PENERBIT BEUNA mempersembahkan karya ini dalam rangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa

PENERBIT BEUNA Jl. Tanah Abang V — Petojo Sabangan XI/33 Jakarta Pusat

1. 2.

Kekeliruan tersebut, yaitu : Halaman 316 harusnya terletak setelah halaman 292, halaman tersebut menjadi halaman 293.

sehingga

Halaman 365 harusnya terletak setelah halaman 293 (asalnya halaman 316 ) sehingga menjadi halaman 294. Setelah penggeseran kembali halaman - halaman menjadi halaman - halaman 293 dan 294, maka laman berikutnya dari dua halaman tersebut, yang telah ada, sekalipun salah nomor halaman, nya sudah benar. 316 dan 365 halaman - hatetap seperti tetapi letak-

Kepada para pembaca kami harap memperbaiki terlebih dahulu sebelum membaca, dan dengan ini kami mohon maaf kepada pengarang dan para pembaca. PENERBIT / K O R E K T O R

KEBUDAYAAN ACEH dalam SEJARAH

PENUNJUK H A L A M A N

Halaman 1. R A N U P S I G A P U 2. E J A A N B A H A S A A C E H BAHAGIAN P E R T A M A Lintasan Sejarah Kerajaan Islam di Aceh 3. M U K A D D I M A H Sebab timbulnya kebudayaan - kebutuhan jasmani kebutuhan ruhani - kebutuhan sosial - difinisi kebudayaan - kebudayaan Islam 4. I S L A M M A S U K K E I N D O N E S I A 5. B E R D I R I N Y A K E R A J A A N - K E R A J A A N I S L A M . . Kerajaan Pase Kerajaan Kerajaan Kerajaan Islam Peureulak - Kerajaan Islam Samudra/ Islam Beunua - Kerajaan Islam Lingga Islam Pidie - Kerajaan IslamDaya Islam Darussalam. 58 36 45 35 13 30

6. L A H I R N Y A K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M . . Arus penjajahan barat ke timur - Silsilah Raja-raja Kerajaan Aceh Darussalam. BAHAGIAN KEDUA Kebudayaan Islam Dalam Lintasan Serajah Aceh 7. K E T A T A N E G A R A A N DARUSSALAM KERAJAAN ACEH

67
5

politik luar negeri .negara hukum .pemerintah daerah . B E N T U K D A N S T R U K T U R K E R A J A A N Jawatan-jawatan pusat .mata uang balai furdhah . P E R A N A N K E H A K I M A N Pembinaan hukum.perjanjian Pidie .negara syura .diplomasi Aceh tahun 1873 .cap sikureueng . K E H I D U P A N E K O N O M I / K E U A N G A N Lembaga pelaksana . H U B U N G A N L U A R N E G E R I Balai wazir badlul muluk .syarat menjadi wazir .balai baitul mal .pertanian/perikanan 10.lima besar Islam .diplomasi zaman menurun .diplomasi klassik Inggeris .hubungan Aceh dengan Turki .prinsip adil dan thaat .perdagangan luar negeri .perindusterian/pertambangan pelayaran .delegasi van Swieten diplomasi menjelang perang .hubungan Aceh dengan Belanda dan Inggeris diplomasi Iskandarmuda .syarat menjadi qadli 9.diplomasi Aceh .derajat mahkamah 11.Halaman Dasar negara . O R G A N I S A S I D A N PERKEMBANGAN ANGKATAN PERANG Balai laksamana .syarat menjadi sulthan .perdagangan dalam negeri .ketegasan ratu .delegasi Aceh ke Betawi delegasi Inggeris dan Mekkah .rukun negara .rasi nama jabatan rangkap 97 94 84 74 119 .dewan delapan 12.pembangunan angkatan perang rasi nama pangkat .dasar dan sumber hukum .dalam keadaan perang 8.

kota yang makmur .universitas baitur rahman 16. SEJARAH RINGKAS P A R A TERKENAL ULAMA/SARJANA 1 9 4 Hamzah Fansury . BANDA A C E H DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN Kota politik . PERKEMBANGAN PENGETAHUAN Islam menghiasi lembaran 140 153 PENDIDIKAN D A N ILMU 190 Dasar dan tujuan pendidikan .taman gairah .istana taman kesenian .lembaga-lembaga pendidikan .industeri perang .Teungku Chik Pantee Kulu Teungku Faki .Halaman pendidikan tentera .tingkatan pendidikan .para ulama lainnya . Lembaga-lembaga sosial .Syekh Abdur Rauf Teungku Chik D i Tiro .Syamsuddin A s Suamatrany syekh Nuruddin A r Raniry .Teungku D i Leupue .gegunungan dan pintoo khoop .seni mengarang surat .angkatan perang dalam kenyataan 13.dayah-dayah terkemuka 7 . .wanita dalam angkatan perang armada inong bale .upacaraupacara kenegaraan 14.kota universitas .unsur-unsur warganegara kedudukan wanita .Banda Aceh Ibukota Negara BAHAGIAN KETIGA Kesenian/pendidikan sejarah Aceh 15.upacara-upacara adat . .sejarahnya . K E H I D U P A N D A N P E R K E M B A N G A N S O S I A L .dua buah sarakata .

KEHIDUPAN BUDAJA D A N PERKEMBANGAN SENI256 Senibahasa . 19.mudhharul ajla .sepucuk surat dari Tiro qanun meukuta alam .puisi .miraatut thullab .kasyful muntadhir .Halaman 17.kandang dan makam rencong.hikayat Aceh asrarul arifin . 18.dawaul qulub .masailil muhtadin .faraidlul quran .hikayat prang sabi .hikayat akhbarul karim . 21.kissah prang kompeuni .senidrama .hidayatul 'awam .Risalah Munjiyatul anam.senibangunan .senisuara dan senitari senirupa .bustanus salatintafsir baidlawy .talkhishul falah .hikayat nun parisi . RIWAYAT HIDUP PENGARANG KEPUSTAKAAN 461 4 7 4 8 .hikayat putroe gumbak meuhhikayat banta beuransah .jam'u jawami'il mushannafat .al mawa'idhatul badi'ah .i'lamul muttaqin 1 safinatul hukkam .adat Aceh .syifaul qulub .hikayat zaman baru r 3 8 9 3 4 1 20. K A R Y A S A S T E R A B A H A S A A C E H Hikayat maleem dagang.prosa .kasyful kiram .kitab syarah ruba'i .hikayat aja jeumpa " hikayat .hikayat jihad zaman Nabihikayat pocut muhammad . K A R Y A S A S T E R A Gudang ilmu pengetahuan .

15. 2. 28.' Lukisan T. 8. 21. 22 23. 14. 10. 27. 11. 13. 19. 29. Panglima Polem M .PENUN JUK H A L A M A N B E R G A M B A R Halaman 1. 17. 20. bajak dan weeng teube Foto k opi dua halaman kitab Kanzul Raghaib tentang Kerajaan Aceh Gambar Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 30. 24. 6. 5. Sket Kuta Inong Bale Gambar perjalanan ke Lam Susoon Gambar sedang di Lam Susoon Foto kopi Kitab Idharul Haq Salinan Kitab Idharul Haq Foto kopi halaman Tazkirah Thabaqatain Gambar Alam Cap Peudeueng Peta Kraton Darud Dunia Foto kopi'Cap Sikureueng Foto kopi organisasi kerajaan Aceh Mata uang Kerajaan Aceh Darussalam Alat tenun. 7. 3. 4. 25. 16.. 9. 26. Umar Johan Pahlawan . Daud Mesjid Baitur Rahman yang dibakar Belanda dan gantinya Mesjid Raya Baiturrahman yang tiga kubah dan lima kubah Pintoo Khoop dan Gegunongan Foto kopi dokumen dari negeri Belanda Gambar Lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 15 28-29 29 41 42 43 64 64 a 72-73 75-76 85 92 102-103 117-118 128 129 130-131 132-133 139 143 144 145-146 147 148 149 155 156 165 176 199 9 . 18. Teuku Lueng Bata dll Lukisan Laksamana Malahayati Sket lukisan Kuta Inong Bale Sisa reruntuhan Kuta Inong Bale Batunisan Laksamana Malahayati Gambar lukisan Ratu Safiatuddin Gambar lukisan Cut Nyak Dhien Sisa reruntuhan Kuta Padang Makam Cut Nyak Dhien Gambar lukisan Cut Meutia Lukisan T. 12.

46. 54.Halaman 31. 61. 52. 40. 57. 44. 53. 38. 43. 42. 59. 41. 51. 36. 48. 35. 34. 32. 63. 62. 33. 39. Gambar Lukisan Syekh Abdurrauf Gambar lukisan Teungku Chik Di Tiro Lukisan Teungku Chik Pantee Kulu Gambar lukisan Teungku Faki Mesjid dan Dayah Teungku Faki Makam Teungku Faki Makam Baba Daud Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Makam Teungku Chik Lam Keuneu'eun Batunisan Teungku Chik Lam Keuneu'eun Sumur Teungku Chik Lam Keuneu'eun Makam Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Said Ahmad kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi Beslit pengangkatan Qadli dari Sulthan Alaiddin Mansur Syah Foto kopi surat kuasa dari Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah Foto kopi surat Tuanku Ibrahim Lukisan Teungku Chik Lam Birah Lukisan Teungku Chik Lam Jabat Lukisan Teungku Hasballah Indrapuri Dayah Teungku DiAnjoong Gambar tari Seudati Gambar tari Inong dan Ratoh Duek Gambar orkes hareubab dan penari Tari ranup lampuwan dan tari pho Tari adat Aceh Tengah Tari rapa-i dan daboih Gambar aksi main daboih Gambar permainan geudrang Lonceng Cakra Doonya depan rumooh Aceh Gambar pakaian kebesaran Aceh Gambar cerana sirih (puwan) 203 206 210 213 216 217 219 220 221-222 223-224 229 230 231 236 237 238 246 247 248 250 251 252 254 260 261 262 264 265 267 268 270 272-273 275 276-278 10 . 58. 47. 60. 49. 64. 55. 56. 37. 50. 45.

Gambar Rumooh Aceh 67. Foto kopi surat dari Tiro 97. Makam dalam Kandang Cot Bada 89. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Lheue . . Reruntuhan Kuta Alam 95. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Tgk. . Makam-makam para ulama dalam komplek Makam Teungku Di Bale Pase 80. . Makam Ratu Nihrasiyah yang berukir amat indah dalam Kandang Kuta Karang 80. Telaga berkubah dalam Kuta Indrapatra 94. Batunisan makam Sulthan 69. Batunisan berukir para meurah Mamprai 92. Makam-Makam dalam Kandang Pangoe 73. . Batunisan berukir dalam Kandang Meureuhoom Daya 85. Komplek Kandang Bilui 75. Foto kopi 2 halaman Miratut-Thullab 280 282 284 286 287-289 290 291 293-294 295-296 297-298 299-305 306-307 308-309 310-315 317 318 319 320 321 322 323 324 325-326 327 329 331 332 333 335 337-338 340 342 369 11 . Makam Putroe Ijoo dna Tgk. Gambar Mesjid Indra Puri yang lama 68. Makam -makam dalam Kandang XII 71. Berbagai alat senjata Aceh 96. Jembatan lama di Garoot 66. Kandang Dalam dan batunisannya 77. Makam Syekh Abddurrauf Syahkuala 88. 78. 79. Batunisan-batunisan dalam Kandang Kuta Karang 81. Makam sulthan dalam Kandang Blang 86. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Raja . Makam ulama dan sulthan 87. Bangunan Kandang Meureuhoom Daya 84. Cot Bruk 93.Halaman 65. Makam-makam dalam Kanang Baperis 70. . Pemandangan alam dataran tinggi Mamprai 91. . Di Bale Pase 83. Makam dan meunasah Cot Bada 90. Makam Sulthan Iskandar Muda 72. Jejeran batunisan indah dalam Kandang Bilui 76. Batunisan berukir dalam Kandang Pangoe 74.

Gambar pengarang dalam pakaian dinas waktu menjadi Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh 418 472 473 12 .Halaman 98. Gambar pengarang dengan keluarga 100. Gambar Dookarim pengarang Hikayat Prang Koompeuni 99.

berbeda dengan kitab-kitab agama yang dikarang dalam bahasa Jawi (Melayu) yang semuanya menyebut nama pengarang dan dicatat pula tanggal selesainya pada akhir kitab. Sungguhpun demikian. 3. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab atau salinan kembali dari naskah lama itu. terutama mengenai sejarah kebudayaan. yang harus dimulai sejak zaman sebelum Islam. maka uraian mengenai lembaga-lembaga pendidikan (dayah-dayah). 13 . adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab. teristimewa Sdr. dan saya susun dengan sistematika modern. sehingga memudahkan sesuatu penyelidikan. Jadi. dan nomor-nomor halamannya yang dicantumkan pada tiap-tiap foot-noteyaitu nomor halaman dari naskah yang ada pada saya. 5. karya-karya sastera dan riwayat para ulama. Risalah ini saya namakan " K E B U D A Y A A N A C E H D A L A M S E J A R A H " . Teungku M .R A M P SIGAPU BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM 1. Karena kesulitan bahan seperti yang tersebut diatas. Buku Qanun Meukuta Alam yang sering saya ambil bahannya dalam menyusun risalah ini. Semua buku hikayat Aceh yang saya pakai dan bicarakan dalam risalah ini. kecuali satu dua buah. dengan bahan-bahan yang ada dalam perpustakaan saya dan dengan bantuan bahan dari teman-teman. sangat tidak memadai dibandingkan dengan kenyataan yang sebenarnya. 4. sebagai langkah kearah penyusunan sebuah buku sejarah kebudayaan Aceh yang lengkap. dengan pengertian bahwa buku ini mengemukakan kembali kebudayaan Aceh seperti yang termaktub dalam kitab-kitab sejarah dan catatan-catatan lainnya. kesulitan yang pertama saya hadapi yaitu kurangnya buku-buku bacaan mengenai sejarah Aceh. yang pada umumnya tidak menyebut nama pengarangnya. ia belum merupakan buku sejarah kebudayaan Aceh yang berfungsi meriwayatkan kebudayaan dari segala seginya. Yunus Jamil dan Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. 2. maka risalah ini telah dapat saya selesaikan pada tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 (3 Juni 1972). Dalam menyusun buku ini.

Risalah yang bernama kebudayaan Aceh Dalam Sejarah ini. HASJMY. serta mengadakan usaha lanjutan untuk memperbaiki. 23 Rabiul Achitr 1392 5 Juni 1972 ttd. 10. Adapun gambar-gambar dan fotocopi-fotocopi yang dimuat dalam buku ini.6. bahwa risalah ini selesai saya susun menjelang berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh Kedua. Nederland. menambah dan menyempurnakannya. Buku Adat Aceh With Introduction adalah salinan dari buku tersebut yang diterbitkan/dicetak s'-Gravenhage-Martinus Nijhoof. setelah selesai saya susun ia telah menjadi hak masyarakat bangsa Indonesia untuk ditelaah. H. 7. 8. Jadi nomor-nomor yang tercantum pada foot-nottadalah nomor-nomor pada naskah salinannya yang ada pada saya. 9. 14 . yaitu mengetengahkan kembali kebudayaan Aceh dalam rangka membina Kebudayaan Indonesia yang lengkap menyeluruh. dan inilah harapan saya satu-satunya. Cara kebetulan. yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus s/d 2 September 1972. dan menurut anggapan saya bahwa usaha Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh mengadakan Pekan Kebudayaan Aceh Kedua dan usaha saya menyusun risalah ini bertujuan sama. Wabillahit Taufiq Wal Hidayah ! BandaAceh. adalah diangkat dari koleksi album pribadi saya.

SEKETKUTA INONG BALEE 15 .

yang masih ada bekas-bekasnya. Kuta Inong Bale ini terdiri dari benteng utama yang dilingkari dengan tembok yang sangat kuat. Untuk melengkapi buku i n i . dengan panglimanya Laksamana Malahayati dan Kepala Stafnya Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. saya berpendapat ada baiknya menurunkan dibawah ini beberapa catatan tentang benda-benda budaya yang saya kunjungi itu. dan kuta menyeluruh dimana didalamnya terdapat bangunan-bangunan asrama dan sebuah kolam pemandian yang bernama Kolam Putroë Ijoo. Kuta Inong Bale (Benteng Wanita Janda) terletak kira-kira 7 kilo meter dari Krung Raya. selama akhir Juni sampai awal Agustus 1972 hari-hari yang senggang dari kesibukan dinas rutine saya pergunakan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah. semakin terasa bagi saya betapa bermanfaatnya turun kelapangan untuk melihat dan mempelajari benda-benda budaya peninggalan zaman jayanya Aceh. tinggi dari permukaan laut kita-kita 100 m. Demikianlah. Kuta Inong Bale ini adalah pangkalan utama dari Armada Inong Bale yang dibentuk oleh Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil. dimana terdapat kuta-kuta (benteng). dan panjang kuta ini kira-kira 600 m.PENGANTAR TAMBAHAN T E N T A N G BENDA-BENDA B U D A Y A Setelah buku ini selesai saya susun. (1589-1604 M ) . K U T A INONG B A L E Kesempatan yang pertama pada tanggal 20 Juni 1972. zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai kedudukan internasional yang amat mengagumkan. yang memerintah tahun 997-1011 H . baik yang berada di Banda Aceh ataupun ditempattempat lain. diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya yang indah. Kuta Mukuta A l a m . Kuta Inong Bale dan Makam Laksamana Malahayati yang ketiga-tiganya terletak sekitar Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. Inti dari Armada Inong Bale terdiri dari janda para Syuhada. 16 . saya pergunakan untuk mengunjungi Kuta Indrapatra di Ladong Kecamatan Darus Salam. kandang-kandang para Sulthan dan makam para ulama.

sedangkan Kuta Meukuta A l a m (Kuta Iskandar Muda) terletak dekat Teluk Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. ditempat mana Laksamana Malahayati dan Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen serta perwira-perwira lainnya bertempat tinggal. tetapi bentuk dan arsitekturnya serupa. K A N D A N G BILUY Kesempatan yang kedua pada tanggal 4 Juli 1972. Diatas bukit ini sekarang telah ditumbuhi kayu yang tinggi besar. namun saya tidak melihat adanya unsur-unsur Hindu pada kedua kuta ini adalah asli buatan Kerajaan Aceh Darussalam sendiri. Kuta Indrapatra lebih besar dari Kuta Meukuta A l a m . KUTA INDRAPATRA D A N K U T A M E U K U T A A L A M Kuta Indrapatra terletak di Ladong Kecamatan Darussalam sekarang. Sekalipun ada orang mengatakan bahwa Kuta Indrapatra adalah peninggalan zaman Hindu. sekalipun tidak tertutup kemungkinan bahwa Kuta Indrapatra dibangun diatas puing-puing reruntuhan candi Hindu.Tempat terletak Kuta Inong Bale ini indah sekali dan bersama-sama dengan benda-benda budaya lainnya sekitar Krung Raya baik sekali untuk menjadi objek turisme. juga terdapat makam yang lain. Disamping makam Laksamana Malahayati. mempunyai batunisan yang berukiran indah dengan ayat-ayat Quran. bahwa arsitek perencana kedua kuta itu adalah satu orang. Kampung Kuta dahulunya adalah perkampungan perwira dari Armada Inong Bale. mungkin sekali. Lam Reh. yang terletak diatas sebuah bukit dekat Kampung Kuta. menandakan. MAKAM MALAHAYATI Disebelah selatan Kuta Inong Bale terdapat Makam Laksamana Malahayati. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Biluy dan M a k a m L a m 17 . Makam Laksamana Malahayati yang terletak diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya. mungkin makam Kepala Stafnya Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen.

bukan saja karena beliau seorang ulama dan pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. Bukti dari besarnya pengaruh beliau sampai sekarang. maka kemudian makamnya terkenal dengan sebutan Makam Teungku Chik Lam Keuneu'euen yang lama kelamaan oleh lidah Aceh menjadi Lapeueneu'euen. Syekh Abdullah Kan'an inilah yang mula-mula membawa bibit lada ke Aceh sehingga beliau dapat disebut Bapak Lada Aceh. Pengaruh Teungku Lam Keuneu'euen sangat besar. yaitu kinipun makam beliau masih dikunjungi orang dan masih banyak orang meiepaskan nazar. maka Kandang Biluy sangat memerlukan kepada perawatan dan pengawetan yang pantas. Makam Teungku Chik ini terletak dalam sebuah bangunan yang berbentuk mesjid. Pada hari saya berkunjung kesana. yang antaranya Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah yang memerintah tahun 895-902 H . dan juga mempunyai nilai seni yang tinggi karena ianya berukiran dengan huruf-huruf Arab yang bermotifkan ayat-ayat Quran. yang mungkin dibinanya belum lebih dari 200 tahun. Dalam Kandang Biluy terdapat makam para Meurah dan para Sulthan serta para keluarganya. diduga telah berumur lebih dari 700 tahun. (1490-1497 M). Batunisan-batunisan yang terdapat pada makam-makam di Kandang Biluy ini mempunyai nilai sejarah karena tercatat nama Sulthan dan tanggal mangkatnya. M A K A M L A M KEUNEU'EUEN Makam Lam Keuneu'euen ini telah tua usianya. Setelah beliau dimakamkan ditempat tersebut. Baik untuk kepentingan sejarah ataupun untuk kepentingan turisme. (1180 M) datang ke Aceh Besar untuk menjalankan dakwah Islam. seorang ulama besar yang bersama-sama dengan Meurah Johan sekitar tahun 576 H .Keuneu'euen yang keduanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. tetapi juga karena seorang pengusaha dan ahli pertanian yang besar. yaitu makam dari Syekh Abdullah Kan'an. yaitu telah lebih dari 700 tahun. Makam Lam Keu Neu'euen ini. terlihat 18 . sementara sumur dihadapannya dengan munyeng dari tanah berukir. bahkan kampung itupun telah bernama Kampung Lam Peuneu'euen. sehingga sampai sekarang demikianlah namanya.

Makam para Meurah sekitar dataran tinggi Mamprai. adalah tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . seorang ulama dan pengarang kenamaan. tanpa ada kesempatan untuk membuat makamnya yang layak sebagai seorang Sulthan yang tidak kenal menyerah. dan Kandang Pangoe yang terletak dekat Lam Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. Kandang Cot Bada yang terletak dekat Samahani Kecamatan Suka Makmur. Sulthan yang menolak ultimatum Belanda bertanggal 26 Maret 1873.beberapa ekor kambing nazar. yang menurut cerita beratus tahun yang lalu berpenduduk banyak sekali. yang tereletak dalam kecamatan Suka Makmur. sehingga menjadi makam yang layak bagi seorang sulthan yang lebih suka meninggalkan istana daripada menyerah kepada musuh M A K A M . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah meninggal setelah Pusat Kerajaan Aceh dipindah keluar kota Banda Aceh. (1870-1874 M). Sulthan yang gagah berani dan tahu harga-diri. karena Kraton Daruddunia direbut Belanda setelah menjadi puing. Saya telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri. Jenazah beliau dibawa ke Cot Bada dan dimakamkan disana. 19 . Seharusnyalah Pemerintah Daerah dan rakyat Aceh secepatnya membina kembali makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. yang menurut keterangan khadam makam tersebut bahwa kambing-kambing itu akan disembelih hari Jum'at mendatang Dalam komplek pekarangan Makam Teungku Cik Lam Keuneu'euen.M A K A M SEKITAR M A M P R A I Sekitar dataran tinggi Mamprai banyak terdapat makam para Meurah (raja-raja kecil) dan para ulama kenamaan. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Cot Bada. bagaimana menyedihkan makam Sulthan ini. Mamprai satu dataran tinggi yang berpemandangan indah. K A N D A N G COT B A D A Kesempatan ketiga pada tanggal 18 Juli 1972. terdapat makam Teungku Cik Kuta Karang. sehingga didaerahnya pernah dibangun satu kota istirahat.

Makam Meurah Puteh. yang semuanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. sehingga semua sumur telah kering. oleh karena rindangnya dengan kayu-kayu besar KANDANG LHEUE ULEE LUENG. Tiada berapa jauh dari Kandang Lheue i n i . yaitu Makam Meurah Cot Bakkrut (turunan Meurah Eumpee Blieng). terdapat makam Teungku Cik Awee Geutah. terletak di Kampung Lagang. Pada makam-makam ini. M a k a m Meurah Keunayan (dua yang akhir ini anaknya Meurah Cot Bakkrut). K A N D A N G L E U UE. juga terdapat batunisan-batunisan yang berukiran huruf Arab yang indah dengan motif ayat-ayat Quran. demikian pula dengan makam-makam lainnya ditempat itu.Diantara makam-makam yang terdapat didataran tinggi M a m prai ini. Tetapi. Memang waktu itu saya lihat banyak wanita-wanita mengambil air kesumur Ja C i k Kandang Ulee Lueng yang terletak dekat Kampung Daroy Kameu. terletak di Kampung Meunasah L a m Blang. Kebetulan waktu saya kesana. didalamnya antara lain terdapat makam Meurah Jiee yang berbatu nisan besar tinggi serta berukiran yang bermotifkan ayat-ayat Quran. Kandang telah ditumbuhi kayu-kayu besar dan rindang. dan sebuah lagi makam Ja C i k . Kandang Ulee Lueng dan Kandang Leu Ue. Kesempatan keempat pada tanggal 21 Juli 1972. Kandang Lheue yang terletak di Kampung Paya Trieng. hal mana menambah keyakinan penduduk akan keramatnya Ja tersebut. Makam Teungku Cik Cot Bruk. lagi musim kemarau yang amat sangat. juga seorang ulama yang dianggap sangat kramat. dengan batunisan-batunisan yang besar tinggi dan 20 . seorang ulama besar pencinta binatang. Makam Putroe Ijoo (puterinya Meurah Cot Bakkrut dan isteri dari Teungku C i k Glee Weueng yang terkenal). terdapat didalamnya banyak makam Meurah-Meurah dan keluarganya. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Lheue. seorang ulama besar yang dianggap keramat sampai sekarang. kecuali sumur yang dekat dengan makam Ja C i k . sayang sekali karena makam-makam itu telah menjadi tempat istirahat kerbau waktu terik matahari.

saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang Kecamatan Darul Imarah. keadannya juga sama seperti Kandang Ulee Lueng dan Kandang Lheue. artinya jangan dipotong.berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. Kandang Raja ini sama halnya juga dengan Kandang Ulee Lueng. Saya rasa dalam suasana seperti dalam hutan belantara ini. Kandang Leu Ue yang terletak di Kemukiman Puni tidak berapa jauh dari Kandang Ulee Lueng. baiknya hutan/rimba dipelihara terus. kecuali yang betul-betul tumbuh atas kubur. KANDANG PANGOE Kandang Pangoë yang terletak dekat L a m Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. baik kayu-kayunya ataupun batunisan-batunisannya. adalah salah satu Kandang yang dahulunya bernaung dibawah pengawasan Kraton Kuta A l a m . berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. Menurut hernat saya. 21 . Jumlah makam-makam dikandangkandang ini banyak sekali. sehingga betul-betul dapat menjadi objek turisme yang amat berkesan K A N D A N G RAJA Kesempatan kelima pada tanggal 25 Juli 1972. Dalam kandang antara lain terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah tahun 902-916 H . dibawah naungan kayu-kayu besar tinggi dengan hutan-hutan kecil kelilingnya. Kandang Lheue dan Kandang Leu Ue. Juga kesempatan hari ini saya pergunakan sebaik-baiknya untuk mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) yang juga terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. yaitu sama-sama mempunyai batunisan-batunisan besar tinggi. Kandang Ulee Lueng ini saya lihat sekarang telah merupakan hutan dan rimba kayu-kayu besar yang mungkin telah ratusan tahun umurnya. dekat dengan Kampung Daroy Kameu. (1497-1511 M ) dan makam Raja Ibrahim. akan sangat menarik bagi kaum toris yang biasanya selalu mendekam dalam kota besar.

tempat dulunya berdiri asrama perajurit dan sebuah kandang yang kemudian terkenal dengan sebutan Kandang Raja yang tinggi dan bermedan luas. ditempat mana tiap-tiap tahun diadakan upacara keramaian 22 . Bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) sekarang menjadi dua buah kampung. Kira 90 tahun kemudian. maka Kraton Daroy Kameu dijadikan lembaga pusat Balai Majelis Mahkamah (Mahkamah Agung) dan pusat kegiatan ilmu. yang oleh lidah Aceh disebut "Daroy K a m e u " . pertama kali didirikan oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. bahwa tidak ada orang yang berani memotong kayu ditempat itu. dalam Kecamatan Darul Imarah. Setelah kedudukan Sulthan dan Pusat Pemerintahan dipindahkan ke Kraton Dunya. sebagai sulthan pertama dari Kerajaan (Aceh) Darussalam. yang memerintah dalam tahun 601-631 H . dan ditengahtengah blang padang itu terdapat tanah yang agak tinggi (bukit rendah mendatar) yang disebut Peukan Dara Baroo (Pasar Penganten Baru). Kandang inipun telah merupakan rimba kecil dengan kayu-kayu besar tinggi. sehingga batunisan kepala dari Sulthan Syamsu Syah telah patah. KRATON D A R U L K A M A L Kesempatan tanggal 25 Juli 1972 juga saya pergunakan untuk menyelidiki dan mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal. sedangkan Kampung Kandang terletak disebelah selatan. Kampung Daroy Kameu terletak pada pusat Kraton tempat dulunya berdiri istana dan gedung-gedung lainnya. Menurut keterangan penjaga kandang itu kepada kami. (1267-1309 M ) . (1205-1234 M ) . yaitu Kampung Daroy Kameu dan Kampung Kandang. karena kuatir akan celaka. Antara Kampung Daroy Kameu (Pusat Kraton) dan Kampung Kandang (asrama perajurit dan Kandang Raja) terhampar blang padang (lapangan luas) yang mungkin antara lain dijadikan tempat upacara-upacara kenegaraan yang besar dan parade. Kraton Darul Kamal. yang mungkin tempat upacaraupacara waktu pemakaman orang-orang besar.Seperti halnya dengan kandang-kandang didaerah Kecamatan Darul Imarah. didirikan pula Kraton Darud Dunya oleh Sulthan Mahmud Syah I yang memerintah dalam tahun 665-708 H . maka Kandang Pangoë inipun tidak terpelihara samasekali.

(1539-1571 M ) . kota mana dinamakan Bandar Darussalam (dalam perjalanan sejarahnya berobah menjadi Banda Aceh). Balai Rong Sari. = 1607-1636 M ) . yaitu Mesjid Baitur Rahim. telah mulai dibangun satu kota baru dekat sungai Kuala Naga (sungai Aceh sekarang) antara Kampung Pandee dan Blang Peureulak. Balai Peratna Sembah. Dalam zaman pemerintahan Sri Ratu Nurul AlamNaqiyatuddin (1086-1088 H . Kraton Darud Dunya dilengkapi dengan istana resmi. Istana Sulthan. Balai Mahkamah Rakyat. sebagai usaha sabot yang putus asa dari golongan kaum wujudiyah yang menjadi alat golongan politik yang anti raja wanita. (1292M). Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I membangun Kraton Darud Dunya dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. Kraton Darud Dunya setelah mencapai puncak kegemilangannya. beberapa istana lainnya. sehingga pada zaman Sulthan Alaiddin Riayat Syah II A l Kahhar yang memerintah dalam tahun 945-979 H . Demikianlah. Dalam tahun 691 H . Diantara gedung-gedung yang sempat terbakar. Mesjid Baitur Rahim. Dalam Kraton Darul Kamal terdapat dua buah kandang. yaitu Kandang Raja dan Kandang Dalam (sekarang terkenal dengan sebutan Kandang Ulee Lueng). K R A T O N D A R U D DUNYA Selagi Sulthan Alaiddin Johan Syah masih hidup. sedangkan sekitarnya terdapat Kandang Biluy. kota baru direncanakan pada satu waktu dijadikan Ibukota Kerajaan untuk menggantikan kota lama Bandar Lamuri. Oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. (1408-1465 M ) . yang mulai didiami oleh penggantinya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II yang memerintah dalam tahun 811-870 H .yang kira-kira sama dengan Pekan Kebudayaan Aceh sekarang. semua bangunan dalam kraton telah diganti dengan tembok beton. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a Meukuta Alam (1016-1045 H . Kandang Leu Ue dan Kandang Lheue. Gudang-gudang 23 . tiap-tiap sulthan berturut-turut memperbesar dan menyempurnakan Kraton Darud Dunya. Asrama Perajurit Pengawal dan rumah-rumah para perwiranya. = 1675-1678 M ) terjadilah pembakaran terhadap Kraton Darud Dunya. Balai Gading. Balai Peratna Sembah dan Balai Mahkamah Rakyat.

601-631 H .perlengkapan persenjataan dan lainnya. (1497-1511 M ) . selain istana-istana dan gedung-gedung pemerintah lainnya. (1205-1234 M ) . yang memerintah tahun . Teunambak Pidie memanjang dari pinggir sungai Aceh (dijembatan Kota Alam sekarang) sampai ke Kampung Lam Dingen. setelah diperbaiki dan Dan sebagai akibat dari perang saudara beberapa kali. tentera Belanda dibawah pimpinan agressor Van Swieten dapat merebut Kraton Darud Dunya yang telah menjadi puing dan setelah Syahid perajurit terakhir KRATON DARUL A M A N Setelah Kraton Darud Dunya berusia 200 tahun lebih. ditempat mana menurut riwayat muktamad dimakamkan tiga orang Sulthan. diseberang sungai Aceh atau disebelah utara dari Kraton Darud Dunya. yang kemudian nama ini oleh Sulthan Iskandar M u d a dijadikan nama mesjid dalam Kraton Darud Dunya. yang kemudian oleh karena kuat bentengnya dinamakan juga Kraton Kuta A l a m (Benteng Dunia). 24 Sulthan Alaiddin Johan Syah. Dalam Kraton Darul Aman (Kraton Kuta Alam). yaitu : 1. dan ditambah lagi dengan perang semesta melawan Belanda. Kraton yang baru dibangun ini. Jadi daerah Kraton Darul A m a n meliputi sebagian Peunayong. juga dibangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjida Baitur Rahim. maka Kraton Darul Aman berantakan menjadi puing K A N D A N G L A M SUSOON Kesempatan tanggal 7 Agustus 1972 saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang L a m Susoon. Pada tanggal 24 Januari 1874. sedangkan mesjid dalam Kraton Darul Aman oleh Sulthan Iskandar Sani diberi nama baru yaitu Baitul Musyahadah. Kota A l a m dan sebahagian kampung L a m Bhuk. yang dibentengi dengan sebuah tanggul raksasa yang bernama "Teunambak P i d i e " . dan dari sana membelintang sampai kepinggir sungai Aceh didaerah Peunayong sekarang. diberi nama "Kraton Darul A m a n " . maka di bangunlah Kraton baru oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah dalam tahun 902-916 H .

kami dapat berkenderaan hanya sampai ke Lam Birah. (1234—1267 M). Dari Banda Aceh. yang seluruhnya kami tempuh dalam masa 4 jam jalan kaki. Dari Lam Birah. karena memang ketiganya berasal dari Lam Susoon Bilui. Bagi kami yang tidak biasa sangat mengerikan melalui 25 2. yaitu nama satu kampung di daerah Bilui. memang makam ketiga orang sulthan tersebut benar terdapat di dataran tinggi Mamprai. yang memerintah dalam tahun 631—665 H . Dari seorang orang tua yang bernama Teungku Ubit. hampir sudah dapat diambil kesimpulan bahwa memang di tempat itulah berkubur ketiga sulthan kita itu. . Untuk maksud membuktikan dengan mata kepala sendiri itulah maka kami tanggal 7 Agustus 1972 berkunjung ke Lam Susoon yang terletak di atas dataran tinggi Mamprai yang berpemandangan sangat indah. kami berjalan kaki menuju ke selatan dengan menempuh jalan mendaki dan terus mendaki. Kami berjalan melereng bukit yang menanjak. bahwa di Lam Suoon ada kuburan sulthan-sulthan. (1267—1309 M). Kalau dihubungkan dengan keterangan-keterangan ini. kemukiman Luthu. hanya di suatu tempat yang sekarang bernama Lam Susoon. dimana sebelah kiri ternganga jurang dalam yang sayup-sayup mata memandang ke bawah. Kecamatan Suka Makmur. yang memerintah dalam tahun 665—708 H . sekalipun orang telah coba mengadakan penyelidikan. sementara di sebelah kanan meninggi bukit terjal yang menakutkan. Ketiga orang sulthan ini memang tiada terdapat makamnya di salah satu kandang yang ada sekitar Banda Aceh ataupun kandangkandang lainnya di luar kota Banda Aceh. 3. Menurut keterangan yang saya peroleh dari orang-orang tua di Lam Krak. Sulthan AJaiddin Mahmud Syah I.Sulthan Alaiddin ahmad Syah. saya mendapat penjelasan bahwa tempat tersebut dinamakan Lam Susoon. Hasil penyelidikan yang sudah mendekati kebenaran. Hanya pernah orang melihat dalam sebuah catatan naskah lama. tetapi bukan persis di Glee Weueng. bahwa makam ketiga sulthan tersebut terletak dalam satu tempat yang dulunya sebagai kota istirahat di dataran tinggi Mamprai yang bernama Glee Weueng. Kecapekan dapat terhibur oleh indahnya pemandangan alam yang menta'jubkan. tetapi mereka tiada mengetahui siapa nama sulthan-sulthan itu.

karena telah biasa. yang membentuk gerbang seakan-akan pintu masuk. dimana sekarang telah merupakan kebun durian. dan pada suatu tempat yang bernama Cinta Guna kami berhenti agak lama sedikit. Jam 14 sampailah kami di L a m Susoon. Samahani. seakan-akan dekat sekali diujung mata kita. Apabila kita telah sampai dalam lingkaran bukit itu. bahwa tempat itu dinamakan Cinta Guna karena ditempat itulah selalu terjadi pertemuan antara Teungku di Weueng dengan isterinya Putroe Ijoo . Menurut cerita yang kami peroleh dari seorang orang tua yang. Sibreh. Ceritanya begini : Putroe Ijoo bertempat tinggal di Mamprai sedangkan suaminya di Glee Weueng yang letaknya lebih tinggi. tidak saja untuk istirahat. yang terletak antara lingkaran bukit diatas dataran tinggi itu. yang kedua ujung bukit itu setelah melengkung membentuk sebuah lingkaran lantas hampir bertemu mengarah keutara. yaitu salah seorang puteri dari Meurah Cot Bak Krut. sungguh indah pemandangan.jalan yang hanya muat sebuah tapak kaki. tetapi oleh karena tempat yang bernama agak romantis itu mempunyai riwayat pula. keluarga raja-raja di Bilui. sebagai perlambang kesetiaan kedua suami isteri itu. sehingga karenanya beliau pindah dari Banda Aceh dan mengambil tempat di Glee Weueng. Indrupuri dan sebagainya. apabila kita memandang ke utara. dari mana kami dan siapa saja harus masuk kalau mau ke L a m Susoon. Dari tempat yang bernama Cinta Guna i n i . Indah. Apabila mereka ingin hendak bertemu. Diantara L a m Birah dengan L a m Susoon berkali-kali kami berhenti untuk istirahat. yang dulunya merupakan kota pegunungan tempat istirahat. Teungku D i Weueng yaitu salah seorang ulama besar yang tidak menyetujui kebijaksanaan Ratu Safiatuddin. Demikian juga Pulau Weh dengan Sabangnya. Lambaro. sama sekali tidak merasa bahwa waktu itu kita telah berada ditempat yang tingginya dari 26 . mengantar kami. maka Teungku turun dari Glee Weueng dan Putroe naik dari Mamprai dan bertemulah selalu ditempat yang kemudian dimashurkan namanya dengan " C i n t a G u n a " . sedangkan putroe Ijoo. terpampanglah didepan mata kita dataran rendah Aceh Besar dengan terlihat jelas kota Banda Aceh. tetapi bagi penduduk disana yang menemani kami berlari seperti diatas jalan aspal.

setelah melihat komplek pekuburan itu persis seperti komplek-komplek pekuburan Kandang Bilui. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri. dan lupalah kami sejenak keletihan empat jam berjalan kaki tadi Pendapat saya sementara tentang Kandang Lam Susoon ini. yang kemudian saya namakan dengan "Kandang Lam Susoon". satu diantaranya yaitu makam Teuku Lam Teungoh yang syahid dalam peperangan dengan Belanda sekitar tahun 1880. Kandang Lheue. disitulah ketiga sulthan kita berkubur. Hal ini lebih menyakinkan lagi. maka saya mengambil kesimpulan bahwa sudah dapat dipastikan. apa yang diceritakan orang-orang tua di Lam Krak itu. Memang disana kami dapati ada empat buah makam.permukaan laut mendekati 1000 meter. dan yang tiga lagi itulah makam dari sulthan-sulthan yang diceritakan oleh orang-orang tua di Lam Krak. Demikianlah. kami dapati faktanya. dan setelah mendengar keterangan-keterangan dari orang-orang tua sekitar Lam Krak dan Lam Birah serta dihubungkan dengan catatan pada sebuah naskah lama. Dari tempat makam itu. Kandang Ulee Lueng. masuk akal kalau dahulu ditempat itu telah terbangun satu kota pegunungan tempat istirahat. kita merasa seperti dalam kebun durian ditengah-tengah dusun dataran rendah. haruskan dilanjutkan dengan usaha-usaha penyelidikan yang terus menerus Banda Aceh. Sulthan Alaiddin Akhmad Syah dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I ? Karena batunisannya adalah batu biasa dan tiada bertulisan. Kami terus dibawa ketempat tanah pekuburan. i 27 . setelah makan siang. jika kita mengarah keutara terpandanglah dataran rendah tempat lokasi Banda Aceh dan dikejauhan sana laut biru mengapungkan pulau Weh yang amat indah. 17 Agustus 1972. Melihat tempatnya. Kandang Leu Ue dan Kandang Pangoe. yaitu empat segi memanjang dan meninggi dari dataran tanah sekelilingnya sekalipun dalam format kecil. yang kata Teungku Ubit berasal dari Kampung Lam Susoon. hanya timbul pertanyaan : apakah benar makam yang tiga itu tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Johan Syah.

Beristirahat sejenak berkorsikan batu besar. 28 .Sedang melalui dataran tinggi Mamprai menuju Kandang Lam Susoon. didepan mata terbentang luas dataran rendah Aceh Besar yang indah.

setelah berjalan mendaki 4 jam lebih. yang tingginya daripermukaan laut mendekati 1000 meter. sehingga tidak dapat diambilfotonya. 29 . setelah dibersihkan dan nampak batunisan-batunisannya. (Gambar bawah) sedang mencari tempat makam dan membersihkannya. (Gambar atas)sedang makan siang.Telah berada ditempat bekos kota peristirahatan. Sayang sekali. hujanpun turun dengan lebatnya.

beuo. batheue. panggang. laweet. maqlum. Ejaan itu sebagai berikut: a. mboon. suleet. nd : ndie. sakeet. banda. ridla. bandum. dibaca seperti ghain. q : qawoom. achee. u : ganti oe dalam ejaan lama: abu. tb. maka dirasa ada manfaatnya menurunkan disini ejaan bahasa Aceh yang baru. bunda. sija. krueng. gajeeb. cheuradjeuen. coontan. tanggoong. ue : ganti oee dalam ejaan lama : bue. kumbang. dan kalau mati semua dibaca seperti k juga: contrac acte. Kata-kata yang berasal dari bahasa Arab. meurijam. pijooh. kalau dimuka e. : batheen. tha'at. gamba. f : kafan. o. shuboh. u dibaca seperti k: carbon. mitseue. ditulis dengan huruf seperti yang akan dijelaskan dibawah ini. sabeet. dl : dla'eh. Arab : gafuroon. seuu. ee. qadli. tetapi tidak pada kata-kata seperti : pheet. dueq. ganti e ejaan lama : padee. e. thabi'at. i. ngg : nggang. u. karu. mb . geupeet. pham. djula. yang diambil sebagai contoh. redacsi. paham g : huruf ini jika digunakan pada kata-kata berasal bahasa Arab. Sebab semua huruf itu dapat dipakai untuk menulis bahasa Aceh. qaooy. mempergunakan semua Abjad Laten dari A sampai Z. cigaret. 30 . mitsee. gani. bae. aneuq. rueq. sh . te : tsabeet. muen. seperti yang diutarakan oleh Anzib. ushuy. due. curusuh. wafeuet. kumbee. Ejaan bahasa Aceh yang baru itu. dibaca seperti s : centi. ch : Chaba. j : dipakai pada kata-kata: lija. shah. bijooh. o. seui. chusuh.EJAAN BAHASA ACEH Karena dalam buku ini termuat syair-syair dalam bahasa Aceh. shahbat. c dimuka a. dueq. berdiri sendiri dalam kata-kata : siat. seuoot. sebab kata-kata itu berasal dari pahit. meudlarat. i.

'euy. leubuy. paruy. saxi. : dipakai pada kata-kata yang berasal dari bahasa Arab: zat. kuwah. 'uzo. qaooy. meuntuy. visum.v w x y z : : . dipakai pada k a t a : duwa. (x = s): paxa. vitamin. . 31 . izin. seexa. puwan. dipakai kata mati ja : kapay.

.

BAHAGIAN PERTAMA LINTASAN S E J A R A H K E R A J A A N ISLAM DI A C E H .

.

seni-tari dan seni-drama. Jasmani manusia membutuhkan sesuatu yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya. c. seni-suara. penjelmaan cita. tatacara hidup. Untuk ini. Kebudayaan yang menjelma dari serba kebutuhan manusia. kebutuhan sosial. penjelmaan akal. baik kehidupan pribadi ataupun kehidupan kelompok. Dari kebutuhan ini. penjelmaan rasa. Hasjmy: Sejarah Kebudayaan Islam halaman 1 -3. manusia membutuhkan makanan. serba-cita dan resam-kanun. menjelmalah seni-budaya dalam segala bentuknya : seni-bahasa. Kebudayaan ditimbulkan oleh kebutuhan manusia: (1) kebutuhan jasmani. senirupa. perundang-undangan.MUKADDIMAH SEBAB TIMBULNYA K E B U D A Y A A N a. manusia tidak bisa hidup sendirian. c. Kebutuhan sosial. bahwa mereka membutuhkan satu sama lain. Ruhani manusia membutuhkan hiburan. kebutuhan ruhani. perumahan dan alat-alat perlindungan diri. lembaga. adalah manifestasi akal-budi dan hati-nurani manusia. (1) A. Dari kebutuhan ini menjelmalah berbagai organisasi. Definisi kebudayaan. b. b. Kebutuhan jasmani. Telah menjadi fitrah manusia. sehingga dengan demikian kebudayaan berarti: a. Kebutuhan ruhani. 35 .

Definisi ini berlandaskan pada : a. Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung di Medan mulai 17 s/d 20 Maret 1963. para ahli sependapat yaitu dipesisir Sumatera Utara. b. para ahli sejarah berbeda pendapat. (Az Zarijat: 56) semata-mata untuk beribadat Sesungguhnya manusia telah Kami jadikan dalam bentuk yang maha indah. bahwa daerah yang pertama didatangi oleh Islam ialah pesisir Sumatera dan bahwa setelah terbentuknya Masyarakat Islam. (2) 36 . d. bahwa penyiaran itu di Indonesia dilakukan dengan cara damai. ada yang mengatakan di Jaya dan ada pula yang mengatakan di Barus. untuk mereka tersedia padala berganda. antara lain telah menyimpulk a n : (2) a. e. kecuali mereka yang beriman dan beramalsalih. Jin dan manusia Ku-jadikan kepada-Ku. Islam untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah (abad ke tujuh . (At T i n : 4-6) ISLAM MASUK K E INDONESIA Tentang dimana dan kapan masuknya Islam ke Indonesia. Tentang masanya. bahwa muballigh-muballigh Islam yang lama-lama itu selain sebagai penyiar agarna. Kebudayaan Islam bersumber kepada manusia Muslim. Mengenai dimana. maka raja Islam yang pertama berada di Aceh. ke II H .Kebudayaan Islam. ) dan langsung dari A r a b . sehingga definisinya berbunyi : Kebudayaan Islam adalah penjelmaan iman dan amal salih seorang Muslim atau segolongan Kaum Muslimin. b. bahwa menurut sumber-sumber yang kita ketahui. c. .ke delapan M . ada yang mengatakan pada abad ke I H . juga sebagai saudagar. kemudian kami lemparkan kembali kedalam kawah yang sangat hina. dan sebagainya. Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 265. bahwa dalam proses peng-Islaman selanjutnya. orang-orang Indonesia ikut aktif mengambil bahagian. hanya perbedaannya: ada yang mengatakan di Pase.

bahwa kedatangan Islam itu ke Indonesia membawa kecerdasan dan peradaban yang tinggi dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia. bahwa sebelum Pemerintahan Ratu Safiatuddin. maka jalannya itu adalah berangsur-angsur. disamping ada Ulama kita belajar ke Mekkah. c. Islam masuk ke Indonesia mula pertama di Aceh. tidak mungkin didaerah lain. 37 . Aden dan lainnya. Aceh telah bergelar "Serambi Mekkah". b. (4) Menurut catatan Syekh Nuruddin Ar Ranity dalam kitabnya Bustanus Salatin. Tetapi semua itu bukanlah menghilangkan kepribadian Muslim Indonesia dalam rangka Ummat Islam sedunia. d. Mazhab Syafi'i telah berpengaruh sejak semula perkembangan itu.) dibawa oleh saudagar-saudagar Islam yang intinya ialah orang-orang Arab diikuti oleh orang Persia dan Gujarat. tetapi juga terdiri dari Muballighmuballigh Islam dari bangsa Arab. Diantara mazhab pertama dipeluk di Aceh ialah Syi'ah dan Syafi'i. Penyiar Islam pertama di Indonesia tidak hanya terdiri dari saudagar India dari Gujarat. (5) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Inodnesia halaman 127. Haji Abubakar Aceh membuat kesimpulan : (5) a. sehingga Aceh menjadi "Serambi Mekkah". tetapi mengesankan kebesaran Salafussalihin Indonesia. c. Hamka memberi kesimpulan : (3) a. Saya mengakui bahwa ulama luar yang datang kemari. Agama Islam telah berangsur datang ketanah air kita ini sejak abad pertama (abad ke 7 M. (4) b. Oleh karena penyebaran Islam itu tidak dijalankan dengan kekerasan dan tidak ada penaklukkan negeri. Yaman. Dr. Syam. (3) Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 87-88. e. Kedatangan Ulama-ulama Islam dari luar negeri ke Aceh memperteguh ideologi Mazhab Syafi'i yang telah ditanam raja-raja Pasai. sampai Raja Islam Pasai Samudra itu adalah seorang Alim ahli fiqh Mazhab Syafi'i.f.

ada kemungkinan Tashi dimaksud adalah Lamno atau Rami. Professor Neinar mengatakan bahwa Ramni adalah Lamno yang letaknya di pantai barat ujung Sumatera. (6) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia halaman 226-2 38 .Mohammad Said membuat kesimpulan : (6) a. (717 M. d. dalam rombongan itu. raja "Tasyi" telah mengirim peninjau ke Holing yang dirajai oleh sorang perempuan bernama Sima. Memperhubungkan dengan catatan Tiongkok itu. yaitu Lamuri. Haji Zainuddin menekankan : Setelah wafat Nabi Muhammad pada abad ke VII M . Petunjuk lainnya mengatakan bahwa Tashi dimaksud ini disebelah barat ujung Sumatera. selain saudagarsaudagar. bahwa wilayah yang dimaksud adalah "Lamuri" atau Rami yang disebut oleh orang Arab dalam abad ke 9. Sumber-sumber sejarah Arab menegaskan bahwa diberbagai bandar di Sumatera sejak abad ke 9 (catatan Mas'udi) sudah banyak pendatang Arab yang beragama Islam mendatangi tempat-tempat dimaksud. b. c. berangkatlah satu expeditie dari beberapa orang saudagar Arab serta beberapa orang Muballigh Islam ikut dalam rombongan itu berlayar kenegeri Cina tinggal dinegeri Kanten dan singgah pula dipelabuhan Sumatera Utara (Aceh).) satu expeditie dari 33 buah kapal bangsa Ajam/Parsia yang dikepalai oleh Zahid telah meneruskan pelayaran kenegeri Cina. Disitulah mulai masuknya Islam menurut katanya. Dalam tahun 82 H . ikut pula Muballigh-muballigh Islam untuk mengembangkan Islam. Ada alasan untuk diyakinkan. e. Berdasarkan sumber-sumber orang luar (Arab dan Tionghoa) maka besar kemungkinan bahwa Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad kesatu Hijrah. Sebahagian besar dari kapal-kapal musafïr itu telah singgah pula di Sumatera Utara (Aceh). tahun Masehi 632. Maka kemungkinannya ialah bahwa Tashi itu sudah mempunyai raja yang beragama Islam. Menurut cerita itu yang terjadi dalam abad kesatu Hijrah pula.

hampir berdekatan dengan catatan Prof. Catatan tersebut juga hampir berdekatan dengan catatan Mr. Abu Ishak A l Makarany Pasy. Yunus Jamil dalam risalahnya Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. Dr. J. yang memerintah dalam tahun 225-249 H . Juga ada sedikit berbeda pada beberapa tempat dengan catatan Teungku M . bahwa dalam tahun 173 H . seperti yang nanti banyak saya kutip dalam buku ini. Menurut Abu Ishak A l Makarany selanjutnya. en met 39 . dalam kitabnya Idhharul Haq mencatat. untuk pertama kali orang-orang Arab (Muslim) memasuki bagian utara pulau Sumatera). sehingga beratus tangan. pada beberapa tempat agak berbeda bilangan tahun dan nama raja dari pada catatan di Meulek tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak/Pase dalam risalahnya Kanun Meukuta Alam. dan sebagainya. adalah di Peureulak/Aceh (Bahagian Utara Sumatera). bahkan mungkin di Asia Tenggara. barulah dapat didirikan di Peureulak sebuak Kerajaan Islam dengan raja yang pertamanya bergelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. Paulus yang menyatakan : "Toen kwamen de Arabieren. Catatan Abu Ishak A l Makarany dan Di Meulek diatas. the Arabs enter North Sumatra for the first time (Sekitar tahun 866-950.(Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 250). misalnya dari angka dua Arab bisa berobah menjadi angka tiga Arab. yang memang hampir-hampir serupa. setelah hampir 50 tahun mereka berjihad dalam bidang dakwah. Catatan selanjutnya dari Abu Ishak A l Makarany tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak. Sungguhpun ada perbedaan-perbedaan bilangan tahun dan penulisan nama raja. (800 M) berlabuh di Bandar Peureulak sebuah kapal dagang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah bersama sejumlah pedagang-pedagang Muslim. Perbedaan catatan bilangan tahun dan penulisan nama. namun sudah dapat dipastikan bahwa Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara ini. dari nama Adh Dhahir kadangkala berobah menjadi A z Zahir waktu penyalinannya kehuruf Laten. dan selanjutnya mereka menetap di Peureulak untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. Sunario yang menulis: 866-950. mungkin sekali terjadi waktu penyalinan dari tangan ketangan. = 840-864 M .

Piekaar : Encyclopaedie Islam (terjemahan bahasa Arab) jilid I dibawah huruf alif. Door Arabieren vinden we Noord-Sumatra tusschen 846 en 950 achtereenvolgens betiteld als Rami. Di Meulek: Qanun Meukuta A lam. Lamari of Lameri. A. (7) (7) a. Abu Ishak Al Makarany Pasy: Idhharul Haq. J. halaman 70-71. Karena orang-orang Arab itu. Sunario : A Chronology of Indonesian History halaman 22. 40 . Encyclopedie vam Nederlandsche Indie. dimana melalui Malabar mereka membawa dan menyiarkan Islam kepesisir Timurlaut Aceh (Peureulak. b. Alrami. Deel I huruf A (A ceh) halaman 73. A l Ramni. A l Ramni. voor welks propaganda Aceh's Noordoostkust in later eeuwen weer als tusschenstation zou dienen. Dr. e.-penj). d.hen via Malabar." (Ketika orang-orang Arab. maka sekitar tahun 846 dan 950 kita dapati Sumatera Utara (Aceh) berturut-turut digelar Rami. yang kemudian beberapa abad mendatang ia menjadi setasiun perantara (penyiaran Islam dikepulauan Nusantara). Lamari atau Lameri). Alrami. c.

Diangkat dari salah satu lembar kitab Idhharul Haq. 41 .Fotokopi silsilah raja-raja Peureulak/Samudra Pase.

aaka i a pon a a t i l a h i a pada h a r t AHAD. aaka a a t i l a h i a pada h a r i Sabtu. dua h a r i b u l a n Xtthaxaa.pada waktu Dhuhur. .ri^ ^. Maka pada h i d j r a h Babl. e n a a h a r i . TIGA RATUS DUA PPLDH TUDJUH tahun. t u d j u h h a r i b u l a n t a b i ' u l . maka m a t i l a h a a pada h a r i D e l a s a pada s e h a r T b u l a n S a f a r pada waktu Dhuhur d j u a .aaka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Harhum ' A l a i d d i n MUHAMMAD AHIM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a m dan lama i a d a l a a Tahta KeradjaarTSUA PUXUH TIGA t a h u n . s a w . . BÜA RATOS LAPAH PüLOH LIMA t a h u n . saijid Hauiana ABDPL'AZIZ SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . —' ^l^^. . Maka n a t i l a h i a pada h a r t S e l a a a . aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n ABDOL-QADIR SJAH BJauhan B a r d a u l a t d h i l l u l l a h f i l ' a l a a pada h a r i K e a i s tudjuh belaa"Sari 'bulan K a W u l a c h i r dan a d a l a h l a o a dalam Tahta Keradjaan EMPAT tAHOXJUA LAPAH bul a n . Baka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n M«»hm. .a w a l waktu fihnha. . h a r l Ahaddjua' iS.saw. ^ a r h u - Fotokopi salinan kehuruf latin silsilah raja-raja Peureulak/P Samudra 42 . MH-RATUS KKPAT POHJH SEHBIUH tahun aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ABOTR-RÏHFM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . TIGA RATOS SKMTTJW tahun.saw. A d a l a h i a l a o a dalam Tahta jawT3g51S fa m i " l u h l i m a t a h u n . M a k a m a t l l a h i a pada h a r i C J w a ' a t t u d j n h h a rt b u l a n Hadjab waktu Dhuhur. Maka pada h i d j r a h Sabi. Maka pada h i d j r a h Jtobi. t i g a h a r i .pada h a r i B J u a ' a i waktu Dhua b l " " ' A l a i d d i n S«i. . S a w . Maka pada h i d j r a h K a h i .TICA RATDS LIMA t a h u n . p a da h a r i S a b t u .Intaha k a l a a . dan a d a l a h laoa dalam ï a a t a Keradjaan PDA PTOOH EMPAT tahun. 1 ) 8 1 1 l a m i B 4 4 1 0 1 1 a t i l a h i a P d t u d u h h 8 r i .Saw. S a w . pada l a p a n h a r i b S a n ' R a d Jab n a l k l a h r a i j a ~ « m l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d ftulana ABBAS SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . . Maka pada h i d j r a h S a b i . Maka pada h i d j r a h H a b i . t u d j u h bolan.. .aaw. dan lama dalam Tahta Keradjaan DOA BELAS t a h u n T maka m a t i l a h i a pada h a r i Ahad d j u a .Salinan fcchnraf Latijn. DPA RATOS HOI M j m a Mfc— pada h a r i SELASA.pada vakta S h n h ï r T Maka pada h i d j r a h Habi. Ban laaa ia.maka n a i k l a h r a d j a Marhua ' A l a i d d i n ABDÜL^MALIK SJAH d h i ï ï ö ï l a h f i l ' a l a a dan lama i a dalam Tahta K e r a d j a a n BOA PULUH TODJuf t a h u n . TIGA RATOS EMPAT PÏÏLÜH SEMILAB tahun d pada tahun A l iafh.anaa h a r i d j n a .Intaha k a l a a . rlai m a hB r i t h auB a n Muharam. . dalam Tahta Keradjaan LIMA BELAS t a h u n .saw. .1ia MABMtro xm. . TICA RATOS BBA t a h i a v n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ' A L I MOGBATAH SJAH d h i l l u l -ï-ï^t K e r a i j a a n TÏCA TAHUf EKAM BULAH wallü^ïïEuh^ ™ * * J b u l a n " S ' j a w d . Maka pada h i d j r a h Sabi. « a h 1 d h i l l u l l a h f i l ' a l a a .

Dokumen silsilah Raja-raja Samudra/Pase. 43 . Diangkat dari Tazkirah Thabaqakatain catatan di meulek.

3. Karena itu kesimpulan-kesimpulan ini haruslah dianggap sementara. 44 . dan seterusnya Lamuri kembali lagi kejurusan timur. 4. Daerah yang pertama-tama dimasuki Islam. yaitu Peureulak (Aceh Timur). 2. kita dapat mengambil kesimpulan bahwa : 1. yaitu kepesisir utara pulau Sumatera (Aceh).Kesimpulan: Dari kutipan-kutipan diatas dan catatan-catatan sejarah lainnya. dan dari Lingga ke Lamuri (Aceh Besar). Ilmu sejarah adalah termasuk-dalam katagori "ilmu sosial". yang berdasarkan dokumen-dokumen muktamad. yaitu ke Pidie dan lainnya mengarah kebarat yaitu ke Jaya. ke Lingga (jurusan selatan). kemudian dari Peureulak menjalar ke Tamieng (jurusan timur). = 840 M . Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara. ke Pase (jurusan barat). Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah. yaitu Kerajaan Islam Peureulak (Aceh) dalam tahun 225 H . yaitu sementara belum didapati penemuan-penemuan yang lebih baru.

dengan membawa saudagar Islam. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 2-4. (1028 M . (9) Perbedaan tahun antara H . Para saudagar Islam dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. (8) Tgk. ) diproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam Peureulak. sehingga dengan usaha mereka Islamlah sebahagian besar penduduk Kerajaan Peureulak. negeri Peureulak telah lama berdiri dan raja-rajanya berasal dari turunan raja-raja Siam (Syahir Nuwi). M . M. didalam Kerajaan Peureulak telah berdiri masyarakat Islam dengan anggota-anggotanya yang terdiri dari turunan asli. (840-864 M . (9) Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 94-95. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 5-8. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul A z i z Syah. Beberapa abad setelah berdiri Kerajaan Peureulak. Zainuddin dengan Tgk. 225-249 H . berlabuhlah dipelabuhannya sebuah kapal yang datang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. turunan campuran.BERDIRINYA K E R A J A A N . selain berniaga juga bertindak sebagai Muballigh. ) . sebagai berikut: (10) 1. (8). (800 M . (10) Tgk. Menurut H . (840 M . ) . dengan diangkat Sulthannya yang pertama Saiyid Maulana Abdul Aziz (turunan Qaraisy) dengan gelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. sehingga pada hari Selasa tanggal 1 Muharram 225 H . Persia dan Gujarat. sebagai kenang-kenangan bagi Nakhoda Khalifah. bahwa sebelum Islam datang. yaitu peranakan Arab. dan Ibukota Negara Bandar Peureulak dirobah menjadi "Bandar Khalifah". Menurut catatan Tgk. 45 . Zainuddin tahunnya 420 H . Yunus Jamil. Di Bandar Peureulak mereka menjumpai perdagangan telah maju. ) . Junus Jamil sangat menyolok. Kapal Nakhoda Khalifah ini tiba di Bandar Peureulak pada tahun 173 H . Dalam masa kurang dari setengah abad. M . M.K E R A J A A N ISLAM K E R A J A A N ISLAM P E U R E U L A K Menurut catatan sejarah. sedangkan dalam hal-hal lain mereka berpendapat sama. bahwa silsilah Raja-raja Kerajaan Islam Peureulak.

5. 365-377 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ahmad Syah Johan Berdaulat.). Sulthan Makhdum Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat.). Aliran mazhab/politik yang mula-mula masuk kenegeri Peureulak. (864-888M.).). (946-973 M. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Mahmud Syah. (915-918 M. 402-450 H .). (918-922 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat.). (1059-1078 M. (922-946 M. 6. (976-988 M. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abbas Syah. 10.). 13. (1170-1196 M.). 501-527 H . 11. 522-565 H . (888-913 M. 4. 14. 334-361 H . (1158-1170 M. 310-344 H. 249-258 H .). yaitu aliran Syi'ah. 285-300 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat. 306-310 H. 527-522 H . 3.). 15. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Ali Mughaiyat Syah. 12.). Sulthan Makhdum Alaiddin Abduljalil Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat.).). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulkadir Syah. 7. Sulthan tandingan dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah. Sulthan Muhammad Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat.2. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Usman Syah Johan Berdaulat.). 450-470 H . 17. 19. Johan Berdaulat.). Sulthan Makhudum Alaiddin Malik Mansur Syah Johan Berdaulat. 365-402 H . (1134-1158 M. 16. Sulthan ini dari golongan Syi'ah. 565-592 H .). (976-1012 M. (1108-1134 M. 9. (1012-1059 M.). Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulaziz Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat. 662-692 H (1263-1291 M. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdurrahim Syah. (1125-1263 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdullah Syah Johan Berdaulat. 302-305 H . 622-662 H . 46 . 470-501 H . (1078-1108 M. (1196-1225 M.). 8. 592-622 H . 18.

Parsia. b. Dalam tahun 375 H . keduanya perkawinan politik. ingat satu pusat ilmu pengetahuan "Dayah Cotkala" dibawah pimpinan Ulama Besar Teungku Muhammad Amin yang lebih terkenal dengan Teungku Cotkala. Marah Silu atau Malikus Saleh. tentara Sriwijaya menyerang Peureulak. masuklah aliran mazhab/politik Ahlussunnah Wal Jama'ah. antara Peureulak dengan Arab.). e.). India. 47 . yang sama-sama turut memperebutkan kekuasaan. sementara puterinya yang kedua Puteri Ganggang dikawinkan dengan raja Kerajaan Pase. yang kemudian dapat dipukul mundur. Malaka dll. pecah perang lagi antara Syi'ah dengan Ahlussunnah. antara lain: a.Pada masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abas Syah (274-300 H. c.). sehingga masing-masing golongan mengangkat Sulthannya sendiri. Adanya angkatan perang yang teratur. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H. Adanya kemakmuran (ekonomi yang baik). d. hatta timbul perang saudara antara kedua golongan yang menyebabkan Kerajaan Islam Peureulak tiada beraja selama 2 tahun. (986 M. Adanya hubungan luar negeri (hubungan diplomatik). Ilmu pengetahuan telah berkembang. Sudah mengenai adanya partai-partai politik : Syi'ah dan Ahlussunnah. Mengenai dengan Kerajaan Islam Peureulak.) mengawinkan puterinya Ratna Kemala dengan raja Malaka Sulthan Muhammad Syah yang bergelar peramesjwara Iskandar Syah. Pada akhir Pemerintahan Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat (334-361 H. kita dapat berkesimpulan bahwa kerajaan tersebut telah berkebudayaan dan bertamaddun.

H 00E-*Y£) IÜSY2 usdA Sebelum berdiri Kerajaan Islam Samudra/Pase. Samudra. seorang Muballigh dan ahli pikir.{. ) . Seorang lagi ulama besar bernama (Syekh Ja'kub Blang Raya. Syekh Abdullah Arif. yang diketuai oleh Syekh Ismail A l Zarfy. (13) Pada waktu Pemerintahan Sulthan Malikussaleh. 433-470 H .K E R A J A A N ISLAM S A M U D R A / P A S E . Dalam masa Sulthan A l Kamil ini telah banyak datang tokoh-tokoh pemimpin/ ulama dari Malabar dan Sarkasih. dan sebagai kenang-kenangan oleh Ulama Besar tersebut diberi gelar Sulthan A l Kamil kepada Maharaja Nurdin atau Meurah N u r . telah datang ke Samudra Pase perutusan dari Syarif Mekkah. 48 . ) . (10421078 M ) . yang terkenal dengan nama " K u b u r Teungku Cot M a m p l a m " . dimana didapatinya Kerajaan Islam (11) Tgk. dimakamkan di Blang Perija Geudung. ) . yaitu Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. terkenal dengan " K u b u r Teungku Jirat R a y a " . wafat Syawal 623 H . makamnya di Meunasah P l e Geudung. (12) Ibid halaman 10. wafat bulan Zulqa'idah 610 H . (13) Ibid halaman 11. (11) Dalam tahun 433 H . Seorang lagi Ulama yang diangkat menjadi Perdana Menteri oleh Sulthan Alkamil. didaerah itu telah berdiri kerajaan-kerajaan kecil. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9. dan disebut juga Meurah G i r i . (12) Untuk menyaksikan perkembangan Islam dalam Kerajaan Islam Pase/Samudra. Wafat Muharram 630 H . ) datanglah seorang Ulama Besar dari Mekkah. M. (1233 M . (1226-M. pada tahun 560 H . yaitu Quthbulma'aly Abdurrahman A l Pasy. seperti negeri Jeumpa. Salah seorang diantaranya telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Kerajaan. Tanoh Data dll.). datanglah kenegeri Tanoh Data (kira-kira sekitar Cotgirik sekarang) Meurah Khair. (1166 M . dengan gelar Maharaja Mahmud Syah. (1042 M . (1213 M . untuk mengembangkan Islam dan membangun Kerajaan Islam Samudra/Pase dimana beliau diangkat menjadi rajanya yang pertama. salah seorang dari keluarga Sulthan Mahmud Peureulak. yang dipimpin oleh raja yang bergelar " M e u r a h " . menjadi pembesar kerajaan. . dikebumikan di Geudung dan terkenal dengan nama " K u b u r Teungku di Iboh".

(15) Ibid halaman 14. Didapatinya juga yang berpengaruh dalam pemerintahan yaitu golongan Ahlussunnah dengan mashab Syafi'i.). Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 55. dengan membawa sejumlah tawanan. Hal ini tersebab karena Ratu telah mengangkat seorang tokoh terkemuka dari gerakan Thariqat Wujudiyah menjadi Mangkubumi (Perdana Menteri). M. seorang yang kejam yang telah menyuruh bunuh lebih 40 orang ulama-ulama Ahlussunnah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 13.). H. dimana dengan tipu daya yang licik utusan Raja Siam menculik Sulthan Zainul Abidin. dengan dalih karena mencegah dia memperisterikan anak-kandungnya sendiri. Lembaga kabinet yang menjadi perdana menterinya Sri Kaya Said Khiatuddin. Lembaga Kementerian Luar Negeri yang menjadi menterinya Bawa Kaya Ali Hisamuddin A l Malabary. Tgk. Laut dan Darat yang kuat. Lembaga Mahkamah Agung. Said: A ceh SepanjangA bad halaman 38 dan 44. berkembang-suburlah paham Thariqat Wujudiyah (mystic) yang bercabang dari gerakan Syi'ah. c.telah mempunyai lembaga-lembaga Negara yang teratur dengan Angkatan Perang. (15) Dalam masa pemerintahan Sulthan Zainul Abidin Malikud Dhahir (750-796 H. Zainuddin : Tarich Aceh dan Nusantara halaman 216-218. (14) Dalam masa pemerintahan Sulthan Muhammad Malikud Dhahir (688-725 H. digabungkan Kerajaan Islam Peureulak dengan Kerajaan Islam Samudra/Pase. b. akhirnya balatentara Majapahit terpaksa meninggalkan Pase. Karena tidak tahan peperangan gerilya yang dilakukan rakyat/tentera. Mangkubumi (14) M.) Kerajaan Mojopahit menyerang Pase dibawah pimpinan panglima Patih Nala. Dan dalam masa pemerintahan Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. tawanan mana kemudian menjadi pembawa Islam pertama kepulau Jawa. antara lain didapatinya: a. 49 . yang menjadi Mufti Besarnya (Syaikhul Islam) Said Ali bin Ali A l Makarany. dengan bekerja sama dengan kerajaan Siam. Puteri Madoong Periya. (16) Ibidhalaman 15-16. Kerajaan Beunua (Tamieng) digabungkan pula dengan Kerajaan Samudra Pase. (16) Daiam Zaman Pemerintahan Ratu Nihrasiyah (801-831 H.

(1042-1078 M.). (14001427 M). (19) M. suami Ratu Nihrasiyah. (1326-1350 M. 7. perekonomian dan keuangan yang setabil. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9-17. 688-725 H .). 725-750 H . (1133-1155 M. perdagangan yang maju. 6. 3. kita dapat mengambil kesimpulan. (18) Dari catatan-catatan sejarah. Maharaja Nurdin Sulthan A l Kamil. (19) Tentang kemajuan dan teraturnya Kerajaan Islam Samudra 2. Af. 9. setelah Nihrasiyah masih ada beberapa orang raja lagi. 750-796 H . 550-607 H . Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 109-125. pemerintahan dijalankan oleh Maharaja Nagur Rabath Abdulkadir Syah selama empat tahun (sampai tahun 801 H. 527-550 H .).75. Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. (18) M. Adapun silsilah dari Raja-raja Samudra Pase. Junus Djamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. kemudian diapun terbunuh. Menurut Muhammad Said. 4. 659-688 H . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 74-75. Malikah Nihrasiyah Rawangsa Khadiyu. yaitu : Maharaja Mahmud Syah (Meurah Giri). (13501394 M.).). bahwa Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah mempunyai tamaddun dan kebudayaan yang tinggi. mata uang sendiri. 8. (1155-1210 M. Telah mempunyai pemerintahan dan lembaga-lembaga negara yang teratur. 433-470 H . 50 . dan yang terakhir Sulthan Abdullah. 2. Said: A ceh Sepanjang abad halaman 38.pemuka Thariqat Wujudiyah ini kemudian dibunuh oleh Malik Mustafa. meninggal tahun 1513 M . (1261-1289 M.). Sulthan Malikus Salih. 470-527 H . lembaga-lembaga ilmu pengetahuan yang berkembang. (17) 1. (1078-1133 M. angkatan perang yang kuat dan hubungan luar negeri yang teratur. (17) Tgk.). antara lain dapat dibuktikan dengan : 1. 5.). M. 801-831 H . Maharaja Khiyasyuddin Syah. HM. Maharaja Mansur Syah. Sulthan Muhammad Malikud Dhahir. (1289-1326 M. Setelah terbunuh Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir.) Sulthan Ahmad Malikud Dhahir.

keprotokolan yang sempurna. ibnu Bathuthah yang dua kali singgah di Samudra Pase dalam perjalanan pergi dan pulang dari negeri Cina. Pada waktu pemerintahan Panglima Eumpieng telah datang ke Teumieng satu T i m Muballigh Islam dari Peureulak yang dipimpin oleh seorang ulama yang bernama Teungku Ampoon Tuan. kapal-kapal dagang yang melayari segala penjuru samudra dan sebagainya. bijaksana. beliau raja pertama dari Kerajaan Islam Teumieng yang kemudian namanya dirobah menjadi Kerajaan Islam Beunua. keadilan menyeluruh. melukiskan dalam bukunya betapa tinggi sudah kebudayaan Islam dalam Kerajaan tersebut. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 127-184. dimana beliau menceriterakan tentang rajanya yang alim. tatacara dan susunan pemerintahan yang teratur. bahwa Kerajaan Teumieng telah berdiri semenjak tahun 580 H . Puteri Teungku Ampoon Tuan kemudian dipersuamikan dengan putera mahkota kerajaan. maka Kerajaan Islam Beunua digabungkan dengan Kerajaan (20) Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-155 dan halaman 171-172.Pase. ) dengan raja pertamanya bergelar Meurah Gajah. ) berasal dari Peureulak. berani dan cinta kepada ulama.) dia beroleh seorang putera dan diberi nama Raja Muda. yang berparas rupawan. ) dan raja terakhir sebelum zaman Islam Makhdum Saat (Panglima Eumpieng Beusoe). Dari perkawinannya dengan puteri Raja Malat (678-723 H. ) . HM. dimana beliau kemudian dapat menjadikan Kerajaan Teumieng itu menjadi Kerajaan Islam. kemakmuran merata. (1184 M . 723-753 H . 580-599 H . (1353-1398 M . ulama-ulama yang salih dan jujur. (21) Tgk. yang memerintah dari tahun 753-800 H . Atas anjuran Teungku Ampoon Tuan. angkatan perang yang kuat. 51 . dan dari perkawinan ini kemudian lahir seorang puteri yang diberi nama Puteri Lindung Bulan. (20) K E R A J A A N ISLAM BEUNUA Menurut catatan sejarah. (21) Setelah mangkat Panglima Eumpieng Beusoe. diangkatlah puteranya menjadi raja dengan gelar Raja Muda Seudia. (1323-1353 M . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 18-23. M. Raja Muda. (1184-1213 M . menterimenterinya yang arif budiman.

parang rumah kerumah. (1377 M. Raja Muda Seudia bersama rakyatnya mengadakan perlawanan yang seru. Dalam pada itu peperangan di Ibukota Negara. ekonomi. Angkatan Perang Mojopahit yang telah menduduki Pulau Kampey pada tahun 779 H . Setelah Raja Muda Seudia wafat tahun 800 H . dua sekutu dalam federasi. ilmu pengetahuan dan seni-budaya. Dengan alasan penolakan ini. permintaan mana ditolak mentah-mentah. Dari kutipan sejarah ringkas ini. yang pada hakikatnya didorong oleh nafsu penjajahan. Prabu Rajasanagara Hajam Wuruk. maka Panglima Patih Nala melakukan agressinya terhadap Kerajaan Islam Beunua (Teumieng).Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase dalam satu federasi. Negeri Karang dan Kuala Peunaga. mengirim utusan kepada Raja Muda Seudia meminta agar Raja menyerahkan puterinya "Puteri Lindung Bulan" sebagai persembahan kepada Raja Mojopahit. datanglah bantuan pasukan dan alat perlengkapan perang dari Kerajaan Islam Peureulak dan Pase.). sehingga kota tersebut hancur seluruhnya. Agressi Mojopahit. politik. Pada saat yang sangat kritis itu. yaitu : Negeri Indra. Kerajaan Islam Beunua (Teumieng) menjadi kacau dan pecah menjadi tiga buah kerajaan kecil. 52 . (1398 M. sehingga akhirnya tentara Mojopahit mengalami kekalahan disegala medan perang dan terpaksalah mengurungkan niatnya hendak menjajah Kerajaan Islam Beunua.) dibawah pimpinan Panglimanya Patih Nala. Kota Masmani. dapatlah kita membuat kesimpulan bahwa Islam telah dapat membangun kebudayaannya yang tinggi dalam Kerajaan Islam Beunua disegala bidang : sosial. berlangsung sangat seru. sehingga angkatan perang Mojopahit menderita kerugian besar dikota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee. sementara Ibukota Kerajaan Islam Beunua pun dipindahkan agak kepedalaman dengan membangun kota baru yang kemudian diberi nama " K O T A M A S M A N I " (Emas Murni) dan negerinya bernama "NEGERI B E U N U A " sementara kota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee tetap menjadi pelabuhan dagang yang ramai.

pemimpin-pemimpin. yang mengungsi ke Aru (Karo) dan menetap dilembah sebuah gunung. 53 . yang ikut dalam rombongan Syekh Abdullah Kan'an (Syiah Hudan) dari Peureulak ke Indra Purba (Aceh Besar sekarang) untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. Beliau gagal dalam meng-Islam-kan Karo.) mengalahkan balatentara Syahir Poli dalam suatu peperangan yang dahsyat. (XIV M.KERAJAAN ISLAM LINGGA Setelah terjadi penyerangan Sriwidjaja terhadap Kerajaan Islam Peureulak dalam tahun 375 H . yang kemudian gunung tersebut bernama Gunung Sibayak. bahwa pembina pertama Kerajaan Islam Lingga yaitu ADDI GENALI yang bergelar Meurah Lingga putera dari Meurah Tanjoong Krueng Jamboo Ayee. Muerah Johan. Menjelang pertengahan abad kedelapan H . M . 3.) barulah Islam meluas dalam daerah Syahir Poli dan seluruh jejak Hindu/Budha dikikis habis. Adi Genali berputera tiga orang. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 28-29. M .). Yunus Jamil. pada zaman pemerintahan Sulthan Mahmud II Alaiddin Johan Syah di Kerajaan Darussalam (811-870 H. banyaklah ulama-ulama. K E R A J A A N ISLAM PIDIER. kerajaan Hindu/Budha didaerah Syahir Poli (Pidier) terlebur menjadi Kerajaan Islam Pidier. M. saudara Sulthan Peureulak Makhdum Johan Berdaulat Syahir Nuwi. (22) 1. (986 M. antara lain kenegeri Lingga (Aceh Tengah sekarang). Menurut catatan Tgk. yaitu : Sibajak Lingga. anak-anak raja Peureulak yang mengungsi keberbagai negeri lain. dan untuk (22) Tgk. Meurah Lingga II tetap tinggal dinegeri Lingga. dimana mereka kemudian dapat mendirikan Masyarakat dan Kerajaan Islam. Yunus Jamil. Menurut catatan Sdr. setelah angkatan perang Kerajaan Darussalam dibawah pimpinan Sulthan Mansur Syah I (755-811 H.). menjadi Raja turun temurun sampai-sampai terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. 2.

(1589-1604 M. lanjutan dari Kerajaannya. yang berhasil meng-Islamkan Maharaja dan rakyat Indra Jaya. 2. yaitu "Meureuhoom Onga". Pada satu waktu beberapa masa kemudian. dimana mereka menghindarkan diri dari angkatan laut Cina yang menyerang negeri mereka.). Puteri Sulthan Husain Syah. Sulthan Mahmud II mengangkat puteranya Raja Husain Syah menjadi "Raja Muda" dengan pangkat dan gelar "Maharaja Pidie Laksamana Raja". dan akhirnya Meurah Pupook sendiri diangkat menjadi raja dan negeri itu dinamakan "Kerajaan Islam Jaya". yaitu : 1. bahwa Kerajaan Islam Jaya didirikan oleh para pengusi dari Kerajaan Indra Jaya yang berpusat di Bandar Panton Bie (Seudu). 5. Af. Setelah mangkat Meureuhoom Onga. 4. Baginda adalah nenekanda Sulthan Iskandarmuda (ayahanda dari bundanya). Menjadi Sulthan kerajaan Aceh Darussalam pada tahun 997-1011H. K E R A J A A N ISLAM JAYA Menurut Tgk. putera Firman Syah. Kerajaan Islam Jaya menjadi mundur dan kacau. yang kemudian daerah tersebut dinamakan Indra Jaya. Maharaja Sulaiman Nur. Maharaja Syamsu Syah. M . (23) Adapun Maharadja Pidie Laksamana Raja yang memerintah Kerajaan Islam Pidie turun temurun. Maharaja Husain Syah. Af. Maharaja Ahmad Syah (Syahir Dauli). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 30-31 54 . Maharaja Sidil Mukammil.memimpin Kerajaan Islam yang baru itu (Kerajaan Islam Pidier). (23) Tgk. datang ke Indra Jaya serombongan muballigh Islam dibawah pimpinan Meurah Pupook (Teungku Sagoop). Yunus Jamil. 3. Maharaja Malik Ma'ruf Syah (Syahir Dauli). Diantara raja-raja yang terkenal dari turunan Meurah Pupook. 6. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 24-27 (24) Tgk. (24) Maharadja Indra Jaya yang turut mengungsi memilih tempat pengungsiannya pada satu tanah datar yang subur dibalik Gunung Gerutee. sehingga datanglah kesana Raja Inajat Syah dan puteranya Ri'ayal Syah dari Kerajaan Darussalam.

Gola. yang dirajakan dinegeri Lingga. dan akhirnya berdamai kembali setelah Sulthan Syamsu Syah yang bernama Raja Muda Ali Mugayat Syah memperisterikan puteri Raja Jaya. Puteri Hur namanya. telah mengalami berkali-kali serbuan dari luar. tibalah ke Lamuri pasukan yang dikirim oleh Kerajaan Islam Peureulak sebanyak 300 orang dibawah pimpinan seorang ulama/pahlawan Syekh Abdullah Kan'an yang bergelar "Syiah Hudan" (turunan Arab dari Kan'an). (26) Dalam keadaan sedang berkecamuknya peperangan antara dua pasukan itu. (25) Sekitar tahun-tahun 450-460 H . Pada tahun 913 H . KERAJAAN ISLAM DARUSSALAM Kerajaan Indra Purba (Aceh Besar sekarang) adalah satu kerajaan yang telah berdiri sekitar 2000 tahun sebelum Nabi Isa. Pada masa Kerajaan Darussalam diperintah Syamsu Syah. 55 . tentera Cina yang telah menduduki Kerajaan Indra Jaya (daerah Leupung sekarang) menyerang Kerajaan Indra Purba (Ibu kotanya Lamuri). yaitu dari Dayah Cot Kala Bayeuen. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 32-35.). umpamanya dari Cina. yang selama ribuan tahun itu telah berkali-kali mengalami pasang-surut dalam perjalanan sejarahnya.). sedang ayahnya Inayat Syah tetap memerintah Kerajaan Darussalam. 902-916 H . mereka datang dari pusat kegiatan ilmu dan meliter.) berpulang kerahmatullah Sulthan Salathin Ri'ayat Syah yang kemudian terkenal dengan nama "Meureuhoom Jaya". 885-895 H . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 25-37. Diantara mereka terdapat seorang pemuda yang gagah-rupawan bernama Meurah Johan.). 1497-1511 M. (1480-1490 M. (26) M. (1059-1069 M. Sriwijaya. 7 Rajab (12 Nopember 1508 M. yang pada masa itu sedang diperintah oleh Maharadja Indra Sakti. putera dari Adi Genali atau Teungku Kawee Teupat. Portugis dll.Putera Mahkota Ri'ayat Syah diangkatlah menjadi Raja Kerajaan Islam Jaya dengan gelar Sulthan Salathin Ri'ayat Syah. terjadilah suatu insiden berdarah dengan Kerajaan Islam Jaya yang telah dipengaruhi Portugis. (25) M.

dimana Kerajaan Indra Purba dijadikan kerajaan Islam dengan nama Kerajaan Darussalam dan Ibukota Negara dibuat yang baru ditepi sungai Kuala Naga (Krueng Aceh sekarang) dan dinamai Bandar Darussalam. mengawinkan puterinya yang bernama Puteri Biieng Indra Keusuma dengan Meurah Johan. Yunus Jamil. Meurah Johan mengawini Nian Nio yang kemudian namanya terkenal dengan sebutan Putroe Neng. pada suatu dataran tinggi yang bernama "Glee Weueng". Disamping membangun Ibukota Negara yang baru Banda Darussalam. dan akhirnya dengan persetujuan isterinya Puteri Indra Keüsuma dan Syekh Abdullah Kan'an. Untuk membalas jasa. dimana akhirnya mereka kal ah dan Lamuri menang yang membawa akibat Maharaja Indra Sakti dan seluruh rakyat Kerajaan Indra Purba masuk agama Islam. Maharaja Indra Sakti yang telah masuk Islam. (1205 M. Menurut catatan M . dibagian atas kampung Mamprai. Maharaja Indra Sakti meninggal dunia. dan Syekh Abdullah Kan'an sebagai pembawa Islam (sekurang-kurangnya pembawa lanjutan) ke Lamuri terkenal dengan nama Teungku Chik Lampeuneu'eun. Proklamasi Kerajaan Darussalam oleh Ummat Islam Indra Purba dengan Ibukota negara yang baru B A N D A D A R U S S A L A M berlangsung pada hari Jum'at bulan Ramadhan 601 H . (27) Ibid halaman 35-37. yang selanjutnya menggilai Meurah Johan. dan diangkatlah menantunya Meurah Johan menjadi raja Indra Purba dengan gelar Sulthan Alaiddin Johan Syah. puteri pahlawan Cina itupun masuk Islam.Mereka mendapat izin untuk menetap dalam Kerajaan Indra Purba dengan mengambil tempat di Mamprai (dekat Sibreh) dan membuka kebun lada. Masuknya Putroe Neng kedalam Islam menyebabkan pasukan Cina yang bersamanya juga masuk Islam. juga Sulthan Alaiddin Johan Syah mendirikan sebuah tempat peristirahatan (kota Istirahat) didaerah pegunungan.). Kemudian pasukan Islam ini dibawah pimpinan panglima muda Meurah Johan bersama-sama dengan pasukan Kerajaan Indra Purba menghadapi pasukan Cina Budha. bahwa tentera Cina yang menyerang Lamuri dipimpin oleh panglima puteri yang bernama Nian Nio Lian Khl dimana setelah dikalahkan oleh pahlawan Meurah Johan. (27) Dua puluh lima tahun kemudian. 56 .

) Sulthan Alaiddin Mansur Syah I.R A H M A N di B A N D A D A R U S S A L A M dalam tahun 691 H . 6. 5.). (1309-1354 M. Tgk. Sulthan Alaiddin Firman Syah. 3. (28) V. Sulthan Alaiddin Ahmad Syah. baginda pula yang membangun Dalam (keraton) DARUD-DUNIA dan mesjid B A I T U R . Pada masa bagindalah beberapa kerajaan kecil (dalam daerah Aceh Besar sekarang) dan Pidier bersatu dengan Kerajaan Darussalam dalam sebuah federasi yang diberi nama Kerajaan Islam Aceh. Sulthan Alaiddin Johan Mahmud Syah I. (1354-1408 M. sehingga terjadi perang saudara.).). 4. Sulthan Alaiddin Husain Syah. (1267-1309 M. Pengangkatan ditentang Maharaja Pidie Syamsu Syah. Mangkat hari Selasa tanggal 4 Sya'ban 665 H .). Af Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37-38. Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah. dan dimakamkan di Glee Weueng. mangkat hari Kemis 1 Rajab 631 H . (1480-1490 M. 665-708 H . 883-895 H . sedang Ibukota Negara dirobah menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . 2. 811-870 H .). 870-885 H . 755-811 H . Baginda mangkat pada hari Rabu tanggal 1 Rajab 855 H .). Baginda mangkat 10 Rajab 902 H . 8. 895-902 H . (28) Af Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 81-82.).). Sulthan Alaiddin Johan Syah. Sulthan Alaiddin InayatSyah. (1465-1480 M. Silsilah Raja-raja Kerajaan Darussalam. (1408-1465 M. 631-665 H . Makam baginda di Kandang Bilui. (1490-1497 M.). (1292 M. 601-631 H . Bagindalah yang meng-Islam-kan daerah-daerah Indrapuri dan Indrapatra. Bagindalah yang merebut kembali Kerajaan Indrajaya (dirobah oleh tentera pendudukan Cina menjadi Panton Bie/Kantoli) dari tentera pendudukan Cina. Baginda mangkat hari Jum'at tanggal 12 Rabi'ul Awal 708 H . (1205-1234 M. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II. 7. 708-755 H . demikian pula kedua puteranya Sulthan Ahmad Syah dan Sulthan Mahmud Syah. 57 . (1234-1267 M. dimakamkan di Kandang Bilui. Dimakamkan di Glee Weueng.Ditempat peristirahatan itulah Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri dimakamkan setelah beliau wafat. 9. dimakamkan di Glee Weueng.

(9 September 1530 M.) Sulthan Alaiddin Syamsu Syah wafat dan dimakamkan dalam Kandang Pangoe. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah. Untuk dapat menghadapi tentara penjajahan Portugis yang telah mulai menduduki daerah-daerah Kerajaan Samudra Pase. terutama sekali setelah Columbus menemui Amerika dan Vasco de Gama menjejak kakinya di India. 916-936 H . dimana setelah mereka dapat (29) M. Sulthan Alaiddin Syamsu Syah bin raja Munawar Syah. (1511 M. mesjid yang dibangun oleh baginda sendiri. nama Baitur Rahim dipakai menjadi nama Mesjid dalam Ke raton Darud-Dunia. (1497-1511 M. LAHIRNYA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM ARUS P E N J A J A H A N B A R A T K E TIMUR Menjelang akhir abad ke X V arus penjajahan barat ketimur sangat derasnya. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 90-91.) diangkatlah puteranya A l i Mughaiyat Syah menjadi Sulthan. Sulthan Syamsu Syah sendiri mendiami Keraton K U T A A L A M . yang meliputi seluruh Kerajaan kecil-kecil. Baginda membangun istana baru dilengkapi dengan sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid BAITUR R A H I M disamping Baitur Rahman yang telah ada diseberang sungai sana. dan pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. Nafsu untuk mendapat rezki yang banyak dengan cara yang haram. (29) Diantara bangsa Eropah Kristen yang pada waktu itu sangat haus tanah jajahan. Pidier dan Jaya. 902-916 H . sejak dari Aru sampai ke Jaya. yaitu Portugis. telah mendorong orang-orang Eropah berlomba-lomba ke Dunia Timur. maka Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan pada tanggal 12 Zulka'idah 916 H . Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. Pada tanggal 14 Muharram 937 H . (1511-1530 M.). 11. terutama penjajahan barat Kristen terhadap timur Islam. Baginda adalah Sulthan dari Kerajaan Islam Aceh yang terakhir. 58 .).10. sementara puteranya A l i Mughaiyat Syah yang telah diangkat menjadi Amirul-Harb (Panglima Angkatan Perang) mendiami Keraton Darud Dunia.

(31) Keadaan dan peristiwa-peristiwa itulah yang dilihat dengan mata akalndya oleh Panglima Angkatan Perang Kerajaan Islam Aceh Ali Mughaiyat Syah. hal mana menjadi alasan bagi mereka untuk melakukan intervensi.) Ali Mughaiyat dilantik menjadi Sulthan Kerajaan Islam Aceh dengan gelar Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. yaitu mengirim kakitangan-kakitangannya ke daerah-daerah pesisir Utara Sumatera untuk menimbulkan kekacauan dan perpecahan dalam negeri. kalau mungkin menimbulkan perang saudara seperti yang terjadi di Samudra/Pase. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 92-93. 59 .M. pada waktu dia meminta agar ayahnya yang telah tua Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan dan menyerahkan pimpinan negara kepadanya. Pase. kalau tidak boleh dikatakan mustahil. Untuk mencapai nafsu serakahnya itu. Portugis telah dapat memaksakan nafsu penjajahannya kepada Raja-raja Aru (Pulau Kampai). Portugis mengatur rencana tahap demi tahap. (1511 M. Pidier dan Jaya. Aceh dan Jaya. sejak dari Daya sampai ke Pulau Kampai (Aru). Teumieng. Setelah pada hari tanggal 12 Zulka'dah 916 H . tidak menggabungkan diri dalam satu kerajaan yang besar. Langkah yang diambilnya.merampok Goa di India. Ali Mughaiyat berpendapat untuk melaksanakan tekadnya itu akan sukar sekali. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 267-269. Menjelang akhir abad ke X V dan awal abad ke X V I . dari Malaka yang telah dirampoknya. Pase. (30) Tahap kedua mereka langsung melakukan penyerangan dan seterusnya mendudukinya. maka beliau terus menetapkan suatu tekad untuk mengusir Portugis dari seluruh daratan pantai Sumatera Utara. dan tahap berikutnya memaksa raja yang telah menyerah untuk menandatangani kontrak pemberian monopoli dagang kepada mereka. selama kerajaan-kerajaan yang kecil-kecil itu masih tetap berdiri sendiri. Dalam wilayah kerajaan-kerajaan tersebut mereka mendirikan kantor dagang dan menempatkan pasukan. yang kuat (30) M. sehingga ada pihakpihak yang meminta bantuan kepada mereka. mata penjajahannya diincerkan ke Malaka dan Kerajaan-kerajaan Islam yang telah berdiri dipantai Utara Sumatera: Aru. (31) H. Pidie.

dilarangnya berbuat demikian. maka Laksamana Raja Ibrahim gugur syahid pada tanggal 21 Muharam 930 H . (30 November 1542 M. (33) Af. dan mengangkat adiknya Laksamana Raja Ibrahim menjadi Raja Muda untuk Wilayah Timur kerajaan (Pase dan Aru). (32) Af. tetapi namun demikian niat menyerangnya tidak dapat dielakkan lagi. Pase dan Aru agar mereka mengusir Portugis dari negerinya masing-masing dan kemudian bersatu menjadi satu kerajaan yang besar. di Pase juga angkatan perang Portugis mengalami kehancuran yang sefatal-fatalnya. karena kuku penjajahan Portugis semakin kuat menancap di Jaya. sehingga Raja Jaya bersama dengan majikannya tentera pendudukan Portugis lari ke Pidier. A l i Mughaiyat mengambil langkah yang cepat dan tegas. yang dikejar oleh Mughaiyat. maka secepat dia diangkat menjadi Sulthan. dengan membawa kemenangan yang gemilang. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 94-98. (33) Penyerangan dimulai dan dalam waktu yang relatif singkat. dimana dikejar terus oleh Ali Mughaiyat sampai ke Pidier dan disanapun tentera Portugis di remuk-redamkan dengan mengalami kerugian yang amat besar. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah pun kembali ke Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. Waktu niatnya hendak menyerang Jaya disampaikan kepada ayahnya Syamsu Syah yang telah tua. dimana sebahagian besar serdaduserdadunya terpaksa berkubur konjol di teluk Samudra Pase. dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. 60 . mempunyai angkatan darat dan laut yang berdisiplin (32) Untuk maksud itulah. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. secepat itu pula diproklamirkan berdirinya " K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M " yang daerah wilayahnya meliputi Aru sampai ke Pancu dipantai utara dan Jaya sampai ke Barus dipantai Barat. peringatan Ali yang bertujuan baik itu bukan saja tidak diindahkan. kekuatan Portugis di Jaya dihancur lumatkan.). Dalam suatu pertempuran antara armada Aceh dengan armada Portugis di Teluk Aru. Untuk merealisir proklamsinya itu. Setelah selesai pengusiran Portugis dari seluruh daratan Aceh. bahkan mereka tambah memberi hati kepada Portugis. Pidier. Dikirimnya peringatan tegas kepada raja-raja Jaya.dan bersatu. Tetapi. Dari Pidier Portugis bersama dengan Raja Jaya dan Raja Pidier melarikan diri ke Pase. sehingga terpaksa baginda menempuh jalan kekerasan.

Laksamana Ibrahim digantikan oleh Laksamana Malik Uzair (putera Sulthan Salathin Meureuhoom Jaya. Malik Abdul Qahhar menjadi Amirul Harb (Panglima Perang) untuk Kawasan Timur merangkap Raja Muda di Aru.) dalam suatu pertempuran yang lain. Simon de Souza mati dalam pertemouran tahun 934 H .). Dalam perjalanan sejarahnya. Dalam pertempuran-pertempuran diberbagai medan dapat dicatat. adalah masa suram yang terus menurun. Kerajaan Aceh Darussalam yang mengambil Islam menjadi dasar negaranya. yang juga syahid pada bulan Jumadil Awal 931 H . Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. Sulthan mengangkat putera bungsunya. terutama di Sumatera dan Malaya. Masa-masa semenjak Sulthan Alaiddin Ali Mughayat Syah sampai kepada masa Ratu Tajul Alam Safiatuddin adalah "Zaman Gemilang" yang menanjak. dan setelah meletakkan fondasi yang kuat bagi Kerajaan Aceh Darussalam.). sementara zaman-zaman setelah itu. telah sanggup membangun tamaddun dan kebudayaan yang tinggi dikawasan kepulauan Nusantara. A l Qahhar Iskandar Muda dan Safiatuddin adalah mutiara utama dalam mata rantai silsilah raja-raja Aceh. ipar Sulthan Ali Mughaiyat sendiri). (1526 M. bahwa armada Portugis benar-benar telah dihancur lumatkan dan sekian perwira tinggi yang mati konyol seperti Laksamana Jorge de Berito yang mati konyol dalam pertempuran bulan Mei 1521 M . (7 Agustus 1530 M. maka setelah itu Sulthan A l i Mughaiyat Syah berpulang kerahmatullah pada hari Selasa tanggal 12 Zulhijah 936 H . (1528 M.) dll. dan adakalanya mengalami masa-masa menurun menuju lembah kemunduran. 61 . dan setelah menciptakan bendera kerajaan yang bernama "Alam Zulfiqar" (bendera cap pedang) yang berwarna merah darah dengan pedang putih membelintang diatasnya. semenjak pemerintahan Ratu Nurul Alam Naqiyatuddin sampai kepada Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Kerajaan Aceh Darussalam peranah mengalami zaman-zaman naik menanjak kemercu kebesaran. Setelah Syahid Laksamana Malik Uzair. (927 H. Setelah selesai membersihkan negara dari anasir penjajahan yang datang dari luar dan pengacau dari dalam.

1086-1088 H . Sulthan Muda Ali Riayat Syah V. 12. hanya 20 hari. (1579-1580 M. (1511-1530 M. 5. Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani. 2. Sulthan Jamalul Alam Barul Munir bin Syarif Hasyim.). 10. Sulthan Mughal Seri Alam Periaman Syah.989-995 H .). Sulthanat Sri Ratu Kamalat Syah (anak aagkat Safiatuddin). (1530-1539 M.). (1703-1726 M. 15.). (1636-1641 M. 3. (1699-1702 M. 13. (usia 7 bulan) hanya 28 hari. (1589-1604 M. Sulthan Salahuddin. (1571-1579 M. (1604-1607 M. (1675-1678 M. Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. 1110-1113 H . yang terkenal dengan " A L Q A H H A R " . (34) Tgk. 916-936 H . 9. 1098-1109 H . Sulthanat Sri Ratu Nurul Alam Naqiatuddin. 21. (1688-1699 M. Sulthan Muda bin Husain Syah. 7. 987-988 H . 4. (1641-1675 M.).). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 41-53. Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalullil.).) Sulthan Perkasa Alam Syarif Lamtui bin Syarif Ibrahim. Sulthan Meugat Bujung. 979-987 H . 17.). (1587-1589 M. (1726 M. 1045-1050 H . 995-997 H . 20. 22. 987 H .). 14. 1139-1139 H . 11151139 H . (anak angkat Safiatuddin).). 62 . 16.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah.). (1581-1587 M.). Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah. Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah III. (1607-1636 M. 11131115 H . (1702-1703 M. (1678-1688 M. 939-945 H . Sulthan Syamsul Alam Wandi Teubeueng.). 8.). 997-1011 H . Sulthanat Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat. Sulthanat Sri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (puteri Nagiatuddin).). Sulthan Zainal Abidin. M. 1088-1098 H . Sulthan Alaiddin Riayat Syah II. 18. 11. 1016-1045 H .SILSILAH RAJA-RAJA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM: (34) 1. 945-979 H . Sulthan Jauharul Alam Imaduddin.). 1050-1086 H . 19. 6.1011-1015 H . Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. (1539-1571 M.).). (1579 M.

). Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. (17811795 M. 1290H. 29.). (1874-1903 M. 1147-1174 H . Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah. (1727-1735 M.) 30. 1174-1195 H. 1286-1290 H . (1836-1870 M.). Sulthan Alaiddin Johan Syah. Sulthan Alaiddin Muhammad Syah.). (1735-1760 M. (1870-1874 M.).23. 27. (1795-1823 M. baginda ditawan oleh Belanda. 1195-1209 H . Sulthan Alaiddin Muhammad Dud Syah. 28. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Sulthan Aceh yang terakhir. setelah berperang 29 tahun. Sulthan Husain Alaiddin JauharulAlam Syah. 1209-1238 H . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 24.). 31. 1238-1251 H .). 26.(1760-1781 M. 1251-1286 H . (18231836 M. 1139-1147 H .) 25. Sulthan Alaidin Maharaja Lila Ahmad Syah. dan tidak pernah menyerahkan "Kedaulatan" negaranya 63 .

Di Atjah na Alam peudeuëng tjap sikureuëng lam djaroë radja phon di Atjeh troih u Pahang tan soë teuntang Iskandar Muda Bangsa Peutugéh ab6h geupinah di u Melaka keudèh keunan pih troih angkatan raeugsh Atjah raja di ploh geupltjrok teuma.i puteri Tudjui muüa Ki-ta Melaka dlgempuri Partugis lan boïik ke Goa. INDONESIA Di Atjeh ada bendera pedang tjap semoilan ditan&ran radja dari Atjeh siunpai ke Pahang tiada jang tentang Iskandar Muda Bangsa Partugis angkatan . sedangkan pedang dan bulan bintang berwarna putih. {Dari buku: TarikhAceh dan Nusantara) 64 . Iskandar Sani duk geunatrtoS iakoë putroë Tadjui mulia kota Melaka teuma geu engkhoë Peutugeèh diwoë keudéh u Gua.megah nabis dipiiidah di Atjeh raja ke ilelaka mereka bertedun dikedjar terus sajEnpai kesana Iskandar Sani jang menggaiK: suan-. Alam Cap Peudeueng {Bendera Aceh) warna dasarnya merahdarah.

.

.

A N KEDUA JDAYAAN ISLAM T A S A N SEJARAH A C E H .

.

Kerajaan Islam Beuna. RUKUN NEGARA Seperti yang telah dijelaskan diatas. maka tidak ada kerajaan. Pedang Keadilan. yang kemudian membuat kesimpulan-kesimpulan. Apa yang akan diuraikan dalam pasal-pasal berikut adalah kesimpulan yang dikutip dari berbagai buku dan naskah-naskah lama tulisan Arab. Kerajaan Islam Pase. saya akan berusaha menganalisa sedapat-dapat mungkin berdasarkan fakta-fakta dan data-data yang ada. yang menguraikan cara sambilan ataupun tersisip disana-sini dalam celah sejarah atau silsilah raja-raja. dan kalaupun ada adalah sepintas lam saja. Jika tidak ada pedang. yang Insya Allah jangan sampai meieset'dari kebenaran. Kerajaan Islam Lingga. Kerajaan Islam Daya dan Kerajaan Islam Lamuri (Kerajaan Darussalam). yaitu empat perkara : (35) a. Sungguhpun demikian. Karena itu. (35) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. bahwa semua kerajaan-kerajaan yang tersebut diatasa adalah mengambil Islam sebagai "Dasar Negara". oleh karena hampir tidak ada buku-buku yang agak khusus mengupas masalah tersebut. Kalau dengan Kerajaan Aceh Darussalam sudah demikian sulitnya. 67 .KETATANEGARAAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DASAR NEGARA Untuk menguraikan masalah ketatanegaraan Kerajaan Aceh Darussalam. sehingga karena demikian segala hukum yang berlaku didalamnya tidak boleh bertentangan dengan Hukum Islam. bahwa Kerajaan Aceh Darussalam mengambil Islam menjadi "Dasar Negara". Hanya yang sudah kita pastikan. konon pula lagi dengan Kerajaan Islam Peureulak. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan "Rukun Kerajaan" sesuai dengan ajaran Islam. kita harus mengalami banyak sekali kesulitan. Kerajaan Islam Pidie.

d. Qadli Malikul Adil. Ilmu yang bisa menulis. yaitu undang-undang hukum negeri Aceh. Jika tidak ada "kitab undang-undang". Sebagai Negara Hukum. Ilmu bahasa. yaitu segalanya tidak boleh bert en tangan dengan hukum Islam. b. Demikianlah dalam Qanun Meukuta Alam ditetapkan. tidak ada kerajaan. c. b. d. (38) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30-31.Qalam. maka tidak bisa berdiri kerajaan. Kalaam. akan tetapi rakyat seperti pedang sembilan mata yang amat tajam. Mengenai dengan sumber hukum. Ilmu. para pejabat sipil (Hulubalang) dan pejabat-pejabat lainnya diwajibkan tunduk "kebawah qanun". yaitu: a. Ilmu yang bisa memegang pedang. seperti yang tercantum dalam Qanun Meukuta Alam : (36) "Bahwa Aceh Darussalam adalah Negeri Hukum yang muthlak sah. NEGARA H U K U M Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan sebagai satu Negara Hukum. (37) Ibid halaman 40-41. dan rakyat bukan patung yang terdiri ditengah pedang. (37) DASAR D A N SUMBER H U K U M Segala hukum yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam didasarkan kepada ajaran Islam. tidak bisa mengatur kerajaan. c. para Panglima Angkatan Perang. para menteri dan pejabat lainnya diwajibkan tunduk kepada hukum yang berlaku. Jika tidak ada bahasa. juga dalam Qanun Meukuta Alam disebut dengan jelas. Ilmu yang bisa mengetahui mengatur dan menyusun negeri. para Menteri. bahwa Sulthan. maka semua pejabat dalam kerajaan sejak Sulthan. 68 . Jika tidak mengetahui ilmu dunia-achirat. yaitu : (38) (36) Di Meulek: Qanun Meukuta alam halaman 73-74. Untuk dapat melaksanakan keempat rukun tersebut. maka dalam Kerajaan Aceh Darussalam diperlukan empat pula. lagi besar matanya lagi panjang sampai ketimur dan kebarat".

juga diatur dalam Qanun Meukuta Alam. kenegaraan. A l Quran. Yang dimaksud dengan "adat" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah kenegaraan. Qanun. 2. kemasyarakatan dan ketenteraan. hukum dasar atau undang-undang pokok yang mengatur masalah-masalah keagamaan. masing-masing ada empat tingkat.1. 4. Adapun hukum yang bersumber kepada empat sumber diatas. adat. Adat Syari'i. (39) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 34-35. kenegaraan. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh Pemerintah (Sulthan atau Menteri-menteri) untuk mengatur masalah keagamaan. Ijma' Ulama dan Qias. yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam. yaitu: (39) 1. dan sumbernya Quran. yaitu undang-undang dlarurat yang langsung dibuat/dijalankan oleh Sulthan sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Hukum Dlaruri. Adat 3. Hukum Syari'i. kemasyarakatan dan ketenteraan. Qias. Qanun Dlaruri. Adat Dlaruri. Hadis. ada empat macam. Reusam Syari'i. kemasyarakatan. Yang dimaksud dengan "reusam" yaitu perundangundangan yang mengatur masalah kemasyarakatan. 2. kenegaraan. 3. Hukum. yaitu: 1. Baik hukum. hal mana. Idjma'Ulama Ahlussunnah Wal Dajama'ah. 3. reusam atau qanun. 2. Reusam Aridli. Yang dimaksud dengan "qanun" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah ketenteraan/pertahanan. 69 . Hukum Aridli. Reusam Dlaruri. Yang dimaksud dengan "hukum" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah keagamaan. A l Hadis. Qanun Aridll. ketenteraan. Qanun Syari'i. untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. Adat Aridli. Reusam 4.

5.(42) PRINSIP ADIL D A N T H A A T Qanun Meukuta A l a m menetapkan pula syarat keadilan bagi para penguasa. atau antara para menteri sendiri. Adat 'Urfi. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh para Penguasa Daerah (Hulubalang) untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. juga diharuskan bermusyawarah terlebih dahulu dalam masalah tersebut dengan Majelis Mahkamah Rakyat. (43) Selanjutnya ditetapkan pula bagaimana cara-cara melaksanakan keadilan. "Balai G a d i n g " dan "Balai Mahkamah Rakyat" (41) dalam balai-balai tersebut dilakukan musyawarah. NEGARA SYURA Sebagai suatu negara yang mengambil Islam menjadi dasarnya. 70 . Hukum 'Urfi. Kepada Wazir Mu'adhdham Panglima Polem M u d a Perkasa yang oleh Qanun telah diberi hak untuk mengangkat dan mema'zulkan Sulthan. (41) Ibid halaman 41. kemasyarakatan dan ketenteraan. Qanun 'Urfi.4. Hukum Nafsi. yaitu peraturan-peraturan istimewa yang khusus dibuat oleh Sulthan untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. Adat Nafsi. kemasyarakatan dan ketenteraan didaerahdaerahnya masing-masing. Qanun Nafsi. artinya harus berlaku adil kepada rakyat. (44) Ibid halaman 88. dengan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman) dan "Majelis Ulama Sepuluh". 81 dan 87. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan " S y u r a " sebagai salah satu asasnya yang penting. yaitu "Balai Rong S a r i " . terutama bagi Sulthan. Reusam Nafsi. yang dinyatakan dengan 10 perkera. (42) Ibid halaman 42. baik antara Sulthan dengan menteri-menterinya. (44) (40) Ibid halaman 44. kenegaraan. Reusam 'Urfi. (43) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. ataupun antara para penguasa dengan para Ulama dan wakil-wakil rakyat. (40) Dalam melaksanakan prinsip " S y u r a " tersebut dibentuklah beberapa lembaga. pemerintahan.

(46) Ibid halaman 36. bulu dengan kulit. dalam Qanun antara lain termaktub : (46) "Bahwasanya raja sekali-kali tidak boleh bercerai dengan rakyat. (47) Ibid halaman 35: 71 . seperti yang dapat kita baca dalam nukilan dibawah i n i : (47) "Bahwa tiap-tiap raja. sekalian wazir. maka bertambah-tambah kuat raja dan pemerintah. yaitu yang ada pangkatnya dan martabatnya dan jabatannya.Qanun juga mewajibkan kepada rakyat agar thaat kepada para penguasa (terutama Sulthan) yang adil. yaitu misal umpamanya daging dengan darah. maka Qanun menetapkan pula bahwa raja dengan rakyat tidak boleh bercerai sama sekali. yaitu seperti jasad. Maka jikalau ada demikian. Dalam hal ini. hulubalang dan sekalian panglima. maka janganlah pekerjaannya aniaya dhalim dan Khianat kepada rakyat. tulang dengan urat. maka demikianlah raja dengan sekalian rakyat. Maka demikianlah raja dengan rakyat. sebab karena raja dengan rakyatnya itu seperti jasad dengan ruh " (45) Ibid halaman 44 dan 60. bahkan juga untuk semua pejabat dalam kerajaan. niscaya susahlah jasad menanggung sakitnya. hati dengan jantung dan akal dengan pikir. (45) Agar prinsip keadilan dan thaat dapat terlaksana dengan baik. istimewa kepada alim-ulama. goyang selamanya Maka tiap-tiap raja negeri hendaklah bersatu dengan rakyat yang amat kuat dan bulat serta mencari belaian kasih sayang rakyat negeri semuanya. dan bukan asal rakyat raripada raja. sudah terang pemerintahnya tidak kuat dan tidak aman. jika satu urat tersalah atau satu tulang tersalah atau patah. dan jangan mengharap banyak senjatanya dan kuat laskarnya dengan kerasnya menindih rakyat dan bermusuh dengan rakyat. akan tetapi adalah raja buat mengurus rakyat dan sekalian perintah negeri " Tidak saja kepada Sulthan ditujukan ketentuan-ketentuan pelaksanaan keadilan. sebab adalah asal raja itu dari pada rakyat dan dengan pilihan rakyat jua. janganlah diberi sakit hati rakyat.

sedangkan sekelilingnya tertera nama delapan orang para Sulthan yang memerintah pada masa sebelumnya.C A P SIKUREUENG Cap Sikureueng. Surat-surat Kuasa yang amat penting. ditengahtengah tertera nama Sulthan yang sedang berkuasa. Menurut yang termaktub dalam Qanun Meukuta Alam bahwa delapan orang sulthan yang namanya tercantum berkeliling dalam 72 . surat-surat Perjanjian antar-negara. Suratsurat Keputusan Kerajaan yang penting. Cap Sikureueng (stempel sembilan) berbentuk bundar. yang hanya dipakai pada menguatkan surat-surat yang sangat penting. yaitu semacam setempel kerajaan.

il.TJAP SEMBÏLAN KERADJAAN ATJEH. (1742-Ï7d7> Sultïui» Alaiddin 4 dan 5 S u l i h i i ï i AlaicJtli» iManajursjn.iil Raiidsjuh {• l ï ^ h a b i s a n J . \ItthiiH»m. tjr. • * (1584-1903* ï)juiiitn*j.1675) Sultliai) A l a i d d i n fjaotf 'i.' s u H h a B ü l i Tutfjul Alam Sjaf ia t h ud dtn*> jah. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).ili. 73 . Cap Sikureueung(setempel) Kerajaan Aceh Darussalam.

Filsafat dari "Cap Sikureueng" yaitu bahwa Sulthan harus berada dalam lingkungan hukum. Dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: (50) (48) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Mengenai ini dalam Qanun antara lain tercantum : (49) "Bahwa jika negeri Aceh diserang oleh musuh dan jika negeri Aceh menyerang musuh. (50) Ibid halaman 40-46. Adat. berarti dilingkungi oleh hukum sehingga maksudnya bermakna bahwa dia harus tunduk kepada hukum atau qanun. Hadis. yaitu harta dan perbuatan dan ruh dan serta akal dan pikiran. Hukum. karena sembilan orang sulthan namanya tercantum didalamnya. Anthony Reid : The Contest For North Sumatra halaman 2-4. sehingga Sulthan yang sedang berkuasa."Cap Sikureueng" adalah melambangkan empat jenis sumber hukum dan empat jenis nama hukum (Quran. dan jika menang maka kerajaan berhak mutlak membayar kembali kepada rakyat dan anak negeri seluruhnya. Dinamakan dengan "Cap Sikureueng" (setempel sembilan). Dalam hal ini. kebolehan kerajaan melakukan pinjaman pada rakyat yang akan dibayar kembali setelah selesai peperangan. yang namanya tertera ditengah-tengah. tidak boleh menyeleweng dari rel qanun. 74 . (48) DALAM KE AD A AN PERANG Dalam Qanun juga ditetapkan bagaimana keadaan Kerajaan bila diserang oleh musuh ataupun menyerang negeri musuh. Qias. Dan sekalian rakyat hendaklah memperutangkan derham kepada Raja bila masa perlu. Ijma' Ulama. yaitu seperti hak rakyat yang mutlak utang kepada kerajaan maka dibayarnya oleh kerajaan sesudah menang perang " BENTUK DAN STRUKTUR KERAJAAN Dalam Qanun Meukuta Alam dengan pasti telah ditetapkan bagaimana bentuk struktur kerajaan. Reusam dan Qanun). (49) Ibid halaman 48. diwajibkan menolong yang kebajikan kepada negeri dan kepada kerajaan dengan tulus ichlas berupa apapun juga. maka sekalian anak negeri atas nama rakyat Aceh dan bangsa Aceh. antara lain Qanun mencantumkan ketentuan-ketentuan mengenai tugas-tugas para pejabat dan rakyat.

Diangkat dari Qanun Meukuta A lam. Susunan organisasi Kerajaan Aceh Darussalam. 75 .

Diangkat dari Qanun Meukuta Alam Susunan kerajaan Aceh Darussalam. 76 .

Balai Gading. dimana dalam menjalankan tatausaha negara dibantu oleh sekretaris negara yang bergelar Rama Seutia Keureukon Katibul Muluk. yang dinamakan "Sagoe". Untuk membantu sulthan dalam menjalankan pemerintahan. Balai Gading yaitu Majelis Perdana Menteri yang beranggotakan (50) Ibid halaman 40-46. 2. Kerajaan bernama Kerajaan Aceh Darussalam dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam dan terdiri dari Pemerintah Pusat (Kerajaan). dengan empat orang pembantunya yang bergelar Mufti Empat. yang bertugas membantu Qadli Malikul Adil dalam mengeluarkan "fatwa". Negara berbentuk kerajaan. yaitu Qadli Malikul Adil. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 2-4. Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. mazhab Maliki. 77 . Di daerah Aceh Besar ada tiga federasi yang terdiri dari beberapa buah Pemerintah Daerah. Orang yang kedua dalam kerajaan. Pemerintah Daerah (keulebalangan dan kemukiman) dan Pemerintah Desa (Kampung). Qanun menetapkan beberapa pejabat tinggi yang bergelar "Wazir" (Perdana Menteri dan Menteri-Menteri). 4. Balai Rong 2ari. (51) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 39-44. Balai Rong Sari yaitu Majelis Kerajaan yang beranggotakan menteri-menteri inti yang bergelar "Hulubalang Empat" dan "Ulama Tujuh". yang khusus membantu Qadli Malikul Adil dalam masalah keagamaan ditetapkan seorang Ulama Besar yang bergelar Syeikhul Islam. LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA Qanun menetapkan juga adanya beberapa Lembaga Negara pada tingkat Pemerintah Pusat. 3. sebagai orang pertama dalam kerajaan.1. Kepala Negara bergelar Sulthan Imam Adil. maka boleh diangkat dari yang bukan turunan raja. 5. 2. Dalam keadaan dari turunan tertentu tidak ada yang memenuhi syarat-syarat. dimana kepala negara bergelar Sulthan yang diangkat turun temurun. yang masing-masingnya dari Mazhab Syafi'i. yaitu : (51) 1.

4. yang beranggotakan 73 orang. dibawah pimpinan Wazir urusan perniagaan (Menteri Perdagangan). Balai Qadli Malikul Adil. Balai Furdhah yaitu kantor pusat perdagangan/perniagaan dalam dan luar negeri. Majelis Mahkamah Rakyat yaitu semacam Dewan Perwakilan Rayat. Balai Baitul M a l yaitu kantor pusat perbendaharaan negara dibawah pimpinan Bendahara Raja Wazir Derham (Menteri Keuangan). mungkin kantor para ahli pikir/hukama. Balai Malikul Islam. 4. 3. yang masing-masing mewakili satu mukim dalam Daerah Federasi Aceh Besar.menteri-menteri kabinet yang bergelar "Hulubalang Delapan" dan " U l a m a T u j u h " . Balai Majelis Mahkamah. Balai Setia Hukama. kira-kira semacam "jawatan pusat" yang juga bernama " B a l a i " sedangkan kepalanya bergelar " I m a m " . dan balai-balai tersebut yaitu : (52) 1. Balai Malikul Habib.J A W A T A N PUSAT Disamping lembaga-lembaga yang tersebut. (tidak jelas kantor apa). dibawah pimpinan Laksamana Amirul Harb (Menteri Pertahanan). Balai Laksamana. (52) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72. Balai Majelis Mahkamah Rakyat. yang merupakan lembaga tertinggi. yaitu kantor Sulthan sendiri. Balai Baitul Mal. 7. 5. yaitu kantor Qadli Malikul A d i l . 2. 3. Balai Majelis Mahkamah yaitu kantor mahkamah tertinggi yang beranggotakan 10 orang ulama fiqh (Fuqaha-Ahli Hukum) dibawah pimpinan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman). Balai Laksamana yaitu kantor pusat balatentera laut dan darat. J A W A T A N . Balai Furdhah. maka Qanun menetapkan beberapa lembaga yang lain. yang tarafnya lebih rendah. 6. 78 .

16. mungkin kantor urusan Grasi dari Sulthan. (tidak jelas maksudnya). 18. tangan kanan Sulthan. 8. Balai Ahli Sijasah. 13. Balai Malikul Mahmud. kantor mufti empat. kira-kira menteri Negara. (53) Di Meulek: Qanun}-" 19 . Balai Setia Purba. menteri yang diperbantukan pada Sulthan. 21. Seri Maharaja Lila. (tidak jelas kantor apa). Qadli Malikul Adil. 19. (tidak jelas maksudnya). (tidak jelas kantor apa). Balai Silaturrahim. 6. Perdana Menteri. kantor seorang pejabat tinggi. mungkin kantor urusan tenaga kerja. Mengenai hal tersebut disebutkan: (53) 1. kantor urusan kapal-kapal (pelayaran). 11. Sekretaris Negara. Balai Darul Asyikin. menteri Perdagangan -HaAlam halaman 64-67. „ Rama Setia Katibul Muluk. 3. 12. Seri Maharaja Mangkubumi. mungkin kantor seorang pejabat tinggi. Balai Sri Setia Salih. Balai Musafir. kantor urusan sosial. 7. mengepalai Balai Furdhah. Balai Mufti Empat. yang mengurus segala Hulubalang. 7. yaitu kantor tempat para ulama bermusyawarah.5. Balai Baitul Fakir Miskin. Balai Setia Ulama. 15. 4. Menteri P»duka Tuan. Kantor Balai Baitur Rahim. 20. kantor urusan pria. 5. Balai Sri Suara. 10. Balai Sri Purba Wangsa. Balai Sri Purba Setia. 6. Menteri Paduka Raja. G E L A R A N P E J A B A T TINGGI Qanun juga menetapkan nama gelaran bagi para pejabat tinggi kerajaan. Balai Baitur Rij al. (tidak j elas maksudnya). 2. Balai Safinah. kantor urusan mesjid istana. baik menteri ataupun lainnya. Balai Taubah. 14. mungkin kantor urusan perjalanan atau kantor urusan para wisata. mungkin semacam kantor biro. Menteri Seri Paduka. yaitu kantor urusan politik. pejabat pelaksana harian di Balai Rong Sari. 9. 17. Menteri Dalam Negeri.

13. 15. Menteri Keuangan. Gampong. mengurus perutusan-perutusan dari luar negeri dan perutusan-perutusan Aceh keluar negeri. Maharaja Purba Paduka raja. Mukim. yaitu pejabat yang mengurus cukai pekan diseluruh Aceh. jang mengurus angkatan darat dan angkatan laut. 11. Wazir Kun Diraja. 10. M u k i m yaitu badan federasi dari beberapa gampong. Untuk memimpin federasi gampong-gampong yang bernama M u k i m diangkat seorang Imam dan seorang Qadli. Wazirul Harb Laksamana. kira-kira Menteri Luar Negeri. Untuk satu gampong diangkat seorang Keuchik dengan sebuah staf pembantu yang bernama " T u h a Peuet" dan seorang Imam Rawatib. Orangkaya Seri Maharaja Bendahara Raja Wazir Derham. Qanun sebagai berikut: (54). Dalam satu mukim didirikan satu mesjid tempat melakukan sembahyang (54) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 44-46. menetapkan Gampong dinamakan juga "Meunasah". Seri Raja Panglima Wazir Mizan. Menteri Rama Setia. 80 . Wazir Badlul Muluk. Menteri Urusan Dalam (Keraton) dan merangkap menjadi Syahbandar (walikota) Banda Aceh Darussalam. Seri Maharaja Gurah. dan sekurang-kurangnya untuk satu mukim harus terdiri dari delapan buah gampong. kira kira Menteri Kehutanan. ketua Majelis Kerajaan. 1. 12. 2. juga masalah-masalah laut lainnya. PEMERINTAH D A E R A H Mengenai dengan Pemerintah Daerah. 9. 14. pejabat yang mengurus hasil-hasil hutan dan segala yang bersangkut paut dengan hutan. Pemerintahan Gampong ini mendapat hak otonomi yang luas. yaitu keudjrun Dalam Darud Dunia. Menteri Kehakiman. Seri Maharaja Garut. 16.8.

Sagoe Duaploh Dua. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Panglima Polem Seri M u d a Perkasa. Daerah Uleebalang. dan masing-masing Hulubalang itu mempunyai gelar khusus sendiri-sendiri mendapat hak otonomi yang luas. Kerajaan Aceh Darussalam mempunyai wilayah-wilayah perlindungannya diluar Aceh. c. enam mukim. Wilayah Luar Aceh. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Qadli Malikul A l a m Seri Setia Ulama. yang terdiri dari 25 M u k i m . tujuh mukim. b. Dalam daerah Aceh Besar dibentuk tiga buah federasi yang mengkoordinir daerah-daerah uleebalang yang tergabung didalamnya. Adapun tiga buah federasi itu yaitu : a. 4. yaitu urusan luar-negeri dan pertahanan. 81 . 3. yang dalam Qanun Meukuta A l a m disebut "Daerah Takluknya''. empat mukim. Sagoe Teungoh Lhee Plooh. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagi. hanya yang diurus oleh Pemerintah Pusat di Banda Aceh. tempat musyawarah. yang terdiri dari 26 M u k i m . Disamping Hulubalang diangkat pula seorang Qadli. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. tempat belajar dan pusat segala kegiatan ummat lainnya.Jum'at dan ibadat-ibadat lainnya. 5. delapan mukim dan sembilan mukim. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. lima mukim. yang terdiri dari 22 M u k i m . baik di Suamtera ataupun diseberang lautan. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Seri Imam Muda ' O h . Daerah Uleebalang yang dipimpin oleh seorang kepala yang bergelar Hulubalang. Kepada daerah wilayah luar Aceh diberi hak mengurus rumah-tangga sendiri seluas-luasnya. Sagoe Duaploh Nam. Panglima Sagi. Satu daerah uleebalang ada yang terdiri tiga mukim.

1 82 . 21. kasih-sayang orang teraniaya. Sanggup menyelesaikan perkara-perkara selang-sengketa antara rakyat. 6. 13. 9. Keturunan baik-baik. Harus sanggup menerima saksi dalam perkara-perkara. 17. SYARAT-SYARAT MENJADI WAZIR Untuk menjadi Wazir (Menteri) juga qanun menetapkan syaratsyarat khusus. Sanggup menghukum segala orang yang bersalah. 16. hulubalang. 8. Sanggup menyuruh sembahyang Jum'at dan sembahyang berjama'ah. 20. 10. Adil mengerjakan hukum Allah dan Rasul. Sanggup memelihara harta baitul-mal. Membela rakyat dengan insaf. Berani lapang tiada khianat. Sanggup memelihara negeri. Seboleh-bolehnya laki-laki. 3. Sanggup membagikan harta ghanimah kepada yang mustahak. 18. 12. melanggar hukum. yaitu: (55) 1. 5. Sanggup melengkapi laskar. 14. Sanggup menyelidiki pekerjaan para menteri dan pejabatpejabat lainnya. yaitu 10 syarat: (56) (55) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 58-59. 11. 19. Sanggup menjaga para menteri. 15. para perwira dan saudagar/pengusaha agar jangan menyeleweng dari rel qanun. Merdeka. 4. Sanggup mengumpulkan zakat-fïthrah. Islam. 2.SYARAT-SYARAT MENJADI SULTHAN Untuk menjadi Sulthan Qanun menetapkan 21 syarat pokok. Akal-baligh. (56) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 81. 7. Memelihara sekalian perintah Agama Islam. Sanggup memelihara kanak-kanak laki dan perempuan yang tiada walinya.

9. SYARAT-SYARAT MENJADI QADLI Qanun selanjutnya menetapkan 10 syarat untuk menjadi Qadli. Melihat (tidak buta). (57) Ibid halaman 62.Mengetahui ilmu dunia dan ilmu achirat. Keras ingatan. 7. Bisa memegang amanah kepercayaan rakyat. 4. Islam. 5. 3. Memadalah reskinya dengan keredlaan Allah diatas tadah yang diberikan oleh kerajaan masing-masing menurut kadarnya dan tahu memakai malu. jernih akal pikiran serta ditulis pada tiap-tiap urusan kerajaan. 4. 8. 8. Alim ilmu pada pekerjaan dunia dan achirat. 6. Tua umurnya. 7. 1. 3. Tidak mengikuti nafsu jahat. Ahli berkata. 1. yaitu: (57). Laki-laki. Tidak dengki dan tidak mengacau rakyat. Mendengar (tidak pekak). 83 . 5. 10. 2. Jaga (waspada) lagi rajin. Adil. dan mengetahui atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan adil. Merdeka. 10. Tidak tamak loba kepada harta kerajaan negeri dengan menindih rakyat. 2. tiada chianat dan tiada dhalim. Budiman dan arif akal ahli dan bijaksana. Setia kepada rakyat. 6. Mukallaf. 9.

(59) (58) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 65. zakat pertambangan. yaitu: a. Asyur (bea-cukai). 84 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 52. MATA UANG uirifiYang bertanggung jawab dalam mencetak mata uang. 2. seperti yang telah dijelaskan pada pasal-pasal yang lalu. Kharraj (pajak hasil bumi dari warganegara yang bukan Muslim).). yaitu orang kaya Bendahara Wazir Derham. Zakat (zakat pertanian. Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan). dibentuk dua lembaga bertingkat kementerian. (59) M. 4. Keuntungan dari perusahaan-perusahaan kerajaan. b. Jizyah (pajak badan bagi warganegara yang bukan Muslim). Adapun sumber-sumber uang masuk untuk Baitul Mal (Perbendaharaan Negara) antara lain yaitu : 1. Mata uang Pase ini adalah mata uang asli yang pertama di Kepulauan Nusantara ini. 3. Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah membuat mata uang sendiri.KEHIDUPAN EKONOMI/KEUANGAN LEMBAGA PELAKSANA Untuk mengurus dan melaksanakan urusan-urusan mengenai ekonomi/keuangan. Balai Furdhah (Kementerian perdagangan). 5. yang diperbuat pada awal abd ke XIV. zakat fithrah dan lain-lainnya). zakat perniagaan. BALAI BAITUL MAL Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan) dipimpin oleh Menteri Keuangan yang bergelar Bendahara Raja Wazir Derham. demikian menurut ketentuan Qanun Meukuta Alam. zakat perternakan. yang bertugas mengurus penglolaan keuangan dalam arti yang seluas-luasnya. (58) Sebelum berdiri Kerajaan Aceh Darussalam (916 H.

.fi - l(r-l lil. Wang Koiü'li dari li-mba<ia 30 l\ . (Dari buku: Tarifch Aceh dan Nusantara) 85 . wang daumutiam dari Alaaddin iJjalmti sjah.J<! </ftll fit. (l6. Sulidun («735 — (~6oJ Beberapa jenis mata uang Kerajaan Aceh Darussalam.(dóiifeuham rnas) dari Sidikmiah I adjul Alam Sjafiatlaiddm Sjah.

Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 70. Uang perak yang bernama "kupang". dimana pada sisi sebelah dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Sulthan yang dibuat dalam masanya. (62) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 95.Sebelum ada mata uang yang dibuat sendiri. Uang emas yang bernama "derham". perternakan. Uang timah yang bernama "keueh". Belanda dan lainnya. dimana pada satu sisi dirakam tahun pembuatannya sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. seperti pertanian. Balai Furdhah termasuk salah satu departemen yang sangat penting dan vital sekali. dan terdiri dari tiga macam. perindustrian. b. pertambangan. 86 . Spanyol. sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. (60) Kerajaan Aceh Darussalam membuat mata uang sendiri pada zaman Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Qahhar (945-979 H . karena bukan saja hanya mengurus urusan-urusan perdagangan dalam dan luar negeri. seperti mata uang Inggeris. Portugis. ditulis dengan huruf Arab. di Aceh telah berlaku bermacam mata uang asing. Untuk dapat melaksanakan tugas yang begitu penting dan amat luas bidangbidangnya. Pada ketiga-tiga macam mata uang itu. c. Adat Aceh: halaman 48-49. sedangkan pada sisi yang lain dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. (61) Ibid halaman 71-74. perkapalan/pelayaran dll.). antara lain yaitu : (62) (60) HM. maka banyak pejabat-pejabat penting yang ditugaskan pada Balai Furdhah. tetapi juga mengurus dan mengawasi bidang-bidang usaha yang menghasilkan bahan-bahan perdagangan. yaitu : (61) a. B A L AI F U R D H A H Balai Furdhah (Kementerian Perdagangan) dipimpin oleh Menteri Perdagangan yang bergelar Menteri Seri Paduka Wazir Perniagaan. dimana pada sisi sebelah dirakamkan nama Sulthan yang dibuat pada zamannya. 1539-1571 M.

Tandil Kawal. 9. 14. Nadhar Seri Maharaja Purba. 13. 21. 32. pejabat yang mengepalai pelabuhan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 15. 24. Keujrun Kawal. Tandil Dacing. Tandil Menteri Dagang. 30. 29. 23. 5. Keurukon Seri Indera Muda. Keurukon Bauwab. 10. orang kedua dalam kementerian. Seri Indera Su Suwara. Penghulu Kunci. Penghulu Keurukon. 27. Sagi Kawal. Keureukon Empat. Nadhar Maharaja Indera Dewa. 17. Sjahbandar Muktabar Chan. 11. 25. 8. PERDAGANGAN DALAM NEGERI Agar perdagangan dalam negeri berjalan dengan baik dan 87 . Penghulu Kawal. Lasykar Raja Tun Guna Setia Tandil. Keureukon Enam. 7. Nadhar Majelis Chan. Nadhar Mahsur Diraja. 12. 26. 16. 18. 6. 19. Penghulu Dacing. Penghulu Khalas. BujangTujuh. 33. kira-kira panglima markim. Seri Purba Chan. 31. pejabat tinggi yang mengurus tera dacing). 2. Nadhar Seri Muda Setia. 28. 20. Sjahbandar Saiful Muluk. 4. Orangkaya Seri Maharaja Lila. 3. Bujang Dalam. Syahbandar Mu'izzul Muluk. Penghulu Furdhah. Syahbandar Seri Rama Setia.1. Sagi Panglima. Bendahara. Penghulu Cap. 22.

wase lhok. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 373-374. yang mengatur adat-peukan. pejabat bersangkutan akan dihukum dan dipecat dan si saudagar akan dihukum juga dan hartanya disita. yang antara lain kata beliau dibuat sesuai dengan prinsip-prinsip undang-undang orang Eropah. (64) 3. John Anderson: Acheen halaman 45-46. ketentuan-ketentuan bagi kapal yang berlabuh dan sebagainya. wase gledll. cara-cara pemakaiannya dan sebagainya. Hukum Adat Ukuran. adat kamsen. maka telah ditetapkan undang-undang dan peraturan-peraturan pelaksanaan sampai mendetail. juga tidak boleh memberi modal kepada para saudagar. Undang-undang pokok perdagangan luar negeri yang terdiri dari 10 pasal. para pejabat tinggi dalam kerajaan sekali-kali tidak boleh berniaga. Husin . Adat Aceh halaman 116-117. sehingga rasa-rasanya tidak ada sesuatu yang tinggal lagi. dimana beliau memuji kebaikannya. H. Hukum yang menetapkan. besarnya bea cukai. (66) Mengenai dengan undang-undang pokok ini.keadaan harga tetap setabil. adat-harija. (68) (63) (64) (65) (66) (67) (68) Af. Ibid halaman 47. Adat Aceh: halaman 47-63. 88 . umpamanya: 1. wase kuala. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 61. (67) Tentang peraturan pelaksanaannya telah diatur sedemikian mendetail. (65) P E R D A G A N G A N L U A R NEGERI Perdagangan luar negeri amat vital bagi kerajaan. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 92-126.M. telah ditanggapi oleh Governor Turlerton (Gubernur Penang). telah mengatur segala hal ihwal perdagangan luar negeri secara umum dan prinsipil. bahwa para menteri. Hukum Wase Adat. barang-barang yang boleh dieksport dan diimport. yang mengatur jenis-jenis ukuran/timbangan/sukatan. dimana ditetapkan yang mana pelabuhan internasional. (63) 2. adat-blang. Karena penting dan vitalnya. para panglima. Kalau dilanggarnya juga. maka telah ditetapkan berbagai macam peraturan dan adat.

Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 243. Anderson mencatat. "pande-kapai" (pandai kapal) dan sebagainya. Ibid halaman 160. John Anderson: Acheen halaman 159-167. pinang. emas. baik kapal dagang ataupun kapal (69) (70) (71) (72) Di Meulek: Qanun MeukutaAkam halaman 127-130. tidak saja industri ringan (kerajinan rumah tangga) juga industeri berat menurut ukuran zamannya. pengaruh perdagangan luar negeri Aceh terasa. "teumpeuen-beusoe" dan sebagainya. bahkan sampaisampai kepada industeri perang. 89 . padi. karena hasil bumi Aceh yang sangat banyak itu merupakan kebutuhan muthlak diluar negeri. sebelum Penang dibangun oleh Inggeris. (69) Diantara barang-barang eksport yang terpenting. empat buah kapal Perancis. kayu. Tempat-tempat industeri itu disebut dengan nama "teumpeuen". telah banyak ahli sejarah mencatatnya. gading gajah dll. umpamanya "teumpeuen-meueh". yaitu : lada. disamping sejumlah besar kapal-kapal kepunyaan East India Company. (70) Anderson mencatat. Dalam Ibukota Kerajaan Banda Aceh terdapat satu komplek sebagai daerah industeri. kapur barus.Dalam peraturan tersebut telah dicantumkan sebanyak 73 macam barang-barang yang dieksport atau/dan diimport serta ditetapkan jumlah bea/cukainya. Tersebutlah "pande-meueh" (pande emas). M. (72) PERINDUSTRIAN/PERTAMBANGAN Tentang kemajuan perindustrian dalam Kerajaan Aceji Darussalam. telah berlabuh dipelabuhan-pelabuhan Aceh sebanyak 27 buah kapal Amerika. bahwa orang Aceh tidak saja sebagai ahli pelayaran yang sangat mahir. yang membawa pedagang-pedagang dari 6 negara. yaitu "Gampoong Pande" (industry-state). Ahli-ahli dalam bidang industeri dinamakan "pande" (artinya orang pandai). serta perahu-perahu dan kapalkapal penduduk pribumi dari Penang (71) Sebelum tahun 1784. bahwa dalam musim lada tahun 1823. "pandebeusoe" (pandai besi). "pande-kajee" (pandai kayu). Yang tumbuh di Aceh waktu itu. juga terkenal sebagai pembuat kapal dari hasil rencananya sendiri.

(74) Setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. Pengakuan ini dibuktikan oleh kenyataan. Beliau sendiri waktu kembali dari negeri Cina menumpang kapal dagang kepunyaan Aceh. memang benar bahwa industeri-sutera Aceh sangat terkenal dan maju. tambang batu permata dan lainnya. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 101-102. dimana dia menyatakan pada 6 Desember 1815 Sulthan Aceh Jauhar Alam telah tiba dipelabuhan Penang dengan sebuah armada dagang sendiri. juga membuka tambang-tambang yang lain. bahwa rakyat Aceh adalah bangsa pelaut yang mahir mengarungi lautan. Ibid halaman 79-83. Aceh telah melayari lautan dengan kapal-kapal dagang dan kapal-kapal perangnya sendiri. (73) (74) (75) (76) (77) John Anderson: Acheen halaman 24-25. bahkan dari sutera. sehingga kaïn sutera Aceh sangat indah dan mahal. Juga dikatakan. (73) Sebagai diakui Anderson. M. Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah dj. Menurut catatan Ibnu Bathuthah. 90 . dan kearah timur sampai kenegeri Cina. (77) Suatu catatan Anderson lagi. H. sehingga sutera Aceh tidak saja untuk dipakai sendiri dalam negeri. bahwa kapal-kapal dagang Aceh (Samudra/Pase) telah melayari lautan kearah barat sampai kenegeri-negeri Arab dan Parsia. disamping melanjutkan usaha-usaha penambangan emas diberbagai tempat seluruh Aceh. sehingga pernah satu armada kapal dagang Aceh sebanyak 4 buah sampai ke Turki membawa barang dagangan dan pulang dengan selamat membawa senjata. bahwa semenjak zaman Peureulak dan Samudra Pase.M. Per tambangan di Aceh sudah mulai dibuka semenjak zaman Kerajaan Pase. terutama sekali tambang emas. bahwa rakyat Aceh menghasilkan sendiri bahan-bahan pakaian dari kapas. yang berukuran besar. (76) Menurut Pinto (seorang petualang Portugis) bahwa Kerajaan Aceh Darussalam telah memiliki armada kapal yang cukup besar. (75) PELAYARAN Seperti telah diakui oleh dunia. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 75-78. seperti tambang minyak tanah. bahkan juga untuk dieksport. yang membuktikan bahwa Aceh telah memiliki kapal dagangnya sendiri yang cukup banyak. II halaman 171-172.perang.

kayu. mengatur masaalah pengizinan pembukaan "tanah mati". sewa menyewa tanah. Hukom Adat Blang (peraturan mengenai persawahan) mengatur masalah pengairan (lueng Ie). sawah dan sebagainya. Pejatiat-pejabat ahli dalam bidang ini yang diangkat. 1. 91 . yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pertanian/persawahan. Ibid halaman 161-163. Hukom Adat Seuneubok. bahwa Aceh sanggup membuat kapal-kapal dagang sendiri. H. ikan asin. pembagian hasil. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 376-378. Kerajaan membuat berbagai peraturan dan mengangkat pejabat-pejabat ahli dalam bidangnya masing-masing. pajak hasil bumi. Keujrun Blang. (81) 2. b. M. Ibid halaman 24. antara lain: Hukom Adat Blang. gambir dan sebagainya. dengan tujuan hendak mengadakan pembicaraan dengan Gubernur Penang. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pengairan (irrigasi). Hukum Adat Seuneubok (peraturan-peraturan mengenai perkebunan. menghidupkan tanah mati. padi. pinang. tidaklah heran kalau pada masa itu kapal-kapal dagang Aceh mengarungi lautan menuju delapan penjuru angin. pemakaian air. yaitu tanah negara yang belum dikerjakan (78) (79) (80) (81) John Anderson: Acheen halaman 64. damar.yang terdiri dari beberapa buah kapal. Husin . (79) Karena itu. PERTANIAN/PERIKANAN Sudah tidak dapat diragukan lagi.M. (80) Untuk memajukan pertanian. Adat Aceh halaman 109-112 dan 176-177. bahwa pertanian dan perikanan telah mencapai kemajuan yang pesat dizaman Kerajaan Aceh Darussalam. terutama perkebunan lada). Keujrun Lueng. yaitu : a. (78) Seperti yang dinyatakan Anderson. terbukti dengan eksport Aceh yang terdiri dari lada.

Langa (luka-bajak). Weeng (alat untuk memeras tebu). Wanita tua sedang menenun. (Dari buku: De A tjeher) 92 . seorangpria sedang membajak sawah. dengan alat inilah diperas air tebu dan kemudian dimasak menjadi gula.Teupeun (alat tenuri) lama di Aceh. (Kiri). (Kanari).

(dibuka), untuk dijadikan kebun, pengangkatan pcjabat-pejabatnya, pengelolaannya dan sebagainya. Yang dibolehkan membuka tanah-mati untuk membuat Seuneubok, hanyalah orang-orang Islam. Pelopor yang membuka tanahmati untuk menjadi seuneubok, diangkat menjadi pemimpinnya dengan gelar Peutua Seuneubok; artinya setelah ada beberapa kebun dalam seuneubok tersebut, yang mengepalai gabungan dari beberapa buah seuneubok, disebut "Peutua Chik Seuneubok", yang dibawahnya ada beberapa orang Peutua Seuneubok. (82) 3. Hukom Adat Laut

H u k o m Adat Laot (peraturan-peraturan mengenai penangkapan ikan dilaut) mengatur masaalah penangkapan ikan, alat-alat penangkap ikan, para nelayan, upah kerja, pembagian antara yang punya alat dengan pekerja, pimpinan, tugas-tugas pimpinan, mengambil penyu, Cukai laut dan sebagainya. A d a tiga pejabat ahli diangkat untuk memajukan perikanan, yaitu: (83) a. Panglima Laot, yang menjadi penguasa tertinggi dalam bidang perikanan laut. b. Keujrun Kuala, yaitu pejabat pengusa kuala yang menjadi pangkatan dari perahu-perahu pukat. c. Pawang Pukat, yaitu yang menjadi pemimpin teknis dari perahu pukat dan bersama-sama anak pukat ikut turun kelaut. Dibawah Panglima Laot yang beberapa orang Keujrun Kuala, artinya ada beberapa kuala yang menjadi pangkalan perahu pukat, dan yang berpangkal pada satu kuala ada beberapa perhu pukat. (84) 4. H u k o m Adat Gles.

H u k o m Adat Glee (peraturan-peraturan mengenai kehutanan/ rimba) yang mengatur kedudukan/tugas "Keujrun Glee" (pejabat ahli tentang kehutanan), pembagian hasil usaha wasee glee,- larangan
(82) M. Husin . Adat Aceh halaman 177. (83) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 263-266. (84) Ibid halaman 378-383.

93

memotong kayu, adat merusa, kedudukan "Pawang Glee" (pejabat ahli tentang kehidupan rimba), cara mengambil madu lebah dan sebagainya. Adapun pejabat-pejabat yang diangkat untuk itu, yaitu : a. b. Keujrun Glee, tenaga ahli kehutanan yang ditugas mengepalai urusan-urusan kehutanan. Pawang Glee, tenaga ahli kehidupan rimba ditugas memimpin melindungi para pemburu, mengatur daerah-daerah pemburuan dan binatang-binatang yang boleh diburu, juga ditugas untuk melindungi binatang-binatang rimba. (85) Hukom Adat Geumeubeu.

5.

H u k o m Adat Geumeubeu (peraturan-peraturan mengenai penternakan) yang mengatur masalah mawaih (mendua laba) untung, mawaih aneuek (mendua laba anak hewan), pemasaran hewan, tempat-tempat yang memelihara ternak dan sebagainya. Pada suatu tempat yang telah ditetapkan menjadi daerah ternak, dilarang disitu untuk bertani, tempat tersebut dinamakan "Padang Geumeubeue" (Padang Gembala), dalam padang mana didirikan berpuluh-puluh " W e u e " (kandang berpagar kawat dan beratap langit), tempat ternak-ternak gembalaan berteduh waktu malam. Weue-Weue itu kepunyaan masing-masing pemilik ternak, dan petugas yang disuruh mengembala bernama SI Geumeubeue (pengembala), dan yang menjadi pemimpin dari "Padang Geumeubeue" itu yaitu seorang pejabat yang bergelar "Pawang Geumeubeue", tenaga ahli dalam bidang penternakan. (86) PERANAN KEHAKIMAN PEMBINAAN H U K U M Sudah menjadi keharusan mutlak bagi Kerajaan Aceh Darussalam yang telah menjadikan dirinya sebagai "Negara H u k u m " (87),
(85) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 384-386. (86) Ibid halaman 387-389. M. Husin: Adat Aceh halaman 107-109. (87) DiMeulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73-74.

94

berusaha membina dan menegakkan hukum. Agar pelaksanaan hukum terjamin sesuai dengan Qanun Meukuta Alam, maka dibentuk lembaga-lembaga pelaksana serta mengangkat pejabat-pejabat yang ditugaskan untuk mengawasi dan/atau melaksanakan hukum itu, yaitu : 1. Balai Majlis Mahkamah Agung, yaitu lembaga tertinggi dalam bidang kehakiman (kira-kira sama dengan Mahkamah Agung yang dipimpin oleh Wazir Sulthan Menteri Mizan (Menteri Kehakiman) dan dibantu oleh 10 orang Ulama Faqih (Hakim Agung). (88) Qanun menyatakan, bahwa tugas dari Balai Madjlis Mahkamah Agung yaitu "mengurus tiap-tiap perkara dan memeriksa segala perkara kehakiman negeri dan sekalian perkara negeri seluruhnya umumiyah. (89) 2. Qadli Malikul Adil, disamping sebagai orang kedua dalam kerajaan (tangan-kanan Sulthan), juga merangkap sebagai Penuntut Umum (Jaksa Agung), yang tugasnya dinyatakan untuk menuntut hukuman sekalian yang berbuat kesalahan melanggar qanun negara, walau si-pai'pun (tentera). (90) Mufti Empat, yang masing-masing mereka bergelar Syaichul Islam, yaitu seorang Mufti (Syaikhul Islam) untuk satu Mazhab. (91) Hal ini, karena dalam Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan bahwa para hakim dalam memutuskan perkara boleh berpedoman kepada Mazhab Syafi'i, Mazhab Maliki, Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. (92) Qadli Panglime Sagoe dan Qadli Uleebalang, yang tugasnya kecuali sebagai orang kedua dalam pemerintahan, juga menjadi Hakim. (93) Qadli Mukim, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu Imam

3.

4.

5j

(88) Ibid halaman 42 (89) Ibid halaman 66 (90) Ibid halaman 39-40. (91) Ibid halaman 40. (92) Ibid halaman 33. (93) Ibidhi<*~,an45.

95

M u k i m , juga menjadi Qadli Nikah, Hakim Mukim dan Imam Jum'at. (94) 6. Imam Rawatib, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu keuthjik, juga sebagai Imam Sembahyang, Saksi-Nikah dan Pembantu Hakim Damai. (95)

DERAJAT M A H K A M A H Mahkamah (pengadilan) yang bertugas mengadili segala macam perkara, terdiri dari beberapa tingkat, yaitu : (96) 1. Hukom-Peujroh, yaitu pengadilan damai ditiap-tiap kampung (gampong); ketuanya Keuchik, Wakil Imam Meunasah (Imam Rawatib) dan anggota-anggotanya Tuha Peuet. Tugasnya untuk mendamaikan antara yang bersengketa. Mahkamah Mukim, yaitu pengadilan tingkat rendah. Ketuanya Imam M u k i m , Wakil Qadli M u k i m dan anggota-anggotanya beberapa orang Keuchik dan Ulama terkemuka. Bertugas mengadili segala perkara, dan kalau tidak bisa selesai, diserahkan kepada pengadilan lebih tinggi (pengadilan uleebalang). Mahkamah Uleebalang, yaitu pengadilan menengah atau pengadilan negeri, yang bertugas mengadili perkara-perkara yang tidak bisa atau tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah M u k i m , atau yang bersengketa tidak menerimanya. Hakimnya Uleebalang, Wakil Qadli Uleebalang dan anggota-anggotanya beberapa orang Imam dan Qadli M u k i m . Mahkamah Panglima Sagoe, yaitu pengadilan tinggi, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari Mahkamah Uleebalang. Ketuanya Panglima Sagoe Wakil Qadli Panglima Sagoe dan anggota-anggota beberapa Uleebalang dan Qadli Uleebalang.

2.

3.

4.

(94) Ibid halaman 44. (95) Ibid halaman 44. (96) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 317-319 M. Husin: Adat Aceh halaman 210-212.

96

5.

Mahkamah Agung, yaitu pengadilan tertinggi dalam kerajaan, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari mahkamah-mahkamah bawahan, serta mengadili perkara-perkara besar yang ditentukan dengan dekrit Sulthan. Ketuanya Sulthan, Wakil Qadli Malikul A d i l , anggota-anggotanya : Wazir Sulthan Menteri Mizan, Ulama-ulama Faqih dan Mufti Empat. H U B U N G A N L U A R NEGERI

BALAI WAZIR B A D L U L M U L U K Sudah semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase, hubungan dengan luar-negeri telah diadakan, yang sekarang disebut "hubungan-diplomatik". Setelah Kerajaan Aceh Darussalam diproklamirkan maka hubungan luar negeri lebih ditingkatkan lagi, sehingga dalam susunan menteri kabinet terdapatlah nama seorang menteri yang bergelar Wazir Sulthan Badlul Muluk yang memimpin Balai Badlul Muluk, yang tugasnya yaitu mengurus urusan perutusan dan wakil-wakil kerajaan dan pekerjaan luar negeri. (97) POLITIK L U A R NEGERI Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah, Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam, yang memerintah dalam tahun 916-936 H . (1511-1530 M . ) telah meletakkan batu dasar terhadap keyakinan dan kenyataan : 1. Bahwa suatu negara tidak bisa berdiri kalau hanya seluas kampung, seluas kota ataupun hanya beberapa ratus kilometer saja. Berdirinya baru dapat dipelihara, kalau daerah wilayahnya luas, sekurang-kurangnya seluas Aceh yang dibangunnya, bahkan lebih luas lagi. Walaupun Kerajaan Melayu yang jaya di Malaka sudah tumbang oleh Portugis dan kepercayaan telah mulai retak bahwa orangorang Timur akan dapat mempertahankan diri dari Imperialisme barat, tapi hancurnya Portugis di Aceh telah memulangkan keyakinan bahwa penjajahan asing selalu bisa dihalau.

2.

(97) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 65.

97

3. 4.

Untuk menghadapi agressi imperialis asing, perlu dibangun armada (angkatan lautXyang kuat. Ekonomi harus dipersehat dan terhadap soal ini sesuatu negara harus dapat menguasai sendiri. (98)

Diatas prinsip-prinsip yang bertujuan menyusun kekuatan didalam negeri ini, maka Kerajaan Aceh Darussalam meletakkan dasar-dasar dari politik luar negeri yang akan dijalankannya, yaitu : 1. Tidak menggantungkan nasib, baik ekonomi ataupun melker, kepada luar negeri. 2. Bersahabat erat dengan negara-negara Islam di Indonesia, India Arab, Malaya dan Turki. J. Selalu waspa$da terhadap negara-negara yang mempunyai nafsu penjajahan dan sebaliknya bersahabat dengan negara-negara barat yang ingin hidup damai. 4. 5. Bantuan luar negeri lebih diutamakan yang berupa tenagaahli. (99) Perluasan dakwah Islamiyah keseluruh Kepulauan Nusantara.

L I M A BESAR ISLAM Empat prinsip politik luar negeri yang dibangun atas empat dasar penyusunan kekuatan dalam negeri, telah menampilkan Kerajaan Aceh Darussalam sebagai satu kekuatan nyata didaerah rantau Asia Tenggara, baik politik, ekonomi ataupun melker. Pada saat-saat kekuatan-kekuatan imperialis kristen barat telah mematahkan kekuatan sebagian besar negara-negara Islam, pada saat itulah, pada permulaan abad Ke X V I lahirlah menjadi suatu kenyataan yang hidup "Lima Besar Islam" yang terikat dalam suatu kerjasama ekonomi, politik, militer dan kebudayaan. Lima Besar Islam yang dimaksud yaitu : (100) 1. Kerajaan Islam Turki Usmaniyah yang berpusat di Istambul, Asia Minor.

(98) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. (99) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. (100) Wilfred Cantwell Smith : Islam In Modern History halaman 45.

98

2. 3. 4. 5.

Kerajaan Islam Marokko di Afrika Utara. Kerajaan Islam Isfahan di Timur Tengah. Kerajaan Islam Agra di Anak Benua India. Kerajaan Aceh Darussalam di Asia Tenggara.

DIPLOMASI ACEH Apabila kita meneliti sejarah perjalanan Diplomasi Aceh sejak zaman Kerajaan Islam Peureulak, Samudra Pase, terutama sekali dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam, dapatlah kita mengambil suatu kesimpulan, bahwa Aceh telah menjalankan empat diplomasi, yang merupakan "diplomasi klassik" yang terus diperbaharui sampai abad ke X X ini, yaitu : 1. Diplomasi Kancil, yang kalau dalam Kerajaan Aceh Darussalam kemudian terkenal dengan istilah "tipee Aceh" bagi dunia internasional. Diplomasi Meubisan, yaitu perkawinan agung antar negara, suatu diplomasi yang sangat klassik. Diplomasi Kekuatan, yaitu diplomasi yang diandalkan pada kekuatan senjata, atau yang sering disebut sekarang "diplomasi mihter". Diplomasi Ekonomi, yaitu diplomasi yang didasarkan pada kekuatan ekonomi untuk mencapai pengaruh dan kekuasaan politik.

2. 3. 4.

Keempat macam diplomasi ini dipergunakan oleh Sulthan Iskandarmuda Meukuta Alam dalam menjalankan 5 pasal program politik luar-negerinya, yaitu : (101) 1. Menguasai seluruh negeri dan pelabuhan sebelah menyebelah Selat Melaka dan menetapkan terjaminnya wibawa atas negerinegeri itu, sehingga tidak mungkin kemasukan "divide et impera" oleh negara asing. Usaha ini dijalankan dengan cara mufakat, dan kalau tidak tercapai dengan dratis. Memukul Johor, supaya tidak dapat lagi ditunggangi oleh Portugis dan Belanda. Memukul negeri-negeri disebelah timur Malaya, sejauh yang merugikan perdagangan Aceh dan usahanya untuk mencapai ke-

2. 3.

(101) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147.

99

menangan dari musuh, seperti Pahang, Petani dan lain-lain. 4. 5. Memukul Portugis dan merampas Melaka. Menaikkan harga pasaran hasil bumi untuk eksport, dengan jalan memusatkan pelabuhan samudera kesatu pelabuhan di Aceh, atau sedikit-dikitnya mengadakan pengawasan yang sempurna sedemikian rupa sehingga kepentingan kerajaan tidak dirugikan.

Iskandarmuda menetapkan lima pasal politik luar-negerinya ini, adalah untuk menghadapi bahaya agressi yang haus penjajahan dari Portugis, Belanda dan Inggeris. (102) P E L A K S A N A A N POLITIK L U A R NEGERI Semenjak zaman Peureulak dan Samudra/Pase sampai kezaman Kerajaan Aceh Darussalam, hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara asing lainnya telah terjadi, yang berarti bahwa Kerajaan-kerajaan di Aceh itu telah mempunyai dan menjalankan politik luar negeri, yang dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Kerajaan Islam Peureulak.

Sejak berdiri Kerajaan Peureulak, telah terjadi hubungan luar negeri dengan beberapa negara, umpamanya Parsia, Gujarat (India, Melaka dll). (103 Dalam rangka mempererat hubungan dengan negara tetangga, maka telah terjadi perkawinan agung antara puteri Malik Muhammad A m i n Syah (Sulthan Peureulak) Ratna Kemala dengan Raja Melaka (Sulthan Muhammad Syah), sementara puterinya yang kedua, puteri Ganggang, dikawinkan dengan Sulthan Malikus Saleh dari Samudra/ Pase, keduanya perkawinan politik, suatu ciri dari diplomasimeubisan. (104) 2. Kerajaan Islam Samudra/Pase. Hubungan luar negeri antara Kerajaan Islam Samudra/Pase,
(102) (103) (104) Ibid halaman 145-146. Tgk. M. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. Ibid halaman 8.

100

juga telah berlangsung sejak hari jadinya, antara lain dengan negeri-negeri Arah, Parsia, India (Gujarat), Kerajaan-kerajaan di Semenanjung Malaya, Kerajaan-kerajaan di Jawa, Cina dan lainlainnya. (105) H U B U N G A N DENGAN TURKI Waktu mula pecah perang antara Aceh-Belanda (1873), sebuah surat kabar yang terbit di Istambul menceritakan, bahwa dalam tahun 1516 Sulthan Aceh Firman Syah telah menghubungi Siman Pasya, Wazir dari Sultan Selim I Turki untuk mengikat tali persahabatan. Permintaan Aceh disetujui oleh Turki dan semenjak itu hubungan keduanya telah dimulai. (106) Hubungan yang telah ada ini dilanjutkan dan diperteguh lagi oleh Sulthan A l Qahhar, dimana pada tahun 952 H . (1545 M.) mengirim utusan ke Turki untuk memperbaharui hubungan-diplomatik disamping untuk meminta bantuan senjata dan tenaga ahli untuk melawan Portugis. Sulthan Turki yang berkuasa waktu itu, yaitu Sulthan Sulaiman Chan, 926-974 H . (1523-1566 M.). Pemrintaan Aceh dikabul Sulthan Turki, dengan memberi sejumlah besar alat senjata dan kira-kira 300 orang tenaga ahli (ahii teknik, meliter, ekonomi dan hukum/tatanegara). Diantara alat senjata, yaitu meriam besar, Meriam Lada Sicupak. (107) H U B U N G A N A C E H D E N G A N B E L A N D A D A N INGGERIS Untuk pertama kali secara resmi, pada tanggal 21 Juni 1599 tibalah di Banda Aceh Darussalam dua bersaudara Cornelis dan Frederick Houtman, utusan Kerajaan Belanda, untuk mengadakan perundingan dengan Sulthan Aceh dalam rangka mengikat hubungan diplomatik dan hubungan dagang. Missi Houtman bersaudara mengalami kegagalan, karena mereka datang dengan penuh rahasia, yang tersembunyi, ditambah lagi oleh propakasi perwakilan dagang Portugis yang telah berada di
Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah dj. II halaman 152-155 dan halaman 171-173. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 38-74. (106) Af. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 102. (107) Tgk. Af. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. (105)

101

Bab tentang perjanjian antara kerajaan Aceh dengan Inggeris dan Belanda.

102

Duafoto kopi ini diambil dari sebuah kitab yang dicetak di Turki, yang bernama Kunzul RaghaMb kepunyaan Almanihum Tuwanku AbdulAziz. Bab yang menyatakan permulaan berdirinya Kerajaan Islam di Aceh Besar.

103

Banda Aceh. hal mana mengakibatkan terbunuhnya Cornelis de Houtman dan ditawan saudaranya Frederick de Houtman bersama delapan orang pengikutnya. sebagai Kerajaan Berdaulat yang pertama yang mengakuinya. Langhe Bracke dan De Sonne. yang isinya sangat baik dan diplomatis sekali. Prins Maurits Pembangun dan Kepala Republik Belanda. yang terdiri dari diplomat-diplomat yang cakap. selain untuk berunding juga untuk meninjau. mengirim sebuah perutusan lagi ke Aceh. 104 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 118-120. Said: Aceh Sepanjang A bad halaman 126-133. pada tanggal 28 Januari 1601 dari pelabuhan Zeeland. bersama seorang juru bahasa bernama Leonard Warner. tawanan-tawanan Belanda dibebaskan dan hubungan diplomatik/dagang dinyatakan berlaku. Delegasi Aceh tinggal di Negeri Belanda selama 16 bulan. Middelborgh. Perutusan ini dibekali dengan sebuah surat berbahasa Sepanyol (bahasa internasional waktu itu). (108) Demikianlah dalam tahun 1600. M. Ketua Delegasi Aceh Abdul Hamid meninggal di negeri Belanda pada tanggal 10 Agustus 1602 dan dikebumikan di Middelburg. (109) H U B U N G A N D E N G A N INGGERIS Tidak beberapa lama setelah diikat hubungan dengan Belanda. Perutusan Belanda ini berangkat dengan empat buah kapal. Sulthan Aceh mengirim sebuah perutusan muhibbah dibawah pimpinan Orangkaya Abdul Hamid dan anggota-anggotanya terdiri dari Panglima Angkatan Laut Aceh Laksamana Sri Muhammad dan M i r Hasan. Pada waktu itulah dengan resmi Kerajaan Aceh Darussalam mengakui Republik Belanda yang baru dibanun. datang pula ke Banda Aceh perutusan Inggeris dibawah pimpinan Sir (108) (109) M. Pada tanggal 23 Agustus 1601 tibalah perutusan tersebut di Pelabuahan Internasional Banda Aceh. Belanda menghadapi kegagalan ini dengan kepala dingin dan bertekad untuk mengirim perutusan yang lain yang lebih bijaksana. yaitu Zeelandia. Hasilnya baik sekali. untuk merundingkan pengikatan hubungan diplomatik/dagang dengan Kerajaan Aceh. perutusan mana berada dibawah pimpinan Komisaris Gerard de Roy dan Laksamana Laurens Boeker. Untuk membalas kunjungan Missi Gerard.

karena mereka akan mempersembahkan surat Ratu Inggeris kepada " H i s Majesty King O f Acheen A n d Sumatra" (istiiah mereka).James Lancaster dengan rombongannya yang terdiri dari tiga buah kapal. juga sama-sama memuji satu sama lain. b. antara lain diikatnya hubungan diplomatik/dagang antara dua kerajaan. 105 . malam kesenian dan sebagainya. Hector dan Ascention. Sir James Lancaster menyatakan bahwa tujuan missinya. Siapa kuat hidup. Selama mereka di Banda Aceh. Raja Aceh yang besar dan perkasa. Lancaster menghadap Sulthan dengan 30 orang anggota delegasi. siapa lemah tenggelam. dalam surat-surat mana dinyatakan maksud baik kedua belah pihak untuk tetap berhubungan dan bermuhibbah. telah diberi bermacam penghormatan. Dengan berpedoman kepada dua filsafat ini. antaranya jamuan makan kenegaraan. Perjanjian antara Aceh/Belanda yang memberi hak kepada (110) M. diadakan surat menyurat lanjutan antara Ratu Inggeris dengan Sulthan Aceh. maka pada hari ketiga delegasi Lancaster diterima menghadap Raja. yaitu untuk membangun perdamaian dan persahabatan antara yang dipertuannya Ratu Inggeris dengan kakandanya yang dicinta. bahwa setelah Iskandar Muda menjadi Sulthan Aceh dia telah mengambil langkah-langkah penting untuk membangun Aceh dalam segala bidang. Waktu mereka berlabuh dipelabuhan Aceh. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 133-140. Kemajuan suatu negara bergantung pada kemajuan ekonominya. Disamping beberapa prinsip yang telah diuraikan pada pasal-pasal yang lalu. mereka mendapati kapal-kapal banyak sekali yang datang dari berbagai negeri. Hasilnya perkunjungan Missi Lancaster baik sekali. Iskandar Muda menjalankan diplomasi-diplomasi berikut: 1. Setelah diadakan pertukaran utusan antara Istana dengan kapal. (110) DIPLOMASI ISKADAR M U D A Telah dijelaskan. Iskandar M u d a memegang dua filsafat: a. yaitu Dragon. dimana kepada mereka diberi penghormatan yang cukup wajar. termasuk bidang luar negeri.

1678-1688 M.2. kedudukan Aceh dalam percaturan politik dunia jadi menurun. Panglima Thomas Best. teristimewa lagi setelah Ratu Safiatuddin. Bersama dengan kembalinya Raja Bungsu diberangkatkan pula 30 buah kapal penuh berisi berbagai bahan/alat untuk membangun Johar kembali. (111) DIPLOMASI ZAMAN MENURUN Setelah berakhir pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. Menolak permintaan Raja Inggeris James I untuk mendirikan kantor dagang Inggeris di Periman. Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (1088-1098 H .). Belanda membuat " L o j i " di Aceh (ditandatangani 17 Januari 1607) yang merugikan ekonomi/meliter Aceh. 106 . dimana tangan-tangan luar dengan semena-mena mencampuri urusan dalam negeri Aceh. . . 4.orang Ratu berturutturut: Ratu Nurul Alam Naqiatuddin (1086-1088 H . (1641-1675 M) diganti oleh tiga .) maka benar-benar martabat Aceh dalam arena internasional jatuh merosot. 10161045 H . yaitu memberi gelar tertinggi dalam kerajaan. bahkan yang lebih menyedih(111) Af. ketua Delegasi Inggeris yang mengantar surat Raja Inggeris kepada Iskandar Muda diberi penghormatan besar. Dari surat penolakan Iskandar Muda. (1607-1636 M.1675-1678 M. Dua ribu tenaga ahli dibawah pimpinan Orangkaya Lelawangsa menyertai Raja Bungsu untuk membantunya. Setelah ternyata Raja Bungsu tidak pro Portugis.). umpamanya Raja Bungsu dari Johar. maka dia dikembalikan ke Johar untuk menjadi Raja kembali. Dalam hal ini telah terjadi suatu surat menyurat diplomatik yang sangat menarik. 3. 155-157 dan 161-165.). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 145-147. (1636-1641 M.) dan Ratu Kamalat Syah (1098-1109 H . dan Tun Sri Lanang (Pengarang Sejarah Melayu). yang diganti oleh Sulthan Iskandar Sani. wilayah-wilayahnya satu persatu dirampas oleh kekuasaan imperialis Barat Kristen. Diplomasi Kekuatan dan Diplomasi Ekonomi. Kerajaan-kerajaan di Malaya yang pro dan membantu Portugis ditaklukkan dan rajanya serta pembesar-pembesar lainnya ditawan serta dibawa ke Aceh. 1050-1086 H . dibatalkan. 1045-1050 H . yaitu Orang Kaya Putih.1688-1699 M. jelaslah kelihatan sekaligus dia mempergunakan Diplomasi Kancil.

Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1644 M . Politik Malaka dari Sulthan Iskandar Sani yang menggantikan Iskandar Muda adalah lemah. 15 hari sebelum mangkat Sulthan Iskandar (mangkatnya 29 RajaRajab 1046 H . Aceh memprotes dengan keras. ratu bersikap : diplomasi harus disambut dengan diplomasi. Setelah Malaka dicaplok Belanda dan beberapa wilayah Kerajaan Aceh lainnya di Malaya diganggu. Hasil protes. yang dibantu oleh dua orang Syahbandar. Putera Mahkota Dirajam. Ratu Safiatuddin Tajul Alam menerima delegasi Belanda itu. karena terbukti telah berbuat zina.). yaitu Orangkaya Bentara Raja. dibawah pimpinan Komisaris Tinggi Arnold de Vlamingh van Outoorn. namun hasilnya sedikit sekali. Belanda mengirim sebuah delegasi untuk berunding. Diplomasi Disambut Diplomasi. masa berkuasa Gubernur Jenderal Antonie Van Diemen (1636-1645 M. Setia Wangsa dan Saudagar Raja. 1.). Sekalipun sambutan sangat ramah tamah. . sebagai ahli perdagangan. Politik Malaka. suatu pelaksanaan daripada hukum pidana Islam. sehingga memberi peluang dan kemungkinan besar bagi Belanda dan penjajahan lainnya untuk mencaplok Malaka dan daerah-daerah lainnya di Malaya. (113) Ibid halaman 185-188 dan 194-196. telah dijatuhkan hukuman • mati (rajam) terhadap putera-mahkota yang hanya satu-satunya. 27 Desember 1636 M. 107 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 197-199. (112) 2.kan lagi meletusnya perang saudara dan pemberontakan didalam negeri. Yang dicatat dibawah ini adalah beberapa peristiwa penting dalam hubungan luar negeri selama zaman menurun itu. (114) (112) Ibid halaman 183. (113) 3. (114) M. Penyambutan dan perundingan dilakukan oleh tiga orang Menteri. dan diantara anggota delegasi Jan Harmansz^ kepala Jawatan Perdagangan Belanda di Jakarta.

hubungan Aceh/Belanda menjadi kurang baik. (116) • 6. Tindakan Belanda itu dibalas oleh panglima-panglima Aceh dengan serbuan angkatan perang. Belanda masih mendesak Ratu Safiatuddin untuk memberi kepada pedagangpedagang Belanda hak-hak istimewa. (115) Ibid halaman 199-200. termasuk Inggeris juga. Delegasi berangkat ke Betawi bulan Mei 1659 dan waktu itu yang menjadi Gubernur Hindia Belanda John Maatsuijeker. Persetujuan tercapai bulan September 1659. terbukti dengan kapal-kapal perang Belanda memblokade pantai barat Aceh dan menguasai beberapa wilayah Aceh di Sumatera Barat. (115) 5. (116) Af. Persetujuan Banda Aceh bertanggal 15 Desember 1650 tidak dijalankan Belanda sepenuhnya. Akibat jawaban tegas ini. Belanda mengirim utusan lagi untuk berunding dibawah pimpinan seorang Duta Istimewa Trijmen. Dalam surat jawaban Ratu dibulan Desember 1647 dinyatakan dengan tegas bahwa Aceh ingin memperlakukan segala bangsa asing sama mendapat kesempatan. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 202-203. ) . Sebuah delegasi berat dikirim Ratu ke Betawi yang diketahui oleh Menteri Utama Qadli Malikul A d i l .4. yang menghasilkan sebuah perjanjian persahabatan dan dagang. Dalam masa pemerintahan Ratu Inayat Zakiatuddin Syah (1088-1098 H . sehingga Belanda sulit. telah datang ke Aceh Delegasi dari Syarif Mekkah dan Delegasi Kerajaan Inggeris. dan upacara resmi penandatangan dilakukan di Banda Aceh. 1678-1688 M . Delegasi Inggeris dan Mekkah. Untuk membicarakan seluruh masalah. 108 . yang ditandatangani pada tanggal 15 Desember 1650 di Banda Aceh. Ketegasan Ratu. Setelah perundingan yang tidak memberi hasil. Belanda minta agar perundingan di langsungkan di Betawi. Delegasi Aceh ke Betawi.

tetapi gagal. dibawahnya ada 12 Orangkaya atau Pangeran Agung. (118) M. 7. yang kemudian dibalas pula oleh Ratu dengan bingkisan yang sangat bernilai. Portugis dan Perancis. Salah seorang diantara anggota Delegasi itu tinggal menetap di Aceh sebagai Duta Besar namanya Syarif Hasyim Jamalullail. Inggeris seringsering mempergunakan "diplomasi klassik"nya yaitu diplomasigertak dan diplomasi-kekuatan. Kemudian datang lagi utusan Inggeris yang lain. Demikianlah. Kemudian sekembalinya utusan ke Mekkah dengan membawa laporan yang menggembirakan. (118) (117) Ibid halaman 212-213. Mereka menjalankan kekuasannya dalam bidangnya masingmasing dengan hak dan kekuasaan besar. Tgk. Inggeris mengirim surat kepada Sulthan Djauhar Alam menggeretak. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 228-229. Dalam catatannya dia mengatakan. lantas ditengah laut dibajak oleh kapal perang Inggeris serta merampas segala surat-surat untuk Sulthan Aceh. (117) Menurut Dr. antara lain bermaksud mengadakan hubungan persahabatan/ persaudaraan Islam dan meninjau keadaan Aceh dibawah pemerintah seorang Ratu. Snouck Hurgronje.sewaktu perutusan Perancis yang berangkat satu kapal untuk menghadap Sulthan Aceh Djauhar Alam (1139-1139 h. yang datang untuk merundingkan masaalah dagang. Persaingan memperluas tanah jajahan terjadi antara Inggeris. bahwa Aceh diperintah oleh seorang Ratu.Utusan Sjarif Mekkah yang terdiri dari beberapa pembesar. William Dampier namanya. maka Syarif Barakat mengirim delegasi kedua ke Aceh dengan bingkisan yang berharga. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 47-48. karena ada hubungan dengan Perancis. bahwa yang memerintah di Mekkah waktu itu adalah Sjarif Barakat. 109 . Setelah itu. Belanda. Baik terhadap tanah-tanah yang akan dijajah atau pun terhadap para saingannya. Utusan kerajaan Inggeris terdiri dari Ord dan Cawley. Diplomasi Klassik Inggeris. M.) dibawah pimpinan Kapten Leon de la Housaye.

kemudian Kerajaan Inggeris mengirim sebuah delegasi yang terdiri dari Raffles dan Coombs untuk berunding dengan Sulthan : Jauhar A l a m . Perjanjian Pidie. barulah Sulthan mau menandatangani sebuah perjanjian (traktat) yang dibuat pada tanggal 22 April 1819. (119) 9. Beliau pasih berbahasa Inggeris. bahwa Sulthan Jauhar Alam mempelajari dengan teliti usul-usul Raffles. karena Sulthan dengan cara blak-blakan membuka segala kecurangan dan kejahatan Belanda (119) Ibid halaman 238-241. termasuk karya-karya Shakespear. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1819. Selanjutnya traktat itu menentukan bahwa kedua pihak akan bersahabat sepanjang zaman dan tidak saling membantu musuh-musuh dari keduanya. berbicara.8. barulah Sulthan Jauhar A l a m mau berunding dengan sungguh-sungguh. Van Swieten dengan menumpang kapal " A m s t e r d a m " berangkat ke Aceh untuk berunding dengan Sulthan Aceh. 110 . Traktat yang ditandatangani oleh Sulthan Jauhar A l a m dan Raffles atas nama Kerajaan Inggeris. Dengan membawa surat dan mendaat dari Gubernur Jenderal. Setelah berunding lama dan mempelajari masalah dengan tekun. membaca dan menulis. karena memang seorang yang cermat dan hati-hati. Setelah tidak mempan dengan diplomasi-gertak. menurut catatan orangorang Inggeris yang datang ke Aceh. Perundingan berjalan lama. disamping beliau sangat suka pada sastera Inggeris. berintikan bahwa Aceh akan bersedia memberi kesempatan berdagang bagi Inggeris. Delegasi Van Swieten. sedangkan inggeris menjamin kemerdekaan Aceh selamanya dan akan memperlindungi dari serangan siapapun. serta mempelajari masalah-masalah dengan kesungguhan. dan pada tanggal 30 Maret 1857 diterima oleh Sulthan dengen upacara yang layak. Setelah Raffles dan Coombs terkatung-katung selama tujuh minggu di Teluk pidie.

Perjanjian-perjanjian lainnya yang telah diperbuat dengan raja-raja Indonesia menurut pasal 34 " indische Staatregeling" bukanlah bersama "verdrag" ataupun traktat. setelah propakasi Belanda terus menerus dilakukannya dengan merobekrobek segala perjanjian damai yang telah dibuatnya. (121) Ibid halaman 297. Setelah melalui saat-saat tegang yang mencemaskan. Kerajaan Aceh Darussalam telah menjalankan suatu diplomasi yang luas untuk menarik perhatian dunia dan untuk mengeratkan kembali hubungan internasionalnya. dan juga Van Swieten membuka segala curahan perutnya yang menuduh Aceh dengan tuduhan-tuduhan palsu. barulah persetujuan dapat dicapai dengan membuat traktat yang terdiri atas 10 pasal. (120) m. akan tetapi hanya "politik kontrak". Said bahwa traktat ini ditinjau dari sudut hukum ketatanegaraan di Indonesia. diplomasi mana bertujuan : 1. tetapi Sulthan dapat menahan diri. baik politik.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . 2. Membangun kekuatan kembali di Aceh. ekonomi dan militer untuk menghadapi ancaman agressi Belanda. . masa sebelum proklamasi 1945. . perdamaian dan perdagangan.terhadap Aceh.1870-1874 M. perjanjian persahabatan. Diplomasi menjelang perang ini dijalankan oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah (1273-1286 H . perjanjian persahabatan ini mengandung dan memiliki catatan sejarah yang perlu dipertahankan. menarik' simpati dunia agar berpihak kepada Aceh dan menekan Belanda.).1857-1870 M. (120) Menurut ahli sejarah M . karena perjanjian inilah satu-satunya perjanjian internasional yang diikat oleh Belanda (sejak negerinya konstusionil) dengan satu kerajaan di Indonesia. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 289-297. (121) DIPLOMASI M E N J E L A N G P E R A N G Menjelang pecah perang antara Aceh dengan Belanda. serta tidak serang menyerang dengan sama-sama melupakan segala peristiwa-peristiwa yang sudah. 111 . Perundingan berjalan agak panas.

Said. terutama sekali dengan negara-negara Islam chususnya dengan Turki Usmaniyah. antaranya mengirim duta-duta istimewa keberbagai negeri. telah menulis satu bab chusus dalam bukunya : The Contest For North Sumatra. antara lain seorang jenderalnya mati konyol. 112 . yang dapat dipukul mundur oleh angkatan perang dan rakyat Aceh. berbagai usaha telah dikerjakan. Hasilnya juga ada. menguatkan kembali hubungan internasional yang telah pernah ada. dimana dia memulai karangannya yang menarik itu dengan (Terjemahannya). (124) Ibid halaman 401-425. Dengan tidak mengenai malu dan dengan merobek-robek traktat (perjanjian) yang dibuatnya sendiri setelah tujuh minggu menyembahnyembah Sulthan Djauhar A l a m . sehingga Belanda menderita kerugian yang sangat besar. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 309-400.3. maka pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda mengumumkan perang kepada Aceh. Anthony Reid. Untuk mencapai tujuan diplomasi i n i . (123) Pengumuman perang disertai terus dengan agressi pertamanya. (122) DIPLOMASI A C E H T A H U N 1873. (123) Ibid halaman 339-400. (125) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 119-155. Mengenai dengan "Diplomasi Serba macam" ini A h l i Sejarah Australia. Memang Aceh telah (122) M. (125) " M u n g k i n sangat sukar untuk mendapat calon-calon diantara kekuatan-kekuatan Eropah yang bersedia datang untuk membela Kerajaan Kecil yang terasing itu. dimana Belanda dengan bangga telah mengumumkan perang kepadanya. mengadakan kontak dengan perwakilan-perwakilan dunia internasional yang berada di Penang dan Singapura. (124) Antara agressi pertama dengan agressi kedua terluang waktu hanya enam bulan. Uraian lanjut tentang hal ini telah ditulis oleh ahli sejarah M . antara lain dapat menarik perhatian Raja Perancis Napoleon III. masa mana digunakan oleh Aceh untuk melakukan suatu kampanye dahsyat (segala macam bentuk diplomasi) untuk menarik simpasi dunia. disamping Belanda menderita malu yang amat dahsyat.

dibandingkan dengan kebanyakan orang-orang Indonesia lainnya. .) mengirim satu delegasi ke Istambui yang terdiri dari Said Abdur Rahman (seorang politikus/diplomat ulung yang berkedudukan Duta Besar Berkuasa Penuh) dan NyalAbbas (seorang ekonom dan pedagang lada kenamaan). Meminta Bantuan Chalifah. Abad eksport lada telah mengantar lebih banyak kemakmuran dan hubungan internasional kepada orang-orang Aceh. Aceh telah memulai dengan berbagai hasil luar biasa untuk mengatasi bahaya-bahaya lain dari ekpansi Eropah. adalah kutipan disana-sini dari bab "Atjehnese Diplomacy 1873" nya Anthony Reid. Mereka berangkat dari Penang dengan menyinggahi Mekkah untuk terlebih dahulu mengadakan kontak dengan Syarif Mekkah dan Pemimpinpemimpin Islam yang f. hasil ini tidak akan mengurangi pencapaian yang didapati di Turki oleh Duta Istimewa yang ajaib. 1. Masa mengaso enam bulan antara agressi Belanda pertama yang gagal dan datangnya agressi kedua. 113 .da dikota suci tersebut. Abdur Rahman AdhDhahir ".berhasil membangkitkan perhatian untuk sejumlah simpasi dunia. Di Penang. Aceh sebagai suatu Negara berdaulat penuh yang sedang dalam bahaya mengancam mempergunakan kesempatan itu untuk berbicara dengan kekuatan-kekuatan dunia. Untuk meminta bantuan dan perhatian Khalifah Turki Usmanuyah di Istambui. dimana penduduknya sama sekali tidak simpati kepada agressi Belanda. Mereka tiba dl [t ikota Negara Turki Istambui pada tanggal 27 April 1873. Sulthan Aceh Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . sekalipun tidak cukup untuk merobah rencana Belanda. orang-orang Aceh mendapati satu "pintu gerbang yang netral" menuju dunia yang luas.1870-1874 M. Yang saya turunkan di atas ini. Memang. kebetulan sekali tanggal tersebut jatuhnya pada hari tentera kolonial Belanda dipukul hancur didaratan Aceh sehingga sisa-sisanya lari terbirit-birit kekapal-kapal dengan meninggalkan bangkai-bangkai teman-temannya yang telah mati konyol.

setelah agressi Belanda pertama. Tetapi. diplomasi dan ekonomi Aceh diluar negeri dimasa-masa menjelang perang dan setelah agressi pertama. dengan biaya $ 40. karena Turki sendiri waktu itu dalam keadaan sulit. karena Penang sejak dahulu telah menjadi kota dagang dan politik bagi Kerajaan dan orang-orang Aceh. baik oleh Pemerintah ataupun oleh rakyat Turki. Sungguhpuh demikian. Gedung Aceh menjadi pusat segala kegiatan politik. D i Penang telah berdiri sebuah perwakilan Aceh yang bernama " G E D U N G A C E H " dipusat kota Penang. bahkan diantara mereka ada yang mengirim puteraputeranya untuk belajar disana. dan pers Turki tiap-tiap hari memuat berita dan komentar mengenai "missi Abdur R a h m a n " dan masaalah Aceh serta agressi Belanda pada umumnya. Kabinet Turki berkali-kali mengadakan sidang-sidang istimewa untuk membicarakan masaalah Aceh. Sekarang. maka dengan sangat menyesal Turki tidak dapat memberi bantuan langsung berupa meliter atau benda-benda lainnya. demikian tulis Anthony Reid. 2. terutama sekali pers memberi uraian yang amat berguna. dimana negara-negara barat kristen sedang berusaha untuk memperetelinya. di Penang dibentuklah sebuah bada yang bernama " D E W A N D E L A P A N " (The Council of Eight).000. Setelah agressi pertama. langsung menemui Menteri Luar Negeri Safvet Pasya dan Perdana Menteri Vizir A l i Pasya. missi Abdur Rahman telah mencapai hasil-hasil politis dan diplomatis yang sangat berguna. pemuka-pemuka Aceh yang ada dikota tersebut dengan aktif sekali mengadakan hubungan dengan Dunia Eropah Modern. orang-orang Aceh dari segala golongan seialu mengunjungi kota pelabuhan Penang untuk mengecap kehidupan kota.Setibanya delegasi di Istambui. Sambutan baik dan hangat sekali. Dewan Delapan. disamping Missi Abdur Rahman mengadakan kontak-kontak di Timur Tengah.satu jumlah yang sangat besar menurut ukuran nilai uang waktu itu. Mereka mengemukakan masaalah Aceh diagressi oleh Belanda. yan terdiri dari pemuka-pemuka dan pemimpin-pemimpin Aceh yang ada 114 . untuk menarik simpasi dunia. Memang sejak Sama. Penang adalah pusat kegiatan Aceh diluar negeri.

disamping telah menggegerkan Den Haag dan Batavia. Panitia Tiga dari Dewan Delapan (Teuku Paya. 3. Dapat menarik untuk menyebelah Aceh seorang tokoh terkemuka penerbitan surat-surat kabar.J. sehingga karenanya suratsurat kabar Penang banyak sekali memuat berita dan komentar yang menguntungkan Aceh dan merugikan Belanda. tokoh politik/ekonomi ukuran berat). Marshall. Swendsen (Norwegia).disaria. tuan W. Juga dapat mendekati kepala kantor berita Reuter di Penang. tuan Herriot. tokoh ekonomi kenamaan) dan Syekh Kasim (turunan Arab. Dapat mempengaruhi sebahagian orang-orang Eropah untuk menyebelahi Aceh. Nyak Abu dan Panglima Perang Haji Yusuf (keduanya kelahiran Aceh. . bahkan sebelum pecah perang. yaitu Thepen (Jerman). tokoh melker dan tokoh dagang kenamaan). 4. dan pembina utama harian P E N A N G GAZETTE. Tuanku Hasyim. 5. Syekh Ahmad dan Teuku Ibrahim) bertugas membuat garis politik luar negeri Aceh. Teuku Ibrahim (ketiganya tokoh politik/militer kenamaan). Diplomasi dan kampanye Dewan Delapan. sementara pimpinan harian dari Dewan Delapan dibawah Teuku Ibrahim selalu mengadakan sidang-sidang rutine untuk membicarakan masalah-masalah hangat yang datang dari Aceh ataupun dari wakilnya diseantero dunia. yang bertugas membantu Aceh dalam peperangan melawan Belanda dalam arti seluas-luasnya. Sheppard (Amerika). juga telah memberi hasilhasil yang positif bagi Aceh: 1. Dewan Delapan yang terdiri dari Teuku Paya (Ketuanya). ada empat orang Eropah Muslim yang tinggal di Aceh ikut berperang melawan Belanda. Menggerakkan perhatian dunia terhadap masalah Aceh. dan yang menjadi sekretaris Dewan Delapan yaitu Said Ahmad. politikus yang cakap dan lincah. Gullahmeidin dan Umar (kelahiran India . amunisi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya ke Aceh. terutama di Malaya dan Singapura sendiri. Mengumpulkan sejumlah besar dana untuk biaya perang Aceh. Menembusi blokade Belanda untuk memasukkan senjata. Diantara me115 2.Muslim. Luhring (Jerman) dan F. dari kaum Muslimin diseluruh dunia.

dia bersama satu grup orang-orang bekas anggota satu perkumpulan di Sanghai dikirim untuk membantu perang Aceh. Kecuali. sehingga hampir-hampir saja ditandatangani satu perjanjian (traktat) persahabatan dan saling membantu antara Amerika Serikat dan Kerajaan Aceh Darussalam. politik dan ahli pembuat senjata. 8. Hasil-hasil dari kontak-kontak diplomasi ini banyak juga. antaranya Inggeris membiarkan Penang. ada sejumlah kira-kira 80 orang Eropah yang tinggal di Aceh dalam tahun 1873 untuk ikut bersama rakyat Aceh memerangi Belanda.reka. Seorang Amerika lain yang berdomisili di Penang Tuan Thomas Carr. Sejumlah besar para perwira Turki ikut membantu Aceh sampai akhir tahun 1875. diantaranya tuan Pennifeather (orang Inggeris bekas Inspektur Polisi) dan seorang lagi orang Inggeris. 6. Dewan Delapan terus mengadakan kontak dengan Pemerintah Inggeris. Perancis memberi bantuan moril dan Amerika telah memberi kesempatan luas sekali kepada Dewan Delapan untuk berunding dengan Wakil Perutusan Amerika di Penang dan Singapura. ada yang ahli ekonomi. Dia telah membantu Aceh. Perancis dan Amerika. 9. 116 . 7. Kecuali itu. meliter. dan tahun berikutnya datang lagi dua orang perwira arteleri Turki. Singapura dan kota-kota jajahan Inggeris lainnya untuk dipakai oleh Aceh menjadi basis kampanyenya. Dia tiba di Banda Aceh dalam bulan Mei 1874 dengan menyamar sebagai juru-masak untuk dua orang Inggeris. yaitu bekas Syahbandar Pelabuhan Rangoon.

Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. yang tidak pernah menyerahkan kedaulatan Aceh kepada Belanda. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantard) 117 . sekalipun beliau sendiri telah ditawan.

!5 •« ^ U H .5 K S § 5. |> ^ ti. •• £ 118 .II | | 00 «3 «3 tso § R ? 3 B 5 2 ^ & ^ § g g o § 5 * 121 § 0.

Qanun selanjutnya menyebutkan gelar-gelar perwira pada Balai Laksamana. Bujang Akiyana. (127) Menteri Pertahanan kalau istilah sekarang yang mengepalai Angkatan Darat dan Angkatan Laut. 7. 9. Tandil Bentara Semasat.ORGANISASI D A N P E R K E M B A N G A N A N G K A T A N P E R A N G BALAI LAKSANA Menurut Qanun Meukuta Alam. 119 . 10. Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. M. 2. 3. yaitu: (128) 1. Seri Bentara Laksamana. 5. 8. Ibid halaman 70-71. Magat Seukawat. Bujang Kawal Bentara Siyasah. 12. 11. (129) Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah yang lebih terkenal dengan A l Kahhar. terdapat B A L A I L A K S A M A N A A M I R U L H A R B . diantara lembaga-lembaga Negara Tertinggi. 4. Tandil Kawal Laksamana. segera meriaiisir rencana A l i Mughaiyat Syah dengan (126) (127) (128) (129) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 41. Bujang Raja. 6. (126) sama dengan Departemen Pertahanan kalau istilah sekarang. Ibid halaman 65. yaitu : membanguüi< armada (angkatan laut) yang kuat. Bujang Bentara Sidik. dan pejabat tinggi yang memimpinnya bergelar Orang Kaya Laksamana Wazirul Harb. Tandil Amirul Harb. PEMBANGUNAN ANGKATAN PERANG Sulthan Ali Mughaiyat Syah. disamping angkatan darat yang telah dibangun semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Samudra/Pase. Tandil Gapunara Siyasah. Bujang Laksamana. telah menetapkan empat dasar program negara. Tandil Raja. salah satu diantaranya.

membangun armada dan angkatan perang yang kuat. saya kutip dari satu naskah yang diberikan kepada saya oleh sdr. H a l ini bisa dimengerti. (130) Ibid halaman 100-103. 3. Dibawah ini saya turunkan rasi nama pangkat. Hasballah Daud berdasarkan buku yang berbahasa Inggeris. Banta Setia (Pembantu letnan). Banta Cut (Kopral). darat dan laut. sementara tenaga-tenaga ahli teknik untuk keperluan jeni dan ilmu perang didatangkan dari Turki. Sulthan Iskandar M u d a yang mendasarkan kerjanya pada filsafat: "Siapa kuat hidup. Rasi nama tantra yaitu : 1. 8. Pang (Kapten). siapa lemah tenggelam" terus memperkuat dan mempermoderrn angkatan perangnya. 4. Pang Cut (Letnan II). 7. 6. Si Pai'(Perajurit).H. (130) Turki saja yang mengirim 300 tenaga ahli yang dimaksud. Said. (132) Rasi nama pangkat dan sebagainya ini. yaitu : (132) I. 5. Banta (sersan mayor). Daud Beureueh) kira-kira pada tahun 1959. Pang M u d a (Letnan I). Hasballah Daud (Anaknya Tgk. (131) RASI N A M A P A N G K A T Sebagai suatu Angkatan Perang yang dibangun secara modern. Tantra (angkatan). nama angkatan. Saya rasa. 120 . Af. 2. Arab dan India. karena namaitu disejajarkan dengan bahasa Inggeris A. nama jabatan dan staf komando dari Angkatan Perang Aceh. (131) Af. maka kepangkatan Angkatan Perang Aceh ditetapkan agak mirip dengan kepangkatan dalam Angkatan Perang T u r k i .Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147. Banta sedang (sersan). seperti halnya dengan Angkatan Perang Kerajaan Turki Usmaniyah. oleh karena para tenaga dalam bidang militer didatangkan dari Turki pada waktu Aceh sedang membangun Angkatan Perangnya yang modern. bahwa naskah tersebut dibuat Sdr.

III. 12. Rama Seutia (Ajudan). 8. 2. Adat (Staf). II. Bentara Rama Seutia (Kolonel Ajudan). 14. 4. Kawan (Kompani). Keujruen (Staf Ajudan). Panglima Sukey (Brigadir Jenderal). Bentara (Kolonel). IV. 3. 1. 6. 10. Keujruen (Ajudan Jenderal). 2. Sagoe (Dipisi) Neumat Buet (Jabatan). 11. Peurintah (Komando). 1. 5. Adat Peurintah Sagoe (Staf Komando Dipisi). Adat Seumasat (Staf Intelijen). 7. 15. Keujruen Panglima (Ajudan Panglima). Kaway (Piket). 7. Adat-Samaindra (Staf Administrasi). Panglima Muda (Letnan Jenderal). 10. 2. Tuha Adat (Kepala Staf). 1. 5. Keujruen Balang (Ajudan Bataliyon). Panglima Wakilah (Wakil Panglima). 8. Ulee (Komandan). 4. 13. Balang (Bataliyon). 3. 4. 3. Bentara Muda (Letnan Kolonel). Adat Meuhad (Staf Chusus). 5. 9. Tuha Adat Peurintah (Kepala Staf Komando). Bentara Cut (Mayor). Pang Muda Seutia (Letnan Ajudan). Panglima Peurintah Sagoe (Panglima Dipisi). 121 . Pang Seutia (Kapten Ajudan). 6.9. Panglima (Jenderal). Rakan (Peleton). 6. Panglima Cut (Jenderal Mayor). Sukey (Resimen). Buhoon Angkatan (Pasukan Tentera) Sabat(Regu). 9.

25. Ulee Adat (Perwira Staf). Ulee Bala (Kepala Corp). 122 . yang kebanyakannya oleh Komandan Bataliyon (Ulee Balang). Bala Sideek Tantra (Corps Polisi Meliter). Bentara Dewa Maharaja. 11. 17. 19. Bala Dapu Bale (Corp Perbekalan Asrama). Adapun gelar tersebut seperti tercantum dibawah i n i : (133) I. Bala Tantra Rantoe (Tentera Lapangan). 23. Adat Seunaroe (Staf Logistik/Tetorial). yaitu "Revolusi 12 Z u l k a ' d a h " (tahun 916 H . 12. (133) DiMeuelek: Ganun Meukuta Alam halaman 68-70. 26. 24. RASI N A M A J A B A T A N R A N G K A P Kerajaan Aceh Darussalam adalah hasil suatu revolusi besar. Balang Meuriam Lila (Batliyon Arteleri). Bala Buleuen Mirah (Corp Palang Merah). 15. Sejak berdirinya sampai waktu-waktu yang panjang. 22. Mentara Tuha Adat (Kepala Staf). Bentara Seri M u d a Wangsa. yang antara satu dengan daerah lain berbeda-beda. 16. sehingga oleh karena itu kepala-kepala pemerintahan daerah hampir semuanya dijabat rangkap oleh komandan-komandan tentera setempat. Kawan Bala Gaj ah (Bataliyon Kavaleri). Terhadap Ulee Balang (Komandan-komandan Bataliyon) yang merangkap jabatan sipil (kepala Pemerintah Daerah) diberi gelar-gelar tertentu. Ulee Balang (Komandan Bataliyon). Bala Utooh Pandee (Corp Jeni Bangunan). Adat Peunaroe (Staf Operasi). K A W A S A N A C E H BESAR 1. Kerajaan Aceh Darussalam selalu dalam keadaan perang. 18. Bala Surah Hanta (Corps Perhubungan). Balang Balee Raya (Bataliyon Garnizun).10. 20. Adat Meuhad (Staf Chusus). 13. 14. Ulee Kawan (Komandan Kompani). ) yang telah meleburkan Kerajaan-kerajaan Kecil di Aceh menjadi satu kerajaan besar. 21. 2.

Bentara Seri Rama Wangsa. 36. 9. 18. Bentara Seri Indera Wangsa. Bentara Seri Indera Diraja. Bentara Raja Dewa Indera. 22. Bentara Seri Nara Paduka. Bentara Duka Raja Bentara Maharaja Indera. Bentara Paduka Seri Raja Muda.3. Bentara Seri Maharaja Muda. 31. 17. Bentara Seri Udahna Raja. Bentara Lila Raja. Bentara Seri Raja Setia. Bentara Raja Dewa Muda. Bentara Seri Indera Pura. 41. 5. 28. 26. Bentara Seri Lila Wangsa. 19. 7. 12. Bentara Raja Meurah. 23. 15. 40. 4. 25. Bentara Seri Indera Lila. Bentara Maharaja Darudahna. Bentara Paduka. 20. 38. Bentara Setia Indera. 29. 14. 30. 6. 11. 33. Bentara Seri Indera Seutia. 37. 32. 13. Bentara Indera Wangsa. Bentara Raja Indera Perkasa. Bentara Raja Setia Wangsa. 21. 123 . 27. Bentara Seri Raja Muda. Bentara Duka Wangsa. Bentara Seri Maharaja Paduka. Bentara Megat Seutia Muda. Bentara Raja Indera Seutia. Bentara Megat Bangsa Diraja. 16. 35. 10. Bentara Seri Amar Diraja. Bentara Seri Maharaja Dewa Purba. Bentara Seri Ratna Meukuta. 24. Bentara Bijaya Pahlawan. 34. 39. Bentara Seri Indera Muda. Bentara Seri Lila Indera. 8. Bentara Seri Rama Meukuta. Bentara Paduka Ari Wangsa. Bentara Sinara Indera.

6. Bentara Raja Seutia Wangsa. 16. Bentara Seri Indera Megat. Bentara Raja Udahna Seutia. 33. Bentara Seri Bijaya Megat. Bentara Balang Raja Indera Wangsa. Bentara Raja Seudia Pahlawan. 43. Bentara Seri Raja Purba. 8. Bentara Raja Purba Indera. 13. 31. 19. 24. 10. (Pengawal Bandar). 29. 2. Bentara Raja Dewa Sakti. Bentara Seri Indera Maharaja. Bentara Bidaja Pahlawan. Bentara Maharaja Dewa. 23. Bentara Seri Seutia Diraja.42. 44. Bentara Sinara Wangsa (Bentara Balang II). Bentara Seri Raja Indera. 25. . 7. 15. Bentara Seri Indera Perkasa Bentara Raja Seutia Muda. 30. 22. Bentara Raja Seutia Indera. Bentara Seri Lila Raja. Bentara Seri Muda Seutia Padang Tiji. 9. Bentara Seri Nara Seutia. 14. Bentara Paduka Lila. 21. 3. Bentara Seri Ratna Perkasa. 18. Bentara Maharaja Purba. 5. Bentara Seri Perdana Wangsa. 26. Bentara Seri Raja Diraja. 17. Bentara Seri Muda Wangsa. Bentara Seri Nara Indera. 32. 20. Bentara Seri Rama Paduka. 11. 124 Bentara Seri Rama Indera (Bentara Balang I). Bentara Seri Muda Seutia. Bentara Seri Daria. 27. 28. Bentara Seri Rama Wangsa Diraja. 4. K A W A S A N L U A R A C E H BESAR 1. Bentara Seri Maharaja Dewa. Bentara Raja Dewa Seutia. 12. Bentara Seri Indera Pahlawan.

46. 39. Bentara Raja Lila Muda. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. Sulthan A l i Maghaijat Sjah dan pelanjut-pelanjutnya : A l Kahhar. Bentara Seri Buni Diraja. terutama dari negara-negara Islam. Iskandar Muda dan lainnya. Bentara Raja Lila Meukuta. PENDIDIKAN TENTERA Pembangunar Kerajaan Aceh Darussalam. M. Zainuddin: Singa Aceh halaman 79. telah mengadakan tempattempat latihan diberbagai tempat diseluruh Aceh. Bentara Seri Perdana Lila. Bentara Paduka Seutia Muda. (135) Atas permintaan Sulthan A l Kahhar. hanyalah "Angkatan Perang" yang berpendidikan dan terlatih baik. Untuk mendapat tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman.M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. 43. (134) Sulthan Iskandar Muda lebih jauh lagi dalam usahanya mempermodern Angkatan Perang Aceh. 125 . 38. Oleh karena itu. Sulthan Turki Usmaniyah. Anak-anak muda yang sedang dididik untuk menjadi anggota tentera itu dinamakan "Rakan Syarikat Raja". Tgk. tempat-tempat pendidikan/latihan mana dinamakan :"Blang Si Pal' " dan "Blang Peurade". menyadari bahwa angkatan perang yang dapat diandalkan untuk menaikkan martabat negara. Bentara Seri Dewa Perkasa. M. sektor pendidikannya mendapat tempat yang istimewa. 42. 41. .34. 35. sulthan Sulaiman Chan (926-974 H .) telah me(134) Anthiny Reid: The Contest For North Sumatra halaman 3. umpamanya dari Kerajaan Turki Usmaniyah. Bentara Datok Bendahara.1523-1566 M. Bentara Paduka Singa Raja. 45. Bentara Raja Dewa Pahlawan. 44. 37. Bentara Seri Muda Dewa. dalam membangun angkatan perang. 36. Bentara Seri Muda Wangsa Seri. Bentara Seri Nara Diraja. Bentara Raja Dewa Pahlawan. (135) H. Kerajaan Aceh Darussalam mendatangkan para guru dan instruktur dari negara-negara sahabat. 40.

di Ibukota Negara Banda Aceh didirikan sebuah akademi militer yang bernama "Darul Harb" yang dapat diterjemahkan dengan Fakultas Ilmu Peperangan. (138) M. Singa Aceh halaman 114. Laksamana Beaulieu. masing-masing ahli dalam bidang barisan meriam dan barisan kuda (arteleri dan cavaleri) untuk mendidik dan melatih angkatan perang Aceh. dimana mereka langsung masuk dalam dinas tentera aktif. (136) 126 . sampai-sampai kepada para sulthan penggantinya yang silih H. 801-831 H . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 181. yang antara lain tulisnya : " setelah Sulthan Iskandar Muda memerintah. (14001428 M.16) Kecuali tempat-tempat pendidikan/latihan yang dinamakan "Blang Si Pai' " yang banyak terdapat diberbagai daerah dan wilayah Aceh.ngirim ke Aceh sebanyak 40 orang perwira-perwira tentera Turki. seperti yang diakuinya oleh seorang perwira tinggi Perancis. (137) Majaiah Sinar Darussalam. A R M A D A INONG B A L E Semenjak pertama kali dimana Sulthan A l Kahhar mengirim Armada Aceh ke Malaka untuk menghancurkan kubu kolonialis Portugis. Demikianlah setelah terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. diberilah kesempatan yang luas kepada wanita untuk ikut serta dalam lembaga-lembaga negara dan pertahanan. Dibawah ini dituturkan beberapa contoh : I.). (138) WANITA D A L A M A N G K A T A N P E R A N G Sudah sejak zaman Kerajaan Islam Samudra/Pase. peranan wanita dalam politik negara dan meliter sudah nampak menonjol. no.M. Ingat saja seorang raja wanita Ratu Nihrasiyah. (137) Hasil dari pendidikan yang teratur baik itu. 17 September 1969 halaman 9. (1. maka Angkatan Perang Aceh pada waktu itu adalah satu-satunya angkatan perang yang terbaik di Kepulauan Nusantara. maka orang Aceh telah menjadi perajurit terbaik dikepulauan Nusantara. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 272.

nenekanda Iskandar M u d a . 127 . (139) II. seorang yang bodoh dan bejat moral. ) . Berkali-kali Armada Inong Bale ikut bertempur diselat Melaka dan pantai-pantai sumatera Timur dan Malaya. dibentuklah sebuah armada yang sebahagian perajuritnya terdiri dari janda-janda (Inong bale) pahlawan-pahlawan yang telah tewas. yang datang ke Banda Aceh Darussalam pada tanggal 6 Juni 1602 dengan surat dari Ratu Inggeris. Seorang Pengarang wanita Belanda. ) . barangkali Aceh tidak (139) Tgk. M. Armada ini dinamakan dengan " A r m a d a Inong Bale" dibawah pimpinan Laksamana Malahayati. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 8-15. Marie van Zuchtelen. (1589-1604 M . yang terdiri " S i P a i ' Inong" (perajurit wanita) dibawah pimpinan dua pahlawan wanita : Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. Laksamana Malahayatilah yang telah berhasil menggagalkan percobaan pengacauan oleh Angkatan Laut Belanda dibawah pimpinan Cornelis dan Frederick Houtman (1006 H .M. Pada zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Sjah I V . Kalau umpamanya Iskandar M u d a tidak dibebaskan dan sempat dibunuh. dengan isterinya menjadi "janda " atau "Inong B a l e " .berganti mengirim angkatan laut/darat kedaerah-daerah timur dan barat Sumatera serta ke Malaya.1599 M . 1011-1015 H . yang terdiri dari 2000 perajurit wanita yang gagah dan tangkas. dibentuklah "Suke kaway Istana" (Resimen Pengawal Istana). (1604-1607 M . . ) . seorang pahlawan wanita yang telah banyak jasa kepada Kerajaan. RESIMEN WANITA P E N G A W A L I S T A N A Dalam masa pemerintahan Sulthan M u d a A l i Ri'ayat Syah V . dalam bukunya "Vrowelijke Admiral Malahayati" sangat memuji-muji Laksamana Malahayati dengan Armada Inong Balenya. H. Yunus Jamil: Sulthan Iskandar Muda halaman 4. Tawarikh Raja-rajaKerajaan Aceh halaman 45. Sir James Lancaster. maka banyak sudah perajuritperajurit yang syahid. yang memerintah tahun 997-1011 H . Laksamana Malahayati pula yang diserahkan oleh Sulthan Alaiddin Ri'ajat Sjah IV untuk menerima dan menghadapi utusan Ratu Inggeris. Kedua Pahlawan inilah yang berjasa membebaskan Iskandar M u d a dari penjara tahanan Sulthan M u d a Alaiddin Ri'ayat Syah V .

128 .

Seket Kuta Inong Balee. jika dilihat dari udara. 129 . yang sekarang hanya tinggal reruntuhannya lagi. pernah beberapa sarjana dan mahasiswa Amerika meninjau dan mempelajari kuta lama {benteng) o ini. Dalam 1962.

KUTA INONG BALEE 130 .

-v * is > 5 M I Si II 1? §1 2 s« ^ 3 • © < -~ u 131 .

Lamreh Krueng RayaAceh Besar. Dalam kandang ini terdapat mak Laksamana Malahayati. Terletak diatas sebuah bukit kecil d Kampung Kuta. 132 .Kandang Kampung Kuta.

133 .Makam Laksamana Malahayati di Kandang Kampung Kuta Lamreh Krueng Raya.

A l Kahhar yang berpemandangan jauh. 134 .-1539-1571 M. M. satu bataliyon dipisi wanita yang bernama "Dipisi Keumala Cahya" dijadikan "Bataliyon Kawal Kehormatan".). Maka demikianlah untuk pertama kali. yang telah memperbesar dan mempermodern Angkatan Perang Aceh. DIPISI K E U M A L A C A H Y A Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. melihat bahwa antara Turki dengan Aceh terlalu jauh. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 101-102. yang sangat sulit membina hubungan laut yang terjamin apabila kapal-kapal mengangkut alat-alat perlengkapan perang ke Aceh. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 43. Bataliyon inilah yang ditugaskan untuk menyambut tamu-tamu agung dengan barisan kehormatannya. (140) III. juga telah membentuk satu dipisi pengawal istana. Menurut catatan sejarah. 1016-1045 H . (1607-1636 M. logislah kalau dengan cepat membina industeri perkapalan dengan mendirikan galangan-galangan kapal yang sanggup membuat kapal-kapal perang (140) Tgk. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 114.) menawarkan alat senjata dan perlengkapan perang lainnya kepada Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah II A l Kahhar (945-979 H. 1523-1566 M.akan pernah punya Sulthan yang agung sedemikianrupa. yang terdiri dari perajurit-perajurit wanita melulu dan panglimanya seorang jenderal wanita. dan untuk selanjutnya beliau meminta bantuan tenaga ahli yang sanggup membantu pembangunan industeri perang. M.). (141) M. Karena itulah. (141) INDUSTERI P E R A N G Pada waktu Sulthan Turki Sulaiman Chan (926-974 H . A l Kahhar berpendapat bahwa Aceh perlu ada industeri perangnya sendiri. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 193. beliau hanya menerima untuk satu kali saja. seperti yang diceritakan oleh Petualang Portugis Pinto. Sulthan Sulaiman Chan pun mengirimkan 300 tenaga teknisi ke Aceh. yang perajuritperajuritnya dipilih dari dara-dara yang ramping semampai dan berwajah rupawan. (142) A l Kahhar yang memusatkan perhatiannya untuk membangun Angkatan Laut yang kuat dan Armada Niaga yang besar. (142) M.

pendidikan.dan kapal-kapal niaga. sudah dapat diperbuat sendiri di Aceh masa A l Kahhar itu. (143) Ahli sejarah M . Kapiten Kapal berbangsa Belanda yang sempat mengunjungi Aceh dalam tahun 1599. Kemajuan industeri meriam dan senjata di Aceh telah sedemikian meningkatnya. Demikianlah. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 137. Tenaga ahli ini. 1. yang juga direncanakan oleh teknisi-teknisi Aceh sendiri. antara lain mencatat tentang hasil industeri perang Aceh sebagai berikut : "Bahwa Sulthan mempunyai juga banyak sekali meriam-meriam besar dari waja. maka pada akhir bab ini saya akan menurunkan beberapa catatan sejarah yang melukiskan "fakta nyata" dari kehidupan Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. (145) Seorang teknisi Amerika yang telah masuk Islam dan telah naik haji. yaitu membantu membuat dan memimpin pembuatan senjata pada industeri perang didaerah Samalanga. (143) (144) (145) (146) Kerajaan Yang Mahakuat. dapat dipergunakan untuk membikin kapal-kapal yang modern.J. dapat dipenuhi. kepangkatan. Kekuatan pertahanan dapat diperhebat pula dengan adanya barisan gajah yang dipergunakan oleh hulubalang-hulubalang (Ulee-balang-komandan bataliyon)". Sheppard. M. Said mencatat. sehingga pesanan-pesanan dari negeri lain. seperti yang diakui oleh John Anderson. Bahwa Aceh adalah Kerajaan yang mahakuat. yang sesudah memeluk agama Islam di Aceh bernama Khoja Zainal Abidin. hampir semua barang-barang dari pertukangan dan kerajinan yang dikerjakan orang-orang diluar negeri. bekerja pada Kerajaan Aceh Darussalam. diantaranya dari Demak dan Bantan. Ibid halaman 124. (146) A N G K A T A N P E R A N G D A L A M KEN ¥ AT A A N Setelah selesai menguraikan tentang organisasi Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. industeri perang dan sebagainya. Suatu masa Aceh dapat menginsafkan ahli Portugis dari Malaka supaya belut dari Pemerintahnya. Namanya F. (144) Davis. bahwa pembangunan kapal digiatkan. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 109-110. 135 . kata John John Anderson: Acheen halaman 24.

maka dalam tahun 970 H . 3. Dibawah pimpinan raja yang gagah berani dan brilian Sulthan Iskandar M u d a (1607-1636 M . 400 Penembak Meriam. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 104-105. Af. dan setelah itu diserang sekali lagi dengan kekuatan tidak kurang dari 300 kapal perang (147) 2. telah mencapai puncaknya. Dalam tahun 1575. Angkatan perang ini terdiri 300 kapal perang 400 ahli penembak meriam dan 15. Dengan kekuatan ini. (149) Tgk. (148) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman h3. yang mengakibatkan ketiga kapal perang Portugis itu ditenggelamkan Selanjutnya Raja mendaratkan tenteranya di Malaka dan mengepung serta menembakinya selama 70 hari Dalam tahun 1582 sekali lagi Sulthan Aceh menyerang Malaka dengan membawa 150 kapal perang. jurusan Malaka dan jurusan Patani (149) (147) John A nderson: A cheen halaman 25-26. 136 . Ditengah laut dihadang oleh tiga buah kapal perang Portugis sehingga terjadi satu pertempuran. ) Sulthan A l Kahhar terpaksa mengangkat angkatan yang besar menghadapi Semenanjung Malaya.sedangkan istananya yang besar dan agung adalah pusat kegiatan ilmu dan kesarjanaan yang tidak ada bandingnya dikepulauan Nusantara (148). (1564 M . Puncak Kekuatan. Perjalanan penaklukkannya mencapai sejauh Pahang dipantai timur Semenanjung Tanah Melalu. ) . Aceh menyerang Semenanjung Malaya dari tiga jurusan.Anderson. jurusan Johor. Angkatan Perang Aceh yang telah begitu kuat dengan mendapat ajaran dan latihan dari ahli-ahli yang datang dari Turki. sementara perdagangan luar negerinya telah mampu merealisir segala cita-citanya. Raja Aceh menyerang Malaka untuk menghantam Portugis. Pengawasan kerajaan berjalan efektif sekali terhadap pelabuhanpelabuhan penting di sepanjang pantai barat Sumatera. baik didalam ataupun diluar negeri. terbukti dengan dilakukan beberapa ekspedisi dibawah pimpinan rajanya.000 lasykar. seperti halnya dipantai timur sampai-sampai keselatan Asahan. dengan sebuah armada yang menguasi Selat Malaka. kekuatan dan kebesaran Aceh.

yakni Orang Kaya Laksamana dan Orang Kaya Setia Lila (151) 6. didarat: barisan infantri yang diperteguh oleh tentera gajah. juga 200 meriam tembaga (150) 5. Pertukangan adalah bakat orang Aceh. Dengan 20. Ditiga pelabuhan jaitu pelabuhan Aceh. tersedia beratus kapal perang itu " bahwa kapal-kapal perang Aceh jauh lebih besar dari kapal-kapal perang yang pernah dibikin orang di Eropah dizaman itu "Telah kupersaksikan sendiri. Dom Antonio de Noronda gubernur Portugis ketika di Goa ditahun 1564. Merekapun penggemar sastera. Said . Daya dan Pidie. dan berhitung. Front Negara-negara Islam. Serangan yang terbesar persiapannya oleh Aceh ke Malaka itu adalah terjadinya dalam tahun 1629. keahlian mereka adalah mengagumkan " dilaut berdiri kapal-kapal perang dari jumlah besar. Serangan Aceh ke Mala'ka berkekuatan 236 buah kapal dengan 20. pertukangan besi. Kebesaran Aceh Menurut Beaulieu. 137 . menghancur tembaga dan membikin kapal.4. Aceh Sepanjang Abad halaman 181-182. Duta Besar Perancis yang mendapat mandat penuh dari rajanya untuk mengantar surat yang berunding dengan Sulthan Aceh Iskandar Muda.000 perajurit. bahwa kapal yang pertengahan saja (150) Af. (152) Af. pembersih dilihat dari pakaian dan rumah tangganya.000 perajurit dan 400 orang Turki. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 111. membuat catatan antara lain sebagai berikut: (152) " bahwa banyak penduduk (Aceh) yang tahu membaca. Dari Sulthan Turki diterimanya sumbangan 500 meriam dan sejumlah besar alat-alat Dalam tahun 1568 barulah terjadi lagi serangan Aceh terhadap Portugis. (151) Ibid halaman 169. Serangan ini terdiri seperangkatan armada yang mengangkut sejumlah 15.000 perajurit Expedisi dipercayakan kepada dua pahlawan yang berpengalaman diperairan ini. telah mendapat kabar pula bahwa Aceh telah membentuk suatu front persatuan negara-negara Islam untuk menentang kafir Portugis.

duduk berlindung dan sebagainya. "Ditaksir tidak kurang dari 900 ekor banyaknya gajah kepunyaan Sulthan sendiri. " mudah saja dijumpai tukang-tukang besi yang ahli.ada 120 kaki panjangnya. dan mereka bisa pula bertugas berdayung berganti-ganti kalau angin kuat. "Setiap kapal sanggup membawa 700 sampai 800 tentera. Pun banyak dijumpai tukang-tukang yang pandai menuang tembaga. yang cukup dipercayai dan yang segera dapat menjalankan perintah dengan tanpa pikir-pkir dan bimbang. harus dilalui dulu empat buah pintu gerbang. untuk berhenti. gajahlah yang menariknya. sudah terlatih. Diempat penjuru didapati empat buah menara tinggi. apalagi tukang-tukang membikin kapal banyak sekali. sebelum sampai keruang istana sebenarnya. Juga dayung-dayungnya panjang tapi enteng. Terachir sekali sengaja dipertebal temboknya daripada batu-bata yang tebalnya 50 langkah. Disitu didapati bilik-bilik. Semuanya tahu menjalankan tugas dalam peperangan. tapi berat. Disitulah nampak sejumlah 400 perajurit dan 300 gajah yang bertugas di Dalam 138 . K i r i kanannya banyak tangga untuk turun mandi berkecimpung kedalamnya. Kapal-kapal yang akan dinaikkan kepantai untuk digalang dan disimpan. Mereka itu kebanyakan asal dari orang asing (Habsyi). Sebagai pegawai Sulthan saja didalam istana didapati tidak kurang dari 300 orang tukang mas. Sesudah dinding terachir. cantik. Istana dikelilingi oleh lapangan kira-kira 1 Vi mil berbentuk bulat telur " melewati istana mengalir sungai yang airnya jernih sekali. dan banyak sekali tukang-tukang kayu. untuk berbelok. terlalu lebar dan tinggi pula. Setiap dayung dikayuh oleh dua orang " Kapal-kapal perang itu dipelihara baik-baik sehabis dipakai berperang "Setiap kapal disediakan beberapa meriam besar. A d a sejumlah 1500 hamba sahaya. untuk lari. Orang Aceh amatlah ahli membikin kapal perang. "Gajah-gajah cukup banyak. Binatang ini amat penting sekali dibutuhkan dipeperangan. didapati lapangan luas.

Gambar lukisan Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Syah Sri Baginda mangkat pada 23 Oktober 1675, memerintah dari 5 Febru 1641—23 Oktober 1675.

(Dari buku: Srikandi Aceh) .

139

KEHIDUPAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL LEMBAGA—LEMBAGA SOSIAL Diantara lembaga-lembaga pada tingkat Pemerintahan Pusat, terdapat empat lembaga yang tugas pekerjaannya meliputi bidangbidang sosial, yaitu: (153) 1. Balai Baltul Musafir.

Balai ini bertugas mengurus para pengembara (wisatawan dalam dan luar negeri), menyantuni para pengembara terlantar dan mengurus perjalanan keluar negeri. 2. Balai Baltul Fakir Wal Miskin.

Balai ini bertugas menyantuni fakir miskin, mendidik dan menyantuni anak yatim piatu. 3. Balai Silatur Rahim.

Balai ini berfungsi mengatur hubungan persaudaraan antara warga-negara dan antar manusia yang berdiam dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 4. Balai Darul Asyikin.

Balai ini berfungsi sebagai "kontak biro" antara pemudapemudi yang ingin berkenalan, berpacaran, bertunangan dan seterusnya berjodoh. UNSUR—UNSUR WARGANEGARA Menurut catatan sejarah, bahwa penduduk asli Aceh sebelum datang Agama Islam berasal dari suku-suku bangsa yang datang dari negeri-negeri atas angin yaitu Hindia, Siam, Funan, Kamboja dan Campa.
(153) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72.

140

Mereka adalah pecahan dari bangsa "Mon Khmer" dan suku "Mantra" (Mantir), yang kemudian oleh orang Aceh disebut "Manteu". (154) Setelah Aceh dimasuki Agama Islam (akhir abad I H.), maka datang pula ke Aceh orang-orang Islam Parsia, Arab Afrika, yang mana mereka menetap di Aceh dan menjadi warganegara, bahkan menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan. Akhirnya mereka juga menjadi unsur-unsur warganegara yang penting. KEDUDUKAN WANITA Kerajaan Aceh Darussalam yang telah mengambil Islam menjadi dasar negaranya dan Quran serta Hadis sumber hukumnya, maka adalah sesuatu yang logis kalau kedudukan wanita disetarafkan dengan pria dan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Qanun Meukuta Alam membolehkan kaum wanita menduduki segala jabatan dalam lembaga negara, termasuk Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen). (155) Dalam perjalanan sejarah Kerajaan Aceh Darussalam, kita dapati banyak sekali tokoh-tokoh wanita yang memegang peranan penting dalam pemerintahan dan lembaga-lembaga negara, sebagai akibat logis dari ketentuan Qanun Meukuta Alam yang mengatur kedudukan wanita. Nukilan catatan sejarah dibawah ini adalah sebahagian dari padanya: 1. Wanita-wanita Anggota Legeslatif.

Balai Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen) dizaman Ratu Safiatuddin, terdiri dari 73 orang anggota, dan 1 diantaranya adalah wa8 nita, sedangkan pada zaman-zaman sebelumnya jumlah anggota wanita kurang dari 10 orang. Diantara kedelapan belas anggota wanita, tersebutlah tokoh-tokoh utama wanita waktu itu, antaranya yaitu Sitti Cahaya Sinyak Bunga, Nyak Puwan, Sinyak Ukah, Sinyak Habibah, Uli Puwan, Siti Awam, Sinyak Tampli dll. (156)
(154) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 1-2. (155) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 90-91. (156) Ibid halaman 90-91. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 192-193.

141

2.

Wanita-wanita Negarawan.

A k a n terlalu banyak untuk menyebut tokoh-tokoh wanita Aceh yang menjadi negarawan ulung, baik sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan daerah dan sebagainya. Sebagai Kepala Negara Wanita, terkenallah nama-nama : Ratu Nihrasiyah Rawa Khadiyu (157), Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat, Seri Ratu Nurul A l a m Naqiatuddin, Seri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah, Seri Ratu Kamalat Syah (158) Sebagai kepala Pemerintahan Daerah (Uleebalang) terkenallah tokoh-tokoh wanita seperti Cut Nyak Asiah (159), Pocut Meuligoe, Cut Nyak Keureuto dan Cutma Fatimah (160). Sebagai pahlawan terkenallah tokoh-tokoh wanita kenamaan seperti: Laksamana Malahayati (161), Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen (162), Cut Nyak Dhien, Teungku Fakinah, Cut Meutia, Pocut Baren, Polcut Biheue dan Cutpo Fatimah. (163) UPACARA—UPACARA ADAT Kerajaan Aceh Darussalam sebagai suatu masyarakat modern yang mempunyai tata-tertip, logislah kalau mengenai berbagai "upacara-adat" dalam kehidupan sosialnya, seperti: 1. Upacara Perkawinan.

Sesuatu perkawinan didahului dan diliputi oleh berbagai adat-istiadat dengan berbagai macam upacara, seperti Melihat Fhai (masa perkenalan), Meulakee (meminang), ranup kong baba (memberi tanda pertunangan), Malam Mampleue (malam penganten),
(157) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (158) Ibid halaman 48. Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 191-2IS. H.Af. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 16-55. Ilyas Sutan Pamenan: RencongAceh ditangan Wanita halaman 35-93. (159) H.m. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 134. (160) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 139. (161) Tgk. Af. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 111-112. (162) Ibid halaman 114. (163) H.M. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 56-132.

142

Gambar lukisan Cut Nyak Dhien

143

I
a g 3 B, 3

I

*:
.2

!
a 1
co

144

I s
3

K

•5 Q
e

i

a

145

Makam Srikandi Cut NyakDhien di Sumedang Jawa Barat.

146

Gambar lukisan CutMeutia

147

Gambar lukisan Teuku Umar Johan Pahlawan. 148 .

Gambar lukisan Teuku Panglima Polem Muhammad Daud. 149 .

Keumaweueh (menepung-tawar penganten wanita yang hamil pertama dengan membawa hidangan). memotong padi. kadli.M. Khanduri apam (Isra-mikradj). (164) 2. pagar dan sebagainya. kebun. menggerik dan sebagainya. madeueng (bersalin). Upacara Meuseuraya. dinamakan juga khanduri tolak bala). Khanduri. (166) H. c. khanduri bu (asyura 10 Muharram).Meukeuridja (pesta kawin). khanduri rabu abeeh (Rebu akhir bulan Safar. Tueng Dara Baro (menjemput penganten wanita). Meuseuraya untuk bersama.M. untuk mengerjakan sawah. yaitu gotong royong timbalbalik antara penduduk. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 340-358. seperti membikin lueng ie (irrigasi). jalan. M. Meuseuraya untuk pribadi tanpa balas. puwoe sie bak meugang (mengatur daging pada hari meugang). Zainuddin: Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 364-366. yaitu khanduri molud (12 Rabiul Awal). khanduri laot (kenduri turun kelaut) dan khanduri lada (kenduri waktu panen lada) (165) 3. umpamanya mengerjakan sawah. Husin : Adat Aceh halaman 982. b. Meuseuraya (gotong-royong) ada tiga macam : a. yaitu untuk uleebalang. antara lain yaitu : (164) H. khanduri blang (kenduri waktu akan turun kesawah). peumeukleh (dipisahkan dari ibu/bapa atau mertua) dan peusunat (menyunatkan anak).M. (166) UPACARA—UPACARA KENEGARAAN Dalam Kerajaan Aceh Darussalam telah ditetapkan beberapa macam upacara kenegaraan yang banyak sangkut pautnya dengan kehidupan sosial. Meuseuraya untuk umum. meunasah. 150 . mesjid dan sebagainya. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 362-364. keuchik/teungku dan pemimpin-pemimpin tertentu. Ada beberapa macam khanduri yang telah diadatkan. (165) H.

D i Keraton Darud Dunia ada upacara khusus. Balai Majelis Mahkamah Rakyat adalah semacam badan musyawarah negara (kira-kira parlemen) yang beranggotakan 73 orang. pakaian dan beras kepada fakir/miskin. 151 . dimana Sulthan sendiri akan hadir dan membukanya. Juga Syahbandar menyediakan karangankarangan bunga untuk dibawa ke " K a n d a n g " (makam) rajaraja. Terjadi pada sehari sebelum Ramadlan (30 atau 29 Sya'ban). orang lumpuh dan janda-janda. Dana disediakan oleh Qadli Mu'adhdham sebagai Bendhara Chazanah Balai Silatur Rahim. syahbandar Seri Rama Setia mempersembahkan bungong-jaroe kepada Sulthan berupa pakaian. Balai Majelis Mahkamah Rakyat terletak dalam daerah Istana "Darud D u n i a " . Sulthan memerintahkan Imam Balai Baitul F a k i r / M i s k i n untuk membagikan daging. para menteri. pertahanan dan sebagainya. maka barulah Sulthan memasuki ruangan upacara (gedung parlemen) dengan dipapah oleh Bujang Raja Seri Bentara Rakyat (Imam Balai Majelis Mahkamah Rakyat atau Ketua Parlemen). Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 67. yang dihadiri oleh Sulthan. ekonomi/keuangan. Menjelang upacara itu. untuk menjadi bahan bagi balai dalam menyusun garis-garis besar haluan negara (167) 2. Upacara hari meumeugang. Adat Aceh (Adat Meukuta Alam) halaman 19-20. Pembukaan Majelis Mahkamah Rakyat. Tiap-tiap pembukaan dari sidang-sidangnya. dimana diuraikan masalah-masalah politik. para ulama dan cerdik pandai. para perwira dan pemimpin-pemimpin rakyat. para pembesar dan undangan hadir. Sulthan mengucapkan amanat kenegaraan. yang memang chusus menjemput Sulthan di Istana Kemala Cahaya Nurul Asyikin.1. para pembesar negara. diharuskan dengan suatu upacara besar dan khidmat. (169) (167) (168) (169) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 76-77. yang dipakai raja dalam upacara itu. (168) Pada hari itu juga. Setelah segala-galanya musta'id segala anggota. Dalam upacara itu.

3. pemimpin-pemimpin rakyat. berangkat dari Istana Darud Dunia ke Baitur Rahman dengan barisan yang hebat. anggota Balai Majelis Mahkamah Rakyat. Majelis Junjungan Duli diadakan setahun sekali. Sehabis sembahyang Idil Adhha. (172) (170) Adat Aceh (Adat MeukutaAlam) halaman 20-21. Sulthan dengan para menteri. dengan suatu upacara khidmat Syahbandar Saiful Muluk mempersembahkan "euntatan" berupa pakaian kepada Sulthan. para ulama. perwakilan-perwakilan negara sahabat! Upacara Majelis Junjungan Duli diadakan dengan khidmat dan agung sekali. Kedua upacara ini sangat meriah. tetapi hari idil adhha jauh lebih hebat dan amat meriah. Sapi yang dipotong oleh Sulthan telah diberi berpakaian yang indah. (170) 4. berpuluh gajah dan beratus-ratus kuda ikut serta. bertempat dihadapan Balai Rong Sari dalam Keraton Darud Dunia. Upacara dihadiri oleh para menteri. 152 . Upacara Sembahyang Hari Raya. Sulthan memberi amanat/titah tahunan. Upacara diakhir dengan pawai keliling Kota Banda Aceh. para pengusaha. para pembesar sipil dan militer. para pejabat sipil dan meliter. diadakan dalam Mesjid Raya Baitur Rahman. (171) 5 Upacara Hari Raya Junjungan Duli. Sulthan bersama para pembesar menghadiri upacara memotong qurban. Dihadiri oleh para menteri. baik idil fithri atau idil adhha. Upacara Malam Lailatul-Qadar. pakaian mana akan dipakai Sulthan waktu menghadiri upacara malam Lailatul-Qadar yang diadakan dimedan Darud Dunia. Upacara sembahyang hari raya. (171) Ibid halaman 21-23 dan 25-38. ditaburi kesturi dan bauan lainnya atas seluruh badannya. para pejabat dan perwira tinggi serta pemimpin-pemimpin rakyat. Dalam upacara itu. (172) Adat Aceh (Adat Meuketa Alam) halaman 24-25. yang melaporkan hal ihwal tahun yang baru lalu dan menggariskan rencana kerja untuk tahun mendatang. Menjelang malam 27 Ramadlan. para ulama/hukama.

Akhir bulan Safar selama seminggu dinyatakan libur urrium dalam kerajaan. Eropah. Banda Aceh sebagai suatu Kota Politik. Pelaksanaan segala pekerjaan itu dibawah tanggung-jawab Tandil Kawal (Komandan Pengawal Pelabuhan). 153 . Pada waktu itu. (173) BANDA ACEH DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN KOTA POLITIK Sebagai Ibukota Negara. India dan Afrika. tidak saja dalam kawasan kepulauan Nusantara sendiri. Amerika. betul-betul hidup dan (173) Ibid halaman 42. ekonomi dan sosial. sehingga telah merupakan istana kecilmungil. Pada pagi-pagi hari Araba'a Achir. Korea. garis hubungan Banda Aceh memanjang ke Tiongkok. Banda Aceh menjadi pusat kegiatan politik dan ekonomi. dengan satu perarakan amat besar dan dahsyat Sulthan berangkat ketempat upacara mandi safar (pesta pantai).6. baik politik/ekonomi nasional ataupun politik/ekonomi internasional. Syahbandar Muktabar Chan (Bentara Pelabuhan Aceh) semenjak bulan Zulhijah telah mempersiapkan tempat upacara untuk Sulthan dan para pembesar. Sebuah jambur (kemah) besar yang dibuat dari kerangka besi dan hiasan-hiasan yang indah. Sulthan dan para pembesar turut dalam upacara mandi Safar. dan hari Rabu akhir orang beramai-ramai kelaut untuk mengadakan pesta pantai yang dinamakan "Mandi Safar". Timur Tengah. Banda Aceh otomatis menjadi pusat perkembangan dan kegiatan politik. Dalam abad ke X V I dan XVII. yang dijemput oleh Syahbandar Muktabar Chan. Upacara Mandi Safar. bahkan juga dalam rantau Asia Tenggara seluruhnya. Syahbandar Muktabar Chan bertugas mempersiapkan "Upacara Mandi Safar" (pesta pantai) itu untuk Sulthan.

(176) Demikianlah. = 1465-1480 M) berdiri Kerajaan Aceh. Tgk. kebudayaan dan meliter. dimana juga beliau sebagai pendiri dan arsitek bagi kota istirahat Glee Weueng. dirobah nama menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . Said: Aceh Sepanjang Abad b. sehingga achirnya menjadi kota internasional dalam arti seluas kata. dimana baginda dalam tahun 691 H . = 1205 M . mendirikan Kraton Darud-Dunia dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. yang didirikan dekat sungai Kuala Naga (Kuala/Sungai Aceh sekarang). Kota Banda Aceh Darussalam yang menjadi kebanggaan Ummat Islam sedünia. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri.bergolak. Tgk. dan diberi nama BANDAR DARUSSALAM. sering dikunjungi para wakil berbagai negara. M. setelah Jenderal Agressor van Swieten merebut Kraton Darud-Dunia pada tanggal 24 Januari 1874. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 36-37. M. ekonomi. Sulthan Islam yang pertama. dan pada tanggal tersebut juga (1 Ramadlan 601 H. Anderson: Acheen. maka ibukota Negara (174) (175) (176) Baca : a. maka Ibukota Negara Bandar Darussalam. Dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665-708 H . Sebagai pendiri dan arsitek dari kota Bandar Darussalam ini. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra c.) diresmikan berdirinya Ibukota Negara yang baru. Banda Aceh Darussalam terus berkembang. suatu federasi dari Kerajaan Darussalam. 154 . M. (175). terutama kaum Muslimin dalam kawasan Kepulauan Nusantara.) sempurnalah pemindahan Ibukota Negara dari Lamuri ke Bandar Darussalam. Setelah dalam masa pemerintahan Sulthan HusainSyah (870-885 H . = 1267-1309 M. dimana sering terjadi pakat-pakat politik. Yunus Jamil : Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 38. Kerajaan Daya dan Kerajaan Pidie. = 1292 M . Ummat Islam Kerajaan Indra Purba memproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam yang diberi nama K E R A J A A N D A R U S S A L A M . (174) SEJARAHNYA Pada hari Jum'at tanggal 1 Ramdlan 601 H .

Mesjid anti Baiturrahman yang dibakar serdadu-serdadu Belanda dalam tahun 1873.MESJID JAMIBAITURRAHMAN YANG DIBAKAR BELANDA WAKTU PENYERANGAN-I GAMBAR DIBUAT JAKFAR MENURUT PETUNJUK TGK SYEKH IBRAHIM LAMBHUK. 155 . Mesjid Jami Baiturrahman yang dibikin lain setelah selesai perang.

Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar dengan menamb dua buah kubah dalam tahun 1932. 156 . sehi besarnya menjadi empat kali dari sebelumnya. Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar lagi dengan menambah dua buah kubah dan dua menara dalam 1958.

juga didatangkan dari Turki. (178) Mesjid Jami Baitur Rahman. Arab. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda. M. Sinar Darussalam No. dengan sebuah proklamasinya yang berbunyi: "Bahwa kerajaan Aceh sesuai dengan hukum Perang. Mesjid Jami Baitur Rahman. 17/1969 halaman 6—18. yang kemudian diperbesar oleh Sulthan-sulthan setelahnya. resmilah Banda Aceh menjadi nama Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Des. K O T A UNIVERSITAS Banda Aceh Darussalam pada zaman jayanya (sekitar abad XVI dan XVII) bukan saja sebagai kota tempat kegiatan politik dan ekonomi. ada tiga pusat tempat kegiatan ilmu pengetahuan dalam kota Banda Aceh. = 1292 M . A. 52/1/43-43. dan Banda Aceh itu dinamainya dengan Kutaraja. yaitu : 1. Tgk. yang kemudian disahkan oleh Gubernur Jenderal di Batavia dengan beslit yang bertanggal 16 Maret 1874. tetapi juga ia sebagai kota tempat kegiatan dan perkembangan ilmu pengetahuan. hal ini terjadi dengan Keputusan Menteri Pemerintahan Umum Dan Otonomi Daerah bertanggal 9 Mei 1963 No. dan semenjak itu resmilah Banda Aceh Darussalam dikebumikan dan diatas pusaranya ditegakkan Kutaraja sebagai lambang dari kolonialisme".Aceh dirobah menjadi K U T A R A J A . Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 23-24. Parsia. d. c. yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I dalam tahun 691 H . sementara guru besar-guru besarnya kecuali ulama/sarjana Aceh sendiri. Pada zaman itu. (177) Setelah 89 tahun Banda Aceh Darussalam dikuburkan hiduphidup dan Kutaraja dihidupkannya. menjadi hak-milik Kerajaan Belanda. maka dalam tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman xiii. Ismail Jakup: Teungku Chik Di Tiro halaman 20—21. disamping sebagai pusat kegiatan ibadat. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 473. b. (179) (177) a. j ^ (178) (179) . Junus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Acsh halaman 37. yang dalam istilah sekarang disebut "Kota Universitas". India dan lainnya. bukan lagi Kutaraja. Semenjak tanggal tersebut. juga ia merupakan sebuah lembaga perguruan tinggi (universitas) yang terbesar di Asia Tenggara waktu itu yang lengkap dengan segala cabang ilmu pengetahuan.

(180) Mesjid Baitur Rahim merupakan pusat kegiatan ilmu dalam istana Kraton Darud-Dunia. 158 . juga merupakan pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan yang ketiga dalam kota Banda Aceh. untuk menggantikan mesjid Baitur Rahim yang dibuat Sulthan Syamsu Syah. " dalam soal ilmu pengetahuan atau kecerdasan" demikian tulis M . (181) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 71. masa Sulthan Iskandar M u d a itu dapat dikatakan sebagai suatu masa kesadaran.2. sehingga apa yang ditulis ahli sejarah Muhammad Said adaiah suatu fakta sejarah yang bernas. Iskandar M u d a mempunyai minat yang besar sekali untuk mendirikan mesjid atau rumah ibadah. Said. maka beralasanlah kiranya kalau dikatakan bahwa Banda Aceh pada zaman keemasannya itu adalah " K O T A U N I V E R S I T A S " menurut istilah orang sekarang. (182) a. "terutama dibidang agama. terutama sekali ilmu-ilmu politik dan hukum tatanegara. Aceh Sepanjang Abad halaman 173—$74. dimana selalu dihidangkan berbagai tarian dan nyanyian pada waktu tertentu. = 1607 H . Mesjid Baitul Musyahadah yang cantik i n i . b. (183) M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh halaman 38. Balai Setia Ulama dan Balai Jama'ah Himpunan Ulama. M. = 1637 M . pada waktu ada upacara (180) Tgk. Mesjid Baitur Rahim. yang dibuat oleh Sulthan Iskandar M u d a Meukuta A l a m dalam komplek Kraton Darud-Dunia sekitar 1016 H . . =1607 M . Sinar Darussalam No. 3 7/1971 halaman 36-37. Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin. Mesjid Baitul Musyahadah. pesantren dan sebagainya " (183) ISTANA T A M A N KESENIAN ^ Istana dalam Kraton Darud-Dunia merupakan "Taman Kesenia n " yang menggairahkan. dimana nama baitur Rahim ini dialihkan dari nama mesjid yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah dalam komplek Kraton Kuta A l a m bersamaan dengan membuat Istana tersebut. disamping Balai Setia Hukama. (181) 3. yang dibuat oleh Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani dalam komplek Kraton Kuta A l a m sekitar 1046 H . lembaga-lembaga mana adalah pusat-pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan dalam komplek Kraton Darud-Dunia. Said . (182) Dengan adanya tiga pusat kegiatan ilmu pengetahuan i n i .

utusan khas Raja Perancis: (184) " Hari pertama Beaulieu keistana belum diterima langsung oleh Sulthan. "Selesai jamuan. 159 . Telinga mereka diberi beranting-ranting emas bergantung hingga bahu. sambil berkeliling menari berdendang mengikuti gendang yang diiramakan menepuknya. karena cantik sekali. menakjubkan Beaulieu melihatnya. tiada sanggup Beaulieu mencari kata-kata untuk menceritakan kekagumannya ketika itu. pada malam-malam resepsi.kenegaraan ataupun upacara-upacara lainnya. Disepanjang kulaian tabir berkelim hiasannya batu permata indah. Hari Penerimaan ditentukan setelah Sulthan sembuh. Tidak lama. Sejumlah tiga puluh wanita masing-masing dengan batil perak yang besar bawaannya tampil. dan terutama sekali dalam jamuan makan atau dalam resepsi untuk menerima dan menghormati tamu-tamu agung dari luar negeri. demikianlah dinyatakan oleh Syahbandar Aceh kepada Beaulieu sendiri ketika Jenderal Perancis ini mendapat keistimewaan. "Dandanan rambutnya disungkup oleh semacam topi yang mencuram kekuping daripada emas kertas diberi berumbai sepanjang VA kaki. "Penyambutan termasuk luar biasa. maka (184) Ibid halaman 180-181. Sekeliling balai ditaburi dindingnya dan ditikari lantainya dengan permadani Turki. lalu meletakkan diatas permadani. sekeliling bahu dihiasi dengan pita hampir leher. halus kulitnya. Diatas batil dikembangkan saputangan bertenun emas. tampil dua gadis jelita. sangat indah mata menatap. kecuali pusparagam hiasan memperindah pakaian keemasan mereka. ketigapuluh wanita itu segera melayani perjamuan makan siang. tidak disangkanya dinegeri sepanas itu menemui gadis rupawan seputih bulan. Leher mereka seluruhnya dikalungi emas. Seluruh pakaiannya bertenun benang emas. Setelah mendapat isyarat dari Sulthan. gemerlapan silaunya seperti pancaran cahaya metahari. seperti umpamanya yang dilukiskan Muhmmad Said waktu Sulthan Iskandar Muda menjamu makan Jenderal Beaulieu. Upacara audiensi diistana dilangsungkan dengan membacakan surat raja Perancis. lalu diadakan pertunjukan kesenian. Menurut Beaulieu. ditaburi dengan emas picak segi berulis. berkeliling. Lima belas gadis tampil pula masing-masing dengan gendang kecil.

bergelar Tanjung Indera Bangsa. keluarnya daripada batu hitam. "Demikianlah mereka mengayiinkan tarinya sesuai dengan irama gendang sambil sujud menyembah raja " T A M A N GAIRAH Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara yang bersifat internasional. M a k a adalah disisi tangga arah kekanan itu suatu batu mengampar. dan perbuatan pintunya itu berkop. terlalu gemerlap sinarnya. b. yaitu kebun. M a k a ditanaminya pelbagai bunga-bungaan dan aneka-aneka buah-buahan. barangsiapa meminum dia sehatlah tubuhnya. bergelar Rambut Gemalai. Dan adalah kiri kanan tebing sungai arah kehulu itu dua buah tangga batu hitam diikatnya dengan tembaga semburan seperti emas rupanya. bergelar Pintu Biram Indera Bangsa. antara lain dilengkapi dengan sebuah taman sari yang indah dan lengkap sekali. 35/1971 halaman 17-21. seperti peterana rupanya. M a k a kedua belah tebing sungai Darul Isyki itu diturapnya dengan batu pancawarna. Syahdan adalah pertemuan dewala Taman Gairah itu. Dan disisinya itu sepohon buraksa terlalu rampak. maka diturap dengan kapur yang amat bersih seperti perak rupanya. kira-kira seribu depa luasnya. Iskandar: A nalisa Tentang Bustanus Salatin halaman 48-52. terlalu indah. dua buah jambangan. telah melukiskan Taman Gairah itu sebagai dibawah i n i : (185) Pada zaman bagindalah berbuat suatu taman. bergelar Tebing Sangga Saffa. bagaikan taman kayangan yang terdapat dalam mimpi. Dr. Syekh Nuruddin A r Raniry. 160 . Sinar Darussalam No. seorang ulama dan pengarang besar yang berjiwa seni. diatas kop itu batu diperbuat seperti biram berkelopak dan berkemuncakkan daripada sangga pelinggam.lengan dan betisnya hanya ditutup dengan banyak gelang emas. dan pintunya menghadap keistana. Diatasnya suatu balai delapan segi. Digelar baginda bustan itu "Taman G a i r a h " . berkerlapan rupanya. T. dan ada pada sama tengah taman itu amat sejuk. yang pada sungai Darul Isyki itu. Sanalah Hadharat Yang Maha Mulia semanyam mengail. Adalah dewala taman itu daripada batu dirapati. rupanya seperti payung (185) a. Dan adalah terbit mata air itu daripada pihak maghrib dibawah gunung Jabalul A l a .

dan seroja. Syahdan adalah dihilir pulau itu suatu jeram. dan bunga tanjung. seperti singgasana rupanya. Dan ada disisinya suatu kolam terlalu luas. bergelar Banar Nila warna. Dan adalah dalamnya sarwa jenis ikan. bergelar Jeram Tangisan Naga. warnanya seperti emas. bergelar Sangga Sumak. daripada bunga telepuk. daripada tunjung putih dan tunjung merah. dan di hilir pantai itu suatu lubuh terlalu dalam. dan bunga jengke linir. dan kelahnya daripada perak. Maka dalah dalam kolam itu pelbagai bunga-bungan. kedudukannya daripada kayu jati. Dan adalah kersik pulau terlalu elok rupanya.hijau. Dan adalah isinya air mawar jazdi yang amat merebak baunya. bergelar Teluk Dendang Anak. lakunya seperti lidah naga. Dan dihilir jeram itu suatu teluk. dan teratai. dan ada sebuah balai kambang diteluk itu. Bermula pantai sungai Darul Isyki itu dirapatnya dengan batu yang mengampar. terlalu amat rindang. suatu Cita Rasa dan suatu kolam bergelar Cita Hati. perusahaannya seperti tembus. tunjung ungu dan tunjung biru. tutupnya daripada perak. dan ada pada mulut naga itu suatu saluran emas berpermata. barangsiapa mendengar dia terlalu sukacita hatinya. bergelar Tiindur Hati. bergelar Pantai Indera Paksa. Dan diatasnya suatu batu mengampar. kayu labi-labi. Dan ada pada pantai itu seekor naga hikmat. Diatas pulau Sangga Marmar itu suatu pasu. Dan ada diatas tebing sepohon kayu. dan atapnya daripada timah. Sebermula diseberang sungai Darul Isyki itu dua buah kolam. bergelar Lubuk Taghyir. putih seperti kapur barus. bergelar pulau Sangga Sembega. bergelar Rindu Reka. Dan tebingnya terlalu tinggi. 161 . Dan adalah sama tengah sungai Darul Isyki itu sebuah pulau. Dan ada dihilir teluk itu suatu pantai. rupanya seperti sisik naga. Dan ada dalam kolam itu beberapa ikan. bergelar Karang Pancalogam. dan caraknya daripada fidlii yang abyadl. diturapi dengan batu putih. dan pegawainya daripada sewadaru. dan bunga iram iram. Di kepala pulau itu sebuah batu mengampar. Dan pada sama tengah kolam itu sebuah pulau. bergelar pulau Sangga Marmar. Adalah dalamnya berbagai-bagai jenis ikan dan bunga-bungan. senantiasa air mengalir pada saluran itu. yang arah kekanan itu bergelar Pantai Ratna Cuaca dan arah kekiri bergelar Pantai Sumbaga. yaitu pemandian. Dan adalah keliling pulau itu karang berbagai-bagai warnanya. terlalu permai. terlalu amat gemuruh bunyinya.

dan Naga Puspa. Adalah dalamnya beberapa permata puspa ragam. bergelar Kembang Seroja Berkerawang. Dan adalah atap kandang itu dua lapis. M a k a apabila kena matahari cemerlanglah cahayanya itu. dan tembus dan mega arakan-arakan. dan air mawar merah dan putih dan srigading. dan selimpat. suatu bergelar kembang Cerpu Cinta. Dan ada disisi gunung arah tepi sungai itu suatu peterana batu berukir. Kemuncaknya daripada mulamma dan sulur bayungnya daripada perak dan dibawah salur bayungnya itu buah pendendang daripada cermin. dan Dewadaru dan pegawainya daripada kayu jentera mula. Dan dihadapan gunung itu pasirnya daripada batu nilam dan ada sebuah balai keemasan perbuatan orang atas angin. adalah dia mengucap selawat kepada Nabi S A W . bergelar Kembang Lela Mashadi. selapis daripada papan dicat dengan lumerik hitam. bergelar Medan Chairani. kersiknya daripada batu pelinggam. Syahdan dari kanan sungai Darul Isyki itu suatu medan terlalu amat luas. seperti warna nilam. dan disisinya ada sebuah rumah merpati. dan arah kehulunya suatu peterana batu warna nilam. dan kemuncaknya suasa. Dan pada sama tengah medan itu sebuah gunung diatasnya menara tempat semanyam. suatu bergelar Peterana Sangga. dan serba jenis bunga-bungan adalah disana. Dan ada disisi gunung itu kandang baginda. Dan barangsiapa masuk kedalam kandang itu. dan dewala kandang itu diturap dengan batu putih. Dan ada ditebing kolam itu dua buah jambangan. Dan ada tanaman-tanaman atas gunung itu. Dan disisi balai itu beberapa pohon pisang. perbuatan orang benua Turki. Dan ada ditebing sungai Darul Isyki itu suatu 162 . dan selapis lagi atas kandang itu daripada cat hijau. beberapa bungabungaan. Syahdan adalah semua merpati itu sekaliannya tahu menari. bergelar pedikeran leka. pintunya bertingkap perak. bergelar Gegunungan Menara Permata. dan nakas.tunjung kuning dan tunjung dadu. dan atapnya daripada perak seperti sisik rumbia. Sulaimani dan Yamani. diukir pelbagai warna. tiangnya daripada tembaga. daripada pisang emas dan pisang suasa. Dan tiang kandang itu bernama Tamriah. gemerlap rupa warnanya. Dan ada pada gegunungan itu suatu guha. daripada cempaka. kilau-kilauan dipandang orang. Dan adalah dewalah yang didalam itu beberapa beteterapan batu putih belazuwardi. Dan di hadapan kandang itu sebuah balai gading. tempat khanduri baginda. warnanya seperti warna zamrud.

Bermula ada hampir Kolam Jentera Hati itu sebuah balai gading bersendi dengan kayu arang Timur. Adalah kemuncaknya dan salur bayungnya bercat merah. Dan berkeliling mesjid itu beberapa nyiur gading. Dan ada dalam taman sebuah mesjid terlalu elok perbuatannya. Dan adalah dalam mesjid itu suatu mimbar batu berukir lagi bercat sangga rupa-rupa dan rungkau-rungkau panca warna. bergelar Isyki Musyahadah. dan berselang dengan pinang bulan. Dan halaman balai itu ditambaknya dengan pasir pancawarna gilang gemilang. Dan adalah antara kiri kanan balai itu dua ekor naga. bergelar Balai Rekaan Cina. dan nyiur masin dan nyiur dadih. bergelar Kembang Seroja. dan kemuncaknya daripada mulamma emas. tiangnya astakona. maka senantiasa air mengalir daripada saluran mulut naga itu. dan nyiur ratus. dan nyiur karah. terlalu manis airnya. Dan dihadapan balai itu jambangan batu berturap. Dan ada sebuah lagi balai. Sekalian pegawainya berukir dan dindingnya bercat berkerawang. dan pada sama tengahnya harimau hendak menerkam. dan ditanami sarwa bagai jenis bunga-bungaan. terlalu indah perbuatannya. bergelar Balai Keemasan. M a k a segala pohon kayu dan bunga-bungaan yang hampir balai itu sekelilingnya kelihatan dalamnya seperti tulisan. Dan ada sepohon nyiur gading bergelar Serbat Januri. dan air mawar 163 . ditambak dengan batu berturap dengan berkapur. Nyiur itulah akan persantapan Duli Syah A l a m . bergelar Balai Cermin Perang. ada gajah berjuang dan singa bertangkap dan beberapa unggas yang terbang. bergelar Kersik Indera Reka. dan nyiur rambai. bergelar Medabar Laksana. dan pinang kacu. berukir awan setangkai. dan daripada setengah tiangnya naga membelit. dindingnya berjumbai bercat sarwa bagai warna. dan pinang ba wang. Syahdan adalah disebelah sungai Darul Isyki itu pada pihak kiri suatu balai perbuatan orang benua Cina. sekalian balainya bercat air emas yang merah. Adalah pohonnya cenderung seperti orang menyerahkan dirinya. Syahdan adalah didarat Balai Keemasan itu sebuah balai. Dan ada disisi Balai Keemasan hampir sungai Darul Isyki itu sebuah batu berukir kerawang.balai cermin. dan pinang gading. mengalur daripada mulut naga itu saluran suasana. Dan ukirannya segala margasatwa. Adapun bumi taman itu ditambaknya daripada tanah kawi. dan atapnya daripada papan bercat kuning. daripada bunga air mawar merah. bergelar Balai Kumbang Caya.

dan bunga jengkelenir. dan bunga perkula. dan bidara. dan mempelam. pohon mas-mas. demikian tulis seorang ahli sejarah kenamaan (186). dan bunga seberat. dan berangan. dan andang merah. dan limau kasturi. dan sukun. dan bunga kembang setahun. dan tanjung merah. dan bunga cempaka. dan bunga air mawar putih. dan pauh. dan bunga asad. dan kacang. Said: Aceh Sepanjang abad halaman 177-179. G E G U N U N G A N D A N PINTOO KHOOP Dilapangan duniawi. dan bunga delima wanta. dan bunga keremunting dan bunga serbarasa. dan bunga pekan. dan jambu. dan bunga cempaka. dan buah tin. Parsi dan Turki. dan buah melaka. dan timun. dan bunga tanjung putih. dan bunga metia tabur. dan buah durian. dan buah langsat. dan tebu. (186) Af. dan bunga kelapa. dan bunga angrek sembewarna. dan ranum manis. dan bunga seranggini. dan limau inderagiri. dan bunga sena. dan rambai. dan bunga kenanga. dan bunga warsiki.ungu. dan bunga tanjung biru. 164 . kebanggaan itupun tidaklah kecil. dan cermai. dan nyiur. dan bunga angrek bulan. dan bunga telang biru. dan buah anggur. dan bunga kesumba. dan bunga melur. dan bunga seruni. dan limau gersik. dan bunga serigading. dan setul kecapai. dan bunga cina. A p a yang diceritakan dan meluas tentang keajaiban di India. dan delima. dan buah rambutan. dan ketela. dan buah tampoi. dan bunga maderas pada jeram tangisan naga. dan bunga kepadiah. dan nangka. dan jaba. dan bunga kemuning. dan bunga buluh gading. dan belimbing buluh. dan bunga pacar galuh. dan buah tufah. dan andang putih. dan jintan. dan kedelai. dan limau kedangsa. dan jagung. tidaklah ganjil dizaman Sulthan Iskandar Muda. dan pinang. dan limau manis. dan lawa-lawa. dan jambu bertih. dan cempedak. dan bunga telang putih. dan labu. dan belimbing sagi. dan buah jela. dan enjelai. dan sekoi. dan pisang. dan buah manggista. dan bunga pancawarna. Dan sekalian dalam taman itu daripada sarwan bagi buahbuahan daripada buah serbarasa. dan bunga pandan. dan binjai. dan bunga raja merah. dan limau hentimun. dan bunga sembewarna. dan kemendikai. dan mancang. dan bunga raja putih. dan bunga seganda. mengenai kebesaran Sulthan-sulthannya. dan tembikai. dan gandum. dan bunga gandasuli.

Gunungan dan Pintoo Khoop yang dibangun dalam taman Gairah Banda Aceh. 165 .

Banyak sarjana yang telah menumpahkan perhatiaannya kepada bangunan ini. Isteri itu disayangi Sulthan. Lukisan A r Raniry itu sebagai berikut: (187) (187) a. Sinar Darussalam No. Untuk menghilangkan kerinduan tersebut Sulthan membikin gunung tiruan. 166 .Bekas yang kini masih didapati memenuhi kekaguman. namun bangunan adalah sisa dari banyak yang sudah hilang. yang menunjukkan kesanggupan pembikinannya zaman itu. 37/1971 halaman 36-37. Dan Sultan Iskandar M u d a mengawinkan adiknya untuk Raja Raden. b. tidak lain si Ujut dan Raja Raden yang juga didapati didalam Hikayat Sultan Aceh Almarhum. Iskandar: Analisa Bustanus Salatin halaman 44-45. Dr. Kedua mereka itu. Bagi kesenangan Puteri Pahanglah Gunongan itu diperbuat KOTA Y A N G MAKMUR Betapa makmurnya kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara Kerajaan Aceh Darussalam. T. Yang berkesan di antaranya ialah yang disebut Pintu Khop dan Kota Gunongan. akan tetapi dimintanya supaya Puteri Pahang itu diserahkan kepadanya. telah dilukiskan oleh Syekh Nuruddin A r Raniry dengan sangat indahnya. Dr. Bekas-bekas itu kini tidak terlihat begitu berarti. tetapi selalu siisteri merindui ayahnya dan hendak pulang kenegerinya. Tapi Jayaningrat mengatakan bahwa cerita orang tua yang didengarnya sendiri juga di Aceh menyebut bahwa Gunongan itu tadinya untuk tempat bersenang isteri Sultan yang bernama Puteri Pahang. Peristiwa Puteri Pahang itu telah mendapat tempat didalam Hikayat Malem Dagang yang terkenal. dikatakan bahwa mereka datang ke Aceh untuk minta ditimbangkan persengketaannya kepada Sultan Iskandar Muda. Snouck Hurgronje mengatakan. untuk tempat isterinya menghibur diri. Menurut hikayat ini. terutama karena disekitar bangunan tersebut sudah pernah dibangun suatu taman indah. Puteri Pahang dibawa oleh dua orang bersaudara ke Aceh karena mereka memperebutkannya. bahwa hikayat-hikayat penduduk menyebut bahwa ada seorang Sulthan yang beristerikan seorang puteri dari pedalaman. kerajaannya dipegunungan. Sultan menetapkan bahwa Raja Raden berada dipihak yang benar. pada waktu beliau hendak melahirkan sukacitanya bertepatan dengan penobatan fskandar Sani menjadi Sulthan Aceh.

pada hari Sabtu. Ialah daripada anak cucu Sulthan Iskanar Zul Karnain yang mengempu kerajaan alam ini. Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. dan segala manusia dalam kesentausaan. duapuluh sembilan hari bulan Rajab. Maka berdirilah payung daulatnya. Maka masyhurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. dan berdirilah alam daulatnya. bergelar Seri Sulthan Iskandar Sani Alauddin Mughaiyat Syah Johan Berdaulat Dhillah Fil Alam Ibnu Sulthan Ahmad Syah. Dan ialah hebat pada segala kelakuannya. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. Dan ialah yang menyentausakan segala kanak-kanak yang belum lagi patut menanggung pekerjaan. dan beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah hujan kurnianya. Dan ialah yang mengurniai nakhoda dan saudagar yang datang menghadap hadlaratnya. Sulthan Mughallah kerajaan. Maka bertiuplah angin bahagianya. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. masing-masing dari negerinya. Ruba'i: Ialah perkasa terlalu berani. Ialah menjunjung inayat Ilahi. Maka adalah pada ketika itu. bijaksana pada segala barang perkataannya. Maka datanglah beberapa bahtera. dan lagi halim perangainya. pada waktu dhuhur. Turun temurun nasab sulthani. dan terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya.Kemudian dari itu. Dan adalah sukacita hati segala manusia. dan mengasihi akan segala rakyatnya lagi safakat akan segala fakir-miskin. Dan ialah yang adil pada segala hukumnya. lagi mengerasi atas segala yang durhaka. BANDA A C E H DARUSSALAM pun terlalu makmur. umpama bungabungaan yang kena rintik hujan pada ketika dinihari. maka beroleh naunglah segala mereka itu dibawahnya. dan sabar atas segala barang halnya. beberapa daripada harta dan seorangpun tiada kembali dengan 167 . dan tawakal pada segala barang pekerjaannya. dan makananpun sangat murah.

Raja yang mengempukan perbendaharaan daripada seni emas dan seni perak. yang tiada terlihat oleh penglihat.a. Dan ialah melakukan hukum Allah dan mengeraskan Syari'at Nabi Muhammad s. Sebagai contoh. Yang bersungai berikat batu pelinggam. Berwarna sedalinggam. dibawah ini diturunkan sepucuk surat Sulthan Iskandar Muda Meukuta A l a m kepada King James I.a. sudah terupam. Aceh Sepanjang Abad halaman 163-165. melainkan adalah mereka itu menjunjung kurnianya. Raja yang beroleh martabat kerajaan. yang beristana saudaya mata memandang. Dan ialah yang mendirikan Masjid di B A N D A ACEH Darussalam bernama Baitul Musyahadah. bahwa Istana dalam Kraton Darud Dunia juga merupakan pusat kegiatan seni. surat-surat agung yang keluar dari Istana Kraton Darud Dunia adalah dikarang dengan bahasa seni yang menakjubkan. Surat tersebut berbunyi: (188) Surat daripada Sri Sultan Perkasa A l a m Johan Berdaulat. berpermata daripada pancuran perak. Said .w. supaya kami lihat betapa perbuatan kamu dan seperti sabda Nabi yang artinya: Ketahui olehmu bahwasanya dunia ini sebuah lobang dan bahwasanya Allah s. Yang berpancuran emas. yang bermahligai gading. Yang seumpama cermin. berukir. berkerawang. sehingga karena itu. Yang dalam tahta kerajaan. dan ialah yang terdiri pada makam firman Allah yang artinya : Telah kami jadikan kamu khalifah dibumi kemudian daripada segala raja-raja yang dahulukala yang telah kami binasakan akan mereka itu. raja Inggeris. menjadikan khalifah dalamnya. dan ialah yang melarang bercelup minyak dan berjilat besi. Yang berair mas.puius-asanya.w. (188) M. maka ditilik betapa perbuatan kamu SENI M E N G A R A N G SURAT Sebagai disebut diatas. 168 . bersendi bersendura.

raja yang beroleh kelebihan daripada limpah kelebihan Tuhan Seru Alam sekalian dalam tachta kerajaan Negeri Aceh Darussalam. yang bergelar Megat Alam. Maka daripada pihak maghrib. dan pesenggerahan yang indahindah. Yang berpayung emas bertimbalan. yang turun daripada raja bernisan suasa. raja yang menyelenggarakan nisan diri daripada nisan emas. dan yang bergajah bergading emas. Yang mengempukan negeri Britani dan negeri Peransi dan negeri 169 . dan Basitang. Yaitu raja yang senantiasa mengucap pujian akan Tuhan Seru Alam sekalian daripada dilimpahkannya kelimpahan kurniaNya pada menyerahkan negeri daripada pihak masyrik seperti Lubok dan Pidir. dan Pasaman dan Tiku. Raja yang berzirah suasa. raja yang mengempukan raja-raja yang ratus-ratus daripada masyrik. dan yang beriimba emas berpermata. pada gunong negeri Salida. dan Tamiang. yang berciu emas. dan Rokan dan Batu Sawar.Dan daripada galian mas yang dalam negeri Pariaman. bergenta suasa yang berantai suasa. Datang kepada: Raja yang dinegeri Inggeris. dan Pasai dan Perlak. Raja yang mengempukan kuda yang berpelana emas. Salida. dan yang berlembing suasa. dan yang berko perak. yang berkekang emas bepermata. dan Inderapura. dan yang bergajah kursi perak. dan yangdalam negeri jangtakluk ke Batu Sawar. dan segala takluk ke Batu Sawar. dan Deli dan Asahan dan Tanjong dan Panai. dan berketopang suasa. dan Salibar dan Palembang dan Jambi. dan Pahang dan Inderagiri. seperti negeri Calang. dan Perak. dan beristinggar suasa. Yang mengempukan permata sembilan jenis. dan suasa dan perak. dan Pariaman. dan yang berkuda berpelana suasa. yang berpeteratna emas. dan Semerlang. dan Daya dan Barus. Yang berumbai-umbaikan emas. dan daripada segala senjata yang. yang bernama Raja Jakub. dan Pasangan. dan daripada pihak maghrib yang dalam negeri yang takluk ke Pariaman dan ke Barus. yang beratnya beratus kati. yang dalam negeri yang takluk di Deli. Raja yang membuat gajah peperangan tujuh puluh dari laut dan beberapa daripada segala pakaian. yang beratnya beratus kati. Raja yang bergajah berrengka tinggi suasa. mulia-mulia. dan yang beralat emas. dan yang bergong suasa.

Setelah itu barang tahu kiranya raja. Jika dianiaya orang Tiku atau orang Pariaman akan orang itu niscaya keji bunyi kita kepada raja Jakub itu. bahwa hamba terlalu suka cita mendengar bunyi surat yang disuruh raja persembahkan kepada hamba itu. jika hendak orang Inggeris yang hamba pada raja itu berniaga. dan barang dapat orang itu duduk berniaga disana. bukan Banda Aceh. BANDA ACEH IBUKOTA NEGARA Adanya sementara orang yang salah mengerti. telah menimbulkan tertawaan dalam masyarakat yang mengerti dan mengetahui bahwa Banda Acehlah nama Ibukota Negara yang asli semenjak adanya Kerajaan Aceh Darussalam. supaya barangsiapa berbuat aniaya segera akan kita periksa. daripadanya bahwa ia hamba pada raja yang berkirim-kiriman surat dengan kita itu. dan jika ia hendak mengantarkan petornya (wakil dagang-penj) berniaga dalam negeri Aceh dihantarkannya. maka berniagalah dalam negeri Aceh.Irlandi. Maka ada tersebut didalamnya. bahwa raja mohonkan barang dapat orang Inggeris berniaga dalam negeri Tiku dan Pariaman. maka orang Inggeris yang seperti diketahui raja itu tiada dapat duduk berniaga disana. Dikekalkan Tuhan Seru Alam sekalian juga kiranya kerajaannya dan ditolongnya jua kiranya ia daripada segala seterusnya. Masyarakat yang mengerti ini mendasarkan keyakinannya kepada fakta-fakta sejarah. yang mengatakan bahwa "Kutaraja" adalah nama asli dari Ibukota Kerajaan Aceh Darussalam. Maka titah hamba. Dengan anugerah Tuhan Seru Alam sekalian. Adapun surat ini disurat dalam negeri Aceh pada bilangan Islam 1024tahun. lagi jauh daripada kita. yang antara lain seperti dinukilkan dibawah i n i : 170 . dan kita hukum dengan hukuman yang adil. seperti pada zaman marhum Saidil Mukammil itu. karena negeri itu negeri dusun. Disejahterakan Tuhan serwa Alam jua kiranya raja Jakub dalam takhtakerajaan Inggeris itu selama-lamanya.

John Anderson menulis : The kingdom of Acheen. Acheen. Drewes menulis mengenai Ibukota Kerajaan Aceh : The decree of Friday 14 R a b i ' I 1045 A . Surat dokument penting itu selengkapnya berbunyi: (189) (190) (191) (192) Dr. Iskandar menulis : Maar Atjeh wordt ook gebruikt voor de aanduiding van Bandar Atjeh of volledigheidshalve Banda Aceh Darussalam. menanyakan apakah yang asli Banda Aceh atau Kutaraja ? Surat Tuan Toekamp kemudian dijawab oleh Onder directeur dari instituut tersebut dengan sebuah surat yang panjang lebar. Drewes: Adat Aceh halamanxiii. yang menegaskan bahwa Banda Aceh Ibukota Aceh yang asli. John Anderson : Acheen halaman 22. The Contest For North Sumatra. dalam bukunya ini mengenai Ibukota Kerajaan Aceh. yang dari negeri Belanda dikirimkannya kepada seorang temannya di Aceh. where by Sulthan Iskandar Muda declard all Achehnese harbours closed for foreign shipping with the exception of the Bandar Aceh (191) 4. dalam buku ini dibawah judul De Structuur van de Hikayat Aceh.. De Hikayat Atjeh. mengirim surat kepada pimpinan Koningklijk Instituut Voor De Troopen di Den Haag. Hasjmy) untuk difotokopikannya. yang kemudian oleh Tuan Toekamp difotokopikannya dan dikirim kepada sahabatnya di Aceh.1. Dokumen penting ini berasal dari Tuan D . Iskandar: De Hikayat A ceh halaman 28. (189) 2. Dokumen penting dari negeri Belanda. D r . T . Prof. Dr. antara lain D r . D r . Toekamp Lammers seorang perwira tentera Belanda yang pernah tinggal di Aceh. 171 . Dr. dalam bukunya ini Prof. dalam bukunya yang mengupas tentang kitab Adat Aceh.. calld achi by the natives The capita] of the Kingdom is Acheen . Prof. or Banda Aceh (192) 5. Anthony Reid tentang Ibukota Aceh menulis : It was traditionally referred to simply as Aceh. A nthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 16. T. Adat Aceh. H . dimana temannya tesebut meminjamkannya kepada saya ( A . Prof.. Tuan Toekamp atas permintaan sahabatnya. (190) 3.

v. weshalve ik U hierbij enige uit ter zake gedane research voortvloeiende gegevens moge verstrekken. Zeer geachte Heer Toekamp Lammers. cf. Leiden 1893). met name reisbechrijvingen. 5 November 1971 Uw Ref OnzeRef : : 335/71. dr. G Snouck Hurgronje : " D e Atjehers". en als in Westerse litteratuur. Toekamp Lammers Luxemburglaan 45 Beverwijk. dan geschiedde dit onderdezelfe naam als het gehele rijk v.Afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek KONINKLIJKE INSTITUUT VOOR D E T R O E P E N Bijlagen : Onderwerp : Amsterdam. verwezen werd naar deze kraton en het complex eromheen gelegen kampongs (voor het gemak en naar analogie van de situatie in andere landen "hoofdstad" genoemd. Alle voorhanden litteratuur leidt tot de conclusie dat " K o t a R a j a " slechts werd toe gepast op de Kraton van de Sultans. hoewel zulks in de 18 e sn 19e eeuw een nauwelijks denkbare situatie was. 397 noemt de hoofstad " A c h i n " en haalt daar 172 . : William Marsden : "The History of Sumatra" (London J811) op p. Uw schijven betreffende de naam Kota Raja werd aan de afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek voorgelegd ter beantwoording. van een eigenlijke " H o o f d s t a d " was nauwelijks sprake. A a n De Heer D . gezien het verval van het Atjehse sultanaat en het alsdan bijna geheel ontbreken van enig centraal gezag.

is the chief seat of the Achinese population. p. is situated on both banks of the river. werd uitsluitend gebruik om de kraton zelf aan te duiden. die hij eenmaal "Atchin" noemt. Veth : "Atchin" (Leiden 1873)." art. F .. The town. van Langen : "De inrichting van het Atjehsche Saatsbestuur onder het Sultanaat" ('s Grav. with the valley in which it is situated. Soms ook wordt een andere omschrijving gebruikt. 1888). H . en verder beschrijft als een verzameling kampongs rondon de kraton. van Langen). in "Peratoeran didalam Negeri Atjeh Banar dar as-salam disalin daripada daftar paduka Sri Sultan Makota Alam Iskandar Moeda. which. zoals vermeld door K . 57 van ! bovenvermelde werk van K . The roadstead of Achin formed by the main land several islands. 22 "The capital of the kingdom is Acheen " John Grawford : A descriptive dictionary of the Indian islands and adjecent countries (London 1856) p. Snouck Hurgronye. de hoofdplaats en residentie van de Sultan. 699: "Atjeh. F . 52 : "Op de keerzijde van onder sultan Aloe'ddin (1723-1735) geslagen munten wordt gelezen : Bandar Atjeh dar as-salam". de Hollander : "Handleiding bij de beoefening der Land-en Volkenkune van Nederlandsch Oost-Indie" (Breda 1869). en P. volgens wien dit epitheton Baghdad in Moslemse landen ook gebruik wordt voor andere hoofdsteden (in dit geval Bandar Atjeh). In een voetnoot wordt verwezen naar dr. De naam Kota Raja. John Anderson: "Acheen" (London 1840) p. alsmede J. bijv.. p. is safe for shipping at all seasons . lies in north latitude 5° 56' and east logitude 96°26' . gelegen op den Noord-Westelij ken uithoek des lands aan den mond der rivier van Atjeh De plaats is van weinig belangs". p. te weten: 1. 12-16 geeft beschrijving van de hoofstad. now a poor place.J.2 "The town of Achin. 10 "Onder Iskandar Moeda (1607-1636) telde het gehele land slechts 7 Mesjids. de Bait al. about two miles from the sea " .Rahim in de Kota Raja (kraton) " 173 .aan uit "Lettres Edifiantes" waar de stad ook "Achen" word genoemd. 8 : hamba raja bersama hulubalangnya yang berjaga di balai kota daral dunia " (Vermeld op p. doch dan hoogstwaarshijnlijk in Atjehse versie.J.. Een verwijzing naar Banda(r) Aceh kwam ik tegen in van Langen's werk op p. H .

en K . de hoofd moskee (Mesjid Raya) en de dauromheen leggende kampongs. W . Merdowatie (de beamten).p. p. 17 : "Voorloping zou men zich zoveel mogelijk moeten bepalen tot de vorming eener veilige stelling inden Kraton en daar deze bij de Atjehsche bevolking niet anders bekend was dan onder den naam van Koeta Raja. omdat deze tevens de residentie (dalam) van den Soeltan was De omwalling vormde een rechthoek. J . 2. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1911) deel I. de kraton van den Sulthan met Pakan Atjeh en de onmiddelijk daaran grenzende kampongs Kandang (hier hielden de slaven des sultans verblijft). J . 323 : "de Koeta Raja de voornamste van alle. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1922) deel I. J .p. N a de 2e expeditie besluit het Nederlands Gouvernement de naam Koeta Raja toe te passen op het onmiddelijk na de verovering van de kraton terplaatse gestichte militair en bestuurscentrum. besloot van swieten dien te behouden. p. alsmede G .116 "dien ik voortaan. 322. Djawa (de handelaren en vreemdelingen) etc.50 "het vroegere Soeltansverblijf . zoels vermeld in. deel I. Kota Raja zal noemen". 2 5 " A a n het gezag der sagihoofden waren ont trokken : 1. de Indische Regeering hechtte daaraan bij Besluit van 19 Maart 1874 no. de aldus herdoopte met buitenwijken". en J . A . derhalve ook A .door ons oneigelijk Kraton. thans meerendeels verwoest en door militaire of andere gauvernements ge bauwen gelijk mede door wijken van Europeanen of vreemde oosterlingen ingenomen". als Nederlandsche hoofdbezetiing. van der Maaten : "Senouck Hurgronje en de Atjeh O o r l o g " (Leiden 1948). Gerlach : " D e tweede expeditie tegen A t j e h " heef het steeds over "de kraton" : p.10 : "Koeta Raja. 1 haare geoekeurig. Voorhoeve : " A d a t A t j e h " 174 . Drewes and P . door de Atjehers of Kota Raja genoemd " p. ^ 600 bij £ 2 5 0 m " .

in de Afdelingsbibliotheek. De Onderdirecteur der afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek: ttd Mr. aangehaald door Grawford. Met gevoelens van de meeste hoogachting.a. p. Resumerend is men dus wel geneigd aan te nemen. II s. en voorts. wich name afterwards/after 1873/has come intu use for the whole capital". "Kota Raja". deze laatste benaming. Tot het geven van meerdere inlichtingen ben ik uiteraard te allen teijde bereid. aanduidende allereerst de voor de handel belangrijke rede. 1958) p. waar alle aangehaalde werken voorhanden zijn. 2e druk. de plaats veel grooter was. deel 1. 9 : " the Dalam or residence of the Sultan (also called Kutaraja. schijnt toch wel oorsprongkelijk alleen tot de dalam te zijn betrokken. O. le kolom : "De Kota Raja gedoopte dalam werd ver strek en ingericht tot vast verblijf". onder "Atjeh". L . Dit zijn de resultaten van enig speurwerk. mede ook uit persoonlijke belangstelling voor het onderwerp. toen volgens oude schrijvers. V . dat ik. Encylopaedie van Nederlandsch Oost Indie". Zie ook in deze Encyclopeadie dl. heb verricht. Leiden 1917. werd gebruikt als naam voor het gebeid waar thans Kuta Raja ligt. 78. dat de naam Bandar Atjeh.v. ' X X I V . o.(Verhandelingen T . Gorissen 175 . voor zover althans in mijn vermogen ligt. indien al van oudsher bestaand.A. in de bloeitijd van het Sultanaat.S.

176 .

: "Bekas kegembiraan Van Swieten direkamkan oleh Belanda dengan merobah nama Banda Aceh Darussalam menjadi Kutaraja. Dua ratus tujuh puluh lima tahun lebih lamanya sudah Belanda berusaha dengan segala daya. dengan mengemukakan bukti-bukti fakta sejarah. tidakkah meluap-luap kegembiraan itu. '27/1970 halaman 30-36. Namun hasil pendudukan Kraton saja dirasakan oleh Van Swieten (193) Sinar Darussalam No. Istilah "Raja" itu nampaknya tumbuh satu antara dua sebab. Dia di "citakan" oleh jenderal Van Swieten ketika dia pada agresi ke 2 yang dipimpinnya ditahun 1874 berhasil menduduki Istana (Dalam). barulah hal itu dalam khayalan Van Swieten "tercapai" impian Belanda. Bayangkan. karena begitu Kraton yang sudah terbuka itu dimasuki oleh Belanda begitu para penyerbu menjanjikan Wilhelmus dan mereka berteriak-teriak dengan riuhnya memberi salut untuk Raja Belanda. Banda Aceh Asli : dengan judul seperti yang tertera disamping ini. yaitu karena Dalam (istana Sultan) yang (berhasil) direbutnya lambang dari kejatuhan kuasa raja (kepala kerajaan) Aceh atau sebab sukses untuk raja Belanda dengan mana kota itu disebut sebagai kota (hasil kemenangan) raja Belanda. f77 . baik dari orang barat ataupun dari orang Islam sendiri.6. Pada hari 24 Januari ketika Kraton diduduki." Saya sebut demikian. ahli Aceh (Aceh-Kenner gelar zaman Belanda) Muhammad Said telah mengupas dengan lebar panjang masaalah Banda Aceh yang dihebohkan sementara orang. Dalam buku saya "Aceh Sepanjang Abad" halaman 548 antara lain sudah saya ungkap sbb. Tulisan Muhammad Said itu selengkapnya berbunyi: (193) Sesungguhnya tidaklah benar sama sekali bahwa Kutaraja itu sudah ada semula. Van Swieten bermaksud hendak menyunglap. bahwa menguasai istana sekaligus berarti sudah merebut Ibkota dan merebut Ibukota sekaligus berarti merebut seluruh kerajaan Aceh. tenaga dan modalnya untuk menaklukkan Aceh. Van Swieten segera mengetok kawat yang isinya memberi tahu perebutan tersebut dan mengucap selamat pada Tanah Air dan Raja Belanda (24 Januari kraton is ons stop koning en vederland gelukgewenscht metdeze overwinning).

bagi si menang ada-ada saja impian dikhayalkan dari jauh-jauh hari. 178 . Tapi dalam perang Aceh sekali itu Van Swieten merasa sangsi untuk lantas menukar ibukota Aceh dengan Fort London atau Fort Van Swieten. nama semula. Segi yang penting lagi ialah apa akal untuk menonjol kepada pemerintah Belanda dan publiknya bahwa sekses itu secara psychologis dapat dipertahankan. dan lain sebagainya. seperti halnya dengan Fort van de Capellen yang berasal dari Batusangkar Fort de Koek yang berasal dari Bukittinggi. atau lain-lain. Dan sebagai kebiasaan Belanda nama-nama itu diambil untuk mengingat jasa-jasa seseorang raja atau panglima.masih goyang karena perlawanan pihak Aceh dengan tegen ofensifnya yang dahsyat membuat kedudukannya di Kraton itu sendiri dalam bahaya. tidak usah dicungkil dalam-dalam apa sebabnya itu tidak lain bahwa yang baru berhasil didudukinya barulah Kraton yang sudah jadi puing-puing bukan seluruhnya Ibukota. padahal Van Swieten sehari ketika berhasil menduduki Dalam (istana) telah mengetok kawat resmi. dan kalau kita seseorang melker tentu mudah memahami pergulatan dalam sanubari jenderal Belanda itu dalam keinginan memanfaatkan "sukses" dengan kemungkinan buruk yang harus diperhitungkan. Dengan perhitungan ini Van Swieten mendapat akal untuk menyunglap Istana menjadi Ibukota Aceh. Fort Cochius yang berasal dari Bonjol. Karena tempat terpijak untuk menamakan Fort London atau Fort Van Swieten masih rapuh. sedangkan pasukan sudah banyak susut. tewas ? Ini semua diperhitungkan oleh Van Swieten tentunya. menjadi Kutaraja. apa lagi untuk mendapat mukim-mukim sekitarnya. Dan bagaimana kalau besok lusa Kraton lepas kembali dan Van Swieten menjadi Kohier ke 2. Van Swieten menukar saja nama Banda Aceh Darussalam. ialah memusatkan pertahanan di Kraton dengan membuat kubu-kubu disepanjang lalu lintas dan kompoikompoi kuat untuk memelihara hubungan pasukannya di Kraton dengan pantai dan kapal perang. Sebagai biasa. Fort Elout yang berasal dari Penyabungan. Satu-satunya akal supaya jangan mengulangi nasib pasukan jenderal Kohier pada agresi ke I beberapa bulan lampau yang lari puntang panting (undur) kekapal. Demikian pula Belanda setiap berhasil merebut atau menguasai kota ditukarkan nama tempat itu dengan namanama baru.

dan banyak jiwa serdadu perwira Belanda. Sayang. Tapi dia tidak ar -njelaskan sama sekali siapa orang-orang Aceh van^ • men in the street-kah. Dengan akal ini Van Swieten ingin berhasil untuk mempertahankan bahwa dia memang masih berhasil menguasai kerajaan Aceh seluruhnya. Dalam bukunya. Van Swieten sendiri tidak menceritakan bahwa dia sudah menyelidiki sumber-sumber rakyat dan andai kata Dada Meuraxa membalik buku Van Swieten tersebut dan menelitinya dengan kritis. Lebih-lebih karena pertempuran yang terus berkecamuk telah menewaskan seorang jenderal Belanda. banyak ulasan pers. mereka curiga bahwa apa yang disebut oleh Van Swieten bahwa pihak Belanda sekarang bersikap "afwachtende houding" (sikap menunggu) pada hakikatnya adalah terkepung. maka paling sedikit dia sadar bahwa pertukaran nama itu mengandung "udang dibalik batu". Dia memperluas area nama itu dari seluas Kraton (400 meter x 600 meter) menjadi seluas ibukota yang sampai berkilometer lebar maupun panjangnya. Karena mau tidak mau dia harus mempertahankan diri maka diapun membuat pembelaan.Dia membohong dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa Kutaraja itu adalah nama yang digunakan oleh orang Aceh untuk Kraton. pihak resmikah? .itu Kutaraja". maka Van Swieten . uisertai dengan sumber-sumber yang seyogianya bisa 'dukung secara ilmiah. bahkan perwira tinggi yang turut bertempur dengannya sebagai seorang "Brutus" menguliti komidi Van Swieten. Pun Dada akan sadar 1 179 . Dalam suatu noot dibuku Van Swieten ada mengatakan bahwa "Kutaraja is denaam die de Atjeheers aan de Kraton geven" (Kuta raja adalah nama untuk Kraton yang diberikan oleh orang-orang Aceh). atas alasan bahwa Ibukota sudah diduduki nya. suatu uraiannya menyebut buku Van ^atu-satunya bahwa nama Kutaraja sejak ada. Dia telah termakan dengan keterangan -n bahwa Van Swieten telah "menyelidiki kyat menyebut Kutaraja. Pel. apalagi mengetahui latar belakang buku itu diterbitkan. bahwa ungkapan Dada jra> . Sebuah buku diterbitkannya dan itulah yang dikenal dengan judul "De Waarheid over onze vestiging Aceh". brosur dan buku-buku. Dia dihujani keca'man 'terus menerus. Tapi publik Belanda terutama lawan-lawannya tidak mau dikibuh dengan surat yang tidak berisi.

halmana diingat pula betapa kuatnya pengaruhnya Islam diwilayah tersebut yang tidak mengenai perbedaan kelas kecuali terhadap Tuhan dengan menilai amal ^ibadannya. diberi nama Khas. Siak dan sebagainya.. . bukanlah asing dalam tradisi kita. Dan itu sebabnya nama istana hanya disebut dalam tanpa menggunakan suatu nama tersendiri sebagai di Deli. namun saya masih yakin tidak adanya terdapat unsur sedemikian dikalangan Istana Aceh. Dalam tradisi bangsa kita sesungguhnya tidak asing suatu istana dan kompleknya yang biasanya dipagari atau dibentengi batu dengan letaknya yang agak terasing dan istimewa. maupun kerajaan sekaligus dengan pusparagam nama (sebagai mana n^iumq isbBZ B'. Solo.h Jbübsi gtnlsq uitat . Pagaruyung. Malaka.fxstiii -v isb&i asiB BbsQ au<i . Ketika Aceh dibangun oleh Sultan Ali Munghayat Syah 450 tahun dulu dia hanya suatu kota. Kegemaran sebagai itu sedikit banyak ada juga yang dicerminkan oleh semangat bangsa dan rasa feodalisme dari nama terbayang keinginan untuk membedakan adanya ruling-class dan golongan rakyat jelata. Jambi dan banyak lagi sama saja dengan Aceh. yang menyebabkan kerajaan Aceh membuat nama Istananya sendiri. pelabuhan. Kedah. pelawat-pelawat asing (baik resmi maupun admiral penulis-penulis biasa dan sebagainya) hanya nama Acehlah yang diperkenalkan kepada mereka baik untuk kota. sejak masa itu. Walaupun kegemaran demikian ada dikalangan raja-raja bangsa kita. „ nB^Bfein Disamping itu harus diingat bahwa pama suatu kerajaan atau wilayah yang sama dengan nama ibukota karena diambil dari nama itu. Jogya. Dengan Langkat yang ibukotanya Tanjung Pura dengan nama Istana Darul Aman atau Asahan yang beribukota Tanjung Balai dengan istana Kotaraja Indrasakti. Johor.bahwa sekalipun pernah ada nama Kutaraja (halmana saya bantah keras) maka nama itu hanya untuk Istana bukan untuk seluruh Ibukota. dari mula dibangun kecil sampai menjadi besar wilayahnya dari sepotong tanah dibentengi untuk istana sampai menjadi wilayah yang luas. Asahan."uisd rfiisdA gnsbu" anubnaaU W I Ü K J i • > sn . seperti misalnya dengan kerajaan Deli yang ibukotanya Medan diberi nama Kota Meiran atau Kota Ma'sum untuk memperkenalkan Istana dan sekitarnya. Langkat. yang kemudian berangsur besar. . Mungkin di Aceh terdapat percerrninan tentang tidak adanya garis memisah antara groop raja dengan groop rakyat dilihat dari segi tempat kediaman dan kaya miskin. .

Athen. (Ibukota kerajaan adalah Aceh. Ketika itu utusan Belanda adalah Jenderal Van Swieten sendiri.000). Dia menulis terperinci sekali tentang Aceh dan mengenai ibukota disebutnya dengan amat jelas sebagai . dan penduduknya beberapa tahun yang lalu sekitar 36. Atcheen. Atchin. 30 Maret 1857. u *uo rriËi "The capital of the kingsom is Acheen. Lebh jelas lagi dalam tahun 1823 John Anderson berkunjung ke Sumatera. Surat menyurat resmi sejak Alauddin Kahar (sekitar 1537-an) yang mengembangkan relasi luar negerinya pertama-tama dengan Turki. Dacem Achin. Bahkan beberapa lama setelah Kraton jatuh. . Degem. istilah Aceh Darussalam atau Banda Aceh Darussalam mulai terdapat dalam catatan/arsip. kalau waktu itu istana Sultan diketahuinya disebut orang Kutaraja. Decem. 2 Januari 1874 15 Dzulkaidah 1290 bukan berdato Kutaraja.000".. ultimatumnya kepada Sultan Mahmud ber "dedato" Aceh. and astimated maryers ago at 36. tidak disebut Kutaraja. nsrï-iiBi benkut. Atjin dan akhirnya Aceh. tentu dia tidak lupa menceritakan itu dalam 181 . melainkan dengan bergaul dengan segala manusia sampai langsung ditanyakan pada rakyat sendiri. Surat Tgk. Dia telah menceritakan terperinci sekali tentang ibukota Aceh. Anderson seorang yang jauh lebih banyak mengenai rakyat dan cara-cara hidupnya daripada Van Swieten. dalam bukunya berjudul "Acheen and port of the North and Eastcoast of Sumatera". Dalam perjanjian yang dia sendiri turut menanda tangani jelas tercantum "Aceh" 14 Sya'ban 1273. Achin. Surat Iskandarmuda kepada James Raja Inggeris juga memperkenalkan Banda Aceh Darussalam tidak sampai pada Sulthan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian sampai pada Sultan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian dengan Belanda di tahun 1757. Kali Malikul Adil bertanggal 17 Ramadan 1289 disebut termaktub di Aceh Darussalam. Atschen. Anderson mengadakan studitour dia tidak dengan tembak. Van Swieten masih memakai istilah Aceh.dikesankan dalam buku professor Veth yang terkenal) dengan adinan : Achom Achen Acen Assl. melainkan Kraton. Petabumi yang dibuatnya dalam buku yang diterbitkan ditahun 1879 flima tahun setelah dia menguasai Kraton) yang berjudul "De Waarhid over onze vestiging in Atjeh" itu tidak ditulisnya "Kutaraja" untuk menyebut Kraton. atau "gedaan te Atjeh" (tidak "gedaan te Kutaraja") ddo.

jika sekiranya memang Kutarajalah nama ibukota tersebut. saya kira Pak Hasjmy sedikitnya sudah berjasa untuk memulihkan pencerminan identitas ke Acehan dengan menyesuaikan eja pada fonimnya. seorang terpelajar. Seperti disinggung diatas. die aan het land haar naam gaf.de Klerck berjudul "De Atjeh Oorlog" (1912) tatkala mengupas soa! "Land en Volk" (Tanah dan rakyat) Aceh. Pak Hasjmy telah memulihkan sesuatu identitas ke Acehan dengan meniadakan " r " untuk mengeja Banda yang dimaksudkan Bandar pelabuhan. di bagian permulaan pada halaman 12 menulis ejaan "Banda Aceh" yang diringkaskan sebutannya dengan "Aceh" yang memberikan nama kerajaan dari situ.bukunya. sebagaimana telah dilakukannya untuk saat-saat lain sampai men-detanis.Walaupun dalam surat-surat resmi sultanat Aceh dulu ejaan huruf Arab "Banda" memakai " r a " ketika menulis Bandar Aceh Darussalam tapi dalam kehidupan sehari-hari " r a " tidak dimasukkan lagi. dengan telinga. John Anderson menjadi pegawai tinggi Inggeris di Pulau Pinang. Tidak sukar baginya mendekati si kecil atau bertanyakan pada orang-orang besar untuk mengetahui apa sebenarnya nama ibukota Aceh dan jika memang sudah ada semula nama Kutaraja tentu itupun akan disebutnya bahwa "The Capital of the Kingdom is Kutaraja". dengan perbedaan yang justru berlawanan antara daerah-daerah yang memakaikan. Bandar berarti pelabuhan atau kota dagang {emporium. Tentang ejaan Banda bukan Bandar dengan "t". Bukan suatu kebetulan dalam buku E. Saya merasa bahwa bekas Gubernur Ali Hasjmy sudah bertindak tepat sekali dalam usahanya mengikis habis unsur Belanda dengan menumpas kembali nama Kutaraja dan menggantinya dengan Banda Aceh. dan seterusnya (de hoofdplaats Banda Aceh tanpa "r") of korteweg Aceh. tali air ataupun bondar (ingat: Bunga Bondar dalam bahasa Tapanuli. sekaligus menghilangkan keraguan terhadap makna kata yang diucapkan. ahli bahasa Melayu. Lebih-lebih mengenai istilah "bandar" itu sendiri yang mengandung arti dua. Tafsiran "bandar" yang ke 2 ini yang sebetulnya adalah asli bahasa kita sendiri. 182 . handelsplaats)yang asal istilahnya dariParsi.dalam pendengaran telinga Aceh bisa diartikan bandar dalam arti parit. etsc.S.

(perhatikan : tanpa "r") . (de hoffdlaats van wat eertijds Banda Aceh).hoffd plaats me ommelanden . tapi juga mendukung isapan jempol Van Swieten yang latar belakang uraiannya adalah membela kelamahan dirinya. rakyat tetap menyebut "Banda Aceh". dan dunia luar bahwa Belanda atas dasar "recht van verovering" (Hak menang perang) sudah mempunyai hak kedaulatan (souvereini eits recht) atas seluruh kerajaan Aceh. melulu karena tidak kritis meneliti latar belakang peristiwa perang Aceh ketika mulai diserang oleh Van Swieten. Kitapun juga seolah-olah akan meremehkan perjoangan patriotik Aceh yang dalam catatan sejarah nasional harus dinukil bahwa mereka yang mempertahankan ibukota dengan jiwanya masih berhasil tidak meiepas begitu saja ibukota walaupun Istana raja sudah jatuh. Jadi walaupun nama sudah menjadi Kutaraja dialih. Sebagai pujangga dia tentunya mengeluarkan sesuatu yang berkembang dikalangan masyarakat.Pada halaman 20 sipenulis mengingatkan bahwa ibu kota yang dulunya bernama Banda Aceh-ibukota dan sekitarnya . Dan kalau ini terjadi kita tidak hanya mendustakan sejarah. tanpa seizinnya. maka pihak Aceh tidak begitu saja mendiamkan hal itu. Alhasil Banda bukan suatu fabrikasi Ali Hasjmy. is meer steeds . Dengan buru-buru Van Swieten mengumumkan bahwa tidak seorang berhak mengangkat Sulthan pengganti. dia ingin "memperoleh" keuntungan politik dari suasana itu tapi dalam kekuatiran bahwa pihak Aceh akan segera mengangkat penggantinya. Tatkala disangsikan oleh publik dan politisi Belanda bahwa pengumumannya mempunyai landasan 183 .Banda". bahwa ketika tanggal 24 Januari 1874 Van Swieten berhasil menguasai Kraton dan ingin mengambil keuntungan dari pendudukan itu untuk meneriakkan kepada bangsanya. Ini mengesankan sekaligus bahwa sarjana-sarjana Belanda pun sudah sejak semula mendengar dan mengenai sebutan "Banda Aceh" (tanpa "r").oleh Van Swieten.werd geheeten. Van Swieten mendapat kabar bahwa Sultan Mahmud Syah tewas oleh koléra.Dan pada halaman 32 dia juga terus mengeja Banda tanpa " r " untuk ibukota. Amatlah sia-sia bila sesudah kita dengan bebas memulihkan kembali milik. dia hanya memulihkan.masih terus bernama Banda. kita menghilangkan lagi. Untuk penutup baik dijelaskan lagi.

Belanda merasa dirinya mempunyai hak penuh untuk menentukan pengangkatan Sulthan. Padahal jika benar "recht van verovering". Didalam sejarah. bahwa Sultan pengganti tidak bisa ditabalkan karena katanya menurut adat Aceh Sultan hanya dapat ditabalkan dibalairung Istana (Kraton). Pretendent Sultan. 184 . dus hak pihak Aceh dianggapnya sudah diambil alih olehnya bersandar "recht van veroevering" yang realitasnya hanya nol besar. Tapi itu hanya isapan jempolnya. dan sebagai tanda bahwa dia sudah keceblos dengan fabrikasinya. Maka dalam catatan sejarah disebutlah dengan resmi bahwa perang Aceh berakhir ditahun 1903. Belanda ternyata sudah terperosok kedalam pembohongannya sendiri. Dengan ini pihak Aceh sudah merampungkan kebutuhan legalitas. Sultan ini dipangku oleh badan perwakilan. dan untuk mempertegas kemungkiran tersebut itulah Van Swieten membuat pengumuman tanggal 2 Pebruari 1874 bahwa hak pengangkatan sultan adalah ditangannya. mereka sudah menetapkan ibukotanya (atau katakanlah setelah pemerintahan yang baru dipengungsian) dan mereka sudah mengumumkan penabalan Sultan baru.hukum maka disitulah dia mendapat ilham untuk mempertinggi "status" Kraton. Dia menulis. tanggal 24 Januari 1874 sudah teranggap berakhir perang Aceh. dia hanya menyebut Sultan itu. ketika Alauddin ditawan di tahun 1903. Alauddin Syah. Van Heutsz sudah menerima penawanan tersebut sebagai penyerahan diri dari Sultan in kwalitas. diketuai oleh Tuanku Hasyim. Belanda memungkiri fakta itu. yang masih dibawah umur. Dengan pembohongan diri itu. Mereka dalam membangun garis pertahanan yang baru (atau katakanlah : undur) dan dalam menghadapi faktor tewasnya Sultan Mahmud. sebab realitasnya itu tidak lebih dari Kraton yang rusak. Tapi pihak Aceh tidak sebodoh yang disangkanya. Tapi lucunya. Bersandar pada Pengumuman 2 Pebruari 1874 dari Van Swieten. Belanda untuk seterusnya tidak mau mengakui Sultan Alauddin menjadi Sultan Aceh. karena dengan menonjolkan kemungkinan sebagai ini dia hendak memberi nilai yang menentukan terhadap status Kraton.

Soal ini dianggap untuk mengingatkan lagi agar kita (terutama putera-putera Aceh sendiri) jangan terperosok pada pengibulan Belanda mengenai fakta-fakta sejarah Aceh. nama Banda Aceh adalah asli. sedang dibayangi oleh nama bikinan Belanda dulu. apabila didiskusikan. Sebelumnya membenarkan begitu saja apa yang dibacanya dalam buku sejarah. dia telah bertanya sana sini pada penduduk apa nama ibukota Aceh itu dulu sebelum Kutaraja. Hasjmy tidak seorang sembrono. Sebagai seorang pujangga Islam dan anak Pusa yang dulu cukup dihormati. 185 . atas pertimbangan sendiri-sendiri. Nama Kutaraja hanyalah suatu fabrikasi jenderal Belanda Van Swieten ditahun 1874. Pertimbangan pihak pembayang yang sementara itu terdengar ialah bahwa nama Kutaraja diganti dimasa A l i Hasjmy menjadi Gubernur hanya karena feodalfobi. Kutaraja. Begitulah sesudah yakin. 7. Banda Aceh. yakin sejak Brigjen Teuku Hamzah menjadi Pangdam di sana. Namun tadinya mereka yang terus berjuang tetap masih menyebut nama itu Banda Aceh atau Aceh saja seperti De Klerck. ahli sejarah Muhammad Said sekali lagi menulis masaalah Banda Aceh. Maju Mundur. Aceh belum seratus dirampas oleh Belanda. Pemerintah sipil dan kantor-kantor pos seluruh Indonesia dan kaum cerdik pandai disana masih memakai nama Banda Aceh. tercipta sejak masa Munghaiyat Syah dan dimasyhurkan sejak (194) Harian Merdeka 4 Januari 1972. dengan memakai judul Maju Mundur dari Banda Aceh ke Kutaraja. Tapi kini timbul issue karena dipulihkannya nama bikinan Van Swieten tersebut. ditahun 1963-an diapun meminta dukungan DPRD dan seterusnya memohon wewenang dan putusan pusat untuk memulihkan nama Banda Aceh itu. yang selengkapnya seperti tertera dibawah ini: (194) Sebuah laporan dari Aceh mengatakan bahwa dewasa ini nama resmi ibukota daerah itu. kalangan yang mempertahankan Banda Aceh membantah dalih itu. Bagaimanapun. Pembayangan ini sudah berjalan lebih kurang 3 tahun. penduduk dalam wilayah kekuasaannya turut menyesuaikan diri untuk memakai nama baru itu. tentunya masih ada orang-orang tua yang hidup tempat bertanya. Dilain pihak. Mungkin saja sesudah Van Swieten mengumumkan bahwa istana adalah Kutaraja dan Kutaraja adalah ibukota Aceh.

The Town stands on a river. de Houtmans sampai Valentijn pernah mencatat Kutaraja atau mengenalnya. dan lain-lain. tapi di Aceh. Ditahun 1823 seorang pembesar Inggeris terkemuka di Penang yang berkunjung kedaerah itu dan menulis kesan-kesannya dalam buku "Acheen and the ports on the North and Eastcoasts of Sumatra" dengan tegas-tegas memberi tahu penyaksiannya bahwa "The capital of the Kingdom is Acheen and the population was estimated many years ago at 36. G G Inggeris di Calcutta. plus kampung Keudah. Jika ini berhasil direbut bisalah Belanda menggembar gemborkan kedunia internasional bahwa dia sudah berhasil memiliki seluruh kerajaan Aceh. Malaka. yakni ibukota Aceh. Singapura dan sebagainya.000. (Bandingkan misalnya Kraton Jogja. Bahkan penyerang Jdl.Iskandar M u d a . Sejak penyerangan Belanda ke 1 ditahun 1873 diketika mana Belanda kehilangan jenderalnya Kohier dan harus undur kekapal. Peunayong. pembesar Belanda di Riau dan pembesar-pembesar Inggeris di Penang. Van Swieten sendiri sebelum 1874 membuat ultimatum kepada Sultan Aceh tidak dialamatkan ke Kutaraja tapi ke Aceh. melainkan istana plus Peukan Aceh. Kuta A l a m . Surat menyuruat resmi Sultan-Sultan sejak itu baik dengan raja Portugis. etc". terus-terus menggunakan nama Banda Aceh (atau Bandar Aceh Darussalam) dan tidak Kutaraja. Van Swieten baru mendapat ilham untuk melahirkan Kutaraja dari "kandungan"nya ketika dia harus mencanangkan sudah berhasil merebut ibukota Aceh walaupun realita baru hanya Istana Raja. dan wek-wek luar istana lainnya dimana gerilyawan masih gigih mengendapi musuhnya. Dia sendiripun tentu tahu waktu itu bahwa yang disebut ibukota Aceh tidak hanya istana yang dikotai/dibentengi itu. raja/ratu Inggeris. Sultan Turki. bukanlah dapat disebut ibukota Jogyakarta tanpa wek-wek diluarnya yang masih luas lagi). Perjanjian yang ditandatanganinya dengan Sultan Aceh sendiri ditahun 1857 (diratifisir oleh Staten General di Den Haag) tidak disebut diperbuat di Kutaraja. komplek Gunongan. Pangeran Maurits. G G Belanda di Jakarta. buku ini masih bisa diperoleh ditoko-toko buku. 186 . sampai pada Sultan-Sultan Aceh diabad ke 19 bersurat menyurat dengan Presiden Perancis. Sultan Delhi Akbar. Tidak seorang dari penulis-penuls perjalanan asing seperti Van Linscoten. maka publik Belanda dan parlemennya terus sangsi terhadap kemampuan panglima-panglimanya untuk merebut yang minimalnya sajapun diperlukan oleh mereka.

Timbullah inspirasinya untuk sekaligus merobah nama Banda Aceh menjadi Kutaraja. Siak. Malaka. Demak.Van Swieten menemukan akalnya ketika berhasil merebut istana raja yang dibentengi atau dengan kata rakyat : di-kuta-i itu. Bintan. 20 dan 32 menyinggung nama Banda Aceh (ejaan persis) ketika menceritakan perkembangan ibukota tersebut masa sebelum Van Swieten memperkenalkan nama Kutaraja. Deli dan sebagainya. karena yang direbutnya hanyalah kuta dari raja. Palembang. Kuta dari raja bukan suatu nama melainkan suatu bentuk dari kompleks. misalnya Singosari. 187 . Johor. Tapi dia adalah pendusta besar tatkala mengatakan bahwa dia sudah berhasil merebut seluruh ibu kota. Sebagai ternyata kemudian bertahun-tahun sesudah itupun pasukan Belanda masih terkepung (ingatlah : geconcentreerde linie. Pengarang Belanda E. Jambi. Dia masih harus mengorbankan pahlawan-pahlawannya termasuk seorang lagi jenderal kesayangannya (Pel) tewas sebelum seluruh Banda Aceh (sebagai ibukota) yang sebenarnya berada dalam kuasa militer Belanda. ganti terkepung dari istilah yang dipergunakan Belanda). De Klerck dalam buku yang dikarangnya ditahun 1912 berjudul "De Atjeh Oorlog" pada halaman-halaman 12. Pagaruyung. Dan ini historis ! Baik kiranya dicatat bahwa sepanjang sejarah bangsa Indonesia adalah lumrah nama-nama kerajaan kita berasal dari nama kota atau bandar dimana suatu kekuasaan mula dibangun. Banda Aceh. Banten. Dia benar kalau mengatakan bahwa kuta (istana) raja sudah direbutnya. Makasar.S. Majapahit. Mungkin suatu kebetulan bahwa Sultan-Sultan Aceh memperjelas beda ibukota dengan nama kerajaan tatkala menambahkan kemudian perkataan Banda didepan Aceh.

.

BAHAGIAN KETIGA KESENIAN/PENDIDIKAN I S L A M MENGHIASILEMBARAN SEJARAH ACEH . b Evnnisi "9 t&ÓB .n&rüürë ifafliösrn qu A < j -is fi ? .

menjadi Menteri. dan boleh juga berarti bahwa dalam diri satu penguasa harus berkumpul unsur kekuasaan dan ilmu. maka pendidikan itu haruslah bertujuan untuk membina manusia-manusia yang sanggup menjalankan ajaran Islam. 190 . Sebagai akibat logis dari kenyataan i n i . Ibid halaman 58. bahwa A l Quran dan A l Hadis adalah sumber hukum bagi Kerajaan Aceh Darussalam. menjadi Qadli dan pejabat-pejabat lainnya dengan syarat-syarat yang ditetapkan. alim ilmu pada pekerjaan dunia dan akhirat dan mengetahui ia atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan a d i l " (198). Kalau Islam telah menjadi dasar pendidikan. ialah mengambil " I s l a m " menjadi dasar pendidikannya. maka jelaslah bahwa tujuan pendidikan dari Kerajaan Aceh Darussalam ialah untuk membina manusia-manusia yang sanggup "menjadi Sulthan. Apabila dalam Qanun Meukuta A l a m tertulis : " U l a m a dengan Raja tidak boleh jauh atau cerai. L E M B A G A — L E M B A G A PENDIDIKAN Diantara lembaga-lembaga negara yang tersebut dalam Qanun (195) (196) (197) (198) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Ibid halaman 61. Ibid halaman 62.P E R K E M B A N G A N PENDIDIKAN D A N ILMU P E N G E T A H U A N DASAR D A N T U J U A N PENDIDIKAN Seperti telah diuraikan. diantara 10 syarat menjadi Qadli termasuk : " a d i l . diantara 10 syarat menjadi Wazir (menteri) termasuk: " A l i m pada ilmu dunia dan ilmu akhirat. itu berarti bahwa raja dan ulama (sarjana) haruslah kedua-dua menjadi pimpinan pemerintahan. (195) Selanjutnya kalau kita perhatikan diantara 21 syarat menjadi Sulthan termasuk : "adil mengeriakan hukum AlJah dan hukum Rasul. memeiiharakan sekalian perintah agama Islam" (196). selanjutnya untuk membina suatu rakyat yang menjalankan makruf dan menjauhkan mungkar. dapat memegang amanah tiada khianat" (197). sebab jikalau cerai ulama oengan raja niscaya binasalah negeri".

ada tiga lembaga yang bidang tugasnya meliputi masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. Balai ini dapat disamakan dengan jawatan pendidikan. 191 . (201) Kegiatan untuk mengetahui lebih dalam. sehingga untuk itu banyaklah dayah-dayah (pesantren-pesantren) yang didirikannya. T I N G K A T A N PENDIDIKAN Sudah semenjak berabad-abad yang lampau. Ibid halaman 174. M. yaitu . Balai Jama'ah Himpunan Ulama. Adapun tingkatan pendidikan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Balai ini dapat disamakan dengan lembaga ilmu pengetahuan tempat berkumpulnya para sarjana. (199) 1 Balai Setia Hukama. yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan. Said: A ceh Sepanjang Bada halaman 181..Meukuta A l a m . 2.. 3. membahas masalah-masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. menempatkan Aceh menjadi lebih banyak pula memusatkan perhatian dibidang pendidikan. Buku 10 Tahun Darussalam halaman 401-402. Balai ini dapat disamakan dengan sebuah studi klub tempat para ulama/sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran. adalah sebagai berikut: (2021 (199) (200) (201) (202) Ibid halaman 71. hukama (ahli-pikir) untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Ilyqs Sutan Parnenan: Rencong Ditangan Wanita halaman 30 Buku Darussalam halaman 39. seperti yang diakui ke xvii (200) e n a n C i S B e a U l i C U y a n g P C r n a h b e r k u n J u n 8 e Aceh diabad k Iskandar M u d a mempunyai minat yang sangat besar untuk memperkembangkan ilmu pengetahuan. setelah berdiri Kerajaan Islam Peureulak. Balai Setia Ulama. Kerajaan Islam Samudra / Pase yang dilanjutkan dengan berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam maka Aceh sudah tidak mengenai lagi buta huruf. tinggi dan sempurna ilmu agama.

sejarah/ilmu tatanegara. disamping fungsi-fungsi yang lain. tauhid. yang kalau sekarang sama dengan Sekolah Dasar. Ilmu-ilmu yang diajar. dan sebahagian kitab-kitab Agama sudah diajar dengan bahasa Arab. 3. antara lain fxqh (hukum). Rangkang. Pada pendidikan rangkang. dengan menyediakan sebuah "balai utama" sebagai aula. termasuk kegiatan pendidikan. tempat murid tinggal (asrama). 2. sejarah dan berhitung.1. Akhlak. seperti halnya ditiap-tiap kampung harus ada satu meunasah. Kadang-kadang ada dayah-dayah yang berpusat pada mesjid-mesjid bersama dengan rangkang. Menurut ketentuan Qanun Meukuta A l a m . sudah mulai diajar bahasa Arab. yang digunakan menjadi tempat mengajar dan sembahyang berjama'ah. ilmu bumi. Dayah dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah kalau sekarang. Kebanyakan murid terus memondok dimesjid. Meunasah. (203) Mesjid adalah tempat segala kegiatan ummat. bahsa. A r a b . Akhlak dll. Meunasah yang terdapat dalam tiap-tiap kampung. dalam tiap-tiap mukim harus ada satu mesjid. jadi mesjid merupakan madrasah tingkat menengah. kebanyakan dayah berdiri sendiri ditempat luar pekarangan mesjid. tasauwuf/akhlak. D i Meunasah. Dayah. Dalam dayah serrraa pelajaran diajar dalam bahasa A r a b . ilmupasti/faraidl. ilmu agama dalam bahasa jawi (melayu). 192 . para murid diajar menulis/membaca huruf Arab. sehingga dirasa perlu dikelilingi mesjid dibangun rangkang. (203) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 44. kalau sekarang dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Pertama atau Sanawiyah. juga berfungsi sekolah (madarasah). dengan menggunakan buku berbahasa A r a b . Tetapi. Dayah terdapat hampir pada tiap-tiap daerah Uleebalang. seperti ilmu bumi. Juga mulai diajar sedikit ilmu-ilmu umum.

17/ September 1969 halaman 9. yang kemudian dalam perkembangan selanjutnya. 2. Dayah Teungku Chik barangkali lebih tepat kita namakan dengan "akademi" menurut istilah sekarang. Darut Thib (Fakultas Kedokteran). Jamiah Baitur Rahman mempunyai beberapa "daar". Dayah Teungku Chik dapat disamakan dengan perguruan tinggi. Darul Khasanah Baitul Mal (Fakultas Ilmu Perbendaharaan/ Keuangan Negara). Yang diajarkan pada Dayah Teungku Chik. Majalah Sinar Darussalam No. yaitu Jamiah Baitur Rahman di Banda Aceh (Universitas Baitur Rahman).4. 4. Darul Kalam (Fakultas Ilmu Kalam/Tauhid). tauhid/fïlsafat. Darul Ahkam (Fakultas Hukum). dan yang betul-betul telah merupakan sebuah perguruan tinggi dalam arti sungguhsungguh (universitas). 8. 12. manthik dan ilmu bintang/falak. 13. antara lain fiqh (hukum). Pada masa Sulthan Iskandar Muda disempurnakan pembangunan Mesjid Raya Baitur Rahman. 6. kira-kira sama dengan "fakultas" kalau istilah sekarang. 9. yaitu : (204) Darut Tafsir wal Hadis (Fakultas Ilmu Tafsir dan Hadis). Darus Siyasah (Fakultas Ilmu Politik). ilmu bumi. Daruz Zira' ah (Fakultas Pertanian). 11. hadis. (204) Adapun daar-daar tersebut. sejarah/tatanegara. Darul Hisab (Fakultas Ilmu Pasti). Mungkin juga dimaksud ilmu alam). Darul Kimia (Fakultas Ilmu Kimia). Dayah Teungku Chik. Darul Falsafah (Fakultas Filsafat). 14. Darut Tarikh (Fakultas Ilmu Sejarah). ilmu bahasa dan sastera Arab. 3. akhlak/tasauwuf. Darul Aqli (Fakultas Ilmu Akal. 7. 5. 193 . 1. UNIVERSITAS BAITUR R A H M A N . sekaligus dijadikannya sebagai pusat kegiatan ilmu. Darul Ardli (Fakultas Ilmu Pertambangan). Darul Wizarah (Fakultas Ilmu Pemerintahan). 10. tafsir.

Nama-nama ulama pujangga seperti Hamzah Fansury. Maka banyaklah pelajar-pelajar datang ke Pasai dari daerah-daerah lain untuk belajar agama Islam. kalau Kerajaan Aceh Darussalam yang sangat mementingkan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Sebagaimana halnya dengan Jamiatul Azhar di Mezir. Waktu itu banyaklah ulama di Pasai membangunkan pesantren. tulis Ustaz Mahmud Yunus. Pada zaman Iskandar Muda Meukuta Alam. maka Jamiah Baitur Rahman juga mempunyai sekolah-sekolah (madrasahmadrasah-Rangkang-Dayah) sejak rendah sampai menengah. pesantren-pesantren. surau-surau langgar-langgar tersebar dari kota-kota sampai kedusun-dusun. 17. Aceh menjadi Serambi Mekkah. Syamsuddin Pasai. pindah ke Aceh. Darul Nahwu. Terutama setelah berdiri Kerajaan Islam Pasai. demikian tulis Muhammad Said.15. masa Iskandar semakin terkenal. banyaklah ulama dan muballigh-muballigh Islam meninggalkan Malaka. 194 . Disana mereka mendirikan pesantren-pesantren untuk menyiarkan agama Islam dan pendidikan calon-calon alkn-ulama yang fuqaha. Darul Mazahib (Fakultas Ilmu Perbandingan Agama). Maka dengan bantuan Pemerintah Islam dan masyarakat. sehingga menjadi masyhur (205) M. 16. (205) Sejak mulai masuk agama Islam ke Aceh. Dibidang ilmu pengetahuan agama (theologi). Ketika Malaka ditaklukkan Portugis. maka pendidikan dan pengajaran Islam mulai lahir dan tumbuh dengan suburnya. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Singkel. adalah nama-nama yang tidak asing lagi sampai kini. S E J A R A H RINGKAS P A R A U L A M A / S A R J A N A TERKEN A L Bukanlah suatu hal yang aneh. kemudian telah melahirkan ulama-ulama dan sarjana-sarjana terkenal yang berkaliber internasional. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 174. Teungku Cot Mamplam dll. seperti Teungku di Geudong. Darul Harb (Fakultas Ilmu Peperangan). khusus Islam. Pendeknya sejarah pesantren di Aceh pada zaman Iskandar Muda menempuh zaman keemasan.

. Asalnya. (206) Mahmud Junus: Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia halaman 151. "and the span of the priode in which he lived and flourished is stil a problematic question". jadi pada penghujung abad ke XVI dan permulaan abad ke XVII.) sampai permulaan pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Meukuta Alam (1016-1045 H . (207) Memang sekarang kita belum mengetahui tempat dan tanggal/ tahun lahirnya ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansuri. 195 . Tentang asalnya beliau sendiri menulis : Hamzah nin asalnya Fansuri. Dari namanya "Hamzah Fansuri" (dibaagsakan kepada kampung Fansur) jelas dia berasal dari Fansur. (207) Syed Muhammad Naguib: The Misticism Of Hamzah Fansuri halaman 3. sama dengan Syekh Abdur Rauf Fansuri dan abangnya Syekh Ali Fansuri. artinya ada bahan-bahan dalam perpustakaan pribadi saya. yang mungkin saya ketahui.1589-1604 M.kemana-mana. Syed Muhammad Naguib A l Attas. Kampung Fansuri yang ada dekat Singkel (Aceh). Hanya yang telah pasti beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukamil (997-1011 H . Daripada Abdul Qadir Sayid Jailani. maka kampung tempat tinggal orang-orang berasal Fansuri di Barus dinamakan Fsnsur.1607-1636 M. karena banyak alim-ulama dan ahli sastera Islam Indonesia. kemudian karena banyak orang-orang Fansuri pindah ke Barus waktu Barus menjadi wilayah kerajaan Aceh. Beroleh khilafat ilmu yang 'adil. Jadi sekampung dengan Syekh Abdur Rauf. Mendapat wujud ditanah Syahr Nawi. .).) dan pemerintahan Sulthan Muda Ali Riayat Syah V (1011-1015 H . 1604-1607 M. HAMZAH FANSURY "Neither the date nor the place of Hamzah Fansuri's birth has been established" demikian tulis Prof. Jelas beliau asal dari kampung Fansuri. (206) Dibawah ini akan saya turunkan sejarah-singkat beberapa para ulama/sarjana.

terutama di Banda Aceh. Karya-karyanya. Urdu. Parsia dan Arab. Kecuali di aceh sendiri. A l Juneidi. mengenai ilmu-ilmu tasauwuf. Ghazali. filsafat dan sebagainya. Zinatul Muwahhidin. bahkan juga Abdulkarim Jili. Murid dan pengikut beliau yang terkenal dan besar yaitu Syekh Syamsuddin As Samathrani. beliau menganut paham "wihdatulwujud" dan menjadi pengikut Tharikat Qadiriyah. Parsia dan Arab. yang membahas masalah ilmu suluk dan tauhid. 2. Beliau menguasai ilmu-ilmu Fiqh. 1. Karya-karyanya Syekh Hamzah Fansuri banyak sekali. Dalam filsafat/mistic. Parsia dan Arab. Beliau sangat terpengaruh dengan ajaran-ajaran filsafat Syekh Abdul Qadir Jailani. masalah thariqat. 196 . sejarah sastera. yaitu pada suatu kampung dekat Runding (Singkel) dan disanalah beliau berkubur. sebahagiannya dalam bentuk prosa dan sebagian lainnya dalam bentuk puisi. fiqh.r Tempat belajar. A l Halladj. Diantara karangan-karangannya yang saya ketahui: Syarabul Asyiqin. filsafat dll. Beliau mengajar ilmu-ilmunya itu pada beberapa tempat di Aceh. Asrarul Arifin Fibayani Ilmis Suluk Wat Tauhid. Djaluludin Rumi. Menurut paham "Wihdatul Wujud" bahwa alam ini adalah ciptaan dan bahagian ke Tuhanan sendiri. sedangkan musuh dari paham beliau yang terbesar yaitu Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. Barus. adalah sebagai kesaksian dari adanya Tuhan. yang bermakna bahwa alam yang baharu ini. dalam bahasa Aceh. beliau mendirikan dayah didaerah tempat lahirnya. manthik. Pada ujung hayatnya.tasauwuf. Beliau pasih berbahasa Melayu. Jawa. A l Bustami. syariat. laksana buih pada puncak ombak. hakikat dan ma'rifat. Melayu. dan memang beliau seorang penyair terbesar diabadnya. jadinya sama dengan teori "monism" (serba esa atau "pantheism" (serba dewa) Lawannya "Wihdatus Syuhud". Mas'ud dan Syah NNikmatullah. Syekh Hamzah Fansuri juga belajar di India. yang membicarakai.

sejarah. tauhid.) dengan meninggalkan jasanya yang cukup banyak. manthik. dan memang beliau dilahirkan disana pada penghujung abad ke X V I . antara lain fiqh (hukum). Drs Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. Guru beliau yang utama. Sekalipun beliau beraliran Syi'ah dan menganut paham Widdatul Wujud. baik dalam bahasa Melayu/Jawi atau(208) Keterangan lanjut dapat dibaca dalam : a. 197 . hal mana menunjukkan bahwa beliau pernah belajar diluar Aceh. Beliau juga menjadi Syekh Jamiah Baitur Rahman (Rektor Universitas Baitur Rahman). Ilmu-ilmu yang beliau kuasai. Kealimannya dan kesarjanaannya diakui oleh semua pihak. (1630 M. Nama lengkapnya Syekh Sjamsuddin bin Abdullah As Samathrani. juga menjadi Ketua Balai Gading yang beranggotakan 7 Ulama dan 8 Uleebalang. karena beliau ikut serta membesarkan Aceh. terutama dalam bidang Ilmu pengetahuan dan politik. b. orang nomer dua dalam kerajaan. Karangan-karangannya. filsafat. ilmu tatanegara/politik dll. tasauwuf. Syed Naguib: The Mysticism Of Hamzah Fansuri. Beliau menguasai bahasa-bahasa Melayu. A l Muntahi. puissi. ilmu bahasa Arab. beliau mendapat kedudukan baik sekali. dimana beliau diangkat menjadi Qadli Malikul Adil. yang membahas masalah-masalah Wujud. 4. bahkan juga oleh musuh pahamnya Syekh Nuruddin A r Raniry. Wihdatul SJAMSUDDIN AS S A M A T H R A N I Dari namanya kita mengetahui. Dalam Kerajaan Aceh Darussalam. terutama sekali pada Sulthan Iskandar Muda.3. namun beliau sebagai orang besar kerajaan tetap berlaku adil. baik pada Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. yaitu Syekh Hamzah Fansury dan juga beliau pernah belajar pada Pangeran Bonang di Jawa. Parsia dan Arab. 36/1971 halaman 44-49. Beliau wafat di Banda Aceh di zaman Sulthan Iskandar Muda pada malam Isnin 12 Rajab 1039 H . Prof. bahwa Syekh Syamsuddin As Samathrani berasal dari Samudra/Pase. (208) Rubai Fansuri. Jawa.

Tiap-tiap golongan itu silih berganti dapat merebut kekuasaan ataupun mempengaruhi penguasa. 3. Risalatul Baijin Mulahadhatil Muwahhidin Alal Mulhidi fi Zikrillah (Tinjauan ahli-ahli tauhid terhadap orang-orang yang sesat mengingat Allah). Miratul Haqiqah (cermin hakikat). Wihdatul Wujud pada umumnya diaftut oleh aliran politik Syi'ah. 12. Risalatul Wahhab (risalah tentang Mahapemberi). TanbihuPlah (peringatan allah). 2. Kedua paham ini telah tumbuh sejak abad pertama hijrah. 1. 14. Tentang Wihdatul Wujud dan Wihdatus Syuhud. 7. 13. 9. yaitu : Miratul Mukminin (cermin perbandingan bagi orang-orang mukmin). 11. Syarah Miratul Qulub (Uraian tentang cermin segala hati). 5. Kitabul Martabah (kitab tentang martabat manusia). Jauharul Haqaaiq (permata kebenaran). cukup banyak dan bernilai tinggi ditinjau adari segi ilmu pengetahuan. 198 . Kitab Tazyim (kitab celaan ?). (209). Kerajaan Islam Pase dan sampai-sampai dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Kitabul Harakah (mungkin mengenai ilmu bahasa). Nurul Daqaaiq (cahaya yang murni). Karena itu. Antara kitab-kitab karangan yang dapat saya ketahui. Golongan politik Syi'ah dan Ahlussunnah telah ikut memperebutkan kekuasaan semenjak berdiri Kerajaan Islam Peurelak. 10. 34/Mei 1 halaman 51-53. Sjarah Ruba'i Hamzah Fansury (uraian dan tafsir terhadap buku Hamzah Fansury berjudul Ruba'i Fansury). 15.pun dalam bahasa Arab. 4. Miratul Iman (Cermin keimanan). 16. Kitabul Ushulut Tahqiq (kitab dasar-dasar penguat). 6. Miratul Muhaqqiqin (cermin para ahli pembukti). maka terjadilah pertentangan seru antara paham (209) Uraian lanjut baca Drs Zakaria Ahmad : Sinar Darussalam No. 8. Syar'ul Arifin (jalan orang arif budiman). sementara paham Wihdatus Syuhud pada umumnya dianut oleh aliran politik Ahlus Sunnah.

Gambar lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 199 .

Dalam tahun 1030 H . Syekh Nuruddin datang ke Aceh pada tanggal 6 Muharram 1047 H . Gujarat (India) dalam satu keluarga Quraisj. sedangkan kedatangan kali pertama adalah pada waktu Sulthan Iskandar Muda. 25/Agustus 1970. 31/Februari 1971. (210) Baca lebih lanjut : Dr. pujangga. bahkan kekufuran. dilahirkan di Ranir. No. seperti paham apa yang dinamakan "salik buta" di Aceh. Pertentangan yang pada mulanya melulu karena hendak merebut kekuasaan politik. Prof. 6/September 1968. tidak banyak diketahui orang dan nama lengkapnya yaitu Syekh Nuruddin Muhammad Djailani bin Ali bin Hasandji bin Muhammad Hamid Ar Raniry. seorang ulama. 200 . Dinegerinya beliau telah mempelajari bahasa melayu. ahli sufi. Surat. Iskandar: Batanus Salatin halaman 2-13. dan beliau adalah Syekh dalam ilmu thariqat dan diterima dalam thariqat oleh gurunya Said Umar Ibn Abdullah ba Syaiban (lebih terkenal dengan Thariqat yaibany). No.). pengarang. (31 Mei 1637 M. SYEKH NURUDDIN AR RANIRY Syekh Nuruddin A r Raniry. ahli hukum. politikus dan negarawan ternama. Pendidikan pertama diterima Syekh Nuruddin dinegerinya sendiri. No. sehingga beliau menjadi alim benar.Wihdatul Wujud golongan Syi'ah dengan paham Wihdatus Syuhud golongan Ahlussunnah. No. pada masa pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. 3/Mai 1968. Sinar Darussalam No. karena bahasa Melayu pada waktu itu telah menjadi "lingua franca" dikepulauan Nusantara. 10/Januari 1969. (210) Tanggal lahir dan kehidupan kecilnya. bahkan selagi dinegerinya beliau sudah alim. dan beliau sangat ahli dalam bahasa Melayu. karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. Syed Naguib: RaniriAnd The Wujudlyah halaman 12-17. lama kelamaan berobah menjadi pertentangan akidah. bahkan akhirnya paham "Wihdatul Wujud menjurus kearah kesesatan/penyesatan. beliau menunaikan rukun Haji dan terus menetap dinegeri Arab berapa lama untuk belajar lagi. tetapi pula kembali ke Melayu. T.

2. Kitab-kitab karangan beliau banyak sekali. 6.). Djahawirul Ulum fi Kasyfil Ma'lum (1052 H . = 1635 M. 16. 12. Melayu dan Parsia.). Hudyjatush Shadik li Daf'iz Zindiq. 10. Daruul Faraid bi Syarhil Aqaid. b. sama dengan kedudukan Sjech Sjamsuddin As Sumathrani dalam pemerintahan Iskandar Muda. = 1642 M. Maul hayati li ahlil mamati.). 13. antaranya yang saya ketahui yaitu : L Asy Shiratul Mustaqim (1044-1054 H . tentang tauhid/filsafat. Umdatul I'tiqad. Shawarimush Shadik li Qath'iz Zindiq. 21. = 1640M. Asrarul Insan fi Ma'rifatir Ruhi war Rahman (1050 H . 7. Syekh Jamiah Baitur Rahman. Tambihul' awamili fi tahqiqia kalami finawafil. Bad-u Khalqis Samawati wal Ardli (1047 H .). 5. 18.1634-1644 M. Beliau mendapat kedudukan yang baik sekali dalam pemerintahan Sulthan Iskandar Sani dan juga dalam pemerintahan Ratu Safiatuddin. Syafa-ul Qulub. Mufti Mu'adhdham. c. = 1642 M. = 1638 M. 20. . Lathaiful Asrar.). Rahiqul Muhammadiyah fi Thariqish Shufiyah (1069 H .) 4.). dimana beliau menjabat: a. Hidayatul Habib fit Targhib wat Tarhib (1045 H . Qadli Malikul Adil. Fathui Muhil Alal Mulhidin. tentang fiqh/hukum. 19.). At Tibyan fi Ma'rifatil Ad-Yan (1056-1064 H . = 1637 M. 9. baik dalam bahasa Arab.karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. Hilluz-zil 11. Ala lam'u fi Tafkiri man qala bi khalqil Quran. 17. = 1658 M. 14. Busthanus Salathin fi Zikril Auwalin wal akhirin (1052 H . 201 . = 1646-1653 M.). 3. 8. Nubzatun fi Da'wazzil ma'a Sahibin. 15. Akhbarul Akhirah fi Ahwali Jaumil Qiyamah (1052 H .

yang lebih terkenal dengan nama julukan Syiahkuala. yaitu ke Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya. Abdur Rauf melanjutkan pelajarannya ke Barus pada sebuah dayah tinggi (Dayah Teungku Chik) yang dipimpin oleh ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansury. sastera Arab/Melayu dan juga bahasa Parsia. seorang ulama besar pengikut utama aliran Hamzah Fansury. yang membangun dan memimpin "Dayah Simpang Kanan" dipedalaman Singkel. S Y E K H ABDUR R A U F Syekh Abdur Rauf A l Fansuri. karena telah diangkat oleh Sulthan Iskandar Muda menjadi Qadli Malikul Adil. dilahirkan di Singkel pada tahun 1001 H . . 24. maka Syekh Abdur Rauf pun bertolak keluar negeri. Syekh Nuruddin A r Raniry berpulang ke Rahmatullah.Kissah Iskandar Zulkarnain. Setelah selesai pada Dayah Simpang Kanan. Hidayatul Mubtadi bi Fadl-lillahil Muhdi. Ayahnya Syekh Ali A l Fansuy seorang terkenal. sejarah. Dari Barus. 25. SaqyurRasul. Setelah Syekh Syamsuddin As Sumathrani pindah ke Banda Aceh. Di Mekkah beliau tinggal dikampung Qusyasyiyah dalam Rumah Aceh dan belajar pada Syekh Ahmad Qusyasyy. Mu'ammadul I'tiqad. maka pada tanggal 22 Zulhijah 1068. Di Barus Abdur Rauf melanjutkan pelajaran bahasa Arabnya. Syekh 202 22. 27. manthik. filsafat. ilmu-ilmu agama. Abdur Rauf pindah lagi ke Samudra Pase melanjutkan pelajarannya pada Dayah Tinggi Syekh Syamsuddin As Sumathrani. 26. Setelah mengabdi untuk Islam selama 17 tahun di Aceh saja. Abdur Rauf mendapat pendidikan dari ayahnya di Dayah Simpang Kanan bersama dengan banyak pemuda-pemuda yang lain. dan bergaul dengan ulama-ulama berasal Indonesia. dari keluarga baik-baik. Beliau juga belajar pada Syekh Nuruddin Ar Raniry. Syekh Abdus Samad Petani dan lain-lainnya. + 1593 M . kebetulan waktu itu sedang berada di Mekkah. Hikayat Raja Badar. 23. antara lain Syekh Nawawy Bantan. BabunNikah.

203 .Gambar lukisan Teungku Syekh A bdurrauf Syiahkuala.

falak. ilmu bumi. Masa pemerintahan tiga Ratu yang akhir. Syekh Abdur Rauf telah sampai kembali di Banda Aceh. Dari Banda Aceh kemudian Rauf melanjutkan perjalanan ke Singkel dan kemudian kembali ke Banda Aceh untuk memangku jabatan selaku Qadli Malikul Adil/Mufti Besar dan Syekh Jamiah Baitur Rahim. (211) Beliau telah mengarang sejumlah besar karangan-karangan baik dalam bahasa Jawi (Melayu) ataupun dalam bahasa Arab. politik dan sebagainya. Tafsir ini lebih terkenal (211) Bahan-bahan ini dari diktat sejarah Syekh Abdur Rauf yang disusun oleh Sdr Tgk.Abdur Rauf menetap di Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya selama 19 tahun. Ratu Naqiatuddin. (1695 M. dan bahan-bahan dari buku-buku/majalah-majalah lainnya. Empat tahun setelah beliau wafat. Demikianlah Ikhtisar riwayat hidup Syiahkuala. M. Syekh Abdur Rauf menguasai segala bidang ilmu Hukum. pada hakikatnya yang memegang kendali pemerintahan adalah Syekh Abdur Rauf dari belakang layar. karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazy A l Baidlawy. Ratu Kamalat Syahpun diturunkan dari takhta kerajaannya. setelah dua tahun sebelumnya Syekh Nuruddin Ar Raniry meninggalkan Aceh menuju Mekkah dan selanjutnya pulang ketanah airnya Ranir. Sebagai seorang ahli hukum kenamaan. yaitu terjemahan dari tafsir Anwaru Tanzil wa Asrarut Tak wil. Turjumanul Mustafiid. manthik. maka pada hari Rebu 20 Rabiul Akhir 1110 H . satu waktu yang cukup lama untuk memberi kesempatan kepada beliau mengarungi lautan ilmu. kesemuanya itu untuk menggantikan Syekh Nuruddin Ar Raniry. disamping menguasai filsafat.). Gujarat. dan dikebumikan dikuala krung Aceh. Pada hari Isnin 23 Syawal 1106 H .). Ratu Zakiatuddin dan Ratu Kamalat Syah). Diantara karangan-karangan beliau yang dapat saya ketahui yaitu : 1. sejarah. Yunus Jamil dan disiarkan oleh Lembaga Kebudayaan Aceh bertanggal 14 Juli 1960. Dalam tahun 1063 H . Semua jabatan-jabatan tersebut dipangkunya berturut-turut dalam masa pemerintahan para Ratu (Ratu Safiatuddin. 204 . (Oktober 1699 M. Syekh Abdur Rauf Syiah Kuala berpulang ke rahmatullah dalam usia 105 tahun. tauhid.

yang riwayat singkatnya akan saya turunkan dibawah ini. beliau mencatat sejumlah besar para ulama/ahli tasauwuf/filsafat. membahas halhal mengenai dengan tauhid/thariqat. Umdatul Ahkaam.dengan terjemahan tafsir Baidlawy. yaitu Syekh Muhammad Saman Tiro yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Di Tiro". meliputi segala bidang hukum. 35/71. 4. seorang ulama/intelektuil yang genius. yang membahas masalah ilmu tasauwuf. yang berarti "rahasia huruf". persaksian dan sumpah palsu. yang beliau berguru pada mereka ataupun bersahabat. 6. Ismuha: Sinar Darussalam No. Hidayatul Balaghah 'ala Jum'atil Mukhashamah. (213) Baca a. Daqaiqul Huruf. juga kitab/ilmu hukum/fiqh. yaitu kitab fiqh (ilmu nukum) yang lengkap sekali. Mungkin kitab hukum/ fiqh yang pertama dikarang dalam bahasa Melayu (Indonesia yanglengkap. = 1836 M . 205 . 7. Zakaria Ahmad. 8. 3. 5. Drs. mengenai ilmu ketuhanan/filsafat. 31/71 halaman 54. Sya'ir Ma'rifat. telah menjadi obyek studi para sarjana tentang beliau pribadi ataupun tentang ajaran-ajarannya (212) T E U N G K U CHIK DI TIRO. (213) Muhammad Saman lahir dalam tahun 1251 H . 9. Tgk. Demikianlah riwayat singkat Syekh Abdur Rauf. Yakub: Tgk. Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. adalah putera dari Teungku Syekh Abdullah bin Teungku Syekh Ubaidillah (212) Drs. Pada akhir kitab ini. 2. Bayan Tajalli. mengenai ilmu tasauwuf. Salah seorang diantara empat orang pahlawan Aceh yang mendapat gelar "Pahlawan Nasional". yang namanya melampaui batasbatas Kerajaan Aceh Darussalam. yaitu kitab penting sekali yang mengupas masalah hukum Islam tentang bukti. sebagai tulis Drs. karangan yang berbentuk puisi. Miraatut Thullab. mungkin membahas masalah falsafah. Umdatul Muhtajin Ha Suluki Maslakil Mufradin. Kifayatul Muhtajin. Chik Tiro halaman 29-92. b.

Gambar lukisan Teungku Chik di Tiro. 206 .

perang sedang berkecamuk dengan hebatnya di Aceh Besar.) Tafsir. sedangkan ibunya bernama Sitti Aisjah. pengarang Hikayat Prang 207 . dimana menurut keterangan Tgk.). tasauwuf. barulah pindah ke Dayah Tiro dibawah asuhan pamannya Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. t akak teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. binti Teunglu» Abdussalam Muda Tiro bin Leube Polem Cot Rheuem. kemudian ke Dayah Teungku Chik Tandjung Bungong dan pindang ke Dayah Teungku Chik Lam Krak di Aceh Besar. maka Muhammad Saman pulang ke Tiro untuk mengajar sebagai pembantu pamannya (asisten) Atas persetujuan pamannya. Dari dua saluran. antaranya ilmu fiqh (hukum. Waktu beliau berangkat ke Mekkah. Haji Abdullah Ujong Rimba kepada kami. sejarah. mathik/filsafat. dan setelah bertemu dengan teman kecilnya. seterusnya berturut-turut pindah ke Dayah Teungku Chik Abdullah Meunasah Blang. Dari Tiro pindah ke Dayah Teungku Chik Di Jan Ie Leubeue. = 1641-1675 M. Muhammad Saman belajar pada Dayah-dayah ayah/ibunya. tokoh ulama besar diabad Ratu Safiatuddin (1050-1086 H . Setelah memperdalam beberapa cabang ilmu agama dan umum. ilmu-ilmu agama. yang kemudian terkenal sebagai penyair perang terbesar didunia. disamping ingin memperdalam ilmunya dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin Islam.Garot. Setelah menguasai berbagai ilmu. Dayah Garot: belajar tulis baca huruf Arab. sejarah. kedahtm tubuh Muhammad Saman mengalir darah ulama dari silsilah yang panjang. hadis. ditempat mana beliau terus mendirikan "Dayah" sebagai halnya dayah-dayah yang ada di Aceh Lhee Sagoe. terutama mengenai dengan Perang Sabil. yang seakan-akan menanti pulang beliau dari Mekkah untuk memimpinnya. Syekh Muhammad Saman berangkat ketanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam Kelima. Sebelum berumur 15 tahun. Setelah berusia 15 tahun. Muhammad Pante Kulu. ilmu bumi dan sebagainya. bahwa nenek moyang dari dua saluran darah Muhammad Saman bertemu dalam tubuh seorang pribadi. yaitu TeungkuSyekh Abdul Wahab. tauhid. yang dalam zaman pemerintahan Ratu Utama itu beliau bersamabeberapa ulama lainnya mengusi kedaerah Pidie dan bertempat tinggal di Tiro. juga mulai belajar bahasa Arab. semuanya dalam bahasa Jawi (Melayu). akhlak.

bahkan hampir-hampir pimpinan tentera Belanda menarik pasukan-pasukannya untuk kedua kali dari Aceh. beliau terus melakukan serangan-serangan tak kenal damai kebenteng-benteng Belanda. maka beliau kembalilah ketanah airnya karena panggilan jihad sudah tidak terelakkan lagi. hal mana telah menimbulkan insperasi kepada seorang penyair Islam (saya sendiri) untuk menciptakan serangkum sajak persembahan kepada Almarhum. Setelah tiba di Tanah Air. Hidup rukun pantun poyangku. sehingga serdadu-serdadu Belanda kewalahan dibuatnya. Pemuda bangsa satria berani. peracunan mana telah mengantarkan pahlawan utama itu keliang kubur. sajak mana saya turunkan kembali dibawah ini SEKAKIKESUMA Dipersembahakan kepada arwah Mujahid Besar Tgk. Disenja senyap meratap pujangga. Alun ciptaan sama sekata: —Syarat pahlawan meribu arti. 208 .Sabi. hal ini terjadi dalam tahun 1298 H . Dimalam sunyi penyanyi menyanyi. Kissah jihadmu melukiskan makna : — Benarlah Tuan pahlawan abid. Semenjak tahun tersebut sampai wafatnya dalam bulan Januari 1891. Riwayatmu berkata. wahai Mujahid. Ingin mencipta jaya bahari. Kalbu merindu dalam dadaku. = 1881 M . Chik Di Tiro. kalau sekiranya mereka tidak berhasil melakukan suatu perbuatan keji/kotor yang tidak ada tolak bandingnya dalam sejarah. yaitu meracuni Mujahid Besar Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro. Lengkap syarat sifat satria. maka beliau langsung berangkat ke Aceh Besar untuk menerima pimpinan Angkatan Jihad disektor Aceh Besar.

Semoga menjelma pada bangsaku. Bernajat kalbu dimalam waktu. Naiklah gita kudus menyepi. wahai pahlawan : — Pemuda bangsa menjadi satria. 209 . Kemedan jihad menentang angkara. Hasjmy Montasie. Mohon sempena semangat perwira. selain seorang pahlawan/mujahid yang amat besar dalam sejarah ummat manusia. Penuntun kami kejalan bakti. Restuilah kami Mujahid budiman. Ziarahi pusaramu membawa pujian. (214) Sajak ini telah dimuat dalam buku riwayat hidup Teungku Chik Di Tiro cetakan 1dan II. karena sedang selalu dimedan perang. dan juga seorang pengarang/penyair yang baik. Muharram 1364. karangan Teungku Ismail Yakub. Tuan (214) A . Mudjahid Tiro pahlawan mulia. hanya ada sebuah yang saya ketahui. juga beliau seorang ahli pidato yang hebat sekali. Lagu jiwaku tinggi mengawan. Turun mengembun kembali kebumi. Sayangnya beliau tidak banyak mendapat kesempatan untuk mengarang. Menggunung rinduku. Hubaya dikurniai satria seperti.Pinta jiwa reda tiada. Cinta jiwa mengabdi agama. Teungku Chik di Tiro Syekh Muhammad Saman. Setara tiada suntingku. yang isinya membangkitkan semangat jihat perang sabil Hikayat dalam bentuk puisi. yaitu Hikayat Sa'labah. Sekaki hanya kesuma sembahan.

Gambar lukisan Teungku Chik Pantee Kulu 210 .

telah berhasil mempersembahkan kepada dunia kemanusiaan sebuah karya sastera besar. ilmu bumi. daerah Pidie. dilahirkan dalam tahun 1251 H . seorang Ulama-Penyair Haji Muhammad. akhlak/tasauwuf dll. Pendidikan pertama diterimanya di "Dayah Tiro" yang dipimpm oleh Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. (1836 M. ditempat mana dilanjutkan pelajarannya untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu agama. maka pemuda Muhammad melanjutkan studinya ke Mekkah. adalah seorang Ulama Besar dan Penyair Perrang Agung dalam sejarah dunia. beliau mengadakan hubungan dengan pemimpin-pemimpin gerakan Wahabi yang sedang menghangat. A. sekurang-kurangnya Menyamai "Odyssea"-nya Homerus. Disamping belajar. orang yang telah membuat serdadu-serdadu kolonial Belanda Mati ketakutan dengan syair-syairnya. sejarah. telah meninggalkan pengaruh yang sangat (215) Uraian lanjut dapat dibaca dalam : 10 Tahun Darussalam halaman 302-303 Sinar Darussalam No. Musakkir Waled.TEUNGKU CHIK PANTEE KULU Teungku Haji Muhammad yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Pante Kulu". bahasa dan sastera Arab dan sebagainya. atau sebagai tulis Gubernur Aceh A . yang sejarah singkatnya akan diturunkan dibawah ini. dalam satu keluarga ulama yang ada hubungan kerabat dengan kelompok ulama-ulama Tiro. fiqh/hukum. 211 . (215) Muhammad. juga dengan pemimpin-pemimpin Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia. füsafat/tauhid. logika. yang kalau tidak mengatasi.) didesa Pante Kulu. bersama-sama dengan Muhammad Saman yang kemudian menjadi pahlawan/mujahid perang Aceh. 5/1968 halaman 76-81. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pante Kulu. Setelah mendapat pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu agama. sejarah. manthik. bahasa Arab. Kebangkitan Dunia Islam yang dikumandangkan oleh Gerakan Wahabi dibawah pimpinan Ulama Besar Muhammad bin Abdul Wahab dan gerakan pembaharuan yang dicanangkan oleh Said Jamaluddin Afganistan. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 31-43.

Kecuali gemar membaca karya-karya sastera. pemuda Muhammad kembali ke Aceh dengan membawa bekal ilmu yang cukup. Abdullah bin Malik dan Ka'ab bin Zubair. selain dari Hikayat Prang Sabi yang termasyhur itu. hal mana memberi arah kepada Hikayat Prang Sabi yang akan dikarangnya nanti. Dalam perjalanan pulang ke Aceh. pengarang dan penyair agung. Syair-syair mereka itu membimbing pemuda Muhammad untuk menjadi seorang penyair perang terbesar. Kira-kira dalam tahun 1881 M .mendalam dalam jiwa Muhammad Pante Kulu yang mulai menanjak dewasa. sehingga dia sesampai di Aceh diangkat menjadi "Teungku Chik" (Guru besar). Usamah bin Zaid dan lain-lainnya. juga beliau sangat suka membaca sejarah pahlawan-pahlawan Islam kenamaan. beliau bersama-sama dengan ulama-ulama dan pemimpin-pemimpin rakyat lainnya terus berjihad bahu membahu sehingga ajalnya tiba dan dikebumikan di Lam Leuet. 212 . baik dalam bahasa Aceh ataupun dalam bahasa Jawi (Melayu). Setelah 10 tahun lebih tinggal di Mekkah. dengan meninggalkan dua orang isteri. seperti Khalid bin Walid. Teungku Chik Pante Kulu adalah seorang ulama besar. Hamzah. beliau sangat gemar membaca buku-buku syair Arab. Hasan bin Sabit. terutama karya penyairperang dizaman Rasul. sebagai sumbangan beliau untuk membangkitkan semangat. Kemudian. Disamping itu. dan akhirnnya namanya terkenal dengan Teungku Chik Pate Kulu. Tahriq bin Zaiyad. Karangan-karangan beliau banyak. Teungku Chik Pante Kulu meninggalkan Mekkah dan sesampainya di Aceh terus menyerahkan hasil karyanya (Hikayat Prang Sabi) kepada teman lamanya Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro yang telah aktif memimpin perang sabil. beliau berhalil mencipta sebuah karya sastera. sedangkan puteranya yang tua telah syahid selagi beliau masih hidup. Kecamatan Indrapuri. Umar bin Khaththab. yang kemudian ternyata menjadi jiwanya perang Acerh lawan Belanda. diatas kapal antara Jeddah dengan Penang. baik yang berbentuk puisi ataupun prosa. yaitu Hilcayat Prang Sabi. sebagai seorang yang berjiwa seni.

(Dari buku: Srikandi A ceh). Pahlawan dan Ulama Wanita yang sangat hebat.Teungku Faki. 213 .

beliau syahid dalam satu pertempuran. Teungku Ahmad. (216) Beliau dilahirkan sekitar tahun 1856m. Teungku Daud. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 70-84. suaminya sendiri dan beliau juga syahid. M . (216) H. 3. Menurut H . yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Leupung. Pahlawan Perang Ternama dan pembangun pendidikan ulung. beliau tidak syahid. didesa Lam Diran Kampung Lambunot (Lamkrak). Menurut H . Karena dalam tubuhnya mengalir dua jenis darah itulah. beliau juga syahid. beliau juga syahid. 214 . 2. Teungku Nyak Badai. Habib Abdurrahman. Diantara pahlawan yang memimpin pasukan dibawah komando Teungku Faki. Zainuddin bahwa nama lengkapnya Teungku Fakinah. yaitu: 1. Teungku Saleh. 4. sehingga akhirnya beliau diserahkan sebuah pasukan besar (kira-kira resimen) yang perajurit-perajuritnya terdiri dari pria dan wanita. ayahnya bernama Datu Mahmud seorang pejabat pemerintahan dalam zaman Sulthan Alaiddin Iskandar Syah. tempatnya pernah Teungku Chik Tiro Muhammad Saman belajar. 5. Teungku Faki wanita pahlawan itu ikut aktif berperang dimedan. Dalam tubuh beliau mengalir darah ulama dan darah penguasa/bangsawan. tetapi masih sempat membantu Teungku Faki dalam kehidupan membangun. Waktu pee ah perang antara Aceh dengan Belanda. pendiri Dayah Lam Pucok. yang makamnya dalam komplek makam Teungku Faki sendiri. M .T E U N G K U F AKI Teungku Faki adalah seorang wanita yang menjadi Ulama Besar. maka kehidupan mudanya Teungku Faki sebagai Panglima Perang. sementara kehidupan tuanya sebagai Ulama Pengajar dan Pembangun. Sedangkan ibunya yang bernama Cut Fathimah adalah puteri dari seorang Ulama Besar yang bernama Teungku Muhammah Sa'at yang terkenal dengan lakap Teungku Chik Lam Pucok. yang lebih terkenal dengan Habib Lhong.M. Zainuddin namanya Habib Kabul.

dimana beliau sendiri menjadi pemimpinnya. terbuka untuk wanita dan pria. Pergaulan bebas dalam batas-batas kesopanan antara pelajar wanita-pria dibolehkan beliau. Kuta Bak Balee. beliau terus membangun Dayah Lam Diran yang terkenal itu. dengan siapa kawin setelah usai perang bersama-sama pergi ke Mekkah. Pang Amat. 3. Kuta Cot Weue. dipimpin Habib Lhong. dipimpin sendiri. Saleh. Kemukiman Lamkrak. sekalipun asramanya jauh terpisah. yaitu dalam bulan Juli tahun 1915. Kuta Cot Bak Garot. salah seorang komandan bawahannya yang juga Syahid. yaitu : a. Dalam kehidupan tua ini. yang agak lama bermukim di Mekkah untuk menambah berbagai macam ilmu pengetahuan. Dayah Lam Diran yang dibangun beliau itu. Kembalinya ke Aceh. b. dipimpin Tgk. yang kemudian setelah habis perang berobah menjadi "Dayah Lam Diran" yang terletak diperkampungan Lam Bunot. ataupun dari suami kedua Teungku Nyak Badai. baik dari suami yang pertama Teungku Abdullah yang syahid. hal mana tidak lazim waktu itu. dan dibantu oleh suaminya dan beberapa ulama lainnya. Satu hal yang sangat menarik perhatian. juga tidak mendapat anak dari suaminya yang ketiga Teungku Haji Ibrahim. selain mengajar juga Teungku Faki turutaktif membangun daerahnya. 4.Dibawah komando Teungku Faki ada empat buah kuta (benteng pertahanan) yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan bawahan. Dalam tahun 1925 beliau sekali lagi pergi ke Mekkah dan bermukim disana setahun lamanya. beliau sanggup memimpin wanita dan pria dalam waktu ber215 1. menjahit dan bertukang. 2. Adapun markasnya sendiri disebut Kuta Lam Diran. Teungku Faki tidak mendapat anak. dipimpin Tgk. Juga dalam dayah beliau kecuali ilmu-ilmu agama juga diajar ilmu-ilmu umum dan kerajinan tangan. Dalam kehidupan berumah tangga. Pang M . . yaitu: Kuta Lam Sayun. juga untuk menambah ilmu pengetahuan. Dalam bergotong royong membikin jalan umpamanya. seperti menyulam.

Sisa Dayah Taman Pendidikan yang dibangun Teungku Faki. 216 .Mesjid Lam Krak hasil karya Teungku Faki.

217 .Makam Teungku Faki di Lam Krak.

mengajar dan sekarang telah meninggal. Zainuddin pada 8 Ramadlan 1359 H . seperti pada waktu membikin jalan ateueng seunabat yang panjang. telah meninggal. yang kemudian menjadi ulama dan mengajar. Kitab ini dikarang dengan sistem tanya jawab. Teungku Sa'idah Lamjamee. baik bangsa Indonesia Aceh ataupun bangsa Belanda. Diantara karya besar beliau yang sampai sekarang masih utuh. ulama wanita terkenal. yaitu : 1. Salah satu karya Baba Daud ini (Teungku Chik Di Leupue) yang abadi sampai sekarang. seorang Residen Belanda disamping beberapa perwira mereka. yaitu mesjid Lam Krak. menurut seorang Tgk. wanita pahlawan dan ulama kenamaan ini. 218 . adalah salah seorang murid Sjech Abdurrauf Sjiahkuala. 3. 2.). dimana juga banyak berkubur pahlawan-pahlawan bangsa lainnya. Teungku Fathimah Batee Linteueng. (1933 M. Teungku Fathimah Ulee Tutue. M . masih hidup dan masih mengajar. Ismail Lam Krak pada tanggal 3 Oktober 1933 berpulang kerahmatullah dan dimakamkan dalam komplek dayahnya.samaan pada satu obyek. dekat dengan Dayah Lam Diran. dan menurut H . Diantara murid beliau yang terkenal. sangat alim dan sangat setia kepada gurunya. Teungku Hawa Lam Dilip. Dalam hidup tuanya sebagai Teungku Chik Lam Diran. pada waktu beliau telah uzur dan pindah ke Kuala Aceh sampai wafatnya. suatu sistem pendidikan yang dianggap baik. Teungku Di Leupue ini atau Baba Daud. Setelah hidup lebih kurang 76 tahun. seperti Teungku Panglima Polem Muhammad Daud. yaitu sebuah karangan yang bernama Kitab Masaailal Muhtadi dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). Teungku Faki. maka kemudian diserahkan pimpinan Dayah Leupue kepadanya oleh Syekh Abdur Rauf. Teungku Faki sering dikunjungi orang-orang besar.sehingga komplek Makam Teungku Faki ini banyak diziarahi orang. Tuanku Raja-raja Keumala. TEUNGKU DI LEUPUE Baba Daud yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Di Leupeu ini. 4. masih hidup dan masih mengajar walaupun telah tua.

1 I «3 C O | K 3 60 £ &© 3" K 3 1 I 5 s I 3 i I -o 9 «) S Q 3 < 3 1 219 .

Yang diatas ini pada halaman pertama sekali. dinyatakan Quran ini tidak boleh dijual atau dihadiah. 220 .Fotokopi dari Quran tulisan tangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala.

221 .

222 .Dua halam pada permulaan. yaitu Surat Al Fatihah dan permulaan Surat Baqarah.

223 .

Dua halaman pada akhir. 224 . yaitu Surat Al Falaqi dan Surat An Nasi.

Dibawah ini. Walaupun bagaimana sulitnya. Namanya Muhammad Amin. yaitu: 1. sehingga amat sukar bagi kita yang hidup dalam abad ini untuk mengetahuinya. Amat sayang. dan seterusnya kepada turunan beliau turun temurun. sarjana dan pujangga-pujangga yang hidup dan berabdi dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Singapura dan Siam bahagian Melayu. seorang ulama besar yang ikut membangun Kerajaan Islam Peureulak. sejarah hidup mereka yang tercatat (tertulis) mungkin telah banyak hilang selama 50 tahun lebih perang dengan Belanda. Sungguh suatu sukses luar biasa. yang setelah meninggal beliau dipusakai kepada Teungku Haji Jahja sebagai pelanjut Dayah Leupue. Malaysia. Kitab ini sampai sekarang dipakai untuk pelajaran agama permulaan diseluruh kawasan rantau ini yang memakai bahasa Melayu: Indonesia. terutama pada mulanya dalam bidang ilmu pengetahuan dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang diberi nama "Dayah Cot Kala" (daerah 225 . salah seorang dari cicit Teungku Haji Yahya. dengan tulisan bernilai seni indah sekali. Teungku Cot Kala. ibadah dan bermacam ajaran Islam lainnya. sekalipun riwayat hidupnya belum sempat sayaperiksa/tulis. penulis buku ini pernah melihatnya. masih terlalu banyak lagi ulama-ulama besar yang telah berjasa dalam bidang pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan. PARA U L A M A LAINNYA Kecuali enam orang ulama yang telah diturunkan riwayat singkatnya itu. akan saya rakamkan nama beberapa orang ulama/sarjana yang telah ikut membina dan mempertahankan Kerajaan Aceh Darussalam.Kitab Massailal Muhtadi ini berisi masalah-masalah aqidah. seharusnya diadakan penyelidikan dan riset yang sungguh-sungguh guna menggali nama dan sejarah hidup ratusan para ulama. Sebuah Quran yang ditulis dengan tangan Syekh Abdurrauf sendiri. dipusakai kepada Baba Daud. Qurannya masih baik. Sekarang Quran tersebut disimpan oleh Teungku Abdul Aziz Ujong Peunajong.

= 922-946 M. beliau ditunjuk untuk mengepalai satu rombongan juru dakwah dan dikirim ke Lingga (Aceh Tengah) bersama-sama dengan Adi Geunali. untuk membangun Islam dan Kerajaan Islam disana. Lingga. Tgk. pendidik dan pemimpin. lulusan Dayah Cot Kala. dari Ulama menjadi penguasa. dan menjadi raja pertama. Beliau hidup dalam zaman Maharaja Nurdin Sulthan A l (217) (218) (219) Tgk. = 1012-1059 M. seorang pangeran. Teungku Chik Blang Peria. Teungku Kawee Teupat. setelah menjadi ulama besar bergelar Teungku Chik Blang Peria. Setelah menjadi ulama besar bergelar Syekh Sirajuddin atau lebih terkenal dengan nama Teungku Chik Seuruleue.). Daya dan Lamuri (Aceh). Namanya Adi Geunali. yang semua mereka telah mengambil bahagian penting dalam pembangunan Peureulak. 226 . Beunua (Taming). M. Keluaran Dayah Cot Kala. Teungku Chik Seuruleue.). juru dakwah. (219) 4. pujangga dan muballigh yang terkenal. Namanya Sirajuddin. (217) 2. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 7. Dayah Cot Kala adalah pusat kegiatan ilmu dan telah banyak menghasilkan ulama/sarjana.). Pidie. Namanya Ja'kub. Oleh Sulthan Machdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat (402-450 H . seorang ahli hukum. dengan diangkatnya beliau menjadi sulthan Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310-334 H . (218) 3. Samudra Pase. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 6 Ibid halaman 28.Bayeuen sekarang). = 1025 M. Kemudian beliau membangun Kerajaan Islam Peureulak dalam bidang politik/kekuasaan. dimana beliau menjadi pemimpinnya sehingga karenanya nama beliau terkenal dengan Teungku Chik Dajah Cot Kala. M. Pindah ke Aceh Tengah dan membangun Kerajaan Islam Lingga (416 H .

seorang ulama besar. = 1133-1155 M . (224) (220) (221) (222) (223) (224) Ibid Halaman 11. Said Ali. datang ke Pase pada zaman Maharaja Khiyasyuddin Syah (527-550 H . Ibid halaman 16. (221) 6. Lingga dan Isak. Tgk. ) memerintah Samudra/Pase. M. = 1261-1289). Syekh Ismail. pembangun Islam pertama di negeri Samudra/Pase. Ulama ini juga disebut Syekh Siti Jenar dan kemudian terkenal dengan " W a l i Songo". Ibid halaman 10. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 16. Syekh Ismail A l Ramaly ini seorang ulama besar dan juru dakwah terkemuka. yaitu ayahda Sunan Giri salah seorang sunan penyiar Islam dipulau Jawa (223). Syekh Abdul Jalil. Ibid halaman 13. (220) 5. ) .Kamil (550-607 H . = 1400-1428 M . yang memerintah untuk membunuh lebih dari 40 orang ulama Ahlus Sunnah. Nama lengkapnya Said A l i bin A l i A l Makarany. = 1233 M . Kubur beliau terkenal dengan nama Kubur Teungku Jirat Raja di Blang Peria (Gedung). Meninggal 15 Muharram 630 H . hidup sekitar tahun 801-831 H . diangkat menjadi Syaichul Islam pada waktu Sulthan Alaiddin Malikus Salih memerintah Kerajaan Islam Samudra/Pase (659-688 H . yaitu sahabat karib dari Raja Bakoy Ahmad Permala. tokoh penguasa yang menganut Wihdatul Wujud di Samudra/Pase. Namanya kemudian terkenal dengan Maulana Ishak. Syekh Awaluddin. (222) 7. penganut paham Wihdatul Wujud. Beliau mendakwahkan Islam sampai-sampai ke Djeumpa. 8. = 1155-1210 M . 227 . Yunus Jamil:. beliau turunan dari Meurah Khair (Meurah Giri).

sehingga namanya menjadi Syekh Burhanuddin Ulakan. = 1012-1059 M . 228 . ) dengan diberi nama Abdullah oleh orang tuanya yang berasal dari Kan'an (Palestina). dan beliau diangkat menjadi Qadli negeri Batu Karang. Nama kecilnya tidak jelas. Teungku Chik Lainpeuneu'eun. ) . antaranya Meurah Johan putera A d i Geunali. terutama pada perguruan tinggi Dayah Cot Kala. (225) (226) Ibid halaman 19. Syekh Abdullah Kan'an pindah ke Lamuri (Aceh Besar) bersama dengan 300 orang iaki perempuan. (225) 10. Lahir sekitar tahun-tahun 400-450 H . Setelah menjadi ulama besar beliau menetap dan mengajar di Ulakan Pariaman (waktu itu masih menjadi wilayah Aceh).9. keluaran Dayah Cot Kala. = 13531398 M . Teungku Ampoon Tuanlah yang menganjurkan agar Kerajaan Teuming digabungkan dalam satu federasi dengan Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase. Teungku Ampoon Tuan. dan setelah beliau meninggal namanya terkenal dengan Teungku Chik Lampeuneu'eun. (226) 11. sehingga karenanya setelah dia besar dan menamatkan pelajarannya di Dayah Cot Kala namanya menjadi Syekh Abdullah Kan'an. Salah seorang diantara murid dan pendukung paham Syekh Abdur Rauf Syiahkula yang terbesar. Orang tuanya datang ke Peureulak bersama ulama-ulama lainnya dari negeri Arab untuk menjadi guru/juru dakwah. Beliau dikirim ke Teuming untuk mengembangkan Islam pada zaman memerintah Teuming Raja M u d a Sedia (753-800 H . Syekh Abdullah Kan'an adalah pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. Ibid halaman 35-36. Syekh Burhanuddin. Seorang ulama dan muballigh terkemuka. Kemudian gadis beliau dikawinkan dengan Raja M u d a Seudia dan memperoleh seorang puteri dari perkawinan itu dengan diberi nama Puteri Lindung Bulan.

Beberapa kuburan diluar bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun. 229 .Makam Teungku Chik Lam Peuneu 'eun dalam bangunan.

Batu nisan Teungku Chik Lam Peueu'eun yang telah pat dengan tulisanArab.Makam Teungku Chik Peuneu'eun atau Teungku Syek Abdullah Kan'an. 230 .

231 .Muka sumur yang dibikin kira-kira 700 tahun yang didepan bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun dan peudeuna tempat air.

= 1735-1760 M . beliau wafat (227) Keterangan hanya sedikit didapat dalam kitabnya Kasyful Muntadhir Lima Yarahul Muchtadlar. Teupin Raja. : Langien. yaitu : K A S Y F U L M U N T A D H I R . (228) 13. Pidie. tentang ilmu tauhid. baik dalam bahasa Arab. (228) Sedikit keterangan tentang dirinya juga didapat dalam kitabnya. kitab yang ketujuh dari Jawami'ul Mushannafat. yaitu Teungku Harun yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Teupin Raja. Malam Ahad 19 Zulhijjah 1275 H . dimana dia kemudian mengarang kitab dimaksud yang diberi nama "Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A ' l a " . : Muhammad bin Akhmad Khathib Langien. Pada akhir kitab dinyatakan. Salah seorang keturunannya (cucunya dari anak perempuan) yang sangat terkenal.Diantara kitab-kitab karangannya. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (Poteuk Uek). . Karangannya banyak. Seorang ulama dan pengarang. : Teungku Ahmad. Teungku Chik Di Simpang. : Teungku Chik D i Simpang. (227) 12. kumpulan karangan Ulama-ulama/Pengarang-pengarang Aceh. seorang ulama dan A h l i H u k u m Islam (Fiqh) yang besar. Melayu (Jawi) dan Aceh. Sulthan Alaiddin Johan Syah Berdaulat meminta kepada Syekh Jalaluddin agar mengarang sebuah kitab tentang ilmu tauhid. bahwa risalah selesai pada hari Selasa 1245 H . Nama kecil Ayahnya Nama lengkapnya Nama popuier Tempat lahir : Muhammad. baik dalam bentuk natsar (prosa) ataupun dalam bentuk syair (puisi). = 1826 M . Salah satu antaranya yang termasyhur : Dawaaul Qulub. terkenal dengan lakab Teungku Khathib Langien. (11471174H. ) Dalam tahun 1152 H . Syekh Jalaluddin. 232 . Permintaan Sulthan dilaksanakannya. untuk membrantas paham-paham yang sesat mengenai ke Tuhanan.

juga beliau seorang politikus yang sangat dihormati oleh lawan dan kawan. (231) Disamping sebagai seorang ulama/ahli hukum dan pengarang. mengenai ilmu bintang. Ismail Yakub: Teungku Chik Di Tiro halaman 45. Ilmu Falak. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja L i l a A h m a d Syah (1139-1147 H . disamping Teungku Chik Tanoh Abee dan ulama-ulama lainnya. 233 . Abdullah Ujong Rimba. Chik Kuta Karang adalah salah seorang staf dan penasehatnya yang utama. (229) 14. Nama lengkapnya Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursany. Diantara kitab-kitab karangannya: 1. Nama kecilnya Abbas. yaitu Dayah Langien sangat terkenal. kitab hukum pedoman untuk para hakim. Seorang Ulama/Pengarang yang terkenal. Waktu Teungku Tiro mendirikan markasnya di Mureu. Kitabur Rahman. juga saya dapati dari Teungku H. dan catatan pada akhir kita karangannya. (230) Keterangan Teungku Tursany. = 1735-1760 M . kemudian setelah alim sedikit menjadi Syekh Abbas. Sebelum itu. (231) Tgk. ) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . mengenai ilmu kedokteran. (232) Kecuali sebagai seorang pengarang yang ternama. Kitab-kitab beliau banyak sekali. Syekh Jalaluddin. juga beliau seorang thabib (dokter) yang terkenal dalam zamannya. Kemukimah Ulee (229) Sedikit keterangan tentang Chik Langien ini didapati dari Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. Sisa-sisa dari kitab-kitab beliau yang telah dimakan rayap masih terdapat di Dayah Babussalam di L a m Kunyet. Abdullah Ujong rimba. (230) 15. (232) Keterangan dari Teungku H. Tgk. Dayah beliau. = 1727-1735 M . ) Karangan yang terkenal : Safinatul Hukkam. dan setelah mendirikan dayahnya sendiri namanya bergelar Teungku Chik Abbas Kuta Karang atau Teungku Chik Kuta Karang.dalam usia 99 tahun dan dimakamkan di Teupin Raya. = 1870-1874 M . Teungku Chik Kuta Karang. beliau pernah menjadi Qadli dari Sulthan Aceh (mungkin Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . 2. Beliau meninggal tahun 1153 H .

Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. fahazihir risalah (telah sobek kertas) yang termazkur dalamnya dengan beberapa sembah salam wa bihurmatit ta'dhim dan takrim bi'inayatillahir rahim. yaitu ialah datang daripada pihak saya yang bernama Teuku Nek Naggroe yang hina dina (sobek) miskin daripada segala hamba Allah fil 'alamin. Surat dari Teuku Nek Purba Bangsa : a. Amin ! Summa amin (ya) Birral Karim At Tauwabar Rahim. akan jadi ganti perhubungan dan pertemuan antara kedua pihak. saya dengan Teungku yang guru saya. Untuk diketahui bagaimana seni mengarang surat waktu itu. kemudian daripada itu maka adalah saya melayangkan kertas yang sepotong kecil ini. Alhamdulillah wahdahu. dua pucuk surat yang dikirimkan orang kepada beliau. 234 . mudah-mudahan barang ditetapkan Allah iman dan amalnya serta dilanjutkan Allah asyya umur zamannya didalam sehat wal'afiat min darid-dunia ilal daril achirah.Susu. 1. antaranya : catatan-catatan tentang Teungku Chik Di Tiro. Waktu meninjau ke Dayah tersebut. yang telah ada sekarang ini duduk dengan istirahatul khair kesenangannya didalam daerah negeri Aceh Banda Darussalam. yang memberi gambaran betapa terhormatnya kedudukannya dalam masyarakat. b. apalah kiranya datang menghadap kehadapan majelis paduka guru saya yang termasyhur nama Teungku Kuta Karang yang mulia dunia akhirat. itupun tiadalah dengan sepertinya. Kampung Sikureueng Mukim juga adanya. yang telah ada sekarang ini duduk bernaung dengan dukacita yang amat sangat didalam daerah Bandar Negeri Teurumon jua adanya. Wa ba'dal kalam al-mazkur. saya sempat menjumpai beberapa dokumen penting. washshalatu wassalamu'ala man la nabiya ba'dahu. Syahdan barang wasilkan oleh Tuhan Chaliqul asya-i'. ada baiknya saya turunkan salinan kedua pucuk surat tersebut dibawah ini.

kepada pangkat derajat yang a'la wa fadhlan. 235 . lepas langkah Teungku ambil meski sibarang-sibarang hal. yang terbit dari hamba Allah Ta'ala yang gharib dan miskin. sementara belum sampai saya.uloon tuan beri tangguh pada Teungku yang guru perhamba kadar lima hari serta dalam cita-cita hari dan malam. (Disamping surat ada cap Habib Ahmad yang dilengkapi dengan sanah 1315). M a k a haraplah saya kepada Teungku yang guru saya hal itulah adanya. dan tiadalah satu apa-apa kepada hernat hamba sematamata. Makam Teungku Chik Kuta Karang terletak dalam komplek makam Teungku L a m Peuneu'uen. Surat dari Habib Ahmad : Alhamdulillah wahdahu washshalatu wassalamu 'ala asyrafil anam. dan sungguh Tuanku Raja Cut Teungku yang guru kedeeh langkah kadar lima hari itulah.Ihwal maka adalah saya memberi maklum kepada Teungku. adapun seperti anak saya yang bernama Nyak Imam saya suruh pergi ke Aceh bersama-sama dengan Pang Djanga akan jadi ganti saya sekejab. Diperbuat surat kepada 2 hari bulan (sobek) pada tarikh 1310 tahun wau bilangan j i m . (disamping surat ini ada cap Teuku Nek Purba Bangsa) 2. hendaklah mendapat cium kadam Teungku yang guru perhamba. dalam Kecamatan Darul Imarah. W a ba'du. M a k a hendaklah Teungku lihat-lihati anak saya dan anak Teungku juga. jikalau salah Teungku tegah. yaitu Teungku D i Kuta Karang yang guru perhamba yang ada terhenti pada masa sekarang ini pada kubur Teungku Dalam Keuneu'eun adanya sallamahullahu-.bahwa surat yang Teungku kirim kepada uloon tuan sudah uloon tuan paham serta dengan kemuliaan daripada uloon tuan -insya Allah. dan uloon tuan bri maklumkan kepada Teungku yang guru perhamba -insya Allah Ta'-ala. Sallamahullahu Ta'ala fid darain (sobek kertasnya). fassalamu 'alaikum waramatullhi wabarakatuh. doa fil laili wal aiyam. kesukaran Teungku tolong. benar Teungku ikut. Kabupaten Aceh Besar. yaitu Habib Ahmad yang terhenti pada masa sekarang ini apda kuta Cot Bak U . pagi dan petang.

Makam Teungku Chik Kuta Karang.MAKAM LAM PEUNEU'EUN Bangunan dalam komplek makam Lampeuneu'eun. 236 .

Fotokopi surat dari Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang. 237 .

Fotokopi surat dari Habib Ahmad kepada Teungku Chik Kutakarang. 238 .

Jadi beliau adalah anak dan cucu dari Ulama/Faqih/Pengarang. Syekh Jamaluddin. Syekh Jamaluddin.). Beliau pengarang dari Kitab Syifaaul Qulub. pengarang dari Kitab Fiqh Hidaayatul 'Awam. tentang akhlak/tasauwuf yang mengandung 400 buah Hadis. Seorang Ulama pengarang turun-temurun. Kitab ini dikarang atas permintaan Aladdin Ahmad Syah dalam tahun 1145 H .16. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Jauharul Alam Syah (1209-1238 H . 17. Talkhishul Falah. 19. Seorang Ulama/Pengarang ahli tasauwuf yang hidup dalam 239 . Seorang Ulama dan pengarang yang hidup dalam masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat 1139-1147 H .). chadim Ulama Haji Jalaluddin anak syech yang 'arif billah. Faqir yang hina kepada Tuhannya Alla Ta'ala yang bersifat kekayaan. Tentang dirinya disebut dalam kitabnya itu : Faqir yang hina. Syekh Abdullah. = 1727-1735 M. b. Seorang Ulama ahli Hadis kenamaan. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174-1195 H = 1760-1781 M. 18.). Beliau pengarang dari: a. yaitu Muhammad Zain anak Tuan Faqih Jalaluddin Aceh. tentang masalah niat dalam takbiratul ihram. Syech Djalaluddin (pengarang Kitab Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A'la) anak baginda Chathib. sehingga nama lengkapnya menjadi Syekh Muhammad Zain bin Syekh Jamaluddin bin Syekh Jalaluddin bin Syekh Khathib. tentang masalah nikah dan thalak. Kasyful Kiraam. = 1795-1823 M. Dalam kedua kitabnya ini diterangkan tentang dirinya. Syekh Muhammad Zein. Syafi'i mazhabnya.

Nama lengkapnya Syech Faqih Abdussalam tiro bin Syech Faqih Abdulwahab Haitamy. dan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1290 H . Teungku Haji Muhammad Husin. yang kemudian mendirikan dayah-dayah diseluruh Aceh. = 1836-1857 M . sebuah perguruan tinggi Islam yang telah banyak melahirkan ulama-ulama. c. yaitu : a. Teungku Yahya dan anak Teungku Yahya yaitu Teungku Muhammad A l i A l i m kitab Jawi) yang terkenal dengan gelar Teungku Gampoong Teungoh. Beliau pengarang Kitab I'laamul Muttaqin. = 1874-1903 M . Teungku Hasan. Beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . Seorang U l a m a / A h l i H u k u m Islam yang terkenal. ) . = 1870-1874 M . pembina Dayah Seulimeum. Syekh Abdulwahab. Nama lengkapnya Syekh Jamaluddin bin Syekh Abdullah Aceh (pengarang Kitab Syifaul Qulub).zaman pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . dan meninggal tanggal 8 Rajab 1311. Seorang Ulama Besar pembina lanjutan dari "Dayah Tanoh A b a y " . . 20. Syekh Abdussalam. 21. Syekh Abdulwahab mempunyai anak yang alim. yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Chik Seulimeum. Lakabnya yang terkenal : Teungku Chik Tanoh Abay. negarawan-negarawan politikus-politikus dan pahlawan-pahlawan. Syekh Faqih Abdussalam yang termasyhur di Aceh dan Pidie hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jaharul 240 . datunya dari Ulama-ulama Tiro. b. ) . Nama lengkapnya : Syekh Abdulwahab bin Syekh Muhammad Salih bin Syekh Abdur Rahim bin Syekh A b d u l Hafidh bin Syekh Idrus Bayan (berasal dari Baghdad) yang terkenal dengan lakab Teungku Pantee Cermin. Anak beliau Haji Sulaiman yang bergelar Teungku L a m Buga.

Syekh Marhaban ibnu Almarhum Haji Muhammad Saleh A l Pidiry. Muhjiddin. Teungku Syekh Muhammad Saman mempunyai anak : a. yang terkenal dengan Teungku D i Tiro Muhammad A m i n . yang mempunyai anak-anak: Fathimah. Pendiri Dayah L a m Nyong terkenal. = 1823-1836 M . yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Jan. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1233-1251 H . yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Pantee Geulima. c. Teungku Ya'kub Meureudu. = 1870-1874 M . ) . pendiri Dayah L a m . 24. 25. 27.1823 M . Ubaidillah. = 1795 .U . d. pendiri Dayah Pantee Geulima. Abdullah dan Teungku Umar Tiro. Teungku Muhammad Arsyad Ie Leubeue.U .A l a m Syah (1209-1238 H . dan beliau meninggal pada hari Isnin 1237 H . ayahnya Syekh Muhammad Saman yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Tiro (meninggal malam Selasa 10 Jumadil Akhir 1308 H . Dari Syekh Abdussalam Tiro inilah menurunnya Ulama-ulama Teungku Muhammad A m i n yang bergelar Teungku Chik dajah Cut dan Teungku Syekh Abdullah. Muhammad A m i n . 22. ) dan meninggal dalam tahun 1246 H . Teungku Poma Fathimah. = 1822 M . Teungku Umar yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i L a m . pendiri Dayah Ie Leubeue. 23. salah seorang Ulama/Hafidh Quran yang terkenal. Lahir dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . Teungku Haji Muhammad Thahir yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Cot Plieng bin Teungku Zainul Abidin (terkenal 241 . Teungku Syekh Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik L a m Nyong. ) . ) dan meninggal pada tanggal 3 Zulhijjahl340H. 26. b.

Beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik di Rumpeet. Teungku Muhammad Yusuf. = 1870-1874 M . Teungku A b u Bakar dikirim menjadi Qadli untuk daerah Kaway X V I Aceh Barat sebelah barat. Teungku Abdullah yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Meunasah Blang. Teungku Chik Tanjoong Bungong Samalanga. pendiri Dayah Meunasah Blang. yaitu Teungku Ibrahim L a m N o . Teungku Djamaluddin dikirim kewilayah Deli Sumatera Timur. tiga orang bersaudara dari turunan Ulama Rumpeet. Teungku Haji Muda yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Krueng Kalee.dengan Teungku Chik Beulong Basah) bin Muhammad Jusuf Geulumpang Minjeuek bin Ismail. 32. berkedudukan di Daya. Teungku Muhammad Saleh ibnu Teungku Abdur Rahman Bitay. berkedudukan di Meulaboh. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. 30. 242 . ) . Beliau syahid dalam perang dengan Belanda pada tahun 1902. Menurut keterangan salah seorang dari keturunannya. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. beliau sezaman dengan Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. Hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1286-1290 H . Teungku Muhammad Jusuf diangkat menjadi Qadli untuk daerah Rantau X I I Aceh Barat sebelah timur. X X V I mukim. b. 31. 28. yaitu : a. ) . c. pembina Dayah Rumpeet di Kuala Daya. 29. = 1607-1636 M . sebagai dayah pertama di Aceh Barat. mendapat tugas dari Sulthan. bahwa pada masa Sulthan Iskandar Meukuta A l a m memerintah (1016-1045 H .

Sulthan Aceh terakhir.a. yaitu anak turunan dari ulama yang tersangkut dalam kedua sarakata itu. Sarakata kedua. sebagai surat kuasa kepada Teungku Di Rumpeet. Usman. wabibarakati Izzati Quthbir Rabbani wal Arifissamadani. A l i r. wa bibarakati afwah Sulthan Alamarhum Alaiddin Ahmad Syah. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Johan Syah. Pada kedua surat sarakata ini dibubuhi setempel kerajaan tertinggi: Cap Sikureueng. dari Sdr. wabibarakatis Sahabatil Arba'ah. sampai-sampai kepada masa Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. wabirakatin Nabiyi Saiyidil Anam. saya dapat meminjam dua buah sarakata yang masih asli. Umar. wa bibarakti afwah paduka marhum Saiyidil Mukammil. menunjukkan betapa tinggi kedudukannya turunan ulama Rumpeet ini dalam Kerajaan Aceh Darussalam. wa bibarakti afwah paduka marhum Meukuta Alam Iskandar Muda. alaf wa miatain tsamaniyah wa khamsina.) sebagai surat pengangkatan Teungku Tjut menjadi Hakim wilayah Nikah Aceh Barat. wa birakati afwah Sulthan Almarhum Tajul Alam Safiatuddin. wa bibarakti afwah paduka marhum kulluhum. wafi hiyratil A l i yauma syahri Jumadil Akhir. Teungku Ibrahim Lamno. di Keumala. waktil ahsri fis sa'atil mubarak (tidak jelas lagi) Bi'aunillahi A l Malikil Alam. DUA B U A H S A R A K A T A Pada waktu akan menyelesaikan penyusunan buku ini. yaumil Ahad. wabibarakati kullihim Auliyais Salihin al Abidin. Dua buah sarakata cap sikureueng yang dimuat dibawah ini.. Satu diantara kedua sarakata itu.a.Dari turunan Teungku Muhammad Yiisuf terus menerus menjadi Ulama dan Qadli dalam wilayah Rantau XII. min masyariqil ardli ila magharibiha.w. wa'ala alihi wasahbihi wa sallam. yaitu dibuat oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah yang memerintah pada tahun 1273-1286 H . wahiya Abu Bakar. wa bibarakati afwah alamarhum 243 . Wabihaqqi Saiyid Syekh Muhjiddin Abdulqadir Jailani. Sarakata yang dibubuhi Cap Sikureueng Sulthan Mansur Syah berbunyi: Fi Hijaratin Nabiyi s. (1857-1870 M. yaitu dibuat oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.

hendaklah pengetahuan sekalian tuan-tuan hal inilah. lagi pun jangan menjadikan kesukaran atas sekalian hamba Allah yang jauh dengan duli hadlarat Syah Alam si perkara. wa bibarakati afwah Alamarhum Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. Dengan tolong Allah dan dengan berkat yang mempunyai kebenaran dan ketinggian dan kemuliaan serta martabat al a'la dan pada yang telah dikurniyai daripada Tuhan yang bernama Rabbukumul A'la. dan yang telah dipertuan dalam negeri Aceh di Bandar Darussalam dewasa itu. Syahdan barang sekalian tuan-tuan ketahuilah yang di dalam negeri daya. Intahalkalam sanah 12S8. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Mansur Syah ibnu Sulthan Almarhum Djauhar Alam Syah Johan Berdaulat Dhillulah fil Alam. tatkala baginda semayam serta istirahatul khair diatas singgasana kerajaan daripada masa qudrati yang sepluh mutu dan bertatahkan adengan ratna mutu manikam dan berumbaikan mutiara daripada intan dikarang dan berjad yangtelah terjeradi. supaya segera mendapat hendaknya sekalian hamba Allah jangan menjadi kesusahan. Demikianlah. (Tercap dengan cap Sikureueng) 244 . menurunkan titah hukum wilayah nikah dan pasah.Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Akan sekarang ini pun siapa yang mau akan nikah dan pasah hendaklah sekalian tuan-tuan datangkan kepada Teungku Cut supaya jangan jadi menanggungkan berat diatas duli hadlarat Syah Alam. lagi jikalau sampai Teungku Cut barangmana negeri dalam daerah sebelah barat rantau duabelas. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Jauhar Alam Syah. Maka bersabdalah duli hadlarat Syah Alam. kurnia duli hadlarat Syah Alam akan Teungku Cut.in insya Allah Ta'ala. inipun siapa yang akan pasah atau nikah. demikian juga seperti yang telah tersebut hukum di dalam surat ini. rahmatullahi alaihim ajma'. menyuruh perbuat sepucuk surat ini. dan sekalian keuchik dan wakil atau tandial serta segala rakyat kiranya. pertama Hulubalang dan segala Pertuan dan segala orang tuha-tuha. Maka adalah seperti Teungku Cut ini sudahlah dia menjunjung titah hukum wilayah nikah pasah daripada duli hadlarat Syah Alam.

yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seru Sulthan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ibnu Sulthan Almarhum Mansur Syah Johan Berdaulat Dhillullah fil Alam. supaya boleh kami perdamai dan suluh bersama-sama Hulubalang kami yang sudah permusuhan dengan perdamaian yang sempurna aturannya diatas masing-masing hak dan pangkatnya. 245 . Dianya mengajak sekalian tuan-tuan menghadap kami. supaya boleh berkekalan jabatannya masing-masing dengan sejahteranya fid-dunya wal akhirah. Maka lazim sekalian tuan-tuan mendengar dan mengikut dianya menghadap kami. Amin. Maka dewasa itulah bersabda Duli Hadlarat Syah Alam kepada Katibul Muluk. Termazkur pada 24 bulan Rajab fil jaumi. maka kami menyatakan kepada sekalian Hulubalang yang ada memegang perintah jabatan sehingga negeri Keluwang hatta sampai ke negeri Teunom. Tamatul Kalam. sabda yang maha mulia. yaitu : Insya Allah Ta'ala. menyuruh perbuat sepucuk surat kenyataan kurnia akan guru kami yang bernama Teungku Di Rumpeet jua adanya. Sabtu waktu jam pada 8 fi sanah 1307. Maka sekarang pun jikalau ada Hulubalang kami sekalian mengikut seperti yang telah tersebut di dalam firman Allah Ta-ala : Athi'ul-Laha. yang telah dikurniai oleh Tuhan. Maka adalah guru kami Teungku di Rumpeet ini ada sampai mengadu apa kami serta dipersembahkan akan hal sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami bermusuh-musuhan sama-samanya Hulubalang. Sehari sampai guru kami Teungku di Rumpeet ini mendapatkan sekalian tuan-tuan dibawakan sabda kami. menjadi kebinasaan iman diatas sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami. wa athi'ur Rasuli wa Ulilamri minkum. serta dengan mufakat Hulubalang yang memegang adat dan Ulama yang memegang syara'. yang bernama Rabbukumul A'la. Tatkala baginda bersemayam di atas singgasana tahta kerajaan di dalam Kuta Keumala. Demikianlah kami hendaklah perintah dengan mulut sendiri kami.Adapun sarakata yang diperbuat di Kuta Keumala oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Syahdan. lagi a'la wal fadlal. bermusuh-musuhan sama Islam yang larang Allah dan Rasul.

Fotokopi Sarakata Sulthan Mansur Syah. 246 .

Fotokopi Sulthan Muhammad Daud Syah. 247 .

248 .

Kutaraja. saya dan sekalian ahli famili berharap kepada yang mulia mendoakan kepada arwahnya seri paduka yang maha mulia Tuanku Sulthan. mudah-mudahan dikabulkan Allah sekalian doa hambanya Amin. telah mangkat berpulang ke rahmatullah (meninggalkan dunia yang fana) pada hari Rabu tanggal 8 Februari 1939. khusus menerima surat berita kemangkatan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah di Jakarta. Haji Sulaiman berselamat di kampung di Lamo Daya.w. Kalau salah seorang turunan ulama Rumpeet ini yang masih hidup dalam tahun 1939. 9 Februari 1939. dapatlah kita merasai betapa akrab dan terhormatnya kedudukannya Teungku Chik Di Rumpeet itu dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Tuanku Ibrahim. Berita mangkat Sulthan Daud. Surat berita kemangkatan itu selengkapnya berbunyi: Assalamualaikum w. Salam dan bahagia dari saya dan sekalian ahli famili. ttd. telah dimakamkan di Batavia—Centrum. Zulhijah 1357 jam pukul 3 siang. Dengan peringatan. 249 . 18 Zulhijah 1357. supaya dari siksa kubur dan mendapat pahala yang berlipat-lipat ganda sampai akhirat. Oleh sebab hal yang demikian. Seri Paduka Yang Mahamulia Ayahanda Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Demikianlah pengharapan saya dan sekalian ahli famili.(Bercap Cap Sikureueng Sulthan Muhammad Daud Syah. Saya Tuanku Ibrahim ibnu Almarhum Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah dan Tuanku Iskandar serta sekalian ahli famili berkedudukan di Buitenweg Kutaraja memberi maklum kepada yang mulia pada hari Isnayan tanggal 6 Februari 1939 bersamaan 16. Dihaturkan kehadapan yang mulia Tgk. dan disamping cap Sikureueng tertera pula cap Sulthan pribadi dan semboyan: Allah Yajma'u bainanawabainakum).

Gambar lukisan Teungku Haji A bbas Lambirah 250 .

Jakfar Lam Jabat 251 .Gambar lukisan Teungku H.

Gambar lukisan Teungku Hasballah Indrapuri. 252 .

Nama aslinya Saiyid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih.). pendiri Dayah Lambirah. pendiri Dayah Lambhuk. Tengku Chik Lam Baro Ayah dari Teungku Haji Abbas yang bergelar Teungku Chik Lambirah dan Teungku Haji Ja'far yang bergelar Teungku Chik Lamjabat. (233) Dayah beliau yang sangat terkenal terletak di Pelanggahan. Sebagai seorang Ulama Besar kenamaan.1735-1760 M. Teungku Syech Marhaban. di tempat mana juga sekarang makam beliau berada. Banda Aceh. Teungku Di Anjong meninggal dunia dalam tahun 1196 H . yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lambhuk. (1760—1791 M. = .33. = 840 M. Beliau turunan suku "Bal Faqih ini. Beliau hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah dalam tahun 1174—1195 H . bahkan ada diantaranya yang sampai ke Pilipina. Sejumlah dayah-dayah yang ada bahan pada saya atau yang (233) Majalah Sinar Darussalam No. telah banyak didirikan taman-taman pendidikan di Aceh dengan nama ' D A Y A H ' baik tingkat menengah ataupun tingkat tinggi. Teungku Di Anjong. (1782 M.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1174-1195 H . 33/April 1971 halaman 61.) sampai-sampai jatuh Kerajaan Aceh Darussalam (1903 m. Saijid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih ini sangat berjasa dalam pengembangan dan pemantapan ajaran Islam di Aceh.). Dari kedua beliaulah menurun Teungku Chik Cot Keupeueng. dengan meninggalkan harta waqaf yang banyak sekali. yang kemudian banyak bertebaran diseluruh Indonesia sebagai juru dakwah Islam.). 253 . dua orang Ulama/Bangsawan bersaudara yang hidup dalam masa pemerintahan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . 34. DAYAH DAYAH TERKEMUKA Semenjak berdirinya Kerajaan Islam Peureulak (hari Selasa 1 Muharram 225 H . bahkan diseluruh Indonesia. nama beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Di Anjong. 35. Dja meutroe dan Dja Bendahara. = 1760-1781 M).

is I O Q •*: a öo — -O i a I g c « 3 5 S ! ! 1 i6c & s: o I 254 .

dayah pertama di bagian Barat Aceh. yang kemudian beliau menjadi raja Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310—334 H . 8. Dayah Lampoh Raja atau Dayah Krueng. 5. Dayah terkenal yang didirikan oleh dua bersaudara Ja Meuntroedan Ja Bendahara. = 1636 M . D A Y A H COT K A L A . sekitar antara tahun 1016 H . = 1607 M . D A Y A H T A N O H A B A Y . pendirinya Teungku Syekh Abbas yang terkenal dengan gelar Teungku Chik Kuta Karang. Pembina lanjutan Teungku Syekh Abdulwahab (Teungku Chik Tanoh Abah) sekitar tahun 1286 H . pendiri Teungku Dayah Chik. Dayah Blang. 3. pendirinya Teungku Syekh Marhatian yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lam Bhuk. neneknya Teungku Faki. D A Y A H L A M NJONG. akan saya daftarkan dibawah ini. = 922—964 M. Dayah Cot Plieng. d. D A Y A H L A M BHUK. D A Y A H L A M L H O M . 11. 6. D A Y A H U L E E SUSU. 12. ' 9.D A Y A H TIRO yaitu : a. Dayah Tiro. b. D A Y A H INDRAPURI. Riwayatnya belum jelas. Dayah Cot Muroong. satu dayah yang telah banyak menghasilkan ulama-ulama besar. e. pendirinya Teungku Chik Lam Lhom. pendirinya Teungku Haji Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik di Lamnjong. Dayah yang pertama di Aceh. sekitar tahun 1147 H . Pendiri Teungku Muhammad Yusuf yang berlakab dengan Teungku Chik Di Rumpeet. pendirinya Teungku Chik Lam Krak. D A Y A H L A M K R A K . seorang pahlawan wanita. 4. D A Y A H RUMPEET. belum jelas sejarahnya dan nama kecilnya. pendirinya Teungku Chik Lam Seunong. c.dapat saya kumpulkan keterangan pada para Ulama kita. D A Y A H L A M B I R A H . yaitu: 1. pendirinya Haji Muhammad Thahir. pendirinya Teungku Chik Indrapu/i. Pendirinya Teungku Chik Muhammad Amin yang terkenal dengan Teungku Chik Cot Kala. ' belum jelas nama terang dan sejarahnya. = 1870 M . 255 .) 2. D A Y A H . 7. dan tahun 1045 H . DY A H L A M SEUNONG. 10.

D A Y A H IE L E U B E U E . D A Y A H M E U N A S A H RAJA. pendirinya Teungku Muhammad Yusuf yang terkenal dengan lakab Teungku Guelumpang Minyeuek. bahasa perhubungan antar bangsa kepulauan Nusantara dan Asia Tenggara. bahkan hampir-hampir tidak kita jumpai buku-buku dalam bahasa Aceh dalam bentuk prosa (nasar). pendirinya Teungku Harun yang terkenal dengan lakab Teungku Teupin Raja. Bahasa Melayu. 18. D A Y A H R A N G K A N G MANJANG. pidato dan kata-bersambut dalam upacara perkawinan. = 1835 M . kesusasteraaan Aceh ada yang dalam bahasa Aceh dan ada pula dalam bahasa Melayu. 14. 256 . baik ia kissah. pendirinya Teungku Chik Ulee U Jruk-Samahani. bahasa nasional. yaitu : Prosa dan Puisi. KEHIDUPAN D A N PERKEMBANGAN SENI B U D A Y A SENI BAHASA Dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga bahasa yang berlaku : a. Kesusasteraan Aceh. pendirinya Teungku Chik D i Rundeeng. Bahasa Arab. 15. ajaran ataupun sejarah. gurunya Teungku Chik Eumpee Trieng. belum jelas riwayatnya. D A Y A H U L E E U . c. 16. Riwayatnya belum jelas. pendirinya Teungku Chik Rangkang Manjang. cerita. PROSA Perkembangan prosa kesusasteraan Aceh (seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa) tidak begitu pesat. pendirinya Teungku Muhammad Irsyad yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Y a n . Perkembangan prosa bahasa Aceh hanya dalam percakapan.13. terdiri dari dua bentuk. Bahasa Aceh. bahasa Agama/ilmu pengetahuan. A. D A Y A H TEUPIN RAJA. sementara bahasa Arab baik kata-katanya ataupun ibaratnya banyak sekali mempengaruhi kesusasteraan Aceh dalam kedua bahasanya itu. Karena itu. D A Y A H RUNDEENG. b. baik yang dalam bahasa Aceh ataupun yang dalam bahasa Melayu. didirikan sekitar tahun 1250 H . k'ematian dan lain-lain. 17.

terutama sekali dalam zaman Sulthan Iskandar Muda dan Ratu Safiatuddin. Kata sambutan tuan rumah dibalas oleh rombongan yang datang. Huruf resmi yang digunakan. 257 B. sementara buku-buku ilmu pengetahuan sebahagian besar dikarang dalam bahasa Melayu dan sejumlah kecil dalam bahasa Arab. Biasanya. seperti Syekh Abdur Rauf Syiahkula. peraturan-peraturan pemerintah. Banyak sekali yang telah hilang. yaitu menunggu kata sambutan dari tuan rumah. pada berbalas kata dalam berbagai upacara ataupun dalam arena pertandingan sastera (polemik-puisi). yaitu huruf Arab. PUISI Jiwa Aceh adalah tanah yang subur untuk puisi. yaitu berbalas pantun antara dua pihak. Para pujangga Aceh sanggup menciptakan puisi-puisi yang indah tanpa ada persiapan lebih dahulu. umpamanya. Dalam dunia sastera. sehingga kitab-kitab karangannya dalam bahasa Melayu kentara sekali pengaruh bahasa Arabnya. demikian pula undang-undang. Tetapi amat sayang karena waktu itu belum ada lagi mesin cetak. Meutaleh pantaon. malahan ada ulama/pengarang yang mula-mula mengarang dalam bahasa Arab.Kesusasteraan Aceh yang berbentuk prosa berkembang pesat dalam bahasa Melayu. kemudian menjalin kembali ke dalam bahasa Melayu. baik untuk surat menyurat ataupun buku. sehingga terpaksa ditulis dengan tangan. kanun dan resam semuanya ditulis dalam bahasa Melayu. dan dalam hal ini ada persamaannya dengan jiwa Arab. . Para rombongan pengantar penganten laki-laki berhenti di halaman rumah penganten perempuan sementara waktu. Banyak sekali buku-buku karangan para ulama/pujangga terkenal yang telah dikarang dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. Surat menyurat resmi dan bahasa tata-usaha negara ditulis dalam bahasa Melayu. baik tuan rumah ataupun rombongan yang datang telah menunjuk seorang juru-bicaranya yang pandai berpantun. Meutaleh panton. Sebagai contoh dapat dikemukakan : a. orang Aceh lebih banyak mencipta bahasa-puisi daripada bahasa prosa. hal ini dapat kita ketahui. akibat peperangan 50 tahun dengan Belanda. kadang-kadang sampai berjam-jam. umpamanya pada upacara malam penganten. Kedua penyair itulah yang terus-menerus berbalas-balas pantun.

mengandung nilai-nilai seni yang sempurna. yaitu pertunangan antara dua orang "Syekh-nasib". . dimana terjadi balas-membalas silih berganti). namun bahasanya indah sekali. Dalam hal ini adu untung antara dua orang/kelompok Syech-nasib (penyair-ulung). hampir semuanya dalam bentuk puisi. cerita. Keindahan bahasa-hikayat sangat mempesona. dongeng dan haba-peuingat. bahkan mereka mengarang sejarah dan ajaran-ajaran agama pun dalam bentuk hikayat. hanya yang ada seni-gabungan. Sekalipun mereka berpidato dengan bahasa-puisi tanpa ada persiapan (memang tidak mungkin ada persiapan. Kejadiannya demikian: Pada waktu-waktu tertentu di tempat-tempat tertentu pula. hampir-hampir sukar kita mendapati seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa. hampir-hampir tidak ada seni-suara saja ataupun seni-tari saja. Mereka berbalas-balas pantun semalam suntuk sampai pagi. yang dinamakan "hikayat".meunasib. pantun jenaka. roman. yaitu mempertarungkan nasibnya semalam suntuk. Biasanya Syekh-nasib ini dibantu oleh seorang atau dua orang asistennya. diadakan "meunasib". dan pada waktu pagi barulah dewan juri menetapkan siapa yang menang dan siapa yang kalah. karena pidato/berpantun untuk membalas pidato lawannya. yaitu penyair-ulung yang sanggup menciptakan syair (pantun) atau berpidato dengan bahasa-puisi tanpa" ada persiapan terlebih dahulu. juga terdapat pantun-pantun nasehat. hampir semuanya dengan bahasa-puisi atau pantun. jadi meunasib berarti mengadu untung. SENI SUARA/SENITARI Dalam dunia seni-budaya di Aceh. artinya seni-tari dengan seni-suara tergabung menjadi satu dibawah 258 b. ketawa terbahak-bahak ataupun menyalakan keberanian dan kemarahan yang membakar menghanguskan. bahkan ratusan halaman. Para pujangga Aceh menciptakan novel. Disamping hikayat yang biasanya panjang sampai puluhan. N A S I B berarti untung. kissah. sehingga kadangkadang dapat membuat orang menangis tersedu-sedu. pantun anak-anak dan pantun percintaan yang pendek-pendek. Karena itu.

c. jenaka. Meunasib. antara lain yaitu : f. umpamanya 'seudati'. Diantara jenis-jenis seni-gabungan. yaitu lagu yang dinyanyikan waktu mengantar penganten laki-laki ke rumah penganten wanita di 'Malam Penganten' . Isi nyanyian.satu nama. Dinyanyikan beramai-ramai. kissah hidup Rasul dan perjuangannya. Diantara jenis-jenis seni-suara. d. Lagu seulaweuet dilagukan beramai-ramai. Meudikee. b. yaitu lagu-lagu yang dinyanyikan dalam upacara memperingati maulid Nabi Muhammad S . kalau sekiranya ayah si bayi sedang jauh dirantau. Seulaweuet. mengumandangkan shalat dan salam kepadanya dan juga berisi doa. W . biasanya lagu salawalee ini sifatnya riang. tetapi kalau seni-tari tidak ada yang tanpa seni-suara. kadang-kadang juga merupakan pencurahan rasa-cinta yang menyayat. pada bulan Rabiul A w a l . e. di mesjid-mesjid ataupun meunasah-meunasah pada malam Jum'at. ataupun pada waktu ada sesuatu upacara keagamaan. kadang-kadang sampai ratusan. nasehat agama. Mengenai dengan 'meunasib' sudah dijelaskan diatas. Dooda-idi. yaitu pantun yang dinyanyikan oleh gadis-gadis ataupun jejaka diatas dangau di sawah pada musim mengejar pipit. Nyanyi salawalee. biasanya sedih menyajukan. Salawalee. Kalau seni-suara ada juga yang berdiri sendiri. seni amat. antara lain yaitu : a. yang isinya memuja Rasul. dimana dalam seudati itu sekaligus ada tari dan ada nyanyi. Pantoon jaga tuloo. A . Lagu wanita-wanita membuaikan anak. Pantoon jaga tuloo. artinya hanya seni-suara saja. yaitu puja dan puji kepada Rasul. Biasanya terjadi pula berbalas pantun antara dara di satu dangau dengan pemuda di dangau yang lain. Meudikee yang kadang-kadang disebut juga "dikee m o l o o d " . bila demikian indah sekali. 259 . Biasanya dilagukan pada malam-malam tertentu di tempat orang kematian.

Tari Seudati 260 .

261 . yaitu tari wanita Aceh yang juga dinamakan Ratoh Inong atau seudati wanita.Tari Inong.

A o K 262 .•a c 3 4 > -1 *: •s. e ? "5 Q * 3 1 « la 'C s: K s: 5 •*»* • — * I < O 3 60 -V C « eo > < Ü T3 "O -Cl *~ 3 -V !i Ö ." S e .

Seudati berasal dari bahasa Arab. karena para pemainnya terdiri dari laki-laki.budaya asli yang berjiwa agama.Seudati. Seudati inong. Para pemain. seorang apet uneuen (pembantu kanan). yang berfungsi dakwah dan hiburan. seorang apet wie (pembantu kiri). Seudati adalah perpaduan antara seni-suara dengan seni-tari. Ratoh duk. sindiran dan sebagainya. Para pemain seudati terdiri dari delapan orang dan dua orang anak seudati. . yang bersifat anak kepada para pemain seudati. Dari nama ini. umpamanya : 1. timbul pula nama-nama lainnya dengan adanya tambahan embel-embel di belakangnya. dua orang anak seudati yang berdiri tetap di luar komposisi 263 a. karena para pemain dan tempat bermainnya di Gayo (Aceh Tengah). seudati inong juga dinamakan pho dan bines. karena bermainnya sambil duduk. 5. yaitu : 1. pemimpin pemain. Ratoh memang bahasa Aceh asli. dan ia dinamakan dengan saman karena para pemainnya delapan orang. 5. Kesimpulan ini dipancarkan oleh nama dan sifat-sifatnya. yang berarti delapan. karena bermainnya sambil berdiri. 2. Penamaan dengan ratoh karena nyanyian-nyanyiannya mengandung kissah. yang merata di seluruh Aceh. 2. 4. 3. 3. karena para pemainnya terdiri dari perempuan. Saman Lukoop. yaitu saadati yang artinya : tuan-tuanku atau bapak-bapakku kalau istilah sekarang. karena para pemain dan tempat bermainnya di Lukoop (Aceh Timur). cerita. meuratoh artinya mengobrol. 6. Seudati juga bernama ' 'saman" dan "ratoh''. Saman juga berasal dari bahasa A r a b . Yang dimaksud dengan tuan-tuanku di sini yaitu para pemain seudati yang terdiri dari 8 orang. Seudati agam. Ratoh dong. 4. dan yang memanggilnya yaitu aneuk-seudati (anak seudati). Saman Gayo. yang berarti kira-kira obrol. Seudati adalah jenis seni. Seni-seudati adalah jenis kesenian yang diciptakan setelah berdiri Masyarakat Islam Aceh. sekalipun kadang-kadang berlainan nama. seorang Syekh. lima orang pemain-pengikut.

Tari Ranup Lam Puwan. Biasanya sebgaipembuka malam kesenian. 264 . TariPho. yaitu tari penghormatan kepada tamu agung dengan memberi sirih. yaitu tari asli Aceh yang dimainkan oleh wanita melulu.

Takengon.Tari adat dari Aceh Tengah. 265 .

S e u d a t i terdiri dari: 1. 3. Geundrang juga semacam seni-gabungan (nyanyi + tari). sedangkan anak seudati mengulangi syair-syair pendek waktu syech dan para pemainnya berhenti sejenak dari berkisah. Ratoh. Ketiga buah instrumen ini dimainkan oleh tiga orang pemain. sebuah geundrang (gendang) kecil. Pho (Seudati Inong). salah seorang diantaranya berfungsi sebagai "syekh". yaitu : 1. 2. Sjahi (berasal dari kata-kata syair). c. Aneuek seudati bercelana pantalon hitam atau putih. yaitu gerak tari yang menuruti irama lagu. sedangkan kalau di Gayo ia bernama "bines". yaitu kissah atau riwayat yang dilagukan sambil menari.pemain yang delapan. yaitu serangkum syair yang dilagukan pada pembukaan permainan seudati. tangkulook kasab (destar asli Aceh) dan rencong disandang di pinggang. kemeja sutera berlengan panjang dengan warna yang menyolok dan pakai tangkulook Aceh. 3. Tari pho terdiri dari seorang Syekh-wanita dan tujuh orang gadis-gadis lainnya. dan kemungkinan sekali ia telah ada semenjak lama sebelum Islam datang ke Aceh. Sifat tari pho (seudati inong) hampir sama dengan seudati agam. Pho bermakna ratap. Likok. baju kaus putih berlengan panjang. dua buah geundrang besar. karena asal mula tari ini digunakan untuk meratap waktu kematian. b. yang berfungsi mengatur gerak tari. diucapkan oleh syech dan para pembantunya dan diulangi kembali oleh anak seudati. Geundrang ini terdiri dari empat buah instrumen. Syech dan para pembantunya sama berpakaian seragam. yaitu celana pantalon hitam atau putih. Pho ini khusus Aceh Barat/Selatan. dan mungkin ada juga di daerah-daerah lain dengan nama yang lain. dimana anak seudati juga berfungsi sebagai musik yang mengatur gerak tari. 2. Geundrang. satu serunai kale. Pakaiannya. Kemudian 266 .

267 . Permainan daboih. yaitu permainan keahlian dan kepahlawanan.Sejenis alat musikyang bernama Rapa—1. bunyinya hebat sekali.

268 .

sedikit pun tidak boleh goyang. antaranya yaitu : 1. maka para pemain rencong memusatkan seluruh pikirannya pada keyakinan diatas. 3. yaitu suatu permainan ketangkasan atau kekebalan. Rapai yang juga dinamakan terbang. yaitu melagukan zikir. 269 .menari mengikuti irama lagu yang dimainkannya. Rapai daboh. Rapai. A p a sebab tubuh mereka tidak dimakan senjata. Rapai pulot. yaitu semacam rebana. Yang dimaksud dengan "rapai-wirid". Biasanya dimainkannya pada malam Isnin dan Jum'at. 2. dan kalau goyang pastilah senjata akan makan tubuh mereka. beberapa orang penabuh rebana (rapai). sedangkan makhluk sama-sama tidak berkuasa. Rapat pulot ini terdiri dari seorang " s y e k h " dua orang "apet-syekh" dan sepuluh atau duabelas orang pemain lainnya. hal ini menurut mereka oleh karena suatu keyakinan bahwa yang berkuasa hanya Khalik (Tuhan). jadi besi makhluk dan manusia pun makhluk. hatta kadang-kadang rencongnya menjadi bengkok. Permainan rapai di Aceh banyak macamnya. dimana mereka pada waktu sedang menabuh rebana memukul rapainya sambil bernyanyi dengan lagu-lagu tertentu terus menikam-nikam anggota badannya dengan sehebat-hebatnya. Rapai wirid. Geundang biasa dipanggil pada waktu diadakan pesta kawin ataupun kenduri khitan ataupun pada upacara-upacara keramaian lainnya. Permainan Rapai Daboh terdiri dari seorang syekh yang bergelar " K h a l i f a h " . yang semuanya berada dibawah pimpinan/pengawasan khalifah. Pada waktu para penabuh rapai sedang memukul rebananya sehebat-hebatnya. d. dan beberapa lagi pemain rencong atau senjata tajam lainnya. Geundrang dapat disamakan dengan sebuah perkumpulan band yang lengkap dengan penarinya. salawat atau syair-syair agama lainnya dengan mempergunakan rapai (rebana) sebgai pengatur irama lagunya.

yang kadang-kadang menjadipengatur tari. semacam alat bunyi-bunyian (Instrumen Musik). Suatu permainan yang sangat digemari.Permainan geundrang. 270 .

Hasjmy) Sendiri (1960).Pengarangnya (A. 271 .

Lonceng CakraDonya. 272 .

I I s 60 C «> O O s: o e •§ •s. C -s: o £ 273 .

Syekh dengan dua pembantunya menyanyikan lagu seraya menepuk rebananya sementara anak-anak pulot menari memperlihatkan berbagai keahlian. Caranya demikian : Beberapa orang memainkan alu yang ditumbuk-tumbuk atas lesung kayu membawa irama lagu-lagu tertentu. dan sejumlah gadis yang lain menyanyikan ïagu sambil menari. dengan enam 274 . hanya keahlian melagukan rebana yang menjadi titik tuju. 2. Alat-alat (instrumen) musik asli sepanjang yang diketahui di Aceh. sedangkan sejumlah gadis-gadis yang lain sambil duduk diatas tikar memainkan dengan jari-jarinya tali daun pandan yang bersambung dengan tempurung. sehingga sadang-kadang orang mengatakan. adalah klimaknya dari permainan rapai pulot. Rapai dalam segala macam bentuknya. sejenis dengan suling. Seorang syech yang mahir dan ahli dapat membuat penonton haru dan takjub. sedang dan kecil. semacam klarinet. dalam segala macam bentuknya. dan waktunya bermain di malam terang bulan. yaitu : 1. terbuat dari buluh. Lagu-lagu serta syair-syair yang dibawakannya hampir sama dengan seudati. Alee tunjang juga gabungan seni-tari dengan seni-suara. 4. e. menuruti irama pemain alu dan tali tempurung. A d a yang besar. Geudrang. Bansi. ataupun kepandaian lainnya. •K Rapai lagee. Alat-alat musik. Alee tunjang. Berakhirnya sesuatu kepandaian yang dijalin sambil menari dan berlagu. Serunai kalee. 3. bahwa rapai lagee adalah seudati yang disuarakan lewat rebana. seperti mempermainkan tali-temali sehingga akhirnya menjadi sebuah jala ikan. f. Rapai lagee hampir serupa dengan rapai pulot. bedanya karena rapai lagee tanpa adanya pertunjukan keahlian. Para pemainnya terdiri dari gadis-gadis. 3'ang juga menghasilkan bunyi yang indah meningkah lagu alu bertemu dengan lesung.

gunr-. t»ngj«v pakcian bu*t R«Simpiaib keheiar«n pu»r»/puln. dflfcubam. 7. Keupak Sawouk tccput* Tatuv Bob iMlee doib. . Tundjung S*t>rafi badi<*e badjeé. 2. 9. 8. 275 . puijok fce- dja a t a u o r a i g Be bgngong Abt ciufts pakaian keto man ptrftiasufl pttieri daa pulent pc. bob tji bad oo.. {Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).bab Jjeum^ra.Jenis-jenis pakaian kebesaran Aceh. ó. t*r2. 5.. KouUb Seweufe r*ubung rab 3.m-i:: uri. AjeunS****wk djaiué ro. dari emas. KETERANGAN GAMBAR : 1. ^011. badje. 4.

23. bung tjruek 17. buneong meulim- Perhiasan wanita : tempat sirih (bungkus sirih) Raja atau Uleebalang dan perhiasan kanak2 dari pada emas yang berukir (Clise Singa Ackeh). sirih Ia'<u2. 10. Gantjing boh 1 1. ~ ka- ompeb k-her 'nak-kanak. Subang meutjintra. sirih. Ajeucm seunanguj * a r» g - mainan g f w. g . bungkoih an rih 14. Ajeuém main si- BungkoiK (bungkus 12. 3 d« 4 Boh Q< . Subang mtulu. dan 13. 24. 5 2.B A R A N G .idjeo ba- kanljing dju. Tiang« Boh koïh. 21 èên 22. 276 . Entuèk bungkoih bung- mainan kus 15. 20. 1 aweuk | bob bakeu- 9. e. bungkoïb. T*luë gule. Boh ' h u bunjjkoih Eniuëk. Boh Taulë mainan tja ié. A n l t n g anfiny da 6 7 AdjeLfrit. 8. r^nub. bungkus I«ki2. Sub3ng po'. Gantjing b.if!.B A R A N G EMAS P E R M A T A Y A N G ANTIK DIPAKAI D A L A M P E R A L A T A N D A N HARI-HARI R A Y A Keterangan gambar I. 1 ó. baujee iunvjo.'. 19. a 'luna b. Bob djec raleb . 18. 25.

n • ft*m' s« 7 Fjn>?4 . Guk?v 8 erg timv- tt K*wp*|i ba lali pinpan?. ~ ari sun tehie Bungong tifïg inf>n }. pvihiasan Iaki2. KETERANGAN GAMBAR 1 Kvu'ab t*p*h meuDêb!. tjapcng ttlut Iccu-tAg. iht * 3 4 I*lwë k«u d#n keu bob 5 Nb g rhu • n f*fuë u 6. 15. 277 . 12. kar. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).Jenis-jenis pakaian emas dan cerana sirih.'»t pvf$el 1 . Taiue fü cf$*ruë 14. 10 11. 7 'cve jan k**u 3 r* ïefKJ ulre 9. v-anitü. Iiarang2 mi dipakai dalam pt-raJatan perkawinan atau óihari-hari raj^ï (CHffe S i n g a Atjeh. Serapi permainan karmk? kcvit dan ra wat bertauhJttn emas. »»p?t. Kr po'<.ak2. Bungong ting. 16 1 Bob ago* Tjeukflm nguj. Tjapinp keu ïeng *g*m.

'-1441.B Uihat halamam :U» — .B A « A X < » 2 V \ I I K i*miil St.K\ « K M Ü I I ' K R ( . \ D A L A M l ' E K A L A T A N t ' P A T J A K A Pt K K \ U is W D.S. l \ A K A .A7 WERANA ItPAK SIRIM 278 . AL.

menyulamkan benang tatawarna dan benang emas menjadi sehelai daun. pada batu-batu nisan di " K a n d a n g " (pandam pekuburan). " R a j a Ueteun" dan sebagainya. pada tampuk-tampuk bantal. Kedua jenis dari seni-rupa ini. yaitu pandai-ukir menjelmakan bakat seninya diatas kayu dan batu. 279 . sama dengan bansi. ada juga. 5. Seni-ukir. Tetapi. pada rihan-rihan dan sebagainya. Tetapi seni-drama dalam arti sesuatu pertunjukan yang melakonkan sesuatu peristiwa. daun-daun kayu dan sebagainya. SENI D R A M A Seni-drama seperti yang kita kenal sekarang sekarang memang tidak ada di Aceh pada zaman dahulu. masih banyak jejaknya yang tinggal pada dinding-dinding rumah lama. Hadis-hadis Nabawi. SENI RUPA Sebelum zaman Islam. Pembawa lakon utama dinamakan " S i D a l u p a " . dalam zaman Islam jenis seni-rupa yang didapati di Aceh hanya : a. jari-jari halus kaum wanita mencurahkan rasa seninya ke atas kain. 6. b. hanya salueng tidak pakai lidah dan ditiup pada sebuah lobang. baik peristiwa dalam dunia manusia ataupun peristiwa dalam dunia binatang. pada tilam-tilam dan alas-alas duduk. A d a lakon-lakon yang beranma " R a j a J i n " . Aceh juga mengenai seni-pahat yang mewujudkan patung. yaitu rebana kecil yang dibikin dari tempurung belah. Seni-sulam. " R a j a K e r a " . seekor rama dan sebagainya. seni-pahat yang mewujudkan patung menjadi hilang dan menjelmakan dirinya menjadi seni-ukir. Dengan demikian. dengan motif ayat-ayat Qur'an. kembang-kembang. setelah berdiri Masyarakat Islam. Pertunjukan dilakukan di alam terbuka. setangkai mawar. Rapai bruk. Salueng.Iobang pengatur irama dan pakai lidah. sekembang teratai. seulas rihan. pada tirai-tirai.

(Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). 280 .Salah satu type dari jembatan Aceh di zaman dahulu.

Ibid halaman 10 Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-154. = 1205 M . (235) Mengenai dengan ibukota Kerajaan Samudra/Pase. Bandar Darussalam. Semenjak Kerajaan Islam Peureulak sampai kepada Kerajaan Aceh Darussalam. Ibid halaman 36. yaitu: a. Arabia. didirikan pada 1 Ramadlan 601 H . (237) 4. Bandar Glee Weueng ini indah sekali. didirikan dalam tahun 225 H . = 1353—1398 M . yaitu : 1. India dan Aceh sendiri. dan c. didirikan dalam tahun sekitar tahun 527 H . Bandar Khalifah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. ibukota Kerajaan Darussalam. 281 . (234) (235) (236) (237) (238) (239) Tgk. Bandar Glee Weueng. mesjid dan sebagainya. . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 19. Ibid halaman 37. yang dibuat sekitar tahun-tahun 601—631 H .SENI BANGUNAN Seni-bangunan dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga macam. b. Seni-Bangunan Agama. teratur. Setelah Kerajaan Darussalam berobah menjadi Kerajaan Aceh Darussalam. (234) 2. (236) 3. ibukota negara Kerajaan Islam Peureulak. = 1133 M . telah banyak dibangun kota-kota dengan perencanaan yang direncanakan oleh para arsitek-perencana dari Turkia. maka Bandar Darussalam pun menjadi Bandar Aceh Darussalam. Tgk. SENI BANGUNAN SIPIL Yang dimaksud dengan bangunan sipil. gedung-gedung. ibukota Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). Seni-Bangunan Militer. M. didirikaan antara tahun 753—800 H . ibukota Kerajaan Islam Samudra/Pase. = 1205—1234 M . taman-taman dan rumah-rumah. mempunyai taman-taman. di sebelah menyebelah Kuala Naga (Krung Aceh). (239) Dalam kota pegunungan ini dimakamkan tiga orang Raja Kerajaan Darussalam. yaitu kota pegunungan tempat istirahat. Diantara kota-kota yang telah dibangun. yaitu bangunan kota. Bandar Salasari. Bandar Masmani. = 840 M . (238) 5. Ibnu Bathuthah mengatakan satu kota yang indah. Seni-Bangunan Sipil. Af. Parsia.

Rumoh (rumah) Aceh dalam komplek BAPRIS di Banda Aceh. 282 .

tapi agak rendah sedikit. Rumoh Aceh terdiri d a r i : 1. Luas taman 1000 m persegi. Iskandar/Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin halaman 48-51. menjadi tempat rekreasi dalam kota Banda Aceh. 4. 283 . yang ada keupaleh ini biasanya di rumah orang-orang besar. Seuramou-Likoot (serambi belakang) yang berfungsi tempat menerima tamu-tamu wanita dan sekaligus menjadi tempat tidur/makan mereka. Pintu Gerbang utamanya bergelar Pintu Biram Indera Bangsa (Pinto Khoop) dan di dalamnya antara lain berdiri sebuah bangunan yang indah bergelar Gegunungan Menara Permata. 3. dengan 2. Rumoh-Dapu (kamar dapur) yang terletak bertautan serambi belakang dan agak rendah sedikit. Rumoh-inong ini dibagi menjadi dua jurai (kamar-tidur) yang antara keduanya dibatasi oleh rambat (gang) yang menghubungkan antara serambi muka dengan serambi belakang. malahan kolongnya menjadi serba-guna. Seuramou-Keu (serambi muka) yang berfungsi tempat menerima tamu laki-laki. (240) (240) T. orang-orang kaya dan kepala-kepala kampung. Keupaleh (pintu gerbang yang ada bilik kecil diatasnya). 5. 6. Rumoh Aceh terbikin dari kayu dan tinggi dari tanah. Seulasa (teras muka kalau istilah sekarang) yang terletak di depan serambi muka dan bertautan. Rumoh-Inong (rumah induk) antara seuramou-keu dengan seuramou-likoot dan agak tinggi sedikit. sehingga dibawah kolongnya dapat berjalan-jalan. tempatnya di depan atau disamping ataupun di belakang. tetapi masih dalam pekarangan. sekaligus menjadi tempat tidur dan tempat makan mereka. Kroong-Padee (lumbung padi) yang berdiri terasing dari rumah.RUMOH ACEH Yang dimaksud dengan " R u m o h A c e h " yaitu rumah penduduk di kampung-kampung. yang sekarang disebut juga " R u m o h A d a t " . 7. TAMAN GAIRAH Taman Gairah dibangun semasa Sulthan Iskandar Muda dan disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Sani.

I I I § s co B 5 s e 3 s: te s. 9S • I ? 5 s S "B I | § «3 h. 5 5 ^ r | : * & '£ 3a 284 .

yang menandakan bahwa fungsi mesjid/meunasah dalam negara Islam adalah penting sekali. Mesjid/Meunasah. dan berkubah satu dengan bentuk empat segi meruncing ke atas yang diatasnya dipancangkan bintang-bulan. (241) Mesjid yang didirikan di tiap-tiap mukim dalam Kerajaan Aceh Darussalam.) bersamaan dengan didirikannya keraton baru yang bernama "Kuta Alam" mengimbangi keraton Daruddunia yang telah dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665—708 H . = 1497—1511 M. Qanun Meukuta Alam menetapkan. yaitu berbentuk empat segi.) Waktu Sulthan Iskandar Muda mendirikan mesjid dalam Keraton Darud Dunia.SENI B A N G U N A N A G A M A Yang dimaksud dengan seni-bangunan agama. Mesjid Baitur Rahman ini juga berfungsi sebagai Perguruan Tinggi. Kemudian oleh sulthan-sulthan sesudahnya diperbesar dan diperindah terus-menerus. Tentang pembangunan Mesjid dan Meunasah ditetapkan dengan satu dasar hukum yang kuat. arsitekturnya sederhana sekali. di Ibukota Negara Banda Aceh dibangun beberapa buah mesjid yang arsitekturnya campuran gaya Arab. meunasah dan sebagainya) dan bangun kuburan. Mesjid Baitur Rahim. 285 . = 127—1309 M. M. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda dan Iskandar Sani. Selain di tiap-tiap mukim. gaya Persia dan gaya Aceh sendiri. (243). (242) Tgk. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37. Mesjid Jami Baitur Rahman. yang dibangun oleh Sulthan Mughaijat Syah Iskandar Sani (1045—1050 H . (242) 6. bahwa dalam tiap-tiap satu mukim harus didirikan satu mesjid dan dalam tiap-tiap satu kampung harus didirikan satu meunasah. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . yaitu bangunan tempat (mesjid. = 1292 M . karena mesjid pusat segala kegiatan ummat. maka dinamakannya dengan Mesjid Baitur Rahim. Mesjid Baitul Musyahadah. yaitu : a. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (Raja ke III dari Kerajaan Darussalam) pada tahun 691 H . (243) Ibid halaman 38. sementara Mesjid Baitur Rahim di Kuta Alam diberi nama yang lain. = 1636—1641 (241) Di Meulek. Diantara mesjid-mesjid yang terdapat dalam Ibukota Negara. 1. Qanun Meukuta Alam halaman 44.

Dalam kandang ini. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah. antara lain terdapat makam-makam Sulthan Alaiddin Johan Syah. Pocut Muhammad dan para keluarga/pangeran lainnya. yang terletak dalam Kandang Raja-raja Aceh. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. sekarang dalam komplek BA PERIS Banda A ceh.Gambar di atas ini dan gambar-gambar di halaman-halaman berikutnya. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah. yaitu gambar makam para Sulthan dan keluarganya. 286 . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah.

287 .

288 .

289 .

290 .Makam para Sulthan dalam Kandang XII. antaranya terdapat makam Sulthan Al Mughaiyat Syah. yang kini terletak dalam asrama Kraton Banda Aceh. Sulthan Ri'ayat Syah Al Qahhar dan Sulthan Husain Alaiddin Ri'ayat Syah. serta para pangeran/keluarga lainnya.

291 .Makam Sulthan Iskandar Muda dalam Kandang Mas di Banda Aceh.

M . Kandang Raja-raja Aceh. yaitu : a. (244) KANDANG DAN M A K A M Pandam pekuburan dalam Kerajaan Aceh Darussalam dikenal dengan dua nama. Yang pertama terdiri dari kuburan Sultan Alaiddin Johan Syah (1147—1174 H . Kuburan atau batu nisan di dalam kandang. Kandang sebutan bagi pandam pekuburan para raja dan orang-orang bangsawan. b. kira-kira di daerah Peunajong sekarang. ) . Af. 292 . disamping bentuknya hebat-dahsyat. Dalam komplek B A P R I S (Badan Rumpun Iskandar Muda) yang sekarang. Iskandar: Bustanus Salatin halaman 44. ibu dan saudara-saudara mereka lainnya. H . dengan ukiran-ukiran ayat-ayat A l Qur'an yang bernilai seni tinggi. Mesjid ini indah dan besar. Af. = 1760—1781 M . = 1857—1870 M . Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 45-69. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174—1195 H . ) . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 185. = 1735—1760 M . terdapat dua kandang raja-raja Aceh. Kandang X I I ini terletak (244) (245) dalam komplek asrama keraton Ar Raniry/Dr. yang juga berukiran ayat-ayat A l Qur'an dengan tulisan Arab yang indah. 2. yang dibawah ini saja ringkaskan: (245) 1. A d a perbedaan nyata antara bangunan kuburan/nisan yang terdapat dalam " K a n d a n g " daripada yang terdapat dalam " M a k a m " . ) dan para pangeran serta saudara-saudara lainnya. T.M . = 1823—1836 M . sedangkan kuburan atau batu-nisan yang terdapat di dalam makam biasanya sederhana mempesona. sarjana dan golongan rakyat lainnya. Yang satu lagi terdiri dari kuburan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1238—1251 h. biasanya agung-megah. ƒ/. ) . Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah (1795—1824 M . ) . Makam sebutan bagi pandam pekuburan para ulama. Kandang XII. ) . Zainuddin telah mencatat tempat-tempat dan hal ikhwal beberapa buah " K a n d a n g " dan " M a k a m " . Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273—1286 H .

dalamnya antara terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah. ini sebuah batu nisan yang bertulisan Arab indah. Aceh Besar. 293 .K A N D A N G PANGOE Kandang ini terletak dekat Lam Bhuk.

ï *> • "1 • «< ~^ ~^ t? I Os R 3 -R I a •R a CU R 5 g öo R < 3 •R* 5 1 R «s •R CO R < 3 •V < 3 5 5 294 .

295 . Nilai seninya cukup mengesankan.Juga Kandang Pangoe. Sebelah sebuah batu nisan yang berukir indah dengan ayat-ayat Qur'an.

se' -c: •3 S 5 I< * > 8 * 53 -et I s: ! O öo § IS •§ SC g Cu *o 53 60 SC •§ SC 5 3 s e E 5U 296 .

K A N D A N G BILUI 297 .

c (3 | I tui a co •si •i| I & *.* e S 1ë s S 298 .

Batu nisan Kandang Bilui dibawah rindangnya pepohonan. 299 .

300 .

301 .Batu nisan Kandang Biluiyang bernilai sejarah/'seni.

302 .

Dua Ulama Besar yang sampai sekarang dianggap keramat. Kecamatan Darul Imarah. dan banyak orang meiepaskan nazar.Makam Teungku Ja Chik (atas) Makam Teungku A wee Geutah (bawah) terletak dalam Kemukiman Lheue. 303 .

Batu nisan Kandang Bilui dengan lukisan tulisan Arab yang indah. 304 .

305 .

Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Eumpee Blieng.KANDANG DALAM Yang juga disebut Kandang Ulee Lueng. Kecamatan Darul Imarah. Salah satu nisan yang berukiran tulisan Arab yang indah. terletak di Kampung Ulee Lueng. .

53 •Si <u ai sc 2 s 53 0© SS -S Q • § SC SC 53 5C > SC •§ sc 53 £ 5U O. 307 .

adalah kandang para Meurah. 308 . di sana banyak makam yang berbatu nisan besar tinggi dan indah. berukira ayat-ayat Qur'an yang halus seninya. Gambar-gambar ini sebahagian dari batu-batu nisannya.Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang. Mukim Lam Ara Kecamatan Darul Imarah.

309 .

310 . sebuah batunisan yang berukiran dan berbentuk indah.KANDANG LEU UE Kandang Leheue terletak di Kemukiman Lheue Kecamatan Darul Imarah. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Ji-ey (Meurah Tampi).

3 «S CU CU sj •I K SS ! se •§ ss £ cu 00 SS I 311 .

Batu nisan Kandang Bilui dengan ukiran indah tulisan Arab. 312 .

13 .

sebuah batu nisan yang besar dan berukiran indah 314 tulisanArab. Kecamata Darul Imarah. keluarganya. . Dalamnya terdapat makam para Meurah da.KANDANG LEU UE terletak di Kampung Leu Ue.

1 3 " ! I B ! i B 1 t § s 5. 315 .

= 1539—1571 m. yang pada nisannya bertulis-tulisan A r a b yang indah. terdapat kuburan Sulthan Salahuddin (936—945 H . di dalam mana terdapat kuburan beberapa orang raja. Ratu Safiatuddin dan tiga Ratu lainnya.sekarang. ) . dan tiada jauh dari makam tersebut terdapat bekas istana Keraton Darul Kamal. Makam Meurah-meurah. Kandang Iskandarmuda. Dalam komplek Makam Meurah-meurah ini terdapat banyak sekali kuburan yang indah-indah yang pada batu nisannya berukir tulisan A r a b .(. Masih dalam Kabupaten Aceh Besar terdapat Makam Meurahmeurah di kampung Ulee Lueng. Dalam komplek kandang ini. = 1490—1497 M . 6. = 1511—1530 m. antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Inayat Syah (885—895 H . 5. = 1497—1511 M . Puteri Pahang. 4. Kandang Lam Lheue. Puteri Sani. = 1571—1579 M . Dalam lingkungan M a k a m Teungku D i Bitay. Sulthan Alaiddin Riajat Syah A l Qahhar (945—979 H . Dalam kandang ini terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . 7. Kandang ini terletak dalam komplek B A P R I S sekarang juga. ) . = 1530—1539 M . yang dibangun sebelum ada Banda Aceh dengan Keraton Darud Dunianya. terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan A l i Mughaijat Syah (916—936 H . = 1480—1490 M . yang terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan Iskandar M u d a M u d a Meukuta A l a m (1016—1045 H . ) .) dan Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah(979—987 H . . ) . 316 8. terdapat Kandang L a m Lheue. Makam Bitay. ) . Kandang Pangoe. 3. Kandang Bilui juga dalam Kabupaten Aceh Besar. = 1604—1636 M . Kandang Bilui. Kandang ini lebih terkenal dengan sebutan Kandang Poteu Meureuhoom Meukuta A l a m Pangoe. Tiada berapa jauh dari M a k a m Meurah di Ulee Lueng. ) dan Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah (895—902 H .

membuktikan betapa tinggi sudah seni-ukir Islam dizaman Kejayaan Kerajaan Islam Samudra/Pase. 317 . Ukiran ayat-ayat Al Quran disebelah kepala dan ukiran daun dan kembang disebelah kaki.Inilah makam Ratu Nihrasiyah yang terletak dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra/Pase. sungguh sangat indah.

Batu-batu nisan yang terdapat dalam komplek Makam Teungku DiBale. Samudra Pase. Salah satu makam sulthan dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra Pase. dalam komplek mana terdapat makam Ratu Nihrasiyah yang amat indah. 318 .

dan antara lain terdapat makam Sulthan Mahmud Malik Dhahir yang juga sebagai ulama. terdapat makam para ulama terkenal.Komplek Makam Teungku Di Bale Pase. dalam komplek makam ini. 319 .

320 .Batu-batunisan yang terdapat dalam komplek Kandang Teungku di Bale Samudra/Pase.

Bangunan Kandang Meureuhoom Daya yang terletak di Cot Glee Njong Kuala Daya. 321 . Lamno. Makam Puteri Sitti Hawa dengan batunisan yang berukir namanya dan ayat-ayat Al Quran dengan tulisan yang indah sekali. dimana dalam bangunan ini terdapat makam Sulthan Salathin Riayat Syah dan saudaranya Puteri Sitti Hawa.

Batunisan yang bertulisan indah dari makam Sulthan Salath Riayat Syah dalam Kanang Meureuhoom Daya di Cot Njong. 322 .

CS X. ^ C3 1 5 .S tv § B § > cu B 1 ^ • 8 •ü E C cu 5 S g < u cs B I (X. "u cO li « -Si ^3 O Q c as ^ 1 $ B £ " 5 ^ | -Si cj •§"§1 S B » ^ co Ö) J § § t * 1 * 1 ^ •s| i 3 cs •§ a ö ^ S * § f a < 3 -s % s£ s * •"• 323 .

i 5 •S a Öfl s: 3 5 O p. Cu « l s'§> 5 -S 5 3 U i1 -S g «3 "3 6§ ^ 3 ? -c f) sI ^Cu 3 •~ s I ^ •5 ^ 5 CO 324 .

Dalam bangunan ini terletak makam Syekh Abdurrauf Syiahkuala. . dan dalam komplek ini banyak makam-makam ulama lain.

326 .Makam Syekh Abdurrauf dengan batu nisan berselubungkan kain putih.

Dalam kandang ini berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah memerintah tahun 1286-1290 H. Keadaan makamnya sekarang sangat menyedihkan.KANDANG COTBADA Kandang Cot Bada terletak dekat Smahani. Sekarang makamnya telah dipugardan telah bagus. seperti terlihatpada gambar-gambar ini. Seharusnyalah sekarang Pemerintah dan rakyat Aceh membina makam yang layak untuk Sulthan telah sanggup mematahkan penyerangan Belanda yang pertama sehingga mati konyol seorang jenderal yang bernama Kohier. Alamarhum Sulthan Alaiddin Mahmud Syah dimakamkan di Cot Bada. Beliau wafat dalam pengungsian. Kabupaten Aceh. Kecamatan Sukamakmur. setelah Banda Aceh direbut Belanda dan Ibukota Kerajaan dipindah kepedalaman. dan pada waktu itu tidak sempat membuat makamnya seperti seharusnya bagi seorang Kepala Negara yang gagah berani itu. 327 . (1870-1874 M). karena perang sedang berkecamuk.

Kandang Raja Pidie. Makam ini terletak di Meunasah Pie (Geudung). Meureuhoom Onga adalah salah seorang dari Raja Daya. dan Maulana Tajuddaulah Quthbul M a ' a l y Abdur Rahman A l Pasy yang wafat dalam bulan Zulqa*idah 610 H . = 1511 M . di dalam kompleknya terdapat banyak kuburan ulama dan orang-orang Besar. terdapat kuburan Maharaja Malik M a ' r u f Sjah. Di Gampong Pandee (Banda Aceh) terdapat banyak sekali makam/kuburan yang indah-indah. 17. antara lain kuburan Sulthan Alaiddin Mukimin Syah (terkenal dengan nama Raja Si Uroe) yang mangkat dalam tahun 934 H . dalam kompleknya. Seterusnya di Sangeue terdapat makam Putroe Balee. yang mangkat dala tahun 970 H . Kandang Cot Gle Njong. 328 . Dalam komplek makam Teungku di Kandang dekat Klibeuet. Kandang Blang. Masih di Banda Aceh terdapat satu makam yang bernama Kandang Blang (di Lorong Muhammadiyah sekarang). = 1213 M . = 1576 M . Juga disana banyak kuburan para Laksamana dari angkatan laut. Kandang Meureuhoom Onga. Makam ini terletak dekat dengan Kuala Daya. 1508 M . antara lain terdapat kuburan Sulthan Salathin Ri'ayat Syah I (neureuhoom Daya) yang mangkat dalam tahun 913 H . 19. Batu nisannya indah sekali.16. ) . = 1589-1604 M . yang mangkat dalam tahun 916 H . Kandang ini terletak diatas puncak bukit dekat rakit-jembatan Kuala Onga. = 1226 M . 20. 21. yang wafat pada Syawal 623 H . dan saudaranya Siti Hawa. Makam Teungku Di Iboih. dalam kompleknya antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah Saidil Mukammil yang memerintah tahun 997-1011 H . 18. Makam Gampong Pandee. = 1588 M . antaranya Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary.

Kandang Cot Bada tempat berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Meunasah Cot Bada yang sekarang. terletak tidak berapa jauh Kandang Cot Bada. 329 . Sangat menyedihkan. Keadaannya juga sama menyedihkan.

yaitu Maharaja Lila Abdur Rahim dan Sulthan Ahmad Syah. Ujung Peunayong. Makam Laksamana. seperti yang saya lihat waktu berkunjung kesana dalam tahun 1961. terdapat 330 .22. yang mangkat setelah Ibukota Negara dipindahkan dari Banda Aceh kepedalaman. Aceh Besar. Inilah kandang Raja Terakhir di Aceh. Makam Hamzah Fansury. dan juga dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Dikampung L a m Dingin. Dalam kandang ini terdapat makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 24. antara lain kuburan Syekh Abdur Rauf Fansury. terdapat pandam pekuburan yang sudah dilindungi oleh kayu-kayu besar. D i Kuala Aceh terdapat kuburan para ulama kenamaan dan pemimpin-pemimpin. = 1695 M . ulama yang terkenal itu. wafat pada malam Isnin 23 Syawal 1106 H . karena sedang dalam keadaan perang. 26. 23. Sekarang oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Aceh telah membangun kembali makam yang layak bagi Sulthannya yang bijaksana dan gagah berani. Pandam pekuburan Makam Hamzah Fansury. Memang dulu tidak sempat dibangun dengan bangunan yang layak untuk seorang Sulthan pejuang yang gagah berani. Beliau mangkat selagi memimpin peperangan untuk melawan tentera penjajahan Belanda. diatas tebing sungai yang tinggi. bersama dengan banyak kuburan dari para murid/pengikutnya. Kira-kira satu jam bermotor-boot dari Rundeng menyusur sungai Singkel. Makam Syiahkuala. yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Syiahkuala. Kabupaten Aceh Besar. terdapat makam para laksamana yang pada batu nisannya bertulis dengan tulisan Arab. Makam Mamprai. yang tidak berapa jauh dari Sibreh Ibukota Kecamatan Sukamakmur. 25. Didaerah Mamprai yang beralam indah. Kandang Cot Bada. Kandang Cot Bada terletak dekat Samahani Kecamatan Sukamakmur. Dalam komplek M a kam Syiahkuala ini juga terdapat dua kuburan murid beliau yang besar.

dan makam para Meurah. makam Teungku Chik Cot Bruk. suami Putroe Ijoo. 331 . Kecamatan Sukamakmur. Inilah beberapa gambar dari makam-makam tersebut: Suatu pemandangan yang amat indah didataran tinggi Mamprai.MAKAM—MAKAM DIMAPRAI Sekitar daerah pegunungan Mamprai. banyak terdapat makam para ulama yang sangat terkenal. yang berkubur di Kandang Dalam (Kandang Ulee Lueng. yaitu pada masa Kerajaan Darussalam atau Lamuri. Darul Imarah). Makam Meurah Cot Bak Krut. Semua mereka ini keturunan dari Meurah Eumpee Blieng. Aceh Besar. dekat dengan Lam Birah. yang dulunya memegang kekuasaan sebelum terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. dimana didaerah inilah terletak makam para ulama dan meurah. Diantara makam-makam itu. Makam Tuan Di Weueng. seorang Ulama Pencinta Binatang. yaitu Makam Putroe Ijoo. Makam Meurah Puteh dan Makam Raja Keunajan.

332 .Makam para Meurah sekitar Mamprai.

Makam Teungku Chik Cot Bruk. 333 .Makam Putroe Ijoo.

benteng mana terentang sepanjang perbatasan Perancis dengan Jerman dan Belgia. antaranya Makam Putroe Ijoo (isteri Teungku Glee Weueng). tempat permainan dan tempat latihan. b. Dalam sejarah kemeliteran di Aceh terkenal dua macam " k u t a " (benteng). makam Meurah Puteh dll.beberapa makam para ulama besar dan para Meurah. seorang ahli pertahanan Perancis. makam Teungku Cot Bruk.untuk menahan arus penyerang musuh. Dalam lingkungan kedua macam benteng Aceh ini (Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang) dibangun pula mesjid/musalla. yaitu benteng pertahanan yang berdiri sendiri pada sesuatu tempat yang dianggap strategis. yaitu benteng pertahanan yang dibangun sambung bersambung panjang sekali. kemudian dalam keadaan terdesak atau untuk istirahat. Kuta Linteueng. kembali lagi kedalam kuta. makam Meurah Cot Bak Krut. Seni bangunan militer berujud dalam bentuk kuta-kuta (benteng) dan menara-menara pengintai. yaitu : Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang. 334 . banyak sekali dibangun untuk pertahanan Aceh. sejak zaman Peureulak sampaisampai kezaman Aceh Darussalam. Kuta Reuntang. yaitu dari dalam kuta pasukan keluar menyerang musuh. a. biasanya dibangun disepenjang pantai-pantai yang strategis dan juga disepanjang perbatasan dengan negeri musuh atau dengan tempat-tempat yang telah diduduki musuh. yang hidup dalam zaman Iskandar Muda. SENI B A N G U N A N MILITER. Fungsinya untuk menghempang musuh. KUTA—KUTA TERKENAL. Baik kuta linteueng ataupun Kuta Reuntang. KutaLinteung dapat disamakan dengan benteng-benteng pertahanan di Eropah yang dibuat sepanjang perbatasan antara dua negeri yang bermusuhan. seperti umpamanya "Maginot-Line" yang direncanakan oleh Andre Maginot. seorang ulama besar pencinta binatang.

ai c •§ 3 I a s * 1 i ÖO K: 3 3 f21 335 .

bahkan yang berhasil yaitu matinya secara konyol serdadu-serdadu yang dipaksa menyerang itu. Kuta Inong Balee. Benteng ini terletak di sebelah timur Krueng Raya pada satu bukit yang sangat strategis. Masih ada tembok bekasnya. Yaitu yang dibangun oleh Sulthan Iskandar M u d a bertempat di Krueng Raya. Sampai kini masih utuh bekas-bekas temboknya. Kuta Padang ini. Kuta ini dibangun pada masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil (997-1011 H . Kuta ini juga terkenal dengan Kuta Po Teumeureuhoom. 2. = 1589-1604 M . ) . sehingga berkali-kali diserang serdadu-serdadu Belanda. sebelum beliau hijrah ke Meulaboh bersama suaminya Teuku Umar Johan Pahlawan. 336 . Kuta Padang ini terletak di Lam Teh pada suatu tempat dekat pantai yang strategis sekali. Yaitu sebuah kuta (benteng) yang dibangun oleh pahlawan wanita Cut Nyak Dhien. kira-kira 30 k m dari Banda Aceh. Kuta Indrapatra. Kuta Padang. 3. dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen sebagai Kepala Stafnya.Diantara kuta-kuta yang terkenal itu. menghadap keteluk Krueng Raya. 4. Kuta ini bernama Kuta Inong Balee. Kuta ini terletak di Ladong. Makam Laksamana Kamalahayati terletak diatas sebuah kaki bukit dekat Kampung Kuta Lamreh. tetapi tidak berhasil direbutnya. karena ia menjadi benteng bagi sebuah armada yang terdiri dari wanita melulu. masih ada bekas sampai sekarang. yang menjadi intinya. Kuta Meukuta Alam. Arsitektur dari Kuta ini hampir sama dengan Kuta Indra Patra (Ladong) dan Kuta Asan Sigli. yaitu : 1. sampai sekarang masih ada bekas-bekas reruntuhannya. Pemimpin dari Aramada Inong Balee dan Kuta Inong Balee i n i . Krueng Raya. yaitu Laksamana Kamalahajati sebagai komandannya. yaitu wanita-wanita janda dari pahlawan-pahlawan yang telah syahid. Krueng Raya.

337 .Reruntuhan Kuta Meukuta Alam (Benteng Iskandar Muda) yang terletak dekat dengan Teluk Krung Raya.

338 .Reruntuhan Kuta Meukuta A lam.

6. (246) Teungku M. antaranya yaitu : Kuta Cot Gli. Dibuat semasa Sulthan Al-Kahhar. Kuta-kuta lainnya. Kuta ini terletak di Pidie Sigli. Masih utuh bekas temboknya. lebih-lebih kalau sudah berlumuran darah. Kecuali yang telah disebut diatas.5. dibuat kira-kira sebelum Iskandar Muda memerintah. (246) Jadi. Kuta Batee Iliek dan sebagainya. bahwa yang mula-mula menyuruh menciptakan senjata rencong. 7. RENCONG. maka terciptalah senjata rencong itu. Cara membuat rencong asli itupun mempunyai syarat-syarat tertentu. masih banyak lagi kuta-kuta baik Kuta Liteueng ataupun Kuta Reuntang. kira-kira 10 km sebelah timur Krueng Raya. KutLeubook. yaitu "Rencong". karena kedua macam senjata itu bergagang pendek menggelembung keatas sehingga sukar digenggam. Kuta Rima. Kuta Asan. Kuta Aneuek Galoong. Sampai sekarang masih utuh bekas temboknya. Setelah beliau mengalami kurang praktis penggunaan "siwaih" dan "keris" dalam pertempuran jarak dekat. Rencong disamping sebagai senjata yang sangat praktis dalam pertempuran jarak dekat. Setelah mereka berpikir berhari-hari dengan bersamadi dan istikharah. 339 . yang berbentuk "bismillah" dalam tulisan Arab. Kuta Cot Bak U . A l Kahhar-lah pencipta lambang kepahlawanan rakyat Aceh. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 102-103. Menurut riwayat. juga ia satu senjata sakti yang melambangkan kepahlawanan rakyat Aceh. Kuta ini diatas sebuah gunung pinggir laut. yaitu Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Kahhar. Kuta Podiamat. Salah satu senjata tajam yang sangat terkenal di Aceh. maka beliau memanggil para pande besi dan pande senjata untuk merundingkan tentang penciptaan semacam senjata tajam yang praktis dalam pemakaian diwaktu pertempuran.

Berbagai alat senjata Aceh. (Paitylima) jong biasa diberikan oleh liadja tcbagcü pcrsal'man. antaranya Rencong Aceh yang (Dari buku: Tarikh Aceh Dan Nusantara 340 . Perna Bintara.u livhormalan dari Ixitutsa Atjeh pang her tatalikan emm ftatg aipakai oleh uleëbaiangi.

biarpun mereka sudah terpencil bersembunyi kegunung-gunung yang berjauhan karena harus menyingkirkan diri dari serangan tentera Belanda. kitab-kitab. Sekalipun diantaranya banyak yang mengenai itu melalui terjemahan kitab-kitab bahasa Melayu. 341 . Snouck Hurgronje yang telah memeriksa kitab-kitab yang jatuh ketangan militer Belanda. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 176-177. Banyak ulama Aceh mengadakan surat menyurat dalam bahasa Arab. bahwa dalam abad ke X V I . Dengan ini terbukti pula tidak benarnya keterangan orang-orang Belanda yang katanya mengaku ahli bahwa menjelang masuk Belanda ke Aceh disana pengetahuan agama Islam sudah diabaikan "Dr. Dr. sebagai jembatan untuk hukum itu sepenuhnya. bahkan dirantau Asia Tenggara. XVII dan XVIII Aceh adalah gudang ilmu pengetahuan dikawasan Kepulauan Nusantara. Muhammad Said menulis : 247) " kenyataan sejarah ini telah mewariskan kegiatan yang subur bagi generasi belakangan untuk memperkaya kitab-kitab pelajaran agama. Kegiatan menguasai ilmu pengetahuan agama sedalam-dalamnya dibuktikan pula oleh berlangsungnya hubungan antara sesama mereka pada masa perang sabil menghadapi agressi Belanda. Hurgronje menceritakan bagaimana para ulama memahami sedalam-dalamnya hukum Islam. Mengenai dengan Aceh sebagai gudang ilmu pengetahuan. dan sebahagiannya masih tinggal sampai sekarang. Dalam masa masak meranumnya ilmu pengetahuan di Aceh. banyaklah buku-buku.K A R Y A SASTERA GUDANGj ILMU P E N G E T A H U A N Tidak diragukan lagi. karya-karya sastera yang telah dikarangnya. mereka tetap kirim mengirim dan pinjam meminjam buku-buku pengetahuan (247) M. menyimpulkan antara lain sebagai berikut: cukuplah sudah kenyataan bahwa segala buku-buku ilmu pengetahuan Dunia Islam dikenalnya sepenuhnya di Aceh. dan dari catatan-catatan dibuku yang mereka pelajari terbukti bahwa pengetahuan itu mereka pahami (melaksanakan) sepenuhnya. tapi tiada sedikit bilangnya mendalami pengetahuan dibidang tersebut melalui pengetahuan sempurna tentang saraf dan nahwu bahasa Arab.

terus menerus terjadi surat menyurat antara para Ulama didaerah perang dengan para Ulama yang ditugaskan tinggal didaerah-daerah pendudukan kompeni. Kitab-kitab bahasa Melayu dan Aceh umumnya dikarang. Diantara kitab yang dijumpai ada pula sebuah kitab Injil salinan bahasa Arab. dicetak kembali ". Snouck Hurgronje tentang penguasaan bahasa Arab oleh ulama-ulama Aceh dizaman itu dan surat menyurat mereka dalam bahasa Arab. "Diantara lebih kurang 300 buah buku dan manuscript (cetakan batu dan tulisan tangan) yang ditemui kepala marsuse van der Maaten ketika menyerbu ke Keumala banyak pula yang umurnya sudah dua abad bahkan lebih lagi. Apa yang dikatakan Dr. 342 . yang dilakukan dalam bahasa Arab yang pasih dan baik. Surat dari Tiro itu.tersebut. dikerjakan dan diterbitkan di Aceh. selengkapnya berbunyi sebagai berikut: Keterangan gambar foto kopi. Sepucuk surat dari Tiro yang dimuat dibawah ini menjadi bukti nyata dari kesimpulan tersebut. Untuk memperkaya perpustakaan eloklah kiranya jika kitab-kitab agama yang bermutu tinggi hasil karia ulama-ulama Aceh beratus tahun yang lalu itu. memang benar. Selama perang dengan Belanda.

terutama dari Teungku Haji Ibrahim.Ini adalah surat dari Teungku Muhammad Dayah Cut Tiro. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. untuk salah seorang "CUCUNYA" BERNAMA Muhammad Thahir. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972 dan saya foto copipada tanggal 15 Mei 1972. Dengan kebijaksanaanmu. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. Demikian dan salam bahagia untukmu. 343 . maka yang sangat kami butuhkan darimu. Segala puji untuk Allah saja. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". Terjemahannya : Kepada cucuku yang cerdas Muhammad Thahir Tiro. Surat yang dibikin kira sekitar tahun 1880 ini.

Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". tidaklah kaliru kalau kita mengambil kesimpulan bahwa para ulama dan pujangga yang hidup selama masa Kerajaan Aceh Darussalam. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972. Dengan berdalilkan catatan sejarah itu. Sebahagian dari naskah-naskah tersebut masih dapat kita jumpai sekarang di Aceh. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. maka yang sangat kami butuhkan darimu. negeri Belanda dan lainnya. 344 . yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. umpamanya di Jakarta. Dengan kebijaksanaanmu. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. Muhammad Thahir Tiro. hal ini ada dua kemungkinan yaitu : a. dari Teungku Muhammad Amin Dayah Cut kepada cucuandanya bernama Muhammad Thahir. Sebagian besar dari naskah-naskah itu tidak menyebut siapa pengarangnya. pengarang sendiri memang dari semula tidak mau menyebut namanya. Surat yang salinannya akan saya muat dibawah ini. Demikianlah dan salam bahagia untukmu. dan saya foto kopi pada tanggal 15 Mei 1972. dan tentu banyak pula diluar Aceh. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. telah mengarang banyak sekali kitab-kitab dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Terjemahannya: Kepada Cucuku yang cerdas. dapatlah kita kira-kira tentu amat banyak jumlahnya kalau dikumpul dengan yang dijumpai ditempat-tempat yang lain. maka surat menyurat antara para ulama berjalan terus dalam bahasa Arab. Surat yang berbahasa Arab ini. Segala puji untuk Allah saja.SEPUCUK SURAT DARI TIRO Sewaktu perang sedang berkecamuk antara tentera Belanda dengan angkatan perang Aceh. Kalau di Keumala saja ditemui lebih dari 300 naskah kitab. Inggeris.

Dalam uraian selanjutnya. salinan yang lupa menyebut nama pengarang itu menjadi sumber salinan-salinan selanjutnya.) memerintahkan kepada Teungku Di Meulek untuk membukukan kembali Qanun Meukuta Alam dengan membuat beberapa keterangan penjelasan. malahan oleh Ratu Safiatuddin disuruh bukukannya dengan lebih sempurna.para penyalin yang lupa menyebut nama pengarang. yang kalau dalam istilah modern sekarang dapat disamakan dengan "Undangundang Dasar Negara". Mengenai dengan ini dapat kita ketahui dari catatan Di Meulek sendiri dalam risalah Silsilah Raja-raja Samudra/Pase.) dan terakhir diadakan beberapa perobahan lagi. Qanun Meukuta Alam oleh sumber-sumber Barat sering disebut dengan "Adat Meukuta Alam". QANUN MEUKUTA ALAM Qanun Meukuta Alam adalah suatu peraturan yang menetapkan dasar-dasar pokok bagi Kerajaan Aceh Darussalam. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273-1286 H . menimbulkan satu kesulitan bagi para penyelidik yang hendak memberi uraian terhadap naskah-naskah itu. bahwa raja yang mula-mula menyuruh susun Adat Aceh (Qanun Aceh) yaitu Sulthan Alaiddin Riayat Syah A l Kahhar (945-979 H . yaitu yang ada dalam perpustakaan pribadi saya. = 1539-1579 M). sebahagiannya disertakan dengan sedikit keterangan. yang kemudian disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah (1016-1045 H . yaitu pada tanggal 12 Rajab hari Kamis maka seri baginda Duli Hadlarat Syah 345 b. sedang sebahagian yang lain hanya pendaftaran saja. = 1857-1870 M. = 1607-1636 M. = 1641-1675 M. saya akan mendaftarkan sebahagian dari naskah-naskah tersebut. Karena tidak ada nama pengarang pada naskah-naskah itu. terutama mengenai kedudukan wanita. oleh Sulthanah Seri Ratu Tajul Alam SafiatUvMin Johan Berdaulat (1050-1086 H . . dimana antara lain beliau menulis : " pada tahun Hijrah 1278. disamping disuruhnya pula menyusun kembali silsilah Raja-raja Islam Peureulak/Samudra Pase da'n Raja-raja Aceh lainnya.). Menurut keterangan Teungku Di Meulek dalam risalahnya : Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. hal mana saya alami sendiri.

2. juga Qanun Meukuta Alam menetapkan beberapa garis pokok tentang cara bagaimana seharusnya Sulthan dan para pejabat tinggi lainnya menjalankan pemerintahan. Syarat-syarat menjadi Sulthan. 12. Peraturan dasar tentang perdagangan dalam dan luar negeri. 7. yaitu Teungku Di Meulek lakab gelarannya dan namanya Saiyid Abdullah Ibnu Saidi Ahmad Ibnu Ali Ibnu Abdur Rahman Habib Abu Bakar Ibnu Usman Ibnu Hasan ibnu Wandi Meulek Said Lila Habib Syarif Abdullah Ibnu Faisal Abdul Jalil Badrul Alam Syarif Hasyim Jamaluddin Perkasa Alam Saiyid Habib Syarif Ibrahim Sulthan Jamalul Alam Badrul Munir Ibnu Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalul Lail Perkasa Alam Habib Syarif Ibrahim Saiyid Mukammil Saiyid Mukammil Habib Syarif Abu Bakar Ubaidillah Jamalul Lail. 11.Alam. Susunan Pemerintah Daerah dan tugas-tugas para pejabat daerah. maka dimasa itulah yang Mahamulia memberikan izin dengan titahnya kepada Hamba A l Faqir A l Gharib. Dasar serta rukun Negara dan sistem pemerintahan. 3. Kecuali itu. 14. Nama-nama dan gelar jabatan bagi pejabat tinggi tingkat pusat. Pemerintah pusat dan pembagian wilayah-wilayah negara. yaitu saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah Dhillu'lah Fil Alam. tentang masalah-masalah yang berikut: 1. 8. 9. Syarat keadilan Pemerintah dan ketaatan rakyat. 4. Hak-hak warganegara dan hubungannya dengan negara. Qanun Meukuta Alam memuat ketentuan-ketentuan bagi Kerajaan Aceh Darussalam. 10. Organisasi Angkatan Perang dan gelar-gelar para perwira tinggi/ menengah. Kampung Garot Keutapang Dua Negeri Aceh Bandar Darussalam. Menteri Qadli dan pejabat tinggi lainnya. 5. Sumber hukum dan jenis-jenis hukum yang berlaku dalam kerajaan. Cara-cara pengangkatan sulthan. Lembaga-lembaga negara dalam tingkat pusat serta tugas wewenangnya. 6. yaitu yang mahamulia menyuruh salinkan nama-nama raja-raja Pase dan lain-lain ". 346 . 13. Negara dalam keadaan perang.

Perintah Segala Raja-raja. membagi buku tersebut kedalam empat bahagian. yaitu : 1. yang disadur dan dijadikan batu dasar kemudian ketika puterinya Tajul A l a m Safiatuddin dan Raja-raja seterusnya memerintah. 2. telah mengambil pedoman-pedoman untuk peraturan negerinya dengan berterus terang mengatakan mengambil teladan undang-undang Mahkota A l a m Aceh. Rule of Government For Kings. Geneology of the Kings of Achin. jadilah Adat Meukuta A l a m adalah adat betsendi Syara'. J . G . terutama karena peraturan itu berunsur kepribadian yang dijiwai sepenuhnya oleh hukum-hukum agama. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 174. Arab. "Beberapa peraturan disempurnakan.Menurut ukuran zamannya. Adat Majelis Raja-raja. (248) M. Banyak negeri tetangga mengambil peraturan-peraturan hukum di Aceh untuk menjadi teladan. ketika diperintah oleh seorang sulthan yang bernama Sulthan Hasan. seperti yang ditulis ahli sejarah Muhammad S a i d : (248) "Iskandar M u d a telah mengadakan perundang-undangan yang terkenal dengan sebutan Adat Meukuta A l a m . Belanda. 4. Qanun Meukuta A l a m sudah cukup baik. Silsilah Tharaf Hulubalang dan Dustur segala kapal yang berniaga. terutama oleh negara tetangga. maka Prof. D r . seorang yang keras dan pemeluk agama yang setia. " I n i suatu bukti kemashuran dan nilai tinggi negeri Aceh yang sudah dimaklumi orang masa itu " ADAT ACEH Sesuai dengan isinya. Portugis. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. 3. Comprises a variety of regulation for Port duties and customs. Turki. ke India. Penerbitan hukum yang dibangun oleh Iskandar Muda memperluas kemashurannya sampai keluar negeri. "Sebuah kerajaan yang jaya dimasa lampau di Kalimantan yang bernama Brunei (kini masuk jajahan Inggeris). also rules for the minor officer of government. Etiquette tobe Observed at the Court. 347 . Drewes dalam introductionnya mengenai buku Adat Aceh yang juga dinamakan Adat Meukuta A l a m . Spanyol dan Tiongkok. Inggeris. sehingga telah diambil menjadi contoh oleh beberapa negara. Mesir.

diatas takhta kerajaan negeri Aceh Bandar Darussalam Sabda hadhirat yang mulia kepada Orang Kaya Seri Maharaja L i l a dan kepada penghulu Keurukon Raja Setia M u d a dan Keurukon Katibul Muluk Seri Indra Sura. 9. Mejelis Berangkat Bulan Safar.dimulainya bagian kedua. Adat Majelis Raja-raja. Majelis Berangkat Hari Jum'at. 6. regulations concerning government officials. " maka adalah pada sanat 1015 H . serta Keurukon Seri Indra M u d a yang di Balai Besar. Majelis Hulubalang. 4. Majelis Junjungan Duli. 8. 2. the regulations for the King's going to the Mosque on Friday. = 1205-1234 M . = 1823-1836 M . the cermonial prosessions from the Palace to the mosque Baiturrahman on the lOth of Zulhijjah. Majelis Hadlarat Syah Alam berangkat sembahyang Hariraya Haji. regulation for the processions on the days of the two religious feasts. Sekalian Majelis Raja. pada zaman Maulana Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat" demikian antara lain tertulis pada awal bahagian ketiga ini. 348 . Majelis Berangkat Yang Kedua Hari Raya. the regulations concerning Kings. . regulations for the procession on the final Wednesday of the Month Safar. 3. dan diakhiri dengan Sulthan Alaiddin Muhammad Syah yang memerintah pada tahun 1238-1251 H . maka disuruh tandakan surat seperti dalam terakata. 5. Majelis Tabal Pada Hari Meumeugang Puasa. "yang jadi kerajaan dalam negeri Aceh Darussalam". yang memerintah pada 601-631 H . regulations for the figils in the night of the kadar in the month of Ramadlan. regulations for the ceremony at wich the officials of the court make obeisnce to the King. maka Orang Kaya Maharaja L i l a duduk menulis : 1. Majelis Jaga-jaga. Catatan ini menunjukkan bahwa pencatat silsilah ini adalah hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Muhammad Syah ini. 7. Silsilah raja-raja ini dimulai dengan Sulthan Alaiddin Johan Syah. regulations about the ceremonies during the days just before the fasting month.

Majelis Ketiga. terdiri dari lima perkara. bahwa yang menyusunnya atas perintah Sulthan. 2. 12. mengatakan kehendak segala raja-raja itu atas delapan perkara. peri mengatakan syarat Hulubalang mengenai ilmu hikmat peperangan. dan yang terdapat dalam naskah yang dipergunakan tuan Drewes hanya sebelas majelis. peri mengatakan kehendak (tugas) bodoanda itu atas lima perkara. Majelis Keduapuluh Tujuh. 8. Majelis Keduapuluh Delapan. 4. Majelis Ketigapuluh. yaitu mejelis 1 s/d 5 dan mejelis 25 s/d 31. Majelis Keempat. peri mengatakan arti utusan (ambasadors). 5. peri mengatakan larangan atas segala hamba raja. terdiri atas tujuh perkara. peri mengatakan lima martabat kemuliaan (maksudnya lima pangkat kehormatan). Majelis Ketigapuluh Satu. 10. terdiri atas tiga perkara. Majelis Pertama tentang arti raja. Majelis Keduapuluh Sembilan. 3. 6. 7. Majelis Kedua tentang syarat bagi segala raja atas sepuluh perkara.Bagian pertama (Perintah Segala Raja-raja) terdiri dari 31 majelis atau chapters. peri menyatakan syarat Bodoanda itu atas empat perkara. yang terdiri dari majelis-majelis. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. atas lima perkara. sementara majelis 6 s/d 24 hilang dari naskah. dihadapi oleh segala pendita. yaitu Ismail Bapa Ahmad yang dalam bahasa Arab dinamakannya dengan "Mabainas Salathin". pada menyatakan syarat segala raja-raja setelah sudah dari pada semanyam. Majelis Keduapuluh Enam. yang mengatakan syarat segala raja-raja tatkala semanyam diatas takhta kerajaan. Majelis Keduapuluh Lima. peri menyatakan syarat Bodoanda tatkala menghadap raja itu atas lima perkara. segala Hulubalang Bodoanda Raja. 11. yaitu : 1. "Bahwa inilah silsilah yang terqimat segala Raja-raja demikian 349 . segala raja-raja dan Menteri. 9. Menurut catatan padaawal bagian ini. Majelis Kelima. maksudnya syarat-syarat bagi seorang duta. yang diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Melayu) dengan Perintah Segala Raja-raja.

daripada adat sekalian pada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandar M u d a Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Djohan Berdaulat. melainkan di Bandar Aceh Darussalam. bahwa segala silsilah daripada segala raja-raja pada zaman dahulukala sampai kita menjunjungkan khalifah Allah sekarang ini. barulah setelah itu disebut: "Pada Hijrah Nabi S . dewasa itu Paduka Seri Sulthan Iskandar Muda Johan Berdaulat menurunkan "dustur". ditandakan didalam daftar Balai Furdhah daripada Asyur dan adat segala hasil yang lain dalam Bandar dan segala majelis Raja-raja dan Hulubalang.10. disebut: " P a d a hijrah Nabi S . W . Telah begitulah hukum Sulthan Iskandar M u d a " Selanjutnya mengenai dengan riwayat pembukaan kembali Adat Majelis Bandar Darussalam. A . Adat majelis Bandar Darussalam (Harbour Regulations) yang juga disebut Tharaf Hulubalang Dan Dustur Segala Kepala (Comprises a variety of Regulations for port duties and customs and rules for the minor officer of government) dimulai dengan taraf kedudukan para pembesar seperti yang diatur oleh Ratu Safiatuddin (the hierarchical order of functionaries). seribu seratus duapuluh tahun. seribu empatpuluh lima tahun. segala kapal yang berniaga tiadalah jadi ia berniaga didalam bandar yang lain. pada empatbelas hari bulan Rabiul Awal yaumal Jum'at waktu dhuha. pada ketika yang baik fi saatil-mubarrak. sabda suruh salin. maka Orang Kaya Maharaja Lila Melayu salin daripada Tarakata Balai Besar daripada daftar Penghulu Keurukon Raja Setia M u d a P o Sarong Kampung Pegu dan Keurukon Bop Po Meurah. seperti tersurat dalam Tarakata Balai Besar sekaliannya. regulations about the audience given to Hulubalangs on Saturday. dustur adat hasil bagi sejumlah para pejabat (the regular tributes to be paid annually by a number of functionaries). A . W . Adat Majelis Bandar Darussalam. enam haribulan Rabiul Awal Yaumal Isnin Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Johan Berdaulat bersabda kepada Orang kaya Maharaja L i l a Panglima Bandar dan kepada pihak Penghulu Keurukon Raja Setia Muda. Majelis Hulubalang pada hari Sabtu. disalin oleh Orang 350 .

4. 9. Adat akan wakil Furdhah. 8. 6. 5. Adat hak kalam. Seperti halnya dengan banyak kitab-kitab yang lain hasil karya Ulama/Pengarangpengarang Aceh. Adat gajah. 2. umpamanya: 1. Adat kain akan Panglima Bandar. Adat Orangkaya Laksamana. Adat mengiring surat. 12. 16.Kaya Maharaja Melayu maka inilah tarakata yang tersalin daripada tarakata yang asal itu. 7. 17. dimana yang menjadi titik tuju silsilah Sulthan Iskandar Muda semenjak belum Iahir sampai remaja. = 1607-1636 M . Adat Orangkaya Seri Maharaja Mangkubumi. Hikayat Aceh ini lebih tepat dikatakan riwayat (silsilah) sebahagian Raja-raja Aceh. Sebagaimana telah dijelaskan. juga kitab ini tidak mencatat siapa pengarangnya. Adat besi yang terimbang. ia adalah sejarah yang disusun dengan uslub bahasa kissah (novel). Adat kuda. susunan 351 . 13. Membaca isinya. Adat kurnia persalin. Adat lapik cap pada sebuah kapal. 11. 14. Adat kain yang kedalam. Adat kain akan Penghulu Kawal. Adat cap megat Sri Bujang. 10. kita mengetahui bahwa ia bukan karangan fiktif sekalipun dinamakan "hikayat". seperti inilah majelis didalam Bandar Aceh Darussalam yang di Balai Furdhah : " selanjutnya dicantumkan berbagai ketentuan beacukai yang dinamakan dengan "adat". Adat cap megat membuat surat. A d a t ' asyur dalam bandar. bahwa Hikayat Aceh ini disusun dengan uslub novel. ) dalam bentuk prosa dengan bahasa Jawi (Melayu-Aceh). sehingga menurut ukuran zamannya. 15. HIKAYAT A C E H Buku Hikayat Aceh ini menurut isinya dikarang dalam zaman Sulthan Iskandar Muda (1016-1045 H . 3. Dan adat-adat lainnya lagi.

bahasanya sudah cukup indah. atau dengan khidmat kita kepada guru yang sempurna mengenai Dia. telah mengambil Hikayat ini untuk menjadi pokok pembahasan dalam "Thesisnya". dengan nyawa. Yogia kita cari Tuhan kita itu supaya kita kenal dengan makrifat kita.a. Hal ini dibuat pengarangnya mungkin karena : a. Hikayat ini dimulai dengan suatu dongeng. yang penuh dengan dongeng-dongeng yang mengasikkan. Hikayat Aceh ini sungguh bernilai sekali. menurut paham Syekh Hamzah Fansury. dengan apa beliau telah mencapai titel " D r . pada tanggal 14 Januari 1959. Nama lengkapnya : "Asraarul Arifin Fi Bajaani Ilmil Suluk Wat Tauhid" (Rahasia para cerdik pandai. memenuhi nilai-nilai seni yang dihajatkan. hai segala anak Adam yang Islam. b. " dalam kesusasteraan dari Universitas Negeri Leiden. Jika kamu paham pada 352 . menyesuaikan dengan novel-novel yang dikarang dizaman itu. Dari namanya sudah jelas. dan daripada tiada berupa diberi berupa . Walaupun bagaimana. bermaksud lebih mengagungkan Sulthan Iskandar Muda. pandang pada limabelas baik. seorang putera Aceh yang belajar di Negeri Belanda. daripada tiada bernama diberi-Nya nama. menjadikan kita. A S R A A R U L ARIFIN Karangan Syekh Hamzah Fansury. Dikarang dalam bahasa Melayu Lama (Jawi). supaya jangan taksir kita. dimana dinyatakan bahwa "indatu" Iskandar Muda berasal dari kayangan (baludari). Kitab dimulai dengan satu mukaddimah. dengan uslub yang indah. baik dilihat dari segi bahasanya ataupun dari segi isinya. bernilai seni. dengan budi. yang antara lain berbunyi: "Ketahui. bahwa kitab ini berisi pembahasanpembahasan tentang ilmu suluk dan ilmu tauhid. lengkap dengan telinga. dengan hati. Teuku Iskandar. tentang uraian ilmu suluk dan tauhid). bahwa Allah s. "Adapun sementaranya belum bertemu dengan yang sempurna bermakrifat.w. Dr. sebagai seorang raja yang dilukiskan demikian luarbiasanya.

Kelimabelas rangkum sajak itu. Tuhan kita itu yang empatnya Zat Awalnya Haiyi pertama bilang Sifat Keduanya Ilmu dan Rupa Maklumat Ketiga Murid 'kan sekalian Iradat. 353 . Keempat Qadir dengan Qudrat-Nya tamam Kelimanya Sifat bernama Kalam Keenamnya Sami' dengan Ada-Nya Dawam Ketujuhnya Basir akan halal dan haram. Tuhan kita itu empunya Kamal Didalam Ilmu-Nya tiada panah zawal Rahman dalamnya perhimpunan Jalal Beserta dengan Rahim pada sekalian Jamal. Ilmu ini Haqiqat Muhammadin Nabi Menurut kan maklum dengan lengkapnya kawi Daripada Haqiqatnya itu jahil dan wali Beroleh iktibar dengan sekalian peri. karena pada syarahnya itu perkataan makrifat Allah ada dengan nyata dalamnya " Dari kutipan mukaddimah ini jelaslah. yang sukar dapat dimengerti oleh orang awam. terdapat dalam limabelas rangkum sajak yang padat berisi. lihat pada syarahnya pulang. Ketujuhnya itu adanya qadim Akan isti'dad alamin sempurna 'Alam Karena Sifat ini dengan Kamalul Hakim Bernama Bismillahir Rahmanir Rahim. sehingga memerlukan syarahan penafsirannya.baik limabelas ini. kami salin selengkapnya: Aho segala kita yang menyembah 'kan nama Yogia diketahui apa yang pertama Karena Tuhan kita yang sedia lama Dengan ketujuh Sifat bersama-sama. bahwa inti ilmu suluk dan ilmu tauhid yang terkandung dalam bukunya itu.

Pada Wujud Allah itulah yogia kau qa'im Buangkan rupa dan namamu daim Nafikan rasamu daripada makhdum dan khadim Supaya sampai kepada A m a l yang Khatim. 354 . Cahaya Athar-Nya tiadakan paham Memberikan wujud pada sekalian alam Menjadikan makhluk siang dan malam Ila abadil abad tiadakan karam. Jika belum fana daripada ribu dan ratus Tiada 'kan dapat adamu kau hapus Nafikan rasamu itu daripada kasar dan halus Supaya dapat barang katamu harus. Jika engkau belum tetap seperti batu Hukum dua lagi khadim dan ratu Setelah lupa engkau daripada enam dan matu Mangkanya dapat menjadi satu. Lautnya A l i m halunyaMaklum Keadaannya Qasim ombaknya Maqsum Taufannya Hakim syu'unnya Mahkum Pada sekalian 'alamin inilah rusum.Tuhan kita itu yang bernama Aliyi Dengan sekalian Sifat-Nya senantiasa Baqi ' A l a Jami'il alamin Atharnya jadi Daripada sittu-jihat sebab inilah khali. Jikalau sisi kamu tahu akan wujud Itulah tempat kamu syuhud Buanglah rupamu daripada sekalian quyud Supaya dalam kedalam diri qu'ud. Tuhan kita itu seperti Bahrul A m i q Ombaknya penuh pada sekalian thariq Laut dan ombak keduanya rafiq A k h i r kedalamnya jua ombak ghariq.

murid dan pengikut Syekh Hamzah Fansuri. Untuk menjadi pengetahuan para pembaca. dan arti 355 . Dengarkan pula ibarat syarah pulan KITAB S Y A R A H RUBAT 1 Kitab Syarah Ruba'i ini karangan Syèkb Syamsuddin bin Abdullah Sumathrani. namun yang sudah pasti bahwa sajak-sajak dalam Ruba'i Fansuri mengandung masalah-masalah Ketuhanan yang pelik dan sukar. yang menghabiskan empatpuluh delapan pasa'. Syarahan yang telah diberikan oleh Syekh Syamsuddin masih belum banyak dapat membantu orang awam waktu membacanya. yaitu dikutipnya kepingan-kepingan dari sajak Ruba'i Fansuri. Cara penafsirannya dilakukan rangkum demi rangkum.Hamzah Fansuri sungguhpun dla'if Haqiqatnya hampir pada Zatus Syarif Sungguhpun habab rupanya kathif Wasilnya Daim dengan Bahrul Latif. Syarahannya : M a k a arti subhanallah itu : Mahasuci A l l a h . Kemudian Hamzah Fansuri menafsirkan kelimabelas rangkum sajak suluk dan tauhidnya itu dengan lebar panjang. yang susah dipahami oleh orang awam bahkan mungkin akan salah dimengertinya. sehingga muridnya Syamsuddin merasa perlu membuat syarahnya. Terlepas kita setuju atau tidak dengan pendapat Syekh Hamzah Fansuri dalam Ruba'inya itu. baiklah diturunkan beberapa bahagian dari buku Kitab Syarah Ruba'i Fansuri.dimana beliau memulainya: "Inilah Bait limabelas. yang dikarangnya sangat padat dan sukar dimengerti. Syekh Syamsuddin menafsirkan sebuah buku sajak gurunya yang bernama " R u b a ' i Hamzah Fansuri" yang berisikan masalah-masalah Ketuhanan. yaitu: Subhanallah terlalu Kamil Menjadikan insan alim dan jahil Dengan hamba-Nya daim Ia wasil Itulah mahbub bernama A d i l . Dengan kitabnya ini. kemudian diberinya syarahan.

M a k a kehendak kata ini : maka Allah s. M a k a kehendak kata ini. itu nantiasa Ia tiada bercerai dengan insan dan semesta sekalian itu. M a k a kehendak kata ini.w. bahwa adapun wujud yang bernama Allah Ta'ala itu sempurna kesempurnaannya. yang diambil dakan mahbub itu diketahui-Nya diketahui diri-Nya diambil seorang akan mahbub itu. M a k a Ahlullah mengambil dia akan mahbub-Nya supaya beroleh tolong ia pada segala pekerjaan dhahir-bathinya.w. M a k a jika ada ia jadi mahbub pada Allah Ta'ala. dan yang menjadikan semesta sekalian alam itu Allah s. Maka kehendak kata ini : Allah s. bahwa Allah s. M a k a arti mahbub itu i kekasih.w.w.a. niscaya tak dapat tiada ia dalam kesempurnaan karenanya. yang tiada bagi-Nya rupa dan yang tiada bagi-Nya sekutu. M a k a bahwasanya iapun mengambil orang itu akan mahbubnya.a.a.a. M a k a arti Daim itu : nantiasa dan arti wasil itu : sampai.a. M a k a kehendak kata itu. dan arti alim : yang berilmu dan arti jahil itu : bebal.Kamil itu : yang sempurna.w. yang diambil seseorang akan mahbub itu amat kasih ia akan yang mengambil Du? akan kekasih itu lagi banyak gunanya pada yang mengambil akan kekasihnya itu. daripada banyak rahmat Allah akan 356 . M a k a kehendak kata ini. M a k a arti alim itu : yang tahu. maka yang mengambil D i a akan mahbubnya itu itupun tiada bagi-Nya lawan dengan dalil firman Allah : " A l a a ! Inna Auliaallahi la chaufun alaihim wa la hum jahzanun".a yang diambil akan mahbub itu tiada bagi-Nya lawan pada segala laku-nya. Mahbub itu tiada berlawan Lagi alim lagi bangsawan Kasihnya banyak lagi gunawan Oleh itu bait tertawan. artinya : ketahui segala yang mengawasi Allah itu tiada takut akan mereka itu dan tiada mereka itu gentar. Maka arti insan itu : manusia.w. dan arti adil itu : yang menyamakan. bahwa A l l a h s. bahwa Allah s. M a k a kehendak kata ini. yang "laisa kamislihi syaiun" itu artinya yang tiada sebagai suatu itu tiada bercerai dengan segala arif billah daripada martabat azal datang kepada martabat abadi. Syarahannya : M a k a arti mahbub itu : kekasih.

itu pada Ahlullah mahbub-Nya yang hakiki. M a k a pandangan kepada-Nya itulah jalan wasil kepada-Nya. Kata ini. A r t i fa samma wajhullah itu : disana ada A l l a h . daripada alam dunia dan alam akhirat. bahwa Allah s. maka barang kemana dihapannya pemandang kalbunya. Kata ini bahwa A l l a h itu kekasih akan segala arif ini nyata pada mengambil D i a . bahwa nyata kenyataan Allah itu amat nyata pada kedua alam. Syarahannya : A r t i lahir itu : yang nyata. Mahbub itu tiada berhail Pada "ainama tuwallu" jangan kau ghafil " F a samma Wajullah" sempurna wasil Inilah jalan orang yang kamil. bahwa jalan musyahadah kepada Allah itu. 357 . A r t i Fa-ainama Tuwallu itu : maka barang kemana kamu berhadap.yang mengambil Allah Ta'ala akan kekasihnya itu. barang siapa daripada arif yang mengambil Allah akan mahbubnya yang hakiki itu. Syarahannya : A r t i mahbub itu : kekasih. M a k a arti kata ini. dan arti gfhafil itu: lalai. M a k a arti kata ini. Arti kamil itu : yang sempurna. Kata i n i . Kekasihmu lahir terlalu terang Pada kedua alam nyata terbentang ahlul makrifah terlalu menang Wasilnya daim tiada berselang. barang siapa daripada arif yang berlakukan pemandang hatinya kepada Allah itu.a. dan arti hail itu : rindang. M a k a kata ini. niscaya tiada terlindung padanya dan Allah yang mahbubnya itu. M a k a jadi segala Ahlullah tertawan oleh-Nya. tetapi nyata-Nya itu pada segala yang beroleh karunia makrifat yang sempurna. niscaya tiada terlindung ada Allah padanya.w. jalan segala orang yang kamil. niscaya barang kemana dihadapkannya muka pengetahuannya dan muka pengenalan. dan arti wasil itu : sampai. Arti alim itu : barang lain daripada Allah itu. M a k a Allah Ta'ala mahbub-Nya yang hakiki itu tiada terindang pada-Nya.

niscaya terbuka matanya yang bathin itu. Kata ini. dan arti daim itu: yang nantiasa. Rangkum terakhir dari rua'i Fansuri berbunyi: Hamzah miskin orang 'uryani Seperti Ismail jadi qurbani Bukannya Ajam dan A ' r a b i Nantiasa wasil dengan yang Baqi. barang siapa beroleh karunia Allah pengenal akan Allah. 358 . Jika tiada ia memfanakan badannya dan nyawanya. maka pada rupa dirinya yang elok yang tetap dalam ilmu hak Ta'ala itulah ia melihat ada Allah. apabila arif membawa jalan musyahadah kepada Allah apakala dipejamkan kedua matanya yang dhahir itu. maka nyata padanya keelokan rupa dirinya. maka dengan matanya yang bathin itulah ia memandang kepada A l l a h . karena akal dan rasa itu suatu ta'jin daripada segala ta'jin makhluk. karena jalan wasil kepada Allah itu. supaya terbuka matanya yang bathin. Kata ini. niscaya tiada diperolehnya jalan wasil. Kata ini. Kata ini. senantiasa sampai kepada Allah dengan tiada berkeputusan sampainya itu. maka segala arif yang hendak musyahadah kepada Allah itu. apabila terbuka matanya yang bathin itu. maka segala orang yang beroleh makrifat Allah itu. niscaya orang itu beroleh kemenangan dan beroleh laba yang amat besar dalam negeri dunia dan akhirat itu. Syarahannya : Kata ini. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia membawa jalan fana. maka hendaklah ia memejamkan kedua matanya yang dhahir itu. Arti wasil itu: sampai. hingga difanakannya badanny dan nyawanya pun. yakni menafikan akal dan rasanya.A r t i ahlul makrifah itu : orang yang bermakrifat Allah. Hapuskan akal dan rasamu Lenyapkan badan dan nyawamu Pejamkan hendak kedua matamu Disana lihat peri rupamu. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia memfanakan segala yang lain daripada Allah.

Mengenai dengan Kitab Bustanus Salatin. Bab yang kelima pada menyatakan segala raja-raja yang zalim dan segala wazir yang aniaya. niscaya diperolehnya kekal itu dan niscaya diperolehnyalah kekal dalam dunia dan akhirat. (249) Dr. dalamnya 2 pasal. Bab yang keempat pada menyatakan segala raja-raja yang bertapa dan segala aulia yang salihin dan didalamnya 2 pasal. M a k a kata ini. yang membawa jalan nafi-isbat bukan ia daripada bangsa Arab dan bukan ia daripada bangsa Ajam. M a k a kata i n i . didalamnya beberapa (13) pasal. Syekh Hamzah radliyallahu 'anhu. pada pihak ia meridlakan dirinya mati dan fana itu. M a k a dengan isbatnya itulah nantiasa ia wasil kepada Allah yang amat kekal itu. A r t i wasil itu : yang sampai. Teuku Iskandar menulis: (249) Atas titah Sulthan dikarangnya Kitab Bustanus Salatin. Kitab Bustanus Salatin terdiri dari atas tujuh bab : Bab yang pertama pada menyatakan kejadian tujuh petala langit dan bumi. 359 . A m i n .s. atas permintaan Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani (1045-1050 H . bahwa Hamzah itu menyatakan dan mengikrarkan yang ditasdikkan dan tiada berfaal lagi ia yang pada sangkanya ada akan dia wujud dan sifat dan faal itu. D r . bahwa Syekh Hamzahmengumpamakan dirinya dengan Nabiyullah Ismail jadi qurbani pada Ibrahim a. Kata ini.Syarahannya : A r t i miskin itu: tiada bermilik. Bab yang kedua pada menyatakan segala ambia dan segala raja-raja. Kata ini. Bab yang ketiga pada menyatakan segala raja-raja yang adil dan wazir yang berakal dan didalamnya 6 pasal. dan arti 'uryani itu : telanjang. bahwa Syekh Hamzah memasuki jalan kepada Allah Ta'ala membawa jalan nafi-isbat itu. ya Rabbal Alamin ! BUSTANUS SALATIN Kitab Bustanus Salatin ini dikarang oleh Syekh Nuruddin A r Raniry. Penulisannya dimulai pada 17 Syawal tahun 1047 H . menghendaki keridlaan Allah. dan arti baqi itu : yang kekal. Iskandar: Bustanus Salatin halaman 4-6. dalamnya beberapa (10) pasal. T. maka barang siapa sampai kepada yang kekal itu. = 1636-1641 M ) . itu.

Pasal 12 merupakan saduran Sejarah Melayu dan mengandungi silsilah raja-raja Pahang. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kesusasteraan Melayu tidak kurang juga pentingnya. Bustanus Salatin merupakan karya Nuruddin A r Raniry yang terbesar dan karya yang terbesar pula yang pernah dihasilkan oleh seseorang pengarang dalam bahasa Melayu Bustanus Salatin. Meriwayatkan tentang kerajaan Sulthan ini. Pendahuluan Sejarah Melayu dikutip dari pendahuluan Bustanus Salatin Pengarang Hikayat Hang Tuah telah mengutip pula riwayat mengenai taman yang dibuat oleh Sulthan Iskandar Sani dan dijadikan kisah istana dan Taman Sultan Rum Bab kedua Bustanus Salatin mengandungi dua pasal yang meriwayatkan sejarah Semenanjung Tanah Melayu dan Aceh. H a l ini mungkin karena Bustanus Salatin ditulis begitu rupa hingga bagian-bagiannya merupakan cerita-cerita yang tersendiri. Ialah menjunjung inayat Rahmani. dalamnya 2 pasal. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kebudayaan Melayu tidak sedikit pula. Turun temurun nasab Sulthani.Bab yang keenam pada menyatakan segala orang yang murah lagi mulia dan segala orang berani yang besar. Bab yang ketujuh pada menyatakan akan dan ilmu dan firasat dan kifayat dan ilmu tabib dan segala sifat perempuan dan setengah daripada segala hikayat yang ajaib dan gharib. dihiasinya karangannya itu dengan suatu r u b a ' i : Ialah perkasa terlalu berani. Diseluruh kepulauan Melayu terdapat salinan dari bagian-bagian kitab ini. Keahlian 360 Nuruddin menggunakan bahasa nampak bila ia . Lagi pula menyalin kitab ini dalam keseluruhannya tidaklah begitu mudah karena sangat tebal. Bahkan nilai-nilai sejarahlah mengambil peranan yang lebih penting dalam karya Nuruddin yang besar ini. Pasal ini dimaksudkan sebagai pengantar bagi pasal 13 mengenai sejarah Kerajaan Aceh yang mencapai puncaknya dengan Pemerintahan Sulthan Iskandar Sani yang berasal dari Pahang. dalamnya 5 pasal. disamping nilai-nilai keagamaan juga mempunyai nilai-nilai sejarah.

coba kita perhatikan bagaimana Syekh Nuruddin dalam Bustanus Salatin melukiskan Kandang Darud Dunia (Makam Sulthan Iskandar Sani). ada kuning. ada biru. Sebagai contoh. diatas kumai. sehingga kalau ia melukiskan sesuatu benar-benar indah dan hidup. Maka diperbuatnya pada kaki dewala itu. sungguh luar biasa. ada berkurai. dan bermega. Maka bertiuplah angin bahagianya. maka terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. maka mashurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. Maka tatkala berdirilah payung daulatnya. ada ablok. Nuruddin mempergunakan bahasa yang hidup padu bernilai seni. Dan 361 . Dan adalah sukacita hati segala manusia umpama segala bunga-bungaan yang kena rintik hujan pada ketika dini hari. ada seperti warna paru-paru. ada ungu. Maka diatas batu mengampar itulah ditambaknya tanah kira-kira delapan hasta tingginya. ada hijau. Dan beberapa cermin Cina terkena pada selang kerawang itu. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. maka dikerawangnya pada lingkar tepi-tepi kumai itu. ada jingga." Hampir dalam segala kitab-kitab karangannya. Kemampuannya untuk melontarkan kata-kata dan kalimat-kalimat yang hidup.memuja raja yang menjadi pelindungnya ketika baginda menaiki takhta kerajaan Aceh: "Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. dan beberapa kalok. bergelar Seri Muka. dan beberapa perhiasannya terkena "Syahdan adalah perbuatan arah kepaksina itu suatu pintu. dan batu mengampar berkumai seperti perbuatan peterana. adalah putih. ada merah. ada pancawarna. maka beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah kurnianya. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. Maka sekaliannya itu disusun dengan batu yang berbagai-bagai warnanya. Dan adalah pada empat penjurunya itu bercanggai. Maka adalah perbuatan pintu itu berkerawang. berukir awan. dan bangunnya seperti biram berkelahi. dan terdirilah alam daulatnya. sungguh indah : " adalah perbuatan itu empat persegi. ada hitam.

M a k a dalam kandang itu diperbuatnya suatu lapis lagi dewala daripada batu pelinggam yang maha putih. bercat lagi bertulis lazuwardi berair emas. Dan adalah kelambu itu berlapis-lapis jua. dan perbuatan kumai itu berkerawang. dan pada segenap penjurunya dibubuhnya buah berembang. dan kemuncaknya bersalup dengan suasa. dan kedua lapis daripada kimkha berbunga bertelepokkan air emas. berumbai-umbaikan permata bercampuran mutiara dikarang. bersurat kalimah. Sekalian suratan itu air emas berukir. dan lapis yang keempat daripada zarzari. M a k a dikenanya pada bara pintu itu dua tempat. berkerawang. berkarang-karang seperti karang nakas. yaitu Syekh Abdur Rauf Fansury Singkel. Demikian nama yang tercantum pada halaman terjemahan tersebut. berbunga lawang. Dan pada kumai dewala itu berpucuk rebung. Dan diatasnya sulor bayung daripada perak berukir. selapis kelambu daripada warna pelangi.pada suatu segi beberapa telepok daripada air emas dicat. 362 . perbuatan Darus Salam " M a k a ada hampir Raja Nisan Darussalam itu suatu payung kerajaan berlazuwardi berbatang emas dan kemuncaknya daripada menikam merah. Dan lapis yang ketiga daripada kain keemasan. perbuatannya seperti sirip naga berukir. M a k a adalah diatas dewala yang tiga lapis itu berlapis-lapis langit-langit daripada kain keemasan. Tafsir A l Quranul Karim ini diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Bahasa Melayu lama) oleh Syekh Abdur Rauf bin A l i Fansury A l Jawy dan diberi nama "Turjumanul Mustafid". maka diatas batu itu diperbuatnya kisi larikan atas angin. yang lebih terkenal di Aceh dengan nama julukan Teungku Syiahkuala. dan dibawah kemuncaknya itu terkena beberapa permata yang tiada terhargakan " TAFSIR B A I D L A W Y Asli kitab tafsir ini bernama "Anwaarut Tanzil W a Asraarut T a k w i l " . karangan A l Imam A l Qadli Nashiruddin A b i Sa'id Abdullah bin Umar bin Muchammad Asy Syirazy A l Baidlawy. berumbai-rumbai daum emas. Yang dimaksud. bertelepok berselimpat. bersemburan air mas " M a k a adalah kemuncak Raja Kandang itu daripada perak.

Bermula dikehendaki dengan jalan yang dimurkai disini. b. yaitu Syekh Abdur Rauf Ibnu A l i A l Fansury adalah ulama yang terbaik pada zamannya. karena penterjemah. dimana ketiga-tiga mereka bermukim di Mekkah dan terpandang sebagai ulama-ulama kenamaan. dan telah kami periksa dengan sungguh-sungguh. yang semoga dilimpahi Allah dengan rahmat-Nya dan ditempati dalam sorganya. dan dengan terjemahannya itu penterjemah bermaksud agar dapat diambil manfaat oleh penduduk kepulauan Jawi (Melayu) " Pengakuan ini ditandatangani oleh : a. oleh pentashih pada percetakan menilai Syekh Abdur Rauf sebagai berikut: \ "Sungguhnya Baidlawy yang terkenal. Pada Akhir cetakan yang keempat. Raja yang memeriptahkan pada Hari Qiamat. dan karena itu Syekh Abdur Rauf dalam hal ini berjasa sangat besar. Untuk contoh. Syekh Ahmad Petani. adalah tafsir yang pertama-tama dalam bahasa Melayu (Indonesia). tanpa ada tambahan atau kekurangan. tafsir Surat A l Fatihah: "Dengan nama Allah yang amat murah didalam dunia ini. lagi yang amat mengasihani hamba-Nya yang mukmin didalam negeri Akhirat itu. jalan segala Yahudi dan jalan segala Nasrani " Selanjutnya mari kita kinyam tafsir surat terakhir. Syekh Daud Petani. mari kita perhatikan terjemahan. Beri petunjuk oleh-Mu akan kami jalan yang betul. jalan segala mereka itu yang telah Kau anugerahi nikmat atas mereka itu. yaitu Surat A n Nas : 363 . jua ku mengambil berkat pada membaca fatihah i n i . lagi Tuhan yang amat murah didalam dunia ini. dan tiada ada perobahan dan penyimpangan. lagi yang amat mengasihi hamba-hamba-Nya yang mukmin didalam negeri akhirat. dimana kami dapati bahwa terjemahan kedalam bahasa Jawi (Melayu) adalah terjemahan yang sesuai dengan aslinya dalam bahasa Arab. lain daripada jalan segala yang dimurkai atas mereka itu dan lain daripada jalan segala orang yang sesat. Syekh Idris Kelantani. c. Segala puji sabit bagi A l l a h . " Kami tentukan akan Dikau ibadat dan kami tuntut daripada-Mu tolong atas berbuat ibadat dan yang lainnya.Tafsir terjemahan ini. Tuhan yang mempunyai segala Mahluk.

yang alim lagi 'allamah . yang dikasihani Allah Ta'ala jua kiranya akan dia dan diterimanya. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimah kitabnya. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Syiahkuala. Berlindung aku itu daripada kejahatan waswas syaithan yang kufur kemudian. Menurut catatan pada akhir kitab." Kata olehmu. maka pengarang menulis : 364 . ya Muhammad. lagi Tuhan segala. atas permintaan Ratu Tajul A l a m Safiatuddin. yakni daya daripada tiaptiap zikir Allah yang ia memberi waswas pada segala hati manusia " Salah seorang murinya yang bernama Daud Jawi anak Ismail anak Agha Musthafa anak Agha A l i Rumi. ) . lagi Waliyullah yang fani fillah ta'ala. Kitab ini adalah kitab H u k u m Islam yang agak lengkap pertama dikarang dalam bahasa Melayu. Aminuddin Abdur Rauf anak A l i Jawi lagi Fansuri. aku berlindung kepada Tuhan yang menjadikan segala manusia dan yang memilikkan mereka itu. = 1641-1675 M . . dan diberi Allah Ta'ala manfaat jua kiranya akan kita. dengan berkat ilmunya didalam dunia dan didalam akhirat. yang di Jawikan akan dia oleh Syekh kita dan ikutan kita kepada Allah Ta'ala. Perkenan oleh-Mu hai Tuhanku ! " MIRAATUT T H U L L A B Nama lengkapnya : Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati Ahkaamisy Syar'iyah (Cermin para mahasiswa untuk memudahkan mengetahui hukum-hukum Syara'). Miraatut Thullab selesai dikarang pada hari Sabtu tanggal 8 Jumadil A k h i r 1083 H . dan dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi para Kadli (Hakim). yaitu pada masa pemerintahan Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat (1050-1086 H . Mengenai sebab dan maksud tujuan mengarang kitab ini. membubuhi catatan pada akhir tafsir i n i : ' ' Dan telah sempurnalah tafsir Quran yang amat mulia lagi yang dinamai dengan Turjumanul Mustafid. Setelah dia memuji Allah dan mengucapkan salam bahagia kepada Rasul Utamanya. Karangan Syekh Abdur Rauf Fansury-Singkel.

Teungku Said Syarif. Makam Blang Peuria. 10. Terletak juga di sebelah kiri sungai Pase. Blang M e . Dalam komplek makam ini terdapat kuburan Pangeran Abdullah yang meninggal dalam tahun 799 H . . = Agustus 1232 M . 13. Kandang Samudra. Dalam komplek Kandang Samudra yang tuletak di sebelah kiri Sungai Pase. Dalam komplek M a k a m Cot Astana ini (juga di daerah Pase) didapati kuburan para ulama besar. Makam Blang Peuria ini terletak di daerah Geudong. ) . = 1400—1428 M . yang diduga tulisan Aceh lama. namun juga bertulis dengan huruf Arab yang indah yang memiliki nilai-nilai seni. Meskipun batu-batu nisannya sangat sederhana. 15. 365 . siapa adalah turunan dari salah seorang Khalifah Daulah Abbasiyah. salah seorang diantaranya yaitu Qaid Ja'kub (mungkin seorang perwira tinggi) yang meninggal bulan Muharram 630 H . 11. antaranya Teungku Sareh. = 1261—1289 M . ) . Makam Teungku Di Bale. Makam ini terletak di negeri Blang M e . D i sana juga banyak kuburan ulama-ulama dan orang-orang besarnya. antara lain kuburan Ratu Nihrasiyah Rawangsa Chadiju (801—831 H . 14. Kandang Kuta Karang. = 1407 M .9. Makam Teungku Sidi. Makam Teungku Peuet-Ploh-Peuet. antara lain terdapat kuburan Sulthan Malikus Salih (659—688 H . Dalam komplek makam yang terletak di sebelah kanan Sungai Pase ini. banyak terdapat kuburan para ulama dan beberapa orang Sulthan yang memerintah sekitar tahun-tahun 1400—1500 M . Dalam komplek Kandang Kuta Karang ini banyak sekali kuburan raja-raja Pase yang indah-indah. Dalam komplek makam ini (juga di Pase) terdapat kuburankuburan yang berbatu nisan dengan tulisan kuno. makam Cot Astana. 12.

yang amat keras dan ditinggikannya kiranya akan martabat hadlarat yang mahamulia dalam dunia dan akhirat. " Dan setengah daripada segala raja-raja itu. lagi yang berpegang mereka itu kepada Syari'at Nabi kita Muhammad yang mulia. paduka Seri Sulthanah Tajul A l a m Safiatuddin Syah Berdaulat Dhillullah fil A l a m anak paduka Seri Sulthan Raja Iskandar M u d a Johan Berdaulat. seperti rirman-Nya : Bahwasanya A k u jua Tuhan yang lagi akan menjadikan dibumi seorang Khalifah. maka adalah hukum Khalifah itu segala raja-raja yang be>ar-besar. " Setelah sudah Khalifah Imam yang empat. Setelah sudah Khalifah Nabi kita. dengan tilik pengasih dan penyayang dan insaf. jua kiranya akan daulat hadlarat yang mahamulia. Dan ditolonginya jua kiranya bathin. Maka setengah daripada segala perkara yang tersebut itu.a. dan Umar. " Yaitu Sulthan yang amat besar dan Raja yang amat mulia.w. lagi yang berjalan atas jalan penghulu segala Nabi Allah yang mursal. maka adalah Khalifah itu bagi Imam yang empat dalam tigapuluh tahun daripada segala tahun yang banyak. "Setelah sudah Ia menjadikan tujuh petala langit dan bumi. dan Usman dan A l i Radliyal-Lahu'Anhum. dan kesudah-sudahannya bagi Nabi Kita Muhammad Rasul Allah s. melakukan segala hukum-Nya. maka Ia menjadikan dibumi ini Khaiifah-Nya yang menggantikan Dia pad?. yang Khalifah ia pada melakukan segala hukum Tuhan dalam tanah Jawi yang dibangsakan kepada Negeri Aceh Darussalam yang mubarak. " D a n adalah mula-mula Khalifah pada lahirnya bagi Adam a.s.. tujuh petala langit dan bumi. yaitu Muhammad anak Abdullah yany sebaik-baik perangai segala manusia. 366 ." maka dijadikannya akan segala perkara yang khariji ini dari pada Nur Nabi kita Muhammad yang sebaik daripada segala manusia. yang menghukumkan segala manusia dengan hukum yang telah diturunkan Allah Ta'ala ia kepada Nabi-Nya pada tiap-tiap negeri daripada segala Negeri Islam. Dikekalkan Allah s. kepada kebajikan yang sekarang dan yang lagi akan datang. dan dipalingkannya jua kiranya daripada hadlarat yang mahamulia kejahatan segala mereka yang dengki akan dia daripada laki-laki dan perempuan. yaitu Amirul Mukminin A b u Bakar.w. yang tiada siapa dapat memelikkan dia lain daripadanya. penghulu kita dan tuan kita yang arif billah. yang menilik ia pada tiap-tiap ketika dan masa kepada segala mahluk.

a." Dan ditolonginya puia kiranya akan segala mereka yang menolong hadlarat yang mahamulia. yang dibangsakan kepada bahasa Pasi (Bahasa Melayu-Pase. " Maka dianugerahi Allah s. dan tatkala dianugerahinya akan daku dengan keduanya itu.a.. daripada sangat lobanya akan agama Rasul Allah.a.w. yaitu Nabi kita Nabi Muhammad Rasul Allah s.w.a. yang tiada berumah tangga daripada mereka itu dan yang ada berumah tangga daripadanya pun. bahwa kukarang baginya sebuah kitab dengan bahasa Jawi. dan daripada segala ulama yang mengerjakan seperti yang ada pada ilmu merka.w. melainkan pada barang yang kutambihkan atasnya dalam kitab ini. jua kiranya dua buah negeri itu dengan berkat kemuliaan penghulu segala manusia. " Dan kuperkenankanlah akan sabda hadlarat yang mahamulia yang demikian itu.w. Dan adalah aku keberatan pada menjunjung sabdanya yang demikian itu. -Penj. lagi fadlil. " Maka mengucap syukurlah aku kahadlarat Allah s. padahal aku berbuat bakti akan dia. dan adalah perpegangan yang kukarang akan dia itu atas mafhum kitab Fathui Wahhab. lagi yang berturut-turut. dan akan Pesuruh-Nya dan akan raja-raja kamu.a. dan 367 .a. yang muhtady kepadanya orang yang menjabat jabatan Qadli (Hakim) pada pekerjaan hukumnya daripada segala hukum Syara 'Allah yang mu'tamad pada segala ulama. Tuhan yang amat mulia. pun daripada segala hulubalangnya yang besar-besar dan yang kecil-kecil. karena firman Allah: berbuat bakti kamu akan Allah Ta'ala. karena kurang fasahatku pada bahasa Jawi.w. akan daku dengan sebab dua orang saudaraku yang salih. dipelaharakan Allah s.yang dibangsakan kepada Imam Syafi'i r. jua kiranya akan keduanya dan dikekalkannya jua kiranya akan keduanya dalam kebajikan dan afiat dan segala nikmat yang sempurna. lagi yang amat mengabulkan taubat hamba-Nya. maka mohon kebajikan aku kebawah hadlarat-Nya dengan sembahyang istikharah pada berkenankan sabda hadlarat yang mahamulia itu. atas anugerah yang demikian itu.w. dan Mekkah dan Madinah.).a. insya Allah Ta'ala. yang fasahah keduannya pada bahasa Jawi itu. sebab lama aku berdagang dan diam pada segala negeri daripada negeri Jaman. dipermulia Allah s. Maka adalah hadlarat yang mahamulia itu telah bersabda kepadaku. maka kukaranglah akan dia kitab ini dengan tolong Allah s.

perdamaian. kepada siapa kitab-kitab ini ditujukannya. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan).a. barang dagangan sebelum dan sesudah serah terima. sewa menyewa. barang hilang dan lainnya. ditolong Allah s. yaitu : a. barang beroleh manfaat jua kiranya dengan kitab Miraatut Thullab i n i . jua kiranya akan daku dan akan dikau. mendua-laba. sebelum pengarang memasuki kepada kandungan kitab. Hal ini mungkin. 368 . dalamnya bahaya yang amat besar dan pahala yang amat banyak " Selanjutnya. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). persemandaan. pesta kawin. anggunan. karena kitab Miraatut Thullab ini ditujukan kepada para Qadli (Hakim) dan para mahasiswa jurusan qadla'. urutan wali. hukum khulu'. failit. c.a. hanya tiga rubu' saja. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata) antara lain berisikan uraian-uraian tentang jual-beli. perdagangan buah-buahan dan sayur-mayur. yaitu jalan yang betul dan beroleh kemenangan pada hari kiamat. hutang piutang. Berbeda dengan kitab-kitab Fiqh (Hukum Islam) yang lain. perdagangan budak. antara lain berisikan uraian-uraian tentang hukum nikah. tiada mengandung " R u b u ' Ibadat" (hukum Bidang Ibadat). siapa siapa boleh dikawini. dan kuharap akan hak Subahanahu Wata'ala mengurniyai aku taufiq. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). bahwasanya menghukumkan antara segala manusia itu.w. insya Allah.kunamainya kitab ini Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati A h kaamisy Syar'iyah L i l Malikil Wahhab. artinya : Cermin segala mereka yang menuntut ilmu Fiqh pada memudahkan mengenai segala hukum Syara ' A l l a h " Dan kupohonkan kehadlarat Allah s. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata). orang yang menilik dalamnya seperti yang beroleh manfaat ia dengan segala asalnya. maka kitab Miraatut Thullab ini. pembeslahan. wakaf. beliau memberi beberapa nasihat kepada para Qadli (Hakim). agar mereka benarbenar menjalankan tugasnya dengan adil dan sesuai dengan amanah Allah dan Rasul.Nya.w. kuasa atas harta anak kecil. b. " Dan kukatakan : ketahui olehmu hai orang yang dijadikan akan Qadli. perkongsian. riba.

Kitab Miraatuththullab yang telah dicetak. 369 . membuktikan betapa berharganya kitab tersebut. Kitab karangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala ini telah puluhan kali dicetak. Fotokopi yang di bawah ini. yaitu halaman pertamanya dan halaman terakhir.

murid dan sahabat utama Syekh Abdur Rauf Fansuri. M a k a jika menilik ia kepada keadaan rupa itu hitam. yang mungkin pengikut Syekh Hamzah Fansuri dan Syekh Syamsuddin Sumatrani.thalak. ruju'. riba. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). Dalam menerangkan mengapa dan untuk apa kitab Kasyful Muntadhir dikarang. pembebasan budak. Qishash. atau memang kedua beliau sendiri. jua kiranya akan dia daripada bid'ah dan mengadu-mengadu. apabila sangatlah sakitnya dipandangnyalah dalam sakitnya kepada sakaratul-maut.a. maka adalah iblis. bertujuan menolak atau membantah risalah-risalah mengenai masalah tersebut yang dikarang oleh ulama-ulama suluk. antara lain pengarang menjelaskan dalam mukaddimah risalahnya itu : " maka tatkala sampai saudaraku Syekh Abdur Rauf anak A l i ghafaral lahu 'anhu ke Banda Aceh Darussalam. Ii'an. " D a n jika menilik ia kepadanya itu merah. perampokan/pembajakan. 370 . maka ia mengambil nafas lillah kepadanya. masa iddah. maka kubawa kepadanya suatu risalah bahasa Arab daripada perkataan dan yang telah dipegang oleh kebanyakan segala orang Jawi. melainkan dengan mengetahui perkataan itu. dan yang telah diperbesar mereka itu akan dia hingga seolah-olah adalah perkataan itu pada mereka itu tiada sah dan tiada sempurna makrifat. maka hendaklah ia mengucap : Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. pencurian. sumpah. dan lain-lainnya. dhihar. KASYFUL MUNTADHIR Kitab ini karangan Syekh Burhanuddin. zina. Setelah itu menilik ia apa ada sesuatu yang nyata baginya daripada segala rupa dan segala barang. Kecuali itu. fasach.w. juga dalam Miraatut Thullab ada pasal-pasal yang menguraikan masalah-masalah penyaksian. maka adalah ia nasrani. yang berisikan uraian-uraian mengenai keadaan orang pada waktu "sakaratul-maut". demikian bunyinya (hasil maknanya): "Bahwasanya orang sakit. dipeliharakan Allah s. dakwa dan pembuktian. nafaqah dan lainnya. antara lain berisikan uraianuraian tentang pemberontakan. petunjuk-petunjuk kepada Qadli mengenai penyelesaian perkara/sengketa dan lain-lainnya.

hendaklah Syekh kami menyuruhkan bagi kami suatu perkataan yang muktamad daripada perkataan yang datang ia daripada orang sakaratul maut.. supaya mudah memahamkan dia segala yang mubtadi. kaana lilmukminina ya huwa huwa. maka adalah ia Yahudi. "Demikianlah hasil makna perkataan yang dalam risalah itu. ya Muhammad. maka hendaklah ia mengucap : M a Syaa Allah. " D a n jika menilik ia kepadanya itu hijau. bahwasanya ia mengetahui akan Malikatul maut atau syaithan. Kemudian maka kupindahkan daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. maka pinta daripada Syekh kami. nafa'allahu bi'ulumihi. maka dalam kitab yang mana tersebut ia. maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa huwa. maka adalah ia Jibril a. pada menanyai dia kepadanya demikian bunyinya : Tanyai hamba Syekh kami. adakah perkataan itu sahih yang tersebut ini pada sebuah kitab daripada segala kata Hadis atau daripada kata segala kitab kaum ahlus Sufi atau tiada ? " M a k a jika perkataan ini benar.w.a. " D a n jika menilik ia kepadanya itu putih. maka adalah ia Muhammad s. suatu risalah bahasa Arab pada menyatakan perkataan yang telah diperpegang akan dia pada ketika sakaratul maut. dan daripada perkataan yang datang ia daripada Malikul maut pada ketika ia mengambil nyawa dengan apa dikenal oleh segala manusia yang sakaratul maut. 371 . "Setelah itu.s. maka dikirimkan seperti perkataan yang tersebut dalam risalah yang kubawa kepadanya itu. maka dikarang.maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa. "Setelah itu. Anta Allah huwa huwa. M a k a bertanya aku kepadanya : Adakah muktamad seperti perkataan yang tersebut dalam risalah itu atau tiada ? M a k a jawabnya : Tiada aku tahu akan seperti perkataan yang tersebut dalamnya itu dan tiada pernah kulihat dalam kitab Hadis dan tiada dalam kaum ahlus Sufi seperti yang demikian itu. hanyasanya yang kulihat dan yang kuperpegang lain daripada itu. " D a n jika menilik ia kepadanya itu kuning. dan dengan zikir yang mana diistighal segala manusia terafdlal pada ketika sakaratul maut itu ? " Demikianlah ditanyai kepada Syekh Burhanuddin. kebenua Madinah Rasul kepada Syekh kita Maulana Ibrahim anak Hasan Kurani Asy Syafi'i Asy Syathari. nafa'allahu bi'ulumihi. maka hendaklah ia mengucap : Qul : Huwa Allahu Ahad..

wa samaituha bimudhharil Adyla ila rutbatil a'la. yang radliyallahu jua kerajaan. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . lagi mulia bangsanya. yaitu L a Ilaha Illallah. seperti sabda Nabi : Mutu Qabla an tamutu. yaitu Sulthan yang mahabesar kerajaan lagi maha tinggi derajatnya." Setelah itu. artinya kunamai akan dia Cermin yang Amat Bersih Kepada Menilik Martabat Yang Amat Tinggi " JAMU'U JAWAMITL MUSHANNAFAT Kitab ini kumpulan karangan-karangan (risalah) dari beberapa 372 . mengamalkan firman Allah : wa Ta'awanu 'alal birri wat taqwa. seorang ulama/ahli hukum Islam yang terkenal. Nama lengkapnya : Mudhharul Adjla Ha Rutbatil A ' l a . ) Kitab ini dikarang atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah. artinya : matikan diri kamu sebelum mati. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah Syahi Berdaulat Dhillullah F i l A l a m Ibnu Sulthan Marhum Ahmad Syah. M a k a fakir yang hina ini berkenankan pintanya yang mulia serta menjunjung titahnya yang mahaindah. dewasa itu fakir yang hina Jalaluddin telah dititahkan oleh hadlarat tuan kita Syah A l a m . Kitab ini dikarang oleh Syekh Jalaluddin. maka dikirimkan oleh Syekh Burhanuddin akan jawab tanya itu suatu risalah yang bernama "Kasyful Muntadhir" Kemudian maka kupindahkan ia daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. kitab yang menguraikan tentang ilmu tauhid dan masalah-masalah ketuhanan. supaya mudah memfahamkan dia segala yang mutadi " MUDHHARUL AJLA. artinya bertolong-tolong kamu atas berbuat kebajikan dan berbuat takut akan Allah. seperti yang ditulis dalam mukaddimah kitabnya itu : "Adapun kemudian dari itu. maka pada hijrah seribu seratus limapuluh dua tahun. = 1735-1760 M . Bahwa fakir yang hina itu menyatakan "Ilmu T a u h i d " yang sebenar jalan kepada mati anak Adam yang meubahgia. dan setengah daripada takut akan Allah itu membesarkan akan Kalimah Tauhid kepada segala daging dan darah.

Wasiat sepatah dagang hina. Segala manikam himpun disana. yang dalam kalangan rakyat Aceh dan orang-orang Melayu lebih terkenal dengan nama " Kitab Majmu' " atau "Kitab Delapan". Adapun syair tersebut selengkapnya berbunyi: Alhamdulillah sekalian puji. 373 .orang ulama Aceh yang terkenal. Salawat meuhat akan Saiyidina. Tuhanku Rabbi amat kuasa. Orang yang yakin akan Rabbana. Karangan ini intan kenarang. Wahai Ikhwan yang muslimin. Yakub yang merah zamrud yang hijau. supaya beroleh manfaat dengan dia oleh setengah orang singkat ilmunya seumpamaku. Beliau menamakan kitab kumpulannya ini dengan "Jamu'u Jawami'il Mushannafat". himpun bagi himpun bagi segala karangan. Cahaya berhimpun sepandang mata. hal keadaannya berhias dengan berbagai-bagai mutiara dan berbagai-bagai manikam yang terkarang " m Sebelum mukaddimah. Setelah puji Allah Ahad. dan kunamai akan dia dengan Jam'u Jawami'il Mushannafat. yang mengandung delapan buah kitab dan sebuah tambahan. Segala permata yang terpakai. dengan maksud agar dapat diketahui oleh segala yang berhajat. oleh Syekh Ismail didahului dengan sekumpulan syair yang menurut ukuran zamannya sudah cukup baik. Ajaib Subhanallah. seperti ditulisnya dalam mukaddimah : •• a k a aku himpun setengah daripada segala kitab bagi Ulama-ulama yang besar-besar dan segala Faqih yang mulia. Yang berusaha mengumpulkannya kedalam satu kitab. yaitu seorang Ulama Aceh terkenal yang bernama Syekh Ismail bin Abdullah A l Asyi. Segala bagai mutiara.

Orang yang alim lagi mursyid. Siapa yang pakai karangan ini. Kedua pengajaran daripada Nabi. Yang ikutan sahabat mulia. Menjadikan waki masuk syurga. yaitu : I. Kitab ini membahas masalah-masalah hukum Islam (Fiqh). W a ya sitti jantan betina. HIDAYATUL' AWAM Karangan Ulama besar Syekh Jallauddin anak Syekh A r i f Billah Syekh Jalaluddin. Terlalu indah pengajaran ini.Wahai tuan anak penghulu. Wa Y a Ikhwan. Orang yang suci daripada dausa. Adapun kedelapan buah kitab yang terhimpun dalam kitab Jam'u Jawami'il Mushannafat. antara lain dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya sebagai berikut: 374 . Keempat nasihat daripada Wali. Orang yang pakai jati penawa. Ilmu syari'at dan thariqat. Siapa yang suruh mengarang kitab ini dan apa maksudnya. Sahabat seraya sama serta. Anak Melayu tuha muda. Daripada Rabbi Tuhan Yang Esa. Ketiga pengajaran Tabi' Tabi'in. Karangan ini obat hati. Serta haqiqat berhimpun disana. Ngaji hai tuan pada orang alim. Yang zahid lagi war'a. wa ya saidi. Itulah thabib mengobat luka.

yaitu Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat dhillullah faqir yang hina. pada menyatakan niat taktala tabiratul ihram " 375 . yaitu Muhammad Zain anak Faqih yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. dan perintah sembahyang lima waktu. yang membahas masalah pembagian pusaka berdasarkan ajaran Quran. maka aku namai akan dia "Hidayatul 'Awam" pada menyatakan perintah Agama Islam. pada lima hari bulan Muharram zaman Paduka Seri Sulthan yang besar kerajaannya. III. anak Qadli baginda Khathib. dan segala barang yang bergantung dengan dia dari pada segala syarat. yang hidup sekitar pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja Lila Ahmad Syah (1139-1147 H . karena ada perselisihan. seperti yang dinyatakan dalam mukaddimahnya : " berkata faqir yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. lagi yang mahatinggi derajatnya. telah mengampun Allah baginya dan bagi kedua ibu-bapanya. = 1727-1735 M. karena ia merupakan bahagian dari Fiqh. Syekh Jalaluddin." pada hijrah Nabi seribu seratus empat puluh. Tidak disebut siapa pengarangnya. Mungkin Syekh Jalaluddin juga. yaitu Muhammad Zain anak Faqih Jalaluddin. dan segala yang wajib " II. Kitab ini membahas masalah mengenai niat waktu takbiratul ihram. maka aku kehendaki bahwa aku perusaha satu kitab yang kecil. Setelah aku lihat beberapa manusia bersalah-bersalahan mereka itu pada niat tatkala takbiratul ihram. Syafi'i mazhabnya. Bahwa aku suratkan baginya suatu risalah yang simpan. sallamahul-Lahu Ta'ala. seorang daripada sahabat Raja itu yang takut akan Allah Ta'ala.) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . = 1735-1760 M). K A S Y F U L K I R A A M Karangan Syekh Muhammad Zain bin Faqih Jalaluddin. pada menguraikan maksud dan aku namai akan dia Kasjful Kiraam. F A R A A I D L U L Q U R A N Kitab kedua bernama "Faraaidlul Quran". Aceh negerinya. Khadim ulama Haji Jalaluddin anak Syekh yang arif billah.

dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya. . bahwa aku bahaskan beberapa masalah nikah dan thalak dan barang yang bergantung dengan keduanya. yaitu Muhammad Zain anak tuan Faqih Jalaluddin Aceh.IV. SYIFAAUL QULUB Karangan Ulama Besar Syekh Abdullah Aceh. seperti yang ditegaskan dalam mukadimahnya: " berkata fakir yang hina kepada Tuhanya Allah Ta'ala yang bersifat kekayaan. yang menguraikan masalah thalak dan nikah. yang diriwayatkan akan dia dengan isnad yang sahih dan dengan riwayat yang kepercayaan. yamg menurut catatan pada akhir kitabnya. TALKHISHUL F A L A H Nama lengkapnya : Talkhishul Falaah Fi Bayaani Ahkaamit Thalaq Wan Nikaah. dan aku namai akan dia Talkhishul Falaah pada menyatakan segala hukum thalaq dan nikah. bahwasanya aku kehendak bahwa aku himpunkan akan beberapa Hadis Nabi s. lagi yang sangat ja'if daripada segala hamba Allah. yaitu dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul Alam Syah (Meureuhoom Kuala). Syafi'i mazhabnya. bahwa selesai dikarang pada hari Isnin waktu dhohor.w. dan dalamnya beberapa pasal dan satu khatimah " V. tanggal 2 bulan Ramadlan 1225 H .). dan aku jadikan akan dia satu kitab dan 376 .a. Pengarangnya juga Syekh Muhammad Zain. disini aku buangkan segala isnadnya. Tentang maksud dan kandungan dari kitab Syifaaul Qulub. Kitab ini adalah kitab ilmu tashauwuf. antara lain sebagai berikut: " kemudian dari itu. dan supaya jangan jemu orang yang membaca dia. supaya jangan payah orang yang menyurati dia. telah memaafkan Allah Ta'ala daripadanya dan daripada segala ibu bapanya. lagi yang sangat kecil dari pada makhluk Allah. aku tinggalkan akan lafadhnya. dan aku ambilkan akan segala maksudnya jua. 1209-1238 H . (1795-1823 M. Tetapi. Sanya telah memohonkan akan daku oleh setengah daripada sahabatku. kawin cerai. yang memberi Allah akan dia Taufiq bagi jalan yang benar lagi betul. maka berkatalah faqir ilal-lahi Ta'ala.

a. syiksa liwat (homo-sex).q. kejelekan orang tertawa terbahak. 377 . kelebihan makan sedikit. kelebihan zikir. kelebihan kawin. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Rasul Allah s. mengenai berbagai masalah yang berdasarkan Quran. syiksa orang meratapi mayit atau mengeluh karena bala dan kelebihan sabar. kelebihan berzikir. kelebihan taubat. kelebihan mengucap salawat kepada Nabi. kelebihan sembahyang berjama'ah.q. masing-masing membahas masalah-masalah kelebihan ilmu dan ulama.. A L M A W A T D H U L BADI'AH Karangan Ulama/Mufti Besar Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. kelebihan mengunjung orang sakit. artinya Obat Hati dan aku hantarkan dalamnya empat ratus Hadis Nabi s. laki-laki dan perempuan ! Percayakan oleh kamu akan segala pengajaran i n i . kelebihan diam. karena segala pengajaran ini. kelebihan puasa.aku namai akan dia Syifaaul Qulub.a. kelebihan iman. Kitab yang bernama A l Mawi'idhul Badi'ah (Pengajaran-pengajaran yang indah cemerlang) ini mengandung limapuluh buah pengajaran yang amat berguna. artinya segala pengajaran yang indah-indah. hak ibu bapa atas anak. kelebihan berwudlu'. kelebihan mengucap bismillahir rahmanir rahim. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan A u l i a Allah r. setengahnya aku ambil daripada perkataan Allah Ta'ala. kelebihan sedekah. kelebihan ingat mati. dan aku jadikan akan dia empat puluh bab " Keempat puluh bab yang disebut pengarang itu. kelebihan sembahyang jum'at. kelebihan memakai serban. jangan engkau syak akan dia.. seperti yang dijelaskan pengarang sendiri dalam mukaddimah kitabnya : " inilah suatu kitab dan kunamai akan dia A l Mawa'idhul Badi'ah. " H a i segala anak A d a m . kelebihan meminta ampun. Hadis. VI. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan sahabat r.a. kelebihan tasbih. perkataan Hukama/Ulama. kelebihan menyikat gigi. kelebihan belajar memanah. hak anak atas ibu-bapa.. kelebihan mesjid. kelebihan ingat hal ihwal kubur. kelebihan do'a. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Hukama dan Ulama yang 'amilin rahmatullah alaihim. kelebihan memberi salam. syiksa orang minum arak. kelebihan azan.a. kelebihan tahlil.

bahwa karangan selesai disusun pada hari bulan Rabi'ul Akhir 1237 H . Syekh Muhammad anak Khathib Langien (Teupin Raya Pidie). Menurut catatan pengarang pada akhir kitab. dikarang oleh seorang Ulama Besar." H a i anak Adam ! Taruhkan olehmu pengajaran ini pada sisi kamu. lagi yang mengampun segala dausa hamba yang karam ia dalam segala laut aib. masing-masingnya dalam pasal yang banyak. dan tilik oleh kamu kepadanya sehari-hari sekali atau sejum'at sekali atau sebulan sekali. nama Muhammad anak khathib di negeri Langien." Dalam mukaddimah yang mengandung dua pasal. ) . " D a n inilah suatu mukhtasar aku namai ia akan kitab ini Dawaaul Qulub. yang sempurna ia dalam kekurangan sangat berkehendak pada menolaknya kepada syafa'at Penghulu segala manusia. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " berkata hamba faqir yang berkehendak ia kepada. M a k a sebab itulah kudahulukan adab daripada lainnya. D A W A A U L QULUB MINAL 'UJUB Kitab Dawaul Qulub Minal 'Ujub (Obat Hati Daripada Penyakit Ajib) mengenai ilmu tasauwuf. dan tiada sah adab melainkan dengan engkau ketahui segala kaifiatnya. tiada sah ilmu melainkan dengan adab. yakni obat segala hati daripada segala aib. dengan tolong Tuhan yang memerintah Ia akan alam syahadat dan alam segala yang gaib. Dalam bab pertama dijelaskannya tentang maksiat anggota. = 1795-1823 M . jangan beri jauh akan dia. Tentang kandungan isi kitab. Dan aku aturkan akan dia atas satu mukaddimah dan tiga bab dan satu khatimah. sedang pada khatimah diterangkan tentang perbuatan murid. mudah-mudahan jadi lembut hati kamu " VII." Selanjutnya diuraikan mengenai dengan adab guru dan adab murid. antara lain ditulisnya: "Ketahui olehmu hai murid. bab kedua tentang maksiat hati dan bab ketiga tentang thaat dalam hati. jangan kamu takchirkan daripadanya. Tuhan yang amat kaya. 378 . yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul A l a m Syah (1209-1238 H .

dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " inilah suatu kitab yang simpan lagi bahasa Jawi. . Tentang isi kandungan kitabnya. yang melengkapi ia atas ilmu takut akan Allah Ta'ala. yang antara lain ditulisnya: " taubat. menghitam ia akan hati. yang antara lain mengenai fungsi ilmu ditulisnya: " bahwasanya ilmu itu ialah tujuan pada pelajaran akhirat dan atasnyalah berkeliling segala pekerjaan ". yaitu ikutan segala orang yang berjalan kepada jalan Allah Ta'ala. yang dipindahkan akan dia daripada kitab Irsyaadul Muridin. Syekh Ismail bin Abdulmuth Thalib. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . dan kunamai akan kitab ini akan I'laamul Mutaqin. M a k a bahwasanya celaka dausa itu mempusakai dinding antaramu dan antara A l l a h Ta'ala. supaya mudah ia bagi segala abid yang mubtadi. Aqabah kedua yaitu mengenai dengan taubat. lagi yang dibahasakan kepada bahasa Jawi. lazimkan olehmu dengan dia. dan akan A l l a h Ta'ala aku pohonkan bahwa memberi mafaat ia bagiku dan bagi tiap-tiap hamba-Nya yang takut akan D i a dan bagi sekalian orang yang Islam Adapun "aqabah" pertama dari kitabnya itu. Pada akhir kitab. maka jadilah engkau dalam kelam dan keras hati " 379 . dan mengekalkan atasnya. membahas masalah ilmu pengetahuan. dan menegahkan ia kepada berbuat thaat. karangan A l i m Billah lagi yang berhimpun padanya ilmu Syari'at dan thariqat dan ilmu haqiqat. pengarang mencatat bahwa karangannya selesai pada hari ahad waktu dhohor. yaitu Maulana wa Qudwatuna Syekh Jamaluddin anak Penghulu kita Tuan Syekh A b d u l l a h " . sebagai berikut: " Kitab yang kedelapan I'laamul Muttaqin yang dipindahkan daripada kitab Irsyaadul Muridin pada ilmu tasauwuf.VIII. I ' L A A M U L MUTTAQIN Tentang pengarang kitab I'laamul Muttaqin ini. karena hasilkan taufiq. dicatat oleh pengumpul dalam mukaddimah Jam'u Jawami'il Mushannafat. tanggal 26 Sya'ban 1262 H . = 1836-1857 M ) . Yaitu melengkapi ia atas tujuh aqabah.

Aqabah keenam. Adapun takut itu supaya jadi hardik akan nafsu yang amarah Adapun harap itu. antara lain : 380 . karena bahwasanya orang yang tiada tawakkal itu membimbanglah dia dengan menuntut rezki itu akan badannya dan hatinya " Aqabah kelima. karena orang yang gemar akan dunia itu bimbangkan ia akan lahir anggotanya dengan menuntut akan dia. supaya betul engkau pada ibadat. yaitu mengenai dengan 'awaridh dalam ibadat. kemudian engkau melalui segala aqabah ini atas nikmat yang mahabesar. Ustaz Ilyas Ya'kub. maka syukur olehmu akan Allah Ta'ala. zuhud oleh engkau dalamnya. seperti mendaki bukit. yaitu mengenai dengan hal-hal yang mencederakan amal. tawakkal olehmu atas Tuhanmu pada rezki itu. yaitu mengenai dengan syukur yang menjadi kunci dari segala-galanya untuk mendapat nikmat lebih banyak. seperti tulisnya: " syukur.Aqabah ketiga. dan dengki dan lain daripadanya yang membinasakan amalmu ". karena bahwasanya thaat itu amatlah berat dan beberapa yang mencabul daripadanya ". yang antara lain yaitu cinta dunia seperti yang ditulisnya pada awal aqabah i n i : " dunia. supaya kekal nikmat itu bagimu. yaitu mengenai bawa'is yang merangsangkan ibadat. Bermula tiap-tiap keduanya 'aiq namanya " Aqabah keempat. dan bimbang hatinya dengan mencita-cita akan dia dan mengira-ngira hati akan dia. dan untuk itu ditekankan dengan dua cara : takut dan harap. ialah yang memberanikan akan daku atas mengerjakan thaat. memberi catatan pendapat pada penutup kitab. yang antara lain menuntut rezki seperti yang ditulisnya : " rezki. yang menurut pengarang adalah sangat sukar. karena syukur itu mengikat ia akan nikmat " P E N D A P A T MUSAHHIH Pentashih pada cetakan kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat. Aqabah ketujuh. seperti tulisnya: " maka lazimkan akan takut dan harap. yaitu mengenai rintangan-rintangan menuju ibadat. seperti ujud dan ria dan takabbur.

dan bahwasanya adalah kitab ini seelok-elok susunan dan peraturannya ". yaitu bulan Muharram. oleh pengarang disebutnya pada permulaan kitab : " kemudian dari itu. karena ketiadaan ahlinya dan sedikit thalib ilmu. karena jahilku atas kadar diriku pada sedikit ilmu dan pendek paham. telah dikasihani Allah jua keduanya. Maka telah kujunjung titahnya yang mahamulia pada yang demikian itu. khadim ulama. Dan tetapi jikalau tiada kuperkenankan titahnya yang mahamulia itu pada waktu ini." maka dengan pertolongan Tuhan Malikul Wahhab. pada masa empat hari bulan yang amat berkat. SAFINATUL H U K K A M Kitab yang sangat bermutu dalam bidang hukum ini dikarang oleh seorang Ulama/Ahli hukum yang terkanal Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursani (Aceh Besar). kemudian daripada seribu daripada Hijrah yang mahatinggi. maka jadilah hukum syarak itu lupa yang dilupakan. Dan sanya telah menjawikan dahulu Syekh kita Aminuddin 381 . Tentang sebab dikarangnya kitab ini. telah dipeliharakan Allah Ta'ala jua kiranya keduanya itu. pada hari Jum'at. Bermula tatkala adalah tahun seratus lima puluh tiga. Ketahui olehmu hai saudara kami yang dapat kemenangan dunia dan akhirat. Akan kuhimpunkan baginya satu risalah yang simpan. maka berkata fakir yang hina. telah menunjukkan titah akan daku Tuan kita Sulthan yang amat besar kerajaannya. dan masa yang mahamulia atas yang empunya dia itu selebih-lebih rahmat dan sejahtera. dan turun temurun silsilahnya daripada raja-raja yang amat besar yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah anak Tuan kita marhum Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Berdaulat Dhillullah fil Alam. pada menyatakan segala dakwa dan syaksi pada menyelesaikan orang yang berkhusumat. niscaya sunyilah segala Islam daripada hukum syarak Allah. telah sempurnalah cap kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat yang ajbul-ujjab. Jalaluddin anak Syekh Muhammad Kamaluddin anak Qadli Baginda Khathib dinegeri Tursan.

Teungku Baba Daud yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Leupue. kitab ini masih bernilai sebagai suatu kitab hukum yang baik. perceraian dan segala hal ihwal yang ada sangkut paut dengan perkawinan. Bab yang kedua mengupas masalah perkawinan. Kitab ini terdiri dari dua buah mukaddimah. dan tetapi ia sangat besar. ) . dan dipergunakan diseluruh gugusan kepulauan Nusantara oleh penduduk yang beragama Islam. dan cara-cara memerintah. = 1735-1760 M . Sampai saat ini. Mukaddimah pertama menjelaskan arti kata-kata dan istilahistilah yang sukar yang terdapat dalam kitab ini. 382 . yang sampai sekarang telah berpuluhpuluh kali dicetak. karena termasuk salah satu sistem pendidikan yang dianggap baik sampai sekarang. RISALAH MASAILIL MUHTADI Nama lengkapnya dari kitab ini : Risalah masailil Muhtadi L i Ikhwanil Mubtadi. Mukaddimah kedua menguraikan tugas-tugas dan sifat-sifat raja. Bab ketiga menguraikan masalah-masalah pidana dan segala hal ihwal yang ada sangkut pautnya dengan kejahatan. Bab yang pertama menguraikan masalah ekonomi/perdagangan dan segala sangkut pautnya. tiga bab dan sebuah khatimah. daripada lupa. artinya bahtera segala Hakim pada menyelesaikan segala orang yang berkhusumat " Jadi beliau mengarang kitab ini atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . bahwa dipeliharanya akan daku daripada tersalah. salah seorang murid Syekh Abdur Rauf. karangan seorang terkemuka. dan kunamai akan dia S A F I N A T U L H U K K A M fi takhlishil Khisham. hakim setta pejabat-pejabatnya. Sistem tanya jawab yang dipakai adalah sangat baik. Sampai sekarang kitab ini masih cukup baik untuk dipelajarai pertama. baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang baru mempelajari dasar-dasar ajaran Islam. Kitab Masailil Muhtadi ini adalah kitab pelajaran agama dalam bahasa Jawi (Melayu Lama).Abdurrauf radliyallahu'anhu akan kitab Miraatuth Thullab. telah lemahlah thalib daripada menghafalkannya Maka mohonkan kebajikan akan Allah pada menghimpunkan dia.

Perhatikan bagaimana jelas dan ringkas masalah keimanan yang diketengahkan dengan sistem tanya jawab. yakni menyempurnakan keelokan sifat suatu kemudian daripada diperolehnya. paling lama bisa tahan 10 tahun. makrifat Allah. dari karena hakikat mumkinul wujud itu muhdas. apa arti auwaluddin itu ? Bahwa arti auwaluddin itu.a. ibadat dan sebagainya. sedangkan kitab-kitab pelajaran karangan orang sekarang. dan hakikat wajibul wujud itu qadim. apa arti iman itu ? : Bahwa arti iman itu. 383 . apa asal makrifat itu ? Bahwa asal makrifat itu. apa arti tauhid itu ? : Bahwa arti tauhid itu. dan Tauhid dan Makrifat. dan Islam. yaitu mengesakan Dia sekira-kiratiadalah diperoleh sekutu pada yang diesakannya. yang mana dinamanya agama itu? : Bahwa yang dinamanya agama itu. Dengan ringkas dan jelas kitab ini menguraikan masalahmasalah aqidah/ketuhanan. boleh membedakan antara muhdas dan qadim. yaitu berbaik cinta rasa serta tulus ikhlas. sehingga mudah dimengerti oleh mereka yang baru belajar : Soal Jawab Soal Jawab : : : : Jika ditanyai orang kita. : Jika ditanyai orang kita. apa arti Islam itu ? : Bahwa arti Islam itu. Maka tiada bersamaan keduanya dan tiada berhimpun keduanya. apa arti ihsan itu ? : Bahwa arti ihsan itu. yaitu Iman. : Jika ditanyai orang kita.Satu hal yang sangat mengagumkan. : Jika ditanyai orang kita. Jika ditanyai orang kita. Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. yaitu ibarat daripada menghimpunkan empat perkara. : Jika ditanyai orang kita. yaitu menjunjung dan mengikut segala titah Allah dan mengikut sabda Rasul Allah dan menjauh segala larangannya. percayakan barang yang datang dengan dia Rasul Allah s.q. bahwa kitab yang telah ratusan tahun umurnya ini dalam bahasa Melayu. masih dipakai untuk buku pelajaran sampai sekarang.

Hai yang amat memberi rahmat daripada segala orang yang memberi rahmat. 8. 5. nama aslinya tidak disebut. 7. 3. hanya mengandung ajaran-ajaran agama yang membahas: 1. 6. 10. sekalipun bernama "hikayat". Keindahan bahsa dari pengarangnya semakin terasa. tentang sembahyang. disamping bahasanya cukup baik. 2. mengenai akan sesuatu serta memutuskan hukum pengenalnya dengan nafi dan isbat. masalah bersuci. Dan perkenan oleh-Mu akan doa kami dengan cahaya rahmatmu. Dari kutipan diatas ini. apa arti makrifat itu ? : Bahwa arti makrifat itu. yaitu : " H a i Tuhanku ! Terangkan oleh-Mu akan hati kami dengan cahaya agama-Mu. tentang najis yang cara menghilangkannya. Karangannya yang berbentuk puisi ini. tentang berwudlu dan cara-caranya. rukun-rukun agama Islam. tentang buang air dan istinja. sifat-sifat Allah. jelas bahwa masalah yang dikemukakannya cukup terang. jenis air dan kebersihan. namun ia bukan cerita roman. dali-dali tentang adanya Allah. setelah kita menginyam doa pada penutup kitabnya itu. 384 masalah mengenai Allah. = 1870-1874 M . Dan sucikan oleh-Mu akan segala anggota kami dengan cahaya ampunan-Mu. . ) . Dan mudahkan oleh-Mu akan segala pekerjaan kami dengan cahaya penolong-Mu. lagi kasih sayang segala hamba-Nya ! HIKAYAT A K H B A R U L KARIM Pengarang hikayat ini orang Ulama Aceh terkenal yang bernama/bergelar Teungku Seumatang (Geudong Aceh Utara). Beliau hidup kira-kira dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . sekalipun ia telah berusia ratusan tahun. 9. 4. masalah keharusan mengenai Rasul.Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita.

Meunan peuneugah dum ulama. Kutjhik neukheun Abdulmutthalib. Rupa Nabi sangat indah. Ma neukheun Siti Aminah. Siulah ban buleuen purnama. Teutap Nabi di Madinah. Di nanggroe Makkah asay mula. 14. Tentang Nabi Muhammad dipuisikan antara lain sebagai berikut: Ku eek sjaksi Nabi Muhammad. Soe njang pandang mata lazat. tentang hijrah Nabi. Bak binatang kajee batee. Trooh panghulee kepadanya. Siulah-ulah ban bungoong djeumpa. Terooh bak ikan njang mee doonja. Peurintah Allah Azza Wa Djalla. 13. Peusuruh djeup alam dunia. 12. Nabi Muhammad aneuq Abdullah. dan menurut ukuran zamannya bahwa puisi itu adalah bernilai seni yang baik. diuraikan oleh pengarang dengan lebar panjang dan mendalam dengan bahasa puisi. Surooh Tuhan bak djeen iensan. Kuleet neuputeeh meudjampu mirah. tentang kej adian Muhammad. 385 11. Njan njang peumom Rasul Allah. Semua masalah-masalah yang tersebut diatas ini. Bangsa Arab Nabi mulia. Pangsan raqjat djieu rupa. tentang Isra dan Mikradj. U Madinah teuma neubungka. .tentang hal ihwal sorga. Lam peut plooh thoon neudong di Makkah. Siti Halimah njang peulahra.

Njang away phoon Nabi Adam. Untuk jin manusia lagi. Rahmat Muhammad meliputinya. Leubeh Panghulee Nabi kita. Terjemahannya: Kuakui Muhammad sebagai Nabi. Nabi njang laeen meulaxa ribee. Abdulmutthalib neneknya Nabi. Halimah Sitti pengasuh utama. Demikian kata para ulama. Turunan Arab darah mulia. Laksana bulan purnama. Keusudahan Nabi Moosthafa. Untuk binatang kayu dan batu. Ibu penyusu Muhammad Rasul. 386 . Nyaman mata memandang rupa. Juga ikan seantero dunia. Ureung ziarah meribee laxa. Rupa cantik indah rupawan. Pesuruh Ilahi untuk semesta. Indah laksana bunga cempaka. Neuprang kafee h'ana reuda. Sitti Aminah bunda tercinta. Qubu Nabi di Madinah. Muhammad Nabi putera Abdullah. Negeri Mekkah tempat lahirnya. Kulit putih bercampur merah.Neu'ibadat h'ana chali. Senang jiwa dibuatnya.

Laksanakan perintah Allah Mahaesa. Nabi Muhammad penghulu ambinya. Orang ziarah juta dan juta.Empatpuluh tahun menetap di Mekkah. 5. Mengenai dengan "rukun limabelas" dalam Islam dijelaskan oleh pengarang sebagai berikut: 387 . 3. 2. M u l a pertama Nabi A d a m . Memerangi kafir senantiasa. sedang berkecamuknya perang dengan Belanda. Semuanya dikupas dengan mendalam dengan mempergunakan puisi bahasa Aceh sebagai alatnya. masalah ibadat. tugas-tugas para Nabi. ilmu tauhid. Muhammad kemudian akhir Ambiya. 4. masalah akhlak. yaitu Mundjijatul Anam buku puisi dalam bahasa Aceh yang membahas masalah-masalah agama. Banyak Nabi segala Nabi. kemudian menjadi seorang Ulama Aceh yang terkenal. RISALAH M U N J I Y A T U L A N A M Abdullah yang lahir pada kahir abar ke X I X . yang lebih dikenal dengan gelaran Teungku Chik D i L a m U putera Umar. juga seorang pengarang penyair yang cakap. Mengabdi Ilahi tiada khali. Diantara karya sastera beliau yang sangat digemari rakyat Aceh. masalah fiqh (hukum). Ke Madinah hijrah kehendak Ta'ala. Bermukim di Madinah menjalankan dakwah. yang antara lain : 1. Betapa besar perhatian rakyat kepada risalah ini terbukti dengan sudah tujuh kali dicetak sampai saat saja membuat catatan ini. D i Madinah sana Nabi bermakam. Beliau selain seorang ahli pidato yang ulung.

Syahadat empat rukun utama. Lima pertama rukun Islam. Dan njang keulhay puasa buleun Ramadlan. Seperti ucap lidah berkata. Renung perhatikan wahai saudara. Terjemahannya: Menjadi kewajiban bani Adam. Utjap duwa kalimah sjahdat deungon lidah. Lam siuroe simalam bandum peureulee. Rukun iman enam hanya. Kedua sembahyang sudahlah pasti. Djituree rukoon limong-blah dara agam. Njang keulimong taeek hadji ke Baitullah. Njang keduwa sembahjang limong boh watee. Peut booh zakeut dum hareuta deungon badan. Teuma rukoon Islam limong phoon loon peungah. Beuseeurta tasdeek hatee djipeubeuna. Njang limong blah deungo loon pegah beugot tapham. Phoon-phoon limong peukara rukoon Islam. Rukoon Iman nam peukara wahee sahbat. Mengucap syahadat lidah berkata. Sjarat rokoon teuseubut lam kitab fiqah. Rukun Islam mula pertama. Lima waktu ketentuan nyata. 388 . Hati didalam benarkan pasti.Wahee thaleeb wadjeeb ateuh aneuq Adam. Mengenai limabelas rukun agama. Ban njang djikheun oleeh lidah tan meuriba. Teuma njang peut peukara treuq rukoon sjahdat.

"Hikayat" . Zakat keempat bayar segala. HIKAYAT M A L E E M DAGANG Hikayat Maleem Dagang ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Derma Wangsa Perkasa Alam Chik (10161045 H . Beberapa buah "Novel Puisi" akan dibicarakan dibawah ini. Teungku Chik Abdullah Lam U masih sempat menyelesaikan sebuah karya sastera. sementara beberapa buah yang lain hanya akan didaftarkan saja. Karya tersebut bernama "Mursjidul Anam". Menjelang akan berpulang ke Rahmatullah. Dalam kitab tertera nyata. hikayat melukiskan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perjalanan Iskandar Muda dari Banda Aceh sampai ke Asahan. yaitu novel puisi yang dalam bahasa Aceh disebut "Hikayat". namun isinya baik sekali. Kelima haji wajid tunaikan. Peristiwa yang terjadi dizaman Kerajaan Islam Peureulak. romah sejarah ataupun roman khajali. juga dalam bentuk puisi. pembimbing manusia kejalan benar. = 1607-1636 M. K A R Y A SASTERA BAHASA A C E H . Malaka dan 389 . Samudra/Pase.Rukun ketiga puasa Ramadlan. Beuna. Dengan indah sekali. banyak yang di . Sekalipun bahasanya masih bahasa Melayu Lama (bahasa Jawi). Pidie. Daya dan setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. Yang akan dibicarakan berikut ini. Lingga. dan dari Asahan ke Johor. mengandung banyak pelajaran agama.kan menjadi novel-puisi dalam wujud sejarah.) dan mengisahkan sejarah Iskandar Muda dengan armadanya ke Semenanjung Tanah Melayu. semuanya dalam bentuk prosa dan berbahasa Melayu (Jawi). Kitab-kitab yang telah dibicarakan pada bagian yang lalu. adalah karya sastera bahasa Aceh dalam bentuk puisi. dengan mempergunakan bahasa Indonesia. Dalam tahun 1963 risalah ini telah dicetak untuk pertama kalinya dengan huruf Laten.

(1645 M. memang seorang yang berpengetahuan luas tentang peperangan. Mata mirah ban aneuq saga. Kakira h'an kah binasa !" Lom djiseuoot Radja siudjud. bahkan disinilah tersembunyi rahasia ketinggian nilai seninya. yaitu pada masa pemerintahan Ratu Tajul Alam Safiatuddin (10501085 H . Lah na geuteem bri Putroe Aceh. digambarkan demikian hidup. seperti percakapan antara Raja Radeen dengan Raja Siujud : Siujud beungeh ngon amarah.). Hikayat mulai dikarang pada hari Isnin tanggal 27 Rajab 1055 H . Teuma keugantoe sang meuruwa. keadaan laut dan berbagai pengetahuan lainnya. sehingga seolah-olah benar-benar kejadian didepan mata. Tariseh-riseh gata bak radja. percakapan-percakapan yang menarik. Baik peperangan ataupun kejadian-kejadian lainnya.). Pengarangnya seorang ulama besar Teungku Chik Pantee Geulima (Meureudu). Gata geupulang ri njang waba. Ureueng gedj bateen teugoh seutia. Teuma seuoot Radja Radeen. watak manusia. "Pakon bu adoe kamarit meunan.lain-lainnya. Kah tan malee tuha tjeulaka." 390 . keadaan negeri-negeri. Habeeh ngon binoe ka gob tuka. Geutung keugop njang sambinoe. Didalamnya banyak didapati ibarat-ibarat yang indah mendalam artinya. Teuma djimarit Radja Siudjud. Kafee Paqnat tan agama : "Bek lee kamarit tuha asee. Kadjook keugon njang Putroe Phang. agama. = 1641-1675 M. Digata daleem tadong Sinoe". Narit njang djheut lee djibuka.

Jiwa mulia karunia Ilahi: " Mengapa adik memaki ribut. Suci hati teguh setia : "Mengapa adik kata demikian. Siujud merengut buka bicara. Wanita hina ganti tukaran. jangan bicara anjing suang." Raja Radeen jawab tuduhan. Bukankan neraka balasnya nanti ?" 391 . Mulutnya memuntah kata durjana : "Abang senang bermukim disini. Sembah mencium kaki raja. Orang miliki dara jelita. Rela isteri diambil orang. Puteri Pahang lepaskan pergi. Tua celaka malu tiada !" Raja Radeen menyahut lembut.Lom djiseunoot Radja Radeen. That gedj bateen Allah karoonja: "Pakon adoe kee katjaroot. Abang diberi perempuan jalang. Angkuh mengira tidakkan binasa ?' Raja Siujud membangkang garang Kafir durjana penentang agama: "Cis. Merah mata penaka saga. Karena gilakan janda sulthan. H'an katakoot keu neuraka ?" Terjemahannya : Marah Siujud dendam menyala.

Suatu percakapan yang indah, terharu dan romantis sekali, terjadi antara Sulthan Iskandar Muda dengan permaisurinya Puteri Pahang, pada waktu persiapan telah lengkap untuk berangkat, dimana Sulthan memberitakan kepada permaisuri: Meunoë neukheun jooh neumeuhey: "Po sambinoe ho ka gata ? Ho ka gata po sambinoe, Tatroon keunoe putroe muda j . " Lalu neuseuoot tuwan putroe : "Njoe pat kamoe po meukuta, Pakon tuwanku neumeuhey kamoe, Toh salah proe peuebu sabda ? Njang ka h'an torn neyhey kamoe. Bak uraoe njoe peue bitjara ? Peue teukeudi bak uroe njoe, Meuhey kamoe putroe hina ?" "Njang kumeuhey tuwan putroe, Hadjad peugah droe ubak gata, Adak na untoong ubak Allah, Hadjad meulangkah u Djuhoo Lama. Meung na Allah bri umukuh landjut, Kuseutedj Siudjut menalee djiba." Kri tjit narit tuwan Putroe, Sira neumoe neuroo ie mata. Ie mata roo that meualoon, Ban udjeuen troon diudara: "Baroo uroe njoe tamupakat, Meusampee that putroe hina Terjemahannya: Demikian sabda panggil adinda: 392

"

"Dimana gerang Ratuku tuan, Semanyam dimana kemala negara, Mari kemari puteri rupawan !" Tuan puteri menjawab peri: " Kami disini daulat mahkota, Mengapa tuanku memanggil kami, Gerangan apa salah adinda ? Tiada biasa mengajak bicara, Kini begini mengapa gerangan, Takdir terjadi apa kiranya, Dipanggil kami puteri buangan ?" Kanda memanggil adindaku sayang, Hasrat jiwa nyampaikan berita, Andai izin Allah Penyayang, Akan berangkat ke Johor Lama. Kalau takdir umurku panjang, Akan mengejar Siujud celaka." Menjawab puteri berhati bimbang, Tersedu sedan cucurkan irmata. Irmata duka mengembun dimata, Bagaikan hujan titik berlinang : "Baru sekarang pendapat diminta, Hina kiranya nasibku malang " Selanjutnya Puteri Pahang menangisi dirinya yang jauh dari orang tua dan sanak saudara, jauh dari tanah tempat lahirnya, menyesali suaminya Sulthan Iskandar Muda, karena terlambat bermusyarat dengannya dalam hal hendak berangkat ke Semenanjung Tanah Melayu untuk mengejar Raja Siujud. Setelah Sulthan Iskandar Muda memberi penjelasan, barulah Puteri Pahang merasa puas dan rela meiepaskan sulthan pergi. Akhirnya pembicaraan sampailah kepada suatu klimak yang sangat romantis: 393

"Adak tuwanku neubeurangkat, Neukeubah pat Putroe hina, Meung goh meupat loon neukeubah, Karena Allah h'an kubri bungka. Pat Tuwanku loon neukeubah, Deelat leupah prang Meulaka, Ampoon Tuwanku deelat meukatoe, Kumat didjaroe bek tabungka. Meng h'an meupat neukeubah kamoe, Achee rugoe po meukuta." Teuma neuseuoot Meukuta Alam, Radja salihan adee raja : Gata kupeudjook putroe bak Allah, Sinan kukeubah rueq-rueq masa, Gata kupeudjook putroe bak Tuhan. Jooh away phoon djudookuh gata. Gata tadueq lam meuligoe, Tuhan sidroe njang peulahra.'' Teuma seuoot tuan Putroe Phang, Putroe djeunulang ahli bitjara : "Meujo neupeudjook loon bak Allah, H'an kutheuen langkah bah lee neubungka, Adak neudjook bak soe laeen, Diloon h'an kuteem po meukuta."

Terjemahannya: "Andai tuanku jadi berangkat, Tinggalkan dimana kami yang hina, Sebelum pasti kami bertempat, Tuanku pergi rela tiada.

394

Dimana kami tuanku tinggalkan, Kakanda pergi memerangi Melaka, Ampun tuanku daulat Syah Alam, Kupegang tangan lepas tiada. Bila kami tiada pasti, Menyesal nanti wahai mahkota !" Meukuta Alam menjawab peri, Bijak bestari adil bicara : "Adik kutitip kepada Allah, Kepada-Nya terserah sepanjang masa, Kepada Tuhan kakanda serah, Sejak mula berjodoh kita. Adik bertachta dalam istana, Tuhan Esa Pelindung Utama." Puteri Pahang menjawab kata, Muda jauhari bijak bicara : " Kalau Allah tempat menyerah, Rela tuanku berangkat pergi, Andai bukan kepada Allah, Kami tak rela wahai mahkota !" Yang lebih mengharukan lagi, ketika Sulthan Iskandar Muda menolak permintaan Puteri Pahang yang hendak mengantar sampai kekuala : Teuma djikheun tuwan putroe, That bit raghoe bidjaxana : "Adak tuwanku djadeh berangkat, Putroe djak euntat 'oh mieng kuala." Lom neumarit meukuta naggroe : "Bek hee Putroe susah gata, Bek taeuntat po sambinoe, Tadueq keudroe lam astana

!" 395

Terjemahannya : Berkata manja puteri andalan, Bijak bestari tutur merayu : "Andai tuanku jadi berjalan, Izinkan dikuala kami lepaskan Menjawab haru raja perkasa : " Janganlah adinda bersusah diri, Cukup disini berpisah kita, Menetap diistana puteri jauhari

!"

!"

Pulangnya Iskandar Muda dari medan perang dengan membawa kemenangan dan tawanan, yang diantaranya Raja Siujud, sangat membesarkan hati Puteri Pahang, sehingga diadakan penyambutan dengan sangat meriah: Djitoot beudee h'ana macam, Buet putroe Phang ampeueng Radja. Geutot beudee geunta bumoe, Su mubunjoe sigala doonja. Meugah Siudjud didalam taloe, Poteuh puwoe naggroe Guha, R'aqjat djitroon djeub-djeub naggroe, H'ana padoe habeeh teuka. Terjemahannya: Bedil dipasang berbagai ragam, Puteri Pahang sambut raja, Pasang bedil gemparkan alam, Letusan meriam gegarkan dunia. Terdengar Siujud orang tawanan, Ditawan Sulthan dinegeri Guha, Rakyat gembira turun berkawan, Dari kota dusun segala. 396

H I K A J A T J I H A D Z A M A N NABI Hikayat yang sangat bernilai ini, sayang sekali kita tidak dapat mengetahui siapa nama pengarangnya, karena dalam naskah yang ada pada saya tiada tercantum nama pengarang. Nilai hikayat ini tidak saja pada bahasanya yang amat indah, tetapi juga pada kandungan isinya yang mengandung ajaranajaran Islam yang bermakna luas. Hanya tentang pengarangnya kita dapat menyakinkan bahwa beliau adalah seorang Ulama Besar yang berpengetahuan luas, berbudi luhur, berakhlak tinggi dan mempunyai kedudukan terhormat serta keramat. Setelah kita membaca hikayat ini sampai tammat, dapatlah kita membenarkan kesimpulan ini, bahkan dapat kita tambahkan lagi, yaitu bahwa pengarang Hikayat Jihad zaman Nabi ini, adalah seoarang ahli sejarah besar, terutama sejarah Islam. Membaca hikayat ini, kita berkesan bahwa pengarangnya bermaksud dengan karangannya ini untuk membangkitkan semangat perang sabil dalam kalangan rakyat Aceh, guna melawan musuh yang disebutnya "kafir". Karena itu, tentang waktu kapan hikayat ini dikarang, ada kemungkinan: a. dalam zaman Kerajaan Aceh mula dibangun, yaitu sekitar abad ke X V I , untuk menghadapi ancaman kafir Portugis. b. dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai puncak kejayaan dan kebesarannya sekitar abad ke XVII, untuk menghadapi kafir-kafir lain disamping kafir Portugis, seperti Inggeris, Belanda dan lainnya. c. dalam masa berkecamuknya perang 50 tahun antara Kerajaan Aceh Darussalam dengan penjajah Belanda. Mana yang benar antara tiga kemungkinan ini, sukar untuk dipastikan, karena dalam hikayat sendiri tidak terdapat petunjuk kearah salah satu dari tiga kemungkinan tersebut. Hanya yang sudah pasti, bahwa hikayat bermaksud hendak membangkitkan semangat jihad dan perang di Jalan Allah; yang mana pada garis besarnya berisi:

397

a.

Dalil-dalil yang memastikan wajib berperang di Jalan Allah, membela agama dan tanah air; wajib mendermakan harta kekayaan dan segala yang ada untuk kepentingan Perang Sabil; wajib membantu perang sabil dalam segala bentuk. Dalil-dalil untuk ini berdasarkan ayat-ayat Quran, Hadis-hadis Nabi dan Fatwa-fatwa ulama. Riwayat jihad dan perang sabil dizaman Nabi dan para sahabat, seperti Perang Badar Kubra, Perang Uhud, Perang Chandak, Perang Bani Quraidhah, Perang Hudaibiyah, Fath Makkah, Perang Hunain, Perang Tabuk dan sebagainya; dengan pahlawan-pahlawan utamanya disamping Rasul sendiri, seperti: Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar bin Chaththab, Saiyidina Usman bin Affan, Saiyidina Ali bin Abi Thalib, Saiyidina Hamzah, Ubaidah, Sa'ad ibn Abi Waqash, Abdullah ibn Djahasj, Zaid bin Harisah, Zubair bin Awam, Bilal bin Rabah, Ammar bin Jasir, Abu Ubaidah, Usamah bin Zaid dan lainlainnya.

b.

Mengenai dengan dalil-dalil wajib berperang melawan musuh agama dan tanah air, antara lain dihikayatkan : Meuhey Nabi njoe sikarang, Beudoh taprang kafee dum na, Surooh umat dum sibarang, Soe peuwajang beutjeulaka. Ureueng mokmin dum tauroh, Tajue poh kafee beusigra, Bek tatinggay pih meusaboh, Jue bunoh bandum njang mungka. Lom peureman nibak Tuhan, Ajat Qeuruan teudooh h'ana, Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnatun wa jakunad-dinu kulluhu lillah. Wahee mokmin taprang kafee. Nak beek lee pitnah teuka, Bandum tapoh njan beumatee, Bek sabee seumah beurahla. 398

Terjemahnya : Panggilan Rasul sekarang i n i : Mari memerangi kafir angkara, Ajak ummat siapkan diri, Siapa durhaka akan celaka. Panggil berjihad mukmin segala, Bunuh musuh bergegas maju, Jangan biarkan hidup mereka, Mungkar segala segera serbu. Ada fiman Mahakuasa, Dalam Quran terakam indah : Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnah wajakunaddinu kulluhu lillah. Memerangi kafir marilah Mukmin, Agar fitnah tiada lagi, Bunuh mati sampaikan yakin, Hatta binasa penyembah berhala. Mengenai atas siapa diwajibkan perang sabil, oleh pengarang dikutip fatwa Imam Nawawi, yang dihikayatkan dengan bahasa Aceh: 'Oh kabaligh kanak-kanak, Wadjeeb djidjak meuh'an hina, Agam dara njan idjmak, Dum beugalak takeureudja. Saleh paseq 'aleem djahee, Besa ketjee tuha muda, Radja r'aqjat dum seugala bee, Taprang kafee wadjeeb rata. Kafee njang prang nanggroe geutanjoe, Meuribee bagoe wadjeeb tabila, Beutalawan malam uroe, Meudeeh meunoe tabitjara. 399

Hareum plung wadjeeb talawan, Mita djalan njang sidjahtra, Ban njan djeud ladju tapadan, Musooh tanjan taprang landja. Terjemahannya: Setelah anak jadi dewasa, Wajib berangkat kemedan jihad, Muda dan dara tiada beda, Haruslah rela semua sepakat. Salih dan pasik, alim dan jahil, Besar dan kecil, tua dan muda, Raja dan rakyat, wajib bersabil, Memerangi kafir angkara murka. Kafir penyerang negara kita, Wajib dilawan betapa djua. Baikpun siang malam segala, Berjuang wajib kapan saja. Lari haram, lawan wajib, Jalan sejahtera carilah segera, Ajak membina tata tertib, Musuh moyang bunuh segala. Tentang pahala perang sabil, dihikayatkan pengarang sebagai berikut: Tuhan neubree peunulangkan, Duwa djalan meuteumeung laba, Lam doonja dapat rampahsan, Taloo djih njan tatung areuta, Lom laba naggroe akhirat, Neubree teumpat lam sjeuruga, Padum-padum sinan neqmat, Peu njang hadjat Tuhan koornija. 400

Meutop meutjang rijooh kaba. Allah kabulkan segala pinta. Bak Tuhan Rabul'alamin. Ureueng nam droe njang keupalang. Ateuh guda njan geupasang. Meutjang keudroe dum lawan na. Lagi untung dihari nanti. Dua jalan mendapat laba. H'ana tiwah keudeeh keunoe. Ureueng surak meugeurintjang. Rijooh bunjoe h'aneek kira. apabila pengarang melukiskan dalam hikayatnya itu peristiwa-peristiwa yang berkecamuk dalam medan perang. 401 . Hatee jaqin lakee do'a. Keahlian pengarang melukiskan dalil-dalil wajib jihad di Jalan Allah dan pahala dunia akhirat yang akan diterimanya.Terjemahannya: Pemberian Allah berlimpahan. Demikian pula halnya. Johnjan muprang h'ana sunjoe. seperti waktu melukiskan betapa dahsyatnya perang Badar Kubra : Nabi Muhammad sadjan mokmin. Nikmat segala tiada terperi. rampas harta. Musuh kalah. R'qjat laeen sideeh sinoe. sungguh luar biasa. Dimidan prang bumoe geunta. Sorga tinggi Allah kurnia. sehingga benar-benar terpampang didepan mata kita. Maseeng-maseeng dum sinaroe. Didunia kini dapat rampasan. Neuleueng amin h'ana reuda. sehingga benar-benar dapat merangsangkan semangat perang bagi yang membacanya. Dhuhoo uroe hingga asha.

Sang-sang langeet ka teupuroo. Hati yakin tadahkan doa. Dimedan perang bumi tergoyang. Terjemahannya: Nabi Muhammad bersama mukmin. Tjampoo bawoo djimeutop tak. Gemerincing pedang tusuk mencencang. R'gjat surak tango pakri. Tango a-oo pihak duwa. Ban duwa si saree geumpa. 402 . Deumpeek Ali tanoh geunta. Duwa pihak h'anlee biza. Sideeh sinoe ka meuhuboo. Baca amin reda tiada. Meutak babboob pakree rupa. Perang berkecamuk sunyi tiada. Matee rusak h'an teuhingga. guda meuplung ureueng meugroop. Djipo ahoe beudoh sagoop. Pinta pada Rabbul Alamin. Enam pahlawan tampil kedepan. Sang-sang hantjoo tanoh rata. Sana sini kalah tiada. Subhanallah prang meuhajak. Sorak sorai mengguruh keawan. Dari pagi sampai petang. Sang kadjiloop uroe sindja.Meusu guda tange 'a-'i. Diatas kuda bertengger pahlawan.

H I K A Y A T POCUT M U H A M M A D Pengarangnya : Teungku Di Rukam (Kecamatan Peukan Bada. Masing-masing semua mereka. Berkecamuk perang Subhanallah. tidak kurang dari 3500 bait (rangkum) syair yang disusun dengan bahasa Aceh yang sangat indah. Bagaikan guruh teriak bersama. Rasakan siang jadi malam. suatu hikayat yang sangat tebal. Kabupaten Aceh Besar). Mati cedera tiada terhingga. Rasakan lebur tanah rata. Dempik Ali tanah berserak. politikus dan negarawan. 403 . ahli ilmu bumi. ahli sejarah. orang melompat. Campur baur tikam berdarah. Riuh sorak tiada terbada. Cencang mencencang teduh tiada. Dimana-mana riuh gemuruh. hanya dengan membaca karangannya ini (Hikayat Pocut Muhammad kita dapat mengambil kesimpulan. Kedua Pihak sama bergerak. Kuda lari. Rintih kuda membahana. Keterangan lanjut tentangnya tidak ada. bahwa beliau adalah Ulama Besar. Demikianlah sekedar gambaran mengenai Hikayat Jihad Zaman Nabi. Kawan lawan beda tiada. jauh lebih tebal dari hikayat-hikayat yang lain. Pasir terbang bagaikan asap.Rakyat banyak dimana-mana. Pujangga Kenamaan. Langit laksana bagaikan runtuh. Rakyat bersorak gegap gempita. Saling cencang tikam menikam.

(1726 M . dan hal inilah yang dikisahkan oleh Teungku D i Rukam dalam hikayatnya itu yang bernama Hikayat Pocut Muhammad. baik hulubalang-hulubalang ataupun rakyat biasa. yang sangat indah dan bernilai seni tinggi. G . siapa menjadi tokoh utama dari hikayat ini. J . hidup padu dan mengandung butiran-butiran nasihat dan mutiara-mutiara hikmat/filsafat. Setelah Sulthan Alaiddin Johan Syah dilantik menjadi Raja. yaitu Sulthan Alaiddin Johan yang berkedudukan di Istana Darud Dunia. Pocut Sandang dan yang termuda Pocut Muhammad. hal mana mendorong Pocut Muhammad untuk bergerak membela dan mempertahankan abangnya. Bahasanya indah. Sulthan Alaiddin Johan Syah mempunyai tiga orang saudara. Tentang sulthan dan tiga saudaranya dilukiskan : Radja Muda geula geurasi. W . satu novel puisi yang bersifat sejarah. = 1735-1760 M . ) . maka Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir yang telah dimakzulkan dalam tahun 1139 H . dan Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir berkedudukan di Kampung Jawa. ) dan selama itu berlindung di Pidie. yaitu Pocut Kleeng. Sjedara neuh lhee njang ureueng lakoe. seorang ahli bahasa/sastera Aceh bangsa Belanda. sehingga dengan demikian Aceh diperintah oleh dua raja. Nama aseuli Suleutan Djohan. sehingga sangat dipuji oleh Prof. D r . dia dapat menarik para pendukung/pengikut Jamalul A l a m untuk berpihak kembali kepada Alaiddin Johan Syah. telah memberi kesempatan kepada Jamalul A l a m Badrul Munir untuk memperkuat diri. masing-masing mereka ada pengikutnya. Drewes. Terjadilah perselisihan dan perang saudara yang sangat merugikan Aceh sebagai satu kerajaan. 404 . dimana pada masa itu Aceh mempunyai dua raja. tanpa ada sedikitpun dongeng didalamnya. dalam suatu kampanye keliling Aceh yang sangat berkesan. Sulthan Alaiddin Johan Syah yang lemah dan bersikap kompromis. Radja naggroe neuduk di Dalam. kembali ke Banda Aceh serta memproklamirkan dirinya menjadi sulthan kembali. Dengan kecakapan diplomasi yang luar biasa.Peristiwa-peristiwa dalam hikayat ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H .

dengan kecakapan Kcara dan ketajaman lidah yang luar biasa. Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Tujooh blah thoon umu bak kiraan. Terjemahannya: Raja Muda nama gelaran. Adik Bungsu Pocut Muhammad. Arif Bijak akal bicara. Demikian dua namanya dirasi. Tujuhbelas tahun usia tercatat. Meunah hee rakan geumeuhey nama. Nama Adik tiga bangsawan. Pocut Muda melihat rahasia. Adoe yang tuloot Pocut Muhammad. Pocut Muda nyan leumah rahasia. Sidroe Pocut Kleeng dua Cut Sandang. Mangat tasusoe wahee syeedara. agar mereka mau berjuang membela dan mempertahankan abangnya Sulthan Alaiddin dan menjatuhkan lawannya Jamalul Alam Badrul Munir. Sudara lelaki tiga gerangan. \ \ Langkah pertama Pocut Muhammad memberi pengertian kepada dua saudaranya.Jinoe loon peugah nama diadoe. Terakam jelas dibawah i n i : Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Areef sangat akay bicara. seumpama: 405 . Suthan Johan nama asli. Akhirnya Pocut Muhammad berhasil membangkitkan semangat dan harga diri kedua abangnya. Di Istana Dalam bertakhta Seri.

Peuet geutanyoe ureueng lakoe. Geutanyoe lhee droe seudang-seudang. Jamalul Alam ureueng ka tuha. Ma'zul geudelat teuma keuraja. Ureueng siblah krueng kamupakat. Hantom digop na ditanjoe. 406 . Booh tamuprang ngon gampoong Jawa. Bahkeuh reulee ho langkah ba.Nakeuh baroo tamat gajam. Dum geutik key sang nyum hana. H'an tateen tjok njan keumeunalee. Saboh keubeue duwa keunambam. Saboh meunasah duwa peu'tuwa. Teungoh muda darah seu'um. Teungoh muda mantong gagah. Dumnan narit h'an tapuproe. Mangat pantah tapubiasa. H'an meusidroe nyang na meurasa. Bahkeu loon weh u Batu Bara. Sangkira kon loon ta-meuadoe. Peue tatakoot ke Jara-Itam. H'an lee loon dong dinaggroe Aceh. Nibak loon kalon dumnoe pi'ee. Gata nyoe lhee hana malee. Tacuba theun boh ramtaga. Bah kuboh droe ho langkah ba. Mee kupubloe gata duwa. Duwa agam sidroe dara. Gata njoe Ihee ka raja-raja. Aceh ka lham h'an sakon guna. Saboh nanggroe duwa raja Saboh keunambam dua gajah.

Terjemahannya: Baru saja berkuasa. Pergi daku jauhkan diri. Raja makzul diangkat semula. Mari mencoba pelor ramtaga. Bah tabooh kee keu Panglima. Pantaslah kujual abang berdua. Hana tasajang keu poteu Muda. h'ankeuh teuseureeh keu hak malee. Demikian peri perduli tiada. 407 . Mengapa tiada yang merasa ? Takut mengapa saudaraku sayang.Menugh'an tateem tapangkey prang. Mari menyerang kampung Jawa. Tidakkah kakanda merasa malu. Selagi muda berdarah panas. Sedang muda lagi bernafas. Dengan kelilingkingku sebaya tiada. Aceh tenggelam porak poranda. Abang bertiga malu tiada. Agar bisa menjadi biasa. Abang bertiga lah dewasa. Jamalul Alam lah tua bangka. Orang seberang berhati seia. Biar Aceh hilang dimata. Ke Batu Bara aku pergi. Kita bertiga muda sedang. Andaikan adik bukan adinda. Kita berempat saudara sekufu.

Andai tak suka angkat senjata. Ho beurangkat po meukuta?" "Nyang troh kamoe meujak keunoe. Tabungka unanggroe Batu Bahra. Saleh neupeurap ugampoong Jawa? "H'ana hee adoe loon jak ho laeen. sehingga berangkatlah dia dengan pasukan yang lengkap untuk menangkap adiknya Pocut Muhammad. Seorang dara dua pria. Seekor kerbau dua galah." 408 . Sepucuk tambang dua gajah. Meujak meuteumee adoe ngon gata. Dengan keberanian dan kebijaksanaan yang luar biasa. Tidakkah malu terlintas dimata. Pocut Muhammad menghadapi Sulthan. Tiada didunia pernah ada. Loon deungo gata h'an tadong sinoe.Dari hidup berputih mata. bahwa menimbulkan amarahnya kepada Pocut Muhammad. Bukan saja Sulthan tidak dapat diyakinkan. Angkatkan adik jadi panglima. Satu negara dua raja. Satu meunasah dua kepala. sehingga terjadilah suatu dialoog yang indah dan menarik sekali: "Deelat tuwanku si 'alam deelat. Tanda tak cinta Poteu Muda. Setelah kedua abangnya dapat diyakinkan. maka kedua abangnya itu pergi ke Istana Daruddunia untuk meyakinkan Sulthan guna memerangi Jamalul Alam di Kampung Jawa." "Adak tuwanku neujak bak kamoe. Majoh meucheen sit keu gata. abangnya. Pakon sidum noe r'aqyat neuba? Loon kalon tjukoop dengan alat. Baik pergi kerantau orang.

" "Pakri tajak hee adoe droe. Jamalul Alam di Gampoong Jawa." "Memang Tuanku hamba kan pergi. Nyoepat kamoe gata tabungka. Adinda akan ke Batu Bara. Kemana gerangan Mahkota Dunia?" "Kami kemari. Entah mengapa rakyat dibawa ? Cukup alat segala jadi. Mungkin barangkali ke Kampung Jawa?" "Tiada kakanda tujuan lain. Terdengar berita dibawa angin. Dengan siapa tinggal kakanda?" "Tuanku bahagia di Istana Dalam. Amanah ayah kepada kita " 409 ." "Tuwanku teutap sinoe di Dalam. adikku tuan. Jamalul Alam di Kampung Jawa." "Tadeungo adoe amanah ajah."Bit wuwanku loon meung boh droe. Benar seperti dengar Mahkota." "Andai Tuanku menjumpai kami. Rindu berjumpa dengan adinda. Meujak kheun proe bak Meukuta. Cinta bermain rindukan adinda." "Mengapa pergi adikku Jauhari.'' "Dengar adikku sebuah pesan. Jinoe kupeugah adoe bak gata " Terjemahannya: "Daulat Tuanku Syahi Alam.

410 . dengan tujuan akan dipersembahkan kepada Teungku Chik Tiro dan rakyat Aceh. (250) Dalam perjalanan pulang dari Mekkah ke Aceh. (251) Yang mendorong Teungku Chik Pantee Kulu untuk mengarang Hikayat Prang Sabi ini. tetapi berdasar sejarah. dalam perjalanan kampanye keliling Aceh dapat memalingkan kembali muka Hulubalang-hulubalang dan Pemimpinpemimpin serta rakyat kepada Sulthan Alaiddin. yaitu antara Jeddah dengan Penang. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 37.A. telah berhasil menjadikan karya sasteranya itu sebagai "PUISIP E R A N G " terbesar diatas dunia. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pantee Kulu. Hikayat Prang Sabi yang dalam bentuk puisi ini. sebagai sumbangsihnya untuk membangkitkan semangat jihad melawan Belanda. 3. Hidupnya tokoh Pocut Muhammad dalam Hikayat. (251) Ibid halaman 33. (252) Ibid halaman 35. dara-dara (250) A. 4. Kisah Budak Mati Hidup Kembali. dalam mimpi mana dia memasuki taman sorga dengan sungai yang berair bening. adalah karena keahlian Teungku Di Rukam menyusun kata yang berjiwa. (252) Kisah Ainul Mardlijah melukiskan mimpi seorang pemuda yang sedang dalam perjalanan kemedan perang. yang sekalipun fiktif. Kisah Pasukan Gajah. 2. bahwa tokoh Pocut Muhammad dapat menyakinkan abangnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. sehingga Jamalul Alam dapat dijatuhkan dari "tahta" Kampung Jawa. terdiri dari empat kisah (cerita). Kisah Ainul Mardlij ah. Kisah Sa'id Salmy. HIKAYAT PRANG SABI Pengarangnya Teungku Haji Muhammad Pantee Kulu. Keempat kisah tersebut yaitu : 1.Selanjutnya dalam hikayat ini kita menjumpai. Haji Muhammad mengarang Hikayat Prang Sabi. yaitu kesadaran beliau tentang betapa besarnya pengaruhnya syair-syair Penyair Hassan bin Tsabit dalam mengobarkan semangat jihat kepada kaum Müslimin dizaman Rasul.

Katrooh langkah datang keumari. Neumeulangkah sediket lagi. Aynulmardlijah sambinoe rupa. dimana gerangan tunangan hamba? Ainulmardliyah puteri rupawan. Ditempat mana dia bertakhta?" '' Alaikum salam." Terjemahannya: "Assalamualaikum. Woe bak judoo Aynulmardliyah. dan bidadari-bidadari yang cantik rupawan dengan ratunya yang bernama Ainul Mardliyah. Hadiah Allah Ilahi Rabbi. Lukisannya indah sekali. Alhamdulillah tuan kemari. Hee tuwanku jak berijang. dara pilihan. Hee teungku tjut njang meutuwah. 411 .jelita yang sedang mandi kecimpung. Bek lee bimbang deungon kami. Chadam bintang judoo duli. kekasih Allah. Judoo hamba na di sini. Ziarah tunangan Ainulmardliyah. Dalam khimah pocut kami. yang semua itu hanya teruntuk bagi orang-orang yang mati syahid dalam perang sabil. percakapan antara pemuda kita dengan dara-dara sorga sangat mengasikkan : "Assamu'laykoom ja chairannisa. Keuhadapan teungku langkah. Peunulang Allah bulueng prang sabi. Dimana dia sikarang ini ?" "Alaykomm salam ya Walijullah. Kamoe njoe bandum wahee tuwan.

Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 107-108. Nun disana didalam taman. bahkan tenteranya hancur lumat didepan Ka'bah. lekas pergi. bermaksud hendak meruntuhkan Ka'bah. Dengo achi loon calitra. Jilakee reuleh Ka'batullah. Gusuroot lee bandum rata. Kafee bajeueng laqnatullah. K a meuhimpoon bandum kafee. Puteri menanti dalam sorga. Manteng didalam kandoong ummi. Wazi meuhasee lam blang raja. Gegas berjalan sebentar lagi. Disana tunangan memendam r i n d u . Mari pahlawan mujahid budiman. Masa Nabi gob lom nyata. tetapi tidak berhasil. Tuan puteri rindu menanti. bahwa tentera kafir yang batil pasti kalah. Hadiah jihad mujahid berani. pasukan gajahnya. dimaksudkan untuk perbandingan bagi rakyat Aceh. Pergi oh tuan. 412 . Dayang pelayan gaharu tuanku. Lukisannya indah sekali. A. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 137. Rasalah pahala wahai mahkota. Jiprang Mekkah nanggroe meulija. " (253) Kissah Pasukan Gajah meriwayatkan cerita Abrahah yang menyerang Mekkah dengan. Apalah arti kami ini. Ureueng Makah lija hatee. Bak ureueng M a k a bek meud'aqwa.Berbahagialah tuan pahlawan kami. (253) (254) A. (254) Digambarkan dengan indah sekali bagaimana kehancuran pasukan gajah A b r a h a h : Mitshee kissah Ashabul F i l i .

Burung ababil terbang menyerang. Hancurkan musuh kafir celaka. Mundur teratur keluar kota.Cicem hidjoo Tuhan surooh. Gegap gempita dipadang raya. Mitsee gurooh lam blang raja. Jang tinggal hidup sedikit hanya. Laeen tan lee laxin-laxa. Dengar saudara kabar berita. Orang Mekkah geger ketakutan. Tinggay bangkee dum meukeuba. Memerangi Mekkah tanah mulia. Penduduk Mekkah jangan bicara. Kafee bajeueng habeeh matee. Terjemahannya : Laksana kissah pasukan gajah. Kafir celaka musnah binasa. 413 . Masih dalam kandungan Ummah. Sidroe tinggay h'ana matee. Jisrom gon batee h'ana teudooh. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 140-141. Ingin rubuhkan bangunan Ka'bah. Puluhan ribu hancur berderai. Musuh siap akan menyerang. Sebelum Nabi lahir kedunia. (255) (255) A. Badan terkapar bersusun bangkai. Kafir celaka musuh A l l a h . Laksana guruh geggarkan dunia. Jue poh musooh kafee tjilaka. Lemparkan batu ulang berulang.

" A m p o o n meu'ah meuribee kali. sampai lahir dua anak. 414 . H'ana loon turi po meukuta. Woe bak Tuhan Rabbul ' A l a ." Po sambinoe tanjong laju. sehingga syahidlah dia. Teuma marit puteeh liceen : "Wahee poleem pane gata?" " S a ' i d tahee jooh njan siat. Tetapi sebelum sempat tidur setempat dengan isterinya. Meugah sjahid didalam prang. " H ' a n a taturee uloon sidroe. " Tekap bibi teugantjeeng gigoe. namun tidak seorang wanitapun yang mau bersuamikan dia. Tan lee umu tinggay doonja. akhirnya perkawinan jadi juga. Maneh reunom ngon ie muka. H a l ini diadukan kepada Rasul. Po Sambinoe hatee suka. Inong sasat pane gata. Nyoekeuh lakoe nyang that h i n a . Sa'id teukheem ka teusinjom. sehingga Rasul terpaksa turun tangan dengan memerintahkan seorang sahabat agar mengawini puterinya yang cantik jelita dengan budak hitam Sa'id Salmi. " (256) Ibid: halaman 155-157. dilukiskan pengarang sangat indahnya : Hingga sampoe pintoo inoong. K a teuceungong po jroh rupa. Sekalipun pada mulanya enggan.Kissah Sa'id Salmi melukiskan riwayat seorang budak yang hitam pekat. yang sekalipun dia telah masuk Islam. Ubak judoo dengon nisa : "Gata meugah wahee teungku. Kemudian dia hidup kembali dan pulang kerumah isterinya. Sa'id berangkat ke Medan perang. (256) Percakapan antara Sa'id dengan isterinya pada malam pertama dia hidup kembali.

" Terjemahannya : Setelah pintu dibuka dara." Dara jelita bijak berperi. Teungku syahid dimedan perang. Kemudian senyum terlepas sayup. Kakanda tercinta kenal tiada. Inilah suami dagang yang h i n a .Beuthat meunan po sambinoe. tanya suami kabar berita : "Terbetik berita diangin selayang. Tuhanku Rabbi limpah kaya. Ureung Syahid na tatukri. " Terkatup mulut gigit gigi. Neupadok droe bak doonja nyoe. Kakanda tuan pulang kebaka. Tuhan sidroe limpah kaya. Gadoh ingat diloon nyang na." 415 . Mengapa dara sasat periksa. Berdatang sembah pocut jelita: "Gerangan siapa abang i n i ? " Sekejab Sa'id heran ta'ajub. Meunan bagoe but Rabbana. Canda bergelut dibibirnya : "Tidaklah tuan mengenai kami. Tuan puteri hati gembira : Ampun ma'af junjung duli. Kamoe muwoe bak Hadlarat. Badan terkapar nyawa tiada. Tercengang rupawan tanya dihati.

Leumah jooh njan bijen mata. Terasa sepi ingatan tiada. Kami kembali keharian Ilahi. Rabbul Jali Mahakaya. Geuplung pantah teuma sigra. (257) A. panggilan jihad membawa dia ke medan perang. (258) Peristiwa dikuburan ini dilukiskan pengarang sangat indah dan mengharukan : Teungoh poh droe apooh apah. Pahlawan syahid tahukah-adik. (258) A. Selama sang suami dimedan perang memerangi kafir. didapati rumahnya kosong sepi. Alangkah sedih dan terharunya sang suami/calon bapak waktu pulang setelah usai perang. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 198-199. isterinya bersalin yang gagal. anaknya bangkit dari kubur hidup kembali." M e s k i demikian adikku jauhari." (257) Kissah Budak Mati Hidup Kembali melukiskan sepasang suami isteri yang telah tua tetapi belum lagi mendapat anak. Oh trooh neuplung teungku keunan. Meuhey Allah h'ana reuda. isterinya telah meninggal. dimana sebelum anaknya sempat keluar dari perut. Teuduk sidroe atueh kubu. siibupun meninggal dan dikubur bersama bajinya yang masih dalam kandungan. 416 . kecuali setelah usianya lanjut barulah doanya makbul. Terlindung dari dunia terik. Sebelum Isterinya bersalin. Waktu berziarah kemakam isterinya setelah matahari terbenam. isterinya hamillah. Tuhan Chaliq limpah kurnia. Leumah bak kubu hu meujeureulah. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 213-214. Mahakuasa atur segala. Tan lee ibu po jroh rupa.

Tinggay meung budak po jroh rupa. Nampak cahaya dikubur cerah. Lekat dimulut cicip gairah. Teungku kesana Iari segera. Anak diserah bunda tiada. Tuju meung aneuq tinggay bunda. Sayang bayi ibu tiada. Terjemahannya: Selagi hati diamuk gelisah. Ibu nyenyak dibawah tanah.Kejeud keutanoh ibu sinjak. Kaya Allah Tuhan Pemurah. Memanggil Allah reda tiada. Tinggay puteeng tieq bak babah. Kaya Allah Wahidulqahha. Lupa teungku munajat Allah. Duduk manja sendiri menekur. Budak sendiri menangis tiada. 417 . Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 226-227. Tefkur ta'ajub sampai dikubur. Budak bocah tiada bunda. (259) (259) A. Pentil susu payu bunda. Silap teungku masa neujak. Teudueq sidroe manjak meutuwah. Sinan leumah neqmat syeureuga. Lihat anak budak jelita.

Abdul Karim (Dookarim). pengarang Hikayat Prang Koompeuni. penyair kenamaan. (Dari buku: De A tjeher) 418 .

H a l ini dapat dipahami dari kissahnya itu tidak dicatat sampai berakhirnya perang Aceh. Pulo Sumatra jikeuheudak guncang. Meusyeuhu meugah ban saboh doonya. Trooh u Ierupa nama meuguncang. Jak maniaga nanggroe suloothan. Keudeeh u Daya nanggroe keuluwang. keterangan lanjutan tentang pengarang tidak jelas. yaitu D O K A R I M (Abdul Karim). Kapay di Bumboe dinanggroe Cina. Kissah ini dicipta dalam bentuk puisi dan meriwayatkan peristiwa perang Aceh dengan Belanda semenjak pra-agressi. Muwatan peunooh jiwoe ngon jiba. bahwa beliau lahir sebelum perang Aceh meietus (26 Maret 1873) dan meninggal sebelum Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ditawan Belanda pada tahun 1093. U Banda Aceh jadeh jiteuka. Raja Beulanda jieek gurangsang. Meuneukat murah reundah bukon lee.KISSAH PRANG KOMPEUNI Pengarang Kissah Prang Kompeuni. Sigeunap uroe kapay djiteuka. Are pih sabee nibak timbangan. yaitu diceritakan lebih dahulu pakat pemerintah Belanda di Den Haag untuk menyerang Aceh. R'aqyat that muqa nibak masa nyan. Meunan ka leumah jis'ah lam dada. karena Aceh tanah yang kaya bahan mentah : Pada masa nyan raja that adee. Tetapi. dari kissahnya itu kita dapat menarik kesimpulan. Geunap uroe na troh kapay dagang. Jipeudueq rapat pakat panglima. 419 . H'ana seunabee hukoom that seunang. Teuma teupikee raja Beulanda. Aceh n eurdeehka jikeumeung jak prang.

yaitu Kerajaan Belanda. Tame lom tantra méribee kujan. Sarat muatan datang dan pergi. (260) Sangat leupah kha h'ana soe lawan. U Banda Aceh jadeh tateuka. Rakyat makmur bukan buatan." Terjemahannya: Dimasa itu Rajanya adil. Aceh tareuloh nanggroe tajak prang. Datanglah kapal silih berganti. Ke Banda Aceh tujuannya terang. "Geutanyoe bandum jinoe tabeudoh. Padum nyang r'aqyat nyang kuasa. Cuba takira wahee Kapitan. Hukum berjalan tiada bandingan. Dari Cina maupun India. Sukatan sama dengan timbangan. (260) Yang dimaksud mungkin Koningkrijk der Nederland. Negeri Sulthan jadi tujuan. 'Oh saree habeeh bandum meusapat. Dagangan murah tiada bertamsil. Juga ke Daya. Masa nyan deelat phoon buka kalam. Kapal dagang datang berulang.Raja Kuneng masa nyan raja. Tatimang beujroh sabda loontuwan. R'aqyat dum taba dengon Sireusan. 420 . Gata Rasid'en seureuta Uboh. Teuma 'oh lheuh nyan laeem takira. negeri Keluang." Teuma jiseuoot jisamboot sabda : " L o m o n g ribee sa sidadu sajan.

Menyerang Aceh tujuan utama. Nafsunya besar tiada terlawan. Pulau Sumatera haruslah diserang. Belakang nanti ditambah berganda. Tokoh Utama dalam hikayat ini bernama Abdul Risyad. jurubicara Kerajaan yang bertugas mendakwahkan rakyat untuk memenuhi panggilan perang. Hendak menyerang Aceh Merdeka. Tokoh Abdul Risyad seorang yang ahli bicara. Demikian bisikan didalam dada. Bersabdalah baginda mengarah tuju. Di Eropah sana namanya terpampang. Mengenai dengan ini dilukiskan pengarang : 421 . Raja Belanda dirangsang nafsu. Tuan kutunjuk pemegang kendali. Raja Belanda dimasa itu. maka dikissahkan pula persiapan-persiapan di Aceh sendiri untuk menghadang agressi Belanda. Sabdaku ini laksanakan segera. Putuslah pakat dengan panglima. Terpikirlah dihati raja Belanda. Puluhan ribu diantara segera. Rencanakan pasti sekarang jua. Siapkan tentera dengan perwira. alim dan tajam lidahnya." Sabda raja disambut perwira : "Limaribu saja cukuplah sementara. Ke Banda Aceh arah kan tuju." Setelah pengarang meriwayatkan pakat Den Haag dan persiapanpersiapan Belanda untuk menyerang Aceh.Aceh masyhur keseluruh dunia. Cukup berapa jumlah serdadu. Kepada perwira segala angkatan : "Kita bersiap sudahlah pasti.

H'anjeued takalon meutareek hila. Ureueng nyang syahid dalam prang sabi.Bandum ka siyap alat sinjata. Abdul Risyad nyang peugah haba. Deungon peukajan bandum bak asoe. 422 ." Terjemahannya: Lengkap sudah alat senjata. Soe-soe nyang pandang silala mata. Mitsee ceureumeen kuleet dibadan. Abdul Risyad tampil bicara. Ayat neubaca peureuman Tuhan : "Nyangkeuh wahee po beuna neupikee. Watee geutanyoe tamasook lam prang. H'an peue peurunoe aneueq syeuruga. Rata bak jaroe deungon bee-beewan. Budiyadari tadeungo loon kheun. Budiyadari keunan trooh teuka. Dalam seureuga neq mat h'an sakri. Budiyadari geubrie keugata. Geupreh Beulanda Pajan trooh datang. Membaca ayat firman Tuhan. Jitajoo bandum meurungkhom-rungkhom. Sibaranggasoe geujak Prang Sabi. Peureuman Rabbi meunan meusabda. Bandum neupeutroon dalam seuruga. Dudoe Tuhan bri balah seurga. Bandum gata njan dalam syeuruga. Kedatangan Belanda pasti dihadang. Nam tamsee buleuen limpah Cuaca.

Firman Ilahi demikian sabda : Siapa berjihad membela agama. Bidadari datang berlomba. Tentang gaya pakaian dibadan. 423 . latihan-latihan tentara diperhebat. Memancar cahaya laksana bulan."Renungkan makna. Setelah itu pengarang melukiskan bagaimana gegap gempitanya persiapan perang. Dulu mendulu rebut-rebutan. Diuloon jinoe loon jak upasi. Badan yang syahid disambut sitti. Para perajurit yang akan masuk latihan berat dan seterusnya akan bertempur. seluruh kekuatan rakyat. Loon lawan kafee asoe neuraka. sama pulang kerumah untuk pamitan dengan isterinya. saudara-saudara. Dibawa angin dari sorga. "Tadeungo kamoe hee judoo badan. Semua kita dibalasi sorga. Asal rela ikut berperang. Rata jari menaburi wangi. Kulit badannya cermin umpama. Bidadari cantik rupawan. Keadaan sudah dalam siap tempur. Indahnya rupa seperti kata. Tarik menarik sama menghela. Gaki ngon tanganloon tabooh gaca. Tiada terkata nikmat sorga. Silau mata orang memandang. pemudapemuda dipanggil untuk dilatih. lahir batin dikerahkan. Diakhirat nanti pahala sorga. Jangan ditanya dara sorga.

Jikoh lee tihang kapay Belanda. maka sampailah lukisan kepada saat yang dinanti-nanti. Pujoe hadlarat Tuhan nyang Asa. Kaki dan tanganku di naikkan segera. Kalaupun tidak adindaku tuan. 424 ." Oh ban neupeulheuh raja meuriyam. Bak nyang geutakat h'ana meuriba. Kakanda sekarang akan berjalan. Neumat ngon tunam neupasang nubat. yaitu agressi Belanda yang pertama pada awal April 1873. Dilukiskan sangat indahnya pertempuran laut yang dahsyat: Toot Kuechik Baloon nyang pasang nubat. "Wahee ya Allah neutuloong hamba. dimana Belanda terpaksa lari kelaut kembali karena banyaknya korban. Kafee beedeu'ah neubree beupahna. Droekeuh sidroe njang eu nyang papah." Setelah diceritakan persiapan perang kedua belah pihak. Kalau baik untungku badan. Kalam beureukat bak ureueng tuha." Terjemahannya: "Dengar gerangan adikku tuan. Jakalee h' ana hee bungong riwat. Uroe acheerat tameunging mata. Berjumpa kita diakhirat nanti. Loon teumee riwang adoe bak gata. Seureuta dengon meuucap syahdat. Izin Tuhan kakanda kembali. Sureuta geukheun dengon Bismillah.Watee na tuwah hee judoo badan. Memerangi kafir penghuni neraka. yang mengalami kegagalan total.

H'antom lee tangkoh banduwa tantra. Sigala r'aqjat meungucap syukoo. Memuji hadlarat Tuhan Esa. Takalon geucooh meuriyam lila. Beudee didarat pih h'ana teudooh. Teuma neupeuleueh ngon putroe hijoo.Teuma geupeulheuh lada sicupak. Tihang teupeuroo kapay Beulanda. Sinoe didarat pih h'ana teudooh. 425 . H'ana geupiyoh uroe ngon malam. Malingkan Allah nyang thee sibeuna. Allah Ghafurun neutuloong hamba. Sideeh dilaoot meuriyam jityooh. Suara leusooh lam awam miga. Diyee ngon paroe jimeukeurija Terjemahannya: Keuchik Baloon yang pasang nubat (261) Tanda berkat dari rang tua. Kafee nyang matee h'ana eek soe peugah. Aneueq meuriyam tamtsee ujeuen tooh. Masa nyan ka prang ya salee 'ala. Eungkoot dilaoot mangat that hatee. (261) Sejenis meriam. Beudee dilaoot pih h'ana reunggang. Suara meugrak lam awam miga. Teuka reuzeuki Allah karoonja. Bumoe meunguncang meugisa-gisa. Seraya mengucap Kalimat Syahadat. Ie dalam laoot ka habeh cekoe. Na tamtsee gurooh meunan umpama.

(265) Siang malam berhenti tiada. 426 . Oh. Tuhan Pengampun Penolong hamba. Mengucap bismillah mohonkan berkat. Yaitu meriam terbuat dari baja. Nama meriam pemberian Sulthan Turki pada zaman Pemerintahan Sulthan Al Kahar. Pelor meriam bagaikan hujan. Surat getarkan awan mega. Dilaut meriam simbah menyimbah. Rakyat segala syukurkan Allah. Bedil dilaut ganda berganda. Hancur berserak kapal Belanda. Kemudian dipasang Lada Sicupak (263) Suara mengarak awan miga. (262) (263) (264) )265) Semacam senjata tajam. pasang nubat. Bermain dahsyat meriam lila." Demi dipasang raja meriam. Kafir mati tiada terkata.Pegang tunam (262). Puteri hijau (264) kemudian bergerak. Nama sebuah meriam besar. ya Allah limpahkan kurnia. Perang mendahsyat ketika itu. Hebat kuat kedua tentera. Bedil didarat teduh tiada. Engkaulah hanya Pelindung alam. Patah tiang kapal Belanda. Didarat pelor terus berhamburan. Laksana guruh gegar membahana. Hanya yang tahu Allah Ta'ala. Goncang bumi amatlah seru. Menyentuh tepat sasarannya. Binasakan segera kafir celaka.

dimana satu persatu kota direbut kembali dari serdadu Belanda. Beueek trooh sampoe hajat banpinta. juga pada waktu Teungku Chik Tiro memegang pimpinan perjuangan rakyat Aceh. Teuma neubeuoot jaroe duwa blah. bagaimana Panglima Abah melapurkan kepada Teungku Chik Tiro waktu dia akan berangkat kemedan perang. Berpesta ria hiyu dan pari Demikianlah dalam kissah Prang Kompeuni ini kita dapati lukisan-lukisan yang hidup padu. Beueek silamat tajak ngon tawoe. baik peristiwa-peristiwa waktu agressi pertama. Rezki datang kurnia Ilahi. Paleuet teulinteueng hatee that suka. Sebagai penutup uraian mengenai buku Kissah Prang Kompeuni. Panglima Abah bijak lagoena : "Ampoon hee teungku guree loontuwan. baiklah saya kutip lagi sebuah lukisan." Teungku Chik Tiro neuseuoot reujang : "Pakri reumbang aneuq bak gata. Uloon ngon rakan rampah Beulanda. Laju neupeugah chaba sibeuna." 427 ! . serta betapa indahnya doa Teungku Chik : 'Oh ban saree troh Panglima Abah. Sira dilaman jak cok haliya. Keahlian pengarangnya dapat mengutarakan peristiwa-peristiwa dalam perang Aceh seakan-akan hidup didepan mata. Suka that kamoe ngon jinoe reujang.Ikan dilaut bertepuk gembira. Laut biru memerah rupa. Uloon hee aneuq hatee that teuleueng. Loon keumeung jak cok keutila bawang. ataupun kejadian-kejadian dalam masa agressi kedua. Kareuna reumbang keunong keutika.

Sayang sekali. karya sastera yang begitu indah dan sangat bernilai tidak diketaljui siapa pengarangnya. Tempat dan masa kejadian. oleh pengarang dinyatakan sebagai berikut: (266) Yang dimaksud dengan ketela. Dalam naskah hikayat ini yang ada pada saya tiada tersebut siapa pengarangnya. " Teungku menjawab penuh sasat: "Kepada anakda terserah kini. bahwa tempat kejadiannya adalah di Aceh. Hayat pinta segera panjatkan. Hajat kan ambil keteladan bawang. Panglima Abbas bijak bicara : " A m p u n kiranya Teungku guruku. Disampaikan hajat segala pinta.Terjemahannya: Demi sampai Panglima Abbas. Dari segala peristiwa-peristiwa yang dihikayatkan didalamnya kita mengetahui. Kami kan pergi peretili Belanda. Hatiku tertadah anakku tuan. Menjunjung tangan angkat keatas. demikian pula dalam naskah yang telah dicetak dalam huruf Laten pada tahun 1928. Saat baik sekarang i n i . Semoga anakku diselamatkan Tuhan. Rindukan kami segera berangkat. Tangan terbuka mohon sempena. bawang dan jahe yaitu alat-alat perlen Belanda yang hendak dirampas. Mengenai dalam zaman mana terjadinya." HIKAYAT PUTROE GUMBAK M E U H . 428 . (266) Demikian pula jahe halia.

Pada waktu negeri Gulitan Sagoop diperintah oleh raja yang bernama Chamsoolkasara. saya berpendapat bahwa cerita ini terjadi dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a dan Sulthan Iskandar Sani. Ringkasan cerita. dan pada masa Nabi Sulaiman belum ada Quran lagi. bahwa cerita ini terjadi dimana pemerintahan Nabi Sulaiman. pemerintahan berjalan baik. umpamanya bahwa Putroe Gumbak Meuh seorang puteri yang amat salih. Masa pemerintahan Nabi Sulaiman. semalam suntuk membaca kitab suci A l Quran. Karangan ini disusun pengarangnya dalam akhir pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. Pengarangnya ahli sekali menyusun hikayat ini dalam puisi yang sangat indah. hal mana bertentangan dengan peristiwa-peristiwa yang diceritakan didalamnya. Demikian kissah dalam berita. Kon beurakah hee syeedara. Y o h masa nyan geucalitra. Bukan dongengan wahai saudara. Oleh karena itu. raja adil. Terjemahannya: Cerita purba akan kukabarkan. yang sekalipun sifatnya fiktif namun berdasarkan fakta peristiwa dalam bentuk khayal masuk akal disamping ada juga khayal tak masuk akal atau dongeng.Chaba jameun uloon peugah. negeri makmur dan rakyat senang. Jadi. yaitu Ratna Dewi 429 . saya berkesimpulan bahwa yang disebut Nabi Sulaiman maksudnya Raja Sulaiman nama kecil Sulthan Iskandar Muda. Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan kandungan isinya. Sekalipun raja mempunyai dua orang permaisuri. Masa cheurajeuen Nabi Sulayman. sedangkan Quran turunnya dalam Masa Nabi Muhammad. Dikissahkan pengarang.

raja kawin untuk ketiga kali dengan seorang puteri yang bernama Syah Keubandi. karena ingin hendak menjadikan bayi-bayi itu anak 430 . karena tidak berapa lama kemudian Syah Keubandi pun hamil. digunakan oleh kedua permaisurinya yang mandul itu untuk menyingkirkan Syah Keubandi dari kehidupan istana. karena semenjak Syah Keubandi hamil kedua mereka sudah sangat benei dan iri hati kepada madunya yang telah berhasil memberi keturunan kepada raja.dan Kancan Ansari. Berhari-hari mereka menunggu istana Syah Keubandi. Untuk itu raja dengan para menteri dan pawang rimba pergilah kerimba untuk memburu rusa. yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Maksud raja berhasil. dikadunya kepada baginda Syah Keubandi adalah perempuan sihir. Syah Keubandi dipenjarakan dan raja kembali hidup bercinta-cinta dengan mereka. sehingga hanyut kemuara. yang bersikap pura-pura sayang kepada Syah Keubandi. Masa kepergian raja kerimba raya. sembilanpuluh sembilan orang laki-laki dan seorang yang bungsu perempuan. namun raja tidak berhasil untuk mendapat anak. Muara sungai Adan adalah tempat sepasang Gogasi (Orang Raksasa) bermain-main dan mandi. Bersalinlah Syah Keubandi dengan dibidani oleh kedua madunya. Dalam masa hamil tua. Atas persetujuan Perdana Menteri dan para Ulama. Oleh Ratna Dewi dan Kancan Ansari. mereka kumpulkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa serta ditaruh dibawah tempat tidur Syah Keubandi. tetapi dilarang oleh Gogasi perempuan. diambillah oleh Gogasi perempuan dan dibuka. dilihatnya seratus bayi yang cantik-cantik. Untuk ganti keseratus bayi itu. Dihasut raja demikian benei kepada Syah Keubandi dan kembali mencintai mereka. Memang usaha mereka berhasil. diambillah keseratus bayi itu dan dimasukkan kedalam satu peti besar serta disuruh lemparkan kedalam sungai Adan. dia hanya melahirkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa. menanti saatnya bersalin. karena kedua permaisuri itu mandul. Kebetulan waktu hanyut peti seratus bayi sampai dimuara sungai Adan. Setelah raja kembali dari rimba dengan membawa berpuluhpuluh ekor rusa. Gogasi lelaki mau memakannya. Syah Keubandi ingin makan daging rusa. Diluar dugaan Syah Keubandi melahirkan seratus orang anak.

yaitu membebaskan ibunya. Demikianlah. tiap hari juga burung Bayan mengajar Putroe Gumbak Meuh membaca Quran. Pemuda berasal dari negeri Seumanta Indra. pada waktu pandang pertama jatuh ketika para pelajar dayah tersebut dijamu makan dalam istana.demikian nama puteri yang bungsumenceritakan bahwa Gogasi itu bukanlah orang tuanya. sebab kedua Gogasi itu belum punya anak lagi. sekalipun telah beribu-ribu ditunjuk pemuda-pemuda bangsawan yang gagah-gagah dan tampan. sedang ibunya bernama Lila Geunta. kalau tidak karena seekor burung Bayan yang datang tiap hari kepada Putroe Gumbak Meuh . Cerita ini disuruh sampai oleh burung Bayan kepada sembilapuluh sembilan saudaranya. berbagai kitab agama dan ilmu-ilmu lainnya. Pulangnya seratus putera/puteri Raja itu membuat negeri Gulitan Sagoop bertambah makmur dan maju. yang sekalipun pada mulanya keberatan. akhirnya sampailah mereka kenegeri Gulitan Sagoop.mereka. setelah dibekalinya dengan bermacam ilmu mantra dan diberikannya kepada Putroe Gumbak Meuh sebentuk cincin bermata hikmat untuk membela diri dari segala marabahaya. dipelihara dengan cinta kasihnya sehingga mereka besar menanjak remaja. Akhirnya tuan puteri jatuh cinta kepada seorang pemuda yang sedang belajar pada satu dayah Teungku Chik yang bergelar Syiah Ulama. Pada suatu hari mereka minta izin pada kedua Gogasi untuk kembali sebentar kenegerinya. setelah menghadapi bermacam bahaya dalam perjalanan. Kecuali cerita asal usulnya. seorang puteri bernama Sithoon 431 . dan setelah bebas hidup rukunlah dengan kedua madunya. tetapi tidak seorangpun yang disetujui oleh puteri jelita itu. yaitu negeri kayangan. Raja Lila beranak dua orang. dan dengan suatu cara yang ajaib terus diketahui oleh ayahnya dan para Menteri. putera dari rajanya yang bernama Raja L i l a . Keseratus mereka mengira bahwa mereka betul-betul anak Gogasi. namun akhirnya diizinkan juga. Demikianlah seratus bayi menjadi anak Gogasi. Usaha mereka yang pertama. Diceritakanlah segala asal usulnya dari awal sampai diambil Gogasi. Raja hendak mempersuamikan Putroe Gumbak Meuh.

Putroe Gumbak Meuh pun hamil. kenegeri Gulitan Sagoop. ayahnya Putroe Gumbak Meuh. keadaan berobah. Raja Cina yang rakus wanita cantik. Lila Bangguna didunia menetap di negeri Gulitan Sagoop dan belajar pada Dayah Teungku Syiah Ulama. L i l a Bangguna minta izin kepada kakaknya Sithoon Geulima akan pergi kedunia untuk belajar. 432 . Terjadilah peperangan yang dahsyat antara tentara Cina dengan tentara Gulitan Sagoop yang banyak makan korban. dan setelah lahir diberinya nama Meurak Diwangga. Percintaan mereka disetujui oleh raja Chamsoolkasara. Setelah mendapat izin. terbanglah dia kenegeri Seumanta Indra. puteri Sithoon Geulima benei kepada Putroe Gumbak dan diusahakanlah untuk mengawinkan adiknya dengan puteri kayangan. seperti yang diceritakan diatas. dan berakhirlah cerita yang indah itu. Lila Bangguna minta izin sebentar pulang kekayangan. Setelah keduanya remaja. Kemudian Lila bersama Putroe Gumbak Meuh kembali kedunia. Kepada pemuda L i l a Banggunalah jatuh hati puteri Gumbak Meuh. dan hidup senang disana. yang tidak berapa jauh dari istana Chamsulkasara. mulanya hidup mereka rukun damai bersama dengan kakak L i l a Bangguna puteri Sithoon Geulima. Setelah selamat dari bencana cina yang terakhir i n i . ayah bundanya meninggal dunia. bersiap untuk merebut Putroe Gumbak Meuh. negeri Seumanta Indra. Perkawinan itu digagalkan oleh saudara-saudara Putroe Gumbak Meuh yang dengan cara rahasia telah terbang ke Seumanta Indra. Kecantikan Putroe Gumbak Meuh telah masyhur keseluruh dunia. Dinegeri Seumanta Indra. untuk melihat kakaknya. dan diresmilah perkawinan mereka dalam satu upacara yang sangat hebat. yang dengan keberatan akhirnya diberi izin juga dan Sithoon Geulima memerintah negeri Seumanta Indra.Geulima dan yang bungsu putera bernama Lila Bangguna. sehingga raja Cina mati terbunuh dan tentaranya mengalami kekalahan dahsyat. sampai-sampai kenegeri Cina. Satu kali pernah sampai direbut Putroe Gumbak Meuh oleh Raja Cina dan dibawa kenegerinya dalam peti Kaca. yang disusul oleh isterinya yang punya cincin hikmat. tetapi dapat direbut kembali. maka tidak berapa lama kemudian. Setelah beberapa waktu kawin. bangsanya sendiri. Tetapi akhirnya.

Beureukat tabir hitam mirah. Nyan keuh teumpat jak eek haji. Silaweuet saleuem keu Muhammad. Keu Muhammad silaweuet Nabi. yaitu kebenaran Islam. Mukaddimahnya yang sudah merupakan sebuah mukaddimah dari satu kitab tasauwuf. Beureukat Ka'bah kubu Nabi. disamping adanya tokoh-tokoh jahat dan berakhlak jahat. Naggroe Makkah tanooh suci. Ditanyoe tan ubee padee. Lheueh pujoe Allah A h a d . Loon pujoe Allah Tuhan yang Ghani. Bandum pujoe mileek Tuhan. Umar. oleh pengarang telah dilukiskan dengan sangat indahnya dan hidup padu dalam ben tuk puisi yang mengagumkan. Serta A l i sahabat janjoongan.Segala neristiwa-peristiwa dalam hikayat ini. menjalankan hukuman-hukuman Agama Islam. Penghule ummat dum barangri. Ngon Bismillah loon puphoon surat. Abaubakari. Semangat Agama. yang telah saya ikhtisarkan itu. Bahwa hikayat ini berjiwa agama sudahlah pasti. Nama Allah kalam yang suci. Ngon beureukat Ka'batullah. 433 . karena tema dari hikayat lukisan daripada seorang raja yang adil dan tokoh-tokoh lain yang berakhirlah baik. dimana dalam perjuangan antara baik dengan jahat akhirnya dimenangkan yang baik. Beureukat hijeer ngonAsuwad. Ngon beureukat kalam rabbi. Usman. sudah meyakinkan bahwa tema dari hikayat ini adalah perjuangan antara A l Haq dengan Bathil: Wabihi nasta'inu billahi 'ala. Lheueh nibak nyan Alhamdullillah.

Segala puji miliknya Allah.. Memuji Allah Mahakaya. Umar.Beureukat eentu Nabi Adam. Sesudah memuji Allah Ahad. Setelah mengucap Alhamdulillah. j ^ ^ a .^ iÈ-Ausw^ó oogW . Usman dan Ababakari. Banduwa ngon Tuwan Siti. f - . Serta Ka'bah dan makam Nabi. Dengan Ka'bah tumpuan uirunat. Terjemahannya: Kepada Allah kumohon bantuan.i(srl >o jlfit Jeqmual Ausi nis^H t3 u d i ri£tf s)j m l u s S 43. Salawat salam kepada Muhammad. Y a Ghafur Tuhanku Rabbi. Berkat restu kalam Ilahi. Panghulu ummat dialam ini. Loon qishah raja ngon puteri. Kepada A l i doa selamat.iouz rioonBl rfe^jleM soiggBH Berkat tabir hitam merah. ^ Tempat ummat tvmaikan haji. D i negeri Mekkah tanah^sucj.4. Diiringi tahniah kepada Nabi. L o m ngon bapa duwa ngon oommi. Berkat batu hijir A ^ d ^ . Y a Allah Wahidulqahar. Kita hamba tak punya apa. Kalam Allah kata yang suci. Beureukat keuramat dum eeliya. Dengan nama-Nya dimulai suratan. Neubri beutrang hatee hamba.

Puteri jauhari latih badan. Berkat keramat Aulia kiram. Berikan hatiku tawajuh kekal. salawat Muhammad. 435 . Ya Allah. Sunttok buleuen geunap uroe. Cut putroe ti aja badan. Pujoe Allah Muhammadan. sepanjang bulan. Tuwan putroe beuet Qeuruan. Membaca Quran. Bu neupajooh h'ana torn troe. Terbenam dalam memuji Tuhan. Makan nasi kenyang tiada. Bersama ummi Siti Hawa. Puji Allah. Terjemahannya: Seperti pesan burung bayan. Teulhee uroe saboh ruti. Kesimpulan yang telah saya ambil diatas ini menjadi lebih nyata setelah membaca sifat-taqwa tokoh utama Putroe Gumbak Meuh : Ban nyang ciceem aruwah. Teutap putroe lam 'ibadat. Menyurati kissah raja dan puteri. puteri ibadat. Tiga hari sepotong roti. Neuthee Allah ngon Muhammad. Tiap hari. Penguasa Tunggal.Berkat Datu Nabi Adam. Laeen samad bandum simpan. H'ana ingat sikalijan. Dawoo laloe pujoe Tuhan. O ya Tuhan Ilahi Rabbi. Serta afwah ibu dan bapa.

Jeup-jeup teumpat neupham jinoe. Yang lain lupa segala. Mengenang Allah dan Muhammad. Eleumee Ladoni pih ka sampoe. Kesimpulan saya itu lebih menjadi kuat lagi setelah mengetahui pendidikan yang diterima oleh tokoh utama seorang lagi.Puteri tetap dalam ibadat. Neubeuet matan Jaroomiyah. Lila bangguna jeud lee sigra. Hatee Chusyhueq ngon saleh that. eleumee heekeumat. Peurintah haq po geutanyoe. Lalai tiada sekejap mata. eleumee falak. Eleumee haqiqat ngon maqrifat. Nyankeuh raja nyang mubudhoe. Eleumee sulook pih ka muphoom. Lila Bangguna: Teulheueh nyan neubeuet Queruan raja. Eleumee mintra. Seumah hadlarat malam uroe. Teuma neubeuet lee ngon Sirath. Thatbakeuti raja nanggroe. Eleumee hukoom pih ka raghoe. Neumeuhidja malam uroe. Mutammimah pih ka sampoe. 436 . Areeh sangat poo samlakoe. Eleumee nudjum. Dum peue bijak po samlakoe. Eleumee tasawoof pih that ahli. Ngon Alfiyah hafay jinoe. Aqay liseek dengan cangklak. Neubeuet Mantheq deungon Ma'ani.

Tekun bakti raja muda. Ilmu hukum mendalam pula. Ilmu falak. Ilmu tasawuf segala ahli.Terjemahannya: Setelah itu belajar Quran. Jalankan haq kebenaran Ilahi. maka saya berkecendrungan bahwa yang dimaksud oleh pengarang dengan : 437 . Raja budiman berakal budi. Akal cerdik. Arif sangat muda jauhari. ilmu alat. Sembah Hadlarat tiada khali. Siang malam mengulang kaji. bijak bicara. Ilmu Suluk sudah mafhum. ilmu nujum. Hati tunduk. Alafiyah lagi hafal segala. saleh takwa. Mutammimah kemudian tambah pula. Ilmu Laduni lengkap semua. dan meneliti sifat-sifat dan watak tokoh utama yang bermain dalam kissah ini. Matan Jarumiyah sudahlah tammat. Lila Bangguna cepat hafalan. Lila Bangguna paham mengerti. Segala rukun paham merata. Kemudian belajar kitab Sirath. Ilmu hakikat dengan ma'rifat. ilmu hikmat. Setelah memperhatikan peristiwa-peristiwa dan hal-hal yang diketengahkan dalam hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Belajar manthiq dengan ma'ani. Khamsoolkasara adalah Iskandarmuda.

b. Manyang lamboong h'ana sakri. Tujooh bandja geupeget geudoong. yaitu Kerajaan Perak Malaya. Me meuneukat tiep-tiep hari. umpamanya : a. Peukan rame that meusjeuhu. Seumanta Indra. Kapay Inggreeh dum keumari. yaitu Kerajaan Aceh Darussalam. e. suami Safiatuddin. c. Tangan murah Raja nanggri. Tabloe sigupang ladoom dijibri.a. Gedoong ija dummeuriti. karena hal keadaan yang dilukiskan dalam hikayat ini. Raja Chamsoolkasara. yaitu Sulthan Iskandarmuda Dermawangsa. Peukam rame that meujeuhu. Tentang lukisan Kemakmuran : Ngon hareuta that bahroollah. Negeri Gulitan Sagoop. Rukoon aweueh hailya bawang. d. yaitu Sulthan Iskandar Sani bin Sulthan Ahmad Perak. Jime ija hitam puteeh. Lila Bangguna. Keude le that h'ana tara. yaitu Puteri Pahang. banyak sekali perserupaannya dengan hal keadaan Aceh dizaman pemerintahan Sulthan Iskandarmuda. f. Barat timu ureueng peureugi. Kecendrungan saya ini. Kapay kleeng ngon kapay Arab. Puteri Sjah Keubandi. Nanggroe maqmu h'ana sakri. Putroe Gumbak Meuh. yaitu Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin. 438 .

Tentang penolakan abang Putroe Gumbak Meuh untuk diangkat menjadi raja waktu ayahnya meninggal. Meunan teungku bak loon kira. b. Bek Chalifah neubooh kamoe. Toko banyak tara tiada. suami Safiatuddin. Pasar ramai mashur nama. Gedung berderet penuh berisi. Nyankeuh raja peutimang nanggroe. sedangkan mereka cukup menjadi panglima saja. kapal Arab. Bawa dagangan sesuntuk masa. Kota mashur ramai niaga. Raja adil berhati murah. Bertingkat melambung tinggi. Beli sigupang hadiah lagi. Apa kata hikayat: Aduen putroe beukatalah. Kapal Keling. Hayad uloon hee syeedara. Ketumbar jahe bawang segala. Jipeugah bak wazi meuntroe. Raja muda paruy kamoe. setelah wafat Iskandar Muda. "Neudeungo teungku meutuwuh. Kapal Inggeris berlabuh segala. 01-439 . malahan mereka menganjurkan agar Lila Bangguna suami adiknya diangkat menjadi Sulthan. Timur dan barat datang ziarah. Bawa kain hitam putih. Negeri makmur segala jadi. Tujuh baris berjejar rata. Hal ini ada persamaan dengan pengangkatan Iskandar Sani.Terjemahannya : Negara kaya laut umpama.

Demikian pakat kami semua." Abang puteri demikian peri. Kepada Lila suami adinda. Beurayek sinjak geunantoe du. Reumbang buleuen keunong uroe. Beudjeued aneuq keu uleebalang. Nyang cheurajeun judoo putroe. Jak kutimang bungong meulu. 440 . Sampaikan pada Perdana Menteri: "Dengarkan kami Teungku Perdana. Bek keeng-keueng nanggroe njang raja. Terjemahannya: Abang puteri demikian berkata.Neujook gampoong deungon mideun. Jangan kami menjadi raja. Serahkan dia pimpinan negara. Dirembang bulan baik ketika. Serahkan kampung kerajaan ini." Daleem putroe meunan jikheun. Patah Cabang angin raya. Raja M u d a ipar kami. Meutabu seulanga dara. Sebagai penutup pandangan mengenai Hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. baiklah saya turunkan serangkaian pantun Putroe Gumbak Meuh mendendangkan puteranya Meurak Diwangga. pantun-pantun mana mencerminkan betapa besar cita-cita Putroe Gumbak Meuh (Ratu Safiatuddin) agar putera bangsanya menjadi pahlawanpahlawan yang berguna bagi bangsa. Hee teungku Meurak Diwangga. negara dan agama : "Jak kutimang bungong mancang. Daulatkan wahai para Menteri.

Mari kubuai bunga murung. Bertabur dilaman selanga dara. 441 . Mari kubuai bunga rihan. Cabangmu patah angin raya. Bunga tanjung harum baunya. Pegang gayam pimpinan negara. Beuna 'umu gata intan. Tasiboe aneuq lee gata " Terjemahannya: "Mari kubuai bunga embacang. Beujeued rakan dum na banta. Anakku menjadi Hulubalang. Semerbak baumu dikala senja. Bee meudr'am-dr'am teungoh sindja. Ditiap kampung tegakkan agama.Jak kutimang bungong muroong. Wazi raqyat gadli meutroe. Jadikan kawan segala banta. Wahai mahkota Meurak Diwangga. Mari kubuai melur kenangan. Muda oroe tjabeueng meutangga. Jak kutimang bungong rihan. Inilah amanat ibumu kandung. Meukeupoong bungong keupula. Njoe amanat aneuq bak loon. Lekaslah besar anakku tuan. Jak kutimang bungong pandjoe. Jeub-jeUb gampoong peukong agama. Panjanglah usia puteraku intan.

politik dan sejarah. dan memperhatikan cara mengarangnya kita berkesimpulan bahwa pengarangnya juga hidup dalam zaman kebesaran Kerajaan Aceh Darussalam. Ngon nama Allah zat yang qadim. Perhatikan sebahagian mukaddimahnya: Bismillahir Rahmanir Rahim. Rahmanirrahim sifeuet meulija. hormati anakku dengan ikhlas.Mari kubuai bunga kapas. Romans berangkai yang dijalin dalam hikayat ini. Nyang peujeud agam seureuta ngon dara. 442 . H'ana sisat buet Rabbana. Asoe laoot ngon asoe darat. jadi siapa pengarangnya tidak jelas. Dari isi kandungan hikayat ini. Wazir Menteri Qadli bangsawan HIKAYAT BANTA BEURANSAH " Pengarang dari Hikayat Banta Beuransah ini tidak tercatat pada naskah yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. Langet ngon bumoe ngon asoe alam. Asoealam peuneujeued dum na. Uloon puphoon ngon Bismillah. Qulluhu Allah kufuwan Ahad. terjadi dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. Dipagi hari bertangga awan. mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidang agama. Ngon nama Allah Po nyang Asa. kita dapat menarik kesimpulan bahwa pengarangnya adalah berpendidikan agama yang baik. Beureukat isim njang meulija. Alhamdulillah Pujoe keu Tuhan. Dum peue leungkap neukaroonya. terutama dari mukaddimahnya. Nyang peujeud uroe seureuta malam. Dum mileek Tuhan sit laeen h'ana.

Dum peue leungkap asoe doonya.Djeuneh batee didalam glee. Nama Allah yang Mahaesa. angin membubung. Berkat afwah nama mulia. Dun peue hashee neukaroonya. Berbagai batu diatas gunung. Lengkap sempurna ciptaan Rabbana. Apuy angen neupeuhadlee. Langit bumi isi alam. Neupeudjeued eensan ngon lat batat. Dengan Bismillah Zat Qadim. Neupeudjeued tuleueng deungon urat. Milik Tuhan Mahakuasa. Kurnia-Nya limpah lengkap segala. Katakan: Allah Mahaesa. Kumulai surat dengan Bismillah. Api menyala. Rumput merumpun dibumi rata. Pencipta siang dengan malam. Pengasih Penyayang sifat mulia. Pencipta alam semesta dunia. Manusia segala muda dan dara. Lengkap kurnia Mahakuasa. Terjemahannya: Dengan nama Allah yang Rahim-Rahmah. Penghuni darat tambah samudera. Naleueng awee dalam doonya. 443 . Alhamdulillah pujikan Rahim. Neubooh ingat dalam dada.

Akhirnya direbut kembali setelah mengalahkan tentara Cina. dan sekurang-kurangnya dalam lingkungan anak-anak menteri atau panglima. selalu dirindukan oleh Raja Cina. Hikayat-hikayat Aceh yang diciptakan dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. 444 . sehingga karenanya pecahlah perang antara Aceh dengan Cina untuk merebut puteri. Tokoh-tokoh utama yang bermain dalam hikayat. berahlak tinggi. kemudian mempelajari berbagai kitab Agama. selanjutnya dilengkapkan dengan sifat-sifat Allah dan tugas-tugas Nabi Muhammad. Puteri cantik yang menjadi tokoh utama dalam hikayat. berhati budiman. Mukaddimahnya dimulai dengan Bismillah. 4. karena puteri sangat thaat dan bersembunyi dalam peti kaca. ilmu firasat. Pada babak pertama puteri dapat dirampas dan dibawa kenegeri Cina. Ciri khas hikayat Aceh. # 2.Tuhan ciptakan makhluk insani. kemudian diiringi dengan pujian kepada Allah dan salawat kepada Rasul. dengan nama A l l a h . Diberinya tulang dan urat nadi. H a l ini mungkin karena sejak lama dahulu hubungan Cina dengan Aceh telah ada. ilmu hikmat. Percintaan yang terjadi selalu dalam kalangan anak-anak raja. Lengkap akal ingatan segala. antaranya dinyatakan sejak kecil sudah hafal Quran. Lengkap isi alam semesta. Jalannya hikayat selalu dibumbui dengan khayal masuk akal dan khayal tak masuk akal. ilmu mantra dan ilmu memerintah. mempunyai beberapa ciri khas. selalu digambarkan sebagai manusia yang thaat kepada Tuhan. berwatak pahlawan. berpendidikan sempurna. tetapi tidak mungkin dicemarkan kehormatannya. yang antaranya yaitu : 1. 5. 3.

D i Beuransah saboh kuta. Peristiwa ini dilukiskan oleh pengarang sebagai berikut: Maseeng-maseeng geubri jeumba. keputusannya: Banta Beursijah dan Banta Quereuthah masing-masing memilih satu jalan yang mudah. Sampai ditengah rimba mereka menjumpai simpang berjalan tiga jurusan. Raja Syamsyah yang memerintah negeri Arminyah mempunyai dua orang putera dari isterinya yang pertama yang telah meninggal. antara haq dengan bathil. Puteri memelihara seekor burung bernama Malaoondiri yang indah bukan buatan. dilihatnya dalam mimpinya itu Raja Maleek Syamsarah yang memerintah dinegeri Gulitan Eebeuram. Raja Syamsyah bermimpi. sedangkan Banta Beuransah memilih jalan sulit. Di raja saboh meuligoe. namanya masing-masing Banta Beursiyah dan Banta Qeureuthah. dikawinkan dengan dua puteri cantik yang dibawa oleh Banta Beuransah dari negeri Indra. hampir saja gila. Akhirnya kebenaran yang ditempuh Banta Beuransah menang dan jalan salah dari kedua abangnya mengalami kegagalan dan kehancuran. M i m p i ini sangat menyusahkan raja. bahkan banyak kesenangan dunia disepanjangnya. tetapi akhirnya sampai ketujuan. yang akhirnya tercapai tujuan.Inti Hikayat Ini. sedang kedua abangnya yang kemudian sadar dan insaf. Banta Beuransah mendapat puteri Ruhoon Afeulah dan atas persetujuan ayahnya dikawininya. ketiga puteranya itu sama berangkat mencari mimpi ayahnya. sedang dari isterinya yang dikawininya kemudian yang bernama Puteri Sjaribanun mendapat pula seorang putera yang diberi nama Banta Beuransah. 445 . Adoe ngon a maseeng meuligoe. Raja mempunyai seorang puteri bernama Ruhoon Afeulah yang sangat cantik rupanya. Tema pokok dari Hikayat Banta Beuransa. sementara jalan satu lagi sulit dilalui dan penuh marabahaya. Dari tulisan rahasia atas batu yang dapat dibaca Banta Beuransah ternyata bahwa dua jalan mudah dilalui tetapi tak sampai ketujuan. akhirnya untuk memenuhi hasrat ayahnya. Mereka bertiga berunding. yaitu perjuangan antara kebenaran dengan kejahatan.

yaitu pertentangan antara kebenaran dengan kejahatan. Demikian nasib masing mereka. dapat harta. Terjemahannya: Masing-masing dapat bahagian. Tema dari Hikayat Nun Parisi ini. Seorang raja seorang puteri. Njang peudjeued eensan utooh beukata. Masing raja minta bahagian. seperti yang dapat diperhatikan dalam seluruh isi kandungan. Meuteumee bahgiya geunap uroe. Neupeujeued hatee teumpat pikeeran. Dapat dara. Banta Beuransah juga demikian. AJJah tuloong meubahgiya. Sidroe raja saboh putroe. terutama rangkum dari mukaddimah sudah memberi pertanda kepada demikian : Alhamdulillah pujoe keu Tuhan. Maseeng keudroe mita jeumba. Kurnia Allah limpahkan bahagia. Sabab meutuwah aneuqneuh lhee droe. Sabab raja neumeulumpoe. Meuteumee putroe ngon hareuta. Adik abang mendapat istana. Hasil pasti raja bermimpi. Meuri dengon nyan salah ngon beuna: 446 . Karena bahagia putera bertiga.Meunankeuh dum maseeng jeumba. Dapat bahagia sepanjang zaman HIKAYAT NUN PARISI Pengarang hikayat ini juga tidak tercatat dalam naskah yang ada dalam koleksi buku-buku saya. Raja kakanda begitu pula.

anak Perdana Menteri dan anak Nakhoda adalah lambang dari kebenaran. yaitu Nun Parisi (putera raja). nyang mat cheuradjeuen Suloothan Sarah. sementara Sa'id Buriyan adalah lambang dari kejahatan. Pencipta insan cakap bicara. Adil pemurarfitatówadagiB'ïJl ens'rf fismsm BIBUÓ 302§ninuad grifilB gnooluiuaO 447 . Tokoh utama yang bermain dalam hikayat ini. Tentang dimana hikayat terjadi dan siapa rajanya ditempat itu. Ciptakan hati pusat pikiran. Menetapkan jalan salah dan benar. Bumi subur tanaman menjadi. 'ain Sibayan (tunangan Nun Parisi) dan tokoh pembantu yaitu Lizam dan Ariyan (anak-anak Perdana Menteri dan Nakhoda) dan Said Buriyan (anak Hulubalang). Adee murah lagitaqwa. demikian pula 'Ain Sibayan yang dipertarungkan antara kebenaran dengan kejahatan. Nun Parisi. dan pada waktu itu yang menjadi raja yaitu Sulthan Sarah yang dilukiskannya sebagai sangat adil dan takwa.Terjemahannya: Alhamdulillah memuji Tuhan. Nanggroe pih aman reuzeuqi mudah. Terjemahan : Tabiatnya baik banyak gunanya. dilukiskan pengarang sebagai berikut: Tabi'at pih gedj raja paidah. Kejadian-kejadian dalam hikayat ini terjadi dalam Kerajaan Syamtalira (Pase). Bumoe dum basah udeep peunula. dimana akhirnya kebenaran yang menang. Nyang ka geukheuen sah Syamtalira. Nama nanggroe nyan didalam qishah. Sulthan Sarah yang pimpinnegara. Misse paidah bintang Syamsia.

Negeri aman rezki murah. Sulthan Sarah digambarkannya sebagai seorang yang adil. Ngon qieh eejeumaq teungoh pakatan. Suara mameh h'ana krang ceukang. Terjemahannya: A r t i adil sama timbangan. Dalam perkara pegang neraca. Tambah qias. Benar dan salah terpisah pasti. Tentang sifat adil dilukiskannya : Hareutoe adee sabee timbangan. H u k u m Quran dan Hadis Nabi. Sekalipun hamba budak belian. Laksana guna bintang surya. Tentang sifat pemurah digambarkannya : Hareutoe murah sifeued peunyayang. kita melihat disitulah inti hakikat tema dari Hikayat N u n Parisi. bulat pakatan. pemurah dan takwa. Hukoom Qeuruan Hadih Saydina. Yang berat takkan ringan. pemurah dan takwa. Dari tafsir arti adil. 448 . Nibak hukooman peugang neuraca. Beuna salahan h'an jeued meutuka. Sjamtalira tersebut nyata. Geutuloong alang beurangsoe teuka. Waleepoon namiet hamba teuboohsan. Nyang ka patoot brat haana jeued ringan. Leumah tapandang nibak ri rupa. Ataupun sulthan turunan raja.Nama negeri didalam kissah. Beuthat suloothan nyang sukee raja.

Tiada pinta makbul tiada. Njaqni neupeubuet pakri njang surooh. Bandum na r'aqjat h'an neubri malang. Sekalipun Keling orang dagang. Keuaneuq r'aqjat neubri adjaran. Demikian indahnya sifat penyayang. Nibak buet teungah neuboh udjiooh. Teuma meuriwang maqna taquwa. Santoon dan supan meudjeulih bahsa. Dum sikalijan tuha ngon muda. Peu-ee nyang suwang meung sidroe h'ana. Peungeuh udjiooh tangloong peulita. H'ana torn jiriwang na sroot suwara. Hatee teuwadjooh keu Tuhan Asa. Lagi neujue buet meugoe meuladang.Walee bangsa Kleeng ureueng meudagang. Tangan terbuka untuk peminta. Anggeeta tudjooh leumah keu tanda. Nampak terang wajah muka. Suara lembut mengalun senang. Jibeudoh Cahya bandrang seumeulhooh. Hareuem dan meukrooh h'antom meuhawa. Meunankeuh bangon sifeut penyayang. Laeen nibak njan jalan peumuga. Kini kembali arti takwa. 449 . Terjemahannya: Arti murah sifat penyayang. Maqna taquwa 'ibadat sunggooh. Hukoom dan adat qanun ngon reusam.

kanun dan resam.Terjemahannya: Arti takwa rajin ibadat. Melarat sengsara tiada siapa. Sakti. Dimana tempat terjadi hikayat ini dan siapa raja dit empat tersebut. Tambah pula berkebun segala. Haram dan makruh suka tiada. Laki perempuan tua dan muda. Uloon hareutoenyoe sidroe raja. Neumat keumudoe dinanggroe Jeumpa. Perbuatan mungkar dibuang jauh. Nyakni berbuat menurut suruh. 450 . Benderang cahaya laksana kilat. Anggota tujuh jadi pertanda. Hukum dan adat. Kepada rakyat perintah ajaran. Hati tawajuh ingatan Yang Esa. dilukiskan pengarang dalam dua rangkum pada awal hikayat : Soobhan Allah qisah loon kheuen proe. HIKAYAT RAJA JEUMPA Nama pengarang asli tidak tersebut dalam naskah yang ada pada saya. Hikayat ini telah disusun kembali menurut gaya sekarang oleh Abu Za'im (Sdr. Raja Abdullah meugah h'ana soe.T. Kolenel Husin Yusuf) dan telah diterbitkan dalam huruf Laten oleh badan penerbit P. Lagi perintah bersawah berladang. Menyinar jauh tanglung pelita. Rakyat tak boleh derita malang. Sopan dan santun budi bahasa.

Kabar berita seorang raja. Laksana caya mentari pagi. seorang puteri bernama Siti Geulima dan seorang lagi putera bernama Raja Jeumpa. Terjemahannya: Subhanallah kumulai kissah. 'h'anlee teulanta teueeh bak jalan. Rupa that ceudah indah h'an bagoe. Nyankeu judoo droe di poteuraja. 451 . Bandum geupuwoe dalam astana. Geujook teumpat beuet geupeusikula. Hana lam kuta meueen ngon agam. Gasien kaja dum na pih saban. Aneuk yatim dum geutampoong sigra. Hanjeued kuta teuboh sigala janda. Permaisuri bernama Ratna Keumala. Kemudian Raja Abdulla mangkat dan diganti oleh puteranya Raja Jeumpa yang dilukiskan pengarang sebagai raja yang adil bijaksana: Hukoom pih adee diglee ngon banda. Laksana uroe teungoh keuluwa. Namanya mashur Raja Abdullah. Raja Abdullah dikaruniai dua orang anak.Ratna Keumala nama Cut putroe. Cantik rupawan puteri jelita. Keu inong balee bandum neukira. Teman hidup raja jauhari. Neubri ngon ija neujue seumbayang. Meungnyankeu raja nyong Islam. Pegang neraca negara Jeumpa. Geubri beulanja deungon pakaiyan.

Hadian kain suruh sembahyang. Ditampung semua dalam wisma. Waktu puteri dibawa kembali dari negeri Cina. Segala diatur ketat dijaga. H'ana jak runda 'oh watee malam. Janda segala mendapat santunan. Tak boleh janda keluyuran. Dalam hikayat Raja Jeumpa ini terjadi percintaan berangkai antara Raja Jeumpa dan Siti Geulima sebagai tokoh-tokoh utama hikayat dengan anak-anak raja dinegeri Darul Aman. yang berakhir dengan kekalahan Raja Cina. Negeri Indra dan akhirnya hikayat diramaikan dengan perang berkecamuk antara Raja Cina hendak merebut puteri. Tiada orang terlantar dijalan. Terjemahannya: Hukum adil dikota dan rimba. Tiada dikota mabuk kepayang. Meungnyo buet mungka get that neularang. Tiada wanita tunasila. Yatim piatu tersia tiada. Disantun sempurna dalam asrama. Keji mungkar segala dilarang. dilukiskan pengarang bagaimana sambutan yang mengharukan dihalaman istana: 452 . Disuruh mengaji sekolah segala.Inong nyang muda hanjeued keu buja. Miskin dan kaya sama merata. Malam mereka tiada dijalan. Bandum neutileek sideek neujaga. Demikian sifatnya Raja Islam.

Dihalaman istana ayah menanti. Geuba udalam laju lee leugat.Hingga ka sampoe cut putroe keunan. Katroh tariwang kenoe lom meuhat. Diarak dara masuk kota. Disana puteri disambut haru. Jak seumah tuwan po bungoong rihat. Peueek urumooh laju rinjang. Peudeuek bak tilang deungon nooreumat. Mantong reuzeuki geubri lee Tuhan. Di leuen meuligoe Cut putroe intan. Terjemahannya: Sampailah sudah puteri andalan. Dengan suloothan nyang raja deelat. Rotdeeh rotnoe meumoe-meumoe kijam. Peurap samlakoe Cut putroe sadjan. Sujut raja diiringi puteri. Seumah ngon sujud lagee atoran. Sembah ayahda dendam merindu. Geupreh disinan lee ajah meuhat. E aneueq badan meutuwah that-that. Kusarap hanlee meuteumeung pandang. Gata djitawan lee Cina kaplat. Sembah sujut pocut rupawan. Bersama sulthan kakanda raja. Sama menangis tersedu-sedan: Bahagialah tuan anakku puteri. Masih hayat kurnia Tuhan. 453 . buah hati telah kembali.

Mari puteriku sibuah hati. 4. Anakda ditawan Cina keparat. yaitu: 1. RIWAYAT P R A N G P A N D R A H Hikayat ini mengisahkan yang terjadi antara ulama-ulama/rak454 . yaitu setelah Indonesia Merdeka. HIKA YAT-HIKA Y A T Z A M A N B A R U Sebahagian dari Hikayat-hikayat Aceh karya pudjangga lama yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. Adapun buku-buku hikayat tersebut yang ada dalam koleksi saya. bernama Jaridj. yang karena thaat kepada Tuhan maka mendapat kehidupan bahagia. dihikayatkan dari buku prosa lama oleh ANZIB dan Muhammad Abdulmuthalib. 2. 3. Pengarangnya: Abdul Muthalib. QISHAH P R A N G CUMBOOK Hikayat ini meriwayatkan peristiwa-peristiwa dalam revolusi sosial di Aceh sekitar tahun 1945-1946. yaitu Rencong. Pengarangnya : Teungku Yahya Badin.Sangka ayah tiada kembali. H I K A Y A T JARIJ Hikayat ini menceritakan seorang yang salih dan takwa. QISHAH A S H A Y USHUY REUNCONG Hikayat ini meriwayatkan asal-usul senjata keramat Aceh. Saya rasa juga akan besar manfaatnya. kalau saya daftarkan buku-buku hikayat Aceh ciptaan para pujangga dalam zaman baru. Masuk istana bahagia selamat. telah saya bicarakan sekedar untuk pengetahuan para pembaca peminat sastera dan pencita sejarah.

H I K A Y A T R A J A ISTAMBOOY Sebuah roman yang dihikayatkan seakan-akan terjadi di Istambui dan sekitar negeri-negeri Arab. 7. 455 . Idris AS. yang disusun dalam bentuk Hikayat Aceh.yat Pandrah (Kecamatan Samalanga) dengan tentera pendudukan Jepang. dimana akhirnya hidupnya susah. P E U D O M A N UDEEP Ini bukan hikayat. 5. Pengarannya: T. Pengarangnya: Muhammad Abdulmuthalib. KHEUDAKILAHI Hikayat ini mengisahkan sebuah roman modern yang terjadi di aceh dalam zaman penjajahan. 8. tetapi satu buku Puisi yang mengandung nasihat untuk pedoman hidup dalam masalah perkawinan. QISHAH IE MBOON COT UROE Hikayat ini menceritakan sebuah roman yang bertemakan anak yang tidak hiraukan nasihat orang tua. Pengarangnya: Syekh Rih. Pengarangnya: T. Pengarangnya : M . Raja Mahmud Suddin. Pengarangnya: Daud. HIKAYAT ABU SJAMMAH Hikayat ini meriwayatkan peperangan antara kaum muslimin dizaman Rasul dengan orang-orang musyrikin. 9. roman fiktif yang banyak khayal takmasuk akal. Raja Mahmud Suddin. 6.

tetapi masih dengan gaya lama. A l i El Zakaly. 12. Menceritakan percintaan anak-anak raja dalam negera khayalan yang bernama Riyan Abujat dengan rajanya yang bernama Jamalul Asyeek. 13. Pengarangnya : Teungku Ti Hawa. Pengarangnya : Tibranu. H I K A Y A T Q A M A R U Z Z A M A N Hikayat menceritakan sebuah roman berangkai yang terjadi dalam sebuah negara khayalan. 15. Pengarangnya: Tibranu. 14. tokoh utama dalam hikayat ini. H I K A Y A T TAJOOL M U L O O K B A N G K A W A L I Hikayat inipun mengandung kissah tentang percintaan dalam 456 . yang punya putera Budiman Asyeek. 11. yang bernama K H A L I D A N dengan rajanya yang bernama Syah Zaman. Dikarang dalam zaman baru ini. Pengarangnya : Muhammad Yusuf Ismail. Pengarangnya : M .10. H I K A Y A T B U D I M A N ASYEEK. NASIP Hikayat ini menceritakan dua orang pemuda anak orang kaya yang dibanting nasib dari senang menjadi susah. terjadi dalam lungkungan raja-raja dalam negeri khayalan. H I K A Y A T L I L A J A U H A R I Hikayat ini mengissahkan sebuah roman yang mengasikkan puteri Lila Djuhari dengan Indra Bangsawan. INDRA B U D I M A N Hikayat ini mengisahkan sebuah roman dimasa yang lalu. dan dari susah menjadi senang.

NASIB ACEH Hikayat ini mengisahkan nasib Aceh dan rakyatnya. pantun-pantun percintaan antara muda dan mudi yang sangat mengasyikan. dan demikianlah seterusnya hal-hal lain. dan pembangunan kembali. kemudian mengalami kehancuran setelah pemberontakan. yang pada mulanya bernama "Modal Revolusi" sejak awal kemerdekaan. yaitu negeri Syarakatan dan negeri Antara. PANTOON MUD A-MUD A Abdullah Arif sekali ini berhasil pula mengumpul kembali pantun-pantun Aceh yang sangat romantis. sedang raja Antara punya seorang puteri bernama Bangkawali. SEUMANGAT ACEH Pengarangnya juga Abdullah Arif. pengarangnya Abdullah Arif M .dua buah negara khayalan. yang sekali lagi berhasil menggambarkan dengan bahasa-puisi yang indah betapa hebatnya semangat Aceh sejak dulu. 17. A . PANTOON ANEUEKMIET Berbeda dengan pantun muda-mudi yang romantis. Dengan bahasa puisi-Aceh yang indah sekali. 457 . 16. nasehat dan sebagainya. ciptaan pujanggapujangga lama. sejak zaman yang telah lama lalu. 19. Raja Syarakatan punya seorang anak bernama Tajol Mulook. berhasil melukiskan nasib Aceh yang silih berganti suka dan duka. maka dalam kumpulan ini Abdullah arif berusaha mengemukakan bacaan untuk anak-anak dengan mengetengahkan pantun-pantun jenaka. 18. Antara putera dan puteri raja inilah dijalin sebuah percintaan yang mengasikkan. Pengarangnya: Tibranu.

dimana kemudian karena putus asa sang dara menggantung diri. yang didalamnya dikissahkan hubungan romantis antara dua pahlawan muda. Diantara karangan-karangannya yang lain. SIJUDOO PAHLAWAN ACEH Pengarangnya Drs Araby Ahmad. yaitu : a. Bahasanya indah. yaitu Panglima Nyak Miga dengan Serikandi Cut Bandi. Sebuah novel modern yang dilukiskan dengan puisi bahasa Aceh (Hikayat). Syekh Rih termasuk diantara pengarang-pengarang hikayat Aceh yang subur dizaman Republik Indonesia.20. b. 23. 21. 22. . dengan hikayatnya ini telah berhasil melukiskan dengan indahnya peristiwa perang Aceh dengan Belanda. NASIB PUTOOH HARAPAN Hikayat yang dikarang oleh Syekh Rih Krung Raja ini mengisahkan sebuah percintaan antara seorang pemuda dengan seorang pemudi yang tidak berhasil. yaitu Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin. yang menjadi korban dalam perang saudara antara pendukung Ali dengan pendukung Mu'awiyah. yang berakhir dengan perkawinan yang berbahagia. HIKAYAT HASAN HUSEEN Sekali lagi Syekh Rih Krung Raya berhasil menghikayatkan sejarah dua putera khalifah Ali bin Abi Thalib. juga dengan bahasa puisi Aceh yang amat indah. maka dengan syairnya ini dia telah mengemukakan suasana Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh yang diadakan di Blang Padang Banda Aceh mulai 20 Desember 1962. 458 Dara Daroohaka. Banun Seutia. SYAIR KERUKUNAN RAKYAT ACEH Setelah tadinya Abdullah Arif melukiskan Nasib Aceh yang terus menderita akibat peperangan. setelah semua pihak berdamai kembali dan melupakan segala peristiwa yang lalu.

TAMMAT 459 . e. Pahlawan Seutia. d. AKHIRUL K A L A M Dengan rahmat Allah Yang Mahakuasa. Si Rhang Manyang. g. Abu Nawah. setelah memulainya dalam bulan Safar 1392 atau dalam bulan April 1972. selesailah saya menyusun buku ini. Siti Islam. pada hari Sabtu jam 10. f.c. Kekasih Seutia. Kepada Allah saya pohonkan ampun terhadap segala dosa.45 tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 bertepatan dengan tanggal 3 Juni 1972.

perkembangan IAIN Jamiah Ar Raniry selama hampir enam tahun di bawah pimpinannya.A. dengan disaksikan oleh Menteri Agama Haji Alamsyah Ratu Perwiranegara. Hasjmy sedang mengucapkan pidato dalam Sidang Senat Terbuka IAIN Jamiah Ar Raniry Darussalam pada tanggal 16 November 1982. 460 ..A. Hasjmy kepada Rektor baru Ibrahim Husein M. Dalam pidato tersebut A. Juga pidato tersebut sebagai pidato timbangterima jabatan Rektor IAIN Ar Raniry dari Prof. A. Hasjmy melaporkan.

Sarjana Ekonomi (Drs) pada Itobashi University Tokyo. telah punya 4 anak. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan). nama kecilnya Muhammad A l i Hasjim. 9 Juni 1947. lahir Agustus 1926. . A l Jami'ah A l Islamiyah Qism Adaabul Lughah wa Taarikh al Saqafah al Islamiyah (Jurusan Sastra dan Sejarah Kebudayaan Islam) di Padang dan dalam tahun limapuluhan mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara Medan. Gunawan.Belawan (Karyawan Bina Marga P U ) . Sipil Fakultas Teknik Gajahmada Yokyakarta. 4. H . 3. Hidup dengan seorang isteri dan mempunyai 7 orang anak. Masih hidup sampai sekarang. Thawalib School Tingkat Menengah Padang Panjang. A .RIWAYAT HIDUP SINGKAT PROF. Telah punya dua anak. A . Sekarang Kepala Pertamina Perbekalan Dalam Negeri Cabang Balikpapan (tiga Prop : Kalimantan Timur. (Arsitek) Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Gajahmada Yokyakarta. Sekarang Asisten Kepala Proyek Tali Tanjung Morawa . Ir. Pendidikan yang telah ditempuhnya. Dalam tahun tigapuluhan dan empatpuluhan sering memakai beberapa nama samaran dalam karangankarangan puisi dan cerpen. 11 Februari 1945. A . yaitu Governement Inlandsche School Montasie Banda Aceh. H . Surlya. A . enam laki-laki dan seorang perempuan yaitu : Isteri: Zuriah A . HASJMY A . Hasjmy yang lahir tanggal 28 Maret 1914. telah punyasatu anak. Ir. 15 Desember 1942. 461 . Sekarang bekerja pada Dinas Tatakota D K I Jakarta. 2. 5 September 1949 (meninggal 12 September 1949). H . Mahdi. H . A r i a Hadiningsun dan Asmara H a k i k i . Nikah/kawin tanggal 14 Agustus 1941. H . yaitu A l Hariry. A . Darma. Putera/puteri: 1.

dr. A . 5. Hongkong dan Singapura. Dalam tahun 1979 berkunjung ke Sabah. A . Dalam tahun 1979. Jakarta. H . memenuhi undangan untuk meninjau pembangunan masyarakat desa dan pembangunan pendidikan. Dalam tahun 1980 berkunjung ke Korea Selatan. 462 . bersama Menteri Agama R. mengunjungi Bahrain. 6. 6. Jurusan Bahasa Inggeris Fakultas Keguruan Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. karena keburu kawin. Dalam perjalanan pulang singgah di Taiwan. 14 Mei 1953. Setelah melakukan tugas "Impres" selama tiga tahun di Kairatu. H . masih kulliah pada tingkat IV Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya. Dahlia. suaminya Ir. tidak tammat. Telah punya 3 anak. Tahun 1949 menjalankan tugas Negara RI sebagai Anggota Missi Haji R.I II ke Saudi Arabia dan Mesir. untuk Hari Sastra Malaysia. Belum kawin. dan memberi sebuah prasaran yang berjudul Bahasa dan Sastra Melayu di Aceh. untuk memberi serangkaian Dakwah Islamiyah dan menghadiri beberapa diskusi tentang Islam. Sipil Fakultas Teknik Universitas Gajahmada Yokyakarta). A . Saudi Arabia dan Kueit. Perlawatan ke Luar Negeri yang pernah dilakukan. Seram (Maluku). mulai Yanuari 1983 telah belajar lagi mengambil spesialisasi bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. Ikramullah (Ir.I. 3. Dalam tahun enampuluhan beberapa kali ke Malaysia dan Singapura untuk menyertai berbagai Seminar dan pertemuan Sastra. 7. Mulya. 23 Maret 1951. 21 Yuni 1955. memenuhi undangan Kerajaan Negara Bahagian dan Yayasan Sabah. 4. 2. H . Belum kawin. Kamal. India dan Pakistan. 7. antara lain : 1. Dalam tahun 1979 juga berkunjung ke Ipoh dan Kuala Lumpur. Selain dari itu. juga pernah berkunjung ke Thailand.5. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. selama 3 bulan.

berkunjung ke Jepang (Tokyo. Kissah Seorang Pengembara (sajak). 9. Suara Azan dan Lonceng Gereja (Roman antara agama). berkunjung lagi ke Pilipina memenuhi undangan Imam Besar Mesjid Jami' Maharlika Manila. Akhir tahun 1982. Dalam tahun 1981. Kuala Lumpur. Osaka. memenuhi Undangan. Cinta Mendaki (roman filsafat/perjuangan). juga mengunjungi Penang. Medan 1939. 8.V. Bulan Bintang tahun 1978. sejarah kebudayaan. Centrale Courant. agama. Medan 1938. 3. 4.Dalam tahun 1981. Buku-buku yang telah dikarang : Sejak umur 20 tahun sampai sekarang sudah lebih 50 buah buku yang telah dikarang dalam berbagai disiplin ilmu. Sayap Terkulai (roman perjuangan). Bermandi Cahaya Bulan (roman pergerakan). 1983. Kobe. Bulan Bintang tahun 1978). Dalam tahun 1981. naskahnya hilang pada Balai Pustaka Jakarta waktu pendudukan Jepang. 2. Melalui jalan Raya Dunia (roman masyarakat). Hiroshima dan lain-lain) memenuhi undangan untuk mempelajarai adat istiadat dan kebudayaan Jepang. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Bulan Bintang Tahun 1978). (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Edisi Singapura diterbitkan oleh Pustaka Nasional tahun 1982. Medan 1936. tidak terbit. 7. 6. naskahnya hilang di Balai Pustaka waktu pendudukan Jepang. Syarikat Tapanuli. Kyoto. 463 . Trengganu dan Kelantan. 10. N. yaitu : 1. Medan 1939. pendidikan moral dan sebagainya dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit baik dalam maupun Luar Negeri.T. 11. menyampaikan makalah dalam simposium Internasional tentang Kesusasteraan Melayu Tradisional di Kuala Lumpur. Indische Drukkrij. 5. Dewan Saj ak (puisi).T. Medan 1940.T. berkunjung ke Thailand (Muangthai) atas undangan Organisasi Islam disana. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Indiche Drukrij. Pustaka Islam.

Semangat Kemerdekaan Dalam Sajak Indonesia Baru (Analisa Sastra). cetakan ke II tahun 1971. Rindu Bahagia (kumpulan sajak dan cerpen). Banda Aceh 1969. Pustaka Putro Canden Banda Aceh 1963. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Pustaka Putro Cande Banda Aceh 1963. diterbitkan oleh Aceh Simbun. Pustaka Faraby. (roman politik). Bulan Bintang. Banda Aceh 1973. Singapura 1972. Jakarta 1977. 18. 1943. Banda Aceh.Dewi Fajar. cetakan ke IV tahun 1981 (edisi Singapura oleh Pustaka Nasional tahun 1971. 20. Islam dan Ilmu Pengetahuan Moderen (terjemahan dari bahasa Arab).T. Lembaga Penerbit IAIN Jamiah Ar-Raniry. P. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Singapura 1970. 16. 14. Jakarta 1974 (tahun 1982 dicetak ulang). 23. Pahlawan-Pahlawan Islam Yang Gugur (saduran dari bahasa Arab). 15. 8. 13. cetakan ke III tahun 1974.T. tahun 1982 dicetak lagi. Banda Aceh 1971. Bulan Bintang.T. Yahudi Bangsa Terkutuk. Kerajaan Saudi Arabia (Riwayat perjalanan). 19. Bulan Bintang. Pustaka Nasional. 464 . 17. 10. Pustaka Faraby. cetakan II tahun 1978. Pustaka Nasional. Dewan Bahasa dan Pustaka. Pustaka Putro Canden. P. Banda Aceh 1963. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 12. 21. Jalan Kembali (Sajak bernafaskan Islam). Jakarta 1956. P. Jakarta 1975.T. Bulan Bintang. Sejarah Hukum Islam. Rubai' Hamzah Fanssury Karya Sastra Sufi Abad XVII. 11. Kuala Lumpur 1974. Pemimpin dan akhlaknya. 22. Dustur Dakwah Menurut Al-Qur'an. cetakan ke II edisi Singapura tahun 1982). Banda Aceh 1970. BandaAceh. Dimana Letaknya Negara Islam (Karya ilmiyah tentang ketatanegaraan dalam Islam). 9. 1970. Sejarah Kebudayaan Islam. P. Sejarah Kebudayaan dan Tamaddun Islam.

Apa Sebab A l Qur'an Tidak Bertentangan Dengan Akal (terjemahan dari Bahasa Arab). 34. Jakarta 1978.T. Bulan Bintang. 38. Jakarta 1978. Bulan Bintang.T. Jakarta 1978. P. Bunga Rampai Revolusi dari Aceh. Surat-surat dari penjara (catatan waktu dalam penjara tahun 1953 . P. Bulan Bintang. 32. Bulan Bintang. 37. Jakarta 1979. Tanah Merah (Roman perjuangan). Bulan Bintang. P. Cahaya Kebenaran (terjemahan Al-Qur'an Juz Amma).T. 39. Jakarta 1950. Jakarta 1977. Jakarta 1977. P.T.T.T. Bulan Bintang.T. Jakarta 1978. Mengapa Ummat Islam Mempertahankan Pendidikan Agama Dalam Sistem Pendidikan Nasional. 36.T.1954).T. Nabi Muhammad Sebagai Panglima Perang. Bulan Bintang.T. Bulan Bintang.T. 30. Jakarta 1980. 31. Mengapa Ibadat Puasa Diwajibkan (terjemahan dari Bahasa Arab). P. P. P. Bulan Bintang. Peranan Islam dalam Perang Aceh. P. Bulan Bintang. 29. Jakarta 1977.24. setelah ditambah dan disempurnakan). Jakarta 1978. Jakarta 1978. Jakarta 1979. P. Iskandar Muda Meukuta Alam (Sejrah hidup Sultan Iskandar Muda. P. Apa Sebab Rakyat Aceh Sanggup Berperang Puluhan Tahun Melawan Agressi Belanda (berasal dari buku Hikayat Perang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. P. 35. Bulan Bintang.T. Risalah Akhlak. Langit dan Para Penghuninya (terjemahan dari Bahasa Arab) P.T. Mutiara. Meurah Johan (Roman sejarah Islam di Aceh).T. Jakarta 1978. P. Bulan Bintang. P. Jakarta 1978. Sulthan Aceh terbesar). P. 26. Bulan Bintang. Jakarta 1979. 28. Sumbangan Kesusasteraan Aceh Dalam Pembinaan Kesusasteraan Indonesia. 25. 465 . P. Bulan Bintang.T. Bulan Bintang. 33. 27. 59 Tahun Aceh Merdeka dibawah Pemerintahan Ratu.T.

Syiah Dan Ahlussunah Saling Rebut Pengaruh Di Nusantara. Banda Aceh 1981. 49. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. A l Maarif Bandung. Penerbit Beuna Jakarta 1983. P. Penerbit Beuna.T.40. Kesusteraan Indonesia Dari Zaman Ke Zaman. Sastra dan Agama. Pokok Pikiran Sekitar Dakwah Islamiyah. 1980. akan terbit dalam tahun 1983. Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983. Jakarta 1983. 46. 52. 44. 50. 53. 466 . P.T.T. 51. Mengenang Kembali Perjuangan Nissi Haji RI ke II.T. Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah. 43. 48. Mutiara. (Sebelum Perang Dunia II): a. 45. Sejarah Kesusasteraan Islam/Arab. BandaAceh. P. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh.T. 41. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). Beberapa naskah/terjemahan lagi yang sedang disiapkan. Bina Ilmu Surabaya dan Pustaka Nasional Singapura. Hikayat Pocut Muhammad Dalam Analisa. akan terbit tahun 1983. akan terbit (Penerbit Beuna Jakarta) dalam tahun 1983. P. 47. BandaAceh. Publistik Dalam Islam. 42. 1980. Dakwah Islamiyah Dan Kaitannya Dengan Pembangunan Manusia. Perang Gerilya Dan Pergerakan Politik di Aceh Untuk Merebut Kemerdekaan Kembali. Bandung 1981. Apa Tugasnya Sastrawan Sebagai Khalifah Allah. Pujangga Baru (Jakarta). A l Maarif. Al Maarif Bandung. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Jakarta 1978. Benarkah Dakwah Islamiyah Bertugas Membangun Manusia. B H A Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Mengarang dalam beberapa majalah dan harian yang terbit di Jawa. 55. dalam tahun 1983 akan diterbitkan serentak oleh P. Sumatera dan Singapura/Malaysia. 54.

Panji Masyarakat (Medan). A . Pemimpin Umum (Banda Aceh). Tahun 1935 bersama. Dharma (Banda Aceh). e. Gema A r Raniry (Banda Aceh). Panji Islam (Medan). Harmonis (Jakarta). i. suatu Partai yang radikal yang menganut sistem non kooperasi terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. j. Gubahan Maya (Medan). d. Matahari Islam. Pahlawan M u d a (Padang). Hasjmy telah aktif bergerak dalam berbagai Pergerakan. Santunan (Banda Aceh). b. PENGALAMAN PERGERAKAN Sejak usia muda. menjadi salah seorang anggota 467 . h. (Sesudah Perang Dunia II) Sinar Darussalam. d. k. a. 1. Kewajiban (Padang Panjang). m. Pemimpin redaksi (Padang). Miami (Medan). e. Akibatnya. Harian Waspada (Medan). diantaranya tahun 1932 s/d 1935 menjadi Anggota Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia (HPII) dan dari tahun 1933-1935 menjadi Sekretaris H P I I Cabang Padang Panjang. Suluh Islam (Medan). Raya (Padang). c. Bebas (Banda Aceh). g. tahun 1934 dipenjarakan 4 bulan di Padang Panjang dengan tuduhan melanggar Undang-undang larangan rapat. f.b. Fajar Islam (Singapura). Angkatan Baru (Surabaya). n. H P I I merupakan onderbow dari Partai Politik P E R M I (Persatuan Muslimin Indonesia).sama beberapa Pemuda yang baru kembali dari Padang Panjang mendirikan S E P I A (Serikat Pemuda Islam Aceh) dan kemudian terpilih menjadi Sekretaris Umum Pengurus Besar SEPIA. c. Setelah S E P I A dirobah menjadi P E R A M I I N D O (Pergerakan Angkatan Muda Islam Indonesia).

Sejak tahun 1939 menjadi Anggota Pengurus Pemuda P U S A (Persatuan Ulama seluruh Aceh). Selanjutnya pertempuran segera menjalar keseluruh daerah Aceh. Karena A . sampai kepada DIPISI R E N C O N G . 468 . Setelah Jepang menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945. diantaranya minggu ketiga Pebruari 1942 sejumlah Pemuda Kasyafatul Islam yang terlatih menyerbu kota Seulimuem dan membunuh Kontroleur Tinggelmen dan terjadi pula pertempuran di Keumirue. menidirikan satu gerakan rahasia IPI (Ikatan Pemuda Indonesia) yang bertujuan mengadakan persiapan perlawanan terhadap kekuasaan Belanda kalau Belanda kembali setelah kalahnya Jepang yang waktu itu memang telah diperkirakan kekalahannya. dengan tujuan mengorganisir dengan cepat permberontakan terhadap kekuasaan Belanda. P U S A meskipun bukan partai politik.Pengurus Besarnya. C i k Ditiro berjuang dengan heroik mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Sejak awal tahun 1942 gerakan ini aktif melakukan sabotase diseluruh Aceh sampai meningkat kepada perlawanan fisik. tetapi kegiatannya merupakan gerakan politik menentang penjajahan Belanda. IPI kemudian beroleh menjadi B P I (Barisan Pemuda Indonesia). Sejak dari IPI. (Kasyafatul Islam) Aceh Besar. ayahnya Tgk. I . P E R A M I I N D O merupakan suatu Gerakan Pemuda yang radikal yang giat melakukan Gerakan Politik Menentang Penjajahan Belanda. dibawah Pimpinan A l i Hasjimy. Hasjim ditangkap Belanda dan baru bebas setelah Belanda lari dari Aceh. Hasjmy memimpin pemberontakan itu pula. Besar serta menjadi Wakil Kwartir Kepanduan K . berobah lagi menjadi P R I (Pemuda Republik Indonesia) dan akhirnya menjadi Kesatria DIPISI R E N C O N G . Pada awal tahun 1945 bersama-sama sejumlah Pemuda yang bekerja pada Kantor Aceh Sinbun dan Domai. Kemudian tahun 1941 bersama beberapa orang teman dari beberapa Pemuda P U S A mendirikan suatu gerakan rahasia (gerakan bawah tanah) dengan nama "Gerakan Fajar". bersama-sama dengan dipisi Gajah dan Dipisi Tgk. IPI bergerak aktif secara terang-terangan terutama setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menggerakkan kekuatan rakyat terutama Pemuda untuk mempertahankan Proklamasi itu. Dipisi Rencong. Gerakan ini dengan cepat menjalar keseluruh daerah Aceh.

diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh (1960-1964) dan dipensiunkan sebagai pegawai negeri atas permintaan sendiri (1966). Selain aktif sebagai pegawai negeri juga bergerak dalam berbagai bidang kegiatan kemasyarakatan. Langkat dan Tanah Karo (1947). Anggota Komite Nasional Pusat (1949). menjadi Ketua II Panitia Persiapan Universitas Negeri Sumatera Utara (USU) Medan (1957). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Aceh (1957). menjadi PIMPINAN KURSUS K A R A N G M E N G A R A N G di Kutaraja dan menjadi Staf Pengajar (1947-1948 dan 1950-1951). aktif sebagai Pegawai Negeri dan menduduki berbagai jabatan. menjadi Kepala Jawatan Sosial Kareiidenan Aceh dengan pangkat Bupati (1949).Demikianlah secara kontiniu dan terus menerus aktif dalam setiap kegiatan baik sebelum kemerdekaan maupun sesudahnya. Inilah Bendera Merah Putih yang pertama dikibarkan di Angkasa Banda Aceh yang kemudiannya baru disusul oleh tempat-tempat lain. dalam suatu upacara yang penuh khidmad dinaikanlah sang saka Merah Putih didepan kantor IPI (bekas kantor Aceh Sinbun) yang disaksikan oleh ribuan Pemuda dan masyarakat Umum. 469 . Wakil Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). Pada awal September 1945 dengan menghadapi ancaman Jepang yang masih berkuasa di Aceh. diantaranya. diangkat menjadi Pejabat Dekan Fakultas Dakwah/Publisistik IAIN Ar-Raniry Banda Aceh (1968). PENGALAMAN KEPEGAWAIAN ' Setelah Indonesia Merdeka. Kepala Bagian Umum pada Jawatan Bimbingan dan Perbaikan Sosial dari Kementerian Sosial di Jakarta (1955). diantaranya menjadi Anggota Badan Pekerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (1946). Anggota Staf Gubernur Militer Aceh. Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas Ekonomi Negeri Kutaraja (1958). menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Propinsi Aceh (1950). menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). menjadi Kepala Jawatan Sosial Daerah Aceh. Kutaraja (Banda Aceh) (1946-1947). diangkat dikukuhkan sebagai Guru Besar (Professor) dalam Ilmu Dakwah (1976) dan kemudiannya diangkat menjadi Rektor IAIN Jami'ah Ar-Haniry Darussalam Banda Aceh (1977 sampai Nopember 1982).

Kopelma Darussalam merupakan (Pusat Pendidikan untuk tingkat Propinsi). Ketua Umum Panitia Persiapan Universitas Syiah Kuala. A . Disamping itu telah berdiri pula beberapa Perkampungan Pelajar dibeberapa Kabupaten dan beberapa Taman Pelajar pada beberapa Kecamatan diseluruh Daerah Aceh. Rektor I A I N Ar-raniry (1963). Anggota M P R S Golongan B (Wakil Daerah Istimewa Aceh) tahun 1967. Jakarta. Khususnya dengan Daerah Istimewa Aceh dan Kota Pelajar & Mahasiswa Darussalam. I A I N Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala. sejak diangkat menjadi Gubernur Aceh. kini telah dapat kita saksikan Kota Pelajar dan M a hasiswa ( K O P E L M A ) Darussalam dengan dua Perguruan Tinggi didalamnya. Kemudian dipilih menjadi Wakil Ketua Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh sejak 1969. akhir tahun 1982 dipilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan sejak berdirinya terus menjadi anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia. Pimpinan Umum Harian Musa Putra dan Staf Redaksi Harian Karya Bhakti di Jakarta (1964/1965). Sebagai hasilnya. Demikian pula dalam rangka mengejar ketinggalan Daerah Aceh dari daerah .daerah lainnya akibat perang yang terus menerus. Hasjmy bersama beberapa orang kawan seperjuangan lainnya mulai memikirkan dan memusatkan pikirannya untuk membangun Pusat-pusat Pendidikan diseluruh Daerah Aceh. Pengangkatannya sebagai Gubernur Aceh tidak terlepas dari usaha pemulihan keamanan Daerah Aceh yang sedang diamuk Perang Saudara sehingga Daerah Aceh bisa berobah dari Darul Harb menjadi Darussalam. Ketua D P R . dan sejak tahun itu pula menjadi Dosen dalam mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam Publisistik. pada beberapa Fakultas di K O P E L M A Darussalam. A . Hasjmy mempunyai andil yang cukup besar. 470 . P j .Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Agama Islam Negeri Kutaraja (1959). Ketua Dewan Kurator Universitas Negeri Syiah Kuala (1962). Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas T A R I B I Y A H I A I N Ar-Raniry (1960). Anggota Pengurus Besar Fron Nasional (1960) .G R Daerah Istimewa Aceh (1961) . U N S Y A H (1960).

beberapa kali melaksanakan ibadah umrah dan telah beberapa kali melakukan perlawatan ke Timur Tengah (Mesir. 471 . Muangthai. Saudi Arabia. 17 April 1983.Telah puluhan kali A . Kuwait. Singapura. Malaysia. Jepang dan Korea Selatan. Lokakarya. Hongkong. Hasjmy telah dua kali menunaikan ibadah Haji. Taiwan. Bahrain). Pakistan. baik dalam Negeri (Indonesia) maupun di Luar Negeri. Konperensi dan Muktamar. Akhirnya dapat dijelaskan bahwa A . BANDA A C E H . Philipina. Simposium. Hasjmy menghadiri dan menyampaikan makalah dalam berbagai Seminar.

Pengarang bersama keluarga (1957) 472 .

413 .Pengarang dalam pakaian dinas sebagai Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh.

Jakarta 1962. Penerbit Lembaga Penerbitan I A I N Djamaih A r Raniry. 6. penerbit Pustaka Iskandarmuda. Penerbit Pustaka Faraby. M . Tgk. Medan 1966. Penerbit Pustaka Antara. Zainuddin: 4. Sejarah Mesjid. Drs. Medan 1957. Srikandi Aceh. Mesjid Pusat Ibadat Dan Kebudayaan Islam. Singa Aceh. 3. Banjarmasin 1955. 474 . Yunus Jamil: 2. cetakan pertama. Banda Aceh 1959. Sejarah Kebudayaan Islam. Sidi Gazalba: 10. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda.KEPUSTAKAAN Mohammad Said: 1. Medan 1961. Hasjmy: 7. Darussalam 1969. 5. H . M . Toko Buku A d i l . Penerbit Pustaka Iskandarmuda. H . Penerbit Pustaka Iskandarmuda. Abubakar Aceh: 9. Penerbit Pengarang sendiri Medan 1961. Banda Aceh 1968. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. Penerbit Ajdam I Iskandarmuda. Aceh sepanjang Abad. Tarikh Aceh Dan Nusantara. Gajah Putih. Penerbit Lembaga Kebudayaan Aceh. A . 8. Banda Aceh 1971.

Nederlandsche Boeok En Steendrukkerij. MA : 15. Teuku Umar Dan Jakarta 1952. Kuala Lumpur 1966. Iskandar: 12. Cut Nya Din. Ismail Jakub SH. Prof. 13. Mahmud Yunus: 19. V . Prof. Penerbit Pustaka Mahmudijah. Bustanus Salatin. Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Penerbit Pengarang sendiri. Jakarta 1959.K.M. Analisa tentang Bustanus-Salatin. Syekh Nuruddin Ar Raniry : 14. Penerbit N . Teungku Luckman Sinar SH : 18.D. penerbit Dinas P. Adat Aceh. De Hikayat Aceh. Dyas Sutan Pameran: 17. Penerbit Jambatan. T.Penerbit Bulan Bintang. Sari Sejarah Serdang. Rencong Aceh Ditangan Wanita. Medan 1971. Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia. Cetakan huruf Arab dicetak di Jeddah Saudi Arabia sebelum perang dunia pertama. Jakarta 1952. Dr. Penerbit Pustaka Dan Bahasa. Husin: 11. Hazil: 16. Banda Aceh 1970. Jakarta 1960. 475 . Teungku Chik Di Tiro. 'S-Gravenhage Nederland 1959. Penerbit Pengarang Sendiri.

Penerbit Frasser & Neave Limited. Penerbit University Of Malaya Press.Abdul Hadi Bin Haji Hasan : 20. Kairo 1927. Singapore. Raniri And The Wujudiyyah Of 17TH Century Aceh. Drewes: 25. Nederland 1958. Penerbit Malaysian Branch. Penerbit S-Gravenhaga Martinus Nijhoof.J. Abu Abdullah Muhammad (Ibnu Bathuthah): 26. Rihlah Ibnu Bathuthah. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Prof. Naguib Al-Attas : 21. Printers. Prof. Singapore 1966. The Contest For North Sumatra. Teungku Di Meulek: 27. Acheen. Dr.W. Miraatut Thullab. The Misticism Of Hamzah Fansri. Dr. reproduksi oleh Universitas Sjiahkuala 476 . Royal Asiatic Society. Kuala Lumpur 1970. Sejarah Alam Melayu. 22. With Introduction And Notes. Penerbit University Of Malaya Press. Syed M. Anthony Reid : 24. Penerbit Mathba'ah A l Azhariyah. G. Syekh Abdurrauf Syiahkuala: 28. Qanun Meukuta Alam. London-New York 1971. Kuala Lumpur 1969. Adat Aceh. John Anderson: 23. Penerbit Oxford University Press. Cetakan I. Prof.

Asrarul Arifin. Hikayat Pocut Muhammad. Teungku Di Rukam: 30. A l Muntahi. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. koleksi buku A . naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Isal Baby E l Halaby. Hasjmy. 34. Hasjmy.Darussalam dari naskah September 1971. koleksi buku A . koleksi buku A . Hasjmy. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Jam'u Jawami'il Mushannafat. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Kairo. Hasjmy. Darussalam 2 Syekh Ismail Ibnu Abdulmuthathalib : 29. Teungku Pantee Geulima: 31. 33. 477 . lama tulisan A r a b . koleksi buku A . Koleksi buku A . Hamzah Fansury: 32. Hasjmy. Hikayat Maleem Dagang. Ruba'i Hamzah Fansuri.

Medan 1963. Buku Peringatan 10 Tahun Darussalam. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. 39.Buku-buku lain: 35. Banda Aceh 1969. Buku Peringatan 5 Tahun Darussalam. Banda Aceh 1963. 478 . Penerbit Pemerintah * Daerah Kabupaten Aceh Timur. Penerbit Jambatan/Gunung Agung. Banda Aceh. 1 S/d 38 tahun 1968 s/d 1971. 40. Majalah Pengetahuan Sinar Darussalam No. 1970. Penerbit Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh. Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia. 36. Hang Tuah (huruf Arab). 38. Monografi Daerah Kabupaten Aceh Timur. Jakarta 1960. PenerbitJPanitia Seminar sendiri. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. 37.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful