P. 1
Paper Sosiologi

Paper Sosiologi

|Views: 26|Likes:
Published by backtime21

More info:

Published by: backtime21 on Dec 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

Ciri-ciri dan Masalah Pendidikan di Indonesia

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Ini dibuktikan antara lain dengan data UNESCO (2000) tentang peringkat Indeks Pengembangan Manusia (Human Development Index), yaitu komposisi dari peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per kepala yang menunjukkan, bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia makin menurun. Di antara 174 negara di dunia, Indonesia menempati urutan ke-102 (1996), ke-99 (1997), ke-105 (1998), dan ke-109 (1999). Menurut survei Political and Economic Risk Consultant (PERC), kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Posisi Indonesia berada di bawah Vietnam. Data yang dilaporkan The World Economic Forum Swedia (2000), Indonesia memiliki daya saing yang rendah, yaitu hanya menduduki urutan ke-37 dari 57 negara yang disurvei di dunia. Dan masih menurut survai dari lembaga yang sama Indonesia hanya berpredikat sebagai follower bukan sebagai pemimpin teknologi dari 53 negara di dunia. Memasuki abad ke- 21 dunia pendidikan di Indonesia menjadi heboh. Kehebohan tersebut bukan disebabkan oleh kehebatan mutu pendidikan nasional tetapi lebih banyak disebabkan karena kesadaran akan bahaya keterbelakangan pendidikan di Indonesia. Perasan ini disebabkan karena beberapa hal yang mendasar. Salah satunya adalah memasuki abad ke- 21 gelombang globalisasi dirasakan kuat dan terbuka. Kemajaun teknologi dan perubahan yang terjadi memberikan kesadaran baru bahwa Indonesia tidak lagi berdiri sendiri. Indonesia berada di tengah-tengah dunia yang baru, dunia terbuka sehingga orang bebas membandingkan kehidupan dengan negara lain. Yang kita rasakan sekarang adalah adanya ketertinggalan didalam mutu pendidikan. Baik pendidikan formal maupun informal. Dan hasil itu diperoleh setelah kita membandingkannya dengan negara lain. Pendidikan memang telah menjadi penopang dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia untuk

. 6. 2. Mendeskripsikan solusi yang dapat diberikan dari permasalahan-permasalahan pendidikan di Indonesia. Rendahnya sarana fisik. 5.3 Tujuan Penulisan 1. Mendeskripsikan hal-hal yang menjadi penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia. Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan. 4. 1. Rendahnya prestasi siswa.pembangunan bangsa. kita seharusnya dapat meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang tidak kalah bersaing dengan sumber daya manusia di negara-negara lain. Mendeskripsikan ciri-ciri pendidikan di Indonesia. 7. Bagaimana ciri-ciri pendidikan di Indonesia? Bagaimana kualitas pendidikan di Indonesia? Apa saja yang menjadi penyebab rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia? Bagaimana solusi yang dapat diberikan dari permasalahan-permasalahan pendidikan di Indonesia? 1. 4. Rendahnya kualitas guru. Mendeskripsikan kualitas pendidikan di Indonesia saat ini. 3.2 Rumusan Masalah 1. 2. Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan yaitu: 1.036 SMA ternyata hanya tujuh sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Diploma Program (DP). Mahalnya biaya pendidikan. 3. Kualitas pendidikan Indonesia yang rendah itu juga ditunjukkan data Balitbang (2003) bahwa dari 146. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan di Indonesia pada umumnya. 2. Oleh karena itu. Rendahnya kesejahteraan guru. 4. 3. Dari 20. Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah masalah efektifitas. efisiensi dan standardisasi pengajaran.918 SMP di Indonesia ternyata juga hanya delapan sekolah yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Middle Years Program (MYP) dan dari 8.052 SD di Indonesia ternyata hanya delapan sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Primary Years Program (PYP). Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan.

1. Pikiran para siswa/mahasiswa diasah melalui pemecahan soal-soal. 1.4 Manfaat Penulisan 1. pemecahan berbagai masalah. BAB II PEMBAHASAN 2. 1. . menganalisis sesuatu serta menyimpulkannya.1 Ciri-ciri Pendidikan di Indonesia Cara melaksanakan pendidikan di Indonesia sudah tentu tidak terlepas dari tujuan pendidikan di Indonesia. sebab pendidikan Indonesia yang dimaksud di sini ialah pendidikan yang dilakukan di bumi Indonesia untuk kepentingan bangsa Indonesia. Bagi Mahasiswa Bisa dijadikan sebagai bahan kajian belajar dalam rangka meningkatkan prestasi diri pada khususnya dan meningkatkan kualitas pendidikan pada umumnya. Pengembangan pikiran sebagian besar dilakukan di sekolah-sekolah atau perguruan-perguruan tinggi melalui bidang studi-bidang studi yang mereka pelajari. Bagi Guru Bisa dijadikan sebagai acuan dalam mengajar agar para peserta didiknya dapat berprestasi lebih baik dimasa yang akan datang. Bagi Pemerintah Bisa dijadikan sebagai sumbangsih dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

tidak lama lagi pendidikan di Indonesia akan hancur mengingat banyak guru-guru berpengalaman yang pensiun. Kecuali guru-guru lama yang sudah lama mendedikasikan dirinya menjadi guru. sarana belajar. 3. Jika fenomena ini dibiarkan berlanjut. antara lain yaitu: 1. serta meningkatkan nilai rata-rata kelulusan dalam ujian nasional. Jakarta. pembiayaan bagi masyarakat miskin untuk bisa menikmati fasilitas penddikan. guru-guru saat ini kurang kompeten. adalah penggunaan teknologi informasi dalam aplikasi pendidikan. 6. . “Pendidikan ini menjadi tanggung jawab pemerintah sepenuhnya.” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai rapat kabinet terbatas di Gedung Depdiknas. Langkah keempat. pemerintah juga meningkatkan anggaran pendidikan. 4. Untuk menyiapkan tenaga siap pakai yang dibutuhkan. Banyak orang yang menjadi guru karena tidak diterima di jurusan lain atau kekurangan dana. Langkah kelima. dan murid-muridnya.2 Kualitas Pendidikan di Indonesia Seperti yang telah kita ketahui. Langkah kedua. 2. Senin (12/3/2007). pemerintah berencana membangun infrastruktur seperti menambah jumlah komputer dan perpustakaan di sekolah-sekolah. Guru-guru tentuya punya harapan terpendam yang tidak dapat mereka sampaikan kepada siswanya. 5. yakni meningkatkan akses terhadap masyarakat untuk bisa menikmati pendidikan di Indonesia. Hal ini terbukti dari kualitas guru. Langkah keenam. mereka memiliki pengalaman yang dalam mengenai pelajaran yang mereka ajarkan. Belum lagi masalah gaji guru. Untuk tahun ini dianggarkan Rp 44 triliun. Langkah pertama yang akan dilakukan pemerintah. Langkah ketiga.2. serta gender. Langkah ketujuh. pemerintah akan menambah jumlah jenis pendidikan di bidang kompetensi atau profesi sekolah kejuruan.Langkah terakhir. meningkatkan mutu pendidikan dengan meningkatkan kualifikasi guru dan dosen. Jl Jenderal Sudirman. 7. menghilangkan ketidakmerataan dalam akses pendidikan. seperti ketidakmerataan di desa dan kota. Presiden memaparkan beberapa langkah yang akan dilakukan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Selain berpengalaman mengajar murid. Tolak ukurnya dari angka partisipasi. Memang. kualitas pendidikan di Indonesia semakin memburuk.

Tidak perduli bagaimana hasil pembelajaran formal tersebut. Kita kurang mempertimbangkan prosesnya.2 Efisiensi Pengajaran Di Indonesia Efisien adalah bagaimana menghasilkan efektifitas dari suatu tujuan dengan proses yang lebih „murah‟. Hal-hal itu jugalah yang kurang jika kita lihat pendidikan di Indonesia. Dengan demikian. Dalam pendidikan di sekolah menegah misalnya.3.3. Setiap orang mempunyai kelebihan dibidangnya masing-masing dan diharapkan dapat mengambil pendidikaan sesuai bakat dan minatnya bukan hanya untuk dianggap hebat oleh orang lain. hanya bagaimana dapat meraih standar hasil yang telah disepakati. Dan sayangnya masalah gengsi tidak kalah pentingnya dalam menyebabkan rendahnya efektifitas pendidikan di Indonesia. banyak pendapat beranggapan bahwa pendidikan formal dinilai hanya menjadi formalitas saja untuk membentuk sumber daya manusia Indonesia. . instruktur. guru. Dalam proses pendidikan akan jauh lebih baik jika kita memperhitungkan untuk memperoleh hasil yang baik tanpa melupakan proses yang baik pula. 2. yang terpenting adalah telah melaksanakan pendidikan di jenjang yang tinggi dan dapat dianggap hebat oleh masyarakat. yaitu: 2.2.3 Penyebab Rendahnya Kualitas Pendidikan di Indonesia Di bawah ini akan diuraikan beberapa penyebab rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia secara umum.1 Efektifitas Pendidikan Di Indonesia Pendidikan yang efektif adalah suatu pendidikan yang memungkinkan peserta didik untuk dapat belajar dengan mudah. Anggapan seperti itu jugalah yang menyebabkan efektifitas pengajaran di Indonesia sangat rendah. menyenangkan dan dapat tercapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan. dan trainer) dituntut untuk dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran agar pembelajaran tersebut dapat berguna. Selama ini. seseorang yang mempunyai kelebihan dibidang sosial dan dipaksa mengikuti program studi IPA akan menghasilkan efektifitas pengajaran yang lebih rendah jika dibandingkan peserta didik yang mengikuti program studi yang sesuai dengan bakat dan minatnya. pendidik (dosen. Halhal sepeti itulah yang banyak terjadi di Indonesia.

alat tulis. dapat kita lihat bahwa pendidikan tatap muka di Indonesia relative lebih lama jika dibandingkan negara lain. Dengan survey lapangan.Beberapa masalah efisiensi pengajaran di dindonesia adalah mahalnya biaya pendidikan. waktu yang digunakan dalam proses pendidikan. Hal-tersebut benar-benar terjadi jika kita melihat kondisi pendidikan di lapangan yang sebanarnya. Yang juga berpengaruh dalam peningkatan sumber daya manusia Indonesia yang lebih baik. kita tidak hanya berbicara tenang biaya sekolah. nemun peserta didik tidak hanya itu saja. ada pendidik yang mewajibkan les kepada peserta didiknya. Hal lain adalah pendidik tidak dapat mengomunikasikan bahan pengajaran dengan baik. pengajar A mempunyai dasar pendidikan di bidang bahasa. Misalnya saja. peserta didik yang mengikuti proses pendidikan formal yang menghabiskan banyak waktu tersebut. Yang mengejutkanya lagi. training. dan berbicara tentang biaya transportasi yang ditempuh untuk dapat sampai ke lembaga pengajaran yang kita pilih. kurangnya mutu pengajar disebabkan oleh pengajar yang mengajar tidak pada kompetensinya. kursus atau lembaga pendidikan formal atau informal lain yang dipilih. Jika kita berbicara tentang biaya pendidikan. . bahasa. yang tentu dengan bayaran untuk pendidik tersebut. bahwa proses pendidikan yang lama tersebut tidak efektif juga. ada sekolah yang jadwal pengajarnnya perhari dimulai dari pukul 07. Jelas juga terlihat. Hal tersebut jelas tidak efisien.00. seragam dan lain sebagainya yang ketika kami survey.00 dan diakhiri sampai pukul 16. Yang kami lihat. Dalam pendidikan formal di sekolah menengah misalnya. karena peserta didik akhirnya mengikuti pendidikan informal untuk melengkapi pendidikan formal yang dinilai kurang. masalah lainnya adalah waktu pengajaran. dan sebagainya.. mutu pegajar dan banyak hal lain yang menyebabkan kurang efisiennya proses pendidikan di Indonesia. memang benar jika sudah diberlakukan pembebasan biaya pengajaran. namun kita juga berbicara tentang properti pendukung seperti buku. namun di mengajarkan keterampilan. Di sekolah dasar negeri. yang sebenarnya bukan kompetensinya. karena ketika kami amati lagi. kebutuhan lainnya adalah buku teks pengajaran. Selain masalah mahalnya biaya pendidikan di Indonesia. hal itu diwajibkan oleh pendidik yang berssngkutan. banyak peserta didik yang mengikuti lembaga pendidikan informal lain seperti les akademis. sehingga mudah dimengerti dan menbuat tertarik peserta didik.

3 Standardisasi Pendidikan Di Indonesia Jika kita ingin meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. atau jika masukan yang sekecil mungkin dapat menghasilkan keluaran yang optimal. hingga kurikulum baru lainnya. dan pengajar harus diberi pelatihan terlebih dahulu yang juga menambah cost biaya pendidikan. Konsep efisiensi akan tercipta jika keluaran yang diinginkan dapat dihasilkan secara optimal dengan hanya masukan yang relative tetap. kurikulum 2004. Efisiensi teknologis diterapkan dalam pencapaian kuantitas keluaran secara fisik sesuai dengan ukuran hasil yang sudah ditetapkan. Konsep efisiensi sendiri terdiri dari efisiensi teknologis dan efisiensi ekonomis. 2. Dalam kasus UAN yang hampir selalu menjadi kontrofesi misalnya. Selain itu. demikian pula sehingga dibentuk badan-badan baru untuk melaksanakan standardisasi dan kompetensi tersebut seperti Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP). . kita juga berbicara tentang standardisasi pengajaran yang kita ambil. Sehingga amat disayangkan jika terlalu sering mengganti kurikulum yang dianggap kuaran efektif lalu langsung menggantinya dengan kurikulum yang dinilai lebih efektif. kita menggunakan sistem pendidikan kurikulum 1994. Kami menilai adanya sistem evaluasi seperti UAN sudah cukup baik. akan lebih baik jika kita mempertanyakan kembali apakah standar pendidikan di Indonesia sudah sesuai atau belum. Seperti yang kita lihat sekarang ini. standar dan kompetensi dalam pendidikan formal maupun informal terlihat hanya keranjingan terhadap standar dan kompetensi. Tentunya setelah melewati proses untuk menentukan standar yang akan diambil. Sementara efisiensi ekonomis tercipta jika ukuran nilai kepuasan atau harga sudah diterapkan terhadap keluaran.3. Kualitas pendidikan diukur oleh standard an kompetensi di dalam berbagai versi. kurikulum berbasis kompetensi yang pengubah proses pengajaran menjadi proses pendidikan aktif. namun yang kami sayangkan adalah evaluasi pendidikan seperti itu yang menentukan lulus tidaknya peserta didik mengikuti pendidikan. Ketika mengganti kurikulum. kita juga mengganti cara pendidikan pengajar.Dalam beberapa tahun belakangan ini.

MTs.1 Rendahnya Kualitas Sarana Fisik Untuk sarana fisik misalnya.12% berkondisi baik. Dan semoga jika kita mengetehui akar permasalahannya. 299. tidak memiliki laboratorium dan sebagainya. Tentunya hal seperti itu dapat kita temukan jika kita menggali lebih dalam akar permasalahannya. dan SMK meskipun dengan persentase yang tidak sama.918. Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia juga tentu tidah hanya sebatas yang kami bahas di atas.3. SMA.26% mengalami kerusakan berat.258 ruang kelas.581 atau 34. Selain beberapa penyebab rendahnya kualitas pendidikan di atas. berikut ini akan dipaparkan pula secara khusus beberapa masalah yang menyebabkan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Banyak hal yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan kita. kita dapat memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia sehingga jadi kebih baik lagi. buku perpustakaan tidak lengkap. Bahkan masih banyak sekolah yang tidak memiliki gedung sendiri.898 siswa serta memiliki 865. Data Balitbang Depdiknas (2003) menyebutkan untuk satuan SD terdapat 146.3. kepemilikan dan penggunaan media belajar rendah. Keadaan ini juga terjadi di SMP. tidak memiliki perpustakaan. evaluasi seperti itu hanya mengevaluasi 3 bidang studi saja tanpa mengevaluasi bidang studi lain yang telah didikuti oleh peserta didik.hanya dilaksanakan sekali saja tanpa melihat proses yang dilalu peserta didik yang telah menenpuh proses pendidikan selama beberapa tahun.62% mengalami kerusakan ringan dan sebanyak 201. . MA.440 atau 42. Selain hanya berlanhsug sekali. Sementara laboratorium tidak standar.052 lembaga yang menampung 25.237 atau 23. Kalau kondisi MI diperhitungkan angka kerusakannya lebih tinggi karena kondisi MI lebih buruk daripada SD pada umumnya. banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi kita yang gedungnya rusak. 2. pemakaian teknologi informasi tidak memadai dan sebagainya. Dari seluruh ruang kelas tersebut sebanyak 364.

serta untuk SMK yang layak mengajar 55.26% (swasta).8% yang memiliki pendidikan S1 ke atas. melakukan pelatihan.8% yang berpendidikan diploma D2-Kependidikan ke atas. dari sekitar 680.2 Rendahnya Kualitas Guru Keadaan guru di Indonesia juga amat memprihatinkan. Persentase guru menurut kelayakan mengajar dalam tahun 2002-2003 di berbagai satuan pendidikan sbb: untuk SD yang layak mengajar hanya 21. baru 57. melaksanakan pembelajaran. Data Balitbang Depdiknas (1998) menunjukkan dari sekitar 1. tenaga pengajar memberikan andil sangat besar pada kualitas pendidikan yang menjadi tanggung jawabnya.544 dosen. Di tingkat sekolah menengah. untuk SMA 65.503 guru.48% berpendidikan S3).2 juta guru SD/MI hanya 13.86% yang berpendidikan S2 ke atas (3.12% (negeri) dan 60. baru 18.29% (negeri) dan 64. Selain itu. Walaupun guru dan pengajar bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan pendidikan tetapi.73% (swasta).94% (swasta). melakukan pembimbingan. untuk SMP 54. Kualitas guru dan pengajar yang rendah juga dipengaruhi oleh masih rendahnya tingkat kesejahteraan guru. pengajaran merupakan titik sentral pendidikan dan kualifikasi.000 guru SLTP/MTs baru 38.2.07% (negeri) dan 28.3. menilai hasil pembelajaran. Bukan itu saja.99% (swasta). melakukan penelitian dan melakukan pengabdian masyarakat.3. dari 337. Kelayakan mengajar itu jelas berhubungan dengan tingkat pendidikan guru itu sendiri. Di tingkat pendidikan tinggi. Kebanyakan guru belum memiliki profesionalisme yang memadai untuk menjalankan tugasnya sebagaimana disebut dalam pasal 39 UU No 20/2003 yaitu merencanakan pembelajaran.8% yang berpendidikan diploma D3-Kependidikan ke atas. . sebagai cermin kualitas.49% (negeri) dan 58. dari 181. sebagian guru di Indonesia bahkan dinyatakan tidak layak mengajar.

Menurut Trends in Mathematic and Science Study (TIMSS) 2003 (2004). pedagang mie rebus. Ada yang mengajar lagi di sekolah lain. Dengan pendapatan seperti itu. 460 ribu. kesenjangan kesejahteraan guru swasta dan negeri menjadi masalah lain yang muncul. pendapatan rata-rata guru PNS per bulan sebesar Rp 1. Mereka yang diangkat pemkot/pemkab bagi daerah khusus juga berhak atas rumah dinas. dan/atau tunjangan khusus serta penghasilan lain yang berkaitan dengan tugasnya. barangkali kesejahteraan guru dan dosen (PNS) agak lumayan.3. Di dalam pasal itu disebutkan guru dan dosen akan mendapat penghasilan yang pantas dan memadai. dan sebagainya (Republika. menjadi tukang ojek. 2005). siswa Indonesia hanya berada di ranking ke-35 dari 44 negara dalam hal prestasi matematika dan di ranking ke-37 dari 44 negara dalam hal prestasi sains. banyak guru terpaksa melakukan pekerjaan sampingan. masalah kesejahteraan masih sulit mencapai taraf ideal. Dengan adanya UU Guru dan Dosen. Diberitakan Pikiran Rakyat 9 Januari 2006. idealnya seorang guru menerima gaji bulanan serbesar Rp 3 juta rupiah.5 juta. Di lingkungan pendidikan swasta. Sebagai misal pencapaian prestasi fisika dan matematika siswa Indonesia di dunia internasional sangat rendah. pedagang buku/LKS.3. . 13 Juli. Berdasarkan survei FGII (Federasi Guru Independen Indonesia) pada pertengahan tahun 2005.3 Rendahnya Kesejahteraan Guru Rendahnya kesejahteraan guru mempunyai peran dalam membuat rendahnya kualitas pendidikan Indonesia. Pasal 10 UU itu sudah memberikan jaminan kelayakan hidup. guru bantu Rp. kualitas guru. pedagang pulsa ponsel.3. antara lain meliputi gaji pokok.3. Tapi. terang saja. Dalam hal ini prestasi siswa kita jauh di bawah siswa Malaysia dan Singapura sebagai negara tetangga yang terdekat.2. dan guru honorer di sekolah swasta rata-rata Rp 10 ribu per jam. Sekarang. dan kesejahteraan guru) pencapaian prestasi siswa pun menjadi tidak memuaskan.4 Rendahnya Prestasi Siswa Dengan keadaan yang demikian itu (rendahnya sarana fisik. 2. tunjangan profesi. tunjangan yang melekat pada gaji. sebanyak 70 persen dari 403 PTS di Jawa Barat dan Banten tidak sanggup untuk menyesuaikan kesejahteraan dosen sesuai dengan amanat UU Guru dan Dosen (Pikiran Rakyat 9 Januari 2006). memberi les pada sore hari.

setiap tahunnya sekitar 3 juta anak putus sekolah dan tidak memiliki keterampilan hidup sehingga menimbulkan masalah ketenagakerjaan tersendiri. Di dalam laporan tahunan ini Indonesia hanya menduduki posisi ke-111 dari 177 negara. 15 September 2004 lalu United Nations for Development Programme (UNDP) juga telah mengumumkan hasil studi tentang kualitas manusia secara serentak di seluruh dunia melalui laporannya yang berjudul Human Development Report 2004.6 Rendahnya Relevansi Pendidikan Dengan Kebutuhan Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya lulusan yang menganggur.3. 14. 2.4%.47%.4% (28.3. 8% (9. Anak-anak Indonesia ternyata hanya mampu menguasai 30% dari materi bacaan dan ternyata mereka sulit sekali menjawab soal-soal berbentuk uraian yang memerlukan penalaran. posisi Indonesia berada jauh di bawahnya.3.3.5 Kurangnya Pemerataan Kesempatan Pendidikan Kesempatan memperoleh pendidikan masih terbatas pada tingkat Sekolah Dasar. Sementara itu layanan pendidikan usia dini masih sangat terbatas.5% dan PT sebesar 36. dan 15.4 juta siswa).Dalam hal prestasi.3 juta siswa). Oleh karena itu diperlukan kebijakan dan strategi pemerataan pendidikan yang tepat untuk mengatasi masalah ketidakmerataan tersebut. Apabila dibanding dengan negaranegara tetangga saja. Diploma/S0 sebesar 27.6%. Data Balitbang Departemen Pendidikan Nasional dan Direktorat Jenderal Binbaga Departemen Agama tahun 2000 menunjukan Angka Partisipasi Murni (APM) untuk anak usia SD pada tahun 1999 mencapai 94. Pencapaian APM ini termasuk kategori tinggi. Data BAPPENAS (1996) yang dikumpulkan sejak tahun 1990 menunjukan angka pengangguran terbuka yang dihadapi oleh lulusan SMU sebesar 25. sedangkan pada periode yang sama pertumbuhan kesempatan kerja cukup tinggi untuk masing-masing tingkat pendidikan yaitu 13. Adanya ketidakserasian antara hasil pendidikan dan kebutuhan dunia kerja ini . Angka Partisipasi Murni Pendidikan di SLTP masih rendah yaitu 54. Menurut data Balitbang Depdiknas 1999.07%. Hal ini mungkin karena mereka sangat terbiasa menghafal dan mengerjakan soal pilihan ganda. Kegagalan pembinaan dalam usia dini nantinya tentu akan menghambat pengembangan sumber daya manusia secara keseluruhan. 2.21%.

Namun. setelah Komite Sekolah terbentuk. 2. Orang miskin tidak boleh sekolah. pengusaha memiliki akses atas modal yang lebih luas. Hasilnya. Asumsinya. Makin mahalnya biaya pendidikan sekarang ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). ia tidak transparan. Akibatnya.3.3. MBS di Indonesia pada realitanya lebih dimaknai sebagai upaya untuk melakukan mobilisasi dana. segala pungutan uang selalu berkedok. Komite Sekolah hanya menjadi legitimator kebijakan Kepala Sekolah. “sesuai keputusan Komite Sekolah”. pada tingkat implementasinya.7 Mahalnya Biaya Pendidikan Pendidikan bermutu itu mahal. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan.disebabkan kurikulum yang materinya kurang funsional terhadap keterampilan yang dibutuhkan ketika peserta didik memasuki dunia kerja. . Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. karena yang dipilih menjadi pengurus dan anggota Komite Sekolah adalah orang-orang dekat dengan Kepala Sekolah. Komite Sekolah/Dewan Pendidikan yang merupakan organ MBS selalu disyaratkan adanya unsur pengusaha. dan MBS pun hanya menjadi legitimasi dari pelepasan tanggung jawab negara terhadap permasalahan pendidikan rakyatnya. Karena itu.

dan memberikan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru. Seperti diketahui sistem pendidikan sangat berkaitan dengan sistem ekonomi yang diterapkan. solusi untuk masalah-masalah teknis dikembalikan kepada upaya-upaya praktis untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan. solusi teknis. . yang berprinsip antara lain meminimalkan peran dan tanggung jawab negara dalam urusan publik. Rendahnya kualitas guru. secara garis besar ada dua solusi yang dapat diberikan yaitu: Pertama.2. meningkatkan alat-alat peraga dan sarana-sarana pendidikan. di samping diberi solusi peningkatan kesejahteraan. diberi solusi dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas materi pelajaran. Sistem pendidikan di Indonesia sekarang ini. diterapkan dalam konteks sistem ekonomi kapitalisme (mazhab neoliberalisme).4 Solusi dari Permasalahan-permasalahan Pendidikan di Indonesia Untuk mengatasi masalah-masalah di atas. yakni solusi dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan. dan sebagainya. Kedua. misalnya. Rendahnya prestasi siswa. termasuk pendanaan pendidikan. Solusi ini misalnya untuk menyelesaikan masalah kualitas guru dan prestasi siswa. misalnya. juga diberi solusi dengan membiayai guru melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. solusi sistemik. Maka. yakni solusi yang menyangkut hal-hal teknis yang berkait langsung dengan pendidikan.

Adapun solusi yang dapat diberikan dari permasalahan di atas antara lain dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan. Rendahnya sarana fisik. 2. 4. Rendahnya kualitas guru. Mahalnya biaya pendidikan. Hal-hal yang menjadi penyebab utamanya yaitu efektifitas. dan standardisasi pendidikan yang masih kurang dioptimalkan.1 Kesimpulan Kualitas pendidikan di Indonesia memang masih sangat rendah bila di bandingkan dengan kualitas pendidikan di negara-negara lain. Rendahnya prestasi siswa. Salah satu cara yang harus di lakukan bangsa Indonesia agar tidak semakin ketinggalan dengan negara-negara lain adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikannya terlebih dahulu. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan berarti sumber daya manusia yang terlahir akan semakin baik mutunya dan akan mampu membawa bangsa ini bersaing secara sehat dalam segala bidang di dunia internasional. 5.BAB III PENUTUP 3. Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan. 3. efisiensi. Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan. 6. 3. Masalah-masalah lainya yang menjadi penyebabnya yaitu: 1. Rendahnya kesejahteraan guru. 7.2 Saran Perkembangan dunia di era globalisasi ini memang banyak menuntut perubahan kesistem pendidikan nasional yang lebih baik serta mampu bersaing secara sehat dalam segala bidang. dan meningkatkan kualitas guru serta prestasi siswa. .

.com.2009.2000.DAFTAR PUSTAKA Anonymous.detik. Tanggal 10 Desember 2009 Anonymous.The World Economic Forum Swedia .Oleh http://www. 2004. Tanggal 10 Desember 2009 Anonymous.com. Anonymous.Diakses dari http://www.2009.2000. 2009. Anonymous. Diakses dari http://www.sib-bangkok.detiknews.sayapbarat. Efektifitas Pendidikan Di Indonesia.com/2007/08/29/Lhani di/pada Maret 8. Sistem pendidikan .com.2009. Tanggal 10 Desember 2009. Dr.org. http://tyaeducationjournals.Masalah-pendidikan-di-indonesia.wordpress. Prof. Manajemen Pendidikan Indonesia. Made.blogspot. Efektivitas-dan-efisiensi-anggaran.Diakses dari http://forum. Pidarta. Jakarta: PT Rineka Cipta.Tanggal 10 Desember 2009.

:75112.515165:.3.5.  51:297:2.3.0975112...5  51:297:2.:.515165:.52..

   51:297:2.:.5.1/92.51 5165:.4.75112.545./951.51.7.3.9794...5..5:63:.3.51.175/.

.:.3.5 75112.794.515165:.  .

3..1.5   .52.51. :.5:1.:75112.2.5.5:/../.. .214.1.0.445.3.54552..9...: 197...5:/.:3//.3.1.1125..    ..5.51..49.5/3.91.44552.#53:.1.:75112...5    .2.1.     # &!  9.. /979:.12..2.7.1.12.9 :.57...3.  .52..4552.52.3.12.:.445.::.1....97.579:...5:/. :..51 5165:.9.2::5.#495.2.7:9..:4/.52.

575112.51/45165:..2:.22.2.5. 75112.5.51:263..3.5. :/..5.5 75112.:1.5729.9.55165:.43.  #54/.9.5.1.937.913.515165:..5:/./75112.513..515165:.5.5165:.09#5112.514. .5:.5/:.515165:.2..2:11:5.:1.2275.5/.22.

 799...5..:263.

543.799.5:.3/1.1.5.

.5492.3.9 #29.9.5:.57.::.1. 73..5:6.::.1.3740.4..:.43./1.

55.5/9/.      ..:6.3.4. 45..3  740.:9..3::::..:.454732.5.

3.515165:.5./3.:#5112..2.9/2.:9 :..2. &79.3.3.5491. ...:75112.25 44/92 ..515165:.9..9 1.1.:4..3.35.92. 2.5.

4915.  9.

.  4.5.492.1.9751.4.5 27.2.47.5..:.9.9.::.1.21.75..7.7.5 9.5.5.

.5 .95.5 .529.9:..5.  0.53.5.21.1.19:.94.545.192..229..51.52647..39.5.269.5.

.3.5.4.443275.3..3.3.51.92.4 455.4.2.515165:.75112.5/93.92.5.3.4..4.1.5:1..45.9 2.:../.5.9.509455.19  &3.5.4.5 .51/..:2.3.5492.73.23.5/975.5195..545..9491 492.5 343.93. 5645. .45112.29.4.

.2 295..7.32.2:: .2.1.49.2. 453.5.52.5.519    ..7.22.553.4..54.9..57495.526.:1157125. 4552.52.2/:.79.... 2.515165:.9.516656:.: 91.2.2::75112.9/975.2.2.515165:.2.:7./7495.516:5 :9.1.52.1.9.1..75112.4552.54552..5545.5.3.: 3 519.5. 1.9/.92..52..254552.9.51.3&194...2.52.. '63.....2.5.7.#9:15 &:36.1.9.9.:    ..249.511:.5 .513..3.1.52.3.52.55./5..2.5//9..5  :79.4524.3.4.9.4.5.575:5  #5112.:755.2.:75112.22..75112.2.   .7....:....2.21.9..515. :9. .52.52.4552.52...249. .5.74.3.. &55   #9:1544..5637495.513.4/.3.

5797:...2.5:75112..43.2..72.29.2647. 7495.43.:.5559..52.796::263...51 /1...2.5:.233:.5 5.4/.52.44/.3    .51../950.:65.9:79.234.51/..4.2.5.545.92.:.5.3.4/.91.5    .9.7 7.51:263.. 45.247.245.52647..5 5.5. 7495.

:263.52..3.    .935    .:75112.732... 4524.5%7.29 74/..9.4552.2/:...256365694.575112.52.551.755..: 75112.1.4 7495.:.2..5.5.:1..4.5 5.9.5.5   .4..2.2. .52.5 .:3.4:255.5/.3.2 .92...25.9.5.

.:374/3.915.75/.5...3.541...5:.52..3...9.515165:..2:4/91.7.5 5..23/.3.51 5165:. 45.52.51.::.5.7./951.:75112..75112.5.3.15..2.7.55165:...90.2. /.:5.5./3.522...4..769..575112./2.7.9..2./9.  &3..:0..5.515.4.1..7.3. #5/.5.1.54475.21.7/.5/.5..5.43.9.5.2.545/.244/5..2:.5694.4.975. 634..92.3.55.57:9.52.5.5 /..5 75112 16:5 9  5:.7.3.9:/. 5.5 ::..5.5165:..5.:.5445252..5.5.:#5112.51.3..2.44 .2.5//9. ./95.4552.7.5:79..3153.5.59 1.5.5.7..974/3.72.1.5.5 1/1.5.515165:.5142./%51.9..51.:..9.7.51..2751. &.75112.: 75.5..:.5 74/3.1.9. . 455..5.:#5112.21.519.9.1694.5.951..51...9:/.9.   2.5694.5....9 1.2 7913/. #5112.4.. '1.112 5.7.

.1. /.7969.5::.4..2..2.7/. .2:.54475.3.4:. ::69.3.5:6:..5::.7.:75.35.2.31.5. 112.7969.51/1.4:.517.2.51..4/375112.53/951.1#. 23/.15.5.5452.:32...5.5.5152.52.5  .5/.5.45.9.21.51:263..1..45.5 45..5.545./2.1.4:.9.452.5.1/.545.5.72.57:9.475112.51.:51.6369.53..

.:.3//. .57.:3.5951.445/..115165:.2..5.5/.3.:75112.2.1..53/49.5796:: .52.4796::75112.:1.5..5.55.2..55..515..52.3.22.437.22.2447963. .4.9:. ..3:7.9.45.5/...51 5165:.:32.5/..4.    :5:#5.5: .5.273.3..1.2.5796:: . 4479.1.3.55./.75.3.55165:.2./2.5.5:. .3.3.9. :5.2..

52..3...4/.5.9.5.:3..529.2./.1:7. .2.3..7..75112..:.51.. .54479.3.1.3.  .29.4.5796::5.52.5. 49...51 5165:.

3.775112..1..5.5 .1.2  2.1.56375112.2.2.5 . 75.5.  /./..796::75112.5 .....3./2  1.. 1.51.1/.5 452.91:/.7..455./2./2.:263.53.2.4.959 44.55..3./9/0.75112.:.  :..5:55..93...5 /9::52..53//.../2.5 5.:.4.515.5/9/0.54..9.9.9.5.:.5.2:5 2.5. .7.452.45145.3..2 34/..3..3.92.5/.9.:..5 2.3/3. :1.95.5:/..5 5457:9.5  .3.5694..75.27:9. ..4.5/5.5/...9723 1.9 75112.4:9 .:5:75.9:/.33.5694.9.:.92. 2.51.5..5:79..:.2.4 75112.955.95.75112../9/0..43.5:93.1.475.2..94475.75. 7:9.7./2..4.52647...742.3.3 75.55694.:.9.2.5/.5 :/5..5 4.75112.2..35. .5153.91.5:5..95.2647.53.1125.574//..5:5. 75112.15.75112.47552.1.29..3: . .35.3..4.5:4/91.1.545.55.5/.:... 7:9.5.579679..723   .5 45.5.35.1../2.9. 29.4796::75112.2..53.7:9..1/93.75.55.5.73 :263.5452.52.3. .51 5165:.2.51.5 /.93.34/..:..:.56375.9...5 .55 29::.75112.1.9:/.79.34/.27.75.112.22.4 1.91.2.5. 2/. /..5152...55.112.5 .1.5694.29:.1.24352.5 1.22.5.796::75112.545.14: /.275112.5.:263.9.9.9.4.5:769..52..3.3.3././:2.5/.35.1.33.54..5694..55694.3. ..3.  &3.2 .5...9../9..:.5 .545/.9..1.3..5 ..5.4.3.9....515165:.75112.452...529..55..4.5..1.:.75125:79..1.4:.112...53:27.3.3.3.1.112.3.3.5.1. 5165:.9143.5:.796::75112.51/1.5:/..2.5115165:./2.2:75.. 75112.5173 5.5694./.5 /.:..5..2.47.7.9:/. .473.21..35.5/..7.2..:./9/0.3.9:/.5.2..52.47.3: :9..5.52.1.5 .2. 5.31:263.2..15165:.9. 4./975.33.295..2.4.9.

.9./5.9:/.

5:/..5.:2..112  .5.21. 43. .9.../5.1.5/.5.12.1.2.513.33.41..95..2 :5.575.5/.5.7.75112 ..9...7.456452.9.1. 1459.2651:75112.545/.927:9.3.515.9.

:23..51..3.5 &5.52.1:.:.51..34.5.55.5:11.15.9..06:..93.5.4.  65:7:5:.:75.5 153.:3.5:203 45251.3. 2.907../9/0.5...2. 796::5.2455.9:1/973.3 65:7:5::519.5.2.52.3.9.3.4750.51.72.5/3.45.9.5:0. 5.5.51..5 1.::2647.7.529234.475112.:#5112.5::.72.3:9545.3/2.5     &.51.:2::..52647.72.:2..1.9.5.5.55 2.5:5:26564: :5:.5.43...2...575/.529. 796::75..9 1.575.5 &45..5.. 67.4.54.5.9.5.4..9.3.2.9.93/1.2.5: .93.2.5.9.475112..:2.91:.5:..55.5 75.2..27.29234/.5.52647.33..1.75112.9.9.:75112.2.29.9.1..9...512963:.1.25636:1.7...51.5.3.4..:32.75112.593.29234 2.9....45.7.91.553.51..5.:5.:2.2.7 .515165:.5 :1..723.5.755694.3.1..5. 75112..45.91.5:545...5...52.55 :.5:0.1796::75112.2.554552.0.4.4/3 '5.5.29234 ..5.15. .51..5..23.455.:.2.52. 2.7.5 ..5:1.9: 142.3.91:.7:.93.5:.545.3.907.4 /9/.:5:26564:.567.51.1.4/.573......9.  .9.3.919 1.91.9.5.9.2.51552.45.5.52.9.2/..315.5:.5 29234 29234 29234/9/.:1.52...4/3  &79.9:5:.5 694.4//9..1/5.9.:32.29.55165:.25636:1..5.523.72..9..5.5 2647.5..5./.

51..42.3#5112.515165:.1.5:.22.::.5/.9:/..2 5.524/.75112.1.5 &!#  &3./34 . !:1.4479.52. .2.2:..1.3.5 :79...2.:1.533:.479 :3.: !.25.45.4453.:.5...1.51.35.5:..2.::79.5455..5.91:.95.53//.:1.345.2..:65.3.2..3.5.5.1265.:75112..2.52647.5.96:4:.:79.9 75112.5.027/.::.51.112452.52.. ../.4:.::!.1.5&.5  .3.3..2 43.4.7.7:9.91:.

3:263..9.42.5. '5.23.4..2. .5.9.5.9.5..5.  /92651:/.:/./2...9 74.9:/.:75112..2:.2 27432.2.112.: .1.2.45.7.2.//9..2..5951.5&..2:.3:79..3.:2 5.75112..3..52.5.5.:/1.2.45.4432 9.24432 3..51./2.2.4479/.637:9.5./69.2:263.13.515165:.37:9..1.2.:  ..4. ..2.1.1.7.55..523.:...5..  &3.:/.55. /2 797:.  34/.3:.92.4/.7.52. 2.:.97...54..9:. .   45.429:.1.:. .5.429:..5& 4:275 15.51.3 .5.1.3.55.1...2:.3.2:2..  . 29:./951.:/1.3.7.52.3...3.13.2..95..475  ::.3.5:2.1..5.112  #5/.:24:. 2.3.55.43.5 17..: /92..7..5951.9794..4.52.7..2:://9.2   .2.3..3.45.9.2443215:519 ...1.2:.513.75/.2 ....5 .:&.545/..52.694. .2..5.:75112.:  45/.523.&7.:1.5..1..3.2.7 &45.     .5.5.5//9.5::2.5.5..5:46..2....1.3.52..:0....515165:.7.796::.5 .5/9.2352.5.::79.5:.3.5:.541.51.3.5..1. .2651: 179.2.12//.75112..52.256365694.51.:5.3.45.3/..9.5:/.5:3.4.24432797:.: .:.4.545.35.2..2 ..4557796::75112.3..3 3/1..4.24.5755.5./3.11& #  ': &    1...579:5. 445. .:/.57.5.1.3.1.:.112..5:/.5./69.5.573..2.57125.5./..5:/..5.2651: 3//921.:9.515165:..595.2:.1.55..9 794..5799.  45.1.1:.9:399..9951.57.91.5.5 155...6941.545/.5 &3../951.5.5 .     %51. /93. /. 75112.5.2.244.:.5.

.245.22...:9459.2.5...3!6.5  43...515..5 43.. 1:/..52.2.1.59/34 4432796:65.:5.5.:.3.544.22..2.4.2..  2.:.5915165:.3.4.5.. :/.:.573.5.22.5 74/4/5..5 /.5.3.   %51.545.9.4950.91.9...5.5.5 75.574/3.9.1..2:.5 453.5.574/3..5 43..54.5.9...22.4479..2.5.23.3:4..5915165:...2 45.51..:/.9 #9:5.543.23.52.2..2.4.47.:9 ./1..5753.3.1./.:374/3.5 43.1.

.:.5..2& #   59 1..5.  .9:2. :9.53.. 1/9/.:. :519 .5   :..5   :..5   :.51.9..52.2&    59 1..5.9   59 1.9 & ../.2&..2& .:  45522.57125.5/975112.245..:/9/5.:..:.  5.545.517364..3..2.575112.3.53..:. 5..59.5://5.   59 1.5   :.9...2 45.5.  3...9 .515..75112.

9 9&'# ':/.517364...5/975112.52.: &3. . 1.5 .75112.9  .9:2..

.5.7591.5443275112.5&2...5&2.52..3..9/2.575...9  ..:   /975112.9  16:5 /.75112.52. 1..5 1.5/975112.75112.:263.: .9 9 /..9   ..5:.455.: .5 &  .52.

75..97.3..51.5 75112.5.52..:  :/.5.7 75.52..1...944/92...32...9.2/9..: .69755.575..:.3.2:..1.59       .5.375112.5.:75112...5. 2.5497.9634.513:..5..55.:91.09452.2.5...5./5. .:951./:.9.:3..2.9.5951.2:5.3..9 .175.545.

79.:69..444/..5.5.5 1.59.:9517515 5165:.35.9..594475. 2. 91.5.97.3.. 7..5.5.92.51..:..951.9%7.9.7..3.79.594594..59 %51.:.1..5:9 19.5 751.2:.:75112.   %51.. &2. /3.55165:.5:9/:..5.9.

59656991:263..5.9. 9/.:. :.9#!&79 /3.5:/:...%7 9/ 1..9.9%7 .

.54.:::..5.3.1.5.5165:..5 1.2:.5. 5.5.5432.5.5.5142.  3   5.1:/..5#29.244.59 750.523.575112.:&:.2.5  &/.55945.. %7/32.5..5.765:3 1.5.51.15.5.#9:..1.3 /9..475.5.:1.517  1.3.5437.76262 .53.1 :263.29..91.9 45.5.%79/79..52.9..43.9.5/2& 71.:..575..5%.:.3...5:.951.:94.:1.9..:.9..:  '.545.5.5.515.3750.1.7.1.7...5796: 1..4.115.9.52:.56:5 #29..97...22.:3...1.5.742.5%....52..:3.579:..1 ' &&   ::.5..9..75. .5729..9.9.5.3. .5.5.9.9.:5.5:.5...1.5 /92..1.9.54503 3525..5..2:.44/92..47.2.2.'951:5 . .7545.5252.9..7 2:5.4:..2..4.5451.::.5 2:.52.51&050&..5 .54 9/: 71.2.2.::3.0.1.4.:..:.7.5165:.591.5 2:.5.3.5751..:2.93.5.579:.  59.1. 4.7426.5.4 5. .....9 :/.562 71.3.9     %51.3:.91.14.516:5 #!& .54.544.5.5:79. .1.7.  /.573:.3.2.45.5 7.245:.2.5.:.:2 2.5. 5.3./9.32:..2 79:51.2.:65.//.:9 1..5 44/93:7.19.::2.5. 2::.52:::9.../9.75....5.516:5.7.7...3.:69..9#'&1..15.59:.234.5.1.56:5 /.1..95.591...:.516:5::.5.5:.2.5.5 #.  92.1.5:/.9.1.. 450.5..1. 951.2:.5....

2.5252..519..9 5.9.3.1.1.1.4..379:.:4.4.

::.::...5.4 .4.5&5.1/.:/..912.95.5: .3579:...5.1. 1.9.3.2...3...5.3. .9.79.:.1..  .379:.:::..

5.55...5 36745.33.1.5:.: &7.:4.769.4/93.555165:.35.21:3915.769.5..... 1.:95.5.379:..9.4. #969..43.3..3..44 !# . :0.5.3.43.65:6936745.5.45442.52.5/9134.1!.3.:3:.%769. 4511276::2.

7.9./3.9.51515.1.95.55.1/.

/9.. 76::5165:.....1/. 5.9.1.2.5.5.  5..:.

5.95.. 1.4...492.4745..:3.0..9/.:2.345...95./:6.25165:.:.5...3..5 1.94.5.

.52.3.1.1.69.5 ..76333:.3 1...    .5!.51./..5 45..492.5:.9..9   7364.5.9.51..94.9.9/2.9:/..1. 7.: 951.5 52.5.249.5:47.:..:65...5 :47.52:47..3/9/5.5450.9/.:0.575...5.%3.5/.      %51.:7.5.54552.31.2..5#':/:.5.9.9  1.5..552..59 .3.5:.1.3.4..1..35/.5 44932.5.4.754/.5#  5.5.51.:7.373. #50.25.5& :/:.592.::...545.: 95#5112.9.5:.: .1.5459.9/.9  .575112.::.5:..     9.9.5 .9.575112.5.51&'#4..:7. &45.9:/.54.4:.    .:5.4.5.33:..::.: 95 # 5..24..:4.95.1.55.55.027..13.5:4/91.52/.5.3545252..69.2..45..55..&7.7961.3.5..7..544796375112.57.2.51.5..749.:6.#49.9/.45...2:39.5.....57.9  :1. 5....5 "3 2...4/.:22.79...59..7.5.52.529.29..4/..52. ##!&  .:..155..#.:.. 75.3.3.5:6.:.9.5124732.7..2:..574/5.2.5 :.3.5.17932..#....5.:.&:/:.519.95.7.9/.2 ...15 4.5:#5112.5.&263.45#5112.245..2..5#5112.54552.

51.29.4..:5..3.    1..5 .1..9:519  1.2..54.27.5..517:5.515.9.5.52/.7.5.2:9.9.473.52.:  :.5.24432 2..5.55.1.::263.1.5.5../.:2.1...:.9.:.2.3.. 75112.5.5   59.29....57125.:375112..454/32.

52 75112.9.9.5.75112.5.: 4.95.#5112.5 .51...245:..2...4/..92.52.7:9.2.4.3.3 ..473.      .72.11244..35.9:123.2.2455.5.5  .51/.529234.35....5/94.54.55:65...:.35.9.5 #5112.2./.5:9545035.29./2.29.34.1:/.:215.4.2.9'.54.5../.1.

5:3.54:25.2::..5.5#5112..&263.95.3..53/3.1759:1.5:975:. .&263.9.459/. "9.5.5.9.56.2 .2/63:263.25..3/14.::&263.5 46/3:.1.9..9.5.&263.564..:461.4.3/92162 ::.3.1..72..5:2.75112.5..5:7. . 64. 27.64..7.2 ' 5.5.5459.5.: ...9..3.22./..  &1 5165:.2 :.2..53..9.5 7495.  .92/..&263.1.3.5 2.3.47345.5 69.:1. .75.5 &:3.2/9:263.:5.35.5 & .5.52.5.4:25.2.3...:35..243. :.:.5 20. 75:.1..1. !.5497.  :4:5.2.55.4432.1.1.5..5'5 #' 44/.7. #99.517345.:/.95.:1...69.45 7.31:.2443273.2.254.1.1.237. 64.:..9/5.5.

 1.5..45.5 75112.9..3.&263..&263. .9737.5..57.:.1 3.5.5 &75.45..3.&263.69.512.13. 64.1..4. 2/.4./5.5.5.15..:.7794.55..9.:1.3.2.          .692/.59.2.57.

9#94..5.:. &63:1.3.

:.3.515165:.:4.245. 5.3..794..:.5#5112...

.42 .7...5.4.1.5 1. :63:::.4.1.::.1/92...:.9.25:63:15.9:/:.:63:.4..3.9.1. #9.545/.: :0.

3. :63:..1.54454.25: .9..3.12./ 563/9..51.3:4 4.5/9795:7.5:.426564.:2751.5.3:4 .32.5 /92./5.52.575112.4:6:.5  1..3.515165:...545.579.3.5 &:.475112.475112.49:.55 .2:::.5.25:63:.55 1.72.9.515.::.9.4265..94.5.5::.475112.3.72.57/32 .9.515....5::.5.7.9..::..51. :2..51. /92.5 &79.4265642.

35.:.3.  ..3.:91.54.5 &63:54:.:.:::..2453:.25:.2.24..5.5/92.579:.5:515. 3.3. :63:5.3.2...575112. 2.

.4.3..32.:.527.1.7.25:124/.

943.3.5 44/92.2.: 4.9.5..3..5 %51.5.973. 4:.544/.52. 79:..475112.1/9:63: 15. 1:..5.3.52.52:.5 1.. 1/9:63:15....2.2.:9 %51.2..7.5.5 4552.....52..35.:9  4:.24552.24552.525.4751/9:63:7552.52.:::.53/..3.3.2.9.575112.:5..2..5 . 79..54552.5...:::..5/9/.:1.35.73.2.55..5.

79..1...3.9.5.5:.

9.:.5:/..5  1.5.5.           .75112.

5 .52. #!'#  :473..5152.:75112.515.3.3.:75112..44.1/.515165:.54.9..951.5 15./3.::.5.

5 .9.3.5.3.

: 29..2./ ..:.91:.175/.5:.3.: :5: 1.545.5..5167.32...51..:75112.4..5.3.5  .54.4..

51....4.5 45/..:::.5749.5:75112..5.9.5  .2:.3.3.  %51.515.::.:.5.3.:.175/.9794.3.5  %51....515.:.545.75:63:.93.2:47.:2  %51.9...               %51..7..1/92.5.5..575112././5.75112.79:..2.:.5...51.52/.5.4.5.9.5..5  1..35..51.59  %51..5.3.:9  %51.

2455.79:.5.9..5::.3.5 #924/..475112...3.:65....79/..5:0.4.::.:.5 &.9 .19.2:4.:::.9.3:.9.5/92.515..5:.9.5/.4:..5..2.5165:.36/.52.4:6:.   &.3. 1.0.1.:544.22.5/...53//.2:9.3.3.515.55.475112.:9:9.5.3.47/9:.:.5 4552.55.5.5 1.515..252./1.9:13.3.5 2::.

93/1..3.15.4..2.5 /9:.3.1.9.5:0.95.5:4.5 4552.5:.2.9.5.5115.:65.3.4:.9.:75112.3      .9.25/./1..:75112.5/9.1.1.:4/91.2.5.5 ...24.5:.5..4744/.3.5./.3.2..54552.3  5.93..55.54.52.5.3..:.5.

.3:4/9  56546:  2..2 064 '.'%#&' 56546:  '6931065640694&1. .2::1.7694 1.5..:.9 .

1.5.

:5:.

2::1..10.25: 064 '.3: /36:76.65695.5.:#5112.5..3:4/9 56546:  2.5 .9.7 :/. 064 '.9 ...5  .9 .3:4/9 56546:  &:.55165:. ...7 1.2::1..475112..7.5.

.7.9.9.1   .2..:.55165:.3:4/9  #1.5262 69 '.5.3.  56546:  ..  . #96 9  ./.45#5112.#'%52..5.

75112.5.

1.

9.9.517. .1...    .5165:. "3 .7 :. 69179:: 064.7/..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->