P. 1
BAB II

BAB II

|Views: 101|Likes:
Published by Natih Maniezz Stia

More info:

Published by: Natih Maniezz Stia on Dec 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2011

pdf

text

original

BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS

2.1 PENGERTIAN INSENTIF INSENTIF Insentif non materi sebagai sarana motivasi yang mendorong para pegawai untuk bekerja dengan kemampuan yang optimal, yang dimaksudkan sebagai pendapatan ekstra di luar gaji atau upah yang telah ditentukan. Pemberian insentif dimaksudkan agar dapat memenuhi kebutuhan para pegawai dan keluarga mereka. Istilah sistem insentif pada umumnya digunakan untuk menggambarkan rencana-rencana pembayaran upah yang dikaitkan secara langsung atau tidak langsung dengan berbagai standar kinerja pegawai atau profitabilitas organisasi. Insentif dapat dirumuskan sebagai balas jasa yang memadai kepada pegawai yang prestasinya melebihi standar yang telah ditetapkan. Insentif merupakan suatu faktor pendorong bagi pegawai untuk bekerja lebih baik agar kinerja pegawai dapat meningkat. Untuk memperoleh pengertian yang lebih jelas tentang insentif, di bawah ini ada beberapa ahli manajemen mengemukakan pengertian mengenai insentif.
1

Menurut Malayu S.P Hasibuan (2001: 117), mengemukakan

bahwa:

1

Malayu S.P Hasibuan, Gary Dessler : Manajemen Sumber Daya Manusia.Indonesia : PT. MacananJaya Cemerlang,2009.

1

jadi seseorang mau bekerja dengan baik apabila dalam dirinya terdapat motivasi. sebab walaupun motivasi sudah terbentuk apabila tidak disertai dengan gairah 2 . yang menjadi masalah adalah bagaimana pula menciptakan gairah kerja dan motivasinya. bahwa insentif adalah dorongan pada seseorang agar mau bekerja dengan baik dan agar lebih dapat mencapai tingkat kinerja yang lebih tinggi sehingga dapat membangkitkan gairah kerja dan motivasi seorang pegawai. Jadi menurut pendapat-pendapat para ahli di atas dapat penulis simpulkan. mengemukakan bahwa: “Insentif adalah suatu bentuk motivasi yang dinyatakan dalam bentuk uang atas dasar kinerja yang tinggi dan juga merupakan rasa pengakuan dari pihak organisasi terhadap kinerja karyawan dan kontribusi terhadap organisasi (perusahaan). mengemukakan bahwa: “Insentif adalah perangsang yang ditawarkan kepada para karyawan untuk melaksanakan kerja sesuai atau lebih tinggi dari standar-standar yang telah ditetapkan”.“Insentif adalah tambahan balas jasa yang diberikan kepada karyawan tertentu yang prestasinya di atas prestasi standar. Hani Handoko (2002: 176). Menurut Anwar Prabu Mangkunegara (2002: 89).” Menurut T. Insentif ini merupakan alat yang dipergunakan pendukung prinsip adil dalam pemberian kompensasi”.

5) Penggantian title jabatan Jelas terus bahwa insentif dan yang memadai akan mendorong pada semangat dan gairah kerja pegawai. Di adanya mana kekuatan pada atau prinsipnya semangat pemberian timbul insentif diri menguntungkan kedua belah pihak.kerjanya maka tetap saja pegawai tersebut tidak akan bisa bekerja sesuai yang diharapkan.jenis Insentif non material 1) Kelengkapan sarana dan prasarana 2) Pemberian piagam penghargaan 3) Liburan 4) Pemberian pujian lisan atau tulisan. sehingga instansi dan pegawai diharapkan lebih solid dalam membangun kebersamaan menuju kemajuan perusahaan. Tujuan Pemberian Insentif 3 . Jenis . Perusahaan mengharapkan yang dalam penerima insentif yang mendorong mereka untuk bekerja dengan lebih baik dalam arti lebih produktif agar tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan/instansi dapat terpenuhi sedangkan bagi pegawai sebagai salah satu alat pemuas kebutuhannya. sehingga pegawai akan menjaga meningkatkan hasil kerjanya akhirnya akan meningkatkan keuntungan itu sendiri dalam mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan.

Bagi pegawai: a) Meningkatkan standar kehidupannya dengan diterimanya pembayaran di luar gaji pokok. Pemberian dengan terutama material dimaksudkan agar kebutuhan materi pegawai terpenuhi. 4 . c) Meningkatkan produktivitas perusahaan yang berarti hasil produksi bertambah untuk setiap unit per satuan waktu dan penjualan yang meningkat. Setiap orang apabila ditawarkan suatu ganjaran yang memberikan hasil yang cukup menguntungkan bagi mereka. cepat dan sesuai dengan standar perusahaan sehingga output yang dihasilkan dapat meningkat daripada input dan akhirnya kinerja pegawai dapat meningkat. maka ia akan termotivasi insentif untuk memperolehnya. insentif materi non itu Alat motivasi yang kuat itu adalah dengan memberikan ‘insentif”. 2. terpenuhinya kebutuhan diharapkan pegawai dapat bekerja lebih baik. b) Meningkatkan semangat kerja pegawai sehingga mendorong mereka untuk berprestasi lebih baik. b) Mempertahankan dan meningkatkan moral kerja pegawai yang ditunjukkan akan menurunnya tingkat perputaran tenaga kerja dan absensi.1. Bagi perusahaan: a) Mempertahankan tenaga kerja yang terampil dan cakap agar loyalitasnya tinggi terhadap perusahaan.

Insentif yang diberikan perusahaan adalah sebagai salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja pegawai. Pemberian insentif yang tepat di samping untuk meningkatkan kinerja pegawai.Jadi pemberian insentif merupakan sarana motivasi yang dapat merangsang ataupun mendorong pegawai agar dalam diri mereka timbul semangat yang lebih besar untuk berprestasi bagi peningkatan kinerja. MUSTIKA RATU mengharapkan dapat meningkatkan kinerja pegawai. Dengan adanya insentif. dimaksudkan pula untuk membuat pegawai memiliki kesetiaan bekerja di Perusahaan dan dapat menstabilkan perputaran tenaga kerja khususnya di PT. Pelatihan kerja. Untuk mendorong produktifitas kerja yang lebih tinggi. menurunkan tingkat absensi maupun perputaran tenaga kerja. Pemberian insentif yang tepat di samping untuk meningkatkan 5 . banyak organisasi yang menganut sistem insentif sebagai bagian dari sistem imbalan yang berlaku bagi para karyawan organisasi. MUSTIKA RATU. Insentif yang diberikan perusahaan adalah sebagai salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja pegawai. Penghargaan dan pemberian pujian secara lisan. Insentif non material meliputi Rekreasi. sehingga hal tersebut dapat mendorong pegawai bekerja dengan lebih giat. PT. semangat dan penuh rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya.

Filosofi produktifitas sebenarnya mengadung arti keinginan dan usaha dari setiap manusia kesetiaan bekerja di Perusahaan dan dapat menstabilkan perputaran tenaga kerja khususnya di PT. Kinerja seakan menjadi sosok yang bernilai dan telah dijadikan tujuan pokok pada organisasi selain profit. sehingga produktivitas dapat dikatakan proses kegiatan yang terstruktur guna menggali potensi yang ada dalam sebuah objek. Asuransi 2. dimaksudkan pula untuk membuat pegawai memiliki RATU.kinerja pegawai. diperlukan usaha untuk menggerakkan pegawai baik dalam bentuk bimbingan maupun bentuk lainnya seperti: 1. memberikan tenaga dan pemikiran guna kelancaran kegiatan operasional di PT. Untuk mendorong manusia mau bekerja dengan semangat tinggi. Pengertian Kinerja Kata “kinerja” belakangan ini menjadi topik yang hangat dikalangan pengusaha. MUSTIKA RATU. Kesehatan 3. Kinerja bagian produktifitas kerja. Kelengkapan sarana dan prasarana. Karena dengan laba saja tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan efektifitas dan efisiensi. produktifitas berasal dari kata “ Produktif” artinya sesuatu yang mengandung potensi untuk digali. Liburan 4. MUSTIKA 6 .

Sedangkan menurut Bernardin dan Russsell yang dikutip oleh Ambar Teguh Sulistiyani dan Rosidah (2003: 224) bahwa kinerja adalah: 7 .” Sedangkan menurut August W. jasmani dan pikiran untuk lebih jelasnya berikut ini akan dijabarkan beberapa pengertian mengenai kinerja menurut beberapa menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa dengan memperoleh imbalan prestasi tertentu. Menurut Anwar Prabu Mangkunegara (2001: 67) kinerja itu dapat didefinisikan sebagai: “Hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. human or otherwise.” Menurut Malayu S.untuk selalu meningkatkan mutu kehidupan dan penghidupannya. jadi dikatakannya bahwa kinerja merupakan hasil atau keluaran dari suatu proses”. Smith yang dikutip dalam buku Sedarmayanti (2001: 50) mengemukakan: “Performance atau kinerja adalah output drive from processes. Untuk ahli.P Hasibuan (2002: 94). pengertian kinerja itu adalah: “Pengorbanan jasa.

kaitannya dengan pekerjaan atau jabatan yang telah dipercayakan kepada seseorang. karena jawaban yang diberikan 8 .“Kinerja merupakan catatan outcome yang dihasilkan dari fungsi pegawai tertentu atau kegiatan yang dilakukan selama periode waktu tertentu. Sehubungan dengan hal tersebut maka upaya untuk mengadakan penilaian terhadap kinerja di suatu organisasi merupakan hal yang sangat penting. Standar termaksud dapat pula dijadikan sebagai ukuran dalam mengadakan pertanggung jawaban terhadap apa yang telah dilakukan. 2. Menurut beberapa pengertian di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa kinerja mempunyai hubungan erat dengan masalah produktivitas karena merupakan indikator dalam menentukan bagaimana usaha untuk mencapai tingkat produktivitas yang tinggi dalam suatu perusahaan/instansi. Sedang kinerja suatu jabatan secara keseluruhan sama dengan jumlah (rata-rata) dari kinerja fungsi pegawai atau kegiatan yang dilakukan. Pengertian kinerja di sini tidak bermaksud menilai karakteristik individu tetapi mengacu pada serangkaian hasil yang diperoleh selama periode waktu tertentu”.2 Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara atau pendapat yang kebenarannya masih rendah atau kadar kebenarannya masih belum meyakinkan. Standar kinerja perlu dirumuskan guna dijadikan tolak ukur dalam mengadakan perbandingan antara apa yang telah dilakukan dengan apa yang diharapkan.

2000: 15) Berdasarkan perumusan masalah dan kerangka pemikiran di atas maka hipotesis yang penulis ajukan yaitu: H0 : Tidak ada hubungan antara insentif non materi dengan kinerja pegawai pada bagian produksi jamu Mustika Ratu Ciracas. Mustika di PT. 9 . H1 : Ada hubungan antara insentif non materi dengan kinerja pegawai pada Ratu Ciracas. Nazir. (Moh.baru didasarkan pada teori yang relevan sedangkan kebenaran pendapat tersebut perlu diuji atau dibuktikan. bagian produksi jamu di PT.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->