P. 1
A. Hasymy - Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah

A. Hasymy - Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah

|Views: 1,338|Likes:
Published by Nurul Azizah

More info:

Published by: Nurul Azizah on Dec 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2013

pdf

text

original

PENERBIT BEUNA mempersembahkan karya ini dalam rangka upaya mencerdaskan kehidupan bangsa

PENERBIT BEUNA Jl. Tanah Abang V — Petojo Sabangan XI/33 Jakarta Pusat

1. 2.

Kekeliruan tersebut, yaitu : Halaman 316 harusnya terletak setelah halaman 292, halaman tersebut menjadi halaman 293.

sehingga

Halaman 365 harusnya terletak setelah halaman 293 (asalnya halaman 316 ) sehingga menjadi halaman 294. Setelah penggeseran kembali halaman - halaman menjadi halaman - halaman 293 dan 294, maka laman berikutnya dari dua halaman tersebut, yang telah ada, sekalipun salah nomor halaman, nya sudah benar. 316 dan 365 halaman - hatetap seperti tetapi letak-

Kepada para pembaca kami harap memperbaiki terlebih dahulu sebelum membaca, dan dengan ini kami mohon maaf kepada pengarang dan para pembaca. PENERBIT / K O R E K T O R

KEBUDAYAAN ACEH dalam SEJARAH

PENUNJUK H A L A M A N

Halaman 1. R A N U P S I G A P U 2. E J A A N B A H A S A A C E H BAHAGIAN P E R T A M A Lintasan Sejarah Kerajaan Islam di Aceh 3. M U K A D D I M A H Sebab timbulnya kebudayaan - kebutuhan jasmani kebutuhan ruhani - kebutuhan sosial - difinisi kebudayaan - kebudayaan Islam 4. I S L A M M A S U K K E I N D O N E S I A 5. B E R D I R I N Y A K E R A J A A N - K E R A J A A N I S L A M . . Kerajaan Pase Kerajaan Kerajaan Kerajaan Islam Peureulak - Kerajaan Islam Samudra/ Islam Beunua - Kerajaan Islam Lingga Islam Pidie - Kerajaan IslamDaya Islam Darussalam. 58 36 45 35 13 30

6. L A H I R N Y A K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M . . Arus penjajahan barat ke timur - Silsilah Raja-raja Kerajaan Aceh Darussalam. BAHAGIAN KEDUA Kebudayaan Islam Dalam Lintasan Serajah Aceh 7. K E T A T A N E G A R A A N DARUSSALAM KERAJAAN ACEH

67
5

perjanjian Pidie .ketegasan ratu .prinsip adil dan thaat .mata uang balai furdhah .negara syura .balai baitul mal .Halaman Dasar negara .dalam keadaan perang 8.negara hukum .lima besar Islam .syarat menjadi qadli 9.rukun negara .diplomasi zaman menurun .delegasi Aceh ke Betawi delegasi Inggeris dan Mekkah .hubungan Aceh dengan Belanda dan Inggeris diplomasi Iskandarmuda .hubungan Aceh dengan Turki . O R G A N I S A S I D A N PERKEMBANGAN ANGKATAN PERANG Balai laksamana .pemerintah daerah .delegasi van Swieten diplomasi menjelang perang .syarat menjadi wazir .cap sikureueng . K E H I D U P A N E K O N O M I / K E U A N G A N Lembaga pelaksana .dasar dan sumber hukum .dewan delapan 12. P E R A N A N K E H A K I M A N Pembinaan hukum.pertanian/perikanan 10.diplomasi klassik Inggeris .perdagangan dalam negeri .diplomasi Aceh tahun 1873 .perindusterian/pertambangan pelayaran . B E N T U K D A N S T R U K T U R K E R A J A A N Jawatan-jawatan pusat .perdagangan luar negeri .diplomasi Aceh .rasi nama jabatan rangkap 97 94 84 74 119 .politik luar negeri . H U B U N G A N L U A R N E G E R I Balai wazir badlul muluk .derajat mahkamah 11.syarat menjadi sulthan .pembangunan angkatan perang rasi nama pangkat .

angkatan perang dalam kenyataan 13.istana taman kesenian .taman gairah .upacaraupacara kenegaraan 14.Syamsuddin A s Suamatrany syekh Nuruddin A r Raniry .unsur-unsur warganegara kedudukan wanita .seni mengarang surat .industeri perang .dua buah sarakata .Halaman pendidikan tentera . SEJARAH RINGKAS P A R A TERKENAL ULAMA/SARJANA 1 9 4 Hamzah Fansury . BANDA A C E H DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN Kota politik .gegunungan dan pintoo khoop .kota universitas .Teungku Chik Pantee Kulu Teungku Faki .dayah-dayah terkemuka 7 . Lembaga-lembaga sosial .para ulama lainnya .lembaga-lembaga pendidikan .kota yang makmur .wanita dalam angkatan perang armada inong bale .Teungku D i Leupue .upacara-upacara adat . PERKEMBANGAN PENGETAHUAN Islam menghiasi lembaran 140 153 PENDIDIKAN D A N ILMU 190 Dasar dan tujuan pendidikan .sejarahnya . .universitas baitur rahman 16.Banda Aceh Ibukota Negara BAHAGIAN KETIGA Kesenian/pendidikan sejarah Aceh 15. K E H I D U P A N D A N P E R K E M B A N G A N S O S I A L .Syekh Abdur Rauf Teungku Chik D i Tiro . .tingkatan pendidikan .

18.syifaul qulub . RIWAYAT HIDUP PENGARANG KEPUSTAKAAN 461 4 7 4 8 . K A R Y A S A S T E R A B A H A S A A C E H Hikayat maleem dagang.Risalah Munjiyatul anam.mudhharul ajla .hikayat Aceh asrarul arifin .hikayat zaman baru r 3 8 9 3 4 1 20.senidrama .senibangunan .hikayat nun parisi .talkhishul falah . K A R Y A S A S T E R A Gudang ilmu pengetahuan .bustanus salatintafsir baidlawy .hikayat aja jeumpa " hikayat .kitab syarah ruba'i . 21.puisi .i'lamul muttaqin 1 safinatul hukkam .masailil muhtadin .adat Aceh .kissah prang kompeuni .hidayatul 'awam . 19.hikayat jihad zaman Nabihikayat pocut muhammad .kandang dan makam rencong.senisuara dan senitari senirupa .Halaman 17.jam'u jawami'il mushannafat .prosa .al mawa'idhatul badi'ah .sepucuk surat dari Tiro qanun meukuta alam .faraidlul quran .dawaul qulub . KEHIDUPAN BUDAJA D A N PERKEMBANGAN SENI256 Senibahasa .hikayat prang sabi .miraatut thullab .kasyful muntadhir .kasyful kiram .hikayat akhbarul karim .hikayat putroe gumbak meuhhikayat banta beuransah .

12. 30. 7. 3. Umar Johan Pahlawan . 27. 13. 25. 17.' Lukisan T. 18. 9. 11. 19. 20. 2. 10. 14. Teuku Lueng Bata dll Lukisan Laksamana Malahayati Sket lukisan Kuta Inong Bale Sisa reruntuhan Kuta Inong Bale Batunisan Laksamana Malahayati Gambar lukisan Ratu Safiatuddin Gambar lukisan Cut Nyak Dhien Sisa reruntuhan Kuta Padang Makam Cut Nyak Dhien Gambar lukisan Cut Meutia Lukisan T. 22 23.. Daud Mesjid Baitur Rahman yang dibakar Belanda dan gantinya Mesjid Raya Baiturrahman yang tiga kubah dan lima kubah Pintoo Khoop dan Gegunongan Foto kopi dokumen dari negeri Belanda Gambar Lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 15 28-29 29 41 42 43 64 64 a 72-73 75-76 85 92 102-103 117-118 128 129 130-131 132-133 139 143 144 145-146 147 148 149 155 156 165 176 199 9 . 21.PENUN JUK H A L A M A N B E R G A M B A R Halaman 1. Sket Kuta Inong Bale Gambar perjalanan ke Lam Susoon Gambar sedang di Lam Susoon Foto kopi Kitab Idharul Haq Salinan Kitab Idharul Haq Foto kopi halaman Tazkirah Thabaqatain Gambar Alam Cap Peudeueng Peta Kraton Darud Dunia Foto kopi'Cap Sikureueng Foto kopi organisasi kerajaan Aceh Mata uang Kerajaan Aceh Darussalam Alat tenun. bajak dan weeng teube Foto k opi dua halaman kitab Kanzul Raghaib tentang Kerajaan Aceh Gambar Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. 24. 16. 26. 5. 29. 4. 6. Panglima Polem M . 8. 15. 28.

52. 62. 33. 50. 47.Halaman 31. 51. 57. 60. 39. 42. 37. 48. 54. 46. 64. 35. 34. 59. 56. Gambar Lukisan Syekh Abdurrauf Gambar lukisan Teungku Chik Di Tiro Lukisan Teungku Chik Pantee Kulu Gambar lukisan Teungku Faki Mesjid dan Dayah Teungku Faki Makam Teungku Faki Makam Baba Daud Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Foto kopi Quran tulisan Syiahkuala Makam Teungku Chik Lam Keuneu'eun Batunisan Teungku Chik Lam Keuneu'eun Sumur Teungku Chik Lam Keuneu'eun Makam Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi surat Said Ahmad kepada Teungku Chik Kuta Karang Foto kopi Beslit pengangkatan Qadli dari Sulthan Alaiddin Mansur Syah Foto kopi surat kuasa dari Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah Foto kopi surat Tuanku Ibrahim Lukisan Teungku Chik Lam Birah Lukisan Teungku Chik Lam Jabat Lukisan Teungku Hasballah Indrapuri Dayah Teungku DiAnjoong Gambar tari Seudati Gambar tari Inong dan Ratoh Duek Gambar orkes hareubab dan penari Tari ranup lampuwan dan tari pho Tari adat Aceh Tengah Tari rapa-i dan daboih Gambar aksi main daboih Gambar permainan geudrang Lonceng Cakra Doonya depan rumooh Aceh Gambar pakaian kebesaran Aceh Gambar cerana sirih (puwan) 203 206 210 213 216 217 219 220 221-222 223-224 229 230 231 236 237 238 246 247 248 250 251 252 254 260 261 262 264 265 267 268 270 272-273 275 276-278 10 . 63. 58. 45. 49. 40. 41. 32. 61. 38. 44. 53. 55. 36. 43.

Pemandangan alam dataran tinggi Mamprai 91. Makam-makam dalam Kanang Baperis 70. . Foto kopi 2 halaman Miratut-Thullab 280 282 284 286 287-289 290 291 293-294 295-296 297-298 299-305 306-307 308-309 310-315 317 318 319 320 321 322 323 324 325-326 327 329 331 332 333 335 337-338 340 342 369 11 . Makam-Makam dalam Kandang Pangoe 73. Foto kopi surat dari Tiro 97. Batunisan-batunisan dalam Kandang Kuta Karang 81. Batunisan berukir dalam Kandang Meureuhoom Daya 85. . Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Raja . Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Tgk. Batunisan-batunisan berukir dalam Kandang Lheue . . Makam dan meunasah Cot Bada 90. Batunisan makam Sulthan 69. 78. Makam-makam para ulama dalam komplek Makam Teungku Di Bale Pase 80. Makam dalam Kandang Cot Bada 89. Batunisan berukir dalam Kandang Pangoe 74. Makam Syekh Abddurrauf Syahkuala 88. Makam -makam dalam Kandang XII 71. Makam Ratu Nihrasiyah yang berukir amat indah dalam Kandang Kuta Karang 80. . Batunisan berukir para meurah Mamprai 92. Berbagai alat senjata Aceh 96. Gambar Rumooh Aceh 67. Gambar Mesjid Indra Puri yang lama 68. Jejeran batunisan indah dalam Kandang Bilui 76. 79. Makam Sulthan Iskandar Muda 72. . Makam Putroe Ijoo dna Tgk. Kandang Dalam dan batunisannya 77. Bangunan Kandang Meureuhoom Daya 84. . Cot Bruk 93. Di Bale Pase 83. Reruntuhan Kuta Alam 95. Makam sulthan dalam Kandang Blang 86. Makam ulama dan sulthan 87.Halaman 65. Telaga berkubah dalam Kuta Indrapatra 94. Jembatan lama di Garoot 66. Komplek Kandang Bilui 75.

Gambar pengarang dalam pakaian dinas waktu menjadi Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh 418 472 473 12 .Halaman 98. Gambar pengarang dengan keluarga 100. Gambar Dookarim pengarang Hikayat Prang Koompeuni 99.

maka uraian mengenai lembaga-lembaga pendidikan (dayah-dayah).R A M P SIGAPU BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM 1. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab. 4. Dalam menyusun buku ini. teristimewa Sdr. terutama mengenai sejarah kebudayaan. yang pada umumnya tidak menyebut nama pengarangnya. dengan bahan-bahan yang ada dalam perpustakaan saya dan dengan bantuan bahan dari teman-teman. 5. karya-karya sastera dan riwayat para ulama. sehingga memudahkan sesuatu penyelidikan. Semua buku hikayat Aceh yang saya pakai dan bicarakan dalam risalah ini. sebagai langkah kearah penyusunan sebuah buku sejarah kebudayaan Aceh yang lengkap. maka risalah ini telah dapat saya selesaikan pada tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 (3 Juni 1972). dan nomor-nomor halamannya yang dicantumkan pada tiap-tiap foot-noteyaitu nomor halaman dari naskah yang ada pada saya. 2. kesulitan yang pertama saya hadapi yaitu kurangnya buku-buku bacaan mengenai sejarah Aceh. Buku Qanun Meukuta Alam yang sering saya ambil bahannya dalam menyusun risalah ini. 3. Jadi. yang harus dimulai sejak zaman sebelum Islam. Risalah ini saya namakan " K E B U D A Y A A N A C E H D A L A M S E J A R A H " . Yunus Jamil dan Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. sangat tidak memadai dibandingkan dengan kenyataan yang sebenarnya. dan saya susun dengan sistematika modern. berbeda dengan kitab-kitab agama yang dikarang dalam bahasa Jawi (Melayu) yang semuanya menyebut nama pengarang dan dicatat pula tanggal selesainya pada akhir kitab. Sungguhpun demikian. Teungku M . Karena kesulitan bahan seperti yang tersebut diatas. 13 . dengan pengertian bahwa buku ini mengemukakan kembali kebudayaan Aceh seperti yang termaktub dalam kitab-kitab sejarah dan catatan-catatan lainnya. kecuali satu dua buah. adalah naskah lama tulisan tangan huruf Arab atau salinan kembali dari naskah lama itu. ia belum merupakan buku sejarah kebudayaan Aceh yang berfungsi meriwayatkan kebudayaan dari segala seginya.

dan inilah harapan saya satu-satunya. HASJMY. yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus s/d 2 September 1972. bahwa risalah ini selesai saya susun menjelang berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh Kedua. yaitu mengetengahkan kembali kebudayaan Aceh dalam rangka membina Kebudayaan Indonesia yang lengkap menyeluruh. Cara kebetulan. Jadi nomor-nomor yang tercantum pada foot-nottadalah nomor-nomor pada naskah salinannya yang ada pada saya. H. serta mengadakan usaha lanjutan untuk memperbaiki. Nederland. 23 Rabiul Achitr 1392 5 Juni 1972 ttd. dan menurut anggapan saya bahwa usaha Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh mengadakan Pekan Kebudayaan Aceh Kedua dan usaha saya menyusun risalah ini bertujuan sama. 8. Adapun gambar-gambar dan fotocopi-fotocopi yang dimuat dalam buku ini. 10. adalah diangkat dari koleksi album pribadi saya. Risalah yang bernama kebudayaan Aceh Dalam Sejarah ini. 7. 14 . Wabillahit Taufiq Wal Hidayah ! BandaAceh. Buku Adat Aceh With Introduction adalah salinan dari buku tersebut yang diterbitkan/dicetak s'-Gravenhage-Martinus Nijhoof. 9. setelah selesai saya susun ia telah menjadi hak masyarakat bangsa Indonesia untuk ditelaah. menambah dan menyempurnakannya.6.

SEKETKUTA INONG BALEE 15 .

dimana terdapat kuta-kuta (benteng). saya pergunakan untuk mengunjungi Kuta Indrapatra di Ladong Kecamatan Darus Salam. dengan panglimanya Laksamana Malahayati dan Kepala Stafnya Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen. yang memerintah tahun 997-1011 H . selama akhir Juni sampai awal Agustus 1972 hari-hari yang senggang dari kesibukan dinas rutine saya pergunakan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah. tinggi dari permukaan laut kita-kita 100 m. saya berpendapat ada baiknya menurunkan dibawah ini beberapa catatan tentang benda-benda budaya yang saya kunjungi itu. Kuta Inong Bale ini terdiri dari benteng utama yang dilingkari dengan tembok yang sangat kuat. Kuta Inong Bale (Benteng Wanita Janda) terletak kira-kira 7 kilo meter dari Krung Raya. zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai kedudukan internasional yang amat mengagumkan. baik yang berada di Banda Aceh ataupun ditempattempat lain. kandang-kandang para Sulthan dan makam para ulama. diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya yang indah. yang masih ada bekas-bekasnya.PENGANTAR TAMBAHAN T E N T A N G BENDA-BENDA B U D A Y A Setelah buku ini selesai saya susun. Kuta Inong Bale dan Makam Laksamana Malahayati yang ketiga-tiganya terletak sekitar Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. Kuta Inong Bale ini adalah pangkalan utama dari Armada Inong Bale yang dibentuk oleh Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil. Untuk melengkapi buku i n i . K U T A INONG B A L E Kesempatan yang pertama pada tanggal 20 Juni 1972. (1589-1604 M ) . Inti dari Armada Inong Bale terdiri dari janda para Syuhada. dan kuta menyeluruh dimana didalamnya terdapat bangunan-bangunan asrama dan sebuah kolam pemandian yang bernama Kolam Putroë Ijoo. dan panjang kuta ini kira-kira 600 m. semakin terasa bagi saya betapa bermanfaatnya turun kelapangan untuk melihat dan mempelajari benda-benda budaya peninggalan zaman jayanya Aceh. Demikianlah. Kuta Mukuta A l a m . 16 .

Tempat terletak Kuta Inong Bale ini indah sekali dan bersama-sama dengan benda-benda budaya lainnya sekitar Krung Raya baik sekali untuk menjadi objek turisme. MAKAM MALAHAYATI Disebelah selatan Kuta Inong Bale terdapat Makam Laksamana Malahayati. K A N D A N G BILUY Kesempatan yang kedua pada tanggal 4 Juli 1972. juga terdapat makam yang lain. bahwa arsitek perencana kedua kuta itu adalah satu orang. sekalipun tidak tertutup kemungkinan bahwa Kuta Indrapatra dibangun diatas puing-puing reruntuhan candi Hindu. Sekalipun ada orang mengatakan bahwa Kuta Indrapatra adalah peninggalan zaman Hindu. mempunyai batunisan yang berukiran indah dengan ayat-ayat Quran. Disamping makam Laksamana Malahayati. mungkin makam Kepala Stafnya Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen. menandakan. Makam Laksamana Malahayati yang terletak diatas bukit yang menghadap ke Teluk Krung Raya. tetapi bentuk dan arsitekturnya serupa. Lam Reh. KUTA INDRAPATRA D A N K U T A M E U K U T A A L A M Kuta Indrapatra terletak di Ladong Kecamatan Darussalam sekarang. Diatas bukit ini sekarang telah ditumbuhi kayu yang tinggi besar. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Biluy dan M a k a m L a m 17 . Kampung Kuta dahulunya adalah perkampungan perwira dari Armada Inong Bale. yang terletak diatas sebuah bukit dekat Kampung Kuta. Kuta Indrapatra lebih besar dari Kuta Meukuta A l a m . sedangkan Kuta Meukuta A l a m (Kuta Iskandar Muda) terletak dekat Teluk Krung Raya Kecamatan Mesjid Raya. ditempat mana Laksamana Malahayati dan Laksamana Muda Cut Meurah Inseuen serta perwira-perwira lainnya bertempat tinggal. namun saya tidak melihat adanya unsur-unsur Hindu pada kedua kuta ini adalah asli buatan Kerajaan Aceh Darussalam sendiri. mungkin sekali.

Baik untuk kepentingan sejarah ataupun untuk kepentingan turisme. yaitu kinipun makam beliau masih dikunjungi orang dan masih banyak orang meiepaskan nazar. M A K A M L A M KEUNEU'EUEN Makam Lam Keuneu'euen ini telah tua usianya. maka Kandang Biluy sangat memerlukan kepada perawatan dan pengawetan yang pantas. maka kemudian makamnya terkenal dengan sebutan Makam Teungku Chik Lam Keuneu'euen yang lama kelamaan oleh lidah Aceh menjadi Lapeueneu'euen. (1180 M) datang ke Aceh Besar untuk menjalankan dakwah Islam. Setelah beliau dimakamkan ditempat tersebut. (1490-1497 M). Makam Teungku Chik ini terletak dalam sebuah bangunan yang berbentuk mesjid. Dalam Kandang Biluy terdapat makam para Meurah dan para Sulthan serta para keluarganya. yaitu makam dari Syekh Abdullah Kan'an. bahkan kampung itupun telah bernama Kampung Lam Peuneu'euen. diduga telah berumur lebih dari 700 tahun. Makam Lam Keu Neu'euen ini. seorang ulama besar yang bersama-sama dengan Meurah Johan sekitar tahun 576 H . Pada hari saya berkunjung kesana. bukan saja karena beliau seorang ulama dan pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. sehingga sampai sekarang demikianlah namanya. yang mungkin dibinanya belum lebih dari 200 tahun. Bukti dari besarnya pengaruh beliau sampai sekarang. tetapi juga karena seorang pengusaha dan ahli pertanian yang besar. sementara sumur dihadapannya dengan munyeng dari tanah berukir. terlihat 18 . Batunisan-batunisan yang terdapat pada makam-makam di Kandang Biluy ini mempunyai nilai sejarah karena tercatat nama Sulthan dan tanggal mangkatnya. yaitu telah lebih dari 700 tahun. yang antaranya Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah yang memerintah tahun 895-902 H . Syekh Abdullah Kan'an inilah yang mula-mula membawa bibit lada ke Aceh sehingga beliau dapat disebut Bapak Lada Aceh. dan juga mempunyai nilai seni yang tinggi karena ianya berukiran dengan huruf-huruf Arab yang bermotifkan ayat-ayat Quran. Pengaruh Teungku Lam Keuneu'euen sangat besar.Keuneu'euen yang keduanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah.

yang menurut keterangan khadam makam tersebut bahwa kambing-kambing itu akan disembelih hari Jum'at mendatang Dalam komplek pekarangan Makam Teungku Cik Lam Keuneu'euen. yang tereletak dalam kecamatan Suka Makmur. tanpa ada kesempatan untuk membuat makamnya yang layak sebagai seorang Sulthan yang tidak kenal menyerah. Sulthan yang menolak ultimatum Belanda bertanggal 26 Maret 1873. terdapat makam Teungku Cik Kuta Karang. sehingga didaerahnya pernah dibangun satu kota istirahat.M A K A M SEKITAR M A M P R A I Sekitar dataran tinggi Mamprai banyak terdapat makam para Meurah (raja-raja kecil) dan para ulama kenamaan. seorang ulama dan pengarang kenamaan. yang menurut cerita beratus tahun yang lalu berpenduduk banyak sekali. Seharusnyalah Pemerintah Daerah dan rakyat Aceh secepatnya membina kembali makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. dan Kandang Pangoe yang terletak dekat Lam Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. Saya telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri. Jenazah beliau dibawa ke Cot Bada dan dimakamkan disana. karena Kraton Daruddunia direbut Belanda setelah menjadi puing. Mamprai satu dataran tinggi yang berpemandangan indah. 19 . (1870-1874 M). adalah tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . Sulthan yang gagah berani dan tahu harga-diri.beberapa ekor kambing nazar. sehingga menjadi makam yang layak bagi seorang sulthan yang lebih suka meninggalkan istana daripada menyerah kepada musuh M A K A M . Makam para Meurah sekitar dataran tinggi Mamprai. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Cot Bada. bagaimana menyedihkan makam Sulthan ini. Kandang Cot Bada yang terletak dekat Samahani Kecamatan Suka Makmur. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah meninggal setelah Pusat Kerajaan Aceh dipindah keluar kota Banda Aceh. K A N D A N G COT B A D A Kesempatan ketiga pada tanggal 18 Juli 1972.

Kesempatan keempat pada tanggal 21 Juli 1972. Tiada berapa jauh dari Kandang Lheue i n i . K A N D A N G L E U UE. Pada makam-makam ini. Kandang Lheue yang terletak di Kampung Paya Trieng. didalamnya antara lain terdapat makam Meurah Jiee yang berbatu nisan besar tinggi serta berukiran yang bermotifkan ayat-ayat Quran. seorang ulama besar pencinta binatang. Kandang Ulee Lueng dan Kandang Leu Ue. dengan batunisan-batunisan yang besar tinggi dan 20 . sehingga semua sumur telah kering. sayang sekali karena makam-makam itu telah menjadi tempat istirahat kerbau waktu terik matahari. lagi musim kemarau yang amat sangat. Kandang telah ditumbuhi kayu-kayu besar dan rindang. seorang ulama besar yang dianggap keramat sampai sekarang. Kebetulan waktu saya kesana. Memang waktu itu saya lihat banyak wanita-wanita mengambil air kesumur Ja C i k Kandang Ulee Lueng yang terletak dekat Kampung Daroy Kameu. terletak di Kampung Meunasah L a m Blang. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Lheue. Makam Teungku Cik Cot Bruk. hal mana menambah keyakinan penduduk akan keramatnya Ja tersebut.Diantara makam-makam yang terdapat didataran tinggi M a m prai ini. juga terdapat batunisan-batunisan yang berukiran huruf Arab yang indah dengan motif ayat-ayat Quran. terdapat makam Teungku Cik Awee Geutah. dan sebuah lagi makam Ja C i k . oleh karena rindangnya dengan kayu-kayu besar KANDANG LHEUE ULEE LUENG. Makam Meurah Puteh. kecuali sumur yang dekat dengan makam Ja C i k . yang semuanya terletak dalam Kecamatan Darul Imarah. juga seorang ulama yang dianggap sangat kramat. terdapat didalamnya banyak makam Meurah-Meurah dan keluarganya. M a k a m Meurah Keunayan (dua yang akhir ini anaknya Meurah Cot Bakkrut). yaitu Makam Meurah Cot Bakkrut (turunan Meurah Eumpee Blieng). Tetapi. Makam Putroe Ijoo (puterinya Meurah Cot Bakkrut dan isteri dari Teungku C i k Glee Weueng yang terkenal). demikian pula dengan makam-makam lainnya ditempat itu. terletak di Kampung Lagang.

artinya jangan dipotong. Juga kesempatan hari ini saya pergunakan sebaik-baiknya untuk mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) yang juga terletak dalam Kecamatan Darul Imarah.berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. dibawah naungan kayu-kayu besar tinggi dengan hutan-hutan kecil kelilingnya. Kandang Lheue dan Kandang Leu Ue. saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang Kecamatan Darul Imarah. Menurut hernat saya. Dalam kandang antara lain terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah tahun 902-916 H . adalah salah satu Kandang yang dahulunya bernaung dibawah pengawasan Kraton Kuta A l a m . Kandang Leu Ue yang terletak di Kemukiman Puni tidak berapa jauh dari Kandang Ulee Lueng. yaitu sama-sama mempunyai batunisan-batunisan besar tinggi. Saya rasa dalam suasana seperti dalam hutan belantara ini. berukiran indah dengan motif ayat-ayat Quran. Jumlah makam-makam dikandangkandang ini banyak sekali. baik kayu-kayunya ataupun batunisan-batunisannya. keadannya juga sama seperti Kandang Ulee Lueng dan Kandang Lheue. dekat dengan Kampung Daroy Kameu. sehingga betul-betul dapat menjadi objek turisme yang amat berkesan K A N D A N G RAJA Kesempatan kelima pada tanggal 25 Juli 1972. kecuali yang betul-betul tumbuh atas kubur. KANDANG PANGOE Kandang Pangoë yang terletak dekat L a m Bhuk Kecamatan Mesjid Raya. akan sangat menarik bagi kaum toris yang biasanya selalu mendekam dalam kota besar. Kandang Raja ini sama halnya juga dengan Kandang Ulee Lueng. baiknya hutan/rimba dipelihara terus. Kandang Ulee Lueng ini saya lihat sekarang telah merupakan hutan dan rimba kayu-kayu besar yang mungkin telah ratusan tahun umurnya. 21 . (1497-1511 M ) dan makam Raja Ibrahim.

(1267-1309 M ) . Antara Kampung Daroy Kameu (Pusat Kraton) dan Kampung Kandang (asrama perajurit dan Kandang Raja) terhampar blang padang (lapangan luas) yang mungkin antara lain dijadikan tempat upacara-upacara kenegaraan yang besar dan parade. maka Kraton Daroy Kameu dijadikan lembaga pusat Balai Majelis Mahkamah (Mahkamah Agung) dan pusat kegiatan ilmu. sebagai sulthan pertama dari Kerajaan (Aceh) Darussalam. yang oleh lidah Aceh disebut "Daroy K a m e u " . (1205-1234 M ) . Kandang inipun telah merupakan rimba kecil dengan kayu-kayu besar tinggi. bahwa tidak ada orang yang berani memotong kayu ditempat itu. Kraton Darul Kamal. didirikan pula Kraton Darud Dunya oleh Sulthan Mahmud Syah I yang memerintah dalam tahun 665-708 H . yaitu Kampung Daroy Kameu dan Kampung Kandang. tempat dulunya berdiri asrama perajurit dan sebuah kandang yang kemudian terkenal dengan sebutan Kandang Raja yang tinggi dan bermedan luas. sehingga batunisan kepala dari Sulthan Syamsu Syah telah patah. ditempat mana tiap-tiap tahun diadakan upacara keramaian 22 . dalam Kecamatan Darul Imarah. Menurut keterangan penjaga kandang itu kepada kami. Kira 90 tahun kemudian.Seperti halnya dengan kandang-kandang didaerah Kecamatan Darul Imarah. Setelah kedudukan Sulthan dan Pusat Pemerintahan dipindahkan ke Kraton Dunya. KRATON D A R U L K A M A L Kesempatan tanggal 25 Juli 1972 juga saya pergunakan untuk menyelidiki dan mempelajari bekas-bekas Kraton Darul Kamal. Bekas Kraton Darul Kamal (Daroy Kameu) sekarang menjadi dua buah kampung. yang mungkin tempat upacaraupacara waktu pemakaman orang-orang besar. Kampung Daroy Kameu terletak pada pusat Kraton tempat dulunya berdiri istana dan gedung-gedung lainnya. yang memerintah dalam tahun 601-631 H . karena kuatir akan celaka. dan ditengahtengah blang padang itu terdapat tanah yang agak tinggi (bukit rendah mendatar) yang disebut Peukan Dara Baroo (Pasar Penganten Baru). sedangkan Kampung Kandang terletak disebelah selatan. pertama kali didirikan oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah. maka Kandang Pangoë inipun tidak terpelihara samasekali.

Balai Peratna Sembah. (1292M). Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a Meukuta Alam (1016-1045 H . Asrama Perajurit Pengawal dan rumah-rumah para perwiranya. yaitu Mesjid Baitur Rahim. Demikianlah. Balai Mahkamah Rakyat. = 1607-1636 M ) . kota mana dinamakan Bandar Darussalam (dalam perjalanan sejarahnya berobah menjadi Banda Aceh). Dalam tahun 691 H . beberapa istana lainnya. sebagai usaha sabot yang putus asa dari golongan kaum wujudiyah yang menjadi alat golongan politik yang anti raja wanita. Balai Gading. semua bangunan dalam kraton telah diganti dengan tembok beton. Dalam zaman pemerintahan Sri Ratu Nurul AlamNaqiyatuddin (1086-1088 H . Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I membangun Kraton Darud Dunya dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. Gudang-gudang 23 . (1408-1465 M ) . Mesjid Baitur Rahim. Diantara gedung-gedung yang sempat terbakar. kota baru direncanakan pada satu waktu dijadikan Ibukota Kerajaan untuk menggantikan kota lama Bandar Lamuri. yang mulai didiami oleh penggantinya Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II yang memerintah dalam tahun 811-870 H . Kandang Leu Ue dan Kandang Lheue. (1539-1571 M ) . yaitu Kandang Raja dan Kandang Dalam (sekarang terkenal dengan sebutan Kandang Ulee Lueng). K R A T O N D A R U D DUNYA Selagi Sulthan Alaiddin Johan Syah masih hidup. Dalam Kraton Darul Kamal terdapat dua buah kandang. telah mulai dibangun satu kota baru dekat sungai Kuala Naga (sungai Aceh sekarang) antara Kampung Pandee dan Blang Peureulak. Oleh Sulthan Alaiddin Johan Syah.yang kira-kira sama dengan Pekan Kebudayaan Aceh sekarang. Istana Sulthan. Kraton Darud Dunya dilengkapi dengan istana resmi. Balai Peratna Sembah dan Balai Mahkamah Rakyat. sehingga pada zaman Sulthan Alaiddin Riayat Syah II A l Kahhar yang memerintah dalam tahun 945-979 H . tiap-tiap sulthan berturut-turut memperbesar dan menyempurnakan Kraton Darud Dunya. Kraton Darud Dunya setelah mencapai puncak kegemilangannya. Balai Rong Sari. = 1675-1678 M ) terjadilah pembakaran terhadap Kraton Darud Dunya. sedangkan sekitarnya terdapat Kandang Biluy.

ditempat mana menurut riwayat muktamad dimakamkan tiga orang Sulthan. dan dari sana membelintang sampai kepinggir sungai Aceh didaerah Peunayong sekarang. setelah diperbaiki dan Dan sebagai akibat dari perang saudara beberapa kali. Kota A l a m dan sebahagian kampung L a m Bhuk. 24 Sulthan Alaiddin Johan Syah. (1205-1234 M ) . yang kemudian nama ini oleh Sulthan Iskandar M u d a dijadikan nama mesjid dalam Kraton Darud Dunya. tentera Belanda dibawah pimpinan agressor Van Swieten dapat merebut Kraton Darud Dunya yang telah menjadi puing dan setelah Syahid perajurit terakhir KRATON DARUL A M A N Setelah Kraton Darud Dunya berusia 200 tahun lebih. yang kemudian oleh karena kuat bentengnya dinamakan juga Kraton Kuta A l a m (Benteng Dunia). maka di bangunlah Kraton baru oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah yang memerintah dalam tahun 902-916 H . diberi nama "Kraton Darul A m a n " . juga dibangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjida Baitur Rahim. selain istana-istana dan gedung-gedung pemerintah lainnya. Kraton yang baru dibangun ini. Jadi daerah Kraton Darul A m a n meliputi sebagian Peunayong. sedangkan mesjid dalam Kraton Darul Aman oleh Sulthan Iskandar Sani diberi nama baru yaitu Baitul Musyahadah. diseberang sungai Aceh atau disebelah utara dari Kraton Darud Dunya.perlengkapan persenjataan dan lainnya. yang memerintah tahun . dan ditambah lagi dengan perang semesta melawan Belanda. yang dibentengi dengan sebuah tanggul raksasa yang bernama "Teunambak P i d i e " . 601-631 H . maka Kraton Darul Aman berantakan menjadi puing K A N D A N G L A M SUSOON Kesempatan tanggal 7 Agustus 1972 saya pergunakan untuk mengunjungi Kandang L a m Susoon. Dalam Kraton Darul Aman (Kraton Kuta Alam). yaitu : 1. (1497-1511 M ) . Pada tanggal 24 Januari 1874. Teunambak Pidie memanjang dari pinggir sungai Aceh (dijembatan Kota Alam sekarang) sampai ke Kampung Lam Dingen.

kami berjalan kaki menuju ke selatan dengan menempuh jalan mendaki dan terus mendaki. Kecapekan dapat terhibur oleh indahnya pemandangan alam yang menta'jubkan. yang memerintah dalam tahun 665—708 H . Untuk maksud membuktikan dengan mata kepala sendiri itulah maka kami tanggal 7 Agustus 1972 berkunjung ke Lam Susoon yang terletak di atas dataran tinggi Mamprai yang berpemandangan sangat indah. yaitu nama satu kampung di daerah Bilui. Bagi kami yang tidak biasa sangat mengerikan melalui 25 2. Kalau dihubungkan dengan keterangan-keterangan ini. Kami berjalan melereng bukit yang menanjak. sementara di sebelah kanan meninggi bukit terjal yang menakutkan. . dimana sebelah kiri ternganga jurang dalam yang sayup-sayup mata memandang ke bawah. (1267—1309 M). Sulthan AJaiddin Mahmud Syah I. Dari Lam Birah. Hanya pernah orang melihat dalam sebuah catatan naskah lama. bahwa makam ketiga sulthan tersebut terletak dalam satu tempat yang dulunya sebagai kota istirahat di dataran tinggi Mamprai yang bernama Glee Weueng. hampir sudah dapat diambil kesimpulan bahwa memang di tempat itulah berkubur ketiga sulthan kita itu. sekalipun orang telah coba mengadakan penyelidikan. bahwa di Lam Suoon ada kuburan sulthan-sulthan. Dari Banda Aceh. Ketiga orang sulthan ini memang tiada terdapat makamnya di salah satu kandang yang ada sekitar Banda Aceh ataupun kandangkandang lainnya di luar kota Banda Aceh. saya mendapat penjelasan bahwa tempat tersebut dinamakan Lam Susoon. yang seluruhnya kami tempuh dalam masa 4 jam jalan kaki. kemukiman Luthu. Kecamatan Suka Makmur. tetapi bukan persis di Glee Weueng. (1234—1267 M).Sulthan Alaiddin ahmad Syah. tetapi mereka tiada mengetahui siapa nama sulthan-sulthan itu. 3. hanya di suatu tempat yang sekarang bernama Lam Susoon. Menurut keterangan yang saya peroleh dari orang-orang tua di Lam Krak. yang memerintah dalam tahun 631—665 H . kami dapat berkenderaan hanya sampai ke Lam Birah. memang makam ketiga orang sulthan tersebut benar terdapat di dataran tinggi Mamprai. Hasil penyelidikan yang sudah mendekati kebenaran. Dari seorang orang tua yang bernama Teungku Ubit. karena memang ketiganya berasal dari Lam Susoon Bilui.

Jam 14 sampailah kami di L a m Susoon. Apabila mereka ingin hendak bertemu. Demikian juga Pulau Weh dengan Sabangnya. sama sekali tidak merasa bahwa waktu itu kita telah berada ditempat yang tingginya dari 26 . apabila kita memandang ke utara. keluarga raja-raja di Bilui. dimana sekarang telah merupakan kebun durian.jalan yang hanya muat sebuah tapak kaki. yang terletak antara lingkaran bukit diatas dataran tinggi itu. Indrupuri dan sebagainya. terpampanglah didepan mata kita dataran rendah Aceh Besar dengan terlihat jelas kota Banda Aceh. karena telah biasa. mengantar kami. tidak saja untuk istirahat. Menurut cerita yang kami peroleh dari seorang orang tua yang. dari mana kami dan siapa saja harus masuk kalau mau ke L a m Susoon. sehingga karenanya beliau pindah dari Banda Aceh dan mengambil tempat di Glee Weueng. Lambaro. dan pada suatu tempat yang bernama Cinta Guna kami berhenti agak lama sedikit. yang dulunya merupakan kota pegunungan tempat istirahat. sebagai perlambang kesetiaan kedua suami isteri itu. Dari tempat yang bernama Cinta Guna i n i . sungguh indah pemandangan. bahwa tempat itu dinamakan Cinta Guna karena ditempat itulah selalu terjadi pertemuan antara Teungku di Weueng dengan isterinya Putroe Ijoo . Diantara L a m Birah dengan L a m Susoon berkali-kali kami berhenti untuk istirahat. tetapi oleh karena tempat yang bernama agak romantis itu mempunyai riwayat pula. sedangkan putroe Ijoo. yaitu salah seorang puteri dari Meurah Cot Bak Krut. Sibreh. tetapi bagi penduduk disana yang menemani kami berlari seperti diatas jalan aspal. maka Teungku turun dari Glee Weueng dan Putroe naik dari Mamprai dan bertemulah selalu ditempat yang kemudian dimashurkan namanya dengan " C i n t a G u n a " . yang kedua ujung bukit itu setelah melengkung membentuk sebuah lingkaran lantas hampir bertemu mengarah keutara. yang membentuk gerbang seakan-akan pintu masuk. Teungku D i Weueng yaitu salah seorang ulama besar yang tidak menyetujui kebijaksanaan Ratu Safiatuddin. Samahani. seakan-akan dekat sekali diujung mata kita. Indah. Ceritanya begini : Putroe Ijoo bertempat tinggal di Mamprai sedangkan suaminya di Glee Weueng yang letaknya lebih tinggi. Apabila kita telah sampai dalam lingkaran bukit itu.

maka saya mengambil kesimpulan bahwa sudah dapat dipastikan. yang kemudian saya namakan dengan "Kandang Lam Susoon". Memang disana kami dapati ada empat buah makam. apa yang diceritakan orang-orang tua di Lam Krak itu. i 27 . Hal ini lebih menyakinkan lagi. haruskan dilanjutkan dengan usaha-usaha penyelidikan yang terus menerus Banda Aceh. hanya timbul pertanyaan : apakah benar makam yang tiga itu tempat berkuburnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. dan setelah mendengar keterangan-keterangan dari orang-orang tua sekitar Lam Krak dan Lam Birah serta dihubungkan dengan catatan pada sebuah naskah lama. Dari tempat makam itu. Kami terus dibawa ketempat tanah pekuburan. jika kita mengarah keutara terpandanglah dataran rendah tempat lokasi Banda Aceh dan dikejauhan sana laut biru mengapungkan pulau Weh yang amat indah. yang kata Teungku Ubit berasal dari Kampung Lam Susoon. Kandang Leu Ue dan Kandang Pangoe.permukaan laut mendekati 1000 meter. kita merasa seperti dalam kebun durian ditengah-tengah dusun dataran rendah. Melihat tempatnya. satu diantaranya yaitu makam Teuku Lam Teungoh yang syahid dalam peperangan dengan Belanda sekitar tahun 1880. Sulthan Alaiddin Akhmad Syah dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I ? Karena batunisannya adalah batu biasa dan tiada bertulisan. Kandang Lheue. dan lupalah kami sejenak keletihan empat jam berjalan kaki tadi Pendapat saya sementara tentang Kandang Lam Susoon ini. yaitu empat segi memanjang dan meninggi dari dataran tanah sekelilingnya sekalipun dalam format kecil. 17 Agustus 1972. Kandang Ulee Lueng. Demikianlah. setelah makan siang. disitulah ketiga sulthan kita berkubur. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri. setelah melihat komplek pekuburan itu persis seperti komplek-komplek pekuburan Kandang Bilui. kami dapati faktanya. masuk akal kalau dahulu ditempat itu telah terbangun satu kota pegunungan tempat istirahat. dan yang tiga lagi itulah makam dari sulthan-sulthan yang diceritakan oleh orang-orang tua di Lam Krak.

Sedang melalui dataran tinggi Mamprai menuju Kandang Lam Susoon. 28 . Beristirahat sejenak berkorsikan batu besar. didepan mata terbentang luas dataran rendah Aceh Besar yang indah.

Telah berada ditempat bekos kota peristirahatan. setelah dibersihkan dan nampak batunisan-batunisannya. sehingga tidak dapat diambilfotonya. setelah berjalan mendaki 4 jam lebih. hujanpun turun dengan lebatnya. yang tingginya daripermukaan laut mendekati 1000 meter. 29 . Sayang sekali. (Gambar atas)sedang makan siang. (Gambar bawah) sedang mencari tempat makam dan membersihkannya.

coontan. bandum. dl : dla'eh. shuboh. o. due. laweet. maqlum. ch : Chaba. shah. tb. seperti yang diutarakan oleh Anzib. 30 . u dibaca seperti k: carbon. dibaca seperti s : centi. karu. tanggoong. e. mb . ee. seuu. ngg : nggang. shahbat. bae. maka dirasa ada manfaatnya menurunkan disini ejaan bahasa Aceh yang baru. krueng. paham g : huruf ini jika digunakan pada kata-kata berasal bahasa Arab. tetapi tidak pada kata-kata seperti : pheet. ditulis dengan huruf seperti yang akan dijelaskan dibawah ini. tha'at. sakeet. bijooh. qadli. c dimuka a. cigaret. i. ganti e ejaan lama : padee. berdiri sendiri dalam kata-kata : siat. redacsi. sija. muen. rueq. Ejaan itu sebagai berikut: a. wafeuet. nd : ndie. sabeet. qaooy. sh . mboon. i. chusuh.EJAAN BAHASA ACEH Karena dalam buku ini termuat syair-syair dalam bahasa Aceh. f : kafan. batheue. achee. o. banda. mitseue. meudlarat. gamba. gani. kumbee. Arab : gafuroon. suleet. pijooh. seuoot. djula. curusuh. beuo. u. geupeet. ridla. aneuq. mempergunakan semua Abjad Laten dari A sampai Z. kalau dimuka e. Kata-kata yang berasal dari bahasa Arab. panggang. thabi'at. mitsee. gajeeb. Ejaan bahasa Aceh yang baru itu. cheuradjeuen. pham. kumbang. seui. bunda. ue : ganti oee dalam ejaan lama : bue. sebab kata-kata itu berasal dari pahit. dueq. yang diambil sebagai contoh. dueq. te : tsabeet. ushuy. Sebab semua huruf itu dapat dipakai untuk menulis bahasa Aceh. q : qawoom. meurijam. dibaca seperti ghain. : batheen. dan kalau mati semua dibaca seperti k juga: contrac acte. u : ganti oe dalam ejaan lama: abu. j : dipakai pada kata-kata: lija.

qaooy. meuntuy. kuwah. visum. saxi. . puwan. dipakai kata mati ja : kapay. izin. 31 . 'euy. (x = s): paxa. seexa. : dipakai pada kata-kata yang berasal dari bahasa Arab: zat. vitamin. 'uzo. paruy.v w x y z : : . leubuy. dipakai pada k a t a : duwa.

.

BAHAGIAN PERTAMA LINTASAN S E J A R A H K E R A J A A N ISLAM DI A C E H .

.

manusia tidak bisa hidup sendirian. Kebudayaan ditimbulkan oleh kebutuhan manusia: (1) kebutuhan jasmani. Jasmani manusia membutuhkan sesuatu yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya. kebutuhan sosial. bahwa mereka membutuhkan satu sama lain. b. Telah menjadi fitrah manusia. Ruhani manusia membutuhkan hiburan. sehingga dengan demikian kebudayaan berarti: a. Hasjmy: Sejarah Kebudayaan Islam halaman 1 -3. adalah manifestasi akal-budi dan hati-nurani manusia. c. penjelmaan cita. Kebudayaan yang menjelma dari serba kebutuhan manusia. Dari kebutuhan ini. Untuk ini. lembaga. seni-suara. tatacara hidup. senirupa. serba-cita dan resam-kanun.MUKADDIMAH SEBAB TIMBULNYA K E B U D A Y A A N a. b. (1) A. baik kehidupan pribadi ataupun kehidupan kelompok. kebutuhan ruhani. perundang-undangan. penjelmaan rasa. Definisi kebudayaan. 35 . Kebutuhan sosial. menjelmalah seni-budaya dalam segala bentuknya : seni-bahasa. penjelmaan akal. Dari kebutuhan ini menjelmalah berbagai organisasi. perumahan dan alat-alat perlindungan diri. Kebutuhan ruhani. c. manusia membutuhkan makanan. Kebutuhan jasmani. seni-tari dan seni-drama.

b. sehingga definisinya berbunyi : Kebudayaan Islam adalah penjelmaan iman dan amal salih seorang Muslim atau segolongan Kaum Muslimin. hanya perbedaannya: ada yang mengatakan di Pase. bahwa muballigh-muballigh Islam yang lama-lama itu selain sebagai penyiar agarna. untuk mereka tersedia padala berganda. c. . orang-orang Indonesia ikut aktif mengambil bahagian.ke delapan M . (2) 36 . kemudian kami lemparkan kembali kedalam kawah yang sangat hina. b. Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia yang berlangsung di Medan mulai 17 s/d 20 Maret 1963. ke II H . maka raja Islam yang pertama berada di Aceh. bahwa penyiaran itu di Indonesia dilakukan dengan cara damai. ada yang mengatakan di Jaya dan ada pula yang mengatakan di Barus. Kebudayaan Islam bersumber kepada manusia Muslim. ada yang mengatakan pada abad ke I H . d. Mengenai dimana. dan sebagainya. para ahli sejarah berbeda pendapat. bahwa daerah yang pertama didatangi oleh Islam ialah pesisir Sumatera dan bahwa setelah terbentuknya Masyarakat Islam. (At T i n : 4-6) ISLAM MASUK K E INDONESIA Tentang dimana dan kapan masuknya Islam ke Indonesia. Jin dan manusia Ku-jadikan kepada-Ku. para ahli sependapat yaitu dipesisir Sumatera Utara. antara lain telah menyimpulk a n : (2) a. (Az Zarijat: 56) semata-mata untuk beribadat Sesungguhnya manusia telah Kami jadikan dalam bentuk yang maha indah. Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 265. kecuali mereka yang beriman dan beramalsalih. juga sebagai saudagar. ) dan langsung dari A r a b . Definisi ini berlandaskan pada : a.Kebudayaan Islam. bahwa menurut sumber-sumber yang kita ketahui. e. Islam untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah (abad ke tujuh . bahwa dalam proses peng-Islaman selanjutnya. Tentang masanya.

Aceh telah bergelar "Serambi Mekkah". bahwa kedatangan Islam itu ke Indonesia membawa kecerdasan dan peradaban yang tinggi dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia. Dr. tetapi juga terdiri dari Muballighmuballigh Islam dari bangsa Arab. Hamka memberi kesimpulan : (3) a. b. Yaman. e. tidak mungkin didaerah lain. bahwa sebelum Pemerintahan Ratu Safiatuddin. Aden dan lainnya. disamping ada Ulama kita belajar ke Mekkah. Agama Islam telah berangsur datang ketanah air kita ini sejak abad pertama (abad ke 7 M. (5) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Inodnesia halaman 127. Saya mengakui bahwa ulama luar yang datang kemari.) dibawa oleh saudagar-saudagar Islam yang intinya ialah orang-orang Arab diikuti oleh orang Persia dan Gujarat. sehingga Aceh menjadi "Serambi Mekkah". Haji Abubakar Aceh membuat kesimpulan : (5) a. Kedatangan Ulama-ulama Islam dari luar negeri ke Aceh memperteguh ideologi Mazhab Syafi'i yang telah ditanam raja-raja Pasai. c. Tetapi semua itu bukanlah menghilangkan kepribadian Muslim Indonesia dalam rangka Ummat Islam sedunia. (4) b. (3) Risalah Seminar Masuknya Islam ke Indonesia halaman 87-88. c. Mazhab Syafi'i telah berpengaruh sejak semula perkembangan itu. Islam masuk ke Indonesia mula pertama di Aceh. Diantara mazhab pertama dipeluk di Aceh ialah Syi'ah dan Syafi'i. sampai Raja Islam Pasai Samudra itu adalah seorang Alim ahli fiqh Mazhab Syafi'i. Oleh karena penyebaran Islam itu tidak dijalankan dengan kekerasan dan tidak ada penaklukkan negeri. maka jalannya itu adalah berangsur-angsur.f. d. Syam. tetapi mengesankan kebesaran Salafussalihin Indonesia. 37 . (4) Menurut catatan Syekh Nuruddin Ar Ranity dalam kitabnya Bustanus Salatin. Penyiar Islam pertama di Indonesia tidak hanya terdiri dari saudagar India dari Gujarat.

Ada alasan untuk diyakinkan.Mohammad Said membuat kesimpulan : (6) a. Disitulah mulai masuknya Islam menurut katanya. Professor Neinar mengatakan bahwa Ramni adalah Lamno yang letaknya di pantai barat ujung Sumatera. tahun Masehi 632. Berdasarkan sumber-sumber orang luar (Arab dan Tionghoa) maka besar kemungkinan bahwa Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad kesatu Hijrah. yaitu Lamuri. Memperhubungkan dengan catatan Tiongkok itu. Menurut cerita itu yang terjadi dalam abad kesatu Hijrah pula. (6) Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia halaman 226-2 38 . Maka kemungkinannya ialah bahwa Tashi itu sudah mempunyai raja yang beragama Islam. bahwa wilayah yang dimaksud adalah "Lamuri" atau Rami yang disebut oleh orang Arab dalam abad ke 9. Sumber-sumber sejarah Arab menegaskan bahwa diberbagai bandar di Sumatera sejak abad ke 9 (catatan Mas'udi) sudah banyak pendatang Arab yang beragama Islam mendatangi tempat-tempat dimaksud. raja "Tasyi" telah mengirim peninjau ke Holing yang dirajai oleh sorang perempuan bernama Sima. selain saudagarsaudagar. Dalam tahun 82 H . berangkatlah satu expeditie dari beberapa orang saudagar Arab serta beberapa orang Muballigh Islam ikut dalam rombongan itu berlayar kenegeri Cina tinggal dinegeri Kanten dan singgah pula dipelabuhan Sumatera Utara (Aceh). d.) satu expeditie dari 33 buah kapal bangsa Ajam/Parsia yang dikepalai oleh Zahid telah meneruskan pelayaran kenegeri Cina. Sebahagian besar dari kapal-kapal musafïr itu telah singgah pula di Sumatera Utara (Aceh). e. ada kemungkinan Tashi dimaksud adalah Lamno atau Rami. (717 M. c. Haji Zainuddin menekankan : Setelah wafat Nabi Muhammad pada abad ke VII M . b. ikut pula Muballigh-muballigh Islam untuk mengembangkan Islam. Petunjuk lainnya mengatakan bahwa Tashi dimaksud ini disebelah barat ujung Sumatera. dalam rombongan itu.

(Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 250). (800 M) berlabuh di Bandar Peureulak sebuah kapal dagang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah bersama sejumlah pedagang-pedagang Muslim. sehingga beratus tangan. yang memang hampir-hampir serupa. dalam kitabnya Idhharul Haq mencatat. adalah di Peureulak/Aceh (Bahagian Utara Sumatera). namun sudah dapat dipastikan bahwa Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara ini. Catatan tersebut juga hampir berdekatan dengan catatan Mr. J. misalnya dari angka dua Arab bisa berobah menjadi angka tiga Arab. barulah dapat didirikan di Peureulak sebuak Kerajaan Islam dengan raja yang pertamanya bergelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. Dr. Paulus yang menyatakan : "Toen kwamen de Arabieren. Sungguhpun ada perbedaan-perbedaan bilangan tahun dan penulisan nama raja. Yunus Jamil dalam risalahnya Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh. dan selanjutnya mereka menetap di Peureulak untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. Catatan selanjutnya dari Abu Ishak A l Makarany tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak. mungkin sekali terjadi waktu penyalinan dari tangan ketangan. dan sebagainya. dari nama Adh Dhahir kadangkala berobah menjadi A z Zahir waktu penyalinannya kehuruf Laten. Menurut Abu Ishak A l Makarany selanjutnya. Abu Ishak A l Makarany Pasy. hampir berdekatan dengan catatan Prof. pada beberapa tempat agak berbeda bilangan tahun dan nama raja dari pada catatan di Meulek tentang silsilah raja-raja Islam Peureulak/Pase dalam risalahnya Kanun Meukuta Alam. Catatan Abu Ishak A l Makarany dan Di Meulek diatas. the Arabs enter North Sumatra for the first time (Sekitar tahun 866-950. yang memerintah dalam tahun 225-249 H . = 840-864 M . seperti yang nanti banyak saya kutip dalam buku ini. Juga ada sedikit berbeda pada beberapa tempat dengan catatan Teungku M . Perbedaan catatan bilangan tahun dan penulisan nama. setelah hampir 50 tahun mereka berjihad dalam bidang dakwah. bahwa dalam tahun 173 H . Sunario yang menulis: 866-950. bahkan mungkin di Asia Tenggara. untuk pertama kali orang-orang Arab (Muslim) memasuki bagian utara pulau Sumatera). en met 39 .

Karena orang-orang Arab itu." (Ketika orang-orang Arab. b. maka sekitar tahun 846 dan 950 kita dapati Sumatera Utara (Aceh) berturut-turut digelar Rami. yang kemudian beberapa abad mendatang ia menjadi setasiun perantara (penyiaran Islam dikepulauan Nusantara). c. Alrami.-penj). J. Piekaar : Encyclopaedie Islam (terjemahan bahasa Arab) jilid I dibawah huruf alif. halaman 70-71. e. Di Meulek: Qanun Meukuta A lam. A l Ramni. Dr. A. A l Ramni. Deel I huruf A (A ceh) halaman 73. Alrami. d.hen via Malabar. Lamari atau Lameri). Sunario : A Chronology of Indonesian History halaman 22. dimana melalui Malabar mereka membawa dan menyiarkan Islam kepesisir Timurlaut Aceh (Peureulak. (7) (7) a. Encyclopedie vam Nederlandsche Indie. 40 . Abu Ishak Al Makarany Pasy: Idhharul Haq. Lamari of Lameri. Door Arabieren vinden we Noord-Sumatra tusschen 846 en 950 achtereenvolgens betiteld als Rami. voor welks propaganda Aceh's Noordoostkust in later eeuwen weer als tusschenstation zou dienen.

41 .Fotokopi silsilah raja-raja Peureulak/Samudra Pase. Diangkat dari salah satu lembar kitab Idhharul Haq.

Baka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n M«»hm. .TICA RATDS LIMA t a h u n .aaka n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Harhum ' A l a i d d i n MUHAMMAD AHIM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a m dan lama i a d a l a a Tahta KeradjaarTSUA PUXUH TIGA t a h u n . « a h 1 d h i l l u l l a h f i l ' a l a a .saw. . A d a l a h i a l a o a dalam Tahta jawT3g51S fa m i " l u h l i m a t a h u n . BÜA RATOS LAPAH PüLOH LIMA t a h u n . dan a d a l a h laoa dalam ï a a t a Keradjaan PDA PTOOH EMPAT tahun. Ban laaa ia. TIGA RATOS SKMTTJW tahun. .. Maka pada h i d j r a h Babl. TIGA RATUS DUA PPLDH TUDJUH tahun. t i g a h a r i .1ia MABMtro xm.ri^ ^.pada h a r i B J u a ' a i waktu Dhua b l " " ' A l a i d d i n S«i. DPA RATOS HOI M j m a Mfc— pada h a r i SELASA. ^ a r h u - Fotokopi salinan kehuruf latin silsilah raja-raja Peureulak/P Samudra 42 . M a k a m a t l l a h i a pada h a r i C J w a ' a t t u d j n h h a rt b u l a n Hadjab waktu Dhuhur. t u d j u h bolan. . . Maka n a t i l a h i a pada h a r t S e l a a a . Maka pada h i d j r a h Jtobi. . . . . Maka pada h i d j r a h Sabi. aaka i a pon a a t i l a h i a pada h a r t AHAD.saw. S a w . Maka pada h i d j r a h S a b i .a w a l waktu fihnha.Intaha k a l a a . dalam Tahta Keradjaan LIMA BELAS t a h u n . —' ^l^^.maka n a i k l a h r a d j a Marhua ' A l a i d d i n ABDÜL^MALIK SJAH d h i ï ï ö ï l a h f i l ' a l a a dan lama i a dalam Tahta K e r a d j a a n BOA PULUH TODJuf t a h u n . Maka pada h i d j r a h K a h i . 1 ) 8 1 1 l a m i B 4 4 1 0 1 1 a t i l a h i a P d t u d u h h 8 r i .saw. MH-RATUS KKPAT POHJH SEHBIUH tahun aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ABOTR-RÏHFM SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . t u d j u h h a r i b u l a n t a b i ' u l . e n a a h a r i . saijid Hauiana ABDPL'AZIZ SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a .Intaha k a l a a . aaka a a t i l a h i a pada h a r i Sabtu. . s a w . dan lama dalam Tahta Keradjaan DOA BELAS t a h u n T maka m a t i l a h i a pada h a r i Ahad d j u a . S a w . p a da h a r i S a b t u .anaa h a r i d j n a . Maka pada h i d j r a h Sabi. aaka n a l k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n ABDOL-QADIR SJAH BJauhan B a r d a u l a t d h i l l u l l a h f i l ' a l a a pada h a r i K e a i s tudjuh belaa"Sari 'bulan K a W u l a c h i r dan a d a l a h l a o a dalam Tahta Keradjaan EMPAT tAHOXJUA LAPAH bul a n . dua h a r i b u l a n Xtthaxaa. Maka pada h i d j r a h H a b i .pada waktu Dhuhur. maka m a t i l a h a a pada h a r i D e l a s a pada s e h a r T b u l a n S a f a r pada waktu Dhuhur d j u a .pada vakta S h n h ï r T Maka pada h i d j r a h Habi. .Salinan fcchnraf Latijn.Saw. pada l a p a n h a r i b S a n ' R a d Jab n a l k l a h r a i j a ~ « m l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d ftulana ABBAS SJAH d h i l l u l l a h f i l ' a l a a . TIGA RATOS EMPAT PÏÏLÜH SEMILAB tahun d pada tahun A l iafh.aaw. rlai m a hB r i t h auB a n Muharam. TICA RATOS BBA t a h i a v n a i k l a h r a d j a a u l t h a n Marhua ' A l a i d d i n S a i j i d Hauiana ' A L I MOGBATAH SJAH d h i l l u l -ï-ï^t K e r a i j a a n TÏCA TAHUf EKAM BULAH wallü^ïïEuh^ ™ * * J b u l a n " S ' j a w d . h a r l Ahaddjua' iS.

Dokumen silsilah Raja-raja Samudra/Pase. Diangkat dari Tazkirah Thabaqakatain catatan di meulek. 43 .

yaitu ke Pidie dan lainnya mengarah kebarat yaitu ke Jaya. Islam masuk ke Indonesia pada abad pertama Hijrah. yang berdasarkan dokumen-dokumen muktamad. Daerah yang pertama-tama dimasuki Islam. ke Lingga (jurusan selatan). 4. yaitu kepesisir utara pulau Sumatera (Aceh). yaitu sementara belum didapati penemuan-penemuan yang lebih baru. yaitu Kerajaan Islam Peureulak (Aceh) dalam tahun 225 H . dan dari Lingga ke Lamuri (Aceh Besar). 2. ke Pase (jurusan barat).Kesimpulan: Dari kutipan-kutipan diatas dan catatan-catatan sejarah lainnya. Karena itu kesimpulan-kesimpulan ini haruslah dianggap sementara. 3. = 840 M . 44 . kita dapat mengambil kesimpulan bahwa : 1. Ilmu sejarah adalah termasuk-dalam katagori "ilmu sosial". yaitu Peureulak (Aceh Timur). kemudian dari Peureulak menjalar ke Tamieng (jurusan timur). Kerajaan Islam yang pertama berdiri di Kepulauan Nusantara. dan seterusnya Lamuri kembali lagi kejurusan timur.

Yunus Jamil. (8). Persia dan Gujarat. (9) Perbedaan tahun antara H . sebagai berikut: (10) 1.K E R A J A A N ISLAM K E R A J A A N ISLAM P E U R E U L A K Menurut catatan sejarah. selain berniaga juga bertindak sebagai Muballigh. ) . Beberapa abad setelah berdiri Kerajaan Peureulak. yaitu peranakan Arab. ) . sehingga pada hari Selasa tanggal 1 Muharram 225 H . Menurut catatan Tgk. ) . Zainuddin tahunnya 420 H . (1028 M . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 2-4.BERDIRINYA K E R A J A A N . sebagai kenang-kenangan bagi Nakhoda Khalifah. Kapal Nakhoda Khalifah ini tiba di Bandar Peureulak pada tahun 173 H . (800 M . 45 . (840-864 M . didalam Kerajaan Peureulak telah berdiri masyarakat Islam dengan anggota-anggotanya yang terdiri dari turunan asli. sehingga dengan usaha mereka Islamlah sebahagian besar penduduk Kerajaan Peureulak. Dalam masa kurang dari setengah abad. dengan diangkat Sulthannya yang pertama Saiyid Maulana Abdul Aziz (turunan Qaraisy) dengan gelar Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. (9) Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 94-95. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul A z i z Syah. Di Bandar Peureulak mereka menjumpai perdagangan telah maju. Para saudagar Islam dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. dan Ibukota Negara Bandar Peureulak dirobah menjadi "Bandar Khalifah". turunan campuran. (10) Tgk. 225-249 H . Menurut H . berlabuhlah dipelabuhannya sebuah kapal yang datang dari teluk Kambey (Gujarat) dibawah pimpinan Nakhoda Khalifah. sedangkan dalam hal-hal lain mereka berpendapat sama. dengan membawa saudagar Islam. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan A ceh halaman 5-8. negeri Peureulak telah lama berdiri dan raja-rajanya berasal dari turunan raja-raja Siam (Syahir Nuwi). (8) Tgk. bahwa sebelum Islam datang. (840 M . Junus Jamil sangat menyolok. Zainuddin dengan Tgk. M . M. M . bahwa silsilah Raja-raja Kerajaan Islam Peureulak. ) diproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam Peureulak. M.

Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ahmad Syah Johan Berdaulat. Sulthan Muhammad Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat. (976-988 M. 565-592 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Usman Syah Johan Berdaulat. 306-310 H. yaitu aliran Syi'ah. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abbas Syah. (1196-1225 M. 302-305 H . 9. 402-450 H .). (976-1012 M.). 19. 16.). Johan Berdaulat. 11. 365-377 H . 662-692 H (1263-1291 M.). (1158-1170 M. 12. 285-300 H .). 17. 592-622 H . Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abdurrahim Syah.). 5. 14. Aliran mazhab/politik yang mula-mula masuk kenegeri Peureulak. 4. 15. (1134-1158 M. 8.2. 7. (1059-1078 M. Sulthan ini dari golongan Syi'ah.).).). (946-973 M. 249-258 H . (1108-1134 M. 3. 501-527 H . Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdullah Syah Johan Berdaulat. (1012-1059 M. 18. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat.). 450-470 H . 10. (1078-1108 M. 6. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Mahmud Syah.). (1170-1196 M. 522-565 H . (1125-1263 M. (922-946 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat. (915-918 M.). 365-402 H . 46 . 622-662 H .). 527-522 H .). 470-501 H . 310-344 H. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulkadir Syah. Sulthan tandingan dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah. Sulthan Makhdum Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat. (888-913 M. Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Abdulaziz Syah Johan Berdaulat. (918-922 M. Sulthan Makhudum Alaiddin Malik Mansur Syah Johan Berdaulat. 13. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Syah Johan Berdaulat. (864-888M.). 334-361 H .).). Sulthan Makhdum Alaiddin Abduljalil Syah Johan Berdaulat. Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Ali Mughaiyat Syah.).

Dalam tahun 375 H . Adanya kemakmuran (ekonomi yang baik). hatta timbul perang saudara antara kedua golongan yang menyebabkan Kerajaan Islam Peureulak tiada beraja selama 2 tahun. yang kemudian dapat dipukul mundur.). Marah Silu atau Malikus Saleh.) mengawinkan puterinya Ratna Kemala dengan raja Malaka Sulthan Muhammad Syah yang bergelar peramesjwara Iskandar Syah. pecah perang lagi antara Syi'ah dengan Ahlussunnah. kita dapat berkesimpulan bahwa kerajaan tersebut telah berkebudayaan dan bertamaddun. Ilmu pengetahuan telah berkembang. antara lain: a. masuklah aliran mazhab/politik Ahlussunnah Wal Jama'ah.). Pada akhir Pemerintahan Sulthan Makhdum Alaiddin Abdulmalik Syah Johan Berdaulat (334-361 H. Adanya angkatan perang yang teratur. c. b. d.Pada masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Saiyid Maulana Abas Syah (274-300 H. 47 . sementara puterinya yang kedua Puteri Ganggang dikawinkan dengan raja Kerajaan Pase. e. Adanya hubungan luar negeri (hubungan diplomatik). Sudah mengenai adanya partai-partai politik : Syi'ah dan Ahlussunnah. Parsia. (986 M. Malaka dll. keduanya perkawinan politik.). antara Peureulak dengan Arab. India. yang sama-sama turut memperebutkan kekuasaan. sehingga masing-masing golongan mengangkat Sulthannya sendiri. ingat satu pusat ilmu pengetahuan "Dayah Cotkala" dibawah pimpinan Ulama Besar Teungku Muhammad Amin yang lebih terkenal dengan Teungku Cotkala. Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H. tentara Sriwijaya menyerang Peureulak. Mengenai dengan Kerajaan Islam Peureulak.

Syekh Abdullah Arif. makamnya di Meunasah P l e Geudung. yang diketuai oleh Syekh Ismail A l Zarfy. ) . dikebumikan di Geudung dan terkenal dengan nama " K u b u r Teungku di Iboh". Dalam masa Sulthan A l Kamil ini telah banyak datang tokoh-tokoh pemimpin/ ulama dari Malabar dan Sarkasih. (1213 M . yaitu Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. ) . terkenal dengan " K u b u r Teungku Jirat R a y a " .{. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9. dimakamkan di Blang Perija Geudung. M.H 00E-*Y£) IÜSY2 usdA Sebelum berdiri Kerajaan Islam Samudra/Pase. pada tahun 560 H . Salah seorang diantaranya telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Perang Kerajaan. (13) Ibid halaman 11. 48 . (11) Dalam tahun 433 H .). untuk mengembangkan Islam dan membangun Kerajaan Islam Samudra/Pase dimana beliau diangkat menjadi rajanya yang pertama. (1042 M . telah datang ke Samudra Pase perutusan dari Syarif Mekkah. dan disebut juga Meurah G i r i . (1233 M . dimana didapatinya Kerajaan Islam (11) Tgk. yang terkenal dengan nama " K u b u r Teungku Cot M a m p l a m " . dan sebagai kenang-kenangan oleh Ulama Besar tersebut diberi gelar Sulthan A l Kamil kepada Maharaja Nurdin atau Meurah N u r . (13) Pada waktu Pemerintahan Sulthan Malikussaleh. yang dipimpin oleh raja yang bergelar " M e u r a h " . (1166 M . dengan gelar Maharaja Mahmud Syah. wafat bulan Zulqa'idah 610 H . ) . salah seorang dari keluarga Sulthan Mahmud Peureulak. Wafat Muharram 630 H . 433-470 H . datanglah kenegeri Tanoh Data (kira-kira sekitar Cotgirik sekarang) Meurah Khair. (12) Untuk menyaksikan perkembangan Islam dalam Kerajaan Islam Pase/Samudra. menjadi pembesar kerajaan. yaitu Quthbulma'aly Abdurrahman A l Pasy. Tanoh Data dll. (1226-M. Samudra.K E R A J A A N ISLAM S A M U D R A / P A S E . wafat Syawal 623 H . (10421078 M ) . . Seorang lagi ulama besar bernama (Syekh Ja'kub Blang Raya. ) datanglah seorang Ulama Besar dari Mekkah. Seorang lagi Ulama yang diangkat menjadi Perdana Menteri oleh Sulthan Alkamil. didaerah itu telah berdiri kerajaan-kerajaan kecil. seorang Muballigh dan ahli pikir. (12) Ibid halaman 10. seperti negeri Jeumpa.

Laut dan Darat yang kuat. antara lain didapatinya: a. Didapatinya juga yang berpengaruh dalam pemerintahan yaitu golongan Ahlussunnah dengan mashab Syafi'i. dengan bekerja sama dengan kerajaan Siam. Said: A ceh SepanjangA bad halaman 38 dan 44.) Kerajaan Mojopahit menyerang Pase dibawah pimpinan panglima Patih Nala. b. digabungkan Kerajaan Islam Peureulak dengan Kerajaan Islam Samudra/Pase. c. akhirnya balatentara Majapahit terpaksa meninggalkan Pase. dengan membawa sejumlah tawanan. 49 . dengan dalih karena mencegah dia memperisterikan anak-kandungnya sendiri. Tgk. (16) Daiam Zaman Pemerintahan Ratu Nihrasiyah (801-831 H. yang menjadi Mufti Besarnya (Syaikhul Islam) Said Ali bin Ali A l Makarany. berkembang-suburlah paham Thariqat Wujudiyah (mystic) yang bercabang dari gerakan Syi'ah. (15) Dalam masa pemerintahan Sulthan Zainul Abidin Malikud Dhahir (750-796 H. seorang yang kejam yang telah menyuruh bunuh lebih 40 orang ulama-ulama Ahlussunnah. (15) Ibid halaman 14. Lembaga kabinet yang menjadi perdana menterinya Sri Kaya Said Khiatuddin. Karena tidak tahan peperangan gerilya yang dilakukan rakyat/tentera.). Zainuddin : Tarich Aceh dan Nusantara halaman 216-218. (14) Dalam masa pemerintahan Sulthan Muhammad Malikud Dhahir (688-725 H. Puteri Madoong Periya. Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 55. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 13. H. Mangkubumi (14) M. Hal ini tersebab karena Ratu telah mengangkat seorang tokoh terkemuka dari gerakan Thariqat Wujudiyah menjadi Mangkubumi (Perdana Menteri).telah mempunyai lembaga-lembaga Negara yang teratur dengan Angkatan Perang. tawanan mana kemudian menjadi pembawa Islam pertama kepulau Jawa.). Lembaga Kementerian Luar Negeri yang menjadi menterinya Bawa Kaya Ali Hisamuddin A l Malabary. M. Kerajaan Beunua (Tamieng) digabungkan pula dengan Kerajaan Samudra Pase. dimana dengan tipu daya yang licik utusan Raja Siam menculik Sulthan Zainul Abidin. (16) Ibidhalaman 15-16. Lembaga Mahkamah Agung. Dan dalam masa pemerintahan Sulthan Ahmad Malikud Dhahir.

7. Maharaja Mansur Syah. Malikah Nihrasiyah Rawangsa Khadiyu.) Sulthan Ahmad Malikud Dhahir. (18) Dari catatan-catatan sejarah.). suami Ratu Nihrasiyah. 688-725 H .pemuka Thariqat Wujudiyah ini kemudian dibunuh oleh Malik Mustafa. 5. (14001427 M). (13501394 M. mata uang sendiri. 3. (18) M. Menurut Muhammad Said. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 9-17. 4. (1078-1133 M. M. bahwa Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah mempunyai tamaddun dan kebudayaan yang tinggi. dan yang terakhir Sulthan Abdullah. perdagangan yang maju. Sulthan Muhammad Malikud Dhahir. 2.). Maharaja Khiyasyuddin Syah.). 725-750 H . kita dapat mengambil kesimpulan. perekonomian dan keuangan yang setabil. yaitu : Maharaja Mahmud Syah (Meurah Giri). Sulthan Malikus Salih.). Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 74-75. pemerintahan dijalankan oleh Maharaja Nagur Rabath Abdulkadir Syah selama empat tahun (sampai tahun 801 H. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 109-125. (1155-1210 M. HM. 9. Maharaja Nurdin Sulthan A l Kamil. kemudian diapun terbunuh. (17) Tgk.). meninggal tahun 1513 M . 801-831 H . Telah mempunyai pemerintahan dan lembaga-lembaga negara yang teratur. angkatan perang yang kuat dan hubungan luar negeri yang teratur.). (19) Tentang kemajuan dan teraturnya Kerajaan Islam Samudra 2. Adapun silsilah dari Raja-raja Samudra Pase. 470-527 H .75. 433-470 H .). 659-688 H . 550-607 H . Setelah terbunuh Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. 750-796 H . Sulthan Zainulabidin Malikud Dhahir. 527-550 H . antara lain dapat dibuktikan dengan : 1. (19) M. Junus Djamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (1326-1350 M. Said: A ceh Sepanjang abad halaman 38. 8. (1289-1326 M.). Af. (1133-1155 M. (17) 1. 50 . (1261-1289 M. 6. (1042-1078 M. setelah Nihrasiyah masih ada beberapa orang raja lagi. lembaga-lembaga ilmu pengetahuan yang berkembang.

) dengan raja pertamanya bergelar Meurah Gajah. diangkatlah puteranya menjadi raja dengan gelar Raja Muda Seudia. dimana beliau kemudian dapat menjadikan Kerajaan Teumieng itu menjadi Kerajaan Islam. Raja Muda. Puteri Teungku Ampoon Tuan kemudian dipersuamikan dengan putera mahkota kerajaan. tatacara dan susunan pemerintahan yang teratur. menterimenterinya yang arif budiman. Pada waktu pemerintahan Panglima Eumpieng telah datang ke Teumieng satu T i m Muballigh Islam dari Peureulak yang dipimpin oleh seorang ulama yang bernama Teungku Ampoon Tuan. 723-753 H . ibnu Bathuthah yang dua kali singgah di Samudra Pase dalam perjalanan pergi dan pulang dari negeri Cina. kemakmuran merata. dan dari perkawinan ini kemudian lahir seorang puteri yang diberi nama Puteri Lindung Bulan.) dia beroleh seorang putera dan diberi nama Raja Muda. Zainuddin : Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 127-184. (21) Tgk. dimana beliau menceriterakan tentang rajanya yang alim. M. Dari perkawinannya dengan puteri Raja Malat (678-723 H. yang berparas rupawan. maka Kerajaan Islam Beunua digabungkan dengan Kerajaan (20) Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-155 dan halaman 171-172. ) berasal dari Peureulak. beliau raja pertama dari Kerajaan Islam Teumieng yang kemudian namanya dirobah menjadi Kerajaan Islam Beunua. bahwa Kerajaan Teumieng telah berdiri semenjak tahun 580 H .Pase. (1323-1353 M . Atas anjuran Teungku Ampoon Tuan. berani dan cinta kepada ulama. keadilan menyeluruh. (20) K E R A J A A N ISLAM BEUNUA Menurut catatan sejarah. HM. (1184 M . bijaksana. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 18-23. (1353-1398 M . ) dan raja terakhir sebelum zaman Islam Makhdum Saat (Panglima Eumpieng Beusoe). kapal-kapal dagang yang melayari segala penjuru samudra dan sebagainya. ) . (1184-1213 M . angkatan perang yang kuat. yang memerintah dari tahun 753-800 H . 580-599 H . (21) Setelah mangkat Panglima Eumpieng Beusoe. ulama-ulama yang salih dan jujur. keprotokolan yang sempurna. melukiskan dalam bukunya betapa tinggi sudah kebudayaan Islam dalam Kerajaan tersebut. 51 .

berlangsung sangat seru. Negeri Karang dan Kuala Peunaga. Kota Masmani.Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase dalam satu federasi.). sehingga akhirnya tentara Mojopahit mengalami kekalahan disegala medan perang dan terpaksalah mengurungkan niatnya hendak menjajah Kerajaan Islam Beunua. Dalam pada itu peperangan di Ibukota Negara. politik. sementara Ibukota Kerajaan Islam Beunua pun dipindahkan agak kepedalaman dengan membangun kota baru yang kemudian diberi nama " K O T A M A S M A N I " (Emas Murni) dan negerinya bernama "NEGERI B E U N U A " sementara kota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee tetap menjadi pelabuhan dagang yang ramai. yaitu : Negeri Indra. mengirim utusan kepada Raja Muda Seudia meminta agar Raja menyerahkan puterinya "Puteri Lindung Bulan" sebagai persembahan kepada Raja Mojopahit. (1377 M. ilmu pengetahuan dan seni-budaya. Raja Muda Seudia bersama rakyatnya mengadakan perlawanan yang seru. Pada saat yang sangat kritis itu. Dari kutipan sejarah ringkas ini. Angkatan Perang Mojopahit yang telah menduduki Pulau Kampey pada tahun 779 H . dua sekutu dalam federasi. Prabu Rajasanagara Hajam Wuruk. Setelah Raja Muda Seudia wafat tahun 800 H . ekonomi. dapatlah kita membuat kesimpulan bahwa Islam telah dapat membangun kebudayaannya yang tinggi dalam Kerajaan Islam Beunua disegala bidang : sosial. sehingga kota tersebut hancur seluruhnya.) dibawah pimpinan Panglimanya Patih Nala. Dengan alasan penolakan ini. Kerajaan Islam Beunua (Teumieng) menjadi kacau dan pecah menjadi tiga buah kerajaan kecil. maka Panglima Patih Nala melakukan agressinya terhadap Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). yang pada hakikatnya didorong oleh nafsu penjajahan. datanglah bantuan pasukan dan alat perlengkapan perang dari Kerajaan Islam Peureulak dan Pase. sehingga angkatan perang Mojopahit menderita kerugian besar dikota pelabuhan Kuala Peunaga dan Aroon Mubajee. Agressi Mojopahit. (1398 M. parang rumah kerumah. 52 . permintaan mana ditolak mentah-mentah.

anak-anak raja Peureulak yang mengungsi keberbagai negeri lain. saudara Sulthan Peureulak Makhdum Johan Berdaulat Syahir Nuwi.) barulah Islam meluas dalam daerah Syahir Poli dan seluruh jejak Hindu/Budha dikikis habis. 53 . menjadi Raja turun temurun sampai-sampai terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. Meurah Lingga II tetap tinggal dinegeri Lingga. antara lain kenegeri Lingga (Aceh Tengah sekarang). (22) 1. yang mengungsi ke Aru (Karo) dan menetap dilembah sebuah gunung. (XIV M. M . dimana mereka kemudian dapat mendirikan Masyarakat dan Kerajaan Islam. (986 M.KERAJAAN ISLAM LINGGA Setelah terjadi penyerangan Sriwidjaja terhadap Kerajaan Islam Peureulak dalam tahun 375 H .). Yunus Jamil. Menjelang pertengahan abad kedelapan H . Muerah Johan. bahwa pembina pertama Kerajaan Islam Lingga yaitu ADDI GENALI yang bergelar Meurah Lingga putera dari Meurah Tanjoong Krueng Jamboo Ayee. Menurut catatan Sdr.) mengalahkan balatentara Syahir Poli dalam suatu peperangan yang dahsyat. Adi Genali berputera tiga orang. 2. banyaklah ulama-ulama. Beliau gagal dalam meng-Islam-kan Karo. dan untuk (22) Tgk. M. kerajaan Hindu/Budha didaerah Syahir Poli (Pidier) terlebur menjadi Kerajaan Islam Pidier. 3. yang ikut dalam rombongan Syekh Abdullah Kan'an (Syiah Hudan) dari Peureulak ke Indra Purba (Aceh Besar sekarang) untuk menjalankan Dakwah Islamiyah. pada zaman pemerintahan Sulthan Mahmud II Alaiddin Johan Syah di Kerajaan Darussalam (811-870 H. yang kemudian gunung tersebut bernama Gunung Sibayak. K E R A J A A N ISLAM PIDIER. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 28-29. Yunus Jamil.). yaitu : Sibajak Lingga. pemimpin-pemimpin. Menurut catatan Tgk. M . setelah angkatan perang Kerajaan Darussalam dibawah pimpinan Sulthan Mansur Syah I (755-811 H.

Menjadi Sulthan kerajaan Aceh Darussalam pada tahun 997-1011H. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 24-27 (24) Tgk. sehingga datanglah kesana Raja Inajat Syah dan puteranya Ri'ayal Syah dari Kerajaan Darussalam. Maharaja Malik Ma'ruf Syah (Syahir Dauli). Pada satu waktu beberapa masa kemudian. dimana mereka menghindarkan diri dari angkatan laut Cina yang menyerang negeri mereka. (1589-1604 M. Maharaja Sulaiman Nur. yaitu "Meureuhoom Onga".). Yunus Jamil. 6. datang ke Indra Jaya serombongan muballigh Islam dibawah pimpinan Meurah Pupook (Teungku Sagoop). Maharaja Ahmad Syah (Syahir Dauli). Kerajaan Islam Jaya menjadi mundur dan kacau. Af. (23) Tgk. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 30-31 54 . 5. (24) Maharadja Indra Jaya yang turut mengungsi memilih tempat pengungsiannya pada satu tanah datar yang subur dibalik Gunung Gerutee. Setelah mangkat Meureuhoom Onga. 2. Maharaja Syamsu Syah. (23) Adapun Maharadja Pidie Laksamana Raja yang memerintah Kerajaan Islam Pidie turun temurun. bahwa Kerajaan Islam Jaya didirikan oleh para pengusi dari Kerajaan Indra Jaya yang berpusat di Bandar Panton Bie (Seudu). lanjutan dari Kerajaannya.memimpin Kerajaan Islam yang baru itu (Kerajaan Islam Pidier). Af. dan akhirnya Meurah Pupook sendiri diangkat menjadi raja dan negeri itu dinamakan "Kerajaan Islam Jaya". yang berhasil meng-Islamkan Maharaja dan rakyat Indra Jaya. M . Diantara raja-raja yang terkenal dari turunan Meurah Pupook. K E R A J A A N ISLAM JAYA Menurut Tgk. 4. Maharaja Husain Syah. 3. yaitu : 1. Baginda adalah nenekanda Sulthan Iskandarmuda (ayahanda dari bundanya). yang kemudian daerah tersebut dinamakan Indra Jaya. Puteri Sulthan Husain Syah. putera Firman Syah. Maharaja Sidil Mukammil. Sulthan Mahmud II mengangkat puteranya Raja Husain Syah menjadi "Raja Muda" dengan pangkat dan gelar "Maharaja Pidie Laksamana Raja".

Sriwijaya. telah mengalami berkali-kali serbuan dari luar. dan akhirnya berdamai kembali setelah Sulthan Syamsu Syah yang bernama Raja Muda Ali Mugayat Syah memperisterikan puteri Raja Jaya. (1059-1069 M. Pada masa Kerajaan Darussalam diperintah Syamsu Syah.). (25) Sekitar tahun-tahun 450-460 H . yang pada masa itu sedang diperintah oleh Maharadja Indra Sakti. terjadilah suatu insiden berdarah dengan Kerajaan Islam Jaya yang telah dipengaruhi Portugis. 7 Rajab (12 Nopember 1508 M.Putera Mahkota Ri'ayat Syah diangkatlah menjadi Raja Kerajaan Islam Jaya dengan gelar Sulthan Salathin Ri'ayat Syah. (26) M. Gola. mereka datang dari pusat kegiatan ilmu dan meliter. Portugis dll. 55 . KERAJAAN ISLAM DARUSSALAM Kerajaan Indra Purba (Aceh Besar sekarang) adalah satu kerajaan yang telah berdiri sekitar 2000 tahun sebelum Nabi Isa. tibalah ke Lamuri pasukan yang dikirim oleh Kerajaan Islam Peureulak sebanyak 300 orang dibawah pimpinan seorang ulama/pahlawan Syekh Abdullah Kan'an yang bergelar "Syiah Hudan" (turunan Arab dari Kan'an). tentera Cina yang telah menduduki Kerajaan Indra Jaya (daerah Leupung sekarang) menyerang Kerajaan Indra Purba (Ibu kotanya Lamuri). (1480-1490 M. umpamanya dari Cina.) berpulang kerahmatullah Sulthan Salathin Ri'ayat Syah yang kemudian terkenal dengan nama "Meureuhoom Jaya". (26) Dalam keadaan sedang berkecamuknya peperangan antara dua pasukan itu. sedang ayahnya Inayat Syah tetap memerintah Kerajaan Darussalam.). yang selama ribuan tahun itu telah berkali-kali mengalami pasang-surut dalam perjalanan sejarahnya. Pada tahun 913 H . (25) M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 32-35. putera dari Adi Genali atau Teungku Kawee Teupat. 902-916 H . Diantara mereka terdapat seorang pemuda yang gagah-rupawan bernama Meurah Johan. 885-895 H . Puteri Hur namanya. yang dirajakan dinegeri Lingga. yaitu dari Dayah Cot Kala Bayeuen. 1497-1511 M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 25-37.).

yang selanjutnya menggilai Meurah Johan. dan Syekh Abdullah Kan'an sebagai pembawa Islam (sekurang-kurangnya pembawa lanjutan) ke Lamuri terkenal dengan nama Teungku Chik Lampeuneu'eun.Mereka mendapat izin untuk menetap dalam Kerajaan Indra Purba dengan mengambil tempat di Mamprai (dekat Sibreh) dan membuka kebun lada. Untuk membalas jasa. (1205 M. Menurut catatan M . dan akhirnya dengan persetujuan isterinya Puteri Indra Keüsuma dan Syekh Abdullah Kan'an. pada suatu dataran tinggi yang bernama "Glee Weueng". puteri pahlawan Cina itupun masuk Islam. Yunus Jamil. dimana Kerajaan Indra Purba dijadikan kerajaan Islam dengan nama Kerajaan Darussalam dan Ibukota Negara dibuat yang baru ditepi sungai Kuala Naga (Krueng Aceh sekarang) dan dinamai Bandar Darussalam. Meurah Johan mengawini Nian Nio yang kemudian namanya terkenal dengan sebutan Putroe Neng. Maharaja Indra Sakti yang telah masuk Islam. dibagian atas kampung Mamprai. juga Sulthan Alaiddin Johan Syah mendirikan sebuah tempat peristirahatan (kota Istirahat) didaerah pegunungan. dan diangkatlah menantunya Meurah Johan menjadi raja Indra Purba dengan gelar Sulthan Alaiddin Johan Syah. (27) Dua puluh lima tahun kemudian.). (27) Ibid halaman 35-37. 56 . Masuknya Putroe Neng kedalam Islam menyebabkan pasukan Cina yang bersamanya juga masuk Islam. Kemudian pasukan Islam ini dibawah pimpinan panglima muda Meurah Johan bersama-sama dengan pasukan Kerajaan Indra Purba menghadapi pasukan Cina Budha. mengawinkan puterinya yang bernama Puteri Biieng Indra Keusuma dengan Meurah Johan. Maharaja Indra Sakti meninggal dunia. Proklamasi Kerajaan Darussalam oleh Ummat Islam Indra Purba dengan Ibukota negara yang baru B A N D A D A R U S S A L A M berlangsung pada hari Jum'at bulan Ramadhan 601 H . dimana akhirnya mereka kal ah dan Lamuri menang yang membawa akibat Maharaja Indra Sakti dan seluruh rakyat Kerajaan Indra Purba masuk agama Islam. bahwa tentera Cina yang menyerang Lamuri dipimpin oleh panglima puteri yang bernama Nian Nio Lian Khl dimana setelah dikalahkan oleh pahlawan Meurah Johan. Disamping membangun Ibukota Negara yang baru Banda Darussalam.

Baginda mangkat 10 Rajab 902 H .). sehingga terjadi perang saudara. 6. Sulthan Alaiddin Firman Syah. Sulthan Alaiddin InayatSyah. (1465-1480 M. Pengangkatan ditentang Maharaja Pidie Syamsu Syah. dimakamkan di Glee Weueng.). Sulthan Alaiddin Mahmud Syah II. 883-895 H . Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah. demikian pula kedua puteranya Sulthan Ahmad Syah dan Sulthan Mahmud Syah.). 631-665 H . Makam baginda di Kandang Bilui. Sulthan Alaiddin Ahmad Syah. 3. Af Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37-38.). 4. 57 . (28) Af Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 81-82. sedang Ibukota Negara dirobah menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M .). Baginda mangkat pada hari Rabu tanggal 1 Rajab 855 H . dan dimakamkan di Glee Weueng. Dimakamkan di Glee Weueng. (1267-1309 M. (28) V. Mangkat hari Selasa tanggal 4 Sya'ban 665 H . 708-755 H . 895-902 H .R A H M A N di B A N D A D A R U S S A L A M dalam tahun 691 H . Sulthan Alaiddin Johan Mahmud Syah I. 8. 601-631 H . (1354-1408 M. dimakamkan di Kandang Bilui. 5. 665-708 H . (1292 M. Bagindalah yang merebut kembali Kerajaan Indrajaya (dirobah oleh tentera pendudukan Cina menjadi Panton Bie/Kantoli) dari tentera pendudukan Cina. (1480-1490 M. Pada masa bagindalah beberapa kerajaan kecil (dalam daerah Aceh Besar sekarang) dan Pidier bersatu dengan Kerajaan Darussalam dalam sebuah federasi yang diberi nama Kerajaan Islam Aceh. (1234-1267 M. 811-870 H . Tgk. 870-885 H . (1205-1234 M. Silsilah Raja-raja Kerajaan Darussalam.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah I. (1309-1354 M.).). Sulthan Alaiddin Husain Syah. baginda pula yang membangun Dalam (keraton) DARUD-DUNIA dan mesjid B A I T U R . mangkat hari Kemis 1 Rajab 631 H .). 9.).Ditempat peristirahatan itulah Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri dimakamkan setelah beliau wafat. Sulthan Alaiddin Johan Syah. 7. (1408-1465 M. 2. Bagindalah yang meng-Islam-kan daerah-daerah Indrapuri dan Indrapatra. Baginda mangkat hari Jum'at tanggal 12 Rabi'ul Awal 708 H . (1490-1497 M. 755-811 H .

) diangkatlah puteranya A l i Mughaiyat Syah menjadi Sulthan. dan pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. (1497-1511 M. (29) Diantara bangsa Eropah Kristen yang pada waktu itu sangat haus tanah jajahan. Sulthan Syamsu Syah sendiri mendiami Keraton K U T A A L A M . yaitu Portugis.) Sulthan Alaiddin Syamsu Syah wafat dan dimakamkan dalam Kandang Pangoe. Pada tanggal 14 Muharram 937 H . mesjid yang dibangun oleh baginda sendiri.). Untuk dapat menghadapi tentara penjajahan Portugis yang telah mulai menduduki daerah-daerah Kerajaan Samudra Pase. Pidier dan Jaya. sementara puteranya A l i Mughaiyat Syah yang telah diangkat menjadi Amirul-Harb (Panglima Angkatan Perang) mendiami Keraton Darud Dunia. 58 . (1511 M. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah. Nafsu untuk mendapat rezki yang banyak dengan cara yang haram. terutama penjajahan barat Kristen terhadap timur Islam.). yang meliputi seluruh Kerajaan kecil-kecil. Baginda membangun istana baru dilengkapi dengan sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid BAITUR R A H I M disamping Baitur Rahman yang telah ada diseberang sungai sana. 902-916 H . dimana setelah mereka dapat (29) M. Sulthan Alaiddin Syamsu Syah bin raja Munawar Syah. nama Baitur Rahim dipakai menjadi nama Mesjid dalam Ke raton Darud-Dunia. telah mendorong orang-orang Eropah berlomba-lomba ke Dunia Timur.10. maka Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan pada tanggal 12 Zulka'idah 916 H . LAHIRNYA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM ARUS P E N J A J A H A N B A R A T K E TIMUR Menjelang akhir abad ke X V arus penjajahan barat ketimur sangat derasnya. Baginda adalah Sulthan dari Kerajaan Islam Aceh yang terakhir. 11. Dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 90-91. (9 September 1530 M. 916-936 H . terutama sekali setelah Columbus menemui Amerika dan Vasco de Gama menjejak kakinya di India. (1511-1530 M. sejak dari Aru sampai ke Jaya.

Portugis telah dapat memaksakan nafsu penjajahannya kepada Raja-raja Aru (Pulau Kampai). kalau mungkin menimbulkan perang saudara seperti yang terjadi di Samudra/Pase. mata penjajahannya diincerkan ke Malaka dan Kerajaan-kerajaan Islam yang telah berdiri dipantai Utara Sumatera: Aru. Langkah yang diambilnya. tidak menggabungkan diri dalam satu kerajaan yang besar.) Ali Mughaiyat dilantik menjadi Sulthan Kerajaan Islam Aceh dengan gelar Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah. sejak dari Daya sampai ke Pulau Kampai (Aru). yang kuat (30) M. sehingga ada pihakpihak yang meminta bantuan kepada mereka. hal mana menjadi alasan bagi mereka untuk melakukan intervensi. maka beliau terus menetapkan suatu tekad untuk mengusir Portugis dari seluruh daratan pantai Sumatera Utara.merampok Goa di India. Ali Mughaiyat berpendapat untuk melaksanakan tekadnya itu akan sukar sekali.M. Aceh dan Jaya. Pidier dan Jaya. Menjelang akhir abad ke X V dan awal abad ke X V I . Teumieng. selama kerajaan-kerajaan yang kecil-kecil itu masih tetap berdiri sendiri. dari Malaka yang telah dirampoknya. (31) Keadaan dan peristiwa-peristiwa itulah yang dilihat dengan mata akalndya oleh Panglima Angkatan Perang Kerajaan Islam Aceh Ali Mughaiyat Syah. dan tahap berikutnya memaksa raja yang telah menyerah untuk menandatangani kontrak pemberian monopoli dagang kepada mereka. Dalam wilayah kerajaan-kerajaan tersebut mereka mendirikan kantor dagang dan menempatkan pasukan. kalau tidak boleh dikatakan mustahil. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 92-93. Untuk mencapai nafsu serakahnya itu. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 267-269. (31) H. (30) Tahap kedua mereka langsung melakukan penyerangan dan seterusnya mendudukinya. (1511 M. Portugis mengatur rencana tahap demi tahap. Pidie. pada waktu dia meminta agar ayahnya yang telah tua Sulthan Alaiddin Syamsu Syah meletakkan jabatan dan menyerahkan pimpinan negara kepadanya. Setelah pada hari tanggal 12 Zulka'dah 916 H . yaitu mengirim kakitangan-kakitangannya ke daerah-daerah pesisir Utara Sumatera untuk menimbulkan kekacauan dan perpecahan dalam negeri. Pase. 59 . Pase.

yang dikejar oleh Mughaiyat. Dalam suatu pertempuran antara armada Aceh dengan armada Portugis di Teluk Aru. Pase dan Aru agar mereka mengusir Portugis dari negerinya masing-masing dan kemudian bersatu menjadi satu kerajaan yang besar.dan bersatu. Setelah selesai pengusiran Portugis dari seluruh daratan Aceh. (33) Penyerangan dimulai dan dalam waktu yang relatif singkat. (32) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. maka Laksamana Raja Ibrahim gugur syahid pada tanggal 21 Muharam 930 H .). Dikirimnya peringatan tegas kepada raja-raja Jaya. A l i Mughaiyat mengambil langkah yang cepat dan tegas. 60 . maka secepat dia diangkat menjadi Sulthan. di Pase juga angkatan perang Portugis mengalami kehancuran yang sefatal-fatalnya. (30 November 1542 M. dimana sebahagian besar serdaduserdadunya terpaksa berkubur konjol di teluk Samudra Pase. Tetapi. kekuatan Portugis di Jaya dihancur lumatkan. karena kuku penjajahan Portugis semakin kuat menancap di Jaya. dimana dikejar terus oleh Ali Mughaiyat sampai ke Pidier dan disanapun tentera Portugis di remuk-redamkan dengan mengalami kerugian yang amat besar. bahkan mereka tambah memberi hati kepada Portugis. (33) Af. mempunyai angkatan darat dan laut yang berdisiplin (32) Untuk maksud itulah. dan mengangkat adiknya Laksamana Raja Ibrahim menjadi Raja Muda untuk Wilayah Timur kerajaan (Pase dan Aru). dengan membawa kemenangan yang gemilang. dilarangnya berbuat demikian. secepat itu pula diproklamirkan berdirinya " K E R A J A A N A C E H D A R U S S A L A M " yang daerah wilayahnya meliputi Aru sampai ke Pancu dipantai utara dan Jaya sampai ke Barus dipantai Barat. sehingga terpaksa baginda menempuh jalan kekerasan. Sulthan Alaiddin Mughaiyat Syah pun kembali ke Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. tetapi namun demikian niat menyerangnya tidak dapat dielakkan lagi. Untuk merealisir proklamsinya itu. sehingga Raja Jaya bersama dengan majikannya tentera pendudukan Portugis lari ke Pidier. Dari Pidier Portugis bersama dengan Raja Jaya dan Raja Pidier melarikan diri ke Pase. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 94-98. Waktu niatnya hendak menyerang Jaya disampaikan kepada ayahnya Syamsu Syah yang telah tua. peringatan Ali yang bertujuan baik itu bukan saja tidak diindahkan. dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam. Pidier.

Kerajaan Aceh Darussalam yang mengambil Islam menjadi dasar negaranya. dan adakalanya mengalami masa-masa menurun menuju lembah kemunduran. Kerajaan Aceh Darussalam peranah mengalami zaman-zaman naik menanjak kemercu kebesaran. A l Qahhar Iskandar Muda dan Safiatuddin adalah mutiara utama dalam mata rantai silsilah raja-raja Aceh. Simon de Souza mati dalam pertemouran tahun 934 H . ipar Sulthan Ali Mughaiyat sendiri). (1528 M. dan setelah meletakkan fondasi yang kuat bagi Kerajaan Aceh Darussalam. maka setelah itu Sulthan A l i Mughaiyat Syah berpulang kerahmatullah pada hari Selasa tanggal 12 Zulhijah 936 H .). Masa-masa semenjak Sulthan Alaiddin Ali Mughayat Syah sampai kepada masa Ratu Tajul Alam Safiatuddin adalah "Zaman Gemilang" yang menanjak.) dll.Laksamana Ibrahim digantikan oleh Laksamana Malik Uzair (putera Sulthan Salathin Meureuhoom Jaya. semenjak pemerintahan Ratu Nurul Alam Naqiyatuddin sampai kepada Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Sulthan mengangkat putera bungsunya. Setelah Syahid Laksamana Malik Uzair. telah sanggup membangun tamaddun dan kebudayaan yang tinggi dikawasan kepulauan Nusantara. Dalam pertempuran-pertempuran diberbagai medan dapat dicatat. 61 . bahwa armada Portugis benar-benar telah dihancur lumatkan dan sekian perwira tinggi yang mati konyol seperti Laksamana Jorge de Berito yang mati konyol dalam pertempuran bulan Mei 1521 M . Setelah selesai membersihkan negara dari anasir penjajahan yang datang dari luar dan pengacau dari dalam. dan setelah menciptakan bendera kerajaan yang bernama "Alam Zulfiqar" (bendera cap pedang) yang berwarna merah darah dengan pedang putih membelintang diatasnya.) dalam suatu pertempuran yang lain. (7 Agustus 1530 M. sementara zaman-zaman setelah itu. Dalam perjalanan sejarahnya. adalah masa suram yang terus menurun.). (927 H. (1526 M. yang juga syahid pada bulan Jumadil Awal 931 H . Malik Abdul Qahhar menjadi Amirul Harb (Panglima Perang) untuk Kawasan Timur merangkap Raja Muda di Aru. terutama di Sumatera dan Malaya. Sulthan Alaiddin Ali Mughaiyat Syah.

Sulthan Meugat Bujung. Sulthan Alaiddin Riayat Syah II. (1678-1688 M. 1110-1113 H . 987 H . M.).).). (1699-1702 M. 6.). 11. 1045-1050 H . Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah III. Sulthanat Sri Ratu Nurul Alam Naqiatuddin. Sulthan Jauharul Alam Imaduddin. 7. (1675-1678 M. (1702-1703 M. 987-988 H . Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah.).). 945-979 H . 20. (1530-1539 M. (1539-1571 M.). (usia 7 bulan) hanya 28 hari. (1587-1589 M. 14.) Sulthan Alaiddin Mansur Syah. Sulthan Jamalul Alam Barul Munir bin Syarif Hasyim. 1016-1045 H . (1636-1641 M. 1050-1086 H . (1607-1636 M.). (1604-1607 M.1011-1015 H . (1641-1675 M. Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalullil. 8. 13.). 22. Sulthan Muda Ali Riayat Syah V. (1511-1530 M. Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. 916-936 H . 4. Sulthanat Sri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (puteri Nagiatuddin). 3. 1088-1098 H . Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. 5. 11151139 H .). Sulthan Syamsul Alam Wandi Teubeueng. 979-987 H . yang terkenal dengan " A L Q A H H A R " .).).989-995 H .). 997-1011 H . 18.) Sulthan Perkasa Alam Syarif Lamtui bin Syarif Ibrahim. 10. 11131115 H . (1579-1580 M. 12. 995-997 H . (34) Tgk. 15.). (1571-1579 M. (1579 M.). Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 41-53. 9. (1688-1699 M.). Sulthan Salahuddin. (1703-1726 M.).SILSILAH RAJA-RAJA KERAJAAN ACEH DARUSSALAM: (34) 1. Sulthan Mughal Seri Alam Periaman Syah. 62 . Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani. 19. (1726 M. Sulthan Zainal Abidin. Sulthanat Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat. 1098-1109 H . 1139-1139 H . 1086-1088 H .). Sulthanat Sri Ratu Kamalat Syah (anak aagkat Safiatuddin). 16. (1581-1587 M. hanya 20 hari. Sulthan Muda bin Husain Syah. (1589-1604 M. 2. 939-945 H . 17. 21. (anak angkat Safiatuddin).

Sulthan Alaiddin Johan Syah. 28. 24. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. baginda ditawan oleh Belanda. 27. (1870-1874 M. 1290H. (17811795 M. 1139-1147 H .). 1238-1251 H . 1147-1174 H . Sulthan Aceh yang terakhir. (1836-1870 M. dan tidak pernah menyerahkan "Kedaulatan" negaranya 63 . setelah berperang 29 tahun. Sulthan Husain Alaiddin JauharulAlam Syah.).) 25. 1251-1286 H . Sulthan Alaidin Maharaja Lila Ahmad Syah. (1727-1735 M.). 29. Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah. 1174-1195 H.). Sulthan Alaiddin Muhammad Dud Syah. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. 26. 31. 1209-1238 H . (1795-1823 M. 1286-1290 H .23. Sulthan Alaiddin Muhammad Syah. (18231836 M.).) 30. (1735-1760 M.(1760-1781 M.). Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah.). (1874-1903 M. 1195-1209 H .

Iskandar Sani duk geunatrtoS iakoë putroë Tadjui mulia kota Melaka teuma geu engkhoë Peutugeèh diwoë keudéh u Gua.Di Atjah na Alam peudeuëng tjap sikureuëng lam djaroë radja phon di Atjeh troih u Pahang tan soë teuntang Iskandar Muda Bangsa Peutugéh ab6h geupinah di u Melaka keudèh keunan pih troih angkatan raeugsh Atjah raja di ploh geupltjrok teuma. Alam Cap Peudeueng {Bendera Aceh) warna dasarnya merahdarah.i puteri Tudjui muüa Ki-ta Melaka dlgempuri Partugis lan boïik ke Goa. INDONESIA Di Atjeh ada bendera pedang tjap semoilan ditan&ran radja dari Atjeh siunpai ke Pahang tiada jang tentang Iskandar Muda Bangsa Partugis angkatan .megah nabis dipiiidah di Atjeh raja ke ilelaka mereka bertedun dikedjar terus sajEnpai kesana Iskandar Sani jang menggaiK: suan-. {Dari buku: TarikhAceh dan Nusantara) 64 . sedangkan pedang dan bulan bintang berwarna putih.

.

.

A N KEDUA JDAYAAN ISLAM T A S A N SEJARAH A C E H .

.

Sungguhpun demikian. maka tidak ada kerajaan.KETATANEGARAAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DASAR NEGARA Untuk menguraikan masalah ketatanegaraan Kerajaan Aceh Darussalam. 67 . kita harus mengalami banyak sekali kesulitan. yang Insya Allah jangan sampai meieset'dari kebenaran. bahwa Kerajaan Aceh Darussalam mengambil Islam menjadi "Dasar Negara". Jika tidak ada pedang. Apa yang akan diuraikan dalam pasal-pasal berikut adalah kesimpulan yang dikutip dari berbagai buku dan naskah-naskah lama tulisan Arab. bahwa semua kerajaan-kerajaan yang tersebut diatasa adalah mengambil Islam sebagai "Dasar Negara". saya akan berusaha menganalisa sedapat-dapat mungkin berdasarkan fakta-fakta dan data-data yang ada. oleh karena hampir tidak ada buku-buku yang agak khusus mengupas masalah tersebut. Kerajaan Islam Beuna. yang kemudian membuat kesimpulan-kesimpulan. RUKUN NEGARA Seperti yang telah dijelaskan diatas. sehingga karena demikian segala hukum yang berlaku didalamnya tidak boleh bertentangan dengan Hukum Islam. Karena itu. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan "Rukun Kerajaan" sesuai dengan ajaran Islam. Kerajaan Islam Daya dan Kerajaan Islam Lamuri (Kerajaan Darussalam). Kerajaan Islam Pidie. yaitu empat perkara : (35) a. yang menguraikan cara sambilan ataupun tersisip disana-sini dalam celah sejarah atau silsilah raja-raja. Kerajaan Islam Lingga. Kalau dengan Kerajaan Aceh Darussalam sudah demikian sulitnya. Pedang Keadilan. dan kalaupun ada adalah sepintas lam saja. konon pula lagi dengan Kerajaan Islam Peureulak. Hanya yang sudah kita pastikan. Kerajaan Islam Pase. (35) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73.

Untuk dapat melaksanakan keempat rukun tersebut. (37) Ibid halaman 40-41. 68 . d. para pejabat sipil (Hulubalang) dan pejabat-pejabat lainnya diwajibkan tunduk "kebawah qanun". bahwa Sulthan. tidak bisa mengatur kerajaan. para menteri dan pejabat lainnya diwajibkan tunduk kepada hukum yang berlaku. c. Kalaam. Jika tidak ada bahasa. yaitu segalanya tidak boleh bert en tangan dengan hukum Islam. dan rakyat bukan patung yang terdiri ditengah pedang. NEGARA H U K U M Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan sebagai satu Negara Hukum. yaitu : (38) (36) Di Meulek: Qanun Meukuta alam halaman 73-74. maka tidak bisa berdiri kerajaan. tidak ada kerajaan. para Menteri. para Panglima Angkatan Perang. juga dalam Qanun Meukuta Alam disebut dengan jelas. Jika tidak mengetahui ilmu dunia-achirat. Demikianlah dalam Qanun Meukuta Alam ditetapkan. yaitu undang-undang hukum negeri Aceh. b. Sebagai Negara Hukum. yaitu: a. Ilmu. Ilmu yang bisa mengetahui mengatur dan menyusun negeri. maka semua pejabat dalam kerajaan sejak Sulthan. lagi besar matanya lagi panjang sampai ketimur dan kebarat". (37) DASAR D A N SUMBER H U K U M Segala hukum yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam didasarkan kepada ajaran Islam. Ilmu yang bisa memegang pedang. b.Qalam. Mengenai dengan sumber hukum. Jika tidak ada "kitab undang-undang". seperti yang tercantum dalam Qanun Meukuta Alam : (36) "Bahwa Aceh Darussalam adalah Negeri Hukum yang muthlak sah. Qadli Malikul Adil. d. (38) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30-31. akan tetapi rakyat seperti pedang sembilan mata yang amat tajam. maka dalam Kerajaan Aceh Darussalam diperlukan empat pula. Ilmu bahasa. c. Ilmu yang bisa menulis.

ada empat macam. hal mana. 2. 2. yaitu: 1. Qanun Dlaruri. Adapun hukum yang bersumber kepada empat sumber diatas. A l Quran. kemasyarakatan. Hukum Aridli. Qanun Aridll. kenegaraan. Qanun Syari'i. Adat Syari'i. kenegaraan. kenegaraan. yaitu undang-undang dlarurat yang langsung dibuat/dijalankan oleh Sulthan sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Perang. Yang dimaksud dengan "qanun" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah ketenteraan/pertahanan. masing-masing ada empat tingkat. Baik hukum. 69 . dan sumbernya Quran. Reusam Dlaruri. ketenteraan. Hukum. Hadis. Adat Dlaruri. reusam atau qanun. hukum dasar atau undang-undang pokok yang mengatur masalah-masalah keagamaan. A l Hadis. Yang dimaksud dengan "hukum" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah keagamaan. juga diatur dalam Qanun Meukuta Alam. Reusam Syari'i. kemasyarakatan dan ketenteraan. yaitu: (39) 1.1. Yang dimaksud dengan "reusam" yaitu perundangundangan yang mengatur masalah kemasyarakatan. kemasyarakatan dan ketenteraan. Hukum Syari'i. untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. yang berlaku dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Adat Aridli. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh Pemerintah (Sulthan atau Menteri-menteri) untuk mengatur masalah keagamaan. 2. Reusam 4. Hukum Dlaruri. adat. Idjma'Ulama Ahlussunnah Wal Dajama'ah. 4. (39) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 34-35. 3. Ijma' Ulama dan Qias. Yang dimaksud dengan "adat" yaitu perundang-undangan yang mengatur masalah-masalah kenegaraan. Reusam Aridli. Qanun. Qias. Adat 3. 3.

(43) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73. maka Kerajaan Aceh Darussalam menetapkan " S y u r a " sebagai salah satu asasnya yang penting. (41) Ibid halaman 41. yaitu peraturan-peraturan yang dibuat oleh para Penguasa Daerah (Hulubalang) untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. (44) (40) Ibid halaman 44. Kepada Wazir Mu'adhdham Panglima Polem M u d a Perkasa yang oleh Qanun telah diberi hak untuk mengangkat dan mema'zulkan Sulthan. 81 dan 87. Adat Nafsi. 5. pemerintahan. Qanun 'Urfi. "Balai G a d i n g " dan "Balai Mahkamah Rakyat" (41) dalam balai-balai tersebut dilakukan musyawarah.(42) PRINSIP ADIL D A N T H A A T Qanun Meukuta A l a m menetapkan pula syarat keadilan bagi para penguasa. kemasyarakatan dan ketenteraan didaerahdaerahnya masing-masing. Adat 'Urfi. 70 . Reusam 'Urfi. Reusam Nafsi. artinya harus berlaku adil kepada rakyat. atau antara para menteri sendiri. NEGARA SYURA Sebagai suatu negara yang mengambil Islam menjadi dasarnya. terutama bagi Sulthan. kemasyarakatan dan ketenteraan. yang dinyatakan dengan 10 perkera. yaitu "Balai Rong S a r i " . (43) Selanjutnya ditetapkan pula bagaimana cara-cara melaksanakan keadilan. ataupun antara para penguasa dengan para Ulama dan wakil-wakil rakyat. yaitu peraturan-peraturan istimewa yang khusus dibuat oleh Sulthan untuk mengatur masalah-masalah keagamaan. (42) Ibid halaman 42. Qanun Nafsi. kenegaraan. Hukum Nafsi.4. dengan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman) dan "Majelis Ulama Sepuluh". baik antara Sulthan dengan menteri-menterinya. (40) Dalam melaksanakan prinsip " S y u r a " tersebut dibentuklah beberapa lembaga. (44) Ibid halaman 88. Hukum 'Urfi. juga diharuskan bermusyawarah terlebih dahulu dalam masalah tersebut dengan Majelis Mahkamah Rakyat.

goyang selamanya Maka tiap-tiap raja negeri hendaklah bersatu dengan rakyat yang amat kuat dan bulat serta mencari belaian kasih sayang rakyat negeri semuanya. (45) Agar prinsip keadilan dan thaat dapat terlaksana dengan baik. maka Qanun menetapkan pula bahwa raja dengan rakyat tidak boleh bercerai sama sekali. maka demikianlah raja dengan sekalian rakyat. niscaya susahlah jasad menanggung sakitnya.Qanun juga mewajibkan kepada rakyat agar thaat kepada para penguasa (terutama Sulthan) yang adil. seperti yang dapat kita baca dalam nukilan dibawah i n i : (47) "Bahwa tiap-tiap raja. yaitu misal umpamanya daging dengan darah. akan tetapi adalah raja buat mengurus rakyat dan sekalian perintah negeri " Tidak saja kepada Sulthan ditujukan ketentuan-ketentuan pelaksanaan keadilan. hulubalang dan sekalian panglima. dalam Qanun antara lain termaktub : (46) "Bahwasanya raja sekali-kali tidak boleh bercerai dengan rakyat. bahkan juga untuk semua pejabat dalam kerajaan. maka bertambah-tambah kuat raja dan pemerintah. sebab adalah asal raja itu dari pada rakyat dan dengan pilihan rakyat jua. (46) Ibid halaman 36. hati dengan jantung dan akal dengan pikir. jika satu urat tersalah atau satu tulang tersalah atau patah. dan bukan asal rakyat raripada raja. sebab karena raja dengan rakyatnya itu seperti jasad dengan ruh " (45) Ibid halaman 44 dan 60. Dalam hal ini. Maka jikalau ada demikian. istimewa kepada alim-ulama. dan jangan mengharap banyak senjatanya dan kuat laskarnya dengan kerasnya menindih rakyat dan bermusuh dengan rakyat. Maka demikianlah raja dengan rakyat. maka janganlah pekerjaannya aniaya dhalim dan Khianat kepada rakyat. bulu dengan kulit. yaitu seperti jasad. (47) Ibid halaman 35: 71 . janganlah diberi sakit hati rakyat. yaitu yang ada pangkatnya dan martabatnya dan jabatannya. sudah terang pemerintahnya tidak kuat dan tidak aman. tulang dengan urat. sekalian wazir.

surat-surat Perjanjian antar-negara. Menurut yang termaktub dalam Qanun Meukuta Alam bahwa delapan orang sulthan yang namanya tercantum berkeliling dalam 72 . sedangkan sekelilingnya tertera nama delapan orang para Sulthan yang memerintah pada masa sebelumnya.C A P SIKUREUENG Cap Sikureueng. Suratsurat Keputusan Kerajaan yang penting. yaitu semacam setempel kerajaan. ditengahtengah tertera nama Sulthan yang sedang berkuasa. Cap Sikureueng (stempel sembilan) berbentuk bundar. Surat-surat Kuasa yang amat penting. yang hanya dipakai pada menguatkan surat-surat yang sangat penting.

• * (1584-1903* ï)juiiitn*j. \ItthiiH»m. (1742-Ï7d7> Sultïui» Alaiddin 4 dan 5 S u l i h i i ï i AlaicJtli» iManajursjn. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). Cap Sikureueung(setempel) Kerajaan Aceh Darussalam.1675) Sultliai) A l a i d d i n fjaotf 'i.TJAP SEMBÏLAN KERADJAAN ATJEH.' s u H h a B ü l i Tutfjul Alam Sjaf ia t h ud dtn*> jah.ili. tjr.il.iil Raiidsjuh {• l ï ^ h a b i s a n J . 73 .

Dinamakan dengan "Cap Sikureueng" (setempel sembilan). kebolehan kerajaan melakukan pinjaman pada rakyat yang akan dibayar kembali setelah selesai peperangan."Cap Sikureueng" adalah melambangkan empat jenis sumber hukum dan empat jenis nama hukum (Quran. (50) Ibid halaman 40-46. Dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: (50) (48) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Dalam hal ini. tidak boleh menyeleweng dari rel qanun. Reusam dan Qanun). Dan sekalian rakyat hendaklah memperutangkan derham kepada Raja bila masa perlu. sehingga Sulthan yang sedang berkuasa. antara lain Qanun mencantumkan ketentuan-ketentuan mengenai tugas-tugas para pejabat dan rakyat. Anthony Reid : The Contest For North Sumatra halaman 2-4. Hadis. Mengenai ini dalam Qanun antara lain tercantum : (49) "Bahwa jika negeri Aceh diserang oleh musuh dan jika negeri Aceh menyerang musuh. yaitu seperti hak rakyat yang mutlak utang kepada kerajaan maka dibayarnya oleh kerajaan sesudah menang perang " BENTUK DAN STRUKTUR KERAJAAN Dalam Qanun Meukuta Alam dengan pasti telah ditetapkan bagaimana bentuk struktur kerajaan. Ijma' Ulama. Hukum. yaitu harta dan perbuatan dan ruh dan serta akal dan pikiran. diwajibkan menolong yang kebajikan kepada negeri dan kepada kerajaan dengan tulus ichlas berupa apapun juga. Adat. 74 . (49) Ibid halaman 48. (48) DALAM KE AD A AN PERANG Dalam Qanun juga ditetapkan bagaimana keadaan Kerajaan bila diserang oleh musuh ataupun menyerang negeri musuh. dan jika menang maka kerajaan berhak mutlak membayar kembali kepada rakyat dan anak negeri seluruhnya. berarti dilingkungi oleh hukum sehingga maksudnya bermakna bahwa dia harus tunduk kepada hukum atau qanun. yang namanya tertera ditengah-tengah. Filsafat dari "Cap Sikureueng" yaitu bahwa Sulthan harus berada dalam lingkungan hukum. karena sembilan orang sulthan namanya tercantum didalamnya. Qias. maka sekalian anak negeri atas nama rakyat Aceh dan bangsa Aceh.

75 .Diangkat dari Qanun Meukuta A lam. Susunan organisasi Kerajaan Aceh Darussalam.

Diangkat dari Qanun Meukuta Alam Susunan kerajaan Aceh Darussalam. 76 .

mazhab Maliki. LEMBAGA-LEMBAGA NEGARA Qanun menetapkan juga adanya beberapa Lembaga Negara pada tingkat Pemerintah Pusat. dimana kepala negara bergelar Sulthan yang diangkat turun temurun. Dalam keadaan dari turunan tertentu tidak ada yang memenuhi syarat-syarat. Pemerintah Daerah (keulebalangan dan kemukiman) dan Pemerintah Desa (Kampung). Balai Gading. dimana dalam menjalankan tatausaha negara dibantu oleh sekretaris negara yang bergelar Rama Seutia Keureukon Katibul Muluk. 2. dengan empat orang pembantunya yang bergelar Mufti Empat. yang dinamakan "Sagoe". 3. Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. 4. Kerajaan bernama Kerajaan Aceh Darussalam dengan Ibukota Negara Banda Aceh Darussalam dan terdiri dari Pemerintah Pusat (Kerajaan).1. Balai Gading yaitu Majelis Perdana Menteri yang beranggotakan (50) Ibid halaman 40-46. Untuk membantu sulthan dalam menjalankan pemerintahan. 5. 77 . Balai Rong Sari yaitu Majelis Kerajaan yang beranggotakan menteri-menteri inti yang bergelar "Hulubalang Empat" dan "Ulama Tujuh". yaitu : (51) 1. Balai Rong 2ari. Negara berbentuk kerajaan. yaitu Qadli Malikul Adil. Kepala Negara bergelar Sulthan Imam Adil. Orang yang kedua dalam kerajaan. yang khusus membantu Qadli Malikul Adil dalam masalah keagamaan ditetapkan seorang Ulama Besar yang bergelar Syeikhul Islam. sebagai orang pertama dalam kerajaan. maka boleh diangkat dari yang bukan turunan raja. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 2-4. 2. (51) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 39-44. yang bertugas membantu Qadli Malikul Adil dalam mengeluarkan "fatwa". yang masing-masingnya dari Mazhab Syafi'i. Di daerah Aceh Besar ada tiga federasi yang terdiri dari beberapa buah Pemerintah Daerah. Qanun menetapkan beberapa pejabat tinggi yang bergelar "Wazir" (Perdana Menteri dan Menteri-Menteri).

Balai Malikul Islam. Balai Furdhah yaitu kantor pusat perdagangan/perniagaan dalam dan luar negeri. 5. Majelis Mahkamah Rakyat yaitu semacam Dewan Perwakilan Rayat. Balai Qadli Malikul Adil. Balai Laksamana. 2. Balai Majelis Mahkamah. Balai Baitul M a l yaitu kantor pusat perbendaharaan negara dibawah pimpinan Bendahara Raja Wazir Derham (Menteri Keuangan). 3. (tidak jelas kantor apa). yang merupakan lembaga tertinggi. Balai Baitul Mal. 4. 4. yang tarafnya lebih rendah. dibawah pimpinan Wazir urusan perniagaan (Menteri Perdagangan). Balai Laksamana yaitu kantor pusat balatentera laut dan darat. 7. 6. Balai Majelis Mahkamah Rakyat. 3. (52) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72. Balai Furdhah. J A W A T A N .menteri-menteri kabinet yang bergelar "Hulubalang Delapan" dan " U l a m a T u j u h " . mungkin kantor para ahli pikir/hukama.J A W A T A N PUSAT Disamping lembaga-lembaga yang tersebut. Balai Majelis Mahkamah yaitu kantor mahkamah tertinggi yang beranggotakan 10 orang ulama fiqh (Fuqaha-Ahli Hukum) dibawah pimpinan Wazir Mizan (Menteri Kehakiman). kira-kira semacam "jawatan pusat" yang juga bernama " B a l a i " sedangkan kepalanya bergelar " I m a m " . yang masing-masing mewakili satu mukim dalam Daerah Federasi Aceh Besar. yang beranggotakan 73 orang. yaitu kantor Qadli Malikul A d i l . dan balai-balai tersebut yaitu : (52) 1. dibawah pimpinan Laksamana Amirul Harb (Menteri Pertahanan). maka Qanun menetapkan beberapa lembaga yang lain. Balai Malikul Habib. 78 . yaitu kantor Sulthan sendiri. Balai Setia Hukama.

12. Balai Setia Purba. pejabat pelaksana harian di Balai Rong Sari. menteri Perdagangan -HaAlam halaman 64-67. Sekretaris Negara. baik menteri ataupun lainnya. Qadli Malikul Adil. 15. 8. kantor urusan mesjid istana. 13. Balai Ahli Sijasah. 21. kira-kira menteri Negara. yaitu kantor urusan politik. mengepalai Balai Furdhah. Balai Darul Asyikin. mungkin kantor urusan tenaga kerja. (tidak jelas maksudnya). Menteri P»duka Tuan. 14. 11. 10. mungkin semacam kantor biro. Balai Sri Purba Setia. Menteri Paduka Raja. Balai Sri Setia Salih. Balai Sri Purba Wangsa. (tidak jelas maksudnya). (tidak j elas maksudnya). 6. kantor seorang pejabat tinggi. Balai Mufti Empat. 7. yaitu kantor tempat para ulama bermusyawarah. Kantor Balai Baitur Rahim. Menteri Dalam Negeri. Balai Musafir. Balai Safinah. 7. „ Rama Setia Katibul Muluk. (tidak jelas kantor apa). 5. kantor urusan pria. kantor urusan kapal-kapal (pelayaran). 6. Perdana Menteri. 20. menteri yang diperbantukan pada Sulthan. 17. yang mengurus segala Hulubalang. 3. tangan kanan Sulthan. 16. 18. 9. (53) Di Meulek: Qanun}-" 19 . Balai Baitul Fakir Miskin. Balai Silaturrahim. kantor mufti empat. Menteri Seri Paduka.5. 19. Balai Baitur Rij al. mungkin kantor seorang pejabat tinggi. 2. Balai Sri Suara. Balai Setia Ulama. Balai Malikul Mahmud. 4. Seri Maharaja Mangkubumi. G E L A R A N P E J A B A T TINGGI Qanun juga menetapkan nama gelaran bagi para pejabat tinggi kerajaan. Seri Maharaja Lila. mungkin kantor urusan perjalanan atau kantor urusan para wisata. kantor urusan sosial. Mengenai hal tersebut disebutkan: (53) 1. (tidak jelas kantor apa). Balai Taubah. mungkin kantor urusan Grasi dari Sulthan.

13. 16. Menteri Urusan Dalam (Keraton) dan merangkap menjadi Syahbandar (walikota) Banda Aceh Darussalam. Menteri Rama Setia. dan sekurang-kurangnya untuk satu mukim harus terdiri dari delapan buah gampong. Untuk memimpin federasi gampong-gampong yang bernama M u k i m diangkat seorang Imam dan seorang Qadli. menetapkan Gampong dinamakan juga "Meunasah". Dalam satu mukim didirikan satu mesjid tempat melakukan sembahyang (54) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 44-46. Qanun sebagai berikut: (54). 1. mengurus perutusan-perutusan dari luar negeri dan perutusan-perutusan Aceh keluar negeri. Gampong. pejabat yang mengurus hasil-hasil hutan dan segala yang bersangkut paut dengan hutan. Seri Raja Panglima Wazir Mizan. yaitu keudjrun Dalam Darud Dunia. 15. Orangkaya Seri Maharaja Bendahara Raja Wazir Derham. jang mengurus angkatan darat dan angkatan laut. Maharaja Purba Paduka raja. Menteri Keuangan. 14. Wazirul Harb Laksamana. M u k i m yaitu badan federasi dari beberapa gampong. Mukim. ketua Majelis Kerajaan. 12. juga masalah-masalah laut lainnya. kira kira Menteri Kehutanan. 10. Wazir Kun Diraja. 2. kira-kira Menteri Luar Negeri. PEMERINTAH D A E R A H Mengenai dengan Pemerintah Daerah. Pemerintahan Gampong ini mendapat hak otonomi yang luas. 9. 80 . Wazir Badlul Muluk. Seri Maharaja Gurah. Menteri Kehakiman. Seri Maharaja Garut. yaitu pejabat yang mengurus cukai pekan diseluruh Aceh. 11.8. Untuk satu gampong diangkat seorang Keuchik dengan sebuah staf pembantu yang bernama " T u h a Peuet" dan seorang Imam Rawatib.

Satu daerah uleebalang ada yang terdiri tiga mukim. Adapun tiga buah federasi itu yaitu : a. yang terdiri dari 26 M u k i m . c. Sagoe Duaploh Dua. 5. 3. baik di Suamtera ataupun diseberang lautan. 81 . Daerah Uleebalang. Dalam daerah Aceh Besar dibentuk tiga buah federasi yang mengkoordinir daerah-daerah uleebalang yang tergabung didalamnya. tujuh mukim. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Panglima Polem Seri M u d a Perkasa. Sagoe Duaploh Nam. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagi. Sagoe Teungoh Lhee Plooh. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Seri Imam Muda ' O h . delapan mukim dan sembilan mukim. Kerajaan Aceh Darussalam mempunyai wilayah-wilayah perlindungannya diluar Aceh. yaitu urusan luar-negeri dan pertahanan. hanya yang diurus oleh Pemerintah Pusat di Banda Aceh. enam mukim. tempat belajar dan pusat segala kegiatan ummat lainnya. lima mukim.Jum'at dan ibadat-ibadat lainnya. tempat musyawarah. Panglima Sagi. Daerah Uleebalang yang dipimpin oleh seorang kepala yang bergelar Hulubalang. dan masing-masing Hulubalang itu mempunyai gelar khusus sendiri-sendiri mendapat hak otonomi yang luas. yang terdiri dari 22 M u k i m . b. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. yang terdiri dari 25 M u k i m . yang dalam Qanun Meukuta A l a m disebut "Daerah Takluknya''. empat mukim. Wilayah Luar Aceh. beliau dibantu/didampingi oleh Qadli Panglima Sagoe. 4. Disamping Hulubalang diangkat pula seorang Qadli. Kepada daerah wilayah luar Aceh diberi hak mengurus rumah-tangga sendiri seluas-luasnya. yang dipimpin oleh Panglima Sagi yang bergelar Qadli Malikul A l a m Seri Setia Ulama.

2. melanggar hukum. (56) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 81. yaitu 10 syarat: (56) (55) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 58-59. Sanggup menyuruh sembahyang Jum'at dan sembahyang berjama'ah. 16. hulubalang. Sanggup menghukum segala orang yang bersalah. Harus sanggup menerima saksi dalam perkara-perkara. Berani lapang tiada khianat. yaitu: (55) 1. 1 82 . Islam. 8. SYARAT-SYARAT MENJADI WAZIR Untuk menjadi Wazir (Menteri) juga qanun menetapkan syaratsyarat khusus. 11. 14. kasih-sayang orang teraniaya. 15. 9. Seboleh-bolehnya laki-laki. Merdeka. Akal-baligh. Keturunan baik-baik. Membela rakyat dengan insaf. 18. Sanggup membagikan harta ghanimah kepada yang mustahak. 7.SYARAT-SYARAT MENJADI SULTHAN Untuk menjadi Sulthan Qanun menetapkan 21 syarat pokok. Sanggup melengkapi laskar. Sanggup menyelesaikan perkara-perkara selang-sengketa antara rakyat. Adil mengerjakan hukum Allah dan Rasul. Sanggup menyelidiki pekerjaan para menteri dan pejabatpejabat lainnya. 13. 4. 3. Sanggup menjaga para menteri. 5. 21. 19. Memelihara sekalian perintah Agama Islam. 6. Sanggup memelihara kanak-kanak laki dan perempuan yang tiada walinya. 12. 10. 17. Sanggup memelihara negeri. 20. para perwira dan saudagar/pengusaha agar jangan menyeleweng dari rel qanun. Sanggup mengumpulkan zakat-fïthrah. Sanggup memelihara harta baitul-mal.

9. 3. Melihat (tidak buta). 7.Mengetahui ilmu dunia dan ilmu achirat. 10. Tidak mengikuti nafsu jahat. Keras ingatan. Budiman dan arif akal ahli dan bijaksana. Bisa memegang amanah kepercayaan rakyat. 9. Merdeka. Islam. 8. 2. 7. Memadalah reskinya dengan keredlaan Allah diatas tadah yang diberikan oleh kerajaan masing-masing menurut kadarnya dan tahu memakai malu. 6. yaitu: (57). tiada chianat dan tiada dhalim. (57) Ibid halaman 62. Tua umurnya. 10. dan mengetahui atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan adil. 5. 5. Ahli berkata. 1. 2. jernih akal pikiran serta ditulis pada tiap-tiap urusan kerajaan. Jaga (waspada) lagi rajin. 4. 4. Tidak dengki dan tidak mengacau rakyat. 6. Mendengar (tidak pekak). Setia kepada rakyat. 8. Alim ilmu pada pekerjaan dunia dan achirat. SYARAT-SYARAT MENJADI QADLI Qanun selanjutnya menetapkan 10 syarat untuk menjadi Qadli. 83 . Mukallaf. Laki-laki. 3. 1. Tidak tamak loba kepada harta kerajaan negeri dengan menindih rakyat. Adil.

zakat perternakan. b. Adapun sumber-sumber uang masuk untuk Baitul Mal (Perbendaharaan Negara) antara lain yaitu : 1. yang diperbuat pada awal abd ke XIV. 4. yaitu orang kaya Bendahara Wazir Derham. yaitu: a. Zakat (zakat pertanian. Keuntungan dari perusahaan-perusahaan kerajaan. 2. Kharraj (pajak hasil bumi dari warganegara yang bukan Muslim). Jizyah (pajak badan bagi warganegara yang bukan Muslim). 3. Mata uang Pase ini adalah mata uang asli yang pertama di Kepulauan Nusantara ini. 5. Asyur (bea-cukai). Kerajaan Islam Samudra Pase telah pernah membuat mata uang sendiri.). dibentuk dua lembaga bertingkat kementerian. (58) Sebelum berdiri Kerajaan Aceh Darussalam (916 H. BALAI BAITUL MAL Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan) dipimpin oleh Menteri Keuangan yang bergelar Bendahara Raja Wazir Derham. demikian menurut ketentuan Qanun Meukuta Alam.KEHIDUPAN EKONOMI/KEUANGAN LEMBAGA PELAKSANA Untuk mengurus dan melaksanakan urusan-urusan mengenai ekonomi/keuangan. (59) (58) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 65. MATA UANG uirifiYang bertanggung jawab dalam mencetak mata uang. Balai Furdhah (Kementerian perdagangan). zakat perniagaan. yang bertugas mengurus penglolaan keuangan dalam arti yang seluas-luasnya. seperti yang telah dijelaskan pada pasal-pasal yang lalu. zakat pertambangan. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 52. (59) M. 84 . zakat fithrah dan lain-lainnya). Balai Baitul Mal (Kementerian Keuangan).

Sulidun («735 — (~6oJ Beberapa jenis mata uang Kerajaan Aceh Darussalam. (Dari buku: Tarifch Aceh dan Nusantara) 85 . .(dóiifeuham rnas) dari Sidikmiah I adjul Alam Sjafiatlaiddm Sjah. (l6.fi - l(r-l lil. Wang Koiü'li dari li-mba<ia 30 l\ .J<! </ftll fit. wang daumutiam dari Alaaddin iJjalmti sjah.

yaitu : (61) a. (61) Ibid halaman 71-74. Belanda dan lainnya. (60) Kerajaan Aceh Darussalam membuat mata uang sendiri pada zaman Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Qahhar (945-979 H . maka banyak pejabat-pejabat penting yang ditugaskan pada Balai Furdhah. Spanyol. dimana pada sisi sebelah dirakamkan nama Sulthan yang dibuat pada zamannya. ditulis dengan huruf Arab. Portugis. Uang timah yang bernama "keueh".). (62) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 95. 1539-1571 M. Uang emas yang bernama "derham". karena bukan saja hanya mengurus urusan-urusan perdagangan dalam dan luar negeri. B A L AI F U R D H A H Balai Furdhah (Kementerian Perdagangan) dipimpin oleh Menteri Perdagangan yang bergelar Menteri Seri Paduka Wazir Perniagaan. di Aceh telah berlaku bermacam mata uang asing. pertambangan. Pada ketiga-tiga macam mata uang itu. 86 . Balai Furdhah termasuk salah satu departemen yang sangat penting dan vital sekali. perkapalan/pelayaran dll.Sebelum ada mata uang yang dibuat sendiri. seperti pertanian. tetapi juga mengurus dan mengawasi bidang-bidang usaha yang menghasilkan bahan-bahan perdagangan. seperti mata uang Inggeris. dan terdiri dari tiga macam. Untuk dapat melaksanakan tugas yang begitu penting dan amat luas bidangbidangnya. sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. perternakan. antara lain yaitu : (62) (60) HM. dimana pada satu sisi dirakam tahun pembuatannya sedangkan disisi yang lain dirakam nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. b. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 70. Uang perak yang bernama "kupang". dimana pada sisi sebelah dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Sulthan yang dibuat dalam masanya. c. sedangkan pada sisi yang lain dirakam tahun pembuatannya dan/atau nama Ibukota Kerajaan Banda Aceh Darussalam. perindustrian. Adat Aceh: halaman 48-49.

PERDAGANGAN DALAM NEGERI Agar perdagangan dalam negeri berjalan dengan baik dan 87 . 15. Nadhar Maharaja Indera Dewa. 27. 14. Sjahbandar Saiful Muluk. 10. Sagi Kawal. Bendahara. 18. 32. Nadhar Majelis Chan. Keurukon Seri Indera Muda. Penghulu Kawal. 24. 5. 33. Penghulu Furdhah. Seri Indera Su Suwara. Penghulu Cap. Penghulu Dacing. 30. Nadhar Seri Muda Setia. 23. 28. Tandil Menteri Dagang. Nadhar Mahsur Diraja. Sjahbandar Muktabar Chan. Tandil Kawal. kira-kira panglima markim. 9. Penghulu Keurukon. 11. 2. pejabat tinggi yang mengurus tera dacing). Tandil Dacing. 4. 17.1. BujangTujuh. 31. 26. 19. 8. 12. Bujang Dalam. 29. 16. 22. Syahbandar Mu'izzul Muluk. 25. Keureukon Empat. 3. 21. Syahbandar Seri Rama Setia. Penghulu Kunci. Penghulu Khalas. Lasykar Raja Tun Guna Setia Tandil. 13. orang kedua dalam kementerian. Keujrun Kawal. pejabat yang mengepalai pelabuhan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Nadhar Seri Maharaja Purba. Seri Purba Chan. Keureukon Enam. 7. 20. Keurukon Bauwab. 6. Orangkaya Seri Maharaja Lila. Sagi Panglima.

pejabat bersangkutan akan dihukum dan dipecat dan si saudagar akan dihukum juga dan hartanya disita. (64) 3. yang mengatur adat-peukan. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 92-126. yang mengatur jenis-jenis ukuran/timbangan/sukatan. Adat Aceh: halaman 47-63. yang antara lain kata beliau dibuat sesuai dengan prinsip-prinsip undang-undang orang Eropah. 88 . wase gledll. barang-barang yang boleh dieksport dan diimport. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 373-374. sehingga rasa-rasanya tidak ada sesuatu yang tinggal lagi. maka telah ditetapkan undang-undang dan peraturan-peraturan pelaksanaan sampai mendetail. (63) 2. bahwa para menteri. para panglima. Adat Aceh halaman 116-117. John Anderson: Acheen halaman 45-46. besarnya bea cukai. telah ditanggapi oleh Governor Turlerton (Gubernur Penang). dimana beliau memuji kebaikannya. adat kamsen. umpamanya: 1. wase lhok. Ibid halaman 47. adat-harija. DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 61. telah mengatur segala hal ihwal perdagangan luar negeri secara umum dan prinsipil. Hukum Adat Ukuran. Hukum yang menetapkan. ketentuan-ketentuan bagi kapal yang berlabuh dan sebagainya. wase kuala. maka telah ditetapkan berbagai macam peraturan dan adat. H. (66) Mengenai dengan undang-undang pokok ini. juga tidak boleh memberi modal kepada para saudagar. Hukum Wase Adat. Kalau dilanggarnya juga. para pejabat tinggi dalam kerajaan sekali-kali tidak boleh berniaga. (68) (63) (64) (65) (66) (67) (68) Af. dimana ditetapkan yang mana pelabuhan internasional. (67) Tentang peraturan pelaksanaannya telah diatur sedemikian mendetail. Undang-undang pokok perdagangan luar negeri yang terdiri dari 10 pasal. Husin . (65) P E R D A G A N G A N L U A R NEGERI Perdagangan luar negeri amat vital bagi kerajaan.M. cara-cara pemakaiannya dan sebagainya. adat-blang. Karena penting dan vitalnya.keadaan harga tetap setabil.

bahkan sampaisampai kepada industeri perang. (72) PERINDUSTRIAN/PERTAMBANGAN Tentang kemajuan perindustrian dalam Kerajaan Aceji Darussalam. Ahli-ahli dalam bidang industeri dinamakan "pande" (artinya orang pandai). yang membawa pedagang-pedagang dari 6 negara. Ibid halaman 160. empat buah kapal Perancis. tidak saja industri ringan (kerajinan rumah tangga) juga industeri berat menurut ukuran zamannya. gading gajah dll. karena hasil bumi Aceh yang sangat banyak itu merupakan kebutuhan muthlak diluar negeri. bahwa orang Aceh tidak saja sebagai ahli pelayaran yang sangat mahir. disamping sejumlah besar kapal-kapal kepunyaan East India Company. pengaruh perdagangan luar negeri Aceh terasa. M. bahwa dalam musim lada tahun 1823. John Anderson: Acheen halaman 159-167. "pande-kajee" (pandai kayu). telah berlabuh dipelabuhan-pelabuhan Aceh sebanyak 27 buah kapal Amerika. baik kapal dagang ataupun kapal (69) (70) (71) (72) Di Meulek: Qanun MeukutaAkam halaman 127-130. pinang.Dalam peraturan tersebut telah dicantumkan sebanyak 73 macam barang-barang yang dieksport atau/dan diimport serta ditetapkan jumlah bea/cukainya. 89 . yaitu "Gampoong Pande" (industry-state). "pandebeusoe" (pandai besi). kayu. kapur barus. sebelum Penang dibangun oleh Inggeris. serta perahu-perahu dan kapalkapal penduduk pribumi dari Penang (71) Sebelum tahun 1784. telah banyak ahli sejarah mencatatnya. yaitu : lada. (69) Diantara barang-barang eksport yang terpenting. Tersebutlah "pande-meueh" (pande emas). (70) Anderson mencatat. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 243. juga terkenal sebagai pembuat kapal dari hasil rencananya sendiri. Tempat-tempat industeri itu disebut dengan nama "teumpeuen". Anderson mencatat. Yang tumbuh di Aceh waktu itu. Dalam Ibukota Kerajaan Banda Aceh terdapat satu komplek sebagai daerah industeri. padi. emas. "pande-kapai" (pandai kapal) dan sebagainya. "teumpeuen-beusoe" dan sebagainya. umpamanya "teumpeuen-meueh".

Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah dj. Per tambangan di Aceh sudah mulai dibuka semenjak zaman Kerajaan Pase. M. juga membuka tambang-tambang yang lain. (73) Sebagai diakui Anderson. Juga dikatakan.M. Said: Aceh Sepanjang Abadhalaman 101-102. (76) Menurut Pinto (seorang petualang Portugis) bahwa Kerajaan Aceh Darussalam telah memiliki armada kapal yang cukup besar. H. Aceh telah melayari lautan dengan kapal-kapal dagang dan kapal-kapal perangnya sendiri. Ibid halaman 79-83. (74) Setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. dan kearah timur sampai kenegeri Cina. seperti tambang minyak tanah. memang benar bahwa industeri-sutera Aceh sangat terkenal dan maju. bahkan dari sutera. sehingga kaïn sutera Aceh sangat indah dan mahal. yang membuktikan bahwa Aceh telah memiliki kapal dagangnya sendiri yang cukup banyak. (77) Suatu catatan Anderson lagi. yang berukuran besar. sehingga sutera Aceh tidak saja untuk dipakai sendiri dalam negeri. disamping melanjutkan usaha-usaha penambangan emas diberbagai tempat seluruh Aceh. 90 . (73) (74) (75) (76) (77) John Anderson: Acheen halaman 24-25. bahwa rakyat Aceh menghasilkan sendiri bahan-bahan pakaian dari kapas. terutama sekali tambang emas. sehingga pernah satu armada kapal dagang Aceh sebanyak 4 buah sampai ke Turki membawa barang dagangan dan pulang dengan selamat membawa senjata. bahkan juga untuk dieksport. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 75-78. bahwa rakyat Aceh adalah bangsa pelaut yang mahir mengarungi lautan. Pengakuan ini dibuktikan oleh kenyataan. Menurut catatan Ibnu Bathuthah. Beliau sendiri waktu kembali dari negeri Cina menumpang kapal dagang kepunyaan Aceh. bahwa kapal-kapal dagang Aceh (Samudra/Pase) telah melayari lautan kearah barat sampai kenegeri-negeri Arab dan Parsia. bahwa semenjak zaman Peureulak dan Samudra Pase. (75) PELAYARAN Seperti telah diakui oleh dunia. II halaman 171-172. dimana dia menyatakan pada 6 Desember 1815 Sulthan Aceh Jauhar Alam telah tiba dipelabuhan Penang dengan sebuah armada dagang sendiri.perang. tambang batu permata dan lainnya.

(80) Untuk memajukan pertanian. H. antara lain: Hukom Adat Blang. M. terbukti dengan eksport Aceh yang terdiri dari lada. Adat Aceh halaman 109-112 dan 176-177. (81) 2. PERTANIAN/PERIKANAN Sudah tidak dapat diragukan lagi. bahwa pertanian dan perikanan telah mencapai kemajuan yang pesat dizaman Kerajaan Aceh Darussalam. damar. Keujrun Lueng. Ibid halaman 24. terutama perkebunan lada). Keujrun Blang. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pengairan (irrigasi). Husin .yang terdiri dari beberapa buah kapal. sewa menyewa tanah. (79) Karena itu. tidaklah heran kalau pada masa itu kapal-kapal dagang Aceh mengarungi lautan menuju delapan penjuru angin.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 376-378. 1. sawah dan sebagainya. dengan tujuan hendak mengadakan pembicaraan dengan Gubernur Penang. yaitu tenaga ahli yang mengepalai urusan pertanian/persawahan. ikan asin. b. gambir dan sebagainya. yaitu : a. Hukom Adat Seuneubok. Hukum Adat Seuneubok (peraturan-peraturan mengenai perkebunan. (78) Seperti yang dinyatakan Anderson. pajak hasil bumi. pemakaian air. Kerajaan membuat berbagai peraturan dan mengangkat pejabat-pejabat ahli dalam bidangnya masing-masing. bahwa Aceh sanggup membuat kapal-kapal dagang sendiri. Ibid halaman 161-163. 91 . yaitu tanah negara yang belum dikerjakan (78) (79) (80) (81) John Anderson: Acheen halaman 64. pinang. kayu. padi. Hukom Adat Blang (peraturan mengenai persawahan) mengatur masalah pengairan (lueng Ie). pembagian hasil. Pejatiat-pejabat ahli dalam bidang ini yang diangkat. mengatur masaalah pengizinan pembukaan "tanah mati". menghidupkan tanah mati.

seorangpria sedang membajak sawah. dengan alat inilah diperas air tebu dan kemudian dimasak menjadi gula.Teupeun (alat tenuri) lama di Aceh. (Kiri). (Dari buku: De A tjeher) 92 . Weeng (alat untuk memeras tebu). Wanita tua sedang menenun. Langa (luka-bajak). (Kanari).

(dibuka), untuk dijadikan kebun, pengangkatan pcjabat-pejabatnya, pengelolaannya dan sebagainya. Yang dibolehkan membuka tanah-mati untuk membuat Seuneubok, hanyalah orang-orang Islam. Pelopor yang membuka tanahmati untuk menjadi seuneubok, diangkat menjadi pemimpinnya dengan gelar Peutua Seuneubok; artinya setelah ada beberapa kebun dalam seuneubok tersebut, yang mengepalai gabungan dari beberapa buah seuneubok, disebut "Peutua Chik Seuneubok", yang dibawahnya ada beberapa orang Peutua Seuneubok. (82) 3. Hukom Adat Laut

H u k o m Adat Laot (peraturan-peraturan mengenai penangkapan ikan dilaut) mengatur masaalah penangkapan ikan, alat-alat penangkap ikan, para nelayan, upah kerja, pembagian antara yang punya alat dengan pekerja, pimpinan, tugas-tugas pimpinan, mengambil penyu, Cukai laut dan sebagainya. A d a tiga pejabat ahli diangkat untuk memajukan perikanan, yaitu: (83) a. Panglima Laot, yang menjadi penguasa tertinggi dalam bidang perikanan laut. b. Keujrun Kuala, yaitu pejabat pengusa kuala yang menjadi pangkatan dari perahu-perahu pukat. c. Pawang Pukat, yaitu yang menjadi pemimpin teknis dari perahu pukat dan bersama-sama anak pukat ikut turun kelaut. Dibawah Panglima Laot yang beberapa orang Keujrun Kuala, artinya ada beberapa kuala yang menjadi pangkalan perahu pukat, dan yang berpangkal pada satu kuala ada beberapa perhu pukat. (84) 4. H u k o m Adat Gles.

H u k o m Adat Glee (peraturan-peraturan mengenai kehutanan/ rimba) yang mengatur kedudukan/tugas "Keujrun Glee" (pejabat ahli tentang kehutanan), pembagian hasil usaha wasee glee,- larangan
(82) M. Husin . Adat Aceh halaman 177. (83) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 263-266. (84) Ibid halaman 378-383.

93

memotong kayu, adat merusa, kedudukan "Pawang Glee" (pejabat ahli tentang kehidupan rimba), cara mengambil madu lebah dan sebagainya. Adapun pejabat-pejabat yang diangkat untuk itu, yaitu : a. b. Keujrun Glee, tenaga ahli kehutanan yang ditugas mengepalai urusan-urusan kehutanan. Pawang Glee, tenaga ahli kehidupan rimba ditugas memimpin melindungi para pemburu, mengatur daerah-daerah pemburuan dan binatang-binatang yang boleh diburu, juga ditugas untuk melindungi binatang-binatang rimba. (85) Hukom Adat Geumeubeu.

5.

H u k o m Adat Geumeubeu (peraturan-peraturan mengenai penternakan) yang mengatur masalah mawaih (mendua laba) untung, mawaih aneuek (mendua laba anak hewan), pemasaran hewan, tempat-tempat yang memelihara ternak dan sebagainya. Pada suatu tempat yang telah ditetapkan menjadi daerah ternak, dilarang disitu untuk bertani, tempat tersebut dinamakan "Padang Geumeubeue" (Padang Gembala), dalam padang mana didirikan berpuluh-puluh " W e u e " (kandang berpagar kawat dan beratap langit), tempat ternak-ternak gembalaan berteduh waktu malam. Weue-Weue itu kepunyaan masing-masing pemilik ternak, dan petugas yang disuruh mengembala bernama SI Geumeubeue (pengembala), dan yang menjadi pemimpin dari "Padang Geumeubeue" itu yaitu seorang pejabat yang bergelar "Pawang Geumeubeue", tenaga ahli dalam bidang penternakan. (86) PERANAN KEHAKIMAN PEMBINAAN H U K U M Sudah menjadi keharusan mutlak bagi Kerajaan Aceh Darussalam yang telah menjadikan dirinya sebagai "Negara H u k u m " (87),
(85) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 384-386. (86) Ibid halaman 387-389. M. Husin: Adat Aceh halaman 107-109. (87) DiMeulek: Qanun Meukuta Alam halaman 73-74.

94

berusaha membina dan menegakkan hukum. Agar pelaksanaan hukum terjamin sesuai dengan Qanun Meukuta Alam, maka dibentuk lembaga-lembaga pelaksana serta mengangkat pejabat-pejabat yang ditugaskan untuk mengawasi dan/atau melaksanakan hukum itu, yaitu : 1. Balai Majlis Mahkamah Agung, yaitu lembaga tertinggi dalam bidang kehakiman (kira-kira sama dengan Mahkamah Agung yang dipimpin oleh Wazir Sulthan Menteri Mizan (Menteri Kehakiman) dan dibantu oleh 10 orang Ulama Faqih (Hakim Agung). (88) Qanun menyatakan, bahwa tugas dari Balai Madjlis Mahkamah Agung yaitu "mengurus tiap-tiap perkara dan memeriksa segala perkara kehakiman negeri dan sekalian perkara negeri seluruhnya umumiyah. (89) 2. Qadli Malikul Adil, disamping sebagai orang kedua dalam kerajaan (tangan-kanan Sulthan), juga merangkap sebagai Penuntut Umum (Jaksa Agung), yang tugasnya dinyatakan untuk menuntut hukuman sekalian yang berbuat kesalahan melanggar qanun negara, walau si-pai'pun (tentera). (90) Mufti Empat, yang masing-masing mereka bergelar Syaichul Islam, yaitu seorang Mufti (Syaikhul Islam) untuk satu Mazhab. (91) Hal ini, karena dalam Kerajaan Aceh Darussalam dinyatakan bahwa para hakim dalam memutuskan perkara boleh berpedoman kepada Mazhab Syafi'i, Mazhab Maliki, Mazhab Hanafi dan Mazhab Hambali. (92) Qadli Panglime Sagoe dan Qadli Uleebalang, yang tugasnya kecuali sebagai orang kedua dalam pemerintahan, juga menjadi Hakim. (93) Qadli Mukim, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu Imam

3.

4.

5j

(88) Ibid halaman 42 (89) Ibid halaman 66 (90) Ibid halaman 39-40. (91) Ibid halaman 40. (92) Ibid halaman 33. (93) Ibidhi<*~,an45.

95

M u k i m , juga menjadi Qadli Nikah, Hakim Mukim dan Imam Jum'at. (94) 6. Imam Rawatib, yang tugasnya kecuali sebagai pembantu keuthjik, juga sebagai Imam Sembahyang, Saksi-Nikah dan Pembantu Hakim Damai. (95)

DERAJAT M A H K A M A H Mahkamah (pengadilan) yang bertugas mengadili segala macam perkara, terdiri dari beberapa tingkat, yaitu : (96) 1. Hukom-Peujroh, yaitu pengadilan damai ditiap-tiap kampung (gampong); ketuanya Keuchik, Wakil Imam Meunasah (Imam Rawatib) dan anggota-anggotanya Tuha Peuet. Tugasnya untuk mendamaikan antara yang bersengketa. Mahkamah Mukim, yaitu pengadilan tingkat rendah. Ketuanya Imam M u k i m , Wakil Qadli M u k i m dan anggota-anggotanya beberapa orang Keuchik dan Ulama terkemuka. Bertugas mengadili segala perkara, dan kalau tidak bisa selesai, diserahkan kepada pengadilan lebih tinggi (pengadilan uleebalang). Mahkamah Uleebalang, yaitu pengadilan menengah atau pengadilan negeri, yang bertugas mengadili perkara-perkara yang tidak bisa atau tidak dapat diselesaikan oleh Mahkamah M u k i m , atau yang bersengketa tidak menerimanya. Hakimnya Uleebalang, Wakil Qadli Uleebalang dan anggota-anggotanya beberapa orang Imam dan Qadli M u k i m . Mahkamah Panglima Sagoe, yaitu pengadilan tinggi, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari Mahkamah Uleebalang. Ketuanya Panglima Sagoe Wakil Qadli Panglima Sagoe dan anggota-anggota beberapa Uleebalang dan Qadli Uleebalang.

2.

3.

4.

(94) Ibid halaman 44. (95) Ibid halaman 44. (96) H.M. Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 317-319 M. Husin: Adat Aceh halaman 210-212.

96

5.

Mahkamah Agung, yaitu pengadilan tertinggi dalam kerajaan, yang bertugas mengadili perkara-perkara banding dari mahkamah-mahkamah bawahan, serta mengadili perkara-perkara besar yang ditentukan dengan dekrit Sulthan. Ketuanya Sulthan, Wakil Qadli Malikul A d i l , anggota-anggotanya : Wazir Sulthan Menteri Mizan, Ulama-ulama Faqih dan Mufti Empat. H U B U N G A N L U A R NEGERI

BALAI WAZIR B A D L U L M U L U K Sudah semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase, hubungan dengan luar-negeri telah diadakan, yang sekarang disebut "hubungan-diplomatik". Setelah Kerajaan Aceh Darussalam diproklamirkan maka hubungan luar negeri lebih ditingkatkan lagi, sehingga dalam susunan menteri kabinet terdapatlah nama seorang menteri yang bergelar Wazir Sulthan Badlul Muluk yang memimpin Balai Badlul Muluk, yang tugasnya yaitu mengurus urusan perutusan dan wakil-wakil kerajaan dan pekerjaan luar negeri. (97) POLITIK L U A R NEGERI Sulthan Alaiddin A l i Mughaiyat Syah, Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam, yang memerintah dalam tahun 916-936 H . (1511-1530 M . ) telah meletakkan batu dasar terhadap keyakinan dan kenyataan : 1. Bahwa suatu negara tidak bisa berdiri kalau hanya seluas kampung, seluas kota ataupun hanya beberapa ratus kilometer saja. Berdirinya baru dapat dipelihara, kalau daerah wilayahnya luas, sekurang-kurangnya seluas Aceh yang dibangunnya, bahkan lebih luas lagi. Walaupun Kerajaan Melayu yang jaya di Malaka sudah tumbang oleh Portugis dan kepercayaan telah mulai retak bahwa orangorang Timur akan dapat mempertahankan diri dari Imperialisme barat, tapi hancurnya Portugis di Aceh telah memulangkan keyakinan bahwa penjajahan asing selalu bisa dihalau.

2.

(97) DiMeulek: Qanun MeukutaAlam halaman 65.

97

3. 4.

Untuk menghadapi agressi imperialis asing, perlu dibangun armada (angkatan lautXyang kuat. Ekonomi harus dipersehat dan terhadap soal ini sesuatu negara harus dapat menguasai sendiri. (98)

Diatas prinsip-prinsip yang bertujuan menyusun kekuatan didalam negeri ini, maka Kerajaan Aceh Darussalam meletakkan dasar-dasar dari politik luar negeri yang akan dijalankannya, yaitu : 1. Tidak menggantungkan nasib, baik ekonomi ataupun melker, kepada luar negeri. 2. Bersahabat erat dengan negara-negara Islam di Indonesia, India Arab, Malaya dan Turki. J. Selalu waspa$da terhadap negara-negara yang mempunyai nafsu penjajahan dan sebaliknya bersahabat dengan negara-negara barat yang ingin hidup damai. 4. 5. Bantuan luar negeri lebih diutamakan yang berupa tenagaahli. (99) Perluasan dakwah Islamiyah keseluruh Kepulauan Nusantara.

L I M A BESAR ISLAM Empat prinsip politik luar negeri yang dibangun atas empat dasar penyusunan kekuatan dalam negeri, telah menampilkan Kerajaan Aceh Darussalam sebagai satu kekuatan nyata didaerah rantau Asia Tenggara, baik politik, ekonomi ataupun melker. Pada saat-saat kekuatan-kekuatan imperialis kristen barat telah mematahkan kekuatan sebagian besar negara-negara Islam, pada saat itulah, pada permulaan abad Ke X V I lahirlah menjadi suatu kenyataan yang hidup "Lima Besar Islam" yang terikat dalam suatu kerjasama ekonomi, politik, militer dan kebudayaan. Lima Besar Islam yang dimaksud yaitu : (100) 1. Kerajaan Islam Turki Usmaniyah yang berpusat di Istambul, Asia Minor.

(98) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. (99) M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. (100) Wilfred Cantwell Smith : Islam In Modern History halaman 45.

98

2. 3. 4. 5.

Kerajaan Islam Marokko di Afrika Utara. Kerajaan Islam Isfahan di Timur Tengah. Kerajaan Islam Agra di Anak Benua India. Kerajaan Aceh Darussalam di Asia Tenggara.

DIPLOMASI ACEH Apabila kita meneliti sejarah perjalanan Diplomasi Aceh sejak zaman Kerajaan Islam Peureulak, Samudra Pase, terutama sekali dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam, dapatlah kita mengambil suatu kesimpulan, bahwa Aceh telah menjalankan empat diplomasi, yang merupakan "diplomasi klassik" yang terus diperbaharui sampai abad ke X X ini, yaitu : 1. Diplomasi Kancil, yang kalau dalam Kerajaan Aceh Darussalam kemudian terkenal dengan istilah "tipee Aceh" bagi dunia internasional. Diplomasi Meubisan, yaitu perkawinan agung antar negara, suatu diplomasi yang sangat klassik. Diplomasi Kekuatan, yaitu diplomasi yang diandalkan pada kekuatan senjata, atau yang sering disebut sekarang "diplomasi mihter". Diplomasi Ekonomi, yaitu diplomasi yang didasarkan pada kekuatan ekonomi untuk mencapai pengaruh dan kekuasaan politik.

2. 3. 4.

Keempat macam diplomasi ini dipergunakan oleh Sulthan Iskandarmuda Meukuta Alam dalam menjalankan 5 pasal program politik luar-negerinya, yaitu : (101) 1. Menguasai seluruh negeri dan pelabuhan sebelah menyebelah Selat Melaka dan menetapkan terjaminnya wibawa atas negerinegeri itu, sehingga tidak mungkin kemasukan "divide et impera" oleh negara asing. Usaha ini dijalankan dengan cara mufakat, dan kalau tidak tercapai dengan dratis. Memukul Johor, supaya tidak dapat lagi ditunggangi oleh Portugis dan Belanda. Memukul negeri-negeri disebelah timur Malaya, sejauh yang merugikan perdagangan Aceh dan usahanya untuk mencapai ke-

2. 3.

(101) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147.

99

menangan dari musuh, seperti Pahang, Petani dan lain-lain. 4. 5. Memukul Portugis dan merampas Melaka. Menaikkan harga pasaran hasil bumi untuk eksport, dengan jalan memusatkan pelabuhan samudera kesatu pelabuhan di Aceh, atau sedikit-dikitnya mengadakan pengawasan yang sempurna sedemikian rupa sehingga kepentingan kerajaan tidak dirugikan.

Iskandarmuda menetapkan lima pasal politik luar-negerinya ini, adalah untuk menghadapi bahaya agressi yang haus penjajahan dari Portugis, Belanda dan Inggeris. (102) P E L A K S A N A A N POLITIK L U A R NEGERI Semenjak zaman Peureulak dan Samudra/Pase sampai kezaman Kerajaan Aceh Darussalam, hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara asing lainnya telah terjadi, yang berarti bahwa Kerajaan-kerajaan di Aceh itu telah mempunyai dan menjalankan politik luar negeri, yang dengan ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Kerajaan Islam Peureulak.

Sejak berdiri Kerajaan Peureulak, telah terjadi hubungan luar negeri dengan beberapa negara, umpamanya Parsia, Gujarat (India, Melaka dll). (103 Dalam rangka mempererat hubungan dengan negara tetangga, maka telah terjadi perkawinan agung antara puteri Malik Muhammad A m i n Syah (Sulthan Peureulak) Ratna Kemala dengan Raja Melaka (Sulthan Muhammad Syah), sementara puterinya yang kedua, puteri Ganggang, dikawinkan dengan Sulthan Malikus Saleh dari Samudra/ Pase, keduanya perkawinan politik, suatu ciri dari diplomasimeubisan. (104) 2. Kerajaan Islam Samudra/Pase. Hubungan luar negeri antara Kerajaan Islam Samudra/Pase,
(102) (103) (104) Ibid halaman 145-146. Tgk. M. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. Ibid halaman 8.

100

juga telah berlangsung sejak hari jadinya, antara lain dengan negeri-negeri Arah, Parsia, India (Gujarat), Kerajaan-kerajaan di Semenanjung Malaya, Kerajaan-kerajaan di Jawa, Cina dan lainlainnya. (105) H U B U N G A N DENGAN TURKI Waktu mula pecah perang antara Aceh-Belanda (1873), sebuah surat kabar yang terbit di Istambul menceritakan, bahwa dalam tahun 1516 Sulthan Aceh Firman Syah telah menghubungi Siman Pasya, Wazir dari Sultan Selim I Turki untuk mengikat tali persahabatan. Permintaan Aceh disetujui oleh Turki dan semenjak itu hubungan keduanya telah dimulai. (106) Hubungan yang telah ada ini dilanjutkan dan diperteguh lagi oleh Sulthan A l Qahhar, dimana pada tahun 952 H . (1545 M.) mengirim utusan ke Turki untuk memperbaharui hubungan-diplomatik disamping untuk meminta bantuan senjata dan tenaga ahli untuk melawan Portugis. Sulthan Turki yang berkuasa waktu itu, yaitu Sulthan Sulaiman Chan, 926-974 H . (1523-1566 M.). Pemrintaan Aceh dikabul Sulthan Turki, dengan memberi sejumlah besar alat senjata dan kira-kira 300 orang tenaga ahli (ahii teknik, meliter, ekonomi dan hukum/tatanegara). Diantara alat senjata, yaitu meriam besar, Meriam Lada Sicupak. (107) H U B U N G A N A C E H D E N G A N B E L A N D A D A N INGGERIS Untuk pertama kali secara resmi, pada tanggal 21 Juni 1599 tibalah di Banda Aceh Darussalam dua bersaudara Cornelis dan Frederick Houtman, utusan Kerajaan Belanda, untuk mengadakan perundingan dengan Sulthan Aceh dalam rangka mengikat hubungan diplomatik dan hubungan dagang. Missi Houtman bersaudara mengalami kegagalan, karena mereka datang dengan penuh rahasia, yang tersembunyi, ditambah lagi oleh propakasi perwakilan dagang Portugis yang telah berada di
Ibnu Bathuthah : Rihlah Ibnu Bathuthah dj. II halaman 152-155 dan halaman 171-173. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 38-74. (106) Af. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 102. (107) Tgk. Af. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. (105)

101

Bab tentang perjanjian antara kerajaan Aceh dengan Inggeris dan Belanda.

102

Duafoto kopi ini diambil dari sebuah kitab yang dicetak di Turki, yang bernama Kunzul RaghaMb kepunyaan Almanihum Tuwanku AbdulAziz. Bab yang menyatakan permulaan berdirinya Kerajaan Islam di Aceh Besar.

103

datang pula ke Banda Aceh perutusan Inggeris dibawah pimpinan Sir (108) (109) M. Belanda menghadapi kegagalan ini dengan kepala dingin dan bertekad untuk mengirim perutusan yang lain yang lebih bijaksana. untuk merundingkan pengikatan hubungan diplomatik/dagang dengan Kerajaan Aceh. (108) Demikianlah dalam tahun 1600. Pada waktu itulah dengan resmi Kerajaan Aceh Darussalam mengakui Republik Belanda yang baru dibanun. mengirim sebuah perutusan lagi ke Aceh. bersama seorang juru bahasa bernama Leonard Warner. 104 . Pada tanggal 23 Agustus 1601 tibalah perutusan tersebut di Pelabuahan Internasional Banda Aceh. Delegasi Aceh tinggal di Negeri Belanda selama 16 bulan. Ketua Delegasi Aceh Abdul Hamid meninggal di negeri Belanda pada tanggal 10 Agustus 1602 dan dikebumikan di Middelburg. hal mana mengakibatkan terbunuhnya Cornelis de Houtman dan ditawan saudaranya Frederick de Houtman bersama delapan orang pengikutnya. sebagai Kerajaan Berdaulat yang pertama yang mengakuinya. Perutusan Belanda ini berangkat dengan empat buah kapal. pada tanggal 28 Januari 1601 dari pelabuhan Zeeland.Banda Aceh. Untuk membalas kunjungan Missi Gerard. (109) H U B U N G A N D E N G A N INGGERIS Tidak beberapa lama setelah diikat hubungan dengan Belanda. Langhe Bracke dan De Sonne. yang isinya sangat baik dan diplomatis sekali. selain untuk berunding juga untuk meninjau. yang terdiri dari diplomat-diplomat yang cakap. Hasilnya baik sekali. tawanan-tawanan Belanda dibebaskan dan hubungan diplomatik/dagang dinyatakan berlaku. M. perutusan mana berada dibawah pimpinan Komisaris Gerard de Roy dan Laksamana Laurens Boeker. Said: Aceh Sepanjang A bad halaman 126-133. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 118-120. Prins Maurits Pembangun dan Kepala Republik Belanda. Sulthan Aceh mengirim sebuah perutusan muhibbah dibawah pimpinan Orangkaya Abdul Hamid dan anggota-anggotanya terdiri dari Panglima Angkatan Laut Aceh Laksamana Sri Muhammad dan M i r Hasan. Perutusan ini dibekali dengan sebuah surat berbahasa Sepanyol (bahasa internasional waktu itu). Middelborgh. yaitu Zeelandia.

Selama mereka di Banda Aceh. malam kesenian dan sebagainya. termasuk bidang luar negeri. Hector dan Ascention. b. dalam surat-surat mana dinyatakan maksud baik kedua belah pihak untuk tetap berhubungan dan bermuhibbah. 105 . Waktu mereka berlabuh dipelabuhan Aceh. siapa lemah tenggelam. mereka mendapati kapal-kapal banyak sekali yang datang dari berbagai negeri. karena mereka akan mempersembahkan surat Ratu Inggeris kepada " H i s Majesty King O f Acheen A n d Sumatra" (istiiah mereka). antaranya jamuan makan kenegaraan. Kemajuan suatu negara bergantung pada kemajuan ekonominya. Setelah diadakan pertukaran utusan antara Istana dengan kapal. Dengan berpedoman kepada dua filsafat ini. Iskandar Muda menjalankan diplomasi-diplomasi berikut: 1. telah diberi bermacam penghormatan. maka pada hari ketiga delegasi Lancaster diterima menghadap Raja. Raja Aceh yang besar dan perkasa. Sir James Lancaster menyatakan bahwa tujuan missinya. Siapa kuat hidup. juga sama-sama memuji satu sama lain.James Lancaster dengan rombongannya yang terdiri dari tiga buah kapal. Perjanjian antara Aceh/Belanda yang memberi hak kepada (110) M. yaitu Dragon. Lancaster menghadap Sulthan dengan 30 orang anggota delegasi. antara lain diikatnya hubungan diplomatik/dagang antara dua kerajaan. Iskandar M u d a memegang dua filsafat: a. yaitu untuk membangun perdamaian dan persahabatan antara yang dipertuannya Ratu Inggeris dengan kakandanya yang dicinta. dimana kepada mereka diberi penghormatan yang cukup wajar. bahwa setelah Iskandar Muda menjadi Sulthan Aceh dia telah mengambil langkah-langkah penting untuk membangun Aceh dalam segala bidang. Disamping beberapa prinsip yang telah diuraikan pada pasal-pasal yang lalu. Hasilnya perkunjungan Missi Lancaster baik sekali. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 133-140. (110) DIPLOMASI ISKADAR M U D A Telah dijelaskan. diadakan surat menyurat lanjutan antara Ratu Inggeris dengan Sulthan Aceh.

). 106 . dan Tun Sri Lanang (Pengarang Sejarah Melayu). dimana tangan-tangan luar dengan semena-mena mencampuri urusan dalam negeri Aceh. Diplomasi Kekuatan dan Diplomasi Ekonomi. 1045-1050 H . (1607-1636 M.). 4. 1050-1086 H . Kerajaan-kerajaan di Malaya yang pro dan membantu Portugis ditaklukkan dan rajanya serta pembesar-pembesar lainnya ditawan serta dibawa ke Aceh.). 155-157 dan 161-165. jelaslah kelihatan sekaligus dia mempergunakan Diplomasi Kancil. maka dia dikembalikan ke Johar untuk menjadi Raja kembali. . Dari surat penolakan Iskandar Muda. Panglima Thomas Best. bahkan yang lebih menyedih(111) Af. Setelah ternyata Raja Bungsu tidak pro Portugis. . Belanda membuat " L o j i " di Aceh (ditandatangani 17 Januari 1607) yang merugikan ekonomi/meliter Aceh.) maka benar-benar martabat Aceh dalam arena internasional jatuh merosot. Bersama dengan kembalinya Raja Bungsu diberangkatkan pula 30 buah kapal penuh berisi berbagai bahan/alat untuk membangun Johar kembali. umpamanya Raja Bungsu dari Johar. (1641-1675 M) diganti oleh tiga . Menolak permintaan Raja Inggeris James I untuk mendirikan kantor dagang Inggeris di Periman. teristimewa lagi setelah Ratu Safiatuddin. wilayah-wilayahnya satu persatu dirampas oleh kekuasaan imperialis Barat Kristen.) dan Ratu Kamalat Syah (1098-1109 H . (111) DIPLOMASI ZAMAN MENURUN Setelah berakhir pemerintahan Sulthan Iskandar Muda. 3. 1678-1688 M. Dua ribu tenaga ahli dibawah pimpinan Orangkaya Lelawangsa menyertai Raja Bungsu untuk membantunya. 10161045 H . Ratu Zakiatuddin Inayat Syah (1088-1098 H . ketua Delegasi Inggeris yang mengantar surat Raja Inggeris kepada Iskandar Muda diberi penghormatan besar. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 145-147. yaitu memberi gelar tertinggi dalam kerajaan. kedudukan Aceh dalam percaturan politik dunia jadi menurun. (1636-1641 M. Dalam hal ini telah terjadi suatu surat menyurat diplomatik yang sangat menarik. yaitu Orang Kaya Putih. yang diganti oleh Sulthan Iskandar Sani.1688-1699 M.2. dibatalkan.orang Ratu berturutturut: Ratu Nurul Alam Naqiatuddin (1086-1088 H .1675-1678 M.

(113) 3. 1. Diplomasi Disambut Diplomasi. namun hasilnya sedikit sekali. yaitu Orangkaya Bentara Raja. ratu bersikap : diplomasi harus disambut dengan diplomasi. Belanda mengirim sebuah delegasi untuk berunding.). (114) M. Ratu Safiatuddin Tajul Alam menerima delegasi Belanda itu. telah dijatuhkan hukuman • mati (rajam) terhadap putera-mahkota yang hanya satu-satunya. sebagai ahli perdagangan. Putera Mahkota Dirajam. Sekalipun sambutan sangat ramah tamah. Aceh memprotes dengan keras. sehingga memberi peluang dan kemungkinan besar bagi Belanda dan penjajahan lainnya untuk mencaplok Malaka dan daerah-daerah lainnya di Malaya. Hasil protes. dibawah pimpinan Komisaris Tinggi Arnold de Vlamingh van Outoorn. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1644 M . suatu pelaksanaan daripada hukum pidana Islam. Politik Malaka. (113) Ibid halaman 185-188 dan 194-196. 15 hari sebelum mangkat Sulthan Iskandar (mangkatnya 29 RajaRajab 1046 H . Setelah Malaka dicaplok Belanda dan beberapa wilayah Kerajaan Aceh lainnya di Malaya diganggu. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 197-199. (112) 2. Politik Malaka dari Sulthan Iskandar Sani yang menggantikan Iskandar Muda adalah lemah. 107 .). Setia Wangsa dan Saudagar Raja. Penyambutan dan perundingan dilakukan oleh tiga orang Menteri. 27 Desember 1636 M. Yang dicatat dibawah ini adalah beberapa peristiwa penting dalam hubungan luar negeri selama zaman menurun itu. dan diantara anggota delegasi Jan Harmansz^ kepala Jawatan Perdagangan Belanda di Jakarta. . masa berkuasa Gubernur Jenderal Antonie Van Diemen (1636-1645 M. karena terbukti telah berbuat zina. yang dibantu oleh dua orang Syahbandar. (114) (112) Ibid halaman 183.kan lagi meletusnya perang saudara dan pemberontakan didalam negeri.

(116) Af. telah datang ke Aceh Delegasi dari Syarif Mekkah dan Delegasi Kerajaan Inggeris. (116) • 6. Delegasi berangkat ke Betawi bulan Mei 1659 dan waktu itu yang menjadi Gubernur Hindia Belanda John Maatsuijeker. Belanda mengirim utusan lagi untuk berunding dibawah pimpinan seorang Duta Istimewa Trijmen. 108 . 1678-1688 M . sehingga Belanda sulit. Tindakan Belanda itu dibalas oleh panglima-panglima Aceh dengan serbuan angkatan perang. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 202-203. Akibat jawaban tegas ini. yang ditandatangani pada tanggal 15 Desember 1650 di Banda Aceh. terbukti dengan kapal-kapal perang Belanda memblokade pantai barat Aceh dan menguasai beberapa wilayah Aceh di Sumatera Barat. (115) 5. hubungan Aceh/Belanda menjadi kurang baik. Ketegasan Ratu. ) . Persetujuan tercapai bulan September 1659.4. Setelah perundingan yang tidak memberi hasil. Delegasi Inggeris dan Mekkah. Belanda minta agar perundingan di langsungkan di Betawi. yang menghasilkan sebuah perjanjian persahabatan dan dagang. termasuk Inggeris juga. Untuk membicarakan seluruh masalah. Sebuah delegasi berat dikirim Ratu ke Betawi yang diketahui oleh Menteri Utama Qadli Malikul A d i l . Persetujuan Banda Aceh bertanggal 15 Desember 1650 tidak dijalankan Belanda sepenuhnya. dan upacara resmi penandatangan dilakukan di Banda Aceh. (115) Ibid halaman 199-200. Dalam surat jawaban Ratu dibulan Desember 1647 dinyatakan dengan tegas bahwa Aceh ingin memperlakukan segala bangsa asing sama mendapat kesempatan. Belanda masih mendesak Ratu Safiatuddin untuk memberi kepada pedagangpedagang Belanda hak-hak istimewa. Delegasi Aceh ke Betawi. Dalam masa pemerintahan Ratu Inayat Zakiatuddin Syah (1088-1098 H .

Mereka menjalankan kekuasannya dalam bidangnya masingmasing dengan hak dan kekuasaan besar. Inggeris seringsering mempergunakan "diplomasi klassik"nya yaitu diplomasigertak dan diplomasi-kekuatan. Kemudian datang lagi utusan Inggeris yang lain. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 47-48. bahwa yang memerintah di Mekkah waktu itu adalah Sjarif Barakat. lantas ditengah laut dibajak oleh kapal perang Inggeris serta merampas segala surat-surat untuk Sulthan Aceh. 7. Utusan kerajaan Inggeris terdiri dari Ord dan Cawley. Inggeris mengirim surat kepada Sulthan Djauhar Alam menggeretak. Snouck Hurgronje. (118) (117) Ibid halaman 212-213. Persaingan memperluas tanah jajahan terjadi antara Inggeris. 109 . Demikianlah. dibawahnya ada 12 Orangkaya atau Pangeran Agung. William Dampier namanya. yang kemudian dibalas pula oleh Ratu dengan bingkisan yang sangat bernilai. (118) M.sewaktu perutusan Perancis yang berangkat satu kapal untuk menghadap Sulthan Aceh Djauhar Alam (1139-1139 h. Tgk. Kemudian sekembalinya utusan ke Mekkah dengan membawa laporan yang menggembirakan. M. yang datang untuk merundingkan masaalah dagang. antara lain bermaksud mengadakan hubungan persahabatan/ persaudaraan Islam dan meninjau keadaan Aceh dibawah pemerintah seorang Ratu. Salah seorang diantara anggota Delegasi itu tinggal menetap di Aceh sebagai Duta Besar namanya Syarif Hasyim Jamalullail. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 228-229. Baik terhadap tanah-tanah yang akan dijajah atau pun terhadap para saingannya. Portugis dan Perancis. Belanda. karena ada hubungan dengan Perancis. tetapi gagal. bahwa Aceh diperintah oleh seorang Ratu. maka Syarif Barakat mengirim delegasi kedua ke Aceh dengan bingkisan yang berharga.Utusan Sjarif Mekkah yang terdiri dari beberapa pembesar. Dalam catatannya dia mengatakan. Diplomasi Klassik Inggeris.) dibawah pimpinan Kapten Leon de la Housaye. (117) Menurut Dr. Setelah itu.

bahwa Sulthan Jauhar Alam mempelajari dengan teliti usul-usul Raffles. menurut catatan orangorang Inggeris yang datang ke Aceh. karena memang seorang yang cermat dan hati-hati. 110 . Dengan membawa surat dan mendaat dari Gubernur Jenderal. termasuk karya-karya Shakespear. barulah Sulthan Jauhar A l a m mau berunding dengan sungguh-sungguh. berbicara. Peristiwa ini terjadi dalam tahun 1819. Setelah berunding lama dan mempelajari masalah dengan tekun. berintikan bahwa Aceh akan bersedia memberi kesempatan berdagang bagi Inggeris. barulah Sulthan mau menandatangani sebuah perjanjian (traktat) yang dibuat pada tanggal 22 April 1819. Setelah Raffles dan Coombs terkatung-katung selama tujuh minggu di Teluk pidie. Perjanjian Pidie. kemudian Kerajaan Inggeris mengirim sebuah delegasi yang terdiri dari Raffles dan Coombs untuk berunding dengan Sulthan : Jauhar A l a m . Setelah tidak mempan dengan diplomasi-gertak. Delegasi Van Swieten. disamping beliau sangat suka pada sastera Inggeris. Selanjutnya traktat itu menentukan bahwa kedua pihak akan bersahabat sepanjang zaman dan tidak saling membantu musuh-musuh dari keduanya. Van Swieten dengan menumpang kapal " A m s t e r d a m " berangkat ke Aceh untuk berunding dengan Sulthan Aceh. Beliau pasih berbahasa Inggeris. dan pada tanggal 30 Maret 1857 diterima oleh Sulthan dengen upacara yang layak. (119) 9. Traktat yang ditandatangani oleh Sulthan Jauhar A l a m dan Raffles atas nama Kerajaan Inggeris. sedangkan inggeris menjamin kemerdekaan Aceh selamanya dan akan memperlindungi dari serangan siapapun. Perundingan berjalan lama.8. serta mempelajari masalah-masalah dengan kesungguhan. membaca dan menulis. karena Sulthan dengan cara blak-blakan membuka segala kecurangan dan kejahatan Belanda (119) Ibid halaman 238-241.

111 . perjanjian persahabatan ini mengandung dan memiliki catatan sejarah yang perlu dipertahankan. (120) Menurut ahli sejarah M . setelah propakasi Belanda terus menerus dilakukannya dengan merobekrobek segala perjanjian damai yang telah dibuatnya.). masa sebelum proklamasi 1945. karena perjanjian inilah satu-satunya perjanjian internasional yang diikat oleh Belanda (sejak negerinya konstusionil) dengan satu kerajaan di Indonesia.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . Diplomasi menjelang perang ini dijalankan oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah (1273-1286 H . . diplomasi mana bertujuan : 1. (121) DIPLOMASI M E N J E L A N G P E R A N G Menjelang pecah perang antara Aceh dengan Belanda. 2. perjanjian persahabatan. Perundingan berjalan agak panas.terhadap Aceh. (120) m. serta tidak serang menyerang dengan sama-sama melupakan segala peristiwa-peristiwa yang sudah. ekonomi dan militer untuk menghadapi ancaman agressi Belanda. Membangun kekuatan kembali di Aceh. .1857-1870 M. dan juga Van Swieten membuka segala curahan perutnya yang menuduh Aceh dengan tuduhan-tuduhan palsu. akan tetapi hanya "politik kontrak". tetapi Sulthan dapat menahan diri. Kerajaan Aceh Darussalam telah menjalankan suatu diplomasi yang luas untuk menarik perhatian dunia dan untuk mengeratkan kembali hubungan internasionalnya. Perjanjian-perjanjian lainnya yang telah diperbuat dengan raja-raja Indonesia menurut pasal 34 " indische Staatregeling" bukanlah bersama "verdrag" ataupun traktat. barulah persetujuan dapat dicapai dengan membuat traktat yang terdiri atas 10 pasal. (121) Ibid halaman 297.1870-1874 M. baik politik. Setelah melalui saat-saat tegang yang mencemaskan. Said bahwa traktat ini ditinjau dari sudut hukum ketatanegaraan di Indonesia. perdamaian dan perdagangan. menarik' simpati dunia agar berpihak kepada Aceh dan menekan Belanda. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 289-297.

Anthony Reid.3. (123) Pengumuman perang disertai terus dengan agressi pertamanya. yang dapat dipukul mundur oleh angkatan perang dan rakyat Aceh. terutama sekali dengan negara-negara Islam chususnya dengan Turki Usmaniyah. dimana Belanda dengan bangga telah mengumumkan perang kepadanya. dimana dia memulai karangannya yang menarik itu dengan (Terjemahannya). Hasilnya juga ada. (122) DIPLOMASI A C E H T A H U N 1873. (125) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 119-155. mengadakan kontak dengan perwakilan-perwakilan dunia internasional yang berada di Penang dan Singapura. telah menulis satu bab chusus dalam bukunya : The Contest For North Sumatra. maka pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda mengumumkan perang kepada Aceh. menguatkan kembali hubungan internasional yang telah pernah ada. 112 . (124) Antara agressi pertama dengan agressi kedua terluang waktu hanya enam bulan. berbagai usaha telah dikerjakan. Memang Aceh telah (122) M. masa mana digunakan oleh Aceh untuk melakukan suatu kampanye dahsyat (segala macam bentuk diplomasi) untuk menarik simpasi dunia. Untuk mencapai tujuan diplomasi i n i . antaranya mengirim duta-duta istimewa keberbagai negeri. antara lain dapat menarik perhatian Raja Perancis Napoleon III. Dengan tidak mengenai malu dan dengan merobek-robek traktat (perjanjian) yang dibuatnya sendiri setelah tujuh minggu menyembahnyembah Sulthan Djauhar A l a m . Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 309-400. (123) Ibid halaman 339-400. disamping Belanda menderita malu yang amat dahsyat. (124) Ibid halaman 401-425. sehingga Belanda menderita kerugian yang sangat besar. (125) " M u n g k i n sangat sukar untuk mendapat calon-calon diantara kekuatan-kekuatan Eropah yang bersedia datang untuk membela Kerajaan Kecil yang terasing itu. Uraian lanjut tentang hal ini telah ditulis oleh ahli sejarah M . Said. Mengenai dengan "Diplomasi Serba macam" ini A h l i Sejarah Australia. antara lain seorang jenderalnya mati konyol.

Masa mengaso enam bulan antara agressi Belanda pertama yang gagal dan datangnya agressi kedua. Mereka tiba dl [t ikota Negara Turki Istambui pada tanggal 27 April 1873. 113 . Yang saya turunkan di atas ini. Aceh sebagai suatu Negara berdaulat penuh yang sedang dalam bahaya mengancam mempergunakan kesempatan itu untuk berbicara dengan kekuatan-kekuatan dunia. Sulthan Aceh Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . orang-orang Aceh mendapati satu "pintu gerbang yang netral" menuju dunia yang luas. 1.) mengirim satu delegasi ke Istambui yang terdiri dari Said Abdur Rahman (seorang politikus/diplomat ulung yang berkedudukan Duta Besar Berkuasa Penuh) dan NyalAbbas (seorang ekonom dan pedagang lada kenamaan). Meminta Bantuan Chalifah. Untuk meminta bantuan dan perhatian Khalifah Turki Usmanuyah di Istambui.berhasil membangkitkan perhatian untuk sejumlah simpasi dunia. Di Penang. hasil ini tidak akan mengurangi pencapaian yang didapati di Turki oleh Duta Istimewa yang ajaib. dibandingkan dengan kebanyakan orang-orang Indonesia lainnya. sekalipun tidak cukup untuk merobah rencana Belanda. Memang. . Mereka berangkat dari Penang dengan menyinggahi Mekkah untuk terlebih dahulu mengadakan kontak dengan Syarif Mekkah dan Pemimpinpemimpin Islam yang f. Abdur Rahman AdhDhahir ". dimana penduduknya sama sekali tidak simpati kepada agressi Belanda.da dikota suci tersebut. Abad eksport lada telah mengantar lebih banyak kemakmuran dan hubungan internasional kepada orang-orang Aceh. kebetulan sekali tanggal tersebut jatuhnya pada hari tentera kolonial Belanda dipukul hancur didaratan Aceh sehingga sisa-sisanya lari terbirit-birit kekapal-kapal dengan meninggalkan bangkai-bangkai teman-temannya yang telah mati konyol. adalah kutipan disana-sini dari bab "Atjehnese Diplomacy 1873" nya Anthony Reid. Aceh telah memulai dengan berbagai hasil luar biasa untuk mengatasi bahaya-bahaya lain dari ekpansi Eropah.1870-1874 M.

Setelah agressi pertama. baik oleh Pemerintah ataupun oleh rakyat Turki. setelah agressi Belanda pertama. orang-orang Aceh dari segala golongan seialu mengunjungi kota pelabuhan Penang untuk mengecap kehidupan kota.000. disamping Missi Abdur Rahman mengadakan kontak-kontak di Timur Tengah. Kabinet Turki berkali-kali mengadakan sidang-sidang istimewa untuk membicarakan masaalah Aceh. Dewan Delapan. maka dengan sangat menyesal Turki tidak dapat memberi bantuan langsung berupa meliter atau benda-benda lainnya. Sekarang. yan terdiri dari pemuka-pemuka dan pemimpin-pemimpin Aceh yang ada 114 . langsung menemui Menteri Luar Negeri Safvet Pasya dan Perdana Menteri Vizir A l i Pasya. Penang adalah pusat kegiatan Aceh diluar negeri. karena Penang sejak dahulu telah menjadi kota dagang dan politik bagi Kerajaan dan orang-orang Aceh. dan pers Turki tiap-tiap hari memuat berita dan komentar mengenai "missi Abdur R a h m a n " dan masaalah Aceh serta agressi Belanda pada umumnya. 2. D i Penang telah berdiri sebuah perwakilan Aceh yang bernama " G E D U N G A C E H " dipusat kota Penang. Memang sejak Sama. bahkan diantara mereka ada yang mengirim puteraputeranya untuk belajar disana. demikian tulis Anthony Reid. Tetapi. pemuka-pemuka Aceh yang ada dikota tersebut dengan aktif sekali mengadakan hubungan dengan Dunia Eropah Modern. missi Abdur Rahman telah mencapai hasil-hasil politis dan diplomatis yang sangat berguna.Setibanya delegasi di Istambui.satu jumlah yang sangat besar menurut ukuran nilai uang waktu itu. untuk menarik simpasi dunia. dimana negara-negara barat kristen sedang berusaha untuk memperetelinya. Mereka mengemukakan masaalah Aceh diagressi oleh Belanda. terutama sekali pers memberi uraian yang amat berguna. di Penang dibentuklah sebuah bada yang bernama " D E W A N D E L A P A N " (The Council of Eight). Sungguhpuh demikian. Sambutan baik dan hangat sekali. dengan biaya $ 40. Gedung Aceh menjadi pusat segala kegiatan politik. karena Turki sendiri waktu itu dalam keadaan sulit. diplomasi dan ekonomi Aceh diluar negeri dimasa-masa menjelang perang dan setelah agressi pertama.

dari kaum Muslimin diseluruh dunia. Sheppard (Amerika). terutama di Malaya dan Singapura sendiri. yaitu Thepen (Jerman). 3. Nyak Abu dan Panglima Perang Haji Yusuf (keduanya kelahiran Aceh. Syekh Ahmad dan Teuku Ibrahim) bertugas membuat garis politik luar negeri Aceh. Luhring (Jerman) dan F. tokoh politik/ekonomi ukuran berat).Muslim. Tuanku Hasyim. Swendsen (Norwegia). Diantara me115 2. Diplomasi dan kampanye Dewan Delapan. Dapat menarik untuk menyebelah Aceh seorang tokoh terkemuka penerbitan surat-surat kabar. dan yang menjadi sekretaris Dewan Delapan yaitu Said Ahmad.disaria. ada empat orang Eropah Muslim yang tinggal di Aceh ikut berperang melawan Belanda. 4. . Teuku Ibrahim (ketiganya tokoh politik/militer kenamaan). tuan W. juga telah memberi hasilhasil yang positif bagi Aceh: 1. Menggerakkan perhatian dunia terhadap masalah Aceh. dan pembina utama harian P E N A N G GAZETTE. tuan Herriot. tokoh melker dan tokoh dagang kenamaan). 5. Juga dapat mendekati kepala kantor berita Reuter di Penang.J. sehingga karenanya suratsurat kabar Penang banyak sekali memuat berita dan komentar yang menguntungkan Aceh dan merugikan Belanda. Mengumpulkan sejumlah besar dana untuk biaya perang Aceh. Panitia Tiga dari Dewan Delapan (Teuku Paya. Dewan Delapan yang terdiri dari Teuku Paya (Ketuanya). politikus yang cakap dan lincah. Gullahmeidin dan Umar (kelahiran India . amunisi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya ke Aceh. bahkan sebelum pecah perang. sementara pimpinan harian dari Dewan Delapan dibawah Teuku Ibrahim selalu mengadakan sidang-sidang rutine untuk membicarakan masalah-masalah hangat yang datang dari Aceh ataupun dari wakilnya diseantero dunia. Menembusi blokade Belanda untuk memasukkan senjata. yang bertugas membantu Aceh dalam peperangan melawan Belanda dalam arti seluas-luasnya. Marshall. tokoh ekonomi kenamaan) dan Syekh Kasim (turunan Arab. disamping telah menggegerkan Den Haag dan Batavia. Dapat mempengaruhi sebahagian orang-orang Eropah untuk menyebelahi Aceh.

6. yaitu bekas Syahbandar Pelabuhan Rangoon. meliter. 116 . diantaranya tuan Pennifeather (orang Inggeris bekas Inspektur Polisi) dan seorang lagi orang Inggeris. Hasil-hasil dari kontak-kontak diplomasi ini banyak juga. Dia telah membantu Aceh.reka. 9. 8. Dewan Delapan terus mengadakan kontak dengan Pemerintah Inggeris. politik dan ahli pembuat senjata. ada yang ahli ekonomi. Singapura dan kota-kota jajahan Inggeris lainnya untuk dipakai oleh Aceh menjadi basis kampanyenya. Dia tiba di Banda Aceh dalam bulan Mei 1874 dengan menyamar sebagai juru-masak untuk dua orang Inggeris. Kecuali itu. dia bersama satu grup orang-orang bekas anggota satu perkumpulan di Sanghai dikirim untuk membantu perang Aceh. Perancis memberi bantuan moril dan Amerika telah memberi kesempatan luas sekali kepada Dewan Delapan untuk berunding dengan Wakil Perutusan Amerika di Penang dan Singapura. Sejumlah besar para perwira Turki ikut membantu Aceh sampai akhir tahun 1875. 7. Perancis dan Amerika. sehingga hampir-hampir saja ditandatangani satu perjanjian (traktat) persahabatan dan saling membantu antara Amerika Serikat dan Kerajaan Aceh Darussalam. ada sejumlah kira-kira 80 orang Eropah yang tinggal di Aceh dalam tahun 1873 untuk ikut bersama rakyat Aceh memerangi Belanda. antaranya Inggeris membiarkan Penang. Kecuali. dan tahun berikutnya datang lagi dua orang perwira arteleri Turki. Seorang Amerika lain yang berdomisili di Penang Tuan Thomas Carr.

yang tidak pernah menyerahkan kedaulatan Aceh kepada Belanda. sekalipun beliau sendiri telah ditawan. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantard) 117 .Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah II.

|> ^ ti. !5 •« ^ U H . •• £ 118 .5 K S § 5.II | | 00 «3 «3 tso § R ? 3 B 5 2 ^ & ^ § g g o § 5 * 121 § 0.

Magat Seukawat. disamping angkatan darat yang telah dibangun semenjak Kerajaan Islam Peureulak dan Samudra/Pase. Pembangun Kerajaan Aceh Darussalam. 8. Bujang Kawal Bentara Siyasah. 12. yaitu : membanguüi< armada (angkatan laut) yang kuat. Tandil Gapunara Siyasah. diantara lembaga-lembaga Negara Tertinggi. 10. (127) Menteri Pertahanan kalau istilah sekarang yang mengepalai Angkatan Darat dan Angkatan Laut. 6. segera meriaiisir rencana A l i Mughaiyat Syah dengan (126) (127) (128) (129) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 41. Tandil Bentara Semasat. 4. 9. salah satu diantaranya. 11. Tandil Raja. Bujang Raja. Qanun selanjutnya menyebutkan gelar-gelar perwira pada Balai Laksamana. Bujang Akiyana. 3. Ibid halaman 65. terdapat B A L A I L A K S A M A N A A M I R U L H A R B . Bujang Bentara Sidik. (126) sama dengan Departemen Pertahanan kalau istilah sekarang. 119 . Tandil Kawal Laksamana. 5. Bujang Laksamana. yaitu: (128) 1.ORGANISASI D A N P E R K E M B A N G A N A N G K A T A N P E R A N G BALAI LAKSANA Menurut Qanun Meukuta Alam. Ibid halaman 70-71. telah menetapkan empat dasar program negara. Tandil Amirul Harb. dan pejabat tinggi yang memimpinnya bergelar Orang Kaya Laksamana Wazirul Harb. (129) Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah yang lebih terkenal dengan A l Kahhar. Seri Bentara Laksamana. PEMBANGUNAN ANGKATAN PERANG Sulthan Ali Mughaiyat Syah. 7. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 96-97. 2.

(131) RASI N A M A P A N G K A T Sebagai suatu Angkatan Perang yang dibangun secara modern.membangun armada dan angkatan perang yang kuat. yaitu : (132) I. 120 . Rasi nama tantra yaitu : 1. Daud Beureueh) kira-kira pada tahun 1959. darat dan laut.H. karena namaitu disejajarkan dengan bahasa Inggeris A. 4. Hasballah Daud (Anaknya Tgk. nama jabatan dan staf komando dari Angkatan Perang Aceh. Tantra (angkatan). Pang Cut (Letnan II). 6. 7. (132) Rasi nama pangkat dan sebagainya ini. Saya rasa. Banta sedang (sersan). H a l ini bisa dimengerti. Dibawah ini saya turunkan rasi nama pangkat. 8. Sulthan Iskandar M u d a yang mendasarkan kerjanya pada filsafat: "Siapa kuat hidup.Aceh Sepanjang Abad halaman 146-147. Said. oleh karena para tenaga dalam bidang militer didatangkan dari Turki pada waktu Aceh sedang membangun Angkatan Perangnya yang modern. (130) Ibid halaman 100-103. bahwa naskah tersebut dibuat Sdr. Arab dan India. nama angkatan. (130) Turki saja yang mengirim 300 tenaga ahli yang dimaksud. 5. siapa lemah tenggelam" terus memperkuat dan mempermoderrn angkatan perangnya. sementara tenaga-tenaga ahli teknik untuk keperluan jeni dan ilmu perang didatangkan dari Turki. Banta (sersan mayor). Pang (Kapten). Af. Banta Cut (Kopral). Hasballah Daud berdasarkan buku yang berbahasa Inggeris. 3. Banta Setia (Pembantu letnan). Pang M u d a (Letnan I). (131) Af. seperti halnya dengan Angkatan Perang Kerajaan Turki Usmaniyah. 2. Si Pai'(Perajurit). saya kutip dari satu naskah yang diberikan kepada saya oleh sdr. maka kepangkatan Angkatan Perang Aceh ditetapkan agak mirip dengan kepangkatan dalam Angkatan Perang T u r k i .

14. Adat Seumasat (Staf Intelijen). 6. 4. Adat (Staf). Panglima Peurintah Sagoe (Panglima Dipisi). 1. 2. Keujruen (Staf Ajudan). 1. Kawan (Kompani). Keujruen Balang (Ajudan Bataliyon). Rakan (Peleton). 6. Bentara Muda (Letnan Kolonel). Panglima Muda (Letnan Jenderal). 3. Bentara (Kolonel). 2. 5. 11. 12. Keujruen (Ajudan Jenderal). 121 . 2. Buhoon Angkatan (Pasukan Tentera) Sabat(Regu). 1. Bentara Cut (Mayor). Bentara Rama Seutia (Kolonel Ajudan). 8. 4. 5. Adat Meuhad (Staf Chusus). Ulee (Komandan). Tuha Adat (Kepala Staf). Adat Peurintah Sagoe (Staf Komando Dipisi). 5. III. 6. Sagoe (Dipisi) Neumat Buet (Jabatan). 3. Tuha Adat Peurintah (Kepala Staf Komando). 9.9. IV. 10. 10. Balang (Bataliyon). 3. II. Pang Muda Seutia (Letnan Ajudan). Kaway (Piket). Sukey (Resimen). Pang Seutia (Kapten Ajudan). Panglima (Jenderal). Rama Seutia (Ajudan). Panglima Sukey (Brigadir Jenderal). Panglima Wakilah (Wakil Panglima). 4. 8. Adat-Samaindra (Staf Administrasi). Panglima Cut (Jenderal Mayor). 9. Peurintah (Komando). 13. 7. 7. Keujruen Panglima (Ajudan Panglima). 15.

15. 19. Bala Sideek Tantra (Corps Polisi Meliter). Sejak berdirinya sampai waktu-waktu yang panjang. ) yang telah meleburkan Kerajaan-kerajaan Kecil di Aceh menjadi satu kerajaan besar. K A W A S A N A C E H BESAR 1. 122 . RASI N A M A J A B A T A N R A N G K A P Kerajaan Aceh Darussalam adalah hasil suatu revolusi besar. Balang Balee Raya (Bataliyon Garnizun). 24. 21. Adat Meuhad (Staf Chusus). 20. Bala Utooh Pandee (Corp Jeni Bangunan). Bentara Seri M u d a Wangsa. 26. Kerajaan Aceh Darussalam selalu dalam keadaan perang. 17. Bala Tantra Rantoe (Tentera Lapangan). 18. 2. Ulee Adat (Perwira Staf). sehingga oleh karena itu kepala-kepala pemerintahan daerah hampir semuanya dijabat rangkap oleh komandan-komandan tentera setempat. Ulee Balang (Komandan Bataliyon). Ulee Kawan (Komandan Kompani). Mentara Tuha Adat (Kepala Staf). Bala Surah Hanta (Corps Perhubungan). yaitu "Revolusi 12 Z u l k a ' d a h " (tahun 916 H . Bala Dapu Bale (Corp Perbekalan Asrama). 11.10. Bentara Dewa Maharaja. Adat Peunaroe (Staf Operasi). Adat Seunaroe (Staf Logistik/Tetorial). Terhadap Ulee Balang (Komandan-komandan Bataliyon) yang merangkap jabatan sipil (kepala Pemerintah Daerah) diberi gelar-gelar tertentu. 23. Bala Buleuen Mirah (Corp Palang Merah). Adapun gelar tersebut seperti tercantum dibawah i n i : (133) I. (133) DiMeuelek: Ganun Meukuta Alam halaman 68-70. 25. Ulee Bala (Kepala Corp). 16. Kawan Bala Gaj ah (Bataliyon Kavaleri). 12. 14. 22. Balang Meuriam Lila (Batliyon Arteleri). 13. yang antara satu dengan daerah lain berbeda-beda. yang kebanyakannya oleh Komandan Bataliyon (Ulee Balang).

Bentara Seri Udahna Raja. Bentara Raja Meurah. Bentara Seri Rama Meukuta. 29. 28. Bentara Raja Dewa Muda. Bentara Seri Lila Wangsa. Bentara Setia Indera. Bentara Seri Maharaja Dewa Purba. 26. 34. 18. Bentara Raja Dewa Indera. 27. 12. 24. Bentara Lila Raja. 39. 22. 23. Bentara Megat Bangsa Diraja. Bentara Seri Indera Pura. 33. Bentara Seri Indera Seutia. 32. 31. Bentara Seri Maharaja Paduka. 10. 16. Bentara Raja Setia Wangsa. Bentara Sinara Indera. 7. 37. 30. 40. 25. Bentara Duka Raja Bentara Maharaja Indera. 8. Bentara Megat Seutia Muda. Bentara Seri Lila Indera. Bentara Paduka Seri Raja Muda. Bentara Seri Raja Setia. 41. 38. Bentara Indera Wangsa. 35. 17. Bentara Seri Indera Lila. Bentara Seri Indera Wangsa. 36. 13. 21. Bentara Seri Amar Diraja. Bentara Paduka Ari Wangsa. Bentara Bijaya Pahlawan. Bentara Raja Indera Perkasa. 15. 19. Bentara Seri Indera Diraja. Bentara Seri Raja Muda. Bentara Seri Indera Muda. 9.3. Bentara Maharaja Darudahna. 5. 20. 123 . Bentara Seri Nara Paduka. Bentara Seri Ratna Meukuta. Bentara Duka Wangsa. 11. 4. Bentara Seri Rama Wangsa. Bentara Raja Indera Seutia. 14. Bentara Paduka. 6. Bentara Seri Maharaja Muda.

24. Bentara Seri Perdana Wangsa. Bentara Raja Dewa Sakti. 13. 12. Bentara Seri Indera Perkasa Bentara Raja Seutia Muda. Bentara Raja Seutia Indera. 32. Bentara Seri Rama Paduka. Bentara Balang Raja Indera Wangsa. 9. 31. Bentara Seri Raja Indera. Bentara Seri Seutia Diraja. 44. 2. 22. 30. 15. Bentara Paduka Lila. 6. Bentara Seri Muda Seutia Padang Tiji. Bentara Seri Muda Seutia. Bentara Seri Muda Wangsa. Bentara Maharaja Purba. Bentara Seri Raja Purba. 33. Bentara Seri Nara Indera. 28. 11. Bentara Raja Seudia Pahlawan. 43.42. . Bentara Seri Indera Maharaja. Bentara Sinara Wangsa (Bentara Balang II). 4. 25. 5. 27. 20. Bentara Seri Indera Megat. 14. Bentara Seri Rama Wangsa Diraja. Bentara Maharaja Dewa. Bentara Raja Dewa Seutia. 7. K A W A S A N L U A R A C E H BESAR 1. 16. 29. 3. 8. Bentara Raja Purba Indera. 21. 10. Bentara Raja Udahna Seutia. 23. (Pengawal Bandar). Bentara Bidaja Pahlawan. Bentara Seri Bijaya Megat. Bentara Seri Maharaja Dewa. Bentara Seri Raja Diraja. Bentara Seri Lila Raja. Bentara Seri Nara Seutia. 18. 26. Bentara Seri Ratna Perkasa. Bentara Seri Indera Pahlawan. 124 Bentara Seri Rama Indera (Bentara Balang I). Bentara Seri Daria. Bentara Raja Seutia Wangsa. 19. 17.

Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 100. Anak-anak muda yang sedang dididik untuk menjadi anggota tentera itu dinamakan "Rakan Syarikat Raja". Bentara Paduka Singa Raja. PENDIDIKAN TENTERA Pembangunar Kerajaan Aceh Darussalam.1523-1566 M. tempat-tempat pendidikan/latihan mana dinamakan :"Blang Si Pal' " dan "Blang Peurade". Sulthan A l i Maghaijat Sjah dan pelanjut-pelanjutnya : A l Kahhar. .M. 43. M. (134) Sulthan Iskandar Muda lebih jauh lagi dalam usahanya mempermodern Angkatan Perang Aceh. Untuk mendapat tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman. 35. Oleh karena itu. (135) Atas permintaan Sulthan A l Kahhar. 44. dalam membangun angkatan perang. 42.) telah me(134) Anthiny Reid: The Contest For North Sumatra halaman 3. (135) H. 41. 38. sulthan Sulaiman Chan (926-974 H . menyadari bahwa angkatan perang yang dapat diandalkan untuk menaikkan martabat negara. Zainuddin: Singa Aceh halaman 79. Bentara Seri Muda Dewa. Bentara Raja Dewa Pahlawan. 39. hanyalah "Angkatan Perang" yang berpendidikan dan terlatih baik.34. Bentara Seri Buni Diraja. Sulthan Turki Usmaniyah. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 42-43. umpamanya dari Kerajaan Turki Usmaniyah. Bentara Raja Lila Muda. terutama dari negara-negara Islam. M. telah mengadakan tempattempat latihan diberbagai tempat diseluruh Aceh. Bentara Raja Lila Meukuta. Bentara Datok Bendahara. 40. 36. 45. Bentara Paduka Seutia Muda. Kerajaan Aceh Darussalam mendatangkan para guru dan instruktur dari negara-negara sahabat. Tgk. Bentara Seri Muda Wangsa Seri. 46. Bentara Seri Dewa Perkasa. 125 . sektor pendidikannya mendapat tempat yang istimewa. Bentara Raja Dewa Pahlawan. 37. Iskandar Muda dan lainnya. Bentara Seri Perdana Lila. Bentara Seri Nara Diraja.

Zainuddin: Tarikh Aceh dan Nusantara halaman 272. Laksamana Beaulieu. (138) WANITA D A L A M A N G K A T A N P E R A N G Sudah sejak zaman Kerajaan Islam Samudra/Pase. peranan wanita dalam politik negara dan meliter sudah nampak menonjol. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 181. (1. (138) M. (137) Hasil dari pendidikan yang teratur baik itu. Singa Aceh halaman 114. dimana mereka langsung masuk dalam dinas tentera aktif. A R M A D A INONG B A L E Semenjak pertama kali dimana Sulthan A l Kahhar mengirim Armada Aceh ke Malaka untuk menghancurkan kubu kolonialis Portugis. 801-831 H .). yang antara lain tulisnya : " setelah Sulthan Iskandar Muda memerintah. (136) 126 . seperti yang diakuinya oleh seorang perwira tinggi Perancis. masing-masing ahli dalam bidang barisan meriam dan barisan kuda (arteleri dan cavaleri) untuk mendidik dan melatih angkatan perang Aceh. (137) Majaiah Sinar Darussalam. Ingat saja seorang raja wanita Ratu Nihrasiyah. sampai-sampai kepada para sulthan penggantinya yang silih H. no. maka orang Aceh telah menjadi perajurit terbaik dikepulauan Nusantara. Dibawah ini dituturkan beberapa contoh : I.M. maka Angkatan Perang Aceh pada waktu itu adalah satu-satunya angkatan perang yang terbaik di Kepulauan Nusantara. (14001428 M.16) Kecuali tempat-tempat pendidikan/latihan yang dinamakan "Blang Si Pai' " yang banyak terdapat diberbagai daerah dan wilayah Aceh. 17 September 1969 halaman 9. diberilah kesempatan yang luas kepada wanita untuk ikut serta dalam lembaga-lembaga negara dan pertahanan. Demikianlah setelah terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. di Ibukota Negara Banda Aceh didirikan sebuah akademi militer yang bernama "Darul Harb" yang dapat diterjemahkan dengan Fakultas Ilmu Peperangan.ngirim ke Aceh sebanyak 40 orang perwira-perwira tentera Turki.

(1589-1604 M . dalam bukunya "Vrowelijke Admiral Malahayati" sangat memuji-muji Laksamana Malahayati dengan Armada Inong Balenya. RESIMEN WANITA P E N G A W A L I S T A N A Dalam masa pemerintahan Sulthan M u d a A l i Ri'ayat Syah V . 127 . Kalau umpamanya Iskandar M u d a tidak dibebaskan dan sempat dibunuh. Seorang Pengarang wanita Belanda. Marie van Zuchtelen. Laksamana Malahayatilah yang telah berhasil menggagalkan percobaan pengacauan oleh Angkatan Laut Belanda dibawah pimpinan Cornelis dan Frederick Houtman (1006 H . Tawarikh Raja-rajaKerajaan Aceh halaman 45. . yang memerintah tahun 997-1011 H . yang datang ke Banda Aceh Darussalam pada tanggal 6 Juni 1602 dengan surat dari Ratu Inggeris. yang terdiri dari 2000 perajurit wanita yang gagah dan tangkas. Kedua Pahlawan inilah yang berjasa membebaskan Iskandar M u d a dari penjara tahanan Sulthan M u d a Alaiddin Ri'ayat Syah V . Zainuddin : SrikandiAceh halaman 8-15. yang terdiri " S i P a i ' Inong" (perajurit wanita) dibawah pimpinan dua pahlawan wanita : Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen.berganti mengirim angkatan laut/darat kedaerah-daerah timur dan barat Sumatera serta ke Malaya. Armada ini dinamakan dengan " A r m a d a Inong Bale" dibawah pimpinan Laksamana Malahayati. Sir James Lancaster. ) . seorang yang bodoh dan bejat moral. (1604-1607 M . M. barangkali Aceh tidak (139) Tgk. ) . Laksamana Malahayati pula yang diserahkan oleh Sulthan Alaiddin Ri'ajat Sjah IV untuk menerima dan menghadapi utusan Ratu Inggeris. Berkali-kali Armada Inong Bale ikut bertempur diselat Melaka dan pantai-pantai sumatera Timur dan Malaya. maka banyak sudah perajuritperajurit yang syahid. Pada zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Sjah I V . ) . dibentuklah sebuah armada yang sebahagian perajuritnya terdiri dari janda-janda (Inong bale) pahlawan-pahlawan yang telah tewas. Yunus Jamil: Sulthan Iskandar Muda halaman 4. dibentuklah "Suke kaway Istana" (Resimen Pengawal Istana). 1011-1015 H . dengan isterinya menjadi "janda " atau "Inong B a l e " . H. (139) II.1599 M . seorang pahlawan wanita yang telah banyak jasa kepada Kerajaan.M. nenekanda Iskandar M u d a .

128 .

yang sekarang hanya tinggal reruntuhannya lagi. Dalam 1962. 129 .Seket Kuta Inong Balee. pernah beberapa sarjana dan mahasiswa Amerika meninjau dan mempelajari kuta lama {benteng) o ini. jika dilihat dari udara.

KUTA INONG BALEE 130 .

-v * is > 5 M I Si II 1? §1 2 s« ^ 3 • © < -~ u 131 .

Terletak diatas sebuah bukit kecil d Kampung Kuta. 132 . Lamreh Krueng RayaAceh Besar. Dalam kandang ini terdapat mak Laksamana Malahayati.Kandang Kampung Kuta.

Makam Laksamana Malahayati di Kandang Kampung Kuta Lamreh Krueng Raya. 133 .

Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 101-102. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 114. Maka demikianlah untuk pertama kali. DIPISI K E U M A L A C A H Y A Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah. M. (1607-1636 M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 43. (142) A l Kahhar yang memusatkan perhatiannya untuk membangun Angkatan Laut yang kuat dan Armada Niaga yang besar. (142) M. A l Kahhar yang berpemandangan jauh.). Bataliyon inilah yang ditugaskan untuk menyambut tamu-tamu agung dengan barisan kehormatannya. yang telah memperbesar dan mempermodern Angkatan Perang Aceh. (141) INDUSTERI P E R A N G Pada waktu Sulthan Turki Sulaiman Chan (926-974 H . (141) M. Sulthan Sulaiman Chan pun mengirimkan 300 tenaga teknisi ke Aceh. A l Kahhar berpendapat bahwa Aceh perlu ada industeri perangnya sendiri. 134 . Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 193. 1523-1566 M.) menawarkan alat senjata dan perlengkapan perang lainnya kepada Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah II A l Kahhar (945-979 H.akan pernah punya Sulthan yang agung sedemikianrupa. Karena itulah.).-1539-1571 M. juga telah membentuk satu dipisi pengawal istana. M. Menurut catatan sejarah. dan untuk selanjutnya beliau meminta bantuan tenaga ahli yang sanggup membantu pembangunan industeri perang. yang perajuritperajuritnya dipilih dari dara-dara yang ramping semampai dan berwajah rupawan. melihat bahwa antara Turki dengan Aceh terlalu jauh. (140) III. yang terdiri dari perajurit-perajurit wanita melulu dan panglimanya seorang jenderal wanita. beliau hanya menerima untuk satu kali saja. 1016-1045 H . satu bataliyon dipisi wanita yang bernama "Dipisi Keumala Cahya" dijadikan "Bataliyon Kawal Kehormatan". seperti yang diceritakan oleh Petualang Portugis Pinto. yang sangat sulit membina hubungan laut yang terjamin apabila kapal-kapal mengangkut alat-alat perlengkapan perang ke Aceh. logislah kalau dengan cepat membina industeri perkapalan dengan mendirikan galangan-galangan kapal yang sanggup membuat kapal-kapal perang (140) Tgk.

yang juga direncanakan oleh teknisi-teknisi Aceh sendiri. kepangkatan. industeri perang dan sebagainya. seperti yang diakui oleh John Anderson. (144) Davis. sehingga pesanan-pesanan dari negeri lain. (143) Ahli sejarah M .dan kapal-kapal niaga. Said mencatat. (143) (144) (145) (146) Kerajaan Yang Mahakuat. kata John John Anderson: Acheen halaman 24. pendidikan. hampir semua barang-barang dari pertukangan dan kerajinan yang dikerjakan orang-orang diluar negeri. Demikianlah. Bahwa Aceh adalah Kerajaan yang mahakuat. Kemajuan industeri meriam dan senjata di Aceh telah sedemikian meningkatnya. sudah dapat diperbuat sendiri di Aceh masa A l Kahhar itu. Tenaga ahli ini. bekerja pada Kerajaan Aceh Darussalam. antara lain mencatat tentang hasil industeri perang Aceh sebagai berikut : "Bahwa Sulthan mempunyai juga banyak sekali meriam-meriam besar dari waja. 1. Ibid halaman 124. Sheppard. (146) A N G K A T A N P E R A N G D A L A M KEN ¥ AT A A N Setelah selesai menguraikan tentang organisasi Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 137. 135 . dapat dipergunakan untuk membikin kapal-kapal yang modern. maka pada akhir bab ini saya akan menurunkan beberapa catatan sejarah yang melukiskan "fakta nyata" dari kehidupan Angkatan Perang Kerajaan Aceh Darussalam. Suatu masa Aceh dapat menginsafkan ahli Portugis dari Malaka supaya belut dari Pemerintahnya. Kekuatan pertahanan dapat diperhebat pula dengan adanya barisan gajah yang dipergunakan oleh hulubalang-hulubalang (Ulee-balang-komandan bataliyon)".J. M. bahwa pembangunan kapal digiatkan. dapat dipenuhi. (145) Seorang teknisi Amerika yang telah masuk Islam dan telah naik haji. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 109-110. yang sesudah memeluk agama Islam di Aceh bernama Khoja Zainal Abidin. yaitu membantu membuat dan memimpin pembuatan senjata pada industeri perang didaerah Samalanga. Kapiten Kapal berbangsa Belanda yang sempat mengunjungi Aceh dalam tahun 1599. diantaranya dari Demak dan Bantan. Namanya F.

seperti halnya dipantai timur sampai-sampai keselatan Asahan. Pengawasan kerajaan berjalan efektif sekali terhadap pelabuhanpelabuhan penting di sepanjang pantai barat Sumatera. 400 Penembak Meriam. Ditengah laut dihadang oleh tiga buah kapal perang Portugis sehingga terjadi satu pertempuran. jurusan Johor. kekuatan dan kebesaran Aceh. 136 . (149) Tgk. Dalam tahun 1575. (148) Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman h3. Puncak Kekuatan. dengan sebuah armada yang menguasi Selat Malaka. Dengan kekuatan ini. 3.Anderson. telah mencapai puncaknya. baik didalam ataupun diluar negeri. ) Sulthan A l Kahhar terpaksa mengangkat angkatan yang besar menghadapi Semenanjung Malaya. Angkatan perang ini terdiri 300 kapal perang 400 ahli penembak meriam dan 15. Angkatan Perang Aceh yang telah begitu kuat dengan mendapat ajaran dan latihan dari ahli-ahli yang datang dari Turki. maka dalam tahun 970 H .sedangkan istananya yang besar dan agung adalah pusat kegiatan ilmu dan kesarjanaan yang tidak ada bandingnya dikepulauan Nusantara (148). yang mengakibatkan ketiga kapal perang Portugis itu ditenggelamkan Selanjutnya Raja mendaratkan tenteranya di Malaka dan mengepung serta menembakinya selama 70 hari Dalam tahun 1582 sekali lagi Sulthan Aceh menyerang Malaka dengan membawa 150 kapal perang. (1564 M . dan setelah itu diserang sekali lagi dengan kekuatan tidak kurang dari 300 kapal perang (147) 2. ) . terbukti dengan dilakukan beberapa ekspedisi dibawah pimpinan rajanya. Aceh menyerang Semenanjung Malaya dari tiga jurusan. Perjalanan penaklukkannya mencapai sejauh Pahang dipantai timur Semenanjung Tanah Melalu.000 lasykar. Raja Aceh menyerang Malaka untuk menghantam Portugis. Dibawah pimpinan raja yang gagah berani dan brilian Sulthan Iskandar M u d a (1607-1636 M . sementara perdagangan luar negerinya telah mampu merealisir segala cita-citanya. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 104-105. Af. jurusan Malaka dan jurusan Patani (149) (147) John A nderson: A cheen halaman 25-26.

Daya dan Pidie. tersedia beratus kapal perang itu " bahwa kapal-kapal perang Aceh jauh lebih besar dari kapal-kapal perang yang pernah dibikin orang di Eropah dizaman itu "Telah kupersaksikan sendiri. yakni Orang Kaya Laksamana dan Orang Kaya Setia Lila (151) 6. 137 . menghancur tembaga dan membikin kapal. Kebesaran Aceh Menurut Beaulieu. pertukangan besi. Serangan ini terdiri seperangkatan armada yang mengangkut sejumlah 15. Serangan Aceh ke Mala'ka berkekuatan 236 buah kapal dengan 20. Pertukangan adalah bakat orang Aceh. Said .000 perajurit. pembersih dilihat dari pakaian dan rumah tangganya. bahwa kapal yang pertengahan saja (150) Af.4. Duta Besar Perancis yang mendapat mandat penuh dari rajanya untuk mengantar surat yang berunding dengan Sulthan Aceh Iskandar Muda. (152) Af. keahlian mereka adalah mengagumkan " dilaut berdiri kapal-kapal perang dari jumlah besar. Dengan 20. Merekapun penggemar sastera. didarat: barisan infantri yang diperteguh oleh tentera gajah. Serangan yang terbesar persiapannya oleh Aceh ke Malaka itu adalah terjadinya dalam tahun 1629. (151) Ibid halaman 169. juga 200 meriam tembaga (150) 5. telah mendapat kabar pula bahwa Aceh telah membentuk suatu front persatuan negara-negara Islam untuk menentang kafir Portugis.000 perajurit Expedisi dipercayakan kepada dua pahlawan yang berpengalaman diperairan ini. Dom Antonio de Noronda gubernur Portugis ketika di Goa ditahun 1564. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 111. membuat catatan antara lain sebagai berikut: (152) " bahwa banyak penduduk (Aceh) yang tahu membaca. dan berhitung. Front Negara-negara Islam. Aceh Sepanjang Abad halaman 181-182. Ditiga pelabuhan jaitu pelabuhan Aceh.000 perajurit dan 400 orang Turki. Dari Sulthan Turki diterimanya sumbangan 500 meriam dan sejumlah besar alat-alat Dalam tahun 1568 barulah terjadi lagi serangan Aceh terhadap Portugis.

" mudah saja dijumpai tukang-tukang besi yang ahli. Istana dikelilingi oleh lapangan kira-kira 1 Vi mil berbentuk bulat telur " melewati istana mengalir sungai yang airnya jernih sekali. dan mereka bisa pula bertugas berdayung berganti-ganti kalau angin kuat. "Gajah-gajah cukup banyak. Kapal-kapal yang akan dinaikkan kepantai untuk digalang dan disimpan. Setiap dayung dikayuh oleh dua orang " Kapal-kapal perang itu dipelihara baik-baik sehabis dipakai berperang "Setiap kapal disediakan beberapa meriam besar. "Setiap kapal sanggup membawa 700 sampai 800 tentera.ada 120 kaki panjangnya. "Ditaksir tidak kurang dari 900 ekor banyaknya gajah kepunyaan Sulthan sendiri. K i r i kanannya banyak tangga untuk turun mandi berkecimpung kedalamnya. A d a sejumlah 1500 hamba sahaya. gajahlah yang menariknya. untuk berhenti. Diempat penjuru didapati empat buah menara tinggi. yang cukup dipercayai dan yang segera dapat menjalankan perintah dengan tanpa pikir-pkir dan bimbang. Disitulah nampak sejumlah 400 perajurit dan 300 gajah yang bertugas di Dalam 138 . Orang Aceh amatlah ahli membikin kapal perang. duduk berlindung dan sebagainya. cantik. Sesudah dinding terachir. sebelum sampai keruang istana sebenarnya. didapati lapangan luas. tapi berat. terlalu lebar dan tinggi pula. Binatang ini amat penting sekali dibutuhkan dipeperangan. Mereka itu kebanyakan asal dari orang asing (Habsyi). untuk lari. apalagi tukang-tukang membikin kapal banyak sekali. sudah terlatih. Terachir sekali sengaja dipertebal temboknya daripada batu-bata yang tebalnya 50 langkah. Pun banyak dijumpai tukang-tukang yang pandai menuang tembaga. dan banyak sekali tukang-tukang kayu. harus dilalui dulu empat buah pintu gerbang. Juga dayung-dayungnya panjang tapi enteng. Sebagai pegawai Sulthan saja didalam istana didapati tidak kurang dari 300 orang tukang mas. Semuanya tahu menjalankan tugas dalam peperangan. Disitu didapati bilik-bilik. untuk berbelok.

Gambar lukisan Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Syah Sri Baginda mangkat pada 23 Oktober 1675, memerintah dari 5 Febru 1641—23 Oktober 1675.

(Dari buku: Srikandi Aceh) .

139

KEHIDUPAN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL LEMBAGA—LEMBAGA SOSIAL Diantara lembaga-lembaga pada tingkat Pemerintahan Pusat, terdapat empat lembaga yang tugas pekerjaannya meliputi bidangbidang sosial, yaitu: (153) 1. Balai Baltul Musafir.

Balai ini bertugas mengurus para pengembara (wisatawan dalam dan luar negeri), menyantuni para pengembara terlantar dan mengurus perjalanan keluar negeri. 2. Balai Baltul Fakir Wal Miskin.

Balai ini bertugas menyantuni fakir miskin, mendidik dan menyantuni anak yatim piatu. 3. Balai Silatur Rahim.

Balai ini berfungsi mengatur hubungan persaudaraan antara warga-negara dan antar manusia yang berdiam dalam Kerajaan Aceh Darussalam. 4. Balai Darul Asyikin.

Balai ini berfungsi sebagai "kontak biro" antara pemudapemudi yang ingin berkenalan, berpacaran, bertunangan dan seterusnya berjodoh. UNSUR—UNSUR WARGANEGARA Menurut catatan sejarah, bahwa penduduk asli Aceh sebelum datang Agama Islam berasal dari suku-suku bangsa yang datang dari negeri-negeri atas angin yaitu Hindia, Siam, Funan, Kamboja dan Campa.
(153) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 71-72.

140

Mereka adalah pecahan dari bangsa "Mon Khmer" dan suku "Mantra" (Mantir), yang kemudian oleh orang Aceh disebut "Manteu". (154) Setelah Aceh dimasuki Agama Islam (akhir abad I H.), maka datang pula ke Aceh orang-orang Islam Parsia, Arab Afrika, yang mana mereka menetap di Aceh dan menjadi warganegara, bahkan menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan. Akhirnya mereka juga menjadi unsur-unsur warganegara yang penting. KEDUDUKAN WANITA Kerajaan Aceh Darussalam yang telah mengambil Islam menjadi dasar negaranya dan Quran serta Hadis sumber hukumnya, maka adalah sesuatu yang logis kalau kedudukan wanita disetarafkan dengan pria dan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Qanun Meukuta Alam membolehkan kaum wanita menduduki segala jabatan dalam lembaga negara, termasuk Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen). (155) Dalam perjalanan sejarah Kerajaan Aceh Darussalam, kita dapati banyak sekali tokoh-tokoh wanita yang memegang peranan penting dalam pemerintahan dan lembaga-lembaga negara, sebagai akibat logis dari ketentuan Qanun Meukuta Alam yang mengatur kedudukan wanita. Nukilan catatan sejarah dibawah ini adalah sebahagian dari padanya: 1. Wanita-wanita Anggota Legeslatif.

Balai Majelis Mahkamah Rakyat (Parlemen) dizaman Ratu Safiatuddin, terdiri dari 73 orang anggota, dan 1 diantaranya adalah wa8 nita, sedangkan pada zaman-zaman sebelumnya jumlah anggota wanita kurang dari 10 orang. Diantara kedelapan belas anggota wanita, tersebutlah tokoh-tokoh utama wanita waktu itu, antaranya yaitu Sitti Cahaya Sinyak Bunga, Nyak Puwan, Sinyak Ukah, Sinyak Habibah, Uli Puwan, Siti Awam, Sinyak Tampli dll. (156)
(154) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 1-2. (155) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 90-91. (156) Ibid halaman 90-91. M. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 192-193.

141

2.

Wanita-wanita Negarawan.

A k a n terlalu banyak untuk menyebut tokoh-tokoh wanita Aceh yang menjadi negarawan ulung, baik sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan daerah dan sebagainya. Sebagai Kepala Negara Wanita, terkenallah nama-nama : Ratu Nihrasiyah Rawa Khadiyu (157), Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat, Seri Ratu Nurul A l a m Naqiatuddin, Seri Ratu Zakiatuddin Inayat Syah, Seri Ratu Kamalat Syah (158) Sebagai kepala Pemerintahan Daerah (Uleebalang) terkenallah tokoh-tokoh wanita seperti Cut Nyak Asiah (159), Pocut Meuligoe, Cut Nyak Keureuto dan Cutma Fatimah (160). Sebagai pahlawan terkenallah tokoh-tokoh wanita kenamaan seperti: Laksamana Malahayati (161), Laksamana Meurah Ganti dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen (162), Cut Nyak Dhien, Teungku Fakinah, Cut Meutia, Pocut Baren, Polcut Biheue dan Cutpo Fatimah. (163) UPACARA—UPACARA ADAT Kerajaan Aceh Darussalam sebagai suatu masyarakat modern yang mempunyai tata-tertip, logislah kalau mengenai berbagai "upacara-adat" dalam kehidupan sosialnya, seperti: 1. Upacara Perkawinan.

Sesuatu perkawinan didahului dan diliputi oleh berbagai adat-istiadat dengan berbagai macam upacara, seperti Melihat Fhai (masa perkenalan), Meulakee (meminang), ranup kong baba (memberi tanda pertunangan), Malam Mampleue (malam penganten),
(157) Tgk. M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 17. (158) Ibid halaman 48. Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 191-2IS. H.Af. Zainuddin : SrikandiAceh halaman 16-55. Ilyas Sutan Pamenan: RencongAceh ditangan Wanita halaman 35-93. (159) H.m. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 134. (160) Af. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 139. (161) Tgk. Af. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 111-112. (162) Ibid halaman 114. (163) H.M. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 56-132.

142

Gambar lukisan Cut Nyak Dhien

143

I
a g 3 B, 3

I

*:
.2

!
a 1
co

144

I s
3

K

•5 Q
e

i

a

145

Makam Srikandi Cut NyakDhien di Sumedang Jawa Barat.

146

Gambar lukisan CutMeutia

147

148 .Gambar lukisan Teuku Umar Johan Pahlawan.

Gambar lukisan Teuku Panglima Polem Muhammad Daud. 149 .

pagar dan sebagainya. untuk mengerjakan sawah. Meuseuraya untuk bersama. Tueng Dara Baro (menjemput penganten wanita). Husin : Adat Aceh halaman 982. Meuseuraya (gotong-royong) ada tiga macam : a. khanduri rabu abeeh (Rebu akhir bulan Safar. Meuseuraya untuk umum. kadli. memotong padi. Ada beberapa macam khanduri yang telah diadatkan. antara lain yaitu : (164) H. Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 340-358. meunasah. (166) UPACARA—UPACARA KENEGARAAN Dalam Kerajaan Aceh Darussalam telah ditetapkan beberapa macam upacara kenegaraan yang banyak sangkut pautnya dengan kehidupan sosial. Khanduri.M. umpamanya mengerjakan sawah. (166) H. Zainuddin: Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 364-366.M. yaitu gotong royong timbalbalik antara penduduk. khanduri blang (kenduri waktu akan turun kesawah). puwoe sie bak meugang (mengatur daging pada hari meugang). M. (165) H. yaitu untuk uleebalang. yaitu khanduri molud (12 Rabiul Awal).Meukeuridja (pesta kawin). c. b. Khanduri apam (Isra-mikradj). dinamakan juga khanduri tolak bala). khanduri bu (asyura 10 Muharram). menggerik dan sebagainya.M. (164) 2. 150 . kebun. seperti membikin lueng ie (irrigasi). Meuseuraya untuk pribadi tanpa balas. peumeukleh (dipisahkan dari ibu/bapa atau mertua) dan peusunat (menyunatkan anak). Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 362-364. madeueng (bersalin). mesjid dan sebagainya. Upacara Meuseuraya. jalan. keuchik/teungku dan pemimpin-pemimpin tertentu. khanduri laot (kenduri turun kelaut) dan khanduri lada (kenduri waktu panen lada) (165) 3. Keumaweueh (menepung-tawar penganten wanita yang hamil pertama dengan membawa hidangan).

Upacara hari meumeugang. yang memang chusus menjemput Sulthan di Istana Kemala Cahaya Nurul Asyikin.1. syahbandar Seri Rama Setia mempersembahkan bungong-jaroe kepada Sulthan berupa pakaian. 151 . ekonomi/keuangan. yang dihadiri oleh Sulthan. Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 67. orang lumpuh dan janda-janda. maka barulah Sulthan memasuki ruangan upacara (gedung parlemen) dengan dipapah oleh Bujang Raja Seri Bentara Rakyat (Imam Balai Majelis Mahkamah Rakyat atau Ketua Parlemen). dimana Sulthan sendiri akan hadir dan membukanya. para pembesar dan undangan hadir. para menteri. diharuskan dengan suatu upacara besar dan khidmat. Terjadi pada sehari sebelum Ramadlan (30 atau 29 Sya'ban). Balai Majelis Mahkamah Rakyat adalah semacam badan musyawarah negara (kira-kira parlemen) yang beranggotakan 73 orang. pakaian dan beras kepada fakir/miskin. Pembukaan Majelis Mahkamah Rakyat. pertahanan dan sebagainya. Juga Syahbandar menyediakan karangankarangan bunga untuk dibawa ke " K a n d a n g " (makam) rajaraja. para perwira dan pemimpin-pemimpin rakyat. D i Keraton Darud Dunia ada upacara khusus. Adat Aceh (Adat Meukuta Alam) halaman 19-20. (169) (167) (168) (169) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 76-77. Sulthan memerintahkan Imam Balai Baitul F a k i r / M i s k i n untuk membagikan daging. para pembesar negara. Dalam upacara itu. Menjelang upacara itu. Balai Majelis Mahkamah Rakyat terletak dalam daerah Istana "Darud D u n i a " . Setelah segala-galanya musta'id segala anggota. Tiap-tiap pembukaan dari sidang-sidangnya. dimana diuraikan masalah-masalah politik. untuk menjadi bahan bagi balai dalam menyusun garis-garis besar haluan negara (167) 2. yang dipakai raja dalam upacara itu. Sulthan mengucapkan amanat kenegaraan. (168) Pada hari itu juga. para ulama dan cerdik pandai. Dana disediakan oleh Qadli Mu'adhdham sebagai Bendhara Chazanah Balai Silatur Rahim.

para ulama. Kedua upacara ini sangat meriah. (171) 5 Upacara Hari Raya Junjungan Duli. Sapi yang dipotong oleh Sulthan telah diberi berpakaian yang indah. Dalam upacara itu. para pembesar sipil dan militer. dengan suatu upacara khidmat Syahbandar Saiful Muluk mempersembahkan "euntatan" berupa pakaian kepada Sulthan. tetapi hari idil adhha jauh lebih hebat dan amat meriah. baik idil fithri atau idil adhha. Sulthan memberi amanat/titah tahunan. bertempat dihadapan Balai Rong Sari dalam Keraton Darud Dunia. berpuluh gajah dan beratus-ratus kuda ikut serta. Upacara dihadiri oleh para menteri. perwakilan-perwakilan negara sahabat! Upacara Majelis Junjungan Duli diadakan dengan khidmat dan agung sekali. para pejabat sipil dan meliter. Sulthan bersama para pembesar menghadiri upacara memotong qurban. Menjelang malam 27 Ramadlan. Upacara Sembahyang Hari Raya. (171) Ibid halaman 21-23 dan 25-38. para ulama/hukama. Upacara sembahyang hari raya. (172) Adat Aceh (Adat Meuketa Alam) halaman 24-25. para pengusaha. Sehabis sembahyang Idil Adhha. anggota Balai Majelis Mahkamah Rakyat. Majelis Junjungan Duli diadakan setahun sekali. pemimpin-pemimpin rakyat. berangkat dari Istana Darud Dunia ke Baitur Rahman dengan barisan yang hebat. Sulthan dengan para menteri. ditaburi kesturi dan bauan lainnya atas seluruh badannya. yang melaporkan hal ihwal tahun yang baru lalu dan menggariskan rencana kerja untuk tahun mendatang. (172) (170) Adat Aceh (Adat MeukutaAlam) halaman 20-21. diadakan dalam Mesjid Raya Baitur Rahman. para pejabat dan perwira tinggi serta pemimpin-pemimpin rakyat. Dihadiri oleh para menteri. Upacara diakhir dengan pawai keliling Kota Banda Aceh. pakaian mana akan dipakai Sulthan waktu menghadiri upacara malam Lailatul-Qadar yang diadakan dimedan Darud Dunia. 152 . Upacara Malam Lailatul-Qadar. (170) 4.3.

Dalam abad ke X V I dan XVII. India dan Afrika. Sebuah jambur (kemah) besar yang dibuat dari kerangka besi dan hiasan-hiasan yang indah. Syahbandar Muktabar Chan (Bentara Pelabuhan Aceh) semenjak bulan Zulhijah telah mempersiapkan tempat upacara untuk Sulthan dan para pembesar. betul-betul hidup dan (173) Ibid halaman 42. Sulthan dan para pembesar turut dalam upacara mandi Safar. baik politik/ekonomi nasional ataupun politik/ekonomi internasional. Syahbandar Muktabar Chan bertugas mempersiapkan "Upacara Mandi Safar" (pesta pantai) itu untuk Sulthan. Pada pagi-pagi hari Araba'a Achir. Banda Aceh otomatis menjadi pusat perkembangan dan kegiatan politik. Eropah. Amerika. bahkan juga dalam rantau Asia Tenggara seluruhnya. dan hari Rabu akhir orang beramai-ramai kelaut untuk mengadakan pesta pantai yang dinamakan "Mandi Safar". Upacara Mandi Safar. dengan satu perarakan amat besar dan dahsyat Sulthan berangkat ketempat upacara mandi safar (pesta pantai). 153 . ekonomi dan sosial. garis hubungan Banda Aceh memanjang ke Tiongkok.6. Pada waktu itu. (173) BANDA ACEH DARUSSALAM PUSAT KEGIATAN ILMU DAN KEBUDAYAAN KOTA POLITIK Sebagai Ibukota Negara. sehingga telah merupakan istana kecilmungil. yang dijemput oleh Syahbandar Muktabar Chan. tidak saja dalam kawasan kepulauan Nusantara sendiri. Korea. Timur Tengah. Banda Aceh menjadi pusat kegiatan politik dan ekonomi. Pelaksanaan segala pekerjaan itu dibawah tanggung-jawab Tandil Kawal (Komandan Pengawal Pelabuhan). Akhir bulan Safar selama seminggu dinyatakan libur urrium dalam kerajaan. Banda Aceh sebagai suatu Kota Politik.

Anthony Reid: The Contest For North Sumatra c. Dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665-708 H . = 1205 M . (174) SEJARAHNYA Pada hari Jum'at tanggal 1 Ramdlan 601 H .) sempurnalah pemindahan Ibukota Negara dari Lamuri ke Bandar Darussalam. M. = 1267-1309 M. mendirikan Kraton Darud-Dunia dan Mesjid Jami Baitur Rahman dalam kota Bandar Darussalam. terutama kaum Muslimin dalam kawasan Kepulauan Nusantara. Setelah dalam masa pemerintahan Sulthan HusainSyah (870-885 H . (175). maka ibukota Negara (174) (175) (176) Baca : a. sehingga achirnya menjadi kota internasional dalam arti seluas kata. Sulthan Islam yang pertama. M. kebudayaan dan meliter. maka Ibukota Negara Bandar Darussalam. M. dimana baginda dalam tahun 691 H . Banda Aceh Darussalam terus berkembang. (176) Demikianlah. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah sendiri. dirobah nama menjadi B A N D A A C E H D A R U S S A L A M . Anderson: Acheen. dan diberi nama BANDAR DARUSSALAM. Yunus Jamil : Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 38. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 36-37. = 1292 M . suatu federasi dari Kerajaan Darussalam. dan pada tanggal tersebut juga (1 Ramadlan 601 H. yang didirikan dekat sungai Kuala Naga (Kuala/Sungai Aceh sekarang). Ummat Islam Kerajaan Indra Purba memproklamirkan berdirinya Kerajaan Islam yang diberi nama K E R A J A A N D A R U S S A L A M . Tgk. setelah Jenderal Agressor van Swieten merebut Kraton Darud-Dunia pada tanggal 24 Januari 1874. sering dikunjungi para wakil berbagai negara. dimana sering terjadi pakat-pakat politik. Kota Banda Aceh Darussalam yang menjadi kebanggaan Ummat Islam sedünia. Tgk. dimana juga beliau sebagai pendiri dan arsitek bagi kota istirahat Glee Weueng.) diresmikan berdirinya Ibukota Negara yang baru. 154 . ekonomi.bergolak. Kerajaan Daya dan Kerajaan Pidie. = 1465-1480 M) berdiri Kerajaan Aceh. Sebagai pendiri dan arsitek dari kota Bandar Darussalam ini. Said: Aceh Sepanjang Abad b.

Mesjid anti Baiturrahman yang dibakar serdadu-serdadu Belanda dalam tahun 1873.MESJID JAMIBAITURRAHMAN YANG DIBAKAR BELANDA WAKTU PENYERANGAN-I GAMBAR DIBUAT JAKFAR MENURUT PETUNJUK TGK SYEKH IBRAHIM LAMBHUK. Mesjid Jami Baiturrahman yang dibikin lain setelah selesai perang. 155 .

Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar lagi dengan menambah dua buah kubah dan dua menara dalam 1958. sehi besarnya menjadi empat kali dari sebelumnya. 156 .Mesjid Jami Baiturrahman setelah diperbesar dengan menamb dua buah kubah dalam tahun 1932.

maka dalam tahun 1963 Banda Aceh dihidupkan kembali. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda. dan semenjak itu resmilah Banda Aceh Darussalam dikebumikan dan diatas pusaranya ditegakkan Kutaraja sebagai lambang dari kolonialisme". j ^ (178) (179) . b. Mesjid Jami Baitur Rahman. juga ia merupakan sebuah lembaga perguruan tinggi (universitas) yang terbesar di Asia Tenggara waktu itu yang lengkap dengan segala cabang ilmu pengetahuan. India dan lainnya. Arab. dengan sebuah proklamasinya yang berbunyi: "Bahwa kerajaan Aceh sesuai dengan hukum Perang. Junus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Acsh halaman 37. K O T A UNIVERSITAS Banda Aceh Darussalam pada zaman jayanya (sekitar abad XVI dan XVII) bukan saja sebagai kota tempat kegiatan politik dan ekonomi. juga didatangkan dari Turki. c. resmilah Banda Aceh menjadi nama Ibukota Propinsi Daerah Istimewa Aceh. menjadi hak-milik Kerajaan Belanda. Ismail Jakup: Teungku Chik Di Tiro halaman 20—21. yaitu : 1. = 1292 M . Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 23-24. yang kemudian disahkan oleh Gubernur Jenderal di Batavia dengan beslit yang bertanggal 16 Maret 1874. Pada zaman itu. d. bukan lagi Kutaraja. hal ini terjadi dengan Keputusan Menteri Pemerintahan Umum Dan Otonomi Daerah bertanggal 9 Mei 1963 No. 52/1/43-43. disamping sebagai pusat kegiatan ibadat. A. Tgk. Anthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman xiii. Sinar Darussalam No. ada tiga pusat tempat kegiatan ilmu pengetahuan dalam kota Banda Aceh. dan Banda Aceh itu dinamainya dengan Kutaraja. (178) Mesjid Jami Baitur Rahman. M. (179) (177) a. yang dalam istilah sekarang disebut "Kota Universitas". Parsia. tetapi juga ia sebagai kota tempat kegiatan dan perkembangan ilmu pengetahuan. yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I dalam tahun 691 H . (177) Setelah 89 tahun Banda Aceh Darussalam dikuburkan hiduphidup dan Kutaraja dihidupkannya. Semenjak tanggal tersebut. yang kemudian diperbesar oleh Sulthan-sulthan setelahnya.Aceh dirobah menjadi K U T A R A J A . Muhammad Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 473. 17/1969 halaman 6—18. Des. sementara guru besar-guru besarnya kecuali ulama/sarjana Aceh sendiri.

(180) Mesjid Baitur Rahim merupakan pusat kegiatan ilmu dalam istana Kraton Darud-Dunia. terutama sekali ilmu-ilmu politik dan hukum tatanegara. (182) Dengan adanya tiga pusat kegiatan ilmu pengetahuan i n i . pesantren dan sebagainya " (183) ISTANA T A M A N KESENIAN ^ Istana dalam Kraton Darud-Dunia merupakan "Taman Kesenia n " yang menggairahkan. Mesjid Baitul Musyahadah yang cantik i n i . Balai Setia Ulama dan Balai Jama'ah Himpunan Ulama. 158 . masa Sulthan Iskandar M u d a itu dapat dikatakan sebagai suatu masa kesadaran. yang dibuat oleh Sulthan Iskandar M u d a Meukuta A l a m dalam komplek Kraton Darud-Dunia sekitar 1016 H . yang dibuat oleh Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani dalam komplek Kraton Kuta A l a m sekitar 1046 H . Said . dimana selalu dihidangkan berbagai tarian dan nyanyian pada waktu tertentu. (182) a. lembaga-lembaga mana adalah pusat-pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan dalam komplek Kraton Darud-Dunia. Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin. Iskandar M u d a mempunyai minat yang besar sekali untuk mendirikan mesjid atau rumah ibadah. = 1637 M . Mesjid Baitur Rahim. "terutama dibidang agama. 3 7/1971 halaman 36-37. untuk menggantikan mesjid Baitur Rahim yang dibuat Sulthan Syamsu Syah.2. sehingga apa yang ditulis ahli sejarah Muhammad Said adaiah suatu fakta sejarah yang bernas. " dalam soal ilmu pengetahuan atau kecerdasan" demikian tulis M . Mesjid Baitul Musyahadah. Aceh Sepanjang Abad halaman 173—$74. b. pada waktu ada upacara (180) Tgk. M. dimana nama baitur Rahim ini dialihkan dari nama mesjid yang dibuat oleh Sulthan Alaiddin Syamsu Syah dalam komplek Kraton Kuta A l a m bersamaan dengan membuat Istana tersebut. (183) M. juga merupakan pusat kegiatan ilmu dan kebudayaan yang ketiga dalam kota Banda Aceh. disamping Balai Setia Hukama. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh halaman 38. = 1607 H . (181) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 71. (181) 3. Said. Sinar Darussalam No. . =1607 M . maka beralasanlah kiranya kalau dikatakan bahwa Banda Aceh pada zaman keemasannya itu adalah " K O T A U N I V E R S I T A S " menurut istilah orang sekarang.

159 . berkeliling. Seluruh pakaiannya bertenun benang emas. Hari Penerimaan ditentukan setelah Sulthan sembuh. sekeliling bahu dihiasi dengan pita hampir leher. utusan khas Raja Perancis: (184) " Hari pertama Beaulieu keistana belum diterima langsung oleh Sulthan. Upacara audiensi diistana dilangsungkan dengan membacakan surat raja Perancis. Setelah mendapat isyarat dari Sulthan. tampil dua gadis jelita. Lima belas gadis tampil pula masing-masing dengan gendang kecil. Diatas batil dikembangkan saputangan bertenun emas. pada malam-malam resepsi. gemerlapan silaunya seperti pancaran cahaya metahari. maka (184) Ibid halaman 180-181. lalu diadakan pertunjukan kesenian. ditaburi dengan emas picak segi berulis. menakjubkan Beaulieu melihatnya. Sekeliling balai ditaburi dindingnya dan ditikari lantainya dengan permadani Turki. tiada sanggup Beaulieu mencari kata-kata untuk menceritakan kekagumannya ketika itu. seperti umpamanya yang dilukiskan Muhmmad Said waktu Sulthan Iskandar Muda menjamu makan Jenderal Beaulieu. "Penyambutan termasuk luar biasa.kenegaraan ataupun upacara-upacara lainnya. kecuali pusparagam hiasan memperindah pakaian keemasan mereka. Disepanjang kulaian tabir berkelim hiasannya batu permata indah. demikianlah dinyatakan oleh Syahbandar Aceh kepada Beaulieu sendiri ketika Jenderal Perancis ini mendapat keistimewaan. halus kulitnya. sangat indah mata menatap. Menurut Beaulieu. Tidak lama. tidak disangkanya dinegeri sepanas itu menemui gadis rupawan seputih bulan. ketigapuluh wanita itu segera melayani perjamuan makan siang. lalu meletakkan diatas permadani. sambil berkeliling menari berdendang mengikuti gendang yang diiramakan menepuknya. Telinga mereka diberi beranting-ranting emas bergantung hingga bahu. "Dandanan rambutnya disungkup oleh semacam topi yang mencuram kekuping daripada emas kertas diberi berumbai sepanjang VA kaki. Sejumlah tiga puluh wanita masing-masing dengan batil perak yang besar bawaannya tampil. Leher mereka seluruhnya dikalungi emas. "Selesai jamuan. dan terutama sekali dalam jamuan makan atau dalam resepsi untuk menerima dan menghormati tamu-tamu agung dari luar negeri. karena cantik sekali.

yaitu kebun. bergelar Tanjung Indera Bangsa. Sanalah Hadharat Yang Maha Mulia semanyam mengail. dan pintunya menghadap keistana. barangsiapa meminum dia sehatlah tubuhnya. Digelar baginda bustan itu "Taman G a i r a h " . Sinar Darussalam No. bergelar Tebing Sangga Saffa. terlalu indah. Syekh Nuruddin A r Raniry. diatas kop itu batu diperbuat seperti biram berkelopak dan berkemuncakkan daripada sangga pelinggam. M a k a kedua belah tebing sungai Darul Isyki itu diturapnya dengan batu pancawarna. antara lain dilengkapi dengan sebuah taman sari yang indah dan lengkap sekali. bergelar Pintu Biram Indera Bangsa. dua buah jambangan. dan perbuatan pintunya itu berkop.lengan dan betisnya hanya ditutup dengan banyak gelang emas. bagaikan taman kayangan yang terdapat dalam mimpi. T. Dan adalah kiri kanan tebing sungai arah kehulu itu dua buah tangga batu hitam diikatnya dengan tembaga semburan seperti emas rupanya. b. seorang ulama dan pengarang besar yang berjiwa seni. dan ada pada sama tengah taman itu amat sejuk. kira-kira seribu depa luasnya. seperti peterana rupanya. yang pada sungai Darul Isyki itu. telah melukiskan Taman Gairah itu sebagai dibawah i n i : (185) Pada zaman bagindalah berbuat suatu taman. berkerlapan rupanya. Dr. rupanya seperti payung (185) a. Syahdan adalah pertemuan dewala Taman Gairah itu. Diatasnya suatu balai delapan segi. Adalah dewala taman itu daripada batu dirapati. terlalu gemerlap sinarnya. M a k a adalah disisi tangga arah kekanan itu suatu batu mengampar. Dan adalah terbit mata air itu daripada pihak maghrib dibawah gunung Jabalul A l a . 160 . M a k a ditanaminya pelbagai bunga-bungaan dan aneka-aneka buah-buahan. "Demikianlah mereka mengayiinkan tarinya sesuai dengan irama gendang sambil sujud menyembah raja " T A M A N GAIRAH Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara yang bersifat internasional. Iskandar: A nalisa Tentang Bustanus Salatin halaman 48-52. maka diturap dengan kapur yang amat bersih seperti perak rupanya. 35/1971 halaman 17-21. Dan disisinya itu sepohon buraksa terlalu rampak. keluarnya daripada batu hitam. bergelar Rambut Gemalai.

Bermula pantai sungai Darul Isyki itu dirapatnya dengan batu yang mengampar. bergelar pulau Sangga Marmar. dan bunga tanjung. terlalu amat rindang. warnanya seperti emas. Dan diatasnya suatu batu mengampar. 161 . Dan ada disisinya suatu kolam terlalu luas. dan ada sebuah balai kambang diteluk itu. Sebermula diseberang sungai Darul Isyki itu dua buah kolam. daripada bunga telepuk. Syahdan adalah dihilir pulau itu suatu jeram. Dan ada pada pantai itu seekor naga hikmat. tutupnya daripada perak. kayu labi-labi. Diatas pulau Sangga Marmar itu suatu pasu. dan bunga jengke linir. rupanya seperti sisik naga. Maka dalah dalam kolam itu pelbagai bunga-bungan. bergelar Banar Nila warna. bergelar Tiindur Hati. putih seperti kapur barus. Di kepala pulau itu sebuah batu mengampar. yang arah kekanan itu bergelar Pantai Ratna Cuaca dan arah kekiri bergelar Pantai Sumbaga. Dan dihilir jeram itu suatu teluk. senantiasa air mengalir pada saluran itu. Dan tebingnya terlalu tinggi. dan di hilir pantai itu suatu lubuh terlalu dalam. Dan pada sama tengah kolam itu sebuah pulau. Dan ada dihilir teluk itu suatu pantai. kedudukannya daripada kayu jati. bergelar Karang Pancalogam. Dan ada diatas tebing sepohon kayu. Dan adalah sama tengah sungai Darul Isyki itu sebuah pulau. seperti singgasana rupanya. Dan adalah dalamnya sarwa jenis ikan. dan pegawainya daripada sewadaru. Dan ada dalam kolam itu beberapa ikan. dan caraknya daripada fidlii yang abyadl. bergelar Jeram Tangisan Naga. Dan adalah keliling pulau itu karang berbagai-bagai warnanya. perusahaannya seperti tembus. Adalah dalamnya berbagai-bagai jenis ikan dan bunga-bungan. Dan adalah isinya air mawar jazdi yang amat merebak baunya. dan seroja. suatu Cita Rasa dan suatu kolam bergelar Cita Hati. daripada tunjung putih dan tunjung merah. dan atapnya daripada timah. dan ada pada mulut naga itu suatu saluran emas berpermata. terlalu permai. bergelar Teluk Dendang Anak. yaitu pemandian. diturapi dengan batu putih. bergelar Sangga Sumak. terlalu amat gemuruh bunyinya. dan teratai. barangsiapa mendengar dia terlalu sukacita hatinya. bergelar Rindu Reka. dan bunga iram iram. bergelar Pantai Indera Paksa. lakunya seperti lidah naga. bergelar Lubuk Taghyir. Dan adalah kersik pulau terlalu elok rupanya. bergelar pulau Sangga Sembega.hijau. tunjung ungu dan tunjung biru. dan kelahnya daripada perak.

tempat khanduri baginda. kilau-kilauan dipandang orang. dan selimpat. M a k a apabila kena matahari cemerlanglah cahayanya itu. Dan ada ditebing sungai Darul Isyki itu suatu 162 . Dan dihadapan gunung itu pasirnya daripada batu nilam dan ada sebuah balai keemasan perbuatan orang atas angin. Dan barangsiapa masuk kedalam kandang itu. bergelar Gegunungan Menara Permata. Dan ada ditebing kolam itu dua buah jambangan. Syahdan adalah semua merpati itu sekaliannya tahu menari. bergelar pedikeran leka. warnanya seperti warna zamrud. diukir pelbagai warna. daripada pisang emas dan pisang suasa.tunjung kuning dan tunjung dadu. Dan ada tanaman-tanaman atas gunung itu. Dan pada sama tengah medan itu sebuah gunung diatasnya menara tempat semanyam. bergelar Kembang Seroja Berkerawang. dan serba jenis bunga-bungan adalah disana. dan Dewadaru dan pegawainya daripada kayu jentera mula. adalah dia mengucap selawat kepada Nabi S A W . suatu bergelar Peterana Sangga. Dan ada pada gegunungan itu suatu guha. dan selapis lagi atas kandang itu daripada cat hijau. daripada cempaka. suatu bergelar kembang Cerpu Cinta. Syahdan dari kanan sungai Darul Isyki itu suatu medan terlalu amat luas. dan Naga Puspa. Dan ada disisi gunung itu kandang baginda. Dan di hadapan kandang itu sebuah balai gading. dan tembus dan mega arakan-arakan. Dan tiang kandang itu bernama Tamriah. perbuatan orang benua Turki. selapis daripada papan dicat dengan lumerik hitam. beberapa bungabungaan. dan atapnya daripada perak seperti sisik rumbia. Dan disisi balai itu beberapa pohon pisang. bergelar Medan Chairani. dan dewala kandang itu diturap dengan batu putih. dan nakas. dan air mawar merah dan putih dan srigading. Dan adalah atap kandang itu dua lapis. dan arah kehulunya suatu peterana batu warna nilam. gemerlap rupa warnanya. Dan adalah dewalah yang didalam itu beberapa beteterapan batu putih belazuwardi. dan disisinya ada sebuah rumah merpati. kersiknya daripada batu pelinggam. dan kemuncaknya suasa. Sulaimani dan Yamani. Kemuncaknya daripada mulamma dan sulur bayungnya daripada perak dan dibawah salur bayungnya itu buah pendendang daripada cermin. bergelar Kembang Lela Mashadi. pintunya bertingkap perak. Adalah dalamnya beberapa permata puspa ragam. tiangnya daripada tembaga. Dan ada disisi gunung arah tepi sungai itu suatu peterana batu berukir. seperti warna nilam.

berukir awan setangkai. bergelar Kembang Seroja. Dan ada disisi Balai Keemasan hampir sungai Darul Isyki itu sebuah batu berukir kerawang. Syahdan adalah disebelah sungai Darul Isyki itu pada pihak kiri suatu balai perbuatan orang benua Cina. dan pinang kacu. mengalur daripada mulut naga itu saluran suasana. dan ditanami sarwa bagai jenis bunga-bungaan. dan daripada setengah tiangnya naga membelit. dan nyiur ratus. terlalu indah perbuatannya. bergelar Balai Kumbang Caya. Adapun bumi taman itu ditambaknya daripada tanah kawi.balai cermin. Dan dihadapan balai itu jambangan batu berturap. Syahdan adalah didarat Balai Keemasan itu sebuah balai. maka senantiasa air mengalir daripada saluran mulut naga itu. Adalah pohonnya cenderung seperti orang menyerahkan dirinya. Dan halaman balai itu ditambaknya dengan pasir pancawarna gilang gemilang. dan nyiur rambai. terlalu manis airnya. tiangnya astakona. ada gajah berjuang dan singa bertangkap dan beberapa unggas yang terbang. Dan ukirannya segala margasatwa. bergelar Isyki Musyahadah. bergelar Balai Keemasan. Dan ada sepohon nyiur gading bergelar Serbat Januri. Dan ada dalam taman sebuah mesjid terlalu elok perbuatannya. sekalian balainya bercat air emas yang merah. dan pinang gading. dan berselang dengan pinang bulan. dan nyiur masin dan nyiur dadih. bergelar Balai Cermin Perang. bergelar Medabar Laksana. dan nyiur karah. dindingnya berjumbai bercat sarwa bagai warna. Dan berkeliling mesjid itu beberapa nyiur gading. daripada bunga air mawar merah. Adalah kemuncaknya dan salur bayungnya bercat merah. M a k a segala pohon kayu dan bunga-bungaan yang hampir balai itu sekelilingnya kelihatan dalamnya seperti tulisan. dan pada sama tengahnya harimau hendak menerkam. dan kemuncaknya daripada mulamma emas. Dan adalah dalam mesjid itu suatu mimbar batu berukir lagi bercat sangga rupa-rupa dan rungkau-rungkau panca warna. bergelar Balai Rekaan Cina. dan atapnya daripada papan bercat kuning. Nyiur itulah akan persantapan Duli Syah A l a m . Dan ada sebuah lagi balai. bergelar Kersik Indera Reka. dan air mawar 163 . Bermula ada hampir Kolam Jentera Hati itu sebuah balai gading bersendi dengan kayu arang Timur. ditambak dengan batu berturap dengan berkapur. Sekalian pegawainya berukir dan dindingnya bercat berkerawang. Dan adalah antara kiri kanan balai itu dua ekor naga. dan pinang ba wang.

dan bunga warsiki.ungu. dan pisang. mengenai kebesaran Sulthan-sulthannya. kebanggaan itupun tidaklah kecil. Parsi dan Turki. dan bunga kesumba. dan cermai. dan cempedak. dan sukun. dan binjai. tidaklah ganjil dizaman Sulthan Iskandar Muda. dan bunga gandasuli. dan lawa-lawa. dan berangan. G E G U N U N G A N D A N PINTOO KHOOP Dilapangan duniawi. dan ketela. dan bunga kenanga. dan setul kecapai. dan pinang. dan bunga kepadiah. dan buah melaka. dan bunga serigading. dan delima. dan bunga seranggini. dan bunga melur. dan ranum manis. dan bunga buluh gading. dan bunga delima wanta. (186) Af. dan bunga raja merah. dan bunga maderas pada jeram tangisan naga. 164 . dan bunga seruni. dan buah langsat. dan bunga cempaka. dan bunga angrek sembewarna. dan limau gersik. dan limau hentimun. dan labu. dan andang merah. A p a yang diceritakan dan meluas tentang keajaiban di India. dan tebu. dan belimbing sagi. dan gandum. dan buah manggista. dan buah tampoi. dan jagung. dan pauh. dan bunga raja putih. dan kemendikai. dan jambu. dan bunga jengkelenir. dan limau inderagiri. dan buah jela. dan limau kedangsa. dan enjelai. dan bunga pancawarna. dan timun. dan bunga tanjung putih. dan kedelai. dan bunga seganda. dan jintan. dan bunga kembang setahun. dan bunga cempaka. dan nangka. dan limau kasturi. dan tanjung merah. dan bunga seberat. dan kacang. dan bunga cina. dan buah anggur. dan belimbing buluh. dan mancang. dan buah rambutan. dan nyiur. dan bunga metia tabur. dan mempelam. dan limau manis. dan bunga sembewarna. dan bunga pekan. dan sekoi. dan bunga perkula. dan andang putih. dan bunga angrek bulan. dan rambai. dan bunga telang putih. Dan sekalian dalam taman itu daripada sarwan bagi buahbuahan daripada buah serbarasa. Said: Aceh Sepanjang abad halaman 177-179. pohon mas-mas. dan buah durian. dan jambu bertih. dan bidara. dan bunga air mawar putih. dan bunga kemuning. demikian tulis seorang ahli sejarah kenamaan (186). dan buah tufah. dan bunga tanjung biru. dan tembikai. dan buah tin. dan bunga telang biru. dan bunga kelapa. dan jaba. dan bunga sena. dan bunga asad. dan bunga keremunting dan bunga serbarasa. dan bunga pandan. dan bunga pacar galuh.

Gunungan dan Pintoo Khoop yang dibangun dalam taman Gairah Banda Aceh. 165 .

Banyak sarjana yang telah menumpahkan perhatiaannya kepada bangunan ini. Snouck Hurgronje mengatakan. Sultan menetapkan bahwa Raja Raden berada dipihak yang benar. terutama karena disekitar bangunan tersebut sudah pernah dibangun suatu taman indah. tidak lain si Ujut dan Raja Raden yang juga didapati didalam Hikayat Sultan Aceh Almarhum. dikatakan bahwa mereka datang ke Aceh untuk minta ditimbangkan persengketaannya kepada Sultan Iskandar Muda. telah dilukiskan oleh Syekh Nuruddin A r Raniry dengan sangat indahnya. kerajaannya dipegunungan. Bekas-bekas itu kini tidak terlihat begitu berarti. Puteri Pahang dibawa oleh dua orang bersaudara ke Aceh karena mereka memperebutkannya. b. Bagi kesenangan Puteri Pahanglah Gunongan itu diperbuat KOTA Y A N G MAKMUR Betapa makmurnya kota Banda Aceh sebagai Ibukota Negara Kerajaan Aceh Darussalam. pada waktu beliau hendak melahirkan sukacitanya bertepatan dengan penobatan fskandar Sani menjadi Sulthan Aceh. tetapi selalu siisteri merindui ayahnya dan hendak pulang kenegerinya. bahwa hikayat-hikayat penduduk menyebut bahwa ada seorang Sulthan yang beristerikan seorang puteri dari pedalaman. Peristiwa Puteri Pahang itu telah mendapat tempat didalam Hikayat Malem Dagang yang terkenal. namun bangunan adalah sisa dari banyak yang sudah hilang.Bekas yang kini masih didapati memenuhi kekaguman. Menurut hikayat ini. Iskandar: Analisa Bustanus Salatin halaman 44-45. Yang berkesan di antaranya ialah yang disebut Pintu Khop dan Kota Gunongan. Isteri itu disayangi Sulthan. yang menunjukkan kesanggupan pembikinannya zaman itu. Sinar Darussalam No. akan tetapi dimintanya supaya Puteri Pahang itu diserahkan kepadanya. Untuk menghilangkan kerinduan tersebut Sulthan membikin gunung tiruan. T. 166 . Tapi Jayaningrat mengatakan bahwa cerita orang tua yang didengarnya sendiri juga di Aceh menyebut bahwa Gunongan itu tadinya untuk tempat bersenang isteri Sultan yang bernama Puteri Pahang. Dr. Lukisan A r Raniry itu sebagai berikut: (187) (187) a. 37/1971 halaman 36-37. untuk tempat isterinya menghibur diri. Dr. Kedua mereka itu. Dan Sultan Iskandar M u d a mengawinkan adiknya untuk Raja Raden.

Maka adalah pada ketika itu. Maka datanglah beberapa bahtera. Ruba'i: Ialah perkasa terlalu berani. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. umpama bungabungaan yang kena rintik hujan pada ketika dinihari. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. lagi mengerasi atas segala yang durhaka. Ialah daripada anak cucu Sulthan Iskanar Zul Karnain yang mengempu kerajaan alam ini. Dan adalah sukacita hati segala manusia. masing-masing dari negerinya. Dan ialah hebat pada segala kelakuannya. beberapa daripada harta dan seorangpun tiada kembali dengan 167 . dan makananpun sangat murah. Dan ialah yang adil pada segala hukumnya. dan tawakal pada segala barang pekerjaannya. BANDA A C E H DARUSSALAM pun terlalu makmur. duapuluh sembilan hari bulan Rajab. Maka berdirilah payung daulatnya. pada waktu dhuhur. Maka masyhurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. Sulthan Mughallah kerajaan. dan terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya.Kemudian dari itu. Dan ialah yang mengurniai nakhoda dan saudagar yang datang menghadap hadlaratnya. Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. dan mengasihi akan segala rakyatnya lagi safakat akan segala fakir-miskin. Maka bertiuplah angin bahagianya. dan sabar atas segala barang halnya. dan segala manusia dalam kesentausaan. Ialah menjunjung inayat Ilahi. dan berdirilah alam daulatnya. dan beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah hujan kurnianya. dan lagi halim perangainya. bergelar Seri Sulthan Iskandar Sani Alauddin Mughaiyat Syah Johan Berdaulat Dhillah Fil Alam Ibnu Sulthan Ahmad Syah. bijaksana pada segala barang perkataannya. Turun temurun nasab sulthani. Dan ialah yang menyentausakan segala kanak-kanak yang belum lagi patut menanggung pekerjaan. pada hari Sabtu. maka beroleh naunglah segala mereka itu dibawahnya.

dibawah ini diturunkan sepucuk surat Sulthan Iskandar Muda Meukuta A l a m kepada King James I. Surat tersebut berbunyi: (188) Surat daripada Sri Sultan Perkasa A l a m Johan Berdaulat. (188) M. sudah terupam. yang bermahligai gading. raja Inggeris. surat-surat agung yang keluar dari Istana Kraton Darud Dunia adalah dikarang dengan bahasa seni yang menakjubkan.a. dan ialah yang melarang bercelup minyak dan berjilat besi.a. berkerawang. yang tiada terlihat oleh penglihat.w. Dan ialah yang mendirikan Masjid di B A N D A ACEH Darussalam bernama Baitul Musyahadah. maka ditilik betapa perbuatan kamu SENI M E N G A R A N G SURAT Sebagai disebut diatas. berukir. Yang bersungai berikat batu pelinggam. berpermata daripada pancuran perak. Yang seumpama cermin. supaya kami lihat betapa perbuatan kamu dan seperti sabda Nabi yang artinya: Ketahui olehmu bahwasanya dunia ini sebuah lobang dan bahwasanya Allah s. Raja yang beroleh martabat kerajaan.w. 168 . Yang berair mas. Sebagai contoh. yang beristana saudaya mata memandang. bersendi bersendura. menjadikan khalifah dalamnya. Yang berpancuran emas. Yang dalam tahta kerajaan. Dan ialah melakukan hukum Allah dan mengeraskan Syari'at Nabi Muhammad s. Said . Berwarna sedalinggam. dan ialah yang terdiri pada makam firman Allah yang artinya : Telah kami jadikan kamu khalifah dibumi kemudian daripada segala raja-raja yang dahulukala yang telah kami binasakan akan mereka itu.puius-asanya. sehingga karena itu. Aceh Sepanjang Abad halaman 163-165. melainkan adalah mereka itu menjunjung kurnianya. bahwa Istana dalam Kraton Darud Dunia juga merupakan pusat kegiatan seni. Raja yang mengempukan perbendaharaan daripada seni emas dan seni perak.

dan beristinggar suasa. Raja yang bergajah berrengka tinggi suasa. dan Perak. dan Pahang dan Inderagiri. raja yang menyelenggarakan nisan diri daripada nisan emas. dan yang berko perak. yang bernama Raja Jakub. dan berketopang suasa. dan Salibar dan Palembang dan Jambi. dan Basitang. dan yang bergajah kursi perak. dan Tamiang. dan yang beralat emas. dan yang bergong suasa. dan Rokan dan Batu Sawar. yang berkekang emas bepermata. seperti negeri Calang. dan daripada pihak maghrib yang dalam negeri yang takluk ke Pariaman dan ke Barus. yang beratnya beratus kati. dan segala takluk ke Batu Sawar. dan yang berkuda berpelana suasa. dan yangdalam negeri jangtakluk ke Batu Sawar. dan Daya dan Barus. dan Pasaman dan Tiku. yang bergelar Megat Alam. Raja yang berzirah suasa. dan Pariaman. yang dalam negeri yang takluk di Deli.Dan daripada galian mas yang dalam negeri Pariaman. dan Semerlang. dan suasa dan perak. dan yang bergajah bergading emas. Yang mengempukan permata sembilan jenis. Raja yang membuat gajah peperangan tujuh puluh dari laut dan beberapa daripada segala pakaian. Yang berpayung emas bertimbalan. bergenta suasa yang berantai suasa. mulia-mulia. yang turun daripada raja bernisan suasa. Yang berumbai-umbaikan emas. raja yang beroleh kelebihan daripada limpah kelebihan Tuhan Seru Alam sekalian dalam tachta kerajaan Negeri Aceh Darussalam. raja yang mengempukan raja-raja yang ratus-ratus daripada masyrik. Raja yang mengempukan kuda yang berpelana emas. dan Pasangan. Datang kepada: Raja yang dinegeri Inggeris. Maka daripada pihak maghrib. yang berpeteratna emas. Yaitu raja yang senantiasa mengucap pujian akan Tuhan Seru Alam sekalian daripada dilimpahkannya kelimpahan kurniaNya pada menyerahkan negeri daripada pihak masyrik seperti Lubok dan Pidir. Yang mengempukan negeri Britani dan negeri Peransi dan negeri 169 . yang beratnya beratus kati. dan Deli dan Asahan dan Tanjong dan Panai. yang berciu emas. dan yang beriimba emas berpermata. dan Inderapura. Salida. dan Pasai dan Perlak. dan daripada segala senjata yang. dan yang berlembing suasa. dan pesenggerahan yang indahindah. pada gunong negeri Salida.

dan barang dapat orang itu duduk berniaga disana. Adapun surat ini disurat dalam negeri Aceh pada bilangan Islam 1024tahun. bahwa raja mohonkan barang dapat orang Inggeris berniaga dalam negeri Tiku dan Pariaman. supaya barangsiapa berbuat aniaya segera akan kita periksa. Setelah itu barang tahu kiranya raja. maka orang Inggeris yang seperti diketahui raja itu tiada dapat duduk berniaga disana. karena negeri itu negeri dusun. bahwa hamba terlalu suka cita mendengar bunyi surat yang disuruh raja persembahkan kepada hamba itu. maka berniagalah dalam negeri Aceh. Maka ada tersebut didalamnya. Dikekalkan Tuhan Seru Alam sekalian juga kiranya kerajaannya dan ditolongnya jua kiranya ia daripada segala seterusnya. telah menimbulkan tertawaan dalam masyarakat yang mengerti dan mengetahui bahwa Banda Acehlah nama Ibukota Negara yang asli semenjak adanya Kerajaan Aceh Darussalam. BANDA ACEH IBUKOTA NEGARA Adanya sementara orang yang salah mengerti. bukan Banda Aceh. Disejahterakan Tuhan serwa Alam jua kiranya raja Jakub dalam takhtakerajaan Inggeris itu selama-lamanya. Jika dianiaya orang Tiku atau orang Pariaman akan orang itu niscaya keji bunyi kita kepada raja Jakub itu. Masyarakat yang mengerti ini mendasarkan keyakinannya kepada fakta-fakta sejarah. seperti pada zaman marhum Saidil Mukammil itu.Irlandi. dan jika ia hendak mengantarkan petornya (wakil dagang-penj) berniaga dalam negeri Aceh dihantarkannya. jika hendak orang Inggeris yang hamba pada raja itu berniaga. dan kita hukum dengan hukuman yang adil. daripadanya bahwa ia hamba pada raja yang berkirim-kiriman surat dengan kita itu. lagi jauh daripada kita. yang mengatakan bahwa "Kutaraja" adalah nama asli dari Ibukota Kerajaan Aceh Darussalam. Maka titah hamba. yang antara lain seperti dinukilkan dibawah i n i : 170 . Dengan anugerah Tuhan Seru Alam sekalian.

Acheen. antara lain D r . mengirim surat kepada pimpinan Koningklijk Instituut Voor De Troopen di Den Haag. Adat Aceh. 171 .. Prof. Dr. Drewes: Adat Aceh halamanxiii. De Hikayat Atjeh.. calld achi by the natives The capita] of the Kingdom is Acheen . Tuan Toekamp atas permintaan sahabatnya. dalam buku ini dibawah judul De Structuur van de Hikayat Aceh. Drewes menulis mengenai Ibukota Kerajaan Aceh : The decree of Friday 14 R a b i ' I 1045 A . Dokumen penting dari negeri Belanda. Iskandar menulis : Maar Atjeh wordt ook gebruikt voor de aanduiding van Bandar Atjeh of volledigheidshalve Banda Aceh Darussalam. (189) 2. Prof. menanyakan apakah yang asli Banda Aceh atau Kutaraja ? Surat Tuan Toekamp kemudian dijawab oleh Onder directeur dari instituut tersebut dengan sebuah surat yang panjang lebar. D r . yang menegaskan bahwa Banda Aceh Ibukota Aceh yang asli. yang dari negeri Belanda dikirimkannya kepada seorang temannya di Aceh. T . T. A nthony Reid: The Contest For North Sumatra halaman 16. dalam bukunya ini mengenai Ibukota Kerajaan Aceh. The Contest For North Sumatra. dimana temannya tesebut meminjamkannya kepada saya ( A . dalam bukunya ini Prof. Dokumen penting ini berasal dari Tuan D . Hasjmy) untuk difotokopikannya.. John Anderson menulis : The kingdom of Acheen. Iskandar: De Hikayat A ceh halaman 28. Prof. (190) 3. Dr. where by Sulthan Iskandar Muda declard all Achehnese harbours closed for foreign shipping with the exception of the Bandar Aceh (191) 4. John Anderson : Acheen halaman 22. Toekamp Lammers seorang perwira tentera Belanda yang pernah tinggal di Aceh. or Banda Aceh (192) 5.1. Anthony Reid tentang Ibukota Aceh menulis : It was traditionally referred to simply as Aceh. dalam bukunya yang mengupas tentang kitab Adat Aceh. Surat dokument penting itu selengkapnya berbunyi: (189) (190) (191) (192) Dr. D r . yang kemudian oleh Tuan Toekamp difotokopikannya dan dikirim kepada sahabatnya di Aceh. H .

met name reisbechrijvingen. Zeer geachte Heer Toekamp Lammers. weshalve ik U hierbij enige uit ter zake gedane research voortvloeiende gegevens moge verstrekken. G Snouck Hurgronje : " D e Atjehers". A a n De Heer D . Alle voorhanden litteratuur leidt tot de conclusie dat " K o t a R a j a " slechts werd toe gepast op de Kraton van de Sultans. Toekamp Lammers Luxemburglaan 45 Beverwijk. dan geschiedde dit onderdezelfe naam als het gehele rijk v. : William Marsden : "The History of Sumatra" (London J811) op p. hoewel zulks in de 18 e sn 19e eeuw een nauwelijks denkbare situatie was. cf.Afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek KONINKLIJKE INSTITUUT VOOR D E T R O E P E N Bijlagen : Onderwerp : Amsterdam. Leiden 1893). 5 November 1971 Uw Ref OnzeRef : : 335/71. 397 noemt de hoofstad " A c h i n " en haalt daar 172 . en als in Westerse litteratuur. Uw schijven betreffende de naam Kota Raja werd aan de afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek voorgelegd ter beantwoording. gezien het verval van het Atjehse sultanaat en het alsdan bijna geheel ontbreken van enig centraal gezag. dr. van een eigenlijke " H o o f d s t a d " was nauwelijks sprake. verwezen werd naar deze kraton en het complex eromheen gelegen kampongs (voor het gemak en naar analogie van de situatie in andere landen "hoofdstad" genoemd.v.

de hoofdplaats en residentie van de Sultan. 12-16 geeft beschrijving van de hoofstad. about two miles from the sea " . volgens wien dit epitheton Baghdad in Moslemse landen ook gebruik wordt voor andere hoofdsteden (in dit geval Bandar Atjeh). with the valley in which it is situated.. werd uitsluitend gebruik om de kraton zelf aan te duiden. H . en P. te weten: 1. Snouck Hurgronye. The town. is situated on both banks of the river. is the chief seat of the Achinese population. 8 : hamba raja bersama hulubalangnya yang berjaga di balai kota daral dunia " (Vermeld op p. en verder beschrijft als een verzameling kampongs rondon de kraton. doch dan hoogstwaarshijnlijk in Atjehse versie. p. p. 57 van ! bovenvermelde werk van K .2 "The town of Achin.. zoals vermeld door K . 22 "The capital of the kingdom is Acheen " John Grawford : A descriptive dictionary of the Indian islands and adjecent countries (London 1856) p. F . F . 699: "Atjeh. 10 "Onder Iskandar Moeda (1607-1636) telde het gehele land slechts 7 Mesjids. In een voetnoot wordt verwezen naar dr.. van Langen : "De inrichting van het Atjehsche Saatsbestuur onder het Sultanaat" ('s Grav. now a poor place. die hij eenmaal "Atchin" noemt. John Anderson: "Acheen" (London 1840) p.J. de Bait al.aan uit "Lettres Edifiantes" waar de stad ook "Achen" word genoemd. bijv. alsmede J. van Langen). gelegen op den Noord-Westelij ken uithoek des lands aan den mond der rivier van Atjeh De plaats is van weinig belangs". de Hollander : "Handleiding bij de beoefening der Land-en Volkenkune van Nederlandsch Oost-Indie" (Breda 1869). Veth : "Atchin" (Leiden 1873).Rahim in de Kota Raja (kraton) " 173 . p." art. in "Peratoeran didalam Negeri Atjeh Banar dar as-salam disalin daripada daftar paduka Sri Sultan Makota Alam Iskandar Moeda. 1888). Een verwijzing naar Banda(r) Aceh kwam ik tegen in van Langen's werk op p. is safe for shipping at all seasons . H . Soms ook wordt een andere omschrijving gebruikt.J. De naam Kota Raja. The roadstead of Achin formed by the main land several islands. 52 : "Op de keerzijde van onder sultan Aloe'ddin (1723-1735) geslagen munten wordt gelezen : Bandar Atjeh dar as-salam". which. lies in north latitude 5° 56' and east logitude 96°26' .

N a de 2e expeditie besluit het Nederlands Gouvernement de naam Koeta Raja toe te passen op het onmiddelijk na de verovering van de kraton terplaatse gestichte militair en bestuurscentrum. de hoofd moskee (Mesjid Raya) en de dauromheen leggende kampongs. Voorhoeve : " A d a t A t j e h " 174 . van der Maaten : "Senouck Hurgronje en de Atjeh O o r l o g " (Leiden 1948). Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1911) deel I. thans meerendeels verwoest en door militaire of andere gauvernements ge bauwen gelijk mede door wijken van Europeanen of vreemde oosterlingen ingenomen". 2 5 " A a n het gezag der sagihoofden waren ont trokken : 1. Kota Raja zal noemen". en J . p. 17 : "Voorloping zou men zich zoveel mogelijk moeten bepalen tot de vorming eener veilige stelling inden Kraton en daar deze bij de Atjehsche bevolking niet anders bekend was dan onder den naam van Koeta Raja. Kreemer : " A t j e h " (Leiden 1922) deel I. en K . J . 322. de kraton van den Sulthan met Pakan Atjeh en de onmiddelijk daaran grenzende kampongs Kandang (hier hielden de slaven des sultans verblijft). besloot van swieten dien te behouden. ^ 600 bij £ 2 5 0 m " .p. omdat deze tevens de residentie (dalam) van den Soeltan was De omwalling vormde een rechthoek. p.50 "het vroegere Soeltansverblijf . 2. de Indische Regeering hechtte daaraan bij Besluit van 19 Maart 1874 no. Gerlach : " D e tweede expeditie tegen A t j e h " heef het steeds over "de kraton" : p. W .door ons oneigelijk Kraton.10 : "Koeta Raja. J . 1 haare geoekeurig. deel I.116 "dien ik voortaan.p. door de Atjehers of Kota Raja genoemd " p. 323 : "de Koeta Raja de voornamste van alle. zoels vermeld in. Drewes and P . Djawa (de handelaren en vreemdelingen) etc. derhalve ook A . als Nederlandsche hoofdbezetiing. A . de aldus herdoopte met buitenwijken". J . Merdowatie (de beamten). alsmede G .

9 : " the Dalam or residence of the Sultan (also called Kutaraja.A. indien al van oudsher bestaand.S. 1958) p. o. aanduidende allereerst de voor de handel belangrijke rede. V . Encylopaedie van Nederlandsch Oost Indie". waar alle aangehaalde werken voorhanden zijn. "Kota Raja". Dit zijn de resultaten van enig speurwerk. deze laatste benaming. wich name afterwards/after 1873/has come intu use for the whole capital". schijnt toch wel oorsprongkelijk alleen tot de dalam te zijn betrokken.v. onder "Atjeh". Leiden 1917. voor zover althans in mijn vermogen ligt. de plaats veel grooter was. 2e druk. Zie ook in deze Encyclopeadie dl. toen volgens oude schrijvers. p. 78. aangehaald door Grawford.a. Tot het geven van meerdere inlichtingen ben ik uiteraard te allen teijde bereid. L . en voorts. Met gevoelens van de meeste hoogachting.(Verhandelingen T . Gorissen 175 . Resumerend is men dus wel geneigd aan te nemen. ' X X I V . deel 1. in de bloeitijd van het Sultanaat. in de Afdelingsbibliotheek. heb verricht. dat ik. De Onderdirecteur der afdeling Sociaal Wetenschappelijk Onderzoek: ttd Mr. le kolom : "De Kota Raja gedoopte dalam werd ver strek en ingericht tot vast verblijf". mede ook uit persoonlijke belangstelling voor het onderwerp. werd gebruikt als naam voor het gebeid waar thans Kuta Raja ligt. dat de naam Bandar Atjeh. O. II s.

176 .

" Saya sebut demikian. f77 . Istilah "Raja" itu nampaknya tumbuh satu antara dua sebab. Namun hasil pendudukan Kraton saja dirasakan oleh Van Swieten (193) Sinar Darussalam No. Banda Aceh Asli : dengan judul seperti yang tertera disamping ini. tenaga dan modalnya untuk menaklukkan Aceh. karena begitu Kraton yang sudah terbuka itu dimasuki oleh Belanda begitu para penyerbu menjanjikan Wilhelmus dan mereka berteriak-teriak dengan riuhnya memberi salut untuk Raja Belanda. Tulisan Muhammad Said itu selengkapnya berbunyi: (193) Sesungguhnya tidaklah benar sama sekali bahwa Kutaraja itu sudah ada semula. ahli Aceh (Aceh-Kenner gelar zaman Belanda) Muhammad Said telah mengupas dengan lebar panjang masaalah Banda Aceh yang dihebohkan sementara orang. Bayangkan. Van Swieten segera mengetok kawat yang isinya memberi tahu perebutan tersebut dan mengucap selamat pada Tanah Air dan Raja Belanda (24 Januari kraton is ons stop koning en vederland gelukgewenscht metdeze overwinning). bahwa menguasai istana sekaligus berarti sudah merebut Ibkota dan merebut Ibukota sekaligus berarti merebut seluruh kerajaan Aceh. Van Swieten bermaksud hendak menyunglap. Dia di "citakan" oleh jenderal Van Swieten ketika dia pada agresi ke 2 yang dipimpinnya ditahun 1874 berhasil menduduki Istana (Dalam).6. '27/1970 halaman 30-36. : "Bekas kegembiraan Van Swieten direkamkan oleh Belanda dengan merobah nama Banda Aceh Darussalam menjadi Kutaraja. barulah hal itu dalam khayalan Van Swieten "tercapai" impian Belanda. Dalam buku saya "Aceh Sepanjang Abad" halaman 548 antara lain sudah saya ungkap sbb. Dua ratus tujuh puluh lima tahun lebih lamanya sudah Belanda berusaha dengan segala daya. dengan mengemukakan bukti-bukti fakta sejarah. tidakkah meluap-luap kegembiraan itu. baik dari orang barat ataupun dari orang Islam sendiri. yaitu karena Dalam (istana Sultan) yang (berhasil) direbutnya lambang dari kejatuhan kuasa raja (kepala kerajaan) Aceh atau sebab sukses untuk raja Belanda dengan mana kota itu disebut sebagai kota (hasil kemenangan) raja Belanda. Pada hari 24 Januari ketika Kraton diduduki.

Tapi dalam perang Aceh sekali itu Van Swieten merasa sangsi untuk lantas menukar ibukota Aceh dengan Fort London atau Fort Van Swieten. Fort Cochius yang berasal dari Bonjol. apa lagi untuk mendapat mukim-mukim sekitarnya. sedangkan pasukan sudah banyak susut. ialah memusatkan pertahanan di Kraton dengan membuat kubu-kubu disepanjang lalu lintas dan kompoikompoi kuat untuk memelihara hubungan pasukannya di Kraton dengan pantai dan kapal perang. nama semula. atau lain-lain. seperti halnya dengan Fort van de Capellen yang berasal dari Batusangkar Fort de Koek yang berasal dari Bukittinggi. tidak usah dicungkil dalam-dalam apa sebabnya itu tidak lain bahwa yang baru berhasil didudukinya barulah Kraton yang sudah jadi puing-puing bukan seluruhnya Ibukota. Dengan perhitungan ini Van Swieten mendapat akal untuk menyunglap Istana menjadi Ibukota Aceh. dan lain sebagainya. Demikian pula Belanda setiap berhasil merebut atau menguasai kota ditukarkan nama tempat itu dengan namanama baru. Satu-satunya akal supaya jangan mengulangi nasib pasukan jenderal Kohier pada agresi ke I beberapa bulan lampau yang lari puntang panting (undur) kekapal. Karena tempat terpijak untuk menamakan Fort London atau Fort Van Swieten masih rapuh.masih goyang karena perlawanan pihak Aceh dengan tegen ofensifnya yang dahsyat membuat kedudukannya di Kraton itu sendiri dalam bahaya. Sebagai biasa. Dan bagaimana kalau besok lusa Kraton lepas kembali dan Van Swieten menjadi Kohier ke 2. Fort Elout yang berasal dari Penyabungan. dan kalau kita seseorang melker tentu mudah memahami pergulatan dalam sanubari jenderal Belanda itu dalam keinginan memanfaatkan "sukses" dengan kemungkinan buruk yang harus diperhitungkan. Segi yang penting lagi ialah apa akal untuk menonjol kepada pemerintah Belanda dan publiknya bahwa sekses itu secara psychologis dapat dipertahankan. Van Swieten menukar saja nama Banda Aceh Darussalam. padahal Van Swieten sehari ketika berhasil menduduki Dalam (istana) telah mengetok kawat resmi. menjadi Kutaraja. bagi si menang ada-ada saja impian dikhayalkan dari jauh-jauh hari. tewas ? Ini semua diperhitungkan oleh Van Swieten tentunya. Dan sebagai kebiasaan Belanda nama-nama itu diambil untuk mengingat jasa-jasa seseorang raja atau panglima. 178 .

apalagi mengetahui latar belakang buku itu diterbitkan. Pel. Pun Dada akan sadar 1 179 . Sayang. Dalam bukunya.Dia membohong dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa Kutaraja itu adalah nama yang digunakan oleh orang Aceh untuk Kraton. Dalam suatu noot dibuku Van Swieten ada mengatakan bahwa "Kutaraja is denaam die de Atjeheers aan de Kraton geven" (Kuta raja adalah nama untuk Kraton yang diberikan oleh orang-orang Aceh). banyak ulasan pers. mereka curiga bahwa apa yang disebut oleh Van Swieten bahwa pihak Belanda sekarang bersikap "afwachtende houding" (sikap menunggu) pada hakikatnya adalah terkepung. atas alasan bahwa Ibukota sudah diduduki nya. Sebuah buku diterbitkannya dan itulah yang dikenal dengan judul "De Waarheid over onze vestiging Aceh". brosur dan buku-buku. Karena mau tidak mau dia harus mempertahankan diri maka diapun membuat pembelaan. uisertai dengan sumber-sumber yang seyogianya bisa 'dukung secara ilmiah. Dengan akal ini Van Swieten ingin berhasil untuk mempertahankan bahwa dia memang masih berhasil menguasai kerajaan Aceh seluruhnya. Dia memperluas area nama itu dari seluas Kraton (400 meter x 600 meter) menjadi seluas ibukota yang sampai berkilometer lebar maupun panjangnya. Tapi publik Belanda terutama lawan-lawannya tidak mau dikibuh dengan surat yang tidak berisi. maka Van Swieten . bahwa ungkapan Dada jra> . Lebih-lebih karena pertempuran yang terus berkecamuk telah menewaskan seorang jenderal Belanda. pihak resmikah? . bahkan perwira tinggi yang turut bertempur dengannya sebagai seorang "Brutus" menguliti komidi Van Swieten. Dia telah termakan dengan keterangan -n bahwa Van Swieten telah "menyelidiki kyat menyebut Kutaraja. suatu uraiannya menyebut buku Van ^atu-satunya bahwa nama Kutaraja sejak ada. Tapi dia tidak ar -njelaskan sama sekali siapa orang-orang Aceh van^ • men in the street-kah. Dia dihujani keca'man 'terus menerus.itu Kutaraja". dan banyak jiwa serdadu perwira Belanda. maka paling sedikit dia sadar bahwa pertukaran nama itu mengandung "udang dibalik batu". Van Swieten sendiri tidak menceritakan bahwa dia sudah menyelidiki sumber-sumber rakyat dan andai kata Dada Meuraxa membalik buku Van Swieten tersebut dan menelitinya dengan kritis.

pelawat-pelawat asing (baik resmi maupun admiral penulis-penulis biasa dan sebagainya) hanya nama Acehlah yang diperkenalkan kepada mereka baik untuk kota. Solo. . pelabuhan.. Pagaruyung. halmana diingat pula betapa kuatnya pengaruhnya Islam diwilayah tersebut yang tidak mengenai perbedaan kelas kecuali terhadap Tuhan dengan menilai amal ^ibadannya. sejak masa itu. diberi nama Khas. Siak dan sebagainya. yang menyebabkan kerajaan Aceh membuat nama Istananya sendiri.fxstiii -v isb&i asiB BbsQ au<i . . dari mula dibangun kecil sampai menjadi besar wilayahnya dari sepotong tanah dibentengi untuk istana sampai menjadi wilayah yang luas. yang kemudian berangsur besar. „ nB^Bfein Disamping itu harus diingat bahwa pama suatu kerajaan atau wilayah yang sama dengan nama ibukota karena diambil dari nama itu. Dalam tradisi bangsa kita sesungguhnya tidak asing suatu istana dan kompleknya yang biasanya dipagari atau dibentengi batu dengan letaknya yang agak terasing dan istimewa. Dengan Langkat yang ibukotanya Tanjung Pura dengan nama Istana Darul Aman atau Asahan yang beribukota Tanjung Balai dengan istana Kotaraja Indrasakti. Kegemaran sebagai itu sedikit banyak ada juga yang dicerminkan oleh semangat bangsa dan rasa feodalisme dari nama terbayang keinginan untuk membedakan adanya ruling-class dan golongan rakyat jelata. maupun kerajaan sekaligus dengan pusparagam nama (sebagai mana n^iumq isbBZ B'. Malaka. Jambi dan banyak lagi sama saja dengan Aceh. Langkat. namun saya masih yakin tidak adanya terdapat unsur sedemikian dikalangan Istana Aceh.h Jbübsi gtnlsq uitat . Walaupun kegemaran demikian ada dikalangan raja-raja bangsa kita. Dan itu sebabnya nama istana hanya disebut dalam tanpa menggunakan suatu nama tersendiri sebagai di Deli. bukanlah asing dalam tradisi kita.bahwa sekalipun pernah ada nama Kutaraja (halmana saya bantah keras) maka nama itu hanya untuk Istana bukan untuk seluruh Ibukota. seperti misalnya dengan kerajaan Deli yang ibukotanya Medan diberi nama Kota Meiran atau Kota Ma'sum untuk memperkenalkan Istana dan sekitarnya. Ketika Aceh dibangun oleh Sultan Ali Munghayat Syah 450 tahun dulu dia hanya suatu kota. Johor."uisd rfiisdA gnsbu" anubnaaU W I Ü K J i • > sn . . Asahan. Jogya. Mungkin di Aceh terdapat percerrninan tentang tidak adanya garis memisah antara groop raja dengan groop rakyat dilihat dari segi tempat kediaman dan kaya miskin. Kedah.

Surat Tgk. Atschen. Dalam perjanjian yang dia sendiri turut menanda tangani jelas tercantum "Aceh" 14 Sya'ban 1273. Lebh jelas lagi dalam tahun 1823 John Anderson berkunjung ke Sumatera. Atcheen. Anderson seorang yang jauh lebih banyak mengenai rakyat dan cara-cara hidupnya daripada Van Swieten. Athen. Dia menulis terperinci sekali tentang Aceh dan mengenai ibukota disebutnya dengan amat jelas sebagai . Atjin dan akhirnya Aceh. . Atchin. 30 Maret 1857. dalam bukunya berjudul "Acheen and port of the North and Eastcoast of Sumatera". atau "gedaan te Atjeh" (tidak "gedaan te Kutaraja") ddo. dan penduduknya beberapa tahun yang lalu sekitar 36. kalau waktu itu istana Sultan diketahuinya disebut orang Kutaraja. Kali Malikul Adil bertanggal 17 Ramadan 1289 disebut termaktub di Aceh Darussalam. Surat Iskandarmuda kepada James Raja Inggeris juga memperkenalkan Banda Aceh Darussalam tidak sampai pada Sulthan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian sampai pada Sultan Ibrahim Mansur Syah yang membuat perjanjian dengan Belanda di tahun 1757. Surat menyurat resmi sejak Alauddin Kahar (sekitar 1537-an) yang mengembangkan relasi luar negerinya pertama-tama dengan Turki. Decem. tentu dia tidak lupa menceritakan itu dalam 181 . Anderson mengadakan studitour dia tidak dengan tembak. istilah Aceh Darussalam atau Banda Aceh Darussalam mulai terdapat dalam catatan/arsip. u *uo rriËi "The capital of the kingsom is Acheen. (Ibukota kerajaan adalah Aceh. Dia telah menceritakan terperinci sekali tentang ibukota Aceh.. Degem. Dacem Achin.dikesankan dalam buku professor Veth yang terkenal) dengan adinan : Achom Achen Acen Assl. melainkan dengan bergaul dengan segala manusia sampai langsung ditanyakan pada rakyat sendiri. tidak disebut Kutaraja. melainkan Kraton. nsrï-iiBi benkut.000). and astimated maryers ago at 36. Bahkan beberapa lama setelah Kraton jatuh. Achin. Ketika itu utusan Belanda adalah Jenderal Van Swieten sendiri. Petabumi yang dibuatnya dalam buku yang diterbitkan ditahun 1879 flima tahun setelah dia menguasai Kraton) yang berjudul "De Waarhid over onze vestiging in Atjeh" itu tidak ditulisnya "Kutaraja" untuk menyebut Kraton. 2 Januari 1874 15 Dzulkaidah 1290 bukan berdato Kutaraja.000". Van Swieten masih memakai istilah Aceh. ultimatumnya kepada Sultan Mahmud ber "dedato" Aceh.

dengan perbedaan yang justru berlawanan antara daerah-daerah yang memakaikan. handelsplaats)yang asal istilahnya dariParsi. Bandar berarti pelabuhan atau kota dagang {emporium. di bagian permulaan pada halaman 12 menulis ejaan "Banda Aceh" yang diringkaskan sebutannya dengan "Aceh" yang memberikan nama kerajaan dari situ. sebagaimana telah dilakukannya untuk saat-saat lain sampai men-detanis. seorang terpelajar. Tentang ejaan Banda bukan Bandar dengan "t".S.dalam pendengaran telinga Aceh bisa diartikan bandar dalam arti parit. jika sekiranya memang Kutarajalah nama ibukota tersebut. sekaligus menghilangkan keraguan terhadap makna kata yang diucapkan. tali air ataupun bondar (ingat: Bunga Bondar dalam bahasa Tapanuli. die aan het land haar naam gaf. John Anderson menjadi pegawai tinggi Inggeris di Pulau Pinang. 182 . Pak Hasjmy telah memulihkan sesuatu identitas ke Acehan dengan meniadakan " r " untuk mengeja Banda yang dimaksudkan Bandar pelabuhan. Saya merasa bahwa bekas Gubernur Ali Hasjmy sudah bertindak tepat sekali dalam usahanya mengikis habis unsur Belanda dengan menumpas kembali nama Kutaraja dan menggantinya dengan Banda Aceh. Seperti disinggung diatas. Bukan suatu kebetulan dalam buku E.de Klerck berjudul "De Atjeh Oorlog" (1912) tatkala mengupas soa! "Land en Volk" (Tanah dan rakyat) Aceh. dan seterusnya (de hoofdplaats Banda Aceh tanpa "r") of korteweg Aceh. ahli bahasa Melayu. etsc. Lebih-lebih mengenai istilah "bandar" itu sendiri yang mengandung arti dua. dengan telinga. saya kira Pak Hasjmy sedikitnya sudah berjasa untuk memulihkan pencerminan identitas ke Acehan dengan menyesuaikan eja pada fonimnya. Tafsiran "bandar" yang ke 2 ini yang sebetulnya adalah asli bahasa kita sendiri.bukunya. Tidak sukar baginya mendekati si kecil atau bertanyakan pada orang-orang besar untuk mengetahui apa sebenarnya nama ibukota Aceh dan jika memang sudah ada semula nama Kutaraja tentu itupun akan disebutnya bahwa "The Capital of the Kingdom is Kutaraja".Walaupun dalam surat-surat resmi sultanat Aceh dulu ejaan huruf Arab "Banda" memakai " r a " ketika menulis Bandar Aceh Darussalam tapi dalam kehidupan sehari-hari " r a " tidak dimasukkan lagi.

Untuk penutup baik dijelaskan lagi.oleh Van Swieten. Ini mengesankan sekaligus bahwa sarjana-sarjana Belanda pun sudah sejak semula mendengar dan mengenai sebutan "Banda Aceh" (tanpa "r"). Tatkala disangsikan oleh publik dan politisi Belanda bahwa pengumumannya mempunyai landasan 183 . kita menghilangkan lagi. Van Swieten mendapat kabar bahwa Sultan Mahmud Syah tewas oleh koléra. Sebagai pujangga dia tentunya mengeluarkan sesuatu yang berkembang dikalangan masyarakat.Dan pada halaman 32 dia juga terus mengeja Banda tanpa " r " untuk ibukota. dan dunia luar bahwa Belanda atas dasar "recht van verovering" (Hak menang perang) sudah mempunyai hak kedaulatan (souvereini eits recht) atas seluruh kerajaan Aceh. Dengan buru-buru Van Swieten mengumumkan bahwa tidak seorang berhak mengangkat Sulthan pengganti. Amatlah sia-sia bila sesudah kita dengan bebas memulihkan kembali milik. dia ingin "memperoleh" keuntungan politik dari suasana itu tapi dalam kekuatiran bahwa pihak Aceh akan segera mengangkat penggantinya. tapi juga mendukung isapan jempol Van Swieten yang latar belakang uraiannya adalah membela kelamahan dirinya. Alhasil Banda bukan suatu fabrikasi Ali Hasjmy.werd geheeten. Kitapun juga seolah-olah akan meremehkan perjoangan patriotik Aceh yang dalam catatan sejarah nasional harus dinukil bahwa mereka yang mempertahankan ibukota dengan jiwanya masih berhasil tidak meiepas begitu saja ibukota walaupun Istana raja sudah jatuh. rakyat tetap menyebut "Banda Aceh". bahwa ketika tanggal 24 Januari 1874 Van Swieten berhasil menguasai Kraton dan ingin mengambil keuntungan dari pendudukan itu untuk meneriakkan kepada bangsanya.Pada halaman 20 sipenulis mengingatkan bahwa ibu kota yang dulunya bernama Banda Aceh-ibukota dan sekitarnya . melulu karena tidak kritis meneliti latar belakang peristiwa perang Aceh ketika mulai diserang oleh Van Swieten.Banda".hoffd plaats me ommelanden . tanpa seizinnya.masih terus bernama Banda. (perhatikan : tanpa "r") . is meer steeds . dia hanya memulihkan. Dan kalau ini terjadi kita tidak hanya mendustakan sejarah. maka pihak Aceh tidak begitu saja mendiamkan hal itu. Jadi walaupun nama sudah menjadi Kutaraja dialih. (de hoffdlaats van wat eertijds Banda Aceh).

sebab realitasnya itu tidak lebih dari Kraton yang rusak. Belanda untuk seterusnya tidak mau mengakui Sultan Alauddin menjadi Sultan Aceh. Padahal jika benar "recht van verovering". ketika Alauddin ditawan di tahun 1903. Sultan ini dipangku oleh badan perwakilan. Tapi lucunya. Pretendent Sultan. dus hak pihak Aceh dianggapnya sudah diambil alih olehnya bersandar "recht van veroevering" yang realitasnya hanya nol besar. Bersandar pada Pengumuman 2 Pebruari 1874 dari Van Swieten. Tapi pihak Aceh tidak sebodoh yang disangkanya. dia hanya menyebut Sultan itu. Didalam sejarah. Belanda ternyata sudah terperosok kedalam pembohongannya sendiri.hukum maka disitulah dia mendapat ilham untuk mempertinggi "status" Kraton. Dengan ini pihak Aceh sudah merampungkan kebutuhan legalitas. 184 . Mereka dalam membangun garis pertahanan yang baru (atau katakanlah : undur) dan dalam menghadapi faktor tewasnya Sultan Mahmud. Dia menulis. Dengan pembohongan diri itu. Tapi itu hanya isapan jempolnya. bahwa Sultan pengganti tidak bisa ditabalkan karena katanya menurut adat Aceh Sultan hanya dapat ditabalkan dibalairung Istana (Kraton). mereka sudah menetapkan ibukotanya (atau katakanlah setelah pemerintahan yang baru dipengungsian) dan mereka sudah mengumumkan penabalan Sultan baru. Maka dalam catatan sejarah disebutlah dengan resmi bahwa perang Aceh berakhir ditahun 1903. Alauddin Syah. Belanda memungkiri fakta itu. tanggal 24 Januari 1874 sudah teranggap berakhir perang Aceh. karena dengan menonjolkan kemungkinan sebagai ini dia hendak memberi nilai yang menentukan terhadap status Kraton. Belanda merasa dirinya mempunyai hak penuh untuk menentukan pengangkatan Sulthan. Van Heutsz sudah menerima penawanan tersebut sebagai penyerahan diri dari Sultan in kwalitas. diketuai oleh Tuanku Hasyim. yang masih dibawah umur. dan untuk mempertegas kemungkiran tersebut itulah Van Swieten membuat pengumuman tanggal 2 Pebruari 1874 bahwa hak pengangkatan sultan adalah ditangannya. dan sebagai tanda bahwa dia sudah keceblos dengan fabrikasinya.

tentunya masih ada orang-orang tua yang hidup tempat bertanya. yang selengkapnya seperti tertera dibawah ini: (194) Sebuah laporan dari Aceh mengatakan bahwa dewasa ini nama resmi ibukota daerah itu. Hasjmy tidak seorang sembrono. Kutaraja. tercipta sejak masa Munghaiyat Syah dan dimasyhurkan sejak (194) Harian Merdeka 4 Januari 1972. Sebelumnya membenarkan begitu saja apa yang dibacanya dalam buku sejarah. 185 . kalangan yang mempertahankan Banda Aceh membantah dalih itu. Maju Mundur. sedang dibayangi oleh nama bikinan Belanda dulu. dengan memakai judul Maju Mundur dari Banda Aceh ke Kutaraja. Mungkin saja sesudah Van Swieten mengumumkan bahwa istana adalah Kutaraja dan Kutaraja adalah ibukota Aceh. penduduk dalam wilayah kekuasaannya turut menyesuaikan diri untuk memakai nama baru itu. Namun tadinya mereka yang terus berjuang tetap masih menyebut nama itu Banda Aceh atau Aceh saja seperti De Klerck. 7. Begitulah sesudah yakin. Banda Aceh. Pemerintah sipil dan kantor-kantor pos seluruh Indonesia dan kaum cerdik pandai disana masih memakai nama Banda Aceh. atas pertimbangan sendiri-sendiri. Tapi kini timbul issue karena dipulihkannya nama bikinan Van Swieten tersebut. dia telah bertanya sana sini pada penduduk apa nama ibukota Aceh itu dulu sebelum Kutaraja. nama Banda Aceh adalah asli. Dilain pihak. Sebagai seorang pujangga Islam dan anak Pusa yang dulu cukup dihormati.Soal ini dianggap untuk mengingatkan lagi agar kita (terutama putera-putera Aceh sendiri) jangan terperosok pada pengibulan Belanda mengenai fakta-fakta sejarah Aceh. yakin sejak Brigjen Teuku Hamzah menjadi Pangdam di sana. Pembayangan ini sudah berjalan lebih kurang 3 tahun. Nama Kutaraja hanyalah suatu fabrikasi jenderal Belanda Van Swieten ditahun 1874. ahli sejarah Muhammad Said sekali lagi menulis masaalah Banda Aceh. Bagaimanapun. apabila didiskusikan. Aceh belum seratus dirampas oleh Belanda. Pertimbangan pihak pembayang yang sementara itu terdengar ialah bahwa nama Kutaraja diganti dimasa A l i Hasjmy menjadi Gubernur hanya karena feodalfobi. ditahun 1963-an diapun meminta dukungan DPRD dan seterusnya memohon wewenang dan putusan pusat untuk memulihkan nama Banda Aceh itu.

sampai pada Sultan-Sultan Aceh diabad ke 19 bersurat menyurat dengan Presiden Perancis. (Bandingkan misalnya Kraton Jogja. Bahkan penyerang Jdl. komplek Gunongan. Dia sendiripun tentu tahu waktu itu bahwa yang disebut ibukota Aceh tidak hanya istana yang dikotai/dibentengi itu. Peunayong. maka publik Belanda dan parlemennya terus sangsi terhadap kemampuan panglima-panglimanya untuk merebut yang minimalnya sajapun diperlukan oleh mereka. Perjanjian yang ditandatanganinya dengan Sultan Aceh sendiri ditahun 1857 (diratifisir oleh Staten General di Den Haag) tidak disebut diperbuat di Kutaraja. raja/ratu Inggeris.000. bukanlah dapat disebut ibukota Jogyakarta tanpa wek-wek diluarnya yang masih luas lagi). Sultan Turki. Singapura dan sebagainya. Jika ini berhasil direbut bisalah Belanda menggembar gemborkan kedunia internasional bahwa dia sudah berhasil memiliki seluruh kerajaan Aceh. Kuta A l a m . Ditahun 1823 seorang pembesar Inggeris terkemuka di Penang yang berkunjung kedaerah itu dan menulis kesan-kesannya dalam buku "Acheen and the ports on the North and Eastcoasts of Sumatra" dengan tegas-tegas memberi tahu penyaksiannya bahwa "The capital of the Kingdom is Acheen and the population was estimated many years ago at 36. dan lain-lain. G G Inggeris di Calcutta. plus kampung Keudah. buku ini masih bisa diperoleh ditoko-toko buku. G G Belanda di Jakarta. Sejak penyerangan Belanda ke 1 ditahun 1873 diketika mana Belanda kehilangan jenderalnya Kohier dan harus undur kekapal. tapi di Aceh. de Houtmans sampai Valentijn pernah mencatat Kutaraja atau mengenalnya. etc". yakni ibukota Aceh. Van Swieten baru mendapat ilham untuk melahirkan Kutaraja dari "kandungan"nya ketika dia harus mencanangkan sudah berhasil merebut ibukota Aceh walaupun realita baru hanya Istana Raja. Surat menyuruat resmi Sultan-Sultan sejak itu baik dengan raja Portugis. The Town stands on a river.Iskandar M u d a . Van Swieten sendiri sebelum 1874 membuat ultimatum kepada Sultan Aceh tidak dialamatkan ke Kutaraja tapi ke Aceh. terus-terus menggunakan nama Banda Aceh (atau Bandar Aceh Darussalam) dan tidak Kutaraja. Malaka. dan wek-wek luar istana lainnya dimana gerilyawan masih gigih mengendapi musuhnya. 186 . melainkan istana plus Peukan Aceh. Sultan Delhi Akbar. pembesar Belanda di Riau dan pembesar-pembesar Inggeris di Penang. Tidak seorang dari penulis-penuls perjalanan asing seperti Van Linscoten. Pangeran Maurits.

misalnya Singosari. Siak. 20 dan 32 menyinggung nama Banda Aceh (ejaan persis) ketika menceritakan perkembangan ibukota tersebut masa sebelum Van Swieten memperkenalkan nama Kutaraja. Pengarang Belanda E. Pagaruyung. Dia masih harus mengorbankan pahlawan-pahlawannya termasuk seorang lagi jenderal kesayangannya (Pel) tewas sebelum seluruh Banda Aceh (sebagai ibukota) yang sebenarnya berada dalam kuasa militer Belanda.S. Deli dan sebagainya. Palembang. Banda Aceh. karena yang direbutnya hanyalah kuta dari raja. Tapi dia adalah pendusta besar tatkala mengatakan bahwa dia sudah berhasil merebut seluruh ibu kota. De Klerck dalam buku yang dikarangnya ditahun 1912 berjudul "De Atjeh Oorlog" pada halaman-halaman 12. Jambi. Bintan. ganti terkepung dari istilah yang dipergunakan Belanda). Dan ini historis ! Baik kiranya dicatat bahwa sepanjang sejarah bangsa Indonesia adalah lumrah nama-nama kerajaan kita berasal dari nama kota atau bandar dimana suatu kekuasaan mula dibangun. Majapahit. Malaka. 187 . Timbullah inspirasinya untuk sekaligus merobah nama Banda Aceh menjadi Kutaraja. Sebagai ternyata kemudian bertahun-tahun sesudah itupun pasukan Belanda masih terkepung (ingatlah : geconcentreerde linie.Van Swieten menemukan akalnya ketika berhasil merebut istana raja yang dibentengi atau dengan kata rakyat : di-kuta-i itu. Demak. Dia benar kalau mengatakan bahwa kuta (istana) raja sudah direbutnya. Johor. Makasar. Kuta dari raja bukan suatu nama melainkan suatu bentuk dari kompleks. Mungkin suatu kebetulan bahwa Sultan-Sultan Aceh memperjelas beda ibukota dengan nama kerajaan tatkala menambahkan kemudian perkataan Banda didepan Aceh. Banten.

.

b Evnnisi "9 t&ÓB .BAHAGIAN KETIGA KESENIAN/PENDIDIKAN I S L A M MENGHIASILEMBARAN SEJARAH ACEH .n&rüürë ifafliösrn qu A < j -is fi ? .

alim ilmu pada pekerjaan dunia dan akhirat dan mengetahui ia atas pekerjaan yang diserahkan oleh kerajaan kepadanya dan dapat ia berbuat dengan a d i l " (198). Ibid halaman 61. 190 . (195) Selanjutnya kalau kita perhatikan diantara 21 syarat menjadi Sulthan termasuk : "adil mengeriakan hukum AlJah dan hukum Rasul. Apabila dalam Qanun Meukuta A l a m tertulis : " U l a m a dengan Raja tidak boleh jauh atau cerai. menjadi Menteri. dan boleh juga berarti bahwa dalam diri satu penguasa harus berkumpul unsur kekuasaan dan ilmu. diantara 10 syarat menjadi Qadli termasuk : " a d i l . Kalau Islam telah menjadi dasar pendidikan.P E R K E M B A N G A N PENDIDIKAN D A N ILMU P E N G E T A H U A N DASAR D A N T U J U A N PENDIDIKAN Seperti telah diuraikan. maka pendidikan itu haruslah bertujuan untuk membina manusia-manusia yang sanggup menjalankan ajaran Islam. maka jelaslah bahwa tujuan pendidikan dari Kerajaan Aceh Darussalam ialah untuk membina manusia-manusia yang sanggup "menjadi Sulthan. memeiiharakan sekalian perintah agama Islam" (196). L E M B A G A — L E M B A G A PENDIDIKAN Diantara lembaga-lembaga negara yang tersebut dalam Qanun (195) (196) (197) (198) Di Meulek: Qanun Meukuta Alam halaman 30. Ibid halaman 58. Sebagai akibat logis dari kenyataan i n i . dapat memegang amanah tiada khianat" (197). bahwa A l Quran dan A l Hadis adalah sumber hukum bagi Kerajaan Aceh Darussalam. sebab jikalau cerai ulama oengan raja niscaya binasalah negeri". selanjutnya untuk membina suatu rakyat yang menjalankan makruf dan menjauhkan mungkar. diantara 10 syarat menjadi Wazir (menteri) termasuk: " A l i m pada ilmu dunia dan ilmu akhirat. menjadi Qadli dan pejabat-pejabat lainnya dengan syarat-syarat yang ditetapkan. ialah mengambil " I s l a m " menjadi dasar pendidikannya. itu berarti bahwa raja dan ulama (sarjana) haruslah kedua-dua menjadi pimpinan pemerintahan. Ibid halaman 62.

menempatkan Aceh menjadi lebih banyak pula memusatkan perhatian dibidang pendidikan.. (199) 1 Balai Setia Hukama. Said: A ceh Sepanjang Bada halaman 181. Ilyqs Sutan Parnenan: Rencong Ditangan Wanita halaman 30 Buku Darussalam halaman 39.Meukuta A l a m . yaitu . 191 . hukama (ahli-pikir) untuk membahas dan mengembangkan ilmu pengetahuan.. Balai Setia Ulama. M. seperti yang diakui ke xvii (200) e n a n C i S B e a U l i C U y a n g P C r n a h b e r k u n J u n 8 e Aceh diabad k Iskandar M u d a mempunyai minat yang sangat besar untuk memperkembangkan ilmu pengetahuan. Adapun tingkatan pendidikan dalam Kerajaan Aceh Darussalam. adalah sebagai berikut: (2021 (199) (200) (201) (202) Ibid halaman 71. Balai ini dapat disamakan dengan lembaga ilmu pengetahuan tempat berkumpulnya para sarjana. Buku 10 Tahun Darussalam halaman 401-402. Ibid halaman 174. Balai Jama'ah Himpunan Ulama. yang bertugas mengurus masalah-masalah pendidikan. membahas masalah-masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. Balai ini dapat disamakan dengan sebuah studi klub tempat para ulama/sarjana berkumpul untuk bertukar pikiran. Balai ini dapat disamakan dengan jawatan pendidikan. 3. Kerajaan Islam Samudra / Pase yang dilanjutkan dengan berdirinya Kerajaan Aceh Darussalam maka Aceh sudah tidak mengenai lagi buta huruf. ada tiga lembaga yang bidang tugasnya meliputi masalah pendidikan dan ilmu pengetahuan. (201) Kegiatan untuk mengetahui lebih dalam. setelah berdiri Kerajaan Islam Peureulak. 2. tinggi dan sempurna ilmu agama. sehingga untuk itu banyaklah dayah-dayah (pesantren-pesantren) yang didirikannya. T I N G K A T A N PENDIDIKAN Sudah semenjak berabad-abad yang lampau.

sejarah dan berhitung. Kebanyakan murid terus memondok dimesjid. sudah mulai diajar bahasa Arab. dengan menyediakan sebuah "balai utama" sebagai aula. 192 . disamping fungsi-fungsi yang lain. Kadang-kadang ada dayah-dayah yang berpusat pada mesjid-mesjid bersama dengan rangkang. ilmu bumi. D i Meunasah. (203) Mesjid adalah tempat segala kegiatan ummat. Juga mulai diajar sedikit ilmu-ilmu umum. bahsa. kalau sekarang dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Pertama atau Sanawiyah. A r a b . juga berfungsi sekolah (madarasah). antara lain fxqh (hukum). ilmu agama dalam bahasa jawi (melayu). Pada pendidikan rangkang. seperti ilmu bumi. Tetapi. ilmupasti/faraidl. Menurut ketentuan Qanun Meukuta A l a m . yang kalau sekarang sama dengan Sekolah Dasar. para murid diajar menulis/membaca huruf Arab.1. tauhid. sejarah/ilmu tatanegara. seperti halnya ditiap-tiap kampung harus ada satu meunasah. dengan menggunakan buku berbahasa A r a b . Dayah terdapat hampir pada tiap-tiap daerah Uleebalang. jadi mesjid merupakan madrasah tingkat menengah. Meunasah. Dayah dapat disamakan dengan Sekolah Menengah Atas atau Madrasah Aliyah kalau sekarang. 2. dan sebahagian kitab-kitab Agama sudah diajar dengan bahasa Arab. (203) Di Meulek: Qanun MeukutaAlam halaman 44. Akhlak dll. tasauwuf/akhlak. 3. tempat murid tinggal (asrama). sehingga dirasa perlu dikelilingi mesjid dibangun rangkang. Ilmu-ilmu yang diajar. Dayah. Akhlak. Rangkang. Dalam dayah serrraa pelajaran diajar dalam bahasa A r a b . yang digunakan menjadi tempat mengajar dan sembahyang berjama'ah. Meunasah yang terdapat dalam tiap-tiap kampung. termasuk kegiatan pendidikan. dalam tiap-tiap mukim harus ada satu mesjid. kebanyakan dayah berdiri sendiri ditempat luar pekarangan mesjid.

manthik dan ilmu bintang/falak. Darut Thib (Fakultas Kedokteran). (204) Adapun daar-daar tersebut. Darul Kimia (Fakultas Ilmu Kimia). Darul Ardli (Fakultas Ilmu Pertambangan). Darul Falsafah (Fakultas Filsafat). 193 . 2. Dayah Teungku Chik. akhlak/tasauwuf. tafsir. 8. sejarah/tatanegara. kira-kira sama dengan "fakultas" kalau istilah sekarang. Dayah Teungku Chik barangkali lebih tepat kita namakan dengan "akademi" menurut istilah sekarang. 5. 14. tauhid/fïlsafat. sekaligus dijadikannya sebagai pusat kegiatan ilmu. hadis. 13. 6. Darul Ahkam (Fakultas Hukum). Jamiah Baitur Rahman mempunyai beberapa "daar".4. 10. UNIVERSITAS BAITUR R A H M A N . 1. antara lain fiqh (hukum). Majalah Sinar Darussalam No. 3. Darul Hisab (Fakultas Ilmu Pasti). ilmu bumi. 17/ September 1969 halaman 9. 12. yang kemudian dalam perkembangan selanjutnya. Mungkin juga dimaksud ilmu alam). 11. Darus Siyasah (Fakultas Ilmu Politik). Darul Kalam (Fakultas Ilmu Kalam/Tauhid). Darul Aqli (Fakultas Ilmu Akal. yaitu Jamiah Baitur Rahman di Banda Aceh (Universitas Baitur Rahman). Daruz Zira' ah (Fakultas Pertanian). Dayah Teungku Chik dapat disamakan dengan perguruan tinggi. Darul Wizarah (Fakultas Ilmu Pemerintahan). Darul Khasanah Baitul Mal (Fakultas Ilmu Perbendaharaan/ Keuangan Negara). 9. Darut Tarikh (Fakultas Ilmu Sejarah). Pada masa Sulthan Iskandar Muda disempurnakan pembangunan Mesjid Raya Baitur Rahman. Yang diajarkan pada Dayah Teungku Chik. ilmu bahasa dan sastera Arab. 4. 7. yaitu : (204) Darut Tafsir wal Hadis (Fakultas Ilmu Tafsir dan Hadis). dan yang betul-betul telah merupakan sebuah perguruan tinggi dalam arti sungguhsungguh (universitas).

(205) Sejak mulai masuk agama Islam ke Aceh. Darul Mazahib (Fakultas Ilmu Perbandingan Agama). pindah ke Aceh. Teungku Cot Mamplam dll. surau-surau langgar-langgar tersebar dari kota-kota sampai kedusun-dusun. Maka dengan bantuan Pemerintah Islam dan masyarakat. sehingga menjadi masyhur (205) M. Terutama setelah berdiri Kerajaan Islam Pasai. adalah nama-nama yang tidak asing lagi sampai kini. Waktu itu banyaklah ulama di Pasai membangunkan pesantren. 194 . Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 174. pesantren-pesantren. 16. Pada zaman Iskandar Muda Meukuta Alam. Pendeknya sejarah pesantren di Aceh pada zaman Iskandar Muda menempuh zaman keemasan. Ketika Malaka ditaklukkan Portugis. Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Singkel. tulis Ustaz Mahmud Yunus. S E J A R A H RINGKAS P A R A U L A M A / S A R J A N A TERKEN A L Bukanlah suatu hal yang aneh. masa Iskandar semakin terkenal. maka Jamiah Baitur Rahman juga mempunyai sekolah-sekolah (madrasahmadrasah-Rangkang-Dayah) sejak rendah sampai menengah. demikian tulis Muhammad Said. maka pendidikan dan pengajaran Islam mulai lahir dan tumbuh dengan suburnya. khusus Islam. Darul Nahwu. Dibidang ilmu pengetahuan agama (theologi). Maka banyaklah pelajar-pelajar datang ke Pasai dari daerah-daerah lain untuk belajar agama Islam. kemudian telah melahirkan ulama-ulama dan sarjana-sarjana terkenal yang berkaliber internasional. banyaklah ulama dan muballigh-muballigh Islam meninggalkan Malaka. kalau Kerajaan Aceh Darussalam yang sangat mementingkan pendidikan dan ilmu pengetahuan.15. Sebagaimana halnya dengan Jamiatul Azhar di Mezir. Disana mereka mendirikan pesantren-pesantren untuk menyiarkan agama Islam dan pendidikan calon-calon alkn-ulama yang fuqaha. seperti Teungku di Geudong. 17. Syamsuddin Pasai. Aceh menjadi Serambi Mekkah. Nama-nama ulama pujangga seperti Hamzah Fansury. Darul Harb (Fakultas Ilmu Peperangan).

Jelas beliau asal dari kampung Fansuri.kemana-mana. Mendapat wujud ditanah Syahr Nawi.) dan pemerintahan Sulthan Muda Ali Riayat Syah V (1011-1015 H . karena banyak alim-ulama dan ahli sastera Islam Indonesia. (207) Memang sekarang kita belum mengetahui tempat dan tanggal/ tahun lahirnya ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansuri. (206) Mahmud Junus: Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia halaman 151. Tentang asalnya beliau sendiri menulis : Hamzah nin asalnya Fansuri. yang mungkin saya ketahui. Kampung Fansuri yang ada dekat Singkel (Aceh). Syed Muhammad Naguib A l Attas. . Asalnya. Dari namanya "Hamzah Fansuri" (dibaagsakan kepada kampung Fansur) jelas dia berasal dari Fansur. "and the span of the priode in which he lived and flourished is stil a problematic question". (207) Syed Muhammad Naguib: The Misticism Of Hamzah Fansuri halaman 3.1607-1636 M. 195 .1589-1604 M. Daripada Abdul Qadir Sayid Jailani.) sampai permulaan pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Meukuta Alam (1016-1045 H . HAMZAH FANSURY "Neither the date nor the place of Hamzah Fansuri's birth has been established" demikian tulis Prof. kemudian karena banyak orang-orang Fansuri pindah ke Barus waktu Barus menjadi wilayah kerajaan Aceh. Hanya yang telah pasti beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukamil (997-1011 H . Beroleh khilafat ilmu yang 'adil. .). jadi pada penghujung abad ke XVI dan permulaan abad ke XVII. sama dengan Syekh Abdur Rauf Fansuri dan abangnya Syekh Ali Fansuri. artinya ada bahan-bahan dalam perpustakaan pribadi saya. Jadi sekampung dengan Syekh Abdur Rauf. (206) Dibawah ini akan saya turunkan sejarah-singkat beberapa para ulama/sarjana. maka kampung tempat tinggal orang-orang berasal Fansuri di Barus dinamakan Fsnsur. 1604-1607 M.

fiqh. terutama di Banda Aceh. sebahagiannya dalam bentuk prosa dan sebagian lainnya dalam bentuk puisi. bahkan juga Abdulkarim Jili. 196 . A l Bustami.r Tempat belajar. yang membahas masalah ilmu suluk dan tauhid. Murid dan pengikut beliau yang terkenal dan besar yaitu Syekh Syamsuddin As Samathrani. 2. adalah sebagai kesaksian dari adanya Tuhan. A l Halladj. Jawa. Djaluludin Rumi. jadinya sama dengan teori "monism" (serba esa atau "pantheism" (serba dewa) Lawannya "Wihdatus Syuhud". Asrarul Arifin Fibayani Ilmis Suluk Wat Tauhid. dalam bahasa Aceh. sejarah sastera. Zinatul Muwahhidin. 1. sedangkan musuh dari paham beliau yang terbesar yaitu Syekh Nuruddin Ar Raniry dan Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. yang bermakna bahwa alam yang baharu ini. Karya-karyanya. Ghazali. filsafat dll. mengenai ilmu-ilmu tasauwuf. Karya-karyanya Syekh Hamzah Fansuri banyak sekali. masalah thariqat. Syekh Hamzah Fansuri juga belajar di India. Pada ujung hayatnya. beliau mendirikan dayah didaerah tempat lahirnya. Parsia dan Arab. Dalam filsafat/mistic. Beliau menguasai ilmu-ilmu Fiqh. yaitu pada suatu kampung dekat Runding (Singkel) dan disanalah beliau berkubur. manthik. laksana buih pada puncak ombak. hakikat dan ma'rifat. syariat. Kecuali di aceh sendiri. Menurut paham "Wihdatul Wujud" bahwa alam ini adalah ciptaan dan bahagian ke Tuhanan sendiri. Beliau sangat terpengaruh dengan ajaran-ajaran filsafat Syekh Abdul Qadir Jailani. beliau menganut paham "wihdatulwujud" dan menjadi pengikut Tharikat Qadiriyah. Melayu. Parsia dan Arab. Beliau pasih berbahasa Melayu. yang membicarakai. dan memang beliau seorang penyair terbesar diabadnya. filsafat dan sebagainya. Beliau mengajar ilmu-ilmunya itu pada beberapa tempat di Aceh. Urdu. Diantara karangan-karangannya yang saya ketahui: Syarabul Asyiqin.tasauwuf. Barus. Mas'ud dan Syah NNikmatullah. A l Juneidi. Parsia dan Arab.

Karangan-karangannya. Beliau wafat di Banda Aceh di zaman Sulthan Iskandar Muda pada malam Isnin 12 Rajab 1039 H . yaitu Syekh Hamzah Fansury dan juga beliau pernah belajar pada Pangeran Bonang di Jawa. puissi. Prof. bahwa Syekh Syamsuddin As Samathrani berasal dari Samudra/Pase. tauhid. (208) Rubai Fansuri. beliau mendapat kedudukan baik sekali. baik pada Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV. terutama sekali pada Sulthan Iskandar Muda. Nama lengkapnya Syekh Sjamsuddin bin Abdullah As Samathrani. (1630 M. 4. juga menjadi Ketua Balai Gading yang beranggotakan 7 Ulama dan 8 Uleebalang. sejarah. baik dalam bahasa Melayu/Jawi atau(208) Keterangan lanjut dapat dibaca dalam : a. Drs Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. Syed Naguib: The Mysticism Of Hamzah Fansuri. b. Beliau juga menjadi Syekh Jamiah Baitur Rahman (Rektor Universitas Baitur Rahman). Beliau menguasai bahasa-bahasa Melayu. tasauwuf. bahkan juga oleh musuh pahamnya Syekh Nuruddin A r Raniry. manthik.3. Wihdatul SJAMSUDDIN AS S A M A T H R A N I Dari namanya kita mengetahui. Guru beliau yang utama. ilmu bahasa Arab. ilmu tatanegara/politik dll. terutama dalam bidang Ilmu pengetahuan dan politik. karena beliau ikut serta membesarkan Aceh. dimana beliau diangkat menjadi Qadli Malikul Adil. 197 . A l Muntahi. yang membahas masalah-masalah Wujud. orang nomer dua dalam kerajaan. Parsia dan Arab. antara lain fiqh (hukum). Ilmu-ilmu yang beliau kuasai. Kealimannya dan kesarjanaannya diakui oleh semua pihak. Dalam Kerajaan Aceh Darussalam. hal mana menunjukkan bahwa beliau pernah belajar diluar Aceh. Jawa. namun beliau sebagai orang besar kerajaan tetap berlaku adil. Sekalipun beliau beraliran Syi'ah dan menganut paham Widdatul Wujud. dan memang beliau dilahirkan disana pada penghujung abad ke X V I . filsafat. 36/1971 halaman 44-49.) dengan meninggalkan jasanya yang cukup banyak.

2. Tiap-tiap golongan itu silih berganti dapat merebut kekuasaan ataupun mempengaruhi penguasa. sementara paham Wihdatus Syuhud pada umumnya dianut oleh aliran politik Ahlus Sunnah. Kitabul Ushulut Tahqiq (kitab dasar-dasar penguat). 7. 34/Mei 1 halaman 51-53. 12. Kitabul Martabah (kitab tentang martabat manusia). 198 . Sjarah Ruba'i Hamzah Fansury (uraian dan tafsir terhadap buku Hamzah Fansury berjudul Ruba'i Fansury). 10. Kitab Tazyim (kitab celaan ?). 9. 8. maka terjadilah pertentangan seru antara paham (209) Uraian lanjut baca Drs Zakaria Ahmad : Sinar Darussalam No. (209). cukup banyak dan bernilai tinggi ditinjau adari segi ilmu pengetahuan. Karena itu. 13. Kedua paham ini telah tumbuh sejak abad pertama hijrah.pun dalam bahasa Arab. Risalatul Wahhab (risalah tentang Mahapemberi). Miratul Muhaqqiqin (cermin para ahli pembukti). Syarah Miratul Qulub (Uraian tentang cermin segala hati). 1. 14. TanbihuPlah (peringatan allah). 11. Syar'ul Arifin (jalan orang arif budiman). Miratul Haqiqah (cermin hakikat). 16. Risalatul Baijin Mulahadhatil Muwahhidin Alal Mulhidi fi Zikrillah (Tinjauan ahli-ahli tauhid terhadap orang-orang yang sesat mengingat Allah). 4. Kerajaan Islam Pase dan sampai-sampai dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Wihdatul Wujud pada umumnya diaftut oleh aliran politik Syi'ah. Miratul Iman (Cermin keimanan). Jauharul Haqaaiq (permata kebenaran). yaitu : Miratul Mukminin (cermin perbandingan bagi orang-orang mukmin). 3. 5. Kitabul Harakah (mungkin mengenai ilmu bahasa). Antara kitab-kitab karangan yang dapat saya ketahui. Nurul Daqaaiq (cahaya yang murni). Tentang Wihdatul Wujud dan Wihdatus Syuhud. Golongan politik Syi'ah dan Ahlussunnah telah ikut memperebutkan kekuasaan semenjak berdiri Kerajaan Islam Peurelak. 15. 6.

Gambar lukisan Syekh Nuruddin Ar Raniry 199 .

31/Februari 1971. (31 Mei 1637 M. ahli hukum. Surat. Gujarat (India) dalam satu keluarga Quraisj. ahli sufi. bahkan selagi dinegerinya beliau sudah alim. pujangga. lama kelamaan berobah menjadi pertentangan akidah. sehingga beliau menjadi alim benar. tetapi pula kembali ke Melayu. Syed Naguib: RaniriAnd The Wujudlyah halaman 12-17. pada masa pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. bahkan kekufuran. Syekh Nuruddin datang ke Aceh pada tanggal 6 Muharram 1047 H . sedangkan kedatangan kali pertama adalah pada waktu Sulthan Iskandar Muda. (210) Tanggal lahir dan kehidupan kecilnya. Prof. karena bahasa Melayu pada waktu itu telah menjadi "lingua franca" dikepulauan Nusantara. No. bahkan akhirnya paham "Wihdatul Wujud menjurus kearah kesesatan/penyesatan. seorang ulama. Pertentangan yang pada mulanya melulu karena hendak merebut kekuasaan politik. Dalam tahun 1030 H . Iskandar: Batanus Salatin halaman 2-13. No.). politikus dan negarawan ternama. Pendidikan pertama diterima Syekh Nuruddin dinegerinya sendiri. 10/Januari 1969. SYEKH NURUDDIN AR RANIRY Syekh Nuruddin A r Raniry. 6/September 1968. 3/Mai 1968. beliau menunaikan rukun Haji dan terus menetap dinegeri Arab berapa lama untuk belajar lagi. (210) Baca lebih lanjut : Dr. 25/Agustus 1970. seperti paham apa yang dinamakan "salik buta" di Aceh. dan beliau sangat ahli dalam bahasa Melayu. tidak banyak diketahui orang dan nama lengkapnya yaitu Syekh Nuruddin Muhammad Djailani bin Ali bin Hasandji bin Muhammad Hamid Ar Raniry. Dinegerinya beliau telah mempelajari bahasa melayu. No. T. pengarang. dilahirkan di Ranir. karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. 200 . No.Wihdatul Wujud golongan Syi'ah dengan paham Wihdatus Syuhud golongan Ahlussunnah. dan beliau adalah Syekh dalam ilmu thariqat dan diterima dalam thariqat oleh gurunya Said Umar Ibn Abdullah ba Syaiban (lebih terkenal dengan Thariqat yaibany). Sinar Darussalam No.

Tambihul' awamili fi tahqiqia kalami finawafil. 21. Rahiqul Muhammadiyah fi Thariqish Shufiyah (1069 H . 10. Syekh Jamiah Baitur Rahman. 9.). tentang fiqh/hukum. = 1642 M. Mufti Mu'adhdham. Asrarul Insan fi Ma'rifatir Ruhi war Rahman (1050 H . = 1637 M. Syafa-ul Qulub. 12. 17. Nubzatun fi Da'wazzil ma'a Sahibin. dimana beliau menjabat: a. Hilluz-zil 11. 5. Qadli Malikul Adil. 3. Umdatul I'tiqad. 6. Daruul Faraid bi Syarhil Aqaid. Ala lam'u fi Tafkiri man qala bi khalqil Quran. 19. Maul hayati li ahlil mamati. sama dengan kedudukan Sjech Sjamsuddin As Sumathrani dalam pemerintahan Iskandar Muda. b.). Melayu dan Parsia. 13. = 1658 M. Shawarimush Shadik li Qath'iz Zindiq. 18. At Tibyan fi Ma'rifatil Ad-Yan (1056-1064 H .). . = 1646-1653 M.1634-1644 M.).) 4. 8.). 7. 16. = 1638 M. 14.karena tidak mendapat sambutan baik dari Sulthan. Bad-u Khalqis Samawati wal Ardli (1047 H . = 1640M. 2. 20. c. Akhbarul Akhirah fi Ahwali Jaumil Qiyamah (1052 H . Busthanus Salathin fi Zikril Auwalin wal akhirin (1052 H . Lathaiful Asrar. = 1642 M. baik dalam bahasa Arab. 15. Kitab-kitab karangan beliau banyak sekali. Hidayatul Habib fit Targhib wat Tarhib (1045 H . Hudyjatush Shadik li Daf'iz Zindiq.). Djahawirul Ulum fi Kasyfil Ma'lum (1052 H . 201 . Beliau mendapat kedudukan yang baik sekali dalam pemerintahan Sulthan Iskandar Sani dan juga dalam pemerintahan Ratu Safiatuddin. tentang tauhid/filsafat. Fathui Muhil Alal Mulhidin.). = 1635 M. antaranya yang saya ketahui yaitu : L Asy Shiratul Mustaqim (1044-1054 H .).

Ayahnya Syekh Ali A l Fansuy seorang terkenal. Di Barus Abdur Rauf melanjutkan pelajaran bahasa Arabnya. yaitu ke Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya. yang lebih terkenal dengan nama julukan Syiahkuala. Syekh Nuruddin A r Raniry berpulang ke Rahmatullah. 23. Setelah Syekh Syamsuddin As Sumathrani pindah ke Banda Aceh. dari keluarga baik-baik.Kissah Iskandar Zulkarnain. ilmu-ilmu agama. manthik. sastera Arab/Melayu dan juga bahasa Parsia. maka Syekh Abdur Rauf pun bertolak keluar negeri. + 1593 M . SaqyurRasul. Mu'ammadul I'tiqad. Syekh Abdus Samad Petani dan lain-lainnya. Syekh 202 22. Abdur Rauf mendapat pendidikan dari ayahnya di Dayah Simpang Kanan bersama dengan banyak pemuda-pemuda yang lain. 24. Abdur Rauf melanjutkan pelajarannya ke Barus pada sebuah dayah tinggi (Dayah Teungku Chik) yang dipimpin oleh ulama/pujangga besar Syekh Hamzah Fansury. Di Mekkah beliau tinggal dikampung Qusyasyiyah dalam Rumah Aceh dan belajar pada Syekh Ahmad Qusyasyy. Setelah selesai pada Dayah Simpang Kanan. S Y E K H ABDUR R A U F Syekh Abdur Rauf A l Fansuri. yang membangun dan memimpin "Dayah Simpang Kanan" dipedalaman Singkel. dan bergaul dengan ulama-ulama berasal Indonesia. Hikayat Raja Badar. 27. karena telah diangkat oleh Sulthan Iskandar Muda menjadi Qadli Malikul Adil. maka pada tanggal 22 Zulhijah 1068. 25. Beliau juga belajar pada Syekh Nuruddin Ar Raniry. antara lain Syekh Nawawy Bantan. filsafat. sejarah. Hidayatul Mubtadi bi Fadl-lillahil Muhdi. kebetulan waktu itu sedang berada di Mekkah. 26. . Setelah mengabdi untuk Islam selama 17 tahun di Aceh saja. dilahirkan di Singkel pada tahun 1001 H . seorang ulama besar pengikut utama aliran Hamzah Fansury. Dari Barus. BabunNikah. Abdur Rauf pindah lagi ke Samudra Pase melanjutkan pelajarannya pada Dayah Tinggi Syekh Syamsuddin As Sumathrani.

Gambar lukisan Teungku Syekh A bdurrauf Syiahkuala. 203 .

(1695 M. Gujarat. M. ilmu bumi. (211) Beliau telah mengarang sejumlah besar karangan-karangan baik dalam bahasa Jawi (Melayu) ataupun dalam bahasa Arab. satu waktu yang cukup lama untuk memberi kesempatan kepada beliau mengarungi lautan ilmu. manthik. 204 . Tafsir ini lebih terkenal (211) Bahan-bahan ini dari diktat sejarah Syekh Abdur Rauf yang disusun oleh Sdr Tgk. dan bahan-bahan dari buku-buku/majalah-majalah lainnya. Demikianlah Ikhtisar riwayat hidup Syiahkuala. Ratu Kamalat Syahpun diturunkan dari takhta kerajaannya. Ratu Zakiatuddin dan Ratu Kamalat Syah). Semua jabatan-jabatan tersebut dipangkunya berturut-turut dalam masa pemerintahan para Ratu (Ratu Safiatuddin. Dari Banda Aceh kemudian Rauf melanjutkan perjalanan ke Singkel dan kemudian kembali ke Banda Aceh untuk memangku jabatan selaku Qadli Malikul Adil/Mufti Besar dan Syekh Jamiah Baitur Rahim. Yunus Jamil dan disiarkan oleh Lembaga Kebudayaan Aceh bertanggal 14 Juli 1960. yaitu terjemahan dari tafsir Anwaru Tanzil wa Asrarut Tak wil. karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazy A l Baidlawy.).). pada hakikatnya yang memegang kendali pemerintahan adalah Syekh Abdur Rauf dari belakang layar. Syekh Abdur Rauf menguasai segala bidang ilmu Hukum. Ratu Naqiatuddin. disamping menguasai filsafat. Sebagai seorang ahli hukum kenamaan. Syekh Abdur Rauf telah sampai kembali di Banda Aceh. Syekh Abdur Rauf Syiah Kuala berpulang ke rahmatullah dalam usia 105 tahun. tauhid. sejarah. Turjumanul Mustafiid. politik dan sebagainya. Empat tahun setelah beliau wafat. maka pada hari Rebu 20 Rabiul Akhir 1110 H . Masa pemerintahan tiga Ratu yang akhir. Pada hari Isnin 23 Syawal 1106 H . falak. kesemuanya itu untuk menggantikan Syekh Nuruddin Ar Raniry. Diantara karangan-karangan beliau yang dapat saya ketahui yaitu : 1. setelah dua tahun sebelumnya Syekh Nuruddin Ar Raniry meninggalkan Aceh menuju Mekkah dan selanjutnya pulang ketanah airnya Ranir. Dalam tahun 1063 H . (Oktober 1699 M. dan dikebumikan dikuala krung Aceh.Abdur Rauf menetap di Mekkah dan negeri-negeri Arab lainnya selama 19 tahun.

Daqaiqul Huruf. Demikianlah riwayat singkat Syekh Abdur Rauf. (213) Baca a. yang riwayat singkatnya akan saya turunkan dibawah ini. 6. yaitu kitab penting sekali yang mengupas masalah hukum Islam tentang bukti. Umdatul Ahkaam. 4. Mungkin kitab hukum/ fiqh yang pertama dikarang dalam bahasa Melayu (Indonesia yanglengkap. adalah putera dari Teungku Syekh Abdullah bin Teungku Syekh Ubaidillah (212) Drs. Ismuha: Sinar Darussalam No. juga kitab/ilmu hukum/fiqh. Yakub: Tgk. membahas halhal mengenai dengan tauhid/thariqat. Umdatul Muhtajin Ha Suluki Maslakil Mufradin. 2. telah menjadi obyek studi para sarjana tentang beliau pribadi ataupun tentang ajaran-ajarannya (212) T E U N G K U CHIK DI TIRO. Bayan Tajalli. Pada akhir kitab ini. Sya'ir Ma'rifat. mengenai ilmu ketuhanan/filsafat. yang membahas masalah ilmu tasauwuf. mungkin membahas masalah falsafah. 205 . 31/71 halaman 54. yaitu Syekh Muhammad Saman Tiro yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Di Tiro". mengenai ilmu tasauwuf. Hidayatul Balaghah 'ala Jum'atil Mukhashamah. 9. beliau mencatat sejumlah besar para ulama/ahli tasauwuf/filsafat. Zakaria Ahmad: Sinar Darussalam No. Zakaria Ahmad.dengan terjemahan tafsir Baidlawy. 7. yang berarti "rahasia huruf". sebagai tulis Drs. b. yang namanya melampaui batasbatas Kerajaan Aceh Darussalam. 8. seorang ulama/intelektuil yang genius. yaitu kitab fiqh (ilmu nukum) yang lengkap sekali. = 1836 M . persaksian dan sumpah palsu. Tgk. 5. meliputi segala bidang hukum. karangan yang berbentuk puisi. Salah seorang diantara empat orang pahlawan Aceh yang mendapat gelar "Pahlawan Nasional". 3. yang beliau berguru pada mereka ataupun bersahabat. Miraatut Thullab. (213) Muhammad Saman lahir dalam tahun 1251 H . Drs. 35/71. Chik Tiro halaman 29-92. Kifayatul Muhtajin.

Gambar lukisan Teungku Chik di Tiro. 206 .

tasauwuf. Dari dua saluran. Haji Abdullah Ujong Rimba kepada kami. Setelah berusia 15 tahun. Dayah Garot: belajar tulis baca huruf Arab. kedahtm tubuh Muhammad Saman mengalir darah ulama dari silsilah yang panjang. Muhammad Pante Kulu. akhlak. Setelah menguasai berbagai ilmu. hadis. yaitu TeungkuSyekh Abdul Wahab.). barulah pindah ke Dayah Tiro dibawah asuhan pamannya Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. dimana menurut keterangan Tgk. = 1641-1675 M. antaranya ilmu fiqh (hukum. Syekh Muhammad Saman berangkat ketanah Suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam Kelima. pengarang Hikayat Prang 207 .) Tafsir. bahwa nenek moyang dari dua saluran darah Muhammad Saman bertemu dalam tubuh seorang pribadi. yang dalam zaman pemerintahan Ratu Utama itu beliau bersamabeberapa ulama lainnya mengusi kedaerah Pidie dan bertempat tinggal di Tiro. kemudian ke Dayah Teungku Chik Tandjung Bungong dan pindang ke Dayah Teungku Chik Lam Krak di Aceh Besar. Dari Tiro pindah ke Dayah Teungku Chik Di Jan Ie Leubeue. sedangkan ibunya bernama Sitti Aisjah. Waktu beliau berangkat ke Mekkah. yang seakan-akan menanti pulang beliau dari Mekkah untuk memimpinnya. yang kemudian terkenal sebagai penyair perang terbesar didunia. perang sedang berkecamuk dengan hebatnya di Aceh Besar.Garot. tokoh ulama besar diabad Ratu Safiatuddin (1050-1086 H . t akak teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. disamping ingin memperdalam ilmunya dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin Islam. ilmu-ilmu agama. sejarah. sejarah. Setelah memperdalam beberapa cabang ilmu agama dan umum. juga mulai belajar bahasa Arab. terutama mengenai dengan Perang Sabil. mathik/filsafat. seterusnya berturut-turut pindah ke Dayah Teungku Chik Abdullah Meunasah Blang. semuanya dalam bahasa Jawi (Melayu). Sebelum berumur 15 tahun. dan setelah bertemu dengan teman kecilnya. maka Muhammad Saman pulang ke Tiro untuk mengajar sebagai pembantu pamannya (asisten) Atas persetujuan pamannya. tauhid. ditempat mana beliau terus mendirikan "Dayah" sebagai halnya dayah-dayah yang ada di Aceh Lhee Sagoe. binti Teunglu» Abdussalam Muda Tiro bin Leube Polem Cot Rheuem. ilmu bumi dan sebagainya. Muhammad Saman belajar pada Dayah-dayah ayah/ibunya.

sajak mana saya turunkan kembali dibawah ini SEKAKIKESUMA Dipersembahakan kepada arwah Mujahid Besar Tgk. peracunan mana telah mengantarkan pahlawan utama itu keliang kubur. Dimalam sunyi penyanyi menyanyi. hal mana telah menimbulkan insperasi kepada seorang penyair Islam (saya sendiri) untuk menciptakan serangkum sajak persembahan kepada Almarhum. Riwayatmu berkata. Lengkap syarat sifat satria. maka beliau langsung berangkat ke Aceh Besar untuk menerima pimpinan Angkatan Jihad disektor Aceh Besar. wahai Mujahid. Disenja senyap meratap pujangga. Kissah jihadmu melukiskan makna : — Benarlah Tuan pahlawan abid. yaitu meracuni Mujahid Besar Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro. beliau terus melakukan serangan-serangan tak kenal damai kebenteng-benteng Belanda. Setelah tiba di Tanah Air. maka beliau kembalilah ketanah airnya karena panggilan jihad sudah tidak terelakkan lagi. Chik Di Tiro. Pemuda bangsa satria berani. kalau sekiranya mereka tidak berhasil melakukan suatu perbuatan keji/kotor yang tidak ada tolak bandingnya dalam sejarah. Kalbu merindu dalam dadaku.Sabi. hal ini terjadi dalam tahun 1298 H . Ingin mencipta jaya bahari. sehingga serdadu-serdadu Belanda kewalahan dibuatnya. = 1881 M . Alun ciptaan sama sekata: —Syarat pahlawan meribu arti. Hidup rukun pantun poyangku. bahkan hampir-hampir pimpinan tentera Belanda menarik pasukan-pasukannya untuk kedua kali dari Aceh. Semenjak tahun tersebut sampai wafatnya dalam bulan Januari 1891. 208 .

Turun mengembun kembali kebumi. Lagu jiwaku tinggi mengawan. yaitu Hikayat Sa'labah. Mudjahid Tiro pahlawan mulia. Teungku Chik di Tiro Syekh Muhammad Saman.Pinta jiwa reda tiada. dan juga seorang pengarang/penyair yang baik. yang isinya membangkitkan semangat jihat perang sabil Hikayat dalam bentuk puisi. Semoga menjelma pada bangsaku. Ziarahi pusaramu membawa pujian. Restuilah kami Mujahid budiman. wahai pahlawan : — Pemuda bangsa menjadi satria. Muharram 1364. juga beliau seorang ahli pidato yang hebat sekali. Tuan (214) A . Setara tiada suntingku. Naiklah gita kudus menyepi. Sekaki hanya kesuma sembahan. Menggunung rinduku. Hasjmy Montasie. Penuntun kami kejalan bakti. karena sedang selalu dimedan perang. Bernajat kalbu dimalam waktu. 209 . selain seorang pahlawan/mujahid yang amat besar dalam sejarah ummat manusia. karangan Teungku Ismail Yakub. (214) Sajak ini telah dimuat dalam buku riwayat hidup Teungku Chik Di Tiro cetakan 1dan II. Hubaya dikurniai satria seperti. Mohon sempena semangat perwira. Sayangnya beliau tidak banyak mendapat kesempatan untuk mengarang. Cinta jiwa mengabdi agama. Kemedan jihad menentang angkara. hanya ada sebuah yang saya ketahui.

Gambar lukisan Teungku Chik Pantee Kulu 210 .

ilmu bumi. manthik. orang yang telah membuat serdadu-serdadu kolonial Belanda Mati ketakutan dengan syair-syairnya. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pante Kulu. 5/1968 halaman 76-81. atau sebagai tulis Gubernur Aceh A . ditempat mana dilanjutkan pelajarannya untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu agama. yang sejarah singkatnya akan diturunkan dibawah ini. telah meninggalkan pengaruh yang sangat (215) Uraian lanjut dapat dibaca dalam : 10 Tahun Darussalam halaman 302-303 Sinar Darussalam No. Disamping belajar. sekurang-kurangnya Menyamai "Odyssea"-nya Homerus. sejarah. bersama-sama dengan Muhammad Saman yang kemudian menjadi pahlawan/mujahid perang Aceh. dilahirkan dalam tahun 1251 H . daerah Pidie. yang kalau tidak mengatasi. füsafat/tauhid. bahasa dan sastera Arab dan sebagainya. 211 . A. Setelah mendapat pengetahuan dasar tentang ilmu-ilmu agama. logika. (1836 M. Musakkir Waled. bahasa Arab.) didesa Pante Kulu. Kebangkitan Dunia Islam yang dikumandangkan oleh Gerakan Wahabi dibawah pimpinan Ulama Besar Muhammad bin Abdul Wahab dan gerakan pembaharuan yang dicanangkan oleh Said Jamaluddin Afganistan.TEUNGKU CHIK PANTEE KULU Teungku Haji Muhammad yang lebih terkenal dengan nama "Teungku Chik Pante Kulu". Pendidikan pertama diterimanya di "Dayah Tiro" yang dipimpm oleh Teungku Chik Muhammad Amin Dayah Cut. juga dengan pemimpin-pemimpin Islam yang datang dari berbagai penjuru dunia. fiqh/hukum. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 31-43. telah berhasil mempersembahkan kepada dunia kemanusiaan sebuah karya sastera besar. seorang Ulama-Penyair Haji Muhammad. beliau mengadakan hubungan dengan pemimpin-pemimpin gerakan Wahabi yang sedang menghangat. sejarah. akhlak/tasauwuf dll. dalam satu keluarga ulama yang ada hubungan kerabat dengan kelompok ulama-ulama Tiro. (215) Muhammad. maka pemuda Muhammad melanjutkan studinya ke Mekkah. adalah seorang Ulama Besar dan Penyair Perrang Agung dalam sejarah dunia.

Karangan-karangan beliau banyak. hal mana memberi arah kepada Hikayat Prang Sabi yang akan dikarangnya nanti. pengarang dan penyair agung. selain dari Hikayat Prang Sabi yang termasyhur itu. Usamah bin Zaid dan lain-lainnya. dengan meninggalkan dua orang isteri. 212 . pemuda Muhammad kembali ke Aceh dengan membawa bekal ilmu yang cukup. beliau berhalil mencipta sebuah karya sastera. seperti Khalid bin Walid. Kecamatan Indrapuri. Teungku Chik Pante Kulu adalah seorang ulama besar. beliau bersama-sama dengan ulama-ulama dan pemimpin-pemimpin rakyat lainnya terus berjihad bahu membahu sehingga ajalnya tiba dan dikebumikan di Lam Leuet. Setelah 10 tahun lebih tinggal di Mekkah. baik yang berbentuk puisi ataupun prosa. terutama karya penyairperang dizaman Rasul. yaitu Hilcayat Prang Sabi. Hasan bin Sabit. dan akhirnnya namanya terkenal dengan Teungku Chik Pate Kulu. Teungku Chik Pante Kulu meninggalkan Mekkah dan sesampainya di Aceh terus menyerahkan hasil karyanya (Hikayat Prang Sabi) kepada teman lamanya Teungku Syekh Muhammad Saman Tiro yang telah aktif memimpin perang sabil. Tahriq bin Zaiyad. Kecuali gemar membaca karya-karya sastera.mendalam dalam jiwa Muhammad Pante Kulu yang mulai menanjak dewasa. beliau sangat gemar membaca buku-buku syair Arab. Disamping itu. sebagai sumbangan beliau untuk membangkitkan semangat. Kemudian. Kira-kira dalam tahun 1881 M . Hamzah. Abdullah bin Malik dan Ka'ab bin Zubair. Syair-syair mereka itu membimbing pemuda Muhammad untuk menjadi seorang penyair perang terbesar. sedangkan puteranya yang tua telah syahid selagi beliau masih hidup. diatas kapal antara Jeddah dengan Penang. baik dalam bahasa Aceh ataupun dalam bahasa Jawi (Melayu). sebagai seorang yang berjiwa seni. Dalam perjalanan pulang ke Aceh. Umar bin Khaththab. sehingga dia sesampai di Aceh diangkat menjadi "Teungku Chik" (Guru besar). yang kemudian ternyata menjadi jiwanya perang Acerh lawan Belanda. juga beliau sangat suka membaca sejarah pahlawan-pahlawan Islam kenamaan.

Pahlawan dan Ulama Wanita yang sangat hebat.Teungku Faki. (Dari buku: Srikandi A ceh). 213 .

(216) H. 4. Menurut H . Habib Abdurrahman. Zainuddin bahwa nama lengkapnya Teungku Fakinah. Diantara pahlawan yang memimpin pasukan dibawah komando Teungku Faki. tempatnya pernah Teungku Chik Tiro Muhammad Saman belajar. Teungku Faki wanita pahlawan itu ikut aktif berperang dimedan. 5. Teungku Daud. Zainuddin: SrikandiAceh halaman 70-84. 2. beliau syahid dalam satu pertempuran. sementara kehidupan tuanya sebagai Ulama Pengajar dan Pembangun. beliau juga syahid. Zainuddin namanya Habib Kabul. Pahlawan Perang Ternama dan pembangun pendidikan ulung. Karena dalam tubuhnya mengalir dua jenis darah itulah. Waktu pee ah perang antara Aceh dengan Belanda. maka kehidupan mudanya Teungku Faki sebagai Panglima Perang. beliau juga syahid.T E U N G K U F AKI Teungku Faki adalah seorang wanita yang menjadi Ulama Besar. M . yaitu: 1. yang makamnya dalam komplek makam Teungku Faki sendiri. didesa Lam Diran Kampung Lambunot (Lamkrak). yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Leupung. Teungku Nyak Badai. (216) Beliau dilahirkan sekitar tahun 1856m.M. Teungku Saleh. Sedangkan ibunya yang bernama Cut Fathimah adalah puteri dari seorang Ulama Besar yang bernama Teungku Muhammah Sa'at yang terkenal dengan lakap Teungku Chik Lam Pucok. M . ayahnya bernama Datu Mahmud seorang pejabat pemerintahan dalam zaman Sulthan Alaiddin Iskandar Syah. beliau tidak syahid. sehingga akhirnya beliau diserahkan sebuah pasukan besar (kira-kira resimen) yang perajurit-perajuritnya terdiri dari pria dan wanita. 3. Dalam tubuh beliau mengalir darah ulama dan darah penguasa/bangsawan. pendiri Dayah Lam Pucok. Menurut H . yang lebih terkenal dengan Habib Lhong. tetapi masih sempat membantu Teungku Faki dalam kehidupan membangun. suaminya sendiri dan beliau juga syahid. Teungku Ahmad. 214 .

yaitu: Kuta Lam Sayun. salah seorang komandan bawahannya yang juga Syahid. dan dibantu oleh suaminya dan beberapa ulama lainnya. beliau terus membangun Dayah Lam Diran yang terkenal itu. Dalam bergotong royong membikin jalan umpamanya. Juga dalam dayah beliau kecuali ilmu-ilmu agama juga diajar ilmu-ilmu umum dan kerajinan tangan. seperti menyulam. juga tidak mendapat anak dari suaminya yang ketiga Teungku Haji Ibrahim. Pang M . Adapun markasnya sendiri disebut Kuta Lam Diran. Teungku Faki tidak mendapat anak. yaitu dalam bulan Juli tahun 1915. yaitu : a. Kuta Bak Balee. dipimpin Tgk. b. 3. yang kemudian setelah habis perang berobah menjadi "Dayah Lam Diran" yang terletak diperkampungan Lam Bunot.Dibawah komando Teungku Faki ada empat buah kuta (benteng pertahanan) yang masing-masing dipimpin oleh seorang komandan bawahan. Kemukiman Lamkrak. dipimpin sendiri. 4. hal mana tidak lazim waktu itu. . dengan siapa kawin setelah usai perang bersama-sama pergi ke Mekkah. baik dari suami yang pertama Teungku Abdullah yang syahid. dipimpin Habib Lhong. Pergaulan bebas dalam batas-batas kesopanan antara pelajar wanita-pria dibolehkan beliau. Dayah Lam Diran yang dibangun beliau itu. ataupun dari suami kedua Teungku Nyak Badai. juga untuk menambah ilmu pengetahuan. dimana beliau sendiri menjadi pemimpinnya. menjahit dan bertukang. selain mengajar juga Teungku Faki turutaktif membangun daerahnya. beliau sanggup memimpin wanita dan pria dalam waktu ber215 1. terbuka untuk wanita dan pria. Kuta Cot Weue. Dalam tahun 1925 beliau sekali lagi pergi ke Mekkah dan bermukim disana setahun lamanya. Kuta Cot Bak Garot. 2. dipimpin Tgk. sekalipun asramanya jauh terpisah. Saleh. Kembalinya ke Aceh. Satu hal yang sangat menarik perhatian. Pang Amat. Dalam kehidupan berumah tangga. Dalam kehidupan tua ini. yang agak lama bermukim di Mekkah untuk menambah berbagai macam ilmu pengetahuan.

Sisa Dayah Taman Pendidikan yang dibangun Teungku Faki. 216 .Mesjid Lam Krak hasil karya Teungku Faki.

217 .Makam Teungku Faki di Lam Krak.

). Dalam hidup tuanya sebagai Teungku Chik Lam Diran. dekat dengan Dayah Lam Diran. seorang Residen Belanda disamping beberapa perwira mereka. yang kemudian menjadi ulama dan mengajar. yaitu : 1. M . (1933 M. pada waktu beliau telah uzur dan pindah ke Kuala Aceh sampai wafatnya. dimana juga banyak berkubur pahlawan-pahlawan bangsa lainnya. Salah satu karya Baba Daud ini (Teungku Chik Di Leupue) yang abadi sampai sekarang. 3. dan menurut H . suatu sistem pendidikan yang dianggap baik. Teungku Sa'idah Lamjamee. seperti Teungku Panglima Polem Muhammad Daud. telah meninggal. menurut seorang Tgk. yaitu sebuah karangan yang bernama Kitab Masaailal Muhtadi dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). Teungku Faki sering dikunjungi orang-orang besar. Diantara karya besar beliau yang sampai sekarang masih utuh. Teungku Fathimah Ulee Tutue.samaan pada satu obyek. Teungku Hawa Lam Dilip. seperti pada waktu membikin jalan ateueng seunabat yang panjang. yaitu mesjid Lam Krak. Teungku Faki. 2. baik bangsa Indonesia Aceh ataupun bangsa Belanda. Teungku Di Leupue ini atau Baba Daud. maka kemudian diserahkan pimpinan Dayah Leupue kepadanya oleh Syekh Abdur Rauf. Teungku Fathimah Batee Linteueng. masih hidup dan masih mengajar walaupun telah tua. masih hidup dan masih mengajar. Tuanku Raja-raja Keumala. Zainuddin pada 8 Ramadlan 1359 H . wanita pahlawan dan ulama kenamaan ini. sangat alim dan sangat setia kepada gurunya. Ismail Lam Krak pada tanggal 3 Oktober 1933 berpulang kerahmatullah dan dimakamkan dalam komplek dayahnya. Kitab ini dikarang dengan sistem tanya jawab. Setelah hidup lebih kurang 76 tahun.sehingga komplek Makam Teungku Faki ini banyak diziarahi orang. 218 . TEUNGKU DI LEUPUE Baba Daud yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Di Leupeu ini. mengajar dan sekarang telah meninggal. adalah salah seorang murid Sjech Abdurrauf Sjiahkuala. 4. ulama wanita terkenal. Diantara murid beliau yang terkenal.

1 I «3 C O | K 3 60 £ &© 3" K 3 1 I 5 s I 3 i I -o 9 «) S Q 3 < 3 1 219 .

Yang diatas ini pada halaman pertama sekali. 220 . dinyatakan Quran ini tidak boleh dijual atau dihadiah.Fotokopi dari Quran tulisan tangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala.

221 .

yaitu Surat Al Fatihah dan permulaan Surat Baqarah.Dua halam pada permulaan. 222 .

223 .

224 . yaitu Surat Al Falaqi dan Surat An Nasi.Dua halaman pada akhir.

Sungguh suatu sukses luar biasa. sekalipun riwayat hidupnya belum sempat sayaperiksa/tulis. Sekarang Quran tersebut disimpan oleh Teungku Abdul Aziz Ujong Peunajong. Sebuah Quran yang ditulis dengan tangan Syekh Abdurrauf sendiri. dan seterusnya kepada turunan beliau turun temurun. PARA U L A M A LAINNYA Kecuali enam orang ulama yang telah diturunkan riwayat singkatnya itu. masih terlalu banyak lagi ulama-ulama besar yang telah berjasa dalam bidang pendidikan Islam dan ilmu pengetahuan. seorang ulama besar yang ikut membangun Kerajaan Islam Peureulak. yaitu: 1. yang setelah meninggal beliau dipusakai kepada Teungku Haji Jahja sebagai pelanjut Dayah Leupue. ibadah dan bermacam ajaran Islam lainnya. salah seorang dari cicit Teungku Haji Yahya. Qurannya masih baik. dengan tulisan bernilai seni indah sekali. Amat sayang.Kitab Massailal Muhtadi ini berisi masalah-masalah aqidah. akan saya rakamkan nama beberapa orang ulama/sarjana yang telah ikut membina dan mempertahankan Kerajaan Aceh Darussalam. sehingga amat sukar bagi kita yang hidup dalam abad ini untuk mengetahuinya. terutama pada mulanya dalam bidang ilmu pengetahuan dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang diberi nama "Dayah Cot Kala" (daerah 225 . sejarah hidup mereka yang tercatat (tertulis) mungkin telah banyak hilang selama 50 tahun lebih perang dengan Belanda. seharusnya diadakan penyelidikan dan riset yang sungguh-sungguh guna menggali nama dan sejarah hidup ratusan para ulama. sarjana dan pujangga-pujangga yang hidup dan berabdi dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Kitab ini sampai sekarang dipakai untuk pelajaran agama permulaan diseluruh kawasan rantau ini yang memakai bahasa Melayu: Indonesia. Singapura dan Siam bahagian Melayu. Dibawah ini. Namanya Muhammad Amin. penulis buku ini pernah melihatnya. Teungku Cot Kala. Walaupun bagaimana sulitnya. dipusakai kepada Baba Daud. Malaysia.

juru dakwah.Bayeuen sekarang). Keluaran Dayah Cot Kala.). dimana beliau menjadi pemimpinnya sehingga karenanya nama beliau terkenal dengan Teungku Chik Dajah Cot Kala. Samudra Pase. Pidie. Pindah ke Aceh Tengah dan membangun Kerajaan Islam Lingga (416 H . Lingga. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 7. Setelah menjadi ulama besar bergelar Syekh Sirajuddin atau lebih terkenal dengan nama Teungku Chik Seuruleue. Namanya Sirajuddin. = 1025 M. Teungku Chik Blang Peria. M. pujangga dan muballigh yang terkenal. lulusan Dayah Cot Kala. = 922-946 M. M. Dayah Cot Kala adalah pusat kegiatan ilmu dan telah banyak menghasilkan ulama/sarjana. = 1012-1059 M. Kemudian beliau membangun Kerajaan Islam Peureulak dalam bidang politik/kekuasaan. Beliau hidup dalam zaman Maharaja Nurdin Sulthan A l (217) (218) (219) Tgk. Namanya Adi Geunali. dengan diangkatnya beliau menjadi sulthan Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310-334 H . Teungku Chik Seuruleue. 226 . (217) 2. seorang pangeran. pendidik dan pemimpin. Tgk. Teungku Kawee Teupat. Daya dan Lamuri (Aceh). yang semua mereka telah mengambil bahagian penting dalam pembangunan Peureulak. Beunua (Taming). (219) 4.). setelah menjadi ulama besar bergelar Teungku Chik Blang Peria. dari Ulama menjadi penguasa. beliau ditunjuk untuk mengepalai satu rombongan juru dakwah dan dikirim ke Lingga (Aceh Tengah) bersama-sama dengan Adi Geunali. Oleh Sulthan Machdum Alaiddin Malik Mahmud Syah Johan Berdaulat (402-450 H . Namanya Ja'kub. dan menjadi raja pertama. YunusJamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 6 Ibid halaman 28.). untuk membangun Islam dan Kerajaan Islam disana. seorang ahli hukum. (218) 3.

Syekh Ismail A l Ramaly ini seorang ulama besar dan juru dakwah terkemuka. (222) 7. Ibid halaman 10. (221) 6. Nama lengkapnya Said A l i bin A l i A l Makarany. = 1261-1289). M. = 1133-1155 M . tokoh penguasa yang menganut Wihdatul Wujud di Samudra/Pase. Ibid halaman 16. Tgk. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 16. yaitu sahabat karib dari Raja Bakoy Ahmad Permala. pembangun Islam pertama di negeri Samudra/Pase. ) memerintah Samudra/Pase. beliau turunan dari Meurah Khair (Meurah Giri). (224) (220) (221) (222) (223) (224) Ibid Halaman 11. Kubur beliau terkenal dengan nama Kubur Teungku Jirat Raja di Blang Peria (Gedung). = 1155-1210 M . penganut paham Wihdatul Wujud. yang memerintah untuk membunuh lebih dari 40 orang ulama Ahlus Sunnah. 8. Syekh Awaluddin. Yunus Jamil:. Syekh Ismail. = 1233 M . Meninggal 15 Muharram 630 H . seorang ulama besar. (220) 5. Beliau mendakwahkan Islam sampai-sampai ke Djeumpa. = 1400-1428 M . hidup sekitar tahun 801-831 H . ) . Said Ali. yaitu ayahda Sunan Giri salah seorang sunan penyiar Islam dipulau Jawa (223). Ibid halaman 13.Kamil (550-607 H . datang ke Pase pada zaman Maharaja Khiyasyuddin Syah (527-550 H . Lingga dan Isak. Ulama ini juga disebut Syekh Siti Jenar dan kemudian terkenal dengan " W a l i Songo". Syekh Abdul Jalil. diangkat menjadi Syaichul Islam pada waktu Sulthan Alaiddin Malikus Salih memerintah Kerajaan Islam Samudra/Pase (659-688 H . Namanya kemudian terkenal dengan Maulana Ishak. 227 .

Syekh Abdullah Kan'an pindah ke Lamuri (Aceh Besar) bersama dengan 300 orang iaki perempuan. ) . Syekh Burhanuddin. Ibid halaman 35-36. Lahir sekitar tahun-tahun 400-450 H . Teungku Chik Lainpeuneu'eun. = 13531398 M . 228 . (226) 11. Salah seorang diantara murid dan pendukung paham Syekh Abdur Rauf Syiahkula yang terbesar. sehingga namanya menjadi Syekh Burhanuddin Ulakan. Seorang ulama dan muballigh terkemuka. Teungku Ampoon Tuanlah yang menganjurkan agar Kerajaan Teuming digabungkan dalam satu federasi dengan Kerajaan Islam Peureulak dan Kerajaan Islam Samudra/Pase. keluaran Dayah Cot Kala. Setelah menjadi ulama besar beliau menetap dan mengajar di Ulakan Pariaman (waktu itu masih menjadi wilayah Aceh). (225) 10. Orang tuanya datang ke Peureulak bersama ulama-ulama lainnya dari negeri Arab untuk menjadi guru/juru dakwah. Teungku Ampoon Tuan. terutama pada perguruan tinggi Dayah Cot Kala. dan setelah beliau meninggal namanya terkenal dengan Teungku Chik Lampeuneu'eun. antaranya Meurah Johan putera A d i Geunali. Nama kecilnya tidak jelas. Beliau dikirim ke Teuming untuk mengembangkan Islam pada zaman memerintah Teuming Raja M u d a Sedia (753-800 H . (225) (226) Ibid halaman 19. Kemudian gadis beliau dikawinkan dengan Raja M u d a Seudia dan memperoleh seorang puteri dari perkawinan itu dengan diberi nama Puteri Lindung Bulan. = 1012-1059 M .9. Syekh Abdullah Kan'an adalah pembawa Islam pertama ke Aceh Besar. sehingga karenanya setelah dia besar dan menamatkan pelajarannya di Dayah Cot Kala namanya menjadi Syekh Abdullah Kan'an. dan beliau diangkat menjadi Qadli negeri Batu Karang. ) dengan diberi nama Abdullah oleh orang tuanya yang berasal dari Kan'an (Palestina).

Beberapa kuburan diluar bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun.Makam Teungku Chik Lam Peuneu 'eun dalam bangunan. 229 .

Batu nisan Teungku Chik Lam Peueu'eun yang telah pat dengan tulisanArab. 230 .Makam Teungku Chik Peuneu'eun atau Teungku Syek Abdullah Kan'an.

Muka sumur yang dibikin kira-kira 700 tahun yang didepan bangunan makam Teungku Chik Lam Peuneu'eun dan peudeuna tempat air. 231 .

. : Muhammad bin Akhmad Khathib Langien. = 1826 M . ) Dalam tahun 1152 H . kitab yang ketujuh dari Jawami'ul Mushannafat. : Langien. Salah satu antaranya yang termasyhur : Dawaaul Qulub. yaitu Teungku Harun yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Teupin Raja. 232 . Karangannya banyak. Salah seorang keturunannya (cucunya dari anak perempuan) yang sangat terkenal. (228) Sedikit keterangan tentang dirinya juga didapat dalam kitabnya. Melayu (Jawi) dan Aceh. Pidie. Nama kecil Ayahnya Nama lengkapnya Nama popuier Tempat lahir : Muhammad. baik dalam bentuk natsar (prosa) ataupun dalam bentuk syair (puisi). beliau wafat (227) Keterangan hanya sedikit didapat dalam kitabnya Kasyful Muntadhir Lima Yarahul Muchtadlar. = 1735-1760 M . (228) 13. : Teungku Ahmad. Permintaan Sulthan dilaksanakannya. bahwa risalah selesai pada hari Selasa 1245 H . untuk membrantas paham-paham yang sesat mengenai ke Tuhanan. terkenal dengan lakab Teungku Khathib Langien. Sulthan Alaiddin Johan Syah Berdaulat meminta kepada Syekh Jalaluddin agar mengarang sebuah kitab tentang ilmu tauhid. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (Poteuk Uek). Seorang ulama dan pengarang. Teupin Raja. dimana dia kemudian mengarang kitab dimaksud yang diberi nama "Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A ' l a " . yaitu : K A S Y F U L M U N T A D H I R . Pada akhir kitab dinyatakan. Syekh Jalaluddin. tentang ilmu tauhid. seorang ulama dan A h l i H u k u m Islam (Fiqh) yang besar. baik dalam bahasa Arab. kumpulan karangan Ulama-ulama/Pengarang-pengarang Aceh.Diantara kitab-kitab karangannya. : Teungku Chik D i Simpang. Malam Ahad 19 Zulhijjah 1275 H . (11471174H. (227) 12. Teungku Chik Di Simpang.

dan setelah mendirikan dayahnya sendiri namanya bergelar Teungku Chik Abbas Kuta Karang atau Teungku Chik Kuta Karang. Sisa-sisa dari kitab-kitab beliau yang telah dimakan rayap masih terdapat di Dayah Babussalam di L a m Kunyet. (230) 15. (232) Keterangan dari Teungku H. mengenai ilmu kedokteran. (231) Disamping sebagai seorang ulama/ahli hukum dan pengarang. kitab hukum pedoman untuk para hakim. = 1870-1874 M . ) Karangan yang terkenal : Safinatul Hukkam. juga beliau seorang politikus yang sangat dihormati oleh lawan dan kawan. Nama kecilnya Abbas. kemudian setelah alim sedikit menjadi Syekh Abbas. Tgk. Sebelum itu. yaitu Dayah Langien sangat terkenal. disamping Teungku Chik Tanoh Abee dan ulama-ulama lainnya. Kemukimah Ulee (229) Sedikit keterangan tentang Chik Langien ini didapati dari Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba. Syekh Jalaluddin. = 1735-1760 M . beliau pernah menjadi Qadli dari Sulthan Aceh (mungkin Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah tahun 1286-1290 H . 233 . Abdullah Ujong Rimba. = 1727-1735 M . (232) Kecuali sebagai seorang pengarang yang ternama. yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja L i l a A h m a d Syah (1139-1147 H . juga saya dapati dari Teungku H. (229) 14. juga beliau seorang thabib (dokter) yang terkenal dalam zamannya. Kitab-kitab beliau banyak sekali. Chik Kuta Karang adalah salah seorang staf dan penasehatnya yang utama. (231) Tgk. Teungku Chik Kuta Karang. Dayah beliau.dalam usia 99 tahun dan dimakamkan di Teupin Raya. mengenai ilmu bintang. Seorang Ulama/Pengarang yang terkenal. Nama lengkapnya Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursany. Kitabur Rahman. ) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . 2. Abdullah Ujong rimba. (230) Keterangan Teungku Tursany. Beliau meninggal tahun 1153 H . Ismail Yakub: Teungku Chik Di Tiro halaman 45. Diantara kitab-kitab karangannya: 1. dan catatan pada akhir kita karangannya. Waktu Teungku Tiro mendirikan markasnya di Mureu. Ilmu Falak.

Amin ! Summa amin (ya) Birral Karim At Tauwabar Rahim. Waktu meninjau ke Dayah tersebut. Kampung Sikureueng Mukim juga adanya. yang memberi gambaran betapa terhormatnya kedudukannya dalam masyarakat. kemudian daripada itu maka adalah saya melayangkan kertas yang sepotong kecil ini. Alhamdulillah wahdahu. fahazihir risalah (telah sobek kertas) yang termazkur dalamnya dengan beberapa sembah salam wa bihurmatit ta'dhim dan takrim bi'inayatillahir rahim. ada baiknya saya turunkan salinan kedua pucuk surat tersebut dibawah ini. washshalatu wassalamu'ala man la nabiya ba'dahu. apalah kiranya datang menghadap kehadapan majelis paduka guru saya yang termasyhur nama Teungku Kuta Karang yang mulia dunia akhirat. Wa ba'dal kalam al-mazkur. akan jadi ganti perhubungan dan pertemuan antara kedua pihak. 1. Syahdan barang wasilkan oleh Tuhan Chaliqul asya-i'. mudah-mudahan barang ditetapkan Allah iman dan amalnya serta dilanjutkan Allah asyya umur zamannya didalam sehat wal'afiat min darid-dunia ilal daril achirah. dua pucuk surat yang dikirimkan orang kepada beliau.Susu. yang telah ada sekarang ini duduk bernaung dengan dukacita yang amat sangat didalam daerah Bandar Negeri Teurumon jua adanya. yaitu ialah datang daripada pihak saya yang bernama Teuku Nek Naggroe yang hina dina (sobek) miskin daripada segala hamba Allah fil 'alamin. antaranya : catatan-catatan tentang Teungku Chik Di Tiro. b. yang telah ada sekarang ini duduk dengan istirahatul khair kesenangannya didalam daerah negeri Aceh Banda Darussalam. Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. itupun tiadalah dengan sepertinya. saya sempat menjumpai beberapa dokumen penting. saya dengan Teungku yang guru saya. 234 . Untuk diketahui bagaimana seni mengarang surat waktu itu. Surat dari Teuku Nek Purba Bangsa : a.

dan uloon tuan bri maklumkan kepada Teungku yang guru perhamba -insya Allah Ta'-ala. Sallamahullahu Ta'ala fid darain (sobek kertasnya). dan tiadalah satu apa-apa kepada hernat hamba sematamata. kesukaran Teungku tolong. Makam Teungku Chik Kuta Karang terletak dalam komplek makam Teungku L a m Peuneu'uen. pagi dan petang. doa fil laili wal aiyam.Ihwal maka adalah saya memberi maklum kepada Teungku. W a ba'du. (Disamping surat ada cap Habib Ahmad yang dilengkapi dengan sanah 1315). adapun seperti anak saya yang bernama Nyak Imam saya suruh pergi ke Aceh bersama-sama dengan Pang Djanga akan jadi ganti saya sekejab. kepada pangkat derajat yang a'la wa fadhlan. yaitu Habib Ahmad yang terhenti pada masa sekarang ini apda kuta Cot Bak U . yaitu Teungku D i Kuta Karang yang guru perhamba yang ada terhenti pada masa sekarang ini pada kubur Teungku Dalam Keuneu'eun adanya sallamahullahu-. sementara belum sampai saya. benar Teungku ikut. M a k a hendaklah Teungku lihat-lihati anak saya dan anak Teungku juga. (disamping surat ini ada cap Teuku Nek Purba Bangsa) 2. dalam Kecamatan Darul Imarah. Diperbuat surat kepada 2 hari bulan (sobek) pada tarikh 1310 tahun wau bilangan j i m . Surat dari Habib Ahmad : Alhamdulillah wahdahu washshalatu wassalamu 'ala asyrafil anam.uloon tuan beri tangguh pada Teungku yang guru perhamba kadar lima hari serta dalam cita-cita hari dan malam. dan sungguh Tuanku Raja Cut Teungku yang guru kedeeh langkah kadar lima hari itulah. Kabupaten Aceh Besar. 235 . hendaklah mendapat cium kadam Teungku yang guru perhamba.bahwa surat yang Teungku kirim kepada uloon tuan sudah uloon tuan paham serta dengan kemuliaan daripada uloon tuan -insya Allah. yang terbit dari hamba Allah Ta'ala yang gharib dan miskin. fassalamu 'alaikum waramatullhi wabarakatuh. M a k a haraplah saya kepada Teungku yang guru saya hal itulah adanya. jikalau salah Teungku tegah. lepas langkah Teungku ambil meski sibarang-sibarang hal.

Makam Teungku Chik Kuta Karang. 236 .MAKAM LAM PEUNEU'EUN Bangunan dalam komplek makam Lampeuneu'eun.

237 .Fotokopi surat dari Teuku Nek Purba Bangsa kepada Teungku Chik Kuta Karang.

Fotokopi surat dari Habib Ahmad kepada Teungku Chik Kutakarang. 238 .

Dalam kedua kitabnya ini diterangkan tentang dirinya. Seorang Ulama ahli Hadis kenamaan. tentang masalah niat dalam takbiratul ihram. Talkhishul Falah. Tentang dirinya disebut dalam kitabnya itu : Faqir yang hina. yaitu Muhammad Zain anak Tuan Faqih Jalaluddin Aceh. Jadi beliau adalah anak dan cucu dari Ulama/Faqih/Pengarang. Kitab ini dikarang atas permintaan Aladdin Ahmad Syah dalam tahun 1145 H . Faqir yang hina kepada Tuhannya Alla Ta'ala yang bersifat kekayaan. yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Jauharul Alam Syah (1209-1238 H . b. Beliau pengarang dari Kitab Syifaaul Qulub. Kasyful Kiraam. sehingga nama lengkapnya menjadi Syekh Muhammad Zain bin Syekh Jamaluddin bin Syekh Jalaluddin bin Syekh Khathib.). yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174-1195 H = 1760-1781 M.). Syafi'i mazhabnya. chadim Ulama Haji Jalaluddin anak syech yang 'arif billah. Seorang Ulama/Pengarang ahli tasauwuf yang hidup dalam 239 . = 1727-1735 M. Seorang Ulama dan pengarang yang hidup dalam masa Pemerintahan Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat 1139-1147 H . Syekh Abdullah. Syekh Muhammad Zein. Syech Djalaluddin (pengarang Kitab Mudhharul Ajla Ila Rutbatil A'la) anak baginda Chathib. 17. 18. pengarang dari Kitab Fiqh Hidaayatul 'Awam. Syekh Jamaluddin. Beliau pengarang dari: a. Seorang Ulama pengarang turun-temurun. 19. = 1795-1823 M.). tentang akhlak/tasauwuf yang mengandung 400 buah Hadis. tentang masalah nikah dan thalak. Syekh Jamaluddin.16.

Nama lengkapnya Syekh Jamaluddin bin Syekh Abdullah Aceh (pengarang Kitab Syifaul Qulub). = 1836-1857 M . = 1870-1874 M . Syekh Abdulwahab. ) . Teungku Hasan. c. Nama lengkapnya : Syekh Abdulwahab bin Syekh Muhammad Salih bin Syekh Abdur Rahim bin Syekh A b d u l Hafidh bin Syekh Idrus Bayan (berasal dari Baghdad) yang terkenal dengan lakab Teungku Pantee Cermin. sebuah perguruan tinggi Islam yang telah banyak melahirkan ulama-ulama. pembina Dayah Seulimeum. yang kemudian mendirikan dayah-dayah diseluruh Aceh. dan meninggal tanggal 8 Rajab 1311. Beliau hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Sjah (1286-1290 H . . Syekh Abdussalam. Syekh Abdulwahab mempunyai anak yang alim. Lakabnya yang terkenal : Teungku Chik Tanoh Abay. 21. Anak beliau Haji Sulaiman yang bergelar Teungku L a m Buga. Seorang U l a m a / A h l i H u k u m Islam yang terkenal. = 1874-1903 M . datunya dari Ulama-ulama Tiro. ) . Teungku Haji Muhammad Husin. yang kemudian terkenal dengan lakab Teungku Chik Seulimeum. negarawan-negarawan politikus-politikus dan pahlawan-pahlawan. 20. yaitu : a. dan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1290 H . b. Seorang Ulama Besar pembina lanjutan dari "Dayah Tanoh A b a y " . Nama lengkapnya Syech Faqih Abdussalam tiro bin Syech Faqih Abdulwahab Haitamy. Teungku Yahya dan anak Teungku Yahya yaitu Teungku Muhammad A l i A l i m kitab Jawi) yang terkenal dengan gelar Teungku Gampoong Teungoh. Beliau pengarang Kitab I'laamul Muttaqin. Syekh Faqih Abdussalam yang termasyhur di Aceh dan Pidie hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jaharul 240 .zaman pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H .

b. = 1870-1874 M . yang terkenal dengan Teungku D i Tiro Muhammad A m i n . Teungku Muhammad Arsyad Ie Leubeue. Teungku Syekh Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik L a m Nyong. Ubaidillah. Pendiri Dayah L a m Nyong terkenal. Teungku Ya'kub Meureudu.U . yang hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1233-1251 H . = 1822 M . pendiri Dayah Ie Leubeue.A l a m Syah (1209-1238 H . 25. c. ) . pendiri Dayah L a m . = 1823-1836 M . yang mempunyai anak-anak: Fathimah. 24. Lahir dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . Teungku Poma Fathimah. 23. yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Jan. ) . d. Teungku Haji Muhammad Thahir yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Cot Plieng bin Teungku Zainul Abidin (terkenal 241 . pendiri Dayah Pantee Geulima. salah seorang Ulama/Hafidh Quran yang terkenal.1823 M . yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Pantee Geulima. ) dan meninggal dalam tahun 1246 H . 27. Muhammad A m i n . 22. = 1795 . dan beliau meninggal pada hari Isnin 1237 H . ayahnya Syekh Muhammad Saman yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Tiro (meninggal malam Selasa 10 Jumadil Akhir 1308 H . Syekh Marhaban ibnu Almarhum Haji Muhammad Saleh A l Pidiry. Teungku Syekh Muhammad Saman mempunyai anak : a. 26. Dari Syekh Abdussalam Tiro inilah menurunnya Ulama-ulama Teungku Muhammad A m i n yang bergelar Teungku Chik dajah Cut dan Teungku Syekh Abdullah. ) dan meninggal pada tanggal 3 Zulhijjahl340H.U . Muhjiddin. Teungku Umar yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i L a m . Abdullah dan Teungku Umar Tiro.

Menurut keterangan salah seorang dari keturunannya. Teungku Haji Muda yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Krueng Kalee. guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. 29. Teungku Chik Tanjoong Bungong Samalanga.dengan Teungku Chik Beulong Basah) bin Muhammad Jusuf Geulumpang Minjeuek bin Ismail. Teungku Muhammad Yusuf. c. sebagai dayah pertama di Aceh Barat. berkedudukan di Daya. pendiri Dayah Meunasah Blang. Beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik di Rumpeet. yaitu : a. berkedudukan di Meulaboh. = 1870-1874 M . ) . guru Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. Hidup dalam zaman pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1286-1290 H . 28. 30. Teungku A b u Bakar dikirim menjadi Qadli untuk daerah Kaway X V I Aceh Barat sebelah barat. Teungku Muhammad Jusuf diangkat menjadi Qadli untuk daerah Rantau X I I Aceh Barat sebelah timur. bahwa pada masa Sulthan Iskandar Meukuta A l a m memerintah (1016-1045 H . Teungku Djamaluddin dikirim kewilayah Deli Sumatera Timur. 31. mendapat tugas dari Sulthan. ) . X X V I mukim. 242 . beliau sezaman dengan Teungku Chik Tiro Muhammad Saman. Beliau syahid dalam perang dengan Belanda pada tahun 1902. Teungku Abdullah yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Meunasah Blang. Teungku Muhammad Saleh ibnu Teungku Abdur Rahman Bitay. tiga orang bersaudara dari turunan Ulama Rumpeet. 32. = 1607-1636 M . pembina Dayah Rumpeet di Kuala Daya. yaitu Teungku Ibrahim L a m N o . b.

di Keumala. Satu diantara kedua sarakata itu. Sarakata kedua. wa birakati afwah Sulthan Almarhum Tajul Alam Safiatuddin. Usman. yaumil Ahad. Wabihaqqi Saiyid Syekh Muhjiddin Abdulqadir Jailani. Teungku Ibrahim Lamno. menunjukkan betapa tinggi kedudukannya turunan ulama Rumpeet ini dalam Kerajaan Aceh Darussalam.a.a. wabibarakati kullihim Auliyais Salihin al Abidin. Sarakata yang dibubuhi Cap Sikureueng Sulthan Mansur Syah berbunyi: Fi Hijaratin Nabiyi s.w. wabibarakati Izzati Quthbir Rabbani wal Arifissamadani.. wa bibarakti afwah paduka marhum Saiyidil Mukammil. dari Sdr. min masyariqil ardli ila magharibiha.Dari turunan Teungku Muhammad Yiisuf terus menerus menjadi Ulama dan Qadli dalam wilayah Rantau XII. wa bibarakti afwah paduka marhum Meukuta Alam Iskandar Muda. wa bibarakati afwah alamarhum 243 .) sebagai surat pengangkatan Teungku Tjut menjadi Hakim wilayah Nikah Aceh Barat. sampai-sampai kepada masa Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. DUA B U A H S A R A K A T A Pada waktu akan menyelesaikan penyusunan buku ini. A l i r. Sulthan Aceh terakhir. Umar. wabirakatin Nabiyi Saiyidil Anam. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Johan Syah. wa'ala alihi wasahbihi wa sallam. yaitu dibuat oleh Sulthan Ibrahim Alaiddin Mansur Syah yang memerintah pada tahun 1273-1286 H . yaitu dibuat oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. alaf wa miatain tsamaniyah wa khamsina. Dua buah sarakata cap sikureueng yang dimuat dibawah ini. waktil ahsri fis sa'atil mubarak (tidak jelas lagi) Bi'aunillahi A l Malikil Alam. saya dapat meminjam dua buah sarakata yang masih asli. wa bibarakati afwah Sulthan Alamarhum Alaiddin Ahmad Syah. sebagai surat kuasa kepada Teungku Di Rumpeet. Pada kedua surat sarakata ini dibubuhi setempel kerajaan tertinggi: Cap Sikureueng. wahiya Abu Bakar. wafi hiyratil A l i yauma syahri Jumadil Akhir. wabibarakatis Sahabatil Arba'ah. yaitu anak turunan dari ulama yang tersangkut dalam kedua sarakata itu. wa bibarakti afwah paduka marhum kulluhum. (1857-1870 M.

(Tercap dengan cap Sikureueng) 244 . rahmatullahi alaihim ajma'. menyuruh perbuat sepucuk surat ini. Akan sekarang ini pun siapa yang mau akan nikah dan pasah hendaklah sekalian tuan-tuan datangkan kepada Teungku Cut supaya jangan jadi menanggungkan berat diatas duli hadlarat Syah Alam. dan sekalian keuchik dan wakil atau tandial serta segala rakyat kiranya. dan yang telah dipertuan dalam negeri Aceh di Bandar Darussalam dewasa itu. kurnia duli hadlarat Syah Alam akan Teungku Cut. Dengan tolong Allah dan dengan berkat yang mempunyai kebenaran dan ketinggian dan kemuliaan serta martabat al a'la dan pada yang telah dikurniyai daripada Tuhan yang bernama Rabbukumul A'la. pertama Hulubalang dan segala Pertuan dan segala orang tuha-tuha. demikian juga seperti yang telah tersebut hukum di dalam surat ini. Syahdan barang sekalian tuan-tuan ketahuilah yang di dalam negeri daya. menurunkan titah hukum wilayah nikah dan pasah. lagi pun jangan menjadikan kesukaran atas sekalian hamba Allah yang jauh dengan duli hadlarat Syah Alam si perkara.Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Mansur Syah ibnu Sulthan Almarhum Djauhar Alam Syah Johan Berdaulat Dhillulah fil Alam. lagi jikalau sampai Teungku Cut barangmana negeri dalam daerah sebelah barat rantau duabelas. Demikianlah. hendaklah pengetahuan sekalian tuan-tuan hal inilah. supaya segera mendapat hendaknya sekalian hamba Allah jangan menjadi kesusahan. tatkala baginda semayam serta istirahatul khair diatas singgasana kerajaan daripada masa qudrati yang sepluh mutu dan bertatahkan adengan ratna mutu manikam dan berumbaikan mutiara daripada intan dikarang dan berjad yangtelah terjeradi. wa bibarakati afwah Sulthan Almarhum Alaiddin Jauhar Alam Syah. Intahalkalam sanah 12S8. wa bibarakati afwah Alamarhum Sulthan Alaiddin Muhammad Syah.in insya Allah Ta'ala. Maka bersabdalah duli hadlarat Syah Alam. inipun siapa yang akan pasah atau nikah. Maka adalah seperti Teungku Cut ini sudahlah dia menjunjung titah hukum wilayah nikah pasah daripada duli hadlarat Syah Alam.

yang telah dikurniai oleh Tuhan. yaitu : Insya Allah Ta'ala. maka kami menyatakan kepada sekalian Hulubalang yang ada memegang perintah jabatan sehingga negeri Keluwang hatta sampai ke negeri Teunom. supaya boleh kami perdamai dan suluh bersama-sama Hulubalang kami yang sudah permusuhan dengan perdamaian yang sempurna aturannya diatas masing-masing hak dan pangkatnya. Syahdan. 245 . lagi a'la wal fadlal. Maka adalah guru kami Teungku di Rumpeet ini ada sampai mengadu apa kami serta dipersembahkan akan hal sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami bermusuh-musuhan sama-samanya Hulubalang. Maka sekarang pun jikalau ada Hulubalang kami sekalian mengikut seperti yang telah tersebut di dalam firman Allah Ta-ala : Athi'ul-Laha.Adapun sarakata yang diperbuat di Kuta Keumala oleh Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Termazkur pada 24 bulan Rajab fil jaumi. wa athi'ur Rasuli wa Ulilamri minkum. Tamatul Kalam. sabda yang maha mulia. Maka dewasa itulah bersabda Duli Hadlarat Syah Alam kepada Katibul Muluk. Sehari sampai guru kami Teungku di Rumpeet ini mendapatkan sekalian tuan-tuan dibawakan sabda kami. bermusuh-musuhan sama Islam yang larang Allah dan Rasul. serta dengan mufakat Hulubalang yang memegang adat dan Ulama yang memegang syara'. Tatkala baginda bersemayam di atas singgasana tahta kerajaan di dalam Kuta Keumala. menjadi kebinasaan iman diatas sekalian tuan-tuan yang Hulubalang kami. menyuruh perbuat sepucuk surat kenyataan kurnia akan guru kami yang bernama Teungku Di Rumpeet jua adanya. supaya boleh berkekalan jabatannya masing-masing dengan sejahteranya fid-dunya wal akhirah. Sabtu waktu jam pada 8 fi sanah 1307. Dianya mengajak sekalian tuan-tuan menghadap kami. Amin. Maka lazim sekalian tuan-tuan mendengar dan mengikut dianya menghadap kami. yang bernama Rabbukumul A'la. Demikianlah kami hendaklah perintah dengan mulut sendiri kami. yaitu Saiyidina wa Maulana paduka Seru Sulthan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ibnu Sulthan Almarhum Mansur Syah Johan Berdaulat Dhillullah fil Alam.

246 .Fotokopi Sarakata Sulthan Mansur Syah.

247 .Fotokopi Sulthan Muhammad Daud Syah.

248 .

9 Februari 1939. Dihaturkan kehadapan yang mulia Tgk. supaya dari siksa kubur dan mendapat pahala yang berlipat-lipat ganda sampai akhirat. Salam dan bahagia dari saya dan sekalian ahli famili. Haji Sulaiman berselamat di kampung di Lamo Daya. Demikianlah pengharapan saya dan sekalian ahli famili.(Bercap Cap Sikureueng Sulthan Muhammad Daud Syah. dan disamping cap Sikureueng tertera pula cap Sulthan pribadi dan semboyan: Allah Yajma'u bainanawabainakum). dapatlah kita merasai betapa akrab dan terhormatnya kedudukannya Teungku Chik Di Rumpeet itu dalam Kerajaan Aceh Darussalam. telah dimakamkan di Batavia—Centrum. khusus menerima surat berita kemangkatan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah di Jakarta.w. 18 Zulhijah 1357. Surat berita kemangkatan itu selengkapnya berbunyi: Assalamualaikum w. Kalau salah seorang turunan ulama Rumpeet ini yang masih hidup dalam tahun 1939. Tuanku Ibrahim. Oleh sebab hal yang demikian. ttd. Kutaraja. Zulhijah 1357 jam pukul 3 siang. Seri Paduka Yang Mahamulia Ayahanda Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Berita mangkat Sulthan Daud. mudah-mudahan dikabulkan Allah sekalian doa hambanya Amin. Dengan peringatan. Saya Tuanku Ibrahim ibnu Almarhum Tuanku Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah dan Tuanku Iskandar serta sekalian ahli famili berkedudukan di Buitenweg Kutaraja memberi maklum kepada yang mulia pada hari Isnayan tanggal 6 Februari 1939 bersamaan 16. saya dan sekalian ahli famili berharap kepada yang mulia mendoakan kepada arwahnya seri paduka yang maha mulia Tuanku Sulthan. 249 . telah mangkat berpulang ke rahmatullah (meninggalkan dunia yang fana) pada hari Rabu tanggal 8 Februari 1939.

Gambar lukisan Teungku Haji A bbas Lambirah 250 .

Jakfar Lam Jabat 251 .Gambar lukisan Teungku H.

Gambar lukisan Teungku Hasballah Indrapuri. 252 .

253 . (1760—1791 M.). 34.). yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lambhuk. DAYAH DAYAH TERKEMUKA Semenjak berdirinya Kerajaan Islam Peureulak (hari Selasa 1 Muharram 225 H . Beliau turunan suku "Bal Faqih ini. di tempat mana juga sekarang makam beliau berada. Teungku Di Anjong meninggal dunia dalam tahun 1196 H . Teungku Di Anjong. Beliau hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Mahmud Syah yang memerintah dalam tahun 1174—1195 H .). Tengku Chik Lam Baro Ayah dari Teungku Haji Abbas yang bergelar Teungku Chik Lambirah dan Teungku Haji Ja'far yang bergelar Teungku Chik Lamjabat.) dan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah(1174-1195 H . dengan meninggalkan harta waqaf yang banyak sekali. 33/April 1971 halaman 61. bahkan ada diantaranya yang sampai ke Pilipina. Sejumlah dayah-dayah yang ada bahan pada saya atau yang (233) Majalah Sinar Darussalam No.33. Nama aslinya Saiyid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih. = . 35. (1782 M. = 840 M. Teungku Syech Marhaban. nama beliau lebih terkenal dengan lakab Teungku Di Anjong. = 1760-1781 M).1735-1760 M. yang kemudian banyak bertebaran diseluruh Indonesia sebagai juru dakwah Islam. (233) Dayah beliau yang sangat terkenal terletak di Pelanggahan. bahkan diseluruh Indonesia. Dari kedua beliaulah menurun Teungku Chik Cot Keupeueng. Saijid Abu Bakar bin Hussain Bal Faqih ini sangat berjasa dalam pengembangan dan pemantapan ajaran Islam di Aceh. telah banyak didirikan taman-taman pendidikan di Aceh dengan nama ' D A Y A H ' baik tingkat menengah ataupun tingkat tinggi. dua orang Ulama/Bangsawan bersaudara yang hidup dalam masa pemerintahan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . pendiri Dayah Lambhuk.) sampai-sampai jatuh Kerajaan Aceh Darussalam (1903 m. Banda Aceh. Dja meutroe dan Dja Bendahara. pendiri Dayah Lambirah. Sebagai seorang Ulama Besar kenamaan.

is I O Q •*: a öo — -O i a I g c « 3 5 S ! ! 1 i6c & s: o I 254 .

Dayah Cot Muroong. 6. D A Y A H L A M B I R A H . Dayah terkenal yang didirikan oleh dua bersaudara Ja Meuntroedan Ja Bendahara. Pembina lanjutan Teungku Syekh Abdulwahab (Teungku Chik Tanoh Abah) sekitar tahun 1286 H . D A Y A H L A M K R A K . pendirinya Teungku Haji Abdussalam yang terkenal dengan lakab Teungku Chik di Lamnjong. sekitar antara tahun 1016 H . D A Y A H U L E E SUSU. akan saya daftarkan dibawah ini. pendirinya Teungku Syekh Marhatian yang terkenal dengan lakab Teungku Chik Di Lam Bhuk. D A Y A H RUMPEET. 8. Dayah Blang. belum jelas sejarahnya dan nama kecilnya. 10. ' 9. pendirinya Teungku Syekh Abbas yang terkenal dengan gelar Teungku Chik Kuta Karang. dan tahun 1045 H . D A Y A H INDRAPURI. dayah pertama di bagian Barat Aceh. DY A H L A M SEUNONG. 255 . 7. yaitu: 1. 4. D A Y A H L A M L H O M . Pendiri Teungku Muhammad Yusuf yang berlakab dengan Teungku Chik Di Rumpeet.) 2. 12. seorang pahlawan wanita. = 1636 M . D A Y A H L A M BHUK. d. b. Pendirinya Teungku Chik Muhammad Amin yang terkenal dengan Teungku Chik Cot Kala. satu dayah yang telah banyak menghasilkan ulama-ulama besar. pendirinya Teungku Chik Lam Seunong. sekitar tahun 1147 H . 3. D A Y A H T A N O H A B A Y . e. pendiri Teungku Dayah Chik. yang kemudian beliau menjadi raja Peureulak dengan gelar Sulthan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Syah Johan Berdaulat (310—334 H . pendirinya Teungku Chik Indrapu/i. D A Y A H COT K A L A . 5. = 922—964 M. pendirinya Teungku Chik Lam Krak. D A Y A H L A M NJONG. = 1870 M . Dayah yang pertama di Aceh.dapat saya kumpulkan keterangan pada para Ulama kita. 11. ' belum jelas nama terang dan sejarahnya. Dayah Cot Plieng. c. D A Y A H . pendirinya Teungku Chik Lam Lhom. = 1607 M . neneknya Teungku Faki. pendirinya Haji Muhammad Thahir.D A Y A H TIRO yaitu : a. Dayah Tiro. Dayah Lampoh Raja atau Dayah Krueng. Riwayatnya belum jelas.

A. Kesusasteraan Aceh. 256 . D A Y A H M E U N A S A H RAJA. pendirinya Teungku Chik Rangkang Manjang. bahasa Agama/ilmu pengetahuan. pendirinya Teungku Chik Ulee U Jruk-Samahani. D A Y A H R A N G K A N G MANJANG. didirikan sekitar tahun 1250 H . 14. D A Y A H U L E E U . Bahasa Arab. ajaran ataupun sejarah. KEHIDUPAN D A N PERKEMBANGAN SENI B U D A Y A SENI BAHASA Dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga bahasa yang berlaku : a. D A Y A H TEUPIN RAJA. bahkan hampir-hampir tidak kita jumpai buku-buku dalam bahasa Aceh dalam bentuk prosa (nasar). 16. PROSA Perkembangan prosa kesusasteraan Aceh (seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa) tidak begitu pesat. cerita. baik yang dalam bahasa Aceh ataupun yang dalam bahasa Melayu. Karena itu. 15. c. = 1835 M . belum jelas riwayatnya. pendirinya Teungku Harun yang terkenal dengan lakab Teungku Teupin Raja. Perkembangan prosa bahasa Aceh hanya dalam percakapan. 17. D A Y A H IE L E U B E U E .13. pendirinya Teungku Muhammad Yusuf yang terkenal dengan lakab Teungku Guelumpang Minyeuek. pendirinya Teungku Chik D i Rundeeng. kesusasteraaan Aceh ada yang dalam bahasa Aceh dan ada pula dalam bahasa Melayu. yaitu : Prosa dan Puisi. gurunya Teungku Chik Eumpee Trieng. D A Y A H RUNDEENG. pendirinya Teungku Muhammad Irsyad yang terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Y a n . bahasa perhubungan antar bangsa kepulauan Nusantara dan Asia Tenggara. Bahasa Aceh. terdiri dari dua bentuk. Bahasa Melayu. 18. sementara bahasa Arab baik kata-katanya ataupun ibaratnya banyak sekali mempengaruhi kesusasteraan Aceh dalam kedua bahasanya itu. baik ia kissah. b. bahasa nasional. pidato dan kata-bersambut dalam upacara perkawinan. k'ematian dan lain-lain. Riwayatnya belum jelas.

umpamanya. hal ini dapat kita ketahui. sehingga terpaksa ditulis dengan tangan. Meutaleh panton. akibat peperangan 50 tahun dengan Belanda. Banyak sekali yang telah hilang. umpamanya pada upacara malam penganten. sementara buku-buku ilmu pengetahuan sebahagian besar dikarang dalam bahasa Melayu dan sejumlah kecil dalam bahasa Arab. kadang-kadang sampai berjam-jam. orang Aceh lebih banyak mencipta bahasa-puisi daripada bahasa prosa. pada berbalas kata dalam berbagai upacara ataupun dalam arena pertandingan sastera (polemik-puisi). Huruf resmi yang digunakan. baik untuk surat menyurat ataupun buku. Dalam dunia sastera. kanun dan resam semuanya ditulis dalam bahasa Melayu. yaitu huruf Arab.Kesusasteraan Aceh yang berbentuk prosa berkembang pesat dalam bahasa Melayu. Sebagai contoh dapat dikemukakan : a. . Para pujangga Aceh sanggup menciptakan puisi-puisi yang indah tanpa ada persiapan lebih dahulu. Banyak sekali buku-buku karangan para ulama/pujangga terkenal yang telah dikarang dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. malahan ada ulama/pengarang yang mula-mula mengarang dalam bahasa Arab. Surat menyurat resmi dan bahasa tata-usaha negara ditulis dalam bahasa Melayu. Tetapi amat sayang karena waktu itu belum ada lagi mesin cetak. peraturan-peraturan pemerintah. kemudian menjalin kembali ke dalam bahasa Melayu. demikian pula undang-undang. 257 B. yaitu menunggu kata sambutan dari tuan rumah. PUISI Jiwa Aceh adalah tanah yang subur untuk puisi. seperti Syekh Abdur Rauf Syiahkula. Meutaleh pantaon. dan dalam hal ini ada persamaannya dengan jiwa Arab. Kedua penyair itulah yang terus-menerus berbalas-balas pantun. Para rombongan pengantar penganten laki-laki berhenti di halaman rumah penganten perempuan sementara waktu. Kata sambutan tuan rumah dibalas oleh rombongan yang datang. yaitu berbalas pantun antara dua pihak. baik tuan rumah ataupun rombongan yang datang telah menunjuk seorang juru-bicaranya yang pandai berpantun. Biasanya. terutama sekali dalam zaman Sulthan Iskandar Muda dan Ratu Safiatuddin. sehingga kitab-kitab karangannya dalam bahasa Melayu kentara sekali pengaruh bahasa Arabnya.

karena pidato/berpantun untuk membalas pidato lawannya. diadakan "meunasib". . Para pujangga Aceh menciptakan novel. artinya seni-tari dengan seni-suara tergabung menjadi satu dibawah 258 b. dan pada waktu pagi barulah dewan juri menetapkan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Biasanya Syekh-nasib ini dibantu oleh seorang atau dua orang asistennya. cerita. mengandung nilai-nilai seni yang sempurna. Kejadiannya demikian: Pada waktu-waktu tertentu di tempat-tempat tertentu pula. sehingga kadangkadang dapat membuat orang menangis tersedu-sedu. yaitu mempertarungkan nasibnya semalam suntuk. dimana terjadi balas-membalas silih berganti). kissah. Mereka berbalas-balas pantun semalam suntuk sampai pagi. namun bahasanya indah sekali. jadi meunasib berarti mengadu untung. Sekalipun mereka berpidato dengan bahasa-puisi tanpa ada persiapan (memang tidak mungkin ada persiapan. pantun jenaka. hampir semuanya dengan bahasa-puisi atau pantun. dongeng dan haba-peuingat. hampir-hampir sukar kita mendapati seni bahasa Aceh dalam bentuk prosa. juga terdapat pantun-pantun nasehat. yang dinamakan "hikayat". roman. N A S I B berarti untung. yaitu penyair-ulung yang sanggup menciptakan syair (pantun) atau berpidato dengan bahasa-puisi tanpa" ada persiapan terlebih dahulu. Dalam hal ini adu untung antara dua orang/kelompok Syech-nasib (penyair-ulung). hanya yang ada seni-gabungan. pantun anak-anak dan pantun percintaan yang pendek-pendek.meunasib. Keindahan bahasa-hikayat sangat mempesona. Disamping hikayat yang biasanya panjang sampai puluhan. SENI SUARA/SENITARI Dalam dunia seni-budaya di Aceh. bahkan mereka mengarang sejarah dan ajaran-ajaran agama pun dalam bentuk hikayat. yaitu pertunangan antara dua orang "Syekh-nasib". Karena itu. bahkan ratusan halaman. hampir semuanya dalam bentuk puisi. hampir-hampir tidak ada seni-suara saja ataupun seni-tari saja. ketawa terbahak-bahak ataupun menyalakan keberanian dan kemarahan yang membakar menghanguskan.

di mesjid-mesjid ataupun meunasah-meunasah pada malam Jum'at. kissah hidup Rasul dan perjuangannya. yaitu lagu-lagu yang dinyanyikan dalam upacara memperingati maulid Nabi Muhammad S . Meudikee yang kadang-kadang disebut juga "dikee m o l o o d " . nasehat agama. c. Meunasib. biasanya lagu salawalee ini sifatnya riang. Salawalee. Diantara jenis-jenis seni-suara. yang isinya memuja Rasul. kadang-kadang sampai ratusan. mengumandangkan shalat dan salam kepadanya dan juga berisi doa. Lagu wanita-wanita membuaikan anak. Lagu seulaweuet dilagukan beramai-ramai. yaitu puja dan puji kepada Rasul. Dinyanyikan beramai-ramai. Seulaweuet. Mengenai dengan 'meunasib' sudah dijelaskan diatas. dimana dalam seudati itu sekaligus ada tari dan ada nyanyi. b. kadang-kadang juga merupakan pencurahan rasa-cinta yang menyayat. umpamanya 'seudati'.satu nama. Pantoon jaga tuloo. d. antara lain yaitu : a. Biasanya terjadi pula berbalas pantun antara dara di satu dangau dengan pemuda di dangau yang lain. Isi nyanyian. biasanya sedih menyajukan. A . Kalau seni-suara ada juga yang berdiri sendiri. seni amat. bila demikian indah sekali. ataupun pada waktu ada sesuatu upacara keagamaan. antara lain yaitu : f. jenaka. Meudikee. kalau sekiranya ayah si bayi sedang jauh dirantau. Dooda-idi. W . Pantoon jaga tuloo. yaitu pantun yang dinyanyikan oleh gadis-gadis ataupun jejaka diatas dangau di sawah pada musim mengejar pipit. yaitu lagu yang dinyanyikan waktu mengantar penganten laki-laki ke rumah penganten wanita di 'Malam Penganten' . tetapi kalau seni-tari tidak ada yang tanpa seni-suara. artinya hanya seni-suara saja. 259 . Nyanyi salawalee. pada bulan Rabiul A w a l . e. Diantara jenis-jenis seni-gabungan. Biasanya dilagukan pada malam-malam tertentu di tempat orang kematian.

Tari Seudati 260 .

261 . yaitu tari wanita Aceh yang juga dinamakan Ratoh Inong atau seudati wanita.Tari Inong.

e ? "5 Q * 3 1 « la 'C s: K s: 5 •*»* • — * I < O 3 60 -V C « eo > < Ü T3 "O -Cl *~ 3 -V !i Ö ." S e .•a c 3 4 > -1 *: •s.A o K 262 .

Seudati juga bernama ' 'saman" dan "ratoh''. sekalipun kadang-kadang berlainan nama. 4. seorang apet wie (pembantu kiri).budaya asli yang berjiwa agama. 5. dua orang anak seudati yang berdiri tetap di luar komposisi 263 a. dan yang memanggilnya yaitu aneuk-seudati (anak seudati). Saman juga berasal dari bahasa A r a b . Seni-seudati adalah jenis kesenian yang diciptakan setelah berdiri Masyarakat Islam Aceh. karena para pemainnya terdiri dari laki-laki. 6. 3. Saman Lukoop. . 2. Para pemain seudati terdiri dari delapan orang dan dua orang anak seudati. Ratoh dong. Seudati agam. cerita. karena bermainnya sambil berdiri. Saman Gayo. karena bermainnya sambil duduk. seorang apet uneuen (pembantu kanan). yang bersifat anak kepada para pemain seudati. lima orang pemain-pengikut. Penamaan dengan ratoh karena nyanyian-nyanyiannya mengandung kissah. Seudati berasal dari bahasa Arab. 3. 4. karena para pemainnya terdiri dari perempuan. Para pemain. Yang dimaksud dengan tuan-tuanku di sini yaitu para pemain seudati yang terdiri dari 8 orang. Seudati adalah perpaduan antara seni-suara dengan seni-tari.Seudati. 2. yaitu saadati yang artinya : tuan-tuanku atau bapak-bapakku kalau istilah sekarang. Seudati inong. Kesimpulan ini dipancarkan oleh nama dan sifat-sifatnya. dan ia dinamakan dengan saman karena para pemainnya delapan orang. sindiran dan sebagainya. Dari nama ini. 5. Ratoh memang bahasa Aceh asli. karena para pemain dan tempat bermainnya di Lukoop (Aceh Timur). meuratoh artinya mengobrol. timbul pula nama-nama lainnya dengan adanya tambahan embel-embel di belakangnya. yang berfungsi dakwah dan hiburan. yaitu : 1. seorang Syekh. yang merata di seluruh Aceh. karena para pemain dan tempat bermainnya di Gayo (Aceh Tengah). seudati inong juga dinamakan pho dan bines. Seudati adalah jenis seni. yang berarti kira-kira obrol. pemimpin pemain. umpamanya : 1. yang berarti delapan. Ratoh duk.

Biasanya sebgaipembuka malam kesenian. TariPho. yaitu tari asli Aceh yang dimainkan oleh wanita melulu.Tari Ranup Lam Puwan. yaitu tari penghormatan kepada tamu agung dengan memberi sirih. 264 .

265 .Tari adat dari Aceh Tengah. Takengon.

diucapkan oleh syech dan para pembantunya dan diulangi kembali oleh anak seudati. Syech dan para pembantunya sama berpakaian seragam. 3. yaitu gerak tari yang menuruti irama lagu. Kemudian 266 . Aneuek seudati bercelana pantalon hitam atau putih. sedangkan kalau di Gayo ia bernama "bines". yaitu celana pantalon hitam atau putih. yang berfungsi mengatur gerak tari. Geundrang juga semacam seni-gabungan (nyanyi + tari). dua buah geundrang besar. Pho (Seudati Inong). salah seorang diantaranya berfungsi sebagai "syekh". Pho bermakna ratap. Pho ini khusus Aceh Barat/Selatan. Likok. 2. yaitu kissah atau riwayat yang dilagukan sambil menari. sedangkan anak seudati mengulangi syair-syair pendek waktu syech dan para pemainnya berhenti sejenak dari berkisah. Geundrang. dimana anak seudati juga berfungsi sebagai musik yang mengatur gerak tari. S e u d a t i terdiri dari: 1. tangkulook kasab (destar asli Aceh) dan rencong disandang di pinggang. karena asal mula tari ini digunakan untuk meratap waktu kematian. sebuah geundrang (gendang) kecil. kemeja sutera berlengan panjang dengan warna yang menyolok dan pakai tangkulook Aceh. Tari pho terdiri dari seorang Syekh-wanita dan tujuh orang gadis-gadis lainnya. satu serunai kale. Sifat tari pho (seudati inong) hampir sama dengan seudati agam. baju kaus putih berlengan panjang. Ratoh. dan kemungkinan sekali ia telah ada semenjak lama sebelum Islam datang ke Aceh. c. Sjahi (berasal dari kata-kata syair). Ketiga buah instrumen ini dimainkan oleh tiga orang pemain. yaitu : 1. 2. b. yaitu serangkum syair yang dilagukan pada pembukaan permainan seudati. 3.pemain yang delapan. Pakaiannya. dan mungkin ada juga di daerah-daerah lain dengan nama yang lain. Geundrang ini terdiri dari empat buah instrumen.

bunyinya hebat sekali. yaitu permainan keahlian dan kepahlawanan. 267 .Sejenis alat musikyang bernama Rapa—1. Permainan daboih.

268 .

beberapa orang penabuh rebana (rapai). dimana mereka pada waktu sedang menabuh rebana memukul rapainya sambil bernyanyi dengan lagu-lagu tertentu terus menikam-nikam anggota badannya dengan sehebat-hebatnya. Rapai. 3. yang semuanya berada dibawah pimpinan/pengawasan khalifah. yaitu semacam rebana. yaitu suatu permainan ketangkasan atau kekebalan. Rapai wirid. d. jadi besi makhluk dan manusia pun makhluk. Rapai pulot. hatta kadang-kadang rencongnya menjadi bengkok. dan beberapa lagi pemain rencong atau senjata tajam lainnya. maka para pemain rencong memusatkan seluruh pikirannya pada keyakinan diatas. antaranya yaitu : 1. Pada waktu para penabuh rapai sedang memukul rebananya sehebat-hebatnya. hal ini menurut mereka oleh karena suatu keyakinan bahwa yang berkuasa hanya Khalik (Tuhan). Permainan rapai di Aceh banyak macamnya. Rapai daboh. sedangkan makhluk sama-sama tidak berkuasa. Geundrang dapat disamakan dengan sebuah perkumpulan band yang lengkap dengan penarinya. Rapat pulot ini terdiri dari seorang " s y e k h " dua orang "apet-syekh" dan sepuluh atau duabelas orang pemain lainnya. 269 . yaitu melagukan zikir.menari mengikuti irama lagu yang dimainkannya. Rapai yang juga dinamakan terbang. A p a sebab tubuh mereka tidak dimakan senjata. Biasanya dimainkannya pada malam Isnin dan Jum'at. sedikit pun tidak boleh goyang. 2. dan kalau goyang pastilah senjata akan makan tubuh mereka. Geundang biasa dipanggil pada waktu diadakan pesta kawin ataupun kenduri khitan ataupun pada upacara-upacara keramaian lainnya. Yang dimaksud dengan "rapai-wirid". Permainan Rapai Daboh terdiri dari seorang syekh yang bergelar " K h a l i f a h " . salawat atau syair-syair agama lainnya dengan mempergunakan rapai (rebana) sebgai pengatur irama lagunya.

Suatu permainan yang sangat digemari. 270 .yang kadang-kadang menjadipengatur tari.Permainan geundrang. semacam alat bunyi-bunyian (Instrumen Musik).

Pengarangnya (A. 271 . Hasjmy) Sendiri (1960).

Lonceng CakraDonya. 272 .

I I s 60 C «> O O s: o e •§ •s. C -s: o £ 273 .

dengan enam 274 . sedang dan kecil. f. bedanya karena rapai lagee tanpa adanya pertunjukan keahlian. terbuat dari buluh. Alee tunjang. sedangkan sejumlah gadis-gadis yang lain sambil duduk diatas tikar memainkan dengan jari-jarinya tali daun pandan yang bersambung dengan tempurung. Alat-alat musik. semacam klarinet. Geudrang. Caranya demikian : Beberapa orang memainkan alu yang ditumbuk-tumbuk atas lesung kayu membawa irama lagu-lagu tertentu. Alat-alat (instrumen) musik asli sepanjang yang diketahui di Aceh. seperti mempermainkan tali-temali sehingga akhirnya menjadi sebuah jala ikan. Rapai dalam segala macam bentuknya. Seorang syech yang mahir dan ahli dapat membuat penonton haru dan takjub. sehingga sadang-kadang orang mengatakan. Para pemainnya terdiri dari gadis-gadis. Serunai kalee. dan waktunya bermain di malam terang bulan. 4. Berakhirnya sesuatu kepandaian yang dijalin sambil menari dan berlagu.Syekh dengan dua pembantunya menyanyikan lagu seraya menepuk rebananya sementara anak-anak pulot menari memperlihatkan berbagai keahlian. hanya keahlian melagukan rebana yang menjadi titik tuju. Lagu-lagu serta syair-syair yang dibawakannya hampir sama dengan seudati. Alee tunjang juga gabungan seni-tari dengan seni-suara. yaitu : 1. Bansi. dan sejumlah gadis yang lain menyanyikan ïagu sambil menari. adalah klimaknya dari permainan rapai pulot. bahwa rapai lagee adalah seudati yang disuarakan lewat rebana. 2. 3'ang juga menghasilkan bunyi yang indah meningkah lagu alu bertemu dengan lesung. A d a yang besar. Rapai lagee hampir serupa dengan rapai pulot. e. sejenis dengan suling. dalam segala macam bentuknya. menuruti irama pemain alu dan tali tempurung. ataupun kepandaian lainnya. 3. •K Rapai lagee.

puijok fce- dja a t a u o r a i g Be bgngong Abt ciufts pakaian keto man ptrftiasufl pttieri daa pulent pc. 275 . {Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). KETERANGAN GAMBAR : 1. KouUb Seweufe r*ubung rab 3. bob tji bad oo. ^011. t*r2. Keupak Sawouk tccput* Tatuv Bob iMlee doib. dflfcubam. 9. 4. 7. gunr-. ó. t»ngj«v pakcian bu*t R«Simpiaib keheiar«n pu»r»/puln. 5.. 2.m-i:: uri. AjeunS****wk djaiué ro. badje..Jenis-jenis pakaian kebesaran Aceh.bab Jjeum^ra. 8. Tundjung S*t>rafi badi<*e badjeé. dari emas. .

24.B A R A N G .idjeo ba- kanljing dju. Entuèk bungkoih bung- mainan kus 15. e. 1 aweuk | bob bakeu- 9. Gantjing b.'. bungkoih an rih 14. g . Ajeuém main si- BungkoiK (bungkus 12. Gantjing boh 1 1. 1 ó. ~ ka- ompeb k-her 'nak-kanak. 5 2. buneong meulim- Perhiasan wanita : tempat sirih (bungkus sirih) Raja atau Uleebalang dan perhiasan kanak2 dari pada emas yang berukir (Clise Singa Ackeh). sirih Ia'<u2. 8. r^nub. dan 13. 25. 3 d« 4 Boh Q< . Boh Taulë mainan tja ié. Tiang« Boh koïh. T*luë gule. Sub3ng po'. Bob djec raleb . 18. 10. bung tjruek 17. Subang mtulu. 21 èên 22. bungkus I«ki2. bungkoïb. 23. sirih. 19.B A R A N G EMAS P E R M A T A Y A N G ANTIK DIPAKAI D A L A M P E R A L A T A N D A N HARI-HARI R A Y A Keterangan gambar I. Subang meutjintra. Boh ' h u bunjjkoih Eniuëk. baujee iunvjo. 276 . Ajeucm seunanguj * a r» g - mainan g f w.if!. a 'luna b. A n l t n g anfiny da 6 7 AdjeLfrit. 20.

tjapcng ttlut Iccu-tAg. 12. ~ ari sun tehie Bungong tifïg inf>n }. Serapi permainan karmk? kcvit dan ra wat bertauhJttn emas. pvihiasan Iaki2.ak2. iht * 3 4 I*lwë k«u d#n keu bob 5 Nb g rhu • n f*fuë u 6. n • ft*m' s« 7 Fjn>?4 . 16 1 Bob ago* Tjeukflm nguj. (Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). Taiue fü cf$*ruë 14. Tjapinp keu ïeng *g*m. kar. »»p?t. 7 'cve jan k**u 3 r* ïefKJ ulre 9. KETERANGAN GAMBAR 1 Kvu'ab t*p*h meuDêb!. Iiarang2 mi dipakai dalam pt-raJatan perkawinan atau óihari-hari raj^ï (CHffe S i n g a Atjeh.Jenis-jenis pakaian emas dan cerana sirih. Kr po'<. 15. 277 . v-anitü. Guk?v 8 erg timv- tt K*wp*|i ba lali pinpan?.'»t pvf$el 1 . Bungong ting. 10 11.

\ D A L A M l ' E K A L A T A N t ' P A T J A K A Pt K K \ U is W D.S. l \ A K A .K\ « K M Ü I I ' K R ( . AL.B Uihat halamam :U» — .A7 WERANA ItPAK SIRIM 278 .B A « A X < » 2 V \ I I K i*miil St.'-1441.

sekembang teratai. " R a j a Ueteun" dan sebagainya. Tetapi seni-drama dalam arti sesuatu pertunjukan yang melakonkan sesuatu peristiwa. Tetapi. 5. Rapai bruk. A d a lakon-lakon yang beranma " R a j a J i n " . Dengan demikian. kembang-kembang. seekor rama dan sebagainya. dalam zaman Islam jenis seni-rupa yang didapati di Aceh hanya : a. Seni-sulam. hanya salueng tidak pakai lidah dan ditiup pada sebuah lobang. Hadis-hadis Nabawi. 279 . daun-daun kayu dan sebagainya.Iobang pengatur irama dan pakai lidah. sama dengan bansi. Seni-ukir. " R a j a K e r a " . seulas rihan. menyulamkan benang tatawarna dan benang emas menjadi sehelai daun. baik peristiwa dalam dunia manusia ataupun peristiwa dalam dunia binatang. setelah berdiri Masyarakat Islam. SENI RUPA Sebelum zaman Islam. Salueng. masih banyak jejaknya yang tinggal pada dinding-dinding rumah lama. pada tirai-tirai. Kedua jenis dari seni-rupa ini. setangkai mawar. Pertunjukan dilakukan di alam terbuka. Aceh juga mengenai seni-pahat yang mewujudkan patung. yaitu rebana kecil yang dibikin dari tempurung belah. Pembawa lakon utama dinamakan " S i D a l u p a " . ada juga. pada batu-batu nisan di " K a n d a n g " (pandam pekuburan). pada tampuk-tampuk bantal. seni-pahat yang mewujudkan patung menjadi hilang dan menjelmakan dirinya menjadi seni-ukir. SENI D R A M A Seni-drama seperti yang kita kenal sekarang sekarang memang tidak ada di Aceh pada zaman dahulu. dengan motif ayat-ayat Qur'an. b. pada tilam-tilam dan alas-alas duduk. jari-jari halus kaum wanita mencurahkan rasa seninya ke atas kain. yaitu pandai-ukir menjelmakan bakat seninya diatas kayu dan batu. pada rihan-rihan dan sebagainya. 6.

(Dari buku: Tarikh Aceh dan Nusantara). 280 .Salah satu type dari jembatan Aceh di zaman dahulu.

b. mesjid dan sebagainya. Setelah Kerajaan Darussalam berobah menjadi Kerajaan Aceh Darussalam. ibukota Kerajaan Darussalam. Ibnu Bathuthah mengatakan satu kota yang indah. Seni-Bangunan Militer. ibukota Kerajaan Islam Beunua (Teumieng). di sebelah menyebelah Kuala Naga (Krung Aceh). (236) 3. yaitu kota pegunungan tempat istirahat. gedung-gedung. yaitu: a. (234) (235) (236) (237) (238) (239) Tgk. didirikan dalam tahun 225 H . yaitu bangunan kota. = 1133 M . SENI BANGUNAN SIPIL Yang dimaksud dengan bangunan sipil. didirikan dalam tahun sekitar tahun 527 H . Bandar Glee Weueng ini indah sekali. Af. Bandar Khalifah. yaitu : 1. didirikaan antara tahun 753—800 H . Tgk. maka Bandar Darussalam pun menjadi Bandar Aceh Darussalam. Bandar Masmani. Bandar Darussalam. telah banyak dibangun kota-kota dengan perencanaan yang direncanakan oleh para arsitek-perencana dari Turkia. ibukota negara Kerajaan Islam Peureulak. Semenjak Kerajaan Islam Peureulak sampai kepada Kerajaan Aceh Darussalam. Seni-Bangunan Sipil. (234) 2. ibukota Kerajaan Islam Samudra/Pase.SENI BANGUNAN Seni-bangunan dalam Kerajaan Aceh Darussalam ada tiga macam. Ibid halaman 10 Ibnu Bathuthah: Rihlah Ibnu Bathuthah halaman 152-154. yang dibuat sekitar tahun-tahun 601—631 H . M. = 840 M . Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 4-5. (238) 5. mempunyai taman-taman. 281 . (237) 4. = 1205—1234 M . taman-taman dan rumah-rumah. Bandar Glee Weueng. Bandar Salasari. Ibid halaman 37. Seni-Bangunan Agama. Parsia. didirikan pada 1 Ramadlan 601 H . teratur. = 1353—1398 M . . Ibid halaman 36. dan c. India dan Aceh sendiri. (235) Mengenai dengan ibukota Kerajaan Samudra/Pase. Arabia. Diantara kota-kota yang telah dibangun. = 1205 M . (239) Dalam kota pegunungan ini dimakamkan tiga orang Raja Kerajaan Darussalam. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 19.

282 .Rumoh (rumah) Aceh dalam komplek BAPRIS di Banda Aceh.

Rumoh-Dapu (kamar dapur) yang terletak bertautan serambi belakang dan agak rendah sedikit. menjadi tempat rekreasi dalam kota Banda Aceh. Seuramou-Likoot (serambi belakang) yang berfungsi tempat menerima tamu-tamu wanita dan sekaligus menjadi tempat tidur/makan mereka. Seuramou-Keu (serambi muka) yang berfungsi tempat menerima tamu laki-laki. tapi agak rendah sedikit. orang-orang kaya dan kepala-kepala kampung. 5. Rumoh Aceh terbikin dari kayu dan tinggi dari tanah. Iskandar/Nuruddin Ar Raniry: Bustanus Salatin halaman 48-51. 6. Keupaleh (pintu gerbang yang ada bilik kecil diatasnya). sehingga dibawah kolongnya dapat berjalan-jalan. Rumoh-inong ini dibagi menjadi dua jurai (kamar-tidur) yang antara keduanya dibatasi oleh rambat (gang) yang menghubungkan antara serambi muka dengan serambi belakang.RUMOH ACEH Yang dimaksud dengan " R u m o h A c e h " yaitu rumah penduduk di kampung-kampung. Kroong-Padee (lumbung padi) yang berdiri terasing dari rumah. Luas taman 1000 m persegi. Pintu Gerbang utamanya bergelar Pintu Biram Indera Bangsa (Pinto Khoop) dan di dalamnya antara lain berdiri sebuah bangunan yang indah bergelar Gegunungan Menara Permata. (240) (240) T. sekaligus menjadi tempat tidur dan tempat makan mereka. 4. Rumoh-Inong (rumah induk) antara seuramou-keu dengan seuramou-likoot dan agak tinggi sedikit. Rumoh Aceh terdiri d a r i : 1. Seulasa (teras muka kalau istilah sekarang) yang terletak di depan serambi muka dan bertautan. 7. yang ada keupaleh ini biasanya di rumah orang-orang besar. TAMAN GAIRAH Taman Gairah dibangun semasa Sulthan Iskandar Muda dan disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Sani. tetapi masih dalam pekarangan. malahan kolongnya menjadi serba-guna. dengan 2. yang sekarang disebut juga " R u m o h A d a t " . tempatnya di depan atau disamping ataupun di belakang. 3. 283 .

5 5 ^ r | : * & '£ 3a 284 .I I I § s co B 5 s e 3 s: te s. 9S • I ? 5 s S "B I | § «3 h.

arsitekturnya sederhana sekali. Mesjid Jami Baitur Rahman. Mesjid Baitur Rahman ini juga berfungsi sebagai Perguruan Tinggi. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . yang dibangun oleh Sulthan Mughaijat Syah Iskandar Sani (1045—1050 H . bahwa dalam tiap-tiap satu mukim harus didirikan satu mesjid dan dalam tiap-tiap satu kampung harus didirikan satu meunasah.) Waktu Sulthan Iskandar Muda mendirikan mesjid dalam Keraton Darud Dunia. gaya Persia dan gaya Aceh sendiri. (241) Mesjid yang didirikan di tiap-tiap mukim dalam Kerajaan Aceh Darussalam. Mesjid Baitul Musyahadah. Tentang pembangunan Mesjid dan Meunasah ditetapkan dengan satu dasar hukum yang kuat. (243). = 1497—1511 M. M. Qanun Meukuta Alam halaman 44. Mesjid/Meunasah. = 127—1309 M. Yunus Jamil: Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh halaman 37. = 1292 M . yaitu berbentuk empat segi. yaitu : a. yang dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (Raja ke III dari Kerajaan Darussalam) pada tahun 691 H . Mesjid Baitur Rahim. Kemudian oleh sulthan-sulthan sesudahnya diperbesar dan diperindah terus-menerus.SENI B A N G U N A N A G A M A Yang dimaksud dengan seni-bangunan agama. karena mesjid pusat segala kegiatan ummat. (242) Tgk.) bersamaan dengan didirikannya keraton baru yang bernama "Kuta Alam" mengimbangi keraton Daruddunia yang telah dibangun oleh Sulthan Alaiddin Mahmud Syah I (665—708 H . (242) 6. 1. Qanun Meukuta Alam menetapkan. meunasah dan sebagainya) dan bangun kuburan. terutama oleh Sulthan Iskandar Muda dan Iskandar Sani. dan berkubah satu dengan bentuk empat segi meruncing ke atas yang diatasnya dipancangkan bintang-bulan. = 1636—1641 (241) Di Meulek. 285 . yaitu bangunan tempat (mesjid. yang menandakan bahwa fungsi mesjid/meunasah dalam negara Islam adalah penting sekali. Selain di tiap-tiap mukim. di Ibukota Negara Banda Aceh dibangun beberapa buah mesjid yang arsitekturnya campuran gaya Arab. sementara Mesjid Baitur Rahim di Kuta Alam diberi nama yang lain. Diantara mesjid-mesjid yang terdapat dalam Ibukota Negara. (243) Ibid halaman 38. maka dinamakannya dengan Mesjid Baitur Rahim.

yang terletak dalam Kandang Raja-raja Aceh.Gambar di atas ini dan gambar-gambar di halaman-halaman berikutnya. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Pocut Muhammad dan para keluarga/pangeran lainnya. sekarang dalam komplek BA PERIS Banda A ceh. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah. yaitu gambar makam para Sulthan dan keluarganya. Dalam kandang ini. antara lain terdapat makam-makam Sulthan Alaiddin Johan Syah. 286 . Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah.

287 .

288 .

289 .

290 . yang kini terletak dalam asrama Kraton Banda Aceh. antaranya terdapat makam Sulthan Al Mughaiyat Syah. Sulthan Ri'ayat Syah Al Qahhar dan Sulthan Husain Alaiddin Ri'ayat Syah. serta para pangeran/keluarga lainnya.Makam para Sulthan dalam Kandang XII.

Makam Sulthan Iskandar Muda dalam Kandang Mas di Banda Aceh. 291 .

M . T. kira-kira di daerah Peunajong sekarang. Iskandar: Bustanus Salatin halaman 44. sarjana dan golongan rakyat lainnya. 292 . Kuburan atau batu nisan di dalam kandang. Kandang Raja-raja Aceh. yaitu : a. ) . biasanya agung-megah. Sulthan Alaiddin Johar Alam Syah (1795—1824 M . dengan ukiran-ukiran ayat-ayat A l Qur'an yang bernilai seni tinggi. = 1735—1760 M . A d a perbedaan nyata antara bangunan kuburan/nisan yang terdapat dalam " K a n d a n g " daripada yang terdapat dalam " M a k a m " . Kandang sebutan bagi pandam pekuburan para raja dan orang-orang bangsawan. Zainuddin telah mencatat tempat-tempat dan hal ikhwal beberapa buah " K a n d a n g " dan " M a k a m " . Zainuddin : Tarikh Aceh Dan Nusantara halaman 45-69. = 1760—1781 M . ) . ibu dan saudara-saudara mereka lainnya. Makam sebutan bagi pandam pekuburan para ulama. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273—1286 H . ) dan para pangeran serta saudara-saudara lainnya. 2. ) . ƒ/. Kandang XII. Yang satu lagi terdiri dari kuburan Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah (1238—1251 h. Af. Yang pertama terdiri dari kuburan Sultan Alaiddin Johan Syah (1147—1174 H . yang juga berukiran ayat-ayat A l Qur'an dengan tulisan Arab yang indah. Mesjid ini indah dan besar. yang dibawah ini saja ringkaskan: (245) 1. (244) KANDANG DAN M A K A M Pandam pekuburan dalam Kerajaan Aceh Darussalam dikenal dengan dua nama. M . = 1857—1870 M . Kandang X I I ini terletak (244) (245) dalam komplek asrama keraton Ar Raniry/Dr. H . disamping bentuknya hebat-dahsyat. = 1823—1836 M . ) . Dalam komplek B A P R I S (Badan Rumpun Iskandar Muda) yang sekarang. Said: Aceh Sepanjang Abad halaman 185. ) . Af. Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1174—1195 H . b. sedangkan kuburan atau batu-nisan yang terdapat di dalam makam biasanya sederhana mempesona. terdapat dua kandang raja-raja Aceh.

293 . Aceh Besar. ini sebuah batu nisan yang bertulisan Arab indah.K A N D A N G PANGOE Kandang ini terletak dekat Lam Bhuk. dalamnya antara terdapat makam Sulthan Alaiddin Syamsu Syah.

ï *> • "1 • «< ~^ ~^ t? I Os R 3 -R I a •R a CU R 5 g öo R < 3 •R* 5 1 R «s •R CO R < 3 •V < 3 5 5 294 .

Nilai seninya cukup mengesankan. 295 .Juga Kandang Pangoe. Sebelah sebuah batu nisan yang berukir indah dengan ayat-ayat Qur'an.

se' -c: •3 S 5 I< * > 8 * 53 -et I s: ! O öo § IS •§ SC g Cu *o 53 60 SC •§ SC 5 3 s e E 5U 296 .

K A N D A N G BILUI 297 .

* e S 1ë s S 298 .c (3 | I tui a co •si •i| I & *.

Batu nisan Kandang Bilui dibawah rindangnya pepohonan. 299 .

300 .

301 .Batu nisan Kandang Biluiyang bernilai sejarah/'seni.

302 .

Makam Teungku Ja Chik (atas) Makam Teungku A wee Geutah (bawah) terletak dalam Kemukiman Lheue. dan banyak orang meiepaskan nazar. Kecamatan Darul Imarah. Dua Ulama Besar yang sampai sekarang dianggap keramat. 303 .

304 .Batu nisan Kandang Bilui dengan lukisan tulisan Arab yang indah.

305 .

KANDANG DALAM Yang juga disebut Kandang Ulee Lueng. Salah satu nisan yang berukiran tulisan Arab yang indah. . terletak di Kampung Ulee Lueng. Kecamatan Darul Imarah. Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Eumpee Blieng.

53 •Si <u ai sc 2 s 53 0© SS -S Q • § SC SC 53 5C > SC •§ sc 53 £ 5U O. 307 .

adalah kandang para Meurah. 308 . Gambar-gambar ini sebahagian dari batu-batu nisannya. berukira ayat-ayat Qur'an yang halus seninya. Mukim Lam Ara Kecamatan Darul Imarah. di sana banyak makam yang berbatu nisan besar tinggi dan indah.Kandang Raja yang terletak di Kampung Kandang.

309 .

Dalamnya antara lain terdapat makam Meurah Ji-ey (Meurah Tampi).KANDANG LEU UE Kandang Leheue terletak di Kemukiman Lheue Kecamatan Darul Imarah. 310 . sebuah batunisan yang berukiran dan berbentuk indah.

3 «S CU CU sj •I K SS ! se •§ ss £ cu 00 SS I 311 .

Batu nisan Kandang Bilui dengan ukiran indah tulisan Arab. 312 .

13 .

KANDANG LEU UE terletak di Kampung Leu Ue. keluarganya. sebuah batu nisan yang besar dan berukiran indah 314 tulisanArab. Kecamata Darul Imarah. . Dalamnya terdapat makam para Meurah da.

1 3 " ! I B ! i B 1 t § s 5. 315 .

Dalam komplek Makam Meurah-meurah ini terdapat banyak sekali kuburan yang indah-indah yang pada batu nisannya berukir tulisan A r a b . ) dan Sulthan Alaiddin Mudhaffar Syah (895—902 H . Makam Meurah-meurah. yang pada nisannya bertulis-tulisan A r a b yang indah. ) . yang terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan Iskandar M u d a M u d a Meukuta A l a m (1016—1045 H . 6. Kandang Iskandarmuda. Masih dalam Kabupaten Aceh Besar terdapat Makam Meurahmeurah di kampung Ulee Lueng. dan tiada jauh dari makam tersebut terdapat bekas istana Keraton Darul Kamal. ) . 7. Dalam komplek kandang ini. terdapat Kandang L a m Lheue. ) . 4. di dalam mana terdapat kuburan beberapa orang raja. Puteri Pahang. terdiri dari kuburan-kuburan Sulthan A l i Mughaijat Syah (916—936 H . Kandang Pangoe. Kandang ini lebih terkenal dengan sebutan Kandang Poteu Meureuhoom Meukuta A l a m Pangoe. = 1511—1530 m. yang dibangun sebelum ada Banda Aceh dengan Keraton Darud Dunianya. Dalam kandang ini terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Sjamsu Syah (902—916 H . Puteri Sani. = 1604—1636 M . Sulthan Alaiddin Riajat Syah A l Qahhar (945—979 H . . terdapat kuburan Sulthan Salahuddin (936—945 H . antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Inayat Syah (885—895 H . = 1571—1579 M . Dalam lingkungan M a k a m Teungku D i Bitay. Kandang Bilui. ) .(. 5. = 1497—1511 M . 316 8. = 1490—1497 M .sekarang.) dan Sulthan Husain Alaiddin Riayat Syah(979—987 H . Kandang ini terletak dalam komplek B A P R I S sekarang juga. Makam Bitay. Kandang Bilui juga dalam Kabupaten Aceh Besar. 3. = 1480—1490 M . Kandang Lam Lheue. ) . Ratu Safiatuddin dan tiga Ratu lainnya. Tiada berapa jauh dari M a k a m Meurah di Ulee Lueng. = 1539—1571 m. = 1530—1539 M .

Ukiran ayat-ayat Al Quran disebelah kepala dan ukiran daun dan kembang disebelah kaki. 317 .Inilah makam Ratu Nihrasiyah yang terletak dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra/Pase. sungguh sangat indah. membuktikan betapa tinggi sudah seni-ukir Islam dizaman Kejayaan Kerajaan Islam Samudra/Pase.

dalam komplek mana terdapat makam Ratu Nihrasiyah yang amat indah. Salah satu makam sulthan dalam komplek Kandang Kuta Karang Samudra Pase.Batu-batu nisan yang terdapat dalam komplek Makam Teungku DiBale. 318 . Samudra Pase.

dan antara lain terdapat makam Sulthan Mahmud Malik Dhahir yang juga sebagai ulama. terdapat makam para ulama terkenal.Komplek Makam Teungku Di Bale Pase. dalam komplek makam ini. 319 .

Batu-batunisan yang terdapat dalam komplek Kandang Teungku di Bale Samudra/Pase. 320 .

dimana dalam bangunan ini terdapat makam Sulthan Salathin Riayat Syah dan saudaranya Puteri Sitti Hawa. Lamno.Bangunan Kandang Meureuhoom Daya yang terletak di Cot Glee Njong Kuala Daya. 321 . Makam Puteri Sitti Hawa dengan batunisan yang berukir namanya dan ayat-ayat Al Quran dengan tulisan yang indah sekali.

Batunisan yang bertulisan indah dari makam Sulthan Salath Riayat Syah dalam Kanang Meureuhoom Daya di Cot Njong. 322 .

S tv § B § > cu B 1 ^ • 8 •ü E C cu 5 S g < u cs B I (X. CS X. ^ C3 1 5 . "u cO li « -Si ^3 O Q c as ^ 1 $ B £ " 5 ^ | -Si cj •§"§1 S B » ^ co Ö) J § § t * 1 * 1 ^ •s| i 3 cs •§ a ö ^ S * § f a < 3 -s % s£ s * •"• 323 .

i 5 •S a Öfl s: 3 5 O p. Cu « l s'§> 5 -S 5 3 U i1 -S g «3 "3 6§ ^ 3 ? -c f) sI ^Cu 3 •~ s I ^ •5 ^ 5 CO 324 .

Dalam bangunan ini terletak makam Syekh Abdurrauf Syiahkuala. . dan dalam komplek ini banyak makam-makam ulama lain.

326 .Makam Syekh Abdurrauf dengan batu nisan berselubungkan kain putih.

(1870-1874 M). dan pada waktu itu tidak sempat membuat makamnya seperti seharusnya bagi seorang Kepala Negara yang gagah berani itu. Keadaan makamnya sekarang sangat menyedihkan.KANDANG COTBADA Kandang Cot Bada terletak dekat Smahani. karena perang sedang berkecamuk. Sekarang makamnya telah dipugardan telah bagus. Beliau wafat dalam pengungsian. Alamarhum Sulthan Alaiddin Mahmud Syah dimakamkan di Cot Bada. Kabupaten Aceh. 327 . seperti terlihatpada gambar-gambar ini. Dalam kandang ini berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah memerintah tahun 1286-1290 H. Kecamatan Sukamakmur. setelah Banda Aceh direbut Belanda dan Ibukota Kerajaan dipindah kepedalaman. Seharusnyalah sekarang Pemerintah dan rakyat Aceh membina makam yang layak untuk Sulthan telah sanggup mematahkan penyerangan Belanda yang pertama sehingga mati konyol seorang jenderal yang bernama Kohier.

17. 1508 M . antaranya Qaidul Mujahidin Maulana Naina bin Naina A l Malabary. yang wafat pada Syawal 623 H . Makam Teungku Di Iboih. Kandang Meureuhoom Onga. Di Gampong Pandee (Banda Aceh) terdapat banyak sekali makam/kuburan yang indah-indah. 18. antara lain kuburan Sulthan Alaiddin Mukimin Syah (terkenal dengan nama Raja Si Uroe) yang mangkat dalam tahun 934 H . Makam Gampong Pandee. 328 . dalam kompleknya antara lain terdapat kuburan Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah Saidil Mukammil yang memerintah tahun 997-1011 H . Dalam komplek makam Teungku di Kandang dekat Klibeuet. dan Maulana Tajuddaulah Quthbul M a ' a l y Abdur Rahman A l Pasy yang wafat dalam bulan Zulqa*idah 610 H . Makam ini terletak di Meunasah Pie (Geudung). Kandang Cot Gle Njong. = 1576 M . = 1213 M . Kandang Raja Pidie. antara lain terdapat kuburan Sulthan Salathin Ri'ayat Syah I (neureuhoom Daya) yang mangkat dalam tahun 913 H . Kandang Blang. = 1511 M . Juga disana banyak kuburan para Laksamana dari angkatan laut. 20. = 1226 M . yang mangkat dalam tahun 916 H . Seterusnya di Sangeue terdapat makam Putroe Balee. 21. = 1588 M . Masih di Banda Aceh terdapat satu makam yang bernama Kandang Blang (di Lorong Muhammadiyah sekarang). terdapat kuburan Maharaja Malik M a ' r u f Sjah. Makam ini terletak dekat dengan Kuala Daya. Kandang ini terletak diatas puncak bukit dekat rakit-jembatan Kuala Onga. = 1589-1604 M . dan saudaranya Siti Hawa.16. dalam kompleknya. ) . Batu nisannya indah sekali. 19. yang mangkat dala tahun 970 H . Meureuhoom Onga adalah salah seorang dari Raja Daya. di dalam kompleknya terdapat banyak kuburan ulama dan orang-orang Besar.

329 .Kandang Cot Bada tempat berkubur Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Meunasah Cot Bada yang sekarang. Keadaannya juga sama menyedihkan. terletak tidak berapa jauh Kandang Cot Bada. Sangat menyedihkan.

Makam Mamprai. Kira-kira satu jam bermotor-boot dari Rundeng menyusur sungai Singkel. wafat pada malam Isnin 23 Syawal 1106 H . yang lebih terkenal dengan gelar Teungku Syiahkuala. = 1695 M . bersama dengan banyak kuburan dari para murid/pengikutnya. 26. yang tidak berapa jauh dari Sibreh Ibukota Kecamatan Sukamakmur. Dikampung L a m Dingin. antara lain kuburan Syekh Abdur Rauf Fansury. yaitu Maharaja Lila Abdur Rahim dan Sulthan Ahmad Syah. terdapat 330 . Makam Laksamana. Makam Syiahkuala. dan juga dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Kandang Cot Bada. seperti yang saya lihat waktu berkunjung kesana dalam tahun 1961. yang mangkat setelah Ibukota Negara dipindahkan dari Banda Aceh kepedalaman. 24. Kabupaten Aceh Besar. Inilah kandang Raja Terakhir di Aceh. Ujung Peunayong. Makam Hamzah Fansury. diatas tebing sungai yang tinggi. D i Kuala Aceh terdapat kuburan para ulama kenamaan dan pemimpin-pemimpin. Didaerah Mamprai yang beralam indah.22. Aceh Besar. Dalam komplek M a kam Syiahkuala ini juga terdapat dua kuburan murid beliau yang besar. Sekarang oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Aceh telah membangun kembali makam yang layak bagi Sulthannya yang bijaksana dan gagah berani. terdapat pandam pekuburan yang sudah dilindungi oleh kayu-kayu besar. Pandam pekuburan Makam Hamzah Fansury. Dalam kandang ini terdapat makam Sulthan Alaiddin Mahmud Syah. Beliau mangkat selagi memimpin peperangan untuk melawan tentera penjajahan Belanda. 23. Kandang Cot Bada terletak dekat Samahani Kecamatan Sukamakmur. terdapat makam para laksamana yang pada batu nisannya bertulis dengan tulisan Arab. ulama yang terkenal itu. 25. Memang dulu tidak sempat dibangun dengan bangunan yang layak untuk seorang Sulthan pejuang yang gagah berani. karena sedang dalam keadaan perang.

Kecamatan Sukamakmur. 331 . Aceh Besar. Darul Imarah). yang berkubur di Kandang Dalam (Kandang Ulee Lueng. Makam Meurah Cot Bak Krut. yaitu Makam Putroe Ijoo.MAKAM—MAKAM DIMAPRAI Sekitar daerah pegunungan Mamprai. yang dulunya memegang kekuasaan sebelum terbentuk Kerajaan Aceh Darussalam. Semua mereka ini keturunan dari Meurah Eumpee Blieng. dimana didaerah inilah terletak makam para ulama dan meurah. suami Putroe Ijoo. Diantara makam-makam itu. dan makam para Meurah. Makam Tuan Di Weueng. Inilah beberapa gambar dari makam-makam tersebut: Suatu pemandangan yang amat indah didataran tinggi Mamprai. dekat dengan Lam Birah. makam Teungku Chik Cot Bruk. yaitu pada masa Kerajaan Darussalam atau Lamuri. banyak terdapat makam para ulama yang sangat terkenal. seorang Ulama Pencinta Binatang. Makam Meurah Puteh dan Makam Raja Keunajan.

332 .Makam para Meurah sekitar Mamprai.

333 . Makam Teungku Chik Cot Bruk.Makam Putroe Ijoo.

Dalam lingkungan kedua macam benteng Aceh ini (Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang) dibangun pula mesjid/musalla. Fungsinya untuk menghempang musuh. kemudian dalam keadaan terdesak atau untuk istirahat. seorang ahli pertahanan Perancis. yaitu dari dalam kuta pasukan keluar menyerang musuh. banyak sekali dibangun untuk pertahanan Aceh.beberapa makam para ulama besar dan para Meurah. biasanya dibangun disepenjang pantai-pantai yang strategis dan juga disepanjang perbatasan dengan negeri musuh atau dengan tempat-tempat yang telah diduduki musuh. b. tempat permainan dan tempat latihan. yaitu benteng pertahanan yang berdiri sendiri pada sesuatu tempat yang dianggap strategis. Dalam sejarah kemeliteran di Aceh terkenal dua macam " k u t a " (benteng).untuk menahan arus penyerang musuh. makam Teungku Cot Bruk. seperti umpamanya "Maginot-Line" yang direncanakan oleh Andre Maginot. KutaLinteung dapat disamakan dengan benteng-benteng pertahanan di Eropah yang dibuat sepanjang perbatasan antara dua negeri yang bermusuhan. Kuta Reuntang. 334 . benteng mana terentang sepanjang perbatasan Perancis dengan Jerman dan Belgia. SENI B A N G U N A N MILITER. seorang ulama besar pencinta binatang. antaranya Makam Putroe Ijoo (isteri Teungku Glee Weueng). kembali lagi kedalam kuta. makam Meurah Cot Bak Krut. Seni bangunan militer berujud dalam bentuk kuta-kuta (benteng) dan menara-menara pengintai. KUTA—KUTA TERKENAL. a. makam Meurah Puteh dll. Kuta Linteueng. Baik kuta linteueng ataupun Kuta Reuntang. yaitu : Kuta Linteueng dan Kuta Reuntang. yang hidup dalam zaman Iskandar Muda. sejak zaman Peureulak sampaisampai kezaman Aceh Darussalam. yaitu benteng pertahanan yang dibangun sambung bersambung panjang sekali.

ai c •§ 3 I a s * 1 i ÖO K: 3 3 f21 335 .

Kuta Indrapatra. tetapi tidak berhasil direbutnya. Kuta Padang. menghadap keteluk Krueng Raya. Kuta Padang ini terletak di Lam Teh pada suatu tempat dekat pantai yang strategis sekali. Masih ada tembok bekasnya. Arsitektur dari Kuta ini hampir sama dengan Kuta Indra Patra (Ladong) dan Kuta Asan Sigli. Benteng ini terletak di sebelah timur Krueng Raya pada satu bukit yang sangat strategis. sehingga berkali-kali diserang serdadu-serdadu Belanda. Yaitu yang dibangun oleh Sulthan Iskandar M u d a bertempat di Krueng Raya. Kuta ini dibangun pada masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Riayat Syah IV Saidil Mukammil (997-1011 H . Kuta Padang ini. yaitu Laksamana Kamalahajati sebagai komandannya. sebelum beliau hijrah ke Meulaboh bersama suaminya Teuku Umar Johan Pahlawan. Kuta Inong Balee. 336 . bahkan yang berhasil yaitu matinya secara konyol serdadu-serdadu yang dipaksa menyerang itu. Yaitu sebuah kuta (benteng) yang dibangun oleh pahlawan wanita Cut Nyak Dhien. Kuta ini terletak di Ladong. yaitu wanita-wanita janda dari pahlawan-pahlawan yang telah syahid. masih ada bekas sampai sekarang. Kuta ini bernama Kuta Inong Balee. kira-kira 30 k m dari Banda Aceh. 4. sampai sekarang masih ada bekas-bekas reruntuhannya. yang menjadi intinya. Pemimpin dari Aramada Inong Balee dan Kuta Inong Balee i n i .Diantara kuta-kuta yang terkenal itu. Kuta Meukuta Alam. 3. Krueng Raya. Makam Laksamana Kamalahayati terletak diatas sebuah kaki bukit dekat Kampung Kuta Lamreh. = 1589-1604 M . Krueng Raya. Sampai kini masih utuh bekas-bekas temboknya. yaitu : 1. karena ia menjadi benteng bagi sebuah armada yang terdiri dari wanita melulu. 2. dan Laksamana M u d a Cut Meurah Inseuen sebagai Kepala Stafnya. Kuta ini juga terkenal dengan Kuta Po Teumeureuhoom. ) .

Reruntuhan Kuta Meukuta Alam (Benteng Iskandar Muda) yang terletak dekat dengan Teluk Krung Raya. 337 .

Reruntuhan Kuta Meukuta A lam. 338 .

Kuta Asan. Rencong disamping sebagai senjata yang sangat praktis dalam pertempuran jarak dekat. Kuta Podiamat. Sampai sekarang masih utuh bekas temboknya. Setelah beliau mengalami kurang praktis penggunaan "siwaih" dan "keris" dalam pertempuran jarak dekat. dibuat kira-kira sebelum Iskandar Muda memerintah. Masih utuh bekas temboknya.5. Kuta-kuta lainnya. Kuta Cot Bak U . yaitu "Rencong". antaranya yaitu : Kuta Cot Gli. 6. Salah satu senjata tajam yang sangat terkenal di Aceh. karena kedua macam senjata itu bergagang pendek menggelembung keatas sehingga sukar digenggam. Kuta ini terletak di Pidie Sigli. Yunus Jamil: Gajah Putih halaman 102-103. (246) Teungku M. masih banyak lagi kuta-kuta baik Kuta Liteueng ataupun Kuta Reuntang. Kuta Rima. KutLeubook. Menurut riwayat. juga ia satu senjata sakti yang melambangkan kepahlawanan rakyat Aceh. Setelah mereka berpikir berhari-hari dengan bersamadi dan istikharah. Kuta ini diatas sebuah gunung pinggir laut. lebih-lebih kalau sudah berlumuran darah. (246) Jadi. yaitu Sulthan Alaiddin Ri'ayat Syah A l Kahhar. kira-kira 10 km sebelah timur Krueng Raya. maka beliau memanggil para pande besi dan pande senjata untuk merundingkan tentang penciptaan semacam senjata tajam yang praktis dalam pemakaian diwaktu pertempuran. Dibuat semasa Sulthan Al-Kahhar. A l Kahhar-lah pencipta lambang kepahlawanan rakyat Aceh. yang berbentuk "bismillah" dalam tulisan Arab. Cara membuat rencong asli itupun mempunyai syarat-syarat tertentu. bahwa yang mula-mula menyuruh menciptakan senjata rencong. Kecuali yang telah disebut diatas. 339 . RENCONG. maka terciptalah senjata rencong itu. Kuta Batee Iliek dan sebagainya. Kuta Aneuek Galoong. 7.

antaranya Rencong Aceh yang (Dari buku: Tarikh Aceh Dan Nusantara 340 . (Paitylima) jong biasa diberikan oleh liadja tcbagcü pcrsal'man. Perna Bintara. Berbagai alat senjata Aceh.u livhormalan dari Ixitutsa Atjeh pang her tatalikan emm ftatg aipakai oleh uleëbaiangi.

Kegiatan menguasai ilmu pengetahuan agama sedalam-dalamnya dibuktikan pula oleh berlangsungnya hubungan antara sesama mereka pada masa perang sabil menghadapi agressi Belanda. menyimpulkan antara lain sebagai berikut: cukuplah sudah kenyataan bahwa segala buku-buku ilmu pengetahuan Dunia Islam dikenalnya sepenuhnya di Aceh. Hurgronje menceritakan bagaimana para ulama memahami sedalam-dalamnya hukum Islam. Snouck Hurgronje yang telah memeriksa kitab-kitab yang jatuh ketangan militer Belanda. Muhammad Said menulis : 247) " kenyataan sejarah ini telah mewariskan kegiatan yang subur bagi generasi belakangan untuk memperkaya kitab-kitab pelajaran agama. dan dari catatan-catatan dibuku yang mereka pelajari terbukti bahwa pengetahuan itu mereka pahami (melaksanakan) sepenuhnya. mereka tetap kirim mengirim dan pinjam meminjam buku-buku pengetahuan (247) M. bahwa dalam abad ke X V I . karya-karya sastera yang telah dikarangnya.K A R Y A SASTERA GUDANGj ILMU P E N G E T A H U A N Tidak diragukan lagi. Sekalipun diantaranya banyak yang mengenai itu melalui terjemahan kitab-kitab bahasa Melayu. bahkan dirantau Asia Tenggara. kitab-kitab. XVII dan XVIII Aceh adalah gudang ilmu pengetahuan dikawasan Kepulauan Nusantara. Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 176-177. sebagai jembatan untuk hukum itu sepenuhnya. tapi tiada sedikit bilangnya mendalami pengetahuan dibidang tersebut melalui pengetahuan sempurna tentang saraf dan nahwu bahasa Arab. Dengan ini terbukti pula tidak benarnya keterangan orang-orang Belanda yang katanya mengaku ahli bahwa menjelang masuk Belanda ke Aceh disana pengetahuan agama Islam sudah diabaikan "Dr. Mengenai dengan Aceh sebagai gudang ilmu pengetahuan. biarpun mereka sudah terpencil bersembunyi kegunung-gunung yang berjauhan karena harus menyingkirkan diri dari serangan tentera Belanda. Dr. Banyak ulama Aceh mengadakan surat menyurat dalam bahasa Arab. 341 . Dalam masa masak meranumnya ilmu pengetahuan di Aceh. dan sebahagiannya masih tinggal sampai sekarang. banyaklah buku-buku.

dikerjakan dan diterbitkan di Aceh. memang benar. Diantara kitab yang dijumpai ada pula sebuah kitab Injil salinan bahasa Arab. Selama perang dengan Belanda. terus menerus terjadi surat menyurat antara para Ulama didaerah perang dengan para Ulama yang ditugaskan tinggal didaerah-daerah pendudukan kompeni. "Diantara lebih kurang 300 buah buku dan manuscript (cetakan batu dan tulisan tangan) yang ditemui kepala marsuse van der Maaten ketika menyerbu ke Keumala banyak pula yang umurnya sudah dua abad bahkan lebih lagi. yang dilakukan dalam bahasa Arab yang pasih dan baik. Surat dari Tiro itu. Untuk memperkaya perpustakaan eloklah kiranya jika kitab-kitab agama yang bermutu tinggi hasil karia ulama-ulama Aceh beratus tahun yang lalu itu. Kitab-kitab bahasa Melayu dan Aceh umumnya dikarang. 342 .tersebut. Apa yang dikatakan Dr. Sepucuk surat dari Tiro yang dimuat dibawah ini menjadi bukti nyata dari kesimpulan tersebut. selengkapnya berbunyi sebagai berikut: Keterangan gambar foto kopi. dicetak kembali ". Snouck Hurgronje tentang penguasaan bahasa Arab oleh ulama-ulama Aceh dizaman itu dan surat menyurat mereka dalam bahasa Arab.

Terjemahannya : Kepada cucuku yang cerdas Muhammad Thahir Tiro. Dengan kebijaksanaanmu. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. Surat yang dibikin kira sekitar tahun 1880 ini. Demikian dan salam bahagia untukmu. Segala puji untuk Allah saja. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". 343 . maka yang sangat kami butuhkan darimu. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972 dan saya foto copipada tanggal 15 Mei 1972. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. untuk salah seorang "CUCUNYA" BERNAMA Muhammad Thahir.Ini adalah surat dari Teungku Muhammad Dayah Cut Tiro.

Dari nenekandamu Muhammad Amin "Zawiyah Cut Tiro". Surat yang berbahasa Arab ini. Muhammad Thahir Tiro. maka surat menyurat antara para ulama berjalan terus dalam bahasa Arab. terutama dari Teungku Haji Ibrahim. didapati oleh Teungku Haji Abdullah Ujong Rimba dalam lipatan kitab-kitab tua di Dayah Tiro pada tanggal 8 Mei 1972.SEPUCUK SURAT DARI TIRO Sewaktu perang sedang berkecamuk antara tentera Belanda dengan angkatan perang Aceh. Inggeris. Segala puji untuk Allah saja. 344 . dan tentu banyak pula diluar Aceh. Sebagian besar dari naskah-naskah itu tidak menyebut siapa pengarangnya. Demikianlah dan salam bahagia untukmu. Dengan kebijaksanaanmu. usahakanlah untuk kami dari para saudagar dan para pandai besi. Dengan berdalilkan catatan sejarah itu. dapatlah kita kira-kira tentu amat banyak jumlahnya kalau dikumpul dengan yang dijumpai ditempat-tempat yang lain. dari Teungku Muhammad Amin Dayah Cut kepada cucuandanya bernama Muhammad Thahir. Surat yang salinannya akan saya muat dibawah ini. Kalau di Keumala saja ditemui lebih dari 300 naskah kitab. Terjemahannya: Kepada Cucuku yang cerdas. yaitu "buco besar" dan "buco kecil" untuk memperbaiki senjata bedil. umpamanya di Jakarta. hal ini ada dua kemungkinan yaitu : a. Setelah mengucapkan salam bahagia dan mendoakan rahmat Allah kepadamu. pengarang sendiri memang dari semula tidak mau menyebut namanya. Sebahagian dari naskah-naskah tersebut masih dapat kita jumpai sekarang di Aceh. negeri Belanda dan lainnya. tidaklah kaliru kalau kita mengambil kesimpulan bahwa para ulama dan pujangga yang hidup selama masa Kerajaan Aceh Darussalam. dan saya foto kopi pada tanggal 15 Mei 1972. telah mengarang banyak sekali kitab-kitab dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. maka yang sangat kami butuhkan darimu.

sebahagiannya disertakan dengan sedikit keterangan. QANUN MEUKUTA ALAM Qanun Meukuta Alam adalah suatu peraturan yang menetapkan dasar-dasar pokok bagi Kerajaan Aceh Darussalam. = 1641-1675 M. Menurut keterangan Teungku Di Meulek dalam risalahnya : Silsilah Raja-raja Samudra/Pase. Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah (1273-1286 H . Karena tidak ada nama pengarang pada naskah-naskah itu. Mengenai dengan ini dapat kita ketahui dari catatan Di Meulek sendiri dalam risalah Silsilah Raja-raja Samudra/Pase.) memerintahkan kepada Teungku Di Meulek untuk membukukan kembali Qanun Meukuta Alam dengan membuat beberapa keterangan penjelasan. = 1539-1579 M). saya akan mendaftarkan sebahagian dari naskah-naskah tersebut. yang kalau dalam istilah modern sekarang dapat disamakan dengan "Undangundang Dasar Negara". dimana antara lain beliau menulis : " pada tahun Hijrah 1278. malahan oleh Ratu Safiatuddin disuruh bukukannya dengan lebih sempurna. oleh Sulthanah Seri Ratu Tajul Alam SafiatUvMin Johan Berdaulat (1050-1086 H . . menimbulkan satu kesulitan bagi para penyelidik yang hendak memberi uraian terhadap naskah-naskah itu.para penyalin yang lupa menyebut nama pengarang. sedang sebahagian yang lain hanya pendaftaran saja. = 1857-1870 M. salinan yang lupa menyebut nama pengarang itu menjadi sumber salinan-salinan selanjutnya.) dan terakhir diadakan beberapa perobahan lagi.). yaitu yang ada dalam perpustakaan pribadi saya. terutama mengenai kedudukan wanita. Dalam uraian selanjutnya. hal mana saya alami sendiri. bahwa raja yang mula-mula menyuruh susun Adat Aceh (Qanun Aceh) yaitu Sulthan Alaiddin Riayat Syah A l Kahhar (945-979 H . = 1607-1636 M. yang kemudian disempurnakan oleh Sulthan Iskandar Muda Darma Wangsa Perkasa Alam Syah (1016-1045 H . yaitu pada tanggal 12 Rajab hari Kamis maka seri baginda Duli Hadlarat Syah 345 b. disamping disuruhnya pula menyusun kembali silsilah Raja-raja Islam Peureulak/Samudra Pase da'n Raja-raja Aceh lainnya. Qanun Meukuta Alam oleh sumber-sumber Barat sering disebut dengan "Adat Meukuta Alam".

346 .Alam. 8. 13. yaitu saiyidina wa Maulana paduka Seri Sulthan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah Dhillu'lah Fil Alam. 12. 5. Negara dalam keadaan perang. Qanun Meukuta Alam memuat ketentuan-ketentuan bagi Kerajaan Aceh Darussalam. Menteri Qadli dan pejabat tinggi lainnya. 11. Organisasi Angkatan Perang dan gelar-gelar para perwira tinggi/ menengah. juga Qanun Meukuta Alam menetapkan beberapa garis pokok tentang cara bagaimana seharusnya Sulthan dan para pejabat tinggi lainnya menjalankan pemerintahan. 9. 14. tentang masalah-masalah yang berikut: 1. 4. Kampung Garot Keutapang Dua Negeri Aceh Bandar Darussalam. Peraturan dasar tentang perdagangan dalam dan luar negeri. 10. Kecuali itu. Dasar serta rukun Negara dan sistem pemerintahan. Pemerintah pusat dan pembagian wilayah-wilayah negara. Hak-hak warganegara dan hubungannya dengan negara. Cara-cara pengangkatan sulthan. yaitu Teungku Di Meulek lakab gelarannya dan namanya Saiyid Abdullah Ibnu Saidi Ahmad Ibnu Ali Ibnu Abdur Rahman Habib Abu Bakar Ibnu Usman Ibnu Hasan ibnu Wandi Meulek Said Lila Habib Syarif Abdullah Ibnu Faisal Abdul Jalil Badrul Alam Syarif Hasyim Jamaluddin Perkasa Alam Saiyid Habib Syarif Ibrahim Sulthan Jamalul Alam Badrul Munir Ibnu Sulthan Badrul Alam Syarif Hasyim Jamalul Lail Perkasa Alam Habib Syarif Ibrahim Saiyid Mukammil Saiyid Mukammil Habib Syarif Abu Bakar Ubaidillah Jamalul Lail. 7. Nama-nama dan gelar jabatan bagi pejabat tinggi tingkat pusat. Sumber hukum dan jenis-jenis hukum yang berlaku dalam kerajaan. maka dimasa itulah yang Mahamulia memberikan izin dengan titahnya kepada Hamba A l Faqir A l Gharib. yaitu yang mahamulia menyuruh salinkan nama-nama raja-raja Pase dan lain-lain ". 6. Syarat-syarat menjadi Sulthan. 3. Susunan Pemerintah Daerah dan tugas-tugas para pejabat daerah. Lembaga-lembaga negara dalam tingkat pusat serta tugas wewenangnya. 2. Syarat keadilan Pemerintah dan ketaatan rakyat.

telah mengambil pedoman-pedoman untuk peraturan negerinya dengan berterus terang mengatakan mengambil teladan undang-undang Mahkota A l a m Aceh. yaitu : 1. ke India. ketika diperintah oleh seorang sulthan yang bernama Sulthan Hasan. " I n i suatu bukti kemashuran dan nilai tinggi negeri Aceh yang sudah dimaklumi orang masa itu " ADAT ACEH Sesuai dengan isinya. "Beberapa peraturan disempurnakan. seperti yang ditulis ahli sejarah Muhammad S a i d : (248) "Iskandar M u d a telah mengadakan perundang-undangan yang terkenal dengan sebutan Adat Meukuta A l a m . Said: A ceh Sepanjang A bad halaman 174. terutama oleh negara tetangga. 4. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. Silsilah Tharaf Hulubalang dan Dustur segala kapal yang berniaga. Banyak negeri tetangga mengambil peraturan-peraturan hukum di Aceh untuk menjadi teladan. Perintah Segala Raja-raja.Menurut ukuran zamannya. Penerbitan hukum yang dibangun oleh Iskandar Muda memperluas kemashurannya sampai keluar negeri. Etiquette tobe Observed at the Court. 2. (248) M. 347 . Belanda. Portugis. Comprises a variety of regulation for Port duties and customs. Spanyol dan Tiongkok. Mesir. Geneology of the Kings of Achin. 3. Rule of Government For Kings. sehingga telah diambil menjadi contoh oleh beberapa negara. Inggeris. Drewes dalam introductionnya mengenai buku Adat Aceh yang juga dinamakan Adat Meukuta A l a m . J . Arab. terutama karena peraturan itu berunsur kepribadian yang dijiwai sepenuhnya oleh hukum-hukum agama. membagi buku tersebut kedalam empat bahagian. seorang yang keras dan pemeluk agama yang setia. jadilah Adat Meukuta A l a m adalah adat betsendi Syara'. G . maka Prof. Qanun Meukuta A l a m sudah cukup baik. Turki. yang disadur dan dijadikan batu dasar kemudian ketika puterinya Tajul A l a m Safiatuddin dan Raja-raja seterusnya memerintah. also rules for the minor officer of government. Adat Majelis Raja-raja. "Sebuah kerajaan yang jaya dimasa lampau di Kalimantan yang bernama Brunei (kini masuk jajahan Inggeris). D r .

Sekalian Majelis Raja. pada zaman Maulana Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat" demikian antara lain tertulis pada awal bahagian ketiga ini. "yang jadi kerajaan dalam negeri Aceh Darussalam". regulations for the ceremony at wich the officials of the court make obeisnce to the King. 7. Majelis Hulubalang. . the regulations for the King's going to the Mosque on Friday. " maka adalah pada sanat 1015 H . 5. maka Orang Kaya Maharaja L i l a duduk menulis : 1. = 1205-1234 M . yang memerintah pada 601-631 H . Majelis Jaga-jaga. 4. Majelis Junjungan Duli. the cermonial prosessions from the Palace to the mosque Baiturrahman on the lOth of Zulhijjah. diatas takhta kerajaan negeri Aceh Bandar Darussalam Sabda hadhirat yang mulia kepada Orang Kaya Seri Maharaja L i l a dan kepada penghulu Keurukon Raja Setia M u d a dan Keurukon Katibul Muluk Seri Indra Sura. Majelis Tabal Pada Hari Meumeugang Puasa. = 1823-1836 M . 3. serta Keurukon Seri Indra M u d a yang di Balai Besar. Adat Majelis Raja-raja. regulations for the figils in the night of the kadar in the month of Ramadlan. Silsilah raja-raja ini dimulai dengan Sulthan Alaiddin Johan Syah. 2. 6. regulation for the processions on the days of the two religious feasts. 8. maka disuruh tandakan surat seperti dalam terakata. regulations for the procession on the final Wednesday of the Month Safar. Majelis Hadlarat Syah Alam berangkat sembahyang Hariraya Haji. regulations about the ceremonies during the days just before the fasting month.dimulainya bagian kedua. dan diakhiri dengan Sulthan Alaiddin Muhammad Syah yang memerintah pada tahun 1238-1251 H . Catatan ini menunjukkan bahwa pencatat silsilah ini adalah hidup dalam masa Sulthan Alaiddin Muhammad Syah ini. regulations concerning government officials. 9. Majelis Berangkat Yang Kedua Hari Raya. 348 . Majelis Berangkat Hari Jum'at. Mejelis Berangkat Bulan Safar. the regulations concerning Kings.

Majelis Kedua tentang syarat bagi segala raja atas sepuluh perkara. yang terdiri dari majelis-majelis. peri mengatakan larangan atas segala hamba raja. segala Hulubalang Bodoanda Raja. 8. 4. peri mengatakan syarat Hulubalang mengenai ilmu hikmat peperangan. Majelis Keduapuluh Lima. 2. yaitu mejelis 1 s/d 5 dan mejelis 25 s/d 31. yang mengatakan syarat segala raja-raja tatkala semanyam diatas takhta kerajaan. terdiri dari lima perkara. 7. terdiri atas tiga perkara. atas lima perkara. 9. Majelis Pertama tentang arti raja. yang diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Melayu) dengan Perintah Segala Raja-raja. peri mengatakan kehendak (tugas) bodoanda itu atas lima perkara. Majelis Keduapuluh Sembilan. yaitu Ismail Bapa Ahmad yang dalam bahasa Arab dinamakannya dengan "Mabainas Salathin". segala raja-raja dan Menteri. "Bahwa inilah silsilah yang terqimat segala Raja-raja demikian 349 . 5. terdiri atas tujuh perkara. Majelis Ketiga. dan yang terdapat dalam naskah yang dipergunakan tuan Drewes hanya sebelas majelis. Menurut catatan padaawal bagian ini. Majelis Keduapuluh Enam. 11. mengatakan kehendak segala raja-raja itu atas delapan perkara. Majelis Keempat. pada menyatakan syarat segala raja-raja setelah sudah dari pada semanyam. dihadapi oleh segala pendita. peri mengatakan arti utusan (ambasadors). peri menyatakan syarat Bodoanda itu atas empat perkara. maksudnya syarat-syarat bagi seorang duta. yaitu : 1. 10. sementara majelis 6 s/d 24 hilang dari naskah. Silsilah Raja-raja Banda Aceh. Majelis Ketigapuluh.Bagian pertama (Perintah Segala Raja-raja) terdiri dari 31 majelis atau chapters. Majelis Ketigapuluh Satu. peri mengatakan lima martabat kemuliaan (maksudnya lima pangkat kehormatan). 12. 3. peri menyatakan syarat Bodoanda tatkala menghadap raja itu atas lima perkara. Majelis Keduapuluh Tujuh. bahwa yang menyusunnya atas perintah Sulthan. 6. Majelis Kelima. Majelis Keduapuluh Delapan.

A . disalin oleh Orang 350 . W . regulations about the audience given to Hulubalangs on Saturday. Adat majelis Bandar Darussalam (Harbour Regulations) yang juga disebut Tharaf Hulubalang Dan Dustur Segala Kepala (Comprises a variety of Regulations for port duties and customs and rules for the minor officer of government) dimulai dengan taraf kedudukan para pembesar seperti yang diatur oleh Ratu Safiatuddin (the hierarchical order of functionaries). seribu seratus duapuluh tahun.10. pada empatbelas hari bulan Rabiul Awal yaumal Jum'at waktu dhuha. seribu empatpuluh lima tahun. disebut: " P a d a hijrah Nabi S . Telah begitulah hukum Sulthan Iskandar M u d a " Selanjutnya mengenai dengan riwayat pembukaan kembali Adat Majelis Bandar Darussalam. enam haribulan Rabiul Awal Yaumal Isnin Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Johan Berdaulat bersabda kepada Orang kaya Maharaja L i l a Panglima Bandar dan kepada pihak Penghulu Keurukon Raja Setia Muda. daripada adat sekalian pada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandarmuda Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Iskandar M u d a Johan Berdaulat sampai kepada zaman Paduka Seri Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir Djohan Berdaulat. pada ketika yang baik fi saatil-mubarrak. melainkan di Bandar Aceh Darussalam. maka Orang Kaya Maharaja Lila Melayu salin daripada Tarakata Balai Besar daripada daftar Penghulu Keurukon Raja Setia M u d a P o Sarong Kampung Pegu dan Keurukon Bop Po Meurah. sabda suruh salin. Adat Majelis Bandar Darussalam. A . Majelis Hulubalang pada hari Sabtu. dewasa itu Paduka Seri Sulthan Iskandar Muda Johan Berdaulat menurunkan "dustur". W . dustur adat hasil bagi sejumlah para pejabat (the regular tributes to be paid annually by a number of functionaries). seperti tersurat dalam Tarakata Balai Besar sekaliannya. ditandakan didalam daftar Balai Furdhah daripada Asyur dan adat segala hasil yang lain dalam Bandar dan segala majelis Raja-raja dan Hulubalang. barulah setelah itu disebut: "Pada Hijrah Nabi S . bahwa segala silsilah daripada segala raja-raja pada zaman dahulukala sampai kita menjunjungkan khalifah Allah sekarang ini. segala kapal yang berniaga tiadalah jadi ia berniaga didalam bandar yang lain.

umpamanya: 1. Adat besi yang terimbang. 11. A d a t ' asyur dalam bandar. 5. Dan adat-adat lainnya lagi. Adat mengiring surat. Adat kain akan Panglima Bandar. 3. Adat gajah. 8. 16. Hikayat Aceh ini lebih tepat dikatakan riwayat (silsilah) sebahagian Raja-raja Aceh. sehingga menurut ukuran zamannya. seperti inilah majelis didalam Bandar Aceh Darussalam yang di Balai Furdhah : " selanjutnya dicantumkan berbagai ketentuan beacukai yang dinamakan dengan "adat". susunan 351 . Seperti halnya dengan banyak kitab-kitab yang lain hasil karya Ulama/Pengarangpengarang Aceh.Kaya Maharaja Melayu maka inilah tarakata yang tersalin daripada tarakata yang asal itu. Adat Orangkaya Seri Maharaja Mangkubumi. bahwa Hikayat Aceh ini disusun dengan uslub novel. Adat cap megat membuat surat. 7. 9. Adat akan wakil Furdhah. 4. 17. Adat kain akan Penghulu Kawal. HIKAYAT A C E H Buku Hikayat Aceh ini menurut isinya dikarang dalam zaman Sulthan Iskandar Muda (1016-1045 H . Adat kain yang kedalam. Adat kuda. Adat lapik cap pada sebuah kapal. 15. juga kitab ini tidak mencatat siapa pengarangnya. Adat hak kalam. ia adalah sejarah yang disusun dengan uslub bahasa kissah (novel). 2. 12. 6. Adat kurnia persalin. Adat cap megat Sri Bujang. Sebagaimana telah dijelaskan. 14. ) dalam bentuk prosa dengan bahasa Jawi (Melayu-Aceh). Membaca isinya. = 1607-1636 M . kita mengetahui bahwa ia bukan karangan fiktif sekalipun dinamakan "hikayat". dimana yang menjadi titik tuju silsilah Sulthan Iskandar Muda semenjak belum Iahir sampai remaja. 13. Adat Orangkaya Laksamana. 10.

b. atau dengan khidmat kita kepada guru yang sempurna mengenai Dia. bernilai seni. menurut paham Syekh Hamzah Fansury. Nama lengkapnya : "Asraarul Arifin Fi Bajaani Ilmil Suluk Wat Tauhid" (Rahasia para cerdik pandai. dengan nyawa. Hal ini dibuat pengarangnya mungkin karena : a. " dalam kesusasteraan dari Universitas Negeri Leiden. yang antara lain berbunyi: "Ketahui. baik dilihat dari segi bahasanya ataupun dari segi isinya. Teuku Iskandar. dengan hati. bahwa Allah s. memenuhi nilai-nilai seni yang dihajatkan. pandang pada limabelas baik. menjadikan kita.bahasanya sudah cukup indah. hai segala anak Adam yang Islam. A S R A A R U L ARIFIN Karangan Syekh Hamzah Fansury. menyesuaikan dengan novel-novel yang dikarang dizaman itu. "Adapun sementaranya belum bertemu dengan yang sempurna bermakrifat. Yogia kita cari Tuhan kita itu supaya kita kenal dengan makrifat kita. dengan budi. yang penuh dengan dongeng-dongeng yang mengasikkan. telah mengambil Hikayat ini untuk menjadi pokok pembahasan dalam "Thesisnya". lengkap dengan telinga.w. dimana dinyatakan bahwa "indatu" Iskandar Muda berasal dari kayangan (baludari). dengan uslub yang indah. Walaupun bagaimana. Dari namanya sudah jelas. sebagai seorang raja yang dilukiskan demikian luarbiasanya. supaya jangan taksir kita. pada tanggal 14 Januari 1959. dan daripada tiada berupa diberi berupa . Hikayat Aceh ini sungguh bernilai sekali. seorang putera Aceh yang belajar di Negeri Belanda. bahwa kitab ini berisi pembahasanpembahasan tentang ilmu suluk dan ilmu tauhid. Jika kamu paham pada 352 . Kitab dimulai dengan satu mukaddimah. Dikarang dalam bahasa Melayu Lama (Jawi). dengan apa beliau telah mencapai titel " D r . daripada tiada bernama diberi-Nya nama. bermaksud lebih mengagungkan Sulthan Iskandar Muda. Hikayat ini dimulai dengan suatu dongeng. tentang uraian ilmu suluk dan tauhid).a. Dr.

Keempat Qadir dengan Qudrat-Nya tamam Kelimanya Sifat bernama Kalam Keenamnya Sami' dengan Ada-Nya Dawam Ketujuhnya Basir akan halal dan haram. terdapat dalam limabelas rangkum sajak yang padat berisi. Ketujuhnya itu adanya qadim Akan isti'dad alamin sempurna 'Alam Karena Sifat ini dengan Kamalul Hakim Bernama Bismillahir Rahmanir Rahim. yang sukar dapat dimengerti oleh orang awam. bahwa inti ilmu suluk dan ilmu tauhid yang terkandung dalam bukunya itu. Kelimabelas rangkum sajak itu. kami salin selengkapnya: Aho segala kita yang menyembah 'kan nama Yogia diketahui apa yang pertama Karena Tuhan kita yang sedia lama Dengan ketujuh Sifat bersama-sama. sehingga memerlukan syarahan penafsirannya. karena pada syarahnya itu perkataan makrifat Allah ada dengan nyata dalamnya " Dari kutipan mukaddimah ini jelaslah. Tuhan kita itu yang empatnya Zat Awalnya Haiyi pertama bilang Sifat Keduanya Ilmu dan Rupa Maklumat Ketiga Murid 'kan sekalian Iradat.baik limabelas ini. lihat pada syarahnya pulang. 353 . Ilmu ini Haqiqat Muhammadin Nabi Menurut kan maklum dengan lengkapnya kawi Daripada Haqiqatnya itu jahil dan wali Beroleh iktibar dengan sekalian peri. Tuhan kita itu empunya Kamal Didalam Ilmu-Nya tiada panah zawal Rahman dalamnya perhimpunan Jalal Beserta dengan Rahim pada sekalian Jamal.

Tuhan kita itu yang bernama Aliyi Dengan sekalian Sifat-Nya senantiasa Baqi ' A l a Jami'il alamin Atharnya jadi Daripada sittu-jihat sebab inilah khali. Lautnya A l i m halunyaMaklum Keadaannya Qasim ombaknya Maqsum Taufannya Hakim syu'unnya Mahkum Pada sekalian 'alamin inilah rusum. Jika belum fana daripada ribu dan ratus Tiada 'kan dapat adamu kau hapus Nafikan rasamu itu daripada kasar dan halus Supaya dapat barang katamu harus. Pada Wujud Allah itulah yogia kau qa'im Buangkan rupa dan namamu daim Nafikan rasamu daripada makhdum dan khadim Supaya sampai kepada A m a l yang Khatim. 354 . Jika engkau belum tetap seperti batu Hukum dua lagi khadim dan ratu Setelah lupa engkau daripada enam dan matu Mangkanya dapat menjadi satu. Jikalau sisi kamu tahu akan wujud Itulah tempat kamu syuhud Buanglah rupamu daripada sekalian quyud Supaya dalam kedalam diri qu'ud. Cahaya Athar-Nya tiadakan paham Memberikan wujud pada sekalian alam Menjadikan makhluk siang dan malam Ila abadil abad tiadakan karam. Tuhan kita itu seperti Bahrul A m i q Ombaknya penuh pada sekalian thariq Laut dan ombak keduanya rafiq A k h i r kedalamnya jua ombak ghariq.

Dengarkan pula ibarat syarah pulan KITAB S Y A R A H RUBAT 1 Kitab Syarah Ruba'i ini karangan Syèkb Syamsuddin bin Abdullah Sumathrani. yaitu dikutipnya kepingan-kepingan dari sajak Ruba'i Fansuri. yang menghabiskan empatpuluh delapan pasa'. Syarahan yang telah diberikan oleh Syekh Syamsuddin masih belum banyak dapat membantu orang awam waktu membacanya. kemudian diberinya syarahan. Terlepas kita setuju atau tidak dengan pendapat Syekh Hamzah Fansuri dalam Ruba'inya itu. yaitu: Subhanallah terlalu Kamil Menjadikan insan alim dan jahil Dengan hamba-Nya daim Ia wasil Itulah mahbub bernama A d i l .dimana beliau memulainya: "Inilah Bait limabelas. baiklah diturunkan beberapa bahagian dari buku Kitab Syarah Ruba'i Fansuri. dan arti 355 . Dengan kitabnya ini. namun yang sudah pasti bahwa sajak-sajak dalam Ruba'i Fansuri mengandung masalah-masalah Ketuhanan yang pelik dan sukar. murid dan pengikut Syekh Hamzah Fansuri. Cara penafsirannya dilakukan rangkum demi rangkum. yang susah dipahami oleh orang awam bahkan mungkin akan salah dimengertinya. sehingga muridnya Syamsuddin merasa perlu membuat syarahnya. Kemudian Hamzah Fansuri menafsirkan kelimabelas rangkum sajak suluk dan tauhidnya itu dengan lebar panjang. yang dikarangnya sangat padat dan sukar dimengerti.Hamzah Fansuri sungguhpun dla'if Haqiqatnya hampir pada Zatus Syarif Sungguhpun habab rupanya kathif Wasilnya Daim dengan Bahrul Latif. Syekh Syamsuddin menafsirkan sebuah buku sajak gurunya yang bernama " R u b a ' i Hamzah Fansuri" yang berisikan masalah-masalah Ketuhanan. Untuk menjadi pengetahuan para pembaca. Syarahannya : M a k a arti subhanallah itu : Mahasuci A l l a h .

artinya : ketahui segala yang mengawasi Allah itu tiada takut akan mereka itu dan tiada mereka itu gentar. M a k a kehendak kata ini. Syarahannya : M a k a arti mahbub itu : kekasih. bahwa Allah s. bahwa adapun wujud yang bernama Allah Ta'ala itu sempurna kesempurnaannya. M a k a bahwasanya iapun mengambil orang itu akan mahbubnya.a.w. bahwa Allah s. yang "laisa kamislihi syaiun" itu artinya yang tiada sebagai suatu itu tiada bercerai dengan segala arif billah daripada martabat azal datang kepada martabat abadi. maka yang mengambil D i a akan mahbubnya itu itupun tiada bagi-Nya lawan dengan dalil firman Allah : " A l a a ! Inna Auliaallahi la chaufun alaihim wa la hum jahzanun". bahwa A l l a h s. M a k a kehendak kata ini.a. M a k a arti mahbub itu i kekasih. M a k a kehendak kata itu. yang diambil dakan mahbub itu diketahui-Nya diketahui diri-Nya diambil seorang akan mahbub itu.w. itu nantiasa Ia tiada bercerai dengan insan dan semesta sekalian itu. M a k a kehendak kata ini : maka Allah s. Mahbub itu tiada berlawan Lagi alim lagi bangsawan Kasihnya banyak lagi gunawan Oleh itu bait tertawan.a.w. dan arti alim : yang berilmu dan arti jahil itu : bebal.w. M a k a kehendak kata ini. M a k a jika ada ia jadi mahbub pada Allah Ta'ala.a yang diambil akan mahbub itu tiada bagi-Nya lawan pada segala laku-nya. yang tiada bagi-Nya rupa dan yang tiada bagi-Nya sekutu. niscaya tak dapat tiada ia dalam kesempurnaan karenanya.w.a. yang diambil seseorang akan mahbub itu amat kasih ia akan yang mengambil Du? akan kekasih itu lagi banyak gunanya pada yang mengambil akan kekasihnya itu. dan yang menjadikan semesta sekalian alam itu Allah s. Maka kehendak kata ini : Allah s.Kamil itu : yang sempurna. M a k a arti alim itu : yang tahu.a. daripada banyak rahmat Allah akan 356 . Maka arti insan itu : manusia.w. M a k a Ahlullah mengambil dia akan mahbub-Nya supaya beroleh tolong ia pada segala pekerjaan dhahir-bathinya. dan arti adil itu : yang menyamakan. M a k a arti Daim itu : nantiasa dan arti wasil itu : sampai. M a k a kehendak kata ini.

niscaya tiada terlindung ada Allah padanya. Kekasihmu lahir terlalu terang Pada kedua alam nyata terbentang ahlul makrifah terlalu menang Wasilnya daim tiada berselang. maka barang kemana dihapannya pemandang kalbunya. Arti alim itu : barang lain daripada Allah itu. barang siapa daripada arif yang mengambil Allah akan mahbubnya yang hakiki itu. itu pada Ahlullah mahbub-Nya yang hakiki. bahwa Allah s. M a k a Allah Ta'ala mahbub-Nya yang hakiki itu tiada terindang pada-Nya. A r t i Fa-ainama Tuwallu itu : maka barang kemana kamu berhadap. Kata ini bahwa A l l a h itu kekasih akan segala arif ini nyata pada mengambil D i a .a. dan arti gfhafil itu: lalai. jalan segala orang yang kamil. M a k a jadi segala Ahlullah tertawan oleh-Nya. A r t i fa samma wajhullah itu : disana ada A l l a h . bahwa nyata kenyataan Allah itu amat nyata pada kedua alam. tetapi nyata-Nya itu pada segala yang beroleh karunia makrifat yang sempurna. dan arti wasil itu : sampai. Kata i n i . bahwa jalan musyahadah kepada Allah itu. Kata ini. niscaya tiada terlindung padanya dan Allah yang mahbubnya itu. daripada alam dunia dan alam akhirat. Arti kamil itu : yang sempurna. Syarahannya : A r t i mahbub itu : kekasih. Mahbub itu tiada berhail Pada "ainama tuwallu" jangan kau ghafil " F a samma Wajullah" sempurna wasil Inilah jalan orang yang kamil. M a k a arti kata ini.w. M a k a kata ini. niscaya barang kemana dihadapkannya muka pengetahuannya dan muka pengenalan. Syarahannya : A r t i lahir itu : yang nyata. 357 . dan arti hail itu : rindang. M a k a pandangan kepada-Nya itulah jalan wasil kepada-Nya. M a k a arti kata ini.yang mengambil Allah Ta'ala akan kekasihnya itu. barang siapa daripada arif yang berlakukan pemandang hatinya kepada Allah itu.

yakni menafikan akal dan rasanya. dan arti daim itu: yang nantiasa. Jika tiada ia memfanakan badannya dan nyawanya. niscaya orang itu beroleh kemenangan dan beroleh laba yang amat besar dalam negeri dunia dan akhirat itu. apabila arif membawa jalan musyahadah kepada Allah apakala dipejamkan kedua matanya yang dhahir itu. maka dengan matanya yang bathin itulah ia memandang kepada A l l a h . maka nyata padanya keelokan rupa dirinya. maka hendaklah ia memejamkan kedua matanya yang dhahir itu. Kata ini. 358 . Kata ini. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia memfanakan segala yang lain daripada Allah. Rangkum terakhir dari rua'i Fansuri berbunyi: Hamzah miskin orang 'uryani Seperti Ismail jadi qurbani Bukannya Ajam dan A ' r a b i Nantiasa wasil dengan yang Baqi. Syarahannya : Kata ini. karena akal dan rasa itu suatu ta'jin daripada segala ta'jin makhluk. Arti wasil itu: sampai. niscaya tiada diperolehnya jalan wasil. supaya terbuka matanya yang bathin. maka pada rupa dirinya yang elok yang tetap dalam ilmu hak Ta'ala itulah ia melihat ada Allah. barang siapa beroleh karunia Allah pengenal akan Allah. Kata ini. Hapuskan akal dan rasamu Lenyapkan badan dan nyawamu Pejamkan hendak kedua matamu Disana lihat peri rupamu. maka arif yang sempurna itu nantiasa ia membawa jalan fana. maka segala arif yang hendak musyahadah kepada Allah itu. hingga difanakannya badanny dan nyawanya pun. senantiasa sampai kepada Allah dengan tiada berkeputusan sampainya itu. maka segala orang yang beroleh makrifat Allah itu.A r t i ahlul makrifah itu : orang yang bermakrifat Allah. karena jalan wasil kepada Allah itu. apabila terbuka matanya yang bathin itu. niscaya terbuka matanya yang bathin itu. Kata ini.

D r . itu. dalamnya 2 pasal. Iskandar: Bustanus Salatin halaman 4-6. Syekh Hamzah radliyallahu 'anhu. bahwa Hamzah itu menyatakan dan mengikrarkan yang ditasdikkan dan tiada berfaal lagi ia yang pada sangkanya ada akan dia wujud dan sifat dan faal itu. Kitab Bustanus Salatin terdiri dari atas tujuh bab : Bab yang pertama pada menyatakan kejadian tujuh petala langit dan bumi. 359 . yang membawa jalan nafi-isbat bukan ia daripada bangsa Arab dan bukan ia daripada bangsa Ajam. ya Rabbal Alamin ! BUSTANUS SALATIN Kitab Bustanus Salatin ini dikarang oleh Syekh Nuruddin A r Raniry. Bab yang kedua pada menyatakan segala ambia dan segala raja-raja. bahwa Syekh Hamzahmengumpamakan dirinya dengan Nabiyullah Ismail jadi qurbani pada Ibrahim a. menghendaki keridlaan Allah. Mengenai dengan Kitab Bustanus Salatin. dan arti 'uryani itu : telanjang. M a k a kata ini. dan arti baqi itu : yang kekal. A m i n . bahwa Syekh Hamzah memasuki jalan kepada Allah Ta'ala membawa jalan nafi-isbat itu. niscaya diperolehnya kekal itu dan niscaya diperolehnyalah kekal dalam dunia dan akhirat. Bab yang keempat pada menyatakan segala raja-raja yang bertapa dan segala aulia yang salihin dan didalamnya 2 pasal. A r t i wasil itu : yang sampai. Kata ini. = 1636-1641 M ) . M a k a dengan isbatnya itulah nantiasa ia wasil kepada Allah yang amat kekal itu. Bab yang kelima pada menyatakan segala raja-raja yang zalim dan segala wazir yang aniaya. maka barang siapa sampai kepada yang kekal itu. Kata ini. Teuku Iskandar menulis: (249) Atas titah Sulthan dikarangnya Kitab Bustanus Salatin. Penulisannya dimulai pada 17 Syawal tahun 1047 H . didalamnya beberapa (13) pasal.s. M a k a kata i n i . Bab yang ketiga pada menyatakan segala raja-raja yang adil dan wazir yang berakal dan didalamnya 6 pasal. pada pihak ia meridlakan dirinya mati dan fana itu. T. atas permintaan Sulthan Mughaiyat Syah Iskandar Sani (1045-1050 H . dalamnya beberapa (10) pasal.Syarahannya : A r t i miskin itu: tiada bermilik. (249) Dr.

Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kebudayaan Melayu tidak sedikit pula. Pasal 12 merupakan saduran Sejarah Melayu dan mengandungi silsilah raja-raja Pahang. Bahkan nilai-nilai sejarahlah mengambil peranan yang lebih penting dalam karya Nuruddin yang besar ini. Turun temurun nasab Sulthani. Diseluruh kepulauan Melayu terdapat salinan dari bagian-bagian kitab ini. Meriwayatkan tentang kerajaan Sulthan ini. Ialah menjunjung inayat Rahmani. Bab yang ketujuh pada menyatakan akan dan ilmu dan firasat dan kifayat dan ilmu tabib dan segala sifat perempuan dan setengah daripada segala hikayat yang ajaib dan gharib. Lagi pula menyalin kitab ini dalam keseluruhannya tidaklah begitu mudah karena sangat tebal. dihiasinya karangannya itu dengan suatu r u b a ' i : Ialah perkasa terlalu berani. Bergelar Sulthan Iskandar Sani. disamping nilai-nilai keagamaan juga mempunyai nilai-nilai sejarah. Pengaruh Bustanus Salatin terhadap kesusasteraan Melayu tidak kurang juga pentingnya. H a l ini mungkin karena Bustanus Salatin ditulis begitu rupa hingga bagian-bagiannya merupakan cerita-cerita yang tersendiri. Pendahuluan Sejarah Melayu dikutip dari pendahuluan Bustanus Salatin Pengarang Hikayat Hang Tuah telah mengutip pula riwayat mengenai taman yang dibuat oleh Sulthan Iskandar Sani dan dijadikan kisah istana dan Taman Sultan Rum Bab kedua Bustanus Salatin mengandungi dua pasal yang meriwayatkan sejarah Semenanjung Tanah Melayu dan Aceh. dalamnya 5 pasal. Bustanus Salatin merupakan karya Nuruddin A r Raniry yang terbesar dan karya yang terbesar pula yang pernah dihasilkan oleh seseorang pengarang dalam bahasa Melayu Bustanus Salatin.Bab yang keenam pada menyatakan segala orang yang murah lagi mulia dan segala orang berani yang besar. Keahlian 360 Nuruddin menggunakan bahasa nampak bila ia . dalamnya 2 pasal. Pasal ini dimaksudkan sebagai pengantar bagi pasal 13 mengenai sejarah Kerajaan Aceh yang mencapai puncaknya dengan Pemerintahan Sulthan Iskandar Sani yang berasal dari Pahang.

sehingga kalau ia melukiskan sesuatu benar-benar indah dan hidup. ada jingga. diatas kumai. Dan adalah sukacita hati segala manusia umpama segala bunga-bungaan yang kena rintik hujan pada ketika dini hari. ada merah. dan bermega. sungguh indah : " adalah perbuatan itu empat persegi. Kemampuannya untuk melontarkan kata-kata dan kalimat-kalimat yang hidup. maka dikerawangnya pada lingkar tepi-tepi kumai itu. ada hijau. dan batu mengampar berkumai seperti perbuatan peterana. maka beroleh rahmatlah mereka itu daripada limpah kurnianya." Hampir dalam segala kitab-kitab karangannya. dan bangunnya seperti biram berkelahi. Maka adalah perbuatan pintu itu berkerawang. Nuruddin mempergunakan bahasa yang hidup padu bernilai seni. ada ungu. maka mashurlah gahnya yang adil dan sifatnya yang kamil kepada pihak segala negeri. ada hitam. Maka bertiuplah angin bahagianya. ada berkurai. ada pancawarna. coba kita perhatikan bagaimana Syekh Nuruddin dalam Bustanus Salatin melukiskan Kandang Darud Dunia (Makam Sulthan Iskandar Sani). ada kuning. dan beberapa kalok. berukir awan. adalah putih. maka segala bunga-bungaan itupun kembanglah dan semerbaklah baunya kepada segala pihak negeri. bergelar Seri Muka.memuja raja yang menjadi pelindungnya ketika baginda menaiki takhta kerajaan Aceh: "Adalah pada ketika itu segala manusia umpama tumbuhtumbuhan yang merasai panas yang amat sangat. maka terkibarlah segala panji-panji sa'adatnya. dan bersinarlah segala matahari kemuliaannya. ada ablok. Maka sekaliannya itu disusun dengan batu yang berbagai-bagai warnanya. Dan adalah pada empat penjurunya itu bercanggai. Dan beberapa cermin Cina terkena pada selang kerawang itu. ada seperti warna paru-paru. Maka tatkala berdirilah payung daulatnya. dan beberapa perhiasannya terkena "Syahdan adalah perbuatan arah kepaksina itu suatu pintu. dan terdirilah alam daulatnya. Maka diatas batu mengampar itulah ditambaknya tanah kira-kira delapan hasta tingginya. Dan 361 . sungguh luar biasa. Sebagai contoh. Maka diperbuatnya pada kaki dewala itu. ada biru.

Tafsir A l Quranul Karim ini diterjemahkan kedalam bahasa Jawi (Bahasa Melayu lama) oleh Syekh Abdur Rauf bin A l i Fansury A l Jawy dan diberi nama "Turjumanul Mustafid". yaitu Syekh Abdur Rauf Fansury Singkel. Dan pada kumai dewala itu berpucuk rebung. bertelepok berselimpat. berkarang-karang seperti karang nakas. berkerawang. berumbai-umbaikan permata bercampuran mutiara dikarang. perbuatan Darus Salam " M a k a ada hampir Raja Nisan Darussalam itu suatu payung kerajaan berlazuwardi berbatang emas dan kemuncaknya daripada menikam merah. M a k a dalam kandang itu diperbuatnya suatu lapis lagi dewala daripada batu pelinggam yang maha putih. M a k a adalah diatas dewala yang tiga lapis itu berlapis-lapis langit-langit daripada kain keemasan. M a k a dikenanya pada bara pintu itu dua tempat. Dan lapis yang ketiga daripada kain keemasan. dan kedua lapis daripada kimkha berbunga bertelepokkan air emas. Dan adalah kelambu itu berlapis-lapis jua. bersurat kalimah. karangan A l Imam A l Qadli Nashiruddin A b i Sa'id Abdullah bin Umar bin Muchammad Asy Syirazy A l Baidlawy. perbuatannya seperti sirip naga berukir. berbunga lawang. dan lapis yang keempat daripada zarzari. yang lebih terkenal di Aceh dengan nama julukan Teungku Syiahkuala. bersemburan air mas " M a k a adalah kemuncak Raja Kandang itu daripada perak. berumbai-rumbai daum emas. Dan diatasnya sulor bayung daripada perak berukir. Demikian nama yang tercantum pada halaman terjemahan tersebut. dan kemuncaknya bersalup dengan suasa. Sekalian suratan itu air emas berukir. dan pada segenap penjurunya dibubuhnya buah berembang. dan perbuatan kumai itu berkerawang. 362 . bercat lagi bertulis lazuwardi berair emas. selapis kelambu daripada warna pelangi. dan dibawah kemuncaknya itu terkena beberapa permata yang tiada terhargakan " TAFSIR B A I D L A W Y Asli kitab tafsir ini bernama "Anwaarut Tanzil W a Asraarut T a k w i l " . Yang dimaksud.pada suatu segi beberapa telepok daripada air emas dicat. maka diatas batu itu diperbuatnya kisi larikan atas angin.

Pada Akhir cetakan yang keempat. jalan segala mereka itu yang telah Kau anugerahi nikmat atas mereka itu. lagi yang amat mengasihani hamba-Nya yang mukmin didalam negeri Akhirat itu. dimana ketiga-tiga mereka bermukim di Mekkah dan terpandang sebagai ulama-ulama kenamaan. c. Syekh Ahmad Petani. Beri petunjuk oleh-Mu akan kami jalan yang betul. oleh pentashih pada percetakan menilai Syekh Abdur Rauf sebagai berikut: \ "Sungguhnya Baidlawy yang terkenal. tafsir Surat A l Fatihah: "Dengan nama Allah yang amat murah didalam dunia ini. " Kami tentukan akan Dikau ibadat dan kami tuntut daripada-Mu tolong atas berbuat ibadat dan yang lainnya. dan telah kami periksa dengan sungguh-sungguh. dimana kami dapati bahwa terjemahan kedalam bahasa Jawi (Melayu) adalah terjemahan yang sesuai dengan aslinya dalam bahasa Arab. karena penterjemah. Tuhan yang mempunyai segala Mahluk. lagi yang amat mengasihi hamba-hamba-Nya yang mukmin didalam negeri akhirat. b. tanpa ada tambahan atau kekurangan. Syekh Idris Kelantani. Raja yang memeriptahkan pada Hari Qiamat. lagi Tuhan yang amat murah didalam dunia ini. jalan segala Yahudi dan jalan segala Nasrani " Selanjutnya mari kita kinyam tafsir surat terakhir. Bermula dikehendaki dengan jalan yang dimurkai disini. yang semoga dilimpahi Allah dengan rahmat-Nya dan ditempati dalam sorganya.Tafsir terjemahan ini. Untuk contoh. mari kita perhatikan terjemahan. dan karena itu Syekh Abdur Rauf dalam hal ini berjasa sangat besar. Segala puji sabit bagi A l l a h . dan dengan terjemahannya itu penterjemah bermaksud agar dapat diambil manfaat oleh penduduk kepulauan Jawi (Melayu) " Pengakuan ini ditandatangani oleh : a. jua ku mengambil berkat pada membaca fatihah i n i . yaitu Syekh Abdur Rauf Ibnu A l i A l Fansury adalah ulama yang terbaik pada zamannya. dan tiada ada perobahan dan penyimpangan. Syekh Daud Petani. adalah tafsir yang pertama-tama dalam bahasa Melayu (Indonesia). yaitu Surat A n Nas : 363 . lain daripada jalan segala yang dimurkai atas mereka itu dan lain daripada jalan segala orang yang sesat.

dengan berkat ilmunya didalam dunia dan didalam akhirat. Karangan Syekh Abdur Rauf Fansury-Singkel. aku berlindung kepada Tuhan yang menjadikan segala manusia dan yang memilikkan mereka itu. yakni daya daripada tiaptiap zikir Allah yang ia memberi waswas pada segala hati manusia " Salah seorang murinya yang bernama Daud Jawi anak Ismail anak Agha Musthafa anak Agha A l i Rumi. Mengenai sebab dan maksud tujuan mengarang kitab ini. Kitab ini adalah kitab H u k u m Islam yang agak lengkap pertama dikarang dalam bahasa Melayu. Miraatut Thullab selesai dikarang pada hari Sabtu tanggal 8 Jumadil A k h i r 1083 H . . = 1641-1675 M . atas permintaan Ratu Tajul A l a m Safiatuddin. yang alim lagi 'allamah . Perkenan oleh-Mu hai Tuhanku ! " MIRAATUT T H U L L A B Nama lengkapnya : Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati Ahkaamisy Syar'iyah (Cermin para mahasiswa untuk memudahkan mengetahui hukum-hukum Syara'). maka pengarang menulis : 364 . yang dikasihani Allah Ta'ala jua kiranya akan dia dan diterimanya. Aminuddin Abdur Rauf anak A l i Jawi lagi Fansuri. Setelah dia memuji Allah dan mengucapkan salam bahagia kepada Rasul Utamanya. lagi Tuhan segala. yang di Jawikan akan dia oleh Syekh kita dan ikutan kita kepada Allah Ta'ala. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Syiahkuala. Menurut catatan pada akhir kitab. lagi Waliyullah yang fani fillah ta'ala." Kata olehmu. yaitu pada masa pemerintahan Seri Ratu Tajul A l a m Safiatuddin Johan Berdaulat (1050-1086 H . dan diberi Allah Ta'ala manfaat jua kiranya akan kita. membubuhi catatan pada akhir tafsir i n i : ' ' Dan telah sempurnalah tafsir Quran yang amat mulia lagi yang dinamai dengan Turjumanul Mustafid. dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimah kitabnya. ) . ya Muhammad. dan dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi para Kadli (Hakim). Berlindung aku itu daripada kejahatan waswas syaithan yang kufur kemudian.

Kandang Kuta Karang. Makam Teungku Di Bale. antaranya Teungku Sareh. 12. Makam ini terletak di negeri Blang M e . antara lain kuburan Ratu Nihrasiyah Rawangsa Chadiju (801—831 H . Makam Blang Peuria ini terletak di daerah Geudong. Teungku Said Syarif. salah seorang diantaranya yaitu Qaid Ja'kub (mungkin seorang perwira tinggi) yang meninggal bulan Muharram 630 H . Makam Teungku Peuet-Ploh-Peuet. Blang M e . = 1400—1428 M . Dalam komplek makam ini (juga di Pase) terdapat kuburankuburan yang berbatu nisan dengan tulisan kuno. = 1407 M . banyak terdapat kuburan para ulama dan beberapa orang Sulthan yang memerintah sekitar tahun-tahun 1400—1500 M . ) . Dalam komplek makam ini terdapat kuburan Pangeran Abdullah yang meninggal dalam tahun 799 H . 13. Dalam komplek M a k a m Cot Astana ini (juga di daerah Pase) didapati kuburan para ulama besar. = Agustus 1232 M . 10. 15. ) . Meskipun batu-batu nisannya sangat sederhana. makam Cot Astana. namun juga bertulis dengan huruf Arab yang indah yang memiliki nilai-nilai seni. Dalam komplek Kandang Kuta Karang ini banyak sekali kuburan raja-raja Pase yang indah-indah. yang diduga tulisan Aceh lama. 11. D i sana juga banyak kuburan ulama-ulama dan orang-orang besarnya. siapa adalah turunan dari salah seorang Khalifah Daulah Abbasiyah. Dalam komplek makam yang terletak di sebelah kanan Sungai Pase ini. Dalam komplek Kandang Samudra yang tuletak di sebelah kiri Sungai Pase. 365 . Makam Teungku Sidi. Makam Blang Peuria. = 1261—1289 M . 14. . Kandang Samudra. antara lain terdapat kuburan Sulthan Malikus Salih (659—688 H . Terletak juga di sebelah kiri sungai Pase.9.

" Yaitu Sulthan yang amat besar dan Raja yang amat mulia.w. yang menghukumkan segala manusia dengan hukum yang telah diturunkan Allah Ta'ala ia kepada Nabi-Nya pada tiap-tiap negeri daripada segala Negeri Islam. lagi yang berjalan atas jalan penghulu segala Nabi Allah yang mursal. maka adalah hukum Khalifah itu segala raja-raja yang be>ar-besar. Dikekalkan Allah s. yaitu Amirul Mukminin A b u Bakar. yang amat keras dan ditinggikannya kiranya akan martabat hadlarat yang mahamulia dalam dunia dan akhirat. tujuh petala langit dan bumi. yang Khalifah ia pada melakukan segala hukum Tuhan dalam tanah Jawi yang dibangsakan kepada Negeri Aceh Darussalam yang mubarak.. jua kiranya akan daulat hadlarat yang mahamulia. Dan ditolonginya jua kiranya bathin. dengan tilik pengasih dan penyayang dan insaf." maka dijadikannya akan segala perkara yang khariji ini dari pada Nur Nabi kita Muhammad yang sebaik daripada segala manusia. maka Ia menjadikan dibumi ini Khaiifah-Nya yang menggantikan Dia pad?. "Setelah sudah Ia menjadikan tujuh petala langit dan bumi.a. yang tiada siapa dapat memelikkan dia lain daripadanya. dan Usman dan A l i Radliyal-Lahu'Anhum. yaitu Muhammad anak Abdullah yany sebaik-baik perangai segala manusia. Maka setengah daripada segala perkara yang tersebut itu. lagi yang berpegang mereka itu kepada Syari'at Nabi kita Muhammad yang mulia. maka adalah Khalifah itu bagi Imam yang empat dalam tigapuluh tahun daripada segala tahun yang banyak. Setelah sudah Khalifah Nabi kita.w. dan dipalingkannya jua kiranya daripada hadlarat yang mahamulia kejahatan segala mereka yang dengki akan dia daripada laki-laki dan perempuan. dan Umar. seperti rirman-Nya : Bahwasanya A k u jua Tuhan yang lagi akan menjadikan dibumi seorang Khalifah.s. melakukan segala hukum-Nya. 366 . penghulu kita dan tuan kita yang arif billah. kepada kebajikan yang sekarang dan yang lagi akan datang. yang menilik ia pada tiap-tiap ketika dan masa kepada segala mahluk. " D a n adalah mula-mula Khalifah pada lahirnya bagi Adam a. " Dan setengah daripada segala raja-raja itu. paduka Seri Sulthanah Tajul A l a m Safiatuddin Syah Berdaulat Dhillullah fil A l a m anak paduka Seri Sulthan Raja Iskandar M u d a Johan Berdaulat. dan kesudah-sudahannya bagi Nabi Kita Muhammad Rasul Allah s. " Setelah sudah Khalifah Imam yang empat.

lagi fadlil. yaitu Nabi kita Nabi Muhammad Rasul Allah s. padahal aku berbuat bakti akan dia. sebab lama aku berdagang dan diam pada segala negeri daripada negeri Jaman.a. " Maka dianugerahi Allah s.a. Tuhan yang amat mulia. atas anugerah yang demikian itu. jua kiranya akan keduanya dan dikekalkannya jua kiranya akan keduanya dalam kebajikan dan afiat dan segala nikmat yang sempurna.a.w.. yang fasahah keduannya pada bahasa Jawi itu.a. insya Allah Ta'ala. pun daripada segala hulubalangnya yang besar-besar dan yang kecil-kecil. dan adalah perpegangan yang kukarang akan dia itu atas mafhum kitab Fathui Wahhab. akan daku dengan sebab dua orang saudaraku yang salih. dipermulia Allah s.a. Maka adalah hadlarat yang mahamulia itu telah bersabda kepadaku. yang tiada berumah tangga daripada mereka itu dan yang ada berumah tangga daripadanya pun. lagi yang amat mengabulkan taubat hamba-Nya. " Dan kuperkenankanlah akan sabda hadlarat yang mahamulia yang demikian itu. yang muhtady kepadanya orang yang menjabat jabatan Qadli (Hakim) pada pekerjaan hukumnya daripada segala hukum Syara 'Allah yang mu'tamad pada segala ulama. dan daripada segala ulama yang mengerjakan seperti yang ada pada ilmu merka. jua kiranya dua buah negeri itu dengan berkat kemuliaan penghulu segala manusia. melainkan pada barang yang kutambihkan atasnya dalam kitab ini. dan tatkala dianugerahinya akan daku dengan keduanya itu. daripada sangat lobanya akan agama Rasul Allah.w. -Penj.a.w.w. dan 367 . maka mohon kebajikan aku kebawah hadlarat-Nya dengan sembahyang istikharah pada berkenankan sabda hadlarat yang mahamulia itu.w. dipelaharakan Allah s. karena firman Allah: berbuat bakti kamu akan Allah Ta'ala. karena kurang fasahatku pada bahasa Jawi.yang dibangsakan kepada Imam Syafi'i r." Dan ditolonginya puia kiranya akan segala mereka yang menolong hadlarat yang mahamulia.w. Dan adalah aku keberatan pada menjunjung sabdanya yang demikian itu. " Maka mengucap syukurlah aku kahadlarat Allah s. dan akan Pesuruh-Nya dan akan raja-raja kamu. bahwa kukarang baginya sebuah kitab dengan bahasa Jawi.a. lagi yang berturut-turut. maka kukaranglah akan dia kitab ini dengan tolong Allah s.). yang dibangsakan kepada bahasa Pasi (Bahasa Melayu-Pase. dan Mekkah dan Madinah.

Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). barang hilang dan lainnya. wakaf. maka kitab Miraatut Thullab ini. " Dan kukatakan : ketahui olehmu hai orang yang dijadikan akan Qadli. jua kiranya akan daku dan akan dikau. sebelum pengarang memasuki kepada kandungan kitab. hanya tiga rubu' saja. orang yang menilik dalamnya seperti yang beroleh manfaat ia dengan segala asalnya. pembeslahan.w. yaitu jalan yang betul dan beroleh kemenangan pada hari kiamat. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata) antara lain berisikan uraian-uraian tentang jual-beli. siapa siapa boleh dikawini. perdamaian. ditolong Allah s. beliau memberi beberapa nasihat kepada para Qadli (Hakim). barang dagangan sebelum dan sesudah serah terima. b. perdagangan budak.a. artinya : Cermin segala mereka yang menuntut ilmu Fiqh pada memudahkan mengenai segala hukum Syara ' A l l a h " Dan kupohonkan kehadlarat Allah s. antara lain berisikan uraian-uraian tentang hukum nikah.w. agar mereka benarbenar menjalankan tugasnya dengan adil dan sesuai dengan amanah Allah dan Rasul. tiada mengandung " R u b u ' Ibadat" (hukum Bidang Ibadat). perdagangan buah-buahan dan sayur-mayur. riba.kunamainya kitab ini Miraatut Thullab F i Tashiili Ma'rifati A h kaamisy Syar'iyah L i l Malikil Wahhab. anggunan. dan kuharap akan hak Subahanahu Wata'ala mengurniyai aku taufiq. Berbeda dengan kitab-kitab Fiqh (Hukum Islam) yang lain. dalamnya bahaya yang amat besar dan pahala yang amat banyak " Selanjutnya. sewa menyewa. 368 . yaitu : a. Rubu' Mu'amalat (Hukum Bidang Dagang/Perdata). Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). urutan wali. Hal ini mungkin. kuasa atas harta anak kecil. hukum khulu'. mendua-laba. Rubu' Munakahat (Hukum Bidang Perkawinan). persemandaan. failit. perkongsian. hutang piutang.Nya. c. insya Allah.a. pesta kawin. kepada siapa kitab-kitab ini ditujukannya. karena kitab Miraatut Thullab ini ditujukan kepada para Qadli (Hakim) dan para mahasiswa jurusan qadla'. barang beroleh manfaat jua kiranya dengan kitab Miraatut Thullab i n i . bahwasanya menghukumkan antara segala manusia itu.

Kitab karangan Syekh Abdurrauf Syiahkuala ini telah puluhan kali dicetak.Kitab Miraatuththullab yang telah dicetak. membuktikan betapa berharganya kitab tersebut. Fotokopi yang di bawah ini. 369 . yaitu halaman pertamanya dan halaman terakhir.

bertujuan menolak atau membantah risalah-risalah mengenai masalah tersebut yang dikarang oleh ulama-ulama suluk. fasach. petunjuk-petunjuk kepada Qadli mengenai penyelesaian perkara/sengketa dan lain-lainnya. M a k a jika menilik ia kepada keadaan rupa itu hitam. maka ia mengambil nafas lillah kepadanya. masa iddah. apabila sangatlah sakitnya dipandangnyalah dalam sakitnya kepada sakaratul-maut. maka kubawa kepadanya suatu risalah bahasa Arab daripada perkataan dan yang telah dipegang oleh kebanyakan segala orang Jawi. dhihar. pencurian. dan yang telah diperbesar mereka itu akan dia hingga seolah-olah adalah perkataan itu pada mereka itu tiada sah dan tiada sempurna makrifat. dan lain-lainnya. maka hendaklah ia mengucap : Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. Dalam menerangkan mengapa dan untuk apa kitab Kasyful Muntadhir dikarang. Setelah itu menilik ia apa ada sesuatu yang nyata baginya daripada segala rupa dan segala barang. zina. melainkan dengan mengetahui perkataan itu. yang berisikan uraian-uraian mengenai keadaan orang pada waktu "sakaratul-maut". pembebasan budak. yang mungkin pengikut Syekh Hamzah Fansuri dan Syekh Syamsuddin Sumatrani. riba. maka adalah ia nasrani. antara lain pengarang menjelaskan dalam mukaddimah risalahnya itu : " maka tatkala sampai saudaraku Syekh Abdur Rauf anak A l i ghafaral lahu 'anhu ke Banda Aceh Darussalam. jua kiranya akan dia daripada bid'ah dan mengadu-mengadu. sumpah. dipeliharakan Allah s.thalak. demikian bunyinya (hasil maknanya): "Bahwasanya orang sakit. murid dan sahabat utama Syekh Abdur Rauf Fansuri. antara lain berisikan uraianuraian tentang pemberontakan. maka adalah iblis. Ii'an. " D a n jika menilik ia kepadanya itu merah. Kecuali itu. nafaqah dan lainnya. perampokan/pembajakan.w.a. juga dalam Miraatut Thullab ada pasal-pasal yang menguraikan masalah-masalah penyaksian. dakwa dan pembuktian. Qishash. atau memang kedua beliau sendiri. Rubu' Jinayat (Hukum Bidang Pidana). KASYFUL MUNTADHIR Kitab ini karangan Syekh Burhanuddin. 370 . ruju'.

dan daripada perkataan yang datang ia daripada Malikul maut pada ketika ia mengambil nyawa dengan apa dikenal oleh segala manusia yang sakaratul maut. maka adalah ia Jibril a. ya Muhammad. " D a n jika menilik ia kepadanya itu putih. hendaklah Syekh kami menyuruhkan bagi kami suatu perkataan yang muktamad daripada perkataan yang datang ia daripada orang sakaratul maut. adakah perkataan itu sahih yang tersebut ini pada sebuah kitab daripada segala kata Hadis atau daripada kata segala kitab kaum ahlus Sufi atau tiada ? " M a k a jika perkataan ini benar. "Demikianlah hasil makna perkataan yang dalam risalah itu. maka dikirimkan seperti perkataan yang tersebut dalam risalah yang kubawa kepadanya itu. Kemudian maka kupindahkan daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. maka dikarang. maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa huwa. bahwasanya ia mengetahui akan Malikatul maut atau syaithan. "Setelah itu. M a k a bertanya aku kepadanya : Adakah muktamad seperti perkataan yang tersebut dalam risalah itu atau tiada ? M a k a jawabnya : Tiada aku tahu akan seperti perkataan yang tersebut dalamnya itu dan tiada pernah kulihat dalam kitab Hadis dan tiada dalam kaum ahlus Sufi seperti yang demikian itu. nafa'allahu bi'ulumihi. maka adalah ia Yahudi.maka hendaklah ia mengucap : L a Ilaha Illallah huwa huwa. maka pinta daripada Syekh kami. maka hendaklah ia mengucap : Qul : Huwa Allahu Ahad. hanyasanya yang kulihat dan yang kuperpegang lain daripada itu. dan dengan zikir yang mana diistighal segala manusia terafdlal pada ketika sakaratul maut itu ? " Demikianlah ditanyai kepada Syekh Burhanuddin. " D a n jika menilik ia kepadanya itu kuning. maka hendaklah ia mengucap : M a Syaa Allah. " D a n jika menilik ia kepadanya itu hijau. pada menanyai dia kepadanya demikian bunyinya : Tanyai hamba Syekh kami.w. supaya mudah memahamkan dia segala yang mubtadi. "Setelah itu.a. maka dalam kitab yang mana tersebut ia. 371 . Anta Allah huwa huwa.s. suatu risalah bahasa Arab pada menyatakan perkataan yang telah diperpegang akan dia pada ketika sakaratul maut.. nafa'allahu bi'ulumihi. kaana lilmukminina ya huwa huwa. kebenua Madinah Rasul kepada Syekh kita Maulana Ibrahim anak Hasan Kurani Asy Syafi'i Asy Syathari. maka adalah ia Muhammad s..

artinya kunamai akan dia Cermin yang Amat Bersih Kepada Menilik Martabat Yang Amat Tinggi " JAMU'U JAWAMITL MUSHANNAFAT Kitab ini kumpulan karangan-karangan (risalah) dari beberapa 372 . Bahwa fakir yang hina itu menyatakan "Ilmu T a u h i d " yang sebenar jalan kepada mati anak Adam yang meubahgia. ) Kitab ini dikarang atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah. M a k a fakir yang hina ini berkenankan pintanya yang mulia serta menjunjung titahnya yang mahaindah. artinya bertolong-tolong kamu atas berbuat kebajikan dan berbuat takut akan Allah. dewasa itu fakir yang hina Jalaluddin telah dititahkan oleh hadlarat tuan kita Syah A l a m . maka dikirimkan oleh Syekh Burhanuddin akan jawab tanya itu suatu risalah yang bernama "Kasyful Muntadhir" Kemudian maka kupindahkan ia daripada bahasa Arab kepada bahasa Jawi. wa samaituha bimudhharil Adyla ila rutbatil a'la. Nama lengkapnya : Mudhharul Adjla Ha Rutbatil A ' l a . yaitu Sulthan yang mahabesar kerajaan lagi maha tinggi derajatnya. yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah Syahi Berdaulat Dhillullah F i l A l a m Ibnu Sulthan Marhum Ahmad Syah. artinya : matikan diri kamu sebelum mati. dan setengah daripada takut akan Allah itu membesarkan akan Kalimah Tauhid kepada segala daging dan darah. mengamalkan firman Allah : wa Ta'awanu 'alal birri wat taqwa. seorang ulama/ahli hukum Islam yang terkenal." Setelah itu. lagi mulia bangsanya. seperti sabda Nabi : Mutu Qabla an tamutu. maka pada hijrah seribu seratus limapuluh dua tahun. supaya mudah memfahamkan dia segala yang mutadi " MUDHHARUL AJLA. kitab yang menguraikan tentang ilmu tauhid dan masalah-masalah ketuhanan. Kitab ini dikarang oleh Syekh Jalaluddin. = 1735-1760 M . yang hidup dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah(l 147-1174 H . seperti yang ditulis dalam mukaddimah kitabnya itu : "Adapun kemudian dari itu. yang radliyallahu jua kerajaan. yaitu L a Ilaha Illallah.

dan kunamai akan dia dengan Jam'u Jawami'il Mushannafat. Beliau menamakan kitab kumpulannya ini dengan "Jamu'u Jawami'il Mushannafat". Karangan ini intan kenarang. hal keadaannya berhias dengan berbagai-bagai mutiara dan berbagai-bagai manikam yang terkarang " m Sebelum mukaddimah. Segala manikam himpun disana. Segala permata yang terpakai. yaitu seorang Ulama Aceh terkenal yang bernama Syekh Ismail bin Abdullah A l Asyi. himpun bagi himpun bagi segala karangan. dengan maksud agar dapat diketahui oleh segala yang berhajat. Salawat meuhat akan Saiyidina. Wahai Ikhwan yang muslimin. Tuhanku Rabbi amat kuasa. supaya beroleh manfaat dengan dia oleh setengah orang singkat ilmunya seumpamaku. 373 . Wasiat sepatah dagang hina. oleh Syekh Ismail didahului dengan sekumpulan syair yang menurut ukuran zamannya sudah cukup baik. yang mengandung delapan buah kitab dan sebuah tambahan.orang ulama Aceh yang terkenal. Ajaib Subhanallah. Cahaya berhimpun sepandang mata. seperti ditulisnya dalam mukaddimah : •• a k a aku himpun setengah daripada segala kitab bagi Ulama-ulama yang besar-besar dan segala Faqih yang mulia. Yakub yang merah zamrud yang hijau. Yang berusaha mengumpulkannya kedalam satu kitab. Adapun syair tersebut selengkapnya berbunyi: Alhamdulillah sekalian puji. Segala bagai mutiara. yang dalam kalangan rakyat Aceh dan orang-orang Melayu lebih terkenal dengan nama " Kitab Majmu' " atau "Kitab Delapan". Setelah puji Allah Ahad. Orang yang yakin akan Rabbana.

Siapa yang suruh mengarang kitab ini dan apa maksudnya. Menjadikan waki masuk syurga. Sahabat seraya sama serta. HIDAYATUL' AWAM Karangan Ulama besar Syekh Jallauddin anak Syekh A r i f Billah Syekh Jalaluddin. Adapun kedelapan buah kitab yang terhimpun dalam kitab Jam'u Jawami'il Mushannafat. Siapa yang pakai karangan ini. Kitab ini membahas masalah-masalah hukum Islam (Fiqh). Terlalu indah pengajaran ini. wa ya saidi. Keempat nasihat daripada Wali. Orang yang suci daripada dausa. Daripada Rabbi Tuhan Yang Esa. antara lain dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya sebagai berikut: 374 . Anak Melayu tuha muda. Serta haqiqat berhimpun disana. yaitu : I. Orang yang pakai jati penawa. Itulah thabib mengobat luka. Ketiga pengajaran Tabi' Tabi'in. Kedua pengajaran daripada Nabi. Karangan ini obat hati. Yang ikutan sahabat mulia.Wahai tuan anak penghulu. Ilmu syari'at dan thariqat. W a ya sitti jantan betina. Wa Y a Ikhwan. Orang yang alim lagi mursyid. Yang zahid lagi war'a. Ngaji hai tuan pada orang alim.

= 1735-1760 M). maka aku kehendaki bahwa aku perusaha satu kitab yang kecil. F A R A A I D L U L Q U R A N Kitab kedua bernama "Faraaidlul Quran". dan segala yang wajib " II. Syafi'i mazhabnya. yaitu Muhammad Zain anak Faqih yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. Khadim ulama Haji Jalaluddin anak Syekh yang arif billah. seperti yang dinyatakan dalam mukaddimahnya : " berkata faqir yang fana kepada Allah yang bersifat ghina. lagi yang mahatinggi derajatnya. yaitu Muhammad Zain anak Faqih Jalaluddin. karena ia merupakan bahagian dari Fiqh. yang hidup sekitar pemerintahan Sulthan Alaiddin Maharaja Lila Ahmad Syah (1139-1147 H . Kitab ini membahas masalah mengenai niat waktu takbiratul ihram. III. karena ada perselisihan. maka aku namai akan dia "Hidayatul 'Awam" pada menyatakan perintah Agama Islam.) dan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . Mungkin Syekh Jalaluddin juga. Syekh Jalaluddin. Bahwa aku suratkan baginya suatu risalah yang simpan. dan segala barang yang bergantung dengan dia dari pada segala syarat." pada hijrah Nabi seribu seratus empat puluh. yang membahas masalah pembagian pusaka berdasarkan ajaran Quran. = 1727-1735 M. pada lima hari bulan Muharram zaman Paduka Seri Sulthan yang besar kerajaannya. Aceh negerinya. K A S Y F U L K I R A A M Karangan Syekh Muhammad Zain bin Faqih Jalaluddin. telah mengampun Allah baginya dan bagi kedua ibu-bapanya. pada menguraikan maksud dan aku namai akan dia Kasjful Kiraam. sallamahul-Lahu Ta'ala. Tidak disebut siapa pengarangnya. Setelah aku lihat beberapa manusia bersalah-bersalahan mereka itu pada niat tatkala takbiratul ihram. pada menyatakan niat taktala tabiratul ihram " 375 . dan perintah sembahyang lima waktu. seorang daripada sahabat Raja itu yang takut akan Allah Ta'ala. yaitu Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Johan Berdaulat dhillullah faqir yang hina. anak Qadli baginda Khathib.

. kawin cerai.IV. Sanya telah memohonkan akan daku oleh setengah daripada sahabatku. 1209-1238 H . dijelaskan oleh pengarang dalam mukaddimahnya. antara lain sebagai berikut: " kemudian dari itu. bahwa aku bahaskan beberapa masalah nikah dan thalak dan barang yang bergantung dengan keduanya. yaitu dalam zaman pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul Alam Syah (Meureuhoom Kuala). dan aku namai akan dia Talkhishul Falaah pada menyatakan segala hukum thalaq dan nikah. (1795-1823 M. aku tinggalkan akan lafadhnya. lagi yang sangat kecil dari pada makhluk Allah. dan dalamnya beberapa pasal dan satu khatimah " V. dan aku jadikan akan dia satu kitab dan 376 . seperti yang ditegaskan dalam mukadimahnya: " berkata fakir yang hina kepada Tuhanya Allah Ta'ala yang bersifat kekayaan. lagi yang sangat ja'if daripada segala hamba Allah. telah memaafkan Allah Ta'ala daripadanya dan daripada segala ibu bapanya. yamg menurut catatan pada akhir kitabnya. dan aku ambilkan akan segala maksudnya jua. yaitu Muhammad Zain anak tuan Faqih Jalaluddin Aceh. TALKHISHUL F A L A H Nama lengkapnya : Talkhishul Falaah Fi Bayaani Ahkaamit Thalaq Wan Nikaah. bahwa selesai dikarang pada hari Isnin waktu dhohor. SYIFAAUL QULUB Karangan Ulama Besar Syekh Abdullah Aceh. supaya jangan payah orang yang menyurati dia.a. yang menguraikan masalah thalak dan nikah. disini aku buangkan segala isnadnya.w. dan supaya jangan jemu orang yang membaca dia. tanggal 2 bulan Ramadlan 1225 H . Kitab ini adalah kitab ilmu tashauwuf. Tentang maksud dan kandungan dari kitab Syifaaul Qulub. Pengarangnya juga Syekh Muhammad Zain. maka berkatalah faqir ilal-lahi Ta'ala. Syafi'i mazhabnya. yang memberi Allah akan dia Taufiq bagi jalan yang benar lagi betul. yang diriwayatkan akan dia dengan isnad yang sahih dan dengan riwayat yang kepercayaan. Tetapi. bahwasanya aku kehendak bahwa aku himpunkan akan beberapa Hadis Nabi s.).

kelebihan memberi salam. syiksa orang minum arak. kelebihan ingat mati. kelebihan mesjid. kelebihan sedekah. kelebihan diam. kelebihan berzikir. kelebihan zikir. masing-masing membahas masalah-masalah kelebihan ilmu dan ulama.a. A L M A W A T D H U L BADI'AH Karangan Ulama/Mufti Besar Syekh Abdur Rauf Syiahkuala. syiksa liwat (homo-sex). kelebihan sembahyang jum'at. VI. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Rasul Allah s. kelebihan makan sedikit. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan Hukama dan Ulama yang 'amilin rahmatullah alaihim. syiksa orang meratapi mayit atau mengeluh karena bala dan kelebihan sabar. kelebihan menyikat gigi. setengahnya aku ambil daripada perkataan Allah Ta'ala. kelebihan mengunjung orang sakit. kelebihan azan. mengenai berbagai masalah yang berdasarkan Quran.. kejelekan orang tertawa terbahak. hak anak atas ibu-bapa. perkataan Hukama/Ulama. kelebihan puasa. 377 .q.aku namai akan dia Syifaaul Qulub. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan A u l i a Allah r. kelebihan tasbih.. dan aku jadikan akan dia empat puluh bab " Keempat puluh bab yang disebut pengarang itu. kelebihan berwudlu'. seperti yang dijelaskan pengarang sendiri dalam mukaddimah kitabnya : " inilah suatu kitab dan kunamai akan dia A l Mawa'idhul Badi'ah.a. artinya segala pengajaran yang indah-indah. kelebihan meminta ampun. artinya Obat Hati dan aku hantarkan dalamnya empat ratus Hadis Nabi s.. " H a i segala anak A d a m . kelebihan memakai serban. laki-laki dan perempuan ! Percayakan oleh kamu akan segala pengajaran i n i . kelebihan belajar memanah. kelebihan mengucap salawat kepada Nabi.a. hak ibu bapa atas anak. jangan engkau syak akan dia. karena segala pengajaran ini. kelebihan iman.q. kelebihan mengucap bismillahir rahmanir rahim. Kitab yang bernama A l Mawi'idhul Badi'ah (Pengajaran-pengajaran yang indah cemerlang) ini mengandung limapuluh buah pengajaran yang amat berguna. Hadis. kelebihan tahlil. kelebihan sembahyang berjama'ah.a. kelebihan taubat. kelebihan ingat hal ihwal kubur. kelebihan kawin. dan setengahnya aku ambil daripada perkataan sahabat r. kelebihan do'a.

378 . Menurut catatan pengarang pada akhir kitab. dan tiada sah adab melainkan dengan engkau ketahui segala kaifiatnya. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " berkata hamba faqir yang berkehendak ia kepada. bahwa karangan selesai disusun pada hari bulan Rabi'ul Akhir 1237 H . nama Muhammad anak khathib di negeri Langien. dengan tolong Tuhan yang memerintah Ia akan alam syahadat dan alam segala yang gaib. Tuhan yang amat kaya. " D a n inilah suatu mukhtasar aku namai ia akan kitab ini Dawaaul Qulub. sedang pada khatimah diterangkan tentang perbuatan murid." Selanjutnya diuraikan mengenai dengan adab guru dan adab murid. Tentang kandungan isi kitab. yang sempurna ia dalam kekurangan sangat berkehendak pada menolaknya kepada syafa'at Penghulu segala manusia. lagi yang mengampun segala dausa hamba yang karam ia dalam segala laut aib. yakni obat segala hati daripada segala aib. bab kedua tentang maksiat hati dan bab ketiga tentang thaat dalam hati. Syekh Muhammad anak Khathib Langien (Teupin Raya Pidie)." Dalam mukaddimah yang mengandung dua pasal. tiada sah ilmu melainkan dengan adab. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Husain Alaiddin Jauharul A l a m Syah (1209-1238 H . antara lain ditulisnya: "Ketahui olehmu hai murid. jangan beri jauh akan dia. D A W A A U L QULUB MINAL 'UJUB Kitab Dawaul Qulub Minal 'Ujub (Obat Hati Daripada Penyakit Ajib) mengenai ilmu tasauwuf. mudah-mudahan jadi lembut hati kamu " VII. ) . jangan kamu takchirkan daripadanya. dikarang oleh seorang Ulama Besar. = 1795-1823 M . masing-masingnya dalam pasal yang banyak. dan tilik oleh kamu kepadanya sehari-hari sekali atau sejum'at sekali atau sebulan sekali. Dan aku aturkan akan dia atas satu mukaddimah dan tiga bab dan satu khatimah. Dalam bab pertama dijelaskannya tentang maksiat anggota." H a i anak Adam ! Taruhkan olehmu pengajaran ini pada sisi kamu. M a k a sebab itulah kudahulukan adab daripada lainnya.

menghitam ia akan hati. yang antara lain ditulisnya: " taubat. membahas masalah ilmu pengetahuan. dan kunamai akan kitab ini akan I'laamul Mutaqin. dan menegahkan ia kepada berbuat thaat. yang antara lain mengenai fungsi ilmu ditulisnya: " bahwasanya ilmu itu ialah tujuan pada pelajaran akhirat dan atasnyalah berkeliling segala pekerjaan ". . supaya mudah ia bagi segala abid yang mubtadi. Pada akhir kitab. dalam mukaddimah antara lain pengarang menulis : " inilah suatu kitab yang simpan lagi bahasa Jawi. yaitu Maulana wa Qudwatuna Syekh Jamaluddin anak Penghulu kita Tuan Syekh A b d u l l a h " . karena hasilkan taufiq. dicatat oleh pengumpul dalam mukaddimah Jam'u Jawami'il Mushannafat. dan akan A l l a h Ta'ala aku pohonkan bahwa memberi mafaat ia bagiku dan bagi tiap-tiap hamba-Nya yang takut akan D i a dan bagi sekalian orang yang Islam Adapun "aqabah" pertama dari kitabnya itu. pengarang mencatat bahwa karangannya selesai pada hari ahad waktu dhohor. karangan A l i m Billah lagi yang berhimpun padanya ilmu Syari'at dan thariqat dan ilmu haqiqat. lazimkan olehmu dengan dia. M a k a bahwasanya celaka dausa itu mempusakai dinding antaramu dan antara A l l a h Ta'ala. Tentang isi kandungan kitabnya. yang dipindahkan akan dia daripada kitab Irsyaadul Muridin. Syekh Ismail bin Abdulmuth Thalib. = 1836-1857 M ) .VIII. I ' L A A M U L MUTTAQIN Tentang pengarang kitab I'laamul Muttaqin ini. yang melengkapi ia atas ilmu takut akan Allah Ta'ala. Aqabah kedua yaitu mengenai dengan taubat. yaitu pada masa pemerintahan Sulthan Sulaiman A l i Alaiddin Iskandar Syah (1251-1273 H . sebagai berikut: " Kitab yang kedelapan I'laamul Muttaqin yang dipindahkan daripada kitab Irsyaadul Muridin pada ilmu tasauwuf. lagi yang dibahasakan kepada bahasa Jawi. yaitu ikutan segala orang yang berjalan kepada jalan Allah Ta'ala. dan mengekalkan atasnya. tanggal 26 Sya'ban 1262 H . Yaitu melengkapi ia atas tujuh aqabah. maka jadilah engkau dalam kelam dan keras hati " 379 .

seperti tulisnya: " maka lazimkan akan takut dan harap. seperti mendaki bukit. Aqabah ketujuh. dan untuk itu ditekankan dengan dua cara : takut dan harap. memberi catatan pendapat pada penutup kitab. zuhud oleh engkau dalamnya. yang antara lain menuntut rezki seperti yang ditulisnya : " rezki. seperti ujud dan ria dan takabbur. karena syukur itu mengikat ia akan nikmat " P E N D A P A T MUSAHHIH Pentashih pada cetakan kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat. yang antara lain yaitu cinta dunia seperti yang ditulisnya pada awal aqabah i n i : " dunia. dan dengki dan lain daripadanya yang membinasakan amalmu ". kemudian engkau melalui segala aqabah ini atas nikmat yang mahabesar. Aqabah keenam. Adapun takut itu supaya jadi hardik akan nafsu yang amarah Adapun harap itu. karena bahwasanya orang yang tiada tawakkal itu membimbanglah dia dengan menuntut rezki itu akan badannya dan hatinya " Aqabah kelima. ialah yang memberanikan akan daku atas mengerjakan thaat. supaya kekal nikmat itu bagimu. yaitu mengenai dengan 'awaridh dalam ibadat. yaitu mengenai dengan syukur yang menjadi kunci dari segala-galanya untuk mendapat nikmat lebih banyak. yaitu mengenai rintangan-rintangan menuju ibadat. dan bimbang hatinya dengan mencita-cita akan dia dan mengira-ngira hati akan dia. Bermula tiap-tiap keduanya 'aiq namanya " Aqabah keempat. karena bahwasanya thaat itu amatlah berat dan beberapa yang mencabul daripadanya ". karena orang yang gemar akan dunia itu bimbangkan ia akan lahir anggotanya dengan menuntut akan dia. yaitu mengenai bawa'is yang merangsangkan ibadat.Aqabah ketiga. tawakkal olehmu atas Tuhanmu pada rezki itu. yaitu mengenai dengan hal-hal yang mencederakan amal. Ustaz Ilyas Ya'kub. maka syukur olehmu akan Allah Ta'ala. seperti tulisnya: " syukur. antara lain : 380 . yang menurut pengarang adalah sangat sukar. supaya betul engkau pada ibadat.

niscaya sunyilah segala Islam daripada hukum syarak Allah. pada masa empat hari bulan yang amat berkat. karena ketiadaan ahlinya dan sedikit thalib ilmu. Maka telah kujunjung titahnya yang mahamulia pada yang demikian itu. maka berkata fakir yang hina. telah dipeliharakan Allah Ta'ala jua kiranya keduanya itu. Tentang sebab dikarangnya kitab ini. pada hari Jum'at. yaitu bulan Muharram. kemudian daripada seribu daripada Hijrah yang mahatinggi. Akan kuhimpunkan baginya satu risalah yang simpan. oleh pengarang disebutnya pada permulaan kitab : " kemudian dari itu. Ketahui olehmu hai saudara kami yang dapat kemenangan dunia dan akhirat. maka jadilah hukum syarak itu lupa yang dilupakan. telah sempurnalah cap kitab Jam'u Jawami'ul Mushannafat yang ajbul-ujjab. Jalaluddin anak Syekh Muhammad Kamaluddin anak Qadli Baginda Khathib dinegeri Tursan. telah dikasihani Allah jua keduanya. dan masa yang mahamulia atas yang empunya dia itu selebih-lebih rahmat dan sejahtera. telah menunjukkan titah akan daku Tuan kita Sulthan yang amat besar kerajaannya. karena jahilku atas kadar diriku pada sedikit ilmu dan pendek paham. Dan sanya telah menjawikan dahulu Syekh kita Aminuddin 381 . Dan tetapi jikalau tiada kuperkenankan titahnya yang mahamulia itu pada waktu ini. Bermula tatkala adalah tahun seratus lima puluh tiga. khadim ulama. dan turun temurun silsilahnya daripada raja-raja yang amat besar yaitu Sulthan Alaiddin Johan Syah anak Tuan kita marhum Sulthan Alaiddin Ahmad Syah Berdaulat Dhillullah fil Alam. dan bahwasanya adalah kitab ini seelok-elok susunan dan peraturannya ". SAFINATUL H U K K A M Kitab yang sangat bermutu dalam bidang hukum ini dikarang oleh seorang Ulama/Ahli hukum yang terkanal Syekh Jalaluddin bin Syekh Muhammad Kamaluddin Tursani (Aceh Besar)." maka dengan pertolongan Tuhan Malikul Wahhab. pada menyatakan segala dakwa dan syaksi pada menyelesaikan orang yang berkhusumat.

382 . dan dipergunakan diseluruh gugusan kepulauan Nusantara oleh penduduk yang beragama Islam. bahwa dipeliharanya akan daku daripada tersalah. hakim setta pejabat-pejabatnya. Bab ketiga menguraikan masalah-masalah pidana dan segala hal ihwal yang ada sangkut pautnya dengan kejahatan. perceraian dan segala hal ihwal yang ada sangkut paut dengan perkawinan. Kitab ini terdiri dari dua buah mukaddimah. Bab yang kedua mengupas masalah perkawinan. Sampai saat ini. dan cara-cara memerintah. baik bagi anak-anak ataupun orang dewasa yang baru mempelajari dasar-dasar ajaran Islam. karangan seorang terkemuka. Kitab Masailil Muhtadi ini adalah kitab pelajaran agama dalam bahasa Jawi (Melayu Lama). karena termasuk salah satu sistem pendidikan yang dianggap baik sampai sekarang. = 1735-1760 M . tiga bab dan sebuah khatimah. Bab yang pertama menguraikan masalah ekonomi/perdagangan dan segala sangkut pautnya. RISALAH MASAILIL MUHTADI Nama lengkapnya dari kitab ini : Risalah masailil Muhtadi L i Ikhwanil Mubtadi. yang sampai sekarang telah berpuluhpuluh kali dicetak. Teungku Baba Daud yang lebih terkenal dengan lakab Teungku Chik D i Leupue. dan tetapi ia sangat besar. kitab ini masih bernilai sebagai suatu kitab hukum yang baik. Mukaddimah pertama menjelaskan arti kata-kata dan istilahistilah yang sukar yang terdapat dalam kitab ini. Sistem tanya jawab yang dipakai adalah sangat baik. salah seorang murid Syekh Abdur Rauf. dan kunamai akan dia S A F I N A T U L H U K K A M fi takhlishil Khisham. Mukaddimah kedua menguraikan tugas-tugas dan sifat-sifat raja. artinya bahtera segala Hakim pada menyelesaikan segala orang yang berkhusumat " Jadi beliau mengarang kitab ini atas permintaan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . ) .Abdurrauf radliyallahu'anhu akan kitab Miraatuth Thullab. telah lemahlah thalib daripada menghafalkannya Maka mohonkan kebajikan akan Allah pada menghimpunkan dia. Sampai sekarang kitab ini masih cukup baik untuk dipelajarai pertama. daripada lupa.

apa arti Islam itu ? : Bahwa arti Islam itu. bahwa kitab yang telah ratusan tahun umurnya ini dalam bahasa Melayu. yakni menyempurnakan keelokan sifat suatu kemudian daripada diperolehnya. makrifat Allah. Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. paling lama bisa tahan 10 tahun. sedangkan kitab-kitab pelajaran karangan orang sekarang. percayakan barang yang datang dengan dia Rasul Allah s. dari karena hakikat mumkinul wujud itu muhdas. apa arti ihsan itu ? : Bahwa arti ihsan itu. yaitu berbaik cinta rasa serta tulus ikhlas. : Jika ditanyai orang kita. dan Tauhid dan Makrifat. yaitu Iman. 383 . Dengan ringkas dan jelas kitab ini menguraikan masalahmasalah aqidah/ketuhanan.Satu hal yang sangat mengagumkan. Perhatikan bagaimana jelas dan ringkas masalah keimanan yang diketengahkan dengan sistem tanya jawab. ibadat dan sebagainya. yaitu mengesakan Dia sekira-kiratiadalah diperoleh sekutu pada yang diesakannya.q. dan hakikat wajibul wujud itu qadim. yang mana dinamanya agama itu? : Bahwa yang dinamanya agama itu. apa asal makrifat itu ? Bahwa asal makrifat itu. apa arti auwaluddin itu ? Bahwa arti auwaluddin itu. Maka tiada bersamaan keduanya dan tiada berhimpun keduanya. masih dipakai untuk buku pelajaran sampai sekarang. apa arti tauhid itu ? : Bahwa arti tauhid itu. yaitu ibarat daripada menghimpunkan empat perkara. : Jika ditanyai orang kita. dan Islam. boleh membedakan antara muhdas dan qadim. Jika ditanyai orang kita. : Jika ditanyai orang kita.a. apa arti iman itu ? : Bahwa arti iman itu. yaitu menjunjung dan mengikut segala titah Allah dan mengikut sabda Rasul Allah dan menjauh segala larangannya. : Jika ditanyai orang kita. sehingga mudah dimengerti oleh mereka yang baru belajar : Soal Jawab Soal Jawab : : : : Jika ditanyai orang kita.

tentang najis yang cara menghilangkannya. dali-dali tentang adanya Allah. 4. ) . Hai yang amat memberi rahmat daripada segala orang yang memberi rahmat. . 8. sekalipun bernama "hikayat". 6. disamping bahasanya cukup baik. Karangannya yang berbentuk puisi ini. hanya mengandung ajaran-ajaran agama yang membahas: 1. 2. Dari kutipan diatas ini. 5. jelas bahwa masalah yang dikemukakannya cukup terang. nama aslinya tidak disebut. 3. yaitu : " H a i Tuhanku ! Terangkan oleh-Mu akan hati kami dengan cahaya agama-Mu. = 1870-1874 M . Beliau hidup kira-kira dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Mahmud Syah (1286-1290 H . sekalipun ia telah berusia ratusan tahun. jenis air dan kebersihan. 9. 10. rukun-rukun agama Islam. masalah bersuci. lagi kasih sayang segala hamba-Nya ! HIKAYAT A K H B A R U L KARIM Pengarang hikayat ini orang Ulama Aceh terkenal yang bernama/bergelar Teungku Seumatang (Geudong Aceh Utara). Dan sucikan oleh-Mu akan segala anggota kami dengan cahaya ampunan-Mu. namun ia bukan cerita roman. mengenai akan sesuatu serta memutuskan hukum pengenalnya dengan nafi dan isbat. tentang sembahyang. Keindahan bahsa dari pengarangnya semakin terasa. apa arti makrifat itu ? : Bahwa arti makrifat itu. tentang buang air dan istinja. setelah kita menginyam doa pada penutup kitabnya itu. sifat-sifat Allah. Dan perkenan oleh-Mu akan doa kami dengan cahaya rahmatmu. masalah keharusan mengenai Rasul. 384 masalah mengenai Allah. tentang berwudlu dan cara-caranya. Dan mudahkan oleh-Mu akan segala pekerjaan kami dengan cahaya penolong-Mu.Soal Jawab : Jika ditanyai orang kita. 7.

Rupa Nabi sangat indah. Pangsan raqjat djieu rupa. tentang kej adian Muhammad. Peurintah Allah Azza Wa Djalla. Nabi Muhammad aneuq Abdullah. Terooh bak ikan njang mee doonja. tentang hijrah Nabi. Ma neukheun Siti Aminah. 385 11. U Madinah teuma neubungka. dan menurut ukuran zamannya bahwa puisi itu adalah bernilai seni yang baik. Siulah ban buleuen purnama. Kuleet neuputeeh meudjampu mirah. Tentang Nabi Muhammad dipuisikan antara lain sebagai berikut: Ku eek sjaksi Nabi Muhammad. Siti Halimah njang peulahra. Peusuruh djeup alam dunia. Surooh Tuhan bak djeen iensan. 12. Teutap Nabi di Madinah. .tentang hal ihwal sorga. Trooh panghulee kepadanya. 14. Bangsa Arab Nabi mulia. Di nanggroe Makkah asay mula. Kutjhik neukheun Abdulmutthalib. Meunan peuneugah dum ulama. Bak binatang kajee batee. Siulah-ulah ban bungoong djeumpa. Lam peut plooh thoon neudong di Makkah. Njan njang peumom Rasul Allah. Soe njang pandang mata lazat. tentang Isra dan Mikradj. diuraikan oleh pengarang dengan lebar panjang dan mendalam dengan bahasa puisi. 13. Semua masalah-masalah yang tersebut diatas ini.

Rahmat Muhammad meliputinya. Indah laksana bunga cempaka. Leubeh Panghulee Nabi kita. Sitti Aminah bunda tercinta. Abdulmutthalib neneknya Nabi. Ureung ziarah meribee laxa. Juga ikan seantero dunia. Negeri Mekkah tempat lahirnya. Ibu penyusu Muhammad Rasul. 386 . Turunan Arab darah mulia. Demikian kata para ulama. Nyaman mata memandang rupa. Terjemahannya: Kuakui Muhammad sebagai Nabi. Njang away phoon Nabi Adam. Nabi njang laeen meulaxa ribee. Pesuruh Ilahi untuk semesta. Keusudahan Nabi Moosthafa. Untuk binatang kayu dan batu. Muhammad Nabi putera Abdullah. Qubu Nabi di Madinah. Kulit putih bercampur merah. Halimah Sitti pengasuh utama. Untuk jin manusia lagi.Neu'ibadat h'ana chali. Rupa cantik indah rupawan. Senang jiwa dibuatnya. Neuprang kafee h'ana reuda. Laksana bulan purnama.

kemudian menjadi seorang Ulama Aceh yang terkenal. Beliau selain seorang ahli pidato yang ulung. 4.Empatpuluh tahun menetap di Mekkah. Orang ziarah juta dan juta. Mengabdi Ilahi tiada khali. juga seorang pengarang penyair yang cakap. Memerangi kafir senantiasa. D i Madinah sana Nabi bermakam. 2. Bermukim di Madinah menjalankan dakwah. 3. Diantara karya sastera beliau yang sangat digemari rakyat Aceh. M u l a pertama Nabi A d a m . masalah ibadat. Laksanakan perintah Allah Mahaesa. yaitu Mundjijatul Anam buku puisi dalam bahasa Aceh yang membahas masalah-masalah agama. yang lebih dikenal dengan gelaran Teungku Chik D i L a m U putera Umar. yang antara lain : 1. masalah fiqh (hukum). Betapa besar perhatian rakyat kepada risalah ini terbukti dengan sudah tujuh kali dicetak sampai saat saja membuat catatan ini. Banyak Nabi segala Nabi. ilmu tauhid. tugas-tugas para Nabi. masalah akhlak. 5. RISALAH M U N J I Y A T U L A N A M Abdullah yang lahir pada kahir abar ke X I X . Muhammad kemudian akhir Ambiya. Mengenai dengan "rukun limabelas" dalam Islam dijelaskan oleh pengarang sebagai berikut: 387 . Nabi Muhammad penghulu ambinya. sedang berkecamuknya perang dengan Belanda. Semuanya dikupas dengan mendalam dengan mempergunakan puisi bahasa Aceh sebagai alatnya. Ke Madinah hijrah kehendak Ta'ala.

Mengenai limabelas rukun agama. Syahadat empat rukun utama. Beuseeurta tasdeek hatee djipeubeuna. Lima pertama rukun Islam. Dan njang keulhay puasa buleun Ramadlan. Teuma rukoon Islam limong phoon loon peungah. Mengucap syahadat lidah berkata. Lam siuroe simalam bandum peureulee. 388 .Wahee thaleeb wadjeeb ateuh aneuq Adam. Teuma njang peut peukara treuq rukoon sjahdat. Rukoon Iman nam peukara wahee sahbat. Rukun iman enam hanya. Njang limong blah deungo loon pegah beugot tapham. Ban njang djikheun oleeh lidah tan meuriba. Renung perhatikan wahai saudara. Terjemahannya: Menjadi kewajiban bani Adam. Seperti ucap lidah berkata. Sjarat rokoon teuseubut lam kitab fiqah. Njang keulimong taeek hadji ke Baitullah. Peut booh zakeut dum hareuta deungon badan. Djituree rukoon limong-blah dara agam. Kedua sembahyang sudahlah pasti. Rukun Islam mula pertama. Lima waktu ketentuan nyata. Utjap duwa kalimah sjahdat deungon lidah. Njang keduwa sembahjang limong boh watee. Phoon-phoon limong peukara rukoon Islam. Hati didalam benarkan pasti.

dengan mempergunakan bahasa Indonesia.) dan mengisahkan sejarah Iskandar Muda dengan armadanya ke Semenanjung Tanah Melayu. mengandung banyak pelajaran agama. Zakat keempat bayar segala. Beberapa buah "Novel Puisi" akan dibicarakan dibawah ini. Dalam kitab tertera nyata. hikayat melukiskan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam perjalanan Iskandar Muda dari Banda Aceh sampai ke Asahan. Daya dan setelah berdiri Kerajaan Aceh Darussalam. sementara beberapa buah yang lain hanya akan didaftarkan saja. Karya tersebut bernama "Mursjidul Anam".kan menjadi novel-puisi dalam wujud sejarah. Malaka dan 389 . Yang akan dibicarakan berikut ini. Sekalipun bahasanya masih bahasa Melayu Lama (bahasa Jawi). K A R Y A SASTERA BAHASA A C E H . Beuna. romah sejarah ataupun roman khajali. yaitu novel puisi yang dalam bahasa Aceh disebut "Hikayat". pembimbing manusia kejalan benar. Dalam tahun 1963 risalah ini telah dicetak untuk pertama kalinya dengan huruf Laten. banyak yang di . Kitab-kitab yang telah dibicarakan pada bagian yang lalu. Peristiwa yang terjadi dizaman Kerajaan Islam Peureulak. Teungku Chik Abdullah Lam U masih sempat menyelesaikan sebuah karya sastera. juga dalam bentuk puisi. Pidie. Samudra/Pase. = 1607-1636 M. Lingga. Dengan indah sekali.Rukun ketiga puasa Ramadlan."Hikayat" . dan dari Asahan ke Johor. Menjelang akan berpulang ke Rahmatullah. adalah karya sastera bahasa Aceh dalam bentuk puisi. HIKAYAT M A L E E M DAGANG Hikayat Maleem Dagang ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda Derma Wangsa Perkasa Alam Chik (10161045 H . namun isinya baik sekali. semuanya dalam bentuk prosa dan berbahasa Melayu (Jawi). Kelima haji wajid tunaikan.

Lah na geuteem bri Putroe Aceh. seperti percakapan antara Raja Radeen dengan Raja Siujud : Siujud beungeh ngon amarah. Teuma seuoot Radja Radeen. Kah tan malee tuha tjeulaka. = 1641-1675 M. keadaan laut dan berbagai pengetahuan lainnya. Mata mirah ban aneuq saga.). memang seorang yang berpengetahuan luas tentang peperangan. "Pakon bu adoe kamarit meunan. Didalamnya banyak didapati ibarat-ibarat yang indah mendalam artinya. sehingga seolah-olah benar-benar kejadian didepan mata. Tariseh-riseh gata bak radja. Narit njang djheut lee djibuka. Digata daleem tadong Sinoe". watak manusia." 390 . yaitu pada masa pemerintahan Ratu Tajul Alam Safiatuddin (10501085 H . keadaan negeri-negeri. Ureueng gedj bateen teugoh seutia. (1645 M. Pengarangnya seorang ulama besar Teungku Chik Pantee Geulima (Meureudu).lain-lainnya. Kadjook keugon njang Putroe Phang. Baik peperangan ataupun kejadian-kejadian lainnya. agama. Geutung keugop njang sambinoe. digambarkan demikian hidup. Gata geupulang ri njang waba. Kakira h'an kah binasa !" Lom djiseuoot Radja siudjud. Habeeh ngon binoe ka gob tuka. Hikayat mulai dikarang pada hari Isnin tanggal 27 Rajab 1055 H . percakapan-percakapan yang menarik. bahkan disinilah tersembunyi rahasia ketinggian nilai seninya.). Teuma djimarit Radja Siudjud. Teuma keugantoe sang meuruwa. Kafee Paqnat tan agama : "Bek lee kamarit tuha asee.

Siujud merengut buka bicara. Orang miliki dara jelita. Abang diberi perempuan jalang. Tua celaka malu tiada !" Raja Radeen menyahut lembut.Lom djiseunoot Radja Radeen. Suci hati teguh setia : "Mengapa adik kata demikian. Jiwa mulia karunia Ilahi: " Mengapa adik memaki ribut. Angkuh mengira tidakkan binasa ?' Raja Siujud membangkang garang Kafir durjana penentang agama: "Cis. H'an katakoot keu neuraka ?" Terjemahannya : Marah Siujud dendam menyala. Karena gilakan janda sulthan. Wanita hina ganti tukaran. That gedj bateen Allah karoonja: "Pakon adoe kee katjaroot." Raja Radeen jawab tuduhan. Mulutnya memuntah kata durjana : "Abang senang bermukim disini. Rela isteri diambil orang. Sembah mencium kaki raja. jangan bicara anjing suang. Merah mata penaka saga. Bukankan neraka balasnya nanti ?" 391 . Puteri Pahang lepaskan pergi.

Suatu percakapan yang indah, terharu dan romantis sekali, terjadi antara Sulthan Iskandar Muda dengan permaisurinya Puteri Pahang, pada waktu persiapan telah lengkap untuk berangkat, dimana Sulthan memberitakan kepada permaisuri: Meunoë neukheun jooh neumeuhey: "Po sambinoe ho ka gata ? Ho ka gata po sambinoe, Tatroon keunoe putroe muda j . " Lalu neuseuoot tuwan putroe : "Njoe pat kamoe po meukuta, Pakon tuwanku neumeuhey kamoe, Toh salah proe peuebu sabda ? Njang ka h'an torn neyhey kamoe. Bak uraoe njoe peue bitjara ? Peue teukeudi bak uroe njoe, Meuhey kamoe putroe hina ?" "Njang kumeuhey tuwan putroe, Hadjad peugah droe ubak gata, Adak na untoong ubak Allah, Hadjad meulangkah u Djuhoo Lama. Meung na Allah bri umukuh landjut, Kuseutedj Siudjut menalee djiba." Kri tjit narit tuwan Putroe, Sira neumoe neuroo ie mata. Ie mata roo that meualoon, Ban udjeuen troon diudara: "Baroo uroe njoe tamupakat, Meusampee that putroe hina Terjemahannya: Demikian sabda panggil adinda: 392

"

"Dimana gerang Ratuku tuan, Semanyam dimana kemala negara, Mari kemari puteri rupawan !" Tuan puteri menjawab peri: " Kami disini daulat mahkota, Mengapa tuanku memanggil kami, Gerangan apa salah adinda ? Tiada biasa mengajak bicara, Kini begini mengapa gerangan, Takdir terjadi apa kiranya, Dipanggil kami puteri buangan ?" Kanda memanggil adindaku sayang, Hasrat jiwa nyampaikan berita, Andai izin Allah Penyayang, Akan berangkat ke Johor Lama. Kalau takdir umurku panjang, Akan mengejar Siujud celaka." Menjawab puteri berhati bimbang, Tersedu sedan cucurkan irmata. Irmata duka mengembun dimata, Bagaikan hujan titik berlinang : "Baru sekarang pendapat diminta, Hina kiranya nasibku malang " Selanjutnya Puteri Pahang menangisi dirinya yang jauh dari orang tua dan sanak saudara, jauh dari tanah tempat lahirnya, menyesali suaminya Sulthan Iskandar Muda, karena terlambat bermusyarat dengannya dalam hal hendak berangkat ke Semenanjung Tanah Melayu untuk mengejar Raja Siujud. Setelah Sulthan Iskandar Muda memberi penjelasan, barulah Puteri Pahang merasa puas dan rela meiepaskan sulthan pergi. Akhirnya pembicaraan sampailah kepada suatu klimak yang sangat romantis: 393

"Adak tuwanku neubeurangkat, Neukeubah pat Putroe hina, Meung goh meupat loon neukeubah, Karena Allah h'an kubri bungka. Pat Tuwanku loon neukeubah, Deelat leupah prang Meulaka, Ampoon Tuwanku deelat meukatoe, Kumat didjaroe bek tabungka. Meng h'an meupat neukeubah kamoe, Achee rugoe po meukuta." Teuma neuseuoot Meukuta Alam, Radja salihan adee raja : Gata kupeudjook putroe bak Allah, Sinan kukeubah rueq-rueq masa, Gata kupeudjook putroe bak Tuhan. Jooh away phoon djudookuh gata. Gata tadueq lam meuligoe, Tuhan sidroe njang peulahra.'' Teuma seuoot tuan Putroe Phang, Putroe djeunulang ahli bitjara : "Meujo neupeudjook loon bak Allah, H'an kutheuen langkah bah lee neubungka, Adak neudjook bak soe laeen, Diloon h'an kuteem po meukuta."

Terjemahannya: "Andai tuanku jadi berangkat, Tinggalkan dimana kami yang hina, Sebelum pasti kami bertempat, Tuanku pergi rela tiada.

394

Dimana kami tuanku tinggalkan, Kakanda pergi memerangi Melaka, Ampun tuanku daulat Syah Alam, Kupegang tangan lepas tiada. Bila kami tiada pasti, Menyesal nanti wahai mahkota !" Meukuta Alam menjawab peri, Bijak bestari adil bicara : "Adik kutitip kepada Allah, Kepada-Nya terserah sepanjang masa, Kepada Tuhan kakanda serah, Sejak mula berjodoh kita. Adik bertachta dalam istana, Tuhan Esa Pelindung Utama." Puteri Pahang menjawab kata, Muda jauhari bijak bicara : " Kalau Allah tempat menyerah, Rela tuanku berangkat pergi, Andai bukan kepada Allah, Kami tak rela wahai mahkota !" Yang lebih mengharukan lagi, ketika Sulthan Iskandar Muda menolak permintaan Puteri Pahang yang hendak mengantar sampai kekuala : Teuma djikheun tuwan putroe, That bit raghoe bidjaxana : "Adak tuwanku djadeh berangkat, Putroe djak euntat 'oh mieng kuala." Lom neumarit meukuta naggroe : "Bek hee Putroe susah gata, Bek taeuntat po sambinoe, Tadueq keudroe lam astana

!" 395

Terjemahannya : Berkata manja puteri andalan, Bijak bestari tutur merayu : "Andai tuanku jadi berjalan, Izinkan dikuala kami lepaskan Menjawab haru raja perkasa : " Janganlah adinda bersusah diri, Cukup disini berpisah kita, Menetap diistana puteri jauhari

!"

!"

Pulangnya Iskandar Muda dari medan perang dengan membawa kemenangan dan tawanan, yang diantaranya Raja Siujud, sangat membesarkan hati Puteri Pahang, sehingga diadakan penyambutan dengan sangat meriah: Djitoot beudee h'ana macam, Buet putroe Phang ampeueng Radja. Geutot beudee geunta bumoe, Su mubunjoe sigala doonja. Meugah Siudjud didalam taloe, Poteuh puwoe naggroe Guha, R'aqjat djitroon djeub-djeub naggroe, H'ana padoe habeeh teuka. Terjemahannya: Bedil dipasang berbagai ragam, Puteri Pahang sambut raja, Pasang bedil gemparkan alam, Letusan meriam gegarkan dunia. Terdengar Siujud orang tawanan, Ditawan Sulthan dinegeri Guha, Rakyat gembira turun berkawan, Dari kota dusun segala. 396

H I K A J A T J I H A D Z A M A N NABI Hikayat yang sangat bernilai ini, sayang sekali kita tidak dapat mengetahui siapa nama pengarangnya, karena dalam naskah yang ada pada saya tiada tercantum nama pengarang. Nilai hikayat ini tidak saja pada bahasanya yang amat indah, tetapi juga pada kandungan isinya yang mengandung ajaranajaran Islam yang bermakna luas. Hanya tentang pengarangnya kita dapat menyakinkan bahwa beliau adalah seorang Ulama Besar yang berpengetahuan luas, berbudi luhur, berakhlak tinggi dan mempunyai kedudukan terhormat serta keramat. Setelah kita membaca hikayat ini sampai tammat, dapatlah kita membenarkan kesimpulan ini, bahkan dapat kita tambahkan lagi, yaitu bahwa pengarang Hikayat Jihad zaman Nabi ini, adalah seoarang ahli sejarah besar, terutama sejarah Islam. Membaca hikayat ini, kita berkesan bahwa pengarangnya bermaksud dengan karangannya ini untuk membangkitkan semangat perang sabil dalam kalangan rakyat Aceh, guna melawan musuh yang disebutnya "kafir". Karena itu, tentang waktu kapan hikayat ini dikarang, ada kemungkinan: a. dalam zaman Kerajaan Aceh mula dibangun, yaitu sekitar abad ke X V I , untuk menghadapi ancaman kafir Portugis. b. dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam telah mencapai puncak kejayaan dan kebesarannya sekitar abad ke XVII, untuk menghadapi kafir-kafir lain disamping kafir Portugis, seperti Inggeris, Belanda dan lainnya. c. dalam masa berkecamuknya perang 50 tahun antara Kerajaan Aceh Darussalam dengan penjajah Belanda. Mana yang benar antara tiga kemungkinan ini, sukar untuk dipastikan, karena dalam hikayat sendiri tidak terdapat petunjuk kearah salah satu dari tiga kemungkinan tersebut. Hanya yang sudah pasti, bahwa hikayat bermaksud hendak membangkitkan semangat jihad dan perang di Jalan Allah; yang mana pada garis besarnya berisi:

397

a.

Dalil-dalil yang memastikan wajib berperang di Jalan Allah, membela agama dan tanah air; wajib mendermakan harta kekayaan dan segala yang ada untuk kepentingan Perang Sabil; wajib membantu perang sabil dalam segala bentuk. Dalil-dalil untuk ini berdasarkan ayat-ayat Quran, Hadis-hadis Nabi dan Fatwa-fatwa ulama. Riwayat jihad dan perang sabil dizaman Nabi dan para sahabat, seperti Perang Badar Kubra, Perang Uhud, Perang Chandak, Perang Bani Quraidhah, Perang Hudaibiyah, Fath Makkah, Perang Hunain, Perang Tabuk dan sebagainya; dengan pahlawan-pahlawan utamanya disamping Rasul sendiri, seperti: Saiyidina Abu Bakar, Saiyidina Umar bin Chaththab, Saiyidina Usman bin Affan, Saiyidina Ali bin Abi Thalib, Saiyidina Hamzah, Ubaidah, Sa'ad ibn Abi Waqash, Abdullah ibn Djahasj, Zaid bin Harisah, Zubair bin Awam, Bilal bin Rabah, Ammar bin Jasir, Abu Ubaidah, Usamah bin Zaid dan lainlainnya.

b.

Mengenai dengan dalil-dalil wajib berperang melawan musuh agama dan tanah air, antara lain dihikayatkan : Meuhey Nabi njoe sikarang, Beudoh taprang kafee dum na, Surooh umat dum sibarang, Soe peuwajang beutjeulaka. Ureueng mokmin dum tauroh, Tajue poh kafee beusigra, Bek tatinggay pih meusaboh, Jue bunoh bandum njang mungka. Lom peureman nibak Tuhan, Ajat Qeuruan teudooh h'ana, Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnatun wa jakunad-dinu kulluhu lillah. Wahee mokmin taprang kafee. Nak beek lee pitnah teuka, Bandum tapoh njan beumatee, Bek sabee seumah beurahla. 398

Terjemahnya : Panggilan Rasul sekarang i n i : Mari memerangi kafir angkara, Ajak ummat siapkan diri, Siapa durhaka akan celaka. Panggil berjihad mukmin segala, Bunuh musuh bergegas maju, Jangan biarkan hidup mereka, Mungkar segala segera serbu. Ada fiman Mahakuasa, Dalam Quran terakam indah : Waqatiluhum hatta la takuna, Fitnah wajakunaddinu kulluhu lillah. Memerangi kafir marilah Mukmin, Agar fitnah tiada lagi, Bunuh mati sampaikan yakin, Hatta binasa penyembah berhala. Mengenai atas siapa diwajibkan perang sabil, oleh pengarang dikutip fatwa Imam Nawawi, yang dihikayatkan dengan bahasa Aceh: 'Oh kabaligh kanak-kanak, Wadjeeb djidjak meuh'an hina, Agam dara njan idjmak, Dum beugalak takeureudja. Saleh paseq 'aleem djahee, Besa ketjee tuha muda, Radja r'aqjat dum seugala bee, Taprang kafee wadjeeb rata. Kafee njang prang nanggroe geutanjoe, Meuribee bagoe wadjeeb tabila, Beutalawan malam uroe, Meudeeh meunoe tabitjara. 399

Hareum plung wadjeeb talawan, Mita djalan njang sidjahtra, Ban njan djeud ladju tapadan, Musooh tanjan taprang landja. Terjemahannya: Setelah anak jadi dewasa, Wajib berangkat kemedan jihad, Muda dan dara tiada beda, Haruslah rela semua sepakat. Salih dan pasik, alim dan jahil, Besar dan kecil, tua dan muda, Raja dan rakyat, wajib bersabil, Memerangi kafir angkara murka. Kafir penyerang negara kita, Wajib dilawan betapa djua. Baikpun siang malam segala, Berjuang wajib kapan saja. Lari haram, lawan wajib, Jalan sejahtera carilah segera, Ajak membina tata tertib, Musuh moyang bunuh segala. Tentang pahala perang sabil, dihikayatkan pengarang sebagai berikut: Tuhan neubree peunulangkan, Duwa djalan meuteumeung laba, Lam doonja dapat rampahsan, Taloo djih njan tatung areuta, Lom laba naggroe akhirat, Neubree teumpat lam sjeuruga, Padum-padum sinan neqmat, Peu njang hadjat Tuhan koornija. 400

Meutjang keudroe dum lawan na. Didunia kini dapat rampasan. Bak Tuhan Rabul'alamin. Rijooh bunjoe h'aneek kira. Dimidan prang bumoe geunta. Musuh kalah. seperti waktu melukiskan betapa dahsyatnya perang Badar Kubra : Nabi Muhammad sadjan mokmin. Ateuh guda njan geupasang. sungguh luar biasa. rampas harta. Demikian pula halnya. Dua jalan mendapat laba. R'qjat laeen sideeh sinoe. Ureueng nam droe njang keupalang.Terjemahannya: Pemberian Allah berlimpahan. Ureueng surak meugeurintjang. sehingga benar-benar dapat merangsangkan semangat perang bagi yang membacanya. Keahlian pengarang melukiskan dalil-dalil wajib jihad di Jalan Allah dan pahala dunia akhirat yang akan diterimanya. apabila pengarang melukiskan dalam hikayatnya itu peristiwa-peristiwa yang berkecamuk dalam medan perang. Hatee jaqin lakee do'a. sehingga benar-benar terpampang didepan mata kita. Maseeng-maseeng dum sinaroe. H'ana tiwah keudeeh keunoe. Johnjan muprang h'ana sunjoe. Sorga tinggi Allah kurnia. Allah kabulkan segala pinta. Dhuhoo uroe hingga asha. Nikmat segala tiada terperi. Lagi untung dihari nanti. Neuleueng amin h'ana reuda. 401 . Meutop meutjang rijooh kaba.

Sang-sang langeet ka teupuroo. Dari pagi sampai petang. Pinta pada Rabbul Alamin. Sang kadjiloop uroe sindja. Sang-sang hantjoo tanoh rata. Enam pahlawan tampil kedepan. Djipo ahoe beudoh sagoop. Matee rusak h'an teuhingga. Hati yakin tadahkan doa. Tango a-oo pihak duwa. Tjampoo bawoo djimeutop tak. Perang berkecamuk sunyi tiada. Sideeh sinoe ka meuhuboo. Diatas kuda bertengger pahlawan. guda meuplung ureueng meugroop. Sana sini kalah tiada. Duwa pihak h'anlee biza. Deumpeek Ali tanoh geunta. Meutak babboob pakree rupa. Terjemahannya: Nabi Muhammad bersama mukmin. R'gjat surak tango pakri. Baca amin reda tiada. 402 . Gemerincing pedang tusuk mencencang. Subhanallah prang meuhajak. Ban duwa si saree geumpa. Sorak sorai mengguruh keawan.Meusu guda tange 'a-'i. Dimedan perang bumi tergoyang.

403 . Saling cencang tikam menikam. jauh lebih tebal dari hikayat-hikayat yang lain. bahwa beliau adalah Ulama Besar. ahli sejarah. Bagaikan guruh teriak bersama. Kawan lawan beda tiada. H I K A Y A T POCUT M U H A M M A D Pengarangnya : Teungku Di Rukam (Kecamatan Peukan Bada. orang melompat. hanya dengan membaca karangannya ini (Hikayat Pocut Muhammad kita dapat mengambil kesimpulan. Rasakan lebur tanah rata. Campur baur tikam berdarah. Masing-masing semua mereka. Keterangan lanjut tentangnya tidak ada. Riuh sorak tiada terbada. Cencang mencencang teduh tiada. Dimana-mana riuh gemuruh. Langit laksana bagaikan runtuh. Berkecamuk perang Subhanallah. Kabupaten Aceh Besar). Demikianlah sekedar gambaran mengenai Hikayat Jihad Zaman Nabi. Kedua Pihak sama bergerak. Rakyat bersorak gegap gempita. politikus dan negarawan. Kuda lari. tidak kurang dari 3500 bait (rangkum) syair yang disusun dengan bahasa Aceh yang sangat indah. Mati cedera tiada terhingga. Dempik Ali tanah berserak. Pujangga Kenamaan. Rintih kuda membahana. ahli ilmu bumi. Rasakan siang jadi malam. Pasir terbang bagaikan asap.Rakyat banyak dimana-mana. suatu hikayat yang sangat tebal.

Dengan kecakapan diplomasi yang luar biasa. G . telah memberi kesempatan kepada Jamalul A l a m Badrul Munir untuk memperkuat diri. Drewes. dan hal inilah yang dikisahkan oleh Teungku D i Rukam dalam hikayatnya itu yang bernama Hikayat Pocut Muhammad. masing-masing mereka ada pengikutnya. Nama aseuli Suleutan Djohan. Setelah Sulthan Alaiddin Johan Syah dilantik menjadi Raja. dimana pada masa itu Aceh mempunyai dua raja. hidup padu dan mengandung butiran-butiran nasihat dan mutiara-mutiara hikmat/filsafat. Sulthan Alaiddin Johan Syah yang lemah dan bersikap kompromis. = 1735-1760 M . kembali ke Banda Aceh serta memproklamirkan dirinya menjadi sulthan kembali. yaitu Sulthan Alaiddin Johan yang berkedudukan di Istana Darud Dunia. Sulthan Alaiddin Johan Syah mempunyai tiga orang saudara. Sjedara neuh lhee njang ureueng lakoe. (1726 M . Pocut Sandang dan yang termuda Pocut Muhammad. Terjadilah perselisihan dan perang saudara yang sangat merugikan Aceh sebagai satu kerajaan. Radja naggroe neuduk di Dalam. ) dan selama itu berlindung di Pidie. sehingga dengan demikian Aceh diperintah oleh dua raja. yang sangat indah dan bernilai seni tinggi. 404 . seorang ahli bahasa/sastera Aceh bangsa Belanda. yaitu Pocut Kleeng. dalam suatu kampanye keliling Aceh yang sangat berkesan. dia dapat menarik para pendukung/pengikut Jamalul A l a m untuk berpihak kembali kepada Alaiddin Johan Syah. satu novel puisi yang bersifat sejarah. D r . Tentang sulthan dan tiga saudaranya dilukiskan : Radja Muda geula geurasi. siapa menjadi tokoh utama dari hikayat ini.Peristiwa-peristiwa dalam hikayat ini terjadi dalam masa pemerintahan Sulthan Alaiddin Johan Syah (1147-1174 H . sehingga sangat dipuji oleh Prof. baik hulubalang-hulubalang ataupun rakyat biasa. W . tanpa ada sedikitpun dongeng didalamnya. dan Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir berkedudukan di Kampung Jawa. ) . maka Sulthan Jamalul A l a m Badrul Munir yang telah dimakzulkan dalam tahun 1139 H . J . Bahasanya indah. hal mana mendorong Pocut Muhammad untuk bergerak membela dan mempertahankan abangnya.

Terjemahannya: Raja Muda nama gelaran. Pocut Muda melihat rahasia. Di Istana Dalam bertakhta Seri. Pocut Muda nyan leumah rahasia. Sudara lelaki tiga gerangan. agar mereka mau berjuang membela dan mempertahankan abangnya Sulthan Alaiddin dan menjatuhkan lawannya Jamalul Alam Badrul Munir. dengan kecakapan Kcara dan ketajaman lidah yang luar biasa. Mangat tasusoe wahee syeedara. Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Tujooh blah thoon umu bak kiraan. Arif Bijak akal bicara. Meunah hee rakan geumeuhey nama. Suthan Johan nama asli. Terakam jelas dibawah i n i : Pocut Kleeng dan Pocut Sandang. Demikian dua namanya dirasi. Adoe yang tuloot Pocut Muhammad. Nama Adik tiga bangsawan. \ \ Langkah pertama Pocut Muhammad memberi pengertian kepada dua saudaranya. Akhirnya Pocut Muhammad berhasil membangkitkan semangat dan harga diri kedua abangnya. Areef sangat akay bicara. Adik Bungsu Pocut Muhammad. Tujuhbelas tahun usia tercatat.Jinoe loon peugah nama diadoe. Sidroe Pocut Kleeng dua Cut Sandang. seumpama: 405 .

Bah kuboh droe ho langkah ba. Ma'zul geudelat teuma keuraja. Geutanyoe lhee droe seudang-seudang. 406 . Mee kupubloe gata duwa. Booh tamuprang ngon gampoong Jawa. Tacuba theun boh ramtaga. H'an meusidroe nyang na meurasa. Peuet geutanyoe ureueng lakoe. Saboh meunasah duwa peu'tuwa. Nibak loon kalon dumnoe pi'ee. H'an lee loon dong dinaggroe Aceh. Jamalul Alam ureueng ka tuha. Hantom digop na ditanjoe. Ureueng siblah krueng kamupakat. Bahkeu loon weh u Batu Bara. Duwa agam sidroe dara. Dumnan narit h'an tapuproe. Gata njoe Ihee ka raja-raja. Teungoh muda darah seu'um. H'an tateen tjok njan keumeunalee. Aceh ka lham h'an sakon guna. Gata nyoe lhee hana malee.Nakeuh baroo tamat gajam. Saboh keubeue duwa keunambam. Dum geutik key sang nyum hana. Mangat pantah tapubiasa. Teungoh muda mantong gagah. Bahkeuh reulee ho langkah ba. Saboh nanggroe duwa raja Saboh keunambam dua gajah. Peue tatakoot ke Jara-Itam. Sangkira kon loon ta-meuadoe.

Orang seberang berhati seia. Selagi muda berdarah panas. Jamalul Alam lah tua bangka. Bah tabooh kee keu Panglima. Agar bisa menjadi biasa. Mari mencoba pelor ramtaga. Hana tasajang keu poteu Muda. Raja makzul diangkat semula. Dengan kelilingkingku sebaya tiada. Andaikan adik bukan adinda. Tidakkah kakanda merasa malu. Ke Batu Bara aku pergi.Menugh'an tateem tapangkey prang. Aceh tenggelam porak poranda. Sedang muda lagi bernafas. 407 . Abang bertiga malu tiada. h'ankeuh teuseureeh keu hak malee. Terjemahannya: Baru saja berkuasa. Pantaslah kujual abang berdua. Biar Aceh hilang dimata. Abang bertiga lah dewasa. Pergi daku jauhkan diri. Kita berempat saudara sekufu. Mari menyerang kampung Jawa. Mengapa tiada yang merasa ? Takut mengapa saudaraku sayang. Demikian peri perduli tiada. Kita bertiga muda sedang.

Seorang dara dua pria. Tiada didunia pernah ada. Pakon sidum noe r'aqyat neuba? Loon kalon tjukoop dengan alat. Baik pergi kerantau orang. Andai tak suka angkat senjata." 408 . Dengan keberanian dan kebijaksanaan yang luar biasa. Seekor kerbau dua galah. Meujak meuteumee adoe ngon gata. Saleh neupeurap ugampoong Jawa? "H'ana hee adoe loon jak ho laeen. Pocut Muhammad menghadapi Sulthan. Ho beurangkat po meukuta?" "Nyang troh kamoe meujak keunoe. Satu meunasah dua kepala. sehingga terjadilah suatu dialoog yang indah dan menarik sekali: "Deelat tuwanku si 'alam deelat." "Adak tuwanku neujak bak kamoe. Setelah kedua abangnya dapat diyakinkan. Angkatkan adik jadi panglima. abangnya. sehingga berangkatlah dia dengan pasukan yang lengkap untuk menangkap adiknya Pocut Muhammad. Tabungka unanggroe Batu Bahra. Tidakkah malu terlintas dimata. Satu negara dua raja. maka kedua abangnya itu pergi ke Istana Daruddunia untuk meyakinkan Sulthan guna memerangi Jamalul Alam di Kampung Jawa. bahwa menimbulkan amarahnya kepada Pocut Muhammad. Loon deungo gata h'an tadong sinoe. Tanda tak cinta Poteu Muda. Bukan saja Sulthan tidak dapat diyakinkan. Majoh meucheen sit keu gata. Sepucuk tambang dua gajah.Dari hidup berputih mata.

Kemana gerangan Mahkota Dunia?" "Kami kemari. Jamalul Alam di Gampoong Jawa. Nyoepat kamoe gata tabungka. Rindu berjumpa dengan adinda. Dengan siapa tinggal kakanda?" "Tuanku bahagia di Istana Dalam. Amanah ayah kepada kita " 409 .'' "Dengar adikku sebuah pesan. Meujak kheun proe bak Meukuta." "Tuwanku teutap sinoe di Dalam. Jinoe kupeugah adoe bak gata " Terjemahannya: "Daulat Tuanku Syahi Alam. Terdengar berita dibawa angin." "Mengapa pergi adikku Jauhari. Jamalul Alam di Kampung Jawa." "Pakri tajak hee adoe droe." "Andai Tuanku menjumpai kami." "Memang Tuanku hamba kan pergi."Bit wuwanku loon meung boh droe. Mungkin barangkali ke Kampung Jawa?" "Tiada kakanda tujuan lain. Adinda akan ke Batu Bara. adikku tuan. Cinta bermain rindukan adinda." "Tadeungo adoe amanah ajah. Entah mengapa rakyat dibawa ? Cukup alat segala jadi. Benar seperti dengar Mahkota.

2. sehingga Jamalul Alam dapat dijatuhkan dari "tahta" Kampung Jawa. Keempat kisah tersebut yaitu : 1. bahwa tokoh Pocut Muhammad dapat menyakinkan abangnya Sulthan Alaiddin Johan Syah. dalam mimpi mana dia memasuki taman sorga dengan sungai yang berair bening. Hikayat Prang Sabi yang dalam bentuk puisi ini.Selanjutnya dalam hikayat ini kita menjumpai. Hidupnya tokoh Pocut Muhammad dalam Hikayat. dara-dara (250) A. Kisah Budak Mati Hidup Kembali. sebagai sumbangsihnya untuk membangkitkan semangat jihad melawan Belanda. Kisah Sa'id Salmy. terdiri dari empat kisah (cerita). 3. yang sekalipun fiktif. (251) Ibid halaman 33. dengan tujuan akan dipersembahkan kepada Teungku Chik Tiro dan rakyat Aceh. 4. adalah karena keahlian Teungku Di Rukam menyusun kata yang berjiwa. telah berhasil menjadikan karya sasteranya itu sebagai "PUISIP E R A N G " terbesar diatas dunia. HIKAYAT PRANG SABI Pengarangnya Teungku Haji Muhammad Pantee Kulu. (252) Kisah Ainul Mardlijah melukiskan mimpi seorang pemuda yang sedang dalam perjalanan kemedan perang. Kisah Ainul Mardlij ah. tetapi berdasar sejarah. Haji Muhammad mengarang Hikayat Prang Sabi. yaitu antara Jeddah dengan Penang. (251) Yang mendorong Teungku Chik Pantee Kulu untuk mengarang Hikayat Prang Sabi ini. yang lebih terkenal dengan nama julukan Teungku Chik Pantee Kulu. 410 . Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 37. Kisah Pasukan Gajah. yaitu kesadaran beliau tentang betapa besarnya pengaruhnya syair-syair Penyair Hassan bin Tsabit dalam mengobarkan semangat jihat kepada kaum Müslimin dizaman Rasul. (252) Ibid halaman 35.A. (250) Dalam perjalanan pulang dari Mekkah ke Aceh. dalam perjalanan kampanye keliling Aceh dapat memalingkan kembali muka Hulubalang-hulubalang dan Pemimpinpemimpin serta rakyat kepada Sulthan Alaiddin.

dara pilihan. Hadiah Allah Ilahi Rabbi. Hee tuwanku jak berijang. Alhamdulillah tuan kemari. Katrooh langkah datang keumari. Keuhadapan teungku langkah. Dimana dia sikarang ini ?" "Alaykomm salam ya Walijullah. Ziarah tunangan Ainulmardliyah. percakapan antara pemuda kita dengan dara-dara sorga sangat mengasikkan : "Assamu'laykoom ja chairannisa. Judoo hamba na di sini. Woe bak judoo Aynulmardliyah. Bek lee bimbang deungon kami. Neumeulangkah sediket lagi. Lukisannya indah sekali. dan bidadari-bidadari yang cantik rupawan dengan ratunya yang bernama Ainul Mardliyah. yang semua itu hanya teruntuk bagi orang-orang yang mati syahid dalam perang sabil. dimana gerangan tunangan hamba? Ainulmardliyah puteri rupawan. Kamoe njoe bandum wahee tuwan. Peunulang Allah bulueng prang sabi." Terjemahannya: "Assalamualaikum. Dalam khimah pocut kami. 411 . Hee teungku tjut njang meutuwah. Aynulmardlijah sambinoe rupa. Ditempat mana dia bertakhta?" '' Alaikum salam. Chadam bintang judoo duli.jelita yang sedang mandi kecimpung. kekasih Allah.

412 . Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 107-108. bahwa tentera kafir yang batil pasti kalah. Pergi oh tuan.Berbahagialah tuan pahlawan kami. K a meuhimpoon bandum kafee. (253) (254) A. Rasalah pahala wahai mahkota. Bak ureueng M a k a bek meud'aqwa. lekas pergi. Hadiah jihad mujahid berani. Ureueng Makah lija hatee. Dengo achi loon calitra. tetapi tidak berhasil. Dayang pelayan gaharu tuanku. (254) Digambarkan dengan indah sekali bagaimana kehancuran pasukan gajah A b r a h a h : Mitshee kissah Ashabul F i l i . Disana tunangan memendam r i n d u . Kafee bajeueng laqnatullah. bermaksud hendak meruntuhkan Ka'bah. Lukisannya indah sekali. Gusuroot lee bandum rata. Masa Nabi gob lom nyata. " (253) Kissah Pasukan Gajah meriwayatkan cerita Abrahah yang menyerang Mekkah dengan. pasukan gajahnya. Puteri menanti dalam sorga. Mari pahlawan mujahid budiman. Jiprang Mekkah nanggroe meulija. A. dimaksudkan untuk perbandingan bagi rakyat Aceh. Jilakee reuleh Ka'batullah. Manteng didalam kandoong ummi. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 137. bahkan tenteranya hancur lumat didepan Ka'bah. Wazi meuhasee lam blang raja. Gegas berjalan sebentar lagi. Nun disana didalam taman. Apalah arti kami ini. Tuan puteri rindu menanti.

413 . Mitsee gurooh lam blang raja. Mundur teratur keluar kota. Penduduk Mekkah jangan bicara. Lemparkan batu ulang berulang. Hancurkan musuh kafir celaka. Tinggay bangkee dum meukeuba. Musuh siap akan menyerang. Jisrom gon batee h'ana teudooh. Masih dalam kandungan Ummah. Orang Mekkah geger ketakutan. Sidroe tinggay h'ana matee. Kafir celaka musuh A l l a h . Jang tinggal hidup sedikit hanya. Badan terkapar bersusun bangkai. Dengar saudara kabar berita. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 140-141. Burung ababil terbang menyerang. Kafir celaka musnah binasa. Gegap gempita dipadang raya. Kafee bajeueng habeeh matee. Laksana guruh geggarkan dunia. Ingin rubuhkan bangunan Ka'bah.Cicem hidjoo Tuhan surooh. Terjemahannya : Laksana kissah pasukan gajah. Jue poh musooh kafee tjilaka. Laeen tan lee laxin-laxa. (255) (255) A. Sebelum Nabi lahir kedunia. Puluhan ribu hancur berderai. Memerangi Mekkah tanah mulia.

Tetapi sebelum sempat tidur setempat dengan isterinya. " A m p o o n meu'ah meuribee kali. yang sekalipun dia telah masuk Islam. " H ' a n a taturee uloon sidroe. sehingga Rasul terpaksa turun tangan dengan memerintahkan seorang sahabat agar mengawini puterinya yang cantik jelita dengan budak hitam Sa'id Salmi. Ubak judoo dengon nisa : "Gata meugah wahee teungku. H'ana loon turi po meukuta. namun tidak seorang wanitapun yang mau bersuamikan dia. H a l ini diadukan kepada Rasul. sehingga syahidlah dia. K a teuceungong po jroh rupa. Maneh reunom ngon ie muka. Nyoekeuh lakoe nyang that h i n a . Sa'id teukheem ka teusinjom. Woe bak Tuhan Rabbul ' A l a . dilukiskan pengarang sangat indahnya : Hingga sampoe pintoo inoong. Tan lee umu tinggay doonja.Kissah Sa'id Salmi melukiskan riwayat seorang budak yang hitam pekat. Kemudian dia hidup kembali dan pulang kerumah isterinya. Sekalipun pada mulanya enggan. " (256) Ibid: halaman 155-157. Inong sasat pane gata. " Tekap bibi teugantjeeng gigoe." Po sambinoe tanjong laju. akhirnya perkawinan jadi juga. (256) Percakapan antara Sa'id dengan isterinya pada malam pertama dia hidup kembali. Teuma marit puteeh liceen : "Wahee poleem pane gata?" " S a ' i d tahee jooh njan siat. sampai lahir dua anak. Meugah sjahid didalam prang. 414 . Po Sambinoe hatee suka. Sa'id berangkat ke Medan perang.

Canda bergelut dibibirnya : "Tidaklah tuan mengenai kami." Dara jelita bijak berperi.Beuthat meunan po sambinoe. Tuan puteri hati gembira : Ampun ma'af junjung duli. tanya suami kabar berita : "Terbetik berita diangin selayang. Gadoh ingat diloon nyang na. Tuhanku Rabbi limpah kaya. Neupadok droe bak doonja nyoe. Kamoe muwoe bak Hadlarat. Kemudian senyum terlepas sayup. Kakanda tercinta kenal tiada. Tuhan sidroe limpah kaya. Berdatang sembah pocut jelita: "Gerangan siapa abang i n i ? " Sekejab Sa'id heran ta'ajub. Badan terkapar nyawa tiada." Terjemahannya : Setelah pintu dibuka dara. Tercengang rupawan tanya dihati. Mengapa dara sasat periksa. Kakanda tuan pulang kebaka. Teungku syahid dimedan perang." 415 . Ureung Syahid na tatukri. " Terkatup mulut gigit gigi. Inilah suami dagang yang h i n a . Meunan bagoe but Rabbana.

(258) A. Terlindung dari dunia terik. isterinya hamillah. dimana sebelum anaknya sempat keluar dari perut. Terasa sepi ingatan tiada." (257) Kissah Budak Mati Hidup Kembali melukiskan sepasang suami isteri yang telah tua tetapi belum lagi mendapat anak. didapati rumahnya kosong sepi. Meuhey Allah h'ana reuda. Waktu berziarah kemakam isterinya setelah matahari terbenam. anaknya bangkit dari kubur hidup kembali. isterinya telah meninggal. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 213-214. Selama sang suami dimedan perang memerangi kafir. (258) Peristiwa dikuburan ini dilukiskan pengarang sangat indah dan mengharukan : Teungoh poh droe apooh apah. 416 . Tuhan Chaliq limpah kurnia. Pahlawan syahid tahukah-adik. Kami kembali keharian Ilahi. kecuali setelah usianya lanjut barulah doanya makbul. Leumah bak kubu hu meujeureulah. Tan lee ibu po jroh rupa. siibupun meninggal dan dikubur bersama bajinya yang masih dalam kandungan. isterinya bersalin yang gagal. (257) A. Teuduk sidroe atueh kubu. Rabbul Jali Mahakaya. Oh trooh neuplung teungku keunan. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 198-199. Geuplung pantah teuma sigra. Mahakuasa atur segala. Sebelum Isterinya bersalin." M e s k i demikian adikku jauhari. Alangkah sedih dan terharunya sang suami/calon bapak waktu pulang setelah usai perang. Leumah jooh njan bijen mata. panggilan jihad membawa dia ke medan perang.

Anak diserah bunda tiada. Duduk manja sendiri menekur. Lihat anak budak jelita. Sinan leumah neqmat syeureuga. Silap teungku masa neujak. Terjemahannya: Selagi hati diamuk gelisah. Kaya Allah Tuhan Pemurah. Tefkur ta'ajub sampai dikubur. Lupa teungku munajat Allah.Kejeud keutanoh ibu sinjak. Tinggay puteeng tieq bak babah. Sayang bayi ibu tiada. Ibu nyenyak dibawah tanah. Hasjmy : Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda halaman 226-227. 417 . Teudueq sidroe manjak meutuwah. (259) (259) A. Kaya Allah Wahidulqahha. Budak sendiri menangis tiada. Memanggil Allah reda tiada. Pentil susu payu bunda. Lekat dimulut cicip gairah. Teungku kesana Iari segera. Tinggay meung budak po jroh rupa. Tuju meung aneuq tinggay bunda. Nampak cahaya dikubur cerah. Budak bocah tiada bunda.

penyair kenamaan.Abdul Karim (Dookarim). pengarang Hikayat Prang Koompeuni. (Dari buku: De A tjeher) 418 .

R'aqyat that muqa nibak masa nyan. Muwatan peunooh jiwoe ngon jiba. yaitu D O K A R I M (Abdul Karim). Sigeunap uroe kapay djiteuka. keterangan lanjutan tentang pengarang tidak jelas.KISSAH PRANG KOMPEUNI Pengarang Kissah Prang Kompeuni. Meuneukat murah reundah bukon lee. Trooh u Ierupa nama meuguncang. Kapay di Bumboe dinanggroe Cina. Raja Beulanda jieek gurangsang. 419 . Jak maniaga nanggroe suloothan. H a l ini dapat dipahami dari kissahnya itu tidak dicatat sampai berakhirnya perang Aceh. Meunan ka leumah jis'ah lam dada. Are pih sabee nibak timbangan. Pulo Sumatra jikeuheudak guncang. Teuma teupikee raja Beulanda. Tetapi. dari kissahnya itu kita dapat menarik kesimpulan. U Banda Aceh jadeh jiteuka. Kissah ini dicipta dalam bentuk puisi dan meriwayatkan peristiwa perang Aceh dengan Belanda semenjak pra-agressi. Geunap uroe na troh kapay dagang. Jipeudueq rapat pakat panglima. Meusyeuhu meugah ban saboh doonya. karena Aceh tanah yang kaya bahan mentah : Pada masa nyan raja that adee. bahwa beliau lahir sebelum perang Aceh meietus (26 Maret 1873) dan meninggal sebelum Sulthan Alaiddin Muhammad Daud Syah ditawan Belanda pada tahun 1093. Aceh n eurdeehka jikeumeung jak prang. H'ana seunabee hukoom that seunang. Keudeeh u Daya nanggroe keuluwang. yaitu diceritakan lebih dahulu pakat pemerintah Belanda di Den Haag untuk menyerang Aceh.

Aceh tareuloh nanggroe tajak prang. (260) Yang dimaksud mungkin Koningkrijk der Nederland. Masa nyan deelat phoon buka kalam. Dagangan murah tiada bertamsil. 'Oh saree habeeh bandum meusapat. (260) Sangat leupah kha h'ana soe lawan. Kapal dagang datang berulang." Terjemahannya: Dimasa itu Rajanya adil." Teuma jiseuoot jisamboot sabda : " L o m o n g ribee sa sidadu sajan. Sukatan sama dengan timbangan. Ke Banda Aceh tujuannya terang. Hukum berjalan tiada bandingan. 420 . Negeri Sulthan jadi tujuan. Sarat muatan datang dan pergi.Raja Kuneng masa nyan raja. Rakyat makmur bukan buatan. Juga ke Daya. Tatimang beujroh sabda loontuwan. Dari Cina maupun India. R'aqyat dum taba dengon Sireusan. Teuma 'oh lheuh nyan laeem takira. "Geutanyoe bandum jinoe tabeudoh. Gata Rasid'en seureuta Uboh. U Banda Aceh jadeh tateuka. negeri Keluang. Cuba takira wahee Kapitan. Padum nyang r'aqyat nyang kuasa. yaitu Kerajaan Belanda. Datanglah kapal silih berganti. Tame lom tantra méribee kujan.

jurubicara Kerajaan yang bertugas mendakwahkan rakyat untuk memenuhi panggilan perang. Raja Belanda dimasa itu. Terpikirlah dihati raja Belanda. Bersabdalah baginda mengarah tuju. Di Eropah sana namanya terpampang.Aceh masyhur keseluruh dunia. alim dan tajam lidahnya. Hendak menyerang Aceh Merdeka. Demikian bisikan didalam dada. Sabdaku ini laksanakan segera." Setelah pengarang meriwayatkan pakat Den Haag dan persiapanpersiapan Belanda untuk menyerang Aceh. Nafsunya besar tiada terlawan. Puluhan ribu diantara segera. Tokoh Abdul Risyad seorang yang ahli bicara. Rencanakan pasti sekarang jua." Sabda raja disambut perwira : "Limaribu saja cukuplah sementara. Menyerang Aceh tujuan utama. Kepada perwira segala angkatan : "Kita bersiap sudahlah pasti. Cukup berapa jumlah serdadu. Raja Belanda dirangsang nafsu. Tokoh Utama dalam hikayat ini bernama Abdul Risyad. Belakang nanti ditambah berganda. Putuslah pakat dengan panglima. Siapkan tentera dengan perwira. maka dikissahkan pula persiapan-persiapan di Aceh sendiri untuk menghadang agressi Belanda. Ke Banda Aceh arah kan tuju. Mengenai dengan ini dilukiskan pengarang : 421 . Pulau Sumatera haruslah diserang. Tuan kutunjuk pemegang kendali.

Kedatangan Belanda pasti dihadang. H'an peue peurunoe aneueq syeuruga. Bandum neupeutroon dalam seuruga. Dudoe Tuhan bri balah seurga. Dalam seureuga neq mat h'an sakri. 422 . Sibaranggasoe geujak Prang Sabi. Nam tamsee buleuen limpah Cuaca. Peureuman Rabbi meunan meusabda. Budiyadari geubrie keugata. Budiyadari keunan trooh teuka. Budiyadari tadeungo loon kheun. Ureueng nyang syahid dalam prang sabi. Ayat neubaca peureuman Tuhan : "Nyangkeuh wahee po beuna neupikee. Rata bak jaroe deungon bee-beewan. Mitsee ceureumeen kuleet dibadan." Terjemahannya: Lengkap sudah alat senjata. Soe-soe nyang pandang silala mata. Membaca ayat firman Tuhan. Abdul Risyad tampil bicara. Jitajoo bandum meurungkhom-rungkhom. Watee geutanyoe tamasook lam prang. Bandum gata njan dalam syeuruga. Geupreh Beulanda Pajan trooh datang. Abdul Risyad nyang peugah haba. Deungon peukajan bandum bak asoe.Bandum ka siyap alat sinjata. H'anjeued takalon meutareek hila.

Kulit badannya cermin umpama. lahir batin dikerahkan. Tarik menarik sama menghela. Setelah itu pengarang melukiskan bagaimana gegap gempitanya persiapan perang. saudara-saudara. Loon lawan kafee asoe neuraka. Silau mata orang memandang. Firman Ilahi demikian sabda : Siapa berjihad membela agama. sama pulang kerumah untuk pamitan dengan isterinya. Memancar cahaya laksana bulan. Semua kita dibalasi sorga. Gaki ngon tanganloon tabooh gaca. seluruh kekuatan rakyat. Tentang gaya pakaian dibadan. 423 . Asal rela ikut berperang."Renungkan makna. Jangan ditanya dara sorga. latihan-latihan tentara diperhebat. pemudapemuda dipanggil untuk dilatih. Rata jari menaburi wangi. Diakhirat nanti pahala sorga. Dibawa angin dari sorga. Bidadari cantik rupawan. Indahnya rupa seperti kata. Bidadari datang berlomba. "Tadeungo kamoe hee judoo badan. Keadaan sudah dalam siap tempur. Para perajurit yang akan masuk latihan berat dan seterusnya akan bertempur. Diuloon jinoe loon jak upasi. Badan yang syahid disambut sitti. Dulu mendulu rebut-rebutan. Tiada terkata nikmat sorga.

" Setelah diceritakan persiapan perang kedua belah pihak. Uroe acheerat tameunging mata. Jakalee h' ana hee bungong riwat." Terjemahannya: "Dengar gerangan adikku tuan. Kalaupun tidak adindaku tuan.Watee na tuwah hee judoo badan. Pujoe hadlarat Tuhan nyang Asa. Kafee beedeu'ah neubree beupahna. Dilukiskan sangat indahnya pertempuran laut yang dahsyat: Toot Kuechik Baloon nyang pasang nubat. Izin Tuhan kakanda kembali. Neumat ngon tunam neupasang nubat. Kalam beureukat bak ureueng tuha. Kaki dan tanganku di naikkan segera. "Wahee ya Allah neutuloong hamba. dimana Belanda terpaksa lari kelaut kembali karena banyaknya korban. Loon teumee riwang adoe bak gata. Kalau baik untungku badan. Bak nyang geutakat h'ana meuriba. maka sampailah lukisan kepada saat yang dinanti-nanti. Memerangi kafir penghuni neraka. Seureuta dengon meuucap syahdat. yang mengalami kegagalan total. Berjumpa kita diakhirat nanti. Jikoh lee tihang kapay Belanda. Kakanda sekarang akan berjalan. Droekeuh sidroe njang eu nyang papah." Oh ban neupeulheuh raja meuriyam. yaitu agressi Belanda yang pertama pada awal April 1873. Sureuta geukheun dengon Bismillah. 424 .

Kafee nyang matee h'ana eek soe peugah. Ie dalam laoot ka habeh cekoe. Aneueq meuriyam tamtsee ujeuen tooh. Beudee didarat pih h'ana teudooh. Diyee ngon paroe jimeukeurija Terjemahannya: Keuchik Baloon yang pasang nubat (261) Tanda berkat dari rang tua. Seraya mengucap Kalimat Syahadat. Na tamtsee gurooh meunan umpama. Masa nyan ka prang ya salee 'ala. H'antom lee tangkoh banduwa tantra. Allah Ghafurun neutuloong hamba. Eungkoot dilaoot mangat that hatee. Suara leusooh lam awam miga. Sinoe didarat pih h'ana teudooh. Malingkan Allah nyang thee sibeuna. Memuji hadlarat Tuhan Esa. H'ana geupiyoh uroe ngon malam. Teuma neupeuleueh ngon putroe hijoo.Teuma geupeulheuh lada sicupak. 425 . Tihang teupeuroo kapay Beulanda. (261) Sejenis meriam. Beudee dilaoot pih h'ana reunggang. Bumoe meunguncang meugisa-gisa. Teuka reuzeuki Allah karoonja. Sideeh dilaoot meuriyam jityooh. Sigala r'aqjat meungucap syukoo. Suara meugrak lam awam miga. Takalon geucooh meuriyam lila.

(262) (263) (264) )265) Semacam senjata tajam. Dilaut meriam simbah menyimbah. Perang mendahsyat ketika itu. pasang nubat. Hebat kuat kedua tentera. Mengucap bismillah mohonkan berkat. Bedil didarat teduh tiada. Menyentuh tepat sasarannya. Kafir mati tiada terkata. Engkaulah hanya Pelindung alam. Rakyat segala syukurkan Allah. Tuhan Pengampun Penolong hamba. 426 . Binasakan segera kafir celaka. Yaitu meriam terbuat dari baja.Pegang tunam (262). Bedil dilaut ganda berganda. Pelor meriam bagaikan hujan. Goncang bumi amatlah seru. Hanya yang tahu Allah Ta'ala. Didarat pelor terus berhamburan. Kemudian dipasang Lada Sicupak (263) Suara mengarak awan miga. Surat getarkan awan mega." Demi dipasang raja meriam. ya Allah limpahkan kurnia. Puteri hijau (264) kemudian bergerak. Laksana guruh gegar membahana. (265) Siang malam berhenti tiada. Hancur berserak kapal Belanda. Patah tiang kapal Belanda. Nama meriam pemberian Sulthan Turki pada zaman Pemerintahan Sulthan Al Kahar. Oh. Nama sebuah meriam besar. Bermain dahsyat meriam lila.

Beueek trooh sampoe hajat banpinta. dimana satu persatu kota direbut kembali dari serdadu Belanda. baik peristiwa-peristiwa waktu agressi pertama." Teungku Chik Tiro neuseuoot reujang : "Pakri reumbang aneuq bak gata. serta betapa indahnya doa Teungku Chik : 'Oh ban saree troh Panglima Abah. Sira dilaman jak cok haliya. Paleuet teulinteueng hatee that suka. Beueek silamat tajak ngon tawoe. Kareuna reumbang keunong keutika. Teuma neubeuoot jaroe duwa blah. juga pada waktu Teungku Chik Tiro memegang pimpinan perjuangan rakyat Aceh. Uloon hee aneuq hatee that teuleueng. Keahlian pengarangnya dapat mengutarakan peristiwa-peristiwa dalam perang Aceh seakan-akan hidup didepan mata. Berpesta ria hiyu dan pari Demikianlah dalam kissah Prang Kompeuni ini kita dapati lukisan-lukisan yang hidup padu. Rezki datang kurnia Ilahi. ataupun kejadian-kejadian dalam masa agressi kedua. Laut biru memerah rupa. bagaimana Panglima Abah melapurkan kepada Teungku Chik Tiro waktu dia akan berangkat kemedan perang. Uloon ngon rakan rampah Beulanda. Panglima Abah bijak lagoena : "Ampoon hee teungku guree loontuwan. baiklah saya kutip lagi sebuah lukisan. Sebagai penutup uraian mengenai buku Kissah Prang Kompeuni." 427 ! . Loon keumeung jak cok keutila bawang. Suka that kamoe ngon jinoe reujang. Laju neupeugah chaba sibeuna.Ikan dilaut bertepuk gembira.

Dalam naskah hikayat ini yang ada pada saya tiada tersebut siapa pengarangnya. Tempat dan masa kejadian. Hajat kan ambil keteladan bawang. Hayat pinta segera panjatkan. Kami kan pergi peretili Belanda. karya sastera yang begitu indah dan sangat bernilai tidak diketaljui siapa pengarangnya. Disampaikan hajat segala pinta." HIKAYAT PUTROE GUMBAK M E U H . (266) Demikian pula jahe halia. demikian pula dalam naskah yang telah dicetak dalam huruf Laten pada tahun 1928. " Teungku menjawab penuh sasat: "Kepada anakda terserah kini.Terjemahannya: Demi sampai Panglima Abbas. bawang dan jahe yaitu alat-alat perlen Belanda yang hendak dirampas. Sayang sekali. Mengenai dalam zaman mana terjadinya. Semoga anakku diselamatkan Tuhan. bahwa tempat kejadiannya adalah di Aceh. Panglima Abbas bijak bicara : " A m p u n kiranya Teungku guruku. Rindukan kami segera berangkat. Saat baik sekarang i n i . Hatiku tertadah anakku tuan. Tangan terbuka mohon sempena. 428 . oleh pengarang dinyatakan sebagai berikut: (266) Yang dimaksud dengan ketela. Menjunjung tangan angkat keatas. Dari segala peristiwa-peristiwa yang dihikayatkan didalamnya kita mengetahui.

Chaba jameun uloon peugah. Demikian kissah dalam berita. Masa pemerintahan Nabi Sulaiman. Kesimpulan ini saya ambil berdasarkan kandungan isinya. pemerintahan berjalan baik. Dikissahkan pengarang. Oleh karena itu. Bukan dongengan wahai saudara. Terjemahannya: Cerita purba akan kukabarkan. Y o h masa nyan geucalitra. Jadi. yang sekalipun sifatnya fiktif namun berdasarkan fakta peristiwa dalam bentuk khayal masuk akal disamping ada juga khayal tak masuk akal atau dongeng. dan pada masa Nabi Sulaiman belum ada Quran lagi. semalam suntuk membaca kitab suci A l Quran. Masa cheurajeuen Nabi Sulayman. negeri makmur dan rakyat senang. raja adil. yaitu Ratna Dewi 429 . sedangkan Quran turunnya dalam Masa Nabi Muhammad. Pengarangnya ahli sekali menyusun hikayat ini dalam puisi yang sangat indah. saya berpendapat bahwa cerita ini terjadi dalam zaman pemerintahan Sulthan Iskandar M u d a dan Sulthan Iskandar Sani. hal mana bertentangan dengan peristiwa-peristiwa yang diceritakan didalamnya. Karangan ini disusun pengarangnya dalam akhir pemerintahan Sulthan Iskandar Sani. Sekalipun raja mempunyai dua orang permaisuri. Ringkasan cerita. bahwa cerita ini terjadi dimana pemerintahan Nabi Sulaiman. Pada waktu negeri Gulitan Sagoop diperintah oleh raja yang bernama Chamsoolkasara. Kon beurakah hee syeedara. umpamanya bahwa Putroe Gumbak Meuh seorang puteri yang amat salih. saya berkesimpulan bahwa yang disebut Nabi Sulaiman maksudnya Raja Sulaiman nama kecil Sulthan Iskandar Muda.

yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Gogasi lelaki mau memakannya. Atas persetujuan Perdana Menteri dan para Ulama. raja kawin untuk ketiga kali dengan seorang puteri yang bernama Syah Keubandi. tetapi dilarang oleh Gogasi perempuan. namun raja tidak berhasil untuk mendapat anak. mereka kumpulkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa serta ditaruh dibawah tempat tidur Syah Keubandi. menanti saatnya bersalin. Dihasut raja demikian benei kepada Syah Keubandi dan kembali mencintai mereka. Setelah raja kembali dari rimba dengan membawa berpuluhpuluh ekor rusa. sehingga hanyut kemuara. dikadunya kepada baginda Syah Keubandi adalah perempuan sihir. Diluar dugaan Syah Keubandi melahirkan seratus orang anak. Berhari-hari mereka menunggu istana Syah Keubandi. yang bersikap pura-pura sayang kepada Syah Keubandi. Muara sungai Adan adalah tempat sepasang Gogasi (Orang Raksasa) bermain-main dan mandi. Bersalinlah Syah Keubandi dengan dibidani oleh kedua madunya. karena ingin hendak menjadikan bayi-bayi itu anak 430 . sembilanpuluh sembilan orang laki-laki dan seorang yang bungsu perempuan. diambillah oleh Gogasi perempuan dan dibuka. diambillah keseratus bayi itu dan dimasukkan kedalam satu peti besar serta disuruh lemparkan kedalam sungai Adan.dan Kancan Ansari. karena kedua permaisuri itu mandul. karena tidak berapa lama kemudian Syah Keubandi pun hamil. karena semenjak Syah Keubandi hamil kedua mereka sudah sangat benei dan iri hati kepada madunya yang telah berhasil memberi keturunan kepada raja. dia hanya melahirkan tokoh-tokoh kayu dan kepumpung kelapa. Oleh Ratna Dewi dan Kancan Ansari. Untuk ganti keseratus bayi itu. Maksud raja berhasil. Memang usaha mereka berhasil. Syah Keubandi dipenjarakan dan raja kembali hidup bercinta-cinta dengan mereka. Dalam masa hamil tua. dilihatnya seratus bayi yang cantik-cantik. digunakan oleh kedua permaisurinya yang mandul itu untuk menyingkirkan Syah Keubandi dari kehidupan istana. Masa kepergian raja kerimba raya. Untuk itu raja dengan para menteri dan pawang rimba pergilah kerimba untuk memburu rusa. Kebetulan waktu hanyut peti seratus bayi sampai dimuara sungai Adan. Syah Keubandi ingin makan daging rusa.

tetapi tidak seorangpun yang disetujui oleh puteri jelita itu. Diceritakanlah segala asal usulnya dari awal sampai diambil Gogasi. dipelihara dengan cinta kasihnya sehingga mereka besar menanjak remaja. setelah menghadapi bermacam bahaya dalam perjalanan. Akhirnya tuan puteri jatuh cinta kepada seorang pemuda yang sedang belajar pada satu dayah Teungku Chik yang bergelar Syiah Ulama. dan dengan suatu cara yang ajaib terus diketahui oleh ayahnya dan para Menteri. akhirnya sampailah mereka kenegeri Gulitan Sagoop. yang sekalipun pada mulanya keberatan. Pulangnya seratus putera/puteri Raja itu membuat negeri Gulitan Sagoop bertambah makmur dan maju. Raja Lila beranak dua orang. pada waktu pandang pertama jatuh ketika para pelajar dayah tersebut dijamu makan dalam istana. setelah dibekalinya dengan bermacam ilmu mantra dan diberikannya kepada Putroe Gumbak Meuh sebentuk cincin bermata hikmat untuk membela diri dari segala marabahaya. Pemuda berasal dari negeri Seumanta Indra. putera dari rajanya yang bernama Raja L i l a . yaitu negeri kayangan. Kecuali cerita asal usulnya. namun akhirnya diizinkan juga. seorang puteri bernama Sithoon 431 . tiap hari juga burung Bayan mengajar Putroe Gumbak Meuh membaca Quran.mereka. sekalipun telah beribu-ribu ditunjuk pemuda-pemuda bangsawan yang gagah-gagah dan tampan. sebab kedua Gogasi itu belum punya anak lagi. Demikianlah seratus bayi menjadi anak Gogasi. Pada suatu hari mereka minta izin pada kedua Gogasi untuk kembali sebentar kenegerinya. Usaha mereka yang pertama.demikian nama puteri yang bungsumenceritakan bahwa Gogasi itu bukanlah orang tuanya. yaitu membebaskan ibunya. sedang ibunya bernama Lila Geunta. kalau tidak karena seekor burung Bayan yang datang tiap hari kepada Putroe Gumbak Meuh . Demikianlah. dan setelah bebas hidup rukunlah dengan kedua madunya. Raja hendak mempersuamikan Putroe Gumbak Meuh. berbagai kitab agama dan ilmu-ilmu lainnya. Keseratus mereka mengira bahwa mereka betul-betul anak Gogasi. Cerita ini disuruh sampai oleh burung Bayan kepada sembilapuluh sembilan saudaranya.

Lila Bangguna minta izin sebentar pulang kekayangan. yang tidak berapa jauh dari istana Chamsulkasara. L i l a Bangguna minta izin kepada kakaknya Sithoon Geulima akan pergi kedunia untuk belajar. Putroe Gumbak Meuh pun hamil. Terjadilah peperangan yang dahsyat antara tentara Cina dengan tentara Gulitan Sagoop yang banyak makan korban. Raja Cina yang rakus wanita cantik. sampai-sampai kenegeri Cina. sehingga raja Cina mati terbunuh dan tentaranya mengalami kekalahan dahsyat. tetapi dapat direbut kembali. Setelah beberapa waktu kawin. yang disusul oleh isterinya yang punya cincin hikmat. Setelah selamat dari bencana cina yang terakhir i n i . keadaan berobah. 432 . bersiap untuk merebut Putroe Gumbak Meuh. terbanglah dia kenegeri Seumanta Indra. puteri Sithoon Geulima benei kepada Putroe Gumbak dan diusahakanlah untuk mengawinkan adiknya dengan puteri kayangan. bangsanya sendiri. Kemudian Lila bersama Putroe Gumbak Meuh kembali kedunia. dan setelah lahir diberinya nama Meurak Diwangga. Setelah keduanya remaja. Perkawinan itu digagalkan oleh saudara-saudara Putroe Gumbak Meuh yang dengan cara rahasia telah terbang ke Seumanta Indra. seperti yang diceritakan diatas. ayahnya Putroe Gumbak Meuh. dan diresmilah perkawinan mereka dalam satu upacara yang sangat hebat. Percintaan mereka disetujui oleh raja Chamsoolkasara. Lila Bangguna didunia menetap di negeri Gulitan Sagoop dan belajar pada Dayah Teungku Syiah Ulama. negeri Seumanta Indra. Satu kali pernah sampai direbut Putroe Gumbak Meuh oleh Raja Cina dan dibawa kenegerinya dalam peti Kaca. kenegeri Gulitan Sagoop.Geulima dan yang bungsu putera bernama Lila Bangguna. yang dengan keberatan akhirnya diberi izin juga dan Sithoon Geulima memerintah negeri Seumanta Indra. maka tidak berapa lama kemudian. Setelah mendapat izin. ayah bundanya meninggal dunia. Kecantikan Putroe Gumbak Meuh telah masyhur keseluruh dunia. Tetapi akhirnya. Dinegeri Seumanta Indra. mulanya hidup mereka rukun damai bersama dengan kakak L i l a Bangguna puteri Sithoon Geulima. dan berakhirlah cerita yang indah itu. untuk melihat kakaknya. dan hidup senang disana. Kepada pemuda L i l a Banggunalah jatuh hati puteri Gumbak Meuh.

Keu Muhammad silaweuet Nabi. Ditanyoe tan ubee padee. Loon pujoe Allah Tuhan yang Ghani. Nama Allah kalam yang suci. Bandum pujoe mileek Tuhan. dimana dalam perjuangan antara baik dengan jahat akhirnya dimenangkan yang baik. Lheueh pujoe Allah A h a d . Ngon beureukat kalam rabbi. Beureukat hijeer ngonAsuwad. Umar. yaitu kebenaran Islam. menjalankan hukuman-hukuman Agama Islam.Segala neristiwa-peristiwa dalam hikayat ini. sudah meyakinkan bahwa tema dari hikayat ini adalah perjuangan antara A l Haq dengan Bathil: Wabihi nasta'inu billahi 'ala. Semangat Agama. Ngon beureukat Ka'batullah. Beureukat Ka'bah kubu Nabi. disamping adanya tokoh-tokoh jahat dan berakhlak jahat. Lheueh nibak nyan Alhamdullillah. Serta A l i sahabat janjoongan. Silaweuet saleuem keu Muhammad. Naggroe Makkah tanooh suci. Ngon Bismillah loon puphoon surat. Nyan keuh teumpat jak eek haji. yang telah saya ikhtisarkan itu. Usman. Mukaddimahnya yang sudah merupakan sebuah mukaddimah dari satu kitab tasauwuf. 433 . karena tema dari hikayat lukisan daripada seorang raja yang adil dan tokoh-tokoh lain yang berakhirlah baik. Beureukat tabir hitam mirah. Abaubakari. Bahwa hikayat ini berjiwa agama sudahlah pasti. oleh pengarang telah dilukiskan dengan sangat indahnya dan hidup padu dalam ben tuk puisi yang mengagumkan. Penghule ummat dum barangri.

Beureukat keuramat dum eeliya. Y a Ghafur Tuhanku Rabbi. Dengan Ka'bah tumpuan uirunat. j ^ ^ a . Dengan nama-Nya dimulai suratan. D i negeri Mekkah tanah^sucj.Beureukat eentu Nabi Adam. Segala puji miliknya Allah. Panghulu ummat dialam ini.4. ^ Tempat ummat tvmaikan haji. Umar. Memuji Allah Mahakaya. Kita hamba tak punya apa. Kepada A l i doa selamat. Sesudah memuji Allah Ahad. Serta Ka'bah dan makam Nabi.i(srl >o jlfit Jeqmual Ausi nis^H t3 u d i ri£tf s)j m l u s S 43. Y a Allah Wahidulqahar. Terjemahannya: Kepada Allah kumohon bantuan. Salawat salam kepada Muhammad.. Berkat restu kalam Ilahi.^ iÈ-Ausw^ó oogW . L o m ngon bapa duwa ngon oommi. Loon qishah raja ngon puteri. Neubri beutrang hatee hamba. Banduwa ngon Tuwan Siti. Usman dan Ababakari. f - .iouz rioonBl rfe^jleM soiggBH Berkat tabir hitam merah. Setelah mengucap Alhamdulillah. Berkat batu hijir A ^ d ^ . Diiringi tahniah kepada Nabi. Kalam Allah kata yang suci.

Berikan hatiku tawajuh kekal. Teulhee uroe saboh ruti. 435 . Terbenam dalam memuji Tuhan. salawat Muhammad. Tiap hari. H'ana ingat sikalijan. Laeen samad bandum simpan. Tuwan putroe beuet Qeuruan. Puji Allah. puteri ibadat. Bu neupajooh h'ana torn troe. Teutap putroe lam 'ibadat. Serta afwah ibu dan bapa. Ya Allah. sepanjang bulan. Penguasa Tunggal. Menyurati kissah raja dan puteri.Berkat Datu Nabi Adam. Dawoo laloe pujoe Tuhan. Terjemahannya: Seperti pesan burung bayan. Membaca Quran. Makan nasi kenyang tiada. Neuthee Allah ngon Muhammad. O ya Tuhan Ilahi Rabbi. Sunttok buleuen geunap uroe. Cut putroe ti aja badan. Kesimpulan yang telah saya ambil diatas ini menjadi lebih nyata setelah membaca sifat-taqwa tokoh utama Putroe Gumbak Meuh : Ban nyang ciceem aruwah. Bersama ummi Siti Hawa. Pujoe Allah Muhammadan. Berkat keramat Aulia kiram. Puteri jauhari latih badan. Tiga hari sepotong roti.

436 . Lila Bangguna: Teulheueh nyan neubeuet Queruan raja. Kesimpulan saya itu lebih menjadi kuat lagi setelah mengetahui pendidikan yang diterima oleh tokoh utama seorang lagi. Eleumee tasawoof pih that ahli. Ngon Alfiyah hafay jinoe. Neubeuet matan Jaroomiyah. Thatbakeuti raja nanggroe. Eleumee mintra. Eleumee Ladoni pih ka sampoe. Lila bangguna jeud lee sigra. eleumee heekeumat. Aqay liseek dengan cangklak. Mutammimah pih ka sampoe. Dum peue bijak po samlakoe. Nyankeuh raja nyang mubudhoe. Neubeuet Mantheq deungon Ma'ani. Peurintah haq po geutanyoe. Eleumee nudjum. Eleumee haqiqat ngon maqrifat. Teuma neubeuet lee ngon Sirath. Neumeuhidja malam uroe. Eleumee hukoom pih ka raghoe. Areeh sangat poo samlakoe.Puteri tetap dalam ibadat. Jeup-jeup teumpat neupham jinoe. Yang lain lupa segala. Hatee Chusyhueq ngon saleh that. Mengenang Allah dan Muhammad. Lalai tiada sekejap mata. Eleumee sulook pih ka muphoom. eleumee falak. Seumah hadlarat malam uroe.

Sembah Hadlarat tiada khali. Arif sangat muda jauhari. Alafiyah lagi hafal segala. Ilmu Suluk sudah mafhum. Segala rukun paham merata. Raja budiman berakal budi. saleh takwa. Siang malam mengulang kaji. Ilmu tasawuf segala ahli. ilmu hikmat. bijak bicara. ilmu nujum. Tekun bakti raja muda. Matan Jarumiyah sudahlah tammat. Jalankan haq kebenaran Ilahi. Ilmu falak. Ilmu hukum mendalam pula.Terjemahannya: Setelah itu belajar Quran. Ilmu hakikat dengan ma'rifat. Belajar manthiq dengan ma'ani. maka saya berkecendrungan bahwa yang dimaksud oleh pengarang dengan : 437 . Ilmu Laduni lengkap semua. ilmu alat. Lila Bangguna cepat hafalan. Hati tunduk. Kemudian belajar kitab Sirath. dan meneliti sifat-sifat dan watak tokoh utama yang bermain dalam kissah ini. Lila Bangguna paham mengerti. Khamsoolkasara adalah Iskandarmuda. Mutammimah kemudian tambah pula. Akal cerdik. Setelah memperhatikan peristiwa-peristiwa dan hal-hal yang diketengahkan dalam hikayat Putroe Gumbak Meuh ini.

suami Safiatuddin. Tentang lukisan Kemakmuran : Ngon hareuta that bahroollah. Raja Chamsoolkasara. f. b. Kapay Inggreeh dum keumari. yaitu Puteri Pahang. Peukan rame that meusjeuhu. yaitu Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin. 438 . Manyang lamboong h'ana sakri. Rukoon aweueh hailya bawang. banyak sekali perserupaannya dengan hal keadaan Aceh dizaman pemerintahan Sulthan Iskandarmuda. Gedoong ija dummeuriti. Puteri Sjah Keubandi. Kapay kleeng ngon kapay Arab. Tangan murah Raja nanggri. Barat timu ureueng peureugi. umpamanya : a. Seumanta Indra. Nanggroe maqmu h'ana sakri. yaitu Kerajaan Perak Malaya. Lila Bangguna. yaitu Sulthan Iskandarmuda Dermawangsa. Kecendrungan saya ini. yaitu Sulthan Iskandar Sani bin Sulthan Ahmad Perak. karena hal keadaan yang dilukiskan dalam hikayat ini. Tujooh bandja geupeget geudoong. Keude le that h'ana tara. Negeri Gulitan Sagoop. e. Putroe Gumbak Meuh.a. Jime ija hitam puteeh. Me meuneukat tiep-tiep hari. yaitu Kerajaan Aceh Darussalam. d. Peukam rame that meujeuhu. Tabloe sigupang ladoom dijibri. c.

Toko banyak tara tiada. Kapal Keling. b. setelah wafat Iskandar Muda. Hayad uloon hee syeedara. Apa kata hikayat: Aduen putroe beukatalah. Beli sigupang hadiah lagi. "Neudeungo teungku meutuwuh. Gedung berderet penuh berisi. kapal Arab. Tujuh baris berjejar rata. Bertingkat melambung tinggi.Terjemahannya : Negara kaya laut umpama. Timur dan barat datang ziarah. Bawa kain hitam putih. Bawa dagangan sesuntuk masa. malahan mereka menganjurkan agar Lila Bangguna suami adiknya diangkat menjadi Sulthan. Bek Chalifah neubooh kamoe. sedangkan mereka cukup menjadi panglima saja. Tentang penolakan abang Putroe Gumbak Meuh untuk diangkat menjadi raja waktu ayahnya meninggal. suami Safiatuddin. Ketumbar jahe bawang segala. Kota mashur ramai niaga. 01-439 . Hal ini ada persamaan dengan pengangkatan Iskandar Sani. Raja adil berhati murah. Raja muda paruy kamoe. Nyankeuh raja peutimang nanggroe. Negeri makmur segala jadi. Pasar ramai mashur nama. Meunan teungku bak loon kira. Jipeugah bak wazi meuntroe. Kapal Inggeris berlabuh segala.

Neujook gampoong deungon mideun. Beurayek sinjak geunantoe du. Jak kutimang bungong meulu. Dirembang bulan baik ketika. Serahkan kampung kerajaan ini. Reumbang buleuen keunong uroe." Daleem putroe meunan jikheun. Sampaikan pada Perdana Menteri: "Dengarkan kami Teungku Perdana." Abang puteri demikian peri. Beudjeued aneuq keu uleebalang. baiklah saya turunkan serangkaian pantun Putroe Gumbak Meuh mendendangkan puteranya Meurak Diwangga. Serahkan dia pimpinan negara. 440 . Kepada Lila suami adinda. Sebagai penutup pandangan mengenai Hikayat Putroe Gumbak Meuh ini. Nyang cheurajeun judoo putroe. Terjemahannya: Abang puteri demikian berkata. Demikian pakat kami semua. Bek keeng-keueng nanggroe njang raja. Meutabu seulanga dara. Patah Cabang angin raya. Daulatkan wahai para Menteri. negara dan agama : "Jak kutimang bungong mancang. Hee teungku Meurak Diwangga. Jangan kami menjadi raja. Raja M u d a ipar kami. pantun-pantun mana mencerminkan betapa besar cita-cita Putroe Gumbak Meuh (Ratu Safiatuddin) agar putera bangsanya menjadi pahlawanpahlawan yang berguna bagi bangsa.

Mari kubuai bunga rihan. 441 . Ditiap kampung tegakkan agama. Lekaslah besar anakku tuan. Mari kubuai bunga murung. Jadikan kawan segala banta. Mari kubuai melur kenangan. Wazi raqyat gadli meutroe. Jak kutimang bungong rihan. Beuna 'umu gata intan. Cabangmu patah angin raya. Bertabur dilaman selanga dara. Tasiboe aneuq lee gata " Terjemahannya: "Mari kubuai bunga embacang. Bunga tanjung harum baunya. Panjanglah usia puteraku intan. Njoe amanat aneuq bak loon. Jeub-jeUb gampoong peukong agama. Jak kutimang bungong pandjoe. Wahai mahkota Meurak Diwangga. Anakku menjadi Hulubalang. Bee meudr'am-dr'am teungoh sindja. Inilah amanat ibumu kandung. Meukeupoong bungong keupula. Beujeued rakan dum na banta. Muda oroe tjabeueng meutangga. Semerbak baumu dikala senja.Jak kutimang bungong muroong. Pegang gayam pimpinan negara.

Dipagi hari bertangga awan. Ngon nama Allah Po nyang Asa. Perhatikan sebahagian mukaddimahnya: Bismillahir Rahmanir Rahim. Nyang peujeud uroe seureuta malam. Dari isi kandungan hikayat ini. kita dapat menarik kesimpulan bahwa pengarangnya adalah berpendidikan agama yang baik. mempunyai pengetahuan yang luas dalam bidang agama. Beureukat isim njang meulija. Qulluhu Allah kufuwan Ahad. politik dan sejarah. Nyang peujeud agam seureuta ngon dara. hormati anakku dengan ikhlas.Mari kubuai bunga kapas. Ngon nama Allah zat yang qadim. terutama dari mukaddimahnya. Wazir Menteri Qadli bangsawan HIKAYAT BANTA BEURANSAH " Pengarang dari Hikayat Banta Beuransah ini tidak tercatat pada naskah yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. 442 . Langet ngon bumoe ngon asoe alam. terjadi dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. H'ana sisat buet Rabbana. Uloon puphoon ngon Bismillah. Asoe laoot ngon asoe darat. dan memperhatikan cara mengarangnya kita berkesimpulan bahwa pengarangnya juga hidup dalam zaman kebesaran Kerajaan Aceh Darussalam. jadi siapa pengarangnya tidak jelas. Dum peue leungkap neukaroonya. Alhamdulillah Pujoe keu Tuhan. Rahmanirrahim sifeuet meulija. Asoealam peuneujeued dum na. Dum mileek Tuhan sit laeen h'ana. Romans berangkai yang dijalin dalam hikayat ini.

Apuy angen neupeuhadlee. Dum peue leungkap asoe doonya. Pencipta alam semesta dunia. Neubooh ingat dalam dada. Penghuni darat tambah samudera. angin membubung. 443 . Nama Allah yang Mahaesa. Pengasih Penyayang sifat mulia. Berbagai batu diatas gunung. Langit bumi isi alam. Berkat afwah nama mulia. Alhamdulillah pujikan Rahim. Katakan: Allah Mahaesa. Milik Tuhan Mahakuasa. Lengkap kurnia Mahakuasa. Rumput merumpun dibumi rata. Neupeudjeued tuleueng deungon urat. Dun peue hashee neukaroonya. Kumulai surat dengan Bismillah. Terjemahannya: Dengan nama Allah yang Rahim-Rahmah. Kurnia-Nya limpah lengkap segala. Pencipta siang dengan malam. Dengan Bismillah Zat Qadim. Api menyala. Neupeudjeued eensan ngon lat batat. Manusia segala muda dan dara. Lengkap sempurna ciptaan Rabbana.Djeuneh batee didalam glee. Naleueng awee dalam doonya.

Mukaddimahnya dimulai dengan Bismillah. H a l ini mungkin karena sejak lama dahulu hubungan Cina dengan Aceh telah ada. antaranya dinyatakan sejak kecil sudah hafal Quran. Lengkap akal ingatan segala. dengan nama A l l a h . 5. selalu dirindukan oleh Raja Cina. berahlak tinggi. Akhirnya direbut kembali setelah mengalahkan tentara Cina. Ciri khas hikayat Aceh. selanjutnya dilengkapkan dengan sifat-sifat Allah dan tugas-tugas Nabi Muhammad. kemudian mempelajari berbagai kitab Agama. yang antaranya yaitu : 1. tetapi tidak mungkin dicemarkan kehormatannya. ilmu hikmat. # 2. Tokoh-tokoh utama yang bermain dalam hikayat. Diberinya tulang dan urat nadi. dan sekurang-kurangnya dalam lingkungan anak-anak menteri atau panglima. Hikayat-hikayat Aceh yang diciptakan dalam zaman Kerajaan Aceh Darussalam. ilmu firasat. kemudian diiringi dengan pujian kepada Allah dan salawat kepada Rasul. berhati budiman. Puteri cantik yang menjadi tokoh utama dalam hikayat. 4. berpendidikan sempurna. Lengkap isi alam semesta. karena puteri sangat thaat dan bersembunyi dalam peti kaca. 3. ilmu mantra dan ilmu memerintah. sehingga karenanya pecahlah perang antara Aceh dengan Cina untuk merebut puteri. berwatak pahlawan. 444 . selalu digambarkan sebagai manusia yang thaat kepada Tuhan. Jalannya hikayat selalu dibumbui dengan khayal masuk akal dan khayal tak masuk akal. Percintaan yang terjadi selalu dalam kalangan anak-anak raja. Pada babak pertama puteri dapat dirampas dan dibawa kenegeri Cina. mempunyai beberapa ciri khas.Tuhan ciptakan makhluk insani.

antara haq dengan bathil. Raja Syamsyah bermimpi. ketiga puteranya itu sama berangkat mencari mimpi ayahnya. Dari tulisan rahasia atas batu yang dapat dibaca Banta Beuransah ternyata bahwa dua jalan mudah dilalui tetapi tak sampai ketujuan. sedang dari isterinya yang dikawininya kemudian yang bernama Puteri Sjaribanun mendapat pula seorang putera yang diberi nama Banta Beuransah. dilihatnya dalam mimpinya itu Raja Maleek Syamsarah yang memerintah dinegeri Gulitan Eebeuram. Raja Syamsyah yang memerintah negeri Arminyah mempunyai dua orang putera dari isterinya yang pertama yang telah meninggal. hampir saja gila. dikawinkan dengan dua puteri cantik yang dibawa oleh Banta Beuransah dari negeri Indra. Tema pokok dari Hikayat Banta Beuransa. Raja mempunyai seorang puteri bernama Ruhoon Afeulah yang sangat cantik rupanya. sedang kedua abangnya yang kemudian sadar dan insaf. Akhirnya kebenaran yang ditempuh Banta Beuransah menang dan jalan salah dari kedua abangnya mengalami kegagalan dan kehancuran. 445 . bahkan banyak kesenangan dunia disepanjangnya. D i Beuransah saboh kuta. sementara jalan satu lagi sulit dilalui dan penuh marabahaya. Sampai ditengah rimba mereka menjumpai simpang berjalan tiga jurusan. Mereka bertiga berunding. M i m p i ini sangat menyusahkan raja.Inti Hikayat Ini. namanya masing-masing Banta Beursiyah dan Banta Qeureuthah. Adoe ngon a maseeng meuligoe. sedangkan Banta Beuransah memilih jalan sulit. yang akhirnya tercapai tujuan. Puteri memelihara seekor burung bernama Malaoondiri yang indah bukan buatan. akhirnya untuk memenuhi hasrat ayahnya. Banta Beuransah mendapat puteri Ruhoon Afeulah dan atas persetujuan ayahnya dikawininya. Di raja saboh meuligoe. yaitu perjuangan antara kebenaran dengan kejahatan. Peristiwa ini dilukiskan oleh pengarang sebagai berikut: Maseeng-maseeng geubri jeumba. keputusannya: Banta Beursijah dan Banta Quereuthah masing-masing memilih satu jalan yang mudah. tetapi akhirnya sampai ketujuan.

Njang peudjeued eensan utooh beukata. Sabab meutuwah aneuqneuh lhee droe. Banta Beuransah juga demikian. Terjemahannya: Masing-masing dapat bahagian. yaitu pertentangan antara kebenaran dengan kejahatan. Adik abang mendapat istana. Maseeng keudroe mita jeumba. dapat harta. Sabab raja neumeulumpoe. Sidroe raja saboh putroe. Kurnia Allah limpahkan bahagia. AJJah tuloong meubahgiya. seperti yang dapat diperhatikan dalam seluruh isi kandungan. Hasil pasti raja bermimpi. Neupeujeued hatee teumpat pikeeran. Karena bahagia putera bertiga. Seorang raja seorang puteri. terutama rangkum dari mukaddimah sudah memberi pertanda kepada demikian : Alhamdulillah pujoe keu Tuhan. Meuteumee putroe ngon hareuta. Meuri dengon nyan salah ngon beuna: 446 . Meuteumee bahgiya geunap uroe. Dapat dara. Demikian nasib masing mereka.Meunankeuh dum maseeng jeumba. Raja kakanda begitu pula. Dapat bahagia sepanjang zaman HIKAYAT NUN PARISI Pengarang hikayat ini juga tidak tercatat dalam naskah yang ada dalam koleksi buku-buku saya. Tema dari Hikayat Nun Parisi ini. Masing raja minta bahagian.

dilukiskan pengarang sebagai berikut: Tabi'at pih gedj raja paidah. Adee murah lagitaqwa. yaitu Nun Parisi (putera raja). dimana akhirnya kebenaran yang menang. 'ain Sibayan (tunangan Nun Parisi) dan tokoh pembantu yaitu Lizam dan Ariyan (anak-anak Perdana Menteri dan Nakhoda) dan Said Buriyan (anak Hulubalang). dan pada waktu itu yang menjadi raja yaitu Sulthan Sarah yang dilukiskannya sebagai sangat adil dan takwa. nyang mat cheuradjeuen Suloothan Sarah. demikian pula 'Ain Sibayan yang dipertarungkan antara kebenaran dengan kejahatan. Bumoe dum basah udeep peunula. Menetapkan jalan salah dan benar. Bumi subur tanaman menjadi. Tentang dimana hikayat terjadi dan siapa rajanya ditempat itu. Ciptakan hati pusat pikiran. Sulthan Sarah yang pimpinnegara. Pencipta insan cakap bicara. anak Perdana Menteri dan anak Nakhoda adalah lambang dari kebenaran. Nanggroe pih aman reuzeuqi mudah. Kejadian-kejadian dalam hikayat ini terjadi dalam Kerajaan Syamtalira (Pase). Tokoh utama yang bermain dalam hikayat ini. Terjemahan : Tabiatnya baik banyak gunanya. sementara Sa'id Buriyan adalah lambang dari kejahatan. Nun Parisi. Nyang ka geukheuen sah Syamtalira. Nama nanggroe nyan didalam qishah. Adil pemurarfitatówadagiB'ïJl ens'rf fismsm BIBUÓ 302§ninuad grifilB gnooluiuaO 447 .Terjemahannya: Alhamdulillah memuji Tuhan. Misse paidah bintang Syamsia.

Tentang sifat adil dilukiskannya : Hareutoe adee sabee timbangan. bulat pakatan. Leumah tapandang nibak ri rupa. Ataupun sulthan turunan raja. 448 . Benar dan salah terpisah pasti. Ngon qieh eejeumaq teungoh pakatan. Dari tafsir arti adil. H u k u m Quran dan Hadis Nabi. Terjemahannya: A r t i adil sama timbangan.Nama negeri didalam kissah. Geutuloong alang beurangsoe teuka. pemurah dan takwa. Tambah qias. pemurah dan takwa. Hukoom Qeuruan Hadih Saydina. kita melihat disitulah inti hakikat tema dari Hikayat N u n Parisi. Nyang ka patoot brat haana jeued ringan. Beuthat suloothan nyang sukee raja. Yang berat takkan ringan. Waleepoon namiet hamba teuboohsan. Laksana guna bintang surya. Sulthan Sarah digambarkannya sebagai seorang yang adil. Suara mameh h'ana krang ceukang. Beuna salahan h'an jeued meutuka. Sekalipun hamba budak belian. Nibak hukooman peugang neuraca. Sjamtalira tersebut nyata. Negeri aman rezki murah. Dalam perkara pegang neraca. Tentang sifat pemurah digambarkannya : Hareutoe murah sifeued peunyayang.

Jibeudoh Cahya bandrang seumeulhooh. Peungeuh udjiooh tangloong peulita. Hukoom dan adat qanun ngon reusam. Bandum na r'aqjat h'an neubri malang. Tiada pinta makbul tiada. Suara lembut mengalun senang. Nibak buet teungah neuboh udjiooh. Peu-ee nyang suwang meung sidroe h'ana. Njaqni neupeubuet pakri njang surooh. Lagi neujue buet meugoe meuladang. Teuma meuriwang maqna taquwa. Maqna taquwa 'ibadat sunggooh. Santoon dan supan meudjeulih bahsa. Dum sikalijan tuha ngon muda. Nampak terang wajah muka. Tangan terbuka untuk peminta. Laeen nibak njan jalan peumuga. Meunankeuh bangon sifeut penyayang. Kini kembali arti takwa. Sekalipun Keling orang dagang. 449 . Hareuem dan meukrooh h'antom meuhawa. Hatee teuwadjooh keu Tuhan Asa.Walee bangsa Kleeng ureueng meudagang. Demikian indahnya sifat penyayang. H'ana torn jiriwang na sroot suwara. Keuaneuq r'aqjat neubri adjaran. Terjemahannya: Arti murah sifat penyayang. Anggeeta tudjooh leumah keu tanda.

Menyinar jauh tanglung pelita. Sakti. Hati tawajuh ingatan Yang Esa. Sopan dan santun budi bahasa. Neumat keumudoe dinanggroe Jeumpa. HIKAYAT RAJA JEUMPA Nama pengarang asli tidak tersebut dalam naskah yang ada pada saya.T. Kolenel Husin Yusuf) dan telah diterbitkan dalam huruf Laten oleh badan penerbit P. kanun dan resam. Perbuatan mungkar dibuang jauh. Nyakni berbuat menurut suruh. Melarat sengsara tiada siapa. Rakyat tak boleh derita malang. Anggota tujuh jadi pertanda. Laki perempuan tua dan muda. Benderang cahaya laksana kilat. Hikayat ini telah disusun kembali menurut gaya sekarang oleh Abu Za'im (Sdr.Terjemahannya: Arti takwa rajin ibadat. dilukiskan pengarang dalam dua rangkum pada awal hikayat : Soobhan Allah qisah loon kheuen proe. Kepada rakyat perintah ajaran. Tambah pula berkebun segala. Lagi perintah bersawah berladang. Uloon hareutoenyoe sidroe raja. 450 . Hukum dan adat. Dimana tempat terjadi hikayat ini dan siapa raja dit empat tersebut. Raja Abdullah meugah h'ana soe. Haram dan makruh suka tiada.

Geujook teumpat beuet geupeusikula. 451 . Neubri ngon ija neujue seumbayang.Ratna Keumala nama Cut putroe. Kabar berita seorang raja. Rupa that ceudah indah h'an bagoe. Terjemahannya: Subhanallah kumulai kissah. 'h'anlee teulanta teueeh bak jalan. Bandum geupuwoe dalam astana. Namanya mashur Raja Abdullah. Nyankeu judoo droe di poteuraja. Pegang neraca negara Jeumpa. Raja Abdullah dikaruniai dua orang anak. Gasien kaja dum na pih saban. Kemudian Raja Abdulla mangkat dan diganti oleh puteranya Raja Jeumpa yang dilukiskan pengarang sebagai raja yang adil bijaksana: Hukoom pih adee diglee ngon banda. Geubri beulanja deungon pakaiyan. Hana lam kuta meueen ngon agam. Aneuk yatim dum geutampoong sigra. Permaisuri bernama Ratna Keumala. Keu inong balee bandum neukira. Laksana caya mentari pagi. Cantik rupawan puteri jelita. Teman hidup raja jauhari. seorang puteri bernama Siti Geulima dan seorang lagi putera bernama Raja Jeumpa. Meungnyankeu raja nyong Islam. Hanjeued kuta teuboh sigala janda. Laksana uroe teungoh keuluwa.

Negeri Indra dan akhirnya hikayat diramaikan dengan perang berkecamuk antara Raja Cina hendak merebut puteri. H'ana jak runda 'oh watee malam. Waktu puteri dibawa kembali dari negeri Cina. Terjemahannya: Hukum adil dikota dan rimba. Tiada wanita tunasila. Disuruh mengaji sekolah segala. Dalam hikayat Raja Jeumpa ini terjadi percintaan berangkai antara Raja Jeumpa dan Siti Geulima sebagai tokoh-tokoh utama hikayat dengan anak-anak raja dinegeri Darul Aman. Keji mungkar segala dilarang. Disantun sempurna dalam asrama. dilukiskan pengarang bagaimana sambutan yang mengharukan dihalaman istana: 452 . Bandum neutileek sideek neujaga. yang berakhir dengan kekalahan Raja Cina. Meungnyo buet mungka get that neularang. Ditampung semua dalam wisma. Yatim piatu tersia tiada. Malam mereka tiada dijalan. Demikian sifatnya Raja Islam. Segala diatur ketat dijaga.Inong nyang muda hanjeued keu buja. Tiada dikota mabuk kepayang. Hadian kain suruh sembahyang. Miskin dan kaya sama merata. Tak boleh janda keluyuran. Janda segala mendapat santunan. Tiada orang terlantar dijalan.

453 . Seumah ngon sujud lagee atoran.Hingga ka sampoe cut putroe keunan. Diarak dara masuk kota. Di leuen meuligoe Cut putroe intan. Peurap samlakoe Cut putroe sadjan. Terjemahannya: Sampailah sudah puteri andalan. buah hati telah kembali. Geupreh disinan lee ajah meuhat. Rotdeeh rotnoe meumoe-meumoe kijam. Masih hayat kurnia Tuhan. Bersama sulthan kakanda raja. Geuba udalam laju lee leugat. Peueek urumooh laju rinjang. Sujut raja diiringi puteri. Sembah sujut pocut rupawan. Gata djitawan lee Cina kaplat. E aneueq badan meutuwah that-that. Katroh tariwang kenoe lom meuhat. Kusarap hanlee meuteumeung pandang. Dengan suloothan nyang raja deelat. Dihalaman istana ayah menanti. Sama menangis tersedu-sedan: Bahagialah tuan anakku puteri. Jak seumah tuwan po bungoong rihat. Peudeuek bak tilang deungon nooreumat. Disana puteri disambut haru. Sembah ayahda dendam merindu. Mantong reuzeuki geubri lee Tuhan.

yaitu: 1. 3. HIKA YAT-HIKA Y A T Z A M A N B A R U Sebahagian dari Hikayat-hikayat Aceh karya pudjangga lama yang ada dalam koleksi buku-buku sastera Aceh dalam perpustakaan pribadi saya. 2. Saya rasa juga akan besar manfaatnya. Mari puteriku sibuah hati. QISHAH P R A N G CUMBOOK Hikayat ini meriwayatkan peristiwa-peristiwa dalam revolusi sosial di Aceh sekitar tahun 1945-1946. Adapun buku-buku hikayat tersebut yang ada dalam koleksi saya. yang karena thaat kepada Tuhan maka mendapat kehidupan bahagia. QISHAH A S H A Y USHUY REUNCONG Hikayat ini meriwayatkan asal-usul senjata keramat Aceh.Sangka ayah tiada kembali. Anakda ditawan Cina keparat. Pengarangnya : Teungku Yahya Badin. bernama Jaridj. telah saya bicarakan sekedar untuk pengetahuan para pembaca peminat sastera dan pencita sejarah. yaitu setelah Indonesia Merdeka. kalau saya daftarkan buku-buku hikayat Aceh ciptaan para pujangga dalam zaman baru. Masuk istana bahagia selamat. Pengarangnya: Abdul Muthalib. dihikayatkan dari buku prosa lama oleh ANZIB dan Muhammad Abdulmuthalib. RIWAYAT P R A N G P A N D R A H Hikayat ini mengisahkan yang terjadi antara ulama-ulama/rak454 . H I K A Y A T JARIJ Hikayat ini menceritakan seorang yang salih dan takwa. yaitu Rencong. 4.

HIKAYAT ABU SJAMMAH Hikayat ini meriwayatkan peperangan antara kaum muslimin dizaman Rasul dengan orang-orang musyrikin. yang disusun dalam bentuk Hikayat Aceh. Raja Mahmud Suddin. Pengarannya: T. 8. H I K A Y A T R A J A ISTAMBOOY Sebuah roman yang dihikayatkan seakan-akan terjadi di Istambui dan sekitar negeri-negeri Arab. QISHAH IE MBOON COT UROE Hikayat ini menceritakan sebuah roman yang bertemakan anak yang tidak hiraukan nasihat orang tua. tetapi satu buku Puisi yang mengandung nasihat untuk pedoman hidup dalam masalah perkawinan. Pengarangnya: T.yat Pandrah (Kecamatan Samalanga) dengan tentera pendudukan Jepang. P E U D O M A N UDEEP Ini bukan hikayat. 9. 6. Raja Mahmud Suddin. dimana akhirnya hidupnya susah. 5. roman fiktif yang banyak khayal takmasuk akal. 7. Pengarangnya: Daud. Pengarangnya : M . Pengarangnya: Syekh Rih. Pengarangnya: Muhammad Abdulmuthalib. 455 . KHEUDAKILAHI Hikayat ini mengisahkan sebuah roman modern yang terjadi di aceh dalam zaman penjajahan. Idris AS.

Pengarangnya: Tibranu. INDRA B U D I M A N Hikayat ini mengisahkan sebuah roman dimasa yang lalu. yang punya putera Budiman Asyeek. Pengarangnya : Tibranu. terjadi dalam lungkungan raja-raja dalam negeri khayalan. tokoh utama dalam hikayat ini. 14. H I K A Y A T L I L A J A U H A R I Hikayat ini mengissahkan sebuah roman yang mengasikkan puteri Lila Djuhari dengan Indra Bangsawan. Pengarangnya : Muhammad Yusuf Ismail. Menceritakan percintaan anak-anak raja dalam negera khayalan yang bernama Riyan Abujat dengan rajanya yang bernama Jamalul Asyeek. dan dari susah menjadi senang. Pengarangnya : M . yang bernama K H A L I D A N dengan rajanya yang bernama Syah Zaman. A l i El Zakaly. Pengarangnya : Teungku Ti Hawa. H I K A Y A T B U D I M A N ASYEEK. 13. NASIP Hikayat ini menceritakan dua orang pemuda anak orang kaya yang dibanting nasib dari senang menjadi susah. 11. 12. H I K A Y A T TAJOOL M U L O O K B A N G K A W A L I Hikayat inipun mengandung kissah tentang percintaan dalam 456 . 15. Dikarang dalam zaman baru ini. tetapi masih dengan gaya lama.10. H I K A Y A T Q A M A R U Z Z A M A N Hikayat menceritakan sebuah roman berangkai yang terjadi dalam sebuah negara khayalan.

16. nasehat dan sebagainya.dua buah negara khayalan. Dengan bahasa puisi-Aceh yang indah sekali. kemudian mengalami kehancuran setelah pemberontakan. PANTOON MUD A-MUD A Abdullah Arif sekali ini berhasil pula mengumpul kembali pantun-pantun Aceh yang sangat romantis. Antara putera dan puteri raja inilah dijalin sebuah percintaan yang mengasikkan. dan pembangunan kembali. yaitu negeri Syarakatan dan negeri Antara. maka dalam kumpulan ini Abdullah arif berusaha mengemukakan bacaan untuk anak-anak dengan mengetengahkan pantun-pantun jenaka. berhasil melukiskan nasib Aceh yang silih berganti suka dan duka. 17. sedang raja Antara punya seorang puteri bernama Bangkawali. yang sekali lagi berhasil menggambarkan dengan bahasa-puisi yang indah betapa hebatnya semangat Aceh sejak dulu. sejak zaman yang telah lama lalu. 18. SEUMANGAT ACEH Pengarangnya juga Abdullah Arif. pantun-pantun percintaan antara muda dan mudi yang sangat mengasyikan. yang pada mulanya bernama "Modal Revolusi" sejak awal kemerdekaan. A . 19. pengarangnya Abdullah Arif M . Raja Syarakatan punya seorang anak bernama Tajol Mulook. dan demikianlah seterusnya hal-hal lain. ciptaan pujanggapujangga lama. PANTOON ANEUEKMIET Berbeda dengan pantun muda-mudi yang romantis. 457 . Pengarangnya: Tibranu. NASIB ACEH Hikayat ini mengisahkan nasib Aceh dan rakyatnya.

Banun Seutia. b. SYAIR KERUKUNAN RAKYAT ACEH Setelah tadinya Abdullah Arif melukiskan Nasib Aceh yang terus menderita akibat peperangan. juga dengan bahasa puisi Aceh yang amat indah. 21. 22. yaitu Panglima Nyak Miga dengan Serikandi Cut Bandi. yang menjadi korban dalam perang saudara antara pendukung Ali dengan pendukung Mu'awiyah. HIKAYAT HASAN HUSEEN Sekali lagi Syekh Rih Krung Raya berhasil menghikayatkan sejarah dua putera khalifah Ali bin Abi Thalib. Bahasanya indah. yang berakhir dengan perkawinan yang berbahagia. NASIB PUTOOH HARAPAN Hikayat yang dikarang oleh Syekh Rih Krung Raja ini mengisahkan sebuah percintaan antara seorang pemuda dengan seorang pemudi yang tidak berhasil. 458 Dara Daroohaka.20. setelah semua pihak berdamai kembali dan melupakan segala peristiwa yang lalu. yang didalamnya dikissahkan hubungan romantis antara dua pahlawan muda. dengan hikayatnya ini telah berhasil melukiskan dengan indahnya peristiwa perang Aceh dengan Belanda. yaitu Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin. Syekh Rih termasuk diantara pengarang-pengarang hikayat Aceh yang subur dizaman Republik Indonesia. . SIJUDOO PAHLAWAN ACEH Pengarangnya Drs Araby Ahmad. Diantara karangan-karangannya yang lain. yaitu : a. maka dengan syairnya ini dia telah mengemukakan suasana Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh yang diadakan di Blang Padang Banda Aceh mulai 20 Desember 1962. Sebuah novel modern yang dilukiskan dengan puisi bahasa Aceh (Hikayat). dimana kemudian karena putus asa sang dara menggantung diri. 23.

d. AKHIRUL K A L A M Dengan rahmat Allah Yang Mahakuasa. selesailah saya menyusun buku ini. f. TAMMAT 459 . Siti Islam. setelah memulainya dalam bulan Safar 1392 atau dalam bulan April 1972.45 tanggal 21 Rabiul Akhir 1392 bertepatan dengan tanggal 3 Juni 1972. e. g. Kekasih Seutia. Pahlawan Seutia. Si Rhang Manyang. pada hari Sabtu jam 10. Kepada Allah saya pohonkan ampun terhadap segala dosa. Abu Nawah.c.

460 .A.A. Hasjmy melaporkan. dengan disaksikan oleh Menteri Agama Haji Alamsyah Ratu Perwiranegara. Juga pidato tersebut sebagai pidato timbangterima jabatan Rektor IAIN Ar Raniry dari Prof.. Hasjmy kepada Rektor baru Ibrahim Husein M. Hasjmy sedang mengucapkan pidato dalam Sidang Senat Terbuka IAIN Jamiah Ar Raniry Darussalam pada tanggal 16 November 1982. A. perkembangan IAIN Jamiah Ar Raniry selama hampir enam tahun di bawah pimpinannya. Dalam pidato tersebut A.

Mahdi. Masih hidup sampai sekarang. H . 9 Juni 1947. A . . Sekarang Asisten Kepala Proyek Tali Tanjung Morawa . yaitu Governement Inlandsche School Montasie Banda Aceh. lahir Agustus 1926. Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan). Dalam tahun tigapuluhan dan empatpuluhan sering memakai beberapa nama samaran dalam karangankarangan puisi dan cerpen. Darma. 11 Februari 1945. Surlya. Thawalib School Tingkat Menengah Padang Panjang. H . Sekarang bekerja pada Dinas Tatakota D K I Jakarta. Sipil Fakultas Teknik Gajahmada Yokyakarta. Hidup dengan seorang isteri dan mempunyai 7 orang anak. 3. Nikah/kawin tanggal 14 Agustus 1941. Telah punya dua anak. nama kecilnya Muhammad A l i Hasjim. Sarjana Ekonomi (Drs) pada Itobashi University Tokyo. Putera/puteri: 1. H . 461 . 15 Desember 1942. A .Belawan (Karyawan Bina Marga P U ) . HASJMY A . Hasjmy yang lahir tanggal 28 Maret 1914. enam laki-laki dan seorang perempuan yaitu : Isteri: Zuriah A . A l Jami'ah A l Islamiyah Qism Adaabul Lughah wa Taarikh al Saqafah al Islamiyah (Jurusan Sastra dan Sejarah Kebudayaan Islam) di Padang dan dalam tahun limapuluhan mengikuti kuliah pada Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara Medan. 5 September 1949 (meninggal 12 September 1949). Pendidikan yang telah ditempuhnya. H . telah punyasatu anak. Sekarang Kepala Pertamina Perbekalan Dalam Negeri Cabang Balikpapan (tiga Prop : Kalimantan Timur. A . H . Ir.RIWAYAT HIDUP SINGKAT PROF. A r i a Hadiningsun dan Asmara H a k i k i . yaitu A l Hariry. Ir. 4. (Arsitek) Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Gajahmada Yokyakarta. telah punya 4 anak. A . 2. Gunawan. A .

Dalam tahun 1979 berkunjung ke Sabah. juga pernah berkunjung ke Thailand. Belum kawin. Perlawatan ke Luar Negeri yang pernah dilakukan. 6. Dalam tahun 1979 juga berkunjung ke Ipoh dan Kuala Lumpur. Belum kawin. mengunjungi Bahrain. 462 . A . suaminya Ir. A . 4. 14 Mei 1953. untuk memberi serangkaian Dakwah Islamiyah dan menghadiri beberapa diskusi tentang Islam. karena keburu kawin. 6. masih kulliah pada tingkat IV Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya. antara lain : 1.I. Tahun 1949 menjalankan tugas Negara RI sebagai Anggota Missi Haji R. Jurusan Bahasa Inggeris Fakultas Keguruan Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. memenuhi undangan untuk meninjau pembangunan masyarakat desa dan pembangunan pendidikan. Ikramullah (Ir. selama 3 bulan. Saudi Arabia dan Kueit. Telah punya 3 anak. Setelah melakukan tugas "Impres" selama tiga tahun di Kairatu. Sipil Fakultas Teknik Universitas Gajahmada Yokyakarta). Dalam tahun 1979. Mulya. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan.I II ke Saudi Arabia dan Mesir. Seram (Maluku). 7. 3. bersama Menteri Agama R. 21 Yuni 1955. Kamal. 2. dan memberi sebuah prasaran yang berjudul Bahasa dan Sastra Melayu di Aceh. 5. H . 7. 23 Maret 1951. India dan Pakistan. memenuhi undangan Kerajaan Negara Bahagian dan Yayasan Sabah. Hongkong dan Singapura. dr. H . Jakarta. Dalam perjalanan pulang singgah di Taiwan. tidak tammat. mulai Yanuari 1983 telah belajar lagi mengambil spesialisasi bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan.5. Dalam tahun 1980 berkunjung ke Korea Selatan. A . untuk Hari Sastra Malaysia. Selain dari itu. H . Dahlia. Dalam tahun enampuluhan beberapa kali ke Malaysia dan Singapura untuk menyertai berbagai Seminar dan pertemuan Sastra.

9. Indiche Drukrij. Suara Azan dan Lonceng Gereja (Roman antara agama). 4. Pustaka Islam. Medan 1939. Bulan Bintang tahun 1978. 7. 463 . Dalam tahun 1981. Indische Drukkrij. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. naskahnya hilang di Balai Pustaka waktu pendudukan Jepang. 10. Trengganu dan Kelantan. N. Melalui jalan Raya Dunia (roman masyarakat). berkunjung ke Thailand (Muangthai) atas undangan Organisasi Islam disana.T. Centrale Courant. (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. berkunjung ke Jepang (Tokyo.V. Bulan Bintang Tahun 1978). agama. menyampaikan makalah dalam simposium Internasional tentang Kesusasteraan Melayu Tradisional di Kuala Lumpur. tidak terbit. Edisi Singapura diterbitkan oleh Pustaka Nasional tahun 1982. yaitu : 1. memenuhi Undangan. Kobe. berkunjung lagi ke Pilipina memenuhi undangan Imam Besar Mesjid Jami' Maharlika Manila. Medan 1938. Kissah Seorang Pengembara (sajak). 6. Dewan Saj ak (puisi).T. sejarah kebudayaan. Dalam tahun 1981. Medan 1939. Kuala Lumpur. Hiroshima dan lain-lain) memenuhi undangan untuk mempelajarai adat istiadat dan kebudayaan Jepang. Medan 1936. Bulan Bintang tahun 1978). 11. Bermandi Cahaya Bulan (roman pergerakan). (Edisi Jakarta diterbitkan oleh P. 5. 8. 2. 1983. Buku-buku yang telah dikarang : Sejak umur 20 tahun sampai sekarang sudah lebih 50 buah buku yang telah dikarang dalam berbagai disiplin ilmu.Dalam tahun 1981. naskahnya hilang pada Balai Pustaka Jakarta waktu pendudukan Jepang. Medan 1940. Cinta Mendaki (roman filsafat/perjuangan). Kyoto.T. juga mengunjungi Penang. Osaka. Sayap Terkulai (roman perjuangan). Akhir tahun 1982. 3. Syarikat Tapanuli. pendidikan moral dan sebagainya dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbit baik dalam maupun Luar Negeri.

Pustaka Nasional.T. tahun 1982 dicetak lagi. Rubai' Hamzah Fanssury Karya Sastra Sufi Abad XVII. Banda Aceh 1973. Singapura 1972. 20. Jalan Kembali (Sajak bernafaskan Islam). Pahlawan-Pahlawan Islam Yang Gugur (saduran dari bahasa Arab). Banda Aceh 1970. 18. Dewan Bahasa dan Pustaka. 1943. Bulan Bintang. Pustaka Faraby. Lembaga Penerbit IAIN Jamiah Ar-Raniry. Bulan Bintang. cetakan ke II tahun 1971. 21. Islam dan Ilmu Pengetahuan Moderen (terjemahan dari bahasa Arab). Pustaka Nasional. Singapura 1970. Semangat Kemerdekaan Dalam Sajak Indonesia Baru (Analisa Sastra). 23. 19. Kerajaan Saudi Arabia (Riwayat perjalanan). Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Pustaka Putro Cande Banda Aceh 1963. Rindu Bahagia (kumpulan sajak dan cerpen). Sejarah Hukum Islam. 12. P. Dustur Dakwah Menurut Al-Qur'an. Jakarta 1977. Bulan Bintang. 13. Banda Aceh. P. cetakan ke IV tahun 1981 (edisi Singapura oleh Pustaka Nasional tahun 1971. Jakarta 1956. 8. Pemimpin dan akhlaknya. cetakan ke III tahun 1974. 22. 464 . Sejarah Kebudayaan dan Tamaddun Islam. Pustaka Putro Canden. cetakan ke II edisi Singapura tahun 1982).T. 14. Banda Aceh 1971. (roman politik). 17. 16.T. 10. Jakarta 1974 (tahun 1982 dicetak ulang). cetakan II tahun 1978. Dimana Letaknya Negara Islam (Karya ilmiyah tentang ketatanegaraan dalam Islam). Kuala Lumpur 1974.Dewi Fajar. Jakarta 1975. Bulan Bintang. diterbitkan oleh Aceh Simbun. P. P. Banda Aceh 1969. Pustaka Putro Canden Banda Aceh 1963. Pustaka Faraby. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. 1970. 9. Yahudi Bangsa Terkutuk. Sejarah Kebudayaan Islam. Banda Aceh 1963. 11. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh.T. BandaAceh. 15.

T. Bulan Bintang.T. P. 29. Jakarta 1950. Bulan Bintang. Apa Sebab Rakyat Aceh Sanggup Berperang Puluhan Tahun Melawan Agressi Belanda (berasal dari buku Hikayat Perang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. P. Bulan Bintang. 27. Bulan Bintang. P. Bunga Rampai Revolusi dari Aceh.T.T. 28. Mutiara.T. P. 465 .T. 32. Bulan Bintang. Jakarta 1977. P. Jakarta 1978.T. P. setelah ditambah dan disempurnakan). Cahaya Kebenaran (terjemahan Al-Qur'an Juz Amma). P. Meurah Johan (Roman sejarah Islam di Aceh). P. Sulthan Aceh terbesar). Sumbangan Kesusasteraan Aceh Dalam Pembinaan Kesusasteraan Indonesia. P. P. Jakarta 1977. Risalah Akhlak. Bulan Bintang. Tanah Merah (Roman perjuangan). 25. Bulan Bintang. 34. Mengapa Ummat Islam Mempertahankan Pendidikan Agama Dalam Sistem Pendidikan Nasional. 59 Tahun Aceh Merdeka dibawah Pemerintahan Ratu. Jakarta 1978. Jakarta 1979. 26. Jakarta 1978. Peranan Islam dalam Perang Aceh. Bulan Bintang. Jakarta 1978. 33.T.T. Langit dan Para Penghuninya (terjemahan dari Bahasa Arab) P. 38.T. P. Jakarta 1977. Jakarta 1979. Bulan Bintang. 37. Bulan Bintang. Jakarta 1978. 39. P. Surat-surat dari penjara (catatan waktu dalam penjara tahun 1953 .T. 36.24. Iskandar Muda Meukuta Alam (Sejrah hidup Sultan Iskandar Muda. Mengapa Ibadat Puasa Diwajibkan (terjemahan dari Bahasa Arab).T. Nabi Muhammad Sebagai Panglima Perang. Jakarta 1980. P. Bulan Bintang. 30. 35. Bulan Bintang. Bulan Bintang. Jakarta 1978. Jakarta 1979.T.1954). Jakarta 1978. Jakarta 1978. Bulan Bintang. Bulan Bintang.T. P.T. P.T. Apa Sebab A l Qur'an Tidak Bertentangan Dengan Akal (terjemahan dari Bahasa Arab). 31.

41. Perang Gerilya Dan Pergerakan Politik di Aceh Untuk Merebut Kemerdekaan Kembali. akan terbit tahun 1983.T. Kebudayaan Aceh Dalam Sejarah. A l Maarif Bandung.T. 50. Syiah Dan Ahlussunah Saling Rebut Pengaruh Di Nusantara. Pujangga Baru (Jakarta). Mengenang Kembali Perjuangan Nissi Haji RI ke II. 45. 466 . 52. 53. Bina Ilmu Surabaya dan Pustaka Nasional Singapura. Publistik Dalam Islam. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Benarkah Dakwah Islamiyah Bertugas Membangun Manusia. Bandung 1981. 1980. Kesusteraan Indonesia Dari Zaman Ke Zaman. 43. 1980. 44. Mutiara. 49. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. akan terbit (Penerbit Beuna Jakarta) dalam tahun 1983. akan terbit dalam tahun 1983.T. Hikayat Pocut Muhammad Dalam Analisa. Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983. 47. Pokok Pikiran Sekitar Dakwah Islamiyah. Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Penerbit Beuna. Jakarta 1978. Al Maarif Bandung. masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). masih naskah (Penerbit Beuna Jakarta dalam tahun 1983). 51. P. P. Dakwah Islamiyah Dan Kaitannya Dengan Pembangunan Manusia. 46. B H A Majelis Ulama Daerah Istimewa Aceh. Sumatera dan Singapura/Malaysia.40.T. P. Jakarta 1983. 42. 55. BandaAceh. 48. Sejarah Kesusasteraan Islam/Arab. P. BandaAceh. A l Maarif. 54. Banda Aceh 1981. dalam tahun 1983 akan diterbitkan serentak oleh P. Beberapa naskah/terjemahan lagi yang sedang disiapkan. Sastra dan Agama. Apa Tugasnya Sastrawan Sebagai Khalifah Allah. (Sebelum Perang Dunia II): a. Mengarang dalam beberapa majalah dan harian yang terbit di Jawa.T. Penerbit Beuna Jakarta 1983.

Matahari Islam. i.sama beberapa Pemuda yang baru kembali dari Padang Panjang mendirikan S E P I A (Serikat Pemuda Islam Aceh) dan kemudian terpilih menjadi Sekretaris Umum Pengurus Besar SEPIA. 1. A . Dharma (Banda Aceh). Angkatan Baru (Surabaya). Harian Waspada (Medan). (Sesudah Perang Dunia II) Sinar Darussalam. Setelah S E P I A dirobah menjadi P E R A M I I N D O (Pergerakan Angkatan Muda Islam Indonesia). c. suatu Partai yang radikal yang menganut sistem non kooperasi terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. diantaranya tahun 1932 s/d 1935 menjadi Anggota Perhimpunan Pemuda Islam Indonesia (HPII) dan dari tahun 1933-1935 menjadi Sekretaris H P I I Cabang Padang Panjang. c. Raya (Padang). Akibatnya. d. tahun 1934 dipenjarakan 4 bulan di Padang Panjang dengan tuduhan melanggar Undang-undang larangan rapat. Fajar Islam (Singapura). PENGALAMAN PERGERAKAN Sejak usia muda. Miami (Medan). b. e. h. Santunan (Banda Aceh). f. g. Pemimpin Umum (Banda Aceh). Gema A r Raniry (Banda Aceh). Hasjmy telah aktif bergerak dalam berbagai Pergerakan. Pemimpin redaksi (Padang). Bebas (Banda Aceh). H P I I merupakan onderbow dari Partai Politik P E R M I (Persatuan Muslimin Indonesia). Gubahan Maya (Medan). e. j. a. Panji Islam (Medan). Harmonis (Jakarta). Panji Masyarakat (Medan). n. m. Suluh Islam (Medan). k. Pahlawan M u d a (Padang). menjadi salah seorang anggota 467 . d.b. Kewajiban (Padang Panjang). Tahun 1935 bersama.

Pada awal tahun 1945 bersama-sama sejumlah Pemuda yang bekerja pada Kantor Aceh Sinbun dan Domai. Dipisi Rencong. IPI kemudian beroleh menjadi B P I (Barisan Pemuda Indonesia). Setelah Jepang menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945. bersama-sama dengan dipisi Gajah dan Dipisi Tgk. berobah lagi menjadi P R I (Pemuda Republik Indonesia) dan akhirnya menjadi Kesatria DIPISI R E N C O N G . menidirikan satu gerakan rahasia IPI (Ikatan Pemuda Indonesia) yang bertujuan mengadakan persiapan perlawanan terhadap kekuasaan Belanda kalau Belanda kembali setelah kalahnya Jepang yang waktu itu memang telah diperkirakan kekalahannya. 468 . P U S A meskipun bukan partai politik. P E R A M I I N D O merupakan suatu Gerakan Pemuda yang radikal yang giat melakukan Gerakan Politik Menentang Penjajahan Belanda. Karena A . sampai kepada DIPISI R E N C O N G . Selanjutnya pertempuran segera menjalar keseluruh daerah Aceh. Kemudian tahun 1941 bersama beberapa orang teman dari beberapa Pemuda P U S A mendirikan suatu gerakan rahasia (gerakan bawah tanah) dengan nama "Gerakan Fajar". (Kasyafatul Islam) Aceh Besar. dengan tujuan mengorganisir dengan cepat permberontakan terhadap kekuasaan Belanda. tetapi kegiatannya merupakan gerakan politik menentang penjajahan Belanda. Gerakan ini dengan cepat menjalar keseluruh daerah Aceh. dibawah Pimpinan A l i Hasjimy. Sejak tahun 1939 menjadi Anggota Pengurus Pemuda P U S A (Persatuan Ulama seluruh Aceh). ayahnya Tgk. I . Hasjim ditangkap Belanda dan baru bebas setelah Belanda lari dari Aceh. C i k Ditiro berjuang dengan heroik mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. IPI bergerak aktif secara terang-terangan terutama setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menggerakkan kekuatan rakyat terutama Pemuda untuk mempertahankan Proklamasi itu. Besar serta menjadi Wakil Kwartir Kepanduan K . diantaranya minggu ketiga Pebruari 1942 sejumlah Pemuda Kasyafatul Islam yang terlatih menyerbu kota Seulimuem dan membunuh Kontroleur Tinggelmen dan terjadi pula pertempuran di Keumirue. Sejak awal tahun 1942 gerakan ini aktif melakukan sabotase diseluruh Aceh sampai meningkat kepada perlawanan fisik.Pengurus Besarnya. Hasjmy memimpin pemberontakan itu pula. Sejak dari IPI.

menjadi Ketua II Panitia Persiapan Universitas Negeri Sumatera Utara (USU) Medan (1957). diangkat dikukuhkan sebagai Guru Besar (Professor) dalam Ilmu Dakwah (1976) dan kemudiannya diangkat menjadi Rektor IAIN Jami'ah Ar-Haniry Darussalam Banda Aceh (1977 sampai Nopember 1982). Anggota Staf Gubernur Militer Aceh. Selain aktif sebagai pegawai negeri juga bergerak dalam berbagai bidang kegiatan kemasyarakatan. Kutaraja (Banda Aceh) (1946-1947). Kepala Bagian Umum pada Jawatan Bimbingan dan Perbaikan Sosial dari Kementerian Sosial di Jakarta (1955). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Aceh (1957). Langkat dan Tanah Karo (1947). menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). menjadi Kepala Jawatan Sosial Kareiidenan Aceh dengan pangkat Bupati (1949). diangkat menjadi Gubernur Kepala Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh (1960-1964) dan dipensiunkan sebagai pegawai negeri atas permintaan sendiri (1966). Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas Ekonomi Negeri Kutaraja (1958). dalam suatu upacara yang penuh khidmad dinaikanlah sang saka Merah Putih didepan kantor IPI (bekas kantor Aceh Sinbun) yang disaksikan oleh ribuan Pemuda dan masyarakat Umum.Demikianlah secara kontiniu dan terus menerus aktif dalam setiap kegiatan baik sebelum kemerdekaan maupun sesudahnya. Wakil Kepala Jawatan Sosial Sumatera Utara (1949). aktif sebagai Pegawai Negeri dan menduduki berbagai jabatan. Pada awal September 1945 dengan menghadapi ancaman Jepang yang masih berkuasa di Aceh. diantaranya menjadi Anggota Badan Pekerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (1946). 469 . Anggota Komite Nasional Pusat (1949). diangkat menjadi Pejabat Dekan Fakultas Dakwah/Publisistik IAIN Ar-Raniry Banda Aceh (1968). menjadi PIMPINAN KURSUS K A R A N G M E N G A R A N G di Kutaraja dan menjadi Staf Pengajar (1947-1948 dan 1950-1951). diantaranya. PENGALAMAN KEPEGAWAIAN ' Setelah Indonesia Merdeka. Inilah Bendera Merah Putih yang pertama dikibarkan di Angkasa Banda Aceh yang kemudiannya baru disusul oleh tempat-tempat lain. menjadi Kepala Jawatan Sosial Daerah Aceh. menjadi Inspektur Kepala Jawatan Sosial Propinsi Aceh (1950).

G R Daerah Istimewa Aceh (1961) . sejak diangkat menjadi Gubernur Aceh. A . Khususnya dengan Daerah Istimewa Aceh dan Kota Pelajar & Mahasiswa Darussalam. U N S Y A H (1960). Hasjmy bersama beberapa orang kawan seperjuangan lainnya mulai memikirkan dan memusatkan pikirannya untuk membangun Pusat-pusat Pendidikan diseluruh Daerah Aceh. Ketua Dewan Kurator Universitas Negeri Syiah Kuala (1962). Ketua Umum Panitia Persiapan Universitas Syiah Kuala. Hasjmy mempunyai andil yang cukup besar. Anggota M P R S Golongan B (Wakil Daerah Istimewa Aceh) tahun 1967. Sebagai hasilnya. Demikian pula dalam rangka mengejar ketinggalan Daerah Aceh dari daerah . dan sejak tahun itu pula menjadi Dosen dalam mata kuliah Sejarah Kebudayaan Islam Publisistik. Pimpinan Umum Harian Musa Putra dan Staf Redaksi Harian Karya Bhakti di Jakarta (1964/1965). Ketua Umum Panitia Persiapan Fakultas T A R I B I Y A H I A I N Ar-Raniry (1960).daerah lainnya akibat perang yang terus menerus. 470 .Wakil Ketua Umum Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Agama Islam Negeri Kutaraja (1959). Ketua D P R . kini telah dapat kita saksikan Kota Pelajar dan M a hasiswa ( K O P E L M A ) Darussalam dengan dua Perguruan Tinggi didalamnya. P j . Jakarta. I A I N Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala. pada beberapa Fakultas di K O P E L M A Darussalam. Disamping itu telah berdiri pula beberapa Perkampungan Pelajar dibeberapa Kabupaten dan beberapa Taman Pelajar pada beberapa Kecamatan diseluruh Daerah Aceh. Kopelma Darussalam merupakan (Pusat Pendidikan untuk tingkat Propinsi). akhir tahun 1982 dipilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh dan sejak berdirinya terus menjadi anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia. A . Rektor I A I N Ar-raniry (1963). Kemudian dipilih menjadi Wakil Ketua Majelis Ulama Propinsi Daerah Istimewa Aceh sejak 1969. Pengangkatannya sebagai Gubernur Aceh tidak terlepas dari usaha pemulihan keamanan Daerah Aceh yang sedang diamuk Perang Saudara sehingga Daerah Aceh bisa berobah dari Darul Harb menjadi Darussalam. Anggota Pengurus Besar Fron Nasional (1960) .

Hasjmy menghadiri dan menyampaikan makalah dalam berbagai Seminar. Bahrain). Singapura. Pakistan. baik dalam Negeri (Indonesia) maupun di Luar Negeri. Hasjmy telah dua kali menunaikan ibadah Haji. Saudi Arabia. Muangthai. Taiwan. Simposium. Kuwait. Akhirnya dapat dijelaskan bahwa A . Hongkong. 471 .Telah puluhan kali A . Jepang dan Korea Selatan. BANDA A C E H . Konperensi dan Muktamar. Philipina. beberapa kali melaksanakan ibadah umrah dan telah beberapa kali melakukan perlawatan ke Timur Tengah (Mesir. 17 April 1983. Lokakarya. Malaysia.

Pengarang bersama keluarga (1957) 472 .

Pengarang dalam pakaian dinas sebagai Gubernur/Kepala Daerah Istimewa Aceh. 413 .

Banda Aceh 1971. cetakan pertama. Penerbit Ajdam I Iskandarmuda. Penerbit Pustaka Antara. M . 3. Sejarah Kebudayaan Islam. Banjarmasin 1955. Medan 1966. Gajah Putih. Jakarta 1962. 474 . Aceh sepanjang Abad. Tgk. Darussalam 1969. Tarikh Aceh Dan Nusantara. M . H . H . Medan 1957. Sidi Gazalba: 10. Penerbit Lembaga Penerbitan I A I N Djamaih A r Raniry. A . Sejarah Mesjid. 5. Penerbit Pengarang sendiri Medan 1961. Hasjmy: 7. Medan 1961. Toko Buku A d i l . Singa Aceh. 8. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. 6. Tawarikh Raja-raja Kerajaan Aceh.KEPUSTAKAAN Mohammad Said: 1. Zainuddin: 4. Mesjid Pusat Ibadat Dan Kebudayaan Islam. Penerbit Pustaka Faraby. Penerbit Lembaga Kebudayaan Aceh. Penerbit Pustaka Iskandarmuda. Drs. Banda Aceh 1968. Hikayat Prang Sabi Menjiwai Perang Aceh Lawan Belanda. Srikandi Aceh. Yunus Jamil: 2. Abubakar Aceh: 9. Banda Aceh 1959. penerbit Pustaka Iskandarmuda.

T. Penerbit N . Jakarta 1960. Cut Nya Din. Prof. 13. Dyas Sutan Pameran: 17. Rencong Aceh Ditangan Wanita. Teungku Chik Di Tiro. MA : 15. De Hikayat Aceh. Penerbit Pustaka Dan Bahasa. Syekh Nuruddin Ar Raniry : 14. Bustanus Salatin.D. Penerbit Pengarang Sendiri. Banda Aceh 1970. Penerbit Pustaka Mahmudijah. Teungku Luckman Sinar SH : 18. Iskandar: 12. Husin: 11. Mahmud Yunus: 19. Ismail Jakub SH.Penerbit Bulan Bintang. Hazil: 16. Propinsi Daerah Istimewa Aceh.K. Penerbit Pengarang sendiri. Sari Sejarah Serdang. Cetakan huruf Arab dicetak di Jeddah Saudi Arabia sebelum perang dunia pertama. Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia. penerbit Dinas P. 'S-Gravenhage Nederland 1959. Penerbit Jambatan. Dr. Teuku Umar Dan Jakarta 1952. V . Adat Aceh. Jakarta 1959.M. Medan 1971. Kuala Lumpur 1966. Nederlandsche Boeok En Steendrukkerij. Jakarta 1952. Analisa tentang Bustanus-Salatin. 475 . Prof.

Dr. Penerbit Malaysian Branch. Miraatut Thullab. Acheen. Penerbit Frasser & Neave Limited. Penerbit S-Gravenhaga Martinus Nijhoof. Anthony Reid : 24. Kuala Lumpur 1970. Raniri And The Wujudiyyah Of 17TH Century Aceh. John Anderson: 23. London-New York 1971. Dr. Cetakan I.Abdul Hadi Bin Haji Hasan : 20. Adat Aceh. Sejarah Alam Melayu. Naguib Al-Attas : 21. With Introduction And Notes. Printers. Penerbit University Of Malaya Press. Kuala Lumpur 1969. Nederland 1958. Singapore 1966. Syed M. Royal Asiatic Society. Penerbit Oxford University Press. The Misticism Of Hamzah Fansri.W. Prof. Drewes: 25. Syekh Abdurrauf Syiahkuala: 28.J. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Abu Abdullah Muhammad (Ibnu Bathuthah): 26. 22. The Contest For North Sumatra. reproduksi oleh Universitas Sjiahkuala 476 . Prof. Teungku Di Meulek: 27. Singapore. Kairo 1927. Penerbit University Of Malaya Press. Rihlah Ibnu Bathuthah. G. Qanun Meukuta Alam. Prof. Penerbit Mathba'ah A l Azhariyah.

Kairo. Hamzah Fansury: 32. Teungku Pantee Geulima: 31. Hasjmy. Hasjmy. koleksi buku A . Asrarul Arifin. 477 . Hikayat Pocut Muhammad. Ruba'i Hamzah Fansuri. koleksi buku A . koleksi buku A . Jam'u Jawami'il Mushannafat. 34. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. koleksi buku A . 33. Isal Baby E l Halaby. Teungku Di Rukam: 30.Darussalam dari naskah September 1971. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. lama tulisan A r a b . naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hikayat Maleem Dagang. Hasjmy. naskah lama tulisan tangan huruf Arab. A l Muntahi. Hasjmy. Koleksi buku A . naskah lama tulisan tangan huruf Arab. Hasjmy. Darussalam 2 Syekh Ismail Ibnu Abdulmuthathalib : 29.

38. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. Majalah Pengetahuan Sinar Darussalam No. 39. 1 S/d 38 tahun 1968 s/d 1971. 478 . Banda Aceh. Medan 1963. Risalah Seminar Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia. Monografi Daerah Kabupaten Aceh Timur. Buku Peringatan 5 Tahun Darussalam. Penerbit Yayasan Dana Kesejahteraan Aceh. Penerbit Pemerintah * Daerah Kabupaten Aceh Timur. Penerbit Jambatan/Gunung Agung.Buku-buku lain: 35. Banda Aceh 1963. Penerbit Yayasan Pembina Darussalam. 37. PenerbitJPanitia Seminar sendiri. Buku Peringatan 10 Tahun Darussalam. Banda Aceh 1969. Hang Tuah (huruf Arab). 40. 1970. Jakarta 1960. 36.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->