Terbenam dalam memuji Tuhan. Sunttok buleuen geunap uroe. Neuthee Allah ngon Muhammad. Laeen samad bandum simpan. Makan nasi kenyang tiada. Puji Allah. Teulhee uroe saboh ruti. salawat Muhammad. Bu neupajooh h'ana torn troe. sepanjang bulan. Puteri jauhari latih badan. Ya Allah. Tiga hari sepotong roti.Berkat Datu Nabi Adam. Dawoo laloe pujoe Tuhan. Pujoe Allah Muhammadan. puteri ibadat. Berikan hatiku tawajuh kekal. Penguasa Tunggal. Bersama ummi Siti Hawa. Membaca Quran. Berkat keramat Aulia kiram. H'ana ingat sikalijan. O ya Tuhan Ilahi Rabbi. Kesimpulan yang telah saya ambil diatas ini menjadi lebih nyata setelah membaca sifat-taqwa tokoh utama Putroe Gumbak Meuh : Ban nyang ciceem aruwah. Tuwan putroe beuet Qeuruan.

Eleumee hukoom pih ka raghoe. Mengenang Allah dan Muhammad. Mutammimah pih ka sampoe. eleumee falak. Kesimpulan saya itu lebih menjadi kuat lagi setelah mengetahui pendidikan yang diterima oleh tokoh utama seorang lagi. Jeup-jeup teumpat neupham jinoe. Lalai tiada sekejap mata. Nyankeuh raja nyang mubudhoe. Lila bangguna jeud lee sigra. Eleumee sulook pih ka muphoom. 436 . Seumah hadlarat malam uroe. Aqay liseek dengan cangklak. Eleumee mintra. Eleumee nudjum. Eleumee haqiqat ngon maqrifat. Neubeuet matan Jaroomiyah. Eleumee Ladoni pih ka sampoe. Eleumee tasawoof pih that ahli. Areeh sangat poo samlakoe. Ngon Alfiyah hafay jinoe. Yang lain lupa segala. Neubeuet Mantheq deungon Ma'ani. Teuma neubeuet lee ngon Sirath. Thatbakeuti raja nanggroe. Lila Bangguna: Teulheueh nyan neubeuet Queruan raja. Peurintah haq po geutanyoe. Dum peue bijak po samlakoe. Hatee Chusyhueq ngon saleh that. eleumee heekeumat.Puteri tetap dalam ibadat. Neumeuhidja malam uroe.

ilmu alat. bijak bicara. Ilmu falak. ilmu nujum. Hati tunduk. Ilmu hakikat dengan ma'rifat. Kemudian belajar kitab Sirath. saleh takwa. Khamsoolkasara adalah Iskandarmuda. Sembah Hadlarat tiada khali. maka saya berkecendrungan bahwa yang dimaksud oleh pengarang dengan : 437 . Siang malam mengulang kaji. Segala rukun paham merata. Ilmu Laduni lengkap semua. Arif sangat muda jauhari. ilmu hikmat. Lila Bangguna cepat hafalan. Ilmu Suluk sudah mafhum. Ilmu hukum mendalam pula. Mutammimah kemudian tambah pula.Terjemahannya: Setelah itu belajar Quran. Akal cerdik. Setelah memperhatikan peristiwa-peristiwa dan hal-hal yang diketengahkan dalam hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Raja budiman berakal budi. dan meneliti sifat-sifat dan watak tokoh utama yang bermain dalam kissah ini. Lila Bangguna paham mengerti. Matan Jarumiyah sudahlah tammat. Belajar manthiq dengan ma'ani. Tekun bakti raja muda. Alafiyah lagi hafal segala. Ilmu tasawuf segala ahli. Jalankan haq kebenaran Ilahi.

c. Nanggroe maqmu h'ana sakri. d. yaitu Kerajaan Perak Malaya. umpamanya : a. 438 . Tujooh bandja geupeget geudoong. Lila Bangguna. Manyang lamboong h'ana sakri. yaitu Sulthan Iskandarmuda Dermawangsa. Keude le that h'ana tara. yaitu Puteri Pahang. Putroe Gumbak Meuh. suami Safiatuddin. Seumanta Indra. Raja Chamsoolkasara. Barat timu ureueng peureugi. banyak sekali perserupaannya dengan hal keadaan Aceh dizaman pemerintahan Sulthan Iskandarmuda. b. yaitu Kerajaan Aceh Darussalam. Jime ija hitam puteeh. Negeri Gulitan Sagoop.a. f. Peukan rame that meusjeuhu. Tabloe sigupang ladoom dijibri. Me meuneukat tiep-tiep hari. yaitu Sulthan Iskandar Sani bin Sulthan Ahmad Perak. Puteri Sjah Keubandi. Kapay kleeng ngon kapay Arab. Tentang lukisan Kemakmuran : Ngon hareuta that bahroollah. Rukoon aweueh hailya bawang. Peukam rame that meujeuhu. yaitu Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin. karena hal keadaan yang dilukiskan dalam hikayat ini. Kapay Inggreeh dum keumari. Tangan murah Raja nanggri. Gedoong ija dummeuriti. e. Kecendrungan saya ini.

Bek Chalifah neubooh kamoe. Apa kata hikayat: Aduen putroe beukatalah. Pasar ramai mashur nama. Bawa kain hitam putih. Kapal Inggeris berlabuh segala. Bawa dagangan sesuntuk masa. Kapal Keling. b. Meunan teungku bak loon kira. Kota mashur ramai niaga. sedangkan mereka cukup menjadi panglima saja. Hal ini ada persamaan dengan pengangkatan Iskandar Sani. Hayad uloon hee syeedara. Tentang penolakan abang Putroe Gumbak Meuh untuk diangkat menjadi raja waktu ayahnya meninggal. suami Safiatuddin. Nyankeuh raja peutimang nanggroe. Ketumbar jahe bawang segala. Gedung berderet penuh berisi. Raja muda paruy kamoe. Timur dan barat datang ziarah. Raja adil berhati murah. 01-439 . malahan mereka menganjurkan agar Lila Bangguna suami adiknya diangkat menjadi Sulthan. Jipeugah bak wazi meuntroe.Terjemahannya : Negara kaya laut umpama. Tujuh baris berjejar rata. Negeri makmur segala jadi. Bertingkat melambung tinggi. "Neudeungo teungku meutuwuh. kapal Arab. Toko banyak tara tiada. Beli sigupang hadiah lagi. setelah wafat Iskandar Muda.

Raja M u d a ipar kami. Serahkan kampung kerajaan ini. Beudjeued aneuq keu uleebalang. negara dan agama : "Jak kutimang bungong mancang. 440 . Jak kutimang bungong meulu. Bek keeng-keueng nanggroe njang raja. Nyang cheurajeun judoo putroe. Sebagai penutup pandangan mengenai Hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Reumbang buleuen keunong uroe. Kepada Lila suami adinda. Demikian pakat kami semua. Beurayek sinjak geunantoe du.Neujook gampoong deungon mideun. Dirembang bulan baik ketika. Meutabu seulanga dara. pantun-pantun mana mencerminkan betapa besar cita-cita Putroe Gumbak Meuh (Ratu Safiatuddin) agar putera bangsanya menjadi pahlawanpahlawan yang berguna bagi bangsa. Daulatkan wahai para Menteri. Terjemahannya: Abang puteri demikian berkata. baiklah saya turunkan serangkaian pantun Putroe Gumbak Meuh mendendangkan puteranya Meurak Diwangga. Patah Cabang angin raya. Sampaikan pada Perdana Menteri: "Dengarkan kami Teungku Perdana. Serahkan dia pimpinan negara. Jangan kami menjadi raja. Hee teungku Meurak Diwangga." Abang puteri demikian peri." Daleem putroe meunan jikheun.

Mari kubuai bunga rihan. Tasiboe aneuq lee gata " Terjemahannya: "Mari kubuai bunga embacang. Cabangmu patah angin raya. Mari kubuai bunga murung. Beujeued rakan dum na banta. Inilah amanat ibumu kandung. Panjanglah usia puteraku intan. Ditiap kampung tegakkan agama. Beuna 'umu gata intan. Njoe amanat aneuq bak loon. Jeub-jeUb gampoong peukong agama. Jak kutimang bungong rihan. Meukeupoong bungong keupula.Jak kutimang bungong muroong. Jadikan kawan segala banta. Lekaslah besar anakku tuan. Mari kubuai melur kenangan. Pegang gayam pimpinan negara. Bee meudr'am-dr'am teungoh sindja. Bunga tanjung harum baunya. Wahai mahkota Meurak Diwangga. Wazi raqyat gadli meutroe. Muda oroe tjabeueng meutangga. 441 . Bertabur dilaman selanga dara. Jak kutimang bungong pandjoe. Semerbak baumu dikala senja. Anakku menjadi Hulubalang.

Dum mileek Tuhan sit laeen h'ana. Langet ngon bumoe ngon asoe alam. Dari isi kandungan hikayat ini. Qulluhu Allah kufuwan Ahad. Alhamdulillah Pujoe keu Tuhan.Mari kubuai bunga kapas. Beureukat isim njang meulija. Wazir Menteri Qadli bangsawan HIKAYAT BANTA BEURANSAH " Pengarang dari Hikayat Banta Beuransah ini tidak tercatat pada naskah yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. Ngon nama Allah zat yang qadim. Romans berangkai yang dijalin dalam hikayat ini. Uloon puphoon ngon Bismillah. terjadi dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. Asoealam peuneujeued dum na. Dum peue leungkap neukaroonya. H'ana sisat buet Rabbana. Nyang peujeud agam seureuta ngon dara. mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidang agama. terutama dari mukaddimahnya. kita dapat menarik kesimpulan bahwa pengarangnya adalah berpendidikan agama yang baik. Rahmanirrahim sifeuet meulija. politik dan sejarah. Perhatikan sebahagian mukaddimahnya: Bismillahir Rahmanir Rahim. Ngon nama Allah Po nyang Asa. dan memperhatikan cara mengarangnya kita berkesimpulan bahwa pengarangnya juga hidup dalam zaman kebesaran Kerajaan Aceh Darussalam. 442 . Asoe laoot ngon asoe darat. hormati anakku dengan ikhlas. Nyang peujeud uroe seureuta malam. Dipagi hari bertangga awan. jadi siapa pengarangnya tidak jelas.

Rumput merumpun dibumi rata. Alhamdulillah pujikan Rahim. Neupeudjeued tuleueng deungon urat. Terjemahannya: Dengan nama Allah yang Rahim-Rahmah. Naleueng awee dalam doonya. Kurnia-Nya limpah lengkap segala. Berbagai batu diatas gunung. 443 . Pencipta siang dengan malam. Manusia segala muda dan dara. Milik Tuhan Mahakuasa. Kumulai surat dengan Bismillah. angin membubung. Lengkap kurnia Mahakuasa. Pencipta alam semesta dunia.Djeuneh batee didalam glee. Dengan Bismillah Zat Qadim. Berkat afwah nama mulia. Dun peue hashee neukaroonya. Pengasih Penyayang sifat mulia. Dum peue leungkap asoe doonya. Nama Allah yang Mahaesa. Penghuni darat tambah samudera. Langit bumi isi alam. Katakan: Allah Mahaesa. Neubooh ingat dalam dada. Neupeudjeued eensan ngon lat batat. Apuy angen neupeuhadlee. Api menyala. Lengkap sempurna ciptaan Rabbana.

Pada babak pertama puteri dapat dirampas dan dibawa kenegeri Cina. Tokoh-tokoh utama yang bermain dalam hikayat. Akhirnya direbut kembali setelah mengalahkan tentara Cina. Puteri cantik yang menjadi tokoh utama dalam hikayat. ilmu hikmat. berhati budiman. Lengkap isi alam semesta. H a l ini mungkin karena sejak lama dahulu hubungan Cina dengan Aceh telah ada. dan sekurang-kurangnya dalam lingkungan anak-anak menteri atau panglima. berpendidikan sempurna. # 2. selalu digambarkan sebagai manusia yang thaat kepada Tuhan. karena puteri sangat thaat dan bersembunyi dalam peti kaca. yang antaranya yaitu : 1. dengan nama A l l a h . Ciri khas hikayat Aceh. berwatak pahlawan. 5.Tuhan ciptakan makhluk insani. selalu dirindukan oleh Raja Cina. kemudian diiringi dengan pujian kepada Allah dan salawat kepada Rasul. mempunyai beberapa ciri khas. selanjutnya dilengkapkan dengan sifat-sifat Allah dan tugas-tugas Nabi Muhammad. 444 . ilmu firasat. sehingga karenanya pecahlah perang antara Aceh dengan Cina untuk merebut puteri. tetapi tidak mungkin dicemarkan kehormatannya. Jalannya hikayat selalu dibumbui dengan khayal masuk akal dan khayal tak masuk akal. antaranya dinyatakan sejak kecil sudah hafal Quran. Mukaddimahnya dimulai dengan Bismillah. 3. ilmu mantra dan ilmu memerintah. Percintaan yang terjadi selalu dalam kalangan anak-anak raja. Hikayat-hikayat Aceh yang diciptakan dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. berahlak tinggi. Lengkap akal ingatan segala. 4. kemudian mempelajari berbagai kitab Agama. Diberinya tulang dan urat nadi.

Raja mempunyai seorang puteri bernama Ruhoon Afeulah yang sangat cantik rupanya. Raja Syamsyah yang memerintah negeri Arminyah mempunyai dua orang putera dari isterinya yang pertama yang telah meninggal. Adoe ngon a maseeng meuligoe. akhirnya untuk memenuhi hasrat ayahnya. D i Beuransah saboh kuta. tetapi akhirnya sampai ketujuan. M i m p i ini sangat menyusahkan raja. Sampai ditengah rimba mereka menjumpai simpang berjalan tiga jurusan. sedangkan Banta Beuransah memilih jalan sulit. sedang kedua abangnya yang kemudian sadar dan insaf. sedang dari isterinya yang dikawininya kemudian yang bernama Puteri Sjaribanun mendapat pula seorang putera yang diberi nama Banta Beuransah. namanya masing-masing Banta Beursiyah dan Banta Qeureuthah. Raja Syamsyah bermimpi. dilihatnya dalam mimpinya itu Raja Maleek Syamsarah yang memerintah dinegeri Gulitan Eebeuram. keputusannya: Banta Beursijah dan Banta Quereuthah masing-masing memilih satu jalan yang mudah. antara haq dengan bathil. Puteri memelihara seekor burung bernama Malaoondiri yang indah bukan buatan. Di raja saboh meuligoe. Peristiwa ini dilukiskan oleh pengarang sebagai berikut: Maseeng-maseeng geubri jeumba. Dari tulisan rahasia atas batu yang dapat dibaca Banta Beuransah ternyata bahwa dua jalan mudah dilalui tetapi tak sampai ketujuan. Tema pokok dari Hikayat Banta Beuransa. hampir saja gila. dikawinkan dengan dua puteri cantik yang dibawa oleh Banta Beuransah dari negeri Indra. yaitu perjuangan antara kebenaran dengan kejahatan. Akhirnya kebenaran yang ditempuh Banta Beuransah menang dan jalan salah dari kedua abangnya mengalami kegagalan dan kehancuran. Mereka bertiga berunding. Banta Beuransah mendapat puteri Ruhoon Afeulah dan atas persetujuan ayahnya dikawininya.Inti Hikayat Ini. sementara jalan satu lagi sulit dilalui dan penuh marabahaya. ketiga puteranya itu sama berangkat mencari mimpi ayahnya. bahkan banyak kesenangan dunia disepanjangnya. yang akhirnya tercapai tujuan. 445 .

Tema dari Hikayat Nun Parisi ini. Raja kakanda begitu pula. Meuteumee putroe ngon hareuta. Hasil pasti raja bermimpi. dapat harta. terutama rangkum dari mukaddimah sudah memberi pertanda kepada demikian : Alhamdulillah pujoe keu Tuhan. Sabab raja neumeulumpoe. Dapat dara. Masing raja minta bahagian. Meuri dengon nyan salah ngon beuna: 446 . Meuteumee bahgiya geunap uroe. Sidroe raja saboh putroe. AJJah tuloong meubahgiya. Banta Beuransah juga demikian. Terjemahannya: Masing-masing dapat bahagian. Sabab meutuwah aneuqneuh lhee droe. Seorang raja seorang puteri. Kurnia Allah limpahkan bahagia. Adik abang mendapat istana.Meunankeuh dum maseeng jeumba. yaitu pertentangan antara kebenaran dengan kejahatan. seperti yang dapat diperhatikan dalam seluruh isi kandungan. Neupeujeued hatee teumpat pikeeran. Njang peudjeued eensan utooh beukata. Karena bahagia putera bertiga. Demikian nasib masing mereka. Maseeng keudroe mita jeumba. Dapat bahagia sepanjang zaman HIKAYAT NUN PARISI Pengarang hikayat ini juga tidak tercatat dalam naskah yang ada dalam koleksi buku-buku saya.

anak Perdana Menteri dan anak Nakhoda adalah lambang dari kebenaran. Adee murah lagitaqwa. Nyang ka geukheuen sah Syamtalira. Nanggroe pih aman reuzeuqi mudah. Tentang dimana hikayat terjadi dan siapa rajanya ditempat itu. 'ain Sibayan (tunangan Nun Parisi) dan tokoh pembantu yaitu Lizam dan Ariyan (anak-anak Perdana Menteri dan Nakhoda) dan Said Buriyan (anak Hulubalang). yaitu Nun Parisi (putera raja). Misse paidah bintang Syamsia. Kejadian-kejadian dalam hikayat ini terjadi dalam Kerajaan Syamtalira (Pase). Pencipta insan cakap bicara. dimana akhirnya kebenaran yang menang. Nun Parisi. Sulthan Sarah yang pimpinnegara.Terjemahannya: Alhamdulillah memuji Tuhan. nyang mat cheuradjeuen Suloothan Sarah. Bumi subur tanaman menjadi. Nama nanggroe nyan didalam qishah. dilukiskan pengarang sebagai berikut: Tabi'at pih gedj raja paidah. sementara Sa'id Buriyan adalah lambang dari kejahatan. Ciptakan hati pusat pikiran. Bumoe dum basah udeep peunula. Menetapkan jalan salah dan benar. Terjemahan : Tabiatnya baik banyak gunanya. Adil pemurarfitatówadagiB'ïJl ens'rf fismsm BIBUÓ 302§ninuad grifilB gnooluiuaO 447 . dan pada waktu itu yang menjadi raja yaitu Sulthan Sarah yang dilukiskannya sebagai sangat adil dan takwa. Tokoh utama yang bermain dalam hikayat ini. demikian pula 'Ain Sibayan yang dipertarungkan antara kebenaran dengan kejahatan.

bulat pakatan. Beuthat suloothan nyang sukee raja. pemurah dan takwa. Suara mameh h'ana krang ceukang. Terjemahannya: A r t i adil sama timbangan. Tentang sifat adil dilukiskannya : Hareutoe adee sabee timbangan. Tambah qias. Sulthan Sarah digambarkannya sebagai seorang yang adil. Leumah tapandang nibak ri rupa. Dari tafsir arti adil. H u k u m Quran dan Hadis Nabi.Nama negeri didalam kissah. Geutuloong alang beurangsoe teuka. Benar dan salah terpisah pasti. Ngon qieh eejeumaq teungoh pakatan. pemurah dan takwa. Waleepoon namiet hamba teuboohsan. Ataupun sulthan turunan raja. Sjamtalira tersebut nyata. Yang berat takkan ringan. Dalam perkara pegang neraca. Sekalipun hamba budak belian. kita melihat disitulah inti hakikat tema dari Hikayat N u n Parisi. Nyang ka patoot brat haana jeued ringan. Negeri aman rezki murah. Beuna salahan h'an jeued meutuka. Laksana guna bintang surya. Tentang sifat pemurah digambarkannya : Hareutoe murah sifeued peunyayang. Nibak hukooman peugang neuraca. Hukoom Qeuruan Hadih Saydina. 448 .

Suara lembut mengalun senang. 449 . Keuaneuq r'aqjat neubri adjaran. Meunankeuh bangon sifeut penyayang. Tiada pinta makbul tiada. Anggeeta tudjooh leumah keu tanda. Hareuem dan meukrooh h'antom meuhawa. Lagi neujue buet meugoe meuladang. Sekalipun Keling orang dagang. Nampak terang wajah muka. Hukoom dan adat qanun ngon reusam. Terjemahannya: Arti murah sifat penyayang. Peungeuh udjiooh tangloong peulita. Kini kembali arti takwa. Laeen nibak njan jalan peumuga. Tangan terbuka untuk peminta. Nibak buet teungah neuboh udjiooh. Teuma meuriwang maqna taquwa. H'ana torn jiriwang na sroot suwara. Hatee teuwadjooh keu Tuhan Asa. Njaqni neupeubuet pakri njang surooh. Jibeudoh Cahya bandrang seumeulhooh. Bandum na r'aqjat h'an neubri malang. Peu-ee nyang suwang meung sidroe h'ana. Maqna taquwa 'ibadat sunggooh.Walee bangsa Kleeng ureueng meudagang. Demikian indahnya sifat penyayang. Santoon dan supan meudjeulih bahsa. Dum sikalijan tuha ngon muda.

Lagi perintah bersawah berladang. Perbuatan mungkar dibuang jauh. Hikayat ini telah disusun kembali menurut gaya sekarang oleh Abu Za'im (Sdr. Benderang cahaya laksana kilat. 450 . Laki perempuan tua dan muda. Tambah pula berkebun segala. Sopan dan santun budi bahasa. Uloon hareutoenyoe sidroe raja. Neumat keumudoe dinanggroe Jeumpa.T. Haram dan makruh suka tiada. dilukiskan pengarang dalam dua rangkum pada awal hikayat : Soobhan Allah qisah loon kheuen proe. Kepada rakyat perintah ajaran. Melarat sengsara tiada siapa. Nyakni berbuat menurut suruh. Sakti. Anggota tujuh jadi pertanda. Hukum dan adat. kanun dan resam. HIKAYAT RAJA JEUMPA Nama pengarang asli tidak tersebut dalam naskah yang ada pada saya.Terjemahannya: Arti takwa rajin ibadat. Kolenel Husin Yusuf) dan telah diterbitkan dalam huruf Laten oleh badan penerbit P. Menyinar jauh tanglung pelita. Dimana tempat terjadi hikayat ini dan siapa raja dit empat tersebut. Raja Abdullah meugah h'ana soe. Rakyat tak boleh derita malang. Hati tawajuh ingatan Yang Esa.

Meungnyankeu raja nyong Islam. 451 . Laksana caya mentari pagi. seorang puteri bernama Siti Geulima dan seorang lagi putera bernama Raja Jeumpa. Keu inong balee bandum neukira. Laksana uroe teungoh keuluwa. Kemudian Raja Abdulla mangkat dan diganti oleh puteranya Raja Jeumpa yang dilukiskan pengarang sebagai raja yang adil bijaksana: Hukoom pih adee diglee ngon banda. Hanjeued kuta teuboh sigala janda. Hana lam kuta meueen ngon agam.Ratna Keumala nama Cut putroe. Geujook teumpat beuet geupeusikula. Aneuk yatim dum geutampoong sigra. Kabar berita seorang raja. Pegang neraca negara Jeumpa. Namanya mashur Raja Abdullah. Neubri ngon ija neujue seumbayang. Teman hidup raja jauhari. Geubri beulanja deungon pakaiyan. Cantik rupawan puteri jelita. Gasien kaja dum na pih saban. 'h'anlee teulanta teueeh bak jalan. Terjemahannya: Subhanallah kumulai kissah. Rupa that ceudah indah h'an bagoe. Permaisuri bernama Ratna Keumala. Nyankeu judoo droe di poteuraja. Bandum geupuwoe dalam astana. Raja Abdullah dikaruniai dua orang anak.

Bandum neutileek sideek neujaga. Demikian sifatnya Raja Islam. Waktu puteri dibawa kembali dari negeri Cina. Disantun sempurna dalam asrama. Hadian kain suruh sembahyang. Tiada orang terlantar dijalan. Segala diatur ketat dijaga. Terjemahannya: Hukum adil dikota dan rimba. Disuruh mengaji sekolah segala. H'ana jak runda 'oh watee malam. Miskin dan kaya sama merata. Janda segala mendapat santunan. Malam mereka tiada dijalan. Tak boleh janda keluyuran. Keji mungkar segala dilarang. dilukiskan pengarang bagaimana sambutan yang mengharukan dihalaman istana: 452 . Tiada wanita tunasila. yang berakhir dengan kekalahan Raja Cina. Dalam hikayat Raja Jeumpa ini terjadi percintaan berangkai antara Raja Jeumpa dan Siti Geulima sebagai tokoh-tokoh utama hikayat dengan anak-anak raja dinegeri Darul Aman.Inong nyang muda hanjeued keu buja. Ditampung semua dalam wisma. Negeri Indra dan akhirnya hikayat diramaikan dengan perang berkecamuk antara Raja Cina hendak merebut puteri. Tiada dikota mabuk kepayang. Yatim piatu tersia tiada. Meungnyo buet mungka get that neularang.

Di leuen meuligoe Cut putroe intan. Rotdeeh rotnoe meumoe-meumoe kijam. 453 . Sembah ayahda dendam merindu. Geupreh disinan lee ajah meuhat. E aneueq badan meutuwah that-that. Disana puteri disambut haru. Bersama sulthan kakanda raja. Masih hayat kurnia Tuhan. Katroh tariwang kenoe lom meuhat. Sembah sujut pocut rupawan. Dengan suloothan nyang raja deelat. Jak seumah tuwan po bungoong rihat. Terjemahannya: Sampailah sudah puteri andalan. Peueek urumooh laju rinjang. Mantong reuzeuki geubri lee Tuhan. Peurap samlakoe Cut putroe sadjan. Geuba udalam laju lee leugat. Dihalaman istana ayah menanti. Peudeuek bak tilang deungon nooreumat. Sujut raja diiringi puteri. Sama menangis tersedu-sedan: Bahagialah tuan anakku puteri. Diarak dara masuk kota. Kusarap hanlee meuteumeung pandang.Hingga ka sampoe cut putroe keunan. buah hati telah kembali. Gata djitawan lee Cina kaplat. Seumah ngon sujud lagee atoran.

yaitu: 1. HIKA YAT-HIKA Y A T Z A M A N B A R U Sebahagian dari Hikayat-hikayat Aceh karya pudjangga lama yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. QISHAH P R A N G CUMBOOK Hikayat ini meriwayatkan peristiwa-peristiwa dalam revolusi sosial di Aceh sekitar tahun 1945-1946. Pengarangnya: Abdul Muthalib. QISHAH A S H A Y USHUY REUNCONG Hikayat ini meriwayatkan asal-usul senjata keramat Aceh. yaitu Rencong. dihikayatkan dari buku prosa lama oleh ANZIB dan Muhammad Abdulmuthalib. Mari puteriku sibuah hati.Sangka ayah tiada kembali. Pengarangnya : Teungku Yahya Badin. 4. Anakda ditawan Cina keparat. yang karena thaat kepada Tuhan maka mendapat kehidupan bahagia. telah saya bicarakan sekedar untuk pengetahuan para pembaca peminat sastera dan pencita sejarah. Masuk istana bahagia selamat. 3. H I K A Y A T JARIJ Hikayat ini menceritakan seorang yang salih dan takwa. kalau saya daftarkan buku-buku hikayat Aceh ciptaan para pujangga dalam zaman baru. Adapun buku-buku hikayat tersebut yang ada dalam koleksi saya. RIWAYAT P R A N G P A N D R A H Hikayat ini mengisahkan yang terjadi antara ulama-ulama/rak454 . yaitu setelah Indonesia Merdeka. bernama Jaridj. 2. Saya rasa juga akan besar manfaatnya.

Pengarangnya : M . Pengarangnya: T. Pengarangnya: Daud. yang disusun dalam bentuk Hikayat Aceh. Pengarangnya: Muhammad Abdulmuthalib. Idris AS. KHEUDAKILAHI Hikayat ini mengisahkan sebuah roman modern yang terjadi di aceh dalam zaman penjajahan. Raja Mahmud Suddin. 7. 455 . HIKAYAT ABU SJAMMAH Hikayat ini meriwayatkan peperangan antara kaum muslimin dizaman Rasul dengan orang-orang musyrikin. Pengarangnya: Syekh Rih. 9. H I K A Y A T R A J A ISTAMBOOY Sebuah roman yang dihikayatkan seakan-akan terjadi di Istambui dan sekitar negeri-negeri Arab. QISHAH IE MBOON COT UROE Hikayat ini menceritakan sebuah roman yang bertemakan anak yang tidak hiraukan nasihat orang tua. roman fiktif yang banyak khayal takmasuk akal. Pengarannya: T. tetapi satu buku Puisi yang mengandung nasihat untuk pedoman hidup dalam masalah perkawinan. P E U D O M A N UDEEP Ini bukan hikayat. 6. Raja Mahmud Suddin. 5. dimana akhirnya hidupnya susah. 8.yat Pandrah (Kecamatan Samalanga) dengan tentera pendudukan Jepang.

yang bernama K H A L I D A N dengan rajanya yang bernama Syah Zaman. yang punya putera Budiman Asyeek. H I K A Y A T L I L A J A U H A R I Hikayat ini mengissahkan sebuah roman yang mengasikkan puteri Lila Djuhari dengan Indra Bangsawan. A l i El Zakaly. Pengarangnya : Teungku Ti Hawa. Pengarangnya : M . 15. dan dari susah menjadi senang. Pengarangnya : Tibranu. 13. 12. tetapi masih dengan gaya lama. NASIP Hikayat ini menceritakan dua orang pemuda anak orang kaya yang dibanting nasib dari senang menjadi susah. H I K A Y A T Q A M A R U Z Z A M A N Hikayat menceritakan sebuah roman berangkai yang terjadi dalam sebuah negara khayalan. 11. terjadi dalam lungkungan raja-raja dalam negeri khayalan. tokoh utama dalam hikayat ini. Dikarang dalam zaman baru ini. Menceritakan percintaan anak-anak raja dalam negera khayalan yang bernama Riyan Abujat dengan rajanya yang bernama Jamalul Asyeek.10. INDRA B U D I M A N Hikayat ini mengisahkan sebuah roman dimasa yang lalu. Pengarangnya : Muhammad Yusuf Ismail. 14. Pengarangnya: Tibranu. H I K A Y A T B U D I M A N ASYEEK. H I K A Y A T TAJOOL M U L O O K B A N G K A W A L I Hikayat inipun mengandung kissah tentang percintaan dalam 456 .

Dengan bahasa puisi-Aceh yang indah sekali. ciptaan pujanggapujangga lama. SEUMANGAT ACEH Pengarangnya juga Abdullah Arif. berhasil melukiskan nasib Aceh yang silih berganti suka dan duka. A . PANTOON ANEUEKMIET Berbeda dengan pantun muda-mudi yang romantis. 457 . yaitu negeri Syarakatan dan negeri Antara. NASIB ACEH Hikayat ini mengisahkan nasib Aceh dan rakyatnya. 19. 17. dan demikianlah seterusnya hal-hal lain. yang sekali lagi berhasil menggambarkan dengan bahasa-puisi yang indah betapa hebatnya semangat Aceh sejak dulu. Pengarangnya: Tibranu. pantun-pantun percintaan antara muda dan mudi yang sangat mengasyikan. pengarangnya Abdullah Arif M . nasehat dan sebagainya. sedang raja Antara punya seorang puteri bernama Bangkawali. PANTOON MUD A-MUD A Abdullah Arif sekali ini berhasil pula mengumpul kembali pantun-pantun Aceh yang sangat romantis. dan pembangunan kembali. 16. sejak zaman yang telah lama lalu. 18. Raja Syarakatan punya seorang anak bernama Tajol Mulook. yang pada mulanya bernama "Modal Revolusi" sejak awal kemerdekaan. Antara putera dan puteri raja inilah dijalin sebuah percintaan yang mengasikkan. maka dalam kumpulan ini Abdullah arif berusaha mengemukakan bacaan untuk anak-anak dengan mengetengahkan pantun-pantun jenaka.dua buah negara khayalan. kemudian mengalami kehancuran setelah pemberontakan.

yaitu Panglima Nyak Miga dengan Serikandi Cut Bandi. setelah semua pihak berdamai kembali dan melupakan segala peristiwa yang lalu. Diantara karangan-karangannya yang lain. 22. SYAIR KERUKUNAN RAKYAT ACEH Setelah tadinya Abdullah Arif melukiskan Nasib Aceh yang terus menderita akibat peperangan. Sebuah novel modern yang dilukiskan dengan puisi bahasa Aceh (Hikayat). juga dengan bahasa puisi Aceh yang amat indah. 23. SIJUDOO PAHLAWAN ACEH Pengarangnya Drs Araby Ahmad. Banun Seutia. 21. yang didalamnya dikissahkan hubungan romantis antara dua pahlawan muda. yang menjadi korban dalam perang saudara antara pendukung Ali dengan pendukung Mu'awiyah. yaitu Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin. . Syekh Rih termasuk diantara pengarang-pengarang hikayat Aceh yang subur dizaman Republik Indonesia. HIKAYAT HASAN HUSEEN Sekali lagi Syekh Rih Krung Raya berhasil menghikayatkan sejarah dua putera khalifah Ali bin Abi Thalib. 458 Dara Daroohaka.20. yaitu : a. b. maka dengan syairnya ini dia telah mengemukakan suasana Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh yang diadakan di Blang Padang Banda Aceh mulai 20 Desember 1962. yang berakhir dengan perkawinan yang berbahagia. Bahasanya indah. dimana kemudian karena putus asa sang dara menggantung diri. NASIB PUTOOH HARAPAN Hikayat yang dikarang oleh Syekh Rih Krung Raja ini mengisahkan sebuah percintaan antara seorang pemuda dengan seorang pemudi yang tidak berhasil. dengan hikayatnya ini telah berhasil melukiskan dengan indahnya peristiwa perang Aceh dengan Belanda.

e. Siti Islam. setelah memulainya dalam bulan Safar 1392 atau dalam bulan April 1972. TAMMAT 459 .c. g. selesailah saya menyusun buku ini. Abu Nawah. AKHIRUL K A L A M Dengan rahmat Allah Yang Mahakuasa. d. Kepada Allah saya pohonkan ampun terhadap segala dosa. pada hari Sabtu jam 10.45 tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 bertepatan dengan tanggal 3 Juni 1972. f. Kekasih Seutia. Pahlawan Seutia. Si Rhang Manyang.

Hasjmy sedang mengucapkan pidato dalam Sidang Senat Terbuka IAIN Jamiah Ar Raniry Darussalam pada tanggal 16 November 1982. Dalam pidato tersebut A. perkembangan IAIN Jamiah Ar Raniry selama hampir enam tahun di bawah pimpinannya. A. Hasjmy melaporkan.A. 460 .A.. Hasjmy kepada Rektor baru Ibrahim Husein M. Juga pidato tersebut sebagai pidato timbangterima jabatan Rektor IAIN Ar Raniry dari Prof. dengan disaksikan oleh Menteri Agama Haji Alamsyah Ratu Perwiranegara.

Dalam tahun tigapuluhan dan empatpuluhan sering memakai beberapa nama samaran dalam karangankarangan puisi dan cerpen. 15 Desember 1942. A . Sipil Fakultas Teknik Gajahmada Yokyakarta. H . 461 . Surlya. 4. H . H . 11 Februari 1945. lahir Agustus 1926. yaitu A l Hariry. A . Hidup dengan seorang isteri dan mempunyai 7 orang anak. A . Pendidikan yang telah ditempuhnya. Telah punya dua anak. telah punya 4 anak. Sekarang bekerja pada Dinas Tatakota D K I Jakarta. (Arsitek) Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Gajahmada Yokyakarta. 5 September 1949 (meninggal 12 September 1949). . Mahdi. A l Jami'ah A l Islamiyah Qism Adaabul Lughah wa Taarikh al Saqafah al Islamiyah (Jurusan Sastra dan Sejarah Kebudayaan Islam) di Padang dan dalam tahun limapuluhan mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara Medan. A . Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan). enam laki-laki dan seorang perempuan yaitu : Isteri: Zuriah A . Gunawan. yaitu Governement Inlandsche School Montasie Banda Aceh. Hasjmy yang lahir tanggal 28 Maret 1914. 9 Juni 1947. 2. Putera/puteri: 1. Ir. HASJMY A . Masih hidup sampai sekarang. A r i a Hadiningsun dan Asmara H a k i k i . Sekarang Asisten Kepala Proyek Tali Tanjung Morawa . Ir. H . Sekarang Kepala Pertamina Perbekalan Dalam Negeri Cabang Balikpapan (tiga Prop : Kalimantan Timur. A . nama kecilnya Muhammad A l i Hasjim. Nikah/kawin tanggal 14 Agustus 1941. Darma. Sarjana Ekonomi (Drs) pada Itobashi University Tokyo. telah punyasatu anak.Belawan (Karyawan Bina Marga P U ) . 3. H .RIWAYAT HIDUP SINGKAT PROF. Thawalib School Tingkat Menengah Padang Panjang.

5. juga pernah berkunjung ke Thailand. Setelah melakukan tugas "Impres" selama tiga tahun di Kairatu. Dalam tahun 1979 berkunjung ke Sabah. Sipil Fakultas Teknik Universitas Gajahmada Yokyakarta). memenuhi undangan untuk meninjau pembangunan masyarakat desa dan pembangunan pendidikan. 7. Belum kawin. untuk Hari Sastra Malaysia. Selain dari itu. A . Tahun 1949 menjalankan tugas Negara RI sebagai Anggota Missi Haji R. antara lain : 1. 6. Ikramullah (Ir. 5. suaminya Ir. selama 3 bulan. Dahlia. 2. 3. A . 21 Yuni 1955.I II ke Saudi Arabia dan Mesir.I. Saudi Arabia dan Kueit. H . India dan Pakistan. 23 Maret 1951. Dalam tahun 1979 juga berkunjung ke Ipoh dan Kuala Lumpur. Dalam tahun 1979. Telah punya 3 anak. Hongkong dan Singapura. Jakarta. mulai Yanuari 1983 telah belajar lagi mengambil spesialisasi bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. dr. H . H . 14 Mei 1953. memenuhi undangan Kerajaan Negara Bahagian dan Yayasan Sabah. karena keburu kawin. Kamal. Belum kawin. Seram (Maluku). Mulya. 4. Dalam tahun 1980 berkunjung ke Korea Selatan. Dalam tahun enampuluhan beberapa kali ke Malaysia dan Singapura untuk menyertai berbagai Seminar dan pertemuan Sastra. untuk memberi serangkaian Dakwah Islamiyah dan menghadiri beberapa diskusi tentang Islam. tidak tammat. Jurusan Bahasa Inggeris Fakultas Keguruan Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. 7. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. A . 462 . masih kulliah pada tingkat IV Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya. Perlawatan ke Luar Negeri yang pernah dilakukan. Dalam perjalanan pulang singgah di Taiwan. 6. dan memberi sebuah prasaran yang berjudul Bahasa dan Sastra Melayu di Aceh. mengunjungi Bahrain. bersama Menteri Agama R.

Dalam tahun 1981. menyampaikan makalah dalam simposium Internasional tentang Kesusasteraan Melayu Tradisional di Kuala Lumpur. memenuhi Undangan. 10. 8. Melalui jalan Raya Dunia (roman masyarakat). 5. Akhir tahun 1982. agama. Hiroshima dan lain-lain) memenuhi undangan untuk mempelajarai adat istiadat dan kebudayaan Jepang. Bulan Bintang Tahun 1978). Sayap Terkulai (roman perjuangan).T. Edisi Singapura diterbitkan oleh Pustaka Nasional tahun 1982. naskahnya hilang pada Balai Pustaka Jakarta waktu pendudukan Jepang. Pustaka Islam.V. pendidikan moral dan sebagainya dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit baik dalam maupun Luar Negeri. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. yaitu : 1. Indische Drukkrij. Indiche Drukrij. Syarikat Tapanuli. Medan 1938. naskahnya hilang di Balai Pustaka waktu pendudukan Jepang. 4. tidak terbit. 463 . Dewan Saj ak (puisi). Buku-buku yang telah dikarang : Sejak umur 20 tahun sampai sekarang sudah lebih 50 buah buku yang telah dikarang dalam berbagai disiplin ilmu. Medan 1939. Kissah Seorang Pengembara (sajak). 2. berkunjung ke Jepang (Tokyo. juga mengunjungi Penang. 7. Medan 1940. Suara Azan dan Lonceng Gereja (Roman antara agama). Trengganu dan Kelantan. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Medan 1936. 6. 1983. Centrale Courant. Dalam tahun 1981. Bulan Bintang tahun 1978). N. 11. berkunjung ke Thailand (Muangthai) atas undangan Organisasi Islam disana.Dalam tahun 1981. Osaka. Bulan Bintang tahun 1978. Bermandi Cahaya Bulan (roman pergerakan). Cinta Mendaki (roman filsafat/perjuangan). berkunjung lagi ke Pilipina memenuhi undangan Imam Besar Mesjid Jami' Maharlika Manila. sejarah kebudayaan. 9. Kobe.T. 3.T. Kyoto. Kuala Lumpur. Medan 1939. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P.

cetakan II tahun 1978. 16. 23. Pustaka Faraby. Sejarah Kebudayaan Islam. Pustaka Putro Canden. Jalan Kembali (Sajak bernafaskan Islam). cetakan ke II tahun 1971. Bulan Bintang. Pahlawan-Pahlawan Islam Yang Gugur (saduran dari bahasa Arab). P. cetakan ke II edisi Singapura tahun 1982). Dustur Dakwah Menurut Al-Qur'an. P. Kuala Lumpur 1974.Dewi Fajar. Jakarta 1977. cetakan ke IV tahun 1981 (edisi Singapura oleh Pustaka Nasional tahun 1971. 12. 11. Sejarah Kebudayaan dan Tamaddun Islam. 10. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Singapura 1972. Rindu Bahagia (kumpulan sajak dan cerpen). Pustaka Faraby. 15. 20. 1970.T. Pustaka Nasional.T. Pustaka Putro Canden Banda Aceh 1963. Jakarta 1975. Semangat Kemerdekaan Dalam Sajak Indonesia Baru (Analisa Sastra). Bulan Bintang. 9. 1943. Banda Aceh 1963. Yahudi Bangsa Terkutuk. Sejarah Hukum Islam. 13. 464 . Banda Aceh. 14. 22. Kerajaan Saudi Arabia (Riwayat perjalanan). Pemimpin dan akhlaknya. Lembaga Penerbit IAIN Jamiah Ar-Raniry. 8. cetakan ke III tahun 1974. Jakarta 1974 (tahun 1982 dicetak ulang). 19. 18. (roman politik). Rubai' Hamzah Fanssury Karya Sastra Sufi Abad XVII. Islam dan Ilmu Pengetahuan Moderen (terjemahan dari bahasa Arab). Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Dewan Bahasa dan Pustaka. diterbitkan oleh Aceh Simbun. Pustaka Nasional. Singapura 1970. tahun 1982 dicetak lagi. Jakarta 1956. Dimana Letaknya Negara Islam (Karya ilmiyah tentang ketatanegaraan dalam Islam). Banda Aceh 1971. Banda Aceh 1969. P.T. Bulan Bintang. P. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 21. Pustaka Putro Cande Banda Aceh 1963. BandaAceh.T. Banda Aceh 1970. Bulan Bintang. Banda Aceh 1973. 17.

Cahaya Kebenaran (terjemahan Al-Qur'an Juz Amma). Jakarta 1978. P. Mutiara. 465 . 25. Jakarta 1979. Jakarta 1978. Jakarta 1979. P. P. Jakarta 1978. 30. Apa Sebab Rakyat Aceh Sanggup Berperang Puluhan Tahun Melawan Agressi Belanda (berasal dari buku Hikayat Perang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Jakarta 1978.T. P. Jakarta 1978. Meurah Johan (Roman sejarah Islam di Aceh).T. 33. Bulan Bintang. Bulan Bintang. 26. P.T. 34. 59 Tahun Aceh Merdeka dibawah Pemerintahan Ratu. Bulan Bintang.T. P. P. Jakarta 1950.T.24. Bulan Bintang.T. 36. P. Risalah Akhlak.T. Langit dan Para Penghuninya (terjemahan dari Bahasa Arab) P.T. Bulan Bintang. Jakarta 1978. P. Jakarta 1978. P. Bulan Bintang. Peranan Islam dalam Perang Aceh. 38. 37. Bulan Bintang.T.T. 39. Surat-surat dari penjara (catatan waktu dalam penjara tahun 1953 . Tanah Merah (Roman perjuangan). Nabi Muhammad Sebagai Panglima Perang. Jakarta 1978.1954). 28. Mengapa Ummat Islam Mempertahankan Pendidikan Agama Dalam Sistem Pendidikan Nasional. P. P. Bulan Bintang. P. P. Bunga Rampai Revolusi dari Aceh. Bulan Bintang. 27. Bulan Bintang. Bulan Bintang. P.T. Jakarta 1977.T. Sulthan Aceh terbesar).T.T. 29. Jakarta 1980. Jakarta 1977. Bulan Bintang.T. Bulan Bintang. Bulan Bintang. Jakarta 1977. Sumbangan Kesusasteraan Aceh Dalam Pembinaan Kesusasteraan Indonesia.T. Iskandar Muda Meukuta Alam (Sejrah hidup Sultan Iskandar Muda. Jakarta 1979. 32. Bulan Bintang. Apa Sebab A l Qur'an Tidak Bertentangan Dengan Akal (terjemahan dari Bahasa Arab). Mengapa Ibadat Puasa Diwajibkan (terjemahan dari Bahasa Arab). 31. setelah ditambah dan disempurnakan). 35.

47. P. 466 . P. Penerbit Beuna. Mengarang dalam beberapa majalah dan harian yang terbit di Jawa. 50. 43. Apa Tugasnya Sastrawan Sebagai Khalifah Allah. 46. Pokok Pikiran Sekitar Dakwah Islamiyah. P.40. A l Maarif Bandung. Kesusteraan Indonesia Dari Zaman Ke Zaman. Banda Aceh 1981. 48. 55. 54. Bina Ilmu Surabaya dan Pustaka Nasional Singapura. Pujangga Baru (Jakarta). Jakarta 1978.T. BandaAceh. Bandung 1981.T. Perang Gerilya Dan Pergerakan Politik di Aceh Untuk Merebut Kemerdekaan Kembali. Hikayat Pocut Muhammad Dalam Analisa. dalam tahun 1983 akan diterbitkan serentak oleh P. akan terbit (Penerbit Beuna Jakarta) dalam tahun 1983. akan terbit dalam tahun 1983. Mutiara. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. (Sebelum Perang Dunia II): a. Syiah Dan Ahlussunah Saling Rebut Pengaruh Di Nusantara. P. Dakwah Islamiyah Dan Kaitannya Dengan Pembangunan Manusia. 42. Sumatera dan Singapura/Malaysia.T. 53. 45. 51. Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah. B H A Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983. 1980. Sastra dan Agama. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. BandaAceh. Publistik Dalam Islam. Sejarah Kesusasteraan Islam/Arab. 44.T. 41. Al Maarif Bandung.T. A l Maarif. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Benarkah Dakwah Islamiyah Bertugas Membangun Manusia. Beberapa naskah/terjemahan lagi yang sedang disiapkan. 1980. 49. Jakarta 1983. Penerbit Beuna Jakarta 1983. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). 52. Mengenang Kembali Perjuangan Nissi Haji RI ke II. akan terbit tahun 1983.

H P I I merupakan onderbow dari Partai Politik P E R M I (Persatuan Muslimin Indonesia). (Sesudah Perang Dunia II) Sinar Darussalam. k. Gema A r Raniry (Banda Aceh). tahun 1934 dipenjarakan 4 bulan di Padang Panjang dengan tuduhan melanggar Undang-undang larangan rapat. diantaranya tahun 1932 s/d 1935 menjadi Anggota Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia (HPII) dan dari tahun 1933-1935 menjadi Sekretaris H P I I Cabang Padang Panjang. m. Angkatan Baru (Surabaya). Kewajiban (Padang Panjang). f. a. Suluh Islam (Medan). Santunan (Banda Aceh). Tahun 1935 bersama. 1. d. c. menjadi salah seorang anggota 467 . Dharma (Banda Aceh). suatu Partai yang radikal yang menganut sistem non kooperasi terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. Pahlawan M u d a (Padang). c. Setelah S E P I A dirobah menjadi P E R A M I I N D O (Pergerakan Angkatan Muda Islam Indonesia). Harmonis (Jakarta). PENGALAMAN PERGERAKAN Sejak usia muda.sama beberapa Pemuda yang baru kembali dari Padang Panjang mendirikan S E P I A (Serikat Pemuda Islam Aceh) dan kemudian terpilih menjadi Sekretaris Umum Pengurus Besar SEPIA. j. Pemimpin redaksi (Padang). Pemimpin Umum (Banda Aceh). Gubahan Maya (Medan). Miami (Medan).b. d. Hasjmy telah aktif bergerak dalam berbagai Pergerakan. Panji Masyarakat (Medan). Harian Waspada (Medan). e. A . Bebas (Banda Aceh). g. e. Matahari Islam. i. n. h. Akibatnya. Raya (Padang). Fajar Islam (Singapura). Panji Islam (Medan). b.

Sejak tahun 1939 menjadi Anggota Pengurus Pemuda P U S A (Persatuan Ulama seluruh Aceh). dibawah Pimpinan A l i Hasjimy. P E R A M I I N D O merupakan suatu Gerakan Pemuda yang radikal yang giat melakukan Gerakan Politik Menentang Penjajahan Belanda. C i k Ditiro berjuang dengan heroik mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Dipisi Rencong. dengan tujuan mengorganisir dengan cepat permberontakan terhadap kekuasaan Belanda. I . P U S A meskipun bukan partai politik. menidirikan satu gerakan rahasia IPI (Ikatan Pemuda Indonesia) yang bertujuan mengadakan persiapan perlawanan terhadap kekuasaan Belanda kalau Belanda kembali setelah kalahnya Jepang yang waktu itu memang telah diperkirakan kekalahannya. sampai kepada DIPISI R E N C O N G . Hasjmy memimpin pemberontakan itu pula. 468 . Sejak dari IPI. Kemudian tahun 1941 bersama beberapa orang teman dari beberapa Pemuda P U S A mendirikan suatu gerakan rahasia (gerakan bawah tanah) dengan nama "Gerakan Fajar". Selanjutnya pertempuran segera menjalar keseluruh daerah Aceh. Sejak awal tahun 1942 gerakan ini aktif melakukan sabotase diseluruh Aceh sampai meningkat kepada perlawanan fisik. berobah lagi menjadi P R I (Pemuda Republik Indonesia) dan akhirnya menjadi Kesatria DIPISI R E N C O N G . Pada awal tahun 1945 bersama-sama sejumlah Pemuda yang bekerja pada Kantor Aceh Sinbun dan Domai. Gerakan ini dengan cepat menjalar keseluruh daerah Aceh. (Kasyafatul Islam) Aceh Besar. IPI bergerak aktif secara terang-terangan terutama setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menggerakkan kekuatan rakyat terutama Pemuda untuk mempertahankan Proklamasi itu. tetapi kegiatannya merupakan gerakan politik menentang penjajahan Belanda.Pengurus Besarnya. ayahnya Tgk. diantaranya minggu ketiga Pebruari 1942 sejumlah Pemuda Kasyafatul Islam yang terlatih menyerbu kota Seulimuem dan membunuh Kontroleur Tinggelmen dan terjadi pula pertempuran di Keumirue. Besar serta menjadi Wakil Kwartir Kepanduan K . Hasjim ditangkap Belanda dan baru bebas setelah Belanda lari dari Aceh. Setelah Jepang menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945. Karena A . bersama-sama dengan dipisi Gajah dan Dipisi Tgk. IPI kemudian beroleh menjadi B P I (Barisan Pemuda Indonesia).

diantaranya. Anggota Staf Gubernur Militer Aceh. Pada awal September 1945 dengan menghadapi ancaman Jepang yang masih berkuasa di Aceh. menjadi PIMPINAN KURSUS K A R A N G M E N G A R A N G di Kutaraja dan menjadi Staf Pengajar (1947-1948 dan 1950-1951). Langkat dan Tanah Karo (1947). 469 . PENGALAMAN KEPEGAWAIAN ' Setelah Indonesia Merdeka. diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Aceh (1957). menjadi Kepala Jawatan Sosial Daerah Aceh. Anggota Komite Nasional Pusat (1949). diangkat menjadi Pejabat Dekan Fakultas Dakwah/Publisistik IAIN Ar-Raniry Banda Aceh (1968). menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). diantaranya menjadi Anggota Badan Pekerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (1946). Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas Ekonomi Negeri Kutaraja (1958). Kepala Bagian Umum pada Jawatan Bimbingan dan Perbaikan Sosial dari Kementerian Sosial di Jakarta (1955). Selain aktif sebagai pegawai negeri juga bergerak dalam berbagai bidang kegiatan kemasyarakatan. aktif sebagai Pegawai Negeri dan menduduki berbagai jabatan. menjadi Kepala Jawatan Sosial Kareiidenan Aceh dengan pangkat Bupati (1949). Kutaraja (Banda Aceh) (1946-1947). Wakil Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). Inilah Bendera Merah Putih yang pertama dikibarkan di Angkasa Banda Aceh yang kemudiannya baru disusul oleh tempat-tempat lain.Demikianlah secara kontiniu dan terus menerus aktif dalam setiap kegiatan baik sebelum kemerdekaan maupun sesudahnya. menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Propinsi Aceh (1950). dalam suatu upacara yang penuh khidmad dinaikanlah sang saka Merah Putih didepan kantor IPI (bekas kantor Aceh Sinbun) yang disaksikan oleh ribuan Pemuda dan masyarakat Umum. menjadi Ketua II Panitia Persiapan Universitas Negeri Sumatera Utara (USU) Medan (1957). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh (1960-1964) dan dipensiunkan sebagai pegawai negeri atas permintaan sendiri (1966). diangkat dikukuhkan sebagai Guru Besar (Professor) dalam Ilmu Dakwah (1976) dan kemudiannya diangkat menjadi Rektor IAIN Jami'ah Ar-Haniry Darussalam Banda Aceh (1977 sampai Nopember 1982).

Rektor I A I N Ar-raniry (1963). Hasjmy mempunyai andil yang cukup besar. A . Sebagai hasilnya. dan sejak tahun itu pula menjadi Dosen dalam mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam Publisistik. Kemudian dipilih menjadi Wakil Ketua Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh sejak 1969. Ketua D P R .G R Daerah Istimewa Aceh (1961) .Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Agama Islam Negeri Kutaraja (1959). Anggota M P R S Golongan B (Wakil Daerah Istimewa Aceh) tahun 1967. pada beberapa Fakultas di K O P E L M A Darussalam. Ketua Dewan Kurator Universitas Negeri Syiah Kuala (1962). Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas T A R I B I Y A H I A I N Ar-Raniry (1960). Hasjmy bersama beberapa orang kawan seperjuangan lainnya mulai memikirkan dan memusatkan pikirannya untuk membangun Pusat-pusat Pendidikan diseluruh Daerah Aceh. Anggota Pengurus Besar Fron Nasional (1960) . A . U N S Y A H (1960). sejak diangkat menjadi Gubernur Aceh. P j . Disamping itu telah berdiri pula beberapa Perkampungan Pelajar dibeberapa Kabupaten dan beberapa Taman Pelajar pada beberapa Kecamatan diseluruh Daerah Aceh. Jakarta. akhir tahun 1982 dipilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan sejak berdirinya terus menjadi anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia. Pengangkatannya sebagai Gubernur Aceh tidak terlepas dari usaha pemulihan keamanan Daerah Aceh yang sedang diamuk Perang Saudara sehingga Daerah Aceh bisa berobah dari Darul Harb menjadi Darussalam. 470 . kini telah dapat kita saksikan Kota Pelajar dan M a hasiswa ( K O P E L M A ) Darussalam dengan dua Perguruan Tinggi didalamnya. Pimpinan Umum Harian Musa Putra dan Staf Redaksi Harian Karya Bhakti di Jakarta (1964/1965). Demikian pula dalam rangka mengejar ketinggalan Daerah Aceh dari daerah . I A I N Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala. Ketua Umum Panitia Persiapan Universitas Syiah Kuala.daerah lainnya akibat perang yang terus menerus. Kopelma Darussalam merupakan (Pusat Pendidikan untuk tingkat Propinsi). Khususnya dengan Daerah Istimewa Aceh dan Kota Pelajar & Mahasiswa Darussalam.

Taiwan. Konperensi dan Muktamar. Philipina. 471 . baik dalam Negeri (Indonesia) maupun di Luar Negeri. Pakistan. Hasjmy telah dua kali menunaikan ibadah Haji. beberapa kali melaksanakan ibadah umrah dan telah beberapa kali melakukan perlawatan ke Timur Tengah (Mesir. Hasjmy menghadiri dan menyampaikan makalah dalam berbagai Seminar. Muangthai. Kuwait. BANDA A C E H . Saudi Arabia. Jepang dan Korea Selatan. Lokakarya. 17 April 1983. Simposium. Singapura. Bahrain).Telah puluhan kali A . Malaysia. Akhirnya dapat dijelaskan bahwa A . Hongkong.

Pengarang bersama keluarga (1957) 472 .

413 .Pengarang dalam pakaian dinas sebagai Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh.

Penerbit Lembaga Kebudayaan Aceh. Aceh sepanjang Abad. Drs. A . Srikandi Aceh. Medan 1957. Banda Aceh 1959. Banjarmasin 1955. Singa Aceh. Penerbit Ajdam I Iskandarmuda. Toko Buku A d i l . Abubakar Aceh: 9. Darussalam 1969. Medan 1966. Mesjid Pusat Ibadat Dan Kebudayaan Islam. Sejarah Kebudayaan Islam. H . Yunus Jamil: 2. M . 8. Tgk. Zainuddin: 4. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. Gajah Putih. H . Hasjmy: 7. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. cetakan pertama. Jakarta 1962. Medan 1961. 5. Tarikh Aceh Dan Nusantara.KEPUSTAKAAN Mohammad Said: 1. Penerbit Pengarang sendiri Medan 1961. 3. Penerbit Pustaka Antara. Banda Aceh 1971. Banda Aceh 1968. 6. penerbit Pustaka Iskandarmuda. Sidi Gazalba: 10. Penerbit Lembaga Penerbitan I A I N Djamaih A r Raniry. M . Penerbit Pustaka Faraby. 474 . Sejarah Mesjid. Penerbit Pustaka Iskandarmuda.

T. Kuala Lumpur 1966. Propinsi Daerah Istimewa Aceh. penerbit Dinas P. Banda Aceh 1970. De Hikayat Aceh. Cut Nya Din. Jakarta 1959. Jakarta 1952.Penerbit Bulan Bintang. Ismail Jakub SH. MA : 15. Medan 1971. Penerbit Pengarang Sendiri. Teungku Luckman Sinar SH : 18.D. Teungku Chik Di Tiro. V . Bustanus Salatin. Sari Sejarah Serdang. 475 . Rencong Aceh Ditangan Wanita. Syekh Nuruddin Ar Raniry : 14. Hazil: 16. Penerbit Pustaka Dan Bahasa.K. Jakarta 1960. 'S-Gravenhage Nederland 1959.M. Iskandar: 12. Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia. Nederlandsche Boeok En Steendrukkerij. Penerbit Jambatan. Dr. Analisa tentang Bustanus-Salatin. Penerbit N . Husin: 11. Cetakan huruf Arab dicetak di Jeddah Saudi Arabia sebelum perang dunia pertama. 13. Teuku Umar Dan Jakarta 1952. Mahmud Yunus: 19. Adat Aceh. Penerbit Pengarang sendiri. Dyas Sutan Pameran: 17. Prof. Prof. Penerbit Pustaka Mahmudijah.

John Anderson: 23. Naguib Al-Attas : 21. Raniri And The Wujudiyyah Of 17TH Century Aceh. Kuala Lumpur 1969. reproduksi oleh Universitas Sjiahkuala 476 .W. Dr. Prof. The Contest For North Sumatra. Prof. Rihlah Ibnu Bathuthah. London-New York 1971. Acheen. Miraatut Thullab. Abu Abdullah Muhammad (Ibnu Bathuthah): 26. Penerbit University Of Malaya Press. With Introduction And Notes. Penerbit Frasser & Neave Limited. Kuala Lumpur 1970. Syekh Abdurrauf Syiahkuala: 28. Teungku Di Meulek: 27. Royal Asiatic Society. Penerbit S-Gravenhaga Martinus Nijhoof. G. Adat Aceh. Printers. Prof. Qanun Meukuta Alam. Kairo 1927. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Singapore 1966. Sejarah Alam Melayu. The Misticism Of Hamzah Fansri. Penerbit Oxford University Press. 22.Abdul Hadi Bin Haji Hasan : 20. Penerbit Mathba'ah A l Azhariyah.J. Cetakan I. Syed M. Dr. Singapore. Drewes: 25. Penerbit University Of Malaya Press. Penerbit Malaysian Branch. Anthony Reid : 24. Nederland 1958.

koleksi buku A . Koleksi buku A . Hasjmy. 477 . Darussalam 2 Syekh Ismail Ibnu Abdulmuthathalib : 29. Jam'u Jawami'il Mushannafat. Kairo. koleksi buku A . naskah lama tulisan tangan huruf Arab. koleksi buku A . Hasjmy. Hasjmy. 33.Darussalam dari naskah September 1971. Ruba'i Hamzah Fansuri. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hikayat Maleem Dagang. Teungku Di Rukam: 30. A l Muntahi. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hasjmy. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hamzah Fansury: 32. Asrarul Arifin. Hasjmy. Isal Baby E l Halaby. Hikayat Pocut Muhammad. lama tulisan A r a b . Teungku Pantee Geulima: 31. koleksi buku A . 34.

38. Jakarta 1960. Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia. 40. Medan 1963. Penerbit Pemerintah * Daerah Kabupaten Aceh Timur. 39. Banda Aceh 1963. Penerbit Jambatan/Gunung Agung. Banda Aceh. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. 36. Majalah Pengetahuan Sinar Darussalam No. 1970. Hang Tuah (huruf Arab). 478 . Monografi Daerah Kabupaten Aceh Timur. PenerbitJPanitia Seminar sendiri. Buku Peringatan 10 Tahun Darussalam. Penerbit Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh. 37. 1 S/d 38 tahun 1968 s/d 1971.Buku-buku lain: 35. Buku Peringatan 5 Tahun Darussalam. Banda Aceh 1969. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful