PENERBIT BEUNA mempersembahkan karya ini dalam rangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa

PENERBIT BEUNA Jl. Tanah Abang V — Petojo Sabangan XI/33 Jakarta Pusat

1. 2.

Kekeliruan tersebut, yaitu : Halaman 316 harusnya terletak setelah halaman 292, halaman tersebut menjadi halaman 293.

sehingga

Halaman 365 harusnya terletak setelah halaman 293 (asalnya halaman 316 ) sehingga menjadi halaman 294. Setelah penggeseran kembali halaman - halaman menjadi halaman - halaman 293 dan 294, maka laman berikutnya dari dua halaman tersebut, yang telah ada, sekalipun salah nomor halaman, nya sudah benar. 316 dan 365 halaman - hatetap seperti tetapi letak-

Kepada para pembaca kami harap memperbaiki terlebih dahulu sebelum membaca, dan dengan ini kami mohon maaf kepada pengarang dan para pembaca. PENERBIT / K O R E K T O R

KEBUDAYAAN ACEH dalam SEJARAH

PENUNJUK H A L A M A N

Halaman 1. R A N U P S I G A P U 2. E J A A N B A H A S A A C E H BAHAGIAN P E R T A M A Lintasan Sejarah Kerajaan Islam di Aceh 3. M U K A D D I M A H Sebab timbulnya kebudayaan - kebutuhan jasmani kebutuhan ruhani - kebutuhan sosial - difinisi kebudayaan - kebudayaan Islam 4. I S L A M M A S U K K E I N D O N E S I A 5. B E R D I R I N Y A K E R A J A A N - K E R A J A A N I S L A M . . Kerajaan Pase Kerajaan Kerajaan Kerajaan Islam Peureulak - Kerajaan Islam Samudra/ Islam Beunua - Kerajaan Islam Lingga Islam Pidie - Kerajaan IslamDaya Islam Darussalam. 58 36 45 35 13 30

6. L A H I R N Y A K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M . . Arus penjajahan barat ke timur - Silsilah Raja-raja Kerajaan Aceh Darussalam. BAHAGIAN KEDUA Kebudayaan Islam Dalam Lintasan Serajah Aceh 7. K E T A T A N E G A R A A N DARUSSALAM KERAJAAN ACEH

67
5

hubungan Aceh dengan Belanda dan Inggeris diplomasi Iskandarmuda . B E N T U K D A N S T R U K T U R K E R A J A A N Jawatan-jawatan pusat .dasar dan sumber hukum .politik luar negeri .syarat menjadi sulthan .perdagangan luar negeri .syarat menjadi qadli 9.perdagangan dalam negeri .pembangunan angkatan perang rasi nama pangkat .Halaman Dasar negara .perindusterian/pertambangan pelayaran .pemerintah daerah .cap sikureueng .dalam keadaan perang 8. K E H I D U P A N E K O N O M I / K E U A N G A N Lembaga pelaksana .diplomasi klassik Inggeris . H U B U N G A N L U A R N E G E R I Balai wazir badlul muluk .delegasi van Swieten diplomasi menjelang perang .syarat menjadi wazir .pertanian/perikanan 10.diplomasi zaman menurun .negara hukum .ketegasan ratu .diplomasi Aceh tahun 1873 .diplomasi Aceh . O R G A N I S A S I D A N PERKEMBANGAN ANGKATAN PERANG Balai laksamana .prinsip adil dan thaat . P E R A N A N K E H A K I M A N Pembinaan hukum.lima besar Islam .perjanjian Pidie .delegasi Aceh ke Betawi delegasi Inggeris dan Mekkah .rasi nama jabatan rangkap 97 94 84 74 119 .hubungan Aceh dengan Turki .rukun negara .negara syura .derajat mahkamah 11.dewan delapan 12.balai baitul mal .mata uang balai furdhah .

sejarahnya . Lembaga-lembaga sosial . . K E H I D U P A N D A N P E R K E M B A N G A N S O S I A L .Banda Aceh Ibukota Negara BAHAGIAN KETIGA Kesenian/pendidikan sejarah Aceh 15.seni mengarang surat .upacara-upacara adat .kota universitas .para ulama lainnya . BANDA A C E H DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN Kota politik .Teungku D i Leupue .Teungku Chik Pantee Kulu Teungku Faki .wanita dalam angkatan perang armada inong bale . PERKEMBANGAN PENGETAHUAN Islam menghiasi lembaran 140 153 PENDIDIKAN D A N ILMU 190 Dasar dan tujuan pendidikan .upacaraupacara kenegaraan 14.kota yang makmur .taman gairah . .Syamsuddin A s Suamatrany syekh Nuruddin A r Raniry .dayah-dayah terkemuka 7 .angkatan perang dalam kenyataan 13.tingkatan pendidikan .unsur-unsur warganegara kedudukan wanita .dua buah sarakata . SEJARAH RINGKAS P A R A TERKENAL ULAMA/SARJANA 1 9 4 Hamzah Fansury .lembaga-lembaga pendidikan .gegunungan dan pintoo khoop .Syekh Abdur Rauf Teungku Chik D i Tiro .industeri perang .istana taman kesenian .universitas baitur rahman 16.Halaman pendidikan tentera .

i'lamul muttaqin 1 safinatul hukkam .al mawa'idhatul badi'ah .hikayat aja jeumpa " hikayat .prosa .senisuara dan senitari senirupa .hikayat putroe gumbak meuhhikayat banta beuransah .hikayat zaman baru r 3 8 9 3 4 1 20.hikayat Aceh asrarul arifin .kasyful muntadhir .kandang dan makam rencong.puisi .Halaman 17.faraidlul quran .sepucuk surat dari Tiro qanun meukuta alam .hikayat akhbarul karim . K A R Y A S A S T E R A B A H A S A A C E H Hikayat maleem dagang.jam'u jawami'il mushannafat . KEHIDUPAN BUDAJA D A N PERKEMBANGAN SENI256 Senibahasa .senibangunan . 19. K A R Y A S A S T E R A Gudang ilmu pengetahuan . 21.mudhharul ajla .Risalah Munjiyatul anam.hidayatul 'awam .syifaul qulub .miraatut thullab .bustanus salatintafsir baidlawy .kitab syarah ruba'i .kasyful kiram .kissah prang kompeuni .hikayat jihad zaman Nabihikayat pocut muhammad .masailil muhtadin .talkhishul falah .senidrama .adat Aceh .hikayat prang sabi . 18.dawaul qulub .hikayat nun parisi . RIWAYAT HIDUP PENGARANG KEPUSTAKAAN 461 4 7 4 8 .

12. 15. 18. Umar Johan Pahlawan . 16. 3. 20. 7. 19. 25. 5. Teuku Lueng Bata dll Lukisan Laksamana Malahayati Sket lukisan Kuta Inong Bale Sisa reruntuhan Kuta Inong Bale Batunisan Laksamana Malahayati Gambar lukisan Ratu Safiatuddin Gambar lukisan Cut Nyak Dhien Sisa reruntuhan Kuta Padang Makam Cut Nyak Dhien Gambar lukisan Cut Meutia Lukisan T. 17. 24. 27. 4. 9. 11. 26. 10. 6. 8. 14. 28. Sket Kuta Inong Bale Gambar perjalanan ke Lam Susoon Gambar sedang di Lam Susoon Foto kopi Kitab Idharul Haq Salinan Kitab Idharul Haq Foto kopi halaman Tazkirah Thabaqatain Gambar Alam Cap Peudeueng Peta Kraton Darud Dunia Foto kopi'Cap Sikureueng Foto kopi organisasi kerajaan Aceh Mata uang Kerajaan Aceh Darussalam Alat tenun.. 22 23.' Lukisan T. Panglima Polem M . 29. 13.PENUN JUK H A L A M A N B E R G A M B A R Halaman 1. 30. 21. Daud Mesjid Baitur Rahman yang dibakar Belanda dan gantinya Mesjid Raya Baiturrahman yang tiga kubah dan lima kubah Pintoo Khoop dan Gegunongan Foto kopi dokumen dari negeri Belanda Gambar Lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 15 28-29 29 41 42 43 64 64 a 72-73 75-76 85 92 102-103 117-118 128 129 130-131 132-133 139 143 144 145-146 147 148 149 155 156 165 176 199 9 . 2. bajak dan weeng teube Foto k opi dua halaman kitab Kanzul Raghaib tentang Kerajaan Aceh Gambar Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.

42. 62. 50. 34. 38. 39. 63. 33. 45. 59. 48. 56. 32. 35. 41. 46. 47. 64. 57. 58. Gambar Lukisan Syekh Abdurrauf Gambar lukisan Teungku Chik Di Tiro Lukisan Teungku Chik Pantee Kulu Gambar lukisan Teungku Faki Mesjid dan Dayah Teungku Faki Makam Teungku Faki Makam Baba Daud Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Makam Teungku Chik Lam Keuneu'eun Batunisan Teungku Chik Lam Keuneu'eun Sumur Teungku Chik Lam Keuneu'eun Makam Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Said Ahmad kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi Beslit pengangkatan Qadli dari Sulthan Alaiddin Mansur Syah Foto kopi surat kuasa dari Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah Foto kopi surat Tuanku Ibrahim Lukisan Teungku Chik Lam Birah Lukisan Teungku Chik Lam Jabat Lukisan Teungku Hasballah Indrapuri Dayah Teungku DiAnjoong Gambar tari Seudati Gambar tari Inong dan Ratoh Duek Gambar orkes hareubab dan penari Tari ranup lampuwan dan tari pho Tari adat Aceh Tengah Tari rapa-i dan daboih Gambar aksi main daboih Gambar permainan geudrang Lonceng Cakra Doonya depan rumooh Aceh Gambar pakaian kebesaran Aceh Gambar cerana sirih (puwan) 203 206 210 213 216 217 219 220 221-222 223-224 229 230 231 236 237 238 246 247 248 250 251 252 254 260 261 262 264 265 267 268 270 272-273 275 276-278 10 . 37. 49. 52. 36. 44. 40. 60. 43. 51. 54. 55.Halaman 31. 53. 61.

Gambar Rumooh Aceh 67. Jejeran batunisan indah dalam Kandang Bilui 76. Makam-makam para ulama dalam komplek Makam Teungku Di Bale Pase 80. .Halaman 65. Bangunan Kandang Meureuhoom Daya 84. Cot Bruk 93. Makam Ratu Nihrasiyah yang berukir amat indah dalam Kandang Kuta Karang 80. Makam-makam dalam Kanang Baperis 70. Makam ulama dan sulthan 87. Makam Putroe Ijoo dna Tgk. Jembatan lama di Garoot 66. Batunisan-batunisan dalam Kandang Kuta Karang 81. Komplek Kandang Bilui 75. 78. Makam dalam Kandang Cot Bada 89. Foto kopi surat dari Tiro 97. Gambar Mesjid Indra Puri yang lama 68. Batunisan berukir dalam Kandang Meureuhoom Daya 85. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Lheue . Foto kopi 2 halaman Miratut-Thullab 280 282 284 286 287-289 290 291 293-294 295-296 297-298 299-305 306-307 308-309 310-315 317 318 319 320 321 322 323 324 325-326 327 329 331 332 333 335 337-338 340 342 369 11 . Batunisan berukir dalam Kandang Pangoe 74. Makam Syekh Abddurrauf Syahkuala 88. 79. Berbagai alat senjata Aceh 96. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Raja . Makam Sulthan Iskandar Muda 72. Makam-Makam dalam Kandang Pangoe 73. . Telaga berkubah dalam Kuta Indrapatra 94. Pemandangan alam dataran tinggi Mamprai 91. Makam -makam dalam Kandang XII 71. Batunisan berukir para meurah Mamprai 92. Kandang Dalam dan batunisannya 77. Makam sulthan dalam Kandang Blang 86. . Batunisan makam Sulthan 69. Reruntuhan Kuta Alam 95. . . Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Tgk. Di Bale Pase 83. Makam dan meunasah Cot Bada 90. .

Halaman 98. Gambar pengarang dalam pakaian dinas waktu menjadi Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh 418 472 473 12 . Gambar Dookarim pengarang Hikayat Prang Koompeuni 99. Gambar pengarang dengan keluarga 100.

sehingga memudahkan sesuatu penyelidikan. Buku Qanun Meukuta Alam yang sering saya ambil bahannya dalam menyusun risalah ini. Teungku M . Karena kesulitan bahan seperti yang tersebut diatas. Yunus Jamil dan Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. Risalah ini saya namakan " K E B U D A Y A A N A C E H D A L A M S E J A R A H " . 13 . 2. berbeda dengan kitab-kitab agama yang dikarang dalam bahasa Jawi (Melayu) yang semuanya menyebut nama pengarang dan dicatat pula tanggal selesainya pada akhir kitab. Sungguhpun demikian. karya-karya sastera dan riwayat para ulama. maka risalah ini telah dapat saya selesaikan pada tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 (3 Juni 1972). maka uraian mengenai lembaga-lembaga pendidikan (dayah-dayah). Dalam menyusun buku ini. yang harus dimulai sejak zaman sebelum Islam. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab. dan saya susun dengan sistematika modern. dengan pengertian bahwa buku ini mengemukakan kembali kebudayaan Aceh seperti yang termaktub dalam kitab-kitab sejarah dan catatan-catatan lainnya. 4. Jadi. sebagai langkah kearah penyusunan sebuah buku sejarah kebudayaan Aceh yang lengkap. kecuali satu dua buah. yang pada umumnya tidak menyebut nama pengarangnya.R A M P SIGAPU BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM 1. dengan bahan-bahan yang ada dalam perpustakaan saya dan dengan bantuan bahan dari teman-teman. kesulitan yang pertama saya hadapi yaitu kurangnya buku-buku bacaan mengenai sejarah Aceh. teristimewa Sdr. 3. ia belum merupakan buku sejarah kebudayaan Aceh yang berfungsi meriwayatkan kebudayaan dari segala seginya. dan nomor-nomor halamannya yang dicantumkan pada tiap-tiap foot-noteyaitu nomor halaman dari naskah yang ada pada saya. terutama mengenai sejarah kebudayaan. 5. Semua buku hikayat Aceh yang saya pakai dan bicarakan dalam risalah ini. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab atau salinan kembali dari naskah lama itu. sangat tidak memadai dibandingkan dengan kenyataan yang sebenarnya.

6. 10. 8. 7. Risalah yang bernama kebudayaan Aceh Dalam Sejarah ini. bahwa risalah ini selesai saya susun menjelang berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh Kedua. 14 . Nederland. dan inilah harapan saya satu-satunya. setelah selesai saya susun ia telah menjadi hak masyarakat bangsa Indonesia untuk ditelaah. Adapun gambar-gambar dan fotocopi-fotocopi yang dimuat dalam buku ini. serta mengadakan usaha lanjutan untuk memperbaiki. HASJMY. Cara kebetulan. adalah diangkat dari koleksi album pribadi saya. Jadi nomor-nomor yang tercantum pada foot-nottadalah nomor-nomor pada naskah salinannya yang ada pada saya. Wabillahit Taufiq Wal Hidayah ! BandaAceh. yaitu mengetengahkan kembali kebudayaan Aceh dalam rangka membina Kebudayaan Indonesia yang lengkap menyeluruh. 23 Rabiul Achitr 1392 5 Juni 1972 ttd. yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus s/d 2 September 1972. 9. Buku Adat Aceh With Introduction adalah salinan dari buku tersebut yang diterbitkan/dicetak s'-Gravenhage-Martinus Nijhoof. dan menurut anggapan saya bahwa usaha Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh mengadakan Pekan Kebudayaan Aceh Kedua dan usaha saya menyusun risalah ini bertujuan sama. menambah dan menyempurnakannya. H.

SEKETKUTA INONG BALEE 15 .

Kuta Inong Bale dan Makam Laksamana Malahayati yang ketiga-tiganya terletak sekitar Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. yang memerintah tahun 997-1011 H . saya pergunakan untuk mengunjungi Kuta Indrapatra di Ladong Kecamatan Darus Salam. Untuk melengkapi buku i n i . yang masih ada bekas-bekasnya. 16 . dan panjang kuta ini kira-kira 600 m. tinggi dari permukaan laut kita-kita 100 m. dimana terdapat kuta-kuta (benteng). semakin terasa bagi saya betapa bermanfaatnya turun kelapangan untuk melihat dan mempelajari benda-benda budaya peninggalan zaman jayanya Aceh. selama akhir Juni sampai awal Agustus 1972 hari-hari yang senggang dari kesibukan dinas rutine saya pergunakan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Kuta Inong Bale ini adalah pangkalan utama dari Armada Inong Bale yang dibentuk oleh Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil. baik yang berada di Banda Aceh ataupun ditempattempat lain. K U T A INONG B A L E Kesempatan yang pertama pada tanggal 20 Juni 1972. Kuta Inong Bale ini terdiri dari benteng utama yang dilingkari dengan tembok yang sangat kuat. Kuta Inong Bale (Benteng Wanita Janda) terletak kira-kira 7 kilo meter dari Krung Raya. zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai kedudukan internasional yang amat mengagumkan. dan kuta menyeluruh dimana didalamnya terdapat bangunan-bangunan asrama dan sebuah kolam pemandian yang bernama Kolam Putroë Ijoo. kandang-kandang para Sulthan dan makam para ulama. Inti dari Armada Inong Bale terdiri dari janda para Syuhada. saya berpendapat ada baiknya menurunkan dibawah ini beberapa catatan tentang benda-benda budaya yang saya kunjungi itu. dengan panglimanya Laksamana Malahayati dan Kepala Stafnya Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen.PENGANTAR TAMBAHAN T E N T A N G BENDA-BENDA B U D A Y A Setelah buku ini selesai saya susun. Demikianlah. (1589-1604 M ) . diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya yang indah. Kuta Mukuta A l a m .

saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Biluy dan M a k a m L a m 17 . KUTA INDRAPATRA D A N K U T A M E U K U T A A L A M Kuta Indrapatra terletak di Ladong Kecamatan Darussalam sekarang. mungkin makam Kepala Stafnya Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen. namun saya tidak melihat adanya unsur-unsur Hindu pada kedua kuta ini adalah asli buatan Kerajaan Aceh Darussalam sendiri.Tempat terletak Kuta Inong Bale ini indah sekali dan bersama-sama dengan benda-benda budaya lainnya sekitar Krung Raya baik sekali untuk menjadi objek turisme. sekalipun tidak tertutup kemungkinan bahwa Kuta Indrapatra dibangun diatas puing-puing reruntuhan candi Hindu. yang terletak diatas sebuah bukit dekat Kampung Kuta. Kuta Indrapatra lebih besar dari Kuta Meukuta A l a m . sedangkan Kuta Meukuta A l a m (Kuta Iskandar Muda) terletak dekat Teluk Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. mempunyai batunisan yang berukiran indah dengan ayat-ayat Quran. Disamping makam Laksamana Malahayati. Lam Reh. ditempat mana Laksamana Malahayati dan Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen serta perwira-perwira lainnya bertempat tinggal. MAKAM MALAHAYATI Disebelah selatan Kuta Inong Bale terdapat Makam Laksamana Malahayati. tetapi bentuk dan arsitekturnya serupa. Kampung Kuta dahulunya adalah perkampungan perwira dari Armada Inong Bale. Sekalipun ada orang mengatakan bahwa Kuta Indrapatra adalah peninggalan zaman Hindu. Makam Laksamana Malahayati yang terletak diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya. menandakan. Diatas bukit ini sekarang telah ditumbuhi kayu yang tinggi besar. mungkin sekali. bahwa arsitek perencana kedua kuta itu adalah satu orang. juga terdapat makam yang lain. K A N D A N G BILUY Kesempatan yang kedua pada tanggal 4 Juli 1972.

maka kemudian makamnya terkenal dengan sebutan Makam Teungku Chik Lam Keuneu'euen yang lama kelamaan oleh lidah Aceh menjadi Lapeueneu'euen. yaitu telah lebih dari 700 tahun. diduga telah berumur lebih dari 700 tahun. Syekh Abdullah Kan'an inilah yang mula-mula membawa bibit lada ke Aceh sehingga beliau dapat disebut Bapak Lada Aceh. Setelah beliau dimakamkan ditempat tersebut. yaitu makam dari Syekh Abdullah Kan'an. sementara sumur dihadapannya dengan munyeng dari tanah berukir. Makam Lam Keu Neu'euen ini. (1490-1497 M). bukan saja karena beliau seorang ulama dan pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. bahkan kampung itupun telah bernama Kampung Lam Peuneu'euen. terlihat 18 . Pengaruh Teungku Lam Keuneu'euen sangat besar. yang mungkin dibinanya belum lebih dari 200 tahun. yang antaranya Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah yang memerintah tahun 895-902 H . seorang ulama besar yang bersama-sama dengan Meurah Johan sekitar tahun 576 H . Makam Teungku Chik ini terletak dalam sebuah bangunan yang berbentuk mesjid. sehingga sampai sekarang demikianlah namanya. maka Kandang Biluy sangat memerlukan kepada perawatan dan pengawetan yang pantas. (1180 M) datang ke Aceh Besar untuk menjalankan dakwah Islam. Bukti dari besarnya pengaruh beliau sampai sekarang. tetapi juga karena seorang pengusaha dan ahli pertanian yang besar. Baik untuk kepentingan sejarah ataupun untuk kepentingan turisme. M A K A M L A M KEUNEU'EUEN Makam Lam Keuneu'euen ini telah tua usianya. yaitu kinipun makam beliau masih dikunjungi orang dan masih banyak orang meiepaskan nazar. Batunisan-batunisan yang terdapat pada makam-makam di Kandang Biluy ini mempunyai nilai sejarah karena tercatat nama Sulthan dan tanggal mangkatnya.Keuneu'euen yang keduanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. Dalam Kandang Biluy terdapat makam para Meurah dan para Sulthan serta para keluarganya. dan juga mempunyai nilai seni yang tinggi karena ianya berukiran dengan huruf-huruf Arab yang bermotifkan ayat-ayat Quran. Pada hari saya berkunjung kesana.

sehingga didaerahnya pernah dibangun satu kota istirahat.M A K A M SEKITAR M A M P R A I Sekitar dataran tinggi Mamprai banyak terdapat makam para Meurah (raja-raja kecil) dan para ulama kenamaan. yang menurut cerita beratus tahun yang lalu berpenduduk banyak sekali. Kandang Cot Bada yang terletak dekat Samahani Kecamatan Suka Makmur. seorang ulama dan pengarang kenamaan. Seharusnyalah Pemerintah Daerah dan rakyat Aceh secepatnya membina kembali makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. dan Kandang Pangoe yang terletak dekat Lam Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. Sulthan yang menolak ultimatum Belanda bertanggal 26 Maret 1873. tanpa ada kesempatan untuk membuat makamnya yang layak sebagai seorang Sulthan yang tidak kenal menyerah. Mamprai satu dataran tinggi yang berpemandangan indah. karena Kraton Daruddunia direbut Belanda setelah menjadi puing. K A N D A N G COT B A D A Kesempatan ketiga pada tanggal 18 Juli 1972. bagaimana menyedihkan makam Sulthan ini. Makam para Meurah sekitar dataran tinggi Mamprai. adalah tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah meninggal setelah Pusat Kerajaan Aceh dipindah keluar kota Banda Aceh.beberapa ekor kambing nazar. Saya telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri. 19 . (1870-1874 M). Sulthan yang gagah berani dan tahu harga-diri. yang tereletak dalam kecamatan Suka Makmur. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Cot Bada. yang menurut keterangan khadam makam tersebut bahwa kambing-kambing itu akan disembelih hari Jum'at mendatang Dalam komplek pekarangan Makam Teungku Cik Lam Keuneu'euen. terdapat makam Teungku Cik Kuta Karang. Jenazah beliau dibawa ke Cot Bada dan dimakamkan disana. sehingga menjadi makam yang layak bagi seorang sulthan yang lebih suka meninggalkan istana daripada menyerah kepada musuh M A K A M .

didalamnya antara lain terdapat makam Meurah Jiee yang berbatu nisan besar tinggi serta berukiran yang bermotifkan ayat-ayat Quran. Kandang Ulee Lueng dan Kandang Leu Ue. terletak di Kampung Meunasah L a m Blang. Kandang Lheue yang terletak di Kampung Paya Trieng. Kesempatan keempat pada tanggal 21 Juli 1972. terdapat didalamnya banyak makam Meurah-Meurah dan keluarganya. Makam Meurah Puteh. Memang waktu itu saya lihat banyak wanita-wanita mengambil air kesumur Ja C i k Kandang Ulee Lueng yang terletak dekat Kampung Daroy Kameu. terletak di Kampung Lagang. yaitu Makam Meurah Cot Bakkrut (turunan Meurah Eumpee Blieng). juga seorang ulama yang dianggap sangat kramat. terdapat makam Teungku Cik Awee Geutah. seorang ulama besar pencinta binatang. sehingga semua sumur telah kering. Kebetulan waktu saya kesana. seorang ulama besar yang dianggap keramat sampai sekarang. Pada makam-makam ini. oleh karena rindangnya dengan kayu-kayu besar KANDANG LHEUE ULEE LUENG. kecuali sumur yang dekat dengan makam Ja C i k . Tetapi. juga terdapat batunisan-batunisan yang berukiran huruf Arab yang indah dengan motif ayat-ayat Quran. Tiada berapa jauh dari Kandang Lheue i n i . hal mana menambah keyakinan penduduk akan keramatnya Ja tersebut. lagi musim kemarau yang amat sangat. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Lheue. K A N D A N G L E U UE. Makam Teungku Cik Cot Bruk. dengan batunisan-batunisan yang besar tinggi dan 20 . dan sebuah lagi makam Ja C i k .Diantara makam-makam yang terdapat didataran tinggi M a m prai ini. yang semuanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. demikian pula dengan makam-makam lainnya ditempat itu. Kandang telah ditumbuhi kayu-kayu besar dan rindang. Makam Putroe Ijoo (puterinya Meurah Cot Bakkrut dan isteri dari Teungku C i k Glee Weueng yang terkenal). M a k a m Meurah Keunayan (dua yang akhir ini anaknya Meurah Cot Bakkrut). sayang sekali karena makam-makam itu telah menjadi tempat istirahat kerbau waktu terik matahari.

Kandang Ulee Lueng ini saya lihat sekarang telah merupakan hutan dan rimba kayu-kayu besar yang mungkin telah ratusan tahun umurnya. 21 . saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang Kecamatan Darul Imarah. Menurut hernat saya. berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. baik kayu-kayunya ataupun batunisan-batunisannya. yaitu sama-sama mempunyai batunisan-batunisan besar tinggi. Juga kesempatan hari ini saya pergunakan sebaik-baiknya untuk mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) yang juga terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. artinya jangan dipotong. dibawah naungan kayu-kayu besar tinggi dengan hutan-hutan kecil kelilingnya. Saya rasa dalam suasana seperti dalam hutan belantara ini. Kandang Leu Ue yang terletak di Kemukiman Puni tidak berapa jauh dari Kandang Ulee Lueng. dekat dengan Kampung Daroy Kameu. (1497-1511 M ) dan makam Raja Ibrahim. kecuali yang betul-betul tumbuh atas kubur. Jumlah makam-makam dikandangkandang ini banyak sekali. keadannya juga sama seperti Kandang Ulee Lueng dan Kandang Lheue. baiknya hutan/rimba dipelihara terus. sehingga betul-betul dapat menjadi objek turisme yang amat berkesan K A N D A N G RAJA Kesempatan kelima pada tanggal 25 Juli 1972.berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. Kandang Raja ini sama halnya juga dengan Kandang Ulee Lueng. adalah salah satu Kandang yang dahulunya bernaung dibawah pengawasan Kraton Kuta A l a m . Kandang Lheue dan Kandang Leu Ue. Dalam kandang antara lain terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah tahun 902-916 H . akan sangat menarik bagi kaum toris yang biasanya selalu mendekam dalam kota besar. KANDANG PANGOE Kandang Pangoë yang terletak dekat L a m Bhuk Kecamatan Mesjid Raya.

KRATON D A R U L K A M A L Kesempatan tanggal 25 Juli 1972 juga saya pergunakan untuk menyelidiki dan mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal. maka Kraton Daroy Kameu dijadikan lembaga pusat Balai Majelis Mahkamah (Mahkamah Agung) dan pusat kegiatan ilmu. (1267-1309 M ) . Kraton Darul Kamal. Antara Kampung Daroy Kameu (Pusat Kraton) dan Kampung Kandang (asrama perajurit dan Kandang Raja) terhampar blang padang (lapangan luas) yang mungkin antara lain dijadikan tempat upacara-upacara kenegaraan yang besar dan parade. Bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) sekarang menjadi dua buah kampung. yang oleh lidah Aceh disebut "Daroy K a m e u " . didirikan pula Kraton Darud Dunya oleh Sulthan Mahmud Syah I yang memerintah dalam tahun 665-708 H . sedangkan Kampung Kandang terletak disebelah selatan. sebagai sulthan pertama dari Kerajaan (Aceh) Darussalam. Kira 90 tahun kemudian. Setelah kedudukan Sulthan dan Pusat Pemerintahan dipindahkan ke Kraton Dunya. yang memerintah dalam tahun 601-631 H . ditempat mana tiap-tiap tahun diadakan upacara keramaian 22 . dalam Kecamatan Darul Imarah. yaitu Kampung Daroy Kameu dan Kampung Kandang. dan ditengahtengah blang padang itu terdapat tanah yang agak tinggi (bukit rendah mendatar) yang disebut Peukan Dara Baroo (Pasar Penganten Baru). maka Kandang Pangoë inipun tidak terpelihara samasekali. yang mungkin tempat upacaraupacara waktu pemakaman orang-orang besar. Menurut keterangan penjaga kandang itu kepada kami. Kampung Daroy Kameu terletak pada pusat Kraton tempat dulunya berdiri istana dan gedung-gedung lainnya.Seperti halnya dengan kandang-kandang didaerah Kecamatan Darul Imarah. bahwa tidak ada orang yang berani memotong kayu ditempat itu. (1205-1234 M ) . sehingga batunisan kepala dari Sulthan Syamsu Syah telah patah. karena kuatir akan celaka. pertama kali didirikan oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. tempat dulunya berdiri asrama perajurit dan sebuah kandang yang kemudian terkenal dengan sebutan Kandang Raja yang tinggi dan bermedan luas. Kandang inipun telah merupakan rimba kecil dengan kayu-kayu besar tinggi.

yaitu Mesjid Baitur Rahim. Balai Rong Sari. beberapa istana lainnya. K R A T O N D A R U D DUNYA Selagi Sulthan Alaiddin Johan Syah masih hidup. telah mulai dibangun satu kota baru dekat sungai Kuala Naga (sungai Aceh sekarang) antara Kampung Pandee dan Blang Peureulak. (1408-1465 M ) . Demikianlah. yang mulai didiami oleh penggantinya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II yang memerintah dalam tahun 811-870 H . Istana Sulthan. Oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. sedangkan sekitarnya terdapat Kandang Biluy. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a Meukuta Alam (1016-1045 H . yaitu Kandang Raja dan Kandang Dalam (sekarang terkenal dengan sebutan Kandang Ulee Lueng). Balai Peratna Sembah. Dalam Kraton Darul Kamal terdapat dua buah kandang. tiap-tiap sulthan berturut-turut memperbesar dan menyempurnakan Kraton Darud Dunya. = 1675-1678 M ) terjadilah pembakaran terhadap Kraton Darud Dunya. = 1607-1636 M ) . Kraton Darud Dunya setelah mencapai puncak kegemilangannya. Dalam tahun 691 H . Mesjid Baitur Rahim. kota mana dinamakan Bandar Darussalam (dalam perjalanan sejarahnya berobah menjadi Banda Aceh). (1539-1571 M ) . sehingga pada zaman Sulthan Alaiddin Riayat Syah II A l Kahhar yang memerintah dalam tahun 945-979 H . (1292M).yang kira-kira sama dengan Pekan Kebudayaan Aceh sekarang. Asrama Perajurit Pengawal dan rumah-rumah para perwiranya. Dalam zaman pemerintahan Sri Ratu Nurul AlamNaqiyatuddin (1086-1088 H . Balai Gading. kota baru direncanakan pada satu waktu dijadikan Ibukota Kerajaan untuk menggantikan kota lama Bandar Lamuri. Kandang Leu Ue dan Kandang Lheue. Balai Peratna Sembah dan Balai Mahkamah Rakyat. semua bangunan dalam kraton telah diganti dengan tembok beton. Balai Mahkamah Rakyat. Gudang-gudang 23 . Kraton Darud Dunya dilengkapi dengan istana resmi. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I membangun Kraton Darud Dunya dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. Diantara gedung-gedung yang sempat terbakar. sebagai usaha sabot yang putus asa dari golongan kaum wujudiyah yang menjadi alat golongan politik yang anti raja wanita.

(1205-1234 M ) . diseberang sungai Aceh atau disebelah utara dari Kraton Darud Dunya. 24 Sulthan Alaiddin Johan Syah. Dalam Kraton Darul Aman (Kraton Kuta Alam). Kraton yang baru dibangun ini. yang kemudian nama ini oleh Sulthan Iskandar M u d a dijadikan nama mesjid dalam Kraton Darud Dunya. dan ditambah lagi dengan perang semesta melawan Belanda. Kota A l a m dan sebahagian kampung L a m Bhuk. Pada tanggal 24 Januari 1874. maka Kraton Darul Aman berantakan menjadi puing K A N D A N G L A M SUSOON Kesempatan tanggal 7 Agustus 1972 saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang L a m Susoon. (1497-1511 M ) . maka di bangunlah Kraton baru oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah dalam tahun 902-916 H . tentera Belanda dibawah pimpinan agressor Van Swieten dapat merebut Kraton Darud Dunya yang telah menjadi puing dan setelah Syahid perajurit terakhir KRATON DARUL A M A N Setelah Kraton Darud Dunya berusia 200 tahun lebih. Jadi daerah Kraton Darul A m a n meliputi sebagian Peunayong. yang memerintah tahun . juga dibangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjida Baitur Rahim. yaitu : 1. sedangkan mesjid dalam Kraton Darul Aman oleh Sulthan Iskandar Sani diberi nama baru yaitu Baitul Musyahadah. selain istana-istana dan gedung-gedung pemerintah lainnya.perlengkapan persenjataan dan lainnya. ditempat mana menurut riwayat muktamad dimakamkan tiga orang Sulthan. yang dibentengi dengan sebuah tanggul raksasa yang bernama "Teunambak P i d i e " . dan dari sana membelintang sampai kepinggir sungai Aceh didaerah Peunayong sekarang. setelah diperbaiki dan Dan sebagai akibat dari perang saudara beberapa kali. Teunambak Pidie memanjang dari pinggir sungai Aceh (dijembatan Kota Alam sekarang) sampai ke Kampung Lam Dingen. 601-631 H . diberi nama "Kraton Darul A m a n " . yang kemudian oleh karena kuat bentengnya dinamakan juga Kraton Kuta A l a m (Benteng Dunia).

hampir sudah dapat diambil kesimpulan bahwa memang di tempat itulah berkubur ketiga sulthan kita itu. yang memerintah dalam tahun 631—665 H . (1234—1267 M). Hanya pernah orang melihat dalam sebuah catatan naskah lama. Menurut keterangan yang saya peroleh dari orang-orang tua di Lam Krak. Kecamatan Suka Makmur. Kalau dihubungkan dengan keterangan-keterangan ini. dimana sebelah kiri ternganga jurang dalam yang sayup-sayup mata memandang ke bawah. Dari seorang orang tua yang bernama Teungku Ubit. kami dapat berkenderaan hanya sampai ke Lam Birah. karena memang ketiganya berasal dari Lam Susoon Bilui. yaitu nama satu kampung di daerah Bilui. Bagi kami yang tidak biasa sangat mengerikan melalui 25 2. kemukiman Luthu. Dari Lam Birah. bahwa di Lam Suoon ada kuburan sulthan-sulthan. Kecapekan dapat terhibur oleh indahnya pemandangan alam yang menta'jubkan. (1267—1309 M). tetapi mereka tiada mengetahui siapa nama sulthan-sulthan itu. saya mendapat penjelasan bahwa tempat tersebut dinamakan Lam Susoon. 3.Sulthan Alaiddin ahmad Syah. Dari Banda Aceh. memang makam ketiga orang sulthan tersebut benar terdapat di dataran tinggi Mamprai. . kami berjalan kaki menuju ke selatan dengan menempuh jalan mendaki dan terus mendaki. Sulthan AJaiddin Mahmud Syah I. yang memerintah dalam tahun 665—708 H . sekalipun orang telah coba mengadakan penyelidikan. bahwa makam ketiga sulthan tersebut terletak dalam satu tempat yang dulunya sebagai kota istirahat di dataran tinggi Mamprai yang bernama Glee Weueng. sementara di sebelah kanan meninggi bukit terjal yang menakutkan. hanya di suatu tempat yang sekarang bernama Lam Susoon. Kami berjalan melereng bukit yang menanjak. Hasil penyelidikan yang sudah mendekati kebenaran. tetapi bukan persis di Glee Weueng. Ketiga orang sulthan ini memang tiada terdapat makamnya di salah satu kandang yang ada sekitar Banda Aceh ataupun kandangkandang lainnya di luar kota Banda Aceh. Untuk maksud membuktikan dengan mata kepala sendiri itulah maka kami tanggal 7 Agustus 1972 berkunjung ke Lam Susoon yang terletak di atas dataran tinggi Mamprai yang berpemandangan sangat indah. yang seluruhnya kami tempuh dalam masa 4 jam jalan kaki.

sehingga karenanya beliau pindah dari Banda Aceh dan mengambil tempat di Glee Weueng. Sibreh. Teungku D i Weueng yaitu salah seorang ulama besar yang tidak menyetujui kebijaksanaan Ratu Safiatuddin. sebagai perlambang kesetiaan kedua suami isteri itu. tetapi oleh karena tempat yang bernama agak romantis itu mempunyai riwayat pula. Ceritanya begini : Putroe Ijoo bertempat tinggal di Mamprai sedangkan suaminya di Glee Weueng yang letaknya lebih tinggi.jalan yang hanya muat sebuah tapak kaki. dan pada suatu tempat yang bernama Cinta Guna kami berhenti agak lama sedikit. Demikian juga Pulau Weh dengan Sabangnya. tidak saja untuk istirahat. yang terletak antara lingkaran bukit diatas dataran tinggi itu. yang dulunya merupakan kota pegunungan tempat istirahat. maka Teungku turun dari Glee Weueng dan Putroe naik dari Mamprai dan bertemulah selalu ditempat yang kemudian dimashurkan namanya dengan " C i n t a G u n a " . Jam 14 sampailah kami di L a m Susoon. Menurut cerita yang kami peroleh dari seorang orang tua yang. yang membentuk gerbang seakan-akan pintu masuk. Apabila mereka ingin hendak bertemu. Dari tempat yang bernama Cinta Guna i n i . Indrupuri dan sebagainya. Lambaro. terpampanglah didepan mata kita dataran rendah Aceh Besar dengan terlihat jelas kota Banda Aceh. sedangkan putroe Ijoo. Indah. sama sekali tidak merasa bahwa waktu itu kita telah berada ditempat yang tingginya dari 26 . keluarga raja-raja di Bilui. karena telah biasa. mengantar kami. seakan-akan dekat sekali diujung mata kita. sungguh indah pemandangan. Apabila kita telah sampai dalam lingkaran bukit itu. tetapi bagi penduduk disana yang menemani kami berlari seperti diatas jalan aspal. Diantara L a m Birah dengan L a m Susoon berkali-kali kami berhenti untuk istirahat. yang kedua ujung bukit itu setelah melengkung membentuk sebuah lingkaran lantas hampir bertemu mengarah keutara. dimana sekarang telah merupakan kebun durian. bahwa tempat itu dinamakan Cinta Guna karena ditempat itulah selalu terjadi pertemuan antara Teungku di Weueng dengan isterinya Putroe Ijoo . dari mana kami dan siapa saja harus masuk kalau mau ke L a m Susoon. yaitu salah seorang puteri dari Meurah Cot Bak Krut. Samahani. apabila kita memandang ke utara.

yang kemudian saya namakan dengan "Kandang Lam Susoon". dan lupalah kami sejenak keletihan empat jam berjalan kaki tadi Pendapat saya sementara tentang Kandang Lam Susoon ini. Sulthan Alaiddin Akhmad Syah dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I ? Karena batunisannya adalah batu biasa dan tiada bertulisan. dan setelah mendengar keterangan-keterangan dari orang-orang tua sekitar Lam Krak dan Lam Birah serta dihubungkan dengan catatan pada sebuah naskah lama. kami dapati faktanya. disitulah ketiga sulthan kita berkubur. Demikianlah. Kandang Leu Ue dan Kandang Pangoe. satu diantaranya yaitu makam Teuku Lam Teungoh yang syahid dalam peperangan dengan Belanda sekitar tahun 1880. Kandang Ulee Lueng. dan yang tiga lagi itulah makam dari sulthan-sulthan yang diceritakan oleh orang-orang tua di Lam Krak. masuk akal kalau dahulu ditempat itu telah terbangun satu kota pegunungan tempat istirahat. yang kata Teungku Ubit berasal dari Kampung Lam Susoon. Dari tempat makam itu. yaitu empat segi memanjang dan meninggi dari dataran tanah sekelilingnya sekalipun dalam format kecil. 17 Agustus 1972. i 27 . Melihat tempatnya. apa yang diceritakan orang-orang tua di Lam Krak itu. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri. jika kita mengarah keutara terpandanglah dataran rendah tempat lokasi Banda Aceh dan dikejauhan sana laut biru mengapungkan pulau Weh yang amat indah. Memang disana kami dapati ada empat buah makam. setelah makan siang. Hal ini lebih menyakinkan lagi. Kami terus dibawa ketempat tanah pekuburan. kita merasa seperti dalam kebun durian ditengah-tengah dusun dataran rendah. haruskan dilanjutkan dengan usaha-usaha penyelidikan yang terus menerus Banda Aceh. hanya timbul pertanyaan : apakah benar makam yang tiga itu tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. Kandang Lheue. setelah melihat komplek pekuburan itu persis seperti komplek-komplek pekuburan Kandang Bilui. maka saya mengambil kesimpulan bahwa sudah dapat dipastikan.permukaan laut mendekati 1000 meter.

Beristirahat sejenak berkorsikan batu besar. didepan mata terbentang luas dataran rendah Aceh Besar yang indah. 28 .Sedang melalui dataran tinggi Mamprai menuju Kandang Lam Susoon.

Telah berada ditempat bekos kota peristirahatan. Sayang sekali. 29 . setelah dibersihkan dan nampak batunisan-batunisannya. (Gambar bawah) sedang mencari tempat makam dan membersihkannya. sehingga tidak dapat diambilfotonya. (Gambar atas)sedang makan siang. hujanpun turun dengan lebatnya. setelah berjalan mendaki 4 jam lebih. yang tingginya daripermukaan laut mendekati 1000 meter.

coontan. wafeuet. laweet. mitsee. sakeet.EJAAN BAHASA ACEH Karena dalam buku ini termuat syair-syair dalam bahasa Aceh. dl : dla'eh. u : ganti oe dalam ejaan lama: abu. ee. Ejaan itu sebagai berikut: a. due. sabeet. bunda. i. maka dirasa ada manfaatnya menurunkan disini ejaan bahasa Aceh yang baru. sh . i. shuboh. Arab : gafuroon. djula. ushuy. gani. ue : ganti oee dalam ejaan lama : bue. Sebab semua huruf itu dapat dipakai untuk menulis bahasa Aceh. o. mempergunakan semua Abjad Laten dari A sampai Z. mitseue. shah. ridla. dueq. shahbat. beuo. banda. Kata-kata yang berasal dari bahasa Arab. kalau dimuka e. dibaca seperti ghain. chusuh. redacsi. tetapi tidak pada kata-kata seperti : pheet. suleet. : batheen. gamba. tb. Ejaan bahasa Aceh yang baru itu. pham. dan kalau mati semua dibaca seperti k juga: contrac acte. mb . bae. meurijam. seuu. cigaret. ngg : nggang. paham g : huruf ini jika digunakan pada kata-kata berasal bahasa Arab. seuoot. tha'at. ch : Chaba. cheuradjeuen. bandum. j : dipakai pada kata-kata: lija. ditulis dengan huruf seperti yang akan dijelaskan dibawah ini. yang diambil sebagai contoh. kumbang. u dibaca seperti k: carbon. sebab kata-kata itu berasal dari pahit. o. muen. kumbee. f : kafan. e. u. mboon. qaooy. aneuq. krueng. rueq. batheue. seperti yang diutarakan oleh Anzib. te : tsabeet. berdiri sendiri dalam kata-kata : siat. c dimuka a. gajeeb. tanggoong. 30 . sija. ganti e ejaan lama : padee. curusuh. q : qawoom. panggang. geupeet. pijooh. bijooh. meudlarat. karu. seui. achee. nd : ndie. dueq. qadli. maqlum. thabi'at. dibaca seperti s : centi.

31 . (x = s): paxa. . leubuy. puwan. izin.v w x y z : : . 'euy. paruy. kuwah. seexa. saxi. dipakai pada k a t a : duwa. vitamin. qaooy. : dipakai pada kata-kata yang berasal dari bahasa Arab: zat. visum. 'uzo. meuntuy. dipakai kata mati ja : kapay.

.

BAHAGIAN PERTAMA LINTASAN S E J A R A H K E R A J A A N ISLAM DI A C E H .

.

(1) A. tatacara hidup. Kebutuhan sosial. baik kehidupan pribadi ataupun kehidupan kelompok. Hasjmy: Sejarah Kebudayaan Islam halaman 1 -3. c. Definisi kebudayaan. penjelmaan rasa. seni-tari dan seni-drama. kebutuhan ruhani. serba-cita dan resam-kanun. Kebudayaan yang menjelma dari serba kebutuhan manusia. 35 . sehingga dengan demikian kebudayaan berarti: a. penjelmaan cita. b. Untuk ini. Jasmani manusia membutuhkan sesuatu yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya. Dari kebutuhan ini.MUKADDIMAH SEBAB TIMBULNYA K E B U D A Y A A N a. Ruhani manusia membutuhkan hiburan. Kebutuhan jasmani. manusia tidak bisa hidup sendirian. perundang-undangan. senirupa. Kebudayaan ditimbulkan oleh kebutuhan manusia: (1) kebutuhan jasmani. seni-suara. menjelmalah seni-budaya dalam segala bentuknya : seni-bahasa. Telah menjadi fitrah manusia. penjelmaan akal. c. bahwa mereka membutuhkan satu sama lain. Dari kebutuhan ini menjelmalah berbagai organisasi. b. perumahan dan alat-alat perlindungan diri. Kebutuhan ruhani. lembaga. adalah manifestasi akal-budi dan hati-nurani manusia. kebutuhan sosial. manusia membutuhkan makanan.

) dan langsung dari A r a b . bahwa menurut sumber-sumber yang kita ketahui. juga sebagai saudagar. para ahli sependapat yaitu dipesisir Sumatera Utara. bahwa muballigh-muballigh Islam yang lama-lama itu selain sebagai penyiar agarna. Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung di Medan mulai 17 s/d 20 Maret 1963. maka raja Islam yang pertama berada di Aceh. kemudian kami lemparkan kembali kedalam kawah yang sangat hina. para ahli sejarah berbeda pendapat. ke II H . ada yang mengatakan di Jaya dan ada pula yang mengatakan di Barus. bahwa daerah yang pertama didatangi oleh Islam ialah pesisir Sumatera dan bahwa setelah terbentuknya Masyarakat Islam. antara lain telah menyimpulk a n : (2) a. . Definisi ini berlandaskan pada : a. bahwa dalam proses peng-Islaman selanjutnya. orang-orang Indonesia ikut aktif mengambil bahagian. kecuali mereka yang beriman dan beramalsalih. bahwa penyiaran itu di Indonesia dilakukan dengan cara damai. dan sebagainya. Tentang masanya. b. Islam untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah (abad ke tujuh . Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 265. (At T i n : 4-6) ISLAM MASUK K E INDONESIA Tentang dimana dan kapan masuknya Islam ke Indonesia. e. untuk mereka tersedia padala berganda. Kebudayaan Islam bersumber kepada manusia Muslim. Jin dan manusia Ku-jadikan kepada-Ku. sehingga definisinya berbunyi : Kebudayaan Islam adalah penjelmaan iman dan amal salih seorang Muslim atau segolongan Kaum Muslimin. c. b. (Az Zarijat: 56) semata-mata untuk beribadat Sesungguhnya manusia telah Kami jadikan dalam bentuk yang maha indah. (2) 36 . ada yang mengatakan pada abad ke I H .Kebudayaan Islam. Mengenai dimana. hanya perbedaannya: ada yang mengatakan di Pase.ke delapan M . d.

sampai Raja Islam Pasai Samudra itu adalah seorang Alim ahli fiqh Mazhab Syafi'i.f. Agama Islam telah berangsur datang ketanah air kita ini sejak abad pertama (abad ke 7 M. c. Penyiar Islam pertama di Indonesia tidak hanya terdiri dari saudagar India dari Gujarat. Mazhab Syafi'i telah berpengaruh sejak semula perkembangan itu. Hamka memberi kesimpulan : (3) a. Yaman. (3) Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 87-88. (4) Menurut catatan Syekh Nuruddin Ar Ranity dalam kitabnya Bustanus Salatin. Dr. tetapi juga terdiri dari Muballighmuballigh Islam dari bangsa Arab. sehingga Aceh menjadi "Serambi Mekkah". tidak mungkin didaerah lain. tetapi mengesankan kebesaran Salafussalihin Indonesia. Islam masuk ke Indonesia mula pertama di Aceh. Haji Abubakar Aceh membuat kesimpulan : (5) a.) dibawa oleh saudagar-saudagar Islam yang intinya ialah orang-orang Arab diikuti oleh orang Persia dan Gujarat. bahwa kedatangan Islam itu ke Indonesia membawa kecerdasan dan peradaban yang tinggi dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia. Aden dan lainnya. Kedatangan Ulama-ulama Islam dari luar negeri ke Aceh memperteguh ideologi Mazhab Syafi'i yang telah ditanam raja-raja Pasai. Saya mengakui bahwa ulama luar yang datang kemari. Diantara mazhab pertama dipeluk di Aceh ialah Syi'ah dan Syafi'i. (4) b. bahwa sebelum Pemerintahan Ratu Safiatuddin. (5) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Inodnesia halaman 127. d. e. c. Tetapi semua itu bukanlah menghilangkan kepribadian Muslim Indonesia dalam rangka Ummat Islam sedunia. maka jalannya itu adalah berangsur-angsur. 37 . disamping ada Ulama kita belajar ke Mekkah. Syam. Aceh telah bergelar "Serambi Mekkah". b. Oleh karena penyebaran Islam itu tidak dijalankan dengan kekerasan dan tidak ada penaklukkan negeri.

) satu expeditie dari 33 buah kapal bangsa Ajam/Parsia yang dikepalai oleh Zahid telah meneruskan pelayaran kenegeri Cina.Mohammad Said membuat kesimpulan : (6) a. tahun Masehi 632. ikut pula Muballigh-muballigh Islam untuk mengembangkan Islam. (6) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia halaman 226-2 38 . b. Haji Zainuddin menekankan : Setelah wafat Nabi Muhammad pada abad ke VII M . Disitulah mulai masuknya Islam menurut katanya. Berdasarkan sumber-sumber orang luar (Arab dan Tionghoa) maka besar kemungkinan bahwa Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad kesatu Hijrah. e. Maka kemungkinannya ialah bahwa Tashi itu sudah mempunyai raja yang beragama Islam. selain saudagarsaudagar. Dalam tahun 82 H . Sumber-sumber sejarah Arab menegaskan bahwa diberbagai bandar di Sumatera sejak abad ke 9 (catatan Mas'udi) sudah banyak pendatang Arab yang beragama Islam mendatangi tempat-tempat dimaksud. yaitu Lamuri. c. Professor Neinar mengatakan bahwa Ramni adalah Lamno yang letaknya di pantai barat ujung Sumatera. Menurut cerita itu yang terjadi dalam abad kesatu Hijrah pula. Petunjuk lainnya mengatakan bahwa Tashi dimaksud ini disebelah barat ujung Sumatera. Memperhubungkan dengan catatan Tiongkok itu. raja "Tasyi" telah mengirim peninjau ke Holing yang dirajai oleh sorang perempuan bernama Sima. dalam rombongan itu. ada kemungkinan Tashi dimaksud adalah Lamno atau Rami. bahwa wilayah yang dimaksud adalah "Lamuri" atau Rami yang disebut oleh orang Arab dalam abad ke 9. d. Sebahagian besar dari kapal-kapal musafïr itu telah singgah pula di Sumatera Utara (Aceh). Ada alasan untuk diyakinkan. berangkatlah satu expeditie dari beberapa orang saudagar Arab serta beberapa orang Muballigh Islam ikut dalam rombongan itu berlayar kenegeri Cina tinggal dinegeri Kanten dan singgah pula dipelabuhan Sumatera Utara (Aceh). (717 M.

barulah dapat didirikan di Peureulak sebuak Kerajaan Islam dengan raja yang pertamanya bergelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. Abu Ishak A l Makarany Pasy. bahwa dalam tahun 173 H . untuk pertama kali orang-orang Arab (Muslim) memasuki bagian utara pulau Sumatera). adalah di Peureulak/Aceh (Bahagian Utara Sumatera). bahkan mungkin di Asia Tenggara. = 840-864 M . mungkin sekali terjadi waktu penyalinan dari tangan ketangan. setelah hampir 50 tahun mereka berjihad dalam bidang dakwah. seperti yang nanti banyak saya kutip dalam buku ini. en met 39 . Perbedaan catatan bilangan tahun dan penulisan nama. dan sebagainya. dari nama Adh Dhahir kadangkala berobah menjadi A z Zahir waktu penyalinannya kehuruf Laten. Sungguhpun ada perbedaan-perbedaan bilangan tahun dan penulisan nama raja. yang memerintah dalam tahun 225-249 H . Catatan selanjutnya dari Abu Ishak A l Makarany tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak. Yunus Jamil dalam risalahnya Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. Catatan tersebut juga hampir berdekatan dengan catatan Mr. hampir berdekatan dengan catatan Prof. Menurut Abu Ishak A l Makarany selanjutnya. Juga ada sedikit berbeda pada beberapa tempat dengan catatan Teungku M .(Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 250). (800 M) berlabuh di Bandar Peureulak sebuah kapal dagang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah bersama sejumlah pedagang-pedagang Muslim. Dr. dalam kitabnya Idhharul Haq mencatat. misalnya dari angka dua Arab bisa berobah menjadi angka tiga Arab. Catatan Abu Ishak A l Makarany dan Di Meulek diatas. J. namun sudah dapat dipastikan bahwa Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara ini. sehingga beratus tangan. yang memang hampir-hampir serupa. Paulus yang menyatakan : "Toen kwamen de Arabieren. pada beberapa tempat agak berbeda bilangan tahun dan nama raja dari pada catatan di Meulek tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak/Pase dalam risalahnya Kanun Meukuta Alam. Sunario yang menulis: 866-950. the Arabs enter North Sumatra for the first time (Sekitar tahun 866-950. dan selanjutnya mereka menetap di Peureulak untuk menjalankan Dakwah Islamiyah.

(7) (7) a. Dr. voor welks propaganda Aceh's Noordoostkust in later eeuwen weer als tusschenstation zou dienen. Lamari of Lameri. yang kemudian beberapa abad mendatang ia menjadi setasiun perantara (penyiaran Islam dikepulauan Nusantara). halaman 70-71.hen via Malabar. c. Abu Ishak Al Makarany Pasy: Idhharul Haq. Piekaar : Encyclopaedie Islam (terjemahan bahasa Arab) jilid I dibawah huruf alif. d. Encyclopedie vam Nederlandsche Indie. b. e. maka sekitar tahun 846 dan 950 kita dapati Sumatera Utara (Aceh) berturut-turut digelar Rami. Alrami. Lamari atau Lameri). Karena orang-orang Arab itu. Door Arabieren vinden we Noord-Sumatra tusschen 846 en 950 achtereenvolgens betiteld als Rami. 40 . Deel I huruf A (A ceh) halaman 73. A l Ramni. Sunario : A Chronology of Indonesian History halaman 22. J. Di Meulek: Qanun Meukuta A lam. Alrami. A l Ramni. dimana melalui Malabar mereka membawa dan menyiarkan Islam kepesisir Timurlaut Aceh (Peureulak. A.-penj)." (Ketika orang-orang Arab.

Diangkat dari salah satu lembar kitab Idhharul Haq. 41 .Fotokopi silsilah raja-raja Peureulak/Samudra Pase.

Maka pada h i d j r a h Sabi. .saw. .saw.a w a l waktu fihnha. S a w . dan lama dalam Tahta Keradjaan DOA BELAS t a h u n T maka m a t i l a h i a pada h a r i Ahad d j u a . TIGA RATOS EMPAT PÏÏLÜH SEMILAB tahun d pada tahun A l iafh.. maka m a t i l a h a a pada h a r i D e l a s a pada s e h a r T b u l a n S a f a r pada waktu Dhuhur d j u a . Maka pada h i d j r a h S a b i . aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n ABDOL-QADIR SJAH BJauhan B a r d a u l a t d h i l l u l l a h f i l ' a l a a pada h a r i K e a i s tudjuh belaa"Sari 'bulan K a W u l a c h i r dan a d a l a h l a o a dalam Tahta Keradjaan EMPAT tAHOXJUA LAPAH bul a n .ri^ ^. ^ a r h u - Fotokopi salinan kehuruf latin silsilah raja-raja Peureulak/P Samudra 42 . e n a a h a r i .TICA RATDS LIMA t a h u n . Maka pada h i d j r a h H a b i . t i g a h a r i .pada waktu Dhuhur. pada l a p a n h a r i b S a n ' R a d Jab n a l k l a h r a i j a ~ « m l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d ftulana ABBAS SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . dalam Tahta Keradjaan LIMA BELAS t a h u n .pada h a r i B J u a ' a i waktu Dhua b l " " ' A l a i d d i n S«i. BÜA RATOS LAPAH PüLOH LIMA t a h u n . Maka pada h i d j r a h Sabi.pada vakta S h n h ï r T Maka pada h i d j r a h Habi. dua h a r i b u l a n Xtthaxaa. . MH-RATUS KKPAT POHJH SEHBIUH tahun aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ABOTR-RÏHFM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . . h a r l Ahaddjua' iS.saw. .aaw. Baka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n M«»hm. .aaka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Harhum ' A l a i d d i n MUHAMMAD AHIM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a m dan lama i a d a l a a Tahta KeradjaarTSUA PUXUH TIGA t a h u n . p a da h a r i S a b t u . aaka a a t i l a h i a pada h a r i Sabtu.Saw.maka n a i k l a h r a d j a Marhua ' A l a i d d i n ABDÜL^MALIK SJAH d h i ï ï ö ï l a h f i l ' a l a a dan lama i a dalam Tahta K e r a d j a a n BOA PULUH TODJuf t a h u n . Ban laaa ia. M a k a m a t l l a h i a pada h a r i C J w a ' a t t u d j n h h a rt b u l a n Hadjab waktu Dhuhur. . aaka i a pon a a t i l a h i a pada h a r t AHAD. .1ia MABMtro xm. Maka pada h i d j r a h Babl. t u d j u h bolan. . s a w . rlai m a hB r i t h auB a n Muharam. . TIGA RATOS SKMTTJW tahun. 1 ) 8 1 1 l a m i B 4 4 1 0 1 1 a t i l a h i a P d t u d u h h 8 r i . .Intaha k a l a a . TICA RATOS BBA t a h i a v n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ' A L I MOGBATAH SJAH d h i l l u l -ï-ï^t K e r a i j a a n TÏCA TAHUf EKAM BULAH wallü^ïïEuh^ ™ * * J b u l a n " S ' j a w d . —' ^l^^.Salinan fcchnraf Latijn. S a w . Maka pada h i d j r a h Jtobi. t u d j u h h a r i b u l a n t a b i ' u l . A d a l a h i a l a o a dalam Tahta jawT3g51S fa m i " l u h l i m a t a h u n . dan a d a l a h laoa dalam ï a a t a Keradjaan PDA PTOOH EMPAT tahun. Maka n a t i l a h i a pada h a r t S e l a a a . saijid Hauiana ABDPL'AZIZ SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . Maka pada h i d j r a h K a h i . « a h 1 d h i l l u l l a h f i l ' a l a a .Intaha k a l a a . DPA RATOS HOI M j m a Mfc— pada h a r i SELASA. TIGA RATUS DUA PPLDH TUDJUH tahun.anaa h a r i d j n a .

Diangkat dari Tazkirah Thabaqakatain catatan di meulek. 43 .Dokumen silsilah Raja-raja Samudra/Pase.

Ilmu sejarah adalah termasuk-dalam katagori "ilmu sosial". dan seterusnya Lamuri kembali lagi kejurusan timur. ke Lingga (jurusan selatan). yaitu Kerajaan Islam Peureulak (Aceh) dalam tahun 225 H . yaitu kepesisir utara pulau Sumatera (Aceh). yaitu ke Pidie dan lainnya mengarah kebarat yaitu ke Jaya. 3. = 840 M . Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah. kemudian dari Peureulak menjalar ke Tamieng (jurusan timur). Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara.Kesimpulan: Dari kutipan-kutipan diatas dan catatan-catatan sejarah lainnya. 44 . yang berdasarkan dokumen-dokumen muktamad. dan dari Lingga ke Lamuri (Aceh Besar). yaitu sementara belum didapati penemuan-penemuan yang lebih baru. 4. yaitu Peureulak (Aceh Timur). Karena itu kesimpulan-kesimpulan ini haruslah dianggap sementara. 2. kita dapat mengambil kesimpulan bahwa : 1. Daerah yang pertama-tama dimasuki Islam. ke Pase (jurusan barat).

Menurut H . sebagai berikut: (10) 1. bahwa sebelum Islam datang.K E R A J A A N ISLAM K E R A J A A N ISLAM P E U R E U L A K Menurut catatan sejarah. Di Bandar Peureulak mereka menjumpai perdagangan telah maju. M. M . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 5-8. Junus Jamil sangat menyolok. Yunus Jamil. Kapal Nakhoda Khalifah ini tiba di Bandar Peureulak pada tahun 173 H . didalam Kerajaan Peureulak telah berdiri masyarakat Islam dengan anggota-anggotanya yang terdiri dari turunan asli. 45 . Menurut catatan Tgk. (8). sehingga pada hari Selasa tanggal 1 Muharram 225 H . Zainuddin dengan Tgk. yaitu peranakan Arab. ) . Beberapa abad setelah berdiri Kerajaan Peureulak. sebagai kenang-kenangan bagi Nakhoda Khalifah. (8) Tgk. ) . bahwa silsilah Raja-raja Kerajaan Islam Peureulak. Persia dan Gujarat. M . (1028 M . sedangkan dalam hal-hal lain mereka berpendapat sama. (9) Perbedaan tahun antara H . ) diproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam Peureulak. dan Ibukota Negara Bandar Peureulak dirobah menjadi "Bandar Khalifah". Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul A z i z Syah. Dalam masa kurang dari setengah abad. (10) Tgk. (800 M . selain berniaga juga bertindak sebagai Muballigh. sehingga dengan usaha mereka Islamlah sebahagian besar penduduk Kerajaan Peureulak. berlabuhlah dipelabuhannya sebuah kapal yang datang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. (9) Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 94-95. negeri Peureulak telah lama berdiri dan raja-rajanya berasal dari turunan raja-raja Siam (Syahir Nuwi).BERDIRINYA K E R A J A A N . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 2-4. ) . M. (840-864 M . dengan diangkat Sulthannya yang pertama Saiyid Maulana Abdul Aziz (turunan Qaraisy) dengan gelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. (840 M . dengan membawa saudagar Islam. Para saudagar Islam dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. Zainuddin tahunnya 420 H . 225-249 H . turunan campuran.

Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Mahmud Syah.). 6. 501-527 H .).). 622-662 H . (864-888M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulaziz Syah Johan Berdaulat. 14. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abbas Syah. (922-946 M. Aliran mazhab/politik yang mula-mula masuk kenegeri Peureulak.). 334-361 H . Sulthan Makhdum Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat. 662-692 H (1263-1291 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. 302-305 H . 19. 249-258 H .). 11.). (888-913 M. (976-1012 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulkadir Syah. (918-922 M.). 450-470 H . 4.). 592-622 H . 306-310 H. 527-522 H . 9. 8.). (976-988 M.). 365-402 H .). 285-300 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Syah Johan Berdaulat. 7. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Ali Mughaiyat Syah. 18. 470-501 H .).). (1134-1158 M.). 46 . (1170-1196 M. 402-450 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. 5. 3. Sulthan Makhudum Alaiddin Malik Mansur Syah Johan Berdaulat. 16. yaitu aliran Syi'ah. (1125-1263 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Usman Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat.). Sulthan Makhdum Alaiddin Abduljalil Syah Johan Berdaulat. 17. Sulthan Muhammad Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat. (1108-1134 M. 13. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdurrahim Syah. Sulthan tandingan dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah. (1196-1225 M.2. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdullah Syah Johan Berdaulat. (1158-1170 M. 365-377 H . (1078-1108 M. (946-973 M.). Johan Berdaulat. 522-565 H .). (1059-1078 M. 10. Sulthan ini dari golongan Syi'ah. (915-918 M. 15. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ahmad Syah Johan Berdaulat. 565-592 H . 310-344 H. 12.). (1012-1059 M.

keduanya perkawinan politik. Sudah mengenai adanya partai-partai politik : Syi'ah dan Ahlussunnah. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H. masuklah aliran mazhab/politik Ahlussunnah Wal Jama'ah. c. e. Adanya angkatan perang yang teratur.) mengawinkan puterinya Ratna Kemala dengan raja Malaka Sulthan Muhammad Syah yang bergelar peramesjwara Iskandar Syah. Parsia. Malaka dll.). antara Peureulak dengan Arab. b. (986 M. sehingga masing-masing golongan mengangkat Sulthannya sendiri. 47 . yang kemudian dapat dipukul mundur. yang sama-sama turut memperebutkan kekuasaan. sementara puterinya yang kedua Puteri Ganggang dikawinkan dengan raja Kerajaan Pase. Dalam tahun 375 H .Pada masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abas Syah (274-300 H. Mengenai dengan Kerajaan Islam Peureulak.).). Ilmu pengetahuan telah berkembang. d. Marah Silu atau Malikus Saleh. kita dapat berkesimpulan bahwa kerajaan tersebut telah berkebudayaan dan bertamaddun. tentara Sriwijaya menyerang Peureulak. pecah perang lagi antara Syi'ah dengan Ahlussunnah. Adanya kemakmuran (ekonomi yang baik). antara lain: a. ingat satu pusat ilmu pengetahuan "Dayah Cotkala" dibawah pimpinan Ulama Besar Teungku Muhammad Amin yang lebih terkenal dengan Teungku Cotkala. Pada akhir Pemerintahan Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat (334-361 H. hatta timbul perang saudara antara kedua golongan yang menyebabkan Kerajaan Islam Peureulak tiada beraja selama 2 tahun. India. Adanya hubungan luar negeri (hubungan diplomatik).

Salah seorang diantaranya telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Kerajaan. 48 . untuk mengembangkan Islam dan membangun Kerajaan Islam Samudra/Pase dimana beliau diangkat menjadi rajanya yang pertama. ) . yaitu Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. 433-470 H . salah seorang dari keluarga Sulthan Mahmud Peureulak. (13) Ibid halaman 11. wafat Syawal 623 H . Seorang lagi Ulama yang diangkat menjadi Perdana Menteri oleh Sulthan Alkamil. (1042 M . . pada tahun 560 H . yaitu Quthbulma'aly Abdurrahman A l Pasy. (10421078 M ) . (12) Ibid halaman 10. dimakamkan di Blang Perija Geudung. didaerah itu telah berdiri kerajaan-kerajaan kecil. dengan gelar Maharaja Mahmud Syah.). Tanoh Data dll. wafat bulan Zulqa'idah 610 H . (1166 M .H 00E-*Y£) IÜSY2 usdA Sebelum berdiri Kerajaan Islam Samudra/Pase. ) . makamnya di Meunasah P l e Geudung. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9. dan disebut juga Meurah G i r i . datanglah kenegeri Tanoh Data (kira-kira sekitar Cotgirik sekarang) Meurah Khair. (1233 M . (1226-M. (11) Dalam tahun 433 H .K E R A J A A N ISLAM S A M U D R A / P A S E . dikebumikan di Geudung dan terkenal dengan nama " K u b u r Teungku di Iboh". Wafat Muharram 630 H . menjadi pembesar kerajaan. (12) Untuk menyaksikan perkembangan Islam dalam Kerajaan Islam Pase/Samudra. yang dipimpin oleh raja yang bergelar " M e u r a h " . yang terkenal dengan nama " K u b u r Teungku Cot M a m p l a m " . dan sebagai kenang-kenangan oleh Ulama Besar tersebut diberi gelar Sulthan A l Kamil kepada Maharaja Nurdin atau Meurah N u r . ) . ) datanglah seorang Ulama Besar dari Mekkah. seorang Muballigh dan ahli pikir.{. (13) Pada waktu Pemerintahan Sulthan Malikussaleh. dimana didapatinya Kerajaan Islam (11) Tgk. terkenal dengan " K u b u r Teungku Jirat R a y a " . Seorang lagi ulama besar bernama (Syekh Ja'kub Blang Raya. Syekh Abdullah Arif. yang diketuai oleh Syekh Ismail A l Zarfy. seperti negeri Jeumpa. (1213 M . Dalam masa Sulthan A l Kamil ini telah banyak datang tokoh-tokoh pemimpin/ ulama dari Malabar dan Sarkasih. telah datang ke Samudra Pase perutusan dari Syarif Mekkah. M. Samudra.

dengan membawa sejumlah tawanan. Lembaga Kementerian Luar Negeri yang menjadi menterinya Bawa Kaya Ali Hisamuddin A l Malabary. Lembaga kabinet yang menjadi perdana menterinya Sri Kaya Said Khiatuddin. H. Tgk. b. Hal ini tersebab karena Ratu telah mengangkat seorang tokoh terkemuka dari gerakan Thariqat Wujudiyah menjadi Mangkubumi (Perdana Menteri). dengan bekerja sama dengan kerajaan Siam. Lembaga Mahkamah Agung. (16) Ibidhalaman 15-16. Laut dan Darat yang kuat. Dan dalam masa pemerintahan Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. yang menjadi Mufti Besarnya (Syaikhul Islam) Said Ali bin Ali A l Makarany.telah mempunyai lembaga-lembaga Negara yang teratur dengan Angkatan Perang. dimana dengan tipu daya yang licik utusan Raja Siam menculik Sulthan Zainul Abidin. tawanan mana kemudian menjadi pembawa Islam pertama kepulau Jawa. Kerajaan Beunua (Tamieng) digabungkan pula dengan Kerajaan Samudra Pase. (15) Dalam masa pemerintahan Sulthan Zainul Abidin Malikud Dhahir (750-796 H. dengan dalih karena mencegah dia memperisterikan anak-kandungnya sendiri. (16) Daiam Zaman Pemerintahan Ratu Nihrasiyah (801-831 H.). Said: A ceh SepanjangA bad halaman 38 dan 44. Zainuddin : Tarich Aceh dan Nusantara halaman 216-218. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 55. Mangkubumi (14) M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 13. berkembang-suburlah paham Thariqat Wujudiyah (mystic) yang bercabang dari gerakan Syi'ah. digabungkan Kerajaan Islam Peureulak dengan Kerajaan Islam Samudra/Pase. c. akhirnya balatentara Majapahit terpaksa meninggalkan Pase. antara lain didapatinya: a.). Didapatinya juga yang berpengaruh dalam pemerintahan yaitu golongan Ahlussunnah dengan mashab Syafi'i. Puteri Madoong Periya. Karena tidak tahan peperangan gerilya yang dilakukan rakyat/tentera. M. (15) Ibid halaman 14.) Kerajaan Mojopahit menyerang Pase dibawah pimpinan panglima Patih Nala. 49 . seorang yang kejam yang telah menyuruh bunuh lebih 40 orang ulama-ulama Ahlussunnah. (14) Dalam masa pemerintahan Sulthan Muhammad Malikud Dhahir (688-725 H.

9. 8. M.). Malikah Nihrasiyah Rawangsa Khadiyu. perdagangan yang maju.) Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. kita dapat mengambil kesimpulan.75. Maharaja Khiyasyuddin Syah. Telah mempunyai pemerintahan dan lembaga-lembaga negara yang teratur.). angkatan perang yang kuat dan hubungan luar negeri yang teratur. Maharaja Nurdin Sulthan A l Kamil. 4. Sulthan Malikus Salih. antara lain dapat dibuktikan dengan : 1. 470-527 H . 50 . 433-470 H . pemerintahan dijalankan oleh Maharaja Nagur Rabath Abdulkadir Syah selama empat tahun (sampai tahun 801 H.). Menurut Muhammad Said. (14001427 M). 3. mata uang sendiri. 7. (18) M. Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 74-75.). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9-17. (1261-1289 M. Adapun silsilah dari Raja-raja Samudra Pase. setelah Nihrasiyah masih ada beberapa orang raja lagi. Sulthan Muhammad Malikud Dhahir.). (19) M. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 109-125. (1078-1133 M. (18) Dari catatan-catatan sejarah. Setelah terbunuh Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. (17) Tgk. yaitu : Maharaja Mahmud Syah (Meurah Giri). HM. (1133-1155 M. 801-831 H . perekonomian dan keuangan yang setabil. suami Ratu Nihrasiyah. 725-750 H . lembaga-lembaga ilmu pengetahuan yang berkembang. (13501394 M. (17) 1. Said: A ceh Sepanjang abad halaman 38.). Maharaja Mansur Syah. kemudian diapun terbunuh. 5. 6. (1289-1326 M.). Junus Djamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (1155-1210 M.pemuka Thariqat Wujudiyah ini kemudian dibunuh oleh Malik Mustafa. 527-550 H . (1326-1350 M. 2. 688-725 H . bahwa Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah mempunyai tamaddun dan kebudayaan yang tinggi. dan yang terakhir Sulthan Abdullah. Af. 659-688 H . 550-607 H . 750-796 H . (1042-1078 M. meninggal tahun 1513 M . (19) Tentang kemajuan dan teraturnya Kerajaan Islam Samudra 2.).

723-753 H . tatacara dan susunan pemerintahan yang teratur. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 18-23. ibnu Bathuthah yang dua kali singgah di Samudra Pase dalam perjalanan pergi dan pulang dari negeri Cina. maka Kerajaan Islam Beunua digabungkan dengan Kerajaan (20) Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-155 dan halaman 171-172. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 127-184. ) berasal dari Peureulak. dimana beliau menceriterakan tentang rajanya yang alim. HM. (1323-1353 M . yang memerintah dari tahun 753-800 H . beliau raja pertama dari Kerajaan Islam Teumieng yang kemudian namanya dirobah menjadi Kerajaan Islam Beunua. 580-599 H .Pase. keadilan menyeluruh. (20) K E R A J A A N ISLAM BEUNUA Menurut catatan sejarah. (1353-1398 M . ulama-ulama yang salih dan jujur. kapal-kapal dagang yang melayari segala penjuru samudra dan sebagainya. bahwa Kerajaan Teumieng telah berdiri semenjak tahun 580 H . (21) Tgk. Dari perkawinannya dengan puteri Raja Malat (678-723 H. (21) Setelah mangkat Panglima Eumpieng Beusoe. (1184 M . dan dari perkawinan ini kemudian lahir seorang puteri yang diberi nama Puteri Lindung Bulan. (1184-1213 M . Raja Muda. melukiskan dalam bukunya betapa tinggi sudah kebudayaan Islam dalam Kerajaan tersebut. menterimenterinya yang arif budiman. keprotokolan yang sempurna. angkatan perang yang kuat. berani dan cinta kepada ulama. ) . 51 . M. Pada waktu pemerintahan Panglima Eumpieng telah datang ke Teumieng satu T i m Muballigh Islam dari Peureulak yang dipimpin oleh seorang ulama yang bernama Teungku Ampoon Tuan. bijaksana. Atas anjuran Teungku Ampoon Tuan. Puteri Teungku Ampoon Tuan kemudian dipersuamikan dengan putera mahkota kerajaan. yang berparas rupawan. diangkatlah puteranya menjadi raja dengan gelar Raja Muda Seudia. kemakmuran merata. ) dan raja terakhir sebelum zaman Islam Makhdum Saat (Panglima Eumpieng Beusoe). ) dengan raja pertamanya bergelar Meurah Gajah. dimana beliau kemudian dapat menjadikan Kerajaan Teumieng itu menjadi Kerajaan Islam.) dia beroleh seorang putera dan diberi nama Raja Muda.

sementara Ibukota Kerajaan Islam Beunua pun dipindahkan agak kepedalaman dengan membangun kota baru yang kemudian diberi nama " K O T A M A S M A N I " (Emas Murni) dan negerinya bernama "NEGERI B E U N U A " sementara kota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee tetap menjadi pelabuhan dagang yang ramai. Pada saat yang sangat kritis itu. yang pada hakikatnya didorong oleh nafsu penjajahan. maka Panglima Patih Nala melakukan agressinya terhadap Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). parang rumah kerumah.Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase dalam satu federasi. dapatlah kita membuat kesimpulan bahwa Islam telah dapat membangun kebudayaannya yang tinggi dalam Kerajaan Islam Beunua disegala bidang : sosial.).) dibawah pimpinan Panglimanya Patih Nala. berlangsung sangat seru. sehingga angkatan perang Mojopahit menderita kerugian besar dikota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee. Dengan alasan penolakan ini. ekonomi. politik. ilmu pengetahuan dan seni-budaya. Negeri Karang dan Kuala Peunaga. Prabu Rajasanagara Hajam Wuruk. Raja Muda Seudia bersama rakyatnya mengadakan perlawanan yang seru. Dari kutipan sejarah ringkas ini. datanglah bantuan pasukan dan alat perlengkapan perang dari Kerajaan Islam Peureulak dan Pase. sehingga akhirnya tentara Mojopahit mengalami kekalahan disegala medan perang dan terpaksalah mengurungkan niatnya hendak menjajah Kerajaan Islam Beunua. sehingga kota tersebut hancur seluruhnya. mengirim utusan kepada Raja Muda Seudia meminta agar Raja menyerahkan puterinya "Puteri Lindung Bulan" sebagai persembahan kepada Raja Mojopahit. dua sekutu dalam federasi. Kerajaan Islam Beunua (Teumieng) menjadi kacau dan pecah menjadi tiga buah kerajaan kecil. yaitu : Negeri Indra. Kota Masmani. (1377 M. 52 . (1398 M. Setelah Raja Muda Seudia wafat tahun 800 H . permintaan mana ditolak mentah-mentah. Agressi Mojopahit. Angkatan Perang Mojopahit yang telah menduduki Pulau Kampey pada tahun 779 H . Dalam pada itu peperangan di Ibukota Negara.

yang ikut dalam rombongan Syekh Abdullah Kan'an (Syiah Hudan) dari Peureulak ke Indra Purba (Aceh Besar sekarang) untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. anak-anak raja Peureulak yang mengungsi keberbagai negeri lain. dimana mereka kemudian dapat mendirikan Masyarakat dan Kerajaan Islam. kerajaan Hindu/Budha didaerah Syahir Poli (Pidier) terlebur menjadi Kerajaan Islam Pidier. Muerah Johan. (XIV M. 53 . menjadi Raja turun temurun sampai-sampai terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. Meurah Lingga II tetap tinggal dinegeri Lingga. bahwa pembina pertama Kerajaan Islam Lingga yaitu ADDI GENALI yang bergelar Meurah Lingga putera dari Meurah Tanjoong Krueng Jamboo Ayee. Menurut catatan Sdr. Beliau gagal dalam meng-Islam-kan Karo.). yaitu : Sibajak Lingga. antara lain kenegeri Lingga (Aceh Tengah sekarang).) mengalahkan balatentara Syahir Poli dalam suatu peperangan yang dahsyat. banyaklah ulama-ulama. (986 M. Menjelang pertengahan abad kedelapan H . 2.) barulah Islam meluas dalam daerah Syahir Poli dan seluruh jejak Hindu/Budha dikikis habis. Yunus Jamil. Yunus Jamil. pada zaman pemerintahan Sulthan Mahmud II Alaiddin Johan Syah di Kerajaan Darussalam (811-870 H. Adi Genali berputera tiga orang. dan untuk (22) Tgk. Menurut catatan Tgk. setelah angkatan perang Kerajaan Darussalam dibawah pimpinan Sulthan Mansur Syah I (755-811 H. M. saudara Sulthan Peureulak Makhdum Johan Berdaulat Syahir Nuwi. yang kemudian gunung tersebut bernama Gunung Sibayak. K E R A J A A N ISLAM PIDIER. 3.). M .KERAJAAN ISLAM LINGGA Setelah terjadi penyerangan Sriwidjaja terhadap Kerajaan Islam Peureulak dalam tahun 375 H . M . (22) 1. yang mengungsi ke Aru (Karo) dan menetap dilembah sebuah gunung. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 28-29. pemimpin-pemimpin.

Af. Setelah mangkat Meureuhoom Onga. (23) Adapun Maharadja Pidie Laksamana Raja yang memerintah Kerajaan Islam Pidie turun temurun. K E R A J A A N ISLAM JAYA Menurut Tgk. (23) Tgk. dan akhirnya Meurah Pupook sendiri diangkat menjadi raja dan negeri itu dinamakan "Kerajaan Islam Jaya". bahwa Kerajaan Islam Jaya didirikan oleh para pengusi dari Kerajaan Indra Jaya yang berpusat di Bandar Panton Bie (Seudu). Maharaja Syamsu Syah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 24-27 (24) Tgk. datang ke Indra Jaya serombongan muballigh Islam dibawah pimpinan Meurah Pupook (Teungku Sagoop). M . Menjadi Sulthan kerajaan Aceh Darussalam pada tahun 997-1011H. 3. Pada satu waktu beberapa masa kemudian.). 4. yaitu : 1.memimpin Kerajaan Islam yang baru itu (Kerajaan Islam Pidier). Kerajaan Islam Jaya menjadi mundur dan kacau. yang kemudian daerah tersebut dinamakan Indra Jaya. Af. yang berhasil meng-Islamkan Maharaja dan rakyat Indra Jaya. Maharaja Sidil Mukammil. lanjutan dari Kerajaannya. Sulthan Mahmud II mengangkat puteranya Raja Husain Syah menjadi "Raja Muda" dengan pangkat dan gelar "Maharaja Pidie Laksamana Raja". Diantara raja-raja yang terkenal dari turunan Meurah Pupook. dimana mereka menghindarkan diri dari angkatan laut Cina yang menyerang negeri mereka. Maharaja Sulaiman Nur. Maharaja Malik Ma'ruf Syah (Syahir Dauli). yaitu "Meureuhoom Onga". 6. (24) Maharadja Indra Jaya yang turut mengungsi memilih tempat pengungsiannya pada satu tanah datar yang subur dibalik Gunung Gerutee. 2. (1589-1604 M. Maharaja Husain Syah. putera Firman Syah. 5. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 30-31 54 . Baginda adalah nenekanda Sulthan Iskandarmuda (ayahanda dari bundanya). Yunus Jamil. Puteri Sulthan Husain Syah. sehingga datanglah kesana Raja Inajat Syah dan puteranya Ri'ayal Syah dari Kerajaan Darussalam. Maharaja Ahmad Syah (Syahir Dauli).

Diantara mereka terdapat seorang pemuda yang gagah-rupawan bernama Meurah Johan. (1059-1069 M. 885-895 H . (26) M. tentera Cina yang telah menduduki Kerajaan Indra Jaya (daerah Leupung sekarang) menyerang Kerajaan Indra Purba (Ibu kotanya Lamuri). yaitu dari Dayah Cot Kala Bayeuen. Gola. 1497-1511 M. (26) Dalam keadaan sedang berkecamuknya peperangan antara dua pasukan itu. yang pada masa itu sedang diperintah oleh Maharadja Indra Sakti.). Pada tahun 913 H . yang dirajakan dinegeri Lingga. 902-916 H . (25) M.). umpamanya dari Cina. KERAJAAN ISLAM DARUSSALAM Kerajaan Indra Purba (Aceh Besar sekarang) adalah satu kerajaan yang telah berdiri sekitar 2000 tahun sebelum Nabi Isa.Putera Mahkota Ri'ayat Syah diangkatlah menjadi Raja Kerajaan Islam Jaya dengan gelar Sulthan Salathin Ri'ayat Syah. telah mengalami berkali-kali serbuan dari luar. sedang ayahnya Inayat Syah tetap memerintah Kerajaan Darussalam. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 32-35. (25) Sekitar tahun-tahun 450-460 H . (1480-1490 M. 55 . mereka datang dari pusat kegiatan ilmu dan meliter.) berpulang kerahmatullah Sulthan Salathin Ri'ayat Syah yang kemudian terkenal dengan nama "Meureuhoom Jaya". terjadilah suatu insiden berdarah dengan Kerajaan Islam Jaya yang telah dipengaruhi Portugis. Portugis dll. Pada masa Kerajaan Darussalam diperintah Syamsu Syah.). putera dari Adi Genali atau Teungku Kawee Teupat. dan akhirnya berdamai kembali setelah Sulthan Syamsu Syah yang bernama Raja Muda Ali Mugayat Syah memperisterikan puteri Raja Jaya. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 25-37. Puteri Hur namanya. Sriwijaya. 7 Rajab (12 Nopember 1508 M. tibalah ke Lamuri pasukan yang dikirim oleh Kerajaan Islam Peureulak sebanyak 300 orang dibawah pimpinan seorang ulama/pahlawan Syekh Abdullah Kan'an yang bergelar "Syiah Hudan" (turunan Arab dari Kan'an). yang selama ribuan tahun itu telah berkali-kali mengalami pasang-surut dalam perjalanan sejarahnya.

Maharaja Indra Sakti meninggal dunia. Disamping membangun Ibukota Negara yang baru Banda Darussalam. Maharaja Indra Sakti yang telah masuk Islam. puteri pahlawan Cina itupun masuk Islam. Untuk membalas jasa. Proklamasi Kerajaan Darussalam oleh Ummat Islam Indra Purba dengan Ibukota negara yang baru B A N D A D A R U S S A L A M berlangsung pada hari Jum'at bulan Ramadhan 601 H . (27) Dua puluh lima tahun kemudian. dimana Kerajaan Indra Purba dijadikan kerajaan Islam dengan nama Kerajaan Darussalam dan Ibukota Negara dibuat yang baru ditepi sungai Kuala Naga (Krueng Aceh sekarang) dan dinamai Bandar Darussalam. (27) Ibid halaman 35-37.Mereka mendapat izin untuk menetap dalam Kerajaan Indra Purba dengan mengambil tempat di Mamprai (dekat Sibreh) dan membuka kebun lada. mengawinkan puterinya yang bernama Puteri Biieng Indra Keusuma dengan Meurah Johan. yang selanjutnya menggilai Meurah Johan. dibagian atas kampung Mamprai. 56 . Yunus Jamil. pada suatu dataran tinggi yang bernama "Glee Weueng". dan Syekh Abdullah Kan'an sebagai pembawa Islam (sekurang-kurangnya pembawa lanjutan) ke Lamuri terkenal dengan nama Teungku Chik Lampeuneu'eun.). dimana akhirnya mereka kal ah dan Lamuri menang yang membawa akibat Maharaja Indra Sakti dan seluruh rakyat Kerajaan Indra Purba masuk agama Islam. dan akhirnya dengan persetujuan isterinya Puteri Indra Keüsuma dan Syekh Abdullah Kan'an. Meurah Johan mengawini Nian Nio yang kemudian namanya terkenal dengan sebutan Putroe Neng. Masuknya Putroe Neng kedalam Islam menyebabkan pasukan Cina yang bersamanya juga masuk Islam. (1205 M. Kemudian pasukan Islam ini dibawah pimpinan panglima muda Meurah Johan bersama-sama dengan pasukan Kerajaan Indra Purba menghadapi pasukan Cina Budha. Menurut catatan M . dan diangkatlah menantunya Meurah Johan menjadi raja Indra Purba dengan gelar Sulthan Alaiddin Johan Syah. juga Sulthan Alaiddin Johan Syah mendirikan sebuah tempat peristirahatan (kota Istirahat) didaerah pegunungan. bahwa tentera Cina yang menyerang Lamuri dipimpin oleh panglima puteri yang bernama Nian Nio Lian Khl dimana setelah dikalahkan oleh pahlawan Meurah Johan.

). Tgk. (1490-1497 M. Baginda mangkat pada hari Rabu tanggal 1 Rajab 855 H . 57 . 9. 3. Sulthan Alaiddin InayatSyah. (1267-1309 M. 8. dimakamkan di Glee Weueng. Af Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37-38.).).) Sulthan Alaiddin Mansur Syah I. (28) Af Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 81-82. Baginda mangkat 10 Rajab 902 H . demikian pula kedua puteranya Sulthan Ahmad Syah dan Sulthan Mahmud Syah. dimakamkan di Kandang Bilui. 5. Baginda mangkat hari Jum'at tanggal 12 Rabi'ul Awal 708 H . 811-870 H . 4. dan dimakamkan di Glee Weueng. Sulthan Alaiddin Firman Syah. Mangkat hari Selasa tanggal 4 Sya'ban 665 H . Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah.R A H M A N di B A N D A D A R U S S A L A M dalam tahun 691 H . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II. Silsilah Raja-raja Kerajaan Darussalam. Bagindalah yang merebut kembali Kerajaan Indrajaya (dirobah oleh tentera pendudukan Cina menjadi Panton Bie/Kantoli) dari tentera pendudukan Cina. 665-708 H .). Sulthan Alaiddin Ahmad Syah. sedang Ibukota Negara dirobah menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . (1234-1267 M. Makam baginda di Kandang Bilui. 883-895 H .). 7. Pada masa bagindalah beberapa kerajaan kecil (dalam daerah Aceh Besar sekarang) dan Pidier bersatu dengan Kerajaan Darussalam dalam sebuah federasi yang diberi nama Kerajaan Islam Aceh. Dimakamkan di Glee Weueng. (1465-1480 M. 601-631 H . Pengangkatan ditentang Maharaja Pidie Syamsu Syah.). 6. baginda pula yang membangun Dalam (keraton) DARUD-DUNIA dan mesjid B A I T U R . 2. 708-755 H . Sulthan Alaiddin Johan Syah.).). 755-811 H . (1480-1490 M. Sulthan Alaiddin Husain Syah.Ditempat peristirahatan itulah Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri dimakamkan setelah beliau wafat. (28) V. 631-665 H . 870-885 H . (1309-1354 M.). Sulthan Alaiddin Johan Mahmud Syah I. (1205-1234 M. Bagindalah yang meng-Islam-kan daerah-daerah Indrapuri dan Indrapatra. mangkat hari Kemis 1 Rajab 631 H . (1292 M. 895-902 H . sehingga terjadi perang saudara. (1408-1465 M. (1354-1408 M.

(9 September 1530 M. Nafsu untuk mendapat rezki yang banyak dengan cara yang haram. telah mendorong orang-orang Eropah berlomba-lomba ke Dunia Timur. Untuk dapat menghadapi tentara penjajahan Portugis yang telah mulai menduduki daerah-daerah Kerajaan Samudra Pase. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 90-91. terutama penjajahan barat Kristen terhadap timur Islam. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah.10. Baginda membangun istana baru dilengkapi dengan sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid BAITUR R A H I M disamping Baitur Rahman yang telah ada diseberang sungai sana. Baginda adalah Sulthan dari Kerajaan Islam Aceh yang terakhir.). Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. (1511 M. Sulthan Alaiddin Syamsu Syah bin raja Munawar Syah. dan pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. 58 . dimana setelah mereka dapat (29) M. nama Baitur Rahim dipakai menjadi nama Mesjid dalam Ke raton Darud-Dunia. mesjid yang dibangun oleh baginda sendiri. terutama sekali setelah Columbus menemui Amerika dan Vasco de Gama menjejak kakinya di India. yaitu Portugis.) diangkatlah puteranya A l i Mughaiyat Syah menjadi Sulthan. LAHIRNYA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM ARUS P E N J A J A H A N B A R A T K E TIMUR Menjelang akhir abad ke X V arus penjajahan barat ketimur sangat derasnya. (1497-1511 M. 902-916 H . sementara puteranya A l i Mughaiyat Syah yang telah diangkat menjadi Amirul-Harb (Panglima Angkatan Perang) mendiami Keraton Darud Dunia. Sulthan Syamsu Syah sendiri mendiami Keraton K U T A A L A M .) Sulthan Alaiddin Syamsu Syah wafat dan dimakamkan dalam Kandang Pangoe. sejak dari Aru sampai ke Jaya. (1511-1530 M. Pidier dan Jaya. Pada tanggal 14 Muharram 937 H . maka Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan pada tanggal 12 Zulka'idah 916 H . 11. 916-936 H . (29) Diantara bangsa Eropah Kristen yang pada waktu itu sangat haus tanah jajahan. yang meliputi seluruh Kerajaan kecil-kecil.).

Dalam wilayah kerajaan-kerajaan tersebut mereka mendirikan kantor dagang dan menempatkan pasukan. sehingga ada pihakpihak yang meminta bantuan kepada mereka. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 267-269. kalau tidak boleh dikatakan mustahil. sejak dari Daya sampai ke Pulau Kampai (Aru). Portugis mengatur rencana tahap demi tahap. dan tahap berikutnya memaksa raja yang telah menyerah untuk menandatangani kontrak pemberian monopoli dagang kepada mereka.) Ali Mughaiyat dilantik menjadi Sulthan Kerajaan Islam Aceh dengan gelar Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. (1511 M. (31) H. yaitu mengirim kakitangan-kakitangannya ke daerah-daerah pesisir Utara Sumatera untuk menimbulkan kekacauan dan perpecahan dalam negeri. dari Malaka yang telah dirampoknya. Portugis telah dapat memaksakan nafsu penjajahannya kepada Raja-raja Aru (Pulau Kampai). Pase. (30) Tahap kedua mereka langsung melakukan penyerangan dan seterusnya mendudukinya. selama kerajaan-kerajaan yang kecil-kecil itu masih tetap berdiri sendiri. Langkah yang diambilnya. 59 .merampok Goa di India. Setelah pada hari tanggal 12 Zulka'dah 916 H . maka beliau terus menetapkan suatu tekad untuk mengusir Portugis dari seluruh daratan pantai Sumatera Utara. Pase.M. Untuk mencapai nafsu serakahnya itu. Pidier dan Jaya. mata penjajahannya diincerkan ke Malaka dan Kerajaan-kerajaan Islam yang telah berdiri dipantai Utara Sumatera: Aru. Pidie. Menjelang akhir abad ke X V dan awal abad ke X V I . pada waktu dia meminta agar ayahnya yang telah tua Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan dan menyerahkan pimpinan negara kepadanya. kalau mungkin menimbulkan perang saudara seperti yang terjadi di Samudra/Pase. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 92-93. Teumieng. hal mana menjadi alasan bagi mereka untuk melakukan intervensi. (31) Keadaan dan peristiwa-peristiwa itulah yang dilihat dengan mata akalndya oleh Panglima Angkatan Perang Kerajaan Islam Aceh Ali Mughaiyat Syah. tidak menggabungkan diri dalam satu kerajaan yang besar. yang kuat (30) M. Aceh dan Jaya. Ali Mughaiyat berpendapat untuk melaksanakan tekadnya itu akan sukar sekali.

dan mengangkat adiknya Laksamana Raja Ibrahim menjadi Raja Muda untuk Wilayah Timur kerajaan (Pase dan Aru). Waktu niatnya hendak menyerang Jaya disampaikan kepada ayahnya Syamsu Syah yang telah tua. sehingga terpaksa baginda menempuh jalan kekerasan.dan bersatu. karena kuku penjajahan Portugis semakin kuat menancap di Jaya. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 94-98. maka Laksamana Raja Ibrahim gugur syahid pada tanggal 21 Muharam 930 H . Pidier. (33) Af. dimana dikejar terus oleh Ali Mughaiyat sampai ke Pidier dan disanapun tentera Portugis di remuk-redamkan dengan mengalami kerugian yang amat besar. mempunyai angkatan darat dan laut yang berdisiplin (32) Untuk maksud itulah. (33) Penyerangan dimulai dan dalam waktu yang relatif singkat.). Dari Pidier Portugis bersama dengan Raja Jaya dan Raja Pidier melarikan diri ke Pase. bahkan mereka tambah memberi hati kepada Portugis. di Pase juga angkatan perang Portugis mengalami kehancuran yang sefatal-fatalnya. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah pun kembali ke Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. Pase dan Aru agar mereka mengusir Portugis dari negerinya masing-masing dan kemudian bersatu menjadi satu kerajaan yang besar. dimana sebahagian besar serdaduserdadunya terpaksa berkubur konjol di teluk Samudra Pase. secepat itu pula diproklamirkan berdirinya " K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M " yang daerah wilayahnya meliputi Aru sampai ke Pancu dipantai utara dan Jaya sampai ke Barus dipantai Barat. Untuk merealisir proklamsinya itu. tetapi namun demikian niat menyerangnya tidak dapat dielakkan lagi. dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. (32) Af. Dalam suatu pertempuran antara armada Aceh dengan armada Portugis di Teluk Aru. dengan membawa kemenangan yang gemilang. 60 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. sehingga Raja Jaya bersama dengan majikannya tentera pendudukan Portugis lari ke Pidier. Dikirimnya peringatan tegas kepada raja-raja Jaya. yang dikejar oleh Mughaiyat. A l i Mughaiyat mengambil langkah yang cepat dan tegas. Tetapi. (30 November 1542 M. Setelah selesai pengusiran Portugis dari seluruh daratan Aceh. maka secepat dia diangkat menjadi Sulthan. peringatan Ali yang bertujuan baik itu bukan saja tidak diindahkan. dilarangnya berbuat demikian. kekuatan Portugis di Jaya dihancur lumatkan.

Sulthan mengangkat putera bungsunya.Laksamana Ibrahim digantikan oleh Laksamana Malik Uzair (putera Sulthan Salathin Meureuhoom Jaya.). yang juga syahid pada bulan Jumadil Awal 931 H .). telah sanggup membangun tamaddun dan kebudayaan yang tinggi dikawasan kepulauan Nusantara. Simon de Souza mati dalam pertemouran tahun 934 H . semenjak pemerintahan Ratu Nurul Alam Naqiyatuddin sampai kepada Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.) dalam suatu pertempuran yang lain. ipar Sulthan Ali Mughaiyat sendiri).) dll. adalah masa suram yang terus menurun. Dalam pertempuran-pertempuran diberbagai medan dapat dicatat. dan adakalanya mengalami masa-masa menurun menuju lembah kemunduran. Kerajaan Aceh Darussalam yang mengambil Islam menjadi dasar negaranya. (927 H. (1526 M. dan setelah meletakkan fondasi yang kuat bagi Kerajaan Aceh Darussalam. sementara zaman-zaman setelah itu. Masa-masa semenjak Sulthan Alaiddin Ali Mughayat Syah sampai kepada masa Ratu Tajul Alam Safiatuddin adalah "Zaman Gemilang" yang menanjak. Dalam perjalanan sejarahnya. Kerajaan Aceh Darussalam peranah mengalami zaman-zaman naik menanjak kemercu kebesaran. maka setelah itu Sulthan A l i Mughaiyat Syah berpulang kerahmatullah pada hari Selasa tanggal 12 Zulhijah 936 H . (1528 M. Setelah selesai membersihkan negara dari anasir penjajahan yang datang dari luar dan pengacau dari dalam. A l Qahhar Iskandar Muda dan Safiatuddin adalah mutiara utama dalam mata rantai silsilah raja-raja Aceh. 61 . terutama di Sumatera dan Malaya. Malik Abdul Qahhar menjadi Amirul Harb (Panglima Perang) untuk Kawasan Timur merangkap Raja Muda di Aru. Setelah Syahid Laksamana Malik Uzair. Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. dan setelah menciptakan bendera kerajaan yang bernama "Alam Zulfiqar" (bendera cap pedang) yang berwarna merah darah dengan pedang putih membelintang diatasnya. (7 Agustus 1530 M. bahwa armada Portugis benar-benar telah dihancur lumatkan dan sekian perwira tinggi yang mati konyol seperti Laksamana Jorge de Berito yang mati konyol dalam pertempuran bulan Mei 1521 M .

1011-1015 H . 987-988 H . 945-979 H . 12. Sulthan Jauharul Alam Imaduddin. 20. 7. 1016-1045 H . (usia 7 bulan) hanya 28 hari. 1088-1098 H . (1579-1580 M.).). 9. (34) Tgk. 4. 916-936 H . 14. (anak angkat Safiatuddin). 11131115 H . 13.989-995 H . (1641-1675 M. (1530-1539 M. 62 . M. Sulthan Syamsul Alam Wandi Teubeueng. 1086-1088 H . Sulthanat Sri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (puteri Nagiatuddin).). 16. 11.). (1581-1587 M. 997-1011 H . hanya 20 hari. 8.) Sulthan Perkasa Alam Syarif Lamtui bin Syarif Ibrahim. 987 H . (1511-1530 M. 6. 1098-1109 H . 15. yang terkenal dengan " A L Q A H H A R " . (1726 M.). (1702-1703 M.). Sulthanat Sri Ratu Nurul Alam Naqiatuddin. Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalullil. Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. 21. Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani. 1139-1139 H . (1688-1699 M. 19. Sulthan Alaiddin Riayat Syah II. 18.). Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah. (1607-1636 M. (1703-1726 M.). 22. (1636-1641 M. 1050-1086 H . 5. 995-997 H . Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah III. 11151139 H . Sulthan Muda bin Husain Syah. 2.). (1589-1604 M. (1571-1579 M. 979-987 H . (1587-1589 M.). 3.). (1678-1688 M.).).). Sulthan Mughal Seri Alam Periaman Syah. Sulthan Meugat Bujung.).). Sulthan Salahuddin. Sulthan Jamalul Alam Barul Munir bin Syarif Hasyim. Sulthanat Sri Ratu Kamalat Syah (anak aagkat Safiatuddin). (1539-1571 M.SILSILAH RAJA-RAJA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM: (34) 1. (1675-1678 M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 41-53. 10.). Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. 17.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah. Sulthan Muda Ali Riayat Syah V. (1699-1702 M.). (1579 M. Sulthan Zainal Abidin. 939-945 H . Sulthanat Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat. (1604-1607 M. 1045-1050 H . 1110-1113 H .

Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. (1870-1874 M. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.) 30.). Sulthan Alaiddin Johan Syah. setelah berperang 29 tahun. Sulthan Aceh yang terakhir. 1195-1209 H .). 31.). 29. Sulthan Alaidin Maharaja Lila Ahmad Syah. 27. 1147-1174 H . Sulthan Alaiddin Muhammad Dud Syah. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 1209-1238 H . (1727-1735 M. (1735-1760 M.23.) 25. 1286-1290 H . 28. 26. dan tidak pernah menyerahkan "Kedaulatan" negaranya 63 . 1290H.). baginda ditawan oleh Belanda. 1174-1195 H. Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah. (17811795 M.).(1760-1781 M. 24.). Sulthan Husain Alaiddin JauharulAlam Syah. (1795-1823 M. (1874-1903 M. 1251-1286 H .). 1238-1251 H . (1836-1870 M. (18231836 M. 1139-1147 H .

i puteri Tudjui muüa Ki-ta Melaka dlgempuri Partugis lan boïik ke Goa. sedangkan pedang dan bulan bintang berwarna putih.Di Atjah na Alam peudeuëng tjap sikureuëng lam djaroë radja phon di Atjeh troih u Pahang tan soë teuntang Iskandar Muda Bangsa Peutugéh ab6h geupinah di u Melaka keudèh keunan pih troih angkatan raeugsh Atjah raja di ploh geupltjrok teuma. Iskandar Sani duk geunatrtoS iakoë putroë Tadjui mulia kota Melaka teuma geu engkhoë Peutugeèh diwoë keudéh u Gua. INDONESIA Di Atjeh ada bendera pedang tjap semoilan ditan&ran radja dari Atjeh siunpai ke Pahang tiada jang tentang Iskandar Muda Bangsa Partugis angkatan . {Dari buku: TarikhAceh dan Nusantara) 64 .megah nabis dipiiidah di Atjeh raja ke ilelaka mereka bertedun dikedjar terus sajEnpai kesana Iskandar Sani jang menggaiK: suan-. Alam Cap Peudeueng {Bendera Aceh) warna dasarnya merahdarah.

.

.

A N KEDUA JDAYAAN ISLAM T A S A N SEJARAH A C E H .

.

yaitu empat perkara : (35) a. Karena itu. Jika tidak ada pedang. konon pula lagi dengan Kerajaan Islam Peureulak. Sungguhpun demikian. Kerajaan Islam Daya dan Kerajaan Islam Lamuri (Kerajaan Darussalam). Kalau dengan Kerajaan Aceh Darussalam sudah demikian sulitnya. Kerajaan Islam Pase. yang menguraikan cara sambilan ataupun tersisip disana-sini dalam celah sejarah atau silsilah raja-raja. dan kalaupun ada adalah sepintas lam saja. bahwa Kerajaan Aceh Darussalam mengambil Islam menjadi "Dasar Negara". yang Insya Allah jangan sampai meieset'dari kebenaran. 67 . bahwa semua kerajaan-kerajaan yang tersebut diatasa adalah mengambil Islam sebagai "Dasar Negara". kita harus mengalami banyak sekali kesulitan. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan "Rukun Kerajaan" sesuai dengan ajaran Islam. (35) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. sehingga karena demikian segala hukum yang berlaku didalamnya tidak boleh bertentangan dengan Hukum Islam. RUKUN NEGARA Seperti yang telah dijelaskan diatas.KETATANEGARAAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DASAR NEGARA Untuk menguraikan masalah ketatanegaraan Kerajaan Aceh Darussalam. Hanya yang sudah kita pastikan. oleh karena hampir tidak ada buku-buku yang agak khusus mengupas masalah tersebut. Kerajaan Islam Pidie. maka tidak ada kerajaan. Kerajaan Islam Beuna. saya akan berusaha menganalisa sedapat-dapat mungkin berdasarkan fakta-fakta dan data-data yang ada. Kerajaan Islam Lingga. yang kemudian membuat kesimpulan-kesimpulan. Pedang Keadilan. Apa yang akan diuraikan dalam pasal-pasal berikut adalah kesimpulan yang dikutip dari berbagai buku dan naskah-naskah lama tulisan Arab.

juga dalam Qanun Meukuta Alam disebut dengan jelas. bahwa Sulthan. yaitu : (38) (36) Di Meulek: Qanun Meukuta alam halaman 73-74. Kalaam. yaitu segalanya tidak boleh bert en tangan dengan hukum Islam. para Menteri. tidak bisa mengatur kerajaan. dan rakyat bukan patung yang terdiri ditengah pedang. Mengenai dengan sumber hukum.Qalam. Ilmu yang bisa menulis. Sebagai Negara Hukum. c. Untuk dapat melaksanakan keempat rukun tersebut. akan tetapi rakyat seperti pedang sembilan mata yang amat tajam. para pejabat sipil (Hulubalang) dan pejabat-pejabat lainnya diwajibkan tunduk "kebawah qanun". maka dalam Kerajaan Aceh Darussalam diperlukan empat pula. Ilmu. Ilmu yang bisa mengetahui mengatur dan menyusun negeri. Ilmu yang bisa memegang pedang. maka tidak bisa berdiri kerajaan. yaitu undang-undang hukum negeri Aceh. 68 . tidak ada kerajaan. maka semua pejabat dalam kerajaan sejak Sulthan. c. seperti yang tercantum dalam Qanun Meukuta Alam : (36) "Bahwa Aceh Darussalam adalah Negeri Hukum yang muthlak sah. yaitu: a. (37) Ibid halaman 40-41. Demikianlah dalam Qanun Meukuta Alam ditetapkan. d. Ilmu bahasa. b. b. (38) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30-31. lagi besar matanya lagi panjang sampai ketimur dan kebarat". para Panglima Angkatan Perang. d. (37) DASAR D A N SUMBER H U K U M Segala hukum yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam didasarkan kepada ajaran Islam. NEGARA H U K U M Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan sebagai satu Negara Hukum. Qadli Malikul Adil. para menteri dan pejabat lainnya diwajibkan tunduk kepada hukum yang berlaku. Jika tidak ada bahasa. Jika tidak mengetahui ilmu dunia-achirat. Jika tidak ada "kitab undang-undang".

kenegaraan. Reusam Syari'i. Yang dimaksud dengan "hukum" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah keagamaan. 69 . kemasyarakatan dan ketenteraan. juga diatur dalam Qanun Meukuta Alam. 2. kenegaraan. 2. hal mana. 3. Reusam Aridli. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh Pemerintah (Sulthan atau Menteri-menteri) untuk mengatur masalah keagamaan. 4. yaitu: 1. Yang dimaksud dengan "reusam" yaitu perundangundangan yang mengatur masalah kemasyarakatan. Adat Aridli. Qanun Aridll. Adapun hukum yang bersumber kepada empat sumber diatas. hukum dasar atau undang-undang pokok yang mengatur masalah-masalah keagamaan. Hukum Syari'i. Baik hukum. Hukum Aridli. A l Quran. untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. Adat 3. Reusam Dlaruri. Yang dimaksud dengan "adat" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah kenegaraan. adat. Adat Syari'i. 3. masing-masing ada empat tingkat. Qanun Syari'i. Hukum Dlaruri. Qias. yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Reusam 4. Hadis. reusam atau qanun. Qanun Dlaruri. ada empat macam. Yang dimaksud dengan "qanun" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah ketenteraan/pertahanan. Idjma'Ulama Ahlussunnah Wal Dajama'ah. kemasyarakatan dan ketenteraan. yaitu undang-undang dlarurat yang langsung dibuat/dijalankan oleh Sulthan sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang. ketenteraan. Qanun. Hukum. kemasyarakatan. dan sumbernya Quran. Ijma' Ulama dan Qias. (39) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 34-35. 2. Adat Dlaruri. kenegaraan.1. yaitu: (39) 1. A l Hadis.

(44) Ibid halaman 88. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan " S y u r a " sebagai salah satu asasnya yang penting. Qanun 'Urfi. yaitu peraturan-peraturan istimewa yang khusus dibuat oleh Sulthan untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. Adat Nafsi. (40) Dalam melaksanakan prinsip " S y u r a " tersebut dibentuklah beberapa lembaga. terutama bagi Sulthan. juga diharuskan bermusyawarah terlebih dahulu dalam masalah tersebut dengan Majelis Mahkamah Rakyat. baik antara Sulthan dengan menteri-menterinya. dengan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman) dan "Majelis Ulama Sepuluh". 70 .4. artinya harus berlaku adil kepada rakyat. kemasyarakatan dan ketenteraan. Qanun Nafsi. (44) (40) Ibid halaman 44. Reusam 'Urfi. ataupun antara para penguasa dengan para Ulama dan wakil-wakil rakyat.(42) PRINSIP ADIL D A N T H A A T Qanun Meukuta A l a m menetapkan pula syarat keadilan bagi para penguasa. kemasyarakatan dan ketenteraan didaerahdaerahnya masing-masing. atau antara para menteri sendiri. Hukum 'Urfi. pemerintahan. Reusam Nafsi. (42) Ibid halaman 42. (43) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. (41) Ibid halaman 41. Adat 'Urfi. yaitu "Balai Rong S a r i " . Kepada Wazir Mu'adhdham Panglima Polem M u d a Perkasa yang oleh Qanun telah diberi hak untuk mengangkat dan mema'zulkan Sulthan. 81 dan 87. Hukum Nafsi. NEGARA SYURA Sebagai suatu negara yang mengambil Islam menjadi dasarnya. 5. kenegaraan. yang dinyatakan dengan 10 perkera. (43) Selanjutnya ditetapkan pula bagaimana cara-cara melaksanakan keadilan. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh para Penguasa Daerah (Hulubalang) untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. "Balai G a d i n g " dan "Balai Mahkamah Rakyat" (41) dalam balai-balai tersebut dilakukan musyawarah.

bahkan juga untuk semua pejabat dalam kerajaan. sudah terang pemerintahnya tidak kuat dan tidak aman. sekalian wazir. hati dengan jantung dan akal dengan pikir. Maka demikianlah raja dengan rakyat. goyang selamanya Maka tiap-tiap raja negeri hendaklah bersatu dengan rakyat yang amat kuat dan bulat serta mencari belaian kasih sayang rakyat negeri semuanya. yaitu misal umpamanya daging dengan darah. (45) Agar prinsip keadilan dan thaat dapat terlaksana dengan baik. maka bertambah-tambah kuat raja dan pemerintah. sebab adalah asal raja itu dari pada rakyat dan dengan pilihan rakyat jua. seperti yang dapat kita baca dalam nukilan dibawah i n i : (47) "Bahwa tiap-tiap raja. dan jangan mengharap banyak senjatanya dan kuat laskarnya dengan kerasnya menindih rakyat dan bermusuh dengan rakyat. Maka jikalau ada demikian. niscaya susahlah jasad menanggung sakitnya. sebab karena raja dengan rakyatnya itu seperti jasad dengan ruh " (45) Ibid halaman 44 dan 60. tulang dengan urat. maka janganlah pekerjaannya aniaya dhalim dan Khianat kepada rakyat. (46) Ibid halaman 36. dan bukan asal rakyat raripada raja. janganlah diberi sakit hati rakyat. istimewa kepada alim-ulama. Dalam hal ini. hulubalang dan sekalian panglima. jika satu urat tersalah atau satu tulang tersalah atau patah. yaitu yang ada pangkatnya dan martabatnya dan jabatannya. akan tetapi adalah raja buat mengurus rakyat dan sekalian perintah negeri " Tidak saja kepada Sulthan ditujukan ketentuan-ketentuan pelaksanaan keadilan. maka Qanun menetapkan pula bahwa raja dengan rakyat tidak boleh bercerai sama sekali. yaitu seperti jasad. maka demikianlah raja dengan sekalian rakyat.Qanun juga mewajibkan kepada rakyat agar thaat kepada para penguasa (terutama Sulthan) yang adil. (47) Ibid halaman 35: 71 . bulu dengan kulit. dalam Qanun antara lain termaktub : (46) "Bahwasanya raja sekali-kali tidak boleh bercerai dengan rakyat.

surat-surat Perjanjian antar-negara. yaitu semacam setempel kerajaan. Suratsurat Keputusan Kerajaan yang penting. ditengahtengah tertera nama Sulthan yang sedang berkuasa. Cap Sikureueng (stempel sembilan) berbentuk bundar. Menurut yang termaktub dalam Qanun Meukuta Alam bahwa delapan orang sulthan yang namanya tercantum berkeliling dalam 72 . yang hanya dipakai pada menguatkan surat-surat yang sangat penting.C A P SIKUREUENG Cap Sikureueng. Surat-surat Kuasa yang amat penting. sedangkan sekelilingnya tertera nama delapan orang para Sulthan yang memerintah pada masa sebelumnya.

\ItthiiH»m.1675) Sultliai) A l a i d d i n fjaotf 'i.' s u H h a B ü l i Tutfjul Alam Sjaf ia t h ud dtn*> jah. • * (1584-1903* ï)juiiitn*j. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).il. (1742-Ï7d7> Sultïui» Alaiddin 4 dan 5 S u l i h i i ï i AlaicJtli» iManajursjn. tjr.iil Raiidsjuh {• l ï ^ h a b i s a n J .ili. 73 . Cap Sikureueung(setempel) Kerajaan Aceh Darussalam.TJAP SEMBÏLAN KERADJAAN ATJEH.

74 . yang namanya tertera ditengah-tengah. Hadis. berarti dilingkungi oleh hukum sehingga maksudnya bermakna bahwa dia harus tunduk kepada hukum atau qanun. yaitu harta dan perbuatan dan ruh dan serta akal dan pikiran. tidak boleh menyeleweng dari rel qanun. sehingga Sulthan yang sedang berkuasa. karena sembilan orang sulthan namanya tercantum didalamnya. Filsafat dari "Cap Sikureueng" yaitu bahwa Sulthan harus berada dalam lingkungan hukum. Ijma' Ulama. antara lain Qanun mencantumkan ketentuan-ketentuan mengenai tugas-tugas para pejabat dan rakyat. Dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: (50) (48) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Reusam dan Qanun). Qias. Dalam hal ini. Dinamakan dengan "Cap Sikureueng" (setempel sembilan). diwajibkan menolong yang kebajikan kepada negeri dan kepada kerajaan dengan tulus ichlas berupa apapun juga. kebolehan kerajaan melakukan pinjaman pada rakyat yang akan dibayar kembali setelah selesai peperangan. Adat. dan jika menang maka kerajaan berhak mutlak membayar kembali kepada rakyat dan anak negeri seluruhnya. (48) DALAM KE AD A AN PERANG Dalam Qanun juga ditetapkan bagaimana keadaan Kerajaan bila diserang oleh musuh ataupun menyerang negeri musuh. Mengenai ini dalam Qanun antara lain tercantum : (49) "Bahwa jika negeri Aceh diserang oleh musuh dan jika negeri Aceh menyerang musuh. yaitu seperti hak rakyat yang mutlak utang kepada kerajaan maka dibayarnya oleh kerajaan sesudah menang perang " BENTUK DAN STRUKTUR KERAJAAN Dalam Qanun Meukuta Alam dengan pasti telah ditetapkan bagaimana bentuk struktur kerajaan. maka sekalian anak negeri atas nama rakyat Aceh dan bangsa Aceh. Dan sekalian rakyat hendaklah memperutangkan derham kepada Raja bila masa perlu. (49) Ibid halaman 48."Cap Sikureueng" adalah melambangkan empat jenis sumber hukum dan empat jenis nama hukum (Quran. Hukum. (50) Ibid halaman 40-46. Anthony Reid : The Contest For North Sumatra halaman 2-4.

75 . Susunan organisasi Kerajaan Aceh Darussalam.Diangkat dari Qanun Meukuta A lam.

76 .Diangkat dari Qanun Meukuta Alam Susunan kerajaan Aceh Darussalam.

(51) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 39-44. Balai Gading. mazhab Maliki. Untuk membantu sulthan dalam menjalankan pemerintahan. yang masing-masingnya dari Mazhab Syafi'i. 4. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 2-4. 3. Di daerah Aceh Besar ada tiga federasi yang terdiri dari beberapa buah Pemerintah Daerah. Balai Gading yaitu Majelis Perdana Menteri yang beranggotakan (50) Ibid halaman 40-46. 5. yaitu Qadli Malikul Adil. Balai Rong 2ari. Orang yang kedua dalam kerajaan. yang bertugas membantu Qadli Malikul Adil dalam mengeluarkan "fatwa". dengan empat orang pembantunya yang bergelar Mufti Empat. dimana dalam menjalankan tatausaha negara dibantu oleh sekretaris negara yang bergelar Rama Seutia Keureukon Katibul Muluk. 2.1. Negara berbentuk kerajaan. yang khusus membantu Qadli Malikul Adil dalam masalah keagamaan ditetapkan seorang Ulama Besar yang bergelar Syeikhul Islam. maka boleh diangkat dari yang bukan turunan raja. yaitu : (51) 1. Qanun menetapkan beberapa pejabat tinggi yang bergelar "Wazir" (Perdana Menteri dan Menteri-Menteri). dimana kepala negara bergelar Sulthan yang diangkat turun temurun. 77 . Balai Rong Sari yaitu Majelis Kerajaan yang beranggotakan menteri-menteri inti yang bergelar "Hulubalang Empat" dan "Ulama Tujuh". sebagai orang pertama dalam kerajaan. LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA Qanun menetapkan juga adanya beberapa Lembaga Negara pada tingkat Pemerintah Pusat. Kerajaan bernama Kerajaan Aceh Darussalam dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam dan terdiri dari Pemerintah Pusat (Kerajaan). 2. yang dinamakan "Sagoe". Pemerintah Daerah (keulebalangan dan kemukiman) dan Pemerintah Desa (Kampung). Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. Dalam keadaan dari turunan tertentu tidak ada yang memenuhi syarat-syarat. Kepala Negara bergelar Sulthan Imam Adil.

Balai Laksamana yaitu kantor pusat balatentera laut dan darat. yaitu kantor Sulthan sendiri. Balai Setia Hukama. dan balai-balai tersebut yaitu : (52) 1. 2. Balai Majelis Mahkamah yaitu kantor mahkamah tertinggi yang beranggotakan 10 orang ulama fiqh (Fuqaha-Ahli Hukum) dibawah pimpinan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman). Balai Baitul M a l yaitu kantor pusat perbendaharaan negara dibawah pimpinan Bendahara Raja Wazir Derham (Menteri Keuangan). mungkin kantor para ahli pikir/hukama. Balai Qadli Malikul Adil. yang masing-masing mewakili satu mukim dalam Daerah Federasi Aceh Besar. kira-kira semacam "jawatan pusat" yang juga bernama " B a l a i " sedangkan kepalanya bergelar " I m a m " . yang merupakan lembaga tertinggi. 5. Balai Malikul Islam. Balai Laksamana. Balai Furdhah yaitu kantor pusat perdagangan/perniagaan dalam dan luar negeri. 78 . maka Qanun menetapkan beberapa lembaga yang lain. 3. Balai Majelis Mahkamah Rakyat.J A W A T A N PUSAT Disamping lembaga-lembaga yang tersebut. (tidak jelas kantor apa). 6. (52) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72. Balai Malikul Habib. 4. Balai Baitul Mal. yang beranggotakan 73 orang. Balai Majelis Mahkamah. J A W A T A N . Balai Furdhah. dibawah pimpinan Laksamana Amirul Harb (Menteri Pertahanan). Majelis Mahkamah Rakyat yaitu semacam Dewan Perwakilan Rayat.menteri-menteri kabinet yang bergelar "Hulubalang Delapan" dan " U l a m a T u j u h " . 7. dibawah pimpinan Wazir urusan perniagaan (Menteri Perdagangan). 3. yaitu kantor Qadli Malikul A d i l . 4. yang tarafnya lebih rendah.

4. 7. 15. 11. mungkin semacam kantor biro. 21. Balai Sri Suara. G E L A R A N P E J A B A T TINGGI Qanun juga menetapkan nama gelaran bagi para pejabat tinggi kerajaan. Balai Musafir. 16. 14. Balai Malikul Mahmud. 20. 5. (tidak j elas maksudnya). Balai Baitul Fakir Miskin. yang mengurus segala Hulubalang. tangan kanan Sulthan. 18. Menteri P»duka Tuan. Balai Baitur Rij al. Perdana Menteri. 10. kantor seorang pejabat tinggi. kantor urusan kapal-kapal (pelayaran). mungkin kantor urusan perjalanan atau kantor urusan para wisata. Balai Mufti Empat. Qadli Malikul Adil. kantor urusan pria. mengepalai Balai Furdhah. Balai Taubah. „ Rama Setia Katibul Muluk. Balai Setia Ulama. (tidak jelas maksudnya). Balai Setia Purba. Menteri Dalam Negeri. mungkin kantor seorang pejabat tinggi. Seri Maharaja Mangkubumi. 17. 2. (tidak jelas kantor apa). Balai Sri Setia Salih. Balai Sri Purba Setia. menteri Perdagangan -HaAlam halaman 64-67. kantor urusan mesjid istana. Balai Safinah. kantor urusan sosial. Mengenai hal tersebut disebutkan: (53) 1. 12. Balai Ahli Sijasah. 3. menteri yang diperbantukan pada Sulthan. 6. Menteri Paduka Raja. 13. (53) Di Meulek: Qanun}-" 19 . Menteri Seri Paduka. Sekretaris Negara. yaitu kantor tempat para ulama bermusyawarah. Balai Silaturrahim. kira-kira menteri Negara. mungkin kantor urusan tenaga kerja. kantor mufti empat. (tidak jelas kantor apa). Balai Sri Purba Wangsa. 8. Kantor Balai Baitur Rahim.5. mungkin kantor urusan Grasi dari Sulthan. 7. (tidak jelas maksudnya). 9. 19. Seri Maharaja Lila. pejabat pelaksana harian di Balai Rong Sari. Balai Darul Asyikin. baik menteri ataupun lainnya. 6. yaitu kantor urusan politik.

PEMERINTAH D A E R A H Mengenai dengan Pemerintah Daerah. yaitu pejabat yang mengurus cukai pekan diseluruh Aceh. 16. Seri Maharaja Garut. Menteri Rama Setia. 11. Mukim. M u k i m yaitu badan federasi dari beberapa gampong. Qanun sebagai berikut: (54). Gampong. 80 . kira kira Menteri Kehutanan. juga masalah-masalah laut lainnya. Dalam satu mukim didirikan satu mesjid tempat melakukan sembahyang (54) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 44-46. 13. Wazirul Harb Laksamana. 1. Wazir Badlul Muluk. 15. Seri Maharaja Gurah. Menteri Urusan Dalam (Keraton) dan merangkap menjadi Syahbandar (walikota) Banda Aceh Darussalam. Orangkaya Seri Maharaja Bendahara Raja Wazir Derham. jang mengurus angkatan darat dan angkatan laut. 12. Wazir Kun Diraja. Maharaja Purba Paduka raja. pejabat yang mengurus hasil-hasil hutan dan segala yang bersangkut paut dengan hutan. Menteri Keuangan. kira-kira Menteri Luar Negeri. 2. menetapkan Gampong dinamakan juga "Meunasah". Untuk satu gampong diangkat seorang Keuchik dengan sebuah staf pembantu yang bernama " T u h a Peuet" dan seorang Imam Rawatib. Menteri Kehakiman. yaitu keudjrun Dalam Darud Dunia. mengurus perutusan-perutusan dari luar negeri dan perutusan-perutusan Aceh keluar negeri.8. Seri Raja Panglima Wazir Mizan. 14. dan sekurang-kurangnya untuk satu mukim harus terdiri dari delapan buah gampong. 10. 9. Untuk memimpin federasi gampong-gampong yang bernama M u k i m diangkat seorang Imam dan seorang Qadli. ketua Majelis Kerajaan. Pemerintahan Gampong ini mendapat hak otonomi yang luas.

yang terdiri dari 25 M u k i m . tempat musyawarah. Sagoe Duaploh Dua. yang dalam Qanun Meukuta A l a m disebut "Daerah Takluknya''. tempat belajar dan pusat segala kegiatan ummat lainnya. 3. Satu daerah uleebalang ada yang terdiri tiga mukim. 5. Sagoe Duaploh Nam. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Qadli Malikul A l a m Seri Setia Ulama. lima mukim. dan masing-masing Hulubalang itu mempunyai gelar khusus sendiri-sendiri mendapat hak otonomi yang luas. enam mukim. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Seri Imam Muda ' O h . delapan mukim dan sembilan mukim. 4. Kepada daerah wilayah luar Aceh diberi hak mengurus rumah-tangga sendiri seluas-luasnya. Kerajaan Aceh Darussalam mempunyai wilayah-wilayah perlindungannya diluar Aceh.Jum'at dan ibadat-ibadat lainnya. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. 81 . Sagoe Teungoh Lhee Plooh. yaitu urusan luar-negeri dan pertahanan. empat mukim. Dalam daerah Aceh Besar dibentuk tiga buah federasi yang mengkoordinir daerah-daerah uleebalang yang tergabung didalamnya. Disamping Hulubalang diangkat pula seorang Qadli. c. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagi. Daerah Uleebalang yang dipimpin oleh seorang kepala yang bergelar Hulubalang. Panglima Sagi. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. hanya yang diurus oleh Pemerintah Pusat di Banda Aceh. baik di Suamtera ataupun diseberang lautan. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Panglima Polem Seri M u d a Perkasa. yang terdiri dari 22 M u k i m . b. Adapun tiga buah federasi itu yaitu : a. Wilayah Luar Aceh. tujuh mukim. yang terdiri dari 26 M u k i m . Daerah Uleebalang.

4. Islam. Adil mengerjakan hukum Allah dan Rasul. Sanggup membagikan harta ghanimah kepada yang mustahak. Sanggup menyuruh sembahyang Jum'at dan sembahyang berjama'ah. Memelihara sekalian perintah Agama Islam. 17. Sanggup menghukum segala orang yang bersalah. (56) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 81. 14. 6. Akal-baligh. Berani lapang tiada khianat. 19. Sanggup memelihara negeri. 5. kasih-sayang orang teraniaya. para perwira dan saudagar/pengusaha agar jangan menyeleweng dari rel qanun. 9. 21. Sanggup menyelidiki pekerjaan para menteri dan pejabatpejabat lainnya. 10. 18. Sanggup menyelesaikan perkara-perkara selang-sengketa antara rakyat. 1 82 . Seboleh-bolehnya laki-laki. Membela rakyat dengan insaf. 2. yaitu: (55) 1. 3. 12. 7. 13. Sanggup memelihara kanak-kanak laki dan perempuan yang tiada walinya. Keturunan baik-baik. 8. Merdeka. Sanggup melengkapi laskar. Harus sanggup menerima saksi dalam perkara-perkara. yaitu 10 syarat: (56) (55) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 58-59. hulubalang.SYARAT-SYARAT MENJADI SULTHAN Untuk menjadi Sulthan Qanun menetapkan 21 syarat pokok. Sanggup memelihara harta baitul-mal. melanggar hukum. Sanggup menjaga para menteri. SYARAT-SYARAT MENJADI WAZIR Untuk menjadi Wazir (Menteri) juga qanun menetapkan syaratsyarat khusus. 15. 11. 16. Sanggup mengumpulkan zakat-fïthrah. 20.

tiada chianat dan tiada dhalim. 1. 10. (57) Ibid halaman 62. 7. 8. 83 . jernih akal pikiran serta ditulis pada tiap-tiap urusan kerajaan. Merdeka. Budiman dan arif akal ahli dan bijaksana. Tidak tamak loba kepada harta kerajaan negeri dengan menindih rakyat. 2. Tidak mengikuti nafsu jahat. Bisa memegang amanah kepercayaan rakyat. Adil. Keras ingatan.Mengetahui ilmu dunia dan ilmu achirat. Melihat (tidak buta). Tidak dengki dan tidak mengacau rakyat. Tua umurnya. 8. Laki-laki. SYARAT-SYARAT MENJADI QADLI Qanun selanjutnya menetapkan 10 syarat untuk menjadi Qadli. Memadalah reskinya dengan keredlaan Allah diatas tadah yang diberikan oleh kerajaan masing-masing menurut kadarnya dan tahu memakai malu. Alim ilmu pada pekerjaan dunia dan achirat. Mukallaf. 3. Jaga (waspada) lagi rajin. Mendengar (tidak pekak). 9. 9. Ahli berkata. 4. Setia kepada rakyat. 7. 6. dan mengetahui atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan adil. 5. 5. 1. 2. Islam. 10. 4. 6. yaitu: (57). 3.

4. yang bertugas mengurus penglolaan keuangan dalam arti yang seluas-luasnya. Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah membuat mata uang sendiri. b. yaitu: a. Asyur (bea-cukai). demikian menurut ketentuan Qanun Meukuta Alam. Zakat (zakat pertanian. BALAI BAITUL MAL Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan) dipimpin oleh Menteri Keuangan yang bergelar Bendahara Raja Wazir Derham. 3. Mata uang Pase ini adalah mata uang asli yang pertama di Kepulauan Nusantara ini. 2.). (59) (58) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 65. zakat fithrah dan lain-lainnya). zakat perternakan. (58) Sebelum berdiri Kerajaan Aceh Darussalam (916 H. Keuntungan dari perusahaan-perusahaan kerajaan. zakat perniagaan. MATA UANG uirifiYang bertanggung jawab dalam mencetak mata uang. Kharraj (pajak hasil bumi dari warganegara yang bukan Muslim). Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan). dibentuk dua lembaga bertingkat kementerian. 5. yaitu orang kaya Bendahara Wazir Derham. zakat pertambangan.KEHIDUPAN EKONOMI/KEUANGAN LEMBAGA PELAKSANA Untuk mengurus dan melaksanakan urusan-urusan mengenai ekonomi/keuangan. Adapun sumber-sumber uang masuk untuk Baitul Mal (Perbendaharaan Negara) antara lain yaitu : 1. Balai Furdhah (Kementerian perdagangan). seperti yang telah dijelaskan pada pasal-pasal yang lalu. Jizyah (pajak badan bagi warganegara yang bukan Muslim). yang diperbuat pada awal abd ke XIV. (59) M. 84 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 52.

(l6.(dóiifeuham rnas) dari Sidikmiah I adjul Alam Sjafiatlaiddm Sjah. Wang Koiü'li dari li-mba<ia 30 l\ . Sulidun («735 — (~6oJ Beberapa jenis mata uang Kerajaan Aceh Darussalam. wang daumutiam dari Alaaddin iJjalmti sjah.J<! </ftll fit. (Dari buku: Tarifch Aceh dan Nusantara) 85 .fi - l(r-l lil. .

maka banyak pejabat-pejabat penting yang ditugaskan pada Balai Furdhah. seperti mata uang Inggeris.). b. perkapalan/pelayaran dll. Portugis. (60) Kerajaan Aceh Darussalam membuat mata uang sendiri pada zaman Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Qahhar (945-979 H . sedangkan pada sisi yang lain dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. c. tetapi juga mengurus dan mengawasi bidang-bidang usaha yang menghasilkan bahan-bahan perdagangan. (62) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 95. (61) Ibid halaman 71-74. antara lain yaitu : (62) (60) HM. 1539-1571 M. Belanda dan lainnya. Spanyol. Uang perak yang bernama "kupang". Pada ketiga-tiga macam mata uang itu. dimana pada sisi sebelah dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Sulthan yang dibuat dalam masanya. perternakan. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 70.Sebelum ada mata uang yang dibuat sendiri. pertambangan. 86 . dan terdiri dari tiga macam. karena bukan saja hanya mengurus urusan-urusan perdagangan dalam dan luar negeri. yaitu : (61) a. Uang timah yang bernama "keueh". seperti pertanian. Untuk dapat melaksanakan tugas yang begitu penting dan amat luas bidangbidangnya. perindustrian. Uang emas yang bernama "derham". dimana pada satu sisi dirakam tahun pembuatannya sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. dimana pada sisi sebelah dirakamkan nama Sulthan yang dibuat pada zamannya. Adat Aceh: halaman 48-49. B A L AI F U R D H A H Balai Furdhah (Kementerian Perdagangan) dipimpin oleh Menteri Perdagangan yang bergelar Menteri Seri Paduka Wazir Perniagaan. Balai Furdhah termasuk salah satu departemen yang sangat penting dan vital sekali. di Aceh telah berlaku bermacam mata uang asing. ditulis dengan huruf Arab.

5. Penghulu Dacing. Tandil Menteri Dagang. Bujang Dalam. Nadhar Majelis Chan. Penghulu Furdhah. 2. 31. 25. Keujrun Kawal. Bendahara. Penghulu Cap. pejabat tinggi yang mengurus tera dacing). Keurukon Bauwab. orang kedua dalam kementerian. 24. Penghulu Khalas. 6. 12. 32.1. Penghulu Keurukon. 19. 21. Penghulu Kawal. Keureukon Empat. Keureukon Enam. Orangkaya Seri Maharaja Lila. 4. Keurukon Seri Indera Muda. Sagi Kawal. 28. Nadhar Maharaja Indera Dewa. 13. kira-kira panglima markim. Sjahbandar Saiful Muluk. Seri Indera Su Suwara. 17. Sagi Panglima. Tandil Dacing. 23. 14. 26. 29. 22. 8. Lasykar Raja Tun Guna Setia Tandil. Penghulu Kunci. 33. Nadhar Mahsur Diraja. Seri Purba Chan. Nadhar Seri Maharaja Purba. Tandil Kawal. Sjahbandar Muktabar Chan. Syahbandar Mu'izzul Muluk. 9. PERDAGANGAN DALAM NEGERI Agar perdagangan dalam negeri berjalan dengan baik dan 87 . Syahbandar Seri Rama Setia. 16. 15. pejabat yang mengepalai pelabuhan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 18. BujangTujuh. Nadhar Seri Muda Setia. 20. 3. 30. 11. 27. 7. 10.

Hukum Adat Ukuran. yang mengatur adat-peukan. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 92-126. (65) P E R D A G A N G A N L U A R NEGERI Perdagangan luar negeri amat vital bagi kerajaan. adat-blang. telah ditanggapi oleh Governor Turlerton (Gubernur Penang). Hukum Wase Adat. dimana beliau memuji kebaikannya. Ibid halaman 47. Karena penting dan vitalnya.keadaan harga tetap setabil. cara-cara pemakaiannya dan sebagainya. sehingga rasa-rasanya tidak ada sesuatu yang tinggal lagi. John Anderson: Acheen halaman 45-46. Husin . adat-harija. 88 . Hukum yang menetapkan. wase lhok. yang mengatur jenis-jenis ukuran/timbangan/sukatan. para panglima. (67) Tentang peraturan pelaksanaannya telah diatur sedemikian mendetail. para pejabat tinggi dalam kerajaan sekali-kali tidak boleh berniaga. Adat Aceh halaman 116-117. umpamanya: 1. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 61. maka telah ditetapkan berbagai macam peraturan dan adat. telah mengatur segala hal ihwal perdagangan luar negeri secara umum dan prinsipil.M. wase gledll. yang antara lain kata beliau dibuat sesuai dengan prinsip-prinsip undang-undang orang Eropah. H. Adat Aceh: halaman 47-63. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 373-374. (66) Mengenai dengan undang-undang pokok ini. Undang-undang pokok perdagangan luar negeri yang terdiri dari 10 pasal. wase kuala. Kalau dilanggarnya juga. juga tidak boleh memberi modal kepada para saudagar. barang-barang yang boleh dieksport dan diimport. adat kamsen. bahwa para menteri. dimana ditetapkan yang mana pelabuhan internasional. (64) 3. (68) (63) (64) (65) (66) (67) (68) Af. maka telah ditetapkan undang-undang dan peraturan-peraturan pelaksanaan sampai mendetail. ketentuan-ketentuan bagi kapal yang berlabuh dan sebagainya. (63) 2. besarnya bea cukai. pejabat bersangkutan akan dihukum dan dipecat dan si saudagar akan dihukum juga dan hartanya disita.

(70) Anderson mencatat. (69) Diantara barang-barang eksport yang terpenting. Ahli-ahli dalam bidang industeri dinamakan "pande" (artinya orang pandai). yang membawa pedagang-pedagang dari 6 negara. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 243. "pande-kajee" (pandai kayu).Dalam peraturan tersebut telah dicantumkan sebanyak 73 macam barang-barang yang dieksport atau/dan diimport serta ditetapkan jumlah bea/cukainya. pengaruh perdagangan luar negeri Aceh terasa. juga terkenal sebagai pembuat kapal dari hasil rencananya sendiri. yaitu : lada. tidak saja industri ringan (kerajinan rumah tangga) juga industeri berat menurut ukuran zamannya. telah berlabuh dipelabuhan-pelabuhan Aceh sebanyak 27 buah kapal Amerika. baik kapal dagang ataupun kapal (69) (70) (71) (72) Di Meulek: Qanun MeukutaAkam halaman 127-130. kayu. umpamanya "teumpeuen-meueh". Anderson mencatat. pinang. empat buah kapal Perancis. John Anderson: Acheen halaman 159-167. Dalam Ibukota Kerajaan Banda Aceh terdapat satu komplek sebagai daerah industeri. bahwa dalam musim lada tahun 1823. M. Yang tumbuh di Aceh waktu itu. serta perahu-perahu dan kapalkapal penduduk pribumi dari Penang (71) Sebelum tahun 1784. telah banyak ahli sejarah mencatatnya. karena hasil bumi Aceh yang sangat banyak itu merupakan kebutuhan muthlak diluar negeri. bahkan sampaisampai kepada industeri perang. kapur barus. (72) PERINDUSTRIAN/PERTAMBANGAN Tentang kemajuan perindustrian dalam Kerajaan Aceji Darussalam. gading gajah dll. disamping sejumlah besar kapal-kapal kepunyaan East India Company. 89 . sebelum Penang dibangun oleh Inggeris. "teumpeuen-beusoe" dan sebagainya. Tersebutlah "pande-meueh" (pande emas). yaitu "Gampoong Pande" (industry-state). "pande-kapai" (pandai kapal) dan sebagainya. padi. bahwa orang Aceh tidak saja sebagai ahli pelayaran yang sangat mahir. emas. Tempat-tempat industeri itu disebut dengan nama "teumpeuen". "pandebeusoe" (pandai besi). Ibid halaman 160.

Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 101-102.perang. Ibid halaman 79-83. (75) PELAYARAN Seperti telah diakui oleh dunia. II halaman 171-172. tambang batu permata dan lainnya. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 75-78. (77) Suatu catatan Anderson lagi. bahwa rakyat Aceh menghasilkan sendiri bahan-bahan pakaian dari kapas. bahkan juga untuk dieksport. bahwa rakyat Aceh adalah bangsa pelaut yang mahir mengarungi lautan. Juga dikatakan. (73) Sebagai diakui Anderson. seperti tambang minyak tanah. yang membuktikan bahwa Aceh telah memiliki kapal dagangnya sendiri yang cukup banyak. sehingga kaïn sutera Aceh sangat indah dan mahal. (76) Menurut Pinto (seorang petualang Portugis) bahwa Kerajaan Aceh Darussalam telah memiliki armada kapal yang cukup besar. yang berukuran besar. M. dan kearah timur sampai kenegeri Cina. terutama sekali tambang emas. 90 . Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah dj. bahwa semenjak zaman Peureulak dan Samudra Pase. Aceh telah melayari lautan dengan kapal-kapal dagang dan kapal-kapal perangnya sendiri. (73) (74) (75) (76) (77) John Anderson: Acheen halaman 24-25. disamping melanjutkan usaha-usaha penambangan emas diberbagai tempat seluruh Aceh. H. (74) Setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. juga membuka tambang-tambang yang lain.M. Menurut catatan Ibnu Bathuthah. sehingga pernah satu armada kapal dagang Aceh sebanyak 4 buah sampai ke Turki membawa barang dagangan dan pulang dengan selamat membawa senjata. Beliau sendiri waktu kembali dari negeri Cina menumpang kapal dagang kepunyaan Aceh. Pengakuan ini dibuktikan oleh kenyataan. sehingga sutera Aceh tidak saja untuk dipakai sendiri dalam negeri. dimana dia menyatakan pada 6 Desember 1815 Sulthan Aceh Jauhar Alam telah tiba dipelabuhan Penang dengan sebuah armada dagang sendiri. bahkan dari sutera. bahwa kapal-kapal dagang Aceh (Samudra/Pase) telah melayari lautan kearah barat sampai kenegeri-negeri Arab dan Parsia. Per tambangan di Aceh sudah mulai dibuka semenjak zaman Kerajaan Pase. memang benar bahwa industeri-sutera Aceh sangat terkenal dan maju.

b. pinang. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 376-378. Keujrun Lueng. bahwa pertanian dan perikanan telah mencapai kemajuan yang pesat dizaman Kerajaan Aceh Darussalam. Keujrun Blang. bahwa Aceh sanggup membuat kapal-kapal dagang sendiri. Ibid halaman 161-163. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pengairan (irrigasi). yaitu : a. Husin . H. terbukti dengan eksport Aceh yang terdiri dari lada. pajak hasil bumi. 91 . (80) Untuk memajukan pertanian. 1. ikan asin. Ibid halaman 24. tidaklah heran kalau pada masa itu kapal-kapal dagang Aceh mengarungi lautan menuju delapan penjuru angin.M. (79) Karena itu. antara lain: Hukom Adat Blang. dengan tujuan hendak mengadakan pembicaraan dengan Gubernur Penang. mengatur masaalah pengizinan pembukaan "tanah mati". yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pertanian/persawahan. M. Kerajaan membuat berbagai peraturan dan mengangkat pejabat-pejabat ahli dalam bidangnya masing-masing.yang terdiri dari beberapa buah kapal. Hukum Adat Seuneubok (peraturan-peraturan mengenai perkebunan. terutama perkebunan lada). Pejatiat-pejabat ahli dalam bidang ini yang diangkat. Hukom Adat Seuneubok. PERTANIAN/PERIKANAN Sudah tidak dapat diragukan lagi. Hukom Adat Blang (peraturan mengenai persawahan) mengatur masalah pengairan (lueng Ie). yaitu tanah negara yang belum dikerjakan (78) (79) (80) (81) John Anderson: Acheen halaman 64. sewa menyewa tanah. padi. Adat Aceh halaman 109-112 dan 176-177. damar. sawah dan sebagainya. kayu. menghidupkan tanah mati. (78) Seperti yang dinyatakan Anderson. (81) 2. pembagian hasil. gambir dan sebagainya. pemakaian air.

Langa (luka-bajak). dengan alat inilah diperas air tebu dan kemudian dimasak menjadi gula. (Kiri). seorangpria sedang membajak sawah.Teupeun (alat tenuri) lama di Aceh. (Dari buku: De A tjeher) 92 . Wanita tua sedang menenun. Weeng (alat untuk memeras tebu). (Kanari).

(dibuka), untuk dijadikan kebun, pengangkatan pcjabat-pejabatnya, pengelolaannya dan sebagainya. Yang dibolehkan membuka tanah-mati untuk membuat Seuneubok, hanyalah orang-orang Islam. Pelopor yang membuka tanahmati untuk menjadi seuneubok, diangkat menjadi pemimpinnya dengan gelar Peutua Seuneubok; artinya setelah ada beberapa kebun dalam seuneubok tersebut, yang mengepalai gabungan dari beberapa buah seuneubok, disebut "Peutua Chik Seuneubok", yang dibawahnya ada beberapa orang Peutua Seuneubok. (82) 3. Hukom Adat Laut

H u k o m Adat Laot (peraturan-peraturan mengenai penangkapan ikan dilaut) mengatur masaalah penangkapan ikan, alat-alat penangkap ikan, para nelayan, upah kerja, pembagian antara yang punya alat dengan pekerja, pimpinan, tugas-tugas pimpinan, mengambil penyu, Cukai laut dan sebagainya. A d a tiga pejabat ahli diangkat untuk memajukan perikanan, yaitu: (83) a. Panglima Laot, yang menjadi penguasa tertinggi dalam bidang perikanan laut. b. Keujrun Kuala, yaitu pejabat pengusa kuala yang menjadi pangkatan dari perahu-perahu pukat. c. Pawang Pukat, yaitu yang menjadi pemimpin teknis dari perahu pukat dan bersama-sama anak pukat ikut turun kelaut. Dibawah Panglima Laot yang beberapa orang Keujrun Kuala, artinya ada beberapa kuala yang menjadi pangkalan perahu pukat, dan yang berpangkal pada satu kuala ada beberapa perhu pukat. (84) 4. H u k o m Adat Gles.

H u k o m Adat Glee (peraturan-peraturan mengenai kehutanan/ rimba) yang mengatur kedudukan/tugas "Keujrun Glee" (pejabat ahli tentang kehutanan), pembagian hasil usaha wasee glee,- larangan
(82) M. Husin . Adat Aceh halaman 177. (83) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 263-266. (84) Ibid halaman 378-383.

93

memotong kayu, adat merusa, kedudukan "Pawang Glee" (pejabat ahli tentang kehidupan rimba), cara mengambil madu lebah dan sebagainya. Adapun pejabat-pejabat yang diangkat untuk itu, yaitu : a. b. Keujrun Glee, tenaga ahli kehutanan yang ditugas mengepalai urusan-urusan kehutanan. Pawang Glee, tenaga ahli kehidupan rimba ditugas memimpin melindungi para pemburu, mengatur daerah-daerah pemburuan dan binatang-binatang yang boleh diburu, juga ditugas untuk melindungi binatang-binatang rimba. (85) Hukom Adat Geumeubeu.

5.

H u k o m Adat Geumeubeu (peraturan-peraturan mengenai penternakan) yang mengatur masalah mawaih (mendua laba) untung, mawaih aneuek (mendua laba anak hewan), pemasaran hewan, tempat-tempat yang memelihara ternak dan sebagainya. Pada suatu tempat yang telah ditetapkan menjadi daerah ternak, dilarang disitu untuk bertani, tempat tersebut dinamakan "Padang Geumeubeue" (Padang Gembala), dalam padang mana didirikan berpuluh-puluh " W e u e " (kandang berpagar kawat dan beratap langit), tempat ternak-ternak gembalaan berteduh waktu malam. Weue-Weue itu kepunyaan masing-masing pemilik ternak, dan petugas yang disuruh mengembala bernama SI Geumeubeue (pengembala), dan yang menjadi pemimpin dari "Padang Geumeubeue" itu yaitu seorang pejabat yang bergelar "Pawang Geumeubeue", tenaga ahli dalam bidang penternakan. (86) PERANAN KEHAKIMAN PEMBINAAN H U K U M Sudah menjadi keharusan mutlak bagi Kerajaan Aceh Darussalam yang telah menjadikan dirinya sebagai "Negara H u k u m " (87),
(85) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 384-386. (86) Ibid halaman 387-389. M. Husin: Adat Aceh halaman 107-109. (87) DiMeulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73-74.

94

berusaha membina dan menegakkan hukum. Agar pelaksanaan hukum terjamin sesuai dengan Qanun Meukuta Alam, maka dibentuk lembaga-lembaga pelaksana serta mengangkat pejabat-pejabat yang ditugaskan untuk mengawasi dan/atau melaksanakan hukum itu, yaitu : 1. Balai Majlis Mahkamah Agung, yaitu lembaga tertinggi dalam bidang kehakiman (kira-kira sama dengan Mahkamah Agung yang dipimpin oleh Wazir Sulthan Menteri Mizan (Menteri Kehakiman) dan dibantu oleh 10 orang Ulama Faqih (Hakim Agung). (88) Qanun menyatakan, bahwa tugas dari Balai Madjlis Mahkamah Agung yaitu "mengurus tiap-tiap perkara dan memeriksa segala perkara kehakiman negeri dan sekalian perkara negeri seluruhnya umumiyah. (89) 2. Qadli Malikul Adil, disamping sebagai orang kedua dalam kerajaan (tangan-kanan Sulthan), juga merangkap sebagai Penuntut Umum (Jaksa Agung), yang tugasnya dinyatakan untuk menuntut hukuman sekalian yang berbuat kesalahan melanggar qanun negara, walau si-pai'pun (tentera). (90) Mufti Empat, yang masing-masing mereka bergelar Syaichul Islam, yaitu seorang Mufti (Syaikhul Islam) untuk satu Mazhab. (91) Hal ini, karena dalam Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan bahwa para hakim dalam memutuskan perkara boleh berpedoman kepada Mazhab Syafi'i, Mazhab Maliki, Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. (92) Qadli Panglime Sagoe dan Qadli Uleebalang, yang tugasnya kecuali sebagai orang kedua dalam pemerintahan, juga menjadi Hakim. (93) Qadli Mukim, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu Imam

3.

4.

5j

(88) Ibid halaman 42 (89) Ibid halaman 66 (90) Ibid halaman 39-40. (91) Ibid halaman 40. (92) Ibid halaman 33. (93) Ibidhi<*~,an45.

95

M u k i m , juga menjadi Qadli Nikah, Hakim Mukim dan Imam Jum'at. (94) 6. Imam Rawatib, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu keuthjik, juga sebagai Imam Sembahyang, Saksi-Nikah dan Pembantu Hakim Damai. (95)

DERAJAT M A H K A M A H Mahkamah (pengadilan) yang bertugas mengadili segala macam perkara, terdiri dari beberapa tingkat, yaitu : (96) 1. Hukom-Peujroh, yaitu pengadilan damai ditiap-tiap kampung (gampong); ketuanya Keuchik, Wakil Imam Meunasah (Imam Rawatib) dan anggota-anggotanya Tuha Peuet. Tugasnya untuk mendamaikan antara yang bersengketa. Mahkamah Mukim, yaitu pengadilan tingkat rendah. Ketuanya Imam M u k i m , Wakil Qadli M u k i m dan anggota-anggotanya beberapa orang Keuchik dan Ulama terkemuka. Bertugas mengadili segala perkara, dan kalau tidak bisa selesai, diserahkan kepada pengadilan lebih tinggi (pengadilan uleebalang). Mahkamah Uleebalang, yaitu pengadilan menengah atau pengadilan negeri, yang bertugas mengadili perkara-perkara yang tidak bisa atau tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah M u k i m , atau yang bersengketa tidak menerimanya. Hakimnya Uleebalang, Wakil Qadli Uleebalang dan anggota-anggotanya beberapa orang Imam dan Qadli M u k i m . Mahkamah Panglima Sagoe, yaitu pengadilan tinggi, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari Mahkamah Uleebalang. Ketuanya Panglima Sagoe Wakil Qadli Panglima Sagoe dan anggota-anggota beberapa Uleebalang dan Qadli Uleebalang.

2.

3.

4.

(94) Ibid halaman 44. (95) Ibid halaman 44. (96) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 317-319 M. Husin: Adat Aceh halaman 210-212.

96

5.

Mahkamah Agung, yaitu pengadilan tertinggi dalam kerajaan, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari mahkamah-mahkamah bawahan, serta mengadili perkara-perkara besar yang ditentukan dengan dekrit Sulthan. Ketuanya Sulthan, Wakil Qadli Malikul A d i l , anggota-anggotanya : Wazir Sulthan Menteri Mizan, Ulama-ulama Faqih dan Mufti Empat. H U B U N G A N L U A R NEGERI

BALAI WAZIR B A D L U L M U L U K Sudah semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase, hubungan dengan luar-negeri telah diadakan, yang sekarang disebut "hubungan-diplomatik". Setelah Kerajaan Aceh Darussalam diproklamirkan maka hubungan luar negeri lebih ditingkatkan lagi, sehingga dalam susunan menteri kabinet terdapatlah nama seorang menteri yang bergelar Wazir Sulthan Badlul Muluk yang memimpin Balai Badlul Muluk, yang tugasnya yaitu mengurus urusan perutusan dan wakil-wakil kerajaan dan pekerjaan luar negeri. (97) POLITIK L U A R NEGERI Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah, Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam, yang memerintah dalam tahun 916-936 H . (1511-1530 M . ) telah meletakkan batu dasar terhadap keyakinan dan kenyataan : 1. Bahwa suatu negara tidak bisa berdiri kalau hanya seluas kampung, seluas kota ataupun hanya beberapa ratus kilometer saja. Berdirinya baru dapat dipelihara, kalau daerah wilayahnya luas, sekurang-kurangnya seluas Aceh yang dibangunnya, bahkan lebih luas lagi. Walaupun Kerajaan Melayu yang jaya di Malaka sudah tumbang oleh Portugis dan kepercayaan telah mulai retak bahwa orangorang Timur akan dapat mempertahankan diri dari Imperialisme barat, tapi hancurnya Portugis di Aceh telah memulangkan keyakinan bahwa penjajahan asing selalu bisa dihalau.

2.

(97) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 65.

97

3. 4.

Untuk menghadapi agressi imperialis asing, perlu dibangun armada (angkatan lautXyang kuat. Ekonomi harus dipersehat dan terhadap soal ini sesuatu negara harus dapat menguasai sendiri. (98)

Diatas prinsip-prinsip yang bertujuan menyusun kekuatan didalam negeri ini, maka Kerajaan Aceh Darussalam meletakkan dasar-dasar dari politik luar negeri yang akan dijalankannya, yaitu : 1. Tidak menggantungkan nasib, baik ekonomi ataupun melker, kepada luar negeri. 2. Bersahabat erat dengan negara-negara Islam di Indonesia, India Arab, Malaya dan Turki. J. Selalu waspa$da terhadap negara-negara yang mempunyai nafsu penjajahan dan sebaliknya bersahabat dengan negara-negara barat yang ingin hidup damai. 4. 5. Bantuan luar negeri lebih diutamakan yang berupa tenagaahli. (99) Perluasan dakwah Islamiyah keseluruh Kepulauan Nusantara.

L I M A BESAR ISLAM Empat prinsip politik luar negeri yang dibangun atas empat dasar penyusunan kekuatan dalam negeri, telah menampilkan Kerajaan Aceh Darussalam sebagai satu kekuatan nyata didaerah rantau Asia Tenggara, baik politik, ekonomi ataupun melker. Pada saat-saat kekuatan-kekuatan imperialis kristen barat telah mematahkan kekuatan sebagian besar negara-negara Islam, pada saat itulah, pada permulaan abad Ke X V I lahirlah menjadi suatu kenyataan yang hidup "Lima Besar Islam" yang terikat dalam suatu kerjasama ekonomi, politik, militer dan kebudayaan. Lima Besar Islam yang dimaksud yaitu : (100) 1. Kerajaan Islam Turki Usmaniyah yang berpusat di Istambul, Asia Minor.

(98) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. (99) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. (100) Wilfred Cantwell Smith : Islam In Modern History halaman 45.

98

2. 3. 4. 5.

Kerajaan Islam Marokko di Afrika Utara. Kerajaan Islam Isfahan di Timur Tengah. Kerajaan Islam Agra di Anak Benua India. Kerajaan Aceh Darussalam di Asia Tenggara.

DIPLOMASI ACEH Apabila kita meneliti sejarah perjalanan Diplomasi Aceh sejak zaman Kerajaan Islam Peureulak, Samudra Pase, terutama sekali dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam, dapatlah kita mengambil suatu kesimpulan, bahwa Aceh telah menjalankan empat diplomasi, yang merupakan "diplomasi klassik" yang terus diperbaharui sampai abad ke X X ini, yaitu : 1. Diplomasi Kancil, yang kalau dalam Kerajaan Aceh Darussalam kemudian terkenal dengan istilah "tipee Aceh" bagi dunia internasional. Diplomasi Meubisan, yaitu perkawinan agung antar negara, suatu diplomasi yang sangat klassik. Diplomasi Kekuatan, yaitu diplomasi yang diandalkan pada kekuatan senjata, atau yang sering disebut sekarang "diplomasi mihter". Diplomasi Ekonomi, yaitu diplomasi yang didasarkan pada kekuatan ekonomi untuk mencapai pengaruh dan kekuasaan politik.

2. 3. 4.

Keempat macam diplomasi ini dipergunakan oleh Sulthan Iskandarmuda Meukuta Alam dalam menjalankan 5 pasal program politik luar-negerinya, yaitu : (101) 1. Menguasai seluruh negeri dan pelabuhan sebelah menyebelah Selat Melaka dan menetapkan terjaminnya wibawa atas negerinegeri itu, sehingga tidak mungkin kemasukan "divide et impera" oleh negara asing. Usaha ini dijalankan dengan cara mufakat, dan kalau tidak tercapai dengan dratis. Memukul Johor, supaya tidak dapat lagi ditunggangi oleh Portugis dan Belanda. Memukul negeri-negeri disebelah timur Malaya, sejauh yang merugikan perdagangan Aceh dan usahanya untuk mencapai ke-

2. 3.

(101) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147.

99

menangan dari musuh, seperti Pahang, Petani dan lain-lain. 4. 5. Memukul Portugis dan merampas Melaka. Menaikkan harga pasaran hasil bumi untuk eksport, dengan jalan memusatkan pelabuhan samudera kesatu pelabuhan di Aceh, atau sedikit-dikitnya mengadakan pengawasan yang sempurna sedemikian rupa sehingga kepentingan kerajaan tidak dirugikan.

Iskandarmuda menetapkan lima pasal politik luar-negerinya ini, adalah untuk menghadapi bahaya agressi yang haus penjajahan dari Portugis, Belanda dan Inggeris. (102) P E L A K S A N A A N POLITIK L U A R NEGERI Semenjak zaman Peureulak dan Samudra/Pase sampai kezaman Kerajaan Aceh Darussalam, hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara asing lainnya telah terjadi, yang berarti bahwa Kerajaan-kerajaan di Aceh itu telah mempunyai dan menjalankan politik luar negeri, yang dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Kerajaan Islam Peureulak.

Sejak berdiri Kerajaan Peureulak, telah terjadi hubungan luar negeri dengan beberapa negara, umpamanya Parsia, Gujarat (India, Melaka dll). (103 Dalam rangka mempererat hubungan dengan negara tetangga, maka telah terjadi perkawinan agung antara puteri Malik Muhammad A m i n Syah (Sulthan Peureulak) Ratna Kemala dengan Raja Melaka (Sulthan Muhammad Syah), sementara puterinya yang kedua, puteri Ganggang, dikawinkan dengan Sulthan Malikus Saleh dari Samudra/ Pase, keduanya perkawinan politik, suatu ciri dari diplomasimeubisan. (104) 2. Kerajaan Islam Samudra/Pase. Hubungan luar negeri antara Kerajaan Islam Samudra/Pase,
(102) (103) (104) Ibid halaman 145-146. Tgk. M. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. Ibid halaman 8.

100

juga telah berlangsung sejak hari jadinya, antara lain dengan negeri-negeri Arah, Parsia, India (Gujarat), Kerajaan-kerajaan di Semenanjung Malaya, Kerajaan-kerajaan di Jawa, Cina dan lainlainnya. (105) H U B U N G A N DENGAN TURKI Waktu mula pecah perang antara Aceh-Belanda (1873), sebuah surat kabar yang terbit di Istambul menceritakan, bahwa dalam tahun 1516 Sulthan Aceh Firman Syah telah menghubungi Siman Pasya, Wazir dari Sultan Selim I Turki untuk mengikat tali persahabatan. Permintaan Aceh disetujui oleh Turki dan semenjak itu hubungan keduanya telah dimulai. (106) Hubungan yang telah ada ini dilanjutkan dan diperteguh lagi oleh Sulthan A l Qahhar, dimana pada tahun 952 H . (1545 M.) mengirim utusan ke Turki untuk memperbaharui hubungan-diplomatik disamping untuk meminta bantuan senjata dan tenaga ahli untuk melawan Portugis. Sulthan Turki yang berkuasa waktu itu, yaitu Sulthan Sulaiman Chan, 926-974 H . (1523-1566 M.). Pemrintaan Aceh dikabul Sulthan Turki, dengan memberi sejumlah besar alat senjata dan kira-kira 300 orang tenaga ahli (ahii teknik, meliter, ekonomi dan hukum/tatanegara). Diantara alat senjata, yaitu meriam besar, Meriam Lada Sicupak. (107) H U B U N G A N A C E H D E N G A N B E L A N D A D A N INGGERIS Untuk pertama kali secara resmi, pada tanggal 21 Juni 1599 tibalah di Banda Aceh Darussalam dua bersaudara Cornelis dan Frederick Houtman, utusan Kerajaan Belanda, untuk mengadakan perundingan dengan Sulthan Aceh dalam rangka mengikat hubungan diplomatik dan hubungan dagang. Missi Houtman bersaudara mengalami kegagalan, karena mereka datang dengan penuh rahasia, yang tersembunyi, ditambah lagi oleh propakasi perwakilan dagang Portugis yang telah berada di
Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah dj. II halaman 152-155 dan halaman 171-173. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 38-74. (106) Af. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 102. (107) Tgk. Af. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. (105)

101

Bab tentang perjanjian antara kerajaan Aceh dengan Inggeris dan Belanda.

102

Duafoto kopi ini diambil dari sebuah kitab yang dicetak di Turki, yang bernama Kunzul RaghaMb kepunyaan Almanihum Tuwanku AbdulAziz. Bab yang menyatakan permulaan berdirinya Kerajaan Islam di Aceh Besar.

103

selain untuk berunding juga untuk meninjau. mengirim sebuah perutusan lagi ke Aceh. yaitu Zeelandia. Belanda menghadapi kegagalan ini dengan kepala dingin dan bertekad untuk mengirim perutusan yang lain yang lebih bijaksana. datang pula ke Banda Aceh perutusan Inggeris dibawah pimpinan Sir (108) (109) M. Middelborgh. Delegasi Aceh tinggal di Negeri Belanda selama 16 bulan. yang terdiri dari diplomat-diplomat yang cakap. Hasilnya baik sekali. hal mana mengakibatkan terbunuhnya Cornelis de Houtman dan ditawan saudaranya Frederick de Houtman bersama delapan orang pengikutnya. bersama seorang juru bahasa bernama Leonard Warner. 104 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 118-120. Perutusan ini dibekali dengan sebuah surat berbahasa Sepanyol (bahasa internasional waktu itu). sebagai Kerajaan Berdaulat yang pertama yang mengakuinya. perutusan mana berada dibawah pimpinan Komisaris Gerard de Roy dan Laksamana Laurens Boeker. yang isinya sangat baik dan diplomatis sekali. tawanan-tawanan Belanda dibebaskan dan hubungan diplomatik/dagang dinyatakan berlaku. untuk merundingkan pengikatan hubungan diplomatik/dagang dengan Kerajaan Aceh. pada tanggal 28 Januari 1601 dari pelabuhan Zeeland. Langhe Bracke dan De Sonne. Pada waktu itulah dengan resmi Kerajaan Aceh Darussalam mengakui Republik Belanda yang baru dibanun. (109) H U B U N G A N D E N G A N INGGERIS Tidak beberapa lama setelah diikat hubungan dengan Belanda. Prins Maurits Pembangun dan Kepala Republik Belanda. Pada tanggal 23 Agustus 1601 tibalah perutusan tersebut di Pelabuahan Internasional Banda Aceh. Untuk membalas kunjungan Missi Gerard. M. Perutusan Belanda ini berangkat dengan empat buah kapal.Banda Aceh. (108) Demikianlah dalam tahun 1600. Ketua Delegasi Aceh Abdul Hamid meninggal di negeri Belanda pada tanggal 10 Agustus 1602 dan dikebumikan di Middelburg. Sulthan Aceh mengirim sebuah perutusan muhibbah dibawah pimpinan Orangkaya Abdul Hamid dan anggota-anggotanya terdiri dari Panglima Angkatan Laut Aceh Laksamana Sri Muhammad dan M i r Hasan. Said: Aceh Sepanjang A bad halaman 126-133.

Iskandar M u d a memegang dua filsafat: a. juga sama-sama memuji satu sama lain. Hector dan Ascention. malam kesenian dan sebagainya. bahwa setelah Iskandar Muda menjadi Sulthan Aceh dia telah mengambil langkah-langkah penting untuk membangun Aceh dalam segala bidang. Sir James Lancaster menyatakan bahwa tujuan missinya. diadakan surat menyurat lanjutan antara Ratu Inggeris dengan Sulthan Aceh. Perjanjian antara Aceh/Belanda yang memberi hak kepada (110) M. telah diberi bermacam penghormatan. maka pada hari ketiga delegasi Lancaster diterima menghadap Raja. (110) DIPLOMASI ISKADAR M U D A Telah dijelaskan. antara lain diikatnya hubungan diplomatik/dagang antara dua kerajaan. karena mereka akan mempersembahkan surat Ratu Inggeris kepada " H i s Majesty King O f Acheen A n d Sumatra" (istiiah mereka). Kemajuan suatu negara bergantung pada kemajuan ekonominya. Setelah diadakan pertukaran utusan antara Istana dengan kapal.James Lancaster dengan rombongannya yang terdiri dari tiga buah kapal. Raja Aceh yang besar dan perkasa. Selama mereka di Banda Aceh. yaitu Dragon. Waktu mereka berlabuh dipelabuhan Aceh. dalam surat-surat mana dinyatakan maksud baik kedua belah pihak untuk tetap berhubungan dan bermuhibbah. yaitu untuk membangun perdamaian dan persahabatan antara yang dipertuannya Ratu Inggeris dengan kakandanya yang dicinta. siapa lemah tenggelam. dimana kepada mereka diberi penghormatan yang cukup wajar. Lancaster menghadap Sulthan dengan 30 orang anggota delegasi. termasuk bidang luar negeri. mereka mendapati kapal-kapal banyak sekali yang datang dari berbagai negeri. b. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 133-140. Dengan berpedoman kepada dua filsafat ini. Hasilnya perkunjungan Missi Lancaster baik sekali. 105 . Siapa kuat hidup. Disamping beberapa prinsip yang telah diuraikan pada pasal-pasal yang lalu. Iskandar Muda menjalankan diplomasi-diplomasi berikut: 1. antaranya jamuan makan kenegaraan.

ketua Delegasi Inggeris yang mengantar surat Raja Inggeris kepada Iskandar Muda diberi penghormatan besar. Menolak permintaan Raja Inggeris James I untuk mendirikan kantor dagang Inggeris di Periman. 155-157 dan 161-165. dimana tangan-tangan luar dengan semena-mena mencampuri urusan dalam negeri Aceh.). (1641-1675 M) diganti oleh tiga . 10161045 H .) maka benar-benar martabat Aceh dalam arena internasional jatuh merosot. kedudukan Aceh dalam percaturan politik dunia jadi menurun. . (1636-1641 M. bahkan yang lebih menyedih(111) Af. Setelah ternyata Raja Bungsu tidak pro Portugis. Belanda membuat " L o j i " di Aceh (ditandatangani 17 Januari 1607) yang merugikan ekonomi/meliter Aceh. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 145-147. 1045-1050 H . jelaslah kelihatan sekaligus dia mempergunakan Diplomasi Kancil. teristimewa lagi setelah Ratu Safiatuddin. Dalam hal ini telah terjadi suatu surat menyurat diplomatik yang sangat menarik. dan Tun Sri Lanang (Pengarang Sejarah Melayu). wilayah-wilayahnya satu persatu dirampas oleh kekuasaan imperialis Barat Kristen. (111) DIPLOMASI ZAMAN MENURUN Setelah berakhir pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. Dari surat penolakan Iskandar Muda.). Diplomasi Kekuatan dan Diplomasi Ekonomi. 1050-1086 H .) dan Ratu Kamalat Syah (1098-1109 H . maka dia dikembalikan ke Johar untuk menjadi Raja kembali. Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (1088-1098 H . Panglima Thomas Best. dibatalkan. . (1607-1636 M. yang diganti oleh Sulthan Iskandar Sani. Bersama dengan kembalinya Raja Bungsu diberangkatkan pula 30 buah kapal penuh berisi berbagai bahan/alat untuk membangun Johar kembali.).2.orang Ratu berturutturut: Ratu Nurul Alam Naqiatuddin (1086-1088 H . yaitu Orang Kaya Putih. Kerajaan-kerajaan di Malaya yang pro dan membantu Portugis ditaklukkan dan rajanya serta pembesar-pembesar lainnya ditawan serta dibawa ke Aceh. 4. 1678-1688 M.1688-1699 M.1675-1678 M. 106 . yaitu memberi gelar tertinggi dalam kerajaan. 3. umpamanya Raja Bungsu dari Johar. Dua ribu tenaga ahli dibawah pimpinan Orangkaya Lelawangsa menyertai Raja Bungsu untuk membantunya.

telah dijatuhkan hukuman • mati (rajam) terhadap putera-mahkota yang hanya satu-satunya. sebagai ahli perdagangan. Diplomasi Disambut Diplomasi. . Belanda mengirim sebuah delegasi untuk berunding. masa berkuasa Gubernur Jenderal Antonie Van Diemen (1636-1645 M. Setelah Malaka dicaplok Belanda dan beberapa wilayah Kerajaan Aceh lainnya di Malaya diganggu. (113) 3. yaitu Orangkaya Bentara Raja. Politik Malaka dari Sulthan Iskandar Sani yang menggantikan Iskandar Muda adalah lemah. dibawah pimpinan Komisaris Tinggi Arnold de Vlamingh van Outoorn. karena terbukti telah berbuat zina. (114) (112) Ibid halaman 183. ratu bersikap : diplomasi harus disambut dengan diplomasi. (113) Ibid halaman 185-188 dan 194-196. Ratu Safiatuddin Tajul Alam menerima delegasi Belanda itu. sehingga memberi peluang dan kemungkinan besar bagi Belanda dan penjajahan lainnya untuk mencaplok Malaka dan daerah-daerah lainnya di Malaya. namun hasilnya sedikit sekali. Sekalipun sambutan sangat ramah tamah. Yang dicatat dibawah ini adalah beberapa peristiwa penting dalam hubungan luar negeri selama zaman menurun itu. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 197-199. suatu pelaksanaan daripada hukum pidana Islam. Setia Wangsa dan Saudagar Raja. Penyambutan dan perundingan dilakukan oleh tiga orang Menteri. Putera Mahkota Dirajam. (112) 2. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1644 M . Aceh memprotes dengan keras. (114) M.).). yang dibantu oleh dua orang Syahbandar. Hasil protes. 107 . 15 hari sebelum mangkat Sulthan Iskandar (mangkatnya 29 RajaRajab 1046 H . 27 Desember 1636 M. 1.kan lagi meletusnya perang saudara dan pemberontakan didalam negeri. Politik Malaka. dan diantara anggota delegasi Jan Harmansz^ kepala Jawatan Perdagangan Belanda di Jakarta.

(115) Ibid halaman 199-200. Sebuah delegasi berat dikirim Ratu ke Betawi yang diketahui oleh Menteri Utama Qadli Malikul A d i l . yang ditandatangani pada tanggal 15 Desember 1650 di Banda Aceh. yang menghasilkan sebuah perjanjian persahabatan dan dagang. (116) Af. dan upacara resmi penandatangan dilakukan di Banda Aceh. Setelah perundingan yang tidak memberi hasil. Akibat jawaban tegas ini. ) . termasuk Inggeris juga. hubungan Aceh/Belanda menjadi kurang baik. 1678-1688 M . Belanda mengirim utusan lagi untuk berunding dibawah pimpinan seorang Duta Istimewa Trijmen. Untuk membicarakan seluruh masalah. Belanda minta agar perundingan di langsungkan di Betawi. Delegasi Inggeris dan Mekkah. Delegasi berangkat ke Betawi bulan Mei 1659 dan waktu itu yang menjadi Gubernur Hindia Belanda John Maatsuijeker.4. Dalam surat jawaban Ratu dibulan Desember 1647 dinyatakan dengan tegas bahwa Aceh ingin memperlakukan segala bangsa asing sama mendapat kesempatan. Tindakan Belanda itu dibalas oleh panglima-panglima Aceh dengan serbuan angkatan perang. telah datang ke Aceh Delegasi dari Syarif Mekkah dan Delegasi Kerajaan Inggeris. 108 . Ketegasan Ratu. Dalam masa pemerintahan Ratu Inayat Zakiatuddin Syah (1088-1098 H . (116) • 6. Delegasi Aceh ke Betawi. (115) 5. Persetujuan Banda Aceh bertanggal 15 Desember 1650 tidak dijalankan Belanda sepenuhnya. terbukti dengan kapal-kapal perang Belanda memblokade pantai barat Aceh dan menguasai beberapa wilayah Aceh di Sumatera Barat. Persetujuan tercapai bulan September 1659. sehingga Belanda sulit. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 202-203. Belanda masih mendesak Ratu Safiatuddin untuk memberi kepada pedagangpedagang Belanda hak-hak istimewa.

Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 47-48. Setelah itu. Kemudian datang lagi utusan Inggeris yang lain. dibawahnya ada 12 Orangkaya atau Pangeran Agung. Belanda. 109 . Utusan kerajaan Inggeris terdiri dari Ord dan Cawley. Inggeris mengirim surat kepada Sulthan Djauhar Alam menggeretak.) dibawah pimpinan Kapten Leon de la Housaye. Dalam catatannya dia mengatakan. (117) Menurut Dr. yang kemudian dibalas pula oleh Ratu dengan bingkisan yang sangat bernilai. Portugis dan Perancis. Demikianlah. 7. karena ada hubungan dengan Perancis. M. Inggeris seringsering mempergunakan "diplomasi klassik"nya yaitu diplomasigertak dan diplomasi-kekuatan.Utusan Sjarif Mekkah yang terdiri dari beberapa pembesar. Tgk.sewaktu perutusan Perancis yang berangkat satu kapal untuk menghadap Sulthan Aceh Djauhar Alam (1139-1139 h. maka Syarif Barakat mengirim delegasi kedua ke Aceh dengan bingkisan yang berharga. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 228-229. Kemudian sekembalinya utusan ke Mekkah dengan membawa laporan yang menggembirakan. bahwa Aceh diperintah oleh seorang Ratu. (118) M. tetapi gagal. (118) (117) Ibid halaman 212-213. Diplomasi Klassik Inggeris. bahwa yang memerintah di Mekkah waktu itu adalah Sjarif Barakat. yang datang untuk merundingkan masaalah dagang. Salah seorang diantara anggota Delegasi itu tinggal menetap di Aceh sebagai Duta Besar namanya Syarif Hasyim Jamalullail. Baik terhadap tanah-tanah yang akan dijajah atau pun terhadap para saingannya. antara lain bermaksud mengadakan hubungan persahabatan/ persaudaraan Islam dan meninjau keadaan Aceh dibawah pemerintah seorang Ratu. Mereka menjalankan kekuasannya dalam bidangnya masingmasing dengan hak dan kekuasaan besar. Persaingan memperluas tanah jajahan terjadi antara Inggeris. lantas ditengah laut dibajak oleh kapal perang Inggeris serta merampas segala surat-surat untuk Sulthan Aceh. Snouck Hurgronje. William Dampier namanya.

Dengan membawa surat dan mendaat dari Gubernur Jenderal. Beliau pasih berbahasa Inggeris. berintikan bahwa Aceh akan bersedia memberi kesempatan berdagang bagi Inggeris. Perjanjian Pidie. Setelah Raffles dan Coombs terkatung-katung selama tujuh minggu di Teluk pidie. karena memang seorang yang cermat dan hati-hati. 110 . serta mempelajari masalah-masalah dengan kesungguhan. Perundingan berjalan lama. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1819. bahwa Sulthan Jauhar Alam mempelajari dengan teliti usul-usul Raffles. Setelah berunding lama dan mempelajari masalah dengan tekun. disamping beliau sangat suka pada sastera Inggeris. kemudian Kerajaan Inggeris mengirim sebuah delegasi yang terdiri dari Raffles dan Coombs untuk berunding dengan Sulthan : Jauhar A l a m . berbicara. termasuk karya-karya Shakespear. Selanjutnya traktat itu menentukan bahwa kedua pihak akan bersahabat sepanjang zaman dan tidak saling membantu musuh-musuh dari keduanya. barulah Sulthan Jauhar A l a m mau berunding dengan sungguh-sungguh. (119) 9. barulah Sulthan mau menandatangani sebuah perjanjian (traktat) yang dibuat pada tanggal 22 April 1819. membaca dan menulis. Setelah tidak mempan dengan diplomasi-gertak. Van Swieten dengan menumpang kapal " A m s t e r d a m " berangkat ke Aceh untuk berunding dengan Sulthan Aceh. Delegasi Van Swieten. karena Sulthan dengan cara blak-blakan membuka segala kecurangan dan kejahatan Belanda (119) Ibid halaman 238-241. menurut catatan orangorang Inggeris yang datang ke Aceh.8. dan pada tanggal 30 Maret 1857 diterima oleh Sulthan dengen upacara yang layak. Traktat yang ditandatangani oleh Sulthan Jauhar A l a m dan Raffles atas nama Kerajaan Inggeris. sedangkan inggeris menjamin kemerdekaan Aceh selamanya dan akan memperlindungi dari serangan siapapun.

(120) Menurut ahli sejarah M . barulah persetujuan dapat dicapai dengan membuat traktat yang terdiri atas 10 pasal. diplomasi mana bertujuan : 1. 2. Kerajaan Aceh Darussalam telah menjalankan suatu diplomasi yang luas untuk menarik perhatian dunia dan untuk mengeratkan kembali hubungan internasionalnya. (121) DIPLOMASI M E N J E L A N G P E R A N G Menjelang pecah perang antara Aceh dengan Belanda. perjanjian persahabatan.). ekonomi dan militer untuk menghadapi ancaman agressi Belanda. perjanjian persahabatan ini mengandung dan memiliki catatan sejarah yang perlu dipertahankan. (120) m. perdamaian dan perdagangan.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . Diplomasi menjelang perang ini dijalankan oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah (1273-1286 H . karena perjanjian inilah satu-satunya perjanjian internasional yang diikat oleh Belanda (sejak negerinya konstusionil) dengan satu kerajaan di Indonesia. . 111 . Setelah melalui saat-saat tegang yang mencemaskan.1870-1874 M. menarik' simpati dunia agar berpihak kepada Aceh dan menekan Belanda. tetapi Sulthan dapat menahan diri. Perundingan berjalan agak panas.terhadap Aceh. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 289-297. akan tetapi hanya "politik kontrak". masa sebelum proklamasi 1945. baik politik. (121) Ibid halaman 297. Said bahwa traktat ini ditinjau dari sudut hukum ketatanegaraan di Indonesia. Perjanjian-perjanjian lainnya yang telah diperbuat dengan raja-raja Indonesia menurut pasal 34 " indische Staatregeling" bukanlah bersama "verdrag" ataupun traktat. serta tidak serang menyerang dengan sama-sama melupakan segala peristiwa-peristiwa yang sudah. setelah propakasi Belanda terus menerus dilakukannya dengan merobekrobek segala perjanjian damai yang telah dibuatnya. Membangun kekuatan kembali di Aceh. . dan juga Van Swieten membuka segala curahan perutnya yang menuduh Aceh dengan tuduhan-tuduhan palsu.1857-1870 M.

disamping Belanda menderita malu yang amat dahsyat. menguatkan kembali hubungan internasional yang telah pernah ada. Dengan tidak mengenai malu dan dengan merobek-robek traktat (perjanjian) yang dibuatnya sendiri setelah tujuh minggu menyembahnyembah Sulthan Djauhar A l a m . Said. antara lain dapat menarik perhatian Raja Perancis Napoleon III. yang dapat dipukul mundur oleh angkatan perang dan rakyat Aceh. (125) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 119-155. (124) Antara agressi pertama dengan agressi kedua terluang waktu hanya enam bulan. mengadakan kontak dengan perwakilan-perwakilan dunia internasional yang berada di Penang dan Singapura. Memang Aceh telah (122) M. Untuk mencapai tujuan diplomasi i n i . antaranya mengirim duta-duta istimewa keberbagai negeri. berbagai usaha telah dikerjakan. antara lain seorang jenderalnya mati konyol. (124) Ibid halaman 401-425. terutama sekali dengan negara-negara Islam chususnya dengan Turki Usmaniyah.3. Hasilnya juga ada. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 309-400. masa mana digunakan oleh Aceh untuk melakukan suatu kampanye dahsyat (segala macam bentuk diplomasi) untuk menarik simpasi dunia. sehingga Belanda menderita kerugian yang sangat besar. maka pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda mengumumkan perang kepada Aceh. Mengenai dengan "Diplomasi Serba macam" ini A h l i Sejarah Australia. (122) DIPLOMASI A C E H T A H U N 1873. (123) Pengumuman perang disertai terus dengan agressi pertamanya. Uraian lanjut tentang hal ini telah ditulis oleh ahli sejarah M . telah menulis satu bab chusus dalam bukunya : The Contest For North Sumatra. 112 . dimana Belanda dengan bangga telah mengumumkan perang kepadanya. dimana dia memulai karangannya yang menarik itu dengan (Terjemahannya). (125) " M u n g k i n sangat sukar untuk mendapat calon-calon diantara kekuatan-kekuatan Eropah yang bersedia datang untuk membela Kerajaan Kecil yang terasing itu. Anthony Reid. (123) Ibid halaman 339-400.

1. dibandingkan dengan kebanyakan orang-orang Indonesia lainnya. Mereka tiba dl [t ikota Negara Turki Istambui pada tanggal 27 April 1873. Aceh sebagai suatu Negara berdaulat penuh yang sedang dalam bahaya mengancam mempergunakan kesempatan itu untuk berbicara dengan kekuatan-kekuatan dunia. Masa mengaso enam bulan antara agressi Belanda pertama yang gagal dan datangnya agressi kedua. Abad eksport lada telah mengantar lebih banyak kemakmuran dan hubungan internasional kepada orang-orang Aceh. kebetulan sekali tanggal tersebut jatuhnya pada hari tentera kolonial Belanda dipukul hancur didaratan Aceh sehingga sisa-sisanya lari terbirit-birit kekapal-kapal dengan meninggalkan bangkai-bangkai teman-temannya yang telah mati konyol. Untuk meminta bantuan dan perhatian Khalifah Turki Usmanuyah di Istambui.berhasil membangkitkan perhatian untuk sejumlah simpasi dunia. Di Penang. Abdur Rahman AdhDhahir ". hasil ini tidak akan mengurangi pencapaian yang didapati di Turki oleh Duta Istimewa yang ajaib. Memang.da dikota suci tersebut. Yang saya turunkan di atas ini.1870-1874 M. Sulthan Aceh Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . Mereka berangkat dari Penang dengan menyinggahi Mekkah untuk terlebih dahulu mengadakan kontak dengan Syarif Mekkah dan Pemimpinpemimpin Islam yang f. sekalipun tidak cukup untuk merobah rencana Belanda. Aceh telah memulai dengan berbagai hasil luar biasa untuk mengatasi bahaya-bahaya lain dari ekpansi Eropah. Meminta Bantuan Chalifah. orang-orang Aceh mendapati satu "pintu gerbang yang netral" menuju dunia yang luas. 113 . adalah kutipan disana-sini dari bab "Atjehnese Diplomacy 1873" nya Anthony Reid. dimana penduduknya sama sekali tidak simpati kepada agressi Belanda. .) mengirim satu delegasi ke Istambui yang terdiri dari Said Abdur Rahman (seorang politikus/diplomat ulung yang berkedudukan Duta Besar Berkuasa Penuh) dan NyalAbbas (seorang ekonom dan pedagang lada kenamaan).

000. setelah agressi Belanda pertama. maka dengan sangat menyesal Turki tidak dapat memberi bantuan langsung berupa meliter atau benda-benda lainnya. karena Penang sejak dahulu telah menjadi kota dagang dan politik bagi Kerajaan dan orang-orang Aceh. diplomasi dan ekonomi Aceh diluar negeri dimasa-masa menjelang perang dan setelah agressi pertama. demikian tulis Anthony Reid. Sungguhpuh demikian. Memang sejak Sama. langsung menemui Menteri Luar Negeri Safvet Pasya dan Perdana Menteri Vizir A l i Pasya. Kabinet Turki berkali-kali mengadakan sidang-sidang istimewa untuk membicarakan masaalah Aceh. karena Turki sendiri waktu itu dalam keadaan sulit. bahkan diantara mereka ada yang mengirim puteraputeranya untuk belajar disana. Sekarang. pemuka-pemuka Aceh yang ada dikota tersebut dengan aktif sekali mengadakan hubungan dengan Dunia Eropah Modern. baik oleh Pemerintah ataupun oleh rakyat Turki. disamping Missi Abdur Rahman mengadakan kontak-kontak di Timur Tengah. Tetapi. missi Abdur Rahman telah mencapai hasil-hasil politis dan diplomatis yang sangat berguna. yan terdiri dari pemuka-pemuka dan pemimpin-pemimpin Aceh yang ada 114 . orang-orang Aceh dari segala golongan seialu mengunjungi kota pelabuhan Penang untuk mengecap kehidupan kota.Setibanya delegasi di Istambui. Dewan Delapan. Setelah agressi pertama. Penang adalah pusat kegiatan Aceh diluar negeri. dimana negara-negara barat kristen sedang berusaha untuk memperetelinya. dengan biaya $ 40. Mereka mengemukakan masaalah Aceh diagressi oleh Belanda. D i Penang telah berdiri sebuah perwakilan Aceh yang bernama " G E D U N G A C E H " dipusat kota Penang. dan pers Turki tiap-tiap hari memuat berita dan komentar mengenai "missi Abdur R a h m a n " dan masaalah Aceh serta agressi Belanda pada umumnya. di Penang dibentuklah sebuah bada yang bernama " D E W A N D E L A P A N " (The Council of Eight). terutama sekali pers memberi uraian yang amat berguna. Gedung Aceh menjadi pusat segala kegiatan politik. Sambutan baik dan hangat sekali. 2. untuk menarik simpasi dunia.satu jumlah yang sangat besar menurut ukuran nilai uang waktu itu.

sehingga karenanya suratsurat kabar Penang banyak sekali memuat berita dan komentar yang menguntungkan Aceh dan merugikan Belanda. ada empat orang Eropah Muslim yang tinggal di Aceh ikut berperang melawan Belanda. Luhring (Jerman) dan F. 5. tokoh ekonomi kenamaan) dan Syekh Kasim (turunan Arab. dan pembina utama harian P E N A N G GAZETTE. 4. Panitia Tiga dari Dewan Delapan (Teuku Paya. Menembusi blokade Belanda untuk memasukkan senjata.disaria. sementara pimpinan harian dari Dewan Delapan dibawah Teuku Ibrahim selalu mengadakan sidang-sidang rutine untuk membicarakan masalah-masalah hangat yang datang dari Aceh ataupun dari wakilnya diseantero dunia. dari kaum Muslimin diseluruh dunia. Swendsen (Norwegia). Juga dapat mendekati kepala kantor berita Reuter di Penang. politikus yang cakap dan lincah. yang bertugas membantu Aceh dalam peperangan melawan Belanda dalam arti seluas-luasnya.J. 3. yaitu Thepen (Jerman). Dewan Delapan yang terdiri dari Teuku Paya (Ketuanya). Marshall. Dapat mempengaruhi sebahagian orang-orang Eropah untuk menyebelahi Aceh. amunisi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya ke Aceh. tokoh melker dan tokoh dagang kenamaan). Dapat menarik untuk menyebelah Aceh seorang tokoh terkemuka penerbitan surat-surat kabar. Gullahmeidin dan Umar (kelahiran India . Mengumpulkan sejumlah besar dana untuk biaya perang Aceh. tuan Herriot. Sheppard (Amerika). Diantara me115 2. Menggerakkan perhatian dunia terhadap masalah Aceh. Diplomasi dan kampanye Dewan Delapan. juga telah memberi hasilhasil yang positif bagi Aceh: 1. tokoh politik/ekonomi ukuran berat). tuan W. bahkan sebelum pecah perang. Tuanku Hasyim. terutama di Malaya dan Singapura sendiri. dan yang menjadi sekretaris Dewan Delapan yaitu Said Ahmad.Muslim. Syekh Ahmad dan Teuku Ibrahim) bertugas membuat garis politik luar negeri Aceh. Teuku Ibrahim (ketiganya tokoh politik/militer kenamaan). disamping telah menggegerkan Den Haag dan Batavia. Nyak Abu dan Panglima Perang Haji Yusuf (keduanya kelahiran Aceh. .

antaranya Inggeris membiarkan Penang. Dewan Delapan terus mengadakan kontak dengan Pemerintah Inggeris. 7. Dia telah membantu Aceh. meliter. sehingga hampir-hampir saja ditandatangani satu perjanjian (traktat) persahabatan dan saling membantu antara Amerika Serikat dan Kerajaan Aceh Darussalam. Dia tiba di Banda Aceh dalam bulan Mei 1874 dengan menyamar sebagai juru-masak untuk dua orang Inggeris. Sejumlah besar para perwira Turki ikut membantu Aceh sampai akhir tahun 1875. Seorang Amerika lain yang berdomisili di Penang Tuan Thomas Carr. Perancis memberi bantuan moril dan Amerika telah memberi kesempatan luas sekali kepada Dewan Delapan untuk berunding dengan Wakil Perutusan Amerika di Penang dan Singapura. ada yang ahli ekonomi. politik dan ahli pembuat senjata. 116 . diantaranya tuan Pennifeather (orang Inggeris bekas Inspektur Polisi) dan seorang lagi orang Inggeris. Singapura dan kota-kota jajahan Inggeris lainnya untuk dipakai oleh Aceh menjadi basis kampanyenya. Perancis dan Amerika. dan tahun berikutnya datang lagi dua orang perwira arteleri Turki. ada sejumlah kira-kira 80 orang Eropah yang tinggal di Aceh dalam tahun 1873 untuk ikut bersama rakyat Aceh memerangi Belanda. yaitu bekas Syahbandar Pelabuhan Rangoon. Kecuali. Hasil-hasil dari kontak-kontak diplomasi ini banyak juga. 6.reka. 8. 9. dia bersama satu grup orang-orang bekas anggota satu perkumpulan di Sanghai dikirim untuk membantu perang Aceh. Kecuali itu.

(Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantard) 117 .Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. yang tidak pernah menyerahkan kedaulatan Aceh kepada Belanda. sekalipun beliau sendiri telah ditawan.

!5 •« ^ U H . |> ^ ti.II | | 00 «3 «3 tso § R ? 3 B 5 2 ^ & ^ § g g o § 5 * 121 § 0.5 K S § 5. •• £ 118 .

Bujang Kawal Bentara Siyasah. Seri Bentara Laksamana. 119 . 4. 2.ORGANISASI D A N P E R K E M B A N G A N A N G K A T A N P E R A N G BALAI LAKSANA Menurut Qanun Meukuta Alam. 9. Ibid halaman 70-71. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. segera meriaiisir rencana A l i Mughaiyat Syah dengan (126) (127) (128) (129) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 41. diantara lembaga-lembaga Negara Tertinggi. Bujang Laksamana. 10. Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. 7. Bujang Akiyana. M. Tandil Amirul Harb. Bujang Raja. 3. disamping angkatan darat yang telah dibangun semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Samudra/Pase. (129) Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah yang lebih terkenal dengan A l Kahhar. 5. telah menetapkan empat dasar program negara. (126) sama dengan Departemen Pertahanan kalau istilah sekarang. Bujang Bentara Sidik. 6. PEMBANGUNAN ANGKATAN PERANG Sulthan Ali Mughaiyat Syah. 12. terdapat B A L A I L A K S A M A N A A M I R U L H A R B . salah satu diantaranya. (127) Menteri Pertahanan kalau istilah sekarang yang mengepalai Angkatan Darat dan Angkatan Laut. 11. Qanun selanjutnya menyebutkan gelar-gelar perwira pada Balai Laksamana. yaitu: (128) 1. 8. Ibid halaman 65. Tandil Gapunara Siyasah. dan pejabat tinggi yang memimpinnya bergelar Orang Kaya Laksamana Wazirul Harb. Tandil Kawal Laksamana. Magat Seukawat. yaitu : membanguüi< armada (angkatan laut) yang kuat. Tandil Bentara Semasat. Tandil Raja.

maka kepangkatan Angkatan Perang Aceh ditetapkan agak mirip dengan kepangkatan dalam Angkatan Perang T u r k i . Hasballah Daud (Anaknya Tgk. nama angkatan. (130) Turki saja yang mengirim 300 tenaga ahli yang dimaksud. Banta (sersan mayor). 5. sementara tenaga-tenaga ahli teknik untuk keperluan jeni dan ilmu perang didatangkan dari Turki. Pang M u d a (Letnan I). 120 . (131) RASI N A M A P A N G K A T Sebagai suatu Angkatan Perang yang dibangun secara modern. 7. 2. H a l ini bisa dimengerti. darat dan laut. Dibawah ini saya turunkan rasi nama pangkat. 4.membangun armada dan angkatan perang yang kuat. seperti halnya dengan Angkatan Perang Kerajaan Turki Usmaniyah. Tantra (angkatan). saya kutip dari satu naskah yang diberikan kepada saya oleh sdr. yaitu : (132) I. siapa lemah tenggelam" terus memperkuat dan mempermoderrn angkatan perangnya. 8. bahwa naskah tersebut dibuat Sdr. Pang Cut (Letnan II). 6. Saya rasa. Said. karena namaitu disejajarkan dengan bahasa Inggeris A. Rasi nama tantra yaitu : 1. Banta Setia (Pembantu letnan). Af. Banta Cut (Kopral). (130) Ibid halaman 100-103. Daud Beureueh) kira-kira pada tahun 1959. Sulthan Iskandar M u d a yang mendasarkan kerjanya pada filsafat: "Siapa kuat hidup. Hasballah Daud berdasarkan buku yang berbahasa Inggeris. Si Pai'(Perajurit). oleh karena para tenaga dalam bidang militer didatangkan dari Turki pada waktu Aceh sedang membangun Angkatan Perangnya yang modern. nama jabatan dan staf komando dari Angkatan Perang Aceh. (132) Rasi nama pangkat dan sebagainya ini. Banta sedang (sersan). (131) Af. 3. Pang (Kapten).Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147.H. Arab dan India.

5. Panglima Muda (Letnan Jenderal). Bentara Cut (Mayor). Adat Seumasat (Staf Intelijen). Keujruen Balang (Ajudan Bataliyon). 11. 121 . Adat-Samaindra (Staf Administrasi). 1. Panglima Wakilah (Wakil Panglima). Kawan (Kompani). Pang Seutia (Kapten Ajudan). 1. Bentara Rama Seutia (Kolonel Ajudan). IV. Keujruen (Staf Ajudan). Bentara (Kolonel). 8. 4. Kaway (Piket). 9. 8. 12. 13. Panglima Sukey (Brigadir Jenderal). 6. Ulee (Komandan). 7. III. 3. Balang (Bataliyon). 3. 6. Peurintah (Komando). 4. Rama Seutia (Ajudan). 5.9. Sagoe (Dipisi) Neumat Buet (Jabatan). 2. 15. Rakan (Peleton). Adat Peurintah Sagoe (Staf Komando Dipisi). 2. 1. 5. Tuha Adat Peurintah (Kepala Staf Komando). 9. 6. Panglima Cut (Jenderal Mayor). Pang Muda Seutia (Letnan Ajudan). Adat Meuhad (Staf Chusus). Tuha Adat (Kepala Staf). Panglima Peurintah Sagoe (Panglima Dipisi). Keujruen Panglima (Ajudan Panglima). 10. II. 7. Adat (Staf). Buhoon Angkatan (Pasukan Tentera) Sabat(Regu). 2. Sukey (Resimen). Panglima (Jenderal). 10. 3. Keujruen (Ajudan Jenderal). 4. Bentara Muda (Letnan Kolonel). 14.

K A W A S A N A C E H BESAR 1. Ulee Balang (Komandan Bataliyon). 13. 11. Adat Seunaroe (Staf Logistik/Tetorial). Bala Buleuen Mirah (Corp Palang Merah). 20. 22. sehingga oleh karena itu kepala-kepala pemerintahan daerah hampir semuanya dijabat rangkap oleh komandan-komandan tentera setempat. 15. Kawan Bala Gaj ah (Bataliyon Kavaleri). Bentara Seri M u d a Wangsa. Balang Balee Raya (Bataliyon Garnizun). 14.10. Adapun gelar tersebut seperti tercantum dibawah i n i : (133) I. Kerajaan Aceh Darussalam selalu dalam keadaan perang. 23. Sejak berdirinya sampai waktu-waktu yang panjang. Ulee Adat (Perwira Staf). 12. Balang Meuriam Lila (Batliyon Arteleri). Terhadap Ulee Balang (Komandan-komandan Bataliyon) yang merangkap jabatan sipil (kepala Pemerintah Daerah) diberi gelar-gelar tertentu. Ulee Kawan (Komandan Kompani). 26. 25. 24. 17. Adat Meuhad (Staf Chusus). Bala Utooh Pandee (Corp Jeni Bangunan). 2. yang kebanyakannya oleh Komandan Bataliyon (Ulee Balang). RASI N A M A J A B A T A N R A N G K A P Kerajaan Aceh Darussalam adalah hasil suatu revolusi besar. Ulee Bala (Kepala Corp). Bala Sideek Tantra (Corps Polisi Meliter). 16. Bala Tantra Rantoe (Tentera Lapangan). yaitu "Revolusi 12 Z u l k a ' d a h " (tahun 916 H . Mentara Tuha Adat (Kepala Staf). (133) DiMeuelek: Ganun Meukuta Alam halaman 68-70. 122 . 19. ) yang telah meleburkan Kerajaan-kerajaan Kecil di Aceh menjadi satu kerajaan besar. yang antara satu dengan daerah lain berbeda-beda. 21. Adat Peunaroe (Staf Operasi). 18. Bala Surah Hanta (Corps Perhubungan). Bala Dapu Bale (Corp Perbekalan Asrama). Bentara Dewa Maharaja.

Bentara Paduka. Bentara Seri Amar Diraja. Bentara Seri Indera Seutia. 19. Bentara Raja Dewa Indera. 6. Bentara Setia Indera. Bentara Seri Ratna Meukuta. 38. 27. Bentara Paduka Ari Wangsa. 35. Bentara Raja Meurah. 11. 34. Bentara Seri Lila Indera. Bentara Seri Indera Pura. 123 . Bentara Seri Raja Muda. Bentara Paduka Seri Raja Muda. 22. Bentara Duka Wangsa. 28. 13. 21. 16. 18. 37. 23. Bentara Seri Rama Meukuta.3. Bentara Seri Indera Lila. Bentara Seri Indera Diraja. Bentara Bijaya Pahlawan. Bentara Seri Maharaja Paduka. Bentara Seri Indera Muda. 29. 36. 5. Bentara Raja Indera Perkasa. 20. Bentara Megat Bangsa Diraja. 26. Bentara Seri Udahna Raja. Bentara Maharaja Darudahna. Bentara Raja Indera Seutia. Bentara Sinara Indera. 40. 17. 15. Bentara Raja Setia Wangsa. 30. Bentara Indera Wangsa. 8. Bentara Seri Maharaja Dewa Purba. 41. 14. 7. Bentara Lila Raja. 9. 25. 12. Bentara Seri Nara Paduka. Bentara Seri Rama Wangsa. Bentara Duka Raja Bentara Maharaja Indera. Bentara Seri Maharaja Muda. 24. 4. Bentara Seri Lila Wangsa. Bentara Seri Indera Wangsa. Bentara Megat Seutia Muda. 39. 33. 32. 31. 10. Bentara Raja Dewa Muda. Bentara Seri Raja Setia.

Bentara Sinara Wangsa (Bentara Balang II). Bentara Seri Nara Indera. 32. 16. Bentara Balang Raja Indera Wangsa. 19. Bentara Seri Raja Purba. Bentara Seri Perdana Wangsa. Bentara Seri Muda Seutia Padang Tiji. Bentara Seri Lila Raja. 124 Bentara Seri Rama Indera (Bentara Balang I). 25. 43. 44. 13. 11. Bentara Seri Indera Maharaja. Bentara Raja Seutia Indera. 6. 21. 10. 33. 22. 17. Bentara Raja Dewa Seutia. 26. 7. . 30. 12. 28. 31. Bentara Maharaja Dewa. Bentara Raja Seudia Pahlawan. Bentara Raja Dewa Sakti. 18. 20. Bentara Seri Ratna Perkasa. (Pengawal Bandar). 23. Bentara Seri Rama Wangsa Diraja. Bentara Seri Muda Seutia. Bentara Seri Seutia Diraja. Bentara Seri Bijaya Megat. Bentara Seri Nara Seutia. Bentara Raja Purba Indera. Bentara Raja Udahna Seutia. 9.42. Bentara Seri Raja Diraja. K A W A S A N L U A R A C E H BESAR 1. Bentara Raja Seutia Wangsa. Bentara Seri Indera Perkasa Bentara Raja Seutia Muda. Bentara Seri Indera Pahlawan. Bentara Maharaja Purba. 29. Bentara Seri Muda Wangsa. 15. Bentara Seri Daria. 5. Bentara Seri Maharaja Dewa. 8. Bentara Seri Raja Indera. Bentara Paduka Lila. 27. Bentara Seri Rama Paduka. Bentara Seri Indera Megat. 14. 4. 2. 3. Bentara Bidaja Pahlawan. 24.

40. sektor pendidikannya mendapat tempat yang istimewa. Bentara Seri Nara Diraja. 46. 45. umpamanya dari Kerajaan Turki Usmaniyah. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. (135) H. M. Untuk mendapat tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman.1523-1566 M. Bentara Raja Lila Meukuta. 41. hanyalah "Angkatan Perang" yang berpendidikan dan terlatih baik. Anak-anak muda yang sedang dididik untuk menjadi anggota tentera itu dinamakan "Rakan Syarikat Raja".34. Bentara Raja Lila Muda. Bentara Seri Perdana Lila. Bentara Paduka Seutia Muda. menyadari bahwa angkatan perang yang dapat diandalkan untuk menaikkan martabat negara. 125 . Zainuddin: Singa Aceh halaman 79. Iskandar Muda dan lainnya. 38. Bentara Datok Bendahara. 37. sulthan Sulaiman Chan (926-974 H . Bentara Seri Muda Wangsa Seri. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. 44. Oleh karena itu. 39. PENDIDIKAN TENTERA Pembangunar Kerajaan Aceh Darussalam. Kerajaan Aceh Darussalam mendatangkan para guru dan instruktur dari negara-negara sahabat. M. Bentara Seri Muda Dewa.M. (135) Atas permintaan Sulthan A l Kahhar. 36. Tgk. Bentara Seri Dewa Perkasa. (134) Sulthan Iskandar Muda lebih jauh lagi dalam usahanya mempermodern Angkatan Perang Aceh. telah mengadakan tempattempat latihan diberbagai tempat diseluruh Aceh. tempat-tempat pendidikan/latihan mana dinamakan :"Blang Si Pal' " dan "Blang Peurade". Bentara Paduka Singa Raja. dalam membangun angkatan perang. . 43. Bentara Raja Dewa Pahlawan. Bentara Raja Dewa Pahlawan. Sulthan Turki Usmaniyah. Bentara Seri Buni Diraja. 42.) telah me(134) Anthiny Reid: The Contest For North Sumatra halaman 3. terutama dari negara-negara Islam. Sulthan A l i Maghaijat Sjah dan pelanjut-pelanjutnya : A l Kahhar. 35.

Ingat saja seorang raja wanita Ratu Nihrasiyah.ngirim ke Aceh sebanyak 40 orang perwira-perwira tentera Turki. A R M A D A INONG B A L E Semenjak pertama kali dimana Sulthan A l Kahhar mengirim Armada Aceh ke Malaka untuk menghancurkan kubu kolonialis Portugis. 17 September 1969 halaman 9.M. (1. (138) WANITA D A L A M A N G K A T A N P E R A N G Sudah sejak zaman Kerajaan Islam Samudra/Pase. maka orang Aceh telah menjadi perajurit terbaik dikepulauan Nusantara. (14001428 M. Singa Aceh halaman 114. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 272. diberilah kesempatan yang luas kepada wanita untuk ikut serta dalam lembaga-lembaga negara dan pertahanan. Laksamana Beaulieu. (136) 126 . (137) Majaiah Sinar Darussalam. di Ibukota Negara Banda Aceh didirikan sebuah akademi militer yang bernama "Darul Harb" yang dapat diterjemahkan dengan Fakultas Ilmu Peperangan. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 181. Dibawah ini dituturkan beberapa contoh : I.).16) Kecuali tempat-tempat pendidikan/latihan yang dinamakan "Blang Si Pai' " yang banyak terdapat diberbagai daerah dan wilayah Aceh. Demikianlah setelah terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. yang antara lain tulisnya : " setelah Sulthan Iskandar Muda memerintah. peranan wanita dalam politik negara dan meliter sudah nampak menonjol. masing-masing ahli dalam bidang barisan meriam dan barisan kuda (arteleri dan cavaleri) untuk mendidik dan melatih angkatan perang Aceh. (138) M. seperti yang diakuinya oleh seorang perwira tinggi Perancis. dimana mereka langsung masuk dalam dinas tentera aktif. maka Angkatan Perang Aceh pada waktu itu adalah satu-satunya angkatan perang yang terbaik di Kepulauan Nusantara. (137) Hasil dari pendidikan yang teratur baik itu. no. 801-831 H . sampai-sampai kepada para sulthan penggantinya yang silih H.

Kedua Pahlawan inilah yang berjasa membebaskan Iskandar M u d a dari penjara tahanan Sulthan M u d a Alaiddin Ri'ayat Syah V . maka banyak sudah perajuritperajurit yang syahid. ) . (1604-1607 M . ) . dalam bukunya "Vrowelijke Admiral Malahayati" sangat memuji-muji Laksamana Malahayati dengan Armada Inong Balenya. 1011-1015 H . Armada ini dinamakan dengan " A r m a d a Inong Bale" dibawah pimpinan Laksamana Malahayati. nenekanda Iskandar M u d a . barangkali Aceh tidak (139) Tgk. Seorang Pengarang wanita Belanda. M. yang memerintah tahun 997-1011 H . Zainuddin : SrikandiAceh halaman 8-15. H. (1589-1604 M . yang terdiri " S i P a i ' Inong" (perajurit wanita) dibawah pimpinan dua pahlawan wanita : Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. Laksamana Malahayatilah yang telah berhasil menggagalkan percobaan pengacauan oleh Angkatan Laut Belanda dibawah pimpinan Cornelis dan Frederick Houtman (1006 H . Laksamana Malahayati pula yang diserahkan oleh Sulthan Alaiddin Ri'ajat Sjah IV untuk menerima dan menghadapi utusan Ratu Inggeris. (139) II.berganti mengirim angkatan laut/darat kedaerah-daerah timur dan barat Sumatera serta ke Malaya. dengan isterinya menjadi "janda " atau "Inong B a l e " . 127 . Yunus Jamil: Sulthan Iskandar Muda halaman 4. Sir James Lancaster.M. dibentuklah sebuah armada yang sebahagian perajuritnya terdiri dari janda-janda (Inong bale) pahlawan-pahlawan yang telah tewas. Kalau umpamanya Iskandar M u d a tidak dibebaskan dan sempat dibunuh. yang datang ke Banda Aceh Darussalam pada tanggal 6 Juni 1602 dengan surat dari Ratu Inggeris.1599 M . RESIMEN WANITA P E N G A W A L I S T A N A Dalam masa pemerintahan Sulthan M u d a A l i Ri'ayat Syah V . Berkali-kali Armada Inong Bale ikut bertempur diselat Melaka dan pantai-pantai sumatera Timur dan Malaya. yang terdiri dari 2000 perajurit wanita yang gagah dan tangkas. Marie van Zuchtelen. seorang yang bodoh dan bejat moral. dibentuklah "Suke kaway Istana" (Resimen Pengawal Istana). seorang pahlawan wanita yang telah banyak jasa kepada Kerajaan. . Pada zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Sjah I V . ) . Tawarikh Raja-rajaKerajaan Aceh halaman 45.

128 .

jika dilihat dari udara. yang sekarang hanya tinggal reruntuhannya lagi.Seket Kuta Inong Balee. pernah beberapa sarjana dan mahasiswa Amerika meninjau dan mempelajari kuta lama {benteng) o ini. 129 . Dalam 1962.

KUTA INONG BALEE 130 .

-v * is > 5 M I Si II 1? §1 2 s« ^ 3 • © < -~ u 131 .

132 . Dalam kandang ini terdapat mak Laksamana Malahayati. Terletak diatas sebuah bukit kecil d Kampung Kuta. Lamreh Krueng RayaAceh Besar.Kandang Kampung Kuta.

Makam Laksamana Malahayati di Kandang Kampung Kuta Lamreh Krueng Raya. 133 .

Bataliyon inilah yang ditugaskan untuk menyambut tamu-tamu agung dengan barisan kehormatannya.akan pernah punya Sulthan yang agung sedemikianrupa. 1016-1045 H . 134 . seperti yang diceritakan oleh Petualang Portugis Pinto. (141) M. 1523-1566 M. M. (142) M. DIPISI K E U M A L A C A H Y A Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. yang perajuritperajuritnya dipilih dari dara-dara yang ramping semampai dan berwajah rupawan.). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 101-102.) menawarkan alat senjata dan perlengkapan perang lainnya kepada Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah II A l Kahhar (945-979 H. (141) INDUSTERI P E R A N G Pada waktu Sulthan Turki Sulaiman Chan (926-974 H .). (140) III. A l Kahhar yang berpemandangan jauh. (142) A l Kahhar yang memusatkan perhatiannya untuk membangun Angkatan Laut yang kuat dan Armada Niaga yang besar. Menurut catatan sejarah. logislah kalau dengan cepat membina industeri perkapalan dengan mendirikan galangan-galangan kapal yang sanggup membuat kapal-kapal perang (140) Tgk.-1539-1571 M. melihat bahwa antara Turki dengan Aceh terlalu jauh. yang telah memperbesar dan mempermodern Angkatan Perang Aceh. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 193. M. yang sangat sulit membina hubungan laut yang terjamin apabila kapal-kapal mengangkut alat-alat perlengkapan perang ke Aceh. juga telah membentuk satu dipisi pengawal istana. yang terdiri dari perajurit-perajurit wanita melulu dan panglimanya seorang jenderal wanita. (1607-1636 M. Sulthan Sulaiman Chan pun mengirimkan 300 tenaga teknisi ke Aceh. satu bataliyon dipisi wanita yang bernama "Dipisi Keumala Cahya" dijadikan "Bataliyon Kawal Kehormatan". Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 114. Karena itulah. beliau hanya menerima untuk satu kali saja. A l Kahhar berpendapat bahwa Aceh perlu ada industeri perangnya sendiri. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 43. Maka demikianlah untuk pertama kali. dan untuk selanjutnya beliau meminta bantuan tenaga ahli yang sanggup membantu pembangunan industeri perang.

dapat dipenuhi. seperti yang diakui oleh John Anderson. Kekuatan pertahanan dapat diperhebat pula dengan adanya barisan gajah yang dipergunakan oleh hulubalang-hulubalang (Ulee-balang-komandan bataliyon)". hampir semua barang-barang dari pertukangan dan kerajinan yang dikerjakan orang-orang diluar negeri. kepangkatan.dan kapal-kapal niaga. (145) Seorang teknisi Amerika yang telah masuk Islam dan telah naik haji. bekerja pada Kerajaan Aceh Darussalam. Kemajuan industeri meriam dan senjata di Aceh telah sedemikian meningkatnya. (146) A N G K A T A N P E R A N G D A L A M KEN ¥ AT A A N Setelah selesai menguraikan tentang organisasi Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. Suatu masa Aceh dapat menginsafkan ahli Portugis dari Malaka supaya belut dari Pemerintahnya. diantaranya dari Demak dan Bantan. Kapiten Kapal berbangsa Belanda yang sempat mengunjungi Aceh dalam tahun 1599. Ibid halaman 124. sehingga pesanan-pesanan dari negeri lain. industeri perang dan sebagainya. (143) (144) (145) (146) Kerajaan Yang Mahakuat. antara lain mencatat tentang hasil industeri perang Aceh sebagai berikut : "Bahwa Sulthan mempunyai juga banyak sekali meriam-meriam besar dari waja. Said mencatat. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 109-110. Bahwa Aceh adalah Kerajaan yang mahakuat. yaitu membantu membuat dan memimpin pembuatan senjata pada industeri perang didaerah Samalanga. (143) Ahli sejarah M . Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 137. yang juga direncanakan oleh teknisi-teknisi Aceh sendiri. dapat dipergunakan untuk membikin kapal-kapal yang modern. Sheppard. bahwa pembangunan kapal digiatkan. Demikianlah. kata John John Anderson: Acheen halaman 24. 1. pendidikan. Namanya F.J. yang sesudah memeluk agama Islam di Aceh bernama Khoja Zainal Abidin. (144) Davis. M. Tenaga ahli ini. maka pada akhir bab ini saya akan menurunkan beberapa catatan sejarah yang melukiskan "fakta nyata" dari kehidupan Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. sudah dapat diperbuat sendiri di Aceh masa A l Kahhar itu. 135 .

Pengawasan kerajaan berjalan efektif sekali terhadap pelabuhanpelabuhan penting di sepanjang pantai barat Sumatera. Ditengah laut dihadang oleh tiga buah kapal perang Portugis sehingga terjadi satu pertempuran. dengan sebuah armada yang menguasi Selat Malaka. baik didalam ataupun diluar negeri. seperti halnya dipantai timur sampai-sampai keselatan Asahan.000 lasykar. ) Sulthan A l Kahhar terpaksa mengangkat angkatan yang besar menghadapi Semenanjung Malaya. Dengan kekuatan ini. Aceh menyerang Semenanjung Malaya dari tiga jurusan. jurusan Johor. telah mencapai puncaknya. Angkatan perang ini terdiri 300 kapal perang 400 ahli penembak meriam dan 15. sementara perdagangan luar negerinya telah mampu merealisir segala cita-citanya. (1564 M . Dalam tahun 1575. Angkatan Perang Aceh yang telah begitu kuat dengan mendapat ajaran dan latihan dari ahli-ahli yang datang dari Turki. 400 Penembak Meriam. ) . (148) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman h3. terbukti dengan dilakukan beberapa ekspedisi dibawah pimpinan rajanya.Anderson. Dibawah pimpinan raja yang gagah berani dan brilian Sulthan Iskandar M u d a (1607-1636 M . Puncak Kekuatan. Perjalanan penaklukkannya mencapai sejauh Pahang dipantai timur Semenanjung Tanah Melalu.sedangkan istananya yang besar dan agung adalah pusat kegiatan ilmu dan kesarjanaan yang tidak ada bandingnya dikepulauan Nusantara (148). Af. dan setelah itu diserang sekali lagi dengan kekuatan tidak kurang dari 300 kapal perang (147) 2. maka dalam tahun 970 H . (149) Tgk. 3. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 104-105. kekuatan dan kebesaran Aceh. 136 . yang mengakibatkan ketiga kapal perang Portugis itu ditenggelamkan Selanjutnya Raja mendaratkan tenteranya di Malaka dan mengepung serta menembakinya selama 70 hari Dalam tahun 1582 sekali lagi Sulthan Aceh menyerang Malaka dengan membawa 150 kapal perang. jurusan Malaka dan jurusan Patani (149) (147) John A nderson: A cheen halaman 25-26. Raja Aceh menyerang Malaka untuk menghantam Portugis.

membuat catatan antara lain sebagai berikut: (152) " bahwa banyak penduduk (Aceh) yang tahu membaca. Daya dan Pidie. Ditiga pelabuhan jaitu pelabuhan Aceh. tersedia beratus kapal perang itu " bahwa kapal-kapal perang Aceh jauh lebih besar dari kapal-kapal perang yang pernah dibikin orang di Eropah dizaman itu "Telah kupersaksikan sendiri. Aceh Sepanjang Abad halaman 181-182. Merekapun penggemar sastera. Duta Besar Perancis yang mendapat mandat penuh dari rajanya untuk mengantar surat yang berunding dengan Sulthan Aceh Iskandar Muda. menghancur tembaga dan membikin kapal. (151) Ibid halaman 169.000 perajurit. Serangan yang terbesar persiapannya oleh Aceh ke Malaka itu adalah terjadinya dalam tahun 1629. Dari Sulthan Turki diterimanya sumbangan 500 meriam dan sejumlah besar alat-alat Dalam tahun 1568 barulah terjadi lagi serangan Aceh terhadap Portugis. keahlian mereka adalah mengagumkan " dilaut berdiri kapal-kapal perang dari jumlah besar. Front Negara-negara Islam. juga 200 meriam tembaga (150) 5. Serangan Aceh ke Mala'ka berkekuatan 236 buah kapal dengan 20.000 perajurit Expedisi dipercayakan kepada dua pahlawan yang berpengalaman diperairan ini. didarat: barisan infantri yang diperteguh oleh tentera gajah. pembersih dilihat dari pakaian dan rumah tangganya. Serangan ini terdiri seperangkatan armada yang mengangkut sejumlah 15. (152) Af. Dengan 20. Kebesaran Aceh Menurut Beaulieu. Said . bahwa kapal yang pertengahan saja (150) Af. telah mendapat kabar pula bahwa Aceh telah membentuk suatu front persatuan negara-negara Islam untuk menentang kafir Portugis. Dom Antonio de Noronda gubernur Portugis ketika di Goa ditahun 1564. pertukangan besi.4. 137 . dan berhitung. Pertukangan adalah bakat orang Aceh.000 perajurit dan 400 orang Turki. yakni Orang Kaya Laksamana dan Orang Kaya Setia Lila (151) 6. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 111.

Pun banyak dijumpai tukang-tukang yang pandai menuang tembaga. dan mereka bisa pula bertugas berdayung berganti-ganti kalau angin kuat. " mudah saja dijumpai tukang-tukang besi yang ahli. untuk berhenti. "Ditaksir tidak kurang dari 900 ekor banyaknya gajah kepunyaan Sulthan sendiri. "Setiap kapal sanggup membawa 700 sampai 800 tentera. Terachir sekali sengaja dipertebal temboknya daripada batu-bata yang tebalnya 50 langkah. Sesudah dinding terachir. K i r i kanannya banyak tangga untuk turun mandi berkecimpung kedalamnya. tapi berat. Binatang ini amat penting sekali dibutuhkan dipeperangan. yang cukup dipercayai dan yang segera dapat menjalankan perintah dengan tanpa pikir-pkir dan bimbang. untuk lari. apalagi tukang-tukang membikin kapal banyak sekali. Orang Aceh amatlah ahli membikin kapal perang. sudah terlatih. didapati lapangan luas. Kapal-kapal yang akan dinaikkan kepantai untuk digalang dan disimpan. "Gajah-gajah cukup banyak. gajahlah yang menariknya. sebelum sampai keruang istana sebenarnya. Diempat penjuru didapati empat buah menara tinggi. Setiap dayung dikayuh oleh dua orang " Kapal-kapal perang itu dipelihara baik-baik sehabis dipakai berperang "Setiap kapal disediakan beberapa meriam besar. harus dilalui dulu empat buah pintu gerbang. terlalu lebar dan tinggi pula. duduk berlindung dan sebagainya. Istana dikelilingi oleh lapangan kira-kira 1 Vi mil berbentuk bulat telur " melewati istana mengalir sungai yang airnya jernih sekali. Disitulah nampak sejumlah 400 perajurit dan 300 gajah yang bertugas di Dalam 138 . untuk berbelok. dan banyak sekali tukang-tukang kayu. Disitu didapati bilik-bilik. Semuanya tahu menjalankan tugas dalam peperangan.ada 120 kaki panjangnya. A d a sejumlah 1500 hamba sahaya. cantik. Juga dayung-dayungnya panjang tapi enteng. Sebagai pegawai Sulthan saja didalam istana didapati tidak kurang dari 300 orang tukang mas. Mereka itu kebanyakan asal dari orang asing (Habsyi).

Gambar lukisan Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Syah Sri Baginda mangkat pada 23 Oktober 1675, memerintah dari 5 Febru 1641—23 Oktober 1675.

(Dari buku: Srikandi Aceh) .

139

KEHIDUPAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL LEMBAGA—LEMBAGA SOSIAL Diantara lembaga-lembaga pada tingkat Pemerintahan Pusat, terdapat empat lembaga yang tugas pekerjaannya meliputi bidangbidang sosial, yaitu: (153) 1. Balai Baltul Musafir.

Balai ini bertugas mengurus para pengembara (wisatawan dalam dan luar negeri), menyantuni para pengembara terlantar dan mengurus perjalanan keluar negeri. 2. Balai Baltul Fakir Wal Miskin.

Balai ini bertugas menyantuni fakir miskin, mendidik dan menyantuni anak yatim piatu. 3. Balai Silatur Rahim.

Balai ini berfungsi mengatur hubungan persaudaraan antara warga-negara dan antar manusia yang berdiam dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 4. Balai Darul Asyikin.

Balai ini berfungsi sebagai "kontak biro" antara pemudapemudi yang ingin berkenalan, berpacaran, bertunangan dan seterusnya berjodoh. UNSUR—UNSUR WARGANEGARA Menurut catatan sejarah, bahwa penduduk asli Aceh sebelum datang Agama Islam berasal dari suku-suku bangsa yang datang dari negeri-negeri atas angin yaitu Hindia, Siam, Funan, Kamboja dan Campa.
(153) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72.

140

Mereka adalah pecahan dari bangsa "Mon Khmer" dan suku "Mantra" (Mantir), yang kemudian oleh orang Aceh disebut "Manteu". (154) Setelah Aceh dimasuki Agama Islam (akhir abad I H.), maka datang pula ke Aceh orang-orang Islam Parsia, Arab Afrika, yang mana mereka menetap di Aceh dan menjadi warganegara, bahkan menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan. Akhirnya mereka juga menjadi unsur-unsur warganegara yang penting. KEDUDUKAN WANITA Kerajaan Aceh Darussalam yang telah mengambil Islam menjadi dasar negaranya dan Quran serta Hadis sumber hukumnya, maka adalah sesuatu yang logis kalau kedudukan wanita disetarafkan dengan pria dan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Qanun Meukuta Alam membolehkan kaum wanita menduduki segala jabatan dalam lembaga negara, termasuk Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen). (155) Dalam perjalanan sejarah Kerajaan Aceh Darussalam, kita dapati banyak sekali tokoh-tokoh wanita yang memegang peranan penting dalam pemerintahan dan lembaga-lembaga negara, sebagai akibat logis dari ketentuan Qanun Meukuta Alam yang mengatur kedudukan wanita. Nukilan catatan sejarah dibawah ini adalah sebahagian dari padanya: 1. Wanita-wanita Anggota Legeslatif.

Balai Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen) dizaman Ratu Safiatuddin, terdiri dari 73 orang anggota, dan 1 diantaranya adalah wa8 nita, sedangkan pada zaman-zaman sebelumnya jumlah anggota wanita kurang dari 10 orang. Diantara kedelapan belas anggota wanita, tersebutlah tokoh-tokoh utama wanita waktu itu, antaranya yaitu Sitti Cahaya Sinyak Bunga, Nyak Puwan, Sinyak Ukah, Sinyak Habibah, Uli Puwan, Siti Awam, Sinyak Tampli dll. (156)
(154) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 1-2. (155) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 90-91. (156) Ibid halaman 90-91. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 192-193.

141

2.

Wanita-wanita Negarawan.

A k a n terlalu banyak untuk menyebut tokoh-tokoh wanita Aceh yang menjadi negarawan ulung, baik sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan daerah dan sebagainya. Sebagai Kepala Negara Wanita, terkenallah nama-nama : Ratu Nihrasiyah Rawa Khadiyu (157), Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat, Seri Ratu Nurul A l a m Naqiatuddin, Seri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah, Seri Ratu Kamalat Syah (158) Sebagai kepala Pemerintahan Daerah (Uleebalang) terkenallah tokoh-tokoh wanita seperti Cut Nyak Asiah (159), Pocut Meuligoe, Cut Nyak Keureuto dan Cutma Fatimah (160). Sebagai pahlawan terkenallah tokoh-tokoh wanita kenamaan seperti: Laksamana Malahayati (161), Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen (162), Cut Nyak Dhien, Teungku Fakinah, Cut Meutia, Pocut Baren, Polcut Biheue dan Cutpo Fatimah. (163) UPACARA—UPACARA ADAT Kerajaan Aceh Darussalam sebagai suatu masyarakat modern yang mempunyai tata-tertip, logislah kalau mengenai berbagai "upacara-adat" dalam kehidupan sosialnya, seperti: 1. Upacara Perkawinan.

Sesuatu perkawinan didahului dan diliputi oleh berbagai adat-istiadat dengan berbagai macam upacara, seperti Melihat Fhai (masa perkenalan), Meulakee (meminang), ranup kong baba (memberi tanda pertunangan), Malam Mampleue (malam penganten),
(157) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (158) Ibid halaman 48. Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 191-2IS. H.Af. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 16-55. Ilyas Sutan Pamenan: RencongAceh ditangan Wanita halaman 35-93. (159) H.m. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 134. (160) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 139. (161) Tgk. Af. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 111-112. (162) Ibid halaman 114. (163) H.M. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 56-132.

142

Gambar lukisan Cut Nyak Dhien

143

I
a g 3 B, 3

I

*:
.2

!
a 1
co

144

I s
3

K

•5 Q
e

i

a

145

Makam Srikandi Cut NyakDhien di Sumedang Jawa Barat.

146

Gambar lukisan CutMeutia

147

148 .Gambar lukisan Teuku Umar Johan Pahlawan.

149 .Gambar lukisan Teuku Panglima Polem Muhammad Daud.

antara lain yaitu : (164) H. Upacara Meuseuraya. Khanduri. Meuseuraya untuk umum. (164) 2. khanduri bu (asyura 10 Muharram). Zainuddin: Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 364-366. seperti membikin lueng ie (irrigasi). pagar dan sebagainya. kadli. yaitu khanduri molud (12 Rabiul Awal).Meukeuridja (pesta kawin). khanduri laot (kenduri turun kelaut) dan khanduri lada (kenduri waktu panen lada) (165) 3. menggerik dan sebagainya. dinamakan juga khanduri tolak bala). Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 340-358. Tueng Dara Baro (menjemput penganten wanita). Husin : Adat Aceh halaman 982. Meuseuraya untuk pribadi tanpa balas. khanduri blang (kenduri waktu akan turun kesawah). madeueng (bersalin). mesjid dan sebagainya. yaitu untuk uleebalang. b. Meuseuraya untuk bersama.M. khanduri rabu abeeh (Rebu akhir bulan Safar. puwoe sie bak meugang (mengatur daging pada hari meugang). Keumaweueh (menepung-tawar penganten wanita yang hamil pertama dengan membawa hidangan). peumeukleh (dipisahkan dari ibu/bapa atau mertua) dan peusunat (menyunatkan anak).M. 150 . kebun. memotong padi. Khanduri apam (Isra-mikradj). Ada beberapa macam khanduri yang telah diadatkan. (166) UPACARA—UPACARA KENEGARAAN Dalam Kerajaan Aceh Darussalam telah ditetapkan beberapa macam upacara kenegaraan yang banyak sangkut pautnya dengan kehidupan sosial. (166) H. jalan. untuk mengerjakan sawah. keuchik/teungku dan pemimpin-pemimpin tertentu. c. Meuseuraya (gotong-royong) ada tiga macam : a. yaitu gotong royong timbalbalik antara penduduk. meunasah. M. (165) H. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 362-364. umpamanya mengerjakan sawah.M.

Terjadi pada sehari sebelum Ramadlan (30 atau 29 Sya'ban). Balai Majelis Mahkamah Rakyat adalah semacam badan musyawarah negara (kira-kira parlemen) yang beranggotakan 73 orang. untuk menjadi bahan bagi balai dalam menyusun garis-garis besar haluan negara (167) 2. Dana disediakan oleh Qadli Mu'adhdham sebagai Bendhara Chazanah Balai Silatur Rahim. Menjelang upacara itu. Upacara hari meumeugang. yang dipakai raja dalam upacara itu.1. para pembesar dan undangan hadir. pertahanan dan sebagainya. D i Keraton Darud Dunia ada upacara khusus. dimana Sulthan sendiri akan hadir dan membukanya. yang memang chusus menjemput Sulthan di Istana Kemala Cahaya Nurul Asyikin. yang dihadiri oleh Sulthan. Dalam upacara itu. 151 . Setelah segala-galanya musta'id segala anggota. maka barulah Sulthan memasuki ruangan upacara (gedung parlemen) dengan dipapah oleh Bujang Raja Seri Bentara Rakyat (Imam Balai Majelis Mahkamah Rakyat atau Ketua Parlemen). Pembukaan Majelis Mahkamah Rakyat. orang lumpuh dan janda-janda. syahbandar Seri Rama Setia mempersembahkan bungong-jaroe kepada Sulthan berupa pakaian. Tiap-tiap pembukaan dari sidang-sidangnya. dimana diuraikan masalah-masalah politik. Adat Aceh (Adat Meukuta Alam) halaman 19-20. para ulama dan cerdik pandai. Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 67. para menteri. para perwira dan pemimpin-pemimpin rakyat. Sulthan memerintahkan Imam Balai Baitul F a k i r / M i s k i n untuk membagikan daging. diharuskan dengan suatu upacara besar dan khidmat. Sulthan mengucapkan amanat kenegaraan. Balai Majelis Mahkamah Rakyat terletak dalam daerah Istana "Darud D u n i a " . (169) (167) (168) (169) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 76-77. pakaian dan beras kepada fakir/miskin. (168) Pada hari itu juga. Juga Syahbandar menyediakan karangankarangan bunga untuk dibawa ke " K a n d a n g " (makam) rajaraja. ekonomi/keuangan. para pembesar negara.

(171) 5 Upacara Hari Raya Junjungan Duli. Dihadiri oleh para menteri. dengan suatu upacara khidmat Syahbandar Saiful Muluk mempersembahkan "euntatan" berupa pakaian kepada Sulthan. Upacara sembahyang hari raya. yang melaporkan hal ihwal tahun yang baru lalu dan menggariskan rencana kerja untuk tahun mendatang. bertempat dihadapan Balai Rong Sari dalam Keraton Darud Dunia. Kedua upacara ini sangat meriah. Sapi yang dipotong oleh Sulthan telah diberi berpakaian yang indah. Upacara diakhir dengan pawai keliling Kota Banda Aceh. Majelis Junjungan Duli diadakan setahun sekali. Sulthan bersama para pembesar menghadiri upacara memotong qurban. berpuluh gajah dan beratus-ratus kuda ikut serta. para pejabat dan perwira tinggi serta pemimpin-pemimpin rakyat. Upacara Malam Lailatul-Qadar. (170) 4. Sehabis sembahyang Idil Adhha. Sulthan dengan para menteri. para pengusaha. Upacara Sembahyang Hari Raya. tetapi hari idil adhha jauh lebih hebat dan amat meriah. para ulama. baik idil fithri atau idil adhha. (172) Adat Aceh (Adat Meuketa Alam) halaman 24-25. diadakan dalam Mesjid Raya Baitur Rahman. pakaian mana akan dipakai Sulthan waktu menghadiri upacara malam Lailatul-Qadar yang diadakan dimedan Darud Dunia. anggota Balai Majelis Mahkamah Rakyat. Dalam upacara itu. 152 . perwakilan-perwakilan negara sahabat! Upacara Majelis Junjungan Duli diadakan dengan khidmat dan agung sekali. Menjelang malam 27 Ramadlan. para ulama/hukama. (172) (170) Adat Aceh (Adat MeukutaAlam) halaman 20-21. pemimpin-pemimpin rakyat. para pembesar sipil dan militer. Sulthan memberi amanat/titah tahunan. berangkat dari Istana Darud Dunia ke Baitur Rahman dengan barisan yang hebat. Upacara dihadiri oleh para menteri.3. ditaburi kesturi dan bauan lainnya atas seluruh badannya. (171) Ibid halaman 21-23 dan 25-38. para pejabat sipil dan meliter.

Dalam abad ke X V I dan XVII. bahkan juga dalam rantau Asia Tenggara seluruhnya. Banda Aceh menjadi pusat kegiatan politik dan ekonomi. Pada pagi-pagi hari Araba'a Achir. Korea. Upacara Mandi Safar. Pelaksanaan segala pekerjaan itu dibawah tanggung-jawab Tandil Kawal (Komandan Pengawal Pelabuhan). Timur Tengah. Banda Aceh sebagai suatu Kota Politik. betul-betul hidup dan (173) Ibid halaman 42. baik politik/ekonomi nasional ataupun politik/ekonomi internasional. Sebuah jambur (kemah) besar yang dibuat dari kerangka besi dan hiasan-hiasan yang indah. Sulthan dan para pembesar turut dalam upacara mandi Safar. 153 .6. tidak saja dalam kawasan kepulauan Nusantara sendiri. Eropah. ekonomi dan sosial. Syahbandar Muktabar Chan bertugas mempersiapkan "Upacara Mandi Safar" (pesta pantai) itu untuk Sulthan. Pada waktu itu. dengan satu perarakan amat besar dan dahsyat Sulthan berangkat ketempat upacara mandi safar (pesta pantai). garis hubungan Banda Aceh memanjang ke Tiongkok. Syahbandar Muktabar Chan (Bentara Pelabuhan Aceh) semenjak bulan Zulhijah telah mempersiapkan tempat upacara untuk Sulthan dan para pembesar. Akhir bulan Safar selama seminggu dinyatakan libur urrium dalam kerajaan. Amerika. dan hari Rabu akhir orang beramai-ramai kelaut untuk mengadakan pesta pantai yang dinamakan "Mandi Safar". sehingga telah merupakan istana kecilmungil. (173) BANDA ACEH DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN KOTA POLITIK Sebagai Ibukota Negara. India dan Afrika. Banda Aceh otomatis menjadi pusat perkembangan dan kegiatan politik. yang dijemput oleh Syahbandar Muktabar Chan.

ekonomi. M. Yunus Jamil : Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 38. = 1465-1480 M) berdiri Kerajaan Aceh. = 1267-1309 M. kebudayaan dan meliter. (176) Demikianlah. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra c. suatu federasi dari Kerajaan Darussalam. mendirikan Kraton Darud-Dunia dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. (175). maka Ibukota Negara Bandar Darussalam. Sebagai pendiri dan arsitek dari kota Bandar Darussalam ini. dimana juga beliau sebagai pendiri dan arsitek bagi kota istirahat Glee Weueng. Kota Banda Aceh Darussalam yang menjadi kebanggaan Ummat Islam sedünia. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri. 154 . Dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665-708 H .) sempurnalah pemindahan Ibukota Negara dari Lamuri ke Bandar Darussalam. = 1292 M .bergolak. Tgk. setelah Jenderal Agressor van Swieten merebut Kraton Darud-Dunia pada tanggal 24 Januari 1874. dimana sering terjadi pakat-pakat politik. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 36-37. terutama kaum Muslimin dalam kawasan Kepulauan Nusantara. dan pada tanggal tersebut juga (1 Ramadlan 601 H. dirobah nama menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . Setelah dalam masa pemerintahan Sulthan HusainSyah (870-885 H . Kerajaan Daya dan Kerajaan Pidie. maka ibukota Negara (174) (175) (176) Baca : a. Said: Aceh Sepanjang Abad b. sering dikunjungi para wakil berbagai negara. M. = 1205 M . Anderson: Acheen. dimana baginda dalam tahun 691 H . M. Ummat Islam Kerajaan Indra Purba memproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam yang diberi nama K E R A J A A N D A R U S S A L A M . Tgk. sehingga achirnya menjadi kota internasional dalam arti seluas kata. Sulthan Islam yang pertama. (174) SEJARAHNYA Pada hari Jum'at tanggal 1 Ramdlan 601 H .) diresmikan berdirinya Ibukota Negara yang baru. Banda Aceh Darussalam terus berkembang. dan diberi nama BANDAR DARUSSALAM. yang didirikan dekat sungai Kuala Naga (Kuala/Sungai Aceh sekarang).

155 . Mesjid Jami Baiturrahman yang dibikin lain setelah selesai perang.MESJID JAMIBAITURRAHMAN YANG DIBAKAR BELANDA WAKTU PENYERANGAN-I GAMBAR DIBUAT JAKFAR MENURUT PETUNJUK TGK SYEKH IBRAHIM LAMBHUK. Mesjid anti Baiturrahman yang dibakar serdadu-serdadu Belanda dalam tahun 1873.

sehi besarnya menjadi empat kali dari sebelumnya. 156 . Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar lagi dengan menambah dua buah kubah dan dua menara dalam 1958.Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar dengan menamb dua buah kubah dalam tahun 1932.

c. yang kemudian disahkan oleh Gubernur Jenderal di Batavia dengan beslit yang bertanggal 16 Maret 1874. hal ini terjadi dengan Keputusan Menteri Pemerintahan Umum Dan Otonomi Daerah bertanggal 9 Mei 1963 No. A. j ^ (178) (179) . K O T A UNIVERSITAS Banda Aceh Darussalam pada zaman jayanya (sekitar abad XVI dan XVII) bukan saja sebagai kota tempat kegiatan politik dan ekonomi. (179) (177) a. 52/1/43-43. Junus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Acsh halaman 37. Parsia. d. yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I dalam tahun 691 H . dengan sebuah proklamasinya yang berbunyi: "Bahwa kerajaan Aceh sesuai dengan hukum Perang. (178) Mesjid Jami Baitur Rahman. menjadi hak-milik Kerajaan Belanda. Pada zaman itu. Mesjid Jami Baitur Rahman. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda. Tgk.Aceh dirobah menjadi K U T A R A J A . yang dalam istilah sekarang disebut "Kota Universitas". Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 23-24. Sinar Darussalam No. Ismail Jakup: Teungku Chik Di Tiro halaman 20—21. resmilah Banda Aceh menjadi nama Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Aceh. yaitu : 1. Des. juga didatangkan dari Turki. India dan lainnya. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman xiii. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 473. b. M. tetapi juga ia sebagai kota tempat kegiatan dan perkembangan ilmu pengetahuan. ada tiga pusat tempat kegiatan ilmu pengetahuan dalam kota Banda Aceh. Arab. juga ia merupakan sebuah lembaga perguruan tinggi (universitas) yang terbesar di Asia Tenggara waktu itu yang lengkap dengan segala cabang ilmu pengetahuan. = 1292 M . maka dalam tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali. Semenjak tanggal tersebut. 17/1969 halaman 6—18. (177) Setelah 89 tahun Banda Aceh Darussalam dikuburkan hiduphidup dan Kutaraja dihidupkannya. dan semenjak itu resmilah Banda Aceh Darussalam dikebumikan dan diatas pusaranya ditegakkan Kutaraja sebagai lambang dari kolonialisme". yang kemudian diperbesar oleh Sulthan-sulthan setelahnya. disamping sebagai pusat kegiatan ibadat. dan Banda Aceh itu dinamainya dengan Kutaraja. bukan lagi Kutaraja. sementara guru besar-guru besarnya kecuali ulama/sarjana Aceh sendiri.

Balai Setia Ulama dan Balai Jama'ah Himpunan Ulama. Said. = 1607 H . Sinar Darussalam No. sehingga apa yang ditulis ahli sejarah Muhammad Said adaiah suatu fakta sejarah yang bernas. Said . pesantren dan sebagainya " (183) ISTANA T A M A N KESENIAN ^ Istana dalam Kraton Darud-Dunia merupakan "Taman Kesenia n " yang menggairahkan. Mesjid Baitul Musyahadah yang cantik i n i . M. yang dibuat oleh Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani dalam komplek Kraton Kuta A l a m sekitar 1046 H . Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin. =1607 M . (182) a. Mesjid Baitur Rahim. lembaga-lembaga mana adalah pusat-pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan dalam komplek Kraton Darud-Dunia. (180) Mesjid Baitur Rahim merupakan pusat kegiatan ilmu dalam istana Kraton Darud-Dunia. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh halaman 38. . (182) Dengan adanya tiga pusat kegiatan ilmu pengetahuan i n i . Iskandar M u d a mempunyai minat yang besar sekali untuk mendirikan mesjid atau rumah ibadah. dimana nama baitur Rahim ini dialihkan dari nama mesjid yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah dalam komplek Kraton Kuta A l a m bersamaan dengan membuat Istana tersebut. 3 7/1971 halaman 36-37. (181) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 71. (183) M.2. juga merupakan pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan yang ketiga dalam kota Banda Aceh. yang dibuat oleh Sulthan Iskandar M u d a Meukuta A l a m dalam komplek Kraton Darud-Dunia sekitar 1016 H . "terutama dibidang agama. " dalam soal ilmu pengetahuan atau kecerdasan" demikian tulis M . disamping Balai Setia Hukama. masa Sulthan Iskandar M u d a itu dapat dikatakan sebagai suatu masa kesadaran. (181) 3. pada waktu ada upacara (180) Tgk. 158 . = 1637 M . Aceh Sepanjang Abad halaman 173—$74. Mesjid Baitul Musyahadah. terutama sekali ilmu-ilmu politik dan hukum tatanegara. b. dimana selalu dihidangkan berbagai tarian dan nyanyian pada waktu tertentu. untuk menggantikan mesjid Baitur Rahim yang dibuat Sulthan Syamsu Syah. maka beralasanlah kiranya kalau dikatakan bahwa Banda Aceh pada zaman keemasannya itu adalah " K O T A U N I V E R S I T A S " menurut istilah orang sekarang.

Upacara audiensi diistana dilangsungkan dengan membacakan surat raja Perancis. Menurut Beaulieu. Lima belas gadis tampil pula masing-masing dengan gendang kecil. Sejumlah tiga puluh wanita masing-masing dengan batil perak yang besar bawaannya tampil. gemerlapan silaunya seperti pancaran cahaya metahari. "Penyambutan termasuk luar biasa. seperti umpamanya yang dilukiskan Muhmmad Said waktu Sulthan Iskandar Muda menjamu makan Jenderal Beaulieu. demikianlah dinyatakan oleh Syahbandar Aceh kepada Beaulieu sendiri ketika Jenderal Perancis ini mendapat keistimewaan. lalu diadakan pertunjukan kesenian. tidak disangkanya dinegeri sepanas itu menemui gadis rupawan seputih bulan. Tidak lama. Sekeliling balai ditaburi dindingnya dan ditikari lantainya dengan permadani Turki. Disepanjang kulaian tabir berkelim hiasannya batu permata indah. pada malam-malam resepsi. 159 . Hari Penerimaan ditentukan setelah Sulthan sembuh. Seluruh pakaiannya bertenun benang emas. berkeliling. tampil dua gadis jelita. "Selesai jamuan. tiada sanggup Beaulieu mencari kata-kata untuk menceritakan kekagumannya ketika itu. karena cantik sekali. dan terutama sekali dalam jamuan makan atau dalam resepsi untuk menerima dan menghormati tamu-tamu agung dari luar negeri. Telinga mereka diberi beranting-ranting emas bergantung hingga bahu. halus kulitnya. Leher mereka seluruhnya dikalungi emas. ditaburi dengan emas picak segi berulis.kenegaraan ataupun upacara-upacara lainnya. sambil berkeliling menari berdendang mengikuti gendang yang diiramakan menepuknya. menakjubkan Beaulieu melihatnya. Setelah mendapat isyarat dari Sulthan. sekeliling bahu dihiasi dengan pita hampir leher. maka (184) Ibid halaman 180-181. sangat indah mata menatap. ketigapuluh wanita itu segera melayani perjamuan makan siang. lalu meletakkan diatas permadani. kecuali pusparagam hiasan memperindah pakaian keemasan mereka. utusan khas Raja Perancis: (184) " Hari pertama Beaulieu keistana belum diterima langsung oleh Sulthan. Diatas batil dikembangkan saputangan bertenun emas. "Dandanan rambutnya disungkup oleh semacam topi yang mencuram kekuping daripada emas kertas diberi berumbai sepanjang VA kaki.

Iskandar: A nalisa Tentang Bustanus Salatin halaman 48-52. bergelar Tanjung Indera Bangsa. T. maka diturap dengan kapur yang amat bersih seperti perak rupanya. yaitu kebun. Dan adalah kiri kanan tebing sungai arah kehulu itu dua buah tangga batu hitam diikatnya dengan tembaga semburan seperti emas rupanya. Sinar Darussalam No. 35/1971 halaman 17-21. telah melukiskan Taman Gairah itu sebagai dibawah i n i : (185) Pada zaman bagindalah berbuat suatu taman. bergelar Tebing Sangga Saffa. antara lain dilengkapi dengan sebuah taman sari yang indah dan lengkap sekali. barangsiapa meminum dia sehatlah tubuhnya. M a k a ditanaminya pelbagai bunga-bungaan dan aneka-aneka buah-buahan. dan pintunya menghadap keistana. M a k a kedua belah tebing sungai Darul Isyki itu diturapnya dengan batu pancawarna. 160 . dua buah jambangan. bagaikan taman kayangan yang terdapat dalam mimpi. rupanya seperti payung (185) a. Dr. Diatasnya suatu balai delapan segi. Syekh Nuruddin A r Raniry.lengan dan betisnya hanya ditutup dengan banyak gelang emas. yang pada sungai Darul Isyki itu. dan ada pada sama tengah taman itu amat sejuk. Digelar baginda bustan itu "Taman G a i r a h " . bergelar Pintu Biram Indera Bangsa. terlalu gemerlap sinarnya. kira-kira seribu depa luasnya. Adalah dewala taman itu daripada batu dirapati. berkerlapan rupanya. terlalu indah. keluarnya daripada batu hitam. Sanalah Hadharat Yang Maha Mulia semanyam mengail. seperti peterana rupanya. bergelar Rambut Gemalai. Dan disisinya itu sepohon buraksa terlalu rampak. "Demikianlah mereka mengayiinkan tarinya sesuai dengan irama gendang sambil sujud menyembah raja " T A M A N GAIRAH Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara yang bersifat internasional. b. Syahdan adalah pertemuan dewala Taman Gairah itu. M a k a adalah disisi tangga arah kekanan itu suatu batu mengampar. seorang ulama dan pengarang besar yang berjiwa seni. Dan adalah terbit mata air itu daripada pihak maghrib dibawah gunung Jabalul A l a . dan perbuatan pintunya itu berkop. diatas kop itu batu diperbuat seperti biram berkelopak dan berkemuncakkan daripada sangga pelinggam.

seperti singgasana rupanya. Dan ada dalam kolam itu beberapa ikan. tutupnya daripada perak. kayu labi-labi. perusahaannya seperti tembus. dan teratai. Di kepala pulau itu sebuah batu mengampar. dan pegawainya daripada sewadaru. putih seperti kapur barus. dan atapnya daripada timah. bergelar Banar Nila warna. bergelar Sangga Sumak. suatu Cita Rasa dan suatu kolam bergelar Cita Hati. yaitu pemandian. barangsiapa mendengar dia terlalu sukacita hatinya. lakunya seperti lidah naga. Dan tebingnya terlalu tinggi.hijau. Adalah dalamnya berbagai-bagai jenis ikan dan bunga-bungan. dan seroja. Syahdan adalah dihilir pulau itu suatu jeram. Dan ada pada pantai itu seekor naga hikmat. Dan adalah kersik pulau terlalu elok rupanya. Dan ada dihilir teluk itu suatu pantai. terlalu amat rindang. bergelar Teluk Dendang Anak. Dan adalah keliling pulau itu karang berbagai-bagai warnanya. warnanya seperti emas. tunjung ungu dan tunjung biru. terlalu permai. dan ada pada mulut naga itu suatu saluran emas berpermata. Dan diatasnya suatu batu mengampar. Bermula pantai sungai Darul Isyki itu dirapatnya dengan batu yang mengampar. Maka dalah dalam kolam itu pelbagai bunga-bungan. dan di hilir pantai itu suatu lubuh terlalu dalam. diturapi dengan batu putih. dan caraknya daripada fidlii yang abyadl. bergelar Lubuk Taghyir. Dan adalah sama tengah sungai Darul Isyki itu sebuah pulau. bergelar Tiindur Hati. Dan dihilir jeram itu suatu teluk. daripada bunga telepuk. Diatas pulau Sangga Marmar itu suatu pasu. yang arah kekanan itu bergelar Pantai Ratna Cuaca dan arah kekiri bergelar Pantai Sumbaga. Dan adalah isinya air mawar jazdi yang amat merebak baunya. bergelar Karang Pancalogam. Dan pada sama tengah kolam itu sebuah pulau. dan bunga jengke linir. terlalu amat gemuruh bunyinya. Sebermula diseberang sungai Darul Isyki itu dua buah kolam. Dan adalah dalamnya sarwa jenis ikan. dan bunga tanjung. bergelar Rindu Reka. rupanya seperti sisik naga. daripada tunjung putih dan tunjung merah. dan ada sebuah balai kambang diteluk itu. bergelar Jeram Tangisan Naga. Dan ada disisinya suatu kolam terlalu luas. dan bunga iram iram. bergelar pulau Sangga Marmar. senantiasa air mengalir pada saluran itu. kedudukannya daripada kayu jati. Dan ada diatas tebing sepohon kayu. dan kelahnya daripada perak. bergelar Pantai Indera Paksa. bergelar pulau Sangga Sembega. 161 .

dan nakas. Kemuncaknya daripada mulamma dan sulur bayungnya daripada perak dan dibawah salur bayungnya itu buah pendendang daripada cermin. suatu bergelar kembang Cerpu Cinta. daripada cempaka. dan Dewadaru dan pegawainya daripada kayu jentera mula. tempat khanduri baginda. Dan dihadapan gunung itu pasirnya daripada batu nilam dan ada sebuah balai keemasan perbuatan orang atas angin. bergelar Kembang Seroja Berkerawang. kersiknya daripada batu pelinggam. Dan ada pada gegunungan itu suatu guha. Dan di hadapan kandang itu sebuah balai gading. Dan adalah atap kandang itu dua lapis. Dan ada ditebing sungai Darul Isyki itu suatu 162 . Syahdan dari kanan sungai Darul Isyki itu suatu medan terlalu amat luas. selapis daripada papan dicat dengan lumerik hitam. Sulaimani dan Yamani.tunjung kuning dan tunjung dadu. dan selapis lagi atas kandang itu daripada cat hijau. Dan pada sama tengah medan itu sebuah gunung diatasnya menara tempat semanyam. Syahdan adalah semua merpati itu sekaliannya tahu menari. kilau-kilauan dipandang orang. Dan tiang kandang itu bernama Tamriah. Dan adalah dewalah yang didalam itu beberapa beteterapan batu putih belazuwardi. Dan ada disisi gunung itu kandang baginda. bergelar pedikeran leka. bergelar Kembang Lela Mashadi. Dan barangsiapa masuk kedalam kandang itu. Dan disisi balai itu beberapa pohon pisang. Adalah dalamnya beberapa permata puspa ragam. seperti warna nilam. M a k a apabila kena matahari cemerlanglah cahayanya itu. bergelar Medan Chairani. tiangnya daripada tembaga. warnanya seperti warna zamrud. adalah dia mengucap selawat kepada Nabi S A W . dan selimpat. dan atapnya daripada perak seperti sisik rumbia. dan dewala kandang itu diturap dengan batu putih. dan air mawar merah dan putih dan srigading. dan serba jenis bunga-bungan adalah disana. pintunya bertingkap perak. suatu bergelar Peterana Sangga. daripada pisang emas dan pisang suasa. dan tembus dan mega arakan-arakan. Dan ada tanaman-tanaman atas gunung itu. beberapa bungabungaan. Dan ada disisi gunung arah tepi sungai itu suatu peterana batu berukir. dan kemuncaknya suasa. gemerlap rupa warnanya. bergelar Gegunungan Menara Permata. dan disisinya ada sebuah rumah merpati. perbuatan orang benua Turki. dan arah kehulunya suatu peterana batu warna nilam. dan Naga Puspa. Dan ada ditebing kolam itu dua buah jambangan. diukir pelbagai warna.

dan air mawar 163 . dan pinang ba wang. maka senantiasa air mengalir daripada saluran mulut naga itu. dan nyiur masin dan nyiur dadih. Bermula ada hampir Kolam Jentera Hati itu sebuah balai gading bersendi dengan kayu arang Timur. daripada bunga air mawar merah. dindingnya berjumbai bercat sarwa bagai warna. dan nyiur rambai. bergelar Kersik Indera Reka. bergelar Balai Rekaan Cina.balai cermin. Syahdan adalah disebelah sungai Darul Isyki itu pada pihak kiri suatu balai perbuatan orang benua Cina. Dan adalah dalam mesjid itu suatu mimbar batu berukir lagi bercat sangga rupa-rupa dan rungkau-rungkau panca warna. bergelar Balai Cermin Perang. Sekalian pegawainya berukir dan dindingnya bercat berkerawang. Syahdan adalah didarat Balai Keemasan itu sebuah balai. dan daripada setengah tiangnya naga membelit. dan nyiur karah. dan pinang kacu. Dan ada dalam taman sebuah mesjid terlalu elok perbuatannya. bergelar Balai Kumbang Caya. Dan adalah antara kiri kanan balai itu dua ekor naga. Dan ada disisi Balai Keemasan hampir sungai Darul Isyki itu sebuah batu berukir kerawang. Nyiur itulah akan persantapan Duli Syah A l a m . Dan ada sepohon nyiur gading bergelar Serbat Januri. bergelar Medabar Laksana. bergelar Isyki Musyahadah. ditambak dengan batu berturap dengan berkapur. bergelar Balai Keemasan. Adapun bumi taman itu ditambaknya daripada tanah kawi. Adalah pohonnya cenderung seperti orang menyerahkan dirinya. dan kemuncaknya daripada mulamma emas. Adalah kemuncaknya dan salur bayungnya bercat merah. M a k a segala pohon kayu dan bunga-bungaan yang hampir balai itu sekelilingnya kelihatan dalamnya seperti tulisan. dan ditanami sarwa bagai jenis bunga-bungaan. Dan dihadapan balai itu jambangan batu berturap. sekalian balainya bercat air emas yang merah. dan nyiur ratus. terlalu indah perbuatannya. berukir awan setangkai. dan berselang dengan pinang bulan. tiangnya astakona. mengalur daripada mulut naga itu saluran suasana. terlalu manis airnya. Dan berkeliling mesjid itu beberapa nyiur gading. dan pinang gading. ada gajah berjuang dan singa bertangkap dan beberapa unggas yang terbang. dan atapnya daripada papan bercat kuning. Dan ukirannya segala margasatwa. Dan halaman balai itu ditambaknya dengan pasir pancawarna gilang gemilang. Dan ada sebuah lagi balai. bergelar Kembang Seroja. dan pada sama tengahnya harimau hendak menerkam.

dan belimbing buluh. dan buah jela. dan mempelam. dan tembikai. dan bunga pandan. dan cempedak. G E G U N U N G A N D A N PINTOO KHOOP Dilapangan duniawi. dan bunga pancawarna. dan bunga telang putih. dan andang merah. dan pauh. dan belimbing sagi. dan nyiur. dan bunga cina. dan buah durian. dan buah tampoi. dan bunga seganda. dan bunga keremunting dan bunga serbarasa. dan bidara. dan labu. dan bunga angrek sembewarna. dan bunga delima wanta. dan bunga air mawar putih. dan limau inderagiri. kebanggaan itupun tidaklah kecil. demikian tulis seorang ahli sejarah kenamaan (186). dan kemendikai. dan bunga serigading. dan bunga gandasuli. tidaklah ganjil dizaman Sulthan Iskandar Muda. dan buah rambutan. Said: Aceh Sepanjang abad halaman 177-179. dan enjelai. dan jaba. dan bunga warsiki. dan tebu. dan bunga buluh gading. dan buah anggur. dan timun. (186) Af. dan bunga perkula. dan buah tin. dan rambai. dan bunga pekan. dan cermai. dan pisang. dan limau gersik. dan binjai. dan lawa-lawa. dan jintan. mengenai kebesaran Sulthan-sulthannya. dan buah langsat. dan jambu.ungu. dan berangan. dan bunga seberat. dan limau manis. dan buah manggista. pohon mas-mas. dan gandum. dan bunga kesumba. dan bunga maderas pada jeram tangisan naga. dan sukun. dan bunga kepadiah. dan bunga jengkelenir. 164 . A p a yang diceritakan dan meluas tentang keajaiban di India. dan bunga telang biru. dan bunga kemuning. dan bunga kenanga. dan pinang. dan jambu bertih. dan bunga kelapa. Parsi dan Turki. dan buah melaka. dan bunga sembewarna. dan bunga tanjung putih. dan ketela. dan bunga cempaka. Dan sekalian dalam taman itu daripada sarwan bagi buahbuahan daripada buah serbarasa. dan delima. dan limau hentimun. dan bunga sena. dan bunga pacar galuh. dan bunga asad. dan limau kasturi. dan kacang. dan bunga metia tabur. dan limau kedangsa. dan sekoi. dan bunga seruni. dan bunga raja merah. dan bunga melur. dan jagung. dan nangka. dan bunga tanjung biru. dan bunga raja putih. dan andang putih. dan bunga seranggini. dan mancang. dan ranum manis. dan bunga cempaka. dan buah tufah. dan tanjung merah. dan setul kecapai. dan bunga kembang setahun. dan bunga angrek bulan. dan kedelai.

165 .Gunungan dan Pintoo Khoop yang dibangun dalam taman Gairah Banda Aceh.

kerajaannya dipegunungan. tidak lain si Ujut dan Raja Raden yang juga didapati didalam Hikayat Sultan Aceh Almarhum. tetapi selalu siisteri merindui ayahnya dan hendak pulang kenegerinya. Banyak sarjana yang telah menumpahkan perhatiaannya kepada bangunan ini. Snouck Hurgronje mengatakan. Dr. bahwa hikayat-hikayat penduduk menyebut bahwa ada seorang Sulthan yang beristerikan seorang puteri dari pedalaman. T. Bekas-bekas itu kini tidak terlihat begitu berarti. Menurut hikayat ini. Bagi kesenangan Puteri Pahanglah Gunongan itu diperbuat KOTA Y A N G MAKMUR Betapa makmurnya kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara Kerajaan Aceh Darussalam. Untuk menghilangkan kerinduan tersebut Sulthan membikin gunung tiruan.Bekas yang kini masih didapati memenuhi kekaguman. Dr. pada waktu beliau hendak melahirkan sukacitanya bertepatan dengan penobatan fskandar Sani menjadi Sulthan Aceh. Iskandar: Analisa Bustanus Salatin halaman 44-45. akan tetapi dimintanya supaya Puteri Pahang itu diserahkan kepadanya. Sinar Darussalam No. Dan Sultan Iskandar M u d a mengawinkan adiknya untuk Raja Raden. namun bangunan adalah sisa dari banyak yang sudah hilang. Lukisan A r Raniry itu sebagai berikut: (187) (187) a. Puteri Pahang dibawa oleh dua orang bersaudara ke Aceh karena mereka memperebutkannya. dikatakan bahwa mereka datang ke Aceh untuk minta ditimbangkan persengketaannya kepada Sultan Iskandar Muda. untuk tempat isterinya menghibur diri. terutama karena disekitar bangunan tersebut sudah pernah dibangun suatu taman indah. Yang berkesan di antaranya ialah yang disebut Pintu Khop dan Kota Gunongan. telah dilukiskan oleh Syekh Nuruddin A r Raniry dengan sangat indahnya. 166 . Sultan menetapkan bahwa Raja Raden berada dipihak yang benar. 37/1971 halaman 36-37. Peristiwa Puteri Pahang itu telah mendapat tempat didalam Hikayat Malem Dagang yang terkenal. b. Tapi Jayaningrat mengatakan bahwa cerita orang tua yang didengarnya sendiri juga di Aceh menyebut bahwa Gunongan itu tadinya untuk tempat bersenang isteri Sultan yang bernama Puteri Pahang. Isteri itu disayangi Sulthan. Kedua mereka itu. yang menunjukkan kesanggupan pembikinannya zaman itu.

bergelar Seri Sulthan Iskandar Sani Alauddin Mughaiyat Syah Johan Berdaulat Dhillah Fil Alam Ibnu Sulthan Ahmad Syah. dan lagi halim perangainya. Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. dan beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah hujan kurnianya. bijaksana pada segala barang perkataannya. Sulthan Mughallah kerajaan. Dan ialah yang mengurniai nakhoda dan saudagar yang datang menghadap hadlaratnya. umpama bungabungaan yang kena rintik hujan pada ketika dinihari. Turun temurun nasab sulthani. dan tawakal pada segala barang pekerjaannya.Kemudian dari itu. maka beroleh naunglah segala mereka itu dibawahnya. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. dan mengasihi akan segala rakyatnya lagi safakat akan segala fakir-miskin. Maka bertiuplah angin bahagianya. Dan ialah yang menyentausakan segala kanak-kanak yang belum lagi patut menanggung pekerjaan. Dan ialah yang adil pada segala hukumnya. Ruba'i: Ialah perkasa terlalu berani. beberapa daripada harta dan seorangpun tiada kembali dengan 167 . pada waktu dhuhur. BANDA A C E H DARUSSALAM pun terlalu makmur. lagi mengerasi atas segala yang durhaka. dan makananpun sangat murah. Maka berdirilah payung daulatnya. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. dan sabar atas segala barang halnya. Ialah daripada anak cucu Sulthan Iskanar Zul Karnain yang mengempu kerajaan alam ini. Maka datanglah beberapa bahtera. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. Ialah menjunjung inayat Ilahi. Dan ialah hebat pada segala kelakuannya. masing-masing dari negerinya. duapuluh sembilan hari bulan Rajab. Maka masyhurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. Dan adalah sukacita hati segala manusia. dan segala manusia dalam kesentausaan. pada hari Sabtu. Maka adalah pada ketika itu. dan terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. dan berdirilah alam daulatnya.

puius-asanya. Yang bersungai berikat batu pelinggam. maka ditilik betapa perbuatan kamu SENI M E N G A R A N G SURAT Sebagai disebut diatas. Raja yang beroleh martabat kerajaan. surat-surat agung yang keluar dari Istana Kraton Darud Dunia adalah dikarang dengan bahasa seni yang menakjubkan. yang beristana saudaya mata memandang. Yang berpancuran emas. sehingga karena itu. bersendi bersendura. Yang berair mas.a. melainkan adalah mereka itu menjunjung kurnianya. bahwa Istana dalam Kraton Darud Dunia juga merupakan pusat kegiatan seni. raja Inggeris. Said . Raja yang mengempukan perbendaharaan daripada seni emas dan seni perak. Aceh Sepanjang Abad halaman 163-165. 168 . Yang dalam tahta kerajaan. Dan ialah yang mendirikan Masjid di B A N D A ACEH Darussalam bernama Baitul Musyahadah. dibawah ini diturunkan sepucuk surat Sulthan Iskandar Muda Meukuta A l a m kepada King James I. Surat tersebut berbunyi: (188) Surat daripada Sri Sultan Perkasa A l a m Johan Berdaulat. dan ialah yang terdiri pada makam firman Allah yang artinya : Telah kami jadikan kamu khalifah dibumi kemudian daripada segala raja-raja yang dahulukala yang telah kami binasakan akan mereka itu. berkerawang. Sebagai contoh.w. sudah terupam. menjadikan khalifah dalamnya. Dan ialah melakukan hukum Allah dan mengeraskan Syari'at Nabi Muhammad s. yang bermahligai gading. Yang seumpama cermin.w. yang tiada terlihat oleh penglihat. berpermata daripada pancuran perak. dan ialah yang melarang bercelup minyak dan berjilat besi. Berwarna sedalinggam. berukir. supaya kami lihat betapa perbuatan kamu dan seperti sabda Nabi yang artinya: Ketahui olehmu bahwasanya dunia ini sebuah lobang dan bahwasanya Allah s. (188) M.a.

Raja yang bergajah berrengka tinggi suasa. dan pesenggerahan yang indahindah. dan Tamiang. dan yang berko perak. dan yang berlembing suasa. Maka daripada pihak maghrib. Raja yang mengempukan kuda yang berpelana emas. Salida. dan yang bergong suasa. dan yangdalam negeri jangtakluk ke Batu Sawar. pada gunong negeri Salida. dan berketopang suasa. Yang berumbai-umbaikan emas. yang berciu emas.Dan daripada galian mas yang dalam negeri Pariaman. dan daripada segala senjata yang. Yang berpayung emas bertimbalan. dan Semerlang. Datang kepada: Raja yang dinegeri Inggeris. dan Basitang. dan Deli dan Asahan dan Tanjong dan Panai. dan yang berkuda berpelana suasa. dan Pasaman dan Tiku. yang dalam negeri yang takluk di Deli. raja yang menyelenggarakan nisan diri daripada nisan emas. Raja yang berzirah suasa. dan beristinggar suasa. Yaitu raja yang senantiasa mengucap pujian akan Tuhan Seru Alam sekalian daripada dilimpahkannya kelimpahan kurniaNya pada menyerahkan negeri daripada pihak masyrik seperti Lubok dan Pidir. dan Perak. yang berpeteratna emas. mulia-mulia. dan Salibar dan Palembang dan Jambi. dan segala takluk ke Batu Sawar. dan Pasangan. raja yang mengempukan raja-raja yang ratus-ratus daripada masyrik. dan yang bergajah bergading emas. Yang mengempukan negeri Britani dan negeri Peransi dan negeri 169 . dan Pahang dan Inderagiri. dan Pasai dan Perlak. yang turun daripada raja bernisan suasa. yang beratnya beratus kati. dan yang beriimba emas berpermata. yang berkekang emas bepermata. dan yang beralat emas. dan Rokan dan Batu Sawar. dan suasa dan perak. dan Pariaman. seperti negeri Calang. raja yang beroleh kelebihan daripada limpah kelebihan Tuhan Seru Alam sekalian dalam tachta kerajaan Negeri Aceh Darussalam. yang bergelar Megat Alam. yang bernama Raja Jakub. bergenta suasa yang berantai suasa. dan yang bergajah kursi perak. yang beratnya beratus kati. dan Daya dan Barus. Yang mengempukan permata sembilan jenis. dan daripada pihak maghrib yang dalam negeri yang takluk ke Pariaman dan ke Barus. dan Inderapura. Raja yang membuat gajah peperangan tujuh puluh dari laut dan beberapa daripada segala pakaian.

supaya barangsiapa berbuat aniaya segera akan kita periksa. Dikekalkan Tuhan Seru Alam sekalian juga kiranya kerajaannya dan ditolongnya jua kiranya ia daripada segala seterusnya. BANDA ACEH IBUKOTA NEGARA Adanya sementara orang yang salah mengerti. bahwa raja mohonkan barang dapat orang Inggeris berniaga dalam negeri Tiku dan Pariaman. Adapun surat ini disurat dalam negeri Aceh pada bilangan Islam 1024tahun. Maka titah hamba. dan barang dapat orang itu duduk berniaga disana. jika hendak orang Inggeris yang hamba pada raja itu berniaga. daripadanya bahwa ia hamba pada raja yang berkirim-kiriman surat dengan kita itu. seperti pada zaman marhum Saidil Mukammil itu. karena negeri itu negeri dusun. bukan Banda Aceh. dan kita hukum dengan hukuman yang adil. lagi jauh daripada kita. yang mengatakan bahwa "Kutaraja" adalah nama asli dari Ibukota Kerajaan Aceh Darussalam. telah menimbulkan tertawaan dalam masyarakat yang mengerti dan mengetahui bahwa Banda Acehlah nama Ibukota Negara yang asli semenjak adanya Kerajaan Aceh Darussalam. dan jika ia hendak mengantarkan petornya (wakil dagang-penj) berniaga dalam negeri Aceh dihantarkannya. Setelah itu barang tahu kiranya raja. Disejahterakan Tuhan serwa Alam jua kiranya raja Jakub dalam takhtakerajaan Inggeris itu selama-lamanya. maka orang Inggeris yang seperti diketahui raja itu tiada dapat duduk berniaga disana. Maka ada tersebut didalamnya. maka berniagalah dalam negeri Aceh.Irlandi. yang antara lain seperti dinukilkan dibawah i n i : 170 . bahwa hamba terlalu suka cita mendengar bunyi surat yang disuruh raja persembahkan kepada hamba itu. Masyarakat yang mengerti ini mendasarkan keyakinannya kepada fakta-fakta sejarah. Dengan anugerah Tuhan Seru Alam sekalian. Jika dianiaya orang Tiku atau orang Pariaman akan orang itu niscaya keji bunyi kita kepada raja Jakub itu.

mengirim surat kepada pimpinan Koningklijk Instituut Voor De Troopen di Den Haag. Iskandar menulis : Maar Atjeh wordt ook gebruikt voor de aanduiding van Bandar Atjeh of volledigheidshalve Banda Aceh Darussalam.1. dalam bukunya yang mengupas tentang kitab Adat Aceh. yang kemudian oleh Tuan Toekamp difotokopikannya dan dikirim kepada sahabatnya di Aceh. dalam buku ini dibawah judul De Structuur van de Hikayat Aceh.. where by Sulthan Iskandar Muda declard all Achehnese harbours closed for foreign shipping with the exception of the Bandar Aceh (191) 4. Acheen. or Banda Aceh (192) 5. dalam bukunya ini mengenai Ibukota Kerajaan Aceh. A nthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 16. Prof. D r . John Anderson menulis : The kingdom of Acheen. antara lain D r . John Anderson : Acheen halaman 22. H . Prof. Prof.. Dr. T . Dr. yang menegaskan bahwa Banda Aceh Ibukota Aceh yang asli. The Contest For North Sumatra. yang dari negeri Belanda dikirimkannya kepada seorang temannya di Aceh. menanyakan apakah yang asli Banda Aceh atau Kutaraja ? Surat Tuan Toekamp kemudian dijawab oleh Onder directeur dari instituut tersebut dengan sebuah surat yang panjang lebar. T. (190) 3. dimana temannya tesebut meminjamkannya kepada saya ( A . Hasjmy) untuk difotokopikannya. calld achi by the natives The capita] of the Kingdom is Acheen . De Hikayat Atjeh. Surat dokument penting itu selengkapnya berbunyi: (189) (190) (191) (192) Dr. Adat Aceh. Tuan Toekamp atas permintaan sahabatnya. Dokumen penting ini berasal dari Tuan D . Drewes: Adat Aceh halamanxiii. D r . dalam bukunya ini Prof.. Dokumen penting dari negeri Belanda. Anthony Reid tentang Ibukota Aceh menulis : It was traditionally referred to simply as Aceh. Drewes menulis mengenai Ibukota Kerajaan Aceh : The decree of Friday 14 R a b i ' I 1045 A . Toekamp Lammers seorang perwira tentera Belanda yang pernah tinggal di Aceh. (189) 2. Iskandar: De Hikayat A ceh halaman 28. 171 .

dan geschiedde dit onderdezelfe naam als het gehele rijk v. 5 November 1971 Uw Ref OnzeRef : : 335/71. gezien het verval van het Atjehse sultanaat en het alsdan bijna geheel ontbreken van enig centraal gezag. weshalve ik U hierbij enige uit ter zake gedane research voortvloeiende gegevens moge verstrekken.v.Afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek KONINKLIJKE INSTITUUT VOOR D E T R O E P E N Bijlagen : Onderwerp : Amsterdam. met name reisbechrijvingen. verwezen werd naar deze kraton en het complex eromheen gelegen kampongs (voor het gemak en naar analogie van de situatie in andere landen "hoofdstad" genoemd. Toekamp Lammers Luxemburglaan 45 Beverwijk. Zeer geachte Heer Toekamp Lammers. cf. Alle voorhanden litteratuur leidt tot de conclusie dat " K o t a R a j a " slechts werd toe gepast op de Kraton van de Sultans. en als in Westerse litteratuur. van een eigenlijke " H o o f d s t a d " was nauwelijks sprake. hoewel zulks in de 18 e sn 19e eeuw een nauwelijks denkbare situatie was. dr. Leiden 1893). : William Marsden : "The History of Sumatra" (London J811) op p. A a n De Heer D . 397 noemt de hoofstad " A c h i n " en haalt daar 172 . G Snouck Hurgronje : " D e Atjehers". Uw schijven betreffende de naam Kota Raja werd aan de afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek voorgelegd ter beantwoording.

which.2 "The town of Achin. p. H . John Anderson: "Acheen" (London 1840) p. volgens wien dit epitheton Baghdad in Moslemse landen ook gebruik wordt voor andere hoofdsteden (in dit geval Bandar Atjeh). de Hollander : "Handleiding bij de beoefening der Land-en Volkenkune van Nederlandsch Oost-Indie" (Breda 1869). In een voetnoot wordt verwezen naar dr. en verder beschrijft als een verzameling kampongs rondon de kraton. Een verwijzing naar Banda(r) Aceh kwam ik tegen in van Langen's werk op p.. 10 "Onder Iskandar Moeda (1607-1636) telde het gehele land slechts 7 Mesjids.J. Soms ook wordt een andere omschrijving gebruikt. van Langen : "De inrichting van het Atjehsche Saatsbestuur onder het Sultanaat" ('s Grav. is situated on both banks of the river. in "Peratoeran didalam Negeri Atjeh Banar dar as-salam disalin daripada daftar paduka Sri Sultan Makota Alam Iskandar Moeda. de Bait al. De naam Kota Raja. is safe for shipping at all seasons . alsmede J. F . The town. p. 8 : hamba raja bersama hulubalangnya yang berjaga di balai kota daral dunia " (Vermeld op p. de hoofdplaats en residentie van de Sultan. 52 : "Op de keerzijde van onder sultan Aloe'ddin (1723-1735) geslagen munten wordt gelezen : Bandar Atjeh dar as-salam". te weten: 1. F .J. van Langen). with the valley in which it is situated.. doch dan hoogstwaarshijnlijk in Atjehse versie. Veth : "Atchin" (Leiden 1873).aan uit "Lettres Edifiantes" waar de stad ook "Achen" word genoemd. about two miles from the sea " . Snouck Hurgronye. 57 van ! bovenvermelde werk van K . en P.Rahim in de Kota Raja (kraton) " 173 . 12-16 geeft beschrijving van de hoofstad. zoals vermeld door K .. 1888). die hij eenmaal "Atchin" noemt. now a poor place. 699: "Atjeh. gelegen op den Noord-Westelij ken uithoek des lands aan den mond der rivier van Atjeh De plaats is van weinig belangs". 22 "The capital of the kingdom is Acheen " John Grawford : A descriptive dictionary of the Indian islands and adjecent countries (London 1856) p." art. The roadstead of Achin formed by the main land several islands. is the chief seat of the Achinese population. werd uitsluitend gebruik om de kraton zelf aan te duiden. p. bijv. lies in north latitude 5° 56' and east logitude 96°26' . H .

omdat deze tevens de residentie (dalam) van den Soeltan was De omwalling vormde een rechthoek. W . 2. besloot van swieten dien te behouden. J . de hoofd moskee (Mesjid Raya) en de dauromheen leggende kampongs. van der Maaten : "Senouck Hurgronje en de Atjeh O o r l o g " (Leiden 1948). 17 : "Voorloping zou men zich zoveel mogelijk moeten bepalen tot de vorming eener veilige stelling inden Kraton en daar deze bij de Atjehsche bevolking niet anders bekend was dan onder den naam van Koeta Raja. Voorhoeve : " A d a t A t j e h " 174 . p.50 "het vroegere Soeltansverblijf . p. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1922) deel I. Djawa (de handelaren en vreemdelingen) etc. als Nederlandsche hoofdbezetiing. derhalve ook A . Kota Raja zal noemen". 322.door ons oneigelijk Kraton.10 : "Koeta Raja. de kraton van den Sulthan met Pakan Atjeh en de onmiddelijk daaran grenzende kampongs Kandang (hier hielden de slaven des sultans verblijft). A . deel I. zoels vermeld in. de Indische Regeering hechtte daaraan bij Besluit van 19 Maart 1874 no. door de Atjehers of Kota Raja genoemd " p. de aldus herdoopte met buitenwijken". Gerlach : " D e tweede expeditie tegen A t j e h " heef het steeds over "de kraton" : p.p. 2 5 " A a n het gezag der sagihoofden waren ont trokken : 1. Drewes and P . thans meerendeels verwoest en door militaire of andere gauvernements ge bauwen gelijk mede door wijken van Europeanen of vreemde oosterlingen ingenomen". J . N a de 2e expeditie besluit het Nederlands Gouvernement de naam Koeta Raja toe te passen op het onmiddelijk na de verovering van de kraton terplaatse gestichte militair en bestuurscentrum. Merdowatie (de beamten). 323 : "de Koeta Raja de voornamste van alle. 1 haare geoekeurig. en K . alsmede G .116 "dien ik voortaan.p. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1911) deel I. ^ 600 bij £ 2 5 0 m " . J . en J .

a.(Verhandelingen T . Leiden 1917. onder "Atjeh". "Kota Raja".A. in de bloeitijd van het Sultanaat. aanduidende allereerst de voor de handel belangrijke rede. wich name afterwards/after 1873/has come intu use for the whole capital". Tot het geven van meerdere inlichtingen ben ik uiteraard te allen teijde bereid. Gorissen 175 . toen volgens oude schrijvers. Resumerend is men dus wel geneigd aan te nemen. o. schijnt toch wel oorsprongkelijk alleen tot de dalam te zijn betrokken. 2e druk. indien al van oudsher bestaand. Encylopaedie van Nederlandsch Oost Indie". II s. voor zover althans in mijn vermogen ligt. 1958) p. dat de naam Bandar Atjeh. Dit zijn de resultaten van enig speurwerk. in de Afdelingsbibliotheek. mede ook uit persoonlijke belangstelling voor het onderwerp. heb verricht. le kolom : "De Kota Raja gedoopte dalam werd ver strek en ingericht tot vast verblijf".S. 78. V . en voorts. werd gebruikt als naam voor het gebeid waar thans Kuta Raja ligt. Met gevoelens van de meeste hoogachting. aangehaald door Grawford. de plaats veel grooter was. ' X X I V .v. O. 9 : " the Dalam or residence of the Sultan (also called Kutaraja. deel 1. deze laatste benaming. p. waar alle aangehaalde werken voorhanden zijn. Zie ook in deze Encyclopeadie dl. dat ik. L . De Onderdirecteur der afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek: ttd Mr.

176 .

: "Bekas kegembiraan Van Swieten direkamkan oleh Belanda dengan merobah nama Banda Aceh Darussalam menjadi Kutaraja. Van Swieten segera mengetok kawat yang isinya memberi tahu perebutan tersebut dan mengucap selamat pada Tanah Air dan Raja Belanda (24 Januari kraton is ons stop koning en vederland gelukgewenscht metdeze overwinning). Tulisan Muhammad Said itu selengkapnya berbunyi: (193) Sesungguhnya tidaklah benar sama sekali bahwa Kutaraja itu sudah ada semula. Banda Aceh Asli : dengan judul seperti yang tertera disamping ini. karena begitu Kraton yang sudah terbuka itu dimasuki oleh Belanda begitu para penyerbu menjanjikan Wilhelmus dan mereka berteriak-teriak dengan riuhnya memberi salut untuk Raja Belanda. tidakkah meluap-luap kegembiraan itu. Dalam buku saya "Aceh Sepanjang Abad" halaman 548 antara lain sudah saya ungkap sbb. Namun hasil pendudukan Kraton saja dirasakan oleh Van Swieten (193) Sinar Darussalam No. Istilah "Raja" itu nampaknya tumbuh satu antara dua sebab. Van Swieten bermaksud hendak menyunglap. ahli Aceh (Aceh-Kenner gelar zaman Belanda) Muhammad Said telah mengupas dengan lebar panjang masaalah Banda Aceh yang dihebohkan sementara orang.6. Pada hari 24 Januari ketika Kraton diduduki. Bayangkan. f77 . dengan mengemukakan bukti-bukti fakta sejarah. baik dari orang barat ataupun dari orang Islam sendiri. bahwa menguasai istana sekaligus berarti sudah merebut Ibkota dan merebut Ibukota sekaligus berarti merebut seluruh kerajaan Aceh. Dia di "citakan" oleh jenderal Van Swieten ketika dia pada agresi ke 2 yang dipimpinnya ditahun 1874 berhasil menduduki Istana (Dalam). '27/1970 halaman 30-36. barulah hal itu dalam khayalan Van Swieten "tercapai" impian Belanda." Saya sebut demikian. tenaga dan modalnya untuk menaklukkan Aceh. Dua ratus tujuh puluh lima tahun lebih lamanya sudah Belanda berusaha dengan segala daya. yaitu karena Dalam (istana Sultan) yang (berhasil) direbutnya lambang dari kejatuhan kuasa raja (kepala kerajaan) Aceh atau sebab sukses untuk raja Belanda dengan mana kota itu disebut sebagai kota (hasil kemenangan) raja Belanda.

tewas ? Ini semua diperhitungkan oleh Van Swieten tentunya. ialah memusatkan pertahanan di Kraton dengan membuat kubu-kubu disepanjang lalu lintas dan kompoikompoi kuat untuk memelihara hubungan pasukannya di Kraton dengan pantai dan kapal perang. Dan sebagai kebiasaan Belanda nama-nama itu diambil untuk mengingat jasa-jasa seseorang raja atau panglima. Fort Cochius yang berasal dari Bonjol. bagi si menang ada-ada saja impian dikhayalkan dari jauh-jauh hari. seperti halnya dengan Fort van de Capellen yang berasal dari Batusangkar Fort de Koek yang berasal dari Bukittinggi. atau lain-lain. Dengan perhitungan ini Van Swieten mendapat akal untuk menyunglap Istana menjadi Ibukota Aceh. nama semula. 178 . apa lagi untuk mendapat mukim-mukim sekitarnya. sedangkan pasukan sudah banyak susut. Karena tempat terpijak untuk menamakan Fort London atau Fort Van Swieten masih rapuh. Segi yang penting lagi ialah apa akal untuk menonjol kepada pemerintah Belanda dan publiknya bahwa sekses itu secara psychologis dapat dipertahankan. padahal Van Swieten sehari ketika berhasil menduduki Dalam (istana) telah mengetok kawat resmi. Sebagai biasa.masih goyang karena perlawanan pihak Aceh dengan tegen ofensifnya yang dahsyat membuat kedudukannya di Kraton itu sendiri dalam bahaya. Dan bagaimana kalau besok lusa Kraton lepas kembali dan Van Swieten menjadi Kohier ke 2. Demikian pula Belanda setiap berhasil merebut atau menguasai kota ditukarkan nama tempat itu dengan namanama baru. tidak usah dicungkil dalam-dalam apa sebabnya itu tidak lain bahwa yang baru berhasil didudukinya barulah Kraton yang sudah jadi puing-puing bukan seluruhnya Ibukota. dan kalau kita seseorang melker tentu mudah memahami pergulatan dalam sanubari jenderal Belanda itu dalam keinginan memanfaatkan "sukses" dengan kemungkinan buruk yang harus diperhitungkan. Fort Elout yang berasal dari Penyabungan. Tapi dalam perang Aceh sekali itu Van Swieten merasa sangsi untuk lantas menukar ibukota Aceh dengan Fort London atau Fort Van Swieten. Satu-satunya akal supaya jangan mengulangi nasib pasukan jenderal Kohier pada agresi ke I beberapa bulan lampau yang lari puntang panting (undur) kekapal. dan lain sebagainya. menjadi Kutaraja. Van Swieten menukar saja nama Banda Aceh Darussalam.

Tapi dia tidak ar -njelaskan sama sekali siapa orang-orang Aceh van^ • men in the street-kah. Van Swieten sendiri tidak menceritakan bahwa dia sudah menyelidiki sumber-sumber rakyat dan andai kata Dada Meuraxa membalik buku Van Swieten tersebut dan menelitinya dengan kritis.itu Kutaraja".Dia membohong dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa Kutaraja itu adalah nama yang digunakan oleh orang Aceh untuk Kraton. Pun Dada akan sadar 1 179 . Tapi publik Belanda terutama lawan-lawannya tidak mau dikibuh dengan surat yang tidak berisi. Sebuah buku diterbitkannya dan itulah yang dikenal dengan judul "De Waarheid over onze vestiging Aceh". Dia memperluas area nama itu dari seluas Kraton (400 meter x 600 meter) menjadi seluas ibukota yang sampai berkilometer lebar maupun panjangnya. pihak resmikah? . maka Van Swieten . Dia telah termakan dengan keterangan -n bahwa Van Swieten telah "menyelidiki kyat menyebut Kutaraja. Dengan akal ini Van Swieten ingin berhasil untuk mempertahankan bahwa dia memang masih berhasil menguasai kerajaan Aceh seluruhnya. banyak ulasan pers. apalagi mengetahui latar belakang buku itu diterbitkan. Lebih-lebih karena pertempuran yang terus berkecamuk telah menewaskan seorang jenderal Belanda. bahkan perwira tinggi yang turut bertempur dengannya sebagai seorang "Brutus" menguliti komidi Van Swieten. brosur dan buku-buku. bahwa ungkapan Dada jra> . Dia dihujani keca'man 'terus menerus. Dalam bukunya. maka paling sedikit dia sadar bahwa pertukaran nama itu mengandung "udang dibalik batu". suatu uraiannya menyebut buku Van ^atu-satunya bahwa nama Kutaraja sejak ada. atas alasan bahwa Ibukota sudah diduduki nya. Sayang. Karena mau tidak mau dia harus mempertahankan diri maka diapun membuat pembelaan. mereka curiga bahwa apa yang disebut oleh Van Swieten bahwa pihak Belanda sekarang bersikap "afwachtende houding" (sikap menunggu) pada hakikatnya adalah terkepung. Pel. Dalam suatu noot dibuku Van Swieten ada mengatakan bahwa "Kutaraja is denaam die de Atjeheers aan de Kraton geven" (Kuta raja adalah nama untuk Kraton yang diberikan oleh orang-orang Aceh). uisertai dengan sumber-sumber yang seyogianya bisa 'dukung secara ilmiah. dan banyak jiwa serdadu perwira Belanda.

sejak masa itu. Siak dan sebagainya. halmana diingat pula betapa kuatnya pengaruhnya Islam diwilayah tersebut yang tidak mengenai perbedaan kelas kecuali terhadap Tuhan dengan menilai amal ^ibadannya.bahwa sekalipun pernah ada nama Kutaraja (halmana saya bantah keras) maka nama itu hanya untuk Istana bukan untuk seluruh Ibukota. Dalam tradisi bangsa kita sesungguhnya tidak asing suatu istana dan kompleknya yang biasanya dipagari atau dibentengi batu dengan letaknya yang agak terasing dan istimewa. yang kemudian berangsur besar. Jogya. maupun kerajaan sekaligus dengan pusparagam nama (sebagai mana n^iumq isbBZ B'. Dengan Langkat yang ibukotanya Tanjung Pura dengan nama Istana Darul Aman atau Asahan yang beribukota Tanjung Balai dengan istana Kotaraja Indrasakti. Mungkin di Aceh terdapat percerrninan tentang tidak adanya garis memisah antara groop raja dengan groop rakyat dilihat dari segi tempat kediaman dan kaya miskin. Jambi dan banyak lagi sama saja dengan Aceh. Dan itu sebabnya nama istana hanya disebut dalam tanpa menggunakan suatu nama tersendiri sebagai di Deli. Ketika Aceh dibangun oleh Sultan Ali Munghayat Syah 450 tahun dulu dia hanya suatu kota.. Langkat. namun saya masih yakin tidak adanya terdapat unsur sedemikian dikalangan Istana Aceh. Walaupun kegemaran demikian ada dikalangan raja-raja bangsa kita. bukanlah asing dalam tradisi kita. Johor. Malaka.h Jbübsi gtnlsq uitat . diberi nama Khas. pelawat-pelawat asing (baik resmi maupun admiral penulis-penulis biasa dan sebagainya) hanya nama Acehlah yang diperkenalkan kepada mereka baik untuk kota. seperti misalnya dengan kerajaan Deli yang ibukotanya Medan diberi nama Kota Meiran atau Kota Ma'sum untuk memperkenalkan Istana dan sekitarnya. dari mula dibangun kecil sampai menjadi besar wilayahnya dari sepotong tanah dibentengi untuk istana sampai menjadi wilayah yang luas. „ nB^Bfein Disamping itu harus diingat bahwa pama suatu kerajaan atau wilayah yang sama dengan nama ibukota karena diambil dari nama itu. yang menyebabkan kerajaan Aceh membuat nama Istananya sendiri. Pagaruyung. ."uisd rfiisdA gnsbu" anubnaaU W I Ü K J i • > sn . Asahan. Kedah. Kegemaran sebagai itu sedikit banyak ada juga yang dicerminkan oleh semangat bangsa dan rasa feodalisme dari nama terbayang keinginan untuk membedakan adanya ruling-class dan golongan rakyat jelata.fxstiii -v isb&i asiB BbsQ au<i . Solo. . pelabuhan. .

Surat Iskandarmuda kepada James Raja Inggeris juga memperkenalkan Banda Aceh Darussalam tidak sampai pada Sulthan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian sampai pada Sultan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian dengan Belanda di tahun 1757. Atjin dan akhirnya Aceh. Surat Tgk. dan penduduknya beberapa tahun yang lalu sekitar 36. dalam bukunya berjudul "Acheen and port of the North and Eastcoast of Sumatera". nsrï-iiBi benkut. Atcheen. Anderson seorang yang jauh lebih banyak mengenai rakyat dan cara-cara hidupnya daripada Van Swieten. Dia menulis terperinci sekali tentang Aceh dan mengenai ibukota disebutnya dengan amat jelas sebagai .000". Degem. Ketika itu utusan Belanda adalah Jenderal Van Swieten sendiri. (Ibukota kerajaan adalah Aceh. Van Swieten masih memakai istilah Aceh. Decem. atau "gedaan te Atjeh" (tidak "gedaan te Kutaraja") ddo.dikesankan dalam buku professor Veth yang terkenal) dengan adinan : Achom Achen Acen Assl. Dia telah menceritakan terperinci sekali tentang ibukota Aceh. Petabumi yang dibuatnya dalam buku yang diterbitkan ditahun 1879 flima tahun setelah dia menguasai Kraton) yang berjudul "De Waarhid over onze vestiging in Atjeh" itu tidak ditulisnya "Kutaraja" untuk menyebut Kraton. Kali Malikul Adil bertanggal 17 Ramadan 1289 disebut termaktub di Aceh Darussalam. Atchin. Atschen. Surat menyurat resmi sejak Alauddin Kahar (sekitar 1537-an) yang mengembangkan relasi luar negerinya pertama-tama dengan Turki. istilah Aceh Darussalam atau Banda Aceh Darussalam mulai terdapat dalam catatan/arsip. Bahkan beberapa lama setelah Kraton jatuh. Achin. 2 Januari 1874 15 Dzulkaidah 1290 bukan berdato Kutaraja. and astimated maryers ago at 36. Dacem Achin. Lebh jelas lagi dalam tahun 1823 John Anderson berkunjung ke Sumatera.. Athen. .000). ultimatumnya kepada Sultan Mahmud ber "dedato" Aceh. tidak disebut Kutaraja. Dalam perjanjian yang dia sendiri turut menanda tangani jelas tercantum "Aceh" 14 Sya'ban 1273. kalau waktu itu istana Sultan diketahuinya disebut orang Kutaraja. Anderson mengadakan studitour dia tidak dengan tembak. melainkan dengan bergaul dengan segala manusia sampai langsung ditanyakan pada rakyat sendiri. 30 Maret 1857. melainkan Kraton. u *uo rriËi "The capital of the kingsom is Acheen. tentu dia tidak lupa menceritakan itu dalam 181 .

Bukan suatu kebetulan dalam buku E.de Klerck berjudul "De Atjeh Oorlog" (1912) tatkala mengupas soa! "Land en Volk" (Tanah dan rakyat) Aceh. dan seterusnya (de hoofdplaats Banda Aceh tanpa "r") of korteweg Aceh.Walaupun dalam surat-surat resmi sultanat Aceh dulu ejaan huruf Arab "Banda" memakai " r a " ketika menulis Bandar Aceh Darussalam tapi dalam kehidupan sehari-hari " r a " tidak dimasukkan lagi. sebagaimana telah dilakukannya untuk saat-saat lain sampai men-detanis. Saya merasa bahwa bekas Gubernur Ali Hasjmy sudah bertindak tepat sekali dalam usahanya mengikis habis unsur Belanda dengan menumpas kembali nama Kutaraja dan menggantinya dengan Banda Aceh.dalam pendengaran telinga Aceh bisa diartikan bandar dalam arti parit. Tafsiran "bandar" yang ke 2 ini yang sebetulnya adalah asli bahasa kita sendiri. Tentang ejaan Banda bukan Bandar dengan "t". dengan telinga. jika sekiranya memang Kutarajalah nama ibukota tersebut. sekaligus menghilangkan keraguan terhadap makna kata yang diucapkan. etsc.bukunya. handelsplaats)yang asal istilahnya dariParsi. dengan perbedaan yang justru berlawanan antara daerah-daerah yang memakaikan. Seperti disinggung diatas. Lebih-lebih mengenai istilah "bandar" itu sendiri yang mengandung arti dua. di bagian permulaan pada halaman 12 menulis ejaan "Banda Aceh" yang diringkaskan sebutannya dengan "Aceh" yang memberikan nama kerajaan dari situ. tali air ataupun bondar (ingat: Bunga Bondar dalam bahasa Tapanuli. 182 . seorang terpelajar. Tidak sukar baginya mendekati si kecil atau bertanyakan pada orang-orang besar untuk mengetahui apa sebenarnya nama ibukota Aceh dan jika memang sudah ada semula nama Kutaraja tentu itupun akan disebutnya bahwa "The Capital of the Kingdom is Kutaraja".S. die aan het land haar naam gaf. saya kira Pak Hasjmy sedikitnya sudah berjasa untuk memulihkan pencerminan identitas ke Acehan dengan menyesuaikan eja pada fonimnya. John Anderson menjadi pegawai tinggi Inggeris di Pulau Pinang. Pak Hasjmy telah memulihkan sesuatu identitas ke Acehan dengan meniadakan " r " untuk mengeja Banda yang dimaksudkan Bandar pelabuhan. Bandar berarti pelabuhan atau kota dagang {emporium. ahli bahasa Melayu.

Kitapun juga seolah-olah akan meremehkan perjoangan patriotik Aceh yang dalam catatan sejarah nasional harus dinukil bahwa mereka yang mempertahankan ibukota dengan jiwanya masih berhasil tidak meiepas begitu saja ibukota walaupun Istana raja sudah jatuh. Tatkala disangsikan oleh publik dan politisi Belanda bahwa pengumumannya mempunyai landasan 183 . melulu karena tidak kritis meneliti latar belakang peristiwa perang Aceh ketika mulai diserang oleh Van Swieten. (perhatikan : tanpa "r") .hoffd plaats me ommelanden . is meer steeds . Untuk penutup baik dijelaskan lagi.Dan pada halaman 32 dia juga terus mengeja Banda tanpa " r " untuk ibukota. Jadi walaupun nama sudah menjadi Kutaraja dialih. dia hanya memulihkan. Sebagai pujangga dia tentunya mengeluarkan sesuatu yang berkembang dikalangan masyarakat. kita menghilangkan lagi. Dan kalau ini terjadi kita tidak hanya mendustakan sejarah. tapi juga mendukung isapan jempol Van Swieten yang latar belakang uraiannya adalah membela kelamahan dirinya. maka pihak Aceh tidak begitu saja mendiamkan hal itu. Van Swieten mendapat kabar bahwa Sultan Mahmud Syah tewas oleh koléra.masih terus bernama Banda. Alhasil Banda bukan suatu fabrikasi Ali Hasjmy. dia ingin "memperoleh" keuntungan politik dari suasana itu tapi dalam kekuatiran bahwa pihak Aceh akan segera mengangkat penggantinya. Amatlah sia-sia bila sesudah kita dengan bebas memulihkan kembali milik. dan dunia luar bahwa Belanda atas dasar "recht van verovering" (Hak menang perang) sudah mempunyai hak kedaulatan (souvereini eits recht) atas seluruh kerajaan Aceh. (de hoffdlaats van wat eertijds Banda Aceh).Banda". bahwa ketika tanggal 24 Januari 1874 Van Swieten berhasil menguasai Kraton dan ingin mengambil keuntungan dari pendudukan itu untuk meneriakkan kepada bangsanya. tanpa seizinnya.Pada halaman 20 sipenulis mengingatkan bahwa ibu kota yang dulunya bernama Banda Aceh-ibukota dan sekitarnya .werd geheeten. Ini mengesankan sekaligus bahwa sarjana-sarjana Belanda pun sudah sejak semula mendengar dan mengenai sebutan "Banda Aceh" (tanpa "r"). rakyat tetap menyebut "Banda Aceh". Dengan buru-buru Van Swieten mengumumkan bahwa tidak seorang berhak mengangkat Sulthan pengganti.oleh Van Swieten.

hukum maka disitulah dia mendapat ilham untuk mempertinggi "status" Kraton. 184 . Tapi pihak Aceh tidak sebodoh yang disangkanya. Belanda ternyata sudah terperosok kedalam pembohongannya sendiri. Maka dalam catatan sejarah disebutlah dengan resmi bahwa perang Aceh berakhir ditahun 1903. Pretendent Sultan. dan untuk mempertegas kemungkiran tersebut itulah Van Swieten membuat pengumuman tanggal 2 Pebruari 1874 bahwa hak pengangkatan sultan adalah ditangannya. Dengan pembohongan diri itu. Belanda untuk seterusnya tidak mau mengakui Sultan Alauddin menjadi Sultan Aceh. Van Heutsz sudah menerima penawanan tersebut sebagai penyerahan diri dari Sultan in kwalitas. Alauddin Syah. diketuai oleh Tuanku Hasyim. Didalam sejarah. Belanda memungkiri fakta itu. Dengan ini pihak Aceh sudah merampungkan kebutuhan legalitas. ketika Alauddin ditawan di tahun 1903. mereka sudah menetapkan ibukotanya (atau katakanlah setelah pemerintahan yang baru dipengungsian) dan mereka sudah mengumumkan penabalan Sultan baru. Tapi itu hanya isapan jempolnya. dia hanya menyebut Sultan itu. tanggal 24 Januari 1874 sudah teranggap berakhir perang Aceh. Belanda merasa dirinya mempunyai hak penuh untuk menentukan pengangkatan Sulthan. Padahal jika benar "recht van verovering". Tapi lucunya. bahwa Sultan pengganti tidak bisa ditabalkan karena katanya menurut adat Aceh Sultan hanya dapat ditabalkan dibalairung Istana (Kraton). Mereka dalam membangun garis pertahanan yang baru (atau katakanlah : undur) dan dalam menghadapi faktor tewasnya Sultan Mahmud. dus hak pihak Aceh dianggapnya sudah diambil alih olehnya bersandar "recht van veroevering" yang realitasnya hanya nol besar. Dia menulis. Bersandar pada Pengumuman 2 Pebruari 1874 dari Van Swieten. dan sebagai tanda bahwa dia sudah keceblos dengan fabrikasinya. Sultan ini dipangku oleh badan perwakilan. sebab realitasnya itu tidak lebih dari Kraton yang rusak. yang masih dibawah umur. karena dengan menonjolkan kemungkinan sebagai ini dia hendak memberi nilai yang menentukan terhadap status Kraton.

Sebagai seorang pujangga Islam dan anak Pusa yang dulu cukup dihormati. Sebelumnya membenarkan begitu saja apa yang dibacanya dalam buku sejarah.Soal ini dianggap untuk mengingatkan lagi agar kita (terutama putera-putera Aceh sendiri) jangan terperosok pada pengibulan Belanda mengenai fakta-fakta sejarah Aceh. ditahun 1963-an diapun meminta dukungan DPRD dan seterusnya memohon wewenang dan putusan pusat untuk memulihkan nama Banda Aceh itu. penduduk dalam wilayah kekuasaannya turut menyesuaikan diri untuk memakai nama baru itu. 185 . 7. tercipta sejak masa Munghaiyat Syah dan dimasyhurkan sejak (194) Harian Merdeka 4 Januari 1972. Maju Mundur. dia telah bertanya sana sini pada penduduk apa nama ibukota Aceh itu dulu sebelum Kutaraja. tentunya masih ada orang-orang tua yang hidup tempat bertanya. Pertimbangan pihak pembayang yang sementara itu terdengar ialah bahwa nama Kutaraja diganti dimasa A l i Hasjmy menjadi Gubernur hanya karena feodalfobi. yang selengkapnya seperti tertera dibawah ini: (194) Sebuah laporan dari Aceh mengatakan bahwa dewasa ini nama resmi ibukota daerah itu. yakin sejak Brigjen Teuku Hamzah menjadi Pangdam di sana. Begitulah sesudah yakin. Banda Aceh. Dilain pihak. Tapi kini timbul issue karena dipulihkannya nama bikinan Van Swieten tersebut. Aceh belum seratus dirampas oleh Belanda. Hasjmy tidak seorang sembrono. apabila didiskusikan. sedang dibayangi oleh nama bikinan Belanda dulu. Namun tadinya mereka yang terus berjuang tetap masih menyebut nama itu Banda Aceh atau Aceh saja seperti De Klerck. dengan memakai judul Maju Mundur dari Banda Aceh ke Kutaraja. Kutaraja. Nama Kutaraja hanyalah suatu fabrikasi jenderal Belanda Van Swieten ditahun 1874. Pembayangan ini sudah berjalan lebih kurang 3 tahun. Mungkin saja sesudah Van Swieten mengumumkan bahwa istana adalah Kutaraja dan Kutaraja adalah ibukota Aceh. kalangan yang mempertahankan Banda Aceh membantah dalih itu. nama Banda Aceh adalah asli. Pemerintah sipil dan kantor-kantor pos seluruh Indonesia dan kaum cerdik pandai disana masih memakai nama Banda Aceh. atas pertimbangan sendiri-sendiri. ahli sejarah Muhammad Said sekali lagi menulis masaalah Banda Aceh. Bagaimanapun.

Bahkan penyerang Jdl. komplek Gunongan. raja/ratu Inggeris. Sultan Turki. yakni ibukota Aceh. plus kampung Keudah. Jika ini berhasil direbut bisalah Belanda menggembar gemborkan kedunia internasional bahwa dia sudah berhasil memiliki seluruh kerajaan Aceh. de Houtmans sampai Valentijn pernah mencatat Kutaraja atau mengenalnya. maka publik Belanda dan parlemennya terus sangsi terhadap kemampuan panglima-panglimanya untuk merebut yang minimalnya sajapun diperlukan oleh mereka. buku ini masih bisa diperoleh ditoko-toko buku. melainkan istana plus Peukan Aceh. Van Swieten sendiri sebelum 1874 membuat ultimatum kepada Sultan Aceh tidak dialamatkan ke Kutaraja tapi ke Aceh. Pangeran Maurits. sampai pada Sultan-Sultan Aceh diabad ke 19 bersurat menyurat dengan Presiden Perancis. pembesar Belanda di Riau dan pembesar-pembesar Inggeris di Penang. bukanlah dapat disebut ibukota Jogyakarta tanpa wek-wek diluarnya yang masih luas lagi). G G Belanda di Jakarta. G G Inggeris di Calcutta. Sejak penyerangan Belanda ke 1 ditahun 1873 diketika mana Belanda kehilangan jenderalnya Kohier dan harus undur kekapal. Van Swieten baru mendapat ilham untuk melahirkan Kutaraja dari "kandungan"nya ketika dia harus mencanangkan sudah berhasil merebut ibukota Aceh walaupun realita baru hanya Istana Raja. Dia sendiripun tentu tahu waktu itu bahwa yang disebut ibukota Aceh tidak hanya istana yang dikotai/dibentengi itu. Singapura dan sebagainya. tapi di Aceh. 186 . Peunayong. dan wek-wek luar istana lainnya dimana gerilyawan masih gigih mengendapi musuhnya.Iskandar M u d a . The Town stands on a river.000. Sultan Delhi Akbar. (Bandingkan misalnya Kraton Jogja. Malaka. etc". Perjanjian yang ditandatanganinya dengan Sultan Aceh sendiri ditahun 1857 (diratifisir oleh Staten General di Den Haag) tidak disebut diperbuat di Kutaraja. Kuta A l a m . Ditahun 1823 seorang pembesar Inggeris terkemuka di Penang yang berkunjung kedaerah itu dan menulis kesan-kesannya dalam buku "Acheen and the ports on the North and Eastcoasts of Sumatra" dengan tegas-tegas memberi tahu penyaksiannya bahwa "The capital of the Kingdom is Acheen and the population was estimated many years ago at 36. terus-terus menggunakan nama Banda Aceh (atau Bandar Aceh Darussalam) dan tidak Kutaraja. dan lain-lain. Surat menyuruat resmi Sultan-Sultan sejak itu baik dengan raja Portugis. Tidak seorang dari penulis-penuls perjalanan asing seperti Van Linscoten.

Palembang. De Klerck dalam buku yang dikarangnya ditahun 1912 berjudul "De Atjeh Oorlog" pada halaman-halaman 12. Makasar. karena yang direbutnya hanyalah kuta dari raja. Pengarang Belanda E. Banda Aceh. Banten. 187 . Johor. Siak. Timbullah inspirasinya untuk sekaligus merobah nama Banda Aceh menjadi Kutaraja. Mungkin suatu kebetulan bahwa Sultan-Sultan Aceh memperjelas beda ibukota dengan nama kerajaan tatkala menambahkan kemudian perkataan Banda didepan Aceh. Dia benar kalau mengatakan bahwa kuta (istana) raja sudah direbutnya. Majapahit. Dia masih harus mengorbankan pahlawan-pahlawannya termasuk seorang lagi jenderal kesayangannya (Pel) tewas sebelum seluruh Banda Aceh (sebagai ibukota) yang sebenarnya berada dalam kuasa militer Belanda. Malaka. 20 dan 32 menyinggung nama Banda Aceh (ejaan persis) ketika menceritakan perkembangan ibukota tersebut masa sebelum Van Swieten memperkenalkan nama Kutaraja. Tapi dia adalah pendusta besar tatkala mengatakan bahwa dia sudah berhasil merebut seluruh ibu kota.Van Swieten menemukan akalnya ketika berhasil merebut istana raja yang dibentengi atau dengan kata rakyat : di-kuta-i itu. Sebagai ternyata kemudian bertahun-tahun sesudah itupun pasukan Belanda masih terkepung (ingatlah : geconcentreerde linie. Dan ini historis ! Baik kiranya dicatat bahwa sepanjang sejarah bangsa Indonesia adalah lumrah nama-nama kerajaan kita berasal dari nama kota atau bandar dimana suatu kekuasaan mula dibangun. Bintan.S. misalnya Singosari. Kuta dari raja bukan suatu nama melainkan suatu bentuk dari kompleks. ganti terkepung dari istilah yang dipergunakan Belanda). Pagaruyung. Demak. Deli dan sebagainya. Jambi.

.

b Evnnisi "9 t&ÓB .BAHAGIAN KETIGA KESENIAN/PENDIDIKAN I S L A M MENGHIASILEMBARAN SEJARAH ACEH .n&rüürë ifafliösrn qu A < j -is fi ? .

ialah mengambil " I s l a m " menjadi dasar pendidikannya. maka jelaslah bahwa tujuan pendidikan dari Kerajaan Aceh Darussalam ialah untuk membina manusia-manusia yang sanggup "menjadi Sulthan. (195) Selanjutnya kalau kita perhatikan diantara 21 syarat menjadi Sulthan termasuk : "adil mengeriakan hukum AlJah dan hukum Rasul.P E R K E M B A N G A N PENDIDIKAN D A N ILMU P E N G E T A H U A N DASAR D A N T U J U A N PENDIDIKAN Seperti telah diuraikan. L E M B A G A — L E M B A G A PENDIDIKAN Diantara lembaga-lembaga negara yang tersebut dalam Qanun (195) (196) (197) (198) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. diantara 10 syarat menjadi Wazir (menteri) termasuk: " A l i m pada ilmu dunia dan ilmu akhirat. memeiiharakan sekalian perintah agama Islam" (196). dapat memegang amanah tiada khianat" (197). selanjutnya untuk membina suatu rakyat yang menjalankan makruf dan menjauhkan mungkar. menjadi Qadli dan pejabat-pejabat lainnya dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Sebagai akibat logis dari kenyataan i n i . Ibid halaman 58. Ibid halaman 62. dan boleh juga berarti bahwa dalam diri satu penguasa harus berkumpul unsur kekuasaan dan ilmu. Ibid halaman 61. maka pendidikan itu haruslah bertujuan untuk membina manusia-manusia yang sanggup menjalankan ajaran Islam. 190 . diantara 10 syarat menjadi Qadli termasuk : " a d i l . itu berarti bahwa raja dan ulama (sarjana) haruslah kedua-dua menjadi pimpinan pemerintahan. bahwa A l Quran dan A l Hadis adalah sumber hukum bagi Kerajaan Aceh Darussalam. Kalau Islam telah menjadi dasar pendidikan. Apabila dalam Qanun Meukuta A l a m tertulis : " U l a m a dengan Raja tidak boleh jauh atau cerai. alim ilmu pada pekerjaan dunia dan akhirat dan mengetahui ia atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan a d i l " (198). sebab jikalau cerai ulama oengan raja niscaya binasalah negeri". menjadi Menteri.

seperti yang diakui ke xvii (200) e n a n C i S B e a U l i C U y a n g P C r n a h b e r k u n J u n 8 e Aceh diabad k Iskandar M u d a mempunyai minat yang sangat besar untuk memperkembangkan ilmu pengetahuan. 3. adalah sebagai berikut: (2021 (199) (200) (201) (202) Ibid halaman 71. Balai Setia Ulama.Meukuta A l a m . sehingga untuk itu banyaklah dayah-dayah (pesantren-pesantren) yang didirikannya. yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan. tinggi dan sempurna ilmu agama. Balai ini dapat disamakan dengan lembaga ilmu pengetahuan tempat berkumpulnya para sarjana. Balai ini dapat disamakan dengan sebuah studi klub tempat para ulama/sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran. menempatkan Aceh menjadi lebih banyak pula memusatkan perhatian dibidang pendidikan. M. Adapun tingkatan pendidikan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Balai ini dapat disamakan dengan jawatan pendidikan. Kerajaan Islam Samudra / Pase yang dilanjutkan dengan berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam maka Aceh sudah tidak mengenai lagi buta huruf. (201) Kegiatan untuk mengetahui lebih dalam. 2. Ibid halaman 174. hukama (ahli-pikir) untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Said: A ceh Sepanjang Bada halaman 181. Buku 10 Tahun Darussalam halaman 401-402... T I N G K A T A N PENDIDIKAN Sudah semenjak berabad-abad yang lampau. Balai Jama'ah Himpunan Ulama. 191 . yaitu . membahas masalah-masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. (199) 1 Balai Setia Hukama. setelah berdiri Kerajaan Islam Peureulak. Ilyqs Sutan Parnenan: Rencong Ditangan Wanita halaman 30 Buku Darussalam halaman 39. ada tiga lembaga yang bidang tugasnya meliputi masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Rangkang. para murid diajar menulis/membaca huruf Arab. sehingga dirasa perlu dikelilingi mesjid dibangun rangkang. ilmu bumi. Dayah dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah kalau sekarang. jadi mesjid merupakan madrasah tingkat menengah. seperti halnya ditiap-tiap kampung harus ada satu meunasah. Meunasah yang terdapat dalam tiap-tiap kampung. antara lain fxqh (hukum). (203) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 44. tempat murid tinggal (asrama). ilmupasti/faraidl. termasuk kegiatan pendidikan. 2. Dalam dayah serrraa pelajaran diajar dalam bahasa A r a b . tasauwuf/akhlak. 192 . Kadang-kadang ada dayah-dayah yang berpusat pada mesjid-mesjid bersama dengan rangkang. disamping fungsi-fungsi yang lain. seperti ilmu bumi. bahsa.1. sudah mulai diajar bahasa Arab. Pada pendidikan rangkang. dan sebahagian kitab-kitab Agama sudah diajar dengan bahasa Arab. Juga mulai diajar sedikit ilmu-ilmu umum. sejarah dan berhitung. dengan menyediakan sebuah "balai utama" sebagai aula. Kebanyakan murid terus memondok dimesjid. Akhlak. juga berfungsi sekolah (madarasah). tauhid. A r a b . kalau sekarang dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Pertama atau Sanawiyah. Tetapi. dalam tiap-tiap mukim harus ada satu mesjid. Dayah. Dayah terdapat hampir pada tiap-tiap daerah Uleebalang. Meunasah. Akhlak dll. Ilmu-ilmu yang diajar. kebanyakan dayah berdiri sendiri ditempat luar pekarangan mesjid. Menurut ketentuan Qanun Meukuta A l a m . sejarah/ilmu tatanegara. dengan menggunakan buku berbahasa A r a b . yang kalau sekarang sama dengan Sekolah Dasar. (203) Mesjid adalah tempat segala kegiatan ummat. yang digunakan menjadi tempat mengajar dan sembahyang berjama'ah. ilmu agama dalam bahasa jawi (melayu). 3. D i Meunasah.

antara lain fiqh (hukum). 8. Majalah Sinar Darussalam No. Jamiah Baitur Rahman mempunyai beberapa "daar". Mungkin juga dimaksud ilmu alam). Darut Thib (Fakultas Kedokteran). Darul Kalam (Fakultas Ilmu Kalam/Tauhid). 193 . sekaligus dijadikannya sebagai pusat kegiatan ilmu. UNIVERSITAS BAITUR R A H M A N . akhlak/tasauwuf. 1. yaitu : (204) Darut Tafsir wal Hadis (Fakultas Ilmu Tafsir dan Hadis). Darus Siyasah (Fakultas Ilmu Politik). 5. tafsir. Dayah Teungku Chik barangkali lebih tepat kita namakan dengan "akademi" menurut istilah sekarang. 10. 4. Yang diajarkan pada Dayah Teungku Chik. 2. sejarah/tatanegara. Darul Wizarah (Fakultas Ilmu Pemerintahan). Dayah Teungku Chik. 12. dan yang betul-betul telah merupakan sebuah perguruan tinggi dalam arti sungguhsungguh (universitas). hadis. 13. kira-kira sama dengan "fakultas" kalau istilah sekarang. manthik dan ilmu bintang/falak. Darul Hisab (Fakultas Ilmu Pasti). Darul Aqli (Fakultas Ilmu Akal. yaitu Jamiah Baitur Rahman di Banda Aceh (Universitas Baitur Rahman). Darul Khasanah Baitul Mal (Fakultas Ilmu Perbendaharaan/ Keuangan Negara). 9. ilmu bumi. ilmu bahasa dan sastera Arab. 14. yang kemudian dalam perkembangan selanjutnya. (204) Adapun daar-daar tersebut. 17/ September 1969 halaman 9. 11. Dayah Teungku Chik dapat disamakan dengan perguruan tinggi. Daruz Zira' ah (Fakultas Pertanian).4. Darul Falsafah (Fakultas Filsafat). Darut Tarikh (Fakultas Ilmu Sejarah). 6. 3. Pada masa Sulthan Iskandar Muda disempurnakan pembangunan Mesjid Raya Baitur Rahman. tauhid/fïlsafat. Darul Ardli (Fakultas Ilmu Pertambangan). 7. Darul Kimia (Fakultas Ilmu Kimia). Darul Ahkam (Fakultas Hukum).

194 . Darul Mazahib (Fakultas Ilmu Perbandingan Agama). Syamsuddin Pasai. Disana mereka mendirikan pesantren-pesantren untuk menyiarkan agama Islam dan pendidikan calon-calon alkn-ulama yang fuqaha. banyaklah ulama dan muballigh-muballigh Islam meninggalkan Malaka. Dibidang ilmu pengetahuan agama (theologi). surau-surau langgar-langgar tersebar dari kota-kota sampai kedusun-dusun. tulis Ustaz Mahmud Yunus. (205) Sejak mulai masuk agama Islam ke Aceh. Waktu itu banyaklah ulama di Pasai membangunkan pesantren. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 174. 16. S E J A R A H RINGKAS P A R A U L A M A / S A R J A N A TERKEN A L Bukanlah suatu hal yang aneh. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Singkel. sehingga menjadi masyhur (205) M. demikian tulis Muhammad Said. seperti Teungku di Geudong. Maka banyaklah pelajar-pelajar datang ke Pasai dari daerah-daerah lain untuk belajar agama Islam. adalah nama-nama yang tidak asing lagi sampai kini. Maka dengan bantuan Pemerintah Islam dan masyarakat. pesantren-pesantren. 17. Terutama setelah berdiri Kerajaan Islam Pasai. Teungku Cot Mamplam dll. Nama-nama ulama pujangga seperti Hamzah Fansury. Pada zaman Iskandar Muda Meukuta Alam. khusus Islam. masa Iskandar semakin terkenal. Darul Harb (Fakultas Ilmu Peperangan). maka pendidikan dan pengajaran Islam mulai lahir dan tumbuh dengan suburnya. Pendeknya sejarah pesantren di Aceh pada zaman Iskandar Muda menempuh zaman keemasan.15. Aceh menjadi Serambi Mekkah. pindah ke Aceh. maka Jamiah Baitur Rahman juga mempunyai sekolah-sekolah (madrasahmadrasah-Rangkang-Dayah) sejak rendah sampai menengah. Sebagaimana halnya dengan Jamiatul Azhar di Mezir. kemudian telah melahirkan ulama-ulama dan sarjana-sarjana terkenal yang berkaliber internasional. Ketika Malaka ditaklukkan Portugis. kalau Kerajaan Aceh Darussalam yang sangat mementingkan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Darul Nahwu.

(207) Memang sekarang kita belum mengetahui tempat dan tanggal/ tahun lahirnya ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansuri. (206) Mahmud Junus: Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia halaman 151. kemudian karena banyak orang-orang Fansuri pindah ke Barus waktu Barus menjadi wilayah kerajaan Aceh. Tentang asalnya beliau sendiri menulis : Hamzah nin asalnya Fansuri. Jadi sekampung dengan Syekh Abdur Rauf. sama dengan Syekh Abdur Rauf Fansuri dan abangnya Syekh Ali Fansuri. (206) Dibawah ini akan saya turunkan sejarah-singkat beberapa para ulama/sarjana. maka kampung tempat tinggal orang-orang berasal Fansuri di Barus dinamakan Fsnsur. Mendapat wujud ditanah Syahr Nawi. HAMZAH FANSURY "Neither the date nor the place of Hamzah Fansuri's birth has been established" demikian tulis Prof. Daripada Abdul Qadir Sayid Jailani. artinya ada bahan-bahan dalam perpustakaan pribadi saya. (207) Syed Muhammad Naguib: The Misticism Of Hamzah Fansuri halaman 3.) dan pemerintahan Sulthan Muda Ali Riayat Syah V (1011-1015 H . .kemana-mana. Syed Muhammad Naguib A l Attas. . jadi pada penghujung abad ke XVI dan permulaan abad ke XVII. karena banyak alim-ulama dan ahli sastera Islam Indonesia.1589-1604 M. Hanya yang telah pasti beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukamil (997-1011 H . Kampung Fansuri yang ada dekat Singkel (Aceh). Jelas beliau asal dari kampung Fansuri.1607-1636 M. Beroleh khilafat ilmu yang 'adil. yang mungkin saya ketahui.) sampai permulaan pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Meukuta Alam (1016-1045 H . 1604-1607 M. 195 . Asalnya. "and the span of the priode in which he lived and flourished is stil a problematic question".). Dari namanya "Hamzah Fansuri" (dibaagsakan kepada kampung Fansur) jelas dia berasal dari Fansur.

syariat. Dalam filsafat/mistic. Zinatul Muwahhidin. 2. 196 . A l Juneidi. manthik. Barus. A l Halladj. Beliau mengajar ilmu-ilmunya itu pada beberapa tempat di Aceh. Parsia dan Arab. yaitu pada suatu kampung dekat Runding (Singkel) dan disanalah beliau berkubur. mengenai ilmu-ilmu tasauwuf. Urdu. Beliau pasih berbahasa Melayu. Beliau sangat terpengaruh dengan ajaran-ajaran filsafat Syekh Abdul Qadir Jailani. Karya-karyanya. 1. sebahagiannya dalam bentuk prosa dan sebagian lainnya dalam bentuk puisi. beliau mendirikan dayah didaerah tempat lahirnya. sedangkan musuh dari paham beliau yang terbesar yaitu Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. Mas'ud dan Syah NNikmatullah. dan memang beliau seorang penyair terbesar diabadnya. A l Bustami. Jawa. Murid dan pengikut beliau yang terkenal dan besar yaitu Syekh Syamsuddin As Samathrani.tasauwuf. laksana buih pada puncak ombak. Menurut paham "Wihdatul Wujud" bahwa alam ini adalah ciptaan dan bahagian ke Tuhanan sendiri. bahkan juga Abdulkarim Jili. Asrarul Arifin Fibayani Ilmis Suluk Wat Tauhid. masalah thariqat. Kecuali di aceh sendiri. yang bermakna bahwa alam yang baharu ini. Pada ujung hayatnya. Beliau menguasai ilmu-ilmu Fiqh. Parsia dan Arab. Parsia dan Arab. hakikat dan ma'rifat. dalam bahasa Aceh. yang membahas masalah ilmu suluk dan tauhid. fiqh. terutama di Banda Aceh. jadinya sama dengan teori "monism" (serba esa atau "pantheism" (serba dewa) Lawannya "Wihdatus Syuhud". Diantara karangan-karangannya yang saya ketahui: Syarabul Asyiqin. Djaluludin Rumi. Melayu. Syekh Hamzah Fansuri juga belajar di India. yang membicarakai. Karya-karyanya Syekh Hamzah Fansuri banyak sekali. filsafat dll. sejarah sastera. beliau menganut paham "wihdatulwujud" dan menjadi pengikut Tharikat Qadiriyah. filsafat dan sebagainya.r Tempat belajar. Ghazali. adalah sebagai kesaksian dari adanya Tuhan.

juga menjadi Ketua Balai Gading yang beranggotakan 7 Ulama dan 8 Uleebalang. ilmu bahasa Arab. Dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Beliau wafat di Banda Aceh di zaman Sulthan Iskandar Muda pada malam Isnin 12 Rajab 1039 H . Beliau menguasai bahasa-bahasa Melayu. Kealimannya dan kesarjanaannya diakui oleh semua pihak.3. Ilmu-ilmu yang beliau kuasai. tauhid. bahkan juga oleh musuh pahamnya Syekh Nuruddin A r Raniry. 4. orang nomer dua dalam kerajaan. antara lain fiqh (hukum). filsafat. manthik. (1630 M. Wihdatul SJAMSUDDIN AS S A M A T H R A N I Dari namanya kita mengetahui. Drs Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. Jawa. karena beliau ikut serta membesarkan Aceh. beliau mendapat kedudukan baik sekali. 36/1971 halaman 44-49.) dengan meninggalkan jasanya yang cukup banyak. dan memang beliau dilahirkan disana pada penghujung abad ke X V I . Syed Naguib: The Mysticism Of Hamzah Fansuri. Nama lengkapnya Syekh Sjamsuddin bin Abdullah As Samathrani. hal mana menunjukkan bahwa beliau pernah belajar diluar Aceh. 197 . ilmu tatanegara/politik dll. baik pada Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. yang membahas masalah-masalah Wujud. sejarah. baik dalam bahasa Melayu/Jawi atau(208) Keterangan lanjut dapat dibaca dalam : a. dimana beliau diangkat menjadi Qadli Malikul Adil. yaitu Syekh Hamzah Fansury dan juga beliau pernah belajar pada Pangeran Bonang di Jawa. bahwa Syekh Syamsuddin As Samathrani berasal dari Samudra/Pase. (208) Rubai Fansuri. Guru beliau yang utama. Sekalipun beliau beraliran Syi'ah dan menganut paham Widdatul Wujud. tasauwuf. terutama sekali pada Sulthan Iskandar Muda. namun beliau sebagai orang besar kerajaan tetap berlaku adil. Parsia dan Arab. Karangan-karangannya. A l Muntahi. Beliau juga menjadi Syekh Jamiah Baitur Rahman (Rektor Universitas Baitur Rahman). b. terutama dalam bidang Ilmu pengetahuan dan politik. puissi. Prof.

Nurul Daqaaiq (cahaya yang murni). 34/Mei 1 halaman 51-53. maka terjadilah pertentangan seru antara paham (209) Uraian lanjut baca Drs Zakaria Ahmad : Sinar Darussalam No. Risalatul Baijin Mulahadhatil Muwahhidin Alal Mulhidi fi Zikrillah (Tinjauan ahli-ahli tauhid terhadap orang-orang yang sesat mengingat Allah). 9. Kedua paham ini telah tumbuh sejak abad pertama hijrah. 8. Kitabul Harakah (mungkin mengenai ilmu bahasa). Miratul Haqiqah (cermin hakikat). Kitab Tazyim (kitab celaan ?). Golongan politik Syi'ah dan Ahlussunnah telah ikut memperebutkan kekuasaan semenjak berdiri Kerajaan Islam Peurelak. 16. 10. 198 . Jauharul Haqaaiq (permata kebenaran). 13. TanbihuPlah (peringatan allah). 2. 12. Antara kitab-kitab karangan yang dapat saya ketahui. Risalatul Wahhab (risalah tentang Mahapemberi). 14. (209). 15. Wihdatul Wujud pada umumnya diaftut oleh aliran politik Syi'ah. Syarah Miratul Qulub (Uraian tentang cermin segala hati). Sjarah Ruba'i Hamzah Fansury (uraian dan tafsir terhadap buku Hamzah Fansury berjudul Ruba'i Fansury). Syar'ul Arifin (jalan orang arif budiman). yaitu : Miratul Mukminin (cermin perbandingan bagi orang-orang mukmin). Kitabul Martabah (kitab tentang martabat manusia). 11. Karena itu. 1. 5. 6. Tentang Wihdatul Wujud dan Wihdatus Syuhud. 3. Tiap-tiap golongan itu silih berganti dapat merebut kekuasaan ataupun mempengaruhi penguasa. cukup banyak dan bernilai tinggi ditinjau adari segi ilmu pengetahuan. 4.pun dalam bahasa Arab. sementara paham Wihdatus Syuhud pada umumnya dianut oleh aliran politik Ahlus Sunnah. Kitabul Ushulut Tahqiq (kitab dasar-dasar penguat). Miratul Iman (Cermin keimanan). Miratul Muhaqqiqin (cermin para ahli pembukti). Kerajaan Islam Pase dan sampai-sampai dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 7.

Gambar lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 199 .

No. sehingga beliau menjadi alim benar. dilahirkan di Ranir. Syekh Nuruddin datang ke Aceh pada tanggal 6 Muharram 1047 H . 31/Februari 1971. bahkan akhirnya paham "Wihdatul Wujud menjurus kearah kesesatan/penyesatan. Syed Naguib: RaniriAnd The Wujudlyah halaman 12-17.). 6/September 1968. lama kelamaan berobah menjadi pertentangan akidah. ahli hukum. seorang ulama. sedangkan kedatangan kali pertama adalah pada waktu Sulthan Iskandar Muda. Gujarat (India) dalam satu keluarga Quraisj. pengarang. Dalam tahun 1030 H . 3/Mai 1968. Dinegerinya beliau telah mempelajari bahasa melayu. Surat. tetapi pula kembali ke Melayu. seperti paham apa yang dinamakan "salik buta" di Aceh. SYEKH NURUDDIN AR RANIRY Syekh Nuruddin A r Raniry. tidak banyak diketahui orang dan nama lengkapnya yaitu Syekh Nuruddin Muhammad Djailani bin Ali bin Hasandji bin Muhammad Hamid Ar Raniry. (31 Mei 1637 M. ahli sufi. (210) Baca lebih lanjut : Dr. karena bahasa Melayu pada waktu itu telah menjadi "lingua franca" dikepulauan Nusantara. 10/Januari 1969. 200 . Sinar Darussalam No. beliau menunaikan rukun Haji dan terus menetap dinegeri Arab berapa lama untuk belajar lagi. (210) Tanggal lahir dan kehidupan kecilnya. pada masa pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. dan beliau sangat ahli dalam bahasa Melayu. bahkan kekufuran. Pendidikan pertama diterima Syekh Nuruddin dinegerinya sendiri.Wihdatul Wujud golongan Syi'ah dengan paham Wihdatus Syuhud golongan Ahlussunnah. karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. No. Iskandar: Batanus Salatin halaman 2-13. bahkan selagi dinegerinya beliau sudah alim. T. 25/Agustus 1970. politikus dan negarawan ternama. Pertentangan yang pada mulanya melulu karena hendak merebut kekuasaan politik. No. Prof. dan beliau adalah Syekh dalam ilmu thariqat dan diterima dalam thariqat oleh gurunya Said Umar Ibn Abdullah ba Syaiban (lebih terkenal dengan Thariqat yaibany). pujangga. No.

Busthanus Salathin fi Zikril Auwalin wal akhirin (1052 H . 2. At Tibyan fi Ma'rifatil Ad-Yan (1056-1064 H . 3. = 1646-1653 M. Djahawirul Ulum fi Kasyfil Ma'lum (1052 H . = 1642 M. 14. 12.). Beliau mendapat kedudukan yang baik sekali dalam pemerintahan Sulthan Iskandar Sani dan juga dalam pemerintahan Ratu Safiatuddin. Hilluz-zil 11. = 1642 M.1634-1644 M. Ala lam'u fi Tafkiri man qala bi khalqil Quran. 9. 20. Shawarimush Shadik li Qath'iz Zindiq. = 1635 M. Umdatul I'tiqad. Melayu dan Parsia.karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. 19.). = 1637 M. 10. Tambihul' awamili fi tahqiqia kalami finawafil. sama dengan kedudukan Sjech Sjamsuddin As Sumathrani dalam pemerintahan Iskandar Muda.). = 1638 M. tentang tauhid/filsafat. Daruul Faraid bi Syarhil Aqaid. Akhbarul Akhirah fi Ahwali Jaumil Qiyamah (1052 H . tentang fiqh/hukum. 6.). Bad-u Khalqis Samawati wal Ardli (1047 H .). 21. Hudyjatush Shadik li Daf'iz Zindiq. Asrarul Insan fi Ma'rifatir Ruhi war Rahman (1050 H . Syekh Jamiah Baitur Rahman. baik dalam bahasa Arab. = 1658 M. 16.). c. 8. Maul hayati li ahlil mamati. Syafa-ul Qulub. Kitab-kitab karangan beliau banyak sekali.). 13. 15. antaranya yang saya ketahui yaitu : L Asy Shiratul Mustaqim (1044-1054 H . = 1640M. b. Nubzatun fi Da'wazzil ma'a Sahibin. Hidayatul Habib fit Targhib wat Tarhib (1045 H . 201 . Fathui Muhil Alal Mulhidin.). 5. . Lathaiful Asrar. dimana beliau menjabat: a. 17.) 4. 7. Qadli Malikul Adil. Rahiqul Muhammadiyah fi Thariqish Shufiyah (1069 H . 18. Mufti Mu'adhdham.

Di Mekkah beliau tinggal dikampung Qusyasyiyah dalam Rumah Aceh dan belajar pada Syekh Ahmad Qusyasyy. 23. 25. yaitu ke Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya. 27. Mu'ammadul I'tiqad. 26. Hikayat Raja Badar. Beliau juga belajar pada Syekh Nuruddin Ar Raniry. + 1593 M .Kissah Iskandar Zulkarnain. karena telah diangkat oleh Sulthan Iskandar Muda menjadi Qadli Malikul Adil. Syekh Nuruddin A r Raniry berpulang ke Rahmatullah. Syekh 202 22. BabunNikah. sejarah. Hidayatul Mubtadi bi Fadl-lillahil Muhdi. Setelah selesai pada Dayah Simpang Kanan. sastera Arab/Melayu dan juga bahasa Parsia. Abdur Rauf pindah lagi ke Samudra Pase melanjutkan pelajarannya pada Dayah Tinggi Syekh Syamsuddin As Sumathrani. Setelah mengabdi untuk Islam selama 17 tahun di Aceh saja. Di Barus Abdur Rauf melanjutkan pelajaran bahasa Arabnya. dilahirkan di Singkel pada tahun 1001 H . Dari Barus. dari keluarga baik-baik. antara lain Syekh Nawawy Bantan. kebetulan waktu itu sedang berada di Mekkah. . S Y E K H ABDUR R A U F Syekh Abdur Rauf A l Fansuri. Syekh Abdus Samad Petani dan lain-lainnya. 24. ilmu-ilmu agama. Abdur Rauf mendapat pendidikan dari ayahnya di Dayah Simpang Kanan bersama dengan banyak pemuda-pemuda yang lain. manthik. yang membangun dan memimpin "Dayah Simpang Kanan" dipedalaman Singkel. Setelah Syekh Syamsuddin As Sumathrani pindah ke Banda Aceh. maka Syekh Abdur Rauf pun bertolak keluar negeri. dan bergaul dengan ulama-ulama berasal Indonesia. seorang ulama besar pengikut utama aliran Hamzah Fansury. filsafat. Abdur Rauf melanjutkan pelajarannya ke Barus pada sebuah dayah tinggi (Dayah Teungku Chik) yang dipimpin oleh ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansury. SaqyurRasul. Ayahnya Syekh Ali A l Fansuy seorang terkenal. maka pada tanggal 22 Zulhijah 1068. yang lebih terkenal dengan nama julukan Syiahkuala.

Gambar lukisan Teungku Syekh A bdurrauf Syiahkuala. 203 .

Tafsir ini lebih terkenal (211) Bahan-bahan ini dari diktat sejarah Syekh Abdur Rauf yang disusun oleh Sdr Tgk. Diantara karangan-karangan beliau yang dapat saya ketahui yaitu : 1. (211) Beliau telah mengarang sejumlah besar karangan-karangan baik dalam bahasa Jawi (Melayu) ataupun dalam bahasa Arab.Abdur Rauf menetap di Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya selama 19 tahun. 204 . (1695 M. Syekh Abdur Rauf menguasai segala bidang ilmu Hukum.). Syekh Abdur Rauf Syiah Kuala berpulang ke rahmatullah dalam usia 105 tahun. Masa pemerintahan tiga Ratu yang akhir. yaitu terjemahan dari tafsir Anwaru Tanzil wa Asrarut Tak wil. pada hakikatnya yang memegang kendali pemerintahan adalah Syekh Abdur Rauf dari belakang layar. Syekh Abdur Rauf telah sampai kembali di Banda Aceh. Sebagai seorang ahli hukum kenamaan. Dalam tahun 1063 H . maka pada hari Rebu 20 Rabiul Akhir 1110 H . M. manthik. Pada hari Isnin 23 Syawal 1106 H . Yunus Jamil dan disiarkan oleh Lembaga Kebudayaan Aceh bertanggal 14 Juli 1960. sejarah. dan dikebumikan dikuala krung Aceh. dan bahan-bahan dari buku-buku/majalah-majalah lainnya. satu waktu yang cukup lama untuk memberi kesempatan kepada beliau mengarungi lautan ilmu. Ratu Zakiatuddin dan Ratu Kamalat Syah). ilmu bumi. Dari Banda Aceh kemudian Rauf melanjutkan perjalanan ke Singkel dan kemudian kembali ke Banda Aceh untuk memangku jabatan selaku Qadli Malikul Adil/Mufti Besar dan Syekh Jamiah Baitur Rahim. kesemuanya itu untuk menggantikan Syekh Nuruddin Ar Raniry. Demikianlah Ikhtisar riwayat hidup Syiahkuala. Semua jabatan-jabatan tersebut dipangkunya berturut-turut dalam masa pemerintahan para Ratu (Ratu Safiatuddin. falak. Empat tahun setelah beliau wafat. Turjumanul Mustafiid. Ratu Naqiatuddin.). Ratu Kamalat Syahpun diturunkan dari takhta kerajaannya. karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazy A l Baidlawy. politik dan sebagainya. setelah dua tahun sebelumnya Syekh Nuruddin Ar Raniry meninggalkan Aceh menuju Mekkah dan selanjutnya pulang ketanah airnya Ranir. Gujarat. (Oktober 1699 M. tauhid. disamping menguasai filsafat.

8. Miraatut Thullab. (213) Muhammad Saman lahir dalam tahun 1251 H . Hidayatul Balaghah 'ala Jum'atil Mukhashamah. 205 . Bayan Tajalli. Pada akhir kitab ini. Yakub: Tgk. Umdatul Muhtajin Ha Suluki Maslakil Mufradin. 6. Kifayatul Muhtajin. Daqaiqul Huruf. sebagai tulis Drs. Umdatul Ahkaam. = 1836 M . Drs. yaitu kitab penting sekali yang mengupas masalah hukum Islam tentang bukti.dengan terjemahan tafsir Baidlawy. membahas halhal mengenai dengan tauhid/thariqat. (213) Baca a. Chik Tiro halaman 29-92. yang membahas masalah ilmu tasauwuf. 5. meliputi segala bidang hukum. Zakaria Ahmad. mengenai ilmu tasauwuf. 31/71 halaman 54. persaksian dan sumpah palsu. Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. juga kitab/ilmu hukum/fiqh. Ismuha: Sinar Darussalam No. mungkin membahas masalah falsafah. yaitu kitab fiqh (ilmu nukum) yang lengkap sekali. telah menjadi obyek studi para sarjana tentang beliau pribadi ataupun tentang ajaran-ajarannya (212) T E U N G K U CHIK DI TIRO. Sya'ir Ma'rifat. 4. yang riwayat singkatnya akan saya turunkan dibawah ini. Demikianlah riwayat singkat Syekh Abdur Rauf. Tgk. 7. yang berarti "rahasia huruf". 9. yang beliau berguru pada mereka ataupun bersahabat. 2. yaitu Syekh Muhammad Saman Tiro yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Di Tiro". karangan yang berbentuk puisi. Salah seorang diantara empat orang pahlawan Aceh yang mendapat gelar "Pahlawan Nasional". beliau mencatat sejumlah besar para ulama/ahli tasauwuf/filsafat. 35/71. b. mengenai ilmu ketuhanan/filsafat. 3. yang namanya melampaui batasbatas Kerajaan Aceh Darussalam. adalah putera dari Teungku Syekh Abdullah bin Teungku Syekh Ubaidillah (212) Drs. seorang ulama/intelektuil yang genius. Mungkin kitab hukum/ fiqh yang pertama dikarang dalam bahasa Melayu (Indonesia yanglengkap.

206 .Gambar lukisan Teungku Chik di Tiro.

semuanya dalam bahasa Jawi (Melayu). t akak teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. kedahtm tubuh Muhammad Saman mengalir darah ulama dari silsilah yang panjang. Haji Abdullah Ujong Rimba kepada kami. tasauwuf. = 1641-1675 M. maka Muhammad Saman pulang ke Tiro untuk mengajar sebagai pembantu pamannya (asisten) Atas persetujuan pamannya. tauhid. yang seakan-akan menanti pulang beliau dari Mekkah untuk memimpinnya. Dari dua saluran. mathik/filsafat. Sebelum berumur 15 tahun. ditempat mana beliau terus mendirikan "Dayah" sebagai halnya dayah-dayah yang ada di Aceh Lhee Sagoe. sejarah. Dayah Garot: belajar tulis baca huruf Arab. sedangkan ibunya bernama Sitti Aisjah. disamping ingin memperdalam ilmunya dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin Islam. terutama mengenai dengan Perang Sabil. dimana menurut keterangan Tgk.). bahwa nenek moyang dari dua saluran darah Muhammad Saman bertemu dalam tubuh seorang pribadi. Muhammad Saman belajar pada Dayah-dayah ayah/ibunya. pengarang Hikayat Prang 207 . hadis. barulah pindah ke Dayah Tiro dibawah asuhan pamannya Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. antaranya ilmu fiqh (hukum. juga mulai belajar bahasa Arab. Setelah berusia 15 tahun. Setelah memperdalam beberapa cabang ilmu agama dan umum. Waktu beliau berangkat ke Mekkah. kemudian ke Dayah Teungku Chik Tandjung Bungong dan pindang ke Dayah Teungku Chik Lam Krak di Aceh Besar. yang dalam zaman pemerintahan Ratu Utama itu beliau bersamabeberapa ulama lainnya mengusi kedaerah Pidie dan bertempat tinggal di Tiro. yaitu TeungkuSyekh Abdul Wahab. Setelah menguasai berbagai ilmu. ilmu-ilmu agama. Muhammad Pante Kulu.Garot. sejarah. perang sedang berkecamuk dengan hebatnya di Aceh Besar. Syekh Muhammad Saman berangkat ketanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam Kelima. yang kemudian terkenal sebagai penyair perang terbesar didunia. ilmu bumi dan sebagainya. Dari Tiro pindah ke Dayah Teungku Chik Di Jan Ie Leubeue. tokoh ulama besar diabad Ratu Safiatuddin (1050-1086 H . dan setelah bertemu dengan teman kecilnya. seterusnya berturut-turut pindah ke Dayah Teungku Chik Abdullah Meunasah Blang.) Tafsir. binti Teunglu» Abdussalam Muda Tiro bin Leube Polem Cot Rheuem. akhlak.

bahkan hampir-hampir pimpinan tentera Belanda menarik pasukan-pasukannya untuk kedua kali dari Aceh. Disenja senyap meratap pujangga.Sabi. wahai Mujahid. Setelah tiba di Tanah Air. Chik Di Tiro. sehingga serdadu-serdadu Belanda kewalahan dibuatnya. hal mana telah menimbulkan insperasi kepada seorang penyair Islam (saya sendiri) untuk menciptakan serangkum sajak persembahan kepada Almarhum. Semenjak tahun tersebut sampai wafatnya dalam bulan Januari 1891. Lengkap syarat sifat satria. peracunan mana telah mengantarkan pahlawan utama itu keliang kubur. Hidup rukun pantun poyangku. beliau terus melakukan serangan-serangan tak kenal damai kebenteng-benteng Belanda. Pemuda bangsa satria berani. Dimalam sunyi penyanyi menyanyi. Ingin mencipta jaya bahari. 208 . Alun ciptaan sama sekata: —Syarat pahlawan meribu arti. Kissah jihadmu melukiskan makna : — Benarlah Tuan pahlawan abid. hal ini terjadi dalam tahun 1298 H . = 1881 M . kalau sekiranya mereka tidak berhasil melakukan suatu perbuatan keji/kotor yang tidak ada tolak bandingnya dalam sejarah. sajak mana saya turunkan kembali dibawah ini SEKAKIKESUMA Dipersembahakan kepada arwah Mujahid Besar Tgk. Riwayatmu berkata. yaitu meracuni Mujahid Besar Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro. Kalbu merindu dalam dadaku. maka beliau kembalilah ketanah airnya karena panggilan jihad sudah tidak terelakkan lagi. maka beliau langsung berangkat ke Aceh Besar untuk menerima pimpinan Angkatan Jihad disektor Aceh Besar.

selain seorang pahlawan/mujahid yang amat besar dalam sejarah ummat manusia. Teungku Chik di Tiro Syekh Muhammad Saman. Hasjmy Montasie. Sekaki hanya kesuma sembahan. Kemedan jihad menentang angkara. hanya ada sebuah yang saya ketahui. yang isinya membangkitkan semangat jihat perang sabil Hikayat dalam bentuk puisi. Lagu jiwaku tinggi mengawan. Hubaya dikurniai satria seperti. yaitu Hikayat Sa'labah. dan juga seorang pengarang/penyair yang baik. Setara tiada suntingku. juga beliau seorang ahli pidato yang hebat sekali. Naiklah gita kudus menyepi. Mudjahid Tiro pahlawan mulia. karangan Teungku Ismail Yakub.Pinta jiwa reda tiada. Restuilah kami Mujahid budiman. Mohon sempena semangat perwira. karena sedang selalu dimedan perang. wahai pahlawan : — Pemuda bangsa menjadi satria. (214) Sajak ini telah dimuat dalam buku riwayat hidup Teungku Chik Di Tiro cetakan 1dan II. Menggunung rinduku. Penuntun kami kejalan bakti. Cinta jiwa mengabdi agama. Tuan (214) A . Ziarahi pusaramu membawa pujian. Bernajat kalbu dimalam waktu. Sayangnya beliau tidak banyak mendapat kesempatan untuk mengarang. 209 . Semoga menjelma pada bangsaku. Muharram 1364. Turun mengembun kembali kebumi.

Gambar lukisan Teungku Chik Pantee Kulu 210 .

atau sebagai tulis Gubernur Aceh A . füsafat/tauhid. ilmu bumi. daerah Pidie. Disamping belajar. bersama-sama dengan Muhammad Saman yang kemudian menjadi pahlawan/mujahid perang Aceh. Kebangkitan Dunia Islam yang dikumandangkan oleh Gerakan Wahabi dibawah pimpinan Ulama Besar Muhammad bin Abdul Wahab dan gerakan pembaharuan yang dicanangkan oleh Said Jamaluddin Afganistan. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 31-43. A. (215) Muhammad. dalam satu keluarga ulama yang ada hubungan kerabat dengan kelompok ulama-ulama Tiro. (1836 M. sekurang-kurangnya Menyamai "Odyssea"-nya Homerus. sejarah. sejarah. yang sejarah singkatnya akan diturunkan dibawah ini. juga dengan pemimpin-pemimpin Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia. bahasa dan sastera Arab dan sebagainya. 211 . 5/1968 halaman 76-81. ditempat mana dilanjutkan pelajarannya untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu agama. yang kalau tidak mengatasi. telah meninggalkan pengaruh yang sangat (215) Uraian lanjut dapat dibaca dalam : 10 Tahun Darussalam halaman 302-303 Sinar Darussalam No. Setelah mendapat pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu agama. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pante Kulu.) didesa Pante Kulu. akhlak/tasauwuf dll. adalah seorang Ulama Besar dan Penyair Perrang Agung dalam sejarah dunia. logika. Musakkir Waled. orang yang telah membuat serdadu-serdadu kolonial Belanda Mati ketakutan dengan syair-syairnya. manthik.TEUNGKU CHIK PANTEE KULU Teungku Haji Muhammad yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Pante Kulu". beliau mengadakan hubungan dengan pemimpin-pemimpin gerakan Wahabi yang sedang menghangat. fiqh/hukum. dilahirkan dalam tahun 1251 H . seorang Ulama-Penyair Haji Muhammad. telah berhasil mempersembahkan kepada dunia kemanusiaan sebuah karya sastera besar. Pendidikan pertama diterimanya di "Dayah Tiro" yang dipimpm oleh Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. maka pemuda Muhammad melanjutkan studinya ke Mekkah. bahasa Arab.

terutama karya penyairperang dizaman Rasul. Hasan bin Sabit. Tahriq bin Zaiyad. diatas kapal antara Jeddah dengan Penang. Kira-kira dalam tahun 1881 M . sebagai seorang yang berjiwa seni. Karangan-karangan beliau banyak. pengarang dan penyair agung. beliau berhalil mencipta sebuah karya sastera. sebagai sumbangan beliau untuk membangkitkan semangat. baik yang berbentuk puisi ataupun prosa. juga beliau sangat suka membaca sejarah pahlawan-pahlawan Islam kenamaan. Hamzah. Kemudian. hal mana memberi arah kepada Hikayat Prang Sabi yang akan dikarangnya nanti. Abdullah bin Malik dan Ka'ab bin Zubair. sehingga dia sesampai di Aceh diangkat menjadi "Teungku Chik" (Guru besar). yang kemudian ternyata menjadi jiwanya perang Acerh lawan Belanda.mendalam dalam jiwa Muhammad Pante Kulu yang mulai menanjak dewasa. selain dari Hikayat Prang Sabi yang termasyhur itu. Setelah 10 tahun lebih tinggal di Mekkah. Usamah bin Zaid dan lain-lainnya. Dalam perjalanan pulang ke Aceh. Teungku Chik Pante Kulu adalah seorang ulama besar. sedangkan puteranya yang tua telah syahid selagi beliau masih hidup. Kecamatan Indrapuri. dengan meninggalkan dua orang isteri. beliau bersama-sama dengan ulama-ulama dan pemimpin-pemimpin rakyat lainnya terus berjihad bahu membahu sehingga ajalnya tiba dan dikebumikan di Lam Leuet. Umar bin Khaththab. Kecuali gemar membaca karya-karya sastera. yaitu Hilcayat Prang Sabi. Disamping itu. Syair-syair mereka itu membimbing pemuda Muhammad untuk menjadi seorang penyair perang terbesar. beliau sangat gemar membaca buku-buku syair Arab. Teungku Chik Pante Kulu meninggalkan Mekkah dan sesampainya di Aceh terus menyerahkan hasil karyanya (Hikayat Prang Sabi) kepada teman lamanya Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro yang telah aktif memimpin perang sabil. seperti Khalid bin Walid. 212 . pemuda Muhammad kembali ke Aceh dengan membawa bekal ilmu yang cukup. baik dalam bahasa Aceh ataupun dalam bahasa Jawi (Melayu). dan akhirnnya namanya terkenal dengan Teungku Chik Pate Kulu.

Pahlawan dan Ulama Wanita yang sangat hebat.Teungku Faki. 213 . (Dari buku: Srikandi A ceh).

didesa Lam Diran Kampung Lambunot (Lamkrak). Waktu pee ah perang antara Aceh dengan Belanda. beliau juga syahid. Pahlawan Perang Ternama dan pembangun pendidikan ulung. beliau juga syahid. sementara kehidupan tuanya sebagai Ulama Pengajar dan Pembangun. beliau tidak syahid. ayahnya bernama Datu Mahmud seorang pejabat pemerintahan dalam zaman Sulthan Alaiddin Iskandar Syah. pendiri Dayah Lam Pucok. 2. Teungku Saleh.T E U N G K U F AKI Teungku Faki adalah seorang wanita yang menjadi Ulama Besar. Zainuddin bahwa nama lengkapnya Teungku Fakinah. suaminya sendiri dan beliau juga syahid. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Leupung. Teungku Nyak Badai. Teungku Daud. (216) Beliau dilahirkan sekitar tahun 1856m. M . 214 . yaitu: 1. Sedangkan ibunya yang bernama Cut Fathimah adalah puteri dari seorang Ulama Besar yang bernama Teungku Muhammah Sa'at yang terkenal dengan lakap Teungku Chik Lam Pucok. tetapi masih sempat membantu Teungku Faki dalam kehidupan membangun. Diantara pahlawan yang memimpin pasukan dibawah komando Teungku Faki. (216) H. Zainuddin namanya Habib Kabul. yang lebih terkenal dengan Habib Lhong. sehingga akhirnya beliau diserahkan sebuah pasukan besar (kira-kira resimen) yang perajurit-perajuritnya terdiri dari pria dan wanita. maka kehidupan mudanya Teungku Faki sebagai Panglima Perang. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 70-84. Habib Abdurrahman.M. Menurut H . yang makamnya dalam komplek makam Teungku Faki sendiri. tempatnya pernah Teungku Chik Tiro Muhammad Saman belajar. Karena dalam tubuhnya mengalir dua jenis darah itulah. Teungku Ahmad. 3. Teungku Faki wanita pahlawan itu ikut aktif berperang dimedan. Dalam tubuh beliau mengalir darah ulama dan darah penguasa/bangsawan. beliau syahid dalam satu pertempuran. 5. Menurut H . M . 4.

Juga dalam dayah beliau kecuali ilmu-ilmu agama juga diajar ilmu-ilmu umum dan kerajinan tangan. Teungku Faki tidak mendapat anak. dipimpin Tgk. yaitu dalam bulan Juli tahun 1915. juga tidak mendapat anak dari suaminya yang ketiga Teungku Haji Ibrahim. hal mana tidak lazim waktu itu. selain mengajar juga Teungku Faki turutaktif membangun daerahnya. dipimpin Tgk. baik dari suami yang pertama Teungku Abdullah yang syahid. dipimpin Habib Lhong. yaitu : a. Saleh. . 4. dengan siapa kawin setelah usai perang bersama-sama pergi ke Mekkah. Pang M . menjahit dan bertukang. yaitu: Kuta Lam Sayun. Kembalinya ke Aceh. seperti menyulam. 3. dipimpin sendiri. juga untuk menambah ilmu pengetahuan. Kuta Cot Bak Garot. dimana beliau sendiri menjadi pemimpinnya. terbuka untuk wanita dan pria. Kuta Bak Balee. beliau sanggup memimpin wanita dan pria dalam waktu ber215 1. Dalam tahun 1925 beliau sekali lagi pergi ke Mekkah dan bermukim disana setahun lamanya. Satu hal yang sangat menarik perhatian. Kuta Cot Weue. dan dibantu oleh suaminya dan beberapa ulama lainnya. yang agak lama bermukim di Mekkah untuk menambah berbagai macam ilmu pengetahuan. sekalipun asramanya jauh terpisah. 2. Adapun markasnya sendiri disebut Kuta Lam Diran. beliau terus membangun Dayah Lam Diran yang terkenal itu.Dibawah komando Teungku Faki ada empat buah kuta (benteng pertahanan) yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan bawahan. b. Dayah Lam Diran yang dibangun beliau itu. Pang Amat. Dalam bergotong royong membikin jalan umpamanya. Dalam kehidupan berumah tangga. salah seorang komandan bawahannya yang juga Syahid. Pergaulan bebas dalam batas-batas kesopanan antara pelajar wanita-pria dibolehkan beliau. yang kemudian setelah habis perang berobah menjadi "Dayah Lam Diran" yang terletak diperkampungan Lam Bunot. Kemukiman Lamkrak. ataupun dari suami kedua Teungku Nyak Badai. Dalam kehidupan tua ini.

Mesjid Lam Krak hasil karya Teungku Faki. Sisa Dayah Taman Pendidikan yang dibangun Teungku Faki. 216 .

Makam Teungku Faki di Lam Krak. 217 .

Dalam hidup tuanya sebagai Teungku Chik Lam Diran. masih hidup dan masih mengajar walaupun telah tua. Teungku Sa'idah Lamjamee. 2. suatu sistem pendidikan yang dianggap baik. 218 . adalah salah seorang murid Sjech Abdurrauf Sjiahkuala. pada waktu beliau telah uzur dan pindah ke Kuala Aceh sampai wafatnya. yaitu mesjid Lam Krak. dan menurut H . maka kemudian diserahkan pimpinan Dayah Leupue kepadanya oleh Syekh Abdur Rauf. seperti pada waktu membikin jalan ateueng seunabat yang panjang. masih hidup dan masih mengajar. Zainuddin pada 8 Ramadlan 1359 H . dimana juga banyak berkubur pahlawan-pahlawan bangsa lainnya. Teungku Faki sering dikunjungi orang-orang besar. Teungku Faki. yang kemudian menjadi ulama dan mengajar. M . 4. ulama wanita terkenal. Teungku Hawa Lam Dilip. Setelah hidup lebih kurang 76 tahun. 3. (1933 M. Salah satu karya Baba Daud ini (Teungku Chik Di Leupue) yang abadi sampai sekarang. seorang Residen Belanda disamping beberapa perwira mereka. wanita pahlawan dan ulama kenamaan ini. menurut seorang Tgk. baik bangsa Indonesia Aceh ataupun bangsa Belanda.sehingga komplek Makam Teungku Faki ini banyak diziarahi orang. telah meninggal.samaan pada satu obyek. dekat dengan Dayah Lam Diran. Diantara murid beliau yang terkenal. yaitu sebuah karangan yang bernama Kitab Masaailal Muhtadi dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). Diantara karya besar beliau yang sampai sekarang masih utuh. Kitab ini dikarang dengan sistem tanya jawab. Ismail Lam Krak pada tanggal 3 Oktober 1933 berpulang kerahmatullah dan dimakamkan dalam komplek dayahnya. Teungku Fathimah Batee Linteueng.). TEUNGKU DI LEUPUE Baba Daud yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Di Leupeu ini. sangat alim dan sangat setia kepada gurunya. yaitu : 1. Tuanku Raja-raja Keumala. Teungku Fathimah Ulee Tutue. Teungku Di Leupue ini atau Baba Daud. seperti Teungku Panglima Polem Muhammad Daud. mengajar dan sekarang telah meninggal.

1 I «3 C O | K 3 60 £ &© 3" K 3 1 I 5 s I 3 i I -o 9 «) S Q 3 < 3 1 219 .

220 . dinyatakan Quran ini tidak boleh dijual atau dihadiah. Yang diatas ini pada halaman pertama sekali.Fotokopi dari Quran tulisan tangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala.

221 .

Dua halam pada permulaan. yaitu Surat Al Fatihah dan permulaan Surat Baqarah. 222 .

223 .

224 . yaitu Surat Al Falaqi dan Surat An Nasi.Dua halaman pada akhir.

Kitab ini sampai sekarang dipakai untuk pelajaran agama permulaan diseluruh kawasan rantau ini yang memakai bahasa Melayu: Indonesia. seorang ulama besar yang ikut membangun Kerajaan Islam Peureulak. Sebuah Quran yang ditulis dengan tangan Syekh Abdurrauf sendiri. sekalipun riwayat hidupnya belum sempat sayaperiksa/tulis. dipusakai kepada Baba Daud. ibadah dan bermacam ajaran Islam lainnya.Kitab Massailal Muhtadi ini berisi masalah-masalah aqidah. masih terlalu banyak lagi ulama-ulama besar yang telah berjasa dalam bidang pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan. yang setelah meninggal beliau dipusakai kepada Teungku Haji Jahja sebagai pelanjut Dayah Leupue. Malaysia. seharusnya diadakan penyelidikan dan riset yang sungguh-sungguh guna menggali nama dan sejarah hidup ratusan para ulama. Teungku Cot Kala. PARA U L A M A LAINNYA Kecuali enam orang ulama yang telah diturunkan riwayat singkatnya itu. sejarah hidup mereka yang tercatat (tertulis) mungkin telah banyak hilang selama 50 tahun lebih perang dengan Belanda. akan saya rakamkan nama beberapa orang ulama/sarjana yang telah ikut membina dan mempertahankan Kerajaan Aceh Darussalam. terutama pada mulanya dalam bidang ilmu pengetahuan dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang diberi nama "Dayah Cot Kala" (daerah 225 . sarjana dan pujangga-pujangga yang hidup dan berabdi dalam Kerajaan Aceh Darussalam. dengan tulisan bernilai seni indah sekali. Walaupun bagaimana sulitnya. Singapura dan Siam bahagian Melayu. Sungguh suatu sukses luar biasa. Amat sayang. salah seorang dari cicit Teungku Haji Yahya. yaitu: 1. dan seterusnya kepada turunan beliau turun temurun. Qurannya masih baik. Sekarang Quran tersebut disimpan oleh Teungku Abdul Aziz Ujong Peunajong. Dibawah ini. sehingga amat sukar bagi kita yang hidup dalam abad ini untuk mengetahuinya. Namanya Muhammad Amin. penulis buku ini pernah melihatnya.

yang semua mereka telah mengambil bahagian penting dalam pembangunan Peureulak. Pindah ke Aceh Tengah dan membangun Kerajaan Islam Lingga (416 H . Namanya Sirajuddin. lulusan Dayah Cot Kala. = 1025 M. (219) 4. Tgk. 226 . beliau ditunjuk untuk mengepalai satu rombongan juru dakwah dan dikirim ke Lingga (Aceh Tengah) bersama-sama dengan Adi Geunali. untuk membangun Islam dan Kerajaan Islam disana. Teungku Chik Blang Peria. = 1012-1059 M. dari Ulama menjadi penguasa. (218) 3. dengan diangkatnya beliau menjadi sulthan Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310-334 H .). M. Samudra Pase. Beunua (Taming). Kemudian beliau membangun Kerajaan Islam Peureulak dalam bidang politik/kekuasaan. seorang ahli hukum. Namanya Adi Geunali. Daya dan Lamuri (Aceh). Namanya Ja'kub. Teungku Kawee Teupat. pendidik dan pemimpin. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 6 Ibid halaman 28. M. Keluaran Dayah Cot Kala. Oleh Sulthan Machdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat (402-450 H . seorang pangeran. Lingga. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 7. Pidie. (217) 2. juru dakwah. setelah menjadi ulama besar bergelar Teungku Chik Blang Peria.). Teungku Chik Seuruleue.Bayeuen sekarang). Setelah menjadi ulama besar bergelar Syekh Sirajuddin atau lebih terkenal dengan nama Teungku Chik Seuruleue. dimana beliau menjadi pemimpinnya sehingga karenanya nama beliau terkenal dengan Teungku Chik Dajah Cot Kala. Beliau hidup dalam zaman Maharaja Nurdin Sulthan A l (217) (218) (219) Tgk. dan menjadi raja pertama. pujangga dan muballigh yang terkenal. = 922-946 M. Dayah Cot Kala adalah pusat kegiatan ilmu dan telah banyak menghasilkan ulama/sarjana.).

= 1155-1210 M . ) memerintah Samudra/Pase. (220) 5. penganut paham Wihdatul Wujud. = 1133-1155 M . Tgk. diangkat menjadi Syaichul Islam pada waktu Sulthan Alaiddin Malikus Salih memerintah Kerajaan Islam Samudra/Pase (659-688 H . (222) 7. pembangun Islam pertama di negeri Samudra/Pase. Syekh Abdul Jalil. Ibid halaman 16. Ulama ini juga disebut Syekh Siti Jenar dan kemudian terkenal dengan " W a l i Songo". yaitu ayahda Sunan Giri salah seorang sunan penyiar Islam dipulau Jawa (223). hidup sekitar tahun 801-831 H . Ibid halaman 10. Syekh Awaluddin. (221) 6. = 1233 M . (224) (220) (221) (222) (223) (224) Ibid Halaman 11. yang memerintah untuk membunuh lebih dari 40 orang ulama Ahlus Sunnah. Said Ali. = 1400-1428 M .Kamil (550-607 H . = 1261-1289). Kubur beliau terkenal dengan nama Kubur Teungku Jirat Raja di Blang Peria (Gedung). Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 16. 227 . 8. Meninggal 15 Muharram 630 H . seorang ulama besar. Beliau mendakwahkan Islam sampai-sampai ke Djeumpa. Lingga dan Isak. Syekh Ismail A l Ramaly ini seorang ulama besar dan juru dakwah terkemuka. ) . yaitu sahabat karib dari Raja Bakoy Ahmad Permala. M. datang ke Pase pada zaman Maharaja Khiyasyuddin Syah (527-550 H . Namanya kemudian terkenal dengan Maulana Ishak. Ibid halaman 13. beliau turunan dari Meurah Khair (Meurah Giri). tokoh penguasa yang menganut Wihdatul Wujud di Samudra/Pase. Nama lengkapnya Said A l i bin A l i A l Makarany. Yunus Jamil:. Syekh Ismail.

Syekh Abdullah Kan'an adalah pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. Orang tuanya datang ke Peureulak bersama ulama-ulama lainnya dari negeri Arab untuk menjadi guru/juru dakwah. antaranya Meurah Johan putera A d i Geunali. (225) (226) Ibid halaman 19. dan setelah beliau meninggal namanya terkenal dengan Teungku Chik Lampeuneu'eun. terutama pada perguruan tinggi Dayah Cot Kala. Beliau dikirim ke Teuming untuk mengembangkan Islam pada zaman memerintah Teuming Raja M u d a Sedia (753-800 H . ) . sehingga namanya menjadi Syekh Burhanuddin Ulakan. Setelah menjadi ulama besar beliau menetap dan mengajar di Ulakan Pariaman (waktu itu masih menjadi wilayah Aceh). Teungku Chik Lainpeuneu'eun. Lahir sekitar tahun-tahun 400-450 H . = 13531398 M . Syekh Burhanuddin. (225) 10. Teungku Ampoon Tuanlah yang menganjurkan agar Kerajaan Teuming digabungkan dalam satu federasi dengan Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase. sehingga karenanya setelah dia besar dan menamatkan pelajarannya di Dayah Cot Kala namanya menjadi Syekh Abdullah Kan'an. 228 . Teungku Ampoon Tuan. (226) 11. = 1012-1059 M . Nama kecilnya tidak jelas.9. Ibid halaman 35-36. Seorang ulama dan muballigh terkemuka. dan beliau diangkat menjadi Qadli negeri Batu Karang. keluaran Dayah Cot Kala. Kemudian gadis beliau dikawinkan dengan Raja M u d a Seudia dan memperoleh seorang puteri dari perkawinan itu dengan diberi nama Puteri Lindung Bulan. Salah seorang diantara murid dan pendukung paham Syekh Abdur Rauf Syiahkula yang terbesar. ) dengan diberi nama Abdullah oleh orang tuanya yang berasal dari Kan'an (Palestina). Syekh Abdullah Kan'an pindah ke Lamuri (Aceh Besar) bersama dengan 300 orang iaki perempuan.

229 . Beberapa kuburan diluar bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun.Makam Teungku Chik Lam Peuneu 'eun dalam bangunan.

Makam Teungku Chik Peuneu'eun atau Teungku Syek Abdullah Kan'an. 230 . Batu nisan Teungku Chik Lam Peueu'eun yang telah pat dengan tulisanArab.

Muka sumur yang dibikin kira-kira 700 tahun yang didepan bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun dan peudeuna tempat air. 231 .

Seorang ulama dan pengarang. : Teungku Ahmad. (228) Sedikit keterangan tentang dirinya juga didapat dalam kitabnya. 232 . . yaitu : K A S Y F U L M U N T A D H I R . bahwa risalah selesai pada hari Selasa 1245 H . (228) 13. Salah seorang keturunannya (cucunya dari anak perempuan) yang sangat terkenal. yaitu Teungku Harun yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Teupin Raja.Diantara kitab-kitab karangannya. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (Poteuk Uek). : Muhammad bin Akhmad Khathib Langien. Teupin Raja. terkenal dengan lakab Teungku Khathib Langien. dimana dia kemudian mengarang kitab dimaksud yang diberi nama "Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A ' l a " . Permintaan Sulthan dilaksanakannya. seorang ulama dan A h l i H u k u m Islam (Fiqh) yang besar. beliau wafat (227) Keterangan hanya sedikit didapat dalam kitabnya Kasyful Muntadhir Lima Yarahul Muchtadlar. (11471174H. baik dalam bahasa Arab. : Langien. untuk membrantas paham-paham yang sesat mengenai ke Tuhanan. = 1826 M . Nama kecil Ayahnya Nama lengkapnya Nama popuier Tempat lahir : Muhammad. = 1735-1760 M . kumpulan karangan Ulama-ulama/Pengarang-pengarang Aceh. Syekh Jalaluddin. Malam Ahad 19 Zulhijjah 1275 H . Pidie. Karangannya banyak. ) Dalam tahun 1152 H . (227) 12. baik dalam bentuk natsar (prosa) ataupun dalam bentuk syair (puisi). : Teungku Chik D i Simpang. Teungku Chik Di Simpang. kitab yang ketujuh dari Jawami'ul Mushannafat. Melayu (Jawi) dan Aceh. Pada akhir kitab dinyatakan. Sulthan Alaiddin Johan Syah Berdaulat meminta kepada Syekh Jalaluddin agar mengarang sebuah kitab tentang ilmu tauhid. Salah satu antaranya yang termasyhur : Dawaaul Qulub. tentang ilmu tauhid.

233 . juga beliau seorang thabib (dokter) yang terkenal dalam zamannya. Abdullah Ujong rimba. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja L i l a A h m a d Syah (1139-1147 H . ) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . mengenai ilmu kedokteran. = 1727-1735 M . Nama lengkapnya Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursany. juga beliau seorang politikus yang sangat dihormati oleh lawan dan kawan. Seorang Ulama/Pengarang yang terkenal. (231) Tgk. Chik Kuta Karang adalah salah seorang staf dan penasehatnya yang utama. Nama kecilnya Abbas. Sebelum itu. Tgk. juga saya dapati dari Teungku H. Waktu Teungku Tiro mendirikan markasnya di Mureu. (229) 14. kitab hukum pedoman untuk para hakim. Kitabur Rahman. mengenai ilmu bintang. dan setelah mendirikan dayahnya sendiri namanya bergelar Teungku Chik Abbas Kuta Karang atau Teungku Chik Kuta Karang. Sisa-sisa dari kitab-kitab beliau yang telah dimakan rayap masih terdapat di Dayah Babussalam di L a m Kunyet. (232) Keterangan dari Teungku H. Ismail Yakub: Teungku Chik Di Tiro halaman 45. dan catatan pada akhir kita karangannya. Kitab-kitab beliau banyak sekali. Dayah beliau. beliau pernah menjadi Qadli dari Sulthan Aceh (mungkin Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . Ilmu Falak. Syekh Jalaluddin. Beliau meninggal tahun 1153 H . disamping Teungku Chik Tanoh Abee dan ulama-ulama lainnya. (232) Kecuali sebagai seorang pengarang yang ternama. (230) 15. 2.dalam usia 99 tahun dan dimakamkan di Teupin Raya. (231) Disamping sebagai seorang ulama/ahli hukum dan pengarang. Kemukimah Ulee (229) Sedikit keterangan tentang Chik Langien ini didapati dari Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. kemudian setelah alim sedikit menjadi Syekh Abbas. ) Karangan yang terkenal : Safinatul Hukkam. yaitu Dayah Langien sangat terkenal. Diantara kitab-kitab karangannya: 1. (230) Keterangan Teungku Tursany. = 1735-1760 M . Abdullah Ujong Rimba. Teungku Chik Kuta Karang. = 1870-1874 M .

Kampung Sikureueng Mukim juga adanya. ada baiknya saya turunkan salinan kedua pucuk surat tersebut dibawah ini.Susu. yang telah ada sekarang ini duduk dengan istirahatul khair kesenangannya didalam daerah negeri Aceh Banda Darussalam. yaitu ialah datang daripada pihak saya yang bernama Teuku Nek Naggroe yang hina dina (sobek) miskin daripada segala hamba Allah fil 'alamin. itupun tiadalah dengan sepertinya. kemudian daripada itu maka adalah saya melayangkan kertas yang sepotong kecil ini. Wa ba'dal kalam al-mazkur. Surat dari Teuku Nek Purba Bangsa : a. antaranya : catatan-catatan tentang Teungku Chik Di Tiro. apalah kiranya datang menghadap kehadapan majelis paduka guru saya yang termasyhur nama Teungku Kuta Karang yang mulia dunia akhirat. akan jadi ganti perhubungan dan pertemuan antara kedua pihak. washshalatu wassalamu'ala man la nabiya ba'dahu. Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. Alhamdulillah wahdahu. fahazihir risalah (telah sobek kertas) yang termazkur dalamnya dengan beberapa sembah salam wa bihurmatit ta'dhim dan takrim bi'inayatillahir rahim. 234 . saya sempat menjumpai beberapa dokumen penting. saya dengan Teungku yang guru saya. yang memberi gambaran betapa terhormatnya kedudukannya dalam masyarakat. b. Syahdan barang wasilkan oleh Tuhan Chaliqul asya-i'. mudah-mudahan barang ditetapkan Allah iman dan amalnya serta dilanjutkan Allah asyya umur zamannya didalam sehat wal'afiat min darid-dunia ilal daril achirah. Untuk diketahui bagaimana seni mengarang surat waktu itu. Waktu meninjau ke Dayah tersebut. Amin ! Summa amin (ya) Birral Karim At Tauwabar Rahim. 1. yang telah ada sekarang ini duduk bernaung dengan dukacita yang amat sangat didalam daerah Bandar Negeri Teurumon jua adanya. dua pucuk surat yang dikirimkan orang kepada beliau.

Sallamahullahu Ta'ala fid darain (sobek kertasnya). pagi dan petang. fassalamu 'alaikum waramatullhi wabarakatuh. Makam Teungku Chik Kuta Karang terletak dalam komplek makam Teungku L a m Peuneu'uen. yaitu Habib Ahmad yang terhenti pada masa sekarang ini apda kuta Cot Bak U . yang terbit dari hamba Allah Ta'ala yang gharib dan miskin. dalam Kecamatan Darul Imarah. lepas langkah Teungku ambil meski sibarang-sibarang hal. dan sungguh Tuanku Raja Cut Teungku yang guru kedeeh langkah kadar lima hari itulah.bahwa surat yang Teungku kirim kepada uloon tuan sudah uloon tuan paham serta dengan kemuliaan daripada uloon tuan -insya Allah. doa fil laili wal aiyam. Diperbuat surat kepada 2 hari bulan (sobek) pada tarikh 1310 tahun wau bilangan j i m . dan uloon tuan bri maklumkan kepada Teungku yang guru perhamba -insya Allah Ta'-ala. yaitu Teungku D i Kuta Karang yang guru perhamba yang ada terhenti pada masa sekarang ini pada kubur Teungku Dalam Keuneu'eun adanya sallamahullahu-. (Disamping surat ada cap Habib Ahmad yang dilengkapi dengan sanah 1315). adapun seperti anak saya yang bernama Nyak Imam saya suruh pergi ke Aceh bersama-sama dengan Pang Djanga akan jadi ganti saya sekejab. M a k a hendaklah Teungku lihat-lihati anak saya dan anak Teungku juga. benar Teungku ikut. kepada pangkat derajat yang a'la wa fadhlan. (disamping surat ini ada cap Teuku Nek Purba Bangsa) 2. kesukaran Teungku tolong. dan tiadalah satu apa-apa kepada hernat hamba sematamata. Surat dari Habib Ahmad : Alhamdulillah wahdahu washshalatu wassalamu 'ala asyrafil anam. hendaklah mendapat cium kadam Teungku yang guru perhamba. M a k a haraplah saya kepada Teungku yang guru saya hal itulah adanya.uloon tuan beri tangguh pada Teungku yang guru perhamba kadar lima hari serta dalam cita-cita hari dan malam.Ihwal maka adalah saya memberi maklum kepada Teungku. W a ba'du. sementara belum sampai saya. Kabupaten Aceh Besar. 235 . jikalau salah Teungku tegah.

Makam Teungku Chik Kuta Karang. 236 .MAKAM LAM PEUNEU'EUN Bangunan dalam komplek makam Lampeuneu'eun.

237 .Fotokopi surat dari Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang.

238 .Fotokopi surat dari Habib Ahmad kepada Teungku Chik Kutakarang.

Syekh Jamaluddin. Syech Djalaluddin (pengarang Kitab Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A'la) anak baginda Chathib. 17. Seorang Ulama dan pengarang yang hidup dalam masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat 1139-1147 H . yaitu Muhammad Zain anak Tuan Faqih Jalaluddin Aceh. Jadi beliau adalah anak dan cucu dari Ulama/Faqih/Pengarang. Seorang Ulama pengarang turun-temurun. Syafi'i mazhabnya. Syekh Abdullah. 18. Seorang Ulama/Pengarang ahli tasauwuf yang hidup dalam 239 . = 1727-1735 M. b. Kitab ini dikarang atas permintaan Aladdin Ahmad Syah dalam tahun 1145 H . Tentang dirinya disebut dalam kitabnya itu : Faqir yang hina. Faqir yang hina kepada Tuhannya Alla Ta'ala yang bersifat kekayaan. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174-1195 H = 1760-1781 M. Syekh Jamaluddin. = 1795-1823 M. Kasyful Kiraam. Talkhishul Falah. tentang masalah nikah dan thalak. Beliau pengarang dari: a. Beliau pengarang dari Kitab Syifaaul Qulub. tentang akhlak/tasauwuf yang mengandung 400 buah Hadis. pengarang dari Kitab Fiqh Hidaayatul 'Awam. Seorang Ulama ahli Hadis kenamaan.). chadim Ulama Haji Jalaluddin anak syech yang 'arif billah. 19. Dalam kedua kitabnya ini diterangkan tentang dirinya.). yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Jauharul Alam Syah (1209-1238 H .). sehingga nama lengkapnya menjadi Syekh Muhammad Zain bin Syekh Jamaluddin bin Syekh Jalaluddin bin Syekh Khathib.16. Syekh Muhammad Zein. tentang masalah niat dalam takbiratul ihram.

dan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1290 H . Teungku Yahya dan anak Teungku Yahya yaitu Teungku Muhammad A l i A l i m kitab Jawi) yang terkenal dengan gelar Teungku Gampoong Teungoh. Nama lengkapnya Syech Faqih Abdussalam tiro bin Syech Faqih Abdulwahab Haitamy. . Syekh Abdulwahab mempunyai anak yang alim. datunya dari Ulama-ulama Tiro. b. ) . Syekh Abdussalam. = 1836-1857 M . Syekh Faqih Abdussalam yang termasyhur di Aceh dan Pidie hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jaharul 240 . Lakabnya yang terkenal : Teungku Chik Tanoh Abay. Nama lengkapnya Syekh Jamaluddin bin Syekh Abdullah Aceh (pengarang Kitab Syifaul Qulub).zaman pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . Seorang U l a m a / A h l i H u k u m Islam yang terkenal. Beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . negarawan-negarawan politikus-politikus dan pahlawan-pahlawan. c. Syekh Abdulwahab. = 1870-1874 M . yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Chik Seulimeum. ) . Anak beliau Haji Sulaiman yang bergelar Teungku L a m Buga. Nama lengkapnya : Syekh Abdulwahab bin Syekh Muhammad Salih bin Syekh Abdur Rahim bin Syekh A b d u l Hafidh bin Syekh Idrus Bayan (berasal dari Baghdad) yang terkenal dengan lakab Teungku Pantee Cermin. 21. yang kemudian mendirikan dayah-dayah diseluruh Aceh. 20. Teungku Hasan. sebuah perguruan tinggi Islam yang telah banyak melahirkan ulama-ulama. Teungku Haji Muhammad Husin. Seorang Ulama Besar pembina lanjutan dari "Dayah Tanoh A b a y " . pembina Dayah Seulimeum. Beliau pengarang Kitab I'laamul Muttaqin. = 1874-1903 M . dan meninggal tanggal 8 Rajab 1311. yaitu : a.

Teungku Ya'kub Meureudu. Teungku Syekh Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik L a m Nyong. Muhammad A m i n . yang terkenal dengan Teungku D i Tiro Muhammad A m i n . dan beliau meninggal pada hari Isnin 1237 H . c. 26. Lahir dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . pendiri Dayah Ie Leubeue. Teungku Poma Fathimah. ayahnya Syekh Muhammad Saman yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Tiro (meninggal malam Selasa 10 Jumadil Akhir 1308 H . 24. = 1823-1836 M . Muhjiddin.1823 M . Dari Syekh Abdussalam Tiro inilah menurunnya Ulama-ulama Teungku Muhammad A m i n yang bergelar Teungku Chik dajah Cut dan Teungku Syekh Abdullah. 27.U . yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Jan. 23. 22. Teungku Muhammad Arsyad Ie Leubeue. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1233-1251 H . = 1822 M . Teungku Syekh Muhammad Saman mempunyai anak : a. ) dan meninggal pada tanggal 3 Zulhijjahl340H. pendiri Dayah Pantee Geulima. Ubaidillah. 25. = 1870-1874 M . yang mempunyai anak-anak: Fathimah. ) dan meninggal dalam tahun 1246 H . pendiri Dayah L a m . yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Pantee Geulima. Syekh Marhaban ibnu Almarhum Haji Muhammad Saleh A l Pidiry.A l a m Syah (1209-1238 H . ) . b. = 1795 . Teungku Haji Muhammad Thahir yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Cot Plieng bin Teungku Zainul Abidin (terkenal 241 . d. Abdullah dan Teungku Umar Tiro. ) .U . Teungku Umar yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i L a m . salah seorang Ulama/Hafidh Quran yang terkenal. Pendiri Dayah L a m Nyong terkenal.

berkedudukan di Meulaboh. Teungku Muhammad Jusuf diangkat menjadi Qadli untuk daerah Rantau X I I Aceh Barat sebelah timur. = 1607-1636 M . c. Teungku Muhammad Saleh ibnu Teungku Abdur Rahman Bitay. Teungku Chik Tanjoong Bungong Samalanga. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. 32. Teungku A b u Bakar dikirim menjadi Qadli untuk daerah Kaway X V I Aceh Barat sebelah barat. 29. 28. yaitu : a. pendiri Dayah Meunasah Blang. Beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik di Rumpeet. X X V I mukim. b. 30. Teungku Haji Muda yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Krueng Kalee. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. 31. sebagai dayah pertama di Aceh Barat. Teungku Abdullah yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Meunasah Blang.dengan Teungku Chik Beulong Basah) bin Muhammad Jusuf Geulumpang Minjeuek bin Ismail. Menurut keterangan salah seorang dari keturunannya. tiga orang bersaudara dari turunan Ulama Rumpeet. Teungku Djamaluddin dikirim kewilayah Deli Sumatera Timur. = 1870-1874 M . berkedudukan di Daya. Teungku Muhammad Yusuf. bahwa pada masa Sulthan Iskandar Meukuta A l a m memerintah (1016-1045 H . beliau sezaman dengan Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. ) . pembina Dayah Rumpeet di Kuala Daya. mendapat tugas dari Sulthan. Hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1286-1290 H . ) . yaitu Teungku Ibrahim L a m N o . 242 . Beliau syahid dalam perang dengan Belanda pada tahun 1902.

wabirakatin Nabiyi Saiyidil Anam.a. yaitu dibuat oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. A l i r.Dari turunan Teungku Muhammad Yiisuf terus menerus menjadi Ulama dan Qadli dalam wilayah Rantau XII. yaumil Ahad. wahiya Abu Bakar. menunjukkan betapa tinggi kedudukannya turunan ulama Rumpeet ini dalam Kerajaan Aceh Darussalam. wa bibarakti afwah paduka marhum Saiyidil Mukammil. (1857-1870 M. wa bibarakti afwah paduka marhum Meukuta Alam Iskandar Muda. Sulthan Aceh terakhir. wabibarakati Izzati Quthbir Rabbani wal Arifissamadani. Satu diantara kedua sarakata itu. wabibarakati kullihim Auliyais Salihin al Abidin. Sarakata yang dibubuhi Cap Sikureueng Sulthan Mansur Syah berbunyi: Fi Hijaratin Nabiyi s. alaf wa miatain tsamaniyah wa khamsina. Sarakata kedua. Pada kedua surat sarakata ini dibubuhi setempel kerajaan tertinggi: Cap Sikureueng. DUA B U A H S A R A K A T A Pada waktu akan menyelesaikan penyusunan buku ini.) sebagai surat pengangkatan Teungku Tjut menjadi Hakim wilayah Nikah Aceh Barat. Usman. sampai-sampai kepada masa Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Umar. wa bibarakati afwah alamarhum 243 . wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Johan Syah. wa bibarakti afwah paduka marhum kulluhum. dari Sdr.a. waktil ahsri fis sa'atil mubarak (tidak jelas lagi) Bi'aunillahi A l Malikil Alam. saya dapat meminjam dua buah sarakata yang masih asli. sebagai surat kuasa kepada Teungku Di Rumpeet. wa bibarakati afwah Sulthan Alamarhum Alaiddin Ahmad Syah. wafi hiyratil A l i yauma syahri Jumadil Akhir. di Keumala. yaitu dibuat oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah yang memerintah pada tahun 1273-1286 H . wa birakati afwah Sulthan Almarhum Tajul Alam Safiatuddin. Wabihaqqi Saiyid Syekh Muhjiddin Abdulqadir Jailani. Dua buah sarakata cap sikureueng yang dimuat dibawah ini. min masyariqil ardli ila magharibiha.w.. wabibarakatis Sahabatil Arba'ah. yaitu anak turunan dari ulama yang tersangkut dalam kedua sarakata itu. wa'ala alihi wasahbihi wa sallam. Teungku Ibrahim Lamno.

Maka adalah seperti Teungku Cut ini sudahlah dia menjunjung titah hukum wilayah nikah pasah daripada duli hadlarat Syah Alam.in insya Allah Ta'ala. Dengan tolong Allah dan dengan berkat yang mempunyai kebenaran dan ketinggian dan kemuliaan serta martabat al a'la dan pada yang telah dikurniyai daripada Tuhan yang bernama Rabbukumul A'la. dan sekalian keuchik dan wakil atau tandial serta segala rakyat kiranya. dan yang telah dipertuan dalam negeri Aceh di Bandar Darussalam dewasa itu. lagi jikalau sampai Teungku Cut barangmana negeri dalam daerah sebelah barat rantau duabelas. lagi pun jangan menjadikan kesukaran atas sekalian hamba Allah yang jauh dengan duli hadlarat Syah Alam si perkara. demikian juga seperti yang telah tersebut hukum di dalam surat ini.Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. tatkala baginda semayam serta istirahatul khair diatas singgasana kerajaan daripada masa qudrati yang sepluh mutu dan bertatahkan adengan ratna mutu manikam dan berumbaikan mutiara daripada intan dikarang dan berjad yangtelah terjeradi. Maka bersabdalah duli hadlarat Syah Alam. menyuruh perbuat sepucuk surat ini. menurunkan titah hukum wilayah nikah dan pasah. wa bibarakati afwah Alamarhum Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. (Tercap dengan cap Sikureueng) 244 . supaya segera mendapat hendaknya sekalian hamba Allah jangan menjadi kesusahan. inipun siapa yang akan pasah atau nikah. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Jauhar Alam Syah. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Mansur Syah ibnu Sulthan Almarhum Djauhar Alam Syah Johan Berdaulat Dhillulah fil Alam. Intahalkalam sanah 12S8. Syahdan barang sekalian tuan-tuan ketahuilah yang di dalam negeri daya. Akan sekarang ini pun siapa yang mau akan nikah dan pasah hendaklah sekalian tuan-tuan datangkan kepada Teungku Cut supaya jangan jadi menanggungkan berat diatas duli hadlarat Syah Alam. pertama Hulubalang dan segala Pertuan dan segala orang tuha-tuha. kurnia duli hadlarat Syah Alam akan Teungku Cut. hendaklah pengetahuan sekalian tuan-tuan hal inilah. rahmatullahi alaihim ajma'. Demikianlah.

Maka dewasa itulah bersabda Duli Hadlarat Syah Alam kepada Katibul Muluk. 245 . bermusuh-musuhan sama Islam yang larang Allah dan Rasul. Demikianlah kami hendaklah perintah dengan mulut sendiri kami. supaya boleh berkekalan jabatannya masing-masing dengan sejahteranya fid-dunya wal akhirah. menjadi kebinasaan iman diatas sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami. Maka lazim sekalian tuan-tuan mendengar dan mengikut dianya menghadap kami. Sabtu waktu jam pada 8 fi sanah 1307. yang telah dikurniai oleh Tuhan. serta dengan mufakat Hulubalang yang memegang adat dan Ulama yang memegang syara'. Syahdan. Maka sekarang pun jikalau ada Hulubalang kami sekalian mengikut seperti yang telah tersebut di dalam firman Allah Ta-ala : Athi'ul-Laha. Amin. wa athi'ur Rasuli wa Ulilamri minkum. supaya boleh kami perdamai dan suluh bersama-sama Hulubalang kami yang sudah permusuhan dengan perdamaian yang sempurna aturannya diatas masing-masing hak dan pangkatnya. menyuruh perbuat sepucuk surat kenyataan kurnia akan guru kami yang bernama Teungku Di Rumpeet jua adanya. Termazkur pada 24 bulan Rajab fil jaumi. Dianya mengajak sekalian tuan-tuan menghadap kami. sabda yang maha mulia. Maka adalah guru kami Teungku di Rumpeet ini ada sampai mengadu apa kami serta dipersembahkan akan hal sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami bermusuh-musuhan sama-samanya Hulubalang. Tamatul Kalam. maka kami menyatakan kepada sekalian Hulubalang yang ada memegang perintah jabatan sehingga negeri Keluwang hatta sampai ke negeri Teunom. yaitu : Insya Allah Ta'ala. Tatkala baginda bersemayam di atas singgasana tahta kerajaan di dalam Kuta Keumala. lagi a'la wal fadlal. yang bernama Rabbukumul A'la. Sehari sampai guru kami Teungku di Rumpeet ini mendapatkan sekalian tuan-tuan dibawakan sabda kami.Adapun sarakata yang diperbuat di Kuta Keumala oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seru Sulthan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ibnu Sulthan Almarhum Mansur Syah Johan Berdaulat Dhillullah fil Alam.

246 .Fotokopi Sarakata Sulthan Mansur Syah.

247 .Fotokopi Sulthan Muhammad Daud Syah.

248 .

(Bercap Cap Sikureueng Sulthan Muhammad Daud Syah. 249 . Seri Paduka Yang Mahamulia Ayahanda Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.w. 18 Zulhijah 1357. Zulhijah 1357 jam pukul 3 siang. Saya Tuanku Ibrahim ibnu Almarhum Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah dan Tuanku Iskandar serta sekalian ahli famili berkedudukan di Buitenweg Kutaraja memberi maklum kepada yang mulia pada hari Isnayan tanggal 6 Februari 1939 bersamaan 16. Surat berita kemangkatan itu selengkapnya berbunyi: Assalamualaikum w. Tuanku Ibrahim. 9 Februari 1939. Salam dan bahagia dari saya dan sekalian ahli famili. supaya dari siksa kubur dan mendapat pahala yang berlipat-lipat ganda sampai akhirat. dan disamping cap Sikureueng tertera pula cap Sulthan pribadi dan semboyan: Allah Yajma'u bainanawabainakum). Kutaraja. Berita mangkat Sulthan Daud. telah dimakamkan di Batavia—Centrum. Demikianlah pengharapan saya dan sekalian ahli famili. Oleh sebab hal yang demikian. Dengan peringatan. Dihaturkan kehadapan yang mulia Tgk. khusus menerima surat berita kemangkatan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah di Jakarta. mudah-mudahan dikabulkan Allah sekalian doa hambanya Amin. Kalau salah seorang turunan ulama Rumpeet ini yang masih hidup dalam tahun 1939. telah mangkat berpulang ke rahmatullah (meninggalkan dunia yang fana) pada hari Rabu tanggal 8 Februari 1939. ttd. dapatlah kita merasai betapa akrab dan terhormatnya kedudukannya Teungku Chik Di Rumpeet itu dalam Kerajaan Aceh Darussalam. saya dan sekalian ahli famili berharap kepada yang mulia mendoakan kepada arwahnya seri paduka yang maha mulia Tuanku Sulthan. Haji Sulaiman berselamat di kampung di Lamo Daya.

Gambar lukisan Teungku Haji A bbas Lambirah 250 .

Jakfar Lam Jabat 251 .Gambar lukisan Teungku H.

Gambar lukisan Teungku Hasballah Indrapuri. 252 .

Tengku Chik Lam Baro Ayah dari Teungku Haji Abbas yang bergelar Teungku Chik Lambirah dan Teungku Haji Ja'far yang bergelar Teungku Chik Lamjabat. = 1760-1781 M). Nama aslinya Saiyid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih. 34. nama beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Di Anjong. Teungku Di Anjong meninggal dunia dalam tahun 1196 H . Dja meutroe dan Dja Bendahara. di tempat mana juga sekarang makam beliau berada. 35. bahkan diseluruh Indonesia. yang kemudian banyak bertebaran diseluruh Indonesia sebagai juru dakwah Islam. yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lambhuk.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1174-1195 H .33.).1735-1760 M. (1782 M. 253 . Beliau hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah dalam tahun 1174—1195 H . Teungku Di Anjong. Sebagai seorang Ulama Besar kenamaan. DAYAH DAYAH TERKEMUKA Semenjak berdirinya Kerajaan Islam Peureulak (hari Selasa 1 Muharram 225 H . (233) Dayah beliau yang sangat terkenal terletak di Pelanggahan.) sampai-sampai jatuh Kerajaan Aceh Darussalam (1903 m. Beliau turunan suku "Bal Faqih ini. Saijid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih ini sangat berjasa dalam pengembangan dan pemantapan ajaran Islam di Aceh. = . bahkan ada diantaranya yang sampai ke Pilipina.). = 840 M. Teungku Syech Marhaban. Banda Aceh. 33/April 1971 halaman 61. dua orang Ulama/Bangsawan bersaudara yang hidup dalam masa pemerintahan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . Sejumlah dayah-dayah yang ada bahan pada saya atau yang (233) Majalah Sinar Darussalam No. telah banyak didirikan taman-taman pendidikan di Aceh dengan nama ' D A Y A H ' baik tingkat menengah ataupun tingkat tinggi. pendiri Dayah Lambhuk. pendiri Dayah Lambirah.). (1760—1791 M. dengan meninggalkan harta waqaf yang banyak sekali. Dari kedua beliaulah menurun Teungku Chik Cot Keupeueng.

is I O Q •*: a öo — -O i a I g c « 3 5 S ! ! 1 i6c & s: o I 254 .

dayah pertama di bagian Barat Aceh. pendirinya Teungku Chik Lam Lhom. 5. 4. = 922—964 M. 7. Dayah Tiro. e. D A Y A H T A N O H A B A Y . 10. b. Pembina lanjutan Teungku Syekh Abdulwahab (Teungku Chik Tanoh Abah) sekitar tahun 1286 H . D A Y A H L A M B I R A H . 3. D A Y A H INDRAPURI. Pendiri Teungku Muhammad Yusuf yang berlakab dengan Teungku Chik Di Rumpeet. pendirinya Teungku Chik Lam Seunong. 12. Dayah Lampoh Raja atau Dayah Krueng. d. akan saya daftarkan dibawah ini. Pendirinya Teungku Chik Muhammad Amin yang terkenal dengan Teungku Chik Cot Kala. dan tahun 1045 H . ' 9. D A Y A H .) 2. belum jelas sejarahnya dan nama kecilnya. Dayah Cot Muroong. Dayah Cot Plieng. pendiri Teungku Dayah Chik. Dayah terkenal yang didirikan oleh dua bersaudara Ja Meuntroedan Ja Bendahara. yang kemudian beliau menjadi raja Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310—334 H . sekitar antara tahun 1016 H . neneknya Teungku Faki. D A Y A H L A M NJONG.D A Y A H TIRO yaitu : a. 11. = 1870 M . pendirinya Teungku Syekh Marhatian yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lam Bhuk. Dayah Blang. D A Y A H U L E E SUSU. yaitu: 1. pendirinya Teungku Chik Indrapu/i. ' belum jelas nama terang dan sejarahnya. D A Y A H L A M L H O M . 8. D A Y A H RUMPEET. satu dayah yang telah banyak menghasilkan ulama-ulama besar. Dayah yang pertama di Aceh. Riwayatnya belum jelas. pendirinya Teungku Haji Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik di Lamnjong. 255 . pendirinya Haji Muhammad Thahir. D A Y A H L A M BHUK. pendirinya Teungku Syekh Abbas yang terkenal dengan gelar Teungku Chik Kuta Karang. sekitar tahun 1147 H . D A Y A H L A M K R A K . DY A H L A M SEUNONG. pendirinya Teungku Chik Lam Krak. 6. D A Y A H COT K A L A . = 1636 M . c.dapat saya kumpulkan keterangan pada para Ulama kita. seorang pahlawan wanita. = 1607 M .

= 1835 M .13. bahasa Agama/ilmu pengetahuan. b. gurunya Teungku Chik Eumpee Trieng. 18. Kesusasteraan Aceh. 14. c. PROSA Perkembangan prosa kesusasteraan Aceh (seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa) tidak begitu pesat. 16. D A Y A H TEUPIN RAJA. Bahasa Arab. Perkembangan prosa bahasa Aceh hanya dalam percakapan. pendirinya Teungku Muhammad Irsyad yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Y a n . pendirinya Teungku Chik D i Rundeeng. pidato dan kata-bersambut dalam upacara perkawinan. KEHIDUPAN D A N PERKEMBANGAN SENI B U D A Y A SENI BAHASA Dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga bahasa yang berlaku : a. pendirinya Teungku Chik Ulee U Jruk-Samahani. Bahasa Melayu. Bahasa Aceh. ajaran ataupun sejarah. 15. Riwayatnya belum jelas. pendirinya Teungku Chik Rangkang Manjang. yaitu : Prosa dan Puisi. pendirinya Teungku Muhammad Yusuf yang terkenal dengan lakab Teungku Guelumpang Minyeuek. bahkan hampir-hampir tidak kita jumpai buku-buku dalam bahasa Aceh dalam bentuk prosa (nasar). pendirinya Teungku Harun yang terkenal dengan lakab Teungku Teupin Raja. baik ia kissah. didirikan sekitar tahun 1250 H . belum jelas riwayatnya. D A Y A H M E U N A S A H RAJA. bahasa perhubungan antar bangsa kepulauan Nusantara dan Asia Tenggara. D A Y A H R A N G K A N G MANJANG. 256 . sementara bahasa Arab baik kata-katanya ataupun ibaratnya banyak sekali mempengaruhi kesusasteraan Aceh dalam kedua bahasanya itu. terdiri dari dua bentuk. bahasa nasional. baik yang dalam bahasa Aceh ataupun yang dalam bahasa Melayu. Karena itu. A. D A Y A H IE L E U B E U E . cerita. kesusasteraaan Aceh ada yang dalam bahasa Aceh dan ada pula dalam bahasa Melayu. k'ematian dan lain-lain. 17. D A Y A H U L E E U . D A Y A H RUNDEENG.

. baik tuan rumah ataupun rombongan yang datang telah menunjuk seorang juru-bicaranya yang pandai berpantun. Para pujangga Aceh sanggup menciptakan puisi-puisi yang indah tanpa ada persiapan lebih dahulu. orang Aceh lebih banyak mencipta bahasa-puisi daripada bahasa prosa. yaitu menunggu kata sambutan dari tuan rumah. Meutaleh panton. Banyak sekali buku-buku karangan para ulama/pujangga terkenal yang telah dikarang dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. sehingga terpaksa ditulis dengan tangan. yaitu berbalas pantun antara dua pihak. Kata sambutan tuan rumah dibalas oleh rombongan yang datang. Sebagai contoh dapat dikemukakan : a. demikian pula undang-undang. kadang-kadang sampai berjam-jam.Kesusasteraan Aceh yang berbentuk prosa berkembang pesat dalam bahasa Melayu. Huruf resmi yang digunakan. akibat peperangan 50 tahun dengan Belanda. baik untuk surat menyurat ataupun buku. seperti Syekh Abdur Rauf Syiahkula. kanun dan resam semuanya ditulis dalam bahasa Melayu. dan dalam hal ini ada persamaannya dengan jiwa Arab. terutama sekali dalam zaman Sulthan Iskandar Muda dan Ratu Safiatuddin. yaitu huruf Arab. Banyak sekali yang telah hilang. hal ini dapat kita ketahui. Dalam dunia sastera. sehingga kitab-kitab karangannya dalam bahasa Melayu kentara sekali pengaruh bahasa Arabnya. kemudian menjalin kembali ke dalam bahasa Melayu. Surat menyurat resmi dan bahasa tata-usaha negara ditulis dalam bahasa Melayu. Para rombongan pengantar penganten laki-laki berhenti di halaman rumah penganten perempuan sementara waktu. pada berbalas kata dalam berbagai upacara ataupun dalam arena pertandingan sastera (polemik-puisi). Kedua penyair itulah yang terus-menerus berbalas-balas pantun. 257 B. Biasanya. malahan ada ulama/pengarang yang mula-mula mengarang dalam bahasa Arab. Meutaleh pantaon. sementara buku-buku ilmu pengetahuan sebahagian besar dikarang dalam bahasa Melayu dan sejumlah kecil dalam bahasa Arab. umpamanya pada upacara malam penganten. peraturan-peraturan pemerintah. PUISI Jiwa Aceh adalah tanah yang subur untuk puisi. Tetapi amat sayang karena waktu itu belum ada lagi mesin cetak. umpamanya.

pantun jenaka. yang dinamakan "hikayat". bahkan mereka mengarang sejarah dan ajaran-ajaran agama pun dalam bentuk hikayat. hanya yang ada seni-gabungan. pantun anak-anak dan pantun percintaan yang pendek-pendek. Kejadiannya demikian: Pada waktu-waktu tertentu di tempat-tempat tertentu pula. . sehingga kadangkadang dapat membuat orang menangis tersedu-sedu. Keindahan bahasa-hikayat sangat mempesona. namun bahasanya indah sekali. yaitu penyair-ulung yang sanggup menciptakan syair (pantun) atau berpidato dengan bahasa-puisi tanpa" ada persiapan terlebih dahulu. Disamping hikayat yang biasanya panjang sampai puluhan. Mereka berbalas-balas pantun semalam suntuk sampai pagi. artinya seni-tari dengan seni-suara tergabung menjadi satu dibawah 258 b. kissah. hampir semuanya dalam bentuk puisi. N A S I B berarti untung. Para pujangga Aceh menciptakan novel. ketawa terbahak-bahak ataupun menyalakan keberanian dan kemarahan yang membakar menghanguskan. hampir semuanya dengan bahasa-puisi atau pantun. mengandung nilai-nilai seni yang sempurna. hampir-hampir sukar kita mendapati seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa. dimana terjadi balas-membalas silih berganti). yaitu mempertarungkan nasibnya semalam suntuk. hampir-hampir tidak ada seni-suara saja ataupun seni-tari saja. Biasanya Syekh-nasib ini dibantu oleh seorang atau dua orang asistennya. juga terdapat pantun-pantun nasehat. roman. SENI SUARA/SENITARI Dalam dunia seni-budaya di Aceh. cerita. yaitu pertunangan antara dua orang "Syekh-nasib". dongeng dan haba-peuingat. karena pidato/berpantun untuk membalas pidato lawannya. diadakan "meunasib".meunasib. Karena itu. bahkan ratusan halaman. Sekalipun mereka berpidato dengan bahasa-puisi tanpa ada persiapan (memang tidak mungkin ada persiapan. dan pada waktu pagi barulah dewan juri menetapkan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Dalam hal ini adu untung antara dua orang/kelompok Syech-nasib (penyair-ulung). jadi meunasib berarti mengadu untung.

satu nama. Seulaweuet. artinya hanya seni-suara saja. ataupun pada waktu ada sesuatu upacara keagamaan. Meudikee. nasehat agama. kadang-kadang sampai ratusan. yaitu lagu yang dinyanyikan waktu mengantar penganten laki-laki ke rumah penganten wanita di 'Malam Penganten' . pada bulan Rabiul A w a l . W . tetapi kalau seni-tari tidak ada yang tanpa seni-suara. Salawalee. yaitu pantun yang dinyanyikan oleh gadis-gadis ataupun jejaka diatas dangau di sawah pada musim mengejar pipit. Isi nyanyian. kadang-kadang juga merupakan pencurahan rasa-cinta yang menyayat. A . Lagu wanita-wanita membuaikan anak. Meunasib. Dooda-idi. umpamanya 'seudati'. Kalau seni-suara ada juga yang berdiri sendiri. Lagu seulaweuet dilagukan beramai-ramai. yaitu puja dan puji kepada Rasul. Biasanya terjadi pula berbalas pantun antara dara di satu dangau dengan pemuda di dangau yang lain. Nyanyi salawalee. biasanya sedih menyajukan. bila demikian indah sekali. di mesjid-mesjid ataupun meunasah-meunasah pada malam Jum'at. mengumandangkan shalat dan salam kepadanya dan juga berisi doa. kissah hidup Rasul dan perjuangannya. jenaka. e. Biasanya dilagukan pada malam-malam tertentu di tempat orang kematian. Meudikee yang kadang-kadang disebut juga "dikee m o l o o d " . Dinyanyikan beramai-ramai. 259 . b. Pantoon jaga tuloo. d. dimana dalam seudati itu sekaligus ada tari dan ada nyanyi. seni amat. yang isinya memuja Rasul. Mengenai dengan 'meunasib' sudah dijelaskan diatas. antara lain yaitu : f. Diantara jenis-jenis seni-suara. Diantara jenis-jenis seni-gabungan. kalau sekiranya ayah si bayi sedang jauh dirantau. c. Pantoon jaga tuloo. yaitu lagu-lagu yang dinyanyikan dalam upacara memperingati maulid Nabi Muhammad S . biasanya lagu salawalee ini sifatnya riang. antara lain yaitu : a.

Tari Seudati 260 .

261 .Tari Inong. yaitu tari wanita Aceh yang juga dinamakan Ratoh Inong atau seudati wanita.

e ? "5 Q * 3 1 « la 'C s: K s: 5 •*»* • — * I < O 3 60 -V C « eo > < Ü T3 "O -Cl *~ 3 -V !i Ö .•a c 3 4 > -1 *: •s.A o K 262 ." S e .

4. Ratoh duk. Seudati adalah perpaduan antara seni-suara dengan seni-tari. Ratoh dong. dan yang memanggilnya yaitu aneuk-seudati (anak seudati). Seni-seudati adalah jenis kesenian yang diciptakan setelah berdiri Masyarakat Islam Aceh. seorang apet uneuen (pembantu kanan). seorang apet wie (pembantu kiri). Seudati agam. karena para pemainnya terdiri dari laki-laki. yang merata di seluruh Aceh. yaitu : 1. Dari nama ini. Seudati berasal dari bahasa Arab. 2. pemimpin pemain. timbul pula nama-nama lainnya dengan adanya tambahan embel-embel di belakangnya.Seudati. Ratoh memang bahasa Aceh asli. yang bersifat anak kepada para pemain seudati. Saman juga berasal dari bahasa A r a b . 3. karena bermainnya sambil duduk. Saman Gayo. 3. sindiran dan sebagainya. 5. Seudati juga bernama ' 'saman" dan "ratoh''. karena para pemain dan tempat bermainnya di Gayo (Aceh Tengah). 5. 2. Para pemain seudati terdiri dari delapan orang dan dua orang anak seudati. sekalipun kadang-kadang berlainan nama. Para pemain. Kesimpulan ini dipancarkan oleh nama dan sifat-sifatnya. yang berarti delapan. dan ia dinamakan dengan saman karena para pemainnya delapan orang. . dua orang anak seudati yang berdiri tetap di luar komposisi 263 a.budaya asli yang berjiwa agama. karena para pemain dan tempat bermainnya di Lukoop (Aceh Timur). Seudati adalah jenis seni. umpamanya : 1. yaitu saadati yang artinya : tuan-tuanku atau bapak-bapakku kalau istilah sekarang. yang berarti kira-kira obrol. 4. seorang Syekh. karena para pemainnya terdiri dari perempuan. seudati inong juga dinamakan pho dan bines. Saman Lukoop. Penamaan dengan ratoh karena nyanyian-nyanyiannya mengandung kissah. karena bermainnya sambil berdiri. 6. lima orang pemain-pengikut. yang berfungsi dakwah dan hiburan. Yang dimaksud dengan tuan-tuanku di sini yaitu para pemain seudati yang terdiri dari 8 orang. cerita. meuratoh artinya mengobrol. Seudati inong.

Tari Ranup Lam Puwan. yaitu tari asli Aceh yang dimainkan oleh wanita melulu. Biasanya sebgaipembuka malam kesenian. TariPho. 264 . yaitu tari penghormatan kepada tamu agung dengan memberi sirih.

265 .Tari adat dari Aceh Tengah. Takengon.

Sifat tari pho (seudati inong) hampir sama dengan seudati agam. Geundrang juga semacam seni-gabungan (nyanyi + tari). yaitu : 1. dimana anak seudati juga berfungsi sebagai musik yang mengatur gerak tari. diucapkan oleh syech dan para pembantunya dan diulangi kembali oleh anak seudati. tangkulook kasab (destar asli Aceh) dan rencong disandang di pinggang.pemain yang delapan. Geundrang ini terdiri dari empat buah instrumen. Pakaiannya. Ketiga buah instrumen ini dimainkan oleh tiga orang pemain. yaitu serangkum syair yang dilagukan pada pembukaan permainan seudati. yaitu kissah atau riwayat yang dilagukan sambil menari. yaitu gerak tari yang menuruti irama lagu. sedangkan kalau di Gayo ia bernama "bines". Geundrang. satu serunai kale. sedangkan anak seudati mengulangi syair-syair pendek waktu syech dan para pemainnya berhenti sejenak dari berkisah. Likok. Pho ini khusus Aceh Barat/Selatan. dua buah geundrang besar. Pho (Seudati Inong). Pho bermakna ratap. salah seorang diantaranya berfungsi sebagai "syekh". Aneuek seudati bercelana pantalon hitam atau putih. S e u d a t i terdiri dari: 1. 3. Sjahi (berasal dari kata-kata syair). yaitu celana pantalon hitam atau putih. b. kemeja sutera berlengan panjang dengan warna yang menyolok dan pakai tangkulook Aceh. 2. 3. sebuah geundrang (gendang) kecil. yang berfungsi mengatur gerak tari. dan kemungkinan sekali ia telah ada semenjak lama sebelum Islam datang ke Aceh. Tari pho terdiri dari seorang Syekh-wanita dan tujuh orang gadis-gadis lainnya. dan mungkin ada juga di daerah-daerah lain dengan nama yang lain. c. Kemudian 266 . Ratoh. baju kaus putih berlengan panjang. Syech dan para pembantunya sama berpakaian seragam. 2. karena asal mula tari ini digunakan untuk meratap waktu kematian.

Sejenis alat musikyang bernama Rapa—1. 267 . bunyinya hebat sekali. Permainan daboih. yaitu permainan keahlian dan kepahlawanan.

268 .

269 . salawat atau syair-syair agama lainnya dengan mempergunakan rapai (rebana) sebgai pengatur irama lagunya. Rapai. Rapai daboh. Yang dimaksud dengan "rapai-wirid". antaranya yaitu : 1. yang semuanya berada dibawah pimpinan/pengawasan khalifah. A p a sebab tubuh mereka tidak dimakan senjata. hatta kadang-kadang rencongnya menjadi bengkok. dan kalau goyang pastilah senjata akan makan tubuh mereka. 2. beberapa orang penabuh rebana (rapai). 3. Permainan rapai di Aceh banyak macamnya. Pada waktu para penabuh rapai sedang memukul rebananya sehebat-hebatnya. d. jadi besi makhluk dan manusia pun makhluk. maka para pemain rencong memusatkan seluruh pikirannya pada keyakinan diatas. Rapai pulot. dimana mereka pada waktu sedang menabuh rebana memukul rapainya sambil bernyanyi dengan lagu-lagu tertentu terus menikam-nikam anggota badannya dengan sehebat-hebatnya. sedikit pun tidak boleh goyang. yaitu semacam rebana. Geundrang dapat disamakan dengan sebuah perkumpulan band yang lengkap dengan penarinya. dan beberapa lagi pemain rencong atau senjata tajam lainnya. Permainan Rapai Daboh terdiri dari seorang syekh yang bergelar " K h a l i f a h " . yaitu suatu permainan ketangkasan atau kekebalan. Rapai wirid.menari mengikuti irama lagu yang dimainkannya. Rapai yang juga dinamakan terbang. hal ini menurut mereka oleh karena suatu keyakinan bahwa yang berkuasa hanya Khalik (Tuhan). Geundang biasa dipanggil pada waktu diadakan pesta kawin ataupun kenduri khitan ataupun pada upacara-upacara keramaian lainnya. Rapat pulot ini terdiri dari seorang " s y e k h " dua orang "apet-syekh" dan sepuluh atau duabelas orang pemain lainnya. sedangkan makhluk sama-sama tidak berkuasa. yaitu melagukan zikir. Biasanya dimainkannya pada malam Isnin dan Jum'at.

Suatu permainan yang sangat digemari. semacam alat bunyi-bunyian (Instrumen Musik).yang kadang-kadang menjadipengatur tari.Permainan geundrang. 270 .

Pengarangnya (A. Hasjmy) Sendiri (1960). 271 .

Lonceng CakraDonya. 272 .

C -s: o £ 273 .I I s 60 C «> O O s: o e •§ •s.

dalam segala macam bentuknya. sedang dan kecil. yaitu : 1. Para pemainnya terdiri dari gadis-gadis. Seorang syech yang mahir dan ahli dapat membuat penonton haru dan takjub. Serunai kalee. Alat-alat musik. Caranya demikian : Beberapa orang memainkan alu yang ditumbuk-tumbuk atas lesung kayu membawa irama lagu-lagu tertentu. A d a yang besar. Lagu-lagu serta syair-syair yang dibawakannya hampir sama dengan seudati. e. 2. Bansi. ataupun kepandaian lainnya. hanya keahlian melagukan rebana yang menjadi titik tuju.Syekh dengan dua pembantunya menyanyikan lagu seraya menepuk rebananya sementara anak-anak pulot menari memperlihatkan berbagai keahlian. semacam klarinet. bahwa rapai lagee adalah seudati yang disuarakan lewat rebana. Alee tunjang juga gabungan seni-tari dengan seni-suara. dan sejumlah gadis yang lain menyanyikan ïagu sambil menari. Berakhirnya sesuatu kepandaian yang dijalin sambil menari dan berlagu. Alee tunjang. adalah klimaknya dari permainan rapai pulot. dan waktunya bermain di malam terang bulan. Geudrang. 3'ang juga menghasilkan bunyi yang indah meningkah lagu alu bertemu dengan lesung. Rapai lagee hampir serupa dengan rapai pulot. Alat-alat (instrumen) musik asli sepanjang yang diketahui di Aceh. terbuat dari buluh. sejenis dengan suling. •K Rapai lagee. sehingga sadang-kadang orang mengatakan. sedangkan sejumlah gadis-gadis yang lain sambil duduk diatas tikar memainkan dengan jari-jarinya tali daun pandan yang bersambung dengan tempurung. bedanya karena rapai lagee tanpa adanya pertunjukan keahlian. 3. menuruti irama pemain alu dan tali tempurung. f. Rapai dalam segala macam bentuknya. seperti mempermainkan tali-temali sehingga akhirnya menjadi sebuah jala ikan. dengan enam 274 . 4.

275 .m-i:: uri. ^011. {Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara).. . t*r2.bab Jjeum^ra. KETERANGAN GAMBAR : 1. AjeunS****wk djaiué ro. t»ngj«v pakcian bu*t R«Simpiaib keheiar«n pu»r»/puln. 7. bob tji bad oo. 4. gunr-. 8. Tundjung S*t>rafi badi<*e badjeé.Jenis-jenis pakaian kebesaran Aceh. 5. badje. puijok fce- dja a t a u o r a i g Be bgngong Abt ciufts pakaian keto man ptrftiasufl pttieri daa pulent pc. Keupak Sawouk tccput* Tatuv Bob iMlee doib. dflfcubam. 9.. KouUb Seweufe r*ubung rab 3. 2. ó. dari emas.

sirih Ia'<u2. Ajeucm seunanguj * a r» g - mainan g f w. bung tjruek 17. T*luë gule. A n l t n g anfiny da 6 7 AdjeLfrit. g . buneong meulim- Perhiasan wanita : tempat sirih (bungkus sirih) Raja atau Uleebalang dan perhiasan kanak2 dari pada emas yang berukir (Clise Singa Ackeh). 19. Sub3ng po'.if!. 21 èên 22. 23. 5 2. a 'luna b. bungkoih an rih 14.B A R A N G EMAS P E R M A T A Y A N G ANTIK DIPAKAI D A L A M P E R A L A T A N D A N HARI-HARI R A Y A Keterangan gambar I. 10. Boh ' h u bunjjkoih Eniuëk. 24. sirih. baujee iunvjo. bungkus I«ki2. 18.idjeo ba- kanljing dju. r^nub. Bob djec raleb . Tiang« Boh koïh. 20. Gantjing boh 1 1. Gantjing b. ~ ka- ompeb k-her 'nak-kanak. 1 ó. 1 aweuk | bob bakeu- 9. 25.B A R A N G . bungkoïb. e.'. 276 . Subang meutjintra. 8. Entuèk bungkoih bung- mainan kus 15. Boh Taulë mainan tja ié. 3 d« 4 Boh Q< . Subang mtulu. Ajeuém main si- BungkoiK (bungkus 12. dan 13.

Jenis-jenis pakaian emas dan cerana sirih. Bungong ting. Taiue fü cf$*ruë 14. tjapcng ttlut Iccu-tAg. 10 11. 277 . n • ft*m' s« 7 Fjn>?4 . kar. 15. KETERANGAN GAMBAR 1 Kvu'ab t*p*h meuDêb!. Tjapinp keu ïeng *g*m.ak2. pvihiasan Iaki2. »»p?t. Guk?v 8 erg timv- tt K*wp*|i ba lali pinpan?.'»t pvf$el 1 . 7 'cve jan k**u 3 r* ïefKJ ulre 9. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). iht * 3 4 I*lwë k«u d#n keu bob 5 Nb g rhu • n f*fuë u 6. Iiarang2 mi dipakai dalam pt-raJatan perkawinan atau óihari-hari raj^ï (CHffe S i n g a Atjeh. 12. v-anitü. ~ ari sun tehie Bungong tifïg inf>n }. Serapi permainan karmk? kcvit dan ra wat bertauhJttn emas. 16 1 Bob ago* Tjeukflm nguj. Kr po'<.

B A « A X < » 2 V \ I I K i*miil St. AL.K\ « K M Ü I I ' K R ( . l \ A K A .B Uihat halamam :U» — .S. \ D A L A M l ' E K A L A T A N t ' P A T J A K A Pt K K \ U is W D.A7 WERANA ItPAK SIRIM 278 .'-1441.

Tetapi. dengan motif ayat-ayat Qur'an. Dengan demikian. sama dengan bansi. Salueng. masih banyak jejaknya yang tinggal pada dinding-dinding rumah lama. " R a j a Ueteun" dan sebagainya. SENI D R A M A Seni-drama seperti yang kita kenal sekarang sekarang memang tidak ada di Aceh pada zaman dahulu. setangkai mawar. b. hanya salueng tidak pakai lidah dan ditiup pada sebuah lobang. daun-daun kayu dan sebagainya. setelah berdiri Masyarakat Islam. Hadis-hadis Nabawi. seulas rihan.Iobang pengatur irama dan pakai lidah. pada batu-batu nisan di " K a n d a n g " (pandam pekuburan). kembang-kembang. yaitu pandai-ukir menjelmakan bakat seninya diatas kayu dan batu. yaitu rebana kecil yang dibikin dari tempurung belah. Kedua jenis dari seni-rupa ini. Rapai bruk. jari-jari halus kaum wanita mencurahkan rasa seninya ke atas kain. Tetapi seni-drama dalam arti sesuatu pertunjukan yang melakonkan sesuatu peristiwa. 6. " R a j a K e r a " . pada tilam-tilam dan alas-alas duduk. Seni-sulam. pada tampuk-tampuk bantal. Pertunjukan dilakukan di alam terbuka. Pembawa lakon utama dinamakan " S i D a l u p a " . seekor rama dan sebagainya. 5. pada rihan-rihan dan sebagainya. menyulamkan benang tatawarna dan benang emas menjadi sehelai daun. sekembang teratai. Aceh juga mengenai seni-pahat yang mewujudkan patung. SENI RUPA Sebelum zaman Islam. Seni-ukir. pada tirai-tirai. A d a lakon-lakon yang beranma " R a j a J i n " . ada juga. dalam zaman Islam jenis seni-rupa yang didapati di Aceh hanya : a. baik peristiwa dalam dunia manusia ataupun peristiwa dalam dunia binatang. 279 . seni-pahat yang mewujudkan patung menjadi hilang dan menjelmakan dirinya menjadi seni-ukir.

Salah satu type dari jembatan Aceh di zaman dahulu. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). 280 .

telah banyak dibangun kota-kota dengan perencanaan yang direncanakan oleh para arsitek-perencana dari Turkia. didirikan pada 1 Ramadlan 601 H . didirikan dalam tahun sekitar tahun 527 H . Arabia. ibukota Kerajaan Darussalam. (237) 4. Af. Ibid halaman 10 Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-154. (239) Dalam kota pegunungan ini dimakamkan tiga orang Raja Kerajaan Darussalam. = 1205 M . yaitu: a. yaitu kota pegunungan tempat istirahat. 281 . Seni-Bangunan Militer. SENI BANGUNAN SIPIL Yang dimaksud dengan bangunan sipil. = 1353—1398 M .SENI BANGUNAN Seni-bangunan dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga macam. di sebelah menyebelah Kuala Naga (Krung Aceh). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 19. dan c. Ibnu Bathuthah mengatakan satu kota yang indah. yaitu bangunan kota. Bandar Khalifah. taman-taman dan rumah-rumah. Bandar Masmani. yang dibuat sekitar tahun-tahun 601—631 H . Bandar Darussalam. Seni-Bangunan Agama. didirikaan antara tahun 753—800 H . teratur. Tgk. Seni-Bangunan Sipil. mesjid dan sebagainya. . Parsia. Semenjak Kerajaan Islam Peureulak sampai kepada Kerajaan Aceh Darussalam. didirikan dalam tahun 225 H . mempunyai taman-taman. (235) Mengenai dengan ibukota Kerajaan Samudra/Pase. (234) (235) (236) (237) (238) (239) Tgk. (234) 2. (236) 3. Bandar Salasari. yaitu : 1. gedung-gedung. (238) 5. ibukota negara Kerajaan Islam Peureulak. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. b. Setelah Kerajaan Darussalam berobah menjadi Kerajaan Aceh Darussalam. Ibid halaman 36. = 1133 M . Bandar Glee Weueng. Ibid halaman 37. M. = 840 M . Bandar Glee Weueng ini indah sekali. Diantara kota-kota yang telah dibangun. maka Bandar Darussalam pun menjadi Bandar Aceh Darussalam. = 1205—1234 M . ibukota Kerajaan Islam Samudra/Pase. ibukota Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). India dan Aceh sendiri.

Rumoh (rumah) Aceh dalam komplek BAPRIS di Banda Aceh. 282 .

Rumoh Aceh terbikin dari kayu dan tinggi dari tanah. Seulasa (teras muka kalau istilah sekarang) yang terletak di depan serambi muka dan bertautan. Rumoh Aceh terdiri d a r i : 1. Luas taman 1000 m persegi. Seuramou-Likoot (serambi belakang) yang berfungsi tempat menerima tamu-tamu wanita dan sekaligus menjadi tempat tidur/makan mereka. tempatnya di depan atau disamping ataupun di belakang. 3. tetapi masih dalam pekarangan.RUMOH ACEH Yang dimaksud dengan " R u m o h A c e h " yaitu rumah penduduk di kampung-kampung. TAMAN GAIRAH Taman Gairah dibangun semasa Sulthan Iskandar Muda dan disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Sani. Keupaleh (pintu gerbang yang ada bilik kecil diatasnya). Rumoh-inong ini dibagi menjadi dua jurai (kamar-tidur) yang antara keduanya dibatasi oleh rambat (gang) yang menghubungkan antara serambi muka dengan serambi belakang. sehingga dibawah kolongnya dapat berjalan-jalan. Iskandar/Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin halaman 48-51. orang-orang kaya dan kepala-kepala kampung. (240) (240) T. tapi agak rendah sedikit. yang sekarang disebut juga " R u m o h A d a t " . sekaligus menjadi tempat tidur dan tempat makan mereka. malahan kolongnya menjadi serba-guna. 5. Kroong-Padee (lumbung padi) yang berdiri terasing dari rumah. Rumoh-Dapu (kamar dapur) yang terletak bertautan serambi belakang dan agak rendah sedikit. Seuramou-Keu (serambi muka) yang berfungsi tempat menerima tamu laki-laki. dengan 2. Rumoh-Inong (rumah induk) antara seuramou-keu dengan seuramou-likoot dan agak tinggi sedikit. menjadi tempat rekreasi dalam kota Banda Aceh. 4. yang ada keupaleh ini biasanya di rumah orang-orang besar. 283 . Pintu Gerbang utamanya bergelar Pintu Biram Indera Bangsa (Pinto Khoop) dan di dalamnya antara lain berdiri sebuah bangunan yang indah bergelar Gegunungan Menara Permata. 6. 7.

5 5 ^ r | : * & '£ 3a 284 . 9S • I ? 5 s S "B I | § «3 h.I I I § s co B 5 s e 3 s: te s.

= 1497—1511 M.) Waktu Sulthan Iskandar Muda mendirikan mesjid dalam Keraton Darud Dunia. Diantara mesjid-mesjid yang terdapat dalam Ibukota Negara. maka dinamakannya dengan Mesjid Baitur Rahim. = 127—1309 M.) bersamaan dengan didirikannya keraton baru yang bernama "Kuta Alam" mengimbangi keraton Daruddunia yang telah dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665—708 H . karena mesjid pusat segala kegiatan ummat. yaitu bangunan tempat (mesjid. 285 . sementara Mesjid Baitur Rahim di Kuta Alam diberi nama yang lain. Tentang pembangunan Mesjid dan Meunasah ditetapkan dengan satu dasar hukum yang kuat. Mesjid Baitur Rahman ini juga berfungsi sebagai Perguruan Tinggi. gaya Persia dan gaya Aceh sendiri. bahwa dalam tiap-tiap satu mukim harus didirikan satu mesjid dan dalam tiap-tiap satu kampung harus didirikan satu meunasah. meunasah dan sebagainya) dan bangun kuburan. Mesjid Jami Baitur Rahman. Kemudian oleh sulthan-sulthan sesudahnya diperbesar dan diperindah terus-menerus. (241) Mesjid yang didirikan di tiap-tiap mukim dalam Kerajaan Aceh Darussalam. (242) 6. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37. arsitekturnya sederhana sekali. (242) Tgk. di Ibukota Negara Banda Aceh dibangun beberapa buah mesjid yang arsitekturnya campuran gaya Arab. Mesjid Baitur Rahim. Selain di tiap-tiap mukim. Mesjid/Meunasah. = 1292 M . yaitu : a. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda dan Iskandar Sani. Qanun Meukuta Alam menetapkan. yang menandakan bahwa fungsi mesjid/meunasah dalam negara Islam adalah penting sekali. yang dibangun oleh Sulthan Mughaijat Syah Iskandar Sani (1045—1050 H .SENI B A N G U N A N A G A M A Yang dimaksud dengan seni-bangunan agama. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . M. Qanun Meukuta Alam halaman 44. = 1636—1641 (241) Di Meulek. Mesjid Baitul Musyahadah. (243) Ibid halaman 38. dan berkubah satu dengan bentuk empat segi meruncing ke atas yang diatasnya dipancangkan bintang-bulan. 1. yaitu berbentuk empat segi. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (Raja ke III dari Kerajaan Darussalam) pada tahun 691 H . (243).

Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah. yang terletak dalam Kandang Raja-raja Aceh. antara lain terdapat makam-makam Sulthan Alaiddin Johan Syah. yaitu gambar makam para Sulthan dan keluarganya. sekarang dalam komplek BA PERIS Banda A ceh. 286 . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Dalam kandang ini.Gambar di atas ini dan gambar-gambar di halaman-halaman berikutnya. Pocut Muhammad dan para keluarga/pangeran lainnya.

287 .

288 .

289 .

serta para pangeran/keluarga lainnya. yang kini terletak dalam asrama Kraton Banda Aceh. Sulthan Ri'ayat Syah Al Qahhar dan Sulthan Husain Alaiddin Ri'ayat Syah. antaranya terdapat makam Sulthan Al Mughaiyat Syah.Makam para Sulthan dalam Kandang XII. 290 .

291 .Makam Sulthan Iskandar Muda dalam Kandang Mas di Banda Aceh.

= 1857—1870 M . (244) KANDANG DAN M A K A M Pandam pekuburan dalam Kerajaan Aceh Darussalam dikenal dengan dua nama. terdapat dua kandang raja-raja Aceh. yang juga berukiran ayat-ayat A l Qur'an dengan tulisan Arab yang indah. ƒ/. b. yang dibawah ini saja ringkaskan: (245) 1. yaitu : a. A d a perbedaan nyata antara bangunan kuburan/nisan yang terdapat dalam " K a n d a n g " daripada yang terdapat dalam " M a k a m " . sarjana dan golongan rakyat lainnya. ) . ) . Af. ) . Zainuddin telah mencatat tempat-tempat dan hal ikhwal beberapa buah " K a n d a n g " dan " M a k a m " . M . = 1735—1760 M . kira-kira di daerah Peunajong sekarang. sedangkan kuburan atau batu-nisan yang terdapat di dalam makam biasanya sederhana mempesona. ) . 292 . Makam sebutan bagi pandam pekuburan para ulama.M . = 1823—1836 M . 2. Kandang Raja-raja Aceh. = 1760—1781 M . Kuburan atau batu nisan di dalam kandang. Kandang XII. dengan ukiran-ukiran ayat-ayat A l Qur'an yang bernilai seni tinggi. Kandang sebutan bagi pandam pekuburan para raja dan orang-orang bangsawan. H . Yang satu lagi terdiri dari kuburan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1238—1251 h. T. disamping bentuknya hebat-dahsyat. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 45-69. ibu dan saudara-saudara mereka lainnya. Mesjid ini indah dan besar. Yang pertama terdiri dari kuburan Sultan Alaiddin Johan Syah (1147—1174 H . Af. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah (1795—1824 M . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174—1195 H . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 185. Dalam komplek B A P R I S (Badan Rumpun Iskandar Muda) yang sekarang. ) . Iskandar: Bustanus Salatin halaman 44. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273—1286 H . Kandang X I I ini terletak (244) (245) dalam komplek asrama keraton Ar Raniry/Dr. ) dan para pangeran serta saudara-saudara lainnya. biasanya agung-megah.

Aceh Besar. 293 .K A N D A N G PANGOE Kandang ini terletak dekat Lam Bhuk. ini sebuah batu nisan yang bertulisan Arab indah. dalamnya antara terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah.

ï *> • "1 • «< ~^ ~^ t? I Os R 3 -R I a •R a CU R 5 g öo R < 3 •R* 5 1 R «s •R CO R < 3 •V < 3 5 5 294 .

Sebelah sebuah batu nisan yang berukir indah dengan ayat-ayat Qur'an. 295 . Nilai seninya cukup mengesankan.Juga Kandang Pangoe.

se' -c: •3 S 5 I< * > 8 * 53 -et I s: ! O öo § IS •§ SC g Cu *o 53 60 SC •§ SC 5 3 s e E 5U 296 .

K A N D A N G BILUI 297 .

c (3 | I tui a co •si •i| I & *.* e S 1ë s S 298 .

299 .Batu nisan Kandang Bilui dibawah rindangnya pepohonan.

300 .

Batu nisan Kandang Biluiyang bernilai sejarah/'seni. 301 .

302 .

dan banyak orang meiepaskan nazar. 303 . Kecamatan Darul Imarah.Makam Teungku Ja Chik (atas) Makam Teungku A wee Geutah (bawah) terletak dalam Kemukiman Lheue. Dua Ulama Besar yang sampai sekarang dianggap keramat.

304 .Batu nisan Kandang Bilui dengan lukisan tulisan Arab yang indah.

305 .

. terletak di Kampung Ulee Lueng.KANDANG DALAM Yang juga disebut Kandang Ulee Lueng. Kecamatan Darul Imarah. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Eumpee Blieng. Salah satu nisan yang berukiran tulisan Arab yang indah.

307 .53 •Si <u ai sc 2 s 53 0© SS -S Q • § SC SC 53 5C > SC •§ sc 53 £ 5U O.

di sana banyak makam yang berbatu nisan besar tinggi dan indah. 308 . berukira ayat-ayat Qur'an yang halus seninya. adalah kandang para Meurah.Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang. Mukim Lam Ara Kecamatan Darul Imarah. Gambar-gambar ini sebahagian dari batu-batu nisannya.

309 .

sebuah batunisan yang berukiran dan berbentuk indah.KANDANG LEU UE Kandang Leheue terletak di Kemukiman Lheue Kecamatan Darul Imarah. 310 . Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Ji-ey (Meurah Tampi).

3 «S CU CU sj •I K SS ! se •§ ss £ cu 00 SS I 311 .

Batu nisan Kandang Bilui dengan ukiran indah tulisan Arab. 312 .

13 .

sebuah batu nisan yang besar dan berukiran indah 314 tulisanArab. keluarganya. Kecamata Darul Imarah. Dalamnya terdapat makam para Meurah da. .KANDANG LEU UE terletak di Kampung Leu Ue.

1 3 " ! I B ! i B 1 t § s 5. 315 .

Ratu Safiatuddin dan tiga Ratu lainnya. Kandang ini lebih terkenal dengan sebutan Kandang Poteu Meureuhoom Meukuta A l a m Pangoe. Tiada berapa jauh dari M a k a m Meurah di Ulee Lueng. = 1490—1497 M . Masih dalam Kabupaten Aceh Besar terdapat Makam Meurahmeurah di kampung Ulee Lueng. ) . = 1530—1539 M . ) .(. = 1571—1579 M . Dalam lingkungan M a k a m Teungku D i Bitay. ) . 6. Sulthan Alaiddin Riajat Syah A l Qahhar (945—979 H . Dalam komplek Makam Meurah-meurah ini terdapat banyak sekali kuburan yang indah-indah yang pada batu nisannya berukir tulisan A r a b . Kandang Lam Lheue.sekarang. yang dibangun sebelum ada Banda Aceh dengan Keraton Darud Dunianya. yang terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan Iskandar M u d a M u d a Meukuta A l a m (1016—1045 H . terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan A l i Mughaijat Syah (916—936 H .) dan Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah(979—987 H . ) dan Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah (895—902 H . Dalam kandang ini terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . = 1511—1530 m. Kandang Iskandarmuda. . = 1604—1636 M . 3. 7. = 1480—1490 M . yang pada nisannya bertulis-tulisan A r a b yang indah. antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Inayat Syah (885—895 H . dan tiada jauh dari makam tersebut terdapat bekas istana Keraton Darul Kamal. Puteri Sani. 4. Puteri Pahang. ) . = 1539—1571 m. Makam Bitay. Kandang Bilui. 5. = 1497—1511 M . di dalam mana terdapat kuburan beberapa orang raja. terdapat kuburan Sulthan Salahuddin (936—945 H . 316 8. Kandang Bilui juga dalam Kabupaten Aceh Besar. Kandang Pangoe. terdapat Kandang L a m Lheue. Kandang ini terletak dalam komplek B A P R I S sekarang juga. Dalam komplek kandang ini. ) . Makam Meurah-meurah.

Ukiran ayat-ayat Al Quran disebelah kepala dan ukiran daun dan kembang disebelah kaki. sungguh sangat indah. membuktikan betapa tinggi sudah seni-ukir Islam dizaman Kejayaan Kerajaan Islam Samudra/Pase.Inilah makam Ratu Nihrasiyah yang terletak dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra/Pase. 317 .

Batu-batu nisan yang terdapat dalam komplek Makam Teungku DiBale. Salah satu makam sulthan dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra Pase. Samudra Pase. 318 . dalam komplek mana terdapat makam Ratu Nihrasiyah yang amat indah.

Komplek Makam Teungku Di Bale Pase. dan antara lain terdapat makam Sulthan Mahmud Malik Dhahir yang juga sebagai ulama. 319 . terdapat makam para ulama terkenal. dalam komplek makam ini.

320 .Batu-batunisan yang terdapat dalam komplek Kandang Teungku di Bale Samudra/Pase.

Lamno.Bangunan Kandang Meureuhoom Daya yang terletak di Cot Glee Njong Kuala Daya. 321 . Makam Puteri Sitti Hawa dengan batunisan yang berukir namanya dan ayat-ayat Al Quran dengan tulisan yang indah sekali. dimana dalam bangunan ini terdapat makam Sulthan Salathin Riayat Syah dan saudaranya Puteri Sitti Hawa.

322 .Batunisan yang bertulisan indah dari makam Sulthan Salath Riayat Syah dalam Kanang Meureuhoom Daya di Cot Njong.

^ C3 1 5 .S tv § B § > cu B 1 ^ • 8 •ü E C cu 5 S g < u cs B I (X. "u cO li « -Si ^3 O Q c as ^ 1 $ B £ " 5 ^ | -Si cj •§"§1 S B » ^ co Ö) J § § t * 1 * 1 ^ •s| i 3 cs •§ a ö ^ S * § f a < 3 -s % s£ s * •"• 323 . CS X.

i 5 •S a Öfl s: 3 5 O p. Cu « l s'§> 5 -S 5 3 U i1 -S g «3 "3 6§ ^ 3 ? -c f) sI ^Cu 3 •~ s I ^ •5 ^ 5 CO 324 .

dan dalam komplek ini banyak makam-makam ulama lain. .Dalam bangunan ini terletak makam Syekh Abdurrauf Syiahkuala.

Makam Syekh Abdurrauf dengan batu nisan berselubungkan kain putih. 326 .

dan pada waktu itu tidak sempat membuat makamnya seperti seharusnya bagi seorang Kepala Negara yang gagah berani itu. karena perang sedang berkecamuk. seperti terlihatpada gambar-gambar ini. Dalam kandang ini berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah memerintah tahun 1286-1290 H. Seharusnyalah sekarang Pemerintah dan rakyat Aceh membina makam yang layak untuk Sulthan telah sanggup mematahkan penyerangan Belanda yang pertama sehingga mati konyol seorang jenderal yang bernama Kohier. Kecamatan Sukamakmur. Keadaan makamnya sekarang sangat menyedihkan. Alamarhum Sulthan Alaiddin Mahmud Syah dimakamkan di Cot Bada. 327 . setelah Banda Aceh direbut Belanda dan Ibukota Kerajaan dipindah kepedalaman. (1870-1874 M). Sekarang makamnya telah dipugardan telah bagus. Kabupaten Aceh. Beliau wafat dalam pengungsian.KANDANG COTBADA Kandang Cot Bada terletak dekat Smahani.

) . di dalam kompleknya terdapat banyak kuburan ulama dan orang-orang Besar. Kandang Cot Gle Njong. yang mangkat dalam tahun 916 H . antara lain kuburan Sulthan Alaiddin Mukimin Syah (terkenal dengan nama Raja Si Uroe) yang mangkat dalam tahun 934 H . Makam ini terletak dekat dengan Kuala Daya. antaranya Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. Seterusnya di Sangeue terdapat makam Putroe Balee. 1508 M . Kandang Meureuhoom Onga. = 1589-1604 M . 328 . Batu nisannya indah sekali. Masih di Banda Aceh terdapat satu makam yang bernama Kandang Blang (di Lorong Muhammadiyah sekarang). = 1511 M . antara lain terdapat kuburan Sulthan Salathin Ri'ayat Syah I (neureuhoom Daya) yang mangkat dalam tahun 913 H . Makam ini terletak di Meunasah Pie (Geudung). 17. Di Gampong Pandee (Banda Aceh) terdapat banyak sekali makam/kuburan yang indah-indah. Kandang ini terletak diatas puncak bukit dekat rakit-jembatan Kuala Onga. 21. yang wafat pada Syawal 623 H . Kandang Raja Pidie. = 1226 M . terdapat kuburan Maharaja Malik M a ' r u f Sjah. = 1213 M . 18. Makam Gampong Pandee. dalam kompleknya. = 1576 M . = 1588 M . dan saudaranya Siti Hawa. Makam Teungku Di Iboih. Meureuhoom Onga adalah salah seorang dari Raja Daya. dalam kompleknya antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah Saidil Mukammil yang memerintah tahun 997-1011 H . Juga disana banyak kuburan para Laksamana dari angkatan laut.16. 20. dan Maulana Tajuddaulah Quthbul M a ' a l y Abdur Rahman A l Pasy yang wafat dalam bulan Zulqa*idah 610 H . yang mangkat dala tahun 970 H . 19. Dalam komplek makam Teungku di Kandang dekat Klibeuet. Kandang Blang.

329 . Sangat menyedihkan.Kandang Cot Bada tempat berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Keadaannya juga sama menyedihkan. Meunasah Cot Bada yang sekarang. terletak tidak berapa jauh Kandang Cot Bada.

yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Syiahkuala. diatas tebing sungai yang tinggi. terdapat 330 . Pandam pekuburan Makam Hamzah Fansury. seperti yang saya lihat waktu berkunjung kesana dalam tahun 1961. 26. Didaerah Mamprai yang beralam indah. Makam Hamzah Fansury. karena sedang dalam keadaan perang. yaitu Maharaja Lila Abdur Rahim dan Sulthan Ahmad Syah. Aceh Besar. antara lain kuburan Syekh Abdur Rauf Fansury. Kabupaten Aceh Besar. Sekarang oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Aceh telah membangun kembali makam yang layak bagi Sulthannya yang bijaksana dan gagah berani. Inilah kandang Raja Terakhir di Aceh. bersama dengan banyak kuburan dari para murid/pengikutnya. Beliau mangkat selagi memimpin peperangan untuk melawan tentera penjajahan Belanda. wafat pada malam Isnin 23 Syawal 1106 H . terdapat pandam pekuburan yang sudah dilindungi oleh kayu-kayu besar. = 1695 M . Ujung Peunayong. 25. Makam Syiahkuala. dan juga dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Dalam komplek M a kam Syiahkuala ini juga terdapat dua kuburan murid beliau yang besar. Kandang Cot Bada terletak dekat Samahani Kecamatan Sukamakmur. Kandang Cot Bada. Dikampung L a m Dingin. yang tidak berapa jauh dari Sibreh Ibukota Kecamatan Sukamakmur. ulama yang terkenal itu. 23.22. Memang dulu tidak sempat dibangun dengan bangunan yang layak untuk seorang Sulthan pejuang yang gagah berani. Kira-kira satu jam bermotor-boot dari Rundeng menyusur sungai Singkel. Makam Mamprai. terdapat makam para laksamana yang pada batu nisannya bertulis dengan tulisan Arab. D i Kuala Aceh terdapat kuburan para ulama kenamaan dan pemimpin-pemimpin. 24. yang mangkat setelah Ibukota Negara dipindahkan dari Banda Aceh kepedalaman. Makam Laksamana. Dalam kandang ini terdapat makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah.

Semua mereka ini keturunan dari Meurah Eumpee Blieng. Makam Meurah Puteh dan Makam Raja Keunajan.MAKAM—MAKAM DIMAPRAI Sekitar daerah pegunungan Mamprai. Makam Tuan Di Weueng. dekat dengan Lam Birah. Inilah beberapa gambar dari makam-makam tersebut: Suatu pemandangan yang amat indah didataran tinggi Mamprai. makam Teungku Chik Cot Bruk. Aceh Besar. dimana didaerah inilah terletak makam para ulama dan meurah. yaitu Makam Putroe Ijoo. Kecamatan Sukamakmur. dan makam para Meurah. yang berkubur di Kandang Dalam (Kandang Ulee Lueng. yaitu pada masa Kerajaan Darussalam atau Lamuri. Makam Meurah Cot Bak Krut. Diantara makam-makam itu. yang dulunya memegang kekuasaan sebelum terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. 331 . banyak terdapat makam para ulama yang sangat terkenal. Darul Imarah). seorang Ulama Pencinta Binatang. suami Putroe Ijoo.

332 .Makam para Meurah sekitar Mamprai.

333 . Makam Teungku Chik Cot Bruk.Makam Putroe Ijoo.

antaranya Makam Putroe Ijoo (isteri Teungku Glee Weueng). yaitu benteng pertahanan yang berdiri sendiri pada sesuatu tempat yang dianggap strategis. Dalam sejarah kemeliteran di Aceh terkenal dua macam " k u t a " (benteng). Fungsinya untuk menghempang musuh. sejak zaman Peureulak sampaisampai kezaman Aceh Darussalam. tempat permainan dan tempat latihan. yaitu dari dalam kuta pasukan keluar menyerang musuh. makam Meurah Cot Bak Krut. makam Meurah Puteh dll. makam Teungku Cot Bruk. banyak sekali dibangun untuk pertahanan Aceh.beberapa makam para ulama besar dan para Meurah. a. kembali lagi kedalam kuta. seorang ulama besar pencinta binatang. benteng mana terentang sepanjang perbatasan Perancis dengan Jerman dan Belgia. Baik kuta linteueng ataupun Kuta Reuntang.untuk menahan arus penyerang musuh. Dalam lingkungan kedua macam benteng Aceh ini (Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang) dibangun pula mesjid/musalla. b. yang hidup dalam zaman Iskandar Muda. seorang ahli pertahanan Perancis. biasanya dibangun disepenjang pantai-pantai yang strategis dan juga disepanjang perbatasan dengan negeri musuh atau dengan tempat-tempat yang telah diduduki musuh. yaitu : Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang. KutaLinteung dapat disamakan dengan benteng-benteng pertahanan di Eropah yang dibuat sepanjang perbatasan antara dua negeri yang bermusuhan. Kuta Linteueng. SENI B A N G U N A N MILITER. Kuta Reuntang. kemudian dalam keadaan terdesak atau untuk istirahat. yaitu benteng pertahanan yang dibangun sambung bersambung panjang sekali. 334 . seperti umpamanya "Maginot-Line" yang direncanakan oleh Andre Maginot. Seni bangunan militer berujud dalam bentuk kuta-kuta (benteng) dan menara-menara pengintai. KUTA—KUTA TERKENAL.

ai c •§ 3 I a s * 1 i ÖO K: 3 3 f21 335 .

Kuta Meukuta Alam. Yaitu yang dibangun oleh Sulthan Iskandar M u d a bertempat di Krueng Raya. Yaitu sebuah kuta (benteng) yang dibangun oleh pahlawan wanita Cut Nyak Dhien.Diantara kuta-kuta yang terkenal itu. sampai sekarang masih ada bekas-bekas reruntuhannya. karena ia menjadi benteng bagi sebuah armada yang terdiri dari wanita melulu. Kuta Indrapatra. 3. Kuta ini dibangun pada masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil (997-1011 H . Benteng ini terletak di sebelah timur Krueng Raya pada satu bukit yang sangat strategis. Arsitektur dari Kuta ini hampir sama dengan Kuta Indra Patra (Ladong) dan Kuta Asan Sigli. ) . Kuta ini juga terkenal dengan Kuta Po Teumeureuhoom. = 1589-1604 M . yaitu wanita-wanita janda dari pahlawan-pahlawan yang telah syahid. tetapi tidak berhasil direbutnya. sebelum beliau hijrah ke Meulaboh bersama suaminya Teuku Umar Johan Pahlawan. sehingga berkali-kali diserang serdadu-serdadu Belanda. Kuta Padang ini terletak di Lam Teh pada suatu tempat dekat pantai yang strategis sekali. 4. yaitu : 1. yang menjadi intinya. yaitu Laksamana Kamalahajati sebagai komandannya. Masih ada tembok bekasnya. 336 . Sampai kini masih utuh bekas-bekas temboknya. Kuta ini terletak di Ladong. bahkan yang berhasil yaitu matinya secara konyol serdadu-serdadu yang dipaksa menyerang itu. Krueng Raya. Krueng Raya. Kuta Inong Balee. kira-kira 30 k m dari Banda Aceh. Pemimpin dari Aramada Inong Balee dan Kuta Inong Balee i n i . 2. masih ada bekas sampai sekarang. Kuta Padang. Kuta Padang ini. menghadap keteluk Krueng Raya. Makam Laksamana Kamalahayati terletak diatas sebuah kaki bukit dekat Kampung Kuta Lamreh. Kuta ini bernama Kuta Inong Balee. dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen sebagai Kepala Stafnya.

337 .Reruntuhan Kuta Meukuta Alam (Benteng Iskandar Muda) yang terletak dekat dengan Teluk Krung Raya.

Reruntuhan Kuta Meukuta A lam. 338 .

(246) Jadi. KutLeubook. Kuta Cot Bak U . Masih utuh bekas temboknya. Sampai sekarang masih utuh bekas temboknya. yaitu "Rencong". Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 102-103. juga ia satu senjata sakti yang melambangkan kepahlawanan rakyat Aceh. Kecuali yang telah disebut diatas. Kuta ini terletak di Pidie Sigli. kira-kira 10 km sebelah timur Krueng Raya. maka beliau memanggil para pande besi dan pande senjata untuk merundingkan tentang penciptaan semacam senjata tajam yang praktis dalam pemakaian diwaktu pertempuran. Kuta Asan. Rencong disamping sebagai senjata yang sangat praktis dalam pertempuran jarak dekat. Kuta Podiamat. RENCONG. A l Kahhar-lah pencipta lambang kepahlawanan rakyat Aceh. Cara membuat rencong asli itupun mempunyai syarat-syarat tertentu. bahwa yang mula-mula menyuruh menciptakan senjata rencong. Kuta-kuta lainnya. masih banyak lagi kuta-kuta baik Kuta Liteueng ataupun Kuta Reuntang. maka terciptalah senjata rencong itu. 339 . karena kedua macam senjata itu bergagang pendek menggelembung keatas sehingga sukar digenggam. Setelah mereka berpikir berhari-hari dengan bersamadi dan istikharah. antaranya yaitu : Kuta Cot Gli. (246) Teungku M. dibuat kira-kira sebelum Iskandar Muda memerintah. yaitu Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Kahhar. yang berbentuk "bismillah" dalam tulisan Arab. Dibuat semasa Sulthan Al-Kahhar. lebih-lebih kalau sudah berlumuran darah. Kuta Rima. Kuta Batee Iliek dan sebagainya. Kuta Aneuek Galoong.5. Kuta ini diatas sebuah gunung pinggir laut. 6. Menurut riwayat. Salah satu senjata tajam yang sangat terkenal di Aceh. Setelah beliau mengalami kurang praktis penggunaan "siwaih" dan "keris" dalam pertempuran jarak dekat. 7.

(Paitylima) jong biasa diberikan oleh liadja tcbagcü pcrsal'man.u livhormalan dari Ixitutsa Atjeh pang her tatalikan emm ftatg aipakai oleh uleëbaiangi. Perna Bintara. antaranya Rencong Aceh yang (Dari buku: Tarikh Aceh Dan Nusantara 340 . Berbagai alat senjata Aceh.

Mengenai dengan Aceh sebagai gudang ilmu pengetahuan. banyaklah buku-buku. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 176-177.K A R Y A SASTERA GUDANGj ILMU P E N G E T A H U A N Tidak diragukan lagi. bahkan dirantau Asia Tenggara. tapi tiada sedikit bilangnya mendalami pengetahuan dibidang tersebut melalui pengetahuan sempurna tentang saraf dan nahwu bahasa Arab. Dr. XVII dan XVIII Aceh adalah gudang ilmu pengetahuan dikawasan Kepulauan Nusantara. Muhammad Said menulis : 247) " kenyataan sejarah ini telah mewariskan kegiatan yang subur bagi generasi belakangan untuk memperkaya kitab-kitab pelajaran agama. Dalam masa masak meranumnya ilmu pengetahuan di Aceh. Banyak ulama Aceh mengadakan surat menyurat dalam bahasa Arab. Hurgronje menceritakan bagaimana para ulama memahami sedalam-dalamnya hukum Islam. dan dari catatan-catatan dibuku yang mereka pelajari terbukti bahwa pengetahuan itu mereka pahami (melaksanakan) sepenuhnya. kitab-kitab. Sekalipun diantaranya banyak yang mengenai itu melalui terjemahan kitab-kitab bahasa Melayu. karya-karya sastera yang telah dikarangnya. Kegiatan menguasai ilmu pengetahuan agama sedalam-dalamnya dibuktikan pula oleh berlangsungnya hubungan antara sesama mereka pada masa perang sabil menghadapi agressi Belanda. biarpun mereka sudah terpencil bersembunyi kegunung-gunung yang berjauhan karena harus menyingkirkan diri dari serangan tentera Belanda. bahwa dalam abad ke X V I . Snouck Hurgronje yang telah memeriksa kitab-kitab yang jatuh ketangan militer Belanda. sebagai jembatan untuk hukum itu sepenuhnya. menyimpulkan antara lain sebagai berikut: cukuplah sudah kenyataan bahwa segala buku-buku ilmu pengetahuan Dunia Islam dikenalnya sepenuhnya di Aceh. Dengan ini terbukti pula tidak benarnya keterangan orang-orang Belanda yang katanya mengaku ahli bahwa menjelang masuk Belanda ke Aceh disana pengetahuan agama Islam sudah diabaikan "Dr. mereka tetap kirim mengirim dan pinjam meminjam buku-buku pengetahuan (247) M. dan sebahagiannya masih tinggal sampai sekarang. 341 .

dicetak kembali ". Surat dari Tiro itu. Kitab-kitab bahasa Melayu dan Aceh umumnya dikarang. 342 . terus menerus terjadi surat menyurat antara para Ulama didaerah perang dengan para Ulama yang ditugaskan tinggal didaerah-daerah pendudukan kompeni. Apa yang dikatakan Dr. selengkapnya berbunyi sebagai berikut: Keterangan gambar foto kopi.tersebut. yang dilakukan dalam bahasa Arab yang pasih dan baik. Selama perang dengan Belanda. dikerjakan dan diterbitkan di Aceh. memang benar. Untuk memperkaya perpustakaan eloklah kiranya jika kitab-kitab agama yang bermutu tinggi hasil karia ulama-ulama Aceh beratus tahun yang lalu itu. "Diantara lebih kurang 300 buah buku dan manuscript (cetakan batu dan tulisan tangan) yang ditemui kepala marsuse van der Maaten ketika menyerbu ke Keumala banyak pula yang umurnya sudah dua abad bahkan lebih lagi. Sepucuk surat dari Tiro yang dimuat dibawah ini menjadi bukti nyata dari kesimpulan tersebut. Snouck Hurgronje tentang penguasaan bahasa Arab oleh ulama-ulama Aceh dizaman itu dan surat menyurat mereka dalam bahasa Arab. Diantara kitab yang dijumpai ada pula sebuah kitab Injil salinan bahasa Arab.

Ini adalah surat dari Teungku Muhammad Dayah Cut Tiro. Dengan kebijaksanaanmu. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. 343 . maka yang sangat kami butuhkan darimu. untuk salah seorang "CUCUNYA" BERNAMA Muhammad Thahir. Surat yang dibikin kira sekitar tahun 1880 ini. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. Terjemahannya : Kepada cucuku yang cerdas Muhammad Thahir Tiro. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. Segala puji untuk Allah saja. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972 dan saya foto copipada tanggal 15 Mei 1972. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". Demikian dan salam bahagia untukmu.

Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. tidaklah kaliru kalau kita mengambil kesimpulan bahwa para ulama dan pujangga yang hidup selama masa Kerajaan Aceh Darussalam. Dengan berdalilkan catatan sejarah itu.SEPUCUK SURAT DARI TIRO Sewaktu perang sedang berkecamuk antara tentera Belanda dengan angkatan perang Aceh. Sebagian besar dari naskah-naskah itu tidak menyebut siapa pengarangnya. hal ini ada dua kemungkinan yaitu : a. Terjemahannya: Kepada Cucuku yang cerdas. umpamanya di Jakarta. maka yang sangat kami butuhkan darimu. Dengan kebijaksanaanmu. Demikianlah dan salam bahagia untukmu. Segala puji untuk Allah saja. Sebahagian dari naskah-naskah tersebut masih dapat kita jumpai sekarang di Aceh. dan tentu banyak pula diluar Aceh. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. Surat yang berbahasa Arab ini. dapatlah kita kira-kira tentu amat banyak jumlahnya kalau dikumpul dengan yang dijumpai ditempat-tempat yang lain. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. Kalau di Keumala saja ditemui lebih dari 300 naskah kitab. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972. negeri Belanda dan lainnya. dari Teungku Muhammad Amin Dayah Cut kepada cucuandanya bernama Muhammad Thahir. telah mengarang banyak sekali kitab-kitab dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. maka surat menyurat antara para ulama berjalan terus dalam bahasa Arab. dan saya foto kopi pada tanggal 15 Mei 1972. Surat yang salinannya akan saya muat dibawah ini. Inggeris. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". Muhammad Thahir Tiro. 344 . pengarang sendiri memang dari semula tidak mau menyebut namanya.

hal mana saya alami sendiri. sebahagiannya disertakan dengan sedikit keterangan. Karena tidak ada nama pengarang pada naskah-naskah itu. sedang sebahagian yang lain hanya pendaftaran saja. saya akan mendaftarkan sebahagian dari naskah-naskah tersebut. = 1607-1636 M.) memerintahkan kepada Teungku Di Meulek untuk membukukan kembali Qanun Meukuta Alam dengan membuat beberapa keterangan penjelasan. malahan oleh Ratu Safiatuddin disuruh bukukannya dengan lebih sempurna. yang kalau dalam istilah modern sekarang dapat disamakan dengan "Undangundang Dasar Negara". Menurut keterangan Teungku Di Meulek dalam risalahnya : Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. QANUN MEUKUTA ALAM Qanun Meukuta Alam adalah suatu peraturan yang menetapkan dasar-dasar pokok bagi Kerajaan Aceh Darussalam.). = 1539-1579 M). bahwa raja yang mula-mula menyuruh susun Adat Aceh (Qanun Aceh) yaitu Sulthan Alaiddin Riayat Syah A l Kahhar (945-979 H . salinan yang lupa menyebut nama pengarang itu menjadi sumber salinan-salinan selanjutnya. = 1857-1870 M. . terutama mengenai kedudukan wanita. Qanun Meukuta Alam oleh sumber-sumber Barat sering disebut dengan "Adat Meukuta Alam".para penyalin yang lupa menyebut nama pengarang. dimana antara lain beliau menulis : " pada tahun Hijrah 1278. yaitu pada tanggal 12 Rajab hari Kamis maka seri baginda Duli Hadlarat Syah 345 b. yang kemudian disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah (1016-1045 H . = 1641-1675 M. Dalam uraian selanjutnya. Mengenai dengan ini dapat kita ketahui dari catatan Di Meulek sendiri dalam risalah Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. disamping disuruhnya pula menyusun kembali silsilah Raja-raja Islam Peureulak/Samudra Pase da'n Raja-raja Aceh lainnya. oleh Sulthanah Seri Ratu Tajul Alam SafiatUvMin Johan Berdaulat (1050-1086 H . Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273-1286 H . yaitu yang ada dalam perpustakaan pribadi saya.) dan terakhir diadakan beberapa perobahan lagi. menimbulkan satu kesulitan bagi para penyelidik yang hendak memberi uraian terhadap naskah-naskah itu.

yaitu saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah Dhillu'lah Fil Alam. Kampung Garot Keutapang Dua Negeri Aceh Bandar Darussalam. 12. 11. 13. 8. 5. Nama-nama dan gelar jabatan bagi pejabat tinggi tingkat pusat.Alam. Hak-hak warganegara dan hubungannya dengan negara. 6. Syarat keadilan Pemerintah dan ketaatan rakyat. Menteri Qadli dan pejabat tinggi lainnya. juga Qanun Meukuta Alam menetapkan beberapa garis pokok tentang cara bagaimana seharusnya Sulthan dan para pejabat tinggi lainnya menjalankan pemerintahan. Kecuali itu. Sumber hukum dan jenis-jenis hukum yang berlaku dalam kerajaan. Cara-cara pengangkatan sulthan. Organisasi Angkatan Perang dan gelar-gelar para perwira tinggi/ menengah. Qanun Meukuta Alam memuat ketentuan-ketentuan bagi Kerajaan Aceh Darussalam. yaitu yang mahamulia menyuruh salinkan nama-nama raja-raja Pase dan lain-lain ". Pemerintah pusat dan pembagian wilayah-wilayah negara. 10. Negara dalam keadaan perang. 2. 346 . Dasar serta rukun Negara dan sistem pemerintahan. 4. maka dimasa itulah yang Mahamulia memberikan izin dengan titahnya kepada Hamba A l Faqir A l Gharib. tentang masalah-masalah yang berikut: 1. Syarat-syarat menjadi Sulthan. Susunan Pemerintah Daerah dan tugas-tugas para pejabat daerah. Lembaga-lembaga negara dalam tingkat pusat serta tugas wewenangnya. 14. 7. yaitu Teungku Di Meulek lakab gelarannya dan namanya Saiyid Abdullah Ibnu Saidi Ahmad Ibnu Ali Ibnu Abdur Rahman Habib Abu Bakar Ibnu Usman Ibnu Hasan ibnu Wandi Meulek Said Lila Habib Syarif Abdullah Ibnu Faisal Abdul Jalil Badrul Alam Syarif Hasyim Jamaluddin Perkasa Alam Saiyid Habib Syarif Ibrahim Sulthan Jamalul Alam Badrul Munir Ibnu Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalul Lail Perkasa Alam Habib Syarif Ibrahim Saiyid Mukammil Saiyid Mukammil Habib Syarif Abu Bakar Ubaidillah Jamalul Lail. 9. Peraturan dasar tentang perdagangan dalam dan luar negeri. 3.

seperti yang ditulis ahli sejarah Muhammad S a i d : (248) "Iskandar M u d a telah mengadakan perundang-undangan yang terkenal dengan sebutan Adat Meukuta A l a m . "Sebuah kerajaan yang jaya dimasa lampau di Kalimantan yang bernama Brunei (kini masuk jajahan Inggeris). Comprises a variety of regulation for Port duties and customs. Arab. Drewes dalam introductionnya mengenai buku Adat Aceh yang juga dinamakan Adat Meukuta A l a m . yang disadur dan dijadikan batu dasar kemudian ketika puterinya Tajul A l a m Safiatuddin dan Raja-raja seterusnya memerintah. Geneology of the Kings of Achin. 2. also rules for the minor officer of government. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 174. Banyak negeri tetangga mengambil peraturan-peraturan hukum di Aceh untuk menjadi teladan.Menurut ukuran zamannya. Perintah Segala Raja-raja. yaitu : 1. maka Prof. Qanun Meukuta A l a m sudah cukup baik. ke India. G . Penerbitan hukum yang dibangun oleh Iskandar Muda memperluas kemashurannya sampai keluar negeri. D r . terutama oleh negara tetangga. Inggeris. seorang yang keras dan pemeluk agama yang setia. terutama karena peraturan itu berunsur kepribadian yang dijiwai sepenuhnya oleh hukum-hukum agama. Rule of Government For Kings. Silsilah Tharaf Hulubalang dan Dustur segala kapal yang berniaga. 4. Belanda. telah mengambil pedoman-pedoman untuk peraturan negerinya dengan berterus terang mengatakan mengambil teladan undang-undang Mahkota A l a m Aceh. J . 3. ketika diperintah oleh seorang sulthan yang bernama Sulthan Hasan. Adat Majelis Raja-raja. Etiquette tobe Observed at the Court. membagi buku tersebut kedalam empat bahagian. Mesir. " I n i suatu bukti kemashuran dan nilai tinggi negeri Aceh yang sudah dimaklumi orang masa itu " ADAT ACEH Sesuai dengan isinya. "Beberapa peraturan disempurnakan. Spanyol dan Tiongkok. 347 . Silsilah Raja-raja Banda Aceh. Turki. sehingga telah diambil menjadi contoh oleh beberapa negara. jadilah Adat Meukuta A l a m adalah adat betsendi Syara'. Portugis. (248) M.

diatas takhta kerajaan negeri Aceh Bandar Darussalam Sabda hadhirat yang mulia kepada Orang Kaya Seri Maharaja L i l a dan kepada penghulu Keurukon Raja Setia M u d a dan Keurukon Katibul Muluk Seri Indra Sura. 6. 348 . 5. serta Keurukon Seri Indra M u d a yang di Balai Besar.dimulainya bagian kedua. 7. regulations concerning government officials. Adat Majelis Raja-raja. regulations for the procession on the final Wednesday of the Month Safar. Majelis Jaga-jaga. "yang jadi kerajaan dalam negeri Aceh Darussalam". Majelis Junjungan Duli. the cermonial prosessions from the Palace to the mosque Baiturrahman on the lOth of Zulhijjah. regulations about the ceremonies during the days just before the fasting month. = 1205-1234 M . regulations for the ceremony at wich the officials of the court make obeisnce to the King. Catatan ini menunjukkan bahwa pencatat silsilah ini adalah hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Muhammad Syah ini. pada zaman Maulana Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat" demikian antara lain tertulis pada awal bahagian ketiga ini. the regulations concerning Kings. 2. Majelis Berangkat Yang Kedua Hari Raya. Majelis Hulubalang. 3. 9. dan diakhiri dengan Sulthan Alaiddin Muhammad Syah yang memerintah pada tahun 1238-1251 H . 4. . the regulations for the King's going to the Mosque on Friday. regulations for the figils in the night of the kadar in the month of Ramadlan. maka disuruh tandakan surat seperti dalam terakata. Majelis Berangkat Hari Jum'at. maka Orang Kaya Maharaja L i l a duduk menulis : 1. Mejelis Berangkat Bulan Safar. Silsilah raja-raja ini dimulai dengan Sulthan Alaiddin Johan Syah. = 1823-1836 M . Majelis Hadlarat Syah Alam berangkat sembahyang Hariraya Haji. Sekalian Majelis Raja. Majelis Tabal Pada Hari Meumeugang Puasa. yang memerintah pada 601-631 H . 8. " maka adalah pada sanat 1015 H . regulation for the processions on the days of the two religious feasts.

7. peri mengatakan lima martabat kemuliaan (maksudnya lima pangkat kehormatan). terdiri atas tiga perkara. 5. 10.Bagian pertama (Perintah Segala Raja-raja) terdiri dari 31 majelis atau chapters. Majelis Ketigapuluh Satu. segala raja-raja dan Menteri. 6. terdiri dari lima perkara. Menurut catatan padaawal bagian ini. Majelis Pertama tentang arti raja. peri mengatakan syarat Hulubalang mengenai ilmu hikmat peperangan. maksudnya syarat-syarat bagi seorang duta. yaitu Ismail Bapa Ahmad yang dalam bahasa Arab dinamakannya dengan "Mabainas Salathin". 3. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. atas lima perkara. Majelis Keempat. sementara majelis 6 s/d 24 hilang dari naskah. Majelis Keduapuluh Enam. 2. peri mengatakan arti utusan (ambasadors). peri menyatakan syarat Bodoanda tatkala menghadap raja itu atas lima perkara. 8. 11. yaitu : 1. segala Hulubalang Bodoanda Raja. terdiri atas tujuh perkara. Majelis Keduapuluh Lima. 9. Majelis Keduapuluh Delapan. Majelis Ketigapuluh. yang terdiri dari majelis-majelis. peri mengatakan larangan atas segala hamba raja. Majelis Keduapuluh Sembilan. peri mengatakan kehendak (tugas) bodoanda itu atas lima perkara. peri menyatakan syarat Bodoanda itu atas empat perkara. bahwa yang menyusunnya atas perintah Sulthan. Majelis Ketiga. dihadapi oleh segala pendita. yaitu mejelis 1 s/d 5 dan mejelis 25 s/d 31. 4. yang mengatakan syarat segala raja-raja tatkala semanyam diatas takhta kerajaan. yang diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Melayu) dengan Perintah Segala Raja-raja. Majelis Kedua tentang syarat bagi segala raja atas sepuluh perkara. mengatakan kehendak segala raja-raja itu atas delapan perkara. dan yang terdapat dalam naskah yang dipergunakan tuan Drewes hanya sebelas majelis. Majelis Kelima. 12. Majelis Keduapuluh Tujuh. "Bahwa inilah silsilah yang terqimat segala Raja-raja demikian 349 . pada menyatakan syarat segala raja-raja setelah sudah dari pada semanyam.

10. W . daripada adat sekalian pada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandar M u d a Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Djohan Berdaulat. pada ketika yang baik fi saatil-mubarrak. disebut: " P a d a hijrah Nabi S . Telah begitulah hukum Sulthan Iskandar M u d a " Selanjutnya mengenai dengan riwayat pembukaan kembali Adat Majelis Bandar Darussalam. pada empatbelas hari bulan Rabiul Awal yaumal Jum'at waktu dhuha. bahwa segala silsilah daripada segala raja-raja pada zaman dahulukala sampai kita menjunjungkan khalifah Allah sekarang ini. sabda suruh salin. A . maka Orang Kaya Maharaja Lila Melayu salin daripada Tarakata Balai Besar daripada daftar Penghulu Keurukon Raja Setia M u d a P o Sarong Kampung Pegu dan Keurukon Bop Po Meurah. seribu empatpuluh lima tahun. seribu seratus duapuluh tahun. seperti tersurat dalam Tarakata Balai Besar sekaliannya. Adat Majelis Bandar Darussalam. Adat majelis Bandar Darussalam (Harbour Regulations) yang juga disebut Tharaf Hulubalang Dan Dustur Segala Kepala (Comprises a variety of Regulations for port duties and customs and rules for the minor officer of government) dimulai dengan taraf kedudukan para pembesar seperti yang diatur oleh Ratu Safiatuddin (the hierarchical order of functionaries). dewasa itu Paduka Seri Sulthan Iskandar Muda Johan Berdaulat menurunkan "dustur". barulah setelah itu disebut: "Pada Hijrah Nabi S . W . ditandakan didalam daftar Balai Furdhah daripada Asyur dan adat segala hasil yang lain dalam Bandar dan segala majelis Raja-raja dan Hulubalang. Majelis Hulubalang pada hari Sabtu. A . melainkan di Bandar Aceh Darussalam. regulations about the audience given to Hulubalangs on Saturday. enam haribulan Rabiul Awal Yaumal Isnin Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Johan Berdaulat bersabda kepada Orang kaya Maharaja L i l a Panglima Bandar dan kepada pihak Penghulu Keurukon Raja Setia Muda. dustur adat hasil bagi sejumlah para pejabat (the regular tributes to be paid annually by a number of functionaries). segala kapal yang berniaga tiadalah jadi ia berniaga didalam bandar yang lain. disalin oleh Orang 350 .

ia adalah sejarah yang disusun dengan uslub bahasa kissah (novel). Membaca isinya. Adat besi yang terimbang. seperti inilah majelis didalam Bandar Aceh Darussalam yang di Balai Furdhah : " selanjutnya dicantumkan berbagai ketentuan beacukai yang dinamakan dengan "adat". A d a t ' asyur dalam bandar. Adat cap megat membuat surat. sehingga menurut ukuran zamannya. 4. 10. = 1607-1636 M . 12. Adat mengiring surat. HIKAYAT A C E H Buku Hikayat Aceh ini menurut isinya dikarang dalam zaman Sulthan Iskandar Muda (1016-1045 H . Adat Orangkaya Laksamana. ) dalam bentuk prosa dengan bahasa Jawi (Melayu-Aceh). susunan 351 . 5. 2. Adat gajah. dimana yang menjadi titik tuju silsilah Sulthan Iskandar Muda semenjak belum Iahir sampai remaja. 17. Dan adat-adat lainnya lagi. 3. juga kitab ini tidak mencatat siapa pengarangnya. 7. Adat Orangkaya Seri Maharaja Mangkubumi. bahwa Hikayat Aceh ini disusun dengan uslub novel.Kaya Maharaja Melayu maka inilah tarakata yang tersalin daripada tarakata yang asal itu. Hikayat Aceh ini lebih tepat dikatakan riwayat (silsilah) sebahagian Raja-raja Aceh. kita mengetahui bahwa ia bukan karangan fiktif sekalipun dinamakan "hikayat". 16. Adat kurnia persalin. 9. 11. Adat lapik cap pada sebuah kapal. Adat kuda. 14. Seperti halnya dengan banyak kitab-kitab yang lain hasil karya Ulama/Pengarangpengarang Aceh. Adat akan wakil Furdhah. Adat kain yang kedalam. 6. 15. Adat kain akan Panglima Bandar. 8. Sebagaimana telah dijelaskan. 13. Adat kain akan Penghulu Kawal. Adat hak kalam. umpamanya: 1. Adat cap megat Sri Bujang.

bahasanya sudah cukup indah. Dari namanya sudah jelas. Dikarang dalam bahasa Melayu Lama (Jawi). Hikayat Aceh ini sungguh bernilai sekali. Hikayat ini dimulai dengan suatu dongeng. supaya jangan taksir kita. bermaksud lebih mengagungkan Sulthan Iskandar Muda. dan daripada tiada berupa diberi berupa . yang antara lain berbunyi: "Ketahui. bahwa kitab ini berisi pembahasanpembahasan tentang ilmu suluk dan ilmu tauhid. Kitab dimulai dengan satu mukaddimah. pada tanggal 14 Januari 1959. dengan apa beliau telah mencapai titel " D r . Walaupun bagaimana. " dalam kesusasteraan dari Universitas Negeri Leiden. Yogia kita cari Tuhan kita itu supaya kita kenal dengan makrifat kita. "Adapun sementaranya belum bertemu dengan yang sempurna bermakrifat. dimana dinyatakan bahwa "indatu" Iskandar Muda berasal dari kayangan (baludari). Dr. Hal ini dibuat pengarangnya mungkin karena : a. seorang putera Aceh yang belajar di Negeri Belanda. sebagai seorang raja yang dilukiskan demikian luarbiasanya. bahwa Allah s. tentang uraian ilmu suluk dan tauhid). menyesuaikan dengan novel-novel yang dikarang dizaman itu. daripada tiada bernama diberi-Nya nama. atau dengan khidmat kita kepada guru yang sempurna mengenai Dia.a. A S R A A R U L ARIFIN Karangan Syekh Hamzah Fansury. dengan hati. menjadikan kita. hai segala anak Adam yang Islam. pandang pada limabelas baik. telah mengambil Hikayat ini untuk menjadi pokok pembahasan dalam "Thesisnya". menurut paham Syekh Hamzah Fansury. dengan budi. Teuku Iskandar. bernilai seni. baik dilihat dari segi bahasanya ataupun dari segi isinya. b.w. Nama lengkapnya : "Asraarul Arifin Fi Bajaani Ilmil Suluk Wat Tauhid" (Rahasia para cerdik pandai. yang penuh dengan dongeng-dongeng yang mengasikkan. lengkap dengan telinga. dengan nyawa. Jika kamu paham pada 352 . dengan uslub yang indah. memenuhi nilai-nilai seni yang dihajatkan.

lihat pada syarahnya pulang. Ketujuhnya itu adanya qadim Akan isti'dad alamin sempurna 'Alam Karena Sifat ini dengan Kamalul Hakim Bernama Bismillahir Rahmanir Rahim. kami salin selengkapnya: Aho segala kita yang menyembah 'kan nama Yogia diketahui apa yang pertama Karena Tuhan kita yang sedia lama Dengan ketujuh Sifat bersama-sama. bahwa inti ilmu suluk dan ilmu tauhid yang terkandung dalam bukunya itu. Keempat Qadir dengan Qudrat-Nya tamam Kelimanya Sifat bernama Kalam Keenamnya Sami' dengan Ada-Nya Dawam Ketujuhnya Basir akan halal dan haram. terdapat dalam limabelas rangkum sajak yang padat berisi. Ilmu ini Haqiqat Muhammadin Nabi Menurut kan maklum dengan lengkapnya kawi Daripada Haqiqatnya itu jahil dan wali Beroleh iktibar dengan sekalian peri. sehingga memerlukan syarahan penafsirannya. 353 . yang sukar dapat dimengerti oleh orang awam. karena pada syarahnya itu perkataan makrifat Allah ada dengan nyata dalamnya " Dari kutipan mukaddimah ini jelaslah. Tuhan kita itu yang empatnya Zat Awalnya Haiyi pertama bilang Sifat Keduanya Ilmu dan Rupa Maklumat Ketiga Murid 'kan sekalian Iradat. Kelimabelas rangkum sajak itu. Tuhan kita itu empunya Kamal Didalam Ilmu-Nya tiada panah zawal Rahman dalamnya perhimpunan Jalal Beserta dengan Rahim pada sekalian Jamal.baik limabelas ini.

Jika engkau belum tetap seperti batu Hukum dua lagi khadim dan ratu Setelah lupa engkau daripada enam dan matu Mangkanya dapat menjadi satu.Tuhan kita itu yang bernama Aliyi Dengan sekalian Sifat-Nya senantiasa Baqi ' A l a Jami'il alamin Atharnya jadi Daripada sittu-jihat sebab inilah khali. Tuhan kita itu seperti Bahrul A m i q Ombaknya penuh pada sekalian thariq Laut dan ombak keduanya rafiq A k h i r kedalamnya jua ombak ghariq. Lautnya A l i m halunyaMaklum Keadaannya Qasim ombaknya Maqsum Taufannya Hakim syu'unnya Mahkum Pada sekalian 'alamin inilah rusum. 354 . Jikalau sisi kamu tahu akan wujud Itulah tempat kamu syuhud Buanglah rupamu daripada sekalian quyud Supaya dalam kedalam diri qu'ud. Jika belum fana daripada ribu dan ratus Tiada 'kan dapat adamu kau hapus Nafikan rasamu itu daripada kasar dan halus Supaya dapat barang katamu harus. Cahaya Athar-Nya tiadakan paham Memberikan wujud pada sekalian alam Menjadikan makhluk siang dan malam Ila abadil abad tiadakan karam. Pada Wujud Allah itulah yogia kau qa'im Buangkan rupa dan namamu daim Nafikan rasamu daripada makhdum dan khadim Supaya sampai kepada A m a l yang Khatim.

Cara penafsirannya dilakukan rangkum demi rangkum. yaitu: Subhanallah terlalu Kamil Menjadikan insan alim dan jahil Dengan hamba-Nya daim Ia wasil Itulah mahbub bernama A d i l . Syarahannya : M a k a arti subhanallah itu : Mahasuci A l l a h . Syekh Syamsuddin menafsirkan sebuah buku sajak gurunya yang bernama " R u b a ' i Hamzah Fansuri" yang berisikan masalah-masalah Ketuhanan. dan arti 355 . baiklah diturunkan beberapa bahagian dari buku Kitab Syarah Ruba'i Fansuri.dimana beliau memulainya: "Inilah Bait limabelas.Hamzah Fansuri sungguhpun dla'if Haqiqatnya hampir pada Zatus Syarif Sungguhpun habab rupanya kathif Wasilnya Daim dengan Bahrul Latif. kemudian diberinya syarahan. Terlepas kita setuju atau tidak dengan pendapat Syekh Hamzah Fansuri dalam Ruba'inya itu. sehingga muridnya Syamsuddin merasa perlu membuat syarahnya. Dengan kitabnya ini. yang dikarangnya sangat padat dan sukar dimengerti. yaitu dikutipnya kepingan-kepingan dari sajak Ruba'i Fansuri. Untuk menjadi pengetahuan para pembaca. namun yang sudah pasti bahwa sajak-sajak dalam Ruba'i Fansuri mengandung masalah-masalah Ketuhanan yang pelik dan sukar. Kemudian Hamzah Fansuri menafsirkan kelimabelas rangkum sajak suluk dan tauhidnya itu dengan lebar panjang. Dengarkan pula ibarat syarah pulan KITAB S Y A R A H RUBAT 1 Kitab Syarah Ruba'i ini karangan Syèkb Syamsuddin bin Abdullah Sumathrani. Syarahan yang telah diberikan oleh Syekh Syamsuddin masih belum banyak dapat membantu orang awam waktu membacanya. yang susah dipahami oleh orang awam bahkan mungkin akan salah dimengertinya. murid dan pengikut Syekh Hamzah Fansuri. yang menghabiskan empatpuluh delapan pasa'.

w. yang diambil seseorang akan mahbub itu amat kasih ia akan yang mengambil Du? akan kekasih itu lagi banyak gunanya pada yang mengambil akan kekasihnya itu. M a k a kehendak kata ini : maka Allah s. daripada banyak rahmat Allah akan 356 .a. M a k a kehendak kata ini. artinya : ketahui segala yang mengawasi Allah itu tiada takut akan mereka itu dan tiada mereka itu gentar.a yang diambil akan mahbub itu tiada bagi-Nya lawan pada segala laku-nya. M a k a kehendak kata itu.w. M a k a kehendak kata ini. itu nantiasa Ia tiada bercerai dengan insan dan semesta sekalian itu. bahwa Allah s. bahwa adapun wujud yang bernama Allah Ta'ala itu sempurna kesempurnaannya. Mahbub itu tiada berlawan Lagi alim lagi bangsawan Kasihnya banyak lagi gunawan Oleh itu bait tertawan. dan arti alim : yang berilmu dan arti jahil itu : bebal. Maka arti insan itu : manusia.w.a.Kamil itu : yang sempurna.a. M a k a kehendak kata ini. dan yang menjadikan semesta sekalian alam itu Allah s.a. Syarahannya : M a k a arti mahbub itu : kekasih. yang "laisa kamislihi syaiun" itu artinya yang tiada sebagai suatu itu tiada bercerai dengan segala arif billah daripada martabat azal datang kepada martabat abadi. yang tiada bagi-Nya rupa dan yang tiada bagi-Nya sekutu.w. M a k a arti mahbub itu i kekasih.w. M a k a jika ada ia jadi mahbub pada Allah Ta'ala.w. Maka kehendak kata ini : Allah s. M a k a arti alim itu : yang tahu. M a k a kehendak kata ini. bahwa Allah s. niscaya tak dapat tiada ia dalam kesempurnaan karenanya. maka yang mengambil D i a akan mahbubnya itu itupun tiada bagi-Nya lawan dengan dalil firman Allah : " A l a a ! Inna Auliaallahi la chaufun alaihim wa la hum jahzanun".a. M a k a bahwasanya iapun mengambil orang itu akan mahbubnya. M a k a arti Daim itu : nantiasa dan arti wasil itu : sampai. bahwa A l l a h s. dan arti adil itu : yang menyamakan. yang diambil dakan mahbub itu diketahui-Nya diketahui diri-Nya diambil seorang akan mahbub itu. M a k a Ahlullah mengambil dia akan mahbub-Nya supaya beroleh tolong ia pada segala pekerjaan dhahir-bathinya.

yang mengambil Allah Ta'ala akan kekasihnya itu. itu pada Ahlullah mahbub-Nya yang hakiki. dan arti hail itu : rindang. tetapi nyata-Nya itu pada segala yang beroleh karunia makrifat yang sempurna. niscaya tiada terlindung ada Allah padanya. bahwa Allah s. barang siapa daripada arif yang berlakukan pemandang hatinya kepada Allah itu. Kekasihmu lahir terlalu terang Pada kedua alam nyata terbentang ahlul makrifah terlalu menang Wasilnya daim tiada berselang. M a k a kata ini. bahwa jalan musyahadah kepada Allah itu. M a k a pandangan kepada-Nya itulah jalan wasil kepada-Nya. 357 . maka barang kemana dihapannya pemandang kalbunya. A r t i Fa-ainama Tuwallu itu : maka barang kemana kamu berhadap. Arti kamil itu : yang sempurna. Kata ini. Syarahannya : A r t i mahbub itu : kekasih. bahwa nyata kenyataan Allah itu amat nyata pada kedua alam. M a k a jadi segala Ahlullah tertawan oleh-Nya. barang siapa daripada arif yang mengambil Allah akan mahbubnya yang hakiki itu.w. jalan segala orang yang kamil. Arti alim itu : barang lain daripada Allah itu. Kata i n i . dan arti gfhafil itu: lalai. Mahbub itu tiada berhail Pada "ainama tuwallu" jangan kau ghafil " F a samma Wajullah" sempurna wasil Inilah jalan orang yang kamil. M a k a arti kata ini. daripada alam dunia dan alam akhirat. Kata ini bahwa A l l a h itu kekasih akan segala arif ini nyata pada mengambil D i a . niscaya barang kemana dihadapkannya muka pengetahuannya dan muka pengenalan. niscaya tiada terlindung padanya dan Allah yang mahbubnya itu. A r t i fa samma wajhullah itu : disana ada A l l a h . M a k a Allah Ta'ala mahbub-Nya yang hakiki itu tiada terindang pada-Nya. Syarahannya : A r t i lahir itu : yang nyata.a. M a k a arti kata ini. dan arti wasil itu : sampai.

Kata ini. Rangkum terakhir dari rua'i Fansuri berbunyi: Hamzah miskin orang 'uryani Seperti Ismail jadi qurbani Bukannya Ajam dan A ' r a b i Nantiasa wasil dengan yang Baqi. Arti wasil itu: sampai. maka dengan matanya yang bathin itulah ia memandang kepada A l l a h . Kata ini. niscaya orang itu beroleh kemenangan dan beroleh laba yang amat besar dalam negeri dunia dan akhirat itu. senantiasa sampai kepada Allah dengan tiada berkeputusan sampainya itu. maka segala orang yang beroleh makrifat Allah itu. niscaya terbuka matanya yang bathin itu. hingga difanakannya badanny dan nyawanya pun. maka nyata padanya keelokan rupa dirinya. yakni menafikan akal dan rasanya. maka pada rupa dirinya yang elok yang tetap dalam ilmu hak Ta'ala itulah ia melihat ada Allah. maka hendaklah ia memejamkan kedua matanya yang dhahir itu. maka segala arif yang hendak musyahadah kepada Allah itu. niscaya tiada diperolehnya jalan wasil. Kata ini. apabila terbuka matanya yang bathin itu. apabila arif membawa jalan musyahadah kepada Allah apakala dipejamkan kedua matanya yang dhahir itu. 358 . maka arif yang sempurna itu nantiasa ia memfanakan segala yang lain daripada Allah. Hapuskan akal dan rasamu Lenyapkan badan dan nyawamu Pejamkan hendak kedua matamu Disana lihat peri rupamu. karena akal dan rasa itu suatu ta'jin daripada segala ta'jin makhluk. supaya terbuka matanya yang bathin.A r t i ahlul makrifah itu : orang yang bermakrifat Allah. karena jalan wasil kepada Allah itu. Jika tiada ia memfanakan badannya dan nyawanya. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia membawa jalan fana. Syarahannya : Kata ini. Kata ini. barang siapa beroleh karunia Allah pengenal akan Allah. dan arti daim itu: yang nantiasa.

Teuku Iskandar menulis: (249) Atas titah Sulthan dikarangnya Kitab Bustanus Salatin.s. (249) Dr. M a k a kata ini. itu. A r t i wasil itu : yang sampai. Bab yang keempat pada menyatakan segala raja-raja yang bertapa dan segala aulia yang salihin dan didalamnya 2 pasal. T. bahwa Syekh Hamzah memasuki jalan kepada Allah Ta'ala membawa jalan nafi-isbat itu. Iskandar: Bustanus Salatin halaman 4-6. 359 . M a k a dengan isbatnya itulah nantiasa ia wasil kepada Allah yang amat kekal itu. pada pihak ia meridlakan dirinya mati dan fana itu. bahwa Syekh Hamzahmengumpamakan dirinya dengan Nabiyullah Ismail jadi qurbani pada Ibrahim a. Kitab Bustanus Salatin terdiri dari atas tujuh bab : Bab yang pertama pada menyatakan kejadian tujuh petala langit dan bumi. Bab yang kedua pada menyatakan segala ambia dan segala raja-raja. ya Rabbal Alamin ! BUSTANUS SALATIN Kitab Bustanus Salatin ini dikarang oleh Syekh Nuruddin A r Raniry. Kata ini. Mengenai dengan Kitab Bustanus Salatin. Bab yang ketiga pada menyatakan segala raja-raja yang adil dan wazir yang berakal dan didalamnya 6 pasal.Syarahannya : A r t i miskin itu: tiada bermilik. D r . niscaya diperolehnya kekal itu dan niscaya diperolehnyalah kekal dalam dunia dan akhirat. dan arti 'uryani itu : telanjang. Kata ini. maka barang siapa sampai kepada yang kekal itu. Penulisannya dimulai pada 17 Syawal tahun 1047 H . Bab yang kelima pada menyatakan segala raja-raja yang zalim dan segala wazir yang aniaya. menghendaki keridlaan Allah. dalamnya beberapa (10) pasal. didalamnya beberapa (13) pasal. yang membawa jalan nafi-isbat bukan ia daripada bangsa Arab dan bukan ia daripada bangsa Ajam. = 1636-1641 M ) . dalamnya 2 pasal. A m i n . dan arti baqi itu : yang kekal. Syekh Hamzah radliyallahu 'anhu. M a k a kata i n i . bahwa Hamzah itu menyatakan dan mengikrarkan yang ditasdikkan dan tiada berfaal lagi ia yang pada sangkanya ada akan dia wujud dan sifat dan faal itu. atas permintaan Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani (1045-1050 H .

Bab yang ketujuh pada menyatakan akan dan ilmu dan firasat dan kifayat dan ilmu tabib dan segala sifat perempuan dan setengah daripada segala hikayat yang ajaib dan gharib. dalamnya 5 pasal. Lagi pula menyalin kitab ini dalam keseluruhannya tidaklah begitu mudah karena sangat tebal. Turun temurun nasab Sulthani. Bahkan nilai-nilai sejarahlah mengambil peranan yang lebih penting dalam karya Nuruddin yang besar ini. dalamnya 2 pasal. disamping nilai-nilai keagamaan juga mempunyai nilai-nilai sejarah. Pasal ini dimaksudkan sebagai pengantar bagi pasal 13 mengenai sejarah Kerajaan Aceh yang mencapai puncaknya dengan Pemerintahan Sulthan Iskandar Sani yang berasal dari Pahang. Pendahuluan Sejarah Melayu dikutip dari pendahuluan Bustanus Salatin Pengarang Hikayat Hang Tuah telah mengutip pula riwayat mengenai taman yang dibuat oleh Sulthan Iskandar Sani dan dijadikan kisah istana dan Taman Sultan Rum Bab kedua Bustanus Salatin mengandungi dua pasal yang meriwayatkan sejarah Semenanjung Tanah Melayu dan Aceh. Meriwayatkan tentang kerajaan Sulthan ini. Bustanus Salatin merupakan karya Nuruddin A r Raniry yang terbesar dan karya yang terbesar pula yang pernah dihasilkan oleh seseorang pengarang dalam bahasa Melayu Bustanus Salatin.Bab yang keenam pada menyatakan segala orang yang murah lagi mulia dan segala orang berani yang besar. H a l ini mungkin karena Bustanus Salatin ditulis begitu rupa hingga bagian-bagiannya merupakan cerita-cerita yang tersendiri. Diseluruh kepulauan Melayu terdapat salinan dari bagian-bagian kitab ini. Ialah menjunjung inayat Rahmani. Pasal 12 merupakan saduran Sejarah Melayu dan mengandungi silsilah raja-raja Pahang. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. dihiasinya karangannya itu dengan suatu r u b a ' i : Ialah perkasa terlalu berani. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kesusasteraan Melayu tidak kurang juga pentingnya. Keahlian 360 Nuruddin menggunakan bahasa nampak bila ia . Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kebudayaan Melayu tidak sedikit pula.

sehingga kalau ia melukiskan sesuatu benar-benar indah dan hidup. dan beberapa kalok. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. ada jingga. Sebagai contoh. ada berkurai. Maka sekaliannya itu disusun dengan batu yang berbagai-bagai warnanya. bergelar Seri Muka. dan terdirilah alam daulatnya. ada ablok. ada seperti warna paru-paru. diatas kumai. sungguh luar biasa. adalah putih. maka beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah kurnianya. ada merah. Maka diatas batu mengampar itulah ditambaknya tanah kira-kira delapan hasta tingginya. Nuruddin mempergunakan bahasa yang hidup padu bernilai seni. maka terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya." Hampir dalam segala kitab-kitab karangannya. Kemampuannya untuk melontarkan kata-kata dan kalimat-kalimat yang hidup. Dan adalah pada empat penjurunya itu bercanggai. maka dikerawangnya pada lingkar tepi-tepi kumai itu. Maka diperbuatnya pada kaki dewala itu. dan beberapa perhiasannya terkena "Syahdan adalah perbuatan arah kepaksina itu suatu pintu. Dan 361 . sungguh indah : " adalah perbuatan itu empat persegi. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. ada pancawarna. berukir awan.memuja raja yang menjadi pelindungnya ketika baginda menaiki takhta kerajaan Aceh: "Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. ada biru. coba kita perhatikan bagaimana Syekh Nuruddin dalam Bustanus Salatin melukiskan Kandang Darud Dunia (Makam Sulthan Iskandar Sani). Dan adalah sukacita hati segala manusia umpama segala bunga-bungaan yang kena rintik hujan pada ketika dini hari. Maka bertiuplah angin bahagianya. dan bermega. ada ungu. ada hitam. Dan beberapa cermin Cina terkena pada selang kerawang itu. Maka tatkala berdirilah payung daulatnya. dan batu mengampar berkumai seperti perbuatan peterana. maka mashurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. Maka adalah perbuatan pintu itu berkerawang. ada kuning. dan bangunnya seperti biram berkelahi. ada hijau.

berumbai-rumbai daum emas. karangan A l Imam A l Qadli Nashiruddin A b i Sa'id Abdullah bin Umar bin Muchammad Asy Syirazy A l Baidlawy. Dan diatasnya sulor bayung daripada perak berukir. Sekalian suratan itu air emas berukir. yaitu Syekh Abdur Rauf Fansury Singkel. bertelepok berselimpat. dan dibawah kemuncaknya itu terkena beberapa permata yang tiada terhargakan " TAFSIR B A I D L A W Y Asli kitab tafsir ini bernama "Anwaarut Tanzil W a Asraarut T a k w i l " . berkarang-karang seperti karang nakas. dan pada segenap penjurunya dibubuhnya buah berembang. dan kemuncaknya bersalup dengan suasa. dan kedua lapis daripada kimkha berbunga bertelepokkan air emas. berkerawang. berumbai-umbaikan permata bercampuran mutiara dikarang. maka diatas batu itu diperbuatnya kisi larikan atas angin. Tafsir A l Quranul Karim ini diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Bahasa Melayu lama) oleh Syekh Abdur Rauf bin A l i Fansury A l Jawy dan diberi nama "Turjumanul Mustafid". dan lapis yang keempat daripada zarzari.pada suatu segi beberapa telepok daripada air emas dicat. yang lebih terkenal di Aceh dengan nama julukan Teungku Syiahkuala. selapis kelambu daripada warna pelangi. berbunga lawang. Dan pada kumai dewala itu berpucuk rebung. Dan lapis yang ketiga daripada kain keemasan. perbuatannya seperti sirip naga berukir. perbuatan Darus Salam " M a k a ada hampir Raja Nisan Darussalam itu suatu payung kerajaan berlazuwardi berbatang emas dan kemuncaknya daripada menikam merah. 362 . M a k a adalah diatas dewala yang tiga lapis itu berlapis-lapis langit-langit daripada kain keemasan. bersurat kalimah. M a k a dikenanya pada bara pintu itu dua tempat. dan perbuatan kumai itu berkerawang. Dan adalah kelambu itu berlapis-lapis jua. M a k a dalam kandang itu diperbuatnya suatu lapis lagi dewala daripada batu pelinggam yang maha putih. bersemburan air mas " M a k a adalah kemuncak Raja Kandang itu daripada perak. bercat lagi bertulis lazuwardi berair emas. Yang dimaksud. Demikian nama yang tercantum pada halaman terjemahan tersebut.

Syekh Daud Petani. Bermula dikehendaki dengan jalan yang dimurkai disini. lagi Tuhan yang amat murah didalam dunia ini. dan tiada ada perobahan dan penyimpangan. lagi yang amat mengasihi hamba-hamba-Nya yang mukmin didalam negeri akhirat. lagi yang amat mengasihani hamba-Nya yang mukmin didalam negeri Akhirat itu. Segala puji sabit bagi A l l a h . lain daripada jalan segala yang dimurkai atas mereka itu dan lain daripada jalan segala orang yang sesat. c. dan telah kami periksa dengan sungguh-sungguh. Beri petunjuk oleh-Mu akan kami jalan yang betul. dan karena itu Syekh Abdur Rauf dalam hal ini berjasa sangat besar. oleh pentashih pada percetakan menilai Syekh Abdur Rauf sebagai berikut: \ "Sungguhnya Baidlawy yang terkenal. tanpa ada tambahan atau kekurangan. tafsir Surat A l Fatihah: "Dengan nama Allah yang amat murah didalam dunia ini. Untuk contoh. jalan segala Yahudi dan jalan segala Nasrani " Selanjutnya mari kita kinyam tafsir surat terakhir. Tuhan yang mempunyai segala Mahluk.Tafsir terjemahan ini. dimana ketiga-tiga mereka bermukim di Mekkah dan terpandang sebagai ulama-ulama kenamaan. Raja yang memeriptahkan pada Hari Qiamat. karena penterjemah. jalan segala mereka itu yang telah Kau anugerahi nikmat atas mereka itu. dimana kami dapati bahwa terjemahan kedalam bahasa Jawi (Melayu) adalah terjemahan yang sesuai dengan aslinya dalam bahasa Arab. Syekh Idris Kelantani. yang semoga dilimpahi Allah dengan rahmat-Nya dan ditempati dalam sorganya. yaitu Surat A n Nas : 363 . b. Syekh Ahmad Petani. adalah tafsir yang pertama-tama dalam bahasa Melayu (Indonesia). yaitu Syekh Abdur Rauf Ibnu A l i A l Fansury adalah ulama yang terbaik pada zamannya. Pada Akhir cetakan yang keempat. jua ku mengambil berkat pada membaca fatihah i n i . mari kita perhatikan terjemahan. dan dengan terjemahannya itu penterjemah bermaksud agar dapat diambil manfaat oleh penduduk kepulauan Jawi (Melayu) " Pengakuan ini ditandatangani oleh : a. " Kami tentukan akan Dikau ibadat dan kami tuntut daripada-Mu tolong atas berbuat ibadat dan yang lainnya.

dan diberi Allah Ta'ala manfaat jua kiranya akan kita. yakni daya daripada tiaptiap zikir Allah yang ia memberi waswas pada segala hati manusia " Salah seorang murinya yang bernama Daud Jawi anak Ismail anak Agha Musthafa anak Agha A l i Rumi. = 1641-1675 M . lagi Waliyullah yang fani fillah ta'ala. yang di Jawikan akan dia oleh Syekh kita dan ikutan kita kepada Allah Ta'ala. ya Muhammad. Karangan Syekh Abdur Rauf Fansury-Singkel. yang dikasihani Allah Ta'ala jua kiranya akan dia dan diterimanya. Mengenai sebab dan maksud tujuan mengarang kitab ini. lagi Tuhan segala. Perkenan oleh-Mu hai Tuhanku ! " MIRAATUT T H U L L A B Nama lengkapnya : Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati Ahkaamisy Syar'iyah (Cermin para mahasiswa untuk memudahkan mengetahui hukum-hukum Syara'). yang alim lagi 'allamah . aku berlindung kepada Tuhan yang menjadikan segala manusia dan yang memilikkan mereka itu. atas permintaan Ratu Tajul A l a m Safiatuddin. ) . Menurut catatan pada akhir kitab. dengan berkat ilmunya didalam dunia dan didalam akhirat." Kata olehmu. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Syiahkuala. Kitab ini adalah kitab H u k u m Islam yang agak lengkap pertama dikarang dalam bahasa Melayu. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimah kitabnya. Berlindung aku itu daripada kejahatan waswas syaithan yang kufur kemudian. membubuhi catatan pada akhir tafsir i n i : ' ' Dan telah sempurnalah tafsir Quran yang amat mulia lagi yang dinamai dengan Turjumanul Mustafid. Aminuddin Abdur Rauf anak A l i Jawi lagi Fansuri. . maka pengarang menulis : 364 . yaitu pada masa pemerintahan Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat (1050-1086 H . Setelah dia memuji Allah dan mengucapkan salam bahagia kepada Rasul Utamanya. Miraatut Thullab selesai dikarang pada hari Sabtu tanggal 8 Jumadil A k h i r 1083 H . dan dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi para Kadli (Hakim).

antara lain kuburan Ratu Nihrasiyah Rawangsa Chadiju (801—831 H . = 1400—1428 M . 365 . ) . antara lain terdapat kuburan Sulthan Malikus Salih (659—688 H . ) . Terletak juga di sebelah kiri sungai Pase. Meskipun batu-batu nisannya sangat sederhana. Makam Teungku Sidi. Dalam komplek M a k a m Cot Astana ini (juga di daerah Pase) didapati kuburan para ulama besar. . 14. salah seorang diantaranya yaitu Qaid Ja'kub (mungkin seorang perwira tinggi) yang meninggal bulan Muharram 630 H . 11. Dalam komplek makam ini terdapat kuburan Pangeran Abdullah yang meninggal dalam tahun 799 H . Makam Blang Peuria. = Agustus 1232 M . yang diduga tulisan Aceh lama. 13. Kandang Kuta Karang. Blang M e . Makam Teungku Peuet-Ploh-Peuet. namun juga bertulis dengan huruf Arab yang indah yang memiliki nilai-nilai seni. makam Cot Astana. = 1407 M . antaranya Teungku Sareh. Dalam komplek makam ini (juga di Pase) terdapat kuburankuburan yang berbatu nisan dengan tulisan kuno. D i sana juga banyak kuburan ulama-ulama dan orang-orang besarnya. Makam ini terletak di negeri Blang M e .9. = 1261—1289 M . 15. siapa adalah turunan dari salah seorang Khalifah Daulah Abbasiyah. Dalam komplek Kandang Kuta Karang ini banyak sekali kuburan raja-raja Pase yang indah-indah. Dalam komplek makam yang terletak di sebelah kanan Sungai Pase ini. Makam Teungku Di Bale. banyak terdapat kuburan para ulama dan beberapa orang Sulthan yang memerintah sekitar tahun-tahun 1400—1500 M . 12. Makam Blang Peuria ini terletak di daerah Geudong. 10. Kandang Samudra. Teungku Said Syarif. Dalam komplek Kandang Samudra yang tuletak di sebelah kiri Sungai Pase.

yang tiada siapa dapat memelikkan dia lain daripadanya. maka adalah Khalifah itu bagi Imam yang empat dalam tigapuluh tahun daripada segala tahun yang banyak. dan Umar. " Dan setengah daripada segala raja-raja itu. "Setelah sudah Ia menjadikan tujuh petala langit dan bumi. yang amat keras dan ditinggikannya kiranya akan martabat hadlarat yang mahamulia dalam dunia dan akhirat. dan kesudah-sudahannya bagi Nabi Kita Muhammad Rasul Allah s.s.. lagi yang berpegang mereka itu kepada Syari'at Nabi kita Muhammad yang mulia. paduka Seri Sulthanah Tajul A l a m Safiatuddin Syah Berdaulat Dhillullah fil A l a m anak paduka Seri Sulthan Raja Iskandar M u d a Johan Berdaulat. maka Ia menjadikan dibumi ini Khaiifah-Nya yang menggantikan Dia pad?. Dan ditolonginya jua kiranya bathin. lagi yang berjalan atas jalan penghulu segala Nabi Allah yang mursal. " D a n adalah mula-mula Khalifah pada lahirnya bagi Adam a." maka dijadikannya akan segala perkara yang khariji ini dari pada Nur Nabi kita Muhammad yang sebaik daripada segala manusia. Setelah sudah Khalifah Nabi kita. maka adalah hukum Khalifah itu segala raja-raja yang be>ar-besar. Dikekalkan Allah s. dan dipalingkannya jua kiranya daripada hadlarat yang mahamulia kejahatan segala mereka yang dengki akan dia daripada laki-laki dan perempuan. dan Usman dan A l i Radliyal-Lahu'Anhum. yaitu Muhammad anak Abdullah yany sebaik-baik perangai segala manusia. yang menghukumkan segala manusia dengan hukum yang telah diturunkan Allah Ta'ala ia kepada Nabi-Nya pada tiap-tiap negeri daripada segala Negeri Islam.w. tujuh petala langit dan bumi. melakukan segala hukum-Nya. 366 . yang Khalifah ia pada melakukan segala hukum Tuhan dalam tanah Jawi yang dibangsakan kepada Negeri Aceh Darussalam yang mubarak. yang menilik ia pada tiap-tiap ketika dan masa kepada segala mahluk. kepada kebajikan yang sekarang dan yang lagi akan datang. " Setelah sudah Khalifah Imam yang empat. yaitu Amirul Mukminin A b u Bakar. jua kiranya akan daulat hadlarat yang mahamulia. " Yaitu Sulthan yang amat besar dan Raja yang amat mulia. Maka setengah daripada segala perkara yang tersebut itu.a. penghulu kita dan tuan kita yang arif billah. dengan tilik pengasih dan penyayang dan insaf. seperti rirman-Nya : Bahwasanya A k u jua Tuhan yang lagi akan menjadikan dibumi seorang Khalifah.w.

dan tatkala dianugerahinya akan daku dengan keduanya itu. lagi fadlil. insya Allah Ta'ala. dan adalah perpegangan yang kukarang akan dia itu atas mafhum kitab Fathui Wahhab.a. yaitu Nabi kita Nabi Muhammad Rasul Allah s. dipermulia Allah s. bahwa kukarang baginya sebuah kitab dengan bahasa Jawi. dan 367 .w. jua kiranya dua buah negeri itu dengan berkat kemuliaan penghulu segala manusia.a. maka kukaranglah akan dia kitab ini dengan tolong Allah s. lagi yang berturut-turut.a.w. " Dan kuperkenankanlah akan sabda hadlarat yang mahamulia yang demikian itu. " Maka mengucap syukurlah aku kahadlarat Allah s. " Maka dianugerahi Allah s. sebab lama aku berdagang dan diam pada segala negeri daripada negeri Jaman. karena firman Allah: berbuat bakti kamu akan Allah Ta'ala. Tuhan yang amat mulia." Dan ditolonginya puia kiranya akan segala mereka yang menolong hadlarat yang mahamulia. akan daku dengan sebab dua orang saudaraku yang salih.a.a.w. dan Mekkah dan Madinah. dipelaharakan Allah s.). maka mohon kebajikan aku kebawah hadlarat-Nya dengan sembahyang istikharah pada berkenankan sabda hadlarat yang mahamulia itu. jua kiranya akan keduanya dan dikekalkannya jua kiranya akan keduanya dalam kebajikan dan afiat dan segala nikmat yang sempurna. yang dibangsakan kepada bahasa Pasi (Bahasa Melayu-Pase. dan daripada segala ulama yang mengerjakan seperti yang ada pada ilmu merka. lagi yang amat mengabulkan taubat hamba-Nya.a. yang muhtady kepadanya orang yang menjabat jabatan Qadli (Hakim) pada pekerjaan hukumnya daripada segala hukum Syara 'Allah yang mu'tamad pada segala ulama.w. karena kurang fasahatku pada bahasa Jawi.w. dan akan Pesuruh-Nya dan akan raja-raja kamu. atas anugerah yang demikian itu.. Dan adalah aku keberatan pada menjunjung sabdanya yang demikian itu.a. padahal aku berbuat bakti akan dia. -Penj. melainkan pada barang yang kutambihkan atasnya dalam kitab ini. Maka adalah hadlarat yang mahamulia itu telah bersabda kepadaku.w.yang dibangsakan kepada Imam Syafi'i r. yang tiada berumah tangga daripada mereka itu dan yang ada berumah tangga daripadanya pun. daripada sangat lobanya akan agama Rasul Allah. yang fasahah keduannya pada bahasa Jawi itu. pun daripada segala hulubalangnya yang besar-besar dan yang kecil-kecil.

urutan wali. kuasa atas harta anak kecil. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). mendua-laba. dalamnya bahaya yang amat besar dan pahala yang amat banyak " Selanjutnya. barang dagangan sebelum dan sesudah serah terima.w. barang beroleh manfaat jua kiranya dengan kitab Miraatut Thullab i n i . jua kiranya akan daku dan akan dikau. Hal ini mungkin. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). persemandaan. agar mereka benarbenar menjalankan tugasnya dengan adil dan sesuai dengan amanah Allah dan Rasul. antara lain berisikan uraian-uraian tentang hukum nikah. sebelum pengarang memasuki kepada kandungan kitab. 368 . Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata) antara lain berisikan uraian-uraian tentang jual-beli. Berbeda dengan kitab-kitab Fiqh (Hukum Islam) yang lain.a. perdamaian. b. anggunan. karena kitab Miraatut Thullab ini ditujukan kepada para Qadli (Hakim) dan para mahasiswa jurusan qadla'. siapa siapa boleh dikawini.kunamainya kitab ini Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati A h kaamisy Syar'iyah L i l Malikil Wahhab. insya Allah. beliau memberi beberapa nasihat kepada para Qadli (Hakim). pembeslahan. " Dan kukatakan : ketahui olehmu hai orang yang dijadikan akan Qadli. hukum khulu'. yaitu jalan yang betul dan beroleh kemenangan pada hari kiamat. ditolong Allah s.w. perdagangan budak. bahwasanya menghukumkan antara segala manusia itu. hanya tiga rubu' saja. dan kuharap akan hak Subahanahu Wata'ala mengurniyai aku taufiq. yaitu : a. c.a. sewa menyewa. maka kitab Miraatut Thullab ini. perdagangan buah-buahan dan sayur-mayur. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). wakaf. barang hilang dan lainnya. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata). pesta kawin. artinya : Cermin segala mereka yang menuntut ilmu Fiqh pada memudahkan mengenai segala hukum Syara ' A l l a h " Dan kupohonkan kehadlarat Allah s. kepada siapa kitab-kitab ini ditujukannya. hutang piutang. orang yang menilik dalamnya seperti yang beroleh manfaat ia dengan segala asalnya. tiada mengandung " R u b u ' Ibadat" (hukum Bidang Ibadat).Nya. riba. perkongsian. failit.

Kitab Miraatuththullab yang telah dicetak. Kitab karangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala ini telah puluhan kali dicetak. yaitu halaman pertamanya dan halaman terakhir. membuktikan betapa berharganya kitab tersebut. Fotokopi yang di bawah ini. 369 .

murid dan sahabat utama Syekh Abdur Rauf Fansuri. Dalam menerangkan mengapa dan untuk apa kitab Kasyful Muntadhir dikarang. maka adalah iblis. antara lain pengarang menjelaskan dalam mukaddimah risalahnya itu : " maka tatkala sampai saudaraku Syekh Abdur Rauf anak A l i ghafaral lahu 'anhu ke Banda Aceh Darussalam. fasach. dan yang telah diperbesar mereka itu akan dia hingga seolah-olah adalah perkataan itu pada mereka itu tiada sah dan tiada sempurna makrifat. yang mungkin pengikut Syekh Hamzah Fansuri dan Syekh Syamsuddin Sumatrani. dan lain-lainnya. 370 . maka kubawa kepadanya suatu risalah bahasa Arab daripada perkataan dan yang telah dipegang oleh kebanyakan segala orang Jawi. antara lain berisikan uraianuraian tentang pemberontakan. atau memang kedua beliau sendiri.w. zina. demikian bunyinya (hasil maknanya): "Bahwasanya orang sakit. Ii'an. riba. perampokan/pembajakan. Kecuali itu. masa iddah. petunjuk-petunjuk kepada Qadli mengenai penyelesaian perkara/sengketa dan lain-lainnya. Setelah itu menilik ia apa ada sesuatu yang nyata baginya daripada segala rupa dan segala barang. sumpah. yang berisikan uraian-uraian mengenai keadaan orang pada waktu "sakaratul-maut". bertujuan menolak atau membantah risalah-risalah mengenai masalah tersebut yang dikarang oleh ulama-ulama suluk. jua kiranya akan dia daripada bid'ah dan mengadu-mengadu. maka ia mengambil nafas lillah kepadanya. juga dalam Miraatut Thullab ada pasal-pasal yang menguraikan masalah-masalah penyaksian. nafaqah dan lainnya. apabila sangatlah sakitnya dipandangnyalah dalam sakitnya kepada sakaratul-maut. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). KASYFUL MUNTADHIR Kitab ini karangan Syekh Burhanuddin. M a k a jika menilik ia kepada keadaan rupa itu hitam. pembebasan budak. pencurian. dipeliharakan Allah s. maka hendaklah ia mengucap : Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. Qishash.a. dhihar.thalak. melainkan dengan mengetahui perkataan itu. dakwa dan pembuktian. " D a n jika menilik ia kepadanya itu merah. maka adalah ia nasrani. ruju'.

pada menanyai dia kepadanya demikian bunyinya : Tanyai hamba Syekh kami.. maka pinta daripada Syekh kami.s. maka hendaklah ia mengucap : Qul : Huwa Allahu Ahad. suatu risalah bahasa Arab pada menyatakan perkataan yang telah diperpegang akan dia pada ketika sakaratul maut. hanyasanya yang kulihat dan yang kuperpegang lain daripada itu. maka dikirimkan seperti perkataan yang tersebut dalam risalah yang kubawa kepadanya itu. " D a n jika menilik ia kepadanya itu putih. ya Muhammad. dan dengan zikir yang mana diistighal segala manusia terafdlal pada ketika sakaratul maut itu ? " Demikianlah ditanyai kepada Syekh Burhanuddin.maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa. M a k a bertanya aku kepadanya : Adakah muktamad seperti perkataan yang tersebut dalam risalah itu atau tiada ? M a k a jawabnya : Tiada aku tahu akan seperti perkataan yang tersebut dalamnya itu dan tiada pernah kulihat dalam kitab Hadis dan tiada dalam kaum ahlus Sufi seperti yang demikian itu. supaya mudah memahamkan dia segala yang mubtadi. "Setelah itu. maka hendaklah ia mengucap : M a Syaa Allah.w. "Setelah itu. nafa'allahu bi'ulumihi. nafa'allahu bi'ulumihi. "Demikianlah hasil makna perkataan yang dalam risalah itu.a. Kemudian maka kupindahkan daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. maka adalah ia Yahudi. " D a n jika menilik ia kepadanya itu hijau. Anta Allah huwa huwa.. maka dikarang. adakah perkataan itu sahih yang tersebut ini pada sebuah kitab daripada segala kata Hadis atau daripada kata segala kitab kaum ahlus Sufi atau tiada ? " M a k a jika perkataan ini benar. " D a n jika menilik ia kepadanya itu kuning. 371 . maka adalah ia Jibril a. kebenua Madinah Rasul kepada Syekh kita Maulana Ibrahim anak Hasan Kurani Asy Syafi'i Asy Syathari. maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa huwa. dan daripada perkataan yang datang ia daripada Malikul maut pada ketika ia mengambil nyawa dengan apa dikenal oleh segala manusia yang sakaratul maut. kaana lilmukminina ya huwa huwa. bahwasanya ia mengetahui akan Malikatul maut atau syaithan. maka adalah ia Muhammad s. maka dalam kitab yang mana tersebut ia. hendaklah Syekh kami menyuruhkan bagi kami suatu perkataan yang muktamad daripada perkataan yang datang ia daripada orang sakaratul maut.

yaitu Sulthan yang mahabesar kerajaan lagi maha tinggi derajatnya. seperti yang ditulis dalam mukaddimah kitabnya itu : "Adapun kemudian dari itu. Nama lengkapnya : Mudhharul Adjla Ha Rutbatil A ' l a . dewasa itu fakir yang hina Jalaluddin telah dititahkan oleh hadlarat tuan kita Syah A l a m . M a k a fakir yang hina ini berkenankan pintanya yang mulia serta menjunjung titahnya yang mahaindah. Bahwa fakir yang hina itu menyatakan "Ilmu T a u h i d " yang sebenar jalan kepada mati anak Adam yang meubahgia. artinya : matikan diri kamu sebelum mati. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . Kitab ini dikarang oleh Syekh Jalaluddin. artinya bertolong-tolong kamu atas berbuat kebajikan dan berbuat takut akan Allah. = 1735-1760 M . dan setengah daripada takut akan Allah itu membesarkan akan Kalimah Tauhid kepada segala daging dan darah. supaya mudah memfahamkan dia segala yang mutadi " MUDHHARUL AJLA. maka pada hijrah seribu seratus limapuluh dua tahun. seorang ulama/ahli hukum Islam yang terkenal. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah Syahi Berdaulat Dhillullah F i l A l a m Ibnu Sulthan Marhum Ahmad Syah. ) Kitab ini dikarang atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah. kitab yang menguraikan tentang ilmu tauhid dan masalah-masalah ketuhanan. artinya kunamai akan dia Cermin yang Amat Bersih Kepada Menilik Martabat Yang Amat Tinggi " JAMU'U JAWAMITL MUSHANNAFAT Kitab ini kumpulan karangan-karangan (risalah) dari beberapa 372 . yaitu L a Ilaha Illallah. yang radliyallahu jua kerajaan." Setelah itu. lagi mulia bangsanya. seperti sabda Nabi : Mutu Qabla an tamutu. wa samaituha bimudhharil Adyla ila rutbatil a'la. mengamalkan firman Allah : wa Ta'awanu 'alal birri wat taqwa. maka dikirimkan oleh Syekh Burhanuddin akan jawab tanya itu suatu risalah yang bernama "Kasyful Muntadhir" Kemudian maka kupindahkan ia daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi.

Cahaya berhimpun sepandang mata. Wasiat sepatah dagang hina. Salawat meuhat akan Saiyidina. yang dalam kalangan rakyat Aceh dan orang-orang Melayu lebih terkenal dengan nama " Kitab Majmu' " atau "Kitab Delapan". Yakub yang merah zamrud yang hijau.orang ulama Aceh yang terkenal. Segala bagai mutiara. seperti ditulisnya dalam mukaddimah : •• a k a aku himpun setengah daripada segala kitab bagi Ulama-ulama yang besar-besar dan segala Faqih yang mulia. Setelah puji Allah Ahad. dan kunamai akan dia dengan Jam'u Jawami'il Mushannafat. supaya beroleh manfaat dengan dia oleh setengah orang singkat ilmunya seumpamaku. Karangan ini intan kenarang. oleh Syekh Ismail didahului dengan sekumpulan syair yang menurut ukuran zamannya sudah cukup baik. Beliau menamakan kitab kumpulannya ini dengan "Jamu'u Jawami'il Mushannafat". himpun bagi himpun bagi segala karangan. dengan maksud agar dapat diketahui oleh segala yang berhajat. Tuhanku Rabbi amat kuasa. Ajaib Subhanallah. hal keadaannya berhias dengan berbagai-bagai mutiara dan berbagai-bagai manikam yang terkarang " m Sebelum mukaddimah. Segala permata yang terpakai. Segala manikam himpun disana. yaitu seorang Ulama Aceh terkenal yang bernama Syekh Ismail bin Abdullah A l Asyi. Orang yang yakin akan Rabbana. Yang berusaha mengumpulkannya kedalam satu kitab. Adapun syair tersebut selengkapnya berbunyi: Alhamdulillah sekalian puji. 373 . yang mengandung delapan buah kitab dan sebuah tambahan. Wahai Ikhwan yang muslimin.

Itulah thabib mengobat luka. wa ya saidi. Karangan ini obat hati. yaitu : I. HIDAYATUL' AWAM Karangan Ulama besar Syekh Jallauddin anak Syekh A r i f Billah Syekh Jalaluddin. antara lain dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya sebagai berikut: 374 . Terlalu indah pengajaran ini. Ngaji hai tuan pada orang alim. Yang zahid lagi war'a. Siapa yang suruh mengarang kitab ini dan apa maksudnya. Siapa yang pakai karangan ini. Wa Y a Ikhwan. Kedua pengajaran daripada Nabi. Keempat nasihat daripada Wali. Ketiga pengajaran Tabi' Tabi'in. Orang yang alim lagi mursyid. Ilmu syari'at dan thariqat. Orang yang pakai jati penawa. Serta haqiqat berhimpun disana.Wahai tuan anak penghulu. Yang ikutan sahabat mulia. W a ya sitti jantan betina. Daripada Rabbi Tuhan Yang Esa. Anak Melayu tuha muda. Orang yang suci daripada dausa. Menjadikan waki masuk syurga. Kitab ini membahas masalah-masalah hukum Islam (Fiqh). Adapun kedelapan buah kitab yang terhimpun dalam kitab Jam'u Jawami'il Mushannafat. Sahabat seraya sama serta.

dan segala barang yang bergantung dengan dia dari pada segala syarat. lagi yang mahatinggi derajatnya. yaitu Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat dhillullah faqir yang hina. karena ada perselisihan. Syafi'i mazhabnya. yaitu Muhammad Zain anak Faqih Jalaluddin. telah mengampun Allah baginya dan bagi kedua ibu-bapanya. K A S Y F U L K I R A A M Karangan Syekh Muhammad Zain bin Faqih Jalaluddin. Khadim ulama Haji Jalaluddin anak Syekh yang arif billah. = 1735-1760 M). yaitu Muhammad Zain anak Faqih yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. Setelah aku lihat beberapa manusia bersalah-bersalahan mereka itu pada niat tatkala takbiratul ihram. dan perintah sembahyang lima waktu. maka aku kehendaki bahwa aku perusaha satu kitab yang kecil. F A R A A I D L U L Q U R A N Kitab kedua bernama "Faraaidlul Quran". Tidak disebut siapa pengarangnya. Syekh Jalaluddin.) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Mungkin Syekh Jalaluddin juga. yang membahas masalah pembagian pusaka berdasarkan ajaran Quran. = 1727-1735 M. pada menyatakan niat taktala tabiratul ihram " 375 . karena ia merupakan bahagian dari Fiqh. Kitab ini membahas masalah mengenai niat waktu takbiratul ihram. yang hidup sekitar pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja Lila Ahmad Syah (1139-1147 H . Aceh negerinya. seperti yang dinyatakan dalam mukaddimahnya : " berkata faqir yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. Bahwa aku suratkan baginya suatu risalah yang simpan. pada menguraikan maksud dan aku namai akan dia Kasjful Kiraam." pada hijrah Nabi seribu seratus empat puluh. dan segala yang wajib " II. III. seorang daripada sahabat Raja itu yang takut akan Allah Ta'ala. pada lima hari bulan Muharram zaman Paduka Seri Sulthan yang besar kerajaannya. maka aku namai akan dia "Hidayatul 'Awam" pada menyatakan perintah Agama Islam. sallamahul-Lahu Ta'ala. anak Qadli baginda Khathib.

Syafi'i mazhabnya.a.IV. 1209-1238 H . supaya jangan payah orang yang menyurati dia.w. lagi yang sangat kecil dari pada makhluk Allah. Sanya telah memohonkan akan daku oleh setengah daripada sahabatku. yang memberi Allah akan dia Taufiq bagi jalan yang benar lagi betul. yaitu Muhammad Zain anak tuan Faqih Jalaluddin Aceh. . tanggal 2 bulan Ramadlan 1225 H . dan supaya jangan jemu orang yang membaca dia. bahwa selesai dikarang pada hari Isnin waktu dhohor. dan aku jadikan akan dia satu kitab dan 376 . seperti yang ditegaskan dalam mukadimahnya: " berkata fakir yang hina kepada Tuhanya Allah Ta'ala yang bersifat kekayaan. yang menguraikan masalah thalak dan nikah. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya. (1795-1823 M. Pengarangnya juga Syekh Muhammad Zain. dan aku namai akan dia Talkhishul Falaah pada menyatakan segala hukum thalaq dan nikah. kawin cerai. SYIFAAUL QULUB Karangan Ulama Besar Syekh Abdullah Aceh. disini aku buangkan segala isnadnya. bahwasanya aku kehendak bahwa aku himpunkan akan beberapa Hadis Nabi s. aku tinggalkan akan lafadhnya. dan dalamnya beberapa pasal dan satu khatimah " V. Tentang maksud dan kandungan dari kitab Syifaaul Qulub. maka berkatalah faqir ilal-lahi Ta'ala. dan aku ambilkan akan segala maksudnya jua. Tetapi.). telah memaafkan Allah Ta'ala daripadanya dan daripada segala ibu bapanya. Kitab ini adalah kitab ilmu tashauwuf. bahwa aku bahaskan beberapa masalah nikah dan thalak dan barang yang bergantung dengan keduanya. yaitu dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul Alam Syah (Meureuhoom Kuala). lagi yang sangat ja'if daripada segala hamba Allah. TALKHISHUL F A L A H Nama lengkapnya : Talkhishul Falaah Fi Bayaani Ahkaamit Thalaq Wan Nikaah. yamg menurut catatan pada akhir kitabnya. yang diriwayatkan akan dia dengan isnad yang sahih dan dengan riwayat yang kepercayaan. antara lain sebagai berikut: " kemudian dari itu.

kelebihan kawin. masing-masing membahas masalah-masalah kelebihan ilmu dan ulama. kelebihan sedekah. mengenai berbagai masalah yang berdasarkan Quran. kelebihan iman.a. kelebihan puasa. karena segala pengajaran ini. kelebihan ingat mati. kelebihan berwudlu'. " H a i segala anak A d a m . kelebihan tahlil. Kitab yang bernama A l Mawi'idhul Badi'ah (Pengajaran-pengajaran yang indah cemerlang) ini mengandung limapuluh buah pengajaran yang amat berguna. kejelekan orang tertawa terbahak. kelebihan diam. artinya Obat Hati dan aku hantarkan dalamnya empat ratus Hadis Nabi s. perkataan Hukama/Ulama. kelebihan taubat. kelebihan do'a.a. kelebihan ingat hal ihwal kubur. seperti yang dijelaskan pengarang sendiri dalam mukaddimah kitabnya : " inilah suatu kitab dan kunamai akan dia A l Mawa'idhul Badi'ah.q. kelebihan sembahyang jum'at. kelebihan mesjid. syiksa orang minum arak.a. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Hukama dan Ulama yang 'amilin rahmatullah alaihim. kelebihan mengucap bismillahir rahmanir rahim. kelebihan berzikir. kelebihan tasbih.q. kelebihan azan. Hadis.. syiksa orang meratapi mayit atau mengeluh karena bala dan kelebihan sabar. kelebihan sembahyang berjama'ah. kelebihan makan sedikit. kelebihan menyikat gigi. artinya segala pengajaran yang indah-indah. hak ibu bapa atas anak. kelebihan memberi salam. kelebihan belajar memanah. dan aku jadikan akan dia empat puluh bab " Keempat puluh bab yang disebut pengarang itu. jangan engkau syak akan dia. setengahnya aku ambil daripada perkataan Allah Ta'ala. kelebihan zikir. VI. 377 .a.aku namai akan dia Syifaaul Qulub. hak anak atas ibu-bapa. kelebihan memakai serban. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Rasul Allah s. laki-laki dan perempuan ! Percayakan oleh kamu akan segala pengajaran i n i . A L M A W A T D H U L BADI'AH Karangan Ulama/Mufti Besar Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan sahabat r.. kelebihan mengucap salawat kepada Nabi. kelebihan meminta ampun.. syiksa liwat (homo-sex). dan setengahnya aku ambil daripada perkataan A u l i a Allah r. kelebihan mengunjung orang sakit.

" H a i anak Adam ! Taruhkan olehmu pengajaran ini pada sisi kamu. tiada sah ilmu melainkan dengan adab. D A W A A U L QULUB MINAL 'UJUB Kitab Dawaul Qulub Minal 'Ujub (Obat Hati Daripada Penyakit Ajib) mengenai ilmu tasauwuf. masing-masingnya dalam pasal yang banyak. Dalam bab pertama dijelaskannya tentang maksiat anggota. mudah-mudahan jadi lembut hati kamu " VII. lagi yang mengampun segala dausa hamba yang karam ia dalam segala laut aib. ) . Tuhan yang amat kaya. dan tilik oleh kamu kepadanya sehari-hari sekali atau sejum'at sekali atau sebulan sekali. yakni obat segala hati daripada segala aib." Dalam mukaddimah yang mengandung dua pasal. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " berkata hamba faqir yang berkehendak ia kepada. bahwa karangan selesai disusun pada hari bulan Rabi'ul Akhir 1237 H . = 1795-1823 M . antara lain ditulisnya: "Ketahui olehmu hai murid. Menurut catatan pengarang pada akhir kitab. yang sempurna ia dalam kekurangan sangat berkehendak pada menolaknya kepada syafa'at Penghulu segala manusia. " D a n inilah suatu mukhtasar aku namai ia akan kitab ini Dawaaul Qulub. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul A l a m Syah (1209-1238 H . 378 . dan tiada sah adab melainkan dengan engkau ketahui segala kaifiatnya. jangan beri jauh akan dia. dengan tolong Tuhan yang memerintah Ia akan alam syahadat dan alam segala yang gaib. M a k a sebab itulah kudahulukan adab daripada lainnya. dikarang oleh seorang Ulama Besar. Tentang kandungan isi kitab. nama Muhammad anak khathib di negeri Langien. bab kedua tentang maksiat hati dan bab ketiga tentang thaat dalam hati. Dan aku aturkan akan dia atas satu mukaddimah dan tiga bab dan satu khatimah. Syekh Muhammad anak Khathib Langien (Teupin Raya Pidie). jangan kamu takchirkan daripadanya." Selanjutnya diuraikan mengenai dengan adab guru dan adab murid. sedang pada khatimah diterangkan tentang perbuatan murid.

menghitam ia akan hati. . yang antara lain mengenai fungsi ilmu ditulisnya: " bahwasanya ilmu itu ialah tujuan pada pelajaran akhirat dan atasnyalah berkeliling segala pekerjaan ". dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " inilah suatu kitab yang simpan lagi bahasa Jawi. yang dipindahkan akan dia daripada kitab Irsyaadul Muridin. yaitu ikutan segala orang yang berjalan kepada jalan Allah Ta'ala. karangan A l i m Billah lagi yang berhimpun padanya ilmu Syari'at dan thariqat dan ilmu haqiqat. pengarang mencatat bahwa karangannya selesai pada hari ahad waktu dhohor.VIII. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . Tentang isi kandungan kitabnya. dan kunamai akan kitab ini akan I'laamul Mutaqin. karena hasilkan taufiq. I ' L A A M U L MUTTAQIN Tentang pengarang kitab I'laamul Muttaqin ini. Syekh Ismail bin Abdulmuth Thalib. membahas masalah ilmu pengetahuan. maka jadilah engkau dalam kelam dan keras hati " 379 . yang antara lain ditulisnya: " taubat. Aqabah kedua yaitu mengenai dengan taubat. lazimkan olehmu dengan dia. yang melengkapi ia atas ilmu takut akan Allah Ta'ala. dicatat oleh pengumpul dalam mukaddimah Jam'u Jawami'il Mushannafat. sebagai berikut: " Kitab yang kedelapan I'laamul Muttaqin yang dipindahkan daripada kitab Irsyaadul Muridin pada ilmu tasauwuf. tanggal 26 Sya'ban 1262 H . = 1836-1857 M ) . dan akan A l l a h Ta'ala aku pohonkan bahwa memberi mafaat ia bagiku dan bagi tiap-tiap hamba-Nya yang takut akan D i a dan bagi sekalian orang yang Islam Adapun "aqabah" pertama dari kitabnya itu. dan menegahkan ia kepada berbuat thaat. yaitu Maulana wa Qudwatuna Syekh Jamaluddin anak Penghulu kita Tuan Syekh A b d u l l a h " . M a k a bahwasanya celaka dausa itu mempusakai dinding antaramu dan antara A l l a h Ta'ala. Yaitu melengkapi ia atas tujuh aqabah. lagi yang dibahasakan kepada bahasa Jawi. supaya mudah ia bagi segala abid yang mubtadi. dan mengekalkan atasnya. Pada akhir kitab.

supaya kekal nikmat itu bagimu. seperti tulisnya: " syukur. yang antara lain menuntut rezki seperti yang ditulisnya : " rezki. yang antara lain yaitu cinta dunia seperti yang ditulisnya pada awal aqabah i n i : " dunia. Bermula tiap-tiap keduanya 'aiq namanya " Aqabah keempat. yaitu mengenai dengan 'awaridh dalam ibadat. kemudian engkau melalui segala aqabah ini atas nikmat yang mahabesar. yaitu mengenai rintangan-rintangan menuju ibadat. memberi catatan pendapat pada penutup kitab. karena bahwasanya thaat itu amatlah berat dan beberapa yang mencabul daripadanya ". seperti ujud dan ria dan takabbur. seperti tulisnya: " maka lazimkan akan takut dan harap. ialah yang memberanikan akan daku atas mengerjakan thaat. zuhud oleh engkau dalamnya. Ustaz Ilyas Ya'kub. dan dengki dan lain daripadanya yang membinasakan amalmu ". dan untuk itu ditekankan dengan dua cara : takut dan harap. karena orang yang gemar akan dunia itu bimbangkan ia akan lahir anggotanya dengan menuntut akan dia. maka syukur olehmu akan Allah Ta'ala. yang menurut pengarang adalah sangat sukar. antara lain : 380 . yaitu mengenai bawa'is yang merangsangkan ibadat. yaitu mengenai dengan syukur yang menjadi kunci dari segala-galanya untuk mendapat nikmat lebih banyak. tawakkal olehmu atas Tuhanmu pada rezki itu. Adapun takut itu supaya jadi hardik akan nafsu yang amarah Adapun harap itu. seperti mendaki bukit.Aqabah ketiga. dan bimbang hatinya dengan mencita-cita akan dia dan mengira-ngira hati akan dia. yaitu mengenai dengan hal-hal yang mencederakan amal. karena bahwasanya orang yang tiada tawakkal itu membimbanglah dia dengan menuntut rezki itu akan badannya dan hatinya " Aqabah kelima. Aqabah keenam. supaya betul engkau pada ibadat. Aqabah ketujuh. karena syukur itu mengikat ia akan nikmat " P E N D A P A T MUSAHHIH Pentashih pada cetakan kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat.

pada menyatakan segala dakwa dan syaksi pada menyelesaikan orang yang berkhusumat. pada masa empat hari bulan yang amat berkat. kemudian daripada seribu daripada Hijrah yang mahatinggi. maka berkata fakir yang hina. Dan tetapi jikalau tiada kuperkenankan titahnya yang mahamulia itu pada waktu ini. Ketahui olehmu hai saudara kami yang dapat kemenangan dunia dan akhirat. dan turun temurun silsilahnya daripada raja-raja yang amat besar yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah anak Tuan kita marhum Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Berdaulat Dhillullah fil Alam. Dan sanya telah menjawikan dahulu Syekh kita Aminuddin 381 . Bermula tatkala adalah tahun seratus lima puluh tiga. telah sempurnalah cap kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat yang ajbul-ujjab. yaitu bulan Muharram. pada hari Jum'at. telah dikasihani Allah jua keduanya. Jalaluddin anak Syekh Muhammad Kamaluddin anak Qadli Baginda Khathib dinegeri Tursan. Tentang sebab dikarangnya kitab ini. niscaya sunyilah segala Islam daripada hukum syarak Allah." maka dengan pertolongan Tuhan Malikul Wahhab. Maka telah kujunjung titahnya yang mahamulia pada yang demikian itu. dan bahwasanya adalah kitab ini seelok-elok susunan dan peraturannya ". maka jadilah hukum syarak itu lupa yang dilupakan. dan masa yang mahamulia atas yang empunya dia itu selebih-lebih rahmat dan sejahtera. SAFINATUL H U K K A M Kitab yang sangat bermutu dalam bidang hukum ini dikarang oleh seorang Ulama/Ahli hukum yang terkanal Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursani (Aceh Besar). karena jahilku atas kadar diriku pada sedikit ilmu dan pendek paham. telah menunjukkan titah akan daku Tuan kita Sulthan yang amat besar kerajaannya. telah dipeliharakan Allah Ta'ala jua kiranya keduanya itu. khadim ulama. oleh pengarang disebutnya pada permulaan kitab : " kemudian dari itu. karena ketiadaan ahlinya dan sedikit thalib ilmu. Akan kuhimpunkan baginya satu risalah yang simpan.

dan tetapi ia sangat besar. tiga bab dan sebuah khatimah. Mukaddimah pertama menjelaskan arti kata-kata dan istilahistilah yang sukar yang terdapat dalam kitab ini. Bab ketiga menguraikan masalah-masalah pidana dan segala hal ihwal yang ada sangkut pautnya dengan kejahatan. karena termasuk salah satu sistem pendidikan yang dianggap baik sampai sekarang. dan cara-cara memerintah. dan kunamai akan dia S A F I N A T U L H U K K A M fi takhlishil Khisham. baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang baru mempelajari dasar-dasar ajaran Islam.Abdurrauf radliyallahu'anhu akan kitab Miraatuth Thullab. artinya bahtera segala Hakim pada menyelesaikan segala orang yang berkhusumat " Jadi beliau mengarang kitab ini atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . bahwa dipeliharanya akan daku daripada tersalah. Kitab Masailil Muhtadi ini adalah kitab pelajaran agama dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). karangan seorang terkemuka. Sampai saat ini. RISALAH MASAILIL MUHTADI Nama lengkapnya dari kitab ini : Risalah masailil Muhtadi L i Ikhwanil Mubtadi. kitab ini masih bernilai sebagai suatu kitab hukum yang baik. dan dipergunakan diseluruh gugusan kepulauan Nusantara oleh penduduk yang beragama Islam. Teungku Baba Daud yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Leupue. perceraian dan segala hal ihwal yang ada sangkut paut dengan perkawinan. hakim setta pejabat-pejabatnya. yang sampai sekarang telah berpuluhpuluh kali dicetak. Mukaddimah kedua menguraikan tugas-tugas dan sifat-sifat raja. telah lemahlah thalib daripada menghafalkannya Maka mohonkan kebajikan akan Allah pada menghimpunkan dia. = 1735-1760 M . salah seorang murid Syekh Abdur Rauf. daripada lupa. Bab yang pertama menguraikan masalah ekonomi/perdagangan dan segala sangkut pautnya. Sistem tanya jawab yang dipakai adalah sangat baik. 382 . Bab yang kedua mengupas masalah perkawinan. ) . Sampai sekarang kitab ini masih cukup baik untuk dipelajarai pertama. Kitab ini terdiri dari dua buah mukaddimah.

yakni menyempurnakan keelokan sifat suatu kemudian daripada diperolehnya. : Jika ditanyai orang kita. yaitu menjunjung dan mengikut segala titah Allah dan mengikut sabda Rasul Allah dan menjauh segala larangannya.Satu hal yang sangat mengagumkan. dan Islam. yang mana dinamanya agama itu? : Bahwa yang dinamanya agama itu. makrifat Allah. Dengan ringkas dan jelas kitab ini menguraikan masalahmasalah aqidah/ketuhanan. boleh membedakan antara muhdas dan qadim. yaitu berbaik cinta rasa serta tulus ikhlas. apa asal makrifat itu ? Bahwa asal makrifat itu. paling lama bisa tahan 10 tahun. bahwa kitab yang telah ratusan tahun umurnya ini dalam bahasa Melayu. apa arti tauhid itu ? : Bahwa arti tauhid itu. 383 . apa arti ihsan itu ? : Bahwa arti ihsan itu. dan Tauhid dan Makrifat. dan hakikat wajibul wujud itu qadim. sedangkan kitab-kitab pelajaran karangan orang sekarang. dari karena hakikat mumkinul wujud itu muhdas. apa arti iman itu ? : Bahwa arti iman itu. yaitu ibarat daripada menghimpunkan empat perkara. : Jika ditanyai orang kita.q. Maka tiada bersamaan keduanya dan tiada berhimpun keduanya.a. apa arti Islam itu ? : Bahwa arti Islam itu. masih dipakai untuk buku pelajaran sampai sekarang. yaitu mengesakan Dia sekira-kiratiadalah diperoleh sekutu pada yang diesakannya. : Jika ditanyai orang kita. apa arti auwaluddin itu ? Bahwa arti auwaluddin itu. ibadat dan sebagainya. percayakan barang yang datang dengan dia Rasul Allah s. Jika ditanyai orang kita. Perhatikan bagaimana jelas dan ringkas masalah keimanan yang diketengahkan dengan sistem tanya jawab. sehingga mudah dimengerti oleh mereka yang baru belajar : Soal Jawab Soal Jawab : : : : Jika ditanyai orang kita. : Jika ditanyai orang kita. Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. yaitu Iman.

yaitu : " H a i Tuhanku ! Terangkan oleh-Mu akan hati kami dengan cahaya agama-Mu. 8. nama aslinya tidak disebut. Karangannya yang berbentuk puisi ini. 2. 6. sekalipun bernama "hikayat". masalah bersuci. tentang berwudlu dan cara-caranya. 5. tentang buang air dan istinja. sekalipun ia telah berusia ratusan tahun. 4. 384 masalah mengenai Allah. 10. tentang najis yang cara menghilangkannya. jelas bahwa masalah yang dikemukakannya cukup terang. Dan perkenan oleh-Mu akan doa kami dengan cahaya rahmatmu. 3. disamping bahasanya cukup baik. mengenai akan sesuatu serta memutuskan hukum pengenalnya dengan nafi dan isbat. Hai yang amat memberi rahmat daripada segala orang yang memberi rahmat. Keindahan bahsa dari pengarangnya semakin terasa.Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. hanya mengandung ajaran-ajaran agama yang membahas: 1. tentang sembahyang. apa arti makrifat itu ? : Bahwa arti makrifat itu. Dari kutipan diatas ini. namun ia bukan cerita roman. ) . . rukun-rukun agama Islam. masalah keharusan mengenai Rasul. 7. dali-dali tentang adanya Allah. lagi kasih sayang segala hamba-Nya ! HIKAYAT A K H B A R U L KARIM Pengarang hikayat ini orang Ulama Aceh terkenal yang bernama/bergelar Teungku Seumatang (Geudong Aceh Utara). jenis air dan kebersihan. Dan mudahkan oleh-Mu akan segala pekerjaan kami dengan cahaya penolong-Mu. Beliau hidup kira-kira dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . 9. sifat-sifat Allah. Dan sucikan oleh-Mu akan segala anggota kami dengan cahaya ampunan-Mu. = 1870-1874 M . setelah kita menginyam doa pada penutup kitabnya itu.

Bak binatang kajee batee. tentang hijrah Nabi. Siulah-ulah ban bungoong djeumpa. U Madinah teuma neubungka. Nabi Muhammad aneuq Abdullah. Trooh panghulee kepadanya. Di nanggroe Makkah asay mula. Ma neukheun Siti Aminah. 14. 385 11. 12. Bangsa Arab Nabi mulia. Peusuruh djeup alam dunia. Kutjhik neukheun Abdulmutthalib. Njan njang peumom Rasul Allah. Pangsan raqjat djieu rupa. dan menurut ukuran zamannya bahwa puisi itu adalah bernilai seni yang baik. Tentang Nabi Muhammad dipuisikan antara lain sebagai berikut: Ku eek sjaksi Nabi Muhammad. Siti Halimah njang peulahra. Terooh bak ikan njang mee doonja. Soe njang pandang mata lazat. Meunan peuneugah dum ulama. tentang Isra dan Mikradj. Kuleet neuputeeh meudjampu mirah. Semua masalah-masalah yang tersebut diatas ini. Surooh Tuhan bak djeen iensan. Teutap Nabi di Madinah. Rupa Nabi sangat indah. . 13. tentang kej adian Muhammad. diuraikan oleh pengarang dengan lebar panjang dan mendalam dengan bahasa puisi. Lam peut plooh thoon neudong di Makkah.tentang hal ihwal sorga. Peurintah Allah Azza Wa Djalla. Siulah ban buleuen purnama.

Rahmat Muhammad meliputinya. Keusudahan Nabi Moosthafa. Juga ikan seantero dunia. 386 . Indah laksana bunga cempaka. Untuk jin manusia lagi. Senang jiwa dibuatnya. Kulit putih bercampur merah. Nyaman mata memandang rupa. Njang away phoon Nabi Adam. Terjemahannya: Kuakui Muhammad sebagai Nabi. Muhammad Nabi putera Abdullah. Nabi njang laeen meulaxa ribee. Neuprang kafee h'ana reuda. Negeri Mekkah tempat lahirnya. Turunan Arab darah mulia. Leubeh Panghulee Nabi kita. Qubu Nabi di Madinah. Demikian kata para ulama. Sitti Aminah bunda tercinta. Pesuruh Ilahi untuk semesta. Rupa cantik indah rupawan. Laksana bulan purnama. Halimah Sitti pengasuh utama. Ureung ziarah meribee laxa. Abdulmutthalib neneknya Nabi.Neu'ibadat h'ana chali. Untuk binatang kayu dan batu. Ibu penyusu Muhammad Rasul.

Diantara karya sastera beliau yang sangat digemari rakyat Aceh. Nabi Muhammad penghulu ambinya. Mengenai dengan "rukun limabelas" dalam Islam dijelaskan oleh pengarang sebagai berikut: 387 . Laksanakan perintah Allah Mahaesa. M u l a pertama Nabi A d a m . Memerangi kafir senantiasa. Betapa besar perhatian rakyat kepada risalah ini terbukti dengan sudah tujuh kali dicetak sampai saat saja membuat catatan ini. yang antara lain : 1. masalah akhlak. Bermukim di Madinah menjalankan dakwah. Banyak Nabi segala Nabi. Muhammad kemudian akhir Ambiya. Orang ziarah juta dan juta. 3.Empatpuluh tahun menetap di Mekkah. yang lebih dikenal dengan gelaran Teungku Chik D i L a m U putera Umar. 2. Ke Madinah hijrah kehendak Ta'ala. Semuanya dikupas dengan mendalam dengan mempergunakan puisi bahasa Aceh sebagai alatnya. 4. masalah fiqh (hukum). 5. ilmu tauhid. kemudian menjadi seorang Ulama Aceh yang terkenal. Beliau selain seorang ahli pidato yang ulung. RISALAH M U N J I Y A T U L A N A M Abdullah yang lahir pada kahir abar ke X I X . juga seorang pengarang penyair yang cakap. Mengabdi Ilahi tiada khali. sedang berkecamuknya perang dengan Belanda. tugas-tugas para Nabi. yaitu Mundjijatul Anam buku puisi dalam bahasa Aceh yang membahas masalah-masalah agama. masalah ibadat. D i Madinah sana Nabi bermakam.

Lima waktu ketentuan nyata. 388 . Syahadat empat rukun utama. Njang keduwa sembahjang limong boh watee. Mengucap syahadat lidah berkata. Beuseeurta tasdeek hatee djipeubeuna. Mengenai limabelas rukun agama. Rukun iman enam hanya. Seperti ucap lidah berkata. Utjap duwa kalimah sjahdat deungon lidah. Lam siuroe simalam bandum peureulee. Terjemahannya: Menjadi kewajiban bani Adam. Lima pertama rukun Islam. Teuma njang peut peukara treuq rukoon sjahdat. Njang limong blah deungo loon pegah beugot tapham. Dan njang keulhay puasa buleun Ramadlan. Kedua sembahyang sudahlah pasti. Peut booh zakeut dum hareuta deungon badan. Phoon-phoon limong peukara rukoon Islam. Teuma rukoon Islam limong phoon loon peungah. Renung perhatikan wahai saudara. Rukun Islam mula pertama. Ban njang djikheun oleeh lidah tan meuriba. Djituree rukoon limong-blah dara agam. Hati didalam benarkan pasti.Wahee thaleeb wadjeeb ateuh aneuq Adam. Rukoon Iman nam peukara wahee sahbat. Sjarat rokoon teuseubut lam kitab fiqah. Njang keulimong taeek hadji ke Baitullah.

"Hikayat" . Samudra/Pase. juga dalam bentuk puisi. Kelima haji wajid tunaikan. = 1607-1636 M. dan dari Asahan ke Johor. Pidie. Sekalipun bahasanya masih bahasa Melayu Lama (bahasa Jawi). Beuna. sementara beberapa buah yang lain hanya akan didaftarkan saja.Rukun ketiga puasa Ramadlan. Menjelang akan berpulang ke Rahmatullah. Dengan indah sekali. Malaka dan 389 . Karya tersebut bernama "Mursjidul Anam".kan menjadi novel-puisi dalam wujud sejarah. Dalam tahun 1963 risalah ini telah dicetak untuk pertama kalinya dengan huruf Laten. adalah karya sastera bahasa Aceh dalam bentuk puisi. mengandung banyak pelajaran agama. banyak yang di . Daya dan setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. Zakat keempat bayar segala. yaitu novel puisi yang dalam bahasa Aceh disebut "Hikayat". semuanya dalam bentuk prosa dan berbahasa Melayu (Jawi). K A R Y A SASTERA BAHASA A C E H . HIKAYAT M A L E E M DAGANG Hikayat Maleem Dagang ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Derma Wangsa Perkasa Alam Chik (10161045 H . namun isinya baik sekali. Peristiwa yang terjadi dizaman Kerajaan Islam Peureulak. Kitab-kitab yang telah dibicarakan pada bagian yang lalu. Lingga. Teungku Chik Abdullah Lam U masih sempat menyelesaikan sebuah karya sastera.) dan mengisahkan sejarah Iskandar Muda dengan armadanya ke Semenanjung Tanah Melayu. Beberapa buah "Novel Puisi" akan dibicarakan dibawah ini. Yang akan dibicarakan berikut ini. hikayat melukiskan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perjalanan Iskandar Muda dari Banda Aceh sampai ke Asahan. romah sejarah ataupun roman khajali. dengan mempergunakan bahasa Indonesia. Dalam kitab tertera nyata. pembimbing manusia kejalan benar.

keadaan laut dan berbagai pengetahuan lainnya. watak manusia. Gata geupulang ri njang waba. Habeeh ngon binoe ka gob tuka. sehingga seolah-olah benar-benar kejadian didepan mata. Teuma djimarit Radja Siudjud. Kafee Paqnat tan agama : "Bek lee kamarit tuha asee. Teuma keugantoe sang meuruwa. Kakira h'an kah binasa !" Lom djiseuoot Radja siudjud. Baik peperangan ataupun kejadian-kejadian lainnya. seperti percakapan antara Raja Radeen dengan Raja Siujud : Siujud beungeh ngon amarah. digambarkan demikian hidup. percakapan-percakapan yang menarik. (1645 M. Lah na geuteem bri Putroe Aceh. Mata mirah ban aneuq saga. Kadjook keugon njang Putroe Phang. Hikayat mulai dikarang pada hari Isnin tanggal 27 Rajab 1055 H .)." 390 . Ureueng gedj bateen teugoh seutia. yaitu pada masa pemerintahan Ratu Tajul Alam Safiatuddin (10501085 H . Narit njang djheut lee djibuka. Geutung keugop njang sambinoe. Kah tan malee tuha tjeulaka. Didalamnya banyak didapati ibarat-ibarat yang indah mendalam artinya.lain-lainnya. bahkan disinilah tersembunyi rahasia ketinggian nilai seninya. Pengarangnya seorang ulama besar Teungku Chik Pantee Geulima (Meureudu). memang seorang yang berpengetahuan luas tentang peperangan. Teuma seuoot Radja Radeen. Tariseh-riseh gata bak radja. keadaan negeri-negeri. "Pakon bu adoe kamarit meunan. = 1641-1675 M. agama. Digata daleem tadong Sinoe".).

Sembah mencium kaki raja. Orang miliki dara jelita. Mulutnya memuntah kata durjana : "Abang senang bermukim disini. Bukankan neraka balasnya nanti ?" 391 . Merah mata penaka saga. Siujud merengut buka bicara. Abang diberi perempuan jalang. Wanita hina ganti tukaran. Jiwa mulia karunia Ilahi: " Mengapa adik memaki ribut. Tua celaka malu tiada !" Raja Radeen menyahut lembut. Suci hati teguh setia : "Mengapa adik kata demikian." Raja Radeen jawab tuduhan. Karena gilakan janda sulthan. H'an katakoot keu neuraka ?" Terjemahannya : Marah Siujud dendam menyala. That gedj bateen Allah karoonja: "Pakon adoe kee katjaroot. Angkuh mengira tidakkan binasa ?' Raja Siujud membangkang garang Kafir durjana penentang agama: "Cis. Rela isteri diambil orang.Lom djiseunoot Radja Radeen. jangan bicara anjing suang. Puteri Pahang lepaskan pergi.

Suatu percakapan yang indah, terharu dan romantis sekali, terjadi antara Sulthan Iskandar Muda dengan permaisurinya Puteri Pahang, pada waktu persiapan telah lengkap untuk berangkat, dimana Sulthan memberitakan kepada permaisuri: Meunoë neukheun jooh neumeuhey: "Po sambinoe ho ka gata ? Ho ka gata po sambinoe, Tatroon keunoe putroe muda j . " Lalu neuseuoot tuwan putroe : "Njoe pat kamoe po meukuta, Pakon tuwanku neumeuhey kamoe, Toh salah proe peuebu sabda ? Njang ka h'an torn neyhey kamoe. Bak uraoe njoe peue bitjara ? Peue teukeudi bak uroe njoe, Meuhey kamoe putroe hina ?" "Njang kumeuhey tuwan putroe, Hadjad peugah droe ubak gata, Adak na untoong ubak Allah, Hadjad meulangkah u Djuhoo Lama. Meung na Allah bri umukuh landjut, Kuseutedj Siudjut menalee djiba." Kri tjit narit tuwan Putroe, Sira neumoe neuroo ie mata. Ie mata roo that meualoon, Ban udjeuen troon diudara: "Baroo uroe njoe tamupakat, Meusampee that putroe hina Terjemahannya: Demikian sabda panggil adinda: 392

"

"Dimana gerang Ratuku tuan, Semanyam dimana kemala negara, Mari kemari puteri rupawan !" Tuan puteri menjawab peri: " Kami disini daulat mahkota, Mengapa tuanku memanggil kami, Gerangan apa salah adinda ? Tiada biasa mengajak bicara, Kini begini mengapa gerangan, Takdir terjadi apa kiranya, Dipanggil kami puteri buangan ?" Kanda memanggil adindaku sayang, Hasrat jiwa nyampaikan berita, Andai izin Allah Penyayang, Akan berangkat ke Johor Lama. Kalau takdir umurku panjang, Akan mengejar Siujud celaka." Menjawab puteri berhati bimbang, Tersedu sedan cucurkan irmata. Irmata duka mengembun dimata, Bagaikan hujan titik berlinang : "Baru sekarang pendapat diminta, Hina kiranya nasibku malang " Selanjutnya Puteri Pahang menangisi dirinya yang jauh dari orang tua dan sanak saudara, jauh dari tanah tempat lahirnya, menyesali suaminya Sulthan Iskandar Muda, karena terlambat bermusyarat dengannya dalam hal hendak berangkat ke Semenanjung Tanah Melayu untuk mengejar Raja Siujud. Setelah Sulthan Iskandar Muda memberi penjelasan, barulah Puteri Pahang merasa puas dan rela meiepaskan sulthan pergi. Akhirnya pembicaraan sampailah kepada suatu klimak yang sangat romantis: 393

"Adak tuwanku neubeurangkat, Neukeubah pat Putroe hina, Meung goh meupat loon neukeubah, Karena Allah h'an kubri bungka. Pat Tuwanku loon neukeubah, Deelat leupah prang Meulaka, Ampoon Tuwanku deelat meukatoe, Kumat didjaroe bek tabungka. Meng h'an meupat neukeubah kamoe, Achee rugoe po meukuta." Teuma neuseuoot Meukuta Alam, Radja salihan adee raja : Gata kupeudjook putroe bak Allah, Sinan kukeubah rueq-rueq masa, Gata kupeudjook putroe bak Tuhan. Jooh away phoon djudookuh gata. Gata tadueq lam meuligoe, Tuhan sidroe njang peulahra.'' Teuma seuoot tuan Putroe Phang, Putroe djeunulang ahli bitjara : "Meujo neupeudjook loon bak Allah, H'an kutheuen langkah bah lee neubungka, Adak neudjook bak soe laeen, Diloon h'an kuteem po meukuta."

Terjemahannya: "Andai tuanku jadi berangkat, Tinggalkan dimana kami yang hina, Sebelum pasti kami bertempat, Tuanku pergi rela tiada.

394

Dimana kami tuanku tinggalkan, Kakanda pergi memerangi Melaka, Ampun tuanku daulat Syah Alam, Kupegang tangan lepas tiada. Bila kami tiada pasti, Menyesal nanti wahai mahkota !" Meukuta Alam menjawab peri, Bijak bestari adil bicara : "Adik kutitip kepada Allah, Kepada-Nya terserah sepanjang masa, Kepada Tuhan kakanda serah, Sejak mula berjodoh kita. Adik bertachta dalam istana, Tuhan Esa Pelindung Utama." Puteri Pahang menjawab kata, Muda jauhari bijak bicara : " Kalau Allah tempat menyerah, Rela tuanku berangkat pergi, Andai bukan kepada Allah, Kami tak rela wahai mahkota !" Yang lebih mengharukan lagi, ketika Sulthan Iskandar Muda menolak permintaan Puteri Pahang yang hendak mengantar sampai kekuala : Teuma djikheun tuwan putroe, That bit raghoe bidjaxana : "Adak tuwanku djadeh berangkat, Putroe djak euntat 'oh mieng kuala." Lom neumarit meukuta naggroe : "Bek hee Putroe susah gata, Bek taeuntat po sambinoe, Tadueq keudroe lam astana

!" 395

Terjemahannya : Berkata manja puteri andalan, Bijak bestari tutur merayu : "Andai tuanku jadi berjalan, Izinkan dikuala kami lepaskan Menjawab haru raja perkasa : " Janganlah adinda bersusah diri, Cukup disini berpisah kita, Menetap diistana puteri jauhari

!"

!"

Pulangnya Iskandar Muda dari medan perang dengan membawa kemenangan dan tawanan, yang diantaranya Raja Siujud, sangat membesarkan hati Puteri Pahang, sehingga diadakan penyambutan dengan sangat meriah: Djitoot beudee h'ana macam, Buet putroe Phang ampeueng Radja. Geutot beudee geunta bumoe, Su mubunjoe sigala doonja. Meugah Siudjud didalam taloe, Poteuh puwoe naggroe Guha, R'aqjat djitroon djeub-djeub naggroe, H'ana padoe habeeh teuka. Terjemahannya: Bedil dipasang berbagai ragam, Puteri Pahang sambut raja, Pasang bedil gemparkan alam, Letusan meriam gegarkan dunia. Terdengar Siujud orang tawanan, Ditawan Sulthan dinegeri Guha, Rakyat gembira turun berkawan, Dari kota dusun segala. 396

H I K A J A T J I H A D Z A M A N NABI Hikayat yang sangat bernilai ini, sayang sekali kita tidak dapat mengetahui siapa nama pengarangnya, karena dalam naskah yang ada pada saya tiada tercantum nama pengarang. Nilai hikayat ini tidak saja pada bahasanya yang amat indah, tetapi juga pada kandungan isinya yang mengandung ajaranajaran Islam yang bermakna luas. Hanya tentang pengarangnya kita dapat menyakinkan bahwa beliau adalah seorang Ulama Besar yang berpengetahuan luas, berbudi luhur, berakhlak tinggi dan mempunyai kedudukan terhormat serta keramat. Setelah kita membaca hikayat ini sampai tammat, dapatlah kita membenarkan kesimpulan ini, bahkan dapat kita tambahkan lagi, yaitu bahwa pengarang Hikayat Jihad zaman Nabi ini, adalah seoarang ahli sejarah besar, terutama sejarah Islam. Membaca hikayat ini, kita berkesan bahwa pengarangnya bermaksud dengan karangannya ini untuk membangkitkan semangat perang sabil dalam kalangan rakyat Aceh, guna melawan musuh yang disebutnya "kafir". Karena itu, tentang waktu kapan hikayat ini dikarang, ada kemungkinan: a. dalam zaman Kerajaan Aceh mula dibangun, yaitu sekitar abad ke X V I , untuk menghadapi ancaman kafir Portugis. b. dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai puncak kejayaan dan kebesarannya sekitar abad ke XVII, untuk menghadapi kafir-kafir lain disamping kafir Portugis, seperti Inggeris, Belanda dan lainnya. c. dalam masa berkecamuknya perang 50 tahun antara Kerajaan Aceh Darussalam dengan penjajah Belanda. Mana yang benar antara tiga kemungkinan ini, sukar untuk dipastikan, karena dalam hikayat sendiri tidak terdapat petunjuk kearah salah satu dari tiga kemungkinan tersebut. Hanya yang sudah pasti, bahwa hikayat bermaksud hendak membangkitkan semangat jihad dan perang di Jalan Allah; yang mana pada garis besarnya berisi:

397

a.

Dalil-dalil yang memastikan wajib berperang di Jalan Allah, membela agama dan tanah air; wajib mendermakan harta kekayaan dan segala yang ada untuk kepentingan Perang Sabil; wajib membantu perang sabil dalam segala bentuk. Dalil-dalil untuk ini berdasarkan ayat-ayat Quran, Hadis-hadis Nabi dan Fatwa-fatwa ulama. Riwayat jihad dan perang sabil dizaman Nabi dan para sahabat, seperti Perang Badar Kubra, Perang Uhud, Perang Chandak, Perang Bani Quraidhah, Perang Hudaibiyah, Fath Makkah, Perang Hunain, Perang Tabuk dan sebagainya; dengan pahlawan-pahlawan utamanya disamping Rasul sendiri, seperti: Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar bin Chaththab, Saiyidina Usman bin Affan, Saiyidina Ali bin Abi Thalib, Saiyidina Hamzah, Ubaidah, Sa'ad ibn Abi Waqash, Abdullah ibn Djahasj, Zaid bin Harisah, Zubair bin Awam, Bilal bin Rabah, Ammar bin Jasir, Abu Ubaidah, Usamah bin Zaid dan lainlainnya.

b.

Mengenai dengan dalil-dalil wajib berperang melawan musuh agama dan tanah air, antara lain dihikayatkan : Meuhey Nabi njoe sikarang, Beudoh taprang kafee dum na, Surooh umat dum sibarang, Soe peuwajang beutjeulaka. Ureueng mokmin dum tauroh, Tajue poh kafee beusigra, Bek tatinggay pih meusaboh, Jue bunoh bandum njang mungka. Lom peureman nibak Tuhan, Ajat Qeuruan teudooh h'ana, Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnatun wa jakunad-dinu kulluhu lillah. Wahee mokmin taprang kafee. Nak beek lee pitnah teuka, Bandum tapoh njan beumatee, Bek sabee seumah beurahla. 398

Terjemahnya : Panggilan Rasul sekarang i n i : Mari memerangi kafir angkara, Ajak ummat siapkan diri, Siapa durhaka akan celaka. Panggil berjihad mukmin segala, Bunuh musuh bergegas maju, Jangan biarkan hidup mereka, Mungkar segala segera serbu. Ada fiman Mahakuasa, Dalam Quran terakam indah : Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnah wajakunaddinu kulluhu lillah. Memerangi kafir marilah Mukmin, Agar fitnah tiada lagi, Bunuh mati sampaikan yakin, Hatta binasa penyembah berhala. Mengenai atas siapa diwajibkan perang sabil, oleh pengarang dikutip fatwa Imam Nawawi, yang dihikayatkan dengan bahasa Aceh: 'Oh kabaligh kanak-kanak, Wadjeeb djidjak meuh'an hina, Agam dara njan idjmak, Dum beugalak takeureudja. Saleh paseq 'aleem djahee, Besa ketjee tuha muda, Radja r'aqjat dum seugala bee, Taprang kafee wadjeeb rata. Kafee njang prang nanggroe geutanjoe, Meuribee bagoe wadjeeb tabila, Beutalawan malam uroe, Meudeeh meunoe tabitjara. 399

Hareum plung wadjeeb talawan, Mita djalan njang sidjahtra, Ban njan djeud ladju tapadan, Musooh tanjan taprang landja. Terjemahannya: Setelah anak jadi dewasa, Wajib berangkat kemedan jihad, Muda dan dara tiada beda, Haruslah rela semua sepakat. Salih dan pasik, alim dan jahil, Besar dan kecil, tua dan muda, Raja dan rakyat, wajib bersabil, Memerangi kafir angkara murka. Kafir penyerang negara kita, Wajib dilawan betapa djua. Baikpun siang malam segala, Berjuang wajib kapan saja. Lari haram, lawan wajib, Jalan sejahtera carilah segera, Ajak membina tata tertib, Musuh moyang bunuh segala. Tentang pahala perang sabil, dihikayatkan pengarang sebagai berikut: Tuhan neubree peunulangkan, Duwa djalan meuteumeung laba, Lam doonja dapat rampahsan, Taloo djih njan tatung areuta, Lom laba naggroe akhirat, Neubree teumpat lam sjeuruga, Padum-padum sinan neqmat, Peu njang hadjat Tuhan koornija. 400

Nikmat segala tiada terperi. Allah kabulkan segala pinta. Dua jalan mendapat laba. Ureueng nam droe njang keupalang. sehingga benar-benar dapat merangsangkan semangat perang bagi yang membacanya. Hatee jaqin lakee do'a. Dhuhoo uroe hingga asha.Terjemahannya: Pemberian Allah berlimpahan. Keahlian pengarang melukiskan dalil-dalil wajib jihad di Jalan Allah dan pahala dunia akhirat yang akan diterimanya. R'qjat laeen sideeh sinoe. Ureueng surak meugeurintjang. Demikian pula halnya. H'ana tiwah keudeeh keunoe. Dimidan prang bumoe geunta. apabila pengarang melukiskan dalam hikayatnya itu peristiwa-peristiwa yang berkecamuk dalam medan perang. sungguh luar biasa. Ateuh guda njan geupasang. rampas harta. Maseeng-maseeng dum sinaroe. Musuh kalah. Neuleueng amin h'ana reuda. Rijooh bunjoe h'aneek kira. Johnjan muprang h'ana sunjoe. 401 . seperti waktu melukiskan betapa dahsyatnya perang Badar Kubra : Nabi Muhammad sadjan mokmin. Meutjang keudroe dum lawan na. Lagi untung dihari nanti. Sorga tinggi Allah kurnia. Didunia kini dapat rampasan. Meutop meutjang rijooh kaba. sehingga benar-benar terpampang didepan mata kita. Bak Tuhan Rabul'alamin.

Meutak babboob pakree rupa. Dari pagi sampai petang. 402 . Deumpeek Ali tanoh geunta. Pinta pada Rabbul Alamin. guda meuplung ureueng meugroop. Dimedan perang bumi tergoyang. Sorak sorai mengguruh keawan. R'gjat surak tango pakri.Meusu guda tange 'a-'i. Perang berkecamuk sunyi tiada. Enam pahlawan tampil kedepan. Gemerincing pedang tusuk mencencang. Baca amin reda tiada. Sana sini kalah tiada. Ban duwa si saree geumpa. Sang-sang langeet ka teupuroo. Subhanallah prang meuhajak. Matee rusak h'an teuhingga. Hati yakin tadahkan doa. Duwa pihak h'anlee biza. Djipo ahoe beudoh sagoop. Sideeh sinoe ka meuhuboo. Terjemahannya: Nabi Muhammad bersama mukmin. Sang kadjiloop uroe sindja. Sang-sang hantjoo tanoh rata. Tango a-oo pihak duwa. Tjampoo bawoo djimeutop tak. Diatas kuda bertengger pahlawan.

Mati cedera tiada terhingga. Berkecamuk perang Subhanallah. ahli ilmu bumi. Rasakan siang jadi malam. Kuda lari. jauh lebih tebal dari hikayat-hikayat yang lain. Rakyat bersorak gegap gempita. Saling cencang tikam menikam. Langit laksana bagaikan runtuh. 403 . bahwa beliau adalah Ulama Besar. Masing-masing semua mereka. Pasir terbang bagaikan asap. Kedua Pihak sama bergerak. Keterangan lanjut tentangnya tidak ada. Riuh sorak tiada terbada. Dempik Ali tanah berserak. Dimana-mana riuh gemuruh. Bagaikan guruh teriak bersama. suatu hikayat yang sangat tebal. Pujangga Kenamaan. Demikianlah sekedar gambaran mengenai Hikayat Jihad Zaman Nabi. Cencang mencencang teduh tiada. H I K A Y A T POCUT M U H A M M A D Pengarangnya : Teungku Di Rukam (Kecamatan Peukan Bada. hanya dengan membaca karangannya ini (Hikayat Pocut Muhammad kita dapat mengambil kesimpulan. Campur baur tikam berdarah. politikus dan negarawan. Rasakan lebur tanah rata.Rakyat banyak dimana-mana. ahli sejarah. Kabupaten Aceh Besar). orang melompat. Kawan lawan beda tiada. tidak kurang dari 3500 bait (rangkum) syair yang disusun dengan bahasa Aceh yang sangat indah. Rintih kuda membahana.

satu novel puisi yang bersifat sejarah. Radja naggroe neuduk di Dalam. D r . baik hulubalang-hulubalang ataupun rakyat biasa. Dengan kecakapan diplomasi yang luar biasa. sehingga dengan demikian Aceh diperintah oleh dua raja. dan Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir berkedudukan di Kampung Jawa. Drewes. hidup padu dan mengandung butiran-butiran nasihat dan mutiara-mutiara hikmat/filsafat. Sulthan Alaiddin Johan Syah mempunyai tiga orang saudara. W . dia dapat menarik para pendukung/pengikut Jamalul A l a m untuk berpihak kembali kepada Alaiddin Johan Syah. Bahasanya indah. Sulthan Alaiddin Johan Syah yang lemah dan bersikap kompromis. siapa menjadi tokoh utama dari hikayat ini. dan hal inilah yang dikisahkan oleh Teungku D i Rukam dalam hikayatnya itu yang bernama Hikayat Pocut Muhammad. (1726 M . Tentang sulthan dan tiga saudaranya dilukiskan : Radja Muda geula geurasi. maka Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir yang telah dimakzulkan dalam tahun 1139 H . ) . kembali ke Banda Aceh serta memproklamirkan dirinya menjadi sulthan kembali. J . hal mana mendorong Pocut Muhammad untuk bergerak membela dan mempertahankan abangnya. dalam suatu kampanye keliling Aceh yang sangat berkesan. tanpa ada sedikitpun dongeng didalamnya. Setelah Sulthan Alaiddin Johan Syah dilantik menjadi Raja. G . telah memberi kesempatan kepada Jamalul A l a m Badrul Munir untuk memperkuat diri. masing-masing mereka ada pengikutnya. yang sangat indah dan bernilai seni tinggi. 404 . ) dan selama itu berlindung di Pidie. Nama aseuli Suleutan Djohan. Sjedara neuh lhee njang ureueng lakoe. yaitu Sulthan Alaiddin Johan yang berkedudukan di Istana Darud Dunia. seorang ahli bahasa/sastera Aceh bangsa Belanda.Peristiwa-peristiwa dalam hikayat ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . dimana pada masa itu Aceh mempunyai dua raja. Terjadilah perselisihan dan perang saudara yang sangat merugikan Aceh sebagai satu kerajaan. sehingga sangat dipuji oleh Prof. = 1735-1760 M . Pocut Sandang dan yang termuda Pocut Muhammad. yaitu Pocut Kleeng.

\ \ Langkah pertama Pocut Muhammad memberi pengertian kepada dua saudaranya. Demikian dua namanya dirasi. Akhirnya Pocut Muhammad berhasil membangkitkan semangat dan harga diri kedua abangnya. Areef sangat akay bicara. Nama Adik tiga bangsawan. Adik Bungsu Pocut Muhammad. Meunah hee rakan geumeuhey nama. Pocut Muda melihat rahasia. Di Istana Dalam bertakhta Seri. Tujooh blah thoon umu bak kiraan. Mangat tasusoe wahee syeedara. Sidroe Pocut Kleeng dua Cut Sandang. Terjemahannya: Raja Muda nama gelaran.Jinoe loon peugah nama diadoe. seumpama: 405 . Pocut Muda nyan leumah rahasia. Suthan Johan nama asli. dengan kecakapan Kcara dan ketajaman lidah yang luar biasa. Terakam jelas dibawah i n i : Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Sudara lelaki tiga gerangan. Tujuhbelas tahun usia tercatat. Adoe yang tuloot Pocut Muhammad. Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. agar mereka mau berjuang membela dan mempertahankan abangnya Sulthan Alaiddin dan menjatuhkan lawannya Jamalul Alam Badrul Munir. Arif Bijak akal bicara.

Nibak loon kalon dumnoe pi'ee. Geutanyoe lhee droe seudang-seudang. H'an lee loon dong dinaggroe Aceh. H'an tateen tjok njan keumeunalee. Duwa agam sidroe dara. Teungoh muda darah seu'um. H'an meusidroe nyang na meurasa. Saboh meunasah duwa peu'tuwa. Jamalul Alam ureueng ka tuha. Hantom digop na ditanjoe. 406 . Aceh ka lham h'an sakon guna. Ma'zul geudelat teuma keuraja. Mangat pantah tapubiasa.Nakeuh baroo tamat gajam. Sangkira kon loon ta-meuadoe. Gata njoe Ihee ka raja-raja. Tacuba theun boh ramtaga. Booh tamuprang ngon gampoong Jawa. Teungoh muda mantong gagah. Mee kupubloe gata duwa. Dum geutik key sang nyum hana. Bahkeuh reulee ho langkah ba. Saboh keubeue duwa keunambam. Peuet geutanyoe ureueng lakoe. Dumnan narit h'an tapuproe. Ureueng siblah krueng kamupakat. Gata nyoe lhee hana malee. Saboh nanggroe duwa raja Saboh keunambam dua gajah. Peue tatakoot ke Jara-Itam. Bahkeu loon weh u Batu Bara. Bah kuboh droe ho langkah ba.

Menugh'an tateem tapangkey prang. Biar Aceh hilang dimata. Dengan kelilingkingku sebaya tiada. Kita bertiga muda sedang. Hana tasajang keu poteu Muda. Abang bertiga lah dewasa. h'ankeuh teuseureeh keu hak malee. Abang bertiga malu tiada. Demikian peri perduli tiada. Ke Batu Bara aku pergi. Orang seberang berhati seia. Andaikan adik bukan adinda. Aceh tenggelam porak poranda. Kita berempat saudara sekufu. 407 . Raja makzul diangkat semula. Pergi daku jauhkan diri. Terjemahannya: Baru saja berkuasa. Mari menyerang kampung Jawa. Pantaslah kujual abang berdua. Selagi muda berdarah panas. Mengapa tiada yang merasa ? Takut mengapa saudaraku sayang. Mari mencoba pelor ramtaga. Bah tabooh kee keu Panglima. Agar bisa menjadi biasa. Sedang muda lagi bernafas. Jamalul Alam lah tua bangka. Tidakkah kakanda merasa malu.

Satu meunasah dua kepala. Bukan saja Sulthan tidak dapat diyakinkan. sehingga terjadilah suatu dialoog yang indah dan menarik sekali: "Deelat tuwanku si 'alam deelat. bahwa menimbulkan amarahnya kepada Pocut Muhammad. abangnya. Seekor kerbau dua galah. Ho beurangkat po meukuta?" "Nyang troh kamoe meujak keunoe. Seorang dara dua pria. maka kedua abangnya itu pergi ke Istana Daruddunia untuk meyakinkan Sulthan guna memerangi Jamalul Alam di Kampung Jawa. Tanda tak cinta Poteu Muda.Dari hidup berputih mata." "Adak tuwanku neujak bak kamoe. Baik pergi kerantau orang. Setelah kedua abangnya dapat diyakinkan. sehingga berangkatlah dia dengan pasukan yang lengkap untuk menangkap adiknya Pocut Muhammad. Saleh neupeurap ugampoong Jawa? "H'ana hee adoe loon jak ho laeen. Satu negara dua raja. Pakon sidum noe r'aqyat neuba? Loon kalon tjukoop dengan alat. Sepucuk tambang dua gajah. Tiada didunia pernah ada. Tabungka unanggroe Batu Bahra. Loon deungo gata h'an tadong sinoe. Andai tak suka angkat senjata." 408 . Dengan keberanian dan kebijaksanaan yang luar biasa. Angkatkan adik jadi panglima. Tidakkah malu terlintas dimata. Majoh meucheen sit keu gata. Pocut Muhammad menghadapi Sulthan. Meujak meuteumee adoe ngon gata.

"Bit wuwanku loon meung boh droe. Meujak kheun proe bak Meukuta. Jinoe kupeugah adoe bak gata " Terjemahannya: "Daulat Tuanku Syahi Alam. Adinda akan ke Batu Bara." "Tadeungo adoe amanah ajah. Entah mengapa rakyat dibawa ? Cukup alat segala jadi. Dengan siapa tinggal kakanda?" "Tuanku bahagia di Istana Dalam. Rindu berjumpa dengan adinda.'' "Dengar adikku sebuah pesan. Mungkin barangkali ke Kampung Jawa?" "Tiada kakanda tujuan lain. Jamalul Alam di Kampung Jawa. Amanah ayah kepada kita " 409 . adikku tuan." "Tuwanku teutap sinoe di Dalam." "Andai Tuanku menjumpai kami." "Pakri tajak hee adoe droe. Cinta bermain rindukan adinda. Nyoepat kamoe gata tabungka." "Memang Tuanku hamba kan pergi." "Mengapa pergi adikku Jauhari. Kemana gerangan Mahkota Dunia?" "Kami kemari. Benar seperti dengar Mahkota. Terdengar berita dibawa angin. Jamalul Alam di Gampoong Jawa.

dalam perjalanan kampanye keliling Aceh dapat memalingkan kembali muka Hulubalang-hulubalang dan Pemimpinpemimpin serta rakyat kepada Sulthan Alaiddin. Hidupnya tokoh Pocut Muhammad dalam Hikayat. 3. yaitu kesadaran beliau tentang betapa besarnya pengaruhnya syair-syair Penyair Hassan bin Tsabit dalam mengobarkan semangat jihat kepada kaum Müslimin dizaman Rasul. dengan tujuan akan dipersembahkan kepada Teungku Chik Tiro dan rakyat Aceh. 410 . Hikayat Prang Sabi yang dalam bentuk puisi ini. bahwa tokoh Pocut Muhammad dapat menyakinkan abangnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. Kisah Pasukan Gajah. Kisah Sa'id Salmy.A. HIKAYAT PRANG SABI Pengarangnya Teungku Haji Muhammad Pantee Kulu. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pantee Kulu. (252) Kisah Ainul Mardlijah melukiskan mimpi seorang pemuda yang sedang dalam perjalanan kemedan perang.Selanjutnya dalam hikayat ini kita menjumpai. Keempat kisah tersebut yaitu : 1. Haji Muhammad mengarang Hikayat Prang Sabi. yaitu antara Jeddah dengan Penang. yang sekalipun fiktif. terdiri dari empat kisah (cerita). (250) Dalam perjalanan pulang dari Mekkah ke Aceh. dalam mimpi mana dia memasuki taman sorga dengan sungai yang berair bening. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 37. adalah karena keahlian Teungku Di Rukam menyusun kata yang berjiwa. sehingga Jamalul Alam dapat dijatuhkan dari "tahta" Kampung Jawa. sebagai sumbangsihnya untuk membangkitkan semangat jihad melawan Belanda. tetapi berdasar sejarah. Kisah Ainul Mardlij ah. (251) Ibid halaman 33. 4. dara-dara (250) A. Kisah Budak Mati Hidup Kembali. telah berhasil menjadikan karya sasteranya itu sebagai "PUISIP E R A N G " terbesar diatas dunia. 2. (251) Yang mendorong Teungku Chik Pantee Kulu untuk mengarang Hikayat Prang Sabi ini. (252) Ibid halaman 35.

Hee tuwanku jak berijang. dan bidadari-bidadari yang cantik rupawan dengan ratunya yang bernama Ainul Mardliyah. Hee teungku tjut njang meutuwah. Peunulang Allah bulueng prang sabi. Ziarah tunangan Ainulmardliyah. dara pilihan. Judoo hamba na di sini. percakapan antara pemuda kita dengan dara-dara sorga sangat mengasikkan : "Assamu'laykoom ja chairannisa. Neumeulangkah sediket lagi. Alhamdulillah tuan kemari. Aynulmardlijah sambinoe rupa. 411 . Lukisannya indah sekali. Bek lee bimbang deungon kami. dimana gerangan tunangan hamba? Ainulmardliyah puteri rupawan. Katrooh langkah datang keumari. Hadiah Allah Ilahi Rabbi." Terjemahannya: "Assalamualaikum. yang semua itu hanya teruntuk bagi orang-orang yang mati syahid dalam perang sabil. kekasih Allah. Chadam bintang judoo duli.jelita yang sedang mandi kecimpung. Kamoe njoe bandum wahee tuwan. Woe bak judoo Aynulmardliyah. Dimana dia sikarang ini ?" "Alaykomm salam ya Walijullah. Ditempat mana dia bertakhta?" '' Alaikum salam. Dalam khimah pocut kami. Keuhadapan teungku langkah.

Pergi oh tuan. Jiprang Mekkah nanggroe meulija. Ureueng Makah lija hatee. Puteri menanti dalam sorga. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 107-108. Rasalah pahala wahai mahkota. Disana tunangan memendam r i n d u . lekas pergi. Bak ureueng M a k a bek meud'aqwa. " (253) Kissah Pasukan Gajah meriwayatkan cerita Abrahah yang menyerang Mekkah dengan. Gusuroot lee bandum rata. (253) (254) A. Dayang pelayan gaharu tuanku. Hadiah jihad mujahid berani. pasukan gajahnya. tetapi tidak berhasil. Gegas berjalan sebentar lagi. A. Manteng didalam kandoong ummi. 412 . bahkan tenteranya hancur lumat didepan Ka'bah. K a meuhimpoon bandum kafee. Dengo achi loon calitra. dimaksudkan untuk perbandingan bagi rakyat Aceh. bermaksud hendak meruntuhkan Ka'bah. Wazi meuhasee lam blang raja.Berbahagialah tuan pahlawan kami. Jilakee reuleh Ka'batullah. Kafee bajeueng laqnatullah. Masa Nabi gob lom nyata. Mari pahlawan mujahid budiman. Lukisannya indah sekali. Tuan puteri rindu menanti. (254) Digambarkan dengan indah sekali bagaimana kehancuran pasukan gajah A b r a h a h : Mitshee kissah Ashabul F i l i . Nun disana didalam taman. bahwa tentera kafir yang batil pasti kalah. Apalah arti kami ini. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 137.

Burung ababil terbang menyerang. Penduduk Mekkah jangan bicara. Orang Mekkah geger ketakutan. Mundur teratur keluar kota. Memerangi Mekkah tanah mulia. Jang tinggal hidup sedikit hanya. Sebelum Nabi lahir kedunia. Badan terkapar bersusun bangkai. Laksana guruh geggarkan dunia. Kafir celaka musuh A l l a h . Puluhan ribu hancur berderai. Lemparkan batu ulang berulang. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 140-141. Kafir celaka musnah binasa. Jue poh musooh kafee tjilaka. Kafee bajeueng habeeh matee. Musuh siap akan menyerang.Cicem hidjoo Tuhan surooh. Terjemahannya : Laksana kissah pasukan gajah. Laeen tan lee laxin-laxa. Ingin rubuhkan bangunan Ka'bah. Sidroe tinggay h'ana matee. Masih dalam kandungan Ummah. Hancurkan musuh kafir celaka. Jisrom gon batee h'ana teudooh. 413 . Dengar saudara kabar berita. Tinggay bangkee dum meukeuba. Mitsee gurooh lam blang raja. Gegap gempita dipadang raya. (255) (255) A.

Maneh reunom ngon ie muka. sehingga Rasul terpaksa turun tangan dengan memerintahkan seorang sahabat agar mengawini puterinya yang cantik jelita dengan budak hitam Sa'id Salmi. (256) Percakapan antara Sa'id dengan isterinya pada malam pertama dia hidup kembali. Sa'id teukheem ka teusinjom. dilukiskan pengarang sangat indahnya : Hingga sampoe pintoo inoong. namun tidak seorang wanitapun yang mau bersuamikan dia. " (256) Ibid: halaman 155-157. Teuma marit puteeh liceen : "Wahee poleem pane gata?" " S a ' i d tahee jooh njan siat. Sa'id berangkat ke Medan perang. 414 . " Tekap bibi teugantjeeng gigoe. H a l ini diadukan kepada Rasul. H'ana loon turi po meukuta. sehingga syahidlah dia. Inong sasat pane gata. " A m p o o n meu'ah meuribee kali. Sekalipun pada mulanya enggan. Meugah sjahid didalam prang." Po sambinoe tanjong laju. Woe bak Tuhan Rabbul ' A l a . Nyoekeuh lakoe nyang that h i n a . Kemudian dia hidup kembali dan pulang kerumah isterinya. akhirnya perkawinan jadi juga. sampai lahir dua anak. Po Sambinoe hatee suka.Kissah Sa'id Salmi melukiskan riwayat seorang budak yang hitam pekat. Tan lee umu tinggay doonja. " H ' a n a taturee uloon sidroe. Ubak judoo dengon nisa : "Gata meugah wahee teungku. yang sekalipun dia telah masuk Islam. K a teuceungong po jroh rupa. Tetapi sebelum sempat tidur setempat dengan isterinya.

Tuhan sidroe limpah kaya." Dara jelita bijak berperi. Kemudian senyum terlepas sayup. Teungku syahid dimedan perang. Mengapa dara sasat periksa." Terjemahannya : Setelah pintu dibuka dara. Tuhanku Rabbi limpah kaya. Kakanda tercinta kenal tiada. Tuan puteri hati gembira : Ampun ma'af junjung duli. Inilah suami dagang yang h i n a . Tercengang rupawan tanya dihati.Beuthat meunan po sambinoe. Gadoh ingat diloon nyang na. Canda bergelut dibibirnya : "Tidaklah tuan mengenai kami. Berdatang sembah pocut jelita: "Gerangan siapa abang i n i ? " Sekejab Sa'id heran ta'ajub." 415 . " Terkatup mulut gigit gigi. Meunan bagoe but Rabbana. Badan terkapar nyawa tiada. Kakanda tuan pulang kebaka. Kamoe muwoe bak Hadlarat. Ureung Syahid na tatukri. tanya suami kabar berita : "Terbetik berita diangin selayang. Neupadok droe bak doonja nyoe.

Terasa sepi ingatan tiada. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 213-214. Rabbul Jali Mahakaya. Sebelum Isterinya bersalin. isterinya telah meninggal. (258) A. siibupun meninggal dan dikubur bersama bajinya yang masih dalam kandungan. Tan lee ibu po jroh rupa. Mahakuasa atur segala. Alangkah sedih dan terharunya sang suami/calon bapak waktu pulang setelah usai perang. 416 . isterinya bersalin yang gagal." (257) Kissah Budak Mati Hidup Kembali melukiskan sepasang suami isteri yang telah tua tetapi belum lagi mendapat anak. anaknya bangkit dari kubur hidup kembali. (258) Peristiwa dikuburan ini dilukiskan pengarang sangat indah dan mengharukan : Teungoh poh droe apooh apah. didapati rumahnya kosong sepi. Oh trooh neuplung teungku keunan. dimana sebelum anaknya sempat keluar dari perut. Pahlawan syahid tahukah-adik. Meuhey Allah h'ana reuda. Terlindung dari dunia terik. Leumah jooh njan bijen mata. Leumah bak kubu hu meujeureulah." M e s k i demikian adikku jauhari. Selama sang suami dimedan perang memerangi kafir. Waktu berziarah kemakam isterinya setelah matahari terbenam. panggilan jihad membawa dia ke medan perang. Teuduk sidroe atueh kubu. Geuplung pantah teuma sigra. (257) A. isterinya hamillah. Kami kembali keharian Ilahi. Tuhan Chaliq limpah kurnia. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 198-199. kecuali setelah usianya lanjut barulah doanya makbul.

Memanggil Allah reda tiada. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 226-227. Tuju meung aneuq tinggay bunda. Budak sendiri menangis tiada. Ibu nyenyak dibawah tanah. Kaya Allah Tuhan Pemurah. Silap teungku masa neujak. 417 . Lihat anak budak jelita. Duduk manja sendiri menekur. Kaya Allah Wahidulqahha. Tefkur ta'ajub sampai dikubur. Pentil susu payu bunda. Terjemahannya: Selagi hati diamuk gelisah. Lupa teungku munajat Allah. Anak diserah bunda tiada. Sinan leumah neqmat syeureuga. (259) (259) A. Budak bocah tiada bunda. Teudueq sidroe manjak meutuwah.Kejeud keutanoh ibu sinjak. Tinggay puteeng tieq bak babah. Tinggay meung budak po jroh rupa. Sayang bayi ibu tiada. Teungku kesana Iari segera. Nampak cahaya dikubur cerah. Lekat dimulut cicip gairah.

pengarang Hikayat Prang Koompeuni.Abdul Karim (Dookarim). (Dari buku: De A tjeher) 418 . penyair kenamaan.

Kissah ini dicipta dalam bentuk puisi dan meriwayatkan peristiwa perang Aceh dengan Belanda semenjak pra-agressi. Jipeudueq rapat pakat panglima. Raja Beulanda jieek gurangsang. Tetapi. Meuneukat murah reundah bukon lee. keterangan lanjutan tentang pengarang tidak jelas. Jak maniaga nanggroe suloothan. 419 . yaitu D O K A R I M (Abdul Karim). Are pih sabee nibak timbangan. Kapay di Bumboe dinanggroe Cina. Meunan ka leumah jis'ah lam dada. R'aqyat that muqa nibak masa nyan. Meusyeuhu meugah ban saboh doonya. Muwatan peunooh jiwoe ngon jiba.KISSAH PRANG KOMPEUNI Pengarang Kissah Prang Kompeuni. Teuma teupikee raja Beulanda. Aceh n eurdeehka jikeumeung jak prang. dari kissahnya itu kita dapat menarik kesimpulan. Pulo Sumatra jikeuheudak guncang. karena Aceh tanah yang kaya bahan mentah : Pada masa nyan raja that adee. H a l ini dapat dipahami dari kissahnya itu tidak dicatat sampai berakhirnya perang Aceh. Trooh u Ierupa nama meuguncang. bahwa beliau lahir sebelum perang Aceh meietus (26 Maret 1873) dan meninggal sebelum Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ditawan Belanda pada tahun 1093. yaitu diceritakan lebih dahulu pakat pemerintah Belanda di Den Haag untuk menyerang Aceh. Keudeeh u Daya nanggroe keuluwang. Geunap uroe na troh kapay dagang. H'ana seunabee hukoom that seunang. U Banda Aceh jadeh jiteuka. Sigeunap uroe kapay djiteuka.

R'aqyat dum taba dengon Sireusan. negeri Keluang.Raja Kuneng masa nyan raja. 420 . Tame lom tantra méribee kujan. Masa nyan deelat phoon buka kalam. Rakyat makmur bukan buatan. Negeri Sulthan jadi tujuan. Sarat muatan datang dan pergi. yaitu Kerajaan Belanda. (260) Sangat leupah kha h'ana soe lawan. Sukatan sama dengan timbangan. Kapal dagang datang berulang. Datanglah kapal silih berganti. Gata Rasid'en seureuta Uboh. Ke Banda Aceh tujuannya terang. Hukum berjalan tiada bandingan. U Banda Aceh jadeh tateuka. Dagangan murah tiada bertamsil. Padum nyang r'aqyat nyang kuasa. Teuma 'oh lheuh nyan laeem takira. Dari Cina maupun India. "Geutanyoe bandum jinoe tabeudoh." Terjemahannya: Dimasa itu Rajanya adil. Juga ke Daya. Aceh tareuloh nanggroe tajak prang." Teuma jiseuoot jisamboot sabda : " L o m o n g ribee sa sidadu sajan. Cuba takira wahee Kapitan. 'Oh saree habeeh bandum meusapat. (260) Yang dimaksud mungkin Koningkrijk der Nederland. Tatimang beujroh sabda loontuwan.

Demikian bisikan didalam dada. Raja Belanda dirangsang nafsu. Terpikirlah dihati raja Belanda. Tokoh Utama dalam hikayat ini bernama Abdul Risyad. Nafsunya besar tiada terlawan. Hendak menyerang Aceh Merdeka. jurubicara Kerajaan yang bertugas mendakwahkan rakyat untuk memenuhi panggilan perang. Tuan kutunjuk pemegang kendali. Bersabdalah baginda mengarah tuju. Sabdaku ini laksanakan segera. Cukup berapa jumlah serdadu. Pulau Sumatera haruslah diserang.Aceh masyhur keseluruh dunia. Rencanakan pasti sekarang jua. Kepada perwira segala angkatan : "Kita bersiap sudahlah pasti. Ke Banda Aceh arah kan tuju. Mengenai dengan ini dilukiskan pengarang : 421 ." Sabda raja disambut perwira : "Limaribu saja cukuplah sementara. Siapkan tentera dengan perwira. maka dikissahkan pula persiapan-persiapan di Aceh sendiri untuk menghadang agressi Belanda. Tokoh Abdul Risyad seorang yang ahli bicara. Menyerang Aceh tujuan utama. Di Eropah sana namanya terpampang. Belakang nanti ditambah berganda. Raja Belanda dimasa itu." Setelah pengarang meriwayatkan pakat Den Haag dan persiapanpersiapan Belanda untuk menyerang Aceh. Putuslah pakat dengan panglima. alim dan tajam lidahnya. Puluhan ribu diantara segera.

Abdul Risyad tampil bicara. Bandum neupeutroon dalam seuruga. Watee geutanyoe tamasook lam prang. 422 . Soe-soe nyang pandang silala mata. H'anjeued takalon meutareek hila. Budiyadari keunan trooh teuka." Terjemahannya: Lengkap sudah alat senjata. Peureuman Rabbi meunan meusabda.Bandum ka siyap alat sinjata. Membaca ayat firman Tuhan. Ayat neubaca peureuman Tuhan : "Nyangkeuh wahee po beuna neupikee. Dalam seureuga neq mat h'an sakri. Abdul Risyad nyang peugah haba. Ureueng nyang syahid dalam prang sabi. Budiyadari tadeungo loon kheun. Nam tamsee buleuen limpah Cuaca. Dudoe Tuhan bri balah seurga. Geupreh Beulanda Pajan trooh datang. Kedatangan Belanda pasti dihadang. H'an peue peurunoe aneueq syeuruga. Deungon peukajan bandum bak asoe. Rata bak jaroe deungon bee-beewan. Sibaranggasoe geujak Prang Sabi. Bandum gata njan dalam syeuruga. Budiyadari geubrie keugata. Jitajoo bandum meurungkhom-rungkhom. Mitsee ceureumeen kuleet dibadan.

Badan yang syahid disambut sitti. Para perajurit yang akan masuk latihan berat dan seterusnya akan bertempur. Jangan ditanya dara sorga. seluruh kekuatan rakyat. Bidadari cantik rupawan. Diuloon jinoe loon jak upasi. Tarik menarik sama menghela. Rata jari menaburi wangi. lahir batin dikerahkan."Renungkan makna. Tentang gaya pakaian dibadan. pemudapemuda dipanggil untuk dilatih. saudara-saudara. Kulit badannya cermin umpama. Diakhirat nanti pahala sorga. sama pulang kerumah untuk pamitan dengan isterinya. Indahnya rupa seperti kata. Keadaan sudah dalam siap tempur. Tiada terkata nikmat sorga. 423 . Dulu mendulu rebut-rebutan. Gaki ngon tanganloon tabooh gaca. "Tadeungo kamoe hee judoo badan. latihan-latihan tentara diperhebat. Silau mata orang memandang. Bidadari datang berlomba. Memancar cahaya laksana bulan. Dibawa angin dari sorga. Setelah itu pengarang melukiskan bagaimana gegap gempitanya persiapan perang. Loon lawan kafee asoe neuraka. Asal rela ikut berperang. Firman Ilahi demikian sabda : Siapa berjihad membela agama. Semua kita dibalasi sorga.

Jakalee h' ana hee bungong riwat. "Wahee ya Allah neutuloong hamba. Uroe acheerat tameunging mata. yaitu agressi Belanda yang pertama pada awal April 1873. Seureuta dengon meuucap syahdat. 424 . Neumat ngon tunam neupasang nubat. Kaki dan tanganku di naikkan segera. Kafee beedeu'ah neubree beupahna. Berjumpa kita diakhirat nanti." Terjemahannya: "Dengar gerangan adikku tuan. Kalau baik untungku badan. Droekeuh sidroe njang eu nyang papah. Izin Tuhan kakanda kembali. Sureuta geukheun dengon Bismillah. Pujoe hadlarat Tuhan nyang Asa. maka sampailah lukisan kepada saat yang dinanti-nanti. Loon teumee riwang adoe bak gata. Memerangi kafir penghuni neraka." Setelah diceritakan persiapan perang kedua belah pihak. dimana Belanda terpaksa lari kelaut kembali karena banyaknya korban. Kakanda sekarang akan berjalan. Kalaupun tidak adindaku tuan.Watee na tuwah hee judoo badan. Kalam beureukat bak ureueng tuha." Oh ban neupeulheuh raja meuriyam. Dilukiskan sangat indahnya pertempuran laut yang dahsyat: Toot Kuechik Baloon nyang pasang nubat. Bak nyang geutakat h'ana meuriba. Jikoh lee tihang kapay Belanda. yang mengalami kegagalan total.

Teuma neupeuleueh ngon putroe hijoo. Teuka reuzeuki Allah karoonja. Kafee nyang matee h'ana eek soe peugah. Bumoe meunguncang meugisa-gisa. Tihang teupeuroo kapay Beulanda. H'ana geupiyoh uroe ngon malam. Sideeh dilaoot meuriyam jityooh.Teuma geupeulheuh lada sicupak. Seraya mengucap Kalimat Syahadat. Masa nyan ka prang ya salee 'ala. Takalon geucooh meuriyam lila. Ie dalam laoot ka habeh cekoe. Suara leusooh lam awam miga. Diyee ngon paroe jimeukeurija Terjemahannya: Keuchik Baloon yang pasang nubat (261) Tanda berkat dari rang tua. Suara meugrak lam awam miga. 425 . Sigala r'aqjat meungucap syukoo. Aneueq meuriyam tamtsee ujeuen tooh. Eungkoot dilaoot mangat that hatee. Beudee dilaoot pih h'ana reunggang. (261) Sejenis meriam. H'antom lee tangkoh banduwa tantra. Na tamtsee gurooh meunan umpama. Memuji hadlarat Tuhan Esa. Malingkan Allah nyang thee sibeuna. Beudee didarat pih h'ana teudooh. Allah Ghafurun neutuloong hamba. Sinoe didarat pih h'ana teudooh.

Hanya yang tahu Allah Ta'ala. Tuhan Pengampun Penolong hamba. Menyentuh tepat sasarannya." Demi dipasang raja meriam. Engkaulah hanya Pelindung alam. Kemudian dipasang Lada Sicupak (263) Suara mengarak awan miga.Pegang tunam (262). Nama sebuah meriam besar. (265) Siang malam berhenti tiada. ya Allah limpahkan kurnia. Laksana guruh gegar membahana. Binasakan segera kafir celaka. Hebat kuat kedua tentera. Kafir mati tiada terkata. Oh. Dilaut meriam simbah menyimbah. (262) (263) (264) )265) Semacam senjata tajam. Bedil didarat teduh tiada. Perang mendahsyat ketika itu. Hancur berserak kapal Belanda. Mengucap bismillah mohonkan berkat. pasang nubat. Didarat pelor terus berhamburan. 426 . Patah tiang kapal Belanda. Surat getarkan awan mega. Puteri hijau (264) kemudian bergerak. Yaitu meriam terbuat dari baja. Bermain dahsyat meriam lila. Bedil dilaut ganda berganda. Pelor meriam bagaikan hujan. Nama meriam pemberian Sulthan Turki pada zaman Pemerintahan Sulthan Al Kahar. Rakyat segala syukurkan Allah. Goncang bumi amatlah seru.

Panglima Abah bijak lagoena : "Ampoon hee teungku guree loontuwan. Suka that kamoe ngon jinoe reujang." 427 ! . dimana satu persatu kota direbut kembali dari serdadu Belanda. serta betapa indahnya doa Teungku Chik : 'Oh ban saree troh Panglima Abah. Paleuet teulinteueng hatee that suka. Laut biru memerah rupa. Berpesta ria hiyu dan pari Demikianlah dalam kissah Prang Kompeuni ini kita dapati lukisan-lukisan yang hidup padu. Uloon ngon rakan rampah Beulanda. juga pada waktu Teungku Chik Tiro memegang pimpinan perjuangan rakyat Aceh. Laju neupeugah chaba sibeuna. Sira dilaman jak cok haliya. baiklah saya kutip lagi sebuah lukisan. Rezki datang kurnia Ilahi. Uloon hee aneuq hatee that teuleueng. baik peristiwa-peristiwa waktu agressi pertama. Beueek trooh sampoe hajat banpinta.Ikan dilaut bertepuk gembira. Kareuna reumbang keunong keutika. Teuma neubeuoot jaroe duwa blah. Loon keumeung jak cok keutila bawang. Beueek silamat tajak ngon tawoe. bagaimana Panglima Abah melapurkan kepada Teungku Chik Tiro waktu dia akan berangkat kemedan perang. ataupun kejadian-kejadian dalam masa agressi kedua." Teungku Chik Tiro neuseuoot reujang : "Pakri reumbang aneuq bak gata. Sebagai penutup uraian mengenai buku Kissah Prang Kompeuni. Keahlian pengarangnya dapat mengutarakan peristiwa-peristiwa dalam perang Aceh seakan-akan hidup didepan mata.

" Teungku menjawab penuh sasat: "Kepada anakda terserah kini. Mengenai dalam zaman mana terjadinya. Dalam naskah hikayat ini yang ada pada saya tiada tersebut siapa pengarangnya. 428 . karya sastera yang begitu indah dan sangat bernilai tidak diketaljui siapa pengarangnya. Tangan terbuka mohon sempena. Disampaikan hajat segala pinta. (266) Demikian pula jahe halia. Tempat dan masa kejadian. Panglima Abbas bijak bicara : " A m p u n kiranya Teungku guruku. Hajat kan ambil keteladan bawang.Terjemahannya: Demi sampai Panglima Abbas. demikian pula dalam naskah yang telah dicetak dalam huruf Laten pada tahun 1928. Menjunjung tangan angkat keatas. bahwa tempat kejadiannya adalah di Aceh. Saat baik sekarang i n i . Hayat pinta segera panjatkan." HIKAYAT PUTROE GUMBAK M E U H . Hatiku tertadah anakku tuan. Rindukan kami segera berangkat. bawang dan jahe yaitu alat-alat perlen Belanda yang hendak dirampas. oleh pengarang dinyatakan sebagai berikut: (266) Yang dimaksud dengan ketela. Semoga anakku diselamatkan Tuhan. Dari segala peristiwa-peristiwa yang dihikayatkan didalamnya kita mengetahui. Sayang sekali. Kami kan pergi peretili Belanda.

yang sekalipun sifatnya fiktif namun berdasarkan fakta peristiwa dalam bentuk khayal masuk akal disamping ada juga khayal tak masuk akal atau dongeng. Demikian kissah dalam berita. raja adil. sedangkan Quran turunnya dalam Masa Nabi Muhammad. Terjemahannya: Cerita purba akan kukabarkan. pemerintahan berjalan baik. semalam suntuk membaca kitab suci A l Quran. saya berpendapat bahwa cerita ini terjadi dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a dan Sulthan Iskandar Sani. Bukan dongengan wahai saudara. Jadi. Kon beurakah hee syeedara. dan pada masa Nabi Sulaiman belum ada Quran lagi. yaitu Ratna Dewi 429 . bahwa cerita ini terjadi dimana pemerintahan Nabi Sulaiman. Pada waktu negeri Gulitan Sagoop diperintah oleh raja yang bernama Chamsoolkasara.Chaba jameun uloon peugah. Sekalipun raja mempunyai dua orang permaisuri. Y o h masa nyan geucalitra. Masa cheurajeuen Nabi Sulayman. Masa pemerintahan Nabi Sulaiman. Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan kandungan isinya. Dikissahkan pengarang. Oleh karena itu. umpamanya bahwa Putroe Gumbak Meuh seorang puteri yang amat salih. Ringkasan cerita. negeri makmur dan rakyat senang. Pengarangnya ahli sekali menyusun hikayat ini dalam puisi yang sangat indah. Karangan ini disusun pengarangnya dalam akhir pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. hal mana bertentangan dengan peristiwa-peristiwa yang diceritakan didalamnya. saya berkesimpulan bahwa yang disebut Nabi Sulaiman maksudnya Raja Sulaiman nama kecil Sulthan Iskandar Muda.

karena ingin hendak menjadikan bayi-bayi itu anak 430 . diambillah oleh Gogasi perempuan dan dibuka. Syah Keubandi dipenjarakan dan raja kembali hidup bercinta-cinta dengan mereka. Dihasut raja demikian benei kepada Syah Keubandi dan kembali mencintai mereka. Bersalinlah Syah Keubandi dengan dibidani oleh kedua madunya. Untuk itu raja dengan para menteri dan pawang rimba pergilah kerimba untuk memburu rusa. sehingga hanyut kemuara.dan Kancan Ansari. Setelah raja kembali dari rimba dengan membawa berpuluhpuluh ekor rusa. raja kawin untuk ketiga kali dengan seorang puteri yang bernama Syah Keubandi. sembilanpuluh sembilan orang laki-laki dan seorang yang bungsu perempuan. Memang usaha mereka berhasil. namun raja tidak berhasil untuk mendapat anak. menanti saatnya bersalin. karena semenjak Syah Keubandi hamil kedua mereka sudah sangat benei dan iri hati kepada madunya yang telah berhasil memberi keturunan kepada raja. tetapi dilarang oleh Gogasi perempuan. Syah Keubandi ingin makan daging rusa. karena tidak berapa lama kemudian Syah Keubandi pun hamil. Berhari-hari mereka menunggu istana Syah Keubandi. yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Kebetulan waktu hanyut peti seratus bayi sampai dimuara sungai Adan. mereka kumpulkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa serta ditaruh dibawah tempat tidur Syah Keubandi. Diluar dugaan Syah Keubandi melahirkan seratus orang anak. dikadunya kepada baginda Syah Keubandi adalah perempuan sihir. Muara sungai Adan adalah tempat sepasang Gogasi (Orang Raksasa) bermain-main dan mandi. diambillah keseratus bayi itu dan dimasukkan kedalam satu peti besar serta disuruh lemparkan kedalam sungai Adan. Masa kepergian raja kerimba raya. karena kedua permaisuri itu mandul. Gogasi lelaki mau memakannya. Dalam masa hamil tua. digunakan oleh kedua permaisurinya yang mandul itu untuk menyingkirkan Syah Keubandi dari kehidupan istana. Maksud raja berhasil. Untuk ganti keseratus bayi itu. dia hanya melahirkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa. dilihatnya seratus bayi yang cantik-cantik. yang bersikap pura-pura sayang kepada Syah Keubandi. Atas persetujuan Perdana Menteri dan para Ulama. Oleh Ratna Dewi dan Kancan Ansari.

Pemuda berasal dari negeri Seumanta Indra. Pada suatu hari mereka minta izin pada kedua Gogasi untuk kembali sebentar kenegerinya.demikian nama puteri yang bungsumenceritakan bahwa Gogasi itu bukanlah orang tuanya. kalau tidak karena seekor burung Bayan yang datang tiap hari kepada Putroe Gumbak Meuh . namun akhirnya diizinkan juga. dan setelah bebas hidup rukunlah dengan kedua madunya. sedang ibunya bernama Lila Geunta. Usaha mereka yang pertama. Raja hendak mempersuamikan Putroe Gumbak Meuh. yang sekalipun pada mulanya keberatan. Pulangnya seratus putera/puteri Raja itu membuat negeri Gulitan Sagoop bertambah makmur dan maju. sebab kedua Gogasi itu belum punya anak lagi. yaitu membebaskan ibunya. Demikianlah seratus bayi menjadi anak Gogasi. tetapi tidak seorangpun yang disetujui oleh puteri jelita itu. yaitu negeri kayangan. Demikianlah. Cerita ini disuruh sampai oleh burung Bayan kepada sembilapuluh sembilan saudaranya. Akhirnya tuan puteri jatuh cinta kepada seorang pemuda yang sedang belajar pada satu dayah Teungku Chik yang bergelar Syiah Ulama. Diceritakanlah segala asal usulnya dari awal sampai diambil Gogasi. seorang puteri bernama Sithoon 431 . sekalipun telah beribu-ribu ditunjuk pemuda-pemuda bangsawan yang gagah-gagah dan tampan. berbagai kitab agama dan ilmu-ilmu lainnya. setelah menghadapi bermacam bahaya dalam perjalanan. Keseratus mereka mengira bahwa mereka betul-betul anak Gogasi. akhirnya sampailah mereka kenegeri Gulitan Sagoop.mereka. putera dari rajanya yang bernama Raja L i l a . pada waktu pandang pertama jatuh ketika para pelajar dayah tersebut dijamu makan dalam istana. Raja Lila beranak dua orang. Kecuali cerita asal usulnya. dan dengan suatu cara yang ajaib terus diketahui oleh ayahnya dan para Menteri. tiap hari juga burung Bayan mengajar Putroe Gumbak Meuh membaca Quran. setelah dibekalinya dengan bermacam ilmu mantra dan diberikannya kepada Putroe Gumbak Meuh sebentuk cincin bermata hikmat untuk membela diri dari segala marabahaya. dipelihara dengan cinta kasihnya sehingga mereka besar menanjak remaja.

ayah bundanya meninggal dunia. Setelah beberapa waktu kawin. untuk melihat kakaknya. terbanglah dia kenegeri Seumanta Indra. Lila Bangguna didunia menetap di negeri Gulitan Sagoop dan belajar pada Dayah Teungku Syiah Ulama. dan hidup senang disana. Perkawinan itu digagalkan oleh saudara-saudara Putroe Gumbak Meuh yang dengan cara rahasia telah terbang ke Seumanta Indra. bersiap untuk merebut Putroe Gumbak Meuh. puteri Sithoon Geulima benei kepada Putroe Gumbak dan diusahakanlah untuk mengawinkan adiknya dengan puteri kayangan. yang disusul oleh isterinya yang punya cincin hikmat. Kepada pemuda L i l a Banggunalah jatuh hati puteri Gumbak Meuh. Percintaan mereka disetujui oleh raja Chamsoolkasara. sehingga raja Cina mati terbunuh dan tentaranya mengalami kekalahan dahsyat. yang dengan keberatan akhirnya diberi izin juga dan Sithoon Geulima memerintah negeri Seumanta Indra. Putroe Gumbak Meuh pun hamil. Lila Bangguna minta izin sebentar pulang kekayangan. maka tidak berapa lama kemudian. sampai-sampai kenegeri Cina. Kemudian Lila bersama Putroe Gumbak Meuh kembali kedunia. seperti yang diceritakan diatas. Satu kali pernah sampai direbut Putroe Gumbak Meuh oleh Raja Cina dan dibawa kenegerinya dalam peti Kaca. Setelah selamat dari bencana cina yang terakhir i n i . keadaan berobah. 432 . dan setelah lahir diberinya nama Meurak Diwangga. Raja Cina yang rakus wanita cantik. dan diresmilah perkawinan mereka dalam satu upacara yang sangat hebat. tetapi dapat direbut kembali. negeri Seumanta Indra. Dinegeri Seumanta Indra. ayahnya Putroe Gumbak Meuh. dan berakhirlah cerita yang indah itu. Setelah keduanya remaja. Terjadilah peperangan yang dahsyat antara tentara Cina dengan tentara Gulitan Sagoop yang banyak makan korban. mulanya hidup mereka rukun damai bersama dengan kakak L i l a Bangguna puteri Sithoon Geulima. L i l a Bangguna minta izin kepada kakaknya Sithoon Geulima akan pergi kedunia untuk belajar.Geulima dan yang bungsu putera bernama Lila Bangguna. Kecantikan Putroe Gumbak Meuh telah masyhur keseluruh dunia. bangsanya sendiri. yang tidak berapa jauh dari istana Chamsulkasara. kenegeri Gulitan Sagoop. Tetapi akhirnya. Setelah mendapat izin.

Keu Muhammad silaweuet Nabi. Serta A l i sahabat janjoongan. Beureukat Ka'bah kubu Nabi. sudah meyakinkan bahwa tema dari hikayat ini adalah perjuangan antara A l Haq dengan Bathil: Wabihi nasta'inu billahi 'ala. menjalankan hukuman-hukuman Agama Islam. Naggroe Makkah tanooh suci. yaitu kebenaran Islam. Nyan keuh teumpat jak eek haji. Beureukat hijeer ngonAsuwad. Usman. karena tema dari hikayat lukisan daripada seorang raja yang adil dan tokoh-tokoh lain yang berakhirlah baik. Nama Allah kalam yang suci. Ditanyoe tan ubee padee. Bandum pujoe mileek Tuhan. dimana dalam perjuangan antara baik dengan jahat akhirnya dimenangkan yang baik. Silaweuet saleuem keu Muhammad. Mukaddimahnya yang sudah merupakan sebuah mukaddimah dari satu kitab tasauwuf. yang telah saya ikhtisarkan itu. Loon pujoe Allah Tuhan yang Ghani. Ngon Bismillah loon puphoon surat. disamping adanya tokoh-tokoh jahat dan berakhlak jahat. oleh pengarang telah dilukiskan dengan sangat indahnya dan hidup padu dalam ben tuk puisi yang mengagumkan. Lheueh nibak nyan Alhamdullillah. 433 . Semangat Agama.Segala neristiwa-peristiwa dalam hikayat ini. Abaubakari. Ngon beureukat kalam rabbi. Lheueh pujoe Allah A h a d . Ngon beureukat Ka'batullah. Beureukat tabir hitam mirah. Penghule ummat dum barangri. Bahwa hikayat ini berjiwa agama sudahlah pasti. Umar.

Loon qishah raja ngon puteri.4. Y a Allah Wahidulqahar. Terjemahannya: Kepada Allah kumohon bantuan. Sesudah memuji Allah Ahad.^ iÈ-Ausw^ó oogW . Neubri beutrang hatee hamba. Kita hamba tak punya apa.Beureukat eentu Nabi Adam. j ^ ^ a . Kepada A l i doa selamat..iouz rioonBl rfe^jleM soiggBH Berkat tabir hitam merah. Usman dan Ababakari. Berkat restu kalam Ilahi. Banduwa ngon Tuwan Siti. Beureukat keuramat dum eeliya. Segala puji miliknya Allah. f - . Y a Ghafur Tuhanku Rabbi. ^ Tempat ummat tvmaikan haji.i(srl >o jlfit Jeqmual Ausi nis^H t3 u d i ri£tf s)j m l u s S 43. Salawat salam kepada Muhammad. Setelah mengucap Alhamdulillah. Panghulu ummat dialam ini. D i negeri Mekkah tanah^sucj. Berkat batu hijir A ^ d ^ . Memuji Allah Mahakaya. Kalam Allah kata yang suci. Diiringi tahniah kepada Nabi. Umar. Dengan Ka'bah tumpuan uirunat. L o m ngon bapa duwa ngon oommi. Serta Ka'bah dan makam Nabi. Dengan nama-Nya dimulai suratan.

Tiga hari sepotong roti. Berkat keramat Aulia kiram. Serta afwah ibu dan bapa. O ya Tuhan Ilahi Rabbi. Menyurati kissah raja dan puteri. Bu neupajooh h'ana torn troe. H'ana ingat sikalijan. Tuwan putroe beuet Qeuruan. Teulhee uroe saboh ruti. Membaca Quran. Ya Allah. Kesimpulan yang telah saya ambil diatas ini menjadi lebih nyata setelah membaca sifat-taqwa tokoh utama Putroe Gumbak Meuh : Ban nyang ciceem aruwah. Penguasa Tunggal. Cut putroe ti aja badan.Berkat Datu Nabi Adam. salawat Muhammad. Tiap hari. Pujoe Allah Muhammadan. Bersama ummi Siti Hawa. Laeen samad bandum simpan. Dawoo laloe pujoe Tuhan. Terjemahannya: Seperti pesan burung bayan. Terbenam dalam memuji Tuhan. Teutap putroe lam 'ibadat. Makan nasi kenyang tiada. Neuthee Allah ngon Muhammad. puteri ibadat. Sunttok buleuen geunap uroe. Berikan hatiku tawajuh kekal. Puteri jauhari latih badan. sepanjang bulan. Puji Allah. 435 .

Mutammimah pih ka sampoe. Neumeuhidja malam uroe. Lila Bangguna: Teulheueh nyan neubeuet Queruan raja. Kesimpulan saya itu lebih menjadi kuat lagi setelah mengetahui pendidikan yang diterima oleh tokoh utama seorang lagi. Eleumee hukoom pih ka raghoe. Lila bangguna jeud lee sigra. Eleumee tasawoof pih that ahli. Eleumee Ladoni pih ka sampoe. Nyankeuh raja nyang mubudhoe.Puteri tetap dalam ibadat. Thatbakeuti raja nanggroe. Hatee Chusyhueq ngon saleh that. Lalai tiada sekejap mata. eleumee falak. Yang lain lupa segala. Jeup-jeup teumpat neupham jinoe. Teuma neubeuet lee ngon Sirath. Mengenang Allah dan Muhammad. Seumah hadlarat malam uroe. Eleumee sulook pih ka muphoom. Ngon Alfiyah hafay jinoe. Eleumee mintra. Aqay liseek dengan cangklak. Neubeuet Mantheq deungon Ma'ani. Eleumee haqiqat ngon maqrifat. Peurintah haq po geutanyoe. 436 . Eleumee nudjum. Dum peue bijak po samlakoe. eleumee heekeumat. Neubeuet matan Jaroomiyah. Areeh sangat poo samlakoe.

Kemudian belajar kitab Sirath. Jalankan haq kebenaran Ilahi. Siang malam mengulang kaji. dan meneliti sifat-sifat dan watak tokoh utama yang bermain dalam kissah ini. Mutammimah kemudian tambah pula.Terjemahannya: Setelah itu belajar Quran. Tekun bakti raja muda. Lila Bangguna cepat hafalan. Arif sangat muda jauhari. Raja budiman berakal budi. Ilmu hakikat dengan ma'rifat. Ilmu hukum mendalam pula. Alafiyah lagi hafal segala. Ilmu Suluk sudah mafhum. Ilmu tasawuf segala ahli. ilmu alat. Hati tunduk. maka saya berkecendrungan bahwa yang dimaksud oleh pengarang dengan : 437 . Sembah Hadlarat tiada khali. Segala rukun paham merata. saleh takwa. Matan Jarumiyah sudahlah tammat. Ilmu Laduni lengkap semua. Ilmu falak. Lila Bangguna paham mengerti. Akal cerdik. ilmu hikmat. ilmu nujum. Belajar manthiq dengan ma'ani. Khamsoolkasara adalah Iskandarmuda. bijak bicara. Setelah memperhatikan peristiwa-peristiwa dan hal-hal yang diketengahkan dalam hikayat Putroe Gumbak Meuh ini.

Nanggroe maqmu h'ana sakri. yaitu Sulthan Iskandar Sani bin Sulthan Ahmad Perak. Puteri Sjah Keubandi. suami Safiatuddin. yaitu Kerajaan Aceh Darussalam. Me meuneukat tiep-tiep hari. f. yaitu Kerajaan Perak Malaya. banyak sekali perserupaannya dengan hal keadaan Aceh dizaman pemerintahan Sulthan Iskandarmuda. Keude le that h'ana tara. b. e. Raja Chamsoolkasara. 438 . Tentang lukisan Kemakmuran : Ngon hareuta that bahroollah. Manyang lamboong h'ana sakri. Jime ija hitam puteeh. yaitu Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin. Tabloe sigupang ladoom dijibri. umpamanya : a. karena hal keadaan yang dilukiskan dalam hikayat ini. Rukoon aweueh hailya bawang. Putroe Gumbak Meuh. Kecendrungan saya ini. Peukan rame that meusjeuhu.a. d. Kapay kleeng ngon kapay Arab. yaitu Puteri Pahang. yaitu Sulthan Iskandarmuda Dermawangsa. Lila Bangguna. Kapay Inggreeh dum keumari. Seumanta Indra. c. Peukam rame that meujeuhu. Barat timu ureueng peureugi. Gedoong ija dummeuriti. Tujooh bandja geupeget geudoong. Negeri Gulitan Sagoop. Tangan murah Raja nanggri.

b. suami Safiatuddin. Pasar ramai mashur nama. Gedung berderet penuh berisi. Negeri makmur segala jadi. Meunan teungku bak loon kira. Beli sigupang hadiah lagi. sedangkan mereka cukup menjadi panglima saja. Bek Chalifah neubooh kamoe. Raja muda paruy kamoe. Kapal Keling. Hal ini ada persamaan dengan pengangkatan Iskandar Sani. Kapal Inggeris berlabuh segala. Ketumbar jahe bawang segala. malahan mereka menganjurkan agar Lila Bangguna suami adiknya diangkat menjadi Sulthan.Terjemahannya : Negara kaya laut umpama. Kota mashur ramai niaga. Raja adil berhati murah. Bawa kain hitam putih. "Neudeungo teungku meutuwuh. Bawa dagangan sesuntuk masa. Bertingkat melambung tinggi. Timur dan barat datang ziarah. 01-439 . kapal Arab. Tentang penolakan abang Putroe Gumbak Meuh untuk diangkat menjadi raja waktu ayahnya meninggal. Nyankeuh raja peutimang nanggroe. Tujuh baris berjejar rata. Apa kata hikayat: Aduen putroe beukatalah. Toko banyak tara tiada. Jipeugah bak wazi meuntroe. Hayad uloon hee syeedara. setelah wafat Iskandar Muda.

Nyang cheurajeun judoo putroe. Daulatkan wahai para Menteri. 440 . Serahkan dia pimpinan negara. Kepada Lila suami adinda. Sampaikan pada Perdana Menteri: "Dengarkan kami Teungku Perdana. negara dan agama : "Jak kutimang bungong mancang. Meutabu seulanga dara. Hee teungku Meurak Diwangga. Bek keeng-keueng nanggroe njang raja. pantun-pantun mana mencerminkan betapa besar cita-cita Putroe Gumbak Meuh (Ratu Safiatuddin) agar putera bangsanya menjadi pahlawanpahlawan yang berguna bagi bangsa. baiklah saya turunkan serangkaian pantun Putroe Gumbak Meuh mendendangkan puteranya Meurak Diwangga. Beurayek sinjak geunantoe du. Sebagai penutup pandangan mengenai Hikayat Putroe Gumbak Meuh ini." Abang puteri demikian peri. Demikian pakat kami semua. Dirembang bulan baik ketika.Neujook gampoong deungon mideun. Reumbang buleuen keunong uroe. Raja M u d a ipar kami. Terjemahannya: Abang puteri demikian berkata. Serahkan kampung kerajaan ini. Patah Cabang angin raya. Jak kutimang bungong meulu. Jangan kami menjadi raja." Daleem putroe meunan jikheun. Beudjeued aneuq keu uleebalang.

Inilah amanat ibumu kandung. Wazi raqyat gadli meutroe. Mari kubuai melur kenangan. Mari kubuai bunga murung. Semerbak baumu dikala senja. Mari kubuai bunga rihan. Beuna 'umu gata intan.Jak kutimang bungong muroong. Ditiap kampung tegakkan agama. Cabangmu patah angin raya. Jadikan kawan segala banta. Jeub-jeUb gampoong peukong agama. Jak kutimang bungong pandjoe. Anakku menjadi Hulubalang. Tasiboe aneuq lee gata " Terjemahannya: "Mari kubuai bunga embacang. Meukeupoong bungong keupula. Pegang gayam pimpinan negara. Muda oroe tjabeueng meutangga. Lekaslah besar anakku tuan. 441 . Jak kutimang bungong rihan. Wahai mahkota Meurak Diwangga. Bertabur dilaman selanga dara. Beujeued rakan dum na banta. Bunga tanjung harum baunya. Panjanglah usia puteraku intan. Njoe amanat aneuq bak loon. Bee meudr'am-dr'am teungoh sindja.

Asoealam peuneujeued dum na. Uloon puphoon ngon Bismillah. 442 . Ngon nama Allah Po nyang Asa. Wazir Menteri Qadli bangsawan HIKAYAT BANTA BEURANSAH " Pengarang dari Hikayat Banta Beuransah ini tidak tercatat pada naskah yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. Asoe laoot ngon asoe darat. H'ana sisat buet Rabbana. Beureukat isim njang meulija. Dipagi hari bertangga awan. mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidang agama. Alhamdulillah Pujoe keu Tuhan. Rahmanirrahim sifeuet meulija. politik dan sejarah. Dum peue leungkap neukaroonya. Perhatikan sebahagian mukaddimahnya: Bismillahir Rahmanir Rahim. Nyang peujeud uroe seureuta malam. jadi siapa pengarangnya tidak jelas. Romans berangkai yang dijalin dalam hikayat ini. Qulluhu Allah kufuwan Ahad. terutama dari mukaddimahnya. Langet ngon bumoe ngon asoe alam. terjadi dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. Dum mileek Tuhan sit laeen h'ana. kita dapat menarik kesimpulan bahwa pengarangnya adalah berpendidikan agama yang baik. Nyang peujeud agam seureuta ngon dara. Ngon nama Allah zat yang qadim. Dari isi kandungan hikayat ini. hormati anakku dengan ikhlas. dan memperhatikan cara mengarangnya kita berkesimpulan bahwa pengarangnya juga hidup dalam zaman kebesaran Kerajaan Aceh Darussalam.Mari kubuai bunga kapas.

Dengan Bismillah Zat Qadim. Neubooh ingat dalam dada. Pengasih Penyayang sifat mulia. Lengkap sempurna ciptaan Rabbana. Kumulai surat dengan Bismillah. Api menyala. Neupeudjeued tuleueng deungon urat. Penghuni darat tambah samudera. Nama Allah yang Mahaesa. Neupeudjeued eensan ngon lat batat. Dun peue hashee neukaroonya. Naleueng awee dalam doonya. Terjemahannya: Dengan nama Allah yang Rahim-Rahmah. Apuy angen neupeuhadlee. Pencipta siang dengan malam. Katakan: Allah Mahaesa. Manusia segala muda dan dara. Alhamdulillah pujikan Rahim. Pencipta alam semesta dunia. Langit bumi isi alam. Berkat afwah nama mulia.Djeuneh batee didalam glee. Milik Tuhan Mahakuasa. Berbagai batu diatas gunung. angin membubung. 443 . Dum peue leungkap asoe doonya. Rumput merumpun dibumi rata. Kurnia-Nya limpah lengkap segala. Lengkap kurnia Mahakuasa.

Puteri cantik yang menjadi tokoh utama dalam hikayat. 5. kemudian mempelajari berbagai kitab Agama. Lengkap akal ingatan segala. Tokoh-tokoh utama yang bermain dalam hikayat. berahlak tinggi. H a l ini mungkin karena sejak lama dahulu hubungan Cina dengan Aceh telah ada. 3. berwatak pahlawan. Akhirnya direbut kembali setelah mengalahkan tentara Cina. Ciri khas hikayat Aceh. mempunyai beberapa ciri khas. Lengkap isi alam semesta. Mukaddimahnya dimulai dengan Bismillah. kemudian diiringi dengan pujian kepada Allah dan salawat kepada Rasul. selalu dirindukan oleh Raja Cina. ilmu firasat. selalu digambarkan sebagai manusia yang thaat kepada Tuhan. Percintaan yang terjadi selalu dalam kalangan anak-anak raja. berpendidikan sempurna. ilmu mantra dan ilmu memerintah. Diberinya tulang dan urat nadi. tetapi tidak mungkin dicemarkan kehormatannya. antaranya dinyatakan sejak kecil sudah hafal Quran. dengan nama A l l a h . 444 . ilmu hikmat. Hikayat-hikayat Aceh yang diciptakan dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. # 2. karena puteri sangat thaat dan bersembunyi dalam peti kaca. Pada babak pertama puteri dapat dirampas dan dibawa kenegeri Cina. Jalannya hikayat selalu dibumbui dengan khayal masuk akal dan khayal tak masuk akal. berhati budiman. dan sekurang-kurangnya dalam lingkungan anak-anak menteri atau panglima.Tuhan ciptakan makhluk insani. 4. sehingga karenanya pecahlah perang antara Aceh dengan Cina untuk merebut puteri. selanjutnya dilengkapkan dengan sifat-sifat Allah dan tugas-tugas Nabi Muhammad. yang antaranya yaitu : 1.

akhirnya untuk memenuhi hasrat ayahnya. Peristiwa ini dilukiskan oleh pengarang sebagai berikut: Maseeng-maseeng geubri jeumba. tetapi akhirnya sampai ketujuan. Raja Syamsyah yang memerintah negeri Arminyah mempunyai dua orang putera dari isterinya yang pertama yang telah meninggal. 445 .Inti Hikayat Ini. sedang dari isterinya yang dikawininya kemudian yang bernama Puteri Sjaribanun mendapat pula seorang putera yang diberi nama Banta Beuransah. Akhirnya kebenaran yang ditempuh Banta Beuransah menang dan jalan salah dari kedua abangnya mengalami kegagalan dan kehancuran. Banta Beuransah mendapat puteri Ruhoon Afeulah dan atas persetujuan ayahnya dikawininya. dilihatnya dalam mimpinya itu Raja Maleek Syamsarah yang memerintah dinegeri Gulitan Eebeuram. Mereka bertiga berunding. Sampai ditengah rimba mereka menjumpai simpang berjalan tiga jurusan. Tema pokok dari Hikayat Banta Beuransa. Dari tulisan rahasia atas batu yang dapat dibaca Banta Beuransah ternyata bahwa dua jalan mudah dilalui tetapi tak sampai ketujuan. Di raja saboh meuligoe. yang akhirnya tercapai tujuan. sedang kedua abangnya yang kemudian sadar dan insaf. dikawinkan dengan dua puteri cantik yang dibawa oleh Banta Beuransah dari negeri Indra. ketiga puteranya itu sama berangkat mencari mimpi ayahnya. keputusannya: Banta Beursijah dan Banta Quereuthah masing-masing memilih satu jalan yang mudah. Puteri memelihara seekor burung bernama Malaoondiri yang indah bukan buatan. yaitu perjuangan antara kebenaran dengan kejahatan. bahkan banyak kesenangan dunia disepanjangnya. M i m p i ini sangat menyusahkan raja. sedangkan Banta Beuransah memilih jalan sulit. antara haq dengan bathil. Raja mempunyai seorang puteri bernama Ruhoon Afeulah yang sangat cantik rupanya. D i Beuransah saboh kuta. hampir saja gila. sementara jalan satu lagi sulit dilalui dan penuh marabahaya. namanya masing-masing Banta Beursiyah dan Banta Qeureuthah. Raja Syamsyah bermimpi. Adoe ngon a maseeng meuligoe.

Adik abang mendapat istana. seperti yang dapat diperhatikan dalam seluruh isi kandungan. Neupeujeued hatee teumpat pikeeran. Meuri dengon nyan salah ngon beuna: 446 . Banta Beuransah juga demikian. dapat harta. Maseeng keudroe mita jeumba. Sidroe raja saboh putroe. Terjemahannya: Masing-masing dapat bahagian.Meunankeuh dum maseeng jeumba. Karena bahagia putera bertiga. Tema dari Hikayat Nun Parisi ini. Dapat bahagia sepanjang zaman HIKAYAT NUN PARISI Pengarang hikayat ini juga tidak tercatat dalam naskah yang ada dalam koleksi buku-buku saya. Raja kakanda begitu pula. terutama rangkum dari mukaddimah sudah memberi pertanda kepada demikian : Alhamdulillah pujoe keu Tuhan. Meuteumee putroe ngon hareuta. Seorang raja seorang puteri. Njang peudjeued eensan utooh beukata. Meuteumee bahgiya geunap uroe. Hasil pasti raja bermimpi. Kurnia Allah limpahkan bahagia. Masing raja minta bahagian. AJJah tuloong meubahgiya. Demikian nasib masing mereka. Dapat dara. Sabab meutuwah aneuqneuh lhee droe. Sabab raja neumeulumpoe. yaitu pertentangan antara kebenaran dengan kejahatan.

dilukiskan pengarang sebagai berikut: Tabi'at pih gedj raja paidah. Tokoh utama yang bermain dalam hikayat ini. demikian pula 'Ain Sibayan yang dipertarungkan antara kebenaran dengan kejahatan. Misse paidah bintang Syamsia. Menetapkan jalan salah dan benar. dan pada waktu itu yang menjadi raja yaitu Sulthan Sarah yang dilukiskannya sebagai sangat adil dan takwa. Kejadian-kejadian dalam hikayat ini terjadi dalam Kerajaan Syamtalira (Pase). Tentang dimana hikayat terjadi dan siapa rajanya ditempat itu. Bumoe dum basah udeep peunula. Nun Parisi. yaitu Nun Parisi (putera raja). 'ain Sibayan (tunangan Nun Parisi) dan tokoh pembantu yaitu Lizam dan Ariyan (anak-anak Perdana Menteri dan Nakhoda) dan Said Buriyan (anak Hulubalang). dimana akhirnya kebenaran yang menang. Nyang ka geukheuen sah Syamtalira. Sulthan Sarah yang pimpinnegara. Pencipta insan cakap bicara. Nanggroe pih aman reuzeuqi mudah. anak Perdana Menteri dan anak Nakhoda adalah lambang dari kebenaran. Bumi subur tanaman menjadi. Nama nanggroe nyan didalam qishah. Adil pemurarfitatówadagiB'ïJl ens'rf fismsm BIBUÓ 302§ninuad grifilB gnooluiuaO 447 . Terjemahan : Tabiatnya baik banyak gunanya. Ciptakan hati pusat pikiran. nyang mat cheuradjeuen Suloothan Sarah.Terjemahannya: Alhamdulillah memuji Tuhan. sementara Sa'id Buriyan adalah lambang dari kejahatan. Adee murah lagitaqwa.

pemurah dan takwa. Benar dan salah terpisah pasti. Dalam perkara pegang neraca. Hukoom Qeuruan Hadih Saydina. Tentang sifat adil dilukiskannya : Hareutoe adee sabee timbangan.Nama negeri didalam kissah. Tentang sifat pemurah digambarkannya : Hareutoe murah sifeued peunyayang. Ataupun sulthan turunan raja. Yang berat takkan ringan. pemurah dan takwa. Sekalipun hamba budak belian. Beuna salahan h'an jeued meutuka. Laksana guna bintang surya. 448 . Waleepoon namiet hamba teuboohsan. Dari tafsir arti adil. Sjamtalira tersebut nyata. kita melihat disitulah inti hakikat tema dari Hikayat N u n Parisi. Geutuloong alang beurangsoe teuka. Ngon qieh eejeumaq teungoh pakatan. Suara mameh h'ana krang ceukang. Beuthat suloothan nyang sukee raja. Leumah tapandang nibak ri rupa. Tambah qias. Terjemahannya: A r t i adil sama timbangan. Nibak hukooman peugang neuraca. Nyang ka patoot brat haana jeued ringan. H u k u m Quran dan Hadis Nabi. Sulthan Sarah digambarkannya sebagai seorang yang adil. Negeri aman rezki murah. bulat pakatan.

Walee bangsa Kleeng ureueng meudagang. 449 . Keuaneuq r'aqjat neubri adjaran. Bandum na r'aqjat h'an neubri malang. Teuma meuriwang maqna taquwa. Njaqni neupeubuet pakri njang surooh. Tangan terbuka untuk peminta. Sekalipun Keling orang dagang. Peungeuh udjiooh tangloong peulita. Santoon dan supan meudjeulih bahsa. Maqna taquwa 'ibadat sunggooh. H'ana torn jiriwang na sroot suwara. Demikian indahnya sifat penyayang. Hareuem dan meukrooh h'antom meuhawa. Hukoom dan adat qanun ngon reusam. Lagi neujue buet meugoe meuladang. Kini kembali arti takwa. Hatee teuwadjooh keu Tuhan Asa. Peu-ee nyang suwang meung sidroe h'ana. Nampak terang wajah muka. Tiada pinta makbul tiada. Terjemahannya: Arti murah sifat penyayang. Dum sikalijan tuha ngon muda. Laeen nibak njan jalan peumuga. Nibak buet teungah neuboh udjiooh. Anggeeta tudjooh leumah keu tanda. Suara lembut mengalun senang. Meunankeuh bangon sifeut penyayang. Jibeudoh Cahya bandrang seumeulhooh.

Laki perempuan tua dan muda. Haram dan makruh suka tiada. Benderang cahaya laksana kilat. Anggota tujuh jadi pertanda. Kolenel Husin Yusuf) dan telah diterbitkan dalam huruf Laten oleh badan penerbit P. Sopan dan santun budi bahasa. Neumat keumudoe dinanggroe Jeumpa. Hati tawajuh ingatan Yang Esa. HIKAYAT RAJA JEUMPA Nama pengarang asli tidak tersebut dalam naskah yang ada pada saya. Sakti. Uloon hareutoenyoe sidroe raja. Nyakni berbuat menurut suruh. Hikayat ini telah disusun kembali menurut gaya sekarang oleh Abu Za'im (Sdr. Hukum dan adat. Tambah pula berkebun segala. kanun dan resam. Lagi perintah bersawah berladang. 450 . Kepada rakyat perintah ajaran.T. Menyinar jauh tanglung pelita. dilukiskan pengarang dalam dua rangkum pada awal hikayat : Soobhan Allah qisah loon kheuen proe.Terjemahannya: Arti takwa rajin ibadat. Rakyat tak boleh derita malang. Dimana tempat terjadi hikayat ini dan siapa raja dit empat tersebut. Melarat sengsara tiada siapa. Perbuatan mungkar dibuang jauh. Raja Abdullah meugah h'ana soe.

Namanya mashur Raja Abdullah. Permaisuri bernama Ratna Keumala.Ratna Keumala nama Cut putroe. Hana lam kuta meueen ngon agam. Raja Abdullah dikaruniai dua orang anak. Kemudian Raja Abdulla mangkat dan diganti oleh puteranya Raja Jeumpa yang dilukiskan pengarang sebagai raja yang adil bijaksana: Hukoom pih adee diglee ngon banda. Aneuk yatim dum geutampoong sigra. Hanjeued kuta teuboh sigala janda. Neubri ngon ija neujue seumbayang. 'h'anlee teulanta teueeh bak jalan. Laksana uroe teungoh keuluwa. Terjemahannya: Subhanallah kumulai kissah. Gasien kaja dum na pih saban. Pegang neraca negara Jeumpa. Meungnyankeu raja nyong Islam. Laksana caya mentari pagi. Teman hidup raja jauhari. Kabar berita seorang raja. Rupa that ceudah indah h'an bagoe. Geubri beulanja deungon pakaiyan. Keu inong balee bandum neukira. Nyankeu judoo droe di poteuraja. Bandum geupuwoe dalam astana. Cantik rupawan puteri jelita. seorang puteri bernama Siti Geulima dan seorang lagi putera bernama Raja Jeumpa. 451 . Geujook teumpat beuet geupeusikula.

yang berakhir dengan kekalahan Raja Cina. Meungnyo buet mungka get that neularang. Disuruh mengaji sekolah segala. Disantun sempurna dalam asrama. Terjemahannya: Hukum adil dikota dan rimba. Keji mungkar segala dilarang. Waktu puteri dibawa kembali dari negeri Cina. Malam mereka tiada dijalan. Bandum neutileek sideek neujaga. Segala diatur ketat dijaga. Negeri Indra dan akhirnya hikayat diramaikan dengan perang berkecamuk antara Raja Cina hendak merebut puteri. H'ana jak runda 'oh watee malam. Ditampung semua dalam wisma. Dalam hikayat Raja Jeumpa ini terjadi percintaan berangkai antara Raja Jeumpa dan Siti Geulima sebagai tokoh-tokoh utama hikayat dengan anak-anak raja dinegeri Darul Aman. dilukiskan pengarang bagaimana sambutan yang mengharukan dihalaman istana: 452 . Tiada wanita tunasila. Hadian kain suruh sembahyang. Tak boleh janda keluyuran. Yatim piatu tersia tiada.Inong nyang muda hanjeued keu buja. Miskin dan kaya sama merata. Tiada orang terlantar dijalan. Janda segala mendapat santunan. Tiada dikota mabuk kepayang. Demikian sifatnya Raja Islam.

Geupreh disinan lee ajah meuhat. Masih hayat kurnia Tuhan. Bersama sulthan kakanda raja. Terjemahannya: Sampailah sudah puteri andalan. Mantong reuzeuki geubri lee Tuhan. Jak seumah tuwan po bungoong rihat. buah hati telah kembali. Gata djitawan lee Cina kaplat.Hingga ka sampoe cut putroe keunan. Geuba udalam laju lee leugat. Kusarap hanlee meuteumeung pandang. Diarak dara masuk kota. Peurap samlakoe Cut putroe sadjan. Rotdeeh rotnoe meumoe-meumoe kijam. Di leuen meuligoe Cut putroe intan. Peudeuek bak tilang deungon nooreumat. Disana puteri disambut haru. Sembah ayahda dendam merindu. Sujut raja diiringi puteri. Sama menangis tersedu-sedan: Bahagialah tuan anakku puteri. Dihalaman istana ayah menanti. E aneueq badan meutuwah that-that. Katroh tariwang kenoe lom meuhat. Peueek urumooh laju rinjang. Dengan suloothan nyang raja deelat. Sembah sujut pocut rupawan. Seumah ngon sujud lagee atoran. 453 .

bernama Jaridj. Masuk istana bahagia selamat. 2. Saya rasa juga akan besar manfaatnya. yaitu setelah Indonesia Merdeka. HIKA YAT-HIKA Y A T Z A M A N B A R U Sebahagian dari Hikayat-hikayat Aceh karya pudjangga lama yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. 3. Pengarangnya : Teungku Yahya Badin. yang karena thaat kepada Tuhan maka mendapat kehidupan bahagia. dihikayatkan dari buku prosa lama oleh ANZIB dan Muhammad Abdulmuthalib. yaitu: 1. Mari puteriku sibuah hati. RIWAYAT P R A N G P A N D R A H Hikayat ini mengisahkan yang terjadi antara ulama-ulama/rak454 . telah saya bicarakan sekedar untuk pengetahuan para pembaca peminat sastera dan pencita sejarah. Anakda ditawan Cina keparat. Adapun buku-buku hikayat tersebut yang ada dalam koleksi saya. QISHAH A S H A Y USHUY REUNCONG Hikayat ini meriwayatkan asal-usul senjata keramat Aceh. yaitu Rencong.Sangka ayah tiada kembali. H I K A Y A T JARIJ Hikayat ini menceritakan seorang yang salih dan takwa. QISHAH P R A N G CUMBOOK Hikayat ini meriwayatkan peristiwa-peristiwa dalam revolusi sosial di Aceh sekitar tahun 1945-1946. 4. Pengarangnya: Abdul Muthalib. kalau saya daftarkan buku-buku hikayat Aceh ciptaan para pujangga dalam zaman baru.

dimana akhirnya hidupnya susah. Pengarangnya: Daud. 455 . HIKAYAT ABU SJAMMAH Hikayat ini meriwayatkan peperangan antara kaum muslimin dizaman Rasul dengan orang-orang musyrikin. roman fiktif yang banyak khayal takmasuk akal. Pengarangnya : M . Idris AS. Pengarannya: T. 6. Raja Mahmud Suddin. H I K A Y A T R A J A ISTAMBOOY Sebuah roman yang dihikayatkan seakan-akan terjadi di Istambui dan sekitar negeri-negeri Arab. 9. QISHAH IE MBOON COT UROE Hikayat ini menceritakan sebuah roman yang bertemakan anak yang tidak hiraukan nasihat orang tua.yat Pandrah (Kecamatan Samalanga) dengan tentera pendudukan Jepang. tetapi satu buku Puisi yang mengandung nasihat untuk pedoman hidup dalam masalah perkawinan. KHEUDAKILAHI Hikayat ini mengisahkan sebuah roman modern yang terjadi di aceh dalam zaman penjajahan. Pengarangnya: Syekh Rih. 8. yang disusun dalam bentuk Hikayat Aceh. Pengarangnya: Muhammad Abdulmuthalib. 5. P E U D O M A N UDEEP Ini bukan hikayat. Raja Mahmud Suddin. Pengarangnya: T. 7.

tetapi masih dengan gaya lama. 11. 12. H I K A Y A T B U D I M A N ASYEEK. 13. H I K A Y A T L I L A J A U H A R I Hikayat ini mengissahkan sebuah roman yang mengasikkan puteri Lila Djuhari dengan Indra Bangsawan. terjadi dalam lungkungan raja-raja dalam negeri khayalan. Pengarangnya : M . yang bernama K H A L I D A N dengan rajanya yang bernama Syah Zaman. tokoh utama dalam hikayat ini. Pengarangnya : Teungku Ti Hawa. dan dari susah menjadi senang. 15.10. INDRA B U D I M A N Hikayat ini mengisahkan sebuah roman dimasa yang lalu. yang punya putera Budiman Asyeek. H I K A Y A T Q A M A R U Z Z A M A N Hikayat menceritakan sebuah roman berangkai yang terjadi dalam sebuah negara khayalan. NASIP Hikayat ini menceritakan dua orang pemuda anak orang kaya yang dibanting nasib dari senang menjadi susah. Pengarangnya : Tibranu. Dikarang dalam zaman baru ini. Pengarangnya : Muhammad Yusuf Ismail. A l i El Zakaly. Menceritakan percintaan anak-anak raja dalam negera khayalan yang bernama Riyan Abujat dengan rajanya yang bernama Jamalul Asyeek. H I K A Y A T TAJOOL M U L O O K B A N G K A W A L I Hikayat inipun mengandung kissah tentang percintaan dalam 456 . Pengarangnya: Tibranu. 14.

NASIB ACEH Hikayat ini mengisahkan nasib Aceh dan rakyatnya. 457 . SEUMANGAT ACEH Pengarangnya juga Abdullah Arif. Raja Syarakatan punya seorang anak bernama Tajol Mulook. 18. PANTOON MUD A-MUD A Abdullah Arif sekali ini berhasil pula mengumpul kembali pantun-pantun Aceh yang sangat romantis. yaitu negeri Syarakatan dan negeri Antara. dan pembangunan kembali. yang sekali lagi berhasil menggambarkan dengan bahasa-puisi yang indah betapa hebatnya semangat Aceh sejak dulu. 16. pengarangnya Abdullah Arif M . kemudian mengalami kehancuran setelah pemberontakan. berhasil melukiskan nasib Aceh yang silih berganti suka dan duka. yang pada mulanya bernama "Modal Revolusi" sejak awal kemerdekaan. sedang raja Antara punya seorang puteri bernama Bangkawali. dan demikianlah seterusnya hal-hal lain. ciptaan pujanggapujangga lama. A . PANTOON ANEUEKMIET Berbeda dengan pantun muda-mudi yang romantis. Dengan bahasa puisi-Aceh yang indah sekali. Pengarangnya: Tibranu. sejak zaman yang telah lama lalu. 17. 19. pantun-pantun percintaan antara muda dan mudi yang sangat mengasyikan. Antara putera dan puteri raja inilah dijalin sebuah percintaan yang mengasikkan. maka dalam kumpulan ini Abdullah arif berusaha mengemukakan bacaan untuk anak-anak dengan mengetengahkan pantun-pantun jenaka.dua buah negara khayalan. nasehat dan sebagainya.

. Sebuah novel modern yang dilukiskan dengan puisi bahasa Aceh (Hikayat). yaitu : a.20. juga dengan bahasa puisi Aceh yang amat indah. 23. b. yaitu Panglima Nyak Miga dengan Serikandi Cut Bandi. yang didalamnya dikissahkan hubungan romantis antara dua pahlawan muda. setelah semua pihak berdamai kembali dan melupakan segala peristiwa yang lalu. yaitu Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin. dimana kemudian karena putus asa sang dara menggantung diri. Bahasanya indah. yang menjadi korban dalam perang saudara antara pendukung Ali dengan pendukung Mu'awiyah. Diantara karangan-karangannya yang lain. Banun Seutia. 21. HIKAYAT HASAN HUSEEN Sekali lagi Syekh Rih Krung Raya berhasil menghikayatkan sejarah dua putera khalifah Ali bin Abi Thalib. SYAIR KERUKUNAN RAKYAT ACEH Setelah tadinya Abdullah Arif melukiskan Nasib Aceh yang terus menderita akibat peperangan. 22. dengan hikayatnya ini telah berhasil melukiskan dengan indahnya peristiwa perang Aceh dengan Belanda. Syekh Rih termasuk diantara pengarang-pengarang hikayat Aceh yang subur dizaman Republik Indonesia. maka dengan syairnya ini dia telah mengemukakan suasana Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh yang diadakan di Blang Padang Banda Aceh mulai 20 Desember 1962. NASIB PUTOOH HARAPAN Hikayat yang dikarang oleh Syekh Rih Krung Raja ini mengisahkan sebuah percintaan antara seorang pemuda dengan seorang pemudi yang tidak berhasil. yang berakhir dengan perkawinan yang berbahagia. SIJUDOO PAHLAWAN ACEH Pengarangnya Drs Araby Ahmad. 458 Dara Daroohaka.

setelah memulainya dalam bulan Safar 1392 atau dalam bulan April 1972. pada hari Sabtu jam 10. g. Kekasih Seutia. e.45 tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 bertepatan dengan tanggal 3 Juni 1972. AKHIRUL K A L A M Dengan rahmat Allah Yang Mahakuasa. d. Abu Nawah. Siti Islam. TAMMAT 459 . Si Rhang Manyang. Kepada Allah saya pohonkan ampun terhadap segala dosa. selesailah saya menyusun buku ini. f. Pahlawan Seutia.c.

dengan disaksikan oleh Menteri Agama Haji Alamsyah Ratu Perwiranegara. Hasjmy sedang mengucapkan pidato dalam Sidang Senat Terbuka IAIN Jamiah Ar Raniry Darussalam pada tanggal 16 November 1982. perkembangan IAIN Jamiah Ar Raniry selama hampir enam tahun di bawah pimpinannya.A. Hasjmy kepada Rektor baru Ibrahim Husein M. Dalam pidato tersebut A. Hasjmy melaporkan.A. 460 . Juga pidato tersebut sebagai pidato timbangterima jabatan Rektor IAIN Ar Raniry dari Prof. A..

15 Desember 1942. A .RIWAYAT HIDUP SINGKAT PROF. A l Jami'ah A l Islamiyah Qism Adaabul Lughah wa Taarikh al Saqafah al Islamiyah (Jurusan Sastra dan Sejarah Kebudayaan Islam) di Padang dan dalam tahun limapuluhan mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara Medan. H . Thawalib School Tingkat Menengah Padang Panjang. Hidup dengan seorang isteri dan mempunyai 7 orang anak. Sekarang Kepala Pertamina Perbekalan Dalam Negeri Cabang Balikpapan (tiga Prop : Kalimantan Timur. Nikah/kawin tanggal 14 Agustus 1941. Sekarang bekerja pada Dinas Tatakota D K I Jakarta. lahir Agustus 1926. H . Masih hidup sampai sekarang. Telah punya dua anak. A . A r i a Hadiningsun dan Asmara H a k i k i .Belawan (Karyawan Bina Marga P U ) . . 9 Juni 1947. HASJMY A . H . 2. yaitu Governement Inlandsche School Montasie Banda Aceh. (Arsitek) Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Gajahmada Yokyakarta. 3. telah punyasatu anak. H . Mahdi. Darma. Hasjmy yang lahir tanggal 28 Maret 1914. 461 . A . Ir. 4. A . Dalam tahun tigapuluhan dan empatpuluhan sering memakai beberapa nama samaran dalam karangankarangan puisi dan cerpen. Putera/puteri: 1. Gunawan. Pendidikan yang telah ditempuhnya. Sipil Fakultas Teknik Gajahmada Yokyakarta. Ir. yaitu A l Hariry. Surlya. Sarjana Ekonomi (Drs) pada Itobashi University Tokyo. H . A . 5 September 1949 (meninggal 12 September 1949). nama kecilnya Muhammad A l i Hasjim. 11 Februari 1945. enam laki-laki dan seorang perempuan yaitu : Isteri: Zuriah A . Sekarang Asisten Kepala Proyek Tali Tanjung Morawa . Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan). telah punya 4 anak.

7. A . A . Seram (Maluku). 4. masih kulliah pada tingkat IV Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya. Dalam tahun enampuluhan beberapa kali ke Malaysia dan Singapura untuk menyertai berbagai Seminar dan pertemuan Sastra. H . mengunjungi Bahrain. H . Mulya. 21 Yuni 1955. bersama Menteri Agama R.I. Tahun 1949 menjalankan tugas Negara RI sebagai Anggota Missi Haji R. memenuhi undangan untuk meninjau pembangunan masyarakat desa dan pembangunan pendidikan. Dalam tahun 1979 berkunjung ke Sabah. 14 Mei 1953. 7. Belum kawin. Dalam tahun 1980 berkunjung ke Korea Selatan. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. 462 . mulai Yanuari 1983 telah belajar lagi mengambil spesialisasi bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan. Sipil Fakultas Teknik Universitas Gajahmada Yokyakarta). Kamal. India dan Pakistan. tidak tammat. memenuhi undangan Kerajaan Negara Bahagian dan Yayasan Sabah. dr.I II ke Saudi Arabia dan Mesir. Ikramullah (Ir. Perlawatan ke Luar Negeri yang pernah dilakukan. selama 3 bulan. Selain dari itu. 5. A . 3. antara lain : 1. Dalam perjalanan pulang singgah di Taiwan.5. suaminya Ir. Hongkong dan Singapura. Dalam tahun 1979 juga berkunjung ke Ipoh dan Kuala Lumpur. Dalam tahun 1979. 6. Saudi Arabia dan Kueit. juga pernah berkunjung ke Thailand. Jakarta. Belum kawin. 2. 23 Maret 1951. H . untuk memberi serangkaian Dakwah Islamiyah dan menghadiri beberapa diskusi tentang Islam. Setelah melakukan tugas "Impres" selama tiga tahun di Kairatu. Dahlia. karena keburu kawin. untuk Hari Sastra Malaysia. Jurusan Bahasa Inggeris Fakultas Keguruan Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. dan memberi sebuah prasaran yang berjudul Bahasa dan Sastra Melayu di Aceh. Telah punya 3 anak. 6.

(Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. Sayap Terkulai (roman perjuangan). 6. 3. 10. Bulan Bintang tahun 1978). 2. naskahnya hilang pada Balai Pustaka Jakarta waktu pendudukan Jepang. juga mengunjungi Penang. Medan 1940. 463 . 5. Kyoto.T. 8. Trengganu dan Kelantan. berkunjung ke Thailand (Muangthai) atas undangan Organisasi Islam disana. agama. Hiroshima dan lain-lain) memenuhi undangan untuk mempelajarai adat istiadat dan kebudayaan Jepang. sejarah kebudayaan. Bermandi Cahaya Bulan (roman pergerakan). naskahnya hilang di Balai Pustaka waktu pendudukan Jepang.Dalam tahun 1981. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. menyampaikan makalah dalam simposium Internasional tentang Kesusasteraan Melayu Tradisional di Kuala Lumpur. Osaka. Dalam tahun 1981.T. Melalui jalan Raya Dunia (roman masyarakat). 7.T. Centrale Courant. berkunjung ke Jepang (Tokyo. memenuhi Undangan. Bulan Bintang tahun 1978. Medan 1939. 11. Edisi Singapura diterbitkan oleh Pustaka Nasional tahun 1982. pendidikan moral dan sebagainya dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit baik dalam maupun Luar Negeri. 4. Indische Drukkrij. tidak terbit. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. N. Medan 1936. 1983. yaitu : 1. Kissah Seorang Pengembara (sajak). Medan 1938. Syarikat Tapanuli. berkunjung lagi ke Pilipina memenuhi undangan Imam Besar Mesjid Jami' Maharlika Manila. Kuala Lumpur.V. Cinta Mendaki (roman filsafat/perjuangan). 9. Akhir tahun 1982. Medan 1939. Pustaka Islam. Indiche Drukrij. Suara Azan dan Lonceng Gereja (Roman antara agama). Dewan Saj ak (puisi). Bulan Bintang Tahun 1978). Dalam tahun 1981. Buku-buku yang telah dikarang : Sejak umur 20 tahun sampai sekarang sudah lebih 50 buah buku yang telah dikarang dalam berbagai disiplin ilmu. Kobe.

Sejarah Kebudayaan dan Tamaddun Islam. cetakan ke II tahun 1971. 23. Banda Aceh. Pustaka Putro Cande Banda Aceh 1963. 21. Bulan Bintang. Banda Aceh 1973. Pustaka Putro Canden. Pustaka Faraby. 22. Sejarah Hukum Islam. diterbitkan oleh Aceh Simbun. Pustaka Faraby. P. Kerajaan Saudi Arabia (Riwayat perjalanan). Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Banda Aceh 1969.Dewi Fajar. Banda Aceh 1970. Semangat Kemerdekaan Dalam Sajak Indonesia Baru (Analisa Sastra). 15. Banda Aceh 1971. Rubai' Hamzah Fanssury Karya Sastra Sufi Abad XVII. Singapura 1972.T. cetakan ke II edisi Singapura tahun 1982). 8. Bulan Bintang. Jakarta 1977.T. 9. Jalan Kembali (Sajak bernafaskan Islam). 10. P. Rindu Bahagia (kumpulan sajak dan cerpen). Pustaka Nasional. P. Pemimpin dan akhlaknya. 19. Dustur Dakwah Menurut Al-Qur'an. 464 . Jakarta 1956. Pahlawan-Pahlawan Islam Yang Gugur (saduran dari bahasa Arab). 1970. Sejarah Kebudayaan Islam. Dewan Bahasa dan Pustaka. Banda Aceh 1963. 20. 18. 12. Kuala Lumpur 1974. cetakan ke III tahun 1974. 17. BandaAceh. 14. P. Jakarta 1975. cetakan ke IV tahun 1981 (edisi Singapura oleh Pustaka Nasional tahun 1971. cetakan II tahun 1978. Pustaka Nasional. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Yahudi Bangsa Terkutuk.T.T. tahun 1982 dicetak lagi. Islam dan Ilmu Pengetahuan Moderen (terjemahan dari bahasa Arab). Bulan Bintang. 13. Dimana Letaknya Negara Islam (Karya ilmiyah tentang ketatanegaraan dalam Islam). (roman politik). 16. Jakarta 1974 (tahun 1982 dicetak ulang). Bulan Bintang. Lembaga Penerbit IAIN Jamiah Ar-Raniry. Singapura 1970. 11. 1943. Pustaka Putro Canden Banda Aceh 1963.

36. Jakarta 1979. Bulan Bintang.T. Mutiara. 38. P. Bulan Bintang. Bulan Bintang. P. 35. Sumbangan Kesusasteraan Aceh Dalam Pembinaan Kesusasteraan Indonesia. Jakarta 1978. P. P.T. Mengapa Ibadat Puasa Diwajibkan (terjemahan dari Bahasa Arab). P. 34.1954). Jakarta 1979. Jakarta 1977. Bulan Bintang. P. P.T. P.T. Meurah Johan (Roman sejarah Islam di Aceh). P. P. 27. Apa Sebab A l Qur'an Tidak Bertentangan Dengan Akal (terjemahan dari Bahasa Arab). Bulan Bintang. Surat-surat dari penjara (catatan waktu dalam penjara tahun 1953 . Tanah Merah (Roman perjuangan). P. Iskandar Muda Meukuta Alam (Sejrah hidup Sultan Iskandar Muda.T. Jakarta 1978. Jakarta 1978. 59 Tahun Aceh Merdeka dibawah Pemerintahan Ratu.T.T. 26. Langit dan Para Penghuninya (terjemahan dari Bahasa Arab) P.T. 465 .T. Bulan Bintang. Bulan Bintang. Jakarta 1977.T. Bulan Bintang. Bulan Bintang. Bunga Rampai Revolusi dari Aceh. Sulthan Aceh terbesar). Jakarta 1978. Jakarta 1979. 32. Jakarta 1978.T. 33. P. P. 25. 28. Mengapa Ummat Islam Mempertahankan Pendidikan Agama Dalam Sistem Pendidikan Nasional. 29. Bulan Bintang. Jakarta 1977.T.24. Bulan Bintang. Peranan Islam dalam Perang Aceh. Jakarta 1978. Nabi Muhammad Sebagai Panglima Perang. Bulan Bintang.T. Bulan Bintang. P. Cahaya Kebenaran (terjemahan Al-Qur'an Juz Amma). 37. Bulan Bintang. 39. P. setelah ditambah dan disempurnakan). Jakarta 1980. Risalah Akhlak. Apa Sebab Rakyat Aceh Sanggup Berperang Puluhan Tahun Melawan Agressi Belanda (berasal dari buku Hikayat Perang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. 31. 30. Bulan Bintang. Jakarta 1950. Jakarta 1978.T. Jakarta 1978.T.T.

BandaAceh. 41. Apa Tugasnya Sastrawan Sebagai Khalifah Allah. 54. 55. 466 . masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 1980. Mengarang dalam beberapa majalah dan harian yang terbit di Jawa.40. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). Kesusteraan Indonesia Dari Zaman Ke Zaman. Penerbit Beuna. BandaAceh. Sejarah Kesusasteraan Islam/Arab. 45. 46.T. Banda Aceh 1981. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. (Sebelum Perang Dunia II): a.T. Dakwah Islamiyah Dan Kaitannya Dengan Pembangunan Manusia. A l Maarif. dalam tahun 1983 akan diterbitkan serentak oleh P. Bina Ilmu Surabaya dan Pustaka Nasional Singapura. Sastra dan Agama. 44. Bandung 1981. 51. 52. Beberapa naskah/terjemahan lagi yang sedang disiapkan. akan terbit dalam tahun 1983. Hikayat Pocut Muhammad Dalam Analisa. akan terbit (Penerbit Beuna Jakarta) dalam tahun 1983.T.T. P. Al Maarif Bandung. 48. Perang Gerilya Dan Pergerakan Politik di Aceh Untuk Merebut Kemerdekaan Kembali. A l Maarif Bandung. Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983. 47. Jakarta 1978. Pokok Pikiran Sekitar Dakwah Islamiyah. P. Pujangga Baru (Jakarta). Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 42.T. Benarkah Dakwah Islamiyah Bertugas Membangun Manusia. P. Mutiara. 50. 43. P. Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah. Publistik Dalam Islam. 49. Sumatera dan Singapura/Malaysia. Mengenang Kembali Perjuangan Nissi Haji RI ke II. Penerbit Beuna Jakarta 1983. 1980. B H A Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Syiah Dan Ahlussunah Saling Rebut Pengaruh Di Nusantara. Jakarta 1983. akan terbit tahun 1983. 53.

Miami (Medan). Fajar Islam (Singapura). k. a. Pahlawan M u d a (Padang). m. j. Setelah S E P I A dirobah menjadi P E R A M I I N D O (Pergerakan Angkatan Muda Islam Indonesia). Matahari Islam. H P I I merupakan onderbow dari Partai Politik P E R M I (Persatuan Muslimin Indonesia). Kewajiban (Padang Panjang). Raya (Padang). Gubahan Maya (Medan). menjadi salah seorang anggota 467 . Tahun 1935 bersama. Dharma (Banda Aceh). e. tahun 1934 dipenjarakan 4 bulan di Padang Panjang dengan tuduhan melanggar Undang-undang larangan rapat. d. Hasjmy telah aktif bergerak dalam berbagai Pergerakan. Harian Waspada (Medan). (Sesudah Perang Dunia II) Sinar Darussalam. Panji Masyarakat (Medan). e. Akibatnya. suatu Partai yang radikal yang menganut sistem non kooperasi terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. Suluh Islam (Medan). Pemimpin Umum (Banda Aceh). Bebas (Banda Aceh). PENGALAMAN PERGERAKAN Sejak usia muda. Angkatan Baru (Surabaya). Harmonis (Jakarta).b. f. c. g. i. b. Gema A r Raniry (Banda Aceh). Pemimpin redaksi (Padang). diantaranya tahun 1932 s/d 1935 menjadi Anggota Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia (HPII) dan dari tahun 1933-1935 menjadi Sekretaris H P I I Cabang Padang Panjang. h. Panji Islam (Medan). c. A . d. Santunan (Banda Aceh). 1. n.sama beberapa Pemuda yang baru kembali dari Padang Panjang mendirikan S E P I A (Serikat Pemuda Islam Aceh) dan kemudian terpilih menjadi Sekretaris Umum Pengurus Besar SEPIA.

IPI bergerak aktif secara terang-terangan terutama setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menggerakkan kekuatan rakyat terutama Pemuda untuk mempertahankan Proklamasi itu. Besar serta menjadi Wakil Kwartir Kepanduan K . Pada awal tahun 1945 bersama-sama sejumlah Pemuda yang bekerja pada Kantor Aceh Sinbun dan Domai. menidirikan satu gerakan rahasia IPI (Ikatan Pemuda Indonesia) yang bertujuan mengadakan persiapan perlawanan terhadap kekuasaan Belanda kalau Belanda kembali setelah kalahnya Jepang yang waktu itu memang telah diperkirakan kekalahannya. IPI kemudian beroleh menjadi B P I (Barisan Pemuda Indonesia). Selanjutnya pertempuran segera menjalar keseluruh daerah Aceh. 468 . Hasjmy memimpin pemberontakan itu pula. tetapi kegiatannya merupakan gerakan politik menentang penjajahan Belanda. C i k Ditiro berjuang dengan heroik mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. P U S A meskipun bukan partai politik. Karena A . ayahnya Tgk. dibawah Pimpinan A l i Hasjimy. (Kasyafatul Islam) Aceh Besar. Gerakan ini dengan cepat menjalar keseluruh daerah Aceh. diantaranya minggu ketiga Pebruari 1942 sejumlah Pemuda Kasyafatul Islam yang terlatih menyerbu kota Seulimuem dan membunuh Kontroleur Tinggelmen dan terjadi pula pertempuran di Keumirue. Sejak tahun 1939 menjadi Anggota Pengurus Pemuda P U S A (Persatuan Ulama seluruh Aceh). P E R A M I I N D O merupakan suatu Gerakan Pemuda yang radikal yang giat melakukan Gerakan Politik Menentang Penjajahan Belanda. Sejak awal tahun 1942 gerakan ini aktif melakukan sabotase diseluruh Aceh sampai meningkat kepada perlawanan fisik. bersama-sama dengan dipisi Gajah dan Dipisi Tgk. Dipisi Rencong. I . dengan tujuan mengorganisir dengan cepat permberontakan terhadap kekuasaan Belanda. sampai kepada DIPISI R E N C O N G .Pengurus Besarnya. berobah lagi menjadi P R I (Pemuda Republik Indonesia) dan akhirnya menjadi Kesatria DIPISI R E N C O N G . Setelah Jepang menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945. Sejak dari IPI. Hasjim ditangkap Belanda dan baru bebas setelah Belanda lari dari Aceh. Kemudian tahun 1941 bersama beberapa orang teman dari beberapa Pemuda P U S A mendirikan suatu gerakan rahasia (gerakan bawah tanah) dengan nama "Gerakan Fajar".

dalam suatu upacara yang penuh khidmad dinaikanlah sang saka Merah Putih didepan kantor IPI (bekas kantor Aceh Sinbun) yang disaksikan oleh ribuan Pemuda dan masyarakat Umum.Demikianlah secara kontiniu dan terus menerus aktif dalam setiap kegiatan baik sebelum kemerdekaan maupun sesudahnya. Langkat dan Tanah Karo (1947). diantaranya menjadi Anggota Badan Pekerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (1946). menjadi Kepala Jawatan Sosial Daerah Aceh. diangkat dikukuhkan sebagai Guru Besar (Professor) dalam Ilmu Dakwah (1976) dan kemudiannya diangkat menjadi Rektor IAIN Jami'ah Ar-Haniry Darussalam Banda Aceh (1977 sampai Nopember 1982). Anggota Staf Gubernur Militer Aceh. aktif sebagai Pegawai Negeri dan menduduki berbagai jabatan. diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh (1960-1964) dan dipensiunkan sebagai pegawai negeri atas permintaan sendiri (1966). menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). menjadi PIMPINAN KURSUS K A R A N G M E N G A R A N G di Kutaraja dan menjadi Staf Pengajar (1947-1948 dan 1950-1951). Selain aktif sebagai pegawai negeri juga bergerak dalam berbagai bidang kegiatan kemasyarakatan. Kutaraja (Banda Aceh) (1946-1947). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Aceh (1957). Wakil Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). Pada awal September 1945 dengan menghadapi ancaman Jepang yang masih berkuasa di Aceh. Anggota Komite Nasional Pusat (1949). 469 . Inilah Bendera Merah Putih yang pertama dikibarkan di Angkasa Banda Aceh yang kemudiannya baru disusul oleh tempat-tempat lain. diantaranya. Kepala Bagian Umum pada Jawatan Bimbingan dan Perbaikan Sosial dari Kementerian Sosial di Jakarta (1955). Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas Ekonomi Negeri Kutaraja (1958). PENGALAMAN KEPEGAWAIAN ' Setelah Indonesia Merdeka. menjadi Ketua II Panitia Persiapan Universitas Negeri Sumatera Utara (USU) Medan (1957). menjadi Kepala Jawatan Sosial Kareiidenan Aceh dengan pangkat Bupati (1949). menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Propinsi Aceh (1950). diangkat menjadi Pejabat Dekan Fakultas Dakwah/Publisistik IAIN Ar-Raniry Banda Aceh (1968).

pada beberapa Fakultas di K O P E L M A Darussalam. Demikian pula dalam rangka mengejar ketinggalan Daerah Aceh dari daerah . Disamping itu telah berdiri pula beberapa Perkampungan Pelajar dibeberapa Kabupaten dan beberapa Taman Pelajar pada beberapa Kecamatan diseluruh Daerah Aceh. Khususnya dengan Daerah Istimewa Aceh dan Kota Pelajar & Mahasiswa Darussalam. Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas T A R I B I Y A H I A I N Ar-Raniry (1960). Ketua Dewan Kurator Universitas Negeri Syiah Kuala (1962). Ketua D P R . P j . Kopelma Darussalam merupakan (Pusat Pendidikan untuk tingkat Propinsi). A . sejak diangkat menjadi Gubernur Aceh. akhir tahun 1982 dipilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan sejak berdirinya terus menjadi anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia. Rektor I A I N Ar-raniry (1963). U N S Y A H (1960). Hasjmy bersama beberapa orang kawan seperjuangan lainnya mulai memikirkan dan memusatkan pikirannya untuk membangun Pusat-pusat Pendidikan diseluruh Daerah Aceh. 470 . kini telah dapat kita saksikan Kota Pelajar dan M a hasiswa ( K O P E L M A ) Darussalam dengan dua Perguruan Tinggi didalamnya. Ketua Umum Panitia Persiapan Universitas Syiah Kuala. Anggota Pengurus Besar Fron Nasional (1960) .G R Daerah Istimewa Aceh (1961) . Sebagai hasilnya. Anggota M P R S Golongan B (Wakil Daerah Istimewa Aceh) tahun 1967. Hasjmy mempunyai andil yang cukup besar. Pengangkatannya sebagai Gubernur Aceh tidak terlepas dari usaha pemulihan keamanan Daerah Aceh yang sedang diamuk Perang Saudara sehingga Daerah Aceh bisa berobah dari Darul Harb menjadi Darussalam. A . I A I N Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala. dan sejak tahun itu pula menjadi Dosen dalam mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam Publisistik. Jakarta. Kemudian dipilih menjadi Wakil Ketua Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh sejak 1969.Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Agama Islam Negeri Kutaraja (1959). Pimpinan Umum Harian Musa Putra dan Staf Redaksi Harian Karya Bhakti di Jakarta (1964/1965).daerah lainnya akibat perang yang terus menerus.

Simposium. Kuwait. Akhirnya dapat dijelaskan bahwa A .Telah puluhan kali A . Hongkong. Pakistan. Jepang dan Korea Selatan. Lokakarya. Bahrain). Muangthai. beberapa kali melaksanakan ibadah umrah dan telah beberapa kali melakukan perlawatan ke Timur Tengah (Mesir. Philipina. baik dalam Negeri (Indonesia) maupun di Luar Negeri. BANDA A C E H . 17 April 1983. Taiwan. Hasjmy menghadiri dan menyampaikan makalah dalam berbagai Seminar. Singapura. Saudi Arabia. Malaysia. 471 . Konperensi dan Muktamar. Hasjmy telah dua kali menunaikan ibadah Haji.

Pengarang bersama keluarga (1957) 472 .

Pengarang dalam pakaian dinas sebagai Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh. 413 .

Drs. Penerbit Pustaka Faraby. Srikandi Aceh. Sejarah Mesjid. 5. Darussalam 1969. cetakan pertama. 6. Toko Buku A d i l . Tarikh Aceh Dan Nusantara. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. Aceh sepanjang Abad. M . H . Tgk. Sejarah Kebudayaan Islam. Yunus Jamil: 2. Penerbit Lembaga Kebudayaan Aceh. Singa Aceh. Banda Aceh 1971. Jakarta 1962. Banda Aceh 1968. penerbit Pustaka Iskandarmuda. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. 3. Banda Aceh 1959. 474 . Hasjmy: 7. H . Sidi Gazalba: 10. Mesjid Pusat Ibadat Dan Kebudayaan Islam. Penerbit Lembaga Penerbitan I A I N Djamaih A r Raniry. Gajah Putih. Abubakar Aceh: 9. A .KEPUSTAKAAN Mohammad Said: 1. Medan 1957. Penerbit Ajdam I Iskandarmuda. Penerbit Pustaka Antara. Penerbit Pengarang sendiri Medan 1961. Banjarmasin 1955. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. Medan 1966. Medan 1961. 8. M . Zainuddin: 4.

Penerbit Pustaka Mahmudijah. Penerbit Pengarang Sendiri. Jakarta 1960. Teungku Luckman Sinar SH : 18. penerbit Dinas P. Mahmud Yunus: 19. Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia.M. MA : 15. 475 . Hazil: 16. Cetakan huruf Arab dicetak di Jeddah Saudi Arabia sebelum perang dunia pertama. Dyas Sutan Pameran: 17. Medan 1971. Banda Aceh 1970. 'S-Gravenhage Nederland 1959.D. Cut Nya Din. De Hikayat Aceh. Bustanus Salatin. Prof. Prof. Kuala Lumpur 1966. Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Syekh Nuruddin Ar Raniry : 14. Penerbit Pustaka Dan Bahasa. Teungku Chik Di Tiro. Penerbit Pengarang sendiri. V . Teuku Umar Dan Jakarta 1952. Penerbit Jambatan. Rencong Aceh Ditangan Wanita. Sari Sejarah Serdang. T. Penerbit N . Analisa tentang Bustanus-Salatin. Jakarta 1959. Adat Aceh. Iskandar: 12. Jakarta 1952.K. Ismail Jakub SH. Dr. 13. Husin: 11.Penerbit Bulan Bintang. Nederlandsche Boeok En Steendrukkerij.

Prof. Penerbit Frasser & Neave Limited. Nederland 1958. Singapore 1966. Naguib Al-Attas : 21. Penerbit S-Gravenhaga Martinus Nijhoof. Drewes: 25. Royal Asiatic Society. Rihlah Ibnu Bathuthah. Miraatut Thullab. Sejarah Alam Melayu.Abdul Hadi Bin Haji Hasan : 20. Kuala Lumpur 1969. Singapore. Teungku Di Meulek: 27. Abu Abdullah Muhammad (Ibnu Bathuthah): 26. Syed M. Dr. Penerbit University Of Malaya Press. Dr. 22. The Misticism Of Hamzah Fansri. Raniri And The Wujudiyyah Of 17TH Century Aceh. London-New York 1971. Penerbit Malaysian Branch. Kuala Lumpur 1970. With Introduction And Notes.J. Printers. Acheen. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. reproduksi oleh Universitas Sjiahkuala 476 . Adat Aceh. Cetakan I. G. Prof. Kairo 1927. The Contest For North Sumatra. Penerbit University Of Malaya Press. Penerbit Oxford University Press. Qanun Meukuta Alam. Anthony Reid : 24. Prof.W. Syekh Abdurrauf Syiahkuala: 28. Penerbit Mathba'ah A l Azhariyah. John Anderson: 23.

Hasjmy. Koleksi buku A . Hasjmy. Hamzah Fansury: 32. naskah lama tulisan tangan huruf Arab.Darussalam dari naskah September 1971. koleksi buku A . Hikayat Pocut Muhammad. Kairo. Ruba'i Hamzah Fansuri. 477 . Asrarul Arifin. 33. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. 34. Darussalam 2 Syekh Ismail Ibnu Abdulmuthathalib : 29. Hasjmy. Teungku Pantee Geulima: 31. koleksi buku A . koleksi buku A . A l Muntahi. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Teungku Di Rukam: 30. Isal Baby E l Halaby. Hasjmy. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hikayat Maleem Dagang. koleksi buku A . lama tulisan A r a b . Hasjmy. Jam'u Jawami'il Mushannafat.

Buku Peringatan 5 Tahun Darussalam. Majalah Pengetahuan Sinar Darussalam No. Banda Aceh. 40. Monografi Daerah Kabupaten Aceh Timur. 39.Buku-buku lain: 35. 38. Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia. Buku Peringatan 10 Tahun Darussalam. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. Penerbit Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh. Penerbit Jambatan/Gunung Agung. Penerbit Pemerintah * Daerah Kabupaten Aceh Timur. Banda Aceh 1969. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. 37. PenerbitJPanitia Seminar sendiri. Banda Aceh 1963. 36. 1970. Medan 1963. Hang Tuah (huruf Arab). 478 . 1 S/d 38 tahun 1968 s/d 1971. Jakarta 1960.